Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-NCKL-att2.pdf

Other Text extracted NCKL

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 264

Page 1

          
Page 2
Disclaimer
Untuk Dicermati

     This Sustainability Report presents information on the        Laporan Keberlanjutan ini menyajikan informasi mengenai
     sustainability performance and commitments of PT              kinerja dan komitmen keberlanjutan PT Trimegah Bangun
     Trimegah Bangun Persada Tbk and its subsidiaries. In          Persada Tbk beserta entitas anaknya. Dalam laporan ini,
     this report, the terms “PT TBP,” the “Company,” “We,”         istilah “PT TBP”, “Perseroan”, dan “Harita Nickel” digunakan
     and “Harita Nickel” are used interchangeably to refer to      secara bergantian untuk merujuk pada PT Trimegah Bangun
     PT Trimegah Bangun Persada Tbk and entities under its         Persada Tbk dan entitas yang berada dalam pengendalian
     direct or indirect control, where relevant to the reporting   langsung maupun tidak langsung, sepanjang relevan
     scope. Meanwhile, the terms “employee” and “worker”           dengan ruang lingkup pelaporan. Sementara itu, istilah
     refer to the workforce within the Company’s operational       “karyawan” dan “pekerja” digunakan untuk merujuk pada
     scope.                                                        tenaga kerja dalam lingkup operasional Perseroan.

     This report may contain views or statements regarding         Laporan ini dapat memuat pandangan atau pernyataan
     future    prospects    (forward-looking    statements),       mengenai prospek di masa depan (forward-looking
     including projections, assumptions, and strategic plans       statements), termasuk proyeksi, asumsi, serta rencana
     related to the Company’s sustainability performance           strategis terkait kinerja dan komitmen keberlanjutan
     and commitments. Such statements involve risks and            Perseroan. Pernyataan tersebut mengandung risiko dan
     uncertainties that may cause actual results to differ         ketidakpastian yang dapat menyebabkan hasil aktual
     from those anticipated. Readers are therefore advised         berbeda dari yang diperkirakan. Oleh karena itu, pembaca
     to consider the various factors that may affect their         perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang dapat
     realization.                                                  memengaruhi realisasinya.

     The information presented in this report has been             Informasi dalam laporan ini disajikan dengan
     prepared with due consideration to the reporting scope,       mempertimbangkan ruang lingkup pelaporan, materialitas
     topic materiality, and the level of implementation across     topik, serta tingkat penerapan pada masing-masing entitas
     each operating entity. Accordingly, certain disclosures       operasional. Oleh karena itu, beberapa pengungkapan
     may vary between entities depending on the nature             dapat berbeda antar entitas sesuai karakteristik kegiatan
     of their business activities, data availability, and the      usaha, ketersediaan data, dan relevansi topik yang
     relevance of the topics reported.                             dilaporkan.

     Tables, charts, and numerical data in this report             Tabel, grafik, dan data numerik dalam laporan ini disajikan
     are presented in accordance with English writing              dengan mengikuti kaidah penulisan Bahasa Inggris.
     conventions. In some cases, rounding may result in            Dalam beberapa kasus, pembulatan dapat menyebabkan
     immaterial differences in totals or percentages.              perbedaan tidak material pada penyajian total atau
                                                                   persentase.

     This Sustainability Report has been prepared as a             Laporan Keberlanjutan ini disusun sebagai pelengkap
     complement to the Annual Report of PT Trimegah Bangun         Laporan Tahunan PT Trimegah Bangun Persada Tbk. Kedua
     Persada Tbk. Both reports should be read together to          laporan tersebut perlu dibaca secara bersamaan untuk
     obtain a more comprehensive understanding of the              memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai
     Company’s business performance and sustainability             kinerja usaha serta komitmen keberlanjutan Perseroan.
     commitments.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk              1
Page 3
Table of Contents
Daftar Isi
Disclaimer | Untuk Dicermati                         1    Environmental Management | Pengelolaan Lingkungan    73
Table of Contents | Daftar Isi                       2    Climate Action | Aksi Iklim                          76
Theme description | Penjelasan Tema                  3    Water and Effluent Management
                                                                                                               89
                                                          Pengelolaan Air dan Efluen
Sustainability Performance Highlights in 2025
                                                     4
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan di 2025                    Waste Management | Pengelolaan Limbah                95
Message from the President Director                       Tailings Management | Pengelolaan Tailing            100
                                                     10
Pesan dari Direktur Utama
                                                          Reclamation and Post-Mining
Message from the Sustainability Director                                                                       105
                                                     13   Reklamasi dan Pascatambang
Pesan dari Direktur Keberlanjutan
                                                          Biodiversity | Keanekaragaman Hayati                 110
  About PT TBP | Tentang PT TBP                      17
                                                            Managing Our Human Resource Responsibly
Corporate Identity | Identitas Perseroan             18     Mengelola Sumber Daya Manusia secara Bertanggung   118
                                                            Jawab
Vision, Mission, and Core Values
                                                     19
Visi, Misi, Nilai-Nilai Inti                              Human Resource Management
                                                                                                               119
Company Business Activities and Business Processes        Manajemen Sumber Daya Manusia
                                                     20
Kegiatan Usaha dan Proses Bisnis                          Occupational Health and Safety
                                                                                                               135
Value Chain | Rantai Nilai                           22   Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Shareholder Composition and Corporate Structure             Social Impact and Rights Management
                                                     24                                                        146
Komposisi Pemegang Saham dan Struktur Perseroan             Pengelolaan Dampak Sosial dan Hak Masyarakat

Business Performance | Kinerja Bisnis                25   Protection of Community Rights
                                                                                                               147
                                                          Perlindungan Hak Masyarakat
Economic Contribution | Kontribusi Ekonomi           27
                                                          Community Development and Empowerment Program
Significant Changes in the Company                                                                             151
                                                     29   Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Perubahan Signifikan dalam Perseroan
                                                            Governance and Business Ethics
Sustainability Milestone | Capaian Keberlanjutan     29                                                        167
                                                            Tata Kelola dan Etika Bisnis
Certifications | Sertifikasi                         31   Good Corporate Governance
                                                                                                               168
                                                          Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Association Membership | Keanggotaan Asosiasi        32
                                                          Business Ethics | Etika Bisnis                       172
Awards and Recognitions | Penghargaan & Pengakuan    33
                                                            About Sustainability Report
  Sustainability Management                                                                                    175
                                                     34     Tentang Laporan Keberlanjutan
  Manajemen Keberlanjutan
                                                          Reporting Principles and References
Sustainability Approach | Pendekatan Keberlanjutan   35                                                        175
                                                          Prinsip dan Referensi Pelaporan
Strategic Direction for Sustainability                    Scope and Reporting Boundary
                                                     36                                                        176
Arah Strategis Keberlanjutan                              Ruang Lingkup dan Batasan Laporan
Stakeholder Engagement                                    External Assurance | Asurans Eksternal               177
                                                     42
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
                                                          Material Topics and Disclosure References
Materiality Assessment | Penilaian Materialitas      44                                                        178
                                                          Topik Material dan Referensi Pengungkapan
Material Topics | Topik Material                     46
                                                          Feedback and Contact | Umpan Balik dan Kontak        181
Sustainability Risk and Opportunity Assessment
                                                     50     Independent Review Statement
Penilaian Risiko dan Peluang Keberlanjutan                                                                     182
                                                            Pernyataan Tinjauan Independen
Targets and Achievements
                                                     51     Appendix | Lampiran                                187
Target dan Pencapaian

Sustainability Governance                                 Data Table | Tabel Data                              188
                                                     59
Tata Kelola Keberlanjutan                                 POJK Index | Indeks POJK                             215
Respect for Human Rights
                                                     61   GRI Index | Indeks GRI                               219
Penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia
                                                          IFRS Index | Indeks IFRS                             238
Responsible Supply Chain
                                                     67
Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab                       SASB Index | Indeks SASB                             240
    Environmental Management for Sustainable              Feedback Form | Lembar Umpan Balik                   245
    Operations
                                                     72
    Pengelolaan Lingkungan untuk Operasi                  Assurance Statement | Pernyataan Asurans             247
    Berkelanjutan

Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                       PT Trimegah Bangun Persada Tbk          2
Page 4
       Shaping Today, Accelerating
       Sustainable Tomorrow
       Amid the growing role of nickel in supporting the      Di tengah meningkatnya peran nikel dalam
       global energy transition, PT Trimegah Bangun           mendukung transisi energi global, PT Trimegah
       Persada Tbk (PT TBP) recognizes that the success of    Bangun Persada Tbk (PT TBP) menyadari bahwa
       the industry is determined not only by operational     keberhasilan industri tidak hanya ditentukan oleh
       performance, but also by the Company’s ability         kinerja operasional, tetapi juga oleh kemampuan
       to address decarbonization challenges, manage          perseroan dalam menjawab tantangan dekarbonisasi,
       environmental and social impacts, and consistently     mengelola dampak lingkungan dan sosial, serta
       strengthen governance practices. The evolving          memperkuat tata kelola secara konsisten. Dinamika
       industry landscape and increasing stakeholder          industri dan meningkatnya ekspektasi pemangku
       expectations require the Company to continuously       kepentingan menuntut Perseroan untuk terus
       enhance its sustainability approach across all         memperkuat pendekatan keberlanjutan di seluruh
       business activities.                                   kegiatan usaha.

       Throughout 2025, PT TBP implemented various            Sepanjang tahun 2025 PT TBP menjalankan berbagai
       strategic initiatives, including the development       inisiatif strategis, termasuk pengembangan Human
       of a Human Rights Roadmap, the formulation of a        Rights Roadmap, penyusunan Decarbonization
       Decarbonization Roadmap, and the strengthening         Roadmap, serta penguatan kebijakan dan tata kelola
       of sustainability policies and governance. These       keberlanjutan. Langkah-langkah ini menjadi fondasi
       efforts serve as a critical foundation to ensure       penting dalam memastikan pertumbuhan bisnis
       that business growth progresses in tandem with         berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap
       environmental and social responsibility.               lingkungan dan masyarakat.

       The theme “Shaping Today, Accelerating                 Tema “Shaping Today, Accelerating Sustainable
       Sustainable Tomorrow” reflects the Company’s           Tomorrow” mencerminkan komitmen Perseroan untuk
       commitment to strengthening its current                memperkuat fondasi keberlanjutan saat ini sekaligus
       sustainability foundations while accelerating more     mempercepat penerapannya secara lebih terintegrasi
       integrated implementation across all business units.   di seluruh unit usaha. Komitmen ini ditunjukkan,
       This commitment is demonstrated, among others,         antara lain, dengan PT TBP menjadi perusahaan
       by PT TBP being the first company in Indonesia         pertama di Indonesia yang memulai perjalanan
       to embark on the journey toward Initiative for         menuju sertifikasi Initiative for Responsible Mining
       Responsible Mining Assurance (IRMA) certification,     Assurance (IRMA), dengan kemajuan yang dicapai
       with progress achieved in 2025 through a series        pada tahun 2025 melalui serangkaian penilaian serta
       of assessments and follow-up improvements in           tindak lanjut perbaikan pada area-area prioritas.
       priority areas.

       Through this theme, PT TBP affirms that                Melalui tema ini, PT TBP menegaskan bahwa
       sustainability is not viewed as a short-term agenda,   keberlanjutan tidak dipandang sebagai agenda jangka
       but as a long-term direction—built by strengthening    pendek, melainkan sebagai arah jangka panjang yang
       today’s foundations to shape a more responsible        dibangun melalui penguatan fondasi saat ini untuk
       and resilient future for the nickel industry.          membentuk masa depan industri nikel yang lebih
                                                              bertanggung jawab dan tangguh.



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                         PT Trimegah Bangun Persada Tbk            3
Page 5
Sustainability Performance
Highlights in 2025
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan di Tahun 2025

                  Operational Performance [POJK-B.1]
                  Kinerja Operasional



    PT TBP recorded increased       Total Sales Volume (Tons) | Total Volume Penjualan (Ton)
    sales volume, revenue, and
    profitability in 2025, driven                     Nickel Ore                                                                 Ferronickel (FeNi)
    primarily by the expansion of                    Bijih Nikel                                                                Feronikel (FeNi)
    operational activities across
    mining and processing                            30,592,505 Tons
                                                                Ton                                                             188,581 Tons
                                                                                                                                        Ton
    facilities, which supported                              28.8%                                                                      49.3%
    higher output and overall                         compared to 2024                                                           compared to 2024
    business growth.                                  dibandingkan tahun 2024                                                    dibandingkan tahun 2024

    PT TBP mencatat                                  Mixed Hydroxide Precipite                                                  Nickel Sulfate (NiSO4) Sales
    peningkatan volume                               (MHP) Sales                                                                Penjualan Nikel Sulfat (NiSO4)
    penjualan, pendapatan, dan                       Penjualan Mixed Hydroxide
    profitabilitas pada tahun                         Precipitate (MHP)                                                          39,858 Tons
                                                                                                                                       Ton
    2025, terutama seiring
    dengan ekspansi kegiatan
                                                     90,693 Tons
                                                            Ton
                                                                                                                                        3.2%
                                                                                                                                 compared to 2024
    operasional di fasilitas                                 43%                                                                 dibandingkan tahun 2024
    pertambangan dan                                  compared to 2024
    pengolahan yang                                   dibandingkan tahun 2024
    mendorong peningkatan           Sales Volume Data includes Subsidiaries and Associated Companies | Data Sales Volume termasuk Entitas Anak dan Asosiasi Perseroan

    produksi serta
    pertumbuhan kinerja usaha
                                    Economic Value Generated | Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
    secara keseluruhan.
                                                      Revenue | Pendapatan                                                       Net Profit | Laba Bersih

                                                      IDR 29,632.8 billion
                                                                   miliar                                                       IDR 10,970.3 billion
                                                                                                                                             miliar
                                                             9.9%                                                                       42%
                                                      compared to 2024                                                           compared to 2024
                                                      dibandingkan tahun 2024                                                    dibandingkan tahun 2024



                                    Economic Value Distributed | Nilai Ekonomi yang Didistribusikan

                                    IDR 7,548.411 billion
                                                  miliar
                                                                                                                                  11%        compared to 2024
                                                                                                                                             dibandingkan tahun 2024


                                                   Taxes for Production
                                                                Regions                                                              Taxes for the
                                          Pajak untuk Wilayah Produksi
                                                                                                                                     Central Government
                                                                         8.1%                                                        Pajak untuk Pemerintah Pusat
                                                                                                                                     33.7%

                                                      Royalties | Royalti                                                            Employee Expenses
                                                                     20%                                                             Biaya karyawan
                                                                                                                                     38.2%



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                        PT Trimegah Bangun Persada Tbk                                4
Page 6
                 Environmental Performance [POJK-B.2]
                 Kinerja Lingkungan



   Energy and Emission                  Energy Consumption
   Management                           Konsumsi Energi                                                    113,191,654 GJ
   Pengelolaan Emisi
   dan Energi                           Energy Intensity
                                        Intensitas Energi
   Energy consumption and               Laterite Ore                    MHP                                Ferronickel
   emissions were significantly          (GJ/tLaterite)                  (GJ/tMHP)                          (GJ/tFeNi)
   higher than in 2024 due to           Bijih Laterit                                                      Feronikel
   the expanded reporting               0.08          29.11%            24.76           29.01%             72.62           14.04%
   scope in 2025, which                            compared to 2024                  compared to 2024                   compared to 2024
                                                                                                                        dibandingkan
                                                   dibandingkan                      dibandingkan
   included smelter units that                     tahun 2024                        tahun 2024                         tahun 2024
   require high-volume energy
   source as well as increased
                                        GHG Emission (tCO2e)
   operational activity.
                                        Emisi GRK
   Konsumsi energi dan emisi            Scope 1        Assured                Scope 2         Assured            Scope 3   Assured

   tercatat lebih tinggi                Lingkup 1                             Lingkup 2                          Lingkup 3
   dibandingkan tahun 2024,
   seiring dengan perluasan             10,521,197                            3,565,655                          2,016,196
   cakupan pelaporan pada
   tahun 2025 yang mencakup
   unit smelter yang                    Intensity of GHG Emission
   membutuhkan sumber                   Intensitas Emisi GRK
   energi dalam volume besar,           Laterite Ore                     MHP                                 Ferronickel
   serta peningkatan aktivitas          (tCO2e/tNiLaterite)              (tCO2e/tNiMHP)                      (tCO2e/tNiFeNi)
   operasional.                         Bijih Laterit                                                        Feronikel

                                        0.43          16.37%
                                                    compared to 2024
                                                                         11.72           10.30%
                                                                                       compared to 2024
                                                                                                             65.88           2.82%
                                                                                                                          compared to 2024
                                                    dibandingkan                       dibandingkan                       dibandingkan
                                                    tahun 2024                         tahun 2024                         tahun 2024




                                        Air Emission                            ZERO incident of non-compliance with
                                        Emisi Udara                             applicable air emission standards
                                                                                NOL insiden ketidakpatuhan terhadap
                                                                                standar emisi udara yang berlaku



                                        Sustainability Energy Initiatives (SEI)
                                        Inisiatif Energi Berkelanjutan (SEI)
                                        SEI is an overarching approach that encompasses various programs to improve energy performance
                                        and increase the use of alternative and renewable sources to reduce overall GHG emissions.
                                        SEI merupakan pendekatan strategis yang mencakup berbagai program untuk meningkatkan
                                        kinerja energi serta mendorong pemanfaatan energi dari sumber alternatif dan terbarukan, dalam
                                        rangka menurunkan total emisi GRK.


                                       GHG emission/avoidance                                           New & Renewable Energy
                                       Pengurangan/Penghindaran Emisi GRK                               Energi Baru Terbarukan

                                       3,151,013 tCO e            2
                                                                                                        38,937,906 GJ

                                       64.7% new energy
                                             energi baru
                                                                                                 35.3% renewable  energy
                                                                                                       energi terbarukan




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk                          5
Page 7
                   Environmental Performance [POJK-B.2]
                   Kinerja Lingkungan



    Waste Management                       Hazardous Waste Generation                                 16.01% of Tailings (dry tail)
    Pengelolaan Limbah                     Timbulan Limbah B3    Assured                                          Tailing (kering)

    Waste generation in 2025 was           40,840,203 Tons
                                                      Ton                                             83.98% of Tailings (slurry)
    influenced by higher                                                                                           Tailing (basah)
                                                57.52%
    operational activity and the           compared to 2024                                           0.01%       Others
    expanded reporting scope,              dibandingkan tahun 2024                                                Lainnya
    with hazardous waste
    increasing mainly due to
    higher slurry tailings from            Non-Hazardous Waste Generation                              29.56% of Slag nickel
    fully operating HPAL facilities.       Timbulan Limbah Non-B3    Assured                                      Slag
                                                                                                                  Slag Nikel

    Timbulan limbah pada
    tahun 2025 dipengaruhi
                                           35,439,931 Tons
                                                      Ton
                                                                                                       0.49% of FABA

                                                9.35%                                                  0.03% of Domestic Waste
    oleh peningkatan aktivitas                                                                                    Limbah domestik
    operasional serta perluasan            compared to 2024
                                           dibandingkan tahun 2024
    cakupan pelaporan, dengan                                                                          69.91% of Overburden
    kenaikan limbah B3 yang                                                                                       Tanah Penutup
    terutama disebabkan oleh
    meningkatnya volume
    tailing basah seiring dengan
                                           Reuse of Nickel Slag into Concrete Bricks and
                                           Artificial Reef Structures
                                                                                                                   27,929 Tons
                                                                                                                          Ton
    beroperasinya secara penuh
                                           Pemanfaatan Kembali Slag Nikel menjadi
    fasilitas HPAL.
                                           Batu Bata Beton dan Struktur Terumbu Buatan


    Water Management                       Water Recycled/Reused                          ZERO incident of non-compliance with
                                           Air yang didaur ulang/                         permits, quality standards, or regulations
    & Effluent                                                                             related to water quality
                                           digunakan kembali
    Pengelolaan Air dan
    Efluen                                  10,718,036 m               3                   NOL insiden ketidakpatuhan terhadap izin,
                                                                                          standar kualitas, atau peraturan terkait
                                           (18.35% of Total Surface Water Withdrawal)     kualitas air
                                           (18.35% dari Total Pengambilan
                                           Air Permukaan)


    Biodiversity                           Biodiversity Action Plan (BAP) 2026–2030 has been developed
    Keanekaragaman                         Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati (BAP) 2026–2030 telah disusun
    Hayati
                                           IUCN (International Union for Conservation of Nature) Red List Species
                                           IUCN (International Union for Conservation of Nature) Red List Species
                                           167 species identified
                                               spesies teridentifikasi

                                           Marine Initiative | Inisiatif Kelautan               72,031
                                           2,185        artificial reef units have been
                                                        installed until 2025 since 2022
                                                                                                 mangrove seedlings has been planted until
                                                                                                 2025 since 2022
                                                        unit terumbu buatan telah                bibit mangrove telah ditanam hingga tahun
                                                        dipasang hingga tahun 2025 sejak 2022    2025 sejak 2022


    Post-mining Closure                    Reclamation
                                           Reklamasi
                                                                 PT TBP
                                                                 achieved
                                                                               23.14 Ha                 PT GPS
                                                                                                        achieved
                                                                                                                       15.14 Ha
    & Rehabilitation                                             PT TBP        100% against target      PT GPS         185% against target
    Pascatambang &                                               mencapai
                                                                                    dari target
                                                                                                        mencapai
                                                                                                                               dari target

    Rehabilitasi
                                           Watershed rehabilitation                                  Plant growth success rate
                                           Rehabilitasi Daerah Aliran                                Tingkat Keberhasilan Tumbuh
                                           Sungai (DAS)                                              Tanaman
                                           2,592.92 hectares
                                                    hektar                                           82%


Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk                           6
Page 8
                            Social Performance [POJK-B.3]
                            Kinerja Sosial



    Human Resource                                    Total Employees*                  Total Contractors
                                                      Jumlah Karyawan*                  Jumlah Kontraktor                16.8%
    Management
                                                      26,529                            10,115
                                                                                                                    compared to 2024
                                                                                                                    dibandingkan tahun 2024
    Sumber Daya Manusia
                                                                                                                                 *Local
    *This data includes                                                                                                          employees:
    Subsidiaries and Associated                                                                                                  Employees from
    Companies                                                                                                                    North Maluku
    *Data ini termasuk Entitas                                                                                                   Province
    Anak dan Asosiasi Perseroan              Male Employees              Female Employees             *Local Employees           *Karyawan Lokal:
                                             Karyawan Laki-laki          Karyawan Perempuan           *Karyawan Lokal            Karyawan dari
                                                                                                                                 Provinsi Maluku

                                             93.5%                       6.5%                         45.5%
                                                                                                                                 Utara



                                             from total employees        from total employees         from total Indonesian employees
                                             dari total karyawan         dari total karyawan          dari total karyawan Indonesia



                                                      Turnover Rate                                   Employee Grievances in 2025
                                                      Tingkat Pergantian Karyawan                     Keluhan Karyawan Tahun 2025

                                                      13%                                             157
                                                           1%                                         100%
                                                      compared to 2024                                Grievances Resolved
                                                      dibandingkan tahun 2024                         Keluhan telah ditangani




                                             Training hours               Total employees who join              Training average hours/
                                             Total Jam Pelatihan          training                              employee
                                                                          Total karyawan yang                   Rata-rata jam pelatihan/
                                             114,112 hours
                                                     jam                  mengikuti pelatihan                   karyawan
                                                                          100%                                  5.43 hours
                                                                                                                     jam
                                                                                                                    44%
                                                                                                                compared to 2024
                                                                                                                dibandingkan tahun 2024



    Occupational Health                               Number of Employees Covered by the OHS System
    and Safety                                        Jumlah Karyawan yang Tercakup dalam Sistem K3

    Kesehatan dan                                     Employees
                                                      Karyawan        26,529                      Contractors
                                                                                                  Kontraktor      10,115
    Keselamatan Kerja
                                             Number of Fatalities               Total Recordable Injury          Lost Time Incident
                                             Jumlah Fatalitas                   Frequency Rate (TRIFR)           Rate (LTIR)
                                                                                  Assured

                                                    Employees
                                                    Karyawan        4               Employees
                                                                                    Karyawan      2.15                Employees
                                                                                                                      Karyawan      0.01
                                                    Contractors
                                                    Kontraktor      0               Contractors
                                                                                    Kontraktor    4.73                Contractors
                                                                                                                      Kontraktor        0


                                             OHS Training hours                             OHS Training average hours/employee
                                             Jam Pelatihan K3                               Rata-rata Jam Pelatihan K3/Karyawan

                                             126,316                                        4.46


Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                          PT Trimegah Bangun Persada Tbk                        7
Page 9
                  Social Performance [POJK-B.3]
                  Kinerja Sosial



    Human Rights
                                                                           60 representatives from all business units
                                                                              perwakilan dari seluruh unit bisnis
    Hak Asasi Manusia
                                                                           received Human Rights Training of Trainers (ToT) program
                                                                           mengikuti program Training of Trainers (ToT) Hak Asasi Manusia



                                                                           346 security personnel (100%)*                                  Assured
                                                                               personel keamanan (100%)*
                                                                           received training on human rights policies and procedures
                                                                           telah mengikuti pelatihan mengenai kebijakan dan prosedur hak asasi manusia
                                                                           *Following a reporting scope update in 2025, the disclosed data includes only full-time security personnel.
                                                                           *Sehubungan dengan pembaruan cakupan pelaporan pada tahun 2025, data yang diungkapkan hanya
                                                                           mencakup personel keamanan penuh waktu.



    Resettlement                                                          Continued support government in livelihood restoration in
                                                                          Kawasi Resettlement Village
    Pemukiman Kembali                                                     Terus mendukung pemerintah dalam pemulihan mata pencaharian
                                                                          di Desa Pemukiman Kembali Kawasi


    Community Relations                                                   Total Community Development Programs
    Hubungan Masyarakat                                                   Total Program PPM

                                                                          119                                                               10.2% compared to 2024
                                                                                                                                                        dibandingkan tahun 2024




               Impacts                                                                                                 Supports and Beneficiaries
               Dampak                                                                                                  Dukungan dan Penerima Manfaat
               Community Satisfaction Index (CSI)* scores                                                              Support for Eid Al-Fitr 1446H Package
               in the “Very Good” category ranged from 83.57                                                           Gifts and Orphans Children Charity
               to 97.62 with an average of 89.9 across 16                                                              Dukungan Paket Lebaran Idul Fitri 1446 H
               flagship programs                                                                                        dan Santunan Anak Yatim
               Skor Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)*
               skor dalam kategori “Sangat Baik” berada pada
               kisaran 83,57 hingga 97,62 dengan rata-rata                                                                         1,512 Packages
                                                                                                                                         Paket
               sebesar 89,9 yang mencakup 16 program
               unggulan
                                                                                                                                   515               Orphans
                                                                                                                                                     Anak Yatim

               Social Return on Investment (SROI)** values
               ranged from 1.16 to 5.71 across 16 flagship                                                              Flood Response Support
               programs                                                                                                Dukungan Tanggap Banjir
               Nilai Social Return on Investment (SROI)**
               nilai berada pada kisaran 1,16 hingga 5,71 pada                                                                     6,000 liter of drinking water
                                                                                                                                         liter air minum
               16 program unggulan


                                                                                                                                   4,000 pack meal
                                                                                                                                         paket makanan
               *A CSI score of 88.3-100 is classified as   *Nilai IKM sebesar 88,3-100
               “very good (A)” category according to      diklasifikasikan dalam kategori “Sangat
               Regulation of the Minister of              Baik (A)” sesuai dengan Peraturan
               Administrative and Bureaucratic Reform     Menteri PANRB Nomor 14 Tahun 2017
               No. 14 of 2017
                **An SROI value of 1 indicates that an
               investment of IDR 1 generates IDR 1 in
                                                          **Nilai SROI sebesar 1 menunjukkan
                                                          bahwa setiap investasi sebesar Rp1
                                                          menghasilkan nilai sosial sebesar Rp1
                                                                                                                                   1,255 families
                                                                                                                                         keluarga
               social value.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                                      PT Trimegah Bangun Persada Tbk                                   8
Page 10
                              Social Performance [POJK-B.3]
                              Kinerja Sosial



     Supply Chain                                                                      Total Local Suppliers*
     Management                                                                        Total Pemasok Lokal*
     Pengelolaan Rantai
                                                                                       330 (9.15% from total supplier)
                                                                                           (9,15% dari total pemasok)
                                                                                                                                               65% compared to 2024
                                                                                                                                                      dibandingkan tahun 2024
     Pasok


                                                                                       Local Procurement Expenditure
                                                                                       Pengeluaran Pengadaan Lokal*
                                                                                                                               (23% from total expenditure)
                                                                                       IDR 11,986 billion
                                                                                                  miliar                       (23% dari total pengeluaran)

                                                                                              24% compared to 2024
                                                                                                         dibandingkan tahun 2024

    *local suppliers & procurement are from North Maluku Province
    *Pemasok dan Pengadaan lokal dari Provinsi Maluku Utara




                              Governance Performance
                              Kinerja Tata Kelola



    Business Ethics &                                                                  Anti Corruption and Bribery Training
    Compliance                                                                         Pelatihan Anti-Korupsi dan Suap
    Etika Bisnis dan                                                                                 17 directors*                              26,529 employees
    Kepatuhan                                                                                           direksi*                                       karyawan
                                                                                                    (100% from board of directors)              (100% from total employees)
                                                                                                    (100% dari Direksi)                         (100% dari total karyawan)



                      Throughout 2025, there were no confirmed incidents of corruption, no sanctions imposed on employees or
                      termination of contracts with business partners due to corruption-related violations, and no public legal
                      cases filed against the Company or its employees in relation to such issues.
                      Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat insiden korupsi yang terkonfirmasi, tidak ada sanksi yang dikenakan
                      kepada karyawan atau pemutusan kontrak dengan mitra usaha akibat pelanggaran terkait korupsi, serta
                      tidak terdapat kasus hukum publik yang diajukan terhadap Perseroan atau karyawannya terkait hal tersebut.

    *This data includes Subsidiaries and Associated Companies | *Data ini termasuk Entitas Anak dan Asosiasi Perseroan




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk                   9
Page 11
Message from the President
Director [POJK-D.1][GRI 2-22]
Pesan dari Direktur Utama



       “We move forward with optimism and prudence,
       believing that long-term growth must be supported
       by operational discipline, strong governance, and
       consistent responsibility toward the environment
       and society.”

       “Kami akan terus melangkah dengan optimisme yang
       disertai kehati-hatian, dengan keyakinan bahwa
       pertumbuhan yang sehat harus ditopang oleh disiplin
       operasional, tata kelola yang baik, serta tanggung jawab
       yang konsisten terhadap lingkungan dan masyarakat.”




       Roy Arman Arfandy                                  President Director
                                                             Direktur Utama




Dear Valued Stakeholders,                                              Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Amid the evolving dynamics of the nickel industry,                     Di tengah dinamika industri nikel yang terus berkembang,
sustainability has become a critical prerequisite for business         keberlanjutan menjadi prasyarat penting bagi ketahanan
resilience. Our focus is therefore not only on maintaining             usaha. Oleh karena itu, fokus kami tidak hanya pada menjaga
operational resilience, but also on strengthening the                  ketahanan operasional, tetapi juga pada penguatan kapasitas
Company’s ability to anticipate challenges, manage risks, and          Perseroan dalam mengantisipasi tantangan, mengelola
accelerate progress toward long-term, responsible growth.              risiko, serta mempercepat pencapaian pertumbuhan jangka
                                                                       panjang yang bertanggung jawab.

As an integrated company in the extractive sector, we view             Sebagai perusahaan terintegrasi di sektor ekstraktif, kami
sustainability through three interconnected priorities. First,         memandang keberlanjutan melalui tiga prioritas yang saling
securing raw material supply for operational continuity.               terkait. Pertama, memastikan ketersediaan pasokan bahan
Second, managing and minimizing the environmental and                  baku untuk menjaga keberlangsungan operasional. Kedua,
social impacts of our activities. Third, anticipating regulatory       mengelola dan meminimalkan dampak lingkungan dan sosial
developments in a strict and evolving operating environment.           dari kegiatan usaha. Ketiga, mengantisipasi perkembangan
These priorities guide how we maintain operational                     regulasi dalam lingkungan operasional yang ketat dan terus
continuity, manage impacts responsibly, and respond to a               berkembang. Ketiga prioritas ini menjadi landasan dalam
changing regulatory landscape.                                         menjaga kesinambungan operasional, mengelola dampak
                                                                       secara bertanggung jawab, serta merespons dinamika
                                                                       regulasi.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk          10
Page 12
In today’s nickel industry, business and sustainability            Dalam industri nikel saat ini, tantangan bisnis dan
challenges are increasingly intertwined. Amid global               keberlanjutan semakin saling terkait. Di tengah kondisi
oversupply and pressure on nickel prices, expectations for         kelebihan pasokan global dan tekanan terhadap harga nikel,
responsible production continue to rise. Competitiveness           ekspektasi terhadap praktik produksi yang bertanggung
is therefore shaped not only by production capacity or cost        jawab terus meningkat. Oleh karena itu, daya saing tidak
efficiency, but also by the ability to meet higher standards,      lagi hanya ditentukan oleh kapasitas produksi atau efisiensi
maintain compliance, and strengthen impact management              biaya, tetapi juga oleh kemampuan untuk memenuhi standar
across the value chain.                                            yang semakin tinggi, menjaga kepatuhan, serta memperkuat
                                                                   pengelolaan dampak di sepanjang rantai nilai.

In 2025, we maintained solid operational performance by            Pada tahun 2025, kami mempertahankan kinerja operasional
focusing on the fundamentals that support sustainable              yang solid dengan berfokus pada fundamental yang
growth. Compared to 2024, nickel ore sales volume increased        mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Dibandingkan
by 28.8% to 30.59 million tons. Meanwhile, ferronickel sales       tahun 2024, volume penjualan bijih nikel meningkat 28,8%
volume increased significantly by 49.3% to 0.19 million tons.      menjadi 30,59 juta ton. Sementara itu, volume penjualan
Sales of Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) and nickel sulfate      ferronickel meningkat signifikan sebesar 49,3% menjadi 0,19
(NiSO4) also recorded positive growth, reaching 0.09 million       juta ton. Penjualan Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dan
metal tons and 0.04 million metal tons, up 43% and 3.2%,           nickel sulfate (NiSO4) juga mencatat pertumbuhan positif,
respectively.                                                      masing-masing mencapai 0,09 juta ton logam dan 0,04 juta
                                                                   ton logam, meningkat sebesar 43% dan 3,2%.

This operational growth supported the Company’s financial          Pertumbuhan operasional tersebut turut mendukung kinerja
performance in 2025. Revenue increased by 9.9% to IDR              keuangan Perseroan pada tahun 2025. Pendapatan meningkat
29,632.8 billion, with 24% contributed by domestic sales and       9,9% menjadi Rp 29.632,8 miliar, dengan kontribusi sebesar
76% by exports. Profit also rose by 42% to IDR 10,970.3 billion.   24% dari penjualan domestik dan 76% dari ekspor. Laba juga
                                                                   meningkat sebesar 42% menjadi Rp 10.970,3 miliar.

We also continued to create economic value for our                 Kami juga terus menciptakan nilai ekonomi bagi para
stakeholders. In 2025, economic value distributed reached          pemangku kepentingan. Pada tahun 2025, nilai ekonomi
IDR 7,582.4 billion, up 11% from the previous year, reflecting     yang didistribusikan mencapai Rp 7.582,4 miliar, meningkat
contributions through employee compensation, payments              11% dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai tersebut
to government, royalties, and support for community                mencerminkan kontribusi Perseroan melalui kompensasi
development programs.                                              karyawan, pembayaran kepada pemerintah, royalti, serta
                                                                   dukungan terhadap program pengembangan masyarakat.

Throughout 2025, we continue to strengthen the Company’s           Sepanjang tahun 2025, kami terus memperkuat fondasi
sustainability foundation through improved operational             keberlanjutan Perseroan melalui peningkatan efisiensi
efficiency, ongoing exploration to deepen reserve                  operasional, kelanjutan kegiatan eksplorasi untuk
understanding, better management of waste and by-products,         memperdalam pemahaman cadangan, pengelolaan limbah
and stronger Environmental, social, and governance (ESG)           dan produk samping yang lebih baik, serta penguatan praktik
and compliance practices. This direction is also reflected         lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) serta kepatuhan.
in several sustainability achievements during the reporting        Arah ini juga tercermin dalam sejumlah capaian keberlanjutan
year, including strengthened water management and                  selama tahun pelaporan, termasuk penguatan pengelolaan
compliance with environmental quality standards, increased         air dan ketaatan terhadap standar kualitas lingkungan,
implementation of rehabilitation and post-mining activities,       peningkatan pelaksanaan rehabilitasi dan pascatambang,
and enhanced sustainability governance and compliance              serta penguatan tata kelola keberlanjutan dan kepatuhan
through progress in the Initiative for Responsible Mining          melalui kemajuan proses IRMA dan RMAP.
Assurance (IRMA) and Responsible Minerals Assurance
Process (RMAP) processes.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk            11
Page 13
Our progress in 2025 also came with an important reminder          Kemajuan yang kami capai pada tahun 2025 juga menjadi
that sustainability must always be strengthened alongside          pengingat penting bahwa keberlanjutan harus senantiasa
occupational safety. We faced several safety incidents that        berjalan seiring dengan keselamatan kerja. Kami menghadapi
resulted in fatalities, an event we regard with the utmost         sejumlah insiden keselamatan yang mengakibatkan korban
seriousness. On behalf of management, we extend our                jiwa, suatu peristiwa yang kami pandang dengan sangat
deepest condolences to the family and all those affected.          serius. Atas nama manajemen, kami menyampaikan duka
The Company remains committed to continuously enhancing            cita yang mendalam kepada keluarga dan seluruh pihak
evaluation, controls, and improvements to safety systems           yang terdampak. Perseroan tetap berkomitmen untuk terus
across all operational areas.                                      meningkatkan evaluasi, pengendalian, serta perbaikan
                                                                   sistem keselamatan di seluruh area operasional.

One important lesson in 2025 is that ESG can no longer be          Salah satu pembelajaran penting pada tahun 2025
positioned solely as a matter of compliance. ESG standards         adalah bahwa ESG tidak lagi memadai untuk diposisikan
increasingly influence competitiveness, market acceptance,         semata-mata sebagai aspek kepatuhan. Standar ESG kini
and business sustainability. What was previously viewed            semakin memengaruhi daya saing, penerimaan pasar,
primarily as a regulatory requirement has now evolved into         dan keberlangsungan usaha. Dengan demikian, hal yang
a fundamental necessity for companies that aim to remain           sebelumnya lebih dipandang sebagai kewajiban pemenuhan
relevant within global supply chains.                              standar kini berkembang menjadi kebutuhan yang semakin
                                                                   mendasar bagi perusahaan yang ingin tetap relevan dalam
                                                                   rantai pasok global.

Looking ahead, we will prioritize the completion of ongoing        Ke depan, kami memprioritaskan penyelesaian proyek-
expansion projects while strengthening the implementation          proyek ekspansi yang telah berjalan, sembari memperkuat
of ESG principles and improving compliance quality across the      penerapan prinsip ESG dan meningkatkan kualitas kepatuhan
entire business value chain. We move forward with optimism         di seluruh rantai nilai bisnis. Kami melangkah dengan
and prudence, believing that long-term growth must be              optimisme yang disertai kehati-hatian, dengan keyakinan
supported by operational discipline, strong governance, and        bahwa pertumbuhan yang sehat harus ditopang oleh disiplin
consistent responsibility toward the environment and society.      operasional, tata kelola yang baik, serta tanggung jawab yang
                                                                   konsisten terhadap lingkungan dan masyarakat.

On behalf of management, we would like to express our              Atas nama manajemen, kami menyampaikan apresiasi kepada
appreciation to all employees, business partners, government       seluruh karyawan, mitra kerja, pemerintah, masyarakat di
institutions, communities around our operational areas,            sekitar wilayah operasi, pemegang saham, serta seluruh
shareholders, and all other stakeholders for their continued       pemangku kepentingan lainnya atas dukungan, kolaborasi,
support, collaboration, and trust in Harita Nickel. Your support   dan kepercayaan yang terus diberikan kepada Harita Nickel.
is an essential part of our journey to further strengthen          Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan
business sustainability and create greater long-term value.        kami untuk terus memperkuat keberlanjutan usaha dan
                                                                   menciptakan nilai jangka panjang yang lebih baik.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk            12
Page 14
Message from the Sustainability
Director [POJK-D.1][GRI 2-22]
Pesan dari Direktur Keberlanjutan




        “For us, sustainability is neither new nor a
        standalone agenda; rather, it is an integral part of
        how the Company maintains business resilience and
        ensures that growth remains well-managed.”

        “Bagi kami, keberlanjutan bukanlah hal yang baru maupun
        agenda yang berdiri sendiri, melainkan bagian integral dari
        bagaimana Perseroan menjaga ketahanan usaha dan
        memastikan pertumbuhan tetap terkelola dengan baik.”




        Lim Sian Choo                                 Sustainability Director
                                                       Direktur Keberlanjutan




The year 2025 marked an important milestone for TBP                     Tahun 2025 menjadi periode penting bagi TBP dalam
in strengthening the foundations of our sustainability                  memperkuat fondasi pengelolaan keberlanjutan melalui tata
management with clear governance, measurable targets, and               kelola yang jelas, target yang terukur, dan pelaksanaan yang
consistent implementation across all business activities.               konsisten di seluruh kegiatan usaha.

For us, sustainability is neither new nor a standalone agenda;          Bagi kami, keberlanjutan bukanlah hal baru maupun agenda
rather, it is an integral part of how the Company maintains             yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari bagaimana
business resilience and ensures that growth remains well-               Perseroan menjaga ketahanan usaha dan memastikan
managed. This spirit is reflected in this year’s theme, “Shaping        pertumbuhan tetap terkelola dengan baik. Semangat ini
Today, Accelerating Sustainable Tomorrow”, that the steps               tercermin dalam tema tahun ini, Shaping Today, Accelerating
we take and strengthen today form the foundation for                    Sustainable Tomorrow, bahwa langkah yang kami bentuk dan
accelerating sustainability performance in the future. Through          perkuat hari ini menjadi landasan untuk mempercepat kinerja
this Sustainability Report, we present our achievements in              keberlanjutan di masa depan. Melalui Laporan Keberlanjutan
2025, along with the continuous efforts we are undertaking              ini, kami menyampaikan capaian Perseroan sepanjang tahun
to further strengthen and enhance our sustainability                    2025, sekaligus upaya berkelanjutan yang terus kami lakukan
performance.                                                            untuk semakin memperkuat dan meningkatkan kinerja
                                                                        keberlanjutan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk           13
Page 15
Sustainability Strategy and Management                            Strategi dan Pengelolaan Keberlanjutan
In 2025, the Company strengthened its sustainability              Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat arah pengelolaan
management approach through the revision of its                   keberlanjutan melalui revisi Kebijakan Keberlanjutan agar
Sustainability Policy to remain aligned with evolving business    tetap selaras dengan dinamika bisnis yang berkembang,
dynamics, the need to strengthen internal systems, and the        kebutuhan penguatan sistem internal, serta Ambisi dan
Company’s 10-Year Sustainability Ambition and Strategy that       Strategi Keberlanjutan 10 Tahun yang telah menjadi acuan
serves as a key reference. Through this approach, we aim to       Perseroan. Melalui arah ini, kami ingin memastikan bahwa
ensure that sustainability commitments are implemented            komitmen keberlanjutan diterapkan secara lebih konsisten
more consistently in both planning and operations, while          dalam perencanaan dan operasional, dengan tetap
taking into account the SDG targets most relevant to the          mempertimbangkan target SDGs yang paling relevan dengan
Company’s operational characteristics and aligning them           karakteristik operasi Perseroan serta selaras dengan agenda
with national priorities, including the advancement of            nasional, termasuk penguatan hilirisasi dan dukungan
downstream processing and support for national strategic          terhadap proyek strategis nasional. Dengan demikian, strategi
projects. In this way, TBP’s sustainability strategy does not     keberlanjutan TBP tidak berdiri sendiri, tetapi berjalan
stand alone but progresses in line with government policy         sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dan kebutuhan
directions and the need to strengthen the competitiveness of      penguatan daya saing industri nasional.
the national industry.

In line with this direction, we also continue to strengthen our   Sejalan dengan itu, kami juga terus memperkuat pendekatan
approach to identifying and managing sustainability-related       dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko serta peluang
risks and opportunities, including those related to climate       keberlanjutan, termasuk yang berkaitan dengan perubahan
change. Referring to the IFRS S2 framework, the Company           iklim. Mengacu pada kerangka IFRS S2, Perseroan mulai
has begun enhancing the identification of climate-related         memperkuat identifikasi risiko dan peluang iklim yang
risks and opportunities relevant to its business model and        relevan terhadap model bisnis dan operasi dalam jangka
operations over the short, medium, and long term.                 pendek, menengah, dan panjang.

Governance Implementation                                         Penerapan Tata Kelola
In terms of governance, we continue to strengthen a culture       Pada aspek tata kelola, kami terus memperkuat budaya
of integrity and compliance as the foundation for conducting      integritas dan kepatuhan sebagai fondasi dalam menjalankan
our business responsibly. In 2025, Anti-Bribery and Corruption    usaha secara bertanggung jawab. Pada 2025, pelatihan Anti
training was completed by all members of the Board of             Suap dan Korupsi telah diikuti oleh seluruh Direksi dan 100%
Directors and 100% of employees across all business units.        karyawan di seluruh unit bisnis. Sepanjang tahun pelaporan,
Throughout the reporting year, the Company also recorded          Perseroan juga tidak mencatat insiden korupsi yang
no confirmed incidents of corruption or significant cases of      terkonfirmasi maupun kejadian signifikan ketidakpatuhan.
non-compliance.

As of 2025, TBP has undergone a series of assessments             Hingga 2025, TBP menjalani rangkaian proses penilaian
under the Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA),     Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA), termasuk
including an on-site audit conducted by an independent body       audit lapangan oleh lembaga independen pada April
in April 2025. Through this process, the Company addressed        2025. Melalui proses tersebut, Perseroan menindaklanjuti
identified gaps through document updates, internal reviews,       kesenjangan yang teridentifikasi melalui pembaruan
process improvements, and strengthened cross-functional           dokumen, peninjauan internal, penyempurnaan proses,
coordination to ensure more consistent implementation             serta penguatan koordinasi lintas fungsi agar penerapan
of the standards at the operational level. In parallel, efforts   standar semakin konsisten di tingkat operasional. Sejalan
to strengthen compliance with the Responsible Minerals            dengan itu, penguatan terhadap persyaratan Responsible
Assurance Process (RMAP) requirements have also continued         Minerals Assurance Process (RMAP) juga terus berjalan
to support traceability, process control, and the consistent      untuk mendukung ketertelusuran, pengendalian proses,
application of standards across the supply chain. For us, the     dan konsistensi penerapan standar dalam rantai pasok. Bagi
IRMA and RMAP processes are not merely about meeting              kami, proses IRMA dan RMAP bukan semata-mata pemenuhan
standards, but also serve as opportunities to learn and further   standar, tetapi juga sarana pembelajaran untuk memperkuat
strengthen our systems.                                           sistem.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk            14
Page 16
Environmental Performance                                               Kinerja Lingkungan
In the environmental aspect, water management became one                Pada aspek lingkungan, pengelolaan air menjadi salah satu
of our key priorities in 2025, in line with the characteristics of an   fokus utama kami pada 2025, seiring dengan karakteristik
archipelagic region and increasingly dynamic rainfall patterns.         wilayah kepulauan dan pola curah hujan yang semakin
We recognize that this issue receives significant attention             dinamis. Kami memahami bahwa isu ini mendapat
from stakeholders, and we view the feedback provided as                 perhatian tinggi dari para pemangku kepentingan, dan kami
an important part of strengthening our water management                 memandang berbagai masukan yang disampaikan sebagai
practices going forward. Accordingly, the Company continues             bagian penting dalam memperkuat pengelolaan air yang
to enhance water management through the development of a                lebih baik ke depan. Karena itu, Perseroan terus memperkuat
Water Management Plan, runoff and sediment control, water               pengelolaan air melalui pengembangan Water Management
quality monitoring, and the refinement of the water balance             Plan, pengendalian limpasan dan sedimen, pemantauan
to support long-term water availability. During the reporting           kualitas air, serta penyempurnaan neraca air untuk
year, there were no instances of non-compliance related to              mendukung ketersediaan air jangka panjang. Pada tahun
water quality, and all effluents met the applicable standards.          pelaporan, tidak terdapat ketidakpatuhan terkait kualitas
As part of our commitment to transparency, we also continue             air, dan seluruh efluen memenuhi baku mutu yang berlaku.
to engage with surrounding communities regarding tailings               Sebagai bagian dari upaya transparansi, kami juga terus
management and its potential impacts.                                   melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar mengenai
                                                                        pengelolaan tailing dan potensi dampaknya.

In addition to water management, we have continued                      Selain pengelolaan air, perjalanan dekarbonisasi juga terus
to strengthen our decarbonization journey as part of the                kami perkuat sebagai bagian dari upaya jangka panjang
Company’s long-term efforts. In 2024–2025, TBP conducted                Perseroan. Pada periode 2024–2025, TBP melakukan
assessments of energy transition options and decarbonization            kajian opsi transisi energi dan strategi dekarbonisasi bagi
strategies for its operations, including lower-carbon                   operasinya, termasuk alternatif yang lebih rendah karbon
alternatives for power generation and nickel processing.                untuk pembangkit listrik dan proses pengolahan nikel.

The Company also continued to strengthen post-mining                    Perseroan juga terus memperkuat pengelolaan pascatambang
management and rehabilitation as part of its long-term                  dan rehabilitasi sebagai bagian dari tanggung jawab jangka
responsibility for environmental restoration. By the end of             panjang terhadap pemulihan lingkungan. Hingga akhir
2025, three Mining Business Licenses (IUPs) had established             2025, tiga Izin Usaha pertambangan (IUP) telah memiliki
post-mining guarantees, including the IUP of PT GTS in the              jaminan pascatambang, termasuk IUP PT GTS pada tahun
reporting year. Revegetation and watershed rehabilitation               ini. Kegiatan revegetasi dan rehabilitasi daerah aliran sungai
activities covered 271.64 hectares of revegetation with                 (DAS) mencakup revegetasi seluas 271,64 Ha dengan jumlah
27,620 trees planted, as well as 2,592.9 hectares of watershed          27.620 pohon, serta rehabilitasi DAS seluas 2.592,9 Ha dengan
rehabilitation with a total of 502,215 seedlings planted.               total 502.215 bibit tertanam.

Social Performance                                                      Kinerja Sosial
We view social performance and safety as essential                      Kami memandang kinerja sosial dan keselamatan sebagai
foundations for the sustainability of our operations. For               fondasi penting bagi keberlanjutan operasi. Bagi kami,
us, stakeholder engagement is also an important part of                 keterlibatan pemangku kepentingan juga merupakan bagian
how TBP responds to external dynamics in a transparent                  penting dari cara TBP merespons dinamika eksternal secara
and constructive manner, while ensuring that the feedback               transparan dan konstruktif, sekaligus menjadikan masukan
received serves as input for improvements.                              yang diterima sebagai bahan perbaikan.

The Company continued to strengthen its community                       Perseroan terus memperkuat mekanisme hubungan dan
engagement and grievance-handling mechanisms as part of                 penanganan keluhan sebagai bagian dari pengelolaan sosial
a more structured social management approach. Through                   yang lebih terstruktur. Melalui Saluran Aspirasi Layanan
the Saluran Aspirasi Layanan Masalah (SALAM), TBP received              Masalah (SALAM), TBP menerima 173 pengaduan masyarakat
173 community grievances in 2025, all of which have been                pada 2025 dan seluruhnya telah diselesaikan. Pada saat yang
resolved. At the same time, the Company implemented 119                 sama, Perseroan melaksanakan 119 Program Pemberdayaan
social investment programs under the PPM initiative, covering           Masyarakat (PPM) yang mencakup bidang pendidikan,
education, health, economic development, socio-cultural                 kesehatan, pengembangan ekonomi, sosial budaya, dan
initiatives, and infrastructure.                                        infrastruktur.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk             15
Page 17
In workforce development, we remain focused on                    Pada aspek ketenagakerjaan, kami terus mendorong
strengthening local talent to build long-term capacity. By        penguatan talenta lokal sebagai bagian dari upaya
the end of 2025, 45.5% of Indonesian Employees came from          membangun kapasitas jangka panjang. Hingga akhir 2025,
local communities, and nearly half of new recruits during         45,5% karyawan Indonesia berasal dari masyarakat lokal,
the year also originated from North Maluku. This effort was       dan hampir separuh rekrutmen baru pada tahun tersebut
supported through the Management Trainee (MT) Program,            juga berasal dari Maluku Utara. Upaya ini didukung melalui
training initiatives, and knowledge transfer in operational       Program Management Trainee (MT), berbagai inisiatif
areas. In the same year, 100% of employees participated in        pelatihan, serta alih pengetahuan di area operasional. Pada
training programs and 100% of eligible employees received         tahun yang sama, 100% karyawan telah mengikuti program
performance evaluation as part of ongoing competency              pelatihan dan 100% karyawan yang memenuhi kriteria telah
development.                                                      menerima penilaian kinerja sebagai bagian dari penguatan
                                                                  kompetensi secara berkelanjutan.

Occupational health and safety remained a key area of             Keselamatan dan kesehatan kerja tetap menjadi salah
attention in 2025. Although overall safety indicators improved    satu fokus utama pada tahun 2025. Meskipun indikator
compared to the previous year, the Company still recorded         keselamatan secara umum menunjukkan perbaikan
four fatal incidents. These events were a serious reminder        dibandingkan tahun sebelumnya, Perseroan masih mencatat
of the need to strengthen safety improvements consistently        empat insiden fatalitas. Peristiwa ini menjadi pengingat
and comprehensively. Each incident is followed up as a            penting bahwa penguatan keselamatan harus terus dilakukan
learning opportunity to strengthen systems, both through          secara konsisten dan menyeluruh. Setiap insiden kami tindak
the refinement of procedures and the improvement of risk          lanjuti sebagai pembelajaran untuk memperkuat sistem,
control effectiveness, supervision quality, and discipline in     baik melalui penyempurnaan prosedur maupun peningkatan
on-site implementation.                                           efektivitas pengendalian risiko, kualitas pengawasan, dan
                                                                  disiplin implementasi di lapangan.

Acknowledgment and the Way Forward                                Apresiasi dan Arah ke Depan
We recognize that strengthening sustainability is a long-term     Kami menyadari bahwa penguatan keberlanjutan merupakan
process that requires consistency, learning, and collaboration.   proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi,
                                                                  pembelajaran, dan kolaborasi.

Going forward, we will continue to strengthen sustainability      Ke depan, kami akan terus memperkuat prioritas
priorities in areas that are most relevant to the Company’s       keberlanjutan pada area yang paling relevan bagi dampak
long-term impacts. These priorities include biodiversity          jangka panjang Perseroan. Prioritas tersebut mencakup
management, strengthening reclamation and rehabilitation          pengelolaan keanekaragaman hayati, penguatan reklamasi
efforts, community development, and enhancing the skills          dan rehabilitasi, pengembangan masyarakat, serta
of the local workforce. In parallel, we will also continue to     peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal. Sejalan dengan
encourage the strengthening of the local economy in North         itu, kami juga akan terus mendorong penguatan ekonomi
Maluku as part of the Company’s long-term contribution,           lokal di Maluku Utara sebagai bagian dari kontribusi jangka
which we hope will become increasingly tangible and               panjang Perseroan yang diharapkan semakin nyata dan
sustainable.                                                      berkelanjutan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk          16
Page 18
About PT TBP
Tentang PT TBP




  Aerial view of a revegetation area in one of PT TBP’s mining blocks
  Pemandangan udara area revegetasi dari salah satu blok penambangan PT TBP




PT Trimegah Bangun Persada Tbk, also known as Harita                          PT Trimegah Bangun Persada Tbk, yang juga dikenal sebagai
Nickel (“PT TBP” and the “Company”), is an integrated nickel                  Harita Nickel (“PT TBP” dan “Perseroan”), merupakan
mining and processing company headquartered in Jakarta,                       perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi
Indonesia, with its main operational area located on Obi                      yang berkantor pusat di Jakarta, Indonesia, dengan wilayah
Island, South Halmahera Regency, North Maluku Province.                       operasional utama yang berlokasi di Pulau Obi, Kabupaten
The Company operates across the entire nickel value chain,                    Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Perseroan
from upstream mining to advanced downstream processing,                       beroperasi di seluruh rantai nilai nikel, mulai dari kegiatan
supporting the global energy metals supply chain.                             pertambangan hulu hingga pengolahan hilir lanjutan, guna
                                                                              mendukung rantai pasok logam energi global.

The Company began operations in 2011 as a producer of high-                   Perseroan memulai operasinya pada tahun 2011 sebagai
grade laterite nickel ore and has since grown into an integrated              produsen bijih nikel laterit berkadar tinggi dan sejak saat
nickel mining and processing company on Obi Island. Since                     itu berkembang menjadi perusahaan pertambangan dan
2016, PT TBP has expanded into downstream processing,                         pengolahan nikel terintegrasi di Pulau Obi. Sejak tahun
producing ferronickel, Mixed Hydroxide Precipitate (MHP),                     2016, PT TBP telah memperluas kegiatan ke pengolahan hilir
nickel sulfate, and cobalt sulfate for the stainless steel and                dengan memproduksi feronikel, Mixed Hydroxide Precipitate
electric vehicle battery industries. This development also                    (MHP), nikel sulfat, dan kobalt sulfat untuk industri baja
supports Indonesia’s mineral downstreaming agenda and the                     tahan karat dan baterai kendaraan listrik. Pengembangan ini
growth of the electric vehicle battery ecosystem as part of the               juga mendukung agenda hilirisasi mineral Indonesia serta
National Strategic Project (PSN).                                             pertumbuhan ekosistem baterai kendaraan listrik sebagai
                                                                              bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                         PT Trimegah Bangun Persada Tbk            17
Page 19
Corporate Identity [GRI 2-1]
Identitas Perseroan


Company Name                        According to the Deed                            Main Markets Served by the Company [GRI 2-6]
Nama Perseroan                      Sesuai Akta                                      Pasar Utama yang Dilayani Perseroan
                                    PT Trimegah Bangun                               1 Global Nickel Commodity Market
                                    Persada Tbk                                        Pasar Komoditas Nikel Global
                                                                                     2 Global Stainless Steel Industry Market
                                    Other Names
                                                                                       Pasar Industri Baja Nirkarat (Stainless Steel) Global
                                    Nama Lain
                                                                                     3 Global EV Battery Supply Chain Market / Battery Metals
                                    PT TBP / Harita Nickel
                                                                                       Pasar Rantai Pasokan Baterai EV Global / Logam Baterai

Date of Establishment               September 6, 2004                                Market Coverage    The Company serves both domestic
Tanggal Pendirian                   6 September 2004                                 and Sales          and international markets, with sales
                                                                                     Cakupan Pasar      destinations including China, Switzerland,
Listing Date on the                 April 12, 2023                                   dan Penjualan      Hong Kong, Sweden, and Singapore.
Indonesia Stock Exchange                                                                                International sales are conducted on a
Tanggal Pencatatan di               12 April 2023                                                       Free-on-Board (FOB) basis.
Bursa Efek Indonesia                                                                                    Perseroan melayani pasar domestik dan
                                                                                                        international, dengan negara tujuan
                                                                                                        penjualan meliputi Tiongkok, Swiss, Hong
Stock Code
                                    NCKL                                                                Kong, Swedia, dan Singapura. Penjualan
Kode Saham
                                                                                                        internasional dilakukan dengan skema
                                                                                                        Free-on-Board (FOB).
Number of Employees                 26,529
                                    (as of December 31, 2025)                        Sector             Nickel Ore Mining and Industrial Estate
Jumlah Karyawan
                                    26.529                                           Sektor             Pertambangan Bijih Nikel dan Kawasan
                                    (per 31 Desember 2025)                                              Industri
                                    This data includes Subsidiaries and Associated
                                    Companies                                        Customer Type      Industry
                                    Data ini termasuk Entitas Anak dan Asosiasi
                                    Perseroan                                        Jenis Pelanggan    Industri
Operational Map [POJK-C.3]
Peta Wilayah Operasional

                                                                                                                   Operational Location
                                                                                                                   Address [POJK-C.3]
                                                                                                                   Alamat Lokasi Operasional

                                                                                                                   Kawasi Village, Obi
                                                                                                                   District, South Halmahera
                                                                                                                   Regency, North Maluku
                                                                                                                   Province, Indonesia
                                                                                                                   Desa Kawasi, Kecamatan
                                                                                                                   Obi, Kabupaten Halmahera
                                                                                                                   Selatan Provinsi Maluku
                                                                                                                   Utara, Indonesia




   Head Office Address [POJK-C.2]                                                    Phone                            Fax
                                                                                                +62-21 5722924               +62-21 72789908
   Alamat Kantor Pusat                                                               Telepon                          Fax

   Panin Bank Building, 2nd Floor, Jl. Jenderal Sudirman                             Website
   Kav. 1 Jakarta 10272                                                                      tbpnickel.com
                                                                                     Website
   Gedung Bank Panin Lantai 2, Jl. Jenderal Sudirman                                 Email
   Kav. 1 Jakarta 10272                                                                         tbp.corsec@haritanickel.com
                                                                                     Email



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                 PT Trimegah Bangun Persada Tbk              18
Page 20
Vision, Mission, and Core Values [POJK-C.1, F.1]
Visi, Misi, dan Nilai Inti




                Vision | Visi                                                             Mission | Misi

Optimizing the value of our resources to deliver the best              Achieving sustainable excellence through the continuous
contribution to shareholders, stakeholders, and the nation.            improvement of human resource and processes.
Mengoptimalkan nilai sumber daya yang kami miliki untuk                Keunggulan berkelanjutan melalui peningkatan sumber
memberikan kontribusi terbaik bagi pemegang saham,                     daya manusia dan proses yang berkesinambungan.
pemangku kepentingan, dan negara.




                Company Core Values | Nilai Inti Perseroan


The Company’s core values serve as the foundation of its work culture and as standards of conduct for all employees. These values
guide how the Company operates, makes decisions, and interacts with stakeholders.
Nilai inti TBP menjadi landasan budaya kerja dan standar perilaku seluruh insan Perseroan. Nilai-nilai yang membimbing cara kami
beroperasi, mengambil keputusan, serta berinteraksi dengan pemangku.




   Humility
                                       H       Achievement
                                                                                   A            Respect for Every
                                                                                                                                      R
   Kerendahan Hati                             Oriented                                         Individual
                                               Berorientasi pada Prestasi                       Menghormati Individu
   Be humble and willing to listen to          Continuously strive to achieve the best          Demonstrate polite and respectful
   others in order to foster a caring          results in accordance with the                   interactions with others, and show
   culture.                                    Company’s process standards.                     tolerance and empathy toward fellow
                                                                                                employees regardless of position or title.
   Bersikap rendah hari dan mau                Tercapainya hasil terbaik terus -                Menunjukkan interaksi terhadap sesama
   mendengar     phak    lain untuk            menerus berdasarkan standar proses               dengan kesantunan sesuai adat istiadat
   menciptakan budaya peduli.                  di Perseroan.                                    ketimuran serta bertoleransi dan
                                                                                                berempati terhadap sesama karyawan
                                                                                                tanpa memandang posisi/jabatan.




                                        I                                          T                                                  A
  Integrity                                    Teamwork                                         Accountability
  Integritas                                   Kerja Sama Tim                                   Pertanggungjawaban

  Do not compromise when faced with            Be oriented toward collective success            Demonstrate       commitment        and
  situations that conflict with the             and maintain an abundance mentality              responsibility when facing challenges in
  Company’s core values. Demonstrate           (caring, helping, and acting with                implementing Company policies.
  sincerity in work and take responsibility    sincerity).
  for one’s actions and mistakes.
  Tidak mengenal kompromi dalam hal            Berorientasi   pada     keberhasilan             Menunjukkan upaya signifikan saat
  pertentangan nilai inti di Perseroan,        kelompok dan mempunyai mentalitas                menghadapi     hambatan     dalam
  menunjukkan sikap tulus dalam bekerja,       berkelimpahan (peduli, menolong, dan             mengimplementasikan      kebijakan
  serta bertanggung jawab terhadap             tulus).                                          Perseroan.
  kesalahan sendiri.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                       PT Trimegah Bangun Persada Tbk               19
Page 21
Company Business Activities and Business Processes
[POJK-C.4] [GRI 2-6]

Kegiatan Usaha dan Proses Bisnis

Business Activities [POJK-C.4][GRI 2-6]
Kegiatan Usaha Perseroan
The Company manages integrated nickel mining and                                             Perseroan mengelola operasi penambangan dan pengolahan
processing operations on Obi Island with responsible                                         nikel yang terintegrasi di Pulau Obi dengan praktik yang
practices across the value chain. Its main business activities                               bertanggung jawab di seluruh rantai nilai. Kegiatan usaha
include the following:                                                                       utamanya meliputi hal-hal berikut:




     1     Laterite nickel ore mining, covering exploration                              3       Management of an integrated industrial area,
           activities, mine development, ore extraction,                                         including port facilities, power plants, laboratories,
           transportation of raw materials, and progressive                                      logistics infrastructure and other supporting utilities.
           post-mining reclamation.
                                                                                                 Pengelolaan kawasan industri terintegrasi, termasuk
           Penambangan bijih nikel laterit, mencakup eksplorasi,                                 fasilitas pelabuhan, pembangkit listrik, laboratorium,
           pembukaan tambang, penambangan, pengangkutan                                          infrastruktur logistik dan utilitas pendukung lainnya.
           bahan mentah, dan kegiatan reklamasi progresif
           pascatambang.

     2     Processing and refining operations, carried out through                        4       Sales and distribution of nickel products to customers
           the following facilities:                                                             in domestic and international markets.
           Pengolahan dan pemurnian nikel, melalui fasilitas:                                    Penjualan dan distribusi produk nikel ke pelanggan
              Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) smelters, which process                        domestik dan internasional.
              saprolite ore into ferronickel (FeNi).
              Smelter
              Smelter Rotary
                        Rotary Kiln
                               Kiln Electric
                                     Electric Furnace  (RKEF) untuk
                                              Furnace (RKEF)  untuk mengolah
                                                                    mengolah
              bijih
              bijih saprolit
                    saprolit menjadi
                             menjadi feronikel
                                     feronikel (FeNi).
                                               (FeNi).
              High Pressure Acid Leach (HPAL) refineries, which process
              limonite ore into Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), as well as
              derivative products such as nickel sulfate (NiSO4), cobalt
              sulfate (CoSO4), and electrolytic cobalt used as raw materials
              for electric vehicle batteries.
              Refinery
              Refinery High
                          High Pressure
                                Pressure Acid
                                           Acid Leach
                                                  Leach (HPAL)
                                                          (HPAL) untuk
                                                                  untuk mengolah
                                                                         mengolah
              bijih
              bijih limonit
                    limonit menjadi
                             menjadi Mixed
                                      Mixed Hydroxide
                                               Hydroxide Precipitate
                                                           Precipitate (MHP),
                                                                       (MHP), serta
                                                                              serta
              produk
              produk turunan seperti Nikel Sulfat (NiSO₄), Kobalt Sulfat
                        turunan   seperti   Nikel   Sulfat  (NiSO4),  Kobalt Sulfat
              (CoSO4),                                                                       Laterite rock, a source of nickel
              (CoSO₄), dan
                         dan Kobalt
                              Kobalt Elektrolitik
                                     Elektrolitik yang
                                                   yang digunakan
                                                         digunakan sebagai
                                                                     sebagai bahan
                                                                             bahan
              baku                                                                           Batu laterit, sumber nikel
              baku baterai
                     baterai kendaraan
                             kendaraan listrik.
                                         listrik.




Our Products [POJK-C.4] [GRI 2-6]
Produk Kami




     Saprolite                Limonite                 Ferronickel           Mixed Hydroxide           Nickel Sulfate            Cobalt Sulfate     Electrolytic
     Nickel Ore               Nickel Ore                 Feronikel             Precipitate               Nikel Sulfat             Kobalt Sulfat       Cobalt
      Bijih Nikel              Bijih Nikel                                       (MHP)                                                            Kobalt Elektrolitik
       Saprolit                 Limonit                                        Mixed Hydroxide
                                                                               Precipitate (MHP)




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk                       20
Page 22
Electrolytic Cobalt as a High Value-Added Product [POJK-F.26]
Kobalt Elektrolitik sebagai Produk Bernilai Tambah Tinggi

The Company develops high value-added downstream                              Perseroan mengembangkan produk hilir bernilai tambah
products, including electrolytic cobalt, which is produced                    tinggi, termasuk kobalt elektrolitik, yang diproduksi melalui
through advanced refining processes with high purity levels.                  proses pemurnian lanjutan dengan tingkat kemurnian yang
This product is part of the nickel downstreaming strategy                     tinggi. Produk ini merupakan bagian dari strategi hilirisasi
that supports the development of the electric vehicle battery                 nikel yang mendukung pengembangan ekosistem baterai
ecosystem and the transition to clean energy.                                 kendaraan listrik serta transisi menuju energi bersih.




Business Process [POJK-C.4] [GRI 2-6]
Proses Bisnis
The Company’s business processes are designed to generate                     Proses bisnis Perseroan dirancang untuk menghasilkan nilai
continuous value from the exploration stage through to                        berkelanjutan mulai dari tahap eksplorasi hingga produksi
the production of final products. Its business process flow                   produk akhir. Alur proses bisnisnya mencakup tahapan-
includes the following stages:                                                tahapan berikut:


 Mine Exploration and                             Mining and                                            Storage, Packaging and
 Planning                                         Transportation                                        Logistics
 Eksplorasi dan                                   Penambangan dan                                       Penyimpanan,
 Perencanaan Tambang                              Pengangkutan                                          Pengemasan dan Logistik


   Identification and mapping of nickel              Overburden removal                                    Quality testing and laboratory certification
   resources                                        Pengupasan lapisan tanah penutup                      Pengujian mutu dan sertifikasi
   Identifikasi dan pemetaan sumber daya                                                                   laboratorium
   nikel

   Technical, environmental, social and             Mining of laterite nickel ore using open              Storage and shipment through
   economic feasibility studies                     pit mining methods                                    integrated industrial port facilities
   Studi kelayakan teknis, lingkungan, sosial,      Penambangan bijih nikel laterit                       Penyimpanan dan pengiriman melalui
   dan ekonomi                                      menggunakan metode tambang terbuka                    pelabuhan industri terintegrasi

   Preparation of mining plans and                  Transport of ore to stockpile or to RKEF
   reclamation plans                                and HPAL processing facility
   Penyusunan rencana penambangan dan               Pengangkutan bijih ke stockpile, fasilitas
   rencana reklamasi                                pengolahan RKEF atau HPAL




                                                                                                        Reclamation and
 Processing and Refining                           Sales and Marketing                                   Environmental Management
 Pengolahan dan                                   Penjualan dan                                         Reklamasi dan Pengelolaan
 Pemurnian                                        Pemasaran                                             Lingkungan



   RKEF Process; saprolite ore > drying >           Long-term partnership with customers in               Progressive reclamation and revegetation
   reduction > smelting > ferronickel               the metals and battery industries                     of post-mining areas
   RKEF Process: bijih saprolit > pengeringan       Kerja sama jangka panjang dengan                      Reklamasi progresif dan revegetasi area
   > reduksi > peleburan >                          pelanggan industri logam dan baterai                  pascatambang

   HPAL Process; limonite ore > high-pressure       Fulfillment of sustainability certification             Management of water, sediment,
   acid leaching > precipitation > Mixed            requirements and responsible supply                   tailings, and waste
   Hydroxide Precipitate (MHP) > nickel             chain standards                                       Pengelolaan air, sedimen, tailing, dan
   derivative products for battery applications     Pemenuhan persyaratan sertifikasi                      limbah
   Proses HPAL : bijih limonit > pelindian          keberlanjutan dan rantai pasok
   bertekanan tinggi > presipitasi > MHP >          bertanggung jawab                                     Environmental monitoring and reporting
   produk turunan nikel untuk baterai                                                                     in accordance with applicable permits and
                                                                                                          international standards
                                                                                                          Pemantauan dan pelaporan lingkungan
                                                                                                          sesuai izin dan standar internasional



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk                    21
Page 23
Value Chain [POJK-C.4][GRI 2-6]
Rantai Nilai
The Company operates an integrated nickel value chain in the                      Perseroan mengoperasikan rantai nilai nikel terintegrasi di
Obi Industrial Area, North Maluku, from nickel ore mining to                      Kawasan Industri Obi, Maluku Utara, mulai dari penambangan
the processing of high value-added intermediate products.                         bijih nikel hingga pengolahan menjadi produk antara bernilai
Saprolite and limonite ore are further processed through                          tambah tinggi. Bijih saprolit dan limonit selanjutnya diolah
RKEF technology to produce ferronickel, and through HPAL                          melalui teknologi RKEF untuk menghasilkan feronikel, serta
technology to produce MHP, nickel sulfate, cobalt sulfate,                        melalui teknologi HPAL untuk menghasilkan MHP, nikel
and electrolytic cobalt. This downstream development is                           sulfat, kobalt sulfat, dan kobalt elektrolit. Pengembangan
supported by industrial estate infrastructure developed by                        hilirisasi ini didukung oleh infrastruktur kawasan industri
PT Dharma Cipta Mulia (DCM), along with circular economy                          yang dikembangkan oleh PT Dharma Cipta Mulia (DCM), serta
initiatives by PT Baja Jaya Lestari. These initiatives include                    inisiatif ekonomi sirkular oleh PT Baja Jaya Lestari. Inisiatif
studies on residual material utilization and battery recycling                    tersebut mencakup studi pemanfaatan material sisa dan opsi
options.                                                                          daur ulang baterai.

The following information presents a comprehensive                                Informasi berikut menyajikan gambaran menyeluruh
overview of the Company’s integrated business ecosystem                           mengenai ekosistem bisnis terintegrasi Perseroan dalam
across the nickel value chain, ranging from mining activities                     rantai nilai nikel, mulai dari aktivitas penambangan hingga
to the processing of high value-added downstream products,                        pemrosesan menjadi produk hilir bernilai tinggi, termasuk
including development initiatives and future projects. [POJK-C.4]                 inisiatif pengembangan dan proyek masa depan. [POJK-C.4]




  Monitoring of reclamation areas on Obi Island to ensure the sustainability of environmental functions in post-mining operations
  Pemantauan area reklamasi di Pulau Obi untuk memastikan keberlanjutan fungsi lingkungan pascatambang




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                 PT Trimegah Bangun Persada Tbk          22
Page 24
            Upstream                                          Midstream                                           Downstream
                  Hulu                                          Midstream
                                                                Midstream                                                 Hilir

                                               RKEF Smelter Plant
                                               Pabrik peleburan
                                               RKEF




                 Saprolite                                          Ferronickel                                      Stainless steel
                  Saprolit                                             Feronikel
                                               HPAL Refinery Plant
                                               Pabrik pemurnian HPAL



                                                                               Nikel Sulfate                         Precursor
                                                                                   Nikel Sulfat



                                                                                                                     Cathode
                                                                              Cobalt Sulfate
                                                          MHP                      Kobalt Sulfat
                 Limonite
                   Limonit
                                                                                                                     EV Battery Recycling
                                                                            Electrolytic Cobalt
                                                                              Kobalt Elektrolitik

  PT Gane Permai Sentosa (GPS):                 PT Megah Surya Pertiwi (MSP):                                        Industrial Estate
  Nickel ore mining, in operation since 2009    Ferronickel RKEF smelter plant, in operation                         Kawasan Industri
  Pertambangan bijih nikel, aktif sejak 2009    since 2017                                                PT Dharma Cipta Mulia (DCM):
  PT Trimegah Bangun Persada Tbk (TBP):         Pabrik peleburan RKEF feronikel aktif sejak               Obi Industrial Estate
  Nickel ore mining, in operation since 2011    2017                                                      Kawasan Industri Obi
  Pertambangan bijih nikel, aktif sejak 2011    PT Halmahera Jaya Feronikel (HJF):
  PT Karya Tambang Sentosa (KTS):               Ferronickel RKEF smelter plant, in operation
  Nickel ore mining, currently in the           since 2023
  exploration stage                             Pabrik peleburan RKEF feronikel aktif sejak
  Pertambangan bijih nikel, saat ini masih      2023                                                       Future Projects
  dalam tahap eksplorasi                        PT Karunia Permai Sentosa (KPS):                           Proyek Masa Depan
  PT Jikodolong Megah Pertiwi (JMP):            Ferronickel RKEF smelter plant, started
  Nickel ore mining, currently in the           operations in 2025
  exploration stage                             Pabrik peleburan feronikel RKEF mulai                        Future Opportunities
  Pertambangan bijih nikel, saat ini masih      beroperasi pada tahun 2025                                   Peluang Masa Depan
  dalam tahap eksplorasi                        PT Cipta Kemakmuran Mitra (CKM):
  PT Obi Anugerah Mineral (OAM):                Limestone industry, currently under                       PT Baja Jaya Lestari (BJL):
  Nickel ore mining, currently in the           construction                                              Construction will commence in 2026.
  exploration stage                             Industri batu kapur, saat ini dalam tahap                 Konstruksi mulai di tahun 2026.
  Pertambangan bijih nikel, saat ini masih      konstruksi
  dalam tahap eksplorasi                        PT Halmahera Persada Lygend (HPL):
  PT Gane Tambang Sentosa (GTS):                HPAL refinery producing Mixed Hydroxide
  Nickel ore mining, in operation since 2025    Precipitate (MHP), nickel sulfate, cobalt
  Pertambangan bijih nikel, aktif sejak 2025    sulfate, and electrolytic cobalt in operation
  PT Kreasi Kemakmuran Tambang (KKT):           since 2021
  Quarrying of stone, sand, and other clay,     Pabrik pemurnian HPAL yang memproduksi
  not yet operational                           Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), nikel
  Penggalian batu, pasir, dan tanah liat        sulfat, kobalt sulfat, dan kobalt elektrolitik
  lainnya, belum beroperasi                     telah beroperasi sejak tahun 2021
                                                PT Obi Nickel Cobalt (ONC):
                                                HPAL refinery producing Mixed Hydroxide
                                                Precipitate (MHP) in operation since 2024
                                                Pabrik pemurnian HPAL memproduksi MHP
                                                sudah aktif sejak 2024
                                                PT Obi Stainless Steel (OSS):
                                                Stainless steel industry, not yet operational
                                                Industri besi nirkarat, belum beroperasi
                                                PT Bhakti Bumi Sentosa (BBS):
                                                Treatment of residue from HPAL refining
                                                facilities industries, not yet operational
                                                Industri pengolahan sisa hasil produksi
                                                fasilitas pemurnian HPAL, belum beroperasi



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk              23
Page 25
Shareholder Composition and Corporate Structure
[POJK-C.3][GRI 2-1, 2-6]

Komposisi Pemegang Saham dan Struktur Perseroan

Shareholder Composition[POJK-C.3][GRI 2-6]
Komposisi Pemegang Saham
The Company is a publicly listed company on the Indonesia              Perseroan merupakan perusahaan terbuka yang tercatat di
Stock Exchange (IDX) under the ticker symbol NCKL since                Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham NCKL sejak 12
April 12, 2023. The Company’s shareholding structure consists          April 2023. Struktur kepemilikan saham Perseroan terdiri atas
of controlling shareholders, public shareholders, as well as           pemegang saham pengendali, pemegang saham publik, serta
institutional and retail investors, with no government share           investor institusi dan ritel, tanpa adanya kepemilikan saham
ownership.                                                             oleh pemerintah.

The shareholders of PT TBP are presented as follows:                   Adapun pemegang saham PT TBP adalah sebagai berikut:


                 PT Harita Jayaraya        Citibank Hong Kong S/A           PT Citra Duta Jaya            Publik
                                           Glencore International           Makmur
                                           Investment LTD.



                 81.32%                    7.19%                            0.87%                         10.44%
Subsidiaries and Affiliates [GRI 2-1, 14.22.6]
Anak Perseroan dan Afiliasi
The following corporation structure illustrates the Company’s          Berikut struktur korporasi Perseroan yang menggambarkan
operational scope and governance across its business units             cakupan operasional dan tata kelola unit bisnis di Pulau Obi.
in Obi Island.



                                                         PT Trimegah Bangun Persada
                                                         Tbk (Perseroan)


                        **                          *                         *                          *                       **
                                         PT Gane                  PT Gane                                           PT Karunia
             PT Obi Nickel                                                                 PT Obira Mitra
                                         Permai                   Tambang                                           Permai
             Cobalt                                                                        Jaya
                                         Sentosa                  Sentosa                                           Sentosa

                                                                           *                            *
                                                                 PT Kreasi
                                                                                            PT Halmahera
                                                                 Kemakmuran
                                                                                            Jaya Feronikel
                                                                 Tambang

                            *                      *                          *
              PT Megah           JMP                       OAM   PT Obi
                                       PT Jikodolong
              Surya                                              Anugerah
                                       Megah Pertiwi
              Pratiwi                                            Mineral

                            **                      **                        **                               **                **
       OSS     PT Obi                    PT Karya                 PT Halmahera                   PT Dharma          PT Cipta
               Stainless                 Tambang                  Persada                        Cipta Mulia        Kemakmuran
               Steel                     Sentosa                  Lygend                                            Mitra

                                                                              *
       PT TBP’s subsidiaries                                     PT Bhakti
  *    Anak Perusahaan PT TBP                                    Bumi
  **   PT TBP’s affiliates                                        Sentosa
       Afiliasi PT TBP
                                                                              **
                                                                 PT Baja Jaya
                                                                 Lestari




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                      PT Trimegah Bangun Persada Tbk           24
Page 26
Business Performance
Kinerja Bisnis

Operational Performance [POJK-F.2, F.17, F.27, F.29, F.30][SASB EM-MM-000.A]
Kinerja Operasional
PT TBP is committed to delivering high-quality products and                   PT TBP berkomitmen untuk menyediakan produk dan layanan
services to all customers. In 2025, the Company recorded                      berkualitas tinggi kepada seluruh pelanggan. Pada tahun
significant growth in operations and production, reflecting                   2025, Perseroan mencatat pertumbuhan signifikan dalam
the successful integration of the nickel value chain from                     operasi dan produksi, yang mencerminkan keberhasilan
upstream to downstream—an important pillar of the                             integrasi rantai nilai nikel dari hulu hingga hilir—sebuah pilar
Company’s sustainability strategy. [POJK-F.17]                                penting dalam strategi keberlanjutan Perseroan. [POJK-F.17]

Total mining sales reached 30,592,505 WMT, an increase of                     Total penjualan bijih nikel mencapai 30.592.505 WMT,
28.8% from the previous year, driven by saprolite and limonite                meningkat 28,8% dibandingkan tahun sebelumnya, didorong
sales volumes, which rose by 32.0% and 26.8%, respectively.                   oleh peningkatan volume penjualan saprolit dan limonit yang
[SASB EM-MM-000.A]
                                                                              masing-masing naik sebesar 32,0% dan 26,8%. [SASB EM-MM-000.A]

In the processed product segment, smelter sales volume                        Pada segmen produk olahan, volume penjualan smelter
reached 188,581 metal tons of FeNi, increasing by 49.3% from                  mencapai 188.581 metal ton FeNi, meningkat 49,3%
the previous year. Meanwhile, Mixed Hydroxide Precipitate                     dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, volume
(MHP) sales volume reached 90,693 metal tons, up 43%, while                   penjualan Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) mencapai
nickel sulfate (NiSO4) sales volume totaled 39,858 metal tons,                90.693 metal ton, meningkat 43%, sedangkan volume
reflecting an increase of 3.2% compared to the previous year.                 penjualan nickel sulfate (NiSO4) tercatat sebesar 39.858 metal
                                                                              ton atau meningkat 3,2% dibandingkan tahun sebelumnya.
Details of the achievement of production and sales volumes
against the targets can be found in more detail in the                        Rincian capaian volume produksi dan penjualan terhadap
Company’s Annual Report. [POJK-F.2]                                           target dapat dilihat lebih lanjut dalam Annual Report
                                                                              Perseroan. [POJK-F.2]


     Sales Volume Realization [SASB EM-MM-000.A] | Realisasi Volume Penjualan

                                                                     2025

                       Mining (Nickel Ore)                        Saprolite                                                    Limonite
                     Pertambangan (Bijih Nikel)                     Saprolit                                                     Limonit
                         Wet Metric Ton (wmt)                Wet Metric Ton (wmt)                                        Wet Metric Ton (wmt)



                     30,592,505                            12,091,113                                             18,501,392
                                 compared to 2024                    compared to 2024                                              compared to 2024
                       28.8%     dibandingkan tahun 2024
                                                           32.0%     dibandingkan tahun 2024
                                                                                                                    26.8%          dibandingkan tahun 2024




                           2025                                      2025                                                                  2025

                                                            Nickel Sulphate
                           MHP                                    Nikel Sulfat
                                                                                                                                    Ferronickel
                       Metal Tons MHP                         Metal Tons NiSO4                                                      Metal Tons FeNi



                     90,693                                  39,858                                                             188,581
                           compared to 2024                          compared to 2024                                                     compared to 2024
               43%         dibandingkan tahun 2024
                                                           3.2%      dibandingkan tahun 2024
                                                                                                                            49.3%         dibandingkan tahun 2024


                                                                                  Includes Subsidiaries and Associated Companies | Termasuk Entitas Anak dan Asosiasi Perseroan




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                 PT Trimegah Bangun Persada Tbk                                          25
Page 27
       Delivering Product Quality, Ensuring Customer
       Satisfaction
       Mewujudkan Kualitas Produk, Menjamin Kepuasan Pelanggan

       Key products, including nickel ore, ferronickel (FeNi),        Produk utama, termasuk bijih nikel, feronikel (FeNi),
       Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), and nickel sulfate          Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), dan nikel sulfat
       (NiSO4), were subject to strict testing and quality            (NiSO4), telah melalui pengujian dan pengendalian
       control to ensure compliance with specifications,              kualitas yang ketat untuk memastikan kesesuaian
       as well as safety, reliability, and performance                dengan spesifikasi, serta memenuhi persyaratan
       requirements.[POJK-F.27]                                       keselamatan, keandalan, dan kinerja. [POJK-F.27]

       The effectiveness of the Company’s quality                     Efektivitas sistem manajemen mutu Perseroan
       management system was reflected in the absence of              tercermin dari tidak adanya insiden penarikan
       product recall incidents during the reporting period,          produk selama periode pelaporan, dengan seluruh
       with all products delivered meeting established                produk yang dikirim telah memenuhi standar yang
       standards through continuous inspection and                    ditetapkan melalui proses inspeksi dan pemantauan
       monitoring processes. The Company also conducted               berkelanjutan. Perseroan juga secara rutin melakukan
       regular customer satisfaction surveys covering quality,        survei kepuasan pelanggan yang mencakup aspek
       delivery reliability, and responsiveness, with the results     kualitas, keandalan pengiriman, dan responsivitas,
       indicating a high level of satisfaction, particularly in       dengan hasil yang menunjukkan tingkat kepuasan yang
       product consistency and reliability. Feedback obtained         tinggi, khususnya dalam konsistensi dan keandalan
       was used as a basis for continuous improvement to              produk. Umpan balik yang diperoleh digunakan
       meet stakeholder expectations. [POJK-F.29, F.30]               sebagai dasar untuk perbaikan berkelanjutan guna
                                                                      memenuhi harapan para pemangku kepentingan.
                                                                      [POJK-F.29, F.30]




Financial Performance [POJK-C.3][GRI 207-4, 14.23.7]
Kinerja Keuangan
The Company’s financial performance throughout 2025                   Kinerja keuangan Perseroan sepanjang tahun 2025
demonstrated solid growth, reflected in increased operating           menunjukkan pertumbuhan yang solid, tercermin dari
revenue and improved profitability. The Company recorded              peningkatan pendapatan usaha dan profitabilitas. Perseroan
Net Profit of IDR 10,970.3 billion, representing growth of 42%        membukukan Laba Bersih sebesar Rp10.970,3 miliar,
compared to 2024. This improvement was supported by                   meningkat 42% dibandingkan tahun 2024. Peningkatan
Operating Revenue of IDR 29,632.8 billion, up 9.9%, mainly            ini didukung oleh Pendapatan Usaha sebesar Rp29.632,8
driven by higher sales volumes across both ore and processed          miliar, naik 9,9%, yang terutama didorong oleh peningkatan
products, supported by the commencement and ramp-up of                volume penjualan baik pada bijih maupun produk olahan,
new operating units and the fuller contribution of processing         seiring dengan dimulainya dan peningkatan kapasitas unit
facilities during the year.                                           operasi baru serta kontribusi yang lebih optimal dari fasilitas
                                                                      pengolahan sepanjang tahun.

In addition to revenue and profitability growth, the Company’s        Selain pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas, posisi
financial position in 2025 was reflected in total assets of IDR       keuangan Perseroan pada tahun 2025 tercermin dari total
61,770 billion, representing an increase of 18% compared to           aset sebesar Rp61.770 miliar, meningkat 18% dibandingkan
2024. Meanwhile, total liabilities stood at IDR 15,014 billion,       tahun 2024. Sementara itu, total liabilitas tercatat sebesar
resulting in a liability-to-asset ratio of 24.31%, which reflects a   Rp15.014 miliar, menghasilkan rasio liabilitas terhadap aset
healthy and conservative capital structure.[POJK-C.3]                 sebesar 24,31%, yang mencerminkan struktur permodalan
                                                                      yang sehat dan konservatif. [POJK-C.3]

Complete information regarding PT TBP’s operational and               Informasi lengkap mengenai kinerja operasional dan
financial performance is presented in the 2025 Annual Report          keuangan PT TBP disajikan dalam Laporan Tahunan 2025 dan
and audited Financial Statements.[GRI 207-4, 14.23.7]                 Laporan Keuangan yang telah diaudit.[GRI 207-4, 14.23.7]


Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                        PT Trimegah Bangun Persada Tbk       26
Page 28
Economic Contribution [POJK-F.2][GRI 3-3, 201-1, 207-2, 14.9.1, 14.9.2,
14.23.2, 14.23.5]
Kontribusi Ekonomi
PT TBP’s economic contribution is reflected in the value          Kontribusi ekonomi PT TBP tercermin dari nilai yang
generated and distributed through its operations, including       dihasilkan            dan didistribusikan melalui kegiatan
operating revenues, employee expenses, payments to                operasionalnya, termasuk pendapatan usaha, beban
suppliers, and contributions through royalties, taxes, and Non-   karyawan, pembayaran kepada pemasok, serta kontribusi
Tax State Revenue (PNBP), as well as other forms of economic      melalui royalti, pajak, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak
and social support. These contributions support sustainable       (PNBP), serta bentuk dukungan ekonomi dan sosial lainnya.
development at both the national and regional levels through      Kontribusi ini mendukung pembangunan berkelanjutan baik
domestic mineral value addition, local employment, wider          di tingkat nasional maupun daerah melalui peningkatan nilai
economic activity in operational areas, and support for public    tambah mineral dalam negeri, penyerapan tenaga kerja lokal,
development and basic services.[GRI 3-3, 14.9.1]                  aktivitas ekonomi yang lebih luas di wilayah operasional,
                                                                  serta dukungan terhadap pembangunan publik dan layanan
                                                                  dasar.[GRI 3-3, 14.9.1]

In 2025, the Company generated a total economic value             Pada tahun 2025, Perseroan menghasilkan total nilai
of IDR 29,632.8 billion, up 9.9% from 2024, supported by a        ekonomi sebesar Rp29,632.8 miliar, meningkat 9,9%
strong increase in domestic sales despite a slight decline in     dibandingkan tahun 2024, yang didukung oleh peningkatan
export sales. Total economic value distributed also rose 11%      signifikan penjualan domestik meskipun terjadi sedikit
to IDR 7,582.4 billion, mainly through employee expenses,         penurunan pada penjualan ekspor. Total nilai ekonomi yang
community development programs, royalties, and tax                didistribusikan juga meningkat 11% menjadi Rp7.582,4 miliar,
payments to regional and central governments, with the            terutama melalui beban karyawan, program pengembangan
increase driven primarily by higher royalties and central         masyarakat, pembayaran royalti, serta pajak kepada
government tax contributions.                                     pemerintah daerah dan pusat, dengan peningkatan yang
                                                                  terutama didorong oleh kenaikan royalti dan kontribusi pajak
                                                                  kepada pemerintah pusat.

Details of the economic value generated and distributed by        Rincian nilai ekonomi yang dihasilkan dan didistribusikan
the Company over the past three years are presented in the        oleh Perseroan selama tiga tahun terakhir disajikan pada
following table.                                                  tabel berikut.




 New Kawasi Village residential area
 Permukiman Desa Kawasi Baru




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk           27
Page 29
Direct Economic Value Generated and Distributed (IDR Billion) [POJK-F.2] [GRI 201-1, 14.9.2, 14.23.2]
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan (Rp Miliar)


      Description | Deskripsi                       Details | Rincian                2023            2024            2025
 Economic Value Generated | Nilai Ekonomi yang Dihasilkan

                                            Export Market | Pasar Ekspor               20,765.2          23,164        22,454.7
 Revenue from Product Sales
 Pendapatan dari Penjualan Produk
                                            Domestic Market | Pasar Domestik             3,092.7         3,801.2        7,178.1

 Total Economic Value Generated | Total Nilai Ekonomi yang dihasilkan                  23,857.9        26,965.2       29,632.8

 Economic Value Distributed | Nilai Ekonomi yang Didistribusikan

 Employee Expenses
                                            Group | Grup                                 2,361.8         2,817.3        2,884.5
 Biaya karyawan

 Royalties | Royalti                        Group | Grup                                   731.1           837.9        1,510.4

 Taxes for Production Regions
                                            Group | Grup                                  443.3          1,029.2         613.2
 Pajak untuk wilayah produksi

 Taxes for the Central Government
                                            Group | Grup                                 1,946.4         2,113.3        2,540.3
 Pajak untuk pemerintah pusat

 Total Economic Value Distributed
                                                                                        5,482.6         6,797.6        7,548.4
 Total Nilai Ekonomi yang didistribusikan



Tax and Non-Tax State Revenue Contribution [GRI 201-1, 207-1, 207-3, 14.9.2, 14.23.2, 14.23.4, 14.23.6]
Kontribusi Pajak dan PNBP
In addition to direct economic value, the Company contributed        Selain nilai ekonomi langsung, Perseroan juga berkontribusi
to state revenues through taxes and Non-Tax State Revenue            terhadap penerimaan negara melalui pajak dan Penerimaan
(PNBP). During the 2025 reporting period, PT TBP recorded            Negara Bukan Pajak (PNBP). Selama periode pelaporan tahun
no violations related to its tax obligations, and all tax and        2025, PT TBP tidak mencatat adanya pelanggaran terkait
PNBP payments were fulfilled in accordance with applicable           kewajiban perpajakan, dan seluruh pembayaran pajak serta
laws and regulations through transparent reporting and audit         PNBP telah dipenuhi sesuai dengan peraturan perundang-
processes. Tax and PNBP contributions were distributed to            undangan yang berlaku melalui proses pelaporan dan audit
the central, provincial, and district governments in line with       yang transparan. Kontribusi pajak dan PNBP didistribusikan
the Company’s operational locations in Indonesia. During             kepada pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten sesuai
the reporting period, Harita Nickel’s mining companies               dengan lokasi operasional Perseroan di Indonesia. Selama
did not receive financial assistance from the Government             periode pelaporan, perusahaan pertambangan Harita
of Indonesia, as taxes and royalties/non-tax state revenue           Nickel tidak menerima bantuan keuangan dari Pemerintah
(PNBP) were paid in accordance with applicable regulations.          Indonesia, karena pembayaran pajak dan royalti/Penerimaan
Certain subsidiaries within the Smelter & Refinery Business          Negara Bukan Pajak (PNBP) telah dilakukan sesuai dengan
Unit received government financial assistance in the form of         peraturan yang berlaku. Namun, beberapa entitas anak usaha
tax holidays for a specified period, namely PT HPL, PT HJF, PT       dalam Unit Bisnis Smelter & Refinery menerima bantuan
ONC, dan PT KPS. [GRI 201-4, 14.23.3]                                keuangan dari pemerintah dalam bentuk fasilitas tax holiday
                                                                     untuk jangka waktu tertentu, yaitu PT HPL, PT HJF, PT ONC,
                                                                     dan PT KPS. [GRI 201-4, 14.23.3]

In 2025, total tax and PNBP contributions increased slightly         Pada tahun 2025, total kontribusi pajak dan PNBP meningkat
from 2024 to IDR 3,153.5 billion, influenced by fluctuations         sedikit dibandingkan tahun 2024 menjadi sebesar Rp3.153,5
in commodity prices and production volumes during the                miliar, yang dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas dan
reporting period.                                                    volume produksi selama periode pelaporan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk          28
Page 30
Significant Changes in the Company [POJK-C.6][GRI 2-6]
Perubahan Signifikan dalam Perseroan
In June 2025, the Company increased its ownership in PT Obi      Pada Juni 2025, Perseroan meningkatkan kepemilikannya
Nickel Cobalt (PT ONC) to 40% through the acquisition of an      di PT Obi Nickel Cobalt (PT ONC) menjadi 40% melalui
additional 20% shareholding valued at IDR 4.25 trillion. This    akuisisi tambahan 20% saham dengan nilai sebesar Rp4,25
transaction represents a significant change in the Company’s     triliun. Transaksi ini merupakan perubahan signifikan dalam
business portfolio and supports stronger supply chain            portofolio bisnis Perseroan dan mendukung penguatan
integration. The transaction was conducted in compliance         integrasi rantai pasok. Transaksi tersebut dilakukan sesuai
with applicable capital market regulations, supported by an      dengan peraturan pasar modal yang berlaku, didukung oleh
independent fairness opinion, and did not involve any conflict   pendapat kewajaran independen, serta tidak melibatkan
of interest.                                                     benturan kepentingan.



Sustainability Milestone [GRI 2-22]
Capaian Keberlanjutan
As the scale of operations and business complexity have          Keberlanjutan merupakan bagian integral dari strategi bisnis
grown, the Company has progressively developed and               Perseroan dalam menjalankan kegiatan pertambangan dan
strengthened its environmental, social, and governance           pengolahan nikel yang bertanggung jawab. Seiring dengan
(ESG) management approach. The following milestones              perkembangan skala operasi dan kompleksitas bisnis,
illustrate the Company’s sustainability journey, from building   Perseroan secara bertahap membangun, memperkuat, dan
core operational and compliance foundations to advancing         menyempurnakan sistem pengelolaan lingkungan, sosial,
alignment with international standards and long-term             dan tata kelola (ESG) untuk memastikan keberlanjutan jangka
stakeholder value creation.                                      panjang serta daya saing di pasar global.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk           29
Page 31
   Sustainability Journey | Perjalanan Keberlanjutan

 Milestone | Capaian                                    Program
                                      2010 - 2015
  Initiation of operations and
  implementation of ESG practices in                1    Implementation of reclamation programs
  line with mining operational                           Pelaksanaan program reklamasi
  requirements
  Inisiasi aktivitas dan implementasi               2    Adjustment of systems to accommodate operational expansion
  ESG sesuai persyaratan                                 Penyesuaian sistem untuk mengakomodasi perluasan operasi
  operasional pertambangan


                                      2015 - 2016

  Establishment of water efficiency and
  community development programs                    1    Community Development Program                   2   Phase I water efficiency program
                                                         Program pengembangan masyarakat                     Program efisiensi air tahap pertama
  Pembentukan program efisiensi air
  dan pengembangan masyarakat




                                      2016 - 2020
  Initiation of compliance audits                   1    Environmental and social audits in          2   Gradual alignment of
  against IFC Environmental & Social                     accordance with IFC standards                   management systems with IFC standards
  (E&S) Performance Standards                            (bank loan requirements)                        Penyesuaian bertahap sistem agar
                                                         Pelaksanaan audit terhadap                      selaras dengan standar IFC
  Inisiasi audit kepatuhan terhadap                      standar lingkungan dan sosial IFC
  standar K3L & sosial IFC (IFC E&S                                                                  3   Expansion of reclamation programs
                                                         (Persyaratan pinjaman bank)
  Performance Standards)                                                                                 Perluasan program reklamasi



                                      2020 - 2021
                                                    1    Development of Indonesia’s first dry tailings management facility,
                                                         including water management systems
  Waste management initiatives                           Fasilitas pengelolaan tailing kering pertama di Indonesia, termasuk sistem
                                                         pengelolaan air
  (nickel slag and tailings)
  Pengelolaan limbah (slag nikel dan                2    Recycling of RKEF by-products (nickel slag) as construction materials
                                                         Daur ulang produk samping RKEF (slag nikel) sebagai bahan bangunan
  tailing)
                                                    3    Implementation of IFC audits for HPAL smelter operations
                                                         Pelaksanaan audit IFC untuk smelter HPAL



                                      2021 - 2023
                                                    1    Establishment of a sustainability policy        5   Expansion of runoff water management
                                                         Penetapan kebijakan keberlanjutan                   systems (43 sedimentation ponds)
                                                                                                             Perluasan sistem pengelolaan air limpasan
                                                    2    Publication of the Sustainability Report            (43 kolam sedimentasi)
                                                         Publikasi laporan keberlanjutan
                                                                                                         6   Community development master plan
  Enhancement of water                              3    Third-party studies (water, waste, human
                                                                                                             Masterplan pengembangan masyarakat
  management systems                                     rights)
                                                         Studi oleh pihak ketiga (air, limbah, hak       7   Establishment of the first GHG baseline in 2022
  Peningkatan sistem                                     asasi manusia)                                      Penetapan GHG baseline pertama pada tahun
  pengelolaan air                                        Customer-initiated audits against                   2022
                                                    4
                                                         international standards                         8   Establishment of Landscape-level Nature
                                                         Audit yang diinisiasi pelanggan terhadap            Risk Assessment (LNRA)
                                                         standar internasional                               Penerapan Landscape-level Nature Risk
                                                                                                             Assessment (LNRA)



                  2023 - now | 2023 - sekarang      1    Audits based on leading      3   Alignment with sustainability-related financial reporting
                                                         industry standards (IRMA         standards (IFRS and TCFD)
                                                         and RMI RMAP)                    Penyelarasan dengan standar pelaporan keuangan berbasis
                                                         Audit berdasarkan                keberlanjutan (IFRS dan TCFD)
                                                         standar industri tertinggi       Certification of Occupational Health and Safety (OHS) management
  Alignment with global                                                               4
                                                         (IRMA dan RMI RMAP)              systems and environmental management programs (ISO)
  standards to expand market
                                                                                          Sertifikasi sistem manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  access and strengthen                                  Human Rights due
                                                    2                                     (K3) dan program manajemen lingkungan (ISO)
  international competitiveness                          diligence based on UN
                                                                                      5   Economic development programs in 10 villages (65 local suppliers
                                                         and ILO standards                with transaction values reaching Rp 14.8 billion per month)
  Penyelarasan dengan standar                            Uji tuntas Hak Asasi             Program pengembangan ekonomi di 10 desa (65 pemasok lokal,
  global untuk memperluas akses                          Manusia berdasarkan              nilai transaksi hingga Rp 14,8 miliar/bulan)
  pasar dan memperkuat daya                              standar PBB dan ILO
                                                                                      6   Implementation of ISO 50001-based Energy Management System
  saing internasional                                                                     Implementasi Sistem Manajemen Energi berbasis ISO 50001




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk                       30
Page 32
Certifications [GRI 2-24, 403-1, 14.16.2]
Sertifikasi
The implementation and certification of recognized                                             Implementasi dan sertifikasi sistem manajemen internasional
management systems provide an important foundation for                                         (ISO) menjadi landasan penerapan standar yang tinggi dalam
maintaining high standards in environmental management,                                        aspek lingkungan, K3, dan kualitas operasional di seluruh
occupational health and safety, and operational quality                                        entitas.
across the Company’s entities.



            Entity                            EMS*                           OHS**                                                 QMS
                                                                                                   SMK3***                                                   RMI RMAP
            Entitas                        (ISO 14001)                    (ISO 45001)                                           (ISO 9001)


 PT TBP


 PT MSP


 PT HPL


 PT HJF

                                            In progress                     In progress
 PT ONC                                       Sedang                          Sedang
                                           berlangsung                     berlangsung

Notes:                                                                                         Catatan:
* ISO 14001 is an international standard for Environmental Management Systems (EMS),           * ISO 14001 adalah standar internasional untuk sistem manajemen lingkungan (SML) yang
providing a framework for organizations to systematically identify, manage, monitor, and       menyediakan kerangka kerja bagi organisasi untuk secara sistematis mengidentifikasi,
improve environmental performance.                                                             mengelola, memantau, dan meningkatkan kinerja lingkungan mereka.

** ISO 45001 is an international standard for Occupational Health and Safety (OHS)             ** ISO 45001 adalah standar internasional untuk sistem manajemen kesehatan dan
management systems developed by the International Organization for Standardization             keselamatan kerja (K3), yang dikembangkan oleh Organisasi Internasional untuk
(ISO). It provides a framework for improving workplace safety, reducing risks, and enhancing   Standardisasi (ISO). Ini menyediakan kerangka kerja bagi organisasi untuk meningkatkan
employee well-being.                                                                           keselamatan tempat kerja, mengurangi risiko, dan meningkatkan kesejahteraan karyawan.

*** SMK3 Certification is granted to companies that implement the Occupational Health and      *** Sertifikasi SMK3 adalah sertifikasi yang diberikan kepada perseroan yang telah
Safety Management System (SMK3) in accordance with Indonesian regulations, particularly        menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai dengan
Government Regulation (PP) No. 50 of 2012.                                                     peraturan Indonesia, khususnya Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk                             31
Page 33
Association Membership [POJK-C.5][GRI 2-28]
Keanggotaan Asosiasi
PT TBP is a member of various national and international          PT TBP menjadi anggota berbagai asosiasi industri nasional
industry associations to gain access to best practices            dan internasional, untuk memperoleh akses praktik terbaik
regulatory updates. These memberships support the                 dan pembaruan regulasi. Keanggotaan ini membantu
enhancement of professional competencies and strengthen           meningkatkan kompetensi profesional dan memperkuat
the Company’s credibility in operational practices and            kredibilitas kami dalam operasional dan kepatuhan
regulatory compliance.                                            berkelanjutan.


         Association Scope | Lingkup Asosiasi                                                    National | Nasional


    Indonesia Mining Association (IMA)                            Indonesian Smelter and Refinery Industry Association (AP3I)
    Asosiasi Pertambangan Indonesia (API)                         Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan
                                                                  Pemurnian Indonesia (AP3I)

    Indonesian Nickel Miners Association through PT GPS           Indonesian Public Listed Companies Association
    Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI)                     Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)
    (melalui anak perusahaan PT Gane Permai Sentosa)

    Indonesian Association of Geologists                          Indonesian Mining Environmental Management Forum
    Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)                          Forum Komunikasi Pengelola Lingkungan Pertambangan
                                                                  Indonesia (FKPLPI)

    Indonesian Joint Committee for Mineral Reserves               Forum for Forest Reclamation on Former Mining Land
    Komite Cadangan Mineral Indonesia (KCMI)                      Forum Reklamasi Hutan pada Lahan Bekas Tambang (FRHLBT)

    The Institution of Engineers Indonesia                        Indonesian Mining Safety Professional Association
    Persatuan Insinyur Indonesia (PII)                            Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI)

    Indonesian Society of Economic Geologists                     National Committee on Large Dams (INACOLD)
    Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI)                   Komite Nasional Indonesia Untuk Bendungan Besar (KNIBB)

    The Association of Indonesian Mining Professionals            Indonesia Nickel Industry Forum
    Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI)             Forum Industri Nikel Indonesia (FINI)

    Indonesian Advocates Association                              Indonesia Employers Association
    Persatuan Advokat Indonesia (PERADI)                          Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)

    Indonesia Public Relations Association                        Industrial Estates Association of Indonesia
    Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS)          Himpunan Kawasan Industri (HKI)

    Indonesian Institute of Accountants                           Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
    Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)                                Indonesia Asosiasi Sekretaris Perusahaan (ICSA)




         Association Scope | Lingkup Asosiasi                                            International | Internasional


       The Australasian Institute of Mining and Metallurgy        Society of Economic Geologist (SEG)
       (AusIMM)                                                   Perhimpunan Geolog Ekonomi (SEG)
       Institut Pertambangan dan Metalurgi Australasia (AusIMM)


       The Indonesia Smelter Enterprises Association (ISEA)       The Institute of Internal Auditors Indonesia (IIA Indonesia)
       Asosiasi Perusahaan Smelter Indonesia (ISEA)               Institut Auditor Internal Indonesia (IIA Indonesia)




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk                   32
Page 34
Awards and Recognitions
Penghargaan & Pengakuan
Throughout 2025, PT TBP received various awards and               Sepanjang tahun 2025, PT TBP menerima berbagai
recognitions, with full details presented in the Appendix.        penghargaan dan pengakuan, dengan rincian lengkap
                                                                  disajikan dalam Lampiran.


             Investing on Climate by Editor’s                                          Subroto Award
                   Choice Awards 2025

 Awarded to                                                      Awarded to
 Diberikan kepada                                                Diberikan kepada
 Harita Nickel                                                   Harita Nickel




 Awarded categories | Kategori penghargaan                       Awarded categories | Kategori penghargaan
 • Best Emission Reduction                                       • Most Innovative Community Development and Empowerment
   Pengurangan Emisi Terbaik                                       Program in the Health Category (Soligi Zero Stunting Program)
 • Best New Renewable Energy Investment                            Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Terinovatif
   Investasi Energi Terbarukan Baru Terbaik                        Kategori Kesehatan (Program Soligi Zero Stunting)
 • Best Literacy for Climate Resilience
                                                                 • Most Innovative Community Development and Empowerment
   Literasi Terbaik untuk Ketahanan Iklim
 • Inspirational Figures in Environmental and Social               Program in the Education Category (Rumah Belajar Komunitas
   Sustainability (Roy Arman Arfandy, President Director)          Initiative)
   Tokoh Inspiratif dalam Keberlanjutan Lingkungan dan Sosial      Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Terinovatif
   (Roy Arman Arfandy, Presiden Direktur)                          Kategori Pendidikan (Inisiatif Rumah Belajar Komunitas)


 Awarding organisation | Penyelenggara                           Awarding organisation | Penyelenggara
 Investing on Climate x Indonesia Stock Exchange (IDX)           Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM)
                                                                 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)



    CSR & Sustainable Village Development Awards 2025                  Asia Corporate Excellence & Sustainability
     CSR & Pembangunan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2025                       (ACES) Awards 2025

 Awarded to                                                      Awarded to
 Diberikan kepada                                                Diberikan kepada
 Harita Nickel                                                   Harita Nickel




 Awarded categories | Kategori penghargaan                       Awarded categories | Kategori penghargaan
 • RUTE Program (Gold Category)                                  • Green Innovation Award
   Program RUTE (Kategori Emas)                                    Penghargaan Inovasi Hijau
 • Obi Sehati Program (Gold Category)
   Program Obi Sehati (Kategori Emas)
                                                                Awarding organisation | Penyelenggara
 • SUTAN Optimization Program (Silver Category)
   Program Optimasi SUTAN (Kategori Perak)                      MORS Group
 • Harita Mengajar Program (Silver Category)
   Program Harita Mengajar (Kategori Perak)
 • Stunting Prevention Program (Silver Category)                               Sustainability-related Awards
   Program Cegah Stunting (Kategori Perak)                                     Penghargaan Terkait Keberlanjutan


 Awarding organisation | Penyelenggara                                22                  33                       24
 Ministry of Villages and Development of Disadvantaged                Awards              Awards                   Awarding
                                                                      Penghargaan         Categories               Organizations
 Regions
                                                                                          Kategori                 Organisasi
 Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
                                                                                          Penghargaan              Pemberi
                                                                                                                   Penghargaan



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk              33
Page 35
                                 Sustainability
                                  Management
                                     Pengelolaan Keberlanjutan


Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   34
Page 36
Sustainability Approach [POJK-A.1]
[GRI 2-22]
Pendekatan Keberlanjutan
PT TBP places sustainability at the core of guiding resilient,    PT TBP menempatkan keberlanjutan sebagai poros utama
inclusive, and value-driven growth for future generations. This   dalam mengarahkan pertumbuhan yang tangguh, inklusif,
approach ensures that environmental, social, and governance       dan bernilai bagi generasi mendatang. Pendekatan ini
risks, opportunities, and impacts are consistently considered     memastikan risiko, peluang, dan dampak lingkungan, sosial,
in decision-making and operational execution.                     dan tata kelola dipertimbangkan secara konsisten dalam
                                                                  pengambilan keputusan dan pelaksanaan operasional.

At the same time, the acceleration of the national down-          Sementara itu, percepatan agenda hilirisasi dan transisi
streaming agenda and energy transition has increased              energi nasional meningkatkan kompleksitas operasional serta
operational complexity and sustainability performance             ekspektasi kinerja keberlanjutan di sektor pertambangan
expectations in the mining and mineral processing sector. In      dan pengolahan mineral. Dalam konteks tersebut, PT TBP
this context, PT TBP strengthens impact management in a           memperkuat pengelolaan dampak secara terstruktur dan
structured and integrated manner by clarifying priorities for     terintegrasi dengan memperjelas prioritas pengelolaan
managing material issues, tightening operational controls,        isu material, memperketat pengendalian operasional, dan
and enhancing monitoring and follow-up in areas most              memperkuat pemantauan serta tindak lanjut di area-area
exposed to risk.                                                  yang paling berisiko terdampak.


Sustainability Policy [POJK-A.1][GRI 2-23, 2-24]
Kebijakan Keberlanjutan
The Sustainability Policy of PT TBP serves as a formal            Kebijakan Keberlanjutan PT TBP merupakan kerangka
framework to guide the management of environmental,               formal untuk mengarahkan pengelolaan aspek lingkungan,
social, and governance (ESG) aspects across all business          sosial, dan tata kelola (ESG) di seluruh kegiatan usaha,
activities, including subsidiaries and affiliated entities. In    termasuk entitas anak dan afiliasi. Sejalan dengan prinsip
line with our principle of periodic policy update, in 2025, the   pembaruan kebijakan secara berkala, pada tahun 2025,
Policy was updated for the 2025–2028 period and approved          kebijakan ini diperbarui untuk periode 2025–2028 dan
by the President Director and Director of Sustainability, with    disahkan oleh Presiden Direktur dan Direktur Keberlanjutan
reference to Indonesian regulations and relevant international    dengan mengacu pada peraturan di Indonesia dan standar
standards.                                                        internasional yang relevan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk          35
Page 37
Strategic Direction for Sustainability [POJK-A.1, F.1] [GRI 2-22]
Arah Strategis Keberlanjutan

PT TBP’s sustainability strategy focuses on three main areas:      Fokus strategis keberlanjutan PT TBP diarahkan pada tiga
                                                                   area utama:




                              Climate Change
                              Perubahan Iklim
                              Managing climate-related risks and impacts through emission control, energy efficiency, and
                              compliance with applicable environmental permits and regulations.
                              Pengelolaan risiko dan dampak perubahan iklim melalui pengendalian emisi, efisiensi energi,
                              serta kepatuhan terhadap perizinan dan ketentuan lingkungan yang berlaku.




                              Human Rights
                              Hak Asasi Manusia
                              Respecting human rights across operations and the value chain, including the protection of
                              workers’ rights and surrounding communities, through strengthened stakeholder
                              engagement and constructive dialogue with the government and local communities.
                              Penghormatan HAM di seluruh operasi dan rantai nilai, termasuk perlindungan hak pekerja
                              dan masyarakat sekitar, melalui penguatan pelibatan pemangku kepentingan dan dialog
                              konstruktif dengan pemerintah serta komunitas lokal.




                              Good Governance
                              Tata Kelola yang Baik
                              Implementing transparent, accountable, and integrity-driven corporate governance to
                              manage risks, including regulatory developments and external environmental dynamics.
                              Penerapan tata kelola Perseroan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas untuk
                              mengelola risiko, termasuk dinamika regulasi dan lingkungan eksternal.




To ensure that sustainability commitments are implemented          Untuk memastikan komitmen keberlanjutan diterapkan
consistently in planning and operations, PT TBP has developed      secara konsisten dalam perencanaan dan operasional, PT
a 10-Year Sustainability Ambition and Strategy as an effective     TBP menyusun Ambisi dan Strategi Keberlanjutan 10 Tahun
and measurable medium- and long-term framework. This               sebagai kerangka jangka menengah dan panjang yang efektif
framework translates sustainability commitments and                serta terukur. Kerangka ini menjabarkan komitmen dan
targets into clear implementation stages, taking into account      kebijakan keberlanjutan ke dalam tahapan implementasi
the mining operational cycle and the Company’s business            yang jelas, dengan mempertimbangkan siklus operasional
development plans.                                                 tambang serta rencana pengembangan bisnis Perseroan.

To achieve these commitments and targets, the Company has          Untuk mencapai komitmen dan target tersebut, Perseroan
established strategic drivers as the focus of implementation.      menetapkan pendorong strategis sebagai fokus pelaksanaan.
Implementation is further supported by enablers and                Implementasi selanjutnya ditopang oleh penggerak dan
resources to ensure it is carried out consistently, in an          sumber daya agar berjalan konsisten, terintegrasi, dan efektif.
integrated manner, and effectively.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk             36
Page 38
    10-year Sustainability Ambition and Strategy[POJK-A.1,F.1] [GRI 2-22, 2-24]
    Ambisi dan Strategi Keberlanjutan 10 Tahun



   Positive Impacts Delivered
   Dampak positif yang dihasilkan

   Sustainable Biodiversity in      Contribution to Growth Plans            High level of employee and contractor wellbeing
   Obi Island                       Kontribusi pada rencana                 Tingkat kesejahteraan karyawan dan kontraktor yang tinggi
   Keanekaragaman hayati            pertumbuhan
   yang berkelanjutan di                                                    • High employee and contractor productivity
   Pulau Obi                                                                  Produktivitas karyawan dan kontraktor yang tinggi
                                    Expanding business                      • Employer of choice
   • Net conservation gain          operations
     Keuntungan bersih                                                        Pemberi kerja pilihan
     konservasi                     Operasional bisnis yang
                                    berkembang
                                    • Development of Obi
   Contribution to Global              industrial area                      Community Outcomes
   Energy Efficiency and                                                     Standar hidup masyarakat setempat yang lebih baik
                                      Pengembangan Kawasan
   Climate Targets
                                      Industri Obi                          • Inclusive communities; economic growth and
   Kontribusi pada target
                                    • Access to international                development
   efisiensi energi dan iklim
                                     markets                                  Masyarakat yang inklusif; pertumbuhan dan pembangunan
   global
                                                                              ekonomi
                                      Akses pasar internasional
   • Energy efficiency and                                                   • Community empowerment
                                    • Competitive product supply
     net-zero emissions                                                       Pemberdayaan masyarakat
                                      in ESG aspects
    Efisiensi energi dan               Pasokan produk yang                   • Community capacity building
    emisi nol bersih                  kompetitif dari aspek LST               Pengembangan kapasitas masyarakat




   Stakeholder Value
   Nilai bagi Pemangku Kepentingan

   Meeting Environmental Compliance                 Positive stakeholder                 Employee satisfaction
   Expectations                                     relationship                         Kepuasan karyawan
   Memenuhi ekspektasi kepatuhan                    Hubungan pemangku                     • Indirect economic benefits
   lingkungan                                       kepentingan yang positif                Tercipta manfaat ekonomi tidak langsung
   • Support for stakeholder targets
                                                    • Beneficial capital                   • Employment opportunities
     Dukungan untuk tujuan dan target
                                                      acquisition                           Kesempatan kerja
     pemangku kepentingan
                                                      Akuisisi modal yang
   • Mitigation of operational environmental
                                                      menguntungkan
      impacts
     Memitigasi dampak operasi pada                 • Tax contribution to local
     lingkungan                                       and national governments
                                                     Penghasilan pajak untuk             Positive community relations
   Compliance with emissions reduction               pemerintah daerah dan               Hubungan masyarakat yang positif
   and energy efficiency requirements                 pusat
                                                                                         • Social license to operate
   Kepatuhan terhadap persyaratan                                                          Izin sosial untuk beroperasi
                                                    • Good corporate
   pengurangan emisi dan efisiensi energi
                                                      reputation
   • Cost efficiency                                                                      • Safe and productive work environment
                                                     Reputasi perseroan yang
     Efisiensi biaya                                                                        Lingkungan kerja yang aman dan produktif
                                                     baik




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                       PT Trimegah Bangun Persada Tbk                 37
Page 39
    10-year Sustainability Ambition and Strategy[POJK-A.1,F.1] [GRI 2-22, 2-24]
    Ambisi dan Strategi Keberlanjutan 10 Tahun



   Strategic Enablers
   Pendorong Strategis


   Environmental Stewardship                   Integrated reporting,
   (Decarbonization, Biodiversity,             certification, and            Active stakeholder
   Water, Air, Dust, Waste)                    transparency                                              Human rights protection
                                                                            engagement
                                                                                                         Perlindungan hak asasi
   Penata layanan lingkungan                   Pelaporan, sertifikasi,       Keterlibatan aktif           manusia
   (Dekarbonisasi, Keanekaragaman              dan transparansi             pemangku kepentingan
   hayati, Air, Udara, Debu, Limbah)           terpadu




   Drivers & Resources
   Penggerak dan Sumber Daya

    Training on policies and international standards | Pelatihan kebijakan dan standar internasional


                                                                           Sustainability                  Integrated
                                  Access to information on emerging
    Internal and external                                                  development roadmap for         sustainability
                                  developments (e.g., technology,
    networks/connections                                                   all Company functions           governance and
                                  standards, etc.)
                                                                                                           communication
    Jejaring/koneksi              Akses terhadap informasi tentang         Peta jalan pengembangan
                                                                                                           Tata kelola
    internal dan eksternal        perkembangan terbaru (teknologi,         berkelanjutan untuk
                                                                                                           keberlanjutan dan
                                  standar, dll.)                           seluruh bagian perseroan
                                                                                                           komunikasi terpadu

    Data management | Manajemen data


          Robust management systems                       Compliance with standards and comprehensive risk management
          Sistem pengelolaan yang kokoh                   Kepatuhan terhadap standar dan manajemen risiko yang komprehensif




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                     PT Trimegah Bangun Persada Tbk           38
Page 40
Beyond Compliance [GRI 2-27]
Lebih dari Sekedar Kepatuhan
Adherence to applicable laws and regulations in Indonesia       Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang
forms the basis of PT TBP’s commitment to maintaining           berlaku di Indonesia menjadi dasar komitmen PT TBP dalam
integrity and discipline in its day-to-day operations.          menjaga integritas dan disiplin dalam kegiatan operasional
Throughout the reporting period, the Company did not record     sehari-hari. Sepanjang periode pelaporan, Perseroan tidak
any significant incidents of regulatory non-compliance,         mencatat adanya insiden signifikan terkait ketidakpatuhan
including financial penalties or non-monetary sanctions.        terhadap regulasi, termasuk denda finansial maupun sanksi
[GRI 2-27]
                                                                non-finansial. [GRI 2-27]

Furthermore, the Company strengthens its governance             Selain itu, Perseroan memperkuat praktik tata kelola dan
practices and reporting transparency by referring to            transparansi pelaporan dengan mengacu pada kerangka
internationally recognized frameworks such as the               kerja yang diakui secara internasional seperti International
International Financial Reporting Standards (IFRS)              Financial Reporting Standards (IFRS) Sustainability Disclosure
Sustainability Disclosure Standards, the Global Reporting       Standards, Global Reporting Initiative (GRI), dan Sustainability
Initiative (GRI), and the Sustainability Accounting Standards   Accounting Standards Board (SASB).
Board (SASB).

This commitment is further reinforced through participation     Komitmen tersebut diperkuat melalui partisipasi dalam
in independent assessments such as IRMA and RMAP, as            penilaian independen seperti IRMA dan RMAP, serta penerapan
well as the implementation of ISO standards aligned with        standar ISO sesuai kebutuhan operasional. Pendekatan ini
operational needs. These initiatives support stronger           memperkuat pengendalian dan evaluasi sistem manajemen
oversight and evaluation of the Company’s management            serta praktik operasional.
systems and operational practices.

Detailed information regarding the implementation and           Rincian implementasi dan kinerja terkait standar atau
performance related to ISO standards or certifications          sertifikasi ISO diuraikan pada bab-bab terkait sesuai lingkup
is presented in the relevant chapters according to their        masing-masing.
respective scopes.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk              39
Page 41
      Assurance Progress and Corrective Action Plans
      Perkembangan Assurance dan Rencana Tindakan Perbaikan


      Harita Nickel is the first mining operation in Indonesia    Harita Nickel merupakan operasi pertambangan
      and Asia to commit to an independent assessment             pertama di Indonesia dan Asia yang berkomitmen
      under the Initiative for Responsible Mining Assurance       menjalani penilaian independen berdasarkan
      (IRMA), a voluntary standard that defines best              Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA),
      practices for responsible mining and provides               yaitu standar sukarela yang menetapkan praktik
      independent verification of operational performance.        terbaik pertambangan yang bertanggung jawab serta
      The assessment is the first IRMA audit to cover             menyediakan verifikasi independen atas kinerja
      an integrated mining and processing operation—              operasional. Penilaian ini merupakan audit IRMA
      including mining, processing, smelting and associated       pertama yang mencakup operasi pertambangan
      facilities located in the Kawasi area—within a rapidly      dan pengolahan terintegrasi—meliputi kegiatan
      expanding industrial area, reflecting the breadth and       penambangan, pengolahan, peleburan, serta fasilitas
      complexity of applying the IRMA standard in such a          terkait yang berlokasi di kawasan Kawasi—didalam
      context.                                                    kawasan industri yang berkembang pesat dan
                                                                  mencerminkan luasnya cakupan serta kompleksitas
                                                                  penerapan standar IRMA dalam konteks tersebut.

      In 2025, PT TBP’s operations on Obi Island underwent an     Pada tahun 2025, operasional PT TBP di Pulau Obi
      IRMA audit covering integrated mining and processing        menjalani audit IRMA yang mencakup kegiatan
      activities. The audit process began with a desktop          pertambangan dan pengolahan terintegrasi. Proses
      review conducted by an independent verification body        audit diawali dengan penelaahan dokumen yang
      that has partnered with and been recognized by IRMA         dilakukan oleh lembaga verifikasi independen yang
      (SCS Global) to assess operational flows, licensing,        telah bermitra dengan dan diakui oleh IRMA (SCS
      and key management systems, followed by a nine-             Global) untuk menilai alur operasional, perizinan,
      day on-site assessment in April 2025. A supplementary       dan sistem manajemen utama, kemudian dilanjutkan
      document review was subsequently carried out to             dengan penilaian lapangan selama sembilan hari
      further evaluate specific aspects of the operation.         pada April 2025. Setelah itu, dilakukan penelaahan
                                                                  dokumen tambahan guna mengevaluasi lebih lanjut
                                                                  aspek-aspek tertentu dari operasional Perseroan.

      As a standard part of the IRMA assurance process, an        Sebagai bagian standar dari proses penjaminan
      optional corrective action period (up to 12 months)         IRMA, terdapat periode tindakan perbaikan opsional
      provides mine sites with the opportunity to drive           (hingga 12 bulan) yang memberikan kesempatan bagi
      change by implementing corrective actions, before           lokasi tambang untuk mendorong perubahan melalui
      public release of its audit results. In coordination with   implementasi tindakan perbaikan sebelum hasil
      IRMA, Harita Nickel decided to disclose information         audit dipublikasikan kepada publik. Berkoordinasi
      on its corrective action period to keep stakeholders        dengan IRMA, Harita Nickel memutuskan untuk
      informed about the progress of the audit. The               mengungkapkan informasi terkait periode tindakan
      information can be accessed in IRMA’s website.              perbaikan tersebut guna memastikan para pemangku
                                                                  kepentingan tetap mendapatkan informasi mengenai
                                                                  perkembangan proses audit. Infomasi tersebut dapat
                                                                  diakses di situs web IRMA.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk            40
Page 42
      Assurance Progress and Corrective Action Plans
      Perkembangan Assurance dan Rencana Tindakan Perbaikan

      Key areas for improvement include strengthening            Area utama yang menjadi fokus perbaikan
      stakeholder engagement, enhancing workforce                meliputi      penguatan        pelibatan     pemangku
      capacity, and refining environmental and social            kepentingan, peningkatan kapasitas tenaga kerja
      impact management approaches to reflect the                serta penyempurnaan pendekatan pengelolaan
      evolving operational context. Preliminary findings         dampak lingkungan dan sosial agar selaras dengan
      indicate strong performance in several areas, such         perkembangan konteks operasional. Temuan
      as grievance mechanisms, transparency and anti-            awal menunjukkan kinerja yang kuat di beberapa
      corruption practices, and greenhouse gas emissions         area, seperti pada aspek mekanisme pengaduan,
      management. Selected preliminary audit findings are        transparansi dan praktik anti-korupsi, serta
      presented below:                                           pengelolaan emisi gas rumah kaca. Beberapa temuan
                                                                 awal terpilih hasil audit adalah sebagai berikut:


                  Area                  Status                        Key Points | Poin Utama
                                                    Accessible channels, anonymous reporting, proper documentation
       Grievance Mechanism           Strong
                                                    Saluran yang mudah diakses, pelaporan anonim, dokumentasi
       Mekanisme Pengaduan           Kuat
                                                    yang memadai
       Transparency & Anti
                                     Strong         Policies in place, training implemented
       Corruption
                                     Kuat           Kebijakan tersedia, pelatihan telah dilaksanakan
       Transparansi & Anti Korupsi
       GHG Emissions                                Emissions measured, targets set, reduction plan implemented
                                     Strong
       Management                                   Emisi diukur, target ditetapkan, rencana penurunan telah
                                     Kuat
       Pengelolaan Emisi GRK                        dijalankan
                                     Improvement
       Stakeholder Engagement
                                     in Progress    Expanding consultation, especially on dynamic operations
       Pelibatan Pemangku
                                     Dalam          Perluasan konsultasi, khususnya pada operasional yang dinamis
       Kepentingan
                                     Peningkatan
                                  Improvement       Ongoing engagement and coordination with government and
       Resettlement & Livelihoods
                                  in Progress       community
       Pemukiman Kembali & Mata
                                  Dalam             Pelibatan dan koordinasi berkelanjutan dengan pemerintah dan
       Pencaharian
                                  Peningkatan       masyarakat
                                     Improvement
                                                    Strengthening plans, drills, stakeholder involvement
       Emergency Preparedness        in Progress
                                                    Penguatan rencana, simulasi, dan keterlibatan pemangku
       Kesiapsiagaan Darurat         Dalam
                                                    kepentingan
                                     Peningkatan

                                                    Refinement to reflect evolving operations, and ongoing
                                 Improvement
                                                    Cumulative Impact Assessment
       ESIA & Impact Management in Progress
                                                    Penyempurnaan untuk mencerminkan perkembangan
       ESIA & Pengelolaan Dampak Dalam
                                                    operasional, serta pelaksanaan Penilaian Dampak Kumulatif yang
                                 Peningkatan
                                                    tengah berlangsung

      The Company is implementing corrective actions in          Perseroan tengah melaksanakan tindakan perbaikan
      collaboration with relevant stakeholders, including        bersama para pemangku kepentingan terkait,
      initiatives to enhance emergency preparedness,             termasuk inisiatif untuk meningkatkan kesiapsiagaan
      strengthen human rights due diligence, and improve         darurat, memperkuat uji tuntas hak asasi manusia,
      stakeholder engagement processes.                          serta menyempurnakan proses pelibatan pemangku
                                                                 kepentingan.

      Further information can be accessed through the IRMA       Informasi lebih lanjut tersedia pada situs IRMA: Harita
      website: Harita Nickel                                     Nickel




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk               41
Page 43
Stakeholder Engagement [POJK-E.4][GRI 2-29]
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder engagement is an integral part of the Company’s       Keterlibatan pemangku kepentingan merupakan bagian
sustainability approach. Through two-way communication            integral dari pendekatan keberlanjutan Perseroan. Melalui
with relevant stakeholders, the Company gathers                   komunikasi dua arah dengan pemangku kepentingan yang
Stakeholder expectations and feedback. These also help            relevan, Perseroan menghimpun harapan dan masukan
shape sustainability priorities and management responses,         dari pemangku kepentingan. Hal ini juga membantu
ensuring that the Company’s approach reflects both internal       dalam menetapkan prioritas keberlanjutan serta respons
considerations and the broader operational context.               pengelolaannya, sehingga pendekatan yang dilakukan
                                                                  mencerminkan tidak hanya pertimbangan internal, tetapi
                                                                  juga konteks operasional yang lebih luas.

Stakeholder Mapping and Key Issues Table
Tabel Pemetaan Pemangku Kepentingan dan Fokus Isu

  Stakeholder Group
                                 Engagement Approach                                      Key Focus
 Kelompok Pemangku
                                 Mekanisme Keterlibatan                                    Tujuan
     Kepentingan
 Academia                 • Site visits | Kunjungan lapangan       • Communication and access to information
 Akademisi                • Conferences/seminars/                    Komunikasi dan akses informasi
                            workshops                              • Consultation, research, and collaboration on mining and
                            Konferensi/seminar/workshop              environmental management
                          • Collaborative research                   Konsultasi, penelitian, dan kolaborasi terkait
                            Penelitian kolaboratif                   pertambangan dan pengelolaan lingkungan
 Business Partners &      • Shareholder meetings                   • Company performance and economic contribution
 Shareholders               Pertemuan pemegang saham                 Kinerja Perseroan dan ekonomi
 Mitra Bisnis dan         • Meetings | Pertemuan                   • Contribution to national and regional development
 Pemegang Saham           • Electronic communication                 Kontribusi pada negara/daerah
                            Komunikasi elektronik                  • Commitment to sustainability and ESG
                                                                     Komitmen terhadap keberlanjutan dan ESG
                                                                   • Ethical partnerships and collaboration
                                                                     Kerja sama/kemitraan beretika
 Communities              • CSR activities | Aktivitas CSR         • Community empowerment and engagement program
 Komunitas                • Community grievance mechanism            Program pemberdayaan dan keterlibatan masyarakat
                            Sistem pengaduan masyarakat            • Local workforce recruitment and training
                          • Community consultation and               Perekrutan dan pelatihan tenaga kerja lokal
                            engagement programs                    • Upholding community rights and addressing their needs
                            Program konsultasi dan keterlibatan      Menjunjung tinggi hak-hak masyarakat dan menangani
                            masyarakat                               kebutuhan mereka
                                                                   • Kawasi Village New Settlement
                                                                     Permukiman Baru Desa Kawasi
 Customers                • Feedback forms                         • Economic performance | Kinerja ekonomi
 Pembeli                    Formulir umpan balik                   • Business development | Perkembangan bisnis
                          • Direct engagement                      • Product quality | Kualitas produk
                            Pertemuan dan keterlibatan langsung    • Compliance with sustainability requirements
                          • Annual and sustainability reporting      Memenuhi persyaratan keberlanjutan
                            Laporan tahunan dan keberlanjutan
                          • Website | Situs web
 Employees                • Internal meetings/publications/        • Employee development and engagement; performance
 Karyawan                    memos                                   review
                             Pertemuan internal/publikasi/memo       Program pengembangan dan keterlibatan karyawan;
                          • Electronic communication                 peninjauan kinerja
                             Komunikasi elektronik                 • Occupational health and safety management
                          • SOP training programs                    Pengelolaan kesehatan dan keselamatan kerja
                             Program pelatihan SOP                 • Labor rights | Hak buruh
                          • Company programs and events            • Building awareness of Company policies
                             Program dan acara Perseroan             Membangun kesadaran akan kebijakan Perseroan
                          • Employee grievance mechanism           • Diversity and equality | Keragaman dan Kesetaraan
                             Mekanisme keluhan karyawan



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk            42
Page 44
  Stakeholder Group
                               Engagement Approach                                         Key Focus
 Kelompok Pemangku
                               Mekanisme Keterlibatan                                       Tujuan
     Kepentingan
 Government &            • Meetings | Pertemuan                   • Regulatory and licensing compliance
 Regulators              • Annual reporting                         Kepatuhan pada peraturan dan perizinan
 Pemerintah dan            Laporan tahunan                        • Regional and national socio-economic performance
 Lembaga Pengawas        • Regulatory Audit | Audit regulasi        Kinerja sosial-ekonomi regional dan nasional
                                                                  • Indirect economic impact | Dampak ekonomi tidak
                                                                  langsung
                                                                  • Tax payments | Pembayaran pajak
 Industry Associations   • Forum and events | Forum dan acara     • Participation in nickel and mining dialogue through
 Asosiasi Industri                                                  national and international industry associations
                                                                    Partisipasi dalam dialog nikel dan pertambangan melalui
                                                                    asosiasi industri nasional dan internasional
                                                                  • Contribution to shared objectives with industry peers,
                                                                    government authorities, and other participating
                                                                    stakeholders
                                                                    Berkontribusi pada tujuan bersama dengan rekan-rekan,
                                                                    otoritas pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya
                                                                    yang berpartisipasi
 Media                   • Website | Situs web                    • Transparency | Transparansi
                         • News | Berita                          • Access to information | Akses terhadap informasi
                         • Press releases | Siaran pers           • Dissemination of information on the Company’s
                         • Media events | Acara media               sustainability initiatives
                         • Social media campaign                    Penyebaran informasi terkait inisiatif keberlanjutan
                           Kampanye media sosial                    Perseroan
 Non-Governmental        • Public consultations                   • Consultation and engagement on critical issues
 Organizations             Konsultasi Publik                         Konsultasi dan keterlibatan terkait isu krusial
 Organisasi Non-         • Sustainability reporting               • Initiatives for collaboration | Inisiatif untuk berkolaborasi
 Pemerintah                Laporan keberlanjutan
                         • Direct dialogue | Diskusi langsung
                         • Collaborative projects
                           Proyek kolaborasi
 Investors & Creditors   • Annual and sustainability reporting    • Company performance | Kinerja Perseroan
 Investor dan Kreditur     Laporan tahunan dan keberlanjutan      • Organizational governance | Tata kelola organisasi
                         • Website | Situs web                    • ESG assessment for sustainable financing
                         • Environmental & Social Due Diligence     Penilaian ESG untuk pendanaan berkelanjutan
                           Uji Tuntas Lingkungan dan Sosial
 Suppliers and           • Supplier assessments/audits            • Responsible supply chain
 Contractors               Penilaian/audit pemasok                  Rantai pasok yang bertanggung jawab
 Pemasok dan             • Supplier policies                      • Procurement transparency
 Kontraktor                Kebijakan pemasok                        Transparansi dalam pengadaan
                         • Supplier capacity building             • Local supplier prioritization
                           Peningkatan kapasitas pemasok            Mengutamakan pemasok lokal
                                                                  • Contractor compliance with PT TBP’s governance and
                                                                    sustainability standards
                                                                    Kepatuhan kontraktor terhadap standar tata kelola dan
                                                                    keberlanjutan PT TBP
 General Public          • Digital and social media outreach      • Awareness of mining’s role
 Masyarakat umum           Penjangkauan media digital dan           Meningkatkan kesadaran tentang peran pertambangan
                           sosial                                 • Building and maintaining a positive reputation
                         • Public events (public forums,            Membangun dan menjaga reputasi positif
                           exhibitions, etc.)                     • Sustainability education
                           Acara publik (forum publik, pameran,     Edukasi tentang keberlanjutan
                           dll.)
                         • Media collaboration
                           Kolaborasi media




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk               43
Page 45
Materiality Assessment [GRI 3-1, 2-14, 2-29]
Penilaian Materialitas
As part of the global supply chain, PT TBP recognizes that        Sebagai bagian dari rantai pasok global, PT TBP menyadari
its operational activities may generate both positive and         bahwa aktivitas operasional dapat menimbulkan dampak
negative impacts on the environment and society. As the           positif maupun negatif bagi lingkungan dan masyarakat.
scale of operations and stakeholder expectations increase,        Seiring meningkatnya skala operasi dan ekspektasi
the Company needs to systematically identify the most             pemangku kepentingan, Perseroan perlu mengidentifikasi
significant impacts as a basis for setting up sustainability      secara sistematis dampak yang paling signifikan sebagai
strategy priorities.                                              dasar penetapan prioritas strategi keberlanjutan.

PT TBP conducts annual materiality assessments, with              PT TBP melakukan penilaian materialitas secara tahunan
reference to the Global Reporting Initiative (GRI) Standards.     dengan mengacu pada Global Reporting Initiative (GRI)
Materiality assessments guide our strategic priorities, based     Standards. Penilaian materialitas ini menjadi dasar dalam
on a systematic identification of the most significant positive   penetapan prioritas strategis, berdasarkan identifikasi
and negative impacts of our operations, and the expectations      sistematis atas dampak positif dan negatif yang paling
of our stakeholders.                                              signifikan dari operasi Perseroan, serta ekspektasi pemangku
                                                                  kepentingan.

The materiality assessment process began with the                 Proses penilaian materialitas diawali dengan identifikasi
identification of potential material topics aligned with the      topik-topik material potensial yang selaras dengan
characteristics of PT TBP’s industry and business activities,     karakteristik industri dan kegiatan usaha PT TBP, mengacu
with reference to global standards. This stage resulted in        pada standar global. Tahap ini menghasilkan 19 topik
19 potential topics as the basis for impact identification        potensial sebagai dasar identifikasi dampak dan penilaian
and significance assessment. Impact significance was              signifikansi. Signifikansi dampak dinilai berdasarkan tingkat
evaluated based on the level of severity and likelihood, using    keparahan dan kemungkinan terjadinya dengan ambang
established thresholds, and was subsequently validated            batas yang ditetapkan, lalu divalidasi melalui masukan
through external input obtained from surveys and interviews       eksternal dari survei dan wawancara pemangku kepentingan
with key stakeholders. Based on this process, 14 material         kunci. Berdasarkan proses tersebut, teridentifikasi 14 topik
topics were identified to serve as the basis for disclosure in    material yang menjadi acuan pengungkapan dalam Laporan
the Sustainability Report, as well as references for strategy,    Keberlanjutan sekaligus rujukan strategi, program, dan
programs, and risk management.                                    pengelolaan risiko.

The entire materiality assessment process has been reviewed       Seluruh proses penilaian materialitas telah ditinjau dan
and approved by the Sustainability Director to ensure             disetujui oleh Direktur Keberlanjutan untuk memastikan
alignment with the Company’s strategic direction and the          keselarasan dengan arah strategis Perseroan serta penerapan
effective implementation of strong sustainability governance.     tata kelola keberlanjutan yang kuat dan efektif.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk            44
Page 46
     Materiality Assessment Process
     Proses Penilaian Materialitas



                                                19 Potential Material Topics
                                                 19 Topik Material Potensial




                                                  Stakeholder Perception
          Impact Significance                                                              Key stakeholder interviews
                                                         Assesment
                Assesment                                                                Wawancara dengan Pemangku
                                                Penilaian Persepsi Pemangku
       Penilaian Signifikasi Dampak                                                            Kepentingan Kunci
                                                        Kepentingan




                                                                                       Interview with 3 key stakeholders
    Identification of positive and negative     Distribution of questionnaires
                                                                                       (internal and external), including
     impacts arising from the Company’s           to internal and external
     operation (through document review                                                      expert in nickel industry
                                                        stakeholders
        and business process mapping)                                                         Wawancara terhadap
                                                 Distribusi kuesioner kepada
     Identifikasi dampak positif dan negatif                                               3 pemangku kepentingan kunci
                                               pemangku kepentingan internal
          dari operasional Perusahaan                                                   (internal dan eksternal), termasuk
                                                        dan eksternal
                                                                                                pakar industri nikel




                                              Analysis of questionnaire results
       Impact significance analysis                    (73 respondents)                    Analysis of interview results
        Analisis Signifikasi Dampak                 Analisis hasil kuesioner                 Analisis hasil wawancara
                                                       (73 responden)




                                              Consolidation of analysis results
                                                  Konsolidasi hasil analisa




                                                     14 Material Topics
                                                      14 Topik Material




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk          45
Page 47
Material Topic [POJK51 E.5, F.28] [GRI 3-2]
Topik Material

The following fourteen material topics are the result of the          The following fourteen material topics are the result of the
2025 materiality assessment. Through programs, controls,              2025 materiality assessment. Through programs, controls,
and initiatives across each topic, the Company contributes to         and initiatives across each topic, the Company contributes to
the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs).              the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs).



Sustainability Material Topic
Topik Material Keberlanjutan

                                                                                            Management           Key SDG
   Material Topic                Topic Significance                    Key Issues             Approach         Contributions
   Topik Material                 Signifikansi Topik                 Isu-isu Utama           Pengelolaan      Kontribusi SDGs
                                                                                            topik material        Utama
 Biodiversity          Mining and infrastructure activities      Ecosystem                 Detailed
 Keanekaragaman        may contribute to terrestrial habitat     protection, habitat       discussion
 Hayati                loss and fragmentation, as well as        restoration, and          available on
                       pressure on marine ecosystems that        monitoring of             page 110-117
                       affect local livelihoods.                 protected species.        Pembahasan
                       Aktivitas tambang dan infrastruktur       Perlindungan              lengkap tersedia
                       berpotensi memicu kehilangan/             ekosistem, restorasi      di halaman
                       fragmentasi habitat darat dan             habitat dan               110-117
                       tekanan pada biota laut yang              pemantauan spesien
                       berdampak pada ekosistem dan mata         dilindungi.
                       pencaharian lokal.

 Water & Effluent      Water availability and effluent quality   Water use efficiency,     Detailed
 Management            are critical for both operations          wastewater                discussion
 Pengelolaan Air dan   and communities and are key               treatment, and            available on
 Efluen                to managing pollution risks and           runoff quality            page 89-94
                       environmental compliance.                 control.                  Pembahasan
                       Ketersediaan air dan kualitas efluen      Efisiensi penggunaan      lengkap tersedia
                       krusial untuk operasi dan masyarakat      air, pengolahan           di halaman
                       serta menentukan risiko pencemaran        air limbah dan            89-94
                       dan kepatuhan lingkungan.                 pengendalian
                                                                 kualitas air limpasan.


 Tailings              Tailing generated from the HPAL           Monitoring of tailings    Detailed
 Management            (High Pressure Acid Leach) processes      storage facility safety   discussion
 Pengelolaan Tailing   require strict management due to          and effectiveness         available on
                       potential risks to soil and water and     of leak prevention        page 100-104
                       their implications for long-term          systems to protect        Pembahasan
                       environmental stability.                  surrounding               lengkap tersedia
                       Residu proses HPAL (High                  ecosystems.               di halaman
                       Pressure Acid Leach) memerlukan           Pemantauan                100-104
                       pengelolaan ketat karena berisiko         keamanan fasilitas
                       mencemari tanah/air dan                   penyimpanan tailing
                       memengaruhi stabilitas lingkungan         serta efektivitas
                       jangka panjang.                           sistem pencegahan
                                                                 kebocoran untuk
                                                                 melindungi
                                                                 ekosistem sekitar.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk          46
Page 48
                                                                                         Management           Key SDG
   Material Topic               Topic Significance                   Key Issues            Approach         Contributions
   Topik Material                Signifikansi Topik                Isu-isu Utama          Pengelolaan      Kontribusi SDGs
                                                                                         topik material        Utama
 Climate Action        High energy consumption and              Emissions reduction,    Detailed
 Aksi Iklim (Emisi &   operational emissions may increase       energy efficiency,      discussion
 Energi)               climate risks, costs and health          and climate             available on
                       impacts, requiring emissions             resilience.             page 76-88
                       reduction, energy efficiency and         Pengurangan emisi,      Pembahasan
                       climate adaptation.                      efisiensi energi, dan   lengkap tersedia
                       Konsumsi energi tinggi dan emisi         ketahanan iklim.        di halaman
                       dari operasi meningkatkan risiko                                 76-88
                       iklim, biaya, dan dampak kesehatan
                       sehingga perlu pengurangan emisi,
                       efisiensi energi, dan adaptasi
                       terhadap risiko iklim.
 Post-Mining Closure   Inadequate closure may result in         Post-operation          Detailed
 & Rehabilitation      long-term environmental and social       land rehabilitation     discussion
 Penutupan &           impacts, making reclamation and          to restore              available on
 Rehabilitasi Pasca-   rehabilitation essential for restoring   environmental           page 105-109
 penambangan           land functions.                          functions and           Pembahasan
                       Penutupan yang tidak memadai             support long-term       lengkap tersedia
                       dapat menimbulkan dampak                 sustainability.         di halaman
                       lingkungan-sosial jangka panjang,        Rehabilitasi lahan      105-109
                       sehingga reklamasi dan rehabilitasi      pasca operasi
                       menjadi kunci pemulihan fungsi           untuk memulihkan
                       lahan.                                   fungsi lingkungan
                                                                dan mendukung
                                                                keberlanjutan jangka
                                                                panjang.
 Waste Management      Solid and hazardous waste may            Management of           Detailed
 Pengelolaan           pose environmental and health risks      hazardous and non-      discussion
 Limbah                if not managed in accordance with        hazardous waste         available on
                       applicable standards and regulations.    through segregation     page 95-99
                       Limbah padat dan B3 berisiko             and recycling           Pembahasan
                       mencemari lingkungan dan                 efforts to minimize     lengkap tersedia
                       membahayakan kesehatan bila              environmental           di halaman
                       tidak dikelola sesuai standar dan        impact.                 95-99
                       peraturan.                               Pengelolaan
                                                                limbah B3 dan
                                                                non-B3 dilakukan
                                                                melalui upaya
                                                                pemilahan dan
                                                                daur ulang untuk
                                                                meminimalkan
                                                                dampak lingkungan.
 Human Rights          Operations may impact the rights of      Human rights due        Detailed
 Hak Asasi Manusia     workers and communities, including       diligence, grievance    discussion
 (HAM)                 land access, safety and grievance        mechanisms, IFC         available on
                       mechanism, making it essential to        Performance             page 61-66
                       manage risks and prevent social          Standard 5 and 7        Pembahasan
                       conflict.                                implementation, and     lengkap tersedia
                       Operasi dapat memengaruhi hak            protection of labor     di halaman
                       pekerja dan masyarakat (lahan,           rights.                 61-66
                       keselamatan, akses keluhan)              Pelaksanaan
                       sehingga penting untuk mencegah          uji tuntas HAM,
                       konflik dan risiko sosial.               penguatan
                                                                mekanisme
                                                                pengaduan,
                                                                penerapan prinsip
                                                                IFC Performance
                                                                Standard 5 dan 7,
                                                                dan perlindungan
                                                                hak-hak
                                                                ketenagakerjaan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                 PT Trimegah Bangun Persada Tbk        47
Page 49
                                                                                         Management          Key SDG
   Material Topic             Topic Significance                   Key Issues              Approach        Contributions
   Topik Material              Signifikansi Topik                Isu-isu Utama            Pengelolaan     Kontribusi SDGs
                                                                                         topik material       Utama
 Occupational        Mining operations involve elevated       Accident risk            Detailed
 Health & Safety     workplace risks, requiring strong        mitigation,              discussion
 Kesehatan dan       safety management, to prevent            prevention of            available on
 Keselamatan Kerja   fatalities and occupational disease      occupational             page 135-145
 (K3)                while maintaining productivity.          diseases, and            Pembahasan
                     Risiko kerja di tambang tinggi           strengthening of         lengkap tersedia
                     sehingga penguatan K3 penting            safety culture.          di halaman
                     untuk mencegah fatality / penyakit       Mitigasi risiko          135-145
                     akibat kerja (PAK) dan menjaga           kecelakaan kerja,
                     produktivitas.                           pencegahan
                                                              penyakit akibat kerja
                                                              (PAK) dan penguatan
                                                              budaya keselamatan
                                                              kerja.
 Human Resource      Workforce competence, wellbeing,         Workforce                Detailed
 Management          and fair practices are critical to       competency               discussion
 Pengelolaan         operational reliability, talent          development,             available on
 Sumber Daya         retention, and sustainable industrial    wellbeing, and           page 119-134
 Manusia             relations.                               inclusivity.             Pembahasan
                     Kompetensi, kesejahteraan, dan           Pengembangan             lengkap tersedia
                     praktik yang adil menentukan             kompetensi,              di halaman
                     keandalan operasi, retensi talenta,      kesejahteraan dan        119-134
                     dan hubungan industrial.                 inklusivitas tenaga
                                                              kerja.

 Community           Social dynamic surroundings              Community                Detailed
 Relations           operation require structured             empowerment              discussion
 Hubungan dengan     engagement and dialogue to ensure        and social conflict      available on
 Masyarakat          fair benefit distribution and mitigate   mitigation.              page 147-166
                     potential conflict.                      Pemberdayaan             Pembahasan
                     Dinamika sosial di sekitar operasi       masyarakat dan           lengkap tersedia
                     memerlukan pengelolaan hubungan          mitigasi konflik         di halaman
                     dan dialog agar manfaat terdistribusi    sosial.                  147-166
                     dan potensi konflik terkendali.
 Resettlement        Relocation may result in significant     Resettlement,            Detailed
 Pemukiman           socio economic impacts,                  livelihood               discussion
 kembali             necessitating participatory process      restoration, and         available on
 (Resettlement)      and livelihood restoration.              public consultation.     page 149-150
                     Relokasi berpotensi menimbulkan          Pemukiman kembali,       Pembahasan
                     dampak sosial-ekonomi besar              pemulihan mata           lengkap tersedia
                     sehingga perlu proses partisipatif dan   pencaharian dan          di halaman
                     pemulihan mata pencaharian.              konsultasi publik.       149-150

 Economic Impact     Economic value is generated              Economic                 Detailed
 Dampak Ekonomi      through employment, supply chain         contribution to          discussion
                     participation, and tax contribution,     stakeholders.            available on
                     requiring responsible management to      Kontribusi ekonomi       page 27-28
                     sustain long-term benefits.              bagi pemangku            Pembahasan
                     Kontribusi diberikan melalui             kepentingan.             lengkap tersedia
                     lapangan kerja, rantai pasok                                      di halaman
                     dan pembayaran pajak, dengan                                      27-28
                     pengelolaan yang diarahkan untuk
                     mendukung keberlanjutan manfaat.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk     48
Page 50
                                                                                     Management           Key SDG
   Material Topic              Topic Significance                 Key Issues           Approach         Contributions
   Topik Material               Signifikansi Topik              Isu-isu Utama         Pengelolaan      Kontribusi SDGs
                                                                                     topik material        Utama
 Supply Chain          Responsible procurement               Responsible sourcing   Detailed
 Management            practices support supply chain        and local supplier     discussion
 Pengelolaan Rantai    risks management and strengthen       engagement.            available on
 Pasok                 partnership with business partners.   Rantai pasok yang      page 67-71
                       Praktik pengadaan yang bertanggung    bertanggung jawab      Pembahasan
                       jawab membantu mengelola risiko       dan pemasok lokal.     lengkap tersedia
                       rantai pasok, dan memperkuat                                 di halaman
                       hubungan dengan mitra usaha.                                 67-71



 Business Ethics and   Business ethics and compliance        Integrity, ethical     Detailed
 Compliance            are essential to uphold strong        conduct, and           discussion
 Etika Bisnis dan      governance and responsible business   regulatory             available on
 Kepatuhan             conduct.                              compliance.            page 168-174
                       Etika bisnis dan kepatuhan            Etika bisnis,          Pembahasan
                       diterapkan untuk mendukung tata       integritas dan         lengkap tersedia
                       kelola yang baik dan beretika.        kepatuhan regulasi.    di halaman
                                                                                    168-174




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk      49
Page 51
Sustainability Risk and Opportunity Assessment
[POJK-E.3][GRI 2-12, 2-13, 201-2, 14.2.2]

Penilaian Risiko dan Peluang Keberlanjutan
Sustainability risk management is embedded within the           Pengelolaan risiko keberlanjutan dilakukan dalam kerangka
Company’s corporate risk management framework as part of        manajemen risiko korporat Perseroan sebagai bagian dari
its governance and business strategy. Under this framework,     tata kelola dan strategi bisnis. Dalam kerangka tersebut, PT
PT TBP conducts sustainability risk and opportunity             TBP secara khusus melakukan penilaian risiko dan peluang
assessments to systematically identify how environmental,       keberlanjutan untuk memahami secara lebih sistematis
social, and governance factors may affect operations and        bagaimana faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola dapat
financial performance.                                          memengaruhi operasional maupun kinerja keuangan.

These assessments refer to the principles of ISO 31000          Penilaian risiko dan peluang keberlanjutan mengacu pada
and the International Financial Reporting Standards (IFRS)      prinsip ISO 31000 serta International Financial Reporting
S2: Climate-related Disclosures, which incorporate the          Standards (IFRS) S2: Climate-related Disclosures, yang
recommendations of the Task Force on Climate-related            mengadopsi rekomendasi Task Force on Climate-related
Financial Disclosures (TCFD).                                   Financial Disclosures (TCFD).

The process is coordinated by the Risk Management Team in       Proses penilaian dan pengelolaan risiko keberlanjutan
collaboration with the Sustainability Department to ensure      dikoordinasikan oleh Tim Manajemen Risiko bersama
consistent methodologies, strengthen risk awareness,            Departemen Sustainability untuk memastikan metodologi
facilitate Risk and Control Self-Assessment (RCSA), and         yang konsisten di seluruh entitas, memperkuat kompetensi
monitor the implementation of controls and mitigation           dan budaya sadar risiko, memfasilitasi Risk and Control
actions. Assessment results are consolidated in risk            Self Assessment (RCSA), serta memantau pelaksanaan
management reports and submitted to Board of Directors as       pengendalian dan tindak lanjut mitigasi. Hasil penilaian
well as the Ethics and Risk Committee, serving as a basis for   dirangkum dalam laporan manajemen risiko dan disampaikan
determining control priorities and follow-up action plans.      kepada Direksi dan Komite Etik dan Risiko, serta menjadi
                                                                dasar penetapan prioritas pengendalian dan rencana tindak
                                                                lanjut.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                           PT Trimegah Bangun Persada Tbk           50
Page 52
         Transition Risk | Risiko Transisi                                                     Opportunities | Peluang

    Policy & Legal | Kebijakan & Peraturan
                                                                                            Resource Efficiency | Efisiensi Sumber Daya

           Technology | Teknologi
                                                                                                 Energy Source | Sumber Energi
               Market | Pasar
                                                    Risks                Opportunities
           Reputation | Reputasi                    Risiko                 Peluang            Product/Services | Produk/Layanan



            Physical Risk | Risiko Fisik                                                                 Market | Pasar

                Acute | Akut
                                                                                                    Resilience | Ketahanan
              Chronic | Kronis




                                                 Strategic Planning Risk Management
                                                Perencanaan Strategis Manajemen Risiko




                                                             Financial Impact
                                                             Dampak Finansial




           Revenue                            Income            Cash Flow                                    Assets & Liabilites
          Pendapatan                                                             Balance                      Aset & Liabilitas
                                             Statement          Statement
                                                                                  Sheet
                                              Laporan            Laporan
                                                                                 Neraca
          Expenditures                       Laba Rugi           Arus Kas                                   Capital & Financing
           Pengeluaran                                                                                      Modal & Pendanaan




In line with this, the Company classified climate-related risks         Sejalan dengan hal tersebut, dalam menghadapi risiko
and opportunities identified in 2025 into five main categories:         perubahan iklim, Perseroan telah melakukan pemetaan risiko
compliance, operational, physical, reputational, and strategic.         dan peluang iklim pada tahun 2025 ke dalam lima kategori
This classification provides a structured basis for setting             utama, yaitu kepatuhan, operasional, fisik, reputasi, dan
risk management priorities and formulating adaptive and                 strategis. Pemetaan ini menjadi landasan dalam menentukan
sustainable mitigation measures. More detailed information              prioritas pengelolaan risiko serta penyusunan strategi
on the assessment results is presented in the Appendix.                 mitigasi yang adaptif dan berkelanjutan. Informasi lebih rinci
                                                                        terkait hasil penilaian dapat dilihat di lampiran.




Targets and Achievements
Target dan Pencapaian
PT TBP establishes sustainability targets and action plans to           PT TBP menetapkan target dan rencana aksi keberlanjutan
manage impacts in a structured and measurable manner, in                untuk memastikan pengelolaan dampak dilakukan secara
line with its long-term sustainability strategy. The following          terarah dan terukur, selaras dengan strategi keberlanjutan
information outlines key initiatives, targets, and achievement          jangka panjang. Informasi berikut merangkum program
status as of December 2025 for each material topic.                     atau inisiatif utama, target terkait, serta status capaian per
                                                                        Desember 2025 untuk setiap material topik.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk                51
Page 53
                     Climate Action
                     Aksi Iklim


                                                                                                                      Completion of GHG Emissions
                         Climate Scenario Analysis                                                                    Assessment and Target Setting
                         Analisis skenario iklim                                                                      Penyelesaian Kajian Emisi GRK dan
                                                                                                                      Penetapan Target

                        Target Year                          Every two years                                         Target Year
                        Target Tahun                         Setiap dua tahun                                        Target Tahun                                     2025
        2025                                                                                        2025

                               Internal Climate Change Risk                                                                   Emissions assessment and
        Achieved               Assessment has been completed                                         Achieved                 target setting completed
          Tercapai             Penilaian internal risiko                                              Tercapai                Penilaian emisi dan penetapan
                               perubahan iklim telah selesai                                                                  target telah selesai




                        Absolute GHG emissions reduction by 30%
                        compared to the 2024 for operations established
                        in or before 2024*                                                                           Increase in renewable energy share
                        Penurunan emisi GRK absolut sebesar 30%                                                      Peningkatan porsi energi terbarukan
                        dibandingkan dengan tahun 2024 untuk operasi
                        yang telah beroperasi pada atau sebelum
                        tahun 2024*
                                                                                                                    Target Year                                Annually
                        Target Year
                        Target Tahun                                        2032                                    Target Tahun                               Setiap tahun
        2025                                                                                        2025

                                                                                                                         Reviewing the target to align with
       In progress           Target achievement is being                                           In progress           the Indonesian Government’s targets
         Sedang              monitored                                                               Sedang              Meninjau target agar selaras dengan target
       berlangsung           Pencapaian target sedang dipantau                                     berlangsung
                                                                                                                         Pemerintah Indonesia




                         New and Renewable Energy
                         Management and Implementation                                                                Net zero emission by 2060
                         Implementasi dan manajemen Energi                                                            Emisi nol bersih pada tahun 2060
                         Baru Terbarukan (EBT)

                         Target Year                                                                                 Target Year
                         Target Tahun
                                                                            2050                                     Target Tahun
                                                                                                                                                                      2060
         2025                                                                                        2025
                            • Construction of a rooftop Solar Power Plant has begun in
                              the third quarter of 2025 for a capacity of 40 MWp
                            • Implementation of ISO 50001-based Energy Management
                                                                                                                          PT TBP has established a
       In progress            System is underway for PT TBP and PT GPS
                                                                                                    In progress           decarbonization pathway for
          Sedang            • Konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap telah            Sedang              corporate level
        berlangsung           dimulai pada Triwulan III 2025 untuk kapasitas 40 MWp                 berlangsung
                            • Implementasi Sistem Manajemen Energi berbasis ISO 50001                                     PT TBP telah menetapkan peta jalan
                              sedang berlangsung untuk PT TBP dan PT GPS                                                  dekarbonisasi pada tingkat korporasi



*Developed with certain limitations and scenarios in mind, including the influence of external factors, one of which is technology availability based on Technology Readiness Level.
*Dikembangkan dengan mempertimbangkan keterbatasan dan skenario tertentu, termasuk pengaruh faktor eksternal, salah satunya ketersediaan teknologi berdasarkan Technology Readiness
Level.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT Trimegah Bangun Persada Tbk                            52
Page 54
                 Water & Effluent Management
                 Pengelolaan Air & Efluen


                            Recycle/reuse 10 million m³ of water in operational areas                         Target Year
                                                                                                              Target Tahun       2025
                            Daur ulang/Penggunaan kembali 10 juta m³ air di area operasi


     2025



     Achieved                     Achieved in 2025: 10,718,036 m3 recycled/reused water
      Tercapai                    Target yang dicapai pada tahun 2025: 10.718.036 m3 air yang didaur ulang/digunakan kembali




                 Tailings Management
                 Pengelolaan Tailing

                   Construction of dry tailings storage
                   facilities and slurry tailings storage facilities                          Testing of iron recovery from HPAL by-products
                                                                                              Uji coba pemulihan kandungan besi dari
                   Pembangunan fasilitas penyimpanan tailing
                                                                                              produk sampingan HPAL
                   kering dan fasilitas penyimpanan tailing basah


                   Target Year                                                                Target Year
                   Target Tahun                              2025                             Target Tahun                         2025
     2025                                                                        2025
                        Dry and slurry tailings storage facilities                                 Iron extraction testing from HPAL
                        have been constructed and are                                              by-products has been completed
     Achieved           operational                                              Achieved
                                                                                                   Uji coba untuk mengekstraksi kandungan
      Tercapai          Fasilitas penyimpanan tailing kering                      Tercapai
                                                                                                   besi dari produk sampingan HPAL telah
                        dan basah telah dibangun dan                                               dilakukan
                        beroperasi




                                                                                        Biodiversity
                    Development of a steel billet
                    production facility
                                                                                        Keanekaragaman Hayati
                    Pembangunan fasilitas produksi steel billet

                                                                                               Net Conservation Gain Achievement
                   Target Year                                                                 Pencapaian Net Conservation Gain
                   Target Tahun                              2027
                                                                                              Target Year
     2025                                                                                     Target Tahun                         2043
                                                                                2025
                                                                                                  Measurement and identification of
    In progress        Construction will begin at the end of 2026                                 programs supporting the achievement of
       Sedang          Konstruksi akan dimulai pada akhir tahun                 In progress       Net Conservation Gain are in progress
     berlangsung       2026                                                       Sedang
                                                                                berlangsung       Pengukuran dan identifikasi program yang
                                                                                                  mendukung pencapaian Net Conservation
                                                                                                  Gain sedang dalam proses




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                           PT Trimegah Bangun Persada Tbk             53
Page 55
                  Development of the Biodiversity Action Plan (BAP) 2026–2030
                  for each Business Unit as a derivative of the Biodiversity
                  Management Plan
                                                                                              High Conservation Value (HCV)
                  Pengembangan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati                             assessment
                  (Biodiversity Action Plan/BAP) 2026–2030 untuk setiap Unit                  Penilaian NKT (Nilai Konservasi Tinggi)
                  Usaha sebagai turunan dari Rencana Pengelolaan
                  Keanekaragaman Hayati


                  Target Year                                                                 Target Year                  2023 onwards
                  Target Tahun                                    2025                        Target Tahun                 2023 dan Seterusnya

     2025                                                                       2025
                                                                                                    No tailings expansion in 2024;
                        The BAP has been developed and                                              biodiversity assessment conducted
     Achieved           will be evaluated by a third party                      Achieved            for high-risk areas
      Tercapai          Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati telah                 Tercapai           Tidak terdapat perluasan tailing pada tahun
                        disusun dan akan dievaluasi oleh pihak ketiga                               2024; penilaian keanekaragaman hayati telah
                                                                                                    dilakukan untuk area berisiko tinggi




                  Fulfillment of green zone in Obi
                  Industrial Area                                                              Installation of 1,000 artificial reef units
                                                                                               Pemasangan 1.000 unit terumbu
                  Pemenuhan kawasan hijau di Kawasan
                                                                                               karang buatan
                  Industri Obi

                  Target Year                      Ongoing                                     Target Year
                                                                                                                                    2026
                  Target Tahun                     Sedang berlangsung                          Target Tahun

     2025                                                                        2025

                       Assessment continues for future
                                                                                                      664 reef units have been
    In progress        planning                                                 In progress           deployed in 2025
      Sedang           Penilaian terus dilakukan untuk                            Sedang
    berlangsung                                                                 berlangsung           Sebanyak 664 unit terumbu karang
                       perencanaan ke depan                                                           buatan telah dipasang pada tahun 2025




                 Post-mining Closure & Rehabilitation
                 Penutupan & Rehabilitasi

                  Reclamation (in hectares) for:
                                                                                              Assessment of watershed rehabilitation
                  PT TBP: 23.13 Ha; PT GPS: 8.18 Ha; and
                  PT PT GTS: 9.4 Ha                                                           covering approximately 350 hectares, with
                  Reklamasi (dalam hektar) untuk: PT TBP: 23,13 Ha;                           a plant growth success rate above 80%
                  PT GPS: 8,18 Ha; dan PT GTS: 9,4 Ha
                                                                                              Penilaian rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS)
                                                                                              yang mencakup sekitar 350 hektare, dengan
                  Target Year                                                                 tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman
                  Target Tahun                                    2025                        di atas 80%

     2025
                                                                                              Target Year
                                                                                              Target Tahun                               2026
                        PT TBP: 23.14 Ha (100% from target);
     Achieved           PT GPS: 15.14 Ha (185% from target)
                                                                                2025
      Tercapai          PT TBP: 23,14 Ha (100% dari target);
                                                                                                    A total of 2,592.92 hectares has been
                        PT GPS: 15,14 Ha (185% dari target)
                                                                                                    successfully handed over, with an overall
                                                                                Achieved            plant growth success rate of 82%
    In progress                                                                  Tercapai           Sebanyak 2.592,92 hektar telah berhasil
      Sedang            PT GTS: 1.83 Ha (19% from target)                                           diserahterimakan, dengan tingkat keberhasilan
                        PT GTS: 1,83 Ha (19% dari target)                                           pertumbuhan tanaman secara keseluruhan
    berlangsung
                                                                                                    sebesar 82%




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                          PT Trimegah Bangun Persada Tbk                        54
Page 56
                 Human Rights
                 Hak Asasi Manusia

                  Development of a five-year Human Rights Roadmap                                  Establishment of a Human Rights Coordination Team
                  (2026–2030), which outlines Harita Nickel’s strategic                           as the Company’s commitment to respect and
                  plan for human rights compliance and related                                    protect human rights across all operations and
                  initiatives                                                                     the supply chain
                  Pengembangan Peta Jalan Hak Asasi Manusia (Human Rights
                  Roadmap) lima tahun (2026–2030), yang menguraikan rencana                       Pembentukan Tim Koordinasi Hak Asasi Manusia sebagai
                  strategis Harita Nickel untuk kepatuhan terhadap HAM dan                        wujud komitmen Perseroan untuk menghormati dan
                  inisiatif terkait                                                               melindungi hak asasi manusia di seluruh operasi dan
                                                                                                  rantai pasok

                  Target Year
                  Target Tahun                                    2025                            Target Year
                                                                                                  Target Tahun                                 2025
     2025                                                                           2025
                                                                                                     Human Rights Coordination Team has been established,
                                                                                                     followed by cross-department alignment, ToT training,
                       Human Rights Roadmap 2026-2030                                                roadmap development (2026–2030), and policy reviews to
                       developed                                                                     ensure compliance
     Achieved                                                                        Achieved        Tim Koordinasi Hak Asasi Manusia telah dibentuk, diikuti
      Tercapai         Peta Jalan Hak Asasi Manusia (Human
                                                                                     Tercapai        dengan penyelarasan lintas departemen, pelatihan Training
                       Rights Roadmap) 2026–2030 telah                                               of Trainers (ToT), penyusunan peta jalan (2026–2030), serta
                       dikembangkan                                                                  peninjauan kebijakan untuk memastikan kepatuhan




                  Completion of the Training of Trainers (ToT)                                    Development and rollout of mandatory
                  for Human Rights Champions from                                                 online human rights training for all
                  various departments within Harita Nickel                                        employees
                  Penyelesaian pelatihan Training of Trainers (ToT) bagi                          Pengembangan dan peluncuran pelatihan
                  Duta Hak Asasi Manusia dari berbagai departemen                                 Hak Asasi Manusia (HAM) daring yang wajib
                  di Harita Nickel                                                                bagi seluruh karyawan

                  Target Year                                                                     Target Year
                  Target Tahun                                    2025                            Target Tahun                                 2026
     2025                                                                           2025
                     Training conducted involving 56 participants across 20+
                     departments, with champions assigned as internal trainers                       Online training modules are under development and
                     to cascade human rights awareness.                                              scheduled for launch in 2026, targeting 100% employee
     Achieved                                                                       In progress      completion.
                     Pelatihan telah dilaksanakan dengan melibatkan 56 peserta        Sedang
      Tercapai       dari lebih dari 20 departemen dan para Duta ditunjuk sebagai                    Modul pelatihan daring sedang dikembangkan dan
                     pelatih internal untuk menyebarluaskan pemahaman
                                                                                    berlangsung      dijadwalkan diluncurkan pada tahun 2026, dengan target
                     mengenai Hak Asasi Manusia.                                                     partisipasi 100% karyawan.




                 Occupational Health & Safety
                 Kesehatan & Keselamatan Kerja


                  Achievement of Zero fatalities                                                  5% reduction in TRIFR (baseline 2024)
                  Pencapaian Nol kematian                                                         Penurunan TRIFR sebesar 5% (baseline 2024)



                  Target Year                         Every Year                                  Target Year                            Every Year
                  Target Tahun                        Setiap tahun                                Target Tahun                           Setiap tahun

     2025                                                                           2025
                                                                                                       TRIFR decreased by 5.8%
       Not                                                                                             (employees) and 8.3% (contractors)
                         There were 4 fatalities in 2025
     Achieved                                                                        Achieved          compared to the 2024 baseline
       Tidak             Terdapat 4 korban jiwa pada tahun                           Tercapai          TRIFR turun sebesar 5,8% (karyawan)
      Tercapai           2025
                                                                                                       dan 8,3% (kontraktor) dibandingkan
                                                                                                       dengan baseline tahun 2024




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk                             55
Page 57
                                   Achieve ISO 45001 certification for PT ONC                                   Target Year
                                                                                                               Target Tahun      2026
                                   Mencapai sertifikasi ISO 45001 untuk PT ONC


     2025


    In progress                   Certification process is ongoing as part of phased implementation
       Sedang                     Proses sertifikasi sedang berlangsung sebagai bagian dari implementasi bertahap
     berlangsung




                 Human Resource Management
                 Pengelolaan Sumber Daya Manusia


                                   Achievement of 6 training hours per employee                               Target Year     Every year
                                   Pemenuhan 6 jam pelatihan per karyawan                                     Target Tahun    Setiap Tahun


     2025

       Not                        Average of 5.32 hours (increased from 3.85 hours in 2024). Plans have been developed
     Achieved                     to increase training hours next year
       Tidak                      Rata-rata 5,32 jam (meningkat dari 3,85 jam pada tahun 2024). Rencana telah disusun untuk
      Tercapai                    meningkatkan jam pelatihan pada tahun berikutnya




                 Community Relations
                 Hubungan dengan Masyarakat

                   Implementation of Community
                                                                                               Achievement of SROI >1 (annual)
                   Satisfaction Index
                                                                                               Pencapaian SROI >1 (tahunan)
                   Pelaksanaan Indeks Kepuasan Masyarakat

                   Target Year                      Every Year                                 Target Year                      Every Year
                   Target Tahun                     Setiap Tahun                               Target Tahun                     Setiap Tahun
     2025                                                                        2025
                        Score 83.57 to 97.62 with an
    Achieved            average of 89.9 (Very Good)                              Achieved        SROI values ranged from 1.16 to 5.71
     Tercapai           Skor 83.57 hingga 97.62 dengan                            Tercapai       Nilai SROI berkisar antara 1,16 hingga 5,71
                        rata-rata 89.9 (Sangat Baik)




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                           PT Trimegah Bangun Persada Tbk                    56
Page 58
                 Resettlement
                 Pemukiman Kembali

                  Completion of Kawasi Village                                               Support to government in livelihood
                  Resettlement                                                               restoration
                  Penyelesaian Pemukiman Kembali                                             Dukungan kepada pemerintah dalam
                  Desa Kawasi                                                                pemulihan mata pencaharian


                  Target Year                                                                Target Year             Ongoing
                  Target Tahun                               2027                            Target Tahun            Sedang berlangsung
     2025                                                                       2025
                      Construction of supporting
                      infrastructure and relocation of                                            Livelihood restoration programs
    In progress       residents is in progress                                In progress         are ongoing
      Sedang          Pembangunan infrastruktur pendukung                       Sedang            Program pemulihan mata pencaharian
    berlangsung       dan relokasi masyarakat sedang                          berlangsung         sedang berlangsung
                      berlangsung




             Economic Impact
             Dampak Ekonomi


                                  Prioritization of local suppliers                                Target Year             Every Year
                                  Prioritas supplier lokal                                         Target Tahun            Setiap Tahun


     2025


                                 Local suppliers in 2025: 67 suppliers, with a total transaction value reaching IDR 169
     Achieved                    billion
      Tercapai
                                 Pemasok lokal pada tahun 2025: 67 pemasok, dengan total nilai transaksi mencapai Rp169 miliar




             Business Ethics & Compliance
             Etika Bisnis & Kepatuhan

                  Implementation of ABC, WBS, grievance
                  training for 100% employee                                                  Zero environmental violations
                  Pelaksanaan pelatihan ABC, WBS, dan                                         Nol pelanggaran lingkungan
                  mekanisme pengaduan untuk 100% karyawan


                  Target Year                                                                Target Year                    Every Year
                  Target Tahun                               2025                            Target Tahun                   Setiap tahun
     2025                                                                       2025
                      100% employees have received ABC &
                      WBS training; Sustainability Policy
     Achieved         training will be conducted in 2025                        Achieved            No non-compliance in 2025
      Tercapai        100% karyawan telah menerima pelatihan ABC                 Tercapai           Tidak ada ketidakpatuhan 2025
                      dan WBS; pelatihan Kebijakan Keberlanjutan akan
                      dilaksanakan pada tahun 2025




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                          PT Trimegah Bangun Persada Tbk                 57
Page 59
                 100% grievances addressed                                    Completion of IRMA Assessment
                 100% pengaduan ditangani                                      Penyelesaian Penilaian IRMA



                 Target Year                     Every Year                   Target Year
                 Target Tahun                    Setiap Tahun                 Target Tahun                               2026
     2025                                                       2025
                                                                                   Third-party audit has commenced and
                      100% addressed for internal and                              Audit 1 and 2 targeted for completion in
                      external grievances                       In progress        2025
     Achieved
                                                                  Sedang
      Tercapai        100% pengaduan internal dan eksternal     berlangsung        Audit pihak ketiga telah dimulai dan Audit 1
                      telah ditangani                                              serta Audit 2 ditargetkan selesai pada tahun
                                                                                   2025




                                                                              Responsible Mineral Initiative's Responsible
                 Management of critical incidents                             Mineral Assurance Process (RMI RMAP)
                                                                              certification of PT ONC
                 Pengelolaan insiden kritis
                                                                              Sertifikasi Responsible Mineral Assurance Process
                                                                              (RMAP) dari Responsible Minerals Initiative (RMI)
                                                                              untuk PT ONC

                 Target Year                     Every Year
                                                                              Target Year
                 Target Tahun                    Setiap Tahun
                                                                              Target Tahun                                  2025
     2025                                                       2025

                      No critical incidents were                                   PT ONC has obtained the RMI RMAP
     Achieved         reported in 2025                           Achieved          certification
      Tercapai        Tidak terdapat insiden kritis yang          Tercapai         PT ONC telah mendapatkan sertifikasi RMI
                      dilaporkan pada tahun 2025                                   RMAP




                Supply Chain Management
                Pengelolaan Rantai Pasok

                 100% of suppliers have signed an
                 Integrity Pact that includes human                           100% of main contractors have received
                 rights aspects                                               Human Rights training
                 100% pemasok telah menandatangani Pakta                      100% kontraktor utama telah menerima
                 Integritas yang mencakup aspek hak asasi                     pelatihan hak asasi manusia
                 manusia


                 Target Year                                                  Target Year
                 Target Tahun                          2026                   Target Tahun                              2026
     2025                                                        2025

                   Human rights coverage is in the process of                   Human Rights training for key suppliers will
                   being integrated into the Integrity Pact                     commence in 2026
    Achieved                                                    Achieved
     Tercapai      Cakupan Hak Asasi Manusia sedang dalam       Tercapai        Pelatihan Hak Asasi Manusia bagi pemasok
                   proses integrasi ke dalam Pakta Integritas                   utama akan dimulai pada tahun 2026




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                           PT Trimegah Bangun Persada Tbk                       58
Page 60
Sustainability Governance [POJK-E.1][GRI 2-12, 2-13, 2-14]
Tata Kelola Keberlanjutan
PT TBP’s sustainability oversight is led by the Board of                Pengawasan keberlanjutan PT TBP dipimpin oleh Direksi,
Directors (BoD), which ensures that sustainability-related              yang memastikan bahwa dampak, risiko, dan peluang
impacts, risks, and opportunities are integrated into long-             terkait keberlanjutan terintegrasi dalam perencanaan jangka
term planning and strategic decision-making.                            panjang dan pengambilan keputusan strategis.

The Board of Directors holds formal monthly meetings to                 Direksi menyelenggarakan rapat formal setiap bulan
review progress and emerging sustainability initiatives. These          untuk meninjau kemajuan dan inisiatif keberlanjutan yang
meetings cover key material topics, including stakeholder               berkembang. Rapat tersebut mencakup topik-topik material
health and safety, human rights, environmental impacts, and             utama, termasuk kesehatan dan keselamatan pemangku
other priority areas relevant to the Company’s sustainability           kepentingan, hak asasi manusia, dampak lingkungan,
performance.                                                            serta area prioritas lainnya yang relevan dengan kinerja
                                                                        keberlanjutan Perseroan.

To support this role, the Company has established a                     Untuk mendukung peran tersebut, Perseroan telah
Sustainability and Diversity Committee, which provides input,           membentuk Komite Keberlanjutan dan Keberagaman, yang
strategic direction, and oversight on the implementation of             memberikan masukan, arahan strategis, serta pengawasan
sustainability and diversity initiatives across the Company,            terhadap implementasi inisiatif keberlanjutan dan
including its subsidiaries and affiliates.[GRI 2-12, 2-14]              keberagaman di seluruh Perseroan, termasuk entitas anak
                                                                        dan afiliasinya.[GRI 2-12, 2-14]




     Scope of the Sustainability and Diversity Committee’s Key Roles
     Ruang Lingkup Peran Utama Komite Keberlanjutan dan Keberagaman


              1                          2                         3                        4                          5
        Performance             Compliance through         Policy oversight       Monitoring systems to         Implementation
      evaluation against       review of occupational    through policy review    ensure compliance with     Management through
    external sustainability   health and safety (OHS),   and recommendations         ESG policies and      review of ESG programs,
    indices/standards and        environmental, and           for updates         management practices     initiatives, and strategies
         review of the             social incidents,                                                        to support sustainable
     Sustainability Report            including          Pengawasan kebijakan      Sistem pemantauan                 growth
                                 audit/investigation     melalui peninjauan dan      untuk memastikan
       Evaluasi kinerja         results and corrective        rekomendasi           kepatuhan terhadap            Pengelolaan
   terhadap indeks/standar              actions           pembaruan kebijakan      kebijakan dan praktik    implementasi melalui
    keberlanjutan eksternal                                                           manajemen ESG          peninjauan program,
       dan penelaahan           Kepatuhan melalui                                                          inisiatif, dan strategi ESG
    Laporan Keberlanjutan     peninjauan insiden K3,                                                            agar mendukung
                              lingkungan, dan sosial                                                             pertumbuhan
                                    beserta hasil                                                                berkelanjutan
                               audit/investigasi dan
                                 tindakan korektif




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk                59
Page 61
The Company assigns relevant departments, including                   Perseroan menugaskan departemen terkait, termasuk
Sustainability, Internal Control, Health, Safety &                    Sustainability, Internal Control, Health, Safety & Environment
Environment (HSE), and External Relations, to coordinate the          (HSE), serta External Relations, untuk mengoordinasikan
implementation of policies and programs according to their            implementasi kebijakan dan program sesuai peran
respective roles. Targets and work plans are established at the       masing-masing. Target dan rencana kerja ditetapkan pada
functional level, monitored regularly, and submitted to the           tingkat fungsi, dipantau secara berkala, dan dilaporkan
Board of Directors through the Sustainability and Diversity           kepada Dewan Direksi melalui Komite Keberlanjutan dan
Committee.[GRI 2-13]                                                  Keberagaman.[GRI 2-13]

The effectiveness of sustainability governance is evaluated           Kinerja tata kelola keberlanjutan dievaluasi melalui pelaporan
through structured reporting. The Sustainability and Diversity        terstruktur. Komite Keberlanjutan dan Keberagaman
Committee reports on program progress, monitoring results,            melaporkan perkembangan program, hasil pemantauan, dan
and key issues to the Board of Directors at least twice a year        isu utama kepada Dewan Direksi setidaknya dua kali setahun
to ensure governance remains transparent, accountable, and            untuk menjaga tata kelola tetap transparan, akuntabel, dan
adaptive.                                                             adaptif.



                                               Board
                                            Dewan Komite



                                 Sustainability & Diversity; Ethics &
                                    Risk; and Audit Committees
                               Komite Keberlanjutan & Keberagaman,
                               Komite Etik & Risiko, dan Komite Audit




                                                                                                          Sustainability Policy
     Policies & Code of Ethics                                                                              Implementation
           and Conduct                                                                                  Implementasi Kebijakan
     Kebijakan serta Kode Etik                                                                               Keberlanjutan
           dan Perilaku




                                                                                              Sustainability, Internal
                                                                                               Control, HSE, External
                                                                                                Relations,and other
                                                                                                     functions
                                                                                               Fungsi Keberlanjutan,
                                                                                              Pengendalian Internal,
                                                                                            Kesehatan dan Lingkungan
                                                                                          (K3L/HSE), Hubungan Eksternal,
                                                                                                 dan fungsi lainnya
                                  Corporate Function and Activities
                                   Fungsi dan Aktivitas Korporat




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                 PT Trimegah Bangun Persada Tbk             60
Page 62
Respect for Human Rights [GRI 3-3, 2-23]
Penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia
PT TBP treats respect for human rights as a core part of how           PT TBP menempatkan penghormatan terhadap hak asasi
it operates across its workforce and value chain, including            manusia sebagai bagian inti dari operasionalnya di seluruh
employees, contractors, suppliers, and local communities.              tenaga kerja dan rantai nilainya, termasuk karyawan,
The Company focuses on ensuring that its activities do not             kontraktor, pemasok, dan masyarakat lokal. Perseroan
harm people and What risks to safety, dignity, and well-being          berfokus untuk memastikan bahwa kegiatannya tidak
are actively identified and managed. [GRI 3-3]                         menimbulkan dampak merugikan terhadap manusia
                                                                       serta bahwa risiko terhadap keselamatan, martabat, dan
                                                                       kesejahteraan secara aktif diidentifikasi dan dikelola. [GRI 3-3]

This commitment is set out in the Company’s Human                      Komitmen ini dituangkan dalam Kebijakan Hak Asasi Manusia
Rights Policy, which applies to all employees and business             Perseroan, yang berlaku bagi seluruh karyawan dan mitra
partners. The Policy is aligned with internationally recognized        usaha. Kebijakan ini selaras dengan kerangka kerja yang
frameworks such as the UN Guiding Principles on Business               diakui secara internasional seperti Prinsip-Prinsip Panduan
and Human Rights and ILO Conventions, and guides how the               PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia serta Konvensi ILO,
Company assesses risks, engages stakeholders, and responds             dan menjadi pedoman bagi Perseroan dalam menilai risiko,
to potential impacts. [GRI 2-23]                                       melibatkan pemangku kepentingan, serta merespons potensi
                                                                       dampak. [GRI 2-23]




                TBP Human Rights Policy
                 Kebijakan Hak Asasi Manusia TBP

     The Company maintains a zero-tolerance approach to human rights violations, including:
     Perseroan menerapkan pendekatan tanpa toleransi (zero tolerance) terhadap pelanggaran hak asasi manusia,
     termasuk:

      1                                                      4
           Child labor and underage exploitation                  Discrimination based on ethnicity, nationality, gender,
           Eksploitasi pekerja di bawah umur                      sexual orientation, religious belief, trade union affiliation,
                                                                  political belief or ideology, social class, disability status,
                                                                  marital status, or age
                                                                  Diskriminasi berdasarkan etnis, asal kebangsaan, jenis kelamin,
                                                                  orientasi seksual, keyakinan agama, afiliasi serikat pekerja,
                                                                  keyakinan politik atau ideologis, kelas sosial, kondisi kebutuhan
                                                                  khusus, status perkawinan, atau usia
      2
           Forced labor in any form
           Kerja paksa dalam bentuk apa pun
                                                             5
                                                                  Violence and harassment (including sexual harassment),
                                                                  abuse, or intimidation against employees, business
                                                                  partners, stakeholders, or other parties related to our
                                                                  operations
                                                                  Kekerasan, pelecehan (termasuk pelecehan seksual),
      3                                                           perundungan, atau intimidasi terhadap karyawan, mitra bisnis,
           Human trafficking                                       pemangku kepentingan, atau pihak lain yang terkait dengan
           Perdagangan manusia                                    operasi kami




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                    PT Trimegah Bangun Persada Tbk                  61
Page 63
Human Rights Assessment & Policy Implementation[GRI 2-24, 412-1, 412-3][SASB EM-MM-210a.3]
Penilaian Hak Asasi Manusia & Implementasi Kebijakan
PT TBP conducted a Human Rights Due Diligence (HRDD)                PT TBP melakukan penilaian Human Rights Due Diligence
assessment in 2023. The assessment found no immediate               (HRDD) pada tahun 2023. Penilaian tersebut tidak menemukan
high-risk human rights issues. However, it identified several       isu hak asasi manusia berisiko tinggi secara langsung.
areas requiring improvement. These include occupational             Namun demikian, terdapat beberapa area yang memerlukan
health and safety, alignment of contractors with human rights       perbaikan. Area tersebut meliputi kesehatan dan keselamatan
standards, the effectiveness of grievance mechanisms, gaps          kerja, keselarasan kontraktor dengan standar hak asasi
in human rights training, and the need to strengthen internal       manusia, efektivitas mekanisme pengaduan, kesenjangan
policies and structures. [GRi 412-1, 412-3][SASB EM-MM-210a.3]      dalam pelatihan hak asasi manusia, serta kebutuhan untuk
                                                                    memperkuat kebijakan dan struktur internal.
                                                                    [GRi 412-1, 412-3][SASB EM-MM-210a.3]




Based on these findings, the Company initiated a series of          Berdasarkan temuan tersebut, Perseroan menginisiasi
actions to strengthen the integration of human rights into          serangkaian langkah untuk memperkuat integrasi hak asasi
its operations. These efforts are structured across four focus      manusia dalam operasionalnya. Upaya ini disusun dalam
areas: Policy and Strategy, Capacity Building, Grievance            empat area fokus, yaitu Kebijakan dan Strategi, Penguatan
Procedures, and Oversight. [GRI 2-24]                               Kapasitas, Prosedur Pengaduan, dan Pengawasan.[GRI 2-24]


Policy & Strategy [GRI 2-24]
Kebijakan & Strategi
The Company’s initial focus was to strengthen its Human             Fokus awal Perseroan adalah memperkuat Kebijakan Hak
Rights Policy and align it with the UN Guiding Principles on        Asasi Manusia dan menyelaraskannya dengan Prinsip-
Business and Human Rights and other relevant international          Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia
standards. This process also elevated human rights as a key         serta standar internasional relevan lainnya. Proses ini juga
consideration at the Board level, supporting the development        meningkatkan perhatian terhadap isu hak asasi manusia
of a more structured, long-term approach to managing                di tingkat Direksi, sehingga mendukung pengembangan
human rights risks and impacts across operations.                   pendekatan yang lebih terstruktur dan berjangka panjang
                                                                    dalam mengelola risiko dan dampak hak asasi manusia di
                                                                    seluruh operasional.

Building on this foundation, the Company developed a                Sebagai tindak lanjut, Perseroan menyusun Human Rights
Human Rights Roadmap for 2026–2030, with input from                 Roadmap untuk periode 2026–2030 dengan melibatkan tim
internal teams and key stakeholders. The roadmap outlines           internal dan pemangku kepentingan utama. Peta jalan ini
clear priorities, timelines, and actions to guide the integration   menetapkan prioritas, jadwal, dan langkah-langkah yang
of human rights into the Company’s operations.                      jelas untuk mengintegrasikan hak asasi manusia ke dalam
                                                                    operasional Perseroan.

Key initiatives under the roadmap include strengthening             Inisiatif utama dalam peta jalan tersebut meliputi penguatan
engagement with local communities, improving access                 keterlibatan dengan masyarakat lokal, peningkatan akses
to grievance and remedy mechanisms, expanding human                 terhadap mekanisme pengaduan dan pemulihan, perluasan
rights training for third-party stakeholders, and incorporating     pelatihan hak asasi manusia bagi pihak ketiga, serta integrasi
human rights-related KPIs into relevant departments.                indikator kinerja utama (KPI) terkait hak asasi manusia ke
                                                                    dalam departemen terkait.


Capacity Building [GRi 410-1, 412-2, 14.14.2]
Penguatan Kapasitas
To support the effective implementation of the Human Rights         Untuk mendukung implementasi Human Rights Roadmap,
Roadmap, the Company focuses on building awareness and              Perseroan berfokus pada peningkatan kesadaran dan
capability across employees and key stakeholders. In 2025,          kapasitas di kalangan karyawan serta pemangku kepentingan
PT TBP established the Human Rights Coordination Team               utama. Pada tahun 2025, PT TBP membentuk Human Rights
(HRCT), a cross-functional taskforce responsible for driving        Coordination Team (HRCT), yaitu tim lintas fungsi yang
human rights initiatives across the organization.                   bertanggung jawab mendorong inisiatif hak asasi manusia di
                                                                    seluruh organisasi.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                        PT Trimegah Bangun Persada Tbk    62
Page 64
The HRCT is led by the Sustainability Director and supported                      HRCT dipimpin oleh Direktur Keberlanjutan dan didukung
by manager-level coordinators and departmental champions.                         oleh koordinator tingkat manajer serta perwakilan dari
Representatives from relevant departments are appointed as                        berbagai departemen sebagai champion. Para champion ini
“champions” to act as change agents and trainers within their                     berperan sebagai agen perubahan sekaligus pelatih di unit
respective teams.                                                                 kerja masing-masing.

These champions participate in a Training of Trainers                             Para champion mengikuti program Training of Trainers
program covering key topics such as international human                           yang mencakup topik-topik utama seperti standar hak asasi
rights standards, grievance mechanisms, Free, Prior, and                          manusia internasional, mekanisme pengaduan, Free, Prior,
Informed Consent (FPIC), and remediation approaches. In                           and Informed Consent (FPIC), serta pendekatan pemulihan.
2025, the program engaged over 20 departments with a                              Pada tahun 2025, program ini melibatkan lebih dari 20
total of 56 participants. Following the training, champions                       departemen dengan total 56 peserta. Setelah pelatihan, para
are responsible for cascading knowledge within their                              champion bertanggung jawab menyebarluaskan pengetahuan
departments to expand internal awareness.[GRI 412-2]                              di unit kerja masing-masing untuk meningkatkan kesadaran
                                                                                  internal. [GRI 412-2]

Recognizing the limitations of a champion-based approach                          Menyadari keterbatasan pendekatan berbasis champion,
alone, the Company is developing accessible online training                       Perseroan juga mengembangkan modul pelatihan daring
modules to reach all employees. These modules will include                        yang dapat diakses oleh seluruh karyawan. Modul ini akan
assessments, with completion and passing scores required as                       dilengkapi dengan evaluasi, di mana penyelesaian dan
part of mandatory training. The online program is scheduled                       kelulusan menjadi bagian dari pelatihan wajib. Program ini
for launch in 2026 with the target of 100% employee                               dijadwalkan diluncurkan pada tahun 2026 dengan target
completion.                                                                       partisipasi 100% karyawan.

Capacity-building efforts are also planned to be extended                         Upaya penguatan kapasitas juga akan diperluas ke rantai
to the supply chain through the socialization of the Human                        pasok melalui sosialisasi Kebijakan Hak Asasi Manusia
Rights Policy to contractors and key suppliers in 2026, in                        kepada kontraktor dan pemasok utama pada tahun 2026,
alignment with the implementation of the Responsible                              sejalan dengan implementasi Kebijakan Pengadaan yang
Sourcing Policy.                                                                  Bertanggung Jawab.

In addition, the Company has identified security personnel as                     Selain itu, Perseroan mengidentifikasi personel keamanan
a key group exposed to higher human rights risks. To address                      sebagai kelompok dengan paparan risiko hak asasi manusia
this, mandatory training was conducted in 2025, covering                          yang lebih tinggi. Untuk itu, pelatihan wajib dilaksanakan
the Voluntary Principles on Security and Human Rights                             pada tahun 2025 yang mencakup Voluntary Principles on
(VPSHR) and the United Nations Basic Principles on the Use                        Security and Human Rights (VPSHR) serta Prinsip-Prinsip
of Force and Firearms. This aims to ensure that all security-                     Dasar PBB tentang Penggunaan Kekuatan dan Senjata Api.
related interactions are carried out proportionately and with                     Hal ini bertujuan memastikan seluruh interaksi keamanan
respect for human rights. In 2025, all 346 security personnel                     dilakukan secara proporsional dan menghormati hak asasi
completed this training (100%). [GRI 410-1, 14.14.2]                              manusia. Pada tahun 2025, seluruh 346 personel keamanan
                                                                                  telah mengikuti pelatihan ini (100%). [GRI 410-1, 14.14.2]




                    346
                                                                                                            *Following a reporting scope
     In 2025                             security personel (100%)* Assured                                  update in 2025, the disclosed
                                                                                                            data includes only full-time
     Di 2025                             orang personel keamanan (100%)*                                    security personnel.
                                                                                                            *Sehubungan dengan
                                                                                                            pembaruan cakupan pelaporan
                                                                                                            pada tahun 2025, data yang
                    received training on human rights policies and procedures                               diungkapkan hanya mencakup
                    telah dilatih mengenai kebijakan atau prosedur hak asasi manusia                        personel keamanan penuh
                                                                                                            waktu.




Grievance and Reporting Mechanism [POJK-F.16, F.24][GRI 2-16, 2-25, 2-26, 2-29, 411-1, 14.10.4, 14.11.2, 14.15.3]
Mekanisme Pengaduan dan Pelaporan
PT TBP provides three grievance and reporting mechanisms                          PT TBP menyediakan tiga mekanisme pengaduan dan
to support transparent relationships with employees,                              pelaporan untuk mendukung hubungan yang transparan
communities, and other stakeholders, while strengthening                          dengan karyawan, masyarakat, dan pemangku kepentingan
accountability and good governance. Aligned with the                              lainnya, sekaligus memperkuat akuntabilitas dan tata kelola
principles of a rights-compatible grievance mechanism under                       yang baik. Selaras dengan prinsip mekanisme pengaduan
the UN Guiding Principles on Business and Human Rights,                           yang kompatibel dengan hak dalam Prinsip-Prinsip Panduan
these mechanisms consist of:                                                      PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia, mekanisme
                                                                                  tersebut meliputi:


Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk            63
Page 65
1. Keluh Kesah for employee-related concerns;                      1. Keluh Kesah untuk pengaduan terkait karyawan;
2. Saluran Aspirasi Layanan Masalah (SALAM) for social and         2. Saluran Aspirasi Layanan Masalah (SALAM) untuk
   environmental concerns raised by external stakeholders,            isu sosial dan lingkungan dari pemangku kepentingan
   including local communities; and                                   eksternal, termasuk masyarakat lokal;
3. Whistleblowing System (WBS) for suspected ethics or             3. Whistleblowing System (WBS) untuk dugaan pelanggaran
   compliance violations, accessible to both internal and             etika atau kepatuhan, yang dapat diakses oleh pihak
   external parties.                                                  internal maupun eksternal.

Each mechanism is designed to provide accessible channels,         Setiap mekanisme dirancang untuk menyediakan saluran
ensure confidentiality where applicable, protect reporters         yang mudah diakses, menjaga kerahasiaan, melindungi
from retaliation, intimidation, or other adverse consequences,     pelapor dari pembalasan atau intimidasi, serta memastikan
and support fair and timely follow-up. All grievances are          tindak lanjut yang adil dan tepat waktu. Seluruh pengaduan
recorded, tracked, and reviewed to identify recurring issues       dicatat, dipantau, dan ditinjau untuk mengidentifikasi isu
and improve internal processes.[GRI 2-16, 2-25, 2-26, 2-29]        berulang serta meningkatkan proses internal. [GRI 2-16, 2-25, 2-26, 2-29]

Keluh Kesah, the employee grievance mechanism, is                  Mekanisme Keluh Kesah dapat diakses melalui sistem daring,
accessible through an online system, including QR codes            termasuk QR code di lokasi operasional dan kantor, serta
displayed across operational sites and office locations, as        melalui situs web Perseroan. Pengaduan internal umumnya
well as through the Company’s website. Internal complaints         terkait kondisi kerja dan tempat tinggal sehari-hari, yang
primarily related to day-to-day working and living conditions,     ditangani oleh Departemen Sumber Daya Manusia sebagai
which are managed by the Human Resources Department as             bagian dari komitmen terhadap standar kehidupan yang
part of the Company’s commitment to ensuring decent living         layak. Pada tahun 2025, Perseroan mencatat 157 pengaduan
standards. In 2025, the Company recorded 157 employee              karyawan, seluruhnya telah diselesaikan (100%).[GRI 14.10.4]
grievances, all of which were resolved (100%). [GRI 14.10.4]

Through SALAM at the company’s website, grievances from            Melalui SALAM pada situs web Perseroan, pengaduan dari
external stakeholders are recorded, verified, analyzed, and        pemangku kepentingan eksternal dicatat, diverifikasi,
escalated according to their level of impact, with remedial        dianalisis, dan dieskalasi sesuai tingkat dampaknya, dengan
actions determined based on the needs of each case. These          tindakan perbaikan yang disesuaikan dengan kebutuhan
cases are handled by the External Relations team through           masing-masing kasus. Penanganan dilakukan oleh tim
direct engagement with affected stakeholders, with an              Hubungan Eksternal melalui keterlibatan langsung dengan
emphasis on respectful and transparent communication.              pemangku kepentingan terdampak, dengan penekanan
Complainants may also choose to remain anonymous and               pada komunikasi yang terbuka dan menghormati. Pelapor
access alternative resolution channels if they are not satisfied   juga dapat memilih untuk tetap anonim dan menggunakan
with the outcome. In 2025, SALAM received 173 community            jalur penyelesaian alternatif apabila tidak puas dengan
grievances, all of which were resolved. Environmental issues       hasilnya. Pada tahun 2025, SALAM menerima 173 pengaduan
were the most frequently raised topic, accounting for 76 cases     dari masyarakat, dan seluruhnya telah diselesaikan. Isu
(43.9%).[POJK-F.16, F.24]                                          lingkungan menjadi topik yang paling sering diangkat, yaitu
                                                                   sebanyak 76 kasus (43.9%).[POJK-F.16, F.24]

The Whistleblowing System (WBS) is accessible to                   Whistleblowing System (WBS) dapat diakses oleh karyawan
employees as well as external parties, including business          maupun pihak eksternal, termasuk mitra usaha. Laporan
partners. Reports may be submitted anonymously, provided           dapat disampaikan secara anonim sepanjang dilengkapi
sufficient preliminary information or evidence is available,       informasi atau bukti awal yang memadai, dan akan diselidiki
and shall be investigated and acted upon according to the          serta ditindaklanjuti sesuai dengan hasil penyelidikan, yang
investigation result, which may include corrective actions         dapat mencakup tindakan korektif atau sanksi disiplin.
or disciplinary sanctions. Validated reports are followed up       Laporan yang tervalidasi akan ditindaklanjuti melalui proses
through investigation and escalation processes in accordance       investigasi dan eskalasi sesuai kewenangan yang berlaku,
with the applicable authority, and may result in corrective        dan dapat menghasilkan tindakan korektif maupun sanksi
actions, disciplinary measures, and other follow-up actions.       disiplin. [POJK-F.24][GRI 2-16]
[POJK-F.24][GRI 2-16]




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                 PT Trimegah Bangun Persada Tbk                    64
Page 66
    Number of Community Grievances by Issue Category in 2025
    Jumlah Pengaduan dari Masyarakat berdasarkan Kategori Isu Tahun 2025



                     Procedures                                                         CSR
               Prosedur (Lainnya)                                                       9.2%
                            3.5%
                                                                                         Employment
                                                                                         Kesempatan Kerja
                                                                                         9.2%


                    Environment
                                                                                    Land and Property
                     Lingkungan
                                                                                    Tanah dan Bangunan
                          43.9%
                                                                                    33.5%




    Employee Grievances in 2025                                      Community Grievances in 2025
    Keluhan Karyawan Tahun 2025                                      Pengaduan Masyarakat Tahun 2025


    157                      100% Grievances  resolved
                                  Keluhan telah ditangani            173                      100% Grievances Resolved
                                                                                                   Pengaduan Diselesaikan




    PT TBP Whistleblowing Reporting Channels
    Sarana Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing) PT TBP



          pengaduan@haritanickel.com                    +62 811-4380-0374                           Form | Formulir




Oversight and Monitoring
Pengawasan dan Pemantauan

The Human Rights Coordination Team (HRCT) is responsible          Human Rights Coordination Team (HRCT) bertanggung
for monitoring the implementation of the Human Rights             jawab untuk memantau implementasi Human Rights
Roadmap, including tracking corrective action plans. Progress     Roadmap, termasuk pelacakan rencana tindakan perbaikan.
is reported regularly in the Board of Directors’ monthly          Perkembangan implementasi dilaporkan secara berkala
meetings, ensuring visibility at the management level and         dalam rapat bulanan Direksi, sehingga memastikan visibilitas
alignment with the Company’s strategic direction.                 di tingkat manajemen dan keselarasan dengan arah strategis
                                                                  Perseroan.

To maintain objectivity, the Company conducts independent         Untuk menjaga objektivitas, Perseroan melakukan penilaian
Human Rights Due Diligence (HRDD) assessments every three         Human Rights Due Diligence (HRDD) secara independen
years. Following the last assessment in 2023, the next HRDD       setiap tiga tahun. Setelah penilaian terakhir pada tahun
is scheduled for 2026 to evaluate progress and identify areas     2023, HRDD berikutnya dijadwalkan pada tahun 2026 untuk
for improvement.                                                  mengevaluasi kemajuan dan mengidentifikasi area yang
                                                                  memerlukan perbaikan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk           65
Page 67
Recognizing the elevated human rights risks associated          Menyadari adanya risiko hak asasi manusia yang lebih tinggi
with security operations, the Company has strengthened its      terkait operasi keamanan, Perseroan telah memperkuat
governance framework in this area. Oversight is provided        kerangka tata kelola di area ini. Pengawasan dilakukan
through a Security Committee under the Steering Committee,      melalui Komite Keamanan di bawah Steering Committee
led by the President Director.                                  yang dipimpin oleh Presiden Direktur.

In 2025, the Company completed a Security Management            Pada tahun 2025, Perseroan menyelesaikan audit Sistem
System audit conducted by the Indonesian National Police,       Manajemen Pengamanan yang dilakukan oleh Kepolisian
achieving a score of 88.05 and a Gold category rating. The      Negara Republik Indonesia, dengan perolehan skor 88,05 dan
audit assessed the effectiveness of policies, monitoring, and   predikat kategori Emas. Audit tersebut menilai efektivitas
evaluation processes.                                           kebijakan, pemantauan, serta proses evaluasi yang
                                                                diterapkan.

To enhance oversight, the Company implemented a digital         Untuk       meningkatkan      pengawasan,         Perseroan
Security Risk Management (SRM) platform in January 2025.        mengimplementasikan platform digital Security Risk
The platform enables real-time monitoring at the Obi Island     Management (SRM) pada Januari 2025. Platform ini
site, including CCTV surveillance and incident reporting,       memungkinkan pemantauan secara real-time di lokasi Pulau
with traceable follow-up across business units up to the        Obi, termasuk pengawasan CCTV dan pelaporan insiden,
management level.                                               dengan tindak lanjut yang dapat ditelusuri lintas unit bisnis
                                                                hingga ke tingkat manajemen.

The Company remains committed to continuously                   Perseroan tetap berkomitmen untuk terus memperkuat
strengthening its human rights governance framework in line     kerangka tata kelola hak asasi manusia sejalan dengan
with evolving risks and stakeholder expectations.               perkembangan risiko dan ekspektasi para pemangku
                                                                kepentingan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                           PT Trimegah Bangun Persada Tbk            66
Page 68
Responsible Supply Chain [GRI 3-3, 2-23, 2-24]
Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab
The supply chain plays a critical role in ensuring production   Rantai pasok memainkan peran penting dalam memastikan
continuity, while also shaping the Company’s environmental      keberlanjutan produksi, sekaligus membentuk dampak
and social impact. As such, the Company manages its             lingkungan dan sosial Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan
supply chain as a key component of operational reliability,     mengelola rantai pasok sebagai komponen utama dalam
compliance, and sustainability risk management. [GRI 3-3]       keandalan operasional, kepatuhan, serta manajemen risiko
                                                                keberlanjutan. [GRI 3-3]

To support this, the Company has established a Responsible      Untuk mendukung hal tersebut, Perseroan telah menetapkan
Sourcing Policy, approved by the Board of Directors and         Kebijakan Pengadaan yang Bertanggung Jawab yang
publicly available on its website. The policy is aligned with   disetujui oleh Direksi dan tersedia secara publik di situs
applicable regulations and international standards, including   web Perseroan. Kebijakan ini selaras dengan peraturan yang
the OECD Due Diligence Guidance for Responsible Supply          berlaku serta standar internasional, termasuk OECD Due
Chains of Minerals from Conflict-Affected and High-Risk Areas   Diligence Guidance for Responsible Supply Chains of Minerals
(CAHRA), RMAP (Global Responsible Sourcing Due Diligence        from Conflict-Affected and High-Risk Areas (CAHRA), RMAP
Standard for Mineral Supply Chains All Minerals), and IRMA      (Global Responsible Sourcing Due Diligence Standard for
standards. It applies to suppliers of raw materials (e.g.       Mineral Supply Chains All Minerals), dan IRMA. Kebijakan ini
coal, limestone, sulfur), supporting materials, and service     berlaku bagi pemasok bahan baku (misalnya batu bara, batu
providers.                                                      kapur, sulfur), material pendukung, serta penyedia jasa.




To ensure effective implementation, the Company has             Untuk memastikan implementasi yang efektif, Perseroan
introduced a combination of operational initiatives and         menerapkan kombinasi inisiatif operasional dan langkah
control measures. These include strengthening responsible       pengendalian. Hal ini mencakup penguatan praktik kontrak
contracting practices, promoting the inclusion of local         yang bertanggung jawab, mendorong keterlibatan pemasok
suppliers, implementing risk-based supplier due diligence for   lokal, penerapan uji tuntas pemasok berbasis risiko untuk
ore sourcing, and conducting periodic audits.                   pengadaan bijih nikel, serta pelaksanaan audit secara berkala.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                           PT Trimegah Bangun Persada Tbk             67
Page 69
Responsible Supply Chain Initiatives
Inisiatif Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab

PT TBP has prioritized a set of initiatives to advance            PT TBP telah memprioritaskan sejumlah inisiatif untuk
responsible and sustainable practices across its supply chain.    mendorong praktik yang bertanggung jawab dan
This includes requiring suppliers and contractors to commit       berkelanjutan di seluruh rantai pasoknya. Hal ini mencakup
to international human rights standards and applicable            kewajiban bagi pemasok dan kontraktor untuk berkomitmen
environmental regulations as part of the Company’s                terhadap standar hak asasi manusia internasional serta
contracting approach. In 2026, the Company plans to               peraturan lingkungan yang berlaku sebagai bagian dari
prioritize training for key long-term contractors to support      pendekatan kontraktual Perseroan. Pada tahun 2026,
effective implementation of these commitments.                    Perseroan berencana untuk memprioritaskan pelatihan
                                                                  bagi kontraktor utama jangka panjang guna mendukung
                                                                  implementasi komitmen tersebut secara efektif.




                       Furthermore, the Company also drives related initiatives by pursuing RMAP certification and
                       supporting the inclusion of local suppliers in its broader supply chain.
                       Selain itu, Perseroan juga mendorong berbagai inisiatif terkait dengan mengupayakan sertifikasi
                       RMAP serta mendukung keterlibatan pemasok lokal dalam rantai pasok yang lebih luas.




RMAP Certification
Sertifikasi RMAP
The Responsible Minerals Assurance Process (RMAP) provides        Responsible Minerals Assurance Process (RMAP) menyediakan
an independent framework to verify the implementation of          kerangka independen untuk memverifikasi penerapan uji
due diligence and ethical sourcing practices at critical points   tuntas dan praktik pengadaan yang etis pada titik-titik kritis
within the Company’s supply chain. Participation in RMAP          dalam rantai pasok Perseroan. Partisipasi dalam RMAP
supports the Company in ensuring supply chain integrity,          mendukung Perseroan dalam memastikan integritas rantai
meeting stakeholder expectations, and aligning with               pasok, memenuhi ekspektasi pemangku kepentingan, serta
international responsible sourcing standards.                     selaras dengan standar pengadaan bertanggung jawab
                                                                  internasional.

In 2025, through its business unit PT Obi Nickel Cobalt (PT       Pada tahun 2025, melalui unit usahanya PT Obi Nickel
ONC), Harita Nickel successfully completed the RMAP audit         Cobalt (PT ONC), Harita Nickel berhasil menyelesaikan audit
for two strategic commodities, nickel and cobalt. Previously,     RMAP untuk dua komoditas strategis, yaitu nikel dan kobalt.
PT Halmahera Persada Lygend (PT HPL) had already achieved         Sebelumnya, PT Halmahera Persada Lygend (PT HPL) telah
RMAP conformant status and, in 2025, underwent its second         memperoleh status sesuai (conformant) RMAP dan pada
annual audit as part of its commitment to continuous              tahun 2025 menjalani audit tahunan keduanya sebagai
monitoring and compliance.                                        bagian dari komitmen terhadap pemantauan dan kepatuhan
                                                                  berkelanjutan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk             68
Page 70
Support for Local Suppliers [GRI 204-1, 14.9.5]
Dukungan terhadap Pemasok Lokal
PT TBP promotes the participation of local suppliers to           PT TBP mendorong partisipasi pemasok lokal untuk
strengthen supply chain capacity in areas surrounding its         memperkuat kapasitas rantai pasok di wilayah sekitar
operations. In 2025, the Company worked with 330 local            operasionalnya. Pada tahun 2025, Perseroan bekerja sama
suppliers (11%), while the remaining 89% comprised non-           dengan 330 pemasok lokal (11%), sementara 89% sisanya
local suppliers from other regions in Indonesia and imports.      merupakan pemasok non-lokal dari berbagai wilayah di
                                                                  Indonesia maupun impor.

The number of local suppliers increased by 65% compared           Jumlah pemasok lokal meningkat sebesar 65% dibandingkan
to the previous year. Spending on local suppliers accounted       tahun sebelumnya. Belanja kepada pemasok lokal mencapai
for 23.3%of total procurement expenditure, of which 94.4%         23,3% dari total pengeluaran pengadaan, di mana 94,4%
was for raw materials, primarily nickel ore and limestone. The    di antaranya digunakan untuk bahan baku, terutama bijih
Company remains committed to further enhancing the role           nikel dan batu kapur. Perseroan tetap berkomitmen untuk
of local suppliers through capacity-building programs aimed       terus meningkatkan peran pemasok lokal melalui program
at improving their competitiveness and integration into the       peningkatan kapasitas guna memperkuat daya saing dan
Company’s supply chain.                                           integrasi mereka dalam rantai pasok Perseroan.



                                                                    Proportion of Procurement
     Proportion of Local Suppliers
     Proporsi Pemasok Lokal                                         Expenditure by Source[GRI 204-1, 14.9.5]
                                                                    Proporsi Belanja Pengadaan Berdasarkan Sumber



        11%
                                                                       35.5%
                                                                                                              41.2%




                                         89%
                                                                                                        23.3%

               Non Local and Import         Local                            Non Local          Local           Import
               Nonlokal dan Import          Lokal                            Nonlokal           Lokal           Impor




                                Local Procurement Expenditure [GRI 204-1, 14.9.5]
                                                    Belanja Pengadaan Lokal


                                                  0.1%                2.5%
                                          3%




                                                                             94.4%


               Raw Materials                      Fuel                  Others                     Parts/machinery
               Bahan Baku                         Bahan Bakar           Lainnya                    Suku cadang/mesin




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk         69
Page 71
Supply Chain Control Measures
Langkah Pengendalian Rantai Pasok
The Company applies control measures to support the                                Perseroan menerapkan berbagai langkah pengendalian
effective implementation of its Responsible Sourcing Policy,                       untuk mendukung implementasi efektif Kebijakan
including due diligence, audits, and ongoing monitoring.                           Pengadaan yang Bertanggung Jawab, termasuk uji tuntas,
These measures include annual audits conducted as part of                          audit, dan pemantauan berkelanjutan. Langkah-langkah ini
RMAP certification renewal, as well as Supplier Due Diligence                      mencakup audit tahunan sebagai bagian dari perpanjangan
Assessments and post-contract evaluations to help identify                         sertifikasi RMAP, serta penilaian uji tuntas pemasok dan
and manage supplier-related risks.                                                 evaluasi pascakontrak guna membantu mengidentifikasi dan
                                                                                   mengelola risiko terkait pemasok.


Supplier Due Diligence and Evaluation [GRI 308-1, 308-2, 414-1, 414-2, 14.17.9, 14.17.10, 14.18.3, 14.19.3] [SASB EM-MM-430a.1]
Uji Tuntas Pemasok dan Evaluasi

PT TBP applies supplier selection, evaluation, and due                             PT TBP menerapkan proses seleksi, evaluasi, dan uji tuntas
diligence processes to maintain integrity and accountability                       pemasok untuk menjaga integritas dan akuntabilitas
throughout the procurement cycle. Prospective suppliers                            sepanjang siklus pengadaan. Calon pemasok dinilai melalui
are assessed through tender and/or direct appointment                              mekanisme tender dan/atau penunjukan langsung di bawah
mechanisms under the supervision of the Purchasing                                 pengawasan fungsi Purchasing, berdasarkan kepatuhan
function, based on legal compliance, technical capacity,                           hukum, kapasitas teknis, ketersediaan sumber daya, kinerja
resource availability, delivery performance, track record,                         pengiriman, rekam jejak, serta integritas. Seluruh pemasok
and integrity. All selected suppliers are required to sign an                      yang terpilih wajib menandatangani Pakta Integritas sebagai
Integrity Pact as a commitment to the Company’s standards.                         bentuk komitmen terhadap standar Perseroan.

In addition, PT TBP implements risk-based supplier due                             Selain itu, PT TBP menerapkan uji tuntas pemasok berbasis
diligence to assess and mitigate procurement risks, including                      risiko untuk menilai dan memitigasi risiko pengadaan,
ESG risks, and to help ensure that supply sources do not                           termasuk risiko ESG, serta memastikan bahwa sumber
originate from Conflict-Affected and High-Risk Areas (CAHRA).                      pasokan tidak berasal dari wilayah terdampak konflik dan
This process is carried out internally and/or by independent                       berisiko tinggi (Conflict-Affected and High-Risk Areas/CAHRA).
third parties as needed, including ad hoc inspections                              Proses ini dilakukan secara internal dan/atau oleh pihak
of suppliers’ human rights practices. Identified risks are                         ketiga independen sesuai kebutuhan, termasuk inspeksi ad
addressed proportionately, ranging from strengthened                               hoc terhadap praktik hak asasi manusia pemasok. Risiko
mitigation measures in collaboration with suppliers to a                           yang teridentifikasi ditangani secara proporsional, mulai
review of partnership status, depending on the level of risk.                      dari penguatan langkah mitigasi bersama pemasok hingga
                                                                                   peninjauan status kemitraan, tergantung pada tingkat risiko.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                 PT Trimegah Bangun Persada Tbk          70
Page 72
Once the contract is in effect, the Company conducts annual                     Setelah kontrak berjalan, Perseroan melakukan evaluasi
post-contract evaluations to assess supplier performance and                    pascakontrak setiap tahun untuk menilai kinerja dan
compliance, including quality, pricing, delivery conditions,                    kepatuhan pemasok, termasuk aspek kualitas, harga,
documentation completeness, and adherence to CAHRA due                          kondisi pengiriman, kelengkapan dokumen, serta kepatuhan
diligence requirements.                                                         terhadap persyaratan uji tuntas CAHRA.

To ensure clear accountability, the Company defines roles                       Untuk memastikan akuntabilitas yang jelas, Perusahaan
in implementing due diligence. The Board of Directors                           menetapkan peran dalam pelaksanaan uji tuntas (due
oversees compliance and resource support, while the RMAP                        diligence). Direksi mengawasi kepatuhan dan dukungan
Manager and Risk Management Department design and                               sumber daya, sementara Manajer RMAP dan Departemen
evaluate the system. The Purchasing Department coordinates                      Manajemen Risiko merancang dan mengevaluasi sistem.
implementation and mitigation monitoring, with support                          Departemen Pembelian mengoordinasikan implementasi
from Risk Management, Legal, and other relevant functions in                    dan pemantauan mitigasi, dengan dukungan dari Manajemen
conducting reviews within their respective areas of expertise.                  Risiko, Legal, dan fungsi terkait lainnya dalam melakukan
Internal Audit provides additional oversight through                            peninjauan sesuai bidang keahlian masing-masing. Audit
compliance audits.                                                              Internal memberikan pengawasan tambahan melalui audit
                                                                                kepatuhan.

As part of transparency in responsible nickel ore sourcing, PT                  Sebagai bentuk transparansi dalam pengadaan bijih nikel
Halmahera Persada Lygend (HPL) and PT Obi Nickel Cobalt                         yang bertanggung jawab, PT Halmahera Persada Lygend (HPL)
(ONC) implement supplier due diligence mechanisms for                           dan PT Obi Nickel Cobalt (ONC) melaksanakan mekanisme uji
ore supply. A summary of the supplier due diligence results                     tuntas pemasok untuk pasokan ore. Ringkasan hasil uji tuntas
is subsequently disclosed as part of the Public Due Diligence                   pemasok tersebut kemudian disampaikan sebagai bagian
Report published on the websites of HPL, ONC, and HJF.                          dari Public Due Diligence Report yang dipublikasikan melalui
                                                                                situs web HPL, ONC, dan HJF.




  Routine monitoring and evaluation conducted by employees to ensure operational control
  Pemantauan dan evaluasi rutin yang dilakukan oleh karyawan untuk memastikan pengendalian operasional




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk        71
Page 73
                                  Environmental
                                   Management
                                 for Sustainable
                                      Operations
                         Pengelolaan Lingkungan untuk
                                 Operasi Berkelanjutan

Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   72
Page 74
Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan
PT TBP’s mining and mineral processing activities inherently       Kegiatan penambangan dan pengolahan mineral PT TBP
interact with land, water, and surrounding ecosystems.             secara inheren berinteraksi dengan lahan, air, dan ekosistem
Managing these impacts is a fundamental responsibility of the      di sekitarnya. Pengelolaan dampak tersebut merupakan
Company to ensure that operations remain sustainable over          tanggung jawab mendasar Perseroan untuk memastikan
the long term.                                                     keberlanjutan operasional dalam jangka panjang.

The Company is committed to reducing environmental                 Perseroan berkomitmen untuk mengurangi dampak
impact, improving resource efficiency, and strengthening           lingkungan, meningkatkan efisiensi sumber daya, dan
environmental performance across its operations.                   memperkuat kinerja lingkungan di seluruh kegiatan
This commitment is implemented through structured                  operasional. Komitmen ini dilaksanakan melalui sistem
management systems, operational controls, and continuous           pengelolaan yang terstruktur, pengendalian operasional,
monitoring aligned with the Company’s Sustainability Policy.       serta pemantauan berkelanjutan yang selaras dengan
                                                                   Kebijakan Keberlanjutan Perseroan.

The Company’s approach focuses on key environmental                Pendekatan Perseroan berfokus pada aspek lingkungan
aspects, including climate action, water and effluent              utama, termasuk aksi iklim, pengelolaan air dan efluen,
management, waste and tailings management, land                    pengelolaan limbah dan tailing, rehabilitasi dan penutupan
rehabilitation and closure, and biodiversity protection.           lahan, serta perlindungan keanekaragaman hayati.



Environmental Management System [SASB EM-MM-160a.1]
Sistem Manajemen Lingkungan
PT TBP Tbk manages environmental impacts through a                 PT TBP Tbk mengelola dampak lingkungan melalui Sistem
structured Environmental Management System (EMS)                   Manajemen Lingkungan yang terstruktur dan diterapkan
implemented across its operations. The Environmental               di seluruh kegiatan operasionalnya. Sistem Manajemen
Management System serves as a common framework to                  Lingkungan berfungsi sebagai kerangka kerja yang terpadu
identify, control, and monitor environmental risks arising         untuk mengidentifikasi, mengendalikan, dan memantau
from the Company’s activities.                                     risiko lingkungan yang timbul dari kegiatan Perseroan.

Through this system, material environmental aspects—               Melalui sistem ini, aspek lingkungan material—termasuk
including emissions, energy use, water and effluent,               emisi, penggunaan energi, air dan efluen, limbah,
waste, biodiversity, and land management (closure and              keanekaragaman hayati, serta pengelolaan lahan (penutupan
rehabilitation)—are systematically identified and managed.         dan rehabilitasi)—diidentifikasi dan dikelola secara
Each business unit applies the EMS in accordance with its          sistematis. Setiap unit bisnis menerapkan SML sesuai dengan
operational characteristics, while adhering to consistent          karakteristik operasionalnya, dengan tetap mengacu pada
standards, procedures, and control mechanisms set at               standar, prosedur, dan mekanisme pengendalian yang
the Company level. The framework ensures that risks are            konsisten di tingkat Perseroan. Kerangka ini memastikan
identified early, appropriate controls are implemented, and        bahwa risiko dapat diidentifikasi sejak dini, pengendalian
performance is continuously monitored and evaluated to             yang tepat diterapkan, serta kinerja dipantau dan dievaluasi
support corrective actions and continuous improvement.             secara berkelanjutan untuk mendukung tindakan perbaikan
                                                                   dan peningkatan berkelanjutan.

Implementation of the EMS is strengthened through ISO 14001        Penerapan SML diperkuat melalui sertifikasi ISO 14001, yang
certification, which provides an internationally recognized        menyediakan kerangka kerja yang diakui secara internasional
framework for environmental management. Certification is           untuk pengelolaan lingkungan. Sertifikasi dilakukan melalui
conducted through independent external audits to assess            audit eksternal independen untuk menilai kesesuaian
compliance with standard requirements, as well as the              penerapan EMS dengan persyaratan standar, serta efektivitas
effectiveness of controls and continuous improvement               pengendalian dan praktik perbaikan berkelanjutan. Pada
practices. In 2025, the Company completed ISO 14001                tahun 2025, Perseroan menyelesaikan sertifikasi ISO 14001
certification for PT MSP, with PT ONC targeted for certification   untuk PT MSP, dengan PT ONC ditargetkan untuk sertifikasi
in 2026.                                                           pada tahun 2026.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk           73
Page 75
ISO 14001 Implementation Status per Entity
Status Penerapan ISO 14001 per Entitas


                                               ​​Entity                                                                EMS*
                                               Entitas                                                              (ISO 14001)

 PT TBP

 PT MSP

 PT HPL

 PT HJF

 PT ONC

Notes:                                                                        Catatan:
*ISO 14001 is an international standard for environmental management          *ISO 14001 adalah standar internasional untuk sistem manajemen lingkungan
systems (EMS) that provides a framework for organizations to systematically   (SML) yang menyediakan kerangka kerja bagi organisasi untuk secara
identify, manage, monitor and improve their environmental performance.        sistematis mengidentifikasi, mengelola, memantau, dan meningkatkan kinerja
                                                                              lingkungan mereka.



In addition to internal systems, through PT TBP Tbk and PT                    Selain sistem internal, melalui PT TBP Tbk dan PT GPS,
GPS, the Company participated in the Ministry of Environment                  Perseroan berpartisipasi dalam Program Penilaian Peringkat
and Forestry’s (KLHK) Corporate Performance Rating Program                    Kinerja Perusahaan (PROPER) dari Kementerian Lingkungan
(PROPER) for the 2024–2025 assessment period, and achieved                    Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk periode 2024–2025, dan
a Blue rating—indicating full compliance with all standard                    meraih peringkat Biru—menandakan kepatuhan terhadap
environmental management requirements in accordance                           seluruh persyaratan dasar pengelolaan lingkungan sesuai
with applicable regulations.                                                  regulasi yang berlaku.


Life Cycle Assessment

PT TBP uses Life Cycle Assessment (LCA) as a tool to better                   PT TBP menggunakan Life Cycle Assessment (LCA) sebagai
understand the environmental impacts of its products across                   alat untuk memahami secara lebih baik dampak lingkungan
the value chain, from upstream mining to downstream                           dari produk Perseroan di sepanjang rantai nilai, mulai dari
processing. This approach supports the Company in                             kegiatan pertambangan hulu hingga proses pengolahan hilir.
identifying environmental hotspots and making more                            Pendekatan ini mendukung Perseroan dalam mengidentifikasi
informed decisions to improve overall environmental                           titik dampak utama lingkungan serta mengambil keputusan
performance, especially carbon footprint.                                     yang lebih tepat untuk meningkatkan kinerja lingkungan
                                                                              keseluruhan, khususnya jejak karbon.

Following its initial LCA engagement with external experts                    Setelah memulai kajian LCA bersama pihak eksternal pada
in 2024, the Company continued to expand the scope and                        tahun 2024, Perseroan melanjutkan perluasan cakupan
depth of its assessment in 2025. The study is being developed                 dan pendalaman penilaian pada tahun 2025. Studi ini
progressively between 2023 and 2026, covering key products                    dikembangkan secara bertahap pada periode 2023
across nickel operations, including mining, RKEF smelting, and                hingga 2026, mencakup produk utama dalam operasional
HPAL refining. In parallel, the Company has begun exploring                   nikel, termasuk pertambangan, peleburan RKEF, dan
cradle-to-grave scenario analyses using secondary data to                     pemurnian HPAL. Sejalan dengan itu, Perseroan juga
estimate potential impacts beyond its direct operations.                      mulai mengeksplorasi analisis skenario cradle-to-grave
                                                                              menggunakan data sekunder untuk memperkirakan potensi
                                                                              dampak di luar operasi langsung Perseroan.

LCA implementation is approached as a phased development                      Implementasi LCA dilakukan sebagai proses pengembangan
process, with a focus on improving data quality, establishing                 bertahap dengan fokus pada peningkatan kualitas data,
consistent methodologies, and building internal capabilities.                 penyusunan metodologi yang konsisten, serta penguatan
Throughout 2025, efforts have focused on improving data                       kapabilitas internal. Sepanjang tahun 2025, upaya difokuskan
quality and internal capability, including the development                    pada peningkatan kualitas data dan kapabilitas internal,
of standardized data collection processes, alignment of                       termasuk pengembangan proses pengumpulan data yang
calculation boundaries across business units, and targeted                    terstandarisasi, penyelarasan batasan perhitungan antar unit
internal sessions to build understanding of LCA methodology                   bisnis, serta sesi internal yang ditujukan untuk meningkatkan
and its application.                                                          pemahaman mengenai metodologi LCA dan penerapannya.


Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk                     74
Page 76
Looking ahead, the Company aims to integrate LCA more                    Ke depan, Perseroan menargetkan integrasi LCA yang lebih
fully into its decision-making processes. As data maturity               menyeluruh ke dalam proses pengambilan keputusan.
improves, LCA is expected to support the evaluation of                   Seiring dengan meningkatnya kematangan data, LCA
resource efficiency, technological improvements, and                     diharapkan dapat mendukung evaluasi efisiensi sumber daya,
sustainability initiatives, providing a structured basis for             peningkatan teknologi, serta inisiatif keberlanjutan sehingga
prioritizing environmental management strategies.                        memberikan dasar yang lebih terstruktur dalam penetapan
                                                                         prioritas strategi pengelolaan lingkungan.



    Harita Nickel LCA Project Timeline
   Timeline Proyek LCA Harita Nickel




          2023                  2024-2025                                2025                                         2026

                                   Limonite and                        Nickel Sulphate (NiSO4)                Cobalt Sulphate (CoSO4) of HPAL
           MHP of PT
                                   Saprolite of PT TBP                 and Electrolytic Cobalt                Kobalt Sulfat (CoSO4) dari PT HPAL
           HPAL
           MHP dari PT             and PT GPS                          of PT HPAL
           HPAL                    Limonit dan Saprolit                Nikel Sulfat (NiSO4) dan
                                                                                                              FeNi of PT KPS
                                   dari PT TBP dan PT                  Kobalt Elektrolit dari
                                                                                                              FeNi dari PT KPS
                                   GPS                                 PT HPAL
           FeNi of PT                                                                                                 Limonite and Saprolite of
           MSP and PT              MHP of PT HPAL                      MHP of PT ONC                                  PT GTS
           HJF                     MHP dari PT HPAL                    MHP dari PT ONC                                Limonit and Saprolit dari
           FeNi dari PT                                                                                               PT GTS
           MSP dan PT                                         PT TBP and PT GPS
           HJF                     FeNi of PT MSP and                                                Updating figures based on optimal production
                                   PT HJF                     cradle-to-grave (PROPER)               (PT HPL and PT HJF)
                                   FeNi dari PT MSP           PT TBP dan PT GPS                      Pembaruan angka berdasarkan produksi
                                   dan PT HJF                 cradle-to-grave (PROPER)               optimal (PT HPL dan PT HJF)




Energy Management System

Harita Nickel implements an Energy Management System                     Harita Nickel menerapkan Sistem Manajemen Energi (EnMS)
(EnMS) based on ISO 50001 to identify energy efficiency                  berbasis ISO 50001 untuk mengidentifikasi peluang efisiensi
opportunities and provide recommendations to enhance the                 energi serta memberikan rekomendasi guna meningkatkan
utilization of renewable energy. The EnMS is implemented in              pemanfaatan energi baru dan terbarukan. Implementasi
phases, starting with awareness-building through training,               EnMS dilakukan secara bertahap, dimulai dari peningkatan
followed by a gap assessment, establishment of baselines                 kesadaran melalui pelatihan, dilanjutkan dengan gap
and targets, and the execution of internal audits for the                assessment, penetapan baseline dan target, hingga
mining sector. This implementation will be expanded to the               pelaksanaan audit internal untuk sektor pertambangan.
processing smelter and power plant in 2026.                              Tahapan ini akan diperluas ke processing smelter dan power
                                                                         plant pada tahun 2026.

Harita Nickel has also conducted a Level 1 Energy Audit to               Selain itu, Harita Nickel telah melaksanakan Energy
identify and provide recommendations on the potential                    Audit Level 1 untuk mengidentifikasi serta memberikan
development of the renewable energy mix across mining,                   rekomendasi terkait potensi pengembangan bauran energi
processing smelter, and refinery operations.                             baru dan terbarukan pada kegiatan mining, processing
                                                                         smelter, dan refinery.


EnMS Implementation Status per Entity
Status Penerapan EnMS per Entitas

                Entity | Entitas                                                                  Status
 PT TBP                                               In progress | Sedang berlangsung

 PT GPS                                               In progress | Sedang berlangsung




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                         PT Trimegah Bangun Persada Tbk                     75
Page 77
Climate Action
Aksi Iklim
Climate change presents both operational and environmental           Perubahan iklim menimbulkan risiko operasional
risks for PT TBP, particularly given the nature of its mining        maupun lingkungan bagi PT TBP, mengingat sifat
and mineral processing activities that require high-volume           kegiatan pertambangan dan pengolahan mineralnya
energy source. Changes in rainfall patterns and the increasing       yang membutuhkan sumber energi dalam volume besar.
frequency of extreme weather events may affect water                 Perubahan pola curah hujan serta meningkatnya frekuensi
management, operational reliability, and overall production          kejadian cuaca ekstrem dapat memengaruhi pengelolaan
performance.                                                         air, keandalan operasional, dan kinerja produksi secara
                                                                     keseluruhan.

To address these risks, the Company integrates climate-related       Untuk mengatasi risiko tersebut, Perseroan mengintegrasikan
considerations into its risk management framework, focusing          pertimbangan terkait iklim ke dalam kerangka manajemen
on both mitigation and adaptation. On the mitigation side, PT        risiko dengan berfokus pada mitigasi dan adaptasi. Dari sisi
TBP has established a decarbonization roadmap to improve             mitigasi, PT TBP telah menetapkan peta jalan dekarbonisasi
energy efficiency, strengthen emissions management, and              untuk meningkatkan efisiensi energi, memperkuat
reduce greenhouse gas emissions. In parallel, the Company            pengelolaan emisi, dan mengurangi emisi gas rumah
implements adaptation measures to enhance operational                kaca. Sejalan dengan itu, Perseroan juga menerapkan
resilience, including strengthening water and drainage               langkah-langkah adaptasi untuk meningkatkan ketahanan
systems and improving preparedness for extreme weather               operasional, termasuk melalui penguatan sistem pengelolaan
conditions. [GRI 3-3, 14.1.1]                                        air dan drainase serta peningkatan kesiapsiagaan terhadap
                                                                     kondisi cuaca ekstrem. [GRI 3-3, 14.1.1]

Decarbonization Roadmap [GRI 305-5, 14.1.9][SASB EM-MM-110a.2]
Peta Jalan Dekarbonisasi
The Company has established a decarbonization roadmap                Perseroan telah menetapkan peta jalan dekarbonisasi
to guide its transition toward lower emissions and improved          sebagai panduan dalam transisi menuju emisi yang lebih
energy performance. The Roadmap highlights key pathways              rendah serta peningkatan kinerja energi. Peta jalan tersebut
to reach the ultimate goal of net-zero emission by 2060,             menyoroti jalur-jalur utama untuk mencapai target akhir
including energy efficiency improvements, increased                  net-zero emission pada tahun 2060, termasuk peningkatan
adoption of alternative energy sources, and optimization of          efisiensi energi, peningkatan pemanfaatan sumber energi
operational processes.                                               alternatif, serta optimalisasi proses operasional.


    Future Time Horizon
    Horizon Waktu Masa Depan
                                                                           Long Term - 2060 | Jangka Panjang - 2060
                    Short Term - 2027                                       Net Zero Emission
                    Jangka Pendek - 2027                                    • Through mainly transition to New Renewable Energy (NRE)
                                                                            and offset the fossil fuel
                      Increase in renewable energy share                    Emisi Nol Bersih
                      • Reviewing the target to align with the              • Melalui transisi utama menuju Energi Baru Terbarukan
                      Indonesian Government’s targets                       (EBT)dan mengimbangi penggunaan bahan bakar fosil
                      Peningkatan porsi energi terbarukan
                      • Meninjau target agar selaras dengan
                      target Pemerintah Indonesia
                                                                           Medium Term - 2032 | Jangka Menengah - 2032
                                                                                                        Developed with certain limitations and scenarios in mind, including the
                                                                                                            influence of external factors, one of which is technology availability
                      New and Renewable Energy                                                                                            based on Technology Readiness Level.
                      Management and Implementation - 2050                                              Dikembangkan dengan mempertimbangkan keterbatasan dan skenario
                                                                                                                   tertentu, termasuk pengaruh faktor eksternal, salah satunya
                      • Construction of a rooftop Solar Power                                                 ketersediaan teknologi berdasarkan Technology Readiness Level.

                      Plant has begun in the third quarter of 2025
                      for a capacity of 40 MWp                                       30% GHG Emission Reduction
                      • Implementation of ISO 50001-based                            • Through an increased renewable energy mix, as
                      Energy Management System is underway                           well as energy efficiency initiatives and the
                      for PT TBP and PT GPS                                          utilization of other non-fossil energy sources
                      Implementasi dan manajemen Energi                              Penurunan emisi GRK sebesar 30%
                      Baru Terbarukan (EBT) - 2050                                   • Melalui peningkatan bauran EBT serta inisiatif
                      • Konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga                         efisiensi energi dan pemanfaatan sumber energi
                      Surya (PLTS) atap telah dimulai pada                           non-fosil lainnya
                      Triwulan III 2025 untuk kapasitas 40 MWp                       Operations established in or before 2024; baseline for operations established after 2024
                                                                                     will be defined when new facilities reach full operational capacity.
                      •Implementasi Sistem Manajemen Energi                          Operasi yang didirikan pada atau sebelum tahun 2024; baseline untuk operasional yang
                                                                                     didirikan setelah tahun 2024 akan ditetapkan saat fasilitas baru mencapai kapasitas
                      berbasis ISO 50001 sedang berlangsung                          operasional penuh.
                      untuk PT TBP dan PT GPS



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                 PT Trimegah Bangun Persada Tbk                                                               76
Page 78
Following the expansion of business operations, the timeline                        Seiring dengan perluasan operasi bisnis, jadwal pencapaian
for achieving certain short-term targets has been adjusted                          beberapa target jangka pendek telah disesuaikan untuk
to reflect increased emissions from new business units.                             mencerminkan peningkatan emisi dari unit bisnis baru.
However, implementation of decarbonization initiatives                              Namun, penerapan inisiatif dekarbonisasi tetap berlanjut di
continues across existing operations, with medium- and long-                        seluruh operasi yang telah berjalan, sementara target jangka
term targets remaining unchanged.                                                   menengah dan jangka panjang tetap tidak berubah.

Its development of the roadmap is supported by external                             Pengembangan peta jalan ini didukung oleh penilaian teknis
technical assessments and partnerships to ensure alignment                          eksternal dan kemitraan untuk memastikan keselarasan
with the Company’s operational context and evolving industry                        dengan konteks operasional Perseroan dan praktik industri
practices. The company partnered with USAID in 2023 and                             yang terus berkembang. Perseroan bermitra dengan USAID
Climate Smart Ventures (CSV) in 2024-2025. These studies                            pada tahun 2023 dan Climate Smart Ventures (CSV) pada
evaluate existing energy systems, identify improvement                              tahun 2024–2025. Kajian tersebut mengevaluasi sistem
opportunities, and assess feasible transition pathways toward                       energi yang ada, mengidentifikasi peluang peningkatan, serta
the Company’s long-term net-zero target.                                            menilai jalur transisi yang layak menuju target jangka panjang
                                                                                    net-zero emission Perseroan.

Execution of the roadmap is carried out through targeted                            Pelaksanaan peta jalan dilakukan melalui berbagai inisiatif
initiatives and supported by structured monitoring of energy                        yang ditargetkan dan didukung oleh pemantauan terstruktur
use and emissions performance.                                                      atas penggunaan energi dan kinerja emisi.



Current Energy and Emission Profile
Profil Energi dan Emisi Saat Ini
Decarbonization efforts are supported by the monitoring                             Upaya dekarbonisasi didukung oleh pemantauan profil energi
of energy and emission profiles as part of the Company’s                            dan emisi sebagai bagian dari kinerja lingkungan Perseroan.
environmental performance. The data presented reflects                              Data yang disajikan mencerminkan aktivitas operasional
operational activity during the reporting period, including                         selama periode pelaporan, termasuk dampak dari perluasan
the impact of business expansion and increased production                           operasional bisnis dan peningkatan kapasitas produksi.
capacity. This section covers energy consumption,                                   Bagian ini mencakup konsumsi energi, emisi gas rumah kaca
greenhouse gas (GHG) emissions, and non-GHG air emissions.                          (GRK), serta emisi udara non-GRK.



Energy Consumption [POJK-F.6][GRI 302-1,302-2, 14.1.2, 14.1.3][SASB EM-MM-130a.1]
Konsumsi Energi
Energy consumption reflects the Company’s operational scale                         Konsumsi energi mencerminkan skala operasional Perseroan
and ongoing efficiency efforts. Changes in energy use are                           dan upaya efisiensi yang terus dilakukan. Perubahan
influenced by production growth, implementation of energy                           konsumsi energi dipengaruhi oleh pertumbuhan produksi,
efficiency initiatives, and the increasing use of New Renewable                     penerapan inisiatif efisiensi energi, serta peningkatan
Energy (NRE) and energy recovery from production processes.                         pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan energi hasil
                                                                                    pemulihan dari proses produksi.

Total energy consumption increased by around 38.47%,                                Total konsumsi energi meningkat sekitar 38,47%, dari
from 96,185,720 GJ in 2024 to 133,191,654 GJ in 2025. This                          96.185.720 GJ pada tahun 2024 menjadi 133.191.654 GJ
was mainly driven by higher energy demand from several                              pada tahun 2025. Peningkatan ini terutama didorong oleh
production facilities operating at higher or full capacity during                   kebutuhan energi yang lebih tinggi dari sejumlah fasilitas
the year, as well as the expanded reporting scope in 2025,                          produksi yang beroperasi pada kapasitas lebih tinggi atau
which included additional smelter units that require high-                          penuh selama tahun berjalan serta perluasan cakupan
volume energy source. Accordingly, the year-on-year change                          pelaporan pada tahun 2025 yang mencakup tambahan unit
should be viewed in the context of both operational growth                          smelter yang membutuhkan sumber energi dalam volume
and changes in reporting boundaries.                                                besar. Oleh karena itu, perubahan dari tahun ke tahun perlu
                                                                                    dipahami dalam konteks pertumbuhan operasional maupun
                                                                                    perubahan batasan pelaporan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk             77
Page 79
Coal remains the primary energy source supporting the                                                   Batu bara masih menjadi sumber energi utama yang
Company’s operations. This reflects the remote location of                                              mendukung operasional Perseroan. Hal ini mencerminkan
operational sites, which limits access to integrated power                                              lokasi area operasional yang terpencil, sehingga membatasi
infrastructure and alternative energy sources at scale. The                                             akses terhadap infrastruktur kelistrikan terintegrasi maupun
Company recognizes this dependency and continues to                                                     sumber energi alternatif dalam skala memadai. Perseroan
explore opportunities to gradually diversify its energy mix in                                          menyadari ketergantungan tersebut dan terus mengeksplorasi
line with its decarbonization roadmap.                                                                  peluang untuk melakukan diversifikasi bauran energi secara
                                                                                                        bertahap sejalan dengan peta jalan dekarbonisasi yang telah
                                                                                                        ditetapkan.

In 2025, the Company’s total energy consumption increased                                               Pada tahun 2025, total konsumsi energi Perseroan meningkat
nearly two-fifths from 96,186 thousand GJ to 133,192                                                    hampir dua perlima dari 96.186 ribu GJ menjadi 133.192 ribu
thousand GJ compared to 2024. In line with this growth,                                                 GJ dibandingkan tahun 2024. Sejalan dengan pertumbuhan
renewable energy consumption also nearly doubled,                                                       tersebut, konsumsi energi terbarukan juga hampir meningkat
increasing from 6,862 thousand GJ to 13,732 thousand GJ,                                                dua kali lipat, dari 6.862 ribu GJ menjadi 13.732 ribu GJ,
reflecting the Company’s ongoing efforts to strengthen the                                              mencerminkan upaya berkelanjutan Perseroan dalam
integration of renewable and alternative energy sources                                                 memperkuat integrasi sumber energi terbarukan dan
across its operations.                                                                                  alternatif di seluruh kegiatan operasional.

                                      Energy Consumption                                                    New & Renewable Energy Consumption
                                        Konsumsi Energi                                                       Konsumsi Energi Baru Terbarukan


                                                                                133,192
           Thousand GJ | Ribu GJ




                                                                                                             Thousand GJ | Ribu GJ




                                                         96,186                                                                                                                         13,732

                                       76,248

                                                                                                                                                               6,862
                                                                                                                                      5,287




                                        2023               2024                   2025                                                 2023                     2024                     2025

                                                    Year | Tahun                                                                                         Year | Tahun



                                                                        Energy Consumption Profile in 2025
                                                                         Profil Konsumsi Energi Tahun 2025



                                           Electricity* | Listrik*
                                                                  9.3%




                                   New & Renewable Energy
                                     Energi Baru Terbarukan
                                                         10.3%
                                                                                                                                                    Fossil Energy
                                                                                                                                                    Energi Fosil
                                                                                                                                                    80.4%
                                                                                                                                                    Use of fossil fuels across all operations
                                                                                                                                                    Penggunaan energi fosil di seluruh operasi

       *Electricity sourced from an external third party
       *Listrik yang bersumber dari pihak ketiga eksternal

Notes: the scope of data includes PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT KPS, PT HPL, and PT ONC.   Catatan: cakupan data meliputi PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT KPS, PT HPL, dan PT ONC.
During the reporting period, the Company did not record any material energy consumption outside the     Selama periode pelaporan, Perseroan tidak mencatat konsumsi energi material di luar organisasi.[GRI 302-2, 14.1.3]
organization.[GRI 302-2, 14.1.3]

Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk                                             78
Page 80
    Energy Intensity per Product 2025 [POJK-F.6][GRI 302-3, 14.1.4]
    Intensitas Energi per Produk 2025




      Laterite Ore (GJ/tLaterite)                 MHP (GJ/tMHP)                                 Ferronickel (GJ/tFeNi)
      Bijih Laterit (GJ/tLaterite)

      0.08              29.11%
                   compared to 2024
                                                  24.76                  29.01%
                                                                    compared to 2024
                                                                                                72.62              14.04%
                                                                                                              compared to 2024
                   dibandingkan tahun 2024                          dibandingkan tahun 2024                   dibandingkan tahun 2024




In terms of energy intensity, the Company recorded mixed                  Dalam hal intensitas energi, Perseroan mencatat kinerja
performance across its key products. Energy intensity for                 yang beragam pada produk-produk utamanya. Intensitas
MHP decreased from 34.88 GJ/t to 24.76 GJ/t (down 29.01%),                energi untuk MHP menurun dari 34,88 GJ/t menjadi 24,76GJ/t
while ferronickel declined from 84.48 GJ/t to 72.62 GJ/t                  (turun 29,01%), sementara feronikel menurun dari 84,48
(down 14.04%), reflecting improved energy performance                     GJ/t menjadi 72,62 GJ/t (turun 14,04%), yang mencerminkan
during the year. In contrast, energy intensity for laterite ore           peningkatan kinerja energi selama tahun berjalan.
increased from 0.06 GJ/t to 0.08 GJ/t (up 29.11%), mainly due             Sebaliknya, intensitas energi untuk bijih laterit meningkat
to the addition of a new mining unit that has not yet reached             dari 0,06 GJ/t menjadi 0,08 GJ/t (naik 29,11%), terutama
optimal operational production. These changes reflect the                 disebabkan oleh penambahan unit tambang baru yang
different operating characteristics and maturity levels across            belum mencapai produksi operasional optimal. Perubahan
the Company’s business units.                                             tersebut mencerminkan perbedaan karakteristik operasional
                                                                          dan tingkat kematangan di seluruh unit bisnis Perseroan.

Greenhouse Gas Emissions Inventory [POJK-F.11][GRI 305, 14.1] [SASB EM-MM-110a.1]
Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca
In the latest reporting period, the Company’s total GHG                   Pada periode pelaporan terakhir, total emisi GRK Perseroan
emissions reached 16,103,048 tCO2e, an increase of 48.13%                 mencapai 16.103.048 tCO2e, meningkat 48,13% dibandingkan
compared to the previous year. This increase was broadly in               tahun sebelumnya. Kenaikan ini sejalan dengan peningkatan
line with the rise in energy consumption and the expanded                 konsumsi energi serta perluasan cakupan pelaporan pada
reporting scope in 2025, which included additional                        tahun 2025 yang mencakup tambahan unit smelter yang
smelter units that require high-volume energy source.                     membutuhkan sumber energi dalam volume besar. Emisi
Scope 1 remained the largest contributor, accounting for                  Lingkup 1 tetap menjadi kontributor terbesar dengan porsi
approximately 65.3% of total GHG emissions and reflecting                 sekitar 65,3% dari total emisi GRK yang mencerminkan emisi
direct emissions from operational activities. A shift in                  langsung dari kegiatan operasional. Terjadi pergeseran
emissions composition from Scope 1 to Scope 2 occurred                    komposisi emisi dari Scope 1 ke Scope 2 selama periode
during this reporting period, primarily driven by increased use           pelaporan ini, yang terutama didorong oleh peningkatan
of electricity purchased from external parties. The increase was          penggunaan listrik yang dibeli dari pihak ketiga eksternal.
influenced by the addition of new business units, including               Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh penambahan unit
ONC and KPS, which rely entirely on third-party electricity, as           usaha baru, termasuk ONC dan KPS, yang sepenuhnya
well as pilot initiatives by HJF and HPL to transition from self-         bergantung pada listrik dari pihak ketiga eksternal, serta
generated power to externally supplied electricity as a more              inisiatif percontohan oleh HJF dan HPL untuk beralih dari
efficient energy source. Scope 3 emissions also increased by              pembangkit listrik mandiri ke pasokan listrik eksternal
7.69% compared to 2024.                                                   sebagai sumber energi yang lebih efisien. Emisi Cakupan 3
                                                                          turut meningkat sebesar 7,69% dibandingkan tahun 2024.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                       PT Trimegah Bangun Persada Tbk           79
Page 81
     Scope 1 Emissions | Emisi Lingkup 1                                                                                      In 2025, | Di 2025,

    Scope 1 emissions include direct emissions from stationary combustion, mobile
    combustion, industrial processes, fugitive emissions, and land use change. [GRI 305-1, 14.1.5]                       10,521,197 tCO2e
    Emisi Lingkup 1 mencakup emisi langsung yang berasal dari pembakaran stasioner,                                                 16.93%
    pembakaran kendaraan, proses industri, emisi lepas, serta perubahan penggunaan lahan.                                    compared to 2024
    [GRI 305-1, 14.1.5]                                                                                                      dibandingkan tahun 2024

     Scope 2 Emissions | Emisi Lingkup 2                                                                                      In 2025, | Di 2025,

    Scope 2 emissions arise from electricity consumption purchased from external parties.                                 3,565,655 tCO2e
    [GRI 305-2, 14.1.6]                                                                                                  This was associated with the expanded reporting scope in
                                                                                                                         2025, which included additional smelter units with higher
                                                                                                                         consumption of purchased electricity from external
    Emisi Lingkup 2 berasal dari konsumsi listrik yang diperoleh dari pihak eksternal.                                   parties.
                                                                                                                         Hal ini berkaitan dengan perluasan cakupan pelaporan
    [GRI 305-2, 14.1.6]                                                                                                  pada tahun 2025, yang mencakup tambahan unit smelter
                                                                                                                         dengan konsumsi listrik yang dibeli dari pihak eksternal
                                                                                                                         dalam jumlah lebih tinggi.



     Scope 3 Emissions | Emisi Lingkup 3                                                                                      In 2025, | Di 2025,

    Scope 3 emissions include other indirect emissions originating from upstream
    transportation and distribution, downstream transportation and distribution, employee                                 2,016,196 tCO2e
    commuting, business travel, purchased goods and services, and capital goods. [GRI 305-3, 14.1.7]
    Emisi Lingkup 3 mencakup emisi tidak langsung lainnya yang berasal dari transportasi dan                                        7.69%
    distribusi hulu, transportasi dan distribusi hilir, perjalanan karyawan dari dan ke tempat                               compared to 2024
    kerja, perjalanan dinas, pembelian barang dan jasa, serta barang modal. [GRI 305-3, 14.1.7]                              dibandingkan tahun 2024




                      Greenhouse Gas Emission                                              Total Greenhouse Gas Emission
                       Emisi Gas Rumah Kaca                                                 Total Emisi Gas Rumah Kaca

                                                                                                                                              16,103
                                                     Scope 3
                                                                                                                                               2,016
                                                     Lingkup 3
                                                                           Thousand Tons of CO2e




                                                     12.5%                                                           10,871                    3,565
                                                                               Ribu Ton CO2e




                                                                                                     9,569
       Scope 1                                                                                                       1,872
                                                                                                     1,587             0.7
     Lingkup 1                                                                                        0.6

       65.3%
                                                                                                     7,981           8,998                    10,521
                                                     Scope 2
                                                     Lingkup 2
                                                     22.2%                                           2023             2024                      2025
                                                                                                                Year | Tahun
                                                                                Scope 1 | Lingkup 1          Scope 2 | Lingkup 2             Scope 3 | Lingkup 3




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                 PT Trimegah Bangun Persada Tbk                                          80
Page 82
                 Scope
                                                             2023                                     2024                                2025
                Lingkup

 Scope 1                                                Assured                                Assured                             Assured
                                                                        7,981,063                              8,998,127                         10,521,197
 Lingkup 1

 Scope 2                                                Assured                                Assured                             Assured
                                                                                564                                   699                         3,565,655
 Lingkup 2

 Scope 3
                                                        Assured         1,587,482              Assured          1,872,151          Assured        2,016,196
 Lingkup 3


 Total                                                  Assured        9,569,109               Assured       10,870,978            Assured      16,103,048

Notes:                                                                                Catatan:
The reporting scope in 2025 expanded to include eight business units; PT TBP,         Cakupan pelaporan pada tahun 2025 diperluas menjadi delapan unit bisnis,
PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT KPS, PT HPL, dan PT ONC—compared to five           yaitu PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT KPS, PT HPL, dan PT ONC,
business units in the previous reporting period.                                      dibandingkan dengan lima unit bisnis pada periode pelaporan sebelumnya.


In addition to total emissions, the Company also presents                             Selain total emisi, Perseroan juga melaporkan intensitas
emissions intensity to provide a more comparable measure                              emisi untuk memberikan ukuran kinerja emisi yang lebih
of emissions performance relative to production scale.                                dapat dibandingkan terhadap skala produksi. Intensitas emisi
Emissions intensity is presented per product (tCO2e per ton                           disajikan per produk (tCO2e per ton kandungan Ni) untuk tiga
of contained Ni) across three products: laterite ore, MHP, and                        jenis produk, yaitu bijih laterit, MHP, dan feronikel.
ferronickel.

     Emission Intensity per Product 2025 [POJK-F.11][GRI 305-4, 14.1.8]
     Intensitas Emisi per Produk 2025




      Laterite Ore (tCO2e/tNiLaterite)                  MHP (tCO2e/tNiMHP)                                   Ferronickel (tCO2e/tNiFeNi)
      Bijih Laterit

      0.43                  16.37%
                      compared to 2024
                                                        11.72                    10.30%
                                                                            compared to 2024
                                                                                                             65.88                    2.82%
                                                                                                                                compared to 2024
                      dibandingkan tahun 2024                               dibandingkan tahun 2024                             dibandingkan tahun 2024



Emissions intensity per product in 2025 showed varying                                Intensitas emisi per produk pada tahun 2025 menunjukkan
trends across the Company’s main commodities. MHP and                                 tren yang bervariasi di seluruh komoditas utama Perseroan.
laterite ore recorded improvements, with emissions intensity                          MHP dan bijih laterit mencatat perbaikan, dengan intensitas
decreasing by 10.30% to 11.72 tCO2e/t NiMHP and by 16.37%                             emisi menurun sebesar 10,26% menjadi 11,72 tCO2e/t
to 0.43 tCO2e/t NiLaterite compared to 2024, mostly due to                            NiMHP dan sebesar 16,37% menjadi 0,43 tCO2e/t NiLaterit
electricity being purchased from an external third party.                             dibandingkan tahun 2024, terutama didorong oleh kontribusi
Meanwhile, ferronickel emissions intensity increased slightly                         signifikan dari pembelian listrik dari pihak ketiga eksternal.
by 2.82% to 65.88 tCO2e/t NiFeNi, mainly due to PT KPS                                Sementara itu, intensitas emisi feronikel meningkat sedikit
operations not yet reaching full capacity in 2025.                                    sebesar 2,82% menjadi 65,88 tCO2e/t NiFeNi, terutama
                                                                                      disebabkan oleh operasi PT KPS yang belum mencapai
                                                                                      kapasitas penuh pada tahun 2025.

While emission reduction targets based on absolute emissions                          Meskipun target penurunan emisi berbasis emisi absolut
are essential, tracking emission intensity per product                                tetap penting, pemantauan intensitas emisi per produk
provides critical performance insights during development                             memberikan wawasan kinerja yang krusial selama fase
phases while scaling production. Updated baselines and                                pengembangan seiring dengan peningkatan skala produksi.
ongoing monitoring of emission intensity remain one of the                            Pembaruan baseline serta pemantauan berkelanjutan
effective methods for evaluating company performance, as                              terhadap intensitas emisi tetap menjadi salah satu metode
they account for production growth and operational scaling,                           yang efektif dalam mengevaluasi kinerja perusahaan, karena
aligning with global standards.                                                       mempertimbangkan pertumbuhan produksi dan skala
                                                                                      operasional, serta selaras dengan standar global.

Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                    PT Trimegah Bangun Persada Tbk                    81
Page 83
Non-GHG Emissions [POJK-F.11][GRI 305-7, 14.3.2][SASB EM-MM-120a.1]
Emisi Non-GRK
In 2025, the Company recorded air emission loads of 6,641               Pada tahun 2025, Perseroan mencatat beban emisi udara
tons of sulfur dioxide (SO2), 1,521 tons of nitrogen oxides (NOx),      sebesar 6.641 ton sulfur dioksida (SO2), 1.521 ton nitrogen
and 971 tons of particulate matter, resulting in a combined             oksida (NOx), dan 971 ton partikulat sehingga total beban
emission load of 9,133 tons. The figures represent the total            emisi mencapai 9.133 ton. Angka tersebut mencerminkan
mass of pollutants released during the reporting year. The              total massa polutan yang dilepaskan selama tahun berjalan.
increase in SO2 and particulate emissions was primarily driven          Kenaikan emisi SO2 dan partikulat utamanya dipengaruhi
by increased operational capacity and additional emission               oleh peningkatan kapasitas operasional serta penambahan
sources from the operation of coal-fired power plants (CFPP)            sumber emisi dari pengoperasian pembangkit listrik tenaga
and smelter processes.                                                  uap (PLTU) dan proses smelter.




        0            incidents of air emissions exceeding regulatory limits across all
                     emission sources and parameters
                     insiden emisi udara yang melampaui batas regulasi pada seluruh
                     sumber emisi dan semua parameter




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                       PT Trimegah Bangun Persada Tbk      82
Page 84
Despite the increase, all emissions were managed in                     Meskipun mengalami peningkatan, seluruh emisi tetap
accordance with applicable regulatory standards. The                    dikelola sesuai dengan standar regulasi yang berlaku.
Company complied with emission quality standards set                    Perseroan memenuhi baku mutu emisi sebagaimana diatur
out in environmental regulations and permits issued by the              dalam peraturan lingkungan hidup serta perizinan yang
Ministry of Environment (KLH), which serve as the basis for             diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
controlling emission loads and ensuring that operational                Ketentuan tersebut menjadi dasar dalam pengendalian beban
activities remain within regulated limits. Based on Continuous          emisi dan memastikan kegiatan operasional tetap berada
Emission Monitoring System (CEMS) monitoring results,                   dalam batas yang ditetapkan. Berdasarkan hasil pemantauan
emission parameters at relevant sources remained within the             Continuous Emission Monitoring System (CEMS), parameter
applicable regulatory limits throughout the reporting year.             emisi pada sumber terkait tetap berada dalam ambang batas
                                                                        yang berlaku sepanjang tahun pelaporan.

In addition, the Company implements internal procedures                 Selain itu, Perseroan menerapkan prosedur internal yang
that prohibit the use of ozone-depleting substances (ODS),              melarang penggunaan bahan perusak ozon (BPO) dan tidak
and no ODS were used in the main operational processes                  terdapat penggunaan BPO dalam proses operasional utama
during the reporting period.[GRI 305-6]                                 selama periode pelaporan. [GRI 305-6]

Decarbonization Initiatives
Inisiatif Dekarbonisasi
To support its decarbonization roadmap, the Company                     Untuk mendukung peta jalan dekarbonisasi, Perseroan
implements targeted initiatives focused on improving energy             melaksanakan berbagai inisiatif terarah yang berfokus pada
efficiency, increasing the use of alternative energy sources,           peningkatan efisiensi energi, peningkatan pemanfaatan
and optimizing operational processes to reduce greenhouse               sumber energi alternatif, serta optimalisasi proses operasional
gas (GHG) emission and non GHG emission.                                guna menurunkan emisi GRK dan emisi non-GRK.

Energy Optimization [POJK-F.7, F.12][GRI 302-4, 302-5, 305-5, 14.1.9]
Optimalisasi Energi
The Company started a project called the Sustainable Energy             Perseroan memulai proyek Sustainable Energy Initiatives
Initiatives (SEI), an overarching approach that encompasses             (SEI) sebagai pendekatan menyeluruh yang mencakup
various programs to improve energy performance and                      berbagai program untuk meningkatkan kinerja energi
increase the use of alternative energy sources to reduce overall        serta memperluas pemanfaatan sumber energi alternatif
GHG emissions. “Sustainable Energy” is used as a broad term             guna menurunkan total emisi GRK. Istilah “Sustainable
that includes both renewable and other alternative energy               Energy” digunakan sebagai konsep luas yang mencakup
sources, providing flexibility in supporting the Company’s              energi terbarukan maupun sumber energi alternatif lainnya
energy transition.                                                      sehingga memberikan fleksibilitas dalam mendukung transisi
                                                                        energi Perseroan.

In this context, energy generated refers to the total amount            Dalam konteks ini, energi yang dihasilkan mengacu pada
of energy produced or recovered through SEI programs,                   total energi yang diproduksi atau dipulihkan melalui program
including energy generated from alternative and renewable               SEI, termasuk energi yang berasal dari sumber alternatif
sources as well as energy recovered from operational                    dan terbarukan, serta energi hasil pemulihan dari proses
processes that can be reused within the Company’s activities.           operasional yang dapat digunakan kembali dalam kegiatan
                                                                        Perseroan.

PT TBP consistently allocates financial resources to support            PT TBP secara konsisten mengalokasikan sumber daya
the development and implementation of Sustainable                       finansial untuk mendukung pengembangan dan pelaksanaan
Energy Initiatives (SEI). Since 2021, PT TBP has consistently           Sustainable Energy Initiatives (SEI). Sejak tahun 2021, PT TBP
allocated financial resources to support the development and            secara konsisten mengalokasikan sumber daya keuangan
implementation of Sustainable Energy Initiatives (SEI). The             untuk mendukung pengembangan dan implementasi Inisiatif
Company recorded cumulative SEI capital expenditure (SEI                Energi Berkelanjutan (SEI). Perseroan mencatat akumulasi
Capex) of IDR 999.7 billion. These initiatives are implemented          belanja modal SEI (SEI Capex) sebesar Rp999,7 miliar. Inisiatif
across mining, RKEF, and HPAL operations and contribute to              ini diterapkan pada kegiatan pertambangan, RKEF, dan HPAL
both energy generation and emissions reduction. In 2025,                erta memberikan kontribusi terhadap peningkatan pasokan
these efforts generated 38,937,906 GJ of energy and avoided             energi dan penurunan emisi. Pada tahun 2025, upaya
3,151,013 tCO3e of GHG emissions compared to fossil fuel                ini menghasilkan 38.937.906 GJ energi dan menghindari
consumption.                                                            3.151.013 tCO3e emisi GRK dibandingkan dengan konsumsi
                                                                        bahan bakar fosil.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                    PT Trimegah Bangun Persada Tbk             83
Page 85
                                         Energy Generated from SEI
                                        Energi yang Dihasilkan dari SEI




                                                                          Mining
                                  HPAL                                    2.6%
                                 30.7%



            Renewable Energy
            Energi Terbarukan
            35.3%

                                                                                       RKEF
                                                                                       66.7%
    New Energy & Energy Efficiency
    Energi Baru & Efisiensi Energi
    64.7%




                            GHG Emission Avoidance and Reduction from SEI
                           Penghindaran dan Pengurangan Emisi GRK dari SEI


                                           Mining
                                            2.4%                                   Avoidance
                                                                                   Penghindaran
                                                                                   95.1%

                                 HPAL
                                41.6%




                                                                                       RKEF
                                                                                       56%
                         Reduction
                       Pengurangan
                              4.9%




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk   84
Page 86
    Decarbonization Initiatives [POJK-F.7, F.12][GRI 302-5, 305-5, 14.1.9]
    Inisiatif
     Strategi Dekarbonisasi
                Keberlanjutan 10 Tahun


   Renewable Energy [POJK-F.7]
   Energi Terbarukan


    Biodiesel Utilization                     Solar Photovoltaic System                                 Used Cooking Oil Utilization[POJK F.5]
    Pemanfaatan Biosolar                      Sistem Solar Photovoltaic                                 Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas
   The use of biodiesel supports the          Solar energy is utilized as a supporting energy           At the MSP unit, the Company
   reduction      of     reliance    on       source across selected operational areas, including       utilizes used cooking oil as an
   conventional fossil fuels while            street lighting, ground-mounted systems for               alternative fuel to reduce coal
   lowering emissions intensity               telecommunication       towers,    and      rooftop       consumption. This initiative is
   across operations. Since February          installations at employee housing. As of 2025,            driven by efforts to convert waste
   2025, PT TBP has implemented               existing solar PV initiative generated 615 GJ of          into an energy source, while also
   B40 across all business unit               energy and avoided 210 tCO2e of emissions. In             improving environmental quality
   utilization, generating 2,091,593 GJ       2025, the Company added 40 MWp of rooftop solar           and production cost efficiency. The
   of energy and reducing 153,272             capacity, with construction ongoing through               process generates 1,926 GJ of
   tCO2e of GHG emissions in 2025.            2025–2026 and targeted for completion in 2026.            energy and reduces 1,755 tCO2e of
                                                                                                        GHG emissions.

   Pemanfaatan biodiesel menjadi              Pemanfaatan energi surya dilakukan melalui                Di     unit     MSP,    Perseroan
   salah satu upaya Perseroan                 sistem solar photovoltaic sebagai sumber energi           memanfaatkan minyak goreng
   menurunkan ketergantungan pada             pendukung di area tertentu. Panel surya                   bekas sebagai bahan bakar
   bahan bakar fosil konvensional             digunakan untuk tiga aplikasi, yaitu penerangan           alternatif   untuk     mengurangi
   sekaligus menekan intensitas emisi         jalan, sistem terpasang di tanah untuk Menara             konsumsi batu bara. Inisiatif ini
   di area operasi. Mulai Februari            Telekomunikasi, serta instalasi atap di perumahan         berangkat         dari       upaya
   2025, PT TBP telah menerapkan              atau mess karyawan. Hingga akhir tahun 2025,              memanfaatkan limbah menjadi
   B40 pada seluruh unit bisnis.              inisiatif panel surya yang sudah ada menghasilkan         sumber energi, termasuk untuk
   Inisiatif ini menghasilkan 2.091.593       615 GJ energi dan menghindari 210 tCO2e emisi             meningkatkan kualitas lingkungan
   GJ energi dan mereduksi 153.272            GRK. Pada tahun 2025, Perseroan menambah                  dan efisiensi biaya produksi. Proses
   tCO2e emisi GRK sepanjang tahun            kapasitas 40 MWp panel surya atap dengan                  ini menghasilkan 1.926 GJ energi
   2025.                                      konstruksi yang berlangsung pada 2025–2026 dan            dan mereduksi 1.755 tCO2e emisi
                                              ditargetkan selesai pada 2026.                            GRK.




    Acid Plant Waste Heat
                                                                               High Pressure Acid Leach (HPAL) Efficiency
    Rekuperasi Panas Limbah Pabrik Asam
                                                                               Improvements
    The Company utilizes waste heat from sulfuric acid production to           Peningkatan Efisiensi High Pressure Acid Leach (HPAL)
    generate renewable energy. This initiative supports the Company in
    improving the efficiency of energy. In 2025, the capacity of the Acid
    Plant Waste Heat Recovery doubled due to the addition of a new                                                   Limonite
    business unit, PT ONC, which was previously implemented only at PT                                               Limonit
    HPL. This process generated new & renewable energy of of 11,637,506
    GJ and avoided 1,289,291 tCO2e of GHG emissions.                                          Sulfidic Acid
                                                                                 Acid         Asam Sulfat
    Perseroan memanfaatkan panas limbah dari proses produksi asam               Plant
    sulfat untuk menghasilkan energi terbarukan. Inisiatif ini membantu                                                HPAL       Mixed
                                                                                Pabrik                                Process     Hydroxide
    Perseroan meningkatkan efisiensi energi. Pada tahun 2025, kapasitas          Asam          Waste Heat               Proses     Precipitate
    Rekuperasi Panas Limbah Pabrik Asam meningkat dua kali lipat                Sulfat         Recovery      Steam      HPAL      (MHP)
    dikarenakan penambahan unit bisnis yaitu PT ONC yang sebelumnya                            Daur Ulang     Uap

    hanya di PT HPL saja. Proses ini menghasilkan energi baru dan                             Panas Buang
    terbarukan sebesar 11.637.506 GJ energi atau menghindari 1.289.291
    tCO2e emisi GRK.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                        PT Trimegah Bangun Persada Tbk                  85
Page 87
     Decarbonization Initiatives [POJK-F.7, F.12][GRI 302-5, 305-5, 14.1.9]
     Inisiatif
      Strategi Dekarbonisasi
                 Keberlanjutan 10 Tahun

    Energy Efficiency[GRI 302-4]
    Efisiensi Energi

    Electric Vehicle Utilization
    Penggunaan Kendaraan Listrik

    PT HPL utilizes electric towing vehicles and forklifts in nickel sulfate warehouses to reduce emissions from internal transportation. This
    initiative generated 216 GJ of renewable energy and reduced 9 tCO2e.
    PT HPL menggunakan kendaraan penarik dan forklift listrik di gudang nikel sulfat untuk mengurangi emisi aktivitas transportasi
    internal. Inisiatif ini menghasilkan 216 GJ energi terbarukan dan mereduksi 9 tCO2e emisi GRK.




   New Energy
   Energi Baru


    Coal Gas Utilization
    Pemanfaatan Gas Batubara
    Coal gasification transforms coal into producer gas which is then used to generate heat in RKEF processing, thereby reducing overall coal
    consumption and emissions. In 2025, an additional business unit (PT KPS) were integrated, and the system was further embedded into the
    RKEF process. This initiative generated 25,206,050 GJ of new & renewable energy and avoided 1,706,476 tCO2e emissions.
    Gasifikasi batu bara mengubah batu bara menjadi gas produsen yang selanjutnya digunakan untuk menghasilkan panas dalam
    pemrosesan RKEF sehingga dapat mengurangi konsumsi batu bara secara keseluruhan serta menurunkan emisi. Pada tahun 2025,
    terdapat penambahan unit bisnis, yaitu PT KPS. Pemanfaatan gas batu bara juga diintegrasikan ke dalam proses RKEF untuk lebih
    meningkatkan efisiensi energi. Proses ini menghasilkan 25.206.050 GJ energi baru terbarukan, menghindari 1.706.476 tCO2e emisi GRK.




Non-GHG Emissions Control Initiatives [GRI 305-7, 14.3.2]
Inisiatif Pengendalian Emisi Non GRK
In addition to GHG reduction efforts, the Company implements                Sejalan dengan upaya penurunan emisi GRK, Perseroan juga
targeted initiatives to control non-GHG air emissions and                   melaksanakan berbagai inisiatif terarah untuk mengendalikan
minimize impacts on ambient air quality.                                    emisi udara non-GRK serta meminimalkan dampaknya
                                                                            terhadap kualitas udara ambien.

The Company is committed to complying with applicable air                   Perseroan berkomitmen mematuhi peraturan perundang-
pollution control regulations in Indonesia, while implementing              undangan terkait pengendalian pencemaran udara di
a range of control measures, including dust suppression                     Indonesia, serta menerapkan berbagai langkah pengendalian,
and ongoing air emissions management. Emissions control                     termasuk penekanan debu dan pengelolaan emisi udara
efforts are focused on key parameters—sulfur dioxide (SO2),                 secara berkelanjutan. Fokus pengendalian emisi diarahkan
nitrogen oxides (NOx), and particulate matter—aligned with                  pada parameter utama, yaitu sulfur dioksida (SO2), nitrogen
the operational characteristics of the Company.                             oksida (NOx), dan partikulat, sesuai dengan karakteristik
                                                                            operasional Perseroan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                          PT Trimegah Bangun Persada Tbk                  86
Page 88
   Non-GHG Emissions Control Initiatives [GRI 305-7, 14.3.2]
   Inisiatif Pengendalian Emisi Non GRK



  Equipment Installation
  Instalasi Peralatan


    Wet Scrubber Installation                        SW-FGD Installation                               Electrostatic Precipitator Installation
    Instalasi Wet Scrubber                           Instalasi SW-FGD                                  Instalasi Electrostatic Partikulat

   Installation of air pollution control             Installation of a Flue Gas Desulfurization        Installation of a particulate filtration
   equipment in the form of wet scrubbers            (SW-FGD) system as air pollution control          system in the Power Plant area for the
   in the Acid Plant area for the HPAL (High         equipment       to    manage      exhaust         HPAL (High Pressure Acid Leaching) unit.
   Pressure Acid Leaching) unit to control           emissions of SO2, NOx, and particulate            As of June 2025, the absolute emission
   exhaust emissions of SO2, NOx, and                matter in the Power Plant area. As of             reduction from supporting facilities
   particulate matter. As of June 2025, the          June 2025, the absolute emission                  related to the process amounted to
   absolute emission reductions from                 reduction from supporting facilities              214.86 tons of particulate matter (PM).
   production processes amounted to                  related to the process amounted to
   799.66 tons of SO2, 35.89 tons of NOx,            799.66 tons of SO2.
   and 347.01 tons of particulate matter
   (PM).

   Perseroan memasang alat pengendali               Perseroan memasang sistem Flue Gas Gas            Perseroan memasang sistem penyaring
   pencemaran udara yaitu wet scrubber
                                 scrubber           Desulfurization    (SW-FGD)    sebagai            partikulat      berupa      electrostatic
                                                                                                                                 electrostatic
   pada area Acid Plant untuk unit HPAL             peralatan pengendali pencemaran                   precipitator di area Power Plant untuk
   (High Pressure
          Pressure Acid
                    Acid Leaching
                          Leaching)
                                  ) guna            udara untuk mengendalikan emisi gas               unit HPAL (High  (High Pressure     Acid
                                                                                                                              Pressure Acid
   mengendalikan emisi gas buang SO2,               buang SO2, NOx, dan partikulat di area            Leaching).
                                                                                                      Leaching ). Sampai dengan data bulan
   NOx, dan partikulat. Sampai dengan               Power Plant. Sampai dengan data bulan             Juni 2025, inisiatif ini menghasilkan
   data bulan Juni 2025, inisiatif ini              Juni 2025, Nilai absolut penurunan                penurunan emisi absolut dari fasilitas
   menghasilkan penurunan emisi absolut             emisi dari fasilitas pendukung yang               pendukung yang terkait dengan proses
   dari proses produksi sebesar 799,66 ton          berkaitan     dengan    proses   yaitu            sebesar 214,86 ton partikulat (PM).
   SO2, 35,89 ton NOx, dan 347,01 ton               parameter SO2 sebesar 799,66 Ton SO2.
   partikulat (PM).




  Reuse and Recovery
  Pemanfaatan Kembali


    High Temperature Off Gas from Electric Furnace
    High Temperature Off Gas dari Electric Furnace

   Reutilization of high-temperature off-gas from electric furnaces to support calcination processes in rotary kilns and dryers, as an effort to
   utilize heat that would otherwise be released directly into the atmosphere. As of June 2025, the absolute emission reductions from
   production processes amounted to 2.70 tons of SO2, 1.80 tons of NOx, and 0.30 tons of particulate matter (PM).

   Perseroan menggunakan kembali gas buang bersuhu tinggi dari Electric Furnace
                                                                           Furnace untuk memanaskan kalsin di Rotary
                                                                                                                  Rotary Klin
                                                                                                                         Kilndan
                                                                                                                              danDryer.
                                                                                                                                  Dryer.
   Sampai dengan data bulan Juni 2025, inisiatif ini menghasilkan penurunan emisi absolut dari proses produksi sebesar 2,70 ton SO2, 1,80
   ton NOx, dan 0,30 ton partikulat (PM).




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk                   87
Page 89
Energy and Emissions Monitoring
Pemantauan Energi dan Emisi
The Company implements structured monitoring systems             Perseroan menerapkan sistem pemantauan yang terstruktur
and internal controls to ensure the effectiveness, accuracy,     dan pengendalian internal untuk memastikan efektivitas,
and accountability of its energy and emissions management.       akurasi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan energi dan
Data is collected through a combination of integrated            emisi. Data dikumpulkan melalui kombinasi sistem internal
internal systems, energy monitoring tools, and emissions         terintegrasi, perangkat pemantauan energi, serta platform
tracking platforms, supported by cross-functional validation     pelacakan emisi, yang didukung proses validasi lintas fungsi
by relevant departments to ensure data consistency and           oleh unit terkait guna memastikan konsistensi dan keandalan
reliability. In line with this, the Company, through PT TBP      data. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan melalui PT
and PT GPS, also implements an ISO 50001-based Energy            TBP dan PT GPS juga menerapkan Sistem Manajemen
Management System (EnMS) to strengthen the identification        Energi berbasis ISO 50001 untuk memperkuat identifikasi
of energy efficiency opportunities, the establishment of         peluang efisiensi energi, penetapan baseline dan target, serta
baselines and targets, and the implementation of structured      implementasi program peningkatan kinerja energi secara
and continuous energy performance improvement programs.          terstruktur dan berkelanjutan.

In preparing its greenhouse gas (GHG) emissions inventory,       Dalam penyusunan inventarisasi emisi GRK, Perseroan
the Company refers to internationally recognized standards,      mengacu pada standar yang diakui secara internasional,
including the GHG Protocol and ISO 14064. The adoption           termasuk GHG Protocol dan ISO 14064. Penerapan kerangka
of these frameworks supports consistency in calculation          tersebut mendukung konsistensi metodologi perhitungan
methodology and strengthens the credibility of reported          sekaligus memperkuat kredibilitas data emisi yang
emissions data.                                                  dilaporkan.

Beyond GHG emissions, the Company also monitors non-             Di luar emisi GRK, Perseroan juga memantau emisi udara non-
GHG air emissions arising from mining, transportation, and       GRK yang berasal dari kegiatan pertambangan, transportasi,
power generation activities. Key parameters such as sulfur       dan pembangkitan listrik. Parameter utama seperti sulfur
dioxide (SO2), nitrogen oxides (NOx), and particulate matter     dioksida (SO2), nitrogen oksida (NOx), dan partikulat dipantau
are tracked as part of the Company’s air quality management.     sebagai bagian dari pengelolaan kualitas udara Perseroan.
Monitoring is supported by a Continuous Emission Monitoring      Pemantauan didukung oleh Continuous Emission Monitoring
System (CEMS), which is calibrated and integrated with the       System (CEMS) yang telah dikalibrasi dan terintegrasi dengan
government’s Continuous Emission Monitoring Information          Sistem Informasi Pemantauan Emisi Kontinu (SISPEK) milik
System (SISPEK) to enable real-time and transparent              pemerintah untuk mendukung pelaporan secara real-time
reporting.                                                       dan transparan.

To strengthen data reliability, the Company conducts periodic    Perseroan juga melakukan peninjauan internal secara berkala
internal reviews and engages independent third parties to        serta melibatkan pihak independen untuk memverifikasi
verify Scope 1, Scope 2, and Scope 3 emissions. Monitoring       emisi Lingkup 1, Lingkup 2, dan Lingkup 3 guna memperkuat
results are regularly reviewed to support decision-making        keandalan data. Hasil pemantauan ditelaah secara rutin
and continuous improvement in energy and emissions               guna mendukung pengambilan keputusan dan perbaikan
management.                                                      berkelanjutan dalam pengelolaan energi dan emisi.

Performance and Results
Kinerja dan Capaian
The Company’s emissions and energy performance reflects          Kinerja emisi dan energi Perseroan mencerminkan dampak
the combined impact of operational growth and the                gabungan dari pertumbuhan operasional serta pelaksanaan
implementation of decarbonization initiatives. In 2025,          inisiatif dekarbonisasi. Pada tahun 2025, total emisi GRK
total greenhouse gas (GHG) emissions increased compared          meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, terutama
to the previous year, primarily driven by the expansion of       didorong oleh perluasan kapasitas operasional dan
operational capacity and the addition of new business units.     penambahan unit bisnis baru.

Despite this increase, the Company continues to implement        Di tengah peningkatan tersebut, Perseroan tetap
initiatives aimed at improving energy efficiency and reducing    melaksanakan berbagai inisiatif yang ditujukan untuk
emissions intensity across its operations. Emissions intensity   meningkatkan efisiensi energi dan menurunkan intensitas
remains a key metric to assess performance relative to           emisi di seluruh kegiatan operasional. Intensitas emisi
production scale. The Company will continue to strengthen        tetap menjadi indikator utama dalam menilai kinerja relatif
its decarbonization efforts and refine its roadmap to support    terhadap skala produksi. Perseroan akan terus memperkuat
the achievement of its long-term emissions reduction targets.    upaya dekarbonisasi serta menyempurnakan peta jalannya
                                                                 guna mendukung pencapaian target penurunan emisi jangka
                                                                 panjang.

Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk             88
Page 90
Water and Effluent Management [GRI 3-3, 303-1, 14.7.1, 14.7.2]
[SASB EM-MM-140a.2]

Pengelolaan Air dan Efluen

Water is a critical resource across PT TBP’s operations,            Air merupakan sumber daya penting di seluruh kegiatan
supporting activities from mining and processing to                 operasional PT TBP dan mendukung aktivitas mulai dari
supporting facilities. These operations rely on multiple water      penambangan serta pengolahan hingga fasilitas pendukung.
sources, including surface water, seawater, and rainwater,          Kegiatan tersebut bergantung pada berbagai sumber air,
each with distinct availability and risk considerations. As such,   termasuk air permukaan, air laut, dan air hujan, masing-
effective water management is essential to ensure operational       masing dengan karakteristik ketersediaan serta risiko yang
continuity while minimizing impacts on surrounding water            berbeda. Oleh karena itu, pengelolaan air yang efektif menjadi
resources. [GRI 3-3, 14.7.1]                                        hal penting untuk memastikan keberlangsungan operasional
                                                                    sekaligus meminimalkan dampak terhadap sumber daya air
                                                                    di sekitarnya. [GRI 3-3, 14.7.1]

The Company is committed to managing water responsibly by           Perseroan berkomitmen mengelola air secara bertanggung
balancing operational needs with environmental protection.          jawab dengan menyeimbangkan kebutuhan operasional dan
This includes optimizing water use, reducing reliance on            perlindungan lingkungan. Komitmen ini diwujudkan melalui
freshwater sources, and ensuring that all effluent is properly      optimalisasi penggunaan air, pengurangan ketergantungan
treated before reuse or discharge in accordance with                pada sumber air tawar, serta memastikan seluruh efluen
applicable standards.                                               diolah dengan baik sebelum digunakan kembali atau dilepas
                                                                    ke lingkungan sesuai standar yang berlaku.

To achieve this, PT TBP applies a site-specific water               Untuk mendukung hal tersebut, PT TBP menerapkan
management approach, where water use, risks, and controls           pendekatan pengelolaan air yang disesuaikan dengan
are managed based on the characteristics of each operational        karakteristik masing-masing lokasi operasional. Melalui
area. This approach is supported by integrated systems that         pendekatan ini, penggunaan air, risiko, dan langkah
oversee water withdrawal, use, treatment, and discharge,            pengendalian dikelola berdasarkan kondisi tiap area
ensuring that water-related impacts are identified, controlled,     operasi. Pendekatan tersebut didukung oleh sistem
and continuously monitored. [GRI 303-1, 14.7.2]                     terintegrasi yang mencakup pengambilan, penggunaan,
                                                                    pengolahan, dan pembuangan air sehingga dampak terkait
                                                                    air dapat diidentifikasi, dikendalikan, dan dipantau secara
                                                                    berkelanjutan. [GRI 303-1, 14.7.2]

In 2025, there were no instances of non-compliance with             Pada tahun 2025, tidak terdapat ketidakpatuhan terhadap
permits, regulatory standards, or applicable water quality          perizinan, standar regulasi, maupun persyaratan kualitas air
requirements. [SASB EM-MM-140a.2]                                   yang berlaku. [SASB EM-MM-140a.2]



Water Management Approach [GRI 303-1, 14.7.2]
Pendekatan Pengelolaan Air

PT TBP manages water through a structured approach                  PT TBP mengelola air melalui pendekatan terstruktur yang
designed to balance operational needs with environmental            dirancang untuk menyeimbangkan kebutuhan operasional
protection. Given the dynamic hydrological conditions in its        dan perlindungan lingkungan. Mengingat kondisi hidrologi
operational areas, water management is treated as a critical        yang dinamis di wilayah operasional, pengelolaan air menjadi
control to mitigate risks such as water scarcity, flooding, and     aspek pengendalian penting untuk memitigasi risiko, seperti
environmental contamination.                                        keterbatasan ketersediaan air, banjir, dan pencemaran
                                                                    lingkungan.

The Company applies a planning-based approach supported             Perseroan menerapkan pendekatan berbasis perencanaan
by hydrological and hydrogeological assessments to                  yang didukung kajian hidrologi dan hidrogeologi guna
understand water availability, flow patterns, and potential         memahami ketersediaan air, pola aliran, serta potensi risiko.
risks. In collaboration with independent experts, PT TBP is         Bekerja sama dengan ahli independen, PT TBP saat ini tengah
currently conducting a comprehensive study to strengthen            melaksanakan studi komprehensif untuk memperkuat



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk             89
Page 91
its understanding of site-specific water conditions. The                      pemahaman terhadap kondisi air yang spesifik di tiap lokasi.
study covers key aspects such as water balance, flood risk                    Studi tersebut mencakup aspek utama seperti neraca air,
mitigation, watershed modeling, and coastal protection,                       mitigasi risiko banjir, pemodelan daerah aliran sungai (DAS),
providing a technical basis for infrastructure planning and                   serta perlindungan wilayah pesisir sebagai dasar teknis bagi
operational decision-making. As of the reporting period, this                 perencanaan infrastruktur dan pengambilan keputusan
study remains ongoing.                                                        operasional. Hingga akhir periode pelaporan, studi ini masih
                                                                              berlangsung.

Operationally, water management is implemented through                        Secara operasional, pengelolaan air dilaksanakan melalui
the Company’s Integrated Water Management Plan, which                         Integrated Water Management Plan yang ditinjau dan
is regularly reviewed and updated. The plan outlines                          diperbarui secara berkala. Rencana ini memuat langkah
control measures across the water cycle, including water                      pengendalian di seluruh siklus air, termasuk penyimpanan,
storage, drainage, treatment, and discharge. In 2025, key                     drainase, pengolahan, dan pembuangan air. Pada tahun
improvements included recalibration of hydrological                           2025, peningkatan utama mencakup kalibrasi ulang
assumptions, expansion of sedimentation ponds using                           asumsi hidrologi, perluasan kolam sedimentasi dengan
former mining areas, and routine maintenance activities such                  memanfaatkan area bekas tambang, serta kegiatan
as sludge removal to maintain capacity and performance.                       pemeliharaan rutin seperti pembersihan lumpur untuk
                                                                              menjaga kapasitas dan kinerja fasilitas.

To further manage surface water and runoff, the Company                       Untuk memperkuat pengelolaan air permukaan dan
continues to develop and maintain drainage systems across                     limpasan, Perseroan juga terus mengembangkan serta
mining areas, stockpiles, and supporting facilities. These                    memelihara sistem drainase di area tambang, area timbunan,
systems are designed to control rainwater flow, reduce                        dan fasilitas pendukung lainnya. Sistem ini dirancang untuk
sediment transport, and minimize risks of flooding and                        mengendalikan aliran air hujan, mengurangi perpindahan
erosion across operational areas.                                             sedimen, serta meminimalkan risiko banjir dan erosi di area
                                                                              operasional.

Water Use and Efficiency [POJK F.8][GRI 303-3, 303-5, 14.7.4, 14.7.6][SASB EM-MM-140a.1]
Penggunaan dan Efisiensi Air
Water is a critical resource for PT TBP’s operations, which utilize           Air merupakan sumber daya penting bagi operasional PT TBP,
surface water, seawater, and rainwater to support mining,                     yang memanfaatkan air permukaan, air laut, dan air hujan
processing, and supporting facilities. PT TBP is committed to                 untuk mendukung kegiatan penambangan, pengolahan,
managing water responsibly through optimizing water use,                      dan fasilitas pendukung. PT TBP berkomitmen mengelola air
reducing reliance on freshwater, and ensuring that effluent is                secara bertanggung jawab melalui optimalisasi penggunaan
properly treated before reuse or discharge in accordance with                 air, pengurangan ketergantungan pada air tawar, serta
applicable standards.                                                         pengolahan air limbah sebelum digunakan kembali atau
                                                                              dibuang sesuai standar yang berlaku.

The Company’s total water withdrawal in 2025 reached                          Total pengambilan air Perseroan pada tahun 2025
970,379 ML, an increase of 11.82% from the previous year. The                 mencapai 970.379 ML, meningkat 11,82% dibandingkan
primary source is seawater at 850,657 ML (87.66%), followed                   tahun sebelumnya. Sumber utama berasal dari air laut
by rainwater* at 61,324 ML (6.32%) and surface water at                       sebesar 850.657 ML (87,66%), diikuti air hujan* sebesar
58,398 ML (6.02%). The optimization of seawater use and the                   61.324 ML (6,32%), dan air permukaan sebesar 58.398 ML
utilization of rainwater form part of the Company’s efficiency                (6,02%). Optimalisasi penggunaan air laut merupakan
efforts to minimize reliance on freshwater. Surface water                     bagian dari upaya efisiensi Perseroan dalam meminimalkan
was used mainly in the High-Pressure Acid Leaching (HPAL)                     ketergantungan terhadap air tawar. Air permukaan terutama
process, while seawater supported cooling systems and, to a                   digunakan dalam proses High-Pressure Acid Leaching (HPAL).
limited extent, wastewater treatment processes.                               Sementara itu, air laut digunakan terutama untuk sistem
                                                                              pendinginan serta sebagian kecil untuk proses pengolahan
                                                                              air limbah.

Furthermore, the Company optimizes the use of rainwater                       Lebih lanjut, Perseroan mengoptimalkan pemanfaatan air
through retention ponds and rainwater storage facilities.                     hujan melalui kolam retensi dan penampung air hujan.
This infrastructure plays an important role in ensuring                       Infrastruktur ini berperan penting dalam memastikan
a sustainable operational water supply while serving as                       ketersediaan air operasional yang berkelanjutan, sekaligus
a contingency measure to address fluctuations in water                        sebagai bentuk antisipasi terhadap fluktuasi kebutuhan atau
demand and periods of dry weather.                                            selama musim kemarau.

*Rainwater includes rainwater collected in the Company’s operational sites,   *Air hujan termasuk air hujan yang dikumpulkan di lokasi operasional, kolam
retention ponds, and rainwater storage facilities.                            retensi, dan fasilitas penampungan air hujan Perseroan.


Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk                      90
Page 92
                                                                               Proportion of Water Withdrawal
    Water Withdrawal in 2025[GRI 303-3, 14.7.4]                                   Proporsi Pengambilan Air
    Pengambilan Air di 2025
         Assured                                                                                                          Rain Water
                                                                                                                          Air Hujan

   970,379 ML                                                                                                            6.32%


          11.82%                                                       Sea Water                                    Surface Water
                                                                         Air Laut                                   Air Permukaan
   from 2024                                                                                                        6.02%
   dari tahun 2024
                                                                       87.66%


The Company’s water consumption in 2025 was recorded at                 Konsumsi air Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar
301,142 ML, with the majority originating from water used in            301.142 ML, dengan mayoritas berasal dari air yang digunakan
the power plant cooling process, amounting to 282,073 ML                dalam proses pendinginan pembangkit listrik, yaitu sebesar
or approximately 93.67% of the total water consumption.                 282.073 ML atau sekitar 93,67% dari total konsumsi air.
Meanwhile, water consumption for domestic needs and nickel              Sementara itu, konsumsi air untuk kebutuhan domestik dan
processing activities was recorded at 19,069 ML. [GRI 303-5, 14.7.6]    proses pengolahan nikel tercatat sebesar 19.069 ML.
                                                                        [GRI 303-5, 14.7.6]




In 2025, the Company set a target to reuse 10,000 ML of                 Pada tahun 2025, Perseroan menetapkan target penggunaan
water across its operational areas and continued to promote             kembali air sebesar 10.000 ML di seluruh area operasional
recycling practices. During the year, 10,718 ML of water was            serta terus mendorong praktik daur ulang air. Sepanjang
successfully reused to support operations, including heavy              tahun berjalan, 10.718 ML air berhasil digunakan kembali
equipment washing and sediment control. These efforts are               untuk mendukung kegiatan operasional, termasuk pencucian
part of the Company’s broader objective to reduce overall               alat berat dan pengendalian sedimen. Upaya ini merupakan
water withdrawal and improve resource efficiency.                       bagian dari tujuan Perseroan untuk menekan total
                                                                        pengambilan air serta meningkatkan efisiensi penggunaan
                                                                        sumber daya.

                                                                        Water Consumption (ML)
     Recycled/Reused Water in 2025*                                                                                      Assured
                                                                        Penggunaan Air (ML)
     Air Daur Ulang/Digunakan
     Kembali pada Tahun 2025*
                                                                                                                  282,073

     10,718 ML
            6.2%          from 2024                                                    19,069
                          dari tahun 2024

     *Air Daur Ulang/Digunakan Kembali pada Tahun
     2025 tidak termasuk air dari pemulihan dan                               Domestic use and                 Power plant
     penggunaan kembali air tailing.                                          nickel processing              cooling processes
     *Recycled/Reused Water in 2025 does not include                         Penggunaan domestik             Proses pendinginan
     water recovered and reused from tailings.
                                                                             dan pengolahan nikel             pembangkit listrik



To strengthen water supply resilience, PT TBP continues to              Untuk memperkuat ketahanan pasokan air, PT TBP terus
diversify its freshwater sources. In 2025, operations utilized          melakukan diversifikasi sumber air tawar. Pada tahun 2025,
water from Lake Karo and Lake Loji, while also introducing              kegiatan operasional memanfaatkan air dari Danau Karo
the Akelamo River as an additional source. This expansion               dan Danau Loji, serta mulai menggunakan Sungai Akelamo
enhances supply reliability and supports future operational             sebagai sumber tambahan. Langkah ini meningkatkan
growth.                                                                 keandalan pasokan air sekaligus mendukung pertumbuhan
                                                                        operasional di masa mendatang.

Through the optimization of water sources, increased reliance           Melalui optimalisasi berbagai sumber air, peningkatan
on seawater and rainwater, and continuous improvement                   pemanfaatan air laut dan air hujan, serta penyempurnaan
in recycling practices, PT TBP aims to manage water use                 berkelanjutan atas praktik daur ulang dan penggunaan
responsibly while maintaining balance within the surrounding            kembali air, PT TBP berupaya mengelola penggunaan air
water environment.                                                      secara bertanggung jawab sekaligus menjaga keseimbangan
                                                                        lingkungan air di sekitarnya.

Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk           91
Page 93
Effluent Treatment and Monitoring [POJK-F.13, F.14][GRI 303-2, 303-4, 14.7.3, 14.7.5]
Pengelolaan dan Pemanfaatan Efluen
Effluent management is a key component of PT TBP’s                 Pengelolaan efluen merupakan bagian penting dari sistem
environmental management system, ensuring that                     pengelolaan lingkungan PT TBP untuk memastikan bahwa
wastewater from operational activities does not adversely          air limbah dari kegiatan operasional tidak menimbulkan
impact the surrounding environment. All processes are              dampak merugikan terhadap lingkungan sekitar. Seluruh
carried out in accordance with applicable regulations and          proses dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku
environmental quality standards.                                   serta standar baku mutu lingkungan.

Treatment approaches are designed based on effluent                Metode pengolahan diterapkan sesuai karakteristik
characteristics. Operational runoff is managed through             efluen. Limpasan area operasional dikelola melalui kolam
sedimentation ponds to reduce suspended solids, while              sedimentasi untuk menurunkan kandungan padatan
industrial wastewater is treated at the Wastewater Treatment       tersuspensi, sedangkan air limbah industri diolah melalui
Plant (WWTP) using physical and chemical processes,                Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menggunakan proses
including neutralization and filtration, prior to reuse or         fisik dan kimia, termasuk netralisasi dan filtrasi, sebelum
discharge.                                                         digunakan kembali atau dilepas ke lingkungan.

Effluent sources include operational runoff and domestic           Sumber efluen berasal dari limpasan operasional serta
wastewater from supporting facilities. Within industrial areas,    air limbah domestik dari fasilitas pendukung. Di kawasan
the Company applies stricter controls on key parameters such       industri, Perseroan menerapkan pengendalian yang lebih
as Total Suspended Solids (TSS) and hexavalent chromium            ketat terhadap parameter utama seperti Total Suspended
(Cr6+) to prevent water quality degradation and manage             Solids (TSS) dan kromium heksavalen (Cr6+) guna mencegah
potential impacts from large-scale operations.                     penurunan kualitas air serta mengelola potensi dampak dari
                                                                   kegiatan operasional berskala besar.

In 2025, total water discharge reached 669,237 ML,                 Pada tahun 2025, total pelepasan air mencapai 669.237
representing a decrease of 11.97% compared to 760,252 ML in        ML atau menurun 11,97% dibandingkan 760.252 ML pada
2024. Most water discharge was released to seawater, primarily     tahun 2024. Sebagian besar pelepasan air dialirkan ke laut,
from power plant cooling processes, which accounted for            terutama dari proses pendinginan pembangkit listrik yang
approximately 84.47% of total discharge. The remainder             mencakup sekitar 84,47% dari total pelepasan air. Sisanya
consisted of discharges to seawater from rainwater runoff and      terdiri atas pelepasan ke laut yang berasal dari limpasan air
domestic use, as well as nickel processing, and discharges to      hujan, penggunaan domestik, dan pengolahan nikel, serta
surface water from rainwater runoff and use. This indicates        pelepasan ke air permukaan yang berasal dari limpasan air
that most water discharge was released to marine receiving         hujan dan kegiatan operasional. Hal ini menunjukkan bahwa
bodies rather than to freshwater destinations.                     sebagian besar pelepasan air dialirkan ke badan air penerima
                                                                   laut dibandingkan ke tujuan air tawar.



       Water Discharge by Destination
       Pelepasan Air Menurut Tujuan                      Assured




                                             657,346                          Source | Tujuan

                                                                                        Rainwater runoff and domestic use
                                                                                        Limpasan air hujan dan
                                             565,327                                    penggunaan domestik

                                                                                        Nickel processing
                                                                                        Proses pengolahan nikel
                 11,891                        46,439                                   Power plant cooling processes
                                               45,580
                                                                                        Proses pendinginan pembangkit listrik
             Surface water                   Seawater
            Air Permukaan                     Air Laut




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk                  92
Page 94
Effluent quality is monitored regularly through internal            Kualitas efluen dipantau secara berkala melalui pengujian
laboratory testing and accredited third-party verification          laboratorium internal serta verifikasi oleh pihak ketiga
to ensure data reliability. Monitoring results are reported         yang terakreditasi guna memastikan keandalan data. Hasil
through the Ministry of Environment and Forestry’s SPARING          pemantauan dilaporkan melalui platform SPARING milik
platform, enabling transparent and real-time oversight by           Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sehingga
regulators.                                                         memungkinkan pengawasan yang transparan dan real-time
                                                                    oleh regulator.

I​n 2025, all effluent discharged from operational activities met   Pada tahun 2025, seluruh efluen yang dilepas dari kegiatan
applicable quality standards, and there were no instances of        operasional memenuhi baku mutu yang berlaku dan tidak
non-compliance related to permits, standards, or wastewater         terdapat ketidakpatuhan terkait perizinan, standar, maupun
quality regulations.                                                ketentuan kualitas air limbah.




       High-Risk Water Management [GRI 303-2, 14.7.3]
       [SASB EM-MM-160a.2]
       Pengelolaan Air Berisiko Tinggi

       PT TBP manages high-risk water aspects through a             PT TBP mengelola aspek air berisiko tinggi melalui
       preventive and control-based approach, focusing on           pendekatan preventif dan berbasis pengendalian,
       potential acid formation and runoff from operational         dengan fokus pada potensi pembentukan asam serta
       areas.                                                       limpasan dari area operasional.

       To assess Acid Mine Drainage (AMD) risk, the Company         Untuk menilai risiko Air Asam Tambang (AAT),
       conducts laboratory testing on operational materials         Perseroan melakukan pengujian laboratorium terhadap
       to classify them as Potentially Acid Forming (PAF) or        material operasional guna mengklasifikasikannya
       Non-Acid Forming (NAF). Based on these assessments,          sebagai Potentially Acid Forming (PAF) atau Non-Acid
       all materials are classified as Non-Acid Forming (NAF),      Forming (NAF). Berdasarkan hasil penilaian tersebut,
       indicating no potential for acid generation. This            seluruh material dikategorikan sebagai NAF yang
       provides assurance that mining materials do not pose         menunjukkan tidak adanya potensi pembentukan
       a risk to surrounding water quality and enables the          asam. Hasil ini memberikan keyakinan bahwa material
       Company to design water management systems more              tambang tidak menimbulkan risiko terhadap kualitas
       effectively.                                                 air di sekitar area operasional sekaligus menjadi dasar
                                                                    bagi Perseroan dalam merancang sistem pengelolaan
                                                                    air secara lebih efektif.

       In parallel, PT TBP implements structured runoff             Sejalan dengan itu, PT TBP juga menerapkan
       management to control rainwater flow across mining           pengelolaan limpasan secara terstruktur untuk
       areas, production facilities, roads, and stockpiles.         mengendalikan aliran air hujan di area tambang,
       Runoff is directed through engineered drainage               fasilitas produksi, jalan operasional, dan area
       systems into sedimentation ponds, where suspended            timbunan. Limpasan dialirkan melalui sistem
       solids are reduced prior to reuse or discharge.              drainase yang dirancang secara teknis menuju kolam
                                                                    sedimentasi, tempat padatan tersuspensi dikurangi
       Through this integrated approach—combining                   sebelum air digunakan kembali atau dilepas ke
       upstream risk identification and downstream control—         lingkungan.
       the Company ensures that water from operational
       areas is managed safely and in compliance with               Melalui pendekatan terintegrasi yang menggabungkan
       applicable environmental standards.                          identifikasi risiko di hulu dan pengendalian di hilir,
                                                                    Perseroan memastikan bahwa air dari area operasional
                                                                    dikelola secara aman serta sesuai dengan standar
                                                                    lingkungan yang berlaku.



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk               93
Page 95
      Flood Incident Response through
      Collaborative Action [GRI 14.15.4]
      Respons Insiden Banjir melalui Aksi Kolaboratif


      The Company also values all stakeholder perspectives         Perseroan juga menghargai seluruh perspektif para
      and shares the aspiration that mining activities in          pemangku kepentingan dan memiliki aspirasi yang
      Indonesia should uphold strong Environmental,                sama bahwa kegiatan pertambangan di Indonesia
      Social, and Governance (ESG) principles. In this             perlu menjunjung tinggi prinsip Environmental, Social,
      context, the flooding incident in mid-2025 highlighted       and Governance (ESG). Dalam konteks tersebut,
      the need to strengthen environmental management              insiden banjir yang terjadi pada pertengahan tahun
      and community resilience. The event was primarily            2025 menunjukkan perlunya penguatan pengelolaan
      influenced by extreme rainfall that significantly            lingkungan dan ketangguhan masyarakat. Peristiwa
      exceeded typical seasonal patterns in the region,            tersebut terutama dipengaruhi oleh curah hujan
      with similar flooding also reported in surrounding           ekstrem yang jauh melampaui pola musiman normal
      areas of North Maluku. The rainfall intensity exceeded       di wilayah tersebut, di mana banjir serupa juga
      the capacity of existing drainage systems around the         dilaporkan terjadi di sejumlah area lain di Maluku Utara.
      Todoku waterways, compounded by local topography             Intensitas hujan melampaui kapasitas sistem drainase
      and limited water diversion infrastructure in the village,   yang ada di sekitar aliran Todoku, ditambah kondisi
      leading to overflow in community residential areas.          topografi setempat serta keterbatasan infrastruktur
                                                                   pengalihan air di desa sehingga menyebabkan luapan
                                                                   air ke kawasan permukiman masyarakat.

      In response, the Company activated its emergency             Sebagai respons atas kejadian tersebut, Perseroan
      procedures and provided immediate assistance to              mengaktifkan prosedur tanggap darurat dan
      affected communities, including essential supplies           memberikan bantuan segera kepada masyarakat
      and medical support. Corrective measures were                terdampak, termasuk kebutuhan pokok dan dukungan
      developed and implemented through a participatory            medis. Langkah perbaikan kemudian disusun
      approach, involving a series of meetings with affected       dan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif
      community members to jointly identify solutions, such        dengan melibatkan serangkaian pertemuan bersama
      as constructing diversion channels and elevating river       masyarakat terdampak untuk mengidentifikasi solusi
      embankments. These actions were complemented                 secara bersama, seperti pembangunan saluran
      by participatory monitoring to ensure transparency           pengalihan air dan peninggian tanggul sungai. Upaya
      and effectiveness. The Company continues to                  tersebut dilengkapi dengan pemantauan partisipatif
      strengthen its flood mitigation planning, emergency          guna memastikan transparansi dan efektivitas
      preparedness, and water monitoring systems to better         pelaksanaan. Perseroan juga terus memperkuat
      manage future risks.                                         perencanaan mitigasi banjir, kesiapsiagaan darurat,
                                                                   serta sistem pemantauan air untuk mengelola risiko di
                                                                   masa mendatang dengan lebih baik.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk                94
Page 96
Waste Management [POJK-F.14][GRI 3-3, 14.5.1][SASB EM-MM-150a.10]
Pengelolaan Limbah
Waste management is a critical component of PT TBP’s                     Pengelolaan limbah merupakan bagian penting dari tanggung
environmental responsibility, given the scale and complexity             jawab lingkungan PT TBP, mengingat skala dan kompleksitas
of its mining and processing operations. The Company applies             kegiatan pertambangan serta pengolahan yang dijalankan
a structured approach to manage waste across all operational             Perseroan. Untuk itu, Perseroan menerapkan pendekatan
activities, from generation and segregation to treatment and             terstruktur dalam mengelola limbah di seluruh kegiatan
reuse, with the objective of minimizing environmental impact             operasional mulai dari timbulan, pemilahan, pengolahan,
and ensuring regulatory compliance.                                      hingga pemanfaatan kembali dengan tujuan meminimalkan
                                                                         dampak lingkungan serta memastikan kepatuhan terhadap
                                                                         ketentuan yang berlaku.

Each stage of waste handling is carried out under controlled             Setiap tahapan penanganan limbah dilaksanakan
procedures, supported by monitoring systems to ensure                    melalui prosedur yang terkendali dan didukung sistem
safe storage, treatment, and disposal. Where feasible, the               pemantauan guna memastikan penyimpanan, pengolahan,
Company prioritizes waste reduction and reutilization, while             dan pembuangan dilakukan secara aman. Perseroan
ensuring that residual waste is managed responsibly in                   memprioritaskan upaya pengurangan limbah dan
accordance with applicable standards.                                    pemanfaatan kembali apabila memungkinkan, sementara
                                                                         limbah sisa dikelola secara bertanggung jawab sesuai standar
                                                                         yang berlaku.


    Throughout 2025, the Company recorded no significant incidents related to hazardous and non-hazardous waste
    management. [SASB EM-MM-150a.9]
    Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak mengalami insiden signifikan terkait pengelolaan limbah B3 maupun limbah
    non-B3. [SASB EM-MM-150a.9]


Waste Profile [POJK-F.13][GRI 306-1, 306-3, 14.5.2, 14.5.4][SASB EM-MM-150a.6, EM-MM-150a.7]
Profil Limbah
Waste generated from PT TBP’s operational activities is                  Limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional PT TBP
classified into hazardous and toxic waste (B3) and non                   dikategorikan sebagai limbah berbahaya dan beracun (B3)
hazardous and toxic waste (non-B3) based on regulatory                   serta limbah non-B3 berdasarkan klasifikasi peraturan dan
classification and risk characteristics. In this context, nickel         karakteristik risikonya. Dalam hal ini, limbah tailing nikel
tailings are classified as B3 waste under code B416 in                   diklasifikasikan sebagai limbah B3 kode B416 sesuai dengan
accordance with Government Regulation (PP) No. 22 of 2021,               PP No. 22 Tahun 2021, yang termasuk dalam kategori 2, yaitu
which falls under Category 2—waste that poses non-acute                  limbah dengan dampak tidak akut dan bersifat tidak langsung
and indirect impacts on humans and the environment. This                 terhadap manusia dan lingkungan. Klasifikasi ini menjadi
classification serves as the basis for applying appropriate              dasar dalam penerapan pendekatan pengelolaan yang sesuai
management approaches for each type of waste.                            pada masing-masing jenis limbah.

In 2025, total waste generation increased by 17.32%, from                Pada tahun 2025, total timbulan limbah meningkat 17,32%
65,020,533 tons in 2024 to 76,280,134 tons in 2025. Of the               dari 65.020.533 ton pada tahun 2024 menjadi 76.280.134 ton
total waste generated, hazardous waste accounted for                     pada tahun 2025. Dari total limbah yang dihasilkan, limbah
53.54%, while non-hazardous waste represented 46.46%. The                B3 mencakup 53,54%, sedangkan limbah non-B3 sebesar
increase should also be viewed in the context of the expanded            46,46%. Peningkatan ini juga perlu dilihat dalam konteks
reporting scope in 2025, which contributed to the higher                 perluasan cakupan pelaporan pada tahun 2025 yang turut
volume of waste reported.                                                berkontribusi terhadap lebih tingginya volume limbah yang
                                                                         dilaporkan.

Non-hazardous waste was mainly composed of overburden,                   Sebagian besar limbah non-B3 berasal dari tanah penutup
which accounted for 69.91% of total non-hazardous waste,                 yang mencakup 69,91% dari total limbah non-B3, diikuti
followed by 29.56% of slag, 0.49% of FABA, and 0.03% of                  oleh slag sebesar 29,56%, FABA sebesar 0,49%, dan limbah
domestic waste. During the reporting year, waste from slag,              domestik sebesar 0,03%. Selama tahun pelaporan, limbah
FABA, and domestic sources increased significantly by 74.37%             dari slag, FABA, dan sumber domestik meningkat signifikan
to 10,664,178 tons, broadly in line with the commencement                sebesar 74,37% menjadi 10.664.178 ton, sejalan dengan
and full operation of additional processing facilities.                  dimulainya operasi dan beroperasinya secara penuh


Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                      PT Trimegah Bangun Persada Tbk         95
Page 97
Meanwhile, overburden decreased by 24.87% to 24,775,753                      tambahan fasilitas pengolahan. Sementara itu, volume
tons compared to the previous year.                                          tanah penutup menurun 24,87% menjadi 24.775.753 ton
                                                                             dibandingkan tahun sebelumnya.

Hazardous waste in 2025 was dominated by slurry tailings,                    Sebagian besar limbah B3 pada tahun 2025 berasal dari
which accounted for 83.98% of the total, followed by dry                     tailing basah yang mencakup 83,98% dari total limbah B3,
tailings at 16.01%, while other hazardous waste remained                     diikuti tailing kering sebesar 16,01%, sedangkan limbah
minimal. During the year, slurry tailings increased substantially            B3 lainnya berada pada tingkat yang relatif kecil. Selama
by 89.29% to 34,299,077 tons, mainly due to all HPAL facilities              tahun pelaporan, volume tailing basah meningkat signifikan
operating at full capacity. Meanwhile, dry tailings decreased                sebesar 89,29% menjadi 34.299.077 ton, terutama didorong
by 16.22% to 6,537,596 tons, while other hazardous waste                     oleh seluruh fasilitas HPAL yang beroperasi pada kapasitas
rose moderately by 26.30% to 3,530 tons.                                     penuh. Sementara itu, tailing kering menurun 16,22% menjadi
                                                                             6.537.596 ton, sedangkan limbah B3 lainnya meningkat
                                                                             secara moderat sebesar 26,30% menjadi 3.530 ton.



                                                                                   Waste Generation by Type
    Total Waste Generation in 2025
    [POJK-F.13][GRI 306-3, 14.5.4]                                             Timbulan Limbah Berdasarkan Jenis
    Total Timbulan Limbah pada Tahun 2025
                                                                                                                                                Hazardous - slurry tailings
          Assured                                               Non-Hazardous - overburden
                                                                                                                                                 Berbahaya - tailing basah
                                                                Berbahaya - tanah penutup
                                                                                                                                                                                44.96%

   76,280,134 tons                                              32.48%
                                                                                                                                                                Hazardous - other
                                                                                                                                                                Limbah B3 lainnya
                                                                Non-Hazardous -                                                                                                 0.005%
          17.32%                                                slag, FABA, domestic
                                                                Limbah non-B3 –                                                                    Hazardous - dry tailings
   from 2024                                                    slag, FABA, domestik                                                              Berbahaya - tailing kering
   dari tahun 2024                                              13.98%                                                                                                             8.57%
                                                                                                  Notes: the scope of data includes PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT KPS, PT HPL, and PT ONC
                                                                                                   Catatan: cakupan data meliputi PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT KPS, PT HPL, dan PT ONC




                                                                               Proportion of Non-Hazardous Waste
    Total Non-Hazardous Waste in 2025
    [SASB EM-MM-150a.4, EM-MM-150a.6]                                              Komposisi Limbah Non-B3
    Total Limbah Non-B3 pada Tahun 2025
          Assured                                                     Slag, FABA, domestic
                                                                      Slag, FABA, domestik


    35,439,931 tons                                                   30.09%



            9.35%                                                                                                                                            Overburden
                                                                                                                                                           Tanah Penutup
     from 2024                                                                                                                                                       69.91%
     dari tahun 2024




    Total Hazardous Waste in 2025                                                     Proportion of Hazardous Waste
    [SASB EM-MM-150a.5, EM-MM-150a.7]                                                     Komposisi Limbah B3
    Total Limbah B3 pada Tahun 2025
          Assured                                                                                                                                                     Dry tailings
                                                                                                                                                                    Tailing kering


    40,840,203 tons
                                                                                                                                                                           16.01%


                                                                                                                                                            Other Hazardous
            57.52%                                                  Slurry tailings                                                                                   Waste
                                                                    Tailing basah                                                                                 Limbah B3
     from 2024                                                      83.98%                                                                                           lainnya
     dari tahun 2024                                                                                                                                                          0.01%




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                           PT Trimegah Bangun Persada Tbk                                                              96
Page 98
Waste Flow and Treatment [POJK-F.14][GRI 306-2, 14.5.3]
Alur Pengelolaan dan Pengolahan Limbah

                                                         Waste Management Process Flowchart - Domestic
                                                               Diagram Alur Proses Pengelolaan Limbah - Domestik


                                                                               Waste
                                                                                                            Weighbridge
                                                                             Segregation
                                                                              Pemilahan                        Jembatan
                                                                               Limbah                           Timbang

   • Pyrolysis
     Self-Burner
   • Vehicle                          Sludge
     Lubricant                        Lumpur
   • Pirolisis                                               Pyrolysis         Plastic, Rubber, etc.         TPST Karo
     Pembakaran                                               Pirolisis           Plastik, Karet, dll.
   • Mandiri                             Oil
     Pelumas                           Minyak
     Kendaraan


                                                                                                                                                        Waste
              utilized for
            dimanfaatkan untuk                                                                                                    Residential
                                    Compost                Composting                                         Domestic
                                                           Pengomposan                                                               Area               Source
                                      Kompos                                          Organic                  Waste
   • Reclamation                                                                                                                 Area Permukiman
    Reklamasi                                                                          Waste                Limbah Domestik                          Sumber Limbah
   • Revegetation                                                                  Limbah Organik
    Revegetasi                       Liquid                 Digesting
                                    Fertilizer              Pencernaan
               utilized for
            dimanfaatkan untuk
                                    Pupuk Cair               (Digesti)


                                                           Incinerator
                                    Ash / Dust                Tempat           Paper, Wood, Plastic
                                 Mesin Abu / Debu           Pembakaran           Kertas, Kayu, Plastik
                                                              Sampah


                                 Pressed Can,                 Press
                                 Plastic Bottle                                 Plastic Bottle, Can
                                                             Machine             Botol Plastik, Kaleng
                                   Kaleng Dipress,          Mesin Press                                                                      Waste Source          Waste Material
                                 Botol Plastik Dipress
                                                                                                                                            Sumber Limbah          Material Limbah

                                                          Crushing and
                                 Glass Powder             Containment                   Glass                                               Waste Facility         Recycling Product
                                   Serbuk Kaca            Penghancuran dan                Kaca                                              Fasilitas Pengolahan
                                                                                                                                                                    Produk Daur Ulang
                                                            Penampungan                                                                            Limbah




PT TBP implements an integrated waste management flow                                                    PT TBP menerapkan alur pengelolaan limbah yang terintegrasi
to ensure that all waste streams are handled, processed,                                                 untuk memastikan seluruh jenis limbah ditangani, diolah,
and disposed of in a controlled and traceable manner. Waste                                              dan dibuang secara terkendali serta dapat ditelusuri. Limbah
generated from operational and supporting activities is first                                            yang berasal dari kegiatan operasional maupun fasilitas
segregated at source based on its characteristics, enabling                                              pendukung terlebih dahulu dipilah di sumber berdasarkan
appropriate routing into designated treatment pathways.                                                  karakteristiknya, sehingga setiap jenis limbah dapat dialirkan
                                                                                                         ke jalur pengolahan yang sesuai.

Non-hazardous waste is primarily managed through internal                                                Limbah non-B3 terutama dikelola melalui fasilitas
processing facilities, with TPST Karo (covering approximately                                            pengolahan internal, dengan TPST Karo seluas sekitar 3,3
3.3 hectares) serving as the central hub for handling domestic                                           hektare sebagai pusat penanganan limbah domestik dan
and selected operational waste streams. At this facility, waste                                          limbah operasional tertentu. Di fasilitas ini, limbah diolah
undergoes a combination of biological, mechanical, and                                                   melalui kombinasi proses biologis, mekanis, dan termal.
thermal treatment processes. Organic waste is fully processed                                            Limbah organik seluruhnya diproses menjadi kompos dan
into compost and liquid fertilizer, while recyclable inorganic                                           pupuk cair, sedangkan material anorganik yang dapat
materials are sorted and compacted for further recovery.                                                 didaur ulang dipilah dan dipadatkan untuk pemanfaatan
Residual waste that cannot be reused is treated through                                                  lebih lanjut. Limbah residu yang tidak dapat dimanfaatkan
controlled incineration to minimize final disposal volumes.                                              kembali diolah melalui insinerasi terkendali guna menekan
Domestic waste processed at TPST Karo consists primarily of                                              volume pembuangan akhir. Limbah domestik yang diolah
compostable (39%) and combustible (60%) materials, with a                                                di TPST Karo sebagian besar terdiri atas material yang dapat
small proportion of recyclable waste.                                                                    dikomposkan (39%) dan material mudah terbakar (60%)
                                                                                                         dengan porsi kecil limbah yang dapat didaur ulang.



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT Trimegah Bangun Persada Tbk                          97
Page 99
Hazardous waste is managed through a controlled process          Limbah B3 dikelola melalui proses terkontrol yang mencakup
involving collection, temporary storage, and transfer to         pengumpulan, penyimpanan sementara, dan penyerahan
licensed third-party providers for specialized treatment and     kepada penyedia jasa pihak ketiga berizin untuk pengolahan
disposal in accordance with regulatory requirements.             serta pembuangan khusus sesuai ketentuan peraturan yang
                                                                 berlaku.

Through this structured approach, the Company ensures that       Melalui pendekatan terstruktur ini, Perseroan memastikan
waste is managed efficiently while minimizing environmental      limbah dikelola secara efisien dengan tetap meminimalkan
impact and supporting resource recovery where feasible.          dampak lingkungan dan mendukung pemulihan sumber
                                                                 daya apabila memungkinkan.

In 2025, there were no significant spill incidents across all    Pada tahun 2025, tidak terjadi insiden tumpahan yang
operational activities. [POJK-F.15][GRI 306-3, 14.15.2]          signifikan di seluruh kegiatan operasional. [POJK-F.15][GRI 306-3, 14.15.2]

The Company applies multiple treatment methods for               Perseroan menerapkan berbagai metode pengolahan
domestic waste depending on its characteristics, with no         limbah domestik sesuai dengan karakteristiknya dan tidak
waste sent to landfill during the reporting period. In total,    terdapat limbah yang dikirim ke tempat pembuangan akhir
11,495.35 tons of domestic waste were treated, representing      selama periode pelaporan. Secara total, 11.495,35 ton limbah
100% of total domestic waste generated. Incineration             domestik telah diolah atau setara dengan 100% dari total
represents the primary treatment method, followed by             limbah domestik yang dihasilkan. Insinerasi menjadi metode
composting for organic waste, reflecting the composition of      pengolahan utama, diikuti pengomposan untuk limbah
domestic waste streams and the Company’s effort to minimize      organik. Hal ini mencerminkan komposisi limbah domestik
landfill disposal.                                               serta upaya Perseroan untuk meminimalkan pembuangan ke
                                                                 tempat pembuangan akhir.



Domestic Waste Treatment (tons) [GRI 306-2, 306-5, 14.5.3, 14.5.6][SASB EM-MM-150a.4]
Penanganan Limbah Domestik (ton)


                         Treatment Method | Jenis Penanganan                                                        Total
 Composting | Pengomposan                                                                                                       ​1,801.05
 Insineration | Pembakaran                                                                                                      ​9,692.31
 Compaction | Dipadatkan                                                                                                                  ​1
 Shredding | Pencacahan                                                                                                                   ​1

 Disposal to landfill | Pembuangan ke tempat pembuangan akhir                                                                             ​0

 Total Domestic Waste Treated | Total Limbah Domestik Tertangani                                                              ​11,495.35​



Waste Reutilization
Pemanfaatan Kembali Limbah
PT TBP promotes waste reutilization as part of its broader       PT TBP mendorong pemanfaatan kembali limbah sebagai
approach to resource efficiency and environmental                bagian dari pendekatan yang lebih luas terhadap efisiensi
management. In line with its operational scale, the Company      sumber daya dan pengelolaan lingkungan. Sejalan
prioritizes the conversion of industrial by-products into        dengan skala operasionalnya, Perseroan memprioritaskan
valuable resources, reducing waste generation while              pengolahan produk samping industri menjadi sumber daya
supporting operational needs and environmental restoration.      yang bernilai guna mengurangi timbulan limbah sekaligus
                                                                 mendukung kebutuhan operasional dan pemulihan
                                                                 lingkungan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk                      98
Page 100
Industrial Reutilization: FABA [POJK-F.5]
Pemanfaatan Kembali Industri: FABA
Fly ash and bottom ash (FABA) is one of the key by-products     Fly ash dan bottom ash (FABA) merupakan salah satu produk
generated from the Company’s operations. Rather than being      sampingan utama yang dihasilkan dari kegiatan operasional
treated solely as waste, FABA is utilized to support circular   Perseroan. FABA tidak diperlakukan semata-mata sebagai
resource use and reduce environmental impact.                   limbah, melainkan dimanfaatkan untuk mendukung
                                                                penggunaan sumber daya secara sirkular sekaligus
                                                                mengurangi dampak lingkungan.

FABA is classified as non-hazardous and has obtained the        FABA diklasifikasikan sebagai limbah non-B3 dan telah
necessary utilization permits, allowing for safe reuse in       memperoleh perizinan pemanfaatan yang diperlukan
operational and environmental applications. The material        sehingga dapat digunakan kembali secara aman untuk
is further processed and utilized in various applications,      kebutuhan operasional maupun lingkungan. Material ini
including [POJK-F.5]:                                           selanjutnya diolah dan dimanfaatkan dalam berbagai
• Construction materials (e.g., concrete bricks and             aplikasi, antara lain [POJK-F.5]:
     supporting infrastructure)                                 • Bahan konstruksi (seperti bata beton dan infrastruktur
• Artificial reef structures for marine ecosystem                    pendukung);
     rehabilitation                                             • Struktur terumbu buatan untuk rehabilitasi ekosistem
• Soil amendments for land reclamation                               laut; dan
                                                                • Bahan perbaikan tanah untuk reklamasi lahan.

In addition, overburden materials are systematically utilized   Selain itu, material tanah penutup juga dimanfaatkan secara
in land reclamation and post-mining landform design,            sistematis dalam kegiatan reklamasi lahan dan pembentukan
supporting long-term environmental recovery.                    kontur pascatambang guna mendukung pemulihan
                                                                lingkungan jangka panjang.




     During the reporting period, the Company diverted 27,929 tons of non-hazardous
     waste from disposal through reuse activities, representing 0.04% of total non-
     hazardous waste generated. These activities included FABA reutilization and slag
     reuse.[GRI 306-4, 14.5.5]

     Selama periode pelaporan, Perusahaan mengalihkan 27.929 ton limbah non-B3 dari
     pembuangan melalui kegiatan penggunaan kembali, yang merepresentasikan 0,04%
     dari total limbah non-B3 yang dihasilkan. Kegiatan tersebut mencakup pemanfaatan
     kembali FABA dan penggunaan ulang slag. [GRI 306-4, 14.5.5]




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                           PT Trimegah Bangun Persada Tbk          99
Page 101
Tailings Management [GRI 3-3, 14.6.1, 14.6.2, 14.6.3]
[SASB EM-MM-540a.1, EM-MM-540a.2, EM-MM-150a.5]

Pengelolaan Tailing
Tailings management is a critical component of PT TBP’s                                Pengelolaan tailing merupakan bagian penting dari
environmental risk management, given the scale and                                     manajemen risiko lingkungan PT TBP, mengingat skala
potential impact of residues generated from mineral                                    dan potensi dampak residu yang dihasilkan dari kegiatan
processing activities. The Company applies a controlled,                               pengolahan mineral. Perseroan menerapkan pendekatan
facility-based approach to ensure tailings are managed safely,                         berbasis fasilitas yang terkendali untuk memastikan tailing
responsibly, and in accordance with applicable regulatory                              dikelola secara aman, bertanggung jawab, dan sesuai dengan
requirements.                                                                          ketentuan yang berlaku.

Tailings generated from HPAL activities at PT HPL and PT ONC                           Tailing yang dihasilkan dari kegiatan HPAL di PT HPL dan PT
have undergone Toxicity Characteristic Leaching Procedure                              ONC telah melalui pengujian Toxicity Characteristic Leaching
(TCLP) testing to ensure that environmental impacts can be                             Procedure (TCLP), guna memastikan dampak lingkungan
managed and monitored in accordance with the government’s                              dapat dikelola dan dipantau sesuai dengan persetujuan teknis
technical approval, ensuring that their management is carried                          dari pemerintah, sehingga pengelolaannya dilaksanakan
out under strict control.                                                              dengan pengendalian yang ketat.

PT TBP set the construction of dry and slurry tailings storage                         PT TBP menetapkan pembangunan fasilitas penyimpanan
facilities as a key target for 2025. This target was achieved,                         tailing kering dan tailing basah sebagai target utama tahun
with both facilities constructed and operational during the                            2025. Target tersebut berhasil dicapai setelah kedua fasilitas
year. The Company now operates a Dry Stack Tailings Facility                           selesai dibangun dan mulai beroperasi pada tahun 2025. Saat
(DSTF) and a Tailings Storage Facility (TSF) to support tailings                       ini, Perseroan mengoperasikan Dry Stack Tailings Facility
management based on operational needs. Prior to the                                    (DSTF) dan Tailings Storage Facility (TSF) untuk mendukung
operation of the TSF in 2025, the Company utilized the Anyer–                          pengelolaan tailing sesuai kebutuhan operasional.
Batimurung–Senggigi (ABS) pit as a controlled contingency                              Sebelum TSF mulai beroperasi pada tahun 2025, Perseroan
storage facility, which continues to be maintained to support                          memanfaatkan pit Anyer–Batimurung–Senggigi (ABS) sebagai
operational flexibility and risk management.                                           fasilitas penampungan cadangan yang terkendali. Fasilitas
                                                                                       tersebut tetap dipelihara untuk mendukung fleksibilitas
                                                                                       operasional dan pengelolaan risiko.




  Water treatment installation for HPAL process tailing storage area
  Instalasi pengelolaan air dari area penyimpanan sisa hasil pengolahan (tailing) proses HPAL




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk            100
Page 102
Tailings generated from HPAL operations are managed                   Tailing yang dihasilkan dari kegiatan HPAL dikelola melalui
through two primary pathways based on their physical                  dua jalur utama berdasarkan karakteristik fisiknya, yaitu
characteristics: dry tailings and slurry tailings.                    tailing kering dan tailing basah.

Dry tailings are processed through a dewatering system,               Tailing kering diolah melalui sistem dewatering, di mana
where tailings are neutralized and filtered to reduce moisture        tailing dinetralkan dan disaring untuk menurunkan kadar air.
content. The filtered material is then transported via conveyor       Material hasil penyaringan kemudian diangkut menggunakan
and placed in the DSTF using a controlled dry stacking                konveyor dan ditempatkan di DSTF melalui metode dry
method. This approach enhances geotechnical stability while           stacking yang terkendali. Pendekatan ini meningkatkan
minimizing risks of water contamination.                              stabilitas geoteknik sekaligus meminimalkan risiko
                                                                      pencemaran air.

Tailings with higher moisture content are managed through             Tailing dengan kadar air lebih tinggi dikelola melalui TSF.
TSF. These slurry tailings are transported via a closed pipeline      Tailing basah tersebut dialirkan melalui sistem perpipaan
system, allowing continuous and controlled deposition                 tertutup sehingga proses penempatan tailing dapat
without reliance on heavy equipment in the disposal area.             berlangsung secara berkelanjutan dan terkendali tanpa
To ensure safety, the facility is equipped with engineered            bergantung pada alat berat di area pembuangan. Untuk
controls such as drainage systems, leachate collection ponds,         memastikan aspek keselamatan, fasilitas ini dilengkapi
embankments, and groundwater monitoring wells, alongside              dengan pengendalian rekayasa seperti sistem drainase,
routine geotechnical monitoring to maintain slope stability           kolam penampungan lindi, tanggul, serta sumur pemantauan
and mitigate potential risks.                                         air tanah, disertai dengan pemantauan geoteknik rutin untuk
                                                                      menjaga stabilitas lereng dan memitigasi potensi risiko.

Across both systems, water separated from tailings is collected       Pada kedua sistem tersebut, air yang terpisah dari tailing
and either reused in operational processes or directed to             dikumpulkan dan digunakan kembali dalam proses
treatment facilities prior to discharge, ensuring compliance          operasional atau dialirkan ke fasilitas pengolahan sebelum
with environmental standards.                                         dilepas ke lingkungan sehingga tetap memenuhi standar
                                                                      lingkungan yang berlaku.


Water Recovery and Reuse​
Perolehan dan Penggunaan Ulang Air
Since February 2025, PT TBP has implemented a dewatering              Sejak Februari 2025, PT TBP telah menerapkan proses
process to reduce the moisture content of tailings, given that        dewatering untuk menurunkan kadar air tailing, mengingat
a substantial portion of the tailings stream consists of water.       sebagian besar aliran tailing terdiri atas air. Melalui proses
Through this process, the Company handled a total tailings            ini, Perseroan menangani total volume tailing sebesar
volume of 34,299,077 tons, from which 31,629,198 tons of              34.299.077 ton dengan air yang berhasil diperoleh kembali
water were extracted and reused in operational processes.             dan digunakan ulang mencapai 31.629.198 ton. Jumlah
This represents a water recovery rate of approximately 92.2%,         tersebut mencerminkan tingkat perolehan kembali air sekitar
demonstrating the effectiveness of the dewatering system              92,2% dan menunjukkan efektivitas sistem dewatering
in optimizing water use. The recovered water is reused in             dalam mengoptimalkan penggunaan air. Air hasil proses ini
production processes and tailings neutralization, thereby             dimanfaatkan kembali dalam produksi dan netralisasi tailing
reducing reliance on external water sources and improving             sehingga mengurangi ketergantungan pada sumber air
overall water efficiency.                                             eksternal serta meningkatkan efisiensi penggunaan air secara
                                                                      keseluruhan.


      PT TBP Tailings Dewatering Performance | Kinerja Dewatering Tailing PT TBP




      34.3 million
           juta ton
                   tons
                                                      31.6 million
                                                           juta ton
                                                                   tons
                                                                                                92.2%
      Tailings processed before dewatering            Tailings water recovery and reuse         Water recovery rate
      Tailing yang diolah sebelum proses              Pemulihan dan penggunaan                  Tingkat perolehan kembali air
      dewatering                                      kembali air tailing




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk           101
Page 103
Monitoring, Control, and Safety Systems [SASB EM-MM-540a.2, EM-MM-540a.3]
Sistem Pemantauan, Pengendalian, dan Keselamatan
Tailings management is supported by structured monitoring         Pengelolaan tailing didukung oleh sistem pemantauan
and control systems to ensure operational safety and              dan pengendalian yang terstruktur untuk memastikan
environmental protection.                                         keselamatan operasional serta perlindungan lingkungan.

Both the DSTF and TSF are equipped with dedicated runoff          Baik fasilitas DSTF maupun TSF dilengkapi sistem drainase
and leachate drainage systems. Leachate is collected and          khusus untuk limpasan air dan lindi. Lindi dikumpulkan dan
directed to treatment facilities, while runoff water is managed   dialirkan ke fasilitas pengolahan, sedangkan air limpasan
to prevent uncontrolled discharge.                                dikelola untuk mencegah pelepasan yang tidak terkendali.

Groundwater quality is monitored regularly through                Kualitas air tanah dipantau secara berkala melalui sumur
designated monitoring wells, with monthly testing conducted       pemantauan yang telah ditetapkan dengan pengujian
to detect any potential impact from tailings management.          bulanan untuk mendeteksi potensi dampak dari pengelolaan
As of the reporting period, no leakage incidents or system        tailing. Hingga akhir periode pelaporan, tidak terdapat
failures were identified.                                         insiden kebocoran maupun kegagalan sistem.

The Company also implements comprehensive risk                    Perseroan juga menerapkan langkah manajemen risiko
management measures across the lifecycle of its tailings          yang menyeluruh di sepanjang siklus hidup fasilitas tailing.
facilities. These include an Early Warning System (EWS),          Langkah tersebut mencakup Early Warning System (EWS),
Emergency Response Plans (ERP), and Incident Response             Emergency Response Plan (ERP), dan Incident Response
Plans (IRP), supported by trained personnel and routine           Plan (IRP) yang didukung personel terlatih serta simulasi
emergency preparedness drills.                                    kesiapsiagaan darurat secara berkala.




Tailings Reutilization [POJK-F.5][SASB EM-MM-150a.8]
Pemanfaatan Kembali Tailing
PT TBP is exploring opportunities to reduce the long-term         PT TBP terus mengeksplorasi peluang untuk mengurangi
environmental footprint of tailings through responsible reuse     dampak lingkungan jangka panjang dari tailing melalui
initiatives. Given the hazardous classification and complex       inisiatif pemanfaatan kembali yang bertanggung jawab.
characteristics of HPAL tailings, reutilization efforts are       Mengingat klasifikasi tailing HPAL sebagai limbah B3 serta
approached cautiously and developed in stages.                    karakteristiknya yang kompleks, upaya pemanfaatan
                                                                  kembali dilakukan secara hati-hati dan dikembangkan secara
                                                                  bertahap.

At present, tailings reutilization remains at an early stage of   Saat ini, pemanfaatan kembali tailing masih berada pada
development. However, The Company has also demonstrated           tahap awal pengembangan. Namun, Perseroan telah memiliki
experience in the beneficial reuse of other mineral by-           pengalaman dalam pemanfaatan kembali produk sampingan
products, such as nickel slag from the Rotary Kiln Electric       mineral lainnya, seperti slag nikel dari proses Rotary Kiln
Furnace (RKEF) process, which has been classified as non-         Electric Furnace (RKEF) yang telah diklasifikasikan sebagai
hazardous since 2021. In 2025, 27,929 ​amount of nickel           non-B3 sejak tahun 2021. Pada tahun 2025, sebanyak 27.929
slag was reused as part of the Company’s broader resource         ton slag nikel dimanfaatkan kembali sebagai bagian dari
efficiency and waste reduction efforts. [POJK-F.5]                upaya Perseroan untuk meningkatkan efisiensi sumber daya
                                                                  dan mengurangi timbulan limbah. [POJK-F.5]

In addition, the reuse of nickel slag and FABA including their    Selain itu, pengalaman Perseroan dalam memanfaatkan
combined application in construction materials, marine            kembali slag nikel dan FABA, baik secara terpisah maupun
structures, and land reclamation—provides an important            gabungan untuk material konstruksi, struktur kelautan,
foundation for the future development of tailings reuse           dan reklamasi lahan menjadi landasan penting bagi
pathways.                                                         pengembangan pemanfaatan tailing di masa mendatang.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk          102
Page 104
      Innovation in Reclamation [POJK-F.5][GRI 14.8.9]
      Inovasi dalam Reklamasi


      PT TBP continues to develop innovative approaches                       PT TBP terus mengembangkan pendekatan inovatif
      to improve reclamation outcomes, including the                          untuk meningkatkan keberhasilan reklamasi,
      utilization of nickel slag as a soil ameliorant and                     termasuk melalui pemanfaatan slag nikel sebagai
      growing medium for revegetation.                                        bahan perbaikan tanah dan media tanam dalam
                                                                              kegiatan revegetasi.

      This application has demonstrated favorable                             Penerapan ini menunjukkan pertumbuhan vegetasi
      vegetation growth, both for cover crops and                             yang baik, baik pada tanaman penutup lahan maupun
      tree species, as monitored through survival rate                        jenis pohon, berdasarkan pemantauan melalui
      measurements, plant growth assessments, and field                       pengukuran tingkat kelangsungan hidup tanaman,
      observations.                                                           penilaian pertumbuhan, dan observasi lapangan.




      This success led to Harita Nickel being appointed                       Keberhasilan tersebut menjadikan Harita Nickel
      as a key contributor in the development of national                     dipercaya sebagai salah satu kontributor utama
      standards, culminating in the issuance of SNI 9420:2025                 dalam pengembangan standar nasional yang
      on the utilization of nickel slag as a soil amendment                   ditandai dengan penerbitan SNI 9420:2025 mengenai
      for backfilling materials and planting media in mine                    pemanfaatan slag nikel sebagai pembenah tanah
      reclamation activities. The innovation also earned                      pada material penimbunan dan media tanam
      Harita Nickel the Green Innovation Award 2025 (ACES                     dalam kegiatan reklamasi tambang. Inovasi ini juga
      Awards), recognizing its responsible operational                        mengantarkan Harita Nickel meraih Green Innovation
      practices on Obi Island, including breakthroughs in the                 Award 2025 (ACES Awards) sebagai pengakuan atas
      use of slag as a soil ameliorant.                                       praktik operasional yang bertanggung jawab di Pulau
                                                                              Obi, termasuk terobosan dalam pemanfaatan slag
                                                                              sebagai bahan perbaikan tanah.




        Mr. Tonny H. Gultom, HSE Director, received the Harita Nickel award at the Green Innovation Award 2025 (ACES Awards)
        Bapak Tonny H. Gultom, Direktur HSE, menerima penghargaan Harita Nickel di Green Innovation Award 2025 (ACES Awards)




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk       103
Page 105
      Iron Recovery Testing from HPAL By-products
      Uji Coba Pemulihan Besi dari Produk Sampingan HPAL


      PT TBP, through its collaboration with its affiliate, PT   PT TBP, melalui kolaborasi dengan entitas asosiasinya,
      Baja Jaya Lestari (BJL), has conducted a field pilot-      PT Baja Jaya Lestari (BJL), telah menjalankan uji
      scale test to extract minerals from High-Pressure Acid     coba lapangan (field pilot scale) untuk mengekstraksi
      Leaching (HPAL) by-products. This initiative aims to       mineral dari produk sampingan proses High-Pressure
      process the underutilized iron content within HPAL by-     Acid Leaching (HPAL). Inisiatif ini bertujuan untuk
      products into high-value products, namely pig iron or      mengolah kandungan besi yang belum termanfaatkan
      steel billets.                                             dalam produk sampingan HPAL menjadi produk
                                                                 bernilai tambah tinggi, yakni pig iron atau steel billet.

      This project reflects the Company’s strategic move         Proyek ini mencerminkan langkah strategis Perseroan
      to implement a Circular Economy, where HPAL                dalam menerapkan Ekonomi Sirkular, di mana
      production residues that were previously considered        sisa hasil produksi HPAL yang semula menjadi
      tailings are now being processed into value-added          tailing kini diolah menjadi produk bernilai tambah.
      products. As a progressive step, the Company targets       Sebagai langkah progresif, Perseroan menargetkan
      the development of a steel billet production facility,     pembangunan fasilitas produksi steel billet yang
      with construction scheduled to begin at the end of         konstruksinya akan dimulai pada akhir tahun 2026.
      2026.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk                104
Page 106
Reclamation and Post-Mining [GRI 3-3, 14.8.1, 14.8.4, 14.8.5]
[SASB EM-MM-160a.4]

Reklamasi dan Pascatambang
Reclamation and post-mining activities are integral to PT           Reklamasi dan pascatambang merupakan bagian penting dari
TBP and its subsidiaries’ responsible mining approach,              pendekatan pertambangan yang bertanggung jawab di PT
ensuring that land disturbed by operations is progressively         TBP serta anak perusahaannya untuk memastikan lahan yang
restored and prepared for sustainable post-use. Rather than         terdampak kegiatan operasional dipulihkan secara bertahap
deferring restoration to the end of mine life, the Company          dan dipersiapkan bagi pemanfaatan berkelanjutan di masa
applies a progressive reclamation approach—rehabilitating           mendatang. Perseroan tidak menunda pemulihan hingga
areas in parallel with ongoing operations to reduce long-term       akhir umur tambang, melainkan menerapkan reklamasi
environmental impact and accelerate ecosystem recovery.             progresif melalui rehabilitasi area seiring berlangsungnya
                                                                    kegiatan operasional guna mengurangi dampak lingkungan
                                                                    jangka panjang dan mempercepat pemulihan ekosistem.

This approach is implemented in alignment with applicable           Pendekatan ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
national regulatory requirements, including Law No. 4/2009,         nasional yang berlaku, termasuk Undang-Undang No. 4
Government Regulation No. 78/2010, and relevant ministerial         Tahun 2009, Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2010, serta
decrees governing reclamation and post-mining activities,           peraturan menteri terkait reklamasi dan pascatambang
while maintaining a strong focus on practical restoration           dengan tetap fokus pada hasil pemulihan yang nyata seperti
outcomes such as land stability, vegetation growth, and the         kestabilan lahan, pertumbuhan vegetasi, dan pemulihan
re-establishment of ecological functions.                           fungsi ekologis.

As of the reporting period, all operational areas remain in         Hingga akhir periode pelaporan, seluruh area operasional
the active mining phase, and no sites have entered full post-       masih berada pada tahap penambangan aktif dan belum
mining closure. However, the Company continues to prepare           ada lokasi yang memasuki fase penutupan pascatambang
for this phase through structured planning and the placement        secara penuh. Namun, Perseroan terus mempersiapkan
of reclamation and post-mining guarantees, ensuring that            tahap tersebut melalui perencanaan yang terstruktur serta
sufficient financial resources are secured to fulfill future        penempatan jaminan reklamasi dan pascatambang, sehingga
obligations.                                                        ketersediaan sumber daya keuangan untuk memenuhi
                                                                    kewajiban di masa mendatang tetap terjaga.


Reclamation Implementation
Pelaksanaan Reklamasi
In 2025, the Company set a total reclamation target of 40.71        Pada tahun 2025, Perusahaan menetapkan target reklamasi
hectares, with an overall realization of 40.11 hectares. This       sebesar 40,71 hektare, dengan realisasi keseluruhan mencapai
indicates that the Company achieved approximately 98.5%             40,11 hektare. Hal ini menunjukkan bahwa Perusahaan
of its total reclamation target. These efforts are aligned with     berhasil mencapai sekitar 98,5% dari total target reklamasi.
operational development while ensuring that land restoration        Upaya ini sejalan dengan pengembangan operasional
is undertaken in a timely and controlled manner. A detailed         sekaligus memastikan bahwa pemulihan lahan dilakukan
breakdown of reclamation performance by business unit can           secara tepat waktu dan terkendali. Rincian kinerja reklamasi
be seen in the table below.                                         per unit bisnis dapat dilihat pada tabel di bawah ini.


Reclamation in 2025 [POJK-F.3][GRI 14.8.6][SASB EM-MM-160a.4]
Reklamasi pada Tahun 2025


               Business Unit                                               Realization (Ha)              Achievement
                                                      Target (Ha)
                  Unit Usaha                                                  Realisasi (Ha)               Pencapaian

 PT TBP                                                           23.13                        23.14                     100%


 PT GPS                                                             8.18                       15.14                     185%


 PT GTS                                                              9.4                        1.83                      19%


 Total                                                            40.71                        40.11                    98.5%



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk          105
Page 107
Reclamation is implemented through a structured                                                   Reklamasi dilaksanakan melalui pendekatan revegetasi
revegetation approach designed to accelerate land recovery                                        yang terstruktur untuk mempercepat pemulihan lahan dan
and re-establish ecological functions. The Company applies                                        mengembalikan fungsi ekologis. Perseroan menerapkan
a multi-layered planting strategy consisting of three main                                        strategi penanaman berlapis yang terdiri atas tiga kelompok
groups of species:                                                                                spesies utama, yaitu:
• Pioneer species, which are fast-growing and used to                                             • Spesies perintis, yaitu tanaman yang tumbuh cepat dan
     stabilize and prepare the land                                                                    digunakan untuk menstabilkan serta menyiapkan lahan
• Local (native) species, which support the restoration of                                        • Spesies lokal (asli), yaitu tanaman yang mendukung
     natural ecosystems                                                                                pemulihan ekosistem alami
• Multipurpose species, which provide additional                                                  • Spesies serbaguna, yaitu tanaman yang memberikan
     ecological and economic value, such as timber, wildlife                                           nilai ekologis dan ekonomi tambahan seperti kayu,
     feed, and fruit                                                                                   pakan satwa, dan buah-buahan

In 2025, PT GTS did not have any mined-out land available                                         Pada tahun 2025, PT GTS tidak memiliki lahan bekas tambang
for reclamation, as the area remained in use for active mining                                    yang tersedia untuk direklamasi karena area tersebut
operations and ore placement. The reported realization                                            masih digunakan untuk kegiatan penambangan aktif dan
therefore reflects land previously designated for supporting                                      penempatan bijih. Oleh karena itu, realisasi yang dilaporkan
facility development that was ultimately not utilized.                                            mencerminkan lahan yang sebelumnya dialokasikan untuk
                                                                                                  pengembangan fasilitas pendukung namun pada akhirnya
                                                                                                  tidak digunakan.

In line with this approach, the number of trees planted for                                       Sejalan dengan pendekatan tersebut, jumlah pohon yang
revegetation increased by 64.52% to 37,620 trees in 2025.                                         ditanam untuk revegetasi meningkat 64,52% menjadi 37.620
The increase was mainly driven by pioneer species (25,200                                         pohon pada tahun 2025. Kenaikan ini terutama didorong oleh
trees) to support early-stage land stabilization, followed by                                     penanaman spesies perintis sebanyak 25.200 pohon untuk
local species (11,546 trees) to enhance ecosystem recovery,                                       mendukung stabilisasi lahan tahap awal, diikuti spesies
and multipurpose species (874 trees) to provide longer-term                                       lokal sebanyak 11.546 pohon guna memperkuat pemulihan
ecological and economic benefits. [GRI 101-1, 14.4.2]                                             ekosistem, serta spesies serbaguna sebanyak 874 pohon
                                                                                                  untuk memberikan manfaat ekologis dan ekonomi jangka
                                                                                                  panjang. [GRI 101-1, 14.4.2]

This approach enables gradual ecosystem recovery, moving                                          Pendekatan ini memungkinkan pemulihan ekosistem
from initial land stabilization to longer-term biodiversity                                       berlangsung secara bertahap, mulai dari stabilisasi awal
development.                                                                                      lahan hingga pengembangan keanekaragaman hayati dalam
                                                                                                  jangka panjang.

Details of area by land category (Ha) [GRI 14.8.6][SASB EM-MM-160a.4]
Rincian area berdasarkan kategori lahan (Ha)


     Land Type | Jenis Lahan                                            2023                                      2024                                            2025
 Open area
                                                                                      2,429.79                                   2,688.13                                        3,291.52
 Area terbuka
 Post-mining area
                                                                                         179.99                                    290.56                                          292.29
 Area pascatambang
 Active mining area
                                                                                         162.81                                    128.87                                          169.70
 Area tambang aktif
 Reclaimed land for other uses
 Lahan reklamasi untuk                                                                1,018.63                                   1,137.75                                        1,671.26
 penggunaan lain
 Areas that have been revegetated
                                                                                         201.06                                    231.53                                          271.64
 Area yang telah direvegetasi
Notes:                                                                                            Catatan:
The table presents cumulative data from PT TBP, PT GPS, and PT GTS.                               Tabel mencakup data dari PT TBP, PT GPS, dan PT GTS secara kumulatif.
1. Open area refers to land cleared for mining activities, measured at the end of each year.      1. Area terbuka adalah area yang dibuka untuk aktivitas tambang yang diukur setiap akhir
2. Post-mining area refers to land in the phase following the completion of all mining              tahun.
   operations.                                                                                    2. Area pascatambang adalah area fase lanjutan setelah seluruh kegiatan operasional
3. Active mining area refers to the area actively mined during the reporting period,                tambang berakhir.
   measured at the end of each year.                                                              3. Area tambang aktif adalah luas area yang sedang aktif ditambang pada periode laporan
4. Land used for other purposes refers to areas that have been mined and subsequently               tersebut yang diukur setiap akhir tahun.
   reclaimed for other uses (e.g., facilities, buildings, and other infrastructure).              4. Area lahan yang digunakan untuk lain adalah area yang sudah ditambang dan kemudian
5. Revegetated area refers to land that has been revegetated with pioneer, local,                   direklamasi untuk keperluan lain (contoh: fasilitas, area bangunan, dan infrastruktur
   multipurpose, and other plant species.                                                           lainnya).
                                                                                                  5. Area yang telah di revegetasi adalah area yang di revegetasi dengan jenis tanaman perintis,
                                                                                                    lokal, serbaguna, lainnya.

Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT Trimegah Bangun Persada Tbk                                  106
Page 108
To support the consistent implementation of reclamation                     Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan reklamasi
activities, the Company allocates dedicated financial                       secara konsisten, Perseroan mengalokasikan sumber daya
resources each year, covering land preparation, revegetation,               keuangan setiap tahun yang mencakup penataan lahan,
water management, and supporting infrastructure. In                         revegetasi, pengelolaan air, dan infrastruktur pendukung.
2025, the company invested IDR 28.2 billion in reclamation                  Pada tahun 2025, Perseroan merealisasikan investasi sebesar
activities. These investments reflect the scale of operations               Rp28,2 miliar untuk kegiatan reklamasi. Investasi tersebut
and the Company’s commitment to ensuring that reclamation                   mencerminkan skala operasional Perseroan serta komitmen
is carried out in line with both regulatory requirements and                untuk memastikan reklamasi dilaksanakan selaras dengan
operational development. [POJK-F.4][GRI 14.8.8]                             ketentuan yang berlaku dan perkembangan operasional.
                                                                            [POJK-F.4][GRI 14.8.8]




        Land Reclamation Costs
        Biaya Reklamasi Lahan
                                                                                                                          28,214


                                                      Billion Rupiah
                                                      Miliar Rupiah




                                                                                                            7,439
                                                                                       3,885


                                                                                        2023                 2024          2025
                                                                                                           Year | Tahun




In addition to annual reclamation investments, the Company                  Selain investasi reklamasi tahunan, Perseroan juga
provides financial assurance in the form of reclamation and                 menyediakan jaminan keuangan dalam bentuk jaminan
post-mining guarantees, as required by applicable regulations.              reklamasi dan jaminan pascatambang sesuai ketentuan yang
These guarantees are placed with the government to ensure                   berlaku. Jaminan tersebut ditempatkan kepada pemerintah
that sufficient funds are available to complete reclamation                 untuk memastikan tersedianya dana yang memadai guna
and mine closure obligations, regardless of future operational              menyelesaikan kewajiban reklamasi dan penutupan tambang,
conditions.                                                                 terlepas dari kondisi operasional di masa mendatang.


Reclamation and Post-Mining Guarantee Amount per Business Unit [GRI 14.8.8]
Nilai Jaminan Reklamasi dan Pascatambang per Unit Usaha


                 Guarantee                                        Business Unit                            In Billion Rupiah (until 2025)
                   Jaminan                                             Unit Usaha                          Dalam Miliar Rupiah (hingga 2025)

                                                 PT TBP                                                                                 ​13.32

 Reclamation
                                                 PT GPS                                                                                  ​8.64
 Reklamasi

                                                 PT GTS                                                                                  ​7.01


                                                 PT TBP                                                                                  4.08

 Post-Mining
                                                 PT GPS                                                                                  ​4.09
 Pascatambang

                                                 PT GTS                                                                                  ​0.24​




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk     107
Page 109
Loji Central Nursery[GRI 101-2, 14.4.3, 14.8.5]
Reclamation activities are supported by the Logi Central                            Kegiatan reklamasi didukung oleh Loji Central Nursery,
Nursery, the main nursery facility supplying seedlings for                          fasilitas pembibitan utama yang memasok bibit untuk
reclamation at TBP and PT Gane Permai Sentosa (GPS). The                            kebutuhan reklamasi di TBP dan PT Gane Permai Sentosa
nursery was revitalized in 2024 to enhance facilities and                           (GPS). Fasilitas ini direvitalisasi pada tahun 2024 guna
increase total seed capacity to 300,000 seedlings.                                  meningkatkan sarana pendukung serta kapasitas total bibit
                                                                                    hingga 300.000 bibit.

In 2025, the Company prioritized optimizing seedling                                Pada tahun 2025, Perseroan memprioritaskan optimalisasi
production and maintenance, as well as capacity                                     produksi dan pemeliharaan bibit, serta pengelolaan kapasitas,
management, including vegetation trials using nickel slag as                        termasuk uji vegetasi menggunakan slag nikel sebagai bagian
part of learning efforts to support land restoration.                               dari pembelajaran untuk mendukung pemulihan lahan.

With the support of nursery and data-driven management,                             Dengan dukungan fasilitas pembibitan dan pengelolaan
reclamation activities are expected to be carried out more                          berbasis data, kegiatan reklamasi diharapkan dapat
consistently and aligned with biodiversity management under                         dilaksanakan secara lebih konsisten serta selaras dengan
the Biodiversity Management Plan (BMP) and Biodiversity                             pengelolaan keanekaragaman hayati dalam Biodiversity
Action Plan (BAP).                                                                  Management Plan (BMP) dan Biodiversity Action Plan (BAP).




 Nursery facilities at Loji Central Nursery to support rehabilitation and revegetation programs
 Fasilitas persemaian di Loji Central Nursery untuk mendukung program rehabilitasi dan penghijauan




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk       108
Page 110
Landscape Level Impact: Watershed (DAS) Management [GRI 101-2, 14.4.3, 14.8.6]
Dampak Tingkat Lanskap: Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS)
PT TBP carries out the rehabilitation of ten watersheds (DAS)                  PT TBP melaksanakan rehabilitasi sepuluh daerah aliran
as part of its obligations under the forest area utilization                   sungai (DAS) sebagai bagian dari kewajiban atas Persetujuan
permits (PPKH) it has obtained. The number of watershed                        Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) yang dimiliki Perseroan.
rehabilitation areas corresponds to the number of PPKH                         Jumlah lokasi rehabilitasi DAS disesuaikan dengan jumlah
permits held by each entity, namely PT TBP (4 watersheds),                     izin PPKH pada masing-masing entitas, yaitu PT TBP (4 DAS),
PT GPS (3 watersheds), PT GTS (1 watershed), PT BJM (1                         PT GPS (3 DAS), PT GTS (1 DAS), PT BJM (1 DAS), dan PT JMP
watershed), and PT JMP (1 watershed).                                          (1 DAS).

Watershed rehabilitation is a mandatory requirement for                        Rehabilitasi DAS merupakan kewajiban bagi pemegang izin
permit holders to restore degraded land and maintain                           untuk memulihkan lahan terdegradasi dan menjaga fungsi
ecosystem functions, both within and outside forest areas.                     ekosistem, baik di dalam maupun di luar kawasan hutan.
The implementation refers to the relevant Ministry of                          Pelaksanaannya mengacu pada Peraturan Kementerian
Environment and Forestry regulations (PermenLHK), with a                       Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PermenLHK) yang
minimum three-year process consisting of planting (P.0) and                    relevan dengan proses minimal tiga tahun yang mencakup
maintenance (P.1–P.2), followed by evaluation and handover                     penanaman (P.0) serta pemeliharaan (P.1–P.2), kemudian
to the relevant ministry and regional land managers.                           dilanjutkan dengan evaluasi dan penyerahan kepada
                                                                               kementerian terkait serta pengelola lahan daerah.

The rehabilitation activities are carried out across several                   Kegiatan rehabilitasi dilaksanakan di beberapa wilayah,
regions, including South Halmahera (Halsel), West Halmahera                    antara lain Halmahera Selatan, Halmahera Barat, Halmahera
(Halbar), North Halmahera (Halut), and Morotai Island                          Utara, dan Kabupaten Pulau Morotai. Perseroan menargetkan
Regency. The Company targets watershed rehabilitation (DAS)                    penilaian rehabilitasi DAS seluas 350 hektare dengan tingkat
assessments covering 350 hectares, with a plant survival rate                  kelangsungan hidup tanaman di atas 80%. Selama periode
exceeding 80%. During the reporting period, the Company                        pelaporan, Perseroan melaksanakan rehabilitasi melampaui
carried out rehabilitation beyond minimum requirements,                        persyaratan minimum dengan total area melebihi 2.198,35
with a total rehabilitated area exceeding 2,198.35 hectares,                   hektare, termasuk tambahan area penyangga sebesar
including an additional 10–25% buffer area. Rehabilitation                     10–25%. Kinerja rehabilitasi dipantau melalui pencapaian
performance is monitored based on achieving a minimum                          tingkat pemulihan minimal 75% serta dokumentasi bertanda
recovery rate of 75% and through geotagged documentation.                      geografis (geotagged). Hingga tahun 2025, Perseroan telah
As of 2025, the Company has handed over 2,592.92 hectares of                   menyerahkan 2.592,92 hektare area rehabilitasi, dengan
rehabilitated area, with a plant survival rate of 82%.                         tingkat kelangsungan hidup tanaman sebesar 82%.




River Basin Reforestation Program (DAS) in 2025
Program Reboisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tahun 2025


          Managed Areas (Ha)                                  Seed Planted (Number)                       Watershed Handover (Ha)
           Area Terkelola (Ha)                                 Bibit Ditanam (Jumlah)                       Penyerahan DAS (Ha)

                                           2,198.3                                        502,215                                              2,592.9



Notes:                                                                         Catatan:
1. Managed areas: Total area managed during the reporting year                 1. Area terkelola: total luas area yang dikelola selama tahun pelaporan.
2. Seed planted: Total number of seedlings planted during the reporting year   2. Bibit ditanam: total jumlah bibit yang ditanam selama tahun pelaporan.
3. Watershed Handover: Total area handed over the reporting year               3. Penyerahan DAS: total luas area yang diserahkan selama tahun pelaporan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk                     109
Page 111
Biodiversity [POJK-F.9] [GRI 3-3, 101-4, 101-5, 14.4.1, 14.4.4, 14.4.5]
[SASB EM-MM-160a.1]
Keanekaragaman Hayati
PT TBP manages biodiversity through a landscape-based                                                     PT TBP mengelola keanekaragaman hayati melalui
approach, recognizing that mining activities interact with                                                pendekatan berbasis lanskap dengan memahami bahwa
broader ecological systems beyond operational boundaries.                                                 kegiatan pertambangan berinteraksi dengan sistem ekologi
This approach enables the Company to assess risks more                                                    yang lebih luas di luar batas operasional. Pendekatan
comprehensively and implement management measures                                                         ini memungkinkan Perseroan menilai risiko secara lebih
that support the protection and restoration of both terrestrial                                           komprehensif serta menerapkan langkah pengelolaan yang
and marine ecosystems.                                                                                    mendukung perlindungan dan pemulihan ekosistem darat
                                                                                                          maupun laut.

In 2025, PT TBP has strengthened its biodiversity management                                              Pada tahun 2025, PT TBP memperkuat pengelolaan
by initiating the mapping of Shallow Marine Aquatic Habitats                                              keanekaragaman hayati dengan memulai pemetaan Habitat
(HPLD), complimenting the existing terrestrial land cover                                                 Perairan Laut Dangkal (HPLD) sebagai pelengkap pemetaan
mapping. This activity is carried out in collaboration with an                                            tutupan lahan darat yang telah tersedia sebelumnya. Kegiatan
independent party to obtain a comprehensive understanding                                                 ini dilaksanakan bekerja sama dengan pihak independen
of coastal and marine ecosystem conditions surrounding                                                    untuk memperoleh pemahaman yang menyeluruh mengenai
the operational area, serving as a basis for informed and                                                 kondisi ekosistem pesisir dan laut di sekitar wilayah
sustainable environmental management decisions.                                                           operasional, sekaligus menjadi dasar pengambilan keputusan
                                                                                                          pengelolaan lingkungan yang tepat dan berkelanjutan.

All mining activities are carried out in accordance with                                                  Seluruh kegiatan pertambangan dilaksanakan sesuai
AMDAL provisions and are located outside legally protected                                                ketentuan AMDAL dan berlokasi di luar kawasan yang
areas and nationally and internationally recognized areas of                                              dilindungi secara hukum serta area penting bagi
biodiversity importance.                                                                                  keanekaragaman hayati yang diakui secara nasional maupun
                                                                                                          internasional.

Biodiversity Management Plan [POJK-F.10][GRI 101-4, 108-8, 14.4.4, 14.4.8]
Rencana Pengelolaan Keanekaragaman Hayati
As part of its Biodiversity Policy, PT TBP implements a                                                   Sebagai bagian dari Kebijakan Keanekaragaman Hayati, PT
structured biodiversity management approach through the                                                   TBP menerapkan pengelolaan keanekaragaman hayati yang
Biodiversity Management Plan (BMP), which serves as the                                                   terstruktur melalui Biodiversity Management Plan (BMP)
overarching framework across all operational areas, covering                                              sebagai kerangka kerja utama di seluruh area operasional.
eight active business units and one planned for operation                                                 Cakupan BMP meliputi delapan unit bisnis aktif serta satu
in 2026. The BMP integrates biodiversity considerations into                                              unit yang direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2026.
operational planning through a risk-based and landscape-                                                  Melalui pendekatan berbasis risiko dan tingkat lanskap, BMP
level approach. [GRI 101-1, 14.4.2]                                                                       mengintegrasikan pertimbangan keanekaragaman hayati ke
                                                                                                          dalam perencanaan operasional. [GRI 101-1, 14.4.2]


                                  Biodiversity Integration Across Operational Phases [GRI 101-2, 101-4, 14.4.3, 14.4.4]
                                     Integrasi Keanekaragaman Hayati di Seluruh Tahap Operasional




            Pre-Construction                                                       Operations                                                              Post-Operations
            Pra-Konstruksi                                                         Operasi                                                                 Pasca-Operasi
            Risk Assessment & Mitigation                                           • Habitat Protection Programs                                            • Ecosystem Rehabilitation
            Planning                                                               • Operational Controls                                                   • Pollution Prevention
                                                                                   • Environmental Monitoring
            Penilaian risiko dan                                                                                                                            • Rehabilitasi ekosistem
            perencanaan mitigasi                                                   • Program perlindungan habitat                                           • Pencegahan pencemaran
                                                                                   • Pengendalian operasional
                                                                                   • Pemantauan lingkungan

                              Continuous Monitoring & Evaluation | Pemantauan dan evaluasi berkelanjutan

International Recognized Areas, including Protected Forests, conservation areas, IBAs, KBAs, EBAs, Peat   Kawasan yang Diakui Secara Internasional, termasuk Hutan Lindung, kawasan konservasi, IBA, KBA, EBA,
Hydrological Units, IUCN protected areas, UNESCO Biosphere Reserves, Ramsar sites, and UNESCO World       Unit Hidrologi Gambut, kawasan lindung IUCN, Cagar Biosfer UNESCO, situs Ramsar, dan Situs Warisan Dunia
Heritage Sites                                                                                            UNESCO


Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk                                        110
Page 112
Aligned with national regulations and international                                         Pelaksanaan BMP diselaraskan dengan ketentuan nasional
standards—including IFC Performance Standard 6, the                                         dan standar internasional, termasuk IFC Performance
Equator Principles, and IRMA—the BMP is supported by                                        Standard 6, Equator Principles, dan IRMA. Rencana ini
habitat and ecosystem services assessments, as well as flora                                didukung oleh penilaian habitat dan jasa ekosistem serta
and fauna inventories, to identify and manage biodiversity                                  inventarisasi flora dan fauna untuk mengidentifikasi dan
risks and impacts. The plan covers mining, processing, and Obi                              mengelola risiko maupun dampak terhadap keanekaragaman
Industrial Park, with a focus on protecting key environmental                               hayati. Cakupannya meliputi kegiatan pertambangan,
functions such as water regulation, carbon sequestration, and                               pengolahan, dan Kawasan Industri Obi dengan fokus pada
erosion control. [GRI 101-8, 14.4.8]                                                        perlindungan fungsi lingkungan utama seperti pengaturan
                                                                                            air, penyerapan karbon, dan pengendalian erosi.[GRI 101-8, 14.4.8]

This framework is operationalized through a Biodiversity                                    Kerangka kerja tersebut dijalankan melalui Biodiversity
Action Plan (BAP), which is updated every five years and                                    Action Plan (BAP) yang diperbarui setiap lima tahun dan
translated into site-specific programs for each business unit.                              diterjemahkan ke dalam program spesifik lokasi pada masing-
In 2025, PT TBP achieved its target to develop the 2026–2030                                masing unit bisnis. Pada tahun 2025, PT TBP mencapai target
BAP, which will subsequently be evaluated by an independent                                 penyusunan BAP 2026–2030 yang selanjutnya akan dievaluasi
third party. Through this approach, biodiversity management                                 oleh pihak ketiga independen. Melalui pendekatan ini,
is integrated across all operational phases, from pre-                                      pengelolaan keanekaragaman hayati terintegrasi di seluruh
construction and operations to post-operation.                                              tahapan operasional, mulai dari pra-konstruksi, operasi,
                                                                                            hingga pasca-operasi.

The Company applies the mitigation hierarchy as the core                                    Perseroan menerapkan hierarki mitigasi sebagai prinsip
principle guiding biodiversity management, prioritizing                                     utama dalam pengelolaan keanekaragaman hayati dengan
impact avoidance, followed by minimization, restoration,                                    memprioritaskan penghindaran dampak, diikuti upaya
and, where necessary, offset or compensation.                                               minimisasi, restorasi, serta kompensasi apabila diperlukan.




                                                                              Impact | Dampak


                                        Potential Impact | Dampak Potensial

                                                                                                                                             Residual Impact
                                                                                                                                             Dampak Residual

              Avoid                             Mitigation                          Restore
             Hindari                             Mitigasi                          Memulihkan
                                                                                                                                                      Additional
                                                                                                                                                      Actions
                                                                                                                                                      Aksi Tambahan

              Avoid                             Mitigation                          Restore                           Offset
             Hindari                             Mitigasi                          Memulihkan                      Mengimbangi




                                                                                     No Net Loss                                                      Net Profit
                                                                            Tanpa Kerugian Bersih                                                     Keuntungan
                                                                                                                                                      Bersih
   Notes:                                                                                   Catatan:
   1. Avoid                                                                                 1. Menghindari
      Avoiding certain activities or locations where potential impacts on habitats or          Menghindari aktivitas atau lokasi tertentu apabila potensi dampaknya terhadap
      species are considered high.                                                             habitat atau spesies dinilai tinggi.
   2. Minimize                                                                              2. Meminimalkan
      Minimizing impacts through adjustments in design, work methods, operational              Mengurangi dampak melalui penyesuaian desain, metode kerja, pengendalian
      controls, and environmental best practices.                                              operasional, dan praktik terbaik lingkungan.
   3. Restore                                                                               3. Memulihkan
      Restoring ecological functions in affected areas through revegetation, reclamation,      Melakukan pemulihan fungsi ekologis pada area yang terdampak melalui
      and habitat rehabilitation.                                                              revegetasi, reklamasi, dan rehabilitasi habitat.
   4. Offset / Compensate                                                                   4. Mengimbangi
      Applying offsets where residual impacts cannot be fully avoided, minimized, or           Menerapkan pengimbangan apabila terdapat dampak residual yang tidak dapat
      restored.                                                                                sepenuhnya dihindari, diminimalkan, atau dipulihkan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk                            111
Page 113
In 2025, all business units in Kawasi implemented biodiversity     Pada tahun 2025, seluruh unit bisnis di Kawasi telah
programs under the BMP and BAP framework. Implementation           melaksanakan program keanekaragaman hayati berdasarkan
effectiveness has been reviewed through internal evaluations       kerangka BMP dan BAP. Efektivitas pelaksanaannya telah
and independent assessments, including IRMA verification,          ditinjau melalui evaluasi internal dan penilaian independen,
with findings used to strengthen management of sensitive           termasuk verifikasi IRMA. Hasil penilaian tersebut digunakan
ecosystems, post-mining impacts, and ecosystem services            untuk memperkuat pengelolaan ekosistem sensitif, dampak
integration through structured corrective action plans.            pascatambang, serta integrasi jasa ekosistem melalui rencana
                                                                   tindakan korektif yang terstruktur.

The development and refinement of the BAP also involve             Pengembangan dan penyempurnaan BAP juga melibatkan
stakeholder engagement, including consultations with local         partisipasi para pemangku kepentingan, termasuk
communities. In 2025, PT TBP conducted one Focus Group             konsultasi dengan masyarakat setempat. Pada tahun 2025,
Discussion (FGD) with representatives from Kawasi and Soligi       PT TBP menyelenggarakan satu Focus Group Discussion
villages to incorporate local perspectives, ensuring that          (FGD) bersama perwakilan Desa Kawasi dan Desa Soligi
biodiversity management remains contextual and responsive          untuk memasukkan perspektif lokal sehingga pengelolaan
to on-the-ground conditions. This activity is conducted            keanekaragaman hayati tetap relevan dengan kondisi
annually as part of the Company’s ongoing commitment to            lapangan dan responsif terhadap kebutuhan setempat.
inclusive and participatory biodiversity management.               Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari
                                                                   komitmen berkelanjutan Perseroan terhadap pengelolaan
                                                                   keanekaragaman hayati yang inklusif dan partisipatif.


Landscape-level Nature Risk Assessment [GRI 101-4, 101-6, 14.4.4, 14.4.6]
Kajian Risiko Alam Tingkat Lanskap
PT TBP conducted a landscape-level nature-related risk             PT TBP melaksanakan Landscape-level Nature Risk
assessment on Obi Island in 2023–2024 to understand nature-        Assessment (LNRA) di Pulau Obi pada periode 2023–2024
related risks at the landscape level, including areas beyond its   untuk memahami risiko terkait alam pada skala lanskap,
operational boundaries. The study, prepared in collaboration       termasuk area di luar batas operasional Perseroan. Kajian ini
with an independent consultant, aligns with the Taskforce          disusun bersama konsultan independen dan selaras dengan
on Nature-related Financial Disclosures (TNFD) framework,          kerangka Taskforce on Nature-related Financial Disclosures
specifically the LEAP (Locate, Evaluate, Assess, and Prepare)      (TNFD), khususnya melalui pendekatan LEAP (Locate,
approach.                                                          Evaluate, Assess, and Prepare).

The Company identifies direct drivers of biodiversity              Perseroan      mengidentifikasi    penggerak      langsung
loss, including land use change, habitat fragmentation,            keanekaragaman hayati berupa perubahan penggunaan
environmental quality degradation, and pressures on aquatic        lahan, fragmentasi habitat, penurunan kualitas lingkungan,
and coastal ecosystems.[GRI 101-6, 14.4.6]                         serta tekanan terhadap ekosistem perairan dan pesisir.
                                                                   [GRI 101-6, 14.4.6]




The LNRA identifies key risks, including pressures on natural      LNRA mengidentifikasi sejumlah risiko utama, antara lain
forests, high conservation value (HCV) habitats, and key           tekanan terhadap hutan alami, habitat bernilai konservasi
ecosystem services such as water availability, erosion control,    tinggi, serta jasa ekosistem penting seperti ketersediaan air,
and coastal ecosystems. In response to these findings, in 2025     pengendalian erosi, dan ekosistem pesisir. Menindaklanjuti
the Company focused on integrating LNRA recommendations            hasil tersebut, Perseroan pada tahun 2025 berfokus
into operational practices while strengthening its nature-         mengintegrasikan rekomendasi LNRA ke dalam praktik
related risk mitigation strategy.[GRI 101-4, 14.4.4]               operasional sekaligus memperkuat strategi mitigasi risiko
                                                                   terkait alam.[GRI 101-4, 14.4.4]

This mitigation strategy will be updated annually based on         Strategi mitigasi ini akan diperbarui setiap tahun berdasarkan
updates to the LNRA, including the 2025 mapping, and will          pembaruan LNRA, termasuk pemetaan tahun 2025.
include adjustments to operational activities, mitigation          Cakupannya meliputi penyesuaian aktivitas operasional,
measures aligned with risk levels, as well as the designation      penerapan langkah mitigasi sesuai tingkat risiko, serta
of areas requiring special protection to support adaptive and      penetapan area yang memerlukan perlindungan khusus guna
integrated risk management.                                        mendukung pengelolaan risiko yang adaptif dan terintegrasi.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                       PT Trimegah Bangun Persada Tbk    112
Page 114
      Integration of Nature-related Risks into
      Supplier Due Diligence [GRI 101-4, 14.4.4]
      Integrasi Risiko Terkait Alam dalam Supplier Due Diligence

      As a follow-up to the LNRA, PT TBP has begun                   Sebagai tindak lanjut LNRA, PT TBP mulai
      integrating a basic assessment of nature-related risks         mengintegrasikan penilaian risiko dasar terkait
      into its supplier due diligence process, with an initial       alam ke dalam proses uji tuntas pemasok (supplier
      focus on raw material suppliers. This process is also          due diligence), dengan fokus awal pada pemasok
      supported by an independent consultant.                        bahan baku. Proses ini juga didukung oleh konsultan
                                                                     independen.

      The assessment covers suppliers’ environmental                 Penilaian mencakup praktik pengelolaan lingkungan
      management practices and compliance in the                     dan kepatuhan pemasok dalam perolehan bahan
      sourcing of raw materials. As of 2025, evaluations have        baku. Hingga 2025, evaluasi telah dilakukan pada
      been conducted for selected suppliers and have not             sejumlah pemasok tertentu dan belum mencakup
      yet covered the entire supply chain. Going forward,            seluruh rantai pasok. Ke depan, Perseroan akan
      the Company will expand and deepen the scope                   memperluas dan memperdalam cakupan penilaian
      of the assessment to ensure more comprehensive                 guna memastikan pengelolaan risiko lingkungan yang
      environmental risk management, both within and                 lebih komprehensif, baik di dalam maupun di luar area
      beyond its operational areas.                                  operasional.




         Focus Areas for Biodiversity Management Development in 2026
         Fokus Pengembangan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Tahun 2026


                                   Implementation of a                   Development of multi-stakeholder
                                landscape-based approach                    collaboration mechanisms in
                                      in planning and                      biodiversity management at the
                                     decision-making.                             landscape scale.
                                  Penerapan pendekatan                      Pengembangan mekanisme
                                  berbasis lanskap dalam                    kolaborasi multipihak dalam
                                     perencanaan dan                     pengelolaan keanekaragaman hayati
                                  pengambilan keputusan.                         pada skala lanskap.




       Strengthening the Biodiversity                 Strengthening stakeholder                   Integration of conservation
      Management Plan (BMP) in terms                engagement in the planning and               and regional development in
        of scope, as well as impact and              implementation of biodiversity                an inclusive manner on Obi
          opportunity management.                           management.                                       Island.
          Penguatan Biodiversity                  Penguatan keterlibatan pemangku                   Integrasi konservasi dan
       Management Plan (BMP) dalam                    kepentingan dalam proses                       pembangunan wilayah
         cakupan dan pengelolaan                    perencanaan dan implementasi                   secara inklusif di Pulau Obi.
           dampak dan peluang                     pengelolaan keanekaragaman hayati.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                    PT Trimegah Bangun Persada Tbk               113
Page 115
Biodiversity Implementation and Initiatives
Pelaksanaan dan Inisiatif Kenaekaragaman Hayati

Based on the BMP and supporting assessments, PT TBP               Berdasarkan BMP dan berbagai kajian pendukung, PT TBP
implements biodiversity management through an integrated          melaksanakan pengelolaan keanekaragaman hayati melalui
approach covering habitat protection, ecosystem restoration,      pendekatan terpadu yang mencakup perlindungan habitat,
ecological monitoring, and community engagement.                  restorasi ekosistem, pemantauan ekologis, serta pelibatan
                                                                  masyarakat.


Community-based Conservation and Monitoring [GRI 101-2, 14.4.3]
Konservasi dan Pemantauan Berbasis Masyarakat

PT TBP recognizes that biodiversity management extends            PT TBP memahami bahwa pengelolaan keanekaragaman
beyond operational controls and requires active community         hayati tidak hanya bergantung pada pengendalian
participation. The Company engages local communities              operasional, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif
in conservation efforts through education, participatory          masyarakat. Oleh karena itu, Perseroan melibatkan
monitoring, and stakeholder engagement initiatives.               masyarakat setempat dalam upaya konservasi melalui
                                                                  program edukasi, pemantauan partisipatif, dan inisiatif
                                                                  pelibatan pemangku kepentingan.

In 2025, biodiversity education programs were conducted           Pada tahun 2025, program edukasi keanekaragaman hayati
in Kawasi and Soligi villages, reaching approximately 150         dilaksanakan di Desa Kawasi dan Desa Soligi dengan
students across primary to senior high school levels. The         menjangkau sekitar 150 siswa mulai dari tingkat sekolah
program aims to foster environmental awareness from               dasar hingga sekolah menengah atas. Program ini bertujuan
an early age, with participants demonstrating an average          menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini dengan
knowledge increase of 60 points based on pre- and post-           hasil peningkatan pengetahuan peserta rata-rata sebesar 60
assessments.                                                      poin berdasarkan perbandingan pre-assessment dan post-
                                                                  assessment.

The Company has also begun implementing SMART (Spatial            Perseroan juga mulai menerapkan patroli SMART (Spatial
Monitoring and Reporting Tool) patrols in collaboration           Monitoring and Reporting Tool) bersama masyarakat untuk
with local communities to monitor potential disturbances in       memantau potensi gangguan pada habitat sensitif sebagai
sensitive habitats to support Net Conservation Gain.              dukungan terhadap pencapaian Net Conservation Gain.

To assess conservation awareness and identify opportunities       Untuk menilai tingkat kesadaran konservasi serta
for community empowerment, PT TBP conducted a                     mengidentifikasi peluang pemberdayaan masyarakat, PT
perception survey in Kawasi and Soligi. The findings are          TBP melaksanakan survei persepsi di Kawasi dan Soligi. Hasil
used to inform integrated CSR and ESG strategies by aligning      kajian ini digunakan sebagai dasar dalam penyusunan strategi
biodiversity initiatives with local socio-cultural and economic   CSR dan ESG yang terintegrasi dengan menyelaraskan inisiatif
contexts. Implementation focuses on addressing site-specific      keanekaragaman hayati terhadap konteks sosial, budaya,
biodiversity risks, including the protection of endemic fauna     dan ekonomi setempat. Pelaksanaannya difokuskan pada
and critical ecosystems through collaboration with local          penanganan risiko keanekaragaman hayati yang spesifik
communities. Initial initiatives include plans to engage          di masing-masing lokasi, termasuk perlindungan fauna
community members in biodiversity patrols and to develop          endemik dan ekosistem penting melalui kolaborasi dengan
nature-based livelihoods, fostering long-term ownership of        masyarakat setempat. Inisiatif awal mencakup rencana
conservation efforts. Through this approach, biodiversity         pelibatan masyarakat dalam patroli keanekaragaman hayati
programs are progressively tailored to the distinct ecological    serta pengembangan mata pencaharian berbasis alam guna
and social priorities of each area.                               mendorong kepemilikan jangka panjang terhadap upaya
                                                                  konservasi. Melalui pendekatan ini, program keanekaragaman
                                                                  hayati dikembangkan secara bertahap agar selaras dengan
                                                                  prioritas ekologis dan sosial yang berbeda pada setiap
                                                                  wilayah.

In parallel, the Company is exploring the development of          Sejalan dengan itu, Perseroan juga tengah mengeksplorasi
a Biodiversity Compensation Program to address residual           pengembangan Biodiversity Compensation Program untuk
impacts, with potential implementation areas identified           mengelola dampak residual dengan area implementasi
within the KAAS (New Kawasi) area.                                potensial yang telah diidentifikasi di kawasan KAAS (Kawasi
                                                                  Baru).


Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk           114
Page 116
Ecological Monitoring and Risk Control
Pemantauan Ekologi dan Pengendalian Risiko

Flora and Fauna Monitoring [GRI 101-4, 14.4.4]
Pemantauan Flora dan Fauna
PT TBP conducts regular flora and fauna monitoring in mining                  PT TBP melaksanakan pemantauan flora dan fauna secara
and industrial areas on and around Obi Island to ensure                       berkala di area pertambangan dan kawasan industri di Pulau
operations remain aligned with environmental protection                       Obi serta sekitarnya untuk memastikan kegiatan operasional
principles. These activities include field surveys, species                   tetap selaras dengan prinsip perlindungan lingkungan.
identification, and the recording of habitat conditions, with                 Kegiatan ini mencakup survei lapangan, identifikasi spesies,
the results used for regulatory reporting and ecological risk                 dan pencatatan kondisi habitat dengan hasil yang digunakan
evaluation. Based on Critical Habitat Assessment (CHA) results                untuk pelaporan kepada regulator serta evaluasi risiko
using the Integrated Biodiversity Assessment Tool (IBAT), no                  ekologis. Berdasarkan Critical Habitat Assessment (CHA)
areas within the Obi Island Industrial Estate meet the criteria               menggunakan Integrated Biodiversity Assessment Tool
for critical habitat under IFC Performance Standard 6.                        (IBAT), tidak terdapat area di Kawasan Industri Pulau Obi
                                                                              yang memenuhi kriteria critical habitat berdasarkan IFC
                                                                              Performance Standard 6.

In 2025, the total number of identified species increased                     Pada tahun 2025, jumlah spesies yang teridentifikasi
to 167. While the majority are classified as Least Concern,                   meningkat menjadi 167 spesies. Meskipun sebagian besar
the presence of species with higher conservation status is                    berada dalam kategori Risiko Rendah, keberadaan spesies
taken into consideration operational controls and habitat                     dengan status konservasi lebih tinggi tetap menjadi
protection. Monitoring of flora, fauna, and aquatic ecology                   pertimbangan pengendalian operasional dan perlindungan
is also conducted regularly in accordance with AMDAL                          habitat. Pemantauan flora, fauna, dan ekologi perairan
requirements and reported to the Ministry of Environment                      juga dilakukan secara rutin sesuai ketentuan AMDAL serta
and Forestry every six months. All monitoring and evaluation                  dilaporkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan
results serve as a basis for continuous improvement.                          Kehutanan setiap enam bulan. Seluruh hasil pemantauan
                                                                              dan evaluasi menjadi dasar perbaikan berkelanjutan.

Coastal and Marine Ecosystem Restoration [GRI 101-7, 14.4.7] [SASB EM-MM-160a.3]
Restorasi Ekosistem Pesisir dan Laut

To manage potential impacts on coastal ecosystems, PT                         Untuk mengelola potensi dampak terhadap ekosistem
TBP implements a range of marine conservation initiatives,                    pesisir, PT TBP menjalankan berbagai inisiatif konservasi laut,
including mangrove restoration, artificial reef deployment,                   termasuk restorasi mangrove, pemasangan struktur terumbu
and ecosystem research, aimed at supporting habitat                           buatan, dan riset ekosistem. Upaya ini ditujukan untuk
recovery and maintaining ecological balance.                                  mendukung pemulihan habitat serta menjaga keseimbangan
                                                                              ekologis kawasan pesisir dan laut.

Number of Species Based on IUCN Classification (species) [GRI 101-7, 14.4.7]
Jumlah Spesies Berdasarkan Klasifikasi IUCN (spesies)

         IUCN Category
                                                       2023                              2024                            2025
           Kategori IUCN
 Critically Endangered
                                                                         0                                0                               1
 Kritis
 Endangered
                                                                         2                                0                               1
 Terancam Punah
 Vulnerable
                                                                         2                                3                               4
 Rentan
 Near Threatened
                                                                         3                                0                               1
 Hampir Terancam
 Least Concern
                                                                       105                             120                             160
 Risiko Rendah
 Total Species
                                                                       112                             123                             167
 Total Spesies



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                          PT Trimegah Bangun Persada Tbk            115
Page 117
Coastal Mangrove Conservation [GRI 101-2, 14.4.3]
Konservasi Mangrove Pesisir

The mangrove restoration program, initiated in 2021, continues   Program restorasi mangrove yang dimulai sejak tahun 2021
to expand across multiple coastal locations, including Bacan     terus diperluas di berbagai lokasi pesisir, termasuk Pulau
Island (Awanggoa and Belang-belang) and Kayoa. In 2025, the      Bacan (Awanggoa dan Belang-belang) serta Kayoa. Pada
Company planted 8,465 mangrove seedlings, representing a         tahun 2025, Perseroan menanam 8.465 bibit mangrove atau
124% increase compared to 2024. The total rehabilitated area     meningkat 124% dibandingkan tahun 2024. Total luas area
reached approximately 24.9 hectares.                             rehabilitasi mencapai sekitar 24,9 hektare.

Activities during the year focused on both new planting and      Kegiatan sepanjang tahun difokuskan pada penanaman
gap filling to improve survival rates. The Company also began    baru serta penanaman pengganti untuk meningkatkan
developing local seedling sources to improve ecological          tingkat kelangsungan hidup tanaman. Perseroan juga mulai
suitability, supported by ongoing research into mangrove         mengembangkan sumber bibit lokal guna meningkatkan
substrate development.                                           kesesuaian ekologis yang didukung melalui riset berkelanjutan
                                                                 mengenai pengembangan media tanam mangrove.

Mangrove seedlings are currently sourced from Ternate, North     Saat ini, bibit mangrove masih dipasok dari Ternate, Maluku
Maluku. However, the Company has begun developing local          Utara. Namun, Perseroan telah memulai pengembangan
seedling sources to improve suitability to local conditions.     sumber bibit lokal agar lebih sesuai dengan kondisi setempat.
Moreover, PT TBP invested IDR 350 million for the program of     Selain itu, PT TBP menginvestasikan Rp350 juta untuk program
mangrove seedlings in 2024-2025 and also facilitated research    pengadaan bibit mangrove selama periode 2024–2025, serta
conducted by Harita’s internal team on the development of        memfasilitasi penelitian yang dilakukan tim internal Harita
mangrove substrates. [POJK-F.4]                                  terkait pengembangan substrat mangrove. [POJK-F.4]



              Number of Mangrove Seedlings                            Total Cost of Mangrove Procurement
                 Jumlah Bibit Mangrove                                  Total Biaya Pengadaan Mangrove


                   31,470


                                                                                    270
                                                                    Rp Million




                                                                                                              175
                                                                     Rp Juta




                                                                                                175
     Seeds
      Bibit




                                                    8,465

                                  3,775


                    2023           2024             2025                            2023        2024         2025

                              Year | Tahun                                       Procurement Year | Tahun Pengadaan




                             8,465                                                         24.19
                             Mangrove seedlings                                            Ha planted area
                             bibit Mangrove                                                Ha area tertanam




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk         116
Page 118
Artificial Reef Development (Reef Cubes) [POJK-F.5][GRI 101-2, 14.4.3]
Pemanfaatan Terumbu Buatan (Reef Cubes)

In addition to mangroves, PT TBP develops artificial reef                Selain mangrove, PT TBP mengembangkan struktur terumbu
structures as a medium for coral growth and fish habitats.               buatan sebagai media pertumbuhan karang dan habitat ikan.
These structures are not artificial corals, but rather media             Struktur ini bukan karang buatan, melainkan media reef cube
(reef cubes) designed to support the natural growth of marine            yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan organisme
organisms. Reef cubes are produced from a mixture of nickel              laut secara alami. Reef cube diproduksi dari campuran slag
slag and cement and are used as substrates for marine biota              nikel dan semen serta digunakan sebagai substrat bagi biota
to attach.                                                               laut untuk menempel dan berkembang.

PT TBP also collaborated with Khairun University in                      PT TBP juga bekerja sama dengan Universitas Khairun dalam
monitoring coral growth using reef cube media. Monitoring                pengamatan pertumbuhan karang di media reef cube. Hasil
results indicate positive ecosystem development. In 2025,                pemantauan menunjukkan perkembangan ekosistem yang
coral growth reached 4.42 cm per year, with the highest coral            positif. Selama 2025, pertumbuhan karang mencapai 4,42 cm
recruitment size recorded at 18.9 cm. The restoration area has           per tahun dengan ukuran rekrutmen karang tertinggi 18,9 cm.
also begun to show fish colonization, with 161 species from 28           Area restorasi juga mulai menunjukkan proses kolonisasi ikan
families of reef fish observed.                                          dengan pengamatan keberadaan 161 spesies dari 28 famili
                                                                         ikan karang.

In 2025, a total of 664 artificial reef structures were installed        Pada tahun 2025, sebanyak 664 unit struktur terumbu buatan
in the waters around Kawasi, representing a 279% increase                dipasang di perairan sekitar Kawasi atau meningkat 279%
compared to the previous year.                                           dibandingkan tahun sebelumnya.


                Number of Artificial Reefs                                 Total Cost of Artificial Reef Development
                 Jumlah Terumbu Buatan                                   Total Biaya Pengembangan Terumbu Buatan

                       1,086


                                                                                            380.1
                                                      664
                                                                            Rp Million
                                                                             Rp Juta
        Unit




                                                                                                                    232.4


                                       175
                                                                                                       61.25


                       2023           2024            2025                                  2023       2024         2025

                                  Year | Tahun                                           Procurement Year | Tahun Pengadaan


Community Engagement through Marine Conservation
Pelibatan Masyarakat melalui Konservasi Laut
As part of efforts to raise awareness of marine conservation,            Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran
PT TBP organized the 2025 Obi Fishing Tournament under                   terhadap konservasi laut, PT TBP menyelenggarakan Obi
the theme “Let’s Protect Our Sea”. The event involved 135                Fishing Tournament 2025 dengan tema “Let’s Protect Our
participants from local communities and employees and                    Sea”. Kegiatan ini melibatkan 135 peserta yang berasal dari
served as both a social and educational platform.                        masyarakat setempat dan karyawan, sekaligus menjadi
                                                                         sarana sosial dan edukasi.

Participants were encouraged to follow sustainable fishing               Para peserta didorong untuk menerapkan praktik
practices, including restrictions on protected species. The              penangkapan ikan yang berkelanjutan, termasuk menaati
diversity of the catch—totaling 94 kg and including snapper,             ketentuan terhadap spesies yang dilindungi. Keragaman hasil
grouper, and tuna—also provided an informal indicator of                 tangkapan yang mencapai total 94 kg yang antara lain terdiri
marine ecosystem conditions. Certain species, such as tiger              atas ikan kakap, kerapu, dan tuna juga menjadi indikator
sharks, were released to support ecological balance.                     informal mengenai kondisi ekosistem laut. Beberapa spesies
                                                                         tertentu, seperti hiu macan, dilepas kembali guna mendukung
                                                                         keseimbangan ekologi.

Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                       PT Trimegah Bangun Persada Tbk        117
Page 119
               Managing Our
             Human Resource
                Responsibly
                   Mengelola Sumber Daya Manusia
                        Secara Bertanggung Jawab
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   118
Page 120
Human Resource Management
[GRI 3-3, 14.17.1]

Manajemen Sumber Daya Manusia
As PT TBP’s operations continue to expand in scale, production   Seiring dengan terus berkembangnya operasi PT TBP dari
capacity, and workforce mobility, the Company continues to       segi skala, kapasitas produksi, dan mobilitas tenaga kerja,
strengthen its human resources (HR) management framework         Perseroan terus memperkuat kerangka pengelolaan sumber
to ensure workforce readiness, fair labor practices, and         daya manusia (SDM) untuk memastikan kesiapan tenaga
productive industrial relations.                                 kerja, praktik ketenagakerjaan yang adil, serta hubungan
                                                                 industrial yang produktif.

Guided by Company Regulations and comprehensive HR               Dengan berpedoman pada Peraturan Perseroan dan kebijakan
policies, this approach safeguards workers’ rights and upholds   SDM yang komprehensif, pendekatan ini melindungi hak-
occupational health and safety (OHS) standards. This also        hak tenaga kerja serta menjunjung tinggi standar kesehatan
enables more effective workforce planning and competency         dan keselamatan kerja (K3). Hal ini juga memungkinkan
development, keeping talent capabilities aligned with the        perencanaan tenaga kerja dan pengembangan kompetensi
Company’s evolving operational priorities. [GRI 3-3, 14.17.1]    yang lebih efektif, sehingga kapabilitas talenta tetap
                                                                 selaras dengan prioritas operasional Perseroan yang terus
                                                                 berkembang. [GRI 3-3, 14.17.1]

In 2025, the Company’s focus remained on strengthening           Pada tahun 2025, fokus Perseroan tetap pada penguatan
system effectiveness and ensuring consistent implementation      efektivitas sistem serta memastikan implementasi yang
across all operational areas.                                    konsisten di seluruh area operasional.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk          119
Page 121
Upholding Labor Rights through an Inclusive and Equitable Workplace
Menjunjung Hak Tenaga Kerja melalui Tempat Kerja yang Inklusif dan Berkeadilan

Respecting Labor Rights [GRI 2-23, 2-24]
Penghormatan Hak Ketenagakerjaan

PT TBP ensures the fulfillment of labor rights for all employees                   PT TBP memastikan pemenuhan hak tenaga kerja bagi
as the foundation of fair employment relationships, the                            seluruh karyawan sebagai landasan hubungan kerja yang
prevention of harmful labor practices, and the creation of a                       adil, pencegahan praktik ketenagakerjaan yang merugikan,
safe and conducive working environment.                                            serta penciptaan lingkungan kerja yang aman dan kondusif.

This commitment is anchored in the Company’s Human                                 Komitmen ini berlandaskan pada Kebijakan Hak Asasi
Rights Policy, Company Regulations, and applicable Human                           Manusia Perseroan, Peraturan Perusahaan, serta kebijakan
Resources policies. In 2023, PT TBP conducted a Human                              Sumber Daya Manusia yang berlaku. Pada tahun 2023, PT TBP
Rights Due Diligence (HRDD) assessment covering key labor                          melaksanakan penilaian Human Rights Due Diligence (HRDD)
rights priorities, including the elimination of forced labor,                      yang mencakup prioritas utama hak tenaga kerja, termasuk
the prohibition of child labor, and respect for freedom of                         penghapusan kerja paksa, pelarangan pekerja anak, serta
association, aligned with the Universal Declaration of Human                       penghormatan terhadap kebebasan berserikat, yang selaras
Rights (UDHR), the United Nations Guiding Principles on                            dengan Universal Declaration of Human Rights (UDHR), United
Business and Human Rights (UNGP), and the standards                                Nations Guiding Principles on Business and Human Rights
of the International Labour Organization. The assessment                           (UNGP), dan standar International Labour Organization.
strengthened the Company’s understanding of labor-related                          Penilaian ini memperkuat pemahaman Perseroan terhadap
risks and identified opportunities to reinforce implementation                     risiko ketenagakerjaan serta mengidentifikasi peluang untuk
across operations and third-party partners. [GRI 2-23, 2-24]                       meningkatkan implementasi di seluruh operasi dan mitra
                                                                                   pihak ketiga.[GRI 2-23, 2-24]

Further information on the Company’s HRDD can be found on                          Informasi lebih lanjut mengenai HRDD Perseroan dapat
the Company’s Website.                                                             diakses melalui situs web Perseroan.


Diversity, Equity, and Inclusion [POJK-F.18][GRI 405-1, 406-1, 14.21.5, 14.21.7]
Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi

PT TBP views diversity, equity, and inclusion (DEI) as a key                       PT TBP memandang keberagaman, kesetaraan, dan inklusi
enabler of a healthy, productive, and sustainable workplace.                       (DEI) sebagai faktor kunci dalam menciptakan lingkungan
The Company applies fair and equal treatment across                                kerja yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Perseroan
recruitment, competency development, performance                                   menerapkan perlakuan yang adil dan setara dalam proses
evaluation, and career opportunities without discrimination                        rekrutmen, pengembangan kompetensi, evaluasi kinerja,
based on gender, age, social background, ethnicity, religion,                      serta peluang karier tanpa diskriminasi berdasarkan gender,
or other conditions. [POJK-F.18]                                                   usia, latar belakang sosial, etnis, agama, maupun kondisi
                                                                                   lainnya. [POJK-F.18]

This commitment is reflected in the absence of any                                 Komitmen ini tercermin dari tidak adanya keluhan terkait
discrimination-related complaints throughout 2025. Oversight                       diskriminasi sepanjang tahun 2025. Pengawasan dilakukan
is led at the highest level through the Sustainability and                         pada tingkat tertinggi melalui Komite Keberlanjutan dan
Diversity Committee, while implementation is strengthened                          Keberagaman, sementara implementasi diperkuat oleh
by the Diversity Working Group established in 2023, which                          Diversity Working Group yang dibentuk pada tahun 2023 dan
convenes quarterly cross-functional forums. Key outcomes                           secara rutin menyelenggarakan forum lintas fungsi setiap
include improved lactation facilities, wheelchair accessibility,                   triwulan. Hasil utama yang dicapai meliputi peningkatan
and the development of an online library to support diverse                        fasilitas laktasi, aksesibilitas kursi roda, serta pengembangan
employee learning needs. [GRI 405-1, 406-1, 14.21.5, 14.21.7]                      perpustakaan daring untuk mendukung kebutuhan
                                                                                   pembelajaran karyawan yang beragam. [GRI 405-1, 406-1, 14.21.5, 14.21.7]




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                 PT Trimegah Bangun Persada Tbk                  120
Page 122
Advancing an Inclusive Workplace for Women[POJK- F.18][GRI 405-1, 14.21.5]
Mendorong Tempat Kerja Inklusif bagi Perempuan

Female employee representation stood at 6.5% in 2025,                 Proporsi karyawan perempuan mencapai 6,5% pada tahun
compared with 6.85% in 2024, and remains a strategic focus            2025, dibandingkan 6,85% pada tahun 2024, dan tetap
area through strengthened recruitment, placement, and                 menjadi fokus strategis melalui penguatan upaya rekrutmen,
retention efforts, particularly in operational areas. To support      penempatan, dan retensi, khususnya di area operasional.
a family-friendly workplace, PT TBP provides 120 calendar             Untuk mendukung lingkungan kerja yang ramah keluarga, PT
days of maternity leave, guaranteed return to the same                TBP menyediakan cuti melahirkan selama 120 hari kalender,
position, 2 calendar days of paternity leave, and lactation           jaminan kembali ke posisi yang sama, cuti ayah selama 2 hari
rooms across work locations.                                          kalender, serta ruang laktasi di seluruh lokasi kerja.


Zero Tolerance for Child Labor [POJK-F.19][GRI 408-1, 14.18.2]
Tanpa Toleransi terhadap Pekerja Anak

PT TBP enforces a strict zero-tolerance policy on child labor         PT TBP menerapkan kebijakan tanpa toleransi
across all recruitment and employment processes, including            terhadap pekerja anak di seluruh proses rekrutmen dan
contractors. The Company applies rigorous administrative              ketenagakerjaan, termasuk pada kontraktor. Perseroan
verification of official identity documents and minimum               menerapkan verifikasi administratif yang ketat terhadap
working age requirements, set at 18 years, or 21 years for            dokumen identitas resmi serta persyaratan usia minimum
dump truck operators. Candidates who do not meet the                  kerja, yaitu 18 tahun, atau 21 tahun untuk operator dump truck.
age criteria are automatically screened out at the initial            Kandidat yang tidak memenuhi kriteria usia secara otomatis
stage. The same requirements apply to contractors and                 tersaring pada tahap awal. Ketentuan yang sama juga berlaku
business partners through contractual clauses and contractor          bagi kontraktor dan mitra usaha melalui klausul kontraktual
management processes, supported by regular training on                dan proses pengelolaan kontraktor, yang didukung oleh
child labor and forced labor prevention for employees and             pelatihan rutin mengenai pencegahan pekerja anak dan kerja
contractor personnel.                                                 paksa bagi karyawan dan tenaga kerja kontraktor.


Preventing Forced Labor Across Operations [POJK-F.19][GRI 3-3, 409-1, 14.19.2]
Pencegahan Kerja Paksa di Seluruh Operasi

The Company is committed to preventing all forms of                   Perseroan berkomitmen untuk mencegah segala bentuk kerja
forced labor across its operations, including contractors and         paksa di seluruh operasinya, termasuk pada kontraktor dan
subcontractors, in alignment with human rights principles             subkontraktor, sejalan dengan prinsip hak asasi manusia
and International Labour Organization standards (ILO). As             dan standar International Labour Organization (ILO). Sebagai
part of the 2023 HRDD, PT TBP assessed forced labor risks             bagian dari HRDD tahun 2023, PT TBP melakukan penilaian
using 11 ILO forced labor indicators and found no evidence of         risiko kerja paksa menggunakan 11 indikator kerja paksa
forced labor practices linked to its mining operations. These         ILO dan tidak menemukan bukti adanya praktik kerja paksa
findings validate the effectiveness of existing preventive            yang terkait dengan operasi pertambangan. Temuan ini
measures while serving as the basis for strengthening                 menegaskan efektivitas langkah pencegahan yang telah
implementation consistency across all operational units and           diterapkan sekaligus menjadi dasar untuk memperkuat
third-party partners.                                                 konsistensi implementasi di seluruh unit operasional dan
                                                                      mitra pihak ketiga.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk            121
Page 123
Employee Demographics [POJK-C.3][GRI 2-7, 2-8, 405-1, 14.21.5][SASB EM-MM-000.B]
Demografi Karyawan
In 2025, PT TBP employed a total workforce of 26,529 people,           Pada tahun 2025, PT TBP mempekerjakan total 26.529 tenaga
comprising permanent employees, contract employees,                    kerja yang terdiri dari karyawan tetap, karyawan kontrak,
specialists, and expatriates in roles requiring specific               tenaga ahli, serta tenaga kerja asing pada fungsi-fungsi
expertise. This workforce mix enables the Company to                   tertentu yang memerlukan keahlian khusus. Komposisi
maintain organizational stability while remaining agile in             tenaga kerja ini memungkinkan Perseroan menjaga stabilitas
responding to evolving operational needs and capability                organisasi sekaligus tetap fleksibel dalam merespons
requirements.                                                          kebutuhan operasional dan tuntutan kapabilitas yang terus
                                                                       berkembang.

The Company’s workforce profile reflects diversity in regional         Profil tenaga kerja Perseroan mencerminkan keberagaman
background, age, and gender. In its main operational area,             latar belakang wilayah, usia, dan gender. Di wilayah
particularly North Maluku, local communities represented a             operasional utama, khususnya Maluku Utara, masyarakat
significant share of the workforce, totaling 10,621 employees,         lokal mencakup porsi signifikan dari tenaga kerja, yaitu
or approximately 45.5% of the total Indonesian workforce,              sebanyak 10.621 karyawan atau sekitar 45,5% dari total
underscoring PT TBP’s contribution to local employment.                tenaga kerja Indonesia, yang menegaskan kontribusi PT TBP
At the same time, the Company continues to strengthen                  terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Pada saat yang sama,
workplace inclusivity by promoting gender diversity and                Perseroan terus memperkuat inklusivitas di tempat kerja
equal employment opportunities across all job levels.                  dengan mendorong keberagaman gender serta kesempatan
                                                                       kerja yang setara di seluruh jenjang jabatan.

Compared with the previous year, the composition of both               Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, komposisi
female and male employees increased across various job                 karyawan perempuan maupun laki-laki mengalami
levels, with role distribution differing between operational           peningkatan di berbagai tingkat jabatan, dengan distribusi
units and the head office in line with the functional                  peran yang berbeda antara unit operasional dan kantor pusat
requirements of each area.                                             sesuai dengan kebutuhan fungsi di masing-masing area.



    In 2025 | Di 2025




      Total Employees         Total Contractors      Male Employees             Female Employees           Local Employees
      Total Karyawan          Total Kontraktor       Karyawan Laki-laki         Karyawan Perempuan         Karyawan Lokal

      26,529                  10,115                 93.5%                      6.5%                       45.5%
                                                     of total employees         of total employees         of total Indonesia
                                                     dari total karyawan        dari total karyawan        employees
                                                                                                           dari total karyawan
                                                                                                           Indonesia




During the reporting year, the Company recruited 9,023 new             Selama tahun pelaporan, Perseroan merekrut 9.023
employees, consisting of 8,539 male employees (94.6%) and              karyawan baru yang terdiri dari 8.539 karyawan laki-laki
484 female employees (5.4%). Of this total, 188 employees              (94,6%) dan 484 karyawan perempuan (5,4%). Dari jumlah
(2.1%) were foreign workers, while 8,835 employees (97.9%)             tersebut, tenaga kerja asing sebanyak 188 orang (2,1%) dan
were Indonesian nationals. Among the Indonesian workforce,             tenaga kerja Indonesia adalah 8.835 (97,9%). Dari proporsi
4,594 employees (52%) were local hires from North Maluku,              tenaga kerja Indonesia, sebanyak 4.594 karyawan (52%)
while 4,241 employees (48%) came from other regions in                 merupakan tenaga kerja lokal dari Maluku Utara, sementara
Indonesia. By age group, most new hires were under 30 years            4.241 karyawan (48%) berasal dari wilayah lain di Indonesia.
old (72.6%), followed by employees aged 30–50 (27.3%) and              Berdasarkan kelompok usia, sebagian besar karyawan baru
those above 50 (0.1%).                                                 berusia di bawah 30 tahun (72,6%), diikuti oleh karyawan
                                                                       berusia 30–50 tahun (27,3%) dan di atas 50 tahun (0,1%).




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk               122
Page 124
           New Employees by Gender                                                       New Employees by Location of Origin
       Karyawan Baru berdasarkan Gender                                                 Karyawan Baru berdasarkan Lokasi Asal


            Female                                                                                                                                           Foreign
        Perempuan                                                                                                                                            Asing
             5.4%                                                                                                                                            2.1%
                                                                                     Non-Local
                                                                                     Non-Lokal
                                                                                             47%

                                                                 Male                                                                                                 Local
                                                                 Laki-laki                                                                                            Lokal
                                                                 94.6%                                                                                                50.9%



This hiring profile reflects the Company’s commitment                              Profil rekrutmen ini mencerminkan komitmen Perseroan
to creating opportunities for younger generations while                            dalam membuka peluang bagi generasi muda sekaligus
maintaining a balanced mix of experience and workforce                             menjaga     keseimbangan      antara   pengalaman    dan
diversity. Further details on new employee data can be found                       keberagaman tenaga kerja. Informasi lebih lanjut mengenai
on page 202.                                                                       data karyawan baru dapat dilihat pada halaman 202.



   Employee Composition by Age and Gender                                           Employee Composition by Category and Gender
    Komposisi Karyawan berdasarkan Usia dan Gender                                 Komposisi Karyawan berdasarkan Kategori dan Gender


                                                                                                                                                                        361
                                                              1,198
                                                                                                                                                                       17,876
                                      516
                                                            12,789
                                   11,549


                                                                                                                                                         1,093

             15                                                                                                                                          4,920
                                                                                              2           3          17         50           203
            462                                                                              15          32         112         269         1,576

           >50 years               30-50 years         <30 years                           Director      GM       Manager       Super-     Supervisor      Staff       Non-staff
                                                                                           Direktur    Manajer    Manajer     intendent
           >50 tahun               30-50 tahun         <30 tahun                                       Umum


                       Female | Perempuan          Male | Laki-laki                                              Female | Perempuan                Male | Laki-laki
                                                                                Note:
                                                                                The staff category includes employees working in office and administrative functions.
                                                                                The non-staff category includes field operational employees such as contract construction workers.
                                                                                This data includes Subsidiaries and Associated Companies.
                                                                                Catatan:
                                                                                Kategori staf mencakup karyawan yang bekerja dalam fungsi perkantoran dan administratif.
                                                                                Kategori non-staf mencakup karyawan operasional lapangan, seperti pekerja konstruksi kontrak.
                                                                                Data ini termasuk Entitas Anak dan Asosiasi Perseroan.



                                                            Employee Composition by Location
                                                            Komposisi Karyawan berdasarkan Lokasi



                                        Jakarta
                                            3.3%



                                                                                                                 Maluku Utara
                                                                                                                 96.7%



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                         PT Trimegah Bangun Persada Tbk                                           123
Page 125
Local Workforce [GRI 404-2, 405-1, 202-2, 14.8.3, 14.17.8, 14.21.2, 14.21.5, 14.9.6]
Tenaga Kerja Lokal

PT TBP continues to strengthen its contribution to regional                            PT TBP terus memperkuat kontribusinya terhadap
development by prioritizing the recruitment and career                                 pembangunan daerah dengan memprioritaskan rekrutmen
progression of North Maluku talent within its operational                              dan pengembangan karier talenta Maluku Utara dalam
workforce, an approach that has also received recognition                              tenaga kerja operasionalnya, sebuah pendekatan yang juga
from local authorities.                                                                telah mendapatkan pengakuan dari otoritas setempat.

In 2025, local employees accounted for 45.5% of the                                    Pada tahun 2025, karyawan lokal mencakup 45,5% dari total
Company’s 23,331 Indonesian site-based workforce, marking                              23.331 tenaga kerja Indonesia berbasis lokasi operasional
a 15.6% increase from 2024. The Company also has appointed                             Perseroan, meningkat sebesar 15,6% dibandingkan tahun
a supervisor-level position filled by a local employee. This                           2024. Perseroan juga telah menunjuk posisi setingkat
steady growth in local workforce participation supports job                            supervisor yang diisi oleh satu karyawan lokal. Pertumbuhan
creation, strengthens the regional economy, and reflects                               partisipasi tenaga kerja lokal yang berkelanjutan ini
the Company’s long-term commitment to inclusive local                                  mendukung penciptaan lapangan kerja, memperkuat
development. [GRI 202-2, 405-1, 14.21.2, 14.21.5, 14.9.6]                              perekonomian daerah, serta mencerminkan komitmen
                                                                                       jangka panjang Perseroan terhadap pembangunan lokal yang
                                                                                       inklusif. [GRI 202-2, 405-1, 14.21.2, 14.21.5, 14.9.6]




         Composition of the Indonesian Workforce
                 (Local and Non-Local)                                                                       Number of Local Workers
                   Komposisi Tenaga Kerja Indonesia                                                           Jumlah Tenaga Kerja Lokal
                       (Lokal dan Non-Lokal)



       Local
       Lokal                                                                                                                         10,621
       45.5%
                                                                                                                       8,640
                                                                                          People | Orang




                                                                                                           7,012




                                                               Non-Local
                                                               Non-Lokal
                                                                  54.5%                                     2023         2024         2025
                                                                                                                     Year | Tahun




       “Since the beginning of its operations, Harita has placed the recruitment of local workers as a top priority in efforts
       to reduce unemployment, both in South Halmahera and across North Maluku Province as a whole.”
       “Sejak awal operasional, Harita menempatkan rekrutmen tenaga kerja lokal sebagai prioritas utama dalam upaya
       menurunkan angka pengangguran, baik di Halmahera Selatan maupun di Provinsi Maluku Utara secara keseluruhan.”

       Noce Totononu
       Head of the Manpower Office of South Halmahera Regency
       Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Halmahera Selatan




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                           PT Trimegah Bangun Persada Tbk   124
Page 126
To address evolving workforce needs and expanding                             Untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja yang terus
operational capacity, PT TBP continues to strengthen                          berkembang serta peningkatan kapasitas operasional, PT
community-based recruitment and local talent development.                     TBP terus memperkuat rekrutmen berbasis komunitas dan
Key initiatives include the Mechanic Talent Pool Program,                     pengembangan talenta lokal. Inisiatif utama mencakup
which prepares local youth with foundational technical,                       Program Mechanic Talent Pool, yang mempersiapkan
safety, and cultural readiness before joining the workforce,                  generasi muda lokal dengan keterampilan teknis dasar,
helping improve job readiness and reduce early turnover risk.                 pemahaman keselamatan, serta kesiapan budaya kerja
                                                                              sebelum memasuki dunia kerja, sehingga meningkatkan
                                                                              kesiapan kerja dan mengurangi risiko turnover di tahap awal.

The Company also develops young North Maluku talent                           Perseroan juga mengembangkan talenta muda Maluku
through its Management Trainee (MT) Program, which                            Utara melalui Program Management Trainee (MT), yang
provides structured learning, mentoring, and cross-functional                 menyediakan pembelajaran terstruktur, pendampingan,
rotations to build future local leaders. [GRI 404-2, 14.8.3, 14.17.8]         serta rotasi lintas fungsi untuk membangun calon pemimpin
                                                                              lokal di masa depan. [GRI 404-2, 14.8.3, 14.17.8]

Going forward, PT TBP will continue strengthening local                       Ke depan, PT TBP akan terus memperkuat kapabilitas tenaga
workforce capabilities through regular technical training and                 kerja lokal melalui pelatihan teknis secara berkala serta jalur
structured career development pathways, ensuring local                        pengembangan karier yang terstruktur, sehingga talenta lokal
talent grows alongside industry dynamics.                                     dapat tumbuh seiring dengan dinamika industri.




Foreign Workforce [GRI 404-2, 405-1, 14.8.3, 14.17.8, 14.21.5]
Tenaga Kerja Asing

As a company employing 26,529, PT TBP engages both                            Sebagai Perseroan yang mempekerjakan 26.529 tenaga kerja,
Indonesian and foreign workers to support operational                         PT TBP melibatkan tenaga kerja Indonesia maupun asing
needs and specialized capabilities. In 2025, 23,331 employees                 untuk mendukung kebutuhan operasional dan keahlian
(87.9%) were Indonesian nationals, while 3,198 employees                      khusus. Pada tahun 2025, sebanyak 23.331 karyawan (87,9%)
(12.1%) were foreign nationals. Foreign workers are primarily                 merupakan warga negara Indonesia, sementara 3.198
assigned to supervisory and specialist roles, particularly in                 karyawan (12,1%) merupakan tenaga kerja asing. Tenaga
advanced smelting and refining technologies. [GRI 405-1, 14.21.5]             kerja asing terutama ditempatkan pada posisi supervisor
                                                                              dan spesialis, khususnya dalam teknologi peleburan dan
                                                                              pemurnian yang canggih. [GRI 405-1, 14.21.5]


                                                        Composition of Workforce Type
                                                             Komposisi Jenis Tenaga Kerja



                                     Foreign
                                     Asing
                                     12.1%




                                                                                                           Indonesia
                                                                                                             87.9%




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                          PT Trimegah Bangun Persada Tbk            125
Page 127
To support effective collaboration, the Company provides                    Untuk mendukung kolaborasi yang efektif, Perseroan
structured orientation, cultural integration, and language                  menyediakan program orientasi terstruktur, integrasi
programs, while also implementing a knowledge transfer                      budaya, serta pelatihan bahasa, sekaligus menerapkan
scheme through on-the-job training and direct pairing                       skema alih pengetahuan melalui pelatihan di tempat kerja
between foreign and Indonesian employees. This approach                     dan pendampingan langsung antara tenaga kerja asing dan
enables local talent to progressively build technical expertise             karyawan Indonesia. Pendekatan ini memungkinkan talenta
and assume roles previously held by foreign specialists.                    lokal secara bertahap membangun keahlian teknis dan
[GRI 404-2, 14.8.3, 14.17.8]
                                                                            mengambil peran yang sebelumnya dipegang oleh tenaga
                                                                            ahli asing. [GRI 404-2, 14.8.3, 14.17.8]

As operational processes become more stable and internal                    Seiring dengan semakin stabilnya proses operasional dan
capabilities continue to strengthen, the proportion of foreign              terus menguatnya kapabilitas internal, proporsi tenaga kerja
workers has gradually declined by 2.1% compared to 2024,                    asing secara bertahap menurun sebesar 2,1% dibandingkan
reflecting the growing readiness of the national workforce to               tahun 2024, yang mencerminkan semakin siapnya tenaga
support the Company’s evolving operational requirements.                    kerja nasional dalam mendukung kebutuhan operasional
                                                                            Perseroan yang terus berkembang.


Employee Welfare
Kesejahteraan Karyawan
PT TBP implements a structured compensation and benefits                    PT TBP menerapkan sistem pengelolaan kompensasi dan
management system aligned with applicable regulations and                   manfaat yang terstruktur serta selaras dengan peraturan
market practices. This approach includes fair and competitive               yang berlaku dan praktik pasar. Pendekatan ini mencakup
salaries, the provision of employee benefits and facilities to              kebijakan remunerasi yang adil dan kompetitif, penyediaan
support work and well-being, as well as pension programs                    tunjangan dan fasilitas untuk mendukung kebutuhan kerja
that provide long-term financial protection for employees                   maupun keseharian karyawan, serta program pensiun
after retirement.                                                           sebagai bentuk perlindungan finansial jangka panjang bagi
                                                                            karyawan setelah masa kerja berakhir.


Remuneration [POJK-F.20] [GRI 2-19, 2-20, 202-1, 405-2, 14.17.2, 14.21.6]
Remunerasi

PT TBP’s remuneration structure is designed to support                      Struktur remunerasi PT TBP dirancang untuk mendukung
workforce stability across geographically dispersed and                     stabilitas tenaga kerja di lokasi kerja yang tersebar dan
operationally demanding locations, while ensuring fair and                  memiliki tuntutan operasional tinggi, sekaligus memastikan
decent pay in line with applicable labor standards. This                    pemberian upah yang adil dan layak sesuai dengan standar
approach supports operational continuity, employee welfare,                 ketenagakerjaan yang berlaku. Pendekatan ini mendukung
and workforce retention across all work locations.                          keberlangsungan operasional, kesejahteraan karyawan, serta
                                                                            retensi tenaga kerja di seluruh lokasi kerja.

Remuneration is governed under the Company’s broader                        Remunerasi diatur dalam kerangka kebijakan Sumber Daya
Human Resources policy framework, with competitive wage                     Manusia Perseroan, dengan struktur upah yang kompetitif
structures applied across both operational sites and the                    yang diterapkan baik di lokasi operasional maupun di kantor
Jakarta head office. Entry-level employees in operational                   pusat Jakarta. Karyawan tingkat awal di area operasional
areas receive wages above the North Maluku Provincial                       menerima upah di atas Upah Minimum Provinsi Maluku
Minimum Wage, while the same principle applies to head                      Utara, sementara prinsip yang sama juga diterapkan pada
office remuneration based on the applicable Jakarta                         remunerasi kantor pusat berdasarkan upah minimum yang
minimum wage. [GRI 2-19, 2-20]                                              berlaku di Jakarta. [GRI 2-19, 2-20]

The Company also upholds equality and non-discrimination                    Perseroan juga menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan non-
in remuneration, including equal pay for work of equal value                diskriminasi dalam remunerasi, termasuk pemberian upah
regardless of gender, and extends the same wage compliance                  yang sama untuk pekerjaan dengan nilai yang setara tanpa
expectations to contractors and third-party partners through                memandang gender, serta menerapkan standar kepatuhan
contractual requirements and contractor management                          upah yang sama kepada kontraktor dan mitra pihak ketiga
provisions.                                                                 melalui ketentuan kontraktual dan pengelolaan kontraktor.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                       PT Trimegah Bangun Persada Tbk          126
Page 128
In 2025, the lowest basic salary for entry-level employees                  Pada tahun 2025, gaji pokok terendah untuk karyawan tingkat
at the Obi Island operational site in North Maluku was IDR                  awal di lokasi operasional Pulau Obi, Maluku Utara adalah
3,420,600 per month, while at the Jakarta head office it                    sebesar Rp3.420.600 per bulan, sedangkan di kantor pusat
was IDR 5,406,800 per month for male employees and IDR                      Jakarta sebesar Rp5.406.800 per bulan untuk karyawan laki-
5,400,000 per month for female employees. This represented a                laki dan Rp5.400.000 per bulan untuk karyawan perempuan.
ratio of 1.00 of the standard entry-level wage to the applicable            Nilai tersebut menunjukkan rasio 1,00 terhadap upah
minimum wage. Further details can be found in appendix on                   minimum untuk tingkat awal. Informasi lebih lanjut dapat
page 206. [POJK-F.20][GRI 202-1, 405-2, 14.17.2, 14.21.6]                   dilihat di lampiran pada halaman 206.
                                                                            [POJK-F.20][GRI 202-1, 405-2, 14.17.2, 14.21.6]


Benefits and Facilities [GRI 401-2, 401-3, 14.17.4, 14.17.5, 14.21.3]
Tunjangan dan Fasilitas

In addition to base salaries, PT TBP provides a range of                    Selain gaji pokok, PT TBP menyediakan berbagai tunjangan
benefits and welfare facilities to support employee well-                   dan fasilitas kesejahteraan untuk mendukung kesejahteraan
being and operational stability, particularly within site-based             karyawan serta stabilitas operasional, khususnya dalam
and roster working arrangements. These include overtime                     pengaturan kerja berbasis lokasi (site-based) dan sistem
compensation in accordance with applicable laws and                         kerja roster. Fasilitas tersebut mencakup kompensasi
regulations, transportation allowances, daily meal provisions,              lembur sesuai dengan peraturan perundang-undangan
home ownership program, and access to professional                          yang berlaku, tunjangan transportasi, penyediaan makanan
development opportunities such as language classes and                      harian, program kepemilikan rumah, serta akses terhadap
skills enhancement programs.                                                peluang pengembangan profesional seperti kelas bahasa dan
                                                                            program peningkatan keterampilan.

Benefits are provided fairly and consistently across permanent              Tunjangan diberikan secara adil dan konsisten kepada
and contract employees in line with the Company’s internal                  karyawan tetap maupun kontrak sesuai dengan kebijakan
policies and prevailing labor requirements, with the scope                  internal Perseroan dan ketentuan ketenagakerjaan yang
tailored to employment arrangements, job characteristics,                   berlaku, dengan cakupan yang disesuaikan berdasarkan
performance, job level, work location, and other relevant                   skema hubungan kerja, karakteristik pekerjaan, kinerja,
operational considerations.                                                 tingkat jabatan, lokasi kerja, serta pertimbangan operasional
                                                                            lainnya.


Benefit provided to full-time employees that are not available to temporary or part-time
employees [GRI 401-2, 401-3, 14.17.4, 14.17.5, 14.21.3]
Manfaat yang diberikan kepada karyawan


              Benefit Type​                             Permanent Employees                                   Contract-based Employees
                     Jenis                                Karyawan Penuh Waktu                        Karyawan Sementara atau Paruh Waktu

 Life Insurance                                                                                                                 None
 Asuransi Jiwa                                                                                                                Tidak ada

 Healthcare Services
 Layanan Kesehatan

 Disability Protection
 Perlindungan Disabilitas

 Parental Leave
 Cuti Orang Tua

 Pension Program
 Program Pensiun

 Employee Share Ownership
 Kepemilikan Saham Karyawan                                             -                                                        -
 Recreational Facilities
 Fasilitas Rekreasi


Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk        127
Page 129
For employees working in operational areas, the                    Bagi karyawan yang bekerja di area operasional, Perseroan
Company provides various supporting facilities, including          menyediakan berbagai fasilitas pendukung, termasuk
accommodation, daily meals, laundry, and housekeeping              akomodasi, makanan harian, layanan laundry, dan
services. The Company also provides 24-hour access to              housekeeping. Perseroan juga menyediakan akses layanan
healthcare services and places of worship, as well as sports       kesehatan selama 24 jam serta tempat ibadah, selain fasilitas
and recreational facilities to support employee well-being         olahraga dan rekreasi untuk mendukung kesejahteraan
while working on-site..                                            karyawan selama bekerja di lokasi.

In addition, all travel expenses to and from the work site         Selain itu, seluruh biaya perjalanan dari dan ke lokasi kerja
during leave periods for site-based employees are covered by       selama periode cuti bagi karyawan berbasis lokasi ditanggung
the Company. These facilities are provided to both permanent       oleh Perseroan. Fasilitas ini diberikan kepada karyawan tetap
and contract employees. Specifically for permanent                 maupun kontrak. Khusus untuk karyawan tetap, Perseroan
employees, the Company also provides additional benefits,          juga memberikan manfaat tambahan, termasuk program
including a pension program, family health insurance, and          pensiun, asuransi kesehatan keluarga, serta cuti orang tua.
parental leave.

In 2025, 9,338 employees were eligible for parental leave,         Pada tahun 2025, sebanyak 9.338 karyawan berhak atas cuti
and 413 employees utilized the benefit. All (100%) female          orang tua, dan 413 karyawan telah memanfaatkan fasilitas
employees returning from maternity leave resumed the               tersebut. Seluruh (100%) karyawan perempuan yang kembali
same role, with a 12-month post-return retention rate of 50%.      dari cuti melahirkan kembali ke posisi yang sama, dengan
Pregnant employees are also temporarily reassigned from            tingkat retensi selama 12 bulan setelah kembali sebesar 50%.
field and plant areas to office-based roles to ensure safety       Karyawan yang sedang hamil juga dialihkan sementara dari
while maintaining productivity.                                    area lapangan dan pabrik ke peran berbasis kantor untuk
                                                                   memastikan keselamatan tanpa mengurangi produktivitas.




 PT TBP provides health examination facilities on Obi Island
 PT TBP menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan di Pulau Obi




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk           128
Page 130
      Building a ‘Second Home’ on Pulau Obi
      Membangun ‘Rumah Kedua’ di Pulau Obi


      PT TBP recognizes that working in remote operational       PT TBP menyadari bahwa bekerja di area operasional
      areas, far from major urban centers and family, presents   yang terpencil, jauh dari pusat perkotaan dan keluarga,
      distinct challenges for employees. To address this, the    menghadirkan tantangan tersendiri bagi karyawan.
      Company provides welfare facilities that go beyond         Untuk mengatasi hal ini, Perseroan menyediakan
      basic needs, supporting comfort, mental well-being,        fasilitas kesejahteraan yang melampaui kebutuhan
      and social connection across site-based communities.       dasar, guna mendukung kenyamanan, kesehatan
                                                                 mental, serta koneksi sosial di lingkungan kerja
                                                                 berbasis lokasi.

      At the operational site, employees have access to          Di area operasional, karyawan memiliki akses ke
      recreational spaces such as sports facilities and          berbagai ruang rekreasi seperti fasilitas olahraga
      entertainment areas, including PlayStation rooms,          dan area hiburan, termasuk ruang PlayStation, yang
      which serve as gathering points to strengthen              menjadi tempat berkumpul untuk mempererat
      camaraderie and foster a sense of belonging in daily       kebersamaan dan menumbuhkan rasa memiliki dalam
      life. The Company also provides access to retail           kehidupan sehari-hari. Perseroan juga menyediakan
      services, including Hypermart, helping employees           akses ke layanan ritel, termasuk Hypermart, yang
      meet their daily needs more easily.                        membantu karyawan memenuhi kebutuhan sehari-
                                                                 hari dengan lebih mudah.

      Through these initiatives, PT TBP aims to create a         Melalui berbagai inisiatif ini, PT TBP berupaya
      supportive living and working environment that truly       menciptakan lingkungan hidup dan kerja yang suportif
      feels like a second home.                                  serta memberikan rasa seperti rumah kedua bagi
                                                                 karyawan.




       Billiard facilities | Fasilitas biliard




       Karaoke facility | Fasilitas karaoke                       Movie Theater | Bioskop




       Basketball Court | Lapangan Basket                         Table Tennis Facilities | Fasilitas Tenis Meja




       Library | Perpustakaan                                     Swimming Pool Facility | Fasilitas Kolam Renang




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk         129
Page 131
Pension Program [GRI 201-3]
Program Pensiun

PT TBP is committed to supporting employee welfare beyond         PT TBP berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan
the end of employment through structured retirement               karyawan hingga setelah masa kerja berakhir melalui
protection and long-term benefit provisions. Employees            perlindungan pensiun yang terstruktur serta penyediaan
reaching retirement are entitled to benefits in accordance        manfaat jangka panjang. Karyawan yang memasuki masa
with applicable laws, regulations, and the Company’s internal     pensiun berhak atas manfaat sesuai dengan peraturan
policies.                                                         perundang-undangan yang berlaku serta kebijakan internal
                                                                  Perseroan.

During the reporting period, 100% of employees were               Pada periode pelaporan, seluruh karyawan (100%) telah
enrolled in the pension program administered by BPJS              terdaftar dalam program pensiun yang dikelola oleh Badan
Ketenagakerjaan, covering the Old-Age Security (JHT) and          Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan,
Pension Security (JP) schemes. Contributions are funded           yaitu program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun
through a shared mechanism, with 3.7% contributed by              (JP). Kepesertaan ini didukung melalui skema iuran di mana
the Company and 2% by employees. In 2025, 22 employees            kontribusi sebesar 3,7% dibayarkan oleh Perseroan dan 2%
reached retirement and received benefits in accordance with       oleh karyawan. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 22 karyawan
the relevant provisions.                                          memasuki masa pensiun dan menerima manfaat sesuai
                                                                  ketentuan yang berlaku.

To ensure fulfillment of these obligations, PT TBP also           Untuk memastikan pemenuhan kewajiban tersebut, PT TBP
maintains reserve funds for long-term employee benefits,          juga membentuk cadangan dana untuk memenuhi kewajiban
including pension liabilities, measured through professional      imbalan kerja jangka panjang, termasuk kewajiban pensiun,
actuarial assessments and recorded in line with applicable        yang diukur melalui penilaian aktuaria profesional dan
regulations, including Law No. 6 of 2023 and the provisions       dicatat sesuai dengan peraturan yang berlaku, termasuk
of BPJS Ketenagakerjaan. Further details are disclosed in         Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 serta ketentuan BPJS
PT TBP’s 2025 Annual Report under “Long-Term Employee             Ketenagakerjaan. Informasi lebih lanjut diungkapkan dalam
Benefit Liabilities.”                                             Laporan Tahunan PT TBP 2025 pada bagian “Liabilitas
                                                                  Imbalan Kerja Jangka Panjang.”



Employee Training and Development [POJK F.22][GRI 404-1, 404-2, 14.8.3, 14.17.7, 14.17.8, 14.21.4]
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
As production scale and technological complexity continue         Seiring dengan terus meningkatnya skala produksi dan
to grow, PT TBP strengthens its employee training and             kompleksitas teknologi, PT TBP memperkuat pendekatan
development approach to ensure workforce readiness,               pelatihan dan pengembangan karyawan untuk memastikan
workplace safety, and consistent performance standards            kesiapan tenaga kerja, keselamatan kerja, serta konsistensi
across operational units. Training programs include               standar kinerja di seluruh unit operasional. Program pelatihan
formal learning, educational opportunities, and targeted          mencakup pembelajaran formal, kesempatan pendidikan,
development initiatives for all employees, supported by           serta inisiatif pengembangan yang terarah bagi seluruh
regular training needs analyses aligned with competency           karyawan, yang didukung oleh analisis kebutuhan pelatihan
requirements, technology changes, performance evaluations,        secara berkala dan selaras dengan kebutuhan kompetensi,
and the specific needs of each work unit. Program effectiveness   perubahan teknologi, evaluasi kinerja, serta kebutuhan
is also evaluated to support continuous improvement.              spesifik masing-masing unit kerja. Efektivitas program juga
                                                                  dievaluasi untuk mendukung perbaikan berkelanjutan.

In 2025, learning initiatives focused on equipment and            Pada tahun 2025, inisiatif pembelajaran difokuskan
technology operation, safety procedures, and the consistent       pada pengoperasian peralatan dan teknologi, prosedur
application of operational standards across locations, with       keselamatan, serta penerapan standar operasional secara
delivery models tailored to each work unit and embedded           konsisten di seluruh lokasi, dengan metode penyampaian
into daily operations. The Company also continued targeted        yang disesuaikan dengan masing-masing unit kerja dan
capability development for specific employee groups,              terintegrasi dalam kegiatan operasional sehari-hari.
including local talent from North Maluku and foreign workers,     Perseroan juga melanjutkan pengembangan kapabilitas yang
as outlined in previous sections.                                 terarah bagi kelompok karyawan tertentu, termasuk talenta
                                                                  lokal dari Maluku Utara dan tenaga kerja asing, sebagaimana
                                                                  diuraikan pada bagian sebelumnya.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk            130
Page 132
       PowerPlus as an Integrated Human Resource
       Management Platform [POJK F.22][GRI 404-2, 14.8.3, 14.17.8]
       PowerPlus sebagai Platform Terintegrasi Pengelolaan SDM

      Harita Nickel has implemented PowerPlus, an                    Harita Nickel mengimplementasikan PowerPlus,
      integrated Human Resource Information System                   sebuah platform Human Resource Information System
      (HRIS) that manages the employee lifecycle within              (HRIS) yang mengintegrasikan pengelolaan siklus
      a single digital ecosystem. The platform improves              hidup karyawan dalam satu ekosistem digital. Platform
      data accuracy, enhances operational efficiency, and            ini mendukung akurasi data, efisiensi operasional,
      enables more structured and adaptive human resource            serta pengelolaan sumber daya manusia yang lebih
      processes.                                                     terstruktur dan adaptif.

      PowerPlus integrates key HR functions, including               PowerPlus mencakup berbagai fungsi utama
      organizational          management,      personnel             pengelolaan SDM, antara lain Organization
      administration, attendance and leave, industrial               Management, Personnel Administration, Attendance
      relations, payroll, performance management, and the            & Leave Management, Industrial Relations, Payroll
      Learning Management System (LMS). This integrated              Management, Performance Management System,
      approach allows the Company to manage HR processes             serta Learning Management System (LMS). Integrasi
      more comprehensively while strengthening employee              berbagai fungsi ini membantu Perseroan mengelola
      competency development through a structured digital            proses SDM secara lebih terpadu sekaligus mendukung
      learning system.                                               pengembangan kompetensi karyawan melalui sistem
                                                                     pembelajaran yang terstruktur.




During the year, 26,529 employees (100% of the workforce)            Selama tahun berjalan, sebanyak 26.529 karyawan (100% dari
participated in training programs, supported by the                  total tenaga kerja) berpartisipasi dalam program pelatihan,
PowerPlus digital learning platform, which expanded access           yang didukung oleh platform pembelajaran digital PowerPlus,
to flexible, role-based learning modules. As a result, average       sehingga memperluas akses terhadap modul pembelajaran
training hours per employee increased to 5.43 hours, up 44%          yang fleksibel dan berbasis peran. Sebagai hasilnya, rata-rata
from 3.77 hours in 2024, in line with competency evaluation          jam pelatihan per karyawan meningkat menjadi 5,43 jam, naik
results showing improved capability levels and a growing             sebesar 44% dari 3,77 jam pada tahun 2024, sejalan dengan
focus on specialized, priority-based development.                    hasil evaluasi kompetensi yang menunjukkan peningkatan
                                                                     tingkat kapabilitas serta fokus yang semakin besar pada
                                                                     pengembangan yang bersifat spesialis dan berbasis prioritas.


     Training Implementation 2025 [GRI 404-1, 14.17.7, 14.21.4]
     Realisasi Pelatihan 2025




      100%                                           114,112 Hours
                                                             Jam                                5.43 Hours
                                                                                                     Jam
      Employee Participations in                     Total Training Hours                       Average Training Hours
      Training Programs                              Total Jam Pelatihan                        per Employee
      Partisipasi Karyawan dalam                                                                Rata-rata jam
      Program Pelatihan                                                                         pelatihan/karyawan




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk             131
Page 133
Performance Evaluation [GRI 404-3]
Penilaian Kinerja
PT TBP applies a structured semi-annual performance                 PT TBP menerapkan sistem penilaian kinerja terstruktur yang
assessment system to ensure individual targets are clearly          dilakukan dua kali setahun untuk memastikan target individu
defined and aligned with organizational goals. The process          ditetapkan secara jelas dan selaras dengan tujuan organisasi.
uses Key Performance Indicators (KPIs) across all job levels,       Proses ini menggunakan Key Performance Indicators (KPI)
with a more comprehensive framework applied from                    di seluruh jenjang jabatan, dengan kerangka yang lebih
supervisor level and above. Evaluation results serve as key         komprehensif diterapkan mulai dari tingkat supervisor
inputs for talent management decisions, including salary            ke atas. Hasil evaluasi menjadi masukan utama dalam
adjustments, contract extensions, and performance-based             pengambilan keputusan pengelolaan talenta, termasuk
incentives, while reinforcing an objective and performance-         penyesuaian gaji, perpanjangan kontrak, dan pemberian
oriented culture.                                                   insentif berbasis kinerja, sekaligus memperkuat budaya yang
                                                                    objektif dan berorientasi pada kinerja.

In 2025, performance evaluations were conducted for                 Pada tahun 2025, evaluasi kinerja dilakukan terhadap
employees with a minimum tenure of three months, in line            karyawan dengan masa kerja minimal tiga bulan, sesuai
with Company policy. Based on this eligibility criterion, 100%      dengan kebijakan Perseroan. Berdasarkan kriteria tersebut,
of eligible employees received performance evaluations,             100% karyawan yang memenuhi syarat telah menerima
reflecting full implementation of the performance                   evaluasi kinerja, yang mencerminkan implementasi penuh
management system for the applicable workforce segment.             sistem manajemen kinerja pada segmen tenaga kerja yang
                                                                    berlaku.

At the total workforce level, including employees not yet           Pada tingkat total tenaga kerja, termasuk karyawan yang
eligible, evaluations covered 23,350 employees, or 88% of the       belum memenuhi syarat, evaluasi mencakup 23.350 karyawan
total workforce, comprising 92% of total female employees           atau 88% dari total tenaga kerja, yang meliputi 92% dari total
and 88% of total male employees. This demonstrates broad            karyawan perempuan dan 88% dari total karyawan laki-laki.
implementation across the organization while maintaining            Hal ini menunjukkan implementasi yang luas di seluruh
full compliance for all eligible employees.                         organisasi sekaligus tetap memastikan kepatuhan penuh
                                                                    bagi seluruh karyawan yang memenuhi syarat.




       100%              employees who were eligible received performance evaluation[GRI 404-3]
                         karyawan yang memenuhi kriteria telah menerima penilaian kinerja


     Employees Receiving Performance Reviews in 2025
     Employees Receiving Performance Reviews in 2025
     Jumlah Karyawan yang Menjalani Penilaian Kinerja di 2025
     Jumlah Karyawan yang Menjalani Penilaian Kinerja di 2025




      87%
      88%                                         92%
                                                  92%                                          87%
                                                                                               88%
      of total employees                          of total female employees                    of total male employees
      of total employees                          of total female employees                    of total male employees
      dari total karyawan                         dari total karyawan perempuan                dari total karyawan laki-laki
      dari total karyawan                         dari total karyawan perempuan                dari total karyawan laki-laki




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk               132
Page 134
Employee Turnover [GRI 401-1, 14.17.3]
Pergantian Karyawan
PT TBP regularly monitors employee turnover as an important               PT TBP memantau tingkat pergantian karyawan secara
indicator in human resource management to maintain                        berkala sebagai salah satu indikator penting dalam
workforce stability and ensure the continuity of competencies             pengelolaan SDM untuk menjaga stabilitas tenaga kerja dan
across operational units                                                  kesinambungan kompetensi di seluruh unit operasional.

In 2025, the number of employees who voluntarily resigned                 Pada tahun 2025, jumlah karyawan yang keluar secara sukarela
was recorded at 3,399 employees, resulting in an employee                 tercatat sebanyak 3.399 orang, dengan tingkat pergantian
turnover rate of 13%. Voluntary resignations were generally               (turnover) sebesar 13%. Pengunduran diri tersebut umumnya
influenced by personal considerations, career development                 dipengaruhi oleh alasan personal, kemajuan karier, maupun
opportunities or relocation.                                              relokasi.

To better understand the underlying factors behind employee               Untuk memahami faktor pendorong serta area yang
turnover and identify areas for improvement, the Company                  perlu diperbaiki, Perseroan secara rutin melakukan exit
conducts exit interviews on a regular basis. Insights obtained            interview sebagai masukan dalam penyempurnaan praktik
from these interviews are used as input to strengthen                     ketenagakerjaan, strategi rekrutmen, serta program
employment practices, improve recruitment strategies and                  pengembangan dan retensi karyawan.
enhance employee development and retention programs.

Details on employee turnover data can be found on page 208-               Rincian data pergantian karyawan dapat dilihat pada
210.                                                                      halaman 208-210.


         In 2025, employee turnover rate was recorded at
         Pada tahun 2025, tingkat pergantian karyawan sebesar                 13%

Industrial Relations [GRI 2-30, 402-1, 407-1, 14.8.2, 14.17.6, 14.20.2, 14.20.3][SASB EM-MM-310a.1, EM-MM-310a.2]
Hubungan Industrial
PT TBP respects the right of every employee to freedom of                 PT TBP menghormati hak setiap pekerja untuk berkumpul,
association, freedom of opinion, and to raise concerns related            bebas berpendapat, dan menyuarakan aspirasi terkait
to working conditions in a safe and open manner. Although                 kondisi kerja secara aman dan terbuka. Meskipun hingga saat
there is currently no formal labor union within the Company,              ini belum terdapat serikat pekerja resmi di lingkup Perseroan,
PT TBP remains committed to ensuring that employees                       PT TBP tetap berkomitmen memastikan karyawan memiliki
have avenues to express their views and exercise their rights             ruang untuk menyampaikan aspirasi dan hak-haknya melalui
through available mechanisms.                                             mekanisme yang tersedia.

As part of this commitment, PT TBP has established a                      Sebagai wujud komitmen tersebut, PT TBP membentuk
Bipartite Cooperation Institution (Lembaga Kerja Sama/LKS                 Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit sebagai wadah dialog dan
Bipartit) as a platform for dialogue and consultation between             perundingan antara manajemen dan perwakilan karyawan.
management and employee representatives. The Bipartite                    LKS Bipartit berfungsi sebagai saluran untuk menyampaikan
Cooperation Institution serves as a channel for submitting                masukan dan keluhan, mengusulkan perbaikan, serta
feedback and grievances, proposing improvements, and                      membantu memastikan perlindungan hak-hak karyawan.
supporting the protection of employee rights. Through this                Melalui mekanisme ini, karyawan memiliki ruang untuk
mechanism, employees are provided with opportunities                      terlibat dalam pembahasan isu-isu yang berkaitan dengan
to participate in discussions on matters related to working               kondisi kerja. Prinsip keterlibatan yang sama juga diterapkan
conditions. The same principle of engagement is also                      bagi kontraktor di lingkungan kerja. Sepanjang tahun 2025,
applied to contractors operating within the Company’s work                tidak terdapat insiden mogok kerja maupun penghentian
environment. Throughout 2025, there were no incidents of                  kerja oleh karyawan di lingkungan Perseroan. [GRI 2-30, 407-1, 14.20.2,
strikes or work stoppages by employees within the Company.                14.20.3][SASB EM-MM-310a.2]

[GRI 2-30, 407-1, 14.20.2, 14.20.3][SASB EM-MM-310a.2]




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk            133
Page 135
All internal employment provisions at PT TBP are set out in                 Seluruh ketentuan ketenagakerjaan internal TBP ditetapkan
the Company Regulations (Peraturan Perusahaan/PP), which                    dalam Peraturan Perusahaan (PP) yang telah memperoleh
have been formally approved by the relevant government                      pengesahan dari instansi pemerintah terkait. Peraturan
authorities. The current Company Regulations remain in                      Perusahaan yang berlaku saat ini masih digunakan sebagai
effect as the primary reference, while the Company is in                    acuan, dan Perseroan tengah mengajukan pembaruan untuk
the process of submitting updates to ensure that internal                   memastikan ketentuan internal tetap relevan serta selaras
provisions remain relevant and aligned with evolving                        dengan perkembangan regulasi dan kebutuhan operasional.
regulatory requirements and operational needs.[SASB EM-MM-310a.1]           [SASB EM-MM-310a.1]




For significant operational changes, PT TBP applies applicable              Untuk perubahan operasional signifikan, PT TBP menerapkan
internal provisions and regulatory requirements relating to                 ketentuan internal dan persyaratan regulasi yang berlaku
prior communication, consultation, and adequate notice to                   terkait komunikasi awal, konsultasi, serta pemberitahuan
affected employees and their representatives.[GRI 402-1, 14.8.2, 14.17.6]   yang memadai kepada karyawan terdampak dan
                                                                            perwakilannya. [GRI 402-1, 14.8.2, 14.17.6]




 Morning assembly as a routine activity for field employees
 Apel pagi sebagai rutinitas karyawan di lapangan




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk   134
Page 136
Occupational Health and Safety [POJK-F.21][GRI 3-3, 14.16.1]
Kesehatan dan Keselamatan Kerja

For PT TBP, occupational health and safety (OHS) is not merely   Bagi PT TBP, kesehatan dan keselamatan kerja (K3) bukan
an operational obligation but a fundamental pillar of business   sekadar kewajiban operasional, melainkan pilar fundamental
sustainability. In its high-risk operating environment, risk     keberlanjutan bisnis. Dalam lingkungan operasional
management is embedded from planning through execution           yang berisiko tinggi, manajemen risiko diterapkan secara
to ensure safe, reliable, and responsible operations for all     menyeluruh mulai dari tahap perencanaan hingga
employees and partners. This commitment is reflected in          pelaksanaan untuk memastikan operasi yang aman, andal,
annual risk-based safety targets, with the Company aiming        dan bertanggung jawab bagi seluruh karyawan dan mitra.
by 2025 to reduce the Total Recordable Injury Frequency          Komitmen ini tercermin dalam target keselamatan tahunan
Rate (TRIFR) by 5%, maintain zero fatalities, and deliver OHS    berbasis risiko, dengan Perseroan menargetkan pada tahun
training to 100% of employees. [GRI 3-3, 14.16.1]                2025 untuk menurunkan Total Recordable Injury Frequency
                                                                 Rate (TRIFR) sebesar 5%, mempertahankan nihil fatalitas,
                                                                 serta memberikan pelatihan K3 kepada 100% karyawan.
                                                                 [GRI 3-3, 14.16.1]



OHS Policy and Management System [GRI 403-1, 403-8, 14.16.2, 14.16.9]
Kebijakan dan Sistem Manajemen K3
The Company’s commitment to safety is anchored in its            Komitmen Perseroan terhadap keselamatan berlandaskan
Sustainability Policy, supported by the OHS Policy and the       pada Kebijakan Keberlanjutan, yang didukung oleh
Occupational Health and Safety Management System (SMK3)          Kebijakan K3 serta Manual Sistem Manajemen Kesehatan
Manual or Sapta Harja to ensure consistent safety standards      dan Keselamatan Kerja (SMK3) atau Sapta Harja untuk
for employees and contractors across all operations. By 2025,    memastikan penerapan standar keselamatan yang konsisten
all business units have implemented SMK3, covering 26,529        bagi karyawan dan kontraktor di seluruh operasi. Hingga
employees and 10,115 contractors under the Company’s             tahun 2025, seluruh unit bisnis telah menerapkan SMK3, yang
operational control, while selected units continue phased        mencakup 26.529 karyawan dan 10.115 kontraktor di bawah
SMK3 and ISO 45001 certification, supported by internal          kendali operasional Perseroan, sementara beberapa unit
Mining Safety Management System (SMKP) audits.                   terpilih masih melanjutkan sertifikasi SMK3 dan ISO 45001
[GRI 403-1, 403-8, 14.16.2, 14.16.9]
                                                                 secara bertahap, yang didukung oleh audit internal Sistem
                                                                 Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP). [GRI 403-1, 403-8,
                                                                 14.16.2, 14.16.9]




Hazard Identification and Occupational Health and Safety Risk Assessment [GRI 403-2, 14.16.3]
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko K3
Within its OHS Management System, the Company applies a          Dalam Sistem Manajemen K3, Perseroan menerapkan proses
structured risk management process consistently across all       manajemen risiko yang terstruktur dan konsisten di seluruh
business units. Potential hazards are proactively identified     unit bisnis. Potensi bahaya diidentifikasi secara proaktif
before work begins, assessed based on likelihood and impact,     sebelum pekerjaan dimulai, dinilai berdasarkan tingkat
and addressed through documented controls embedded               kemungkinan dan dampaknya, serta ditangani melalui
in operational systems. The assessment results then guide        pengendalian terdokumentasi yang terintegrasi dalam sistem
control priorities, safe work procedures, resource allocation,   operasional. Hasil penilaian tersebut kemudian menjadi dasar
and the continuous improvement of effective and sustainable      dalam penetapan prioritas pengendalian, prosedur kerja
OHS programs. [GRI 403-2, 14.16.3]                               aman, alokasi sumber daya, serta perbaikan berkelanjutan
                                                                 program K3 yang efektif dan berkelanjutan. [GRI 403-2, 14.16.3]




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                    PT Trimegah Bangun Persada Tbk     135
Page 137
The following key stages form the basis of OHS risk                      Tahapan utama berikut menjadi dasar dalam manajemen
management across all operational activities.                            risiko K3 di seluruh aktivitas operasional.


 1   Hazard Identification | Identifikasi Bahaya

     Carried out through discussions with workers, observations, inspections, and reviews of activities in and around the work area.
     Dilakukan melalui diskusi dengan pekerja, observasi, inspeksi, serta peninjauan aktivitas di sekitar area kerja.

 2   Risk Assessment and Health Risk Assessment (HRA) | Penilaian Risiko (Risk Assessment) dan Health Risk Assessment (HRA)

     Risk assessments are conducted using two main parameters: likelihood and severity. Meanwhile, HRAs are used to assess and
     manage hazards that impact worker health, such as exposure to gases, dust, and hazardous materials.
     Penilaian risiko dilakukan menggunakan dua parameter utama, yaitu kemungkinan terjadi (likelihood) dan tingkat keparahan
     (severity). Sementara itu, HRA digunakan untuk menilai dan mengelola bahaya yang berdampak pada kesehatan pekerja, seperti
     tingkat paparan gas, debu, dan material B3 yang diterima oleh pekerja.

 3   Risk Control according to the Control Hierarchy | Pengendalian Risiko sesuai Hirarki Pengendalian (Risk Control)

     Risk controls are established and implemented according to their level of effectiveness, based on the risk control hierarchy. This
     aims to reduce risk to an acceptable level across all operational lines.
     Pengendalian risiko ditetapkan dan diterapkan sesuai dengan tingkat efektivitasnya, mengacu pada hirarki pengendalian risiko.
     Hal ini bertujuan agar risiko dapat ditekan ke tingkat yang dapat diterima di seluruh lini operasional.

 4   Monitoring and Evaluation | Pemantauan dan Evaluasi

     All risk controls are periodically monitored and evaluated to assess their effectiveness, and adjusted to reflect changes, both
     operationally and technologically.
     Semua kontrol risiko dipantau secara berkala dan dievaluasi untuk menilai efektivitasnya, serta disesuaikan dengan berbagai
     perubahan yang terjadi, baik dari sisi operasional maupun perkembangan teknologi.

 5   Management Review and Improvement | Tinjauan Manajemen dan Perbaikan

     Management has a strategic role in reviewing all risk management processes that have been implemented, as well as providing
     input and recommendations as part of continuous improvement efforts.
     Manajemen memiliki peran strategis dalam melakukan peninjauan atas seluruh proses manajemen risiko yang telah dilaksanakan,
     serta memberikan masukan dan rekomendasi sebagai bagian dari upaya peningkatan berkelanjutan.




      Health Risk Assessment (HRA)

      The Company utilizes Health Risk Assessment (HRA) as               Perseroan menjadikan Health Risk Assessment (HRA)
      the foundation of occupational health management,                  sebagai fondasi pengelolaan kesehatan kerja, guna
      ensuring all potential risks are identified and                    memastikan seluruh potensi risiko teridentifikasi dan
      proactively managed before they impact workers. The                dikendalikan secara proaktif sebelum berdampak pada
      HRA is conducted by the OHS Department, supported                  pekerja . HRA dilakukan oleh Departemen OHS yang
      by regular work environment measurements by                        didukung dengan pengukuran lingkungan kerja secara
      licensed OHS Service Companies (PJK3). It serves as                berkala oleh Perusahaan Jasa K3 (PJK3) berlisensi,
      a primary reference for strengthening controls and                 dan menjadi rujukan utama dalam memperkuat
      designing targeted prevention programs.                            pengendalian serta merancang program pencegahan
      ​                                                                  yang tepat sasaran.

      The HRA covers health hazard mapping, exposure                     Cakupan HRA meliputi pemetaan bahaya kesehatan,
      assessment, risk evaluation, and the formulation of                penilaian tingkat paparan, evaluasi risiko, hingga
      control recommendations based on a risk hierarchy. In              perumusan rekomendasi pengendalian berbasis
      2025, the Company expanded this approach to include                hirarki pengendalian risiko. Pada 2025, Perseroan
      psychosocial aspects, affirming its commitment                     memperluas pendekatan ini dengan memasukkan
      to comprehensive worker health protection, both                    aspek psikososial, menegaskan komitmen terhadap
      physical and mental.                                               perlindungan kesehatan pekerja secara menyeluruh,
                                                                         baik fisik maupun mental.


Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                      PT Trimegah Bangun Persada Tbk           136
Page 138
      Digital Risk Modeling for Hazard and Operability
      Study (HAZOP) Implementation [GRI 403-2, 14.16.3]
      Pemodelan Risiko Digital untuk Pelaksanaan Hazard and
      Operability Study (HAZOP)

      PT TBP conducts annual Hazard and Operability                 PT TBP melaksanakan Hazard and Operability Studies
      Studies (HAZOP) across its smelter facilities and             (HAZOP) setiap tahun di seluruh fasilitas smelter
      business units to identify hazards, evaluate incident         dan unit bisnis untuk mengidentifikasi bahaya,
      scenarios, and assess potential impacts on employees          mengevaluasi skenario insiden, serta menilai potensi
      and surrounding communities.                                  dampak terhadap karyawan dan masyarakat sekitar.

      In 2025, the Company strengthened this process by             Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat proses
      integrating ExploCFD software to quantitatively model         ini dengan mengintegrasikan perangkat lunak
      fire, explosion, and gas dispersion scenarios using           ExploCFD untuk memodelkan secara kuantitatif
      Computational Fluid Dynamics (CFD). This enables              skenario kebakaran, ledakan, dan dispersi gas
      more realistic and measurable analysis of gas release         menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD).
      behavior, smoke dispersion, and overpressure impacts,         Hal ini memungkinkan analisis yang lebih realistis dan
      providing deeper insight into risk consequences.              terukur terhadap perilaku pelepasan gas, penyebaran
                                                                    asap, serta dampak tekanan ledakan, sehingga
                                                                    memberikan pemahaman yang lebih mendalam
                                                                    terhadap konsekuensi risiko.

      By combining qualitative HAZOP studies with                   Dengan menggabungkan studi HAZOP yang bersifat
      quantitative digital modeling, the Company supports           kualitatif dengan pemodelan digital kuantitatif,
      more informed decisions on protection system design,          Perseroan mendukung pengambilan keputusan yang
      safety layers, and risk control strategies, particularly in   lebih tepat dalam perancangan sistem perlindungan,
      high-risk and complex facilities.                             lapisan keselamatan, serta strategi pengendalian
                                                                    risiko, khususnya pada fasilitas dengan tingkat risiko
                                                                    tinggi dan kompleksitas tinggi.




      2025 Achievement                                                 2026 Target
      Pencapaian 2025                                                  Target 2026

       Completed ISO 45001 certification for PT                         Achieve ISO 45001 certification for PT ONC to
       MSP and SMK3 certification for PT ONC.                           further reinforce a consistent safety culture
                                                                       across all business units.
       Menyelesaikan sertifikasi ISO 45001 untuk PT
       MSP dan sertifikasi SMK3 untuk PT ONC.                           Mencapai sertifikasi ISO 45001 untuk PT ONC guna
                                                                       semakin memperkuat budaya keselamatan yang
                                                                       konsisten di seluruh unit bisnis.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk              137
Page 139
Certifications related to Occupational Health and Safety (OHS) [GRI 403-1, 403-8, 14.16.2, 14.16.9]
Sertifikasi terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)


                       ​​Entity                                                      OHS*
                                                                                                                                            ​SMK3**
                       Entitas                                                   ​(ISO 45001)

 PT TBP


 PT MSP


 PT HPL


 PT HJF


                                                                                 Ongoing
 PT ONC
                                                                            Sedang berlangsung

                                                                                                                                          Ongoing
 PT KPS
                                                                                                                                     Sedang berlangsung


Note:                                                                                         Catatan:
*ISO 45001 is an international standard for occupational health and safety (OHS)              *ISO 45001 adalah standar internasional untuk sistem manajemen kesehatan dan
management systems, developed by the International Organization for Standardization           keselamatan kerja (K3), yang dikembangkan oleh Organisasi Internasional untuk
(ISO). It provides a framework for organizations to improve workplace safety, reduce risks,   Standardisasi (ISO). Ini menyediakan kerangka kerja bagi organisasi untuk meningkatkan
and enhance employee well-being.                                                              keselamatan tempat kerja, mengurangi risiko, dan meningkatkan kesejahteraan karyawan.
**SMK3 Certification is a certification given to companies that have implemented an           **Sertifikasi SMK3 adalah sertifikasi yang diberikan kepada Perseroan yang telah
Occupational Safety and Health Management System (SMK3) in accordance with Indonesian         menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai dengan
regulations, specifically Government Regulation (PP) No. 50 of 2012.                          peraturan Indonesia, khususnya Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012
​​***SMKP is a management system applied in mineral and coal mining business activities       ***SMKP adalah sistem manajemen yang diterapkan di kegiatan usaha pertambangan
in Indonesia which is regulated in the Regulation of the Minister of Energy and Mineral       mineral dan batubara di Indonesia yang diatur dalam Peraturan Menteri Energi Sumber
Resources No. 26 of 2018 concerning the Implementation of Good Mining Principles and          Daya Mineral No. 26 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang Baik dan
Supervision of Mineral and Coal Mining.                                                       Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara.




The Company complements its safety standards with a strong                                    Perseroan melengkapi standar keselamatannya dengan fokus
focus on worker health protection. OHS procedures and                                         kuat pada perlindungan kesehatan pekerja. Prosedur dan
programs are guided by routine workplace hazard evaluations                                   program K3 dipandu oleh evaluasi bahaya di tempat kerja
and strengthened through annual third-party assessments                                       yang dilakukan secara rutin serta diperkuat melalui penilaian
licensed by the Ministry of Manpower, ensuring consistent                                     tahunan oleh pihak ketiga yang berlisensi dari Kementerian
hazard control and a safe working environment.                                                Ketenagakerjaan, guna memastikan pengendalian bahaya
                                                                                              yang konsisten dan lingkungan kerja yang aman.


Health and Safety Performance
Kinerja terkait Kesehatan dan Keselamatan
During the reporting period, the Company recorded four (4)                                    Selama periode pelaporan, Perseroan mencatat empat (4)
fatal incidents, each of which was followed by a structured                                   kejadian fatal, yang masing-masing ditindaklanjuti dengan
investigation to identify root causes and define corrective                                   investigasi terstruktur untuk mengidentifikasi akar penyebab
and preventive actions. Findings were translated into                                         serta menetapkan tindakan korektif dan preventif. Hasil
strengthened safety controls through procedural refinements,                                  temuan diterjemahkan menjadi penguatan pengendalian
enhanced technical safeguards, restricted access to high-risk                                 keselamatan melalui penyempurnaan prosedur, peningkatan
areas, work design adjustments, and reinforced operational                                    pengamanan teknis, pembatasan akses ke area berisiko tinggi,
oversight. Follow-up actions were managed through clear                                       penyesuaian desain kerja, serta penguatan pengawasan
                                                                                              operasional. Tindak lanjut dikelola melalui penetapan




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk                            138
Page 140
accountability, defined timelines, closure verification,             tanggung jawab yang jelas, batas waktu pelaksanaan,
and effectiveness reviews, while lessons learned were                verifikasi penyelesaian, serta evaluasi efektivitas, sementara
communicated across relevant units to prevent recurrence.            pembelajaran yang diperoleh dikomunikasikan ke unit
These findings also supported the Company’s 2023–2026 OHS            terkait untuk mencegah kejadian serupa. Temuan ini juga
roadmap, particularly its 2025 priorities on strengthening           mendukung implementasi peta jalan K3 Perseroan 2023–
safety guidelines and site-level safety teams, alongside the         2026, khususnya prioritas tahun 2025 dalam penguatan
introduction of a Critical Safety Compliance Protocol (CSCP)         pedoman keselamatan dan tim keselamatan di tingkat lokasi,
in 2025.                                                             serta pengenalan Critical Safety Compliance Protocol (CSCP)
                                                                     pada tahun 2025.

Critical Safety Compliance Protocol (CSCP) is a focused              Critical Safety Compliance Protocol (CSCP) merupakan
intervention framework designed to reinforce compliance with         kerangka intervensi terfokus yang dirancang untuk
critical safety controls across operational sites. The program       memperkuat         kepatuhan     terhadap       pengendalian
is structured around 13 critical safety topics representing the      keselamatan kritis di seluruh lokasi operasional. Program
Company’s highest-risk exposure areas and is implemented             ini disusun berdasarkan 13 topik keselamatan kritis yang
through strengthened control verification, targeted site             merepresentasikan area dengan tingkat risiko tertinggi,
campaigns, capability-building for OHS representatives, and          dan diimplementasikan melalui penguatan verifikasi
more disciplined documentation practices. By embedding               pengendalian, kampanye lokasi yang terarah, peningkatan
these priorities into day-to-day supervision and field               kapasitas perwakilan K3, serta praktik dokumentasi yang
execution, CSCP strengthens risk ownership, drives more              lebih disiplin. Dengan mengintegrasikan prioritas ini ke dalam
consistent implementation of critical controls, and supports         pengawasan harian dan pelaksanaan di lapangan, CSCP
the continued maturation of the Company’s safety culture.            memperkuat kepemilikan risiko, mendorong penerapan
                                                                     pengendalian kritis yang lebih konsisten, serta mendukung
                                                                     pematangan berkelanjutan budaya keselamatan Perseroan.

Furthermore, PT TBP monitors OHS performance through key             Selain itu, PT TBP memantau kinerja K3 melalui indikator
indicators, including the Total Recordable Injury Frequency          utama, termasuk Total Recordable Injury Frequency Rate
Rate (TRIFR), recordable injury cases, and investigation             (TRIFR), jumlah kasus cedera tercatat, serta hasil investigasi,
outcomes, to continuously strengthen procedures, technical           untuk terus memperkuat prosedur, pengendalian teknis,
controls, and field supervision in line with growing operational     dan pengawasan di lapangan seiring dengan meningkatnya
complexity.                                                          kompleksitas operasional.

In 2025, the Company recorded 322 recordable work-related            Pada 2025, Perseroan mencatat sebanyak 322 kasus cedera
injuries, comprising 157 employee cases and 165 contractor           terkait pekerjaan yang dapat dicatat, terdiri dari 157 kasus
cases. Based on 72,870,090 employee working hours and                cedera yang melibatkan karyawan dan 165 kasus yang
34,882,432 contractor working hours. TRIFR stood at 2.15 for         melibatkan kontraktor. Dengan total jam kerja karyawan
employees and 4.73 for contractors, reflecting year-on-year          mencapai 72.870.090 jam dan kontraktor mencapai
improvements of 5.8% and 8.3%, respectively. [GRI 403-9, 14.16.10]   34.882.432. Total Nilai TRIFR tercatat sebesar 2,15 untuk
[SASB EM-MM-320a.1]
                                                                     karyawan dan 4,73 untuk kontraktor, atau menurun masing-
                                                                     masing sebesar 5,8% untuk karyawan dan 8,3% untuk
                                                                     kontraktor dibandingkan tahun 2024.[GRI 403-9, 14.16.10][SASB EM-MM-320a.1]

During 2025, there were no confirmed cases of Occupational           Selama 2025 tidak terdapat laporan kasus Penyakit Akibat
Diseases (PAK) reported within the Company. In accordance            Kerja (PAK) yang terkonfirmasi di lingkungan Perseroan.
with regulations, PAK is determined by an occupational               Sesuai ketentuan, penetapan PAK dilakukan oleh dokter
specialist. Because such competency is not yet available             spesialis okupasi. Karena kompetensi tersebut belum
within the internal structure, any suspected PAK will be             tersedia dalam struktur internal, setiap dugaan PAK akan
referred to a healthcare facility or Occupational Health and         dirujuk ke fasilitas kesehatan atau Perseroan Jasa K3 (PJK3)
Safety Services Company (PJK3) in accordance with applicable         sesuai peraturan yang berlaku.[GRI 403-10, 14.16.11]
regulations. [GRI
             ​ 403-10, 14.16.11]




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk                     139
Page 141
​​Occupational Health and Safety Performance Indicators [GRI 403-9, 403-10, 14.16.10, 14.16.11][SASB EM-MM-320a.1]
Indikator Kinerja K3

         ​Indicator                      Satuan
                                                                                 Status                         2023                   2024                    2025
          ​Indikator                      ​Satuan

 ​Morbidity                                ​Rate               Employee | Karyawan                                       ​0.28                 ​0.234                    0.29
  Morbiditas                              Tingkat              ​Contractor | Kontraktor                                  ​0.16                   ​0.15                    0.10

                                           Rate                Employee | Karyawan                                       ​1.54                   ​0.57                   11.60
 ​Near Miss
                                          Tingkat              ​Contractor | Kontraktor                                  ​1.04                   ​1.27                   5.73

                                           Rate                Employee | Karyawan                                       ​3.53                  ​2.29          Assured    2.15
 ​TRIFR
                                          Tingkat              ​Contractor | Kontraktor                                  ​7.00                   ​5.16         Assured
                                                                                                                                                                         4.73

                                           Rate                Employee | Karyawan                                       ​0.07                   ​0.01                    ​0.01
 ​LTIR
                                          Tingkat              ​Contractor | Kontraktor                                      ​0                      ​0                      ​0

 Fatalities                                Rate                Employee | Karyawan                                       ​0.04                       ​0                  ​0.05
 Fatalitas                                Tingkat              ​Contractor | Kontraktor                                      ​0​                     ​0                      ​0

Notes: PT TBP uses ratio calculations based on 1,000,000 working hours, while non-mining     Catatan: PT TBP menggunakan perhitungan rasio berdasarkan 1.000.000 jam kerja,
business units apply a different calculation method, namely using estimated working hours.   sedangkan untuk unit bisnis non-pertambangan terdapat perbedaan metode perhitungan,
                                                                                             yaitu menggunakan estimasi jam kerja.




Strengthening Occupational Health and Safety Competence and Culture
Penguatan Kompetensi dan Budaya K3
OHS Governance and Communication [GRI 403-1, 403-4, 403-6, 14.16.2, 14.16.5, 14.16.7]
Tata Kelola dan Komunikasi K3
The Company maintains an integrated OHS governance                                           Perseroan mempertahankan struktur tata kelola K3 yang
structure to ensure consistent and effective risk control                                    terintegrasi untuk memastikan pengendalian risiko yang
across all business units, serving as the foundation for policy                              konsisten dan efektif di seluruh unit bisnis, sebagai landasan
implementation, regulatory compliance, and long-term safety                                  implementasi kebijakan, kepatuhan terhadap regulasi, serta
performance.                                                                                 kinerja keselamatan jangka panjang.

Senior management is accountable for policy direction,                                       Manajemen senior bertanggung jawab atas arah kebijakan,
resource allocation, and oversight, while work unit leaders and                              alokasi sumber daya, dan fungsi pengawasan, sementara
operational supervisors are responsible for implementation                                   pimpinan unit kerja dan supervisor operasional bertanggung
and compliance at the site level. [GRI 403-1, 403-4, 14.16.2, 14.16.5]                       jawab atas implementasi dan kepatuhan di tingkat lokasi
                                                                                             kerja. [GRI 403-1, 403-4, 14.16.2, 14.16.5]

This structure is supported by OHS functions, technical                                      Struktur ini didukung oleh fungsi K3, pengawas teknis,
supervisors, OHS Committees, and competent emergency                                         Komite K3, serta tim tanggap darurat yang kompeten di setiap
response teams in each business unit to strengthen                                           unit bisnis untuk memperkuat partisipasi pekerja, koordinasi
worker participation, cross-functional coordination, and                                     lintas fungsi, dan pengawasan di lapangan sesuai dengan
field supervision in line with applicable regulations. OHS                                   peraturan yang berlaku. Komunikasi K3 juga diperkuat
communication is further reinforced through regular                                          melalui rapat rutin, forum komite, safety briefing, Pertemuan
meetings, committee forums, safety briefings, 5 Minutes                                      5 Menit (P5M), induksi, serta kanal digital yang melibatkan
Meeting (P5M), inductions, and digital channels involving                                    karyawan, kontraktor, dan pihak eksternal untuk memastikan
employees, contractors, and external parties to ensure                                       implementasi yang konsisten di seluruh operasi dan rantai
consistent implementation across operations and the supply                                   pasok. [GRI 403-6, 14.16.17]
chain. [GRI 403-6, 14.16.17]




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk                            140
Page 142
OHS Training [GRI 403-5, 14.16.6]
Pelatihan K3
The Company delivers structured OHS training as part of its                Perseroan menyelenggarakan pelatihan K3 secara terstruktur
management system to strengthen worker competency in                       sebagai bagian dari sistem manajemen untuk memperkuat
hazard recognition and risk management. Designed based on                  kompetensi pekerja dalam mengenali bahaya dan mengelola
job risk profiles and functional responsibilities, the program             risiko. Dirancang berdasarkan profil risiko pekerjaan dan
covers employees and contractors through induction, general                tanggung jawab fungsional, program ini mencakup karyawan
and job-specific training, emergency response drills, as well              dan kontraktor melalui pelatihan induksi, pelatihan umum
as supervisor and critical-function development, including                 dan spesifik pekerjaan, simulasi tanggap darurat, serta
both certification and non-certification modules. Training                 pengembangan bagi supervisor dan fungsi kritis, termasuk
implementation and effectiveness are evaluated periodically                modul bersertifikasi maupun non-sertifikasi. Pelaksanaan
to support continuous program improvement.                                 dan efektivitas pelatihan dievaluasi secara berkala untuk
                                                                           mendukung perbaikan program secara berkelanjutan.

OHS Training in 2025 [GRI 403-5, 14.16.6]
Pelatihan K3 Tahun 2025

                                                                                                          Average Training Hours/
                    Employee Type                               Training Hours
                        Jenis Karyawan                            Jam Pelatihan
                                                                                                                participant
                                                                                                       Rata-Rata Jam Pelatihan/Karyawan
 ​Employees
                                                                                            ​ 90,973                                5.49
  Karyawan

 ​Contractors
                                                                                             35,343                                    3
  Kontraktor

 Total                                                                                     126,316                                  4.46




Occupational Health and Safety Programs
Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Mental Health Management [GRI 403-3, 403-6, 14.16.4, 14.16.7]
Pengelolaan Kesehatan Mental
The Company recognizes mental health as an integral part                   Perseroan mengakui kesehatan mental sebagai bagian
of occupational health and employee well-being, with                       integral dari kesehatan kerja dan kesejahteraan karyawan,
direct implications for safety and productivity. To foster a               yang memiliki implikasi langsung terhadap keselamatan dan
supportive, inclusive, and stigma-free workplace, a Mental                 produktivitas. Untuk menciptakan lingkungan kerja yang
Health Management program has been embedded within                         suportif, inklusif, dan bebas stigma, program Manajemen
the OHS system through a preventive and data-informed                      Kesehatan Mental telah diintegrasikan dalam sistem K3
approach covering education, confidential psychological                    melalui pendekatan preventif dan berbasis data yang
support, regular assessments, and professional referrals.                  mencakup edukasi, dukungan psikologis yang bersifat
[GRI 403-6, 14.16.17]
                                                                           rahasia, asesmen berkala, serta rujukan profesional.
                                                                           [GRI 403-6, 14.16.7]




Delivered through the Employee Assistance Program (EAP),                   Melalui Employee Assistance Program (EAP), inisiatif ini
the initiative provides counseling, individual support, and                menyediakan layanan konseling, dukungan individual, serta
mental health literacy development, while strengthening                    penguatan literasi kesehatan mental, sekaligus meningkatkan
early detection and reducing the risks of prolonged stress                 deteksi dini dan mengurangi risiko stres berkepanjangan
and burnout. Going forward, the Company will continue to                   serta burnout. Ke depan, Perseroan akan terus meningkatkan
enhance internal capabilities and integrate psychosocial                   kapabilitas internal serta mengintegrasikan faktor psikososial
factors into occupational health risk assessments. [GRI 403-3, 14.16.4]    ke dalam penilaian risiko kesehatan kerja. [GRI 403-3, 14.16.4]




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk    141
Page 143
      Strengthening Mental Health Support Through
      Psychological First Aid Teams
      Penguatan Dukungan Kesehatan Mental Melalui Tim
      Psychological First Aid

      Building on the 2025 psychological risk mapping, which      Berdasarkan pemetaan risiko psikologis tahun 2025
      identified approximately 5% of employees as being           yang mengidentifikasi sekitar 5% karyawan berada
      at risk of mental health issues, PT TBP established         dalam risiko masalah kesehatan mental, PT TBP
      a Psychological First Aid (PFA) team comprising 43          membentuk tim Psychological First Aid (PFA) yang
      representatives from business units.                        terdiri dari 43 perwakilan dari unit bisnis.

      Following specialized training delivered in                 Setelah    mengikuti      pelatihan    khusus    yang
      collaboration with psychologists and lecturers from         diselenggarakan bekerja sama dengan psikolog
      Universitas Padjadjaran and Pijar Integra Psikologi,        dan dosen dari Universitas Padjadjaran serta Pijar
      the team is equipped to identify early signs of distress,   Integra Psikologi, tim ini dibekali kemampuan
      provide safe and empathetic non-medical support,            untuk mengidentifikasi tanda-tanda awal tekanan
      and facilitate referrals when needed. This initiative       psikologis, memberikan dukungan non-medis yang
      strengthens frontline mental health support within          aman dan empatik, serta memfasilitasi rujukan
      work units, enabling faster access to appropriate           apabila diperlukan. Inisiatif ini memperkuat dukungan
      assistance and follow-up care.                              kesehatan mental di lini terdepan dalam unit kerja,
                                                                  sehingga memungkinkan akses yang lebih cepat
                                                                  terhadap bantuan yang tepat serta tindak lanjut yang
                                                                  diperlukan.




        Harita Nickel Psychological First Aid Training
        Pelatihan Psychological First Aid Harita Nickel




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk             142
Page 144
Disaster Management [GRI 403-7, 14.16.8]
Pengelolaan Bencana

The Company strengthened its emergency preparedness              Perseroan memperkuat pengelolaan keadaan darurat melalui
through the development of an Integrated Disaster                pengembangan Integrated Disaster Management Framework
Management Framework and the development of a Disaster           dan penyusunan Disaster Management Manual bersama
Management Manual in collaboration with the Disaster Risk        Disaster Risk Reduction Center (DRRC) Universitas Indonesia.
Reduction Center (DRRC) of the University of Indonesia.          Dokumen ini telah selesai di 2025 dan menjadi acuan
This document was completed in 2025 and serves as an             operasional bagi seluruh unit bisnis dalam menghadapi
operational reference for all business units in facing various   berbagai skenario kedaruratan. Kemitraan dengan DRRC
emergency scenarios. The partnership with the DRRC UI            UI terus dilanjutkan untuk memastikan pendekatan yang
continues to ensure a comprehensive approach aligned with        komprehensif dan selaras dengan praktik terbaik, sekaligus
best practices, while enhancing operational readiness and        meningkatkan kesiapan operasional serta perlindungan bagi
protecting employees, the surrounding community, and the         karyawan, masyarakat sekitar, dan lingkungan.
environment.




  Preparedness briefing in the operational area
  Briefing kesiapsiagaan di area operasional




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk          143
Page 145
      Integrated Preparedness through Large-Scale
      Emergency Response Simulations
      Kesiapsiagaan Terpadu melalui Simulasi Tanggap Darurat
      Skala Besar


      Harita Nickel held a Large-Scale Emergency Exercise         Harita Nickel menyelenggarakan Latihan Tanggap
      (LSE) on July 27–29, 2025, at the Obi Island Site as        Darurat Skala Besar (Large-Scale Emergency Exercise/
      part of a strategic collaboration with the University of    LSE) pada 27–29 Juli 2025 di Site Pulau Obi sebagai
      Indonesia’s DRRC. Themed “Integrated Management             bagian dari kerja sama strategis dengan DRRC
      of Natural and Technological Disasters,” the exercise       Universitas Indonesia. Mengusung tema “Pengelolaan
      aimed to test the readiness of the emergency response       Terintegrasi Bencana Alam dan Teknologi,” latihan ini
      system in facing multi-disaster scenarios, including        bertujuan menguji kesiapan sistem tanggap darurat
      a simulation of an earthquake with the potential            dalam menghadapi skenario multi-bencana, termasuk
      for a tsunami. More than 300 employees from                 simulasi gempa bumi yang berpotensi tsunami. Lebih
      various business units were involved, along with the        dari 300 karyawan dari berbagai unit bisnis terlibat
      management team, the Emergency Response Team,               bersama tim manajemen, Emergency Response Team,
      and external stakeholders such as the Regional Disaster     serta pemangku kepentingan eksternal seperti Badan
      Management Agency (BPBD), the National Search and           Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan
      Rescue Agency (Basarnas), and local governments.            Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), dan
                                                                  pemerintah daerah.

      ​During the simulation, the Company tested emergency        Selama simulasi, Perseroan menguji koordinasi
       response coordination, from decision-making and            tanggap darurat, mulai dari pengambilan keputusan,
       technical response to medical services and logistical      respons teknis, layanan medis, hingga dukungan
       support across business units. Additionally, an            logistik lintas unit bisnis. Selain itu, penilaian dan
       assessment and observation by an independent third         observasi oleh pihak ketiga independen, Disaster
       party, the Disaster Risk Reduction Centre of Universitas   Risk Reduction Centre dari Universitas Indonesia,
       Indonesia, indicated that the command structure            menunjukkan alur komando berjalan efektif dan
       functioned effectively and the team’s response was         respons tim telah berjalan sesuai prosedur. Sejumlah
       carried out in accordance with established procedures.     area perbaikan juga teridentifikasi, terutama
       Several areas for improvement were identified,             penguatan kapasitas personel dan sistem komunikasi
       particularly strengthening personnel capacity and          darurat, yang menjadi fokus tindak lanjut. Melalui
       emergency communication systems, which became              latihan ini, PT TBP memperkuat kesiapsiagaan bencana
       the focus of follow-up actions. Through this exercise,     untuk melindungi karyawan, aset, masyarakat, dan
       PT TBP strengthened disaster preparedness to               lingkungan.
       protect employees, assets, the community, and the
       environment.




        Large-Scale Emergency Response Training
        Pelatihan Tanggap Darurat Skala Besar




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk              144
Page 146
Employee Health Monitoring and Services [GRI 403-3, 403-6, 14.16.4, 14.16.7]
Pemantauan dan Layanan Kesehatan Karyawan

The Company monitors occupational health risks through                 Perseroan memantau risiko kesehatan kerja melalui
annual Medical Check-Ups (MCU) for all employees, including            pemeriksaan kesehatan tahunan (Medical Check-Up/MCU)
pre-employment screening for new hires, to ensure health               bagi seluruh karyawan, termasuk pemeriksaan pra-kerja bagi
surveillance remains aligned with the workplace risk profile.          karyawan baru, untuk memastikan pemantauan kesehatan
In 2025, MCU completion reached 100% of employees.                     tetap selaras dengan profil risiko di tempat kerja. Pada
                                                                       tahun 2025, pelaksanaan MCU mencapai 100% dari seluruh
                                                                       karyawan.

Enhanced monitoring is also applied to Radiation Protection            Pemantauan yang lebih intensif juga diterapkan bagi Petugas
Officers (PPR) through more specific annual examinations               Proteksi Radiasi (PPR) melalui pemeriksaan tahunan yang
tailored to radiation exposure risks in operational facilities.        lebih spesifik sesuai dengan risiko paparan radiasi di fasilitas
Supported by internal medical services, including the                  operasional. Didukung oleh layanan medis internal, termasuk
ISO 15189-accredited laboratory at the KHNO Clinic of PT               laboratorium yang terakreditasi ISO 15189 di Klinik KHNO
Halmahera Persada Lygend, MCU results are used for early risk          milik PT Halmahera Persada Lygend, hasil MCU dimanfaatkan
detection and the development of more targeted preventive              untuk deteksi dini risiko serta pengembangan program
health programs.                                                       kesehatan preventif yang lebih terarah.




Delivering Healthcare Services on Obi Island
Menghadirkan Layanan Kesehatan di Pulau Obi




       PT TBP supports the health and safety of its workforce          PT TBP mendukung kesehatan dan keselamatan
       through dedicated clinic services across its Obi Island         tenaga kerjanya melalui layanan klinik di seluruh area
       operations, comprising a main clinic and a supporting           operasional Pulau Obi, yang terdiri dari satu klinik
       basic-care facility. Staffed by 18 doctors, 1 dentist, 98       utama dan satu fasilitas layanan dasar pendukung.
       paramedics, 3 pharmacists, 6 assistant pharmacists,             Fasilitas ini didukung oleh 18 dokter, 1 dokter gigi, 98
       and 1 midwife, the facilities provide comprehensive             paramedik, 3 apoteker, 6 asisten apoteker, dan 1 bidan,
       services including MCU, laboratory testing, radiology,          serta menyediakan layanan komprehensif termasuk
       dental care, nutrition consultations, and inpatient             MCU, pemeriksaan laboratorium, radiologi, perawatan
       services.                                                       gigi, konsultasi gizi, dan layanan rawat inap.

       Beyond employee care, the clinics may also provide              Selain melayani karyawan, klinik juga dapat
       limited emergency treatment to surrounding                      memberikan layanan darurat terbatas kepada
       communities in coordination with local healthcare               masyarakat sekitar dengan koordinasi bersama fasilitas
       facilities. The Company further strengthens preventive          kesehatan setempat. Perseroanjuga memperkuat
       health through industrial hygiene, pest control, free           upaya kesehatan preventif melalui program higiene
       health checks, and TB prevention, while supporting              industri, pengendalian hama, pemeriksaan kesehatan
       local health centers (Puskesmas) through medicines,             gratis, serta pencegahan tuberkulosis, sekaligus
       medical equipment, and ambulance assistance to                  mendukung pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas)
       reinforce the broader healthcare system.                        melalui penyediaan obat-obatan, peralatan medis,
                                                                       dan bantuan ambulans guna memperkuat sistem
                                                                       layanan kesehatan secara lebih luas.

       By 2025, PT TBP clinics also enhanced their health              Pada tahun 2025, klinik PT TBP juga meningkatkan
       promotion programs through counseling and                       program promosi kesehatan melalui kegiatan
       education on various diseases to encourage healthy              penyuluhan dan edukasi terkait berbagai penyakit
       lifestyles.                                                     untuk mendorong penerapan gaya hidup sehat.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk               145
Page 147
      Social Impact and
    Rights Management
                      Pengelolaan Dampak Sosial dan
                                    Hak Masyarakat
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   146
Page 148
Social Impact and Rights
Management
Pengelolaan Dampak Sosial dan Hak Masyarakat
PT TBP’s business activities intersect with the lives of                       Kegiatan bisnis PT TBP beririsan dengan kehidupan
communities surrounding its operational areas, particularly                    masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, khususnya
in relation to land access, natural resources, and local social                terkait akses lahan, sumber daya alam, dan dinamika sosial
dynamics. Recognizing these interactions, the Company                          lokal. Menyadari interaksi tersebut, Perseroan mengelola
manages its social impacts through a structured Social Impact                  dampak sosialnya melalui pendekatan Manajemen Dampak
Management approach that integrates risk management,                           Sosial yang terstruktur, yang mengintegrasikan manajemen
stakeholder engagement, and community development. This                        risiko, pelibatan pemangku kepentingan, dan pengembangan
approach is designed to ensure respect for community rights,                   masyarakat. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan
respond to local needs, and support stable and responsible                     penghormatan terhadap hak-hak masyarakat, merespons
operations. [POJK-F.23][GRI 3-3, 14.10.1][SASB EM-MM-210b.1]                   kebutuhan lokal, serta mendukung operasional yang stabil
                                                                               dan bertanggung jawab. [POJK-F.23][GRI 3-3, 14.10.1][SASB EM-MM-210b.1]


Protection of Community Rights [GR14.11.4][SASB EM-MM-210b.1]
Perlindungan Hak Masyarakat
The Company applies a meaningful and inclusive engagement                      Perseroan menerapkan pendekatan pelibatan yang bermakna
approach in processes that may affect community rights and                     dan inklusif dalam proses yang dapat memengaruhi hak dan
interests, particularly in relation to land access and land-use                kepentingan masyarakat, khususnya terkait akses lahan dan
changes. Engagement is conducted from the early planning                       perubahan penggunaan lahan. Pelibatan dilakukan sejak
stages through the provision of relevant, accessible, and                      tahap perencanaan awal melalui penyediaan informasi yang
understandable information, enabling communities to                            relevan, mudah diakses, dan mudah dipahami, sehingga
participate in decision-making processes in a meaningful,                      memungkinkan masyarakat berpartisipasi dalam proses
inclusive, and non-coercive manner. This approach is aligned                   pengambilan keputusan secara bermakna, inklusif, dan
with applicable regulations and international standards,                       tanpa paksaan. Pendekatan ini sejalan dengan peraturan
including IFC Performance Standards. [GRI 14.11.4]                             yang berlaku serta standar internasional, termasuk IFC
                                                                               Performance Standards. [GRI 14.11.4]

Recognizing that the impacts and needs of each community                       Menyadari bahwa dampak dan kebutuhan setiap kelompok
group may differ, the Company conducts systematic                              masyarakat dapat berbeda, Perseroan melakukan identifikasi
stakeholder identification and mapping to ensure that each                     dan pemetaan pemangku kepentingan secara sistematis
group is engaged in accordance with its characteristics, level                 untuk memastikan bahwa setiap kelompok dilibatkan sesuai
of interest, and potential impacts. [POJK-F.23]                                dengan karakteristik, tingkat kepentingan, dan potensi
                                                                               dampaknya.[POJK-F.23]




 Community service activities in commemoration of National Occupational Health and Safety Month on Obi Island
 Kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka Bulan K3 Nasional di Pulau Obi



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk                 147
Page 149
      Building Trust through Early Dialogue
      [GRI 2-29, 413-1, 413-2, 14.10.2, 14.10.3][SASB EM-MM-210b.1]

      Membangun Kepercayaan melalui Dialog Sejak Dini


      Project development plans may raise questions              Rencana pengembangan proyek dapat menimbulkan
      and concerns among communities if they are not             pertanyaan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat
      communicated from an early stage. To prevent               apabila tidak dikomunikasikan sejak tahap awal. Untuk
      information gaps and ensure a transparent process,         mencegah kesenjangan informasi dan memastikan
      PT TBP implements the SARAKIA (Sarana Komunikasi           proses yang transparan, PT TBP menerapkan prosedur
      Masyarakat) procedure as a formal mechanism for            SARAKIA (Sarana Komunikasi Masyarakat) sebagai
      stakeholder engagement and as part of its community        mekanisme formal pelibatan pemangku kepentingan
      relations management system.                               sekaligus bagian dari sistem pengelolaan hubungan
      ​                                                          dengan masyarakat.

      Through SARAKIA, project plans are communicated to         Melalui SARAKIA, rencana proyek dikomunikasikan
      affected communities through structured dialogues          kepada masyarakat terdampak melalui dialog
      involving local stakeholders, including community          terstruktur yang melibatkan pemangku kepentingan
      representatives, traditional and religious leaders, and    lokal, termasuk perwakilan masyarakat, tokoh adat
      local institutions. The forum is used to present project   dan agama, serta lembaga lokal. Forum ini digunakan
      information, address concerns, and gather feedback,        untuk menyampaikan informasi proyek, menanggapi
      with all inputs documented as a basis for follow-up        kekhawatiran, dan menghimpun masukan, dengan
      actions.                                                   seluruh masukan didokumentasikan sebagai dasar
      ​                                                          tindak lanjut.

       In 2025, no new projects required the implementation      Pada tahun 2025, tidak terdapat proyek baru yang
      of SARAKIA; however, the mechanism remains an              memerlukan penerapan SARAKIA; namun demikian,
      integral part of the Company’s stakeholder engagement      mekanisme ini tetap menjadi bagian integral dari
      framework and will continue to be applied for future       kerangka pelibatan pemangku kepentingan Perseroan
      developments.                                              dan akan terus diterapkan untuk pengembangan di
                                                                 masa mendatang.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk             148
Page 150
Land and Resource Rights [GRI 3-3, 14.12.1]
Hak atas Tanah dan Sumber Daya
Land acquisition is a sensitive aspect of mining project         Pengadaan lahan merupakan aspek yang sensitif dalam
development as it is directly related to property rights,        pengembangan proyek pertambangan karena berkaitan
livelihoods, and the social stability of communities. To         langsung dengan hak kepemilikan, mata pencaharian,
manage these risks, PT TBP implements a Land Acquisition         dan stabilitas sosial masyarakat. Untuk mengelola risiko
Policy applicable across all business units and subsidiaries,    tersebut, PT TBP menerapkan Kebijakan Akuisisi Lahan yang
ensuring alignment with applicable regulations and the           berlaku di seluruh unit bisnis dan anak perseroan, dengan
protection of affected parties’ rights. [GRI 3-3, 14.12.1]       memastikan keselarasan terhadap peraturan yang berlaku
                                                                 serta perlindungan hak pihak terdampak.[GRI 3-3, 14.12.1]

The process is carried out through a structured and cross-       Proses ini dilaksanakan melalui pendekatan yang terstruktur
functional approach involving relevant internal functions        dan lintas fungsi dengan melibatkan fungsi internal terkait
and management oversight. Key stages include land and            serta pengawasan manajemen. Tahapan utama meliputi
ownership identification, site verification, asset and crop      identifikasi lahan dan kepemilikan, verifikasi lapangan,
inventory, compliance assessment, negotiation, and               inventarisasi aset dan tanaman, penilaian kepatuhan,
compensation based on agreed terms.                              negosiasi, serta pemberian kompensasi berdasarkan
                                                                 kesepakatan bersama.

All transactions are formalized through documented               Seluruh transaksi disahkan melalui perjanjian tertulis yang
agreements signed by both parties and witnessed by               ditandatangani oleh kedua belah pihak dan disaksikan
independent representatives. The process is supported            oleh perwakilan independen. Proses ini didukung oleh
by systematic documentation and monitoring to ensure             dokumentasi dan pemantauan yang sistematis untuk
transparency, accountability, and proper reporting.              memastikan transparansi, akuntabilitas, dan pelaporan yang
                                                                 tepat.



Resettlement [GRI 14.12.2, 14.12.3]
Pemukiman Kembali
Settlement planning in South Halmahera Regency, including        Penataan permukiman di Kabupaten Halmahera Selatan,
the development of a new residential area within the             termasuk pembangunan kawasan permukiman baru di
Obi Island National Strategic Project (PSN), is a regional       Proyek Strategis Nasional (PSN) Pulau Obi, merupakan
government initiative aimed at improving access to housing,      upaya pemerintah daerah untuk mendukung penyediaan
public services, and community welfare. The relocation of        hunian yang layak serta peningkatan layanan publik dan
Kawasi Village on Obi Island is implemented as part of this      kesejahteraan masyarakat. Relokasi Desa Kawasi di Pulau Obi
policy framework.                                                dilaksanakan sebagai bagian dari kerangka kebijakan ini.

PT TBP supports the program through the provision of             PT TBP mendukung program tersebut melalui penyediaan
infrastructure and supporting facilities, in coordination with   infrastruktur dan fasilitas pendukung, dengan berkoordinasi
the regional government. The implementation emphasizes           bersama pemerintah daerah. Pelaksanaannya menekankan
social due diligence, community consent, and cross-              uji tuntas sosial, persetujuan masyarakat, serta koordinasi
stakeholder coordination.                                        lintas pemangku kepentingan.

In line with the regional government’s policy, PT TBP            Sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah, PT TBP
contributed to the development of a new residential area         berkontribusi dalam pengembangan kawasan permukiman
located approximately 4 km from Kawasi Village, which was        baru yang berjarak sekitar 4 km dari Desa Kawasi dan
completed in August 2023. The area is equipped with housing,     telah rampung pada Agustus 2023. Kawasan ini dilengkapi
government offices, education and health facilities, public      perumahan, kantor pemerintah, fasilitas pendidikan dan
facilities, waste management systems, economic centers, as       kesehatan, fasilitas umum, pengelolaan sampah, sentra
well as access to electricity and water.                         ekonomi, serta akses listrik dan air.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk          149
Page 151
To guide the implementation of the relocation, PT TBP                      Untuk memandu pelaksanaan relokasi, PT TBP menyusun
developed a Land Acquisition and Resettlement Action Plan                  Rencana Aksi Pengadaan Lahan dan Pemukiman Kembali
(LARAP) aligned with international standards, including                    (LARAP) yang selaras dengan standar internasional, termasuk
those of the International Finance Corporation (IFC) and                   International Finance Corporation (IFC) dan Initiative for
the Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA). This               Responsible Mining Assurance (IRMA). Dokumen ini memuat
document contains the implementation procedures for                        tata cara pelaksanaan pemukiman kembali, program
resettlement, the livelihood restoration program, and the                  pemulihan mata pencaharian, dan mekanisme penanganan
grievance redress mechanism.                                               keluhan.

The Government, through an Integrated Team, oversees the                   Pemerintah melalui Tim Terpadu mengawasi implementasi
implementation of the Relocation Program as stipulated in                  Program Relokasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati
the Regent Regulation of South Halmahera No. 72 of 2023.                   Halmahera Selatan No. 72 Tahun 2023. Untuk mendukung
To support transparent governance, an Integrated Team                      tata kelola yang transparan, dibentuk Sekretariat Tim Terpadu
Secretariat was established as a center for information,                   sebagai pusat informasi, pendaftaran, dan pengaduan. Pada
registration, and grievance handling. In 2025, relocation                  2025, posko layanan relokasi tersedia di Kawasi Lama dan
service posts were available in both Old Kawasi and New                    Kawasi Baru guna memudahkan masyarakat memperoleh
Kawasi to facilitate communities in obtaining information and              informasi serta menyampaikan pertanyaan dan pengaduan
submitting questions and grievances directly.                              secara langsung.



Participation in the relocation process follows a structured               Partisipasi dalam proses relokasi mengikuti proses yang
process, including registration, verification, asset valuation,            terstruktur, termasuk pendaftaran, verifikasi, penilaian aset,
and formal agreement. The implementation is monitored by                   dan perjanjian formal. Pelaksanaannya dipantau oleh pihak
an independent party, with any identified issues addressed                 independen, dengan setiap isu yang teridentifikasi ditangani
through a corrective action plan.                                          melalui rencana tindakan perbaikan.




 View of Kawasi Village as part of the community relocation program
 Pemandangan Desa Kawasi sebagai bagian dari program relokasi masyarakat




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                      PT Trimegah Bangun Persada Tbk            150
Page 152
Community Development and Empowerment Program
(PPM)[POJK-F.25][GRI 413-1, 14.10.1, 14.10.2]
Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM)

The Community Development and Empowerment Program               Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
(PPM) forms part of PT TBP’s approach to managing social        (PPM) merupakan bagian dari pendekatan PT TBP dalam
impacts and building constructive relationships with            mengelola dampak sosial dan membangun hubungan yang
communities surrounding its operational areas. The program      konstruktif dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
is designed to be relevant to local needs and aligned with      Program ini disusun agar relevan dengan kebutuhan lokal
regional development priorities. [GRI 413-1, 14.10.2]           dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
                                                                [GRI 413-1, 14.10.2]




The implementation of PPM refers to the Decree of the           Pelaksanaan PPM mengacu pada Keputusan Menteri
Minister of Energy and Mineral Resources (ESDM) No.             Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 1824K/30/
1824K/30/MEM/2018, which covers eight areas of community        MEM/2018 yang mencakup delapan bidang pengembangan
development. The determination of programs and priorities       masyarakat. Penetapan program dan prioritas dilakukan
is carried out by integrating the results of social mapping,    dengan mengintegrasikan hasil pemetaan sosial, kebutuhan
community needs, the Company’s initiatives, as well as the      masyarakat, inisiatif Perseroan, serta arah program
direction of government programs.                               pemerintah.

All PPM initiatives are guided by PT TBP’s Corporate Social     Seluruh inisiatif PPM berpedoman pada Kebijakan Tanggung
Responsibility Policy as the basis for the governance of        Jawab Sosial Perseroan PT TBP sebagai landasan tata kelola
program planning and implementation. In its implementation,     perencanaan dan pelaksanaan. Dalam implementasinya,
the Company focuses the PPM program on five main pillars        Perseroan memfokuskan program PPM pada lima pilar
to ensure that program planning, implementation, and            utama untuk memastikan perencanaan, pelaksanaan, dan
measurement are more structured and targeted.                   pengukuran program lebih terstruktur dan terarah.




      Pillars of the Community Development and Empowerment Program
      Pilar Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




       Education                Health                Economic                         Socio-Cultural       Infrastructure
       Pendidikan              Kesehatan             Development                        Sosial Budaya       Development
                                                     Pengembangan                                            Pengembangan
                                                        Ekonomi                                               Infrastruktur




The development of PPM is continuously adapted to evolving      Pengembangan PPM terus disesuaikan dengan dinamika
socio-economic conditions, with an emphasis on maintaining      sosial-ekonomi yang berkembang, dengan penekanan pada
relevance to community needs while supporting sustainable       upaya menjaga relevansi terhadap kebutuhan masyarakat
outcomes for both communities and the Company.                  sekaligus mendukung terciptanya manfaat berkelanjutan
                                                                bagi masyarakat dan Perseroan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                      PT Trimegah Bangun Persada Tbk        151
Page 153
Empowerment Program Planning [POJK-F.25][GRI 412-1, 413-1, 14.10.2]
Perencanaan Program Pemberdayaan
PPM planning at PT TBP is developed based on a series                 Perencanaan PPM PT TBP disusun berdasarkan rangkaian
of assessments, mapping, due diligence, and stakeholder               kajian, pemetaan, uji tuntas, serta pelibatan pemangku
engagement to ensure alignment with community needs and               kepentingan untuk memastikan program relevan dengan
the dynamics of areas surrounding the Company’s operations.           kebutuhan masyarakat dan dinamika wilayah sekitar operasi
                                                                      Perseroan.

As part of this process, the Company conducts an                      Sebagai bagian dari proses tersebut, Perseroan melaksanakan
Environmental Impact Assessment (AMDAL) in accordance                 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sesuai
with regulations in Indonesia, which includes the assessment          ketentuan di Indonesia, yang mencakup penilaian dampak
of social impacts and public consultations to gather                  sosial dan konsultasi publik untuk menghimpun pandangan
community views and inputs. [GRI 413-1, 14.10.2]                      dan masukan masyarakat. [GRI 413-1, 14.10.2]

The Company conducts social mapping across all 10 target              Perseroan melakukan pemetaan sosial di seluruh 10 desa
villages as a basis for understanding community needs and             sasaran sebagai dasar dalam memahami kebutuhan serta
determining program priorities. In 2025, social mapping was           menetapkan prioritas program. Pada 2025, pemetaan sosial
updated for four villages. To deepen the understanding of             diperbarui untuk 4 desa. Untuk memperdalam pemahaman
impacts in directly affected areas, since 2024 PT TBP has also        atas dampak pada wilayah terdampak langsung, sejak 2024
conducted a Social Impact Assessment (SIA) in ring 1 villages.        PT TBP juga melaksanakan Social Impact Assessment (SIA) di
In addition, risks related to human rights—including issues           desa-desa ring 1. Selain itu, risiko terkait hak asasi manusia—
related to livelihoods, health, education, and land rights—           termasuk isu mata pencaharian, kesehatan, pendidikan, dan
are identified through Human Rights Due Diligence (HRDD)              hak atas tanah—diidentifikasi melalui Human Rights Due
as part of impact management and more targeted program                Diligence (HRDD) sebagai bagian dari pengelolaan dampak
planning. [GRI 412-1]                                                 dan perencanaan program yang lebih tepat sasaran.[GRI 412-1]

The results of these assessments, mapping, and due diligence          Hasil dari rangkaian kajian, pemetaan, dan uji tuntas menjadi
processes serve as the basis for the development of the PPM           dasar penyusunan Rencana Induk PPM (RI PPM) sebagai acuan
Master Plan (RI PPM) which guides program planning and                perencanaan dan implementasi program. Dalam proses
implementation. In this process, community feedback—                  ini, umpan balik masyarakat, baik yang dihimpun melalui
collected through stakeholder engagement and grievance                pelibatan maupun mekanisme pengaduan, digunakan untuk
mechanisms— is incorporated to strengthen impact                      penyempurnaan pengelolaan dampak dan penajaman
management and refine program priorities. [GRI 14.10.1]               prioritas program.[GRI 14.10.1]


Regional Approach [GRI 413-1, 14.10.2, 14.11.3]
Pendekatan Kewilayahan

In implementing the PPM program, PT TBP applies a regional            Dalam pelaksanaan program PPM, PT TBP menerapkan
approach that considers the social, environmental, and                pendekatan kewilayahan yang mempertimbangkan konteks
economic context of communities surrounding its operational           sosial, lingkungan, dan ekonomi masyarakat di sekitar
areas. This approach ensures that program implementation              wilayah operasionalnya. Pendekatan ini memastikan bahwa
is targeted and responsive to the specific characteristics and        pelaksanaan program tepat sasaran serta responsif terhadap
needs of each area.                                                   karakteristik dan kebutuhan spesifik di setiap wilayah.

The Company prioritizes communities based on proximity and            Perseroan memprioritaskan masyarakat berdasarkan
level of impact, referring to the ring classification identified in   kedekatan dan tingkat dampak, dengan mengacu pada
AMDAL. Currently, PPM implementation focuses on 10 target             klasifikasi ring yang diidentifikasi dalam AMDAL. Saat ini,
villages categorized as ring 1, while communities in ring 2           implementasi PPM difokuskan pada 10 desa sasaran yang
and ring 3 areas remain within the scope of consideration for         termasuk dalam kategori ring 1, sementara masyarakat
program expansion.                                                    di wilayah ring 2 dan ring 3 tetap berada dalam cakupan
                                                                      pertimbangan untuk pengembangan program ke depan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk            152
Page 154
                                  10 Target Villages for Community
                                  Development and Empowerment [SASB EM-MM-210a.2]
                                  10 Desa Sasaran untuk Pengembangan
                                  dan Pemberdayaan Masyarakat




                                                Kec. Obi Utara

                                                          Laiwui Village
                                       Akegula Village      Desa Laiwui      Jikotamo Village
                                         Desa Akegula                          Desa Jikotamo

                                      Baru Village                                  Buton Village
                                        Desa Baru                                     Desa Buton           Kelo Village
                       Kec. Obi                                                                              Desa Kelo
                       Barat
                                                            Kec. Obi




           Kawasi Village
             Desa Kawasi                                         Kec. Obi Selatan
                                                                                                            Kec. Obi
                                                                                                            Timur

               Soligi Village
                Desa Soligi
                                                                                         Fluk Village
                                                                                           Desa Fluk

                                                                                   Gambaru Village
                                                                                     Desa Gambaru




      Village Consultations: Capturing Aspirations and
      Setting Priorities [GRI 2-29, 413-1, 14.10.2]
      Musyawarah Desa: Menyerap Aspirasi dan Menetapkan Prioritas


     PT TBP utilizes Village Consultations (Musdes),                  PT TBP memanfaatkan Musyawarah Desa (Musdes),
     conducted at least once a year, as a forum for                   yang dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun,
     engagement with village governments, community                   sebagai forum pelibatan dengan pemerintah desa,
     leaders, and residents to capture aspirations and                tokoh masyarakat, dan warga untuk menjaring aspirasi
     agree on development needs. Through this forum                   serta menyepakati kebutuhan pembangunan. Melalui
     and field observations, program priorities are jointly           forum ini serta observasi lapangan, prioritas program
     identified, ranging from basic infrastructure and health         diidentifikasi secara bersama, mulai dari infrastruktur
     and education services to economic empowerment                   dasar, layanan kesehatan dan pendidikan, hingga
     initiatives.                                                     inisiatif pemberdayaan ekonomi.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk              153
Page 155
      The Company’s support is provided selectively and                       Dukungan Perseroan diberikan secara selektif dan
      in phases in accordance with Musdes decisions                           bertahap sesuai dengan hasil keputusan Musdes dan
      and village development plans. Musdes also serves                       rencana pembangunan desa. Musdes juga berfungsi
      as a platform for periodic evaluation of program                        sebagai sarana evaluasi berkala atas capaian program
      achievements and formulate improvements based on                        dan merumuskan perbaikan berdasarkan masukan
      community feedback.                                                     masyarakat.

      Discussions during the Village Consultations                            Diskusi dalam Musyawarah Desa menyoroti beberapa
      highlighted several key community concerns and                          perhatian dan harapan utama masyarakat. Dampak
      expectations. Environmental impacts, particularly                       lingkungan, khususnya terkait risiko banjir, menjadi
      related to flooding risks, were raised as a priority issue.             isu prioritas. Sebagai respons, Perseroan memperkuat
      In response, the Company strengthened its support                       dukungannya melalui upaya mitigasi banjir dan
      through flood mitigation and emergency response                         penanganan darurat, termasuk penyediaan kebutuhan
      measures, including the provision of basic necessities                  dasar serta koordinasi dengan pemangku kepentingan
      and coordination with local stakeholders during                         lokal selama banjir.
      flooding periods.

      Communities also expressed expectations regarding                       Masyarakat juga menyampaikan harapan terkait
      access to employment and economic opportunities.                        akses terhadap lapangan kerja dan peluang ekonomi.
      The Company addresses these through various                             Perseroan menanggapi hal tersebut melalui berbagai
      community development and empowerment                                   program pengembangan dan pemberdayaan
      programs, including support for local businesses and                    masyarakat, termasuk dukungan bagi usaha lokal
      workforce capacity building initiatives.                                serta inisiatif peningkatan kapasitas tenaga kerja.

      In relation to the resettlement process, some concerns                  Terkait proses relokasi, terdapat beberapa perhatian
      were noted regarding relocation readiness and long-                     mengenai kesiapan relokasi dan keberlanjutan mata
      term livelihoods. The Company continues to address                      pencaharian. Perseroan terus menindaklanjuti hal ini
      these through ongoing engagement, provision of                          melalui pelibatan yang berkelanjutan, penyediaan
      information, and coordination with the government                       informasi, serta koordinasi dengan pemerintah untuk
      to ensure that the process is carried out transparently                 memastikan bahwa proses berjalan secara transparan
      and in accordance with applicable frameworks.                           dan sesuai dengan kerangka yang berlaku.

      Through this approach, PPM governance is                                Melalui pendekatan ini, tata kelola PPM dilaksanakan
      implemented in a participatory and structured manner,                   secara partisipatif dan terstruktur, sehingga
      ensuring that program planning and implementation                       perencanaan dan pelaksanaan program tetap
      remain responsive to community needs and aligned                        responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta
      with local development priorities.                                      selaras dengan prioritas pembangunan daerah.




       Harita Nickel employees conducted outreach and dialogue with the local community
       Karyawan Harita Nickel melakukan sosialisasi dan dialog dengan masyarakat setempat




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                          PT Trimegah Bangun Persada Tbk           154
Page 156
Performance Evaluation
Evaluasi Kinerja
PPM Evaluation [GRI 413-1, 14.10.2]
Evaluasi PPM
The evaluation of PPM implementation is conducted                  Evaluasi pelaksanaan PPM dilakukan secara sistematis untuk
systematically to assess program effectiveness, community          menilai efektivitas program, tingkat kepuasan masyarakat,
satisfaction levels, and the social value generated for            serta nilai sosial yang dihasilkan bagi masyarakat di sekitar
communities surrounding the operational areas. PT TBP              wilayah operasional. PT TBP menggunakan Indeks Kepuasan
uses the Community Satisfaction Index (IKM) as the primary         Masyarakat (IKM) sebagai instrumen utama untuk secara
instrument to periodically collect feedback on the quality of      berkala mengumpulkan umpan balik mengenai kualitas
program implementation and its level of importance to the          pelaksanaan program dan tingkat kepentingannya bagi
community.                                                         masyarakat.

In 2025, the IKM score for the implementation performance          Pada tahun 2025, skor IKM untuk kinerja pelaksanaan
of 16 flagship programs ranged from 83.57 to 97.62 (average        16 program unggulan berada pada rentang 83,57 hingga
89.9) with the highest achievement recorded by the PELANGI         97,62 (rata-rata 89,9) dengan capaian tertinggi pada
program (Pendampingan Nelayan Tabuji) implemented by               program PELANGI (Pendampingan Nelayan Tabuji) yang
PT Jikolodong Megah Pertiwi (JMP). Based on applicable             dilaksanakan oleh PT Jikolodong Megah Pertiwi (JMP).
regulations, a CSI score of 88.3-100 is classified as “very        Berdasarkan peraturan yang berlaku, skor IKM sebesar 88,3-
good (A)” in accordance with Regulation of the Minister            100 diklasifikasikan sebagai “sangat baik (A)” sesuai dengan
of Administrative and Bureaucratic Reform No. 14 of 2017           Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
about Guidelines for Preparing a Public Service Provider Unit      Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman
Community Satisfaction Survey, indicating a high level of          Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara
community satisfaction with program implementation.                Pelayanan Publik, yang menunjukkan tingkat kepuasan
                                                                   masyarakat yang tinggi terhadap pelaksanaan program.

The Company also applies Social Return on Investment (SROI)        Perusahaan juga menerapkan Social Return on Investment
to quantitatively measure social value. In 2025, the SROI values   (SROI) untuk mengukur nilai sosial secara kuantitatif. Pada
for 16 flagship programs ranged from 1.16 to 5.71, with the        tahun 2025, nilai SROI untuk 16 program unggulan berada
highest value recorded by the UNIKK program (Community             pada kisaran 1,16 hingga 5,71, dengan nilai tertinggi pada
Partnership-Based MSME Development). An SROI value of 1            program UNIKK (Pengembangan UMKM Berbasis Kemitraan
indicates that an investment of IDR 1 generates an equivalent      Masyarakat). Nilai SROI sebesar 1 menunjukkan bahwa
IDR 1 in social value, demonstrating the economic and social       investasi sebesar Rp1 menghasilkan nilai sosial yang setara
impact generated by the programs.                                  Rp1, yang mencerminkan dampak ekonomi dan sosial yang
                                                                   dihasilkan oleh program.

The results of these evaluations were used to strengthen           Hasil evaluasi tersebut digunakan untuk memperkuat
program effectiveness by maintaining and scaling high-             efektivitas program dengan mempertahankan dan
performing initiatives, while refining or adjusting programs       mengembangkan inisiatif yang berkinerja baik, serta
that require further improvement to better align with              menyempurnakan atau menyesuaikan program yang masih
community needs and expected outcomes.                             memerlukan perbaikan agar lebih selaras dengan kebutuhan
                                                                   masyarakat dan hasil yang diharapkan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk           155
Page 157
Social Investment [GRI 203-1,14.9.3]
Investasi Sosial
Social investment through the PPM program is categorized                          Investasi sosial melalui program PPM dikelompokkan
based on program pillars and managed in a structured                              berdasarkan pilar program dan dikelola secara terstruktur
manner to ensure targeted and sustainable benefits while                          untuk memastikan manfaat yang tepat sasaran, berkelanjutan,
creating added value for communities surrounding the                              serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar
operational areas. In 2025, the largest investment category                       wilayah operasional. Pada 2025, kategori investasi terbesar
in 2025 was Infrastructure, accounting for 34.83% of the total.                   pada 2025 adalah Infrastruktur sebesar 34,83% dari total.
Further details on the distribution of social investment by                       Rincian lebih lanjut mengenai distribusi investasi sosial
program pillar are presented in the charts below.[GRI 3-3, 203-1,14.9.3]          berdasarkan pilar program disajikan pada grafik di bawah ini.
                                                                                  [GRI 3-3, 203-1,14.9.3]




      Social Investment through PPM
      Investasi Sosial melalui PPM Tahun 2025



                                                                                  5.1%                                         Economic
                                                                                                                               Ekonomi
                                                                             5.8%
                                                                                                                               Infrastructure
                 22.3%                                                                                                         Infrastruktur

                                                                                                                               Education
                                                                                         12.5%                                 Pendidikan

                                                                                                                               Socio-cultural
                                                                                                                               Sosial budaya

                                                                                                                               Other Programs
                                                                                             19.4%                             Program lainnya

                 34.8%                                                                                                         Health
                                                                                                                               Kesehatan




    Number of PPM Programs
    Jumlah Program PPM


                                                                                                      119
                                                                           110




                                                      92




                                                     2023                  2024                      2025




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                          PT Trimegah Bangun Persada Tbk       156
Page 158
Program Highlights
Ikhtisar Program

Education Program [GRI 203-2,14.9.4]
Program Pendidikan

The Company is committed to strengthening the capacity              Perseroan berkomitmen memperkuat kapasitas masyarakat
of local communities by improving access to and the                 lokal melalui peningkatan akses dan mutu pendidikan,
quality of education, enabling communities to develop               sehingga masyarakat memiliki keterampilan dan
more competitive skills and knowledge. This commitment              pengetahuan yang lebih kompetitif. Komitmen ini dijalankan
is implemented through various initiatives, including               melalui berbagai inisiatif, antara lain beasiswa, pelatihan
scholarships, skills training, improvements to educational          keterampilan, peningkatan fasilitas pendidikan, serta
facilities, and support for teaching staff. The following are the   pendampingan tenaga pengajar. Berikut program unggulan
flagship programs in the education sector.                          di bidang pendidikan.




                Education Program Highlights
                Ikhtisar Program Pendidikan


                       Harita Gemilang Scholarship
                                                                                  Harita Mengajar and Rumah Belajar
                       Beasiswa Harita Gemilang


                Objective                                                    Objective
                Tujuan                                                       Tujuan
                Expanding access to higher education for                     Supporting basic education by providing
                children on Obi Island to strengthen their                   access to formal and non-formal learning
                capacity and opportunities to graduate.                      activities and creating an environment that
                                                                             encourages interest in learning.
                Memperluas akses pendidikan tinggi
                anak-anak di Pulau Obi untuk meningkatkan                    Mendukung pembelajaran pendidikan dasar
                kapasitas dan peluang lulus.                                 melalui akses kegiatan formal dan nonformal
                                                                             dan lingkungan yang mendorong minat belajar.

                Activities                                                   Activities
                Aktivitas                                                    Aktivitas
                Selection, scholarship distribution, and                     Formal and non-formal learning for
                academic status monitoring for university                    elementary school students with support
                students from Obi Island.                                    from volunteer teachers from employees.
                Seleksi, penyaluran      beasiswa,        dan                Pembelajaran formal dan non-formal bagi
                pemantauan     status   akademik          bagi               siswa sekolah dasar dengan dukungan
                mahasiswa asal Pulau Obi.                                    relawan pengajar dari karyawan.

                                                                             Impacts in 2025
                Impacts in 2025                                              Dampak di 2025
                Dampak di 2025                                               • Mentoring of 2 learning centers across 2
                                                                               villages (210 beneficiaries).
                102 students
                                                                             • Implementation of 14 Harita Mengajar
                102 mahasiswa                                                  learning topics (for 1,524 students).
                                                                             • Pendampingan 2 rumah belajar di 2 desa
                                                                               (210 penerima manfaat).
                                                                             • Pelaksanaan 14 topik Harita Mengajar
                                                                               (untuk 1.524 siswa).




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk           157
Page 159
Health Program [GRI 203-2,14.9.4]
Program Kesehatan

PT TBP’s PPM health programs are focused on expanding             Program PPM bidang kesehatan PT TBP difokuskan untuk
access to and improving the quality of healthcare services        memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan
for communities surrounding its operational areas. The            kesehatan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
initiatives include medical services and regular health check-    Inisiatif yang dijalankan mencakup layanan medis dan
ups, immunization programs, the provision of medicines and        pemeriksaan berkala, imunisasi, penyediaan obat serta
medical equipment, as well as health education promoting          alat kesehatan, dan edukasi perilaku hidup sehat yang
healthy lifestyles and disease prevention. Through these          menekankan pencegahan penyakit. Melalui berbagai
efforts, the Company supports the community towards a             upaya tersebut, Perseroan mendukung masyarakat menuju
healthier and more productive society.                            kehidupan yang lebih sehat dan produktif.



                Health Program Highlights
                Ikhtisar Program Kesehatan


               Strengthening Basic Community Health Services             Community-Based Health Education and Promotion
               Penguatan Layanan Kesehatan Dasar Masyarakat              Edukasi dan Promosi Kesehatan Berbasis Komunitas


                Objective                                                  Objective
                Tujuan                                                     Tujuan
                Improving access to village healthcare                     Enhancing awareness and healthy living
                services through strengthening facilities and              practices    through active community
                medical personnel.                                         participation.

                Meningkatkan akses layanan kesehatan desa                  Meningkatkan kesadaran dan praktik hidup
                melalui penguatan fasilitas dan tenaga medis.              sehat melalui peran aktif komunitas.


                Activities                                                 Activities
                Aktivitas                                                  Aktivitas
                Supporting the operation of the Village                    Implementation of free medical services,
                Maternity Clinic (Polindes) through the                    health education, and promotive and
                provision of facilities, medical personnel, and            preventive health activities for the community.
                patient referral support.
                                                                           Pelaksanaan pengobatan gratis, edukasi
                Mendukung operasional Pondok Bersalin                      kesehatan, dan kegiatan promotif-preventif
                Desa (Polindes) melalui penyediaan sarana,                 bagi masyarakat.
                tenaga medis, dan fasilitasi rujukan pasien.
                Impacts in 2025                                            Impacts in 2025
                Dampak di 2025                                             Dampak di 2025
                • Operational support for Polindes in five                  • 385 people received free medical treatment.
                  villages.                                                • 40 participants attended Basic Life Support
                • An average of 551 patient visits per month.                (BLS) training.
                • Medical facility support: 29 medicine                    • 70 participants participated in community
                  packages and 2 oxygen cylinders.                           exercise sessions.
                • Transportation and medical referral support              • 385 orang menerima pengobatan gratis
                  for 40 patients.                                         • 40 peserta mengikuti pelatihan Bantuan
                • Dukungan operasional Polindes di 5 desa.                   Hidup Dasar (BHD)
                • Rata-rata 551 kunjungan pasien per bulan.                • 70 peserta mengikuti senam sehat
                • Dukungan fasilitas medis: 29 paket obat, 2
                  tabung oksigen
                • Dukungan transportasi dan rujukan medis
                  kepada 40 pasien




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk               158
Page 160
Economic Development Program [GRI 203-2, 14.9.4]
Program Pengembangan Ekonomi

PT TBP’s PPM economic development programs are designed                       Program PPM pengembangan ekonomi PT TBP dirancang
to create business opportunities and expand community                         untuk menciptakan peluang usaha dan memperluas akses
access to productive economic activities, thereby promoting                   masyarakat terhadap kegiatan ekonomi produktif, sehingga
improved livelihoods while supporting sustainable                             mendorong peningkatan taraf hidup sekaligus mendukung
development. The initiatives include entrepreneurship                         pembangunan berkelanjutan. Inisiatif tersebut mencakup
training programs, MSME empowerment, facilitation of access                   program pelatihan kewirausahaan, pemberdayaan UMKM,
to financing, as well as the development of local products                    fasilitasi akses permodalan, serta pengembangan produk
based on regional potential.                                                  lokal berbasis potensi daerah.



                 Economic Development Program Highlights
                  Ikhtisar Program Pengembangan Ekonomi


                 PELANGI (Tabuji Village                     SUTAN (Farmers and                             UNIKK (Community Partnership-
                 Fishermen Association)                      Fishermen Enterprise Center)                   Based MSME Development)
                 PELANGI (Perhimpunan                        SUTAN (Sentra Usaha                            UNIKK (Pengembangan UMKM
                 Nelayan Kampung Tabuji)                     Tani Nelayan)                                  Berbasis Kemitraan Komunitas)


              Objective                                      Objective                                      Objective
              Tujuan                                         Tujuan                                         Tujuan
              Increasing the income and                      Improving         fishermen’s                   Encouraging local MSMEs to
              economic independence of                       productivity and income                        increase their income while
              fishermen in Tabuji Hamlet in a                 through strengthening capture                  strengthening    partnerships
              sustainable manner.                            fisheries    businesses   and                   with the Company’s supply
                                                             group-based         economic                   chain.
              Meningkatkan   pendapatan                      activities.
              dan kemandirian ekonomi                                                                       Mendorong UMKM lokal untuk
                                                             Meningkatkan produktivitas                     meningkatkan      pendapatan
              nelayan Dusun Tabuji secara
                                                             dan pendapatan nelayan                         serta memperkuat kemitraan
              berkelanjutan.
                                                             melalui penguatan usaha                        dengan rantai pasok perseroan.
                                                             perikanan   tangkap   dan
               Activities                                    ekonomi kelompok.
               Aktivitas
                                                                                                            Activities
               Support for community-based                   Activities                                     Aktivitas
               fisheries businesses through
                                                             Aktivitas                                      Mentoring of MSMEs through
               training,      infrastructure,
               administration, and other                     Assistance to fishingActivities
                                                                                     groups,                training, capacity building, and
               support.                                      strengthening       Aktivitas
                                                                                    product                 access to supply chains.
                                                             management,                and
               Dukungan usaha perikanan                                                                     Pendampingan UMKM melalui
                                                             institutional added value.
               berbasis komunitas melalui                                                                   pelatihan, penguatan kapasitas,
               pelatihan,       infrastruktur,               Pendampingan       kelompok                    dan akses rantai pasok.
               administrasi, dan lain-lain.                  nelayan tangkap, penguatan
                                                             pengelolaan hasil, dan nilai
                                                                                                            Impacts in 2025
               Impacts in 2025                               tambah kelembagaan.
                                                                                                            Dampak di 2025
               Dampak di 2025
                                                             Impacts in 2025                         • 67 local suppliers are involved.
     • Distribution of 1 speed boat unit and                 Dampak di 2025                          • Total MSME turnover is IDR 5.6
       construction of Sero (traditional fish trap).                                                    billion per year.
     • Group capacity building (organizational        • 50 fishermen covered.                         • Local supplier transaction value of
       management, operations, production,            • Fish catch production is 24 tons per           IDR 169 billion per year.
       marketing, and finance) for 20 members of         year.
       the fishermen group.                            • Total turnover of IDR 566 million            • 67 supplier lokal terlibat.
     • Coordination with the government for                                                          • Total omzet UMKM Rp5,6 miliar
                                                        per year.
       administrative support and legality of
       fishermen.                                      • Regular monthly delivery to                    per tahun.
                                                        partners.                                    • Nilai transaksi supplier lokal Rp169
     • Penyaluran 1 unit speed boat dan                                                                miliar per tahun.
       pembangunan Sero (perangkap ikan
                                                      • 50 nelayan tercakup.
       tradisional).                                  • Produksi tangkapan ikan sebanyak
     • Pendampingan kapasitas kelompok                  24 ton per tahun.
       (manajemen organisasi, operasional,            • Total omzet Rp566 juta per tahun.
       produksi, pemasaran, dan keuangan) 20          • Pengiriman ke mitra rutin setiap
       anggota kelompok nelayan.
                                                        bulan.
       Koordinasi dengan pemerintah untuk
     • dukungan administrasi dan legalitas
       nelayan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk                 159
Page 161
Socio-Cultural Program [GRI 203-2,14.9.4]
Program Sosial Budaya

Harita Nickel’s PPM socio-cultural programs focus on              Program PPM bidang sosial budaya di Harita Nickel berfokus
supporting cultural, religious, youth, and social activities      pada dukungan terhadap aktivitas seni-budaya, keagamaan,
within communities surrounding its operational areas.             kepemudaan, serta aksi sosial di masyarakat sekitar
Through this pillar, PT TBP supports the organization of          wilayah operasional. Melalui pilar ini, PT TBP mendukung
cultural festivals and religious events while expanding           penyelenggaraan festival budaya dan kegiatan keagamaan,
opportunities for youth participation through the facilitation    sekaligus memperluas ruang partisipasi generasi muda
of youth activities, sports, and community initiatives that       melalui fasilitasi kegiatan kepemudaan, olahraga, dan agenda
contribute to village development.                                komunitas yang mendukung pembangunan desa.

PT TBP also provides social donations to support community        PT TBP juga menyalurkan donasi sosial untuk membantu
needs, particularly during emergencies and community              kebutuhan masyarakat, terutama pada situasi darurat dan
activities. The assistance is delivered in coordination with      kegiatan kemasyarakatan. Bantuan disalurkan melalui
local stakeholders to ensure that the response is well targeted   koordinasi dengan pemangku kepentingan setempat agar
and helps ease the burden on residents.                           respons tepat sasaran dan dapat meringankan beban warga.


               Socio-Cultural Program Highlights
               Ikhtisar Program Sosial Budaya


              Support for Religious Facilities and Activities               Flood Mitigation Support for North Maluku Province
              Dukungan Sarana dan Aktivitas Keagamaan                       Dukungan Penanggulangan Banjir Provinsi Maluku Utara



               Objective                                                   Objective
               Tujuan                                                      Tujuan
               Support for places of worship and village                   Providing social donations and supporting
               religious social activities.                                the regional government’s emergency
                                                                           response efforts during flood disasters
               Dukungan sarana ibadah dan aktivitas sosial
                                                                           caused by extreme weather in North Maluku
               keagamaan desa.
                                                                           Province.
               Activities                                                  Memberikan donasi sosial dan mendukung
               Aktivitas                                                   upaya pemerintah daerah dalam masa
                                                                           tanggap darurat bencana banjir akibat cuaca
               Support for the construction of places of                   ekstrem di Provinsi Maluku Utara.
               worship, the celebration of religious
               holidays, and the distribution of social                    Activities
               assistance.                                                 Aktivitas
                                                                           Support for the basic needs of affected
               Dukungan pembangunan sarana ibadah,
                                                                           communities (food, clean water, and health
               perayaan hari besar keagamaan, dan
                                                                           services) in Kawasi Village, Soligi Village,
               penyaluran bantuan sosial.
                                                                           Wayaloar Village, and Labuha City (Bacan and
                                                                           South Bacan Districts).
               Impacts in 2025
               Dampak di 2025                                              Dukungan kebutuhan dasar masyarakat
                                                                           terdampak (pangan, air bersih, dan layanan
               • Tabligh     Akbar     (450    participants),              kesehatan) untuk Desa Kawasi, Desa Soligi,
                 distribution of 1,512 Eid al-Fitr packages,               Desa Wayaloar, dan Kota Labuha (Kecamatan
                 and assistance for 515 orphans.                           Bacan dan Bacan Selatan).
               • Distribution of 22 sacrificial cows for Eid
                 al-Adha 1446 H.                                           Impacts in 2025
               • Distribution of 805 Christmas packages for                Dampak di 2025
                 eight villages and 12 churches.
                                                                           • Distribution of approximately 8,555 staple food
               • Tabligh Akbar (450 jamaah), 1.512 paket Idul                packages.
                 Fitri, dan santunan 515 anak yatim.                       • Establishment of a health post at the Kawasi
               • 22 ekor sapi kurban Idul Adha 1446 H.                       Village Maternity Clinic (Polindes).
                                                                           • Daily distribution of clean water supplies.
               • 805 paket Natal untuk 8 desa dan 12 gereja.
                                                                           • Penyaluran sekitar 8.555 paket bahan makanan
                                                                            pokok
                                                                           • Pendirian posko kesehatan di Polindes Kawasi
                                                                           • Distribusi harian pasokan air bersih


Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk                      160
Page 162
Infrastructure Development Program [GRI 203-1,203-2,14.9.3, 14.9.4] [SASB EM-MM-210b.2]
Program Pengembangan Infrastruktur

As part of its social responsibility commitment, Harita Nickel            Sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial, Harita
supports infrastructure development programs on Obi Island                Nickel mendukung program pengembangan infrastruktur di
through the construction and improvement of roads and                     Pulau Obi melalui pembangunan dan perbaikan jalan serta
bridges, the provision of clean water and lighting, and the               jembatan, penyediaan air bersih dan penerangan, serta
strengthening of public facilities such as public spaces, places          penguatan fasilitas umum seperti ruang publik, tempat
of worship, and educational facilities to improve the quality of          ibadah, dan sarana pendidikan guna meningkatkan kualitas
life of communities surrounding its operational areas.                    hidup masyarakat sekitar wilayah operasional.




            Infrastructure Development Program Highlights
             Ikhtisar Program Pengembangan Infrastruktur


              Pijar (Basic Infrastructure Provision) –
                                                                                    Improving the Quality of Public Infrastructure
              Electricity and Water                                                 Peningkatan Kualitas Prasarana Umum
              Pijar (Pemenuhan Infrastruktur Dasar) Listrik dan Air


                Objective                                                           Objective
                Tujuan                                                              Tujuan
                Supporting access to electricity and clean                          Supporting the availability and adequacy of
                water for village communities.                                      public infrastructure.
                Mendukung pemenuhan akses listrik serta air                         Mendukung ketersediaan         dan    kelayakan
                bersih bagi masyarakat desa.                                        prasarana umum.

                Activities                                                          Activities
                Aktivitas                                                           Aktivitas
                Distribution of household energy support                            Construction, renovation, and provision of
                through electricity, water, and fuel supply.                        supporting facilities for village public
                                                                                    infrastructure.
                Penyaluran dukungan energi rumah tangga
                melalui distribusi listrik, air, dan bahan                          Pembangunan, renovasi, dan penyediaan
                bakar.                                                              sarana pendukung prasarana umum desa.

                Impacts in 2025                                                     Impacts in 2025
                Dampak di 2025                                                      Dampak di 2025
                • 298 households received access to electricity                     Construction of:
                  and clean water.                                                  • Village road in Fluk Village (200 meters).
                • Distribution of 2,620,156 kWh of electricity.                     • 1 auxiliary community health center
                • Provision of 10,800 liters of kerosene to 640                       (PUSTU) in Soligi Village.
                  households.                                                       • 1 musala in Gambaru Village.
                • A total of 205 households received fuel                           • 1 Integrated Waste Processing Facility
                  assistance (3,450 liters of diesel and 6,800                        (TPST) in Kawasi Village.
                  liters of gasoline).
                                                                                    Pembangunan:
                • 298 Kepala Keluarga (KK) menerima akses                           • Jalan desa di Desa Fluk (200 meter),
                  listrik dan air bersih.                                           • 1 unit Puskesmas Pembantu (PUSTU) di
                • Penyaluran 2.620.156 kWh listrik.                                   Desa Soligi
                • Dukungan minyak tanah 10.800 liter kepada                         • 1 unit musala di Desa Gambaru,
                  640 KK.                                                           • 1 unit      Tempat Pengolahan Sampah
                • Total 205 KK menerima bantuan bahan bakar                           Terpadu (TPST) di Desa Kawasi
                  (3.450 liter Solar dan 6.800 liter Bensin).




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                        PT Trimegah Bangun Persada Tbk             161
Page 163
                                      Voices from the Community | Suara dari Masyarakat

      Clean, Healthy, and Self-Reliant Kawasi
      (Kawasi Berseri)
      Kawasi Bersih, Sehat, dan Mandiri (Kawasi Berseri)




      Unintegrated village waste management poses               Pengelolaan sampah desa yang belum terintegrasi
      environmental and social risks. To address this, Harita   menimbulkan risiko lingkungan dan sosial. Untuk
      Nickel initiated the Kawasi Bersih, Sehat, dan Mandiri    mengatasi hal tersebut, Harita Nickel menginisiasi
      (KAWASI BERSERI) program, promoting community-            program Kawasi Bersih, Sehat, dan Mandiri (KAWASI
      based integrated waste management from household          BERSERI), yang mendorong pengelolaan sampah
      segregation to processing at the TPST.                    terpadu berbasis masyarakat mulai dari pemilahan di
                                                                tingkat rumah tangga hingga pengolahan di Tempat
                                                                Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

      The program involves BUMDes, the PUSPAH                   Program ini melibatkan Badan Usaha Milik Desa
      waste management group, and women’s groups,               (BUMDes), kelompok pengelola sampah PUSPAH,
      strengthening community participation and the role        serta kelompok perempuan, sehingga memperkuat
      of village institutions. As a result, waste management    partisipasi masyarakat dan peran kelembagaan desa.
      has become more organized while also generating           Hasilnya, pengelolaan sampah menjadi lebih tertata
      economic value.                                           sekaligus memberikan nilai ekonomi.

      In 2025, the program managed 35.9 tons of waste,          Pada tahun 2025, program ini berhasil mengelola
      produced 631 kg of compost, and generated                 35,9 ton sampah, menghasilkan 631 kg kompos, dan
      approximately IDR 57 million in revenue, involving        mencatat omzet sekitar Rp57 juta, dengan melibatkan
      60 participants across six sanitation groups and 12       60 peserta yang tergabung dalam enam kelompok
      PUSPAH members.                                           kebersihan desa dan 12 anggota PUSPAH.

                                                                Kawasi Berseri Program represents a tangible form
                                                                of the Company’s commitment to the community
                                                                and the surrounding environment. The environment
                                                                has become cleaner and community awareness has
                                                                increased. We hope this program will continue and
                                                                create opportunities to increase community income.”

                                                                Program Kawasi Berseri ini merupakan bentuk nyata
                                                                kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan
                                                                lingkungan sekitar. Lingkungan menjadi lebih bersih
                                                                dan kesadaran warga meningkat. Kami berharap
      Nurja
                                                                program ini terus berlanjut dan membuka peluang
      Head of Kawasi Berseri Group
                                                                peningkatan pendapatan bagi masyarakat.”
      Ketua Kelompok Kawasi Berseri




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                          PT Trimegah Bangun Persada Tbk            162
Page 164
      Preserving Cultural Heritage through the
      Cakalele Dance Festival
      Merawat Warisan Budaya melalui Festival Seni Tari Cakalele




      Amid ongoing social change, Harita Nickel promotes      Di tengah perubahan sosial yang terus berlangsung,
      cultural preservation through the Cakalele Dance        Harita Nickel mendorong pelestarian budaya
      Festival in Kawasi Village, providing a platform for    melalui Festival Tari Cakalele di Desa Kawasi,
      students to celebrate Maluku’s cultural heritage.       dengan menyediakan wadah bagi para pelajar untuk
                                                              merayakan warisan budaya Maluku.

      The event also featured a local product expo,           Acara ini juga menampilkan pameran produk lokal
      supporting small businesses and involving the Village   yang mendukung pelaku usaha kecil serta melibatkan
      Government to strengthen cultural preservation          Pemerintah Desa untuk memperkuat upaya pelestarian
      efforts. Held in a new residential area, the festival   budaya. Diselenggarakan di kawasan permukiman
      fostered community interaction and social cohesion,     baru, festival ini mendorong interaksi masyarakat dan
      reflecting the Company’s commitment to cultural         mempererat kohesi sosial, sekaligus mencerminkan
      identity alongside regional development.                komitmen Perseroan dalam menjaga identitas budaya
                                                              seiring dengan pembangunan wilayah.



                                                              “This festival has truly had a positive impact on the
                                                              preservation of traditions and culture in Kawasi
                                                              Village. We, from the Kawasi Village Government, fully
                                                              support this event as part of our efforts to maintain
                                                              and preserve local wisdom.”

                                                              “Festival ini benar-benar membawa dampak positif
                                                              bagi kelestarian adat dan budaya di Desa Kawasi.
                                                              Kami, dari Pemerintah Desa Kawasi, mendukung
                                                              penuh acara ini sebagai bagian dari upaya menjaga
                                                              dan melestarikan kearifan lokal.”
      Frans Datang
      Secretary of Kawasi Village
      Sekretaris Desa Kawasi




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                         PT Trimegah Bangun Persada Tbk              163
Page 165
      SENTANI – Strengthening Food Security on
      Obi Island
      SENTANI - Mendorong Kemandirian Pangan di Pulau Obi




      Dependence on external food supply and low                Ketergantungan pada pasokan pangan dari luar serta
      agricultural productivity challenges food security on     rendahnya produktivitas pertanian menjadi tantangan
      Obi Island. In response, Harita Nickel developed the      bagi ketahanan pangan di Pulau Obi. Sebagai respons,
      Obi Food Security Center (SENTANI) to improve rice        Harita Nickel mengembangkan Sentra Ketahanan
      productivity and farmers’ income through community-       Pangan Obi (SENTANI) untuk meningkatkan
      based agriculture.                                        produktivitas padi dan pendapatan petani melalui
                                                                pertanian berbasis komunitas.

      The program supports the full farming cycle, from         Program ini mendukung seluruh siklus pertanian,
      land preparation to market access. In 2025, SENTANI       mulai dari pengolahan lahan hingga akses pasar. Pada
      managed 10.49 hectares, producing 8.9 tons of rice with   tahun 2025, SENTANI mengelola lahan seluas 10,49
      revenue of approximately IDR 133 million. The program     hektare, menghasilkan 8,9 ton beras dengan omzet
      also strengthened farmers’ capacity, achieving an IKM     sekitar Rp133 juta. Program ini juga memperkuat
      score of 96.18 (very good) and an SROI of 1.83.           kapasitas petani, dengan capaian skor IKM sebesar
                                                                96,18 (Sangat Bagus) dan nilai SROI sebesar 1,83.



                                                                “Support from the Agricultural Extension Center (BPP)
                                                                and the Company’s agricultural team has helped
                                                                improve rice cultivation practices through the use
                                                                of appropriate equipment, fertilizers, and methods.
                                                                Harvest yields increased from 2–3.4 kg per plot (3.2–
                                                                5.4 tons of harvested dry paddy per hectare) to 7 kg (11
                                                                tons of harvested dry paddy per hectare), significantly
                                                                improving our agricultural productivity.”

                                                                “Pendampingan dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)
                                                                dan perseroan pertanian membantu meningkatkan
      La Alimin Lajumani                                        praktik budidaya padi melalui penggunaan alat,
      Head of the Akemoriri Farmers Group                       pupuk, dan metode yang tepat. Hasil panen meningkat
      Ketua kelompok Tani Akemoriri                             dari 2–3,4 kg ubinan (3,2–5,4 ton Gabah Kering Panen/
                                                                Ha) menjadi 7 kg (11 ton Gabah Kering Panen/Ha),
                                                                sehingga produktivitas pertanian kami semakin maju.”




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk               164
Page 166
      Strengthening the Competitiveness of Local
      Human Resources through PELITA
      Meningkatkan Daya Saing SDM Lokal melalui PELITA




      The growth of the nickel downstream industry              Pertumbuhan industri hilirisasi nikel meningkatkan
      increases demand for skilled and globally ready           kebutuhan akan tenaga kerja terampil dan siap
      workers. In response, Harita Nickel implements the        bersaing secara global. Sebagai respons, Harita Nickel
      PELITA Vocational Program to enhance local workforce      melaksanakan Program Vokasi PELITA (Peningkatan
      skills and expand employment opportunities.               Keahlian dan Keterampilan Pemuda) untuk
                                                                meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal serta
                                                                memperluas peluang kerja.

      In 2025, the third cohort focused on Mandarin training,   Pada tahun 2025, angkatan ketiga berfokus pada
      with 22 participants (15 participants achieved HSK        pelatihan bahasa Mandarin, dengan 22 peserta (15
      Level 3 & 7 participants achieved HSK Level 2). This      peserta mencapai HSK Level 3 & 7 peserta mencapai
      complements previous cohorts, with a total of 42          HSK Level 2). Hal ini melengkapi angkatan sebelumnya,
      graduates now employed at PT TBP as operators.            dengan total 42 lulusan yang kini bekerja di PT TBP
                                                                sebagai operator.


                                                                “Through this Mandarin language training, I gained
                                                                new skills that are highly relevant to the needs of the
                                                                workplace. In addition to learning the language, I was
                                                                also trained to be more confident and courageous in
                                                                communicating.”

                                                                “Melalui pelatihan Bahasa Mandarin ini, saya
                                                                mendapatkan keterampilan baru yang sangat relevan
                                                                dengan kebutuhan dunia kerja. Selain belajar bahasa,
                                                                saya juga dilatih untuk lebih percaya diri dan berani
                                                                berkomunikasi”

      KasmanLa Jaani
      PELITA Batch 3 Mandarin Program Participant
      Peserta Pelita Batch-3 Mandarin




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                           PT Trimegah Bangun Persada Tbk               165
Page 167
      Soligi Zero Stunting Receives the 2025
      Subroto Award
      Soligi Zero Stunting Raih Penghargaan Subroto 2025




      Limited healthcare access and nutrition in remote           Keterbatasan akses layanan kesehatan dasar
      areas can hinder child development. Since 2022, Harita      dan pemenuhan gizi di wilayah terpencil dapat
      Nickel has implemented the Posyandu and Soligi Zero         menghambat tumbuh kembang anak. Sejak tahun
      Stunting Program through nutrition interventions,           2022, Harita Nickel melaksanakan Program Posyandu
      health education, family assistance, and capacity           dan Soligi Zero Stunting melalui intervensi gizi,
      building for community health volunteers, supported         edukasi kesehatan, pendampingan keluarga, serta
      by improved facilities and access to clean water.           peningkatan kapasitas kader kesehatan masyarakat,
                                                                  yang didukung oleh perbaikan fasilitas dan akses air
                                                                  bersih.

      As of mid-2025, 21 of 25 stunted children in Soligi         Hingga pertengahan tahun 2025, sebanyak 21 dari 25
      Village have recovered, with four still under assistance.   anak stunting di Desa Soligi telah pulih, sementara
      The program has trained 13 volunteers, supported            empat anak lainnya masih dalam pendampingan.
      354 children, and distributed over 300 supplementary        Program ini juga telah melatih 13 kader, menjangkau
      feeding packages. It also received the 2025 Subroto         354 anak, serta menyalurkan lebih dari 300 paket
      Award for its contribution to stunting reduction.           makanan tambahan. Program ini turut meraih
                                                                  Penghargaan Subroto 2025 atas kontribusinya dalam
                                                                  penurunan stunting.


                                                                  “The Soligi Zero Stunting Program has helped us
                                                                  address the rise in stunting cases through cadre
                                                                  training, the provision of anthropometric equipment,
                                                                  and supplementary feeding programs. We hope Harita
                                                                  will continue to support improvements in the health of
                                                                  the Soligi Village community, especially children.”

                                                                  “Program Soligi Zero Stunting membantu kami
                                                                  menangani peningkatan kasus stunting melalui
                                                                  pelatihan kader, penyediaan alat antropometri, dan
                                                                  pemberian makanan tambahan. Kami berharap Harita
      Murni Lapatilaya
                                                                  terus mendukung peningkatan kesehatan masyarakat
      Head of Bougenvil 1 Posyandu Cadres, Soligi Village
                                                                  Desa Soligi, khususnya anak-anak.”
      Ketua Kader Posyandu Bougenvil 1, Desa Soligi




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk              166
Page 168
                            Governance &
                           Business Ethics
                                  Tata Kelola dan Etika Bisnis

Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   167
Page 169
Good Corporate Governance
[GRI 2-23, 2-24]
Tata Kelola Perusahaan yang Baik
PT TBP implements good corporate governance to ensure              PT TBP menerapkan tata kelola perusahaan yang baik
that direction, supervision, and control are carried out           untuk memastikan arah, pengawasan, dan pengendalian
consistently across all business activities, including in          berjalan konsisten di seluruh aktivitas usaha, termasuk
strategic decision-making and operational execution.               dalam pengambilan keputusan strategis dan pelaksanaan
This governance framework refers to the Indonesian Code            operasional. Kerangka tata kelola ini mengacu pada Pedoman
of Corporate Governance (Pedoman Umum Governansi                   Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) 2021
Korporat Indonesia/PUGKI) 2021, which emphasizes four              yang menekankan pada empat pilar governansi korporat,
pillars of corporate governance, namely ethical conduct,           yaitu perilaku beretika, akuntabilitas, transparansi, dan
accountability, transparency, and sustainability.                  keberlanjutan.

As a reference for governance implementation and internal          Sebagai acuan pelaksanaan tata kelola dan pengendalian
control, the Company establishes guidelines and policies           internal, Perseroan menetapkan pedoman dan sejumlah
that apply at both the Company and subsidiary levels. These        kebijakan yang berlaku di tingkat Perseroan dan entitas
policies are reviewed and updated periodically. Further            anak yang ditinjau serta diperbarui secara berkala. Rincian
details regarding the Company’s governance guidelines,             pedoman, kebijakan, dan ketentuan pelaksanaannya
policies, and implementation mechanisms are presented in           disajikan dalam Laporan Tahunan PT TBP 2025. [GRI 2-23, 2-24]
the PT TBP Annual Report 2025. [GRI 2-23, 2-24]



Governance Structure [GRI 2-9, 2-11]
Struktur Tata Kelola
The Company’s governance structure refers to the Articles of       Struktur tata kelola Perseroan mengacu pada Anggaran Dasar
Association and applicable laws and regulations, including         dan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk
Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies. The             UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Struktur
structure comprises the General Meeting of Shareholders            tersebut terdiri atas RUPS sebagai organ tertinggi, Dewan
(GMS) as the highest governing body, the Board of                  Komisaris sebagai pengawas strategis (didukung Komite
Commissioners as the strategic supervisory body (supported         Audit), serta Direksi sebagai pengelola operasional (didukung
by the Audit Committee), and the Board of Directors as             Sekretaris Perseroan, Audit Internal, Komite Keberlanjutan
the operational management body (supported by the                  dan Keberagaman, serta Komite Etik dan Risiko). Presiden
Corporate Secretary, Internal Audit, the Sustainability and        Direktur tidak merangkap jabatan Presiden Komisaris maupun
Diversity Committee, and the Ethics and Risk Committee).           anggota Dewan Komisaris untuk menjaga independensi.
The President Director does not hold concurrent positions
as President Commissioner or as a member of the Board of
Commissioners in order to maintain independence.


    Governance Structure [GRI 2-9]
    Struktur Tata Kelola

                                               General Meeting of Shareholders
                                                Rapat Umum Pemegang Saham


         Board of Commissioners                                                    Board of Directors
            Dewan Komisaris                                                             Direksi


            Audit Committee                                      Internal Audit                     Corporate Secretary
              Komite Audit                                        Audit Internal                    Sekretaris Perusahaan


                                                          Sustainability and Diversity           Ethics and Risk Committee
                                                                  Committee                         Komite Etik dan Risiko
                                                           Komisi Keberlanjutan dan
                                                                 Keberagaman




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                 PT Trimegah Bangun Persada Tbk            168
Page 170
Composition and Diversity of Governance Bodies [GRI 2-11, 405-1, 14.21.5]
Komposisi dan Keberagaman Badan Tata Kelola

The composition of the Company’s governance bodies is              Komposisi badan tata kelola ditetapkan untuk memastikan
structured to ensure effective supervision and management          fungsi pengawasan dan pengelolaan berjalan efektif melalui
through a balanced combination of expertise relevant to            kombinasi kompetensi yang relevan bagi operasional
nickel mining operations.                                          pertambangan nikel.

As of the end of 2025, the Board of Commissioners consisted of     Pada akhir 2025, Dewan Komisaris terdiri dari 3 anggota
three members, including two Independent Commissioners             dengan 2 Komisaris Independen (66,7%), sedangkan Direksi
(66.7%). Meanwhile, the Board of Directors consisted of five       terdiri dari 5 anggota dengan keterwakilan perempuan 20% (1
members, with 20% female representation (one member),              anggota) dan pembagian ruang lingkup tugas dan tanggung
and clearly defined scopes of responsibilities across key          jawab pada fungsi utama bisnis.
business functions.

Further information regarding the governance structure and         Informasi lebih rinci mengenai struktur dan profil badan tata
profiles of board members is available in the PT TBP Annual        kelola disajikan dalam Laporan Tahunan PT TBP 2025.
Report 2025.




Capacity Building for Governance Bodies [POJK-E.2][GRI 2-17]
Penguatan Kapasitas Badan Tata Kelola

Regulatory changes and industry dynamics require                   Perubahan regulasi dan dinamika industri menuntut badan
governance bodies to continuously enhance their capabilities       tata kelola untuk terus memperbarui kapasitasnya agar
to ensure that oversight and management functions remain           fungsi pengawasan dan pengelolaan tetap berjalan secara
effective. Therefore, the Board of Commissioners and the           efektif. Oleh karena itu, Dewan Komisaris dan Direksi secara
Board of Directors regularly participate in capacity-building      berkala mengikuti kegiatan pengembangan kapasitas untuk
activities to strengthen knowledge and understanding               memperkuat pengetahuan dan pemahaman yang relevan
relevant to their roles and responsibilities, both through         dengan peran dan tanggung jawabnya, baik melalui program
internal programs and activities organized by external parties.    internal maupun kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak
[POJK-E.2] [GRI 2-17]
                                                                   eksternal. [POJK-E.2] [GRI 2-17]

During the reporting year, members of the Board of                 Selama tahun pelaporan, anggota Dewan Komisaris dan
Commissioners and the Board of Directors participated in           Direksi mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran yang
various learning activities covering developments in the           mencakup perkembangan industri nikel dan mineral
nickel and critical minerals industry, global and regional         kritis, dinamika ekonomi global dan regional, tata kelola
economic dynamics, corporate governance, sustainability            perusahaan, keberlanjutan industri pertambangan, serta
in the mining industry, and leadership development. In             penguatan kepemimpinan. Secara keseluruhan, Direksi
total, the Board of Directors participated in 21 capacity-         berpartisipasi dalam 21 sesi kegiatan pengembangan
building sessions, of which 4 sessions (19%), focused on           kapasitas, di mana 4 sesi (19%) di antaranya berfokus pada
sustainability-related topics. Board members actively              topik keberlanjutan. Anggota Direksi terlibat aktif sebagai
involved as participants, speakers, and panelists in industry      peserta, pembicara, dan panelis dalam forum industri,
forums, economic conferences, public policy discussions,           konferensi ekonomi, diskusi kebijakan publik, serta program
and leadership development initiatives. Detailed information       pengembangan kepemimpinan. Informasi lebih lanjut
on the capacity-building sessions attended by the Board of         mengenai sesi pengembangan kapasitas yang diikuti oleh
Directors is provided in the Appendix. [GRI 2-17]                  Direksi disajikan dalam Lampiran. [GRI 2-17]




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk           169
Page 171
Governance Performance Evaluation and Remuneration [GRI 2-10, 2-18, 2-19, 2-20, 2-21]
Penilaian Kinerja Tata Kelola dan Remunerasi

PT TBP applies a structured nomination process to ensure          Untuk memastikan proses nominasi dan remunerasi Dewan
that appointments to the Board of Commissioners and the           Komisaris serta Direksi dilakukan secara objektif dan berbasis
Board of Directors are conducted objectively and based            kompetensi, Perseroan menetapkan mekanisme nominasi
on competence. This process refers to the Board Manual,           yang terstruktur dengan mengacu pada Tata Kerja Dewan
while the implementation of nomination and remuneration           (Board Manual). Sementara itu, mandat pelaksanaan fungsi
functions is carried out by the Board of Commissioners in         nominasi dan remunerasi dijalankan oleh Dewan Komisaris
accordance with the Nomination and Remuneration Charter.          dan diatur dalam Piagam Fungsi Nominasi dan Remunerasi.
[GRI 2-19]                                                        [GRI 2-19]




In the nomination process, the Company prioritizes internal       Di dalam proses nominasi, Perseroan mengutamakan
candidates who have undergone development and evaluation          kandidat internal yang telah melalui tahapan pengembangan
processes. External candidates are considered when required       dan evaluasi. Kandidat eksternal dipertimbangkan apabila
by regulation or when no internal candidates meet the             diwajibkan regulasi atau tidak tersedia kandidat internal yang
required qualifications. [GRI 2-10]                               memenuhi kualifikasi. [GRI 2-10]

As part of strengthening performance accountability, the          Sebagai bagian dari penguatan akuntabilitas kinerja,
Company conducts annual performance evaluations of both           Perseroan melakukan penilaian kinerja Direksi dan
the Board of Directors and the Board of Commissioners. At         Dewan Komisaris setiap tahun. Pada akhir tahun buku,
the end of each financial year, the Board of Directors conducts   Direksi melakukan self-assessment atas pencapaian Key
a self-assessment of the achievement of Key Performance           Performance Indicators (KPI) dan melaporkannya kepada
Indicators (KPIs) and reports the results to the Board of         Dewan Komisaris serta Pemegang Saham Pengendali. Kriteria
Commissioners and the Controlling Shareholder. The                penilaian Direksi mencakup kesesuaian pelaksanaan tugas
evaluation criteria include the alignment of duties performed     dengan peran dan tanggung jawabnya serta pencapaian KPI,
with assigned roles and responsibilities, as well as the          termasuk KPI yang memuat aspek keberlanjutan. Dewan
achievement of KPIs, including those related to sustainability    Komisaris juga melakukan penilaian mandiri sebagai dasar
aspects.The Board of Commissioners also performs a self-          perbaikan kinerja dan pertimbangan pengangkatan kembali
assessment as a basis for performance improvement and             pada periode berikutnya. Hasil penilaian kinerja Direksi dan
considerations for reappointment in the subsequent term.          Dewan Komisaris disampaikan kepada pemegang saham
The results of these performance evaluations are presented to     dalam forum Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
shareholders at the Annual General Meeting of Shareholders        (RUPST).[GRI 2-18]
(AGMS). [GRI 2-18]

Remuneration for the Board of Commissioners and the               Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan
Board of Directors is determined by taking into account the       dengan mempertimbangkan tanggung jawab jabatan,
responsibilities of the position, performance evaluation          penilaian kinerja, kondisi keuangan Perseroan, dan praktik
results, the Company’s financial condition, and industry          industri. Komponen remunerasi terdiri atas honorarium
practices. Remuneration components include honorarium             atau gaji, bonus, serta tunjangan termasuk natura. Informasi
or salary, bonuses, and benefits, including benefits in kind.     remunerasi total selama tahun 2025 disajikan dalam Laporan
Detail remuneration information for 2025 is disclosed in the      Tahunan 2025 PT TBP. [GRI 2-19, 2-20, 2-21]
PT TBP Annual Report 2025. [GRI 2-19, 2-20, 2-21]




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk            170
Page 172
Internal Control and Enterprise Risk Management [GRI 2-12, 2-13]
Pengendalian Internal dan Manajemen Risiko Perusahaan

PT TBP’s operations are exposed to various risks that must be     Operasi PT TBP menghadapi berbagai risiko yang harus
managed to maintain operational control, reporting reliability,   dikelola untuk menjaga pengendalian operasional,
and compliance. Therefore, the Company implements risk            keandalan pelaporan, dan kepatuhan. Karena itu, Perseroan
management based on ISO 31000 and internal controls that          menerapkan manajemen risiko yang mengacu pada ISO
adopt the Committee of Sponsoring Organizations of the            31000 serta pengendalian internal yang mengadopsi kerangka
Treadway Commission (COSO) framework.                             Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway
                                                                  Commission (COSO).

This framework integrates internal control with risk              Kerangka ini mengintegrasikan pengendalian internal dengan
management through risk assessment and control activities         manajemen risiko melalui penilaian risiko dan aktivitas
to prevent and mitigate risks that may affect reporting,          pengendalian untuk mencegah dan memitigasi risiko yang
operations, and compliance.                                       dapat memengaruhi pelaporan, operasional, dan kepatuhan.

Within the governance structure, the Board of Commissioners       Dalam struktur tata kelola, Dewan Komisaris mengawasi
oversees the implementation of internal control systems           penerapan sistem pengendalian internal dan manajemen
and risk management through the Audit Committee, while            risiko melalui Komite Audit, sementara Direksi memastikan
the Board of Directors ensures implementation and periodic        penerapan dan peninjauan berkala. Direksi mendelegasikan
review. The Board of Directors delegates the coordination of      koordinasi manajemen risiko kepada Fungsi Manajemen
risk management to the Risk Management Function, which            Risiko, yang setiap triwulan menyampaikan pelaporan terkait
reports quarterly on the risk management process to the           proses manajemen risiko kepada Komite Etik dan Risiko.
Ethics and Risk Committee. The effectiveness of internal          Efektivitas pengendalian internal dievaluasi oleh Departemen
controls is evaluated by the Internal Audit Department (IAD)      Audit Internal (DAI) dan didokumentasikan dalam Laporan
and documented in Audit Reports (Laporan Hasil Audit/LHA),        Hasil Audit (LHA) yang memuat rekomendasi perbaikan.
which include recommendations for improvement. [GRI 2-12, 2-13]   [GRI 2-12, 2-13]




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk     171
Page 173
Business Ethics
Etika Bisnis
The Company places business ethics as a key control                       Perseroan menempatkan etika bisnis sebagai fondasi
foundation built upon the HARITA core values—Humility,                    pengendalian yang dibangun dari nilai inti HARITA (Humility,
Achievement Oriented, Respect for Every Individual, Integrity,            Achievement Oriented, Respect for Every Individual, Integrity,
Teamwork, and Accountability. These values are translated                 Teamwork, Accountability). Nilai-nilai tersebut diterjemahkan
into the Code of Ethics and Conduct, which serves as a                    ke dalam Kode Etik dan Perilaku sebagai standar bagi organ
standard for governance bodies and employees, as well as                  tata kelola dan karyawan, sekaligus rujukan dalam hubungan
a reference in the Company’s engagement with business                     kerja dengan mitra usaha.
partners.

Code of Ethics and Conduct
Kode Etik dan Perilaku
PT TBP adopts a Code of Ethics and Conduct as a framework                 Perseroan menerapkan Kode Etik dan Perilaku untuk
to guide professional behavior and to define acceptable                   memandu perilaku kerja profesional dan menetapkan
standards in carrying out business activities, including routine          batasan yang jelas dalam pelaksanaan aktivitas bisnis,
operational decisions.                                                    termasuk dalam pengambilan keputusan sehari-hari.

This guideline strengthens the consistent application of good             Pedoman ini memperkuat konsistensi penerapan prinsip tata
corporate governance principles and supports the creation of              kelola perusahaan yang baik serta mendukung terciptanya
a responsible and ethical work environment.                               lingkungan kerja yang bertanggung jawab dan beretika.

The Company’s Code of Ethics and Conduct is accessible                    Kode Etik dan Perilaku Perseroan dapat diakses di situs web
through the Company’s official website. [POJK-E.4]                        Perseroan. [POJK-E.4]


      Scope of the Code of Ethics and Conduct
      Ruang Lingkup Pedoman Etika dan Perilaku

      Relations among
           Relations among                                                                 Protection of
                                   Promotes respectful, professional, and integrity-based interactions           Conflicts
                                                                                                       among employees andof Interest
           PT TBP Members          governance bodies, including collaboration with subsidiaries.
           Hubungan antara         Didasarkan pada prinsip saling menghormati, integritas, dan profesionalisme dalam seluruh interaksi
           Anggota PT TBP          internal, termasuk dengan entitas anak perusahaan.


      Relations among                                                                      Protection of            Conflicts of Interest
           Relations with
           Stakeholders            Encourages ethical and professional conduct in interactions with stakeholders and external
           Hubungan dengan         parties.
           Pemangku                Menjunjung perilaku etis dan profesional dalam berinteraksi dengan pemangku kepentingan.
           Kepentingan

      Relations among
           Occupational                                                                     Protection of          Conflicts of Interest
           Health, Safety,         Affirms the responsibility of all personnel to comply with occupational health and safety standards
           and Environment         and to contribute to the Company’s environmental stewardship commitments.
           Keselamatan dan         Menegaskan tanggung jawab setiap anggota untuk mematuhi standar K3 dan mendukung komitmen
           Kesehatan Kerja serta   perseroan terhadap perlindungan lingkungan.
           Lingkungan Hidup

      Relations among                                                                      Protection of             Conflicts of Interest
           Protection of           Prevents situations where personal interests may interfere with the interests of the Company,
           Company Assets          including restrictions on gratification or other undue advantages.
           Perlindungan Aset       Mencakup pengawasan dan penggunaan aset, kerahasiaan informasi, Hak atas Kekayaan Intelektual
           Perseroan               (HAKI), dan Kesetaraan kesempatan kerja.


      Relations among                                                                      Protection of             Conflicts of Interest
           Conflicts of Interest    Prevents situations where personal interests may interfere with the interests of the Company,
           and Gratification        including restrictions on gratification or other undue advantages.
           Benturan
           Kepentingan dan         Menghindari konflik antara kepentingan pribadi dan perseroan, termasuk larangan gratifikasi dan
           Gratifikasi              keuntungan yang tidak semestinya.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                       PT Trimegah Bangun Persada Tbk                  172
Page 174
Anti-Bribery, Corruption, and Money Laundering Policy [GRI 3-3, 205-1, 205-2, 205-3, 415-1, 14.22.1, 14.22.2,
14.22.3, 14.22.4, 14.22.5, 14.24.2] [SASB EM-MM-510a.1]

Kebijakan Anti-Suap, Korupsi, dan Pencucian Uang
As a mining company with high governance risk exposure,                 Sebagai perusahaan pertambangan dengan eksposur risiko
PT TBP implements a zero-tolerance policy toward bribery                tata kelola yang tinggi, PT TBP menerapkan kebijakan
or gratification, corruption, and money laundering through              tanpa toleransi (zero tolerance) terhadap penyuapan atau
its Anti-Bribery, Corruption, and Money Laundering (ABCML)              gratifikasi, korupsi, dan pencucian uang melalui Kebijakan
Policy. The policy prohibits all forms of political contributions       Anti-Bribery, Corruption, and Money Laundering (ABCML).
and restricts the use of company resources for political                Kebijakan tersebut melarang semua bentuk kontribusi politik
purposes. [GRI 415-1, 14.24.2]                                          dan membatasi penggunaan sumber daya perusahaan untuk
                                                                        tujuan politik. [GRI 415-1, 14.24.2]

This policy applies to the Board of Commissioners, the                  Kebijakan ini berlaku bagi Dewan Komisaris, Direksi,
Board of Directors, employees, as well as business partners             karyawan, serta mitra usaha di seluruh Grup. Ketentuan dalam
across the Group. The provisions of this policy emphasize               kebijakan ini menegaskan larangan pemberian maupun
the prohibition of giving or receiving improper benefits, the           penerimaan keuntungan yang tidak patut, pengaturan hadiah
regulation of gifts to ensure they are managed transparently,           agar dikelola secara transparan, serta penguatan kontrol atas
and the strengthening of controls over transactions and                 transaksi dan kepatuhan. Rincian kebijakan ABCML dapat
compliance. Details of the ABCML policy can be accessed                 diakses melalui situs web PT TBP. [GRI, 3-3, 14.22.1]
through the PT TBP website. [GRI, 3-3, 14.22.1]

The Company conducts periodic risk assessments related to               Perseroan melakukan penilaian risiko terkait penyuapan,
bribery, corruption, and money laundering to map exposure               korupsi, dan pencucian uang secara berkala untuk
levels and determine control priorities. In 2025, the results of        memetakan tingkat eksposur serta menetapkan prioritas
these assessments indicated that no material risks related to           pengendalian. Pada tahun 2025, hasil penilaian tersebut
these issues were identified. [GRI 205-1, 14.22.2][SASB EM-MM-510a.1]   menunjukkan bahwa tidak terdapat risiko material yang
                                                                        teridentifikasi terkait isu-isu tersebut.[GRI 205-1, 14.22.2][SASB EM-MM-510a.1]

The commitment to preventing bribery, corruption, and                   Komitmen pencegahan penyuapan, korupsi, dan pencucian
money laundering is also integrated into relationships with             uang juga diintegrasikan dalam hubungan dengan mitra
business partners through an Integrity Pact attached to                 usaha melalui Pakta Integritas yang dilampirkan dalam
contracts with contractors and suppliers. This document is              kontrak dengan kontraktor dan pemasok. Dokumen tersebut
available and accessible through the PT TBP website. [GRI 14.22.5]      tersedia dan dapat diakses melalui situs web PT TBP. [GRI 14.22.5]

In addition, materials related to the ABCML policy are regularly        Selain itu, materi mengenai kebijakan ABCML secara rutin
delivered through induction programs at operational sites for           disampaikan dalam program induksi di lokasi operasional
employees and contractor workers and through the PowerPlus              bagi karyawan dan tenaga kerja kontraktor, serta melalui
online learning platform. The training has been completed by            platform pembelajaran daring PowerPlus. Pelatihan tersebut
17 members of the Board of Directors, representing 100% of              telah diselesaikan oleh 17 anggota Direksi atau 100% dari total
the total Board, as well as 27,395 employees, or 100% of the            Direksi, serta 27.395 karyawan atau 100% dari total karyawan
total workforce across all business units.[GRI 205-2, 14.22.3]          di seluruh unit bisnis. [GRI 205-2, 14.22.3]

Throughout 2025, there were no confirmed incidents                      Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat insiden korupsi yang
of corruption, no sanctions imposed on employees, no                    terkonfirmasi, tidak ada sanksi terhadap karyawan maupun
termination of contracts with business partners due to                  penghentian kontrak mitra usaha akibat pelanggaran terkait
corruption-related violations, and no public legal cases filed          korupsi, serta tidak terdapat perkara hukum publik yang
against the Company or its employees related to such issues.            diajukan terhadap Perseroan atau karyawannya terkait isu
[GRI 205-3, 14.22.4][SASB EM-MM-510a.1]
                                                                        tersebut. [GRI 205-3, 14.22.4][SASB EM-MM-510a.1]




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                       PT Trimegah Bangun Persada Tbk                        173
Page 175
Conflict of Interest Management [GRI 2-15]
Pengelolaan Benturan Kepentingan
PT TBP’s diverse business activities and engagement with        Struktur usaha PT TBP yang kompleks dan melibatkan
multiple stakeholders may give rise to situations where         berbagai pemangku kepentingan meningkatkan potensi
personal interests could interfere with objective decision-     benturan kepentingan yang dapat mempengaruhi objektivitas
making. To manage such risks, the Company has established       pengambilan keputusan. PT TBP menetapkan Kebijakan
a Conflict of Interest Policy that outlines procedures for      Konflik Kepentingan untuk mengatur mekanisme identifikasi,
identifying, declaring, and addressing potential conflicts      pengungkapan, dan penanganan potensi konflik, baik yang
of interest, whether actual, potential, or perceived. This      bersifat aktual, potensial, maupun yang dapat dipersepsikan.
policy applies across the Company and entities within its       Kebijakan ini berlaku bagi Perseroan dan entitas dalam
scope, including interactions with business partners and        cakupan penerapannya, termasuk dalam interaksi dengan
service providers. Further information regarding the Conflict   mitra kerja dan penyedia jasa. Rincian Kebijakan Konflik
of Interest Policy can be accessed through the Company’s        Kepentingan dapat diakses melalui situs web Perseroan.
Website. [GRI 2-15]                                             [GRI 2-15]




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                           PT Trimegah Bangun Persada Tbk           174
Page 176
About This Report
Tentang Laporan Ini
PT TBP’s 2025 Sustainability Report marks the Company’s            Laporan Keberlanjutan 2025 PT TBP merupakan laporan
fourth sustainability report publication. Published                keberlanjutan keempat yang diterbitkan Perseroan. Laporan
annually, this report outlines the Company’s performance           yang diterbitkan setiap tahun ini menyajikan kinerja dan
and management approach in addressing economic,                    pendekatan pengelolaan dampak ekonomi, sosial, dan
environmental, and social impacts, while serving as a key          lingkungan Perseroan dan disusun sebagai sarana komunikasi
communication tool for stakeholders. [GRI 2-3]                     yang komprehensif bagi seluruh pemangku kepentingan.
                                                                   [GRI 2-3]




This report has been reviewed and approved by the Board            Laporan ini telah ditinjau dan disetujui oleh Direksi untuk
of Directors to ensure that the values conveyed herein are         memastikan nilai-nilai yang tertuang dalam laporan ini
aligned with the Company’s vision and mission. Through this        sesuai dengan visi misi perseroan. Melalui laporan ini, PT
report, PT TBP reaffirms its commitment to responsible and         TBP menegaskan komitmennya terhadap praktik bisnis yang
sustainable business practices, including the principles of        bertanggung jawab dan berkelanjutan, termasuk prinsip
transparency, accountability, and constructive stakeholder         transparansi, akuntabilitas, dan keterlibatan pemangku
engagement. [GRI 2-3, 2-14]                                        kepentingan yang konstruktif.[GRI 2-3, 2-14]



Reporting Principles and References [POJK-G.4][GRI 2-27]
Prinsip dan Referensi Pelaporan
This report has been prepared in accordance with prevailing        Laporan ini disusun dengan mengacu pada peraturan
national regulations and internationally recognized                nasional yang berlaku serta standar internasional yang diakui
frameworks. The preparation process is guided by key               secara luas. Prinsip-prinsip utama pelaporan keberlanjutan,
reporting principles—materiality, completeness, balance,           termasuk relevansi, kelengkapan, keseimbangan, akurasi,
accuracy, clarity, and comparability—to ensure the quality         kejelasan, dan keterbandingan, menjadi landasan dalam
and reliability of disclosed information.                          penyusunan seluruh konten laporan.

The guidelines and standards referenced include:                   Pedoman dan standar yang diacu mencakup:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/                 1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/
   POJK.03/2017 and Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan               POJK.03/2017 and Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
   (SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021: Compliance with                      (SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021: Pemenuhan persyaratan
   sustainability reporting requirements set by Indonesia’s           pelaporan keberlanjutan yang ditetapkan oleh Otoritas
   Financial Services Authority (OJK).                                Jasa Keuangan (OJK) Indonesia.
2. Global Reporting Initiative (GRI) Standards: The report         2. Standar Global Reporting Initiative (GRI): Penyusunan
   has been prepared in accordance with the Global Reporting          laporan mengacu (in accordance) pada Standar Global
   Initiative (GRI) Standards.                                        Reporting Initiative (GRI) untuk laporan keberlanjutan.
3. GRI 14: Mining Sector Standard: Alignment with sector-          3. GRI 14 Mining Sector Standards: Penyelarasan dengan
   specific standards to reflect mining industry best practices.      standar spesifik guna mencerminkan praktik terbaik
4. International Financial Reporting Standards (IFRS) S1              sektor pertambangan.
   and S2: Early adoption of sustainability-related financial      4. International Financial Reporting Standards (IFRS) S1
   disclosure standards, including alignment with Taskforce           dan S2: Adopsi dini IFRS terkait pengungkapan keuangan
   on Climate-related Financial Disclosures (TCFD),                   berbasis keberlanjutan, yang juga mencakup Taskforce on
   Taskforce on Nature-related Financial Disclosures                  Climate-related Financial Disclosures (TCFD), Taskforce
   (TNFD), and SASB Metals and Mining Standards.                      on Nature-related Financial Disclosures (TNFD), dan
                                                                      SASB Metals dan Mining Standards.

To further strengthen its approach, the Company also seeks         Sebagai penguatan, kami juga berupaya menyelaraskan
alignment with internationally recognized frameworks,              praktik operasional dan pengelolaan keberlanjutan dengan
including the International Council on Mining and Metals           berbagai kerangka kerja internasional yang diakui, termasuk
(ICMM), the International Finance Corporation (IFC)                International Council on Mining and Metals (ICMM) serta
Performance Standards within the Economic Co-operation             International Finance Corporation (IFC) Performance
and Development (OECD) framework, and other standards              Standards dalam kerangka Organisation for Economic Co-
relevant to the mining sector.                                     operation and Development (OECD), dan standar-standar lain
                                                                   yang relevan dengan sektor pertambangan.



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk           175
Page 177
Scope and Reporting Boundary [GRI 2-2, 2-3]
Ruang Lingkup dan Batasan Laporan

This Sustainability Report covers data and information for the   Laporan Keberlanjutan ini mencakup data dan informasi
reporting period from January 1, 2025 to December 31, 2025.      untuk periode pelaporan selama 1 Januari 2025 hingga 31
[GRI 2-3]
                                                                 Desember 2025. [GRI 2-3]

To support the reporting principles of comparability and         Untuk mendukung prinsip pelaporan terkait komparabilitas
consistency, the Company also presents three-year historical     dan konsistensi, Perseroan juga menyajikan tren data
data trends, with the reported figures following the reporting   historis tiga tahun, dengan angka yang dilaporkan mengikuti
scope applicable in each respective year. In its presentation,   cakupan pelaporan pada masing-masing tahun. Dalam
all numerical data in tables, charts, and infographics follow    penyajian, seluruh data numerik pada tabel, grafik, dan
English conventions, while numerical data in both English and    infografik menggunakan kaidah bahasa Inggris, sedangkan
Indonesian text are presented according to their respective      data numerik dalam teks bahasa Inggris maupun Indonesia
usage contexts.                                                  ditampilkan sesuai konteks penggunaannya.

The financial data presented in this Sustainability Report are   Data keuangan yang disajikan dalam Laporan Keberlanjutan
consolidated figures referring to the Company’s Consolidated     ini merupakan data konsolidasi yang mengacu pada Laporan
Financial Statements, which have been audited by a Public        Keuangan Konsolidasian Perseroan yang telah diaudit oleh
Accounting Firm.                                                 Kantor Akuntan Publik.

Apart from financial data, the environmental and social          Selain data keuangan, pengungkapan lingkungan dan sosial
disclosures in this Sustainability Report, as well as the        di dalam Laporan Keberlanjutan ini, serta dalam asurans
limited assurance, cover performance data of the Company         terbatas, mencakup data kinerja Perseroan dan beberapa
and certain subsidiaries and affiliates that are already in      entitas anak dan afiliasi yang sudah beroperasi, yaitu:
operation, namely:                                               1. PT Trimegah Bangun Persada Tbk
1. PT Trimegah Bangun Persada Tbk                                2. PT Gane Permai Sentosa
2. PT Gane Permai Sentosa                                        3. PT Megah Surya Pertiwi
3. PT Megah Surya Pertiwi                                        4. PT Halmahera Jaya Feronikel
4. PT Halmahera Jaya Feronikel                                   5. PT Jikodolong Megah Pertiwi
5. PT Jikodolong Megah Pertiwi                                   6. PT Gane Tambang Sentosa
6. PT Gane Tambang Sentosa                                       7. PT Halmahera Persada Lygend
7. PT Halmahera Persada Lygend                                   8. PT Obi Nickel Cobalt
8. PT Obi Nickel Cobalt                                          9. PT Karunia Permai Sentosa
9. PT Karunia Permai Sentosa                                     10. PT Dharma Cipta Mulia
10. PT Dharma Cipta Mulia

Additionally, the following six subsidiaries and affiliates      Selain itu, enam entitas anak dan afiliasi berikut direferensikan
are referenced in the Sustainability Report narrative as the     dalam narasi Laporan Keberlanjutan karena entitas tersebut
entities are not yet operational:                                belum beroperasi:
1. PT Baja Jaya Lestari                                          1. PT Baja Jaya Lestari
2. PT Cipta Kemakmuran Mitra                                     2. PT Cipta Kemakmuran Mitra
3. PT Karya Tambang Sentosa                                      3. PT Karya Tambang Sentosa
4. PT Obi Stainless Steel                                        4. PT Obi Stainless Steel
5. PT Obi Anugerah Mineral                                       5. PT Obi Anugerah Mineral
6. PT Kreasi Kemakmuran Tambang                                  6. PT Kreasi Kemakmuran Tambang

Restatement [GRI 2-4]
Pernyataan Kembali
To enhance data accuracy and consistency, the Company            Sebagai bagian dari upaya menjaga akurasi dan konsistensi,
has made limited restatements to previously disclosed            Perseroan melakukan beberapa penyesuaian (restatement)
information, particularly in relation to:                        terhadap data yang telah dilaporkan pada periode
1. Number of workers covered by the occupational health and      sebelumnya, khususnya untuk data terkait:
   safety management system & critical incident management       1. Jumlah pekerja yang dicakup oleh sistem manajemen
   in 2024                                                          kesehatan dan keselamatan kerja & manajemen insiden
2. Watershed Rehabilitation Program (DAS) areas managed             kritis tahun 2024
   and seedlings planted in 2023 and 2024                        2. Program Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) area yang
                                                                    dikelola dan bibit yang ditanam tahun 2023 dan 2024

Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk              176
Page 178
3. Number of local suppliers, total suppliers, and local           3. Jumlah pemasok lokal, total pemasok, dan pengadaan
   procurement in 2024                                                lokal tahun 2024
4. Species calculation based on the IUCN Red List classification   4. Perhitungan spesies berdasarkan klasifikasi Daftar Merah
   in 2023 and 2024                                                   IUCN tahun 2023 dan 2024
5. Total procurement cost of mangrove seedlings in 2024            5. Total biaya pengadaan bibit mangrove tahun 2024
6. Total Scope 3 GHG emissions in 2024                             6. Jumlah total emisi GRK Scope 3 tahun 2024

This restatement was made due to data updates related              Pernyataan kembali ini dikarenakan terdapat pemutakhiran
to changes in methodology, expansion of business unit              data terkait perubahan metodologi, penambahan cakupan
coverage, methodology updates, and adjustments to data             unit bisnis, pembaruan metodologi, dan penyesuaian
calculations.                                                      kalkulasi data.



External Assurance [POJK-G.1][GRI 2-5]
Asurans Eksternal
To strengthen the credibility of the information disclosed in      Sebagai bagian dari penguatan kredibilitas pelaporan,
this report, the Company engaged KAP Purwanto Susanti              Perseroan melakukan perikatan dengan KAP Purwanto
dan Surja, a member firm of Ernst & Young Global Limited,          Susanti dan Surja, firma anggota Ernst & Young Global
(KAP PSS - EY) to perform an independent limited assurance         Limited (KAP PSS - EY) untuk melaksanakan asurans terbatas
engagement on selected disclosures in the Sustainability           independen atas pengungkapan yang dipilih dalam Laporan
Report.                                                            Keberlanjutan.

The assurance statement is presented in the Assurance              Laporan asurans disajikan pada bagian Laporan Asurans di
Statement section on page 247. Data from 2025 marked with          halaman 247. Data tahun 2025 yang ditandai dengan simbol
the symbol     Assured has received limited assurance from             Assured   telah memperoleh asurans terbatas dari KAP
KAP PSS - EY.                                                      PSS - EY.

KAP PSS - EY is an independent party and is not involved in        KAP PSS - EY adalah pihak independen dan tidak terlibat
this Sustainability Report development process. Therefore,         dalam proses penyusunan Laporan Keberlajutan ini. Oleh
KAP PSS - EY does not have any conflict of interest and the        karena itu, KAP PSS - EY tidak memiliki benturan kepentingan
quality of the limited assurance process is maintained.            dan kualitas proses pelaksanaan asurans terbatas tetap
                                                                   terjaga.

Green House Gas (GHG) emission and energy data were                Data emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan energi telah diverifikasi
assured against the ISO 14064-1:2018 and the GHG Protocol          (verified/assured) berdasarkan standar ISO 14064-1:2018 dan
Corporate Accounting and Reporting Standard (revised               GHG Protocol Corporate Accounting and Reporting Standard
edition) by PT Intertek Utama Services.                            (revisi terbaru) oleh PT Intertek Utama Services.

Verified information is marked with symbol         Assured         Informasi yang telah diverifikasi tersebut ditandai dengan
throughout the report.                                             simbol		 Assured di seluruh laporan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk           177
Page 179
Material Topics and Disclosure References [GRI 3-2]
Topik Material dan Referensi Pengungkapan

Through the 2025 materiality assessment process, the                 Melalui proses penilaian materialitas tahun 2025, Perseroan
Company identified fourteen material topics. These topics            mengidentifikasi empat belas topik material. Daftar topik
differ from those in 2024, reflecting updates in impact, risk,       material tersebut berbeda dari tahun 2024, seiring pembaruan
and opportunity assessments, as well as stakeholder input            penilaian atas dampak, risiko, dan peluang serta masukan
and evolving business dynamics.                                      pemangku kepentingan dan dinamika bisnis Perseroan.




                                                                           Disclosure References
                                                                          Referensi Pengungkapan
           Material Topic
           Topik Material
                                                             GRI                                        SASB

                                                                                      EM-MM-160a.1–160a.3: Biodiversity
 Biodiversity                            101: Biodiversity 2024                       Impacts
 Keanekaragaman Hayati                   101: Keanekaragaman Hayati 2024              EM-MM-160a.1–160a.3: Dampak
                                                                                      Keanekaragaman Hayati
                                         303: Water and Effluents 2018;
                                                                                      EM-MM-140a.1–140a.2: Water
 Water and Effluent Management           306: Effluents and Waste 2016
                                                                                      Management
 Pengelolaan Air & Efluen                303: Air dan Efluen 2018
                                                                                      EM-MM-140a.1–140a.2: Pengelolaan Air
                                         306: Efluen dan Limbah 2016
                                                                                      EM-MM-540a.1–540a.3: Tailings Storage
 Tailings Management                     14.6: Tailings 2024                          Facilities Management
 Pengelolaan Tailing                     14.6: Endapan (tailings) 2024                EM-MM-540a.1–540a.3: Pengelolaan
                                                                                      Fasilitas Penyimpanan Tailing
 Post-Mining Closure & Rehabilitation
                                         14.8: Closure and Rehabilitation 2024
 Penutupan dan Rehabilitasi
                                         14.8: Penutupan dan Rehabilitasi 2024
 Pasca-penambangan
                                                                                      EM-MM-110a.1–110a.2: GHG Emissions
                                         302: Energy 2016;
                                                                                      EM-MM-120a.1: Air Quality
                                         305: Emissions 2016;
                                                                                      EM-MM-130a.1: Energy Management
 Climate Action                          201: Economic Performance 2016
                                                                                      EM-MM-110a.1–110a.2: Emisi Gas Rumah
 Aksi Iklim                              302: Energi 2016
                                                                                      Kaca (GRK)
                                         305: Emisi 2016
                                                                                      EM-MM-120a.1: Kualitas Udara
                                         201: Kinerja Ekonomi 2016
                                                                                      EM-MM-130a.1: Manajemen Energi
                                                                                      EM-MM-150a.1–150a.10: Waste &
 Waste Management                        306: Waste 2020                              Hazardous Materials Management
 Pengelolaan Limbah                      306: Limbah 2020                             EM-MM-150a.1–150a.10: Pengelolaan
                                                                                      Limbah & Bahan Berbahaya




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                 PT Trimegah Bangun Persada Tbk         178
Page 180
                                                                  Disclosure References
                                                                 Referensi Pengungkapan
          Material Topic
          Topik Material
                                                      GRI                                         SASB

                                   408: Child Labor 2016;
                                   409: Forced Labor 2016;
                                   410: Security Practices 2016;
                                   411: Rights of Indigenous Peoples 2016;
                                   412: Human Rights Assessment 2016;
                                   14.11: Rights of Indigenous Peoples 2024;
                                                                                  EM-MM-210a.2-210a.3: Human Rights &
                                   14.12: Land and Resource Rights 2024
Human Rights                                                                      Indigenous Peoples
                                   408: Pekerja Anak 2016
Hak Asasi Manusia                                                                 EM-MM-210a.2-210a.3: Hak Asasi Manusia
                                   409: Kerja Paksa atau Wajib Kerja 2016
                                                                                  & Masyarakat Adat
                                   410: Praktik Keamanan 2016
                                   411: Hak Masyarakat Adat 2016
                                   412: Penilaian Hak Asasi Manusia 2016
                                   14.11: Hak-hak Masyarakat Adat 2024
                                   14.12: Hak atas Tanah dan Sumber Daya
                                   2024
                                   411: Indigenous Peoples 2016;
                                   413: Local Communities 2016;
                                   14.10: Local Communities 2024
Resettlement                       14.11: Rights of Indigenous Peoples 2024
Pemukiman Kembali (Resettlement)   411: Hak Masyarakat Adat 2016
                                   413: Masyarakat Setempat 2016
                                   14.10: Masyarakat Setempat 2024
                                   14.11: Hak-hak Masyarakat Adat 2024
                                   201: Economic Performance 2016;
                                   202: Market Presence 2016;
                                   203: Indirect Economic Impacts 2016;
                                   207: Tax 2019;
Economic Impact                    14.9: Economic Impacts 2024
Dampak Ekonomi                     201: Kinerja Ekonomi 2016
                                   202: Keberadaan Pasar 2016
                                   203: Dampak Ekonomi Tidak Langsung 2016
                                   207: Pajak 2019
                                   14.9: Dampak Ekonomi 2024


                                   413: Local Communities 2016;                   EM-MM-210b.1-210b.2: Community
Community Relations                14.10: Local Communities 2024                  Relations
Hubungan dengan Masyarakat         413: Masyarakat Setempat 2016                  EM-MM-210b.1-210b.2: Hubungan dengan
                                   14.10: Masyarakat Setempat 2024                Masyarakat




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk      179
Page 181
                                                                 Disclosure References
                                                                Referensi Pengungkapan
          Material Topic
          Topik Material
                                                      GRI                                      SASB

                                   401: Employment 2016;
                                   402: Labor/Management Relations 2016;
                                   404: Training & Education 2016;
                                   405: Diversity & Equal Opportunity 2016;
                                   406: Non-discrimination 2016;
                                   407: Freedom of Association 2016
                                                                             EM-MM-310a.1-310a.2: Labor Practices
Human Capital Management           401: Kepegawaian 2016
                                                                             EM-MM-310a.1-310a.2: Praktik
Pengelolaan Sumber Daya Manusia    402: Hubungan Tenaga Kerja 2016
                                                                             Ketenagakerjaan
                                   404: Pelatihan dan Pendidikan 2016
                                   405: Keanekaragaman dan Peluang Setara
                                   2016
                                   406: Nondiskriminasi 2016
                                   407: Kebebasan Berserikat dan Perundingan
                                   Kolektif 2016



                                   403: Occupational Health and Safety 2018;   EM-MM-320a.1: Occupational Health and
Occupational Health and Safety
                                   14.15: Crisis Management 2024               Safety
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
                                   403: Kesehatan dan Keselamatan Kerja 2018   EM-MM-320a.1: Kesehatan & Keselamatan
(K3)
                                   14.15 Manajemen Krisis 2024                 Kerja



                                   204: Procurement Practices 2016;
                                   308: Supplier Environmental Assessment
                                   2016;
Supply Chain Management
                                   414: Supplier Social Assessment 2016
Pengelolaan Rantai Pasok
                                   204: Praktik Pengadaan 2016
                                   308: Penilaian Lingkungan Pemasok 2016
                                   414: Penilaian Sosial Pemasok 2016


                                   205: Anti-corruption 2016;                  EM-MM-510a.1: Business Ethics &
Business Ethics and Compliance     415: Public Policy 2016                     Transparency
Etika Bisnis dan Kepatuhan         205: Antikorupsi 2016                       EM-MM-510a.1: Etika Bisnis &
                                   415: Kebijakan Publik 2016                  Transparansi




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                          PT Trimegah Bangun Persada Tbk       180
Page 182
Feedback and Contact [POJK-C.2, G.2, G.3][GRI 2-3]
Umpan Balik dan Kontak

During the reporting period, the Company received no            Selama periode pelaporan, Perseroan tidak menerima umpan
feedback items related to the 2024 Sustainability Report        balik terkait Laporan Keberlanjutan 2025 melalui saluran
through the established feedback channels. Nevertheless, the    umpan balik yang disediakan. Meskipun demikian, Perseroan
Company remains committed to continuously improving its         tetap melakukan penyempurnaan pelaporan secara
reporting practices in line with stakeholder expectations and   berkelanjutan dengan mengidentifikasi peluang perbaikan
evolving industry practices.                                    dan menerapkan inisiatif yang selaras dengan ekspektasi
                                                                pemangku kepentingan serta praktik terbaik industri.



    Questions, suggestions, or feedback regarding this report can be
    submitted to:
    Pertanyaan, masukan, atau umpan balik terkait laporan ini dapat
    disampaikan melalui:
                                                                                               https://bit.ly/HaritaNickel-2025SR-
                                                                                                          FeedbackForm




               PT Trimegah Bangun Persada Tbk                       Telephone
                                                                                   +62-21 572 2924
               Gedung Bank Panin, 2nd Floor                         Telepon
               Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1
               Central Jakarta 10270                                Facsimile
                                                                                   +62-21 7278 9908
                                                                    Faksimile
               PT Trimegah Bangun Persada Tbk                       Website
               Gedung Bank Panin Lt. 2                                             www.tbpnickel.com
                                                                    Situs web
               Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1
               Jakarta Pusat 10270
                                                                    Email          tbp.corsec@haritanickel.com




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                          PT Trimegah Bangun Persada Tbk                    181
Page 183
Independent Review Statement
Pernyataan Tinjauan Independen
This third-party review was conducted by Nicolas Delange,          Tinjauan pihak ketiga ini dilakukan oleh Nicolas Delange,
an expert in non-financial reporting and managing partner          seorang ahli pelaporan non-keuangan dan Managing Partner
of Yever, a sustainability consultancy serving clients in          Yever, sebuah konsultan keberlanjutan yang melayani klien di
ASEAN, with the assistance of Vicky Bowman, a business and         kawasan ASEAN, dengan dukungan Vicky Bowman, seorang
human rights expert with in-depth experience of mining, who        pakar bisnis dan hak asasi manusia yang memiliki pengalaman
contributed her time and expertise pro bono.                       mendalam di sektor pertambangan dan memberikan waktu
                                                                   serta keahliannya secara pro bono.

This was the second year that PT Trimegah Bangun Persada           Ini merupakan tahun kedua PT Trimegah Bangun Persada
Tbk (PT TBP) or Harita Nickel invited us to review their           Tbk (PT TBP) atau Harita Nickel mengundang kami untuk
sustainability report. As in 2025, our main goal was to assess     meninjau laporan keberlanjutannya. Seperti pada tahun 2025,
whether the report addresses material issues and provides          tujuan utama kami adalah menilai apakah laporan tersebut
stakeholders and readers with relevant, useful information.        membahas isu-isu material dan menyediakan informasi yang
                                                                   relevan serta bermanfaat bagi para pemangku kepentingan
                                                                   dan pembaca.

To do this more effectively, we requested a visit to Obi Island,   Untuk melakukan penilaian secara lebih efektif, kami
to see the rapidly growing scale of Harita Nickel’s operations     meminta untuk melakukan kunjungan ke Pulau Obi guna
and engage with internal and external stakeholders. We             melihat secara langsung pertumbuhan pesat skala operasi
visited Jakarta and Obi from 9-16 March 2026 and met,              Harita Nickel serta berinteraksi dengan para pemangku
inter alia, PT TBP’s Sustainability Director and HSE Director,     kepentingan internal dan eksternal. Kami mengunjungi
members of the sustainability team, various managers               Jakarta dan Obi pada 9–16 Maret 2026 dan bertemu, antara
based in Obi and representatives of external communities.          lain, dengan Direktur Sustainability dan Direktur HSE PT TBP,
This allowed us to discuss Harita Nickel’s current approach        anggota tim keberlanjutan, berbagai manajer yang berbasis
and performance, including reporting on material topics. It        di Obi, serta perwakilan komunitas eksternal. Kunjungan ini
was also an opportunity to follow up on issues raised in our       memungkinkan kami mendiskusikan pendekatan dan kinerja
review of the 2024 report, such as production and use of           Harita Nickel saat ini, termasuk pelaporan atas topik-topik
non-hazardous nickel slag. We were also able to observe the        material. Kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan
successful post-mining reclamation and revegetation detailed       untuk menindaklanjuti isu-isu yang kami angkat dalam
on pp. 105-109, and understand better how the Company              tinjauan atas Laporan Keberlanjutan 2024, seperti produksi
is managing water, including its re-use. Water quality and         dan pemanfaatan slag nikel non-B3. Selain itu, kami dapat
pollution are the main concerns that continue to be raised in      mengamati secara langsung keberhasilan reklamasi dan
2025 by local and external stakeholders, including NGO and         revegetasi pascatambang yang dijelaskan pada halaman
media coalitions such as the Organized Crime and Corruption        105-109, serta memperoleh pemahaman yang lebih baik
Reporting Project or the Gecko Project.                            mengenai pengelolaan air oleh Perseroan, termasuk praktik
                                                                   penggunaan kembali air. Kualitas air dan pencemaran masih
                                                                   menjadi perhatian utama yang terus disuarakan pada tahun
                                                                   2025 oleh pemangku kepentingan lokal maupun eksternal,
                                                                   termasuk koalisi NGO dan media seperti Organized Crime and
                                                                   Corruption Reporting Project (OCCRP) dan Gecko Project.

In preparing our review, we also engaged with other experts        Dalam mempersiapkan tinjauan ini, kami juga berdiskusi
and stakeholders to discuss the current evolution of the           dengan para ahli dan pemangku kepentingan lainnya
Indonesian nickel sector and the challenges that companies         mengenai perkembangan terkini sektor nikel Indonesia serta
face as the operating environment becomes increasingly             tantangan yang dihadapi perusahaan-perusahaan di tengah
complex to navigate, driven by both internal and external          lingkungan operasional yang semakin kompleks akibat
factors.                                                           berbagai faktor internal maupun eksternal.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk           182
Page 184
Nickel and cobalt production are essential to enable the           Produksi nikel dan kobalt sangat penting dalam mendukung
transition towards a greener, more sustainable economy.            transisi menuju ekonomi yang lebih hijau dan berkelanjutan.
As global oil and gas markets are disrupted by the US-Iran         Di tengah terganggunya pasar minyak dan gas global akibat
conflict, renewable energy is also increasingly seen as crucial    konflik Amerika Serikat–Iran, energi terbarukan juga semakin
for energy security and sovereignty. With around a third           dipandang penting bagi keamanan dan kedaulatan energi.
of global nickel reserves and 5% of global cobalt reserves,        Dengan sekitar sepertiga cadangan nikel dunia dan 5%
Indonesia’s role is essential to the battery ecosystem and         cadangan kobalt dunia, peran Indonesia sangat penting
stainless steel value chain. But is it possible to extract these   dalam ekosistem baterai dan rantai nilai baja tahan karat.
natural resources without damaging Indonesia’s natural             Namun demikian, muncul pertanyaan apakah sumber daya
capital, and can the extraction generate shared value for          alam tersebut dapat diekstraksi tanpa merusak modal alam
the Indonesian people, contributing to a ‘just transition’?        Indonesia, serta apakah proses ekstraksi tersebut dapat
Domestic and international stakeholders continue to                menciptakan nilai bersama bagi masyarakat Indonesia dan
question Indonesia’s ability to achieve this, and remain           berkontribusi pada transisi yang adil (just transition). Para
concerned about the implementation of adequate national            pemangku kepentingan domestik maupun internasional
environmental standards.                                           masih mempertanyakan kemampuan Indonesia untuk
                                                                   mencapai tujuan tersebut dan tetap memiliki kekhawatiran
                                                                   terkait implementasi standar lingkungan nasional yang
                                                                   memadai.

Among Indonesian mining companies, Harita Nickel’s                 Di antara perusahaan pertambangan Indonesia, komitmen
commitment to sustainability and responsible business              Harita Nickel terhadap keberlanjutan dan praktik bisnis yang
conduct consistent with international standards stands out.        bertanggung jawab sesuai dengan standar internasional
This is captured in its updated 2025 Sustainability Policy         sangat menonjol. Komitmen ini tercermin dalam Kebijakan
and 10-year Strategy, and reflected throughout the 2025            Keberlanjutan dan Strategi 10 Tahun yang diperbarui pada
Sustainability Report. PT TBP is, for the time being, the first    2025, serta terlihat sepanjang Laporan Keberlanjutan 2025.
Indonesian company to have decided to be audited against           Untuk saat ini, PT TBP merupakan Perseroan Indonesia
the Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA)             pertama yang memutuskan untuk diaudit berdasarkan
standard. A first independent audit took place in April 2025,      standar Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA).
during a year of significant expansion for Harita Nickel. This     Audit independen pertama dilakukan pada April 2025, di
process is documented in the 2025 Report: corrective actions       tengah tahun yang ditandai oleh ekspansi signifikan Harita
are mentioned, and priority areas, which were highlighted          Nickel. Proses ini didokumentasikan dalam Laporan 2025,
in preliminary findings, are identified, particularly around       termasuk tindakan perbaikan yang telah dilakukan serta area
stakeholder engagement, resettlement and livelihoods,              prioritas yang diidentifikasi dalam temuan awal, khususnya
emergency preparedness, and environmental and social               terkait keterlibatan pemangku kepentingan, pemukiman
impact management. Harita Nickel’s progress towards                kembali dan mata pencaharian masyarakat, kesiapsiagaan
attaining the IRMA Standard will demonstrate what other            darurat, serta pengelolaan dampak lingkungan dan sosial.
mining companies in Indonesia could aspire to.                     Kemajuan Harita Nickel menuju pencapaian Standar IRMA
                                                                   akan menjadi contoh yang dapat dituju oleh perusahaan-
                                                                   perusahaan pertambangan lain di Indonesia.

The clarity and content of Harita Nickel’s 2025 Sustainability     Kejelasan dan isi Laporan Keberlanjutan Harita Nickel
Report is an improvement on the previous year. It shows the        2025 menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun
rapid expansion of the business. This included a significant       sebelumnya. Laporan ini menggambarkan ekspansi bisnis
increase both in mining and in High Pressure Acid Leach            yang sangat cepat, termasuk peningkatan signifikan pada
(HPAL) refining, which ‘downstreamed’ the nickel value chain,      kegiatan penambangan dan pemurnian High Pressure Acid
with concomitant production of hazardous waste in the form         Leach (HPAL), yang memperluas hilirisasi rantai nilai nikel.
of slurry tailings, which increased by 83.98% YoY. There was       Konsekuensinya, produksi limbah B3 berupa tailing basah
also an expansion of the Company’s footprint through other         meningkat sebesar 83,98% dibandingkan tahun sebelumnya
facilities, including the port.                                    (year-on-year). Selain itu, Perseroan juga memperluas jejak
                                                                   operasionalnya melalui pembangunan berbagai fasilitas
                                                                   baru, termasuk pelabuhan.

In our review last year, we recommended that Harita Nickel         Dalam tinjauan tahun lalu, kami merekomendasikan agar
should refresh its materiality analysis. The 2025 Sustainability   Harita Nickel memperbarui analisis materialitasnya. Laporan
Report provides an updated analysis of material risks, which       Keberlanjutan 2025 kini menyajikan analisis risiko material
is timely and welcome, in view of the significant expansion        yang telah diperbarui, yang sangat tepat waktu mengingat
of activities. The Company’s process is clearly described,         ekspansi kegiatan Perseroan yang signifikan. Proses yang
with fourteen material topics identified. These are taken up       dilakukan Perseroan dijelaskan dengan jelas, dengan empat
systematically and clearly in the rest of the report.              belas topik material yang telah diidentifikasi. Topik-topik
                                                                   tersebut kemudian dibahas secara sistematis dan jelas di
                                                                   seluruh bagian laporan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk           183
Page 185
However, as we suggested last year, we continue to encourage        Namun demikian, seperti yang kami sarankan tahun lalu,
PT TBP to align its approach to identifying and reporting on        kami terus mendorong PT TBP untuk menyelaraskan
material topics with the double materiality approach. This          pendekatannya dalam mengidentifikasi dan melaporkan
would help stakeholders assess how PT TBP non-financial             topik material dengan pendekatan double materiality.
reporting covers material topics and issues from both               Pendekatan ini akan membantu para pemangku kepentingan
financial and/or impact perspectives.                               menilai sejauh mana pelaporan non-keuangan PT TBP
                                                                    mencakup topik-topik material baik dari perspektif finansial
                                                                    maupun dampaknya.

There were four employee fatalities reported in 2025, a serious     Terdapat empat kasus fatalitas karyawan yang dilaporkan
setback for safety compared to zero in 2024. Although the           pada tahun 2025, yang merupakan kemunduran serius dalam
report notes that ‘each of these was followed by a structured       aspek keselamatan dibandingkan nihil fatalitas pada tahun
investigation to identify root causes and define corrective and     2024. Meskipun laporan menyebutkan bahwa “setiap kasus
preventive actions’ there is no further specific information        diikuti oleh investigasi terstruktur untuk mengidentifikasi
on these. We recommend future Sustainability Reports place          akar penyebab serta menetapkan tindakan korektif dan
more emphasis on safety, and be more explicit about concrete        pencegahan”, tidak terdapat informasi lebih lanjut mengenai
steps the Company has taken or will implement to further            kasus-kasus tersebut. Kami merekomendasikan agar laporan
build a safety culture, such as aligning top management’s           keberlanjutan mendatang memberikan penekanan yang
remuneration with safety performance.                               lebih besar pada aspek keselamatan serta menjelaskan
                                                                    secara lebih rinci langkah-langkah konkret yang telah atau
                                                                    akan diterapkan Perseroan untuk membangun budaya
                                                                    keselamatan yang lebih kuat, misalnya dengan mengaitkan
                                                                    remunerasi manajemen puncak dengan kinerja keselamatan.

In reporting its sustainability performance, we appreciate          Dalam pelaporan kinerja keberlanjutannya, kami
Harita Nickel’s efforts to provide the reader with a concise        mengapresiasi upaya Harita Nickel untuk memberikan
overview of its performance in the section “Targets and             gambaran ringkas mengenai pencapaiannya melalui
Achievements” in pp. 51-58. But we suggest the Company              bagian “Target dan Pencapaian” pada halaman 51–58.
puts more emphasis on the current level of achievements             Namun demikian, kami menyarankan agar Perseroan lebih
against its target: for example, the readers do not have            menekankan tingkat pencapaian saat ini terhadap target
visibility on the current level of reduction of PT TBP’s absolute   yang telah ditetapkan. Sebagai contoh, pembaca belum
emissions against the baseline announced last year. We raised       memperoleh informasi mengenai tingkat pengurangan emisi
this specific point in our review last year, and we hope Harita     absolut PT TBP dibandingkan baseline yang diumumkan
Nickel will share more information on this in its future reports.   tahun lalu. Kami telah mengangkat isu ini dalam tinjauan
Furthermore, more detail would be useful when Harita Nickel         tahun lalu dan berharap Harita Nickel dapat memberikan
reports significant variations of performance. For instance,        informasi yang lebih rinci pada laporan-laporan berikutnya.
there is little to no explanation for the 10x increase in SOx       Selain itu, akan sangat bermanfaat apabila Harita Nickel
emissions between 2024 and 2025.                                    memberikan penjelasan yang lebih rinci ketika melaporkan
                                                                    perubahan kinerja yang signifikan. Sebagai contoh, hampir
                                                                    tidak ada penjelasan mengenai peningkatan emisi SOx
                                                                    sebesar sepuluh kali lipat antara tahun 2024 dan 2025.

On climate change, we note that PT TBP has invested almost          Terkait perubahan iklim, kami mencatat bahwa PT TBP telah
1 trillion IDR to decarbonise its energy footprint through          menginvestasikan hampir Rp1 triliun untuk mendekarbonisasi
various initiatives, including increased use of renewable           jejak energinya melalui berbagai inisiatif, termasuk
energy sources, albeit against an overall dependency on             peningkatan penggunaan sumber energi terbarukan,
coal-fired electricity. These are detailed in the report, and       meskipun Perseroan masih bergantung pada listrik berbasis
have enabled PT TBP to avoid 3.2 million tCO2e in emissions,        batu bara. Inisiatif-inisiatif tersebut dijelaskan secara rinci
representing almost 20% of Harita Nickel’s total emissions.         dalam laporan dan memungkinkan PT TBP menghindari
The Report details the increases or decreases in energy and         emisi sebesar 3,2 juta ton CO2e, yang setara dengan hampir
emission intensity per product, which showed varying trends         20% dari total emisi Harita Nickel. Laporan juga menjelaskan
in 2025, and explains the reason for this.                          peningkatan maupun penurunan intensitas energi dan emisi
                                                                    per produk, yang menunjukkan tren yang beragam sepanjang
                                                                    tahun 2025 beserta alasan yang mendasarinya.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk            184
Page 186
We welcome the level of disclosure, which helps Harita Nickel         Kami menyambut baik tingkat keterbukaan informasi
align its non-financial reporting with the requirements of            tersebut karena membantu Harita Nickel menyelaraskan
IFRS S2: Climate-related Disclosures. But we believe that             pelaporan non-keuangannya dengan persyaratan IFRS S2:
the Company’s disclosure could be improved, and more                  Climate-related Disclosures. Namun, kami berpendapat
systematically structured to help readers and stakeholders            bahwa pengungkapan Perseroan masih dapat ditingkatkan
understand more clearly physical and transition risks related         dan disusun secara lebih sistematis agar pembaca dan
to climate change, mitigation measures in place, and financial        pemangku kepentingan dapat memahami dengan lebih jelas
impacts for Harita Nickel, such as potential impacts on its           risiko fisik dan risiko transisi terkait perubahan iklim, langkah
assets’ valuation. Harita Nickel is clearly exposed to the            mitigasi yang diterapkan, serta dampak finansial bagi Harita
consequences of climate change, as the 2025 flooding event            Nickel, termasuk potensi pengaruh terhadap valuasi aset
demonstrated.                                                         Perseroan. Harita Nickel jelas menghadapi paparan terhadap
                                                                      dampak perubahan iklim, sebagaimana ditunjukkan oleh
                                                                      peristiwa banjir pada tahun 2025.

Tailings management is a growing risk for operations. PT              Pengelolaan tailing menjadi risiko yang semakin penting
TBP provided a storage facilities inventory table in last year’s      bagi operasi Perseroan. PT TBP telah menyajikan inventaris
report. The construction of dry and slurry tailings storage           fasilitas penyimpanan tailing dalam laporan tahun lalu.
facilities in 2025 adds additional capacity to manage waste.          Pembangunan fasilitas penyimpanan tailing kering dan
It would be useful for readers to have more clarity on the            basah pada tahun 2025 menambah kapasitas pengelolaan
expected evolution of usage of these new facilities and how           limbah. Akan bermanfaat bagi pembaca apabila Perseroan
long it will take for Harita Nickel to fully utilise them. Will the   memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai proyeksi
Company need to build and manage new or similar storage               pemanfaatan fasilitas-fasilitas baru tersebut dan berapa
facilities in the future? The answers to such questions are           lama waktu yang dibutuhkan hingga kapasitasnya terpakai
essential to understanding how Harita Nickel will deploy its          sepenuhnya. Apakah Perseroan perlu membangun
financial resources and manage and optimise the long-term             fasilitas penyimpanan baru di masa depan? Jawaban atas
impacts of its operations, of which treatment of hazardous            pertanyaan-pertanyaan tersebut penting untuk memahami
waste will be a significant aspect.                                   bagaimana Harita Nickel akan mengalokasikan sumber daya
                                                                      finansialnya serta mengelola dan mengoptimalkan dampak
                                                                      jangka panjang operasinya, di mana pengelolaan limbah B3
                                                                      akan menjadi aspek yang sangat penting.

We note that, in addition to the annual Sustainability Report,        Kami mencatat bahwa selain menerbitkan Laporan
Harita Nickel continues to maintain a regularly updated               Keberlanjutan tahunan, Harita Nickel juga terus mengelola
website in 2025, focused on sustainability-related issues.            situs web yang diperbarui secara berkala sepanjang tahun
Inter alia, the Company has emphasised the importance of              2025 dengan fokus pada isu-isu keberlanjutan. Perseroan
data and transparency to its sustainability approach (see, for        menekankan pentingnya data dan transparansi dalam
example, Media Statement Building Sustainability through              pendekatan keberlanjutannya, misalnya melalui Pernyataan
Data and Transparency on Obi Island, 17 November 2025). We            Media Building Sustainability through Data and Transparency
believe that there is still more that can be done to strengthen       on Obi Island pada 17 November 2025. Kami meyakini masih
this, including collectively with other companies and the             terdapat ruang untuk memperkuat aspek ini, termasuk
regulator. This would also support the implementation of the          melalui kolaborasi dengan perusahaan lain dan regulator.
Extractives Industries Transparency Initiative (EITI), of which       Upaya tersebut juga akan mendukung implementasi
Indonesia is a member.                                                Extractive Industries Transparency Initiative (EITI), yang
                                                                      diikuti oleh Indonesia.

The Company states in the Report (p. 83) that it complies             Perseroan menyatakan dalam laporan (halaman 83)
with the rules, regulations, and limits set by the Ministry of        bahwa mereka mematuhi aturan, regulasi, dan batasan
Environment and Forestry and that it reports its data through         yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup
various reporting channels and systems. It notes (p.93) that          dan Kehutanan serta melaporkan data melalui berbagai
‘effluent quality is monitored regularly through internal             saluran dan sistem pelaporan. Pada halaman 93 disebutkan
laboratory testing and accredited third-party verification            bahwa “kualitas air limbah dipantau secara berkala melalui
to ensure data reliability. Monitoring results are reported           pengujian laboratorium internal dan verifikasi pihak ketiga
through the Ministry of Environment and Forestry’s SPARING            yang terakreditasi untuk memastikan keandalan data.
platform, enabling transparent and real-time oversight by             Hasil pemantauan dilaporkan melalui platform SPARING
regulators.’ Harita Nickel reports zero incidence of non-             milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang
compliance with permits, quality standards, or regulations            memungkinkan pengawasan regulator secara transparan dan
related to water quality in 2025.                                     real-time.” Harita Nickel melaporkan tidak adanya insiden
                                                                      ketidakpatuhan terhadap izin, standar mutu, maupun
                                                                      regulasi terkait kualitas air sepanjang tahun 2025.



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk              185
Page 187
Nonetheless, media reporting in 2025 shows that stakeholders        Meskipun demikian, pemberitaan media sepanjang tahun
continue to raise concerns about water pollution in general,        2025 menunjukkan bahwa para pemangku kepentingan
and Cr6 (hexavalent chromium) and heavy metals in                   masih menyuarakan kekhawatiran mengenai pencemaran air
particular. We therefore encourage the Company to do more           secara umum, khususnya terkait Cr6 (kromium heksavalen)
to explain and disclose the environmental monitoring data           dan logam berat. Oleh karena itu, kami mendorong Perseroan
it submits to the regulators and, subject to any necessary          untuk memberikan penjelasan dan pengungkapan yang lebih
regulatory authorisation, publish such data on its website.         luas atas data pemantauan lingkungan yang disampaikan
This information would support the specific commitment              kepada regulator, serta—apabila memungkinkan dan
it has made in its Human Rights Roadmap 2026–2030 to                memperoleh otorisasi yang diperlukan—mempublikasikan
engage local communities, particularly as complaints about          data tersebut melalui situs web Perseroan. Informasi ini
environmental issues were the top category (44%) raised             akan mendukung komitmen spesifik yang tercantum dalam
under the community grievance mechanism, SALAM.                     Human Rights Roadmap 2026–2030, khususnya terkait
                                                                    pelibatan masyarakat lokal, mengingat keluhan mengenai
                                                                    isu lingkungan merupakan kategori pengaduan terbesar
                                                                    (44%) yang disampaikan melalui mekanisme pengaduan
                                                                    masyarakat SALAM.

Harita Nickel could also engage its peers to advocate for           Harita Nickel juga dapat bekerja sama dengan perusahaan
more disclosure of environmental information, including the         sejenis untuk mendorong keterbukaan informasi lingkungan
publication of AMDAL (Environmental Impact Assessment)              yang lebih luas, termasuk publikasi laporan AMDAL. Hal ini
reports. This has been a priority for civil society organisations   telah menjadi salah satu prioritas organisasi masyarakat sipil
involved in EITI. A more transparent approach would foster          yang terlibat dalam EITI. Pendekatan yang lebih transparan
informed dialogue, and should help build trust and increase         akan mendorong dialog yang berbasis informasi, membangun
confidence in the sustainability and oversight of Indonesia’s       kepercayaan, dan meningkatkan keyakinan terhadap
nickel sector.                                                      keberlanjutan serta pengawasan sektor nikel Indonesia.

To conclude, we believe that, in addition to continuing             Sebagai penutup, kami berpendapat bahwa selain terus
to publish information about its practices, including case          mempublikasikan informasi mengenai praktik-praktiknya,
studies that could demonstrate good practice, Harita Nickel         termasuk studi kasus yang menunjukkan praktik terbaik,
should publish its environmental monitoring data to the             Harita Nickel juga perlu mempublikasikan data pemantauan
fullest degree possible. This would help to address ongoing         lingkungannya seluas mungkin. Langkah ini akan membantu
stakeholder concerns and NGO reporting about pollution              menjawab kekhawatiran yang terus muncul dari para
both in Obi, and in the wider nickel mining sector, and aim         pemangku kepentingan dan laporan NGO terkait pencemaran
to drive wider improvements in reporting and disclosure             di Obi maupun di sektor pertambangan nikel secara lebih
practices in Indonesia, to build trust. The scale and leverage      luas, serta mendorong perbaikan praktik pelaporan dan
of PT TBP’s operations, and its membership in a large number        pengungkapan informasi di Indonesia guna membangun
of Indonesian sectoral associations (p. 32) make its disclosure     kepercayaan publik. Skala operasi dan pengaruh PT TBP,
practices and sustainability approach consequential for             serta keanggotaannya dalam berbagai asosiasi sektor
the sector. Closing the gap between stated commitments in           pertambangan Indonesia (halaman 32), menjadikan praktik
Harita’s various strategies and roadmaps, and documented            pengungkapan dan pendekatan keberlanjutannya memiliki
outcomes based on published data, particularly on the               dampak yang signifikan bagi sektor ini. Menutup kesenjangan
matters identified above, is, in our view, essential for the        antara komitmen yang dinyatakan dalam berbagai strategi
credibility of PT TBP’s sustainability narrative.                   dan peta jalan Harita Nickel dengan hasil nyata yang
                                                                    terdokumentasi berdasarkan data yang dipublikasikan—
                                                                    khususnya pada isu-isu yang telah diidentifikasi di atas—
                                                                    merupakan aspek yang sangat penting bagi kredibilitas narasi
                                                                    keberlanjutan PT TBP.

We are grateful to all those who took the time to meet and          Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak
answer our questions during our visit to Indonesia, and look        yang telah meluangkan waktu untuk bertemu dan menjawab
forward to learning of Harita Nickel’s further progress towards     pertanyaan kami selama kunjungan ke Indonesia, dan kami
the IRMA standard.                                                  menantikan perkembangan lebih lanjut Harita Nickel dalam
                                                                    perjalanannya menuju pemenuhan Standar IRMA.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk            186
Page 188
                                                     Appendix
                                                                   Lampiran


Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025    PT Trimegah Bangun Persada Tbk   187
Page 189
Table Data
Data Tabel

   About PT TBP | Tentang PT TBP

PT TBP Sustainability-Related Awards and Recognitions in 2025
Penghargaan dan Pengakuan PT TBP terkait Keberlanjutan Tahun 2025

              Award / Recognition                           Recognizing Organisation                    Recipient
            Penghargaan/Pengakuan                        Organisasi Pemberi Penghargaan                 Penerima

Kumparan Impact Makers 2025: Impact on
Accountable Nickel Mining
                                                    Kumparan                                       Harita Nickel
Kumparan Impact Makers 2025: Dampak pada
Pertambangan Nikel yang Akuntabel

Tempo Energy Day: Green Corporate Movement
                                                    Tempo                                          Harita Nickel
Tempo Energy Day: Gerakan Korporasi Hijau

CNBC Indonesia Awards 2025: Integrated Nickel
Ecosystem Leadership
                                                    CNBC Indonesia                                 Harita Nickel
CNBC Indonesia Awards 2025: Kepemimpinan
Ekosistem Nikel Terintegrasi
                                                    Ministry of Population and Family Development
                                                    / National Population and Family Planning
GENTING Award 2025: Gold Award
                                                    Board (BKKBN)                                 Harita Nickel
GENTING Award 2025: Penghargaan Emas
                                                    Kementerian Kependudukan dan Pembangunan
                                                    Keluarga / BKKBN
Investing on Climate by Editor’s Choice Awards
2025: Best Emission Reduction                       Investing on Climate X Indonesia Stock
                                                                                                   Harita Nickel
Investing on Climate by Editor’s Choice Awards      Exchange (IDX)
2025: Pengurangan Emisi Terbaik
Investing on Climate by Editor’s Choice Awards
2025: Best New Renewable Energy Investment          Investing on Climate X Indonesia Stock
                                                                                                   Harita Nickel
Investing on Climate by Editor’s Choice Awards      Exchange (IDX)
2025: Investasi Energi Terbarukan Baru Terbaik
Investing on Climate by Editor’s Choice Awards
2025: Best Literacy for Climate Resilience          Investing on Climate X Indonesia Stock
                                                                                                   Harita Nickel
Investing on Climate by Editor’s Choice Awards      Exchange (IDX)
2025: Literasi Ketahanan Iklim Terbaik
Investing on Climate by Editor’s Choice Awards
                                                                                                   Roy Arman Arfandy
2025: Inspirational Figures in E&S Sustainability
                                                    Investing on Climate X Indonesia Stock         President Director
Investing on Climate by Editor’s Choice Awards
                                                    Exchange (IDX)                                 Presiden Direktur
2025: Tokoh Inspiratif dalam Keberlanjutan
Lingkungan dan Sosial
Top CEO Indonesia Award 2025: The Outstanding                                                      Roy Arman Arfandy
Leader of Nickel Downstream                                                                        President Director
                                                    IDN Financial x Metro TV
Top CEO Indonesia Award 2025: Pemimpin Unggul                                                      Presiden Direktur
Hilirisasi Nikel




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk       188
Page 190
              Award / Recognition                             Recognizing Organisation                   Recipient
            Penghargaan/Pengakuan                          Organisasi Pemberi Penghargaan                Penerima

GeoInnovation Award 2025: Sustainability Impact
Award
                                                      Esri Indonesia                                Harita Nickel
GeoInnovation Award 2025: Penghargaan Dampak
Keberlanjutan

BHR Early Adopting Company: B Rating
                                                      SETARA Institute for Peace & Democracy        Harita Nickel
Perusahaan Early Adopter BHR: Peringkat B

Indonesia ESG Leadership Award 2025: Progressive
Achiever in ESG Transparency: BBB Rating
                                                      Bumi Global Karbon Foundation                 Harita Nickel
Indonesia ESG Leadership Award 2025: Pencapaian
Progresif dalam Transparansi ESG (Peringkat BBB)

ESG Appreciation 2025 in Social Innovation
                                                      Investor Daily                                Harita Nickel
Apresiasi ESG 2025 dalam Inovasi Sosial

Indonesia Sustainable Synergy Awards and Top CEO
in SDGs Changemaker Awards 2025: Best Social
Business Innovation Awards 2025                       The Iconomics                                 Harita Nickel
Indonesia Sustainable Synergy Awards 2025: Inovasi
Bisnis Sosial Terbaik
Indonesia Sustainable Synergy Awards and Top
CEO in SDGs Changemaker Awards 2025: Top CEO
in SDGs Change Maker for Resources Utilizations,
Efficiency, and Shared Value Creation for Roy Arman
Arfandy                                               Netral News                                   Harita Nickel
Indonesia Sustainable Synergy Awards 2025: Top
CEO SDGs Changemaker dalam Pemanfaatan
Sumber Daya, Efisiensi, dan Penciptaan Nilai
Bersama
Indonesia Sustainable Synergy Awards and Top
CEO in SDGs Changemaker Awards 2025: Recovery
of Ecological Functions and Improving Community
Well-Being                                            Netral News                                   Harita Nickel
Indonesia Sustainable Synergy Awards 2025:
Pemulihan Fungsi Ekologi dan Peningkatan
Kesejahteraan Masyarakat
Energy Outlook & Communication Excellent Award
2025 - Best Media Engagement on Energy Issues
                                                      Fokus Energi x SKK Migas x Unpad              Harita Nickel
Energy Outlook & Communication Excellence Award
2025 – Keterlibatan Media Terbaik dalam Isu Energi

Asia Corporate Excellence & Sustainability (ACES)
                                                      MORS Group - ACES Award 2025                  Harita Nickel
Awards 2025

Subroto Award – Most Innovative Community
Development and Empowerment Program in the            Ministry of Energy and Mineral Resources
Health Category (Soligi Zero Stunting Program)        (ESDM)
Subroto Award - Program Pengembangan dan               Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral   Harita Nickel
Pemberdayaan Masyarakat Terinovatif Komoditas         (ESDM)
Mineral Kategori Kesehatan untuk program Soligi
Zero Stunting (PT GPS)




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk        189
Page 191
             Award / Recognition                              Recognizing Organisation                   Recipient
           Penghargaan/Pengakuan                           Organisasi Pemberi Penghargaan                Penerima

Subroto Award – Most Innovative Community
Development and Empowerment Program in the
Education Category (Rumah Belajar Komunitas           Ministry of Energy and Mineral Resources
Initiative)                                           (ESDM)
                                                                                                    Harita Nickel
Subroto Award - Program Pengembangan dan               Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Pemberdayaan Masyarakat Terinovatif Komoditas         (ESDM)
Mineral Kategori Pendidikan untuk inisiatif Rumah
Belajar Komunitas (PT GPS)
Liputan 6 Inspiration Award 2025 – Best MSME and
Entrepreneurship Program
Anugerah Liputan 6 - Inspirasi 2025 Kategori          Liputan 6                                     Harita Nickel
Tanggung Jawab Bisnis: Program UMKM dan
Kewirausahaan Terbaik
CSR & Sustainable Village Development Awards
                                                      Ministry of Villages and Development of
2025 – RUTE Program (Gold Category)
                                                      Disadvantaged Regions
CSR & Pembangunan Desa Berkelanjutan (PDB)                                                          Harita Nickel
                                                      Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah
Awards 2025 - PT TBP - Program Rute (Kategori
                                                      Tertinggal (Kemendes PDT)
Gold)
CSR & Sustainable Village Development Awards
                                                      Ministry of Villages and Development of
2025 – Obi Sehati Program (Gold Category)
                                                      Disadvantaged Regions
CSR & Pembangunan Desa Berkelanjutan (PDB)                                                          Harita Nickel
                                                      Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah
Awards 2025 - PT TBP - Program Obi Sehati (Kategori
                                                      Tertinggal (Kemendes PDT)
Gold)
CSR & Sustainable Village Development Awards
2025 – SUTAN Optimization Program (Silver             Ministry of Villages and Development of
Category)                                             Disadvantaged Regions
                                                                                                    Harita Nickel
CSR & Pembangunan Desa Berkelanjutan (PDB)            Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah
Awards 2025 - PT TBP - Program Optimasi Sutan         Tertinggal (Kemendes PDT)
(Kategori Silver)
CSR & Sustainable Village Development Awards
                                                      Ministry of Villages and Development of
2025 – Harita Mengajar Program (Silver Category)
                                                      Disadvantaged Regions
CSR & Pembangunan Desa Berkelanjutan (PDB)                                                          Harita Nickel
                                                      Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah
Awards 2025 - PT TBP - Program Harita Mengajar
                                                      Tertinggal (Kemendes PDT)
(Kategori Silver)
CSR & Sustainable Village Development Awards
2025 – Stunting Prevention Program (Silver            Ministry of Villages and Development of
Category)                                             Disadvantaged Regions
                                                                                                    Harita Nickel
CSR & Pembangunan Desa Berkelanjutan (PDB)            Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah
Awards 2025 - PT TBP - Program Cegah Stunting         Tertinggal (Kemendes PDT)
(Kategori Silver)

Investortrust CSR Awards 2025 - Impact Excellence
                                                      Investortrust                                 Harita Nickel
Award

Katadata Green Initiative Award 2025: Renewable
Energy Acceleration in National Strategic Industry
Category                                              Katadata                                      Harita Nickel
Katadata Green Initiative Award 2025 – Percepatan
Energi Terbarukan dalam Industri Strategis Nasional




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk         190
Page 192
                Award / Recognition                               Recognizing Organisation                         Recipient
              Penghargaan/Pengakuan                            Organisasi Pemberi Penghargaan                      Penerima

 Green Economy Award – Utilization of Nickel
 Processing Residues Initiative
 Anugerah Ekonomi Hijau Detikcom - Inisiatif             Detikcom                                             Harita Nickel
 Pemanfaatan Sisa Hasil Pengolahan Nikel untuk
 Mendukung Keberlanjutan

 IDX Channel Anugerah ESG 2025                           IDX Channel                                          Harita Nickel


 TOP CSR Awards
                                                         Top Brand                                            Harita Nickel
 TOP CSR Awards dari Top Business

                                                                                                              Lim Sian Choo
 Mata Local Festival - Best Sustainability in Women’s
                                                                                                              Director of
 Enterprise Partner
                                                         Tribun Network                                       Sustainability
 Mata Local Festival – Mitra Keberlanjutan Terbaik
                                                                                                              Direktur
 dalam Pemberdayaan Perempuan
                                                                                                              Keberlanjutan

 Company with Commitment to ESG
                                                         Indoposco                                            Harita Nickel
 Perusahaan yang Memiliki Komitmen Dalam ESG




    Sustainability Management | Manajemen Keberlanjutan

Types, Potential, and Mitigation of Climate Risks [POJK-E.3][GRI 201-2, 14.2.2]
Jenis, Potensi, dan Mitigasi Risiko Iklim

 Climate Risk Type                    Potential Risk                                      Respond Activities
  Jenis Risiko Iklim                  Potensi Risiko                                       Aktivitas Tanggap

 1. Compliance Risks | Risiko Kepatuhan

                          Loss of stakeholder trust, litigation
                          risk, permit revocation, supplier non-       Stakeholder engagement, updated sustainability reporting,
 Policy & Legal
                          compliance                                   internal audits, anti-corruption enforcement
 Kebijakan dan
                          Kehilangan kepercayaan pemangku              Keterlibatan pemangku kepentingan, pembaruan pelaporan
 Peraturan
                          kepentingan, risiko litigasi, pencabutan     keberlanjutan, audit internal, penegakan kebijakan anti-
                          izin, ketidakpatuhan pemasok                 korupsi


                                                                       Sustainability campaigns, customer engagement, Net Zero
 Market                   Loss of customers to competitors
                                                                       Emission 2060 target
 Pasar                    Kehilangan pelanggan kepada pesaing
                                                                       Kampanye keberlanjutan, keterlibatan pelanggan, target Net
                                                                       Zero Emission 2060

 2. Operational Risks | Risiko Operasional

                                                                       Invest in alternative green energy; scale up for economies of
                          Increased cost due to
                                                                       scale; install Carbon Capture and Storage (CCS)
 Technology               Technology
                                                                       Investasi pada energi hijau alternatif; peningkatan skala
 Teknologi                Peningkatan biaya akibat teknologi
                                                                       untuk efisiensi; pemasangan Carbon Capture and Storage
                                                                       (CCS)




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk             191
Page 193
 Climate Risk Type                   Potential Risk                                       Respond Activities
  Jenis Risiko Iklim                 Potensi Risiko                                        Aktivitas Tanggap

                                                                     Implement CCS; focus on carbon offset projects; maintain
Policy &                 Increased operating expenses due to         communication and mandatory reporting to government;
Legal                    legal mandate                               establish tax and reporting alert systems
Kebijakan dan            Peningkatan biaya operasional akibat        Implementasi CCS; fokus pada proyek carbon offset;
Peraturan                mandat hukum                                menjaga komunikasi dan pelaporan wajib kepada
                                                                     pemerintah; membangun sistem peringatan pajak dan
                                                                     pelaporan
                                                                     Invest in supplier sustainability programs; implement green
                         Increased operating expense due to
                                                                     initiatives; obtain sustainability certifications; transition to
Market                   extra premium green cost
                                                                     lower-emission technology
Pasar                    Peningkatan biaya operasional akibat
                                                                     Investasi pada program keberlanjutan pemasok;
                         premi tambahan biaya hijau
                                                                     implementasi inisiatif hijau; memperoleh sertifikasi
                                                                     keberlanjutan; transisi ke teknologi beremisi rendah

3. Physical Risks | Risiko Fisik

                                                                     Perimeter drainage and rainwater ponds; water gates and
                                                                     weather monitoring; maintain hazardous storage; fire
                                                                     monitoring towers; emergency response plans and SOPs;
                         Flash floods; hazardous material/           24-hour fire standby team; community fire prevention
Acute
                         wastewater spillage; forest fires           campaigns
Akut
                         Banjir bandang; tumpahan material/          Drainase perimeter dan kolam penampungan air hujan;
                         limbah berbahaya; kebakaran hutan           pintu air dan pemantauan cuaca; pengelolaan penyimpanan
                                                                     bahan berbahaya; menara pemantauan kebakaran; SOP
                                                                     tanggap darurat; tim siaga 24 jam; kampanye pencegahan
                                                                     kebakaran masyarakat
                         Marine ecosystem damage; sea level          Monitor sea temperature and levels; monitor water resources
                         rise affecting operations; water scarcity   and flowrate; prepare mitigation plans for water and food
Chronic
                         Kerusakan ekosistem laut; kenaikan          supply continuity
Kronis
                         muka air laut yang memengaruhi              Pemantauan suhu dan tinggi muka laut; pemantauan
                         operasional; kelangkaan air                 sumber daya dan debit air; penyusunan rencana mitigasi
                                                                     untuk keberlanjutan pasokan air dan pangan

4. Reputation Risks | Risiko Reputasi

                         Negative publicity and false narratives;    Strengthen transparency policy; build media networks;
                         criticism from NGOs and communities;        maintain stakeholder relationships; implement carbon offset
                         loss of stakeholder trust; rising media     initiatives
Reputation
                         management costs                            Memperkuat kebijakan transparansi; membangun jejaring
Reputasi
                         Publisitas negatif dan kritik palsu (dari   media; menjaga hubungan dengan pemangku kepentingan;
                         LSM dan masyarakat); kehilangan             melaksanakan inisiatif carbon offset
                         kepercayaan pemangku kepentingan;
                         peningkatan biaya pengelolaan media
                         Loss of customers to competitors;
                                                                     Launch green campaigns; strengthen customer engagement;
                         increasing demand for greener
Market                                                               set Net Zero Emission 2060 target
                         products
Pasar                                                                Meluncurkan kampanye hijau; memperkuat keterlibatan
                         Kehilangan pelanggan kepada pesaing;
                                                                     pelanggan; menetapkan target Net Zero Emission 2060
                         meningkatnya permintaan terhadap
                         produk yang lebih ramah lingkungan




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk              192
Page 194
 Climate Risk Type                      Potential Risk                                   Respond Activities
  Jenis Risiko Iklim                    Potensi Risiko                                    Aktivitas Tanggap

                         Loss of government support; permit
                                                                   Install carbon capture and storage; focus on carbon
                         revocation; impact of national
                                                                   offset projects; maintain government reporting and
                         decarbonization policies; financing and
Policy & Legal                                                     communication; establish tax and compliance alert systems
                         insurance risks
Kebijakan dan                                                      Memasang carbon capture and storage; fokus pada proyek
                         Kehilangan dukungan pemerintah;
Peraturan                                                          carbon offset; menjaga pelaporan dan komunikasi kepada
                         pencabutan izin; dampak kebijakan
                                                                   pemerintah; membangun sistem peringatan kepatuhan dan
                         dekarbonisasi nasional; risiko
                                                                   pelapora
                         pendanaan dan asurans

5. Strategic Risks | Risiko Strategis

                                                                   Participate in standard boards and sustainability
                         Inability to meet evolving mandatory
                                                                   communities; selectively align with customer sustainability
                         requirements; perceived non-
                                                                   standards; conduct workshops to support supplier transition
                         compliance by customers
                                                                   to Net Zero Emission
Market                   Ketidakmampuan memenuhi
                                                                   Berpartisipasi dalam dewan standar dan komunitas
Pasar                    persyaratan wajib yang terus
                                                                   keberlanjutan; secara selektif menyelaraskan dengan
                         berkembang; persepsi ketidakpatuhan
                                                                   standar keberlanjutan pelanggan; menyelenggarakan
                         oleh pelanggan
                                                                   lokakarya untuk mendukung transisi pemasok menuju Net
                                                                   Zero Emission
                                                                   Launch green campaigns; strengthen customer engagement
                         Perceived lack of commitment; loss of     and awareness of sustainability initiatives; set Net Zero
Reputation               customers to competitors                  Emission 2060 target
Reputasi                 Persepsi kurangnya komitmen;              Meluncurkan kampanye hijau; memperkuat keterlibatan
                         kehilangan pelanggan kepada pesaing       pelanggan dan kesadaran terhadap inisiatif keberlanjutan;
                                                                   menetapkan target Net Zero Emission 206


The Number of ​​Employee Grievances [GRI 14.10.4]
Jumlah Keluhan Karyawan


                         Description
                                                                       ​2023                  ​2024               ​2025
                           Uraian

​Total Grievance Reported
                                                                                  ​79                 ​147                 157
 Jumlah Total Keluhan

 Resolved
                                                                                  ​69                 ​147                 157
 Telah diselesaikan

 In Progress
                                                                                   ​10                  ​0                     ​0
 Sedang diproses

 Resolution Rate (%)
                                                                               ​87.34​                ​100                 ​100
 Persentase Keluhan yang diselesaikan (%)




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk           193
Page 195
The Number of Community Grievances Received and Resolved [POJK-F.16, F-24][GRI 411-1, 14.10.4, 14.11.2, 14.15.3]
Jumlah Pengaduan Masyarakat yang Diterima dan Diselesaikan


                                      Issue Category
                                                                                                                    ​2023                      ​2024                     ​2025
                                        Kategori Isu

 CSR                                                                                                                                  6                     21                      16

 Employment Opportunities
                                                                                                                                      10                     6                      16
 Kesempatan Kerja

 Environment
                                                                                                                                      10                    21                      76
 Lingkungan

 Land & Property
                                                                                                                                      11                    42                      58
 Lahan & Properti

 Local Business
                                                                                                                                      5                      2                        1
 Usaha Lokal

 Procedures (Others)
                                                                                                                                       1                     1                        6
 Prosedur (Lainnya)

 Total                                                                                                                               43                    93                     173



Human Rights Training for Security Personnel [GRI 410-1, 14.14.2]
Pelatihan Hak Asasi Manusia untuk Personel Keamanan
                                                                                                                                                                           ​2025*
                                                 Indicator | Indikator                                                                     ​2023            ​2024           Assured


 Total Number of Security Personnel
                                                                                                                                                   419           422              346
 Jumlah Personel Keamanan
 Total Number of Security Personnel who Received Human Rights Training
                                                                                                                                                   186           444              346
 Jumlah Personel Keamanan yang Menerima Pelatihan Hak Asasi Manusia

 Percentage of Security Personnel who Received Human Rights Training (%)
                                                                                                                                              82.22                 95            100
 Persentase Personel Keamanan yang Menerima Pelatihan Hak Asasi Manusia (%)
*Following a reporting scope update in 2025, the disclosed data includes only full-time security personnel.
Sehubungan dengan pembaruan cakupan pelaporan pada tahun 2025, data yang diungkapkan hanya mencakup personel keamanan penuh waktu.




Proportion of Local Suppliers [GRI 204-1, 14.9.5]
Proporsi Pemasok Lokal


                                        Description
                                                                                                                    ​2023                      ​2024                     ​2025
                                         Deskripsi

 Local Supplier
                                                                                                                                     172                   200                    330
 Pemasok Lokal

 Total Suppliers
                                                                                                                                1280                      2429                   2940
 Total Pemasok

 Percentage of Local Suppliers
                                                                                                                                 13%                     8.23%               11.22%
 Persentase Pemasok Lokal




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk              194
Page 196
Total Procurement Expenditure (in billion IDR) [GRI 204-1, 14.9.5]
Total Belanja Pengadaan (dalam miliar rupiah)


                         Procurement
                                                                     ​2023               ​2024                  ​2025
                          Pengadaan

 Local Procurement (North Maluku) | Pengadaan Lokal (Maluku Utara)

 Raw Materials
                                                                         8,155.5                      8,794.8           11,319
 Bahan Baku

 Parts/Machinery
                                                                              44.9                       20.2               12
 Suku Cadang/Mesin

 Fuel
                                                                             528.5                      592.6            362.8
 Bahan Bakar

 Construction Material
                                                                              68.8                       185                   -
 Material Konstruksi

 Others
                                                                                 -                       92.6            292.1
 Lainnya

 Total Local Procurement
                                                                         8,861.8                      9,685.5      11,986.3
 Total Pengadaan Lokal

 Nonlocal Procurement | Pengadaan Nonlokal

 Raw Materials
                                                                         2,673.1                     4,293.6       6,331.3
 Bahan Baku

 Parts/Machinery
                                                                             376.0                     733.3           1,189.4
 Suku Cadang/Mesin

 Fuel
                                                                             724.2                   1,160.3           1,741.7
 Bahan Bakar

 Coal
                                                                         3,747.2                     4,578,9       6,592.6
 Batu Bara

 Construction Material
                                                                             221.6                   1,253,0       1.308,3
 Material Konstruksi

 Others
                                                                         1,058.3                     1,389.1       1,052.9
 Lainnya

 Total NonLocal Procurement
                                                                         9,041.6                 13,408.5         18,216.5
 Total Pengadaan Non Lokal




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk            195
Page 197
                            Procurement
                                                                                    ​2023                ​2024                   ​2025
                             Pengadaan

 Import Procurement | Pengadaan Impor

 Parts/Machinery
                                                                                              N/A                     13.7                129,9
 Suku Cadang/Mesin

 Coal
                                                                                              N/A                 344.7                   302,6
 Batu Bara

 Construction Material
                                                                                              N/A                        -                  4,5
 Material Konstruksi

 Others
                                                                                              N/A              15,955.5             20,735.1
 Lainnya

 Total Import Procurement
                                                                                           1.802,6            16,313.9              21,172.4
 Total Pengadaan Impor




    Environmental Managament for Sustainable Operations
    Pengelolaan Lingkungan untuk Operasi Berkelanjutan

Energy Consumption (GJ) [GRI 302-1,302-2, 14.1.2, 14.1.3][SASB EM-MM-130a.1]
Konsumsi Energi (GJ)

      Energy Type                      Source
                                                                   2023 (GJ)                     2024 (GJ)                   2025 (GJ)
      Jenis Energi                     Sumber


                              Biosolar                                         1,908,383                2,253,945                  3,192,015


                              Gasoline
                                                                                  1,792                      11,116                      15,847
                              Bensin

                              Coal
                                                                           53,489,037                  60,116,443                 57,965,852
                              Batubara
 Fossil Energy
                              Semicoke                                         9,714,867               12,805,285                 20,681,376


                              Coke Oven Gas
                                                                               5,843,108               14,129,071                 25,183,532
                              Gas Tungku Kokas


                              LPG                                                 1,708                      4,616                        5,640




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk             196
Page 198
        Energy Type                                Source
                                                                                        2023 (GJ)                      2024 (GJ)                             2025 (GJ)
        Jenis Energi                               Sumber


 Subtotal Fossil Energy | Subtotal Energi Fosil                                              70,958,894                          89,320,477                          107,044,262

 Renewable and
                                        Other Renewables
 Alternative Energy
                                        Energi Terbarukan                                     4,278,978                           5,648,283                            11,640,263
 Energi Terbarukan dan
                                        Lainnya
 Alternatif

                                        Biosolar                                              1,007,632                            1,213,663                            2,091,593

 Subtotal Renewable Energy | Subtotal EBT                                                     5,286,610                            6,861,946                           13,731,855

 Electricity                            Electricity Provider
                                                                                                    2,708                               3,296                          12,415,537
 Listrik                                Penyedia Listrik

 Total Energy Consumption
                                                                                            76,248,212                          96,185,720                          133,191,654
 Total Konsumsi Energi

Notes: the scope of data includes PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT KPS, PT HPL,      Catatan: cakupan data meliputi PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT KPS, PT HPL,
and PT ONC. During the reporting period, the Company did not record any material energy        dan PT ONC. Selama periode pelaporan, Perseroan tidak mencatat konsumsi energi
consumption outside the organization as defined under GRI 302-2.                               material di luar organisasi sebagaimana didefinisikan dalam GRI 302-2



Energy Intensity per Product (GJ/t) [GRI 302-3, 14.1.4]
Intensitas Energi per Produk (GJ/t)


                                         Product
                                                                                                     ​2023                          ​2024                           ​2025
                                         Produk

 Laterite Ore (GJ/tLaterite)
                                                                                                                 0.13                            0.08                            0.08
 Bijih Lateril


 MHP (GJ/tMHP)                                                                                                 29.60                           33.80                           24.76


 Ferronickel (GJ/tFeNi)
                                                                                                               76.52                           81.52                           72.62
 Feronikel

Notes: the calculation includes fossil energy and NRE of energy consumption                    Catatan: perhitungan mencakup energi fosil dan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam
                                                                                               konsumsi energi



Emission Intensity per Product (tCO2e/t Ni Content) [GRI 305-4, 14.1.8]
Intensitas Emisi per Produk (tCO2e/t Kandungan Ni)


                                         Product
                                                                                                     ​2023                          ​2024                           ​2025
                                         Produk

 Laterite Ore
                                                                                                                 0.46                            0.51                            0.43
 Bijih Lateril


 MHP                                                                                                           13.36                           13.06                           11.72


 Ferronickel
                                                                                                               63.38                           64.07                           65.88
 Feronikel




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk                               197
Page 199
Air Emissions Exceeding Regulatory Limits (mg/Nm3) [POJK-F.11][GRI 305-7, 14.3.2]
Insiden Emisi Udara yang Melampaui Batas Regulasi (mg/Nm3)


                                Emission Quality Standards (mg/Nm3) | Baku Mutu Emisi (mg/Nm3)                                   2025


                                             Generator Set                                  Stationary Sources
                                      Pembangkit Listrik Tenaga Dalam                      Sumber Tidak Bergerak
  Emission     Coal-Fired                                                                                                      Number of
   Type          Power                                                                                          Other
                                                                                                            Mineral Ore        Incidents
   Jenis          Plant                                                Capacity           Nickel Ore
                                 Capacity          Capacity                                                                     (times)
   Emisi       Pembangkit                                              Kapasitas                            Processing
                                 Kapasitas         Kapasitas                             Processing                             Jumlah
                 Listrik                                               1001-3000                            Pengolahan
                                101–500 KW        501-1000 KW                        Pengolahan Bijih Nikel                     Insiden
                 Tenaga                                                   KW                                Bijih Mineral
                Batubara                                                                                                          (kali)
                                                                                                                 Lain
                                 Oil               Oil                  Oil
                                          Gas                  Gas             Gas   Furnace   Dryer   Klin   Acid Plant
                               Minyak            Minyak               Minyak

 Sulfur
 dioxide
 (SO2)
                         550       n/a    n/a       160        150      150     60      700      700   800           800                0
 Sulfur
 dioksida
 (SO2)
 Nitrogen
 oxides
 (NOx)
                         550     3,400    300     1,850        300     2,300   285      800      800   800          1000                0
 Nitrogen
 oksida
 (NOx)
 Particulate
 matter
                         100       n/a     n/a       95         n/a       90   n/a      150      150   250           350                0
 Materi
 partikulat
 Mercury
 (Hg)
                        0.03       n/a     n/a      n/a         n/a      n/a   n/a       n/a     n/a   n/a                 5            0
 Merkuri
 (Hg)

Water Withdrawal (ML) [GRI 303-3, 14.7.4][SASB EM-MM-140a.1]
Pengambilan Air (ML)

                                                                                                                      ​2025
                     Water Source | Sumber Air                                           ​2024                         Assured



 Surface water for domestic use and nickel processing
                                                                                                  41,169                           58,398
 Air permukaan untuk penggunaan domestik dan pengolahan nikel

 Seawater for domestic use and nickel processing
                                                                                                  17,223                            3,257
 Air laut untuk penggunaan domestik dan pengolahan nikel

 Seawater for power plant cooling process
                                                                                                 770,679                          847,400
 Air laut untuk proses pendinginan pembangkit listrik

 Rainwater
                                                                                                  38,764                           61,324
 Air hujan

 Total                                                                                           867,835                         970,379



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                        PT Trimegah Bangun Persada Tbk            198
Page 200
Water Consumption (ML) [GRI 303-5, 14.7.6] [SASB EM-MM-140a.1]
Penggunaan Air (ML)

                                                                                                                                                       ​2025
                                Use Category
                                                                                                         ​2024                                          Assured
                             Kategori Penggunaan

 Domestic use and nickel processing
                                                                                                                         30,516                                        19,069
 Penggunaan domestik dan pengolahan nikel

 Power plant cooling processes*
                                                                                                                         77,068                                      282,073
 Proses pendinginan pembangkit listrik*

 Total                                                                                                                 107,584                                       301,142

*The approach for calculating water withdrawal and discharge in the power plant cooling     *Pendekatan untuk menghitung penarikan dan pembuangan air pada proses pendinginan
process has been updated. Previously, water consumption was estimated as 10% of total       pembangkit listrik telah diperbarui. Sebelumnya, konsumsi air diperkirakan sebesar 10%
withdrawal to account for evaporation. For the 2025 reporting period, water withdrawal is   dari total penarikan untuk mengakomodasi penguapan. Untuk periode pelaporan 2025,
calculated using design capacity and service hours instead of evaporation estimates.        penarikan air dihitung berdasarkan kapasitas desain dan jam operasional, menggantikan
                                                                                            estimasi penguapan.



Recycled/Reused Water (ML)
Air Daur Ulang/Digunakan Kembali (ML)


                                 Water Resource
                                                                                                         ​2024                                         ​2025
                                   Sumber Air

 Recycled/Reused
                                                                                                                       10,094.8                                        10,718
 Daur ulang/digunakan kembali

Notes: there was a reclassification of reuse categories in 2024.                            Catatan: terdapat reklasifikasi kategori penggunaan kembali air pada tahun 2024.
*Reused water refers to water that has been used and subsequently utilized again for the    *Air yang digunakan kembali mengacu pada air yang telah digunakan dan selanjutnya
same function without significant treatment or change in its primary use.                   dimanfaatkan kembali untuk fungsi yang sama tanpa pengolahan signifikan atau perubahan
                                                                                            pada penggunaan utamanya.




Water Discharge by Destination and Type (ML) [GRI 303-4,14.7.5]
Pelepasan Air Menurut Tujuan dan Tipe (ML)

                                                                                                                                                       ​2025
                Discharge Type | Jenis Pembuangan                                                        ​2024                                         Assured


 Surface water from rainwater runoff and domestic use
 Air permukaan dari limpasan air hujan dan penggunaan                                                                      7,306                                       11,891
 domestik

 Seawater from rainwater runoff and domestic use
                                                                                                                         31,662                                        45,580
 Air laut dari limpasan air hujan dan penggunaan domestik

 Seawater from nickel processing
                                                                                                                         27,673                                        46,439
 Air laut dari pengolahan nikel

 Seawater from power plant cooling processes
                                                                                                                        693,611                                      565,327
 Air laut dari proses pendinginan pembangkit listrik

 Total                                                                                                                 760,252                                      669,237




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk                            199
Page 201
Waste Generation by Type (Tons)[POJK-F.13][GRI 306-1, 306-3, 14.5.2, 14.5.4][SASB EM-MM-150a.6, EM-MM-150a.7]
Timbulan Limbah Berdasarkan Jenis (Ton)

                         Waste Type                                                                                                                                 ​2025*
                                                                                         ​2023                                ​2024
                        Jenis Limbah                                                                                                                                  Assured

 Hazardous – dry tailings[SASB EM-MM-4.150a.5]
                                                                                                  7,496,050                            7,803,318                              6,537,596
 Berbahaya - tailing kering
 Hazardous – slurry tailings[SASB EM-MM-4.150a.5]
                                                                                                           -                         18,120,205                             34,299,077
 Berbahaya - tailing basah
 Hazardous – others
                                                                                                        811                                 2,795                                   3,530
 Berbahaya - lainnya
 Non-hazardous – slag, FABA, domestic
                                                                                                  4,719,700                            6,115,682                            10,664,178
 Tidak berbahaya - slag, FABA, domestik
 Non-hazardous – overburden[SASB EM-MM-4.150a.6]
                                                                                                 23,091,620                          32,978,533                             24,775,753
 Tidak berbahaya – tanah penutup
 Total                                                                                           35,308,181                        65,020,533                              76,280,134
Note: the data scope for reporting period 2025 includes PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT            Catatan: cakupan data tahun 2025 mencakup PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT
HJF, PT KPS, PT HPL, and PT ONC                                                                       KPS, PT HPL, dan PT ONC




Trees Planted for Revegetation by Type (Number) [GRI 101-1, 14.4.2]
Pohon yang ditanam untuk revegetasi berdasarkan jenis (Jumlah)


                   Tree Species Type
                                                                                         ​2023                                ​2024                                  ​2025
                  Jenis Spesies Pohon

 Pioneer | Perintis                                                                                   2,453                                 9,775                                 25,200

 Local | Lokal                                                                                        2,191                                 6,127                                 11,546

 Multipurpose | Serbaguna                                                                              260                                  6,968                                     874

 Others | Lainnya                                                                                      553                                        0                                       0

 Total                                                                                               5,457                                22,870                                 37,620

Notes:                                                                                                Catatan:
The table presents cumulative data from PT TBP, PT GPS, and PT GTS.                                   Tabel mencakup data dari PT TBP, PT GPS, dan PT GTS secara kumulatif.
1. Pioneer species refer to fast-growing plants used for land preparation.                            1. Spesies Perintis adalah tumbuhan dengan jenis cepat tumbuh yang digunakan untuk
2. Local species refer to native plants that support ecosystem restoration.                              persiapan dan stabilisasi lahan.
3. Multipurpose species refer to plants with multiple potential uses, such as timber, wildlife        2. Spesies Lokal adalah tumbuhan asli/lokal yang mendukung pemulihan ekosistem.
   feed, fruit, and others.                                                                           3. Serbaguna adalah tumbuhan yang berpotensi memiliki fungsi banyak seperti kayu, pakan
                                                                                                         satwa, buah, dan lain-lain.




Land Reclamation Costs (Rp Billion)
Biaya Reklamasi Lahan (Rp Miliar)


                               Costs
                                                                                         ​2023                                ​2024                                  ​2025
                               Biaya

 Reclamation
                                                                                                      3.885                                 7.439                                 28.214
 Reklamasi

Notes:                                                                                                Catatan:
Reclamation costs consist of:                                                                         Biaya reklamasi terdiri dari:
- Land Use Costs                                                                                      - Biaya Penatagunaan Lahan
- Revegetation Costs                                                                                  - Biaya Revegetasi
- Mine Water Prevention and Control Costs                                                             - Biaya Pencegahan dan Penanggulangan Air Tambang
- Civil works costs according to the designation of post-mining land or other forms of                - Biaya pekerjaan sipil sesuai peruntukan lahan pascatambang atau program reklamasi
reclamation programs.                                                                                 bentuk lain




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT Trimegah Bangun Persada Tbk                            200
Page 202
River Basin Reforestation Program (DAS)
Program Reboisasi Daerah Aliran Sungai (DAS)

                                                       Description                               Unit
         Item                                                                                                     2023           2024           2025
                                                        Deskripsi                               Satuan

 Managed Areas              Total area managed during the reporting year
 Area yang                  Total area yang dikelola pada tahun yang                       Ha                      4,908.67       2,489.24       2,198.35
 dikelola                   bersangkutan
                            Total number of seedlings planted during the
 Seeds Planted                                                                             Number
                            reporting year
 Bibit yang                                                                                Jumlah                 1,075,644       636,375         502,215
                            Total jumlah bibit yang ditanam pada tahun yang
 ditanam
                            bersangkutan
 Watershed
                            Total area handed over during the reporting year
 Handover
                            Total area yang diserahkan pada tahun yang                     Ha                       475.35              607      2,592.92
 Penyerahan
                            bersangkutan
 DAS

Notes:
1. Managed areas: Total area managed during the reporting year
2. Seed planted: Total number of seedlings planted during the reporting year
3. Watershed Handover: Total area handed over the reporting year




Total Area and Percentage of Protected Area [SASB EM-MM-160a.3]
Total Luas dan Persentase Area yang Dilindungi

                            Description                                            Unit
                                                                                                  2023                   2024                 2025
                             Deskripsi                                            Satuan

 Number of mangrove seedlings planted                                          Seeds
                                                                                                         31,470                 3,775                8,465
 Jumlah bibit Mangrove yang ditanam                                            Bibit

 Artificial reef
                                                                               Unit                       1,086                  175                  664
 Terumbu buatan




Coastal and Marine Ecosystem Restoration Initiative Costs
Restorasi Ekosistem Pesisir dan Laut Biaya Inisiatif

                                          Description
                                                                                                  2023                   2024                 2025
                                           Deskripsi

 Total cost for procuring mangrove seedlings in the relevant year
 Total biaya untuk pengadaan bibit Mangrove pada tahun                                            270,000,000            175,000,000          175,000,000
 bersangkutan

 Total cost for the creation of artificial reefs in the current year
                                                                                                  380,100,000             61,250,000          232,400,000
 Total biaya untuk pembuatan artificial reef tahun bersangkutan




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT Trimegah Bangun Persada Tbk              201
Page 203
     Managing Our Human Resource Responsibly
     Mengelola Sumber Daya Manusia Secara Bertanggung Jawab

Total of New Employees [GRI 401-1, 14.17.3]
Jumlah Karyawan Baru


                              Indicator
                                                                    2023             2024            2025
                              Indikator

 Total                                                                     ​7,283           ​7,878          9,023

 New Employees by Gender | Karyawan Baru berdasarkan Gender

 Male
                                                                           ​6,778           ​7,450          8,539
 Laki-Laki
 Female
                                                                             ​505            ​428            488
 Perempuan

 New Employees by Age | Karyawan Baru berdasarkan Usia

 < 30 Yeas
                                                                           ​4,450           ​5,158          6,550
 < 30 Tahun
 30-50 Years
                                                                           ​2,805           ​2,704          2,460
 30-50 Tahun
 ​> 50 Years
                                                                              ​28              ​16            13
  > 50 Tahun

 New Employees by Origin | Karyawan Baru berdasarkan Asal Pekerja

 Local Employees
                                                                           ​2,093           ​3,023          4,594
 Tenaga Kerja Lokal
 Non-Local Employees
                                                                           ​3,814           ​4,161          4,241
 Tenaga Kerja Nonlokal
 Foreign Employees
                                                                           ​1,376            ​694            188
 Tenaga Kerja Asing

 New Employees by Position | Karyawan Baru berdasarkan Jabatan

 Director
                                                                                ​1              ​0             ​0
 Direktur
 General Manager
                                                                               ​8               ​7             ​2
 Manajer Umum
 Manager
                                                                              ​21              ​17            10
 Manajer
 Superintendent
                                                                              ​44              ​61            42
 Superintenden

 Supervisor                                                                ​1,133            ​265            147

 Staff                                                                       ​944           ​1,376           976

 Non-Staff                                                                 ​5,132​          ​6,152          7,846




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                     PT Trimegah Bangun Persada Tbk       202
Page 204
Employee Composition Overview [POJK-C.3][GRI 2-7, 405-1, 14.21.5][SASB EM-MM-000.B]
Gambaran Umum Komposisi Karyawan


                                           Category
                                                                                                        2023                       2024                        2025
                                           Kategori

 Total Employees
                                                                                                               18,951                      23,443                     26,529
 Total Karyawan
 Local Employees
                                                                                                                 7,012                      8,640                      10,621
 Karyawan Lokal
 Non-Local Employees
                                                                                                                 9,143                     11,536                      12,710
 Karyawan Nonlokal
 Foreign Workers
                                                                                                                2,796                       3,267                       3,198
 Tenaga Kerja Asing
 Proportion of Females
                                                                                                               7.12%                       6.85%                         6.5%
 Proporsi Perempuan
 Proportion of Male
                                                                                                              92.88%                      93.15%                       93.5%
 Proporsi Laki-laki

Note:                                                                                       Catatan:
Local Employees: Indonesian citizens recruited from the surrounding community Operational   Karyawan Lokal: WNI yang direkrut dari masyarakat di sekitar wilayah operasional
Non-Local Employees: Indonesian citizens recruited outside the operational area             Karyawan Non-Lokal: WNI yang direkrut di luar wilayah operasional
Foreign Workers: Foreign nationals employed in specific functions in accordance with        Tenaga Kerja Asing: WNA yang dipekerjakan pada fungsi tertentu sesuai dengan ketentuan
applicable laws and regulations                                                             perundang-undangan yang berlaku




Employee Composition by Age [POJK-C.3][GRI 2-7, 405-1, 14.21.5]
Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia


                                               Age
                                                                                                        2023                       2024                        2025
                                               Usia

 > 50 Years
                                                                                                                   322                         398                         477
 > 50 Tahun
 Female
                                                                                                                     12                          12                         15
 Perempuan
 Male
                                                                                                                   310                         386                         462
 Laki-Laki
 30-50 Years
                                                                                                                8,508                      10,698                      12,065
 30-50 Tahun
 Female
                                                                                                                   404                         475                         516
 Perempuan
 Male
                                                                                                                 8,104                     10.223                      11,549
 Laki-Laki
 < 30 Years
                                                                                                               10,121                      12,347                      13,987
 < 30 tahun
 Female
                                                                                                                   935                       1,118                      1,198
 Perempuan
 Male
                                                                                                                 9,186                     11,229                      12,789
 Laki-Laki

 Total                                                                                                        18,951                      23,443                      26,529




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk                            203
Page 205
Employee Composition by Entity [GRI 2-7]
Komposisi Karyawan berdasarkan Entitas


                                             Entity
                                                                                                        2023                       2024                        2025
                                             Entitas

 PT HPL                                                                                                         6,969                       5,199                       4,263

 PT HJF                                                                                                         6,240                       6,258                       5,507

 PT MSP                                                                                                         2,358                       2,323                       2,377

 PT TBP                                                                                                          2,517                      2,591                       2,568

 PT GPS                                                                                                            867                         968                      1,053

 PT JMP                                                                                                                -                        24                          41

 PT GTS                                                                                                                -                       223                         984

 PT KPS                                                                                                                -                    2,818                       6,699

 PT ONC                                                                                                                -                    2,103                       2,174

 PT DCM                                                                                                                -                       480                         745

 PT OAM                                                                                                                -                           -                          3

 PT CKM                                                                                                                -                           -                       115

 Total                                                                                                        18,951                      23,443                      26,529




Gender distribution by employee category in 2025​​[POJK-C.3][GRI 2-7, 2-8, 405-1, 14.21.5]
Distribusi gender berdasarkan kategori karyawan tahun 2025


                                            Position                                                         Male                                    Female
                                            Jabatan                                                         Laki-laki                              Perempuan

 Director
                                                                                                                                   15                                         2
 Direktur
 General Manager
                                                                                                                                   32                                         3
 Manajer Umum
 Manager
                                                                                                                                 112                                        17
 Manajer
 Superintendent
                                                                                                                                 269                                        50
 Superintenden

 Supervisor                                                                                                                   1,576                                        203

 Staff                                                                                                                        4,920                                     1,093

 Non-Staff                                                                                                                   17,876                                        361

Note:                                                                                       Catatan:
The non-staff category includes field operational employees such as contract construction   Kategori non-staf termasuk karyawan operasional di lapangan seperti pekerja konstruksi
workers.                                                                                    kontrak. Kategori staf adalah karyawan yang bekerja di kantor dan fungsi administrasi.
The staff category includes employees working in office and administrative functions.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                             PT Trimegah Bangun Persada Tbk                           204
Page 206
Employee Composition by Position [POJK-C.3][GRI 2-7, 2-8]
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jabatan


                              Position
                                                                                       2023                              2024                                   2025
                              Jabatan

 Director
                                                                                                      6                                    17                                     17
 Direktur
 General Manager
                                                                                                    27                                     34                                     35
 Manajer Umum
 Manager
                                                                                                   112                                    124                                    129
 Manajer
 Superintendent
                                                                                                   249                                    297                                    319
 Superintenden

 Supervisor                                                                                     2,597                                  1,679                                  1,779

 Staff                                                                                          3,345                                  5,789                                  6,013

 Non-Staff                                                                                     12,615                                15,503                                 18,237

 Total                                                                                        18,951                                23,443                                 26,529

Note: Non-staff includes field operations workers and contract construction workers.          Catatan: Non-staff adalah pekerja operasional lapangan dan pekerja konstruksi kontrak.




Employee Composition by Employment Status [POJK-C.3][GRI 2-7, 2-8]
Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kerja


                    Employment Status
                                                                                       2023                              2024                                   2025
                       Status Kerja

 Permanent Employees
                                                                                                5,421                                  8,855                                11,858
 Karyawan Tetap
 Female
                                                                                                   669                                   965                                  1,134
 Perempuan
 Male
                                                                                                4,752                                  7,890                                10,724
 Laki-Laki
 Non Permanent Employees
                                                                                              13,530                                 14,588                                 14,671
 Karyawan Tidak Permanen
 Female
                                                                                                   682                                    640                                   595
 Perempuan
 Male
                                                                                              12,848                                 13,948                                 14,076
 Laki-Laki

 Total                                                                                        18,951                                23,443                                 26,529




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk                              205
Page 207
Employee Distribution by Placement Location [GRI 2-7]
Distribusi Karyawan Berdasarkan Lokasi Penempatan

 Placement Location | Lokasi Penempatan                                                   2023                               2024                                  2025

 North Maluku
                                                                                                             -                           22,576                                25,651
 Maluku Utara

 Jakarta                                                                                                     -                               867                                   878

 Total                                                                                             18,951                               23,443                                26,529



​​Entry-Level Employee Salary by Location and Gender in 2025 [POJK-F.20][GRI 202-1, 405-2, 14.17.2, 14.21.6]
Gaji Karyawan Pemula menurut Lokasi dan Gender Tahun 2025

                                                             ​Provincial                      ​Lowest Basic
                                                                                                                          Ratio of Basic Salary to Minimum Wage
                                                          Minimum Wage                         Salary (IDR/
                                                                                                                          Rasio Gaji Pokok Terendah dengan UMR
                                                           (IDR/month)*                          month)
      Location                  Gender                    Upah Minimum                          Gaji Pokok
       Lokasi                Jenis Kelamin                                                                                                                                2025
                                                           Regional (Rp/                      Terendah (Rp/
                                                               bulan)*                            bulan)                    2023                   2024                   Assured
                                                                   Assured                         Assured


 Site (Obi island,          Male
 North Maluku)                                                         3,408,000                     ​3,420,600                     1.09                   1.01                   1.00
                            Laki-Laki
 Lapangan
 (Pulau Obi,                Female
                                                                       ​3,408,000                    ​3,420,600                     1.09                   ​1.01                  ​1.00
 Maluku Utara)              Perempuan


                            ​Male
                                                                       ​5,396,761                    5,406,800                      1.01                   1.00                   1.00
 Head Office                 Laki-Laki
 (Jakarta)
 Kantor Pusat
                                                                                                                        ​No female
 (Jakarta)                  Female
                                                                       ​5,396,761                    5,400,000          entry-level                        1.02                   1.00
                            Perempuan
                                                                                                                        employees​

*Site: based on Maluku Utara Governor Decree No. 626/KPTS/MU/2024 regarding Provincial             *Lapangan: berdasarkan Keputusan Gubernur Maluku Utara No. 626/KPTS/MU/2024 tentang
Minimum Wage, Head Office: based on DKI Jakarta Governor Decree No. 829/2024 regarding             Upah Minimum Provinsi, Kantor Pusat: berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta No.
Provincial Minimum Wage.                                                                           829/2024 tentang Upah Minimum Provinsi.




Parental Leave [GRI 401-3, 14.17.5, 14.21.3]
Cuti Orang Tua


                                     Description | Deskripsi                                                        Male | Laki-laki                 Female | Perempuan

 Employees entitled to Parental Leave
                                                                                                                                           9,176                                   162
 Karyawan berhak atas Cuti Orang tua
 Employees taking Parental Leave
                                                                                                                                             391                                    22
 Karyawan mengambil Cuti Orang tua
 Return to Work after Parental Leave
                                                                                                                                             391                                    22
 Kembali bekerja setelah Cuti Orang tua
 Still working after 12 months
                                                                                                                                             176                                     11
 Masih bekerja setelah 12 bulan

 Return to Work Rate (%)                                                                                                                   100​%                                100%

 Retention Rate 12 bulan (%)                                                                                                                45%                                   50%

Note: The return to work rate is measured by comparing the number of employees returning           Catatan: Tingkat kembali bekerja diukur berdasarkan perbandingan antara jumlah karyawan
to work to those taking maternity/parental leave. The 12-Month Retention Rate indicates the        yang kembali aktif bekerja dengan mereka yang mengambil cuti melahirkan/orang tua.
proportion of employees who remain with the Company for a full year after the leave period         Sementara itu, Tingkat Retensi 12 Bulan menunjukkan proporsi karyawan yang tetap
ends.                                                                                              berkarir di Perseroan selama setahun penuh setelah masa cuti tersebut berakhir.

Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT Trimegah Bangun Persada Tbk                            206
Page 208
​​Number of Training Participants
Jumlah Peserta Pelatihan


               Employee Category | Kategori Karyawan                  Female | Perempuan      Male | Laki-laki

 Director | Direktur                                                                    ​15                        ​2

 General Manager | Manajer Umum                                                         ​32                        ​3

 Manager | Manajer                                                                     112                        17

 Superintendent | Superintenden                                                       269                         50

 Supervisor                                                                          1,576                       203

 Staff                                                                               4,920                  1,093

 Non-Staff                                                                          17,876                       361



Total Training Hours
Total Jam Pelatihan


               Employee Category | Kategori Karyawan                  Female | Perempuan      Male | Laki-laki

 Director | Direktur                                                                     ​0                        ​0

 General Manager | Manajer Umum                                                         ​64                        ​0

 Manager | Manajer                                                                     ​158                        ​0

 Superintendent | Superintenden                                                      ​2,243                       ​48

 Supervisor                                                                          6,657                       536

 Staff                                                                              26,316                  4,663

 Non-Staff                                                                         102,442                       985



​​Average Training Hours per Employee [GRI 404-1, 14.17.7, 14.21.4]
Rata-Rata Jam Pelatihan per Karyawan


               Employee Category | Kategori Karyawan                  Female | Perempuan      Male | Laki-laki

 Director | Direktur                                                                  ​0.00                  ​0.00

 General Manager | Manajer Umum                                                       ​2.00                  ​0.00

 Manager | Manajer                                                                     1.4                   ​0.00

 Superintendent | Superintenden                                                        8.3                         1

 Supervisor                                                                            4.2                       2.6

 Staff                                                                                 5.3                       4.3

 Non-Staff                                                                             5.7                       2.7




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                       PT Trimegah Bangun Persada Tbk     207
Page 209
Employees Receiving Performance Reviews by gender and employee category in ​2025 [GRI 404-3]
Jumlah Karyawan Menjalani Penilaian Kinerja berdasarkan Gender dan Kategori di 2025


               Employee Category | Kategori Karyawan                     Female | Perempuan          Male | Laki-laki

 Director | Direktur                                                                        2                           14

 General Manager | Manajer Umum                                                             3                           33

 Manager | Manajer                                                                         16                           98

 Superintendent | Superintenden                                                            48                        273

 Supervisor                                                                               201                       1,567

 Staff                                                                                   1,031                      4,756

 Non-Staff                                                                                292                     15,016

 Total                                                                                   1,593                    21,757

 Percentage of total employees reviewed
                                                                                         92%                        88%
 Persentase Total Karyawan yang telah direview


The number of Voluntary Resignation [GRI 401-1, 14.17.3]
Jumlah Karyawan Keluar (Pengunduran Diri Sukarela)


                            Indicator
                                                                         2023            2024                2025
                            Indikator

 Total                                                                          ​3,371           ​3,230             3,399

 Voluntary Resignation by Gender | Karyawan Keluar berdasarkan Gender

 Male
                                                                                ​3,181           ​2,964             3,092
 Laki-Laki
 Female
                                                                                  ​190            ​266               307
 Perempuan

 Voluntary Resignation by Age Group | Karyawan Keluar berdasarkan Usia

 < 30 Yeas
                                                                                ​2,053           ​1,759             1,844
 < 30 Tahun
 30-50 Years
                                                                                ​1,271           ​1,400             1,518
 30-50 Tahun
 ​> 50 Years
                                                                                   ​47              ​71                 ​37
  > 50 Tahun

 Voluntary Resignation by Employee Origin | Karyawan Keluar berdasarkan Asal Pekerja

 Local Employees
                                                                                ​1,315            ​962               930
 Tenaga Kerja Lokal
 Non-Local Employees
                                                                                ​1,741           ​1,515             1,901
 Tenaga Kerja Nonlokal
 Foreign Employees
                                                                                  ​315            ​753               568
 Tenaga Kerja Asing




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                          PT Trimegah Bangun Persada Tbk          208
Page 210
                              Indicator
                                                                      2023                2024             2025
                              Indikator

 Voluntary Resignation by Job Level | Karyawan Keluar berdasarkan Jabatan

 Director
                                                                                  ​0                 ​0              ​3
 Direktur
 General Manager
                                                                                  ​0                 ​2              2
 Manajer Umum
 Manager
                                                                                  ​0                ​15             ​12
 Manajer
 Superintendent
                                                                                  ​0                ​42             37
 Superintenden

 Supervisor                                                                       ​0              ​338             229

 Staff                                                                            ​0              ​935             934

 Non-Staff                                                                        ​0​            ​1,898           2,180


Employee Turnover Rate [GRI 401-1, 14.17.3]
Tingkat Pergantian Karyawan


                             Description
                                                                      2023                2024             2025
                              Deskripsi

 Total                                                                          18%               14%              13%

 Turnover by Gender | Pergantian Karyawan berdasarkan Gender

 Male
                                                                                14%               17%              18%
 Laki-Laki
 Female
                                                                                18%               14%              12%
 Perempuan

 Turnover by Age Group | Pergantian Karyawan berdasarkan Usia

 < 30 Yeas
                                                                                19%               11%               9%
 < 30 Tahun
 30-50 Years
                                                                                19%               13%              15%
 30-50 Tahun
 ​> 50 Years
                                                                                11%               23%              18%
  > 50 Tahun

 Turnover by Employee Origin | Pergantian Karyawan berdasarkan Asal Pekerja

 Local Employees
                                                                                20%               14%              13%
 Tenaga Kerja Lokal
 Non-Local Employees
                                                                                15%               13%              13%
 Tenaga Kerja Nonlokal
 Foreign Employees
                                                                                15%               18%               8%
 Tenaga Kerja Asing




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk      209
Page 211
                               Description
                                                                                  2023             2024                2025
                                Deskripsi

  Turnover by Job Level | Pergantian Karyawan berdasarkan Jabatan

  Director
                                                                                         0%                0%                  18%
  Direktur
  General Manager
                                                                                         0%                6%                  11%
  Manajer Umum
  Manager
                                                                                         0%                12%                  9%
  Manajer
  Superintendent
                                                                                         0%                14%                 12%
  Superintenden

  Supervisor                                                                             0%                20%                 13%


  Staff                                                                                  0%                16%                 16%


  Non-Staff                                                                              0%                12%                 12%


Workers Covered by an Occupational Health and Safety Management System & Critical Incident Management
[GRI 403-8, 14.16.9]

Jumlah Pekerja yang Dicakup oleh Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan kerja & Manajemen
Insiden Kritis

                       Description
                                                              2023                       2024                       2025
                        Deskripsi

  Employees & Workers covered by OHS MS
                                                                      ​14,154                    ​26,766                      26,529
  Karyawan & Pekerja yang dicakup oleh SMK3
  Non-employees covered by OHS MS
                                                                        ​3,145​                   17,515                      10,115
  Non-karyawan yang dicakup oleh SMK3



Occupational Health and Safety Performance Indicators – Employee [GRI 403-9, 403-10, 14.16.10, 14.16.11][SASB EM-MM-320a.1]
Indikator Kinerja Kesehatan dan Keselamatan Kerja - Karyawan

           Description
                                         Unit                 2023                       2024                       2025
            Deskripsi

  Property Damage              Number
                                                                          349                       488                         463
  Kerugian Properti            Jumlah
  First Aid Cases
                               Rate
  Kasus Pertolongan                                                       454                       331                         438
                               Tingkat
  Pertama
  Morbidity                    Rate
                                                                       0.283                       0.234                       0.290
  Morbiditas                   Tingkat
                               Number
                                                                           81                         46                        845
                               Jumlah
  Near Miss
                               Rate
                                                                        1.539                      0.571                      11.596
                               Tingkat




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk            210
Page 212
          Description
                                                      Unit                               2023                            2024                                2025
           Deskripsi

                                          Number
                                                                                                       2                                   0                                   4
 Fatality                                 Jumlah
 Fatalitas                                Rate
                                                                                                  0.038                                    0                              0.055
                                          Tingkat
 Total Recordable Injury                  Number
 Frequency Rate (TRIFR)                                                                                2                                185                  Assured        157
                                          Jumlah
 Tingkat Frekuensi Cedera
 Tercatat (TRIFR)
                                          Rate
                                                                                                  0.038                                2.29                  Assured       2.15
                                          Tingkat


 Lost Days due to Work-                   Days
                                                                                                 12,395                                    0                            24,007
 Related Injuries                         Hari
 Hari Hilang akibat cedera                Rate
 akibat kerja                                                                                   235.519                                    0                                329
                                          Tingkat

 Lost Time Injuries (High-
 impact work injuries                     Number
                                                                                                       4                                    1                                   1
 excluding fatalities)                    Jumlah
 Cedera Waktu Hilang
 (Cedera akibat kerja                     Rate
 berdampak tinggi, tidak                                                                           0.07                                 0.01                               0.01
                                          Tingkat
 termasuk fatalitas)
 Man Hour                                 Hours
                                                                                             52,628,476                        80,621,142                Assured   72,870,090
 Jam Kerja                                Jam

Notes: PT TBP uses ratio calculations based on 1,000,000 working hours, while non-mining        Catatan: PT TBP menggunakan perhitungan rasio berdasarkan 1.000.000 jam kerja,
business units apply a different calculation method, namely using estimated working hours.      sedangkan untuk unit bisnis non-pertambangan terdapat perbedaan metode perhitungan,
                                                                                                yaitu menggunakan estimasi jam kerja.




Occupational Health and Safety Performance Indicators – Contractors [GRI 403-9, 403-10, 14.16.10, 14.16.11][SASB EM-MM-320a.1]
Indikator Kinerja Kesehatan dan Keselamatan Kerja - Kontraktor

            Indicator
                                                      Unit                               2023                            2024                                2025
            Indikator

 Property Damage                          Number
                                                                                                    ​125                                ​122                                ​103
 Kerugian Properti                        Jumlah
 First Aid Cases
                                          Rate
 Kasus Pertolongan                                                                                  ​187                                ​242                                ​212
                                          Tingkat
 Pertama
 Morbidity                                Rate
                                                                                                  ​0.163                              ​0.155                              0.100
 Morbiditas                               Tingkat
                                          Number
                                                                                                      ​25                                 ​58                               ​200
                                          Jumlah
 Near Miss
                                          Rate
                                                                                                  ​1.041                              ​1.268                              5.734
                                          Tingkat




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk                           211
Page 213
          Description
                                                      Unit                               2023                              2024                                2025
           Deskripsi

                                          Number
                                                                                                         ​0                                  ​0                                  ​0
 Fatality                                 Jumlah
 Fatalitas                                Rate
                                                                                                         ​0                                  ​0                                  ​0
                                          Tingkat
 Total Recordable Injury                  Number
 Frequency Rate (TRIFR)                                                                                  ​0                               ​234                 Assured        ​165
                                          Jumlah
 Tingkat Frekuensi Cedera
 Tercatat (TRIFR)                         Rate
                                                                                                         0                                ​5.12                Assured       ​4.73
                                          Tingkat


 Lost Days due to Work-                   Days
                                                                                                         ​0                                  ​0                                  ​0
 Related Injuries                         Hari
 Hari Hilang akibat cedera                Rate
 akibat kerja                                                                                            ​0                                  ​0                                  ​0
                                          Tingkat

 Lost Time Injuries (High-
 impact work injuries                     Number
                                                                                                         ​0                                  ​0                                  ​0
 excluding fatalities)                    Jumlah
 Cedera Waktu Hilang
 (Cedera akibat kerja                     Rate
 berdampak tinggi, tidak                                                                                 ​0                                  ​0                                  ​0
                                          Tingkat
 termasuk fatalitas)
 Man Hour                                 Hours
                                                                                              ​24,010,809                       ​45,728,452                 Assured   34,882,432
 Jam Kerja                                Jam

Notes: PT TBP uses ratio calculations based on 1,000,000 working hours, while non-mining          Catatan: PT TBP menggunakan perhitungan rasio berdasarkan 1.000.000 jam kerja,
business units apply a different calculation method, namely using estimated working hours.        sedangkan untuk unit bisnis non-pertambangan terdapat perbedaan metode perhitungan,
                                                                                                  yaitu menggunakan estimasi jam kerja.




       Social Impact and Rights Management
       Pengelolaan Dampak Sosial Hak Masyarakat



                     Year
                                                                      2023                                      2024                                       2025
                    Tahun
 Total Programs (Number)
                                                                                             92                                    110                                        119
 Total Program (Jumlah)




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk                          212
Page 214
       Governance and Business Ethics
       Tata Kelola dan Etika Bisnis

                                                                                        Participant from
            Date                                                     Organizer             the Board           Role
  No                                 Program
           Tanggal                                                 Penyelenggara          Peserta dari         Peran
                                                                                             Direksi
   1    11 January        MLD (Managerial Leadership         Harita Nickel              Tonny H. Gultom     Participant
        2025 & 18         Development) Program with                                                         Peserta
        January 2025      Quintave
        11 Januari 2025
        & 18 Januari
        2025
  2     22 January      Macquarie Conference: 100 Days       Macquarie                  Roy Arman Arfandy   Speaker
        2025            of New Indonesia                                                                    Pembicara
        22 Januari 2025
  3     11 February       Mandiri Investment Forum 2025      Bank Mandiri               Suparsin Darmo      Participant
        2025                                                                            Liwan               Peserta
        11 Februari
        2025
  4     14 February       JP Morgan 2025 Economic            JP Morgan                  Suparsin Darmo      Participant
        2025              Outlook                                                       Liwan               Peserta
        14 Februari
        2025
  5     18–19 February    Indonesia Economic Summit 202 Indonesian Business             Suparsin Darmo      Participant
        2025                                            Council                         Liwan               Peserta
        18–19 Februari
        2025
  6     4 April 2025      US Reciprocal Tariff and its       OCBC Bank                  Suparsin Darmo      Participant
        4 April 2025      Potential Implications                                        Liwan               Peserta
  7     24 April 2025     Towards a More Responsible         Ministry of Energy and     Tonny H. Gultom     Keynote
        24 April 2025     Nickel Supply Chain to Support     Mineral Resources                              Speaker
                          Indonesia’s Energy Transition                                                     Pembicara
                          Menuju Rantai Pasok Nikel yang                                                    Utama
                          Lebih Bertanggungjawab untuk
                          Mendukung Transisi Energi
                          Indonesia
  8     21 May 2025       DBS Asian Insights Conference      DBS                        Roy Arman Arfandy   Participant
        21 Mei 2025       2025: 8% and Beyond with Key                                                      Peserta
                          Thought Leaders
  9     21 May 2025       Asian Insights Conference 2025     DBS Bank                   Suparsin Darmo      Participant
        21 Mei 2025                                                                     Liwan               Peserta
  10    2 June 2025       The Role of Professionals in       Indonesian Nickel Miners   Tonny H. Gultom     Panelist
        2 Juni 2025       Advancing Sustainable Practices    Association (APNI)                             Panelis
                          in the Nickel Industry
  11    4 June 2025       Indonesia Critical Minerals        Shanghai Metals Market     Tonny H. Gultom     Panelist
        4 Juni 2025       Conference & Expo 2025 – “How                                                     Panelis
                          to Jointly Achieve and Establish
                          a Sustainable Nickel-Cobalt
                          Industry”




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk         213
Page 215
                                                                                       Participant from
            Date                                                   Organizer              the Board           Role
  No                               Program
           Tanggal                                               Penyelenggara           Peserta dari         Peran
                                                                                            Direksi
  12   25 June 2025     Focus Group Discussion on the     Indonesian Nickel Miners     Tonny H. Gultom     Panelist
       25 Juni 2025     Development of ESG Standards      Association (Perhapi)                            Panelis
                        for Indonesian Industry
                        FGD Penyusunan Standar ESG
                        Industri Indonesia
  13   7 August 2025    The 4th Nickel Producers,         Petromindo                   Roy Arman Arfandy   Speaker
       7 Agustus 2025   Processors, and Buyers                                                             Pembicara
                        Conference
  14   27 August 2025   Citi Conference                   Citi                         Roy Arman Arfandy   Participant
       27 Agustus                                                                                          Peserta
       2025
  15   10 September     Asia Pacific CFO and Treasurers   JP Morgan                    Suparsin Darmo      Participant
       2025             Forum                                                          Liwan               Peserta
       10 September
       2025
  16   10 September     CPI Forum 2025                    Indonesian Mineral           Tonny H. Gultom     Keynote
       2025                                               Reserves Committee                               Speaker
       10 September                                       (KCMI), Indonesian                               Pembicara
       2025                                               Association of Geologists                        Utama
                                                          (IAGI) & Indonesian Mining
                                                          Professionals Association
                                                          (Perhapi)
  17   17 October       Development of Indonesian         Directorate General of       Tonny H. Gultom     Member of
       2025             National Standard (SNI) for       Mineral and Coal, Ministry                       Technical
       17 Oktober       the Utilization of Nickel Slag    of Energy and Mineral                            Committee
       2025             as a Soil Amendment for Land      Resources                                        13-05
                        Reclamation                                                                        Anggota
                        Penyusunan SNI Pemanfaatan                                                         Komite Teknis
                        Slag Nickel sebagai Pembenah                                                       13-05
                        Tanah Reklamasi
  18   28 October       Economic Outlook 2026             Bank Permata                 Suparsin Darmo      Participant
       2025                                                                            Liwan               Peserta
       28 Oktober
       2025
  19   19 November      Leadership Insight Session on     Harita Nickel                Tonny H. Gultom     Participant
       2025             Media Landscape & Reputation                                                       Peserta
       19 November      with Tempo
       2025
  20   26 November      Metal and Mining Forum            DBS Bank                     Suparsin Darmo      Participant
       2025                                                                            Liwan               Peserta
       26 November
       2025
  21   4 December       NRGI Indonesia Multi              National Economic Council    Roy Arman Arfandy   Participant
       2025             Stakeholder Discussion Forum      (DEN)                                            Peserta
       4 Desember
       2025




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                            PT Trimegah Bangun Persada Tbk          214
Page 216
POJK Index[POJK G.4]
Indeks POJK
The POJK index in this report is compiled based on:                      Indeks POJK dalam laporan ini disusun berdasarkan:
• Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 51/              • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 51/
  POJK.03/2017                                                             POJK.03/2017
• Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK) Num-              • Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 16/
  ber 16/SEOJK.04/2021                                                     SEOJK.04/2021


                                                        Topic                                                         Location
                                                        Topik                                                          Lokasi

   A.    Sustainability Strategy | Strategi Keberlanjutan

                  Elaboration of Sustainability Strategy
          A. 1.                                                                                                         35-38
                  Penjelasan Strategi Keberlanjutan

   B.    Overview of Performance on Sustainability Aspects | Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan

                  Economic Aspects, covering at least:
          B. 1.                                                                                                            4
                  Aspek Ekonomi, paling sedikit memuat:
                  a. Quantity of products or services sold;
                  a. Kuantitas produksi atau jasa yang dijual;
                  b. Revenue or sales;
                  b. Pendapatan atau penjualan;
                  c. Net profit or loss;
                  c. Laba atau rugi bersih;
                  d. Environmentally friendly products; and
                  d. Produk ramah lingkungan; dan
                  e. Engagement of local stakeholders on sustainable finance business process
                  e. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan Berkelanjutan
                  Environmental Aspects, covering at least:
          B. 2.                                                                                                           5-6
                  Aspek Lingkungan Hidup, paling sedikit memuat:
                  a. Energy consumption;
                  a. Penggunaan energi;
                  b. Reduction of Emission produced;
                  b. Pengurangan emisi yang dihasilkan;
                  c. Reduction of waste and effluent; and
                  c. Pengurangan limbah dan efluen; dan
                  d. Biodiversity conservation.
                  d. Pelestarian keanekaragaman hayati.
                  Social Aspect
          B. 3.                                                                                                           7-9
                  Aspek Sosial

   C.    Company Profile | Profil Perusahaan

                  Vision, Mission, and Sustainability Values
           C.1.                                                                                                           19
                  Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
                  Company Address
           C.2.                                                                                                         18, 181
                  Alamat Perusahaan
                  Business Scale, covering at least:                                                                18, 24, 26, 122,
           C.3.
                  Skala Usaha, paling sedikit memuat:                                                                   203-205
                  a. Total assets or assets capitalization, and total liabilities
                  a. Total aset atau kapitalisasi aset dan total kewajiban;

Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk             215
Page 217
                                                      Topic                                                  Location
                                                      Topik                                                   Lokasi

                  b. Number of employees by gender, position, age, education and employment status
                  b. Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status
                  ketenagakerjaan;
                  c. Shareholders name and percentage of stock ownership; and
                  c. Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham; dan
                  d. Operational areas
                  d. Wilayah operasional.
                  Products, Services, and Business Activities
          C.4.                                                                                                    20-22
                  Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
                  Membership of Associations
          C.5.                                                                                                     32
                  Keanggotaan pada Asosiasi
                  Significant Changes in Issuers and Public Companies
          C.6.                                                                                                     29
                  Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan

  D.    Elaboration Of Board Of Directors | Penjelasan Direksi

                  Elaboration of Board of Directors
         D. 1.                                                                                                    10,13
                  Penjelasan Direksi
                  a. Policy to respond to challenges in fulfilling sustainability strategies
                  a. Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan
                  b. Implementation of sustainable finance
                  b. Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                  c.Target achievement strategies
                  c. Strategi pencapaian target

   E.   Sustainability Governance | Tata Kelola Keberlanjutan

                  Person in Charge of Sustainable Finance Implementation
         E. 1.                                                                                                     59
                  Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                  Competency Development on Sustainable Finance
         E. 2.                                                                                                    169
                  Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
                  Risk Assessment on the Implementation of Sustainable Finance
         E. 3.                                                                                                 50, 191
                  Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                  Relationship with Stakeholders
         E. 4.                                                                                                 42, 172
                  Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan
                  Issues Regarding the Implementation of Sustainable Finance
         E. 5.                                                                                                     46
                  Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan

   F.   Sustainability Performance | Kinerja Keberlanjutan

                  Activities to Building a Culture of Sustainability
          F. 1.                                                                                               19, 36-38
                  Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan

        Economic Performance | Kinerja Ekonomi

                  Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financing or Investment
                  Targets, Revenue and Profit/Loss
         F. 2.                                                                                                25, 27-28
                  Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan atau Investasi,
                  Pendapatan dan Laba Rugi
                  Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing or Investment Targets on
                  Financial Instruments or Projects that Align with Sustainable Finance
         F. 3.                                                                                                    105
                  Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan atau Investasi pada
                  Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk         216
Page 218
                                                     Topic                                                        Location
                                                     Topik                                                         Lokasi

        Environmental Performance | Kinerja Lingkungan Hidup

        General Aspect | Aspek Umum

                  Environmental Costs
         F. 4.                                                                                                     107, 116
                  Biaya Lingkungan Hidup

        Material Aspect | Aspek Material

                  Consumption of Environmentally Friendly Materials                                               85, 99, 102-
         F. 5.
                  Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan                                                        103, 117

        Energy Aspect | Aspek Energi

                  The Quantity and Intensity of Energy Consumed
         F. 6.                                                                                                      77, 79
                  Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
                  Efforts and Achievements in Energy Efficiency and the Use of Renewable Energy
         F. 7.                                                                                                     83, 85-86
                  Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan

        Water Aspect | Aspek Air

                  Water Consumption
         F. 8.                                                                                                        90
                  Penggunaan Air

        Biodiversity Aspect | Aspek Keanekaragaman Hayati

                  The Impact of Operational Areas that are Near or Located in Conservation Areas or Areas with
                  Biodiversity
         F. 9.                                                                                                        110
                  Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau
                  Memiliki Keanekaragaman Hayati
                  Biodiversity Conservation Efforts
         F. 10.                                                                                                       110
                  Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati

        Emissions Aspect | Aspek Emisi

                  The Amount and Intensity of Emissions Produced by Type
         F. 11.                                                                                                  79, 81-82, 198
                  Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
                  Efforts and Achievements in Reducing Emission
         F. 12.                                                                                                    83, 85-86
                  Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan

        Waste and Effluent | Aspek Limbah Dan Efluen

                  The Amount of Waste and Effluent Produced by Type
         F. 13.                                                                                                  92, 95-96, 200
                  Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
                  Mechanism of Waste and Effluent Management
         F. 14.                                                                                                    92, 95, 97
                  Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
                  Spill That Occurs (if any)
         F. 15.                                                                                                       98
                  Tumpahan yang Terjadi (jika ada)

        Environmental Complaint Aspect | Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup

                  Number and Content of Environmental Complaint Received and Resolved
         F. 16.                                                                                                   63-64, 194
                  Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan

        Social Performance | Kinerja Sosial

                  Commitment to Provide Equal Products and/or Services to Consumers
         F. 17.   Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada                      25
                  Konsumen

        Employment Aspect | Aspek Ketenagakerjaan



Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk             217
Page 219
                                                     Topic                                                         Location
                                                     Topik                                                          Lokasi

                  Equal Employment Opportunity
         F. 18.                                                                                                     120-121
                  Kesetaraan Kesempatan Bekerja
                  Child Labor and Forced Labor
         F. 19.                                                                                                       121
                  Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
                  Regional Minimum Wage
         F. 20.                                                                                                   126-127, 206
                  Upah Minimum Regional
                  Safe and Healthy Working Environment
         F. 21.                                                                                                       135
                  Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
                  Employee Training and Development
         F. 22.                                                                                                     130-131
                  Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai

        Community Aspect | Aspek Masyarakat

                  Operational Impacts on Local Communities
         F. 23.                                                                                                       147
                  Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
                  Community Complaints
         F. 24.                                                                                                    63-64, 194
                  Pengaduan Masyarakat
                  Corporate Social Responsibility (CSR)
         F. 25.                                                                                                     151-152
                  Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
        Responsibility For Sustainable Products/ Services | Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa
        Berkelanjutan
                  Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
         F. 26.                                                                                                       21
                  Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
                  Products/Services that Have Been Evaluated for Customer Safety
         F. 27.                                                                                                      25-26
                  Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
                  Product/Service Impacts
         F. 28.                                                                                                       46
                  Dampak Produk/Jasa
                  Number of Products Recalled
         F. 29.                                                                                                      25-26
                  Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
                  Customer Satisfaction Surveys for Sustainable Financial Products/Services
         F. 30.                                                                                                      25-26
                  Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan

  G.    Others | Lain-lain

                  Written Verification by an Independent Party (if any)
         G. 1.                                                                                                        177
                  Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
                  Feedback Form
         G. 2.                                                                                                        181
                  Lembar Umpan Balik
                  Response to Feedback on the Previous Year’s Sustainability Report
         G. 3.                                                                                                        181
                  Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
                  List of Disclosures in Accordance with the Financial Services Authority Regulation Number 51/
                  POJK.03/2017 concerning The Implementation of Sustainable Finance for Financial Services
                  Institutions, Issuers And Public Company
         G. 4.                                                                                                      175, 215
                  Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
                  tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,Emiten, dan
                  Perusahaan Publik




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                               PT Trimegah Bangun Persada Tbk             218
Page 220
GRI Index
Indeks GRI
                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk has reported the information cited in this GRI content index for
Statement of use                the period January 1 to December 31, 2025 in accordance with the GRI Standards.
Pernyataan penggunaan           PT Trimegah Bangun Persada Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks konten
                                GRI untuk periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025 dengan merujuk kepada Standar GRI.

GRI 1 used                      GRI 1: foundation 2021
GRI 1 yang digunakan            GRI 1 Landasan 2021

Applicable GRI Sector
Standard(s)                     GRI 14: Mining Sector 2024
Standar Sektor GRI yang         GRI 14: Sektor Pertambangan 2024
berlaku


                                                                                           Omission
                                                                                    Yang Tidak Dicantumkan             GRI Sector
                                                                                                                        Standard
                                                                                                                        Reference
  GRI Standard                  Disclosure                 Location    Requirement(s)                                      No.
   Standar GRI                Pengungkapan                  Lokasi        Omitted
                                                                                         Reason          Explanation   No. Rujukan
                                                                         Persyaratan                                     Standar
                                                                                         Alasan           Penjelasan
                                                                         yang Tidak                                     Sektor GRI
                                                                        Dicantumkan

 GR1-2 General     2-1 Organizational details               18, 24
 Disclosure 2021   2-1 Rincian organisasi
 GRI 2: Pengung-
                   2-2 Entities included in the              176
 kapan
                   organization’s sustainability
 Umum 2021
                   reporting
                   2-2 Entitas yang dicantumkan dalam
                   pelaporan keberlanjutan organisasi

                   2-3 Reporting period, frequency and     175-176,
                   contact point                             181
                   2-3 Periode, frekuensi, dan titik
                   kontak pelaporan

                   2-4 Restatements of information           176
                   2-4 Penyajian kembali informasi

                   2-5 External assurance                    177
                   2-5 Penjaminan eksternal

                   2-6 Activities, value chain and other    18, 20-
                   business relationships                   22, 24,
                   2-6 Kegiatan, rantai nilai dan             29
                   hubungan bisnis lain

                   2-7 Employees                           122, 203-
                   2-7 Tenaga kerja                          206

                   2-8 Workers who are not employees       122, 204-
                   2-8 Pekerja yang bukan pekerja            205
                   langsung

                   2-9 Governance structure and              168
                   composition
                   2-9 Struktur dan komposisi tata
                   kelola




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                      PT Trimegah Bangun Persada Tbk       219
Page 221
                                                                                       Omission
                                                                                Yang Tidak Dicantumkan             GRI Sector
                                                                                                                    Standard
                                                                                                                    Reference
 GRI Standard                Disclosure                 Location   Requirement(s)                                      No.
  Standar GRI              Pengungkapan                  Lokasi       Omitted
                                                                                     Reason          Explanation   No. Rujukan
                                                                     Persyaratan                                     Standar
                                                                                     Alasan           Penjelasan
                                                                     yang Tidak                                     Sektor GRI
                                                                    Dicantumkan

                2-10 Nomination and selection of          170
                the highest governance body
                2-10 Pencalonan dan pemilihan
                badan tata kelola tertinggi

                2-11 Chair of the highest governance    168-169
                body
                2-11 Ketua badan tata kelola
                tertinggi

                2-12 Role of the highest governance      50, 59,
                body in overseeing the management         171
                of impacts
                2-12 Peran badan tata kelola
                tertinggi dalam mengawasi
                manajemen dampak

                2-13 Delegation of responsibility for    50, 59-
                managing impacts                         60,171
                2-13 Delegasi tanggung jawab untuk
                mengelola dampak

                2-14 Role of the highest governance      44, 59,
                body in sustainability reporting          175
                2-14 Peran badan tata kelola
                tertinggi dalam pelaporan
                keberlanjutan

                2-15 Conflicts of interest                174
                2-15 Konflik kepentingan

                2-16 Communication of critical           63-64
                concerns
                2-16 Komunikasi masalah penting

                2-17 Collective knowledge of the          169
                highest governance body
                2-17 Pengetahuan kolektif badan
                tata kelola tertinggi

                2-18 Evaluation of the performance        170
                of the highest governance body
                2-18 Evaluasi kinerja badan tata
                kelola tertinggi

                2-19 Remuneration policies              126, 170
                2-19 Kebijakan remunerasi

                2-20 Process to determine               126, 170
                remuneration
                2-20 Proses untuk menentukan
                remunerasi

                2-21 Annual total compensation            170
                ratio
                2-21 Rasio kompensasi total
                tahunan




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk      220
Page 222
                                                                                          Omission
                                                                                   Yang Tidak Dicantumkan             GRI Sector
                                                                                                                       Standard
                                                                                                                       Reference
  GRI Standard                  Disclosure                Location    Requirement(s)                                      No.
   Standar GRI                Pengungkapan                 Lokasi        Omitted
                                                                                        Reason          Explanation   No. Rujukan
                                                                        Persyaratan                                     Standar
                                                                                        Alasan           Penjelasan
                                                                        yang Tidak                                     Sektor GRI
                                                                       Dicantumkan

                   2-22 Statement on sustainable           10, 13,
                   development strategy                   29, 35-38
                   2-22 Pernyataan tentang strategi
                   pembangunan berkelanjutan

                                                           35, 61,
                   2-23 Policy commitments
                                                          67, 120,
                   2-23 Komitmen kebijakan
                                                            168

                   2-24 Embedding policy                   31, 35,
                   commitments                             37-38,
                   2-24 Menanamkan komitmen                62, 67,
                   kebijakan                              120, 168

                   2-25 Processes to remediate
                   negative impacts
                                                           63-64
                   2-25 Proses untuk memperbaiki
                   dampak negatif

                   2-26 Mechanisms for seeking advice
                   and raising concerns
                   2-26 Mekanisme untuk mencari            63-64
                   nasihat dan mengemukakan
                   masalah

                   2-27 Compliance with laws and
                   regulations
                                                           39, 175
                   2-27 Kepatuhan terhadap hukum
                   dan peraturan

                   2-28 Membership associations
                                                             32
                   2-28 Asosiasi keanggotaan

                   2-29 Approach to stakeholder
                                                           42, 44,
                   engagement
                                                           63-64,
                   2-29 Pendekatan untuk keterlibatan
                                                          148, 153
                   pemangku kepentingan

                   2-30 Collective bargaining
                   agreements                               133
                   2-30 Perjanjian perundingan kolektif

 GRI 3: Material   3-1 Process to determine material
 Topics 2021       topics
                                                             44
 GRI 3: Topik      3-1 Proses untuk menentukan topik
 Material 2021     material

                   3-2 List of material topics
                                                           46, 178
                   3-2 Daftar topik material

                                                           27, 61,
                                                           67, 76,
                                                           89, 95,
                   3-3 Management of Material Topics      100, 105,
                   3-3 Manajemen Topik Material           110, 119,
                                                          121, 135,
                                                          147, 149,
                                                          156, 173




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                     PT Trimegah Bangun Persada Tbk       221
Page 223
                                                                                               Omission
                                                                                        Yang Tidak Dicantumkan                          GRI Sector
                                                                                                                                         Standard
                                                                                                                                         Reference
  GRI Standard                  Disclosure                Location    Requirement(s)                                                        No.
   Standar GRI                Pengungkapan                 Lokasi        Omitted
                                                                                             Reason              Explanation            No. Rujukan
                                                                        Persyaratan                                                       Standar
                                                                                             Alasan               Penjelasan
                                                                        yang Tidak                                                       Sektor GRI
                                                                       Dicantumkan

 GRI 101: Biodi-   101-1 Policies to halt and reverse
 versity 2024      biodiversity loss
 GRI 101: Keane-   101-1 Kebijakan untuk                  106, 110,
                                                                                                                                          14.4.2
 karagaman         menghentikan                             200
 Hayati 2024       dan mengembalikan hilangnya
                   keanekaragaman hayati

                   101-2 Management of Biodiversity
                                                          108-110,
                   Impacts
                                                          114, 116-                                                                       14.4.3
                   101-2 Manajemen dampak
                                                            117
                   keanekaragaman hayati

                   101-3 Access and Benefit Sharing                   All disclosures     Information not   As a mining company,
                   101-3 Akses dan berbagi manfaat                    Seluruh             relevant          Harita Nickel does
                                                                      pengungkapan        Informasi tidak   not utilize genetic
                                                                                          relevan           resources or traditional
                                                                                                            knowledge in its
                                                                                                            operational activities;
                                                                                                            therefore, this indicator
                                                                                                            is not relevant to the
                                                                                                            Company.
                                                                                                            Sebagai perusahaan
                                                                                                            pertambangan,
                                                                                                            Harita Nickel tidak
                                                                                                            memanfaatkan sumber
                                                                                                            daya genetik maupun
                                                                                                            pengetahuan tradisional
                                                                                                            dalam kegiatan
                                                                                                            operasionalnya,
                                                                                                            sehingga indikator
                                                                                                            ini tidak relevan bagi
                                                                                                            Perseroan.

                   101-4 Identification of biodiversity   110, 112-                                                                       14.4.4
                   impacts                                113, 115
                   101-4 Identifikasi dampak
                   keanekaragaman hayati

                   101-5 Locations with biodiversity        110                                                                           14.4.5
                   impacts
                   101-5 Lokasi yang memiliki dampak
                   keanekaragaman hayati

                   101-6 Direct drivers of biodiversity     112                                                                           14.4.6
                   loss
                   101-6 Pemicu langsung hilangnya
                   keanekaragaman hayati

                   101-7 Changes to the state of            115                                                                           14.4.7
                   biodiversity
                   101-7 Perubahan kondisi
                   keanekaragaman hayati

                   101-8 Ecosystem services               110-111                                                                         14.4.8
                   101-8 Layanan ekosistem




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                          PT Trimegah Bangun Persada Tbk                    222
Page 224
                                                                                           Omission
                                                                                    Yang Tidak Dicantumkan             GRI Sector
                                                                                                                        Standard
                                                                                                                        Reference
  GRI Standard                   Disclosure                 Location   Requirement(s)                                      No.
   Standar GRI                 Pengungkapan                  Lokasi       Omitted
                                                                                         Reason          Explanation   No. Rujukan
                                                                         Persyaratan                                     Standar
                                                                                         Alasan           Penjelasan
                                                                         yang Tidak                                     Sektor GRI
                                                                        Dicantumkan

 GRI 201:            201-1 Direct economic value             27-28                                                        14.9.2
 Economic            generated and distributed                                                                           14.23.2
 Performance         201-1 Nilai ekonomi langsung yang
 2016                dihasilkan dan didistribusikan
 GRI 201: Kinerja
                     201-2 Financial implications and        50, 191                                                     14.2.2
 Ekonomi 2016
                     other risks and opportunities due to
                     climate change
                     201-2 Implikasi keuangan serta
                     risiko dan peluang lainnya akibat
                     perubahan iklim

                     201-3    Defined    benefit    plan      130
                     obligations and other retirement
                     plans
                     201-3 Kewajiban program imbalan
                     pasti dan program pensiun lainnya

                     201-4 Financial assistance received       28                                                        14.23.3
                     from government
                     201-4 Bantuan keuangan yang
                     diterima dari pemerintah

 GRI 202: Market     202-1 Ratios of standard entry level   126-127,                                                     14.17.2
 Presence 2016       wage by gender compared to local         206
 GRI 202:            minimum wage
 Keberadaan          202-1 Rasio standar upah karyawan
 Pasar 2016          pemula berdasarkan jenis kelamin
                     terhadap upah minimum regional

                     202-2 Proportion of senior               124                                                        14.21.2
                     management hired from the local
                     community
                     202-2 Proporsi manajemen senior
                     yang berasal dari masyarakat
                     setempat

 GRI 203: Indirect   203-1 Infrastructure investments       156, 161                                                     14.9.3
 Economic            and services supported
 Impacts 2016        203-1 Investasi infrastruktur dan
 GRI 203:            dukungan layanan
 Dampak
                     203-2 Significant indirect economic    157-161                                                      14.9.4
 Ekonomi Tidak
                     impacts
 Langsung 2016
                     203-2 Dampak ekonomi tidak
                     langsung yang signifikan

 GRI 204:            204-1 Proportion of spending on        69, 194-                                                     14.9.5
 Procurement         local suppliers                          195
 Practices 2016      204-1 Proporsi pengeluaran untuk
 GRI 204: Praktik    pemasok lokal
 Pengadaan
 2016




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                      PT Trimegah Bangun Persada Tbk       223
Page 225
                                                                                          Omission
                                                                                   Yang Tidak Dicantumkan             GRI Sector
                                                                                                                       Standard
                                                                                                                       Reference
  GRI Standard                  Disclosure                Location    Requirement(s)                                      No.
   Standar GRI                Pengungkapan                 Lokasi        Omitted
                                                                                        Reason          Explanation   No. Rujukan
                                                                        Persyaratan                                     Standar
                                                                                        Alasan           Penjelasan
                                                                        yang Tidak                                     Sektor GRI
                                                                       Dicantumkan

 GRI 205: Anti-     205-1 Operations assessed for risks     173                                                         14.22.2
 corruption 2016    related to corruption
 GRI 205:           205-1 Operasi-operasi yang dinilai
 Antikorupsi        memiliki risiko terkait korupsi
 2016

                    205-2 Communication and training        173                                                         14.22.3
                    about anti-corruption policies and
                    procedures
                    205-2 Komunikasi dan pelatihan
                    tentang kebijakan dan prosedur
                    antikorupsi

                    205-3 Confirmed incidents of            173                                                         14.22.4
                    corruption and actions taken
                    205-3 Insiden korupsi yang
                    terbukti dan tindakan yang
                    diambil
 GRI 302: Energy    302-1 Energy consumption within        77, 196                                                      14.1.2
 2016               the organization
 GRI 302: Energi    302-1 Konsumsi energi dalam
 2016               organisasi

                    302-2 Energy consumption outside       77-78,                                                       14.1.3
                    of the organization                   196-197
                    302-2 Konsumsi energi di luar
                    organisasi

                    302-3 Energy intensity                 79, 197                                                      14.1.4
                    302-3 Intensitas energi

                    302-4 Reduction of energy              83, 86
                    consumption
                    302-4 Pengurangan konsumsi energi

                    302-5 Reductions in energy            83, 85-86
                    requirements of products and
                    services
                    302-5 Pengurangan kebutuhan
                    energi pada produk dan jasa

 GRI 303: Water     303-1 Interactions with water as a       89                                                         14.7.2
 and Effluents      shared resource
 2018               303-1 Interaksi dengan air sebagai
 GRI 303: Air dan   sumber daya bersama
 Efluen 2018
                    303-2 Management of water              92-93                                                        14.7.3
                    discharge-related impacts
                    303-2 Manajemen dampak yang
                    berkaitan dengan pembuangan air




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                     PT Trimegah Bangun Persada Tbk       224
Page 226
                                                                                         Omission
                                                                                  Yang Tidak Dicantumkan             GRI Sector
                                                                                                                      Standard
                                                                                                                      Reference
  GRI Standard                  Disclosure                Location   Requirement(s)                                      No.
   Standar GRI                Pengungkapan                 Lokasi       Omitted
                                                                                       Reason          Explanation   No. Rujukan
                                                                       Persyaratan                                     Standar
                                                                                       Alasan           Penjelasan
                                                                       yang Tidak                                     Sektor GRI
                                                                      Dicantumkan

                    303-3 Water withdrawal                 90-91,                                                      14.7.4
                    303-3 Pengambilan air                   198

                    303-4 Water discharge                 92, 199                                                      14.7.5
                    303-4 Pembuangan air

                    303-5 Water consumption                90-91,                                                      14.7.6
                    303-5 Konsumsi air                      199

 GRI 305:           305-1 Direct (Scope 1) GHG               80                                                        14.1.5
 Emissions 2016     emissions
 GRI 305: Emisi     305-1 Emisi GRK (Cakupan 1)
 2016               langsung

                    305-2 Energy indirect (Scope 2) GHG      80                                                        14.1.6
                    emissions
                    305-2 Emisi energi GRK (Cakupan
                    2) tidak
                    langsung

                    305-3 Other indirect (Scope 3) GHG       80                                                        14.1.7
                    emissions
                    305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak
                    langsung
                    lainnya

                    305-4 GHG emissions intensity          81, 197                                                     14.1.8
                    305-4 Intensitas emisi GRK

                    305-5 Reduction of GHG emissions       76, 83,                                                     14.1.9
                    305-5 Pengurangan emisi GRK            85-86

                    305-6 Emissions of ozone-depleting       83
                    substances (ODS)
                    305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS)

                    305-7 Nitrogen oxides (NOx), sulfur   82, 86-                                                      14.3.2
                    oxides (SOx), and other significant   87, 198
                    air emissions
                    305-7 Nitrogen oksida (NOx),
                    belerang oksida
                    (SOx), dan emisi udara signifikan
                    lainnya

 GRI 306:           306-3 Significant Spills                 98                                                        14.15.2
 Effluent & Waste   306-3 Tumpahan yang signifikan
 2016
 GRI 306: Efluen
 dan Limbah
 2016




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                    PT Trimegah Bangun Persada Tbk       225
Page 227
                                                                                           Omission
                                                                                    Yang Tidak Dicantumkan             GRI Sector
                                                                                                                        Standard
                                                                                                                        Reference
  GRI Standard                  Disclosure                 Location    Requirement(s)                                      No.
   Standar GRI                Pengungkapan                  Lokasi        Omitted
                                                                                         Reason          Explanation   No. Rujukan
                                                                         Persyaratan                                     Standar
                                                                                         Alasan           Penjelasan
                                                                         yang Tidak                                     Sektor GRI
                                                                        Dicantumkan

 GRI 306: Waste     306-1 Waste generation and             95, 200                                                       14.5.2
 2020               significant waste-related impacts
 GRI 306: Limbah    306-1 Timbulan limbah dan dampak
 2020               signifikan terkait limbah

                    306-2 Management of significant         97-98                                                        14.5.3
                    waste-related impacts
                    306-2 Pengelolaan dampak
                    signifikan terkait limbah

                    306-3 Waste generated                   95-96,                                                       14.5.4
                    306-3 Limbah yang dihasilkan             200

                    306-4 Waste diverted from disposal        99                                                         14.5.5
                    306-4 Limbah yang dialihkan dari
                    pembuangan

                    306-5 Waste directed to disposal          98                                                         14.5.6
                    306-5 Limbah yang diarahkan ke
                    pembuangan

 GRI 308: Suppli-   308-1 New suppliers that were             70
 er Environmen-     screened using environmental
 tal Assessment     criteria
 2016               308-1 Pemasok baru yang disaring
 GRI 308: Penila-   menggunakan kriteria lingkungan
 ian Lingkungan
                    308-2 Negative environmental              70
 Pemasok 2016
                    impacts in the supply
                    chain and actions taken
                    308-2 Dampak lingkungan negatif
                    dalam rantai pasok dan tindakan
                    yang diambil

 GRI 401:           401-1 New employee hires and           133, 202,                                                     14.17.3
 Kepegawaian        employee turnover                      208-209
 2016               401-1 Perekrutan karyawan baru
 GRI 401:           dan tingkat perputaran karyawan
 Employment
                    401-2 Benefits provided to full-time     127                                                         14.17.4
 2016
                    employees that are not provided to
                    temporary or part-time employees
                    401-2 Tunjangan yang diberikan
                    kepada karyawan tetap penuh
                    waktu yang tidak diberikan kepada
                    karyawan sementara atau paruh
                    waktu

                    401-3 Parental leave                   127, 206                                                      14.17.5
                    401-3 Cuti orang tua                                                                                 14.21.3




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                      PT Trimegah Bangun Persada Tbk       226
Page 228
                                                                                           Omission
                                                                                    Yang Tidak Dicantumkan             GRI Sector
                                                                                                                        Standard
                                                                                                                        Reference
  GRI Standard                  Disclosure                  Location   Requirement(s)                                      No.
   Standar GRI                Pengungkapan                   Lokasi       Omitted
                                                                                         Reason          Explanation   No. Rujukan
                                                                         Persyaratan                                     Standar
                                                                                         Alasan           Penjelasan
                                                                         yang Tidak                                     Sektor GRI
                                                                        Dicantumkan

 GRI 402: Labor/   402-1 Minimum notice periods             133-134                                                      14.8.2
 Management        regarding operational changes                                                                         14.17.6
 Relations 2016    402-1 Periode pemberitahuan
 GRI 402:          minimum terkait perubahan
 Hubungan          operasional
 Tenaga Kerja/
 Manajemen
 2016

 GRI 403:          403-1 Occupational health and            31, 135,                                                     14.16.2
 Occupational      safety management system                 138, 140
 Health and        403-1 Sistem manajemen kesehatan
 Safety 2018       dan keselamatan kerja
 GRI 403:
                   403-2 Hazard identification,             135, 137                                                     14.16.3
 Kesehatan dan
                   risk assessment, and incident
 Keselamatan
                   investigation
 Kerja 2018
                   403-2 Identifikasi bahaya, penilaian
                   risiko, dan investigasi insiden

                   403-3 Occupational health services       141, 145                                                     14.16.4
                   403-3 Layanan kesehatan kerja

                   403-4 Worker participation,                140                                                        14.16.5
                   consultation, and communication
                   on occupational health and safety
                   403-4 Partisipasi pekerja, konsultasi,
                   dan komunikasi mengenai
                   kesehatan dan keselamatan kerja

                   403-5 Worker training on                   141                                                        14.16.6
                   occupational health and safety
                   403-5 Pelatihan pekerja terkait
                   kesehatan dan keselamatan kerja

                   403-6 Promotion of worker health         140-141,                                                     14.16.7
                   403-6 Promosi kesehatan pekerja            145




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                      PT Trimegah Bangun Persada Tbk       227
Page 229
                                                                                          Omission
                                                                                   Yang Tidak Dicantumkan             GRI Sector
                                                                                                                       Standard
                                                                                                                       Reference
  GRI Standard                  Disclosure                Location    Requirement(s)                                      No.
   Standar GRI                Pengungkapan                 Lokasi        Omitted
                                                                                        Reason          Explanation   No. Rujukan
                                                                        Persyaratan                                     Standar
                                                                                        Alasan           Penjelasan
                                                                        yang Tidak                                     Sektor GRI
                                                                       Dicantumkan

                   403-7 Prevention and mitigation          143                                                         14.16.8
                   of occupational health and safety
                   impacts directly linked by business
                   relationships
                   403-7 Pencegahan dan mitigasi
                   dampak kesehatan dan
                   keselamatan kerja yang secara
                   langsung terkait dengan hubungan
                   bisnis

                   403-8 Workers covered by an            35, 138,                                                      14.16.9
                   occupational health and safety           210
                   management system
                   403-8 Pekerja yang tercakup dalam
                   sistem manajemen kesehatan dan
                   keselamatan kerja

                   403-9 Work-related injuries            139-140,                                                      14.16.10
                   403-9 Cedera terkait pekerjaan         210-211

                   403-10 Work-related ill health         139-140,                                                      14.16.11
                   403-10 Penyakit akibat kerja           210-211

 GRI 404:          404-1 Average hours of training per    130-131,                                                      14.17.7
 Training and      year per employee                        207                                                         14.21.4
 Education 2016    404-1 Rata-rata jam pelatihan per
 GRI 404:          tahun per karyawan
 Pelatihan dan
                   404-2 Programs for upgrading           124-126,                                                      14.8.3
 Pendidikan
                   employee skills and transition         130-131                                                       14.17.8
 2016
                   assistance programs
                   404-2 Program peningkatan
                   keterampilan karyawan dan
                   program bantuan transisi

                   404-3 Percentage of employees          132, 208
                   receiving regular performance and
                   career development reviews
                   404-3: Persentase karyawan yang
                   menerima evaluasi kinerja dan
                   pengembangan karier secara
                   berkala

 GRI 405: Diver-   405-1 Diversity of governance bodies   120-122,                                                      14.21.5
 sity and Equal    and employees                          124-125,
 Opportunity       405-1 Keberagaman pada organ tata      169, 203-
 2016              kelola dan karyawan                      204
 GRI 405:
 Keanekarag-
 aman dan
 Peluang Setara
 2016




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                     PT Trimegah Bangun Persada Tbk       228
Page 230
                                                                                             Omission
                                                                                      Yang Tidak Dicantumkan             GRI Sector
                                                                                                                          Standard
                                                                                                                          Reference
  GRI Standard                   Disclosure                   Location   Requirement(s)                                      No.
   Standar GRI                 Pengungkapan                    Lokasi       Omitted
                                                                                           Reason          Explanation   No. Rujukan
                                                                           Persyaratan                                     Standar
                                                                                           Alasan           Penjelasan
                                                                           yang Tidak                                     Sektor GRI
                                                                          Dicantumkan

                    405-2 Ratio of basic salary and           126-127,                                                     14.21.6
                    remuneration of women to men                206
                    405-2 Rasio gaji pokok dan
                    remunerasi perempuan terhadap
                    laki-laki

 GRI 406:           406-1 Incidents of discrimination           120                                                        14.21.7
 Non-discrimina-    and corrective actions taken
 tion 2016           406-1 Insiden diskriminasi dan
 GRI 406: Non-      tindakan perbaikan yang diambil
 diskriminasi
 2016

 GRI 407:           407-1 Operations and suppliers              133                                                        14.20.2
 Freedom of         in which the right to freedom
 Association        of association and collective
 and Collective     bargaining may be at risk
 Bargaining 2016    407-1 Operasi dan pemasok yang
 GRI 407:           berisiko terhadap pelaksanaan
 Kebebasan          hak kebebasan berserikat dan
 Berserikat dan     perundingan bersama
 Perundingan
 Kolektif 2016

 GRI 408:           408-1 Operations and suppliers at           121                                                        14.18.2
 Child Labor        significant risk for incidents of child
 2016 GRI 408:      408-1 Operasi dan pemasok yang
 Pekerja anak       memiliki risiko signifikan terhadap
 2016               kejadian pekerja anak.

 GRI 409:           409-1 Forced or compulsory labour           121                                                        14.19.2
 Forced or          risks at operations and suppliers
 Compulsory         409-1 Operasi dan pemasok yang
 Labor 2016         memiliki risiko signifikan terhadap
 GRI 409: Kerja     kejadian kerja paksa atau kerja
 Paksa atau         wajib
 Wajib Kerja
 2016

 GRI 410:           410-1 Security personnel trained in        62-63,                                                      14.14.2
 Security           human rights policies or procedures         194
 Practices 2016     410-1 Personel keamanan yang
 GRI 410: Praktik   dilatih dalam kebijakan atau
 Keamanan 2016      prosedur hak asasi manusia




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                        PT Trimegah Bangun Persada Tbk       229
Page 231
                                                                                           Omission
                                                                                    Yang Tidak Dicantumkan             GRI Sector
                                                                                                                        Standard
                                                                                                                        Reference
  GRI Standard                  Disclosure                 Location    Requirement(s)                                      No.
   Standar GRI                Pengungkapan                  Lokasi        Omitted
                                                                                         Reason          Explanation   No. Rujukan
                                                                         Persyaratan                                     Standar
                                                                                         Alasan           Penjelasan
                                                                         yang Tidak                                     Sektor GRI
                                                                        Dicantumkan

 GRI 411: Rights    411-1 Incidents of violations          63, 194                                                       14.11.2
 of Indigenous      involving rights of indigenous
 Peoples 2016       peoples
 GRI 411: Hak       411-1 Insiden pelanggaran yang
 Masyarakat         melibatkan hak-hak Masyarakat
 Adat 2016          Adat


 GRI 412:           412-1 Operations that have been        62, 152
 Human Rights       subject to human rights reviews or
 Assessment         impact assessments
 2016               412-1 Operasi yang telah menjalani
 GRI 412:           peninjauan hak asasi manusia atau
 Penilaian Hak      penilaian dampak
 Asasi Manusia
                    412-2 Employee training on human        62-63
 2016
                    rights policies or procedures
                    412-2 Pelatihan karyawan mengenai
                    kebijakan atau prosedur hak asasi
                    manusia

                    412-3 Significant investment              62
                    agreements and contracts that
                    include human rights clauses or that
                    underwent human rights screening

 GRI 413:           413-1 Operations with local            148, 151-                                                     14.10.2
 Local              community engagement, impact           153, 155
 Communities        assessments, and development
 2016               programs
 GRI 413:           413-1 Operasi dengan
 Masyarakat         keterlibatan masyarakat lokal,
 Lokal 2016         penilaian dampak, dan program
                    pengembangan masyarakat


                    413-2 Operations with significant        148                                                         14.10.3
                    actual and potential negative
                    impacts on local communities
                    413-2 Operasi dengan dampak
                    negatif signifikan yang aktual
                    maupun potensial terhadap
                    masyarakat lokal

 GRI 414:           414-1 New suppliers that were             70                                                         14.17.9
 Supplier Social    screened using social criteria                                                                       14.18.3
 Assessment         414-1 Pemasok baru yang disaring                                                                     14.19.3
 2016               menggunakan kriteria sosial
 GRI 414:
                    414-2 Negative social impacts in the      70                                                         14.17.10
 Penilaian Sosial
                    supply chain and actions taken
 Pemasok 2016
                    414-2 Dampak sosial negatif dalam
                    rantai pasok dan tindakan yang
                    diambil




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                      PT Trimegah Bangun Persada Tbk       230
Page 232
                                                                                              Omission
                                                                                       Yang Tidak Dicantumkan             GRI Sector
                                                                                                                           Standard
                                                                                                                           Reference
  GRI Standard                    Disclosure                   Location   Requirement(s)                                      No.
   Standar GRI                  Pengungkapan                    Lokasi       Omitted
                                                                                            Reason          Explanation   No. Rujukan
                                                                            Persyaratan                                     Standar
                                                                                            Alasan           Penjelasan
                                                                            yang Tidak                                     Sektor GRI
                                                                           Dicantumkan

 GRI 415: Public     415-1 Political Contributions               173                                                        14. 24.2
 Policy 2016         415-1 Kontribusi Politik
 GRI 415:
 kebijakan
 Publik 2016

 GRI 14: Mining Sector | GRI 14: Sektor Pertambangan

 GRI 14.6 Tailings   14.6.2 Report the tailings disposal         100
 GRI 14.6            methods used by the organization
 Endapan             14.6.2 Laporkan metode
                     pembuangan tailing yang digunakan
                     oleh organisasi

                     14.6.3 List the organization’s tailings     100
                     facilities, and report the name,
                     location, and ownership status,
                     including whether the organization
                     is the operator.
                     14.6.3 Cantumkan fasilitas
                     tailing milik organisasi, serta
                     laporkan nama, lokasi, dan status
                     kepemilikan, termasuk apakah
                     organisasi bertindak sebagai
                     operator

 GRI 14.8            14.8.5 For each closure and               105, 108
 Closure and         rehabilitation plan:
 Rehabilitation      • report whether the plan has been
 GRI 14.8            approved by relevant authorities;
 Penutupan dan       • report the dates of the most recent
 Rehabilitas         and next reviews of the plan
                     14.8.5 Untuk setiap rencana
                     penutupan dan rehabilitasi:
                     • laporkan apakah rencana tersebut
                     telah disetujui oleh otoritas terkait;
                      • laporkan tanggal peninjauan
                     terakhir dan peninjauan berikutnya
                     dari rencana tersebut

                     14.8.6 For each mine site, report in      105-106,
                     hectares:                                   109
                     • total land disturbed and not yet
                     rehabilitated;
                     • total land disturbed and
                     rehabilitated (including
                     progressively rehabilitated, if
                     applicable)
                     14.8.6 Untuk setiap lokasi tambang,
                     laporkan dalam hektare:
                     • total lahan yang terganggu dan
                     belum direhabilitasi;
                     • total lahan yang terganggu dan
                     telah direhabilitasi (termasuk
                     rehabilitasi progresif, jika berlaku)




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                         PT Trimegah Bangun Persada Tbk       231
Page 233
                                                                                            Omission
                                                                                     Yang Tidak Dicantumkan                      GRI Sector
                                                                                                                                  Standard
                                                                                                                                  Reference
 GRI Standard                Disclosure                 Location   Requirement(s)                                                    No.
  Standar GRI              Pengungkapan                  Lokasi       Omitted
                                                                                           Reason            Explanation         No. Rujukan
                                                                     Persyaratan                                                   Standar
                                                                                           Alasan             Penjelasan
                                                                     yang Tidak                                                   Sektor GRI
                                                                    Dicantumkan

                14.8.7 For each mine site, report the              All disclosures     Confidentiality   Life of Mine (LOM)
                estimated life of the mine (LOM)                   Seluruh             constraint        information is only
                Untuk setiap lokasi tambang,                       pengungkapan        Kendala           shared upon specific
                                                                                       kerahasiaan       request.
                laporkan perkiraan umur tambang
                                                                                                         Informasi mengenai
                (LOM).
                                                                                                         umur tambang hanya
                                                                                                         dibagikan berdasarkan
                                                                                                         permintaan khusus
                                                                                                         sehingga tidak
                                                                                                         diungkapkan dalam
                                                                                                         laporan ini.

                14.8.8 For financial provisions made      107
                by the organization for closure
                and rehabilitation, including
                environmental and socioeconomic
                post-closure monitoring and
                aftercare for mine sites, report:
                • the total estimated closure cos
                t(not discounted), whether the
                financial provision covers the full
                amount of the current estimated
                closure cost, and whether the
                financial provision made is in line
                with the applicable regulatory
                requirements, by mine site;
                • the methodology used to calculate
                the estimated closure cost;
                • financial instruments used or
                developed to guarantee adequate
                financial provisions for closure and
                rehabilitation.
                14.8.8 Untuk provisi keuangan
                yang disediakan oleh organisasi
                untuk penutupan dan rehabilitasi,
                termasuk pemantauan lingkungan
                dan sosial ekonomi pascatambang
                serta perawatan lanjutan, laporkan:
                • total estimasi biaya penutupan
                (tanpa diskonto), apakah provisi
                keuangan mencakup seluruh
                estimasi biaya penutupan saat ini,
                dan apakah provisi tersebut sesuai
                dengan persyaratan regulasi yang
                berlaku, per lokasi tambang;
                • metodologi yang digunakan
                untuk menghitung estimasi biaya
                penutupan;
                 • instrumen keuangan yang
                digunakan atau dikembangkan
                untuk menjamin kecukupan provisi
                keuangan




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                       PT Trimegah Bangun Persada Tbk                232
Page 234
                                                                                     Omission
                                                                              Yang Tidak Dicantumkan             GRI Sector
                                                                                                                  Standard
                                                                                                                  Reference
 GRI Standard               Disclosure                Location   Requirement(s)                                      No.
  Standar GRI             Pengungkapan                 Lokasi       Omitted
                                                                                   Reason          Explanation   No. Rujukan
                                                                   Persyaratan                                     Standar
                                                                                   Alasan           Penjelasan
                                                                   yang Tidak                                     Sektor GRI
                                                                  Dicantumkan

                14.8.9 Describe non-financial           103
                provisions made by the organization
                to manage the local community’s
                socioeconomic transition to a
                sustainable post-mining economy,
                including collaborative efforts,
                projects, and programs
                14.8.9 Uraikan provisi non-keuangan
                yang dilakukan organisasi untuk
                mengelola transisi sosial ekonomi
                masyarakat lokal menuju ekonomi
                pascatambang yang berkelanjutan,
                termasuk upaya kolaboratif, proyek,
                dan program

 GRI 14.9       14.9.6 Report the percentage            124
 Economic       of workers hired from the local
 Impacts        community at the mine-site level,
 GRI 14.9       broken down by gender, and the
 Dampak         organization’s definition used for
 Ekonomi        ‘local community’
                14.9.6 Laporkan persentase pekerja
                yang direkrut dari masyarakat lokal
                di tingkat lokasi tambang, dirinci
                berdasarkan jenis kelamin, serta
                definisi ‘masyarakat lokal’ yang
                digunakan oleh organisasi




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk       233
Page 235
                                                                                           Omission
                                                                                    Yang Tidak Dicantumkan             GRI Sector
                                                                                                                        Standard
                                                                                                                        Reference
  GRI Standard                   Disclosure                 Location   Requirement(s)                                      No.
   Standar GRI                 Pengungkapan                  Lokasi       Omitted
                                                                                         Reason          Explanation   No. Rujukan
                                                                         Persyaratan                                     Standar
                                                                                         Alasan           Penjelasan
                                                                         yang Tidak                                     Sektor GRI
                                                                        Dicantumkan

 GRI 14.10 Local    14.10.4                                  63-64,
 Communities        For each mine site, report:             193-194
 GRI 14.10          • the number and types of
 Komunitas lokal    grievances from local communities
                    during the reporting period;
                    • the percentage of grievances that
                    were addressed and resolved during
                    the reporting period;
                    • the percentage of grievances
                    resolved through remediation
                    during the reporting period
                    14.10.4 Untuk setiap lokasi
                    tambang, laporkan:
                    • jumlah dan jenis keluhan dari
                    masyarakat lokal selama periode
                    pelaporan;
                    • persentase keluhan yang ditangani
                    dan diselesaikan selama periode
                    pelaporan;
                    • persentase keluhan yang
                    diselesaikan melalui remediasi
                    selama periode pelaporan

 GRI 14.11 Rights   14.11.3 List the locations of             152
 of Indigenous      operations and proven reserves
 Peoples            where Indigenous Peoples are
 GRI 14.11 Hak      present and are or may be affected
 Masyarakat         by the activities of the organization
 Adat               14.11.3 Cantumkan lokasi operasi
                    dan cadangan terbukti di mana
                    Masyarakat Adat berada dan
                    terdampak atau berpotensi
                    terdampak oleh kegiatan organisasi

                    14.11.4 Report whether the                147
                    organization has been involved
                    in a process of seeking free, prior,
                    and informed consent (FPIC) from
                    Indigenous Peoples for any of the
                    organization’s activities
                    14.11.4 Laporkan apakah organisasi
                    terlibat dalam proses memperoleh
                    Persetujuan Atas Dasar Informasi
                    Awal Tanpa Paksaan (FPIC) dari
                    Masyarakat Adat untuk setiap
                    kegiatan organisasi




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                      PT Trimegah Bangun Persada Tbk      234
Page 236
                                                                                            Omission
                                                                                     Yang Tidak Dicantumkan             GRI Sector
                                                                                                                         Standard
                                                                                                                         Reference
  GRI Standard                   Disclosure                  Location   Requirement(s)                                      No.
   Standar GRI                 Pengungkapan                   Lokasi       Omitted
                                                                                          Reason          Explanation   No. Rujukan
                                                                          Persyaratan                                     Standar
                                                                                          Alasan           Penjelasan
                                                                          yang Tidak                                     Sektor GRI
                                                                         Dicantumkan

 GRI 14.12 Land      14.12.2 List the mine sites where         149
 and Resources       involuntary resettlement is planned,
 Rights              ongoing, or has taken place
 GRI 14.12 Hak       14.12.2 Sebutkan lokasi tambang di
 atas Tanah dan      mana pemukiman kembali secara
 Sumber Daya         paksa direncanakan, berlangsung,
                     atau telah dilakukan.

                     Untuk setiap lokasi tambang
                     tersebut:
                     laporkan berapa banyak orang yang
                     telah atau akan digusur, dan rincilah
                     berdasarkan gender;
                     jelaskan bagaimana mata
                     pencaharian dan hak asasi manusia
                     terdampak atau dapat terdampak
                     dan telah dipulihkan.

                     14.12.3 List the locations of             149
                     operations where conflicts or
                     violations of land and resource
                     rights (including
                     customary, collective, and informal
                     tenure rights) occurred, and
                     describe the incidents and the
                     stakeholders whose rights are or
                     could be affected
                     14.12.3 Sebutkan lokasi operasi
                     tempat terjadinya konflik atau
                     pelanggaran hak atas tanah dan
                     sumber daya (termasuk hak
                     penguasaan adat, kolektif, dan
                     informal), dan jelaskan insiden
                     serta pemangku kepentingan yang
                     hak-haknya terdampak atau dapat
                     terdampak

 GRI 14.15           14.15.3 Report the number of critical   63, 194
 Critical Incident   incidents in the reporting period,
 Management          describe their impacts, and actions
 GRI 14.15           taken to remediate them
 Manajemen           14.15.3 Laporkan jumlah insiden
 Krisis              kritis dalam periode pelaporan,
                     jelaskan dampak, dan tindakan
                     untuk memulihkan itu

                     14.15.4 Report the percentage of          94
                     mine sites that have emergency
                     preparedness and response plans in
                     place, and list the sites that do not
                     14.15.4 Laporkan persentase lokasi
                     tambang yang memiliki program
                     kesiapan dan tanggap darurat,
                     dan sebutkan lokasi yang tidak
                     memilikinya




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                       PT Trimegah Bangun Persada Tbk       235
Page 237
                                                                                           Omission
                                                                                    Yang Tidak Dicantumkan             GRI Sector
                                                                                                                        Standard
                                                                                                                        Reference
  GRI Standard                  Disclosure                  Location   Requirement(s)                                      No.
   Standar GRI                Pengungkapan                   Lokasi       Omitted
                                                                                         Reason          Explanation   No. Rujukan
                                                                         Persyaratan                                     Standar
                                                                                         Alasan           Penjelasan
                                                                         yang Tidak                                     Sektor GRI
                                                                        Dicantumkan

 GRI 14.20         14.20.3 Report the number of strikes       133
 Freedom of        and lockouts involving 1,000 or
 association       more workers lasting one full shift or
 and collective    longer, and their total duration in
 bargaining        worker days idle
 GRI 14.20         14.20.3 Laporkan jumlah mogok
 Kebebasan         kerja dan larangan bekerja yang
 Berserikat dan    melibatkan 1.000 pekerja atau lebih
 Perundingan       yang berlangsung satu shift penuh
 Bersama           atau lebih lama, beserta durasi total
                   hari pekerja menganggur

 GRI 14.22 Anti-   14.22.5 Describe the approach to           173
 corruption        contract transparency, including:
 GRI 14.22         • whether contracts and licenses are
 Antikorupsi       made publicly available and, if so,
                   where they are published;
                   • if contracts or licenses are not
                   publicly available, the reason for
                   this and actions taken to make
                   them public in the future.
                   14.22.5 Menjelaskan pendekatan
                   terhadap transparansi kontrak,
                   termasuk:
                   • apakah kontrak dan izin terbuka
                   untuk publik. Jika ya, di mana hal
                   itu dipublikasikan;
                   • Jika kontrak atau izin tidak
                   tersedia secara publik, alasan atas
                   hal ini dan tindakan yang dilakukan
                   untuk menjadikannya tersedia
                   secara publik di masa depan

                   14.22.6 Report the following               24
                   information about the organization’s
                   beneficial owners, including joint
                   ventures:
                   • name, nationality, and country of
                   residence;
                   • whether they are politically
                   exposed persons;
                   • level of ownership;
                   • how ownership or control is
                   exerted
                   14.22.6 Laporkan informasi
                   berikut tentang pihak yang
                   berhak atas manfaat organisasi,
                   termasuk usaha patungan: • Nama,
                   kewarganegaraan, dan negara
                   tempat tinggal; • Apakah orang
                   yang memiliki pengaruh politik; •
                   Tingkat kepemilikan; • Bagaimana
                   kepemilikan atau pengendalian
                   digunakan




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                      PT Trimegah Bangun Persada Tbk       236
Page 238
                                                                                                           Omission
                                                                                                    Yang Tidak Dicantumkan                              GRI Sector
                                                                                                                                                         Standard
                                                                                                                                                         Reference
  GRI Standard                       Disclosure                    Location      Requirement(s)                                                             No.
   Standar GRI                     Pengungkapan                     Lokasi          Omitted
                                                                                                            Reason               Explanation            No. Rujukan
                                                                                   Persyaratan                                                            Standar
                                                                                                            Alasan                Penjelasan
                                                                                   yang Tidak                                                            Sektor GRI
                                                                                  Dicantumkan

 14.23 Payments       14.23.8 For minerals purchased                            All disclosures        Information         Due to commercial
 to Government        from the state or from third parties                      Seluruh                subject to          confidentiality
 14.23                appointed by the state to sell on                         pengungkapan           confidentiality     considerations.
                                                                                                       constraints         Adanya pertimbangan
 Pembayaran           their
                                                                                                       Informasi           kerahasiaan komersial
 kepada               behalf, report:
                                                                                                       yang tunduk
 Pemerintah           volumes and types of minerals
                                                                                                       pada batasan
                      purchased;                                                                       kerahasiaan
                      full names of the selling entity and
                      the recipient of the payment;
                      payments made for the purchase
                      14.23.8 Untuk mineral yang dibeli
                      dari negara, atau pihak ketiga yang
                      ditunjuk oleh negara untuk menjual
                      atas nama mereka, laporkan:
                      • Volume dan jenis mineral yang
                      dibeli;
                      • Nama lengkap entitas penjual dan
                      penerima pembayaran;
                      • Pembayaran yang dilakukan untuk
                      pembelian




                                           Applicable GRI Sector Standard Topics Assessed as Non-Material
                                  Topik dalam Standar Sektor GRI yang Berlaku yang Ditentukan sebagai Bukan Material

               Topic | Topik                                                                Explanation | Penjelasan
 14.13 Artisanal and Small-Scale Mining         PT TBP does not conduct artisanal mining or artisanal and small-scale mining (ASM) activities. All of the Company’s
 (ASM)                                          nickel mining activities are carried out through industrial-scale mining operations managed by entities within the
 14.13 Pertambangan Rakyat dan                  Harita Nickel Group based on valid permits and in compliance with applicable laws and regulations in Indonesia.
 Pertambangan Skala Kecil (Artisanal and        Therefore, this topic is considered not relevant to the Company.
 Small-Scale Mining/ASM)                        PT TBP tidak melakukan kegiatan pertambangan rakyat maupun pertambangan skala kecil (artisanal and small-
                                                scale mining/ASM). Seluruh aktivitas penambangan nikel Perseroan dilaksanakan melalui operasi pertambangan
                                                industri yang dikelola oleh entitas dalam Grup Harita Nickel berdasarkan perizinan yang berlaku dan sesuai dengan
                                                ketentuan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Oleh karena itu, topik ini dianggap tidak relevan bagi
                                                Perseroan.

 14.25 Conflict-Affected and High-Risk Areas    PT TBP conducts its operational activities in Indonesia, particularly in areas that are not categorized as conflict-
 (CAHRAs)                                       affected or high-risk areas based on the operational conditions faced by the Company. Therefore, this topic is
 14.25 Kawasan Terdampak Konflik dan            considered not relevant to the Company.
 Berisiko Tinggi (Conflict-Affected and High-   PT TBP menjalankan kegiatan operasionalnya di Indonesia, khususnya di wilayah yang tidak dikategorikan sebagai
 Risk Areas/CAHRAs)                             kawasan terdampak konflik bersenjata maupun kawasan berisiko tinggi berdasarkan kondisi operasional yang
                                                dihadapi Perseroan. Oleh karena itu, topik ini dianggap tidak relevan bagi Perseroan.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                                        PT Trimegah Bangun Persada Tbk                       237
Page 239
IFRS Index
Indeks IFRS
International Financial Reporting Standards (IFRS) S1 and S2

    Category                                                                                                Disclosure
                        Disclosure Requirement | Persyaratan Pengungkapan
    Kategori                                                                                              Pengungkapan

 FRS S1 – General Sustainability Disclosure | IFRS S1 – Pengungkapan Keberlanjutan Umum

 Governance         Disclose governance process, control, and procedures for managing           Sustainability Governance on pages
 Tata Kelola        sustainability risks/opportunities.                                         59-60
                    Mengungkapkan proses tata kelola, pengendalian, dan prosedur                Tata Kelola Keberlanjutan di
                    untuk mengelola risiko dan peluang terkait keberlanjutan.                   halaman 59-60
 Strategy           Explain how sustainability risks/opportunities affect business model,       Strategic Direction for Sustainability
 Strategi           strategy, and financial planning.                                           on pages 36-38
                    Menjelaskan bagaimana risiko dan peluang terkait keberlanjutan              Arah Strategis Keberlanjutan di
                    memengaruhi model bisnis, strategi, dan perencanaan keuangan.               halaman 36-38
 Risk               Describe processes for identifying, assessing, and managing                 Sustainability Risk and Opportunity
 Management         sustainability risks.                                                       Assessment on pages 50-51
 Manajemen          Menguraikan proses untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengelola           Penilaian Risiko dan Peluang
 Risiko             risiko terkait keberlanjutan.                                               Keberlanjutan di halaman 50-51
 Metrics and       Disclose metrics, targets, and progress towards sustainability targets       Targets and Achievements on pages
 target            set by the entity, as well as targets required to be met by laws or          51-58
 Metrik dan target regulations.                                                                 Target dan Pencapaian di halaman
                   Mengungkapkan metrik, target, dan kemajuan terhadap target                   51-58
                   keberlanjutan yang telah ditetapkan oleh entitas, serta target yang
                   diwajibkan untuk dipenuhi oleh hukum atau peraturan.
                    An entity shall refer to and consider the applicability of the disclosure   SASB Index on pages 240-244
                    topics in the Sustainability Accounting Standards Board (SASB)              Indeks SASB di halaman 240-244
                    Standards.
                    Entitas harus merujuk pada dan mempertimbangkan keterterapan
                    topik pengungkapan dalam Standar SASB.
IFRS S2 – Climate-related Disclosure | IFRS S2 – Pengungkapan Terkait Iklim

Objective           Provide detailed disclosure on climated-related risks and                   Types, Potential, and Mitigation of
Tujuan              opportunities, aligned with TCFD framework                                  Climate Risks in Appendix on pages
                    Menyajikan pengungkapan rinci mengenai risiko dan peluang terkait           191-193
                    iklim, selaras dengan kerangka TCFD                                         Jenis, Potensi, dan Mitigasi Risiko
                                                                                                Iklim di Lampiran di halaman 191-
                                                                                                193
Scope               Focused specifically on climate-related issues: transition risks,           Types, Potential, and Mitigation of
Ruang Lingkup       physical risks, and opportunities                                           Climate Risks in Appendix on pages
                    Berfokus secara khusus pada isu terkait iklim: risiko transisi, risiko      191-193
                    fisik, dan peluang                                                          Jenis, Potensi, dan Mitigasi Risiko
                                                                                                Iklim di Lampiran di halaman 191-
                                                                                                193
Governance          Disclose board and management oversight of climate-related risks            Sustainability Governance on pages
Tata Kelola         and opportunities                                                           59-60
                    Mengungkapkan pengawasan oleh dewan dan manajemen terhadap                  Tata Kelola Keberlanjutan di
                    risiko dan peluang terkait iklim                                            halaman 59-60




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk             238
Page 240
    Category                                                                                            Disclosure
                        Disclosure Requirement | Persyaratan Pengungkapan
    Kategori                                                                                          Pengungkapan

 Strategy           Explain resilience of strategy under different climate scenarios (e.g.   Types, Potential, and Mitigation of
 Strategi           1.5°C pathway)                                                           Climate Risks in Appendix on pages
                    Menjelaskan ketahanan strategi dalam berbagai skenario iklim             191-193
                    (misalnya jalur 1,5°C)                                                   Jenis, Potensi, dan Mitigasi Risiko
                                                                                             Iklim di Lampiran di halaman 191-
                                                                                             193
 Risk               Describe processes for identifying, assessing, and managing climate      Sustainability Risk and Opportunity
 Management         risks (transition & physical)                                            Assessment on pages 50-51
 Manajemen          Menguraikan proses untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengelola        Penilaian Risiko dan Peluang
 Risiko             risiko terkait iklim (transisi dan fisik)                                Keberlanjutan di halaman 50-51
 Metrics and       Disclose metrics, targets, and progress towards targets to mitigate or    Targets and Achievements on pages
 target            adapt to climate-related risks or to take advantage of climate-related    51-58
 Metrik dan target opportunities                                                             Target dan Pencapaian di halaman
                   Mengungkapkan metrik, target, dan kemajuan terhadap target                51-58
                   untuk memitigasi atau beradaptasi terhadap risiko terkait iklim atau
                   memanfaatkan peluang terkait iklim.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                  PT Trimegah Bangun Persada Tbk          239
Page 241
SASB Index
Indeks SASB
SASB used                  Sustainability Accounting Standards Board (SASB) Metals & Mining
SASB yang digunakan        Sektor Logam & Pertambangan



                                                                            Unit of Measure
      Topic                       Metric                      Category                               Code          Location
                                                                                Satuan
      Topik                       Metrik                      Kategori                               Kode           Lokasi
                                                                             Pengukuran
 Sustainability Disclosure Topics & Metrics | Topik dan Metrik Pengungkapan Keberlanjutan

 Greenhouse Gas    Gross global Scope 1 emissions, Quantitative             Metric tonnes (t)    EM-MM-110a.1         79
 Emissions         percentage covered under emissions- Kuantitatif          CO2-e, Percentage
 Emisi Gas Rumah   limiting regulations                                     (%)
 Kaca              Total emisi global bruto Cakupan                         Ton metrik (t)
                   1, persentase yang tercakup dalam                        CO2-e, Persentase
                   regulasi pembatasan emisi                                (%)
                   Discussion of long- and short-term        Discussion     n/a                  EM-MM-110a.2         76
                   strategy or plan to manage Scope          and Analysis
                   1 emissions, emissions reduction          Uraian dan
                   targets, and an analysis of performance   Analisis
                   against those targets
                   Uraian strategi atau rencana jangka
                   pendek dan jangka panjang untuk
                   mengelola emisi Cakupan 1, target
                   penurunan emisi, serta analisis kinerja
                   terhadap target tersebut
 Air Quality       Air emissions of the following Quantitative              Metric tonnes (t)    EM-MM-120a.1         82
 Kualitas Udara    pollutants: (1) CO, (2) NOx (excluding Kuantitatif       Ton metrik (t)
                   N2O), (3) SOx, (4) particulate matter
                   (PM10), (5) mercury (Hg), (6) lead (Pb),
                   and (7) volatile organic compounds
                   (VOCs)
                   Emisi udara dari polutan berikut: (1)
                   CO, (2) NOx (tidak termasuk N2O), (3)
                   SOx, (4) partikulat (PM10), (5) merkuri
                   (Hg), (6) timbal (Pb), dan (7) senyawa
                   organik volatil (VOC)
 Energy            (1) Total energy consumed,                Quantitative   Gigajoules (GJ),     EM-MM-130a.1       77, 196
 Management        (2) percentage grid electricity and       Kuantitatif    Percentage (%)
 Pengelolaan       (3) percentage renewable                                 Gigajoule (GJ),
 Energi            (1) Total energi yang dikonsumsi, (2)                    Persentase (%)
                   persentase listrik dari jaringan, dan (3)
                   persentase energi terbarukan
 Water             (1) Total water withdrawn, (2) total Quantitative        Thousand cubic       EM-MM-140a.1      90, 198-
 Management        water consumed; percentage of each Kuantitatif           metres (m³),                             199
 Pengelolaan Air   in regions with High or Extremely High                   Percentage (%)
                   Baseline Water Stress                                    Ribu meter kubik
                   (1) Total air yang diambil, (2) total air                (m³), Persentase
                   yang dikonsumsi; persentase masing-                      (%)
                   masing di wilayah dengan tingkat
                   tekanan air dasar tinggi atau sangat
                   tinggi


Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk       240
Page 242
                                                                          Unit of Measure
      Topic                       Metric                    Category                               Code          Location
                                                                              Satuan
      Topik                       Metrik                    Kategori                               Kode           Lokasi
                                                                           Pengukuran
                  Number of incidents of non-compliance Quantitative      Number               EM-MM-140a.2         89
                  associated with water quality permits, Kuantitatif      Jumlah
                  standards and regulations
                  Jumlah insiden ketidakpatuhan terkait
                  izin, standar, dan peraturan kualitas air
 Waste &          Total weight of non-mineral waste Quantitative          Metric tonnes (t)    EM-MM-150a.4        96, 98
 Hazardous        generated                           Kuantitatif         Ton metrik (t)
 Materials        Total berat limbah non-mineral yang
 Management       dihasilkan
 Pengelolaan
                  Total weight of tailings produced       Quantitative    Metric tonnes (t)    EM-MM-150a.5       96, 100,
 Limbah & Bahan
                  Total berat tailing yang dihasilkan     Kuantitatif     Ton metrik (t)                            200
 Berbahaya
                  Total weight of waste rock generated Quantitative       Metric tonnes (t)    EM-MM-150a.6      95-96, 200
                  Total berat batuan limbah yang Kuantitatif              Ton metrik (t)
                  dihasilkan
                  Total weight of hazardous waste Quantitative            Metric tonnes (t)    EM-MM-150a.7      95-96, 200
                  generated                             Kuantitatif       Ton metrik (t)
                  Total berat limbah B3 yang dihasilkan
                  Total weight of hazardous waste Quantitative            Metric tonnes (t)    EM-MM-150a.8         102
                  recycled                          Kuantitatif           Ton metrik (t)
                  Total berat limbah B3 yang didaur
                  ulang
                  Number of significant incidents Quantitative            Metric tonnes (t)    EM-MM-150a.9         95
                  associated with hazardous materials Kuantitatif         Ton metrik (t)
                  and waste management
                  Jumlah insiden signifikan terkait
                  bahan berbahaya dan pengelolaan
                  limbah
                  Description of waste and hazardous      Discussion      n/a                  EM-MM-150a.10        95
                  materials management policies and       and Analysis
                  procedures for active and inactive      Uraian dan
                  operations                              Analisis
                  Uraian kebijakan dan prosedur
                  pengelolaan limbah dan bahan
                  berbahaya untuk operasi aktif dan
                  tidak aktif
 Biodiversity     Description      of  environmental      Discussion      n/a                  EM-MM-160a.1       73, 110
 Impacts          management policies and practices for   and Analysis
 Dampak           active sites                            Uraian dan
 Keanekaragaman   Uraian     kebijakan  dan    praktik    Analisis
 Hayati           pengelolaan lingkungan untuk lokasi
                  aktif
                  Percentage of mine sites where acid Quantitative        Percentage (%)       EM-MM-160a.2         93
                  rock drainage is: (1) predicted to occur, Kuantitatif   Persentase
                  (2) actively mitigated, and (3) under
                  treatment or remediation
                  Persentase lokasi tambang di mana
                  air asam tambang: (1) diperkirakan
                  terjadi, (2) dimitigasi secara aktif, dan
                  (3) dalam proses pengolahan atau
                  remediasi




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                              PT Trimegah Bangun Persada Tbk       241
Page 243
                                                                            Unit of Measure
      Topic                        Metric                     Category                               Code          Location
                                                                                Satuan
      Topik                        Metrik                     Kategori                               Kode           Lokasi
                                                                             Pengukuran
                    Percentage of (1) proved and (2) Quantitative           Percentage (%)       EM-MM-160a.3      115, 201
                    probable reserves in or near sites Kuantitatif          Persentase
                    with protected conservation status or
                    endangered species habitat
                    Persentase cadangan terbukti dan
                    terduga di atau dekat area dengan
                    status konservasi dilindungi atau
                    habitat spesies terancam
 Security, Human    Percentage of (1) proved and Quantitative               Percentage (%)       EM-MM-210a.2        153
 Rights & Rights    (2) probable reserves in or near Kuantitatif            Persentase
 of Indigenous      indigenous land
 Peoples            Persentase     cadangan   terbukti
 Keamanan, HAM      dan terduga di atau dekat wilayah
 & Hak Masyarakat   masyarakat adat
 Adat
                    Discussion of engagement processes       Discussion     n/a                  EM-MM-210a.3         62
                    and due diligence practices with         and Analysis
                    respect to human rights, indigenous      Uraian dan
                    rights, and operation in areas of        Analisis
                    conflict
                    Uraian proses pelibatan dan praktik
                    uji tuntas terkait HAM, hak masyarakat
                    adat, dan operasi di wilayah konflik
 Community          Discussion of process to manage risks    Discussion     n/a                  EM-MM-210b.1      147-148
 Relations          and opportunities associated with        and Analysis
 Hubungan           community rights and interests           Uraian dan
 Masyarakat         Uraian proses pengelolaan risiko dan     Analisis
                    peluang terkait hak dan kepentingan
                    masyarakat
                    (1) Number and (2) duration of non- Quantitative        Number, Days         EM-MM-210b.2        161
                    technical delays                        Kuantitatif     Jumlah, Hari
                    (1) Jumlah dan (2) durasi keterlambatan
                    non-teknis
 Labour Practices   Percentage of active workforce Quantitative             Percentage (%)       EM-MM-310a.1      133-134
 Praktik            employed under collective agreements Kuantitatif        Persentase
 Ketenagakerjaan    Persentase tenaga kerja aktif yang
                    tercakup dalam perjanjian kerja
                    bersama
                    (1) Number and (2) duration of strikes Quantitative     Number, Days         EM-MM-310a.2        133
                    and lockouts                           Kuantitatif      Jumlah, Hari
                    (1) Jumlah dan (2) durasi mogok kerja
                    dan lockout

                    The disclosure shall include a
                    description of the root cause for each
                    work stoppage.
                    Pengungkapan harus mencakup
                    uraian penyebab utama setiap
                    penghentian kerja.




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk      242
Page 244
                                                                               Unit of Measure
      Topic                          Metric                     Category                                Code          Location
                                                                                   Satuan
      Topik                          Metrik                     Kategori                                Kode           Lokasi
                                                                                Pengukuran
 Workforce Health    (1) All-incidence rate, (2) fatality rate, Quantitative   Rate                 EM-MM-320a.1      139-140,
 & Safety            (3) near miss frequency rate (NMFR) Kuantitatif           Rasio                                  210-211
 Kesehatan &         and (4) average hours of health, safety,
 Keselamatan         and emergency response training for
 Kerja               (a) direct employees and (b) contract
                     employees
                     (1) Tingkat insiden total, (2) tingkat
                     fatalitas, (3) frekuensi hampir celaka
                     (NMFR), dan (4) rata-rata jam pelatihan
                     kesehatan, keselamatan, dan tanggap
                     darurat untuk (a) karyawan langsung
                     dan (b) karyawan kontrak
 Business Ethics &   Description of the management             Discussion      n/a                  EM-MM-510a.1        173
 Transparency        system for prevention of corruption       and Analysis
 Etika Bisnis &      and bribery throughout the value chain    Uraian dan
 Transparansi        Uraian sistem manajemen untuk             Analisis
                     pencegahan korupsi dan suap di
                     seluruh rantai nilai
 Tailings Storage    Tailings storage facility inventory Quantitative          Various              EM-MM-540a.1        100
 Facilities          table: (1) facility name, (2) location, Kuantitatif       Beragam
 Management          (3) ownership status, (4) operational
 Pengelolaan         status, (5) construction method, (6)
 Fasilitas           maximum permitted storage capacity,
 Penyimpanan         (7) current amount of tailings stored,
 Tailing             (8) consequence classification, (9) date
                     of most recent independent technical
                     review, (10) material findings, (11)
                     mitigation measures, (12) site-specific
                     EPRP
                     Tabel inventaris fasilitas penyimpanan
                     tailing: (1) nama fasilitas, (2) lokasi,
                     (3) status kepemilikan, (4) status
                     operasional, (5) metode konstruksi, (6)
                     kapasitas penyimpanan maksimum
                     yang diizinkan, (7) jumlah tailing saat
                     ini, (8) klasifikasi konsekuensi, (9)
                     tanggal tinjauan teknis independen
                     terbaru, (10) temuan material, (11)
                     langkah mitigasi, (12) EPRP spesifik
                     lokasi




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                   PT Trimegah Bangun Persada Tbk      243
Page 245
                                                                                Unit of Measure
      Topic                            Metric                     Category                                Code         Location
                                                                                    Satuan
      Topik                            Metrik                     Kategori                                Kode          Lokasi
                                                                                 Pengukuran
                     Summary of tailings management              Discussion     n/a                   EM-MM-540a.2     100, 102
                     systems and governance structure            and Analysis
                     used to monitor and maintain the            Uraian dan
                     stability of tailings storage facilities    Analisis
                     Ringkasan         sistem     pengelolaan
                     tailing dan struktur tata kelola untuk
                     memantau dan menjaga stabilitas
                     fasilitas
                     Approach       to    development       of   Discussion     n/a                   EM-MM-540a.3       102
                     Emergency         Preparedness       and    and Analysis
                     Response Plans (EPRPs) for tailings         Uraian dan
                     storage facilities                          Analisis
                     Pendekatan dalam pengembangan
                     Rencana Kesiapsiagaan dan Tanggap
                     Darurat (EPRP) untuk fasilitas tailing
 Activity Metrics | Metrik Aktivitas

                     Production of (1) metal ores and (2) Quantitative          Metric tonnes (t)     EM-MM-000.A         25
                     finished metal products                 Kuantitatif        saleable
                     Produksi (1) bijih logam dan (2) produk                    Ton metrik (t) yang
                     logam jadi                                                 dapat dijual
                     Total   number       of employees, Quantitative            Number,            EM-MM-000.B         122, 203
                     percentage contractors             Kuantitatif             Percentage (%)
                     Jumlah total karyawan, persentase                          Jumlah, Persentase
                     tenaga kerja kontrak                                       (%)




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                    PT Trimegah Bangun Persada Tbk      244
Page 246
Feedback Form
Lembar Umpan Balik

Thank you for your willingness to read the 2025 Sustainability      Terima kasih atas kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/Saudari
Report of PT Trimegah Bangun Persada Tbk. To improve the            dalam membaca Laporan Keberlanjutan PT Trimegah
quality of our report as input for preparing future reports,        Bangun Persada Tbk Tahun 2025. Untuk meningkatkan
we kindly request your willingness to complete the following        kualitas laporan sebagai masukan untuk penyusunan laporan
Feedback Form:                                                      di tahun mendatang, kami mohon kesediaan Bapak/Ibu/
                                                                    Saudara/Saudari untuk mengisi Lembar Umpan Balik berikut:


 Your Identity | Profil Anda
 Name | Nama                           :

 Institution | Institusi               :

 E-mail | Surel                        :

 Telephone/Mobile | Telp/HP            :



 Stakeholder Groups | Golongan Pemangku Kepentingan
       Employees | Karyawan                                             Communities | Masyarakat

       Stakeholder | Pemegang Saham                                     Suppliers | Pemasok

       Customer | Pelanggan                                             Publics | Publik

       Business Partner | Rekan Bisnis                                  Others | Lainnya

       Government | Pemerintah


 1. This report is presented in a structured, systematic, and easy-to-understand manner.
    Laporan ini disajikan secara terstruktur, sistematis, dan mudah dimengerti.

               Setuju | Agree                            Neutral | Netral                     Tidak Setuju | Disagree



 2. This report contains useful information on the economic, environmental, social, and governance
    performance carried out by PT TBP.
    Laporan ini memuat informasi yang bermanfaat mengenai kinerja ekonomi, lingkungan, sosial dan tata
    kelola yang telah dilaksanakan oleh PT TBP.

               Setuju | Agree                            Neutral | Netral                     Tidak Setuju | Disagree



 3. The data and information disclosed in this report are presented in a complete, transparent, and balanced
    manner.
    Data dan informasi yang diungkapkan dalam Laporan ini disajikan secara lengkap, transparan dan
    berimbang.

               Setuju | Agree                            Neutral | Netral                     Tidak Setuju | Disagree




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                                PT Trimegah Bangun Persada Tbk        245
Page 247
4. This report has presented information on the Company’s material aspects, covering both positive and
   negative impacts.
   Laporan ini sudah menggambarkan informasi aspek material Perseroan, baik dari sisi positif dan negatif.

             Setuju | Agree                           Neutral | Netral                     Tidak Setuju | Disagree



5. Please provide your assessment of the level of materiality for the topics below (1 = most significant to 4 =
   least significant).
   Mohon berikan penilaian atas tingkat topik material di bawah (nilai 1 = paling signifikan s/d 4 = kurang
   signifikan.

                                   Material Topic | Topik Material                                   Rating | Nilai

     Biodiversity | Keanekaragaman Hayati |

     Water and Effluent Management | Pengelolaan Air & Efluen

     Tailings Management | Pengelolaan Tailing

     Post-Mining Closure & Rehabilitation | Penutupan dan Rehabilitasi Pasca-penambangan

     Climate Action | Aksi Iklim

     Waste Management | Pengelolaan Limbah

     Human Rights | Hak Asasi Manusia

     Resettlement | Pemukiman Kembali

     Economic Impact | Dampak Ekonomi

     Community Relations | Hubungan dengan Masyarakat

     Human Capital Management | Pengelolaan Sumber Daya Manusia |

     Occupational Health and Safety | Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

     Supply Chain Management | Pengelolaan Rantai Pasok

     Business Ethics and Compliance | Etika Bisnis dan Kepatuhan



6. Which information in this report do you find most useful?
   Informasi apa dalam Laporan ini yang menurut Anda paling bermanfaat?




7. Please give your advice/suggestions/comments on this report.
   Mohon berikan saran/usul/komentar Anda atas laporan ini.




Thank you for your participation. Please send the results of this feedback form back to:
Terima kasih atas partisipasi Anda, Mohon agar hasil lembar umpan balik ini dikirimkan kembali ke:

Email: tbp.corsec@haritanickel.com




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025                           PT Trimegah Bangun Persada Tbk           246
Page 248
Assurance Statement
Pernyataan Asurans




Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   247
Page 249
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   248
Page 250
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   249
Page 251
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   250
Page 252
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   251
Page 253
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   252
Page 254
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   253
Page 255
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   254
Page 256
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   255
Page 257
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   256
Page 258
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   257
Page 259
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   258
Page 260
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   259
Page 261
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   260
Page 262
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   261
Page 263
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025   PT Trimegah Bangun Persada Tbk   262
Page 264

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.85 MB
Published6 Jun 2026
Pages264
Characters1,104,361
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 107 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Trimegah Bangun Persada Tbk p.2 ×306
linked person Roy Arman Arfandy p.11 ×8
linked person Sian Choo p.14
linked org Surya Pertiwi p.24
linked org PT Halmahera Jaya Feronikel p.24
linked org PT Karunia Permai Sentosa p.24
linked org PT Gane Tambang Sentosa p.24
linked org PT Obi Nickel Cobalt p.24 ×9
linked org PT Harita Jayaraya p.25
linked — Citibank Hong Kong S/A p.25
linked org Glencore International p.25
linked org International Finance Corporation p.176 ×3
linked org Bank Mandiri p.214
linked org Bank Permata p.215
possible org Bursa Efek Indonesia p.19 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.67
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.176 ×4
possible org DBS Bank p.214 ×2
unresolved org Persada Tbk p.2 ×2
unresolved org PT TBP p.2 ×128
unresolved org PT Trimegah Bangun p.2 ×4
unresolved org Tailings Management · President Director p.3 ×2
unresolved org Trimegah Persada Tbk p.4 ×2
unresolved org Bangun Persada Tbk p.4
unresolved org PT GPS p.7 ×17
unresolved org Menteri PANRB p.9
unresolved org PT GTS p.16 ×10
unresolved org PT TBP Tentang p.18
unresolved org PT TBP Aerial p.18
unresolved org PT TBP’s p.18 ×14
unresolved org Global Nickel Commodity Market Persada Tbk p.19
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.19 ×2
unresolved org PT Dharma Cipta Mulia p.23 ×3
unresolved org PT Baja Jaya Lestari. These p.23
unresolved org PT Baja Jaya Lestari. Inisiatif p.23
unresolved org PT Gane Permai Sentosa p.24 ×2
unresolved org PT Megah Surya Pertiwi p.24
unresolved org PT Karya Tambang Sentosa p.24
unresolved org PT Jikodolong Megah Pertiwi p.24
unresolved org PT Cipta Kemakmuran Mitra p.24
unresolved org PT Obi Anugerah Mineral p.24
unresolved org PT Baja Jaya Lestari p.24
unresolved org PT Halmahera Persada Lygend p.24 ×4
unresolved org PT Kreasi Kemakmuran Tambang p.24
unresolved org PT Obi Stainless Steel p.24
unresolved org PT Bhakti Bumi Sentosa p.24
unresolved org PT Citra Duta Jaya p.25
unresolved org Makmur Investment LTD. p.25
unresolved org PT Gane p.25 ×2
unresolved org PT Karunia p.25
unresolved org PT Obi Nickel p.25
unresolved org PT Obira Mitra Permai p.25
unresolved org PT Kreasi p.25
unresolved org PT Halmahera Kemakmuran Jaya Feronikel Tambang p.25
unresolved org PT Megah p.25
unresolved org PT Obi p.25 ×3
unresolved org PT Jikodolong Surya p.25
unresolved org PT Karya p.25
unresolved org PT Halmahera p.25
unresolved org PT Dharma p.25
unresolved org PT Cipta Stainless p.25
unresolved org PT Bhakti p.25
unresolved org PT Baja Jaya Lestari Sustainability p.25
unresolved org PT HPL p.29 ×13
unresolved org PT HJF p.29 ×11
unresolved org PT KPS. p.29 ×9
unresolved org PT ONC p.29 ×18
unresolved org PT MSP p.32 ×10
unresolved org PT HJF In p.32
unresolved — ICSA · Sekretaris Perusahaan p.33
unresolved org Ministry of Energy and Mineral Resources p.34
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral p.34
unresolved org Ministry of Villages and Development of Disadvantaged p.34
unresolved org Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Penghargaan p.34
unresolved — Program pelatihan SOP p.43
unresolved — • Employee grievance mechanism p.43
unresolved org PT TBP General Public p.44
unresolved org Departemen Sustainability p.51
unresolved org PT GPS In p.53
unresolved org PT ONC Pengelolaan p.59
unresolved org PT ONC Target Year p.59
unresolved org Departemen Sumber Daya Manusia p.65
unresolved org PT TBP Whistleblowing Reporting Channels Sarana Pelaporan Pelanggaran p.66
unresolved org PT Obi Nickel ONC p.69
unresolved org Departemen Pembelian p.72
unresolved org PT ONC Notes p.75
unresolved org Ministry of Environment p.75 ×2
unresolved org Kementerian Lingkungan p.75
unresolved org PT Saprolite p.76
unresolved org PT HPAL HPAL MHP p.76
unresolved org PT HPAL HPAL p.76
unresolved org PT KPS GPS p.76
unresolved org PT HPAL FeNi p.76
unresolved org PT HPAL p.76 ×2
unresolved org PT GTS HJF p.76
unresolved org PT GTS MSP p.76
unresolved org PT GPS HJF p.76
unresolved org PT GPS Sustainability p.77
unresolved org PT ONC. During p.79
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup p.84
unresolved org PT TBP Annual p.169 ×3
unresolved org Tata Kelola p.170
unresolved org Tata Kelola Regulatory p.170
unresolved org Financial Services Authority p.176
unresolved person H. Gultom p.214 ×8
unresolved org Ministry of Energy p.214

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 2

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result