Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 264
Page 1
Page 2
Disclaimer
Untuk Dicermati
This Sustainability Report presents information on the Laporan Keberlanjutan ini menyajikan informasi mengenai
sustainability performance and commitments of PT kinerja dan komitmen keberlanjutan PT Trimegah Bangun
Trimegah Bangun Persada Tbk and its subsidiaries. In Persada Tbk beserta entitas anaknya. Dalam laporan ini,
this report, the terms “PT TBP,” the “Company,” “We,” istilah “PT TBP”, “Perseroan”, dan “Harita Nickel” digunakan
and “Harita Nickel” are used interchangeably to refer to secara bergantian untuk merujuk pada PT Trimegah Bangun
PT Trimegah Bangun Persada Tbk and entities under its Persada Tbk dan entitas yang berada dalam pengendalian
direct or indirect control, where relevant to the reporting langsung maupun tidak langsung, sepanjang relevan
scope. Meanwhile, the terms “employee” and “worker” dengan ruang lingkup pelaporan. Sementara itu, istilah
refer to the workforce within the Company’s operational “karyawan” dan “pekerja” digunakan untuk merujuk pada
scope. tenaga kerja dalam lingkup operasional Perseroan.
This report may contain views or statements regarding Laporan ini dapat memuat pandangan atau pernyataan
future prospects (forward-looking statements), mengenai prospek di masa depan (forward-looking
including projections, assumptions, and strategic plans statements), termasuk proyeksi, asumsi, serta rencana
related to the Company’s sustainability performance strategis terkait kinerja dan komitmen keberlanjutan
and commitments. Such statements involve risks and Perseroan. Pernyataan tersebut mengandung risiko dan
uncertainties that may cause actual results to differ ketidakpastian yang dapat menyebabkan hasil aktual
from those anticipated. Readers are therefore advised berbeda dari yang diperkirakan. Oleh karena itu, pembaca
to consider the various factors that may affect their perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang dapat
realization. memengaruhi realisasinya.
The information presented in this report has been Informasi dalam laporan ini disajikan dengan
prepared with due consideration to the reporting scope, mempertimbangkan ruang lingkup pelaporan, materialitas
topic materiality, and the level of implementation across topik, serta tingkat penerapan pada masing-masing entitas
each operating entity. Accordingly, certain disclosures operasional. Oleh karena itu, beberapa pengungkapan
may vary between entities depending on the nature dapat berbeda antar entitas sesuai karakteristik kegiatan
of their business activities, data availability, and the usaha, ketersediaan data, dan relevansi topik yang
relevance of the topics reported. dilaporkan.
Tables, charts, and numerical data in this report Tabel, grafik, dan data numerik dalam laporan ini disajikan
are presented in accordance with English writing dengan mengikuti kaidah penulisan Bahasa Inggris.
conventions. In some cases, rounding may result in Dalam beberapa kasus, pembulatan dapat menyebabkan
immaterial differences in totals or percentages. perbedaan tidak material pada penyajian total atau
persentase.
This Sustainability Report has been prepared as a Laporan Keberlanjutan ini disusun sebagai pelengkap
complement to the Annual Report of PT Trimegah Bangun Laporan Tahunan PT Trimegah Bangun Persada Tbk. Kedua
Persada Tbk. Both reports should be read together to laporan tersebut perlu dibaca secara bersamaan untuk
obtain a more comprehensive understanding of the memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai
Company’s business performance and sustainability kinerja usaha serta komitmen keberlanjutan Perseroan.
commitments.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 1
Page 3
Table of Contents
Daftar Isi
Disclaimer | Untuk Dicermati 1 Environmental Management | Pengelolaan Lingkungan 73
Table of Contents | Daftar Isi 2 Climate Action | Aksi Iklim 76
Theme description | Penjelasan Tema 3 Water and Effluent Management
89
Pengelolaan Air dan Efluen
Sustainability Performance Highlights in 2025
4
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan di 2025 Waste Management | Pengelolaan Limbah 95
Message from the President Director Tailings Management | Pengelolaan Tailing 100
10
Pesan dari Direktur Utama
Reclamation and Post-Mining
Message from the Sustainability Director 105
13 Reklamasi dan Pascatambang
Pesan dari Direktur Keberlanjutan
Biodiversity | Keanekaragaman Hayati 110
About PT TBP | Tentang PT TBP 17
Managing Our Human Resource Responsibly
Corporate Identity | Identitas Perseroan 18 Mengelola Sumber Daya Manusia secara Bertanggung 118
Jawab
Vision, Mission, and Core Values
19
Visi, Misi, Nilai-Nilai Inti Human Resource Management
119
Company Business Activities and Business Processes Manajemen Sumber Daya Manusia
20
Kegiatan Usaha dan Proses Bisnis Occupational Health and Safety
135
Value Chain | Rantai Nilai 22 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Shareholder Composition and Corporate Structure Social Impact and Rights Management
24 146
Komposisi Pemegang Saham dan Struktur Perseroan Pengelolaan Dampak Sosial dan Hak Masyarakat
Business Performance | Kinerja Bisnis 25 Protection of Community Rights
147
Perlindungan Hak Masyarakat
Economic Contribution | Kontribusi Ekonomi 27
Community Development and Empowerment Program
Significant Changes in the Company 151
29 Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Perubahan Signifikan dalam Perseroan
Governance and Business Ethics
Sustainability Milestone | Capaian Keberlanjutan 29 167
Tata Kelola dan Etika Bisnis
Certifications | Sertifikasi 31 Good Corporate Governance
168
Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Association Membership | Keanggotaan Asosiasi 32
Business Ethics | Etika Bisnis 172
Awards and Recognitions | Penghargaan & Pengakuan 33
About Sustainability Report
Sustainability Management 175
34 Tentang Laporan Keberlanjutan
Manajemen Keberlanjutan
Reporting Principles and References
Sustainability Approach | Pendekatan Keberlanjutan 35 175
Prinsip dan Referensi Pelaporan
Strategic Direction for Sustainability Scope and Reporting Boundary
36 176
Arah Strategis Keberlanjutan Ruang Lingkup dan Batasan Laporan
Stakeholder Engagement External Assurance | Asurans Eksternal 177
42
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Material Topics and Disclosure References
Materiality Assessment | Penilaian Materialitas 44 178
Topik Material dan Referensi Pengungkapan
Material Topics | Topik Material 46
Feedback and Contact | Umpan Balik dan Kontak 181
Sustainability Risk and Opportunity Assessment
50 Independent Review Statement
Penilaian Risiko dan Peluang Keberlanjutan 182
Pernyataan Tinjauan Independen
Targets and Achievements
51 Appendix | Lampiran 187
Target dan Pencapaian
Sustainability Governance Data Table | Tabel Data 188
59
Tata Kelola Keberlanjutan POJK Index | Indeks POJK 215
Respect for Human Rights
61 GRI Index | Indeks GRI 219
Penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia
IFRS Index | Indeks IFRS 238
Responsible Supply Chain
67
Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab SASB Index | Indeks SASB 240
Environmental Management for Sustainable Feedback Form | Lembar Umpan Balik 245
Operations
72
Pengelolaan Lingkungan untuk Operasi Assurance Statement | Pernyataan Asurans 247
Berkelanjutan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 2
Page 4
Shaping Today, Accelerating
Sustainable Tomorrow
Amid the growing role of nickel in supporting the Di tengah meningkatnya peran nikel dalam
global energy transition, PT Trimegah Bangun mendukung transisi energi global, PT Trimegah
Persada Tbk (PT TBP) recognizes that the success of Bangun Persada Tbk (PT TBP) menyadari bahwa
the industry is determined not only by operational keberhasilan industri tidak hanya ditentukan oleh
performance, but also by the Company’s ability kinerja operasional, tetapi juga oleh kemampuan
to address decarbonization challenges, manage perseroan dalam menjawab tantangan dekarbonisasi,
environmental and social impacts, and consistently mengelola dampak lingkungan dan sosial, serta
strengthen governance practices. The evolving memperkuat tata kelola secara konsisten. Dinamika
industry landscape and increasing stakeholder industri dan meningkatnya ekspektasi pemangku
expectations require the Company to continuously kepentingan menuntut Perseroan untuk terus
enhance its sustainability approach across all memperkuat pendekatan keberlanjutan di seluruh
business activities. kegiatan usaha.
Throughout 2025, PT TBP implemented various Sepanjang tahun 2025 PT TBP menjalankan berbagai
strategic initiatives, including the development inisiatif strategis, termasuk pengembangan Human
of a Human Rights Roadmap, the formulation of a Rights Roadmap, penyusunan Decarbonization
Decarbonization Roadmap, and the strengthening Roadmap, serta penguatan kebijakan dan tata kelola
of sustainability policies and governance. These keberlanjutan. Langkah-langkah ini menjadi fondasi
efforts serve as a critical foundation to ensure penting dalam memastikan pertumbuhan bisnis
that business growth progresses in tandem with berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap
environmental and social responsibility. lingkungan dan masyarakat.
The theme “Shaping Today, Accelerating Tema “Shaping Today, Accelerating Sustainable
Sustainable Tomorrow” reflects the Company’s Tomorrow” mencerminkan komitmen Perseroan untuk
commitment to strengthening its current memperkuat fondasi keberlanjutan saat ini sekaligus
sustainability foundations while accelerating more mempercepat penerapannya secara lebih terintegrasi
integrated implementation across all business units. di seluruh unit usaha. Komitmen ini ditunjukkan,
This commitment is demonstrated, among others, antara lain, dengan PT TBP menjadi perusahaan
by PT TBP being the first company in Indonesia pertama di Indonesia yang memulai perjalanan
to embark on the journey toward Initiative for menuju sertifikasi Initiative for Responsible Mining
Responsible Mining Assurance (IRMA) certification, Assurance (IRMA), dengan kemajuan yang dicapai
with progress achieved in 2025 through a series pada tahun 2025 melalui serangkaian penilaian serta
of assessments and follow-up improvements in tindak lanjut perbaikan pada area-area prioritas.
priority areas.
Through this theme, PT TBP affirms that Melalui tema ini, PT TBP menegaskan bahwa
sustainability is not viewed as a short-term agenda, keberlanjutan tidak dipandang sebagai agenda jangka
but as a long-term direction—built by strengthening pendek, melainkan sebagai arah jangka panjang yang
today’s foundations to shape a more responsible dibangun melalui penguatan fondasi saat ini untuk
and resilient future for the nickel industry. membentuk masa depan industri nikel yang lebih
bertanggung jawab dan tangguh.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 3
Page 5
Sustainability Performance
Highlights in 2025
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan di Tahun 2025
Operational Performance [POJK-B.1]
Kinerja Operasional
PT TBP recorded increased Total Sales Volume (Tons) | Total Volume Penjualan (Ton)
sales volume, revenue, and
profitability in 2025, driven Nickel Ore Ferronickel (FeNi)
primarily by the expansion of Bijih Nikel Feronikel (FeNi)
operational activities across
mining and processing 30,592,505 Tons
Ton 188,581 Tons
Ton
facilities, which supported 28.8% 49.3%
higher output and overall compared to 2024 compared to 2024
business growth. dibandingkan tahun 2024 dibandingkan tahun 2024
PT TBP mencatat Mixed Hydroxide Precipite Nickel Sulfate (NiSO4) Sales
peningkatan volume (MHP) Sales Penjualan Nikel Sulfat (NiSO4)
penjualan, pendapatan, dan Penjualan Mixed Hydroxide
profitabilitas pada tahun Precipitate (MHP) 39,858 Tons
Ton
2025, terutama seiring
dengan ekspansi kegiatan
90,693 Tons
Ton
3.2%
compared to 2024
operasional di fasilitas 43% dibandingkan tahun 2024
pertambangan dan compared to 2024
pengolahan yang dibandingkan tahun 2024
mendorong peningkatan Sales Volume Data includes Subsidiaries and Associated Companies | Data Sales Volume termasuk Entitas Anak dan Asosiasi Perseroan
produksi serta
pertumbuhan kinerja usaha
Economic Value Generated | Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
secara keseluruhan.
Revenue | Pendapatan Net Profit | Laba Bersih
IDR 29,632.8 billion
miliar IDR 10,970.3 billion
miliar
9.9% 42%
compared to 2024 compared to 2024
dibandingkan tahun 2024 dibandingkan tahun 2024
Economic Value Distributed | Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
IDR 7,548.411 billion
miliar
11% compared to 2024
dibandingkan tahun 2024
Taxes for Production
Regions Taxes for the
Pajak untuk Wilayah Produksi
Central Government
8.1% Pajak untuk Pemerintah Pusat
33.7%
Royalties | Royalti Employee Expenses
20% Biaya karyawan
38.2%
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 4
Page 6
Environmental Performance [POJK-B.2]
Kinerja Lingkungan
Energy and Emission Energy Consumption
Management Konsumsi Energi 113,191,654 GJ
Pengelolaan Emisi
dan Energi Energy Intensity
Intensitas Energi
Energy consumption and Laterite Ore MHP Ferronickel
emissions were significantly (GJ/tLaterite) (GJ/tMHP) (GJ/tFeNi)
higher than in 2024 due to Bijih Laterit Feronikel
the expanded reporting 0.08 29.11% 24.76 29.01% 72.62 14.04%
scope in 2025, which compared to 2024 compared to 2024 compared to 2024
dibandingkan
dibandingkan dibandingkan
included smelter units that tahun 2024 tahun 2024 tahun 2024
require high-volume energy
source as well as increased
GHG Emission (tCO2e)
operational activity.
Emisi GRK
Konsumsi energi dan emisi Scope 1 Assured Scope 2 Assured Scope 3 Assured
tercatat lebih tinggi Lingkup 1 Lingkup 2 Lingkup 3
dibandingkan tahun 2024,
seiring dengan perluasan 10,521,197 3,565,655 2,016,196
cakupan pelaporan pada
tahun 2025 yang mencakup
unit smelter yang Intensity of GHG Emission
membutuhkan sumber Intensitas Emisi GRK
energi dalam volume besar, Laterite Ore MHP Ferronickel
serta peningkatan aktivitas (tCO2e/tNiLaterite) (tCO2e/tNiMHP) (tCO2e/tNiFeNi)
operasional. Bijih Laterit Feronikel
0.43 16.37%
compared to 2024
11.72 10.30%
compared to 2024
65.88 2.82%
compared to 2024
dibandingkan dibandingkan dibandingkan
tahun 2024 tahun 2024 tahun 2024
Air Emission ZERO incident of non-compliance with
Emisi Udara applicable air emission standards
NOL insiden ketidakpatuhan terhadap
standar emisi udara yang berlaku
Sustainability Energy Initiatives (SEI)
Inisiatif Energi Berkelanjutan (SEI)
SEI is an overarching approach that encompasses various programs to improve energy performance
and increase the use of alternative and renewable sources to reduce overall GHG emissions.
SEI merupakan pendekatan strategis yang mencakup berbagai program untuk meningkatkan
kinerja energi serta mendorong pemanfaatan energi dari sumber alternatif dan terbarukan, dalam
rangka menurunkan total emisi GRK.
GHG emission/avoidance New & Renewable Energy
Pengurangan/Penghindaran Emisi GRK Energi Baru Terbarukan
3,151,013 tCO e 2
38,937,906 GJ
64.7% new energy
energi baru
35.3% renewable energy
energi terbarukan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 5
Page 7
Environmental Performance [POJK-B.2]
Kinerja Lingkungan
Waste Management Hazardous Waste Generation 16.01% of Tailings (dry tail)
Pengelolaan Limbah Timbulan Limbah B3 Assured Tailing (kering)
Waste generation in 2025 was 40,840,203 Tons
Ton 83.98% of Tailings (slurry)
influenced by higher Tailing (basah)
57.52%
operational activity and the compared to 2024 0.01% Others
expanded reporting scope, dibandingkan tahun 2024 Lainnya
with hazardous waste
increasing mainly due to
higher slurry tailings from Non-Hazardous Waste Generation 29.56% of Slag nickel
fully operating HPAL facilities. Timbulan Limbah Non-B3 Assured Slag
Slag Nikel
Timbulan limbah pada
tahun 2025 dipengaruhi
35,439,931 Tons
Ton
0.49% of FABA
9.35% 0.03% of Domestic Waste
oleh peningkatan aktivitas Limbah domestik
operasional serta perluasan compared to 2024
dibandingkan tahun 2024
cakupan pelaporan, dengan 69.91% of Overburden
kenaikan limbah B3 yang Tanah Penutup
terutama disebabkan oleh
meningkatnya volume
tailing basah seiring dengan
Reuse of Nickel Slag into Concrete Bricks and
Artificial Reef Structures
27,929 Tons
Ton
beroperasinya secara penuh
Pemanfaatan Kembali Slag Nikel menjadi
fasilitas HPAL.
Batu Bata Beton dan Struktur Terumbu Buatan
Water Management Water Recycled/Reused ZERO incident of non-compliance with
Air yang didaur ulang/ permits, quality standards, or regulations
& Effluent related to water quality
digunakan kembali
Pengelolaan Air dan
Efluen 10,718,036 m 3 NOL insiden ketidakpatuhan terhadap izin,
standar kualitas, atau peraturan terkait
(18.35% of Total Surface Water Withdrawal) kualitas air
(18.35% dari Total Pengambilan
Air Permukaan)
Biodiversity Biodiversity Action Plan (BAP) 2026–2030 has been developed
Keanekaragaman Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati (BAP) 2026–2030 telah disusun
Hayati
IUCN (International Union for Conservation of Nature) Red List Species
IUCN (International Union for Conservation of Nature) Red List Species
167 species identified
spesies teridentifikasi
Marine Initiative | Inisiatif Kelautan 72,031
2,185 artificial reef units have been
installed until 2025 since 2022
mangrove seedlings has been planted until
2025 since 2022
unit terumbu buatan telah bibit mangrove telah ditanam hingga tahun
dipasang hingga tahun 2025 sejak 2022 2025 sejak 2022
Post-mining Closure Reclamation
Reklamasi
PT TBP
achieved
23.14 Ha PT GPS
achieved
15.14 Ha
& Rehabilitation PT TBP 100% against target PT GPS 185% against target
Pascatambang & mencapai
dari target
mencapai
dari target
Rehabilitasi
Watershed rehabilitation Plant growth success rate
Rehabilitasi Daerah Aliran Tingkat Keberhasilan Tumbuh
Sungai (DAS) Tanaman
2,592.92 hectares
hektar 82%
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 6
Page 8
Social Performance [POJK-B.3]
Kinerja Sosial
Human Resource Total Employees* Total Contractors
Jumlah Karyawan* Jumlah Kontraktor 16.8%
Management
26,529 10,115
compared to 2024
dibandingkan tahun 2024
Sumber Daya Manusia
*Local
*This data includes employees:
Subsidiaries and Associated Employees from
Companies North Maluku
*Data ini termasuk Entitas Province
Anak dan Asosiasi Perseroan Male Employees Female Employees *Local Employees *Karyawan Lokal:
Karyawan Laki-laki Karyawan Perempuan *Karyawan Lokal Karyawan dari
Provinsi Maluku
93.5% 6.5% 45.5%
Utara
from total employees from total employees from total Indonesian employees
dari total karyawan dari total karyawan dari total karyawan Indonesia
Turnover Rate Employee Grievances in 2025
Tingkat Pergantian Karyawan Keluhan Karyawan Tahun 2025
13% 157
1% 100%
compared to 2024 Grievances Resolved
dibandingkan tahun 2024 Keluhan telah ditangani
Training hours Total employees who join Training average hours/
Total Jam Pelatihan training employee
Total karyawan yang Rata-rata jam pelatihan/
114,112 hours
jam mengikuti pelatihan karyawan
100% 5.43 hours
jam
44%
compared to 2024
dibandingkan tahun 2024
Occupational Health Number of Employees Covered by the OHS System
and Safety Jumlah Karyawan yang Tercakup dalam Sistem K3
Kesehatan dan Employees
Karyawan 26,529 Contractors
Kontraktor 10,115
Keselamatan Kerja
Number of Fatalities Total Recordable Injury Lost Time Incident
Jumlah Fatalitas Frequency Rate (TRIFR) Rate (LTIR)
Assured
Employees
Karyawan 4 Employees
Karyawan 2.15 Employees
Karyawan 0.01
Contractors
Kontraktor 0 Contractors
Kontraktor 4.73 Contractors
Kontraktor 0
OHS Training hours OHS Training average hours/employee
Jam Pelatihan K3 Rata-rata Jam Pelatihan K3/Karyawan
126,316 4.46
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 7
Page 9
Social Performance [POJK-B.3]
Kinerja Sosial
Human Rights
60 representatives from all business units
perwakilan dari seluruh unit bisnis
Hak Asasi Manusia
received Human Rights Training of Trainers (ToT) program
mengikuti program Training of Trainers (ToT) Hak Asasi Manusia
346 security personnel (100%)* Assured
personel keamanan (100%)*
received training on human rights policies and procedures
telah mengikuti pelatihan mengenai kebijakan dan prosedur hak asasi manusia
*Following a reporting scope update in 2025, the disclosed data includes only full-time security personnel.
*Sehubungan dengan pembaruan cakupan pelaporan pada tahun 2025, data yang diungkapkan hanya
mencakup personel keamanan penuh waktu.
Resettlement Continued support government in livelihood restoration in
Kawasi Resettlement Village
Pemukiman Kembali Terus mendukung pemerintah dalam pemulihan mata pencaharian
di Desa Pemukiman Kembali Kawasi
Community Relations Total Community Development Programs
Hubungan Masyarakat Total Program PPM
119 10.2% compared to 2024
dibandingkan tahun 2024
Impacts Supports and Beneficiaries
Dampak Dukungan dan Penerima Manfaat
Community Satisfaction Index (CSI)* scores Support for Eid Al-Fitr 1446H Package
in the “Very Good” category ranged from 83.57 Gifts and Orphans Children Charity
to 97.62 with an average of 89.9 across 16 Dukungan Paket Lebaran Idul Fitri 1446 H
flagship programs dan Santunan Anak Yatim
Skor Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)*
skor dalam kategori “Sangat Baik” berada pada
kisaran 83,57 hingga 97,62 dengan rata-rata 1,512 Packages
Paket
sebesar 89,9 yang mencakup 16 program
unggulan
515 Orphans
Anak Yatim
Social Return on Investment (SROI)** values
ranged from 1.16 to 5.71 across 16 flagship Flood Response Support
programs Dukungan Tanggap Banjir
Nilai Social Return on Investment (SROI)**
nilai berada pada kisaran 1,16 hingga 5,71 pada 6,000 liter of drinking water
liter air minum
16 program unggulan
4,000 pack meal
paket makanan
*A CSI score of 88.3-100 is classified as *Nilai IKM sebesar 88,3-100
“very good (A)” category according to diklasifikasikan dalam kategori “Sangat
Regulation of the Minister of Baik (A)” sesuai dengan Peraturan
Administrative and Bureaucratic Reform Menteri PANRB Nomor 14 Tahun 2017
No. 14 of 2017
**An SROI value of 1 indicates that an
investment of IDR 1 generates IDR 1 in
**Nilai SROI sebesar 1 menunjukkan
bahwa setiap investasi sebesar Rp1
menghasilkan nilai sosial sebesar Rp1
1,255 families
keluarga
social value.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 8
Page 10
Social Performance [POJK-B.3]
Kinerja Sosial
Supply Chain Total Local Suppliers*
Management Total Pemasok Lokal*
Pengelolaan Rantai
330 (9.15% from total supplier)
(9,15% dari total pemasok)
65% compared to 2024
dibandingkan tahun 2024
Pasok
Local Procurement Expenditure
Pengeluaran Pengadaan Lokal*
(23% from total expenditure)
IDR 11,986 billion
miliar (23% dari total pengeluaran)
24% compared to 2024
dibandingkan tahun 2024
*local suppliers & procurement are from North Maluku Province
*Pemasok dan Pengadaan lokal dari Provinsi Maluku Utara
Governance Performance
Kinerja Tata Kelola
Business Ethics & Anti Corruption and Bribery Training
Compliance Pelatihan Anti-Korupsi dan Suap
Etika Bisnis dan 17 directors* 26,529 employees
Kepatuhan direksi* karyawan
(100% from board of directors) (100% from total employees)
(100% dari Direksi) (100% dari total karyawan)
Throughout 2025, there were no confirmed incidents of corruption, no sanctions imposed on employees or
termination of contracts with business partners due to corruption-related violations, and no public legal
cases filed against the Company or its employees in relation to such issues.
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat insiden korupsi yang terkonfirmasi, tidak ada sanksi yang dikenakan
kepada karyawan atau pemutusan kontrak dengan mitra usaha akibat pelanggaran terkait korupsi, serta
tidak terdapat kasus hukum publik yang diajukan terhadap Perseroan atau karyawannya terkait hal tersebut.
*This data includes Subsidiaries and Associated Companies | *Data ini termasuk Entitas Anak dan Asosiasi Perseroan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 9
Page 11
Message from the President
Director [POJK-D.1][GRI 2-22]
Pesan dari Direktur Utama
“We move forward with optimism and prudence,
believing that long-term growth must be supported
by operational discipline, strong governance, and
consistent responsibility toward the environment
and society.”
“Kami akan terus melangkah dengan optimisme yang
disertai kehati-hatian, dengan keyakinan bahwa
pertumbuhan yang sehat harus ditopang oleh disiplin
operasional, tata kelola yang baik, serta tanggung jawab
yang konsisten terhadap lingkungan dan masyarakat.”
Roy Arman Arfandy President Director
Direktur Utama
Dear Valued Stakeholders, Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Amid the evolving dynamics of the nickel industry, Di tengah dinamika industri nikel yang terus berkembang,
sustainability has become a critical prerequisite for business keberlanjutan menjadi prasyarat penting bagi ketahanan
resilience. Our focus is therefore not only on maintaining usaha. Oleh karena itu, fokus kami tidak hanya pada menjaga
operational resilience, but also on strengthening the ketahanan operasional, tetapi juga pada penguatan kapasitas
Company’s ability to anticipate challenges, manage risks, and Perseroan dalam mengantisipasi tantangan, mengelola
accelerate progress toward long-term, responsible growth. risiko, serta mempercepat pencapaian pertumbuhan jangka
panjang yang bertanggung jawab.
As an integrated company in the extractive sector, we view Sebagai perusahaan terintegrasi di sektor ekstraktif, kami
sustainability through three interconnected priorities. First, memandang keberlanjutan melalui tiga prioritas yang saling
securing raw material supply for operational continuity. terkait. Pertama, memastikan ketersediaan pasokan bahan
Second, managing and minimizing the environmental and baku untuk menjaga keberlangsungan operasional. Kedua,
social impacts of our activities. Third, anticipating regulatory mengelola dan meminimalkan dampak lingkungan dan sosial
developments in a strict and evolving operating environment. dari kegiatan usaha. Ketiga, mengantisipasi perkembangan
These priorities guide how we maintain operational regulasi dalam lingkungan operasional yang ketat dan terus
continuity, manage impacts responsibly, and respond to a berkembang. Ketiga prioritas ini menjadi landasan dalam
changing regulatory landscape. menjaga kesinambungan operasional, mengelola dampak
secara bertanggung jawab, serta merespons dinamika
regulasi.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 10
Page 12
In today’s nickel industry, business and sustainability Dalam industri nikel saat ini, tantangan bisnis dan
challenges are increasingly intertwined. Amid global keberlanjutan semakin saling terkait. Di tengah kondisi
oversupply and pressure on nickel prices, expectations for kelebihan pasokan global dan tekanan terhadap harga nikel,
responsible production continue to rise. Competitiveness ekspektasi terhadap praktik produksi yang bertanggung
is therefore shaped not only by production capacity or cost jawab terus meningkat. Oleh karena itu, daya saing tidak
efficiency, but also by the ability to meet higher standards, lagi hanya ditentukan oleh kapasitas produksi atau efisiensi
maintain compliance, and strengthen impact management biaya, tetapi juga oleh kemampuan untuk memenuhi standar
across the value chain. yang semakin tinggi, menjaga kepatuhan, serta memperkuat
pengelolaan dampak di sepanjang rantai nilai.
In 2025, we maintained solid operational performance by Pada tahun 2025, kami mempertahankan kinerja operasional
focusing on the fundamentals that support sustainable yang solid dengan berfokus pada fundamental yang
growth. Compared to 2024, nickel ore sales volume increased mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Dibandingkan
by 28.8% to 30.59 million tons. Meanwhile, ferronickel sales tahun 2024, volume penjualan bijih nikel meningkat 28,8%
volume increased significantly by 49.3% to 0.19 million tons. menjadi 30,59 juta ton. Sementara itu, volume penjualan
Sales of Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) and nickel sulfate ferronickel meningkat signifikan sebesar 49,3% menjadi 0,19
(NiSO4) also recorded positive growth, reaching 0.09 million juta ton. Penjualan Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dan
metal tons and 0.04 million metal tons, up 43% and 3.2%, nickel sulfate (NiSO4) juga mencatat pertumbuhan positif,
respectively. masing-masing mencapai 0,09 juta ton logam dan 0,04 juta
ton logam, meningkat sebesar 43% dan 3,2%.
This operational growth supported the Company’s financial Pertumbuhan operasional tersebut turut mendukung kinerja
performance in 2025. Revenue increased by 9.9% to IDR keuangan Perseroan pada tahun 2025. Pendapatan meningkat
29,632.8 billion, with 24% contributed by domestic sales and 9,9% menjadi Rp 29.632,8 miliar, dengan kontribusi sebesar
76% by exports. Profit also rose by 42% to IDR 10,970.3 billion. 24% dari penjualan domestik dan 76% dari ekspor. Laba juga
meningkat sebesar 42% menjadi Rp 10.970,3 miliar.
We also continued to create economic value for our Kami juga terus menciptakan nilai ekonomi bagi para
stakeholders. In 2025, economic value distributed reached pemangku kepentingan. Pada tahun 2025, nilai ekonomi
IDR 7,582.4 billion, up 11% from the previous year, reflecting yang didistribusikan mencapai Rp 7.582,4 miliar, meningkat
contributions through employee compensation, payments 11% dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai tersebut
to government, royalties, and support for community mencerminkan kontribusi Perseroan melalui kompensasi
development programs. karyawan, pembayaran kepada pemerintah, royalti, serta
dukungan terhadap program pengembangan masyarakat.
Throughout 2025, we continue to strengthen the Company’s Sepanjang tahun 2025, kami terus memperkuat fondasi
sustainability foundation through improved operational keberlanjutan Perseroan melalui peningkatan efisiensi
efficiency, ongoing exploration to deepen reserve operasional, kelanjutan kegiatan eksplorasi untuk
understanding, better management of waste and by-products, memperdalam pemahaman cadangan, pengelolaan limbah
and stronger Environmental, social, and governance (ESG) dan produk samping yang lebih baik, serta penguatan praktik
and compliance practices. This direction is also reflected lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) serta kepatuhan.
in several sustainability achievements during the reporting Arah ini juga tercermin dalam sejumlah capaian keberlanjutan
year, including strengthened water management and selama tahun pelaporan, termasuk penguatan pengelolaan
compliance with environmental quality standards, increased air dan ketaatan terhadap standar kualitas lingkungan,
implementation of rehabilitation and post-mining activities, peningkatan pelaksanaan rehabilitasi dan pascatambang,
and enhanced sustainability governance and compliance serta penguatan tata kelola keberlanjutan dan kepatuhan
through progress in the Initiative for Responsible Mining melalui kemajuan proses IRMA dan RMAP.
Assurance (IRMA) and Responsible Minerals Assurance
Process (RMAP) processes.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 11
Page 13
Our progress in 2025 also came with an important reminder Kemajuan yang kami capai pada tahun 2025 juga menjadi
that sustainability must always be strengthened alongside pengingat penting bahwa keberlanjutan harus senantiasa
occupational safety. We faced several safety incidents that berjalan seiring dengan keselamatan kerja. Kami menghadapi
resulted in fatalities, an event we regard with the utmost sejumlah insiden keselamatan yang mengakibatkan korban
seriousness. On behalf of management, we extend our jiwa, suatu peristiwa yang kami pandang dengan sangat
deepest condolences to the family and all those affected. serius. Atas nama manajemen, kami menyampaikan duka
The Company remains committed to continuously enhancing cita yang mendalam kepada keluarga dan seluruh pihak
evaluation, controls, and improvements to safety systems yang terdampak. Perseroan tetap berkomitmen untuk terus
across all operational areas. meningkatkan evaluasi, pengendalian, serta perbaikan
sistem keselamatan di seluruh area operasional.
One important lesson in 2025 is that ESG can no longer be Salah satu pembelajaran penting pada tahun 2025
positioned solely as a matter of compliance. ESG standards adalah bahwa ESG tidak lagi memadai untuk diposisikan
increasingly influence competitiveness, market acceptance, semata-mata sebagai aspek kepatuhan. Standar ESG kini
and business sustainability. What was previously viewed semakin memengaruhi daya saing, penerimaan pasar,
primarily as a regulatory requirement has now evolved into dan keberlangsungan usaha. Dengan demikian, hal yang
a fundamental necessity for companies that aim to remain sebelumnya lebih dipandang sebagai kewajiban pemenuhan
relevant within global supply chains. standar kini berkembang menjadi kebutuhan yang semakin
mendasar bagi perusahaan yang ingin tetap relevan dalam
rantai pasok global.
Looking ahead, we will prioritize the completion of ongoing Ke depan, kami memprioritaskan penyelesaian proyek-
expansion projects while strengthening the implementation proyek ekspansi yang telah berjalan, sembari memperkuat
of ESG principles and improving compliance quality across the penerapan prinsip ESG dan meningkatkan kualitas kepatuhan
entire business value chain. We move forward with optimism di seluruh rantai nilai bisnis. Kami melangkah dengan
and prudence, believing that long-term growth must be optimisme yang disertai kehati-hatian, dengan keyakinan
supported by operational discipline, strong governance, and bahwa pertumbuhan yang sehat harus ditopang oleh disiplin
consistent responsibility toward the environment and society. operasional, tata kelola yang baik, serta tanggung jawab yang
konsisten terhadap lingkungan dan masyarakat.
On behalf of management, we would like to express our Atas nama manajemen, kami menyampaikan apresiasi kepada
appreciation to all employees, business partners, government seluruh karyawan, mitra kerja, pemerintah, masyarakat di
institutions, communities around our operational areas, sekitar wilayah operasi, pemegang saham, serta seluruh
shareholders, and all other stakeholders for their continued pemangku kepentingan lainnya atas dukungan, kolaborasi,
support, collaboration, and trust in Harita Nickel. Your support dan kepercayaan yang terus diberikan kepada Harita Nickel.
is an essential part of our journey to further strengthen Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan
business sustainability and create greater long-term value. kami untuk terus memperkuat keberlanjutan usaha dan
menciptakan nilai jangka panjang yang lebih baik.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 12
Page 14
Message from the Sustainability
Director [POJK-D.1][GRI 2-22]
Pesan dari Direktur Keberlanjutan
“For us, sustainability is neither new nor a
standalone agenda; rather, it is an integral part of
how the Company maintains business resilience and
ensures that growth remains well-managed.”
“Bagi kami, keberlanjutan bukanlah hal yang baru maupun
agenda yang berdiri sendiri, melainkan bagian integral dari
bagaimana Perseroan menjaga ketahanan usaha dan
memastikan pertumbuhan tetap terkelola dengan baik.”
Lim Sian Choo Sustainability Director
Direktur Keberlanjutan
The year 2025 marked an important milestone for TBP Tahun 2025 menjadi periode penting bagi TBP dalam
in strengthening the foundations of our sustainability memperkuat fondasi pengelolaan keberlanjutan melalui tata
management with clear governance, measurable targets, and kelola yang jelas, target yang terukur, dan pelaksanaan yang
consistent implementation across all business activities. konsisten di seluruh kegiatan usaha.
For us, sustainability is neither new nor a standalone agenda; Bagi kami, keberlanjutan bukanlah hal baru maupun agenda
rather, it is an integral part of how the Company maintains yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari bagaimana
business resilience and ensures that growth remains well- Perseroan menjaga ketahanan usaha dan memastikan
managed. This spirit is reflected in this year’s theme, “Shaping pertumbuhan tetap terkelola dengan baik. Semangat ini
Today, Accelerating Sustainable Tomorrow”, that the steps tercermin dalam tema tahun ini, Shaping Today, Accelerating
we take and strengthen today form the foundation for Sustainable Tomorrow, bahwa langkah yang kami bentuk dan
accelerating sustainability performance in the future. Through perkuat hari ini menjadi landasan untuk mempercepat kinerja
this Sustainability Report, we present our achievements in keberlanjutan di masa depan. Melalui Laporan Keberlanjutan
2025, along with the continuous efforts we are undertaking ini, kami menyampaikan capaian Perseroan sepanjang tahun
to further strengthen and enhance our sustainability 2025, sekaligus upaya berkelanjutan yang terus kami lakukan
performance. untuk semakin memperkuat dan meningkatkan kinerja
keberlanjutan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 13
Page 15
Sustainability Strategy and Management Strategi dan Pengelolaan Keberlanjutan In 2025, the Company strengthened its sustainability Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat arah pengelolaan management approach through the revision of its keberlanjutan melalui revisi Kebijakan Keberlanjutan agar Sustainability Policy to remain aligned with evolving business tetap selaras dengan dinamika bisnis yang berkembang, dynamics, the need to strengthen internal systems, and the kebutuhan penguatan sistem internal, serta Ambisi dan Company’s 10-Year Sustainability Ambition and Strategy that Strategi Keberlanjutan 10 Tahun yang telah menjadi acuan serves as a key reference. Through this approach, we aim to Perseroan. Melalui arah ini, kami ingin memastikan bahwa ensure that sustainability commitments are implemented komitmen keberlanjutan diterapkan secara lebih konsisten more consistently in both planning and operations, while dalam perencanaan dan operasional, dengan tetap taking into account the SDG targets most relevant to the mempertimbangkan target SDGs yang paling relevan dengan Company’s operational characteristics and aligning them karakteristik operasi Perseroan serta selaras dengan agenda with national priorities, including the advancement of nasional, termasuk penguatan hilirisasi dan dukungan downstream processing and support for national strategic terhadap proyek strategis nasional. Dengan demikian, strategi projects. In this way, TBP’s sustainability strategy does not keberlanjutan TBP tidak berdiri sendiri, tetapi berjalan stand alone but progresses in line with government policy sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dan kebutuhan directions and the need to strengthen the competitiveness of penguatan daya saing industri nasional. the national industry. In line with this direction, we also continue to strengthen our Sejalan dengan itu, kami juga terus memperkuat pendekatan approach to identifying and managing sustainability-related dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko serta peluang risks and opportunities, including those related to climate keberlanjutan, termasuk yang berkaitan dengan perubahan change. Referring to the IFRS S2 framework, the Company iklim. Mengacu pada kerangka IFRS S2, Perseroan mulai has begun enhancing the identification of climate-related memperkuat identifikasi risiko dan peluang iklim yang risks and opportunities relevant to its business model and relevan terhadap model bisnis dan operasi dalam jangka operations over the short, medium, and long term. pendek, menengah, dan panjang. Governance Implementation Penerapan Tata Kelola In terms of governance, we continue to strengthen a culture Pada aspek tata kelola, kami terus memperkuat budaya of integrity and compliance as the foundation for conducting integritas dan kepatuhan sebagai fondasi dalam menjalankan our business responsibly. In 2025, Anti-Bribery and Corruption usaha secara bertanggung jawab. Pada 2025, pelatihan Anti training was completed by all members of the Board of Suap dan Korupsi telah diikuti oleh seluruh Direksi dan 100% Directors and 100% of employees across all business units. karyawan di seluruh unit bisnis. Sepanjang tahun pelaporan, Throughout the reporting year, the Company also recorded Perseroan juga tidak mencatat insiden korupsi yang no confirmed incidents of corruption or significant cases of terkonfirmasi maupun kejadian signifikan ketidakpatuhan. non-compliance. As of 2025, TBP has undergone a series of assessments Hingga 2025, TBP menjalani rangkaian proses penilaian under the Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA), Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA), termasuk including an on-site audit conducted by an independent body audit lapangan oleh lembaga independen pada April in April 2025. Through this process, the Company addressed 2025. Melalui proses tersebut, Perseroan menindaklanjuti identified gaps through document updates, internal reviews, kesenjangan yang teridentifikasi melalui pembaruan process improvements, and strengthened cross-functional dokumen, peninjauan internal, penyempurnaan proses, coordination to ensure more consistent implementation serta penguatan koordinasi lintas fungsi agar penerapan of the standards at the operational level. In parallel, efforts standar semakin konsisten di tingkat operasional. Sejalan to strengthen compliance with the Responsible Minerals dengan itu, penguatan terhadap persyaratan Responsible Assurance Process (RMAP) requirements have also continued Minerals Assurance Process (RMAP) juga terus berjalan to support traceability, process control, and the consistent untuk mendukung ketertelusuran, pengendalian proses, application of standards across the supply chain. For us, the dan konsistensi penerapan standar dalam rantai pasok. Bagi IRMA and RMAP processes are not merely about meeting kami, proses IRMA dan RMAP bukan semata-mata pemenuhan standards, but also serve as opportunities to learn and further standar, tetapi juga sarana pembelajaran untuk memperkuat strengthen our systems. sistem. Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 14
Page 16
Environmental Performance Kinerja Lingkungan
In the environmental aspect, water management became one Pada aspek lingkungan, pengelolaan air menjadi salah satu
of our key priorities in 2025, in line with the characteristics of an fokus utama kami pada 2025, seiring dengan karakteristik
archipelagic region and increasingly dynamic rainfall patterns. wilayah kepulauan dan pola curah hujan yang semakin
We recognize that this issue receives significant attention dinamis. Kami memahami bahwa isu ini mendapat
from stakeholders, and we view the feedback provided as perhatian tinggi dari para pemangku kepentingan, dan kami
an important part of strengthening our water management memandang berbagai masukan yang disampaikan sebagai
practices going forward. Accordingly, the Company continues bagian penting dalam memperkuat pengelolaan air yang
to enhance water management through the development of a lebih baik ke depan. Karena itu, Perseroan terus memperkuat
Water Management Plan, runoff and sediment control, water pengelolaan air melalui pengembangan Water Management
quality monitoring, and the refinement of the water balance Plan, pengendalian limpasan dan sedimen, pemantauan
to support long-term water availability. During the reporting kualitas air, serta penyempurnaan neraca air untuk
year, there were no instances of non-compliance related to mendukung ketersediaan air jangka panjang. Pada tahun
water quality, and all effluents met the applicable standards. pelaporan, tidak terdapat ketidakpatuhan terkait kualitas
As part of our commitment to transparency, we also continue air, dan seluruh efluen memenuhi baku mutu yang berlaku.
to engage with surrounding communities regarding tailings Sebagai bagian dari upaya transparansi, kami juga terus
management and its potential impacts. melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar mengenai
pengelolaan tailing dan potensi dampaknya.
In addition to water management, we have continued Selain pengelolaan air, perjalanan dekarbonisasi juga terus
to strengthen our decarbonization journey as part of the kami perkuat sebagai bagian dari upaya jangka panjang
Company’s long-term efforts. In 2024–2025, TBP conducted Perseroan. Pada periode 2024–2025, TBP melakukan
assessments of energy transition options and decarbonization kajian opsi transisi energi dan strategi dekarbonisasi bagi
strategies for its operations, including lower-carbon operasinya, termasuk alternatif yang lebih rendah karbon
alternatives for power generation and nickel processing. untuk pembangkit listrik dan proses pengolahan nikel.
The Company also continued to strengthen post-mining Perseroan juga terus memperkuat pengelolaan pascatambang
management and rehabilitation as part of its long-term dan rehabilitasi sebagai bagian dari tanggung jawab jangka
responsibility for environmental restoration. By the end of panjang terhadap pemulihan lingkungan. Hingga akhir
2025, three Mining Business Licenses (IUPs) had established 2025, tiga Izin Usaha pertambangan (IUP) telah memiliki
post-mining guarantees, including the IUP of PT GTS in the jaminan pascatambang, termasuk IUP PT GTS pada tahun
reporting year. Revegetation and watershed rehabilitation ini. Kegiatan revegetasi dan rehabilitasi daerah aliran sungai
activities covered 271.64 hectares of revegetation with (DAS) mencakup revegetasi seluas 271,64 Ha dengan jumlah
27,620 trees planted, as well as 2,592.9 hectares of watershed 27.620 pohon, serta rehabilitasi DAS seluas 2.592,9 Ha dengan
rehabilitation with a total of 502,215 seedlings planted. total 502.215 bibit tertanam.
Social Performance Kinerja Sosial
We view social performance and safety as essential Kami memandang kinerja sosial dan keselamatan sebagai
foundations for the sustainability of our operations. For fondasi penting bagi keberlanjutan operasi. Bagi kami,
us, stakeholder engagement is also an important part of keterlibatan pemangku kepentingan juga merupakan bagian
how TBP responds to external dynamics in a transparent penting dari cara TBP merespons dinamika eksternal secara
and constructive manner, while ensuring that the feedback transparan dan konstruktif, sekaligus menjadikan masukan
received serves as input for improvements. yang diterima sebagai bahan perbaikan.
The Company continued to strengthen its community Perseroan terus memperkuat mekanisme hubungan dan
engagement and grievance-handling mechanisms as part of penanganan keluhan sebagai bagian dari pengelolaan sosial
a more structured social management approach. Through yang lebih terstruktur. Melalui Saluran Aspirasi Layanan
the Saluran Aspirasi Layanan Masalah (SALAM), TBP received Masalah (SALAM), TBP menerima 173 pengaduan masyarakat
173 community grievances in 2025, all of which have been pada 2025 dan seluruhnya telah diselesaikan. Pada saat yang
resolved. At the same time, the Company implemented 119 sama, Perseroan melaksanakan 119 Program Pemberdayaan
social investment programs under the PPM initiative, covering Masyarakat (PPM) yang mencakup bidang pendidikan,
education, health, economic development, socio-cultural kesehatan, pengembangan ekonomi, sosial budaya, dan
initiatives, and infrastructure. infrastruktur.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 15
Page 17
In workforce development, we remain focused on Pada aspek ketenagakerjaan, kami terus mendorong
strengthening local talent to build long-term capacity. By penguatan talenta lokal sebagai bagian dari upaya
the end of 2025, 45.5% of Indonesian Employees came from membangun kapasitas jangka panjang. Hingga akhir 2025,
local communities, and nearly half of new recruits during 45,5% karyawan Indonesia berasal dari masyarakat lokal,
the year also originated from North Maluku. This effort was dan hampir separuh rekrutmen baru pada tahun tersebut
supported through the Management Trainee (MT) Program, juga berasal dari Maluku Utara. Upaya ini didukung melalui
training initiatives, and knowledge transfer in operational Program Management Trainee (MT), berbagai inisiatif
areas. In the same year, 100% of employees participated in pelatihan, serta alih pengetahuan di area operasional. Pada
training programs and 100% of eligible employees received tahun yang sama, 100% karyawan telah mengikuti program
performance evaluation as part of ongoing competency pelatihan dan 100% karyawan yang memenuhi kriteria telah
development. menerima penilaian kinerja sebagai bagian dari penguatan
kompetensi secara berkelanjutan.
Occupational health and safety remained a key area of Keselamatan dan kesehatan kerja tetap menjadi salah
attention in 2025. Although overall safety indicators improved satu fokus utama pada tahun 2025. Meskipun indikator
compared to the previous year, the Company still recorded keselamatan secara umum menunjukkan perbaikan
four fatal incidents. These events were a serious reminder dibandingkan tahun sebelumnya, Perseroan masih mencatat
of the need to strengthen safety improvements consistently empat insiden fatalitas. Peristiwa ini menjadi pengingat
and comprehensively. Each incident is followed up as a penting bahwa penguatan keselamatan harus terus dilakukan
learning opportunity to strengthen systems, both through secara konsisten dan menyeluruh. Setiap insiden kami tindak
the refinement of procedures and the improvement of risk lanjuti sebagai pembelajaran untuk memperkuat sistem,
control effectiveness, supervision quality, and discipline in baik melalui penyempurnaan prosedur maupun peningkatan
on-site implementation. efektivitas pengendalian risiko, kualitas pengawasan, dan
disiplin implementasi di lapangan.
Acknowledgment and the Way Forward Apresiasi dan Arah ke Depan
We recognize that strengthening sustainability is a long-term Kami menyadari bahwa penguatan keberlanjutan merupakan
process that requires consistency, learning, and collaboration. proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi,
pembelajaran, dan kolaborasi.
Going forward, we will continue to strengthen sustainability Ke depan, kami akan terus memperkuat prioritas
priorities in areas that are most relevant to the Company’s keberlanjutan pada area yang paling relevan bagi dampak
long-term impacts. These priorities include biodiversity jangka panjang Perseroan. Prioritas tersebut mencakup
management, strengthening reclamation and rehabilitation pengelolaan keanekaragaman hayati, penguatan reklamasi
efforts, community development, and enhancing the skills dan rehabilitasi, pengembangan masyarakat, serta
of the local workforce. In parallel, we will also continue to peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal. Sejalan dengan
encourage the strengthening of the local economy in North itu, kami juga akan terus mendorong penguatan ekonomi
Maluku as part of the Company’s long-term contribution, lokal di Maluku Utara sebagai bagian dari kontribusi jangka
which we hope will become increasingly tangible and panjang Perseroan yang diharapkan semakin nyata dan
sustainable. berkelanjutan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 16
Page 18
About PT TBP
Tentang PT TBP
Aerial view of a revegetation area in one of PT TBP’s mining blocks
Pemandangan udara area revegetasi dari salah satu blok penambangan PT TBP
PT Trimegah Bangun Persada Tbk, also known as Harita PT Trimegah Bangun Persada Tbk, yang juga dikenal sebagai
Nickel (“PT TBP” and the “Company”), is an integrated nickel Harita Nickel (“PT TBP” dan “Perseroan”), merupakan
mining and processing company headquartered in Jakarta, perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi
Indonesia, with its main operational area located on Obi yang berkantor pusat di Jakarta, Indonesia, dengan wilayah
Island, South Halmahera Regency, North Maluku Province. operasional utama yang berlokasi di Pulau Obi, Kabupaten
The Company operates across the entire nickel value chain, Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Perseroan
from upstream mining to advanced downstream processing, beroperasi di seluruh rantai nilai nikel, mulai dari kegiatan
supporting the global energy metals supply chain. pertambangan hulu hingga pengolahan hilir lanjutan, guna
mendukung rantai pasok logam energi global.
The Company began operations in 2011 as a producer of high- Perseroan memulai operasinya pada tahun 2011 sebagai
grade laterite nickel ore and has since grown into an integrated produsen bijih nikel laterit berkadar tinggi dan sejak saat
nickel mining and processing company on Obi Island. Since itu berkembang menjadi perusahaan pertambangan dan
2016, PT TBP has expanded into downstream processing, pengolahan nikel terintegrasi di Pulau Obi. Sejak tahun
producing ferronickel, Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), 2016, PT TBP telah memperluas kegiatan ke pengolahan hilir
nickel sulfate, and cobalt sulfate for the stainless steel and dengan memproduksi feronikel, Mixed Hydroxide Precipitate
electric vehicle battery industries. This development also (MHP), nikel sulfat, dan kobalt sulfat untuk industri baja
supports Indonesia’s mineral downstreaming agenda and the tahan karat dan baterai kendaraan listrik. Pengembangan ini
growth of the electric vehicle battery ecosystem as part of the juga mendukung agenda hilirisasi mineral Indonesia serta
National Strategic Project (PSN). pertumbuhan ekosistem baterai kendaraan listrik sebagai
bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 17
Page 19
Corporate Identity [GRI 2-1]
Identitas Perseroan
Company Name According to the Deed Main Markets Served by the Company [GRI 2-6]
Nama Perseroan Sesuai Akta Pasar Utama yang Dilayani Perseroan
PT Trimegah Bangun 1 Global Nickel Commodity Market
Persada Tbk Pasar Komoditas Nikel Global
2 Global Stainless Steel Industry Market
Other Names
Pasar Industri Baja Nirkarat (Stainless Steel) Global
Nama Lain
3 Global EV Battery Supply Chain Market / Battery Metals
PT TBP / Harita Nickel
Pasar Rantai Pasokan Baterai EV Global / Logam Baterai
Date of Establishment September 6, 2004 Market Coverage The Company serves both domestic
Tanggal Pendirian 6 September 2004 and Sales and international markets, with sales
Cakupan Pasar destinations including China, Switzerland,
Listing Date on the April 12, 2023 dan Penjualan Hong Kong, Sweden, and Singapore.
Indonesia Stock Exchange International sales are conducted on a
Tanggal Pencatatan di 12 April 2023 Free-on-Board (FOB) basis.
Bursa Efek Indonesia Perseroan melayani pasar domestik dan
international, dengan negara tujuan
penjualan meliputi Tiongkok, Swiss, Hong
Stock Code
NCKL Kong, Swedia, dan Singapura. Penjualan
Kode Saham
internasional dilakukan dengan skema
Free-on-Board (FOB).
Number of Employees 26,529
(as of December 31, 2025) Sector Nickel Ore Mining and Industrial Estate
Jumlah Karyawan
26.529 Sektor Pertambangan Bijih Nikel dan Kawasan
(per 31 Desember 2025) Industri
This data includes Subsidiaries and Associated
Companies Customer Type Industry
Data ini termasuk Entitas Anak dan Asosiasi
Perseroan Jenis Pelanggan Industri
Operational Map [POJK-C.3]
Peta Wilayah Operasional
Operational Location
Address [POJK-C.3]
Alamat Lokasi Operasional
Kawasi Village, Obi
District, South Halmahera
Regency, North Maluku
Province, Indonesia
Desa Kawasi, Kecamatan
Obi, Kabupaten Halmahera
Selatan Provinsi Maluku
Utara, Indonesia
Head Office Address [POJK-C.2] Phone Fax
+62-21 5722924 +62-21 72789908
Alamat Kantor Pusat Telepon Fax
Panin Bank Building, 2nd Floor, Jl. Jenderal Sudirman Website
Kav. 1 Jakarta 10272 tbpnickel.com
Website
Gedung Bank Panin Lantai 2, Jl. Jenderal Sudirman Email
Kav. 1 Jakarta 10272 tbp.corsec@haritanickel.com
Email
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 18
Page 20
Vision, Mission, and Core Values [POJK-C.1, F.1]
Visi, Misi, dan Nilai Inti
Vision | Visi Mission | Misi
Optimizing the value of our resources to deliver the best Achieving sustainable excellence through the continuous
contribution to shareholders, stakeholders, and the nation. improvement of human resource and processes.
Mengoptimalkan nilai sumber daya yang kami miliki untuk Keunggulan berkelanjutan melalui peningkatan sumber
memberikan kontribusi terbaik bagi pemegang saham, daya manusia dan proses yang berkesinambungan.
pemangku kepentingan, dan negara.
Company Core Values | Nilai Inti Perseroan
The Company’s core values serve as the foundation of its work culture and as standards of conduct for all employees. These values
guide how the Company operates, makes decisions, and interacts with stakeholders.
Nilai inti TBP menjadi landasan budaya kerja dan standar perilaku seluruh insan Perseroan. Nilai-nilai yang membimbing cara kami
beroperasi, mengambil keputusan, serta berinteraksi dengan pemangku.
Humility
H Achievement
A Respect for Every
R
Kerendahan Hati Oriented Individual
Berorientasi pada Prestasi Menghormati Individu
Be humble and willing to listen to Continuously strive to achieve the best Demonstrate polite and respectful
others in order to foster a caring results in accordance with the interactions with others, and show
culture. Company’s process standards. tolerance and empathy toward fellow
employees regardless of position or title.
Bersikap rendah hari dan mau Tercapainya hasil terbaik terus - Menunjukkan interaksi terhadap sesama
mendengar phak lain untuk menerus berdasarkan standar proses dengan kesantunan sesuai adat istiadat
menciptakan budaya peduli. di Perseroan. ketimuran serta bertoleransi dan
berempati terhadap sesama karyawan
tanpa memandang posisi/jabatan.
I T A
Integrity Teamwork Accountability
Integritas Kerja Sama Tim Pertanggungjawaban
Do not compromise when faced with Be oriented toward collective success Demonstrate commitment and
situations that conflict with the and maintain an abundance mentality responsibility when facing challenges in
Company’s core values. Demonstrate (caring, helping, and acting with implementing Company policies.
sincerity in work and take responsibility sincerity).
for one’s actions and mistakes.
Tidak mengenal kompromi dalam hal Berorientasi pada keberhasilan Menunjukkan upaya signifikan saat
pertentangan nilai inti di Perseroan, kelompok dan mempunyai mentalitas menghadapi hambatan dalam
menunjukkan sikap tulus dalam bekerja, berkelimpahan (peduli, menolong, dan mengimplementasikan kebijakan
serta bertanggung jawab terhadap tulus). Perseroan.
kesalahan sendiri.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 19
Page 21
Company Business Activities and Business Processes
[POJK-C.4] [GRI 2-6]
Kegiatan Usaha dan Proses Bisnis
Business Activities [POJK-C.4][GRI 2-6]
Kegiatan Usaha Perseroan
The Company manages integrated nickel mining and Perseroan mengelola operasi penambangan dan pengolahan
processing operations on Obi Island with responsible nikel yang terintegrasi di Pulau Obi dengan praktik yang
practices across the value chain. Its main business activities bertanggung jawab di seluruh rantai nilai. Kegiatan usaha
include the following: utamanya meliputi hal-hal berikut:
1 Laterite nickel ore mining, covering exploration 3 Management of an integrated industrial area,
activities, mine development, ore extraction, including port facilities, power plants, laboratories,
transportation of raw materials, and progressive logistics infrastructure and other supporting utilities.
post-mining reclamation.
Pengelolaan kawasan industri terintegrasi, termasuk
Penambangan bijih nikel laterit, mencakup eksplorasi, fasilitas pelabuhan, pembangkit listrik, laboratorium,
pembukaan tambang, penambangan, pengangkutan infrastruktur logistik dan utilitas pendukung lainnya.
bahan mentah, dan kegiatan reklamasi progresif
pascatambang.
2 Processing and refining operations, carried out through 4 Sales and distribution of nickel products to customers
the following facilities: in domestic and international markets.
Pengolahan dan pemurnian nikel, melalui fasilitas: Penjualan dan distribusi produk nikel ke pelanggan
Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) smelters, which process domestik dan internasional.
saprolite ore into ferronickel (FeNi).
Smelter
Smelter Rotary
Rotary Kiln
Kiln Electric
Electric Furnace (RKEF) untuk
Furnace (RKEF) untuk mengolah
mengolah
bijih
bijih saprolit
saprolit menjadi
menjadi feronikel
feronikel (FeNi).
(FeNi).
High Pressure Acid Leach (HPAL) refineries, which process
limonite ore into Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), as well as
derivative products such as nickel sulfate (NiSO4), cobalt
sulfate (CoSO4), and electrolytic cobalt used as raw materials
for electric vehicle batteries.
Refinery
Refinery High
High Pressure
Pressure Acid
Acid Leach
Leach (HPAL)
(HPAL) untuk
untuk mengolah
mengolah
bijih
bijih limonit
limonit menjadi
menjadi Mixed
Mixed Hydroxide
Hydroxide Precipitate
Precipitate (MHP),
(MHP), serta
serta
produk
produk turunan seperti Nikel Sulfat (NiSO₄), Kobalt Sulfat
turunan seperti Nikel Sulfat (NiSO4), Kobalt Sulfat
(CoSO4), Laterite rock, a source of nickel
(CoSO₄), dan
dan Kobalt
Kobalt Elektrolitik
Elektrolitik yang
yang digunakan
digunakan sebagai
sebagai bahan
bahan
baku Batu laterit, sumber nikel
baku baterai
baterai kendaraan
kendaraan listrik.
listrik.
Our Products [POJK-C.4] [GRI 2-6]
Produk Kami
Saprolite Limonite Ferronickel Mixed Hydroxide Nickel Sulfate Cobalt Sulfate Electrolytic
Nickel Ore Nickel Ore Feronikel Precipitate Nikel Sulfat Kobalt Sulfat Cobalt
Bijih Nikel Bijih Nikel (MHP) Kobalt Elektrolitik
Saprolit Limonit Mixed Hydroxide
Precipitate (MHP)
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 20
Page 22
Electrolytic Cobalt as a High Value-Added Product [POJK-F.26]
Kobalt Elektrolitik sebagai Produk Bernilai Tambah Tinggi
The Company develops high value-added downstream Perseroan mengembangkan produk hilir bernilai tambah
products, including electrolytic cobalt, which is produced tinggi, termasuk kobalt elektrolitik, yang diproduksi melalui
through advanced refining processes with high purity levels. proses pemurnian lanjutan dengan tingkat kemurnian yang
This product is part of the nickel downstreaming strategy tinggi. Produk ini merupakan bagian dari strategi hilirisasi
that supports the development of the electric vehicle battery nikel yang mendukung pengembangan ekosistem baterai
ecosystem and the transition to clean energy. kendaraan listrik serta transisi menuju energi bersih.
Business Process [POJK-C.4] [GRI 2-6]
Proses Bisnis
The Company’s business processes are designed to generate Proses bisnis Perseroan dirancang untuk menghasilkan nilai
continuous value from the exploration stage through to berkelanjutan mulai dari tahap eksplorasi hingga produksi
the production of final products. Its business process flow produk akhir. Alur proses bisnisnya mencakup tahapan-
includes the following stages: tahapan berikut:
Mine Exploration and Mining and Storage, Packaging and
Planning Transportation Logistics
Eksplorasi dan Penambangan dan Penyimpanan,
Perencanaan Tambang Pengangkutan Pengemasan dan Logistik
Identification and mapping of nickel Overburden removal Quality testing and laboratory certification
resources Pengupasan lapisan tanah penutup Pengujian mutu dan sertifikasi
Identifikasi dan pemetaan sumber daya laboratorium
nikel
Technical, environmental, social and Mining of laterite nickel ore using open Storage and shipment through
economic feasibility studies pit mining methods integrated industrial port facilities
Studi kelayakan teknis, lingkungan, sosial, Penambangan bijih nikel laterit Penyimpanan dan pengiriman melalui
dan ekonomi menggunakan metode tambang terbuka pelabuhan industri terintegrasi
Preparation of mining plans and Transport of ore to stockpile or to RKEF
reclamation plans and HPAL processing facility
Penyusunan rencana penambangan dan Pengangkutan bijih ke stockpile, fasilitas
rencana reklamasi pengolahan RKEF atau HPAL
Reclamation and
Processing and Refining Sales and Marketing Environmental Management
Pengolahan dan Penjualan dan Reklamasi dan Pengelolaan
Pemurnian Pemasaran Lingkungan
RKEF Process; saprolite ore > drying > Long-term partnership with customers in Progressive reclamation and revegetation
reduction > smelting > ferronickel the metals and battery industries of post-mining areas
RKEF Process: bijih saprolit > pengeringan Kerja sama jangka panjang dengan Reklamasi progresif dan revegetasi area
> reduksi > peleburan > pelanggan industri logam dan baterai pascatambang
HPAL Process; limonite ore > high-pressure Fulfillment of sustainability certification Management of water, sediment,
acid leaching > precipitation > Mixed requirements and responsible supply tailings, and waste
Hydroxide Precipitate (MHP) > nickel chain standards Pengelolaan air, sedimen, tailing, dan
derivative products for battery applications Pemenuhan persyaratan sertifikasi limbah
Proses HPAL : bijih limonit > pelindian keberlanjutan dan rantai pasok
bertekanan tinggi > presipitasi > MHP > bertanggung jawab Environmental monitoring and reporting
produk turunan nikel untuk baterai in accordance with applicable permits and
international standards
Pemantauan dan pelaporan lingkungan
sesuai izin dan standar internasional
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 21
Page 23
Value Chain [POJK-C.4][GRI 2-6] Rantai Nilai The Company operates an integrated nickel value chain in the Perseroan mengoperasikan rantai nilai nikel terintegrasi di Obi Industrial Area, North Maluku, from nickel ore mining to Kawasan Industri Obi, Maluku Utara, mulai dari penambangan the processing of high value-added intermediate products. bijih nikel hingga pengolahan menjadi produk antara bernilai Saprolite and limonite ore are further processed through tambah tinggi. Bijih saprolit dan limonit selanjutnya diolah RKEF technology to produce ferronickel, and through HPAL melalui teknologi RKEF untuk menghasilkan feronikel, serta technology to produce MHP, nickel sulfate, cobalt sulfate, melalui teknologi HPAL untuk menghasilkan MHP, nikel and electrolytic cobalt. This downstream development is sulfat, kobalt sulfat, dan kobalt elektrolit. Pengembangan supported by industrial estate infrastructure developed by hilirisasi ini didukung oleh infrastruktur kawasan industri PT Dharma Cipta Mulia (DCM), along with circular economy yang dikembangkan oleh PT Dharma Cipta Mulia (DCM), serta initiatives by PT Baja Jaya Lestari. These initiatives include inisiatif ekonomi sirkular oleh PT Baja Jaya Lestari. Inisiatif studies on residual material utilization and battery recycling tersebut mencakup studi pemanfaatan material sisa dan opsi options. daur ulang baterai. The following information presents a comprehensive Informasi berikut menyajikan gambaran menyeluruh overview of the Company’s integrated business ecosystem mengenai ekosistem bisnis terintegrasi Perseroan dalam across the nickel value chain, ranging from mining activities rantai nilai nikel, mulai dari aktivitas penambangan hingga to the processing of high value-added downstream products, pemrosesan menjadi produk hilir bernilai tinggi, termasuk including development initiatives and future projects. [POJK-C.4] inisiatif pengembangan dan proyek masa depan. [POJK-C.4] Monitoring of reclamation areas on Obi Island to ensure the sustainability of environmental functions in post-mining operations Pemantauan area reklamasi di Pulau Obi untuk memastikan keberlanjutan fungsi lingkungan pascatambang Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 22
Page 24
Upstream Midstream Downstream
Hulu Midstream
Midstream Hilir
RKEF Smelter Plant
Pabrik peleburan
RKEF
Saprolite Ferronickel Stainless steel
Saprolit Feronikel
HPAL Refinery Plant
Pabrik pemurnian HPAL
Nikel Sulfate Precursor
Nikel Sulfat
Cathode
Cobalt Sulfate
MHP Kobalt Sulfat
Limonite
Limonit
EV Battery Recycling
Electrolytic Cobalt
Kobalt Elektrolitik
PT Gane Permai Sentosa (GPS): PT Megah Surya Pertiwi (MSP): Industrial Estate
Nickel ore mining, in operation since 2009 Ferronickel RKEF smelter plant, in operation Kawasan Industri
Pertambangan bijih nikel, aktif sejak 2009 since 2017 PT Dharma Cipta Mulia (DCM):
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (TBP): Pabrik peleburan RKEF feronikel aktif sejak Obi Industrial Estate
Nickel ore mining, in operation since 2011 2017 Kawasan Industri Obi
Pertambangan bijih nikel, aktif sejak 2011 PT Halmahera Jaya Feronikel (HJF):
PT Karya Tambang Sentosa (KTS): Ferronickel RKEF smelter plant, in operation
Nickel ore mining, currently in the since 2023
exploration stage Pabrik peleburan RKEF feronikel aktif sejak
Pertambangan bijih nikel, saat ini masih 2023 Future Projects
dalam tahap eksplorasi PT Karunia Permai Sentosa (KPS): Proyek Masa Depan
PT Jikodolong Megah Pertiwi (JMP): Ferronickel RKEF smelter plant, started
Nickel ore mining, currently in the operations in 2025
exploration stage Pabrik peleburan feronikel RKEF mulai Future Opportunities
Pertambangan bijih nikel, saat ini masih beroperasi pada tahun 2025 Peluang Masa Depan
dalam tahap eksplorasi PT Cipta Kemakmuran Mitra (CKM):
PT Obi Anugerah Mineral (OAM): Limestone industry, currently under PT Baja Jaya Lestari (BJL):
Nickel ore mining, currently in the construction Construction will commence in 2026.
exploration stage Industri batu kapur, saat ini dalam tahap Konstruksi mulai di tahun 2026.
Pertambangan bijih nikel, saat ini masih konstruksi
dalam tahap eksplorasi PT Halmahera Persada Lygend (HPL):
PT Gane Tambang Sentosa (GTS): HPAL refinery producing Mixed Hydroxide
Nickel ore mining, in operation since 2025 Precipitate (MHP), nickel sulfate, cobalt
Pertambangan bijih nikel, aktif sejak 2025 sulfate, and electrolytic cobalt in operation
PT Kreasi Kemakmuran Tambang (KKT): since 2021
Quarrying of stone, sand, and other clay, Pabrik pemurnian HPAL yang memproduksi
not yet operational Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), nikel
Penggalian batu, pasir, dan tanah liat sulfat, kobalt sulfat, dan kobalt elektrolitik
lainnya, belum beroperasi telah beroperasi sejak tahun 2021
PT Obi Nickel Cobalt (ONC):
HPAL refinery producing Mixed Hydroxide
Precipitate (MHP) in operation since 2024
Pabrik pemurnian HPAL memproduksi MHP
sudah aktif sejak 2024
PT Obi Stainless Steel (OSS):
Stainless steel industry, not yet operational
Industri besi nirkarat, belum beroperasi
PT Bhakti Bumi Sentosa (BBS):
Treatment of residue from HPAL refining
facilities industries, not yet operational
Industri pengolahan sisa hasil produksi
fasilitas pemurnian HPAL, belum beroperasi
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 23
Page 25
Shareholder Composition and Corporate Structure
[POJK-C.3][GRI 2-1, 2-6]
Komposisi Pemegang Saham dan Struktur Perseroan
Shareholder Composition[POJK-C.3][GRI 2-6]
Komposisi Pemegang Saham
The Company is a publicly listed company on the Indonesia Perseroan merupakan perusahaan terbuka yang tercatat di
Stock Exchange (IDX) under the ticker symbol NCKL since Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham NCKL sejak 12
April 12, 2023. The Company’s shareholding structure consists April 2023. Struktur kepemilikan saham Perseroan terdiri atas
of controlling shareholders, public shareholders, as well as pemegang saham pengendali, pemegang saham publik, serta
institutional and retail investors, with no government share investor institusi dan ritel, tanpa adanya kepemilikan saham
ownership. oleh pemerintah.
The shareholders of PT TBP are presented as follows: Adapun pemegang saham PT TBP adalah sebagai berikut:
PT Harita Jayaraya Citibank Hong Kong S/A PT Citra Duta Jaya Publik
Glencore International Makmur
Investment LTD.
81.32% 7.19% 0.87% 10.44%
Subsidiaries and Affiliates [GRI 2-1, 14.22.6]
Anak Perseroan dan Afiliasi
The following corporation structure illustrates the Company’s Berikut struktur korporasi Perseroan yang menggambarkan
operational scope and governance across its business units cakupan operasional dan tata kelola unit bisnis di Pulau Obi.
in Obi Island.
PT Trimegah Bangun Persada
Tbk (Perseroan)
** * * * **
PT Gane PT Gane PT Karunia
PT Obi Nickel PT Obira Mitra
Permai Tambang Permai
Cobalt Jaya
Sentosa Sentosa Sentosa
* *
PT Kreasi
PT Halmahera
Kemakmuran
Jaya Feronikel
Tambang
* * *
PT Megah JMP OAM PT Obi
PT Jikodolong
Surya Anugerah
Megah Pertiwi
Pratiwi Mineral
** ** ** ** **
OSS PT Obi PT Karya PT Halmahera PT Dharma PT Cipta
Stainless Tambang Persada Cipta Mulia Kemakmuran
Steel Sentosa Lygend Mitra
*
PT TBP’s subsidiaries PT Bhakti
* Anak Perusahaan PT TBP Bumi
** PT TBP’s affiliates Sentosa
Afiliasi PT TBP
**
PT Baja Jaya
Lestari
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 24
Page 26
Business Performance
Kinerja Bisnis
Operational Performance [POJK-F.2, F.17, F.27, F.29, F.30][SASB EM-MM-000.A]
Kinerja Operasional
PT TBP is committed to delivering high-quality products and PT TBP berkomitmen untuk menyediakan produk dan layanan
services to all customers. In 2025, the Company recorded berkualitas tinggi kepada seluruh pelanggan. Pada tahun
significant growth in operations and production, reflecting 2025, Perseroan mencatat pertumbuhan signifikan dalam
the successful integration of the nickel value chain from operasi dan produksi, yang mencerminkan keberhasilan
upstream to downstream—an important pillar of the integrasi rantai nilai nikel dari hulu hingga hilir—sebuah pilar
Company’s sustainability strategy. [POJK-F.17] penting dalam strategi keberlanjutan Perseroan. [POJK-F.17]
Total mining sales reached 30,592,505 WMT, an increase of Total penjualan bijih nikel mencapai 30.592.505 WMT,
28.8% from the previous year, driven by saprolite and limonite meningkat 28,8% dibandingkan tahun sebelumnya, didorong
sales volumes, which rose by 32.0% and 26.8%, respectively. oleh peningkatan volume penjualan saprolit dan limonit yang
[SASB EM-MM-000.A]
masing-masing naik sebesar 32,0% dan 26,8%. [SASB EM-MM-000.A]
In the processed product segment, smelter sales volume Pada segmen produk olahan, volume penjualan smelter
reached 188,581 metal tons of FeNi, increasing by 49.3% from mencapai 188.581 metal ton FeNi, meningkat 49,3%
the previous year. Meanwhile, Mixed Hydroxide Precipitate dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, volume
(MHP) sales volume reached 90,693 metal tons, up 43%, while penjualan Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) mencapai
nickel sulfate (NiSO4) sales volume totaled 39,858 metal tons, 90.693 metal ton, meningkat 43%, sedangkan volume
reflecting an increase of 3.2% compared to the previous year. penjualan nickel sulfate (NiSO4) tercatat sebesar 39.858 metal
ton atau meningkat 3,2% dibandingkan tahun sebelumnya.
Details of the achievement of production and sales volumes
against the targets can be found in more detail in the Rincian capaian volume produksi dan penjualan terhadap
Company’s Annual Report. [POJK-F.2] target dapat dilihat lebih lanjut dalam Annual Report
Perseroan. [POJK-F.2]
Sales Volume Realization [SASB EM-MM-000.A] | Realisasi Volume Penjualan
2025
Mining (Nickel Ore) Saprolite Limonite
Pertambangan (Bijih Nikel) Saprolit Limonit
Wet Metric Ton (wmt) Wet Metric Ton (wmt) Wet Metric Ton (wmt)
30,592,505 12,091,113 18,501,392
compared to 2024 compared to 2024 compared to 2024
28.8% dibandingkan tahun 2024
32.0% dibandingkan tahun 2024
26.8% dibandingkan tahun 2024
2025 2025 2025
Nickel Sulphate
MHP Nikel Sulfat
Ferronickel
Metal Tons MHP Metal Tons NiSO4 Metal Tons FeNi
90,693 39,858 188,581
compared to 2024 compared to 2024 compared to 2024
43% dibandingkan tahun 2024
3.2% dibandingkan tahun 2024
49.3% dibandingkan tahun 2024
Includes Subsidiaries and Associated Companies | Termasuk Entitas Anak dan Asosiasi Perseroan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 25
Page 27
Delivering Product Quality, Ensuring Customer
Satisfaction
Mewujudkan Kualitas Produk, Menjamin Kepuasan Pelanggan
Key products, including nickel ore, ferronickel (FeNi), Produk utama, termasuk bijih nikel, feronikel (FeNi),
Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), and nickel sulfate Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), dan nikel sulfat
(NiSO4), were subject to strict testing and quality (NiSO4), telah melalui pengujian dan pengendalian
control to ensure compliance with specifications, kualitas yang ketat untuk memastikan kesesuaian
as well as safety, reliability, and performance dengan spesifikasi, serta memenuhi persyaratan
requirements.[POJK-F.27] keselamatan, keandalan, dan kinerja. [POJK-F.27]
The effectiveness of the Company’s quality Efektivitas sistem manajemen mutu Perseroan
management system was reflected in the absence of tercermin dari tidak adanya insiden penarikan
product recall incidents during the reporting period, produk selama periode pelaporan, dengan seluruh
with all products delivered meeting established produk yang dikirim telah memenuhi standar yang
standards through continuous inspection and ditetapkan melalui proses inspeksi dan pemantauan
monitoring processes. The Company also conducted berkelanjutan. Perseroan juga secara rutin melakukan
regular customer satisfaction surveys covering quality, survei kepuasan pelanggan yang mencakup aspek
delivery reliability, and responsiveness, with the results kualitas, keandalan pengiriman, dan responsivitas,
indicating a high level of satisfaction, particularly in dengan hasil yang menunjukkan tingkat kepuasan yang
product consistency and reliability. Feedback obtained tinggi, khususnya dalam konsistensi dan keandalan
was used as a basis for continuous improvement to produk. Umpan balik yang diperoleh digunakan
meet stakeholder expectations. [POJK-F.29, F.30] sebagai dasar untuk perbaikan berkelanjutan guna
memenuhi harapan para pemangku kepentingan.
[POJK-F.29, F.30]
Financial Performance [POJK-C.3][GRI 207-4, 14.23.7]
Kinerja Keuangan
The Company’s financial performance throughout 2025 Kinerja keuangan Perseroan sepanjang tahun 2025
demonstrated solid growth, reflected in increased operating menunjukkan pertumbuhan yang solid, tercermin dari
revenue and improved profitability. The Company recorded peningkatan pendapatan usaha dan profitabilitas. Perseroan
Net Profit of IDR 10,970.3 billion, representing growth of 42% membukukan Laba Bersih sebesar Rp10.970,3 miliar,
compared to 2024. This improvement was supported by meningkat 42% dibandingkan tahun 2024. Peningkatan
Operating Revenue of IDR 29,632.8 billion, up 9.9%, mainly ini didukung oleh Pendapatan Usaha sebesar Rp29.632,8
driven by higher sales volumes across both ore and processed miliar, naik 9,9%, yang terutama didorong oleh peningkatan
products, supported by the commencement and ramp-up of volume penjualan baik pada bijih maupun produk olahan,
new operating units and the fuller contribution of processing seiring dengan dimulainya dan peningkatan kapasitas unit
facilities during the year. operasi baru serta kontribusi yang lebih optimal dari fasilitas
pengolahan sepanjang tahun.
In addition to revenue and profitability growth, the Company’s Selain pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas, posisi
financial position in 2025 was reflected in total assets of IDR keuangan Perseroan pada tahun 2025 tercermin dari total
61,770 billion, representing an increase of 18% compared to aset sebesar Rp61.770 miliar, meningkat 18% dibandingkan
2024. Meanwhile, total liabilities stood at IDR 15,014 billion, tahun 2024. Sementara itu, total liabilitas tercatat sebesar
resulting in a liability-to-asset ratio of 24.31%, which reflects a Rp15.014 miliar, menghasilkan rasio liabilitas terhadap aset
healthy and conservative capital structure.[POJK-C.3] sebesar 24,31%, yang mencerminkan struktur permodalan
yang sehat dan konservatif. [POJK-C.3]
Complete information regarding PT TBP’s operational and Informasi lengkap mengenai kinerja operasional dan
financial performance is presented in the 2025 Annual Report keuangan PT TBP disajikan dalam Laporan Tahunan 2025 dan
and audited Financial Statements.[GRI 207-4, 14.23.7] Laporan Keuangan yang telah diaudit.[GRI 207-4, 14.23.7]
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 26
Page 28
Economic Contribution [POJK-F.2][GRI 3-3, 201-1, 207-2, 14.9.1, 14.9.2,
14.23.2, 14.23.5]
Kontribusi Ekonomi
PT TBP’s economic contribution is reflected in the value Kontribusi ekonomi PT TBP tercermin dari nilai yang
generated and distributed through its operations, including dihasilkan dan didistribusikan melalui kegiatan
operating revenues, employee expenses, payments to operasionalnya, termasuk pendapatan usaha, beban
suppliers, and contributions through royalties, taxes, and Non- karyawan, pembayaran kepada pemasok, serta kontribusi
Tax State Revenue (PNBP), as well as other forms of economic melalui royalti, pajak, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak
and social support. These contributions support sustainable (PNBP), serta bentuk dukungan ekonomi dan sosial lainnya.
development at both the national and regional levels through Kontribusi ini mendukung pembangunan berkelanjutan baik
domestic mineral value addition, local employment, wider di tingkat nasional maupun daerah melalui peningkatan nilai
economic activity in operational areas, and support for public tambah mineral dalam negeri, penyerapan tenaga kerja lokal,
development and basic services.[GRI 3-3, 14.9.1] aktivitas ekonomi yang lebih luas di wilayah operasional,
serta dukungan terhadap pembangunan publik dan layanan
dasar.[GRI 3-3, 14.9.1]
In 2025, the Company generated a total economic value Pada tahun 2025, Perseroan menghasilkan total nilai
of IDR 29,632.8 billion, up 9.9% from 2024, supported by a ekonomi sebesar Rp29,632.8 miliar, meningkat 9,9%
strong increase in domestic sales despite a slight decline in dibandingkan tahun 2024, yang didukung oleh peningkatan
export sales. Total economic value distributed also rose 11% signifikan penjualan domestik meskipun terjadi sedikit
to IDR 7,582.4 billion, mainly through employee expenses, penurunan pada penjualan ekspor. Total nilai ekonomi yang
community development programs, royalties, and tax didistribusikan juga meningkat 11% menjadi Rp7.582,4 miliar,
payments to regional and central governments, with the terutama melalui beban karyawan, program pengembangan
increase driven primarily by higher royalties and central masyarakat, pembayaran royalti, serta pajak kepada
government tax contributions. pemerintah daerah dan pusat, dengan peningkatan yang
terutama didorong oleh kenaikan royalti dan kontribusi pajak
kepada pemerintah pusat.
Details of the economic value generated and distributed by Rincian nilai ekonomi yang dihasilkan dan didistribusikan
the Company over the past three years are presented in the oleh Perseroan selama tiga tahun terakhir disajikan pada
following table. tabel berikut.
New Kawasi Village residential area
Permukiman Desa Kawasi Baru
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 27
Page 29
Direct Economic Value Generated and Distributed (IDR Billion) [POJK-F.2] [GRI 201-1, 14.9.2, 14.23.2]
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan (Rp Miliar)
Description | Deskripsi Details | Rincian 2023 2024 2025
Economic Value Generated | Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
Export Market | Pasar Ekspor 20,765.2 23,164 22,454.7
Revenue from Product Sales
Pendapatan dari Penjualan Produk
Domestic Market | Pasar Domestik 3,092.7 3,801.2 7,178.1
Total Economic Value Generated | Total Nilai Ekonomi yang dihasilkan 23,857.9 26,965.2 29,632.8
Economic Value Distributed | Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
Employee Expenses
Group | Grup 2,361.8 2,817.3 2,884.5
Biaya karyawan
Royalties | Royalti Group | Grup 731.1 837.9 1,510.4
Taxes for Production Regions
Group | Grup 443.3 1,029.2 613.2
Pajak untuk wilayah produksi
Taxes for the Central Government
Group | Grup 1,946.4 2,113.3 2,540.3
Pajak untuk pemerintah pusat
Total Economic Value Distributed
5,482.6 6,797.6 7,548.4
Total Nilai Ekonomi yang didistribusikan
Tax and Non-Tax State Revenue Contribution [GRI 201-1, 207-1, 207-3, 14.9.2, 14.23.2, 14.23.4, 14.23.6]
Kontribusi Pajak dan PNBP
In addition to direct economic value, the Company contributed Selain nilai ekonomi langsung, Perseroan juga berkontribusi
to state revenues through taxes and Non-Tax State Revenue terhadap penerimaan negara melalui pajak dan Penerimaan
(PNBP). During the 2025 reporting period, PT TBP recorded Negara Bukan Pajak (PNBP). Selama periode pelaporan tahun
no violations related to its tax obligations, and all tax and 2025, PT TBP tidak mencatat adanya pelanggaran terkait
PNBP payments were fulfilled in accordance with applicable kewajiban perpajakan, dan seluruh pembayaran pajak serta
laws and regulations through transparent reporting and audit PNBP telah dipenuhi sesuai dengan peraturan perundang-
processes. Tax and PNBP contributions were distributed to undangan yang berlaku melalui proses pelaporan dan audit
the central, provincial, and district governments in line with yang transparan. Kontribusi pajak dan PNBP didistribusikan
the Company’s operational locations in Indonesia. During kepada pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten sesuai
the reporting period, Harita Nickel’s mining companies dengan lokasi operasional Perseroan di Indonesia. Selama
did not receive financial assistance from the Government periode pelaporan, perusahaan pertambangan Harita
of Indonesia, as taxes and royalties/non-tax state revenue Nickel tidak menerima bantuan keuangan dari Pemerintah
(PNBP) were paid in accordance with applicable regulations. Indonesia, karena pembayaran pajak dan royalti/Penerimaan
Certain subsidiaries within the Smelter & Refinery Business Negara Bukan Pajak (PNBP) telah dilakukan sesuai dengan
Unit received government financial assistance in the form of peraturan yang berlaku. Namun, beberapa entitas anak usaha
tax holidays for a specified period, namely PT HPL, PT HJF, PT dalam Unit Bisnis Smelter & Refinery menerima bantuan
ONC, dan PT KPS. [GRI 201-4, 14.23.3] keuangan dari pemerintah dalam bentuk fasilitas tax holiday
untuk jangka waktu tertentu, yaitu PT HPL, PT HJF, PT ONC,
dan PT KPS. [GRI 201-4, 14.23.3]
In 2025, total tax and PNBP contributions increased slightly Pada tahun 2025, total kontribusi pajak dan PNBP meningkat
from 2024 to IDR 3,153.5 billion, influenced by fluctuations sedikit dibandingkan tahun 2024 menjadi sebesar Rp3.153,5
in commodity prices and production volumes during the miliar, yang dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas dan
reporting period. volume produksi selama periode pelaporan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 28
Page 30
Significant Changes in the Company [POJK-C.6][GRI 2-6] Perubahan Signifikan dalam Perseroan In June 2025, the Company increased its ownership in PT Obi Pada Juni 2025, Perseroan meningkatkan kepemilikannya Nickel Cobalt (PT ONC) to 40% through the acquisition of an di PT Obi Nickel Cobalt (PT ONC) menjadi 40% melalui additional 20% shareholding valued at IDR 4.25 trillion. This akuisisi tambahan 20% saham dengan nilai sebesar Rp4,25 transaction represents a significant change in the Company’s triliun. Transaksi ini merupakan perubahan signifikan dalam business portfolio and supports stronger supply chain portofolio bisnis Perseroan dan mendukung penguatan integration. The transaction was conducted in compliance integrasi rantai pasok. Transaksi tersebut dilakukan sesuai with applicable capital market regulations, supported by an dengan peraturan pasar modal yang berlaku, didukung oleh independent fairness opinion, and did not involve any conflict pendapat kewajaran independen, serta tidak melibatkan of interest. benturan kepentingan. Sustainability Milestone [GRI 2-22] Capaian Keberlanjutan As the scale of operations and business complexity have Keberlanjutan merupakan bagian integral dari strategi bisnis grown, the Company has progressively developed and Perseroan dalam menjalankan kegiatan pertambangan dan strengthened its environmental, social, and governance pengolahan nikel yang bertanggung jawab. Seiring dengan (ESG) management approach. The following milestones perkembangan skala operasi dan kompleksitas bisnis, illustrate the Company’s sustainability journey, from building Perseroan secara bertahap membangun, memperkuat, dan core operational and compliance foundations to advancing menyempurnakan sistem pengelolaan lingkungan, sosial, alignment with international standards and long-term dan tata kelola (ESG) untuk memastikan keberlanjutan jangka stakeholder value creation. panjang serta daya saing di pasar global. Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 29
Page 31
Sustainability Journey | Perjalanan Keberlanjutan
Milestone | Capaian Program
2010 - 2015
Initiation of operations and
implementation of ESG practices in 1 Implementation of reclamation programs
line with mining operational Pelaksanaan program reklamasi
requirements
Inisiasi aktivitas dan implementasi 2 Adjustment of systems to accommodate operational expansion
ESG sesuai persyaratan Penyesuaian sistem untuk mengakomodasi perluasan operasi
operasional pertambangan
2015 - 2016
Establishment of water efficiency and
community development programs 1 Community Development Program 2 Phase I water efficiency program
Program pengembangan masyarakat Program efisiensi air tahap pertama
Pembentukan program efisiensi air
dan pengembangan masyarakat
2016 - 2020
Initiation of compliance audits 1 Environmental and social audits in 2 Gradual alignment of
against IFC Environmental & Social accordance with IFC standards management systems with IFC standards
(E&S) Performance Standards (bank loan requirements) Penyesuaian bertahap sistem agar
Pelaksanaan audit terhadap selaras dengan standar IFC
Inisiasi audit kepatuhan terhadap standar lingkungan dan sosial IFC
standar K3L & sosial IFC (IFC E&S 3 Expansion of reclamation programs
(Persyaratan pinjaman bank)
Performance Standards) Perluasan program reklamasi
2020 - 2021
1 Development of Indonesia’s first dry tailings management facility,
including water management systems
Waste management initiatives Fasilitas pengelolaan tailing kering pertama di Indonesia, termasuk sistem
pengelolaan air
(nickel slag and tailings)
Pengelolaan limbah (slag nikel dan 2 Recycling of RKEF by-products (nickel slag) as construction materials
Daur ulang produk samping RKEF (slag nikel) sebagai bahan bangunan
tailing)
3 Implementation of IFC audits for HPAL smelter operations
Pelaksanaan audit IFC untuk smelter HPAL
2021 - 2023
1 Establishment of a sustainability policy 5 Expansion of runoff water management
Penetapan kebijakan keberlanjutan systems (43 sedimentation ponds)
Perluasan sistem pengelolaan air limpasan
2 Publication of the Sustainability Report (43 kolam sedimentasi)
Publikasi laporan keberlanjutan
6 Community development master plan
Enhancement of water 3 Third-party studies (water, waste, human
Masterplan pengembangan masyarakat
management systems rights)
Studi oleh pihak ketiga (air, limbah, hak 7 Establishment of the first GHG baseline in 2022
Peningkatan sistem asasi manusia) Penetapan GHG baseline pertama pada tahun
pengelolaan air Customer-initiated audits against 2022
4
international standards 8 Establishment of Landscape-level Nature
Audit yang diinisiasi pelanggan terhadap Risk Assessment (LNRA)
standar internasional Penerapan Landscape-level Nature Risk
Assessment (LNRA)
2023 - now | 2023 - sekarang 1 Audits based on leading 3 Alignment with sustainability-related financial reporting
industry standards (IRMA standards (IFRS and TCFD)
and RMI RMAP) Penyelarasan dengan standar pelaporan keuangan berbasis
Audit berdasarkan keberlanjutan (IFRS dan TCFD)
standar industri tertinggi Certification of Occupational Health and Safety (OHS) management
Alignment with global 4
(IRMA dan RMI RMAP) systems and environmental management programs (ISO)
standards to expand market
Sertifikasi sistem manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja
access and strengthen Human Rights due
2 (K3) dan program manajemen lingkungan (ISO)
international competitiveness diligence based on UN
5 Economic development programs in 10 villages (65 local suppliers
and ILO standards with transaction values reaching Rp 14.8 billion per month)
Penyelarasan dengan standar Uji tuntas Hak Asasi Program pengembangan ekonomi di 10 desa (65 pemasok lokal,
global untuk memperluas akses Manusia berdasarkan nilai transaksi hingga Rp 14,8 miliar/bulan)
pasar dan memperkuat daya standar PBB dan ILO
6 Implementation of ISO 50001-based Energy Management System
saing internasional Implementasi Sistem Manajemen Energi berbasis ISO 50001
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 30
Page 32
Certifications [GRI 2-24, 403-1, 14.16.2]
Sertifikasi
The implementation and certification of recognized Implementasi dan sertifikasi sistem manajemen internasional
management systems provide an important foundation for (ISO) menjadi landasan penerapan standar yang tinggi dalam
maintaining high standards in environmental management, aspek lingkungan, K3, dan kualitas operasional di seluruh
occupational health and safety, and operational quality entitas.
across the Company’s entities.
Entity EMS* OHS** QMS
SMK3*** RMI RMAP
Entitas (ISO 14001) (ISO 45001) (ISO 9001)
PT TBP
PT MSP
PT HPL
PT HJF
In progress In progress
PT ONC Sedang Sedang
berlangsung berlangsung
Notes: Catatan:
* ISO 14001 is an international standard for Environmental Management Systems (EMS), * ISO 14001 adalah standar internasional untuk sistem manajemen lingkungan (SML) yang
providing a framework for organizations to systematically identify, manage, monitor, and menyediakan kerangka kerja bagi organisasi untuk secara sistematis mengidentifikasi,
improve environmental performance. mengelola, memantau, dan meningkatkan kinerja lingkungan mereka.
** ISO 45001 is an international standard for Occupational Health and Safety (OHS) ** ISO 45001 adalah standar internasional untuk sistem manajemen kesehatan dan
management systems developed by the International Organization for Standardization keselamatan kerja (K3), yang dikembangkan oleh Organisasi Internasional untuk
(ISO). It provides a framework for improving workplace safety, reducing risks, and enhancing Standardisasi (ISO). Ini menyediakan kerangka kerja bagi organisasi untuk meningkatkan
employee well-being. keselamatan tempat kerja, mengurangi risiko, dan meningkatkan kesejahteraan karyawan.
*** SMK3 Certification is granted to companies that implement the Occupational Health and *** Sertifikasi SMK3 adalah sertifikasi yang diberikan kepada perseroan yang telah
Safety Management System (SMK3) in accordance with Indonesian regulations, particularly menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai dengan
Government Regulation (PP) No. 50 of 2012. peraturan Indonesia, khususnya Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 31
Page 33
Association Membership [POJK-C.5][GRI 2-28]
Keanggotaan Asosiasi
PT TBP is a member of various national and international PT TBP menjadi anggota berbagai asosiasi industri nasional
industry associations to gain access to best practices dan internasional, untuk memperoleh akses praktik terbaik
regulatory updates. These memberships support the dan pembaruan regulasi. Keanggotaan ini membantu
enhancement of professional competencies and strengthen meningkatkan kompetensi profesional dan memperkuat
the Company’s credibility in operational practices and kredibilitas kami dalam operasional dan kepatuhan
regulatory compliance. berkelanjutan.
Association Scope | Lingkup Asosiasi National | Nasional
Indonesia Mining Association (IMA) Indonesian Smelter and Refinery Industry Association (AP3I)
Asosiasi Pertambangan Indonesia (API) Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan
Pemurnian Indonesia (AP3I)
Indonesian Nickel Miners Association through PT GPS Indonesian Public Listed Companies Association
Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)
(melalui anak perusahaan PT Gane Permai Sentosa)
Indonesian Association of Geologists Indonesian Mining Environmental Management Forum
Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Forum Komunikasi Pengelola Lingkungan Pertambangan
Indonesia (FKPLPI)
Indonesian Joint Committee for Mineral Reserves Forum for Forest Reclamation on Former Mining Land
Komite Cadangan Mineral Indonesia (KCMI) Forum Reklamasi Hutan pada Lahan Bekas Tambang (FRHLBT)
The Institution of Engineers Indonesia Indonesian Mining Safety Professional Association
Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI)
Indonesian Society of Economic Geologists National Committee on Large Dams (INACOLD)
Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) Komite Nasional Indonesia Untuk Bendungan Besar (KNIBB)
The Association of Indonesian Mining Professionals Indonesia Nickel Industry Forum
Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Forum Industri Nikel Indonesia (FINI)
Indonesian Advocates Association Indonesia Employers Association
Persatuan Advokat Indonesia (PERADI) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)
Indonesia Public Relations Association Industrial Estates Association of Indonesia
Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS) Himpunan Kawasan Industri (HKI)
Indonesian Institute of Accountants Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Indonesia Asosiasi Sekretaris Perusahaan (ICSA)
Association Scope | Lingkup Asosiasi International | Internasional
The Australasian Institute of Mining and Metallurgy Society of Economic Geologist (SEG)
(AusIMM) Perhimpunan Geolog Ekonomi (SEG)
Institut Pertambangan dan Metalurgi Australasia (AusIMM)
The Indonesia Smelter Enterprises Association (ISEA) The Institute of Internal Auditors Indonesia (IIA Indonesia)
Asosiasi Perusahaan Smelter Indonesia (ISEA) Institut Auditor Internal Indonesia (IIA Indonesia)
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 32
Page 34
Awards and Recognitions
Penghargaan & Pengakuan
Throughout 2025, PT TBP received various awards and Sepanjang tahun 2025, PT TBP menerima berbagai
recognitions, with full details presented in the Appendix. penghargaan dan pengakuan, dengan rincian lengkap
disajikan dalam Lampiran.
Investing on Climate by Editor’s Subroto Award
Choice Awards 2025
Awarded to Awarded to
Diberikan kepada Diberikan kepada
Harita Nickel Harita Nickel
Awarded categories | Kategori penghargaan Awarded categories | Kategori penghargaan
• Best Emission Reduction • Most Innovative Community Development and Empowerment
Pengurangan Emisi Terbaik Program in the Health Category (Soligi Zero Stunting Program)
• Best New Renewable Energy Investment Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Terinovatif
Investasi Energi Terbarukan Baru Terbaik Kategori Kesehatan (Program Soligi Zero Stunting)
• Best Literacy for Climate Resilience
• Most Innovative Community Development and Empowerment
Literasi Terbaik untuk Ketahanan Iklim
• Inspirational Figures in Environmental and Social Program in the Education Category (Rumah Belajar Komunitas
Sustainability (Roy Arman Arfandy, President Director) Initiative)
Tokoh Inspiratif dalam Keberlanjutan Lingkungan dan Sosial Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Terinovatif
(Roy Arman Arfandy, Presiden Direktur) Kategori Pendidikan (Inisiatif Rumah Belajar Komunitas)
Awarding organisation | Penyelenggara Awarding organisation | Penyelenggara
Investing on Climate x Indonesia Stock Exchange (IDX) Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM)
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
CSR & Sustainable Village Development Awards 2025 Asia Corporate Excellence & Sustainability
CSR & Pembangunan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2025 (ACES) Awards 2025
Awarded to Awarded to
Diberikan kepada Diberikan kepada
Harita Nickel Harita Nickel
Awarded categories | Kategori penghargaan Awarded categories | Kategori penghargaan
• RUTE Program (Gold Category) • Green Innovation Award
Program RUTE (Kategori Emas) Penghargaan Inovasi Hijau
• Obi Sehati Program (Gold Category)
Program Obi Sehati (Kategori Emas)
Awarding organisation | Penyelenggara
• SUTAN Optimization Program (Silver Category)
Program Optimasi SUTAN (Kategori Perak) MORS Group
• Harita Mengajar Program (Silver Category)
Program Harita Mengajar (Kategori Perak)
• Stunting Prevention Program (Silver Category) Sustainability-related Awards
Program Cegah Stunting (Kategori Perak) Penghargaan Terkait Keberlanjutan
Awarding organisation | Penyelenggara 22 33 24
Ministry of Villages and Development of Disadvantaged Awards Awards Awarding
Penghargaan Categories Organizations
Regions
Kategori Organisasi
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
Penghargaan Pemberi
Penghargaan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 33
Page 35
Sustainability
Management
Pengelolaan Keberlanjutan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 34
Page 36
Sustainability Approach [POJK-A.1]
[GRI 2-22]
Pendekatan Keberlanjutan
PT TBP places sustainability at the core of guiding resilient, PT TBP menempatkan keberlanjutan sebagai poros utama
inclusive, and value-driven growth for future generations. This dalam mengarahkan pertumbuhan yang tangguh, inklusif,
approach ensures that environmental, social, and governance dan bernilai bagi generasi mendatang. Pendekatan ini
risks, opportunities, and impacts are consistently considered memastikan risiko, peluang, dan dampak lingkungan, sosial,
in decision-making and operational execution. dan tata kelola dipertimbangkan secara konsisten dalam
pengambilan keputusan dan pelaksanaan operasional.
At the same time, the acceleration of the national down- Sementara itu, percepatan agenda hilirisasi dan transisi
streaming agenda and energy transition has increased energi nasional meningkatkan kompleksitas operasional serta
operational complexity and sustainability performance ekspektasi kinerja keberlanjutan di sektor pertambangan
expectations in the mining and mineral processing sector. In dan pengolahan mineral. Dalam konteks tersebut, PT TBP
this context, PT TBP strengthens impact management in a memperkuat pengelolaan dampak secara terstruktur dan
structured and integrated manner by clarifying priorities for terintegrasi dengan memperjelas prioritas pengelolaan
managing material issues, tightening operational controls, isu material, memperketat pengendalian operasional, dan
and enhancing monitoring and follow-up in areas most memperkuat pemantauan serta tindak lanjut di area-area
exposed to risk. yang paling berisiko terdampak.
Sustainability Policy [POJK-A.1][GRI 2-23, 2-24]
Kebijakan Keberlanjutan
The Sustainability Policy of PT TBP serves as a formal Kebijakan Keberlanjutan PT TBP merupakan kerangka
framework to guide the management of environmental, formal untuk mengarahkan pengelolaan aspek lingkungan,
social, and governance (ESG) aspects across all business sosial, dan tata kelola (ESG) di seluruh kegiatan usaha,
activities, including subsidiaries and affiliated entities. In termasuk entitas anak dan afiliasi. Sejalan dengan prinsip
line with our principle of periodic policy update, in 2025, the pembaruan kebijakan secara berkala, pada tahun 2025,
Policy was updated for the 2025–2028 period and approved kebijakan ini diperbarui untuk periode 2025–2028 dan
by the President Director and Director of Sustainability, with disahkan oleh Presiden Direktur dan Direktur Keberlanjutan
reference to Indonesian regulations and relevant international dengan mengacu pada peraturan di Indonesia dan standar
standards. internasional yang relevan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 35
Page 37
Strategic Direction for Sustainability [POJK-A.1, F.1] [GRI 2-22]
Arah Strategis Keberlanjutan
PT TBP’s sustainability strategy focuses on three main areas: Fokus strategis keberlanjutan PT TBP diarahkan pada tiga
area utama:
Climate Change
Perubahan Iklim
Managing climate-related risks and impacts through emission control, energy efficiency, and
compliance with applicable environmental permits and regulations.
Pengelolaan risiko dan dampak perubahan iklim melalui pengendalian emisi, efisiensi energi,
serta kepatuhan terhadap perizinan dan ketentuan lingkungan yang berlaku.
Human Rights
Hak Asasi Manusia
Respecting human rights across operations and the value chain, including the protection of
workers’ rights and surrounding communities, through strengthened stakeholder
engagement and constructive dialogue with the government and local communities.
Penghormatan HAM di seluruh operasi dan rantai nilai, termasuk perlindungan hak pekerja
dan masyarakat sekitar, melalui penguatan pelibatan pemangku kepentingan dan dialog
konstruktif dengan pemerintah serta komunitas lokal.
Good Governance
Tata Kelola yang Baik
Implementing transparent, accountable, and integrity-driven corporate governance to
manage risks, including regulatory developments and external environmental dynamics.
Penerapan tata kelola Perseroan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas untuk
mengelola risiko, termasuk dinamika regulasi dan lingkungan eksternal.
To ensure that sustainability commitments are implemented Untuk memastikan komitmen keberlanjutan diterapkan
consistently in planning and operations, PT TBP has developed secara konsisten dalam perencanaan dan operasional, PT
a 10-Year Sustainability Ambition and Strategy as an effective TBP menyusun Ambisi dan Strategi Keberlanjutan 10 Tahun
and measurable medium- and long-term framework. This sebagai kerangka jangka menengah dan panjang yang efektif
framework translates sustainability commitments and serta terukur. Kerangka ini menjabarkan komitmen dan
targets into clear implementation stages, taking into account kebijakan keberlanjutan ke dalam tahapan implementasi
the mining operational cycle and the Company’s business yang jelas, dengan mempertimbangkan siklus operasional
development plans. tambang serta rencana pengembangan bisnis Perseroan.
To achieve these commitments and targets, the Company has Untuk mencapai komitmen dan target tersebut, Perseroan
established strategic drivers as the focus of implementation. menetapkan pendorong strategis sebagai fokus pelaksanaan.
Implementation is further supported by enablers and Implementasi selanjutnya ditopang oleh penggerak dan
resources to ensure it is carried out consistently, in an sumber daya agar berjalan konsisten, terintegrasi, dan efektif.
integrated manner, and effectively.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 36
Page 38
10-year Sustainability Ambition and Strategy[POJK-A.1,F.1] [GRI 2-22, 2-24]
Ambisi dan Strategi Keberlanjutan 10 Tahun
Positive Impacts Delivered
Dampak positif yang dihasilkan
Sustainable Biodiversity in Contribution to Growth Plans High level of employee and contractor wellbeing
Obi Island Kontribusi pada rencana Tingkat kesejahteraan karyawan dan kontraktor yang tinggi
Keanekaragaman hayati pertumbuhan
yang berkelanjutan di • High employee and contractor productivity
Pulau Obi Produktivitas karyawan dan kontraktor yang tinggi
Expanding business • Employer of choice
• Net conservation gain operations
Keuntungan bersih Pemberi kerja pilihan
konservasi Operasional bisnis yang
berkembang
• Development of Obi
Contribution to Global industrial area Community Outcomes
Energy Efficiency and Standar hidup masyarakat setempat yang lebih baik
Pengembangan Kawasan
Climate Targets
Industri Obi • Inclusive communities; economic growth and
Kontribusi pada target
• Access to international development
efisiensi energi dan iklim
markets Masyarakat yang inklusif; pertumbuhan dan pembangunan
global
ekonomi
Akses pasar internasional
• Energy efficiency and • Community empowerment
• Competitive product supply
net-zero emissions Pemberdayaan masyarakat
in ESG aspects
Efisiensi energi dan Pasokan produk yang • Community capacity building
emisi nol bersih kompetitif dari aspek LST Pengembangan kapasitas masyarakat
Stakeholder Value
Nilai bagi Pemangku Kepentingan
Meeting Environmental Compliance Positive stakeholder Employee satisfaction
Expectations relationship Kepuasan karyawan
Memenuhi ekspektasi kepatuhan Hubungan pemangku • Indirect economic benefits
lingkungan kepentingan yang positif Tercipta manfaat ekonomi tidak langsung
• Support for stakeholder targets
• Beneficial capital • Employment opportunities
Dukungan untuk tujuan dan target
acquisition Kesempatan kerja
pemangku kepentingan
Akuisisi modal yang
• Mitigation of operational environmental
menguntungkan
impacts
Memitigasi dampak operasi pada • Tax contribution to local
lingkungan and national governments
Penghasilan pajak untuk Positive community relations
Compliance with emissions reduction pemerintah daerah dan Hubungan masyarakat yang positif
and energy efficiency requirements pusat
• Social license to operate
Kepatuhan terhadap persyaratan Izin sosial untuk beroperasi
• Good corporate
pengurangan emisi dan efisiensi energi
reputation
• Cost efficiency • Safe and productive work environment
Reputasi perseroan yang
Efisiensi biaya Lingkungan kerja yang aman dan produktif
baik
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 37
Page 39
10-year Sustainability Ambition and Strategy[POJK-A.1,F.1] [GRI 2-22, 2-24]
Ambisi dan Strategi Keberlanjutan 10 Tahun
Strategic Enablers
Pendorong Strategis
Environmental Stewardship Integrated reporting,
(Decarbonization, Biodiversity, certification, and Active stakeholder
Water, Air, Dust, Waste) transparency Human rights protection
engagement
Perlindungan hak asasi
Penata layanan lingkungan Pelaporan, sertifikasi, Keterlibatan aktif manusia
(Dekarbonisasi, Keanekaragaman dan transparansi pemangku kepentingan
hayati, Air, Udara, Debu, Limbah) terpadu
Drivers & Resources
Penggerak dan Sumber Daya
Training on policies and international standards | Pelatihan kebijakan dan standar internasional
Sustainability Integrated
Access to information on emerging
Internal and external development roadmap for sustainability
developments (e.g., technology,
networks/connections all Company functions governance and
standards, etc.)
communication
Jejaring/koneksi Akses terhadap informasi tentang Peta jalan pengembangan
Tata kelola
internal dan eksternal perkembangan terbaru (teknologi, berkelanjutan untuk
keberlanjutan dan
standar, dll.) seluruh bagian perseroan
komunikasi terpadu
Data management | Manajemen data
Robust management systems Compliance with standards and comprehensive risk management
Sistem pengelolaan yang kokoh Kepatuhan terhadap standar dan manajemen risiko yang komprehensif
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 38
Page 40
Beyond Compliance [GRI 2-27]
Lebih dari Sekedar Kepatuhan
Adherence to applicable laws and regulations in Indonesia Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang
forms the basis of PT TBP’s commitment to maintaining berlaku di Indonesia menjadi dasar komitmen PT TBP dalam
integrity and discipline in its day-to-day operations. menjaga integritas dan disiplin dalam kegiatan operasional
Throughout the reporting period, the Company did not record sehari-hari. Sepanjang periode pelaporan, Perseroan tidak
any significant incidents of regulatory non-compliance, mencatat adanya insiden signifikan terkait ketidakpatuhan
including financial penalties or non-monetary sanctions. terhadap regulasi, termasuk denda finansial maupun sanksi
[GRI 2-27]
non-finansial. [GRI 2-27]
Furthermore, the Company strengthens its governance Selain itu, Perseroan memperkuat praktik tata kelola dan
practices and reporting transparency by referring to transparansi pelaporan dengan mengacu pada kerangka
internationally recognized frameworks such as the kerja yang diakui secara internasional seperti International
International Financial Reporting Standards (IFRS) Financial Reporting Standards (IFRS) Sustainability Disclosure
Sustainability Disclosure Standards, the Global Reporting Standards, Global Reporting Initiative (GRI), dan Sustainability
Initiative (GRI), and the Sustainability Accounting Standards Accounting Standards Board (SASB).
Board (SASB).
This commitment is further reinforced through participation Komitmen tersebut diperkuat melalui partisipasi dalam
in independent assessments such as IRMA and RMAP, as penilaian independen seperti IRMA dan RMAP, serta penerapan
well as the implementation of ISO standards aligned with standar ISO sesuai kebutuhan operasional. Pendekatan ini
operational needs. These initiatives support stronger memperkuat pengendalian dan evaluasi sistem manajemen
oversight and evaluation of the Company’s management serta praktik operasional.
systems and operational practices.
Detailed information regarding the implementation and Rincian implementasi dan kinerja terkait standar atau
performance related to ISO standards or certifications sertifikasi ISO diuraikan pada bab-bab terkait sesuai lingkup
is presented in the relevant chapters according to their masing-masing.
respective scopes.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 39
Page 41
Assurance Progress and Corrective Action Plans
Perkembangan Assurance dan Rencana Tindakan Perbaikan
Harita Nickel is the first mining operation in Indonesia Harita Nickel merupakan operasi pertambangan
and Asia to commit to an independent assessment pertama di Indonesia dan Asia yang berkomitmen
under the Initiative for Responsible Mining Assurance menjalani penilaian independen berdasarkan
(IRMA), a voluntary standard that defines best Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA),
practices for responsible mining and provides yaitu standar sukarela yang menetapkan praktik
independent verification of operational performance. terbaik pertambangan yang bertanggung jawab serta
The assessment is the first IRMA audit to cover menyediakan verifikasi independen atas kinerja
an integrated mining and processing operation— operasional. Penilaian ini merupakan audit IRMA
including mining, processing, smelting and associated pertama yang mencakup operasi pertambangan
facilities located in the Kawasi area—within a rapidly dan pengolahan terintegrasi—meliputi kegiatan
expanding industrial area, reflecting the breadth and penambangan, pengolahan, peleburan, serta fasilitas
complexity of applying the IRMA standard in such a terkait yang berlokasi di kawasan Kawasi—didalam
context. kawasan industri yang berkembang pesat dan
mencerminkan luasnya cakupan serta kompleksitas
penerapan standar IRMA dalam konteks tersebut.
In 2025, PT TBP’s operations on Obi Island underwent an Pada tahun 2025, operasional PT TBP di Pulau Obi
IRMA audit covering integrated mining and processing menjalani audit IRMA yang mencakup kegiatan
activities. The audit process began with a desktop pertambangan dan pengolahan terintegrasi. Proses
review conducted by an independent verification body audit diawali dengan penelaahan dokumen yang
that has partnered with and been recognized by IRMA dilakukan oleh lembaga verifikasi independen yang
(SCS Global) to assess operational flows, licensing, telah bermitra dengan dan diakui oleh IRMA (SCS
and key management systems, followed by a nine- Global) untuk menilai alur operasional, perizinan,
day on-site assessment in April 2025. A supplementary dan sistem manajemen utama, kemudian dilanjutkan
document review was subsequently carried out to dengan penilaian lapangan selama sembilan hari
further evaluate specific aspects of the operation. pada April 2025. Setelah itu, dilakukan penelaahan
dokumen tambahan guna mengevaluasi lebih lanjut
aspek-aspek tertentu dari operasional Perseroan.
As a standard part of the IRMA assurance process, an Sebagai bagian standar dari proses penjaminan
optional corrective action period (up to 12 months) IRMA, terdapat periode tindakan perbaikan opsional
provides mine sites with the opportunity to drive (hingga 12 bulan) yang memberikan kesempatan bagi
change by implementing corrective actions, before lokasi tambang untuk mendorong perubahan melalui
public release of its audit results. In coordination with implementasi tindakan perbaikan sebelum hasil
IRMA, Harita Nickel decided to disclose information audit dipublikasikan kepada publik. Berkoordinasi
on its corrective action period to keep stakeholders dengan IRMA, Harita Nickel memutuskan untuk
informed about the progress of the audit. The mengungkapkan informasi terkait periode tindakan
information can be accessed in IRMA’s website. perbaikan tersebut guna memastikan para pemangku
kepentingan tetap mendapatkan informasi mengenai
perkembangan proses audit. Infomasi tersebut dapat
diakses di situs web IRMA.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 40
Page 42
Assurance Progress and Corrective Action Plans
Perkembangan Assurance dan Rencana Tindakan Perbaikan
Key areas for improvement include strengthening Area utama yang menjadi fokus perbaikan
stakeholder engagement, enhancing workforce meliputi penguatan pelibatan pemangku
capacity, and refining environmental and social kepentingan, peningkatan kapasitas tenaga kerja
impact management approaches to reflect the serta penyempurnaan pendekatan pengelolaan
evolving operational context. Preliminary findings dampak lingkungan dan sosial agar selaras dengan
indicate strong performance in several areas, such perkembangan konteks operasional. Temuan
as grievance mechanisms, transparency and anti- awal menunjukkan kinerja yang kuat di beberapa
corruption practices, and greenhouse gas emissions area, seperti pada aspek mekanisme pengaduan,
management. Selected preliminary audit findings are transparansi dan praktik anti-korupsi, serta
presented below: pengelolaan emisi gas rumah kaca. Beberapa temuan
awal terpilih hasil audit adalah sebagai berikut:
Area Status Key Points | Poin Utama
Accessible channels, anonymous reporting, proper documentation
Grievance Mechanism Strong
Saluran yang mudah diakses, pelaporan anonim, dokumentasi
Mekanisme Pengaduan Kuat
yang memadai
Transparency & Anti
Strong Policies in place, training implemented
Corruption
Kuat Kebijakan tersedia, pelatihan telah dilaksanakan
Transparansi & Anti Korupsi
GHG Emissions Emissions measured, targets set, reduction plan implemented
Strong
Management Emisi diukur, target ditetapkan, rencana penurunan telah
Kuat
Pengelolaan Emisi GRK dijalankan
Improvement
Stakeholder Engagement
in Progress Expanding consultation, especially on dynamic operations
Pelibatan Pemangku
Dalam Perluasan konsultasi, khususnya pada operasional yang dinamis
Kepentingan
Peningkatan
Improvement Ongoing engagement and coordination with government and
Resettlement & Livelihoods
in Progress community
Pemukiman Kembali & Mata
Dalam Pelibatan dan koordinasi berkelanjutan dengan pemerintah dan
Pencaharian
Peningkatan masyarakat
Improvement
Strengthening plans, drills, stakeholder involvement
Emergency Preparedness in Progress
Penguatan rencana, simulasi, dan keterlibatan pemangku
Kesiapsiagaan Darurat Dalam
kepentingan
Peningkatan
Refinement to reflect evolving operations, and ongoing
Improvement
Cumulative Impact Assessment
ESIA & Impact Management in Progress
Penyempurnaan untuk mencerminkan perkembangan
ESIA & Pengelolaan Dampak Dalam
operasional, serta pelaksanaan Penilaian Dampak Kumulatif yang
Peningkatan
tengah berlangsung
The Company is implementing corrective actions in Perseroan tengah melaksanakan tindakan perbaikan
collaboration with relevant stakeholders, including bersama para pemangku kepentingan terkait,
initiatives to enhance emergency preparedness, termasuk inisiatif untuk meningkatkan kesiapsiagaan
strengthen human rights due diligence, and improve darurat, memperkuat uji tuntas hak asasi manusia,
stakeholder engagement processes. serta menyempurnakan proses pelibatan pemangku
kepentingan.
Further information can be accessed through the IRMA Informasi lebih lanjut tersedia pada situs IRMA: Harita
website: Harita Nickel Nickel
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 41
Page 43
Stakeholder Engagement [POJK-E.4][GRI 2-29]
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder engagement is an integral part of the Company’s Keterlibatan pemangku kepentingan merupakan bagian
sustainability approach. Through two-way communication integral dari pendekatan keberlanjutan Perseroan. Melalui
with relevant stakeholders, the Company gathers komunikasi dua arah dengan pemangku kepentingan yang
Stakeholder expectations and feedback. These also help relevan, Perseroan menghimpun harapan dan masukan
shape sustainability priorities and management responses, dari pemangku kepentingan. Hal ini juga membantu
ensuring that the Company’s approach reflects both internal dalam menetapkan prioritas keberlanjutan serta respons
considerations and the broader operational context. pengelolaannya, sehingga pendekatan yang dilakukan
mencerminkan tidak hanya pertimbangan internal, tetapi
juga konteks operasional yang lebih luas.
Stakeholder Mapping and Key Issues Table
Tabel Pemetaan Pemangku Kepentingan dan Fokus Isu
Stakeholder Group
Engagement Approach Key Focus
Kelompok Pemangku
Mekanisme Keterlibatan Tujuan
Kepentingan
Academia • Site visits | Kunjungan lapangan • Communication and access to information
Akademisi • Conferences/seminars/ Komunikasi dan akses informasi
workshops • Consultation, research, and collaboration on mining and
Konferensi/seminar/workshop environmental management
• Collaborative research Konsultasi, penelitian, dan kolaborasi terkait
Penelitian kolaboratif pertambangan dan pengelolaan lingkungan
Business Partners & • Shareholder meetings • Company performance and economic contribution
Shareholders Pertemuan pemegang saham Kinerja Perseroan dan ekonomi
Mitra Bisnis dan • Meetings | Pertemuan • Contribution to national and regional development
Pemegang Saham • Electronic communication Kontribusi pada negara/daerah
Komunikasi elektronik • Commitment to sustainability and ESG
Komitmen terhadap keberlanjutan dan ESG
• Ethical partnerships and collaboration
Kerja sama/kemitraan beretika
Communities • CSR activities | Aktivitas CSR • Community empowerment and engagement program
Komunitas • Community grievance mechanism Program pemberdayaan dan keterlibatan masyarakat
Sistem pengaduan masyarakat • Local workforce recruitment and training
• Community consultation and Perekrutan dan pelatihan tenaga kerja lokal
engagement programs • Upholding community rights and addressing their needs
Program konsultasi dan keterlibatan Menjunjung tinggi hak-hak masyarakat dan menangani
masyarakat kebutuhan mereka
• Kawasi Village New Settlement
Permukiman Baru Desa Kawasi
Customers • Feedback forms • Economic performance | Kinerja ekonomi
Pembeli Formulir umpan balik • Business development | Perkembangan bisnis
• Direct engagement • Product quality | Kualitas produk
Pertemuan dan keterlibatan langsung • Compliance with sustainability requirements
• Annual and sustainability reporting Memenuhi persyaratan keberlanjutan
Laporan tahunan dan keberlanjutan
• Website | Situs web
Employees • Internal meetings/publications/ • Employee development and engagement; performance
Karyawan memos review
Pertemuan internal/publikasi/memo Program pengembangan dan keterlibatan karyawan;
• Electronic communication peninjauan kinerja
Komunikasi elektronik • Occupational health and safety management
• SOP training programs Pengelolaan kesehatan dan keselamatan kerja
Program pelatihan SOP • Labor rights | Hak buruh
• Company programs and events • Building awareness of Company policies
Program dan acara Perseroan Membangun kesadaran akan kebijakan Perseroan
• Employee grievance mechanism • Diversity and equality | Keragaman dan Kesetaraan
Mekanisme keluhan karyawan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 42
Page 44
Stakeholder Group
Engagement Approach Key Focus
Kelompok Pemangku
Mekanisme Keterlibatan Tujuan
Kepentingan
Government & • Meetings | Pertemuan • Regulatory and licensing compliance
Regulators • Annual reporting Kepatuhan pada peraturan dan perizinan
Pemerintah dan Laporan tahunan • Regional and national socio-economic performance
Lembaga Pengawas • Regulatory Audit | Audit regulasi Kinerja sosial-ekonomi regional dan nasional
• Indirect economic impact | Dampak ekonomi tidak
langsung
• Tax payments | Pembayaran pajak
Industry Associations • Forum and events | Forum dan acara • Participation in nickel and mining dialogue through
Asosiasi Industri national and international industry associations
Partisipasi dalam dialog nikel dan pertambangan melalui
asosiasi industri nasional dan internasional
• Contribution to shared objectives with industry peers,
government authorities, and other participating
stakeholders
Berkontribusi pada tujuan bersama dengan rekan-rekan,
otoritas pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya
yang berpartisipasi
Media • Website | Situs web • Transparency | Transparansi
• News | Berita • Access to information | Akses terhadap informasi
• Press releases | Siaran pers • Dissemination of information on the Company’s
• Media events | Acara media sustainability initiatives
• Social media campaign Penyebaran informasi terkait inisiatif keberlanjutan
Kampanye media sosial Perseroan
Non-Governmental • Public consultations • Consultation and engagement on critical issues
Organizations Konsultasi Publik Konsultasi dan keterlibatan terkait isu krusial
Organisasi Non- • Sustainability reporting • Initiatives for collaboration | Inisiatif untuk berkolaborasi
Pemerintah Laporan keberlanjutan
• Direct dialogue | Diskusi langsung
• Collaborative projects
Proyek kolaborasi
Investors & Creditors • Annual and sustainability reporting • Company performance | Kinerja Perseroan
Investor dan Kreditur Laporan tahunan dan keberlanjutan • Organizational governance | Tata kelola organisasi
• Website | Situs web • ESG assessment for sustainable financing
• Environmental & Social Due Diligence Penilaian ESG untuk pendanaan berkelanjutan
Uji Tuntas Lingkungan dan Sosial
Suppliers and • Supplier assessments/audits • Responsible supply chain
Contractors Penilaian/audit pemasok Rantai pasok yang bertanggung jawab
Pemasok dan • Supplier policies • Procurement transparency
Kontraktor Kebijakan pemasok Transparansi dalam pengadaan
• Supplier capacity building • Local supplier prioritization
Peningkatan kapasitas pemasok Mengutamakan pemasok lokal
• Contractor compliance with PT TBP’s governance and
sustainability standards
Kepatuhan kontraktor terhadap standar tata kelola dan
keberlanjutan PT TBP
General Public • Digital and social media outreach • Awareness of mining’s role
Masyarakat umum Penjangkauan media digital dan Meningkatkan kesadaran tentang peran pertambangan
sosial • Building and maintaining a positive reputation
• Public events (public forums, Membangun dan menjaga reputasi positif
exhibitions, etc.) • Sustainability education
Acara publik (forum publik, pameran, Edukasi tentang keberlanjutan
dll.)
• Media collaboration
Kolaborasi media
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 43
Page 45
Materiality Assessment [GRI 3-1, 2-14, 2-29]
Penilaian Materialitas
As part of the global supply chain, PT TBP recognizes that Sebagai bagian dari rantai pasok global, PT TBP menyadari
its operational activities may generate both positive and bahwa aktivitas operasional dapat menimbulkan dampak
negative impacts on the environment and society. As the positif maupun negatif bagi lingkungan dan masyarakat.
scale of operations and stakeholder expectations increase, Seiring meningkatnya skala operasi dan ekspektasi
the Company needs to systematically identify the most pemangku kepentingan, Perseroan perlu mengidentifikasi
significant impacts as a basis for setting up sustainability secara sistematis dampak yang paling signifikan sebagai
strategy priorities. dasar penetapan prioritas strategi keberlanjutan.
PT TBP conducts annual materiality assessments, with PT TBP melakukan penilaian materialitas secara tahunan
reference to the Global Reporting Initiative (GRI) Standards. dengan mengacu pada Global Reporting Initiative (GRI)
Materiality assessments guide our strategic priorities, based Standards. Penilaian materialitas ini menjadi dasar dalam
on a systematic identification of the most significant positive penetapan prioritas strategis, berdasarkan identifikasi
and negative impacts of our operations, and the expectations sistematis atas dampak positif dan negatif yang paling
of our stakeholders. signifikan dari operasi Perseroan, serta ekspektasi pemangku
kepentingan.
The materiality assessment process began with the Proses penilaian materialitas diawali dengan identifikasi
identification of potential material topics aligned with the topik-topik material potensial yang selaras dengan
characteristics of PT TBP’s industry and business activities, karakteristik industri dan kegiatan usaha PT TBP, mengacu
with reference to global standards. This stage resulted in pada standar global. Tahap ini menghasilkan 19 topik
19 potential topics as the basis for impact identification potensial sebagai dasar identifikasi dampak dan penilaian
and significance assessment. Impact significance was signifikansi. Signifikansi dampak dinilai berdasarkan tingkat
evaluated based on the level of severity and likelihood, using keparahan dan kemungkinan terjadinya dengan ambang
established thresholds, and was subsequently validated batas yang ditetapkan, lalu divalidasi melalui masukan
through external input obtained from surveys and interviews eksternal dari survei dan wawancara pemangku kepentingan
with key stakeholders. Based on this process, 14 material kunci. Berdasarkan proses tersebut, teridentifikasi 14 topik
topics were identified to serve as the basis for disclosure in material yang menjadi acuan pengungkapan dalam Laporan
the Sustainability Report, as well as references for strategy, Keberlanjutan sekaligus rujukan strategi, program, dan
programs, and risk management. pengelolaan risiko.
The entire materiality assessment process has been reviewed Seluruh proses penilaian materialitas telah ditinjau dan
and approved by the Sustainability Director to ensure disetujui oleh Direktur Keberlanjutan untuk memastikan
alignment with the Company’s strategic direction and the keselarasan dengan arah strategis Perseroan serta penerapan
effective implementation of strong sustainability governance. tata kelola keberlanjutan yang kuat dan efektif.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 44
Page 46
Materiality Assessment Process
Proses Penilaian Materialitas
19 Potential Material Topics
19 Topik Material Potensial
Stakeholder Perception
Impact Significance Key stakeholder interviews
Assesment
Assesment Wawancara dengan Pemangku
Penilaian Persepsi Pemangku
Penilaian Signifikasi Dampak Kepentingan Kunci
Kepentingan
Interview with 3 key stakeholders
Identification of positive and negative Distribution of questionnaires
(internal and external), including
impacts arising from the Company’s to internal and external
operation (through document review expert in nickel industry
stakeholders
and business process mapping) Wawancara terhadap
Distribusi kuesioner kepada
Identifikasi dampak positif dan negatif 3 pemangku kepentingan kunci
pemangku kepentingan internal
dari operasional Perusahaan (internal dan eksternal), termasuk
dan eksternal
pakar industri nikel
Analysis of questionnaire results
Impact significance analysis (73 respondents) Analysis of interview results
Analisis Signifikasi Dampak Analisis hasil kuesioner Analisis hasil wawancara
(73 responden)
Consolidation of analysis results
Konsolidasi hasil analisa
14 Material Topics
14 Topik Material
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 45
Page 47
Material Topic [POJK51 E.5, F.28] [GRI 3-2]
Topik Material
The following fourteen material topics are the result of the The following fourteen material topics are the result of the
2025 materiality assessment. Through programs, controls, 2025 materiality assessment. Through programs, controls,
and initiatives across each topic, the Company contributes to and initiatives across each topic, the Company contributes to
the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs). the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs).
Sustainability Material Topic
Topik Material Keberlanjutan
Management Key SDG
Material Topic Topic Significance Key Issues Approach Contributions
Topik Material Signifikansi Topik Isu-isu Utama Pengelolaan Kontribusi SDGs
topik material Utama
Biodiversity Mining and infrastructure activities Ecosystem Detailed
Keanekaragaman may contribute to terrestrial habitat protection, habitat discussion
Hayati loss and fragmentation, as well as restoration, and available on
pressure on marine ecosystems that monitoring of page 110-117
affect local livelihoods. protected species. Pembahasan
Aktivitas tambang dan infrastruktur Perlindungan lengkap tersedia
berpotensi memicu kehilangan/ ekosistem, restorasi di halaman
fragmentasi habitat darat dan habitat dan 110-117
tekanan pada biota laut yang pemantauan spesien
berdampak pada ekosistem dan mata dilindungi.
pencaharian lokal.
Water & Effluent Water availability and effluent quality Water use efficiency, Detailed
Management are critical for both operations wastewater discussion
Pengelolaan Air dan and communities and are key treatment, and available on
Efluen to managing pollution risks and runoff quality page 89-94
environmental compliance. control. Pembahasan
Ketersediaan air dan kualitas efluen Efisiensi penggunaan lengkap tersedia
krusial untuk operasi dan masyarakat air, pengolahan di halaman
serta menentukan risiko pencemaran air limbah dan 89-94
dan kepatuhan lingkungan. pengendalian
kualitas air limpasan.
Tailings Tailing generated from the HPAL Monitoring of tailings Detailed
Management (High Pressure Acid Leach) processes storage facility safety discussion
Pengelolaan Tailing require strict management due to and effectiveness available on
potential risks to soil and water and of leak prevention page 100-104
their implications for long-term systems to protect Pembahasan
environmental stability. surrounding lengkap tersedia
Residu proses HPAL (High ecosystems. di halaman
Pressure Acid Leach) memerlukan Pemantauan 100-104
pengelolaan ketat karena berisiko keamanan fasilitas
mencemari tanah/air dan penyimpanan tailing
memengaruhi stabilitas lingkungan serta efektivitas
jangka panjang. sistem pencegahan
kebocoran untuk
melindungi
ekosistem sekitar.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 46
Page 48
Management Key SDG
Material Topic Topic Significance Key Issues Approach Contributions
Topik Material Signifikansi Topik Isu-isu Utama Pengelolaan Kontribusi SDGs
topik material Utama
Climate Action High energy consumption and Emissions reduction, Detailed
Aksi Iklim (Emisi & operational emissions may increase energy efficiency, discussion
Energi) climate risks, costs and health and climate available on
impacts, requiring emissions resilience. page 76-88
reduction, energy efficiency and Pengurangan emisi, Pembahasan
climate adaptation. efisiensi energi, dan lengkap tersedia
Konsumsi energi tinggi dan emisi ketahanan iklim. di halaman
dari operasi meningkatkan risiko 76-88
iklim, biaya, dan dampak kesehatan
sehingga perlu pengurangan emisi,
efisiensi energi, dan adaptasi
terhadap risiko iklim.
Post-Mining Closure Inadequate closure may result in Post-operation Detailed
& Rehabilitation long-term environmental and social land rehabilitation discussion
Penutupan & impacts, making reclamation and to restore available on
Rehabilitasi Pasca- rehabilitation essential for restoring environmental page 105-109
penambangan land functions. functions and Pembahasan
Penutupan yang tidak memadai support long-term lengkap tersedia
dapat menimbulkan dampak sustainability. di halaman
lingkungan-sosial jangka panjang, Rehabilitasi lahan 105-109
sehingga reklamasi dan rehabilitasi pasca operasi
menjadi kunci pemulihan fungsi untuk memulihkan
lahan. fungsi lingkungan
dan mendukung
keberlanjutan jangka
panjang.
Waste Management Solid and hazardous waste may Management of Detailed
Pengelolaan pose environmental and health risks hazardous and non- discussion
Limbah if not managed in accordance with hazardous waste available on
applicable standards and regulations. through segregation page 95-99
Limbah padat dan B3 berisiko and recycling Pembahasan
mencemari lingkungan dan efforts to minimize lengkap tersedia
membahayakan kesehatan bila environmental di halaman
tidak dikelola sesuai standar dan impact. 95-99
peraturan. Pengelolaan
limbah B3 dan
non-B3 dilakukan
melalui upaya
pemilahan dan
daur ulang untuk
meminimalkan
dampak lingkungan.
Human Rights Operations may impact the rights of Human rights due Detailed
Hak Asasi Manusia workers and communities, including diligence, grievance discussion
(HAM) land access, safety and grievance mechanisms, IFC available on
mechanism, making it essential to Performance page 61-66
manage risks and prevent social Standard 5 and 7 Pembahasan
conflict. implementation, and lengkap tersedia
Operasi dapat memengaruhi hak protection of labor di halaman
pekerja dan masyarakat (lahan, rights. 61-66
keselamatan, akses keluhan) Pelaksanaan
sehingga penting untuk mencegah uji tuntas HAM,
konflik dan risiko sosial. penguatan
mekanisme
pengaduan,
penerapan prinsip
IFC Performance
Standard 5 dan 7,
dan perlindungan
hak-hak
ketenagakerjaan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 47
Page 49
Management Key SDG
Material Topic Topic Significance Key Issues Approach Contributions
Topik Material Signifikansi Topik Isu-isu Utama Pengelolaan Kontribusi SDGs
topik material Utama
Occupational Mining operations involve elevated Accident risk Detailed
Health & Safety workplace risks, requiring strong mitigation, discussion
Kesehatan dan safety management, to prevent prevention of available on
Keselamatan Kerja fatalities and occupational disease occupational page 135-145
(K3) while maintaining productivity. diseases, and Pembahasan
Risiko kerja di tambang tinggi strengthening of lengkap tersedia
sehingga penguatan K3 penting safety culture. di halaman
untuk mencegah fatality / penyakit Mitigasi risiko 135-145
akibat kerja (PAK) dan menjaga kecelakaan kerja,
produktivitas. pencegahan
penyakit akibat kerja
(PAK) dan penguatan
budaya keselamatan
kerja.
Human Resource Workforce competence, wellbeing, Workforce Detailed
Management and fair practices are critical to competency discussion
Pengelolaan operational reliability, talent development, available on
Sumber Daya retention, and sustainable industrial wellbeing, and page 119-134
Manusia relations. inclusivity. Pembahasan
Kompetensi, kesejahteraan, dan Pengembangan lengkap tersedia
praktik yang adil menentukan kompetensi, di halaman
keandalan operasi, retensi talenta, kesejahteraan dan 119-134
dan hubungan industrial. inklusivitas tenaga
kerja.
Community Social dynamic surroundings Community Detailed
Relations operation require structured empowerment discussion
Hubungan dengan engagement and dialogue to ensure and social conflict available on
Masyarakat fair benefit distribution and mitigate mitigation. page 147-166
potential conflict. Pemberdayaan Pembahasan
Dinamika sosial di sekitar operasi masyarakat dan lengkap tersedia
memerlukan pengelolaan hubungan mitigasi konflik di halaman
dan dialog agar manfaat terdistribusi sosial. 147-166
dan potensi konflik terkendali.
Resettlement Relocation may result in significant Resettlement, Detailed
Pemukiman socio economic impacts, livelihood discussion
kembali necessitating participatory process restoration, and available on
(Resettlement) and livelihood restoration. public consultation. page 149-150
Relokasi berpotensi menimbulkan Pemukiman kembali, Pembahasan
dampak sosial-ekonomi besar pemulihan mata lengkap tersedia
sehingga perlu proses partisipatif dan pencaharian dan di halaman
pemulihan mata pencaharian. konsultasi publik. 149-150
Economic Impact Economic value is generated Economic Detailed
Dampak Ekonomi through employment, supply chain contribution to discussion
participation, and tax contribution, stakeholders. available on
requiring responsible management to Kontribusi ekonomi page 27-28
sustain long-term benefits. bagi pemangku Pembahasan
Kontribusi diberikan melalui kepentingan. lengkap tersedia
lapangan kerja, rantai pasok di halaman
dan pembayaran pajak, dengan 27-28
pengelolaan yang diarahkan untuk
mendukung keberlanjutan manfaat.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 48
Page 50
Management Key SDG
Material Topic Topic Significance Key Issues Approach Contributions
Topik Material Signifikansi Topik Isu-isu Utama Pengelolaan Kontribusi SDGs
topik material Utama
Supply Chain Responsible procurement Responsible sourcing Detailed
Management practices support supply chain and local supplier discussion
Pengelolaan Rantai risks management and strengthen engagement. available on
Pasok partnership with business partners. Rantai pasok yang page 67-71
Praktik pengadaan yang bertanggung bertanggung jawab Pembahasan
jawab membantu mengelola risiko dan pemasok lokal. lengkap tersedia
rantai pasok, dan memperkuat di halaman
hubungan dengan mitra usaha. 67-71
Business Ethics and Business ethics and compliance Integrity, ethical Detailed
Compliance are essential to uphold strong conduct, and discussion
Etika Bisnis dan governance and responsible business regulatory available on
Kepatuhan conduct. compliance. page 168-174
Etika bisnis dan kepatuhan Etika bisnis, Pembahasan
diterapkan untuk mendukung tata integritas dan lengkap tersedia
kelola yang baik dan beretika. kepatuhan regulasi. di halaman
168-174
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 49
Page 51
Sustainability Risk and Opportunity Assessment
[POJK-E.3][GRI 2-12, 2-13, 201-2, 14.2.2]
Penilaian Risiko dan Peluang Keberlanjutan
Sustainability risk management is embedded within the Pengelolaan risiko keberlanjutan dilakukan dalam kerangka
Company’s corporate risk management framework as part of manajemen risiko korporat Perseroan sebagai bagian dari
its governance and business strategy. Under this framework, tata kelola dan strategi bisnis. Dalam kerangka tersebut, PT
PT TBP conducts sustainability risk and opportunity TBP secara khusus melakukan penilaian risiko dan peluang
assessments to systematically identify how environmental, keberlanjutan untuk memahami secara lebih sistematis
social, and governance factors may affect operations and bagaimana faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola dapat
financial performance. memengaruhi operasional maupun kinerja keuangan.
These assessments refer to the principles of ISO 31000 Penilaian risiko dan peluang keberlanjutan mengacu pada
and the International Financial Reporting Standards (IFRS) prinsip ISO 31000 serta International Financial Reporting
S2: Climate-related Disclosures, which incorporate the Standards (IFRS) S2: Climate-related Disclosures, yang
recommendations of the Task Force on Climate-related mengadopsi rekomendasi Task Force on Climate-related
Financial Disclosures (TCFD). Financial Disclosures (TCFD).
The process is coordinated by the Risk Management Team in Proses penilaian dan pengelolaan risiko keberlanjutan
collaboration with the Sustainability Department to ensure dikoordinasikan oleh Tim Manajemen Risiko bersama
consistent methodologies, strengthen risk awareness, Departemen Sustainability untuk memastikan metodologi
facilitate Risk and Control Self-Assessment (RCSA), and yang konsisten di seluruh entitas, memperkuat kompetensi
monitor the implementation of controls and mitigation dan budaya sadar risiko, memfasilitasi Risk and Control
actions. Assessment results are consolidated in risk Self Assessment (RCSA), serta memantau pelaksanaan
management reports and submitted to Board of Directors as pengendalian dan tindak lanjut mitigasi. Hasil penilaian
well as the Ethics and Risk Committee, serving as a basis for dirangkum dalam laporan manajemen risiko dan disampaikan
determining control priorities and follow-up action plans. kepada Direksi dan Komite Etik dan Risiko, serta menjadi
dasar penetapan prioritas pengendalian dan rencana tindak
lanjut.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 50
Page 52
Transition Risk | Risiko Transisi Opportunities | Peluang
Policy & Legal | Kebijakan & Peraturan
Resource Efficiency | Efisiensi Sumber Daya
Technology | Teknologi
Energy Source | Sumber Energi
Market | Pasar
Risks Opportunities
Reputation | Reputasi Risiko Peluang Product/Services | Produk/Layanan
Physical Risk | Risiko Fisik Market | Pasar
Acute | Akut
Resilience | Ketahanan
Chronic | Kronis
Strategic Planning Risk Management
Perencanaan Strategis Manajemen Risiko
Financial Impact
Dampak Finansial
Revenue Income Cash Flow Assets & Liabilites
Pendapatan Balance Aset & Liabilitas
Statement Statement
Sheet
Laporan Laporan
Neraca
Expenditures Laba Rugi Arus Kas Capital & Financing
Pengeluaran Modal & Pendanaan
In line with this, the Company classified climate-related risks Sejalan dengan hal tersebut, dalam menghadapi risiko
and opportunities identified in 2025 into five main categories: perubahan iklim, Perseroan telah melakukan pemetaan risiko
compliance, operational, physical, reputational, and strategic. dan peluang iklim pada tahun 2025 ke dalam lima kategori
This classification provides a structured basis for setting utama, yaitu kepatuhan, operasional, fisik, reputasi, dan
risk management priorities and formulating adaptive and strategis. Pemetaan ini menjadi landasan dalam menentukan
sustainable mitigation measures. More detailed information prioritas pengelolaan risiko serta penyusunan strategi
on the assessment results is presented in the Appendix. mitigasi yang adaptif dan berkelanjutan. Informasi lebih rinci
terkait hasil penilaian dapat dilihat di lampiran.
Targets and Achievements
Target dan Pencapaian
PT TBP establishes sustainability targets and action plans to PT TBP menetapkan target dan rencana aksi keberlanjutan
manage impacts in a structured and measurable manner, in untuk memastikan pengelolaan dampak dilakukan secara
line with its long-term sustainability strategy. The following terarah dan terukur, selaras dengan strategi keberlanjutan
information outlines key initiatives, targets, and achievement jangka panjang. Informasi berikut merangkum program
status as of December 2025 for each material topic. atau inisiatif utama, target terkait, serta status capaian per
Desember 2025 untuk setiap material topik.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 51
Page 53
Climate Action
Aksi Iklim
Completion of GHG Emissions
Climate Scenario Analysis Assessment and Target Setting
Analisis skenario iklim Penyelesaian Kajian Emisi GRK dan
Penetapan Target
Target Year Every two years Target Year
Target Tahun Setiap dua tahun Target Tahun 2025
2025 2025
Internal Climate Change Risk Emissions assessment and
Achieved Assessment has been completed Achieved target setting completed
Tercapai Penilaian internal risiko Tercapai Penilaian emisi dan penetapan
perubahan iklim telah selesai target telah selesai
Absolute GHG emissions reduction by 30%
compared to the 2024 for operations established
in or before 2024* Increase in renewable energy share
Penurunan emisi GRK absolut sebesar 30% Peningkatan porsi energi terbarukan
dibandingkan dengan tahun 2024 untuk operasi
yang telah beroperasi pada atau sebelum
tahun 2024*
Target Year Annually
Target Year
Target Tahun 2032 Target Tahun Setiap tahun
2025 2025
Reviewing the target to align with
In progress Target achievement is being In progress the Indonesian Government’s targets
Sedang monitored Sedang Meninjau target agar selaras dengan target
berlangsung Pencapaian target sedang dipantau berlangsung
Pemerintah Indonesia
New and Renewable Energy
Management and Implementation Net zero emission by 2060
Implementasi dan manajemen Energi Emisi nol bersih pada tahun 2060
Baru Terbarukan (EBT)
Target Year Target Year
Target Tahun
2050 Target Tahun
2060
2025 2025
• Construction of a rooftop Solar Power Plant has begun in
the third quarter of 2025 for a capacity of 40 MWp
• Implementation of ISO 50001-based Energy Management
PT TBP has established a
In progress System is underway for PT TBP and PT GPS
In progress decarbonization pathway for
Sedang • Konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap telah Sedang corporate level
berlangsung dimulai pada Triwulan III 2025 untuk kapasitas 40 MWp berlangsung
• Implementasi Sistem Manajemen Energi berbasis ISO 50001 PT TBP telah menetapkan peta jalan
sedang berlangsung untuk PT TBP dan PT GPS dekarbonisasi pada tingkat korporasi
*Developed with certain limitations and scenarios in mind, including the influence of external factors, one of which is technology availability based on Technology Readiness Level.
*Dikembangkan dengan mempertimbangkan keterbatasan dan skenario tertentu, termasuk pengaruh faktor eksternal, salah satunya ketersediaan teknologi berdasarkan Technology Readiness
Level.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 52
Page 54
Water & Effluent Management
Pengelolaan Air & Efluen
Recycle/reuse 10 million m³ of water in operational areas Target Year
Target Tahun 2025
Daur ulang/Penggunaan kembali 10 juta m³ air di area operasi
2025
Achieved Achieved in 2025: 10,718,036 m3 recycled/reused water
Tercapai Target yang dicapai pada tahun 2025: 10.718.036 m3 air yang didaur ulang/digunakan kembali
Tailings Management
Pengelolaan Tailing
Construction of dry tailings storage
facilities and slurry tailings storage facilities Testing of iron recovery from HPAL by-products
Uji coba pemulihan kandungan besi dari
Pembangunan fasilitas penyimpanan tailing
produk sampingan HPAL
kering dan fasilitas penyimpanan tailing basah
Target Year Target Year
Target Tahun 2025 Target Tahun 2025
2025 2025
Dry and slurry tailings storage facilities Iron extraction testing from HPAL
have been constructed and are by-products has been completed
Achieved operational Achieved
Uji coba untuk mengekstraksi kandungan
Tercapai Fasilitas penyimpanan tailing kering Tercapai
besi dari produk sampingan HPAL telah
dan basah telah dibangun dan dilakukan
beroperasi
Biodiversity
Development of a steel billet
production facility
Keanekaragaman Hayati
Pembangunan fasilitas produksi steel billet
Net Conservation Gain Achievement
Target Year Pencapaian Net Conservation Gain
Target Tahun 2027
Target Year
2025 Target Tahun 2043
2025
Measurement and identification of
In progress Construction will begin at the end of 2026 programs supporting the achievement of
Sedang Konstruksi akan dimulai pada akhir tahun In progress Net Conservation Gain are in progress
berlangsung 2026 Sedang
berlangsung Pengukuran dan identifikasi program yang
mendukung pencapaian Net Conservation
Gain sedang dalam proses
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 53
Page 55
Development of the Biodiversity Action Plan (BAP) 2026–2030
for each Business Unit as a derivative of the Biodiversity
Management Plan
High Conservation Value (HCV)
Pengembangan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati assessment
(Biodiversity Action Plan/BAP) 2026–2030 untuk setiap Unit Penilaian NKT (Nilai Konservasi Tinggi)
Usaha sebagai turunan dari Rencana Pengelolaan
Keanekaragaman Hayati
Target Year Target Year 2023 onwards
Target Tahun 2025 Target Tahun 2023 dan Seterusnya
2025 2025
No tailings expansion in 2024;
The BAP has been developed and biodiversity assessment conducted
Achieved will be evaluated by a third party Achieved for high-risk areas
Tercapai Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati telah Tercapai Tidak terdapat perluasan tailing pada tahun
disusun dan akan dievaluasi oleh pihak ketiga 2024; penilaian keanekaragaman hayati telah
dilakukan untuk area berisiko tinggi
Fulfillment of green zone in Obi
Industrial Area Installation of 1,000 artificial reef units
Pemasangan 1.000 unit terumbu
Pemenuhan kawasan hijau di Kawasan
karang buatan
Industri Obi
Target Year Ongoing Target Year
2026
Target Tahun Sedang berlangsung Target Tahun
2025 2025
Assessment continues for future
664 reef units have been
In progress planning In progress deployed in 2025
Sedang Penilaian terus dilakukan untuk Sedang
berlangsung berlangsung Sebanyak 664 unit terumbu karang
perencanaan ke depan buatan telah dipasang pada tahun 2025
Post-mining Closure & Rehabilitation
Penutupan & Rehabilitasi
Reclamation (in hectares) for:
Assessment of watershed rehabilitation
PT TBP: 23.13 Ha; PT GPS: 8.18 Ha; and
PT PT GTS: 9.4 Ha covering approximately 350 hectares, with
Reklamasi (dalam hektar) untuk: PT TBP: 23,13 Ha; a plant growth success rate above 80%
PT GPS: 8,18 Ha; dan PT GTS: 9,4 Ha
Penilaian rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS)
yang mencakup sekitar 350 hektare, dengan
Target Year tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman
Target Tahun 2025 di atas 80%
2025
Target Year
Target Tahun 2026
PT TBP: 23.14 Ha (100% from target);
Achieved PT GPS: 15.14 Ha (185% from target)
2025
Tercapai PT TBP: 23,14 Ha (100% dari target);
A total of 2,592.92 hectares has been
PT GPS: 15,14 Ha (185% dari target)
successfully handed over, with an overall
Achieved plant growth success rate of 82%
In progress Tercapai Sebanyak 2.592,92 hektar telah berhasil
Sedang PT GTS: 1.83 Ha (19% from target) diserahterimakan, dengan tingkat keberhasilan
PT GTS: 1,83 Ha (19% dari target) pertumbuhan tanaman secara keseluruhan
berlangsung
sebesar 82%
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 54
Page 56
Human Rights
Hak Asasi Manusia
Development of a five-year Human Rights Roadmap Establishment of a Human Rights Coordination Team
(2026–2030), which outlines Harita Nickel’s strategic as the Company’s commitment to respect and
plan for human rights compliance and related protect human rights across all operations and
initiatives the supply chain
Pengembangan Peta Jalan Hak Asasi Manusia (Human Rights
Roadmap) lima tahun (2026–2030), yang menguraikan rencana Pembentukan Tim Koordinasi Hak Asasi Manusia sebagai
strategis Harita Nickel untuk kepatuhan terhadap HAM dan wujud komitmen Perseroan untuk menghormati dan
inisiatif terkait melindungi hak asasi manusia di seluruh operasi dan
rantai pasok
Target Year
Target Tahun 2025 Target Year
Target Tahun 2025
2025 2025
Human Rights Coordination Team has been established,
followed by cross-department alignment, ToT training,
Human Rights Roadmap 2026-2030 roadmap development (2026–2030), and policy reviews to
developed ensure compliance
Achieved Achieved Tim Koordinasi Hak Asasi Manusia telah dibentuk, diikuti
Tercapai Peta Jalan Hak Asasi Manusia (Human
Tercapai dengan penyelarasan lintas departemen, pelatihan Training
Rights Roadmap) 2026–2030 telah of Trainers (ToT), penyusunan peta jalan (2026–2030), serta
dikembangkan peninjauan kebijakan untuk memastikan kepatuhan
Completion of the Training of Trainers (ToT) Development and rollout of mandatory
for Human Rights Champions from online human rights training for all
various departments within Harita Nickel employees
Penyelesaian pelatihan Training of Trainers (ToT) bagi Pengembangan dan peluncuran pelatihan
Duta Hak Asasi Manusia dari berbagai departemen Hak Asasi Manusia (HAM) daring yang wajib
di Harita Nickel bagi seluruh karyawan
Target Year Target Year
Target Tahun 2025 Target Tahun 2026
2025 2025
Training conducted involving 56 participants across 20+
departments, with champions assigned as internal trainers Online training modules are under development and
to cascade human rights awareness. scheduled for launch in 2026, targeting 100% employee
Achieved In progress completion.
Pelatihan telah dilaksanakan dengan melibatkan 56 peserta Sedang
Tercapai dari lebih dari 20 departemen dan para Duta ditunjuk sebagai Modul pelatihan daring sedang dikembangkan dan
pelatih internal untuk menyebarluaskan pemahaman
berlangsung dijadwalkan diluncurkan pada tahun 2026, dengan target
mengenai Hak Asasi Manusia. partisipasi 100% karyawan.
Occupational Health & Safety
Kesehatan & Keselamatan Kerja
Achievement of Zero fatalities 5% reduction in TRIFR (baseline 2024)
Pencapaian Nol kematian Penurunan TRIFR sebesar 5% (baseline 2024)
Target Year Every Year Target Year Every Year
Target Tahun Setiap tahun Target Tahun Setiap tahun
2025 2025
TRIFR decreased by 5.8%
Not (employees) and 8.3% (contractors)
There were 4 fatalities in 2025
Achieved Achieved compared to the 2024 baseline
Tidak Terdapat 4 korban jiwa pada tahun Tercapai TRIFR turun sebesar 5,8% (karyawan)
Tercapai 2025
dan 8,3% (kontraktor) dibandingkan
dengan baseline tahun 2024
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 55
Page 57
Achieve ISO 45001 certification for PT ONC Target Year
Target Tahun 2026
Mencapai sertifikasi ISO 45001 untuk PT ONC
2025
In progress Certification process is ongoing as part of phased implementation
Sedang Proses sertifikasi sedang berlangsung sebagai bagian dari implementasi bertahap
berlangsung
Human Resource Management
Pengelolaan Sumber Daya Manusia
Achievement of 6 training hours per employee Target Year Every year
Pemenuhan 6 jam pelatihan per karyawan Target Tahun Setiap Tahun
2025
Not Average of 5.32 hours (increased from 3.85 hours in 2024). Plans have been developed
Achieved to increase training hours next year
Tidak Rata-rata 5,32 jam (meningkat dari 3,85 jam pada tahun 2024). Rencana telah disusun untuk
Tercapai meningkatkan jam pelatihan pada tahun berikutnya
Community Relations
Hubungan dengan Masyarakat
Implementation of Community
Achievement of SROI >1 (annual)
Satisfaction Index
Pencapaian SROI >1 (tahunan)
Pelaksanaan Indeks Kepuasan Masyarakat
Target Year Every Year Target Year Every Year
Target Tahun Setiap Tahun Target Tahun Setiap Tahun
2025 2025
Score 83.57 to 97.62 with an
Achieved average of 89.9 (Very Good) Achieved SROI values ranged from 1.16 to 5.71
Tercapai Skor 83.57 hingga 97.62 dengan Tercapai Nilai SROI berkisar antara 1,16 hingga 5,71
rata-rata 89.9 (Sangat Baik)
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 56
Page 58
Resettlement
Pemukiman Kembali
Completion of Kawasi Village Support to government in livelihood
Resettlement restoration
Penyelesaian Pemukiman Kembali Dukungan kepada pemerintah dalam
Desa Kawasi pemulihan mata pencaharian
Target Year Target Year Ongoing
Target Tahun 2027 Target Tahun Sedang berlangsung
2025 2025
Construction of supporting
infrastructure and relocation of Livelihood restoration programs
In progress residents is in progress In progress are ongoing
Sedang Pembangunan infrastruktur pendukung Sedang Program pemulihan mata pencaharian
berlangsung dan relokasi masyarakat sedang berlangsung sedang berlangsung
berlangsung
Economic Impact
Dampak Ekonomi
Prioritization of local suppliers Target Year Every Year
Prioritas supplier lokal Target Tahun Setiap Tahun
2025
Local suppliers in 2025: 67 suppliers, with a total transaction value reaching IDR 169
Achieved billion
Tercapai
Pemasok lokal pada tahun 2025: 67 pemasok, dengan total nilai transaksi mencapai Rp169 miliar
Business Ethics & Compliance
Etika Bisnis & Kepatuhan
Implementation of ABC, WBS, grievance
training for 100% employee Zero environmental violations
Pelaksanaan pelatihan ABC, WBS, dan Nol pelanggaran lingkungan
mekanisme pengaduan untuk 100% karyawan
Target Year Target Year Every Year
Target Tahun 2025 Target Tahun Setiap tahun
2025 2025
100% employees have received ABC &
WBS training; Sustainability Policy
Achieved training will be conducted in 2025 Achieved No non-compliance in 2025
Tercapai 100% karyawan telah menerima pelatihan ABC Tercapai Tidak ada ketidakpatuhan 2025
dan WBS; pelatihan Kebijakan Keberlanjutan akan
dilaksanakan pada tahun 2025
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 57
Page 59
100% grievances addressed Completion of IRMA Assessment
100% pengaduan ditangani Penyelesaian Penilaian IRMA
Target Year Every Year Target Year
Target Tahun Setiap Tahun Target Tahun 2026
2025 2025
Third-party audit has commenced and
100% addressed for internal and Audit 1 and 2 targeted for completion in
external grievances In progress 2025
Achieved
Sedang
Tercapai 100% pengaduan internal dan eksternal berlangsung Audit pihak ketiga telah dimulai dan Audit 1
telah ditangani serta Audit 2 ditargetkan selesai pada tahun
2025
Responsible Mineral Initiative's Responsible
Management of critical incidents Mineral Assurance Process (RMI RMAP)
certification of PT ONC
Pengelolaan insiden kritis
Sertifikasi Responsible Mineral Assurance Process
(RMAP) dari Responsible Minerals Initiative (RMI)
untuk PT ONC
Target Year Every Year
Target Year
Target Tahun Setiap Tahun
Target Tahun 2025
2025 2025
No critical incidents were PT ONC has obtained the RMI RMAP
Achieved reported in 2025 Achieved certification
Tercapai Tidak terdapat insiden kritis yang Tercapai PT ONC telah mendapatkan sertifikasi RMI
dilaporkan pada tahun 2025 RMAP
Supply Chain Management
Pengelolaan Rantai Pasok
100% of suppliers have signed an
Integrity Pact that includes human 100% of main contractors have received
rights aspects Human Rights training
100% pemasok telah menandatangani Pakta 100% kontraktor utama telah menerima
Integritas yang mencakup aspek hak asasi pelatihan hak asasi manusia
manusia
Target Year Target Year
Target Tahun 2026 Target Tahun 2026
2025 2025
Human rights coverage is in the process of Human Rights training for key suppliers will
being integrated into the Integrity Pact commence in 2026
Achieved Achieved
Tercapai Cakupan Hak Asasi Manusia sedang dalam Tercapai Pelatihan Hak Asasi Manusia bagi pemasok
proses integrasi ke dalam Pakta Integritas utama akan dimulai pada tahun 2026
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 58
Page 60
Sustainability Governance [POJK-E.1][GRI 2-12, 2-13, 2-14]
Tata Kelola Keberlanjutan
PT TBP’s sustainability oversight is led by the Board of Pengawasan keberlanjutan PT TBP dipimpin oleh Direksi,
Directors (BoD), which ensures that sustainability-related yang memastikan bahwa dampak, risiko, dan peluang
impacts, risks, and opportunities are integrated into long- terkait keberlanjutan terintegrasi dalam perencanaan jangka
term planning and strategic decision-making. panjang dan pengambilan keputusan strategis.
The Board of Directors holds formal monthly meetings to Direksi menyelenggarakan rapat formal setiap bulan
review progress and emerging sustainability initiatives. These untuk meninjau kemajuan dan inisiatif keberlanjutan yang
meetings cover key material topics, including stakeholder berkembang. Rapat tersebut mencakup topik-topik material
health and safety, human rights, environmental impacts, and utama, termasuk kesehatan dan keselamatan pemangku
other priority areas relevant to the Company’s sustainability kepentingan, hak asasi manusia, dampak lingkungan,
performance. serta area prioritas lainnya yang relevan dengan kinerja
keberlanjutan Perseroan.
To support this role, the Company has established a Untuk mendukung peran tersebut, Perseroan telah
Sustainability and Diversity Committee, which provides input, membentuk Komite Keberlanjutan dan Keberagaman, yang
strategic direction, and oversight on the implementation of memberikan masukan, arahan strategis, serta pengawasan
sustainability and diversity initiatives across the Company, terhadap implementasi inisiatif keberlanjutan dan
including its subsidiaries and affiliates.[GRI 2-12, 2-14] keberagaman di seluruh Perseroan, termasuk entitas anak
dan afiliasinya.[GRI 2-12, 2-14]
Scope of the Sustainability and Diversity Committee’s Key Roles
Ruang Lingkup Peran Utama Komite Keberlanjutan dan Keberagaman
1 2 3 4 5
Performance Compliance through Policy oversight Monitoring systems to Implementation
evaluation against review of occupational through policy review ensure compliance with Management through
external sustainability health and safety (OHS), and recommendations ESG policies and review of ESG programs,
indices/standards and environmental, and for updates management practices initiatives, and strategies
review of the social incidents, to support sustainable
Sustainability Report including Pengawasan kebijakan Sistem pemantauan growth
audit/investigation melalui peninjauan dan untuk memastikan
Evaluasi kinerja results and corrective rekomendasi kepatuhan terhadap Pengelolaan
terhadap indeks/standar actions pembaruan kebijakan kebijakan dan praktik implementasi melalui
keberlanjutan eksternal manajemen ESG peninjauan program,
dan penelaahan Kepatuhan melalui inisiatif, dan strategi ESG
Laporan Keberlanjutan peninjauan insiden K3, agar mendukung
lingkungan, dan sosial pertumbuhan
beserta hasil berkelanjutan
audit/investigasi dan
tindakan korektif
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 59
Page 61
The Company assigns relevant departments, including Perseroan menugaskan departemen terkait, termasuk
Sustainability, Internal Control, Health, Safety & Sustainability, Internal Control, Health, Safety & Environment
Environment (HSE), and External Relations, to coordinate the (HSE), serta External Relations, untuk mengoordinasikan
implementation of policies and programs according to their implementasi kebijakan dan program sesuai peran
respective roles. Targets and work plans are established at the masing-masing. Target dan rencana kerja ditetapkan pada
functional level, monitored regularly, and submitted to the tingkat fungsi, dipantau secara berkala, dan dilaporkan
Board of Directors through the Sustainability and Diversity kepada Dewan Direksi melalui Komite Keberlanjutan dan
Committee.[GRI 2-13] Keberagaman.[GRI 2-13]
The effectiveness of sustainability governance is evaluated Kinerja tata kelola keberlanjutan dievaluasi melalui pelaporan
through structured reporting. The Sustainability and Diversity terstruktur. Komite Keberlanjutan dan Keberagaman
Committee reports on program progress, monitoring results, melaporkan perkembangan program, hasil pemantauan, dan
and key issues to the Board of Directors at least twice a year isu utama kepada Dewan Direksi setidaknya dua kali setahun
to ensure governance remains transparent, accountable, and untuk menjaga tata kelola tetap transparan, akuntabel, dan
adaptive. adaptif.
Board
Dewan Komite
Sustainability & Diversity; Ethics &
Risk; and Audit Committees
Komite Keberlanjutan & Keberagaman,
Komite Etik & Risiko, dan Komite Audit
Sustainability Policy
Policies & Code of Ethics Implementation
and Conduct Implementasi Kebijakan
Kebijakan serta Kode Etik Keberlanjutan
dan Perilaku
Sustainability, Internal
Control, HSE, External
Relations,and other
functions
Fungsi Keberlanjutan,
Pengendalian Internal,
Kesehatan dan Lingkungan
(K3L/HSE), Hubungan Eksternal,
dan fungsi lainnya
Corporate Function and Activities
Fungsi dan Aktivitas Korporat
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 60
Page 62
Respect for Human Rights [GRI 3-3, 2-23]
Penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia
PT TBP treats respect for human rights as a core part of how PT TBP menempatkan penghormatan terhadap hak asasi
it operates across its workforce and value chain, including manusia sebagai bagian inti dari operasionalnya di seluruh
employees, contractors, suppliers, and local communities. tenaga kerja dan rantai nilainya, termasuk karyawan,
The Company focuses on ensuring that its activities do not kontraktor, pemasok, dan masyarakat lokal. Perseroan
harm people and What risks to safety, dignity, and well-being berfokus untuk memastikan bahwa kegiatannya tidak
are actively identified and managed. [GRI 3-3] menimbulkan dampak merugikan terhadap manusia
serta bahwa risiko terhadap keselamatan, martabat, dan
kesejahteraan secara aktif diidentifikasi dan dikelola. [GRI 3-3]
This commitment is set out in the Company’s Human Komitmen ini dituangkan dalam Kebijakan Hak Asasi Manusia
Rights Policy, which applies to all employees and business Perseroan, yang berlaku bagi seluruh karyawan dan mitra
partners. The Policy is aligned with internationally recognized usaha. Kebijakan ini selaras dengan kerangka kerja yang
frameworks such as the UN Guiding Principles on Business diakui secara internasional seperti Prinsip-Prinsip Panduan
and Human Rights and ILO Conventions, and guides how the PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia serta Konvensi ILO,
Company assesses risks, engages stakeholders, and responds dan menjadi pedoman bagi Perseroan dalam menilai risiko,
to potential impacts. [GRI 2-23] melibatkan pemangku kepentingan, serta merespons potensi
dampak. [GRI 2-23]
TBP Human Rights Policy
Kebijakan Hak Asasi Manusia TBP
The Company maintains a zero-tolerance approach to human rights violations, including:
Perseroan menerapkan pendekatan tanpa toleransi (zero tolerance) terhadap pelanggaran hak asasi manusia,
termasuk:
1 4
Child labor and underage exploitation Discrimination based on ethnicity, nationality, gender,
Eksploitasi pekerja di bawah umur sexual orientation, religious belief, trade union affiliation,
political belief or ideology, social class, disability status,
marital status, or age
Diskriminasi berdasarkan etnis, asal kebangsaan, jenis kelamin,
orientasi seksual, keyakinan agama, afiliasi serikat pekerja,
keyakinan politik atau ideologis, kelas sosial, kondisi kebutuhan
khusus, status perkawinan, atau usia
2
Forced labor in any form
Kerja paksa dalam bentuk apa pun
5
Violence and harassment (including sexual harassment),
abuse, or intimidation against employees, business
partners, stakeholders, or other parties related to our
operations
Kekerasan, pelecehan (termasuk pelecehan seksual),
3 perundungan, atau intimidasi terhadap karyawan, mitra bisnis,
Human trafficking pemangku kepentingan, atau pihak lain yang terkait dengan
Perdagangan manusia operasi kami
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 61
Page 63
Human Rights Assessment & Policy Implementation[GRI 2-24, 412-1, 412-3][SASB EM-MM-210a.3]
Penilaian Hak Asasi Manusia & Implementasi Kebijakan
PT TBP conducted a Human Rights Due Diligence (HRDD) PT TBP melakukan penilaian Human Rights Due Diligence
assessment in 2023. The assessment found no immediate (HRDD) pada tahun 2023. Penilaian tersebut tidak menemukan
high-risk human rights issues. However, it identified several isu hak asasi manusia berisiko tinggi secara langsung.
areas requiring improvement. These include occupational Namun demikian, terdapat beberapa area yang memerlukan
health and safety, alignment of contractors with human rights perbaikan. Area tersebut meliputi kesehatan dan keselamatan
standards, the effectiveness of grievance mechanisms, gaps kerja, keselarasan kontraktor dengan standar hak asasi
in human rights training, and the need to strengthen internal manusia, efektivitas mekanisme pengaduan, kesenjangan
policies and structures. [GRi 412-1, 412-3][SASB EM-MM-210a.3] dalam pelatihan hak asasi manusia, serta kebutuhan untuk
memperkuat kebijakan dan struktur internal.
[GRi 412-1, 412-3][SASB EM-MM-210a.3]
Based on these findings, the Company initiated a series of Berdasarkan temuan tersebut, Perseroan menginisiasi
actions to strengthen the integration of human rights into serangkaian langkah untuk memperkuat integrasi hak asasi
its operations. These efforts are structured across four focus manusia dalam operasionalnya. Upaya ini disusun dalam
areas: Policy and Strategy, Capacity Building, Grievance empat area fokus, yaitu Kebijakan dan Strategi, Penguatan
Procedures, and Oversight. [GRI 2-24] Kapasitas, Prosedur Pengaduan, dan Pengawasan.[GRI 2-24]
Policy & Strategy [GRI 2-24]
Kebijakan & Strategi
The Company’s initial focus was to strengthen its Human Fokus awal Perseroan adalah memperkuat Kebijakan Hak
Rights Policy and align it with the UN Guiding Principles on Asasi Manusia dan menyelaraskannya dengan Prinsip-
Business and Human Rights and other relevant international Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia
standards. This process also elevated human rights as a key serta standar internasional relevan lainnya. Proses ini juga
consideration at the Board level, supporting the development meningkatkan perhatian terhadap isu hak asasi manusia
of a more structured, long-term approach to managing di tingkat Direksi, sehingga mendukung pengembangan
human rights risks and impacts across operations. pendekatan yang lebih terstruktur dan berjangka panjang
dalam mengelola risiko dan dampak hak asasi manusia di
seluruh operasional.
Building on this foundation, the Company developed a Sebagai tindak lanjut, Perseroan menyusun Human Rights
Human Rights Roadmap for 2026–2030, with input from Roadmap untuk periode 2026–2030 dengan melibatkan tim
internal teams and key stakeholders. The roadmap outlines internal dan pemangku kepentingan utama. Peta jalan ini
clear priorities, timelines, and actions to guide the integration menetapkan prioritas, jadwal, dan langkah-langkah yang
of human rights into the Company’s operations. jelas untuk mengintegrasikan hak asasi manusia ke dalam
operasional Perseroan.
Key initiatives under the roadmap include strengthening Inisiatif utama dalam peta jalan tersebut meliputi penguatan
engagement with local communities, improving access keterlibatan dengan masyarakat lokal, peningkatan akses
to grievance and remedy mechanisms, expanding human terhadap mekanisme pengaduan dan pemulihan, perluasan
rights training for third-party stakeholders, and incorporating pelatihan hak asasi manusia bagi pihak ketiga, serta integrasi
human rights-related KPIs into relevant departments. indikator kinerja utama (KPI) terkait hak asasi manusia ke
dalam departemen terkait.
Capacity Building [GRi 410-1, 412-2, 14.14.2]
Penguatan Kapasitas
To support the effective implementation of the Human Rights Untuk mendukung implementasi Human Rights Roadmap,
Roadmap, the Company focuses on building awareness and Perseroan berfokus pada peningkatan kesadaran dan
capability across employees and key stakeholders. In 2025, kapasitas di kalangan karyawan serta pemangku kepentingan
PT TBP established the Human Rights Coordination Team utama. Pada tahun 2025, PT TBP membentuk Human Rights
(HRCT), a cross-functional taskforce responsible for driving Coordination Team (HRCT), yaitu tim lintas fungsi yang
human rights initiatives across the organization. bertanggung jawab mendorong inisiatif hak asasi manusia di
seluruh organisasi.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 62
Page 64
The HRCT is led by the Sustainability Director and supported HRCT dipimpin oleh Direktur Keberlanjutan dan didukung
by manager-level coordinators and departmental champions. oleh koordinator tingkat manajer serta perwakilan dari
Representatives from relevant departments are appointed as berbagai departemen sebagai champion. Para champion ini
“champions” to act as change agents and trainers within their berperan sebagai agen perubahan sekaligus pelatih di unit
respective teams. kerja masing-masing.
These champions participate in a Training of Trainers Para champion mengikuti program Training of Trainers
program covering key topics such as international human yang mencakup topik-topik utama seperti standar hak asasi
rights standards, grievance mechanisms, Free, Prior, and manusia internasional, mekanisme pengaduan, Free, Prior,
Informed Consent (FPIC), and remediation approaches. In and Informed Consent (FPIC), serta pendekatan pemulihan.
2025, the program engaged over 20 departments with a Pada tahun 2025, program ini melibatkan lebih dari 20
total of 56 participants. Following the training, champions departemen dengan total 56 peserta. Setelah pelatihan, para
are responsible for cascading knowledge within their champion bertanggung jawab menyebarluaskan pengetahuan
departments to expand internal awareness.[GRI 412-2] di unit kerja masing-masing untuk meningkatkan kesadaran
internal. [GRI 412-2]
Recognizing the limitations of a champion-based approach Menyadari keterbatasan pendekatan berbasis champion,
alone, the Company is developing accessible online training Perseroan juga mengembangkan modul pelatihan daring
modules to reach all employees. These modules will include yang dapat diakses oleh seluruh karyawan. Modul ini akan
assessments, with completion and passing scores required as dilengkapi dengan evaluasi, di mana penyelesaian dan
part of mandatory training. The online program is scheduled kelulusan menjadi bagian dari pelatihan wajib. Program ini
for launch in 2026 with the target of 100% employee dijadwalkan diluncurkan pada tahun 2026 dengan target
completion. partisipasi 100% karyawan.
Capacity-building efforts are also planned to be extended Upaya penguatan kapasitas juga akan diperluas ke rantai
to the supply chain through the socialization of the Human pasok melalui sosialisasi Kebijakan Hak Asasi Manusia
Rights Policy to contractors and key suppliers in 2026, in kepada kontraktor dan pemasok utama pada tahun 2026,
alignment with the implementation of the Responsible sejalan dengan implementasi Kebijakan Pengadaan yang
Sourcing Policy. Bertanggung Jawab.
In addition, the Company has identified security personnel as Selain itu, Perseroan mengidentifikasi personel keamanan
a key group exposed to higher human rights risks. To address sebagai kelompok dengan paparan risiko hak asasi manusia
this, mandatory training was conducted in 2025, covering yang lebih tinggi. Untuk itu, pelatihan wajib dilaksanakan
the Voluntary Principles on Security and Human Rights pada tahun 2025 yang mencakup Voluntary Principles on
(VPSHR) and the United Nations Basic Principles on the Use Security and Human Rights (VPSHR) serta Prinsip-Prinsip
of Force and Firearms. This aims to ensure that all security- Dasar PBB tentang Penggunaan Kekuatan dan Senjata Api.
related interactions are carried out proportionately and with Hal ini bertujuan memastikan seluruh interaksi keamanan
respect for human rights. In 2025, all 346 security personnel dilakukan secara proporsional dan menghormati hak asasi
completed this training (100%). [GRI 410-1, 14.14.2] manusia. Pada tahun 2025, seluruh 346 personel keamanan
telah mengikuti pelatihan ini (100%). [GRI 410-1, 14.14.2]
346
*Following a reporting scope
In 2025 security personel (100%)* Assured update in 2025, the disclosed
data includes only full-time
Di 2025 orang personel keamanan (100%)* security personnel.
*Sehubungan dengan
pembaruan cakupan pelaporan
pada tahun 2025, data yang
received training on human rights policies and procedures diungkapkan hanya mencakup
telah dilatih mengenai kebijakan atau prosedur hak asasi manusia personel keamanan penuh
waktu.
Grievance and Reporting Mechanism [POJK-F.16, F.24][GRI 2-16, 2-25, 2-26, 2-29, 411-1, 14.10.4, 14.11.2, 14.15.3]
Mekanisme Pengaduan dan Pelaporan
PT TBP provides three grievance and reporting mechanisms PT TBP menyediakan tiga mekanisme pengaduan dan
to support transparent relationships with employees, pelaporan untuk mendukung hubungan yang transparan
communities, and other stakeholders, while strengthening dengan karyawan, masyarakat, dan pemangku kepentingan
accountability and good governance. Aligned with the lainnya, sekaligus memperkuat akuntabilitas dan tata kelola
principles of a rights-compatible grievance mechanism under yang baik. Selaras dengan prinsip mekanisme pengaduan
the UN Guiding Principles on Business and Human Rights, yang kompatibel dengan hak dalam Prinsip-Prinsip Panduan
these mechanisms consist of: PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia, mekanisme
tersebut meliputi:
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 63
Page 65
1. Keluh Kesah for employee-related concerns; 1. Keluh Kesah untuk pengaduan terkait karyawan;
2. Saluran Aspirasi Layanan Masalah (SALAM) for social and 2. Saluran Aspirasi Layanan Masalah (SALAM) untuk
environmental concerns raised by external stakeholders, isu sosial dan lingkungan dari pemangku kepentingan
including local communities; and eksternal, termasuk masyarakat lokal;
3. Whistleblowing System (WBS) for suspected ethics or 3. Whistleblowing System (WBS) untuk dugaan pelanggaran
compliance violations, accessible to both internal and etika atau kepatuhan, yang dapat diakses oleh pihak
external parties. internal maupun eksternal.
Each mechanism is designed to provide accessible channels, Setiap mekanisme dirancang untuk menyediakan saluran
ensure confidentiality where applicable, protect reporters yang mudah diakses, menjaga kerahasiaan, melindungi
from retaliation, intimidation, or other adverse consequences, pelapor dari pembalasan atau intimidasi, serta memastikan
and support fair and timely follow-up. All grievances are tindak lanjut yang adil dan tepat waktu. Seluruh pengaduan
recorded, tracked, and reviewed to identify recurring issues dicatat, dipantau, dan ditinjau untuk mengidentifikasi isu
and improve internal processes.[GRI 2-16, 2-25, 2-26, 2-29] berulang serta meningkatkan proses internal. [GRI 2-16, 2-25, 2-26, 2-29]
Keluh Kesah, the employee grievance mechanism, is Mekanisme Keluh Kesah dapat diakses melalui sistem daring,
accessible through an online system, including QR codes termasuk QR code di lokasi operasional dan kantor, serta
displayed across operational sites and office locations, as melalui situs web Perseroan. Pengaduan internal umumnya
well as through the Company’s website. Internal complaints terkait kondisi kerja dan tempat tinggal sehari-hari, yang
primarily related to day-to-day working and living conditions, ditangani oleh Departemen Sumber Daya Manusia sebagai
which are managed by the Human Resources Department as bagian dari komitmen terhadap standar kehidupan yang
part of the Company’s commitment to ensuring decent living layak. Pada tahun 2025, Perseroan mencatat 157 pengaduan
standards. In 2025, the Company recorded 157 employee karyawan, seluruhnya telah diselesaikan (100%).[GRI 14.10.4]
grievances, all of which were resolved (100%). [GRI 14.10.4]
Through SALAM at the company’s website, grievances from Melalui SALAM pada situs web Perseroan, pengaduan dari
external stakeholders are recorded, verified, analyzed, and pemangku kepentingan eksternal dicatat, diverifikasi,
escalated according to their level of impact, with remedial dianalisis, dan dieskalasi sesuai tingkat dampaknya, dengan
actions determined based on the needs of each case. These tindakan perbaikan yang disesuaikan dengan kebutuhan
cases are handled by the External Relations team through masing-masing kasus. Penanganan dilakukan oleh tim
direct engagement with affected stakeholders, with an Hubungan Eksternal melalui keterlibatan langsung dengan
emphasis on respectful and transparent communication. pemangku kepentingan terdampak, dengan penekanan
Complainants may also choose to remain anonymous and pada komunikasi yang terbuka dan menghormati. Pelapor
access alternative resolution channels if they are not satisfied juga dapat memilih untuk tetap anonim dan menggunakan
with the outcome. In 2025, SALAM received 173 community jalur penyelesaian alternatif apabila tidak puas dengan
grievances, all of which were resolved. Environmental issues hasilnya. Pada tahun 2025, SALAM menerima 173 pengaduan
were the most frequently raised topic, accounting for 76 cases dari masyarakat, dan seluruhnya telah diselesaikan. Isu
(43.9%).[POJK-F.16, F.24] lingkungan menjadi topik yang paling sering diangkat, yaitu
sebanyak 76 kasus (43.9%).[POJK-F.16, F.24]
The Whistleblowing System (WBS) is accessible to Whistleblowing System (WBS) dapat diakses oleh karyawan
employees as well as external parties, including business maupun pihak eksternal, termasuk mitra usaha. Laporan
partners. Reports may be submitted anonymously, provided dapat disampaikan secara anonim sepanjang dilengkapi
sufficient preliminary information or evidence is available, informasi atau bukti awal yang memadai, dan akan diselidiki
and shall be investigated and acted upon according to the serta ditindaklanjuti sesuai dengan hasil penyelidikan, yang
investigation result, which may include corrective actions dapat mencakup tindakan korektif atau sanksi disiplin.
or disciplinary sanctions. Validated reports are followed up Laporan yang tervalidasi akan ditindaklanjuti melalui proses
through investigation and escalation processes in accordance investigasi dan eskalasi sesuai kewenangan yang berlaku,
with the applicable authority, and may result in corrective dan dapat menghasilkan tindakan korektif maupun sanksi
actions, disciplinary measures, and other follow-up actions. disiplin. [POJK-F.24][GRI 2-16]
[POJK-F.24][GRI 2-16]
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 64
Page 66
Number of Community Grievances by Issue Category in 2025
Jumlah Pengaduan dari Masyarakat berdasarkan Kategori Isu Tahun 2025
Procedures CSR
Prosedur (Lainnya) 9.2%
3.5%
Employment
Kesempatan Kerja
9.2%
Environment
Land and Property
Lingkungan
Tanah dan Bangunan
43.9%
33.5%
Employee Grievances in 2025 Community Grievances in 2025
Keluhan Karyawan Tahun 2025 Pengaduan Masyarakat Tahun 2025
157 100% Grievances resolved
Keluhan telah ditangani 173 100% Grievances Resolved
Pengaduan Diselesaikan
PT TBP Whistleblowing Reporting Channels
Sarana Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing) PT TBP
pengaduan@haritanickel.com +62 811-4380-0374 Form | Formulir
Oversight and Monitoring
Pengawasan dan Pemantauan
The Human Rights Coordination Team (HRCT) is responsible Human Rights Coordination Team (HRCT) bertanggung
for monitoring the implementation of the Human Rights jawab untuk memantau implementasi Human Rights
Roadmap, including tracking corrective action plans. Progress Roadmap, termasuk pelacakan rencana tindakan perbaikan.
is reported regularly in the Board of Directors’ monthly Perkembangan implementasi dilaporkan secara berkala
meetings, ensuring visibility at the management level and dalam rapat bulanan Direksi, sehingga memastikan visibilitas
alignment with the Company’s strategic direction. di tingkat manajemen dan keselarasan dengan arah strategis
Perseroan.
To maintain objectivity, the Company conducts independent Untuk menjaga objektivitas, Perseroan melakukan penilaian
Human Rights Due Diligence (HRDD) assessments every three Human Rights Due Diligence (HRDD) secara independen
years. Following the last assessment in 2023, the next HRDD setiap tiga tahun. Setelah penilaian terakhir pada tahun
is scheduled for 2026 to evaluate progress and identify areas 2023, HRDD berikutnya dijadwalkan pada tahun 2026 untuk
for improvement. mengevaluasi kemajuan dan mengidentifikasi area yang
memerlukan perbaikan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 65
Page 67
Recognizing the elevated human rights risks associated Menyadari adanya risiko hak asasi manusia yang lebih tinggi
with security operations, the Company has strengthened its terkait operasi keamanan, Perseroan telah memperkuat
governance framework in this area. Oversight is provided kerangka tata kelola di area ini. Pengawasan dilakukan
through a Security Committee under the Steering Committee, melalui Komite Keamanan di bawah Steering Committee
led by the President Director. yang dipimpin oleh Presiden Direktur.
In 2025, the Company completed a Security Management Pada tahun 2025, Perseroan menyelesaikan audit Sistem
System audit conducted by the Indonesian National Police, Manajemen Pengamanan yang dilakukan oleh Kepolisian
achieving a score of 88.05 and a Gold category rating. The Negara Republik Indonesia, dengan perolehan skor 88,05 dan
audit assessed the effectiveness of policies, monitoring, and predikat kategori Emas. Audit tersebut menilai efektivitas
evaluation processes. kebijakan, pemantauan, serta proses evaluasi yang
diterapkan.
To enhance oversight, the Company implemented a digital Untuk meningkatkan pengawasan, Perseroan
Security Risk Management (SRM) platform in January 2025. mengimplementasikan platform digital Security Risk
The platform enables real-time monitoring at the Obi Island Management (SRM) pada Januari 2025. Platform ini
site, including CCTV surveillance and incident reporting, memungkinkan pemantauan secara real-time di lokasi Pulau
with traceable follow-up across business units up to the Obi, termasuk pengawasan CCTV dan pelaporan insiden,
management level. dengan tindak lanjut yang dapat ditelusuri lintas unit bisnis
hingga ke tingkat manajemen.
The Company remains committed to continuously Perseroan tetap berkomitmen untuk terus memperkuat
strengthening its human rights governance framework in line kerangka tata kelola hak asasi manusia sejalan dengan
with evolving risks and stakeholder expectations. perkembangan risiko dan ekspektasi para pemangku
kepentingan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 66
Page 68
Responsible Supply Chain [GRI 3-3, 2-23, 2-24]
Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab
The supply chain plays a critical role in ensuring production Rantai pasok memainkan peran penting dalam memastikan
continuity, while also shaping the Company’s environmental keberlanjutan produksi, sekaligus membentuk dampak
and social impact. As such, the Company manages its lingkungan dan sosial Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan
supply chain as a key component of operational reliability, mengelola rantai pasok sebagai komponen utama dalam
compliance, and sustainability risk management. [GRI 3-3] keandalan operasional, kepatuhan, serta manajemen risiko
keberlanjutan. [GRI 3-3]
To support this, the Company has established a Responsible Untuk mendukung hal tersebut, Perseroan telah menetapkan
Sourcing Policy, approved by the Board of Directors and Kebijakan Pengadaan yang Bertanggung Jawab yang
publicly available on its website. The policy is aligned with disetujui oleh Direksi dan tersedia secara publik di situs
applicable regulations and international standards, including web Perseroan. Kebijakan ini selaras dengan peraturan yang
the OECD Due Diligence Guidance for Responsible Supply berlaku serta standar internasional, termasuk OECD Due
Chains of Minerals from Conflict-Affected and High-Risk Areas Diligence Guidance for Responsible Supply Chains of Minerals
(CAHRA), RMAP (Global Responsible Sourcing Due Diligence from Conflict-Affected and High-Risk Areas (CAHRA), RMAP
Standard for Mineral Supply Chains All Minerals), and IRMA (Global Responsible Sourcing Due Diligence Standard for
standards. It applies to suppliers of raw materials (e.g. Mineral Supply Chains All Minerals), dan IRMA. Kebijakan ini
coal, limestone, sulfur), supporting materials, and service berlaku bagi pemasok bahan baku (misalnya batu bara, batu
providers. kapur, sulfur), material pendukung, serta penyedia jasa.
To ensure effective implementation, the Company has Untuk memastikan implementasi yang efektif, Perseroan
introduced a combination of operational initiatives and menerapkan kombinasi inisiatif operasional dan langkah
control measures. These include strengthening responsible pengendalian. Hal ini mencakup penguatan praktik kontrak
contracting practices, promoting the inclusion of local yang bertanggung jawab, mendorong keterlibatan pemasok
suppliers, implementing risk-based supplier due diligence for lokal, penerapan uji tuntas pemasok berbasis risiko untuk
ore sourcing, and conducting periodic audits. pengadaan bijih nikel, serta pelaksanaan audit secara berkala.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 67
Page 69
Responsible Supply Chain Initiatives
Inisiatif Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab
PT TBP has prioritized a set of initiatives to advance PT TBP telah memprioritaskan sejumlah inisiatif untuk
responsible and sustainable practices across its supply chain. mendorong praktik yang bertanggung jawab dan
This includes requiring suppliers and contractors to commit berkelanjutan di seluruh rantai pasoknya. Hal ini mencakup
to international human rights standards and applicable kewajiban bagi pemasok dan kontraktor untuk berkomitmen
environmental regulations as part of the Company’s terhadap standar hak asasi manusia internasional serta
contracting approach. In 2026, the Company plans to peraturan lingkungan yang berlaku sebagai bagian dari
prioritize training for key long-term contractors to support pendekatan kontraktual Perseroan. Pada tahun 2026,
effective implementation of these commitments. Perseroan berencana untuk memprioritaskan pelatihan
bagi kontraktor utama jangka panjang guna mendukung
implementasi komitmen tersebut secara efektif.
Furthermore, the Company also drives related initiatives by pursuing RMAP certification and
supporting the inclusion of local suppliers in its broader supply chain.
Selain itu, Perseroan juga mendorong berbagai inisiatif terkait dengan mengupayakan sertifikasi
RMAP serta mendukung keterlibatan pemasok lokal dalam rantai pasok yang lebih luas.
RMAP Certification
Sertifikasi RMAP
The Responsible Minerals Assurance Process (RMAP) provides Responsible Minerals Assurance Process (RMAP) menyediakan
an independent framework to verify the implementation of kerangka independen untuk memverifikasi penerapan uji
due diligence and ethical sourcing practices at critical points tuntas dan praktik pengadaan yang etis pada titik-titik kritis
within the Company’s supply chain. Participation in RMAP dalam rantai pasok Perseroan. Partisipasi dalam RMAP
supports the Company in ensuring supply chain integrity, mendukung Perseroan dalam memastikan integritas rantai
meeting stakeholder expectations, and aligning with pasok, memenuhi ekspektasi pemangku kepentingan, serta
international responsible sourcing standards. selaras dengan standar pengadaan bertanggung jawab
internasional.
In 2025, through its business unit PT Obi Nickel Cobalt (PT Pada tahun 2025, melalui unit usahanya PT Obi Nickel
ONC), Harita Nickel successfully completed the RMAP audit Cobalt (PT ONC), Harita Nickel berhasil menyelesaikan audit
for two strategic commodities, nickel and cobalt. Previously, RMAP untuk dua komoditas strategis, yaitu nikel dan kobalt.
PT Halmahera Persada Lygend (PT HPL) had already achieved Sebelumnya, PT Halmahera Persada Lygend (PT HPL) telah
RMAP conformant status and, in 2025, underwent its second memperoleh status sesuai (conformant) RMAP dan pada
annual audit as part of its commitment to continuous tahun 2025 menjalani audit tahunan keduanya sebagai
monitoring and compliance. bagian dari komitmen terhadap pemantauan dan kepatuhan
berkelanjutan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 68
Page 70
Support for Local Suppliers [GRI 204-1, 14.9.5]
Dukungan terhadap Pemasok Lokal
PT TBP promotes the participation of local suppliers to PT TBP mendorong partisipasi pemasok lokal untuk
strengthen supply chain capacity in areas surrounding its memperkuat kapasitas rantai pasok di wilayah sekitar
operations. In 2025, the Company worked with 330 local operasionalnya. Pada tahun 2025, Perseroan bekerja sama
suppliers (11%), while the remaining 89% comprised non- dengan 330 pemasok lokal (11%), sementara 89% sisanya
local suppliers from other regions in Indonesia and imports. merupakan pemasok non-lokal dari berbagai wilayah di
Indonesia maupun impor.
The number of local suppliers increased by 65% compared Jumlah pemasok lokal meningkat sebesar 65% dibandingkan
to the previous year. Spending on local suppliers accounted tahun sebelumnya. Belanja kepada pemasok lokal mencapai
for 23.3%of total procurement expenditure, of which 94.4% 23,3% dari total pengeluaran pengadaan, di mana 94,4%
was for raw materials, primarily nickel ore and limestone. The di antaranya digunakan untuk bahan baku, terutama bijih
Company remains committed to further enhancing the role nikel dan batu kapur. Perseroan tetap berkomitmen untuk
of local suppliers through capacity-building programs aimed terus meningkatkan peran pemasok lokal melalui program
at improving their competitiveness and integration into the peningkatan kapasitas guna memperkuat daya saing dan
Company’s supply chain. integrasi mereka dalam rantai pasok Perseroan.
Proportion of Procurement
Proportion of Local Suppliers
Proporsi Pemasok Lokal Expenditure by Source[GRI 204-1, 14.9.5]
Proporsi Belanja Pengadaan Berdasarkan Sumber
11%
35.5%
41.2%
89%
23.3%
Non Local and Import Local Non Local Local Import
Nonlokal dan Import Lokal Nonlokal Lokal Impor
Local Procurement Expenditure [GRI 204-1, 14.9.5]
Belanja Pengadaan Lokal
0.1% 2.5%
3%
94.4%
Raw Materials Fuel Others Parts/machinery
Bahan Baku Bahan Bakar Lainnya Suku cadang/mesin
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 69
Page 71
Supply Chain Control Measures
Langkah Pengendalian Rantai Pasok
The Company applies control measures to support the Perseroan menerapkan berbagai langkah pengendalian
effective implementation of its Responsible Sourcing Policy, untuk mendukung implementasi efektif Kebijakan
including due diligence, audits, and ongoing monitoring. Pengadaan yang Bertanggung Jawab, termasuk uji tuntas,
These measures include annual audits conducted as part of audit, dan pemantauan berkelanjutan. Langkah-langkah ini
RMAP certification renewal, as well as Supplier Due Diligence mencakup audit tahunan sebagai bagian dari perpanjangan
Assessments and post-contract evaluations to help identify sertifikasi RMAP, serta penilaian uji tuntas pemasok dan
and manage supplier-related risks. evaluasi pascakontrak guna membantu mengidentifikasi dan
mengelola risiko terkait pemasok.
Supplier Due Diligence and Evaluation [GRI 308-1, 308-2, 414-1, 414-2, 14.17.9, 14.17.10, 14.18.3, 14.19.3] [SASB EM-MM-430a.1]
Uji Tuntas Pemasok dan Evaluasi
PT TBP applies supplier selection, evaluation, and due PT TBP menerapkan proses seleksi, evaluasi, dan uji tuntas
diligence processes to maintain integrity and accountability pemasok untuk menjaga integritas dan akuntabilitas
throughout the procurement cycle. Prospective suppliers sepanjang siklus pengadaan. Calon pemasok dinilai melalui
are assessed through tender and/or direct appointment mekanisme tender dan/atau penunjukan langsung di bawah
mechanisms under the supervision of the Purchasing pengawasan fungsi Purchasing, berdasarkan kepatuhan
function, based on legal compliance, technical capacity, hukum, kapasitas teknis, ketersediaan sumber daya, kinerja
resource availability, delivery performance, track record, pengiriman, rekam jejak, serta integritas. Seluruh pemasok
and integrity. All selected suppliers are required to sign an yang terpilih wajib menandatangani Pakta Integritas sebagai
Integrity Pact as a commitment to the Company’s standards. bentuk komitmen terhadap standar Perseroan.
In addition, PT TBP implements risk-based supplier due Selain itu, PT TBP menerapkan uji tuntas pemasok berbasis
diligence to assess and mitigate procurement risks, including risiko untuk menilai dan memitigasi risiko pengadaan,
ESG risks, and to help ensure that supply sources do not termasuk risiko ESG, serta memastikan bahwa sumber
originate from Conflict-Affected and High-Risk Areas (CAHRA). pasokan tidak berasal dari wilayah terdampak konflik dan
This process is carried out internally and/or by independent berisiko tinggi (Conflict-Affected and High-Risk Areas/CAHRA).
third parties as needed, including ad hoc inspections Proses ini dilakukan secara internal dan/atau oleh pihak
of suppliers’ human rights practices. Identified risks are ketiga independen sesuai kebutuhan, termasuk inspeksi ad
addressed proportionately, ranging from strengthened hoc terhadap praktik hak asasi manusia pemasok. Risiko
mitigation measures in collaboration with suppliers to a yang teridentifikasi ditangani secara proporsional, mulai
review of partnership status, depending on the level of risk. dari penguatan langkah mitigasi bersama pemasok hingga
peninjauan status kemitraan, tergantung pada tingkat risiko.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 70
Page 72
Once the contract is in effect, the Company conducts annual Setelah kontrak berjalan, Perseroan melakukan evaluasi
post-contract evaluations to assess supplier performance and pascakontrak setiap tahun untuk menilai kinerja dan
compliance, including quality, pricing, delivery conditions, kepatuhan pemasok, termasuk aspek kualitas, harga,
documentation completeness, and adherence to CAHRA due kondisi pengiriman, kelengkapan dokumen, serta kepatuhan
diligence requirements. terhadap persyaratan uji tuntas CAHRA.
To ensure clear accountability, the Company defines roles Untuk memastikan akuntabilitas yang jelas, Perusahaan
in implementing due diligence. The Board of Directors menetapkan peran dalam pelaksanaan uji tuntas (due
oversees compliance and resource support, while the RMAP diligence). Direksi mengawasi kepatuhan dan dukungan
Manager and Risk Management Department design and sumber daya, sementara Manajer RMAP dan Departemen
evaluate the system. The Purchasing Department coordinates Manajemen Risiko merancang dan mengevaluasi sistem.
implementation and mitigation monitoring, with support Departemen Pembelian mengoordinasikan implementasi
from Risk Management, Legal, and other relevant functions in dan pemantauan mitigasi, dengan dukungan dari Manajemen
conducting reviews within their respective areas of expertise. Risiko, Legal, dan fungsi terkait lainnya dalam melakukan
Internal Audit provides additional oversight through peninjauan sesuai bidang keahlian masing-masing. Audit
compliance audits. Internal memberikan pengawasan tambahan melalui audit
kepatuhan.
As part of transparency in responsible nickel ore sourcing, PT Sebagai bentuk transparansi dalam pengadaan bijih nikel
Halmahera Persada Lygend (HPL) and PT Obi Nickel Cobalt yang bertanggung jawab, PT Halmahera Persada Lygend (HPL)
(ONC) implement supplier due diligence mechanisms for dan PT Obi Nickel Cobalt (ONC) melaksanakan mekanisme uji
ore supply. A summary of the supplier due diligence results tuntas pemasok untuk pasokan ore. Ringkasan hasil uji tuntas
is subsequently disclosed as part of the Public Due Diligence pemasok tersebut kemudian disampaikan sebagai bagian
Report published on the websites of HPL, ONC, and HJF. dari Public Due Diligence Report yang dipublikasikan melalui
situs web HPL, ONC, dan HJF.
Routine monitoring and evaluation conducted by employees to ensure operational control
Pemantauan dan evaluasi rutin yang dilakukan oleh karyawan untuk memastikan pengendalian operasional
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 71
Page 73
Environmental
Management
for Sustainable
Operations
Pengelolaan Lingkungan untuk
Operasi Berkelanjutan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 72
Page 74
Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan
PT TBP’s mining and mineral processing activities inherently Kegiatan penambangan dan pengolahan mineral PT TBP
interact with land, water, and surrounding ecosystems. secara inheren berinteraksi dengan lahan, air, dan ekosistem
Managing these impacts is a fundamental responsibility of the di sekitarnya. Pengelolaan dampak tersebut merupakan
Company to ensure that operations remain sustainable over tanggung jawab mendasar Perseroan untuk memastikan
the long term. keberlanjutan operasional dalam jangka panjang.
The Company is committed to reducing environmental Perseroan berkomitmen untuk mengurangi dampak
impact, improving resource efficiency, and strengthening lingkungan, meningkatkan efisiensi sumber daya, dan
environmental performance across its operations. memperkuat kinerja lingkungan di seluruh kegiatan
This commitment is implemented through structured operasional. Komitmen ini dilaksanakan melalui sistem
management systems, operational controls, and continuous pengelolaan yang terstruktur, pengendalian operasional,
monitoring aligned with the Company’s Sustainability Policy. serta pemantauan berkelanjutan yang selaras dengan
Kebijakan Keberlanjutan Perseroan.
The Company’s approach focuses on key environmental Pendekatan Perseroan berfokus pada aspek lingkungan
aspects, including climate action, water and effluent utama, termasuk aksi iklim, pengelolaan air dan efluen,
management, waste and tailings management, land pengelolaan limbah dan tailing, rehabilitasi dan penutupan
rehabilitation and closure, and biodiversity protection. lahan, serta perlindungan keanekaragaman hayati.
Environmental Management System [SASB EM-MM-160a.1]
Sistem Manajemen Lingkungan
PT TBP Tbk manages environmental impacts through a PT TBP Tbk mengelola dampak lingkungan melalui Sistem
structured Environmental Management System (EMS) Manajemen Lingkungan yang terstruktur dan diterapkan
implemented across its operations. The Environmental di seluruh kegiatan operasionalnya. Sistem Manajemen
Management System serves as a common framework to Lingkungan berfungsi sebagai kerangka kerja yang terpadu
identify, control, and monitor environmental risks arising untuk mengidentifikasi, mengendalikan, dan memantau
from the Company’s activities. risiko lingkungan yang timbul dari kegiatan Perseroan.
Through this system, material environmental aspects— Melalui sistem ini, aspek lingkungan material—termasuk
including emissions, energy use, water and effluent, emisi, penggunaan energi, air dan efluen, limbah,
waste, biodiversity, and land management (closure and keanekaragaman hayati, serta pengelolaan lahan (penutupan
rehabilitation)—are systematically identified and managed. dan rehabilitasi)—diidentifikasi dan dikelola secara
Each business unit applies the EMS in accordance with its sistematis. Setiap unit bisnis menerapkan SML sesuai dengan
operational characteristics, while adhering to consistent karakteristik operasionalnya, dengan tetap mengacu pada
standards, procedures, and control mechanisms set at standar, prosedur, dan mekanisme pengendalian yang
the Company level. The framework ensures that risks are konsisten di tingkat Perseroan. Kerangka ini memastikan
identified early, appropriate controls are implemented, and bahwa risiko dapat diidentifikasi sejak dini, pengendalian
performance is continuously monitored and evaluated to yang tepat diterapkan, serta kinerja dipantau dan dievaluasi
support corrective actions and continuous improvement. secara berkelanjutan untuk mendukung tindakan perbaikan
dan peningkatan berkelanjutan.
Implementation of the EMS is strengthened through ISO 14001 Penerapan SML diperkuat melalui sertifikasi ISO 14001, yang
certification, which provides an internationally recognized menyediakan kerangka kerja yang diakui secara internasional
framework for environmental management. Certification is untuk pengelolaan lingkungan. Sertifikasi dilakukan melalui
conducted through independent external audits to assess audit eksternal independen untuk menilai kesesuaian
compliance with standard requirements, as well as the penerapan EMS dengan persyaratan standar, serta efektivitas
effectiveness of controls and continuous improvement pengendalian dan praktik perbaikan berkelanjutan. Pada
practices. In 2025, the Company completed ISO 14001 tahun 2025, Perseroan menyelesaikan sertifikasi ISO 14001
certification for PT MSP, with PT ONC targeted for certification untuk PT MSP, dengan PT ONC ditargetkan untuk sertifikasi
in 2026. pada tahun 2026.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 73
Page 75
ISO 14001 Implementation Status per Entity
Status Penerapan ISO 14001 per Entitas
Entity EMS*
Entitas (ISO 14001)
PT TBP
PT MSP
PT HPL
PT HJF
PT ONC
Notes: Catatan:
*ISO 14001 is an international standard for environmental management *ISO 14001 adalah standar internasional untuk sistem manajemen lingkungan
systems (EMS) that provides a framework for organizations to systematically (SML) yang menyediakan kerangka kerja bagi organisasi untuk secara
identify, manage, monitor and improve their environmental performance. sistematis mengidentifikasi, mengelola, memantau, dan meningkatkan kinerja
lingkungan mereka.
In addition to internal systems, through PT TBP Tbk and PT Selain sistem internal, melalui PT TBP Tbk dan PT GPS,
GPS, the Company participated in the Ministry of Environment Perseroan berpartisipasi dalam Program Penilaian Peringkat
and Forestry’s (KLHK) Corporate Performance Rating Program Kinerja Perusahaan (PROPER) dari Kementerian Lingkungan
(PROPER) for the 2024–2025 assessment period, and achieved Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk periode 2024–2025, dan
a Blue rating—indicating full compliance with all standard meraih peringkat Biru—menandakan kepatuhan terhadap
environmental management requirements in accordance seluruh persyaratan dasar pengelolaan lingkungan sesuai
with applicable regulations. regulasi yang berlaku.
Life Cycle Assessment
PT TBP uses Life Cycle Assessment (LCA) as a tool to better PT TBP menggunakan Life Cycle Assessment (LCA) sebagai
understand the environmental impacts of its products across alat untuk memahami secara lebih baik dampak lingkungan
the value chain, from upstream mining to downstream dari produk Perseroan di sepanjang rantai nilai, mulai dari
processing. This approach supports the Company in kegiatan pertambangan hulu hingga proses pengolahan hilir.
identifying environmental hotspots and making more Pendekatan ini mendukung Perseroan dalam mengidentifikasi
informed decisions to improve overall environmental titik dampak utama lingkungan serta mengambil keputusan
performance, especially carbon footprint. yang lebih tepat untuk meningkatkan kinerja lingkungan
keseluruhan, khususnya jejak karbon.
Following its initial LCA engagement with external experts Setelah memulai kajian LCA bersama pihak eksternal pada
in 2024, the Company continued to expand the scope and tahun 2024, Perseroan melanjutkan perluasan cakupan
depth of its assessment in 2025. The study is being developed dan pendalaman penilaian pada tahun 2025. Studi ini
progressively between 2023 and 2026, covering key products dikembangkan secara bertahap pada periode 2023
across nickel operations, including mining, RKEF smelting, and hingga 2026, mencakup produk utama dalam operasional
HPAL refining. In parallel, the Company has begun exploring nikel, termasuk pertambangan, peleburan RKEF, dan
cradle-to-grave scenario analyses using secondary data to pemurnian HPAL. Sejalan dengan itu, Perseroan juga
estimate potential impacts beyond its direct operations. mulai mengeksplorasi analisis skenario cradle-to-grave
menggunakan data sekunder untuk memperkirakan potensi
dampak di luar operasi langsung Perseroan.
LCA implementation is approached as a phased development Implementasi LCA dilakukan sebagai proses pengembangan
process, with a focus on improving data quality, establishing bertahap dengan fokus pada peningkatan kualitas data,
consistent methodologies, and building internal capabilities. penyusunan metodologi yang konsisten, serta penguatan
Throughout 2025, efforts have focused on improving data kapabilitas internal. Sepanjang tahun 2025, upaya difokuskan
quality and internal capability, including the development pada peningkatan kualitas data dan kapabilitas internal,
of standardized data collection processes, alignment of termasuk pengembangan proses pengumpulan data yang
calculation boundaries across business units, and targeted terstandarisasi, penyelarasan batasan perhitungan antar unit
internal sessions to build understanding of LCA methodology bisnis, serta sesi internal yang ditujukan untuk meningkatkan
and its application. pemahaman mengenai metodologi LCA dan penerapannya.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 74
Page 76
Looking ahead, the Company aims to integrate LCA more Ke depan, Perseroan menargetkan integrasi LCA yang lebih
fully into its decision-making processes. As data maturity menyeluruh ke dalam proses pengambilan keputusan.
improves, LCA is expected to support the evaluation of Seiring dengan meningkatnya kematangan data, LCA
resource efficiency, technological improvements, and diharapkan dapat mendukung evaluasi efisiensi sumber daya,
sustainability initiatives, providing a structured basis for peningkatan teknologi, serta inisiatif keberlanjutan sehingga
prioritizing environmental management strategies. memberikan dasar yang lebih terstruktur dalam penetapan
prioritas strategi pengelolaan lingkungan.
Harita Nickel LCA Project Timeline
Timeline Proyek LCA Harita Nickel
2023 2024-2025 2025 2026
Limonite and Nickel Sulphate (NiSO4) Cobalt Sulphate (CoSO4) of HPAL
MHP of PT
Saprolite of PT TBP and Electrolytic Cobalt Kobalt Sulfat (CoSO4) dari PT HPAL
HPAL
MHP dari PT and PT GPS of PT HPAL
HPAL Limonit dan Saprolit Nikel Sulfat (NiSO4) dan
FeNi of PT KPS
dari PT TBP dan PT Kobalt Elektrolit dari
FeNi dari PT KPS
GPS PT HPAL
FeNi of PT Limonite and Saprolite of
MSP and PT MHP of PT HPAL MHP of PT ONC PT GTS
HJF MHP dari PT HPAL MHP dari PT ONC Limonit and Saprolit dari
FeNi dari PT PT GTS
MSP dan PT PT TBP and PT GPS
HJF FeNi of PT MSP and Updating figures based on optimal production
PT HJF cradle-to-grave (PROPER) (PT HPL and PT HJF)
FeNi dari PT MSP PT TBP dan PT GPS Pembaruan angka berdasarkan produksi
dan PT HJF cradle-to-grave (PROPER) optimal (PT HPL dan PT HJF)
Energy Management System
Harita Nickel implements an Energy Management System Harita Nickel menerapkan Sistem Manajemen Energi (EnMS)
(EnMS) based on ISO 50001 to identify energy efficiency berbasis ISO 50001 untuk mengidentifikasi peluang efisiensi
opportunities and provide recommendations to enhance the energi serta memberikan rekomendasi guna meningkatkan
utilization of renewable energy. The EnMS is implemented in pemanfaatan energi baru dan terbarukan. Implementasi
phases, starting with awareness-building through training, EnMS dilakukan secara bertahap, dimulai dari peningkatan
followed by a gap assessment, establishment of baselines kesadaran melalui pelatihan, dilanjutkan dengan gap
and targets, and the execution of internal audits for the assessment, penetapan baseline dan target, hingga
mining sector. This implementation will be expanded to the pelaksanaan audit internal untuk sektor pertambangan.
processing smelter and power plant in 2026. Tahapan ini akan diperluas ke processing smelter dan power
plant pada tahun 2026.
Harita Nickel has also conducted a Level 1 Energy Audit to Selain itu, Harita Nickel telah melaksanakan Energy
identify and provide recommendations on the potential Audit Level 1 untuk mengidentifikasi serta memberikan
development of the renewable energy mix across mining, rekomendasi terkait potensi pengembangan bauran energi
processing smelter, and refinery operations. baru dan terbarukan pada kegiatan mining, processing
smelter, dan refinery.
EnMS Implementation Status per Entity
Status Penerapan EnMS per Entitas
Entity | Entitas Status
PT TBP In progress | Sedang berlangsung
PT GPS In progress | Sedang berlangsung
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 75
Page 77
Climate Action
Aksi Iklim
Climate change presents both operational and environmental Perubahan iklim menimbulkan risiko operasional
risks for PT TBP, particularly given the nature of its mining maupun lingkungan bagi PT TBP, mengingat sifat
and mineral processing activities that require high-volume kegiatan pertambangan dan pengolahan mineralnya
energy source. Changes in rainfall patterns and the increasing yang membutuhkan sumber energi dalam volume besar.
frequency of extreme weather events may affect water Perubahan pola curah hujan serta meningkatnya frekuensi
management, operational reliability, and overall production kejadian cuaca ekstrem dapat memengaruhi pengelolaan
performance. air, keandalan operasional, dan kinerja produksi secara
keseluruhan.
To address these risks, the Company integrates climate-related Untuk mengatasi risiko tersebut, Perseroan mengintegrasikan
considerations into its risk management framework, focusing pertimbangan terkait iklim ke dalam kerangka manajemen
on both mitigation and adaptation. On the mitigation side, PT risiko dengan berfokus pada mitigasi dan adaptasi. Dari sisi
TBP has established a decarbonization roadmap to improve mitigasi, PT TBP telah menetapkan peta jalan dekarbonisasi
energy efficiency, strengthen emissions management, and untuk meningkatkan efisiensi energi, memperkuat
reduce greenhouse gas emissions. In parallel, the Company pengelolaan emisi, dan mengurangi emisi gas rumah
implements adaptation measures to enhance operational kaca. Sejalan dengan itu, Perseroan juga menerapkan
resilience, including strengthening water and drainage langkah-langkah adaptasi untuk meningkatkan ketahanan
systems and improving preparedness for extreme weather operasional, termasuk melalui penguatan sistem pengelolaan
conditions. [GRI 3-3, 14.1.1] air dan drainase serta peningkatan kesiapsiagaan terhadap
kondisi cuaca ekstrem. [GRI 3-3, 14.1.1]
Decarbonization Roadmap [GRI 305-5, 14.1.9][SASB EM-MM-110a.2]
Peta Jalan Dekarbonisasi
The Company has established a decarbonization roadmap Perseroan telah menetapkan peta jalan dekarbonisasi
to guide its transition toward lower emissions and improved sebagai panduan dalam transisi menuju emisi yang lebih
energy performance. The Roadmap highlights key pathways rendah serta peningkatan kinerja energi. Peta jalan tersebut
to reach the ultimate goal of net-zero emission by 2060, menyoroti jalur-jalur utama untuk mencapai target akhir
including energy efficiency improvements, increased net-zero emission pada tahun 2060, termasuk peningkatan
adoption of alternative energy sources, and optimization of efisiensi energi, peningkatan pemanfaatan sumber energi
operational processes. alternatif, serta optimalisasi proses operasional.
Future Time Horizon
Horizon Waktu Masa Depan
Long Term - 2060 | Jangka Panjang - 2060
Short Term - 2027 Net Zero Emission
Jangka Pendek - 2027 • Through mainly transition to New Renewable Energy (NRE)
and offset the fossil fuel
Increase in renewable energy share Emisi Nol Bersih
• Reviewing the target to align with the • Melalui transisi utama menuju Energi Baru Terbarukan
Indonesian Government’s targets (EBT)dan mengimbangi penggunaan bahan bakar fosil
Peningkatan porsi energi terbarukan
• Meninjau target agar selaras dengan
target Pemerintah Indonesia
Medium Term - 2032 | Jangka Menengah - 2032
Developed with certain limitations and scenarios in mind, including the
influence of external factors, one of which is technology availability
New and Renewable Energy based on Technology Readiness Level.
Management and Implementation - 2050 Dikembangkan dengan mempertimbangkan keterbatasan dan skenario
tertentu, termasuk pengaruh faktor eksternal, salah satunya
• Construction of a rooftop Solar Power ketersediaan teknologi berdasarkan Technology Readiness Level.
Plant has begun in the third quarter of 2025
for a capacity of 40 MWp 30% GHG Emission Reduction
• Implementation of ISO 50001-based • Through an increased renewable energy mix, as
Energy Management System is underway well as energy efficiency initiatives and the
for PT TBP and PT GPS utilization of other non-fossil energy sources
Implementasi dan manajemen Energi Penurunan emisi GRK sebesar 30%
Baru Terbarukan (EBT) - 2050 • Melalui peningkatan bauran EBT serta inisiatif
• Konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga efisiensi energi dan pemanfaatan sumber energi
Surya (PLTS) atap telah dimulai pada non-fosil lainnya
Triwulan III 2025 untuk kapasitas 40 MWp Operations established in or before 2024; baseline for operations established after 2024
will be defined when new facilities reach full operational capacity.
•Implementasi Sistem Manajemen Energi Operasi yang didirikan pada atau sebelum tahun 2024; baseline untuk operasional yang
didirikan setelah tahun 2024 akan ditetapkan saat fasilitas baru mencapai kapasitas
berbasis ISO 50001 sedang berlangsung operasional penuh.
untuk PT TBP dan PT GPS
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 76
Page 78
Following the expansion of business operations, the timeline Seiring dengan perluasan operasi bisnis, jadwal pencapaian
for achieving certain short-term targets has been adjusted beberapa target jangka pendek telah disesuaikan untuk
to reflect increased emissions from new business units. mencerminkan peningkatan emisi dari unit bisnis baru.
However, implementation of decarbonization initiatives Namun, penerapan inisiatif dekarbonisasi tetap berlanjut di
continues across existing operations, with medium- and long- seluruh operasi yang telah berjalan, sementara target jangka
term targets remaining unchanged. menengah dan jangka panjang tetap tidak berubah.
Its development of the roadmap is supported by external Pengembangan peta jalan ini didukung oleh penilaian teknis
technical assessments and partnerships to ensure alignment eksternal dan kemitraan untuk memastikan keselarasan
with the Company’s operational context and evolving industry dengan konteks operasional Perseroan dan praktik industri
practices. The company partnered with USAID in 2023 and yang terus berkembang. Perseroan bermitra dengan USAID
Climate Smart Ventures (CSV) in 2024-2025. These studies pada tahun 2023 dan Climate Smart Ventures (CSV) pada
evaluate existing energy systems, identify improvement tahun 2024–2025. Kajian tersebut mengevaluasi sistem
opportunities, and assess feasible transition pathways toward energi yang ada, mengidentifikasi peluang peningkatan, serta
the Company’s long-term net-zero target. menilai jalur transisi yang layak menuju target jangka panjang
net-zero emission Perseroan.
Execution of the roadmap is carried out through targeted Pelaksanaan peta jalan dilakukan melalui berbagai inisiatif
initiatives and supported by structured monitoring of energy yang ditargetkan dan didukung oleh pemantauan terstruktur
use and emissions performance. atas penggunaan energi dan kinerja emisi.
Current Energy and Emission Profile
Profil Energi dan Emisi Saat Ini
Decarbonization efforts are supported by the monitoring Upaya dekarbonisasi didukung oleh pemantauan profil energi
of energy and emission profiles as part of the Company’s dan emisi sebagai bagian dari kinerja lingkungan Perseroan.
environmental performance. The data presented reflects Data yang disajikan mencerminkan aktivitas operasional
operational activity during the reporting period, including selama periode pelaporan, termasuk dampak dari perluasan
the impact of business expansion and increased production operasional bisnis dan peningkatan kapasitas produksi.
capacity. This section covers energy consumption, Bagian ini mencakup konsumsi energi, emisi gas rumah kaca
greenhouse gas (GHG) emissions, and non-GHG air emissions. (GRK), serta emisi udara non-GRK.
Energy Consumption [POJK-F.6][GRI 302-1,302-2, 14.1.2, 14.1.3][SASB EM-MM-130a.1]
Konsumsi Energi
Energy consumption reflects the Company’s operational scale Konsumsi energi mencerminkan skala operasional Perseroan
and ongoing efficiency efforts. Changes in energy use are dan upaya efisiensi yang terus dilakukan. Perubahan
influenced by production growth, implementation of energy konsumsi energi dipengaruhi oleh pertumbuhan produksi,
efficiency initiatives, and the increasing use of New Renewable penerapan inisiatif efisiensi energi, serta peningkatan
Energy (NRE) and energy recovery from production processes. pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan energi hasil
pemulihan dari proses produksi.
Total energy consumption increased by around 38.47%, Total konsumsi energi meningkat sekitar 38,47%, dari
from 96,185,720 GJ in 2024 to 133,191,654 GJ in 2025. This 96.185.720 GJ pada tahun 2024 menjadi 133.191.654 GJ
was mainly driven by higher energy demand from several pada tahun 2025. Peningkatan ini terutama didorong oleh
production facilities operating at higher or full capacity during kebutuhan energi yang lebih tinggi dari sejumlah fasilitas
the year, as well as the expanded reporting scope in 2025, produksi yang beroperasi pada kapasitas lebih tinggi atau
which included additional smelter units that require high- penuh selama tahun berjalan serta perluasan cakupan
volume energy source. Accordingly, the year-on-year change pelaporan pada tahun 2025 yang mencakup tambahan unit
should be viewed in the context of both operational growth smelter yang membutuhkan sumber energi dalam volume
and changes in reporting boundaries. besar. Oleh karena itu, perubahan dari tahun ke tahun perlu
dipahami dalam konteks pertumbuhan operasional maupun
perubahan batasan pelaporan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 77
Page 79
Coal remains the primary energy source supporting the Batu bara masih menjadi sumber energi utama yang
Company’s operations. This reflects the remote location of mendukung operasional Perseroan. Hal ini mencerminkan
operational sites, which limits access to integrated power lokasi area operasional yang terpencil, sehingga membatasi
infrastructure and alternative energy sources at scale. The akses terhadap infrastruktur kelistrikan terintegrasi maupun
Company recognizes this dependency and continues to sumber energi alternatif dalam skala memadai. Perseroan
explore opportunities to gradually diversify its energy mix in menyadari ketergantungan tersebut dan terus mengeksplorasi
line with its decarbonization roadmap. peluang untuk melakukan diversifikasi bauran energi secara
bertahap sejalan dengan peta jalan dekarbonisasi yang telah
ditetapkan.
In 2025, the Company’s total energy consumption increased Pada tahun 2025, total konsumsi energi Perseroan meningkat
nearly two-fifths from 96,186 thousand GJ to 133,192 hampir dua perlima dari 96.186 ribu GJ menjadi 133.192 ribu
thousand GJ compared to 2024. In line with this growth, GJ dibandingkan tahun 2024. Sejalan dengan pertumbuhan
renewable energy consumption also nearly doubled, tersebut, konsumsi energi terbarukan juga hampir meningkat
increasing from 6,862 thousand GJ to 13,732 thousand GJ, dua kali lipat, dari 6.862 ribu GJ menjadi 13.732 ribu GJ,
reflecting the Company’s ongoing efforts to strengthen the mencerminkan upaya berkelanjutan Perseroan dalam
integration of renewable and alternative energy sources memperkuat integrasi sumber energi terbarukan dan
across its operations. alternatif di seluruh kegiatan operasional.
Energy Consumption New & Renewable Energy Consumption
Konsumsi Energi Konsumsi Energi Baru Terbarukan
133,192
Thousand GJ | Ribu GJ
Thousand GJ | Ribu GJ
96,186 13,732
76,248
6,862
5,287
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Year | Tahun Year | Tahun
Energy Consumption Profile in 2025
Profil Konsumsi Energi Tahun 2025
Electricity* | Listrik*
9.3%
New & Renewable Energy
Energi Baru Terbarukan
10.3%
Fossil Energy
Energi Fosil
80.4%
Use of fossil fuels across all operations
Penggunaan energi fosil di seluruh operasi
*Electricity sourced from an external third party
*Listrik yang bersumber dari pihak ketiga eksternal
Notes: the scope of data includes PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT KPS, PT HPL, and PT ONC. Catatan: cakupan data meliputi PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT KPS, PT HPL, dan PT ONC.
During the reporting period, the Company did not record any material energy consumption outside the Selama periode pelaporan, Perseroan tidak mencatat konsumsi energi material di luar organisasi.[GRI 302-2, 14.1.3]
organization.[GRI 302-2, 14.1.3]
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 78
Page 80
Energy Intensity per Product 2025 [POJK-F.6][GRI 302-3, 14.1.4]
Intensitas Energi per Produk 2025
Laterite Ore (GJ/tLaterite) MHP (GJ/tMHP) Ferronickel (GJ/tFeNi)
Bijih Laterit (GJ/tLaterite)
0.08 29.11%
compared to 2024
24.76 29.01%
compared to 2024
72.62 14.04%
compared to 2024
dibandingkan tahun 2024 dibandingkan tahun 2024 dibandingkan tahun 2024
In terms of energy intensity, the Company recorded mixed Dalam hal intensitas energi, Perseroan mencatat kinerja
performance across its key products. Energy intensity for yang beragam pada produk-produk utamanya. Intensitas
MHP decreased from 34.88 GJ/t to 24.76 GJ/t (down 29.01%), energi untuk MHP menurun dari 34,88 GJ/t menjadi 24,76GJ/t
while ferronickel declined from 84.48 GJ/t to 72.62 GJ/t (turun 29,01%), sementara feronikel menurun dari 84,48
(down 14.04%), reflecting improved energy performance GJ/t menjadi 72,62 GJ/t (turun 14,04%), yang mencerminkan
during the year. In contrast, energy intensity for laterite ore peningkatan kinerja energi selama tahun berjalan.
increased from 0.06 GJ/t to 0.08 GJ/t (up 29.11%), mainly due Sebaliknya, intensitas energi untuk bijih laterit meningkat
to the addition of a new mining unit that has not yet reached dari 0,06 GJ/t menjadi 0,08 GJ/t (naik 29,11%), terutama
optimal operational production. These changes reflect the disebabkan oleh penambahan unit tambang baru yang
different operating characteristics and maturity levels across belum mencapai produksi operasional optimal. Perubahan
the Company’s business units. tersebut mencerminkan perbedaan karakteristik operasional
dan tingkat kematangan di seluruh unit bisnis Perseroan.
Greenhouse Gas Emissions Inventory [POJK-F.11][GRI 305, 14.1] [SASB EM-MM-110a.1]
Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca
In the latest reporting period, the Company’s total GHG Pada periode pelaporan terakhir, total emisi GRK Perseroan
emissions reached 16,103,048 tCO2e, an increase of 48.13% mencapai 16.103.048 tCO2e, meningkat 48,13% dibandingkan
compared to the previous year. This increase was broadly in tahun sebelumnya. Kenaikan ini sejalan dengan peningkatan
line with the rise in energy consumption and the expanded konsumsi energi serta perluasan cakupan pelaporan pada
reporting scope in 2025, which included additional tahun 2025 yang mencakup tambahan unit smelter yang
smelter units that require high-volume energy source. membutuhkan sumber energi dalam volume besar. Emisi
Scope 1 remained the largest contributor, accounting for Lingkup 1 tetap menjadi kontributor terbesar dengan porsi
approximately 65.3% of total GHG emissions and reflecting sekitar 65,3% dari total emisi GRK yang mencerminkan emisi
direct emissions from operational activities. A shift in langsung dari kegiatan operasional. Terjadi pergeseran
emissions composition from Scope 1 to Scope 2 occurred komposisi emisi dari Scope 1 ke Scope 2 selama periode
during this reporting period, primarily driven by increased use pelaporan ini, yang terutama didorong oleh peningkatan
of electricity purchased from external parties. The increase was penggunaan listrik yang dibeli dari pihak ketiga eksternal.
influenced by the addition of new business units, including Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh penambahan unit
ONC and KPS, which rely entirely on third-party electricity, as usaha baru, termasuk ONC dan KPS, yang sepenuhnya
well as pilot initiatives by HJF and HPL to transition from self- bergantung pada listrik dari pihak ketiga eksternal, serta
generated power to externally supplied electricity as a more inisiatif percontohan oleh HJF dan HPL untuk beralih dari
efficient energy source. Scope 3 emissions also increased by pembangkit listrik mandiri ke pasokan listrik eksternal
7.69% compared to 2024. sebagai sumber energi yang lebih efisien. Emisi Cakupan 3
turut meningkat sebesar 7,69% dibandingkan tahun 2024.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 79
Page 81
Scope 1 Emissions | Emisi Lingkup 1 In 2025, | Di 2025,
Scope 1 emissions include direct emissions from stationary combustion, mobile
combustion, industrial processes, fugitive emissions, and land use change. [GRI 305-1, 14.1.5] 10,521,197 tCO2e
Emisi Lingkup 1 mencakup emisi langsung yang berasal dari pembakaran stasioner, 16.93%
pembakaran kendaraan, proses industri, emisi lepas, serta perubahan penggunaan lahan. compared to 2024
[GRI 305-1, 14.1.5] dibandingkan tahun 2024
Scope 2 Emissions | Emisi Lingkup 2 In 2025, | Di 2025,
Scope 2 emissions arise from electricity consumption purchased from external parties. 3,565,655 tCO2e
[GRI 305-2, 14.1.6] This was associated with the expanded reporting scope in
2025, which included additional smelter units with higher
consumption of purchased electricity from external
Emisi Lingkup 2 berasal dari konsumsi listrik yang diperoleh dari pihak eksternal. parties.
Hal ini berkaitan dengan perluasan cakupan pelaporan
[GRI 305-2, 14.1.6] pada tahun 2025, yang mencakup tambahan unit smelter
dengan konsumsi listrik yang dibeli dari pihak eksternal
dalam jumlah lebih tinggi.
Scope 3 Emissions | Emisi Lingkup 3 In 2025, | Di 2025,
Scope 3 emissions include other indirect emissions originating from upstream
transportation and distribution, downstream transportation and distribution, employee 2,016,196 tCO2e
commuting, business travel, purchased goods and services, and capital goods. [GRI 305-3, 14.1.7]
Emisi Lingkup 3 mencakup emisi tidak langsung lainnya yang berasal dari transportasi dan 7.69%
distribusi hulu, transportasi dan distribusi hilir, perjalanan karyawan dari dan ke tempat compared to 2024
kerja, perjalanan dinas, pembelian barang dan jasa, serta barang modal. [GRI 305-3, 14.1.7] dibandingkan tahun 2024
Greenhouse Gas Emission Total Greenhouse Gas Emission
Emisi Gas Rumah Kaca Total Emisi Gas Rumah Kaca
16,103
Scope 3
2,016
Lingkup 3
Thousand Tons of CO2e
12.5% 10,871 3,565
Ribu Ton CO2e
9,569
Scope 1 1,872
1,587 0.7
Lingkup 1 0.6
65.3%
7,981 8,998 10,521
Scope 2
Lingkup 2
22.2% 2023 2024 2025
Year | Tahun
Scope 1 | Lingkup 1 Scope 2 | Lingkup 2 Scope 3 | Lingkup 3
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 80
Page 82
Scope
2023 2024 2025
Lingkup
Scope 1 Assured Assured Assured
7,981,063 8,998,127 10,521,197
Lingkup 1
Scope 2 Assured Assured Assured
564 699 3,565,655
Lingkup 2
Scope 3
Assured 1,587,482 Assured 1,872,151 Assured 2,016,196
Lingkup 3
Total Assured 9,569,109 Assured 10,870,978 Assured 16,103,048
Notes: Catatan:
The reporting scope in 2025 expanded to include eight business units; PT TBP, Cakupan pelaporan pada tahun 2025 diperluas menjadi delapan unit bisnis,
PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT KPS, PT HPL, dan PT ONC—compared to five yaitu PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT KPS, PT HPL, dan PT ONC,
business units in the previous reporting period. dibandingkan dengan lima unit bisnis pada periode pelaporan sebelumnya.
In addition to total emissions, the Company also presents Selain total emisi, Perseroan juga melaporkan intensitas
emissions intensity to provide a more comparable measure emisi untuk memberikan ukuran kinerja emisi yang lebih
of emissions performance relative to production scale. dapat dibandingkan terhadap skala produksi. Intensitas emisi
Emissions intensity is presented per product (tCO2e per ton disajikan per produk (tCO2e per ton kandungan Ni) untuk tiga
of contained Ni) across three products: laterite ore, MHP, and jenis produk, yaitu bijih laterit, MHP, dan feronikel.
ferronickel.
Emission Intensity per Product 2025 [POJK-F.11][GRI 305-4, 14.1.8]
Intensitas Emisi per Produk 2025
Laterite Ore (tCO2e/tNiLaterite) MHP (tCO2e/tNiMHP) Ferronickel (tCO2e/tNiFeNi)
Bijih Laterit
0.43 16.37%
compared to 2024
11.72 10.30%
compared to 2024
65.88 2.82%
compared to 2024
dibandingkan tahun 2024 dibandingkan tahun 2024 dibandingkan tahun 2024
Emissions intensity per product in 2025 showed varying Intensitas emisi per produk pada tahun 2025 menunjukkan
trends across the Company’s main commodities. MHP and tren yang bervariasi di seluruh komoditas utama Perseroan.
laterite ore recorded improvements, with emissions intensity MHP dan bijih laterit mencatat perbaikan, dengan intensitas
decreasing by 10.30% to 11.72 tCO2e/t NiMHP and by 16.37% emisi menurun sebesar 10,26% menjadi 11,72 tCO2e/t
to 0.43 tCO2e/t NiLaterite compared to 2024, mostly due to NiMHP dan sebesar 16,37% menjadi 0,43 tCO2e/t NiLaterit
electricity being purchased from an external third party. dibandingkan tahun 2024, terutama didorong oleh kontribusi
Meanwhile, ferronickel emissions intensity increased slightly signifikan dari pembelian listrik dari pihak ketiga eksternal.
by 2.82% to 65.88 tCO2e/t NiFeNi, mainly due to PT KPS Sementara itu, intensitas emisi feronikel meningkat sedikit
operations not yet reaching full capacity in 2025. sebesar 2,82% menjadi 65,88 tCO2e/t NiFeNi, terutama
disebabkan oleh operasi PT KPS yang belum mencapai
kapasitas penuh pada tahun 2025.
While emission reduction targets based on absolute emissions Meskipun target penurunan emisi berbasis emisi absolut
are essential, tracking emission intensity per product tetap penting, pemantauan intensitas emisi per produk
provides critical performance insights during development memberikan wawasan kinerja yang krusial selama fase
phases while scaling production. Updated baselines and pengembangan seiring dengan peningkatan skala produksi.
ongoing monitoring of emission intensity remain one of the Pembaruan baseline serta pemantauan berkelanjutan
effective methods for evaluating company performance, as terhadap intensitas emisi tetap menjadi salah satu metode
they account for production growth and operational scaling, yang efektif dalam mengevaluasi kinerja perusahaan, karena
aligning with global standards. mempertimbangkan pertumbuhan produksi dan skala
operasional, serta selaras dengan standar global.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 81
Page 83
Non-GHG Emissions [POJK-F.11][GRI 305-7, 14.3.2][SASB EM-MM-120a.1]
Emisi Non-GRK
In 2025, the Company recorded air emission loads of 6,641 Pada tahun 2025, Perseroan mencatat beban emisi udara
tons of sulfur dioxide (SO2), 1,521 tons of nitrogen oxides (NOx), sebesar 6.641 ton sulfur dioksida (SO2), 1.521 ton nitrogen
and 971 tons of particulate matter, resulting in a combined oksida (NOx), dan 971 ton partikulat sehingga total beban
emission load of 9,133 tons. The figures represent the total emisi mencapai 9.133 ton. Angka tersebut mencerminkan
mass of pollutants released during the reporting year. The total massa polutan yang dilepaskan selama tahun berjalan.
increase in SO2 and particulate emissions was primarily driven Kenaikan emisi SO2 dan partikulat utamanya dipengaruhi
by increased operational capacity and additional emission oleh peningkatan kapasitas operasional serta penambahan
sources from the operation of coal-fired power plants (CFPP) sumber emisi dari pengoperasian pembangkit listrik tenaga
and smelter processes. uap (PLTU) dan proses smelter.
0 incidents of air emissions exceeding regulatory limits across all
emission sources and parameters
insiden emisi udara yang melampaui batas regulasi pada seluruh
sumber emisi dan semua parameter
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 82
Page 84
Despite the increase, all emissions were managed in Meskipun mengalami peningkatan, seluruh emisi tetap
accordance with applicable regulatory standards. The dikelola sesuai dengan standar regulasi yang berlaku.
Company complied with emission quality standards set Perseroan memenuhi baku mutu emisi sebagaimana diatur
out in environmental regulations and permits issued by the dalam peraturan lingkungan hidup serta perizinan yang
Ministry of Environment (KLH), which serve as the basis for diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
controlling emission loads and ensuring that operational Ketentuan tersebut menjadi dasar dalam pengendalian beban
activities remain within regulated limits. Based on Continuous emisi dan memastikan kegiatan operasional tetap berada
Emission Monitoring System (CEMS) monitoring results, dalam batas yang ditetapkan. Berdasarkan hasil pemantauan
emission parameters at relevant sources remained within the Continuous Emission Monitoring System (CEMS), parameter
applicable regulatory limits throughout the reporting year. emisi pada sumber terkait tetap berada dalam ambang batas
yang berlaku sepanjang tahun pelaporan.
In addition, the Company implements internal procedures Selain itu, Perseroan menerapkan prosedur internal yang
that prohibit the use of ozone-depleting substances (ODS), melarang penggunaan bahan perusak ozon (BPO) dan tidak
and no ODS were used in the main operational processes terdapat penggunaan BPO dalam proses operasional utama
during the reporting period.[GRI 305-6] selama periode pelaporan. [GRI 305-6]
Decarbonization Initiatives
Inisiatif Dekarbonisasi
To support its decarbonization roadmap, the Company Untuk mendukung peta jalan dekarbonisasi, Perseroan
implements targeted initiatives focused on improving energy melaksanakan berbagai inisiatif terarah yang berfokus pada
efficiency, increasing the use of alternative energy sources, peningkatan efisiensi energi, peningkatan pemanfaatan
and optimizing operational processes to reduce greenhouse sumber energi alternatif, serta optimalisasi proses operasional
gas (GHG) emission and non GHG emission. guna menurunkan emisi GRK dan emisi non-GRK.
Energy Optimization [POJK-F.7, F.12][GRI 302-4, 302-5, 305-5, 14.1.9]
Optimalisasi Energi
The Company started a project called the Sustainable Energy Perseroan memulai proyek Sustainable Energy Initiatives
Initiatives (SEI), an overarching approach that encompasses (SEI) sebagai pendekatan menyeluruh yang mencakup
various programs to improve energy performance and berbagai program untuk meningkatkan kinerja energi
increase the use of alternative energy sources to reduce overall serta memperluas pemanfaatan sumber energi alternatif
GHG emissions. “Sustainable Energy” is used as a broad term guna menurunkan total emisi GRK. Istilah “Sustainable
that includes both renewable and other alternative energy Energy” digunakan sebagai konsep luas yang mencakup
sources, providing flexibility in supporting the Company’s energi terbarukan maupun sumber energi alternatif lainnya
energy transition. sehingga memberikan fleksibilitas dalam mendukung transisi
energi Perseroan.
In this context, energy generated refers to the total amount Dalam konteks ini, energi yang dihasilkan mengacu pada
of energy produced or recovered through SEI programs, total energi yang diproduksi atau dipulihkan melalui program
including energy generated from alternative and renewable SEI, termasuk energi yang berasal dari sumber alternatif
sources as well as energy recovered from operational dan terbarukan, serta energi hasil pemulihan dari proses
processes that can be reused within the Company’s activities. operasional yang dapat digunakan kembali dalam kegiatan
Perseroan.
PT TBP consistently allocates financial resources to support PT TBP secara konsisten mengalokasikan sumber daya
the development and implementation of Sustainable finansial untuk mendukung pengembangan dan pelaksanaan
Energy Initiatives (SEI). Since 2021, PT TBP has consistently Sustainable Energy Initiatives (SEI). Sejak tahun 2021, PT TBP
allocated financial resources to support the development and secara konsisten mengalokasikan sumber daya keuangan
implementation of Sustainable Energy Initiatives (SEI). The untuk mendukung pengembangan dan implementasi Inisiatif
Company recorded cumulative SEI capital expenditure (SEI Energi Berkelanjutan (SEI). Perseroan mencatat akumulasi
Capex) of IDR 999.7 billion. These initiatives are implemented belanja modal SEI (SEI Capex) sebesar Rp999,7 miliar. Inisiatif
across mining, RKEF, and HPAL operations and contribute to ini diterapkan pada kegiatan pertambangan, RKEF, dan HPAL
both energy generation and emissions reduction. In 2025, erta memberikan kontribusi terhadap peningkatan pasokan
these efforts generated 38,937,906 GJ of energy and avoided energi dan penurunan emisi. Pada tahun 2025, upaya
3,151,013 tCO3e of GHG emissions compared to fossil fuel ini menghasilkan 38.937.906 GJ energi dan menghindari
consumption. 3.151.013 tCO3e emisi GRK dibandingkan dengan konsumsi
bahan bakar fosil.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 83
Page 85
Energy Generated from SEI
Energi yang Dihasilkan dari SEI
Mining
HPAL 2.6%
30.7%
Renewable Energy
Energi Terbarukan
35.3%
RKEF
66.7%
New Energy & Energy Efficiency
Energi Baru & Efisiensi Energi
64.7%
GHG Emission Avoidance and Reduction from SEI
Penghindaran dan Pengurangan Emisi GRK dari SEI
Mining
2.4% Avoidance
Penghindaran
95.1%
HPAL
41.6%
RKEF
56%
Reduction
Pengurangan
4.9%
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 84
Page 86
Decarbonization Initiatives [POJK-F.7, F.12][GRI 302-5, 305-5, 14.1.9]
Inisiatif
Strategi Dekarbonisasi
Keberlanjutan 10 Tahun
Renewable Energy [POJK-F.7]
Energi Terbarukan
Biodiesel Utilization Solar Photovoltaic System Used Cooking Oil Utilization[POJK F.5]
Pemanfaatan Biosolar Sistem Solar Photovoltaic Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas
The use of biodiesel supports the Solar energy is utilized as a supporting energy At the MSP unit, the Company
reduction of reliance on source across selected operational areas, including utilizes used cooking oil as an
conventional fossil fuels while street lighting, ground-mounted systems for alternative fuel to reduce coal
lowering emissions intensity telecommunication towers, and rooftop consumption. This initiative is
across operations. Since February installations at employee housing. As of 2025, driven by efforts to convert waste
2025, PT TBP has implemented existing solar PV initiative generated 615 GJ of into an energy source, while also
B40 across all business unit energy and avoided 210 tCO2e of emissions. In improving environmental quality
utilization, generating 2,091,593 GJ 2025, the Company added 40 MWp of rooftop solar and production cost efficiency. The
of energy and reducing 153,272 capacity, with construction ongoing through process generates 1,926 GJ of
tCO2e of GHG emissions in 2025. 2025–2026 and targeted for completion in 2026. energy and reduces 1,755 tCO2e of
GHG emissions.
Pemanfaatan biodiesel menjadi Pemanfaatan energi surya dilakukan melalui Di unit MSP, Perseroan
salah satu upaya Perseroan sistem solar photovoltaic sebagai sumber energi memanfaatkan minyak goreng
menurunkan ketergantungan pada pendukung di area tertentu. Panel surya bekas sebagai bahan bakar
bahan bakar fosil konvensional digunakan untuk tiga aplikasi, yaitu penerangan alternatif untuk mengurangi
sekaligus menekan intensitas emisi jalan, sistem terpasang di tanah untuk Menara konsumsi batu bara. Inisiatif ini
di area operasi. Mulai Februari Telekomunikasi, serta instalasi atap di perumahan berangkat dari upaya
2025, PT TBP telah menerapkan atau mess karyawan. Hingga akhir tahun 2025, memanfaatkan limbah menjadi
B40 pada seluruh unit bisnis. inisiatif panel surya yang sudah ada menghasilkan sumber energi, termasuk untuk
Inisiatif ini menghasilkan 2.091.593 615 GJ energi dan menghindari 210 tCO2e emisi meningkatkan kualitas lingkungan
GJ energi dan mereduksi 153.272 GRK. Pada tahun 2025, Perseroan menambah dan efisiensi biaya produksi. Proses
tCO2e emisi GRK sepanjang tahun kapasitas 40 MWp panel surya atap dengan ini menghasilkan 1.926 GJ energi
2025. konstruksi yang berlangsung pada 2025–2026 dan dan mereduksi 1.755 tCO2e emisi
ditargetkan selesai pada 2026. GRK.
Acid Plant Waste Heat
High Pressure Acid Leach (HPAL) Efficiency
Rekuperasi Panas Limbah Pabrik Asam
Improvements
The Company utilizes waste heat from sulfuric acid production to Peningkatan Efisiensi High Pressure Acid Leach (HPAL)
generate renewable energy. This initiative supports the Company in
improving the efficiency of energy. In 2025, the capacity of the Acid
Plant Waste Heat Recovery doubled due to the addition of a new Limonite
business unit, PT ONC, which was previously implemented only at PT Limonit
HPL. This process generated new & renewable energy of of 11,637,506
GJ and avoided 1,289,291 tCO2e of GHG emissions. Sulfidic Acid
Acid Asam Sulfat
Perseroan memanfaatkan panas limbah dari proses produksi asam Plant
sulfat untuk menghasilkan energi terbarukan. Inisiatif ini membantu HPAL Mixed
Pabrik Process Hydroxide
Perseroan meningkatkan efisiensi energi. Pada tahun 2025, kapasitas Asam Waste Heat Proses Precipitate
Rekuperasi Panas Limbah Pabrik Asam meningkat dua kali lipat Sulfat Recovery Steam HPAL (MHP)
dikarenakan penambahan unit bisnis yaitu PT ONC yang sebelumnya Daur Ulang Uap
hanya di PT HPL saja. Proses ini menghasilkan energi baru dan Panas Buang
terbarukan sebesar 11.637.506 GJ energi atau menghindari 1.289.291
tCO2e emisi GRK.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 85
Page 87
Decarbonization Initiatives [POJK-F.7, F.12][GRI 302-5, 305-5, 14.1.9]
Inisiatif
Strategi Dekarbonisasi
Keberlanjutan 10 Tahun
Energy Efficiency[GRI 302-4]
Efisiensi Energi
Electric Vehicle Utilization
Penggunaan Kendaraan Listrik
PT HPL utilizes electric towing vehicles and forklifts in nickel sulfate warehouses to reduce emissions from internal transportation. This
initiative generated 216 GJ of renewable energy and reduced 9 tCO2e.
PT HPL menggunakan kendaraan penarik dan forklift listrik di gudang nikel sulfat untuk mengurangi emisi aktivitas transportasi
internal. Inisiatif ini menghasilkan 216 GJ energi terbarukan dan mereduksi 9 tCO2e emisi GRK.
New Energy
Energi Baru
Coal Gas Utilization
Pemanfaatan Gas Batubara
Coal gasification transforms coal into producer gas which is then used to generate heat in RKEF processing, thereby reducing overall coal
consumption and emissions. In 2025, an additional business unit (PT KPS) were integrated, and the system was further embedded into the
RKEF process. This initiative generated 25,206,050 GJ of new & renewable energy and avoided 1,706,476 tCO2e emissions.
Gasifikasi batu bara mengubah batu bara menjadi gas produsen yang selanjutnya digunakan untuk menghasilkan panas dalam
pemrosesan RKEF sehingga dapat mengurangi konsumsi batu bara secara keseluruhan serta menurunkan emisi. Pada tahun 2025,
terdapat penambahan unit bisnis, yaitu PT KPS. Pemanfaatan gas batu bara juga diintegrasikan ke dalam proses RKEF untuk lebih
meningkatkan efisiensi energi. Proses ini menghasilkan 25.206.050 GJ energi baru terbarukan, menghindari 1.706.476 tCO2e emisi GRK.
Non-GHG Emissions Control Initiatives [GRI 305-7, 14.3.2]
Inisiatif Pengendalian Emisi Non GRK
In addition to GHG reduction efforts, the Company implements Sejalan dengan upaya penurunan emisi GRK, Perseroan juga
targeted initiatives to control non-GHG air emissions and melaksanakan berbagai inisiatif terarah untuk mengendalikan
minimize impacts on ambient air quality. emisi udara non-GRK serta meminimalkan dampaknya
terhadap kualitas udara ambien.
The Company is committed to complying with applicable air Perseroan berkomitmen mematuhi peraturan perundang-
pollution control regulations in Indonesia, while implementing undangan terkait pengendalian pencemaran udara di
a range of control measures, including dust suppression Indonesia, serta menerapkan berbagai langkah pengendalian,
and ongoing air emissions management. Emissions control termasuk penekanan debu dan pengelolaan emisi udara
efforts are focused on key parameters—sulfur dioxide (SO2), secara berkelanjutan. Fokus pengendalian emisi diarahkan
nitrogen oxides (NOx), and particulate matter—aligned with pada parameter utama, yaitu sulfur dioksida (SO2), nitrogen
the operational characteristics of the Company. oksida (NOx), dan partikulat, sesuai dengan karakteristik
operasional Perseroan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 86
Page 88
Non-GHG Emissions Control Initiatives [GRI 305-7, 14.3.2]
Inisiatif Pengendalian Emisi Non GRK
Equipment Installation
Instalasi Peralatan
Wet Scrubber Installation SW-FGD Installation Electrostatic Precipitator Installation
Instalasi Wet Scrubber Instalasi SW-FGD Instalasi Electrostatic Partikulat
Installation of air pollution control Installation of a Flue Gas Desulfurization Installation of a particulate filtration
equipment in the form of wet scrubbers (SW-FGD) system as air pollution control system in the Power Plant area for the
in the Acid Plant area for the HPAL (High equipment to manage exhaust HPAL (High Pressure Acid Leaching) unit.
Pressure Acid Leaching) unit to control emissions of SO2, NOx, and particulate As of June 2025, the absolute emission
exhaust emissions of SO2, NOx, and matter in the Power Plant area. As of reduction from supporting facilities
particulate matter. As of June 2025, the June 2025, the absolute emission related to the process amounted to
absolute emission reductions from reduction from supporting facilities 214.86 tons of particulate matter (PM).
production processes amounted to related to the process amounted to
799.66 tons of SO2, 35.89 tons of NOx, 799.66 tons of SO2.
and 347.01 tons of particulate matter
(PM).
Perseroan memasang alat pengendali Perseroan memasang sistem Flue Gas Gas Perseroan memasang sistem penyaring
pencemaran udara yaitu wet scrubber
scrubber Desulfurization (SW-FGD) sebagai partikulat berupa electrostatic
electrostatic
pada area Acid Plant untuk unit HPAL peralatan pengendali pencemaran precipitator di area Power Plant untuk
(High Pressure
Pressure Acid
Acid Leaching
Leaching)
) guna udara untuk mengendalikan emisi gas unit HPAL (High (High Pressure Acid
Pressure Acid
mengendalikan emisi gas buang SO2, buang SO2, NOx, dan partikulat di area Leaching).
Leaching ). Sampai dengan data bulan
NOx, dan partikulat. Sampai dengan Power Plant. Sampai dengan data bulan Juni 2025, inisiatif ini menghasilkan
data bulan Juni 2025, inisiatif ini Juni 2025, Nilai absolut penurunan penurunan emisi absolut dari fasilitas
menghasilkan penurunan emisi absolut emisi dari fasilitas pendukung yang pendukung yang terkait dengan proses
dari proses produksi sebesar 799,66 ton berkaitan dengan proses yaitu sebesar 214,86 ton partikulat (PM).
SO2, 35,89 ton NOx, dan 347,01 ton parameter SO2 sebesar 799,66 Ton SO2.
partikulat (PM).
Reuse and Recovery
Pemanfaatan Kembali
High Temperature Off Gas from Electric Furnace
High Temperature Off Gas dari Electric Furnace
Reutilization of high-temperature off-gas from electric furnaces to support calcination processes in rotary kilns and dryers, as an effort to
utilize heat that would otherwise be released directly into the atmosphere. As of June 2025, the absolute emission reductions from
production processes amounted to 2.70 tons of SO2, 1.80 tons of NOx, and 0.30 tons of particulate matter (PM).
Perseroan menggunakan kembali gas buang bersuhu tinggi dari Electric Furnace
Furnace untuk memanaskan kalsin di Rotary
Rotary Klin
Kilndan
danDryer.
Dryer.
Sampai dengan data bulan Juni 2025, inisiatif ini menghasilkan penurunan emisi absolut dari proses produksi sebesar 2,70 ton SO2, 1,80
ton NOx, dan 0,30 ton partikulat (PM).
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 87
Page 89
Energy and Emissions Monitoring
Pemantauan Energi dan Emisi
The Company implements structured monitoring systems Perseroan menerapkan sistem pemantauan yang terstruktur
and internal controls to ensure the effectiveness, accuracy, dan pengendalian internal untuk memastikan efektivitas,
and accountability of its energy and emissions management. akurasi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan energi dan
Data is collected through a combination of integrated emisi. Data dikumpulkan melalui kombinasi sistem internal
internal systems, energy monitoring tools, and emissions terintegrasi, perangkat pemantauan energi, serta platform
tracking platforms, supported by cross-functional validation pelacakan emisi, yang didukung proses validasi lintas fungsi
by relevant departments to ensure data consistency and oleh unit terkait guna memastikan konsistensi dan keandalan
reliability. In line with this, the Company, through PT TBP data. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan melalui PT
and PT GPS, also implements an ISO 50001-based Energy TBP dan PT GPS juga menerapkan Sistem Manajemen
Management System (EnMS) to strengthen the identification Energi berbasis ISO 50001 untuk memperkuat identifikasi
of energy efficiency opportunities, the establishment of peluang efisiensi energi, penetapan baseline dan target, serta
baselines and targets, and the implementation of structured implementasi program peningkatan kinerja energi secara
and continuous energy performance improvement programs. terstruktur dan berkelanjutan.
In preparing its greenhouse gas (GHG) emissions inventory, Dalam penyusunan inventarisasi emisi GRK, Perseroan
the Company refers to internationally recognized standards, mengacu pada standar yang diakui secara internasional,
including the GHG Protocol and ISO 14064. The adoption termasuk GHG Protocol dan ISO 14064. Penerapan kerangka
of these frameworks supports consistency in calculation tersebut mendukung konsistensi metodologi perhitungan
methodology and strengthens the credibility of reported sekaligus memperkuat kredibilitas data emisi yang
emissions data. dilaporkan.
Beyond GHG emissions, the Company also monitors non- Di luar emisi GRK, Perseroan juga memantau emisi udara non-
GHG air emissions arising from mining, transportation, and GRK yang berasal dari kegiatan pertambangan, transportasi,
power generation activities. Key parameters such as sulfur dan pembangkitan listrik. Parameter utama seperti sulfur
dioxide (SO2), nitrogen oxides (NOx), and particulate matter dioksida (SO2), nitrogen oksida (NOx), dan partikulat dipantau
are tracked as part of the Company’s air quality management. sebagai bagian dari pengelolaan kualitas udara Perseroan.
Monitoring is supported by a Continuous Emission Monitoring Pemantauan didukung oleh Continuous Emission Monitoring
System (CEMS), which is calibrated and integrated with the System (CEMS) yang telah dikalibrasi dan terintegrasi dengan
government’s Continuous Emission Monitoring Information Sistem Informasi Pemantauan Emisi Kontinu (SISPEK) milik
System (SISPEK) to enable real-time and transparent pemerintah untuk mendukung pelaporan secara real-time
reporting. dan transparan.
To strengthen data reliability, the Company conducts periodic Perseroan juga melakukan peninjauan internal secara berkala
internal reviews and engages independent third parties to serta melibatkan pihak independen untuk memverifikasi
verify Scope 1, Scope 2, and Scope 3 emissions. Monitoring emisi Lingkup 1, Lingkup 2, dan Lingkup 3 guna memperkuat
results are regularly reviewed to support decision-making keandalan data. Hasil pemantauan ditelaah secara rutin
and continuous improvement in energy and emissions guna mendukung pengambilan keputusan dan perbaikan
management. berkelanjutan dalam pengelolaan energi dan emisi.
Performance and Results
Kinerja dan Capaian
The Company’s emissions and energy performance reflects Kinerja emisi dan energi Perseroan mencerminkan dampak
the combined impact of operational growth and the gabungan dari pertumbuhan operasional serta pelaksanaan
implementation of decarbonization initiatives. In 2025, inisiatif dekarbonisasi. Pada tahun 2025, total emisi GRK
total greenhouse gas (GHG) emissions increased compared meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, terutama
to the previous year, primarily driven by the expansion of didorong oleh perluasan kapasitas operasional dan
operational capacity and the addition of new business units. penambahan unit bisnis baru.
Despite this increase, the Company continues to implement Di tengah peningkatan tersebut, Perseroan tetap
initiatives aimed at improving energy efficiency and reducing melaksanakan berbagai inisiatif yang ditujukan untuk
emissions intensity across its operations. Emissions intensity meningkatkan efisiensi energi dan menurunkan intensitas
remains a key metric to assess performance relative to emisi di seluruh kegiatan operasional. Intensitas emisi
production scale. The Company will continue to strengthen tetap menjadi indikator utama dalam menilai kinerja relatif
its decarbonization efforts and refine its roadmap to support terhadap skala produksi. Perseroan akan terus memperkuat
the achievement of its long-term emissions reduction targets. upaya dekarbonisasi serta menyempurnakan peta jalannya
guna mendukung pencapaian target penurunan emisi jangka
panjang.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 88
Page 90
Water and Effluent Management [GRI 3-3, 303-1, 14.7.1, 14.7.2]
[SASB EM-MM-140a.2]
Pengelolaan Air dan Efluen
Water is a critical resource across PT TBP’s operations, Air merupakan sumber daya penting di seluruh kegiatan
supporting activities from mining and processing to operasional PT TBP dan mendukung aktivitas mulai dari
supporting facilities. These operations rely on multiple water penambangan serta pengolahan hingga fasilitas pendukung.
sources, including surface water, seawater, and rainwater, Kegiatan tersebut bergantung pada berbagai sumber air,
each with distinct availability and risk considerations. As such, termasuk air permukaan, air laut, dan air hujan, masing-
effective water management is essential to ensure operational masing dengan karakteristik ketersediaan serta risiko yang
continuity while minimizing impacts on surrounding water berbeda. Oleh karena itu, pengelolaan air yang efektif menjadi
resources. [GRI 3-3, 14.7.1] hal penting untuk memastikan keberlangsungan operasional
sekaligus meminimalkan dampak terhadap sumber daya air
di sekitarnya. [GRI 3-3, 14.7.1]
The Company is committed to managing water responsibly by Perseroan berkomitmen mengelola air secara bertanggung
balancing operational needs with environmental protection. jawab dengan menyeimbangkan kebutuhan operasional dan
This includes optimizing water use, reducing reliance on perlindungan lingkungan. Komitmen ini diwujudkan melalui
freshwater sources, and ensuring that all effluent is properly optimalisasi penggunaan air, pengurangan ketergantungan
treated before reuse or discharge in accordance with pada sumber air tawar, serta memastikan seluruh efluen
applicable standards. diolah dengan baik sebelum digunakan kembali atau dilepas
ke lingkungan sesuai standar yang berlaku.
To achieve this, PT TBP applies a site-specific water Untuk mendukung hal tersebut, PT TBP menerapkan
management approach, where water use, risks, and controls pendekatan pengelolaan air yang disesuaikan dengan
are managed based on the characteristics of each operational karakteristik masing-masing lokasi operasional. Melalui
area. This approach is supported by integrated systems that pendekatan ini, penggunaan air, risiko, dan langkah
oversee water withdrawal, use, treatment, and discharge, pengendalian dikelola berdasarkan kondisi tiap area
ensuring that water-related impacts are identified, controlled, operasi. Pendekatan tersebut didukung oleh sistem
and continuously monitored. [GRI 303-1, 14.7.2] terintegrasi yang mencakup pengambilan, penggunaan,
pengolahan, dan pembuangan air sehingga dampak terkait
air dapat diidentifikasi, dikendalikan, dan dipantau secara
berkelanjutan. [GRI 303-1, 14.7.2]
In 2025, there were no instances of non-compliance with Pada tahun 2025, tidak terdapat ketidakpatuhan terhadap
permits, regulatory standards, or applicable water quality perizinan, standar regulasi, maupun persyaratan kualitas air
requirements. [SASB EM-MM-140a.2] yang berlaku. [SASB EM-MM-140a.2]
Water Management Approach [GRI 303-1, 14.7.2]
Pendekatan Pengelolaan Air
PT TBP manages water through a structured approach PT TBP mengelola air melalui pendekatan terstruktur yang
designed to balance operational needs with environmental dirancang untuk menyeimbangkan kebutuhan operasional
protection. Given the dynamic hydrological conditions in its dan perlindungan lingkungan. Mengingat kondisi hidrologi
operational areas, water management is treated as a critical yang dinamis di wilayah operasional, pengelolaan air menjadi
control to mitigate risks such as water scarcity, flooding, and aspek pengendalian penting untuk memitigasi risiko, seperti
environmental contamination. keterbatasan ketersediaan air, banjir, dan pencemaran
lingkungan.
The Company applies a planning-based approach supported Perseroan menerapkan pendekatan berbasis perencanaan
by hydrological and hydrogeological assessments to yang didukung kajian hidrologi dan hidrogeologi guna
understand water availability, flow patterns, and potential memahami ketersediaan air, pola aliran, serta potensi risiko.
risks. In collaboration with independent experts, PT TBP is Bekerja sama dengan ahli independen, PT TBP saat ini tengah
currently conducting a comprehensive study to strengthen melaksanakan studi komprehensif untuk memperkuat
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 89
Page 91
its understanding of site-specific water conditions. The pemahaman terhadap kondisi air yang spesifik di tiap lokasi.
study covers key aspects such as water balance, flood risk Studi tersebut mencakup aspek utama seperti neraca air,
mitigation, watershed modeling, and coastal protection, mitigasi risiko banjir, pemodelan daerah aliran sungai (DAS),
providing a technical basis for infrastructure planning and serta perlindungan wilayah pesisir sebagai dasar teknis bagi
operational decision-making. As of the reporting period, this perencanaan infrastruktur dan pengambilan keputusan
study remains ongoing. operasional. Hingga akhir periode pelaporan, studi ini masih
berlangsung.
Operationally, water management is implemented through Secara operasional, pengelolaan air dilaksanakan melalui
the Company’s Integrated Water Management Plan, which Integrated Water Management Plan yang ditinjau dan
is regularly reviewed and updated. The plan outlines diperbarui secara berkala. Rencana ini memuat langkah
control measures across the water cycle, including water pengendalian di seluruh siklus air, termasuk penyimpanan,
storage, drainage, treatment, and discharge. In 2025, key drainase, pengolahan, dan pembuangan air. Pada tahun
improvements included recalibration of hydrological 2025, peningkatan utama mencakup kalibrasi ulang
assumptions, expansion of sedimentation ponds using asumsi hidrologi, perluasan kolam sedimentasi dengan
former mining areas, and routine maintenance activities such memanfaatkan area bekas tambang, serta kegiatan
as sludge removal to maintain capacity and performance. pemeliharaan rutin seperti pembersihan lumpur untuk
menjaga kapasitas dan kinerja fasilitas.
To further manage surface water and runoff, the Company Untuk memperkuat pengelolaan air permukaan dan
continues to develop and maintain drainage systems across limpasan, Perseroan juga terus mengembangkan serta
mining areas, stockpiles, and supporting facilities. These memelihara sistem drainase di area tambang, area timbunan,
systems are designed to control rainwater flow, reduce dan fasilitas pendukung lainnya. Sistem ini dirancang untuk
sediment transport, and minimize risks of flooding and mengendalikan aliran air hujan, mengurangi perpindahan
erosion across operational areas. sedimen, serta meminimalkan risiko banjir dan erosi di area
operasional.
Water Use and Efficiency [POJK F.8][GRI 303-3, 303-5, 14.7.4, 14.7.6][SASB EM-MM-140a.1]
Penggunaan dan Efisiensi Air
Water is a critical resource for PT TBP’s operations, which utilize Air merupakan sumber daya penting bagi operasional PT TBP,
surface water, seawater, and rainwater to support mining, yang memanfaatkan air permukaan, air laut, dan air hujan
processing, and supporting facilities. PT TBP is committed to untuk mendukung kegiatan penambangan, pengolahan,
managing water responsibly through optimizing water use, dan fasilitas pendukung. PT TBP berkomitmen mengelola air
reducing reliance on freshwater, and ensuring that effluent is secara bertanggung jawab melalui optimalisasi penggunaan
properly treated before reuse or discharge in accordance with air, pengurangan ketergantungan pada air tawar, serta
applicable standards. pengolahan air limbah sebelum digunakan kembali atau
dibuang sesuai standar yang berlaku.
The Company’s total water withdrawal in 2025 reached Total pengambilan air Perseroan pada tahun 2025
970,379 ML, an increase of 11.82% from the previous year. The mencapai 970.379 ML, meningkat 11,82% dibandingkan
primary source is seawater at 850,657 ML (87.66%), followed tahun sebelumnya. Sumber utama berasal dari air laut
by rainwater* at 61,324 ML (6.32%) and surface water at sebesar 850.657 ML (87,66%), diikuti air hujan* sebesar
58,398 ML (6.02%). The optimization of seawater use and the 61.324 ML (6,32%), dan air permukaan sebesar 58.398 ML
utilization of rainwater form part of the Company’s efficiency (6,02%). Optimalisasi penggunaan air laut merupakan
efforts to minimize reliance on freshwater. Surface water bagian dari upaya efisiensi Perseroan dalam meminimalkan
was used mainly in the High-Pressure Acid Leaching (HPAL) ketergantungan terhadap air tawar. Air permukaan terutama
process, while seawater supported cooling systems and, to a digunakan dalam proses High-Pressure Acid Leaching (HPAL).
limited extent, wastewater treatment processes. Sementara itu, air laut digunakan terutama untuk sistem
pendinginan serta sebagian kecil untuk proses pengolahan
air limbah.
Furthermore, the Company optimizes the use of rainwater Lebih lanjut, Perseroan mengoptimalkan pemanfaatan air
through retention ponds and rainwater storage facilities. hujan melalui kolam retensi dan penampung air hujan.
This infrastructure plays an important role in ensuring Infrastruktur ini berperan penting dalam memastikan
a sustainable operational water supply while serving as ketersediaan air operasional yang berkelanjutan, sekaligus
a contingency measure to address fluctuations in water sebagai bentuk antisipasi terhadap fluktuasi kebutuhan atau
demand and periods of dry weather. selama musim kemarau.
*Rainwater includes rainwater collected in the Company’s operational sites, *Air hujan termasuk air hujan yang dikumpulkan di lokasi operasional, kolam
retention ponds, and rainwater storage facilities. retensi, dan fasilitas penampungan air hujan Perseroan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 90
Page 92
Proportion of Water Withdrawal
Water Withdrawal in 2025[GRI 303-3, 14.7.4] Proporsi Pengambilan Air
Pengambilan Air di 2025
Assured Rain Water
Air Hujan
970,379 ML 6.32%
11.82% Sea Water Surface Water
Air Laut Air Permukaan
from 2024 6.02%
dari tahun 2024
87.66%
The Company’s water consumption in 2025 was recorded at Konsumsi air Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar
301,142 ML, with the majority originating from water used in 301.142 ML, dengan mayoritas berasal dari air yang digunakan
the power plant cooling process, amounting to 282,073 ML dalam proses pendinginan pembangkit listrik, yaitu sebesar
or approximately 93.67% of the total water consumption. 282.073 ML atau sekitar 93,67% dari total konsumsi air.
Meanwhile, water consumption for domestic needs and nickel Sementara itu, konsumsi air untuk kebutuhan domestik dan
processing activities was recorded at 19,069 ML. [GRI 303-5, 14.7.6] proses pengolahan nikel tercatat sebesar 19.069 ML.
[GRI 303-5, 14.7.6]
In 2025, the Company set a target to reuse 10,000 ML of Pada tahun 2025, Perseroan menetapkan target penggunaan
water across its operational areas and continued to promote kembali air sebesar 10.000 ML di seluruh area operasional
recycling practices. During the year, 10,718 ML of water was serta terus mendorong praktik daur ulang air. Sepanjang
successfully reused to support operations, including heavy tahun berjalan, 10.718 ML air berhasil digunakan kembali
equipment washing and sediment control. These efforts are untuk mendukung kegiatan operasional, termasuk pencucian
part of the Company’s broader objective to reduce overall alat berat dan pengendalian sedimen. Upaya ini merupakan
water withdrawal and improve resource efficiency. bagian dari tujuan Perseroan untuk menekan total
pengambilan air serta meningkatkan efisiensi penggunaan
sumber daya.
Water Consumption (ML)
Recycled/Reused Water in 2025* Assured
Penggunaan Air (ML)
Air Daur Ulang/Digunakan
Kembali pada Tahun 2025*
282,073
10,718 ML
6.2% from 2024 19,069
dari tahun 2024
*Air Daur Ulang/Digunakan Kembali pada Tahun
2025 tidak termasuk air dari pemulihan dan Domestic use and Power plant
penggunaan kembali air tailing. nickel processing cooling processes
*Recycled/Reused Water in 2025 does not include Penggunaan domestik Proses pendinginan
water recovered and reused from tailings.
dan pengolahan nikel pembangkit listrik
To strengthen water supply resilience, PT TBP continues to Untuk memperkuat ketahanan pasokan air, PT TBP terus
diversify its freshwater sources. In 2025, operations utilized melakukan diversifikasi sumber air tawar. Pada tahun 2025,
water from Lake Karo and Lake Loji, while also introducing kegiatan operasional memanfaatkan air dari Danau Karo
the Akelamo River as an additional source. This expansion dan Danau Loji, serta mulai menggunakan Sungai Akelamo
enhances supply reliability and supports future operational sebagai sumber tambahan. Langkah ini meningkatkan
growth. keandalan pasokan air sekaligus mendukung pertumbuhan
operasional di masa mendatang.
Through the optimization of water sources, increased reliance Melalui optimalisasi berbagai sumber air, peningkatan
on seawater and rainwater, and continuous improvement pemanfaatan air laut dan air hujan, serta penyempurnaan
in recycling practices, PT TBP aims to manage water use berkelanjutan atas praktik daur ulang dan penggunaan
responsibly while maintaining balance within the surrounding kembali air, PT TBP berupaya mengelola penggunaan air
water environment. secara bertanggung jawab sekaligus menjaga keseimbangan
lingkungan air di sekitarnya.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 91
Page 93
Effluent Treatment and Monitoring [POJK-F.13, F.14][GRI 303-2, 303-4, 14.7.3, 14.7.5]
Pengelolaan dan Pemanfaatan Efluen
Effluent management is a key component of PT TBP’s Pengelolaan efluen merupakan bagian penting dari sistem
environmental management system, ensuring that pengelolaan lingkungan PT TBP untuk memastikan bahwa
wastewater from operational activities does not adversely air limbah dari kegiatan operasional tidak menimbulkan
impact the surrounding environment. All processes are dampak merugikan terhadap lingkungan sekitar. Seluruh
carried out in accordance with applicable regulations and proses dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku
environmental quality standards. serta standar baku mutu lingkungan.
Treatment approaches are designed based on effluent Metode pengolahan diterapkan sesuai karakteristik
characteristics. Operational runoff is managed through efluen. Limpasan area operasional dikelola melalui kolam
sedimentation ponds to reduce suspended solids, while sedimentasi untuk menurunkan kandungan padatan
industrial wastewater is treated at the Wastewater Treatment tersuspensi, sedangkan air limbah industri diolah melalui
Plant (WWTP) using physical and chemical processes, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menggunakan proses
including neutralization and filtration, prior to reuse or fisik dan kimia, termasuk netralisasi dan filtrasi, sebelum
discharge. digunakan kembali atau dilepas ke lingkungan.
Effluent sources include operational runoff and domestic Sumber efluen berasal dari limpasan operasional serta
wastewater from supporting facilities. Within industrial areas, air limbah domestik dari fasilitas pendukung. Di kawasan
the Company applies stricter controls on key parameters such industri, Perseroan menerapkan pengendalian yang lebih
as Total Suspended Solids (TSS) and hexavalent chromium ketat terhadap parameter utama seperti Total Suspended
(Cr6+) to prevent water quality degradation and manage Solids (TSS) dan kromium heksavalen (Cr6+) guna mencegah
potential impacts from large-scale operations. penurunan kualitas air serta mengelola potensi dampak dari
kegiatan operasional berskala besar.
In 2025, total water discharge reached 669,237 ML, Pada tahun 2025, total pelepasan air mencapai 669.237
representing a decrease of 11.97% compared to 760,252 ML in ML atau menurun 11,97% dibandingkan 760.252 ML pada
2024. Most water discharge was released to seawater, primarily tahun 2024. Sebagian besar pelepasan air dialirkan ke laut,
from power plant cooling processes, which accounted for terutama dari proses pendinginan pembangkit listrik yang
approximately 84.47% of total discharge. The remainder mencakup sekitar 84,47% dari total pelepasan air. Sisanya
consisted of discharges to seawater from rainwater runoff and terdiri atas pelepasan ke laut yang berasal dari limpasan air
domestic use, as well as nickel processing, and discharges to hujan, penggunaan domestik, dan pengolahan nikel, serta
surface water from rainwater runoff and use. This indicates pelepasan ke air permukaan yang berasal dari limpasan air
that most water discharge was released to marine receiving hujan dan kegiatan operasional. Hal ini menunjukkan bahwa
bodies rather than to freshwater destinations. sebagian besar pelepasan air dialirkan ke badan air penerima
laut dibandingkan ke tujuan air tawar.
Water Discharge by Destination
Pelepasan Air Menurut Tujuan Assured
657,346 Source | Tujuan
Rainwater runoff and domestic use
Limpasan air hujan dan
565,327 penggunaan domestik
Nickel processing
Proses pengolahan nikel
11,891 46,439 Power plant cooling processes
45,580
Proses pendinginan pembangkit listrik
Surface water Seawater
Air Permukaan Air Laut
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 92
Page 94
Effluent quality is monitored regularly through internal Kualitas efluen dipantau secara berkala melalui pengujian
laboratory testing and accredited third-party verification laboratorium internal serta verifikasi oleh pihak ketiga
to ensure data reliability. Monitoring results are reported yang terakreditasi guna memastikan keandalan data. Hasil
through the Ministry of Environment and Forestry’s SPARING pemantauan dilaporkan melalui platform SPARING milik
platform, enabling transparent and real-time oversight by Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sehingga
regulators. memungkinkan pengawasan yang transparan dan real-time
oleh regulator.
In 2025, all effluent discharged from operational activities met Pada tahun 2025, seluruh efluen yang dilepas dari kegiatan
applicable quality standards, and there were no instances of operasional memenuhi baku mutu yang berlaku dan tidak
non-compliance related to permits, standards, or wastewater terdapat ketidakpatuhan terkait perizinan, standar, maupun
quality regulations. ketentuan kualitas air limbah.
High-Risk Water Management [GRI 303-2, 14.7.3]
[SASB EM-MM-160a.2]
Pengelolaan Air Berisiko Tinggi
PT TBP manages high-risk water aspects through a PT TBP mengelola aspek air berisiko tinggi melalui
preventive and control-based approach, focusing on pendekatan preventif dan berbasis pengendalian,
potential acid formation and runoff from operational dengan fokus pada potensi pembentukan asam serta
areas. limpasan dari area operasional.
To assess Acid Mine Drainage (AMD) risk, the Company Untuk menilai risiko Air Asam Tambang (AAT),
conducts laboratory testing on operational materials Perseroan melakukan pengujian laboratorium terhadap
to classify them as Potentially Acid Forming (PAF) or material operasional guna mengklasifikasikannya
Non-Acid Forming (NAF). Based on these assessments, sebagai Potentially Acid Forming (PAF) atau Non-Acid
all materials are classified as Non-Acid Forming (NAF), Forming (NAF). Berdasarkan hasil penilaian tersebut,
indicating no potential for acid generation. This seluruh material dikategorikan sebagai NAF yang
provides assurance that mining materials do not pose menunjukkan tidak adanya potensi pembentukan
a risk to surrounding water quality and enables the asam. Hasil ini memberikan keyakinan bahwa material
Company to design water management systems more tambang tidak menimbulkan risiko terhadap kualitas
effectively. air di sekitar area operasional sekaligus menjadi dasar
bagi Perseroan dalam merancang sistem pengelolaan
air secara lebih efektif.
In parallel, PT TBP implements structured runoff Sejalan dengan itu, PT TBP juga menerapkan
management to control rainwater flow across mining pengelolaan limpasan secara terstruktur untuk
areas, production facilities, roads, and stockpiles. mengendalikan aliran air hujan di area tambang,
Runoff is directed through engineered drainage fasilitas produksi, jalan operasional, dan area
systems into sedimentation ponds, where suspended timbunan. Limpasan dialirkan melalui sistem
solids are reduced prior to reuse or discharge. drainase yang dirancang secara teknis menuju kolam
sedimentasi, tempat padatan tersuspensi dikurangi
Through this integrated approach—combining sebelum air digunakan kembali atau dilepas ke
upstream risk identification and downstream control— lingkungan.
the Company ensures that water from operational
areas is managed safely and in compliance with Melalui pendekatan terintegrasi yang menggabungkan
applicable environmental standards. identifikasi risiko di hulu dan pengendalian di hilir,
Perseroan memastikan bahwa air dari area operasional
dikelola secara aman serta sesuai dengan standar
lingkungan yang berlaku.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 93
Page 95
Flood Incident Response through
Collaborative Action [GRI 14.15.4]
Respons Insiden Banjir melalui Aksi Kolaboratif
The Company also values all stakeholder perspectives Perseroan juga menghargai seluruh perspektif para
and shares the aspiration that mining activities in pemangku kepentingan dan memiliki aspirasi yang
Indonesia should uphold strong Environmental, sama bahwa kegiatan pertambangan di Indonesia
Social, and Governance (ESG) principles. In this perlu menjunjung tinggi prinsip Environmental, Social,
context, the flooding incident in mid-2025 highlighted and Governance (ESG). Dalam konteks tersebut,
the need to strengthen environmental management insiden banjir yang terjadi pada pertengahan tahun
and community resilience. The event was primarily 2025 menunjukkan perlunya penguatan pengelolaan
influenced by extreme rainfall that significantly lingkungan dan ketangguhan masyarakat. Peristiwa
exceeded typical seasonal patterns in the region, tersebut terutama dipengaruhi oleh curah hujan
with similar flooding also reported in surrounding ekstrem yang jauh melampaui pola musiman normal
areas of North Maluku. The rainfall intensity exceeded di wilayah tersebut, di mana banjir serupa juga
the capacity of existing drainage systems around the dilaporkan terjadi di sejumlah area lain di Maluku Utara.
Todoku waterways, compounded by local topography Intensitas hujan melampaui kapasitas sistem drainase
and limited water diversion infrastructure in the village, yang ada di sekitar aliran Todoku, ditambah kondisi
leading to overflow in community residential areas. topografi setempat serta keterbatasan infrastruktur
pengalihan air di desa sehingga menyebabkan luapan
air ke kawasan permukiman masyarakat.
In response, the Company activated its emergency Sebagai respons atas kejadian tersebut, Perseroan
procedures and provided immediate assistance to mengaktifkan prosedur tanggap darurat dan
affected communities, including essential supplies memberikan bantuan segera kepada masyarakat
and medical support. Corrective measures were terdampak, termasuk kebutuhan pokok dan dukungan
developed and implemented through a participatory medis. Langkah perbaikan kemudian disusun
approach, involving a series of meetings with affected dan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif
community members to jointly identify solutions, such dengan melibatkan serangkaian pertemuan bersama
as constructing diversion channels and elevating river masyarakat terdampak untuk mengidentifikasi solusi
embankments. These actions were complemented secara bersama, seperti pembangunan saluran
by participatory monitoring to ensure transparency pengalihan air dan peninggian tanggul sungai. Upaya
and effectiveness. The Company continues to tersebut dilengkapi dengan pemantauan partisipatif
strengthen its flood mitigation planning, emergency guna memastikan transparansi dan efektivitas
preparedness, and water monitoring systems to better pelaksanaan. Perseroan juga terus memperkuat
manage future risks. perencanaan mitigasi banjir, kesiapsiagaan darurat,
serta sistem pemantauan air untuk mengelola risiko di
masa mendatang dengan lebih baik.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 94
Page 96
Waste Management [POJK-F.14][GRI 3-3, 14.5.1][SASB EM-MM-150a.10]
Pengelolaan Limbah
Waste management is a critical component of PT TBP’s Pengelolaan limbah merupakan bagian penting dari tanggung
environmental responsibility, given the scale and complexity jawab lingkungan PT TBP, mengingat skala dan kompleksitas
of its mining and processing operations. The Company applies kegiatan pertambangan serta pengolahan yang dijalankan
a structured approach to manage waste across all operational Perseroan. Untuk itu, Perseroan menerapkan pendekatan
activities, from generation and segregation to treatment and terstruktur dalam mengelola limbah di seluruh kegiatan
reuse, with the objective of minimizing environmental impact operasional mulai dari timbulan, pemilahan, pengolahan,
and ensuring regulatory compliance. hingga pemanfaatan kembali dengan tujuan meminimalkan
dampak lingkungan serta memastikan kepatuhan terhadap
ketentuan yang berlaku.
Each stage of waste handling is carried out under controlled Setiap tahapan penanganan limbah dilaksanakan
procedures, supported by monitoring systems to ensure melalui prosedur yang terkendali dan didukung sistem
safe storage, treatment, and disposal. Where feasible, the pemantauan guna memastikan penyimpanan, pengolahan,
Company prioritizes waste reduction and reutilization, while dan pembuangan dilakukan secara aman. Perseroan
ensuring that residual waste is managed responsibly in memprioritaskan upaya pengurangan limbah dan
accordance with applicable standards. pemanfaatan kembali apabila memungkinkan, sementara
limbah sisa dikelola secara bertanggung jawab sesuai standar
yang berlaku.
Throughout 2025, the Company recorded no significant incidents related to hazardous and non-hazardous waste
management. [SASB EM-MM-150a.9]
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak mengalami insiden signifikan terkait pengelolaan limbah B3 maupun limbah
non-B3. [SASB EM-MM-150a.9]
Waste Profile [POJK-F.13][GRI 306-1, 306-3, 14.5.2, 14.5.4][SASB EM-MM-150a.6, EM-MM-150a.7]
Profil Limbah
Waste generated from PT TBP’s operational activities is Limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional PT TBP
classified into hazardous and toxic waste (B3) and non dikategorikan sebagai limbah berbahaya dan beracun (B3)
hazardous and toxic waste (non-B3) based on regulatory serta limbah non-B3 berdasarkan klasifikasi peraturan dan
classification and risk characteristics. In this context, nickel karakteristik risikonya. Dalam hal ini, limbah tailing nikel
tailings are classified as B3 waste under code B416 in diklasifikasikan sebagai limbah B3 kode B416 sesuai dengan
accordance with Government Regulation (PP) No. 22 of 2021, PP No. 22 Tahun 2021, yang termasuk dalam kategori 2, yaitu
which falls under Category 2—waste that poses non-acute limbah dengan dampak tidak akut dan bersifat tidak langsung
and indirect impacts on humans and the environment. This terhadap manusia dan lingkungan. Klasifikasi ini menjadi
classification serves as the basis for applying appropriate dasar dalam penerapan pendekatan pengelolaan yang sesuai
management approaches for each type of waste. pada masing-masing jenis limbah.
In 2025, total waste generation increased by 17.32%, from Pada tahun 2025, total timbulan limbah meningkat 17,32%
65,020,533 tons in 2024 to 76,280,134 tons in 2025. Of the dari 65.020.533 ton pada tahun 2024 menjadi 76.280.134 ton
total waste generated, hazardous waste accounted for pada tahun 2025. Dari total limbah yang dihasilkan, limbah
53.54%, while non-hazardous waste represented 46.46%. The B3 mencakup 53,54%, sedangkan limbah non-B3 sebesar
increase should also be viewed in the context of the expanded 46,46%. Peningkatan ini juga perlu dilihat dalam konteks
reporting scope in 2025, which contributed to the higher perluasan cakupan pelaporan pada tahun 2025 yang turut
volume of waste reported. berkontribusi terhadap lebih tingginya volume limbah yang
dilaporkan.
Non-hazardous waste was mainly composed of overburden, Sebagian besar limbah non-B3 berasal dari tanah penutup
which accounted for 69.91% of total non-hazardous waste, yang mencakup 69,91% dari total limbah non-B3, diikuti
followed by 29.56% of slag, 0.49% of FABA, and 0.03% of oleh slag sebesar 29,56%, FABA sebesar 0,49%, dan limbah
domestic waste. During the reporting year, waste from slag, domestik sebesar 0,03%. Selama tahun pelaporan, limbah
FABA, and domestic sources increased significantly by 74.37% dari slag, FABA, dan sumber domestik meningkat signifikan
to 10,664,178 tons, broadly in line with the commencement sebesar 74,37% menjadi 10.664.178 ton, sejalan dengan
and full operation of additional processing facilities. dimulainya operasi dan beroperasinya secara penuh
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 95
Page 97
Meanwhile, overburden decreased by 24.87% to 24,775,753 tambahan fasilitas pengolahan. Sementara itu, volume
tons compared to the previous year. tanah penutup menurun 24,87% menjadi 24.775.753 ton
dibandingkan tahun sebelumnya.
Hazardous waste in 2025 was dominated by slurry tailings, Sebagian besar limbah B3 pada tahun 2025 berasal dari
which accounted for 83.98% of the total, followed by dry tailing basah yang mencakup 83,98% dari total limbah B3,
tailings at 16.01%, while other hazardous waste remained diikuti tailing kering sebesar 16,01%, sedangkan limbah
minimal. During the year, slurry tailings increased substantially B3 lainnya berada pada tingkat yang relatif kecil. Selama
by 89.29% to 34,299,077 tons, mainly due to all HPAL facilities tahun pelaporan, volume tailing basah meningkat signifikan
operating at full capacity. Meanwhile, dry tailings decreased sebesar 89,29% menjadi 34.299.077 ton, terutama didorong
by 16.22% to 6,537,596 tons, while other hazardous waste oleh seluruh fasilitas HPAL yang beroperasi pada kapasitas
rose moderately by 26.30% to 3,530 tons. penuh. Sementara itu, tailing kering menurun 16,22% menjadi
6.537.596 ton, sedangkan limbah B3 lainnya meningkat
secara moderat sebesar 26,30% menjadi 3.530 ton.
Waste Generation by Type
Total Waste Generation in 2025
[POJK-F.13][GRI 306-3, 14.5.4] Timbulan Limbah Berdasarkan Jenis
Total Timbulan Limbah pada Tahun 2025
Hazardous - slurry tailings
Assured Non-Hazardous - overburden
Berbahaya - tailing basah
Berbahaya - tanah penutup
44.96%
76,280,134 tons 32.48%
Hazardous - other
Limbah B3 lainnya
Non-Hazardous - 0.005%
17.32% slag, FABA, domestic
Limbah non-B3 – Hazardous - dry tailings
from 2024 slag, FABA, domestik Berbahaya - tailing kering
dari tahun 2024 13.98% 8.57%
Notes: the scope of data includes PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT KPS, PT HPL, and PT ONC
Catatan: cakupan data meliputi PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT KPS, PT HPL, dan PT ONC
Proportion of Non-Hazardous Waste
Total Non-Hazardous Waste in 2025
[SASB EM-MM-150a.4, EM-MM-150a.6] Komposisi Limbah Non-B3
Total Limbah Non-B3 pada Tahun 2025
Assured Slag, FABA, domestic
Slag, FABA, domestik
35,439,931 tons 30.09%
9.35% Overburden
Tanah Penutup
from 2024 69.91%
dari tahun 2024
Total Hazardous Waste in 2025 Proportion of Hazardous Waste
[SASB EM-MM-150a.5, EM-MM-150a.7] Komposisi Limbah B3
Total Limbah B3 pada Tahun 2025
Assured Dry tailings
Tailing kering
40,840,203 tons
16.01%
Other Hazardous
57.52% Slurry tailings Waste
Tailing basah Limbah B3
from 2024 83.98% lainnya
dari tahun 2024 0.01%
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 96
Page 98
Waste Flow and Treatment [POJK-F.14][GRI 306-2, 14.5.3]
Alur Pengelolaan dan Pengolahan Limbah
Waste Management Process Flowchart - Domestic
Diagram Alur Proses Pengelolaan Limbah - Domestik
Waste
Weighbridge
Segregation
Pemilahan Jembatan
Limbah Timbang
• Pyrolysis
Self-Burner
• Vehicle Sludge
Lubricant Lumpur
• Pirolisis Pyrolysis Plastic, Rubber, etc. TPST Karo
Pembakaran Pirolisis Plastik, Karet, dll.
• Mandiri Oil
Pelumas Minyak
Kendaraan
Waste
utilized for
dimanfaatkan untuk Residential
Compost Composting Domestic
Pengomposan Area Source
Kompos Organic Waste
• Reclamation Area Permukiman
Reklamasi Waste Limbah Domestik Sumber Limbah
• Revegetation Limbah Organik
Revegetasi Liquid Digesting
Fertilizer Pencernaan
utilized for
dimanfaatkan untuk
Pupuk Cair (Digesti)
Incinerator
Ash / Dust Tempat Paper, Wood, Plastic
Mesin Abu / Debu Pembakaran Kertas, Kayu, Plastik
Sampah
Pressed Can, Press
Plastic Bottle Plastic Bottle, Can
Machine Botol Plastik, Kaleng
Kaleng Dipress, Mesin Press Waste Source Waste Material
Botol Plastik Dipress
Sumber Limbah Material Limbah
Crushing and
Glass Powder Containment Glass Waste Facility Recycling Product
Serbuk Kaca Penghancuran dan Kaca Fasilitas Pengolahan
Produk Daur Ulang
Penampungan Limbah
PT TBP implements an integrated waste management flow PT TBP menerapkan alur pengelolaan limbah yang terintegrasi
to ensure that all waste streams are handled, processed, untuk memastikan seluruh jenis limbah ditangani, diolah,
and disposed of in a controlled and traceable manner. Waste dan dibuang secara terkendali serta dapat ditelusuri. Limbah
generated from operational and supporting activities is first yang berasal dari kegiatan operasional maupun fasilitas
segregated at source based on its characteristics, enabling pendukung terlebih dahulu dipilah di sumber berdasarkan
appropriate routing into designated treatment pathways. karakteristiknya, sehingga setiap jenis limbah dapat dialirkan
ke jalur pengolahan yang sesuai.
Non-hazardous waste is primarily managed through internal Limbah non-B3 terutama dikelola melalui fasilitas
processing facilities, with TPST Karo (covering approximately pengolahan internal, dengan TPST Karo seluas sekitar 3,3
3.3 hectares) serving as the central hub for handling domestic hektare sebagai pusat penanganan limbah domestik dan
and selected operational waste streams. At this facility, waste limbah operasional tertentu. Di fasilitas ini, limbah diolah
undergoes a combination of biological, mechanical, and melalui kombinasi proses biologis, mekanis, dan termal.
thermal treatment processes. Organic waste is fully processed Limbah organik seluruhnya diproses menjadi kompos dan
into compost and liquid fertilizer, while recyclable inorganic pupuk cair, sedangkan material anorganik yang dapat
materials are sorted and compacted for further recovery. didaur ulang dipilah dan dipadatkan untuk pemanfaatan
Residual waste that cannot be reused is treated through lebih lanjut. Limbah residu yang tidak dapat dimanfaatkan
controlled incineration to minimize final disposal volumes. kembali diolah melalui insinerasi terkendali guna menekan
Domestic waste processed at TPST Karo consists primarily of volume pembuangan akhir. Limbah domestik yang diolah
compostable (39%) and combustible (60%) materials, with a di TPST Karo sebagian besar terdiri atas material yang dapat
small proportion of recyclable waste. dikomposkan (39%) dan material mudah terbakar (60%)
dengan porsi kecil limbah yang dapat didaur ulang.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 97
Page 99
Hazardous waste is managed through a controlled process Limbah B3 dikelola melalui proses terkontrol yang mencakup
involving collection, temporary storage, and transfer to pengumpulan, penyimpanan sementara, dan penyerahan
licensed third-party providers for specialized treatment and kepada penyedia jasa pihak ketiga berizin untuk pengolahan
disposal in accordance with regulatory requirements. serta pembuangan khusus sesuai ketentuan peraturan yang
berlaku.
Through this structured approach, the Company ensures that Melalui pendekatan terstruktur ini, Perseroan memastikan
waste is managed efficiently while minimizing environmental limbah dikelola secara efisien dengan tetap meminimalkan
impact and supporting resource recovery where feasible. dampak lingkungan dan mendukung pemulihan sumber
daya apabila memungkinkan.
In 2025, there were no significant spill incidents across all Pada tahun 2025, tidak terjadi insiden tumpahan yang
operational activities. [POJK-F.15][GRI 306-3, 14.15.2] signifikan di seluruh kegiatan operasional. [POJK-F.15][GRI 306-3, 14.15.2]
The Company applies multiple treatment methods for Perseroan menerapkan berbagai metode pengolahan
domestic waste depending on its characteristics, with no limbah domestik sesuai dengan karakteristiknya dan tidak
waste sent to landfill during the reporting period. In total, terdapat limbah yang dikirim ke tempat pembuangan akhir
11,495.35 tons of domestic waste were treated, representing selama periode pelaporan. Secara total, 11.495,35 ton limbah
100% of total domestic waste generated. Incineration domestik telah diolah atau setara dengan 100% dari total
represents the primary treatment method, followed by limbah domestik yang dihasilkan. Insinerasi menjadi metode
composting for organic waste, reflecting the composition of pengolahan utama, diikuti pengomposan untuk limbah
domestic waste streams and the Company’s effort to minimize organik. Hal ini mencerminkan komposisi limbah domestik
landfill disposal. serta upaya Perseroan untuk meminimalkan pembuangan ke
tempat pembuangan akhir.
Domestic Waste Treatment (tons) [GRI 306-2, 306-5, 14.5.3, 14.5.6][SASB EM-MM-150a.4]
Penanganan Limbah Domestik (ton)
Treatment Method | Jenis Penanganan Total
Composting | Pengomposan 1,801.05
Insineration | Pembakaran 9,692.31
Compaction | Dipadatkan 1
Shredding | Pencacahan 1
Disposal to landfill | Pembuangan ke tempat pembuangan akhir 0
Total Domestic Waste Treated | Total Limbah Domestik Tertangani 11,495.35
Waste Reutilization
Pemanfaatan Kembali Limbah
PT TBP promotes waste reutilization as part of its broader PT TBP mendorong pemanfaatan kembali limbah sebagai
approach to resource efficiency and environmental bagian dari pendekatan yang lebih luas terhadap efisiensi
management. In line with its operational scale, the Company sumber daya dan pengelolaan lingkungan. Sejalan
prioritizes the conversion of industrial by-products into dengan skala operasionalnya, Perseroan memprioritaskan
valuable resources, reducing waste generation while pengolahan produk samping industri menjadi sumber daya
supporting operational needs and environmental restoration. yang bernilai guna mengurangi timbulan limbah sekaligus
mendukung kebutuhan operasional dan pemulihan
lingkungan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 98
Page 100
Industrial Reutilization: FABA [POJK-F.5]
Pemanfaatan Kembali Industri: FABA
Fly ash and bottom ash (FABA) is one of the key by-products Fly ash dan bottom ash (FABA) merupakan salah satu produk
generated from the Company’s operations. Rather than being sampingan utama yang dihasilkan dari kegiatan operasional
treated solely as waste, FABA is utilized to support circular Perseroan. FABA tidak diperlakukan semata-mata sebagai
resource use and reduce environmental impact. limbah, melainkan dimanfaatkan untuk mendukung
penggunaan sumber daya secara sirkular sekaligus
mengurangi dampak lingkungan.
FABA is classified as non-hazardous and has obtained the FABA diklasifikasikan sebagai limbah non-B3 dan telah
necessary utilization permits, allowing for safe reuse in memperoleh perizinan pemanfaatan yang diperlukan
operational and environmental applications. The material sehingga dapat digunakan kembali secara aman untuk
is further processed and utilized in various applications, kebutuhan operasional maupun lingkungan. Material ini
including [POJK-F.5]: selanjutnya diolah dan dimanfaatkan dalam berbagai
• Construction materials (e.g., concrete bricks and aplikasi, antara lain [POJK-F.5]:
supporting infrastructure) • Bahan konstruksi (seperti bata beton dan infrastruktur
• Artificial reef structures for marine ecosystem pendukung);
rehabilitation • Struktur terumbu buatan untuk rehabilitasi ekosistem
• Soil amendments for land reclamation laut; dan
• Bahan perbaikan tanah untuk reklamasi lahan.
In addition, overburden materials are systematically utilized Selain itu, material tanah penutup juga dimanfaatkan secara
in land reclamation and post-mining landform design, sistematis dalam kegiatan reklamasi lahan dan pembentukan
supporting long-term environmental recovery. kontur pascatambang guna mendukung pemulihan
lingkungan jangka panjang.
During the reporting period, the Company diverted 27,929 tons of non-hazardous
waste from disposal through reuse activities, representing 0.04% of total non-
hazardous waste generated. These activities included FABA reutilization and slag
reuse.[GRI 306-4, 14.5.5]
Selama periode pelaporan, Perusahaan mengalihkan 27.929 ton limbah non-B3 dari
pembuangan melalui kegiatan penggunaan kembali, yang merepresentasikan 0,04%
dari total limbah non-B3 yang dihasilkan. Kegiatan tersebut mencakup pemanfaatan
kembali FABA dan penggunaan ulang slag. [GRI 306-4, 14.5.5]
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 99
Page 101
Tailings Management [GRI 3-3, 14.6.1, 14.6.2, 14.6.3]
[SASB EM-MM-540a.1, EM-MM-540a.2, EM-MM-150a.5]
Pengelolaan Tailing
Tailings management is a critical component of PT TBP’s Pengelolaan tailing merupakan bagian penting dari
environmental risk management, given the scale and manajemen risiko lingkungan PT TBP, mengingat skala
potential impact of residues generated from mineral dan potensi dampak residu yang dihasilkan dari kegiatan
processing activities. The Company applies a controlled, pengolahan mineral. Perseroan menerapkan pendekatan
facility-based approach to ensure tailings are managed safely, berbasis fasilitas yang terkendali untuk memastikan tailing
responsibly, and in accordance with applicable regulatory dikelola secara aman, bertanggung jawab, dan sesuai dengan
requirements. ketentuan yang berlaku.
Tailings generated from HPAL activities at PT HPL and PT ONC Tailing yang dihasilkan dari kegiatan HPAL di PT HPL dan PT
have undergone Toxicity Characteristic Leaching Procedure ONC telah melalui pengujian Toxicity Characteristic Leaching
(TCLP) testing to ensure that environmental impacts can be Procedure (TCLP), guna memastikan dampak lingkungan
managed and monitored in accordance with the government’s dapat dikelola dan dipantau sesuai dengan persetujuan teknis
technical approval, ensuring that their management is carried dari pemerintah, sehingga pengelolaannya dilaksanakan
out under strict control. dengan pengendalian yang ketat.
PT TBP set the construction of dry and slurry tailings storage PT TBP menetapkan pembangunan fasilitas penyimpanan
facilities as a key target for 2025. This target was achieved, tailing kering dan tailing basah sebagai target utama tahun
with both facilities constructed and operational during the 2025. Target tersebut berhasil dicapai setelah kedua fasilitas
year. The Company now operates a Dry Stack Tailings Facility selesai dibangun dan mulai beroperasi pada tahun 2025. Saat
(DSTF) and a Tailings Storage Facility (TSF) to support tailings ini, Perseroan mengoperasikan Dry Stack Tailings Facility
management based on operational needs. Prior to the (DSTF) dan Tailings Storage Facility (TSF) untuk mendukung
operation of the TSF in 2025, the Company utilized the Anyer– pengelolaan tailing sesuai kebutuhan operasional.
Batimurung–Senggigi (ABS) pit as a controlled contingency Sebelum TSF mulai beroperasi pada tahun 2025, Perseroan
storage facility, which continues to be maintained to support memanfaatkan pit Anyer–Batimurung–Senggigi (ABS) sebagai
operational flexibility and risk management. fasilitas penampungan cadangan yang terkendali. Fasilitas
tersebut tetap dipelihara untuk mendukung fleksibilitas
operasional dan pengelolaan risiko.
Water treatment installation for HPAL process tailing storage area
Instalasi pengelolaan air dari area penyimpanan sisa hasil pengolahan (tailing) proses HPAL
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 100
Page 102
Tailings generated from HPAL operations are managed Tailing yang dihasilkan dari kegiatan HPAL dikelola melalui
through two primary pathways based on their physical dua jalur utama berdasarkan karakteristik fisiknya, yaitu
characteristics: dry tailings and slurry tailings. tailing kering dan tailing basah.
Dry tailings are processed through a dewatering system, Tailing kering diolah melalui sistem dewatering, di mana
where tailings are neutralized and filtered to reduce moisture tailing dinetralkan dan disaring untuk menurunkan kadar air.
content. The filtered material is then transported via conveyor Material hasil penyaringan kemudian diangkut menggunakan
and placed in the DSTF using a controlled dry stacking konveyor dan ditempatkan di DSTF melalui metode dry
method. This approach enhances geotechnical stability while stacking yang terkendali. Pendekatan ini meningkatkan
minimizing risks of water contamination. stabilitas geoteknik sekaligus meminimalkan risiko
pencemaran air.
Tailings with higher moisture content are managed through Tailing dengan kadar air lebih tinggi dikelola melalui TSF.
TSF. These slurry tailings are transported via a closed pipeline Tailing basah tersebut dialirkan melalui sistem perpipaan
system, allowing continuous and controlled deposition tertutup sehingga proses penempatan tailing dapat
without reliance on heavy equipment in the disposal area. berlangsung secara berkelanjutan dan terkendali tanpa
To ensure safety, the facility is equipped with engineered bergantung pada alat berat di area pembuangan. Untuk
controls such as drainage systems, leachate collection ponds, memastikan aspek keselamatan, fasilitas ini dilengkapi
embankments, and groundwater monitoring wells, alongside dengan pengendalian rekayasa seperti sistem drainase,
routine geotechnical monitoring to maintain slope stability kolam penampungan lindi, tanggul, serta sumur pemantauan
and mitigate potential risks. air tanah, disertai dengan pemantauan geoteknik rutin untuk
menjaga stabilitas lereng dan memitigasi potensi risiko.
Across both systems, water separated from tailings is collected Pada kedua sistem tersebut, air yang terpisah dari tailing
and either reused in operational processes or directed to dikumpulkan dan digunakan kembali dalam proses
treatment facilities prior to discharge, ensuring compliance operasional atau dialirkan ke fasilitas pengolahan sebelum
with environmental standards. dilepas ke lingkungan sehingga tetap memenuhi standar
lingkungan yang berlaku.
Water Recovery and Reuse
Perolehan dan Penggunaan Ulang Air
Since February 2025, PT TBP has implemented a dewatering Sejak Februari 2025, PT TBP telah menerapkan proses
process to reduce the moisture content of tailings, given that dewatering untuk menurunkan kadar air tailing, mengingat
a substantial portion of the tailings stream consists of water. sebagian besar aliran tailing terdiri atas air. Melalui proses
Through this process, the Company handled a total tailings ini, Perseroan menangani total volume tailing sebesar
volume of 34,299,077 tons, from which 31,629,198 tons of 34.299.077 ton dengan air yang berhasil diperoleh kembali
water were extracted and reused in operational processes. dan digunakan ulang mencapai 31.629.198 ton. Jumlah
This represents a water recovery rate of approximately 92.2%, tersebut mencerminkan tingkat perolehan kembali air sekitar
demonstrating the effectiveness of the dewatering system 92,2% dan menunjukkan efektivitas sistem dewatering
in optimizing water use. The recovered water is reused in dalam mengoptimalkan penggunaan air. Air hasil proses ini
production processes and tailings neutralization, thereby dimanfaatkan kembali dalam produksi dan netralisasi tailing
reducing reliance on external water sources and improving sehingga mengurangi ketergantungan pada sumber air
overall water efficiency. eksternal serta meningkatkan efisiensi penggunaan air secara
keseluruhan.
PT TBP Tailings Dewatering Performance | Kinerja Dewatering Tailing PT TBP
34.3 million
juta ton
tons
31.6 million
juta ton
tons
92.2%
Tailings processed before dewatering Tailings water recovery and reuse Water recovery rate
Tailing yang diolah sebelum proses Pemulihan dan penggunaan Tingkat perolehan kembali air
dewatering kembali air tailing
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 101
Page 103
Monitoring, Control, and Safety Systems [SASB EM-MM-540a.2, EM-MM-540a.3]
Sistem Pemantauan, Pengendalian, dan Keselamatan
Tailings management is supported by structured monitoring Pengelolaan tailing didukung oleh sistem pemantauan
and control systems to ensure operational safety and dan pengendalian yang terstruktur untuk memastikan
environmental protection. keselamatan operasional serta perlindungan lingkungan.
Both the DSTF and TSF are equipped with dedicated runoff Baik fasilitas DSTF maupun TSF dilengkapi sistem drainase
and leachate drainage systems. Leachate is collected and khusus untuk limpasan air dan lindi. Lindi dikumpulkan dan
directed to treatment facilities, while runoff water is managed dialirkan ke fasilitas pengolahan, sedangkan air limpasan
to prevent uncontrolled discharge. dikelola untuk mencegah pelepasan yang tidak terkendali.
Groundwater quality is monitored regularly through Kualitas air tanah dipantau secara berkala melalui sumur
designated monitoring wells, with monthly testing conducted pemantauan yang telah ditetapkan dengan pengujian
to detect any potential impact from tailings management. bulanan untuk mendeteksi potensi dampak dari pengelolaan
As of the reporting period, no leakage incidents or system tailing. Hingga akhir periode pelaporan, tidak terdapat
failures were identified. insiden kebocoran maupun kegagalan sistem.
The Company also implements comprehensive risk Perseroan juga menerapkan langkah manajemen risiko
management measures across the lifecycle of its tailings yang menyeluruh di sepanjang siklus hidup fasilitas tailing.
facilities. These include an Early Warning System (EWS), Langkah tersebut mencakup Early Warning System (EWS),
Emergency Response Plans (ERP), and Incident Response Emergency Response Plan (ERP), dan Incident Response
Plans (IRP), supported by trained personnel and routine Plan (IRP) yang didukung personel terlatih serta simulasi
emergency preparedness drills. kesiapsiagaan darurat secara berkala.
Tailings Reutilization [POJK-F.5][SASB EM-MM-150a.8]
Pemanfaatan Kembali Tailing
PT TBP is exploring opportunities to reduce the long-term PT TBP terus mengeksplorasi peluang untuk mengurangi
environmental footprint of tailings through responsible reuse dampak lingkungan jangka panjang dari tailing melalui
initiatives. Given the hazardous classification and complex inisiatif pemanfaatan kembali yang bertanggung jawab.
characteristics of HPAL tailings, reutilization efforts are Mengingat klasifikasi tailing HPAL sebagai limbah B3 serta
approached cautiously and developed in stages. karakteristiknya yang kompleks, upaya pemanfaatan
kembali dilakukan secara hati-hati dan dikembangkan secara
bertahap.
At present, tailings reutilization remains at an early stage of Saat ini, pemanfaatan kembali tailing masih berada pada
development. However, The Company has also demonstrated tahap awal pengembangan. Namun, Perseroan telah memiliki
experience in the beneficial reuse of other mineral by- pengalaman dalam pemanfaatan kembali produk sampingan
products, such as nickel slag from the Rotary Kiln Electric mineral lainnya, seperti slag nikel dari proses Rotary Kiln
Furnace (RKEF) process, which has been classified as non- Electric Furnace (RKEF) yang telah diklasifikasikan sebagai
hazardous since 2021. In 2025, 27,929 amount of nickel non-B3 sejak tahun 2021. Pada tahun 2025, sebanyak 27.929
slag was reused as part of the Company’s broader resource ton slag nikel dimanfaatkan kembali sebagai bagian dari
efficiency and waste reduction efforts. [POJK-F.5] upaya Perseroan untuk meningkatkan efisiensi sumber daya
dan mengurangi timbulan limbah. [POJK-F.5]
In addition, the reuse of nickel slag and FABA including their Selain itu, pengalaman Perseroan dalam memanfaatkan
combined application in construction materials, marine kembali slag nikel dan FABA, baik secara terpisah maupun
structures, and land reclamation—provides an important gabungan untuk material konstruksi, struktur kelautan,
foundation for the future development of tailings reuse dan reklamasi lahan menjadi landasan penting bagi
pathways. pengembangan pemanfaatan tailing di masa mendatang.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 102
Page 104
Innovation in Reclamation [POJK-F.5][GRI 14.8.9]
Inovasi dalam Reklamasi
PT TBP continues to develop innovative approaches PT TBP terus mengembangkan pendekatan inovatif
to improve reclamation outcomes, including the untuk meningkatkan keberhasilan reklamasi,
utilization of nickel slag as a soil ameliorant and termasuk melalui pemanfaatan slag nikel sebagai
growing medium for revegetation. bahan perbaikan tanah dan media tanam dalam
kegiatan revegetasi.
This application has demonstrated favorable Penerapan ini menunjukkan pertumbuhan vegetasi
vegetation growth, both for cover crops and yang baik, baik pada tanaman penutup lahan maupun
tree species, as monitored through survival rate jenis pohon, berdasarkan pemantauan melalui
measurements, plant growth assessments, and field pengukuran tingkat kelangsungan hidup tanaman,
observations. penilaian pertumbuhan, dan observasi lapangan.
This success led to Harita Nickel being appointed Keberhasilan tersebut menjadikan Harita Nickel
as a key contributor in the development of national dipercaya sebagai salah satu kontributor utama
standards, culminating in the issuance of SNI 9420:2025 dalam pengembangan standar nasional yang
on the utilization of nickel slag as a soil amendment ditandai dengan penerbitan SNI 9420:2025 mengenai
for backfilling materials and planting media in mine pemanfaatan slag nikel sebagai pembenah tanah
reclamation activities. The innovation also earned pada material penimbunan dan media tanam
Harita Nickel the Green Innovation Award 2025 (ACES dalam kegiatan reklamasi tambang. Inovasi ini juga
Awards), recognizing its responsible operational mengantarkan Harita Nickel meraih Green Innovation
practices on Obi Island, including breakthroughs in the Award 2025 (ACES Awards) sebagai pengakuan atas
use of slag as a soil ameliorant. praktik operasional yang bertanggung jawab di Pulau
Obi, termasuk terobosan dalam pemanfaatan slag
sebagai bahan perbaikan tanah.
Mr. Tonny H. Gultom, HSE Director, received the Harita Nickel award at the Green Innovation Award 2025 (ACES Awards)
Bapak Tonny H. Gultom, Direktur HSE, menerima penghargaan Harita Nickel di Green Innovation Award 2025 (ACES Awards)
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 103
Page 105
Iron Recovery Testing from HPAL By-products
Uji Coba Pemulihan Besi dari Produk Sampingan HPAL
PT TBP, through its collaboration with its affiliate, PT PT TBP, melalui kolaborasi dengan entitas asosiasinya,
Baja Jaya Lestari (BJL), has conducted a field pilot- PT Baja Jaya Lestari (BJL), telah menjalankan uji
scale test to extract minerals from High-Pressure Acid coba lapangan (field pilot scale) untuk mengekstraksi
Leaching (HPAL) by-products. This initiative aims to mineral dari produk sampingan proses High-Pressure
process the underutilized iron content within HPAL by- Acid Leaching (HPAL). Inisiatif ini bertujuan untuk
products into high-value products, namely pig iron or mengolah kandungan besi yang belum termanfaatkan
steel billets. dalam produk sampingan HPAL menjadi produk
bernilai tambah tinggi, yakni pig iron atau steel billet.
This project reflects the Company’s strategic move Proyek ini mencerminkan langkah strategis Perseroan
to implement a Circular Economy, where HPAL dalam menerapkan Ekonomi Sirkular, di mana
production residues that were previously considered sisa hasil produksi HPAL yang semula menjadi
tailings are now being processed into value-added tailing kini diolah menjadi produk bernilai tambah.
products. As a progressive step, the Company targets Sebagai langkah progresif, Perseroan menargetkan
the development of a steel billet production facility, pembangunan fasilitas produksi steel billet yang
with construction scheduled to begin at the end of konstruksinya akan dimulai pada akhir tahun 2026.
2026.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 104
Page 106
Reclamation and Post-Mining [GRI 3-3, 14.8.1, 14.8.4, 14.8.5]
[SASB EM-MM-160a.4]
Reklamasi dan Pascatambang
Reclamation and post-mining activities are integral to PT Reklamasi dan pascatambang merupakan bagian penting dari
TBP and its subsidiaries’ responsible mining approach, pendekatan pertambangan yang bertanggung jawab di PT
ensuring that land disturbed by operations is progressively TBP serta anak perusahaannya untuk memastikan lahan yang
restored and prepared for sustainable post-use. Rather than terdampak kegiatan operasional dipulihkan secara bertahap
deferring restoration to the end of mine life, the Company dan dipersiapkan bagi pemanfaatan berkelanjutan di masa
applies a progressive reclamation approach—rehabilitating mendatang. Perseroan tidak menunda pemulihan hingga
areas in parallel with ongoing operations to reduce long-term akhir umur tambang, melainkan menerapkan reklamasi
environmental impact and accelerate ecosystem recovery. progresif melalui rehabilitasi area seiring berlangsungnya
kegiatan operasional guna mengurangi dampak lingkungan
jangka panjang dan mempercepat pemulihan ekosistem.
This approach is implemented in alignment with applicable Pendekatan ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
national regulatory requirements, including Law No. 4/2009, nasional yang berlaku, termasuk Undang-Undang No. 4
Government Regulation No. 78/2010, and relevant ministerial Tahun 2009, Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2010, serta
decrees governing reclamation and post-mining activities, peraturan menteri terkait reklamasi dan pascatambang
while maintaining a strong focus on practical restoration dengan tetap fokus pada hasil pemulihan yang nyata seperti
outcomes such as land stability, vegetation growth, and the kestabilan lahan, pertumbuhan vegetasi, dan pemulihan
re-establishment of ecological functions. fungsi ekologis.
As of the reporting period, all operational areas remain in Hingga akhir periode pelaporan, seluruh area operasional
the active mining phase, and no sites have entered full post- masih berada pada tahap penambangan aktif dan belum
mining closure. However, the Company continues to prepare ada lokasi yang memasuki fase penutupan pascatambang
for this phase through structured planning and the placement secara penuh. Namun, Perseroan terus mempersiapkan
of reclamation and post-mining guarantees, ensuring that tahap tersebut melalui perencanaan yang terstruktur serta
sufficient financial resources are secured to fulfill future penempatan jaminan reklamasi dan pascatambang, sehingga
obligations. ketersediaan sumber daya keuangan untuk memenuhi
kewajiban di masa mendatang tetap terjaga.
Reclamation Implementation
Pelaksanaan Reklamasi
In 2025, the Company set a total reclamation target of 40.71 Pada tahun 2025, Perusahaan menetapkan target reklamasi
hectares, with an overall realization of 40.11 hectares. This sebesar 40,71 hektare, dengan realisasi keseluruhan mencapai
indicates that the Company achieved approximately 98.5% 40,11 hektare. Hal ini menunjukkan bahwa Perusahaan
of its total reclamation target. These efforts are aligned with berhasil mencapai sekitar 98,5% dari total target reklamasi.
operational development while ensuring that land restoration Upaya ini sejalan dengan pengembangan operasional
is undertaken in a timely and controlled manner. A detailed sekaligus memastikan bahwa pemulihan lahan dilakukan
breakdown of reclamation performance by business unit can secara tepat waktu dan terkendali. Rincian kinerja reklamasi
be seen in the table below. per unit bisnis dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Reclamation in 2025 [POJK-F.3][GRI 14.8.6][SASB EM-MM-160a.4]
Reklamasi pada Tahun 2025
Business Unit Realization (Ha) Achievement
Target (Ha)
Unit Usaha Realisasi (Ha) Pencapaian
PT TBP 23.13 23.14 100%
PT GPS 8.18 15.14 185%
PT GTS 9.4 1.83 19%
Total 40.71 40.11 98.5%
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 105
Page 107
Reclamation is implemented through a structured Reklamasi dilaksanakan melalui pendekatan revegetasi
revegetation approach designed to accelerate land recovery yang terstruktur untuk mempercepat pemulihan lahan dan
and re-establish ecological functions. The Company applies mengembalikan fungsi ekologis. Perseroan menerapkan
a multi-layered planting strategy consisting of three main strategi penanaman berlapis yang terdiri atas tiga kelompok
groups of species: spesies utama, yaitu:
• Pioneer species, which are fast-growing and used to • Spesies perintis, yaitu tanaman yang tumbuh cepat dan
stabilize and prepare the land digunakan untuk menstabilkan serta menyiapkan lahan
• Local (native) species, which support the restoration of • Spesies lokal (asli), yaitu tanaman yang mendukung
natural ecosystems pemulihan ekosistem alami
• Multipurpose species, which provide additional • Spesies serbaguna, yaitu tanaman yang memberikan
ecological and economic value, such as timber, wildlife nilai ekologis dan ekonomi tambahan seperti kayu,
feed, and fruit pakan satwa, dan buah-buahan
In 2025, PT GTS did not have any mined-out land available Pada tahun 2025, PT GTS tidak memiliki lahan bekas tambang
for reclamation, as the area remained in use for active mining yang tersedia untuk direklamasi karena area tersebut
operations and ore placement. The reported realization masih digunakan untuk kegiatan penambangan aktif dan
therefore reflects land previously designated for supporting penempatan bijih. Oleh karena itu, realisasi yang dilaporkan
facility development that was ultimately not utilized. mencerminkan lahan yang sebelumnya dialokasikan untuk
pengembangan fasilitas pendukung namun pada akhirnya
tidak digunakan.
In line with this approach, the number of trees planted for Sejalan dengan pendekatan tersebut, jumlah pohon yang
revegetation increased by 64.52% to 37,620 trees in 2025. ditanam untuk revegetasi meningkat 64,52% menjadi 37.620
The increase was mainly driven by pioneer species (25,200 pohon pada tahun 2025. Kenaikan ini terutama didorong oleh
trees) to support early-stage land stabilization, followed by penanaman spesies perintis sebanyak 25.200 pohon untuk
local species (11,546 trees) to enhance ecosystem recovery, mendukung stabilisasi lahan tahap awal, diikuti spesies
and multipurpose species (874 trees) to provide longer-term lokal sebanyak 11.546 pohon guna memperkuat pemulihan
ecological and economic benefits. [GRI 101-1, 14.4.2] ekosistem, serta spesies serbaguna sebanyak 874 pohon
untuk memberikan manfaat ekologis dan ekonomi jangka
panjang. [GRI 101-1, 14.4.2]
This approach enables gradual ecosystem recovery, moving Pendekatan ini memungkinkan pemulihan ekosistem
from initial land stabilization to longer-term biodiversity berlangsung secara bertahap, mulai dari stabilisasi awal
development. lahan hingga pengembangan keanekaragaman hayati dalam
jangka panjang.
Details of area by land category (Ha) [GRI 14.8.6][SASB EM-MM-160a.4]
Rincian area berdasarkan kategori lahan (Ha)
Land Type | Jenis Lahan 2023 2024 2025
Open area
2,429.79 2,688.13 3,291.52
Area terbuka
Post-mining area
179.99 290.56 292.29
Area pascatambang
Active mining area
162.81 128.87 169.70
Area tambang aktif
Reclaimed land for other uses
Lahan reklamasi untuk 1,018.63 1,137.75 1,671.26
penggunaan lain
Areas that have been revegetated
201.06 231.53 271.64
Area yang telah direvegetasi
Notes: Catatan:
The table presents cumulative data from PT TBP, PT GPS, and PT GTS. Tabel mencakup data dari PT TBP, PT GPS, dan PT GTS secara kumulatif.
1. Open area refers to land cleared for mining activities, measured at the end of each year. 1. Area terbuka adalah area yang dibuka untuk aktivitas tambang yang diukur setiap akhir
2. Post-mining area refers to land in the phase following the completion of all mining tahun.
operations. 2. Area pascatambang adalah area fase lanjutan setelah seluruh kegiatan operasional
3. Active mining area refers to the area actively mined during the reporting period, tambang berakhir.
measured at the end of each year. 3. Area tambang aktif adalah luas area yang sedang aktif ditambang pada periode laporan
4. Land used for other purposes refers to areas that have been mined and subsequently tersebut yang diukur setiap akhir tahun.
reclaimed for other uses (e.g., facilities, buildings, and other infrastructure). 4. Area lahan yang digunakan untuk lain adalah area yang sudah ditambang dan kemudian
5. Revegetated area refers to land that has been revegetated with pioneer, local, direklamasi untuk keperluan lain (contoh: fasilitas, area bangunan, dan infrastruktur
multipurpose, and other plant species. lainnya).
5. Area yang telah di revegetasi adalah area yang di revegetasi dengan jenis tanaman perintis,
lokal, serbaguna, lainnya.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 106
Page 108
To support the consistent implementation of reclamation Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan reklamasi
activities, the Company allocates dedicated financial secara konsisten, Perseroan mengalokasikan sumber daya
resources each year, covering land preparation, revegetation, keuangan setiap tahun yang mencakup penataan lahan,
water management, and supporting infrastructure. In revegetasi, pengelolaan air, dan infrastruktur pendukung.
2025, the company invested IDR 28.2 billion in reclamation Pada tahun 2025, Perseroan merealisasikan investasi sebesar
activities. These investments reflect the scale of operations Rp28,2 miliar untuk kegiatan reklamasi. Investasi tersebut
and the Company’s commitment to ensuring that reclamation mencerminkan skala operasional Perseroan serta komitmen
is carried out in line with both regulatory requirements and untuk memastikan reklamasi dilaksanakan selaras dengan
operational development. [POJK-F.4][GRI 14.8.8] ketentuan yang berlaku dan perkembangan operasional.
[POJK-F.4][GRI 14.8.8]
Land Reclamation Costs
Biaya Reklamasi Lahan
28,214
Billion Rupiah
Miliar Rupiah
7,439
3,885
2023 2024 2025
Year | Tahun
In addition to annual reclamation investments, the Company Selain investasi reklamasi tahunan, Perseroan juga
provides financial assurance in the form of reclamation and menyediakan jaminan keuangan dalam bentuk jaminan
post-mining guarantees, as required by applicable regulations. reklamasi dan jaminan pascatambang sesuai ketentuan yang
These guarantees are placed with the government to ensure berlaku. Jaminan tersebut ditempatkan kepada pemerintah
that sufficient funds are available to complete reclamation untuk memastikan tersedianya dana yang memadai guna
and mine closure obligations, regardless of future operational menyelesaikan kewajiban reklamasi dan penutupan tambang,
conditions. terlepas dari kondisi operasional di masa mendatang.
Reclamation and Post-Mining Guarantee Amount per Business Unit [GRI 14.8.8]
Nilai Jaminan Reklamasi dan Pascatambang per Unit Usaha
Guarantee Business Unit In Billion Rupiah (until 2025)
Jaminan Unit Usaha Dalam Miliar Rupiah (hingga 2025)
PT TBP 13.32
Reclamation
PT GPS 8.64
Reklamasi
PT GTS 7.01
PT TBP 4.08
Post-Mining
PT GPS 4.09
Pascatambang
PT GTS 0.24
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 107
Page 109
Loji Central Nursery[GRI 101-2, 14.4.3, 14.8.5]
Reclamation activities are supported by the Logi Central Kegiatan reklamasi didukung oleh Loji Central Nursery,
Nursery, the main nursery facility supplying seedlings for fasilitas pembibitan utama yang memasok bibit untuk
reclamation at TBP and PT Gane Permai Sentosa (GPS). The kebutuhan reklamasi di TBP dan PT Gane Permai Sentosa
nursery was revitalized in 2024 to enhance facilities and (GPS). Fasilitas ini direvitalisasi pada tahun 2024 guna
increase total seed capacity to 300,000 seedlings. meningkatkan sarana pendukung serta kapasitas total bibit
hingga 300.000 bibit.
In 2025, the Company prioritized optimizing seedling Pada tahun 2025, Perseroan memprioritaskan optimalisasi
production and maintenance, as well as capacity produksi dan pemeliharaan bibit, serta pengelolaan kapasitas,
management, including vegetation trials using nickel slag as termasuk uji vegetasi menggunakan slag nikel sebagai bagian
part of learning efforts to support land restoration. dari pembelajaran untuk mendukung pemulihan lahan.
With the support of nursery and data-driven management, Dengan dukungan fasilitas pembibitan dan pengelolaan
reclamation activities are expected to be carried out more berbasis data, kegiatan reklamasi diharapkan dapat
consistently and aligned with biodiversity management under dilaksanakan secara lebih konsisten serta selaras dengan
the Biodiversity Management Plan (BMP) and Biodiversity pengelolaan keanekaragaman hayati dalam Biodiversity
Action Plan (BAP). Management Plan (BMP) dan Biodiversity Action Plan (BAP).
Nursery facilities at Loji Central Nursery to support rehabilitation and revegetation programs
Fasilitas persemaian di Loji Central Nursery untuk mendukung program rehabilitasi dan penghijauan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 108
Page 110
Landscape Level Impact: Watershed (DAS) Management [GRI 101-2, 14.4.3, 14.8.6]
Dampak Tingkat Lanskap: Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS)
PT TBP carries out the rehabilitation of ten watersheds (DAS) PT TBP melaksanakan rehabilitasi sepuluh daerah aliran
as part of its obligations under the forest area utilization sungai (DAS) sebagai bagian dari kewajiban atas Persetujuan
permits (PPKH) it has obtained. The number of watershed Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) yang dimiliki Perseroan.
rehabilitation areas corresponds to the number of PPKH Jumlah lokasi rehabilitasi DAS disesuaikan dengan jumlah
permits held by each entity, namely PT TBP (4 watersheds), izin PPKH pada masing-masing entitas, yaitu PT TBP (4 DAS),
PT GPS (3 watersheds), PT GTS (1 watershed), PT BJM (1 PT GPS (3 DAS), PT GTS (1 DAS), PT BJM (1 DAS), dan PT JMP
watershed), and PT JMP (1 watershed). (1 DAS).
Watershed rehabilitation is a mandatory requirement for Rehabilitasi DAS merupakan kewajiban bagi pemegang izin
permit holders to restore degraded land and maintain untuk memulihkan lahan terdegradasi dan menjaga fungsi
ecosystem functions, both within and outside forest areas. ekosistem, baik di dalam maupun di luar kawasan hutan.
The implementation refers to the relevant Ministry of Pelaksanaannya mengacu pada Peraturan Kementerian
Environment and Forestry regulations (PermenLHK), with a Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PermenLHK) yang
minimum three-year process consisting of planting (P.0) and relevan dengan proses minimal tiga tahun yang mencakup
maintenance (P.1–P.2), followed by evaluation and handover penanaman (P.0) serta pemeliharaan (P.1–P.2), kemudian
to the relevant ministry and regional land managers. dilanjutkan dengan evaluasi dan penyerahan kepada
kementerian terkait serta pengelola lahan daerah.
The rehabilitation activities are carried out across several Kegiatan rehabilitasi dilaksanakan di beberapa wilayah,
regions, including South Halmahera (Halsel), West Halmahera antara lain Halmahera Selatan, Halmahera Barat, Halmahera
(Halbar), North Halmahera (Halut), and Morotai Island Utara, dan Kabupaten Pulau Morotai. Perseroan menargetkan
Regency. The Company targets watershed rehabilitation (DAS) penilaian rehabilitasi DAS seluas 350 hektare dengan tingkat
assessments covering 350 hectares, with a plant survival rate kelangsungan hidup tanaman di atas 80%. Selama periode
exceeding 80%. During the reporting period, the Company pelaporan, Perseroan melaksanakan rehabilitasi melampaui
carried out rehabilitation beyond minimum requirements, persyaratan minimum dengan total area melebihi 2.198,35
with a total rehabilitated area exceeding 2,198.35 hectares, hektare, termasuk tambahan area penyangga sebesar
including an additional 10–25% buffer area. Rehabilitation 10–25%. Kinerja rehabilitasi dipantau melalui pencapaian
performance is monitored based on achieving a minimum tingkat pemulihan minimal 75% serta dokumentasi bertanda
recovery rate of 75% and through geotagged documentation. geografis (geotagged). Hingga tahun 2025, Perseroan telah
As of 2025, the Company has handed over 2,592.92 hectares of menyerahkan 2.592,92 hektare area rehabilitasi, dengan
rehabilitated area, with a plant survival rate of 82%. tingkat kelangsungan hidup tanaman sebesar 82%.
River Basin Reforestation Program (DAS) in 2025
Program Reboisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tahun 2025
Managed Areas (Ha) Seed Planted (Number) Watershed Handover (Ha)
Area Terkelola (Ha) Bibit Ditanam (Jumlah) Penyerahan DAS (Ha)
2,198.3 502,215 2,592.9
Notes: Catatan:
1. Managed areas: Total area managed during the reporting year 1. Area terkelola: total luas area yang dikelola selama tahun pelaporan.
2. Seed planted: Total number of seedlings planted during the reporting year 2. Bibit ditanam: total jumlah bibit yang ditanam selama tahun pelaporan.
3. Watershed Handover: Total area handed over the reporting year 3. Penyerahan DAS: total luas area yang diserahkan selama tahun pelaporan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 109
Page 111
Biodiversity [POJK-F.9] [GRI 3-3, 101-4, 101-5, 14.4.1, 14.4.4, 14.4.5]
[SASB EM-MM-160a.1]
Keanekaragaman Hayati
PT TBP manages biodiversity through a landscape-based PT TBP mengelola keanekaragaman hayati melalui
approach, recognizing that mining activities interact with pendekatan berbasis lanskap dengan memahami bahwa
broader ecological systems beyond operational boundaries. kegiatan pertambangan berinteraksi dengan sistem ekologi
This approach enables the Company to assess risks more yang lebih luas di luar batas operasional. Pendekatan
comprehensively and implement management measures ini memungkinkan Perseroan menilai risiko secara lebih
that support the protection and restoration of both terrestrial komprehensif serta menerapkan langkah pengelolaan yang
and marine ecosystems. mendukung perlindungan dan pemulihan ekosistem darat
maupun laut.
In 2025, PT TBP has strengthened its biodiversity management Pada tahun 2025, PT TBP memperkuat pengelolaan
by initiating the mapping of Shallow Marine Aquatic Habitats keanekaragaman hayati dengan memulai pemetaan Habitat
(HPLD), complimenting the existing terrestrial land cover Perairan Laut Dangkal (HPLD) sebagai pelengkap pemetaan
mapping. This activity is carried out in collaboration with an tutupan lahan darat yang telah tersedia sebelumnya. Kegiatan
independent party to obtain a comprehensive understanding ini dilaksanakan bekerja sama dengan pihak independen
of coastal and marine ecosystem conditions surrounding untuk memperoleh pemahaman yang menyeluruh mengenai
the operational area, serving as a basis for informed and kondisi ekosistem pesisir dan laut di sekitar wilayah
sustainable environmental management decisions. operasional, sekaligus menjadi dasar pengambilan keputusan
pengelolaan lingkungan yang tepat dan berkelanjutan.
All mining activities are carried out in accordance with Seluruh kegiatan pertambangan dilaksanakan sesuai
AMDAL provisions and are located outside legally protected ketentuan AMDAL dan berlokasi di luar kawasan yang
areas and nationally and internationally recognized areas of dilindungi secara hukum serta area penting bagi
biodiversity importance. keanekaragaman hayati yang diakui secara nasional maupun
internasional.
Biodiversity Management Plan [POJK-F.10][GRI 101-4, 108-8, 14.4.4, 14.4.8]
Rencana Pengelolaan Keanekaragaman Hayati
As part of its Biodiversity Policy, PT TBP implements a Sebagai bagian dari Kebijakan Keanekaragaman Hayati, PT
structured biodiversity management approach through the TBP menerapkan pengelolaan keanekaragaman hayati yang
Biodiversity Management Plan (BMP), which serves as the terstruktur melalui Biodiversity Management Plan (BMP)
overarching framework across all operational areas, covering sebagai kerangka kerja utama di seluruh area operasional.
eight active business units and one planned for operation Cakupan BMP meliputi delapan unit bisnis aktif serta satu
in 2026. The BMP integrates biodiversity considerations into unit yang direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2026.
operational planning through a risk-based and landscape- Melalui pendekatan berbasis risiko dan tingkat lanskap, BMP
level approach. [GRI 101-1, 14.4.2] mengintegrasikan pertimbangan keanekaragaman hayati ke
dalam perencanaan operasional. [GRI 101-1, 14.4.2]
Biodiversity Integration Across Operational Phases [GRI 101-2, 101-4, 14.4.3, 14.4.4]
Integrasi Keanekaragaman Hayati di Seluruh Tahap Operasional
Pre-Construction Operations Post-Operations
Pra-Konstruksi Operasi Pasca-Operasi
Risk Assessment & Mitigation • Habitat Protection Programs • Ecosystem Rehabilitation
Planning • Operational Controls • Pollution Prevention
• Environmental Monitoring
Penilaian risiko dan • Rehabilitasi ekosistem
perencanaan mitigasi • Program perlindungan habitat • Pencegahan pencemaran
• Pengendalian operasional
• Pemantauan lingkungan
Continuous Monitoring & Evaluation | Pemantauan dan evaluasi berkelanjutan
International Recognized Areas, including Protected Forests, conservation areas, IBAs, KBAs, EBAs, Peat Kawasan yang Diakui Secara Internasional, termasuk Hutan Lindung, kawasan konservasi, IBA, KBA, EBA,
Hydrological Units, IUCN protected areas, UNESCO Biosphere Reserves, Ramsar sites, and UNESCO World Unit Hidrologi Gambut, kawasan lindung IUCN, Cagar Biosfer UNESCO, situs Ramsar, dan Situs Warisan Dunia
Heritage Sites UNESCO
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 110
Page 112
Aligned with national regulations and international Pelaksanaan BMP diselaraskan dengan ketentuan nasional
standards—including IFC Performance Standard 6, the dan standar internasional, termasuk IFC Performance
Equator Principles, and IRMA—the BMP is supported by Standard 6, Equator Principles, dan IRMA. Rencana ini
habitat and ecosystem services assessments, as well as flora didukung oleh penilaian habitat dan jasa ekosistem serta
and fauna inventories, to identify and manage biodiversity inventarisasi flora dan fauna untuk mengidentifikasi dan
risks and impacts. The plan covers mining, processing, and Obi mengelola risiko maupun dampak terhadap keanekaragaman
Industrial Park, with a focus on protecting key environmental hayati. Cakupannya meliputi kegiatan pertambangan,
functions such as water regulation, carbon sequestration, and pengolahan, dan Kawasan Industri Obi dengan fokus pada
erosion control. [GRI 101-8, 14.4.8] perlindungan fungsi lingkungan utama seperti pengaturan
air, penyerapan karbon, dan pengendalian erosi.[GRI 101-8, 14.4.8]
This framework is operationalized through a Biodiversity Kerangka kerja tersebut dijalankan melalui Biodiversity
Action Plan (BAP), which is updated every five years and Action Plan (BAP) yang diperbarui setiap lima tahun dan
translated into site-specific programs for each business unit. diterjemahkan ke dalam program spesifik lokasi pada masing-
In 2025, PT TBP achieved its target to develop the 2026–2030 masing unit bisnis. Pada tahun 2025, PT TBP mencapai target
BAP, which will subsequently be evaluated by an independent penyusunan BAP 2026–2030 yang selanjutnya akan dievaluasi
third party. Through this approach, biodiversity management oleh pihak ketiga independen. Melalui pendekatan ini,
is integrated across all operational phases, from pre- pengelolaan keanekaragaman hayati terintegrasi di seluruh
construction and operations to post-operation. tahapan operasional, mulai dari pra-konstruksi, operasi,
hingga pasca-operasi.
The Company applies the mitigation hierarchy as the core Perseroan menerapkan hierarki mitigasi sebagai prinsip
principle guiding biodiversity management, prioritizing utama dalam pengelolaan keanekaragaman hayati dengan
impact avoidance, followed by minimization, restoration, memprioritaskan penghindaran dampak, diikuti upaya
and, where necessary, offset or compensation. minimisasi, restorasi, serta kompensasi apabila diperlukan.
Impact | Dampak
Potential Impact | Dampak Potensial
Residual Impact
Dampak Residual
Avoid Mitigation Restore
Hindari Mitigasi Memulihkan
Additional
Actions
Aksi Tambahan
Avoid Mitigation Restore Offset
Hindari Mitigasi Memulihkan Mengimbangi
No Net Loss Net Profit
Tanpa Kerugian Bersih Keuntungan
Bersih
Notes: Catatan:
1. Avoid 1. Menghindari
Avoiding certain activities or locations where potential impacts on habitats or Menghindari aktivitas atau lokasi tertentu apabila potensi dampaknya terhadap
species are considered high. habitat atau spesies dinilai tinggi.
2. Minimize 2. Meminimalkan
Minimizing impacts through adjustments in design, work methods, operational Mengurangi dampak melalui penyesuaian desain, metode kerja, pengendalian
controls, and environmental best practices. operasional, dan praktik terbaik lingkungan.
3. Restore 3. Memulihkan
Restoring ecological functions in affected areas through revegetation, reclamation, Melakukan pemulihan fungsi ekologis pada area yang terdampak melalui
and habitat rehabilitation. revegetasi, reklamasi, dan rehabilitasi habitat.
4. Offset / Compensate 4. Mengimbangi
Applying offsets where residual impacts cannot be fully avoided, minimized, or Menerapkan pengimbangan apabila terdapat dampak residual yang tidak dapat
restored. sepenuhnya dihindari, diminimalkan, atau dipulihkan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 111
Page 113
In 2025, all business units in Kawasi implemented biodiversity Pada tahun 2025, seluruh unit bisnis di Kawasi telah
programs under the BMP and BAP framework. Implementation melaksanakan program keanekaragaman hayati berdasarkan
effectiveness has been reviewed through internal evaluations kerangka BMP dan BAP. Efektivitas pelaksanaannya telah
and independent assessments, including IRMA verification, ditinjau melalui evaluasi internal dan penilaian independen,
with findings used to strengthen management of sensitive termasuk verifikasi IRMA. Hasil penilaian tersebut digunakan
ecosystems, post-mining impacts, and ecosystem services untuk memperkuat pengelolaan ekosistem sensitif, dampak
integration through structured corrective action plans. pascatambang, serta integrasi jasa ekosistem melalui rencana
tindakan korektif yang terstruktur.
The development and refinement of the BAP also involve Pengembangan dan penyempurnaan BAP juga melibatkan
stakeholder engagement, including consultations with local partisipasi para pemangku kepentingan, termasuk
communities. In 2025, PT TBP conducted one Focus Group konsultasi dengan masyarakat setempat. Pada tahun 2025,
Discussion (FGD) with representatives from Kawasi and Soligi PT TBP menyelenggarakan satu Focus Group Discussion
villages to incorporate local perspectives, ensuring that (FGD) bersama perwakilan Desa Kawasi dan Desa Soligi
biodiversity management remains contextual and responsive untuk memasukkan perspektif lokal sehingga pengelolaan
to on-the-ground conditions. This activity is conducted keanekaragaman hayati tetap relevan dengan kondisi
annually as part of the Company’s ongoing commitment to lapangan dan responsif terhadap kebutuhan setempat.
inclusive and participatory biodiversity management. Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari
komitmen berkelanjutan Perseroan terhadap pengelolaan
keanekaragaman hayati yang inklusif dan partisipatif.
Landscape-level Nature Risk Assessment [GRI 101-4, 101-6, 14.4.4, 14.4.6]
Kajian Risiko Alam Tingkat Lanskap
PT TBP conducted a landscape-level nature-related risk PT TBP melaksanakan Landscape-level Nature Risk
assessment on Obi Island in 2023–2024 to understand nature- Assessment (LNRA) di Pulau Obi pada periode 2023–2024
related risks at the landscape level, including areas beyond its untuk memahami risiko terkait alam pada skala lanskap,
operational boundaries. The study, prepared in collaboration termasuk area di luar batas operasional Perseroan. Kajian ini
with an independent consultant, aligns with the Taskforce disusun bersama konsultan independen dan selaras dengan
on Nature-related Financial Disclosures (TNFD) framework, kerangka Taskforce on Nature-related Financial Disclosures
specifically the LEAP (Locate, Evaluate, Assess, and Prepare) (TNFD), khususnya melalui pendekatan LEAP (Locate,
approach. Evaluate, Assess, and Prepare).
The Company identifies direct drivers of biodiversity Perseroan mengidentifikasi penggerak langsung
loss, including land use change, habitat fragmentation, keanekaragaman hayati berupa perubahan penggunaan
environmental quality degradation, and pressures on aquatic lahan, fragmentasi habitat, penurunan kualitas lingkungan,
and coastal ecosystems.[GRI 101-6, 14.4.6] serta tekanan terhadap ekosistem perairan dan pesisir.
[GRI 101-6, 14.4.6]
The LNRA identifies key risks, including pressures on natural LNRA mengidentifikasi sejumlah risiko utama, antara lain
forests, high conservation value (HCV) habitats, and key tekanan terhadap hutan alami, habitat bernilai konservasi
ecosystem services such as water availability, erosion control, tinggi, serta jasa ekosistem penting seperti ketersediaan air,
and coastal ecosystems. In response to these findings, in 2025 pengendalian erosi, dan ekosistem pesisir. Menindaklanjuti
the Company focused on integrating LNRA recommendations hasil tersebut, Perseroan pada tahun 2025 berfokus
into operational practices while strengthening its nature- mengintegrasikan rekomendasi LNRA ke dalam praktik
related risk mitigation strategy.[GRI 101-4, 14.4.4] operasional sekaligus memperkuat strategi mitigasi risiko
terkait alam.[GRI 101-4, 14.4.4]
This mitigation strategy will be updated annually based on Strategi mitigasi ini akan diperbarui setiap tahun berdasarkan
updates to the LNRA, including the 2025 mapping, and will pembaruan LNRA, termasuk pemetaan tahun 2025.
include adjustments to operational activities, mitigation Cakupannya meliputi penyesuaian aktivitas operasional,
measures aligned with risk levels, as well as the designation penerapan langkah mitigasi sesuai tingkat risiko, serta
of areas requiring special protection to support adaptive and penetapan area yang memerlukan perlindungan khusus guna
integrated risk management. mendukung pengelolaan risiko yang adaptif dan terintegrasi.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 112
Page 114
Integration of Nature-related Risks into
Supplier Due Diligence [GRI 101-4, 14.4.4]
Integrasi Risiko Terkait Alam dalam Supplier Due Diligence
As a follow-up to the LNRA, PT TBP has begun Sebagai tindak lanjut LNRA, PT TBP mulai
integrating a basic assessment of nature-related risks mengintegrasikan penilaian risiko dasar terkait
into its supplier due diligence process, with an initial alam ke dalam proses uji tuntas pemasok (supplier
focus on raw material suppliers. This process is also due diligence), dengan fokus awal pada pemasok
supported by an independent consultant. bahan baku. Proses ini juga didukung oleh konsultan
independen.
The assessment covers suppliers’ environmental Penilaian mencakup praktik pengelolaan lingkungan
management practices and compliance in the dan kepatuhan pemasok dalam perolehan bahan
sourcing of raw materials. As of 2025, evaluations have baku. Hingga 2025, evaluasi telah dilakukan pada
been conducted for selected suppliers and have not sejumlah pemasok tertentu dan belum mencakup
yet covered the entire supply chain. Going forward, seluruh rantai pasok. Ke depan, Perseroan akan
the Company will expand and deepen the scope memperluas dan memperdalam cakupan penilaian
of the assessment to ensure more comprehensive guna memastikan pengelolaan risiko lingkungan yang
environmental risk management, both within and lebih komprehensif, baik di dalam maupun di luar area
beyond its operational areas. operasional.
Focus Areas for Biodiversity Management Development in 2026
Fokus Pengembangan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Tahun 2026
Implementation of a Development of multi-stakeholder
landscape-based approach collaboration mechanisms in
in planning and biodiversity management at the
decision-making. landscape scale.
Penerapan pendekatan Pengembangan mekanisme
berbasis lanskap dalam kolaborasi multipihak dalam
perencanaan dan pengelolaan keanekaragaman hayati
pengambilan keputusan. pada skala lanskap.
Strengthening the Biodiversity Strengthening stakeholder Integration of conservation
Management Plan (BMP) in terms engagement in the planning and and regional development in
of scope, as well as impact and implementation of biodiversity an inclusive manner on Obi
opportunity management. management. Island.
Penguatan Biodiversity Penguatan keterlibatan pemangku Integrasi konservasi dan
Management Plan (BMP) dalam kepentingan dalam proses pembangunan wilayah
cakupan dan pengelolaan perencanaan dan implementasi secara inklusif di Pulau Obi.
dampak dan peluang pengelolaan keanekaragaman hayati.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 113
Page 115
Biodiversity Implementation and Initiatives
Pelaksanaan dan Inisiatif Kenaekaragaman Hayati
Based on the BMP and supporting assessments, PT TBP Berdasarkan BMP dan berbagai kajian pendukung, PT TBP
implements biodiversity management through an integrated melaksanakan pengelolaan keanekaragaman hayati melalui
approach covering habitat protection, ecosystem restoration, pendekatan terpadu yang mencakup perlindungan habitat,
ecological monitoring, and community engagement. restorasi ekosistem, pemantauan ekologis, serta pelibatan
masyarakat.
Community-based Conservation and Monitoring [GRI 101-2, 14.4.3]
Konservasi dan Pemantauan Berbasis Masyarakat
PT TBP recognizes that biodiversity management extends PT TBP memahami bahwa pengelolaan keanekaragaman
beyond operational controls and requires active community hayati tidak hanya bergantung pada pengendalian
participation. The Company engages local communities operasional, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif
in conservation efforts through education, participatory masyarakat. Oleh karena itu, Perseroan melibatkan
monitoring, and stakeholder engagement initiatives. masyarakat setempat dalam upaya konservasi melalui
program edukasi, pemantauan partisipatif, dan inisiatif
pelibatan pemangku kepentingan.
In 2025, biodiversity education programs were conducted Pada tahun 2025, program edukasi keanekaragaman hayati
in Kawasi and Soligi villages, reaching approximately 150 dilaksanakan di Desa Kawasi dan Desa Soligi dengan
students across primary to senior high school levels. The menjangkau sekitar 150 siswa mulai dari tingkat sekolah
program aims to foster environmental awareness from dasar hingga sekolah menengah atas. Program ini bertujuan
an early age, with participants demonstrating an average menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini dengan
knowledge increase of 60 points based on pre- and post- hasil peningkatan pengetahuan peserta rata-rata sebesar 60
assessments. poin berdasarkan perbandingan pre-assessment dan post-
assessment.
The Company has also begun implementing SMART (Spatial Perseroan juga mulai menerapkan patroli SMART (Spatial
Monitoring and Reporting Tool) patrols in collaboration Monitoring and Reporting Tool) bersama masyarakat untuk
with local communities to monitor potential disturbances in memantau potensi gangguan pada habitat sensitif sebagai
sensitive habitats to support Net Conservation Gain. dukungan terhadap pencapaian Net Conservation Gain.
To assess conservation awareness and identify opportunities Untuk menilai tingkat kesadaran konservasi serta
for community empowerment, PT TBP conducted a mengidentifikasi peluang pemberdayaan masyarakat, PT
perception survey in Kawasi and Soligi. The findings are TBP melaksanakan survei persepsi di Kawasi dan Soligi. Hasil
used to inform integrated CSR and ESG strategies by aligning kajian ini digunakan sebagai dasar dalam penyusunan strategi
biodiversity initiatives with local socio-cultural and economic CSR dan ESG yang terintegrasi dengan menyelaraskan inisiatif
contexts. Implementation focuses on addressing site-specific keanekaragaman hayati terhadap konteks sosial, budaya,
biodiversity risks, including the protection of endemic fauna dan ekonomi setempat. Pelaksanaannya difokuskan pada
and critical ecosystems through collaboration with local penanganan risiko keanekaragaman hayati yang spesifik
communities. Initial initiatives include plans to engage di masing-masing lokasi, termasuk perlindungan fauna
community members in biodiversity patrols and to develop endemik dan ekosistem penting melalui kolaborasi dengan
nature-based livelihoods, fostering long-term ownership of masyarakat setempat. Inisiatif awal mencakup rencana
conservation efforts. Through this approach, biodiversity pelibatan masyarakat dalam patroli keanekaragaman hayati
programs are progressively tailored to the distinct ecological serta pengembangan mata pencaharian berbasis alam guna
and social priorities of each area. mendorong kepemilikan jangka panjang terhadap upaya
konservasi. Melalui pendekatan ini, program keanekaragaman
hayati dikembangkan secara bertahap agar selaras dengan
prioritas ekologis dan sosial yang berbeda pada setiap
wilayah.
In parallel, the Company is exploring the development of Sejalan dengan itu, Perseroan juga tengah mengeksplorasi
a Biodiversity Compensation Program to address residual pengembangan Biodiversity Compensation Program untuk
impacts, with potential implementation areas identified mengelola dampak residual dengan area implementasi
within the KAAS (New Kawasi) area. potensial yang telah diidentifikasi di kawasan KAAS (Kawasi
Baru).
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 114
Page 116
Ecological Monitoring and Risk Control
Pemantauan Ekologi dan Pengendalian Risiko
Flora and Fauna Monitoring [GRI 101-4, 14.4.4]
Pemantauan Flora dan Fauna
PT TBP conducts regular flora and fauna monitoring in mining PT TBP melaksanakan pemantauan flora dan fauna secara
and industrial areas on and around Obi Island to ensure berkala di area pertambangan dan kawasan industri di Pulau
operations remain aligned with environmental protection Obi serta sekitarnya untuk memastikan kegiatan operasional
principles. These activities include field surveys, species tetap selaras dengan prinsip perlindungan lingkungan.
identification, and the recording of habitat conditions, with Kegiatan ini mencakup survei lapangan, identifikasi spesies,
the results used for regulatory reporting and ecological risk dan pencatatan kondisi habitat dengan hasil yang digunakan
evaluation. Based on Critical Habitat Assessment (CHA) results untuk pelaporan kepada regulator serta evaluasi risiko
using the Integrated Biodiversity Assessment Tool (IBAT), no ekologis. Berdasarkan Critical Habitat Assessment (CHA)
areas within the Obi Island Industrial Estate meet the criteria menggunakan Integrated Biodiversity Assessment Tool
for critical habitat under IFC Performance Standard 6. (IBAT), tidak terdapat area di Kawasan Industri Pulau Obi
yang memenuhi kriteria critical habitat berdasarkan IFC
Performance Standard 6.
In 2025, the total number of identified species increased Pada tahun 2025, jumlah spesies yang teridentifikasi
to 167. While the majority are classified as Least Concern, meningkat menjadi 167 spesies. Meskipun sebagian besar
the presence of species with higher conservation status is berada dalam kategori Risiko Rendah, keberadaan spesies
taken into consideration operational controls and habitat dengan status konservasi lebih tinggi tetap menjadi
protection. Monitoring of flora, fauna, and aquatic ecology pertimbangan pengendalian operasional dan perlindungan
is also conducted regularly in accordance with AMDAL habitat. Pemantauan flora, fauna, dan ekologi perairan
requirements and reported to the Ministry of Environment juga dilakukan secara rutin sesuai ketentuan AMDAL serta
and Forestry every six months. All monitoring and evaluation dilaporkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan
results serve as a basis for continuous improvement. Kehutanan setiap enam bulan. Seluruh hasil pemantauan
dan evaluasi menjadi dasar perbaikan berkelanjutan.
Coastal and Marine Ecosystem Restoration [GRI 101-7, 14.4.7] [SASB EM-MM-160a.3]
Restorasi Ekosistem Pesisir dan Laut
To manage potential impacts on coastal ecosystems, PT Untuk mengelola potensi dampak terhadap ekosistem
TBP implements a range of marine conservation initiatives, pesisir, PT TBP menjalankan berbagai inisiatif konservasi laut,
including mangrove restoration, artificial reef deployment, termasuk restorasi mangrove, pemasangan struktur terumbu
and ecosystem research, aimed at supporting habitat buatan, dan riset ekosistem. Upaya ini ditujukan untuk
recovery and maintaining ecological balance. mendukung pemulihan habitat serta menjaga keseimbangan
ekologis kawasan pesisir dan laut.
Number of Species Based on IUCN Classification (species) [GRI 101-7, 14.4.7]
Jumlah Spesies Berdasarkan Klasifikasi IUCN (spesies)
IUCN Category
2023 2024 2025
Kategori IUCN
Critically Endangered
0 0 1
Kritis
Endangered
2 0 1
Terancam Punah
Vulnerable
2 3 4
Rentan
Near Threatened
3 0 1
Hampir Terancam
Least Concern
105 120 160
Risiko Rendah
Total Species
112 123 167
Total Spesies
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 115
Page 117
Coastal Mangrove Conservation [GRI 101-2, 14.4.3]
Konservasi Mangrove Pesisir
The mangrove restoration program, initiated in 2021, continues Program restorasi mangrove yang dimulai sejak tahun 2021
to expand across multiple coastal locations, including Bacan terus diperluas di berbagai lokasi pesisir, termasuk Pulau
Island (Awanggoa and Belang-belang) and Kayoa. In 2025, the Bacan (Awanggoa dan Belang-belang) serta Kayoa. Pada
Company planted 8,465 mangrove seedlings, representing a tahun 2025, Perseroan menanam 8.465 bibit mangrove atau
124% increase compared to 2024. The total rehabilitated area meningkat 124% dibandingkan tahun 2024. Total luas area
reached approximately 24.9 hectares. rehabilitasi mencapai sekitar 24,9 hektare.
Activities during the year focused on both new planting and Kegiatan sepanjang tahun difokuskan pada penanaman
gap filling to improve survival rates. The Company also began baru serta penanaman pengganti untuk meningkatkan
developing local seedling sources to improve ecological tingkat kelangsungan hidup tanaman. Perseroan juga mulai
suitability, supported by ongoing research into mangrove mengembangkan sumber bibit lokal guna meningkatkan
substrate development. kesesuaian ekologis yang didukung melalui riset berkelanjutan
mengenai pengembangan media tanam mangrove.
Mangrove seedlings are currently sourced from Ternate, North Saat ini, bibit mangrove masih dipasok dari Ternate, Maluku
Maluku. However, the Company has begun developing local Utara. Namun, Perseroan telah memulai pengembangan
seedling sources to improve suitability to local conditions. sumber bibit lokal agar lebih sesuai dengan kondisi setempat.
Moreover, PT TBP invested IDR 350 million for the program of Selain itu, PT TBP menginvestasikan Rp350 juta untuk program
mangrove seedlings in 2024-2025 and also facilitated research pengadaan bibit mangrove selama periode 2024–2025, serta
conducted by Harita’s internal team on the development of memfasilitasi penelitian yang dilakukan tim internal Harita
mangrove substrates. [POJK-F.4] terkait pengembangan substrat mangrove. [POJK-F.4]
Number of Mangrove Seedlings Total Cost of Mangrove Procurement
Jumlah Bibit Mangrove Total Biaya Pengadaan Mangrove
31,470
270
Rp Million
175
Rp Juta
175
Seeds
Bibit
8,465
3,775
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Year | Tahun Procurement Year | Tahun Pengadaan
8,465 24.19
Mangrove seedlings Ha planted area
bibit Mangrove Ha area tertanam
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 116
Page 118
Artificial Reef Development (Reef Cubes) [POJK-F.5][GRI 101-2, 14.4.3]
Pemanfaatan Terumbu Buatan (Reef Cubes)
In addition to mangroves, PT TBP develops artificial reef Selain mangrove, PT TBP mengembangkan struktur terumbu
structures as a medium for coral growth and fish habitats. buatan sebagai media pertumbuhan karang dan habitat ikan.
These structures are not artificial corals, but rather media Struktur ini bukan karang buatan, melainkan media reef cube
(reef cubes) designed to support the natural growth of marine yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan organisme
organisms. Reef cubes are produced from a mixture of nickel laut secara alami. Reef cube diproduksi dari campuran slag
slag and cement and are used as substrates for marine biota nikel dan semen serta digunakan sebagai substrat bagi biota
to attach. laut untuk menempel dan berkembang.
PT TBP also collaborated with Khairun University in PT TBP juga bekerja sama dengan Universitas Khairun dalam
monitoring coral growth using reef cube media. Monitoring pengamatan pertumbuhan karang di media reef cube. Hasil
results indicate positive ecosystem development. In 2025, pemantauan menunjukkan perkembangan ekosistem yang
coral growth reached 4.42 cm per year, with the highest coral positif. Selama 2025, pertumbuhan karang mencapai 4,42 cm
recruitment size recorded at 18.9 cm. The restoration area has per tahun dengan ukuran rekrutmen karang tertinggi 18,9 cm.
also begun to show fish colonization, with 161 species from 28 Area restorasi juga mulai menunjukkan proses kolonisasi ikan
families of reef fish observed. dengan pengamatan keberadaan 161 spesies dari 28 famili
ikan karang.
In 2025, a total of 664 artificial reef structures were installed Pada tahun 2025, sebanyak 664 unit struktur terumbu buatan
in the waters around Kawasi, representing a 279% increase dipasang di perairan sekitar Kawasi atau meningkat 279%
compared to the previous year. dibandingkan tahun sebelumnya.
Number of Artificial Reefs Total Cost of Artificial Reef Development
Jumlah Terumbu Buatan Total Biaya Pengembangan Terumbu Buatan
1,086
380.1
664
Rp Million
Rp Juta
Unit
232.4
175
61.25
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Year | Tahun Procurement Year | Tahun Pengadaan
Community Engagement through Marine Conservation
Pelibatan Masyarakat melalui Konservasi Laut
As part of efforts to raise awareness of marine conservation, Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran
PT TBP organized the 2025 Obi Fishing Tournament under terhadap konservasi laut, PT TBP menyelenggarakan Obi
the theme “Let’s Protect Our Sea”. The event involved 135 Fishing Tournament 2025 dengan tema “Let’s Protect Our
participants from local communities and employees and Sea”. Kegiatan ini melibatkan 135 peserta yang berasal dari
served as both a social and educational platform. masyarakat setempat dan karyawan, sekaligus menjadi
sarana sosial dan edukasi.
Participants were encouraged to follow sustainable fishing Para peserta didorong untuk menerapkan praktik
practices, including restrictions on protected species. The penangkapan ikan yang berkelanjutan, termasuk menaati
diversity of the catch—totaling 94 kg and including snapper, ketentuan terhadap spesies yang dilindungi. Keragaman hasil
grouper, and tuna—also provided an informal indicator of tangkapan yang mencapai total 94 kg yang antara lain terdiri
marine ecosystem conditions. Certain species, such as tiger atas ikan kakap, kerapu, dan tuna juga menjadi indikator
sharks, were released to support ecological balance. informal mengenai kondisi ekosistem laut. Beberapa spesies
tertentu, seperti hiu macan, dilepas kembali guna mendukung
keseimbangan ekologi.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 117
Page 119
Managing Our
Human Resource
Responsibly
Mengelola Sumber Daya Manusia
Secara Bertanggung Jawab
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 118
Page 120
Human Resource Management
[GRI 3-3, 14.17.1]
Manajemen Sumber Daya Manusia
As PT TBP’s operations continue to expand in scale, production Seiring dengan terus berkembangnya operasi PT TBP dari
capacity, and workforce mobility, the Company continues to segi skala, kapasitas produksi, dan mobilitas tenaga kerja,
strengthen its human resources (HR) management framework Perseroan terus memperkuat kerangka pengelolaan sumber
to ensure workforce readiness, fair labor practices, and daya manusia (SDM) untuk memastikan kesiapan tenaga
productive industrial relations. kerja, praktik ketenagakerjaan yang adil, serta hubungan
industrial yang produktif.
Guided by Company Regulations and comprehensive HR Dengan berpedoman pada Peraturan Perseroan dan kebijakan
policies, this approach safeguards workers’ rights and upholds SDM yang komprehensif, pendekatan ini melindungi hak-
occupational health and safety (OHS) standards. This also hak tenaga kerja serta menjunjung tinggi standar kesehatan
enables more effective workforce planning and competency dan keselamatan kerja (K3). Hal ini juga memungkinkan
development, keeping talent capabilities aligned with the perencanaan tenaga kerja dan pengembangan kompetensi
Company’s evolving operational priorities. [GRI 3-3, 14.17.1] yang lebih efektif, sehingga kapabilitas talenta tetap
selaras dengan prioritas operasional Perseroan yang terus
berkembang. [GRI 3-3, 14.17.1]
In 2025, the Company’s focus remained on strengthening Pada tahun 2025, fokus Perseroan tetap pada penguatan
system effectiveness and ensuring consistent implementation efektivitas sistem serta memastikan implementasi yang
across all operational areas. konsisten di seluruh area operasional.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 119
Page 121
Upholding Labor Rights through an Inclusive and Equitable Workplace
Menjunjung Hak Tenaga Kerja melalui Tempat Kerja yang Inklusif dan Berkeadilan
Respecting Labor Rights [GRI 2-23, 2-24]
Penghormatan Hak Ketenagakerjaan
PT TBP ensures the fulfillment of labor rights for all employees PT TBP memastikan pemenuhan hak tenaga kerja bagi
as the foundation of fair employment relationships, the seluruh karyawan sebagai landasan hubungan kerja yang
prevention of harmful labor practices, and the creation of a adil, pencegahan praktik ketenagakerjaan yang merugikan,
safe and conducive working environment. serta penciptaan lingkungan kerja yang aman dan kondusif.
This commitment is anchored in the Company’s Human Komitmen ini berlandaskan pada Kebijakan Hak Asasi
Rights Policy, Company Regulations, and applicable Human Manusia Perseroan, Peraturan Perusahaan, serta kebijakan
Resources policies. In 2023, PT TBP conducted a Human Sumber Daya Manusia yang berlaku. Pada tahun 2023, PT TBP
Rights Due Diligence (HRDD) assessment covering key labor melaksanakan penilaian Human Rights Due Diligence (HRDD)
rights priorities, including the elimination of forced labor, yang mencakup prioritas utama hak tenaga kerja, termasuk
the prohibition of child labor, and respect for freedom of penghapusan kerja paksa, pelarangan pekerja anak, serta
association, aligned with the Universal Declaration of Human penghormatan terhadap kebebasan berserikat, yang selaras
Rights (UDHR), the United Nations Guiding Principles on dengan Universal Declaration of Human Rights (UDHR), United
Business and Human Rights (UNGP), and the standards Nations Guiding Principles on Business and Human Rights
of the International Labour Organization. The assessment (UNGP), dan standar International Labour Organization.
strengthened the Company’s understanding of labor-related Penilaian ini memperkuat pemahaman Perseroan terhadap
risks and identified opportunities to reinforce implementation risiko ketenagakerjaan serta mengidentifikasi peluang untuk
across operations and third-party partners. [GRI 2-23, 2-24] meningkatkan implementasi di seluruh operasi dan mitra
pihak ketiga.[GRI 2-23, 2-24]
Further information on the Company’s HRDD can be found on Informasi lebih lanjut mengenai HRDD Perseroan dapat
the Company’s Website. diakses melalui situs web Perseroan.
Diversity, Equity, and Inclusion [POJK-F.18][GRI 405-1, 406-1, 14.21.5, 14.21.7]
Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi
PT TBP views diversity, equity, and inclusion (DEI) as a key PT TBP memandang keberagaman, kesetaraan, dan inklusi
enabler of a healthy, productive, and sustainable workplace. (DEI) sebagai faktor kunci dalam menciptakan lingkungan
The Company applies fair and equal treatment across kerja yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Perseroan
recruitment, competency development, performance menerapkan perlakuan yang adil dan setara dalam proses
evaluation, and career opportunities without discrimination rekrutmen, pengembangan kompetensi, evaluasi kinerja,
based on gender, age, social background, ethnicity, religion, serta peluang karier tanpa diskriminasi berdasarkan gender,
or other conditions. [POJK-F.18] usia, latar belakang sosial, etnis, agama, maupun kondisi
lainnya. [POJK-F.18]
This commitment is reflected in the absence of any Komitmen ini tercermin dari tidak adanya keluhan terkait
discrimination-related complaints throughout 2025. Oversight diskriminasi sepanjang tahun 2025. Pengawasan dilakukan
is led at the highest level through the Sustainability and pada tingkat tertinggi melalui Komite Keberlanjutan dan
Diversity Committee, while implementation is strengthened Keberagaman, sementara implementasi diperkuat oleh
by the Diversity Working Group established in 2023, which Diversity Working Group yang dibentuk pada tahun 2023 dan
convenes quarterly cross-functional forums. Key outcomes secara rutin menyelenggarakan forum lintas fungsi setiap
include improved lactation facilities, wheelchair accessibility, triwulan. Hasil utama yang dicapai meliputi peningkatan
and the development of an online library to support diverse fasilitas laktasi, aksesibilitas kursi roda, serta pengembangan
employee learning needs. [GRI 405-1, 406-1, 14.21.5, 14.21.7] perpustakaan daring untuk mendukung kebutuhan
pembelajaran karyawan yang beragam. [GRI 405-1, 406-1, 14.21.5, 14.21.7]
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 120
Page 122
Advancing an Inclusive Workplace for Women[POJK- F.18][GRI 405-1, 14.21.5]
Mendorong Tempat Kerja Inklusif bagi Perempuan
Female employee representation stood at 6.5% in 2025, Proporsi karyawan perempuan mencapai 6,5% pada tahun
compared with 6.85% in 2024, and remains a strategic focus 2025, dibandingkan 6,85% pada tahun 2024, dan tetap
area through strengthened recruitment, placement, and menjadi fokus strategis melalui penguatan upaya rekrutmen,
retention efforts, particularly in operational areas. To support penempatan, dan retensi, khususnya di area operasional.
a family-friendly workplace, PT TBP provides 120 calendar Untuk mendukung lingkungan kerja yang ramah keluarga, PT
days of maternity leave, guaranteed return to the same TBP menyediakan cuti melahirkan selama 120 hari kalender,
position, 2 calendar days of paternity leave, and lactation jaminan kembali ke posisi yang sama, cuti ayah selama 2 hari
rooms across work locations. kalender, serta ruang laktasi di seluruh lokasi kerja.
Zero Tolerance for Child Labor [POJK-F.19][GRI 408-1, 14.18.2]
Tanpa Toleransi terhadap Pekerja Anak
PT TBP enforces a strict zero-tolerance policy on child labor PT TBP menerapkan kebijakan tanpa toleransi
across all recruitment and employment processes, including terhadap pekerja anak di seluruh proses rekrutmen dan
contractors. The Company applies rigorous administrative ketenagakerjaan, termasuk pada kontraktor. Perseroan
verification of official identity documents and minimum menerapkan verifikasi administratif yang ketat terhadap
working age requirements, set at 18 years, or 21 years for dokumen identitas resmi serta persyaratan usia minimum
dump truck operators. Candidates who do not meet the kerja, yaitu 18 tahun, atau 21 tahun untuk operator dump truck.
age criteria are automatically screened out at the initial Kandidat yang tidak memenuhi kriteria usia secara otomatis
stage. The same requirements apply to contractors and tersaring pada tahap awal. Ketentuan yang sama juga berlaku
business partners through contractual clauses and contractor bagi kontraktor dan mitra usaha melalui klausul kontraktual
management processes, supported by regular training on dan proses pengelolaan kontraktor, yang didukung oleh
child labor and forced labor prevention for employees and pelatihan rutin mengenai pencegahan pekerja anak dan kerja
contractor personnel. paksa bagi karyawan dan tenaga kerja kontraktor.
Preventing Forced Labor Across Operations [POJK-F.19][GRI 3-3, 409-1, 14.19.2]
Pencegahan Kerja Paksa di Seluruh Operasi
The Company is committed to preventing all forms of Perseroan berkomitmen untuk mencegah segala bentuk kerja
forced labor across its operations, including contractors and paksa di seluruh operasinya, termasuk pada kontraktor dan
subcontractors, in alignment with human rights principles subkontraktor, sejalan dengan prinsip hak asasi manusia
and International Labour Organization standards (ILO). As dan standar International Labour Organization (ILO). Sebagai
part of the 2023 HRDD, PT TBP assessed forced labor risks bagian dari HRDD tahun 2023, PT TBP melakukan penilaian
using 11 ILO forced labor indicators and found no evidence of risiko kerja paksa menggunakan 11 indikator kerja paksa
forced labor practices linked to its mining operations. These ILO dan tidak menemukan bukti adanya praktik kerja paksa
findings validate the effectiveness of existing preventive yang terkait dengan operasi pertambangan. Temuan ini
measures while serving as the basis for strengthening menegaskan efektivitas langkah pencegahan yang telah
implementation consistency across all operational units and diterapkan sekaligus menjadi dasar untuk memperkuat
third-party partners. konsistensi implementasi di seluruh unit operasional dan
mitra pihak ketiga.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 121
Page 123
Employee Demographics [POJK-C.3][GRI 2-7, 2-8, 405-1, 14.21.5][SASB EM-MM-000.B]
Demografi Karyawan
In 2025, PT TBP employed a total workforce of 26,529 people, Pada tahun 2025, PT TBP mempekerjakan total 26.529 tenaga
comprising permanent employees, contract employees, kerja yang terdiri dari karyawan tetap, karyawan kontrak,
specialists, and expatriates in roles requiring specific tenaga ahli, serta tenaga kerja asing pada fungsi-fungsi
expertise. This workforce mix enables the Company to tertentu yang memerlukan keahlian khusus. Komposisi
maintain organizational stability while remaining agile in tenaga kerja ini memungkinkan Perseroan menjaga stabilitas
responding to evolving operational needs and capability organisasi sekaligus tetap fleksibel dalam merespons
requirements. kebutuhan operasional dan tuntutan kapabilitas yang terus
berkembang.
The Company’s workforce profile reflects diversity in regional Profil tenaga kerja Perseroan mencerminkan keberagaman
background, age, and gender. In its main operational area, latar belakang wilayah, usia, dan gender. Di wilayah
particularly North Maluku, local communities represented a operasional utama, khususnya Maluku Utara, masyarakat
significant share of the workforce, totaling 10,621 employees, lokal mencakup porsi signifikan dari tenaga kerja, yaitu
or approximately 45.5% of the total Indonesian workforce, sebanyak 10.621 karyawan atau sekitar 45,5% dari total
underscoring PT TBP’s contribution to local employment. tenaga kerja Indonesia, yang menegaskan kontribusi PT TBP
At the same time, the Company continues to strengthen terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Pada saat yang sama,
workplace inclusivity by promoting gender diversity and Perseroan terus memperkuat inklusivitas di tempat kerja
equal employment opportunities across all job levels. dengan mendorong keberagaman gender serta kesempatan
kerja yang setara di seluruh jenjang jabatan.
Compared with the previous year, the composition of both Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, komposisi
female and male employees increased across various job karyawan perempuan maupun laki-laki mengalami
levels, with role distribution differing between operational peningkatan di berbagai tingkat jabatan, dengan distribusi
units and the head office in line with the functional peran yang berbeda antara unit operasional dan kantor pusat
requirements of each area. sesuai dengan kebutuhan fungsi di masing-masing area.
In 2025 | Di 2025
Total Employees Total Contractors Male Employees Female Employees Local Employees
Total Karyawan Total Kontraktor Karyawan Laki-laki Karyawan Perempuan Karyawan Lokal
26,529 10,115 93.5% 6.5% 45.5%
of total employees of total employees of total Indonesia
dari total karyawan dari total karyawan employees
dari total karyawan
Indonesia
During the reporting year, the Company recruited 9,023 new Selama tahun pelaporan, Perseroan merekrut 9.023
employees, consisting of 8,539 male employees (94.6%) and karyawan baru yang terdiri dari 8.539 karyawan laki-laki
484 female employees (5.4%). Of this total, 188 employees (94,6%) dan 484 karyawan perempuan (5,4%). Dari jumlah
(2.1%) were foreign workers, while 8,835 employees (97.9%) tersebut, tenaga kerja asing sebanyak 188 orang (2,1%) dan
were Indonesian nationals. Among the Indonesian workforce, tenaga kerja Indonesia adalah 8.835 (97,9%). Dari proporsi
4,594 employees (52%) were local hires from North Maluku, tenaga kerja Indonesia, sebanyak 4.594 karyawan (52%)
while 4,241 employees (48%) came from other regions in merupakan tenaga kerja lokal dari Maluku Utara, sementara
Indonesia. By age group, most new hires were under 30 years 4.241 karyawan (48%) berasal dari wilayah lain di Indonesia.
old (72.6%), followed by employees aged 30–50 (27.3%) and Berdasarkan kelompok usia, sebagian besar karyawan baru
those above 50 (0.1%). berusia di bawah 30 tahun (72,6%), diikuti oleh karyawan
berusia 30–50 tahun (27,3%) dan di atas 50 tahun (0,1%).
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 122
Page 124
New Employees by Gender New Employees by Location of Origin
Karyawan Baru berdasarkan Gender Karyawan Baru berdasarkan Lokasi Asal
Female Foreign
Perempuan Asing
5.4% 2.1%
Non-Local
Non-Lokal
47%
Male Local
Laki-laki Lokal
94.6% 50.9%
This hiring profile reflects the Company’s commitment Profil rekrutmen ini mencerminkan komitmen Perseroan
to creating opportunities for younger generations while dalam membuka peluang bagi generasi muda sekaligus
maintaining a balanced mix of experience and workforce menjaga keseimbangan antara pengalaman dan
diversity. Further details on new employee data can be found keberagaman tenaga kerja. Informasi lebih lanjut mengenai
on page 202. data karyawan baru dapat dilihat pada halaman 202.
Employee Composition by Age and Gender Employee Composition by Category and Gender
Komposisi Karyawan berdasarkan Usia dan Gender Komposisi Karyawan berdasarkan Kategori dan Gender
361
1,198
17,876
516
12,789
11,549
1,093
15 4,920
2 3 17 50 203
462 15 32 112 269 1,576
>50 years 30-50 years <30 years Director GM Manager Super- Supervisor Staff Non-staff
Direktur Manajer Manajer intendent
>50 tahun 30-50 tahun <30 tahun Umum
Female | Perempuan Male | Laki-laki Female | Perempuan Male | Laki-laki
Note:
The staff category includes employees working in office and administrative functions.
The non-staff category includes field operational employees such as contract construction workers.
This data includes Subsidiaries and Associated Companies.
Catatan:
Kategori staf mencakup karyawan yang bekerja dalam fungsi perkantoran dan administratif.
Kategori non-staf mencakup karyawan operasional lapangan, seperti pekerja konstruksi kontrak.
Data ini termasuk Entitas Anak dan Asosiasi Perseroan.
Employee Composition by Location
Komposisi Karyawan berdasarkan Lokasi
Jakarta
3.3%
Maluku Utara
96.7%
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 123
Page 125
Local Workforce [GRI 404-2, 405-1, 202-2, 14.8.3, 14.17.8, 14.21.2, 14.21.5, 14.9.6]
Tenaga Kerja Lokal
PT TBP continues to strengthen its contribution to regional PT TBP terus memperkuat kontribusinya terhadap
development by prioritizing the recruitment and career pembangunan daerah dengan memprioritaskan rekrutmen
progression of North Maluku talent within its operational dan pengembangan karier talenta Maluku Utara dalam
workforce, an approach that has also received recognition tenaga kerja operasionalnya, sebuah pendekatan yang juga
from local authorities. telah mendapatkan pengakuan dari otoritas setempat.
In 2025, local employees accounted for 45.5% of the Pada tahun 2025, karyawan lokal mencakup 45,5% dari total
Company’s 23,331 Indonesian site-based workforce, marking 23.331 tenaga kerja Indonesia berbasis lokasi operasional
a 15.6% increase from 2024. The Company also has appointed Perseroan, meningkat sebesar 15,6% dibandingkan tahun
a supervisor-level position filled by a local employee. This 2024. Perseroan juga telah menunjuk posisi setingkat
steady growth in local workforce participation supports job supervisor yang diisi oleh satu karyawan lokal. Pertumbuhan
creation, strengthens the regional economy, and reflects partisipasi tenaga kerja lokal yang berkelanjutan ini
the Company’s long-term commitment to inclusive local mendukung penciptaan lapangan kerja, memperkuat
development. [GRI 202-2, 405-1, 14.21.2, 14.21.5, 14.9.6] perekonomian daerah, serta mencerminkan komitmen
jangka panjang Perseroan terhadap pembangunan lokal yang
inklusif. [GRI 202-2, 405-1, 14.21.2, 14.21.5, 14.9.6]
Composition of the Indonesian Workforce
(Local and Non-Local) Number of Local Workers
Komposisi Tenaga Kerja Indonesia Jumlah Tenaga Kerja Lokal
(Lokal dan Non-Lokal)
Local
Lokal 10,621
45.5%
8,640
People | Orang
7,012
Non-Local
Non-Lokal
54.5% 2023 2024 2025
Year | Tahun
“Since the beginning of its operations, Harita has placed the recruitment of local workers as a top priority in efforts
to reduce unemployment, both in South Halmahera and across North Maluku Province as a whole.”
“Sejak awal operasional, Harita menempatkan rekrutmen tenaga kerja lokal sebagai prioritas utama dalam upaya
menurunkan angka pengangguran, baik di Halmahera Selatan maupun di Provinsi Maluku Utara secara keseluruhan.”
Noce Totononu
Head of the Manpower Office of South Halmahera Regency
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Halmahera Selatan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 124
Page 126
To address evolving workforce needs and expanding Untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja yang terus
operational capacity, PT TBP continues to strengthen berkembang serta peningkatan kapasitas operasional, PT
community-based recruitment and local talent development. TBP terus memperkuat rekrutmen berbasis komunitas dan
Key initiatives include the Mechanic Talent Pool Program, pengembangan talenta lokal. Inisiatif utama mencakup
which prepares local youth with foundational technical, Program Mechanic Talent Pool, yang mempersiapkan
safety, and cultural readiness before joining the workforce, generasi muda lokal dengan keterampilan teknis dasar,
helping improve job readiness and reduce early turnover risk. pemahaman keselamatan, serta kesiapan budaya kerja
sebelum memasuki dunia kerja, sehingga meningkatkan
kesiapan kerja dan mengurangi risiko turnover di tahap awal.
The Company also develops young North Maluku talent Perseroan juga mengembangkan talenta muda Maluku
through its Management Trainee (MT) Program, which Utara melalui Program Management Trainee (MT), yang
provides structured learning, mentoring, and cross-functional menyediakan pembelajaran terstruktur, pendampingan,
rotations to build future local leaders. [GRI 404-2, 14.8.3, 14.17.8] serta rotasi lintas fungsi untuk membangun calon pemimpin
lokal di masa depan. [GRI 404-2, 14.8.3, 14.17.8]
Going forward, PT TBP will continue strengthening local Ke depan, PT TBP akan terus memperkuat kapabilitas tenaga
workforce capabilities through regular technical training and kerja lokal melalui pelatihan teknis secara berkala serta jalur
structured career development pathways, ensuring local pengembangan karier yang terstruktur, sehingga talenta lokal
talent grows alongside industry dynamics. dapat tumbuh seiring dengan dinamika industri.
Foreign Workforce [GRI 404-2, 405-1, 14.8.3, 14.17.8, 14.21.5]
Tenaga Kerja Asing
As a company employing 26,529, PT TBP engages both Sebagai Perseroan yang mempekerjakan 26.529 tenaga kerja,
Indonesian and foreign workers to support operational PT TBP melibatkan tenaga kerja Indonesia maupun asing
needs and specialized capabilities. In 2025, 23,331 employees untuk mendukung kebutuhan operasional dan keahlian
(87.9%) were Indonesian nationals, while 3,198 employees khusus. Pada tahun 2025, sebanyak 23.331 karyawan (87,9%)
(12.1%) were foreign nationals. Foreign workers are primarily merupakan warga negara Indonesia, sementara 3.198
assigned to supervisory and specialist roles, particularly in karyawan (12,1%) merupakan tenaga kerja asing. Tenaga
advanced smelting and refining technologies. [GRI 405-1, 14.21.5] kerja asing terutama ditempatkan pada posisi supervisor
dan spesialis, khususnya dalam teknologi peleburan dan
pemurnian yang canggih. [GRI 405-1, 14.21.5]
Composition of Workforce Type
Komposisi Jenis Tenaga Kerja
Foreign
Asing
12.1%
Indonesia
87.9%
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 125
Page 127
To support effective collaboration, the Company provides Untuk mendukung kolaborasi yang efektif, Perseroan
structured orientation, cultural integration, and language menyediakan program orientasi terstruktur, integrasi
programs, while also implementing a knowledge transfer budaya, serta pelatihan bahasa, sekaligus menerapkan
scheme through on-the-job training and direct pairing skema alih pengetahuan melalui pelatihan di tempat kerja
between foreign and Indonesian employees. This approach dan pendampingan langsung antara tenaga kerja asing dan
enables local talent to progressively build technical expertise karyawan Indonesia. Pendekatan ini memungkinkan talenta
and assume roles previously held by foreign specialists. lokal secara bertahap membangun keahlian teknis dan
[GRI 404-2, 14.8.3, 14.17.8]
mengambil peran yang sebelumnya dipegang oleh tenaga
ahli asing. [GRI 404-2, 14.8.3, 14.17.8]
As operational processes become more stable and internal Seiring dengan semakin stabilnya proses operasional dan
capabilities continue to strengthen, the proportion of foreign terus menguatnya kapabilitas internal, proporsi tenaga kerja
workers has gradually declined by 2.1% compared to 2024, asing secara bertahap menurun sebesar 2,1% dibandingkan
reflecting the growing readiness of the national workforce to tahun 2024, yang mencerminkan semakin siapnya tenaga
support the Company’s evolving operational requirements. kerja nasional dalam mendukung kebutuhan operasional
Perseroan yang terus berkembang.
Employee Welfare
Kesejahteraan Karyawan
PT TBP implements a structured compensation and benefits PT TBP menerapkan sistem pengelolaan kompensasi dan
management system aligned with applicable regulations and manfaat yang terstruktur serta selaras dengan peraturan
market practices. This approach includes fair and competitive yang berlaku dan praktik pasar. Pendekatan ini mencakup
salaries, the provision of employee benefits and facilities to kebijakan remunerasi yang adil dan kompetitif, penyediaan
support work and well-being, as well as pension programs tunjangan dan fasilitas untuk mendukung kebutuhan kerja
that provide long-term financial protection for employees maupun keseharian karyawan, serta program pensiun
after retirement. sebagai bentuk perlindungan finansial jangka panjang bagi
karyawan setelah masa kerja berakhir.
Remuneration [POJK-F.20] [GRI 2-19, 2-20, 202-1, 405-2, 14.17.2, 14.21.6]
Remunerasi
PT TBP’s remuneration structure is designed to support Struktur remunerasi PT TBP dirancang untuk mendukung
workforce stability across geographically dispersed and stabilitas tenaga kerja di lokasi kerja yang tersebar dan
operationally demanding locations, while ensuring fair and memiliki tuntutan operasional tinggi, sekaligus memastikan
decent pay in line with applicable labor standards. This pemberian upah yang adil dan layak sesuai dengan standar
approach supports operational continuity, employee welfare, ketenagakerjaan yang berlaku. Pendekatan ini mendukung
and workforce retention across all work locations. keberlangsungan operasional, kesejahteraan karyawan, serta
retensi tenaga kerja di seluruh lokasi kerja.
Remuneration is governed under the Company’s broader Remunerasi diatur dalam kerangka kebijakan Sumber Daya
Human Resources policy framework, with competitive wage Manusia Perseroan, dengan struktur upah yang kompetitif
structures applied across both operational sites and the yang diterapkan baik di lokasi operasional maupun di kantor
Jakarta head office. Entry-level employees in operational pusat Jakarta. Karyawan tingkat awal di area operasional
areas receive wages above the North Maluku Provincial menerima upah di atas Upah Minimum Provinsi Maluku
Minimum Wage, while the same principle applies to head Utara, sementara prinsip yang sama juga diterapkan pada
office remuneration based on the applicable Jakarta remunerasi kantor pusat berdasarkan upah minimum yang
minimum wage. [GRI 2-19, 2-20] berlaku di Jakarta. [GRI 2-19, 2-20]
The Company also upholds equality and non-discrimination Perseroan juga menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan non-
in remuneration, including equal pay for work of equal value diskriminasi dalam remunerasi, termasuk pemberian upah
regardless of gender, and extends the same wage compliance yang sama untuk pekerjaan dengan nilai yang setara tanpa
expectations to contractors and third-party partners through memandang gender, serta menerapkan standar kepatuhan
contractual requirements and contractor management upah yang sama kepada kontraktor dan mitra pihak ketiga
provisions. melalui ketentuan kontraktual dan pengelolaan kontraktor.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 126
Page 128
In 2025, the lowest basic salary for entry-level employees Pada tahun 2025, gaji pokok terendah untuk karyawan tingkat
at the Obi Island operational site in North Maluku was IDR awal di lokasi operasional Pulau Obi, Maluku Utara adalah
3,420,600 per month, while at the Jakarta head office it sebesar Rp3.420.600 per bulan, sedangkan di kantor pusat
was IDR 5,406,800 per month for male employees and IDR Jakarta sebesar Rp5.406.800 per bulan untuk karyawan laki-
5,400,000 per month for female employees. This represented a laki dan Rp5.400.000 per bulan untuk karyawan perempuan.
ratio of 1.00 of the standard entry-level wage to the applicable Nilai tersebut menunjukkan rasio 1,00 terhadap upah
minimum wage. Further details can be found in appendix on minimum untuk tingkat awal. Informasi lebih lanjut dapat
page 206. [POJK-F.20][GRI 202-1, 405-2, 14.17.2, 14.21.6] dilihat di lampiran pada halaman 206.
[POJK-F.20][GRI 202-1, 405-2, 14.17.2, 14.21.6]
Benefits and Facilities [GRI 401-2, 401-3, 14.17.4, 14.17.5, 14.21.3]
Tunjangan dan Fasilitas
In addition to base salaries, PT TBP provides a range of Selain gaji pokok, PT TBP menyediakan berbagai tunjangan
benefits and welfare facilities to support employee well- dan fasilitas kesejahteraan untuk mendukung kesejahteraan
being and operational stability, particularly within site-based karyawan serta stabilitas operasional, khususnya dalam
and roster working arrangements. These include overtime pengaturan kerja berbasis lokasi (site-based) dan sistem
compensation in accordance with applicable laws and kerja roster. Fasilitas tersebut mencakup kompensasi
regulations, transportation allowances, daily meal provisions, lembur sesuai dengan peraturan perundang-undangan
home ownership program, and access to professional yang berlaku, tunjangan transportasi, penyediaan makanan
development opportunities such as language classes and harian, program kepemilikan rumah, serta akses terhadap
skills enhancement programs. peluang pengembangan profesional seperti kelas bahasa dan
program peningkatan keterampilan.
Benefits are provided fairly and consistently across permanent Tunjangan diberikan secara adil dan konsisten kepada
and contract employees in line with the Company’s internal karyawan tetap maupun kontrak sesuai dengan kebijakan
policies and prevailing labor requirements, with the scope internal Perseroan dan ketentuan ketenagakerjaan yang
tailored to employment arrangements, job characteristics, berlaku, dengan cakupan yang disesuaikan berdasarkan
performance, job level, work location, and other relevant skema hubungan kerja, karakteristik pekerjaan, kinerja,
operational considerations. tingkat jabatan, lokasi kerja, serta pertimbangan operasional
lainnya.
Benefit provided to full-time employees that are not available to temporary or part-time
employees [GRI 401-2, 401-3, 14.17.4, 14.17.5, 14.21.3]
Manfaat yang diberikan kepada karyawan
Benefit Type Permanent Employees Contract-based Employees
Jenis Karyawan Penuh Waktu Karyawan Sementara atau Paruh Waktu
Life Insurance None
Asuransi Jiwa Tidak ada
Healthcare Services
Layanan Kesehatan
Disability Protection
Perlindungan Disabilitas
Parental Leave
Cuti Orang Tua
Pension Program
Program Pensiun
Employee Share Ownership
Kepemilikan Saham Karyawan - -
Recreational Facilities
Fasilitas Rekreasi
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 127
Page 129
For employees working in operational areas, the Bagi karyawan yang bekerja di area operasional, Perseroan
Company provides various supporting facilities, including menyediakan berbagai fasilitas pendukung, termasuk
accommodation, daily meals, laundry, and housekeeping akomodasi, makanan harian, layanan laundry, dan
services. The Company also provides 24-hour access to housekeeping. Perseroan juga menyediakan akses layanan
healthcare services and places of worship, as well as sports kesehatan selama 24 jam serta tempat ibadah, selain fasilitas
and recreational facilities to support employee well-being olahraga dan rekreasi untuk mendukung kesejahteraan
while working on-site.. karyawan selama bekerja di lokasi.
In addition, all travel expenses to and from the work site Selain itu, seluruh biaya perjalanan dari dan ke lokasi kerja
during leave periods for site-based employees are covered by selama periode cuti bagi karyawan berbasis lokasi ditanggung
the Company. These facilities are provided to both permanent oleh Perseroan. Fasilitas ini diberikan kepada karyawan tetap
and contract employees. Specifically for permanent maupun kontrak. Khusus untuk karyawan tetap, Perseroan
employees, the Company also provides additional benefits, juga memberikan manfaat tambahan, termasuk program
including a pension program, family health insurance, and pensiun, asuransi kesehatan keluarga, serta cuti orang tua.
parental leave.
In 2025, 9,338 employees were eligible for parental leave, Pada tahun 2025, sebanyak 9.338 karyawan berhak atas cuti
and 413 employees utilized the benefit. All (100%) female orang tua, dan 413 karyawan telah memanfaatkan fasilitas
employees returning from maternity leave resumed the tersebut. Seluruh (100%) karyawan perempuan yang kembali
same role, with a 12-month post-return retention rate of 50%. dari cuti melahirkan kembali ke posisi yang sama, dengan
Pregnant employees are also temporarily reassigned from tingkat retensi selama 12 bulan setelah kembali sebesar 50%.
field and plant areas to office-based roles to ensure safety Karyawan yang sedang hamil juga dialihkan sementara dari
while maintaining productivity. area lapangan dan pabrik ke peran berbasis kantor untuk
memastikan keselamatan tanpa mengurangi produktivitas.
PT TBP provides health examination facilities on Obi Island
PT TBP menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan di Pulau Obi
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 128
Page 130
Building a ‘Second Home’ on Pulau Obi
Membangun ‘Rumah Kedua’ di Pulau Obi
PT TBP recognizes that working in remote operational PT TBP menyadari bahwa bekerja di area operasional
areas, far from major urban centers and family, presents yang terpencil, jauh dari pusat perkotaan dan keluarga,
distinct challenges for employees. To address this, the menghadirkan tantangan tersendiri bagi karyawan.
Company provides welfare facilities that go beyond Untuk mengatasi hal ini, Perseroan menyediakan
basic needs, supporting comfort, mental well-being, fasilitas kesejahteraan yang melampaui kebutuhan
and social connection across site-based communities. dasar, guna mendukung kenyamanan, kesehatan
mental, serta koneksi sosial di lingkungan kerja
berbasis lokasi.
At the operational site, employees have access to Di area operasional, karyawan memiliki akses ke
recreational spaces such as sports facilities and berbagai ruang rekreasi seperti fasilitas olahraga
entertainment areas, including PlayStation rooms, dan area hiburan, termasuk ruang PlayStation, yang
which serve as gathering points to strengthen menjadi tempat berkumpul untuk mempererat
camaraderie and foster a sense of belonging in daily kebersamaan dan menumbuhkan rasa memiliki dalam
life. The Company also provides access to retail kehidupan sehari-hari. Perseroan juga menyediakan
services, including Hypermart, helping employees akses ke layanan ritel, termasuk Hypermart, yang
meet their daily needs more easily. membantu karyawan memenuhi kebutuhan sehari-
hari dengan lebih mudah.
Through these initiatives, PT TBP aims to create a Melalui berbagai inisiatif ini, PT TBP berupaya
supportive living and working environment that truly menciptakan lingkungan hidup dan kerja yang suportif
feels like a second home. serta memberikan rasa seperti rumah kedua bagi
karyawan.
Billiard facilities | Fasilitas biliard
Karaoke facility | Fasilitas karaoke Movie Theater | Bioskop
Basketball Court | Lapangan Basket Table Tennis Facilities | Fasilitas Tenis Meja
Library | Perpustakaan Swimming Pool Facility | Fasilitas Kolam Renang
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 129
Page 131
Pension Program [GRI 201-3]
Program Pensiun
PT TBP is committed to supporting employee welfare beyond PT TBP berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan
the end of employment through structured retirement karyawan hingga setelah masa kerja berakhir melalui
protection and long-term benefit provisions. Employees perlindungan pensiun yang terstruktur serta penyediaan
reaching retirement are entitled to benefits in accordance manfaat jangka panjang. Karyawan yang memasuki masa
with applicable laws, regulations, and the Company’s internal pensiun berhak atas manfaat sesuai dengan peraturan
policies. perundang-undangan yang berlaku serta kebijakan internal
Perseroan.
During the reporting period, 100% of employees were Pada periode pelaporan, seluruh karyawan (100%) telah
enrolled in the pension program administered by BPJS terdaftar dalam program pensiun yang dikelola oleh Badan
Ketenagakerjaan, covering the Old-Age Security (JHT) and Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan,
Pension Security (JP) schemes. Contributions are funded yaitu program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun
through a shared mechanism, with 3.7% contributed by (JP). Kepesertaan ini didukung melalui skema iuran di mana
the Company and 2% by employees. In 2025, 22 employees kontribusi sebesar 3,7% dibayarkan oleh Perseroan dan 2%
reached retirement and received benefits in accordance with oleh karyawan. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 22 karyawan
the relevant provisions. memasuki masa pensiun dan menerima manfaat sesuai
ketentuan yang berlaku.
To ensure fulfillment of these obligations, PT TBP also Untuk memastikan pemenuhan kewajiban tersebut, PT TBP
maintains reserve funds for long-term employee benefits, juga membentuk cadangan dana untuk memenuhi kewajiban
including pension liabilities, measured through professional imbalan kerja jangka panjang, termasuk kewajiban pensiun,
actuarial assessments and recorded in line with applicable yang diukur melalui penilaian aktuaria profesional dan
regulations, including Law No. 6 of 2023 and the provisions dicatat sesuai dengan peraturan yang berlaku, termasuk
of BPJS Ketenagakerjaan. Further details are disclosed in Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 serta ketentuan BPJS
PT TBP’s 2025 Annual Report under “Long-Term Employee Ketenagakerjaan. Informasi lebih lanjut diungkapkan dalam
Benefit Liabilities.” Laporan Tahunan PT TBP 2025 pada bagian “Liabilitas
Imbalan Kerja Jangka Panjang.”
Employee Training and Development [POJK F.22][GRI 404-1, 404-2, 14.8.3, 14.17.7, 14.17.8, 14.21.4]
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
As production scale and technological complexity continue Seiring dengan terus meningkatnya skala produksi dan
to grow, PT TBP strengthens its employee training and kompleksitas teknologi, PT TBP memperkuat pendekatan
development approach to ensure workforce readiness, pelatihan dan pengembangan karyawan untuk memastikan
workplace safety, and consistent performance standards kesiapan tenaga kerja, keselamatan kerja, serta konsistensi
across operational units. Training programs include standar kinerja di seluruh unit operasional. Program pelatihan
formal learning, educational opportunities, and targeted mencakup pembelajaran formal, kesempatan pendidikan,
development initiatives for all employees, supported by serta inisiatif pengembangan yang terarah bagi seluruh
regular training needs analyses aligned with competency karyawan, yang didukung oleh analisis kebutuhan pelatihan
requirements, technology changes, performance evaluations, secara berkala dan selaras dengan kebutuhan kompetensi,
and the specific needs of each work unit. Program effectiveness perubahan teknologi, evaluasi kinerja, serta kebutuhan
is also evaluated to support continuous improvement. spesifik masing-masing unit kerja. Efektivitas program juga
dievaluasi untuk mendukung perbaikan berkelanjutan.
In 2025, learning initiatives focused on equipment and Pada tahun 2025, inisiatif pembelajaran difokuskan
technology operation, safety procedures, and the consistent pada pengoperasian peralatan dan teknologi, prosedur
application of operational standards across locations, with keselamatan, serta penerapan standar operasional secara
delivery models tailored to each work unit and embedded konsisten di seluruh lokasi, dengan metode penyampaian
into daily operations. The Company also continued targeted yang disesuaikan dengan masing-masing unit kerja dan
capability development for specific employee groups, terintegrasi dalam kegiatan operasional sehari-hari.
including local talent from North Maluku and foreign workers, Perseroan juga melanjutkan pengembangan kapabilitas yang
as outlined in previous sections. terarah bagi kelompok karyawan tertentu, termasuk talenta
lokal dari Maluku Utara dan tenaga kerja asing, sebagaimana
diuraikan pada bagian sebelumnya.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 130
Page 132
PowerPlus as an Integrated Human Resource
Management Platform [POJK F.22][GRI 404-2, 14.8.3, 14.17.8]
PowerPlus sebagai Platform Terintegrasi Pengelolaan SDM
Harita Nickel has implemented PowerPlus, an Harita Nickel mengimplementasikan PowerPlus,
integrated Human Resource Information System sebuah platform Human Resource Information System
(HRIS) that manages the employee lifecycle within (HRIS) yang mengintegrasikan pengelolaan siklus
a single digital ecosystem. The platform improves hidup karyawan dalam satu ekosistem digital. Platform
data accuracy, enhances operational efficiency, and ini mendukung akurasi data, efisiensi operasional,
enables more structured and adaptive human resource serta pengelolaan sumber daya manusia yang lebih
processes. terstruktur dan adaptif.
PowerPlus integrates key HR functions, including PowerPlus mencakup berbagai fungsi utama
organizational management, personnel pengelolaan SDM, antara lain Organization
administration, attendance and leave, industrial Management, Personnel Administration, Attendance
relations, payroll, performance management, and the & Leave Management, Industrial Relations, Payroll
Learning Management System (LMS). This integrated Management, Performance Management System,
approach allows the Company to manage HR processes serta Learning Management System (LMS). Integrasi
more comprehensively while strengthening employee berbagai fungsi ini membantu Perseroan mengelola
competency development through a structured digital proses SDM secara lebih terpadu sekaligus mendukung
learning system. pengembangan kompetensi karyawan melalui sistem
pembelajaran yang terstruktur.
During the year, 26,529 employees (100% of the workforce) Selama tahun berjalan, sebanyak 26.529 karyawan (100% dari
participated in training programs, supported by the total tenaga kerja) berpartisipasi dalam program pelatihan,
PowerPlus digital learning platform, which expanded access yang didukung oleh platform pembelajaran digital PowerPlus,
to flexible, role-based learning modules. As a result, average sehingga memperluas akses terhadap modul pembelajaran
training hours per employee increased to 5.43 hours, up 44% yang fleksibel dan berbasis peran. Sebagai hasilnya, rata-rata
from 3.77 hours in 2024, in line with competency evaluation jam pelatihan per karyawan meningkat menjadi 5,43 jam, naik
results showing improved capability levels and a growing sebesar 44% dari 3,77 jam pada tahun 2024, sejalan dengan
focus on specialized, priority-based development. hasil evaluasi kompetensi yang menunjukkan peningkatan
tingkat kapabilitas serta fokus yang semakin besar pada
pengembangan yang bersifat spesialis dan berbasis prioritas.
Training Implementation 2025 [GRI 404-1, 14.17.7, 14.21.4]
Realisasi Pelatihan 2025
100% 114,112 Hours
Jam 5.43 Hours
Jam
Employee Participations in Total Training Hours Average Training Hours
Training Programs Total Jam Pelatihan per Employee
Partisipasi Karyawan dalam Rata-rata jam
Program Pelatihan pelatihan/karyawan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 131
Page 133
Performance Evaluation [GRI 404-3]
Penilaian Kinerja
PT TBP applies a structured semi-annual performance PT TBP menerapkan sistem penilaian kinerja terstruktur yang
assessment system to ensure individual targets are clearly dilakukan dua kali setahun untuk memastikan target individu
defined and aligned with organizational goals. The process ditetapkan secara jelas dan selaras dengan tujuan organisasi.
uses Key Performance Indicators (KPIs) across all job levels, Proses ini menggunakan Key Performance Indicators (KPI)
with a more comprehensive framework applied from di seluruh jenjang jabatan, dengan kerangka yang lebih
supervisor level and above. Evaluation results serve as key komprehensif diterapkan mulai dari tingkat supervisor
inputs for talent management decisions, including salary ke atas. Hasil evaluasi menjadi masukan utama dalam
adjustments, contract extensions, and performance-based pengambilan keputusan pengelolaan talenta, termasuk
incentives, while reinforcing an objective and performance- penyesuaian gaji, perpanjangan kontrak, dan pemberian
oriented culture. insentif berbasis kinerja, sekaligus memperkuat budaya yang
objektif dan berorientasi pada kinerja.
In 2025, performance evaluations were conducted for Pada tahun 2025, evaluasi kinerja dilakukan terhadap
employees with a minimum tenure of three months, in line karyawan dengan masa kerja minimal tiga bulan, sesuai
with Company policy. Based on this eligibility criterion, 100% dengan kebijakan Perseroan. Berdasarkan kriteria tersebut,
of eligible employees received performance evaluations, 100% karyawan yang memenuhi syarat telah menerima
reflecting full implementation of the performance evaluasi kinerja, yang mencerminkan implementasi penuh
management system for the applicable workforce segment. sistem manajemen kinerja pada segmen tenaga kerja yang
berlaku.
At the total workforce level, including employees not yet Pada tingkat total tenaga kerja, termasuk karyawan yang
eligible, evaluations covered 23,350 employees, or 88% of the belum memenuhi syarat, evaluasi mencakup 23.350 karyawan
total workforce, comprising 92% of total female employees atau 88% dari total tenaga kerja, yang meliputi 92% dari total
and 88% of total male employees. This demonstrates broad karyawan perempuan dan 88% dari total karyawan laki-laki.
implementation across the organization while maintaining Hal ini menunjukkan implementasi yang luas di seluruh
full compliance for all eligible employees. organisasi sekaligus tetap memastikan kepatuhan penuh
bagi seluruh karyawan yang memenuhi syarat.
100% employees who were eligible received performance evaluation[GRI 404-3]
karyawan yang memenuhi kriteria telah menerima penilaian kinerja
Employees Receiving Performance Reviews in 2025
Employees Receiving Performance Reviews in 2025
Jumlah Karyawan yang Menjalani Penilaian Kinerja di 2025
Jumlah Karyawan yang Menjalani Penilaian Kinerja di 2025
87%
88% 92%
92% 87%
88%
of total employees of total female employees of total male employees
of total employees of total female employees of total male employees
dari total karyawan dari total karyawan perempuan dari total karyawan laki-laki
dari total karyawan dari total karyawan perempuan dari total karyawan laki-laki
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 132
Page 134
Employee Turnover [GRI 401-1, 14.17.3]
Pergantian Karyawan
PT TBP regularly monitors employee turnover as an important PT TBP memantau tingkat pergantian karyawan secara
indicator in human resource management to maintain berkala sebagai salah satu indikator penting dalam
workforce stability and ensure the continuity of competencies pengelolaan SDM untuk menjaga stabilitas tenaga kerja dan
across operational units kesinambungan kompetensi di seluruh unit operasional.
In 2025, the number of employees who voluntarily resigned Pada tahun 2025, jumlah karyawan yang keluar secara sukarela
was recorded at 3,399 employees, resulting in an employee tercatat sebanyak 3.399 orang, dengan tingkat pergantian
turnover rate of 13%. Voluntary resignations were generally (turnover) sebesar 13%. Pengunduran diri tersebut umumnya
influenced by personal considerations, career development dipengaruhi oleh alasan personal, kemajuan karier, maupun
opportunities or relocation. relokasi.
To better understand the underlying factors behind employee Untuk memahami faktor pendorong serta area yang
turnover and identify areas for improvement, the Company perlu diperbaiki, Perseroan secara rutin melakukan exit
conducts exit interviews on a regular basis. Insights obtained interview sebagai masukan dalam penyempurnaan praktik
from these interviews are used as input to strengthen ketenagakerjaan, strategi rekrutmen, serta program
employment practices, improve recruitment strategies and pengembangan dan retensi karyawan.
enhance employee development and retention programs.
Details on employee turnover data can be found on page 208- Rincian data pergantian karyawan dapat dilihat pada
210. halaman 208-210.
In 2025, employee turnover rate was recorded at
Pada tahun 2025, tingkat pergantian karyawan sebesar 13%
Industrial Relations [GRI 2-30, 402-1, 407-1, 14.8.2, 14.17.6, 14.20.2, 14.20.3][SASB EM-MM-310a.1, EM-MM-310a.2]
Hubungan Industrial
PT TBP respects the right of every employee to freedom of PT TBP menghormati hak setiap pekerja untuk berkumpul,
association, freedom of opinion, and to raise concerns related bebas berpendapat, dan menyuarakan aspirasi terkait
to working conditions in a safe and open manner. Although kondisi kerja secara aman dan terbuka. Meskipun hingga saat
there is currently no formal labor union within the Company, ini belum terdapat serikat pekerja resmi di lingkup Perseroan,
PT TBP remains committed to ensuring that employees PT TBP tetap berkomitmen memastikan karyawan memiliki
have avenues to express their views and exercise their rights ruang untuk menyampaikan aspirasi dan hak-haknya melalui
through available mechanisms. mekanisme yang tersedia.
As part of this commitment, PT TBP has established a Sebagai wujud komitmen tersebut, PT TBP membentuk
Bipartite Cooperation Institution (Lembaga Kerja Sama/LKS Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit sebagai wadah dialog dan
Bipartit) as a platform for dialogue and consultation between perundingan antara manajemen dan perwakilan karyawan.
management and employee representatives. The Bipartite LKS Bipartit berfungsi sebagai saluran untuk menyampaikan
Cooperation Institution serves as a channel for submitting masukan dan keluhan, mengusulkan perbaikan, serta
feedback and grievances, proposing improvements, and membantu memastikan perlindungan hak-hak karyawan.
supporting the protection of employee rights. Through this Melalui mekanisme ini, karyawan memiliki ruang untuk
mechanism, employees are provided with opportunities terlibat dalam pembahasan isu-isu yang berkaitan dengan
to participate in discussions on matters related to working kondisi kerja. Prinsip keterlibatan yang sama juga diterapkan
conditions. The same principle of engagement is also bagi kontraktor di lingkungan kerja. Sepanjang tahun 2025,
applied to contractors operating within the Company’s work tidak terdapat insiden mogok kerja maupun penghentian
environment. Throughout 2025, there were no incidents of kerja oleh karyawan di lingkungan Perseroan. [GRI 2-30, 407-1, 14.20.2,
strikes or work stoppages by employees within the Company. 14.20.3][SASB EM-MM-310a.2]
[GRI 2-30, 407-1, 14.20.2, 14.20.3][SASB EM-MM-310a.2]
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 133
Page 135
All internal employment provisions at PT TBP are set out in Seluruh ketentuan ketenagakerjaan internal TBP ditetapkan
the Company Regulations (Peraturan Perusahaan/PP), which dalam Peraturan Perusahaan (PP) yang telah memperoleh
have been formally approved by the relevant government pengesahan dari instansi pemerintah terkait. Peraturan
authorities. The current Company Regulations remain in Perusahaan yang berlaku saat ini masih digunakan sebagai
effect as the primary reference, while the Company is in acuan, dan Perseroan tengah mengajukan pembaruan untuk
the process of submitting updates to ensure that internal memastikan ketentuan internal tetap relevan serta selaras
provisions remain relevant and aligned with evolving dengan perkembangan regulasi dan kebutuhan operasional.
regulatory requirements and operational needs.[SASB EM-MM-310a.1] [SASB EM-MM-310a.1]
For significant operational changes, PT TBP applies applicable Untuk perubahan operasional signifikan, PT TBP menerapkan
internal provisions and regulatory requirements relating to ketentuan internal dan persyaratan regulasi yang berlaku
prior communication, consultation, and adequate notice to terkait komunikasi awal, konsultasi, serta pemberitahuan
affected employees and their representatives.[GRI 402-1, 14.8.2, 14.17.6] yang memadai kepada karyawan terdampak dan
perwakilannya. [GRI 402-1, 14.8.2, 14.17.6]
Morning assembly as a routine activity for field employees
Apel pagi sebagai rutinitas karyawan di lapangan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 134
Page 136
Occupational Health and Safety [POJK-F.21][GRI 3-3, 14.16.1]
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
For PT TBP, occupational health and safety (OHS) is not merely Bagi PT TBP, kesehatan dan keselamatan kerja (K3) bukan
an operational obligation but a fundamental pillar of business sekadar kewajiban operasional, melainkan pilar fundamental
sustainability. In its high-risk operating environment, risk keberlanjutan bisnis. Dalam lingkungan operasional
management is embedded from planning through execution yang berisiko tinggi, manajemen risiko diterapkan secara
to ensure safe, reliable, and responsible operations for all menyeluruh mulai dari tahap perencanaan hingga
employees and partners. This commitment is reflected in pelaksanaan untuk memastikan operasi yang aman, andal,
annual risk-based safety targets, with the Company aiming dan bertanggung jawab bagi seluruh karyawan dan mitra.
by 2025 to reduce the Total Recordable Injury Frequency Komitmen ini tercermin dalam target keselamatan tahunan
Rate (TRIFR) by 5%, maintain zero fatalities, and deliver OHS berbasis risiko, dengan Perseroan menargetkan pada tahun
training to 100% of employees. [GRI 3-3, 14.16.1] 2025 untuk menurunkan Total Recordable Injury Frequency
Rate (TRIFR) sebesar 5%, mempertahankan nihil fatalitas,
serta memberikan pelatihan K3 kepada 100% karyawan.
[GRI 3-3, 14.16.1]
OHS Policy and Management System [GRI 403-1, 403-8, 14.16.2, 14.16.9]
Kebijakan dan Sistem Manajemen K3
The Company’s commitment to safety is anchored in its Komitmen Perseroan terhadap keselamatan berlandaskan
Sustainability Policy, supported by the OHS Policy and the pada Kebijakan Keberlanjutan, yang didukung oleh
Occupational Health and Safety Management System (SMK3) Kebijakan K3 serta Manual Sistem Manajemen Kesehatan
Manual or Sapta Harja to ensure consistent safety standards dan Keselamatan Kerja (SMK3) atau Sapta Harja untuk
for employees and contractors across all operations. By 2025, memastikan penerapan standar keselamatan yang konsisten
all business units have implemented SMK3, covering 26,529 bagi karyawan dan kontraktor di seluruh operasi. Hingga
employees and 10,115 contractors under the Company’s tahun 2025, seluruh unit bisnis telah menerapkan SMK3, yang
operational control, while selected units continue phased mencakup 26.529 karyawan dan 10.115 kontraktor di bawah
SMK3 and ISO 45001 certification, supported by internal kendali operasional Perseroan, sementara beberapa unit
Mining Safety Management System (SMKP) audits. terpilih masih melanjutkan sertifikasi SMK3 dan ISO 45001
[GRI 403-1, 403-8, 14.16.2, 14.16.9]
secara bertahap, yang didukung oleh audit internal Sistem
Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP). [GRI 403-1, 403-8,
14.16.2, 14.16.9]
Hazard Identification and Occupational Health and Safety Risk Assessment [GRI 403-2, 14.16.3]
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko K3
Within its OHS Management System, the Company applies a Dalam Sistem Manajemen K3, Perseroan menerapkan proses
structured risk management process consistently across all manajemen risiko yang terstruktur dan konsisten di seluruh
business units. Potential hazards are proactively identified unit bisnis. Potensi bahaya diidentifikasi secara proaktif
before work begins, assessed based on likelihood and impact, sebelum pekerjaan dimulai, dinilai berdasarkan tingkat
and addressed through documented controls embedded kemungkinan dan dampaknya, serta ditangani melalui
in operational systems. The assessment results then guide pengendalian terdokumentasi yang terintegrasi dalam sistem
control priorities, safe work procedures, resource allocation, operasional. Hasil penilaian tersebut kemudian menjadi dasar
and the continuous improvement of effective and sustainable dalam penetapan prioritas pengendalian, prosedur kerja
OHS programs. [GRI 403-2, 14.16.3] aman, alokasi sumber daya, serta perbaikan berkelanjutan
program K3 yang efektif dan berkelanjutan. [GRI 403-2, 14.16.3]
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 135
Page 137
The following key stages form the basis of OHS risk Tahapan utama berikut menjadi dasar dalam manajemen
management across all operational activities. risiko K3 di seluruh aktivitas operasional.
1 Hazard Identification | Identifikasi Bahaya
Carried out through discussions with workers, observations, inspections, and reviews of activities in and around the work area.
Dilakukan melalui diskusi dengan pekerja, observasi, inspeksi, serta peninjauan aktivitas di sekitar area kerja.
2 Risk Assessment and Health Risk Assessment (HRA) | Penilaian Risiko (Risk Assessment) dan Health Risk Assessment (HRA)
Risk assessments are conducted using two main parameters: likelihood and severity. Meanwhile, HRAs are used to assess and
manage hazards that impact worker health, such as exposure to gases, dust, and hazardous materials.
Penilaian risiko dilakukan menggunakan dua parameter utama, yaitu kemungkinan terjadi (likelihood) dan tingkat keparahan
(severity). Sementara itu, HRA digunakan untuk menilai dan mengelola bahaya yang berdampak pada kesehatan pekerja, seperti
tingkat paparan gas, debu, dan material B3 yang diterima oleh pekerja.
3 Risk Control according to the Control Hierarchy | Pengendalian Risiko sesuai Hirarki Pengendalian (Risk Control)
Risk controls are established and implemented according to their level of effectiveness, based on the risk control hierarchy. This
aims to reduce risk to an acceptable level across all operational lines.
Pengendalian risiko ditetapkan dan diterapkan sesuai dengan tingkat efektivitasnya, mengacu pada hirarki pengendalian risiko.
Hal ini bertujuan agar risiko dapat ditekan ke tingkat yang dapat diterima di seluruh lini operasional.
4 Monitoring and Evaluation | Pemantauan dan Evaluasi
All risk controls are periodically monitored and evaluated to assess their effectiveness, and adjusted to reflect changes, both
operationally and technologically.
Semua kontrol risiko dipantau secara berkala dan dievaluasi untuk menilai efektivitasnya, serta disesuaikan dengan berbagai
perubahan yang terjadi, baik dari sisi operasional maupun perkembangan teknologi.
5 Management Review and Improvement | Tinjauan Manajemen dan Perbaikan
Management has a strategic role in reviewing all risk management processes that have been implemented, as well as providing
input and recommendations as part of continuous improvement efforts.
Manajemen memiliki peran strategis dalam melakukan peninjauan atas seluruh proses manajemen risiko yang telah dilaksanakan,
serta memberikan masukan dan rekomendasi sebagai bagian dari upaya peningkatan berkelanjutan.
Health Risk Assessment (HRA)
The Company utilizes Health Risk Assessment (HRA) as Perseroan menjadikan Health Risk Assessment (HRA)
the foundation of occupational health management, sebagai fondasi pengelolaan kesehatan kerja, guna
ensuring all potential risks are identified and memastikan seluruh potensi risiko teridentifikasi dan
proactively managed before they impact workers. The dikendalikan secara proaktif sebelum berdampak pada
HRA is conducted by the OHS Department, supported pekerja . HRA dilakukan oleh Departemen OHS yang
by regular work environment measurements by didukung dengan pengukuran lingkungan kerja secara
licensed OHS Service Companies (PJK3). It serves as berkala oleh Perusahaan Jasa K3 (PJK3) berlisensi,
a primary reference for strengthening controls and dan menjadi rujukan utama dalam memperkuat
designing targeted prevention programs. pengendalian serta merancang program pencegahan
yang tepat sasaran.
The HRA covers health hazard mapping, exposure Cakupan HRA meliputi pemetaan bahaya kesehatan,
assessment, risk evaluation, and the formulation of penilaian tingkat paparan, evaluasi risiko, hingga
control recommendations based on a risk hierarchy. In perumusan rekomendasi pengendalian berbasis
2025, the Company expanded this approach to include hirarki pengendalian risiko. Pada 2025, Perseroan
psychosocial aspects, affirming its commitment memperluas pendekatan ini dengan memasukkan
to comprehensive worker health protection, both aspek psikososial, menegaskan komitmen terhadap
physical and mental. perlindungan kesehatan pekerja secara menyeluruh,
baik fisik maupun mental.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 136
Page 138
Digital Risk Modeling for Hazard and Operability
Study (HAZOP) Implementation [GRI 403-2, 14.16.3]
Pemodelan Risiko Digital untuk Pelaksanaan Hazard and
Operability Study (HAZOP)
PT TBP conducts annual Hazard and Operability PT TBP melaksanakan Hazard and Operability Studies
Studies (HAZOP) across its smelter facilities and (HAZOP) setiap tahun di seluruh fasilitas smelter
business units to identify hazards, evaluate incident dan unit bisnis untuk mengidentifikasi bahaya,
scenarios, and assess potential impacts on employees mengevaluasi skenario insiden, serta menilai potensi
and surrounding communities. dampak terhadap karyawan dan masyarakat sekitar.
In 2025, the Company strengthened this process by Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat proses
integrating ExploCFD software to quantitatively model ini dengan mengintegrasikan perangkat lunak
fire, explosion, and gas dispersion scenarios using ExploCFD untuk memodelkan secara kuantitatif
Computational Fluid Dynamics (CFD). This enables skenario kebakaran, ledakan, dan dispersi gas
more realistic and measurable analysis of gas release menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD).
behavior, smoke dispersion, and overpressure impacts, Hal ini memungkinkan analisis yang lebih realistis dan
providing deeper insight into risk consequences. terukur terhadap perilaku pelepasan gas, penyebaran
asap, serta dampak tekanan ledakan, sehingga
memberikan pemahaman yang lebih mendalam
terhadap konsekuensi risiko.
By combining qualitative HAZOP studies with Dengan menggabungkan studi HAZOP yang bersifat
quantitative digital modeling, the Company supports kualitatif dengan pemodelan digital kuantitatif,
more informed decisions on protection system design, Perseroan mendukung pengambilan keputusan yang
safety layers, and risk control strategies, particularly in lebih tepat dalam perancangan sistem perlindungan,
high-risk and complex facilities. lapisan keselamatan, serta strategi pengendalian
risiko, khususnya pada fasilitas dengan tingkat risiko
tinggi dan kompleksitas tinggi.
2025 Achievement 2026 Target
Pencapaian 2025 Target 2026
Completed ISO 45001 certification for PT Achieve ISO 45001 certification for PT ONC to
MSP and SMK3 certification for PT ONC. further reinforce a consistent safety culture
across all business units.
Menyelesaikan sertifikasi ISO 45001 untuk PT
MSP dan sertifikasi SMK3 untuk PT ONC. Mencapai sertifikasi ISO 45001 untuk PT ONC guna
semakin memperkuat budaya keselamatan yang
konsisten di seluruh unit bisnis.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 137
Page 139
Certifications related to Occupational Health and Safety (OHS) [GRI 403-1, 403-8, 14.16.2, 14.16.9]
Sertifikasi terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Entity OHS*
SMK3**
Entitas (ISO 45001)
PT TBP
PT MSP
PT HPL
PT HJF
Ongoing
PT ONC
Sedang berlangsung
Ongoing
PT KPS
Sedang berlangsung
Note: Catatan:
*ISO 45001 is an international standard for occupational health and safety (OHS) *ISO 45001 adalah standar internasional untuk sistem manajemen kesehatan dan
management systems, developed by the International Organization for Standardization keselamatan kerja (K3), yang dikembangkan oleh Organisasi Internasional untuk
(ISO). It provides a framework for organizations to improve workplace safety, reduce risks, Standardisasi (ISO). Ini menyediakan kerangka kerja bagi organisasi untuk meningkatkan
and enhance employee well-being. keselamatan tempat kerja, mengurangi risiko, dan meningkatkan kesejahteraan karyawan.
**SMK3 Certification is a certification given to companies that have implemented an **Sertifikasi SMK3 adalah sertifikasi yang diberikan kepada Perseroan yang telah
Occupational Safety and Health Management System (SMK3) in accordance with Indonesian menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai dengan
regulations, specifically Government Regulation (PP) No. 50 of 2012. peraturan Indonesia, khususnya Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012
***SMKP is a management system applied in mineral and coal mining business activities ***SMKP adalah sistem manajemen yang diterapkan di kegiatan usaha pertambangan
in Indonesia which is regulated in the Regulation of the Minister of Energy and Mineral mineral dan batubara di Indonesia yang diatur dalam Peraturan Menteri Energi Sumber
Resources No. 26 of 2018 concerning the Implementation of Good Mining Principles and Daya Mineral No. 26 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang Baik dan
Supervision of Mineral and Coal Mining. Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara.
The Company complements its safety standards with a strong Perseroan melengkapi standar keselamatannya dengan fokus
focus on worker health protection. OHS procedures and kuat pada perlindungan kesehatan pekerja. Prosedur dan
programs are guided by routine workplace hazard evaluations program K3 dipandu oleh evaluasi bahaya di tempat kerja
and strengthened through annual third-party assessments yang dilakukan secara rutin serta diperkuat melalui penilaian
licensed by the Ministry of Manpower, ensuring consistent tahunan oleh pihak ketiga yang berlisensi dari Kementerian
hazard control and a safe working environment. Ketenagakerjaan, guna memastikan pengendalian bahaya
yang konsisten dan lingkungan kerja yang aman.
Health and Safety Performance
Kinerja terkait Kesehatan dan Keselamatan
During the reporting period, the Company recorded four (4) Selama periode pelaporan, Perseroan mencatat empat (4)
fatal incidents, each of which was followed by a structured kejadian fatal, yang masing-masing ditindaklanjuti dengan
investigation to identify root causes and define corrective investigasi terstruktur untuk mengidentifikasi akar penyebab
and preventive actions. Findings were translated into serta menetapkan tindakan korektif dan preventif. Hasil
strengthened safety controls through procedural refinements, temuan diterjemahkan menjadi penguatan pengendalian
enhanced technical safeguards, restricted access to high-risk keselamatan melalui penyempurnaan prosedur, peningkatan
areas, work design adjustments, and reinforced operational pengamanan teknis, pembatasan akses ke area berisiko tinggi,
oversight. Follow-up actions were managed through clear penyesuaian desain kerja, serta penguatan pengawasan
operasional. Tindak lanjut dikelola melalui penetapan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 138
Page 140
accountability, defined timelines, closure verification, tanggung jawab yang jelas, batas waktu pelaksanaan,
and effectiveness reviews, while lessons learned were verifikasi penyelesaian, serta evaluasi efektivitas, sementara
communicated across relevant units to prevent recurrence. pembelajaran yang diperoleh dikomunikasikan ke unit
These findings also supported the Company’s 2023–2026 OHS terkait untuk mencegah kejadian serupa. Temuan ini juga
roadmap, particularly its 2025 priorities on strengthening mendukung implementasi peta jalan K3 Perseroan 2023–
safety guidelines and site-level safety teams, alongside the 2026, khususnya prioritas tahun 2025 dalam penguatan
introduction of a Critical Safety Compliance Protocol (CSCP) pedoman keselamatan dan tim keselamatan di tingkat lokasi,
in 2025. serta pengenalan Critical Safety Compliance Protocol (CSCP)
pada tahun 2025.
Critical Safety Compliance Protocol (CSCP) is a focused Critical Safety Compliance Protocol (CSCP) merupakan
intervention framework designed to reinforce compliance with kerangka intervensi terfokus yang dirancang untuk
critical safety controls across operational sites. The program memperkuat kepatuhan terhadap pengendalian
is structured around 13 critical safety topics representing the keselamatan kritis di seluruh lokasi operasional. Program
Company’s highest-risk exposure areas and is implemented ini disusun berdasarkan 13 topik keselamatan kritis yang
through strengthened control verification, targeted site merepresentasikan area dengan tingkat risiko tertinggi,
campaigns, capability-building for OHS representatives, and dan diimplementasikan melalui penguatan verifikasi
more disciplined documentation practices. By embedding pengendalian, kampanye lokasi yang terarah, peningkatan
these priorities into day-to-day supervision and field kapasitas perwakilan K3, serta praktik dokumentasi yang
execution, CSCP strengthens risk ownership, drives more lebih disiplin. Dengan mengintegrasikan prioritas ini ke dalam
consistent implementation of critical controls, and supports pengawasan harian dan pelaksanaan di lapangan, CSCP
the continued maturation of the Company’s safety culture. memperkuat kepemilikan risiko, mendorong penerapan
pengendalian kritis yang lebih konsisten, serta mendukung
pematangan berkelanjutan budaya keselamatan Perseroan.
Furthermore, PT TBP monitors OHS performance through key Selain itu, PT TBP memantau kinerja K3 melalui indikator
indicators, including the Total Recordable Injury Frequency utama, termasuk Total Recordable Injury Frequency Rate
Rate (TRIFR), recordable injury cases, and investigation (TRIFR), jumlah kasus cedera tercatat, serta hasil investigasi,
outcomes, to continuously strengthen procedures, technical untuk terus memperkuat prosedur, pengendalian teknis,
controls, and field supervision in line with growing operational dan pengawasan di lapangan seiring dengan meningkatnya
complexity. kompleksitas operasional.
In 2025, the Company recorded 322 recordable work-related Pada 2025, Perseroan mencatat sebanyak 322 kasus cedera
injuries, comprising 157 employee cases and 165 contractor terkait pekerjaan yang dapat dicatat, terdiri dari 157 kasus
cases. Based on 72,870,090 employee working hours and cedera yang melibatkan karyawan dan 165 kasus yang
34,882,432 contractor working hours. TRIFR stood at 2.15 for melibatkan kontraktor. Dengan total jam kerja karyawan
employees and 4.73 for contractors, reflecting year-on-year mencapai 72.870.090 jam dan kontraktor mencapai
improvements of 5.8% and 8.3%, respectively. [GRI 403-9, 14.16.10] 34.882.432. Total Nilai TRIFR tercatat sebesar 2,15 untuk
[SASB EM-MM-320a.1]
karyawan dan 4,73 untuk kontraktor, atau menurun masing-
masing sebesar 5,8% untuk karyawan dan 8,3% untuk
kontraktor dibandingkan tahun 2024.[GRI 403-9, 14.16.10][SASB EM-MM-320a.1]
During 2025, there were no confirmed cases of Occupational Selama 2025 tidak terdapat laporan kasus Penyakit Akibat
Diseases (PAK) reported within the Company. In accordance Kerja (PAK) yang terkonfirmasi di lingkungan Perseroan.
with regulations, PAK is determined by an occupational Sesuai ketentuan, penetapan PAK dilakukan oleh dokter
specialist. Because such competency is not yet available spesialis okupasi. Karena kompetensi tersebut belum
within the internal structure, any suspected PAK will be tersedia dalam struktur internal, setiap dugaan PAK akan
referred to a healthcare facility or Occupational Health and dirujuk ke fasilitas kesehatan atau Perseroan Jasa K3 (PJK3)
Safety Services Company (PJK3) in accordance with applicable sesuai peraturan yang berlaku.[GRI 403-10, 14.16.11]
regulations. [GRI
403-10, 14.16.11]
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 139
Page 141
Occupational Health and Safety Performance Indicators [GRI 403-9, 403-10, 14.16.10, 14.16.11][SASB EM-MM-320a.1]
Indikator Kinerja K3
Indicator Satuan
Status 2023 2024 2025
Indikator Satuan
Morbidity Rate Employee | Karyawan 0.28 0.234 0.29
Morbiditas Tingkat Contractor | Kontraktor 0.16 0.15 0.10
Rate Employee | Karyawan 1.54 0.57 11.60
Near Miss
Tingkat Contractor | Kontraktor 1.04 1.27 5.73
Rate Employee | Karyawan 3.53 2.29 Assured 2.15
TRIFR
Tingkat Contractor | Kontraktor 7.00 5.16 Assured
4.73
Rate Employee | Karyawan 0.07 0.01 0.01
LTIR
Tingkat Contractor | Kontraktor 0 0 0
Fatalities Rate Employee | Karyawan 0.04 0 0.05
Fatalitas Tingkat Contractor | Kontraktor 0 0 0
Notes: PT TBP uses ratio calculations based on 1,000,000 working hours, while non-mining Catatan: PT TBP menggunakan perhitungan rasio berdasarkan 1.000.000 jam kerja,
business units apply a different calculation method, namely using estimated working hours. sedangkan untuk unit bisnis non-pertambangan terdapat perbedaan metode perhitungan,
yaitu menggunakan estimasi jam kerja.
Strengthening Occupational Health and Safety Competence and Culture
Penguatan Kompetensi dan Budaya K3
OHS Governance and Communication [GRI 403-1, 403-4, 403-6, 14.16.2, 14.16.5, 14.16.7]
Tata Kelola dan Komunikasi K3
The Company maintains an integrated OHS governance Perseroan mempertahankan struktur tata kelola K3 yang
structure to ensure consistent and effective risk control terintegrasi untuk memastikan pengendalian risiko yang
across all business units, serving as the foundation for policy konsisten dan efektif di seluruh unit bisnis, sebagai landasan
implementation, regulatory compliance, and long-term safety implementasi kebijakan, kepatuhan terhadap regulasi, serta
performance. kinerja keselamatan jangka panjang.
Senior management is accountable for policy direction, Manajemen senior bertanggung jawab atas arah kebijakan,
resource allocation, and oversight, while work unit leaders and alokasi sumber daya, dan fungsi pengawasan, sementara
operational supervisors are responsible for implementation pimpinan unit kerja dan supervisor operasional bertanggung
and compliance at the site level. [GRI 403-1, 403-4, 14.16.2, 14.16.5] jawab atas implementasi dan kepatuhan di tingkat lokasi
kerja. [GRI 403-1, 403-4, 14.16.2, 14.16.5]
This structure is supported by OHS functions, technical Struktur ini didukung oleh fungsi K3, pengawas teknis,
supervisors, OHS Committees, and competent emergency Komite K3, serta tim tanggap darurat yang kompeten di setiap
response teams in each business unit to strengthen unit bisnis untuk memperkuat partisipasi pekerja, koordinasi
worker participation, cross-functional coordination, and lintas fungsi, dan pengawasan di lapangan sesuai dengan
field supervision in line with applicable regulations. OHS peraturan yang berlaku. Komunikasi K3 juga diperkuat
communication is further reinforced through regular melalui rapat rutin, forum komite, safety briefing, Pertemuan
meetings, committee forums, safety briefings, 5 Minutes 5 Menit (P5M), induksi, serta kanal digital yang melibatkan
Meeting (P5M), inductions, and digital channels involving karyawan, kontraktor, dan pihak eksternal untuk memastikan
employees, contractors, and external parties to ensure implementasi yang konsisten di seluruh operasi dan rantai
consistent implementation across operations and the supply pasok. [GRI 403-6, 14.16.17]
chain. [GRI 403-6, 14.16.17]
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 140
Page 142
OHS Training [GRI 403-5, 14.16.6]
Pelatihan K3
The Company delivers structured OHS training as part of its Perseroan menyelenggarakan pelatihan K3 secara terstruktur
management system to strengthen worker competency in sebagai bagian dari sistem manajemen untuk memperkuat
hazard recognition and risk management. Designed based on kompetensi pekerja dalam mengenali bahaya dan mengelola
job risk profiles and functional responsibilities, the program risiko. Dirancang berdasarkan profil risiko pekerjaan dan
covers employees and contractors through induction, general tanggung jawab fungsional, program ini mencakup karyawan
and job-specific training, emergency response drills, as well dan kontraktor melalui pelatihan induksi, pelatihan umum
as supervisor and critical-function development, including dan spesifik pekerjaan, simulasi tanggap darurat, serta
both certification and non-certification modules. Training pengembangan bagi supervisor dan fungsi kritis, termasuk
implementation and effectiveness are evaluated periodically modul bersertifikasi maupun non-sertifikasi. Pelaksanaan
to support continuous program improvement. dan efektivitas pelatihan dievaluasi secara berkala untuk
mendukung perbaikan program secara berkelanjutan.
OHS Training in 2025 [GRI 403-5, 14.16.6]
Pelatihan K3 Tahun 2025
Average Training Hours/
Employee Type Training Hours
Jenis Karyawan Jam Pelatihan
participant
Rata-Rata Jam Pelatihan/Karyawan
Employees
90,973 5.49
Karyawan
Contractors
35,343 3
Kontraktor
Total 126,316 4.46
Occupational Health and Safety Programs
Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Mental Health Management [GRI 403-3, 403-6, 14.16.4, 14.16.7]
Pengelolaan Kesehatan Mental
The Company recognizes mental health as an integral part Perseroan mengakui kesehatan mental sebagai bagian
of occupational health and employee well-being, with integral dari kesehatan kerja dan kesejahteraan karyawan,
direct implications for safety and productivity. To foster a yang memiliki implikasi langsung terhadap keselamatan dan
supportive, inclusive, and stigma-free workplace, a Mental produktivitas. Untuk menciptakan lingkungan kerja yang
Health Management program has been embedded within suportif, inklusif, dan bebas stigma, program Manajemen
the OHS system through a preventive and data-informed Kesehatan Mental telah diintegrasikan dalam sistem K3
approach covering education, confidential psychological melalui pendekatan preventif dan berbasis data yang
support, regular assessments, and professional referrals. mencakup edukasi, dukungan psikologis yang bersifat
[GRI 403-6, 14.16.17]
rahasia, asesmen berkala, serta rujukan profesional.
[GRI 403-6, 14.16.7]
Delivered through the Employee Assistance Program (EAP), Melalui Employee Assistance Program (EAP), inisiatif ini
the initiative provides counseling, individual support, and menyediakan layanan konseling, dukungan individual, serta
mental health literacy development, while strengthening penguatan literasi kesehatan mental, sekaligus meningkatkan
early detection and reducing the risks of prolonged stress deteksi dini dan mengurangi risiko stres berkepanjangan
and burnout. Going forward, the Company will continue to serta burnout. Ke depan, Perseroan akan terus meningkatkan
enhance internal capabilities and integrate psychosocial kapabilitas internal serta mengintegrasikan faktor psikososial
factors into occupational health risk assessments. [GRI 403-3, 14.16.4] ke dalam penilaian risiko kesehatan kerja. [GRI 403-3, 14.16.4]
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 141
Page 143
Strengthening Mental Health Support Through
Psychological First Aid Teams
Penguatan Dukungan Kesehatan Mental Melalui Tim
Psychological First Aid
Building on the 2025 psychological risk mapping, which Berdasarkan pemetaan risiko psikologis tahun 2025
identified approximately 5% of employees as being yang mengidentifikasi sekitar 5% karyawan berada
at risk of mental health issues, PT TBP established dalam risiko masalah kesehatan mental, PT TBP
a Psychological First Aid (PFA) team comprising 43 membentuk tim Psychological First Aid (PFA) yang
representatives from business units. terdiri dari 43 perwakilan dari unit bisnis.
Following specialized training delivered in Setelah mengikuti pelatihan khusus yang
collaboration with psychologists and lecturers from diselenggarakan bekerja sama dengan psikolog
Universitas Padjadjaran and Pijar Integra Psikologi, dan dosen dari Universitas Padjadjaran serta Pijar
the team is equipped to identify early signs of distress, Integra Psikologi, tim ini dibekali kemampuan
provide safe and empathetic non-medical support, untuk mengidentifikasi tanda-tanda awal tekanan
and facilitate referrals when needed. This initiative psikologis, memberikan dukungan non-medis yang
strengthens frontline mental health support within aman dan empatik, serta memfasilitasi rujukan
work units, enabling faster access to appropriate apabila diperlukan. Inisiatif ini memperkuat dukungan
assistance and follow-up care. kesehatan mental di lini terdepan dalam unit kerja,
sehingga memungkinkan akses yang lebih cepat
terhadap bantuan yang tepat serta tindak lanjut yang
diperlukan.
Harita Nickel Psychological First Aid Training
Pelatihan Psychological First Aid Harita Nickel
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 142
Page 144
Disaster Management [GRI 403-7, 14.16.8] Pengelolaan Bencana The Company strengthened its emergency preparedness Perseroan memperkuat pengelolaan keadaan darurat melalui through the development of an Integrated Disaster pengembangan Integrated Disaster Management Framework Management Framework and the development of a Disaster dan penyusunan Disaster Management Manual bersama Management Manual in collaboration with the Disaster Risk Disaster Risk Reduction Center (DRRC) Universitas Indonesia. Reduction Center (DRRC) of the University of Indonesia. Dokumen ini telah selesai di 2025 dan menjadi acuan This document was completed in 2025 and serves as an operasional bagi seluruh unit bisnis dalam menghadapi operational reference for all business units in facing various berbagai skenario kedaruratan. Kemitraan dengan DRRC emergency scenarios. The partnership with the DRRC UI UI terus dilanjutkan untuk memastikan pendekatan yang continues to ensure a comprehensive approach aligned with komprehensif dan selaras dengan praktik terbaik, sekaligus best practices, while enhancing operational readiness and meningkatkan kesiapan operasional serta perlindungan bagi protecting employees, the surrounding community, and the karyawan, masyarakat sekitar, dan lingkungan. environment. Preparedness briefing in the operational area Briefing kesiapsiagaan di area operasional Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 143
Page 145
Integrated Preparedness through Large-Scale
Emergency Response Simulations
Kesiapsiagaan Terpadu melalui Simulasi Tanggap Darurat
Skala Besar
Harita Nickel held a Large-Scale Emergency Exercise Harita Nickel menyelenggarakan Latihan Tanggap
(LSE) on July 27–29, 2025, at the Obi Island Site as Darurat Skala Besar (Large-Scale Emergency Exercise/
part of a strategic collaboration with the University of LSE) pada 27–29 Juli 2025 di Site Pulau Obi sebagai
Indonesia’s DRRC. Themed “Integrated Management bagian dari kerja sama strategis dengan DRRC
of Natural and Technological Disasters,” the exercise Universitas Indonesia. Mengusung tema “Pengelolaan
aimed to test the readiness of the emergency response Terintegrasi Bencana Alam dan Teknologi,” latihan ini
system in facing multi-disaster scenarios, including bertujuan menguji kesiapan sistem tanggap darurat
a simulation of an earthquake with the potential dalam menghadapi skenario multi-bencana, termasuk
for a tsunami. More than 300 employees from simulasi gempa bumi yang berpotensi tsunami. Lebih
various business units were involved, along with the dari 300 karyawan dari berbagai unit bisnis terlibat
management team, the Emergency Response Team, bersama tim manajemen, Emergency Response Team,
and external stakeholders such as the Regional Disaster serta pemangku kepentingan eksternal seperti Badan
Management Agency (BPBD), the National Search and Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan
Rescue Agency (Basarnas), and local governments. Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), dan
pemerintah daerah.
During the simulation, the Company tested emergency Selama simulasi, Perseroan menguji koordinasi
response coordination, from decision-making and tanggap darurat, mulai dari pengambilan keputusan,
technical response to medical services and logistical respons teknis, layanan medis, hingga dukungan
support across business units. Additionally, an logistik lintas unit bisnis. Selain itu, penilaian dan
assessment and observation by an independent third observasi oleh pihak ketiga independen, Disaster
party, the Disaster Risk Reduction Centre of Universitas Risk Reduction Centre dari Universitas Indonesia,
Indonesia, indicated that the command structure menunjukkan alur komando berjalan efektif dan
functioned effectively and the team’s response was respons tim telah berjalan sesuai prosedur. Sejumlah
carried out in accordance with established procedures. area perbaikan juga teridentifikasi, terutama
Several areas for improvement were identified, penguatan kapasitas personel dan sistem komunikasi
particularly strengthening personnel capacity and darurat, yang menjadi fokus tindak lanjut. Melalui
emergency communication systems, which became latihan ini, PT TBP memperkuat kesiapsiagaan bencana
the focus of follow-up actions. Through this exercise, untuk melindungi karyawan, aset, masyarakat, dan
PT TBP strengthened disaster preparedness to lingkungan.
protect employees, assets, the community, and the
environment.
Large-Scale Emergency Response Training
Pelatihan Tanggap Darurat Skala Besar
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 144
Page 146
Employee Health Monitoring and Services [GRI 403-3, 403-6, 14.16.4, 14.16.7]
Pemantauan dan Layanan Kesehatan Karyawan
The Company monitors occupational health risks through Perseroan memantau risiko kesehatan kerja melalui
annual Medical Check-Ups (MCU) for all employees, including pemeriksaan kesehatan tahunan (Medical Check-Up/MCU)
pre-employment screening for new hires, to ensure health bagi seluruh karyawan, termasuk pemeriksaan pra-kerja bagi
surveillance remains aligned with the workplace risk profile. karyawan baru, untuk memastikan pemantauan kesehatan
In 2025, MCU completion reached 100% of employees. tetap selaras dengan profil risiko di tempat kerja. Pada
tahun 2025, pelaksanaan MCU mencapai 100% dari seluruh
karyawan.
Enhanced monitoring is also applied to Radiation Protection Pemantauan yang lebih intensif juga diterapkan bagi Petugas
Officers (PPR) through more specific annual examinations Proteksi Radiasi (PPR) melalui pemeriksaan tahunan yang
tailored to radiation exposure risks in operational facilities. lebih spesifik sesuai dengan risiko paparan radiasi di fasilitas
Supported by internal medical services, including the operasional. Didukung oleh layanan medis internal, termasuk
ISO 15189-accredited laboratory at the KHNO Clinic of PT laboratorium yang terakreditasi ISO 15189 di Klinik KHNO
Halmahera Persada Lygend, MCU results are used for early risk milik PT Halmahera Persada Lygend, hasil MCU dimanfaatkan
detection and the development of more targeted preventive untuk deteksi dini risiko serta pengembangan program
health programs. kesehatan preventif yang lebih terarah.
Delivering Healthcare Services on Obi Island
Menghadirkan Layanan Kesehatan di Pulau Obi
PT TBP supports the health and safety of its workforce PT TBP mendukung kesehatan dan keselamatan
through dedicated clinic services across its Obi Island tenaga kerjanya melalui layanan klinik di seluruh area
operations, comprising a main clinic and a supporting operasional Pulau Obi, yang terdiri dari satu klinik
basic-care facility. Staffed by 18 doctors, 1 dentist, 98 utama dan satu fasilitas layanan dasar pendukung.
paramedics, 3 pharmacists, 6 assistant pharmacists, Fasilitas ini didukung oleh 18 dokter, 1 dokter gigi, 98
and 1 midwife, the facilities provide comprehensive paramedik, 3 apoteker, 6 asisten apoteker, dan 1 bidan,
services including MCU, laboratory testing, radiology, serta menyediakan layanan komprehensif termasuk
dental care, nutrition consultations, and inpatient MCU, pemeriksaan laboratorium, radiologi, perawatan
services. gigi, konsultasi gizi, dan layanan rawat inap.
Beyond employee care, the clinics may also provide Selain melayani karyawan, klinik juga dapat
limited emergency treatment to surrounding memberikan layanan darurat terbatas kepada
communities in coordination with local healthcare masyarakat sekitar dengan koordinasi bersama fasilitas
facilities. The Company further strengthens preventive kesehatan setempat. Perseroanjuga memperkuat
health through industrial hygiene, pest control, free upaya kesehatan preventif melalui program higiene
health checks, and TB prevention, while supporting industri, pengendalian hama, pemeriksaan kesehatan
local health centers (Puskesmas) through medicines, gratis, serta pencegahan tuberkulosis, sekaligus
medical equipment, and ambulance assistance to mendukung pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas)
reinforce the broader healthcare system. melalui penyediaan obat-obatan, peralatan medis,
dan bantuan ambulans guna memperkuat sistem
layanan kesehatan secara lebih luas.
By 2025, PT TBP clinics also enhanced their health Pada tahun 2025, klinik PT TBP juga meningkatkan
promotion programs through counseling and program promosi kesehatan melalui kegiatan
education on various diseases to encourage healthy penyuluhan dan edukasi terkait berbagai penyakit
lifestyles. untuk mendorong penerapan gaya hidup sehat.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 145
Page 147
Social Impact and
Rights Management
Pengelolaan Dampak Sosial dan
Hak Masyarakat
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 146
Page 148
Social Impact and Rights
Management
Pengelolaan Dampak Sosial dan Hak Masyarakat
PT TBP’s business activities intersect with the lives of Kegiatan bisnis PT TBP beririsan dengan kehidupan
communities surrounding its operational areas, particularly masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, khususnya
in relation to land access, natural resources, and local social terkait akses lahan, sumber daya alam, dan dinamika sosial
dynamics. Recognizing these interactions, the Company lokal. Menyadari interaksi tersebut, Perseroan mengelola
manages its social impacts through a structured Social Impact dampak sosialnya melalui pendekatan Manajemen Dampak
Management approach that integrates risk management, Sosial yang terstruktur, yang mengintegrasikan manajemen
stakeholder engagement, and community development. This risiko, pelibatan pemangku kepentingan, dan pengembangan
approach is designed to ensure respect for community rights, masyarakat. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan
respond to local needs, and support stable and responsible penghormatan terhadap hak-hak masyarakat, merespons
operations. [POJK-F.23][GRI 3-3, 14.10.1][SASB EM-MM-210b.1] kebutuhan lokal, serta mendukung operasional yang stabil
dan bertanggung jawab. [POJK-F.23][GRI 3-3, 14.10.1][SASB EM-MM-210b.1]
Protection of Community Rights [GR14.11.4][SASB EM-MM-210b.1]
Perlindungan Hak Masyarakat
The Company applies a meaningful and inclusive engagement Perseroan menerapkan pendekatan pelibatan yang bermakna
approach in processes that may affect community rights and dan inklusif dalam proses yang dapat memengaruhi hak dan
interests, particularly in relation to land access and land-use kepentingan masyarakat, khususnya terkait akses lahan dan
changes. Engagement is conducted from the early planning perubahan penggunaan lahan. Pelibatan dilakukan sejak
stages through the provision of relevant, accessible, and tahap perencanaan awal melalui penyediaan informasi yang
understandable information, enabling communities to relevan, mudah diakses, dan mudah dipahami, sehingga
participate in decision-making processes in a meaningful, memungkinkan masyarakat berpartisipasi dalam proses
inclusive, and non-coercive manner. This approach is aligned pengambilan keputusan secara bermakna, inklusif, dan
with applicable regulations and international standards, tanpa paksaan. Pendekatan ini sejalan dengan peraturan
including IFC Performance Standards. [GRI 14.11.4] yang berlaku serta standar internasional, termasuk IFC
Performance Standards. [GRI 14.11.4]
Recognizing that the impacts and needs of each community Menyadari bahwa dampak dan kebutuhan setiap kelompok
group may differ, the Company conducts systematic masyarakat dapat berbeda, Perseroan melakukan identifikasi
stakeholder identification and mapping to ensure that each dan pemetaan pemangku kepentingan secara sistematis
group is engaged in accordance with its characteristics, level untuk memastikan bahwa setiap kelompok dilibatkan sesuai
of interest, and potential impacts. [POJK-F.23] dengan karakteristik, tingkat kepentingan, dan potensi
dampaknya.[POJK-F.23]
Community service activities in commemoration of National Occupational Health and Safety Month on Obi Island
Kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka Bulan K3 Nasional di Pulau Obi
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 147
Page 149
Building Trust through Early Dialogue
[GRI 2-29, 413-1, 413-2, 14.10.2, 14.10.3][SASB EM-MM-210b.1]
Membangun Kepercayaan melalui Dialog Sejak Dini
Project development plans may raise questions Rencana pengembangan proyek dapat menimbulkan
and concerns among communities if they are not pertanyaan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat
communicated from an early stage. To prevent apabila tidak dikomunikasikan sejak tahap awal. Untuk
information gaps and ensure a transparent process, mencegah kesenjangan informasi dan memastikan
PT TBP implements the SARAKIA (Sarana Komunikasi proses yang transparan, PT TBP menerapkan prosedur
Masyarakat) procedure as a formal mechanism for SARAKIA (Sarana Komunikasi Masyarakat) sebagai
stakeholder engagement and as part of its community mekanisme formal pelibatan pemangku kepentingan
relations management system. sekaligus bagian dari sistem pengelolaan hubungan
dengan masyarakat.
Through SARAKIA, project plans are communicated to Melalui SARAKIA, rencana proyek dikomunikasikan
affected communities through structured dialogues kepada masyarakat terdampak melalui dialog
involving local stakeholders, including community terstruktur yang melibatkan pemangku kepentingan
representatives, traditional and religious leaders, and lokal, termasuk perwakilan masyarakat, tokoh adat
local institutions. The forum is used to present project dan agama, serta lembaga lokal. Forum ini digunakan
information, address concerns, and gather feedback, untuk menyampaikan informasi proyek, menanggapi
with all inputs documented as a basis for follow-up kekhawatiran, dan menghimpun masukan, dengan
actions. seluruh masukan didokumentasikan sebagai dasar
tindak lanjut.
In 2025, no new projects required the implementation Pada tahun 2025, tidak terdapat proyek baru yang
of SARAKIA; however, the mechanism remains an memerlukan penerapan SARAKIA; namun demikian,
integral part of the Company’s stakeholder engagement mekanisme ini tetap menjadi bagian integral dari
framework and will continue to be applied for future kerangka pelibatan pemangku kepentingan Perseroan
developments. dan akan terus diterapkan untuk pengembangan di
masa mendatang.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 148
Page 150
Land and Resource Rights [GRI 3-3, 14.12.1]
Hak atas Tanah dan Sumber Daya
Land acquisition is a sensitive aspect of mining project Pengadaan lahan merupakan aspek yang sensitif dalam
development as it is directly related to property rights, pengembangan proyek pertambangan karena berkaitan
livelihoods, and the social stability of communities. To langsung dengan hak kepemilikan, mata pencaharian,
manage these risks, PT TBP implements a Land Acquisition dan stabilitas sosial masyarakat. Untuk mengelola risiko
Policy applicable across all business units and subsidiaries, tersebut, PT TBP menerapkan Kebijakan Akuisisi Lahan yang
ensuring alignment with applicable regulations and the berlaku di seluruh unit bisnis dan anak perseroan, dengan
protection of affected parties’ rights. [GRI 3-3, 14.12.1] memastikan keselarasan terhadap peraturan yang berlaku
serta perlindungan hak pihak terdampak.[GRI 3-3, 14.12.1]
The process is carried out through a structured and cross- Proses ini dilaksanakan melalui pendekatan yang terstruktur
functional approach involving relevant internal functions dan lintas fungsi dengan melibatkan fungsi internal terkait
and management oversight. Key stages include land and serta pengawasan manajemen. Tahapan utama meliputi
ownership identification, site verification, asset and crop identifikasi lahan dan kepemilikan, verifikasi lapangan,
inventory, compliance assessment, negotiation, and inventarisasi aset dan tanaman, penilaian kepatuhan,
compensation based on agreed terms. negosiasi, serta pemberian kompensasi berdasarkan
kesepakatan bersama.
All transactions are formalized through documented Seluruh transaksi disahkan melalui perjanjian tertulis yang
agreements signed by both parties and witnessed by ditandatangani oleh kedua belah pihak dan disaksikan
independent representatives. The process is supported oleh perwakilan independen. Proses ini didukung oleh
by systematic documentation and monitoring to ensure dokumentasi dan pemantauan yang sistematis untuk
transparency, accountability, and proper reporting. memastikan transparansi, akuntabilitas, dan pelaporan yang
tepat.
Resettlement [GRI 14.12.2, 14.12.3]
Pemukiman Kembali
Settlement planning in South Halmahera Regency, including Penataan permukiman di Kabupaten Halmahera Selatan,
the development of a new residential area within the termasuk pembangunan kawasan permukiman baru di
Obi Island National Strategic Project (PSN), is a regional Proyek Strategis Nasional (PSN) Pulau Obi, merupakan
government initiative aimed at improving access to housing, upaya pemerintah daerah untuk mendukung penyediaan
public services, and community welfare. The relocation of hunian yang layak serta peningkatan layanan publik dan
Kawasi Village on Obi Island is implemented as part of this kesejahteraan masyarakat. Relokasi Desa Kawasi di Pulau Obi
policy framework. dilaksanakan sebagai bagian dari kerangka kebijakan ini.
PT TBP supports the program through the provision of PT TBP mendukung program tersebut melalui penyediaan
infrastructure and supporting facilities, in coordination with infrastruktur dan fasilitas pendukung, dengan berkoordinasi
the regional government. The implementation emphasizes bersama pemerintah daerah. Pelaksanaannya menekankan
social due diligence, community consent, and cross- uji tuntas sosial, persetujuan masyarakat, serta koordinasi
stakeholder coordination. lintas pemangku kepentingan.
In line with the regional government’s policy, PT TBP Sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah, PT TBP
contributed to the development of a new residential area berkontribusi dalam pengembangan kawasan permukiman
located approximately 4 km from Kawasi Village, which was baru yang berjarak sekitar 4 km dari Desa Kawasi dan
completed in August 2023. The area is equipped with housing, telah rampung pada Agustus 2023. Kawasan ini dilengkapi
government offices, education and health facilities, public perumahan, kantor pemerintah, fasilitas pendidikan dan
facilities, waste management systems, economic centers, as kesehatan, fasilitas umum, pengelolaan sampah, sentra
well as access to electricity and water. ekonomi, serta akses listrik dan air.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 149
Page 151
To guide the implementation of the relocation, PT TBP Untuk memandu pelaksanaan relokasi, PT TBP menyusun developed a Land Acquisition and Resettlement Action Plan Rencana Aksi Pengadaan Lahan dan Pemukiman Kembali (LARAP) aligned with international standards, including (LARAP) yang selaras dengan standar internasional, termasuk those of the International Finance Corporation (IFC) and International Finance Corporation (IFC) dan Initiative for the Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA). This Responsible Mining Assurance (IRMA). Dokumen ini memuat document contains the implementation procedures for tata cara pelaksanaan pemukiman kembali, program resettlement, the livelihood restoration program, and the pemulihan mata pencaharian, dan mekanisme penanganan grievance redress mechanism. keluhan. The Government, through an Integrated Team, oversees the Pemerintah melalui Tim Terpadu mengawasi implementasi implementation of the Relocation Program as stipulated in Program Relokasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati the Regent Regulation of South Halmahera No. 72 of 2023. Halmahera Selatan No. 72 Tahun 2023. Untuk mendukung To support transparent governance, an Integrated Team tata kelola yang transparan, dibentuk Sekretariat Tim Terpadu Secretariat was established as a center for information, sebagai pusat informasi, pendaftaran, dan pengaduan. Pada registration, and grievance handling. In 2025, relocation 2025, posko layanan relokasi tersedia di Kawasi Lama dan service posts were available in both Old Kawasi and New Kawasi Baru guna memudahkan masyarakat memperoleh Kawasi to facilitate communities in obtaining information and informasi serta menyampaikan pertanyaan dan pengaduan submitting questions and grievances directly. secara langsung. Participation in the relocation process follows a structured Partisipasi dalam proses relokasi mengikuti proses yang process, including registration, verification, asset valuation, terstruktur, termasuk pendaftaran, verifikasi, penilaian aset, and formal agreement. The implementation is monitored by dan perjanjian formal. Pelaksanaannya dipantau oleh pihak an independent party, with any identified issues addressed independen, dengan setiap isu yang teridentifikasi ditangani through a corrective action plan. melalui rencana tindakan perbaikan. View of Kawasi Village as part of the community relocation program Pemandangan Desa Kawasi sebagai bagian dari program relokasi masyarakat Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 150
Page 152
Community Development and Empowerment Program
(PPM)[POJK-F.25][GRI 413-1, 14.10.1, 14.10.2]
Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM)
The Community Development and Empowerment Program Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
(PPM) forms part of PT TBP’s approach to managing social (PPM) merupakan bagian dari pendekatan PT TBP dalam
impacts and building constructive relationships with mengelola dampak sosial dan membangun hubungan yang
communities surrounding its operational areas. The program konstruktif dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
is designed to be relevant to local needs and aligned with Program ini disusun agar relevan dengan kebutuhan lokal
regional development priorities. [GRI 413-1, 14.10.2] dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
[GRI 413-1, 14.10.2]
The implementation of PPM refers to the Decree of the Pelaksanaan PPM mengacu pada Keputusan Menteri
Minister of Energy and Mineral Resources (ESDM) No. Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 1824K/30/
1824K/30/MEM/2018, which covers eight areas of community MEM/2018 yang mencakup delapan bidang pengembangan
development. The determination of programs and priorities masyarakat. Penetapan program dan prioritas dilakukan
is carried out by integrating the results of social mapping, dengan mengintegrasikan hasil pemetaan sosial, kebutuhan
community needs, the Company’s initiatives, as well as the masyarakat, inisiatif Perseroan, serta arah program
direction of government programs. pemerintah.
All PPM initiatives are guided by PT TBP’s Corporate Social Seluruh inisiatif PPM berpedoman pada Kebijakan Tanggung
Responsibility Policy as the basis for the governance of Jawab Sosial Perseroan PT TBP sebagai landasan tata kelola
program planning and implementation. In its implementation, perencanaan dan pelaksanaan. Dalam implementasinya,
the Company focuses the PPM program on five main pillars Perseroan memfokuskan program PPM pada lima pilar
to ensure that program planning, implementation, and utama untuk memastikan perencanaan, pelaksanaan, dan
measurement are more structured and targeted. pengukuran program lebih terstruktur dan terarah.
Pillars of the Community Development and Empowerment Program
Pilar Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Education Health Economic Socio-Cultural Infrastructure
Pendidikan Kesehatan Development Sosial Budaya Development
Pengembangan Pengembangan
Ekonomi Infrastruktur
The development of PPM is continuously adapted to evolving Pengembangan PPM terus disesuaikan dengan dinamika
socio-economic conditions, with an emphasis on maintaining sosial-ekonomi yang berkembang, dengan penekanan pada
relevance to community needs while supporting sustainable upaya menjaga relevansi terhadap kebutuhan masyarakat
outcomes for both communities and the Company. sekaligus mendukung terciptanya manfaat berkelanjutan
bagi masyarakat dan Perseroan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 151
Page 153
Empowerment Program Planning [POJK-F.25][GRI 412-1, 413-1, 14.10.2]
Perencanaan Program Pemberdayaan
PPM planning at PT TBP is developed based on a series Perencanaan PPM PT TBP disusun berdasarkan rangkaian
of assessments, mapping, due diligence, and stakeholder kajian, pemetaan, uji tuntas, serta pelibatan pemangku
engagement to ensure alignment with community needs and kepentingan untuk memastikan program relevan dengan
the dynamics of areas surrounding the Company’s operations. kebutuhan masyarakat dan dinamika wilayah sekitar operasi
Perseroan.
As part of this process, the Company conducts an Sebagai bagian dari proses tersebut, Perseroan melaksanakan
Environmental Impact Assessment (AMDAL) in accordance Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sesuai
with regulations in Indonesia, which includes the assessment ketentuan di Indonesia, yang mencakup penilaian dampak
of social impacts and public consultations to gather sosial dan konsultasi publik untuk menghimpun pandangan
community views and inputs. [GRI 413-1, 14.10.2] dan masukan masyarakat. [GRI 413-1, 14.10.2]
The Company conducts social mapping across all 10 target Perseroan melakukan pemetaan sosial di seluruh 10 desa
villages as a basis for understanding community needs and sasaran sebagai dasar dalam memahami kebutuhan serta
determining program priorities. In 2025, social mapping was menetapkan prioritas program. Pada 2025, pemetaan sosial
updated for four villages. To deepen the understanding of diperbarui untuk 4 desa. Untuk memperdalam pemahaman
impacts in directly affected areas, since 2024 PT TBP has also atas dampak pada wilayah terdampak langsung, sejak 2024
conducted a Social Impact Assessment (SIA) in ring 1 villages. PT TBP juga melaksanakan Social Impact Assessment (SIA) di
In addition, risks related to human rights—including issues desa-desa ring 1. Selain itu, risiko terkait hak asasi manusia—
related to livelihoods, health, education, and land rights— termasuk isu mata pencaharian, kesehatan, pendidikan, dan
are identified through Human Rights Due Diligence (HRDD) hak atas tanah—diidentifikasi melalui Human Rights Due
as part of impact management and more targeted program Diligence (HRDD) sebagai bagian dari pengelolaan dampak
planning. [GRI 412-1] dan perencanaan program yang lebih tepat sasaran.[GRI 412-1]
The results of these assessments, mapping, and due diligence Hasil dari rangkaian kajian, pemetaan, dan uji tuntas menjadi
processes serve as the basis for the development of the PPM dasar penyusunan Rencana Induk PPM (RI PPM) sebagai acuan
Master Plan (RI PPM) which guides program planning and perencanaan dan implementasi program. Dalam proses
implementation. In this process, community feedback— ini, umpan balik masyarakat, baik yang dihimpun melalui
collected through stakeholder engagement and grievance pelibatan maupun mekanisme pengaduan, digunakan untuk
mechanisms— is incorporated to strengthen impact penyempurnaan pengelolaan dampak dan penajaman
management and refine program priorities. [GRI 14.10.1] prioritas program.[GRI 14.10.1]
Regional Approach [GRI 413-1, 14.10.2, 14.11.3]
Pendekatan Kewilayahan
In implementing the PPM program, PT TBP applies a regional Dalam pelaksanaan program PPM, PT TBP menerapkan
approach that considers the social, environmental, and pendekatan kewilayahan yang mempertimbangkan konteks
economic context of communities surrounding its operational sosial, lingkungan, dan ekonomi masyarakat di sekitar
areas. This approach ensures that program implementation wilayah operasionalnya. Pendekatan ini memastikan bahwa
is targeted and responsive to the specific characteristics and pelaksanaan program tepat sasaran serta responsif terhadap
needs of each area. karakteristik dan kebutuhan spesifik di setiap wilayah.
The Company prioritizes communities based on proximity and Perseroan memprioritaskan masyarakat berdasarkan
level of impact, referring to the ring classification identified in kedekatan dan tingkat dampak, dengan mengacu pada
AMDAL. Currently, PPM implementation focuses on 10 target klasifikasi ring yang diidentifikasi dalam AMDAL. Saat ini,
villages categorized as ring 1, while communities in ring 2 implementasi PPM difokuskan pada 10 desa sasaran yang
and ring 3 areas remain within the scope of consideration for termasuk dalam kategori ring 1, sementara masyarakat
program expansion. di wilayah ring 2 dan ring 3 tetap berada dalam cakupan
pertimbangan untuk pengembangan program ke depan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 152
Page 154
10 Target Villages for Community
Development and Empowerment [SASB EM-MM-210a.2]
10 Desa Sasaran untuk Pengembangan
dan Pemberdayaan Masyarakat
Kec. Obi Utara
Laiwui Village
Akegula Village Desa Laiwui Jikotamo Village
Desa Akegula Desa Jikotamo
Baru Village Buton Village
Desa Baru Desa Buton Kelo Village
Kec. Obi Desa Kelo
Barat
Kec. Obi
Kawasi Village
Desa Kawasi Kec. Obi Selatan
Kec. Obi
Timur
Soligi Village
Desa Soligi
Fluk Village
Desa Fluk
Gambaru Village
Desa Gambaru
Village Consultations: Capturing Aspirations and
Setting Priorities [GRI 2-29, 413-1, 14.10.2]
Musyawarah Desa: Menyerap Aspirasi dan Menetapkan Prioritas
PT TBP utilizes Village Consultations (Musdes), PT TBP memanfaatkan Musyawarah Desa (Musdes),
conducted at least once a year, as a forum for yang dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun,
engagement with village governments, community sebagai forum pelibatan dengan pemerintah desa,
leaders, and residents to capture aspirations and tokoh masyarakat, dan warga untuk menjaring aspirasi
agree on development needs. Through this forum serta menyepakati kebutuhan pembangunan. Melalui
and field observations, program priorities are jointly forum ini serta observasi lapangan, prioritas program
identified, ranging from basic infrastructure and health diidentifikasi secara bersama, mulai dari infrastruktur
and education services to economic empowerment dasar, layanan kesehatan dan pendidikan, hingga
initiatives. inisiatif pemberdayaan ekonomi.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 153
Page 155
The Company’s support is provided selectively and Dukungan Perseroan diberikan secara selektif dan
in phases in accordance with Musdes decisions bertahap sesuai dengan hasil keputusan Musdes dan
and village development plans. Musdes also serves rencana pembangunan desa. Musdes juga berfungsi
as a platform for periodic evaluation of program sebagai sarana evaluasi berkala atas capaian program
achievements and formulate improvements based on dan merumuskan perbaikan berdasarkan masukan
community feedback. masyarakat.
Discussions during the Village Consultations Diskusi dalam Musyawarah Desa menyoroti beberapa
highlighted several key community concerns and perhatian dan harapan utama masyarakat. Dampak
expectations. Environmental impacts, particularly lingkungan, khususnya terkait risiko banjir, menjadi
related to flooding risks, were raised as a priority issue. isu prioritas. Sebagai respons, Perseroan memperkuat
In response, the Company strengthened its support dukungannya melalui upaya mitigasi banjir dan
through flood mitigation and emergency response penanganan darurat, termasuk penyediaan kebutuhan
measures, including the provision of basic necessities dasar serta koordinasi dengan pemangku kepentingan
and coordination with local stakeholders during lokal selama banjir.
flooding periods.
Communities also expressed expectations regarding Masyarakat juga menyampaikan harapan terkait
access to employment and economic opportunities. akses terhadap lapangan kerja dan peluang ekonomi.
The Company addresses these through various Perseroan menanggapi hal tersebut melalui berbagai
community development and empowerment program pengembangan dan pemberdayaan
programs, including support for local businesses and masyarakat, termasuk dukungan bagi usaha lokal
workforce capacity building initiatives. serta inisiatif peningkatan kapasitas tenaga kerja.
In relation to the resettlement process, some concerns Terkait proses relokasi, terdapat beberapa perhatian
were noted regarding relocation readiness and long- mengenai kesiapan relokasi dan keberlanjutan mata
term livelihoods. The Company continues to address pencaharian. Perseroan terus menindaklanjuti hal ini
these through ongoing engagement, provision of melalui pelibatan yang berkelanjutan, penyediaan
information, and coordination with the government informasi, serta koordinasi dengan pemerintah untuk
to ensure that the process is carried out transparently memastikan bahwa proses berjalan secara transparan
and in accordance with applicable frameworks. dan sesuai dengan kerangka yang berlaku.
Through this approach, PPM governance is Melalui pendekatan ini, tata kelola PPM dilaksanakan
implemented in a participatory and structured manner, secara partisipatif dan terstruktur, sehingga
ensuring that program planning and implementation perencanaan dan pelaksanaan program tetap
remain responsive to community needs and aligned responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta
with local development priorities. selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
Harita Nickel employees conducted outreach and dialogue with the local community
Karyawan Harita Nickel melakukan sosialisasi dan dialog dengan masyarakat setempat
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 154
Page 156
Performance Evaluation
Evaluasi Kinerja
PPM Evaluation [GRI 413-1, 14.10.2]
Evaluasi PPM
The evaluation of PPM implementation is conducted Evaluasi pelaksanaan PPM dilakukan secara sistematis untuk
systematically to assess program effectiveness, community menilai efektivitas program, tingkat kepuasan masyarakat,
satisfaction levels, and the social value generated for serta nilai sosial yang dihasilkan bagi masyarakat di sekitar
communities surrounding the operational areas. PT TBP wilayah operasional. PT TBP menggunakan Indeks Kepuasan
uses the Community Satisfaction Index (IKM) as the primary Masyarakat (IKM) sebagai instrumen utama untuk secara
instrument to periodically collect feedback on the quality of berkala mengumpulkan umpan balik mengenai kualitas
program implementation and its level of importance to the pelaksanaan program dan tingkat kepentingannya bagi
community. masyarakat.
In 2025, the IKM score for the implementation performance Pada tahun 2025, skor IKM untuk kinerja pelaksanaan
of 16 flagship programs ranged from 83.57 to 97.62 (average 16 program unggulan berada pada rentang 83,57 hingga
89.9) with the highest achievement recorded by the PELANGI 97,62 (rata-rata 89,9) dengan capaian tertinggi pada
program (Pendampingan Nelayan Tabuji) implemented by program PELANGI (Pendampingan Nelayan Tabuji) yang
PT Jikolodong Megah Pertiwi (JMP). Based on applicable dilaksanakan oleh PT Jikolodong Megah Pertiwi (JMP).
regulations, a CSI score of 88.3-100 is classified as “very Berdasarkan peraturan yang berlaku, skor IKM sebesar 88,3-
good (A)” in accordance with Regulation of the Minister 100 diklasifikasikan sebagai “sangat baik (A)” sesuai dengan
of Administrative and Bureaucratic Reform No. 14 of 2017 Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
about Guidelines for Preparing a Public Service Provider Unit Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman
Community Satisfaction Survey, indicating a high level of Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara
community satisfaction with program implementation. Pelayanan Publik, yang menunjukkan tingkat kepuasan
masyarakat yang tinggi terhadap pelaksanaan program.
The Company also applies Social Return on Investment (SROI) Perusahaan juga menerapkan Social Return on Investment
to quantitatively measure social value. In 2025, the SROI values (SROI) untuk mengukur nilai sosial secara kuantitatif. Pada
for 16 flagship programs ranged from 1.16 to 5.71, with the tahun 2025, nilai SROI untuk 16 program unggulan berada
highest value recorded by the UNIKK program (Community pada kisaran 1,16 hingga 5,71, dengan nilai tertinggi pada
Partnership-Based MSME Development). An SROI value of 1 program UNIKK (Pengembangan UMKM Berbasis Kemitraan
indicates that an investment of IDR 1 generates an equivalent Masyarakat). Nilai SROI sebesar 1 menunjukkan bahwa
IDR 1 in social value, demonstrating the economic and social investasi sebesar Rp1 menghasilkan nilai sosial yang setara
impact generated by the programs. Rp1, yang mencerminkan dampak ekonomi dan sosial yang
dihasilkan oleh program.
The results of these evaluations were used to strengthen Hasil evaluasi tersebut digunakan untuk memperkuat
program effectiveness by maintaining and scaling high- efektivitas program dengan mempertahankan dan
performing initiatives, while refining or adjusting programs mengembangkan inisiatif yang berkinerja baik, serta
that require further improvement to better align with menyempurnakan atau menyesuaikan program yang masih
community needs and expected outcomes. memerlukan perbaikan agar lebih selaras dengan kebutuhan
masyarakat dan hasil yang diharapkan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 155
Page 157
Social Investment [GRI 203-1,14.9.3]
Investasi Sosial
Social investment through the PPM program is categorized Investasi sosial melalui program PPM dikelompokkan
based on program pillars and managed in a structured berdasarkan pilar program dan dikelola secara terstruktur
manner to ensure targeted and sustainable benefits while untuk memastikan manfaat yang tepat sasaran, berkelanjutan,
creating added value for communities surrounding the serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar
operational areas. In 2025, the largest investment category wilayah operasional. Pada 2025, kategori investasi terbesar
in 2025 was Infrastructure, accounting for 34.83% of the total. pada 2025 adalah Infrastruktur sebesar 34,83% dari total.
Further details on the distribution of social investment by Rincian lebih lanjut mengenai distribusi investasi sosial
program pillar are presented in the charts below.[GRI 3-3, 203-1,14.9.3] berdasarkan pilar program disajikan pada grafik di bawah ini.
[GRI 3-3, 203-1,14.9.3]
Social Investment through PPM
Investasi Sosial melalui PPM Tahun 2025
5.1% Economic
Ekonomi
5.8%
Infrastructure
22.3% Infrastruktur
Education
12.5% Pendidikan
Socio-cultural
Sosial budaya
Other Programs
19.4% Program lainnya
34.8% Health
Kesehatan
Number of PPM Programs
Jumlah Program PPM
119
110
92
2023 2024 2025
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 156
Page 158
Program Highlights
Ikhtisar Program
Education Program [GRI 203-2,14.9.4]
Program Pendidikan
The Company is committed to strengthening the capacity Perseroan berkomitmen memperkuat kapasitas masyarakat
of local communities by improving access to and the lokal melalui peningkatan akses dan mutu pendidikan,
quality of education, enabling communities to develop sehingga masyarakat memiliki keterampilan dan
more competitive skills and knowledge. This commitment pengetahuan yang lebih kompetitif. Komitmen ini dijalankan
is implemented through various initiatives, including melalui berbagai inisiatif, antara lain beasiswa, pelatihan
scholarships, skills training, improvements to educational keterampilan, peningkatan fasilitas pendidikan, serta
facilities, and support for teaching staff. The following are the pendampingan tenaga pengajar. Berikut program unggulan
flagship programs in the education sector. di bidang pendidikan.
Education Program Highlights
Ikhtisar Program Pendidikan
Harita Gemilang Scholarship
Harita Mengajar and Rumah Belajar
Beasiswa Harita Gemilang
Objective Objective
Tujuan Tujuan
Expanding access to higher education for Supporting basic education by providing
children on Obi Island to strengthen their access to formal and non-formal learning
capacity and opportunities to graduate. activities and creating an environment that
encourages interest in learning.
Memperluas akses pendidikan tinggi
anak-anak di Pulau Obi untuk meningkatkan Mendukung pembelajaran pendidikan dasar
kapasitas dan peluang lulus. melalui akses kegiatan formal dan nonformal
dan lingkungan yang mendorong minat belajar.
Activities Activities
Aktivitas Aktivitas
Selection, scholarship distribution, and Formal and non-formal learning for
academic status monitoring for university elementary school students with support
students from Obi Island. from volunteer teachers from employees.
Seleksi, penyaluran beasiswa, dan Pembelajaran formal dan non-formal bagi
pemantauan status akademik bagi siswa sekolah dasar dengan dukungan
mahasiswa asal Pulau Obi. relawan pengajar dari karyawan.
Impacts in 2025
Impacts in 2025 Dampak di 2025
Dampak di 2025 • Mentoring of 2 learning centers across 2
villages (210 beneficiaries).
102 students
• Implementation of 14 Harita Mengajar
102 mahasiswa learning topics (for 1,524 students).
• Pendampingan 2 rumah belajar di 2 desa
(210 penerima manfaat).
• Pelaksanaan 14 topik Harita Mengajar
(untuk 1.524 siswa).
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 157
Page 159
Health Program [GRI 203-2,14.9.4]
Program Kesehatan
PT TBP’s PPM health programs are focused on expanding Program PPM bidang kesehatan PT TBP difokuskan untuk
access to and improving the quality of healthcare services memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan
for communities surrounding its operational areas. The kesehatan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
initiatives include medical services and regular health check- Inisiatif yang dijalankan mencakup layanan medis dan
ups, immunization programs, the provision of medicines and pemeriksaan berkala, imunisasi, penyediaan obat serta
medical equipment, as well as health education promoting alat kesehatan, dan edukasi perilaku hidup sehat yang
healthy lifestyles and disease prevention. Through these menekankan pencegahan penyakit. Melalui berbagai
efforts, the Company supports the community towards a upaya tersebut, Perseroan mendukung masyarakat menuju
healthier and more productive society. kehidupan yang lebih sehat dan produktif.
Health Program Highlights
Ikhtisar Program Kesehatan
Strengthening Basic Community Health Services Community-Based Health Education and Promotion
Penguatan Layanan Kesehatan Dasar Masyarakat Edukasi dan Promosi Kesehatan Berbasis Komunitas
Objective Objective
Tujuan Tujuan
Improving access to village healthcare Enhancing awareness and healthy living
services through strengthening facilities and practices through active community
medical personnel. participation.
Meningkatkan akses layanan kesehatan desa Meningkatkan kesadaran dan praktik hidup
melalui penguatan fasilitas dan tenaga medis. sehat melalui peran aktif komunitas.
Activities Activities
Aktivitas Aktivitas
Supporting the operation of the Village Implementation of free medical services,
Maternity Clinic (Polindes) through the health education, and promotive and
provision of facilities, medical personnel, and preventive health activities for the community.
patient referral support.
Pelaksanaan pengobatan gratis, edukasi
Mendukung operasional Pondok Bersalin kesehatan, dan kegiatan promotif-preventif
Desa (Polindes) melalui penyediaan sarana, bagi masyarakat.
tenaga medis, dan fasilitasi rujukan pasien.
Impacts in 2025 Impacts in 2025
Dampak di 2025 Dampak di 2025
• Operational support for Polindes in five • 385 people received free medical treatment.
villages. • 40 participants attended Basic Life Support
• An average of 551 patient visits per month. (BLS) training.
• Medical facility support: 29 medicine • 70 participants participated in community
packages and 2 oxygen cylinders. exercise sessions.
• Transportation and medical referral support • 385 orang menerima pengobatan gratis
for 40 patients. • 40 peserta mengikuti pelatihan Bantuan
• Dukungan operasional Polindes di 5 desa. Hidup Dasar (BHD)
• Rata-rata 551 kunjungan pasien per bulan. • 70 peserta mengikuti senam sehat
• Dukungan fasilitas medis: 29 paket obat, 2
tabung oksigen
• Dukungan transportasi dan rujukan medis
kepada 40 pasien
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 158
Page 160
Economic Development Program [GRI 203-2, 14.9.4]
Program Pengembangan Ekonomi
PT TBP’s PPM economic development programs are designed Program PPM pengembangan ekonomi PT TBP dirancang
to create business opportunities and expand community untuk menciptakan peluang usaha dan memperluas akses
access to productive economic activities, thereby promoting masyarakat terhadap kegiatan ekonomi produktif, sehingga
improved livelihoods while supporting sustainable mendorong peningkatan taraf hidup sekaligus mendukung
development. The initiatives include entrepreneurship pembangunan berkelanjutan. Inisiatif tersebut mencakup
training programs, MSME empowerment, facilitation of access program pelatihan kewirausahaan, pemberdayaan UMKM,
to financing, as well as the development of local products fasilitasi akses permodalan, serta pengembangan produk
based on regional potential. lokal berbasis potensi daerah.
Economic Development Program Highlights
Ikhtisar Program Pengembangan Ekonomi
PELANGI (Tabuji Village SUTAN (Farmers and UNIKK (Community Partnership-
Fishermen Association) Fishermen Enterprise Center) Based MSME Development)
PELANGI (Perhimpunan SUTAN (Sentra Usaha UNIKK (Pengembangan UMKM
Nelayan Kampung Tabuji) Tani Nelayan) Berbasis Kemitraan Komunitas)
Objective Objective Objective
Tujuan Tujuan Tujuan
Increasing the income and Improving fishermen’s Encouraging local MSMEs to
economic independence of productivity and income increase their income while
fishermen in Tabuji Hamlet in a through strengthening capture strengthening partnerships
sustainable manner. fisheries businesses and with the Company’s supply
group-based economic chain.
Meningkatkan pendapatan activities.
dan kemandirian ekonomi Mendorong UMKM lokal untuk
Meningkatkan produktivitas meningkatkan pendapatan
nelayan Dusun Tabuji secara
dan pendapatan nelayan serta memperkuat kemitraan
berkelanjutan.
melalui penguatan usaha dengan rantai pasok perseroan.
perikanan tangkap dan
Activities ekonomi kelompok.
Aktivitas
Activities
Support for community-based Activities Aktivitas
fisheries businesses through
Aktivitas Mentoring of MSMEs through
training, infrastructure,
administration, and other Assistance to fishingActivities
groups, training, capacity building, and
support. strengthening Aktivitas
product access to supply chains.
management, and
Dukungan usaha perikanan Pendampingan UMKM melalui
institutional added value.
berbasis komunitas melalui pelatihan, penguatan kapasitas,
pelatihan, infrastruktur, Pendampingan kelompok dan akses rantai pasok.
administrasi, dan lain-lain. nelayan tangkap, penguatan
pengelolaan hasil, dan nilai
Impacts in 2025
Impacts in 2025 tambah kelembagaan.
Dampak di 2025
Dampak di 2025
Impacts in 2025 • 67 local suppliers are involved.
• Distribution of 1 speed boat unit and Dampak di 2025 • Total MSME turnover is IDR 5.6
construction of Sero (traditional fish trap). billion per year.
• Group capacity building (organizational • 50 fishermen covered. • Local supplier transaction value of
management, operations, production, • Fish catch production is 24 tons per IDR 169 billion per year.
marketing, and finance) for 20 members of year.
the fishermen group. • Total turnover of IDR 566 million • 67 supplier lokal terlibat.
• Coordination with the government for • Total omzet UMKM Rp5,6 miliar
per year.
administrative support and legality of
fishermen. • Regular monthly delivery to per tahun.
partners. • Nilai transaksi supplier lokal Rp169
• Penyaluran 1 unit speed boat dan miliar per tahun.
pembangunan Sero (perangkap ikan
• 50 nelayan tercakup.
tradisional). • Produksi tangkapan ikan sebanyak
• Pendampingan kapasitas kelompok 24 ton per tahun.
(manajemen organisasi, operasional, • Total omzet Rp566 juta per tahun.
produksi, pemasaran, dan keuangan) 20 • Pengiriman ke mitra rutin setiap
anggota kelompok nelayan.
bulan.
Koordinasi dengan pemerintah untuk
• dukungan administrasi dan legalitas
nelayan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 159
Page 161
Socio-Cultural Program [GRI 203-2,14.9.4]
Program Sosial Budaya
Harita Nickel’s PPM socio-cultural programs focus on Program PPM bidang sosial budaya di Harita Nickel berfokus
supporting cultural, religious, youth, and social activities pada dukungan terhadap aktivitas seni-budaya, keagamaan,
within communities surrounding its operational areas. kepemudaan, serta aksi sosial di masyarakat sekitar
Through this pillar, PT TBP supports the organization of wilayah operasional. Melalui pilar ini, PT TBP mendukung
cultural festivals and religious events while expanding penyelenggaraan festival budaya dan kegiatan keagamaan,
opportunities for youth participation through the facilitation sekaligus memperluas ruang partisipasi generasi muda
of youth activities, sports, and community initiatives that melalui fasilitasi kegiatan kepemudaan, olahraga, dan agenda
contribute to village development. komunitas yang mendukung pembangunan desa.
PT TBP also provides social donations to support community PT TBP juga menyalurkan donasi sosial untuk membantu
needs, particularly during emergencies and community kebutuhan masyarakat, terutama pada situasi darurat dan
activities. The assistance is delivered in coordination with kegiatan kemasyarakatan. Bantuan disalurkan melalui
local stakeholders to ensure that the response is well targeted koordinasi dengan pemangku kepentingan setempat agar
and helps ease the burden on residents. respons tepat sasaran dan dapat meringankan beban warga.
Socio-Cultural Program Highlights
Ikhtisar Program Sosial Budaya
Support for Religious Facilities and Activities Flood Mitigation Support for North Maluku Province
Dukungan Sarana dan Aktivitas Keagamaan Dukungan Penanggulangan Banjir Provinsi Maluku Utara
Objective Objective
Tujuan Tujuan
Support for places of worship and village Providing social donations and supporting
religious social activities. the regional government’s emergency
response efforts during flood disasters
Dukungan sarana ibadah dan aktivitas sosial
caused by extreme weather in North Maluku
keagamaan desa.
Province.
Activities Memberikan donasi sosial dan mendukung
Aktivitas upaya pemerintah daerah dalam masa
tanggap darurat bencana banjir akibat cuaca
Support for the construction of places of ekstrem di Provinsi Maluku Utara.
worship, the celebration of religious
holidays, and the distribution of social Activities
assistance. Aktivitas
Support for the basic needs of affected
Dukungan pembangunan sarana ibadah,
communities (food, clean water, and health
perayaan hari besar keagamaan, dan
services) in Kawasi Village, Soligi Village,
penyaluran bantuan sosial.
Wayaloar Village, and Labuha City (Bacan and
South Bacan Districts).
Impacts in 2025
Dampak di 2025 Dukungan kebutuhan dasar masyarakat
terdampak (pangan, air bersih, dan layanan
• Tabligh Akbar (450 participants), kesehatan) untuk Desa Kawasi, Desa Soligi,
distribution of 1,512 Eid al-Fitr packages, Desa Wayaloar, dan Kota Labuha (Kecamatan
and assistance for 515 orphans. Bacan dan Bacan Selatan).
• Distribution of 22 sacrificial cows for Eid
al-Adha 1446 H. Impacts in 2025
• Distribution of 805 Christmas packages for Dampak di 2025
eight villages and 12 churches.
• Distribution of approximately 8,555 staple food
• Tabligh Akbar (450 jamaah), 1.512 paket Idul packages.
Fitri, dan santunan 515 anak yatim. • Establishment of a health post at the Kawasi
• 22 ekor sapi kurban Idul Adha 1446 H. Village Maternity Clinic (Polindes).
• Daily distribution of clean water supplies.
• 805 paket Natal untuk 8 desa dan 12 gereja.
• Penyaluran sekitar 8.555 paket bahan makanan
pokok
• Pendirian posko kesehatan di Polindes Kawasi
• Distribusi harian pasokan air bersih
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 160
Page 162
Infrastructure Development Program [GRI 203-1,203-2,14.9.3, 14.9.4] [SASB EM-MM-210b.2]
Program Pengembangan Infrastruktur
As part of its social responsibility commitment, Harita Nickel Sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial, Harita
supports infrastructure development programs on Obi Island Nickel mendukung program pengembangan infrastruktur di
through the construction and improvement of roads and Pulau Obi melalui pembangunan dan perbaikan jalan serta
bridges, the provision of clean water and lighting, and the jembatan, penyediaan air bersih dan penerangan, serta
strengthening of public facilities such as public spaces, places penguatan fasilitas umum seperti ruang publik, tempat
of worship, and educational facilities to improve the quality of ibadah, dan sarana pendidikan guna meningkatkan kualitas
life of communities surrounding its operational areas. hidup masyarakat sekitar wilayah operasional.
Infrastructure Development Program Highlights
Ikhtisar Program Pengembangan Infrastruktur
Pijar (Basic Infrastructure Provision) –
Improving the Quality of Public Infrastructure
Electricity and Water Peningkatan Kualitas Prasarana Umum
Pijar (Pemenuhan Infrastruktur Dasar) Listrik dan Air
Objective Objective
Tujuan Tujuan
Supporting access to electricity and clean Supporting the availability and adequacy of
water for village communities. public infrastructure.
Mendukung pemenuhan akses listrik serta air Mendukung ketersediaan dan kelayakan
bersih bagi masyarakat desa. prasarana umum.
Activities Activities
Aktivitas Aktivitas
Distribution of household energy support Construction, renovation, and provision of
through electricity, water, and fuel supply. supporting facilities for village public
infrastructure.
Penyaluran dukungan energi rumah tangga
melalui distribusi listrik, air, dan bahan Pembangunan, renovasi, dan penyediaan
bakar. sarana pendukung prasarana umum desa.
Impacts in 2025 Impacts in 2025
Dampak di 2025 Dampak di 2025
• 298 households received access to electricity Construction of:
and clean water. • Village road in Fluk Village (200 meters).
• Distribution of 2,620,156 kWh of electricity. • 1 auxiliary community health center
• Provision of 10,800 liters of kerosene to 640 (PUSTU) in Soligi Village.
households. • 1 musala in Gambaru Village.
• A total of 205 households received fuel • 1 Integrated Waste Processing Facility
assistance (3,450 liters of diesel and 6,800 (TPST) in Kawasi Village.
liters of gasoline).
Pembangunan:
• 298 Kepala Keluarga (KK) menerima akses • Jalan desa di Desa Fluk (200 meter),
listrik dan air bersih. • 1 unit Puskesmas Pembantu (PUSTU) di
• Penyaluran 2.620.156 kWh listrik. Desa Soligi
• Dukungan minyak tanah 10.800 liter kepada • 1 unit musala di Desa Gambaru,
640 KK. • 1 unit Tempat Pengolahan Sampah
• Total 205 KK menerima bantuan bahan bakar Terpadu (TPST) di Desa Kawasi
(3.450 liter Solar dan 6.800 liter Bensin).
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 161
Page 163
Voices from the Community | Suara dari Masyarakat
Clean, Healthy, and Self-Reliant Kawasi
(Kawasi Berseri)
Kawasi Bersih, Sehat, dan Mandiri (Kawasi Berseri)
Unintegrated village waste management poses Pengelolaan sampah desa yang belum terintegrasi
environmental and social risks. To address this, Harita menimbulkan risiko lingkungan dan sosial. Untuk
Nickel initiated the Kawasi Bersih, Sehat, dan Mandiri mengatasi hal tersebut, Harita Nickel menginisiasi
(KAWASI BERSERI) program, promoting community- program Kawasi Bersih, Sehat, dan Mandiri (KAWASI
based integrated waste management from household BERSERI), yang mendorong pengelolaan sampah
segregation to processing at the TPST. terpadu berbasis masyarakat mulai dari pemilahan di
tingkat rumah tangga hingga pengolahan di Tempat
Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).
The program involves BUMDes, the PUSPAH Program ini melibatkan Badan Usaha Milik Desa
waste management group, and women’s groups, (BUMDes), kelompok pengelola sampah PUSPAH,
strengthening community participation and the role serta kelompok perempuan, sehingga memperkuat
of village institutions. As a result, waste management partisipasi masyarakat dan peran kelembagaan desa.
has become more organized while also generating Hasilnya, pengelolaan sampah menjadi lebih tertata
economic value. sekaligus memberikan nilai ekonomi.
In 2025, the program managed 35.9 tons of waste, Pada tahun 2025, program ini berhasil mengelola
produced 631 kg of compost, and generated 35,9 ton sampah, menghasilkan 631 kg kompos, dan
approximately IDR 57 million in revenue, involving mencatat omzet sekitar Rp57 juta, dengan melibatkan
60 participants across six sanitation groups and 12 60 peserta yang tergabung dalam enam kelompok
PUSPAH members. kebersihan desa dan 12 anggota PUSPAH.
Kawasi Berseri Program represents a tangible form
of the Company’s commitment to the community
and the surrounding environment. The environment
has become cleaner and community awareness has
increased. We hope this program will continue and
create opportunities to increase community income.”
Program Kawasi Berseri ini merupakan bentuk nyata
kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan
lingkungan sekitar. Lingkungan menjadi lebih bersih
dan kesadaran warga meningkat. Kami berharap
Nurja
program ini terus berlanjut dan membuka peluang
Head of Kawasi Berseri Group
peningkatan pendapatan bagi masyarakat.”
Ketua Kelompok Kawasi Berseri
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 162
Page 164
Preserving Cultural Heritage through the
Cakalele Dance Festival
Merawat Warisan Budaya melalui Festival Seni Tari Cakalele
Amid ongoing social change, Harita Nickel promotes Di tengah perubahan sosial yang terus berlangsung,
cultural preservation through the Cakalele Dance Harita Nickel mendorong pelestarian budaya
Festival in Kawasi Village, providing a platform for melalui Festival Tari Cakalele di Desa Kawasi,
students to celebrate Maluku’s cultural heritage. dengan menyediakan wadah bagi para pelajar untuk
merayakan warisan budaya Maluku.
The event also featured a local product expo, Acara ini juga menampilkan pameran produk lokal
supporting small businesses and involving the Village yang mendukung pelaku usaha kecil serta melibatkan
Government to strengthen cultural preservation Pemerintah Desa untuk memperkuat upaya pelestarian
efforts. Held in a new residential area, the festival budaya. Diselenggarakan di kawasan permukiman
fostered community interaction and social cohesion, baru, festival ini mendorong interaksi masyarakat dan
reflecting the Company’s commitment to cultural mempererat kohesi sosial, sekaligus mencerminkan
identity alongside regional development. komitmen Perseroan dalam menjaga identitas budaya
seiring dengan pembangunan wilayah.
“This festival has truly had a positive impact on the
preservation of traditions and culture in Kawasi
Village. We, from the Kawasi Village Government, fully
support this event as part of our efforts to maintain
and preserve local wisdom.”
“Festival ini benar-benar membawa dampak positif
bagi kelestarian adat dan budaya di Desa Kawasi.
Kami, dari Pemerintah Desa Kawasi, mendukung
penuh acara ini sebagai bagian dari upaya menjaga
dan melestarikan kearifan lokal.”
Frans Datang
Secretary of Kawasi Village
Sekretaris Desa Kawasi
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 163
Page 165
SENTANI – Strengthening Food Security on
Obi Island
SENTANI - Mendorong Kemandirian Pangan di Pulau Obi
Dependence on external food supply and low Ketergantungan pada pasokan pangan dari luar serta
agricultural productivity challenges food security on rendahnya produktivitas pertanian menjadi tantangan
Obi Island. In response, Harita Nickel developed the bagi ketahanan pangan di Pulau Obi. Sebagai respons,
Obi Food Security Center (SENTANI) to improve rice Harita Nickel mengembangkan Sentra Ketahanan
productivity and farmers’ income through community- Pangan Obi (SENTANI) untuk meningkatkan
based agriculture. produktivitas padi dan pendapatan petani melalui
pertanian berbasis komunitas.
The program supports the full farming cycle, from Program ini mendukung seluruh siklus pertanian,
land preparation to market access. In 2025, SENTANI mulai dari pengolahan lahan hingga akses pasar. Pada
managed 10.49 hectares, producing 8.9 tons of rice with tahun 2025, SENTANI mengelola lahan seluas 10,49
revenue of approximately IDR 133 million. The program hektare, menghasilkan 8,9 ton beras dengan omzet
also strengthened farmers’ capacity, achieving an IKM sekitar Rp133 juta. Program ini juga memperkuat
score of 96.18 (very good) and an SROI of 1.83. kapasitas petani, dengan capaian skor IKM sebesar
96,18 (Sangat Bagus) dan nilai SROI sebesar 1,83.
“Support from the Agricultural Extension Center (BPP)
and the Company’s agricultural team has helped
improve rice cultivation practices through the use
of appropriate equipment, fertilizers, and methods.
Harvest yields increased from 2–3.4 kg per plot (3.2–
5.4 tons of harvested dry paddy per hectare) to 7 kg (11
tons of harvested dry paddy per hectare), significantly
improving our agricultural productivity.”
“Pendampingan dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)
dan perseroan pertanian membantu meningkatkan
La Alimin Lajumani praktik budidaya padi melalui penggunaan alat,
Head of the Akemoriri Farmers Group pupuk, dan metode yang tepat. Hasil panen meningkat
Ketua kelompok Tani Akemoriri dari 2–3,4 kg ubinan (3,2–5,4 ton Gabah Kering Panen/
Ha) menjadi 7 kg (11 ton Gabah Kering Panen/Ha),
sehingga produktivitas pertanian kami semakin maju.”
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 164
Page 166
Strengthening the Competitiveness of Local
Human Resources through PELITA
Meningkatkan Daya Saing SDM Lokal melalui PELITA
The growth of the nickel downstream industry Pertumbuhan industri hilirisasi nikel meningkatkan
increases demand for skilled and globally ready kebutuhan akan tenaga kerja terampil dan siap
workers. In response, Harita Nickel implements the bersaing secara global. Sebagai respons, Harita Nickel
PELITA Vocational Program to enhance local workforce melaksanakan Program Vokasi PELITA (Peningkatan
skills and expand employment opportunities. Keahlian dan Keterampilan Pemuda) untuk
meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal serta
memperluas peluang kerja.
In 2025, the third cohort focused on Mandarin training, Pada tahun 2025, angkatan ketiga berfokus pada
with 22 participants (15 participants achieved HSK pelatihan bahasa Mandarin, dengan 22 peserta (15
Level 3 & 7 participants achieved HSK Level 2). This peserta mencapai HSK Level 3 & 7 peserta mencapai
complements previous cohorts, with a total of 42 HSK Level 2). Hal ini melengkapi angkatan sebelumnya,
graduates now employed at PT TBP as operators. dengan total 42 lulusan yang kini bekerja di PT TBP
sebagai operator.
“Through this Mandarin language training, I gained
new skills that are highly relevant to the needs of the
workplace. In addition to learning the language, I was
also trained to be more confident and courageous in
communicating.”
“Melalui pelatihan Bahasa Mandarin ini, saya
mendapatkan keterampilan baru yang sangat relevan
dengan kebutuhan dunia kerja. Selain belajar bahasa,
saya juga dilatih untuk lebih percaya diri dan berani
berkomunikasi”
KasmanLa Jaani
PELITA Batch 3 Mandarin Program Participant
Peserta Pelita Batch-3 Mandarin
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 165
Page 167
Soligi Zero Stunting Receives the 2025
Subroto Award
Soligi Zero Stunting Raih Penghargaan Subroto 2025
Limited healthcare access and nutrition in remote Keterbatasan akses layanan kesehatan dasar
areas can hinder child development. Since 2022, Harita dan pemenuhan gizi di wilayah terpencil dapat
Nickel has implemented the Posyandu and Soligi Zero menghambat tumbuh kembang anak. Sejak tahun
Stunting Program through nutrition interventions, 2022, Harita Nickel melaksanakan Program Posyandu
health education, family assistance, and capacity dan Soligi Zero Stunting melalui intervensi gizi,
building for community health volunteers, supported edukasi kesehatan, pendampingan keluarga, serta
by improved facilities and access to clean water. peningkatan kapasitas kader kesehatan masyarakat,
yang didukung oleh perbaikan fasilitas dan akses air
bersih.
As of mid-2025, 21 of 25 stunted children in Soligi Hingga pertengahan tahun 2025, sebanyak 21 dari 25
Village have recovered, with four still under assistance. anak stunting di Desa Soligi telah pulih, sementara
The program has trained 13 volunteers, supported empat anak lainnya masih dalam pendampingan.
354 children, and distributed over 300 supplementary Program ini juga telah melatih 13 kader, menjangkau
feeding packages. It also received the 2025 Subroto 354 anak, serta menyalurkan lebih dari 300 paket
Award for its contribution to stunting reduction. makanan tambahan. Program ini turut meraih
Penghargaan Subroto 2025 atas kontribusinya dalam
penurunan stunting.
“The Soligi Zero Stunting Program has helped us
address the rise in stunting cases through cadre
training, the provision of anthropometric equipment,
and supplementary feeding programs. We hope Harita
will continue to support improvements in the health of
the Soligi Village community, especially children.”
“Program Soligi Zero Stunting membantu kami
menangani peningkatan kasus stunting melalui
pelatihan kader, penyediaan alat antropometri, dan
pemberian makanan tambahan. Kami berharap Harita
Murni Lapatilaya
terus mendukung peningkatan kesehatan masyarakat
Head of Bougenvil 1 Posyandu Cadres, Soligi Village
Desa Soligi, khususnya anak-anak.”
Ketua Kader Posyandu Bougenvil 1, Desa Soligi
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 166
Page 168
Governance &
Business Ethics
Tata Kelola dan Etika Bisnis
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 167
Page 169
Good Corporate Governance
[GRI 2-23, 2-24]
Tata Kelola Perusahaan yang Baik
PT TBP implements good corporate governance to ensure PT TBP menerapkan tata kelola perusahaan yang baik
that direction, supervision, and control are carried out untuk memastikan arah, pengawasan, dan pengendalian
consistently across all business activities, including in berjalan konsisten di seluruh aktivitas usaha, termasuk
strategic decision-making and operational execution. dalam pengambilan keputusan strategis dan pelaksanaan
This governance framework refers to the Indonesian Code operasional. Kerangka tata kelola ini mengacu pada Pedoman
of Corporate Governance (Pedoman Umum Governansi Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) 2021
Korporat Indonesia/PUGKI) 2021, which emphasizes four yang menekankan pada empat pilar governansi korporat,
pillars of corporate governance, namely ethical conduct, yaitu perilaku beretika, akuntabilitas, transparansi, dan
accountability, transparency, and sustainability. keberlanjutan.
As a reference for governance implementation and internal Sebagai acuan pelaksanaan tata kelola dan pengendalian
control, the Company establishes guidelines and policies internal, Perseroan menetapkan pedoman dan sejumlah
that apply at both the Company and subsidiary levels. These kebijakan yang berlaku di tingkat Perseroan dan entitas
policies are reviewed and updated periodically. Further anak yang ditinjau serta diperbarui secara berkala. Rincian
details regarding the Company’s governance guidelines, pedoman, kebijakan, dan ketentuan pelaksanaannya
policies, and implementation mechanisms are presented in disajikan dalam Laporan Tahunan PT TBP 2025. [GRI 2-23, 2-24]
the PT TBP Annual Report 2025. [GRI 2-23, 2-24]
Governance Structure [GRI 2-9, 2-11]
Struktur Tata Kelola
The Company’s governance structure refers to the Articles of Struktur tata kelola Perseroan mengacu pada Anggaran Dasar
Association and applicable laws and regulations, including dan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk
Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies. The UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Struktur
structure comprises the General Meeting of Shareholders tersebut terdiri atas RUPS sebagai organ tertinggi, Dewan
(GMS) as the highest governing body, the Board of Komisaris sebagai pengawas strategis (didukung Komite
Commissioners as the strategic supervisory body (supported Audit), serta Direksi sebagai pengelola operasional (didukung
by the Audit Committee), and the Board of Directors as Sekretaris Perseroan, Audit Internal, Komite Keberlanjutan
the operational management body (supported by the dan Keberagaman, serta Komite Etik dan Risiko). Presiden
Corporate Secretary, Internal Audit, the Sustainability and Direktur tidak merangkap jabatan Presiden Komisaris maupun
Diversity Committee, and the Ethics and Risk Committee). anggota Dewan Komisaris untuk menjaga independensi.
The President Director does not hold concurrent positions
as President Commissioner or as a member of the Board of
Commissioners in order to maintain independence.
Governance Structure [GRI 2-9]
Struktur Tata Kelola
General Meeting of Shareholders
Rapat Umum Pemegang Saham
Board of Commissioners Board of Directors
Dewan Komisaris Direksi
Audit Committee Internal Audit Corporate Secretary
Komite Audit Audit Internal Sekretaris Perusahaan
Sustainability and Diversity Ethics and Risk Committee
Committee Komite Etik dan Risiko
Komisi Keberlanjutan dan
Keberagaman
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 168
Page 170
Composition and Diversity of Governance Bodies [GRI 2-11, 405-1, 14.21.5]
Komposisi dan Keberagaman Badan Tata Kelola
The composition of the Company’s governance bodies is Komposisi badan tata kelola ditetapkan untuk memastikan
structured to ensure effective supervision and management fungsi pengawasan dan pengelolaan berjalan efektif melalui
through a balanced combination of expertise relevant to kombinasi kompetensi yang relevan bagi operasional
nickel mining operations. pertambangan nikel.
As of the end of 2025, the Board of Commissioners consisted of Pada akhir 2025, Dewan Komisaris terdiri dari 3 anggota
three members, including two Independent Commissioners dengan 2 Komisaris Independen (66,7%), sedangkan Direksi
(66.7%). Meanwhile, the Board of Directors consisted of five terdiri dari 5 anggota dengan keterwakilan perempuan 20% (1
members, with 20% female representation (one member), anggota) dan pembagian ruang lingkup tugas dan tanggung
and clearly defined scopes of responsibilities across key jawab pada fungsi utama bisnis.
business functions.
Further information regarding the governance structure and Informasi lebih rinci mengenai struktur dan profil badan tata
profiles of board members is available in the PT TBP Annual kelola disajikan dalam Laporan Tahunan PT TBP 2025.
Report 2025.
Capacity Building for Governance Bodies [POJK-E.2][GRI 2-17]
Penguatan Kapasitas Badan Tata Kelola
Regulatory changes and industry dynamics require Perubahan regulasi dan dinamika industri menuntut badan
governance bodies to continuously enhance their capabilities tata kelola untuk terus memperbarui kapasitasnya agar
to ensure that oversight and management functions remain fungsi pengawasan dan pengelolaan tetap berjalan secara
effective. Therefore, the Board of Commissioners and the efektif. Oleh karena itu, Dewan Komisaris dan Direksi secara
Board of Directors regularly participate in capacity-building berkala mengikuti kegiatan pengembangan kapasitas untuk
activities to strengthen knowledge and understanding memperkuat pengetahuan dan pemahaman yang relevan
relevant to their roles and responsibilities, both through dengan peran dan tanggung jawabnya, baik melalui program
internal programs and activities organized by external parties. internal maupun kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak
[POJK-E.2] [GRI 2-17]
eksternal. [POJK-E.2] [GRI 2-17]
During the reporting year, members of the Board of Selama tahun pelaporan, anggota Dewan Komisaris dan
Commissioners and the Board of Directors participated in Direksi mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran yang
various learning activities covering developments in the mencakup perkembangan industri nikel dan mineral
nickel and critical minerals industry, global and regional kritis, dinamika ekonomi global dan regional, tata kelola
economic dynamics, corporate governance, sustainability perusahaan, keberlanjutan industri pertambangan, serta
in the mining industry, and leadership development. In penguatan kepemimpinan. Secara keseluruhan, Direksi
total, the Board of Directors participated in 21 capacity- berpartisipasi dalam 21 sesi kegiatan pengembangan
building sessions, of which 4 sessions (19%), focused on kapasitas, di mana 4 sesi (19%) di antaranya berfokus pada
sustainability-related topics. Board members actively topik keberlanjutan. Anggota Direksi terlibat aktif sebagai
involved as participants, speakers, and panelists in industry peserta, pembicara, dan panelis dalam forum industri,
forums, economic conferences, public policy discussions, konferensi ekonomi, diskusi kebijakan publik, serta program
and leadership development initiatives. Detailed information pengembangan kepemimpinan. Informasi lebih lanjut
on the capacity-building sessions attended by the Board of mengenai sesi pengembangan kapasitas yang diikuti oleh
Directors is provided in the Appendix. [GRI 2-17] Direksi disajikan dalam Lampiran. [GRI 2-17]
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 169
Page 171
Governance Performance Evaluation and Remuneration [GRI 2-10, 2-18, 2-19, 2-20, 2-21] Penilaian Kinerja Tata Kelola dan Remunerasi PT TBP applies a structured nomination process to ensure Untuk memastikan proses nominasi dan remunerasi Dewan that appointments to the Board of Commissioners and the Komisaris serta Direksi dilakukan secara objektif dan berbasis Board of Directors are conducted objectively and based kompetensi, Perseroan menetapkan mekanisme nominasi on competence. This process refers to the Board Manual, yang terstruktur dengan mengacu pada Tata Kerja Dewan while the implementation of nomination and remuneration (Board Manual). Sementara itu, mandat pelaksanaan fungsi functions is carried out by the Board of Commissioners in nominasi dan remunerasi dijalankan oleh Dewan Komisaris accordance with the Nomination and Remuneration Charter. dan diatur dalam Piagam Fungsi Nominasi dan Remunerasi. [GRI 2-19] [GRI 2-19] In the nomination process, the Company prioritizes internal Di dalam proses nominasi, Perseroan mengutamakan candidates who have undergone development and evaluation kandidat internal yang telah melalui tahapan pengembangan processes. External candidates are considered when required dan evaluasi. Kandidat eksternal dipertimbangkan apabila by regulation or when no internal candidates meet the diwajibkan regulasi atau tidak tersedia kandidat internal yang required qualifications. [GRI 2-10] memenuhi kualifikasi. [GRI 2-10] As part of strengthening performance accountability, the Sebagai bagian dari penguatan akuntabilitas kinerja, Company conducts annual performance evaluations of both Perseroan melakukan penilaian kinerja Direksi dan the Board of Directors and the Board of Commissioners. At Dewan Komisaris setiap tahun. Pada akhir tahun buku, the end of each financial year, the Board of Directors conducts Direksi melakukan self-assessment atas pencapaian Key a self-assessment of the achievement of Key Performance Performance Indicators (KPI) dan melaporkannya kepada Indicators (KPIs) and reports the results to the Board of Dewan Komisaris serta Pemegang Saham Pengendali. Kriteria Commissioners and the Controlling Shareholder. The penilaian Direksi mencakup kesesuaian pelaksanaan tugas evaluation criteria include the alignment of duties performed dengan peran dan tanggung jawabnya serta pencapaian KPI, with assigned roles and responsibilities, as well as the termasuk KPI yang memuat aspek keberlanjutan. Dewan achievement of KPIs, including those related to sustainability Komisaris juga melakukan penilaian mandiri sebagai dasar aspects.The Board of Commissioners also performs a self- perbaikan kinerja dan pertimbangan pengangkatan kembali assessment as a basis for performance improvement and pada periode berikutnya. Hasil penilaian kinerja Direksi dan considerations for reappointment in the subsequent term. Dewan Komisaris disampaikan kepada pemegang saham The results of these performance evaluations are presented to dalam forum Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan shareholders at the Annual General Meeting of Shareholders (RUPST).[GRI 2-18] (AGMS). [GRI 2-18] Remuneration for the Board of Commissioners and the Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan Board of Directors is determined by taking into account the dengan mempertimbangkan tanggung jawab jabatan, responsibilities of the position, performance evaluation penilaian kinerja, kondisi keuangan Perseroan, dan praktik results, the Company’s financial condition, and industry industri. Komponen remunerasi terdiri atas honorarium practices. Remuneration components include honorarium atau gaji, bonus, serta tunjangan termasuk natura. Informasi or salary, bonuses, and benefits, including benefits in kind. remunerasi total selama tahun 2025 disajikan dalam Laporan Detail remuneration information for 2025 is disclosed in the Tahunan 2025 PT TBP. [GRI 2-19, 2-20, 2-21] PT TBP Annual Report 2025. [GRI 2-19, 2-20, 2-21] Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 170
Page 172
Internal Control and Enterprise Risk Management [GRI 2-12, 2-13]
Pengendalian Internal dan Manajemen Risiko Perusahaan
PT TBP’s operations are exposed to various risks that must be Operasi PT TBP menghadapi berbagai risiko yang harus
managed to maintain operational control, reporting reliability, dikelola untuk menjaga pengendalian operasional,
and compliance. Therefore, the Company implements risk keandalan pelaporan, dan kepatuhan. Karena itu, Perseroan
management based on ISO 31000 and internal controls that menerapkan manajemen risiko yang mengacu pada ISO
adopt the Committee of Sponsoring Organizations of the 31000 serta pengendalian internal yang mengadopsi kerangka
Treadway Commission (COSO) framework. Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway
Commission (COSO).
This framework integrates internal control with risk Kerangka ini mengintegrasikan pengendalian internal dengan
management through risk assessment and control activities manajemen risiko melalui penilaian risiko dan aktivitas
to prevent and mitigate risks that may affect reporting, pengendalian untuk mencegah dan memitigasi risiko yang
operations, and compliance. dapat memengaruhi pelaporan, operasional, dan kepatuhan.
Within the governance structure, the Board of Commissioners Dalam struktur tata kelola, Dewan Komisaris mengawasi
oversees the implementation of internal control systems penerapan sistem pengendalian internal dan manajemen
and risk management through the Audit Committee, while risiko melalui Komite Audit, sementara Direksi memastikan
the Board of Directors ensures implementation and periodic penerapan dan peninjauan berkala. Direksi mendelegasikan
review. The Board of Directors delegates the coordination of koordinasi manajemen risiko kepada Fungsi Manajemen
risk management to the Risk Management Function, which Risiko, yang setiap triwulan menyampaikan pelaporan terkait
reports quarterly on the risk management process to the proses manajemen risiko kepada Komite Etik dan Risiko.
Ethics and Risk Committee. The effectiveness of internal Efektivitas pengendalian internal dievaluasi oleh Departemen
controls is evaluated by the Internal Audit Department (IAD) Audit Internal (DAI) dan didokumentasikan dalam Laporan
and documented in Audit Reports (Laporan Hasil Audit/LHA), Hasil Audit (LHA) yang memuat rekomendasi perbaikan.
which include recommendations for improvement. [GRI 2-12, 2-13] [GRI 2-12, 2-13]
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 171
Page 173
Business Ethics
Etika Bisnis
The Company places business ethics as a key control Perseroan menempatkan etika bisnis sebagai fondasi
foundation built upon the HARITA core values—Humility, pengendalian yang dibangun dari nilai inti HARITA (Humility,
Achievement Oriented, Respect for Every Individual, Integrity, Achievement Oriented, Respect for Every Individual, Integrity,
Teamwork, and Accountability. These values are translated Teamwork, Accountability). Nilai-nilai tersebut diterjemahkan
into the Code of Ethics and Conduct, which serves as a ke dalam Kode Etik dan Perilaku sebagai standar bagi organ
standard for governance bodies and employees, as well as tata kelola dan karyawan, sekaligus rujukan dalam hubungan
a reference in the Company’s engagement with business kerja dengan mitra usaha.
partners.
Code of Ethics and Conduct
Kode Etik dan Perilaku
PT TBP adopts a Code of Ethics and Conduct as a framework Perseroan menerapkan Kode Etik dan Perilaku untuk
to guide professional behavior and to define acceptable memandu perilaku kerja profesional dan menetapkan
standards in carrying out business activities, including routine batasan yang jelas dalam pelaksanaan aktivitas bisnis,
operational decisions. termasuk dalam pengambilan keputusan sehari-hari.
This guideline strengthens the consistent application of good Pedoman ini memperkuat konsistensi penerapan prinsip tata
corporate governance principles and supports the creation of kelola perusahaan yang baik serta mendukung terciptanya
a responsible and ethical work environment. lingkungan kerja yang bertanggung jawab dan beretika.
The Company’s Code of Ethics and Conduct is accessible Kode Etik dan Perilaku Perseroan dapat diakses di situs web
through the Company’s official website. [POJK-E.4] Perseroan. [POJK-E.4]
Scope of the Code of Ethics and Conduct
Ruang Lingkup Pedoman Etika dan Perilaku
Relations among
Relations among Protection of
Promotes respectful, professional, and integrity-based interactions Conflicts
among employees andof Interest
PT TBP Members governance bodies, including collaboration with subsidiaries.
Hubungan antara Didasarkan pada prinsip saling menghormati, integritas, dan profesionalisme dalam seluruh interaksi
Anggota PT TBP internal, termasuk dengan entitas anak perusahaan.
Relations among Protection of Conflicts of Interest
Relations with
Stakeholders Encourages ethical and professional conduct in interactions with stakeholders and external
Hubungan dengan parties.
Pemangku Menjunjung perilaku etis dan profesional dalam berinteraksi dengan pemangku kepentingan.
Kepentingan
Relations among
Occupational Protection of Conflicts of Interest
Health, Safety, Affirms the responsibility of all personnel to comply with occupational health and safety standards
and Environment and to contribute to the Company’s environmental stewardship commitments.
Keselamatan dan Menegaskan tanggung jawab setiap anggota untuk mematuhi standar K3 dan mendukung komitmen
Kesehatan Kerja serta perseroan terhadap perlindungan lingkungan.
Lingkungan Hidup
Relations among Protection of Conflicts of Interest
Protection of Prevents situations where personal interests may interfere with the interests of the Company,
Company Assets including restrictions on gratification or other undue advantages.
Perlindungan Aset Mencakup pengawasan dan penggunaan aset, kerahasiaan informasi, Hak atas Kekayaan Intelektual
Perseroan (HAKI), dan Kesetaraan kesempatan kerja.
Relations among Protection of Conflicts of Interest
Conflicts of Interest Prevents situations where personal interests may interfere with the interests of the Company,
and Gratification including restrictions on gratification or other undue advantages.
Benturan
Kepentingan dan Menghindari konflik antara kepentingan pribadi dan perseroan, termasuk larangan gratifikasi dan
Gratifikasi keuntungan yang tidak semestinya.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 172
Page 174
Anti-Bribery, Corruption, and Money Laundering Policy [GRI 3-3, 205-1, 205-2, 205-3, 415-1, 14.22.1, 14.22.2,
14.22.3, 14.22.4, 14.22.5, 14.24.2] [SASB EM-MM-510a.1]
Kebijakan Anti-Suap, Korupsi, dan Pencucian Uang
As a mining company with high governance risk exposure, Sebagai perusahaan pertambangan dengan eksposur risiko
PT TBP implements a zero-tolerance policy toward bribery tata kelola yang tinggi, PT TBP menerapkan kebijakan
or gratification, corruption, and money laundering through tanpa toleransi (zero tolerance) terhadap penyuapan atau
its Anti-Bribery, Corruption, and Money Laundering (ABCML) gratifikasi, korupsi, dan pencucian uang melalui Kebijakan
Policy. The policy prohibits all forms of political contributions Anti-Bribery, Corruption, and Money Laundering (ABCML).
and restricts the use of company resources for political Kebijakan tersebut melarang semua bentuk kontribusi politik
purposes. [GRI 415-1, 14.24.2] dan membatasi penggunaan sumber daya perusahaan untuk
tujuan politik. [GRI 415-1, 14.24.2]
This policy applies to the Board of Commissioners, the Kebijakan ini berlaku bagi Dewan Komisaris, Direksi,
Board of Directors, employees, as well as business partners karyawan, serta mitra usaha di seluruh Grup. Ketentuan dalam
across the Group. The provisions of this policy emphasize kebijakan ini menegaskan larangan pemberian maupun
the prohibition of giving or receiving improper benefits, the penerimaan keuntungan yang tidak patut, pengaturan hadiah
regulation of gifts to ensure they are managed transparently, agar dikelola secara transparan, serta penguatan kontrol atas
and the strengthening of controls over transactions and transaksi dan kepatuhan. Rincian kebijakan ABCML dapat
compliance. Details of the ABCML policy can be accessed diakses melalui situs web PT TBP. [GRI, 3-3, 14.22.1]
through the PT TBP website. [GRI, 3-3, 14.22.1]
The Company conducts periodic risk assessments related to Perseroan melakukan penilaian risiko terkait penyuapan,
bribery, corruption, and money laundering to map exposure korupsi, dan pencucian uang secara berkala untuk
levels and determine control priorities. In 2025, the results of memetakan tingkat eksposur serta menetapkan prioritas
these assessments indicated that no material risks related to pengendalian. Pada tahun 2025, hasil penilaian tersebut
these issues were identified. [GRI 205-1, 14.22.2][SASB EM-MM-510a.1] menunjukkan bahwa tidak terdapat risiko material yang
teridentifikasi terkait isu-isu tersebut.[GRI 205-1, 14.22.2][SASB EM-MM-510a.1]
The commitment to preventing bribery, corruption, and Komitmen pencegahan penyuapan, korupsi, dan pencucian
money laundering is also integrated into relationships with uang juga diintegrasikan dalam hubungan dengan mitra
business partners through an Integrity Pact attached to usaha melalui Pakta Integritas yang dilampirkan dalam
contracts with contractors and suppliers. This document is kontrak dengan kontraktor dan pemasok. Dokumen tersebut
available and accessible through the PT TBP website. [GRI 14.22.5] tersedia dan dapat diakses melalui situs web PT TBP. [GRI 14.22.5]
In addition, materials related to the ABCML policy are regularly Selain itu, materi mengenai kebijakan ABCML secara rutin
delivered through induction programs at operational sites for disampaikan dalam program induksi di lokasi operasional
employees and contractor workers and through the PowerPlus bagi karyawan dan tenaga kerja kontraktor, serta melalui
online learning platform. The training has been completed by platform pembelajaran daring PowerPlus. Pelatihan tersebut
17 members of the Board of Directors, representing 100% of telah diselesaikan oleh 17 anggota Direksi atau 100% dari total
the total Board, as well as 27,395 employees, or 100% of the Direksi, serta 27.395 karyawan atau 100% dari total karyawan
total workforce across all business units.[GRI 205-2, 14.22.3] di seluruh unit bisnis. [GRI 205-2, 14.22.3]
Throughout 2025, there were no confirmed incidents Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat insiden korupsi yang
of corruption, no sanctions imposed on employees, no terkonfirmasi, tidak ada sanksi terhadap karyawan maupun
termination of contracts with business partners due to penghentian kontrak mitra usaha akibat pelanggaran terkait
corruption-related violations, and no public legal cases filed korupsi, serta tidak terdapat perkara hukum publik yang
against the Company or its employees related to such issues. diajukan terhadap Perseroan atau karyawannya terkait isu
[GRI 205-3, 14.22.4][SASB EM-MM-510a.1]
tersebut. [GRI 205-3, 14.22.4][SASB EM-MM-510a.1]
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 173
Page 175
Conflict of Interest Management [GRI 2-15] Pengelolaan Benturan Kepentingan PT TBP’s diverse business activities and engagement with Struktur usaha PT TBP yang kompleks dan melibatkan multiple stakeholders may give rise to situations where berbagai pemangku kepentingan meningkatkan potensi personal interests could interfere with objective decision- benturan kepentingan yang dapat mempengaruhi objektivitas making. To manage such risks, the Company has established pengambilan keputusan. PT TBP menetapkan Kebijakan a Conflict of Interest Policy that outlines procedures for Konflik Kepentingan untuk mengatur mekanisme identifikasi, identifying, declaring, and addressing potential conflicts pengungkapan, dan penanganan potensi konflik, baik yang of interest, whether actual, potential, or perceived. This bersifat aktual, potensial, maupun yang dapat dipersepsikan. policy applies across the Company and entities within its Kebijakan ini berlaku bagi Perseroan dan entitas dalam scope, including interactions with business partners and cakupan penerapannya, termasuk dalam interaksi dengan service providers. Further information regarding the Conflict mitra kerja dan penyedia jasa. Rincian Kebijakan Konflik of Interest Policy can be accessed through the Company’s Kepentingan dapat diakses melalui situs web Perseroan. Website. [GRI 2-15] [GRI 2-15] Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 174
Page 176
About This Report
Tentang Laporan Ini
PT TBP’s 2025 Sustainability Report marks the Company’s Laporan Keberlanjutan 2025 PT TBP merupakan laporan
fourth sustainability report publication. Published keberlanjutan keempat yang diterbitkan Perseroan. Laporan
annually, this report outlines the Company’s performance yang diterbitkan setiap tahun ini menyajikan kinerja dan
and management approach in addressing economic, pendekatan pengelolaan dampak ekonomi, sosial, dan
environmental, and social impacts, while serving as a key lingkungan Perseroan dan disusun sebagai sarana komunikasi
communication tool for stakeholders. [GRI 2-3] yang komprehensif bagi seluruh pemangku kepentingan.
[GRI 2-3]
This report has been reviewed and approved by the Board Laporan ini telah ditinjau dan disetujui oleh Direksi untuk
of Directors to ensure that the values conveyed herein are memastikan nilai-nilai yang tertuang dalam laporan ini
aligned with the Company’s vision and mission. Through this sesuai dengan visi misi perseroan. Melalui laporan ini, PT
report, PT TBP reaffirms its commitment to responsible and TBP menegaskan komitmennya terhadap praktik bisnis yang
sustainable business practices, including the principles of bertanggung jawab dan berkelanjutan, termasuk prinsip
transparency, accountability, and constructive stakeholder transparansi, akuntabilitas, dan keterlibatan pemangku
engagement. [GRI 2-3, 2-14] kepentingan yang konstruktif.[GRI 2-3, 2-14]
Reporting Principles and References [POJK-G.4][GRI 2-27]
Prinsip dan Referensi Pelaporan
This report has been prepared in accordance with prevailing Laporan ini disusun dengan mengacu pada peraturan
national regulations and internationally recognized nasional yang berlaku serta standar internasional yang diakui
frameworks. The preparation process is guided by key secara luas. Prinsip-prinsip utama pelaporan keberlanjutan,
reporting principles—materiality, completeness, balance, termasuk relevansi, kelengkapan, keseimbangan, akurasi,
accuracy, clarity, and comparability—to ensure the quality kejelasan, dan keterbandingan, menjadi landasan dalam
and reliability of disclosed information. penyusunan seluruh konten laporan.
The guidelines and standards referenced include: Pedoman dan standar yang diacu mencakup:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/ 1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/
POJK.03/2017 and Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan POJK.03/2017 and Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
(SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021: Compliance with (SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021: Pemenuhan persyaratan
sustainability reporting requirements set by Indonesia’s pelaporan keberlanjutan yang ditetapkan oleh Otoritas
Financial Services Authority (OJK). Jasa Keuangan (OJK) Indonesia.
2. Global Reporting Initiative (GRI) Standards: The report 2. Standar Global Reporting Initiative (GRI): Penyusunan
has been prepared in accordance with the Global Reporting laporan mengacu (in accordance) pada Standar Global
Initiative (GRI) Standards. Reporting Initiative (GRI) untuk laporan keberlanjutan.
3. GRI 14: Mining Sector Standard: Alignment with sector- 3. GRI 14 Mining Sector Standards: Penyelarasan dengan
specific standards to reflect mining industry best practices. standar spesifik guna mencerminkan praktik terbaik
4. International Financial Reporting Standards (IFRS) S1 sektor pertambangan.
and S2: Early adoption of sustainability-related financial 4. International Financial Reporting Standards (IFRS) S1
disclosure standards, including alignment with Taskforce dan S2: Adopsi dini IFRS terkait pengungkapan keuangan
on Climate-related Financial Disclosures (TCFD), berbasis keberlanjutan, yang juga mencakup Taskforce on
Taskforce on Nature-related Financial Disclosures Climate-related Financial Disclosures (TCFD), Taskforce
(TNFD), and SASB Metals and Mining Standards. on Nature-related Financial Disclosures (TNFD), dan
SASB Metals dan Mining Standards.
To further strengthen its approach, the Company also seeks Sebagai penguatan, kami juga berupaya menyelaraskan
alignment with internationally recognized frameworks, praktik operasional dan pengelolaan keberlanjutan dengan
including the International Council on Mining and Metals berbagai kerangka kerja internasional yang diakui, termasuk
(ICMM), the International Finance Corporation (IFC) International Council on Mining and Metals (ICMM) serta
Performance Standards within the Economic Co-operation International Finance Corporation (IFC) Performance
and Development (OECD) framework, and other standards Standards dalam kerangka Organisation for Economic Co-
relevant to the mining sector. operation and Development (OECD), dan standar-standar lain
yang relevan dengan sektor pertambangan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 175
Page 177
Scope and Reporting Boundary [GRI 2-2, 2-3]
Ruang Lingkup dan Batasan Laporan
This Sustainability Report covers data and information for the Laporan Keberlanjutan ini mencakup data dan informasi
reporting period from January 1, 2025 to December 31, 2025. untuk periode pelaporan selama 1 Januari 2025 hingga 31
[GRI 2-3]
Desember 2025. [GRI 2-3]
To support the reporting principles of comparability and Untuk mendukung prinsip pelaporan terkait komparabilitas
consistency, the Company also presents three-year historical dan konsistensi, Perseroan juga menyajikan tren data
data trends, with the reported figures following the reporting historis tiga tahun, dengan angka yang dilaporkan mengikuti
scope applicable in each respective year. In its presentation, cakupan pelaporan pada masing-masing tahun. Dalam
all numerical data in tables, charts, and infographics follow penyajian, seluruh data numerik pada tabel, grafik, dan
English conventions, while numerical data in both English and infografik menggunakan kaidah bahasa Inggris, sedangkan
Indonesian text are presented according to their respective data numerik dalam teks bahasa Inggris maupun Indonesia
usage contexts. ditampilkan sesuai konteks penggunaannya.
The financial data presented in this Sustainability Report are Data keuangan yang disajikan dalam Laporan Keberlanjutan
consolidated figures referring to the Company’s Consolidated ini merupakan data konsolidasi yang mengacu pada Laporan
Financial Statements, which have been audited by a Public Keuangan Konsolidasian Perseroan yang telah diaudit oleh
Accounting Firm. Kantor Akuntan Publik.
Apart from financial data, the environmental and social Selain data keuangan, pengungkapan lingkungan dan sosial
disclosures in this Sustainability Report, as well as the di dalam Laporan Keberlanjutan ini, serta dalam asurans
limited assurance, cover performance data of the Company terbatas, mencakup data kinerja Perseroan dan beberapa
and certain subsidiaries and affiliates that are already in entitas anak dan afiliasi yang sudah beroperasi, yaitu:
operation, namely: 1. PT Trimegah Bangun Persada Tbk
1. PT Trimegah Bangun Persada Tbk 2. PT Gane Permai Sentosa
2. PT Gane Permai Sentosa 3. PT Megah Surya Pertiwi
3. PT Megah Surya Pertiwi 4. PT Halmahera Jaya Feronikel
4. PT Halmahera Jaya Feronikel 5. PT Jikodolong Megah Pertiwi
5. PT Jikodolong Megah Pertiwi 6. PT Gane Tambang Sentosa
6. PT Gane Tambang Sentosa 7. PT Halmahera Persada Lygend
7. PT Halmahera Persada Lygend 8. PT Obi Nickel Cobalt
8. PT Obi Nickel Cobalt 9. PT Karunia Permai Sentosa
9. PT Karunia Permai Sentosa 10. PT Dharma Cipta Mulia
10. PT Dharma Cipta Mulia
Additionally, the following six subsidiaries and affiliates Selain itu, enam entitas anak dan afiliasi berikut direferensikan
are referenced in the Sustainability Report narrative as the dalam narasi Laporan Keberlanjutan karena entitas tersebut
entities are not yet operational: belum beroperasi:
1. PT Baja Jaya Lestari 1. PT Baja Jaya Lestari
2. PT Cipta Kemakmuran Mitra 2. PT Cipta Kemakmuran Mitra
3. PT Karya Tambang Sentosa 3. PT Karya Tambang Sentosa
4. PT Obi Stainless Steel 4. PT Obi Stainless Steel
5. PT Obi Anugerah Mineral 5. PT Obi Anugerah Mineral
6. PT Kreasi Kemakmuran Tambang 6. PT Kreasi Kemakmuran Tambang
Restatement [GRI 2-4]
Pernyataan Kembali
To enhance data accuracy and consistency, the Company Sebagai bagian dari upaya menjaga akurasi dan konsistensi,
has made limited restatements to previously disclosed Perseroan melakukan beberapa penyesuaian (restatement)
information, particularly in relation to: terhadap data yang telah dilaporkan pada periode
1. Number of workers covered by the occupational health and sebelumnya, khususnya untuk data terkait:
safety management system & critical incident management 1. Jumlah pekerja yang dicakup oleh sistem manajemen
in 2024 kesehatan dan keselamatan kerja & manajemen insiden
2. Watershed Rehabilitation Program (DAS) areas managed kritis tahun 2024
and seedlings planted in 2023 and 2024 2. Program Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) area yang
dikelola dan bibit yang ditanam tahun 2023 dan 2024
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 176
Page 178
3. Number of local suppliers, total suppliers, and local 3. Jumlah pemasok lokal, total pemasok, dan pengadaan
procurement in 2024 lokal tahun 2024
4. Species calculation based on the IUCN Red List classification 4. Perhitungan spesies berdasarkan klasifikasi Daftar Merah
in 2023 and 2024 IUCN tahun 2023 dan 2024
5. Total procurement cost of mangrove seedlings in 2024 5. Total biaya pengadaan bibit mangrove tahun 2024
6. Total Scope 3 GHG emissions in 2024 6. Jumlah total emisi GRK Scope 3 tahun 2024
This restatement was made due to data updates related Pernyataan kembali ini dikarenakan terdapat pemutakhiran
to changes in methodology, expansion of business unit data terkait perubahan metodologi, penambahan cakupan
coverage, methodology updates, and adjustments to data unit bisnis, pembaruan metodologi, dan penyesuaian
calculations. kalkulasi data.
External Assurance [POJK-G.1][GRI 2-5]
Asurans Eksternal
To strengthen the credibility of the information disclosed in Sebagai bagian dari penguatan kredibilitas pelaporan,
this report, the Company engaged KAP Purwanto Susanti Perseroan melakukan perikatan dengan KAP Purwanto
dan Surja, a member firm of Ernst & Young Global Limited, Susanti dan Surja, firma anggota Ernst & Young Global
(KAP PSS - EY) to perform an independent limited assurance Limited (KAP PSS - EY) untuk melaksanakan asurans terbatas
engagement on selected disclosures in the Sustainability independen atas pengungkapan yang dipilih dalam Laporan
Report. Keberlanjutan.
The assurance statement is presented in the Assurance Laporan asurans disajikan pada bagian Laporan Asurans di
Statement section on page 247. Data from 2025 marked with halaman 247. Data tahun 2025 yang ditandai dengan simbol
the symbol Assured has received limited assurance from Assured telah memperoleh asurans terbatas dari KAP
KAP PSS - EY. PSS - EY.
KAP PSS - EY is an independent party and is not involved in KAP PSS - EY adalah pihak independen dan tidak terlibat
this Sustainability Report development process. Therefore, dalam proses penyusunan Laporan Keberlajutan ini. Oleh
KAP PSS - EY does not have any conflict of interest and the karena itu, KAP PSS - EY tidak memiliki benturan kepentingan
quality of the limited assurance process is maintained. dan kualitas proses pelaksanaan asurans terbatas tetap
terjaga.
Green House Gas (GHG) emission and energy data were Data emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan energi telah diverifikasi
assured against the ISO 14064-1:2018 and the GHG Protocol (verified/assured) berdasarkan standar ISO 14064-1:2018 dan
Corporate Accounting and Reporting Standard (revised GHG Protocol Corporate Accounting and Reporting Standard
edition) by PT Intertek Utama Services. (revisi terbaru) oleh PT Intertek Utama Services.
Verified information is marked with symbol Assured Informasi yang telah diverifikasi tersebut ditandai dengan
throughout the report. simbol Assured di seluruh laporan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 177
Page 179
Material Topics and Disclosure References [GRI 3-2]
Topik Material dan Referensi Pengungkapan
Through the 2025 materiality assessment process, the Melalui proses penilaian materialitas tahun 2025, Perseroan
Company identified fourteen material topics. These topics mengidentifikasi empat belas topik material. Daftar topik
differ from those in 2024, reflecting updates in impact, risk, material tersebut berbeda dari tahun 2024, seiring pembaruan
and opportunity assessments, as well as stakeholder input penilaian atas dampak, risiko, dan peluang serta masukan
and evolving business dynamics. pemangku kepentingan dan dinamika bisnis Perseroan.
Disclosure References
Referensi Pengungkapan
Material Topic
Topik Material
GRI SASB
EM-MM-160a.1–160a.3: Biodiversity
Biodiversity 101: Biodiversity 2024 Impacts
Keanekaragaman Hayati 101: Keanekaragaman Hayati 2024 EM-MM-160a.1–160a.3: Dampak
Keanekaragaman Hayati
303: Water and Effluents 2018;
EM-MM-140a.1–140a.2: Water
Water and Effluent Management 306: Effluents and Waste 2016
Management
Pengelolaan Air & Efluen 303: Air dan Efluen 2018
EM-MM-140a.1–140a.2: Pengelolaan Air
306: Efluen dan Limbah 2016
EM-MM-540a.1–540a.3: Tailings Storage
Tailings Management 14.6: Tailings 2024 Facilities Management
Pengelolaan Tailing 14.6: Endapan (tailings) 2024 EM-MM-540a.1–540a.3: Pengelolaan
Fasilitas Penyimpanan Tailing
Post-Mining Closure & Rehabilitation
14.8: Closure and Rehabilitation 2024
Penutupan dan Rehabilitasi
14.8: Penutupan dan Rehabilitasi 2024
Pasca-penambangan
EM-MM-110a.1–110a.2: GHG Emissions
302: Energy 2016;
EM-MM-120a.1: Air Quality
305: Emissions 2016;
EM-MM-130a.1: Energy Management
Climate Action 201: Economic Performance 2016
EM-MM-110a.1–110a.2: Emisi Gas Rumah
Aksi Iklim 302: Energi 2016
Kaca (GRK)
305: Emisi 2016
EM-MM-120a.1: Kualitas Udara
201: Kinerja Ekonomi 2016
EM-MM-130a.1: Manajemen Energi
EM-MM-150a.1–150a.10: Waste &
Waste Management 306: Waste 2020 Hazardous Materials Management
Pengelolaan Limbah 306: Limbah 2020 EM-MM-150a.1–150a.10: Pengelolaan
Limbah & Bahan Berbahaya
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 178
Page 180
Disclosure References
Referensi Pengungkapan
Material Topic
Topik Material
GRI SASB
408: Child Labor 2016;
409: Forced Labor 2016;
410: Security Practices 2016;
411: Rights of Indigenous Peoples 2016;
412: Human Rights Assessment 2016;
14.11: Rights of Indigenous Peoples 2024;
EM-MM-210a.2-210a.3: Human Rights &
14.12: Land and Resource Rights 2024
Human Rights Indigenous Peoples
408: Pekerja Anak 2016
Hak Asasi Manusia EM-MM-210a.2-210a.3: Hak Asasi Manusia
409: Kerja Paksa atau Wajib Kerja 2016
& Masyarakat Adat
410: Praktik Keamanan 2016
411: Hak Masyarakat Adat 2016
412: Penilaian Hak Asasi Manusia 2016
14.11: Hak-hak Masyarakat Adat 2024
14.12: Hak atas Tanah dan Sumber Daya
2024
411: Indigenous Peoples 2016;
413: Local Communities 2016;
14.10: Local Communities 2024
Resettlement 14.11: Rights of Indigenous Peoples 2024
Pemukiman Kembali (Resettlement) 411: Hak Masyarakat Adat 2016
413: Masyarakat Setempat 2016
14.10: Masyarakat Setempat 2024
14.11: Hak-hak Masyarakat Adat 2024
201: Economic Performance 2016;
202: Market Presence 2016;
203: Indirect Economic Impacts 2016;
207: Tax 2019;
Economic Impact 14.9: Economic Impacts 2024
Dampak Ekonomi 201: Kinerja Ekonomi 2016
202: Keberadaan Pasar 2016
203: Dampak Ekonomi Tidak Langsung 2016
207: Pajak 2019
14.9: Dampak Ekonomi 2024
413: Local Communities 2016; EM-MM-210b.1-210b.2: Community
Community Relations 14.10: Local Communities 2024 Relations
Hubungan dengan Masyarakat 413: Masyarakat Setempat 2016 EM-MM-210b.1-210b.2: Hubungan dengan
14.10: Masyarakat Setempat 2024 Masyarakat
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 179
Page 181
Disclosure References
Referensi Pengungkapan
Material Topic
Topik Material
GRI SASB
401: Employment 2016;
402: Labor/Management Relations 2016;
404: Training & Education 2016;
405: Diversity & Equal Opportunity 2016;
406: Non-discrimination 2016;
407: Freedom of Association 2016
EM-MM-310a.1-310a.2: Labor Practices
Human Capital Management 401: Kepegawaian 2016
EM-MM-310a.1-310a.2: Praktik
Pengelolaan Sumber Daya Manusia 402: Hubungan Tenaga Kerja 2016
Ketenagakerjaan
404: Pelatihan dan Pendidikan 2016
405: Keanekaragaman dan Peluang Setara
2016
406: Nondiskriminasi 2016
407: Kebebasan Berserikat dan Perundingan
Kolektif 2016
403: Occupational Health and Safety 2018; EM-MM-320a.1: Occupational Health and
Occupational Health and Safety
14.15: Crisis Management 2024 Safety
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
403: Kesehatan dan Keselamatan Kerja 2018 EM-MM-320a.1: Kesehatan & Keselamatan
(K3)
14.15 Manajemen Krisis 2024 Kerja
204: Procurement Practices 2016;
308: Supplier Environmental Assessment
2016;
Supply Chain Management
414: Supplier Social Assessment 2016
Pengelolaan Rantai Pasok
204: Praktik Pengadaan 2016
308: Penilaian Lingkungan Pemasok 2016
414: Penilaian Sosial Pemasok 2016
205: Anti-corruption 2016; EM-MM-510a.1: Business Ethics &
Business Ethics and Compliance 415: Public Policy 2016 Transparency
Etika Bisnis dan Kepatuhan 205: Antikorupsi 2016 EM-MM-510a.1: Etika Bisnis &
415: Kebijakan Publik 2016 Transparansi
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 180
Page 182
Feedback and Contact [POJK-C.2, G.2, G.3][GRI 2-3]
Umpan Balik dan Kontak
During the reporting period, the Company received no Selama periode pelaporan, Perseroan tidak menerima umpan
feedback items related to the 2024 Sustainability Report balik terkait Laporan Keberlanjutan 2025 melalui saluran
through the established feedback channels. Nevertheless, the umpan balik yang disediakan. Meskipun demikian, Perseroan
Company remains committed to continuously improving its tetap melakukan penyempurnaan pelaporan secara
reporting practices in line with stakeholder expectations and berkelanjutan dengan mengidentifikasi peluang perbaikan
evolving industry practices. dan menerapkan inisiatif yang selaras dengan ekspektasi
pemangku kepentingan serta praktik terbaik industri.
Questions, suggestions, or feedback regarding this report can be
submitted to:
Pertanyaan, masukan, atau umpan balik terkait laporan ini dapat
disampaikan melalui:
https://bit.ly/HaritaNickel-2025SR-
FeedbackForm
PT Trimegah Bangun Persada Tbk Telephone
+62-21 572 2924
Gedung Bank Panin, 2nd Floor Telepon
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1
Central Jakarta 10270 Facsimile
+62-21 7278 9908
Faksimile
PT Trimegah Bangun Persada Tbk Website
Gedung Bank Panin Lt. 2 www.tbpnickel.com
Situs web
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1
Jakarta Pusat 10270
Email tbp.corsec@haritanickel.com
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 181
Page 183
Independent Review Statement
Pernyataan Tinjauan Independen
This third-party review was conducted by Nicolas Delange, Tinjauan pihak ketiga ini dilakukan oleh Nicolas Delange,
an expert in non-financial reporting and managing partner seorang ahli pelaporan non-keuangan dan Managing Partner
of Yever, a sustainability consultancy serving clients in Yever, sebuah konsultan keberlanjutan yang melayani klien di
ASEAN, with the assistance of Vicky Bowman, a business and kawasan ASEAN, dengan dukungan Vicky Bowman, seorang
human rights expert with in-depth experience of mining, who pakar bisnis dan hak asasi manusia yang memiliki pengalaman
contributed her time and expertise pro bono. mendalam di sektor pertambangan dan memberikan waktu
serta keahliannya secara pro bono.
This was the second year that PT Trimegah Bangun Persada Ini merupakan tahun kedua PT Trimegah Bangun Persada
Tbk (PT TBP) or Harita Nickel invited us to review their Tbk (PT TBP) atau Harita Nickel mengundang kami untuk
sustainability report. As in 2025, our main goal was to assess meninjau laporan keberlanjutannya. Seperti pada tahun 2025,
whether the report addresses material issues and provides tujuan utama kami adalah menilai apakah laporan tersebut
stakeholders and readers with relevant, useful information. membahas isu-isu material dan menyediakan informasi yang
relevan serta bermanfaat bagi para pemangku kepentingan
dan pembaca.
To do this more effectively, we requested a visit to Obi Island, Untuk melakukan penilaian secara lebih efektif, kami
to see the rapidly growing scale of Harita Nickel’s operations meminta untuk melakukan kunjungan ke Pulau Obi guna
and engage with internal and external stakeholders. We melihat secara langsung pertumbuhan pesat skala operasi
visited Jakarta and Obi from 9-16 March 2026 and met, Harita Nickel serta berinteraksi dengan para pemangku
inter alia, PT TBP’s Sustainability Director and HSE Director, kepentingan internal dan eksternal. Kami mengunjungi
members of the sustainability team, various managers Jakarta dan Obi pada 9–16 Maret 2026 dan bertemu, antara
based in Obi and representatives of external communities. lain, dengan Direktur Sustainability dan Direktur HSE PT TBP,
This allowed us to discuss Harita Nickel’s current approach anggota tim keberlanjutan, berbagai manajer yang berbasis
and performance, including reporting on material topics. It di Obi, serta perwakilan komunitas eksternal. Kunjungan ini
was also an opportunity to follow up on issues raised in our memungkinkan kami mendiskusikan pendekatan dan kinerja
review of the 2024 report, such as production and use of Harita Nickel saat ini, termasuk pelaporan atas topik-topik
non-hazardous nickel slag. We were also able to observe the material. Kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan
successful post-mining reclamation and revegetation detailed untuk menindaklanjuti isu-isu yang kami angkat dalam
on pp. 105-109, and understand better how the Company tinjauan atas Laporan Keberlanjutan 2024, seperti produksi
is managing water, including its re-use. Water quality and dan pemanfaatan slag nikel non-B3. Selain itu, kami dapat
pollution are the main concerns that continue to be raised in mengamati secara langsung keberhasilan reklamasi dan
2025 by local and external stakeholders, including NGO and revegetasi pascatambang yang dijelaskan pada halaman
media coalitions such as the Organized Crime and Corruption 105-109, serta memperoleh pemahaman yang lebih baik
Reporting Project or the Gecko Project. mengenai pengelolaan air oleh Perseroan, termasuk praktik
penggunaan kembali air. Kualitas air dan pencemaran masih
menjadi perhatian utama yang terus disuarakan pada tahun
2025 oleh pemangku kepentingan lokal maupun eksternal,
termasuk koalisi NGO dan media seperti Organized Crime and
Corruption Reporting Project (OCCRP) dan Gecko Project.
In preparing our review, we also engaged with other experts Dalam mempersiapkan tinjauan ini, kami juga berdiskusi
and stakeholders to discuss the current evolution of the dengan para ahli dan pemangku kepentingan lainnya
Indonesian nickel sector and the challenges that companies mengenai perkembangan terkini sektor nikel Indonesia serta
face as the operating environment becomes increasingly tantangan yang dihadapi perusahaan-perusahaan di tengah
complex to navigate, driven by both internal and external lingkungan operasional yang semakin kompleks akibat
factors. berbagai faktor internal maupun eksternal.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 182
Page 184
Nickel and cobalt production are essential to enable the Produksi nikel dan kobalt sangat penting dalam mendukung
transition towards a greener, more sustainable economy. transisi menuju ekonomi yang lebih hijau dan berkelanjutan.
As global oil and gas markets are disrupted by the US-Iran Di tengah terganggunya pasar minyak dan gas global akibat
conflict, renewable energy is also increasingly seen as crucial konflik Amerika Serikat–Iran, energi terbarukan juga semakin
for energy security and sovereignty. With around a third dipandang penting bagi keamanan dan kedaulatan energi.
of global nickel reserves and 5% of global cobalt reserves, Dengan sekitar sepertiga cadangan nikel dunia dan 5%
Indonesia’s role is essential to the battery ecosystem and cadangan kobalt dunia, peran Indonesia sangat penting
stainless steel value chain. But is it possible to extract these dalam ekosistem baterai dan rantai nilai baja tahan karat.
natural resources without damaging Indonesia’s natural Namun demikian, muncul pertanyaan apakah sumber daya
capital, and can the extraction generate shared value for alam tersebut dapat diekstraksi tanpa merusak modal alam
the Indonesian people, contributing to a ‘just transition’? Indonesia, serta apakah proses ekstraksi tersebut dapat
Domestic and international stakeholders continue to menciptakan nilai bersama bagi masyarakat Indonesia dan
question Indonesia’s ability to achieve this, and remain berkontribusi pada transisi yang adil (just transition). Para
concerned about the implementation of adequate national pemangku kepentingan domestik maupun internasional
environmental standards. masih mempertanyakan kemampuan Indonesia untuk
mencapai tujuan tersebut dan tetap memiliki kekhawatiran
terkait implementasi standar lingkungan nasional yang
memadai.
Among Indonesian mining companies, Harita Nickel’s Di antara perusahaan pertambangan Indonesia, komitmen
commitment to sustainability and responsible business Harita Nickel terhadap keberlanjutan dan praktik bisnis yang
conduct consistent with international standards stands out. bertanggung jawab sesuai dengan standar internasional
This is captured in its updated 2025 Sustainability Policy sangat menonjol. Komitmen ini tercermin dalam Kebijakan
and 10-year Strategy, and reflected throughout the 2025 Keberlanjutan dan Strategi 10 Tahun yang diperbarui pada
Sustainability Report. PT TBP is, for the time being, the first 2025, serta terlihat sepanjang Laporan Keberlanjutan 2025.
Indonesian company to have decided to be audited against Untuk saat ini, PT TBP merupakan Perseroan Indonesia
the Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA) pertama yang memutuskan untuk diaudit berdasarkan
standard. A first independent audit took place in April 2025, standar Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA).
during a year of significant expansion for Harita Nickel. This Audit independen pertama dilakukan pada April 2025, di
process is documented in the 2025 Report: corrective actions tengah tahun yang ditandai oleh ekspansi signifikan Harita
are mentioned, and priority areas, which were highlighted Nickel. Proses ini didokumentasikan dalam Laporan 2025,
in preliminary findings, are identified, particularly around termasuk tindakan perbaikan yang telah dilakukan serta area
stakeholder engagement, resettlement and livelihoods, prioritas yang diidentifikasi dalam temuan awal, khususnya
emergency preparedness, and environmental and social terkait keterlibatan pemangku kepentingan, pemukiman
impact management. Harita Nickel’s progress towards kembali dan mata pencaharian masyarakat, kesiapsiagaan
attaining the IRMA Standard will demonstrate what other darurat, serta pengelolaan dampak lingkungan dan sosial.
mining companies in Indonesia could aspire to. Kemajuan Harita Nickel menuju pencapaian Standar IRMA
akan menjadi contoh yang dapat dituju oleh perusahaan-
perusahaan pertambangan lain di Indonesia.
The clarity and content of Harita Nickel’s 2025 Sustainability Kejelasan dan isi Laporan Keberlanjutan Harita Nickel
Report is an improvement on the previous year. It shows the 2025 menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun
rapid expansion of the business. This included a significant sebelumnya. Laporan ini menggambarkan ekspansi bisnis
increase both in mining and in High Pressure Acid Leach yang sangat cepat, termasuk peningkatan signifikan pada
(HPAL) refining, which ‘downstreamed’ the nickel value chain, kegiatan penambangan dan pemurnian High Pressure Acid
with concomitant production of hazardous waste in the form Leach (HPAL), yang memperluas hilirisasi rantai nilai nikel.
of slurry tailings, which increased by 83.98% YoY. There was Konsekuensinya, produksi limbah B3 berupa tailing basah
also an expansion of the Company’s footprint through other meningkat sebesar 83,98% dibandingkan tahun sebelumnya
facilities, including the port. (year-on-year). Selain itu, Perseroan juga memperluas jejak
operasionalnya melalui pembangunan berbagai fasilitas
baru, termasuk pelabuhan.
In our review last year, we recommended that Harita Nickel Dalam tinjauan tahun lalu, kami merekomendasikan agar
should refresh its materiality analysis. The 2025 Sustainability Harita Nickel memperbarui analisis materialitasnya. Laporan
Report provides an updated analysis of material risks, which Keberlanjutan 2025 kini menyajikan analisis risiko material
is timely and welcome, in view of the significant expansion yang telah diperbarui, yang sangat tepat waktu mengingat
of activities. The Company’s process is clearly described, ekspansi kegiatan Perseroan yang signifikan. Proses yang
with fourteen material topics identified. These are taken up dilakukan Perseroan dijelaskan dengan jelas, dengan empat
systematically and clearly in the rest of the report. belas topik material yang telah diidentifikasi. Topik-topik
tersebut kemudian dibahas secara sistematis dan jelas di
seluruh bagian laporan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 183
Page 185
However, as we suggested last year, we continue to encourage Namun demikian, seperti yang kami sarankan tahun lalu,
PT TBP to align its approach to identifying and reporting on kami terus mendorong PT TBP untuk menyelaraskan
material topics with the double materiality approach. This pendekatannya dalam mengidentifikasi dan melaporkan
would help stakeholders assess how PT TBP non-financial topik material dengan pendekatan double materiality.
reporting covers material topics and issues from both Pendekatan ini akan membantu para pemangku kepentingan
financial and/or impact perspectives. menilai sejauh mana pelaporan non-keuangan PT TBP
mencakup topik-topik material baik dari perspektif finansial
maupun dampaknya.
There were four employee fatalities reported in 2025, a serious Terdapat empat kasus fatalitas karyawan yang dilaporkan
setback for safety compared to zero in 2024. Although the pada tahun 2025, yang merupakan kemunduran serius dalam
report notes that ‘each of these was followed by a structured aspek keselamatan dibandingkan nihil fatalitas pada tahun
investigation to identify root causes and define corrective and 2024. Meskipun laporan menyebutkan bahwa “setiap kasus
preventive actions’ there is no further specific information diikuti oleh investigasi terstruktur untuk mengidentifikasi
on these. We recommend future Sustainability Reports place akar penyebab serta menetapkan tindakan korektif dan
more emphasis on safety, and be more explicit about concrete pencegahan”, tidak terdapat informasi lebih lanjut mengenai
steps the Company has taken or will implement to further kasus-kasus tersebut. Kami merekomendasikan agar laporan
build a safety culture, such as aligning top management’s keberlanjutan mendatang memberikan penekanan yang
remuneration with safety performance. lebih besar pada aspek keselamatan serta menjelaskan
secara lebih rinci langkah-langkah konkret yang telah atau
akan diterapkan Perseroan untuk membangun budaya
keselamatan yang lebih kuat, misalnya dengan mengaitkan
remunerasi manajemen puncak dengan kinerja keselamatan.
In reporting its sustainability performance, we appreciate Dalam pelaporan kinerja keberlanjutannya, kami
Harita Nickel’s efforts to provide the reader with a concise mengapresiasi upaya Harita Nickel untuk memberikan
overview of its performance in the section “Targets and gambaran ringkas mengenai pencapaiannya melalui
Achievements” in pp. 51-58. But we suggest the Company bagian “Target dan Pencapaian” pada halaman 51–58.
puts more emphasis on the current level of achievements Namun demikian, kami menyarankan agar Perseroan lebih
against its target: for example, the readers do not have menekankan tingkat pencapaian saat ini terhadap target
visibility on the current level of reduction of PT TBP’s absolute yang telah ditetapkan. Sebagai contoh, pembaca belum
emissions against the baseline announced last year. We raised memperoleh informasi mengenai tingkat pengurangan emisi
this specific point in our review last year, and we hope Harita absolut PT TBP dibandingkan baseline yang diumumkan
Nickel will share more information on this in its future reports. tahun lalu. Kami telah mengangkat isu ini dalam tinjauan
Furthermore, more detail would be useful when Harita Nickel tahun lalu dan berharap Harita Nickel dapat memberikan
reports significant variations of performance. For instance, informasi yang lebih rinci pada laporan-laporan berikutnya.
there is little to no explanation for the 10x increase in SOx Selain itu, akan sangat bermanfaat apabila Harita Nickel
emissions between 2024 and 2025. memberikan penjelasan yang lebih rinci ketika melaporkan
perubahan kinerja yang signifikan. Sebagai contoh, hampir
tidak ada penjelasan mengenai peningkatan emisi SOx
sebesar sepuluh kali lipat antara tahun 2024 dan 2025.
On climate change, we note that PT TBP has invested almost Terkait perubahan iklim, kami mencatat bahwa PT TBP telah
1 trillion IDR to decarbonise its energy footprint through menginvestasikan hampir Rp1 triliun untuk mendekarbonisasi
various initiatives, including increased use of renewable jejak energinya melalui berbagai inisiatif, termasuk
energy sources, albeit against an overall dependency on peningkatan penggunaan sumber energi terbarukan,
coal-fired electricity. These are detailed in the report, and meskipun Perseroan masih bergantung pada listrik berbasis
have enabled PT TBP to avoid 3.2 million tCO2e in emissions, batu bara. Inisiatif-inisiatif tersebut dijelaskan secara rinci
representing almost 20% of Harita Nickel’s total emissions. dalam laporan dan memungkinkan PT TBP menghindari
The Report details the increases or decreases in energy and emisi sebesar 3,2 juta ton CO2e, yang setara dengan hampir
emission intensity per product, which showed varying trends 20% dari total emisi Harita Nickel. Laporan juga menjelaskan
in 2025, and explains the reason for this. peningkatan maupun penurunan intensitas energi dan emisi
per produk, yang menunjukkan tren yang beragam sepanjang
tahun 2025 beserta alasan yang mendasarinya.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 184
Page 186
We welcome the level of disclosure, which helps Harita Nickel Kami menyambut baik tingkat keterbukaan informasi
align its non-financial reporting with the requirements of tersebut karena membantu Harita Nickel menyelaraskan
IFRS S2: Climate-related Disclosures. But we believe that pelaporan non-keuangannya dengan persyaratan IFRS S2:
the Company’s disclosure could be improved, and more Climate-related Disclosures. Namun, kami berpendapat
systematically structured to help readers and stakeholders bahwa pengungkapan Perseroan masih dapat ditingkatkan
understand more clearly physical and transition risks related dan disusun secara lebih sistematis agar pembaca dan
to climate change, mitigation measures in place, and financial pemangku kepentingan dapat memahami dengan lebih jelas
impacts for Harita Nickel, such as potential impacts on its risiko fisik dan risiko transisi terkait perubahan iklim, langkah
assets’ valuation. Harita Nickel is clearly exposed to the mitigasi yang diterapkan, serta dampak finansial bagi Harita
consequences of climate change, as the 2025 flooding event Nickel, termasuk potensi pengaruh terhadap valuasi aset
demonstrated. Perseroan. Harita Nickel jelas menghadapi paparan terhadap
dampak perubahan iklim, sebagaimana ditunjukkan oleh
peristiwa banjir pada tahun 2025.
Tailings management is a growing risk for operations. PT Pengelolaan tailing menjadi risiko yang semakin penting
TBP provided a storage facilities inventory table in last year’s bagi operasi Perseroan. PT TBP telah menyajikan inventaris
report. The construction of dry and slurry tailings storage fasilitas penyimpanan tailing dalam laporan tahun lalu.
facilities in 2025 adds additional capacity to manage waste. Pembangunan fasilitas penyimpanan tailing kering dan
It would be useful for readers to have more clarity on the basah pada tahun 2025 menambah kapasitas pengelolaan
expected evolution of usage of these new facilities and how limbah. Akan bermanfaat bagi pembaca apabila Perseroan
long it will take for Harita Nickel to fully utilise them. Will the memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai proyeksi
Company need to build and manage new or similar storage pemanfaatan fasilitas-fasilitas baru tersebut dan berapa
facilities in the future? The answers to such questions are lama waktu yang dibutuhkan hingga kapasitasnya terpakai
essential to understanding how Harita Nickel will deploy its sepenuhnya. Apakah Perseroan perlu membangun
financial resources and manage and optimise the long-term fasilitas penyimpanan baru di masa depan? Jawaban atas
impacts of its operations, of which treatment of hazardous pertanyaan-pertanyaan tersebut penting untuk memahami
waste will be a significant aspect. bagaimana Harita Nickel akan mengalokasikan sumber daya
finansialnya serta mengelola dan mengoptimalkan dampak
jangka panjang operasinya, di mana pengelolaan limbah B3
akan menjadi aspek yang sangat penting.
We note that, in addition to the annual Sustainability Report, Kami mencatat bahwa selain menerbitkan Laporan
Harita Nickel continues to maintain a regularly updated Keberlanjutan tahunan, Harita Nickel juga terus mengelola
website in 2025, focused on sustainability-related issues. situs web yang diperbarui secara berkala sepanjang tahun
Inter alia, the Company has emphasised the importance of 2025 dengan fokus pada isu-isu keberlanjutan. Perseroan
data and transparency to its sustainability approach (see, for menekankan pentingnya data dan transparansi dalam
example, Media Statement Building Sustainability through pendekatan keberlanjutannya, misalnya melalui Pernyataan
Data and Transparency on Obi Island, 17 November 2025). We Media Building Sustainability through Data and Transparency
believe that there is still more that can be done to strengthen on Obi Island pada 17 November 2025. Kami meyakini masih
this, including collectively with other companies and the terdapat ruang untuk memperkuat aspek ini, termasuk
regulator. This would also support the implementation of the melalui kolaborasi dengan perusahaan lain dan regulator.
Extractives Industries Transparency Initiative (EITI), of which Upaya tersebut juga akan mendukung implementasi
Indonesia is a member. Extractive Industries Transparency Initiative (EITI), yang
diikuti oleh Indonesia.
The Company states in the Report (p. 83) that it complies Perseroan menyatakan dalam laporan (halaman 83)
with the rules, regulations, and limits set by the Ministry of bahwa mereka mematuhi aturan, regulasi, dan batasan
Environment and Forestry and that it reports its data through yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup
various reporting channels and systems. It notes (p.93) that dan Kehutanan serta melaporkan data melalui berbagai
‘effluent quality is monitored regularly through internal saluran dan sistem pelaporan. Pada halaman 93 disebutkan
laboratory testing and accredited third-party verification bahwa “kualitas air limbah dipantau secara berkala melalui
to ensure data reliability. Monitoring results are reported pengujian laboratorium internal dan verifikasi pihak ketiga
through the Ministry of Environment and Forestry’s SPARING yang terakreditasi untuk memastikan keandalan data.
platform, enabling transparent and real-time oversight by Hasil pemantauan dilaporkan melalui platform SPARING
regulators.’ Harita Nickel reports zero incidence of non- milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang
compliance with permits, quality standards, or regulations memungkinkan pengawasan regulator secara transparan dan
related to water quality in 2025. real-time.” Harita Nickel melaporkan tidak adanya insiden
ketidakpatuhan terhadap izin, standar mutu, maupun
regulasi terkait kualitas air sepanjang tahun 2025.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 185
Page 187
Nonetheless, media reporting in 2025 shows that stakeholders Meskipun demikian, pemberitaan media sepanjang tahun
continue to raise concerns about water pollution in general, 2025 menunjukkan bahwa para pemangku kepentingan
and Cr6 (hexavalent chromium) and heavy metals in masih menyuarakan kekhawatiran mengenai pencemaran air
particular. We therefore encourage the Company to do more secara umum, khususnya terkait Cr6 (kromium heksavalen)
to explain and disclose the environmental monitoring data dan logam berat. Oleh karena itu, kami mendorong Perseroan
it submits to the regulators and, subject to any necessary untuk memberikan penjelasan dan pengungkapan yang lebih
regulatory authorisation, publish such data on its website. luas atas data pemantauan lingkungan yang disampaikan
This information would support the specific commitment kepada regulator, serta—apabila memungkinkan dan
it has made in its Human Rights Roadmap 2026–2030 to memperoleh otorisasi yang diperlukan—mempublikasikan
engage local communities, particularly as complaints about data tersebut melalui situs web Perseroan. Informasi ini
environmental issues were the top category (44%) raised akan mendukung komitmen spesifik yang tercantum dalam
under the community grievance mechanism, SALAM. Human Rights Roadmap 2026–2030, khususnya terkait
pelibatan masyarakat lokal, mengingat keluhan mengenai
isu lingkungan merupakan kategori pengaduan terbesar
(44%) yang disampaikan melalui mekanisme pengaduan
masyarakat SALAM.
Harita Nickel could also engage its peers to advocate for Harita Nickel juga dapat bekerja sama dengan perusahaan
more disclosure of environmental information, including the sejenis untuk mendorong keterbukaan informasi lingkungan
publication of AMDAL (Environmental Impact Assessment) yang lebih luas, termasuk publikasi laporan AMDAL. Hal ini
reports. This has been a priority for civil society organisations telah menjadi salah satu prioritas organisasi masyarakat sipil
involved in EITI. A more transparent approach would foster yang terlibat dalam EITI. Pendekatan yang lebih transparan
informed dialogue, and should help build trust and increase akan mendorong dialog yang berbasis informasi, membangun
confidence in the sustainability and oversight of Indonesia’s kepercayaan, dan meningkatkan keyakinan terhadap
nickel sector. keberlanjutan serta pengawasan sektor nikel Indonesia.
To conclude, we believe that, in addition to continuing Sebagai penutup, kami berpendapat bahwa selain terus
to publish information about its practices, including case mempublikasikan informasi mengenai praktik-praktiknya,
studies that could demonstrate good practice, Harita Nickel termasuk studi kasus yang menunjukkan praktik terbaik,
should publish its environmental monitoring data to the Harita Nickel juga perlu mempublikasikan data pemantauan
fullest degree possible. This would help to address ongoing lingkungannya seluas mungkin. Langkah ini akan membantu
stakeholder concerns and NGO reporting about pollution menjawab kekhawatiran yang terus muncul dari para
both in Obi, and in the wider nickel mining sector, and aim pemangku kepentingan dan laporan NGO terkait pencemaran
to drive wider improvements in reporting and disclosure di Obi maupun di sektor pertambangan nikel secara lebih
practices in Indonesia, to build trust. The scale and leverage luas, serta mendorong perbaikan praktik pelaporan dan
of PT TBP’s operations, and its membership in a large number pengungkapan informasi di Indonesia guna membangun
of Indonesian sectoral associations (p. 32) make its disclosure kepercayaan publik. Skala operasi dan pengaruh PT TBP,
practices and sustainability approach consequential for serta keanggotaannya dalam berbagai asosiasi sektor
the sector. Closing the gap between stated commitments in pertambangan Indonesia (halaman 32), menjadikan praktik
Harita’s various strategies and roadmaps, and documented pengungkapan dan pendekatan keberlanjutannya memiliki
outcomes based on published data, particularly on the dampak yang signifikan bagi sektor ini. Menutup kesenjangan
matters identified above, is, in our view, essential for the antara komitmen yang dinyatakan dalam berbagai strategi
credibility of PT TBP’s sustainability narrative. dan peta jalan Harita Nickel dengan hasil nyata yang
terdokumentasi berdasarkan data yang dipublikasikan—
khususnya pada isu-isu yang telah diidentifikasi di atas—
merupakan aspek yang sangat penting bagi kredibilitas narasi
keberlanjutan PT TBP.
We are grateful to all those who took the time to meet and Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak
answer our questions during our visit to Indonesia, and look yang telah meluangkan waktu untuk bertemu dan menjawab
forward to learning of Harita Nickel’s further progress towards pertanyaan kami selama kunjungan ke Indonesia, dan kami
the IRMA standard. menantikan perkembangan lebih lanjut Harita Nickel dalam
perjalanannya menuju pemenuhan Standar IRMA.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 186
Page 188
Appendix
Lampiran
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 187
Page 189
Table Data
Data Tabel
About PT TBP | Tentang PT TBP
PT TBP Sustainability-Related Awards and Recognitions in 2025
Penghargaan dan Pengakuan PT TBP terkait Keberlanjutan Tahun 2025
Award / Recognition Recognizing Organisation Recipient
Penghargaan/Pengakuan Organisasi Pemberi Penghargaan Penerima
Kumparan Impact Makers 2025: Impact on
Accountable Nickel Mining
Kumparan Harita Nickel
Kumparan Impact Makers 2025: Dampak pada
Pertambangan Nikel yang Akuntabel
Tempo Energy Day: Green Corporate Movement
Tempo Harita Nickel
Tempo Energy Day: Gerakan Korporasi Hijau
CNBC Indonesia Awards 2025: Integrated Nickel
Ecosystem Leadership
CNBC Indonesia Harita Nickel
CNBC Indonesia Awards 2025: Kepemimpinan
Ekosistem Nikel Terintegrasi
Ministry of Population and Family Development
/ National Population and Family Planning
GENTING Award 2025: Gold Award
Board (BKKBN) Harita Nickel
GENTING Award 2025: Penghargaan Emas
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan
Keluarga / BKKBN
Investing on Climate by Editor’s Choice Awards
2025: Best Emission Reduction Investing on Climate X Indonesia Stock
Harita Nickel
Investing on Climate by Editor’s Choice Awards Exchange (IDX)
2025: Pengurangan Emisi Terbaik
Investing on Climate by Editor’s Choice Awards
2025: Best New Renewable Energy Investment Investing on Climate X Indonesia Stock
Harita Nickel
Investing on Climate by Editor’s Choice Awards Exchange (IDX)
2025: Investasi Energi Terbarukan Baru Terbaik
Investing on Climate by Editor’s Choice Awards
2025: Best Literacy for Climate Resilience Investing on Climate X Indonesia Stock
Harita Nickel
Investing on Climate by Editor’s Choice Awards Exchange (IDX)
2025: Literasi Ketahanan Iklim Terbaik
Investing on Climate by Editor’s Choice Awards
Roy Arman Arfandy
2025: Inspirational Figures in E&S Sustainability
Investing on Climate X Indonesia Stock President Director
Investing on Climate by Editor’s Choice Awards
Exchange (IDX) Presiden Direktur
2025: Tokoh Inspiratif dalam Keberlanjutan
Lingkungan dan Sosial
Top CEO Indonesia Award 2025: The Outstanding Roy Arman Arfandy
Leader of Nickel Downstream President Director
IDN Financial x Metro TV
Top CEO Indonesia Award 2025: Pemimpin Unggul Presiden Direktur
Hilirisasi Nikel
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 188
Page 190
Award / Recognition Recognizing Organisation Recipient
Penghargaan/Pengakuan Organisasi Pemberi Penghargaan Penerima
GeoInnovation Award 2025: Sustainability Impact
Award
Esri Indonesia Harita Nickel
GeoInnovation Award 2025: Penghargaan Dampak
Keberlanjutan
BHR Early Adopting Company: B Rating
SETARA Institute for Peace & Democracy Harita Nickel
Perusahaan Early Adopter BHR: Peringkat B
Indonesia ESG Leadership Award 2025: Progressive
Achiever in ESG Transparency: BBB Rating
Bumi Global Karbon Foundation Harita Nickel
Indonesia ESG Leadership Award 2025: Pencapaian
Progresif dalam Transparansi ESG (Peringkat BBB)
ESG Appreciation 2025 in Social Innovation
Investor Daily Harita Nickel
Apresiasi ESG 2025 dalam Inovasi Sosial
Indonesia Sustainable Synergy Awards and Top CEO
in SDGs Changemaker Awards 2025: Best Social
Business Innovation Awards 2025 The Iconomics Harita Nickel
Indonesia Sustainable Synergy Awards 2025: Inovasi
Bisnis Sosial Terbaik
Indonesia Sustainable Synergy Awards and Top
CEO in SDGs Changemaker Awards 2025: Top CEO
in SDGs Change Maker for Resources Utilizations,
Efficiency, and Shared Value Creation for Roy Arman
Arfandy Netral News Harita Nickel
Indonesia Sustainable Synergy Awards 2025: Top
CEO SDGs Changemaker dalam Pemanfaatan
Sumber Daya, Efisiensi, dan Penciptaan Nilai
Bersama
Indonesia Sustainable Synergy Awards and Top
CEO in SDGs Changemaker Awards 2025: Recovery
of Ecological Functions and Improving Community
Well-Being Netral News Harita Nickel
Indonesia Sustainable Synergy Awards 2025:
Pemulihan Fungsi Ekologi dan Peningkatan
Kesejahteraan Masyarakat
Energy Outlook & Communication Excellent Award
2025 - Best Media Engagement on Energy Issues
Fokus Energi x SKK Migas x Unpad Harita Nickel
Energy Outlook & Communication Excellence Award
2025 – Keterlibatan Media Terbaik dalam Isu Energi
Asia Corporate Excellence & Sustainability (ACES)
MORS Group - ACES Award 2025 Harita Nickel
Awards 2025
Subroto Award – Most Innovative Community
Development and Empowerment Program in the Ministry of Energy and Mineral Resources
Health Category (Soligi Zero Stunting Program) (ESDM)
Subroto Award - Program Pengembangan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Harita Nickel
Pemberdayaan Masyarakat Terinovatif Komoditas (ESDM)
Mineral Kategori Kesehatan untuk program Soligi
Zero Stunting (PT GPS)
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 189
Page 191
Award / Recognition Recognizing Organisation Recipient
Penghargaan/Pengakuan Organisasi Pemberi Penghargaan Penerima
Subroto Award – Most Innovative Community
Development and Empowerment Program in the
Education Category (Rumah Belajar Komunitas Ministry of Energy and Mineral Resources
Initiative) (ESDM)
Harita Nickel
Subroto Award - Program Pengembangan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Pemberdayaan Masyarakat Terinovatif Komoditas (ESDM)
Mineral Kategori Pendidikan untuk inisiatif Rumah
Belajar Komunitas (PT GPS)
Liputan 6 Inspiration Award 2025 – Best MSME and
Entrepreneurship Program
Anugerah Liputan 6 - Inspirasi 2025 Kategori Liputan 6 Harita Nickel
Tanggung Jawab Bisnis: Program UMKM dan
Kewirausahaan Terbaik
CSR & Sustainable Village Development Awards
Ministry of Villages and Development of
2025 – RUTE Program (Gold Category)
Disadvantaged Regions
CSR & Pembangunan Desa Berkelanjutan (PDB) Harita Nickel
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah
Awards 2025 - PT TBP - Program Rute (Kategori
Tertinggal (Kemendes PDT)
Gold)
CSR & Sustainable Village Development Awards
Ministry of Villages and Development of
2025 – Obi Sehati Program (Gold Category)
Disadvantaged Regions
CSR & Pembangunan Desa Berkelanjutan (PDB) Harita Nickel
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah
Awards 2025 - PT TBP - Program Obi Sehati (Kategori
Tertinggal (Kemendes PDT)
Gold)
CSR & Sustainable Village Development Awards
2025 – SUTAN Optimization Program (Silver Ministry of Villages and Development of
Category) Disadvantaged Regions
Harita Nickel
CSR & Pembangunan Desa Berkelanjutan (PDB) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah
Awards 2025 - PT TBP - Program Optimasi Sutan Tertinggal (Kemendes PDT)
(Kategori Silver)
CSR & Sustainable Village Development Awards
Ministry of Villages and Development of
2025 – Harita Mengajar Program (Silver Category)
Disadvantaged Regions
CSR & Pembangunan Desa Berkelanjutan (PDB) Harita Nickel
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah
Awards 2025 - PT TBP - Program Harita Mengajar
Tertinggal (Kemendes PDT)
(Kategori Silver)
CSR & Sustainable Village Development Awards
2025 – Stunting Prevention Program (Silver Ministry of Villages and Development of
Category) Disadvantaged Regions
Harita Nickel
CSR & Pembangunan Desa Berkelanjutan (PDB) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah
Awards 2025 - PT TBP - Program Cegah Stunting Tertinggal (Kemendes PDT)
(Kategori Silver)
Investortrust CSR Awards 2025 - Impact Excellence
Investortrust Harita Nickel
Award
Katadata Green Initiative Award 2025: Renewable
Energy Acceleration in National Strategic Industry
Category Katadata Harita Nickel
Katadata Green Initiative Award 2025 – Percepatan
Energi Terbarukan dalam Industri Strategis Nasional
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 190
Page 192
Award / Recognition Recognizing Organisation Recipient
Penghargaan/Pengakuan Organisasi Pemberi Penghargaan Penerima
Green Economy Award – Utilization of Nickel
Processing Residues Initiative
Anugerah Ekonomi Hijau Detikcom - Inisiatif Detikcom Harita Nickel
Pemanfaatan Sisa Hasil Pengolahan Nikel untuk
Mendukung Keberlanjutan
IDX Channel Anugerah ESG 2025 IDX Channel Harita Nickel
TOP CSR Awards
Top Brand Harita Nickel
TOP CSR Awards dari Top Business
Lim Sian Choo
Mata Local Festival - Best Sustainability in Women’s
Director of
Enterprise Partner
Tribun Network Sustainability
Mata Local Festival – Mitra Keberlanjutan Terbaik
Direktur
dalam Pemberdayaan Perempuan
Keberlanjutan
Company with Commitment to ESG
Indoposco Harita Nickel
Perusahaan yang Memiliki Komitmen Dalam ESG
Sustainability Management | Manajemen Keberlanjutan
Types, Potential, and Mitigation of Climate Risks [POJK-E.3][GRI 201-2, 14.2.2]
Jenis, Potensi, dan Mitigasi Risiko Iklim
Climate Risk Type Potential Risk Respond Activities
Jenis Risiko Iklim Potensi Risiko Aktivitas Tanggap
1. Compliance Risks | Risiko Kepatuhan
Loss of stakeholder trust, litigation
risk, permit revocation, supplier non- Stakeholder engagement, updated sustainability reporting,
Policy & Legal
compliance internal audits, anti-corruption enforcement
Kebijakan dan
Kehilangan kepercayaan pemangku Keterlibatan pemangku kepentingan, pembaruan pelaporan
Peraturan
kepentingan, risiko litigasi, pencabutan keberlanjutan, audit internal, penegakan kebijakan anti-
izin, ketidakpatuhan pemasok korupsi
Sustainability campaigns, customer engagement, Net Zero
Market Loss of customers to competitors
Emission 2060 target
Pasar Kehilangan pelanggan kepada pesaing
Kampanye keberlanjutan, keterlibatan pelanggan, target Net
Zero Emission 2060
2. Operational Risks | Risiko Operasional
Invest in alternative green energy; scale up for economies of
Increased cost due to
scale; install Carbon Capture and Storage (CCS)
Technology Technology
Investasi pada energi hijau alternatif; peningkatan skala
Teknologi Peningkatan biaya akibat teknologi
untuk efisiensi; pemasangan Carbon Capture and Storage
(CCS)
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 191
Page 193
Climate Risk Type Potential Risk Respond Activities
Jenis Risiko Iklim Potensi Risiko Aktivitas Tanggap
Implement CCS; focus on carbon offset projects; maintain
Policy & Increased operating expenses due to communication and mandatory reporting to government;
Legal legal mandate establish tax and reporting alert systems
Kebijakan dan Peningkatan biaya operasional akibat Implementasi CCS; fokus pada proyek carbon offset;
Peraturan mandat hukum menjaga komunikasi dan pelaporan wajib kepada
pemerintah; membangun sistem peringatan pajak dan
pelaporan
Invest in supplier sustainability programs; implement green
Increased operating expense due to
initiatives; obtain sustainability certifications; transition to
Market extra premium green cost
lower-emission technology
Pasar Peningkatan biaya operasional akibat
Investasi pada program keberlanjutan pemasok;
premi tambahan biaya hijau
implementasi inisiatif hijau; memperoleh sertifikasi
keberlanjutan; transisi ke teknologi beremisi rendah
3. Physical Risks | Risiko Fisik
Perimeter drainage and rainwater ponds; water gates and
weather monitoring; maintain hazardous storage; fire
monitoring towers; emergency response plans and SOPs;
Flash floods; hazardous material/ 24-hour fire standby team; community fire prevention
Acute
wastewater spillage; forest fires campaigns
Akut
Banjir bandang; tumpahan material/ Drainase perimeter dan kolam penampungan air hujan;
limbah berbahaya; kebakaran hutan pintu air dan pemantauan cuaca; pengelolaan penyimpanan
bahan berbahaya; menara pemantauan kebakaran; SOP
tanggap darurat; tim siaga 24 jam; kampanye pencegahan
kebakaran masyarakat
Marine ecosystem damage; sea level Monitor sea temperature and levels; monitor water resources
rise affecting operations; water scarcity and flowrate; prepare mitigation plans for water and food
Chronic
Kerusakan ekosistem laut; kenaikan supply continuity
Kronis
muka air laut yang memengaruhi Pemantauan suhu dan tinggi muka laut; pemantauan
operasional; kelangkaan air sumber daya dan debit air; penyusunan rencana mitigasi
untuk keberlanjutan pasokan air dan pangan
4. Reputation Risks | Risiko Reputasi
Negative publicity and false narratives; Strengthen transparency policy; build media networks;
criticism from NGOs and communities; maintain stakeholder relationships; implement carbon offset
loss of stakeholder trust; rising media initiatives
Reputation
management costs Memperkuat kebijakan transparansi; membangun jejaring
Reputasi
Publisitas negatif dan kritik palsu (dari media; menjaga hubungan dengan pemangku kepentingan;
LSM dan masyarakat); kehilangan melaksanakan inisiatif carbon offset
kepercayaan pemangku kepentingan;
peningkatan biaya pengelolaan media
Loss of customers to competitors;
Launch green campaigns; strengthen customer engagement;
increasing demand for greener
Market set Net Zero Emission 2060 target
products
Pasar Meluncurkan kampanye hijau; memperkuat keterlibatan
Kehilangan pelanggan kepada pesaing;
pelanggan; menetapkan target Net Zero Emission 2060
meningkatnya permintaan terhadap
produk yang lebih ramah lingkungan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 192
Page 194
Climate Risk Type Potential Risk Respond Activities
Jenis Risiko Iklim Potensi Risiko Aktivitas Tanggap
Loss of government support; permit
Install carbon capture and storage; focus on carbon
revocation; impact of national
offset projects; maintain government reporting and
decarbonization policies; financing and
Policy & Legal communication; establish tax and compliance alert systems
insurance risks
Kebijakan dan Memasang carbon capture and storage; fokus pada proyek
Kehilangan dukungan pemerintah;
Peraturan carbon offset; menjaga pelaporan dan komunikasi kepada
pencabutan izin; dampak kebijakan
pemerintah; membangun sistem peringatan kepatuhan dan
dekarbonisasi nasional; risiko
pelapora
pendanaan dan asurans
5. Strategic Risks | Risiko Strategis
Participate in standard boards and sustainability
Inability to meet evolving mandatory
communities; selectively align with customer sustainability
requirements; perceived non-
standards; conduct workshops to support supplier transition
compliance by customers
to Net Zero Emission
Market Ketidakmampuan memenuhi
Berpartisipasi dalam dewan standar dan komunitas
Pasar persyaratan wajib yang terus
keberlanjutan; secara selektif menyelaraskan dengan
berkembang; persepsi ketidakpatuhan
standar keberlanjutan pelanggan; menyelenggarakan
oleh pelanggan
lokakarya untuk mendukung transisi pemasok menuju Net
Zero Emission
Launch green campaigns; strengthen customer engagement
Perceived lack of commitment; loss of and awareness of sustainability initiatives; set Net Zero
Reputation customers to competitors Emission 2060 target
Reputasi Persepsi kurangnya komitmen; Meluncurkan kampanye hijau; memperkuat keterlibatan
kehilangan pelanggan kepada pesaing pelanggan dan kesadaran terhadap inisiatif keberlanjutan;
menetapkan target Net Zero Emission 206
The Number of Employee Grievances [GRI 14.10.4]
Jumlah Keluhan Karyawan
Description
2023 2024 2025
Uraian
Total Grievance Reported
79 147 157
Jumlah Total Keluhan
Resolved
69 147 157
Telah diselesaikan
In Progress
10 0 0
Sedang diproses
Resolution Rate (%)
87.34 100 100
Persentase Keluhan yang diselesaikan (%)
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 193
Page 195
The Number of Community Grievances Received and Resolved [POJK-F.16, F-24][GRI 411-1, 14.10.4, 14.11.2, 14.15.3]
Jumlah Pengaduan Masyarakat yang Diterima dan Diselesaikan
Issue Category
2023 2024 2025
Kategori Isu
CSR 6 21 16
Employment Opportunities
10 6 16
Kesempatan Kerja
Environment
10 21 76
Lingkungan
Land & Property
11 42 58
Lahan & Properti
Local Business
5 2 1
Usaha Lokal
Procedures (Others)
1 1 6
Prosedur (Lainnya)
Total 43 93 173
Human Rights Training for Security Personnel [GRI 410-1, 14.14.2]
Pelatihan Hak Asasi Manusia untuk Personel Keamanan
2025*
Indicator | Indikator 2023 2024 Assured
Total Number of Security Personnel
419 422 346
Jumlah Personel Keamanan
Total Number of Security Personnel who Received Human Rights Training
186 444 346
Jumlah Personel Keamanan yang Menerima Pelatihan Hak Asasi Manusia
Percentage of Security Personnel who Received Human Rights Training (%)
82.22 95 100
Persentase Personel Keamanan yang Menerima Pelatihan Hak Asasi Manusia (%)
*Following a reporting scope update in 2025, the disclosed data includes only full-time security personnel.
Sehubungan dengan pembaruan cakupan pelaporan pada tahun 2025, data yang diungkapkan hanya mencakup personel keamanan penuh waktu.
Proportion of Local Suppliers [GRI 204-1, 14.9.5]
Proporsi Pemasok Lokal
Description
2023 2024 2025
Deskripsi
Local Supplier
172 200 330
Pemasok Lokal
Total Suppliers
1280 2429 2940
Total Pemasok
Percentage of Local Suppliers
13% 8.23% 11.22%
Persentase Pemasok Lokal
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 194
Page 196
Total Procurement Expenditure (in billion IDR) [GRI 204-1, 14.9.5]
Total Belanja Pengadaan (dalam miliar rupiah)
Procurement
2023 2024 2025
Pengadaan
Local Procurement (North Maluku) | Pengadaan Lokal (Maluku Utara)
Raw Materials
8,155.5 8,794.8 11,319
Bahan Baku
Parts/Machinery
44.9 20.2 12
Suku Cadang/Mesin
Fuel
528.5 592.6 362.8
Bahan Bakar
Construction Material
68.8 185 -
Material Konstruksi
Others
- 92.6 292.1
Lainnya
Total Local Procurement
8,861.8 9,685.5 11,986.3
Total Pengadaan Lokal
Nonlocal Procurement | Pengadaan Nonlokal
Raw Materials
2,673.1  4,293.6 6,331.3
Bahan Baku
Parts/Machinery
376.0  733.3 1,189.4
Suku Cadang/Mesin
Fuel
724.2  1,160.3 1,741.7
Bahan Bakar
Coal
3,747.2  4,578,9 6,592.6
Batu Bara
Construction Material
221.6  1,253,0 1.308,3
Material Konstruksi
Others
1,058.3  1,389.1 1,052.9
Lainnya
Total NonLocal Procurement
9,041.6  13,408.5 18,216.5
Total Pengadaan Non Lokal
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 195
Page 197
Procurement
2023 2024 2025
Pengadaan
Import Procurement | Pengadaan Impor
Parts/Machinery
N/A 13.7 129,9
Suku Cadang/Mesin
Coal
N/A 344.7 302,6
Batu Bara
Construction Material
N/A - 4,5
Material Konstruksi
Others
N/A 15,955.5 20,735.1
Lainnya
Total Import Procurement
1.802,6 16,313.9 21,172.4
Total Pengadaan Impor
Environmental Managament for Sustainable Operations
Pengelolaan Lingkungan untuk Operasi Berkelanjutan
Energy Consumption (GJ) [GRI 302-1,302-2, 14.1.2, 14.1.3][SASB EM-MM-130a.1]
Konsumsi Energi (GJ)
Energy Type Source
2023 (GJ) 2024 (GJ) 2025 (GJ)
Jenis Energi Sumber
Biosolar 1,908,383 2,253,945 3,192,015
Gasoline
1,792 11,116 15,847
Bensin
Coal
53,489,037 60,116,443 57,965,852
Batubara
Fossil Energy
Semicoke 9,714,867 12,805,285 20,681,376
Coke Oven Gas
5,843,108 14,129,071 25,183,532
Gas Tungku Kokas
LPG 1,708 4,616 5,640
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 196
Page 198
Energy Type Source
2023 (GJ) 2024 (GJ) 2025 (GJ)
Jenis Energi Sumber
Subtotal Fossil Energy | Subtotal Energi Fosil 70,958,894 89,320,477 107,044,262
Renewable and
Other Renewables
Alternative Energy
Energi Terbarukan 4,278,978 5,648,283 11,640,263
Energi Terbarukan dan
Lainnya
Alternatif
Biosolar 1,007,632 1,213,663 2,091,593
Subtotal Renewable Energy | Subtotal EBT 5,286,610 6,861,946 13,731,855
Electricity Electricity Provider
2,708 3,296 12,415,537
Listrik Penyedia Listrik
Total Energy Consumption
76,248,212 96,185,720 133,191,654
Total Konsumsi Energi
Notes: the scope of data includes PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT KPS, PT HPL, Catatan: cakupan data meliputi PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT KPS, PT HPL,
and PT ONC. During the reporting period, the Company did not record any material energy dan PT ONC. Selama periode pelaporan, Perseroan tidak mencatat konsumsi energi
consumption outside the organization as defined under GRI 302-2. material di luar organisasi sebagaimana didefinisikan dalam GRI 302-2
Energy Intensity per Product (GJ/t) [GRI 302-3, 14.1.4]
Intensitas Energi per Produk (GJ/t)
Product
2023 2024 2025
Produk
Laterite Ore (GJ/tLaterite)
0.13 0.08 0.08
Bijih Lateril
MHP (GJ/tMHP) 29.60 33.80 24.76
Ferronickel (GJ/tFeNi)
76.52 81.52 72.62
Feronikel
Notes: the calculation includes fossil energy and NRE of energy consumption Catatan: perhitungan mencakup energi fosil dan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam
konsumsi energi
Emission Intensity per Product (tCO2e/t Ni Content) [GRI 305-4, 14.1.8]
Intensitas Emisi per Produk (tCO2e/t Kandungan Ni)
Product
2023 2024 2025
Produk
Laterite Ore
0.46 0.51 0.43
Bijih Lateril
MHP 13.36 13.06 11.72
Ferronickel
63.38 64.07 65.88
Feronikel
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 197
Page 199
Air Emissions Exceeding Regulatory Limits (mg/Nm3) [POJK-F.11][GRI 305-7, 14.3.2]
Insiden Emisi Udara yang Melampaui Batas Regulasi (mg/Nm3)
Emission Quality Standards (mg/Nm3) | Baku Mutu Emisi (mg/Nm3) 2025
Generator Set Stationary Sources
Pembangkit Listrik Tenaga Dalam Sumber Tidak Bergerak
Emission Coal-Fired Number of
Type Power Other
Mineral Ore Incidents
Jenis Plant Capacity Nickel Ore
Capacity Capacity (times)
Emisi Pembangkit Kapasitas Processing
Kapasitas Kapasitas Processing Jumlah
Listrik 1001-3000 Pengolahan
101–500 KW 501-1000 KW Pengolahan Bijih Nikel Insiden
Tenaga KW Bijih Mineral
Batubara (kali)
Lain
Oil Oil Oil
Gas Gas Gas Furnace Dryer Klin Acid Plant
Minyak Minyak Minyak
Sulfur
dioxide
(SO2)
550 n/a n/a 160 150 150 60 700 700 800 800 0
Sulfur
dioksida
(SO2)
Nitrogen
oxides
(NOx)
550 3,400 300 1,850 300 2,300 285 800 800 800 1000 0
Nitrogen
oksida
(NOx)
Particulate
matter
100 n/a n/a 95 n/a 90 n/a 150 150 250 350 0
Materi
partikulat
Mercury
(Hg)
0.03 n/a n/a n/a n/a n/a n/a n/a n/a n/a 5 0
Merkuri
(Hg)
Water Withdrawal (ML) [GRI 303-3, 14.7.4][SASB EM-MM-140a.1]
Pengambilan Air (ML)
2025
Water Source | Sumber Air 2024 Assured
Surface water for domestic use and nickel processing
41,169 58,398
Air permukaan untuk penggunaan domestik dan pengolahan nikel
Seawater for domestic use and nickel processing
17,223 3,257
Air laut untuk penggunaan domestik dan pengolahan nikel
Seawater for power plant cooling process
770,679 847,400
Air laut untuk proses pendinginan pembangkit listrik
Rainwater
38,764 61,324
Air hujan
Total 867,835 970,379
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 198
Page 200
Water Consumption (ML) [GRI 303-5, 14.7.6] [SASB EM-MM-140a.1]
Penggunaan Air (ML)
2025
Use Category
2024 Assured
Kategori Penggunaan
Domestic use and nickel processing
30,516 19,069
Penggunaan domestik dan pengolahan nikel
Power plant cooling processes*
77,068 282,073
Proses pendinginan pembangkit listrik*
Total 107,584 301,142
*The approach for calculating water withdrawal and discharge in the power plant cooling *Pendekatan untuk menghitung penarikan dan pembuangan air pada proses pendinginan
process has been updated. Previously, water consumption was estimated as 10% of total pembangkit listrik telah diperbarui. Sebelumnya, konsumsi air diperkirakan sebesar 10%
withdrawal to account for evaporation. For the 2025 reporting period, water withdrawal is dari total penarikan untuk mengakomodasi penguapan. Untuk periode pelaporan 2025,
calculated using design capacity and service hours instead of evaporation estimates. penarikan air dihitung berdasarkan kapasitas desain dan jam operasional, menggantikan
estimasi penguapan.
Recycled/Reused Water (ML)
Air Daur Ulang/Digunakan Kembali (ML)
Water Resource
2024 2025
Sumber Air
Recycled/Reused
10,094.8 10,718
Daur ulang/digunakan kembali
Notes: there was a reclassification of reuse categories in 2024. Catatan: terdapat reklasifikasi kategori penggunaan kembali air pada tahun 2024.
*Reused water refers to water that has been used and subsequently utilized again for the *Air yang digunakan kembali mengacu pada air yang telah digunakan dan selanjutnya
same function without significant treatment or change in its primary use. dimanfaatkan kembali untuk fungsi yang sama tanpa pengolahan signifikan atau perubahan
pada penggunaan utamanya.
Water Discharge by Destination and Type (ML) [GRI 303-4,14.7.5]
Pelepasan Air Menurut Tujuan dan Tipe (ML)
2025
Discharge Type | Jenis Pembuangan 2024 Assured
Surface water from rainwater runoff and domestic use
Air permukaan dari limpasan air hujan dan penggunaan 7,306 11,891
domestik
Seawater from rainwater runoff and domestic use
31,662 45,580
Air laut dari limpasan air hujan dan penggunaan domestik
Seawater from nickel processing
27,673 46,439
Air laut dari pengolahan nikel
Seawater from power plant cooling processes
693,611 565,327
Air laut dari proses pendinginan pembangkit listrik
Total 760,252 669,237
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 199
Page 201
Waste Generation by Type (Tons)[POJK-F.13][GRI 306-1, 306-3, 14.5.2, 14.5.4][SASB EM-MM-150a.6, EM-MM-150a.7]
Timbulan Limbah Berdasarkan Jenis (Ton)
Waste Type 2025*
2023 2024
Jenis Limbah Assured
Hazardous – dry tailings[SASB EM-MM-4.150a.5]
7,496,050 7,803,318 6,537,596
Berbahaya - tailing kering
Hazardous – slurry tailings[SASB EM-MM-4.150a.5]
- 18,120,205 34,299,077
Berbahaya - tailing basah
Hazardous – others
811 2,795 3,530
Berbahaya - lainnya
Non-hazardous – slag, FABA, domestic
4,719,700 6,115,682 10,664,178
Tidak berbahaya - slag, FABA, domestik
Non-hazardous – overburden[SASB EM-MM-4.150a.6]
23,091,620 32,978,533 24,775,753
Tidak berbahaya – tanah penutup
Total 35,308,181 65,020,533 76,280,134
Note: the data scope for reporting period 2025 includes PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT Catatan: cakupan data tahun 2025 mencakup PT TBP, PT GPS, PT GTS, PT MSP, PT HJF, PT
HJF, PT KPS, PT HPL, and PT ONC KPS, PT HPL, dan PT ONC
Trees Planted for Revegetation by Type (Number) [GRI 101-1, 14.4.2]
Pohon yang ditanam untuk revegetasi berdasarkan jenis (Jumlah)
Tree Species Type
2023 2024 2025
Jenis Spesies Pohon
Pioneer | Perintis 2,453 9,775 25,200
Local | Lokal 2,191 6,127 11,546
Multipurpose | Serbaguna 260 6,968 874
Others | Lainnya 553 0 0
Total 5,457 22,870 37,620
Notes: Catatan:
The table presents cumulative data from PT TBP, PT GPS, and PT GTS. Tabel mencakup data dari PT TBP, PT GPS, dan PT GTS secara kumulatif.
1. Pioneer species refer to fast-growing plants used for land preparation. 1. Spesies Perintis adalah tumbuhan dengan jenis cepat tumbuh yang digunakan untuk
2. Local species refer to native plants that support ecosystem restoration. persiapan dan stabilisasi lahan.
3. Multipurpose species refer to plants with multiple potential uses, such as timber, wildlife 2. Spesies Lokal adalah tumbuhan asli/lokal yang mendukung pemulihan ekosistem.
feed, fruit, and others. 3. Serbaguna adalah tumbuhan yang berpotensi memiliki fungsi banyak seperti kayu, pakan
satwa, buah, dan lain-lain.
Land Reclamation Costs (Rp Billion)
Biaya Reklamasi Lahan (Rp Miliar)
Costs
2023 2024 2025
Biaya
Reclamation
3.885 7.439 28.214
Reklamasi
Notes: Catatan:
Reclamation costs consist of: Biaya reklamasi terdiri dari:
- Land Use Costs - Biaya Penatagunaan Lahan
- Revegetation Costs - Biaya Revegetasi
- Mine Water Prevention and Control Costs - Biaya Pencegahan dan Penanggulangan Air Tambang
- Civil works costs according to the designation of post-mining land or other forms of - Biaya pekerjaan sipil sesuai peruntukan lahan pascatambang atau program reklamasi
reclamation programs. bentuk lain
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 200
Page 202
River Basin Reforestation Program (DAS)
Program Reboisasi Daerah Aliran Sungai (DAS)
Description Unit
Item 2023 2024 2025
Deskripsi Satuan
Managed Areas Total area managed during the reporting year
Area yang Total area yang dikelola pada tahun yang Ha 4,908.67 2,489.24 2,198.35
dikelola bersangkutan
Total number of seedlings planted during the
Seeds Planted Number
reporting year
Bibit yang Jumlah 1,075,644 636,375 502,215
Total jumlah bibit yang ditanam pada tahun yang
ditanam
bersangkutan
Watershed
Total area handed over during the reporting year
Handover
Total area yang diserahkan pada tahun yang Ha 475.35 607 2,592.92
Penyerahan
bersangkutan
DAS
Notes:
1. Managed areas: Total area managed during the reporting year
2. Seed planted: Total number of seedlings planted during the reporting year
3. Watershed Handover: Total area handed over the reporting year
Total Area and Percentage of Protected Area [SASB EM-MM-160a.3]
Total Luas dan Persentase Area yang Dilindungi
Description Unit
2023 2024 2025
Deskripsi Satuan
Number of mangrove seedlings planted Seeds
31,470 3,775 8,465
Jumlah bibit Mangrove yang ditanam Bibit
Artificial reef
Unit 1,086 175 664
Terumbu buatan
Coastal and Marine Ecosystem Restoration Initiative Costs
Restorasi Ekosistem Pesisir dan Laut Biaya Inisiatif
Description
2023 2024 2025
Deskripsi
Total cost for procuring mangrove seedlings in the relevant year
Total biaya untuk pengadaan bibit Mangrove pada tahun 270,000,000 175,000,000 175,000,000
bersangkutan
Total cost for the creation of artificial reefs in the current year
380,100,000 61,250,000 232,400,000
Total biaya untuk pembuatan artificial reef tahun bersangkutan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 201
Page 203
Managing Our Human Resource Responsibly
Mengelola Sumber Daya Manusia Secara Bertanggung Jawab
Total of New Employees [GRI 401-1, 14.17.3]
Jumlah Karyawan Baru
Indicator
2023 2024 2025
Indikator
Total 7,283 7,878 9,023
New Employees by Gender | Karyawan Baru berdasarkan Gender
Male
6,778 7,450 8,539
Laki-Laki
Female
505 428 488
Perempuan
New Employees by Age | Karyawan Baru berdasarkan Usia
< 30 Yeas
4,450 5,158 6,550
< 30 Tahun
30-50 Years
2,805 2,704 2,460
30-50 Tahun
> 50 Years
28 16 13
> 50 Tahun
New Employees by Origin | Karyawan Baru berdasarkan Asal Pekerja
Local Employees
2,093 3,023 4,594
Tenaga Kerja Lokal
Non-Local Employees
3,814 4,161 4,241
Tenaga Kerja Nonlokal
Foreign Employees
1,376 694 188
Tenaga Kerja Asing
New Employees by Position | Karyawan Baru berdasarkan Jabatan
Director
1 0 0
Direktur
General Manager
8 7 2
Manajer Umum
Manager
21 17 10
Manajer
Superintendent
44 61 42
Superintenden
Supervisor 1,133 265 147
Staff 944 1,376 976
Non-Staff 5,132 6,152 7,846
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 202
Page 204
Employee Composition Overview [POJK-C.3][GRI 2-7, 405-1, 14.21.5][SASB EM-MM-000.B]
Gambaran Umum Komposisi Karyawan
Category
2023 2024 2025
Kategori
Total Employees
18,951 23,443 26,529
Total Karyawan
Local Employees
7,012 8,640 10,621
Karyawan Lokal
Non-Local Employees
9,143 11,536 12,710
Karyawan Nonlokal
Foreign Workers
2,796 3,267 3,198
Tenaga Kerja Asing
Proportion of Females
7.12% 6.85% 6.5%
Proporsi Perempuan
Proportion of Male
92.88% 93.15% 93.5%
Proporsi Laki-laki
Note: Catatan:
Local Employees: Indonesian citizens recruited from the surrounding community Operational Karyawan Lokal: WNI yang direkrut dari masyarakat di sekitar wilayah operasional
Non-Local Employees: Indonesian citizens recruited outside the operational area Karyawan Non-Lokal: WNI yang direkrut di luar wilayah operasional
Foreign Workers: Foreign nationals employed in specific functions in accordance with Tenaga Kerja Asing: WNA yang dipekerjakan pada fungsi tertentu sesuai dengan ketentuan
applicable laws and regulations perundang-undangan yang berlaku
Employee Composition by Age [POJK-C.3][GRI 2-7, 405-1, 14.21.5]
Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia
Age
2023 2024 2025
Usia
> 50 Years
322 398 477
> 50 Tahun
Female
12 12 15
Perempuan
Male
310 386 462
Laki-Laki
30-50 Years
8,508 10,698 12,065
30-50 Tahun
Female
404 475 516
Perempuan
Male
8,104 10.223 11,549
Laki-Laki
< 30 Years
10,121 12,347 13,987
< 30 tahun
Female
935 1,118 1,198
Perempuan
Male
9,186 11,229 12,789
Laki-Laki
Total 18,951 23,443 26,529
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 203
Page 205
Employee Composition by Entity [GRI 2-7]
Komposisi Karyawan berdasarkan Entitas
Entity
2023 2024 2025
Entitas
PT HPL 6,969 5,199 4,263
PT HJF 6,240 6,258 5,507
PT MSP 2,358 2,323 2,377
PT TBP 2,517 2,591 2,568
PT GPS 867 968 1,053
PT JMP - 24 41
PT GTS - 223 984
PT KPS - 2,818 6,699
PT ONC - 2,103 2,174
PT DCM - 480 745
PT OAM - - 3
PT CKM - - 115
Total 18,951 23,443 26,529
Gender distribution by employee category in 2025[POJK-C.3][GRI 2-7, 2-8, 405-1, 14.21.5]
Distribusi gender berdasarkan kategori karyawan tahun 2025
Position Male Female
Jabatan Laki-laki Perempuan
Director
15 2
Direktur
General Manager
32 3
Manajer Umum
Manager
112 17
Manajer
Superintendent
269 50
Superintenden
Supervisor 1,576 203
Staff 4,920 1,093
Non-Staff 17,876 361
Note: Catatan:
The non-staff category includes field operational employees such as contract construction Kategori non-staf termasuk karyawan operasional di lapangan seperti pekerja konstruksi
workers. kontrak. Kategori staf adalah karyawan yang bekerja di kantor dan fungsi administrasi.
The staff category includes employees working in office and administrative functions.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 204
Page 206
Employee Composition by Position [POJK-C.3][GRI 2-7, 2-8]
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jabatan
Position
2023 2024 2025
Jabatan
Director
6 17 17
Direktur
General Manager
27 34 35
Manajer Umum
Manager
112 124 129
Manajer
Superintendent
249 297 319
Superintenden
Supervisor 2,597 1,679 1,779
Staff 3,345 5,789 6,013
Non-Staff 12,615 15,503 18,237
Total 18,951 23,443 26,529
Note: Non-staff includes field operations workers and contract construction workers. Catatan: Non-staff adalah pekerja operasional lapangan dan pekerja konstruksi kontrak.
Employee Composition by Employment Status [POJK-C.3][GRI 2-7, 2-8]
Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kerja
Employment Status
2023 2024 2025
Status Kerja
Permanent Employees
5,421 8,855 11,858
Karyawan Tetap
Female
669 965 1,134
Perempuan
Male
4,752 7,890 10,724
Laki-Laki
Non Permanent Employees
13,530 14,588 14,671
Karyawan Tidak Permanen
Female
682 640 595
Perempuan
Male
12,848 13,948 14,076
Laki-Laki
Total 18,951 23,443 26,529
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 205
Page 207
Employee Distribution by Placement Location [GRI 2-7]
Distribusi Karyawan Berdasarkan Lokasi Penempatan
Placement Location | Lokasi Penempatan 2023 2024 2025
North Maluku
- 22,576 25,651
Maluku Utara
Jakarta - 867 878
Total 18,951 23,443 26,529
Entry-Level Employee Salary by Location and Gender in 2025 [POJK-F.20][GRI 202-1, 405-2, 14.17.2, 14.21.6]
Gaji Karyawan Pemula menurut Lokasi dan Gender Tahun 2025
Provincial Lowest Basic
Ratio of Basic Salary to Minimum Wage
Minimum Wage Salary (IDR/
Rasio Gaji Pokok Terendah dengan UMR
(IDR/month)* month)
Location Gender Upah Minimum Gaji Pokok
Lokasi Jenis Kelamin 2025
Regional (Rp/ Terendah (Rp/
bulan)* bulan) 2023 2024 Assured
Assured Assured
Site (Obi island, Male
North Maluku) 3,408,000 3,420,600 1.09 1.01 1.00
Laki-Laki
Lapangan
(Pulau Obi, Female
3,408,000 3,420,600 1.09 1.01 1.00
Maluku Utara) Perempuan
Male
5,396,761 5,406,800 1.01 1.00 1.00
Head Office Laki-Laki
(Jakarta)
Kantor Pusat
No female
(Jakarta) Female
5,396,761 5,400,000 entry-level 1.02 1.00
Perempuan
employees
*Site: based on Maluku Utara Governor Decree No. 626/KPTS/MU/2024 regarding Provincial *Lapangan: berdasarkan Keputusan Gubernur Maluku Utara No. 626/KPTS/MU/2024 tentang
Minimum Wage, Head Office: based on DKI Jakarta Governor Decree No. 829/2024 regarding Upah Minimum Provinsi, Kantor Pusat: berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta No.
Provincial Minimum Wage. 829/2024 tentang Upah Minimum Provinsi.
Parental Leave [GRI 401-3, 14.17.5, 14.21.3]
Cuti Orang Tua
Description | Deskripsi Male | Laki-laki Female | Perempuan
Employees entitled to Parental Leave
9,176 162
Karyawan berhak atas Cuti Orang tua
Employees taking Parental Leave
391 22
Karyawan mengambil Cuti Orang tua
Return to Work after Parental Leave
391 22
Kembali bekerja setelah Cuti Orang tua
Still working after 12 months
176 11
Masih bekerja setelah 12 bulan
Return to Work Rate (%) 100% 100%
Retention Rate 12 bulan (%) 45% 50%
Note: The return to work rate is measured by comparing the number of employees returning Catatan: Tingkat kembali bekerja diukur berdasarkan perbandingan antara jumlah karyawan
to work to those taking maternity/parental leave. The 12-Month Retention Rate indicates the yang kembali aktif bekerja dengan mereka yang mengambil cuti melahirkan/orang tua.
proportion of employees who remain with the Company for a full year after the leave period Sementara itu, Tingkat Retensi 12 Bulan menunjukkan proporsi karyawan yang tetap
ends. berkarir di Perseroan selama setahun penuh setelah masa cuti tersebut berakhir.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 206
Page 208
Number of Training Participants
Jumlah Peserta Pelatihan
Employee Category | Kategori Karyawan Female | Perempuan Male | Laki-laki
Director | Direktur 15 2
General Manager | Manajer Umum 32 3
Manager | Manajer 112 17
Superintendent | Superintenden 269 50
Supervisor 1,576 203
Staff 4,920 1,093
Non-Staff 17,876 361
Total Training Hours
Total Jam Pelatihan
Employee Category | Kategori Karyawan Female | Perempuan Male | Laki-laki
Director | Direktur 0 0
General Manager | Manajer Umum 64 0
Manager | Manajer 158 0
Superintendent | Superintenden 2,243 48
Supervisor 6,657 536
Staff 26,316 4,663
Non-Staff 102,442 985
Average Training Hours per Employee [GRI 404-1, 14.17.7, 14.21.4]
Rata-Rata Jam Pelatihan per Karyawan
Employee Category | Kategori Karyawan Female | Perempuan Male | Laki-laki
Director | Direktur 0.00 0.00
General Manager | Manajer Umum 2.00 0.00
Manager | Manajer 1.4 0.00
Superintendent | Superintenden 8.3 1
Supervisor 4.2 2.6
Staff 5.3 4.3
Non-Staff 5.7 2.7
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 207
Page 209
Employees Receiving Performance Reviews by gender and employee category in 2025 [GRI 404-3]
Jumlah Karyawan Menjalani Penilaian Kinerja berdasarkan Gender dan Kategori di 2025
Employee Category | Kategori Karyawan Female | Perempuan Male | Laki-laki
Director | Direktur 2 14
General Manager | Manajer Umum 3 33
Manager | Manajer 16 98
Superintendent | Superintenden 48 273
Supervisor 201 1,567
Staff 1,031 4,756
Non-Staff 292 15,016
Total 1,593 21,757
Percentage of total employees reviewed
92% 88%
Persentase Total Karyawan yang telah direview
The number of Voluntary Resignation [GRI 401-1, 14.17.3]
Jumlah Karyawan Keluar (Pengunduran Diri Sukarela)
Indicator
2023 2024 2025
Indikator
Total 3,371 3,230 3,399
Voluntary Resignation by Gender | Karyawan Keluar berdasarkan Gender
Male
3,181 2,964 3,092
Laki-Laki
Female
190 266 307
Perempuan
Voluntary Resignation by Age Group | Karyawan Keluar berdasarkan Usia
< 30 Yeas
2,053 1,759 1,844
< 30 Tahun
30-50 Years
1,271 1,400 1,518
30-50 Tahun
> 50 Years
47 71 37
> 50 Tahun
Voluntary Resignation by Employee Origin | Karyawan Keluar berdasarkan Asal Pekerja
Local Employees
1,315 962 930
Tenaga Kerja Lokal
Non-Local Employees
1,741 1,515 1,901
Tenaga Kerja Nonlokal
Foreign Employees
315 753 568
Tenaga Kerja Asing
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 208
Page 210
Indicator
2023 2024 2025
Indikator
Voluntary Resignation by Job Level | Karyawan Keluar berdasarkan Jabatan
Director
0 0 3
Direktur
General Manager
0 2 2
Manajer Umum
Manager
0 15 12
Manajer
Superintendent
0 42 37
Superintenden
Supervisor 0 338 229
Staff 0 935 934
Non-Staff 0 1,898 2,180
Employee Turnover Rate [GRI 401-1, 14.17.3]
Tingkat Pergantian Karyawan
Description
2023 2024 2025
Deskripsi
Total 18% 14% 13%
Turnover by Gender | Pergantian Karyawan berdasarkan Gender
Male
14% 17% 18%
Laki-Laki
Female
18% 14% 12%
Perempuan
Turnover by Age Group | Pergantian Karyawan berdasarkan Usia
< 30 Yeas
19% 11% 9%
< 30 Tahun
30-50 Years
19% 13% 15%
30-50 Tahun
> 50 Years
11% 23% 18%
> 50 Tahun
Turnover by Employee Origin | Pergantian Karyawan berdasarkan Asal Pekerja
Local Employees
20% 14% 13%
Tenaga Kerja Lokal
Non-Local Employees
15% 13% 13%
Tenaga Kerja Nonlokal
Foreign Employees
15% 18% 8%
Tenaga Kerja Asing
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 209
Page 211
Description
2023 2024 2025
Deskripsi
Turnover by Job Level | Pergantian Karyawan berdasarkan Jabatan
Director
0% 0% 18%
Direktur
General Manager
0% 6% 11%
Manajer Umum
Manager
0% 12% 9%
Manajer
Superintendent
0% 14% 12%
Superintenden
Supervisor 0% 20% 13%
Staff 0% 16% 16%
Non-Staff 0% 12% 12%
Workers Covered by an Occupational Health and Safety Management System & Critical Incident Management
[GRI 403-8, 14.16.9]
Jumlah Pekerja yang Dicakup oleh Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan kerja & Manajemen
Insiden Kritis
Description
2023 2024 2025
Deskripsi
Employees & Workers covered by OHS MS
14,154 26,766 26,529
Karyawan & Pekerja yang dicakup oleh SMK3
Non-employees covered by OHS MS
3,145 17,515 10,115
Non-karyawan yang dicakup oleh SMK3
Occupational Health and Safety Performance Indicators – Employee [GRI 403-9, 403-10, 14.16.10, 14.16.11][SASB EM-MM-320a.1]
Indikator Kinerja Kesehatan dan Keselamatan Kerja - Karyawan
Description
Unit 2023 2024 2025
Deskripsi
Property Damage Number
349 488 463
Kerugian Properti Jumlah
First Aid Cases
Rate
Kasus Pertolongan 454 331 438
Tingkat
Pertama
Morbidity Rate
0.283 0.234 0.290
Morbiditas Tingkat
Number
81 46 845
Jumlah
Near Miss
Rate
1.539 0.571 11.596
Tingkat
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 210
Page 212
Description
Unit 2023 2024 2025
Deskripsi
Number
2 0 4
Fatality Jumlah
Fatalitas Rate
0.038 0 0.055
Tingkat
Total Recordable Injury Number
Frequency Rate (TRIFR) 2 185 Assured 157
Jumlah
Tingkat Frekuensi Cedera
Tercatat (TRIFR)
Rate
0.038 2.29 Assured 2.15
Tingkat
Lost Days due to Work- Days
12,395 0 24,007
Related Injuries Hari
Hari Hilang akibat cedera Rate
akibat kerja 235.519 0 329
Tingkat
Lost Time Injuries (High-
impact work injuries Number
4 1 1
excluding fatalities) Jumlah
Cedera Waktu Hilang
(Cedera akibat kerja Rate
berdampak tinggi, tidak 0.07 0.01 0.01
Tingkat
termasuk fatalitas)
Man Hour Hours
52,628,476 80,621,142 Assured 72,870,090
Jam Kerja Jam
Notes: PT TBP uses ratio calculations based on 1,000,000 working hours, while non-mining Catatan: PT TBP menggunakan perhitungan rasio berdasarkan 1.000.000 jam kerja,
business units apply a different calculation method, namely using estimated working hours. sedangkan untuk unit bisnis non-pertambangan terdapat perbedaan metode perhitungan,
yaitu menggunakan estimasi jam kerja.
Occupational Health and Safety Performance Indicators – Contractors [GRI 403-9, 403-10, 14.16.10, 14.16.11][SASB EM-MM-320a.1]
Indikator Kinerja Kesehatan dan Keselamatan Kerja - Kontraktor
Indicator
Unit 2023 2024 2025
Indikator
Property Damage Number
125 122 103
Kerugian Properti Jumlah
First Aid Cases
Rate
Kasus Pertolongan 187 242 212
Tingkat
Pertama
Morbidity Rate
0.163 0.155 0.100
Morbiditas Tingkat
Number
25 58 200
Jumlah
Near Miss
Rate
1.041 1.268 5.734
Tingkat
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 211
Page 213
Description
Unit 2023 2024 2025
Deskripsi
Number
0 0 0
Fatality Jumlah
Fatalitas Rate
0 0 0
Tingkat
Total Recordable Injury Number
Frequency Rate (TRIFR) 0 234 Assured 165
Jumlah
Tingkat Frekuensi Cedera
Tercatat (TRIFR) Rate
0 5.12 Assured 4.73
Tingkat
Lost Days due to Work- Days
0 0 0
Related Injuries Hari
Hari Hilang akibat cedera Rate
akibat kerja 0 0 0
Tingkat
Lost Time Injuries (High-
impact work injuries Number
0 0 0
excluding fatalities) Jumlah
Cedera Waktu Hilang
(Cedera akibat kerja Rate
berdampak tinggi, tidak 0 0 0
Tingkat
termasuk fatalitas)
Man Hour Hours
24,010,809 45,728,452 Assured 34,882,432
Jam Kerja Jam
Notes: PT TBP uses ratio calculations based on 1,000,000 working hours, while non-mining Catatan: PT TBP menggunakan perhitungan rasio berdasarkan 1.000.000 jam kerja,
business units apply a different calculation method, namely using estimated working hours. sedangkan untuk unit bisnis non-pertambangan terdapat perbedaan metode perhitungan,
yaitu menggunakan estimasi jam kerja.
Social Impact and Rights Management
Pengelolaan Dampak Sosial Hak Masyarakat
Year
2023 2024 2025
Tahun
Total Programs (Number)
92 110 119
Total Program (Jumlah)
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 212
Page 214
Governance and Business Ethics
Tata Kelola dan Etika Bisnis
Participant from
Date Organizer the Board Role
No Program
Tanggal Penyelenggara Peserta dari Peran
Direksi
1 11 January MLD (Managerial Leadership Harita Nickel Tonny H. Gultom Participant
2025 & 18 Development) Program with Peserta
January 2025 Quintave
11 Januari 2025
& 18 Januari
2025
2 22 January Macquarie Conference: 100 Days Macquarie Roy Arman Arfandy Speaker
2025 of New Indonesia Pembicara
22 Januari 2025
3 11 February Mandiri Investment Forum 2025 Bank Mandiri Suparsin Darmo Participant
2025 Liwan Peserta
11 Februari
2025
4 14 February JP Morgan 2025 Economic JP Morgan Suparsin Darmo Participant
2025 Outlook Liwan Peserta
14 Februari
2025
5 18–19 February Indonesia Economic Summit 202 Indonesian Business Suparsin Darmo Participant
2025 Council Liwan Peserta
18–19 Februari
2025
6 4 April 2025 US Reciprocal Tariff and its OCBC Bank Suparsin Darmo Participant
4 April 2025 Potential Implications Liwan Peserta
7 24 April 2025 Towards a More Responsible Ministry of Energy and Tonny H. Gultom Keynote
24 April 2025 Nickel Supply Chain to Support Mineral Resources Speaker
Indonesia’s Energy Transition Pembicara
Menuju Rantai Pasok Nikel yang Utama
Lebih Bertanggungjawab untuk
Mendukung Transisi Energi
Indonesia
8 21 May 2025 DBS Asian Insights Conference DBS Roy Arman Arfandy Participant
21 Mei 2025 2025: 8% and Beyond with Key Peserta
Thought Leaders
9 21 May 2025 Asian Insights Conference 2025 DBS Bank Suparsin Darmo Participant
21 Mei 2025 Liwan Peserta
10 2 June 2025 The Role of Professionals in Indonesian Nickel Miners Tonny H. Gultom Panelist
2 Juni 2025 Advancing Sustainable Practices Association (APNI) Panelis
in the Nickel Industry
11 4 June 2025 Indonesia Critical Minerals Shanghai Metals Market Tonny H. Gultom Panelist
4 Juni 2025 Conference & Expo 2025 – “How Panelis
to Jointly Achieve and Establish
a Sustainable Nickel-Cobalt
Industry”
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 213
Page 215
Participant from
Date Organizer the Board Role
No Program
Tanggal Penyelenggara Peserta dari Peran
Direksi
12 25 June 2025 Focus Group Discussion on the Indonesian Nickel Miners Tonny H. Gultom Panelist
25 Juni 2025 Development of ESG Standards Association (Perhapi) Panelis
for Indonesian Industry
FGD Penyusunan Standar ESG
Industri Indonesia
13 7 August 2025 The 4th Nickel Producers, Petromindo Roy Arman Arfandy Speaker
7 Agustus 2025 Processors, and Buyers Pembicara
Conference
14 27 August 2025 Citi Conference Citi Roy Arman Arfandy Participant
27 Agustus Peserta
2025
15 10 September Asia Pacific CFO and Treasurers JP Morgan Suparsin Darmo Participant
2025 Forum Liwan Peserta
10 September
2025
16 10 September CPI Forum 2025 Indonesian Mineral Tonny H. Gultom Keynote
2025 Reserves Committee Speaker
10 September (KCMI), Indonesian Pembicara
2025 Association of Geologists Utama
(IAGI) & Indonesian Mining
Professionals Association
(Perhapi)
17 17 October Development of Indonesian Directorate General of Tonny H. Gultom Member of
2025 National Standard (SNI) for Mineral and Coal, Ministry Technical
17 Oktober the Utilization of Nickel Slag of Energy and Mineral Committee
2025 as a Soil Amendment for Land Resources 13-05
Reclamation Anggota
Penyusunan SNI Pemanfaatan Komite Teknis
Slag Nickel sebagai Pembenah 13-05
Tanah Reklamasi
18 28 October Economic Outlook 2026 Bank Permata Suparsin Darmo Participant
2025 Liwan Peserta
28 Oktober
2025
19 19 November Leadership Insight Session on Harita Nickel Tonny H. Gultom Participant
2025 Media Landscape & Reputation Peserta
19 November with Tempo
2025
20 26 November Metal and Mining Forum DBS Bank Suparsin Darmo Participant
2025 Liwan Peserta
26 November
2025
21 4 December NRGI Indonesia Multi National Economic Council Roy Arman Arfandy Participant
2025 Stakeholder Discussion Forum (DEN) Peserta
4 Desember
2025
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 214
Page 216
POJK Index[POJK G.4]
Indeks POJK
The POJK index in this report is compiled based on: Indeks POJK dalam laporan ini disusun berdasarkan:
• Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 51/ • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 51/
POJK.03/2017 POJK.03/2017
• Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK) Num- • Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 16/
ber 16/SEOJK.04/2021 SEOJK.04/2021
Topic Location
Topik Lokasi
A. Sustainability Strategy | Strategi Keberlanjutan
Elaboration of Sustainability Strategy
A. 1. 35-38
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
B. Overview of Performance on Sustainability Aspects | Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Economic Aspects, covering at least:
B. 1. 4
Aspek Ekonomi, paling sedikit memuat:
a. Quantity of products or services sold;
a. Kuantitas produksi atau jasa yang dijual;
b. Revenue or sales;
b. Pendapatan atau penjualan;
c. Net profit or loss;
c. Laba atau rugi bersih;
d. Environmentally friendly products; and
d. Produk ramah lingkungan; dan
e. Engagement of local stakeholders on sustainable finance business process
e. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan Berkelanjutan
Environmental Aspects, covering at least:
B. 2. 5-6
Aspek Lingkungan Hidup, paling sedikit memuat:
a. Energy consumption;
a. Penggunaan energi;
b. Reduction of Emission produced;
b. Pengurangan emisi yang dihasilkan;
c. Reduction of waste and effluent; and
c. Pengurangan limbah dan efluen; dan
d. Biodiversity conservation.
d. Pelestarian keanekaragaman hayati.
Social Aspect
B. 3. 7-9
Aspek Sosial
C. Company Profile | Profil Perusahaan
Vision, Mission, and Sustainability Values
C.1. 19
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
Company Address
C.2. 18, 181
Alamat Perusahaan
Business Scale, covering at least: 18, 24, 26, 122,
C.3.
Skala Usaha, paling sedikit memuat: 203-205
a. Total assets or assets capitalization, and total liabilities
a. Total aset atau kapitalisasi aset dan total kewajiban;
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 215
Page 217
Topic Location
Topik Lokasi
b. Number of employees by gender, position, age, education and employment status
b. Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status
ketenagakerjaan;
c. Shareholders name and percentage of stock ownership; and
c. Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham; dan
d. Operational areas
d. Wilayah operasional.
Products, Services, and Business Activities
C.4. 20-22
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
Membership of Associations
C.5. 32
Keanggotaan pada Asosiasi
Significant Changes in Issuers and Public Companies
C.6. 29
Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
D. Elaboration Of Board Of Directors | Penjelasan Direksi
Elaboration of Board of Directors
D. 1. 10,13
Penjelasan Direksi
a. Policy to respond to challenges in fulfilling sustainability strategies
a. Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan
b. Implementation of sustainable finance
b. Penerapan Keuangan Berkelanjutan
c.Target achievement strategies
c. Strategi pencapaian target
E. Sustainability Governance | Tata Kelola Keberlanjutan
Person in Charge of Sustainable Finance Implementation
E. 1. 59
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Competency Development on Sustainable Finance
E. 2. 169
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
Risk Assessment on the Implementation of Sustainable Finance
E. 3. 50, 191
Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Relationship with Stakeholders
E. 4. 42, 172
Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan
Issues Regarding the Implementation of Sustainable Finance
E. 5. 46
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
F. Sustainability Performance | Kinerja Keberlanjutan
Activities to Building a Culture of Sustainability
F. 1. 19, 36-38
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
Economic Performance | Kinerja Ekonomi
Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financing or Investment
Targets, Revenue and Profit/Loss
F. 2. 25, 27-28
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan atau Investasi,
Pendapatan dan Laba Rugi
Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing or Investment Targets on
Financial Instruments or Projects that Align with Sustainable Finance
F. 3. 105
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan atau Investasi pada
Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 216
Page 218
Topic Location
Topik Lokasi
Environmental Performance | Kinerja Lingkungan Hidup
General Aspect | Aspek Umum
Environmental Costs
F. 4. 107, 116
Biaya Lingkungan Hidup
Material Aspect | Aspek Material
Consumption of Environmentally Friendly Materials 85, 99, 102-
F. 5.
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 103, 117
Energy Aspect | Aspek Energi
The Quantity and Intensity of Energy Consumed
F. 6. 77, 79
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
Efforts and Achievements in Energy Efficiency and the Use of Renewable Energy
F. 7. 83, 85-86
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
Water Aspect | Aspek Air
Water Consumption
F. 8. 90
Penggunaan Air
Biodiversity Aspect | Aspek Keanekaragaman Hayati
The Impact of Operational Areas that are Near or Located in Conservation Areas or Areas with
Biodiversity
F. 9. 110
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau
Memiliki Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Conservation Efforts
F. 10. 110
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
Emissions Aspect | Aspek Emisi
The Amount and Intensity of Emissions Produced by Type
F. 11. 79, 81-82, 198
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
Efforts and Achievements in Reducing Emission
F. 12. 83, 85-86
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
Waste and Effluent | Aspek Limbah Dan Efluen
The Amount of Waste and Effluent Produced by Type
F. 13. 92, 95-96, 200
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
Mechanism of Waste and Effluent Management
F. 14. 92, 95, 97
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
Spill That Occurs (if any)
F. 15. 98
Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
Environmental Complaint Aspect | Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Number and Content of Environmental Complaint Received and Resolved
F. 16. 63-64, 194
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
Social Performance | Kinerja Sosial
Commitment to Provide Equal Products and/or Services to Consumers
F. 17. Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada 25
Konsumen
Employment Aspect | Aspek Ketenagakerjaan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 217
Page 219
Topic Location
Topik Lokasi
Equal Employment Opportunity
F. 18. 120-121
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
Child Labor and Forced Labor
F. 19. 121
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
Regional Minimum Wage
F. 20. 126-127, 206
Upah Minimum Regional
Safe and Healthy Working Environment
F. 21. 135
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
Employee Training and Development
F. 22. 130-131
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
Community Aspect | Aspek Masyarakat
Operational Impacts on Local Communities
F. 23. 147
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
Community Complaints
F. 24. 63-64, 194
Pengaduan Masyarakat
Corporate Social Responsibility (CSR)
F. 25. 151-152
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
Responsibility For Sustainable Products/ Services | Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa
Berkelanjutan
Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
F. 26. 21
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
Products/Services that Have Been Evaluated for Customer Safety
F. 27. 25-26
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
Product/Service Impacts
F. 28. 46
Dampak Produk/Jasa
Number of Products Recalled
F. 29. 25-26
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
Customer Satisfaction Surveys for Sustainable Financial Products/Services
F. 30. 25-26
Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
G. Others | Lain-lain
Written Verification by an Independent Party (if any)
G. 1. 177
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
Feedback Form
G. 2. 181
Lembar Umpan Balik
Response to Feedback on the Previous Year’s Sustainability Report
G. 3. 181
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
List of Disclosures in Accordance with the Financial Services Authority Regulation Number 51/
POJK.03/2017 concerning The Implementation of Sustainable Finance for Financial Services
Institutions, Issuers And Public Company
G. 4. 175, 215
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,Emiten, dan
Perusahaan Publik
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 218
Page 220
GRI Index
Indeks GRI
PT Trimegah Bangun Persada Tbk has reported the information cited in this GRI content index for
Statement of use the period January 1 to December 31, 2025 in accordance with the GRI Standards.
Pernyataan penggunaan PT Trimegah Bangun Persada Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks konten
GRI untuk periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025 dengan merujuk kepada Standar GRI.
GRI 1 used GRI 1: foundation 2021
GRI 1 yang digunakan GRI 1 Landasan 2021
Applicable GRI Sector
Standard(s) GRI 14: Mining Sector 2024
Standar Sektor GRI yang GRI 14: Sektor Pertambangan 2024
berlaku
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
GR1-2 General 2-1 Organizational details 18, 24
Disclosure 2021 2-1 Rincian organisasi
GRI 2: Pengung-
2-2 Entities included in the 176
kapan
organization’s sustainability
Umum 2021
reporting
2-2 Entitas yang dicantumkan dalam
pelaporan keberlanjutan organisasi
2-3 Reporting period, frequency and 175-176,
contact point 181
2-3 Periode, frekuensi, dan titik
kontak pelaporan
2-4 Restatements of information 176
2-4 Penyajian kembali informasi
2-5 External assurance 177
2-5 Penjaminan eksternal
2-6 Activities, value chain and other 18, 20-
business relationships 22, 24,
2-6 Kegiatan, rantai nilai dan 29
hubungan bisnis lain
2-7 Employees 122, 203-
2-7 Tenaga kerja 206
2-8 Workers who are not employees 122, 204-
2-8 Pekerja yang bukan pekerja 205
langsung
2-9 Governance structure and 168
composition
2-9 Struktur dan komposisi tata
kelola
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 219
Page 221
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
2-10 Nomination and selection of 170
the highest governance body
2-10 Pencalonan dan pemilihan
badan tata kelola tertinggi
2-11 Chair of the highest governance 168-169
body
2-11 Ketua badan tata kelola
tertinggi
2-12 Role of the highest governance 50, 59,
body in overseeing the management 171
of impacts
2-12 Peran badan tata kelola
tertinggi dalam mengawasi
manajemen dampak
2-13 Delegation of responsibility for 50, 59-
managing impacts 60,171
2-13 Delegasi tanggung jawab untuk
mengelola dampak
2-14 Role of the highest governance 44, 59,
body in sustainability reporting 175
2-14 Peran badan tata kelola
tertinggi dalam pelaporan
keberlanjutan
2-15 Conflicts of interest 174
2-15 Konflik kepentingan
2-16 Communication of critical 63-64
concerns
2-16 Komunikasi masalah penting
2-17 Collective knowledge of the 169
highest governance body
2-17 Pengetahuan kolektif badan
tata kelola tertinggi
2-18 Evaluation of the performance 170
of the highest governance body
2-18 Evaluasi kinerja badan tata
kelola tertinggi
2-19 Remuneration policies 126, 170
2-19 Kebijakan remunerasi
2-20 Process to determine 126, 170
remuneration
2-20 Proses untuk menentukan
remunerasi
2-21 Annual total compensation 170
ratio
2-21 Rasio kompensasi total
tahunan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 220
Page 222
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
2-22 Statement on sustainable 10, 13,
development strategy 29, 35-38
2-22 Pernyataan tentang strategi
pembangunan berkelanjutan
35, 61,
2-23 Policy commitments
67, 120,
2-23 Komitmen kebijakan
168
2-24 Embedding policy 31, 35,
commitments 37-38,
2-24 Menanamkan komitmen 62, 67,
kebijakan 120, 168
2-25 Processes to remediate
negative impacts
63-64
2-25 Proses untuk memperbaiki
dampak negatif
2-26 Mechanisms for seeking advice
and raising concerns
2-26 Mekanisme untuk mencari 63-64
nasihat dan mengemukakan
masalah
2-27 Compliance with laws and
regulations
39, 175
2-27 Kepatuhan terhadap hukum
dan peraturan
2-28 Membership associations
32
2-28 Asosiasi keanggotaan
2-29 Approach to stakeholder
42, 44,
engagement
63-64,
2-29 Pendekatan untuk keterlibatan
148, 153
pemangku kepentingan
2-30 Collective bargaining
agreements 133
2-30 Perjanjian perundingan kolektif
GRI 3: Material 3-1 Process to determine material
Topics 2021 topics
44
GRI 3: Topik 3-1 Proses untuk menentukan topik
Material 2021 material
3-2 List of material topics
46, 178
3-2 Daftar topik material
27, 61,
67, 76,
89, 95,
3-3 Management of Material Topics 100, 105,
3-3 Manajemen Topik Material 110, 119,
121, 135,
147, 149,
156, 173
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 221
Page 223
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
GRI 101: Biodi- 101-1 Policies to halt and reverse
versity 2024 biodiversity loss
GRI 101: Keane- 101-1 Kebijakan untuk 106, 110,
14.4.2
karagaman menghentikan 200
Hayati 2024 dan mengembalikan hilangnya
keanekaragaman hayati
101-2 Management of Biodiversity
108-110,
Impacts
114, 116- 14.4.3
101-2 Manajemen dampak
117
keanekaragaman hayati
101-3 Access and Benefit Sharing All disclosures Information not As a mining company,
101-3 Akses dan berbagi manfaat Seluruh relevant Harita Nickel does
pengungkapan Informasi tidak not utilize genetic
relevan resources or traditional
knowledge in its
operational activities;
therefore, this indicator
is not relevant to the
Company.
Sebagai perusahaan
pertambangan,
Harita Nickel tidak
memanfaatkan sumber
daya genetik maupun
pengetahuan tradisional
dalam kegiatan
operasionalnya,
sehingga indikator
ini tidak relevan bagi
Perseroan.
101-4 Identification of biodiversity 110, 112- 14.4.4
impacts 113, 115
101-4 Identifikasi dampak
keanekaragaman hayati
101-5 Locations with biodiversity 110 14.4.5
impacts
101-5 Lokasi yang memiliki dampak
keanekaragaman hayati
101-6 Direct drivers of biodiversity 112 14.4.6
loss
101-6 Pemicu langsung hilangnya
keanekaragaman hayati
101-7 Changes to the state of 115 14.4.7
biodiversity
101-7 Perubahan kondisi
keanekaragaman hayati
101-8 Ecosystem services 110-111 14.4.8
101-8 Layanan ekosistem
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 222
Page 224
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
GRI 201: 201-1 Direct economic value 27-28 14.9.2
Economic generated and distributed 14.23.2
Performance 201-1 Nilai ekonomi langsung yang
2016 dihasilkan dan didistribusikan
GRI 201: Kinerja
201-2 Financial implications and 50, 191 14.2.2
Ekonomi 2016
other risks and opportunities due to
climate change
201-2 Implikasi keuangan serta
risiko dan peluang lainnya akibat
perubahan iklim
201-3 Defined benefit plan 130
obligations and other retirement
plans
201-3 Kewajiban program imbalan
pasti dan program pensiun lainnya
201-4 Financial assistance received 28 14.23.3
from government
201-4 Bantuan keuangan yang
diterima dari pemerintah
GRI 202: Market 202-1 Ratios of standard entry level 126-127, 14.17.2
Presence 2016 wage by gender compared to local 206
GRI 202: minimum wage
Keberadaan 202-1 Rasio standar upah karyawan
Pasar 2016 pemula berdasarkan jenis kelamin
terhadap upah minimum regional
202-2 Proportion of senior 124 14.21.2
management hired from the local
community
202-2 Proporsi manajemen senior
yang berasal dari masyarakat
setempat
GRI 203: Indirect 203-1 Infrastructure investments 156, 161 14.9.3
Economic and services supported
Impacts 2016 203-1 Investasi infrastruktur dan
GRI 203: dukungan layanan
Dampak
203-2 Significant indirect economic 157-161 14.9.4
Ekonomi Tidak
impacts
Langsung 2016
203-2 Dampak ekonomi tidak
langsung yang signifikan
GRI 204: 204-1 Proportion of spending on 69, 194- 14.9.5
Procurement local suppliers 195
Practices 2016 204-1 Proporsi pengeluaran untuk
GRI 204: Praktik pemasok lokal
Pengadaan
2016
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 223
Page 225
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
GRI 205: Anti- 205-1 Operations assessed for risks 173 14.22.2
corruption 2016 related to corruption
GRI 205: 205-1 Operasi-operasi yang dinilai
Antikorupsi memiliki risiko terkait korupsi
2016
205-2 Communication and training 173 14.22.3
about anti-corruption policies and
procedures
205-2 Komunikasi dan pelatihan
tentang kebijakan dan prosedur
antikorupsi
205-3 Confirmed incidents of 173 14.22.4
corruption and actions taken
205-3 Insiden korupsi yang
terbukti dan tindakan yang
diambil
GRI 302: Energy 302-1 Energy consumption within 77, 196 14.1.2
2016 the organization
GRI 302: Energi 302-1 Konsumsi energi dalam
2016 organisasi
302-2 Energy consumption outside 77-78, 14.1.3
of the organization 196-197
302-2 Konsumsi energi di luar
organisasi
302-3 Energy intensity 79, 197 14.1.4
302-3 Intensitas energi
302-4 Reduction of energy 83, 86
consumption
302-4 Pengurangan konsumsi energi
302-5 Reductions in energy 83, 85-86
requirements of products and
services
302-5 Pengurangan kebutuhan
energi pada produk dan jasa
GRI 303: Water 303-1 Interactions with water as a 89 14.7.2
and Effluents shared resource
2018 303-1 Interaksi dengan air sebagai
GRI 303: Air dan sumber daya bersama
Efluen 2018
303-2 Management of water 92-93 14.7.3
discharge-related impacts
303-2 Manajemen dampak yang
berkaitan dengan pembuangan air
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 224
Page 226
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
303-3 Water withdrawal 90-91, 14.7.4
303-3 Pengambilan air 198
303-4 Water discharge 92, 199 14.7.5
303-4 Pembuangan air
303-5 Water consumption 90-91, 14.7.6
303-5 Konsumsi air 199
GRI 305: 305-1 Direct (Scope 1) GHG 80 14.1.5
Emissions 2016 emissions
GRI 305: Emisi 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1)
2016 langsung
305-2 Energy indirect (Scope 2) GHG 80 14.1.6
emissions
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan
2) tidak
langsung
305-3 Other indirect (Scope 3) GHG 80 14.1.7
emissions
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak
langsung
lainnya
305-4 GHG emissions intensity 81, 197 14.1.8
305-4 Intensitas emisi GRK
305-5 Reduction of GHG emissions 76, 83, 14.1.9
305-5 Pengurangan emisi GRK 85-86
305-6 Emissions of ozone-depleting 83
substances (ODS)
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS)
305-7 Nitrogen oxides (NOx), sulfur 82, 86- 14.3.2
oxides (SOx), and other significant 87, 198
air emissions
305-7 Nitrogen oksida (NOx),
belerang oksida
(SOx), dan emisi udara signifikan
lainnya
GRI 306: 306-3 Significant Spills 98 14.15.2
Effluent & Waste 306-3 Tumpahan yang signifikan
2016
GRI 306: Efluen
dan Limbah
2016
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 225
Page 227
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
GRI 306: Waste 306-1 Waste generation and 95, 200 14.5.2
2020 significant waste-related impacts
GRI 306: Limbah 306-1 Timbulan limbah dan dampak
2020 signifikan terkait limbah
306-2 Management of significant 97-98 14.5.3
waste-related impacts
306-2 Pengelolaan dampak
signifikan terkait limbah
306-3 Waste generated 95-96, 14.5.4
306-3 Limbah yang dihasilkan 200
306-4 Waste diverted from disposal 99 14.5.5
306-4 Limbah yang dialihkan dari
pembuangan
306-5 Waste directed to disposal 98 14.5.6
306-5 Limbah yang diarahkan ke
pembuangan
GRI 308: Suppli- 308-1 New suppliers that were 70
er Environmen- screened using environmental
tal Assessment criteria
2016 308-1 Pemasok baru yang disaring
GRI 308: Penila- menggunakan kriteria lingkungan
ian Lingkungan
308-2 Negative environmental 70
Pemasok 2016
impacts in the supply
chain and actions taken
308-2 Dampak lingkungan negatif
dalam rantai pasok dan tindakan
yang diambil
GRI 401: 401-1 New employee hires and 133, 202, 14.17.3
Kepegawaian employee turnover 208-209
2016 401-1 Perekrutan karyawan baru
GRI 401: dan tingkat perputaran karyawan
Employment
401-2 Benefits provided to full-time 127 14.17.4
2016
employees that are not provided to
temporary or part-time employees
401-2 Tunjangan yang diberikan
kepada karyawan tetap penuh
waktu yang tidak diberikan kepada
karyawan sementara atau paruh
waktu
401-3 Parental leave 127, 206 14.17.5
401-3 Cuti orang tua 14.21.3
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 226
Page 228
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
GRI 402: Labor/ 402-1 Minimum notice periods 133-134 14.8.2
Management regarding operational changes 14.17.6
Relations 2016 402-1 Periode pemberitahuan
GRI 402: minimum terkait perubahan
Hubungan operasional
Tenaga Kerja/
Manajemen
2016
GRI 403: 403-1 Occupational health and 31, 135, 14.16.2
Occupational safety management system 138, 140
Health and 403-1 Sistem manajemen kesehatan
Safety 2018 dan keselamatan kerja
GRI 403:
403-2 Hazard identification, 135, 137 14.16.3
Kesehatan dan
risk assessment, and incident
Keselamatan
investigation
Kerja 2018
403-2 Identifikasi bahaya, penilaian
risiko, dan investigasi insiden
403-3 Occupational health services 141, 145 14.16.4
403-3 Layanan kesehatan kerja
403-4 Worker participation, 140 14.16.5
consultation, and communication
on occupational health and safety
403-4 Partisipasi pekerja, konsultasi,
dan komunikasi mengenai
kesehatan dan keselamatan kerja
403-5 Worker training on 141 14.16.6
occupational health and safety
403-5 Pelatihan pekerja terkait
kesehatan dan keselamatan kerja
403-6 Promotion of worker health 140-141, 14.16.7
403-6 Promosi kesehatan pekerja 145
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 227
Page 229
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
403-7 Prevention and mitigation 143 14.16.8
of occupational health and safety
impacts directly linked by business
relationships
403-7 Pencegahan dan mitigasi
dampak kesehatan dan
keselamatan kerja yang secara
langsung terkait dengan hubungan
bisnis
403-8 Workers covered by an 35, 138, 14.16.9
occupational health and safety 210
management system
403-8 Pekerja yang tercakup dalam
sistem manajemen kesehatan dan
keselamatan kerja
403-9 Work-related injuries 139-140, 14.16.10
403-9 Cedera terkait pekerjaan 210-211
403-10 Work-related ill health 139-140, 14.16.11
403-10 Penyakit akibat kerja 210-211
GRI 404: 404-1 Average hours of training per 130-131, 14.17.7
Training and year per employee 207 14.21.4
Education 2016 404-1 Rata-rata jam pelatihan per
GRI 404: tahun per karyawan
Pelatihan dan
404-2 Programs for upgrading 124-126, 14.8.3
Pendidikan
employee skills and transition 130-131 14.17.8
2016
assistance programs
404-2 Program peningkatan
keterampilan karyawan dan
program bantuan transisi
404-3 Percentage of employees 132, 208
receiving regular performance and
career development reviews
404-3: Persentase karyawan yang
menerima evaluasi kinerja dan
pengembangan karier secara
berkala
GRI 405: Diver- 405-1 Diversity of governance bodies 120-122, 14.21.5
sity and Equal and employees 124-125,
Opportunity 405-1 Keberagaman pada organ tata 169, 203-
2016 kelola dan karyawan 204
GRI 405:
Keanekarag-
aman dan
Peluang Setara
2016
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 228
Page 230
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
405-2 Ratio of basic salary and 126-127, 14.21.6
remuneration of women to men 206
405-2 Rasio gaji pokok dan
remunerasi perempuan terhadap
laki-laki
GRI 406: 406-1 Incidents of discrimination 120 14.21.7
Non-discrimina- and corrective actions taken
tion 2016 406-1 Insiden diskriminasi dan
GRI 406: Non- tindakan perbaikan yang diambil
diskriminasi
2016
GRI 407: 407-1 Operations and suppliers 133 14.20.2
Freedom of in which the right to freedom
Association of association and collective
and Collective bargaining may be at risk
Bargaining 2016 407-1 Operasi dan pemasok yang
GRI 407: berisiko terhadap pelaksanaan
Kebebasan hak kebebasan berserikat dan
Berserikat dan perundingan bersama
Perundingan
Kolektif 2016
GRI 408: 408-1 Operations and suppliers at 121 14.18.2
Child Labor significant risk for incidents of child
2016 GRI 408: 408-1 Operasi dan pemasok yang
Pekerja anak memiliki risiko signifikan terhadap
2016 kejadian pekerja anak.
GRI 409: 409-1 Forced or compulsory labour 121 14.19.2
Forced or risks at operations and suppliers
Compulsory 409-1 Operasi dan pemasok yang
Labor 2016 memiliki risiko signifikan terhadap
GRI 409: Kerja kejadian kerja paksa atau kerja
Paksa atau wajib
Wajib Kerja
2016
GRI 410: 410-1 Security personnel trained in 62-63, 14.14.2
Security human rights policies or procedures 194
Practices 2016 410-1 Personel keamanan yang
GRI 410: Praktik dilatih dalam kebijakan atau
Keamanan 2016 prosedur hak asasi manusia
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 229
Page 231
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
GRI 411: Rights 411-1 Incidents of violations 63, 194 14.11.2
of Indigenous involving rights of indigenous
Peoples 2016 peoples
GRI 411: Hak 411-1 Insiden pelanggaran yang
Masyarakat melibatkan hak-hak Masyarakat
Adat 2016 Adat
GRI 412: 412-1 Operations that have been 62, 152
Human Rights subject to human rights reviews or
Assessment impact assessments
2016 412-1 Operasi yang telah menjalani
GRI 412: peninjauan hak asasi manusia atau
Penilaian Hak penilaian dampak
Asasi Manusia
412-2 Employee training on human 62-63
2016
rights policies or procedures
412-2 Pelatihan karyawan mengenai
kebijakan atau prosedur hak asasi
manusia
412-3 Significant investment 62
agreements and contracts that
include human rights clauses or that
underwent human rights screening
GRI 413: 413-1 Operations with local 148, 151- 14.10.2
Local community engagement, impact 153, 155
Communities assessments, and development
2016 programs
GRI 413: 413-1 Operasi dengan
Masyarakat keterlibatan masyarakat lokal,
Lokal 2016 penilaian dampak, dan program
pengembangan masyarakat
413-2 Operations with significant 148 14.10.3
actual and potential negative
impacts on local communities
413-2 Operasi dengan dampak
negatif signifikan yang aktual
maupun potensial terhadap
masyarakat lokal
GRI 414: 414-1 New suppliers that were 70 14.17.9
Supplier Social screened using social criteria 14.18.3
Assessment 414-1 Pemasok baru yang disaring 14.19.3
2016 menggunakan kriteria sosial
GRI 414:
414-2 Negative social impacts in the 70 14.17.10
Penilaian Sosial
supply chain and actions taken
Pemasok 2016
414-2 Dampak sosial negatif dalam
rantai pasok dan tindakan yang
diambil
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 230
Page 232
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
GRI 415: Public 415-1 Political Contributions 173 14. 24.2
Policy 2016 415-1 Kontribusi Politik
GRI 415:
kebijakan
Publik 2016
GRI 14: Mining Sector | GRI 14: Sektor Pertambangan
GRI 14.6 Tailings 14.6.2 Report the tailings disposal 100
GRI 14.6 methods used by the organization
Endapan 14.6.2 Laporkan metode
pembuangan tailing yang digunakan
oleh organisasi
14.6.3 List the organization’s tailings 100
facilities, and report the name,
location, and ownership status,
including whether the organization
is the operator.
14.6.3 Cantumkan fasilitas
tailing milik organisasi, serta
laporkan nama, lokasi, dan status
kepemilikan, termasuk apakah
organisasi bertindak sebagai
operator
GRI 14.8 14.8.5 For each closure and 105, 108
Closure and rehabilitation plan:
Rehabilitation • report whether the plan has been
GRI 14.8 approved by relevant authorities;
Penutupan dan • report the dates of the most recent
Rehabilitas and next reviews of the plan
14.8.5 Untuk setiap rencana
penutupan dan rehabilitasi:
• laporkan apakah rencana tersebut
telah disetujui oleh otoritas terkait;
• laporkan tanggal peninjauan
terakhir dan peninjauan berikutnya
dari rencana tersebut
14.8.6 For each mine site, report in 105-106,
hectares: 109
• total land disturbed and not yet
rehabilitated;
• total land disturbed and
rehabilitated (including
progressively rehabilitated, if
applicable)
14.8.6 Untuk setiap lokasi tambang,
laporkan dalam hektare:
• total lahan yang terganggu dan
belum direhabilitasi;
• total lahan yang terganggu dan
telah direhabilitasi (termasuk
rehabilitasi progresif, jika berlaku)
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 231
Page 233
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
14.8.7 For each mine site, report the All disclosures Confidentiality Life of Mine (LOM)
estimated life of the mine (LOM) Seluruh constraint information is only
Untuk setiap lokasi tambang, pengungkapan Kendala shared upon specific
kerahasiaan request.
laporkan perkiraan umur tambang
Informasi mengenai
(LOM).
umur tambang hanya
dibagikan berdasarkan
permintaan khusus
sehingga tidak
diungkapkan dalam
laporan ini.
14.8.8 For financial provisions made 107
by the organization for closure
and rehabilitation, including
environmental and socioeconomic
post-closure monitoring and
aftercare for mine sites, report:
• the total estimated closure cos
t(not discounted), whether the
financial provision covers the full
amount of the current estimated
closure cost, and whether the
financial provision made is in line
with the applicable regulatory
requirements, by mine site;
• the methodology used to calculate
the estimated closure cost;
• financial instruments used or
developed to guarantee adequate
financial provisions for closure and
rehabilitation.
14.8.8 Untuk provisi keuangan
yang disediakan oleh organisasi
untuk penutupan dan rehabilitasi,
termasuk pemantauan lingkungan
dan sosial ekonomi pascatambang
serta perawatan lanjutan, laporkan:
• total estimasi biaya penutupan
(tanpa diskonto), apakah provisi
keuangan mencakup seluruh
estimasi biaya penutupan saat ini,
dan apakah provisi tersebut sesuai
dengan persyaratan regulasi yang
berlaku, per lokasi tambang;
• metodologi yang digunakan
untuk menghitung estimasi biaya
penutupan;
• instrumen keuangan yang
digunakan atau dikembangkan
untuk menjamin kecukupan provisi
keuangan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 232
Page 234
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
14.8.9 Describe non-financial 103
provisions made by the organization
to manage the local community’s
socioeconomic transition to a
sustainable post-mining economy,
including collaborative efforts,
projects, and programs
14.8.9 Uraikan provisi non-keuangan
yang dilakukan organisasi untuk
mengelola transisi sosial ekonomi
masyarakat lokal menuju ekonomi
pascatambang yang berkelanjutan,
termasuk upaya kolaboratif, proyek,
dan program
GRI 14.9 14.9.6 Report the percentage 124
Economic of workers hired from the local
Impacts community at the mine-site level,
GRI 14.9 broken down by gender, and the
Dampak organization’s definition used for
Ekonomi ‘local community’
14.9.6 Laporkan persentase pekerja
yang direkrut dari masyarakat lokal
di tingkat lokasi tambang, dirinci
berdasarkan jenis kelamin, serta
definisi ‘masyarakat lokal’ yang
digunakan oleh organisasi
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 233
Page 235
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
GRI 14.10 Local 14.10.4 63-64,
Communities For each mine site, report: 193-194
GRI 14.10 • the number and types of
Komunitas lokal grievances from local communities
during the reporting period;
• the percentage of grievances that
were addressed and resolved during
the reporting period;
• the percentage of grievances
resolved through remediation
during the reporting period
14.10.4 Untuk setiap lokasi
tambang, laporkan:
• jumlah dan jenis keluhan dari
masyarakat lokal selama periode
pelaporan;
• persentase keluhan yang ditangani
dan diselesaikan selama periode
pelaporan;
• persentase keluhan yang
diselesaikan melalui remediasi
selama periode pelaporan
GRI 14.11 Rights 14.11.3 List the locations of 152
of Indigenous operations and proven reserves
Peoples where Indigenous Peoples are
GRI 14.11 Hak present and are or may be affected
Masyarakat by the activities of the organization
Adat 14.11.3 Cantumkan lokasi operasi
dan cadangan terbukti di mana
Masyarakat Adat berada dan
terdampak atau berpotensi
terdampak oleh kegiatan organisasi
14.11.4 Report whether the 147
organization has been involved
in a process of seeking free, prior,
and informed consent (FPIC) from
Indigenous Peoples for any of the
organization’s activities
14.11.4 Laporkan apakah organisasi
terlibat dalam proses memperoleh
Persetujuan Atas Dasar Informasi
Awal Tanpa Paksaan (FPIC) dari
Masyarakat Adat untuk setiap
kegiatan organisasi
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 234
Page 236
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
GRI 14.12 Land 14.12.2 List the mine sites where 149
and Resources involuntary resettlement is planned,
Rights ongoing, or has taken place
GRI 14.12 Hak 14.12.2 Sebutkan lokasi tambang di
atas Tanah dan mana pemukiman kembali secara
Sumber Daya paksa direncanakan, berlangsung,
atau telah dilakukan.
Untuk setiap lokasi tambang
tersebut:
laporkan berapa banyak orang yang
telah atau akan digusur, dan rincilah
berdasarkan gender;
jelaskan bagaimana mata
pencaharian dan hak asasi manusia
terdampak atau dapat terdampak
dan telah dipulihkan.
14.12.3 List the locations of 149
operations where conflicts or
violations of land and resource
rights (including
customary, collective, and informal
tenure rights) occurred, and
describe the incidents and the
stakeholders whose rights are or
could be affected
14.12.3 Sebutkan lokasi operasi
tempat terjadinya konflik atau
pelanggaran hak atas tanah dan
sumber daya (termasuk hak
penguasaan adat, kolektif, dan
informal), dan jelaskan insiden
serta pemangku kepentingan yang
hak-haknya terdampak atau dapat
terdampak
GRI 14.15 14.15.3 Report the number of critical 63, 194
Critical Incident incidents in the reporting period,
Management describe their impacts, and actions
GRI 14.15 taken to remediate them
Manajemen 14.15.3 Laporkan jumlah insiden
Krisis kritis dalam periode pelaporan,
jelaskan dampak, dan tindakan
untuk memulihkan itu
14.15.4 Report the percentage of 94
mine sites that have emergency
preparedness and response plans in
place, and list the sites that do not
14.15.4 Laporkan persentase lokasi
tambang yang memiliki program
kesiapan dan tanggap darurat,
dan sebutkan lokasi yang tidak
memilikinya
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 235
Page 237
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
GRI 14.20 14.20.3 Report the number of strikes 133
Freedom of and lockouts involving 1,000 or
association more workers lasting one full shift or
and collective longer, and their total duration in
bargaining worker days idle
GRI 14.20 14.20.3 Laporkan jumlah mogok
Kebebasan kerja dan larangan bekerja yang
Berserikat dan melibatkan 1.000 pekerja atau lebih
Perundingan yang berlangsung satu shift penuh
Bersama atau lebih lama, beserta durasi total
hari pekerja menganggur
GRI 14.22 Anti- 14.22.5 Describe the approach to 173
corruption contract transparency, including:
GRI 14.22 • whether contracts and licenses are
Antikorupsi made publicly available and, if so,
where they are published;
• if contracts or licenses are not
publicly available, the reason for
this and actions taken to make
them public in the future.
14.22.5 Menjelaskan pendekatan
terhadap transparansi kontrak,
termasuk:
• apakah kontrak dan izin terbuka
untuk publik. Jika ya, di mana hal
itu dipublikasikan;
• Jika kontrak atau izin tidak
tersedia secara publik, alasan atas
hal ini dan tindakan yang dilakukan
untuk menjadikannya tersedia
secara publik di masa depan
14.22.6 Report the following 24
information about the organization’s
beneficial owners, including joint
ventures:
• name, nationality, and country of
residence;
• whether they are politically
exposed persons;
• level of ownership;
• how ownership or control is
exerted
14.22.6 Laporkan informasi
berikut tentang pihak yang
berhak atas manfaat organisasi,
termasuk usaha patungan: • Nama,
kewarganegaraan, dan negara
tempat tinggal; • Apakah orang
yang memiliki pengaruh politik; •
Tingkat kepemilikan; • Bagaimana
kepemilikan atau pengendalian
digunakan
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 236
Page 238
Omission
Yang Tidak Dicantumkan GRI Sector
Standard
Reference
GRI Standard Disclosure Location Requirement(s) No.
Standar GRI Pengungkapan Lokasi Omitted
Reason Explanation No. Rujukan
Persyaratan Standar
Alasan Penjelasan
yang Tidak Sektor GRI
Dicantumkan
14.23 Payments 14.23.8 For minerals purchased All disclosures Information Due to commercial
to Government from the state or from third parties Seluruh subject to confidentiality
14.23 appointed by the state to sell on pengungkapan confidentiality considerations.
constraints Adanya pertimbangan
Pembayaran their
Informasi kerahasiaan komersial
kepada behalf, report:
yang tunduk
Pemerintah volumes and types of minerals
pada batasan
purchased; kerahasiaan
full names of the selling entity and
the recipient of the payment;
payments made for the purchase
14.23.8 Untuk mineral yang dibeli
dari negara, atau pihak ketiga yang
ditunjuk oleh negara untuk menjual
atas nama mereka, laporkan:
• Volume dan jenis mineral yang
dibeli;
• Nama lengkap entitas penjual dan
penerima pembayaran;
• Pembayaran yang dilakukan untuk
pembelian
Applicable GRI Sector Standard Topics Assessed as Non-Material
Topik dalam Standar Sektor GRI yang Berlaku yang Ditentukan sebagai Bukan Material
Topic | Topik Explanation | Penjelasan
14.13 Artisanal and Small-Scale Mining PT TBP does not conduct artisanal mining or artisanal and small-scale mining (ASM) activities. All of the Company’s
(ASM) nickel mining activities are carried out through industrial-scale mining operations managed by entities within the
14.13 Pertambangan Rakyat dan Harita Nickel Group based on valid permits and in compliance with applicable laws and regulations in Indonesia.
Pertambangan Skala Kecil (Artisanal and Therefore, this topic is considered not relevant to the Company.
Small-Scale Mining/ASM) PT TBP tidak melakukan kegiatan pertambangan rakyat maupun pertambangan skala kecil (artisanal and small-
scale mining/ASM). Seluruh aktivitas penambangan nikel Perseroan dilaksanakan melalui operasi pertambangan
industri yang dikelola oleh entitas dalam Grup Harita Nickel berdasarkan perizinan yang berlaku dan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Oleh karena itu, topik ini dianggap tidak relevan bagi
Perseroan.
14.25 Conflict-Affected and High-Risk Areas PT TBP conducts its operational activities in Indonesia, particularly in areas that are not categorized as conflict-
(CAHRAs) affected or high-risk areas based on the operational conditions faced by the Company. Therefore, this topic is
14.25 Kawasan Terdampak Konflik dan considered not relevant to the Company.
Berisiko Tinggi (Conflict-Affected and High- PT TBP menjalankan kegiatan operasionalnya di Indonesia, khususnya di wilayah yang tidak dikategorikan sebagai
Risk Areas/CAHRAs) kawasan terdampak konflik bersenjata maupun kawasan berisiko tinggi berdasarkan kondisi operasional yang
dihadapi Perseroan. Oleh karena itu, topik ini dianggap tidak relevan bagi Perseroan.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 237
Page 239
IFRS Index
Indeks IFRS
International Financial Reporting Standards (IFRS) S1 and S2
Category Disclosure
Disclosure Requirement | Persyaratan Pengungkapan
Kategori Pengungkapan
FRS S1 – General Sustainability Disclosure | IFRS S1 – Pengungkapan Keberlanjutan Umum
Governance Disclose governance process, control, and procedures for managing Sustainability Governance on pages
Tata Kelola sustainability risks/opportunities. 59-60
Mengungkapkan proses tata kelola, pengendalian, dan prosedur Tata Kelola Keberlanjutan di
untuk mengelola risiko dan peluang terkait keberlanjutan. halaman 59-60
Strategy Explain how sustainability risks/opportunities affect business model, Strategic Direction for Sustainability
Strategi strategy, and financial planning. on pages 36-38
Menjelaskan bagaimana risiko dan peluang terkait keberlanjutan Arah Strategis Keberlanjutan di
memengaruhi model bisnis, strategi, dan perencanaan keuangan. halaman 36-38
Risk Describe processes for identifying, assessing, and managing Sustainability Risk and Opportunity
Management sustainability risks. Assessment on pages 50-51
Manajemen Menguraikan proses untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengelola Penilaian Risiko dan Peluang
Risiko risiko terkait keberlanjutan. Keberlanjutan di halaman 50-51
Metrics and Disclose metrics, targets, and progress towards sustainability targets Targets and Achievements on pages
target set by the entity, as well as targets required to be met by laws or 51-58
Metrik dan target regulations. Target dan Pencapaian di halaman
Mengungkapkan metrik, target, dan kemajuan terhadap target 51-58
keberlanjutan yang telah ditetapkan oleh entitas, serta target yang
diwajibkan untuk dipenuhi oleh hukum atau peraturan.
An entity shall refer to and consider the applicability of the disclosure SASB Index on pages 240-244
topics in the Sustainability Accounting Standards Board (SASB) Indeks SASB di halaman 240-244
Standards.
Entitas harus merujuk pada dan mempertimbangkan keterterapan
topik pengungkapan dalam Standar SASB.
IFRS S2 – Climate-related Disclosure | IFRS S2 – Pengungkapan Terkait Iklim
Objective Provide detailed disclosure on climated-related risks and Types, Potential, and Mitigation of
Tujuan opportunities, aligned with TCFD framework Climate Risks in Appendix on pages
Menyajikan pengungkapan rinci mengenai risiko dan peluang terkait 191-193
iklim, selaras dengan kerangka TCFD Jenis, Potensi, dan Mitigasi Risiko
Iklim di Lampiran di halaman 191-
193
Scope Focused specifically on climate-related issues: transition risks, Types, Potential, and Mitigation of
Ruang Lingkup physical risks, and opportunities Climate Risks in Appendix on pages
Berfokus secara khusus pada isu terkait iklim: risiko transisi, risiko 191-193
fisik, dan peluang Jenis, Potensi, dan Mitigasi Risiko
Iklim di Lampiran di halaman 191-
193
Governance Disclose board and management oversight of climate-related risks Sustainability Governance on pages
Tata Kelola and opportunities 59-60
Mengungkapkan pengawasan oleh dewan dan manajemen terhadap Tata Kelola Keberlanjutan di
risiko dan peluang terkait iklim halaman 59-60
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 238
Page 240
Category Disclosure
Disclosure Requirement | Persyaratan Pengungkapan
Kategori Pengungkapan
Strategy Explain resilience of strategy under different climate scenarios (e.g. Types, Potential, and Mitigation of
Strategi 1.5°C pathway) Climate Risks in Appendix on pages
Menjelaskan ketahanan strategi dalam berbagai skenario iklim 191-193
(misalnya jalur 1,5°C) Jenis, Potensi, dan Mitigasi Risiko
Iklim di Lampiran di halaman 191-
193
Risk Describe processes for identifying, assessing, and managing climate Sustainability Risk and Opportunity
Management risks (transition & physical) Assessment on pages 50-51
Manajemen Menguraikan proses untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengelola Penilaian Risiko dan Peluang
Risiko risiko terkait iklim (transisi dan fisik) Keberlanjutan di halaman 50-51
Metrics and Disclose metrics, targets, and progress towards targets to mitigate or Targets and Achievements on pages
target adapt to climate-related risks or to take advantage of climate-related 51-58
Metrik dan target opportunities Target dan Pencapaian di halaman
Mengungkapkan metrik, target, dan kemajuan terhadap target 51-58
untuk memitigasi atau beradaptasi terhadap risiko terkait iklim atau
memanfaatkan peluang terkait iklim.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 239
Page 241
SASB Index
Indeks SASB
SASB used Sustainability Accounting Standards Board (SASB) Metals & Mining
SASB yang digunakan Sektor Logam & Pertambangan
Unit of Measure
Topic Metric Category Code Location
Satuan
Topik Metrik Kategori Kode Lokasi
Pengukuran
Sustainability Disclosure Topics & Metrics | Topik dan Metrik Pengungkapan Keberlanjutan
Greenhouse Gas Gross global Scope 1 emissions, Quantitative Metric tonnes (t) EM-MM-110a.1 79
Emissions percentage covered under emissions- Kuantitatif CO2-e, Percentage
Emisi Gas Rumah limiting regulations (%)
Kaca Total emisi global bruto Cakupan Ton metrik (t)
1, persentase yang tercakup dalam CO2-e, Persentase
regulasi pembatasan emisi (%)
Discussion of long- and short-term Discussion n/a EM-MM-110a.2 76
strategy or plan to manage Scope and Analysis
1 emissions, emissions reduction Uraian dan
targets, and an analysis of performance Analisis
against those targets
Uraian strategi atau rencana jangka
pendek dan jangka panjang untuk
mengelola emisi Cakupan 1, target
penurunan emisi, serta analisis kinerja
terhadap target tersebut
Air Quality Air emissions of the following Quantitative Metric tonnes (t) EM-MM-120a.1 82
Kualitas Udara pollutants: (1) CO, (2) NOx (excluding Kuantitatif Ton metrik (t)
N2O), (3) SOx, (4) particulate matter
(PM10), (5) mercury (Hg), (6) lead (Pb),
and (7) volatile organic compounds
(VOCs)
Emisi udara dari polutan berikut: (1)
CO, (2) NOx (tidak termasuk N2O), (3)
SOx, (4) partikulat (PM10), (5) merkuri
(Hg), (6) timbal (Pb), dan (7) senyawa
organik volatil (VOC)
Energy (1) Total energy consumed, Quantitative Gigajoules (GJ), EM-MM-130a.1 77, 196
Management (2) percentage grid electricity and Kuantitatif Percentage (%)
Pengelolaan (3) percentage renewable Gigajoule (GJ),
Energi (1) Total energi yang dikonsumsi, (2) Persentase (%)
persentase listrik dari jaringan, dan (3)
persentase energi terbarukan
Water (1) Total water withdrawn, (2) total Quantitative Thousand cubic EM-MM-140a.1 90, 198-
Management water consumed; percentage of each Kuantitatif metres (m³), 199
Pengelolaan Air in regions with High or Extremely High Percentage (%)
Baseline Water Stress Ribu meter kubik
(1) Total air yang diambil, (2) total air (m³), Persentase
yang dikonsumsi; persentase masing- (%)
masing di wilayah dengan tingkat
tekanan air dasar tinggi atau sangat
tinggi
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 240
Page 242
Unit of Measure
Topic Metric Category Code Location
Satuan
Topik Metrik Kategori Kode Lokasi
Pengukuran
Number of incidents of non-compliance Quantitative Number EM-MM-140a.2 89
associated with water quality permits, Kuantitatif Jumlah
standards and regulations
Jumlah insiden ketidakpatuhan terkait
izin, standar, dan peraturan kualitas air
Waste & Total weight of non-mineral waste Quantitative Metric tonnes (t) EM-MM-150a.4 96, 98
Hazardous generated Kuantitatif Ton metrik (t)
Materials Total berat limbah non-mineral yang
Management dihasilkan
Pengelolaan
Total weight of tailings produced Quantitative Metric tonnes (t) EM-MM-150a.5 96, 100,
Limbah & Bahan
Total berat tailing yang dihasilkan Kuantitatif Ton metrik (t) 200
Berbahaya
Total weight of waste rock generated Quantitative Metric tonnes (t) EM-MM-150a.6 95-96, 200
Total berat batuan limbah yang Kuantitatif Ton metrik (t)
dihasilkan
Total weight of hazardous waste Quantitative Metric tonnes (t) EM-MM-150a.7 95-96, 200
generated Kuantitatif Ton metrik (t)
Total berat limbah B3 yang dihasilkan
Total weight of hazardous waste Quantitative Metric tonnes (t) EM-MM-150a.8 102
recycled Kuantitatif Ton metrik (t)
Total berat limbah B3 yang didaur
ulang
Number of significant incidents Quantitative Metric tonnes (t) EM-MM-150a.9 95
associated with hazardous materials Kuantitatif Ton metrik (t)
and waste management
Jumlah insiden signifikan terkait
bahan berbahaya dan pengelolaan
limbah
Description of waste and hazardous Discussion n/a EM-MM-150a.10 95
materials management policies and and Analysis
procedures for active and inactive Uraian dan
operations Analisis
Uraian kebijakan dan prosedur
pengelolaan limbah dan bahan
berbahaya untuk operasi aktif dan
tidak aktif
Biodiversity Description of environmental Discussion n/a EM-MM-160a.1 73, 110
Impacts management policies and practices for and Analysis
Dampak active sites Uraian dan
Keanekaragaman Uraian kebijakan dan praktik Analisis
Hayati pengelolaan lingkungan untuk lokasi
aktif
Percentage of mine sites where acid Quantitative Percentage (%) EM-MM-160a.2 93
rock drainage is: (1) predicted to occur, Kuantitatif Persentase
(2) actively mitigated, and (3) under
treatment or remediation
Persentase lokasi tambang di mana
air asam tambang: (1) diperkirakan
terjadi, (2) dimitigasi secara aktif, dan
(3) dalam proses pengolahan atau
remediasi
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 241
Page 243
Unit of Measure
Topic Metric Category Code Location
Satuan
Topik Metrik Kategori Kode Lokasi
Pengukuran
Percentage of (1) proved and (2) Quantitative Percentage (%) EM-MM-160a.3 115, 201
probable reserves in or near sites Kuantitatif Persentase
with protected conservation status or
endangered species habitat
Persentase cadangan terbukti dan
terduga di atau dekat area dengan
status konservasi dilindungi atau
habitat spesies terancam
Security, Human Percentage of (1) proved and Quantitative Percentage (%) EM-MM-210a.2 153
Rights & Rights (2) probable reserves in or near Kuantitatif Persentase
of Indigenous indigenous land
Peoples Persentase cadangan terbukti
Keamanan, HAM dan terduga di atau dekat wilayah
& Hak Masyarakat masyarakat adat
Adat
Discussion of engagement processes Discussion n/a EM-MM-210a.3 62
and due diligence practices with and Analysis
respect to human rights, indigenous Uraian dan
rights, and operation in areas of Analisis
conflict
Uraian proses pelibatan dan praktik
uji tuntas terkait HAM, hak masyarakat
adat, dan operasi di wilayah konflik
Community Discussion of process to manage risks Discussion n/a EM-MM-210b.1 147-148
Relations and opportunities associated with and Analysis
Hubungan community rights and interests Uraian dan
Masyarakat Uraian proses pengelolaan risiko dan Analisis
peluang terkait hak dan kepentingan
masyarakat
(1) Number and (2) duration of non- Quantitative Number, Days EM-MM-210b.2 161
technical delays Kuantitatif Jumlah, Hari
(1) Jumlah dan (2) durasi keterlambatan
non-teknis
Labour Practices Percentage of active workforce Quantitative Percentage (%) EM-MM-310a.1 133-134
Praktik employed under collective agreements Kuantitatif Persentase
Ketenagakerjaan Persentase tenaga kerja aktif yang
tercakup dalam perjanjian kerja
bersama
(1) Number and (2) duration of strikes Quantitative Number, Days EM-MM-310a.2 133
and lockouts Kuantitatif Jumlah, Hari
(1) Jumlah dan (2) durasi mogok kerja
dan lockout
The disclosure shall include a
description of the root cause for each
work stoppage.
Pengungkapan harus mencakup
uraian penyebab utama setiap
penghentian kerja.
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 242
Page 244
Unit of Measure
Topic Metric Category Code Location
Satuan
Topik Metrik Kategori Kode Lokasi
Pengukuran
Workforce Health (1) All-incidence rate, (2) fatality rate, Quantitative Rate EM-MM-320a.1 139-140,
& Safety (3) near miss frequency rate (NMFR) Kuantitatif Rasio 210-211
Kesehatan & and (4) average hours of health, safety,
Keselamatan and emergency response training for
Kerja (a) direct employees and (b) contract
employees
(1) Tingkat insiden total, (2) tingkat
fatalitas, (3) frekuensi hampir celaka
(NMFR), dan (4) rata-rata jam pelatihan
kesehatan, keselamatan, dan tanggap
darurat untuk (a) karyawan langsung
dan (b) karyawan kontrak
Business Ethics & Description of the management Discussion n/a EM-MM-510a.1 173
Transparency system for prevention of corruption and Analysis
Etika Bisnis & and bribery throughout the value chain Uraian dan
Transparansi Uraian sistem manajemen untuk Analisis
pencegahan korupsi dan suap di
seluruh rantai nilai
Tailings Storage Tailings storage facility inventory Quantitative Various EM-MM-540a.1 100
Facilities table: (1) facility name, (2) location, Kuantitatif Beragam
Management (3) ownership status, (4) operational
Pengelolaan status, (5) construction method, (6)
Fasilitas maximum permitted storage capacity,
Penyimpanan (7) current amount of tailings stored,
Tailing (8) consequence classification, (9) date
of most recent independent technical
review, (10) material findings, (11)
mitigation measures, (12) site-specific
EPRP
Tabel inventaris fasilitas penyimpanan
tailing: (1) nama fasilitas, (2) lokasi,
(3) status kepemilikan, (4) status
operasional, (5) metode konstruksi, (6)
kapasitas penyimpanan maksimum
yang diizinkan, (7) jumlah tailing saat
ini, (8) klasifikasi konsekuensi, (9)
tanggal tinjauan teknis independen
terbaru, (10) temuan material, (11)
langkah mitigasi, (12) EPRP spesifik
lokasi
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 243
Page 245
Unit of Measure
Topic Metric Category Code Location
Satuan
Topik Metrik Kategori Kode Lokasi
Pengukuran
Summary of tailings management Discussion n/a EM-MM-540a.2 100, 102
systems and governance structure and Analysis
used to monitor and maintain the Uraian dan
stability of tailings storage facilities Analisis
Ringkasan sistem pengelolaan
tailing dan struktur tata kelola untuk
memantau dan menjaga stabilitas
fasilitas
Approach to development of Discussion n/a EM-MM-540a.3 102
Emergency Preparedness and and Analysis
Response Plans (EPRPs) for tailings Uraian dan
storage facilities Analisis
Pendekatan dalam pengembangan
Rencana Kesiapsiagaan dan Tanggap
Darurat (EPRP) untuk fasilitas tailing
Activity Metrics | Metrik Aktivitas
Production of (1) metal ores and (2) Quantitative Metric tonnes (t) EM-MM-000.A 25
finished metal products Kuantitatif saleable
Produksi (1) bijih logam dan (2) produk Ton metrik (t) yang
logam jadi dapat dijual
Total number of employees, Quantitative Number, EM-MM-000.B 122, 203
percentage contractors Kuantitatif Percentage (%)
Jumlah total karyawan, persentase Jumlah, Persentase
tenaga kerja kontrak (%)
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 244
Page 246
Feedback Form
Lembar Umpan Balik
Thank you for your willingness to read the 2025 Sustainability Terima kasih atas kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/Saudari
Report of PT Trimegah Bangun Persada Tbk. To improve the dalam membaca Laporan Keberlanjutan PT Trimegah
quality of our report as input for preparing future reports, Bangun Persada Tbk Tahun 2025. Untuk meningkatkan
we kindly request your willingness to complete the following kualitas laporan sebagai masukan untuk penyusunan laporan
Feedback Form: di tahun mendatang, kami mohon kesediaan Bapak/Ibu/
Saudara/Saudari untuk mengisi Lembar Umpan Balik berikut:
Your Identity | Profil Anda
Name | Nama :
Institution | Institusi :
E-mail | Surel :
Telephone/Mobile | Telp/HP :
Stakeholder Groups | Golongan Pemangku Kepentingan
Employees | Karyawan Communities | Masyarakat
Stakeholder | Pemegang Saham Suppliers | Pemasok
Customer | Pelanggan Publics | Publik
Business Partner | Rekan Bisnis Others | Lainnya
Government | Pemerintah
1. This report is presented in a structured, systematic, and easy-to-understand manner.
Laporan ini disajikan secara terstruktur, sistematis, dan mudah dimengerti.
Setuju | Agree Neutral | Netral Tidak Setuju | Disagree
2. This report contains useful information on the economic, environmental, social, and governance
performance carried out by PT TBP.
Laporan ini memuat informasi yang bermanfaat mengenai kinerja ekonomi, lingkungan, sosial dan tata
kelola yang telah dilaksanakan oleh PT TBP.
Setuju | Agree Neutral | Netral Tidak Setuju | Disagree
3. The data and information disclosed in this report are presented in a complete, transparent, and balanced
manner.
Data dan informasi yang diungkapkan dalam Laporan ini disajikan secara lengkap, transparan dan
berimbang.
Setuju | Agree Neutral | Netral Tidak Setuju | Disagree
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 245
Page 247
4. This report has presented information on the Company’s material aspects, covering both positive and
negative impacts.
Laporan ini sudah menggambarkan informasi aspek material Perseroan, baik dari sisi positif dan negatif.
Setuju | Agree Neutral | Netral Tidak Setuju | Disagree
5. Please provide your assessment of the level of materiality for the topics below (1 = most significant to 4 =
least significant).
Mohon berikan penilaian atas tingkat topik material di bawah (nilai 1 = paling signifikan s/d 4 = kurang
signifikan.
Material Topic | Topik Material Rating | Nilai
Biodiversity | Keanekaragaman Hayati |
Water and Effluent Management | Pengelolaan Air & Efluen
Tailings Management | Pengelolaan Tailing
Post-Mining Closure & Rehabilitation | Penutupan dan Rehabilitasi Pasca-penambangan
Climate Action | Aksi Iklim
Waste Management | Pengelolaan Limbah
Human Rights | Hak Asasi Manusia
Resettlement | Pemukiman Kembali
Economic Impact | Dampak Ekonomi
Community Relations | Hubungan dengan Masyarakat
Human Capital Management | Pengelolaan Sumber Daya Manusia |
Occupational Health and Safety | Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Supply Chain Management | Pengelolaan Rantai Pasok
Business Ethics and Compliance | Etika Bisnis dan Kepatuhan
6. Which information in this report do you find most useful?
Informasi apa dalam Laporan ini yang menurut Anda paling bermanfaat?
7. Please give your advice/suggestions/comments on this report.
Mohon berikan saran/usul/komentar Anda atas laporan ini.
Thank you for your participation. Please send the results of this feedback form back to:
Terima kasih atas partisipasi Anda, Mohon agar hasil lembar umpan balik ini dikirimkan kembali ke:
Email: tbp.corsec@haritanickel.com
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 246
Page 248
Assurance Statement Pernyataan Asurans Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 247
Page 249
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 248
Page 250
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 249
Page 251
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 250
Page 252
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 251
Page 253
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 252
Page 254
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 253
Page 255
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 254
Page 256
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 255
Page 257
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 256
Page 258
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 257
Page 259
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 258
Page 260
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 259
Page 261
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 260
Page 262
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 261
Page 263
Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan 2025 PT Trimegah Bangun Persada Tbk 262
Page 264
Names mentioned 107 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Persada Tbk
p.2 ×2
unresolved
org
PT TBP
p.2 ×128
unresolved
org
PT Trimegah Bangun
p.2 ×4
unresolved
org
Tailings Management
· President Director
p.3 ×2
unresolved
org
Trimegah Persada Tbk
p.4 ×2
unresolved
org
Bangun Persada Tbk
p.4
unresolved
org
PT GPS
p.7 ×17
unresolved
org
Menteri PANRB
p.9
unresolved
org
PT GTS
p.16 ×10
unresolved
org
PT TBP Tentang
p.18
unresolved
org
PT TBP Aerial
p.18
unresolved
org
PT TBP’s
p.18 ×14
unresolved
org
Global Nickel Commodity Market Persada Tbk
p.19
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.19 ×2
unresolved
org
PT Dharma Cipta Mulia
p.23 ×3
unresolved
org
PT Baja Jaya Lestari. These
p.23
unresolved
org
PT Baja Jaya Lestari. Inisiatif
p.23
unresolved
org
PT Gane Permai Sentosa
p.24 ×2
unresolved
org
PT Megah Surya Pertiwi
p.24
unresolved
org
PT Karya Tambang Sentosa
p.24
unresolved
org
PT Jikodolong Megah Pertiwi
p.24
unresolved
org
PT Cipta Kemakmuran Mitra
p.24
unresolved
org
PT Obi Anugerah Mineral
p.24
unresolved
org
PT Baja Jaya Lestari
p.24
unresolved
org
PT Halmahera Persada Lygend
p.24 ×4
unresolved
org
PT Kreasi Kemakmuran Tambang
p.24
unresolved
org
PT Obi Stainless Steel
p.24
unresolved
org
PT Bhakti Bumi Sentosa
p.24
unresolved
org
PT Citra Duta Jaya
p.25
unresolved
org
Makmur Investment LTD.
p.25
unresolved
org
PT Gane
p.25 ×2
unresolved
org
PT Karunia
p.25
unresolved
org
PT Obi Nickel
p.25
unresolved
org
PT Obira Mitra Permai
p.25
unresolved
org
PT Kreasi
p.25
unresolved
org
PT Halmahera Kemakmuran Jaya Feronikel Tambang
p.25
unresolved
org
PT Megah
p.25
unresolved
org
PT Obi
p.25 ×3
unresolved
org
PT Jikodolong Surya
p.25
unresolved
org
PT Karya
p.25
unresolved
org
PT Halmahera
p.25
unresolved
org
PT Dharma
p.25
unresolved
org
PT Cipta Stainless
p.25
unresolved
org
PT Bhakti
p.25
unresolved
org
PT Baja Jaya Lestari Sustainability
p.25
unresolved
org
PT HPL
p.29 ×13
unresolved
org
PT HJF
p.29 ×11
unresolved
org
PT KPS.
p.29 ×9
unresolved
org
PT ONC
p.29 ×18
unresolved
org
PT MSP
p.32 ×10
unresolved
org
PT HJF In
p.32
unresolved
—
ICSA
· Sekretaris Perusahaan
p.33
unresolved
org
Ministry of Energy and Mineral Resources
p.34
unresolved
org
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
p.34
unresolved
org
Ministry of Villages and Development of Disadvantaged
p.34
unresolved
org
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Penghargaan
p.34
unresolved
—
Program pelatihan SOP
p.43
unresolved
—
• Employee grievance mechanism
p.43
unresolved
org
PT TBP General Public
p.44
unresolved
org
Departemen Sustainability
p.51
unresolved
org
PT GPS In
p.53
unresolved
org
PT ONC Pengelolaan
p.59
unresolved
org
PT ONC Target Year
p.59
unresolved
org
Departemen Sumber Daya Manusia
p.65
unresolved
org
PT TBP Whistleblowing Reporting Channels Sarana Pelaporan Pelanggaran
p.66
unresolved
org
PT Obi Nickel ONC
p.69
unresolved
org
Departemen Pembelian
p.72
unresolved
org
PT ONC Notes
p.75
unresolved
org
Ministry of Environment
p.75 ×2
unresolved
org
Kementerian Lingkungan
p.75
unresolved
org
PT Saprolite
p.76
unresolved
org
PT HPAL HPAL MHP
p.76
unresolved
org
PT HPAL HPAL
p.76
unresolved
org
PT KPS GPS
p.76
unresolved
org
PT HPAL FeNi
p.76
unresolved
org
PT HPAL
p.76 ×2
unresolved
org
PT GTS HJF
p.76
unresolved
org
PT GTS MSP
p.76
unresolved
org
PT GPS HJF
p.76
unresolved
org
PT GPS Sustainability
p.77
unresolved
org
PT ONC. During
p.79
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup
p.84
unresolved
org
PT TBP Annual
p.169 ×3
unresolved
org
Tata Kelola
p.170
unresolved
org
Tata Kelola Regulatory
p.170
unresolved
org
Financial Services Authority
p.176
unresolved
person
H. Gultom
p.214 ×8
unresolved
org
Ministry of Energy
p.214
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.