Skip to content
Back to announcement

20260605_SINI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32097886_lamp2.pdf

Other Text extracted SINI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 17

Page 1
                                          Jawaban atas Permintaan Penjelasan
                                               PT Singaraja Putra Tbk.



1. Sehubungan dengan kegiatan usaha Perseroan, mohon penjelasan:

     a. Perkembangan kegiatan serta prospek usaha Perseroan hingga saat ini, khususnya entitas
        anak Perseroan yang bergerak dalam bidang pertambangan batu bara.

          Jawab:

          Selain PT Persada Kapuas Prima dan PT Pasir Bara Prima yang telah berproduksi pada
          tahun sebelumnya, di kuartal IV tahun 2026 ini, diharapkan PT Pesona Bara Cakrawala
          akan segera beroperasi, sehingga dapat memberikan kontribusi pendapatan bagi
          Perseroan.

          Secara keseluruhan, Perseroan tetap optimistis ditengah dinamika kebijakan dan regulasi,
          dengan pengelolaan usaha secara hati-hati, kegiatan usaha pertambangan anak usaha
          Perseroan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif secara bertahap terhadap
          kinerja Perseroan ke depannya.

     b. Apakah terdapat rencana penambahan/pengurangan/perubahan bidang usaha dalam
        waktu dekat?

          Jawab:

          Sampai dengan tanggapan ini disampaikan, belum terdapat rencana Perseroan untuk
          melakukan penambahan/pengurangan/perubahan bidang usaha dalam waktu dekat.

     c. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan supplier (jika ada).

          Jawab:

          Sampai dengan tanggapan ini disampaikan, tidak terdapat perolehan atau pemutusan
          kontrak dengan supplier.

     d. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan pelanggan (jika ada).

          Jawab:

          Sampai dengan tanggapan ini disampaikan, tidak terdapat perolehan atau pemutusan
          kontrak dengan pelanggan.

     e. Pemutusan hubungan kerja dengan karyawan, agar dapat dijelaskan secara detail.

          Jawab:

          Sampai dengan tanggapan ini disampaikan, tidak terdapat pemutusan hubungan kerja
          dengan karyawan.

     f.   Modal kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasional di tahun 2026.


PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                                   Tel.      : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                         E-mail    : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia                                                   Website   : www.singarajaputra.com
   www.idx.co.id
Page 2
          Jawab:

          Kebutuhan modal kerja akan disesuaikan dengan rencana produksi dan aktivitas operasional
          yang terus berjalan, dengan estimasi kebutuhan modal kerja tahun 2026 untuk entitas anak
          Perseroan dibidang pertambangan batubara adalah sebesar Rp.2,73 Triliun.

     g. Kendala-kendala lainnya yang dihadapi Perseroan termasuk dalam kegiatan operasional.

          Jawab:

          Kendala-kendala lainnya yang dihadapi Perseroan termasuk dalam kegiatan operasional
          adalah sebagai berikut:
          i. Kendala dalam pengoperasian kegiatan anak usaha dibidang pertambangan batubara
               yang saat ini sedang dikelola Perseroan adalah (i) Sampai dengan saat ini, Perseroan
               masih dalam proses penyempurnaan dokumen perencanaan tambang dan perijinan; (ii)
               Adanya dinamika regulasi; (iii) Perlu membangun infrastruktur sendiri atau bekerjasama
               dengan pihak ketiga untuk mencapai lokasi tambang seluruh anak usaha PT Dwi Daya
               Swakarya (DDS), dan kegiatan ini berjalan lama karena kendala cuaca, terbatasnya
               material di lokasi dan proses ganti rugi lahan. Kendala tersebut saat ini sebagian telah
               bisa diatasi.
          ii. Kendala dalam pengoperasian kegiatan anak usaha dibidang pengelolahan perkayuan
               adalah sebagai berikut (i) Adanya tarif barrier Amerika Serikat. Tarif ini menyebabkan
               kenaikan harga produk kayu impor dari Indonesia, sehingga dapat mengurangi
               permintaan dan volume ekspor karena harga produk kayu dari Indonesia lebih mahal
               dibandingkan produk kayu domestik Amerika atau produk dari negara yang tidak terkena
               tarif. (ii) Peraturan Deforestasi Uni Eropa atau The European Union Deforestation
               Regulation (EUDR), merupakan aturan terbaru Uni Eropa yang bertujuan mengurangi
               deforestasi akibat konsumsi komoditas global.
          iii. Kendala dalam pengoperasian kegiatan usaha Perseroan pada bidang usaha
               penginapan adalah persaingan dibidang penginapan yang cukup tinggi, pesatnya
               perkembangan platform digital, serta melemahnya daya beli masyarakat dan
               meningkatnya biaya operasional turut menekan tingkat hunian.

     h. Kegiatan operasional pada segmen penjualan batubara maupun segmen lainnya, yang
        dilakukan Perseroan saat ini.

          Jawab:

          Kegiatan operasional pada segmen penjualan batubara maupun segmen lainnya, yang
          dilakukan Perseroan saat ini adalah:

          Segmen penjualan batubara:
          Pada segmen penjualan batubara, bahwa telah beroperasinya 2 (dua) entitas anak usaha
          Perseroan dibidang pertambangan batubara telah memberikan kontribusi bagi pendapatan
          konsolidasian Perseroan. Hal ini tercermin dari peningkatan kontribusi segmen batubara
          yang mulai menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan kinerja Perseroan.

          Segmen penjualan kayu:
          Pencapaian pada segmen penjualan kayu menunjukkan keberlanjutan operasional
          Perseroan dalam menjaga aktivitas produksi, meskipun segmen perkayuan pada tahun
          2025 mengalami penurunan akibat dari regulasi lingkungan yang semakin ketat (penerapan
          EUDR) dan kebijakan perdagangan dari Amerika Serikat, yaitu peningkatan bea masuk
          (tarif impor) berbagai produk yang masuk di pasar Amerika Serikat.

PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                                Tel.      : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                      E-mail    : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia                                                Website   : www.singarajaputra.com
   www.idx.co.id
Page 3
          Segmen penginapan:
          Segmen usaha sewa penginapan tetap beroperasi dengan berfokus pada peningkatan
          kualitas layanan dan efisiensi pengelolaan, sewa penginapan ini memberikan kontribusi
          terhadap kinerja usaha Perseroan meskipun sangat kecil.

2. Berdasarkan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) nomor 24 tentang Pendapatan, di mana
   Perseroan membukukan Pendapatan per 31 Desember 2025 sebesar Rp534,02 miliar atau
   mengalami peningkatan sebesar 22,72% YoY. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
    a. Penjelasan mengenai rendahnya realisasi pendapatan atas segmen penjualan kayu per 31
       Desember 2025.

          Jawab:

          Rendahnya realisasi pendapatan atas segmen penjualan kayu per 31 Desember 2025
          adalah pengaruh dari kebijakan regulasi lingkungan yang semakin ketat (penerapan EUDR)
          dan kebijakan perdagangan dari Amerika Serikat, yaitu peningkatan bea masuk (tarif impor)
          berbagai produk yang masuk di pasar Amerika Serikat.

     b. Penjelasan mengenai peningkatan penjualan batu bara per 31 Desember 2025 dan
        ekspektasi Perseroan atas kontribusi penjualan batu bara pada tahun 2026 ini.

          Jawab:

          Peningkatan penjualan batu bara sebesar Rp148,52miliar dikarenakan salah satu anak
          usaha Perseroan, yakni PT Persada Kapuas Prima telah membukukan pendapatan di
          tahun 2025. Di tahun 2026, Perseroan memperkirakan kontribusi penjualan batu bara
          mencapai sebesar Rp2.808 miliar.


     c. Berkenaan dengan pertanyaan nomor 2b, agar dapat dilengkapi tabel sebagai berikut:

          Jawab:

                                                       Jumlah           Negara Asal
                      Pihak Pelanggan                                                       Keterangan
                                                        (Rp)             Pelanggan
     CV Barkalin Artha Prima                        13,844,890,900   INDONESIA              -
     Rundian Fuel (Shenzhen) Co., Ltd.              35,952,117,786   RRT                    -
     PT Rizqita Sukses Abadi                        21,154,511,400   INDONESIA              -
     PT Prima Jaya Coaltrade                        31,931,498,643   INDONESIA              -
     PT Mega Ramin Indonesia                         4,759,971,300   INDONESIA              -
     Guangzhou China Resources                                                              -
     Thermal Power Co., Ltd                         33,692,221,025 RRT
     PT Mareta Persada                              14,371,404,294 INDONESIA                -
     PT Geo Mineral Trading                          6,760,094,462 INDONESIA                -

     d. Strategi Perseroan untuk meningkatkan pendapatan usaha di masa mendatang.

          Jawab:

          Strategi Perseroan untuk meningkatkan pendapatan usaha di masa mendatang adalah
          peningkatan kegiatan komersil usaha pertambangan 2 (dua) entitas anak Perseroan
          yang telah ada saat ini dan ditargetkan pada kuartal IV tahun 2026 ini, PT Pesona Bara

PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                                Tel.      : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                      E-mail    : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia                                                Website   : www.singarajaputra.com
   www.idx.co.id
Page 4
          Cakrawala akan segera beroperasi sehingga dapat memberikan kontribusi pendapatan.
          Perseroan memperkirakan kontribusi pendapatan dari penjualan batubara akan
          meningkat secara bertahap.

          Selain itu, Perseroan juga telah berencana untuk melaksanakan Penambahan Modal
          dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD), yang mana dana yang
          diperoleh dari pelaksanaan PMHMETD direncanakan akan digunakan untuk salah
          satunya mengambil alih seluruh saham PT Cristian Eka Pratama (CEP) yang bergerak
          dibidang usaha pertambangan batubara, melalui induk usahanya, PT Kemilau Mulia
          Sakti (KMS) yang dimiliki PT Petrosea Tbk (PTRO). Langkah ini diharapkan dapat
          meningkatkan kontribusi pendapatan dan laba Perseroan.

     e. Kendala yang dihadapi dan tindak lanjut yang telah dan akan dilakukan untuk
        meningkatkan pendapatan usaha atas keseluruhan segmen operasi Perseroan.

          Jawab:

          Kendala yang dihadapi dan tindak lanjut yang telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan
          pendapatan usaha atas keseluruhan segmen operasi Perseroan adalah sebagai berikut:
          - Pada segmen batubara berkaitan dengan proses penyempurnaan dokumen
             perencanaan tambang dan perizinan yang membutuhkan waktu serta koordinasi lintas
             pihak. Selain itu, pembangunan infrastruktur menuju lokasi tambang juga menghadapi
             hambatan berupa kondisi geologi yang sulit dicapai, kondisi cuaca, keterbatasan
             material di lapangan, serta proses pembebasan lahan yang memerlukan waktu cukup
             panjang. Untuk mengatasi hal tersebut, Perseroan secara proaktif mempercepat proses
             perizinan, menjalin kerja sama strategis dengan pihak ketiga dalam pembangunan
             infrastruktur, serta meningkatkan perencanaan operasional guna mendukung
             kelancaran kegiatan produksi.
          - Pada segmen industri pengolahan kayu, Perseroan menghadapi tekanan dari kebijakan
             perdagangan internasional dan regulasi lingkungan yang semakin ketat (EUDR). Untuk
             mengatasinya, Perseroan memperkuat kepatuhan terhadap standar internasional,
             meningkatkan efisiensi produksi, serta melakukan diversifikasi pasar guna menjaga
             stabilitas permintaan.
          - Sementara itu, pada segmen perhotelan, tingginya persaingan, pesatnya
             perkembangan platform digital, serta melemahnya daya beli masyarakat dan
             meningkatnya biaya operasional turut menekan tingkat hunian. Perseroan merespon
             kondisi ini melalui penguatan strategi pemasaran, optimalisasi kanal digital, dan
             peningkatan efisiensi operasional.

3. Berdasarkan CALK nomor 8 tentang Persediaan, Perseroan membukukan persediaan sebesar
   Rp145,89 miliar per 31 Desember 2025, meningkat 28,61% dibandingkan per 31 Desember
   2024 sebesar Rp113,44 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
   a. Penjelasan mengenai peningkatan persediaan bahan baku per 31 Desember 2025 sebesar
       Rp84,38 miliar, dibandingkan 31 Desember 2024 sebesar Rp57,34 miliar.

          Jawab:

          Peningkatan saldo persediaan bahan baku dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk
          menjaga kelancaran proses produksi mengingat pasokan bahan baku kayu tidak selalu
          dapat diprediksi secara pasti. Selain itu, sebagian bahan baku berasal dari pemasok
          dengan waktu pengadaan (lead time) yang relatif panjang sehingga Perseroan perlu
          menjaga tingkat persediaan yang memadai guna mengurangi risiko gangguan pasokan dan
          memastikan keberlangsungan operasional produksi.

PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                             Tel.      : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                   E-mail    : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia                                             Website   : www.singarajaputra.com
   www.idx.co.id
Page 5
    b.    Berkenaan dengan peningkatan barang jadi Perseroan, apakah kenaikan tersebut
          mencerminkan melemahnya permintaan produk sehingga menumpuk di storage? Agar
          dapat dijelaskan.

          Jawab:

          Peningkatan persediaan barang jadi per 31 Desember 2025 tidak mencerminkan
          penumpukan persediaan akibat melemahnya permintaan produk, melainkan juga
          dipengaruhi oleh kondisi pasar dan dinamika perdagangan global yang terjadi selama tahun
          berjalan.

          Pada tahun 2025, industri produk kayu menghadapi berbagai tantangan, antara lain
          perubahan regulasi dan kebijakan perdagangan internasional, termasuk implementasi
          European Union Deforestation Regulation (EUDR), perubahan kebijakan tarif di beberapa
          negara tujuan ekspor, serta kondisi geopolitik global yang meningkatkan ketidakpastian
          pasar. Faktor-faktor tersebut memengaruhi waktu realisasi penjualan dan proses
          pemasaran produk pada periode berjalan.

    c.    Berkenaan dengan persediaan batu bara sebesar Rp17,73 miliar per 31 Desember 2025,
          agar Perseroan dapat menjelaskan persediaan tersebut mencerminkan berapa ton volume
          batu bara yang telah ditambang hingga 31 Desember 2025.

          Jawab:

          Nilai persediaan sebesar Rp 17,73 miliar mencerminkan volume persediaan batu bara
          sebesar 44,3 ribu MT per 31 Desember 2025.

4. Berdasarkan CALK nomor 18 tentang Perpajakan, Perseroan membukukan saldo pajak dibayar
   dimuka sebesar Rp50,77 miliar per 31 Desember 2025, meningkat dibandingkan per 31
   Desember 2024 sebesar Rp3,84 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
   a. Penjelasan mengenai terdapat peningkatan pajak dibayar di muka berupa Pajak
       Pertambahan Nilai menjadi sebesar Rp50,77 miliar pada 31 Desember 2025.
       Jawab:

          Peningkatan saldo pajak dibayar di muka berupa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi
          sebesar Rp50,77 miliar pada tanggal 31 Desember 2025 terutama disebabkan oleh
          meningkatnya akumulasi PPN Masukan yang timbul dari perolehan barang dan jasa dalam
          rangka kegiatan usaha Perseroan selama tahun berjalan. Mengingat sudah terdapat dua
          pit yang beroperasional. Pada akhir periode pelaporan, saldo tersebut masih merupakan
          kelebihan PPN Masukan yang belum dikompensasikan dengan PPN Keluaran dan/atau
          masih akan dimanfaatkan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku

    b.    Latar belakang terdapat utang pajak sebesar Rp10,06 miliar per 31 Desember 2025 dengan
          nilai yang cukup besar tersebut.

          Jawab:

          Perseroan menjelaskan bahwa saldo utang pajak sebesar Rp10,06 miliar per 31 Desember
          2025 merupakan kewajiban perpajakan yang timbul dari kegiatan usaha normal Perseroan
          dan entitas anak selama tahun berjalan. Saldo tersebut terutama terdiri atas kewajiban
          Pajak Penghasilan dan Pajak Pembangunan yang pada tanggal pelaporan belum jatuh
          tempo pembayarannya dan/atau masih dalam proses penyelesaian administrasi sesuai
          dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.
PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                             Tel.      : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                   E-mail    : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia                                             Website   : www.singarajaputra.com
   www.idx.co.id
Page 6
    c.    Status jatuh tempo dari seluruh utang pajak Perseroan.

          Jawab:

          Perseroan menjelaskan bahwa seluruh saldo utang pajak per 31 Desember 2025
          merupakan kewajiban perpajakan yang timbul dari kegiatan usaha normal Perseroan. Pada
          tanggal pelaporan, kewajiban tersebut belum melewati batas waktu pembayaran
          sebagaimana diatur dalam ketentuan perpajakan yang berlaku dan akan diselesaikan
          sesuai dengan jatuh tempo masing-masing jenis pajak. Oleh karena itu, Perseroan tidak
          memiliki tunggakan pajak yang telah jatuh tempo.


    d.    Pengenaan denda keterlambatan pembayaran pajak kepada Perseoran. Agar dielaborasi,
          jika ada.

          Jawab:

          Perseroan telah melakukan penyelesaian atas kewajiban perpajakan dimaksud beserta
          sanksi administrasi yang dikenakan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.
          Nilai denda yang dikenakan tidak material dan tidak memberikan dampak yang signifikan
          terhadap kondisi keuangan, hasil usaha, maupun kelangsungan usaha Perseroan.

    e.    Rencana pelunasan utang pajak Perseroan.

          Jawab:

          Perseroan menjelaskan bahwa saldo utang pajak per 31 Desember 2025 akan diselesaikan
          sesuai dengan jatuh tempo masing-masing jenis pajak sebagaimana diatur dalam
          ketentuan perpajakan yang berlaku.

5. Berdasarkan CALK nomor 7 tentang Piutang Usaha, Perseroan membukukan peningkatan
   piutang usaha sebesar Rp91,32 miliar per 31 Desember 2025, meningkat 53,12% dibandingkan
   per 31 Desember 2024 sebesar Rp59,64 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
   a. Penjelasan Perseroan mengenai peningkatan saldo piutang pihak Guangzhou China
        Resources Termal Power Co., Ltd., PT Prima Jaya Coaltrade, dan PT Rizqita Sukses Abadi
        per 31 Desember 2025.

          Jawab:
          Peningkatan saldo piutang kepada pihak-pihak tersebut di atas merupakan penjualan batu
          bara dengan periode sebagai berikut:
          - Guangzhou China Resources Thermal Power Co. Ltd. sebesar Rp34,45 miliar, dengan
              tanggal faktur 23 Desember 2025.
          - PT Prima Jaya Coaltrade, sebesar Rp22,67 miliar, dengan tanggal faktur 16-31
              Desember 2025.
          - PT Rizkita Sukses Abadi, sebesar Rp5,79 miliar, dengan tanggal faktur 27 Desember
              2025.
          Di mana jika merujuk kepada terms of payment yang telah disepakati oleh masing-masing
          pihak, piutang tersebut belum jatuh tempo per 31 Desember 2025.

    b.    Merujuk pertanyaan nomor 5a, apabila piutang tersebut telah tertagih, agar dapat
          disampaikan periode penagihan dan penerimaan kas atas masing-masing pelanggan
          tersebut.

PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                            Tel.      : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                  E-mail    : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia                                            Website   : www.singarajaputra.com
   www.idx.co.id
Page 7
          Jawab:

          Piutang yang disebut dalam jawaban nomor 5a, semuanya telah tertagih penuh dengan
          rincian sebagai berikut:
          - Penerimaan dari Guangzhou China Resources Thermal Power Co. Ltd. Sebesar
              Rp34,45 miliar pada bulan Januari 2026
          - Penerimaan dari PT Prima Jaya Coaltrade sebesar Rp16,02 miliar dan Rp 6,65 miliar
              pada bulan Januari 2026.
          - Penerimaan dari PT Rizkita Sukses Abadi sebesar Rp5,79 miliar pada bulan Januari
              2026.

    c.    Agar Perseroan dapat menjelaskan dasar manajemen menyimpulkan seluruh piutang per
          31 Desember 2025 dapat ditagih seluruhnya dan tidak diperlukan cadangan penurunan
          nilai sebagaimana diungkap pada CALK 7.

          Jawab:

          Berdasarkan hasil penelaahan dan pengalaman manajemen, Perseroan dan Entitas Anak
          tidak mengalami kesulitan atas kolektibilitas piutang usaha, sehingga tidak membentuk
          cadangan penurunan nilai piutang usaha pada tanggal 31 Desember 2025.

6. Berdasarkan CALK nomor 17 tentang Utang Usaha, agar dapat dijelaskan hal-hal sebagai
   berikut:
   a. Penjelasan Perseroan mengenai peningkatan saldo utang usaha pihak PT Petrosea Tbk, PT
      Bukit Makmur Mandiri Utama, PT Sinar Alam Duta Perdana, dan PT Mitra Riau Pratama.

         Jawab:

         Peningkatan saldo utang usaha kepada PT Petrosea Tbk, PT Bukit Makmur Mandiri Utama,
         PT Sinar Alam Duta Perdana, dan PT Mitra Riau Pratama dan PT Sinar Alam Duta Perdana
         terutama disebabkan oleh meningkatnya aktivitas operasional dan pengembangan tambang
         Perseroan pada tahun berjalan seiring dengan kegiatan produksi batu bara.

    b. Berkenaan dengan pertanyaan nomor 6a, apakah utang usaha tersebut muncul atas
       operasional Perseroan di bidang pertambangan saja, atau termasuk penjualan kayu? Agar
       dapat dijelaskan.

         Jawab:

         Utang usaha kepada PT Petrosea Tbk, PT Bukit Makmur Mandiri Utama, PT Sinar Alam Duta
         Perdana, dan PT Mitra Riau Pratama timbul dari kegiatan operasional Perseroan di bidang
         pertambangan.


    c. Status utang usaha Perseroan dengan melengkapi tabel berikut:

         Jawab:

     Umur Utang                      Jumlah         Pembayaran sampai          Oustanding               Outstanding
        Usaha                         (Rp)             Saat Ini (Rp)        (dalam jutaan Rp)               (%)
   Belum Jatuh                230.588.892.876         57.822.914.765        172.765.978.111            75%
   Tempo
   0-90 hari                  184.213.925.997         43.864.238.394        140.349.687.603            76%


PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                                Tel.       : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                      E-mail     : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia                                                Website    : www.singarajaputra.com
   www.idx.co.id
Page 8
   91-180 hari                202.135.377.121           4.529.282.896        197.606.094.22             98%
                                                                             5
   Lebih dari                 -
   180 hari
   Jumlah                     616.938.195.994       106.216.436.055          510.721.759.93             83%
                                                                             9


    d. Penjelasan Perseroan mengenai tingginya utang usaha yang telah jauh tempo >90 hari
       sebesar Rp202,13 miliar atau sebesar 33,30% dari keseluruhan utang usaha.

        Jawab:

        Saldo utang usaha yang telah jatuh tempo lebih dari 90 hari sebesar Rp202,13 miliar
        terutama berasal dari kewajiban kepada kontraktor pertambangan dan pemasok yang timbul
        seiring dengan meningkatnya aktivitas produksi dan pengembangan tambang Perseroan
        pada tahun berjalan.

        Tingginya saldo utang usaha yang telah melewati jatuh tempo tersebut terutama disebabkan
        oleh pengelolaan arus kas dan modal kerja Perseroan yang memprioritaskan kebutuhan
        operasional utama selama fase pengembangan dan peningkatan produksi. Selain itu,
        sebagian saldo utang masih dalam proses rekonsiliasi administrasi, verifikasi dokumen
        pendukung, dan penjadwalan pembayaran dengan pihak terkait.

    e. Upaya Perseroan untuk melunasi utang usaha kepada pihak kreditur/supplier di masa
       mendatang.

        Jawab:

        Perseroan berkomitmen untuk memenuhi seluruh kewajiban kepada kreditur dan supplier
        sesuai kemampuan keuangan serta kesepakatan yang berlaku. Untuk itu, Perseroan telah
        dan akan terus melakukan berbagai langkah, antara lain:

          -     Meningkatkan produksi dan penjualan dari kegiatan usaha pertambangan sehingga
                dapat menghasilkan arus kas operasional yang lebih kuat untuk mendukung
                pembayaran kewajiban usaha.
          -     Melakukan pengelolaan modal kerja secara lebih efektif, termasuk pengendalian biaya
                operasional dan optimalisasi pengelolaan kas.
          -     Menyusun prioritas pembayaran kepada supplier berdasarkan tingkat urgensi
                operasional dan kesepakatan komersial yang telah disetujui bersama.
          -     Melakukan komunikasi dan koordinasi secara berkelanjutan dengan para
                kreditur/supplier terkait jadwal pembayaran guna menjaga hubungan usaha yang baik
                dan keberlangsungan operasional Perseroan.
          -     Meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor melalui rencana PMHMETD, yang
                mana dana PMHMETD salah satunya digunakan untuk modal kerja Perseroan dan
                anak usaha.


    f. Apakah pernah terdapat gugatan/somasi dari pihak kreditur atas keseluruhan outstanding
       utang usaha Perseroan? Agar dapat dijelaskan.

        Jawab:

        Sampai dengan tanggapan ini disampaikan, tidak pernah terdapat gugatan/somasi dari pihak
PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                                 Tel.       : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                       E-mail     : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia                                                 Website    : www.singarajaputra.com
   www.idx.co.id
Page 9
        kreditur atas keseluruhan outstanding utang usaha Perseroan

7. Berdasarkan CALK nomor 26 tentang Beban Usaha, agar dapat dijelaskan hal-hal sebagai
   berikut:
   a. Latar belakang serta penjelasan terdapat peningkatan gaji dan tunjangan sebesar Rp27,99
      miliar atau mengalami peningkatan 47,39% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

        Jawab:

         Peningkatan beban gaji dan tunjangan sebesar Rp27,99 miliar atau 47,39% dibandingkan
         periode yang sama tahun lalu terutama disebabkan oleh adanya penambahan tenaga kerja
         baru dan kenaikan upah secara reguler.

    b. Nature biaya jasa profesional sebesar Rp4,85 miliar.

        Jawab:

         Nature atas biaya jasa professional sebesar Rp4,85 miliar adalah biaya profesional dalam
         tahap operasional pertambangan serta biaya atas penyusunan dan penyampaian laporan
         tahunan dan jasa konsultan keuangan.

    c. Rincian akun ”lain-lain” sebesar Rp3,44 miliar pada Beban Penjualan.

        Jawab:

          Rincian atas akun lain-lain pada Beban Penjualan adalah sebagai berikut:

               Biaya                                                     Nominal (Rp)
               Komisi penjualan                                            121,441,716
               Biaya berlangganan                                            1,728,836
               Quality claim dari pelanggan                              3,130,731,891
               Biaya pengiriman                                            189,193,800
                                                    Jumlah               3,443,096,243


    d. Rincian akun ”lain-lain” sebesar Rp1,93 miliar pada Beban Umum dan Administrasi.

        Jawab:

          Rincian atas akun lain-lain pada Beban Umum & Administrasi adalah sebagai berikut:


               Biaya                                                Nominal (Rp)
               Transportasi, akomodasi dan perlengkapan                  432,092,268
               karyawan
               Kompensasi masyarakat                                       339,000,000
               Asuransi                                                    542,505,312
               Sumbangan & Retribusi                                       140,694,294
               Perlengkapan dan kebutuhan karyawan                         480,741,223
               Jumlah                                                    1,935,033,097

PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                             Tel.      : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                   E-mail    : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia                                             Website   : www.singarajaputra.com
   www.idx.co.id
Page 10
8. Berdasarkan Laporan Arus Kas, Perseroan membukukan arus kas operasi negatif dan
   mengalami penurunan per 31 Desember 2025 sebesar 51,73% dibandingkan periode yang
   sama tahun lalu. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
   a. Latar belakang dan penjelasan mengenai penurunan arus kas operasi pada 31 Desember
       2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

          Jawab:

          Penurunan arus kas dari aktivitas operasi pada tahun yang berakhir 31 Desember 2025
          dibandingkan tahun sebelumnya terutama disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan
          modal kerja seiring dengan dimulainya kegiatan produksi dan meningkatnya aktivitas
          operasional, pengembangan tambang Perseroan dan penambahan tenaga kerja, di mana
          arus kas operasional sebagian besar digunakan untuk pembayaran kepada pemasok dan
          biaya operasional lainnya.

    b.    Sehubungan dengan penurunan arus kas operasi pada 31 Desember 2025, apakah
          Perseroan mempertimbangkan pemenuhan kebutuhan modal kerja di masa mendatang
          akan bersumber dari pendanaan pihak luar atas kas internal?

          Jawab:

          Terkait pemenuhan kebutuhan modal kerja, Perseroan telah berencana untuk
          melaksanakan Penambahan Modal dengan Memesan Efek Terlebih Dahulu
          (PMHMETD), yang mana dana yang diperoleh dari pelaksanaan PMHMETD
          direncanakan akan digunakan salah satunya untuk modal kerja Perseroan dan anak
          usaha Perseroan. Selanjutnya, Perseroan juga akan memperoleh sumber dana
          pemenuhan modal kerja dari hasil operasional Perseroan dan anak usaha Perseroan.


    c.    Strategi Perseroan untuk dapat mempertahankan arus kas operasi positif di masa
          mendatang.

          Jawab:

          Langkah Perseroan untuk dapat membukukan arus kas operasi positif dimasa mendatang
          adalah meningkatkan pendapatan Perseroan dan kolektibilitas piutang usaha serta
          menjaga efisiensi biaya.


9. Berdasarkan komponen ekuitas pada Laporan Posisi Keuangan Perseroan per 31 Desember
   2025, didapat bahwa saldo laba Perseroan bernilai negatif sebesar -Rp78,27 miliar dan ekuitas
   Perseroan mengalami defisiensi sebesar -Rp687,41 miliar. Agar dapat dijelaskan:
   a. Upaya Perseroan yang akan dan telah dilakukan untuk membukukan saldo laba Perseroan
       kembali positif.


          Jawab:

          Upaya Perseroan yang akan dan telah dilakukan untuk membukukan saldo laba
          Perseroan kembali positif adalah dengan melakukan negosiasi dengan vendor ketika
          harga mengalami koreksi sehingga meningkatkan pendapatan dan melakukan efisiensi
          biaya, serta meningkatkan kinerja operasional secara optimal.

PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                           Tel.      : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                 E-mail    : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia                                           Website   : www.singarajaputra.com
   www.idx.co.id
Page 11
     b.    Upaya Perseroan yang akan dan telah dilakukan untuk membukukan ekuitas Perseroan
           kembali positif.

           Jawab:

           Upaya Perseroan yang akan dan telah dilakukan untuk membukukan ekuitas Perseroan
           kembali positif, adalah:
           1. Menambah kontribusi laba Perseroan dan anak usahanya.
           2. Meningkatkan laba Perseroan, baik dari usahanya sendiri dan anak usaha terutama
              dibidang pertambangan batubara agar berkontribusi lebih besar bagi Perseroan.
           3. Meningkatkan modal ditempatkan dan disetor melalui rencana PMHMETD.

     c.    Perkiraan jangka waktu hingga Perseroan dapat membukukan saldo laba dan ekuitas
           positif kembali

           Jawab:

           Berdasarkan proyeksi yang disusun, Perseroan memperkirakan dapat kembali
           membukukan saldo laba dan ekuitas positif setelah rencana PMHMETD menjadi efektif
           dan selesai dilaksanakan (setelah dana PHMETD diterima oleh Perseroan).

10. Berdasarkan Laporan Laba Rugi pada pos akun pendapatan ”lain-lain”, Perseroan
    membukukan pendapatan lain-lain sebesar Rp288,99 juta per 31 Desember 2025 atau
    meningkat dibandingkan 31 Desember 2024, agar dapat dijelaskan:
    a. Latar belakang serta penjelasan Perseroan mengenai peningkatan pendapatan lain-lain per
       31 Desember 2025 tersebut.

          Jawab:

          Peningkatan pendapatan lain-lain – neto menjadi sebesar Rp288,99 juta pada tahun yang
          berakhir 31 Desember 2025 terutama disebabkan oleh meningkatnya transaksi-transaksi
          yang bersifat non-rutin dan tidak berkaitan langsung dengan kegiatan usaha utama
          Perseroan.

     b. Rincian mengenai beban lain-lain per 31 Desember 2025 tersebut dengan mengisi tabel
        berikut:

          Jawab:

           No.              Rincian                  Nilai (Rp)     Keterangan
           1                Biaya laundry            (20,370,310)   Beban non operasional lain-
                                                                    lain
           2                Rugi atas terminasi      (51,763,852)   Beban non operasional lain-
                            aset                                    lain (tidak rutin)
           3                Keuntungan               997,335        Belum terealisasi
                            investasi reksa dana
                            yang           belum
                            direalisasi
           4                Penjualan     barang     360,127,181    Pendapatan lain dari aktivitas
                            bekas                                   non-operasional
                                            Total    288.990.354


 PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                             Tel.      : 62-21 8974309
 Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                   E-mail    : corsec@singarajaputra.com
 Bekasi 17550, Indonesia                                             Website   : www.singarajaputra.com
    www.idx.co.id
Page 12
     c. Penjelasan Perseroan mengenai tidak terdapatnya catatan atas Laporan Keuangan atas
        pendapatan lain-lain tersebut.

         Jawab:

         Perseroan tidak menyajikan catatan tersendiri atas akun pendapatan lain-lain karena nilai
         akun tersebut tidak material terhadap laporan keuangan secara keseluruhan dan tidak
         memiliki dampak signifikan terhadap pengambilan keputusan ekonomi pengguna laporan
         keuangan.

         Penyajian laporan keuangan Perseroan telah dilakukan sesuai dengan ketentuan PSAK 201:
         Penyajian Laporan Keuangan, yang mengatur bahwa entitas menyajikan informasi secara
         terpisah apabila informasi tersebut bersifat material.

         Pendapatan lain-lain tersebut terutama terdiri dari beberapa transaksi dengan nilai individual
         yang relatif kecil dan bersifat tidak rutin.

11. Berdasarkan CALK 12 tentang Aset Pertambangan, Perseroan membukukan aset
    pertambangan sebesar Rp463,61 miliar, atau meningkat sebesar 23,81% YoY. Agar dapat
    dijelaskan:
    a. Agar Perseroan dapat menjelaskan rincian penambahan saldo pada aset Tambang dalam
        Pengembangan PIT Maharu, PKP, PBC, dan CBP berturut-turut sebesar Rp27,90 miliar,
        Rp46,92 miliar, Rp8,06 miliar, dan Rp6,90 miliar.

         Jawab:

          1. Pit Maharu (PBP)
            Keterangan                                     Nilai penambahan tahun 2025
            Perolehan hak untuk eksplorasi                               14,814,092,000
            Kajian topografi, geologi, geokimia dan                       2,561,000,000
            geofisika
            Aktivitas yang terkait dengan                                    10,528,748,969
            evaluasi kelayakan teknis dan
            komersial    atas     penambangan
            sumber daya mineral
                                        Jumlah                               27,903,840,969

            2. PKP
             Keterangan                                    Nilai penambahan tahun 2025
             Perolehan hak untuk eksplorasi                              34,192,237,000
             Kajian topografi, geologi, geokimia dan
             geofisika                                                           1,663,824,935
             Aktivitas yang terkait dengan
             evaluasi kelayakan teknis dan
             komersial    atas     penambangan
             sumber daya mineral                                             11,072,706,841
                                         Jumlah                              46,928,768,776




 PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                               Tel.         : 62-21 8974309
 Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                     E-mail       : corsec@singarajaputra.com
 Bekasi 17550, Indonesia                                               Website      : www.singarajaputra.com
    www.idx.co.id
Page 13
            3. PBC
             Keterangan                                   Nilai penambahan tahun 2025
             Perolehan hak untuk eksplorasi                             1,622,302,500
             Kajian topografi, geologi, geokimia dan                    2,127,049,605
             geofisika
             Aktivitas yang terkait dengan                                      4,316,861,978
             evaluasi kelayakan teknis dan
             komersial    atas     penambangan
             sumber daya mineral
                                         Jumlah                                 8,066,214,083

            4. CBP
             Keterangan                                   Nilai penambahan tahun 2025
             Perolehan hak untuk eksplorasi                             1,950,914,000
             Kajian topografi, geologi, geokimia dan                    1,158,321,527
             geofisika
             Aktivitas yang terkait dengan                                      3,791,034,290
             evaluasi kelayakan teknis dan
             komersial    atas     penambangan
             sumber daya mineral
                                         Jumlah                                 6,900,269,817

     b. Penjelasan Perseroan mengenai tidak terdapatnya penambahan pada PIT Tambaan dan PIT
        Nusa selama tahun 2025.

         Jawab:
         Perseroan senantiasa membuat perencanaan yang terukur dalam pengelolaan bisnisnya.
         Terkait tidak terdapatnya penambahan pada PIT Tambaan dan PIT Nusa selama tahun 2025
         adalah karena menurut perencanaan saat ini, area penambangan difokuskan pada blok
         Maharu terlebih dahulu, dan setelahnya akan dilanjutkan ke blok Tambaan, kemudian ke
         blok Nusa. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan operasional dapat berjalan efektif dan efisien.

12. Berdasarkan CALK 13 tentang Aset Aktivitas Pengupasan Tanah, Perseroan membukukan aset
    tersebut sebesar Rp232,73 miliar, atau meningkat sebesar 366,11% YoY. Agar dapat
    dijelaskan:
    a. Penjelasan Perseroan mengenai peningkatan penambahan biaya perolehan aset
         pengupasan tanah meningkat signifikan menjadi Rp183,13 miliar pada tahun 2025.

           Jawab:

           Peningkatan penambahan biaya perolehan aset aktivitas pengupasan tanah menjadi
           Rp183,13 miliar pada tahun 2025 terutama disebabkan oleh meningkatnya aktivitas
           pengupasan lapisan penutup tanah (overburden removal) yang dilakukan Perseroan dalam
           rangka mempersiapkan dan membuka akses terhadap cadangan batubara yang akan
           ditambang.

           Pada tahun 2025, Perseroan secara intensif melakukan kegiatan pengupasan tanah pada
           PT Persada Kapuas Prima, sebagai bagian dari tahap pengembangan dan persiapan
           produksi. Aktivitas tersebut meningkat secara signifikan dibandingkan tahun 2024 seiring
           dengan dimulainya kegiatan produksi komersial anak usaha Perseroan di tahun 2025.

 PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                              Tel.         : 62-21 8974309
 Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                    E-mail       : corsec@singarajaputra.com
 Bekasi 17550, Indonesia                                              Website      : www.singarajaputra.com
    www.idx.co.id
Page 14
     b.    Menurut manajemen, bagaimana manajemen menilai efisiensi pengupasan tanah di 2025
           dibandingkan 2024, apakah terdapat inefisiensi biaya pada tahun ini dibandingkan tahun
           2024?

           Jawab:

           Manajemen menilai bahwa peningkatan biaya aktivitas pengupasan tanah pada tahun 2025
           tidak mencerminkan adanya inefisiensi biaya dibandingkan tahun 2024. Peningkatan biaya
           tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya volume pekerjaan pengupasan tanah
           yang dilakukan untuk mendukung pembukaan dan pengembangan pit tambang serta
           persiapan kegiatan produksi komersial.

13. Berdasarkan CALK 10 tentang Aset Lancar Lainnya, terdapat uang muka kontraktor sebesar
    Rp334,47 miliar. Agar dapat dijelaskan:
    a. Agar Perseroan dapat menjelaskan rincian peruntukan kegiatan atau proyek yang akan
       dilaksanakan atas uang muka kontraktor tersebut.

          Jawab:

          Saldo uang muka kontraktor sebesar Rp334,47 miliar pada tanggal 31 Desember 2025
          terutama terkait dengan biaya jasa kontraktor pertambangan yang telah ditagihkan kepada
          Perseroan sehubungan dengan aktivitas operasional tambang yang sedang berlangsung.

          Adapun komponen utama saldo tersebut meliputi biaya:
          1. Pengupasan lapisan penutup tanah (overburden removal) senilai Rp323,7M
          2. Pemindahan lapisan tanah pucuk (top soil removal) senilai Rp5,09M
          3. Kegiatan pengambilan batubara (coal getting) senilai Rp4,29M
          4. Pengangkutan (hauling) di area pit senilai Rp1,34M

          Pada tanggal pelaporan, aktivitas yang terkait dengan biaya-biaya tersebut masih berada pada
          area pit tambang dan belum seluruhnya mencapai stockpile. Oleh karena itu, berdasarkan
          pertimbangan manajemen dan kebijakan akuntansi Perseroan, biaya-biaya tersebut belum
          memenuhi kriteria untuk diakui sebagai persediaan maupun beban pada periode berjalan
          sehingga masih disajikan sebagai uang muka kontraktor dalam aset lancar lainnya.

     b. Jangka waktu atau kondisi yang harus dipenuhi agar uang muka kontraktor tersebut dapat
        dibukukan sebagai beban di masa mendatang.

          Jawab:

          Saldo uang muka kontraktor tersebut akan direklasifikasi dan diakui sesuai dengan sifat
          transaksinya. Untuk biaya yang berkaitan dengan kegiatan produksi batubara, pengakuan
          sebagai persediaan dilakukan setelah batubara berhasil diproduksi dan dipindahkan dari
          area pit menuju stockpile. Selanjutnya, persediaan tersebut akan diakui sebagai beban
          pokok penjualan pada saat batubara dijual dan pendapatan terkait diakui.

14. Berdasarkan CALK 6 tentang Saldo dan Transaksi Pihak Berelasi, agar Perseroan dapat
    menjelaskan hal-hal sebagai berikut:
    a. Penjelasan Perseroan atas peruntukan pinjaman dari pihak berelasi PT Sejahtera Kustardjo
        Lestari, PT Angsana Jaya Energi, dan PT Bara Sejahtera Bersama per 31 Desember 2025
        berturut-turut sebesar Rp54,5 miliar, Rp234,51 miliar, dan Rp172,60 miliar.

 PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                              Tel.      : 62-21 8974309
 Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                    E-mail    : corsec@singarajaputra.com
 Bekasi 17550, Indonesia                                              Website   : www.singarajaputra.com
    www.idx.co.id
Page 15
           Jawab:

           Pinjaman dari PT Sejahtera Kustardjo Lestari sebesar Rp54,50 miliar digunakan untuk
           mendukung kegiatan pembelian bahan baku kayu.

           Sementara itu, pinjaman dari PT Angsana Jaya Energi sebesar Rp234,51 miliar dan PT
           Bara Sejahtera Bersama sebesar Rp172,60 miliar digunakan sebagai modal kerja anak
           usaha pertambangan, dan akan dibayar kembali setelah penjualan batubara berjalan
           dengan lancar.

     b.    Berkenaan dengan pertanyaan nomor 14a, terdapat penambahan utang kepada pihak
           berelasi pada 31 Desember 2025. Agar Perseroan dan Manajemen dapat melakukan
           asesmen, apakah transaksi penambahan utang pihak berelasi tersebut telah sesuai dengan
           ketentuan POJK 42 Tahun 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan?

           Jawab:
           Perseroan menyampaikan bahwa transaksi penambahan utang pihak berelasi tersebut
           telah sesuai dengan ketentuan POJK 42 Tahun 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
           Benturan Kepentingan.

     c.    Penjelasan pihak afiliasi berdasarkan CALK 6 dengan mengisi tabel berikut:

           Jawab:

             No.         Pihak Afiliasi              Penjelasan       Pihak     Keterangan
                                                     Afiliasi
             1.          PT Bara Sejahtera           Pemegang saham salah                -
                         Bersama                     satu     anak    usaha
                                                     Perseroan
             2.          PT Angsana Jaya             Entitas    sepengendali             -
                         Energi                      dengan Perseroan
             3.          PT         Sejahtera        Entitas    sepengendali             -
                         Kustardjo Lestari           dengan anak usaha
                                                     Perseroan (IKN)
             4.          Prilli Budi Pasravita       Pemegang saham salah                -
                         Soetantyo                   satu     anak    usaha
                                                     Perseroan (IKN)
             5.          Fredyanto Oetomo            Pemegang saham salah                -
                                                     satu     anak    usaha
                                                     Perseroan (IKN)

15. Berkenaan dengan perkembangan atas rencana negosiasi pengambilalihan oleh entitas anak
    PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), agar dapat dijelaskan sebagai berikut:
    a. Perkembangan negosiasi beserta rencana pengambilalihan oleh CUAN tersebut hingga
        saat ini.

           Jawab:

           Berdasarkan keterangan yang kami terima PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (“CUAN”), atas
           rencana negosiasi pengambilalihan oleh entitas anak CUAN, dapat kami sampaikan
           perkembangan terkini sebagai berikut:


 PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                                       Tel.          : 62-21 8974309
 Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                             E-mail        : corsec@singarajaputra.com
 Bekasi 17550, Indonesia                                                       Website       : www.singarajaputra.com
    www.idx.co.id
Page 16
          • CUAN melalui entitas anaknya, yaitu PT Petrosea Tbk (“PTRO”), akan berpartisipasi
            dalam proses Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
            (PMHMETD) yang dilakukan oleh Perseroan.
          • Sebagaimana yang disebutkan di dalam Prospektus Ringkas Perseroan tanggal 2 Juni
            2026, PT Kreasi Jasa Persada (“KJP”) (entitas anak CUAN) telah mengalihkan seluruh
            HMETD yang dimilikinya kepada PTRO, untuk mengambil bagian sebanyak 142.410.000
            saham.
          • Selanjutnya, PTRO akan melaksanakan seluruh HMETD yang diperoleh dari KJP dan
            mengambil bagian saham baru yang akan dikeluarkan dalam proses PMHMETD
            Perseroan.

    b.    Timeline atas rencana negosiasi pengambilalihan tersebut dengan mengisi tabel berikut:

          Jawab:

         No.             Uraian                Estimasi Timeline                     Keterangan
     1           Pengumuman                   29 Desember 2025     CUAN mengumumkan telah memulai proses
                 awal rencana                                      negosiasi terkait rencana pengambilalihan
                 pengambilalihan                                   Perseroan
     2           Proses negosiasi Desember 2025 –                  Meliputi pembahasan struktur transaksi, jumlah
                 dengan pemegang Mei 2026                          saham, harga, dan target waktu penyelesaian
                 saham pengendali
     3           Proses pengalihan 2 Juni 2026                     Perseroan akan melakukan proses PMHMETD,
                 seluruh HMETD                                     dimana CUAN melalui anak usahanya akan turut
                 dari PT Kreasi                                    berpartisipasi dalam proses PMHMETD
                 Jasa Persada                                      tersebut.
                 kepada PTRO                                       Berdasarkan Prospektus Ringkas Perseroan
                                                                   yang telah disampaikan oleh Perseroan pada
                                                                   tanggal 2 Juni 2026, dimana terdapat
                                                                   keterangan pengalihan HMETD untuk
                                                                   mengambil bagian sebanyak 142.410.000
                                                                   saham dari KJP kepada PTRO sebagai bagian
                                                                   dari strategi partisipasi dalam PMHMETD.
                                                                   PTRO akan melaksanakan:
                                                                       • seluruh HMETD yang menjadi porsinya
                                                                           dalam Perseroan yaitu sebanyak-
                                                                           banyaknya 1.818.000 saham;

                                                                      •   seluruh HMETD Yang Dialihkan yang
                                                                          akan diterima oleh PTRO dari PT Kreasi
                                                                          Jasa Persada 142.410.000 saham;

                                                                      •   PTRO akan bertindak sebagai pembeli
                                                                          siaga dalam PMHMETD I, dimana
                                                                          Perseroan akan membeli sisa saham
                                                                          yang tidak diambil bagian sampai
                                                                          dengan jumlah sebanyak-banyaknya
                                                                          setara 116,180,000 saham.

     4           Pelaksanaan                  Juni –Juli 2026      Jadwal sementara PMHMETD Perseroan
                 PMHMETD oleh                 (berlangsung)        merujuk pada jadwal berikut:
PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                                        Tel.      : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                              E-mail    : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia                                                        Website   : www.singarajaputra.com
   www.idx.co.id
Page 17
          No.             Uraian                Estimasi Timeline         Keterangan
                  Perseroan




16. Informasi / fakta / kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga Efek
    Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.

     Jawab:

     Sepanjang pengetahuan terbaik Perseroan, selain yang telah diungkapkan kepada publik
     sampai dengan tanggal surat tanggapan ini, tidak terdapat informasi/fakta/kejadian penting
     lainnya yang material yang dapat mempengaruhi harga saham Perseroan yang belum
     diungkapkan kepada publik.




 PT SINGARAJA PUTRA Tbk.                                            Tel.      : 62-21 8974309
 Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang                  E-mail    : corsec@singarajaputra.com
 Bekasi 17550, Indonesia                                            Website   : www.singarajaputra.com
    www.idx.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.43 MB
Published5 Jun 2026
Pages17
Characters54,103
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 32 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Singaraja Putra Tbk. p.1 ×53
linked org Lippo Cikarang p.1 ×17
linked org PT Bukit Makmur Mandiri Utama p.7 ×5
linked org Bara Sejahtera p.14 ×3
linked person Fredyanto Oetomo p.15
linked org Petrindo Jaya Kreasi Tbk p.15 ×5
linked org PT Kreasi Jasa Persada p.16 ×3
possible org Petrosea Tbk p.4 ×10
unresolved org PT Persada Kapuas Prima p.1 ×3
unresolved org PT Pasir Bara Prima p.1
unresolved org PT Pesona Bara Cakrawala p.1
unresolved org PT Dwi Daya Swakarya p.2
unresolved org PT Rizqita Sukses Abadi p.3 ×2
unresolved org PT Prima Jaya Coaltrade p.3 ×4
unresolved org PT Mega Ramin Indonesia p.3
unresolved org Thermal Power Co., Ltd p.3
unresolved org PT Mareta Persada p.3
unresolved org PT Geo Mineral Trading p.3
unresolved org PT Pesona Bara p.3
unresolved org PT Cristian Eka Pratama p.4
unresolved org PT Kemilau Mulia Sakti p.4
unresolved org Guangzhou China Resources Termal Power Co., Ltd. p.6
unresolved org Guangzhou China Resources Thermal Power Co. Ltd. p.6 ×2
unresolved org PT Rizkita Sukses Abadi p.6 ×2
unresolved org PT Sinar Alam Duta Perdana p.7 ×4
unresolved org PT Mitra Riau Pratama. Jawab p.7
unresolved org PT Mitra Riau Pratama p.7 ×2
unresolved org PT Sejahtera Kustardjo Lestari p.14 ×2
unresolved org PT Angsana Jaya Energi p.14 ×2
unresolved org PT Bara Sejahtera Bersama p.14 ×2
unresolved org PT Angsana Jaya p.15
unresolved org PT Kreasi p.16

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result