Skip to content
Back to announcement

20260605_SAME_Laporan Informasi dan Fakta Material_32097925_lamp2.pdf

Other Text extracted SAME

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 12

Page 1
               PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN INFORMASI ATAS
              KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM
            PT SARANA MEDITAMA METROPOLITAN TBK (“PERSEROAN”)
SEHUBUNGAN DENGAN PENAMBAHAN MODAL TANPA HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU
(“PMTHMETD”) DALAM RANGKA PELAKSANAAN PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM MANAJEMEN
                     DAN KARYAWAN (“PROGRAM MESOP”)

Informasi ini merupakan Perubahan dan/atau Tambahan Informasi atas Keterbukaan Informasi
dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.04/2019 tentang
Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan
Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“POJK
No.14/2019”) yang telah dipublikasikan di situs web Bursa Efek Indonesia dan situs web Perseroan
pada tanggal 26 April 2026.

Sampai dengan tanggal Perubahan dan/atau Tambahan Informasi atas Keterbukaan Informasi ini
dipublikasikan, Perseroan tidak menerima informasi atas adanya keberatan dari pihak-pihak
tertentu dan Perseroan meyakini bahwa tidak terdapat persyaratan, ketentuan atau pembatasan
yang terdapat dalam perjanjian yang akan merugikan hak dari pemegang saham publik sehubungan
rencana Program MESOP.




                         PT SARANA MEDITAMA METROPOLITAN Tbk
                               Berkedudukan di Jakarta Timur

                                    Kegiatan Usaha Utama:
                                  Aktivitas Rumah Sakit Swasta

                                          Kantor Pusat:
                       Jl. Pulomas Barat VI No. 20, Kayu Putih, Pulo Gadung,
                                 Jakarta Timur 13210, Indonesia.
                                           Telp. 150 789
                                      Website: www.emc.id
                                      Email: corsec@emc.id

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa terkait mata acara menyetujui rencana Perseroan untuk
melakukan PMTHMETD dalam rangka Program MESOP sebagaimana diungkapkan dalam Perubahan
dan/atau Tambahan Informasi atas Keterbukaan Informasi ini akan diselenggarakan pada hari
Selasa, 9 Juni 2026 (“RUPSLB”), sebagaimana telah diumumkan dalam Pengumuman Rapat Umum
Pemegang Saham pada tanggal 26 April 2026 dan Pemanggilan pada tanggal 11 Mei 2026 yang
dimuat di situs web Bursa Efek Indonesia, situs web Kustodian Sentral Efek Indonesia dan situs web
Perseroan.

Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menyatakan bertanggung jawab penuh atas kebenaran
informasi yang tercantum dalam Keterbukaan Informasi ini, yang dibuat setelah melakukan
pemeriksaan yang wajar, dan juga menegaskan bahwa setiap informasi material terkait rencana
PMTHMETD yang terdapat dalam Keterbukaan Informasi ini adalah benar dan tidak terdapat fakta
material lain yang tidak diungkapkan atau dihilangkan yang dapat mengakibatkan informasi dalam
Keterbukaan Informasi ini menjadi tidak benar dan/atau menyesatkan.

Perubahan dan/atau Tambahan Informasi atas Keterbukaan Informasi ini diterbitkan
                      di Jakarta pada tanggal 5 Juni 2026

                                                                                                     1
Page 2
                                         DEFINISI

“Anggaran Dasar    :   Anggaran dasar Perseroan yang terakhir diubah berdasarkan Akta No. 69
Perseroan”             tanggal 27 Maret 2026, yang dibuat di hadapan Aulia Taufani S.H., Notaris
                       di Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan kepada dan diterima oleh
                       Menteri Hukum Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan
                       Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0093588
                       tanggal 31 Maret 2026.
“BAE”              :   Biro Administrasi Efek, berarti pihak yang melaksanakan administrasi
                       saham Perseroan yang ditunjuk oleh Perseroan, dalam hal ini yaitu PT
                       Bima Registra, berkedudukan di Jakarta.
“BEI”              :   Singkatan dari PT Bursa Efek Indonesia, suatu Perseroan Terbatas yang
                       didirikan dan dijalankan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia
                       serta berkedudukan di Jakarta dan merupakan Bursa Efek di mana saham
                       Perseroan dicatatkan.
“DPS”              :   Daftar Pemegang Saham, yaitu daftar yang memuat nama-nama pemegang
                       saham Perseroan, sebagaimana diatur dalam UUPT.
“Grup Perseroan”   :   Perseroan dan Perusahaan Terkendali.
“Hari Bursa”       :   Hari di mana BEI atau badan hukum yang menggantikannya
                       menyelenggarakan kegiatan bursa efek menurut peraturan perundang-
                       undangan yang berlaku dan ketentuan-ketentuan bursa efek tersebut dan
                       bank dapat melakukan kliring.
“Hari Kalender”    :   Tiap hari dalam 1 (satu) tahun sesuai dengan kalender Gregorius tanpa
                       kecuali, termasuk hari Minggu dan hari libur nasional yang ditetapkan
                       sewaktu-waktu oleh Pemerintah Republik Indonesia dan hari kerja biasa
                       yang karena suatu keadaan tertentu ditetapkan oleh Pemerintah Republik
                       Indonesia sebagai bukan hari kerja biasa.
“Hari Kerja”       :   Hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional atau hari
                       libur lain yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.
“KSEI”             :   Singkatan dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, berkedudukan di
                       Jakarta yang merupakan Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sesuai
                       dengan UUPM.
“Menkum”           :   Menteri Hukum Republik Indonesia.
“Otoritas Jasa     :   Lembaga yang independen sebagaimana dimaksud dalam Undang-
Keuangan” atau         Undang No. 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (“UU OJK”),
“OJK”                  yang tugas dan wewenangnya meliputi pengaturan dan pengawasan
                       kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan, pasar modal, perasuransian,
                       dana pensiun, lembaga pembiayaan dan lembaga keuangan lainnya, di
                       mana sejak tanggal 31 Desember 2012, OJK merupakan lembaga yang
                       menggantikan dan menerima hak dan kewajiban untuk melakukan fungsi
                       pengaturan dan pengawasan dari Bapepam dan/atau Bapepam dan LK
                       sesuai dengan ketentuan Pasal 55 UU OJK.
“Perusahaan        :   Perusahaan yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak
Terkendali”            langsung oleh Perseroan dari waktu ke waktu, antara lain:
                       1. PT Sarana Meditama International;
                       2. PT Sarana Meditama Anugerah;
                       3. PT Kurnia Sejahtera Utama;
                       4. PT Utama Pratama Medika;
                       5. PT Unggul Pratama Medika;
                       6. PT Kedoya Adyaraya Tbk; dan
                       7. PT Sinar Medika Sejahtera.
“Pemegang Saham”   :   Pihak-pihak yang memiliki manfaat atas saham Perseroan yang disimpan
                       dan diadministrasikan dalam rekening efek pada KSEI, yang tercatat


                                                                                                2
Page 3
                          dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan yang diadministrasikan oleh
                          Biro Administrasi Efek yakni PT Bima Registra.
“Pemegang Saham       :   Pemegang saham yang tidak mempunyai kepentingan ekonomis pribadi
Independen”               sehubungan dengan PMTHMETD, dan:
                          a.   bukan merupakan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,
                               pemegang saham utama, dan Pengendali dari Perseroan; atau
                          b.   bukan merupakan afiliasi dari anggota Direksi, anggota Dewan
                               Komisaris, pemegang saham utama, dan Pengendali dari Perseroan.
“Peraturan No. I-A”   :   Keputusan Direksi BEI Nomor: Kep-00045/BEI/03-2026 perihal
                          Perubahan Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham Dan Efek
                          Bersifat Ekuitas Selain Saham Yang Diterbitkan Oleh Perusahaan Tercatat
                          tertanggal 31 Maret 2026 beserta lampirannya.
“Peserta Program      :   Seluruh karyawan, anggota Direksi, dan anggota Dewan Komisaris yang
MESOP”                    menenuhi syarat sebagai berikut:
                          1. anggota Dewan Komisaris Perseroan (terkecuali Komisaris
                              Independen) dan Perusahaan Terkendali yang disetujui oleh Komite
                              Nominasi dan Remunerasi Perseroan dan menjabat pada saat
                              pembagian saham cuma-cuma sebagai bagian dari kompensasi;
                          2. anggota Direksi Perseroan dan Perusahaan Terkendali yang
                              diusulkan oleh Direksi Perseroan dan mendapatkan persetujuan dari
                              Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan dan menjabat pada saat
                              pembagian saham cuma-cuma sebagai bagian dari kompensasi;
                          3. karyawan tetap Perseroan dan Perusahaan Terkendali yang
                              ditetapkan oleh Direksi Perseroan dengan persyaratan: (i) memiliki
                              posisi/jabatan setidaknya pada peringkat (Grade) N-3 ke atas; (ii)
                              tercatat dalam data karyawan Perseroan dan Perusahaan Terkendali;
                              dan (iii) telah bekerja selama minimum 6 (enam) bulan sebelum
                              tanggal pembagian saham cuma-cuma sebagai bagian dari
                              kompensasi.
“POJK No. 14/2019”    :   Peraturan OJK No. 14/POJK.04/2019 tanggal 30 April 2019 tentang
                          Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2015
                          tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan
                          Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.
“POJK No. 15/2020”    :   Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 tanggal 21 April 2020 tentang
                          Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
                          Perusahaan Terbuka.
“RUPSLB”              :   Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan, yang akan
                          diselenggarakan pada hari Selasa, tanggal 9 Juni 2026.
“Saham”               :   Seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam
                          Perseroan pada tanggal atas Keterbukaan Informasi ini disampaikan.
“Saham Baru”          :   Sebanyak-banyaknya sebesar 34.329.265 (tiga puluh empat juta tiga ratus
                          dua puluh sembilan ribu dua ratus enam puluh lima) saham baru yang
                          akan dikeluarkan dari simpanan Perseroan (portepel) dengan nilai
                          nominal Rp20,- per saham atau sebanyak-banyaknya 0,2% (nol koma dua
                          persen) dari modal ditempatkan dan disetor dalam Perseroan yang
                          berjumlah 17.164.632.545 (tujuh belas miliar seratus enam puluh empat
                          juta enam ratus tiga puluh dua ribu lima ratus empat puluh lima) saham
                          berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, dalam rangka pelaksanaan
                          Program MESOP oleh Perseroan.
“UUPM”                :   Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal, yang diundangkan
                          pada tanggal 10 November 1995, berdasarkan Lembaran Negara Republik
                          Indonesia No. 64 Tahun 1995, Tambahan No. 3608.




                                                                                                3
Page 4
“UUPT”   :   Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang
             Perseroan Terbatas, berdasarkan Lembaran Negara Republik Indonesia
             No. 106 Tahun 2007, Tambahan No. 4746.




                                                                              4
Page 5
                             ALASAN DAN TUJUAN PROGRAM MESOP

Dalam beberapa tahun terakhir, Perseroan telah mengalami peningkatan performa yang memperkuat
struktur permodalan Perseroan. Peningkatan tersebut diyakini Perseroan dapat terjadi tidak lain
karena komitmen dan kerja keras dari manajemen dan karyawan. Oleh karena itu, sebagai bentuk
apresiasi dan strategi Perseroan untuk terus mengoptimalkan kinerja dan mempertahankan
pertumbuhan yang berkesinambungan bagi Perseroan, Perseroan berencana untuk melaksanakan
Program Kepemilikan Saham Manajemen dan Karyawan (Management and Employee Stock Ownership
Program atau “Program MESOP”). Program MESOP juga bertujuan untuk meningkatkan rasa memiliki
dari manajemen dan karyawan Perseroan dan Perusahaan Terkendali (“Grup Perseroan”), baik
terhadap Perseroan maupun terhadap Grup Perseroan. Melalui Program MESOP ini, Perseroan
berharap dapat meningkatkan kinerja dari peserta Program MESOP yang pada akhirnya akan
meningkatkan kinerja Grup Perseroan.

Perseroan berencana untuk melakukan PMTHMETD dalam rangka melaksanakan Program MESOP,
dengan menerbitkan saham secara cuma-cuma kepada peserta Program MESOP, dimana saham baru
yang dikeluarkan dari portepel sebanyak-banyaknya sebesar 34.329.265 (tiga puluh empat juta tiga
ratus dua puluh sembilan ribu dua ratus enam puluh lima) saham atau 0,2% (nol koma dua persen) dari
jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan (“Saham Baru”).

Program MESOP yang dimaksud dalam Keterbukaan Informasi ini merupakan Program Penawaran
Saham Baru oleh Perseroan ditujukan secara terbatas kepada para Direktur Perseroan dan/atau para
manajemen dan karyawan kunci Perseroan dan Grup Perseroan, yang memegang posisi strategis dalam
Perseroan, sehingga memenuhi kategori Penawaran Efek yang bukan merupakan Penawaran Umum
sebagaimana diatur dalam POJK 29/POJK.04/2021 tentang Penawaran yang bukan Merupakan
Penawaran Umum Juncto SEOJK 33/SEOJK.04/2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Penawaran Efek
yang Bukan Merupakan Penawaran Umum.

Program MESOP akan dilaksanakan oleh Perseroan dengan merujuk kepada ketentuan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.04/2019 tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“POJK No. 14/2019”),


                               KETERANGAN TENTANG PERSEROAN

A. Riwayat Singkat

    Perseroan didirikan dengan nama PT Sarana Meditama Metropolitan dan pada awalnya bergerak di
    bidang usaha pekerjaan teknik, perdagangan umum, jasa, industri dan kerajinan, keagenan, dan
    penanaman modal dalam gedung-gedung. Pendirian tersebut dituangkan dalam Akta No. 27 tanggal
    13 November 1984, yang dibuat di hadapan Budiarti Karnadi S.H., Notaris di Jakarta, yang telah
    memperoleh pengesahan Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-
    933.HT.01.01.TH.85 tertanggal 25 Februari 1985 (“Akta Pendirian”). Perseroan kemudian
    melakukan pencatatan saham di BEI atau go public pada tanggal 11 Januari 2013. Dengan merujuk
    kepada ketentuan UUPT dan peraturan perundang-undangan lainnya di bidang pasar modal, nama
    PT Sarana Meditama Metropolitan berubah menjadi PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk sebagai
    akibat dari dilaksanakannya go public tersebut.

    Perseroan berdomisili di Jakarta Timur dengan alamat kantor di Jalan Pulomas Barat VI No. 20,
    Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Kota Jakarta Timur, Provinsi Daerah Khusus Ibukota
    Jakarta.

    Pemegang saham Perseroan telah menyetujui perubahan seluruh anggaran dasar antara lain untuk
    disesuaikan dengan POJK No. 15/2020 yaitu berdasarkan Akta No. 33 tertanggal 10 Mei 2021, yang
    dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan kepada
    dan diterima oleh Menkumham melalui Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
    Dasar No. AHU-AH.01.03-0304276 tertanggal 11 Mei 2021.




                                                                                                    5
Page 6
   Selain itu, anggaran dasar Perseroan yang terakhir diubah berdasarkan Akta No. 69 tanggal 27
   Maret 2026, yang dibuat di hadapan Aulia Taufani S.H., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah
   diberitahukan kepada dan diterima oleh Menteri Hukum Republik Indonesia (“Menkum”) melalui
   Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0093588 tanggal
   31 Maret 2026. (“Anggaran Dasar Perseroan”).

B. Kegiatan Usaha Utama
   Aktivitas Rumah Sakit Swasta.

C. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham
    Sampai dengan tanggal Keterbukaan Informasi ini, struktur kepemilikan saham Perseroan adalah
    sebagai berikut:




   Berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 30 April 2026, struktur permodalan
   dan kepemilikan saham Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                               Nilai Nominal per Saham
                    Keterangan                                          Rp20,-
                                                 Jumlah Saham          Nilai Nominal (Rp)     %
     Modal Dasar                                 25.000.000.000           500.000.000.000         -
     Modal Ditempatkan dan Disetor
     Pemegang Saham:
     1. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk            14.560.826.345          291.216.526.900    84,83
     2. Masyarakat                                 2.603.806.200           52.076.124.000    15,17
     Total Modal Ditempatkan dan Disetor         17.164.632.545          343.292.650.900      100
     Total Saham Portepel                         7.835.367.455          156.707.349.100         -

   Pemegang Saham Pengendali Perseroan sesuai Pasal 1 angka 4 POJK Nomor 9/POJK.04/2018
   adalah PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (“EMTEK”) dengan jumlah saham 14.560.826.345 atau
   sebesar 84,83% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan. Bapak Eddy Kusnadi Sariaatmadja
   yang memiliki saham EMTEK secara langsung sebanyak 21,88% dan secara tidak langsung melalui
   PT Adikarsa Sarana, sebesar 14,09%. Dan total kepemilikan saham akhir Bapak Eddy Kusnadi
   Sariaatmadja di EMTEK sebesar 35,97%.

   Dengan demikian, Bapak Eddy Kusnadi Sariaatmadja, yang merupakan pemegang saham
   pengendali EMTEK, adalah Pemilik Manfaat Akhir Perseroan.

D. Kepengurusan dan Pengawasan

   Akta No. 21 tanggal 18 Juni 2025, yang dibuat di hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.Kn. Notaris di
   Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan kepada dan diterima oleh Menkumham melalui Surat
   Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0303802 tanggal 26
   Juni 2025, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:




                                                                                                      6
Page 7
          Dewan Komisaris
          Presiden Komisaris dan Komisaris        :       Robert Pakpahan
          Independen
          Komisaris Independen                    :       Unggung Cahyono
          Komisaris Independen                    :       Heru Kristiyana
          Komisaris                               :       Alexander Tedja

          Direksi
          Presiden Direktur                       :       Jusup Halimi
          Wakil Presiden Direktur                 :       Juniwati Gunawan
          Direktur                                :       Meta Dewi Thedja
          Direktur                                :       drg. Nailufar, MARS
          Direktur                                :       Kusmiati
          Direktur                                :       Armen Antonius Djan

    Pada tanggal Keterbukaan Informasi ini, Perseroan, anggota Direksi dan Dewan Komisaris
    Perseroan tidak sedang terlibat dalam perkara atau sengketa yang material, baik di pengadilan
    maupun di luar pengadilan, yang mungkin dapat berpengaruh secara negatif terhadap
    kelangsungan usaha Perseroan dan/atau Perusahaan Terkendali serta pelaksanaan.

                             INFORMASI TENTANG PROGRAM MESOP

Program MESOP adalah program penawaran saham baru Perseroan secara cuma-cuma kepada
karyawan, anggota Direksi, dan anggota Dewan Komisaris Perseroan dan/atau Perusahaan Terkendali
yang memenuhi syarat untuk memiliki saham Perseroan melalui penerbitan Saham Baru yang
dikeluarkan dari portepel dengan jumlah sebanyak-banyaknya 34.329.265 (tiga puluh empat juta tiga
ratus dua puluh sembilan ribu dua ratus enam puluh lima) saham atau 0,2% (nol koma dua persen) dari
jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan, dengan nilai
nominal per saham sebesar Rp20,- (dua puluh Rupiah) yang mana harga pelaksanaannya akan
ditetapkan oleh Direksi Perseroan dengan persetujuan Dewan Komisaris Perseroan sesuai dengan
ketentuan Butir V.2. Lampiran II Peraturan Pencatatan PT Bursa Efek Indonesia No. I-A Keputusan No.
Kep-00045/BEI/03-2026 tanggal 31 Maret 2026 perihal Perubahan Peraturan tentang Pencatatan
Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat (“Peraturan
No. I-A”). Sumber pendanaan untuk pelaksanaan Program MESOP berasal dari kas internal Perseroan
dan/atau sumber pendanaan lainnya yang akan ditentukan kemudian oleh Perseroan.

Program MESOP yang dilaksanakan oleh Perseroan bukan merupakan Penawaran Umum kepada
masyarakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 3 POJK Nomor 45 Tahun 2024. Program
MESOP ini diselenggarakan secara terbatas dan khusus diperuntukkan bagi manajemen dan/atau
karyawan Perseroan serta tidak ditujukan untuk ditawarkan atau didistribusikan kepada masyarakat
luas.

Program MESOP yang dimaksud dalam Keterbukaan Informasi ini merupakan Program Penawaran
Saham Baru oleh Perseroan ditujukan secara terbatas kepada para Direktur Perseroan dan/atau para
manajemen dan karyawan kunci Perseroan dan Grup Perseroan, yang memegang posisi strategis dalam
Perseroan, sehingga memenuhi kategori Penawaran Efek yang bukan merupakan Penawaran Umum
sebagaimana diatur dalam POJK 29/POJK.04/2021 tentang Penawaran yang bukan Merupakan
Penawaran Umum Juncto SEOJK 33/SEOJK.04/2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Penawaran Efek
yang Bukan Merupakan Penawaran Umum.

A. Peserta Program MESOP
    Peserta Program MESOP adalah seluruh karyawan, anggota Direksi, dan anggota Dewan Komisaris
    yang menenuhi syarat sebagai berikut:
    1.   anggota Dewan Komisaris Perseroan (terkecuali Komisaris Independen) dan Perusahaan
         Terkendali yang disetujui oleh Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan dan menjabat pada
         saat pembagian saham cuma-cuma sebagai bagian dari kompensasi;




                                                                                                 7
Page 8
   2.   anggota Direksi Perseroan dan Perusahaan Terkendali yang diusulkan oleh Direksi Perseroan
        dan mendapatkan persetujuan dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan dan menjabat
        pada saat pembagian saham cuma-cuma sebagai bagian dari kompensasi; dan
   3.   karyawan tetap Perseroan dan Perusahaan Terkendali yang ditetapkan oleh Direksi Perseroan
        dengan persyaratan: (i) memiliki posisi/jabatan setidaknya pada peringkat (Grade) N-3 ke atas;
        (ii) tercatat dalam data karyawan Perseroan dan Perusahaan Terkendali; dan (iii) telah bekerja
        selama minimum 6 (enam) bulan sebelum tanggal pembagian saham cuma-cuma sebagai
        bagian dari kompensasi;
   yang selanjutnya disebut sebagai “Peserta Program MESOP”.

B. Periode Pembagian Saham
   Dengan merujuk kepada ketentuan POJK No. 14/2019, Program MESOP ini akan dilaksanakan
   dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal RUPS yang menyetujui Program MESOP ini. Dalam
   hal ini, apabila disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang akan
   diselenggarakan pada tanggal 9 Juni 2026, periode pelaksanaan Program MESOP adalah tahun 2026
   sampai dengan tahun 2031.
   Apabila dianggap relevan bagi Direksi Perseroan dengan persetujuan dari Komite Nominasi dan
   Remunerasi Perseroan, Saham Baru akan diterbitkan sebesar 25% (dua puluh lima persen) setiap
   tahunnya selama 4 (empat) tahun berturut-turut. Perseroan memastikan bahwa jumlah
   keseluruhan Saham Baru yang akan diterbitkan tidak akan melebihi sebanyak-banyaknya
   34.329.265 (tiga puluh empat juta tiga ratus dua puluh sembilan ribu dua ratus enam puluh lima)
   saham atau setara dengan sebanyak-banyaknya 0,2% (nol koma dua persen) dari jumlah saham
   yang telah ditempatkan dan disetor dalam Perseroan. Perhitungan maksimal penerbitan Saham
   Baru tersebut dalam pelaksanaanya akan tetap memenuhi ketentuan Pasal 8C POJK 14/2019. Setiap
   Saham Baru yang diterbitkan tersebut dibagikan kepada Peserta Program MESOP dengan waktu
   tunggu (vesting period) yang akan ditentukan kemudian oleh Perseroan. Adapun dividen yang akan
   dibagikan oleh Perseroan kepada Peserta Program MESOP hanyalah dividen dari saham yang sudah
   diterbitkan, yang mana akan dibagikan secara resmi kepada Peserta Program MESOP.

   Saham Baru akan dibagikan kepada Peserta Program MESOP dalam beberapa tahap yang akan
   ditentukan oleh Direksi Perseroan dengan persetujuan terlebih dahulu dari Komite Nominasi dan
   Remunerasi Perseroan. Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan akan melakukan perhitungan
   saham yang akan dialokasikan kepada Peserta Program MESOP yang berhak berdasarkan kinerja
   peserta dan dengan memperhatikan tugas dan tanggung jawabnya dalam mengambil keputusan
   yang berdampak signifikan terhadap kinerja Perseroan.

C. Penetapan Harga Pelaksanaan Saham Baru

   Penetapan harga pelaksanaan saham Program MESOP akan ditetapkan oleh Direksi dengan
   persetujuan Dewan Komisaris Perseroan dengan mengacu pada ketentuan Butir V. 2 Lampiran II
   Peraturan No. I-A, yang menetapkan harga pelaksanaan sekurang-kurangnya 90% (sembilan puluh
   persen) dari rata-rata harga penutupan saham Perseroan selama kurun waktu 25 (dua puluh lima)
   hari bursa berturut-turut di pasar reguler sebelum tanggal laporan ke Bursa Efek Indonesia (“BEI”)
   terkait rencana pelaksanaan MESOP atau dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan
   di bidang perseroan terbatas dan pasar modal, serta standar akuntansi yang berlaku.

D. Status Saham Program MESOP

   Saham Baru yang akan diterbitkan dalam Program MESOP ini memiliki hak, kedudukan, dan derajat
   yang sama dalam segala hal dengan saham-saham lain yang telah ditempatkan dan disetor penuh
   ke dalam Perseroan, termasuk dalam hal perolehan hak atas dividen dan pengeluaran hak suara
   dalam Rapat Umum Pemegang Saham dan aksi korporasi lainnya yang akan dilaksanakan oleh
   Perseroan.




                                                                                                    8
Page 9
E. Periode Penerbitan Saham Baru dan Pelaksanaan Program MESOP

     Periode penerbitan Saham Baru akan diterbitkan 25% (dua puluh lima persen) setiap tahunnya
     selama 4 (empat) tahun berturut-turut. Jumlah peserta Program MESOP dan hal-hal lain terkait
     pelaksanaan Program MESOP akan ditentukan kemudian oleh Perseroan, dengan tetap
     memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan dibidang pasar modal yang berlaku.

F.   Persyaratan Program MESOP
     Dengan memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku, Program MESOP ini dapat dilakukan
     dengan terlebih dahulu memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
     1.   Perseroan telah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham untuk melaksanakan
          Program MESOP;
     2.   Perseroan telah memperoleh persetujuan BEI atas permohonan pra-pencatatan saham
          tambahan yang berasal dari Program MESOP;
     3.   Apabila Peserta Program MESOP mengundurkan diri dari jabatannya di Perseroan atau
          Perusahaan Terkendali, maka seluruh saham yang akan diberikan namun belum memenuhi
          waktu tunggu (vesting period) akan hangus dan Peserta Program MESOP tersebut tidak berhak
          atas saham tersebut. Apabila Peserta Program MESOP diberhentikan dari jabatannya dari
          Perseroan atau Perusahaan Terkendali karena Peserta Program MESOP terbukti melanggar
          peraturan perusahaan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka seluruh saham
          yang akan diberikan namun belum memenuhi waktu tunggu (vesting period) akan hangus dan
          Peserta Program MESOP tersebut tidak berhak atas saham tersebut.; dan
     4.   Syarat-syarat lain yang akan ditetapkan oleh Direksi lebih lanjut setelah mendapatkan
          rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan.

G. Analisis dan Pembahasan Manajemen Mengenai Kondisi Keuangan Perseroan

     Program MESOP dilaksanakan oleh Perseroan dengan memberikan saham secara cuma-cuma tanpa
     hak opsi kepada Peserta Program MESOP, sehingga seluruh biaya yang timbul, termasuk biaya
     perolehan saham, sepenuhnya ditanggung oleh Perseroan.

     Sumber pendanaan yang akan digunakan oleh Perseroan untuk melaksanakan Program MESOP ini
     berasal dari kas internal dan/atau sumber pendanaan lainnya yang akan ditentukan lebih lanjut
     oleh Perseroan.

     Pada saat melaksanakan Program MESOP ini, Perseroan berkomitmen untuk mematuhi ketentuan
     peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk untuk memenuhi dan/atau mematuhi
     segala bentuk kewajiban pajak yang timbul dari pelaksanaan Program MESOP.

     Pelaksanaan penambahan modal melalui Program MESOP ini akan berdampak positif terhadap
     struktur permodalan Perseroan, karena meningkatkan jumlah saham yang beredar secara langsung
     akan memperbesar ekuitas Perseroan.

     Dengan demikian, dengan bertambahnya ekuitas, struktur permodalan Perseroan menjadi lebih
     kuat dan sehat, yang pada akhirnya mendukung strategi pertumbuhan jangka Panjang serta
     meningkatkan nilai Perseroan. Selanjutnya, Perseroan mengharapkan bahwa Program MESOP ini
     dapat mendorong loyalitas dan motivasi manajemen serta karyawan, tanpa menimbulkan gangguan
     stabilitas keuangan Perseroan.

     Proyeksi Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan Sehubungan Dengan
     Pelaksanaan Program MESOP
     Dengan merujuk kepada Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 30 April 2026 dari PT Bima
     Registra, berikut adalah proyeksi permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sebelum
     dan sesudah penerbitan Saham Baru:




                                                                                                 9
Page 10
                                     Sebelum Penerbitan Saham                       Sesudah Penerbitan Saham
                                          Program MESOP                                  Program MESOP
                                      Nilai Nominal per Saham                         Nilai Nominal per Saham
         KETERANGAN                            Rp20,-                                          Rp20,-

                             Jumlah Saham      Nilai Nominal (Rp)    %       Jumlah Saham      Nilai Nominal (Rp)    %

      Modal Dasar            25.000.000.000     500.000.000.000          -   25.000.000.000     500.000.000.000          -
      Modal Ditempatkan
      dan Disetor
      Pemegang Saham:
      1 PT Elang Mahkota
                              14.560.826.345     291.216.526.900    84,83     14.560.826.345     291.216.526.900    84,66
          Teknologi Tbk
      2 Masyarakat             2.603.806.200      52.076.124.000    15,17      2.603.806.200      52.076.124.000    15,14
      3 Program MESOP                      -                   -        -         34.329.265         686.585.300     0,20
      Total Modal            17.164.632.545     343.292.650.900      100     17.198.961.810     343.979.236.200      100
      Ditempatkan dan
      Disetor
      Total Saham             7.835.367.455     156.707.349.100          -    7.801.038.190     156.020.763.800          -
      Portepel


    Terhadap keseluruhan Pelaksanaan Program MESOP apabila semunya saham diterbitkan yang
    merupakan Saham Baru yang dikeluarkan dari saham portepel Perseroan, maka pemegang saham
    Perseroan akan mengalami penurunan (dilusi) kepemilikan saham secara proporsional sesuai
    dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan yaitu sebanyak-banyaknya 0,2% (nol koma dua
    persen).

H. Tidak ada Keberatan dari Pihak-Pihak Tertentu dan Persetujuan dan/atau Perizinan
   Terlebih Dahulu

    Hingga keterbukaan informasi ini diterbitkan, Perseroan tidak menerima keberatan dari pihak-
    pihak tertentu terkait dengan rencana PMTHMETD oleh Perseroan.

    Lebih lanjut, tidak ada pembatasan yang dapat menghalangi rencana PMTHMETD yang akan
    dilakukan oleh Perseroan dan kewajiban untuk memperoleh persetujuan dan/atau perizinan
    terlebih dahulu dari pihak lain, kreditur dan/atau instansi berwenang lainnya, selain Persetujuan
    Pemegang Saham Independen melalui RUPS sebagaimana disyaratkan melalui POJK No. 14/2019.

                             PERNYATAAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS

Informasi yang diuraikan dalam Keterbukaan Informasi ini telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan
Direksi Perseroan, yang bertanggung jawab atas keabsahan seluruh informasi yang diungkapkan.
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dengan ini menyatakan bahwa semua informasi material dan
pendapat yang diungkapkan dalam Keterbukaan Informasi ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan dan tidak ada informasi lain yang belum diungkapkan yang dapat
menyebabkan informasi yang tidak benar atau menyesatkan. Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
telah meninjau Program MESOP, termasuk menilai risiko dan manfaat bagi Perseroan dan seluruh
pemegang saham. Oleh karena itu, berdasarkan kepercayaan dan keyakinan bahwa Program MESOP
merupakan pilihan terbaik untuk mencapai manfaat bagi Perseroan, Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan merekomendasikan kepada pemegang saham untuk menyetujui Program MESOP
sebagaimana diuraikan dalam Keterbukaan Informasi ini.

                       RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA (“RUPSLB”)

Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Program MESOP ini akan
dimintakan persetujuannya dalam RUPSLB Perseroan yang akan diselenggarakan pada:

Hari, Tanggal       : Selasa, 9 Juni 2026
Waktu               : 14.00 Waktu Indonesia bagian Barat - selesai
Tempat              : Studio SCTV, SCTV Tower Lantai 8, Senayan City,
                      Jl. Asia Afrika Lot. 19, Jakarta Pusat, 10270, Indonesia.
Mata Acara          :




                                                                                                                         10
Page 11
   1.    Persetujuan Pembentukan Program Kepemilikan Saham Manajemen dan Karyawan
         (Management and Employee Stock Ownership Program) (“Program MESOP”) dengan jumlah
         sebanyak – banyaknya 34.329.265 saham atau 0,2% dari modal ditempatkan dan disetor dalam
         Perseroan.
   2.    Persetujuan atas rencana Perseroan untuk melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak
         Memesan Efek Terlebih Dahulu dalam jumlah sebanyak-banyaknya sebesar 1.647.804.724
         saham atau 9,6% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan (“PMTHMETD”).
   3.    Persetujuan untuk menjaminkan sebagian besar atau seluruh aset dan/atau kekayaan
         Perseroan dan/atau anak perusahaan Perseroan termasuk namun tidak terbatas pada
         pemberian jaminan perusahaan yang akan diberikan oleh Perseroan dan/atau anak perusahaan
         Perseroan kepada pihak perbankan dan/atau lembaga keuangan lainnya terkait dengan
         rencana pembiayaan dari pihak perbankan dan/atau lembaga keuangan lainnya sebagaimana
         dipersyaratkan oleh ketentuan Pasal 102 UUPT.

Iklan Pengumuman dan Pemanggilan RUPSLB telah dimuat di (i) situs web eASY.KSEI (ii) situs web BEI,
dan (iii) situs web Perseroan, pada tanggal 26 April 2026 dan 11 Mei 2026.

Sesuai dengan mata acara RUPSLB, ketentuan kuorum adalah sebagai berikut:

Kuorum Mata Acara Pertama dan Kedua

Merujuk kepada Pasal 8A ayat (2) dan (3) POJK No. 14/2019, ketentuan kuorum kehadiran dan
kuorum persetujuan Program MESOP dan PMTHMETD yang disyaratkan adalah sebagai berikut:

    1.   RUPS dapat dilangsungkan jika RUPS dihadiri lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah
         seluruh saham dengan hak suara yang sah yang dimiliki pemegang saham independen dan
         pemegang saham yang bukan merupakan pihak terafiliasi dengan perusahaan terbuka, anggota
         Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali.
    2.   Keputusan RUPS sebagaimana dimaksud pada angka 1 adalah sah jika disetujui oleh lebih dari
         1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang dimiliki
         oleh pemegang saham independen dan pemegang saham yang bukan merupakan pihak
         terafiliasi dengan perusahaan terbuka, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang
         saham utama, atau pengendali.
    3.   Dalam hal kuorum RUPS pertama tidak tercapai, RUPS kedua dapat dilangsungkan jika RUPS
         dihadiri lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang
         sah yang dimiliki pemegang saham independen dan pemegang saham yang bukan merupakan
         pihak terafiliasi dengan perusahaan terbuka, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,
         pemegang saham utama, atau pengendali.
    4.   Keputusan RUPS kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari
         jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang dimiliki oleh pemegang saham
         independen dan pemegang saham yang bukan merupakan pihak terafiliasi dengan perusahaan
         terbuka, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali.
    5.   Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua tidak tercapai, RUPS ketiga dapat
         dilangsungkan dengan ketentuan RUPS ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika
         dihadiri oleh pemegang saham independen dan pemegang saham yang bukan merupakan pihak
         terafiliasi dengan perusahaan terbuka, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang
         saham utama, atau pengendali dari saham dengan hak suara yang sah, dalam kuorum kehadiran
         yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan perusahaan terbuka.
    6.   Keputusan RUPS ketiga adalah sah jika disetujui oleh pemegang saham independen dan
         pemegang saham yang bukan merupakan pihak terafiliasi dengan perusahaan terbuka, anggota
         Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali yang mewakili
         lebih dari 50% (lima puluh persen) saham yang dimiliki oleh pemegang saham independen dan
         pemegang saham yang bukan merupakan pihak terafiliasi dengan perusahaan terbuka, anggota
         Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali yang hadir dalam
         RUPS.
    7.   Penyelenggaraan RUPS wajib dilakukan sesuai dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam
         POJK No. 15/2020, POJK 14/2025, dan Anggaran Dasar Perseroan, kecuali diatur lain dalam
         peraturan yang ditetapkan oleh OJK.




                                                                                                    11
Page 12
Kuorum Mata Acara Ketiga

   1.   RUPS dapat dilangsungkan jika RUPS dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling
        sedikit ¾ (tiga per empat) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah.
        Keputusan RUPS adalah sah jika disetujui oleh lebih dari ¾ (tiga per empat) bagian dari seluruh
        saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS.
   2.   Dalam hal kuorum sebagaimana dimaksud di atas tidak tercapai, RUPS kedua dapat diadakan
        dengan ketentuan RUPS kedua sah dan berhak mengambil keputusan jika RUPS dihadiri oleh
        pemegang saham yang mewakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh
        saham dengan hak suara yang sah. Keputusan RUPS kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih
        dari ¾ (tiga per empat) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS
        kedua.
   3.   Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua sebagaimana dimaksud di atas tidak tercapai,
        RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan RUPS ketiga sah dan berhak mengambil
        keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dari saham dengan hak suara yang sah dan
        kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan atas
        permohonan Perseroan.

                                      INFORMASI TAMBAHAN

Keterbukaan Informasi ini disusun dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Jika terdapat perbedaan
antara versi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, maka versi Bahasa Indonesia yang akan dijadikan
sebagai rujukan utama, dan versi Bahasa Inggris yang relevan akan diubah dan diintepretasikan sesuai
dengan versi Bahasa Indonesia.

Bagi pemegang saham Perseroan yang memerlukan informasi lebih lanjut sehubungan dengan
Keterbukaan Informasi ini, mengenai hal-hal tersebut di atas dapat menghubungi Perseroan pada hari
dan jam kerja dengan alamat sebagai berikut:


                                         Corporate Secretary
                          PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME)
                                            Kantor Pusat:
                                    Jl. Pulomas Barat VI No. 20
                                     Kayu Putih, Pulo Gadung,
                                        Jakarta Timur 13210
                                             Indonesia
                                            Telp. 150 789
                                        Email: corsec@emc.id


                                       Jakarta, 5 Juni 2026
                              PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk
                                             Direksi




                                                                                                    12

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.35 MB
Published5 Jun 2026
Pages12
Characters42,310
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 35 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SARANA MEDITAMA METROPOLITAN TBK p.1 ×18
linked org PT Kurnia Sejahtera Utama p.2
linked org PT Utama Pratama Medika p.2
linked org PT Unggul Pratama Medika p.2
linked org Kedoya Adyaraya Tbk p.2 ×2
linked org Elang Mahkota Teknologi Tbk p.6 ×5
linked org PT Adikarsa Sarana p.6
linked person Jusup Halimi p.7
linked person Juniwati Gunawan p.7
linked person Meta Dewi Thedja p.7
linked person Armen Antonius Djan p.7
linked org PT Elang Mahkota p.10
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×7
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×5
possible org Negara Republik Indonesia p.2 ×3
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.2 ×3
possible person Robert Pakpahan p.7
possible person Heru Kristiyana p.7
possible person Alexander Tedja p.7
possible person drg. Nailufar p.7
possible org Teknologi Tbk p.10
unresolved org Sentral Efek Indonesia p.1
unresolved person Aulia Taufani S.H. · Notaris p.2 ×3
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia p.2 ×3
unresolved org PT Bima Registra p.2 ×3
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.2
unresolved org Bapepam p.2 ×4
unresolved person Budiarti Karnadi S.H. · Notaris p.5
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.5
unresolved person Eddy Kusnadi Sariaatmadja p.6 ×3
unresolved person Aryanti Artisari · Notaris p.6
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia No. I-A p.7

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result