Skip to content
Back to announcement

20240905_UANG_Informasi Transaksi Afiliasi_31722681_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review UANG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 36

Page 1
            kantor jasa penilai publik
            febriman siregar dan rekan
            Ijin Kementrian Keuangan RI No. 2.12.0109




                LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS
              RENCANA TRANSAKSI PENJAMINAN ASET ATAS
L APORAN K AJIANFASILITAS KREDIT PT PAKUAN, TBK. DAN
                   PT SIRIUS SURYA SENTOSA, TBK.
P ERHITUNGAN A TAS J ANGKAolehW AKTU D AN J UMLAH
K ONTRIBUSI A TAS K ERJASAMA PT PAKUAN,PTBK.
                                           EMANFAATAN A SET
P EMERINTAH P ROVINSI            G ORONTALO
                     Jl. Raya Muchtar RT 002 / RW 007 G UBERNUR
D ENGAN B ENTUK Kelurahan
                BGS (B     Sawangan, Kecamatan Sawangan
                             ANGUNAN
                                Kota Depok
                                             G UNA S ERAH )
                 No. Laporan : 00780/2.0109-05/BS/10/0069/1/VIII/2024
Page 2
       Ijin Kementerian Keuangan RI No. 2.12.0109



Bogor, 23 Agustus 2024
No. Laporan : 00780/2.0109-05/BS/10/0069/1/VIII/2024

Kepada Yth,
PT Pakuan, Tbk.
Jl. Raya Muchtar RT 002 / RW 007
Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
Kota Depok

Perihal : Laporan Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi Penjaminan Aset
          Atas Fasilitas Kredit PT Pakuan, Tbk. dan PT Sirius Surya Sentosa, Tbk
          oleh PT Pakuan, Tbk.

Dengan hormat,
Memenuhi permintaan PT Pakuan, Tbk., yang tercantum sebagaimana pada Proposal
Penawaran Jasa Fairness Opinion Atas Rencana Transaksi Penjaminan Aset Atas
Fasilitas Kredit PT Pakuan, Tbk. dan PT Sirius Surya Sentosa, Tbk. oleh PT Pakuan,
Tbk., Nomor : 0594/PNW/FO-BGR-FSR/VII/2024 tertanggal 04 Juli 2024, dan dalam
batas-batas kemampuan kami sebagai Kantor Jasa Penilai Publik Resmi, bersama ini
kami sampaikan Laporan Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi Penjaminan
Aset Atas Fasilitas Kredit PT Pakuan, Tbk. dan PT Sirius Surya Sentosa Tbk. oleh
PT Pakuan, Tbk. sebagai berikut:

1.1. STATUS PENILAI
     KJPP Febriman Siregar dan Rekan adalah merupakan lembaga penilai independen
     dengan Izin Usaha dengan No. 2.12.0109 yang dikeluarkan oleh Kementerian
     Keuangan Republik Indonesia melalui Keputusan Menteri Keuangan No.
     1402/KM.1/2021 tertanggal 26 November 2012, dan Izin Pembukaan Kantor
     Cabang di Bogor yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia
     melalui Keputusan Menteri Keuangan No. 459/KM.1/2020 tertanggal 17 September
     2020, dan Penilai Publik saat ini terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal
     di Otoritas Jasa Keuangan dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
     Modal STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024 sebagai Penilai dengan klasifikasi bidang
     jasa penilaian properti dan bisnis. Identifikasi Penilai yang bertanggung jawab pada
     laporan kajian ini adalah sebagai berikut :

     Nama                                           : Ir. Yohn PS. Napitupulu, Msc., MAPPI (Cert.)
     Anggota MAPPI                                  : 92 – S- 00252
     No. Izin Penilai Publik                        : PB-1.08.00069
     No. Izin Bapepam-LK                            : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
     No. Register                                   : RMK-2017.00069
     Klasifikasi bidang jasa                        : Penilai Bisnis dan Properti
                                                                                                     Kantor Cabang Bogor
                                                                                   Jl. Perumahan Bogor Baru Blok D-I No.19
                                                                                               RT.007, RW.001, Kel. Tegallega
                                                                                              Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor
                                                                                                              Jawa Barat 16129
                                                                                                           Telp. : 0251-8397671
                                                                                                    Email : fsr.bogor@fsr.co.id
                                                                                                        Website : www.fsr.co.id
                                     Cabang : Pekanbaru (P) ; Medan (PS) ; Surabaya (B) ; Sidoarjo (P) ; Bandar Lampung (PS) ;
                                                                           Bogor (PB) ; Makassar (PS) ; Tangerang Selatan (P)
Page 3
JL febriman siregar dan
                kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
                penilai aset, bisnis dan konsultan


           KJPP FSR/Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan kajian atas obyek rencana
           transaksi pada perihal dimaksud, dan tidak memiliki benturan kepentingan dengan
           subyek atau obyek kajian, sehingga dalam posisi untuk memberikan kajian objektif
           dan tidak memihak.

      1.2. PEMBERI TUGAS

           Nama                     : PT Pakuan, Tbk.
           Bidang Usaha             : Real Estate
           Alamat Kantor            : Jl. Raya Muchtar RT 002/RW 007
                                      Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                                      Kota Depok


      1.3. PENGGUNA LAPORAN

           Nama                     : PT Pakuan, Tbk.
           Bidang Usaha             : Real Estate
           Alamat Kantor            : Jl. Raya Muchtar RT 002/RW 007
                                      Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                                      Kota Depok


      1.4. MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN

            MAKSUD
            Laporan Pendapat Kewajaran ini bertujuan untuk mengkaji kewajaran atas
            Rencana Transaksi, digunakan untuk kepentingan internal manajemen Perseroan
            dan pemenuhan peraturan POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
            dan Transaksi Benturan Kepentingan.


      1.5. DASAR NILAI DAN DEFINISI

           Dasar nilai yang digunakan adalah Nilai Pasar (Market Value).
           DEFINISI DARI NILAI PASAR – POJK 35 2020
           (Market Value)

           Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil
           penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang
           berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi
           bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua Pihak
           masing–masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian,
           dan tanpa paksaan.


                                                                                       - ii -
       Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
       PT Pakuan, Tbk.
Page 4
JL febriman siregar dan
                 kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
                 penilai aset, bisnis dan konsultan


      1.6. TANGGAL PENILAIAN

            Tanggal penilaian (cut-off date) 30 April 2024.

      1.7. PEMENUHAN STANDAR PENILAIAN

            Pedoman laporan pendapat kewajaran ini dilakukan sesuai dengan Peraturan OJK
            35 tahun 2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
            Modal” dan SEOJK 17 tahun 2020 tentang “Pedoman Penilaian & Penyajian
            Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal


      1.8. BATASAN ATAU PENGECUALIAN ATAS TANGGUNG JAWAB KEPADA
           PIHAK SELAIN PEMBERI TUGAS

            Penilai tidak memiliki tanggung jawab kepada pihak ketiga, selain Pemberi Tugas,
            kecuali yang diatur dalam peraturan dan hukum yang berlaku.


      1.9. PERSYARATAN ATAS PERSETUJUAN UNTUK PUBLIKASI

           Laporan pendapat kewajaran ini hanya digunakan untuk laporan pendapat
           kewajaran atas Rencana Transaksi, dan oleh karenanya tidak direkomendasikan
           untuk penggunaan lainnya dan Laporan ini terbuka untuk Publik.

      1.10. ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS

            Pendapat kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana
            Transaksi yang akan dilaksanakan dan tidak dapat dipergunakan untuk
            kepentingan lain. Pendapat kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk
            memberikan rekomendasi persetujuan atau tidak menyetujui Rencana Transaksi
            atau mengambil tindakan tertentu atas Rencana Transaksi tersebut.


      1.11. ANALISA PENDAPAT KEWAJARAN

                 Berdasarkan riwayat pihak-pihak yang bertransaksi diatas diketahui bahwa
                  ada hubungan afiliasi antara PT Pakuan, Tbk. dengan PT Sirius Surya
                  Sentosa, Tbk.
                 Berdasarkan Surat Pemberitahuan Pemberian Kredit (SPPK) PT Bank Central
                  Asia, Tbk. No. 30164/GBK/2023 kepada PT Sirius Surya Sentosa, Tbk, tidak
                  ada persyaratan khusus yang akan merugikan pihak-pihak yang bertransaksi
                  sehingga syarat-syarat yang ada pada Rencana Transaksi adalah wajar..
                 Berdasarkan proyeksi keuangan, Perseroan masih mampu menghasilkan
                  pendapatan yang positif. Dengan demikian Rencana Transaksi yang dilakukan
                  adalah wajar.
                 Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan
                  dengan adanya Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya

                                                                                        - iii -
       Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
       PT Pakuan, Tbk.
Page 5
JL febriman siregar dan
                  kantor jasa penilai publik
                                                       rekan
ET
 ll
                  penilai aset, bisnis dan konsultan


                   Rencana Transaksi Perseroan diperkirakan akan memperoleh laba yang lebih
                   tinggi rata-rata minimal Rp 1,5 M per tahun dibanding tidak melakukan
                   Rencana Transaksi.
                  Berdasarkan perbandingan harga Rencana Transaksi dengan nilai pasar
                   diketahui bahwa harga Rencana Transaksi 2,59% diatas dari nilai pasar dan
                   berada dalam batasan ±7,5%, maka harga yang ditetapkan adalah wajar.
              Berdasarkan kesimpulan analisa kewajaran diatas, maka kami berpendapat
              bahwa Rencana Transaksi ini adalah WAJAR.

      1.12. KESIMPULAN

            Berdasarkan Analisa kewajaran diatas, maka Penilai berpendapat bahwa Rencana
            Transaksi ini adalah WAJAR.


      Surat pengantar penilaian ini diikuti oleh Laporan Pendapat Kewajaran Terinci
      (Comprehensive Style) yang merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan.
      Disini kami tegaskan bahwa FSR tidak mengambil keuntungan, baik sekarang maupun di
      masa yang akan datang, atas obyek pendapat kewajaran.
      Laporan ini tidak sah jika tidak dibubuhi stempel perusahaan (corporate seal) dari Kantor
      Jasa Penilai Publik FSR.


      Hormat kami,
      KJPP Febriman Siregar dan Rekan




      Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc., MAPPI (Cert.)
      Partner
      Anggota MAPPI           : 92-S-00252
      Izin Penilai Publik     : PB-1.08.00069
      STTD Bapepam-LK         : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
      Register                : RMK-2017.00069
      Klasifikasi Bidang Jasa : Penilai Bisnis & Penilai Properti




                                                                                           - iv -
       Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
       PT Pakuan, Tbk.
Page 6
JL febriman siregar dan
                kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
                penilai aset, bisnis dan konsultan



                                     PERNYATAAN PENILAI

      KJPP Febriman Siregar dan Rekan dengan ini menyatakan bahwa:

      1.   Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilai ini adalah sesuai
           dengan pemahaman terbaik dari penilaian.

      2.   Penilai tidak mempunyai kepentingan terhadap obyek yang dinilai.

      3.   Pendapat Kewajaran ini dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas
           Jasa Keuangan Nomor 35 tahun 2020 “Pedoman Penilaian Dan Penyajian Laporan
           Penilaian Usaha Di Pasar Modal”.

      4.   Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
           diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui oleh Pemerintah.

      5.   Penilai memiliki pengalaman mengenai jenis usaha yang dinilai.

      6.   Dalam melakukan pendapat kewajaran ini kami telah berusaha semaksimal mungkin
           untuk bertindak secara obyektif dan independen serta tidak terafiliasi dengan
           Perseroan ataupun pihak – pihak lain yang terafiliasi dengan perusahaan tersebut.

      7.   Penilai bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran ini.

      8.   Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
           perundang – undangan yang berlaku.

      9.   Lingkup pekerjaan dan data yang di analisa telah diungkapkan.

      10. Kesimpulan pendapat kewajaran telah sesuai dengan asumsi – asumsi dan kondisi
          pembatas.

      11. Seluruh data dan informasi           yang    diungkapkan   dalam    laporan    dapat
          dipertanggungjawabkan.

      12. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat kewajaran.

      13. Besaran imbalan jasa penilai tidak tergantung pada hasil pendapat kewajaran.




                                                                                           -v-
       Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
       PT Pakuan, Tbk.
Page 7
JL febriman siregar dan
                kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
                penilai aset, bisnis dan konsultan


      Selanjutnya KJPP Febriman Siregar dan Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang
      kami libatkan dalam penugasan ini adalah Penilai Profesional yang kompeten dan
      memiliki keahlian penilaian yang baik.

      Team Leader / Penilai :       Rekan (Partner) yang merupakan Penilai Publik, professional
                                    yang telah memiliki pengalaman lebih dari 5 (lima) tahun
                                    sebagai Penilai, dalam penugasan Penilai bertindak sebagai
                                    Pimpinan (Team Leader) dan bertanggung jawab secara
                                    penuh atas pelaksanaan pekerjaan penilaian mulai dari
                                    penerimaan penugasan sampai kepada penyampaian laporan
                                    termasuk     hasil    penilaiannya   dan       berkewajiban
                                    menandatangani Laporan Penilaian.

      Asisten Penilai           :   Merupakan profesional yang memiliki keahlian dibidangnya
                                    sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman.
                                    Asisten Penilai memiliki tugas membantu Penilai dalam
                                    pengumpulan data, entri data dan kompilasi data serta
                                    membantu dalam penyusunan laporan penilaian.




                                                                                           - vi -
       Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
       PT Pakuan, Tbk.
Page 8
JL febriman siregar dan
                kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
                penilai aset, bisnis dan konsultan


      Para Penilai :

      No         Nama                                                         Tanda Tangan

      1.         Penanggung Jawab




                 Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc. MAPPI (Cert.)                --------------------------
                 Partner
                 Anggota MAPPI             : 92-S-00252
                 No. Ijin Penilai Publik   : PB-1.08.00069
                 No. Ijin Bapepam-LK       : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
                 Klasifikasi Bidang Jasa   : Penilai Bisnis Dan Properti
                 Register                  : RMK-2017.00069


      2.         Reviewer


                 Didiek Agus Priatmiko, S. Komp.                            --------------------------
                 Anggota MAPPI               : 11-T-03266
                 Register                    : RMK-2017.00838
                 No. Ijin Penilai Publik

                 Klasifikasi Bidang Jasa   : Penilai Bisnis Dan Properti
      3.         Penilai



                 Yaumil Husna Khair, S.Si., M.M                             --------------------------
                 MAPPI No.                 : 11-P-03266




                                                                                                - vii -
       Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
       PT Pakuan, Tbk.
Page 9
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                    rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


                                         BAGIAN - 1
                                       PENDAHULUAN

      1.1    Latar Belakang

             PT Pakuan, Tbk., yang selanjutnya disebut (“Perseroan”) adalah perusahaan yang
             bergerak dalam bidang pengembangan properti yang berlokasi di Jalan Raya Muchtar
             RT 002 RW 007, Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

             Perseroan merupakan Entitas Anak PT Sirius Surya Sentosa, Tbk. dengan kepemilikan
             saham sebesar 60,55% saham. Perseroan bermaksud untuk melakukan penjaminan
             aset kepada PT Bank Central Asia, Tbk. atas fasilitas kredit milik Perseroan dan PT
             Sirius Surya Sentosa, Tbk. Rencana penjaminan aset tersebut selanjutnya dalam
             laporan ini disebut “Rencana Transaksi”.

             Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, Rencana Transaksi ini merupakan suatu
             transaksi afiliasi dan material sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/POJK.04/2020
             tentang Transaksi Afiliasi Dan Transaksi Benturan Kepentingan dan POJK No.
             17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha.
             Direksi menyatakan bahwa Transaksi ini tidak mengandung benturan kepentingan
             sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
             42/POJK.04/2020.

      1.2    Transaksi Afiliasi

             Berdasarkan POJK No. 42/POJK.04/2020 , Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas
             dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali
             dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota
             dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas
             dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali
             untuk kepentingan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi,
             anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali. Sedangkan
             Benturan Kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis Perusahaan
             dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, Anggota Dewan Komisaris,
             atau pemegang saham utama yang dapat merugikan Perusahaan dimaksud.

             Berdasarkan keterangan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi ini merupakan
             transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
             No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
             Kepentingan.




                                                                                                 1
      Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.
Page 10
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                       rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


      1.3    Ruang Lingkup

             Pendapat kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Transaksi yang
             akan dilaksanakan dan tidak dapat dipergunakan untuk kepentingan lain. Pendapat
             kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi persetujuan
             atau tidak menyetujui Rencana Transaksi atau mengambil tindakan tertentu Transaksi
             tersebut.

             Pihak ketiga yang ditunjuk untuk memberikan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi
             adalah KJPP Febriman Siregar & Rekan (FSR) yang diharapkan dapat melakukan
             kajian secara obyektif dan independen, sesuai dengan Surat Perintah Kerja (SPK)
             Nomor : 0315/PNW/FO-BGR-FSR/III/2024 tertanggal 21 Maret 2024..

      1.4    Identitas Pemberi Tugas

             Berikut adalah identitas pemberi tugas:
             Nama                : PT Pakuan, Tbk.
             Bidang Usaha        : Real Estate
             Alamat Kantor       : Jl. Muchtar RT 002 RW 007
                                   Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                                   Kota Depok

      1.5    Pengguna Laporan

             Berikut adalah identitas pengguna laporan:
             Nama                : PT Pakuan, Tbk.
             Bidang Usaha        : Real Estate
             Alamat Kantor       : Jl. Muchtar RT 002 RW 007
                                   Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                                   Kota Depok.

      1.6    Maksud dan Tujuan

             Laporan Pendapat Kewajaran ini bertujuan untuk mengkaji kewajaran atas Rencana
             Transaksi yang berhubungan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
             42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
             dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
             Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.

      1.7    Obyek Penilaian

             Obyek penilaian adalah Rencana Transaksi penjaminan aset Perseroan atas fasilitas
             kredit milik Perseroan dan PT Sirius Surya Sentosa, Tbk..



                                                                                             2
      Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.
Page 11
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                    rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


      1.8    Tanggal Penilaian (Cut Off Date)

             Analisis kewajaran dilaksanakan menggunakan parameter dan laporan keuangan
             konsolidasian interim PT Pakuan, Tbk. per tanggal 30 April 2024 yang telah direviu
             oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris.

      1.9    Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif (Subsequent Events)

             Berdasarkan informasi yang kami terima tidak terdapat kejadian-kejadian Penting
             setelah Tanggal Efektif dari tanggal penilaian (30 April 2024) hingga tanggal laporan
             penilaian ini diterbitkan.

      1.10   Sumber Data

             Sebagai Penilai Independen dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran atas Rencana
             Transaksi, kami telah mempelajari, mengacu, dan mempertimbangkan hal-hal sebagai
             berikut:

             1. Pemberitahuan dari Perseroan tentang Rencana Transaksi.
             2. Laporan Keuangan Konsolidasian Interim PT Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak
                pada tanggal 30 April 2024 dan 31 Desember 2023 serta untuk periode-periode
                empat bulan yang berakhir pada tanggal 30 April 2024 dan 2023 yang telah direviu
                oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris dengan opini bahwa laporan
                tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
             3. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak untuk tahun
                yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang telah diaudit oleh
                Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris dengan opini bahwa laporan tersebut
                menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
             4. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak untuk tahun
                yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit oleh
                Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dengan
                opini bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
                material.
             5. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak untuk tahun
                yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 yang telah diaudit oleh
                Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dengan
                opini bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
                material.
             6. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pakuan, Tbk. dan Entitas Anak untuk tahun
                yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 yang telah diaudit oleh
                Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dengan

                                                                                                3
      Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.
Page 12
JL febriman siregar dan
                  kantor jasa penilai publik
                                                       rekan
ET
 ll
                  penilai aset, bisnis dan konsultan


                   opini bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
                   material.
             7. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Sirius Surya Sentosa, Tbk. dan Entitas Anak
                untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang telah
                diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan
                dengan opini bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal
                yang material.
             8. Business Plan Perseroan.
             9. Surat Pemberitahuan Pemberian Kredit (SPPK) PT Bank Central Asia, Tbk. No.
                30163/GBK/2023 kepada PT Pakuan, Tbk.
             10. Surat Pemberitahuan Pemberian Kredit (SPPK) PT Bank Central Asia, Tbk. No.
                 30164/GBK/2023 kepada PT Sirius Surya Sentosa, Tbk.
             11. Surat pernyataan (representasi) manajemen PT Pakuan, Tbk. terkait dengan
                 Rencana Transaksi
             12. Wawancara dengan pihak manajemen PT Pakuan, Tbk.
             13. Berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, kondisi pasar
                 dan lainnya, baik berdasarkan media cetak, elektronik dan hasil analisis lain dari
                 pihak independen yang kami anggap relevan.
             14. Laporan Penilaian Aset PT Pakuan, Tbk. & PT Jakarta Investindo Indonesia.

      1.11   Asumsi–Asumsi dan Syarat Pembatas

             Dalam penyusunan pendapat independen ini, kami menggunakan beberapa asumsi,
             antara lain:

             1.     Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
             2.     KJPP FSR telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
                    dalam proses penilaian.
             3.     Data-data dan informasi yang diperoleh KJPP FSR berasal dari sumber yang
                    dapat dipercaya keakuratannya.
             4.     KJPP FSR menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
                    mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
                    kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty)
             5.     KJPP FSR bertanggung jawab atas atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran
                    proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
             6.     KJPP FSR menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik,
                    kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
                    operasional perusahaan.
             7.     KJPP FSR bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan
                    Pendapat Kewajaran.

                                                                                                 4
      Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.
Page 13
JL febriman siregar dan
                 kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
                 penilai aset, bisnis dan konsultan


            8.     KJPP FSR telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari
                   pemberi tugas.
            9.     KJPP FSR mengasumsikan bahwa sejak Rencana Transaksi hingga penerbitan
                   pendapat kewajaran ini tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara
                   material terhadap Rencana Transaksi.
           10.     KJPP FSR berasumsi bahwa Perseroan mentaati semua peraturan yang ditetapkan
                   pemerintah, khususnya yang terkait dengan operasional Perseroan, baik dimasa
                   lalu maupun dimasa mendatang.
           11.     KJPP FSR berasumsi bahwa legalitas yang dimiliki oleh Perseroan tidak ada
                   masalah baik secara hukum atau masalah lainnya baik sebelum maupun setelah
                   Transaksi.
           12.     KJPP FSR berasumsi bahwa Perseroan telah dan akan memenuhi kewajiban yang
                   berkenaan dengan perpajakan, retribusi dan pungutan-pungutan lainnya sesuai
                   dengan peraturan yang berlaku.
           13.     KJPP FSR telah memperoleh informasi atas syarat-syarat dan ketentuan-
                   ketentuan dalam perjanjian-perjanjian yang terkait dengan Rencana Transaksi dari
                   Perseroan.
           14.     Laporan disusun hanya untuk maksud dan tujuan sesuai dengan yang
                   dicantumkan pada laporan. Kami tidak bertanggung jawab kepada pihak lain
                   selain Pemberi Tugas dimaksud. Pihak lain yang menggunakan laporan ini
                   bertanggung jawab atas segala resiko yang timbul.
           15.     Penilai tidak melakukan penelitian dan penyelidikan yang ada hubungannya
                   dengan kebenaran legalitas serta hutang piutang yang mengakibatkan kerugian
                   atas properti yang dinilai karena bukan merupakan ruang lingkup pekerjaan
                   penilai. Kami berasumsi bahwa obyek yang dinilai tersebut telah bebas dari segala
                   tuntutan hukum.
           16.     Inspeksi lapangan yang kami lakukan hanyalah terhadap kondisi aset yang
                   dikemukakan dalam laporan ini adalah merupakan kondisi yang terlihat. Sehingga
                   tidak dimaksudkan untuk memeriksa kondisi properti di bawah permukaan
                   tanah/air, tidak menyelidiki kelayakan konstruksi (building audit) dan tidak
                   menyelidiki kondisi teknis secara detail.
           17.     Kami tidak melakukan penyelidikan atas masalah lingkungan yang berkaitan
                   dengan pencemaran. Apabila tidak diinformasikan lain. Penilaian kami didasarkan
                   pada asumsi mengenai tidak adanya pencemaran yang dapat berpengaruh
                   terhadap nilai.
           18.     KJPP FSR tidak berkewajiban untuk memberikan kesaksian atau hadir di depan
                   pengadilan atau pejabat pemerintah jika hal tersebut tidak terkait dengan maksud
                   dan tujuan laporan ini serta di luar ruang lingkup dari penugasan.
           19.     Jika dikemudian hari Penilai diminta untuk memberikan penjelasan dan
                   pemaparan yang dilakukan diluar wilayah kerja kantor kami maupun kepada pihak
                   selain pemberi tugas dan pengguna jasa maka segala bentuk biaya yang timbul
                   menjadi beban pemberi tugas.
           20.     Laporan ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan Pimpinan dan stempel
                   kantor (office seal) dari KJPP FSR.

                                                                                                  5
      Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.
Page 14
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


                              BAGIAN - 2
                 KAJIAN KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI

 2.1.    Metode Analisis Atas Rencana Transaksi

         Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Rencana Transaksi, kami melakukan analisis
         dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:

           Analisis Rencana Transaksi yang meliputi identifikasi dan hubungan antara pihak-
            pihak yang terlibat Rencana Transaksi, analisis perjanjian dan persyaratan dalam
            Rencana Transaksi, analisis manfaat dan risiko Rencana Transaksi.
           Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi riwayat Perseroan dan
            kegiatan usaha Perseroan, analisis industri, analisis operasional dan prospek
            Perseroan, analisis alasan dilakukannya Rencana Transaksi, keuntungan dan
            kerugian Rencana Transaksi.
           Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi analisis laporan keuangan
            historikal Perseroan, analisis rasio keuangan, analisis proyeksi keuangan, analisis
            keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi, dan analisis nilai tambah.
           Analisis kewajaran Rencana Transaksi.

 2.2.    Analisis Rencana Transaksi
 2.2.1   Identifikasi Pihak-Pihak Yang Terlibat Rencana Transaksi

         Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi yaitu:

         1.    PT Pakuan, Tbk. (“Perseroan”). Pihak yang akan menjaminkan aset atas fasilitas
               kredit milik Perseroan dan PT Sirius Surya Sentosa, Tbk., yaitu sebagai entitas
               anak PT Sirius Surya Sentosa, Tbk.
         2.    PT Sirius Surya Sentosa, Tbk. (“SSS”). Pihak yang menggunakan fasilitas kredit
               dari PT Bank Central Asia, Tbk., yaitu sebagai entitas induk Perseroan.
         3.    PT Bank Central Asia, Tbk, yaitu sebagai pihak yang memberikan fasilitas kredit
               ke Perseroan dan SSS.

 A.      PT Pakuan, Tbk. (Perseroan)

         Struktur Permodalan dan Komposisi Pemegang Saham Perseroan

         Berdasarkan Laporan Keuangan Reviuan per 30 April 2024, susunan pemegang saham
         Perseroan adalah sebagai berikut:




 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                 7
Page 15
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


         Tabel 2.1.     Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                                    Jumlah Saham        Nilai Nominal           Komposisi
                      Pemegang Saham
                                                      (Lembar)              Saham                 (%)
        PT Sirius Surya Sentosa                          732.655.000        73.265.500.000            60,55
        PT Bhineka Abadi Investama                       114.773.100        11.477.310.000             9,49
        Masyarakat (masing-masing < 5%)                  362.571.900        36.257.190.000            29,96
        Total                                          1.210.000.000       121.000.000.000              100

        Susunan Pengurus Perseroan

        Berdasarkan Laporan Keuangan Reviuan per 30 April 2024, susunan pengurus
        Perseroan adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama dan Independen               : Yoshihiro Kobi
        Komisaris                                    : Johan Yudhya Santosa
        Komisaris Independen                         : Bonny Harry

        Dewan Direksi
        Direktur Utama                               : Erick Wihardja
        Wakil Direktur Utama                         : Aditya Wisnu Wardhana
        Direktur                                     : Denny

        Komite Audit
        Ketua                                        : Bonny Harry
        Anggota                                      : Margini Setianingsih
        Anggota                                      : Irma Sundari Sulaeman

 B.     PT Sirius Surya Sentosa, Tbk. (SSS)

        Struktur Permodalan dan Komposisi Pemegang Saham SSS

        Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2023, susunan pemegang
        saham SSS adalah sebagai berikut:

        Tabel 2.2.      Susunan Pemegang Saham SSS
                                                         Jumlah Saham        Nilai Nominal       Komposisi
                       Pemegang Saham
                                                           (Lembar)              Saham             (%)
        PT Visi Vasanta Invest Pratama                           459.205      459.205.000.000         74,99
        PT Vasanta Indo Properti                                 153.069      153.069.000.000         25,00
        Agnus Suryadi                                                  1            1.000.000          0,01
        Total                                                    612.275      612.275.000.000           100

        Susunan Pengurus SSS
        Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2023., susunan pengurus SSS
        adalah sebagai berikut:
        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama                                     : Tri Ramadi
        Komisaris                                           : Sumantri
 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                                 8
Page 16
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                  rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


         Dewan Direksi
         Direktur Utama                               : Agnus Suryadi
         Direktur                                     : Erick Wihardja

         Berdasarkan identifikasi pihak-pihak yang bertransaksi diatas, diketahui bahwa terdapat
         hubungan afiliasi antara Perseroan dan SSS, yaitu SSS selaku pemegang saham Perseroan
         dengan kepemilikan 60,55% saham. Direktur Utama Perseroan yaitu Bapak Erick
         Wihardja menjabat sebagai Direktur di SSS.

 2.2.2   Ringkasan Surat Pemberitahuan Pemberian Kredit (SPPK)

         Ringkasan Surat Pemberitahuan Pemberian Kredit (SPPK) PT Bank Central Asia, Tbk.
         No. 30164/GBK/2023 kepada Perseroan dan PT Sirius Surya Sentosa, Tbk adalah
         sebagai berikut:
          Perseroan akan memberikan jaminan aset tetap untuk kepentingan plafond SSS.
          SSS akan memberikan jaminan asset tetap untuk kepentingan plafond Perseroan.
         Berdasarkan surat perjanjian kerjaama, tidak ada persyaratan khusus yang akan
         merugikan pihak-pihak yang bertransaksi sehingga syarat-syarat yang ada pada Rencana
         Transaksi adalah Wajar.


 2.2.3   Analisis Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi

         Analisis ini dilakukan untuk melihat manfaat yang akan diperoleh dan risiko yang akan
         dihadapi dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi.

         a. Manfaat Rencana Transaksi
                Perseroan mendapatkan plafond kredit yang akan digunakan untuk kegiatan
                 operasional.

          b. Risiko Rencana Transaksi
                Risiko tidak tercapainya proyeksi akan mengganggu kinerja perseroan


 2.3.    Analisis Kualitatif Atas Rencana Transaksi
 2.3.1   Riwayat Singkat Perseroan dan Kegiatan Usaha

         Perseroan (Entitas Induk) didirikan di Republik Indonesia sesuai Akta Notaris Ridwan
         Suselo, S.H., No. 21 tanggal 8 Maret 1971, notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah
         mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. Y.A.5/304/5
         tanggal 9 Desember 1972 dan telah dimuat dalam Berita Negara Republik Indonesia No.
         26 tanggal 30 Maret 1982 Tambahan No. 401 dan No. 28 tanggal 6 April 1973
         Tambahan No. 250.

 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                  9
Page 17
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                  rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


         Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
         Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 4 tanggal 22 September 2021, dibuat di hadapan
         Vita Cahyojati, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah mendapat pengesahan Menkumham
         berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No.
         AHU.AH.01.03-0452068 tanggal 23 September 2021 dan didaftarkan dalam Daftar
         Perseroan di bawah No. AHU-0163669.AH.01.11.TAHUN2021tanggal 23 September
         2021.

         Perseroan beralamat di Jalan Raya Muchtar RT 002 RW 007, Kelurahan Sawangan,
         Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

         Kegiatan Usaha Perseroan

         Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Entitas Induk, maksud, tujuan serta kegiatan
         Entitas Induk adalah dalam bidang penyediaan akomodasi, real estat, aktivitas olahraga
         dan rekreasi lainnya, dan konstruksi.

 2.3.2   Riwayat Singkat SSS dan Kegiatan Usaha

         SSS didirikan berdasarkan Akta No. 7 tanggal 8 Mei 2015 yang dibuat dihadapan
         Nurwahidah Zakaria Isnaini, S.H., notaris di Tangerang Selatan. Akta pendirian ini telah
         disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam surat
         Keputusan No. AHU-2442065.AH.01.01.Tahun 2015 tanggal 5 Juni 2015.

         Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
         Akta No. 259 tanggal 27 Desember 2023 yang dibuat dihadapan Jose Dima Satria, S.H.,
         M.Kn., Notaris di Jakarta, mengenai peningkatan modal dasar, peningkatan modal
         ditempatkan dan disetor dan menyetujui beralihnya pengendalian Perseroan. Perubahan
         tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
         Indonesia sebagaimana dalam Surat Keputusan No. AHU-0081927.AH.01.02.TAHUN
         2023 tanggal 28 Desember 2023, selanjutnya terhadap pemberitahuan perubahan
         anggaran dasar Perusahaan telah diterima sebagaimana dalam Surat Penerimaan
         Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan Nomor AHU-AH.01.03-0164281 tanggal
         28 Desember 2023.

         SSS beralamat di Jalan Daan Mogot KM. 13 No. 88, Kelurahan Cengkareng Timur,
         Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

         Kegiatan Usaha SSS

         Maksud dan tujuan SSS adalah berusaha dalam bidang real estat.




 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                  10
Page 18
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                         rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


 2.4.   Gambaran Perekonomian Dunia dan Indonesia

        Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan I-2024, dinamika
        ekonomi keuangan global berubah cepat dengan risiko dan ketidakpastian meningkat
        karena perubahan arah kebijakan moneter AS dan memburuknya ketegangan geopolitik
        di Timur Tengah. Tetap tingginya inflasi dan kuatnya pertumbuhan ekonomi Amerika
        Serikat (AS) mendorong spekulasi penurunan Fed Funds Rate (FFR) yang lebih kecil
        dan lebih lama dari prakiraan (high for longer) sejalan pula dengan pernyataan para pejabat
        Federal Reserve System.

        Perkembangan ini dan besarnya kebutuhan utang AS mengakibatkan terus
        meningkatnya yield US Treasury dan penguatan dolar AS semakin tinggi secara global.
        Semakin kuatnya dolar AS juga didorong oleh melemahnya sejumlah mata uang dunia
        seperti Yen Jepang dan Yuan Tiongkok. Ketidakpastian pasar keuangan global semakin
        buruk akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Akibatnya, investor global
        memindahkan portofolionya ke aset yang lebih aman khususnya mata uang dolar AS dan
        emas, sehingga menyebabkan pelarian modal keluar dan pelemahan nilai tukar di negara
        berkembang semakin besar. Ke depan, risiko terkait arah penurunan FFR dan dinamika
        ketegangan geopolitik global akan terus dicermati karena dapat mendorong berlanjutnya
        ketidakpastian pasar keuangan global, meningkatnya tekanan inflasi, dan menurunnya
        prospek pertumbuhan ekonomi dunia. Kondisi ini memerlukan respons kebijakan yang
        kuat untuk memitigasi dampak negatif dari rambatan ketidakpastian global tersebut
        terhadap perekonomian di negara-negara berkembang, termasuk di Indonesia.

         Tabel 2.3.    Pertumbuhan PDB Dunia




                      Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Tw I-2024

        Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan I-2024,
        perekonomian Indonesia tetap berdaya tahan di tengah meningkatnya ketidakpastian
        global. Pertumbuhan ekonomi di triwulan I dan II tahun 2024 diperkirakan akan lebih
        tinggi dari triwulan IV tahun 2023 didukung permintaan domestik yang tetap kuat dari
        konsumsi rumah tangga sejalan dengan Ramadhan dan Idul Fitri 1445H. Investasi

 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                    11
Page 19
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                 rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


        bangunan lebih tinggi dari prakiraan, ditopang oleh berlanjutnya Proyek Strategis
        Nasional (PSN) di sejumlah daerah dan berkembangnya properti swasta sebagai dampak
        positif dari insentif Pemerintah. Meskipun demikian, konsumsi rumah tangga dan
        investasi nonbangunan perlu terus didorong untuk mendukung berlanjutnya pemulihan
        ekonomi nasional. Sementara itu, kinerja ekspor barang belum kuat dipengaruhi oleh
        penurunan ekspor komoditas sejalan dengan harga komoditas yang turun dan
        permintaan dari mitra dagang utama, seperti Tiongkok yang masih lemah.

        Neraca Pembayaran Indonesia (NPI). Neraca perdagangan barang triwulan I-2024
        kembali mencatat surplus sehingga diprakirakan menjaga transaksi berjalan tetap sehat.
        Sementara itu, transaksi modal dan finansial triwulan I 2024 diprakirakan mencatat
        defisit sejalan dengan menurunnya aliran modal asing akibat dampak memburuknya
        ketidakpastian pasar keuangan global. Investasi portofolio pada triwulan I 2024
        mencatat net outflows sebesar 0,4 miliar dolar AS dan berlanjut hingga awal triwulan II
        2024 sampai 22 April 2024, yang mencatat net outflows 1,9 miliar dolar AS.

        Ketahanan eksternal Indonesia dari dampak rambatan global tersebut didukung oleh
        kuatnya koordinasi kebijakan moneter dan makroprudensial Bank Indonesia dengan
        kebijakan fiskal dan reformasi struktural yang ditempuh Pemerintah. Posisi cadangan
        devisa Indonesia akhir Maret 2024 tetap tinggi sebesar 140,4 miliar dolar AS, setara
        dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar
        negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan
        impor.

        Secara keseluruhan, NPI 2024 diprakirakan terjaga dengan transaksi berjalan dalam
        kisaran defisit rendah sebesar 0,1% sampai dengan 0,9% dari PDB. Neraca transaksi
        modal dan finansial diprakirakan mencatat surplus sejalan dengan prakiraan kembali
        meningkatnya aliran masuk modal asing seiring meredanya ketidakpastian pasar
        keuangan global serta terjaganya persepsi positif investor terhadap prospek
        perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang menarik.

        Nilai Tukar Rupiah. Indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama (DXY)
        menguat tajam mencapai level tertinggi 106,25 pada tanggal 16 April 2024 atau
        mengalami apresiasi 4,86% dibandingkan dengan level akhir tahun 2023. Perkembangan
        ini memberikan tekanan depresiasi kepada hampir seluruh mata uang dunia, termasuk
        nilai tukar Rupiah, Yen Jepang dan Dollar New Zealand masing-masing melemah 8,91%
        dan 6,12% (ytd). Sementara mata uang kawasan, seperti Baht Thailand dan Won Korea
        masing-masing melemah 7,88% dan 6,55% (ytd). Pelemahan Rupiah sampai dengan 23
        April 2024 tercatat lebih rendah yakni 5,07% (ytd). Bank Indonesia terus memperkuat
        kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah dengan mengoptimalkan seluruh instrumen
        moneter yang tersedia, baik melalui intervensi di pasar valas secara spot dan DNDF,
        pembelian SBN dari pasar sekunder apabila diperlukan, pengelolaan likuiditas secara
        memadai, maupun langkah-langkah lain yang diperlukan. Strategi operasi moneter pro-
        market melalui instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI terus dioptimalkan guna menarik
 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                12
Page 20
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


        masuknya aliran portofolio asing dari luar negeri. Bank Indonesia juga terus
        memperkuat koordinasi dengan Pemerintah, perbankan, dan dunia usaha untuk
        mendukung implementasi instrumen penempatan valas Devisa Hasil Ekspor Sumber
        Daya Alam (DHE SDA) sejalan dengan PP Nomor 36 Tahun 2023.

                  Grafik 2.1     Rupiah vs Negara Kawasan




                  Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Tw I-2024


        Kedepan, nilai tukar Rupiah akan tetap stabil dengan kecenderungan menguat didukung
        oleh meredanya ketidakpastian global, kecenderungan penurunan yield obligasi negara
        maju, dan menurunnya tekanan penguatan dolar AS. Positifnya perkembangan nilai
        tukar Rupiah kedepan didukung oleh kebijakan stabilisasi Bank Indonesia serta
        penguatan strategi operasi moneter pro-market melalui optimalisasi instrumen SRBI,
        SVBI, dan SUVBI dalam rangka menarik aliran masuk portofolio asing dan pendalaman
        pasar uang. Koordinasi erat Bank Indonesia dengan Pemerintah, perbankan, dan dunia
        usaha terus diperkuat untuk mendukung implementasi instrumen penempatan valas
        Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) sejalan dengan PP Nomor 36
        Tahun 2023.

        Inflasi. Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Maret 2024 tercatat sebesar 3,05% (yoy),
        ditopang oleh inflasi inti yang rendah sebesar 1,77% (yoy) dan inflasi administered prices
        (AP) yang menurun menjadi 1 ,39% (yoy). Sementara itu, inflasi volatile food (VF)
        meningkat menjadi 10,33% (yoy) dari 8,47% pada bulan sebelumnya, dipengaruhi oleh
        faktor musiman periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan pergeseran
        musim tanam akibat dampak El-Nino.

        Kedepan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK 2024 tetap terkendali dalam sasarannya.
        Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran,
        kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons permintaan domestik,
        imported inflation yang terkendali sejalan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank
        Indonesia, serta dampak positif berkembangnya digitalisasi. Inflasi VF juga akan kembali
        menurun seiring peningkatan produksi akibat masuknya musim panen dan dukungan

 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                    13
Page 21
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                 rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


        sinergi pengendalian inflasi TPIP dan TPID melalui GNPIP di berbagai daerah. Untuk
        itu, Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan moneter guna memitigasi risiko
        yang dapat memberikan tekanan terhadap inflasi, termasuk dari kenaikan imported
        inflation serta kenaikan harga energi dan pangan global. Bank Indonesia juga akan terus
        mempererat sinergi dengan Pemerintah (Pusat dan Daerah) sehingga dapat memastikan
        inflasi tetap terkendali dalam kisaran 2,5±1% pada 2024.

 2.5.   Tinjauan Industri Properti

        Knight Frank Indonesia membagikan outlook properti di tahun 2024 sekaligus
        kewaspadaan dalam pertumbuhan properti di Indonesia. Risiko geopolitik dari kondisi
        global terus membayangi terakumulasi dengan berbagai tantangan domestik, kondisi ini
        berdampak pada pergerakan investor, baik untuk properti komersial maupun properti
        residensial, yang cenderung wait and see hingga ada kepastian hasil pemilu. Pemulihan
        ekonomi setelah pandemi yang digulirkan juga harus melalui berbagai tantangan, mulai
        dari peningkatan inflasi, peningkatan suku bunga dan kenaikan BBM.
        Ditengah tantangan tersebut pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga
        pertumbuhan industri properti, salah satunya insentif PPN DTP yang dirilis kembali
        akhir tahun lalu, mampu memberikan pesan dukungan untuk pertumbuhan properti
        yang positif.
        Knight Frank Indonesia menyebutkan bahwa pertumbuhan properti di tahun 2024 akan
        diwarnai dengan tumbuhnya tren-tren baru yang menyesuaikan dengan dinamika pasar
        properti, seperti kehadiran green building dan digitalisasi pemasaran yang semakin
        marak untuk menangkap konsumen milenial. Sejalan dengan itu, pengembangan
        infrastruktur di luar Pulau Jawa mendorong pertumbuhan properti yang lebih baik di
        luar Pulau Jawa, diikuti dengan inovasi dan diversifikasi produk yang menjadi navigasi
        yang terus diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pasar properti.
        Knight Frank Indonesia juga melakukan survei untuk mendapatkan pandangan dari para
        pemangku kepentingan dalam menatap pertumbuhan sektor properti di tahun 2024.
        Hasil survei menunjukkan, pada tahun 2024 pertumbuhan ekonomi diperkirakan stabil
        dengan potensi terus tumbuh, meski tetap harus waspada ditengah kondisi ekonomi dan
        geopolitik global saat ini. Beberapa risiko utama di tahun 2024 yang perlu diantisipasi
        dalam menjaga Pertumbuhan Ekonomi, diantaranya dampak pemilu, potensi kenaikan
        suku bunga, dan kenaikan inflasi. Selain itu, hasil survei juga menunjukkan prediksi
        pertumbuhan properti tahun 2024 diwarnai dengan asumsi tetap akan tumbuh.
        Sementara itu, insentif PPN DTP dinilai memberi dampak positif dalam pertumbuhan
        properti di akhir tahun 2023.
        Subsektor residensial (rumah tapak) diperkirakan akan terus tumbuh walaupun ada
        kekhawatiran terhadap suku bunga. Sebaran perkembangan tren dari subsektor properti
        yang ditemukan yakni Rumah Tapak, Industri dan Pergudangan diprediksi akan
        meningkat, sektor ritel dan hotel diperkirakan stabil dan sektor Apartement Strata, Resor
        Vila dan Perkantoran akan stagnan. Knight Frank Indonesia juga memperkirakan kota
 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                  14
Page 22
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


        Jakarta, Ibu Kota Nusantara (IKN), Bali, Surabaya dan Tangerang menjadi Top 5 Cities
        yang dinilai akan memiliki prospek untuk pertumbuhan properti tahun 2024. Sementara
        itu, sektor Energi Terbarukan, Logistik, dan Ecommerce dipercaya sebagai sektor bisnis
        yang memiliki daya ungkit positif terhadap pertumbuhan properti tahun 2024.
        Permintaan Properti Komersial. Indeks Permintaan Propeeti Komersial untuk
        kategori sewa pada triwulan IV-2023 secara tahunan tumbuh 1,91% (yoy), melambat
        dibandingkan 6,22% dibandingkan pada triwulan III-2023 (Grafik 2.1). Perlambatan
        indeks permintaan untuk kategori sewa terjadi pada mayoritas segmen terkecuali
        segrmen ritel. Perlambatan tersebut terutam disebabkan oleh menurunnya indeks
        permintaan segmen hotel di Semarang. Sementara itu, Indeks Permintaan Properti
        Komersial untuk kategori jual pada triwulan IV-2023 tumbuh sebesar 0,34% (yoy),
        relatif stabil dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 0,39% (yoy)
        (Grafik 2.2). Hal tersebut dipengaruhi oleh terjaganya permintaan segmen pergudangan
        dan lahan industri.
               Grafik 2.1       Pertumbuhan Tahunan Indeks Demand Kategori Sewa (% yoy)




               Sumber: Bank Indonesia

               Grafik 2.2       Pertumbuhan Tahunan Indeks Demand Kategori Jual (% yoy)




               Sumber: Bank Indonesia


 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                               15
Page 23
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


        Sejalan dengan perkembangan tahunan, secara triwulanan Indeks Permintaan Properti
        Komersial pada kategori sewa melambat dari 2,48% (qtq) pada triwulan sebelumnya
        menjadi sebesar 2,11% (qtq) pada triwulan IV-2023 (Grafik 2.3). Perlambatan indeks
        permintaan terjadi pada segmen hotel di Jakarta, Banten, Makassar dan Denpasar, serta
        menurunnya indeks permintaan pada segmen apartemen sewa di Jakarta.

               Grafik 2.3       Pertumbuhan Triwulan Indeks Demand Kategori Sewa (% qtq)




               Sumber: Bank Indonesia


        Sementara itu, Indeks Permintaan Properti Komersial triwulan IV-2023 pada kategori
        jual tumbuh sebesar 0,10% (qtq), relatif stabil dibandingkan triwulan III-2023 yang
        tumbuh 0,08% (qtq) (Grafik 2.4). Terjaganya pertumbuhan permintaan ini terutama
        disebabkan oleh pertumbuhan permintaan pada segmen perkantoran jual di Surabaya
        dan Jakarta.

               Grafik 2.4       Pertumbuhan Triwulan Indeks Demand Kategori Jual (% qtq)




               Sumber: Bank Indonesia




 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                              16
Page 24
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


        Perkembangan Pasokan Properti Komersial. Indeks Pasokan Properti Komersial
        untuk kategori sewa pada triwulan IV-2023 tumbuh 1,30% (yoy), lebih tinggi
        dibandungkan triwulan III-2023 yang tumbuh 1,03% (yoy) (Grafik 2.5). Hal ini
        didorong peningkatan indeks pasokan pada segmen ritel sewa, apartemen sewa dan
        hotel. Di sisi lain, Indeks Pasokan untuk kategori jual melambat dari 0,19% (yoy) pada
        triwulan sebelumnya menjadi 0,03% (yoy) (Grafik 2.6). Kondisi ini terutama dipengaruhi
        oleh melambatnya pasokan perkantoran jual di Jakarta dan lahan industri di Medan.

               Grafik 2.5       Pertumbuhan Tahunan Indeks Supply Kategori Sewa (% yoy)




               Sumber: Bank Indonesia


               Grafik 2.6       Pertumbuhan Tahunan Indeks Supply Kategori Jual (% yoy)




               Sumber: Bank Indonesia


        Secara triwulanan, Indeks Pasokan Properti Komersial kategori sewa pada triweulan IV-
        2023 meningkat 0,13% (qtq), setelah sebelumnya terkontraksi sebesar 0,03% (qtq)
        (Grafik 2.7). Kondisi ini terutama didorong oleh peningkatan indeks pasokan pada
        segmen apartemen sewa di Bandung dan Denpasar, serta segmen ritel sewa di Banten.
        Terdapat penambahan pasokan unit apartemen sewa di Bandung selama triwulan IV-
        2023 karena pemindahan fungsi dan kepemilikan. Unit-unit yang sebelumnya

 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                               17
Page 25
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


        dipoerasikan sebagai hotel, saat ini dikembalikan ke masing-masing pemilik dan
        dioperasikan sebagai apartemen sewa untuk sewa jangka panjang.

               Grafik 2.7       Pertumbuhan Triwulanan Indeks Supply Kategori Sewa (% qtq)




               Sumber: Bank Indonesia


        Permintaan apartemen sewa di Bandung mayoritas berasal dari mahasiswa, khususnya
        terhadap apartemen yang berlokasi dekat dengan perguruan tinggi. Sementara itu,
        peningkatan indeks pasokan apartemen sewa di Denpasar didorong oleh pembukaan
        kembali apartemen sewa yang sempat tutup selama pandemi seiring peningkatan
        permintaan dari wisatawan mancanegara. Selanjutnya, Indeks Pasokan Properti
        Komersial kategori jual juga mengalami peningkatan 0,01% (qtq) setelah mengalami
        kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 0,02% (qtq), didorong oleh peningkatan
        pasokan perkantoran jual di Surabaya (Grafik 2.8).

               Grafik 2.8       Pertumbuhan Triwulanan Indeks Supply Kategori Jual (% qtq)




               Sumber: Bank Indonesia


        Perkembangan Harga Properti Komersial. Indeks Pasokan Properti Komersial yang
        meningkat ditengah perlambatan Indeks Permintaan Properti Komersial mendorong

 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                18
Page 26
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


        perlambatan pada Indeks Harga Properti Komersial terutama untuk kategori sewa.
        Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV-2023 sebesar
        2,03% (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar
        3,57% (yoy) (Grafik 2.9). Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan indeks harga pada
        segmen hotel di Banten. Selanjutnya, perkembangan Indeks Harga Properti Komersial
        untuk kategori jual pada triwulan IV-2023 mengalami kenaikan 0,64% (yoy), lebih tinggi
        dibandingkan keniakan triwulan III-2023 sebesar 0,48%. Hal ini seiring peningkatan
        indeks harga segmen perkantoran jual di Surabaya dan segemen lahan industri di
        Semarang.

               Grafik 2.9       Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Tahunan (% yoy)




                Sumber: Bank Indonesia

               Grafik 2.10       Perkembangan Indeks Harga Kategori Jual Tahunan (% yoy)




               Sumber: Bank Indonesia


        Secara triwulanan, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan
        IV-2023 naik 1,76% (qtq), sedikit melambat dibandingkan kenaikan triwulan sebelumnya
        sebesar 1,79% (qtq) (Grafik 2.11). Perlambatan indeks harga tersebut terutama
        disebebkan penurunan indeks harga di Jakarta dan Surabaya. Di sisi lain, Indeks Harga

 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                               19
Page 27
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


         Properti Komersial untuk kategori jual pada triwulan IV-2023 naik 0,23% (qtq), sedikit
         lebih tinggi daripada kenaikan triwulan sebelumnya sebesar 0,19% (qtq) (Grafik 2.12).
         Hal ini didorong oleh peningkatan indeks harga pada segmen lahan industri di
         Semarang.

                Grafik 2.11       Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Triwulanan (% qtq)




                 Sumber: Bank Indonesia

                  2.12     Perkembangan Indeks Harga Kategori Jual Triwulanan (% qtq)




                 Sumber: Bank Indonesia


 2.6.    Analisis Kuantitatif
 2.6.1   Kinerja Historikal Perseroan

         Untuk melihat perkembangan kinerja Perseroan, seperti posisi keuangan dan potensi
         atau kemajuan yang dialami selama beberapa tahun terakhir, maka hasil analisis
         keuangan historikal yang bersumber dari laporan keuangan audit per 31 Desember 2020,
         31 Desember 2021, 31 Desember 2022, 31 Desember 2023 dan 30 April 2024 disajikan
         sebagai berikut:

 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                  20
Page 28
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                       rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


        Tabel 2.4.     Historikal Keuangan Perseroan                                      (dalam juta rupiah)
                                                                                                30 April
                             Deskripsi            2020          2021       2022        2023
                                                                                                  2024
         Aset Lancar                           142.708      371.884     743.133     623.711         633.484
         Aset Tidak Lancar                     177.827      636.096     745.695     833.358         826.071
         Total Aset                            320.535     1.007.980   1.488.828   1.457.069       1.459.555
         Liabilitas Lancar                      80.759      439.299    1.446.986    838.627         691.540
         Liabilitas Tidak Lancar               125.335      528.939      61.496     376.700         410.617
         Total Liabilitas                      206.094      968.237    1.508.482   1.215.327       1.102.157
         Ekuitas                               114.441       39.743     (19.654)    241.742         357.398
         Total Liabilitas & Ekuitas            320.535     1.007.980   1.488.828   1.457.069       1.459.555
         Penjualan                              11.153        7.460            -    539.041         213.879
         Beban Pokok Penjualan                    6.658       5.986            -    218.869          73.000
         Laba (Rugi) Kotor                        4.495       1.474            -    320.172         140.879
         Laba (Rugi) Sebelum Pajak             (29.350)     (76.375)    (59.001)    261.225         110.756
         Laba (Rugi) Bersih                    (29.255)     (76.143)    (59.113)    261.225         110.756

        Tabel 2.5.     Pertumbuhan Kinerja Keuangan Perseroan                                             (%)
                                                                                                   30 April
                      Deskripsi                2020         2021        2022         2023
                                                                                                     2024
         Aset Lancar                                   -   160,59%      99,83%       -16,07%            1,57
         Aset Tidak Lancar                             -   257,70%      17,23%        11,76%           -0,87
         Total Aset                                    -   214,47%      47,70%         -2,13%           0,17
         Liabilitas Lancar                             -   443,96%     229,39%       -42,04%          -17,54
         Liabilitas Tidak Lancar                       -   322,02%      -88,37%      512,56%            9,00
         Total Liabilitas                              -   369,80%      55,80%       -19,43%           -9,31
         Ekuitas                                       -    -65,27%    -149,45%    -1.329,99%         47,84
         Total Liabilitas & Ekuitas                    -   214,47%      47,70%         -2,13%           0,17
         Pendapatan                                    -    -33,11%    -100,00%                -      -60,32
         Beban Pokok Pendapatan                        -    -10,09%    -100,00%                -      -66,65
         Laba (Rugi) Kotor                             -    -67,21%    -100,00%                -      -56,00
         Laba (Rugi) Sebelum Pajak                     -   160,22%      -22,75%     -542,75%          -57,60
         Laba (Rugi) Bersih                            -   160,27%      -22,37%     -541,91%          -57,60

        Analisa Neraca Perseroan
           Total Aset dalam 4 periode laporan keuangan (2020-2023) mengalami peningkatan
            dengan rata-rata sebesar 86,68% pertahun. Per 30 April 2024 total aset tercatat
            sebesar Rp1,45 triliun.

           Total Liabilitas dalam 4 periode laporan keuangan (2020-2023) mengalami
            peningkatan dengan rata-rata sebesar 135,39% pertahun. Per 30 April 2024 total
            liabilitas tercatat sebesar Rp1,10 triliun.
 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                              21
Page 29
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                         rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


           Total Ekuitas dalam 4 periode laporan keuangan (2020-2023) mengalami penurunan
            dengan rata-rata sebesar 514,90% pertahun. Per 30 April 2024 total ekuitas tercatat
            sebesar Rp357,39 miliar.
        Grafik 2.1. Perkembangan Neraca Historikal Perseroan

                     1.600.000
                     1.400.000
                     1.200.000
                     1.000.000
                       800.000
                       600.000
                       400.000
                       200.000
                              ‐
                      (200.000)
                                                                                                      30 April
                                       2020             2021              2022            2023
                                                                                                       2024
                 Total Aset           320.535       1.007.980        1.488.828          1.457.069     1.459.555
                 Total Kewajiban      206.094       968.237          1.508.482          1.215.327     1.102.157
                 Ekuitas              114.441        39.743             (19.654)        241.742       357.398


        Analisa Laba Rugi Perseroan

           Per 31 Desember 2021 tidak terdapat pelanggan dari pendapatan golf dan restoran
            serta hotel yang nilai pendapatannya melebihi 10% dari jumlah pendapatan
            konsolidasian. Per 30 April 2024 penjualan tercatat sebesar Rp213,87 miliar yang
            terdiri dari pendapatan tanah, rumah toko dan rumah tapak.
           Laba (Rugi) Kotor per 30 April 2024 laba kotor tercatat sebesar Rp140,87 miliar.
           Laba (Rugi) Bersih dalam 4 periode laporan keuangan (2020-2023) mengalami
            penurunan dengan rata-rata sebesar 134,67% pertahun. Per 30 April 2024 laba
            bersih tercatat sebesar Rp110,75 miliar.
        Grafik 2.2. Perkembangan Laba Rugi Historikal Perseroan
                                   600.000
                                   500.000
                                   400.000
                                   300.000
                                   200.000
                                   100.000
                                          ‐
                                  (100.000)
                                  (200.000)
                                                                                                       30 April
                                                 2020           2021             2022       2023
                                                                                                        2024
                 Penjualan                      11.153          7.460              ‐       539.041     213.879
                 Laba (Rugi) Kotor               4.495          1.474              ‐       320.172     140.878
                 Laba (Rugi) Sebelum Pajak      (23.845)       (29.350)     (76.375)       (59.001)    261.225
                 Laba (Rugi) Bersih             (29.255)       (76.143)     (59.113)       261.225     110.756




 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                                     22
Page 30
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                            rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


        Arus Kas Perseroan

        Tabel 2.6.        Arus Kas Perseroan                                                            (dalam juta rupiah)
                                                                                                                30 April
                        Deskripsi                    2020        2021           2022             2023
                                                                                                                  2024
         Arus Kas dari (digunakan untuk)
                                                     (50.852)     53.963         408.566         (91.374)         (18.439)
         Aktivitas Operasi
         Arus Kas dari (dignakan untuk)
                                                       (622)    (363.821)       (153.047)         (6.655)          (1.711)
         Aktivitas Investasi
         Arus Kas dari (digunakan untuk)
                                                     50..280     359.813        (168.900)          25.628           28.643
         Aktivitas Pendanaan
         Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan
                                                      (1.195)     49.955          86.618         (72.402)            8.492
         Setara Kas
         Saldo Kas dan Setara Kas Pada Awal
                                                       2.994       1.798          53.718          140.337           67.935
         Tahun
         Saldo Kas dan Setara Kas Pada Akhir
                                                       1.798      53.718         140.337           67.935           76.428
         Tahun


        Rasio Keuangan Perseroan

        Tabel 2.7.        Rasio Keuangan Perseroan
                                                                                                             30 April
                      Deskripsi                  2020             2021           2022           2023
                                                                                                              2024
        Rasio Likuiditas
        - Current Ratio (x)                              1,77            0,85          0,51        0,74            0,92
        - Working Capital to Total Asset Ratio        19,33%        -6,69%        -47,28%       -14,75%        -3,98%
        Rasio Aktivitas
        - Fixed Asset Turnover (x)                       0,40            3,58          0,00      100,89          40,58
        - Total Asset Turnover (x)                       0,03            0,01          0,00        0,37           0,15
        - Sales to Current Assets (x)                    0,08            0,02          0,00        0,86           0,34
        Rasio Solvabilitas
        - Debt to Total Aset Ratio (x)                   0,64            0,96          1,01        0,83            0,76
        - Debt Equity Rasio                              1,80           24,36       -76,75         5,03            3,08
        Rasio Profitabilitas
        - Gross Profit Margin                         40,30%        19,76%                  -   59,40%         65,87%
        - Net Profit Margin                      -262,31%       -1.020,68%                  -   48,46%         51,78%
        - Return on Equity (ROE)                     -25,56%      -191,59%        300,77%       108,06%        30,99%
        - Return on Assets (ROA)                      -9,13%        -7,55%         -3,97%       17,93%          7,59%


        Berdasarkan rasio keuangan diatas, kondisi Perseroan per 30 April 2024 adalah sebagai
        berikut:
            Rasio Likuiditas menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi
             liabilitas keuangannya yang harus segera dipenuhi atau kemampuan perusahaan
             untuk memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka pendek (pada saat ditagih). Current
             ratio (rasio lancar) sebesar 0,92 kali, hal ini menunjukkan bahwa Perseroan belum
             mampu memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka pendek.
            Rasio Aktivitas digunakan untuk mengukur efisiensi penggunaan dana yang tertanam
             pada aset serta untuk melihat seberapa besar optimalisasi Perseroan dalam


 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                                              23
Page 31
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                         rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


              menggunakan asetnya untuk memperoleh pendapatan dan laba. Total asset turnover
              (perputaran aset) Perseroan sebesar 0,15 kali dan sales to current assets ratio 0,34 kali.
             Rasio Solvabilitas atau leverage menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk
              memenuhi seluruh liabilitasnya baik jangka pendek maupun jangka panjang. Total
              debt to equity ratio (DER)/rasio hutang atas ekuitas Perseroan sebesar 3,08 kali yang
              menunjukkan bahwa Perseroan belum mampu memenuhi seluruh liabilitasnya
              dengan menggunakan ekuitas yang dimiliki, sedangkan debt to total assets ratio (DAR)
              atau rasio hutang atas harta yang dimiliki Perseroan sebesar 0,76 kali.
             Rasio Profitabilitas menunjukkan kemampuan dalam menghasilkan laba selama
              periode tertentu. Profitabilitas suatu perusahaan diukur dengan keberhasilan
              menggunakan asetnya secara produktif, dengan demikian profitabilitas suatu
              perusahaan juga dapat diketahui dengan memperbandingkan antara laba yang
              diperoleh dengan jumlah aset atau modal pada suatu periode tertentu. Return on equity
              (ROE) sebesar 30,99% dan return on asset (ROA) sebesar 7,59%.

 2.6.2   Analisis Proforma Rencana Transaksi

         Berdasarkan Informasi Keuangan Proforma Perseroan yang dibuat oleh manajemen,
         dampak keuangan Rencana Transaksi terhadap Laporan Keuangan Perseroan adalah
         sebagai berikut:
         Tabel 2.8.         Ringkasan Laporan Keuangan Proforma                             (dalam jutaan rupiah)
                                                      30 April 24                                  30 April 24
                                                       (Sebelum           Adjustment                (Setelah
                      Tabel 2.9.         Deskripsi
                                                        Rencana                                     Rencana
                                                       Transaksi)    Db                Cr          Transaksi)


          ASET
          ASET LANCAR
          Kas dan setara kas                                76.428   36.000                             112.428
          Piutang usaha                                      7.061                                         7.061
          Piutang lain-lain
             Pihak ketiga                                   37.525                                        37.525
             Pihak berelasi                                  1.520                                         1.520
          Uang muka dan beban dibayar dimuka               194.754                                      194.754
          Uang muka kontraktor                              18.039                                        18.039
          Aset real estat                                  248.877                                      248.877
          Kas dan setara kas yang dibatasi
                                                            41.251                                        41.251
          penggunannya
          Pajak dibayar dimuka                               8.026                                         8.026
          Jumlah Aset Lancar                               633.484   36.000                   -         669.484


          ASET TIDAK LANCAR
          Aset real estat                                  469.955                                      469.955
          Aset tidak lancar lainnya                        212.500                                      212.500

 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                                    24
Page 32
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                          rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


                                                       30 April 24                                30 April 24
                                                        (Sebelum           Adjustment              (Setelah
                     Tabel 2.9.            Deskripsi
                                                         Rencana                                   Rencana
                                                        Transaksi)    Db                Cr        Transaksi)
         Aset tetap – neto                                    5.271                                      5.271
         Properti investasi - neto                            6.049                                      6.049
         Aset takberwujud - neto                                677                                       677
         Investasi pada entitas asosiasi                    131.618                                   131.618
         Jumlah Aset Tidak Lancar                           826.071          -                -       826.071


         JUMLAH ASET                                      1.459.555   36.000                  -      1.495.555


         LIABILITAS DAN EKUITAS
         LIABILITAS JANGKA PENDEK
         Utang bank jangka pendek                            19.917                                     19.917
         Utang usaha - pihak ketiga                           8.909                                      8.909
         Utang lain-lain
            Pihak ketiga                                    267.836                                   267.836
            Pihak berelasi                                    3.513                                      3.513
         Beban akrual                                        26.836                                     26.836
         Utang titipan konsuman                             106.149                                   106.149
         Uang muka konsumen                                 250.406                                   250.406
         Utang pajak                                          5.535                                      5.535
         Bagian liabilitas jangka panjang yang jatuh
         tempo dalam waktu satu tahun
            Utang lembaga keuangan                               62                                         62
            Liabilitas sewa                                   2.278                                      2.278
         Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                    691.539                                   691.539


         LIABILITAS JANGKA PANJANG
         Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi
         bagian yang jatuh tempo waktu satu tahun
            Utang bank                                      406.977                      36.000       442.977
            Utang lembaga keuangan                               73                                         73
         Liabilitas imbalan kerja                             3.566                                      3.566
         Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                   410.617          -           36.000       446.617
         Total Liabilitas                                 1.102.156                      36.000      1.138.155


         EKUITAS
         Modal saham                                        121.000                                   121.000
         Tambahan modal disetor                               5.875                                      5.875
         Saldo laba                                         225.619                                   225.619
         Jumlah Ekuitas yang dapat
         Diatribusikan kepada Pemilik Entitas               352.494                                   352.494
         Induk
         Kepentingan nonpengendali                            4.903                                      4.903
 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                                   25
Page 33
JL febriman siregar dan
                kantor jasa penilai publik
                                                                               rekan
ET
 ll
                penilai aset, bisnis dan konsultan


                                                                          30 April 24                                                             30 April 24
                                                                           (Sebelum                           Adjustment                           (Setelah
                            Tabel 2.9.          Deskripsi
                                                                            Rencana                                                                Rencana
                                                                           Transaksi)                  Db                      Cr                 Transaksi)
         Total Ekuitas                                                            357.398                           -                        -            357.398


         JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                         1.459.555                                          36.000               1.495.555


         Berdasarkan proforma keuangan Perseroan diatas, Perseroan akan mendapatkan
         tambahan kas dan setara kas serta utang bank masing-masing sebesar Rp36 miliar pada
         posisi keuangan Perseroan per April 2024 setelah rencana transaksi.

 2.6.3   Analisis Nilai Tambah

         Analisis nilai tambah Rencana Transaksi dilakukan untuk melihat kemampuan
         menghasilkan pendapatan dan laba yang lebih baik dengan membandingkan antara
         proyeksi keuangan tanpa dilaksanakannya Rencana Transaksi dengan dilaksanakannya
         Rencana Transaksi.

         Berikut adalah Laba (Rugi) Perseroan tanpa adanya Rencana Transaksi selama periode
         proyeksi:

         Tabel 2.10.                Proyeksi Sebelum Rencana Transaksi
                         Profit & Loss                 2024                     2025                   2026                    2027                     2028

         Revenue                                  662.679.447.943         1.104.935.375.795      1.102.695.949.869        863.162.939.180          287.924.886.509
          Commercial Area (Low Rise P)              639.636.132             10.745.887.018         12.693.579.040          13.328.257.992           13.994.670.891
          Shophouse M Lot                           256.980.000              4.317.264.000          5.099.768.100           5.354.756.505            5.622.494.330

         Overall COGS                           (215.314.938.713,06)     (287.542.938.581,23)   (532.336.221.169,71)    (297.783.609.220,09)     (133.054.679.032,43)
         COGS Sales                             (215.314.938.713,06)     (286.847.064.458,23)   (523.985.731.693,69)    (289.433.119.744,08)     (124.704.189.556,41)

         COGS Recurring                                  0                  -695.874.123           -8.350.489.476         -8.350.489.476            -8.350.489.476
         Depreciation Expense                            0                  -695.874.123           -8.350.489.476         -8.350.489.476            -8.350.489.476
          Lease Commercial Area                          0                  -695.874.123           -8.350.489.476         -8.350.489.476            -8.350.489.476

         Gross Profit                             447.364.509.230          817.392.437.213        570.359.728.699         565.379.329.960          154.870.207.476
         Gross Profit Margin                           68%                      74%                    52%                     66%                      54%

         Operating Expense                        (80.806.802.072)        (106.062.586.615)      (107.482.883.646)       (102.855.935.857)         (47.637.143.691)
          Sales & Marketing Expense               (19.556.750.181)         (42.975.033.166)       (42.502.703.594)        (35.926.350.403)         (11.495.167.546)
           Marketing Expense                       (2.676.614.207)          (2.756.912.633)        (2.839.620.012)         (2.924.808.612)          (1.579.396.651)
          GA Expense                              (61.250.051.892)         (63.087.553.448)       (64.980.180.052)        (66.929.585.453)         (36.141.976.145)

         Addback Depreciation                            0                   695.874.123           8.350.489.476           8.350.489.476            8.350.489.476

         EBITDA                                   366.557.707.158          712.025.724.722        471.227.334.529         470.873.883.579          115.583.553.262
         EBITDA Margin                                 55%                      64%                    43%                     55%                      40%

         Other Income                             16.414.099.628            8.828.199.255         38.033.774.790                 0                        0
          TAA                                     16.414.099.628            8.828.199.255          8.092.515.984                 0                        0
          Profit Distribution KSO                                    -            0               29.941.258.806                 0                        0
         Depreciation Expense                                        -      -695.874.123          -8.350.489.476          -8.350.489.476           -8.350.489.476

         EBIT                                     382.971.806.785          720.158.049.854        500.910.619.843         462.523.394.103          107.233.063.785
         EBIT Margin                                   58%                      65%                    45%                     54%                      37%

         Interest Expense                         -33.925.103.131          -33.361.215.600        -26.968.207.324         -17.194.987.776          -5.658.179.738

         EBT                                      349.046.703.654          686.796.834.254        473.942.412.519         445.328.406.327          101.574.884.047
         EBT Margin                                    53%                      62%                    43%                     52%                      35%

         Tax                                      -16.634.232.408          -28.826.595.324        -30.136.273.109         -24.438.403.059          -10.200.418.222

         Net Income                               332.412.471.246          657.970.238.930        443.806.139.410         420.890.003.268          91.374.465.826




 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                                                                                         26
Page 34
JL febriman siregar dan
                kantor jasa penilai publik
                                                                      rekan
ET
 ll
                penilai aset, bisnis dan konsultan


         Berikut ini adalah proyeksi Laba Rugi Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi.

         Tabel 2.11.             Proyeksi Setelah Rencana Transaksi
                        Profit & Loss              2024               2025               2026              2027              2028

         Revenue                              898.748.865.292    989.452.758.446    320.682.060.304   367.374.394.398   40.030.614.118

         Overall COGS                         -227.520.487.544   -286.049.883.619   -66.829.594.208   -48.375.230.107   -8.350.489.476

         Gross Profit                         671.228.377.748    703.402.874.827    253.852.466.096   318.999.164.291   31.680.124.642

         Operating Expense                    -90.249.578.766    -101.443.281.921   -76.202.328.064   -83.024.394.065   -37.721.372.795
           Sales & Marketing Expense          -28.999.526.875     -38.355.728.472   -11.222.148.012   -16.094.808.612    -1.579.396.651
           GA Expense                         -61.250.051.892     -63.087.553.448   -64.980.180.052   -66.929.585.453   -36.141.976.145
         EBIT                                 597.392.898.609     610.787.792.161   215.683.912.823   235.974.770.225    -6.041.248.154
         Absorb Income VLS                     -2.040.000.000      -9.524.912.762   243.375.575.110   128.582.502.829   132.165.932.551
         Interest Expense                     -32.325.103.131     -31.091.215.600   -26.913.761.522   -21.092.718.953   -13.628.087.895

         EBT                                  563.027.795.479    570.171.663.799    432.145.726.410   343.464.554.101   112.496.596.502
         Tax                                  -22.535.967.842    -25.939.529.890    -10.585.925.870   -12.043.689.440    -4.003.061.412

         Net Income                           540.491.827.636    544.232.133.909    421.559.800.540   331.420.864.661   108.493.535.090
         Net Income Margin                         60%                55%                131%              90%               271%



         Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan dengan adanya
         Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana Transaksi Perseroan
         diperkirakan akan memperoleh laba yang lebih tinggi rata-rata sebesar minimal Rp 1,5 M
         per tahun dibanding tidak melakukan Rencana Transaksi.

 2.6.4   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi

         a. Nilai Pasar

         Berdasarkan laporan penilaian aset milik Perseroan yang dikeluarkan oleh KJPP
         Febriman Siregar dan Rekan dengan nomor laporan 00S76A6/M2.0A109-
         P05E/PIM/10A/0N06F9/A1/VAIITI/2A02N4 tertanggal 22 Agustus 2024, Nilai
         Aset milik Perseroan yang terletak di:
         1. Jalan Raya Bojongsari, Perumahan Shila At Sawangan, Kelurahan Sawangan,
            Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat.
         2. Jalan Raya Bojongsari, Desa Bojong Sari, Kecamatan Bojong Sari, Kota Depok.

         Adalah sebesar Rp816.372.930.000

         b. Harga Rencana Transaksi

         Berdasarkan Surat Pemberitahuan Pemberian Kredit (SPPK) PT Bank Central Asia,
         Tbk. No. 30164/GBK/2023 plafond yang akan diterima oleh Perseroan sebesar
         Rp 670.000.000.000 dengan jaminan asset perseroan senilai 125% nilai plafond sebesar
         Rp 837.500.000.000,-.




 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                                                             27
Page 35
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                 rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


        c. Perbandingan Harga Rencana Transaksi Dengan Nilai Pasar

        Dengan membandingkan Harga Rencana Transaksi dan Nilai Pasar yaitu sebagai
        berikut:

        Selisih Nilai Pasar dan objek penjaminan adalah sebesar 2,59%.

                  Nilai Transaksi        Batas Atas 7,5%      Batas Bawah 7,5%
                 837.500.000.000         900.312.500.000      774.687.500.000

        Berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 35 tahun 2020 “Batas atas dan batas
        bawah pada kisaran Nilai, tidak boleh melebihi 7,5% (tujuh koma lima persen) dari Nilai
        yang dijadikan acuan”. Berdasarkan perbandingan harga Rencana Transaksi dengan nilai
        pasar diketahui bahwa harga Rencana Transaksi 2,59% dari nilai pasar dan berada dalam
        batasan ±7,5%, maka harga yang ditetapkan adalah wajar.




 Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                                28
Page 36
JL febriman siregar dan
                 kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
                 penilai aset, bisnis dan konsultan


                                               BAGIAN - 3
                                              KESIMPULAN

      3.1    Kesimpulan

                  Berdasarkan informasi dari manajemen Perseroan, pihak-pihak yang bertransaksi
                   memiliki hubungan afilias
                  Berdasarkan Surat Pemberitahuan Kredit (SPPK) PT Bank Central Asia, Tbk. No.
                   30164/GBK/2023 kepada Perseroan dan PT Sirius Surya Sentosa, Tbk. tidak ada
                   persyaratan khusus yang akan merugikan pihak-pihak yang bertransaksi sehungga
                   syarat-syarat yang ada pada Rencana Transaksi adalh wajar.
                  Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan masih mampu menghasilkan pendapatan
                   yang positif. Dengan demikian Rencana Transaksi yang dilakukan adalah wajar.
                  Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan dengan
                   adanya Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana Transaksi
                   Perseroan diperkirakan akan memperoleh laba yang lebih tinggi rata-rata sebesar
                   minimal Rp 1,5 M per tahun dibanding tidak melakukan Rencana Transaksi.
                  Berdasarkan perbandingan harga Rencana Transaksi dengan nilai pasar diketahui
                   bahwa harga Rencana Transaksi 2,59% dari nilai pasar dan berada dalam batasan
                   ±7,5%, maka harga yang ditetapkan adalah wajar.


             Berdasarkan analisa tersebut diatas, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi adalah
             WAJAR.

      3.2    Distribusi Pendapat Kewajaran

             Pendapat kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Manajemen Perseroan dalam
             kaitannya dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau
             untuk kepentingan lain.




      Laporan Pendapat Kewajaran – PT Pakuan, Tbk.                                             28

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.84 MB
Published5 Sep 2024
Pages36
Characters99,633
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 49 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT SIRIUS SURYA SENTOSA p.1 ×36
linked org PT Bank Central Asia p.4 ×17
linked person Amir Abadi Jusuf p.12
linked org Bhineka Abadi p.15
linked person Yoshihiro Kobi p.15
linked person Johan Yudhya Santosa p.15
linked person Bonny Harry p.15 ×2
linked person Erick Wihardja · Direktur p.15 ×3
linked person Aditya Wisnu Wardhana p.15
linked person Irma Sundari Sulaeman p.15
linked org PT Vasanta Indo Properti p.15
possible org PT PAKUAN p.1 ×62
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×7
possible — Tri Ramadi p.15
possible org Negara Republik Indonesia p.16
unresolved org Kementerian Keuangan RI p.2
unresolved org PENILAI KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.2 ×2
unresolved org KJPP Febriman Siregar p.2 ×6
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.2 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.2 ×2
unresolved person Msc. p.2
unresolved — MAPPI p.2
unresolved — Izin Bapepam-LK p.2
unresolved org Bapepam-LK p.2 ×6
unresolved org KJPP FSR p.3 ×15
unresolved org KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.5 ×2
unresolved org Rekan Ir. Yohn PS Napitupulu p.5
unresolved org Selanjutnya KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.7
unresolved person Penanggung Jawab Ir. Yohn PS Napitupulu p.8 ×4
unresolved person Penilai Yaumil Husna Khair p.8
unresolved org KJPP Febriman Siregar & Rekan p.10
unresolved org Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris. p.11 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik Kosasih p.11 ×3
unresolved org Tjahjo & Rekan p.11 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf p.12
unresolved org Mawar & Rekan p.12
unresolved org PT Bhineka Abadi Investama p.15
unresolved org PT Visi Vasanta Invest Pratama p.15
unresolved person Akta Notaris Ridwan Suselo p.16
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. Y.A. p.16
unresolved person Vita Cahyojati · Notaris p.17
unresolved person Nurwahidah Zakaria Isnaini p.17
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.17 ×2
unresolved person Jose Dima Satria · Notaris p.17
unresolved org Bank Indonesia p.18 ×23
unresolved org Kota Nusantara p.22
unresolved org Bank Indonesia Grafik p.22 ×3
unresolved org Bank Indonesia Perkembangan Harga Properti Komersial. Indeks Pasokan p.25

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.182 10966 ms 12 Sep 2026 22:58
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '7.5'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result