Skip to content
Back to announcement

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAP KEU 30 JUNI 2024.pdf

Financial statement Text extracted BRIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 60

Page 1 OCR 0.824
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI Di PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:
Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

»

Tanda (v) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Pubiik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada
kolom "Keterangan" ditambalikan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Pubiik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom “Tidak Ada" dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. .

1 pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V)

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak mer
diisi pada kolom "N/A".

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan sudited)
Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Bidang Usaha Kewangan/Perbankan Syariah
Jenis Penawaran Umum 30 Juri 2027
130 Juni 2024 91 Desember 2023
Nama Kantor Akuntan Publik Kantor Akuntan Pubiik Rintis, (Kantor Akuntan Publik
|Jumaci, Rianto & Rekan, ”— (Tanudiredja, Wibisana, Rintis
2 Rekan
Nama Pariner Lucy Luciana Suhenda (Drs. M. Jusuf Wibisana,
IM.Ec., CPA

Grini Akuntan
(Opini audit tanpa modifikasian| Opini audit tanpa rrodifikasian|

(Catatan tentang Opini Jika ada) - - Na

Pemenuhan Peraturan No.VI1.6.11 Tentang "Tanggung
Jawab Direksi atas Laporan Keuangan"

Pemenuhan Peraturan NO VITA.2 Tentang “Independensi 7
akuntan yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Data Keuangan Penting (Dalam Jutaan Rupiah)
eripae laporan keuangan. Hi Bolum 2024

Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan
Laba (rugi) bruto 12.115.402 10.880.041
Laba (rudi) usaha/operesional 4,502.267| 3.737.994
EBITDA - -
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 3.294.534 2.822.128
Laba (rugi) komprehensif 3,787,694 2.902272|
Laba Per saham (dasar) 73.58 51,18)

Laba Per saham (dilusian) -

Page 2 OCR 0.650
'Periode laporan keuangan

Juni Z0

131 Desember.2023 .:

Laporan Posisi keuangan

Jumtah Aset 360,955,816! 553.624 124
Jumlah Aset Lancar - -
Jurnlah Aset Tidak Lancar - -
Jumlah Ltabiltas 38,353,593| 87.222,811
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek - -
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang - -
Jumlah Dana Syikah Temporer 230,925,959| 227,862,692|
Jumlah Ekuitas 41,871.254 38.738.121
Modal Disetor 22.064.636 23,064,630|
(Seido Laba 21450418 18,911,445|
rode laporan keuanya 30-Juni 2024 1 31Desember.2023. |
Rasio Keuangan
NPF Bruto 199 2.084
NPF Neto 0.564 0.55Y
CAR 21.334) 21.041)
Rasio Lancar - -
ROA 248 2.3590
ROE 17.301| 16an

Ebitda Terhadap Pendapatan

Page 3 OCR 0.881
Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat
diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila

pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist Ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No V!!-G.17 tentang

Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Tambahan/nferinasi

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posi:

cuangan pada akhir poriodo

"Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

. Ilaporan arus kas selama periode

Laporan posisi keuangan awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan Suatu
kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau
ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

gan

Catatan atas Laporan Keuani
TN

5

a3

Ketentuan Umum

1. (Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:

a. gambaran umum Perusahaan,

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan,

C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi
komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan
penyajian masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi
TY Iniormasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang Iidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan:

dan
2) Iiormasi yang Udak disajikan di bagian manapun dalam laporan Keuangan, tetapi iniormasi tersebut relevan
untuk memahami laporan keuangan.
2 IPerusahaan wajib menyatakan dalam beniuk nilai alau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu
jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
3. (Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjalasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama
pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
4. (Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai

pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajamen atas kecukupan pertanggungan asuransi,
apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

ja. Pendirian perusahaan

1) Riwayat ringkas perusahaan:

1.

2) Nomor dan tangga! akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari insiansi yang berwenang, dan
nomor serta tanggal Berita Negara:

ta

Got
Page 4 OCR 0.867
Ka a Ada | Tidak N/A Tambahan Intormasi
3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan, v 1
4) Tempat kedudukan perusahaan dan iokasi utama kegiatan usaha, v 1g
5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi v Ta
atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat
dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
8) Nama entilas induk dan nama Entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). v Ta
Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) Khusus Industri Media v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
3) Khusus Industri Jalan Tol v
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut.
5y Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
10) Khusus untuk Industri Perbankan Y Ta
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan
berdasarkan prinsip syariah ika ada).
19) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi
a) Arca Eksplorasi meliputi:
« Nama lokasi,
« Nama pemilik izin lokasi:
- Tanggal perolehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: Nama pemilik izin lokasi:
» Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan
« Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per
tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b) Area Eksploilasi/Pengembangan meliputi:
« Nama lokasi,
- Nama pemilik izin lokasi,
» Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
- Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin fokasi:
« Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi
dan tanggal sertifikasi
« Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
- Akumulasi jumlah produksi sejak awai kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
12) Khusus Industri Kehutanan Y
Yang harus diungkapkan antara jain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:
b) rincian fuas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
€) sisa umur HPH.

Fu
Page 5 OCR 0.895
“Ada

“Tidak,

Tambahan Informasi

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1) Tanggal dan/atau nornar surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar v tc
indonesia:

2) Jenis dan jumiah Efek yang ditawarkan, v Ic

3) Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v 1.c

4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak v Ted

penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) Nama entitas anak Ganfatau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung:

2) Tempat kedudukan.

3) Jenis usaha,

Aj Tahun beroperasi secara komersiat:

5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):

6) Total Aset, dan

1?) Informasi penting fainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki
baik langsung maupun fidak langsung melalui enfitas anak. lebih dari 504 (lima puluh
perseratus) hak suara yang sah:
alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096
(lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investes tidak diikuti
dengan pengendalian
akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tenggal atau periode yang berbeda:

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer

dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman

atau uang muka:

suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas

induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas

yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan

? dalam hai hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa
investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya
Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(6) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendatian
dilepaskan: dan

b)

9

2)

«elalala aja

Page 6 OCR 0.862
keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.

- E£ el ir 3g : Ta On | Ada": Tambahan Informasi
(5) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.
Jd. Karyawan, Direksi, Komisaris, dan Komito Audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1). Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit, v tb
2) Cakupan manajemen kunci dan V Tb
3) “Jumiah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama v Tb
periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas arak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) “Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v 12. Sural Pernyataan
Direksi Tentang
Tanggung Jawab Atas
Laporan Keuangan
2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. v 2. Surat Pernyataan
Direksi Tentang
| Tanggung Jawab Atas
Laporan Keuangan
. ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
(Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut
a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v 2.
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini v Za
(current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat
dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yailu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v 2.
3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, v 2.
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional v
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan
C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). “
4) Alasan perubahan periode pelaporan fika ada). v
C. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajomen
1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam Ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari v 23
catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan
kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan,
2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan vV 3
sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memilki risiko signifikan
yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode
pelaporan berikutnya: dan
3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilias sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan v 3

Page 7 OCR 0.899
iNo|

| Tambahan Informasi.

Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi tainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami taporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi,

Ada | Tidak| NA |

1) Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain: .

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan
entitas anak,

b) kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk

c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

@) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak:

€) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendal: dan

#) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah
dieliminasi,

2) Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk
mengukur kepentingan nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwill:

6) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan,
antara lain:
(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3). imbalan kontinjensi.

3) Kas dan setara kas,
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas.

4) Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya
transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

45) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (2). angka (4). angka (5)
dan angka (6), wajib dilambahkan penjelasan mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

Page 8 OCR 0.872
Ada.

Tidak:

NIA,

Tambahan Informasi

(D) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan

derivatif. dan

(0) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

b) Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,

(2) pengakuan awal Sukuk:

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(2) penyajian pendapatan Sukuk, dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
&) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(4) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(5) akad syariah yang digunakan

SL

BELT

2z
2z
2z
2.2
2z

3

Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lam
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan
Bank Lain.

&

5f

2e,2f

2e,2f

8

Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

»

Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah: dan
6) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

3

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit.
(8) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(8) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.

na

21, 2j, 2K, 21
2, 2), 2K 2

Page 9 OCR 0.884
"Keterangan

NVA || Tambahan Informasi

b) Tagihan/Kewajiban Aksoptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. v 2h
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian: v 2.d,2.n
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan v 2, 2.nX
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. v 2d,2.n
9) Khusus untuk Industri Pembiayaan v
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.
10) Anjak Piutang v
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis iransaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang:
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang
dialihkan, dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau
ditanggung oleh perusahaan).
11) Sewa v 2m
Yang harus dijelaskan antara tain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung Suatu sewa.
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan
6) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan berfindak sebagai lessee dan/atau lessor.
12) Persediaan v

Yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang
digunakan
a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapttalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi
b) Khustus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar klasifikasi untuk janis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

Page 10 OCR 0.863
"WA | Tambahan informasi
menghasilkan.
(4) Metede penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
c) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan temak telah menghasilkan:
(ah Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (depiesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode perighapusan langsung. jika ada.
(2) Hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan):
(8) Metode penilaian, dan
to) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak
telah menghasilkan.
13) Aset Tetap
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap: vV 2.m
b) pengukuran selelah pengakuan awal Aset Tetap: v 2.m
6) pengelompokan Aset Tetap: v 2.m
d) metode penyusutan yang digunakan, v 2.m
e) kapitalisasi biaya yang terkail dengan Aset Tetap: v 2m
1) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: v 2.m
g) penghentian pengakuan, v 2m
h) nilai residu: dan ' 2.m
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, v 2m,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.
14) Investasi pada Entitas Asosiasi v
Yang harus dijelaskan antara tain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi
18) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Y
Yang harus dijelaskan antara tain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura
Bersama.
16) Pola Kerjasama v
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama:
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabililas yang timbuk dan
G) Sistem pembagian hasil jika ada.
17) Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tak berwujud: v 2.m
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tak berwujud: v 2.m
C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, v 2m
diungkapkan tarif yang digunakan dan umur manfaatnya,
d) sumber terjadinya Aset Tak berwujud: v

Page 11 OCR 0.880
“Diidak

(Tambahan Informasi

8) metode amortisasi yang digunakan, 2m
H penghentian pengakuan Aset Tak berwujud: dan
9) riset dan pengembangan (jika ada).
18) Asot tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai
aset yang dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
19) Properti Investasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Properti Investasi,
bj pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi.
c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:
dd) estimasi umur manfgat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
@) penghentian pengakuan Properti Investasi.
20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Asot Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):
6) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan
8) Pertanggungan Asuransi.
21) Penurunan Nilai Aset Non keuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
aj ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya 2d
penurunan nilai: dan
bj kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. 2.
22) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera 2.0
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Iiabilitas segera.
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan: dan 20,21
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan 2p, 2x
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan 2.9
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. 2p
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan 2.z
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 2.2

GD ih
Page 12 OCR 0.904
Aek

NIA

Tambahan:Informasi

23

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi

I2.ab
Dab

24)

Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya

25,

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan!Penyisihan Liabilitas Pengelolaan
dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
2) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
by Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
C) Metode penyusutan prasarana PLH, dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(8) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan
penjelasan mengenai jangka waktu konirak untuk Area of Interest yang bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

6) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan
konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis dan dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan

dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijeleskan antara isin:

a) Perlakuan akuntansi alas pembebanan biaya PLH,

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan
berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hai terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan
dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

2s, 2.

Tn
Page 13 OCR 0.898
Tiraar| Tambahan Informasi

c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(@ Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan:

(bj Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif. dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses
penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian
klaim, dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate v
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Fstate:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estate:
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
28) Program Loyalitas Pelangan v
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan
28) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: v 2x
b) perlakuan akuntansi selisih kurs timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan v 2x
6) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata v 2x
uang asing.
30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, v 2
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan KA 2.
31) Hibah Pemerintah | v
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalem laporan keuangan.
32) Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak langguhan. v 2.
b) ketentuan mengenai saling hapus: v 2
6) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan v 2
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. IA 2

Page 14 OCR 0.868
mafa uang original: dan

. dea 5 Ba terangan a: Tidak | NIA | T Informasi
33) Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: vV 2
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh v 2.
Perusahaan:
G) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan v 2.v
4) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian v 2
34) Saham Treasuri v
Yang harus dijelaskan antara fain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, alau
pembatalan saham treasuri.
35) Pembayaran Berbasis Saham
v
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang
diselesaikan melalui insirumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.
36) Kuasi-Reorganisasi Y
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan
6) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) Biaya Pinjaman Y
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai
bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian
38) Segmen Operasi v Dad
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digungkan oleh manajemen untuk mengidentilikasikan
Segmen Operasi
39) Laba (Rugi) per saham v 2aa
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham
dilusian.
3. IPengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
aa. Aset
1) Kas dan Setara Kas v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:
bj rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing:
&) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang fidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
2) Khusus Industri Perbankan
a) Kas v 4
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
6) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam v 5

Page 15 OCR 0.861
(2 Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat 5
periode pelaporan.
( Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai, v 8
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: vV 6
(8) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan v 8
istimewa dan pihak ketiga,
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan v
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumiah penyisihan penurunan nilai. vV 6
& Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang, v 5,6
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (imp3ired) dan tidak v
mengalami penurunan nilai (unimpaired),
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok), v 5.6
(8) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, v 6
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa v 5,6
dan pihak ketiga:
(8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, v 5
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya. v
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi v
atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut
berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai v 5.6
3) Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: vV 9, 10, 11,12
b) jumlah piutang menurut debitur, v 9, 10, 11,12
c) jumlah piutang menurut mata uang: v 9, 10, 11,12
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, v 9, 10, 11,12
&) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai v 9, 10, 11,12
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: v 9, 10, 11,12
H pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas vV 9,10, 11,12
ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan, v 9,10, 11,12
9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan dijaminkan. v 9. 10, 11,12
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan v 9,10, 11,12

i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(Aj jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo dan ikatan penting lain yang
diatur dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang ciberikan (bila ada).

Page 16 OCR 0.897
#mbahan Informasi

4) Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan antara lain
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan
(8) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Bj Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:
(2 Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(8) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas

9

Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(8) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d,

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak beretasi dan pihak ketiga:
(2) Jumtah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jurriah piutang menurut mata uang. dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5) Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor,

elektronik, rumah dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:

(8) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja sama
pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan
pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko lidak terlagihnya piutang
tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(8) Pendapatan pembisyaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: dan

(7 Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan atau digunakan sebagai jaminan atas utang

by Tagihan Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara tain:

(0) Jumtah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah
utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta
pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Page 17 OCR 0.882
(Ada

“Tidak |

WA

Tambahan Informasi.

C) Piutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak keliga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk seliap periode berikut:

(@ kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai fima tahun
(c) lebih dari lima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:

(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,

(5) akumutasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,

(6) rental kontinjan yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak
dapat dibatalkan untuk seliap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun
(D) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(0) ebih dari lima tahun

(2) total rental kontinjan yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan

(8) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

8

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing Kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertaginnya piutang retensi.

»

Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaftu:

a) biaya kontrak yang terjadi,

bj laba yang diakut:

C) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8

Piutang Reverse Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggat dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
c) Nama pihak'counterpariy:

d) Lokasi Efek jaminan:

€) Tingkat bunga piutang reverse repo:

H) Cadangan kerugian penurunan nilai (ika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (ika ada).

Fak
Page 18 OCR 0.905
Teriak

NIA: (Tambahan Informasi

Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

€) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut

15

100

)

Piutang Dividon dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga dan denda kepada pihak|
lain.

1

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

LA

15
15
15

12)

Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lsin:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik
yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui
sebagai laba atau rugi periode berjalan

(B) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku: bunga efektif untuk
aset keuangan selein yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk
Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada):

(S) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,

(7) Jika terdapat reklasifikasi asel keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:

(6) alasan reklasifikasi: dan

(G sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi
dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau
Iabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan
antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak
mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung
secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam

laba rugi: dan

PB ik
Page 19 OCR 0.890
Ada 1

Tambahsaiidrmasi

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang
tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

13)

Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan antara lain:

a) nama bank dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

ec) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposilo tersebut.

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,
bj tujuan model usaha yang digunakan,

6) jurnlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada. dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

SL.

2897

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

c) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: dan

d) Informasi penting lainnya

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Tambahan pengungkapan antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17

Khusus Wesel Tagih
Tambahan pengungkapan mengenai, pihak penesbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis
mata uang dar uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-asel yang menjadi dana jaminan.

19

Pinjaman Polis .
Yang harus diungkapkan antara lain rincian berdasarkan:
a) Sakdo pinjaman polis menurut janis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

20

Khusus Industri Perbankan

Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata tang, sektor ekonomi dan jangka waktu
serta kolektibilitas:

bj Jumiah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

6) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun:

9 Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut
ketentuan Bank Indonesia:

KAKAK 4d

9, 10, 14,12

19, 10, 11,12
19, 10, 11,12
a7.c

9, 10, 11, 12
9, 10, 11,12

Fa
Page 20 OCR 0.896
.| Tidak

Na

- Tambahan Informasi:

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan
kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan. agen atau
anggota sindikasi,

f) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit
(BMPK) yang ditetapkan oleh Bank indonesia:

1) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

9, 10, 11, 12

9, 10, 11, 12, 47.d

7.

9, 10, 11,12

21

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan fiabiltas berdasarkan pihak, mata uang dan jatuh tempo:

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan
mutasi selama periode berjalan:

6) Rincian jumlah tagihan dan liabililas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan
akseptasi.

SI

8

22)

Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai
bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual:

(8) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang
diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

(8) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang
jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(8) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan
(@ jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
Ki tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang

layak dikapitalisasi

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko
yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi,
apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

bj Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut Klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:
(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan: dan
(8) Barang Dagangan.

Gak
Page 21 OCR 0.900
| Fambahan. Informasi

€) Khusus Industri Rcal Estato

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan rilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang:
(0) Unit Bangunan: dan
(0) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estate yang pengikatan jual belinya telah berlaku
namun penjualannya belum diakui. termasuk jumtah utang terkait yang akan dialihkan,
bila ada.

@) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan
(BD) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program: lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(8) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

&

D Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan:
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya.

Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti
hewan ternak menjadi:
(a) Hewan Temak tersedia untuk dijual: dan
(6) Hewan Ternak dalam pertumbuhan.
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
(3) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan temak tiap kelompok selama paling tidak
2 tahun terakhir,
(0) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:
(6) Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko
yang ditutup:
(9 Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:
(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan
(9) Nifai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

9

Page 22 OCR 0.908
:LTidak

NIA:

anbahan'Informasi

23) Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

2

Blaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara tain rincian menurut jenis dan jumlah.

23

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkan antara lain:

(0) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan. serta cara dan waktu pelepasan:

(8) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(t) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijua! belum dapat direalisasikan dalam satu tahun,
diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual
dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok
lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

(i) jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau
penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut
tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan

(ii) jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya

28

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) rincian jenis, nama pihak berelasi dan jumlah piutang:

(bj atasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:

(6) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif dan penghapusan piutang:

(a) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan

(e) dalam hai piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) nama entitas asosiasi:

(b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya.

(0) nilai tercatat dan nilai wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia:

Page 23 OCR 0.882
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(8) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

Jt 2 Keterangan: 2 NYA | Tambahan Informasi
(d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas,
pendapatan dan laba atau rugi:
(e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2046
(dua puluh perseralus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau
tidak langsung:
(akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan
tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas tanggal atau periode yang berbeda
dengan Perusahaan dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:
(9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk
mentransfer dana kepada Perusahaan:
(h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,
(D bagian atas liabilitas kontinjansi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain,
(D iiabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua
atau sebagian Liabiltas entitas asosiasi: dan
(K) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok.
yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total
Liabilitas, Pendapatan dan laba atau rugi
28) Khusus Industri Konstruksi v
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumiah jaminan tersebut serta
kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
20) Khusus Industri Kehutanan v
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut:
(a) Saldo awal:
(by Penyisihan periode berjalan,
(c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
4d) Saldo akhir.
30) Khusus Industri Jalan Toi v
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hai berikut:
(e) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:
(Cc) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol
31) Khusus Industri Perkebunan v

Page 24 OCR 0.904
. Hambatan Informasi

selama paling sedikit 2 tahun terakhir:
(8) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(8) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan areaflokasi penanaman,
(8) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan
(6) Tanaman yang dijaminkan.
by Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut
fa) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan
ii. Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa
1. Pengurangan tahun berjalan
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(0 Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir:
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi
milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan
(8) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32) Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Pengelompokan hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

bj Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir

&) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan temak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasifarea peternakan,

@) Kondisi hewan temak:

? Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung:

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,

ji Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan

Kg Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33) Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) modei pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, mode! Nilai Wajar atau
model biaya:
(2 metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari
Properti Investasi:

Page 25 OCR 0.912
Tidak

NIA

"Tambahan Informasi:

3

d

“8) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lehih banyak

berdasarkan faktor lain karena sifat property tersebut dan keterbatasan data pasar
yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan
maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan

(0) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan
Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke
kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar:

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti
Investasi alau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalami huruf (a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awa! dan akhir periode
dengan menunjukkan penambahan, pengurangan dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk
tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi
antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam
laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(8) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang ditambahkan kembali: dan
(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan

sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(d) umur manfaat:

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan dan
reklasifikasi:

(8) jumiah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(6) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai,
selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(6) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(8) Nilai Wajar Properti investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(d) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(8) estimasi saat penyelesaian:

(8 hambatan kelanjutan penyelesaian:

Page 26 OCR 0.895
gan Ta Pn "Tidak |. NIA: | Tambahan Informasi

(6) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan: dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi
kriteria aset kuallfikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
tayak dikapitalisasi

34) Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan 51 14

aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:
6) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan v 14
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan dan reklasifikasi:
c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: v 14
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas v
(jika ada):
@) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: v 52
H jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, v
hilang atau dihentikan yang dimasukkan datam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara
terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:
g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian. yang harus diungkapkan: V 14
(4) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:
(8) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model
biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang
saham.
ti) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan, v 14
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: v 14
(8) estimasi saat penyelesaian: v 14
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): v

(6) jumlah pengeluaran diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan v 14

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi Kriteria aset v
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(ah jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi
i) Pengungkapan lainnya antara lain:
(0 jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: v

Page 27 OCR 0.893
8 2 5 La NYA || Tambahan Informasi
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih 14
digunakan:
(8) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak v
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijuat,
(4) dalam hal model biaya digunakan. Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara 14
material dari jumlah tercatat,
(8) ilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan v
pengakuannya:
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasat dari hibah agar diungkapkan jenis Aset, v
nilai tercatat dan tanggal perolehan:
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap, v
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan V
penurunan nilai:
(9) Jumiah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan v
alasan penjaminan, dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko 14
yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi,
apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dar gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain.
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage. unoperated acreage, sumur dan
peralatan serta fasilitas yang berhubungan. peralatan kantor, kendaraan, sumur dan
peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan
(2) Tabei yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(0) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebul mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjetasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.
36) Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Tak berwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi 14
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif, v
C) rekonsiliasi jumiah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal 14
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset v

kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(A) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi:

Dk
Page 28 OCR 0.892
Aan”

Tidak

HINFA:'!Tambahan Informasi

8) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penenluan dan penilaiannya
untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas,
1) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud
yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:
9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai
Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(W) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) jumlah tercatalnya: dan
(B) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi:
keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah
tercatat Asel Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:
ih nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:
i) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif evaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(8) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,
(6) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebul dicalai dengan
model biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode
dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

h

52

37

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum
a) Biaya Pengololaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan!/Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan,
(2) Saldo akhir.
h) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup
saido awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan
(2) Jumlah aset, abilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi dan arus kas investasi
yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.
c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan pengupasan tanah tambang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
ta) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup
(2) Jumiah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan
antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:
(8) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penulup (bila ada):
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi,
meliputi penjelasan:

Page 29 OCR 0.899
“Tidak:

NIA

Tambahan Informasi

(8) Alasan terjadinya penundaan,
(bj Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
(0) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (ika ada), terhadap
biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang
dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:
la) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal:
(c) Penambahan/pengurangan,
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih
berjalan:
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan
yang menurut penelaahan manajemen fidak dapat dipulihkan:
(8) Jumtah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, mefiputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(6) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya
yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan
dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari
Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

b. Liabilitas

D)

Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

bj jurnlah utang usaha menurut mata uang: dan

). jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

2

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awa! dan akhir periode:
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(8) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan:
(5) peningkatan selama pericde yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena
berlaiunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber
daya ekonomi,

23

Page 30 OCR 0.877
: : z “5 “Keterangat - Ada (Tidak |- N/A -| Tambahan. informasi.
(9) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam
angka(5). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebulkan jumlah Aset yang
telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut
8) Beban Akrual vV 23
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh
tempo.
4) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan v
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. v 16
5) Utang Repo v
Yang harus diungkapkan antara tain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
b) Tanggat dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.
6) Khusus Kontrak Konstruksi v
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabifitas bruto dari setiap Kontrak konstruksi.
Dalam penjetasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu:
a) biaya kontrak yang terjadi:
b) laba yang diakui,
C) kerugian yang dialami, dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
7) Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: v 18, 19, 24, 25, 26
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga: v 18, 19, 24, 25, 26
(8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v 18, 19, 24, 25, 26
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: v
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan status, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan v
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. v
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, v 20
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v 20
(8) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun, v 20
(6) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk serifikat deposito: dan v
(8) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau v
dijaminkan.
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan v

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 31 OCR 0.897
nbahan Informasi:

b,

c)

fe)

e)

9

)

(W) Rincian berdasarkan program asuransi,

(2 Rincian berdasarkan jenis pertanggungan.

(3) Rincian berdasarkan mata uang:

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan .

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi. dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara lain:

(T) Jumlah menurut jenis asuransi:

(2) Jumlah menurut tertanggung,

(8) Jumlah menurut mata uang: dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

Premi yang belum merupakan Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) dumlah menurut program asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan

(6) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan:

Utang Koasuransi (rewrito)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(0) Pemisahan antara utang kiaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(8) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(8) Jumlah menurut umur utang

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah berdasarkan reasuradur:

(B Jumtah menurut jenis mata uang:

(4) Jumtah menurut umur utang: dan

(5) Jumtah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

Utang Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,

(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(8) Jumlah menurut jenis asuransi.

Page 32 OCR 0.892
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait,

(8) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama
periode tersebut: dan

(6) Jumiah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

Na: : INA (Tambahan Informasi
n) Titipan Premi v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.
?) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Tanggai dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan: dan
(8) Saldo menurut usia
9)  Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek 37
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10) Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) jenis dan jumlahnya: dan 22.2
(b) informasi mengenai ketetapan pajak 22.0
11) Khusus Industri Pembiayaan v
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Jumlah Iiabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan
(b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting
lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12) Khusus Kontrak Konstruksi Y
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.
13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang » v
"Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas tiabilitas jangka panjang sesuai dengan
pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam
Checklist ini.
14) Liabilitas Keuangan Lainnya v
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk tiabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabiltas keuangan lainnya
yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
keliga dan pihak berelasi:
(B Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat Iabilitas keuangan untuk setiap kategori,
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan
(0) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defaull)
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang v

Page 33 OCR 0.908
Tambahan informasi:

15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara ain rincian jenis dan jumlahnya.

16

Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya

17 Liabilitas torkait asot atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain Iiabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki
untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan asel tidak lancar atau
kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual

Liabilitas Jangka Panjang

18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:
by jumlah utang menurut mata uang: dan
c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank!lembaga keuangan dan jenis mata uang,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

&) tanggal jatuh tempo:

d) juralah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

@) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh termasuk jumlah dan tujuan perolehannya:

?) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman:

9) kejadian penting lainnya antara lsin kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan
dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

H) persyaratan iain yang penting, seperli adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan
rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

ih pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan
jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan
tetapi tetap diklasifikasikan sebagai abilitas jangka panjang, antara lain adalah:
(1) mama bankilembaga keuangan dan jumlahnya: dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu

pinjaman, tanggal jatuh tempa, dan persyaratan penting.

20

Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal
laporan posisi keuangan:

bj rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan
posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa
minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai Kininya, untuk setiap
periode berikut:

Page 34 OCR 0.896
“Keterangan Tidak |, NA | Tambahan informasi!

(1) sampai dengan satu tahun,

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan
(8) lebih dari 5 (lima)tahun.

c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublcase) masa depan yang diperkirakan akan
diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada
tanggal laporan posisi keuangan:

8) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amorlisasinya sehubungan dengan
transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and Icaseback). dan

) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klsusul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian
dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21) Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan v 28
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
(6) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal
jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penling lainnya
(Debi Covenance): dan
(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang
diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: v 29
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga: v 29
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat v 29
bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting
lainnya (Debt Covenance):
(4 Pendapat manajemen terkait pemenuhan Debt Covenance: dan v
(6) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain v
dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap taba bersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(W Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas, v 1
(@) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v A1
(8) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mulasi selama periode berjalan: v A1
(4 Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dah v 41

posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan

Page 35 OCR 0.895
: Tarang: : 5 Tidak
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai kornitman dan
kontinjensi.
22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Y

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:

(1) Saido awal:

(2) Penyisihan yang dibentuk,

(9) Pengeluaran yang terjadi: dan

(4) Saldo akhir.

b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

c) Liabllitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan fiabilitas bersyarat lainnya sebagaimana
diatur datam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah,

e) Tabet yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan Pengurangan :

(3) Saldo akhir.

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
2) Imbalan Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) gambaran umum mengenai jenis program. v 42

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan v a2
secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat distribusikan ke dalam.
(a) biaya jasa ki
(b) biaya bunga:

(c) iuran oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian,

(D imbalan yang dibayarkan,

(9) biaya jasa lalu:

(h) kombinasi bisni

(9 curtailment dan penyelesaian.

(9) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang v 42
seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau

sebagian didanai:

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir v 42
dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan
secara terpisah, dampak selama periode yang dapat distribusikan pada setiap:

(@) hasil yang diharapkan dari aset program:

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian:

23,

Page 36 OCR 0.889
INo| - 5 “HridakI W/A | Tambahan Informasi!
(d) iuran oleh pemberi pekerja:
() iuran oleh peserta program,
(H imbalan yang dibayarkan:
(9) kombinasi bisnis: dan
(h) penyelesaian:
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan v 142
Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas
yang diakui dalam japoran posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,
(0) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK:
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal v 42
tersebut meliputi:
(a) biaya jasa kini.
(b) biaya bunga:
(c) hasil yang diharapkan dari aset program:
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai
dengan SAK:
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih matode koridor 1096
(sepuluh per seratus):
(9 biaya jasa lalu:
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK.
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera v 42
dalam saldo laba, meliputi:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK.
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan v 42
komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam
pendapatan komprehensif tain sesuai dengan SAK:
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset V 42
program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak
terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain,
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v 42
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properli atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan.
(11) penjelasan alas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang v
diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama aset program:
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian v 42
yang diakui sebagai Aset.

Hak
Page 37 OCR 0.900
| Tidak (“MX ITambahan Informasi
(18) Asumsi akluarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan a2
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan fidak hanya sebagai margin antara
persentase dan variabel lainnya, termasuk:
(a) tingkat diskonto:
(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang
disajikan dalam laporan keuangan:
(2) tingkat imbal hasit yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan
keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel
tertentu lainnya datam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk
kenaikan imbalan masa depan): :
(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan
(M asUMSI material lain yang digunakan dalam aktuaria,
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat ren biaya 42

kesehatan yang diasumsikan pada:
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja

periodik neto:

Ib) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan: dan

(c) Dalam hal program dioperasikan dalarn lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat iren biaya
kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase
dalam lingkungan inflasi yang rendah

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(8) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit
pada program: dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:

(@H abilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas
program pada akhir periode pelaporan: dan

(fi) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari asct program pada
akhir periode pelaporan.

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran
yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah
periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali,
wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti
neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka

Perusahaan mengungkapkan:

(informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi
sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program
selama periode tersebut:

(i) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1)
mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif
termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan

Page 38 OCR 0.889
N/A"

Tambahan informasi

Giiy jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan
butir (16) serta butir.

b) turan Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran Pasti harus mengungkapkan jumlah
yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
2) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen fika ada).

42

42

42

24)

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing,
tanggai jatuh tempo, jadwat pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan
dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

6) jumlah bagian yang akan jatuh teripo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

8) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk
pos-pos yang berhubungan, jika ada:

?) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perweliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan
dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauff): dan

t) persyaratan penting lainnya.

25)

Sukuk
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
() uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(8) ringkasan akad syariah dan skema transaksi syariah yang digunakan,
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(6) nilsi nominal:
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):
(@) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil. dan besaran nisbah bagi hasil
(untuk Sukuk mudharabah).
(9 rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi
hasil,
(@) jangka waktu:
(hy tujuan penerbitannya: dan
@ persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(8) bursa tempat Sukuk dicatatkan:

&

KL KK Kat

27,28

27,28
27,28
27.28

27,28

27, 28

27,28
27,28
27,28
27
27

Page 39 OCR 0.888
terangan

Ada |

Tambahan Informasi

(d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

(6) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada).

(TM) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misal restrukturisasi Sukuk dan kondisi default)

SL

27

27
27

26) Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual
selama periode pelaporan,

6) tujuan perolehannya:

6) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauli):

&) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan

? persyaratan penting lainnya.

27) Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nila! nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran
bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara ain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

6) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi
atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

H jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan.

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk
pos-pos yang berhubungan Jika ada):

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauli):

HD dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

IK) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

1) keberadaan filur derivatif melekat, dan

m) persyaratan penting lainnya.

c.

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pes

Dj

IK Entitas Induk

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara iain:
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain.
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:

30

Page 40 OCR 0.891
TeBisrangan 5

NIA.

Tambahan ntormasi

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran kernbali atas modak dan

(8 Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham,

termasuk jumlah dan persyaratan:
bj Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuilas:
€) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase
kepemilikan, yaitu:

(4) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih:

(2 Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan

(3) Pemegang saham lainnya:

d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(W) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan
Menteri terkait. dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placemeni), pelaksanaan waran, serta
konversi obligasi: dan

(8) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:

@) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan
jumtah saham yang dicatatkan dan yang fidak dicatatkan pada Bursa Efek

&

NN

30

30.

30
30
30
30

2

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-In Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,
b) Uraian sumber agio saham:
@ Rincian biaya emisi Efek ekuilas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,
@) Uraian mengenai sifat dan asai selisih kurs atas modal disetor:
@) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:
1) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan enlitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali Dari entitas-entitas yang bertransaksi dan
bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:
(3) Tanggal efektif transaksi:
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan: untuk dijual atau dihentikan akibat
kombinasi tersebut:
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi,
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat
tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk
periode yang disajikan kembali.
(0) Ikhtisar jumtfah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan,
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

KL LL

30
30
30

30
30

Page 41 OCR 0.885
Keterangan

—fidak

VA | Tambahan Informasi |

3

Selisih Transaksi dengan Pihak Non pengendali
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Uralan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(W Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak, dan
(2) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan
2). Jumlah yang dircalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi saat hilangnya Pengendalian

4

Saham Treasuri

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan moda! disetor:

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh:

c) Tanggal dan jumlah saham Ircasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor:

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga pelepasan saham ireasuri: dan

€) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesualan periode yang lalu (jika ada),

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan
2) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

LA

Laporan Perubahan
Ekuitas, 30

30

Laporan Perubahan
Ekuitas, 30

s

Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

bj dasar penentuan Nilai Wajar waran:

0) nilat waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
&) ikatancikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7»

Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen
pendapatan komprehensif lainnya.

Laporan Laba Rugi
dan Penghasilan
Komprehensif Lain

3

Kepentingan Non pengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham non pengendali atas ekuitas
masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung
pada entitas induk.

Laba Rugi Komprehensif

D)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk
pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga:

Page 42 OCR 0.895
Tidak

NA.

Tambahan Informasi

(6) Dividen:
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Rincian jumieh dari kelompok produkjasa utama:
c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1046 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan:
dj Jurnlah pendapatan yang berasai dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap
kategori signifikan dari pendapatan (ika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak
berelasi dan pihak ketiga:
&) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(4) Pendapatan kontrak konsiruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam
periode berjalan, dan
(9) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumiah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan,
(b) Jumtah uarg muka yang diterima: dan
(6) Jumlah retensi,
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan
Liabilitas,
H Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah,
antara lain:
(1) Penjuatan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,
(& Pendapatan komisi yang diperolah Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan
dengan pendapatan lainnya: dan
(8) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal
dari ttansaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(6) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

c) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif dan

&) Perjanjian lain yang terkait.

3

Khusus Industri Pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
aj) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang: dan

c) Pendapatan sewa.

Page 43 OCR 0.893
INof

Tambahan Informasi

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap. rawat jalan dan penunjang
medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Resiitusi:

b) Subsidi tidak mampu: dan

C) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,

Cj Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus. taksi, feri, tanker dan
pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan aias dasar kepemilikan armada tersebut

8

Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi
asa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain.

»

Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumiah berdasarkan kelompok premi bruto, premi
reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap
jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

43)

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan
rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan
usaha untuk setiap tuas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
c) Efek-efek, dan

@) Penempatan pada Bank indonesia dan Bank lain.

SKL

34
31, 32,33
34
34

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja: dan

Dk
Page 44 OCR 0.879
2 Hak

WA

"Tambahan Informasi

(8) Biaya overhead

ditambah dan dikurangi seido awal dan akhir persediaan.

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan

0) Untuk industri jasa. diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

19

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara tain, rincian beban departementalisasi:
2) Beban bahan: . :
b) Beban jasa pelayanan,

C) Beban pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis:

@) Beban pemeliharaan sarana,

H Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa,

h) Beban depresiasi.

12)

Khusus Industri Asuransi

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok ktaim bruto,
klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim ratensi sendiri untuk setiap jenis
asuransi

bj Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan
manfaat, diantaranya: klaim jaluh lermpo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

c) Komisi Noto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan
komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

18)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara iain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementafisasi:
bj Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

) Rincian jumlah unsur-unsur beban depariemen lainnya.

149

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:
a) Beban penjualan,

b) Beban distribusi, dan

C) Beban umum dan administrasi.

13)

Khusus Industri Perbankan
2) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

35

“kh
Page 45 OCR 0.896
Ada: | Tidak | NIA: | Tambahanilnforriasi.

bj Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumiah beban beban provisi dan komisi v
berdasarkan kelompok produk/jasa ulama.
16) Khusus Industri Pembiayaan 7

Beban Kerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumiah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing
akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.
Pendapatan dan Beban Lainnya V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) tincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi:
(1) biaya pinjaman meliputi:
(aj beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif:
(bj beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan
(0) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs
tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(ah rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual,
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan
secara terpisah
18) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Kevangan

17

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. v 39
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. v
c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi

Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. v 38
Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: v Laporan Laba Rugi
dan Penghasilan
Komprehensif Lain
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: v Laporan Laba Rugi
dan Penghasilan
Komprehensif Lain

19)

6) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: v

Page 46 OCR 0.899
n Keterangan: 1 Tambahan informasi

d) keuntungan (kerugian) dari asel keuangan tersedia untuk dijuak: v Laporan Laba Rugi

dan Penghasilan
Komprehensif Lain

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian insirumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai
arus kas, dan

1) bagian pendapatan komprehensif !ain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

20) Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak Kini. v 22
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu: v 22
(9) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan v 22
pembalikannya:
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau
penerapan peraturan perpajakan yang baru:
(5) jumlah manfaai yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan
temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban
pajak tangguhan:
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan v 22
sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan
yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat
diperlakukan secara retrospektif:

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau v 22
dikreditkan langsung ke ekuitas:

6) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, v Laporan Laba Rugi
kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura dan Penghasilan
Bersama: Komprehensif Lain

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau
kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan v 22
tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efekiif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan v 22

mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

6) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak
yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

H jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai asset pajak tangguhan dalam
laporan keuangar,

9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak, cabang,
entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan
yang belum diakui:

Page 47 OCR 0.898
kini dengan cara sebagai berikut:

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban paja
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,
(2) ditambah'dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan
(B) laba kena pajak:

H) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan
ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

H pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT
Tahunan PPh Badan,

K) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:

(1) fumlah aset dan Ilabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk v 22
periode sajian: dan
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah v 22

tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabiltas pajak tangguhan yang
diakui dalam laporan posisi keuangan:
I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(0) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama
dengan jumlah terkait untuk seliap periode sajian:
m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan v
yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun
tidtak diakui sebagai Liabllitas dalam laporan keuangan:

KL.

n) Uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi v
apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:
0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan mantast pajak tangguhan wajib diakui v

apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada
tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset
pajak tangguhan, apabila:

(3) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang v
besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada. dan
(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang v

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan v 49
ditusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan
kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak
individual dari sefiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam v 40
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi faba per saham,

6) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi v
mendiiusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan
laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilulif untuk periode sajian.

21

Page 48 OCR 0.877
: Ada | Tidak ambahan Informasi

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham biasa, sela
yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan
akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa
yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebalum akhir
periode pelaporan: dan

&) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. v

22) Transaksi Pihak Beretasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau v

anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,59 (not koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan v
entitas berelasi. -

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan v
hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak
dimaksud.

6) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-
pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang
diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan,
paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait: v

(2) jumlah saldo beserta persentase terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen: v 44
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifal imbalan V

yang akan diberikan, untuk penyelesaian, dan
(8) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saido
piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilsi, jika dilakukan v
pembentukan.

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan
secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(4) entitas induk: v

(2) entitas dengan pengendalian bersaria atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, v

(B) entitas anak,

(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venfurer:

(6) personil manajemen kunci dari enfitas pelapor atau entitas induknya: dan v 44

(7) pihak-pihak berelasi lainnya. v 44

@) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelampok direksi,
komisaris, pemegang saham ulama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci
lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek: v

(2) imbalan pasca kerja: v

LL

FE

La

2£

Page 49 OCR 0.887
manga (Ketarangan ".

Tidak

ambahan informasi

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(&) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.

9) untuk entitas berelasi dengan pemerintah:

(1) mama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: v 44
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan v laa
(8) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, v 44
indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut
28) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v Catatan atas laporan
keuangan
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Tincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata v Catatan atas laporan

uang fungsional:

(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing:

(8) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional,

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada
instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan

(6) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan
akhir periode.

KAK

keuangan

24) Penurunan Nilai Aset Nonkewangan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) untuk sefiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu
aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:

(d) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan

nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang dlakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur
laporan faba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai:

(B) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan faba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi
penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya,

G) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.

25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(25 jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

Page 50 OCR 0.908
Tambahan Informasi.

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hai jumlah dampak pada
periode mendatang lidak praktis, Takta tersebut harus diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan:

(8) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(4) jumtah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan.
Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu
atau untuk periode-perinde sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal
Gimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) sifat dari kesalahan periode lalu:

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan. dan
(b) laba per saham dasar dan dilusia

(8) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospkelif tidak praktis dilakukan dan penjelasan

mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif

tidak praktis.

6)

26) Kombinasi Bisnis
2) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
terjadi selama perlode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,
(2) tanggal akuisisi:
(8 biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Ffek ekuitas, periode
berjalan dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi
memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas tolal imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar
tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi,
(a) jumlah yang diakui pacia tanggal akuisisi:
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan
(0 estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat
diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak
pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

Page 51 OCR 0.909
“Keterangan

NA

Tambahan:Intormasi

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama
piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok
piutang lain, yailu sebagai berikut:

Ka) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang
diperkirakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh

dan Liabilitas yang diambil alif,

(11) jumlah setiap abilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya
ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan,
Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa
masa depan, dan

(e) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset
yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebi

(12) dalam hal Iabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara

andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan
dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:

(43) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana
keuntungan tersebut diakul: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggai akuisisi:

(a) jumtah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada
tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut,
untuk setiap kepentingan nenpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada
nilai wajar,

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang
dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui Sebagai hasil dari pengukuran Kembali
Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif
untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:

(46) Informasi sebagai berikut:

(8) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi
yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan

Page 52 OCR 0.892
Tidak

NAS

Tambahan Informasi

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode
pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang
terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya,
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk
setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:

(1) dalam hal akuntansi awai untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas,
kepentingan nonpengendati tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan,
maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesat,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum
selesai, dan

(O sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui seiama
periode pelaporan.

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai
dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau ifabilitas tersebut
dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul
selama penyelesaian: .

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (fidak didiskonto) dan alasan perubahan
tersebut, dan

(6) tekrik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan
kontinjenst:

(8) Tiabilitas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada:

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwiF pada awal dan akhir periode pelaporan,

(6) jurntah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugian yang diakui pada periode
pelaporan yang:
fa) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam

kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan
sebelumnya, dan
(b) ukuran, sifal, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan
keuangan Perusahaan hasil penggabungan,
c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi
kombinasi bisnis: dan
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan
perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(d) juraiah harga yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(8) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian
diperoleh: dan

(@) jumiah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Page 53 OCR 0.905
NIA

Tambahan Informasi

27) Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pengungkapan pada level sagmen
(1) informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen
dilaporkan, dan
(0) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan:
(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu,
aset segmen, dan Iiabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya:
(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan,
aset segmen, Ilabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang
terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:
b) pengungkapan pada level entitas

Ko KK £d

(1) Informasi produk dan jasa v
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok
produk dan jasa yang serupa
(2) Informasi wilayah geografis v
(a) Pendapatan dari pelanggan ekstemal yang diatribusikan kepada:
i. negara domisili Perusahaan: dan
ii. semua negara asing secara ioial dimana Perusahaan memperoleh pendapatan.
Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material,
pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian
pendapatannya kepada negara tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset
imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:
i. negara domisili Perusahaan: dan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal
aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset
tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama v
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1016
(sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
mengungkapkan:
(@) fakta:
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(G) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.
v

48
48

ag

28) Operasi yang Dihentikan
aj) Yang harus diungkapkan antara iain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset fidak
lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

Page 54 OCR 0.895
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain:
(5) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi:
(8) pendapatan. beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan
beban pajak penghasilan yang terkait, dan
(6) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya
untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi
yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan pendanaan
dari operasi yang dihentikan: dan
(8) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk.
20) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melokat Pi

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk
lindung nilai atau tujuan tainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
sefiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non
lindung niat:

(4) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta. bunga.
komoditas atau lain-lain:

(2) pihiak lawan transaksi (counterparties):

(8) tanggal jatuh tempo:

(A) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan:

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan,

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

(9) persyaratan penting lainya.

c) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk
mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan mariajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan
mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dllindung nilai: dan

(8 Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya.

“Ada (Tidak NIA (Tambahan informasi

30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Iiabilitas keuangan antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabiltas tersebut dengan cara yang memungkinkan v 48
untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset v 46
keuangan dan Ilabilitas keuangan.
31) Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai v 30
distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:
b) jumlah utang dividen untuk: v

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:

Page 55 OCR 0.882
: TE Ta terangan 7 7 : Ada: | Tidak| WA" Tambahan Informasi
C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode. vV
pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai
Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui v
Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat labilitas kontinjensi dengan jumlah Iiabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah:
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:
6) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan
pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan
(2) jumiah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar. liabilitas jangka pendek, liabilitas
jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama.
Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) perikatan yang meliputi: v
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalfi, dan
lisensi, diungkapkan:
i. pihak pihak yang terkait dalam perjanjian:
ii. periode berlakunya perikatan:
dasar penentuan kompensasi dan denda:

32)

33,

iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
v. pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang,
seperti pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
ii

periode berlakunya perikatan:
nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. sanksi-sanksi:
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: v
Ka) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak
berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:
(b) atar belakang dikeluarkannya jaminan,
(@ periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas VC, cerukan bank, dan PA
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. v

Page 56 OCR 0.880
TEKeisrangan "WA (Tambahan Informasi

b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(W) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan

(a) pihak-pihak yang terkait: Y
(6) jumlah yang diperkarakan, v
(6) latar belakang, isi dan status perkara dan pendapat hukum (lega! opinion): dan v 49
(dh dampak keuangan: v 49
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah v
Iingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak
keuangannya:
(8) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan v 22
denda atau bunganya, dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): v 22

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,
(b) estimasi dari dampak keuangannya,
(G) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar
sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga
34) Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:
d) Hak dan fabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
@) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan
9 Isi perubahan perjanjian, jika ada
Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan
keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan,
serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko
sebagai berikut:

(9) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau v 45
fidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan
tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(2) risiko Ikuiditas. antara lain:

(@) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang v 45
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktua! yang bertujuan untuk pemahaman terhadap
periode arus kas, dan

(o) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, v 45

(8) risiko pasar, antara lain analisis sensitiVitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas v 45
terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada
variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebul terhadap laba rugi dan ekuitas: dan

ak aa

35,

Page 57 OCR 0.885
: Keterangan "Tambahan Informasi
(8 risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. 45
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan 45
pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan.
) Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal taporan posisi 47
keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank indonesia: dan v ar
(BD Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. v 7
bj Posisi Dovisa Noto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan v 45.D
posisi keuangan,
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: v 45.b
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. v 145.5
c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak v 43

ketiga di bank.
0) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas iduciary yang meliputi
jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut
disajikan selama tiga tahun berurulan sejak kuasi-reorganisasi,

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah
kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

@) Keterangan tentang tanggal lerjadinya kuasi-wsorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan
posisi keuangan untuk jangka waklu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi.

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal dan
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternai
(ika ada): dan

Page 58 OCR 0.884
pa : “Ketererigani Ada | Tidak |. NIA | Tambahar Informasi

8) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak ekstemal, apabila terjadi
ketidakpatuhan.

30) Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain:
Transaksi pada aklivilas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan v 50
Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham. dan konversi utang menjadi modal.

40,

Pembayaran Berbasis Saham “

Yang harus diungkapkan antara lain

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun
jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada
suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan timum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting,
jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian:

c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi
saham:

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada
tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

@) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang
beredar pada akhir periode:

H penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:

(9) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata terlimbang Nilai Wajar opsi tersebut
pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk insirumen
ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu
periode dan terhadap posisi keuangannya.

M1) Khusus Industri Asuransi: V
Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Analisis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:
(9 Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan pertanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah vV
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:

b) Jenis Akad Asuransi Syariah:

2) Rincian Aset, Liabllitas, Pendapatan. Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan
d) Zakat.

43) Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dian dampak dari:
a) Kontrak reasuransi: “

Page 59 OCR 0.902
IN:

Tidak |

NA:

Tambahan Informasi

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:
c) Rasio keuangan penfing

d) Pendapatan, beban dan hasil underwiting: dan

2) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan.

«7

44)

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian volume penjualan kayu bulai (jenis kayu):

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHK, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya:

0) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali
hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha
lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

e) Khusus HTi, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya: dan

1 Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana:
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode beriatan dan akumulasinya.

Ba

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang
ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi
tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang
mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya,
atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui

b) dalam hal terdapat peristiwa non penyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka
Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(i) tangga terjadinya:

(2) sifat peristiwa, dan

(8) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut
tidak dapat dibuat.

46)

Perkembangan terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang terkait dengan

Aktivitas Perusahaan

Dalem hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan

akivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efeklif berlaku.

Yang harus diungkapkan antara iain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

bj sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi.

€) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas lapcran
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau
@estimasi secara wajar.

53

47

Roklasifikasi
2) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan
keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi,

54

Page 60 OCR 0.906
rias.

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi
(8) alasan reklasifikasi

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan
harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut dan

(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi

48,

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai

berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain
dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang
telah diakui.

49

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar
modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara tain:
(d) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya:
dan
(B) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk taporan laba rugi komprehensif beserta
penjelasannya.
Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang bertaku di negara tersebut,
maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis. jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan
tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi
ketangsungan hidup perusahaan.

ET

Jakarta,

.2 September 2024

PT Bank Syariah Indonesia Tbk

Ade Cahyo Nugroho

Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.61 MB
Published2 Sep 2024
Pages60
Characters149,932
Text sourceOCR
OCR confidence0.886

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.1 ×5
linked person Ade Cahyo Nugroho p.60
possible person Drs. M. Jusuf Wibisana p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Kantor Akuntan Pubiik Rintis p.1
unresolved org Rianto & Rekan p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.4 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.8 ×13
unresolved org Bank Lam p.8
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.26
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.40
unresolved org Bapepam p.52 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2024-II-BRIS.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result