Back to announcement
20260603_FIFA_Penyampaian Bukti Iklan_32096539_lamp2.pdf
Other Text extracted FIFASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
8 | INVESTOR DAILY – RABU, 3 JUNI 2026
c. Jika Wali Amanat meminta tambahan data/dokumen pendukung lainnya, maka
PERKIRAAN JADWAL persetujuan atau penolakan wajib diberikan oleh Wali Amanat dalam waktu 15 (lima
Masa Penawaran Awal : 3 - 11 Juni 2026 belas) Hari Kerja setelah data/dokumen pendukung lainnya tersebut diterima secara
Tanggal Efektif : 19 Juni 2026 lengkap oleh Wali Amanat dan jika dalam waktu 15 (lima belas) Hari Kerja tersebut
Masa Penawaran Umum : 23 - 25 Juni 2026 Perseroan tidak menerima persetujuan atau penolakan dari Wali Amanat maka Wali
Tanggal Penjatahan : 26 Juni 2026 Amanat dianggap telah memberikan persetujuan.
Perkiraan Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 30 Juni 2026 INFORMASI DALAM DOKUMEN INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN/ATAU DIUBAH. PERNYATAAN PENDAFTARAN EFEK INI TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) 3. Perseroan berkewajiban untuk:
Tanggal Distribusi Obligasi Kerberlanjutan Orange secara Elektronik (”Tanggal Emisi”) : 30 Juni 2026 NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI OJK. INFORMASI INI HANYA DAPAT DIGUNAKAN DALAM RANGKA PENAWARAN AWAL TERHADAP EFEK INI. EFEK INI TIDAK DAPAT a. Menyetorkan dana (in good fund) yang diperlukan untuk pelunasan Pokok Obligasi
Perkiraan Tanggal Pencatatan Efek pada Bursa Efek Indonesia : 1 Juli 2026 DIJUAL SEBELUM PERNYATAAN PENDAFTARAN YANG TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OJK MENJADI EFEKTIF. PEMESANAN MEMBELI EFEK INI HANYA DAPAT DILAKSANAKAN SETELAH Keberlanjutan Orange atau pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange yang
CALON PEMBELI ATAU PEMESAN MENERIMA ATAU MEMPUNYAI KESEMPATAN UNTUK MEMBACA PROSPEKTUS RINGKAS INI. jatuh tempo kepada Agen Pembayaran paling lambat 1 (satu) Hari Kerja sebelum
PENAWARAN UMUM OBLIGASI Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange dan/atau Tanggal
KETERANGAN RINGKAS MENGENAI OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE OJK TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS RINGKAS INI. SETIAP Pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange dan menyerahkan kepada Wali
Nama Obligasi Keberlanjutan Orange PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM. Amanat fotokopi bukti penyetoran dana tersebut selambat-lambatnya pada Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok
Obligasi Keberlanjutan Orange I Federal International Finance Tahap I Tahun 2026.
Obligasi Keberlanjutan Orange;
Jenis Obligasi Keberlanjutan Orange INFORMASI LENGKAP TERKAIT PENAWARAN UMUM TERDAPAT DI DALAM PROSPEKTUS. Apabila lewat jatuh tempo Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange
Obligasi Keberlanjutan Orange ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange, Perseroan harus
Keberlanjutan Orange yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti utang PROSPEKTUS RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI membayar Denda. Jumlah Denda tersebut dihitung harian dengan ketentuan bahwa 1
untuk kepentingan Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange melalui Pemegang Rekening dan DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN. (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah
didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi Keberlanjutan Orange oleh 30 (tiga puluh) Hari Kalender sampai dengan pelunasan efektif jumlah denda tersebut
Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi Keberlanjutan Orange bagi Pemegang PT FEDERAL INTERNATIONAL FINANCE (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN diatas. Denda yang dibayarkan oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi
Obligasi Keberlanjutan Orange adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS RINGKAS INI. Keberlanjutan Orange akan dibayarkan kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan
Pemegang Rekening. Orange secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi Keberlanjutan Orange yang
Jangka Waktu dan Jatuh Tempo dimilikinya sesuai dengan ketentuan Perjanjian Agen Pembayaran;
Obligasi Keberlanjutan Orange ini berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) hari setelah Tanggal b. Memastikan pada setiap saat keadaan keuangan Perseroan yang tercantum dalam
Emisi untuk Seri A dan 36 (tiga puluh enam) bulan setelah Tanggal Emisi untuk Seri B. Jatuh tempo laporan keuangan tahunan Perseroan terakhir yang telah diaudit atau laporan keuangan
masing-masing seri adalah pada tanggal 10 Juli 2027 dan 30 Juni 2029. semesteran yang terakhir, diserahkan kepada Wali Amanat berdasarkan ketentuan
Pasal 6.3.vii) Perjanjian Perwaliamanatan, harus mencerminkan rasio jumlah pinjaman
Jumlah Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange
terhadap ekuitas tidak melebihi rasio 10:1 (sepuluh berbanding satu), dengan tetap
Obligasi Keberlanjutan Orange ini diterbitkan dengan jumlah nominal seluruhnya sebanyak- memperhatikan pembatasan sebagaiman diatur dalam POJK No.35/2018 dan POJK
banyaknya sebesar Rp2.000.000.000.000,- (dua triliun Rupiah) dengan satuan pemindahbukuan No. 46/2024 atau perubahan-perubahannya yang berlaku dari waktu kewaktu;
dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya adalah senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau
kelipatannyat: PT FEDERAL INTERNATIONAL FINANCE c. Mengupayakan mempertahankan Tingkat Kesehatan paling rendah Peringkat Komposit
2, sebagaimana diatur dalam POJK No. 46/2024 atau perubahan-perubahannya
Obligasi Keberlanjutan Orange ini terdiri dari 2 (dua seri), yaitu: Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia yang berlaku dari waktu kewaktu mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian
Seri A : Jumlah Obligasi Keberlanjutan Orange Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp●,- (● Kegiatan Usaha Utama: Perwaliamanatan;
Rupiah). Jasa Pembiayaan d. Memperoleh, mematuhi segala ketentuan dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk
Seri B : Jumlah Obligasi Keberlanjutan Orange Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp●,- (● menjaga tetap berlakunya segala kuasa, izin, dan persetujuan (baik dari pemerintah
KANTOR PUSAT KANTOR CABANG maupun lainnya) dan dengan segera memberikan laporan dan melakukan hal-hal
Rupiah).
Menara FIF Per 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 262 Kantor Cabang dan 436 POS di berbagai wilayah di Indonesia yang diwajibkan peraturan perundang-undangan Negara Republik Indonesia termasuk
Satuan Pemindahbukuan Obligasi Keberlanjutan Orange
Jl. TB. Simatupang Kav. 15, Cilandak, Jakarta 12440 namun tidak terbatas pada POJK No. 35/2018 dan POJK No. 46/2024 atau perubahan-
Satuan pemindahbukuan Obligasi Keberlanjutan Orange adalah senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau perubahannya yang berlaku dari waktu kewaktu (kecuali untuk rasio yang diatur dalam
Telp: (021) 769 8899, Fax: (021) 7590 5599
kelipatannya. pasal 6.3.ii) Perjanjian Perwaliamanatan) sehingga Perseroan dapat secara sah
Situs Internet: www.fifgroup.co.id
Satuan Perdagangan Obligasi Keberlanjutan Orange Email: corpsecretary@fifgroup.astra.co.id menjalankan kewajibannya berdasarkan setiap Dokumen Emisi dalam mana Perseroan
Perdagangan Obligasi Keberlanjutan Orange dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan menjadi salah satu pihaknya atau memastikan keabsahan, keberlakuan, dapat
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN dilaksanakannya setiap Dokumen Emisi di Republik Indonesia;
ketentuan sebagaimana ditentukan dalam peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi
OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE I FEDERAL INTERNATIONAL FINANCE e. Mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
Keberlanjutan Orange di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar Rp1.000.000,- (satu juta
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP7.000.000.000.000,- (TUJUH TRILIUN RUPIAH) f. Memelihara asuransi-asuransi yang sudah berjalan dan berhubungan dengan kegiatan
Rupiah) dan/atau kelipatannya.
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan usaha dan harta kekayaan Perseroan pada perusahaan asuransi yang bereputasi baik
Harga Penawaran Obligasi Keberlanjutan Orange
OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE I FEDERAL INTERNATIONAL FINANCE TAHAP I TAHUN 2026 (termasuk tetapi tidak terbatas kepada PT Asuransi Astra Buana) terhadap segala risiko
100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange.
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR RP2.000.000.000.000,- (DUA TRILIUN RUPIAH) yang biasa dihadapi oleh perusahan-perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha
Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange (“OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE”) yang sama dengan Perseroan;
Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange sebesar ●% (● persen) per tahun untuk Seri A dan ●% Obligasi Keberlanjutan Orange ini terdiri dari 2 (dua) seri, yaitu Obligasi Keberlanjutan Orange Seri A dan Seri B yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi g. Mengijinkan Wali Amanat (atas biayanya sendiri) dan/atau orang yang diberikan kuasa
(● persen) per tahun untuk Seri B akan dibayarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange. Obligasi Keberlanjutan Orange ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”). Obligasi Keberlanjutan Orange oleh Wali Amanat (termasuk tetapi tidak terbatas, auditor atau akuntan yang ditunjuk
Keberlanjutan Orange melalui Agen Pembayaran pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih Seri Obligasi Keberlanjutan Orange yang dikehendaki sebagai berikut: untuk maksud tersebut) dari waktu ke waktu memiliki akses dan memeriksa buku-
Keberlanjutan Orange di bawah ini. Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange dibayarkan setiap buku, memberikan tanggapan atas segala pertanyaan atau informasi yang diminta oleh
triwulanan (3 bulan), dimana bunga pertama dibayarkan pada tanggal 30 September 2026, Seri A : Jumlah Obligasi Keberlanjutan Orange Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp●,- (● Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar ●% (● persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Keberlanjutan wakilnya tersebut dan mendiskusikan dengan orang tersebut dengan itikad baik atas
sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus tanggal jatuh tempo dari Obligasi Keberlanjutan Orange Seri A adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi Keberlanjutan Orange dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh segala aspek dari pembukuan dan operasi Perseroan;
Orange adalah tanggal 10 Juli 2027 untuk Seri A dan 30 Juni 2029 untuk Seri B. tempo; h. Menyerahkan salinan laporan-laporan yang diminta oleh OJK kepada Wali Amanat dan
Tingkat Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai Seri B : Jumlah Obligasi Keberlanjutan Orange Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp●,- (● Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar ●% (● persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Keberlanjutan persetujuan-persetujuan sehubungan dengan Emisi sesuai dengan Anggaran Dasar
nominal yang dihitung berdasarkan jumlah Hari Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) Orange Seri B adalah 36 (tiga puluh enam) bulan terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi Keberlanjutan Orange dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo. Perseroan, dan untuk membuat dan mengimplementasikan setiap perjanjian yang
tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari. berhubungan dengan hal tersebut, termasuk tetapi tidak terbatas penyerahan atas:
Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange. Pembayaran Bunga Obligasi
Jadwal pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange adalah sebagaimana tercantum dalam Keberlanjutan Orange pertama masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 30 September 2026 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi 1) laporan keuangan tahunan Perseroan selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh)
tabel di bawah ini: Keberlanjutan Orange adalah pada tanggal 10 Juli 2027 untuk Seri A, dan tanggal 30 Juni 2029 untuk Seri B yang juga merupakan Tanggal Pelunasan dari masing-masing Seri Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange. Hari Kalender setelah tanggal tiap tahun buku berakhir atau pada saat penyerahan
laporan keuangan kepada OJK yang telah diaudit oleh Akuntan Publik yang telah
Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE I FEDERAL INTERNATIONAL FINANCE TAHAP II DAN TAHAP-TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.
Bunga Ke- terdaftar di OJK, mana yang lebih dahulu;
Seri A Seri B 2) laporan keuangan tengah tahunan Perseroan selambat-lambatnya: 30 (tiga
1 30 September 2026 30 September 2026 PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK puluh) Hari Kalender setelah tanggal tengah tahun buku, jika tidak disertai laporan
2 30 Desember 2026 30 Desember 2026 Akuntan Publik; atau selambat-lambatnya dalam waktu 60 (enam puluh) Hari
3 30 Maret 2027 30 Maret 2027 MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-
UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE ADALAH PARIPASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK Kalender setelah tanggal tengah tahun buku jika disertai laporan Akuntan Publik
4 10 Juli 2027 30 Juni 2027 Perseroan yang telah terdaftar di OJK dalam rangka penelaahan terbatas; atau
5 - 30 September 2027 YANG ADA SEKARANG MAUPUN DIKEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA
MAUPUN YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN HARI. KETERANGAN SELENGKAPNYA MENGENAI JAMINAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS AWAL INI. selambat-lambatnya dalam waktu 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah
6 - 30 Desember 2027 tanggal tengah tahun buku, jika disertai laporan Akuntan Publik Perseroan yang
7 - 30 Maret 2028 KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS MENGENAI PENAWARAN UMUM.
telah terdaftar di OJK yang memberikan pendapat tentang kewajaran laporan
8 - 30 Juni 2028 keuangan secara keseluruhan; atau pada saat penyerahan laporan keuangan
9 - 30 September 2028 PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN
Perseroan tersebut kepada OJK, mana yang lebih dahulu;
10 - 30 Desember 2028 KEMBALI UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE. PERSEROAN
3) laporan keuangan triwulan Perseroan (tidak diaudit) selambat-lambatnya 30 (tiga
11 - 30 Maret 2029 MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI TERSEBUT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE ATAU UNTUK DISIMPAN
puluh) Hari Kalender setelah akhir tanggal triwulan atau pada saat penyerahan
12 - 30 Juni 2029 DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN MENGENAI PEMBELIAN
laporan keuangan Perseroan tersebut kepada OJK dan/atau Bursa Efek.
Tata Cara Pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange KEMBALI DAPAT DILIHAT PADA BAB I PERIHAL PENAWARAN UMUM DI DALAM PROSPEKTUS AWAL INI.
i. Memelihara sistem akuntansi, pembukuan dan pengawasan biaya sesuai dengan
a. Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange yang berhak atas Bunga Obligasi Keberlanjutan Prinsip Akuntansi Indonesia yang berlaku dari waktu ke waktu;
Orange adalah Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange yang namanya tercatat dalam RISIKO USAHA UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT, YAITU KETIDAKMAMPUAN KONSUMEN/DEBITUR UNTUK MEMBAYAR KEMBALI FASILITAS PEMBIAYAAN YANG j. Mengusahakan agar harta kekayaan yang digunakan dalam menjalankan kegiatan
Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran DIBERIKAN, BAIK POKOK PINJAMAN MAUPUN BUNGANYA. KETERANGAN SELENGKAPNYA MENGENAI FAKTOR RISIKO DAPAT DILIHAT PADA BAB VI PROSPEKTUS AWAL INI. usahanya berada dalam keadaan baik, memperbaikinya dan melakukan hal-hal yang
Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan diperlukan untuk menjalankan kegiatan usaha Perseroan;
ketentuan KSEI yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi Keberlanjutan RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM k. Memberitahu Wali Amanat atas:
Orange dalam waktu 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi BERKELANJUTAN INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG. 1) setiap perubahan anggaran dasar, susunan direksi dan komisaris, susunan
Keberlanjutan Orange, pembeli Obligasi Keberlanjutan Orange yang menerima pengalihan pemegang saham Perseroan dan pembagian dividen lebih dari 50% (lima puluh
Obligasi Keberlanjutan Orange tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi Keberlanjutan PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN persen) dari laba bersih Perseroan pada tahun buku berjalan;
Orange pada periode Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange yang bersangkutan, kecuali AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI. 2) perkara pidana, perdata, tata usaha negara dan arbitrase yang dihadapi Perseroan
ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. yang secara material mempengaruhi kemampuan Perseroan dalam menjalankan
b. Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE INI,PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH dan mematuhi segala kewajibannya berdasarkan segala Dokumen Emisi;
selaku Agen Pembayaran kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange melalui HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT HUTANG JANGKA PANJANG DARI PT FITCH RATINGS INDONESIA: 3) terjadinya salah satu dari peristiwa kelalaian dengan segera, dan melalui
Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange yang permintaan tertulis dari Wali Amanat, menyerahkan pada Wali Amanat suatu
AAA(idn) (Triple A)
bersangkutan berdasarkan Daftar Pemegang Rekening. pernyataan yang ditandatangani oleh seseorang yang dapat diterima oleh
c. Pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange kepada Pemegang Obligasi KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN TERSEBUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS AWAL INI.
Wali Amanat untuk maksud tersebut, yang mengkonfirmasikan bahwa kecuali
Keberlanjutan Orange melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen Pembayaran untuk Obligasi Keberlanjutan Orange akan dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”). sebelumnya telah diberitahukan kepada Wali Amanat atau diberitahukan pada
dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran. Penawaran Obligasi Keberlanjutan Orange ini dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) terhadap Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan Orange Perseroan. saat konfirmasi bahwa peristiwa kelalaian tersebut tidak terjadi, atau apabila terjadi
d. Pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange yang terutang, yang dilakukan oleh PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE peristiwa kelalaian, memberikan gambaran lengkap atas kejadian tersebut dan
Perseroan kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange melalui Agen Pembayaran, tindakan atau langkah-langkah yang diambil (atau diusulkan untuk diambil) oleh
dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh Perseroan untuk memperbaiki kejadian tersebut;
Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan 4) setiap kejadian lainnya yang menurut pendapat atau pertimbangan Perseroan
memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan dapat mempunyai pengaruh negatif yang material atas jalannya usaha atau operasi
dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange yang atau keadaan keuangan Perseroan dan Perusahaan Anak (jika ada);
bersangkutan. PT BRI DANAREKSA SEKURITAS PT DBS VICKERS SEKURITAS PT INDO PREMIER SEKURITAS PT MANDIRI SEKURITAS PT MEGA CAPITAL SEKURITAS PT TRIMEGAH SEKURITAS 5) setiap terjadi kejadian atau keadaan penting pada Perseroan dan/atau anak
INDONESIA (DBS) INDONESIA TBK
Tata Cara Pembayaran Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange perusahaan (jika ada) yang dapat mempunyai pengaruh penting atas jalannya
a. Obligasi Keberlanjutan Orange harus dilunasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi WALI AMANAT usaha dan operasi atau keadaan keuangan Perseroan serta pemenuhan kewajiban
Keberlanjutan Orange. Perseroan dalam rangka penerbitan dan pelunasan Obligasi Keberlanjutan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
b. Pembayaran Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange kepada Pemegang Obligasi Orange, sesuai dengan ketentuan tentang keterbukaan informasi sebagaimana
Keberlanjutan Orange melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen Pembayaran untuk diatur dalam Undang-Undang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya, serta
dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran. Prospektus Awal ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 3 Juni 2026 menyampaikan dokumen-dokumen sehubungan dengan hal tersebut, baik diminta
c. Pembayaran Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange yang terutang, yang dilakukan oleh ataupun tidak diminta oleh Wali Amanat;
Perseroan kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange melalui Agen Pembayaran, 6) Peminjaman hutang baru, atau memberikan persetujuan kepada Anak Perusahaan
dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh (jika ada) untuk melakukan peminjaman hutang baru, yang memiliki jaminan
1) Hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi Keberlanjutan Orange yang dibeli 4. Pengalihan Obligasi Keberlanjutan Orange:
Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan kembali, meliputi hak menghadiri RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga khusus, kecuali:
Hak kepemilikan Obligasi Keberlanjutan Orange beralih dengan pemindahbukuan Obligasi
memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan Obligasi Keberlanjutan Orange serta manfaat lain dari Obligasi Keberlanjutan Orange i. Penjaminan dan/atau pembebanan harta kekayaan yang telah efektif berlaku
Keberlanjutan Orange dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya. Perseroan, Wali
dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange yang yang dibeli kembali jika dimaksudkan untuk pelunasan; atau sebelum ditandatanganinya perjanjian perwaliamanatan ini;
Amanat dan Agen Pembayaran memberlakukan Pemegang Rekening selaku Pemegang
bersangkutan. 2) Pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi Keberlanjutan ii. Agunan yang timbul karena keputusan pengadilan yang telah mempunyai
Obligasi Keberlanjutan Orange yang sah dalam hubungannya untuk menerima pembayaran
Jumlah Minimum Pemesanan Orange yang dibeli kembali, meliputi hak menghadiri RUPO, hak suara, dan hak kekuatan hukum yang tetap.
Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange dan/atau pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan
Pemesanan pembelian Obligasi Keberlanjutan Orange harus dilakukan dalam jumlah sekurang- memperoleh Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange serta manfaat lain dari Obligasi l. Mengupayakan bahwa selama jangka waktu Obligasi Keberlanjutan Orange, pemilikan
Orange dan hakhak lain yang berhubungan dengan Obligasi Keberlanjutan Orange.
kurangnya sebesar satu satuan perdagangan sebesar Rp1.000.000,- (satu juta Rupiah) dan/atau Keberlanjutan Orange yang dibeli kembali, jika dimaksudkan untuk disimpan untuk dijual saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam Perseroan, baik langsung maupun
kembali. 5. Sanksi:
kelipatannya. tidak langsung, PT Astra International Tbk tetap merupakan pemegang saham mayoritas
r. Pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan Orange sebagaimana Apabila Perseroan tidak memenuhi kewajiban dalam Perjanjian Perwaliamanatan khususnya {lebih dari 50% (lima puluh persen)} dari seluruh saham yang dikeluarkan Perseroan dari
Jaminan dan Hak Senioritas Atas Utang
dimaksud pada poin g dan h wajib dilakukan paling lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum Pasal 6.3.i) Perjanjian Perwaliamantan maka Perseroan dapat dikenakan sanksi sesuai waktu ke waktu;
Obligasi Keberlanjutan Orange tidak dijamin dengan jaminan khusus, sebagaimana dimaksud dengan Perjanjian Perwaliamanatan antara lain apabila Perseroan lalai menyerahkan dana
tanggal penawaran untuk pembelian kembali dimulai, sesuai dengan ketentuan POJK No. m. Melakukan pemeringkatan atas Obligasi Keberlanjutan Orange sesuai dengan POJK
dalam Pasal 11 Perjanjian Perwaliamanatan. 20/2020 Pasal 17.4.b paling sedikit melalui: secukupnya untuk pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange dan/atau pelunasan No. 49/2020 dan/atau peraturan lainnya yang wajib dipatuhi oleh Perseroan sehubungan
Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange tidak mempunyai hak untuk didahulukan dan hak 1) Situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dengan pemeringkatan;
Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak bahasa asing yang digunakan paling sedikit bahasa Inggris; dan Keberlanjutan Orange dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange, n. Perseroan menunjuk PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk melakukan pemeringkatan
kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada dikemudian hari, 2) 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional maka Perseroan wajib membayar Denda. tahunan sampai dengan selesainya seluruh kewajiban Perseroan terhadap Obligasi
kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan Denda yang dibayar oleh Perseroan merupakan hak Pemegang Obligasi Keberlanjutan Keberlanjutan Orange;
Hak-Hak Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange
baik yang telah ada maupun yang akan ada, sebagaimana ditentukan dalam Pasal 11 Perjanjian Orange, yang oleh Agen Pembayaran akan diberikan kepada Pemegang Obligasi o. Menerapkan prinsip pengelolaan perusahaan yang baik (good corporate governance)
Perwaliamanatan. 1) Menerima pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange dan/atau pembayaran Bunga
Obligasi Keberlanjutan Orange dari Perseroan yang dibayarkan melalui KSEI selaku Keberlanjutan Orange secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi Keberlanjutan dan melakukan tindakan dari waktu ke waktu atas permintaan yang wajar dari Wali
Penyisihan Dana Pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange (Sinking Fund) Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange dan/ Orange yang dimilikinya. Amanat, melaksanakan atau memelihara pelaksanaan kewajiban berdasarkan
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi Keberlanjutan Orange ini atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange yang bersangkutan. 6. Lain-lain: Perjanjian Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian lainnya yang berkaitan dengan
dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Perjanjian Perwaliamanatan, yang berdasarkan pendapat yang wajar dari Wali Amanat
a. Kewajiban Perseroan berdasarkan Obligasi Keberlanjutan Orange pada setiap waktu
Keberlanjutan Orange ini sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana Penawaran Umum Keberlanjutan Orange adalah dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi diperlukan atau, untuk menjalankan Perjanjian Perwaliamanatan ini atau memberikan
merupakan kewajiban Perseroan yang sah dan yang tidak bersyarat serta bersifat
Obligasi Keberlanjutan Orange. Keberlanjutan Orange yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang jaminan yang penuh atas hak, kekuasaan dan perbaikan yang diberikan kepada Wali
mutlak.
Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan Orange Obligasi Keberlanjutan Orange pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian lainnya
b. Pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange, Pokok Obligasi Keberlanjutan yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan.
Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan Orange maka berlaku Orange. Orange dan Denda (jika ada) merupakan hak dari para Pemegang Obligasi
ketentuan sebagai berikut: 2) Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange yang berhak atas Bunga Obligasi Keberlanjutan HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE
Keberlanjutan Orange.
Orange adalah Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange yang namanya tercatat dalam Sesuai dengan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan
a. Pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan Orange ditujukan sebagai pelunasan atau Untuk pembayaran manfaat lain atas Obligasi Keberlanjutan Orange (jika ada) akan
Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga pemeringkatan yang dilaksanakan oleh Fitch.
disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga pasar; dilakukan melalui KSEI berdasarkan instruksi Perseroan dengan tetap memperhatikan
Obligasi Keberlanjutan Orange, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan
b. Pelaksanaan pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan Orange dilakukan melalui Bursa hasil keputusan RUPO dan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan ini. Berdasarkan hasil pemeringkatan atas efek utang jangka panjang sesuai dengan surat Fitch No.
KSEI yang berlaku.
Efek atau di luar Bursa Efek; c. Bank Kustodian atau Perusahaan Efek yang merupakan Pemegang Rekening dapat 18/DIR/RATLTR/II/2026 tanggal 16 Februari 2026, Fitch menetapkan pemeringkatan atas Obligasi
3) Apabila lewat tanggal jatuh tempo Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan
c. Pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan Orange baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun bertindak untuk dirinya sendiri atau berdasarkan surat kuasa bertindak untuk dan atas Keberlanjutan Orange I PT Federal International Finance sebagai berikut:
Orange atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange, Perseroan belum
setelah Tanggal Penjatahan; menyetorkan sejumlah uang maka Perseroan harus membayar Denda sebesar 1% per tahun nama nasabahnya sebagai Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange. AAA(idn)
d. Pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan Orange tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut di atas bunga Obligasi Keberlanjutan Orange atas kelalaian tersebut. Jumlah Denda tersebut d. Bagi Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange berlaku ketentuan perpajakan sesuai (Triple A)
mengakibatkan Perseroan tidak dapat memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian dihitung berdasarkan hari yang lewat terhitung sejak Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia
Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Fitch yang bertindak sebagai lembaga
Perwaliamanatan; Keberlanjutan Orange atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange dan apabila Perseroan diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku
pemeringkat.
e. Pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan Orange tidak dapat dilakukan apabila hingga Jumlah Terutang tersebut dibayar sepenuhnya. Denda yang dibayar oleh Perseroan di Negara Republik Indonesia untuk memotong pajak atas setiap pembayaran yang
dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange, Perseroan Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi Keberlanjutan Orange yang diterbitkan
Perseroan melakukan kelalaian (wanprestasi) sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian merupakan hak Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange akan dibayar kepada Pemegang
melalui Agen Pembayaran harus memotong pajak tersebut dan membayarkannya setiap 1 (satu) tahun sekali selama kewajiban atas efek tersebut belum lunas, sesuai dengan
Perwaliamanatan, kecuali telah memperoleh persetujuan RUPO; Obligasi Keberlanjutan Orange secara proporsional sesuai dengan besarnya Obligasi
kepada instansi yang ditunjuk untuk menerima pembayaran pajak serta melalui Agen ketentuan yang diatur dalam POJK No. 49/2020.
f. Pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan Orange hanya dapat dilakukan oleh Perseroan Keberlanjutan Orange yang dimilikinya.
kepada Pihak yang tidak terafiliasi, kecuali Afiliasi yang timbul karena kepemilikan atau 4) Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange baik sendiri maupun secara bersama-sama yang Pembayaran akan memberikan bukti pemotongan pajak kepada Pemegang Obligasi Rating Rationale
penyertaan modal oleh pemerintah; mewakili paling sedikit lebih dari 20% dari jumlah Obligasi Keberlanjutan Orange yang belum Keberlanjutan Orange. Profil Standalone yang Moderat: Profil kredit standalone Perseroan tidak langsung mendorong
g. Rencana pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan Orange wajib dilaporkan kepada OJK dilunasi tidak termasuk Obligasi Keberlanjutan Orange yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan peringkatnya, tetapi mencerminkan posisi pasar yang berarti dalam sektor pembiayaan Indonesia,
oleh Perseroan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sebelum pengumuman rencana pembelian Afiliasinya dapat mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat agar diselenggarakan manajemen kualitas aset yang stabil, akses pendanaan yang umumnya stabil, dan profitabilitas
Sebelum dilunasinya semua Jumlah Terhutang atau pengeluaran lain yang menjadi tanggung
kembali Obligasi Keberlanjutan Orange tersebut; RUPO dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang memadai.
jawab Perseroan sehubungan dengan penerbitan Obligasi Keberlanjutan Orange, Perseroan
h. Pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan Orange, dapat dilakukan setelah pengumuman yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi Keberlanjutan Rekam Jejak Penjaminan yang Ditetapkan: FITCH berpendapat bahwa Perseroan memiliki
berjanji dan mengikat diri bahwa:
rencana pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan Orange. Pengumuman wajib dilakukan Orange yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange yang mengajukan basis pelanggan yang berisiko karena konsentrasinya dalam pembiayaan sepeda motor. Meskipun
paling lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi 1. Pembatasan keuangan dan pembatasan-pembatasan lain terhadap Perseroan (debt
demikian, Perseroan telah menunjukkan mitigasi risiko kredit yang memadai, didukung oleh proses
dimulai; Keberlanjutan Orange yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh covenants) adalah sebagai berikut:
penjaminan dan manajemen risiko yang mapan. Hal ini mendukung rekam jejak kinerja keuangan
i. Rencana pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan Orange sebagaimana dimaksud dalam KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Perseroan, tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat tidak akan melakukan hal-hal sebagai yang konsisten melalui siklus ekonomi sebelumnya.
butir g dan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir h, paling sedikit memuat Amanat. berikut:
Kinerja Di Atas Rata-Rata: FITCH memperkirakan Perseroan untuk mempertahankan
informasi tentang: 5) Setiap Obligasi Keberlanjutan Orange sebesar Rp1,- (satu Rupiah) berhak mengeluarkan a. Membayar atau membuat atau distribusi pembayaran lain pada tahun buku Perseroan
1 (satu) suara dalam RUPO, dengan demikian setiap Pemegang Obligasi Keberlanjutan profitabilitasnya karena margin bunga bersih yang cukup pada pembiayaan sepeda motor, dan
1) Periode penawaran pembelian kembali; selama Perseroan lalai dalam melakukan pembayaran Jumlah Terhutang atau kontrol biaya yang memadai. Rasio pembiayaan bermasalah (NPF) sebesar 1,2% pada tahun
Orange dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah Obligasi
2) Jumlah dana maksimal yang akan digunakan untuk pembelian kembali; Perseroan tidak melakukan pembayaran Jumlah Terhutang berdasarkan ketentuan 2024 (2023: 1,0%) secara signifikan lebih rendah dari angka industri di 2,7%, sementara rasio
Keberlanjutan Orange yang dimilikinya.
3) Kisaran jumlah obligasi keberlanjutan orange yang akan dibeli kembali; Perjanjian Perwaliamantan dan Pengakuan Hutang; pendapatan sebelum pajak/total aset rata-rata menurun menjadi 13,4% (2023: 14,3%; industri:
4) Harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali obligasi Syarat-Syarat Obligasi Keberlanjutan Orange b. Memberikan pinjaman atau kredit kepada pihak yang memiliki hubungan Afiliasi (kecuali 5,1%) di tengah biaya pendanaan yang stabil dan biaya pencadangan yang lebih rendah. Rasio
keberlanjutan orange; Perseroan berjanji dan mengikat diri pada Wali Amanat, baik pada Wali Amanat untuk diri Wali karyawan Perseroan) ataupun pihak ketiga lainnya dimana keseluruhan jumlah dari utang/ekuitas berwujud meningkat menjadi 2,6x pada tahun 2024 (2023: 2,3x), sedikit lebih tinggi
5) Tata cara penyelesaian transaksi; Amanat sendiri maupun kepada Wali Amanat sebagai kuasa Pemegang Obligasi Keberlanjutan semua pinjaman tersebut melebihi 25% (dua puluh lima persen) dari ekuitas Perseroan daripada rata-rata sektor yaitu 2,3x.
6) Persyaratan bagi pemegang obligasi keberlanjutan orange yang mengajukan Orange (janji dan pengikatan diri ini dibuat dan mengikat bagi Perseroan terhadap setiap berdasarkan laporan keuangan terkini yang telah diaudit, sehubungan dengan hal PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
penawaran jual; Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange) bahwa Perseroan akan mengeluarkan Obligasi tersebut, Perseroan akan memberikan pemberitahuan tertulis kepada Wali Amanat;
Keberlanjutan Orange atau melakukan Emisi dengan syarat-syarat sebagai berikut: Sehubungan dengan ketentuan Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember
7) Tata cara penyampaian penawaran jual oleh pemegang obligasi keberlanjutan orange; c. Menjual, menyewakan, mentransfer atau mengalihkan baik melalui jual beli maupun jual
1. Obligasi Keberlanjutan Orange Merupakan Bukti Utang: 2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (“POJK No.
8) Tata cara pembelian kembali obligasi keberlanjutan orange; dan sewa atau cara lainnya, yang nilai per transaksi lebih dari 40% (empat puluh persen) dari
36/2014”), Perseroan telah memenuhi ketentuan sebagaimana dipersyaratkan, yaitu sebagai
9) Hubungan afiliasi antara perseroan dan pemegang obligasi keberlanjutan orange. a. Berdasarkan pernyataan Perseroan sekarang tetapi berlaku sejak Tanggal Emisi, total aktiva Perseroan berdasarkan laporan keuangan terkini yang telah diaudit;
berikut:
j. Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi Obligasi Keberlanjutan Orange merupakan bukti bahwa Perseroan secara sah dan d. Melakukan penggabungan, konsolidasi dan peleburan dengan perusahaan atau pihak
mengikat berutang kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange sejumlah lain, kecuali dalam melakukan penggabungan, konsolidasi atau peleburan dengan i. Pemenuhan Umum Berkelanjutan dilaksanakan dalam periode 2 (dua) tahun dengan
setiap pemegang obligasi keberlanjutan orange yang melakukan penjualan obligasi
Pokok Obligasi Keberlanjutan Orange yang disebut dalam Sertifikat Jumbo Obligasi perusahaan yang terkonsolidasi dalam grup PT Astra International Tbk, Perseroan ketentuan pemberitahuan pelaksanaan PUB Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk terakhir
keberlanjutan orange apabila jumlah obligasi keberlanjutan orange yang ditawarkan untuk
Keberlanjutan Orange ditambah dengan Bunga Obligasi Keberlanjutan Orange harus memberitahukan penggabungan, konsolidasi atau peleburan yang diperbolehkan disampaikan kepada OJK paling lambat pada ulang tahun kedua sejak efektifnya Pernyataan
dijual oleh pemegang obligasi keberlanjutan orange, melebihi jumlah obligasi keberlanjutan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Efek bersifat Utang dan/atau
orange yang dapat dibeli kembali; dan Denda (jika ada) yang wajib dibayar oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian oleh Pasal 6.1.iv Perjanjian Perwaliamanatan kepada Wali Amanat. Pihak yang tetap
Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran. Sukuk;
k. Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang berdiri dari hasil penggabungan, konsolidasi atau peleburan tersebut tunduk kepada
b. Bukti kepemilikan Obligasi Keberlanjutan Orange bagi Pemegang Obligasi Keberlanjutan ii. Telah menjadi Emiten atau perusahaan publik paling singkat 2 (dua) tahun berdasarkan surat
telah disampaikan oleh pemegang obligasi keberlanjutan orange; ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Emisi seolah-olah telah disebutkan sebagai
Orange adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh Pemegang Rekening dan dari OJK nomor S-163/D.04/2023 tanggal 27 Juni 2023 perihal Pemberitahuan Efektifnya
l. Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali obligasi keberlanjutan orange tanpa Perseroan;
diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan Perjanjian Pembukaan Rekening Efek yang Pernyataan Pendaftaran Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Dengan
melakukan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir h dengan ketentuan: e. Melakukan kegiatan usaha selain yang disebutkan dalam Anggaran Dasar Perseroan
ditandatangani Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange dan Pemegang Rekening. Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2023;
1) Jumlah pembelian kembali tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah obligasi pada saat ditandatanganinya Perjanjian Perwalimanatan;
Konfirmasi Tertulis tersebut tidak dapat dialihkan atau diperdagangkan. iii. Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum
keberlanjutan orange untuk masing-masing jenis obligasi keberlanjutan orange yang f. Melakukan penurunan modal dasar dan/atau modal ditempatkan dan/atau modal disetor
2. Pendaftaran Obligasi Keberlanjutan Orange di KSEI: penyampaian Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan
beredar (outstanding) dalam periode satu tahun setelah Tanggal Penjatahan; Perseroan;
sesuai dengan surat keterangan dari Kantor Akuntan Publik tanggal N20260304004/DC2/
2) Obligasi keberlanjutan orange yang dibeli kembali tersebut bukan obligasi keberlanjutan a. Obligasi Keberlanjutan Orange telah didaftarkan pada Penitipan Kolektif di KSEI g. Mengadakan perjanjian manajemen atau perjanjian serupa lainnya yang mengakibatkan
HSA/2026 dengan No. 4 Maret 2026 dan Surat Pernyataan Tidak Pernah Mengalami Gagal
orange yang dimiliki oleh Afiliasi Perseroan; dan berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI yang dibuat di bawah kegiatan usaha Perseroan dikendalikan oleh pihak lain yang dapat mengakibatkan
tangan bermeterai cukup, dengan memperhatikan ketentuan di bidang Pasar Modal dan Bayar tertanggal 2 Maret 2026 yang telah ditandatangani Perseroan; dan
3) Obligasi keberlanjutan orange yang dibeli kembali hanya untuk disimpan yang kemudian dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha Perseroan;
ketentuan KSEI yang berlaku. iv. Obligasi Keberlanjutan Orange I memiliki hasil pemeringkatan AAA(idn) (Triple A) sesuai
hari dapat dijual kembali; h. Melakukan investasi secara langsung dalam bentuk portofolio saham dari perusahaan dengan surat Fitch No. 18/DIR/RATLTR/II/2026 tanggal 16 Februari 2026 yang termasuk
b. Obligasi Keberlanjutan Orange didaftarkan dalam Penitipan Kolektif di KSEI dengan lain untuk diperjualbelikan;
dan wajib dilaporkan kepada OJK paling lambat akhir Hari Kerja ke-2 (kedua) setelah memperhatikan peraturan Penitipan Kolektif di KSEI berdasarkan Perjanjian dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4 (empat) peringkat
terjadinya pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan Orange. i. Melaksanakan transaksi dan/atau mengadakan kerjasama dan/atau membuat terbaik dan masuk dalam kategori peringkat layak investasi berdasarkan standar yang dimiliki
Pendaftaran Efek Bersifat Utang Di KSEI. perjanjian yang mempunyai syarat dan ketentuan yang dapat membatasi kepentingan
m. Perseroan wajib melaporkan informasi terkait pelaksanaan pembelian kembali Obligasi c. Obligasi Keberlanjutan Orange yang disimpan dalam penitipan kolektif di KSEI bernilai oleh perusahaan pemeringkat Efek.
serta hak dari para Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange setiap dan seluruhnya
Keberlanjutan Orange kepada OJK dan Wali Amanat serta mengumumkan kepada publik sepadan satu dengan yang lainnya. Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan Orange dan tahap-tahap selanjutnya (jika ada) akan
dengan mengacu kepada ketentuan-ketentuan mengenai hak dari para Pemegang
dalam waktu paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya pembelian kembali d. Obligasi Keberlanjutan Orange diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo mengikuti ketentuan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 36/2014.
Obligasi Keberlanjutan Orange sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
Obligasi Keberlanjutan Orange; Obligasi Keberlanjutan Orange yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI KETERANGAN TENTANG PERSEROAN
n. Pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan Orange dilakukan dengan mendahulukan obligasi sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi Keberlanjutan Orange 2. Pemberian persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud dalam nomor 1 di atas akan diberikan
keberlanjutan orange yang tidak dijamin jika terdapat lebih dari satu obligasi keberlanjutan melalui Pemegang Rekening. oleh Wali Amanat dengan ketentuan sebagai berikut: Penerbit : PT Federal International Finance
orange yang diterbitkan Perseroan; 3. Penarikan Obligasi Keberlanjutan Orange: a. Permohonan persetujuan tersebut tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas dan wajar; Kegiatan usaha utama : Jasa Pembiayaan
o. Pembelian kembali wajib dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kepentingan b. Wali Amanat wajib memberikan persetujuan, penolakan atau meminta tambahan Kantor pusat : Menara FIF
Penarikan Obligasi Keberlanjutan Orange dari Rekening Efek hanya dapat dilakukan dengan
ekonomis Perseroan atas pembelian kembali tersebut jika terdapat lebih dari satu obligasi data/dokumen pendukung lainnya dalam waktu 15 (lima belas) Hari Kerja setelah Jl. TB Simatupang Kav. 15
pemindahbukuan dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya. Penarikan Obligasi
keberlanjutan orange yang tidak dijamin; permohonan persetujuan tersebut dan dokumen pendukungnya diterima secara Cilandak, Jakarta 12440
Keberlanjutan Orange keluar dari Rekening Efek untuk dikonversikan menjadi sertifikat
p. Pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas lengkap oleh Wali Amanat, dan jika dalam waktu 15 (lima belas) Hari Kerja tersebut Tel. : (021) 769 8899
obligasi keberlanjutan orange tidak dapat dilakukan, kecuali apabila terjadi pembatalan
pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan Orange tersebut jika terdapat jaminan atas seluruh Perseroan tidak menerima persetujuan, penolakan atau permintaan tambahan data/ Faks. : (021) 7590 5599
pendaftaran Obligasi Keberlanjutan Orange di KSEI atas permintaan Perseroan atau Wali
obligasi keberlanjutan orange; dan Amanat dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar dokumen pendukung lainnya dari Wali Amanat maka Wali Amanat dianggap telah Surel : corpsecretary@fifgroup.astra.co.id
q. Pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan Orange oleh Perseroan mengakibatkan: Modal dan keputusan RUPO. memberikan persetujuannya; dan Situs Web : www.fifgroup.co.id
Page 2
INVESTOR DAILY – RABU, 3 JUNI 2026 | 9
Keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada Bab VIII Prospektus mengenai Keterangan tentang Penghasilan pembiayaan konsumen merupakan penghasilan bunga yang diterima dari konsumen (dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lainnya) Proses pembiayaan kepemilikan sepeda motor dapat digambarkan dalam skema berikut:
Perseroan, Kegiatan Usaha, serta Kecenderungan dan Prospek Usaha. sehubungan dengan perjanjian pembiayaan konsumen. Perseroan mengakui penghasilan 31 Desember
Keterangan
WALI AMANAT pembiayan konsumen dari bunga tiap bulan dikurangi dengan beban bunga yang merupakan 2025 % 2024
kesepakatan kerja sama pembiayaan konsumen dengan pihak lain berdasarkan tingkat bunga Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi (594.101) (72,58) (2.166.579)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan
efektif. Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (521.235) 7,32 (485.684)
Obligasi Keberlanjutan Orange ini sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Arus kas diperoleh dari aktivitas pendanaan 1.209.837 (48,40) 2.344.712
Perwaliamanatan yang dibuat antara Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Penghasilan ijarah - bersih menggunakan akad ijarah, yaitu akad penyediaan dana dalam rangka
Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut: memindahkan hak guna atau manfaat dari suatu barang atau jasa berdasarkan transaksi sewa, Pada tahun 2025, Perseroan mencatatkan arus kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi
Alamat Wali Amanat tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan barang tersebut kepada penyewa. sebesar Rp594.101 juta, mengalami penurunan sebesar Rp1.572.478 juta atau 72,58%
Penghasilan bunga bank berasal dari tingkat bunga yang diberikan oleh bank atas penempatan giro dibandingkan dengan tahun 2024 yang berjumlah Rp2.166.579 juta.
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.
Divisi Investment Services oleh Perseroan, dan penghasilan denda merupakan penghasilan atas keterlambatan pembayaran Pada tahun 2025, Perseroan mencatatkan arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi
Trust & Corporate Services Department angsuran pembiayaan oleh konsumen yang diakui pada saat realisasi. sebesar Rp521.235 juta, meningkat sebesar Rp35.551 juta atau 7,32% dibandingkan dengan
Account Executive Trust & Corporate Services Team Penghasilan lain-lain adalah penghasilan yang diterima oleh Perseroan dari selisih lebih tahun 2024 yang berjumlah sebesar Rp485.684 juta yang berasal dari pembelian asset tetap dan
Gedung BRI II Lt.6 penerimaan pembayaran dari konsumen, keuntungan dari penjualan aset tetap dan lain-lain. investasi pada entitas asosiasi yang dilakukan oleh Perseroan. Pelanggan yang berminat untuk mendapatkan fasilitas pembiayaan dari Perseroan diwajibkan
Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46 Terkait perubahan kurs valuta asing, Perseroan menerapkan kebijakan lindung nilai terhadap Pada tahun 2025, Perseroan mencatat arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar untuk mengisi formulir yang telah ditentukan dan melengkapi dokumen-dokumen yang
Jakarta 10210 - Indonesia seluruh pinjaman dalam mata uang asing yang suku bunganya telah ditentukan terlebih dahulu Rp1.209.837 juta, mengalami penurunan sebesar Rp1.134.875 juta atau 48,40% dibandingkan dipersyaratkan. Setelah dokumen diterima lengkap, cabang setempat akan melakukan penilaian
Tel. (021) 5758144/5752362 guna meredam gejolak finansial akibat volatilitas nilai tukar atau perubahan suku bunga pasar. dengan tahun 2024 yang berjumlah sebesar Rp2.344.712 juta. terhadap kelayakan kredit pelanggan, jika perlu dilakukan kunjungan dan wawancara langsung.
Faksimili: (021) 2510316/5752444 Dalam menerapkan kebijakan lindung nilai, Perseroan menggunakan instrumen keuangan Keterangan lebih lanjut mengenai Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen dapat dilihat pada Beberapa kriteria penting dalam kelayakan kredit adalah jumlah uang muka dan pendapatan serta
Keterangan lebih lengkap mengenai Wali Amanat dapat dilihat pada Bab XIII perihal Keterangan derivatif, seperti cross currency swap sebagai bagian dari aktivitas manajemen aset dan liabilitas pekerjaan pelanggan.
Bab VI Prospektus.
Mengenai Wali Amanat dalam Prospektus. untuk melindungi dampak risiko mata uang asing dan risiko tingkat suku bunga dimana transaksi Setelah aplikasi disetujui, Dealer menyerahkan unit sepeda motor kepada pelanggan kemudian
dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. FAKTOR RISIKO kantor pusat akan mentransfer dana kepada Dealer. Pemberian dana pembiayaan kepada
PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM pelanggan bersumber dari dana sendiri dan dari pembiayaan bersama (joint-financing) dengan
Perbandingan Jumlah Penghasilan untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 1. Risiko Utama Yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha pihak bank dan lembaga pembiayaan. Dalam hal pembiayaan bersama, Perseroan memperoleh
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi akan Desember 2025 dan 2024 Perseroan keuntungan dari selisih bunga yang diberikan bank atau lembaga pembiayaan dan bunga yang
dipergunakan seluruhnya oleh Perseroan sebagai modal kerja untuk pembiayaan konsumen Jumlah penghasilan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 - Risiko Kredit dibebankan kepada pelanggan.
yang memenuhi syarat dan mengalokasikan setidaknya 50% dari pembiayaan sosial dan hijau sebesar Rp13.514.572 juta, meningkat Rp1.360.668 juta atau 11,20% dibandingkan dengan 2. Risiko Yang Bersifat Material Baik Secara Langsung Maupun Tidak Langsung Yang Dapat Aktivitas penagihan piutang dilakukan oleh masing-masing cabang melalui berbagai cara:
tersebut untuk perempuan, khususnya bagi populasi yang kurang berpendidikan dan terpinggirkan. 31 Desember 2024 sebesar Rp12.153.904 juta. Hal ini terutama diakibatkan dari penghasilan
Selain itu, Perseroan tidak akan menggunakan dana untuk melakukan pembelian aset, melakukan Mempengaruhi Hasil Usaha Dan Kondisi Keuangan Perseroan 1. Desk Collection
pembiayaan konsumen untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar 2. Field Collector
pembelian aset, akuisisi perusahaan lain, atau melakukan pembayaran utang. Penjelasan lebih - Risiko Pasar
Rp10.887.090 juta, meningkat sebesar Rp1.387.993 juta atau sebesar 14,61% dibandingkan pada Adapun pembayaran dapat dilakukan melalui:
lanjut mengenai penggunaan dana hasil Penawaran Umum akan disampaikan pada Bab III - Risiko Likuiditas
tanggal 31 Desember 2024 yang berjumlah Rp9.499.097 juta. A. Kantor Cabang, POS, dan Kios FIFGROUP
Informasi Mengenai KUBL dan KUBS Yang Dibiayai Dengan Dana Obligasi Keberlanjutan Orange. - Risiko Operasional
Jumlah Beban - Risiko Hukum B. Mitra Resmi Pembayaran FIFGROUP
Apabila dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Keberlanjutan Orange I Federal
International Finance Tahap I Tahun 2026 belum dipergunakan seluruhnya, maka penempatan Beban Perseroan berasal dari beban usaha, beban bunga dan keuangan, beban penyisihan - Risiko Strategis - Kantor Pos, Kiosbank, Alfamart, Alfamidi, Indomaret
sementara dana hasil Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan Orange tersebut akan dilakukan kerugian penurunan nilai pembiayaan konsumen, rugi entitas asosiasi dan beban lain-lain untuk - Risiko Kepatuhan - ATM, Mobile dan Internet Banking Bank BCA, Permata, BRI, BNI, Mandiri dan BPD
Perseroan dengan memperhatikan keamanan dan likuiditas serta dapat memberikan keuntungan tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dengan rincian sebagai - Risiko Reputasi Lampung
finansial yang wajar bagi Perseroan sesuai ketentuan dalam POJK No. 20/2020 dan POJK No. berikut: 3. Risiko Umum PROSPEK USAHA
14/2025. - Kondisi perekonomian secara makro atau global Sebagai bagian dari industri pembiayaan konsumen, pembiayaan sepeda motor memiliki prospek
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lainnya)
Apabila dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum tidak mencukupi untuk membiayai yang baik karena beberapa hal-hal berikut:
Keterangan
31 Desember - Tuntutan atau gugatan hukum
seluruh rencana kegiatan yang telah direncanakan, maka kekurangannya akan dipenuhi melalui 2025 % 2024 - Kebijakan pemerintah - Fasilitas transportasi publik yang belum memadai menyebabkan sebagian orang merasa
sumber dana alternatif yang tersedia, yaitu kas internal Perseroan, yang berasal dari saldo kas dan Beban usaha 3.256.854 10,58 2.945.353 perlu memiliki kendaraan pribadi yang bisa digunakan sebagai alat transportasi.
4. Risiko Investasi Yang Berkaitan Dengan Obligasi - Peningkatan pendapatan masyarakat kelas bawah dan menengah di pedesaan yang mulai
setara kas yang dimiliki saat ini maupun arus kas operasional yang dihasilkan secara berkelanjutan. Beban bunga dan keuangan 2.463.428 17,56 2.095.510
Penyisihan kerugian penurunan nilai pembiayaan konsumen 1.370.569 29,53 1.058.091 Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah: menggeser pola transportasi sehari-hari dari alat transportasi tradisional seperti sepeda dan
Keterangan lebih lengkap mengenai penggunaan dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum becak ke sepeda motor.
dapat dilihat pada Bab II Prospektus.
Rugi entitas asosiasi 24.007 18,37 20.282 a. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara
Beban penurunan nilai lain-lain 446.210 22,83 363.281 lain disebabkan karena tujuan pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang. - Dewasa ini sepeda motor cukup banyak dimanfaatkan sebagai sarana mata pencaharian,
Jumlah Beban 7.561.068 16,64 6.482.517 antara lain untuk berjualan sampai kepada penarik ojek motor. Di daerah pedesaan dan
INFORMASI MENGENAI KUBL DAN KUBS YANG DIBIAYAI DENGAN DANA b. Risiko gagal bayar yang disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan
pinggiran kota, ojek motor merupakan salah satu mata pencaharian yang banyak diminati.
OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE pembayaran bunga serta utang pokok pada waktu yang telah ditetapkan, atau - Sebagai alat transportasi yang lebih terjangkau dibandingkan kendaraan roda empat,
Beban usaha Perseroan terutama terdiri dari beban gaji, upah dan kesejahteraan, penyusutan,
kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan dalam perjanjian permintaan sepeda motor akan meningkat terutama di daerah-daerah.
Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial, yang selanjutnya disingkat (“KUBS”), adalah kegiatan usaha jasa tenaga ahli, serta biaya-biaya operasional lainnya. Beban bunga dan keuangan Perseroan
terkait Obligasi yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan perkembangan - Kenaikan biaya transportasi umum merupakan salah satu faktor pemicu penggunaan sarana
dan/atau kegiatan lain yang bertujuan untuk mengatasi atau memitigasi permasalahan sosial dan/ terutama terdiri dari bunga pinjaman bank, bunga obligasi dan biaya-biaya bank lainnya.
usaha Perseroan. transportasi roda dua, selain itu belum semua daerah di Indonesia memiliki transportasi
atau memberikan manfaat bagi penduduk sasaran. Penyisihan kerugian penurunan nilai pembiayaan konsumen merupakan beban atas kerugian yang
disisihkan terhadap piutang pembiayaan konsumen Perseroan. Perseroan menetapkan penyisihan Penjelasan lebih lanjut mengenai risiko-risiko usaha Perseroan tersebut dapat dilihat pada Bab umum, sehingga sepeda motor menjadi salah satu alternatif yang paling memungkinkan baik
Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan, yang selanjutnya disingkat (“KUBL”), adalah dari segi efisiensi maupun efektivitas.
kerugian penurunan nilai pembiayaan konsumen berdasarkan penelaahan atas kerugian historis VII Prospektus.
kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang bertujuan untuk melindungi, memperbaiki, dan/atau Dengan faktor-faktor pendorong tersebut, potensi pertumbuhan industri pembiayaan sepeda motor
meningkatkan kualitas atau fungsi lingkungan. dan berdasarkan kolektibilitas saldo piutang ketika terdapat bukti objektif bahwa saldo piutang
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN untuk menangkap peluang bertumbuhnya penjualan sepeda motor di Indonesia akan terbuka lebar.
kemungkinan tidak dapat tertagih. Piutang ragu-ragu akan dihapusbukukan setelah menunggak
Dalam kaitan tersebut, Perseroan memutuskan untuk menerbitkan Efek Bersifat Utang Meskipun dinamika global masih dibayangi ketidakpastian geopolitik, perekonomian Indonesia
lebih dari 150 hari atau pada saat piutang tersebut diputuskan tidak dapat ditagih. Perseroan Sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran, manajemen Perseroan berkeyakinan
Keberlanjutan Orange pada tahun 2026. tetap menunjukkan kinerja yang stabil. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat
memiliki rugi Entitas Asosiasi yang berasal dari kepemilikan Perseroan atas investasi pada PT bahwa tidak ada kejadian dan transaksi penting yang telah terjadi setelah tanggal Laporan Auditor
Sebagai bagian dari penerbitan Efek Bersifat Utang Keberlanjutan Orange, Perseroan menyusun sebesar 5,11% dan diproyeksikan berada pada kisaran 5,0–5,4% (YoY) pada tahun 2026. Kondisi
Astra Digital Arta sebesar 25%. Beban penurunan nilai lain-lain terutama berasal dari kerugian dari Independen tanggal 25 Mei 2026 yang dapat berdampak material terhadap posisi keuangan dan tersebut diharapkan mampu menopang konsumsi domestik, serta mendukung keberlanjutan
Kerangka Kerja Obligasi Keberlanjutan Orange yang merupakan kebijakan mengenai pengunaan
penjualan jaminan kendaraan yang dikuasai kembali, pemulihan/penyisihan, penurunan nilai pasar hasil usaha Perseroan. pertumbuhan sektor otomotif dan industri pembiayaan nasional.
dana hasil penerbitan Obligasi Keberlanjutan Orange (Used of Proceeds) sesuai dengan kriteria
jaminan kendaraan yang dikuasai kembali. Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
yang memenuhi syarat, proses evaluasi dan seleksi proyek yang menjadi underlying asset obligasi Sejalan dengan hal tersebut, prospek pasar sepeda motor nasional pada tahun 2026 menunjukkan
(Project Evaluation and Selection), mekanisme pengelolaan dana (Management of Proceeds) Perbandingan Jumlah Beban untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember Desember 2025 dan 2024 yang terdapat di bagian lain prospektus, telah disusun oleh Manajemen sinyal pemulihan yang positif. Penjualan sepeda motor tercatat tumbuh sebesar 1,3% pada tahun
setelah dana hasil penerbitan obligasi efektif diterima oleh Perseroan, serta pelaporan berkala atas 2025 dan 2024 Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia dan peraturan Nomor VIII.G.7 2025 dan diproyeksikan mencapai 6,42 juta unit pada tahun 2026. Seiring dengan pertumbuhan
penggunaan dana (Reporting). Jumlah beban Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. tersebut, pembiayaan sepeda motor juga meningkat 2,3% (YoY) pada tahun 2025. Dinamika
sebesar Rp7.561.068 juta, meningkat sebesar Rp1.078.551 juta atau setara 16,64% dibandingkan Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal ini membuka peluang pertumbuhan bagi Persroan, dimana penyaluran pembiayaan roda dua
Keterangan lebih lengkap tentang Informasi Mengenai KUBL dan KUBS yang Dibiayai dengan
pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp6.482.517 juta. Peningkatan tersebut terutama Perseroan ditargetkan meningkat sebesar 5,0% (YoY) pada tahun 2026 atau mencapai Rp 48,1
Dana Obligasi Keberlanjutan Orange dapat dilihat pada Bab III Prospektus. 31 Desember 2025 dan 2024 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma
trliun, lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi pertumbuhan industri.
disebabkan oleh meningkatnya beban usaha sebesar Rp311.501 juta atau naik sebesar 10,58% anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan
PERNYATAAN UTANG dan meningkatnya beban bunga dan keuangan sebesar Rp367.918 juta atau naik sebesar 17,56% Di Indonesia saat ini terdapat ratusan perusahaan yang menjalankan usaha pembiayaan
opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali dengan Nomor 00949/2.1457/ kepemilikan sepeda motor, baik yang khusus melakukan pembiayaan sepeda motor maupun yang
Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. AU.1/09/2087-2/1/V/2026 tertanggal 25 Mei 2026 yang ditandatangani oleh Hendra Setiadi, CPA merupakan bagian dari usaha multi-financing. Perusahaan merupakan salah satu perusahaan
Desember 2025 dan 2024 yang terdapat di bagian lain prospektus, telah disusun oleh Manajemen Perbandingan Laba Bersih untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 2087). pembiayaan sepeda motor yang memiliki jaringan nasional.
Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia dan peraturan Nomor VIII.G.7 2025 dan 2024 PERSAINGAN USAHA
tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. Posisi laba bersih Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp4.632.629 juta, KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, SERTA
Pertumbuhan industri pembiayaan sepeda motor yang meningkat seiring dengan meningkatnya
Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal mengalami Peningkatan sebesar Rp217.095 juta atau 4,92% dari Rp4.415.534 juta pada tanggal KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA penjualan sepeda motor melalui skema kredit telah mengundang beberapa perusahaan
31 Desember 2025 dan 2024 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma 31 Desember 2024. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan penghasilan Perseroan dari pembiayaan dan perbankan untuk masuk dalam industri pembiayaan sepeda motor ini. Banyaknya
RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN
anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan pembiayaan konsumen. perusahaan pembiayaan sejenis maupun perbankan yang masuk dalam industri pembiayaan
opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali dengan Nomor 00949/2.1457/ Perseroan berkedudukan di Jakarta Selatan dan Perseroan didirikan dengan nama “PT sepeda motor beberapa tahun terakhir ini telah menyebabkan meningkatnya persaingan usaha di
b. Analisis Posisi Keuangan Mitrapusaka Artha Finance” berdasarkan Akta Perseroan Terbatas “P.T. Mitrapusaka Artha” No.
AU.1/09/2087-2/1/V/2026 tertanggal 25 Mei 2026 yang ditandatangani oleh Hendra Setiadi, CPA industri pembiayaan sepeda motor.
(Registrasi Akuntan Publik No. AP. 2087). Berikut ini gambaran mengenai perkembangan aset, liabilitas dan ekuitas Perseroan sepanjang 1 tanggal 1 Mei 1989 sebagaimana diubah dengan Akta Pengubahan Naskah Pendirian No. 40 Tingginya persaingan usaha di dalam industri pembiayan sepeda motor ini mengharuskan
2025 dan 2024: tanggal 26 Juni 1989, kedua akta tersebut dibuat di hadapan Rukmasanti Hardjasatya, S.H.,
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki total liabilitas sebesar Rp 37.439.667 juta setiap perusahaan pembiayaan memberikan pelayanan yang terbaik kepada para konsumennya
dengan rincian sebagai berikut: Pertumbuhan Aset, Liabilitas dan Ekuitas Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik diantaranya kemudahan dalam mendapatkan kredit sepeda motor, kemudahan melakukan
untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C2-6728.HT.01.01.th.89 tanggal 27 Juli 1989; (ii) pembayaran cicilan, kecepatan dalam survei dan lain sebagainya.
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(dalam jutaan Rupiah) didaftarkan pada tanggal 8 Agustus 1989 dalam buku register untuk maksud itu yang berada di Dalam menghadapi persaingan usaha yang tinggi tersebut Perseroan telah mempersiapkan
Keterangan Jumlah
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No. 1570/1989; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan strategi yang secara konsisten memberikan pelayanan yang baik kepada konsumennya, termasuk
LIABILITAS
No. 1831 dari Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”) No. 73 tanggal 12 September 1989 juga kepada dealer resmi sepeda motor, diantaranya secara konsisten mengembangkan jaringan
Utang penyalur kendaraan:
(selanjutnya disebut “Akta Pendirian”). Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham kantor cabang maupun POS (Point of Service) untuk melayani seluruh konsumennya mulai dari
- Pihak ketiga 116.992
permohonan aplikasi kredit sampai kepada pembayaran cicilan konsumen. Perseroan juga secara
- Pihak berelasi 12.840 (“RUPS”) Luar Biasa Perseroan sebagaimana dimuat dalam Akta Berita Acara PT. Mitrapusaka kontinu meningkatkan proses survei dan proses persetujuan kredit kepada konsumen mengingat
129.832 Artha Finance No.58, tanggal 21 Oktober 1991 dibuat di hadapan Rukmasanti Hardjasatya, S.H., hal ini merupakan faktor yang penting bagi konsumen dalam memutuskan permohonan kredit ke
Utang premi asuransi:
Notaris di Jakarta (selanjutnya disebut “Akta No.58/1991”) dan telah (i) mendapatkan persetujuan perusahaan pembiayaan.
- Pihak berelasi 585.445
dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C2-6464. HT.01.04. Perseroan juga memberikan penawaran yang menarik dan menguntungkan bagi konsumen
Akrual 575.866 Th 91 tanggal 7 Nopember 1991, (ii) didaftarkan pada tanggal 23 Desember 1991 dalam buku dimana Perseroan juga memiliki paket pembiayaan musiman maupun menurun yang disesuaikan
Utang pajak: register untuk maksud itu di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dibawah No.2804/1991, (iii) dengan pola pendapatan konsumen.
- Pajak penghasilan badan 449.125 diumumkan dalam Tambahan No.1011 dari BNRI No. 21 tanggal 13 Maret 1992, nama Perseroan Berdasarkan Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia periode Agustus 2025 yang diterbitkan
- Pajak lain-lain 89.577 diubah dari semula bernama “PT Mitrapusaka Artha Finance” menjadi “PT Federal International oleh OJK, jumlah perusahaan pembiayaan di Indonesia tercatat sebanyak 146 perusahaan per 31
538.702 Aset Agustus 2025. Dari sisi aset, Perseroan masuk dalam kelompok perusahaan pembiayaan beraset
Finance”.
Utang lain-lain: Rincian jumlah aset Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dapat dilihat di atas Rp5 triliun. Jumlah aset Perseroan per akhir bulan Agustus 2025 sebesar Rp49,9 triliun
- Pihak ketiga 24.681 pada tabel sebagai berikut: Struktur permodalan dan kepemilikan saham Perseroan berdasarkan Akta Pendirian, sebagai atau sekitar 8,5% dari jumlah keseluruhan aset yang ada di industri pembiayaan (Jumlah Aset
- Pihak berelasi 27.776 berikut: Seluruh Perusahaan Pembiayaan berdasarkan Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia per
52.457 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Agustus 2025: Rp584,4 triliun).
31 Desember Nilai Nominal Rp100.000,- Per Saham
Liabilitas sewa: KETERANGAN Keterangan Per Januari 2026, Perseroan masih mempertahankan posisinya sebagai pemimpin industri
2025 2024 Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal (Rp) %
- Pihak ketiga 110.745 pembiayaan, khususnya pada segmen pembiayaan kendaraan roda dua. Berdasarkan data
ASET Modal Dasar 100.000 10.000.000.000
- Pihak berelasi 54.333 Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Perseroan mencatatkan pangsa pasar
Kas dan setara kas Pemegang Saham
165.078 sebesar 41,2% pada segmen tersebut, yang menegaskan posisi dominan di tengah persaingan
- Pihak ketiga 344.578 303.968 1. PT Mitra Pinasthika Mustika 10.000 1.000.000.000 50,00
Liabilitas derivatif 25.954 industri yang semakin kompetitif.
2. PT Triasmitra Senasatria 6.000 600.000.000 30,00
- Pihak berelasi 53.274 212
Pinjaman 24.729.091
Piutang pembiayaan konsumen - setelah dikurangi penyisihan kerugian penurunan
3. PT Bank Perkembangan Asia 3.000 300.000.000 15,00 Sejalan dengan capaian tersebut, FIFGROUP optimis dapat mempertahankan kepemimpinan
nilai 46.958.874 39.902.300
4. PT PT Graha Paramasuka 1.000 100.000.000 5,00 di industri pembiayaan, memperkuat hubungan dengan pelanggan, serta menangkap peluang
Surat berharga yang diterbitkan: Jumlah Modal Ditempatkan & Disetor Penuh 20.000 2.000.000.000 100,00
Aset yang diperoleh untuk ijarah - setelah dikurangi akumulasi penyusutan 2.543.642 3.681.599 pertumbuhan baru di tengah dinamika pasar yang semakin kompetitif pada tahun 2026.
- Obligasi 10.273.447 Saham Dalam Portepel 80.000 8.000.000.000
Piutang lain-lain - setelah dikurangi penyisihan kerugian kerugian penurunan nilai: STRATEGI PEMASARAN
Liabilitas imbalan kerja 363.795 - Pihak ketiga 174.896 182.892 Pada tanggal Prospektus diterbitkan, anggaran dasar Perseroan yang dimuat dalam Akta Pendirian Perseroan dalam mengembangkan usaha memperluas kredit sepeda motor, mengacu pada prinsip
JUMLAH LIABILITAS 37.439.667 - Pihak berelasi 219.071 167.719 dan Akta No. 58/1991 telah beberapa kali diubah, dimana perubahan anggaran dasar Perseroan 5P (Product, Pricing, Promotion, Place dan Public Relation).
Keterangan lebih lengkap mengenai Pernyataan Utang dapat dilihat pada Bab IV Prospektus. Beban dibayar dimuka:
terakhir adalah sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Product
- Pihak ketiga 175.382 130.676
Saham PT Federal International Finance No. 76 tanggal 22 Maret 2017 yang dibuat di hadapan Perseroan menyediakan fasilitas kredit yang fleksibel melalui diversifikasi produk yang disesuaikan
IKHTISAR DATA KEUANGAN - Pihak berelasi 365 666
Klaim atas restitusi pajak 7.680 11.844 Linda Herawati, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima Menteri dengan kebutuhan dan kemampuan konsumen. Produk tersebut berasal dari berbagai lini bisnis,
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini Aset derivatif 148.858 197.590 Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan antara lain pembiayaan sepeda motor baru merek Honda (FIFASTRA), pembiayaan multiguna
bersama dengan laporan keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan tersebut Investasi pada entitas asosiasi 63.312 37.257 Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0122914 tanggal 31 Maret 2017; (DANASTRA), consumer financing (SPEKTRA), pembiayaan syariah (AMITRA), serta pembiayaan
yang tercantum dalam Prospektus. Investor juga harus membaca Bab VI Prospektus yang berjudul Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan 631.629 567.479 produktif (FINATRA).
(ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0042529.AH.01.11.Tahun 2017 pada tanggal
Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen. Aset hak-guna - setelah dikurangi akumulasi penyusutan 316.010 288.070 Pengembangan produk dilakukan secara berkelanjutan melalui pendekatan segmented
31 Maret 2017 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia; (iii) diumumkan
Ikhtisar data keuangan penting yang disajikan dibawah ini diambil dari laporan posisi keuangan JUMLAH ASET 51.877.739 45.681.211 dan penguatan value proposition, dengan memastikan keselarasan antara strategi produk,
dalam Tambahan No.2588/L dari BNRI No.69 tanggal 28 Agustus 2019 (selanjutnya disebut kualitas portofolio, dan risk appetite Perseroan untuk mendukung pertumbuhan yang sehat dan
Perseroan yang telah diaudit pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 serta laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain dan laporan arus kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada Perbandingan Jumlah Aset pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 “Akta No.76/2017”, berdasarkan mana seluruh pemegang saham Perseroan telah mengambil berkelanjutan.
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 beserta catatan atas laporan keuangan tersebut. Posisi Jumlah Aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp51.877.739 keputusan sebagai pengganti RUPS sebagaimana termaktub dalam Surat Keputusan Pemegang Pricing
Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 juta, meningkat sebesar Rp6.196.528 juta atau 13,56% dari Rp45.681.211 juta pada tanggal Saham PT Federal International Finance No. 001/KPS-FIF/2017 tanggal 24 Februari 2017, telah Perseroan menetapkan kebijakan harga dengan menerapkan prinsip risk-based pricing yang
Desember 2025 dan 2024 yang terdapat di bagian lain prospektus, telah disusun oleh Manajemen 31 Desember 2024. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan pada piutang pembiayaan menyetujui perubahan Pasal 12 anggaran dasar Perseroan mengenai Tugas dan Wewenang mempertimbangkan profil risiko dan competitive landscape pada setiap titik jaringan, guna
Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia dan peraturan Nomor VIII.G.7 konsumen Perseroan, seiring dengan meningkatnya penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh Direksi Perseroan. memastikan daya saing harga tetap terjaga serta profitabilitas Perseroan tetap optimal dan
tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. Perseroan. STRUKTUR PERMODALAN DAN PEMEGANG SAHAM berkelanjutan.
Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal Liabilitas Promotion
Struktur permodalan, susunan pemegang saham serta komposisi kepemilikan saham Perseroan
31 Desember 2025 dan 2024 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma Perseroan memfokuskan strategi pada dua kelompok utama, yaitu partner dan end user. Promosi
Rincian jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dapat dilihat pada tanggal Prospektus diterbitkan, merupakan struktur permodalan, susunan pemegang saham
anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan kepada partner diarahkan untuk memperkuat loyalitas dan produktivitas melalui skema insentif,
pada tabel sebagai berikut: serta komposisi kepemilikan saham Perseroan yang terakhir, tidak terdapat perubahan selama 2
opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali dengan Nomor 00949/2.1457/ program reward, joint campaign, serta dukungan pemasaran bersama. Sementara itu, promosi
AU.1/09/2087-2/1/V/2026 tertanggal 25 Mei 2026 yang ditandatangani oleh Hendra Setiadi, CPA (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian Persyaratan Pendaftaran. Dengan demikian Struktur kepada konsumen dilakukan melalui pameran, program promo pembiayaan, campaign digital,
(Registrasi Akuntan Publik No. AP. 2087). 31 Desember permodalan, susunan pemegang saham serta komposisi kepemilikan saham Perseroan yang serta aktivitas brand engagement guna meningkatkan akuisisi sekaligus mendorong retensi dan
KETERANGAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN 2025 2024 terakhir, sebagaimana yang termaktub dalam Akta Berita Acara PT Federal International Finance repeat order. Pendekatan dual-focus ini memungkinkan perseroan menjaga keseimbangan antara
LIABILITAS No. 89 tanggal 10 Oktober 1997, dibuat oleh Buntario Tigris Darmawa Ng, S.H., pengganti penguatan channel dan peningkatan demand langsung dari pasar.
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Utang penyalur kendaraan:
31 Desember
dari Rachmat Santoso, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Place
Keterangan - Pihak ketiga 116.992 164.387
2025 2024 Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-11368.HT.01.04- Perseroan melakukan perluasan jaringan secara selektif dengan mempertimbangkan potensi
- Pihak berelasi 12.840 5.952
Jumlah Aset 51.877.739 45.681.211 Utang premi asuransi: TH.97 tanggal 31 Oktober 1997; (ii) dilaporkan kepada serta telah diterima dan dicatat oleh ekonomi wilayah, potensi pasar, serta profil risiko. Selain penguatan jaringan fisik, Perseroan
Jumlah Liabilitas 37.439.667 33.505.498 - Pihak berelasi 585.445 505.821 Menteri Kehakiman Republik Indonesia Direktur Perdata Departemen Kehakiman Republik juga mengembangkan channel digital untuk mendukung seamless financing journey. Strategi ini
Jumlah Ekuitas 14.438.072 12.175.713 Akrual 575.866 533.044 Indonesia pada tanggal 31 Oktober 1997 di bawah No. C2-HT.01.04.A-23617; (iii) didaftarkan bertujuan untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan sekaligus memberikan kemudahan bagi
Utang pajak: konsumen dalam proses pengajuan maupun pembayaran angsuran.
pada tanggal 19 Nopember 1997 dalam Daftar Perusahaan dengan No. TDP 09031820801 di
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF - Pajak penghasilan badan 449.125 335.051 Public Relation
Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Selatan No. 664.01/BH.09.03/XI/1997; dan (iv)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) - Pajak lain-lain 89.577 73.977 Public Relations difokuskan pada penguatan reputasi dan kredibilitas Perseroan melalui
diumumkan dalam Tambahan No. 891 dari BNRI No. 12 tanggal 10 Pebruari 1998 juncto Akta
31 Desember Utang lain-lain: komunikasi kinerja yang transparan, pengelolaan hubungan yang proaktif dengan media dan
Keterangan - Pihak ketiga 24.681 18.072 Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT Federal International Finance No. 4 tanggal 6
2025 2024 regulator, serta peningkatan literasi keuangan masyarakat. Strategi komunikasi ini diarahkan untuk
Jumlah Penghasilan 13.514.572 12.153.904 - Pihak berelasi 27.776 55.455 Januari 2006, dibuat di hadapan Sudiono Abady, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah: (i) dilaporkan membangun brand trust, memperkuat stakeholder confidence, dan membangun loyalitas jangka
Jumlah Beban (7.561.068) (6.482.517) Liabilitas sewa: kepada dan diterima serta dicatat dalam Database Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi panjang yang berkelanjutan.
Laba Bersih 4.632.629 4.415.534 - Pihak ketiga 110.745 98.745 Hukum Umum Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada tanggal Keunggulan Teknologi Informasi
Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan, Setelah Pajak (116.270) (16.317) - Pihak berelasi 54.333 39.811 19 Januari 2006 sebagaimana ternyata dari bukti Penerimaan Laporan No. C-01609 HT.01.04.
Liabilitas derivatif 25.954 6.398 Perseroan memandang teknologi digital sebagai kunci utama untuk memberikan layanan yang
Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan, Setelah Pajak 4.516.359 4.399.217 TH.2006; (ii) didaftarkan pada tanggal 10 Maret 2006 dalam Daftar Perusahaan dengan No.
Pinjaman 24.729.091 22.736.202 cepat, mudah, dan transparan bagi konsumen. Melalui pengembangan ekosistem digital seperti
LAPORAN ARUS KAS Surat berharga yang diterbitkan: TDP 09.01.1.65.11311 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Utara No. Agenda 354/ aplikasi FIFGROUP Mobile Customer (FIFGO), dan seluruh proses layanan kini terintegrasi secara
- Obligasi 10.273.447 8.620.483 BH.09.01/III/2006; dan (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 337 dari BNRI No. 25 tanggal 28 aman dari awal hingga akhir.
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Liabilitas imbalan kerja 363.795 312.100 Maret 2006 yakni sebagai berikut: Keamanan data konsumen merupakan prioritas tertinggi yang dijamin melalui penerapan standar
31 Desember JUMLAH LIABILITAS 37.439.667 33.505.498 internasional ISO 27001:2022 dan kepatuhan penuh terhadap Undang-Undang Perlindungan Data
Keterangan
2025 % 2024 Nilai Nominal Rp1.000,- per saham Pribadi (UU PDP). Perseroan menerapkan sistem perlindungan data berlapis serta melakukan
Keterangan %
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi (594.101) (72,58) (2.166.579) Perbandingan Jumlah Liabilitas pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal (Rp)
audit keamanan secara rutin untuk menangkal berbagai ancaman siber. Selain itu, Perseroan
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (521.235) 7,32 (485.684) Modal Dasar 300.000.000 300.000.000.000,-
Posisi Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp37.439.667 memiliki fasilitas cadangan data (backup) dan pusat pemulihan bencana (Disaster Recovery
Arus kas diperoleh dari aktivitas pendanaan 1.209.837 (48,40) 2.344.712 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
juta, mengalami kenaikan sebesar Rp3.934.169 juta atau 11,74% dari Rp33.505.498 juta pada Center) yang selalu siap siaga guna memastikan layanan tetap berjalan stabil tanpa gangguan
- PT Astra International Tbk 279.999.900 279.999.900.000,- 99,99996
tanggal 31 Desember 2024. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh pos pinjaman Perseroan, seiring dalam situasi darurat sekalipun.
RASIO KEUANGAN - PT Arya Kharisma 100 100.000,- 0,00004
dengan meningkatnya kebutuhan untuk penyaluran piutang pembiayaan. Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 280.000.000 280.000.000.000,- 100,00000 Untuk memberikan nilai tambah bagi konsumen, Perseroan terus berinovasi dengan memanfaatkan
Keterangan
31 Desember
Ekuitas Saham Dalam Portepel 20.000.000 20.000.000.000,- teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan otomatisasi guna mempercepat proses
2025 2024 kerja serta meningkatkan akurasi analisis risiko. Seluruh pengelolaan teknologi ini dijalankan
Return on Asset - ROA (%)1) 11,48 12,42 Ekuitas Perseroan terdiri dari modal saham, cadangan lindung nilai arus kas serta saldo laba. PENGURUS DAN PENGAWASAN dengan tata kelola yang ketat sesuai regulasi OJK, yaitu POJK No. 4/POJK.05/2021 mengenai
Return on Equity - ROE (%)1) 32,09 36,27 Rincian jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dapat dilihat penerapan manajemen risiko dalam penggunaan teknologi informasi oleh Lembaga Jasa
Pada tanggal Prospektus diterbitkan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
Jumlah liabilitas / jumlah aset (x) 0,72 0,73 pada tabel sebagai berikut: Keuangan Non-Bank. Hal ini dilakukan demi memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh
Jumlah liabilitas / jumlah ekuitas (x) 2,59 2,75 yang terakhir adalah sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Federal
pemangku kepentingan. Dengan fondasi teknologi yang kokoh dan aman, Perseroan berkomitmen
Jumlah ekuitas / jumlah modal disetor (x) 51,56 43,38 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) International Finance No. 33 tanggal 31 Maret 2026, dibuat di hadapan Esther Pascalia Ery Jovina,
31 Desember
untuk terus menjadi pelopor layanan pembiayaan digital yang terpercaya di Indonesia.
Laba bersih / jumlah pendapatan (x) 0,34 0,36 KETERANGAN S.H., Notaris di Jakarta Pusat, dan telah: (i) diberitahukan dan diterima serta dicatat dalam Sistem
2025 2024 Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari
Gearing ratio2) (x) 2,42 2,58
EKUITAS
LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Financing to Asset (%) 90,52 87,18 Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0194186
Non Performing Financing – Net (%) 0,29 0,02 Modal saham
tanggal 02 April 2026; dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0073852.AH.01.11. Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam Penawaran Umum ini adalah
Interest Coverage Ratio (x) 3,61 3,94 Modal dasar sebagai berikut:
Modal ditempatkan dan disetor penuh 280.000 280.000
Tahun 2026 pada tanggal 02 April 2026 (selanjutnya disebut “Akta No. 33/2026”).
Debt-Service Coverage Ratio (x) 0,36 0,41
Tambahan modal disetor - divestasi entitas pengendali 36.020 36.020 Dengan demikian, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang sedang Wali Amanat : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Keterangan: Konsultan Hukum : Thamrin & Rekan (TR&Co.)
1) Berdasarkan SEOJK Nomor 11/SEOJK.05/2020, perhitungan ROA mengacu pada Laba Rugi sebelum Pajak dan untuk ROE
Cadangan lindung nilai arus kas (131.254) (5.566) menjabat pada Prospektus diterbitkan adalah sebagai berikut:
mengacu pada Laba Bersih Setelah Pajak. Saldo laba: Dewan Komisaris Kantor Akuntan Publik : KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC)
2) jumlah kewajiban yang mengandung beban bunga (pinjaman dan surat berharga yang diterbitkan) dibandingkan dengan - Sudah ditentukan penggunaannya 13.100 12.100 Notaris : Fathiah Helmi, S.H
ekuitas Perseroan. - Belum ditentukan penggunaanya 14.240.206 11.853.159 Presiden Komisaris : Siswadi Lembaga Pemeringkat : PT Fitch Ratings Indonesia (PT FITCH)
JUMLAH EKUITAS 14.438.072 12.175.713 Komisaris : Thomas Junaidi Alim. W
RASIO KEUANGAN YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN UTANG TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE
Komisaris Independen : R. Nunu Soetjahja Noegroho
Perbandingan Jumlah Ekuitas pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Selengkapnya tentang Tata Cara Pemesanan Obligasi Keberlanjutan Orange dapat dilihat pada
Rasio yang dipersyaratkan 31 Desember 2025 Komisaris Independen : Margono Tanuwijaya
Debt to Equity Ratio (x) Maksimum 10:1 2,59 Posisi jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp14.438.072 Bab XIV Prospektus.
Direksi
Gearing Ratio (x) Maksimum 10x 2,42 juta, meningkat sebesar Rp2.262.359 juta atau 18,58% dari posisi pada tanggal 31 Desember 2024
Piutang Pembiayaan/Total Aset (%) Minimum 40% 90,52 sebesar Rp12.175.713 juta. Peningkatan ini disebabkan karena meningkatnya saldo laba tahun Presiden Direktur : Indra Gunawan PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN
Non Performing Financing – Net (%) Maksimum 5% 0,29 berjalan dan saldo laba ditahan. Direktur : Setia Budi PEMBELIAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN ORANGE
Imbal Hasil Atas Aset Direktur : Daniel Hartono Prospektus dan FPPO dapat diperoleh mulai tanggal 23 Juni 2026 sampai dengan 25 Juni 2026
Perseroan telah mememenuhi rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam perjanjian utang.
Tingkat imbal hasil atas aset menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba Direktur : Julius Julianto Kusdinar pada pukul 09.00 – 16.00 WIB, pada kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Keberlanjutan
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN sbelum pajak penghasilan dari aset yang dimiliki Perseroan, yang diukur dari perbandingan antara Direktur : Sri Harjati Orange dan Penjamin Emisi Obligasi Keberlanjutan Orange dan/atau melalui e-mail sebagai
laba sebelum pajak penghasilan dengan jumlah aset yang dimiliki Perseroan. Tingkat imbal hasil Direktur : Santi berikut:
Analisis dan pembahasan oleh manajemen atas kondisi keuangan serta hasil operasional
Perseroan dalam bab ini harus dibaca bersama-sama dengan ikhtisar data keuangan penting dan atas aset pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar 11,48% serta untuk tahun yang berakhir pada Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut di atas diangkat untuk masa PENJAMIN PELAKSANA EMISI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI KEBERLANJUTAN
laporan keuangan Perseroan yang telah diaudit, beserta catatan atas laporan keuangan tersebut. tanggal 31 Desember 2024 adalah 12,42%. ORANGE
jabatan terhitung sejak ditutupnya rapat tanggal 12 Maret 2026 sampai dengan penutupan RUPS
Informasi keuangan yang disajikan dibawah ini diambil dari laporan posisi keuangan Perseroan Imbal Hasil Atas Ekuitas Tahunan Perseroan Tahun 2028, kecuali untuk: (i) Bapak Siswadi (Presiden Komisaris); (ii) Bapak PT BRI Danareksa Sekuritas PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
yang telah diaudit pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 serta laporan laba rugi dan Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba bersih Indra Gunawan (Presiden Direktur); (iii) Bapak Julius Julianto Kusdinar (Direktur) dan (iv) Ibu Santi
penghasilan komprehensif lain dan laporan arus kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal Gedung BRI II, Lantai 23 DBS Bank Tower
dari ekuitas yang ditanamkan, yang diukur dari perbandingan antara laba bersih dengan jumlah (Direktur), semuanya baru akan terhitung masing-masing sejak tanggal surat pernyataan lulus uji Jl. Jend. Sudirman Kav. 44 – 46 Ciputra World 1, Lt 32
31 Desember 2025 dan 2024 beserta catatan atas laporan keuangan tersebut. ekuitas. Tingkat imbal hasil ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar 32,09% penilaian kemampuan dari Otoritas Jasa Keuangan dikeluarkan sampai dengan penutupan RUPS Jakarta 10210 Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta 12940
Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah 36,27%. Tahunan Perseroan Tahun 2028. Telepon: (021) 5091 4100, Faksimili: (021) 2520 990 Telepon: (021) 3003 4900, Faksimili: (021) 3003 4944
Desember 2025 dan 2024 yang terdapat di bagian lain prospektus, telah disusun oleh Manajemen Solvabilitas Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut di atas telah memenuhi www.bridanareksasekuritas.co.id Surel: corporate.finance@dbs.com
Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia dan peraturan Nomor VIII.G.7 Solvabilitas adalah kemampuan Perseroan untuk membayar kembali kewajiban pinjaman jangka Surel: ib-group1@bridanareksasekuritas.co.id dan
persyaratan sebagai anggota Direksi dan Dewan Komisaris pada saat diangkat dan selama
tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. pendek maupun jangka panjang yang mengandung beban bunga (interest bearing). Salah satu debtcapitalmarket@bridanareksasekuritas.co.id
menjabat sebagaimana diatur dalam POJK No. 33/2014.
Laporan keuangan Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal pengukur solvabilitas ini adalah rasio kewajiban yang mengandung beban bunga terhadap ekuitas
31 Desember 2025 dan 2024 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma Selanjutnya, para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi ketentuan PT Indo Premier Sekuritas PT Mandiri Sekuritas
(gearing ratio) atau tingkat perbandingan kewajiban yang mengandung beban bunga dengan mengenai rangkap jabatan sebagaimana diatur dalam Pasal 20 dan Pasal 40 Peraturan OJK No. 48
anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan Pacific Century Place Menara Mandiri I, lt. 24-25
ekuitas. Rasio tersebut pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 sebesar 2,42 kali serta untuk
opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali dengan Nomor 00949/2.1457/ Tahun 2024 tanggal 31 Desember 2024 tentang Tata Kelola Yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan, 16/F, SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman No. 54-55, Jakarta 12910
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar 2,58 kali.
AU.1/09/2087-2/1/V/2026 tertanggal 25 Mei 2026 yang ditandatangani oleh Hendra Setiadi, CPA Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, Dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya. Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta Selatan 12190 Telepon: (021) 526 3445, Faksimili: (021) 527 5701
(Registrasi Akuntan Publik No. AP. 2087). Likuiditas dan Sumber Pendanaan
KEGIATAN USAHA Telepon: (021) 5088 7168, Faksimili: (021) 5088 7167 Situs Web: www.mandirisekuritas.co.id
a. Analisa Kinerja Keuangan Likuiditas dalam Perseroan pembiayaan merupakan gambaran dan kemampuan Perseroan dalam Situs Web: www.indopremier.com Surel: divisi-fi@mandirisekuritas.co.id
Sesuai dengan izin yang dimiliki, Perseroan dapat melakukan berbagai jenis pembiayaan antara
hal mengelola perputaran arus kas dalam jangka pendek, yang terdiri dari arus kas masuk (cash Surel: corfin@ipc.co.id, Up: Divisi Investment Banking
Jumlah Penghasilan lain sewa guna usaha, pembiayaan anjak piutang dan pembiayaan konsumen. Pada awal
inflow) ataupun arus kas keluar (cash outflow).
Penghasilan Perseroan berasal dari penghasilan pembiayaan konsumen, penghasilan bunga dan usahanya, Perseroan melakukan berbagai macam pembiayaan, termasuk leasing dan factoring. PT Mega Capital Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
denda, penghasilan ijarah - bersih dan penghasilan lain-lain untuk tanggal dan tahun-tahun yang Arus kas masuk Perseroan yang utama diperoleh dari penerimaan kas dari konsumen, pinjaman
Setelah krisis moneter yang melanda Indonesia sejak tahun 1997 yang berdampak negatif pada Menara Bank Mega Lt.2 Gedung Artha Graha Lt. 18 dan 19
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dengan rincian sebagai berikut: bank dan/atau penerbitan surat berharga dan penerimaan fasilitas pembiayaan bersama dengan
sektor keuangan, termasuk sektor pembiayaan, Perseroan memutuskan untuk fokus pada satu Jl. Kapten Tendean Kav. 12-14A, Jakarta 12790 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
bank. Arus kas keluar Perseroan yang utama adalah untuk membayar utang kepada penyalur
sektor pembiayaan yaitu pembiayaan konsumen untuk kepemilikan sepeda motor. Telepon: (021) 7917 5599, Faksimili: (021) 7917 5983 Telepon: (021) 2924 9088, Faksimili: (021) 2924 9150
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lainnya) kendaraan, membayar utang atas pinjaman bank dan/atau pelunasan utang surat berharga baik
31 Desember pokok maupun bunga serta membayar angsuran yang menjadi porsi dari pembiayaan bersama OPERASIONAL Surel: fit@megasekuritas.id www.trimegah.com, Surel: fit@trimegah.com
Keterangan
2025 % 2024
dengan bank. Perseroan mengelola likuiditasnya melalui kebijakan keuangan yang terpusat dan Aktivitas pemasaran, penerimaan aplikasi, scoring pelanggan, persetujuan kredit, penerimaan
Penghasilan pembiayaan konsumen 10.887.090 14,61 9.499.097
konsisten khususnya dalam hal penyelarasan waktu antara sumber pendanaan dengan piutang pembayaran oleh pelanggan (collecting), pemeliharaan piutang (account receivable maintenance) SETIAP CALON INVESTOR DIHIMBAU UNTUK MEMBACA KETERANGAN
Penghasilan ijarah - bersih 2.402.505 (1,93) 2.449.745
pembiayaan konsumen. sampai ke penyelesaian kredit bermasalah (remedial) dan penjualan kembali unit titip jual
Penghasilan bunga dan denda 203.110 11,73 181.794 LEBIH LANJUT MENGENAI PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI
Penghasilan lain-lain 21.867 (6,02) 23.268 Berikut ini rincian arus kas Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember (remarketing) dilakukan oleh kantor cabang. Sedangkan pembayaran ke Dealer dilakukan oleh
Jumlah Penghasilan 13.514.572 11,20 12.153.904 2025 dan 2024: kantor pusat. YANG TERSAJI DALAM PROSPEKTUS
Names mentioned 68 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Asuransi Astra Buana
p.1
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1 ×3
unresolved
org
PT FITCH RATINGS INDONESIA
p.1 ×2
unresolved
org
PT BRI DANAREKSA SEKURITAS
p.1 ×2
unresolved
org
PT DBS VICKERS SEKURITAS
p.1
unresolved
org
PT INDO PREMIER SEKURITAS
p.1 ×2
unresolved
org
INDONESIA TBK
p.1
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.1
unresolved
org
Bank BCA
p.2
unresolved
org
Rintis
p.2 ×5
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.2 ×5
unresolved
person
Hendra Setiadi
p.2 ×4
unresolved
person
Rukmasanti Hardjasatya
p.2 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik
p.2
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
p.2 ×2
unresolved
org
PT. Mitrapusaka
p.2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.2 ×3
unresolved
org
PT Mitrapusaka Artha Finance
p.2
unresolved
org
PT Federal International
p.2
unresolved
org
PT Triasmitra Senasatria
p.2
unresolved
org
PT Bank Perkembangan Asia
p.2
unresolved
org
PT Graha Paramasuka
p.2
unresolved
—
Beban dibayar dimuka:
p.2
unresolved
person
Linda Herawati
p.2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.2
unresolved
—
Prospektus diterbitkan, merupakan struktur permodalan, susunan
p.2
unresolved
person
Buntario Tigris Darmawa Ng
p.2
unresolved
—
Utang penyalur kendaraan:
p.2
unresolved
person
Rachmat Santoso
p.2
unresolved
person
Menteri Kehakiman
· Direktur
p.2
unresolved
—
konsumen dalam proses pengajuan maupun pembayaran angsuran.
p.2
unresolved
person
Sudiono Abady
· Notaris
p.2
unresolved
org
Direktorat Jenderal Administrasi
p.2
unresolved
org
Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.2
unresolved
org
PT Arya Kharisma
p.2
unresolved
org
PT Federal
p.2
unresolved
org
Kementerian Hukum Republik Indonesia
p.2
unresolved
org
Thamrin & Rekan
p.2
unresolved
person
Kantor Akuntan Publik
· Komisaris
p.2
unresolved
person
Fathiah Helmi
p.2
unresolved
org
PT FITCH
p.2
unresolved
person
Imbal Hasil Atas Aset
· Direktur
p.2
unresolved
org
PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
p.2
unresolved
person
Julius Julianto Kusdinar
p.2
unresolved
person
Santi
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.