Skip to content
Back to announcement

20240830_JSMR_Public Expose_31720241_lamp4.pdf

Other Text extracted JSMR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 12

Page 1 OCR 0.946
Laporan Pelaksanaan Public Expose Live 2024
PT Jasa Marga (Persero) Tbk

Deskripsi Umum
Publix Expose Jasa Marga 2024

Hari/Tanggal 1 Rabu, 28 Agustus 2024
Waktu 1. 09:00 — 10:00 WIB
Tempat 1 Public Expose Live 2024

Informasi Jadwal Pubex Live 2024 dan pendaftaran peserta di website
https://pubex.idxchannel.com/

Manajemen Perseroan yang Hadir
1. Pramitha Wulanjani — Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
2. M. Agus Setiawan — Direktur Pengembangan Usaha
3. Reza Febriano — Direktur Bisnis
4. Nixon Sitorus — Corporate Secretary
5. Haning Pangastuty — Corporate Finance and Investor Relations Senior Group Head
6. Putri Nadya — Investor Relations
A
1

cara Public Expose
. Sesi Presentasi Public Expose
Registered & Attended: 170 & 158

2. Sesi Konferensi Pers (Press Conference)
Registered & Attended: 11

Sesi Presentasi

Presentasi disampaikan oleh Putri Nadya selaku Investor Relation, didampingi oleh
Pramitha Wulanjani selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, M. Agus
Setiawan selaku Direktur Pengembangan Usaha M. Agus Setiawan, Reza Febriano
selaku Direktur Bisnis Reza Febriano: Nixon Sitorus selaku Corporate Secretary and
Chief Administration Office, Corporate Finance and Investor Relations Senior Group
Head Haning Pangastuty dengan moderator Fajar Wayong dari IDX Channel. Pada
kesempatan tersebut dipaparkan tentang perkembangan terkini PT Jasa Marga
(Persero) Tbk (Jasa Marga atau Perseroan).

Secara garis besar paparan yang telah disampaikan merupakan profil, inisiatif strategis,
dan pencapaian kinerja dari Perseroan yang telah dilakukan di sepanjang semester 1
2024 serta target yang direncanakan oleh Jasa Marga hingga akhir tahun ini.

Jasa Marga merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang
pengoperasian jalan tol di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 45 tahun dan telah
terdaftar pada Bursa Efek Indonesia sejak 12 November 2007 dengan struktur
pemegang saham 7076 dimiliki oleh Negara Republik Indonesia melalui Kementerian
BUMN dan 3076 dimiliki oleh publik. Selain itu juga, pada tahun ini Jasa Marga
memperoleh peringkat kredit sAA/Stable dari Pefindo.

Halaman 1 dari 12

AKHLAK - Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 2 OCR 0.955
Jasa Marga memiliki 3 lini bisnis yakni lini bisnis konsesi jalan tol, lini bisnis
pengoperasian jalan tol dan lini bisnis prospektif. Pada bisnis konsesi jalan tol, Jasa
Marga saat ini memiliki 36 konsesi jalan tol yang dioperasikan baik di level induk, anak
Perusahaan dan sub holding Jasa Marga yakni PT Jasamarga Transjawa Tol. Jalan tol
Jasa Marga terdiri dari 13 jalan tol lama yang konsesinya sudah kita dapatkan sejak
tahun 2004 dan 23 jalan tol baru di bawah pengelolaan anak perusahaan jalan tol.
Selanjutnya, Jasa Marga memiliki 3 anak perusahaan lainnya yang bergerak di bidang
layanan pengoperasian jalan tol, PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) telah
menyediakan layanan pengoperasian jalan tol untuk 1.446 km jalan tol di Indonesia,
tidak hanya jalan tol yang dimiliki oleh Jasa Marga namun juga jalan tol milik Badan
Usaha Jalan Tol lain. Dalam bidang preservasi jalan tol, Perseroan memiliki PT
Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) yang telah menyediakan layanan preservasi
untuk 1.111 km jalan tol di Indonesia. Pada lini bisnis prospektif, Perseroan memiliki 1
anak perusahaan yaitu PT Jasamarga Related Business yang melakukan pengelolaan
tempat istirahat dan pelayanan pengembangan di sekitar jalan tol.

Jalan tol Jasa Marga tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan sebagian besar jalan
tol Jasa Marga terletak di pulau Jawa (sekitar 854) dan sisanya berada di luar Jawa.
Wilayah operasional Jasa Marga terbagi menjadi 3 regional yakni Regional Metropolitan
untuk wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, Regional Transjawa yang diwakili oleh PT
Jasamarga Transjawa Tol (JTT) untuk wilayah Transjawa, dan Regional Nusantara
meliputi daerah seperti Bali, Medan, Balikpapan — Samarinda dan Manado — Bitung. Dari
36 konsesi jalan tol yang dimiliki jasa marga, masih terdapat 2 jalan tol yang beroperasi
sebagian dan 5 jalan tol dalam tahap konstruksi dan pembebasan lahan.

Industri jalan tol memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan industri
lainnya dengan sifat investasi jangka panjang dengan masa konsesi jalan tol bervariasi
dari 35 hingga 50 tahun. Tahap pertama dari siklus karakteristik industri jalan tol adalah
periode konstruksi yang biasanya memakan waktu 2-3 tahun untuk dibangun dengan
biaya investasi yang tinggi antara Rp250-450 miliar/km. Setelah periode konstruksi
selesai, jalan tol akan dioperasikan dan menghadapi periode arus kas negatif karena
belum memiliki pendapatan optimal tetapi harus membayar biaya bunga dan
pembayaran pokok, jika memungkinkan. Dibutuhkan dana untuk menutup defisiensi kas
selama 5 hingga 7 tahun jika terletak di area perkotaan dan 7-10 tahun jika terletak di
area pedesaan, dihitung sejak tahun pertama beroperasi. Periode pengembalian modal
setiap jalan tol juga bergantung pada lokasinya. Jalan tol yang terletak di area perkotaan
memakan waktu 15-20 tahun dan 20-25 tahun untuk jalan tol yang terletak di area
pedesaan. Tahap terakhir dari siklus ini adalah periode matang yang berlangsung hingga
akhir konsesi jalan tol. Pada fase ini, jalan tol akan menjadi penghasil kas yang stabil
karena perusahaan akan mendapatkan pendapatan optimal dan penuh keuntungan
karena fase pembayaran pinjaman sudah selesai.

Terkait skema pendanaan untuk semua proyek jalan tol yang dimilikinya, Jasa Marga
menggunakan skema 30” berasal dari penyertaan modal pemegang saham dan 70Y-
berasal dari pendanaan eksternal dalam hal ini perbankan maupun pasar modal. Jasa
Marga memperoleh konsesi jalan tol melalui 3 cara, yakni melalui tender, akuisisi, dan
pemrakarsa. Hampir seluruh proyek jalan tol Jasa Marga merupakan Proyek Strategi
Nasional yang diperoleh melalui tender.

Dari sisi regulasi, Jasa Marga dinaungi oleh dua kementerian yakni Kementerian BUMN
sebagai perwakilan pemegang saham dan Kementerian PUPR sebagai pengatur hal-hal
teknis terkait jalan tol seperti menerbitkan perjanjian konsesi, SPM, dan penyesuaian

Halaman 2 dari 12

AKHLAK - Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 3 OCR 0.954
tarif berkala. Regulasi dan lingkungan bisnis jalan tol mendukung dan kondusif bagi iklim
investasi di jalan tol.

Dalam hal pembebasan lahan, sejak Undang-Undang (UU) tentang pengadaan tanah
diimplementasikan sejak tahun 2016, proses pembebasan lahan meningkat secara
signifikan karena Pemerintah bertanggung jawab atas proses dan pembayaran
pembebasan lahan untuk proyek yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN)
dimana seluruh jalan tol Jasa Marga merupakan PSN. Kedua, seluruh proyek jalan tol
Jasa Marga adalah proyek yang layak secara komersil dengan tingkat pengembalian
proyek berkisar antara 12-13/b. Pemerintah juga dapat memberikan dukungan dalam
hal skema pendanaan untuk memastikan agar proyek jalan tol memiliki tingkat
pengembalian yang menarik. Ketiga, konsesi jalan tol yang didapatkan oleh Jasa Marga
merupakan kontrak jangka panjang dengan jangka waktu konsesi jalan tol berkisar
antara 35 — 50 tahun tergantung dari karakteristik, biaya investasi, dan lokasi proyek.

Selanjutnya, sesuai dengan UU tentang jalan, tarif jalan tol akan mendapatkan
penyesuaian setiap dua tahun yang disesuaikan dengan perhitungan inflasi regional.
Saat ini, seluruh transaksi pembayaran sudah menggunakan cashless transcation
dimana transaksi pembayaran menjadi lebih cepat dan nyaman untuk pengguna jalan
serta lebih efisien dari sisi biaya operasional. Berdasarkan Peraturan Kementerian
PUPR, seluruh jalan tol wajib memenuhi SPM jalan tol dengan dilakukan evaluasi setiap
6 bulan sekali untuk memastikan SPM terpenuhi dan sebagai salah satu syarat untuk
mendapatkan penyesuaian tarif tol.

Pengelolaan bisnis Jasa Marga juga didukung dengan jajaran manajemen, baik
komisaris dan juga direksi, memiliki pengalaman selama lebih dari 20 tahun di bidangnya
masing-masing yang tentunya mendukung pengembangan bisnis Perseroan dan juga
manajemen menjalankan bisnis Perseroan dengan Tata Kelola yang baik.

Di tahun 2024, pada lini bisnis konsesi jalan tol, sampai dengan 31 Juli 2024, Jasa Marga
tetap menjadi pemimpin di industri jalan tol di Indonesia dengan pangsa pasar sebesar
454 dilihat dari panjang jalan tol beroperasi di Indonesia, selain itu juga Perseroan telah
mengimplementasikan penyesuaian tarif di 7 ruas jalan tol yang dimiliki Perseroan. Dari
sisi pengoperasian jalan tol, Jasa Marga juga menguasai pangsa pasar pengoperasian
jalan tol melalui PT JMTO yang telah mengoperasikan 53” dari seluruh total jalan tol
beroperasi di Indonesia. Dalam bidang preservasi jalan tol juga Jasa Marga melalui PT
JMTM menyediakan jasa preservasi jalan tol untuk 4174 jalan tol beroperasi di Indonesia.
Sedangkan dari lini bisnis prospektif, Jasa Marga melakukan pengembangan Transit
Oriented Development (TOD) fase 2 dan 3 yaitu pembangunan Rumah Sakit Brawijaya
Taman Mini yang terintegrasi dengan Travoy Hub dan Stasiun LRT Taman Mini.

Dari aspek pengembangan usaha di lini bisnis konsesi jalan tol, Perseroan memiliki 1
proyek yang berlokasi di wilayah Jabodetabek, yakni ruas jalan tol Jakarta Cikampek II
Selatan. Saat ini, sedang dilakukan Pembangunan dalam 2 fase dimana fase 1 adalah
ruas Sukabungah-Sadang dengan progress konstruksi sudah sebesar 86,084 dan
ditargetkan bisa dioperasikan di tahun depan. Fase 2 adalah ruas Setu-Sukabungah
yang saat ini baru mulai dilakukan konstruksi. Adapun terdapat 4 proyek jalan tol pada
fase pembebasan lahan dan konstruksi yang seluruhnya berlokasi di pulau Jawa. Jalan
Tol Akses Patimban yang baru didapatkan di awal tahun 2023 saat masih dalam tahap
pembebasan lahan. Tiga proyek jalan tol lainnya yakni, ruas jalan tol Bawen-Jogja seksi
Yogyakarta-Banyurejo, ruas jalan tol Jogja-Solo seksi Kartasura-Klaten dan ruas jalan
tol Probolinggo Banyuwangi seksi Probolinggo-Besuki saat ini sudah memulai
konstruksinya dan ditargetkan dapat beroperasi di tahun 2025.

Halaman 3 dari 12

AKHLAK - Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 4 OCR 0.954
Sampai dengan saat ini, Jasa Marga terus meningkatkan kapabilitasnya terutama di
bidang inovasi berbasis teknologi pada sisi operasional dan preservasi jalan tol. Pada
bidang pengumpulan tol, Jasa Marga mengimplementasikan Automatic Vehicle
Classification (AVC), resi/struk digital dan Single-Lane Free Flow (SLFF) Let it Flo
dengan menggunakan teknologi RFID berbasis e-wallet yang diterapkan secara terbatas
di beberapa ruas jalan tol Perseroan. Pada bidang pelayanan lalu lintas, Jasa Marga
mengembangkan Intelligent Transportation System melalui penyediaan Jasa Marga
Tollroad Command Center (JMTC) sebagai pusat monitoring lalu lintas terintegrasi, dan
tentunya Masyarakat juga sudah familiar dengan one call center Jasa Marga di nomor
14080 yang juga dikelola oleh JMTC. Kemudian Jasamarga Integrated Digitalmap (JID)
sebagai dashboard pengendalian lalu lintas, dan aplikasi Travoy sebagai asisten
perjalanan di jalan tol.

Pada bidang preservasi jalan tol, Jasa Marga melakukan road assessment bekerja sama
dengan International Road Assessment Program (iRAP) untuk beberapa jalan tolnya
sebagai upaya untuk memastikan jalan tol Jasa Marga sesuai dengan standard
keselamatan berkendara secara internasional. Jasa Marga juga mengembangkan Jasa
Marga Integrated Maintenance Management System (JIMMS) sebagai monitoring
internal pemeliharaan jalan tol, pemanfaatan Early Warning System (EWS) untuk
pendeteksi genang air, dan Bridge Inspenction untuk membantu survei kondisi
jembatan, yang seluruhnya diharapkan dapat membantu Jasa Marga untuk
meningkatkan pelayanan pemeliharaan jalan tol untuk kepentingan pengguna jalan.

Di sisi human capital, Jasa Marga melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk
pengembangan kompetensi talent serta mengupayakan peningkatan keterkaitan
karyawan. Beberapa program-program human capital pada tahun 2024 yang telah
dilakukan yaitu menjaga komitmen dalam keberagaman gender dan inklusi generasi.
Salah satu KPI Perseroan adalah menjaga jumlah perwakilan perempuan yang saat ini
sudah mencapai 38,9” dan menjaga jumlah milenial di Perseroan yang saat ini sudah
ada di level 55,646 dari talenta yang ada. Pelaksanaan program beasiswa secara
berkesinambungan dari tahun ke tahun dan di tahun 2024, sudah dilakukan pemberian
beasiswa bagi karyawan Jasa Marga baik di dalam dan di luar negeri sebanyak 34 orang
serta mendukung Employee Well-being karyawan melalui Roadster Sportivo (Sport, Art,
Interest, Activity & Community) sebagai wadah kegiatan karyawan untuk mendorong
terciptanya karyawan yang sehat, aman, nyaman dan bahagia.

Selama tahun 2024, Jasa Marga juga memperoleh beberapa apresiasi dan penghargaan
diantaranya meraih apresiasi dari Kementerian Perhubungan atas Peran Aktif Perseroan
dalam Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2024, meraih Penghargaan 5” Corporate
Reputation Award 2024 Kategori Toll Operator dalam Ajang 5” Indonesia Public
Relations Summit 2024, meraih Gold Award Excellent dalam Ajang The Best Indonesia
Enterprise Risk Management Award VI 2024, 3 penghargaan dalam Ajang ESG Initiative
Awards 2024, meraih Best Brand Popularity, Best Commercial Reputation dalam Acara
The Iconomics BUMN Forum 2024, serta meraih 2 penghargaan dalam Ajang Top 100
Inspiring Women Award 2024.

Dari aspek kinerja keuangan, pada semester I tahun 2024, Jasa Marga berhasil
mencatatkan pertumbuhan pendapatan usaha di luar pendapatan konstruksi sebesar
30,49Yo dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan
yang signifikan ini dipengaruhi oleh konsolidasi kembali 3 ruas jalan tol yaitu jalan tol
Semarang-Batang (JSB), jalan tol Solo-Ngawi (JSN), dan jalan tol Ngawi-Kertosono
setelah melaksanakan skema opsi pembelian kembali Reksa Dana Penyertaan
Terbatas (RDPT) pada Juli 2023. Apabila dilakukan normalisasi atas kinerja pendapatan

Halaman 4 dari 12

AKHLAK — Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 5 OCR 0.939
usaha diluar konstruksi semester 1 tahun 2023 dengan menambahkan efek kinerja 3
ruas jalan tol tersebut, maka peningkatan pendapatan usaha diluar pendapatan
konstruksi Perserian meningkat sebesar 10,54” dibandingkan dengan periode yang
sama tahun sebelumnya. Begitu pula dalam hal EBITDA, pada semester I tahun 2024
EBITDA tumbuh 47,89Y4 dibandingkan dengan semester I tahun 2023, namun jika
dilakukan normalisasi perhitungan dari 3 ruas tol RDPT, maka peningkatan EBITDA
Perseroan mencapai 16,714.

Selain itu dari sisi laba bersih, pada Semester I tahun 2024, laba bersih Perseroan
meningkat menjadi 2,35 triliun rupiah atau sebesar 104,32”6 dibandingkan dengan
Semester I tahun 2023. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, yakn: penyesuaian tarif
jalan tol pada 21 ruas jalan tol di tahun 2023 dan juga 6 ruas jalan tol pada Semester |
tahun 2024: pelaksanaan opsi pembelian kembali RDPT pada Juli 2023 sehingga 3 ruas
jalan tol JSB, JSN dan JNK dikonsolidasikan kembali, dan adanya efek dari penyesuaian
atas penerapan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 72 tahun 2023 terkait
Penyusutan Harta Berwujud dan/atau Amortisasi Harta Tak Berwujud dimana
sebelumnya Perseroan awalnya menggunakan periode amortisasi 20 tahun untuk
sebagian aset jalan tolnya namun setelahnya Perseroan memiliki pilihan untuk
mencatatkan amortiasi berdasarkan masa manfaat atau sampai dengan akhir konsesi.
Perseroan melakukan penyesuaian untuk perhitungan amortisasi ruas tersebut yang
menyebabkan penambahan pencatatan Pendapatan Pajak Tangguhan sebesar 600,41
miliar rupiah yang berupa non-tunai. Apabila efek atas penyesuaian PMK 72/2023 ini
dikeluarkan dari perhitungan laba Bersih Perseroan, maka diperoleh nilai core profit
Perseroan sebesar Rp1,75 triliun rupiah pada Semester 1 tahun 2024, tumbuh 52,054
dibandingkan dengan Semester | tahun 2023.

Dilihat dari sisi rasio keuangan Perseroan, Jasa Marga dapat menjaga tingkat
kesehatannya mencakup dua covenant yang dipersyaratkan kreditur yakni Interest
Bearing Debt to Total Eguity (DER IDB) dan Interest Coverage Ratio (ICR). Dapat dilihat
bahwa DER IDB saat ini masih di level 1,67x dengan covenant maksimum 5x dan ICR
pada level 2,98x dengan covenant minimum 1,1x. Hal ini mencermikan bahwa
Perseroan selalu berkomitmen dalam menjaga keberlanjutan bisnisnya dan
menyeimbangkan pencapaian kinerja dengan ekspansi usaha.

Terkait target kinerja Perseroan di tahun 2024, pada aspek pengoperasian jalan tol, Jasa
Marga menargetkan untuk mengoperasikan ruas jalan tol Jogja-Solo Paket 1.1 yaitu
Kartasura-Klaten sepanjang 22,3 km di akhir triwulan III tahun 2024. Sementara, pada
aspek finansial, Perseroan optimis hingga akhir tahun akan tumbuh lebih dari 1746.
Manajemen Jasa Marga juga berkomitmen untuk menjaga peningkatan EBITDA tumbuh
lebih dari 1546 dan untuk EBITDA Margin di level 62-63Yo, dalam hal Gearing Ratio di-
maintain sekitar & 2,0x dan ICR di atas 2,0x.

Beragam inisiatif strategis dilakukan Jasa Marga secara berkelanjutan untuk
meningkatkan kinerja Perseroan di masa yang akan datang. Salah satu inisiatif strategis
Perseroan dalam memperkuat fundamentalnya, dimana prosesnya masih berlangsung
hingga saat ini yakni asset recycling dengan skema eguity financing di PT JTT. Adapun
rangkaian dari proses spin-off 13 ruas jalan tol Trans Jawa sepanjang 676 km ke
subholding PT JTT yang telah dirampungkan pada tahun 2022. Proses eguity financing
ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan dan keberlanjutan usaha
Perseroan.

Jasa Marga melalui anak usahanya yakni PT JMTO dan PT JMTM juga didorong untuk
melakukan ekspansi bisnis yang tercermin dari peningkatan pangsa pasar dari tahun ke
tahun. Didukung dengan pengembangan dan inovasi teknologi, diharapkan service

Halaman 5 dari 12

AKHLAK - Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 6 OCR 0.959
provider Jasa Marga dapat memberikan pelayanan optimal yang menjadi salah satu
faktor poin peningkatan daya saing dibandingkan dengan kompetitor lainnya.

Perseroan juga menjaga pemenuhan SPM agar sesuai dengan yang dipersyaratkan
oleh Pemerintah sehingga pengguna jalan tol tetap dapat berkendara dengan lancar,
aman, dan nyaman. Manajemen juga proaktif melakukan komunikasi dengan pihak
perbankan untuk menjaga tingkat bunga pinjaman di level induk maupun anak
perusahaan melalui refinancing dan penerbitan instrumen obligasi dengan mekanisme
Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) pada Juli 2024. Saat ini, Perseroan juga
melakukan pengendalian terhadap aktivitas konstruksi jalan tol baru dimana
pembangunan jalan tol dilakukan secara bertahap seperti yang sebelumnya telah kami
sampaikan sehingga pinjaman kredit investasi bisa lebih optimal dan sesuai dengan
tahapan penyelesaian konstruksi.

Halaman 6 dari 12

AKHLAK — Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 7 OCR 0.835
Dokumentasi Public Expose Live 2024

PUBLIC

P3 lp

Halaman 7 dari 12

AKHLAK — Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 8 OCR 0.952
Sesi Tanya Jawab dalam Public Expose Live 2024

Sesi I: Public Expose Live

1. Andrie Yosua Cornelius
Bagaimana progres untuk tol Japek II? Apakah sudah ada proyeksi
penyelesaian dan pengoperasiannya?

(Dijawab oleh Bapak Agus Setiawan)

Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan merupakan salah satu dari 5 jalan tol baru
yang sudah terdapat dalam portofolio JSMR. Saat ini dapat kami sampaikan bahwa
Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan sepanjang 64,00 km saat ini sedang
dalam proses pembebasan lahan dan konstruksi dengan status per minggu ke-2
Bulan Agustus 2024 adalah progres lahan bebas sebesar 78,226 dan konstruksi
sebesar 39,44”5. Namun secara lebih detail, rencananya JSMR akan menyelesaikan
konstruksi dari seksi 3 terlebih dahulu yaitu ruas Setu-Sukabungah sepanjang 23,5
km dan kami targetkan ruas ini dapat dioperasikan di tahun 2025.

2. I Made Sentana — Mergermarket
Apakah kedepan akan ada lagi asset recycling? Jika ada aset yang mana, dan
kapan diharapkan akan dilakukan?

(Dijawab oleh Bapak Reza Febriano)

Pada prinsipnya, Perseroan tetap terbuka terhadap berbagai peluang melakukan
asset recycling di berbagai proyek milik Jasa Marga, dengan tetap mempertahankan
posisi JSMR sebagai pemegang saham mayoritas. Langkah ini merupakan bagian
dari strategi optimalisasi aset yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah bagi
pemegang saham dan memastikan keberlanjutan bisnis perusahaan. Selain itu, hal
ini pun diharapkan dapat mendukung upaya Jasa Marga dalam memperkuat struktur
permodalan dan memaksimalkan potensi pertumbuhan di masa depan, selaras
dengan tetap menjaga komitmen Perseroan terhadap pelayanan optimal kepada
para pengguna jalan tol di Indonesia.

3. Romys — CNBC Indonesia
Terkait pembagian dividen untuk tahun buku 2024 payout ratio-nya di kisaran
berapa?

(Dijawab oleh Ibu Pramitha Wulanjani)

Untuk tahun buku 2024, manajemen Perseroan berkomitmen untuk dapat
mengusulkan kepada pemegang saham Dwi Warna atau Kementerian BUMN
dengan skenario lebih moderat yakni dividend payout sebagaimana di tahun buku
2022. Manajemen akan selalu mengupayakan kesinambungan pembayaran dividen
kepada para pemegang saham sebagai bentuk komitmen untuk memberikan nilai
tambah atas kepercayaan dan dukungan yang selama ini diberikan, melalui
kebijakan yang terukur dengan tidak mengabaikan kondisi keuangan dan kondisi
ekonomi kedepan.

Halaman 8 dari 12

AKHLAK — Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 9 OCR 0.957
4. Anonymous
Bagaimana progres divestasi saham PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) saat
ini?

(Dijawab oleh Ibu Haning Pangastuty)

Kerja sama investasi tersebut saat ini memasuki tahap penandatanganan
Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) antara Jasa Marga dengan strategic
partner yaitu Konsorsium Government of Singapore Investment Corporation (GIC)
dan Metro Pacific Tollways Corporation (MPTC) yang terdiri dari Warrington
Investment Pte. Ltd (Warrington), PT Metro Pacific Tollways Indonesia Services
(MPTIS) dan Marga Utama Nusantara (MUN). Penandatanganan CSPA dilakukan
pada 28 Juni 2024 lalu.

Penyelesaian atas penjualan saham-saham Perseroan tersebut di PT JTT kepada
Calon Mitra Strategis akan dilaksanakan kemudian dan bergantung kepada
pemenuhan sejumlah persyaratan pendahuluan sebagaimana yang diatur dalam
CSPA. Selanjutnya, seluruh proses transaksi ini diharapkan dapat terlaksana
dengan lancar sesuai target, tentunya dengan selalu menerapkan prinsip-prinsip
Tata Kelola Perusahaan yang Baik pada setiap tahapannya, hingga
penandatanganan Share Purchase Agreement (SPA) sebagaimana yang
direncanakan.

5. Marjudin — Ipotnews
Bagaimana kelanjutan rencana penerapan MLFF yang dulu sempat
diagendakan diuji coba di Tol Bali Mandara, apa kendala yang dihadapi dalam
penerapan sistem pembayaran nirsentuh ini?

(Dijawab oleh Bapak Nixon Sitorus)

Jasa Marga berfokus pada penerapan sistem MLFF agar tidak mengganggu sistem
pelayanan dan transaksi jalan tol sehingga dibutuhkan koordinasi serta evaluasi
berkala dengan pihak Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR dan
Badan Usaha Pelaksana untuk kelancaran penerapan sistem transaksi tersebut.
Pada prinsipnya, kami selaku Badan Usaha Jalan Tol berpartisipasi aktif dalam
program modernisasi sistem transaksi tol di Indonesia sebagai upaya peningkatan
layanan dan mewujudkan sistem transaksi yang aman dan nyaman bagi pengguna
jalan tol.

6. Anonymous
Bagaimana target kinerja Jasa Marga ke depan?

(Dijawab oleh Ibu Pramitha Wulanjani)

Dalam menjaga pertumbuhan kinerja dan mengelola kesehatan finansial pada tahun
2024, Jasa Marga konsisten melakukan sejumlah inisiatif strategis. Dari sisi
pendapatan usaha, Perseroan memastikan target tumbuhnya pendapatan usaha
dapat tercapai dengan menjaga pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan
tol sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal sekaligus upaya
penyesuaian tarif jalan tol dapat dilakukan sesuai yang telah direncanakan. Selain
itu, Perseroan juga berkomitmen menjaga EBITDA untuk selalu bertumbuh dengan
memastikan alokasi anggaran secara efektif dan efisien untuk menjalankan program
kerja yang tepat guna.

Halaman 9 dari 12

AKHLAK - Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 10 OCR 0.949
Sesi II : Press Conference

1. Nitya — Kontan
4.4 Per hari ini, berapa capex yang sudah terserap? Untuk apa saja capex itu?
Sudah berapa persen dari anggaran capex di tahun 2024?
1.2Berapa target pendapatan dan laba di sisa tahun ini? Apakah ada
perubahan target? Seperti apa pertumbuhannya dari sem Idan secara yoy?
1.3 Ada rencana aksi korporasi yang akan dilakukan JSMR di sisa tahun ini?
Setelah divestasi PT JTT, ada rencana divestasi aset lagi di sisa tahun ini?

(Dijawab oleh Ibu Pramitha Wulanjani)

»  Capex yang sudah terserap sampai dengan Semester I kurang lebih sekitar Rp4
triliun yang digunakan untuk pembangunan ruas jalan tol baru. Kami estimasikan
untuk capex sampai dengan akhir tahun adalah sekitar Rp8-10 triliun.

« Dapat kami sampaikan target kinerja di Semester I tahun 2024 dapat tercapai.
Dalam menjaga pertumbuhan kinerja dan mengelola kesehatan finansial sampai
dengan tahun 2024, Jasa Marga konsisten melakukan sejumlah inisiatif strategis.
Dari sisi top line, Perseroan memastikan target tumbuhnya pendapatan usaha
dapat tercapai dengan menjaga pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM)
jalan tol sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal sekaligus upaya
penyesuaian tarif jalan tol dapat dilakukan sesuai yang telah direncanakan.
Selain itu, Perseroan juga menjaga EBITDA untuk selalu bertumbuh dengan
memastikan alokasi anggaran secara efektif dan efisien untuk menjalankan
program kerja yang tepat guna.

« Divestasi PT JTT masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada September
2024. Untuk rencana aksi korporasi lainnya, pada prinsipnya Perseroan tetap
terbuka terhadap berbagai peluang dengan tetap mempertahankan posisi JSMR
sebagai pemegang saham mayoritas. Langkah ini merupakan bagian dari
strategi optimalisasi aset yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah bagi
pemegang saham dan memastikan keberlanjutan bisnis Perusahaan. Selain itu,
hal ini pun diharapkan dapat mendukung upaya Jasa Marga dalam memperkuat
struktur permodalan dan memaksimalkan potensi pertumbuhan Jasa Marga
kedepan, selaras dengan tetap menjaga komitmen Perseroan terhadap
pelayanan optimal kepada para pengguna jalan tol di Indonesia.

2. Achmad Dwi — Detikcom
2.1 Bagaimana kelanjutan divestasi tol trans jawa? berapa nilainya? dan kapan
rampung?
2.2 Apakah ada proyek tol baru yang diincar jasa marga tahun ini?
2.3 Apakah ada tol baru jasa marga yang beroperasi tahun ini?

(Dijawab oleh Bapak Reza Febriano dan Bapak M. Agus Setiawan)

» Untuk divestasi tol Trans Jawa atau eguity financing PT JTT dapat kami
sampaikan bahwa kerja sama investasi tersebut saat ini sudah memasuki tahap
penandatanganan Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) antara Jasa
Marga dengan strategic partner yaitu Konsorsium Government of Singapore
Investment Corporation (GIC) dan Metro Pacific Tollways Corporation (MPTC)
yang terdiri dari Warrington Investment Pte. Ltd (Warrington), PT Metro Pacific
Tollways Indonesia Services (MPTIS) dan Marga Utama Nusantara (MUN).
Penandatanganan CSPA dilakukan pada 28 Juni 2024 lalu.

Halaman 10 dari 12

AKHLAK — Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 11 OCR 0.950
Adapun penyelesaian atas aksi korporasi ini akan dilakukan sesegera mungkin
dan dan bergantung kepada pemenuhan sejumlah persyaratan pendahuluan
sebagaimana yang diatur dalam CSPA. Selanjutnya, seluruh proses transaksi ini
diharapkan dapat terlaksana dengan lancar sesuai target, tentunya selalu
memperhatikan dan menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance
(GCG) pada setiap tahapannya, hingga penandatanganan Share Purchase
Agreement (SPA) sebagaimana yang direncanakan.

» Pada prinsipnya, Jasa Marga sebagai agent of development tentunya masih
akan berpartisipasi dalam pembangunan jalan tol di Indonesia. Jasa Marga akan
melihat ruas yang mampu berkontribusi terhadap kinerja Jasa Marga, memiliki
prospek, dan kelayakan komersil yang baik. Pada tahun ini Jasa Marga beserta
mitra yang lain sudah ditetapkan menjadi pemenang tender ruas jalan tol Bogor-
Serpong, yang diharapkan dapat membantu distribusi pergerakan barang dan
pengguna jalan dari selatan Jabodetabek menuju sekitar Tangerang. Saat ini
sedang persiapan pendirian badan usahanya.

» Tahun ini, Jasa Marga menargetkan untuk mengoperasikan Jalan Tol Jogja-Solo
Paket 1.1 (Kartasura-Klaten) sepanjang 22,3 km. Jalan tol ini merupakan salah
1 ruas dari 5 ruas jalan tol dalam tahap konstruksi yang dimiliki oleh Perseroan.
Saat ini, di lapangan progresnya telah mencapai lebih dari 9776 dan saat ini
tengah diajukan uji laik operasi. Ditargetkan Jalan Tol Jogja-Solo Paket 1.1 dapat
beroperasi pada akhir Triwulan III Tahun 2024.

Halaman 11 dari 12

AKHLAK - Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 12 OCR 0.959
Pernyataan penutup

(Disampaikan oleh Ibu Pramitha Wulanjani)

Kepada para peserta Public Expose Live 2024, para Pemegang Saham, Potensial
Investor, Analis, dan seluruh pemangku kepentingan. Atas nama PT Jasa Marga
(Persero) Tbk, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan
dan kepercayaan yang telah Bapak/Ibu berikan. Dukungan inilah yang memungkinkan
Jasa Marga untuk terus memberikan kinerja terbaiknya, mempertahankan posisi
sebagai pemimpin pasar di industri jalan tol di Indonesia.

Jasa Marga berkomitmen kuat untuk menjaga keberlangsungan bisnis dan kinerja
perusahaan dengan mengimplementasikan berbagai inisiatif strategis. Baik di lini bisnis
konsesi jalan tol, pengoperasian, maupun lini bisnis prospektif lainnya, kami berupaya
menyeimbangkan portofolio bisnis untuk menciptakan nilai optimal bagi para pemegang
saham dan pemangku kepentingan. Selain itu, kami terus berusaha memenuhi Standar
Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol guna menyediakan infrastruktur yang andal demi
mendukung keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan.

Kami yakin bahwa keberhasilan dan pencapaian yang telah diraih Perseroan merupakan
hasil dari kerja sama dan dukungan penuh dari seluruh pihak. Ke depan, kami berharap
dapat terus menerima kepercayaan dan dukungan dari Bapak/Ibu sekalian, agar Jasa
Marga dapat terus tumbuh dan berkembang, serta memberikan kontribusi positif bagi
kemajuan Indonesia.

Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan Jasa Marga.

Halaman 12 dari 12

AKHLAK - Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.9 MB
Published30 Aug 2024
Pages12
Characters30,426
Text sourceOCR
OCR confidence0.942

Names mentioned 31 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Jasa Marga (Persero) Tbk p.1 ×73
linked person Pramitha Wulanjani · Direktur Keuangan p.1 ×9
linked person Reza Febriano · Direktur p.1 ×6
linked person Nixon Sitorus · Corporate Secretary p.1 ×3
linked org PT Jasamarga Transjawa Tol. p.2 ×5
linked — Government of Singapore p.9 ×2
linked org Metro Pacific Tollways p.9 ×2
linked org Warrington Investment Pte. Ltd p.9 ×3
possible person M. Agus Setiawan · Direktur p.1 ×6
possible org Bursa Efek Indonesia p.1
possible org Negara Republik Indonesia p.1
unresolved org Milik Negara p.1
unresolved org Kementerian BUMN p.1 ×3
unresolved org PT Jasamarga Tollroad Operator p.2
unresolved org PT Jasamarga Tollroad Maintenance p.2
unresolved org PT Jasamarga Related Business p.2
unresolved org Kementerian PUPR p.2 ×3
unresolved org PT JMTO p.3 ×2
unresolved org PT JMTM p.3 ×2
unresolved org Kementerian Perhubungan p.4
unresolved org Reksa Dana Penyertaan Terbatas p.4
unresolved org Menteri Keuangan p.5
unresolved org PT JTT. Adapun p.5
unresolved org PT JTT p.5 ×5
unresolved person Haning Pangastuty p.9
unresolved org Singapore Investment Corporation p.9 ×2
unresolved org Metro Pacific Tollways Corporation p.9 ×2
unresolved org PT Metro Pacific Tollways Indonesia Services p.9 ×2
unresolved org Pengatur p.9
unresolved org Pelaksana p.9

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result