Back to announcement
20260603_GTSI_Pemanggilan RUPS_32096545_lamp9.pdf
RUPS notice Text extracted GTSISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 160
Page 1
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
PT GTS Internasional Tbk
Page 2
Building The New GTSI,
2
Accelerating Energy Expansion as One
more about us
Scan to discover
Page 3
PENJELASAN TEMA
EXPLANATION OF THEME
PT GTS Internasional Tbk
PT GTS Internasional Tbk (GTSI) terus mengukuhkan komitmen
transformasi dalam mempercepat pengembangan energi bersih
nasional melalui pendekatan keberlanjutan yang terintegrasi.
Perseroan berhasil memperkuat fondasi bisnis dengan ekspansi
armada pengangkutan LNG, optimalisasi operasional kapal yang lebih
efisien, serta penerapan praktik ramah lingkungan guna mendukung
transisi energi Indonesia menuju target Net Zero Emission. Fokus
utama keberlanjutan diwujudkan melalui upaya pengurangan emisi
karbon dari kegiatan pelayaran, peningkatan standar keselamatan
operasional maritim yang tinggi, dan pengembangan program
tanggung jawab sosial yang memberdayakan masyarakat pesisir serta
komunitas pelabuhan. Semua inisiatif ini mencerminkan semangat
Perseroan untuk membangun GTSI yang lebih tangguh, inovatif, dan
berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran strategis sebagai mitra
terpercaya dalam menyediakan solusi transportasi energi yang andal,
rendah emisi, dan berorientasi jangka panjang bagi masa depan energi
Indonesia yang lebih hijau.
PT GTS Internasional Tbk (GTSI) continues to reinforce its transformation commitment toward
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
accelerating the development of national clean energy through an integrated sustainability
approach. The Company has successfully strengthened its business foundation through LNG
fleet expansion, enhanced vessel operational efficiency, and the adoption of environmentally
responsible practices in support of Indonesia’s energy transition toward its Net Zero Emission
target. The Company’s core sustainability focus is pursued through efforts to reduce carbon
emissions from shipping operations, the upholding of high maritime operational safety standards,
and the development of social responsibility programs that empower coastal communities and
port communities. Collectively, these initiatives reflect the Company’s resolve to build a more
resilient, innovative, and sustainable GTSI, while reinforcing its strategic role as a trusted partner
in delivering reliable, low-emission, long-term energy transportation solutions for a greener
energy future in Indonesia.
3
Page 4
DAFTAR ISI
TABLE OF CONTENTS
Penjelasan Tema
3
Theme Explanation
Daftar Isi
4
Table of Contents
01 05
BAB Chapter BAB Chapter
Ikhtisar Kinerja
Keberlanjutan Tentang Laporan
Sustainability Performance Keberlanjutan
Overview 8 About the Sustainability Report 36
Aspek Ekonomi Aspek Material Keberlanjutan dan
10 Rujukan Pelaporan
Economic Aspect
38
Material Sustainability Aspects and
Kinerja Lingkungan Reporting References
12
Environmental Performance
Pernyataan Ulang Informasi
Kinerja Sosial 39
13 Restatement of Information
Social Performance
Akses Informasi atas Laporan
Keberlanjutan 39
Access to the Sustainability Report
02
BAB Chapter
Penjelasan Strategi
06
Keberlanjutan BAB Chapter
Sustainability Strategy
Explanation 14
Profil
Perusahaan
Company Profile 40
03
BAB Chapter Informasi Perseroan
42
Membangun Budaya Company Information
Keberlanjutan Riwayat Perseroan
43
Building a Culture of Sustainability 20 Company History
Accelerating Energy Expansion as One
Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan
46
Vision, Mission, and Company Values
Bidang Usaha
04
Building The New GTSI,
48
BAB Chapter Business Activities
Produk dan Jasa
49
Penjelasan Direksi Products and Services
Board of Directors’ Statement 24 Wilayah Operasional
50
Operational Areas
4
Page 5
PT GTS Internasional Tbk
Skala Usaha Perusahaan Rapat Dewan Komisaris dan Direksi
50
Company Business Scale Board of Commissioners and Board of 68
Directors Meeting
Komposisi Karyawan
51
Employee Composition Pencegahan Benturan Kepentingan
69
Conflict of Interest Prevention
Rekrutmen dan Turnover
56
Recruitment and Turnover Kode Etik
70
Code of Ethics
Informasi Pemegang Saham
57
Shareholders Information Kebijakan Anti Korupsi
72
Anti-corruption Policy
Daftar Keanggotaan Asosiasi
59
Association Membership Penanggung Jawab Penerapan
Keuangan Berkelanjutan
Perubahan Signifikan 74
59 Person Responsible for
Significant Changes
Implementing Sustainable Finance
Pengembangan Kompetensi
Keberlanjutan
07
75
BAB Chapter Sustainability Competency
Development
Tata Kelola
Penilaian Risiko atas Penerapan
Keberlanjutan Keuangan Berkelanjutan
Sustainability Governance 60 77
Risk Evaluation of Implementing
Sustainable Finance
Struktur Tata Kelola Hubungan dengan Pemangku
63 Kepentingan 80
Governance Structure
Relationship with Stakeholders
Kebijakan Mengenai Perlakuan Adil
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
terhadap Pemegang Saham 64 Permasalahan terhadap Penerapan
Policy on Fair Treatment of Shareholders Keuangan/Kegiatan Berkelanjutan
83
Challenges in Implementing
Pemilihan Dewan Komisaris Sustainable Finance/Activities
dan Direksi
65
Election of the Board of
Commissioners and Directors
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
dan Direksi
67
Performance Evaluation of the Board
of Commissioners and Directors
5
Page 6
08 09
BAB Chapter BAB Chapter
Kinerja Ekonomi Kinerja Lingkungan
Keberlanjutan Keberlanjutan
Sustainable Economic Sustainable Enviromental
Performance 84 Performance 98
Perbandingan Target dan Kinerja Landasan Kebijakan
102
Pendapatan dan Laba/Rugi Basis of Policy
87
Comparison of Revenue and
Penggunaan Material yang Ramah
Profit/Loss Targets and Performance
Lingkungan
104
Perbandingan Target dan Kinerja Use of Environmentally Friendly
Portofolio/Investasi yang Sejalan Materials
dengan Kegiatan Berkelanjutan
89 Pengelolaan Energi
Comparison of Portfolio and 104
Energy Management
Investment Targets and Performance
Aligned with Sustainable Activities Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi
Energy Efficiency Initiatives and 106
Implikasi Finansial Serta Risiko dan
Achievements
Peluang Lain Akibat dari Perubahan
Iklim 90 Jumlah dan Intensitas Emisi yang
Financial Implications, Risks, and Dihasilkan
107
Opportunities Arising from Climate Change Amount and Intensity of Emissions
Generated
Rantai Pasok
95 Upaya Pengurangan Emisi
Supply Chain
yang Dilakukan 111
Emission Reduction Initiatives
Pengelolaan Air dan Air Limbah
111
Water and Wastewater Management
Pengelolaan Limbah
Accelerating Energy Expansion as One
113
Waste Management
Tumpahan yang Signifikan
115
Significant Spills
Building The New GTSI,
Keanekaragaman Hayati
115
Biodiversity
6
Page 7
PT GTS Internasional Tbk
11
Biaya Lingkungan Hidup BAB Chapter
117
Environmental Costs
Pengaduan Terkait Lingkungan Lain-lain
Hidup 117 Others 146
Environmental Complaints
Sertifikasi di Bidang Lingkungan dan Verifikasi Tertulis dari Pihak
Keselamatan Pelayaran Independen
118 148
Certification in the Environment and Written Verification from An
Maritime Safety Sector Independent Party
Lembar Umpan Balik
149
Feedback Form
10
BAB Chapter Tanggapan Terhadap Umpan Balik
Kinerja Sosial Laporan Tahun Sebelumnya
Keberlanjutan Response to Feedback on the Previous
151
Sustainable Social Year’s Report
Performance 120 Indeks Kesesuaian Dengan
POJK 51/POJK.03/2017
151
Landasan Kebijakan Index of Compliance with POJK No. 51/
123
Basis of Policy POJK.03/2017
Aspek Ketenagakerjaan Tabel Sustainability Accounting
124
Employment Aspect Standards Board (SASB) dan Metrik
Aktivitas
Aspek Masyarakat 154
138 Sustainability Accounting Standards
Community Aspects
Board (SASB) Table and Activity
Tanggung Jawab Pengembangan Metrics
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Produk/Jasa Berkelanjutan
142 Metrik Aktivitas
Responsibility for Sustainable Product 156
Activity Metrics
and Service Development
Keselarasan Laporan Keberlanjutan
dengan Metrik ESG IDX 2024
156
Alignment of the Sustainability Report
With IDX ESG Metrics 2024
7
Page 8
Building The New GTSI,
8
Accelerating Energy Expansion as One
KEBERLANJUTAN
IKHTISAR KINERJA
Page 9
PT GTS Internasional Tbk
SUSTAINABILITY
PERFORMANCE OVERVIEW
01
9
Page 10
Sustainability Performance Overview
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
IKHTISAR KINERJA
KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY PERFORMANCE OVERVIEW
Aspek Ekonomi [OJK B.1]
Economic Aspect
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Kuantitas Produksi/Jasa Jenis Produk/Jasa 3 (Jasa Pengangkutan 3 (Jasa Pengangkutan 3 (Jasa Pengangkutan
Production/Service Volume Type of Product/ Kapal, Jasa Penyimpanan Kapal, Jasa Penyimpanan Kapal, Jasa Penyimpanan
Service dan Regasifikasi LNG, Jasa dan Regasifikasi LNG, Jasa dan Regasifikasi LNG, Jasa
Manajemen Kapal) Manajemen Kapal) Manajemen Kapal)
3 (Ship Transportation 3 (Ship Transportation 3 (Ship Transportation
Services, LNG Storage and Services, LNG Storage and Services, LNG Storage and
Regasification Services, Ship Regasification Services, Ship Regasification Services, Ship
Management Services) Management Services) Management Services)
Pendapatan Usaha Dolar AS
34.700.976 32.153.797 32.160.145
Operating Revenue US Dollars (USD)
Laba Bersih Setelah Pajak Dolar AS
1.521.641 7.543.658 7.799.177
Net Profit After Tax US Dollars (USD)
Produk Ramah Lingkungan Unit kapal 6 5* 5*
Environmentally Friendly pengguna bahan
Products bakar rendah sulfur
Accelerating Energy Expansion as One
(ramah lingkungan)
Number of vessels
using low-sulfur fuel
(environmentally
Building The New GTSI,
friendly)
Kapasitas Kapal yang
Meter Kubik
Beroperasi 474.173+ 328.500+ 328.500+
Cubic Meters
Operating Vessel Capacity
Jasa Sewa Kapal LNG Dolar AS
33.971.819 31.339.082 24.259.995
LNG Vessel Charter Services US Dollars (USD)
10
Page 11
PT GTS Internasional Tbk
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Jasa Penyimpanan dan
Regasifikasi LNG Dolar AS
- - 7.061.608
LNG Storage and US Dollars (USD)
Regasification Services
Jasa Penyewaan Kapal
Dolar AS
Tunda dan Tambat 21.833 63.762 134.068
US Dollars (USD)
Tug and Mooring Services
Jasa Manajemen Kapal Dolar AS
707.204 750.953 704.474
Ship Management Services US Dollars (USD)
Jumlah Pelanggan Perusahaan 8 Perusahaan | Companies: 7 Perusahaan | Companies: 8 Perusahaan | Companies:
Number of Customers Companies • PT PLN energiPrimer • BP Berau Limited • BP Berau Limited
Indonesia • PT PLN Energi Primer • PT PLN Energi Primer
• PT Pertamina • Indonesia Indonesia
Internasional Shipping • MCGC International Ltd. • PT PLN Gas &
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
• PT Hanochem Shipping • PT Hanochem Shipping Geothermal
• PT Mol Indonesia • PT MOL Indonesia • MCGC International Ltd.
• PT MOL Gas Maritime • PT Humpuss Transportasi • PT Hanochem Shipping
Solutions Indonesia Curah • PT MOL Indonesia
• Mitsui OSK Lined Td • Mitsui O.S.K Lines Ltd. • PT PLN (Persero)
• BP Berau Ltd • PT Humpuss
• PT Pertamina Trans Transportasi Kimia
Kontinetal
• PT Humpuss
Transportasi Curah
Pemasok Lokal Persentase
35,71 33,04 77,26
Local Suppliers Percentage
*disajikan kembali | restated
11
Page 12
Sustainability Performance Overview
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Kinerja Lingkungan [OJK B.2]
Enviromental Performance
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Konsumsi Energi
Energy Consumption
Listrik di Kantor
kWh 61.295,5 62.222 59.822
Office Electricity
Bahan Bakar BBM untuk Transportasi Operasional Liter
4.800 15.907* 14.400*
Fuel (BBM) for Operational Transportation Litres
Bahan Bakar LNG untuk Kapal Ton
50.450,90 38.193,70* 42.408,74*
LNG Fuel for Vessels Tons
Bahan Bakar LSFO untuk Kapal Ton
2.004,13 2.592,72 3.614,39
LSFO Fuel for Vessels Tons
Bahan Bakar MDO Non Fame untuk Kapal Ton
32,47 197,36* 402,27
Non-FAME MDO Fuel for Vessels Tons
Emisi yang Dihasilkan
Emissions Generated
Emisi Cakupan 1 Langsung dari Bahan Bakar di Kapal
(LNG, LSFO, B30) Ton CO2eq
143.393 111.477* 126.767*
Scope 1 Emissions – Direct from Vessel Fuel Tons CO2eq
(LNG, LSFO, B30)
Emisi Cakupan 1 Langsung dari Bahan Bakar Minyak
Kendaraan Operasional Kantor Ton CO2eq
11 37* 33*
Scope 1 Emissions – Direct from Office Operational Tons CO2eq
Vehicle Fuel
Emisi Cakupan 2 Tidak Langsung dari Penggunaan
Listrik Kantor Ton CO2eq
53,8 51* 49*
Scope 2 Emissions – Indirect from Office Electricity Tons CO2eq
Usage
Emisi Cakupan 3 Tidak Langsung Lainnya dari
Perjalanan Dinas dengan Pesawat Ton CO2eq
31,87 36,7* 33*
Scope 3 Emissions – Other Indirect from Business Air Tons CO2eq
Travel
Total Emisi Ton CO2eq
143.489,67 111.601,70* 126.882*
Total Emissions Tons CO2eq
Pengurangan (Penambahan) Emisi Ton CO2eq
30.714,17 (15.280,3) -
Emissions Reduction (Increase) Tons CO2eq
Limbah dari Kapal
Waste from Vessels
Limbah Padat Ton
266,42 222.03* 239,43
Solid Waste Tons
Pengurangan (Penambahan) Limbah Padat Ton
34,94 (17,4) (168.055)
Reduction (Increase) in Solid Waste Tons
Limbah B3 Padat Ton
36,25 - 0,23
Hazardous Solid Waste (B3) Tons
Pengurangan (Penambahan) Limbah B3 Padat Ton
- - -
Reduction (Increase) in Hazardous Solid Waste (B3) Tons
Limbah Cair Liter
Accelerating Energy Expansion as One
1.120 1.060 2.130
Liquid Waste Litres
Pengurangan (Penambahan) Limbah Cair Liter
60 1.070 -
Reduction (Increase) in Liquid Waste Litres
Building The New GTSI,
Limbah B3 Cair Liter
0,98 - -
Hazardous Liquid Waste (B3) Litres
Pengurangan (Penambahan) B3 Cair Liter
- - -
Reduction (Increase) in Hazardous Liquid Waste (B3) Litres
12
Page 13
Uraian Satuan
PT GTS Internasional Tbk
2025 2024 2023
Description Unit
Limbah dari Perkantoran
Waste from Offices
Limbah Padat Ton
0,879 0,568* 0,541*
Solid Waste Tons
Pengurangan (Penambahan) Limbah Padat Ton
0,311 0,27 -
Reduction (Increase) in Solid Waste Tons
Limbah B3 Padat Ton
- - 30
Hazardous Solid Waste (B3) Tons
Pengurangan (Penambahan) Limbah B3 Padat
- - -
Reduction (Increase) in Hazardous Solid Waste (B3)
Limbah Cair Liter
0,284 - 0
Liquid Waste Litres
Pengurangan (Penambahan) Limbah Cair Liter
- - -
Reduction (Increase) in Liquid Waste Litres
Limbah B3 Cair Liter
- - -
Hazardous Liquid Waste (B3) Litres
Pengurangan (Penambahan) B3 Cair Liter
- - -
Reduction (Increase) in Hazardous Liquid Waste (B3) Litres
Biaya Lingkungan
Rp 734.470.000 442.197.091 792.275.000
Environmental Costs
*disajikan kembali | restated
Kinerja Sosial [OJK B.3]
Social Performance
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
Employee Training and Development
Jumlah Pelatihan Pelatihan
40 28 12*
Number of Training Sessions Sessions
Jumlah Peserta Orang
54 38* 32*
Number of Participants Persons
Jumlah Jam Pelatihan Jam
2.184 1.303,2 100
Total Training Hours Hours
Biaya Pelatihan
Rp 1.139.458.451 315.276.309* 121.519.500
Training Costs
Implementasi K3
OHS Implementation
Kecelakaan Kerja Kejadian
0 0 1
Workplace Accidents Events
Jumlah Kegiatan Kesehatan, Keamanan, dan Lingkungan
Kegiatan
Number of Health, Safety, and Environment (HSE) 17 35 33
Events
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Activities
Biaya Kegiatan HSE
Rp 215.508.000 920.544.513 978.943.000
HSE Activity Costs
Program Sosial untuk Masyarakat
Social Programs for Communities
Penyaluran Dana Kemasyarakatan
Rp 144.970.000 305.740.000 273.458.333
Community Fund Distribution
Jumlah Kegiatan Kegiatan
14 11 19
Number of Activities Events
Jumlah Penerima Manfaat Orang
1.500 450 1.150
Number of Beneficiaries Persons
*disajikan kembali | restated
13
Page 14
Building The New GTSI,
14
Accelerating Energy Expansion as One
STRATEGI
PENJELASAN
KEBERLANJUTAN
Page 15
PT GTS Internasional Tbk
SUSTAINABILITY
STRATEGY EXPLANATION
02
15
Page 16
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
PENJELASAN
Sustainable Strategy Explanation
STRATEGI
KEBERLANJUTAN [OJK A.1]
SUSTAINABILITY STRATEGY EXPLANATION
PT GTS Internasional Tbk (GTSI) sebagai perusahaan yang beroperasi
di dalam ekosistem keberlanjutan meneguhkan komitmennya untuk
mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)
melalui pendekatan strategis yang berkelanjutan. Untuk memperkuat
komitmen tersebut, Perseroan telah merumuskan Peta Jalan
Keberlanjutan 2025-2029, sebagaimana tertuang dalam Surat No.
013/PEDOMAN-GCG/IX/2025 yang berlaku sejak 1 September 2025.
Peta jalan ini menjadi panduan utama bagi integrasi aspek ekonomi,
lingkungan, dan sosial dalam seluruh kegiatan usaha GTSI, sekaligus
menjamin bahwa kebijakan, tata kelola, dan program perusahaan
sejalan dengan prinsip‑prinsip keberlanjutan jangka panjang.
Strategi keberlanjutan GTSI telah diselaraskan dengan visi Perseroan
sebagai penyedia gas alam yang berperan sebagai energi relatif lebih
ramah lingkungan dan mendukung ketahanan energi nasional. Selain
mengacu pada peraturan perundangan yang berlaku, strategi ini juga
mengikuti best practice dan kerangka keberlanjutan yang ditetapkan
oleh perusahaan induk, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI),
yang telah merancang ESG Strategy House. Melalui pendekatan ini,
GTSI memastikan bahwa arah pengembangan bisnis tidak hanya
berfokus pada pertumbuhan finansial, tetapi juga pada peningkatan
kinerja ESG dan daya saing berkelanjutan di tingkat grup.
As a company operating within a sustainability-oriented ecosystem, PT
GTS Internasional Tbk (GTSI) continues to strengthen its commitment
to supporting the achievement of the Sustainable Development
Goals (SDGs) through a comprehensive and strategically embedded
approach. In advancing this commitment, the Company has
formulated its Sustainability Roadmap for 2025-2029, as set forth in
Letter No. 013/PEDOMAN-GCG/IX/2025, which came into effect on
September 1, 2025. This roadmap functions as a central reference in
embedding economic, environmental, and social considerations into
all of GTSI’s business activities, while also ensuring that the Company’s
policies, governance, and initiatives consistently reflect long-term
sustainability values.
Accelerating Energy Expansion as One
The sustainability strategy adopted by GTSI is closely aligned with its
vision as a natural gas provider, acknowledging its role as a comparatively
cleaner energy source that supports national energy resilience. Beyond
Building The New GTSI,
adherence to applicable laws and regulations, the strategy is further
guided by best practices and sustainability frameworks established
by its parent company, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI),
which has introduced an ESG Strategy House. Through this alignment,
GTSI directs its business growth not solely toward financial performance,
but also toward strengthening ESG outcomes and fostering sustainable
competitiveness across the group.
16
Page 17
PT GTS Internasional Tbk
Keberlanjutan Bisnis, Lingkungan, dan Masyarakat
Sustainability of Business, Environment, and Society
Program Unggulan | Flagship Program
Perlindungan ●Manajemen ●Kesehatan &
●Integritas Bisnis Operasi Maritim Emisi & Energi Pengelolaan Ekologi
Kesejahteraan
Business Integrity Maritime Operation Emission & Energy Ecological Management
Health & Wellbeing
Safeguard Management
Kepatuhan terhadap Manajemen Keamanan Kesehatan &
Hukum dan Peraturan Siber Maritim Keselamatan Kerja Dampak Ekologis
Compliance to Law and Maritime Cyber Security Occupational Ecological Impact
Regulations Management Manajemen Health & Safety
Emisi & Energi
Emission & Energy
Etika dan Integritas Bisnis Manajemen Keselamatan Management Pengelolaan Sumber Daya
Business Ethics and Integrity Maritim & Risiko Operasional Manusia Berkelanjutan Pengelolaan Limbah
Maritime Safety & Operational Sustainable Human Capital Waste Management
Risk Management Management
Implementasi Holistik | Holistic Implementation
Tata Kelola, Manajemen Risiko, Strategi, Kinerja, Pengungkapan & Komunikasi, Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Governance, Risk Management, Strategy, Performance, Disclosure & Communication, Stakeholder Engagement
Komitmen sumber daya terhadap portofolio ESG | Resource commitment to ESG Portfolio
Standar Global: SASB, GRI, MARPOL, SOLAS | Global Standards: SASB, GRI, MARPOL, SOLAS
Peraturan Pemerintah
Government Regulations
Penyusunan ESG Strategy House didasarkan pada hasil The ESG Strategy House was formulated based on insights
Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) pada 5-6 November 2024, gathered from a Focus Group Discussion (FGD) held on
yang diikuti 27 peserta dari unit‑unit bisnis terkait dan entitas November 5-6, 2024, involving 27 participants representing
lain yang relevan, serta diperkuat dengan kuesioner yang relevant business units and affiliated entities. This process was
disebar kepada 113 responden internal dan eksternal. Dari further supported by a questionnaire distributed to 113 internal
proses ini, teridentifikasi sembilan topik material ESG yaitu and external respondents. Through these engagements, nine
Emission and Energy Management, Ecological Impacts, material ESG topics were identified, namely Emission and Energy
Compliance to Law and Regulations, Maritime Safety and Management, Ecological Impacts, Compliance with Laws and
Operational Risk Management, Occupational Health and Safety, Regulations, Maritime Safety and Operational Risk Management,
Maritime Cyber Security Management, Sustainable Human Occupational Health and Safety, Maritime Cybersecurity
Capital Management, Business Ethics & Integrity, dan Waste Management, Sustainable Human Capital Management,
Management, yang menjadi dasar penentuan prioritas program Business Ethics & Integrity, and Waste Management, which now
keberlanjutan GTSI serve as the foundation for determining GTSI’s sustainability
priorities.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Sejalan dengan Peta Jalan Keberlanjutan, strategi keberlanjutan In alignment with its Sustainability Roadmap, GTSI structures
GTSI dikelola melalui tiga pilar utama: People (Manusia), Planet its sustainability strategy around three principal pillars: People,
(Lingkungan), dan Profit (Keuntungan). Berdasarkan tiga Planet, and Profit. Guided by these pillars, the Company
pilar ini, Perseroan telah merumuskan berbagai kebijakan dan has established a range of policies and strategic initiatives
inisiatif strategis yang mengintegrasikan pengelolaan sumber that integrate human capital development, environmental
daya manusia, perlindungan lingkungan, serta penciptaan nilai stewardship, and the creation of long-term economic value.
ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan keberlanjutan Perseroan These sustainability policies are specifically designed to
dirancang secara khusus untuk memperkuat pilar‑pilar tersebut, reinforce each pillar, while also providing a unified framework
sekaligus menjadi dasar kerja bagi seluruh unit bisnis dalam for all business units to carry out responsible, measurable, and
menjalankan kegiatan operasional yang bertanggung jawab sustainable operations.
dan terukur.
17
Page 18
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
Sustainable Strategy Explanation
People Planet Profit
• Keselamatan kerja • Penghematan energi • Pemberdayaan tenaga kerja lokal
Occupational safety ●Energy efficiency and conservation Empowerment of the local workforce
• Kesehatan kerja • Pengendalian emisi • Peningkatan pendapatan Perseroan
Occupational health Emission control ●Enhancement of the Company’s
• Kesempatan kerja yang setara • Pengelolaan limbah revenue
Equal employment opportunities ●Waste management • Kerjasama dan kolaborasi
• Kebijakan kerja paksa dan pekerja di • Penggunaan material ramah dengan perusahaan lokal yang
bawah umur lingkungan bersinggungan dengan daerah
Policies on forced labor and child labor ●Use of environmentally friendly operasi kapal-kapal Perseroan
materials ●Partnerships and collaboration with
• Perlindungan keanekaragaman hayati local businesses in areas where the
Biodiversity protection Company’s vessels operate
• ●Zero oil spill at sea
Lebih lanjut, sebagai bagian dari strategi pertumbuhan, GTSI Furthermore, as part of its growth strategy, GTSI has reaffirmed
menegaskan arah pengembangan bisnis melalui penguatan its business development direction by strengthening the
integrasi rantai pasok energi, khususnya pada segmen integration of the energy supply chain, particularly within
midstream dan downstream. Transformasi bertajuk “Rising the the midstream and downstream segments. Through a
New GTSI, Driving Energy as One ” bertujuan untuk memperluas transformation initiative titled “Rising the New GTSI, Driving
peran Perseroan dalam sistem pasokan energi nasional, Energy as One,” the Company aims to broaden its role in the
terutama dalam menghubungkan sumber gas yang belum national energy supply system, especially in connecting gas
termonetisasi, termasuk stranded gas. Di segmen midstream, resources that have yet to be monetized, including stranded
GTSI memfokuskan pengembangan pada optimalisasi armada gas. In the midstream segment, GTSI prioritizes the optimization
LNG, peningkatan efisiensi operasional, serta layanan logistik of its LNG fleet, the enhancement of operational efficiency, and
yang memungkinkan distribusi gas dari wilayah terpencil dan the provision of logistics services that enable gas distribution
kepulauan. Peran ini menjadi krusial dalam menjawab tantangan to remote and archipelagic regions. This role is increasingly
geografis Indonesia sebagai negara kepulauan sekaligus critical in addressing Indonesia’s geographical challenges as
memperkuat keandalan pasokan energi nasional. an archipelagic nation, while also reinforcing the reliability of
national energy supply.
Pada segmen downstream, GTSI membuka peluang Within the downstream segment, GTSI is pursuing opportunities
pengembangan hilirisasi dan layanan LNG terpadu untuk sektor in downstream development and integrated LNG services for
pembangkit listrik, industri, serta wilayah yang belum terjangkau power generation, industrial users, and areas not yet connected
jaringan pipa, guna memperluas akses terhadap energi yang to pipeline infrastructure, thereby expanding access to cleaner,
lebih bersih, efisien, dan andal. Selain itu, Perseroan juga more efficient, and reliable energy. In parallel, the Company is
menjajaki diversifikasi bisnis melalui pengembangan mini LNG exploring business diversification through the development
plant sebagai solusi fleksibel untuk monetisasi stranded gas dan of mini LNG plants, offering a flexible solution for monetizing
pemenuhan kebutuhan energi di wilayah dengan permintaan stranded gas and meeting energy demand in small- to medium-
skala menengah dan kecil. scale markets.
GTSI mengukuhkan bahwa pengembangan bisnis LNG sejalan GTSI emphasizes that its LNG business development aligns
dengan kontribusi Perseroan terhadap agenda net zero with its contribution to the net zero emissions agenda, with
emission dengan gas alam diposisikan sebagai energi transisi natural gas positioned as a transition energy source that
yang memiliki intensitas emisi lebih rendah dibandingkan bahan carries a lower emissions intensity compared to other fossil
bakar fosil lainnya. Ke depan, GTSI akan terus mengedepankan fuels. Looking ahead, the Company will continue to uphold
Accelerating Energy Expansion as One
disiplin investasi, seleksi proyek yang terukur, serta penguatan disciplined investment practices, rigorous project selection,
tata kelola dan keselamatan operasional sebagai fondasi and strengthened governance and operational safety as the
pertumbuhan jangka panjang dan penciptaan nilai berkelanjutan foundation for long-term growth and sustainable value creation
Building The New GTSI,
bagi seluruh pemangku kepentingan. for all stakeholders.
18
Page 19
19
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report PT GTS Internasional Tbk
Page 20
Building The New GTSI,
20
Accelerating Energy Expansion as One
BUDAYA
MEMBANGUN
KEBERLANJUTAN
Page 21
PT GTS Internasional Tbk
BUILDING A CULTURE
OF SUSTAINABILITY
03
21
Page 22
Membangun Budaya Keberlanjutan
Building A Culture of Sustainability
MEMBANGUN BUDAYA
KEBERLANJUTAN [OJK F.1]
BUILDING A CULTURE OF SUSTAINABILITY
Sebagai bagian dari komitmen menjalankan kegiatan usaha yang In upholding its commitment to conducting business in
selaras dengan prinsip keberlanjutan, GTSI terus mendorong accordance with sustainability principles, GTSI continuously
tumbuhnya budaya keberlanjutan di seluruh lapisan karyawan fosters a sustainability-driven culture throughout the
Perseroan. Untuk mewujudkan hal tersebut, Perseroan secara organization. This commitment is reinforced by systematically
konsisten meningkatkan kapabilitas internal melalui berbagai strengthening internal capabilities through various competency
program pengembangan kompetensi yang berkaitan dengan development programs related to sustainability. Such initiatives
aspek keberlanjutan. Inisiatif ini menjadi salah satu langkah are designed as a strategic means of embedding sustainability
strategis untuk menanamkan budaya keberlanjutan yang into the Company’s corporate culture, in line with its core
terintegrasi dengan nilai-nilai perusahaan yaitu Harmony, values: Harmony, Uncompromomised Integrity, Meaningful, &
Uncompromomised Integrity, Meaningful, & Innovation for Innovation for Growth.
Growth.
Sejalan dengan itu, Perseroan secara aktif menyosialisasikan At the same time, the Company actively raises awareness of
berbagai isu keberlanjutan di lingkungan internal dengan sustainability-related issues within its internal environment by
melibatkan seluruh karyawan. Implementasi dimulai dari engaging employees at all levels. The implementation is carried
Accelerating Energy Expansion as One
langkah-langkah sederhana dan mudah diterapkan, seperti out through practical and easily applicable actions, including
penghematan air dan energi, serta pemanfaatan teknologi water and energy conservation, as well as the adoption of digital
digital guna mengurangi penggunaan kertas. Sinergi seluruh solutions to reduce paper consumption. The collective effort of
Building The New GTSI,
karyawan dalam menerapkan nilai-nilai perusahaan pada employees in integrating these values into their daily operational
aktivitas operasional sehari-hari tersebut pada akhirnya activities gradually shapes a work culture that supports and
akan membentuk budaya kerja yang mendukung kinerja enhances the Company’s sustainability performance.
keberlanjutan Perseroan.
22
Page 23
PT GTS Internasional Tbk
Untuk menghasilkan penerapan kegiatan berkelanjutan yang To ensure that sustainability initiatives are implemented
efektif, Perseroan mengadopsi delapan prinsip keberlanjutan effectively, the Company has embraced eight key sustainability
sebagai berikut: principles:
1. Prinsip investasi bertanggung jawab; 1. Responsible investment;
2. Prinsip strategi dan praktik bisnis berkelanjutan; 2. Sustainable business strategy and practices;
3. Prinsip pengelolaan risiko sosial dan lingkungan hidup; 3. Social and environmental risk management;
4. Prinsip tata kelola; 4. Good governance;
5. Prinsip komunikasi yang informatif; 5. Transparent and informative communication;
6. Prinsip inklusif; 6. Inclusivity;
7. Prinsip pengembangan sektor unggulan prioritas; dan 7. Development of priority sectors; and
8. Prinsip koordinasi dan kolaborasi. 8. Coordination and collaboration.
Dengan mengacu pada delapan prinsip tersebut, GTSI By referring to these principles, GTSI embeds sustainability
menginternalisasikan budaya keberlanjutan secara menyeluruh across all levels of management and employees through
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
kepada jajaran manajemen dan seluruh karyawan melalui structured policies, programs, and operational practices.
berbagai kebijakan, program, serta aktivitas operasional. Dissemination is conducted through a variety of channels
Sosialisasi dilakukan melalui beragam media dan forum, antara and forums, including the Company’s website, social media
lain situs web, media sosial, pertemuan manajemen dengan platforms, management engagement sessions, and interactions
pegawai, serta interaksi dengan mitra kerja, masyarakat, dan with business partners, communities, and other external
pemangku kepentingan eksternal lainnya, baik yang terjadwal stakeholders, both on a scheduled and incidental basis.
maupun insidental. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat Through these ongoing efforts, the Company seeks to deepen
pemahaman seluruh insan Perseroan serta mendorong understanding among all personnel while encouraging the
penerapan prinsip keberlanjutan secara konsisten dalam setiap consistent integration of sustainability principles into every
kegiatan usaha. aspect of its business activities.
23
Page 24
Building The New GTSI,
24
Accelerating Energy Expansion as One
DIREKSI
PENJELASAN
Page 25
PT GTS Internasional Tbk
BOARD OF DIRECTORS’ STATEMENT
04
25
Page 26
PENJELASAN
Board of Directors’ Statement
DIREKSI
Penjelasan Direksi
[OJK D.1]
BOARD OF DIRECTORS’ STATEMENT
Sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan bisnis, GTSI
menempatkan pengelolaan risiko sebagai bagian penting dalam
setiap proses pengambilan keputusan. Perseroan menerapkan risk
management yang terintegrasi di seluruh unit kerja untuk mengelola
risiko ekonomi, lingkungan, dan sosial secara terkendali.
As part of its efforts to maintain business continuity, GTSI makes risk
management a central element of every decision-making process. As part
of its efforts to maintain business continuity, GTSI makes risk management
a central element of every decision-making process.
Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Dear Shareholders and Stakeholders,
Terhormat,
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan yang Maha We give thanks to God Almighty as PT GTS Internasional Tbk
Esa karena PT GTS Internasional Tbk (GTSI) tetap mampu (GTSI) has continued to sustain its business operations and
menjaga keberlangsungan usaha dan membukukan kinerja deliver positive performance throughout 2025, amid industry
positif sepanjang tahun 2025 di tengah dinamika industri dan dynamics and global economic challenges. The Company
tantangan ekonomi global. Perseroan mencatat pertumbuhan recorded asset growth and higher revenue from customer
aset dan peningkatan pendapatan dari kontrak dengan contracts, reflecting strengthened business capacity, business
pelanggan sebagai cerminan penguatan kapasitas usaha, expansion, and continued market confidence in GTSI’s
ekspansi bisnis, serta terjaganya kepercayaan pasar terhadap operational performance.
kinerja operasional GTSI.
Di sisi lain, peningkatan beban pokok pendapatan, beban umum On the other hand, rising cost of revenue, general and
dan administrasi, serta biaya keuangan memberikan tekanan administrative expenses, and finance costs have exerted
terhadap laba usaha dan laba tahun berjalan. Namun demikian, pressure on operating profit and profit for the year. Nevertheless,
Perseroan tetap mampu menjaga stabilitas operasional the Company maintained operational stability through
melalui peningkatan pendapatan operasi lainnya, pendapatan increases in other operating income, finance income, and
keuangan, dan kontribusi laba dari entitas asosiasi. Dengan profit contributions from associates. By continuing to enhance
tetap memperkuat efisiensi, memperluas peluang bisnis, dan efficiency, expand business opportunities, and improve service
meningkatkan kualitas layanan, GTSI optimistis dapat menjaga quality, GTSI remains optimistic about sustaining healthy and
pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan di masa mendatang. sustainable growth going forward.
Accelerating Energy Expansion as One
Sekilas Ekonomi Global, Nasional, dan Sektor Overview of the Global Economy, Domestic
Transportasi Laut Economy, and the Maritime Transportation
Sector
Building The New GTSI,
Perekonomian global sepanjang tahun 2025 masih dibayangi The global economy throughout 2025 remained under pressure
tekanan akibat ketegangan perdagangan internasional, risiko from international trade tensions, geopolitical risks, and a
geopolitik, serta perlambatan investasi dan perdagangan dunia. slowdown in investment and global trade. The IMF revised its
IMF merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global ke kisaran global economic growth projection to approximately 2.8%–
2,8%–3,2%, sementara Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan 3.2%, while the World Bank projected growth of only around
hanya sekitar 2,3%. Kondisi tersebut turut memengaruhi 2.3%. These conditions affected global trade flows, capital
26
Page 27
PT GTS Internasional Tbk
Yon Irawan
Direktur Utama
President Director
perdagangan global, arus modal, dan harga komoditas sehingga movements, and commodity prices, heightening the challenges
meningkatkan tantangan bagi banyak negara dalam menjaga many countries faced in maintaining economic stability.
stabilitas ekonomi.
Di tengah dinamika tersebut, Indonesia menunjukkan ketahanan Amid these dynamics, Indonesia demonstrated solid economic
ekonomi yang solid dengan pertumbuhan ekonomi mencapai resilience, with economic growth reaching 5.11% in 2025. This
5,11 % pada tahun 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh kuatnya growth was driven by robust domestic consumption, increased
konsumsi domestik, peningkatan investasi, dan kontribusi investment, and strong export performance, supported by
ekspor, didukung sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang a well-coordinated fiscal and monetary policy stance that
mampu menjaga daya beli dan stabilitas makroekonomi. Kinerja sustained purchasing power and macroeconomic stability. The
sektor transportasi laut domestik juga tumbuh positif, tercermin domestic maritime transportation sector also registered positive
dari volume angkutan barang laut yang meningkat menjadi growth, as reflected in the increase in maritime cargo volume
43,36 juta ton pada akhir 2025 dan tren kenaikan akumulatif to 43.36 million tonnes by end-2025, continuing the upward
selama periode 2021–2025. cumulative trend observed over the 2021–2025 period.
Sejalan dengan perkembangan tersebut, GTSI berhasil In line with these developments, GTSI successfully capitalized
memanfaatkan momentum pertumbuhan sektor energi dan on growth momentum in the energy and maritime transportation
transportasi laut melalui penguatan bisnis inti pengangkutan sectors by strengthening its core LNG shipping business. The
LNG. Perseroan menjalankan strategi ekspansi secara terarah, Company executed a targeted expansion strategy, including
termasuk rencana penambahan tiga kapal LNG baru pada plans to add three new LNG vessels in the 2025–2026 period
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
periode 2025–2026 serta akuisisi kapal LNG Methane Jane and to acquire the LNG vessel Methane Jane Elizabeth
Elizabeth yang kemudian berganti nama menjadi Danaputri 1, (subsequently renamed Danaputri 1) as part of its efforts to
sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan daya saing enhance operational capacity and competitiveness.
operasional perusahaan.
Kebijakan GTSI untuk Merespons Tantangan GTSI’s Policy in Responding to Challenges in
dalam Pemenuhan Strategi Keberlanjutaan Meeting the Sustainability Strategy
Seiring dengan dinamika industri energi dan meningkatnya In line with the evolving energy industry and growing demands
tuntutan terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab, for responsible business practices, GTSI has continued to
GTSI terus memperkuat fondasi keberlanjutan sebagai bagian strengthen its sustainability foundations as an integral part
dari strategi jangka panjang Perseroan. Perseroan menilai of the Company’s long-term strategy. The Company views
27
Page 28
keberlanjutan tidak hanya sebagai pemenuhan regulasi, tetapi sustainability not merely as regulatory compliance, but as
Board of Directors’ Statement
juga upaya memperkuat daya tahan dan relevansi bisnis di masa a means of reinforcing business resilience and long-term
Penjelasan Direksi
depan. Perseroan memfokuskan implementasi keberlanjutan relevance. GTSI focuses its sustainability implementation
pada aspek yang paling dekat dengan operasional, seperti on areas most closely aligned with its operations, including
keselamatan kerja, efisiensi energi, perlindungan lingkungan, occupational safety, energy efficiency, environmental
serta tanggung jawab terhadap awak kapal dan para pemangku protection, and responsibilities towards crew members and
kepentingan. other stakeholders.
Direksi dan Dewan Komisaris berperan aktif dalam memastikan The Board of Directors and Board of Commissioners play an
prinsip keberlanjutan selaras dengan strategi bisnis inti active role in ensuring that sustainability principles are aligned
Perseroan. GTSI memperkuat tata kelola perusahaan, budaya with the Company’s core business strategy. GTSI reinforces its
kerja, dan awareness internal melalui pendekatan yang corporate governance, work culture, and internal awareness
bertahap dan pragmatis, terutama pada penguatan HSSE, through a gradual, pragmatic approach, particularly in HSSE
efisiensi armada, serta kepatuhan terhadap regulasi. Di tengah strengthening, fleet efficiency, and regulatory compliance.
tantangan industri LNG, seperti dinamika kontrak spot dan Amid the challenges facing the LNG industry, such as spot
tingginya risiko operasional, Perseroan terus meningkatkan contract dynamics and elevated operational risks, the Company
standar operasional, pelatihan awak kapal, dan pengawasan continues to raise operational standards, crew training, and
untuk menjaga keselamatan serta mendukung keberlanjutan oversight to maintain safety and support both financial and
finansial dan lingkungan. environmental sustainability.
Untuk menangkap peluang pertumbuhan di era transisi To capture growth opportunities in the era of the global energy
energi global, GTSI melakukan penambahan aset operasional, transition, GTSI has pursued the addition of operational assets,
optimalisasi armada, dan pengembangan peluang pendapatan fleet optimization, and the development of new revenue
baru secara prudent dengan mempertimbangkan aspek risiko, opportunities in a prudent manner, giving due consideration
keselamatan, dan kelayakan finansial. Ke depan, Perseroan to risk, safety, and financial viability. Going forward, the
berkomitmen memperkuat implementasi ESG melalui Company is committed to strengthening ESG implementation
pengembangan roadmap keberlanjutan, penetapan indikator by developing a sustainability roadmap, establishing key
kinerja, serta peningkatan transparansi pelaporan. Dengan performance indicators, and enhancing reporting transparency.
langkah tersebut, GTSI optimistis dapat menciptakan nilai Through these measures, GTSI remains confident in its ability
tambah jangka panjang sekaligus mendukung ketahanan energi to create long-term value while supporting national energy
nasional dan pembangunan berkelanjutan. security and sustainable development.
Komitmen GTSI Memperkuat Kegiatan GTSI’s Commitment to Strengthening
Berkelanjutan Sustainability Activities
GTSI memiliki komitmen kuat untuk memperkuat penerapan GTSI is firmly committed to advancing sustainability
keberlanjutan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan implementation as an integral part of the Company’s long-term
jangka panjang Perseroan. Tahun 2025 diposisikan sebagai fase growth strategy. The year 2025 is positioned as a strategic
strategis dan tahun investasi dengan fokus pada optimalisasi phase and investment year, with a focus on asset optimization,
aset, penambahan armada, serta diversifikasi bisnis guna fleet expansion, and business diversification to build a stronger
membangun fondasi usaha yang lebih kuat dan meningkatkan operational foundation and enhance the Company’s readiness
kesiapan menghadapi dinamika industri energi. Seluruh langkah to navigate the dynamics of the energy industry. All development
pengembangan dilakukan secara prudent dan terukur dengan initiatives are undertaken in a prudent and measured manner,
tetap menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, ketahanan maintaining a balance between business expansion, operational
usaha, dan disiplin finansial. resilience, and financial discipline.
Dalam implementasinya, GTSI mengintegrasikan prinsip In its implementation, GTSI integrates sustainability principles
keberlanjutan ke dalam pengelolaan keuangan dan keputusan into financial management and investment decisions, giving
investasi dengan mempertimbangkan aspek kelayakan due consideration to financial viability, market risks, and
Accelerating Energy Expansion as One
finansial, risiko pasar, serta peningkatan efisiensi operasional. improvements in operational efficiency. The Company also
Perseroan juga menempatkan keselamatan kerja dan keandalan prioritizes occupational safety and operational reliability by
operasional sebagai prioritas utama melalui penguatan standar strengthening operational standards, improving fleet readiness,
Building The New GTSI,
operasional, peningkatan kesiapan armada, dan pengelolaan and conducting ongoing risk management. While the current
risiko secara berkelanjutan. Meskipun investasi yang dilakukan phase of investment has placed short-term pressure on financial
memberikan tekanan terhadap kinerja keuangan jangka pendek, performance, the Company views this as part of a strategic
Perseroan memandang hal tersebut sebagai bagian dari transformation aimed at strengthening long-term capacity and
transformasi strategis untuk memperkuat kapasitas dan daya competitiveness.
saing jangka panjang.
28
Page 29
Ke depan, GTSI akan terus memperkuat integrasi prinsip Going forward, GTSI will continue to deepen the integration
PT GTS Internasional Tbk
keberlanjutan melalui pengembangan KPI, sistem pelaporan, dan of sustainability principles by developing key performance
alignment di seluruh organisasi. Perseroan juga berkomitmen indicators (KPIs), reporting systems, and organization-wide
memastikan seluruh investasi dan transformasi bisnis mampu alignment. The Company is also committed to ensuring that
menghasilkan operasional yang lebih adaptif, efisien, aman, dan all investments and business transformation initiatives lead
relevan dengan tuntutan industri energi serta ekspektasi ESG to operations that are more adaptive, efficient, safe, and
di masa depan. Dengan langkah tersebut, GTSI optimistis dapat responsive to the demands of the energy industry and future
membangun bisnis yang semakin resilien dan berkelanjutan ESG expectations. Through these steps, GTSI is confident in its
dalam jangka panjang. ability to build an increasingly resilient and sustainable business
over the long term.
Risiko dan Mitigasi Risiko Keberlanjutan Sustainability Risks and Risk Mitigation
Sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan bisnis, GTSI As part of its efforts to maintain business continuity, GTSI makes
menempatkan pengelolaan risiko sebagai bagian penting dalam risk management a central element of every decision-making
setiap proses pengambilan keputusan. Perseroan menerapkan process. The Company applies an integrated risk management
risk management yang terintegrasi di seluruh unit kerja untuk framework across all business units to manage economic,
mengelola risiko ekonomi, lingkungan, dan sosial secara environmental, and social risks in a controlled manner. From an
terkendali. Dari aspek ekonomi, risiko utama meliputi dinamika economic perspective, key risks include market dynamics, spot
pasar, struktur kontrak spot, serta tekanan kinerja keuangan di contract structures, and financial performance pressures amid
tengah fase investasi. Untuk memitigasinya, GTSI menerapkan the current investment phase. To mitigate these, GTSI applies
pengelolaan ekspansi secara prudent, optimalisasi utilisasi prudent expansion management, asset utilization optimization,
aset, dan diversifikasi usaha guna menjaga ketahanan finansial and business diversification to maintain the Company’s financial
perusahaan. resilience.
Pada aspek lingkungan, Perseroan fokus mengelola risiko terkait On the environmental front, the Company focuses on managing
emisi, efisiensi bahan bakar, dan dampak operasional melalui risks related to emissions, fuel efficiency, and operational
peningkatan efisiensi armada, penggunaan bahan bakar yang impacts through fleet efficiency improvements, the use of
lebih ramah lingkungan seperti LSFO, serta pelaksanaan docking more environmentally friendly fuels such as Low Sulphur
kapal secara berkala. Sementara pada aspek sosial, perhatian Fuel Oil (LSFO), and the regular execution of vessel docking
utama diarahkan pada keselamatan kerja, kesejahteraan programmes. On the social front, primary attention is directed
awak kapal, dan hubungan dengan pemangku kepentingan. towards occupational safety, crew welfare, and stakeholder
GTSI menempatkan HSSE sebagai prioritas utama melalui relations. GTSI places HSSE as a top priority by strengthening
penguatan standar operasional, pelatihan, dan pengawasan operational standards, providing ongoing training, and
yang berkelanjutan untuk menciptakan operasional yang aman maintaining sustained oversight to ensure safe and reliable
dan andal. operations.
Seluruh risiko keberlanjutan dimonitor melalui kerangka risk All sustainability risks are monitored through an integrated
management yang terintegrasi dengan melibatkan seluruh risk management framework involving all business units
unit kerja sesuai tanggung jawab masing-masing. Strategi in accordance with their respective responsibilities. The
mitigasi utama Perseroan meliputi penguatan operasional dan Company’s key mitigation strategies include strengthening
HSSE, pengelolaan investasi dan keuangan secara prudent, operational and HSSE standards, prudent investment and
peningkatan efisiensi dan kinerja lingkungan, serta diversifikasi financial management, improving efficiency and environmental
bisnis untuk memperkuat resiliensi usaha. Ke depan, GTSI performance, and diversifying the business to enhance
akan terus memperkuat budaya risk awareness agar setiap operational resilience. Going forward, GTSI will continue to
keputusan bisnis tetap selaras dengan prinsip kehati-hatian dan foster a risk-awareness culture to ensure that all business
keberlanjutan jangka panjang. decisions remain aligned with the principles of prudence and
long-term sustainability.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Mengoptimalkan Peluang Keberlanjutan Optimizing Sustainability Opportunities
Tahun 2025 menjadi momentum strategis bagi PT GTSI dalam The year 2025 represents a strategic milestone for PT GTSI
mengoptimalkan peluang keberlanjutan seiring meningkatnya in optimizing sustainability opportunities, as LNG’s role as a
peran LNG sebagai energi transisi untuk mendukung ketahanan transitional energy source supporting national energy security
energi nasional. Ketertarikan industri terhadap bisnis LNG dan continues to grow. Industry interest in the LNG business and
pengangkutan LNG terus meningkat di tengah transisi energi LNG shipping has been rising amid the global energy transition,
global, sehingga membuka prospek jangka panjang yang positif creating positive long-term prospects for the Company. With
bagi Perseroan. Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di more than 30 years of experience in LNG shipping and reliable
29
Page 30
bidang pengangkutan LNG dan dukungan kapabilitas ship ship management capabilities, GTSI is well-positioned to
Board of Directors’ Statement
management yang andal, GTSI memiliki posisi yang kuat untuk expand its role within the national LNG ecosystem, including
Penjelasan Direksi
memperluas peran dalam ekosistem LNG nasional, termasuk the development of energy infrastructure such as Floating
pada pengembangan infrastruktur energi seperti Floating Storage and Regasification Units (FSRUs), particularly relevant
Storage Regasification Unit (FSRU) yang relevan bagi negara for an archipelagic nation such as Indonesia.
kepulauan seperti Indonesia.
Untuk memanfaatkan peluang tersebut, GTSI menjalankan To capitalize on these opportunities, GTSI has undertaken a
sejumlah langkah strategis antara lain melalui penambahan number of strategic initiatives, including fleet expansion to
armada untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan operasional, increase capacity and operational readiness, optimization
optimalisasi aset eksisting agar utilisasi lebih efisien, serta of existing assets to improve utilization efficiency, and the
penguatan positioning perusahaan sebagai mitra strategis di strengthening of the Company’s positioning as a strategic
sektor LNG. Perseroan juga melakukan diversifikasi usaha secara partner in the LNG sector. The Company has also been
bertahap, termasuk ke sektor retail, guna memperluas sumber gradually diversifying its business, including into the retail
pendapatan dan meningkatkan resiliensi bisnis. Seluruh strategi sector, to broaden its revenue base and enhance business
tersebut dijalankan secara prudent dengan tetap memperkuat resilience. All such strategies are executed prudently, with
implementasi HSSE, efisiensi lingkungan, serta pengelolaan continued emphasis on HSSE implementation, environmental
keuangan yang disiplin agar pertumbuhan perusahaan tetap efficiency, and disciplined financial management to ensure
selaras dengan prinsip keberlanjutan jangka panjang. that the Company’s growth remains aligned with long-term
sustainability principles.
Strategi Pencapaian Target Target Achievement Strategy
Pada tahun 2025, GTSI menghadapi dinamika eksternal yang In 2025, GTSI faced a fairly complex external environment that
cukup kompleks dan berpengaruh terhadap implementasi influenced its sustainability implementation across economic,
keberlanjutan Perseroan, baik dari aspek ekonomi, lingkungan, environmental, and social dimensions. From an economic
maupun sosial. Dari sisi ekonomi, tantangan utama berasal standpoint, the primary challenge stemmed from contract
dari struktur kontrak, khususnya kontrak spot yang masih structures, particularly spot contracts that remained subject to
dipengaruhi kebijakan regulator, sehingga memengaruhi regulatory policy, which constrained the Company’s flexibility
fleksibilitas perusahaan dalam mengoptimalkan pendapatan to optimize revenue and short-term business planning. In
dan perencanaan bisnis jangka pendek. Selain itu, dinamika addition, global geopolitical dynamics affected energy supply
geopolitik global turut berdampak terhadap rantai pasok energi, chains, fuel price volatility, and shifting LNG demand patterns
fluktuasi harga bahan bakar, serta perubahan pola permintaan in international markets. From environmental and social
LNG di pasar internasional. Sementara dari aspek lingkungan perspectives, heightened attention to energy transition issues,
dan sosial, meningkatnya perhatian terhadap isu transisi energi, climate change, occupational safety, and compliance has
perubahan iklim, keselamatan kerja, dan kepatuhan mendorong driven the Company to continuously raise its operational and
Perseroan untuk terus meningkatkan standar operasional dan governance standards.
tata kelola secara berkelanjutan.
Dalam merespons dinamika tersebut, GTSI menjalankan In response to these dynamics, GTSI has implemented a range
sejumlah strategi penerapan kegiatan berkelanjutan yang of sustainability strategies to strengthen business resilience
terfokus pada penguatan daya tahan dan adaptabilitas bisnis. and adaptability. The Company has enhanced its operational
Perseroan meningkatkan fleksibilitas operasional agar mampu flexibility to better adapt to market conditions and evolving
beradaptasi dengan kondisi pasar dan struktur kontrak contract structures, while simultaneously strengthening its
yang dinamis, sekaligus memperkuat strategi investasi dan investment strategy and fleet expansion to increase operational
penambahan armada untuk meningkatkan kapasitas dan daya capacity and competitiveness. GTSI has also pursued business
saing operasional. Selain itu, GTSI melakukan diversifikasi diversification, including an entry into the retail sector, to
usaha, termasuk masuk ke sektor retail, sebagai langkah broaden revenue streams and reduce dependence on a single
untuk memperluas sumber pendapatan dan mengurangi business line. All these strategies are executed with financial
Accelerating Energy Expansion as One
ketergantungan pada satu lini bisnis. Seluruh strategi tersebut discipline to ensure the Company remains sound and capable
dijalankan dengan disiplin pengelolaan keuangan agar of sustaining its business over the long term.
perusahaan tetap sehat dan mampu menjaga keberlanjutan
Building The New GTSI,
usaha dalam jangka panjang.
30
Page 31
Di sisi operasional, GTSI terus memperkuat implementasi HSSE On the operational front, GTSI has continued to advance HSSE
PT GTS Internasional Tbk
dan efisiensi lingkungan melalui penggunaan bahan bakar yang implementation and environmental efficiency through the
lebih ramah lingkungan, optimalisasi operasional armada, serta use of more environmentally friendly fuels, fleet operational
pelaksanaan docking kapal secara berkala guna memastikan optimization, and the regular execution of vessel docking
operasional yang aman dan andal. Perseroan juga terus programs to ensure safe and reliable operations. The Company
membangun fondasi bisnis yang lebih kuat melalui peningkatan has also continued to build a stronger business foundation
kapabilitas, investasi yang terukur, dan penguatan tata kelola through capability enhancement, measured investment, and
perusahaan. Dengan pendekatan yang proaktif tersebut, GTSI strengthened corporate governance. With this proactive
optimistis dapat tetap adaptif terhadap perubahan sekaligus approach, GTSI is confident in its ability to remain adaptive
menjaga pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis secara jangka to change while sustaining business growth and long-term
panjang. sustainability.
Penerapan Kegiatan Keberlanjutan Implementation of Sustainability Activities
Pencapaian kinerja keberlanjutan GTSI pada tahun 2025 GTSI’s sustainability performance in 2025 reflects the
merupakan bagian dari fase transisi Perseroan dalam Company’s ongoing transition towards a stronger and more
membangun fondasi bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan. sustainable business foundation. While certain aspects of
Meskipun pada beberapa aspek capaian belum sepenuhnya performance were not yet fully optimal, particularly on the
optimal, khususnya dari sisi ekonomi, Perseroan memandang economic front, the Company regards 2025 as a strategic period
tahun 2025 sebagai periode strategis untuk memperkuat to strengthen business capacity, enhance competitiveness, and
kapasitas usaha, meningkatkan daya saing, dan menyiapkan lay the groundwork for long-term growth.
pertumbuhan jangka panjang.
Pada aspek ekonomi, kinerja Perseroan mengalami tekanan From an economic perspective, the Company’s performance
dibandingkan tahun sebelumnya akibat fase investasi yang was under pressure compared to the previous year, primarily due
sedang dijalankan, termasuk optimalisasi aset, penambahan to the active investment phase in progress, encompassing asset
armada, dan langkah awal diversifikasi bisnis. Selain itu, dinamika optimization, fleet additions, and the initial steps of business
pasar dan struktur kontrak spot yang masih dipengaruhi diversification. Furthermore, market dynamics and spot contract
regulator turut memengaruhi utilisasi armada dan tingkat structures, which remain subject to regulatory influence,
pendapatan. Namun demikian, langkah tersebut dipandang affected fleet utilization and revenue levels. Nonetheless,
sebagai investasi strategis untuk memperkuat keberlanjutan these measures are viewed as strategic investments to support
bisnis di masa mendatang. business sustainability going forward.
Adapun pada aspek lingkungan, GTSI mencatat progres positif On the environmental front, GTSI recorded positive progress
melalui pengelolaan armada yang lebih efisien dan upaya through more efficient fleet management and efforts to reduce
penurunan emisi operasional. Perseroan menggunakan Low Sulfur operational emissions. The Company’s adoption of Low Sulfur
Fuel Oil (LSFO) sebagai bentuk komitmen terhadap operasional Fuel Oil (LSFO) reflects its commitment to more environmentally
yang lebih ramah lingkungan meskipun memerlukan biaya yang responsible operations, despite the associated higher costs.
lebih tinggi. Selain itu, program docking kapal dilaksanakan secara Additionally, vessel docking programs are conducted regularly
berkala untuk menjaga keandalan operasional, meningkatkan to maintain operational reliability, improve energy efficiency, and
efisiensi energi, serta meminimalkan potensi risiko lingkungan. minimize potential environmental risks. The Company has also
Perseroan juga terus memperkuat aspek kepatuhan melalui continued to strengthen regulatory compliance by renewing
pembaruan sertifikasi armada sesuai ketentuan yang berlaku. fleet certifications in accordance with applicable requirements.
Terkhusus implementasi operasional kantor yang lebih ramah In terms of more environmentally responsible office operations,
lingkungan, GTSI berhasil mencatat penggunaan listrik dan GTSI was able to record electricity and fuel consumption more
bahan bakar yang lebih akurat di tahun ini. accurately during the year.
Selanjutnya, dari aspek sosial, GTSI secara konsisten menjalankan On the social front, GTSI consistently carried out various social
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
berbagai program kegiatan sosial yang disinergikan bersama activities in coordination with the holding company. Throughout
holding. Sepanjang tahun 2025, Perseroan melaksanakan 2025, the Company conducted monthly social programs as a
kegiatan sosial secara rutin setiap bulan sebagai bentuk contribution to the community and to strengthen engagement
kontribusi kepada masyarakat sekaligus upaya memperkuat with the surrounding environment. The Company also achieved
engagement dengan lingkungan sekitar. Seiring dengan itu, a zero workplace accident and zero occupational illness
Perseroan berhasil mencatatkan nihil kecelakaan kerja dan record. To enhance employees’ capacity and competence, the
penyakit akibat kerja. Untuk meningkatkan kapasitas dan Company organized 40 competency development programs
kompetensi karyawan, Perseroan menyelenggarakan program covering both hard and soft skills, attended by all 48 employees.
pengembangan kompetensi hardskill dan softskill sebanyak 40
kegiatan yang diikuti oleh 48 karyawan dari total 48 karyawan.
31
Page 32
Secara keseluruhan, capaian keberlanjutan GTSI tahun 2025 Overall, GTSI’s sustainability performance in 2025 was shaped
Board of Directors’ Statement
dipengaruhi oleh sejumlah faktor utama antara lain fase by several key factors: an investment phase that impacted
Penjelasan Direksi
investasi yang berdampak pada kinerja ekonomi jangka pendek, short-term economic performance; a commitment to more
komitmen terhadap operasional yang lebih ramah lingkungan environmentally responsible operations despite the higher
meskipun memerlukan biaya lebih tinggi, kebutuhan menjaga associated costs; the need to maintain fleet reliability through
keandalan armada melalui program perawatan dan docking, maintenance and docking programs; and higher standards
serta peningkatan standar kepatuhan dan keterlibatan sosial of regulatory compliance and social engagement. In this
perusahaan. Dalam hal ini, Direksi menyadari masih terdapat regard, the Board of Directors acknowledges that a gap still
gap antara capaian dengan target yang ditetapkan Perseroan. exists between actual performance and the targets set by
Namun demikian, kami memandang bahwa langkah-langkah the Company. Nevertheless, we believe that the strategic
strategis yang dijalankan sepanjang tahun 2025 merupakan measures undertaken throughout 2025 represent an important
fondasi penting untuk membangun kinerja keberlanjutan foundation for building a stronger, more measurable, and more
yang lebih kuat, terukur, dan terintegrasi di masa mendatang. integrated sustainability performance in the years ahead. This
Keyakinan tersebut didukung oleh berbagai inisiatif strategis conviction is supported by the Company’s strategic initiatives
dan pencapaian korporasi yang berhasil direalisasikan Perseroan and corporate achievements during the year, which have not
sepanjang tahun berjalan, yang tidak hanya memperkuat daya only strengthened business resilience but also created space
tahan bisnis, tetapi juga membuka ruang pertumbuhan yang for more sustainable growth in the coming period.
lebih berkelanjutan pada periode mendatang.
Di sisi lain, sepanjang tahun 2025, GTSI mencatat sejumlah Over the course of 2025, GTSI also recorded several significant
prestasi dan peristiwa penting yang menjadi fondasi strategis achievements and milestones that serve as strategic building
bagi penguatan bisnis Perseroan ke depan. Salah satu capaian blocks for the Company’s future growth. One key achievement
utama adalah penambahan aset melalui ekspansi armada was the addition of assets through fleet expansion, as part
sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan kapasitas, of the Company’s strategy to increase operational capacity,
fleksibilitas, dan keandalan operasional. Langkah ini sekaligus flexibility, and reliability, thereby strengthening the Company’s
memperkuat positioning perusahaan dalam mendukung positioning in support of long-term growth. In addition, the
pertumbuhan jangka panjang. Selain itu, Perseroan mulai Company began diversifying its business by entering the retail
melakukan diversifikasi usaha dengan memasuki segmen segment to broaden its revenue base and reduce dependence
retail guna memperluas sumber pendapatan dan mengurangi on its existing business model. On the financing front, the
ketergantungan pada model bisnis yang telah berjalan successful completion of a refinancing with one of the Himbara
sebelumnya. Dari sisi pendanaan, keberhasilan proses state-owned banks reflects growing confidence among financial
refinancing dengan salah satu bank Himbara mencerminkan institutions in GTSI’s business fundamentals and prospects,
meningkatnya kepercayaan institusi keuangan terhadap even as the Company remains in an active investment phase.
fundamental dan prospek bisnis GTSI, meskipun perusahaan In the capital markets, the removal of GTSI’s shares from the
tengah berada dalam fase investasi. Di pasar modal, keluarnya Full Call Auction (FCA) category also represents a significant
saham GTSI dari kategori Full Call Auction (FCA) juga menjadi milestone, signaling improved market perception and increased
milestone penting yang menunjukkan perbaikan persepsi pasar liquidity for the Company’s shares.
dan peningkatan likuiditas saham Perseroan.
Di balik berbagai pencapaian tersebut, tahun 2025 juga diwarnai Behind these achievements, the year 2025 was also marked
sejumlah dinamika yang memengaruhi implementasi strategi by several dynamics that influenced the implementation of
keuangan dan keberlanjutan perusahaan. Tahun pelaporan the Company’s financial and sustainability strategies. The
merupakan periode investasi aktif, di mana Perseroan melakukan reporting year was a period of active investment, during which
ekspansi dan optimalisasi aset yang berdampak pada tekanan the Company undertook asset expansion and optimization,
kinerja keuangan dalam jangka pendek. Di samping itu, dinamika placing short-term pressure on financial performance. In
pasar dan struktur kontrak, khususnya kontrak spot yang addition, market dynamics and contract structures, particularly
masih dipengaruhi regulator, turut memengaruhi fleksibilitas spot contracts, which remain subject to regulatory influence,
perusahaan dalam memaksimalkan pendapatan. Perseroan juga affected the Company’s flexibility to maximize revenue. The
terus memperkuat komitmen terhadap operasional yang lebih Company also continued to strengthen its commitment to
Accelerating Energy Expansion as One
berkelanjutan melalui penggunaan bahan bakar yang lebih more sustainable operations by using cleaner fuels and raising
ramah lingkungan serta peningkatan standar operasional, yang operational standards, which, in turn, required more careful
di sisi lain menuntut pengelolaan biaya secara lebih cermat. cost management. Taken as a whole, 2025 was an important
Building The New GTSI,
Secara keseluruhan, tahun 2025 menjadi periode penting bagi year for GTSI in building the foundations for long-term growth
GTSI dalam membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang through strengthened business capacity, expanded business
melalui penguatan kapasitas usaha, perluasan peluang bisnis, opportunities, and enhanced stakeholder confidence.
dan peningkatan kepercayaan para pemangku kepentingan.
32
Page 33
Prospek dan Peluang Prospects and Opportunities
PT GTS Internasional Tbk
Memasuki tahun 2026, GTSI memandang prospek bisnis Looking ahead to 2026, GTSI views the business outlook as
tetap positif seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positive, in line with Indonesia’s economic growth, which
diperkirakan tetap kuat di tengah ketidakpastian global. Kondisi is projected to remain strong amid global uncertainty. This
ini menjadi peluang bagi sektor LNG sebagai energi transisi yang creates an opportunity for LNG as a transitional energy source
semakin penting dalam mendukung ketahanan energi nasional. that is becoming increasingly important in supporting national
Pertumbuhan aktivitas industri dan kebutuhan energi domestik energy security. Growth in industrial activity and domestic
diproyeksikan akan meningkatkan permintaan distribusi LNG energy demand is projected to increase LNG distribution
sehingga membuka ruang bagi GTSI untuk memperkuat requirements, creating room for GTSI to strengthen its role
perannya melalui pengembangan armada dan layanan through fleet development and operational services, including
operasional, termasuk peluang pengembangan infrastruktur opportunities in FSRU infrastructure development in Indonesia.
FSRU di Indonesia. Prospek tersebut sekaligus menjadi dasar These prospects also serve as a basis for the Company to
bagi Perseroan untuk terus memperkuat kapasitas usaha dan continue building its business capacity and maintaining its
menjaga daya saing di tengah dinamika industri energi yang competitiveness amid the continuously evolving dynamics of
terus berkembang. the energy industry.
Di tengah tantangan global seperti dinamika geopolitik, Amid global challenges such as geopolitical dynamics, energy
volatilitas harga energi, dan ketidakpastian perdagangan price volatility, and international trade uncertainty, which affect
internasional yang memengaruhi pasar LNG, khususnya the LNG market, particularly spot contract patterns, GTSI remains
pada pola kontrak spot, GTSI tetap optimistis karena kuatnya optimistic, as strong domestic demand in Indonesia serves as
permintaan domestik Indonesia menjadi penyangga penting an important buffer for the Company’s business stability. To
bagi stabilitas bisnis Perseroan. Untuk memanfaatkan peluang capitalize on these opportunities, GTSI pursues a sustainable
tersebut, GTSI menjalankan strategi pertumbuhan berkelanjutan growth strategy through fleet additions and optimization,
melalui penambahan dan optimalisasi armada, penguatan the strengthening of its position as a strategic partner in the
posisi sebagai mitra strategis dalam ekosistem LNG nasional, national LNG ecosystem, FSRU infrastructure development, and
pengembangan infrastruktur FSRU, serta diversifikasi usaha business diversification into the retail energy sector to broaden
ke sektor retail energi guna memperluas sumber pendapatan revenue sources and enhance business resilience. All of these
dan memperkuat ketahanan bisnis. Seluruh langkah tersebut steps are executed prudently and with financial discipline to
dijalankan secara prudent dengan disiplin finansial agar ensure the Company remains adaptable, financially sound, and
Perseroan tetap adaptif, sehat, dan berkelanjutan di tengah sustainable amid global economic dynamics.
dinamika ekonomi global.
Penutup dan Apresiasi Closing Remarks and Acknowledgments
Pencapaian dan kinerja positif GTSI tahun 2025 merupakan GTSI’s positive achievements and performance in 2025 are the
hasil kerja bersama dan konstribusi segenap pemangku result of the collective efforts and contributions of all internal
kepentingan internal maupun eksternal. Untuk itu, kami and external stakeholders. We would like to express our deepest
menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar- appreciation and gratitude to the Board of Commissioners for
besarnya kepada Dewan Komisaris atas arahan, pengawasan, the guidance, oversight, and support provided throughout
serta dukungan yang diberikan sepanjang tahun 2025. Ucapan 2025. We also extend our sincere thanks to our shareholders
terima kasih juga kami sampaikan kepada para pemegang for their continued trust and support for the Board of
saham atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan Directors in executing the Company’s growth strategy and
kepada Direksi dalam menjalankan strategi pertumbuhan dan sustainability initiatives. We would further like to acknowledge
penguatan keberlanjutan bisnis. Tidak lupa, kami menyampaikan the Government and regulators for the synergy, policy support,
penghargaan kepada Pemerintah dan regulator atas sinergi, and guidance that have enabled the Company to continue
dukungan kebijakan, serta pembinaan yang membantu operating effectively amid the evolving dynamics of the energy
Perseroan tetap mampu menjalankan operasional secara baik and LNG transportation industry.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
di tengah dinamika industri energi dan transportasi LNG yang
terus berkembang.
33
Page 34
Direksi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh The Board of Directors would also like to thank all customers,
Board of Directors’ Statement
pelanggan, mitra usaha dan pemangku kepentingan lainnya business partners, and other stakeholders for the trust and
Penjelasan Direksi
atas kepercayaan serta kerja sama yang terjalin dengan baik cooperation built over the years. Our deepest appreciation
selama ini. Penghargaan yang tinggi kami sampaikan kepada goes to all GTSI employees for their dedication, professionalism,
seluruh karyawan GTSI atas dedikasi, profesionalisme, dan and commitment to upholding the Company’s performance
komitmennya dalam menjaga kinerja dan keberlangsungan and business continuity. We also extend our gratitude to the
usaha Perseroan. Selain itu, kami turut menyampaikan terima communities in the areas where we operate for their continued
kasih kepada masyarakat dan lingkungan sekitar atas dukungan support, which enables the Company to grow and develop
yang diberikan sehingga Perseroan dapat terus tumbuh dan sustainably. With a spirit of collaboration and optimism, GTSI
berkembang secara berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi is committed to continuing to create added value and make a
dan optimisme, GTSI berkomitmen untuk terus menciptakan positive contribution to national energy security and sustainable
nilai tambah serta memberikan kontribusi positif bagi ketahanan development in the years to come.
energi nasional dan pembangunan berkelanjutan di masa
mendatang.
Jakarta, 3 Juni 2026
Jakarta, June 3, 2026
Atas nama Direksi
On behalf of the Board of Directors
Yon Irawan Asty Winasty
Direktur Utama Direktur
President Director Director
Menyetujui Dewan Komisaris
Approved by the Board of Commissioners
Accelerating Energy Expansion as One
Rudi Satwiko Suharno
Komisaris Utama Komisaris Independen
President Commissioner Independent Commissioner
Building The New GTSI,
34
Page 35
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report PT GTS Internasional Tbk 35
Page 36
Building The New GTSI,
36
Accelerating Energy Expansion as One
KEBERLANJUTAN
TENTANG LAPORAN
Page 37
PT GTS Internasional Tbk
ABOUT THE
SUSTAINABILITY REPORT
05
37
Page 38
TENTANG LAPORAN
Tentang Laporan Keberlanjutan
About The Sustainability Report
KEBERLANJUTAN
ABOUT THE SUSTAINABILITY REPORT
PT GTSI Internasional Tbk menerbitkan Laporan Keberlanjutan PT GTS Internasional Tbk publishes its 2025 Sustainability
2025 sebagai wujud komitmen terhadap transparansi dan tata Report as part of its commitment to transparency and the
kelola perusahaan yang baik, sekaligus memenuhi kewajiban implementation of good corporate governance, while also
sebagaimana diatur dalam POJK 51/2017 tentang Penerapan fulfilling its obligations under POJK No. 51/2017 concerning
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten the Implementation of Sustainable Finance for Financial
dan Perseroan Publik (POJK Keuangan Berkelanjutan). Laporan Services Institutions, Issuers, and Public Companies. This report
ini merupakan laporan kelima yang diterbitkan Perseroan dalam represents the Company’s fifth Sustainability Report and is
format satu kesatuan dengan Laporan Tahunan. presented as an integrated part of the Annual Report.
Laporan ini mencakup rencana dan pencapaian atas kinerja The report outlines the Company’s plans and achievements
ekonomi, lingkungan, dan sosial Perseroan untuk periode 1 in economic, environmental, and social performance for the
Januari sampai 31 Desember 2025, beserta dengan entitas anak period from January 1 to December 31, 2025, followed by its
yaitu: subsidiaries:
1. PT HUMOLCO LNG Indonesia 1. PT HUMOLCO LNG Indonesia
2. PT Hikmah Sarana Bahari sebagai pemilik Kapal Ekaputra 1 2. PT Hikmah Sarana Bahari, owner of the Ekaputra 1 vessel
3. PT Bhaskara Inti Samudera sebagai pemilik Kapal Triputra 3. PT Bhaskara Inti Samudera, owner of the Triputra vessel
4. PT Permata Khatulistiwa Regas sebagai Pemilik 25% saham 4. PT Permata Khatulistiwa Regas, which holds a 25%
PT Jawa Satu Regas ownership interest in PT Jawa Satu Regas
5. PT Jawa Satu Regas yang merupakan pemilik Kapal FSRU 5. PT Jawa Satu Regas, owner of the FSRU Jawa Satu vessel
Jawa Satu
6. PT Anoa Sulawesi Regas 6. PT Anoa Sulawesi Regas
7. GTS Energy Trading Pte. Ltd. 7. GTS Energy Trading Pte. Ltd.
8. PT Surya Gaschem Perkasa 8. PT Surya Gaschem Perkasa
Dalam penyusunan laporan ini, istilah “GTSI,” “Perseroan,” Throughout this report, the terms “GTSI,” the “Company,” and
atau “Kami” digunakan untuk merepresentasikan PT GTS “We” are used interchangeably to refer to PT GTS Internasional
Internasional Tbk. Adapun informasi keuangan dan data Tbk. All financial information and numerical data are presented
numerik dalam laporan ini dinyatakan dalam Dolar Amerika in United States Dollars (USD), with numerical formatting
Serikat (USD) dengan notasi angka dalam bahasa Indonesia. following Indonesian conventions. By presenting data in a
Dengan penyajian data yang transparan, Perseroan berharap transparent manner, the Company aims to provide stakeholders
dapat memberikan gambaran yang jelas kepada seluruh with a clear understanding of the impacts and value generated
pemangku kepentingan mengenai dampak dan nilai tambah through its business operations.
yang dihasilkan dalam operasional bisnis Perseroan.
Aspek Material Keberlanjutan dan Rujukan Material Sustainability Aspects and Reporting
Pelaporan References
Penentuan aspek material terkait keberlanjutan bidang The identification of material sustainability aspects across
ekonomi, lingkungan dan sosial laporan ini merujuk pada economic, environmental, and social dimensions in this report
Lampiran II POJK No. 51/POJK.03/2017 di mana Perseroan refers to Appendix II of POJK No. 51/POJK.03/2017, under which
Accelerating Energy Expansion as One
termasuk dalam kategori usaha yang proses bisnisnya the Company is classified as operating in a sector with direct
berkaitan langsung dengan lingkungan hidup. Selain POJK environmental impact. In addition to the Sustainable Finance
Keuangan Berkelanjutan, laporan disusun dengan merujuk POJK, this report has been prepared with reference to the
Building The New GTSI,
pada Sustainability Accounting Standards Board (SASB) Marine Sustainability Accounting Standards Board (SASB) Marine
Transportation, yang diterbitkan oleh SASB --saat ini menjadi Transportation standards, now part of the IFRS Foundation, as
bagian dari IFRS Foundation, serta Panduan Pelaporan ESG, well as the 2024 IDX ESG Reporting Guidelines.
Sistem Pelaporan IDX tahun 2024.
38
Page 39
Pernyataan Ulang Informasi Restatement of Information
PT GTS Internasional Tbk
Untuk mendukung validitas isi laporan, apabila terdapat To ensure the reliability and validity of the information
pernyataan ulang informasi yang disampaikan dalam laporan presented, any restatements of previously disclosed data, such
sebelumnya, misalnya karena perbedaan metodologi atau cara as those arising from changes in methodology or calculation
penghitungan, kami memberi tanda *disajikan kembali. Pada approaches, are indicated with the notation “restated.” In this
laporan ini, penyajian kembali antara lain berkaitan dengan report, the restatements relate to, among others, the disclosure
pengungkapan data emisi, limbah dan training karyawan. of emissions data, waste, and employee training.
Akses Informasi atas Laporan Keberlanjutan Access to the Sustainability Report
Laporan ini disusun untuk memungkinkan seluruh pemangku This report is prepared to enable stakeholders to assess
kepentingan menilai kinerja GTSI, khususnya dalam menjalankan GTSI’s performance, particularly in fulfilling its sustainability
tanggung jawab keberlanjutan aspek ekonomi, lingkungan, responsibilities across economic, environmental, and social
dan sosial sepanjang periode pelaporan. Melalui laporan ini, aspects during the reporting period. Through this publication,
pemangku kepentingan diharapkan dapat melakukan evaluasi stakeholders are expected to gain a comprehensive perspective
menyeluruh terhadap kontribusi Perseroan dalam mendukung on the Company’s contributions to sustainable development. As
pembangunan berkelanjutan. Sebagai wujud transparansi dan part of its commitment to transparency and accountability, the
akuntabilitas, Perseroan menyediakan akses informasi seluas- Company provides broad access to information regarding this
luasnya bagi pemangku kepentingan terkait laporan ini dengan report through the following contact:
menghubungi:
PT GTS Internasional Tbk
Gedung Mangkuluhur City Tower Satu Lt. 26 | 26th Floor
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 1-3
Jakarta 12930, Indonesia
Ervan Saropie Telp.: (62 21) 509 33163
Fax.: (62 21) 509 6
E-mail: corpsec@gtsi.co.id
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
39
Page 40
Building The New GTSI,
40
Accelerating Energy Expansion as One
PROFIL
PERUSAHAAN
Page 41
COMPANY PROFILE
41
PT GTS Internasional Tbk
06
Page 42
INFORMASI
PERUSAHAAN
Profil Perusahaan
Company Profile
COMPANY INFORMATION
Nama Perusahaan
Company Name PT GTS Internasional Tbk
Status
Status Perusahaan Terbuka | Public Company
Akta No. 32 tanggal 29 Juni 2012 yang dibuat di hadapan Martina S.H., Notaris di Jakarta, dan disahkan melalui Surat
Akta Pendirian Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-40582.AH.01.01.Tahun 2012 tanggal
Perusahaan 26 Juli 2012 dan terdaftar di Daftar Perseroan No. AHU-0068050. AH.01.09. Tahun 2012 tanggal 26 Juli 2012.
Company Deed of Deed No. 32 dated 29 June 2012 made before Martina S.H., Notary in Jakarta, and ratified through Decree of the
Establishment Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-40582.AH.01.01. Year 2012 dated July 26
2012 and registered in the Company Register No. AHU-0068050.AH.01.09. Year 2012 dated July 26, 2012.
Kode Saham
Ticker Code GTSI
• Jasa Pengangkutan Gas Alam Cair • Liquefied Natural Gas Transportation Services
Bidang Usaha
• Penyimpanan dan Regasifikasi LNG • LNG Storage & Regasification
Line of Business
• Jasa Manajemen Kapal • Ship Management
Modal Dasar
Authorized Capital 30.000.000.000 Lembar Saham | Shares
atau
or Rp1.500.000.000.000
15.819.142.767 790.957.138.350
Modal Ditempatkan dan
atau
Disetor Penuh or
Issued and Fully Rp
Paid-up Capital Lembar Saham | Shares
PT Humpuss Maritim Internasional 84,40% Masyarakat | Public 15,20%
Kepemilikan Saham
Share Ownership
[OJK C.3] 13.414.263.0795 2.404.879.688 Lembar Saham | Shares Lembar Saham | Shares
Jumlah Karyawan Alamat Kantor Pusat [OJK C.2]
Number of Employees Head Office Address
48
Accelerating Energy Expansion as One
PT GTS Internasional Tbk. Telp. : (62-21) 509 33163
orang Mangkuluhur City Tower One Lt. 26 | 26th Floor Fax. : (62-21) 509 33163
people Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 1-3 Email : corpsec@gtsi.co.id
Jakarta 12930, Indonesia Website : www.gtsi.co.id
Building The New GTSI,
per 31 Desember 2025 | as of December 31, 2025
42
Page 43
RIWAYAT
PT GTS Internasional Tbk
PERUSAHAAN
COMPANY HISTORY
Perseroan didirikan oleh PT Hutama Trans Kencana dan PT Hikmah
Sarana Bahari, yang pada saat pendiriannya merupakan entitas anak
dari PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk.
The Company was founded by PT Hutama Trans Kencana and PT Hikmah
Sarana Bahari, both of which were subsidiaries of PT Humpuss Intermoda
Transportasi Tbk at the time of establishment.
PT GTS Internasional Tbk, selanjutnya disebut “GTSI” atau GTS Internasional Tbk, hereinafter referred to as “GTSI” or the
“Perseroan”, didirikan berdasarkan Akta No. 32 tanggal 29 Juni “Company,” was established based on Deed No. 32 dated June
2012 yang dibuat di hadapan Martina, S.H., Notaris di Jakarta, 29, 2012, executed before Martina, S.H., a Notary in Jakarta, and
dan telah memperoleh pengesahan melalui Surat Keputusan ratified by Decree No. AHU-40582.AH.01.01.Tahun 2012 issued
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
AHU-40582.AH.01.01.Tahun 2012 tanggal 26 Juli 2012. Perseroan Indonesia on July 26, 2012. The Company was founded by PT
didirikan oleh PT Hutama Trans Kencana dan PT Hikmah Sarana Hutama Trans Kencana and PT Hikmah Sarana Bahari, both of
Bahari, yang pada saat pendiriannya merupakan entitas anak which were subsidiaries of PT Humpuss Intermoda Transportasi
dari PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. Tbk at the time of establishment.
Cikal bakal Perseroan berawal dari Divisi Angkutan Gas Alam The Company’s origins trace back to the Liquefied Natural Gas
Cair (Liquefied Natural Gas/LNG) yang didirikan oleh PT (LNG) Transportation Division established by PT Humpuss and
Humpuss bersama Mitsui O.S.K. Lines Ltd. (MOL) pada tahun Mitsui O.S.K. Lines Ltd. (MOL) in 1986 under the name Humolco
1986 dengan nama Humolco Trans Inc. Seiring pendirian divisi Trans Inc. Concurrently, construction commenced on an LNG
tersebut, pembuatan kapal pengangkut LNG berkapasitas carrier with a capacity of 137,000 CBM.
137.000 CBM juga mulai dilakukan.
Didukung oleh kemitraan global yang strategis serta penerapan Supported by strategic global partnerships and continuous
inovasi yang berkelanjutan, Perseroan terus bertumbuh dan innovation, the Company has grown and evolved into a market
berkembang hingga menjadi pemimpin pasar dalam penyediaan leader in LNG logistics, storage, and infrastructure services. It
jasa logistik, penyimpanan, dan infrastruktur LNG. Perseroan continues to expand its service routes, fleet, and operational
secara konsisten memperluas rute layanan, armada kapal, reach, while enhancing service quality.
cakupan operasional, serta meningkatkan kualitas layanannya.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
43
Page 44
Pada 21 Desember 1992, PT Humpuss juga mendirikan PT On December 21, 1992, PT Humpuss established PT Humpuss
Humpuss Intermoda Transportasi (HITS) yang bergerak di Intermoda Transportasi (HITS), which operates LNG and oil
Profil Perusahaan
bidang pengoperasian kapal tanker LNG dan minyak. Selain itu, tankers. HITS also provides cargo transportation and ship
Company Profile
HITS menjalankan usaha pengangkutan kargo, keagenan kapal, agency services, and develops LNG cargo solutions supplying
serta pengembangan bisnis kargo LNG sebagai sumber energi energy for power generation by the State Electricity Company
pembangkit listrik yang dikembangkan oleh Perusahaan Listrik (PLN). As part of the integrated HITS group supply chain, the
Negara (PLN). Sebagai bagian dari rantai pasok terintegrasi Company leverages advanced technology, expertise, and
dalam grup HITS, Perseroan memiliki keunggulan dalam capabilities in LNG transportation.
teknologi, keahlian, dan kompetensi pengangkutan LNG.
Di tahun 2013, grup perusahaan HITS memutuskan untuk In 2013, the HITS group established a dedicated entity for LNG
mendirikan entitas usaha terpisah di bidang pengangkutan LNG. transportation, aimed at developing a commercial LNG logistics
Entitas tersebut berfokus pada pengembangan sistem logistik system serving both domestic and international markets.
komersial gas alam cair yang mencakup potensi operasional
pasar domestik dan internasional.
Selanjutnya, sebagai bagian dari restrukturisasi grup HITS, sejak Since 2021, as part of the HITS Group restructuring, the Company
tahun 2021 Perseroan mengelola delapan entitas anak yaitu PT has overseen eight subsidiaries: PT Hikmah Sarana Bahari (HSB)
Hikmah Sarana Bahari (HSB), PT Bhaskara Inti Samudera (BIS) and PT Bhaskara Inti Samudera (BIS), which serve as vessel-
sebagai entitas pemilik armada kapal, PT Permata Khatulistiwa owning entities; PT Permata Khatulistiwa Regas (PKR) and PT
Regas (PKR), PT Anoa Sulawesi Regas (ASR) sebagai perusahaan Anoa Sulawesi Regas (ASR), which are investment companies
investasi yang memiliki 25% kepemilikan pada FSRU Jawa Satu, holding a combined 25% ownership interest in the Jawa Satu
serta PT HUMOLCO LNG Indonesia (HLI) yang bergerak di FSRU; PT HUMOLCO LNG Indonesia (HLI), which provides
bidang jasa manajemen kapal LNG dan FSRU (pengawasan LNG vessel and FSRU management services, including vessel
penerapan keselamatan dan kepatuhan kapal, serta pengelolaan safety and compliance oversight, technical operations, and
operasi teknis dan sumber daya manusia), GTS Energy Trading human resources management; GTS Energy Trading Pte. Ltd.,
Pte. Ltd. (menjalankan kegiatan perdagangan LNG), dan PT which conducts LNG trading activities; and PT Surya Gaschem
Surya Gaschem Perkasa (jasa angkutan laut). Perkasa, which operates in the sea freight transportation sector.
Perseroan juga terus menghadirkan berbagai inovasi, antara The Company continues to innovate, including through
lain melalui kepemilikan kapal FSRU (Floating Storage and ownership of Floating Storage and Regasification Unit (FSRU)
Regasification Unit) sebagai terobosan dalam rantai distribusi vessels, representing a breakthrough in Indonesia’s LNG
LNG di Indonesia. Penggunaan FSRU secara strategis mampu distribution chain. The use of FSRUs enhances efficiency by
menghemat waktu dan biaya pengadaan logistik LNG karena enabling onboard regasification, eliminating the need for
proses regasifikasi dapat dilakukan langsung di atas kapal onshore storage and regasification facilities, thereby reducing
tanpa memerlukan pembangunan fasilitas penyimpanan dan time and costs.
regasifikasi di darat.
Keberhasilan Perseroan dalam mengimplementasikan inovasi The Company’s success in these innovations is underpinned by
tersebut tidak terlepas dari pengalaman dan kapabilitas decades of experience and capability development. With over
yang telah dibangun secara konsisten selama puluhan tahun. 30 years in LNG shipping, the Company has established a strong
Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang pelayaran reputation as a pioneer and a leading provider of Liquefied
kapal LNG, Perseroan telah membangun reputasi yang kuat Natural Gas (LNG) transportation services in Indonesia.
sebagai perusahaan pelopor dan satu-satunya penyedia jasa
transportasi Gas Alam Cair (Liquefied Natural Gas/LNG) di
Indonesia.
Reputasi, pengalaman, serta kinerja operasional yang solid This reputation, along with its experience and solid operational
tersebut turut tercermin dalam respons pasar terhadap kinerja performance, is reflected in market response. Throughout
Accelerating Energy Expansion as One
Perseroan. Sepanjang tahun 2025, saham GTSI menunjukkan 2025, GTSI’s shares demonstrated positive performance trends
dinamika yang menarik di pasar modal Indonesia. Pergerakan in the Indonesian capital market, driven by strengthening
harga saham tersebut tidak terjadi secara terpisah dari fundamentals and a series of strategic initiatives announced
Building The New GTSI,
perkembangan fundamental Perseroan, terutama setelah during the year. Improved financial performance, including net
serangkaian keputusan strategis yang diumumkan sepanjang profit growth, was viewed positively by investors.
tahun berjalan. Investor mencermati hasil kinerja yang lebih
kuat, termasuk pertumbuhan laba bersih sebagai salah satu
faktor yang membentuk sentimen positif terhadap saham GTSI.
44
Page 45
Salah satu katalis signifikan bagi saham GTSI adalah keputusan A key catalyst was the Company’s decision to expand its
PT GTS Internasional Tbk
perusahaan untuk memperluas kapasitas armadanya melalui fleet through vessel acquisitions. In mid-October 2025, GTSI
pembelian kapal baru. Pada pertengahan Oktober 2025, GTSI acquired an LNG carrier, Methane Jane Elizabeth, later renamed
mengakuisisi satu unit kapal LNG bernama Methane Jane Danaputri 1, for approximately USD 24.5 million, representing
Elizabeth, yang kemudian berganti nama menjadi Danaputri 1, more than 36.92% of total equity and classified as a material
dengan nilai transaksi sekitar USD 24,5 juta—setara lebih dari transaction under OJK Regulation No. 17/2020. This acquisition
36,92% dari total ekuitas Perseroan dan dikategorikan sebagai aligns with the Company’s long-term strategy to increase
transaksi material sesuai peraturan OJK No. 17/2020. Langkah market share and enhance future earnings.
ini dipandang sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka
panjang yang diharapkan dapat memperluas pangsa pasar dan
berkontribusi positif terhadap pendapatan masa depan.
Respons pasar terhadap aksi korporasi tersebut tampak Market responses were reflected in share price movements. In
tercermin pada pergerakan harga saham. Selain didorong oleh addition to improved financial performance, investors responded
laporan kinerja yang membaik, investor juga memberi perhatian positively to enhanced operational prospects following the fleet
pada prospek operasional yang lebih besar setelah penambahan expansion, which strengthens the Company’s readiness to meet
armada itu. Di tengah kondisi industri energi yang kompetitif, increasing LNG demand.
langkah memperkuat aset produktif semacam pembelian kapal
menjadi sinyal bahwa GTSI mempersiapkan diri menghadapi
permintaan LNG yang terus tumbuh.
Dukungan lain bagi tren positif pasar datang dari keputusan Further support came from the Annual General Meeting of
dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 Shareholders (AGM) held on June 12, 2025, where shareholders
pada 12 Juni 2025 di mana Perseroan menyetujui rencana approved plans for additional vessel acquisitions as part of
pembelian kapal tambahan sebagai bagian dari strategi ekspansi the Company’s medium- to long-term growth strategy. This
jangka menengah hingga panjang. Hal ini turut memperkuat reinforced investor confidence in the Company’s commitment
ekspektasi bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada kinerja to expanding operational capacity and driving future revenue
keuangan saat ini tetapi juga pada perluasan kapasitas growth.
operasional untuk meningkatkan kontribusi pendapatan di masa
mendatang.
Kombinasi antara kinerja operasional yang meningkat, aksi The combination of improved operational performance,
korporasi nyata seperti pembelian kapal LNG baru, dan strategic corporate actions, and clear long-term planning
rencana strategis yang disepakati dalam RUPST menciptakan contributed to a positive market outlook in 2025. The upward
narasi yang lebih kuat di mata investor sepanjang 2025. trend in GTSI’s share price reflects growing market confidence
Pergerakan harga saham GTSI yang cenderung meningkat and strengthening expectations for sustainable growth within
pada periode ini mencerminkan bagaimana pasar merespons Indonesia’s energy sector.
dengan mengapresiasi langkah-langkah tersebut, sekaligus
memperlihatkan bahwa ekspektasi terhadap pertumbuhan
lebih terukur sedang menguat di tengah dinamika sektor energi
Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
45
Page 46
VISI, MISI, DAN
NILAI PERUSAHAAN
Profil Perusahaan
Company Profile
[OJK C.1]
VISION, MISSION, AND COMPANY VALUES
Visi Vision Misi Mission
Menjadi perusahaan kelas Memberikan yang terbaik untuk pelanggan
dunia sebagai pemilik dan dalam pengadaan dan manajemen kapal
manajemen operasi kapal LNG dan FSRU dengan mengutamakan
keunggulan operasional, kesehatan,
LNG dan Unit Penyimpanan
keselamatan yang berstandar internasional,
Apung dan Regasifikasi, serta
lingkungan dan tanggung jawab sosial untuk
dapat memenuhi kebutuhan meningkatkan nilai tambah bagi Pemangku
masyarakat akan gas alam Kepentingan secara berkelanjutan termasuk
yang merupakan energi kehidupan masyarakat dengan masa depan
ramah lingkungan. yang sejahtera.
To become a world-class company that Providing the best for customers in procurement
serves as the owner and management and management of LNG Carrier and FSRU by
of operation of LNG Carrier, Floating prioritizing operational excellence, health, safety
Storage and Regasification Unit of international standard, environmental and social
(FSRU), and can meet the needs of the responsibilities as added values for Stakeholders in
community for natural gas which is a sustainable manner including the lives of people
Accelerating Energy Expansion as One
environmental-friendly energy. with a prosperous future.
Building The New GTSI,
46
Page 47
PT GTS Internasional Tbk
NILAI-NILAI
PERUSAHAAN
CORE VALUES
Harmony Meaningful
Menunjukan kebersamaan, persatuan, Menunjukkan kesadaran untuk bertindak,
saling peduli, menghargai perbedaan memberikan implikasi positif bagi lingkungan
untuk mencapai sinergi. kerja, perusahaan, masyarakat, dan negara.
Demonstrate togetherness, unity, caring Demonstrate awareness to act, giving positive
for each other, respecting differences to implications for the work environment,
achieve synergy. company, community, and country.
Uncompromised Integrity Innovation for Growth
Menunjukkan etika sosial dan mengikuti Menunjukkan terobosan dan bertindak
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
prinsip-prinsip dan norma-norma yang untuk mengoptimalkan segala sumber
berlaku di masyarakat sehingga tercipta daya sehingga tercapai inovasi
kepatuhan norma sosial. perusahaan yang berkelanjutan.
Demonstrate social ethics and follow Demonstrate breakthroughs and act
the principles and norms that apply to optimize all resources to achieve
in society so as to create social norm sustainable corporate innovation.
compliance.
47
Page 48
BIDANG
USAHA
Profil Perusahaan
Company Profile
[OJK C.4]
BUSINESS ACTIVITIES
Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan In accordance with article 3 of the Company’s Articles of
sebagaimana terakhir diubah berdasarkan Akta Pernyataan Association, which was most recently amended in accordance
Keputusan Pemegang Saham tentang Perubahan Anggaran with the Deed of Statement of Shareholders’ Decision
Dasar No. 105 tanggal 14 Juni 2021 yang dibuat di hadapan Amendment to the Articles of Association No. 105 dated June
Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota 14, 2021 which was ratified by Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum,
Administratif Jakarta Barat, Perseroan menjalankan kegiatan M.Kn, Notary in West Jakarta Administrative City, the Company
usaha di bidang logistik, penyimpanan, pengolahan, dan is engaged in the following business fields Logistics, Storage,
infrastruktur gas. Gas Processing, and Infrastructure.
Adapun kegiatan utama dan penunjang Perseroan dalam The main and supporting business activities of the Company
mendukung bidang usaha tersebut adalah sebagai berikut: are:
Kegiatan Usaha Penunjang Utama Primary Supporting Business Activities
• Industri Bangunan Lepas Pantai dan Bangunan terapung; • Offshore Building and Floating Building Industry;
• Distribusi Gas Alam dan Buatan; • Natural and Artificial Gas Distribution;
• Angkutan Laut Dalam Negeri untuk Barang Khusus; • Domestic Sea Transportation for Special Goods;
• Angkutan Laut Luar Negeri untuk Barang Khusus; • Overseas Sea Transportation for Special Goods;
• Pergudangan dan Penyimpanan Lainnya; • Warehousing and Other Storage;
• Penanganan Kargo (Bongkar Muat Barang); • Cargo Handling (Loading and Unloading of Goods);
• Aktivitas Perusahaan Holding; dan • Holding Company Activities; dan
• Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak. • Leasing and leasing activities without rights.
Kegiatan Usaha Penunjang Supporting Business Activities
• Angkutan Laut Dalam Negeri Liner untuk Barang; • Domestic Liner Sea Transportation for Goods;
• Angkutan Laut Dalam Negeri Tramper untuk Barang; dan • Tramper Domestic Sea Transportation for Goods; and
• Aktivitas Konsultan Transportasi. • Transportation Consultant Activities.
Kegiatan Usaha Sepanjang Tahun Buku Business Activities During Fiscal Year
Sepanjang 2025, kegiatan usaha yang dijalankan Perseroan Throughout 2025, the Company engaged in the following
adalah: business activities:
• Jasa Pengangkutan LNG; • LNG Transportation Services;
• Penyimpanan dan Regasifikasi LNG; dan • LNG Storage and Regasification; and
• Jasa Manajemen Kapal. • Ship Management Services.
Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang logistik, With over 30 years of experience in LNG logistics, storage,
penyimpanan, dan infrastruktur LNG, Perseroan telah and infrastructure, the Company has established itself as
menempatkan diri sebagai mitra yang kompeten dan andal a competent and reliable partner in managing the national
dalam mengelola mata rantai distribusi LNG nasional. Perseroan LNG distribution chain. The Company consistently upholds its
secara konsisten menjunjung tinggi komitmen terhadap commitment to service excellence, prioritizes integrity in all
Service Excellence, mengedepankan integritas dalam setiap business activities, and maintains strong occupational safety
pelaksanaan kegiatan usaha, serta mempertahankan kinerja performance, as reflected in its zero-accident achievement.
Accelerating Energy Expansion as One
keselamatan kerja dengan pencapaian zero accident. Komitmen This commitment serves as a key foundation in strengthening
tersebut menjadi fondasi utama dalam memperkuat daya saing the Company’s competitiveness in the LNG distribution sector.
Perseroan di sektor distribusi LNG.
Building The New GTSI,
Selain itu, sebagai penyedia layanan terpadu dalam skema LNG Furthermore, as an integrated service provider within the LNG-
to Power, Perseroan menawarkan solusi yang efektif dan efisien to-Power scheme, the Company delivers effective and efficient
melalui dukungan menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan, solutions through comprehensive support, ranging from project
pemenuhan kebutuhan teknis, penyediaan serta pengelolaan planning and fulfillment of technical requirements to the
kapal dan awak, hingga layanan konsultasi yang mendukung provision and management of vessels and crews, as well as
keseluruhan proses bisnis. consultancy services that support the entire business process.
48
Page 49
PRODUK
PT GTS Internasional Tbk
DAN JASA [OJK C.4]
PRODUCTS AND SERVICES
Jasa Pengangkutan LNG | LNG Transportation Services
Perseroan tetap mempertahankan perannya sebagai pionir The Company remains a pioneer in LNG transportation services.
dalam penyediaan jasa pengangkutan LNG. Layanan yang These services include the chartering of LNG vessels operated
diberikan mencakup penyewaan kapal LNG yang dioperasikan by highly qualified Indonesian personnel with the experience,
oleh sumber daya manusia terbaik Indonesia, yang memiliki competence, and certifications required to meet international
pengalaman, kompetensi, serta sertifikasi sesuai dengan standar maritime standards. Through its existing fleet, the Company
pelayaran internasional. Dengan armada yang dimiliki saat ini, optimizes vessel utilization to support the LNG distribution
Perseroan secara optimal memaksimalkan utilisasi kapal untuk chain across various critical and strategic facilities in the
mendukung mata rantai distribusi LNG ke berbagai fasilitas domestic market.
penting dan strategis di pasar domestik.
Jasa Penyimpanan dan Regasifikasi LNG | LNG Transport and Regasification Services
Sejak tahun 2018, Perseroan melalui anak usahanya berinvestasi Since 2018, the Company, through its subsidiary, has invested
dalam pengembangan bisnis jasa penyimpanan dan regasifikasi in the development of LNG storage and regasification services
LNG melalui fasilitas Floating Storage Regasification Unit (FSRU). via a Floating Storage Regasification Unit (FSRU) facility. The
Perseroan berperan aktif dalam seluruh tahapan pengembangan Company plays an active role throughout all stages of the FSRU
FSRU, mulai dari perencanaan hingga proses pengiriman (delivery). development, from planning to commissioning. The FSRU is
Saat ini, FSRU tersebut telah beroperasi secara komersial dan currently operating commercially and distributing regasified
menjalankan fungsi penyaluran LNG hasil regasifikasi. Kehadiran LNG. Its presence is expected to enhance the Company’s
FSRU diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasional dan operational performance and profitability on a sustainable basis.
profitabilitas Perseroan secara berkelanjutan.
Jasa Manajemen Kapal | Ship Management Services
Perseroan, melalui anak usahanya, menyediakan layanan Through its subsidiaries, the Company provides comprehensive
manajemen kapal yang lengkap dan profesional sesuai and professional ship management services in accordance with
dengan standar QS-SHE (Quality, Security, Safety, Health, QS-SHE (Quality, Security, Safety, Health, and Environmental
and Environmental Protection). Lini bisnis ini memperkuat Protection) standards. This business line strengthens
kapabilitas Perseroan dalam menghadapi kompleksitas the Company’s capabilities in managing the operational
operasional pengelolaan kapal, khususnya kapal LNG dan FSRU, complexities of vessels, particularly LNG carriers and FSRUs,
yang memerlukan biaya tinggi serta kompetensi teknis yang which require significant capital and advanced technical
tinggi. Perseroan memastikan bahwa setiap kapal dikelola dan expertise. The Company ensures that all vessels are managed
dioperasikan sesuai dengan peraturan serta standar industri and operated in compliance with international regulations and
internasional, termasuk ISM Code, ISPS Code, SIRE, TMSA, serta industry standards, including the ISM Code, ISPS Code, SIRE,
standar ISO terkait Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001:2015), TMSA, as well as ISO standards for Quality Management Systems
Lingkungan (ISO 14001:2015), dan Keselamatan serta Kesehatan (ISO 9001:2015), Environmental Management (ISO 14001:2015),
Kerja (ISO 45001:2018). and Occupational Health and Safety (ISO 45001:2018).
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Layanan Jasa Pengelolaan Kapal meliputi: Ship Management Services include:
1. Mempersiapkan, memantau, dan mencatat rencana untuk 1. Preparing, monitoring, and recording plans for ship
operasi kapal; operations;
2. Menyiapkan, memantau, melaporkan, dan menyelesaikan 2. Preparing, monitoring, reporting, and finalizing ship
anggaran kapal; budgets;
3. Memonitor dan mengimplementasikan Plan Maintenance 3. Monitoring and implementing the Plan Maintenance
Program dan jadwal docking kapal; Program and ship docking schedules;
4. Memberikan pelatihan dan pendidikan kepada awak kapal, 4. Providing training and education to crew members, so
sehingga awak kapal bangsa Indonesia dapat menjadi that Indonesian crew members can become trained and
terlatih dan menduduki jabatan penting hingga pangkat occupy important positions up to the rank of Master and
Nakhoda dan Kepala Kamar Mesin; dan Head of Engineering Room; and
5. Menyiapkan, memantau, dan melaporkan kewajiban atas 5. Preparing, monitoring, and reporting obligations on tax and
pemeriksaan pajak dan keuangan. financial audits.
49
Page 50
WILAYAH
OPERASIONAL
Profil Perusahaan
Company Profile
[OJK C.3]
OPERATIONAL AREA
1
5
8
7
2
3
4
6
Wilayah operasional Perseroan mencakup | The Company’s operational areas cover:
1. Jakarta - DKI Jakarta 1. Jakarta - DKI Jakarta
2. Arun - Aceh 2. Arun - Aceh
3. Lampung - Lampung 3. Lampung - Lampung
4. Patimban - Jawa Barat 4. Patimban - West Java
5. Bontang - Kalimantan Timur 5. Bontang - East Kalimantan
6. Benoa - Bali 6. Benoa - Bali
7. Bintuni - Papua Barat 7. Bintuni - West Papua
8. Banggai - Sulawesi Tengah 8. Banggai - Central Sulawesi
SKALA USAHA
PERUSAHAAN [OJK C.3]
COMPANY’S BUSINESS SCALE
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Accelerating Energy Expansion as One
Jumlah Aset Dolar AS
149 .284.140 112.883.146 107.840.328
Total Assets USD
Jumlah Liabilitas Dolar AS
83.120.228 46.533.794 46.209.885
Total Liabilities USD
Building The New GTSI,
Pendapatan Usaha Dolar AS
34.700.976 32.153.797 32.160.145
Revenues USD
Jumlah Ekuitas Dolar AS
66.163.912 66.349.352 61.630.443
Total Equity USD
Jumlah Karyawan Orang
48 32 45
Total Employees Individuals
50
Page 51
Uraian Satuan
2025 2024 2023
PT GTS Internasional Tbk
Description Unit
Lingkup Operasi
Scope of Operations
1. Jasa sewa kapal: 1. Chartered vessel services:
• Gas alam cair • Liquefied natural gas
Produk dan Jasa • Tunda dan tambat • Tug and mooring
Products and Services • Unit Penyimpanan dan Regasifikasi • Floating Storage and Regasification
Terapung Unit (“FSRU”)
2. Jasa pengelolaan kapal 2. Ship management services
Jumlah Kapal yang Dimiliki Kapal
6 5* 5*
Total Owned Vessels Vessels
Arun, Bintuni, Arun, Lampung,
Arun, Banggai, Bintuni,
Wilayah Operasi Daerah Bontang, Benoa, Jakarta, Patimban,
Bontang, Benoa, Jakarta,
Operational Area Area Jakarta, Lampung, Bontang, Bintuni,
Lampung, & Patimban
& Patimban & Benoa
Kapasitas Kapal Meter kubik
474.173+ 328.500+ 328.500+
Vessel Capacity Cubic meters
Jumlah Awak Kapal yang Dikelola Orang
199 147 180
Total Managed Crew Members Individuals
*disajikan kembali | restated
KOMPOSISI
KARYAWAN [OJK C.3] [TR-MT-000.A]
EMPLOYEE COMPOSITION
Per 31 Desember 2025, Perseroan memiliki karyawan sebanyak As of December 31, 2025, the Company had 48 employees,
48 orang, bertambah 16 orang atau 50% dibanding tahun an increase of 16, or 50%, compared to the previous year's 32
sebelumnya dengan karyawan sebanyak 32 orang. Berikut employees. The complete employee demographics are as
demografi karyawan selengkapnya: follows:
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jabatan
Employee Composition by Position Level
Jabatan
2025 2024
Position
Kepala Divisi
3 0
Division Head
Kepala Departemen
7 10
Department Head
Asisten Kepala Departemen
4 1
Assistant Department Head
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Supervisor
11 6
Supervisor
Staf
23 15
Staff
Jumlah Karyawan Darat
48 32
Total Office Employees
51
Page 52
Komposisi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Employee Composition by Education Level
Profil Perusahaan
Company Profile
Tingkat Pendidikan
2025 2024
Education Level
Strata 3
0 0
Post-Graduate
Strata 2
8 7
Graduate
Strata 1
36 22
Undergraduate/Associate Degree
Diploma 3 & 2
3 2
Diploma 3 & 2
SMA/SMP
1 1
Senior/Junior High School
Jumlah
48 32
Total
Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
Composition of Employees based on Employment Status
Status Kepegawaian
2025 2024
Employment Status
Pegawai Tetap
29 23
Permanent Employee
Pegawai Kontrak
19 9
Contract Employee
Jumlah
48 32
Total
Jumlah Pegawai Sementara [IDX S-04]
Total Temporary Employee
Jumlah Pegawai Persentase Pegawai
Uraian (dalam tahun pelaporan) (dalam tahun pelaporan)
Description Total Employee Percentage of Employee
(during the reporting year) (during the reporting year)
Jumlah Pegawai perusahaan yang dipegang oleh
kontraktor dan/atau konsultan
17 orang | people 26%
Number of company employees held by
contractors and/or consultants
Komposisi Karyawan Berdasarkan Masa Kerja
Composition of Employees based on Years of Service
Masa Kerja
2025 2024
Years of Service
Accelerating Energy Expansion as One
<1 21 8
1-5 15 9
5-10 3 6
Building The New GTSI,
10-15 4 3
> 15 5 6
Jumlah
48 32
Total
* Data tidak termasuk Dewan Komisaris, Direksi, dan Pekerja Pihak Ketiga & Magang
* Data excludes the Board of Commissioners, Board of Directors, Third Party Workers & Interns.
52
Page 53
Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia
PT GTS Internasional Tbk
Composition of Employees based on Age
Usia
2025 2024
Age
> 50 tahun | years old 2 1
30 – 50 tahun | years old 28 23
< 30 tahun | years old 18 8
Jumlah
48 32
Total
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Composition of Employees based on Gender
Jenis Kelamin
2025 2024
Gender
Laki-laki
25 17
Male
Perempuan
23 15
Female
Jumlah
48 32
Total
Kesetaraan Gender [IDX S-01]
Gender Equality
Laki-laki Perempuan
Male Female
Level Jabatan
Position Level Persentase pegawai Persentase pegawai
Jumlah pegawai Pearcentage Jumlah pegawai Pearcentage
Total Employee of employee Total Employee of employee
(%) (%)
Entry level 7 14,5 16 33,34
Mid level 15 31,2 7 14,58
Senior-level 3 6,25 - -
Executive level - - - -
Jumlah
25 52 23 48
Total
Jumlah Level Karyawan Laki-laki dan Perempuan Berdasarkan Kelompok Umur [IDX S-02]
Number of Male and Female Employee Levels by Age Group
Level Jabatan
Position Level
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Rentang
Jumlah
Usia Entry level Mid level Senior-level Executive level
Total
Age Range
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female Male Female
18-25 2 6 1 - - - - - 9
26-35 4 7 3 3 - - - - 17
36-45 - 2 8 3 2 - - - 15
46-55 1 1 2 1 1 - - - 6
>55 - - 1 - - - - - 1
53
Page 54
Pada 2025, jumlah awak kapal Perseroan mengalami In 2025, the number of the Company's crew members increased
penambahan sebanyak 52 orang atau 35,37% dari 147 orang 52 people, or 35.37%, from 147 in 2024 to 199 people. Below is
Profil Perusahaan
pada 2024 menjadi 199 orang. Berikut adalah demografi awak the demographics of the Company's crew members for the last
Company Profile
kapal Perseroan selama 2 (dua) tahun buku terakhir berdasarkan 2 (two) fiscal years based on multiple classifications:
sejumlah klasifikasi:
Komposisi Awak Kapal berdasarkan Jabatan
Vessel Crew Composition based on Position
Jabatan
2025 2024
Position
Perwira
80 60
Commissioned Officer
Rating 114 81
Kadet
5 6
Cadet
Jumlah
199 147
Total
Komposisi Awak Kapal berdasarkan Masa Kerja
Vessel Crew Composition based on Years of Service
Masa Kerja
2025 2024
Years of Service
<1 tahun | years 15 13
1-5 tahun | years 30 20
5-10 tahun | years 58 43
10-15 tahun | years 66 56
>15 tahun | years 30 15
Jumlah
199 147
Total
Komposisi Awak Kapal berdasarkan Jenis Kelamin
Vessel Crew Composition based on Gender
Jenis Kelamin
2025 2024
Gender
Laki-laki
199 147
Male
Perempuan
0 0
Female
Jumlah
199 147
Total
Komposisi Awak Kapal berdasarkan Tingkat Jabatan
Accelerating Energy Expansion as One
Vessel Crew Composition based on Position Level
Tingkat Jabatan
2025 2024
Position Level
Building The New GTSI,
Master 6 5
Chief Officer 7 7
1 Officer
st
5 3
2nd Officer 8 7
3 Officer
rd
7 4
54
Page 55
Tingkat Jabatan
2025 2024
PT GTS Internasional Tbk
Position Level
4th Officer 3 2
Chief Engineer 8 6
1st Engineer 16 5
2nd Engineer 8 8
3 Engineer
rd
7 5
4th Engineer 5 2
Perwira Elektro Teknis
0 0
Electro Technical Officer
Kadet
5 6
Cadet
Serang/Mandor Kapal
10 4
Boatswain
Juru Mudi
31 20
Able Seaman
Kelasi
10 6
Ordinary Seaman
Juru Minyak Utama
6 4
No. 1 Oiler
Juru Minyak
27 20
Oiler
Pelaut Tingkat Pemula Mesin
8 7
Wiper
Kepala Koki
6 4
Chief Cook
Koki
7 7
Cook
Pelayan Kapal
9 6
Messman
Jumlah
199 147
Total
Komposisi Awak Kapal berdasarkan Sertifikasi Pelaut
Vessel Crew Composition based on Seafarer Certification
Sertifikasi Pelaut
2025 2024
Seafarer Certification
ANT/ATT 1 42 28
ANT/ATT 2 16 25
ANT/ATT 3 22 23
ANTD/ATTD 27 11
Sertifikasi Lain
92 60
Other Certifications
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Jumlah
199 147
Total
55
Page 56
REKRUTMEN
DAN TURNOVER
Profil Perusahaan
Company Profile
RECRUITMENT AND TURNOVER
Perseroan secara konsisten melakukan pencatatan dan The Company regularly monitors its recruitment processes and
pemantauan atas proses rekrutmen serta tingkat turnover employee turnover rates as part of a structured, sustainable
karyawan sebagai bagian dari pengelolaan sumber daya manusia human capital management strategy. Recruitment data is
yang terstruktur dan berkelanjutan. Pencatatan rekrutmen recorded to ensure that the organization’s needs align with
dilakukan untuk memastikan pemenuhan kebutuhan organisasi business plans, required skills, and safety and operational
sesuai dengan rencana bisnis, kompetensi yang dibutuhkan, standards, particularly in LNG logistics and infrastructure
serta standar keselamatan dan operasional yang berlaku, sectors. Meanwhile, employee turnover data is analyzed
khususnya di sektor logistik dan infrastruktur LNG. Sementara periodically to detect trends, root causes, and areas for talent
itu, data turnover karyawan dianalisis secara berkala guna management improvement. These insights form the basis for the
mengidentifikasi tren, faktor penyebab, serta area perbaikan Company’s development plans, retention strategies, and efforts
dalam pengelolaan talenta. Informasi tersebut menjadi dasar to foster a productive, safe, and supportive work environment
bagi Perseroan dalam menyusun strategi pengembangan that encourages sustainable performance.
karyawan, peningkatan retensi, serta penciptaan lingkungan
kerja yang produktif, aman, dan kondusif bagi keberlanjutan
kinerja Perseroan.
Pada tahun 2025, Perseroan merekrut karyawan baru In 2025, the Company hired 24 new employees, representing
sebanyak 24 orang, naik dibandingkan tahun sebelumnya an increase compared to 10 people in the previous year.
yaitu sebanyak 10 orang. Sementara itu, jumlah karyawan yang Meanwhile, the number of employees leaving GTSI during
meninggalkan GTSI pada tahun pelaporan sebanyak 5 orang, the reporting year was 5, reflecting an increase compared to
naik dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 4 orang. 4 people in 2024. Accordingly, the employee turnover rate in
Dengan demikian, tingkat turnover tahun 2025 adalah 3,13%, 2025 was 3.13%, slightly up compared to 2024 which was 3.45%.
sedikit naik dibandingkan tahun 2024 yaitu sebesar 3,45%
Tingkat Pergantian Pegawai [IDX S-03]
Employee Turnover Level
Uraian Jumlah Pegawai (dalam tahun pelaporan) Persentase Pegawai (dalam tahun pelaporan)
Description Total Employee (during the reporting year) Percentage of Employee (during the reporting year)
Jumlah Pegawai resign/Pemutusan
Hubungan Kerja 5 orang
10,63%
Number of Employees Resigning/ individuals
Terminating Employment
Jumlah Pegawai Baru/Pengganti
24 orang
Number of New Employees/ 50%
individuals
Replacements
Rekrutmen dan Turnover Karyawan Tahun 2024-2025
Employee Recruitment and Turnover in 2024-2025
Accelerating Energy Expansion as One
Keterangan
2025 2024
Description
Building The New GTSI,
Direkrut
24 10
Recruited
Mengundurkan Diri
5 4
Resigned
Meninggal Dunia
0 0
Deceased
Pensiun
0 0
Retired
56
Page 57
Keterangan
2025 2024
PT GTS Internasional Tbk
Description
Dimutasi
3 3
Transferred
Jumlah Karyawan Awal Tahun
32 26
Number of Employees at the Beginning of the Year
Jumlah Karyawan Akhir Tahun
48 32
Number of Employees at End of Year
Turn Over Rate 3,13% 3,45%
INFORMASI
PEMEGANG SAHAM [OJK C.3]
SHAREHOLDERS INFORMATION
Struktur Pemegang Saham
Shareholders Structure
PT Humpuss Maritim Masyarakat
Internasional Tbk Public
84,80% 15,20%
PT GTS Internasional Tbk
100%
Komposisi Pemegang Saham
Shareholders Composition
1 Januari 2025 31 Desember 2025
January 1, 2025 December 31, 2025
Nama Pemegang Saham
Shareholder Name
Jumlah Lembar Saham % Kepemilikan Jumlah Lembar Saham % Kepemilikan
Total Shares Ownership Total Shares Ownership
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Kepemilikan saham >5%
Shareholding >5%
PT Humpuss Maritim
13.414.263.079 84,80% 13.414.263.079 84,80%
Internasional Tbk
Kepemilikan saham <5%
2.404.879.688 15,20% 2.404.879.688 15,20%
Shareholding <5%
Kepemilikan saham Dewan Komisaris dan Direksi
Board of Commissioners’ and Board of Directors’ Shareholding
A. R. Sofyan 1.200.000 0,01 - -
57
Page 58
Komposisi Kepemilikan Saham Berdasarkan Klasifikasi
Shareholding Composition Based on Classification
Profil Perusahaan
Company Profile
Kelompok Jumlah Pemegang Saham Jumlah Lembar Saham Persentase Kepemilikan
Groups Total Shareholders Total Shares Percentage of Ownership
Asing Institusi
13 277.110.600 1,75%
Foreign Institution
Individu
6 422.900 0,00%
Individual
Lokal Institusi
30 13.752.993.067 86,94%
Local Institution
Individu
31.873 1.788.616.200 11,31%
Individual
Jumlah
31.922 15.819.142.767 100,00%
Total
Pemegang Saham Utama dan Pengendali
Major and Controlling Shareholders
Hutomo
Sigit Harjojudanto Mandala Putra, S. H.
40,00% 60,00%
Publik (masing-masing
Hutomo PT Menara kurang dari 5%
Mandala Putra, S. H. PT Humpuss Cakra Buana Public (less than 5% each)
10,40% 45,52% 32,23% 11,25%
89,99%
Masyarakat
Public
84,80% 15,20%
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,
58
Page 59
DAFTAR
PT GTS Internasional Tbk
KEANGGOTAAN
ASOSIASI [OJK C.5]
LIST OF MEMBERSHIP IN ASSOCIATIONS
Per 31 Desember 2025, Perseroan bergabung dengan asosiasi As of December 31, 2025, the Company is a member of the
berikut: following associations:
Nama Asosiasi Skala Posisi di Asosiasi
No.
Association Name Scale Position in Association
Nasional Anggota
1 Indonesia National Shipowners’ Association (INSA)
National Member
Nasional Anggota
2 Indonesian Gas Society (IGS)
National Member
Nasional Anggota
3 Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
National Member
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Nasional Anggota
4 National
Indonesian Public Listed Companies Association Member
PERUBAHAN
SIGNIFIKAN [OJK C.6]
SIGNIFICANT CHANGES
Pada tahun 2025 terdapat perubahan signifikan dalam In 2025, the Company recorded significant operational
operasional antara lain GTSI menambah kepemilikan satu kapal developments, including the acquisition of an LNG vessel,
LNG bernama Methane Jane Elizabeth, yang kemudian berganti Methane Jane Elizabeth, which was subsequently renamed
nama menjadi Danaputri 1. Danaputri 1.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
59
Page 60
Building The New GTSI,
60
Accelerating Energy Expansion as One
TATA KELOLA
KEBERLANJUTAN
Page 61
PT GTS Internasional Tbk
SUSTAINABILITY GOVERNANCE
07
61
Page 62
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
TATA KELOLA
KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY GOVERNANCE
GTSI secara berkelanjutan mengimplementasikan prinsip Good
Corporate Governance (GCG) sebagai fondasi dalam memastikan
keberlangsungan dan pertumbuhan usaha.
GTSI consistently upholds the principles of Good Corporate Governance
(GCG) as a basis for ensuring business continuity and growth.
Komitmen terhadap GCG menjadi instrumen penting untuk A strong commitment to GCG is essential for maintaining the
memelihara kepercayaan masyarakat dan seluruh pemangku trust of the public and stakeholders, demonstrating that the
kepentingan bahwa kegiatan bisnis Perseroan dijalankan secara Company's operations are transparent, responsible, and ethical.
transparan, akuntabel, dan berlandaskan etika. Melalui tata By implementing effective governance, GTSI can align its
kelola yang efektif, GTSI mampu mengelola operasionalnya operations with public expectations, build a positive reputation,
sesuai dengan ekspektasi publik, membangun citra yang positif, and continually strengthen its corporate image.
Accelerating Energy Expansion as One
serta memperkuat reputasi korporasi secara berkesinambungan.
Penerapan GCG juga memberikan dampak nyata terhadap The adoption of GCG greatly enhances GTSI's efficiency
Building The New GTSI,
peningkatan efisiensi dan kinerja keuangan GTSI. Sistem and financial performance. A robust internal control system
pengendalian internal yang kuat mendorong pengelolaan encourages effective resource utilization and minimizes risks.
sumber daya secara optimal dan meminimalkan potensi risiko. Moreover, a systematic and transparent decision-making
Selain itu, proses pengambilan keputusan yang sistematis process guarantees that all policies are grounded in detailed
dan transparan memastikan setiap kebijakan didasarkan analysis and broad considerations, fostering sustainable
pada pertimbangan yang komprehensif dan analisis yang profitability.
mendalam, sehingga mendukung pencapaian profitabilitas
yang berkelanjutan.
62
Page 63
Di samping aspek finansial, implementasi GCG memungkinkan In addition to financial factors, applying GCG enables GTSI to
GTSI menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan reliably meet its social and environmental responsibilities. The
PT GTS Internasional Tbk
secara konsisten. Sebagai entitas bisnis, Perseroan tidak hanya Company’s focus extends beyond profit-making to include
berorientasi pada pencapaian keuntungan, tetapi juga berperan fostering community well-being and protecting the environment.
dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pelestarian Effective governance ensures that all policies and actions are
lingkungan. Dengan tata kelola yang baik, seluruh kebijakan dan regularly evaluated for their social and environmental effects,
aktivitas Perseroan senantiasa mempertimbangkan dampak thereby supporting sustainable development.
sosial dan lingkungan, serta berkontribusi pada tercapainya
pembangunan yang berkelanjutan.
Sebagai perusahaan terbuka, penerapan GCG di GTSI mengacu As a public company, the implementation of GCG at GTSI
kepada sejumlah regulasi di antaranya Undang-Undang No. 8 adheres to several regulations, including Law Number 8 of
Tahun 1995 tentang Pasar Modal, UU No. 40 Tahun 2007 tentang 1995 concerning Capital Markets, Law Number 40 of 2007
Perseroan Terbatas, UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, regarding Limited Liability Companies, Law No. 17 of 2008
POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris related to Shipping, POJK No. 33/POJK.04/2014 about the
Emiten atau Perusahaan Publik, POJK No. 35/POJK.04/2014 Board of Directors and Board of Commissioners of Issuers or
tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik, Public Companies, POJK No. 35/POJK.04/2014 concerning the
POJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Corporate Secretary of Issuers or Public Companies, POJK No.
Kelola Perusahaan Terbuka, POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang 21/POJK.04/2015 regarding Guidelines for Public Company
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, Governance, POJK No. 55/POJK.04/2015 on the Establishment
POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang RUPS Perusahaan Terbuka, and Guidelines for the Implementation of the Audit Committee,
SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola POJK No. 15/POJK.04/2020 concerning the GMS of Public
Perusahaan Terbuka, serta Pedoman Umum GCG Indonesia Companies, SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 about Guidelines for
yang diterbitkan oleh Komite Nasional Kebijakan Governance Public Company Governance, as well as the General Guidelines
(KNKG). for Indonesian GCG issued by the National Committee for
Governance Policy (KNKG).
STRUKTUR
TATA KELOLA
GOVERNANCE STRUCTURE
Struktur tata kelola GTSI terdiri dari Rapat Umum Pemegang GTSI's governance structure includes the General Meeting
Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi, sebagaimana diatur of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners, and
dalam Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan the Board of Directors, as outlined in Law Number 40 of
Terbatas (UU PT). Adapun sistem kepengurusan di Perseroan 2007 concerning Limited Liability Companies (PT Law). The
menganut sistem dua badan (two tier system) yaitu Dewan Company's management system employs a two-tier structure:
Komisaris dan Direksi yang memiliki wewenang dan tanggung the Board of Commissioners and the Board of Directors, each
jawab yang jelas sesuai fungsinya masing-masing sebagaimana with clearly defined authority and responsibilities based on their
diamanatkan dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang- respective functions, as specified in the Articles of Association
undangan. and relevant laws and regulations.
Dewan Komisaris adalah organ Perseroan yang melaksanakan The Board of Commissioners is the Company's governing body
fungsi untuk melakukan pengawasan, memberikan nasihat responsible for overseeing, advising the Board of Directors, and
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
kepada Direksi, serta memastikan bahwa Perseroan ensuring that the company follows good corporate governance
melaksanakan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang principles in line with the Articles of Association and applicable
baik, sesuai dengan yang telah diatur dalam Anggaran Dasar laws and regulations. This helps ensure the company is
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga managed effectively and aligns with its stated objectives. The
Perseroan dikelola secara optimal dan sejalan dengan tujuan Board of Directors is the company's primary management
yang telah ditetapkan. Adapun Direksi merupakan organ tata body, fully responsible for managing the Company in the best
kelola utama Perseroan yang bertanggung jawab penuh atas interests of the company and in accordance with its purposes
pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan serta and objectives. It also represents the Company both inside and
sesuai maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan outside of courts, as specified in the Articles of Association.
baik di dalam maupun di luar pengadilan sebagaimana
tercantum dalam Anggaran Dasar. [IDX G-03]
63
Page 64
KEBIJAKAN MENGENAI
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
PERLAKUAN ADIL TERHADAP
PEMEGANG SAHAM [IDX G-08]
POLICY ON FAIR TREATMENT OF SHAREHOLDERS
GTSI menjamin perlakuan yang adil terhadap seluruh pemegang GTSI commits to fair treatment of all shareholders by following
saham dengan menerapkan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, principles of transparency, accountability, and equality in its
dan kesetaraan dalam setiap pengambilan keputusan strategis strategic and operational decisions. The Company ensures
dan operasional. Perseroan memastikan bahwa hak-hak that shareholder rights, such as access to accurate information,
pemegang saham, termasuk hak untuk memperoleh informasi participation in general meetings, and receipt of dividends
yang akurat, hak untuk berpartisipasi dalam rapat umum, and benefits, are consistently protected. It also implements
serta hak atas dividen dan manfaat lainnya, dihormati dan internal oversight and transparent communication policies
dilindungi secara konsisten. Selain itu, GTSI menjalankan to prevent discrimination and abuse of power, fostering a
mekanisme pengawasan internal dan kebijakan komunikasi harmonious, trustworthy relationship between management
yang transparan untuk mencegah adanya praktik diskriminatif and shareholders and promoting strong, sustainable corporate
atau penyalahgunaan wewenang sehingga tercipta hubungan governance.
yang harmonis dan saling percaya antara manajemen dan
pemegang saham, mendukung tata kelola perusahaan yang
kuat dan berkelanjutan.
Perlakuan adil terhadap pemegang saham diatur dalam Fair treatment of shareholders is governed in the Company’s
Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham Fair Treatment of Shareholders Policy as follows:
Perusahaan sebagai berikut:
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,
64
Page 65
PEMILIHAN DEWAN KOMISARIS
PT GTS Internasional Tbk
DAN DIREKSI [IDX G-06]
ELECTION OF THE BOARD OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS
Berpedoman pada Piagam Dewan Komisaris, proses nominasi As outlined in the Board of Commissioners Charter,
anggota Dewan Komisaris disusun langsung oleh pemegang shareholders directly prepare the nomination process by
saham, yang kemudian diusulkan kepada Komite Nominasi dan proposing candidates to the Company's Nomination and
Remunerasi Perseroan. Proses ini juga mempertimbangkan Remuneration Committee. This process also considers various
berbagai usulan yang diajukan kepada Dewan Komisaris tanpa proposals submitted to the Board of Commissioners, without
menutup peluang bagi kandidat lain sebelum penetapan excluding other candidates, before the final appointment at the
dilakukan dalam RUPS. Penetapan dan pengangkatan anggota GMS. Members of the Board of Commissioners are appointed
Dewan Komisaris dilaksanakan melalui RUPS berdasarkan through a GMS following a nomination process that adheres
prosedur pencalonan yang memenuhi ketentuan peraturan to applicable laws and regulations, with specific criteria and
perundang-undangan yang berlaku, serta memperhatikan considerations set by the Company, including:
kriteria dan pertimbangan khusus yang telah ditetapkan
Perseroan sebagai berikut:
1. Integritas. 1. Integrity.
2. Mempunyai pengalaman dan kecakapan yang diperlukan 2. Required experience and skills to perform their duties,
untuk menjalankan tugasnya dan memenuhi kualifikasi lain along with other qualifications outlined in the Company's
yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar Perusahaan dan Articles of Association and relevant laws.
peraturan perundang-undangan.
Sementara itu, sesuai dengan Piagam Direksi, proses pencalonan In accordance with the Board of Directors Charter, the
anggota Direksi dilakukan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi process of nominating board members is conducted by the
Perseroan. Hasil pencalonan tersebut kemudian disampaikan Company's Nomination and Remuneration Committee. The
kepada Dewan Komisaris untuk dilakukan evaluasi dan seleksi results of these nominations are subsequently submitted to
lebih lanjut dengan mempertimbangkan arahan dari Pemegang the Board of Commissioners for further review and selection,
Saham Utama. Proses ini tetap memberikan kesempatan bagi with due consideration given to the guidance of the Majority
kandidat lain di luar daftar usulan awal sebelum penetapan Shareholders. This process permits the inclusion of additional
resmi dilakukan melalui RUPS. Anggota Direksi dipilih dan candidates beyond the initial list of nominees prior to the official
diangkat oleh RUPS berdasarkan proses pencalonan sesuai appointment through a GMS. Members of the Board of Directors
dengan persyaratan yang diatur dalam peraturan perundang- are selected and appointed by the GMS through a nomination
undangan yang berlaku dan secara khusus berdasarkan process that adheres to applicable laws and regulations,
pertimbangan sebagai berikut: specifically taking into account the following factors:
1. Berperilaku baik, mempunyai pengalaman dan kecakapan 1. Demonstrate good conduct, possess the necessary
yang diperlukan untuk menjalankan tugasnya dan experience and skills to perform duties, and meet other
memenuhi kualifikasi lain yang ditetapkan dalam peraturan qualifications specified in laws, regulations, and the
perundangan dan Anggaran Dasar. Articles of Association.
2. Keahlian, integritas, kepemimpinan, pengalaman, kejujuran, 2. Show expertise, integrity, leadership, experience, honesty,
perilaku yang baik, serta dedikasi yang tinggi untuk good behavior, and a strong dedication to advancing and
memajukan dan mengembangkan Perseroan. developing the Company.
3. Memiliki pemahaman yang baik atas peraturan-peraturan 3. Have a good understanding of the regulations governing
Perseroan Terbatas, Pasar Modal, Bursa Efek Indonesia, Limited Liability Companies, the Capital Market, the
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
peraturan terkait dengan bisnis Perseroan, beserta Indonesia Stock Exchange, regulations related to the
anggaran dasar. Company's business, and the articles of association.
4. Tidak ada benturan kepentingan. 4. Have no conflicts of interest.
Per 31 Desember 2025, susunan dan komposisi Dewan Komisaris As of December 31, 2025, the composition and members of
dan Direksi GTSI adalah sebagai berikut: GTSI's Board of Commissioners and Board of Directors are as
follows:
65
Page 66
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan (akta) Periode Jabatan
Name Position Legal Basis of Appointment (Deed) Term of Office
Setiawan T. Komisaris Utama Akta No. 8 tanggal 23 April 2025 Sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang
Widjojo President Deed No. 8 dated April 23, 2025 diselenggarakan pada tahun 2029 tanpa mengurangi hak Rapat
Commissioner Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan sewaktu-waktu
dengan memperhatikan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku
Until the conclusion of the Company's Annual GMS held in 2029,
without diminishing the rights of the General Meeting of Shareholders
to dismiss at any time, taking into account the Company's Articles of
Association and applicable laws and regulations.
Suharno Komisaris Akta No. 8 tanggal 23 April 2025 Sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang
Independen Deed No. 8 dated April 23, 2025 diselenggarakan pada tahun 2029 tanpa mengurangi hak Rapat
Independent Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan sewaktu-waktu
Commissioner dengan memperhatikan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku
Until the conclusion of the Company's Annual GMS held in 2029,
without diminishing the rights of the General Meeting of Shareholders
to dismiss at any time, taking into account the Company's Articles of
Association and applicable laws and regulations.
Direksi
Board of Directors
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan (akta) Periode Jabatan
Name Position Legal Basis of Appointment (Deed) Term of Office
I Gusti Ngurah Direktur Utama Akta No. 8 tanggal 23 April 2025 Sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang
Askhara President Deed No. 8 dated April 23, 2025 diselenggarakan pada tahun 2029 tanpa mengurangi hak Rapat
Danadiputra Director Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan sewaktu-waktu
dengan memperhatikan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku
Until the conclusion of the Company's Annual GMS held in 2029,
without diminishing the rights of the General Meeting of Shareholders
to dismiss at any time, taking into account the Company's Articles of
Association and applicable laws and regulations.
Dira K. Mochtar Direktur Akta No. 8 tanggal 23 April 2025 Sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang
Director Deed No. 8 dated April 23, 2025 diselenggarakan pada tahun 2029 tanpa mengurangi hak Rapat
Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan sewaktu-waktu
dengan memperhatikan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku
Until the conclusion of the Company's Annual GMS held in 2029,
without diminishing the rights of the General Meeting of Shareholders
to dismiss at any time, taking into account the Company's Articles of
Association and applicable laws and regulations.
Keberagaman Manajemen dan Independensi [IDX G-01]
Management Diversity and Independence
Tipe Manajemen Perusahaan Laki-laki Perempuan Jumlah Pihak Independen
Company Management Type Male Female Total Independent Party
Accelerating Energy Expansion as One
Komisaris
2 0 1
Commissioner
Direksi
Building The New GTSI,
2 0 0
Board of Directors
66
Page 67
PENILAIAN KINERJA DEWAN
PT GTS Internasional Tbk
KOMISARIS DAN DIREKSI [IDX G-04]
PERFORMANCE EVALUATION OF THE BOARD OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS
Evaluasi atas kinerja Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, The performance of the Company's Board of Commissioners
baik secara individual maupun kolektif kolegial, dilakukan secara and Board of Directors, both individually and collectively,
berkala sebagai implementasi prinsip akuntabilitas. Penilaian ini is periodically assessed in accordance with the principle of
dilaksanakan setiap tahun melalui mekanisme self-assessment accountability. This evaluation is conducted annually through
yang dilakukan oleh masing-masing anggota Dewan Komisaris a self-assessment process undertaken by each member of the
dan Direksi. Proses evaluasi mencakup penelaahan atas kinerja Board of Commissioners and Board of Directors. The assessment
dan kontribusi organ pendukung, efektivitas pelaksanaan tugas encompasses an review of the performance and contributions of
dan tanggung jawab sebagaimana diatur dalam Pedoman supporting organs, an evaluation of the effectiveness of duties
Dewan Komisaris dan Pedoman Direksi, serta tingkat pencapaian and responsibilities as delineated in the Board of Commissioners
Key Performance Indicators (KPI) yang telah ditetapkan. and Board of Directors Guidelines, and an measurement of the
attainment of predetermined Key Performance Indicators (KPIs).
Hasil self-assessment tersebut kemudian dirangkum dalam The outcomes of the self-assessment are subsequently
suatu laporan untuk diajukan kepada Dewan Komisaris guna compiled into a report which is submitted to the Board of
memperoleh penelaahan dan persetujuan akhir. Selanjutnya, Commissioners for review and ultimate approval. Following
laporan evaluasi kinerja tersebut disampaikan dalam RUPS this, the performance evaluation report is formally presented at
Tahunan sebagai bentuk pertanggungjawaban Dewan Komisaris the Annual GMS as a testament to the accountability of both
dan Direksi kepada para pemegang saham the Board of Commissioners and the Board of Directors to the
shareholders.
Kriteria Penilaian Assessment Criteria
Kriteria evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan The criteria for evaluating the performance of the Board of
berdasarkan tingkat pencapaian sasaran strategis Perseroan, Commissioners and the Board of Directors focus on achieving
efektivitas manajemen risiko, mutu proses pengambilan the Company's strategic objectives, effectively managing risks,
keputusan, kualitas fungsi pengawasan dan pengendalian, serta making high-quality decisions, ensuring robust supervisory
kemampuan dalam membangun dan memelihara hubungan and control functions, and fostering constructive stakeholder
yang konstruktif dengan para pemangku kepentingan. relationships. To assess these achievements, the Company
Untuk menilai pencapaian tersebut, Perseroan menerapkan employs a mixed approach that combines both qualitative
pendekatan evaluasi yang memadukan aspek kualitatif dan and quantitative measures, all within the framework of
kuantitatif dengan tetap berlandaskan pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance principles. The provisions for
Good Corporate Governance. Adapun ketentuan untuk performance assessment of both boards are outlined as follows:
penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi, yaitu:
1. Berdasarkan fungsi individu (setiap anggota Dewan 1. Based on the individual functions of each member of the
Komisaris dan Direksi) menggunakan alat ukur Balanced Board of Commissioners and the Board of Directors, by
Scorecard dan atau alat lainnya yang diakui Perusahaan using the Balanced Scorecard parameter and/or other
dan tidak wajib diungkapkan pada laporan tahunan acknowledged tools, which are not mandated to be
Perusahaan. disclosed in the Company's annual report.
2. Berdasarkan fungsi kolektif (organisasi Dewan 2. Based on the collective functions of the Board of
Komisaris dan Direksi) menggunakan alat ukur yang Commissioners and the Board of Directors, by using
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
direkomendasikan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi the parameter recommended by the Nomination and
dengan memperhatikan prinsip keterbukaan informasi Remuneration Committee, in accordance with the
dan independensi. Hasil penilaian kinerja ini wajib untuk principles of transparency and independence. The results
diungkapkan pada laporan tahunan Perusahaan. of this performance assessment must be disclosed in the
Company's annual report.
67
Page 68
Pihak Penilai Assessor
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Melalui mekanisme self-assessment, Dewan Komisaris dan Using a self-assessment system, the Board of Commissioners
Direksi melakukan penilaian secara mandiri atas kinerja masing- and the Board of Directors independently evaluate their
masing sepanjang tahun buku, dengan mengacu pada pedoman respective performances throughout the fiscal year, adhering
evaluasi dan indikator kriteria utama yang telah ditetapkan. to established evaluation guidelines and key performance
Hasil penilaian tersebut selanjutnya disampaikan dan indicators. The results of these assessments are then presented
dipertanggungjawabkan dalam RUPS Tahunan sebagai bentuk and reported at the Annual GMS to showcase transparency and
transparansi dan akuntabilitas kepada pemegang saham. accountability to the shareholders.
RAPAT DEWAN KOMISARIS
DAN DIREKSI [IDX G-02]
BOARD OF COMMISSIONERS AND BOARD OF DIRECTORS MEETING
Rapat Dewan Komisaris Board of Commissioners Meetings
Mekanisme pelaksanaan rapat Dewan Komisaris serta ketentuan The procedures for Board of Commissioners and the rules
terkait kuorum kehadiran diatur secara rinci dalam Anggaran regarding quorum for attendance are outlined in the Company's
Dasar Perseroan. Sesuai ketentuan tersebut, Rapat Dewan Articles of Association. According to these rules, Board of
Komisaris wajib diselenggarakan minimal sekali setiap tiga Commissioners shall be convened at a minimum of once every
bulan. Selain itu, rapat dapat diadakan sewaktu-waktu apabila three months. Furthermore, such meetings may be called at
dianggap perlu oleh salah satu Komisaris atau berdasarkan any time deemed necessary by a Commissioner or upon written
permintaan tertulis dari satu atau lebih anggota Direksi. Dewan request by one or more members of the Board of Directors. The
Komisaris juga diwajibkan mengadakan rapat bersama Direksi Board of Commissioners is also mandated to conduct regular
secara berkala, minimal sekali setiap empat bulan, dengan joint meetings with the Board of Directors at intervals of no less
agenda utama membahas Laporan Kinerja Keuangan dan than once every four months, primarily to review the quarterly
Kinerja Operasional triwulanan. Financial and Operational Performance Reports.
Rapat Dewan Komisaris dinyatakan sah dan memiliki Meetings of the Board of Commissioners are deemed valid
kewenangan untuk mengambil keputusan yang mengikat and authorized to render binding decisions when more than
apabila lebih dari setengah jumlah anggota Dewan Komisaris half of the current members are present or duly represented.
yang sedang menjabat hadir atau diwakili. Setiap keputusan All decisions are to be reached through deliberation to attain
rapat diupayakan melalui musyawarah untuk mufakat; consensus; in cases where consensus cannot be achieved,
apabila musyawarah tidak tercapai, keputusan dapat diambil decisions shall be made based on the approval of more than
berdasarkan persetujuan lebih dari setengah suara sah yang half of the valid votes cast at the meeting.
hadir dalam rapat.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris Perseroan Throughout 2025, the Company's Board of Commissioners held
menyelenggarakan 3 (tiga) kali rapat Dewan Komisaris dan 27 3 (three) meetings and 27 meetings with the Board of Directors.
kali rapat bersama Direksi.
Rapat Direksi Board of Directors Meetings
Accelerating Energy Expansion as One
Direksi Perseroan wajib menyelenggarakan rapat internal The Company's Board of Directors must hold regular internal
secara berkala minimal 1 (satu) kali setiap bulan. Selain melalui meetings at least once a month. Besides meetings, the Board
rapat, Direksi juga dapat mengambil keputusan yang sah dan can also make valid and binding decisions without a formal
Building The New GTSI,
mengikat tanpa pertemuan formal, dengan ketentuan seluruh meeting, as long as all Board of Directors’ members receive
anggota Direksi telah menerima informasi yang setara mengenai the same information about the issues discussed. Approval for
isu yang dibahas. Persetujuan atas keputusan tersebut harus these decisions must be given in writing by all members and
diberikan secara tertulis oleh seluruh anggota dan dituangkan documented in a formal, signed proposal. Decisions made this
dalam proposal resmi yang ditandatangani. Keputusan yang way have the same legal effect as those made during Board of
diambil melalui mekanisme ini memiliki kekuatan hukum setara Directors’ meetings.
dengan keputusan yang dihasilkan melalui Rapat Direksi.
68
Page 69
Sepanjang tahun 2025, Direksi Perseroan mengadakan 115 Throughout 2025, the Company's Board of Directors held 115
(seratus lima belas) rapat internal dan 27 (dua puluh tujuh) rapat (one hundred and fifteen) internal meetings and 27 (twenty
PT GTS Internasional Tbk
bersama Dewan Komisaris. seven) meetings with the Board of Commissioners.
Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan [IDX G-02]
Total Attendance of Directors and Commissioners at Board Meetings
Rata-rata persentase kehadiran Direksi/
Uraian Jumlah rapat Komisaris dalam rapat
Description Total meetings Average percentage of Directors/
Commissioners’ attendance in meetings
Jumlah kehadiran Direksi dalam rapat Direksi
115 100%
Number of Directors present at Board of Directors meetings
Jumlah kehadiran Dewan Komisaris dalam rapat Dewan Komisaris
Number of Board of Commissioners present at Board of Commissioners 3 100%
meetings
Jumlah kehadiran Direksi dalam Rapat Gabungan
27 100%
Number of Directors present at Joint Meetings
Jumlah kehadiran Dewan Komisaris dalam Rapat Gabungan
27 94,5%
Number of Board of Commissioners present at Joint Meetings
PENCEGAHAN
BENTURAN KEPENTINGAN [IDX G-09]
CONFLICT OF INTEREST PREVENTION
GTSI secara aktif melakukan identifikasi dan pengelolaan GTSI proactively identifies and manages potential conflicts
potensi benturan kepentingan guna menjaga integritas, of interest to maintain integrity, objectivity, and transparency
objektivitas, dan transparansi dalam seluruh aktivitas across all operations and decision processes. The Company
operasional dan pengambilan keputusan. Perseroan memiliki enforces an internal policy that outlines disclosure protocols,
kebijakan internal yang mengatur mekanisme pengungkapan, reporting procedures, and conflict management strategies. This
pelaporan, serta prosedur penanganan benturan kepentingan. policy is reinforced through periodic outreach and monitoring
Kebijakan tersebut juga disertai dengan kegiatan sosialisasi efforts to ensure that members of the Board of Directors, Board
dan pengawasan secara berkala agar seluruh anggota Direksi, of Commissioners, and staff are aware of their responsibilities
Dewan Komisaris, dan insan perusahaan memahami kewajiban and boundaries, which helps preserve stakeholder trust and
serta batasan yang berlaku, sehingga kepercayaan pemangku strengthens the corporate governance framework.
kepentingan tetap terpelihara dan sistem tata kelola perusahaan
semakin kuat.
Benturan kepentingan didefinisikan sebagai kondisi di mana A conflict of interest occurs when a member of the Board of
anggota Direksi atau Dewan Komisaris, karena kedudukan dan/ Directors or Board of Commissioners, because of their position
atau kewenangannya, memiliki kepentingan pribadi, keluarga, or authority, has personal, family, or group interests that might
maupun golongan yang dapat memengaruhi independensi influence their independence and objectivity in carrying out
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
dan objektivitas dalam menjalankan tugas serta mengambil their duties and making decisions. Additional rules for managing
keputusan. Ketentuan lebih lanjut mengenai pengaturan dan conflicts of interest are outlined in the Corporate Governance
penanganan benturan kepentingan diatur secara rinci dalam Policy as follows:
Kebijakan Tata Kelola Perusahaan sebagai berikut:
69
Page 70
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
KODE
ETIK [IDX G-07]
CODE OF ETHICS
Kode Etik Perseroan merupakan bagian integral dari implementasi The Company's Code of Ethics is fundamental to implementing
Good Corporate Governance (GCG) yang disusun dengan Good Corporate Governance (GCG). It is developed based on
mengacu pada filosofi dan visi perusahaan serta selaras dengan the company's core philosophy and vision, aligning with GCG
prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Dokumen ini principles. This document provides guidelines and conduct
memuat pedoman dan standar perilaku yang wajib dijunjung standards that all employees are expected to follow when
oleh seluruh karyawan dalam berinteraksi dengan rekan kerja, engaging with colleagues, business partners, customers, and
mitra usaha, pelanggan, maupun konsumen. Melalui Kode Etik consumers. Through this Code of Ethics, the Company ensures
tersebut, Perseroan memastikan terciptanya keseimbangan a balance between its interests and those of shareholders,
antara kepentingan perusahaan dengan kepentingan pemegang employees, consumers, business partners, and the wider
saham, karyawan, konsumen, mitra bisnis, serta masyarakat luas. community.
Pokok-pokok Kode Etik Code of Ethics Principles
1. Etika Perusahaan terkait Karyawan 1. Corporate Ethics related to Employees;
2. Etika Perusahaan terhadap Pelanggan 2. Corporate Ethics towards Customers;
3. Etika Perusahaan terkait Produsen dan Penyediaan Jasa 3. Corporate Ethics related to The Manufacturer and
Provision of Services;
4. Etika Perusahaan terkait Kompetitor 4. Corporate Ethics related to Competitors;
5. Etika Perusahaan terhadap Masyarakat 5. Corporate Ethics to Society; and
6. Etika Perusahaan terkait Gratifikasi dan Anti Korupsi 6. Corporate Ethics related to Gratification and Anti-Corruption.
Accelerating Energy Expansion as One
Sosialisasi Kode Etik Socialization of the Code of Ethics
Perseroan melaksanakan sosialisasi Kode Etik melalui berbagai The Company actively promotes awareness of the Code of
Building The New GTSI,
pendekatan yang terstruktur dan berkelanjutan. Upaya tersebut Ethics through structured, ongoing methods. These include
dilakukan antara lain melalui pelatihan tatap muka serta face-to-face training sessions and various communication
pemanfaatan berbagai media komunikasi, baik cetak maupun channels, both print and electronic. This consistent approach is
elektronik. Sosialisasi yang dilakukan secara konsisten ini considered effective in increasing employee understanding and
dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran awareness across all organizational levels about the importance
karyawan di seluruh jenjang organisasi terhadap pentingnya of adhering to and implementing the Code of Ethics.
kepatuhan dan penerapan Kode Etik di lingkungan perusahaan.
70
Page 71
Pernyataan Bahwa Kode Etik Berlaku bagi Statement Affirming that the Code of Ethics
Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan Applies to the Board of Commissioners,
PT GTS Internasional Tbk
Directors, and Employees
Kode Etik Perusahaan berlaku bagi seluruh insan Perseroan di The Company's Code of Ethics is applicable to all employees,
setiap tingkat organisasi, termasuk Direksi dan Dewan Komisaris. including the Board of Directors and Commissioners. To ensure
Untuk memastikan implementasinya berjalan efektif, seluruh organ proper enforcement, every organizational unit must sign an
perusahaan diwajibkan menandatangani Pakta Integritas sebagai Integrity Pact, affirming their commitment to the principles
bentuk pernyataan komitmen dalam mematuhi prinsip-prinsip in the Code of Ethics. This measure helps foster a corporate
yang tercantum dalam Kode Etik. Langkah ini merupakan bagian culture grounded in ethics and integrity.
dari upaya Perseroan dalam menumbuhkan dan memperkuat
budaya bisnis yang berlandaskan etika dan integritas.
Sanksi dan Pelanggaran Kode Etik Perseroan Sanctions and Violations of the Company's
Code of Ethics
Penerapan sanksi atas pelanggaran Kode Etik dilakukan The application of sanctions for violations of the Code of
untuk memastikan seluruh ketentuan yang berlaku dipahami Ethics is conducted to ensure that all relevant provisions
dan dijalankan secara konsisten. Setiap indikasi atau dugaan are understood and consistently enforced. Any indication or
pelanggaran Kode Etik wajib segera dilaporkan agar dapat suspicion of a violation must be reported immediately so it
ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. Penetapan sanksi can be investigated according to the applicable procedures.
dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan jenis Sanctions are assigned proportionally, considering the type and
dan tingkat pelanggaran yang terjadi. severity of the violation.
Jumlah Pelanggaran Kode Etik Number of Code of Ethics Violations
Per 31 Desember 2025, tidak terdapat laporan tentang adanya As of December 31, 2025, there have been no reported violations
pelanggaran terhadap Kode Etik Perusahaan. of the Company's Code of Ethics.
Etika Bisnis [TR-MT-510A.1, TR-MT-510A.2] Business Ethics
Sesuai dengan komitmen GTSI terhadap tata kelola perusahaan In accordance with GTSI's commitment to good corporate
yang baik dan kepatuhan terhadap standar keberlanjutan governance and compliance with international sustainability
global, Perseroan melaporkan bahwa sepanjang periode standards, the Company reports that during the reporting
pelaporan, seluruh armada kapal Perseroan hanya beroperasi period, its entire fleet of vessels operated exclusively within
dan melakukan pelayaran di dalam wilayah perairan domestik Indonesian domestic waters. With this focused operational
Indonesia. Dengan batasan wilayah operasional yang eksklusif scope, the Company did not record any vessel calls to ports
tersebut, Perseroan mencatatkan nihil kunjungan kapal ke in countries ranked among the twenty lowest on Transparency
pelabuhan yang berada di negara-negara dengan peringkat International's Corruption Perceptions Index. In line with this
20 terendah dalam Indeks Persepsi Korupsi (Corruption focus on integrity, the Company also affirms that it has not
Perceptions Index) dari Transparency International. Sejalan incurred any financial losses attributable to legal proceedings
dengan fokus integritas ini, Perseroan juga menegaskan bahwa related to allegations or findings of bribery or corrupt practices.
tidak terdapat nilai kerugian keuangan yang timbul sebagai Its focus on the domestic market allows the Company to uphold
akibat dari proses hukum yang berkaitan dengan dugaan atau more stringent compliance controls, enhance procedures
temuan praktik penyuapan maupun korupsi. Fokus operasional to prevent bribery and gratuities, and ensure that all port
di pasar domestik memungkinkan Perseroan untuk melakukan interactions conform to its highly respected business ethics.
pengawasan kepatuhan secara lebih ketat, mengoptimalkan
prosedur pencegahan suap dan gratifikasi, serta memastikan
seluruh interaksi di pelabuhan senantiasa selaras dengan nilai-
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
nilai etika bisnis yang dijunjung tinggi.
71
Page 72
KEBIJAKAN
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
ANTIKORUPSI [IDX G-07]
ANTI-CORRUPTION POLICY
Kebijakan antikorupsi dan anti-fraud yang diterapkan di The Company's anti-corruption and anti-fraud policies follow the
lingkungan Perseroan mengacu pada kebijakan yang berlaku di policies of the parent organization, specifically Anti-Corruption
entitas induk, yaitu Kebijakan Anti Korupsi dan Anti Fraud No. and Anti-Fraud Policy No. 10/CorpSec/PEDOMAN/V/2019,
10/CorpSec/PEDOMAN/V/2019 yang efektif sejak 1 Mei 2019. which has been in effect since May 1, 2019.
Program dan Prosedur Antikorupsi, Balas Jasa (Kickbacks), Anti-Corruption, Anti-Kickbacks, Anti-Fraud, Anti-Bribes and/or
Fraud, Suap dan/atau Gratifikasi Anti-Gratuities Programs and Procedures
1. Seluruh anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, 1. All members of the Board of Directors, members of the
ataupun karyawan perusahaan dilarang melakukan Board of Commissioners or employees of the Company are
tindakan-tindakan korupsi, kolusi, nepotisme, kecurangan, prohibited from committing acts of corruption, collusion,
gratifikasi dan suap. nepotism, fraud, gratuities and bribery.
2. Tindakan-tindakan yang dilarang pada poin pertama 2. The actions prohibited in point (1) apply to all transactions
berlaku pada semua transaksi antara Perusahaan, between the Company, the Government, the private
Pemerintah, swasta dan pihak ketiga lainnya. sector, and other third parties.
3. Setiap anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, 3. Each member of the Board of Directors, member of the
ataupun karyawan perusahaan wajib mempertahankan Board of Commissioners, or employees of the Company
integritas dan profesionalisme yang tinggi dalam proses must maintain high integrity and professionalism in the
pengambilan keputusan. Oleh karena itu, setiap insan tidak decision-making process. Therefore, every human being
dibenarkan untuk menerima hadiah, hiburan dan/atau is not justified in receiving gifts, entertainment and/or
fasilitas dari mitra usaha, pemasok, pelanggan, pemerintah facilities from business partners, suppliers, customers,
dan memberi hadiah, hiburan dan/atau fasilitas kepada the government and giving gifts, entertainment and/or
pihak-pihak terkait. facilities to related parties.
4. Seluruh tindakan-tindakan pada poin pertama bersifat 4. All actions in the first point are absolute, except for
absolut, kecuali gratifikasi dengan ketentuan sebagai gratification with the following conditions:
berikut:
a. Batasan Pemberian Gratifikasi: a. Limits in Granting Gratification:
• Setiap anggota Direksi, anggota Dewan • Every member of the Board of Directors and the
Komisaris, ataupun karyawan Perusahaan Board of Commissioners, or employees of the
wajib memperhatikan Pedoman dan Batasan Company must pay attention to the Guidelines
Gratifikasi No. B.1341/01-13/03/2017 tanggal and Gratification Limits No. B.1341/01- 13/03/2017
15 Maret 2017 yang diterbitkan oleh Komisi dated March 15, 2017 issued by the Corruption
Pemberantasan Korupsi kepada seluruh instansi Eradication Commission to all government
pemerintah dan badan usaha pemerintah terkait agencies and government business entities
dengan batasan hadiah dalam bentuk barang related to the limit of gifts in the form of goods
atau uang yang dapat diterima dengan jumlah or money that can be received with a maximum
paling banyak senilai Rp1.000.000,00 (satu juta amount of Rp1,000,000,00 (one million rupiah).
rupiah).
• Diperbolehkan sepanjang pemberian tersebut • It is permissible if the gift is intended to foster
dimaksudkan untuk membina hubungan good relations within the limits of reasonableness
baik dalam batas-batas yang sesuai dengan and paying attention to equal relations, mutual
Accelerating Energy Expansion as One
kewajaran dan memperhatikan hubungan yang respect and does not aim to bribe the party
setara, saling menghormati dan tidak bertujuan concerned to give something to the Company
untuk menyuap pihak yang bersangkutan untuk that is not the right of the Company legally. For
Building The New GTSI,
memberikan sesuatu hal kepada Perusahaan example: banquets, sports activities, art show
yang tidak menjadi hak Perusahaan secara tickets, books, music recordings and so on.
hukum. Contoh: jamuan makan, kegiatan
olahraga, tiket pertunjukan kesenian, buku,
rekaman musik dan sebagainya.
72
Page 73
• Tidak diperbolehkan dalam bentuk uang • Prohibited in the form of cash except in the
tunai kecuali dalam rangka sponsorship atau context of sponsorship or company promotion
PT GTS Internasional Tbk
promosi perusahaan dengan melampirkan by attaching supporting documents and must
dokumen pendukung, wajib mencantumkan include the company logo as an integral part.
logo perusahaan sebagai bagian yang tidak
terpisahkan.
• Tidak diperbolehkan dalam bentuk- bentuk • Not allowed in forms that violate decency and
yang melanggar kesusilaan dan hukum. the law.
• Dalam hal acara pernikahan, khitanan, kelahiran, • In the case of weddings, circumcisions, births
dan musibah diperbolehkan pemberian berupa and calamities, it is permissible to give gifts in
barang atau uang yang besarannya telah the form of goods or money, the amount of which
ditetapkan dalam peraturan perusahaan. has been stipulated in company regulations.
b. Batasan Penerimaan Gratifikasi: b. Limits in Receiving Gratifications:
• Perusahaan menganggap setiap penerimaan • The Company considers that any receipt or
atau pemberian hadiah, hiburan dan/atau provision of gifts, entertainment and/or other
fasilitas lain yang nilainya di atas USD200 facilities with a value of more than USD200 can
dianggap dapat mempengaruhi objektivitas affect the objectivity of the decision-making
proses pengambilan keputusan. Hadiah hiburan process. Entertainment prizes and/or other
dan/atau fasilitas lain yang dimaksud antara lain facilities in question include among others,
berupa barang yang diberikan sebagai balas goods given as remuneration for assistance for
jasa atas bantuan untuk transaksi tertentu atau certain transactions or during celebrations and
pada masa perayaan dan jamuan dalam bentuk banquets in the form of food, drinks, sports and
makanan, minuman, olahraga dan pertunjukan art performances.
seni.
• Menerima hadiah atau cendera mata yang • Receiving gifts or souvenirs that include the
mencantumkan logo perusahaan sebagai company logo as the giver, with the following
pemberi, dengan batasan-batasan yang harus limitations:
dipenuhi sebagai berikut:
» Logo, nama perusahaan anak perusahaan, » Logos, company names, subsidiaries,
maupun unit usaha lainnya yang dimiliki and other business units owned by the
oleh perusahaan maupun pihak yang company or the party providing the
memberikan benda-benda dimaksud said goods are an integral part of the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan company’s promotion policy as a giver and
dari kebijakan promosi perusahaan are common objects as a form of company
sebagai pemberi dan merupakan benda- promotion.
benda yang lazim sebagai bentuk promosi
perusahaan
» Benda-benda yang tidak memiliki nilai » Goods that do not have high monetary
finansial yang tinggi value.
» Bukan berupa pemberian yang melanggar » Not in the form of a gift that violates the
kesusilaan dan hukum law and common decency.
• Menerima honorarium sebagai pembicara, • Receiving honorarium as a speaker or resource
narasumber yang diundang secara resmi oleh person who is officially invited by a third party is
pihak ketiga diperbolehkan sebagai apresiasi allowed as an appreciation for the contribution
atas sumbangan pemikiran dan keahlian yang of ideas and expertise that has been given
telah diberikan sepanjang tidak bertentangan as long as it does not conflict with company
dengan peraturan perusahaan. regulations.
• Menerima hadiah atau cendera mata berupa • Receiving gifts or souvenirs in the form of goods
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
barang atau uang dalam hal acara pernikahan, or money in the case of weddings, circumcisions,
khitanan, kelahiran, dan musibah. births and calamities.
• Menerima hiburan yang masih dalam batas • Receiving entertainment that is within
kewajaran dengan memenuhi batasan-batasan reasonable limits by complying with the overall
secara keseluruhan, sebagai berikut: limitations, as follows:
» Hiburan tidak dilakukan secara terus- » Entertainment is not carried out
menerus oleh pihak pemberi. continuously by the giver.
» Bila penolakan terhadap hiburan dimaksud » If the rejection of the intended
dapat mempengaruhi hubungan bisnis entertainment could affect the
secara institusi antara perusahaan dengan institutional business relationship between
pihak ketiga yang menawarkan hiburan. the Company and third parties that offer
entertainment.
73
Page 74
» Tidak mengganggu waktu kerja. » Does not disturb working hours.
» Tidak melakukan pembicaraan mengenai » Not having discussions regarding the
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
pemberian informasi internal perusahaan provision of internal company information
yang dapat menimbulkan kecurangan dan that could lead to fraud and conflict of
benturan kepentingan. interest.
Dalam keadaan tertentu ketika anggota Direksi, Dewan In circumstances where members of the Board of Directors, the
Komisaris, atau karyawan tidak dapat menolak pemberian Board of Commissioners, or employees are unable to decline
dari pihak ketiga, atau apabila barang maupun uang telah gifts from third parties, or if goods or monetary assets have been
diterima melalui penitipan atau perantara pihak lain, maka received through custody or via an intermediary, the individual
yang bersangkutan wajib segera mengembalikan pemberian concerned is required to promptly return the gift. If return is not
tersebut. Apabila pengembalian tidak memungkinkan untuk feasible, the recipient is obligated to submit a written report to
dilakukan, maka penerima wajib menyampaikan laporan tertulis his or her immediate superior in accordance with applicable
kepada atasan langsung sesuai dengan prosedur yang berlaku. procedures.
Pelatihan dan Sosialisasi Antikorupsi Anti-Corruption Training and Socialization
Perseroan memastikan bahwa kebijakan antikorupsi menjadi The Company guarantees that its anti-corruption policy is
bagian dari program pengenalan lingkungan perusahaan bagi incorporated into the induction program for all members of
seluruh anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan karyawan yang the Board of Directors, the Board of Commissioners, and new
baru bergabung. Mekanisme pelaporan atas pelanggaran employees. The procedure for reporting violations of this policy
kebijakan ini mengikuti sistem pelaporan pelanggaran adheres to the Company’s whistleblowing system. Additionally,
(whistleblowing system) yang berlaku di Perseroan. Selain itu, the Company consistently conducts anti-corruption training
perusahaan secara berkala menyelenggarakan pelatihan dan and outreach initiatives to enhance the understanding and
sosialisasi anti-korupsi guna meningkatkan pemahaman serta adherence of all personnel to the principles of integrity and
kepatuhan seluruh insan perusahaan terhadap prinsip integritas fraud prevention.
dan pencegahan tindak kecurangan.
PENANGGUNG JAWAB
PENERAPAN KEUANGAN
BERKELANJUTAN [OJK E.1]
PERSON RESPONSIBLE FOR IMPLEMENTING SUSTAINABLE FINANCE
Sebagai perusahaan terbuka, GTSI wajib menerapkan As a public company, GTSI must adhere with Financial Services
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.51/POJK.03/2017 tentang Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017 concerning the
Penerapan Laporan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Implementation of Sustainable Financial Reports for Financial
Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik atau POJK Services Institutions, Issuers, and Public Companies, or POJK
Keuangan Berkelanjutan, per 1 Januari 2020. Dalam arti luas, Sustainable Finance, starting January 1, 2020. Generally,
keuangan berkelanjutan bagi emiten dan perusahaan publik sustainable finance for issuers and public companies pertains
dapat dimaknai sebagai kegiatan berkelanjutan (sustainable to sustainable operations—company activities that consider
operation), yaitu kegiatan operasi perusahaan yang dijalankan economic, environmental, and social factors. As detailed in
Accelerating Energy Expansion as One
dengan memperhatikan aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan Attachment II, this regulation mandates employees, officials,
sosial. Sebagaimana disampaikan dalam Lampiran II, peraturan and/or work units to take responsibility for executing sustainable
ini mewajibkan adanya pegawai, pejabat dan/atau unit kerja yang initiatives.
Building The New GTSI,
menjadi penanggungjawab penerapan kegiatan berkelanjutan.
74
Page 75
Pada Tahun 2025, GTSI telah menunjuk PIC sebagai In 2025, GTSI appointed a Person in Charge (PIC) responsible for
penanggung jawab kegiatan berkelanjutan yang bekerja di sustainability activities, operating under the QHSE Department.
PT GTS Internasional Tbk
bawah Departemen QHSE. Selama tahun 2025, PIC tersebut Throughout the year, the PIC carried out the following
sudah menjalankan tanggung jawab antara lain: responsibilities, among others:
1. Mengumpulkan data-data keberlanjutan perusahaan dan 1. Collecting the Company’s sustainability data, including its
juga aspek ESG nya. ESG-related aspects.
2. Menghadiri training terkait keberlanjutan baik yang 2. Attending sustainability-related training, both internal and
diadakan internal ataupun oleh pihak eksternal. external.
3. Membuat laporan bulanan kepada direksi dan induk usaha 3. Preparing monthly reports to the Board of Directors and
terkait aspek keberlanjutan. the parent company on sustainability matters.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI
KEBERLANJUTAN [OJK E.2] [IDX G-05]
SUSTAINABILITY COMPETENCY DEVELOPMENT
GTSI memberikan kesempatan kepada Dewan Komisaris, Direksi GTSI offers the Board of Commissioners, Directors, and
dan Corporate Secretary sebagai penanggung jawab penerapan Corporate Secretary—those responsible for implementing
keuangan berkelanjutan untuk mengikuti kegiatan/program sustainable finance—the opportunity to engage in competency
pengembangan kompetensi terkait keuangan berkelanjutan. development activities and programs related to sustainable
Pengembangan kompetensi terkait keuangan berkelanjutan finance. The competency development initiatives related to
yang diikuti selama tahun 2025 adalah sebagai berikut: sustainable finance conducted in 2025 are as follows:
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Nama Tanggal Pelatihan Topik Penyelenggara
No.
Name Training Date Topics Organizer
1 Suharno 4 Juli 2025
Culture Sponsor Dunamis
Komisaris July 4, 2025
Independen
Independent Institut Akuntan Manajemen Indonesia
9 Agustus 2025
Commissioner Forum Akuntan Manajemen The Indonesia Institute of Management
August 9, 2025
Accountant
27-28 Agustus 2025
Konferensi IIA Auditor Tommorrow Institute of Internal Auditors
August 27-28, 2025
Sustainability Reporting: Impact Ikatan Akuntan Indonesia
30 September 2025
& Implementation of PSPK 1&2 for Institute of Indonesia Chartered
September 30, 2025
Professionals Accountants
18-20 November 2025 Certification In Audit Committee Practices
IKAI
November 18-20, 2025 (CACP) 2025
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
03-04 Desember 2025
Seminar Nasional Internal Auditor 2025 YPIA
December 03-04, 2025
75
Page 76
Direksi
Board of Directors
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Jenis Pendidikan Materi Pendidikan dan
Nama dan Pelatihan Pelatihan Waktu dan Tempat Penyelenggara
No.
Name Education and Education and Training Time and Place Organizer
Training Type Materials
1 I Gusti Ngurah 4 Juli 2026 | July 4,
Softskill Culture Sponsor Dunamis
Askhara 2026, Sentul
Danadiputra
14 November 2025 |
Softskill Behavior Leadership Program November 14, 2025, GTSI
Aston Horel Sentul
2 Dira K Mochtar 4 Juli 2026 | July 4,
Softskill Culture Sponsor Dunamis
2026, Sentul
Institut Akuntan Manajemen
9 Agustus 2025
Indonesia
Hardskill Forum Akuntan Manajemen | August 9, 2025,
The Indonesia Institute of
Zoom Meeting
Management Accountant
14 November 2025 |
Softskill Behavior Leadership Program November 14, 2025, GTSI
Aston Horel Sentul
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
Nama Tanggal Topik Pembicara Penyeleggara Tempat
No.
Name Date Topics Speaker Organizer Place
1 Arya 17 Februari HUMI Values - Our Power of Dunamis Arthotel
Mahardhika P. - 2025 Sustainable Growth
VP of Corporate February 17,
Secretary 2025
13 Juni 2025 IHT VIBES#4 ESG 101 Institute for Arthotel
June 13, 2025 Sustainability and Mangkuluhur
Agility (ISA)
11-12 Juli 2025 Culture Leader Postinc Grand Capitol
July 11-12, 2025 Ballroom,
5th floor,
Manhattan
Hotel Jakarta
31 Oktober Legal Drafting Ervan & Arya HUMI MLC Lantai 27
2025
October 31,
2025
14 November Behavior Leadership Program Gregory Hobson GTSI Aston Hotel
2025 Sentul
November 14,
2025
15 November Behavior Leadership Program Gregory Hobson GTSI Aston Hotel
2025 Sentul
Accelerating Energy Expansion as One
November 15,
2025
Building The New GTSI,
76
Page 77
PENILAIAN RISIKO ATAS
PT GTS Internasional Tbk
PENERAPAN KEUANGAN
BERKELANJUTAN [OJK E.3]
RISK EVALUATION OF IMPLEMENTING SUSTAINABLE FINANCE
Penilaian risiko atas penerapan kegiatan berkelanjutan di GTSI conducts risk assessments for sustainable activities
GTSI dilaksanakan melalui kerangka manajemen risiko yang using an integrated risk management framework aligned with
terintegrasi dengan proses bisnis Perseroan. Prosedur yang its business processes. The procedures include identifying,
diterapkan mencakup tahapan identifikasi, pengukuran, measuring, monitoring, and managing risks related to economic,
pemantauan, dan pengendalian risiko yang berkaitan dengan environmental, and social factors. In the identification stage,
aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial. Pada tahap GTSI identifies potential risks from operational, financing,
identifikasi, GTSI memetakan potensi risiko yang timbul dari and investment activities, including climate change, social,
aktivitas operasional, pembiayaan, maupun investasi, termasuk and governance risks. These risks are then assessed for their
risiko perubahan iklim, risiko sosial, serta risiko tata kelola. Risiko likelihood and potential impact on GTSI's financial, operational,
yang telah teridentifikasi kemudian diukur berdasarkan tingkat and reputational outcomes. Monitoring occurs periodically
kemungkinan kejadian dan besaran dampaknya terhadap kinerja via internal reports and performance reviews, while control
keuangan, operasional, maupun reputasi Perseroan. Proses measures are applied through policies, standard operating
pemantauan dilakukan secara berkala melalui mekanisme procedures, and mitigation plans customized to GTSI's risk
pelaporan internal dan evaluasi kinerja, sedangkan langkah profile and exposure levels.
pengendalian diwujudkan dalam kebijakan, standar operasional
prosedur, serta rencana mitigasi yang disesuaikan dengan profil
dan tingkat eksposur risiko GTSI.
Dalam kerangka tata kelola GTSI, Direksi bertanggung Within GTSI's governance framework, the Board of Directors is
jawab memastikan efektivitas penerapan manajemen risiko entrusted with ensuring effective sustainability risk management
keberlanjutan, termasuk menetapkan kebijakan, kerangka kerja, by establishing policies, frameworks, and risk tolerance limits
serta batas toleransi risiko yang relevan dengan strategi usaha that align with the Company's strategic objectives. The Board
Perseroan. Direksi secara berkala menelaah profil risiko dan periodically reviews the risk profile and monitors the proper
memastikan implementasi langkah mitigasi berjalan optimal. implementation of mitigation measures. Meanwhile, the GTSI
Sementara itu, Dewan Komisaris GTSI menjalankan fungsi Board of Commissioners supervises this process by assessing
pengawasan melalui peninjauan atas kecukupan dan efektivitas its adequacy and effectiveness. Through regular meetings
proses manajemen risiko yang dilaksanakan oleh Direksi. Melalui and evaluations, they provide strategic guidance and confirm
rapat dan evaluasi berkala, Dewan Komisaris memberikan that GTSI's sustainability risk management adheres to sound
arahan strategis serta memastikan bahwa pengelolaan risiko principles, regulations, and stakeholder interests.
keberlanjutan di GTSI telah sejalan dengan prinsip kehati-
hatian, ketentuan regulasi yang berlaku, dan kepentingan para
pemangku kepentingan.
Pada tahun 2025, GTSI telah mengidentifikasi berbagai risiko In 2025, GTSI identified several risks that could impede the
yang berpotensi menghambat upaya Perseroan mewujudkan achievement of its performance targets and formulated
target kinerja, sekaligus merumuskan mitigasi atas risiko- mitigation strategies for each. A comprehensive list of these
risiko tersebut. Risiko dan mitigasi atas risiko selengkapnya risks and mitigation plans is detailed in the following table.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
disampaikan dalam tabel berikut:
77
Page 78
Risiko Mitigasi Risiko
No.
Risk Risk Mitigation
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
1 Risiko pengakhiran atau tidak a. menghitung ulang break even operation cost per day yang harus dipenuhi oleh kapal/unit
diperpanjangnya kontrak penyediaan selama satu tahun.
jasa pelayaran Perseroan b. Membuat target dan proyeksi minimum pencapaian dengan 3 asumsi (pesimis, konservatif,
Risk of termination or non-renewal dan optimis) sesuai point (a) di atas.
of the Company's shipping service c. Bila hasil point (a) dan (b) di atas berdampak negatif, maka kapal/unit di lay-up untuk
contract mengurangi kerugian atas biaya operasi.
d. Pencapaian target dilakukan dengan menawarkan kapal/unit di pasar spot untuk domestik
dan juga internasional.
a. recalculate the vessel or unit's break-even operating cost per day to meet annual targets.
b. establish minimum goals and forecasts based on three scenarios: pessimistic, conservative,
and optimistic, as outlined in point (a).
c. if the outcomes of points (a) and (b) are unfavorable, the vessel or unit will be laid up to
minimize operating cost losses.
d. achieve targets by offering the vessel or unit on the spot market to both domestic and
international clients.
2 Risiko konsentrasi sumber pendapatan a. Mengembangkan proyek LNG bersama partner baru yang mumpuni.
yang berasal dari salah satu pelanggan b. Mengembangkan potensi kerja sama dengan industri sebagai end user LNG
Risk of revenue concentration from a a. Developing LNG projects in collaboration with new, competent partners.
single customer. b. Fostering potential partnerships within the industry as end users of LNG.
3 Risiko fluktuasi mata uang a. Rekening Perseroan dalam USD
Currency fluctuation risk b. Konversi untuk pembayaran dilakukan di hari transaksi.
c. Dana cadangan operasi diupayakan seminimum mungkin
a. The Company's accounts are maintained in USD.
b. Payment conversions occur on the day of the transaction.
c. Operating reserve funds are kept at a minimum.
4 Risiko peningkatan biaya operasional a. Dalam penyusunan budget ada komponen biaya “other cost” yang digunakan untuk biaya
dan biaya lain yang tak terduga tak terduga tersebut
Risk of higher operational costs and b. Dalam setiap Perjanjian Sewa Kapal ada klausul terkait biaya untuk instalasi tambahan untuk
unexpected expenses pemenuhan kapal terhadap terminal LNG akan dibebankan kepada penyewa
c. Beban biaya tak terduga akan diusulkan menjadi beban Penyewa pada saat rapat
pembahasan budget kapal
a. The budget includes an "other cost" component to cover unforeseen expenses.
b. Each vessel Charter Agreement contains a clause for additional installation costs, which the
charterer will cover, to ensure vessel availability for the LNG terminal.
c. Unexpected expenses will be presented as a Charterer’s cost during the vessel budget
discussion meeting.
5 Risiko kredit pelanggan Untuk pinjaman yang menjadi beban afiliasi GTSI (PKR dari Bamboo), pembayarannya akan
Customer credit risk dibayarkan dari dividen yang akan diterima dari JSR (FSRU JAWA SATU)
For loans incurred by GTSI affiliates (PKR from Bamboo), repayment shall be executed using
dividends received from JSR (FSRU JAWA SATU).
6 Risiko kehilangan sumber daya manusia a. Memberikan beasiswa kepada mahasiswa pelayaran yang berprestasi dan kompeten
Risk of losing human resources b. Merekrut kadet/mahasiswa PKL di Perseroan
c. Memberikan kesempatan perwira kapal LNG untuk bekerja di kapal
d. Memberikan insentif/benefit tambahan kepada crew LNG untuk menambah loyalitas
kepada Perseroan
a. Granting scholarships to exceptional and qualified maritime students.
b. Recruiting cadets and internship students for the Company.
c. Facilitating opportunities for LNG ship officers to serve onboard.
d. Offering supplementary incentives and benefits to LNG crew members to enhance their
loyalty to the Company.
7 Risiko tertahannya kapal a. Pemenuhan atas semua ketentuan dan aturan yang dipersyaratkan untuk operasi kapal
Risk of vessel detention diperhatikan dengan seksama:
Accelerating Energy Expansion as One
• Sertifikasi dan izin operasi
• Pemenuhan atau aturan terkait lingkungan
• Mempertahankan kondisi kapal untuk layak beroperasi
b. Perseoan berusaha untuk tidak terlibat kasus hukum yang akan berdampak pada gangguan
Building The New GTSI,
operasional dan penahanan kapal.
a. Thoroughly reviews all provisions and regulations essential for vessel operations:
• Certification and operating permits
• Environmental compliance
• Maintaining the vessel in proper operational condition
b. The Company strives not to be involved in legal problems that could lead to operational
disruptions or vessel detention.
78
Page 79
Risiko Mitigasi Risiko
No.
Risk Risk Mitigation
PT GTS Internasional Tbk
8 Risiko perubahan kebijakan pemerintah a. Memonitor rencana perubahan kebijakan pemerintah
di bidang pelayaran b. Menghitung ulang dampak komersial akibat perubahan kebijakan
Risk of government policy changes in a. Monitoring planned government policy changes
the shipping sector b. Reassessing the commercial impact of policy shifts
9 Risiko reputasi Potensi risiko reputasi bisa datang dari mana saja, terutama di era teknologi informasi pada saat
Reputation risk ini. Perseroan mengelola risiko reputasi dengan memberikan respons yang cepat kepada media
maupun regulator (Otoritas Jasa Keuangan/OJK) terhadap informasi beredar yang tidak benar
atau merugikan reputasi Perusahaan.
Potential reputational risk can originate from any source, particularly in the current era of
information technology. The Company mitigates reputational risk by responding swiftly to
the media and regulatory bodies (Financial Services Authority/OJK) concerning disseminated
information that is inaccurate or detrimental to the Company's reputation.
10 Risiko hukum a. Melakukan operasional sesuai dengan ketentuan kontrak yang telah dibuat
a. Tidak tercapainya performansi atas b. Membuat perjanjian yang secara rasional dapat tercapai untuk mencegah adanya
kesepakatan atau perjanjian yang wanprestasi
telah disetujui oleh kedua belah c. Memastikan jaminan keberlangsungan kontrak
pihak d. Beroperasi secara efektif dan maksimal agar sesuai dengan jaminan performa yang telah
b. Partner memutuskan untuk disepakati dalam perjanjian
memutus kontrak secara sepihak a. Operate in accordance with the contractual terms
Legal Risk b. Formulate a reasonable agreement to prevent default
a. Failure to fulfill the agreement or c. Ensure the continuity of the contract
contract made by both parties d. Conduct operations efficiently and effectively to fulfill the performance guarantees
b. The partner unilaterally decides to specified in the agreement
terminate the contract
11 Risiko keselamatan a. Melakukan pelatihan untuk praktik keselamatan kerja di atas kapal
a. Awak kapal mengalami kecelakaan b. Pengawasan yang ketat kepada awak kapal selama bekerja
kerja c. Menanamkan kultur keselamatan secara terus menerus kepada awak kapal
b. Pelanggaran atas ketentuan dan d. Melakukan punishment & reward atas praktik keselamatan di atas kapal
praktek keselamatan kerja e. Menyusun prosedur keselamatan sesuai dengan ketentuan internasional dan nasional yang
Safety risks berlaku
a. Crew members have work accidents f. Memenuhi semua persyaratan sertifikasi dan pelatihan sebelum bekerja di atas kapal
b. Violations of safety regulations and g. Membuat laporan secara kualitatif dan kuantitatif atas praktik keselamatan kerja yang
practices kemudian dievaluasi oleh pihak manajemen
a. Conducting training on safe work practices onboard the ship.
b. Implementing strict supervision of crew members during work activities.
c. Continuously promoting a safety culture among crew members.
d. Enforcing penalties and incentives to encourage safety practices onboard.
e. Developing safety procedures in compliance with applicable international and national
regulations.
f. Ensuring all certification and training requirements are met prior to working onboard the ship.
g. Preparing comprehensive safety reports, both qualitative and quantitative, for management
review.
12 Risiko lingkungan a. Mengelola pembuangan sampah di atas kapal dan di kantor
a. Pencemaran lingkungan b. Menggunakan material yang ramah lingkungan seperti cat kapal anti polusi (anti-fouling pain)
b. Hukuman atas kelalaian pemenuhan c. Tidak membuang sampah jenis apapun ke atas laut kecuali sampah makanan yang telah
peraturan perlindungan lingkungan diolah sesuai ketentuan sebelum pembuangan ke atas laut
Environmental risks d. Memahami ketentuan perundang-undangan yang berlaku baik ketentuan internasional dan
a. Environmental pollution nasional
b. Penalties for non-compliance e. Melakukan praktik pengelolaan dan pembuangan sampah sesuai dengan peraturan.
with environmental protection a. Managing waste disposal on ships and in offices
regulations b. Using eco-friendly materials like anti-pollution ship paint (anti-fouling paint)
c. Avoiding dumping any waste into the sea, except for properly processed food waste
discharged according to regulations
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
d. Understanding relevant international and national laws and regulations
e. Following waste management and disposal practices in line with legal requirements.
Penjelasan mengenai Manajemen Risiko selengkapnya disajikan A comprehensive explanation of Risk Management is provided
pada Bab Tata Kelola Perusahaan Laporan Tahunan GTSI 2025. in the Corporate Governance Chapter of the GTSI 2025 Annual
Report.
79
Page 80
HUBUNGAN DENGAN
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
PEMANGKU KEPENTINGAN [OJK E.4]
RELATIONSHIP WITH STAKEHOLDERS
GTSI senantiasa membangun kerja sama dan hubungan GTSI continually promotes cooperative and positive
yang harmonis dengan semua pemangku kepentingan, baik relationships with all stakeholders, whether internal or external.
pemangku internal maupun eksternal.
Komunikasi yang terbuka dan transparan juga memungkinkan Open and transparent communication helps the Company better
Perseroan untuk memahami kebutuhan dan harapan pemangku understand its stakeholders' diverse needs and expectations.
kepentingan yang beragam. Dengan berinteraksi secara Constructive engagement builds trust and supports long-
konstruktif, Perseroan dapat membangun kepercayaan dan term partnerships that strengthen operational sustainability.
kerjasama jangka panjang yang mendukung keberlanjutan Additionally, maintaining strong relationships with stakeholders
operasional. Lebih dari itu, hubungan yang baik dengan allows GTSI to detect social and environmental risks early,
pemangku kepentingan juga membantu GTSI mengidentifikasi enabling the creation of more responsive and responsible
risiko sosial dan lingkungan lebih dini, memungkinkan policies on social and environmental matters.
perumusan kebijakan yang lebih responsif dan bertanggung
jawab terhadap isu-isu terkait masalah sosial dan lingkungan.
GTSI mendefinisikan pemangku kepentingan sebagai entitas GTSI characterizes stakeholders as entities or individuals
atau individu yang terpengaruh oleh kegiatan, produk, dan jasa impacted by the Company's activities, products, and services.
Perseroan. Di sisi lain, keberadaan mereka juga mempengaruhi Furthermore, their presence affects the Company's capacity
Perseroan dalam mewujudkan keberhasilan penerapan strategi to effectively execute its strategies and attain its objectives.
dan pencapaian tujuan. Dengan posisi seperti itu, maka GTSI In light of this understanding, GTSI continuously strives to
terus berupaya untuk membangun hubungan yang harmonis build harmonious relationships with its stakeholders. This is
dengan para pemangku kepentingan. Hal itu dilakukan, antara accomplished through various meeting forums held regularly or
lain, melalui berbagai forum pertemuan yang digelar, baik secara as required, either in accordance with the Company's schedule
berkala maupun insidental sesuai dengan kebutuhan Perseroan or upon request from stakeholders.
atau atas permintaan pemangku kepentingan.
Melalui forum seperti itulah, para pemangku kepentingan Through these forums, stakeholders interact with GTSI by
membangun keterlibatan dengan GTSI. Mereka bisa memberikan providing suggestions, feedback, criticism, and input. In return,
usulan, sumbang saran, maupun kritik dan masukan, sebaliknya GTSI shares insights and recommendations from its perspective.
GTSI juga bisa memberikan pandangan dan sumbang saran The Company believes that open, two-way communication
sesuai dengan perspektif perusahaan. Perseroan meyakini helps align GTSI's programs with stakeholder needs and keeps
melalui komunikasi dua arah yang terbuka seperti itu, maka stakeholders informed about initiatives the Company has
GTSI dapat menyelaraskan program-programnya sesuai dengan launched or is working on. Additionally, this dialogue minimizes
kebutuhan para pemangku kepentingan, sedangkan para the risk of misunderstandings or miscommunications that could
pemangku kepentingan bisa mengetahui program-program cause negative consequences.
yang telah dan sedang dijalankan Perseroan. Selain itu, dengan
komunikasi dua arah tersebut, maka kesalahpahaman atau
miskomunikasi yang memungkinkan timbulnya dampak negatif
bisa diminimalkan.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap penerapan tata kelola To promote good corporate governance and support business
Accelerating Energy Expansion as One
perusahaan yang baik dan keberlanjutan usaha, GTSI telah sustainability, GTSI has recognized five main stakeholder groups
mengidentifikasi serta menetapkan lima kelompok pemangku that greatly affect its operations and performance. This choice
kepentingan utama yang memiliki pengaruh signifikan terhadap reflects their importance and the mutual influence between
Building The New GTSI,
operasional dan kinerja Perseroan. Penetapan ini didasarkan GTSI's activities and those of the stakeholders. The table below
pada tingkat kepentingan dan dampak timbal balik antara details these five groups, their approaches, expectations, and
kegiatan usaha GTSI dengan pemangku kepentingan. Kelima key topics or issues for discussion.
kelompok pemangku kepentingan, pendekatan yang digunakan,
harapan dan topik/isu penting yang relevan untuk dibahas
disampaikan dalam tabel berikut:
80
Page 81
Pendekatan untuk
Identifikasi dan
Kelompok Keterlibatan
Pemilihan Pemangku
Pemangku Pemangku
PT GTS Internasional Tbk
Kepentingan Harapan Pemangku Kepentingan Topik/Isu Material
Kepentingan Kepentingan
Identification and Stakeholder Expectations Material Topics
Stakeholder Approach to
Selection of
Groups Stakeholder
Stakeholders
Engagement
Pemegang saham Memastikan kepemilikan 1. Laporan kinerja, 1. Perseroan memiliki kinerja dan 1. Kinerja Perusahaan
dan investor atas GTSI dan berhak tata kelola sesuai keberlanjutan yang sangat baik baik finansial maupun
Shareholders and atas keuntungan kebutuhan. sehingga mampu memberikan operasional.
investors berdasarkan jumlah 2. RUPS kontribusi positif bagi seluruh 2. Penerapan tata kelola
saham yang dimiliki. 3. Komunikasi melalui pemangku kepentingan. Perusahaan
Ensuring ownership of surat resmi, courtesy 2. Program engagement baik dengan 1. The Company’s
GTSI and entitlement call dan platform pemegang saham utama dan performance is robust
to dividends according digital sesuai non utama serta investor melalui both financially and
to the number of shares kebutuhan. korespondensi dan pertemuan operationally.
owned. 1. Governance, yang dilakukan secara langsung 2. Implementation of
performance reports, maupun daring. corporate governance.
as needed. 1. The Company shows exceptional
2. GMS performance and sustainability,
3. Communication contributing significantly to all
through official stakeholders.
letters, courtesy 2. The engagement program includes
calls, and digital major and non-major shareholders
platforms as needed. and investors, with communication
and meetings held both in person
and online.
Pembuat Kebijakan: 1. Mematuhi aturan 1. Laporan berkala 1. Kontribusi pada Negara 1. Penyampaian pelaporan
OJK Departemen terkait Pasar Modal 2. FGD 2. Kepatuhan pada hukum yang yang rutin atas proses
Perhubungan dan penerapan 3. Courtesy call berlaku Perseroan tunduk dan kerja
Laut/Perpajakan/ GCG dalam 4. Konsultasi menjaga sertifikasi yang dimiliki 2. Pelaksanaan GCG
Syahbandar/ operasionalnya. 5. Rapat untuk memenuhi standar 3. Komunikasi yang cepat
Perbankan 2. Sertifikasi Safety 6. Kunjungan kerja internasional yang berkualitas dan efektif
Policy Maker: Management dan 1. Periodic reports 1. Contribution to the State 4. Pencegahan
OJK Maritime International Ship 2. Focus Group 2. Compliance with applicable laws: pencemaran laut,
Transportation/ Security. Discussion (FGD) The Company adheres to and pengurangan polusi
Taxation/ Port 3. Mendapatkan ISO 3. Courtesy call maintains the certifications it holds udara
Authority/ Banking dan menjadikannya 4. Consultation to meet high-quality international 5. Safety Operations
Department sebagai acuan 5. Meetings standards. 1. Regular reporting on
standar untuk 6. Work visits work processes
operasional GTSI. 2. Implementation of GCG
1. Complying with 3. Swift and effective
regulations related communication
to the Capital 4. Prevention of marine
Market and pollution, reduction of
implementing GCG air pollution
in its operations. 5. Safety Operations
2. Obtaining Safety
Management
and International
Ship Security
certifications.
3. Achieving ISO
certification and
establishing it
as the standard
reference for GTSI
operations.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
81
Page 82
Pendekatan untuk
Identifikasi dan
Kelompok Keterlibatan
Pemilihan Pemangku
Tata Kelola Keberlanjutan
Pemangku Pemangku
Sustainability Governance
Kepentingan Harapan Pemangku Kepentingan Topik/Isu Material
Kepentingan Kepentingan
Identification and Stakeholder Expectations Material Topics
Stakeholder Approach to
Selection of
Groups Stakeholder
Stakeholders
Engagement
Pelanggan Mendapatkan sewa 1. Pertemuan langsung 1. Hubungan komersial. 1. Informasi jasa
Customers kapal dari kontrak jual 2. E-mail dan platform 2. Mempertahankan kualitas jasa 2. Keselamatan muatan
beli energi (LNG) digital sesuai sesuai dengan tingkat keselamatan yang diangkut
Obtaining vessel lease kebutuhan. dan keamanan bagi Pelanggan 3. Layanan pelanggan
from energy (LNG) sales 3. Survei pelanggan 2 3. Memberikan perhatian khusus 4. Kecepatan dan
and purchase contracts kali per tahun. kepada pelanggan dengan ketepatan merespons
4. Gathering penyelesaian komplain dengan pengaduan
5. Kunjungan waktu yang cepat 1. Service information.
1. Face-to-face 1. Commercial relationships. 2. Safety of transported
meetings 2. Ensuring service quality aligns with cargo.
2. Email and digital safety and security standards for 3. Customer service.
platforms as needed. customers. 4. Speed and accuracy
3. Customer surveys 3. Offering dedicated customer in responding to
twice a year. attention by addressing complaints complaints
4. Gatherings quickly.
5. Visits
Karyawan dan 1. Memberikan jasa 1. Townhall Meeting 1. Kesejahteraan yang memadai. 1. Pengembangan karier.
Awak Kapal tenaga kerja kepada 2. Gathering 2. Memberikan kesempatan untuk 2. Keselamatan dan
Employees and GTSI, karyawan, dan 3. E-mail berkembang melalui pelatihan dan Kesehatan Kerja.
Crew Members awak kapal akan 4. Publikasi internal pengembangan karier 3. Pendidikan dan
mendapatkan balas 5. Laporan pengaduan 3. Peningkatan Program K3 pelatihan.
jasa berupa gaji 1. Townhall Meeting 4. Peningkatan saluran komunikasi 4. Kesejahteraan
dan kompensasi- 2. Gathering 1. Adequate welfare. karyawan.
kompensasi 3. Email 2. Provision of opportunities for 5. Komunikasi yang
lainnya sesuai 4. Internal publication development through training and transparan.
dengan ketentuan 5. Complaint reports career development. 1. Career development.
ketenagakerjaan 3. Improvement of OHS Programs. 2. Occupational Health
yang berlaku 4. Enhancement of communication and Safety.
2. Tugas karyawan channels. 3. Education and training.
dan awak kapal 4. Employee welfare.
GTSI sesuai dengan 5. Transparent
jabatannya communication.
1. Providing labor
services to GTSI,
employees, and
crew members will
be compensated
with salaries and
other benefits in
accordance with
applicable labor
laws.
2. The duties of GTSI
employees and
crew members align
with their respective
positions.
Pemasok Memperkuat bisnis 1. Tender dan Seleksi 1. Hubungan komersial Sistem Procurement
Suppliers kedua belah pihak 2. Kontrak Kerja Sama 2. Proses pengadaan yang obyektif, Procurement System
sehingga dapat tumbuh 3. Evaluasi Pemasok transparan, dan menghindari
bersama. Negosiasi 1. Tender and benturan kepentingan.
dilakukan tidak untuk Selection 3. Untuk saling mendapatkan kerja
Accelerating Energy Expansion as One
mendapatkan harga 2. Collaboration sama yang menguntungkan.
serendah mungkin Contracts 4. Penyelesaian pembayaran tepat
namun ke arah total 3. Supplier Evaluation waktu.
cost of ownership yang 1. Business partnerships
Building The New GTSI,
fokus pada value. 2. Impartial, transparent procurement
Enhancing both procedures, and prevention of
parties' businesses to conflicts of interest.
promote mutual growth. 3. Seeking mutual advantages
Negotiations focus not through beneficial partnerships.
on the lowest price 4. Timely payment settlement.
but on the total cost of
ownership centered on
value.
82
Page 83
PERMASALAHAN TERHADAP
PT GTS Internasional Tbk
PENERAPAN KEUANGAN/
KEGIATAN BERKELANJUTAN [OJK E.5]
CHALLENGES IN IMPLEMENTING SUSTAINABLE FINANCE/ACTIVITIES
Dalam penerapan keuangan/kegiatan berkelanjutan, GTSI In implementing its sustainable finance and activities, GTSI
menghadapi sejumlah tantangan internal dan eksternal yang faces a number of internal and external challenges that require
memerlukan penyesuaian strategis. Dari sisi eksternal, dinamika strategic adjustments. On the external side, the evolving
regulasi nasional maupun internasional terkait dekarbonisasi, landscape of national and international regulations pertaining
pengurangan emisi, dan transisi energi menuntut Perseroan to decarbonisation, emissions reduction, and energy transition
untuk terus melakukan penyesuaian operasional dan investasi. requires the Company to continuously adapt its operations and
Penerapan standar pelayaran yang semakin ketat, termasuk investment strategies. Increasingly stringent maritime standards
ketentuan dari International Maritime Organization (IMO), — including requirements set forth by the International Maritime
berpotensi meningkatkan kebutuhan belanja modal untuk Organization (IMO) — have the potential to raise capital
pengembangan armada, peningkatan efisiensi operasional, expenditure needs for fleet development, operational efficiency
serta pemenuhan aspek kepatuhan lingkungan. Selain itu, improvements, and environmental compliance. Furthermore,
kondisi perubahan iklim seperti cuaca ekstrem, banjir rob, climate-related conditions such as extreme weather events,
dan gangguan pada pelabuhan maupun jalur pelayaran tidal flooding, and disruptions to ports and shipping lanes may
juga berpotensi memengaruhi kelancaran operasional dan adversely affect operational continuity and heighten the risk of
meningkatkan risiko biaya operasional maupun keterlambatan increased operating costs and LNG distribution delays.
distribusi LNG.
Dari sisi internal, tantangan utama yang dihadapi Perseroan Internally, the Company’s primary challenge lies in optimising the
adalah optimalisasi implementasi prinsip Environmental, Social, comprehensive implementation of Environmental, Social, and
and Governance (ESG) secara menyeluruh di lingkungan Governance (ESG) principles across its working environment.
kerja. Tingkat pemahaman ESG yang masih berkembang A still-maturing level of ESG awareness, coupled with growing
serta meningkatnya ekspektasi investor dan lembaga jasa expectations from investors and financial institutions regarding
keuangan terhadap praktik bisnis berkelanjutan mendorong sustainable business practices, is driving GTSI to strengthen its
GTSI untuk memperkuat kapasitas internal melalui pelatihan, internal capacity through training, the development of an ESG
penyusunan roadmap ESG, dan peningkatan transparansi roadmap, and enhanced transparency in sustainability reporting.
pelaporan keberlanjutan. Di sisi sumber daya manusia, With respect to human resources, the Company also recognises
Perseroan juga menyadari bahwa kebutuhan akan kompetensi that the demand for increasingly specialised competencies
yang semakin spesifik di sektor energi dan pelayaran berpotensi in the energy and maritime sectors may intensify workforce
meningkatkan persaingan tenaga kerja dan risiko turnover. competition and elevate turnover risk. To address this, the
Untuk mengatasi hal tersebut, Perseroan terus memperkuat Company continues to reinforce its competency development
kebijakan pengembangan kompetensi, peningkatan employee policies, improve employee engagement, and foster a working
engagement, serta penciptaan lingkungan kerja yang aman, environment that is safe, healthy, and conducive to long-term
sehat, dan mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang. business sustainability.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
83
Page 84
Building The New GTSI,
84
Accelerating Energy Expansion as One
KEBERLANJUTAN
KINERJA EKONOMI
Page 85
PT GTS Internasional Tbk
SUSTAINABLE
ECONOMIC PERFORMANCE
08
85
Page 86
KINERJA EKONOMI
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
KEBERLANJUTAN
SUSTAINABLE ECONOMIC PERFORMANCE
Di tengah pergeseran lanskap energi nasional menuju sumber As the national energy landscape shifts toward cleaner, more
yang lebih bersih dan berkelanjutan, GTSI mencatatkan sustainable sources, GTSI demonstrated strong performance
momentum kinerja yang menonjol sepanjang tahun 2025. momentum throughout 2025. Instead of taking a conservative
Perseroan tidak memilih jalan konservatif, melainkan approach, the Company accelerated key strategic initiatives in
mengakselerasi langkah strategis pada bisnis inti pengangkutan its main Liquefied Natural Gas (LNG) transportation business.
Liquefied Natural Gas (LNG). Pilihan tersebut membuahkan This approach led to higher revenue and net profit compared
hasil positif dengan meningkatnya pendapatan dan laba to the previous year, reflecting a mature transformation process
bersih dibanding tahun sebelumnya. Pencapaian tersebut amid rising competition in both domestic and regional LNG
merefleksikan proses transformasi yang semakin matang di shipping industries.
tengah persaingan industri pelayaran LNG domestik dan
regional yang kian kompetitif.
Strategi korporasi GTSI tidak hanya berhenti pada angka di GTSI's corporate strategy goes beyond the figures in its
laporan keuangan. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham financial statements. During the 2025 Annual General Meeting
Tahunan tahun 2025, Perseroan secara resmi mengumumkan of Shareholders, the Company officially announced its plan to
rencana untuk memperkuat armada kapal pengangkut expand its LNG carrier fleets by purchasing three new vessels
LNG dengan menyiapkan pembelian tiga kapal baru untuk in 2025–2026. This initiative addresses expected increases
periode 2025–2026. Langkah ini merupakan respons atas in domestic energy needs and seeks to enhance the national
proyeksi permintaan energi domestik yang terus bertumbuh energy supply chain through efficient and sustainable LNG
serta kebutuhan untuk memperkuat rantai pasok energi transportation.
nasional melalui layanan pengangkutan LNG yang efisien dan
berkelanjutan.
Keputusan strategis tersebut berimplikasi langsung pada bidang This strategic decision significantly impacts the Company's
manajemen kapal yang dijalankan Perseroan. Selain menambah vessel management. Besides expanding its fleet, GTSI is
kapal, GTSI juga aktif menata ulang sistem manajemen armada actively reorganizing its fleet management system to improve
untuk mendorong efisiensi operasional serta mengembangkan operational efficiency and enhance service capacity, supporting
kapasitas layanan guna memastikan keberlanjutan bisnis dalam long-term business sustainability. With a focused growth
jangka panjang. Dengan strategi pengembangan yang terarah, strategy, stable finances, and a dedication to sustainability, GTSI
struktur keuangan yang sehat, serta fokus pada keberlanjutan, is well-equipped to respond more effectively to future industry
GTSI siap melangkah lebih gesit menghadapi tantangan dan challenges and opportunities.
peluang industri ke depan.
Di sisi lain, GTSI tidak absen merespons peluang bisnis yang GTSI is actively seeking broader business opportunities within
lebih luas di ekosistem LNG. Selain penambahan armada, the LNG ecosystem. Besides growing its fleet, the Company
pada Oktober 2025, Perseroan melakukan akuisisi kapal LNG purchased the LNG methane vessel, Jane Elizabeth, in October
Methane Jane Elizabeth, yang kemudian berganti nama menjadi 2025, which was later renamed Danaputri 1.
Danaputri 1.
Langkah ini menandai fase baru dalam ekspansi operasional This acquisition signals a new phase of operational growth and
Accelerating Energy Expansion as One
dan kemampuan angkut Perseroan. Sebab, selama lebih dari 25 increased transport capacity. The Company has not added
tahun, GTSI tidak menambah aset produksi baru. Penambahan any new production assets in over 25 years. Its fleet expansion
armada yang dilakukan GTSI merupakan langkah konkret dalam represents a meaningful step toward strengthening its presence
Building The New GTSI,
upaya mengembangkan bisnis ke pasar LNG internasional, in the global LNG market, especially with the establishment of
khususnya setelah Perseroan mendirikan GTS Energy Trading GTS Energy Trading Pte. Ltd., a new Singapore-based company
Pte. Ltd, unit usaha baru yang berbasis di Singapura untuk focused on LNG trading.
menjalankan kegiatan perdagangan LNG.
86
Page 87
PT GTS Internasional Tbk
PERBANDINGAN TARGET
DAN KINERJA PENDAPATAN
DAN LABA/RUGI
COMPARISON OF REVENUE AND PROFIT/LOSS TARGETS AND PERFORMANCE
Per 31 Desember 2025, GTSI berhasil meningkatkan kinerja As of December 31, 2025, GTSI managed to enhance its
dibanding tahun sebelumnya, sekaligus mampu mewujudkan performance compared to the previous year and has
sejumlah target yang ditetapkan Perseroan sebagaimana tabel accomplished several objectives established by the Company,
di bawah ini: as illustrated in the table below:
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Tabel Perbandingan Target dan Kinerja Pendapatan dan Laba/Rugi Tahun 2023-2025 (USD) [OJK F.2]
Comparison Table of Revenue and Profit/Loss Targets and Performance for 2023-2025 (USD)
2025 2024 2023
Uraian
Description Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
% % %
Target Realization Target Realization Target Realization
Pendapatan
34.871.860 34.700.976 99,51 89.480.883 32.153.797 35,9 25.917.185 32.160.145 124,1
Revenues
Laba/Rugi
6.708.579 1.521.641 22,68 9.199.033 7.543.658 82,0 3.865.516 7.799.177 150,4
Profit/Loss
87
Page 88
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
2025 2024 2023
Uraian
Description Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
% % %
Target Realization Target Realization Target Realization
Struktur Modal
Capital Structure
Liabilitas
Jangka Pendek 18.238.646 33.328.727 182,74 25.843.014 15.077.879 58,34 34.499.657 13.893.231 40,27
Current Liabilities
Liabilitas
Jangka Panjang
35.784.486 49.791.501 139,14 28.942.397 31.455.915 108,68 56.061.377 32.316.654 57,65
Non-current
Liabilities
Jumlah Liabilitas
54.023.132 83.120.228 153,86 54.785.411 46.533.794 84,94 90.561.024 46.209.885 51,03
Total Liabilities
Jumlah Ekuitas
66.942.143 66.163.912 98,84 74.553.683 66.349.352 89,00 87.574.011 61.630.443 70,38
Total Equity
Jumlah Aset
120.965.275 149.284.140 123,41 129.339.094 112.883.146 87,28 178.135.036 107.840.328 60,54
Total Assets
Sesuai tabel di atas, per 31 Desember 2025, GTSI meraih As reflected in the table above, as of 31 December 2025, GTSI
pendapatan sebesar USD34.700.976 atau 99,51% dari target recorded revenue of USD 34,700,976, equivalent to 99.51% of
sebesar USD34.871.860. Pencapaian tersebut naik sebesar the target of USD 34,871,860. This represents a 7.9% increase
7,9% dibandingkan tahun 2024, yang mencapai USD32.153.797. compared to 2024, when revenue stood at USD 32,153,797. The
Kenaikan dipengaruhi oleh optimalisasi jasa sewa kapal LNG growth was driven primarily by a 26% optimization of LNG vessel
sebesar 26% dari RKAP. charter services relative to the Work Plan and Budget (RKAP).
Pada periode yang sama, Perseroan mencatatkan laba sebesar During the same period, the Company recorded a profit of USD
USD 1.521.641, setara dengan 22,68% dari target sebesar USD 1,521,641, equivalent to 22.68% of the target of USD 6,708,579. This
6.708.579. Dibandingkan tahun 2024, laba tersebut mengalami represents a decline of 79.8% compared to 2024, attributable to
penurunan sebesar 79,8%. Penurunan ini dipengaruhi oleh a reduction in other comprehensive income (OCI) and dividend
penurunan penghasilan komprehensif lain (other comprehensive distributions from subsidiaries, amid the Company’s ongoing
income/OCI) dan distribusi dividen entitas anak, di tengah asset expansion and heightened financing activities.
ekspansi aset dan peningkatan aktivitas pendanaan Perseroan.
Adapun struktur modal Perseroan pada akhir tahun 2025 As of year-end 2025, the Company’s capital structure was
tercatat liabilitas jangka pendek sebesar USD 33.328.727 atau comprised of: current liabilities were recorded at USD 33,328,727,
182,74% dari target sebesar USD18.238.646; liabilitas jangka or 182.74% of the target of USD 18,238,646; non-current
panjang sebesar USD 49.791.501 atau 139,14% dari target liabilities stood at USD 49,791,501, or 139.14% of the target of
sebesar USD 35.784.486; dengan demikian, jumlah liabilitas USD 35,784,486; resulting in total liabilities of USD 83,120,228,
terbilang sebesar USD 83.120.228 atau 153,86% dari target or 153.86% of the target of USD 54,023,132. Compared to 2024,
sebesar USD 54.023.132. Dibandingkan tahun 2024, realisasi this represents an increase of 78.6%, driven by the drawdown of
tersebut naik sebesar 78,6%. Kenaikan ini disebabkan oleh additional credit facilities from financial institutions to finance
penambahan fasilitas kredit dari institusi finansial untuk modal working capital, fleet procurement and dry-docking, as well
kerja dan pendanaan armada kapal serta pengedokannya, serta as fuel purchases related to vessel mobilization in support of
adanya pembelian bahan bakar terkait mobilisasi kapal untuk operational services.
menunjang jasa operasional.
Sementara itu, per 31 Desember 2025, GTSI mencatatkan jumlah Meanwhile, as of December 31, 2025, GTSI recorded total
Accelerating Energy Expansion as One
ekuitas sebesar USD 66.163.912 atau 98,84% dibandingkan equity of USD 66,163,912, equivalent to 98.84% of the target of
target sebesar USD 66.942.143. Apabila dibandingkan dengan USD 66,942,143. Compared to the prior year, this represents a
tahun sebelumnya realisasi tersebut mengalami penurunan marginal decline of 0.3%, attributable to a reduction in other
Building The New GTSI,
sebesar 0,3%. Penurunan ini dipengaruhi oleh penurunan comprehensive income (OCI) and dividend distributions from
penghasilan komprehensif lain (other comprehensive income/ subsidiaries, amid the Company’s ongoing asset expansion and
OCI) dan distribusi dividen entitas anak, di tengah ekspansi aset increased financing activities.
dan peningkatan aktivitas pendanaan Perseroan.
Informasi selengkapnya tentang kinerja ekonomi Perseroan Further details on the Company’s economic performance are
disampaikan dalam Bab Analisa dan Pembahasan Manajemen disclosed in the Management Discussion and Analysis chapter
pada Laporan Tahunan GTSI 2025. of GTSI’s 2025 Annual Report.
88
Page 89
PERBANDINGAN TARGET DAN
PT GTS Internasional Tbk
KINERJA PORTOFOLIO/INVESTASI
YANG SEJALAN DENGAN KEGIATAN
BERKELANJUTAN [OJK F.3]
COMPARISON OF PORTFOLIO AND INVESTMENT TARGETS AND PERFORMANCE
ALIGNED WITH SUSTAINABLE ACTIVITIES
Sebagai perusahaan publik, GTSI wajib menerapkan POJK As a public company, GTSI must adhere to the POJK on
Keuangan Berkelanjutan yang di dalamnya antara lain mengatur Sustainable Finance, which regulates the implementation of
kewajiban untuk menyelenggarakan program pembiayaan financing or investment programs aligned with sustainable
atau investasi yang selaras dengan prinsip keuangan/kegiatan finance principles and activities. The program criteria include:
berkelanjutan. Kriteria program tersebut adalah sebagai berikut
1. mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan 1. prioritizing efficient and sustainable natural resource use;
sumber daya alam secara berkelanjutan;
2. mencegah/membatasi/mengurangi/memperbaiki kerusakan 2. preventing, limiting, reducing, or repairing environmental
lingkungan hidup, peningkatan polusi, limbah, kerusakan damage, pollution, waste, ecosystem harm, and social
ekosistem, dan ketidakadilan/kesenjangan sosial; atau injustice or inequality; or
3. memberikan solusi bagi masyarakat yang menghadapi 3. offering solutions for communities affected by climate
dampak perubahan iklim. change.
Sesuai kriteria di atas, berikut target dan kinerja portofolio/ Based on these criteria, the following outlines GTSI's portfolio,
investasi yang dilakukan GTSI sesuai dengan bidang usaha investment objectives, and performance in relation to its current
yang dijalankan saat ini: [OJK F.3] business areas:
Tabel Target dan Kinerja Portofolio/Investasi Berwawasan Lingkungan Tahun 2025
Table of Targets and Performance of Environmentally Conscious Portfolios/Investments 2025
Tahun Nama Program Satuan Target Realisasi Keterangan (%)
Year Program Name Unit Target Realization Description
2025 Melakukan kegiatan Kegiatan 68 57 83,82%
sesuai dengan Roadmap Activity
Keberlanjutan Grup
Perusahaan dengan Tema
Synergy
Purchase of the newest
energy-efficient and eco-
friendly ship engines
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
89
Page 90
IMPLIKASI FINANSIAL SERTA
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
RISIKO DAN PELUANG LAIN
AKIBAT DARI PERUBAHAN IKLIM
FINANCIAL IMPLICATIONS, RISKS, AND OPPORTUNITIES ARISING FROM
CLIMATE CHANGE
Perubahan iklim menghadirkan tantangan finansial dan Climate change poses substantial financial and operational
operasional yang signifikan bagi GTSI, terutama melalui challenges for GTSI. In particular, it increases physical risks from
peningkatan risiko fisik akibat cuaca ekstrem dan ketidakpastian extreme weather and unpredictable sea conditions, potentially
kondisi laut yang berpotensi mengganggu stabilitas operasional disrupting service operations. These natural events threaten the
layanan jasa. Fenomena alam ini tidak hanya mengancam continuity of operational schedules and raise mitigation costs to
kelancaran jadwal operasional, tetapi juga memicu peningkatan meet Occupational Safety, Health, and Environmental standards.
biaya mitigasi untuk pemenuhan standar Keselamatan, Furthermore, global regulatory demands and stakeholder
Kesehatan Kerja, dan Lingkungan. Selain itu, tekanan regulasi expectations around climate risk management compel the
global dan ekspektasi pemangku kepentingan terhadap Company to strategically modify internal policies, impacting its
tata kelola risiko iklim menuntut Perseroan untuk melakukan cost structure and long-term financial performance.
penyesuaian kebijakan internal secara strategis, yang secara
langsung akan memengaruhi struktur biaya dan performa
keuangan jangka panjang perusahaan.
Di sisi lain, perubahan iklim juga menghadirkan peluang bagi Moreover, climate change presents GTSI with a chance to
GTSI untuk memperkuat daya saing dan ketahanan usaha. increase its competitiveness and strengthen business resilience.
Peningkatan kebutuhan akan jasa yang andal, aman, dan adaptif The growing demand for dependable, safe, and climate-resilient
terhadap risiko iklim membuka peluang pengembangan layanan services creates opportunities to develop products centered
yang mengedepankan efisiensi operasional, kesiapsiagaan on operational efficiency, safety measures, and environmental
keselamatan, dan pengelolaan lingkungan yang lebih stewardship. Improving employee skills, implementing more
baik. Upaya penguatan kompetensi sumber daya manusia, effective operational practices, and investing in systems that
penerapan praktik operasional yang lebih efisien, serta investasi promote sustainability can enhance trust among customers and
pada sistem dan prosedur pendukung keberlanjutan berpotensi stakeholders. By proactively managing risks and capitalizing on
meningkatkan kepercayaan pelanggan dan pemangku opportunities through an integrated approach, GTSI aims to
kepentingan terhadap Perseroan. Dengan mengelola risiko sustain its financial performance while contributing to climate
dan memanfaatkan peluang tersebut secara terintegrasi, GTSI change mitigation.
optimis dapat menjaga kinerja keuangan yang berkelanjutan
sekaligus berkontribusi terhadap upaya adaptasi dan mitigasi
dampak perubahan iklim.
Untuk menghadapi berbagai risiko dan tantangan tersebut, To manage these various risks and challenges, GTSI has outlined
GTSI telah menetapkan langkah-langkah sebagai berikut: the following steps:
1. Menerapkan sistem manajemen Health, Safety, Security, 1. Implementing a comprehensive Health, Safety, Security,
and Environment (HSSE) secara komprehensif, mencakup and Environment (HSSE) management system, including
pelaksanaan Risk Assessment di seluruh aktivitas Risk Assessment across all shipboard operational activities,
operasional kapal, safety observation report (UA/UC), safety observation reports (UA/UC), HSSE KPI monitoring,
monitoring KPI HSSE, HSSE Management Walkthrough, HSSE Management Walkthroughs, and HSSE Awards
Accelerating Energy Expansion as One
serta program HSSE Awards untuk membangun budaya programs to build a culture of safety and environmental
keselamatan dan kepatuhan lingkungan. compliance.
2. Memperkuat posisi GTSI dalam transisi energi melalui 2. Strengthening GTSI's position in the energy transition
Building The New GTSI,
pengembangan portofolio bisnis LNG sebagai bahan bakar through development of the LNG business portfolio as a
yang lebih ramah lingkungan, antara lain pengembangan more environmentally-friendly fuel, including LNG Trading,
LNG Trading, LNG Retail, serta penambahan armada kapal LNG Retail and the addition of new LNG vessels to support
LNG baru untuk mendukung kebutuhan domestik maupun both domestic and international demand.
internasional.
90
Page 91
3. Mengoptimalkan implementasi prinsip Environmental, 3. Optimizing the implementation of Environmental, Social,
PT GTS Internasional Tbk
Social, and Governance (ESG) melalui pelatihan kepada and Governance (ESG) principles through training for
manajemen dan karyawan, penyusunan rencana ESG management and employees, ESG roadmap development
bersama konsultan independen, serta penyelarasan with independent consultants, and aligning operations
operasional dengan standar internasional (ISO Series, IMO) with international standards (ISO Series, IMO) to maintain
guna menjaga kepercayaan investor dan akses pendanaan investor confidence and access to financing from financial
dari lembaga keuangan. institutions.
Selain menetapkan langkah-langkah mitigasi di atas, In addition to implementing the mitigation measures listed above,
GTSI melakukan evaluasi terhadap risiko iklim dengan GTSI is evaluating climate risks by adopting the suggestions
mengimplementasikan rekomendasi Task Force on Climate- from the Task Force on Climate-related Financial Disclosures
related Financial Disclosures (TCFD) sebagai strategi utama (TCFD), which is a vital part of managing risks related to climate
dalam mengelola risiko terkait perubahan iklim. Penerapan change. The purpose of adopting the TCFD recommendations
rekomendasi TCFD bertujuan untuk meningkatkan pelaporan is to improve the reporting of climate change-related risks and
terkait risiko dan peluang yang terkait dengan perubahan iklim opportunities linked to the Company's operations.
yang berhubungan dengan aktivitas operasional Perseroan.
Kerangka TCFD memetakan risiko perubahan iklim menjadi The TCFD framework divides climate change risks into two
dua kategori utama yakni risiko fisik dan risiko transisi. Risiko categories: physical risks and transition risks. Physical risks
fisik mencakup peristiwa cuaca ekstrem seperti angin kencang, include extreme weather events like hurricanes, storms, and
badai, gelombang tinggi serta dampak jangka panjang seperti high waves, as well as long-term impacts such as increasing
peningkatan suhu rata-rata global. Sementara itu, risiko transisi global temperatures. On the other hand, transition risks involve
mencakup peralihan global menuju ekonomi rendah karbon, the global movement toward a low-carbon economy, changes
perubahan regulasi, dan inovasi dalam efisiensi energi. Dalam in regulations, and advances in energy efficiency. To mitigate
upaya mengelola risiko ini, Perseroan secara rutin mendorong these risks, the Company actively encourages all stakeholders
partisipasi seluruh pemangku kepentingan untuk mengurangi to participate in efforts to reduce the environmental impacts
dampak lingkungan yang mungkin timbul dari operasional that may arise from its business activities.
bisnis.
Kerangka TCFD
TFCD Framework
Strategi Metrik
Strategy dan Target
Dampak aktual Metrics and Targets
dan potensial dari
risiko dan peluang Metrik dan target
Tata Kelola terkait iklim pada Manajemen yang perusahaan
bisnis strategi, gunakan untuk
Elemen Inti Governance
dan perencanaan
Risiko menilai serta
Rekomendasi TCFD Risk Management
Tata kelola keuangan mengelola risiko dan
atas Pengungkapan
perusahaan seputar perusahaan peluang terkait iklim
Financial terkait Iklim Proses yang
risiko dan peluang yang relevan.
terkait iklim. perusahaan
The actual and
Core Elements of the lakukan untuk
potential impacts of The Company’s
Recommendations mengidentifikasi,
Corporate climate-related risks metrics and targets
TCFD on Climate- menilai, dan
governance on and opportunities for evaluating and
Related Financial mengelola risiko iklim.
climate-related risks on the Company’s managing climate-
Disclosures
and opportunities. operations, strategic related risks and
The Company’s opportunities.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
decisions, and
procedures
financial planning.
for identifying,
evaluating, and
managing climate-
related risks.
91
Page 92
Identifikasi Risiko dan Peluang Perubahan Iklim bagi GTSI
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
Identification of Climate Change Risks and Opportunities for GTSI
Kemungkinan Potensi Dampak Langkah Mitigasi / Strategi
Risiko Fisik Pemicu Risiko Terjadinya Risiko Risiko Finansial untuk Merespon Risiko
Physical Risk Risk Triggers Likelihood of Risk Risk Potential Financial Mitigation Measures/Strategies
Occurrence Impact to Respond to Risk
Cuaca buruk Letak geografis Sedang (Medium) Kerusakan pada Estimasi dampak 1. Membuat prosedur darurat
(badai, perairan Indonesia – berdasarkan struktur kapal, hingga USD (emergency procedure)
gelombang yang berpotensi historis terjadi kehilangan aset 1.000.000 per yang terstandar;
tinggi, angin mengalami cuaca 5 kali, dengan kapal, keterlambatan kejadian (inherent), 2. Melengkapi kapal dengan
kencang) pada ekstrem pada musim- estimasi jadwal pengiriman dapat ditekan alat deteksi cuaca dan
rute pelayaran musim tertentu, probabilitas 30% LNG, dan terhentinya menjadi level Minor navigasi yang andal;
Severe weather yang frekuensinya setelah mitigasi operasional kapal melalui mitigasi 3. Terhubung dengan BMKG
(storms, high meningkat akibat turun menjadi 10% sementara waktu Estimated impact dan WNI (Weathernews Inc.)
waves, strong perubahan iklim (Very Low) Damage to vessel of up to USD untuk laporan dan prediksi
winds) on The geographical Medium – based structure, loss of 1,000,000 per cuaca;
shipping routes location of Indonesian on historical vessel assets, delays incident (inherent); 4. Pelatihan kru (Drill &
waters is susceptible records of 5 in LNG delivery can be reduced to a Training) secara berkala
to extreme weather occurrences, with schedules, and Minor level through 1. Establish standardized
during certain an estimated temporary suspension mitigation. emergency procedures;
seasons, the inherent of vessel operations. 2. Equip vessels with reliable
frequency of which probability of 30%; weather detection and
has increased due to reduced to 10% navigation instruments;
climate change. (Very Low) post- 3. Maintain connectivity with
mitigation. BMKG and WNI for weather
reports and forecasts;
4. Conduct regular crew drills
and training.
Kapal terkena Peningkatan frekuensi Sedang (Medium) Kerusakan pada Estimasi dampak 1. Pemasangan Ground Wire
sambaran petir badai dan aktivitas – probabilitas alat navigasi, alat hingga USD 200.000 pada setiap Vent Mast
saat melewati atmosfer ekstrem inherent 50%, pengukur muatan – 500.000 per untuk mencegah dampak
area cuaca akibat perubahan setelah mitigasi (cargo monitoring), kejadian (perbaikan petir pada Electronic
buruk iklim; kapal melewati menjadi 10% (Very serta sistem auto- electronic equipment Equipment;
Lightning strikes area cuaca buruk Low) pilot dan steering dan downtime kapal) 2. Berkomunikasi rutin dengan
on vessels pada rute pelayaran Medium – — berpotensi Estimated impact Maker equipment untuk
during severe Increased frequency inherent menghentikan of USD 200,000 – identifikasi akar masalah
weather transit of storms and probability of 50%; operasional kapal 500,000 per incident 1. Install grounding wires on
extreme atmospheric reduced to 10% Damage to navigation (repair of electronic each vent mast to prevent
activity due to (Very Low) post- equipment, equipment and vessel lightning damage to
climate change; mitigation. cargo monitoring downtime). electronic equipment;
vessels traversing instruments, and 2. Maintain regular
severe weather areas autopilot and steering communication with
along shipping routes. systems — potentially equipment manufacturers
halting vessel to identify root causes.
operations.
Bencana Letak geografis Sangat Kecil Kerusakan pada Estimasi dampak 1. Membuat prosedur darurat
Tsunami Indonesia yang (Very Low) – struktur kapal, hingga USD (emergency response
Tsunami berada pada cincin probabilitas 5%, kehilangan aset kapal, 1.000.000 per procedure);
disaster api Pasifik dengan setelah mitigasi dan terhentinya kejadian (kategori 2. Melengkapi kapal dengan
potensi tsunami; 3% operasional secara Catastropic Impact) alat deteksi bencana;
risiko diperparah oleh Very Low mendadak Estimated impact of 3. Terhubung dengan BMKG
kenaikan permukaan – inherent Damage to vessel up to USD 1,000,000 dan WNI sebagai penyedia
air laut akibat probability of 5%; structure, loss of per incident laporan dan prediksi
perubahan iklim reduced to 3% vessel assets, and (Catastrophic Impact bencana;
Indonesia’s post-mitigation. sudden suspension of category). 4. Pelaksanaan drill evakuasi
geographical location operations. secara berkala
on the Pacific Ring 1. Establish emergency
of Fire with inherent response procedures;
tsunami potential; 2. Equip vessels with disaster
Accelerating Energy Expansion as One
risk compounded by detection instruments;
rising sea levels due 3. Maintain connectivity with
to climate change. BMKG and WNI as providers
of disaster reports and
Building The New GTSI,
forecasts;
4. Conduct regular evacuation
drills.
92
Page 93
PT GTS Internasional Tbk
Kemungkinan Potensi Dampak Langkah Mitigasi / Strategi
Risiko Fisik Pemicu Risiko Terjadinya Risiko Risiko Finansial untuk Merespon Risiko
Physical Risk Risk Triggers Likelihood of Risk Risk Potential Financial Mitigation Measures/Strategies
Occurrence Impact to Respond to Risk
Banjir rob Kenaikan permukaan Sedang (Medium) Tertundanya Estimasi dampak 1. Bekerjasama dengan
dan kenaikan air laut global akibat – probabilitas keberangkatan kapal, hingga USD 200.000 Terminal LNG untuk
permukaan perubahan iklim; semakin gangguan loading/ – 1.000.000 per monitoring kondisi
air laut pada peningkatan frekuensi meningkat seiring unloading LNG di kejadian terkait pelabuhan;
pelabuhan dan banjir rob di kawasan waktu terminal, kerusakan demurrage dan 2. Penjadwalan ulang kapal
terminal LNG pesisir tempat Medium – infrastruktur kehilangan revenue secara fleksibel;
Tidal flooding pelabuhan/terminal probability pelabuhan, Estimated impact 3. Diversifikasi rute dan
and sea level LNG beroperasi is projected dan berpotensi of USD 200,000 pelabuhan singgah;
rise at ports and Global sea level to increase terhentinya – 1,000,000 per 4. Asuransi kapal yang
LNG terminals rise due to climate progressively over operasional kapal incident related mencakup risiko cuaca
change; increasing time. serta penurunan to demurrage and ekstrem
frequency of tidal pendapatan revenue loss. 1. Collaborate with LNG
flooding in coastal Delays in vessel terminals to monitor port
areas where ports departures, conditions;
and LNG terminals disruption to LNG 2. Implement flexible vessel
operate. loading/unloading at rescheduling;
terminals, damage to 3. Diversify routes and port
port infrastructure, calls;
and the potential 4. Vessel insurance covering
suspension of vessel extreme weather risks.
operations and
decline in revenue.
Kebocoran Cuaca ekstrem dan Sangat Kecil Polusi air laut, urusan Estimasi dampak 1. Penyediaan prosedur
minyak/ kondisi laut yang (Very Low) – dengan kepolisian, hingga USD 500.000 bunker minyak dan transfer
pencemaran lebih sulit akibat probabilitas pengadilan, dan per kejadian minyak antar tanki;
lingkungan laut perubahan iklim inherent 10%, mahkamah pelayaran; (Catastropic Impact 2. Penyediaan peralatan
akibat kondisi dapat meningkatkan setelah mitigasi kerusakan ekosistem pada inherent risk) anti-polusi minyak (oil spill
operasional risiko retak pada 5% laut dan pantai; Estimated impact of response kit) di kapal;
ekstrem pipa minyak dan Very Low dampak pada up to USD 500,000 3. Sosialisasi & penerapan Risk
Oil spill / marine kebocoran bahan – inherent komunitas nelayan; per incident Assessment dalam segala
environmental bakar di kapal probability of 10%; serta sanksi denda (Catastrophic Impact aspek aktivitas di atas kapal;
pollution due Extreme weather and reduced to 5% lingkungan on inherent risk). 4. Asuransi P&I yang
to extreme increasingly harsh post-mitigation. Marine water mencakup pollution liability
operational sea conditions due to pollution, involvement 1. Establish bunkering and
conditions climate change may with law enforcement, inter-tank oil transfer
elevate the risk of courts, and maritime procedures;
pipeline cracking and tribunals; damage 2. Provide oil spill response
fuel leaks on vessels. to marine and kits on board each vessel;
coastal ecosystems; 3. Conduct socialization
impact on fishing and application of risk
communities; and assessment across all
environmental fine aspects of on-board
sanctions. activities;
4. P&I insurance covering
pollution liability.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
93
Page 94
Kemungkinan
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
Potensi Dampak Langkah Mitigasi / Strategi
Terjadinya
Risiko Transisi Pemicu Risiko Risiko Finansial untuk Merespon Risiko
Risiko
Transisiton Risk Risk Triggers Risk Potential Financial Mitigation Measures/Strategies
Likelihood of Risk
Impact to Respond to Risk
Occurrence
Perubahan Komitmen pemerintah Sangat Kebutuhan investasi Estimasi dampak 1. Melakukan update aturan
peraturan Indonesia terhadap Mungkin Terjadi tambahan untuk USD 200.000 – terbaru dari pemerintah dan
pemerintah Net Zero Emission (Very High) – pemenuhan regulasi; 12.500.000 (kategori IMO secara berkala;
dan regulasi 2060; regulasi probabilitas 100% perubahan demand Catastropic Impact) 2. Self assessment atas kinerja
internasional IMO mengenai pada inherent. pasar untuk armada Estimated impact dan kepatuhan;
terkait pengurangan emisi Very High kapal; potensi sanksi of USD 200,000 3. Penggunaan jasa pihak
dekarbonisasi, GHG dari pelayaran; – inherent administratif dan/ – 12,500,000 ketiga (konsultan) bila
emisi, dan perubahan alokasi probability of atau pidana atas (Catastrophic Impact diperlukan;
penggunaan LNG untuk pasar 100%. ketidakpatuhan; category). 4. Diversifikasi bisnis melalui
energi bersih. domestik perlunya penyesuaian pengembangan FSRU;
Changes in The Indonesian armada kapal 5. Penambahan aset kapal
government government’s Additional investment LNG ukuran kecil dan
regulations and commitment to requirements to sedang sesuai kebutuhan
international Net Zero Emission meet regulatory pasar;
standards on by 2060; IMO compliance; shifts 6. Penjajakan ke proyek-
decarbonization, regulations on the in market demand proyek potensial
emissions, and reduction of GHG affecting the vessel 1. Conduct regular updates on
clean energy use. emissions from fleet; potential the latest regulations from
shipping; changes in administrative and/ the Indonesian government
LNG allocation for the or criminal sanctions and IMO;
domestic market. for non-compliance; 2. Perform self-assessments
need for fleet of operational performance
adaptation. and compliance;
3. Engage third-party
consultants where
necessary;
4. Diversify the business
through FSRU development;
5. Expand the fleet with small-
and medium-sized LNG
vessels in line with market
demand;
6. Explore and pursue
potential projects.
Belum optimalnya Pengetahuan ESG Sedang Minat investor Estimasi dampak 1. Pelatihan ESG kepada
implementasi yang masih relatif (Medium) – berkurang; potensi USD 100.000 Manajemen dan Karyawan;
Environmental, minim di lingkungan probabilitas pendanaan dari Bank (kategori Minor) 2. Memaksimalkan
Social, and internal; tuntutan inherent 50%, dan Lembaga Jasa namun berpotensi implementasi ESG
Governance investor dan lembaga setelah mitigasi Keuangan menurun membatasi akses berdasarkan rencana yang
(ESG). jasa keuangan (LJK) 10% (Very Low) karena keduanya pendanaan yang telah disusun bersama
Suboptimal yang semakin tinggi Medium – sudah mulai lebih besar konsultan independen;
implementation terhadap aspek ESG inherent mempertimbangkan Estimated impact 3. Pelaporan ESG/
of Environmental, dalam keputusan probability of faktor penerapan ESG of USD 100,000 Sustainability Report secara
Social, and pendanaan. 50%; reduced to dalam keputusan (Minor category), but rutin dan transparan;
Governance Relatively limited ESG 10% (Very Low) kredit with the potential 4. Sinkronisasi kebijakan
(ESG) principles. knowledge within the post-mitigation. Reduced investor to constrain access internal dengan standar
internal organization; interest; potential to larger-scale ESG internasional
increasingly decline in funding financing. 1. Provide ESG training
stringent demands from banks and for management and
from investors and financial institutions, employees;
financial institutions as both have begun 2. Maximize ESG
regarding ESG to factor in ESG implementation in
aspects in funding implementation in accordance with the plan
decisions. credit decisions. developed in collaboration
with an independent
consultant;
Accelerating Energy Expansion as One
3. Publish ESG/Sustainability
Reports on a regular and
transparent basis;
4. Align internal policies with
Building The New GTSI,
international ESG standards.
94
Page 95
Peluang Pendorong Peluang Potensi Peluang Finansial Deskripsi Peluang
Opportunities Opportunity Drivers Potential Financial Opportunity Opportunity Description
PT GTS Internasional Tbk
Pengembangan 1. Komitmen pemerintah Indonesia Potensi pendapatan signifikan GTSI memiliki posisi strategis sebagai pemain
LNG sebagai bahan terhadap pengurangan emisi dari ekspansi armada kapal LNG terintegrasi di Indonesia. Peluang
bakar transisi energi karbon dan target Net Zero LNG, LNG Retail serta LNG mencakup:
yang lebih ramah Emission 2060; Trading. Estimasi nilai proyek a. penambahan kapal LNG berukuran kecil
lingkungan 2. Tren global pergeseran dari penambahan armada kapal LNG dan sedang untuk melayani permintaan
Development of LNG bahan bakar fosil yang lebih mencapai >USD 12.500.000 per pasar domestik yang tumbuh;
as a cleaner transition kotor (batubara, minyak) menuju unit dengan revenue jangka b. pengembangan Mini LNG Plant untuk
energy fuel. LNG dan energi bersih; panjang melalui time charter/ menjangkau wilayah yang belum tersentuh
3. Pertumbuhan kebutuhan spot charter jaringan pipa gas;
LNG untuk pembangkit listrik, Significant revenue potential c. ekspansi LNG Retail ISO Tank untuk
industri, dan transportasi from LNG fleet expansion, LNG pelanggan industri;
domestik; Retail, and LNG Trading. The d. pengembangan kapasitas LNG Trading
4. Regulasi IMO yang mendorong estimated value per additional lintas negara melalui GTS Energy Trading.
penggunaan bahan bakar LNG vessel exceeds USD Penerapan ESG yang baik juga membuka
dengan emisi lebih rendah 12,500,000 per unit, with long- akses pendanaan dari investor 'ethical
1. The Indonesian government’s term revenue streams through investment' dan 'impact investing'
commitment to carbon emission time charter and spot charter GTSI holds a strategic position as an
reduction and its Net Zero arrangements. integrated LNG player in Indonesia.
Emission 2060 target; Opportunities include:
2. The global trend of shifting away a. (the addition of small- and medium-sized
from dirtier fossil fuels (coal, oil) LNG vessels to serve growing domestic
toward LNG and clean energy; market demand;
3. Growing LNG demand for b. the development of Mini LNG Plants to
domestic power generation, reach areas not yet served by gas pipeline
industry, and transportation; networks;
4. IMO regulations driving the c. the expansion of LNG Retail via ISO Tanks
adoption of lower-emission for industrial customers;
fuels. d. the development of cross-border LNG
Trading capacity through GTS Energy
Trading. Sound ESG implementation also
opens access to funding from ‘ethical
investment’ and ‘impact investing’
channels.
RANTAI
PASOK
SUPPLY CHAIN
Dalam rantai pasok LNG, aktivitas operasional hulu (up-stream) Within the LNG supply chain, upstream operations are
dilaksanakan oleh perusahaan eksplorasi dan produsen gas conducted by natural gas exploration and production
alam, baik di daratan (onshore) maupun lepas pantai (offshore). companies, encompassing both onshore and offshore activities.
Gas alam yang diekstraksi dari bumi selanjutnya diproses melalui The natural gas obtained from subterranean sources undergoes
tahapan likuifikasi (gas liquefaction) untuk mengubahnya a gas liquefaction process to transform it into liquefied natural
menjadi gas alam cair. Proses likuifikasi ini bertujuan untuk gas. This liquefaction process enhances logistical efficiency by
meningkatkan efisiensi logistik sehingga memungkinkan facilitating the transportation of substantial volumes of natural
pengangkutan gas alam dalam volume besar melalui jarak yang gas over extensive distances. Subsequently, the liquefied
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
jauh. Gas alam cair tersebut kemudian diangkut menggunakan natural gas is transported via LNG carriers from the loading port
kapal pengangkut LNG (LNG carrier) dari pelabuhan muat to the designated terminal.
menuju terminal tujuan.
Setibanya di terminal tujuan, LNG menjalani proses regasifikasi Upon arrival at the designated terminal, the LNG is subjected
(regasification) yaitu pengubahan kembali gas alam cair to a regasification process, which transforms it from a liquefied
menjadi gas pada temperatur dan tekanan atmosfer normal. state back into gaseous form at standard atmospheric
Gas hasil regasifikasi selanjutnya dimanfaatkan untuk berbagai temperature and pressure. The regasified gas is subsequently
kebutuhan energi, terutama sebagai bahan bakar pembangkit utilized to meet various energy requirements, predominantly
tenaga listrik. serving as fuel for power plant facilities.
95
Page 96
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
Seiring dengan perkembangan teknologi, kegiatan penyimpanan Along with the advancements in technology, LNG storage and
dan regasifikasi LNG kini dapat dilakukan di atas kapal Floating regasification are now feasible on the Floating Storage and
Storage and Regasification Unit (FSRU). Fasilitas ini bersifat Regasification Units (FSRU). These facilities offer significant
fleksibel karena dapat dipindahkan sesuai kebutuhan serta flexibility, as they can be relocated according to operational
mampu mengintegrasikan beberapa proses dalam satu lokasi requirements and are capable of consolidating multiple
yang sama sebagai bagian dari aktivitas midstream. Kapal processes within a single site as part of midstream activities.
FSRU dapat berupa kapal baru yang dibangun khusus sesuai FSRU vessels may be newly constructed specifically to adhere
spesifikasi FSRU maupun hasil konversi dari kapal pengangkut to FSRU specifications or converted from existing LNG carriers
LNG atau kapal gas lainnya. or other gas transportation vessels.
Tahap akhir dalam rantai pasok LNG adalah penyaluran energi The final stage in the LNG supply chain pertains to the
listrik dari fasilitas pembangkit listrik (power plant) kepada transmission of electrical energy from the power plant to end
pengguna akhir yaitu masyarakat dan sektor industri. Melalui users, notably the public and industrial sectors. Throughout
keseluruhan rangkaian rantai pasok tersebut, kegiatan usaha this whole supply chain, the Company's business activities
Perseroan secara tidak langsung memiliki peran strategis dalam indirectly has the strategic role in supporting the electricity
mendukung ketersediaan pasokan listrik bagi berbagai aktivitas availability for diverse operations within the public, industrial,
masyarakat, industri, dan sektor lainnya. and other sectors.
Dalam menjalankan aktivitas bisnis di sepanjang rantai In operating its supply chain business activities, the Company
pasok, Perseroan melibatkan pemasok lokal/nasional dan engages with local, national, and international suppliers to
internasional untuk memastikan ketersediaan barang dan jasa secure reliable, high-quality goods and services that comply
yang andal, berkualitas, serta memenuhi standar keselamatan with safety and operational standards. Local and national
dan operasional yang berlaku. Pemasok lokal/nasional adalah suppliers are those based in Indonesia, while international
penyedia barang dan/atau jasa yang beroperasi di Indonesia, suppliers operate outside Indonesia and are legally incorporated
sedangkan pemasok internasional adalah penyedia barang dan/ there. Based on this classification, the roles of local, national,
atau jasa yang berbadan hukum dan beroperasi di luar wilayah and international suppliers in supporting GTSI's operations are
Indonesia. Berdasarkan klasifikasi tersebut, berikut pelibatan outlined as follows:
pemasok lokal/nasional dan internasional dalam mendukung
operasional bisnis GTSI:
Jumlah Pemasok Barang dan Jasa Tahun 2024-2025
Total Suppliers of Goods and Services in 2024-2025
Mitra Kerja
2025 2024
Work Partners
Lokal/Nasional
80 74
Local/National
Internasional
144 150
International
Nilai Kontrak Pemasok Barang dan Jasa Tahun 2025
Supplier Contracts for Goods and Services Value in 2025
Mitra Kerja
2025 (Rp)
Work Partners
Lokal/Nasional
162.151.430.989
Local/National
Accelerating Energy Expansion as One
Internasional
1.081.049.607.168
International
Sesuai tabel di atas, pelibatan pemasok lokal/nasional pada tahun In the table above, the engagement of local/national suppliers in
Building The New GTSI,
2025 tercatat sebanyak 80 pemasok dari total 224 pemasok 2025 was recorded at 80 suppliers out of a total of 224 suppliers,
atau sebesar 35,71%. Pelibatan tersebut naik dibandingkan accounting for approximately 35.71%. This engagement is
tahun 2024 yang mencapai 33,04%, yaitu sebanyak 74 pemasok increased compared to 2024, which was 33.04%, with a total
lokal/nasional dibanding total 224 pemasok. of 74 local/national suppliers compared to the overall 224
suppliers.
96
Page 97
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report PT GTS Internasional Tbk 97
Page 98
Building The New GTSI,
98
Accelerating Energy Expansion as One
KINERJA
LINGKUNGAN
KEBERLANJUTAN
Page 99
PT GTS Internasional Tbk
SUSTAINABLE
ENVIRONMENTAL
PERFORMANCE
09
99
Page 100
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
KINERJA LINGKUNGAN
KEBERLANJUTAN
SUSTAINABLE ENVIRONMENTAL PERFORMANCE
PT GTS Internasional Tbk (GTSI) menegaskan komitmennya PT GTS Internasional Tbk (GTSI) reaffirms its commitment
terhadap kelestarian lingkungan dengan memosisikan diri to environmental sustainability by establishing itself as a
sebagai penggerak utama dalam rantai distribusi energi key player in Indonesia's clean energy distribution network.
bersih di Indonesia. Melalui pengoperasian armada kapal Through its fleet of LNG (Liquefied Natural Gas) vessels, the
pengangkut LNG (Liquefied Natural Gas), Perseroan berperan company assumes a strategic role in facilitating the nation's
strategis dalam memfasilitasi transisi energi nasional. Dengan energy transition. By supplying natural gas as a lower-emission
menyalurkan gas alam sebagai alternatif bahan bakar yang alternative compared to oil and coal, GTSI actively contributes
lebih rendah emisi dibandingkan minyak bumi dan batu bara, to reducing the carbon footprint of Indonesia's electricity
GTSI secara langsung berkontribusi pada penurunan jejak generation and industrial sectors through 2025.
karbon di sektor pembangkitan listrik dan industri nasional
sepanjang tahun 2025.
Dalam aspek operasional, GTSI menerapkan standar Operationally, GTSI enforces strict maritime protection
Accelerating Energy Expansion as One
perlindungan maritim yang ketat untuk menjaga integritas standards to safeguard marine ecosystems. The Company
ekosistem laut. Perseroan memastikan seluruh armada guarantees that its entire fleets adhere to international
kapalnya mematuhi regulasi internasional dari International regulations set by the International Maritime Organization
Building The New GTSI,
Maritime Organization (IMO), khususnya dalam manajemen air (IMO), particularly regarding ballast water management and
pemberat (ballast water) dan pengendalian emisi gas buang controlling SOx and NOx emissions. By utilizing modern engine
SOx dan Nox. Melalui modernisasi teknologi mesin dan sistem technology and advanced filtration systems, the Company
filtrasi yang canggih, Perseroan berupaya meminimalkan strives to minimize shipping's environmental impact on aquatic
dampak negatif pelayaran terhadap biodiversitas perairan, life and prevent invasive species from spreading through ballast
sekaligus mencegah terjadinya invasi spesies asing melalui water treatment.
pengolahan air pemberat.
100
Page 101
PT GTS Internasional Tbk
Kepedulian GTSI juga diwujudkan melalui kebijakan Zero GTSI exemplifies its dedication through the Zero Spill
Spill Commitment yang bertujuan untuk meniadakan risiko Commitment policy, aiming to prevent marine pollution
pencemaran laut akibat tumpahan minyak maupun limbah from oil spills and operational waste. All Hazardous and Toxic
operasional. Seluruh limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Materials (B3) waste generated onboard are managed through
(B3) yang dihasilkan dari aktivitas di atas kapal dikelola a circular process that includes sorting, documentation, and
secara sirkular melalui prosedur pemilahan, pencatatan, disposal, conducted in collaboration with certified third-party
dan pembuangan yang bekerja sama dengan pihak ketiga organizations. This proactive approach highlights the Company's
tersertifikasi. Langkah preventif ini mencerminkan dedikasi commitment to safeguarding the purity of Indonesian waters, a
Perseroan dalam menjaga kemurnian perairan Indonesia vital natural resource for future generations.
sebagai aset alam yang tak ternilai bagi generasi mendatang.
Di luar lingkup operasional kapal, GTSI secara aktif menjalankan Beyond its ship operations, GTSI actively engages in coastal
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
program rehabilitasi ekosistem pesisir sebagai bagian dari ecosystem restoration as part of its Social and Environmental
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program Responsibility (TJSL). The mangrove planting program
penanaman mangrove menjadi bukti nyata kepedulian demonstrates the Company's dedication to preventing erosion
Perseroan terhadap pencegahan abrasi dan peningkatan and boosting natural carbon sequestration (carbon sinks).
cadangan karbon alami (carbon sink). Inisiatif ini tidak hanya This effort aims to restore marine habitats and also to support
bertujuan untuk memulihkan habitat biota laut, tetapi juga the well-being of fishing and coastal communities near the
memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan komunitas Company's operational areas.
nelayan dan masyarakat pesisir di sekitar area operasional
Perusahaan.
101
Page 102
LANDASAN
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
KEBIJAKAN [GRI 3-3]
BASIS OF POLICY
Komitmen GTSI terhadap aspek lingkungan dalam menjalankan GTSI's commitment to environmental responsibility in its
operasional usaha berpedoman pada berbagai regulasi antara business operations refers to various regulations, including:
lain:
1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 30 Tahun 2007 1. Law of the Republic of Indonesia No. 30 of 2007 concerning
tentang Energi Energy
2. Undang-Undang No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran 2. Law No. 17 of 2008 concerning Shipping
3. Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan 3. Law No. 18 of 2008 concerning Waste Management
Sampah
4. Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan 4. Law No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection
dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. and Management
5. Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan 5. Law No. 6 of 2023 concerning the Stipulation of
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022
Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang concerning Job Creation as Law
6. Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2010 tentang 6. Government Regulation No. 21 of 2010 concerning Marine
Perlindungan Lingkungan Laut Environmental Protection
7. Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 tentang 7. Government Regulation No. 22 of 2021 concerning
Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan the Implementation of Environmental Protection and
Lingkungan Hidup Management
8. Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2001 tentang 8. Government Regulation No. 74 of 2001 concerning the
Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun Management of Hazardous and Toxic Materials
9. Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2023 tentang 9. Government Regulation No. 33 of 2023 concerning Energy
Konservasi Energi Conservation
10. Instruksi Presiden No. 13 Tahun 2011 tentang Penghematan 10. Presidential Instruction No. 13 of 2011 concerning Energy
Energi Saving
11. Peraturan Menteri Perhubungan No. 24 Tahun 2022 11. Minister of Transportation Regulation No. 24 of 2022
tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan concerning Amendments to Minister of Transportation
No. PM 29 Tahun 2014 tentang Pencegahan Pencemaran Regulation No. PM 29 of 2014 concerning the Prevention
Lingkungan Maritim of Maritime Environmental Pollution
Sebagai negara anggota International Maritime Organization As a member of the International Maritime Organization (IMO),
(IMO), Indonesia mewajibkan kapal-kapal domestik maupun Indonesia requires that both domestic and international
internasional yang beroperasi di perairan Indonesia untuk vessels operating in Indonesian waters comply with various
memenuhi berbagai konvensi internasional, dan GTSI international conventions. GTSI remains committed to ensuring
berkomitmen untuk menaati regulasi tersebut. Regulasi compliance with these regulations. These regulations include:
tersebut di antaranya:
1. International Convention for the Prevention of Pollution 1. International Convention for the Prevention of Pollution
from Ships (MARPOL 73/78) from Ships (MARPOL 73/78)
2. Ballast Water Management Convention (BWM Convention) 2. Ballast Water Management Convention (BWM Convention)
3. UN Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 3. UN Convention on the Law of the Sea (UNCLOS)
Accelerating Energy Expansion as One
Selain itu, sebagai bentuk kepatuhan lingkungan, semua kapal Furthermore, in accordance with environmental regulations,
yang dioperasikan Perseroan memiliki sertifikat atau dokumen all vessels operated by the Company possess the following
sebagai berikut: certificates or documentation:
Building The New GTSI,
1. International Air Pollution Prevention (IAPP) Certificate. 1. International Air Pollution Prevention (IAPP) Certificate.
2. International Ballast Water Management Certificate. 2. International Ballast Water Management Certificate.
3. International Oil Pollution Prevention (IOPP) Certificate. 3. International Oil Pollution Prevention (IOPP) Certificate.
4. Ballast Water Record Book & BWM Plan 4. Ballast Water Record Book & BWM Plan.
102
Page 103
Berdasarkan berbagai regulasi di atas, Perseroan kemudian Based on the various regulations outlined above, the Company
PT GTS Internasional Tbk
menyusun peraturan dan pedoman internal untuk subsequently formulated internal regulations and guidelines
mengimplementasikan kinerja keberlanjutan di bidang to foster sustainable performance within the environmental
lingkungan hidup di antaranya Kebijakan Environment, sector, including Environmental, Social and Governance (ESG)
Social and Governance (ESG); Kebijakan Mutu, Kesehatan Policy; Quality, Occupational Health, Safety and Environment
dan Keselamatan Kerja Serta Lingkungan; dan Kebijakan Policy; and Conventional Gas and Greenhouse Gas Emissions
Penurunan Emisi Gas Konvensional dan Gas Rumah Kaca. Untuk Reduction Policy. To ensure optimal outcomes in fulfilling
mendapatkan hasil terbaik dalam merealisasikan komitmen its environmental commitments, GTSI has also adopted ISO
terhadap lingkungan, GTSI juga mengadopsi ISO 14001:2015 14001:2015 related to Environmental Management Systems
tentang Sistem Manajemen Lingkungan (Environmental (EMS).
Management System/EMS).
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
103
Page 104
PENGGUNAAN MATERIAL
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
YANG RAMAH LINGKUNGAN [OJK F.5]
USE OF ENVIRONMENTALLY FRIENDLY MATERIALS
Dalam menjalankan kegiatan usaha di bidang logistik, khususnya In executing its logistics operations, particularly liquefied
jasa pengangkutan gas alam cair (LNG), GTSI mengoperasikan natural gas (LNG) transportation services, GTSI operates vessels
kapal dengan spesifikasi khusus yang dirancang sesuai standar with specialized specifications crafted to adhere to safety
keselamatan dan lingkungan. Perseroan menyadari bahwa and environmental standards. The Company acknowledges
aktivitas operasionalnya berpotensi menimbulkan dampak that its operational activities have the potential to impact the
terhadap lingkungan, terutama dari penggunaan bahan bakar environment, especially through the utilization of fuels that
yang menghasilkan emisi karbon. Oleh karena itu, seluruh kapal emit carbon emissions. Consequently, all vessels operated by
yang dioperasikan telah menggunakan bahan bakar rendah the Company employ low-sulfur fuel oil (LSFO) and utilize LNG
sulfur (Low Sulphur Fuel Oil/LSFO) serta memanfaatkan LNG as a fuel source, thereby aiming to reduce carbon emissions
sebagai salah satu sumber bahan bakar, guna menekan emisi and other air pollutants. Additionally, the Company's vessels are
karbon dan polutan udara lainnya. Selain itu, kapal Perseroan coated with specialized anti-fouling paint designed to mitigate
menggunakan cat khusus anti polusi (anti-fouling paint) yang marine pollution.
dirancang untuk meminimalkan pencemaran laut.
Pada aktivitas pendukung di lingkungan perkantoran, Perseroan In supporting activities conducted within the office environment,
juga menerapkan prinsip ramah lingkungan melalui penggunaan the Company also adopts environmentally sustainable
material dan peralatan yang lebih efisien energi, seperti lampu principles by utilizing more energy-efficient materials and
LED serta perangkat elektronik hemat energi sebagai bagian equipment, such as LED lighting and energy-saving electronic
dari upaya pengurangan konsumsi energi dan jejak lingkungan devices, as part of its initiatives to reduce energy consumption
secara keseluruhan. and its overall environmental footprint.
PENGELOLAAN
ENERGI [OJK F.6]
ENERGY MANAGEMENT
Operasional kapal GTSI memanfaatkan berbagai sumber energi GTSI's vessel operations utilize various energy sources,
yaitu listrik, gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG), bahan including electricity, Liquefied Natural Gas (LNG), Low-Sulfur
bakar minyak (Low Sulphur Fuel Oil/LSFO), solar laut (Marine Fuel Oil (LSFO), Marine Diesel Oil-non Fame/MDO-non Fame,
Diesel Oil-non Fame/MDO-non Fame) dan bensin. Selain untuk and gasoline. In addition to lighting, electricity supplied by third
penerangan, listrik yang diperoleh dari pihak ketiga digunakan parties powers a range of office electronic devices; LNG, LSFO,
untuk sumber energi berbagai peralatan elektronik perkantoran; and MDO serve as fuel for the vessel fleet; and gasoline fuels
LNG, LSFO, dan MDO-non fame digunakan sebagai bahan bakar operational vehicles.
armada kapal; sedangkan bensin digunakan untuk sumber
Accelerating Energy Expansion as One
energi kendaraan operasional.
Building The New GTSI,
104
Page 105
Per 31 Desember 2025, Perseroan mengoperasikan armada As of December 31, 2025, the Company operated a fleet of 4
PT GTS Internasional Tbk
sebanyak 4 kapal. Armada GTSI memiliki total kapasitas vessels. The GTSI fleet has a total Deadweight Tons (DWT) of
bobot mati (Deadweight Tons/DWT) sebesar 474.173 ton, yang 474,173 tons, which represents the vessels' cargo carrying
mencerminkan kemampuan kapal dalam mengangkut kargo capacity and acts as a benchmark for assessing energy
sekaligus menjadi acuan untuk menghitung efisiensi energi per efficiency per load through the Energy Efficiency Design Index
satuan muatan melalui Energy Efficiency Design Index (EEDI). (EEDI). Throughout the reporting year, the fleet operated and
Sepanjang tahun pelaporan, armada beroperasi dan menempuh covered 115,197 nautical miles while executing all operational
jarak sejauh 115.197 nautical miles dalam melaksanakan activities within Indonesian waters. This data provides the
seluruh kegiatan operasional di perairan Indonesia, sehingga foundation for monitoring energy performance and managing
data ini menjadi dasar pemantauan kinerja energi dan the environmental impact of shipping operations.
pengelolaan dampak lingkungan dari kegiatan pelayaran.
[TR-MT-000.B] [TR-MT-000.D] [TR-MT-000.E]
Tabel Konsumsi Energi dan Intensitas Energi Tahun 2023-2025 [IDX E-03] [TR-MT-110A.3]
Energy Consumption and Energy Intensity Table 2023-2025
Penggunaan Energi Satuan
2025 2024 2023
Energy Usage Unit
Ton Metrik
Bahan Bakar untuk Kapal (LNG) 50.450,90 38.193,70 42.408,74
Metric Tons
Fuel for Vessels (LNG)
Gigajoule (GJ) 2.704.169 2.047.182 2.273.108
Ton Metrik
Bahan Bakar untuk Kapal (LSFO) 2.004,13 2.592,72 3.614,39
Metric Tons
Fuel for Vessels (LSFO)
Gigajoule (GJ) 81.368 105.264 146.744
Ton Metrik
Bahan Bakar MDO Non-Fame untuk kapal 32,47 197,36 402,27
Metric Tons
MDO Non Fame Fuel for vessels
Gigajoule (GJ) 1.386 8.427 17.177
Ton Metrik
Jumlah penggunaan energi untuk kapal 52.487,50 40.786 23.320
Metric Tons
The total energy usage on vessels
Gigajoule (GJ) 2.786.923 2.160.873 2.437.029
Listrik PLN kWh 61.295,5 62.222 59.822
Electricity from PLN Gigajoule (GJ) 221 224 215
Liter
Bahan bakar bensin kendaraan operasional 4.800 15.907 14.400
Litre
Gasoline for operational vehicle
Gigajoule (GJ) 164 544* 492
Jumlah penggunaan energi di kantor
Gigajoule (GJ) 385 768* 707
Total energy usage in the office
Pendapatan operasional Dolar AS
34.700.976 32.153.797 32.160.145
Operational revenue US Dollars
Intensitas energi GJ/Dolar AS
0,080 0,067* 0,075*
Energy intensity GJ/US Dollars
*disajikan kembali | restated
Catatan | Note:
• Merujuk GIIGNL (Groupe International des Importateurs de Gaz Naturel Liquéfié, organisasi nirlaba internasional yang mewadahi importir LNG global), 1 ton LNG setara dengan 53,6
Gigajoule (GJ).
• IPCC 2006 Guidelines (Volume 2, Chapter 1, Table 1.4) menyebutkan 1 ton LSFO setara dengan 40,6 GJ, sedangkan 1 ton MDO-non fame setara dengan 42,7 GJ
• Konversi kWh ke Gigajoule: https://www.convertunits.com/from/kWh/to/gigajoule
• Konversi liter ke Gigajoule: https://hextobinary.com/unit/energy/from/gasoline/to/gigajoule
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
• According to GIIGNL (Groupe International des Importateurs de Gaz Naturel Liquéfié, an international non-profit organization representing global LNG importers), 1 ton of LNG is equivalent
to 53.6 Gigajoules (GJ).
• The IPCC 2006 Guidelines (Volume 2, Chapter 1, Table 1.4) state that 1 ton of LSFO is equivalent to 40.6 GJ, while 1 ton of non-flammable MDO is equivalent to 42.7 GJ.
• Convert kWh to Gigajoules: https://www.convertunits.com/from/kWh/to/gigajoule
• Convert liters to Gigajoules: https://tradukka.com/unit/energy/fuel-oil-equivalent-kiloliter/gigajoule
105
Page 106
UPAYA DAN PENCAPAIAN
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
EFISIENSI ENERGI [OJK F.7, F.12]
ENERGY EFFICIENCY INITIATIVES AND ACHIEVEMENTS
BBM, gas dan listrik –yang sebagian besar masih memanfaatkan Fuel, gas, and electricity—most of which continue to rely
batu bara sebagai sumber pembangkit—merupakan energi on coal for power—are finite energy resources with limited
tidak terbarukan yang ketersediaannya terbatas. Oleh karena supplies. Accordingly, the Company is undertaking measures
itu, Perseroan melakukan upaya efisiensi dalam penggunaan to enhance the efficiency of utilizing these three forms of
ketiga jenis energi, baik di perkantoran maupun di kapal. energy, both within office environments and onboard vessels.
Efisiensi energi sekaligus merupakan upaya nyata Perseroan Augmenting energy efficiency represents a tangible method for
untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari the Company to reduce greenhouse gas emissions generated
operasional GTSI. by GTSI's operations.
Efisiensi Energi di Kantor Efisiensi Energi di Kapal
Energy Efficiency in the Office Energy Efficiency on Vessels
Listrik
Electricity
Menggunakan desain kantor dengan pencahayaan alami semaksimal Mematikan lampu ruangan kapal saat tidak digunakan.
mungkin dengan menggunakan kaca jendela di sekeliling area kerja Switching off cabin and room lights onboard when not in use
Using office designs with maximum natural lighting by using window
glass around the work area
Menggunakan lampu LED yang ramah lingkungan dan long lasting Menggunakan LNG sebagai sumber energi listrik di Kapal
Using environmentally friendly and long-lasting LED lights Using LNG as a source of electrical energy on vessels
Menghitung intensitas Cahaya (luxmeter) yang jatuh di area kerja agar -
terukur efisiensinya, tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap
Calculating the intensity of light (lux meter) falling in the work area to
measure its efficiency, not too bright and not too dim
Menggunakan timer sehingga lampu otomatis mati pada saat melewati -
jam kerja
Using timers so that lights automatically turn off when office hours are
over
BBM
Fuel
Penggunaan kendaraan sesuai dengan kebutuhan Merawat kapal dengan baik
Using vehicles according to needs Properly maintaining the vessel
Service rutin di bengkel resmi agar kendaraan dirawat sesuai standar Efisiensi rute dengan tetap memprioritaskan keselamatan navigasi,
pabrik agar tetap prima, konsumsi bahan bakar terjaga dan tidak dan memanfaatkan arus laut untuk menambah kecepatan kapal secara
mencemari lingkungan natural.
Routine servicing at authorized workshops to ensure vehicles are Ensuring efficient routing by prioritizing safety and harnessing ocean
maintained to factory standards to remain in optimal condition, fuel currents to boost the vessel's speed naturally.
consumption is efficient, and environmental pollution is minimized
Diarahkan untuk lebih memilih menggunakan jalan tol/bebas hambatan, Penggunaan bahan bakar ramah lingkungan dan rendah emisi
agar penggunaan BBM lebih terukur dan irit Use of environmentally friendly and low-emission fuels
Accelerating Energy Expansion as One
Directed to prefer using toll roads/unimpeded roads to measure fuel
usage more effectively and save fuel
Building The New GTSI,
106
Page 107
JUMLAH DAN INTENSITAS EMISI
PT GTS Internasional Tbk
YANG DIHASILKAN [OJK F.11, F.12] [IDX E-01, E-02]
AMOUNT AND INTENSITY OF EMISSIONS GENERATED
Dalam merespons isu perubahan iklim dan pemanasan global In response to concerns about climate change and global
yang menjadi perhatian masyarakat internasional, GTSI terus warming, which are significant to the international community,
memperkuat komitmennya untuk berperan aktif dalam upaya GTSI remains dedicated to active mitigation efforts. This is
mitigasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengendalian shown through managing and lowering greenhouse gas (GHG)
dan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang bersumber emissions from the electricity, fuel oil (BBM), and gas used in the
dari penggunaan listrik, Bahan Bakar Minyak (BBM), dan gas company's operations.
dalam aktivitas operasional Perseroan.
Pengungkapan dalam laporan ini mencakup emisi GRK Disclosures within this report encompass direct greenhouse
langsung (Cakupan 1) yang berasal dari konsumsi bahan bakar gas (GHG) emissions (Scope 1) resulting from the consumption
fosil seperti bensin, solar laut, dan gas alam cair, emisi GRK tidak of fossil fuels such as gasoline, marine diesel, and liquefied
langsung (Cakupan 2) yang timbul dari penggunaan listrik; serta natural gas; indirect GHG emissions (Scope 2) arising from
emisi GRK tidak langsung lainnya (Cakupan 3) yang dihasilkan electricity consumption; and other indirect GHG emissions
dari perjalanan dinas menggunakan pesawat udara oleh Dewan (Scope 3) generated by business travel by aircraft undertaken
Komisaris dan Direksi. Dari seluruh kategori tersebut, karbon by the Board of Commissioners and Directors. Among these
dioksida (CO₂) merupakan jenis emisi yang paling dominan pada categories, carbon dioxide (CO₂) remains the most dominant
Cakupan 1, 2, maupun 3. type of emission across all scopes.
Sebagai bagian dari strategi pengendalian emisi, Perseroan As part of its emissions control strategy, the Company has
telah menetapkan kebijakan penggunaan bahan bakar rendah adopted a policy of utilizing low-sulfur fuel to reduce sulfur
sulfur guna menekan kandungan Sulphur Oxides (SOx) dan oxides (SOx) and particulate matter concentrations, although
Particulate Matter, meskipun belum seluruh pelabuhan low-sulfur fuel is not available at all customer ports in Indonesia.
pelanggan di Indonesia menyediakan bahan bakar low sulfur. Currently, 4 of the Company's vessels are equipped with low-
Saat ini, dari total 4 kapal milik Perseroan telah menggunakan sulfur fuel.
bahan bakar dengan kadar sulfur rendah. [TR-MT-160A.2]
Ketentuan penggunaan bahan bakar low sulfur merujuk pada The requirements for low-sulfur fuel align with the Circular
Surat Edaran Menteri Perhubungan Direktorat Jenderal Letter from the Minister of Transportation, Directorate General
Perhubungan Laut yang mengacu pada Konvensi (Marine of Sea Transportation, referencing Convention (Marine
Pollution) Annex VI Regulasi 14 terkait batasan Sulphur Oxides Pollution) Annex VI Regulation 14. This regulation mandates that
(SOx) dan Particulate Matter. Regulasi tersebut mengatur bahwa ships engaged in international voyages since January 1, 2020,
kapal yang beroperasi secara internasional sejak 1 Januari 2020 must use fuel with sulfur content not exceeding 0.5%. However,
wajib menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur vessels operating solely within Indonesian waters are permitted
maksimum 0,5% m/m. Adapun kapal yang berlayar hanya di to use fuel with sulfur levels up to 3.5%.
wilayah perairan Indonesia masih diperkenankan menggunakan
bahan bakar dengan kandungan sulfur hingga 3,5% m/m.
Di tingkat nasional, kewajiban yang diberlakukan pemerintah At the national level, government obligations currently
saat ini masih terbatas pada pelaporan konsumsi bahan bakar concentrate on reporting annual fuel consumption as a
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
tahunan sebagai bentuk kepatuhan (compliance). Hingga compliance measure. Currently, there is no measurement
kini, belum tersedia instrumen pengukuran yang dapat secara instrument capable of directly assessing the efficiency of using
langsung menilai tingkat efisiensi penggunaan bahan bakar low-sulfur fuel. Furthermore, emission control policies are
rendah sulfur tersebut. Selain itu, kebijakan pengendalian emisi implemented in accordance with the guidelines set forth by the
juga dijalankan sesuai ketentuan dalam IOPP (International International Oil Pollution Prevention (IOPP), the International
Oil Pollution Prevention), IAPP (International Air Pollution Air Pollution Prevention (IAPP), and the International Ballast
Prevention), serta International Ballast Water Management Water Management Certification, aiming to mitigate potential
Certificate untuk meminimalkan potensi dampak lingkungan environmental impacts resulting from oil pollution, air pollution,
akibat polusi minyak, polusi udara, dan pencampuran air laut. and seawater mixing.
107
Page 108
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya [TR-MT-110A.1]
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
Quantity and Intensity of Emissions Generated by Type
Penggunaan Energi Satuan
2025 2024 2023
Energy Usage Unit
Bahan Bakar untuk Kapal (LNG) Ton
50.450,90 38.193,70 42.408,74
Fuel for Vessels (LNG) Tons
Emisi yang dihasilkan Ton CO2eq
135.854 102.848 114.198
Emissions produced Tons CO2eq
Bahan Bakar untuk Kapal (LSFO) Ton
2.004,13 2.592,72 3.614,39
Fuel for Vessels (LSFO) Tons
Emisi yang dihasilkan Ton CO2eq
6.267 8.107 11.302
Emissions produced Tons CO2eq
Bahan Bakar MDO Non-Fame untuk kapal Ton
32,47 197,36 402,27
MDO Non Fame Fuel for vessels Tons
Emisi yang dihasilkan Ton CO2eq
102 522 1.267
Emissions produced Tons CO2eq
Jumlah emisi cakupan 1 langsung dari bahan bakar di kapal Ton CO2eq
143.393 111.477* 126.767*
Scope 1 emissions directly from fuel on vessels Tons CO2eq
Listrik PLN
kWh 61.295,5 62.222 59.822
Electricity from PLN
Emisi cakupan 2 tidak langsung yang
Ton CO2eq
dihasilkan dari penggunaan listrik 53,8 54,1* 52*
Tons CO2eq
Indirect scope 2 emissions resulting from electricity use
Bahan bakar bensin kendaraan operasional Liter
4.800 15.907 14.400
Gasoline for operational vehicle Litre
Emisi cakupan 1 langsung dari
penggunaan bensin kendaraan operasional kantor Ton CO2eq
11 37* 33*
Scope 1 emissions directly from Tons CO2eq
gasoline use in office operational vehicles
Jumlah emisi cakupan 1 dan cakupan 2 di kantor Ton CO2eq
64,8 91,1* 85*
Total scope 1 and scope 2 emissions in the office Tons CO2eq
Emisi cakupan 3 Tidak langsung lainnya
Ton CO2eq
dari Perjalanan Dinas dengan Pesawat 31,87 36,7 33
Tons CO2eq
Scope 3 Emissions – Other Indirect from Business Air Travel
Pendapatan operasional Dolar AS
34.700.976 32.153.797 32.160.145
Operational revenue US Dollars
Intensitas emisi GRK GJ/Dolar AS
0,0041 0,0035* 0,0039*
GHG emission intensity GJ/US Dollars
*disajikan kembali *restated
Catatan: Note:
• Faktor emisi LNG/gas alam (default IPCC) = 2,6928 TonCO₂e/Ton LNG • LNG/natural gas emission factor (IPCC default) = 2.6928 tons CO₂e/ton LNG
• Faktor emisi LSFO (default IPCC) = 3,12696 ton CO2eq per/Ton LSFO • LSFO emission factor (IPCC default) = 3.12696 tons CO₂e/ton LSFO
• Faktor emisi MDO Non-Fame (default IPCC) = 3,15 ton CO2eq/ton • Non-Fame MDO emission factor (IPCC default) = 3.15 tons CO₂e/ton
• Faktor emisi listrik PLN (Jamali)=0,00083 tonCO2eq/kWh • PLN electricity emission factor (Jamali) = 0.00083 tons CO₂eq/kWh
• Faktor emisi bensin (default IPCC)=0,00231 tonCO2eq/liter • Gasoline emission factor (IPCC default) = 0.00231 tons CO₂eq/liter
Untuk emisi GRK (Cakupan 3) dari perjalanan dinas dengan Regarding Scope 3 greenhouse gas (GHG) emissions
pesawat terbang oleh Dewan Komisaris dan Direksi, GTSI resulting from official travel by aircraft conducted by the
menghitung dengan menggunakan kalkulator karbon dari Board of Commissioners and Directors, GTSI utilized the ICAO
ICAO (International Civil Aviation Organization/Organisasi (International Civil Aviation Organization) carbon calculator for
Penerbangan Sipil Internasional). [OJK F.11] ][IDX-ESG E-01] calculations.
Accelerating Energy Expansion as One
Total Emisi Gas Rumah Kaca dari Perjalanan Dinas dengan Pesawat Terbang Tahun 2025
Total Greenhouse Gas Emissions from Business Air Travel 2025
Building The New GTSI,
2025
Jumlah Penggunaan Pesawat Terbang Emisi (Ton CO2eq)
Total Aircraft Usage Emissions (Tons CO2eq)
114 31,11
108
Page 109
Selain uraian di atas, secara lebih komprehensif, Perseroan telah In addition to the description provided above, the Company
menghitung emisi gas rumah kaca sebagaimana tabel berikut: has conducted a comprehensive calculation of greenhouse gas
PT GTS Internasional Tbk
[IDX E-01] emissions, as detailed in the following table:
Total Emisi
Nama Contoh Sumber Emisi tCO2e
Name Example of Emission Source Total Emissions
tCO2e
Kategori 1 Total Emisi Gas Rumah Kaca Langsung dan Pembuangan
Category 1 Total Direct Greenhouse Gas Emissions and Discharges
Emisi yang berasal dari pembakaran pada peralatan tetap yang dimiliki
Emisi langsung dari pembakaran stasioner perusahaan seperti generator set, boiler, tungku
-
Direct emissions from stationary combustion Emissions from combustion in company-owned fixed equipment such as
generators, boilers, and furnaces
Emisi langsung dari pembakaran bergerak Emisi yang berasal dari kendaraan bermotor yang dimiliki perusahaan
143.404
Direct emissions from mobile combustion Emissions from company-owned motor vehicles
Asap (fumes) yang dihasilkan selama proses produksi di tempat dan proses
Emisi langsung dari proses pengolahan
industri lainnya -
Direct emissions from processing processes
Fumes produced during on-site manufacturing and other industrial processes
Pelepasan gas yang tidak disengaja akibat kebocoran. Berasal dari gas
pendingin AC, pengolahan air limbah, kebocoran perpipaan, tangki
Emisi fugitive langsung penyimpanan
-
Direct fugitive emissions Accidental releases of gases resulting from leaks, including refrigerant gases
from air conditioning systems, wastewater treatment facilities, piping leaks,
and storage tanks
Emisi langsung dari Land Use, Land Use
Change and Forestry/LULUCF Deforestasi/penebangan pohon, kebakaran hutan, konversi lahan
-
Direct emissions from Land Use, Land Use Deforestation, tree felling, forest fires, and land conversion
Change, and Forestry (LULUCF)
Total Emisi Langsung (Scope 1)
143.404
Total Direct Emissions (Scope 1)
Kategori 2: Emisi GRK tidak langsung dari energi yang diimpor/dibeli
Category 2: Indirect GHG emissions resulting from imported/purchased energy
Emisi tidak langsung dari konsumsi listrik yang
diimpor/dibeli Pembelian listrik
53,80
Indirect emissions resulting from imported/ Electricity purchases
purchased electricity
Emisi tidak langsung dari konsumsi jaringan
energi yang diimpor/dibeli (di luar listrik)
Pembelian pemanasan distrik, pendinginan distrik, uap
Indirect emissions resulting from imported/ -
District heating, district cooling, and steam procurement
purchased energy within the grid (excluding
electricity)
Total Emisi Langsung (Scope 2)
53,80
Total Direct Emissions (Scope 2)
Kategori 3: Total Emisi Gas Rumah Kaca (Cakupan 3) Tidak Langsung Lainnya dari Transportasi
Category 3: Total Other Indirect Greenhouse Gas Emissions (Scope 3) from Transportation
Transportasi dan proses distribusi barang yang dibeli dan bahan mentah
Transportasi dan distribusi hulu penting lainnya untuk operasional perusahaan
-
Upstream transportation and distribution Transportation and distribution of purchased goods and other key raw
materials for the Company’s operations
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Perjalanan dinas Perjalanan dinas karyawan yang dibayarkan oleh perusahaan
31,11
Business travel Employee business travel paid for by the Company
Perjalanan tamu dan klien yang berkunjung ke perusahaan yang dibayarkan
Transportasi dari klien dan pengunjung
oleh perusahaan -
Client and visitor transportation
Travel of guests and clients visiting the Company paid for by the Company
Transportasi dan distribusi barang yang dijual oleh perusahaan dimana jasa
Transportasi dan distribusi hilir transportasi tersebut dibayarkan oleh perusahaan
-
Downstream transportation and distribution Transportation and distribution of goods sold by the Company where the
transportation services are paid for by the Company
109
Page 110
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
Total Emisi
Nama Contoh Sumber Emisi tCO2e
Name Example of Emission Source Total Emissions
tCO2e
Perjalanan (commuting) yang ditempuh karyawan perusahaan dari tempat
Perjalanan Karyawan tinggal karyawan ke perusahaan
0,76
Employee Travel Employee commuting between employees’ places of residence and the
Company
Kategori 4: Total Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung dari Produk yang Digunakan Perusahaan
Category 4: Total Indirect Greenhouse Gas Emissions from Products Used by the Company
Kegiatan yang berhubungan dengan energi
Emisi yang berkaitan dengan adanya proses transmisi listrik dan transportasi
yang tidak termasuk dalam emisi langsung
bahan bakar yang dibeli oleh perusahaan (di luar Scope 1 dan Scope 2)
dan emisi energi tidak langsung -
Emissions from electricity transmission and fuel transportation purchased by
Energy-related activities excluded from direct
the company (outside Scope 1 and Scope 2)
and indirect energy emissions
Emisi dari produk yang dibeli atau diperoleh oleh perusahaan, yang
mencakup barang dan bahan mentah (produk berwujud) dan jasa (produk
Pembelian barang dan jasa tidak berwujud)
-
Purchase of goods and services Emissions resulting from products acquired or obtained by the company,
including goods and raw materials (tangible products) as well as services
(intangible products)
Emisi dari produk akhir yang memiliki masa pakai lebih lama dan digunakan
oleh perusahaan pelapor untuk memproduksi suatu produk. Contoh:
Capital equipment/goods komputer, printer, bangunan, mesin dan perlengkapan
-
Capital equipment/goods Emissions originating from final products with an extended useful lifespan
and utilized by the reporting entity in the manufacturing process. Examples:
computers, printers, buildings, machinery, and equipment
Limbah yang dihasilkan
Limbah dan air limbah yang dihasilkan oleh aktivitas Perusahaan pelapor
dalam kegiatan operasional -
Waste and wastewater produced by the reporting entity activities
Waste generated from operational activities
Emisi dari aktivitas pengoperasian aset yang disewa oleh Perusahaan pelapor.
Termasuk di dalamnya: mobil sewaan yang digunakan untuk perjalanan bisnis
Aset sewaan hulu atau mesin berat sewaan yang digunakan untuk proyek konstruksi perusahaan
-
Upstream leased assets Emissions resulting from the company’s leased assets during operation, such
as rental cars for business travel or heavy machinery used in construction
projects
Kategori 5: Emisi GRK Tidak Langsung yang Terkait dengan Penggunaan Produk dari Perusahaan
Category 5: Indirect GHG Emissions Related to Company’s Product Usage
Emisi Scope 1 dan Scope 2 dari perusahaan yang masuk dalam investasi
perusahaan pada tahun pelaporan, yang belum termasuk dalam Scope 1 atau
Investasi Scope 2 Perusahaan pelapor
-
Investment Scope 1 and Scope 2 emissions from companies included in the company’s
investments during the reporting year that are not part of the reporting
company’s Scope 1 or Scope 2 emissions.
Penggunaan langsung dan tidak langsung dari produk yang dihasilkan
Penggunaan produk yang dijual
perusahaan oleh konsumen -
Use of sold products
Direct and indirect use of the company’s products by consumers
Pembuangan dan pengolahan produk yang dihasilkan perusahaan oleh
Pembuangan akhir masa pakai produk yang
konsumen di akhir masa hidup produk atau setelah menjadi limbah
dijual -
Disposal and processing of the company’s products by consumers at the end
Disposal of sold products at end of life
of their life cycle or after they become waste
Waralaba hilir Scope 1 dan Scope 2 dari pengoperasian waralaba yang dimiliki perusahaan
-
Downstream franchise operations Scope 1 and Scope 2 emissions from the operation of the company’s franchises
Accelerating Energy Expansion as One
Scope 1 dan Scope 2 dari pengoperasian aset yang dimiliki oleh perusahaan
Aset Sewaan Hilir pelapor (bertindak sebagai lessor) dan disewakan kepada entitas lain
-
Downstream Leased Assets Scope 1 and Scope 2 emissions from the operation of assets owned by the
reporting company (acting as a lessor) and leased to other entities
Building The New GTSI,
Pemrosesan produk yang dihasilkan perusahaan oleh konsumen. Berlaku jika
Pengolahan produk yang dijual produk yang dihasilkan perusahaan adalah produk intermediary product.
-
Processing of sold products Processing of the company’s products by consumers. This applies if the
company’s products are intermediary products
110
Page 111
Total Emisi
PT GTS Internasional Tbk
Nama Contoh Sumber Emisi tCO2e
Name Example of Emission Source Total Emissions
tCO2e
Kategori 6: Emisi GRK Tidak Langsung dari Sumber Lainnya
Category 6: Other Sources of Indirect GHG Emissions
Emisi atau pembuangan tidak langsung
Emisi yang tidak bisa dilaporkan pada kategori lainnya
lainnya -
Emissions that are not reportable under other categories
Other indirect emissions or discharges
Penggunaan langsung dan tidak langsung dari produk yang dihasilkan
Total Emisi Tidak Langsung (Scope 3)
perusahaan oleh konsumen 31,87
Total Indirect Emissions (Scope 3)
Direct and indirect use of the company’s products by consumers
Pembuangan dan pengolahan produk yang dihasilkan perusahaan oleh
Total Emisi GRK (Scope 1 and 2) konsumen di akhir masa hidup produk atau setelah menjadi limbah
143.457
Total GHG Emissions (Scope 1 and 2) Disposal and processing of the company’s products by consumers at the
end of their life cycle or after they become waste
Scope 1 dan Scope 2 dari pengoperasian waralaba yang dimiliki perusahaan
Total Emisi GRK (Scope 1, 2 and 3)
Scope 1 and Scope 2 emissions from the operation of the company’s 143.489,67
Total GHG Emissions (Scope 1, 2, and 3)
franchises
UPAYA PENGURANGAN EMISI
YANG DILAKUKAN [OJK F.12] [IDX E-06, E-07]
EMISSION REDUCTION INITIATIVES
GTSI melakukan pengurangan emisi melalui penghematan GTSI reduces emissions by enhancing energy efficiency
penggunaan energi, termasuk menggunakan bahan bakar rendah through the use of low-sulfur fuels and liquefied natural gas. In
sulfur dan pemanfaatan gas alam cair. Selain itu, Perseroan addition, the Company also conducts regular training for ship
secara berkala menyelenggarakan pelatihan guna meningkatkan crews to encourage efficient operating practices that conserve
kesadaran kru kapal tentang teknik pengoperasian yang lebih fuel. Furthermore, the Company utilizes Hull Cleaning and
efisien guna menghemat bahan bakar, serta menerapkan Propeller Polishing Technology for routine cleaning of hulls
Teknologi Hull Cleaning dan Propeller Polishing untuk and propellers, which reduces drag, boosts fuel efficiency, and
pembersihan lambung kapal dan baling-baling secara rutin untuk lowers exhaust emissions.
mengurangi hambatan air dan meningkatkan efisiensi bahan
bakar, yang sekaligus mengurangi emisi gas buang.
PENGELOLAAN AIR
DAN AIR LIMBAH
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
WATER AND WASTEWATER MANAGEMENT
Pengelolaan sumber daya air menjadi salah satu wujud Water resource management reflects GTSI's dedication to
komitmen GTSI dalam menjalankan kegiatan usaha secara responsible and sustainable business practices. During ship
bertanggung jawab dan berkelanjutan. Pada operasional operations, water is allocated to fulfill the crew's domestic
kapal, air dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan domestik needs, including drinking, sanitation, and hygiene, as well as to
awak kapal, seperti konsumsi, sanitasi, dan kebersihan, support specific technical requirements consistent with safety
serta untuk mendukung keperluan teknis tertentu sesuai and operational standards. The Company strives for efficient
standar keselamatan dan operasional pelayaran. Perseroan water utilization by regulating distribution and conducting
mengupayakan efisiensi penggunaan air melalui pengaturan regular monitoring of consumption to prevent waste and
111
Page 112
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
distribusi dan pemantauan konsumsi secara berkala guna mitigate potential environmental impacts. The water source
mencegah pemborosan dan meminimalkan potensi dampak utilized in ship operations originates from fresh water purchase.
lingkungan. Adapun sumber air yang digunakan dalam
operasional kapal berasal dari pembelian fresh water .
Di sisi lain, penggunaan air di lingkungan perkantoran difokuskan Conversely, water usage in the office premises mainly supports
untuk mendukung aktivitas operasional harian, termasuk daily functions such as sanitation, maintaining cleanliness, and
kebutuhan sanitasi, kebersihan gedung, serta fasilitas penunjang providing supporting facilities for employees. The Company
bagi karyawan. Kebutuhan air bersih perkantoran diperoleh dari sources clean water from authorized third parties. To enhance
pihak ketiga yang sah. Untuk meningkatkan efisiensi, Perseroan efficiency, the Company with its subsidiaries has adopted
bersama entitas anak menerapkan kebijakan penggunaan policies such as installing automatic sensor faucets to regulate
sensor otomatis pada kran wastafel guna mengendalikan aliran water flow, using automatic flushing systems on toilets to
air, sistem bilas otomatis pada kloset untuk mengoptimalkan conserve water, and removing water storage containers in dry
pemakaian air, serta tidak menggunakan wadah penampung air toilets.
dalam konsep toilet kering.
Secara menyeluruh, PT GTSI berkomitmen mengelola konsumsi Overall, PT GTSI remains committed to managing water
air secara bijak sebagai bagian dari upaya pengendalian consumption responsibly as part of its environmental impact
dampak lingkungan. Pemantauan dan pencatatan penggunaan efforts. Water usage is regularly monitored and recorded to
air dilakukan secara berkala untuk mendukung transparansi support transparent reporting and serve as a basis for evaluating
pelaporan sekaligus menjadi dasar evaluasi dalam meningkatkan ways to improve the efficiency of water resource use, both in
efisiensi pemanfaatan sumber daya air, baik pada kegiatan ship operations and office activities.
operasional kapal maupun perkantoran.
Pemanfaatan air bersih membawa konsekuensi dengan Using clean water produces wastewater (effluent). Wastewater
timbulnya air limbah (effluent). Pengelolaan air limbah di management in ship operations follows relevant maritime
operasional kapal dilaksanakan dengan mengacu pada environmental rules and standards to prevent water pollution.
ketentuan dan standar lingkungan maritim yang berlaku guna Liquid waste from crew activities, such as graywater and
mencegah pencemaran perairan. Limbah cair yang dihasilkan blackwater, is collected and treated onboard before being
dari aktivitas domestik awak kapal, seperti grey water dan black discharged according to regulations. Wastewater is only
water, dikelola melalui sistem penampungan dan pengolahan released after meeting the required quality standards or
di atas kapal sebelum dibuang sesuai regulasi. Pembuangan handed over to port reception facilities. This approach helps
air limbah hanya dilakukan setelah memenuhi parameter baku the Company ensure that all onboard liquid waste management
mutu yang dipersyaratkan atau diserahkan kepada fasilitas processes do not harm the marine environment.
penerima limbah (port reception facilities) di pelabuhan.
Dengan mekanisme tersebut, Perseroan berupaya memastikan
bahwa seluruh proses pengelolaan limbah cair di kapal tidak
menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem laut.
Sementara itu, pengelolaan air limbah di lingkungan perkantoran Meanwhile, wastewater management within the office
dilakukan melalui sistem sanitasi yang terhubung dengan environment is maintained through a sanitation system linked
instalasi pengolahan air limbah (IPAL) gedung atau sistem to the building's wastewater treatment plant (WWTP) or a
pengolahan yang dikelola pihak ketiga sesuai ketentuan yang treatment facility overseen by a third party in accordance with
berlaku. Limbah cair domestik dari fasilitas sanitasi dan kegiatan relevant regulations. Domestic liquid waste generated from
operasional kantor dipastikan telah melalui proses pengolahan sanitation facilities and office activities is subject to treatment
sebelum dialirkan ke saluran pembuangan akhir. Perseroan prior to discharge into the designated final disposal channel.
juga melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan Additionally, the Company conducts regular monitoring to
kepatuhan terhadap standar lingkungan serta meminimalkan ensure adherence to environmental standards and to mitigate
potensi pencemaran, sebagai bagian dari komitmen terhadap potential pollution, thereby exemplifying its dedication to
Accelerating Energy Expansion as One
praktik operasional yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. responsible and sustainable operations.
Tabel Penggunaan Air di Kapal dan Perkantoran [OJK F.8] [IDX E-04]
Building The New GTSI,
Table of Water Usage on Ships and Offices
2025
Uraian Satuan
Description Unit Kantor Kapal
Office Ships
Pemakaian Air
m3 6,76 11,62
Water Usage
112
Page 113
PENGELOLAAN
PT GTS Internasional Tbk
LIMBAH [OJK F.13, F.14, F.15] [IDX E-05]
WASTE MANAGEMENT
Dalam kegiatan operasional kapal, GTSI menghasilkan berbagai During ship operations, GTSI produces different types of waste
jenis limbah yang diklasifikasikan berdasarkan karakteristik dan categorized by their characteristics and environmental risk
tingkat risikonya terhadap lingkungan, yaitu limbah non-B3 dan levels, specifically non-hazardous waste and hazardous waste
limbah B3 dalam bentuk padat maupun cair. Pengelompokan in both solid and liquid forms. This categorization ensures each
ini dilakukan untuk memastikan setiap jenis limbah dikelola waste type is handled according to relevant procedures and
sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, sehingga potensi regulations, thereby reducing the potential negative impact on
dampak negatif terhadap lingkungan laut dapat diminimalkan the marine environment.
secara optimal.
Limbah non-B3 yang dihasilkan meliputi limbah padat dan The non-hazardous waste produced consists of domestic
limbah cair domestik. Limbah padat non-B3 antara lain sisa solid and liquid waste. Non-hazardous solid waste consists of
makanan (food waste), plastik kemasan, kertas dan karton, food scraps, plastic packaging, paper, cardboard, cans, glass
kaleng, botol kaca, serta abu hasil pembakaran sampah bottles, and ash from incinerating domestic and other ship-
domestik dan limbah operasional kapal lainnya. Sementara itu, related waste. However, non-hazardous liquid waste includes
limbah cair non-B3 mencakup grey water dari aktivitas mandi, gray water from bathing, washing, and cooking, black water or
mencuci, dan dapur, black water atau limbah toilet (sewage), sewage, and used cooking oil. All waste is collected and treated
serta minyak jelantah dari kegiatan memasak. Seluruh limbah ini onboard before being transferred to shore facilities or disposed
dikelola melalui sistem penampungan dan pengolahan di atas of according to permitted regulations.
kapal sebelum diserahkan ke fasilitas darat atau dibuang sesuai
dengan ketentuan yang diperbolehkan.
Adapun limbah B3 memerlukan penanganan khusus karena Hazardous waste requires specialized handling due to its
berpotensi menimbulkan pencemaran apabila tidak dikelola potential to cause environmental pollution if not properly
dengan baik. Limbah padat B3 meliputi aki atau baterai bekas, managed. Hazardous solid waste includes used batteries,
lampu yang mengandung merkuri, filter oli bekas, majun mercury-containing lamps, used oil filters, rags contaminated
atau kain lap terkontaminasi oli dan bahan kimia, kemasan with oil and chemicals, chemical packaging, electronic waste
bahan kimia, sampah elektronik (e-waste), serta obat-obatan (e-waste), and expired pharmaceuticals. Conversely, hazardous
kedaluwarsa. Sementara itu, limbah cair B3 mencakup oli bekas liquid waste encompasses used oil, sludge oil, oil-contaminated
(used oil), sludge oil, bilge water yang terkontaminasi minyak, bilge water, fuel residues, expired chemicals, and engine
residu bahan bakar, serta bahan kimia kedaluwarsa dan limbah cleaning waste containing hazardous substances. The Company
pembersih mesin yang mengandung zat berbahaya. Terhadap implements stricter monitoring protocols for this hazardous
limbah B3 ini, Perseroan melakukan pemantauan lebih ketat waste to mitigate the risk of pollution and environmental
untuk mengelola potensi risiko pencemaran dan kerusakan damage.
lingkungan.
Seluruh pengelolaan limbah dilaksanakan berdasarkan All waste management activities are carried out in strict
kebijakan yang telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan accordance with established policies that comply with all
perundang-undangan yang berlaku. GTSI melakukan pemilahan prevailing laws and regulations. GTSI diligently sorts waste at its
sejak sumbernya, menyediakan tempat penampungan point of origin, provides secure temporary storage solutions, and
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
sementara yang aman, serta bekerja sama dengan pihak ketiga collaborates with licensed third-party entities for transportation
berizin untuk pengangkutan dan pengolahan akhir. Khusus and final disposal processes. Specifically, during ship
dalam operasional kapal, Perseroan menerapkan prinsip tidak operations, the Company adheres to the principle of refraining
membuang sampah jenis apa pun ke laut, kecuali sampah from dumping any waste into the marine environment, with the
makanan yang telah diolah sesuai ketentuan. Meskipun exception of food waste that has been treated in compliance
regulasi memperbolehkan pembuangan kategori tertentu with regulatory standards. While regulations permit the disposal
pada kedalaman minimal 200 meter dan berjarak paling sedikit of certain waste categories at a minimum depth of 200 meters
50 Nautical Miles (NM) dari daratan terluar, Perseroan tetap and at least 50 nautical miles (NM) from the nearest shoreline,
mengedepankan prinsip kehati-hatian. Untuk mendukung the Company nonetheless upholds the precautionary principle.
kebijakan tersebut, kapal dilengkapi dengan peralatan seperti To reinforce this policy, vessels are outfitted with equipment
113
Page 114
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
compactor, grinder, dan incinerator guna mengolah sampah such as compactors, grinders, and incinerators to process
sebelum diserahkan ke fasilitas darat atau terminal. Melalui waste prior to transfer to land-based facilities or terminals. This
pendekatan ini, GTSI memastikan bahwa pengelolaan limbah methodology ensures that waste management is conducted in
dilakukan secara tertib, aman, dan bertanggung jawab sebagai an organized, safe, and responsible manner, reflecting GTSI's
bagian dari komitmen terhadap operasional yang berkelanjutan. unwavering commitment to sustainable operations.
Di lingkungan perkantoran, pengelolaan limbah juga In the office environment, waste management is conducted
dilaksanakan dengan prinsip yang sama, yaitu pemilahan sejak in accordance with established principles, including the
sumbernya antara limbah organik, anorganik, limbah padat B3 segregation at source into organic and inorganic waste,
seperti sampah elektronik, lampu bekas dan aki bekas kendaraan hazardous and toxic solid waste such as electronic waste,
operasional, serta limbah cair B3 seperti oli bekas kendaraan used lamps, and batteries from operational vehicles, as well
operasional. Limbah domestik kantor dikumpulkan pada tempat as hazardous and toxic liquid waste such as used oil from
penampungan sementara sebelum diangkut oleh pihak ketiga operational vehicles. Domestic office waste is temporarily stored
berizin untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan yang before being collected by a licensed third party for proper
berlaku. Melalui pengelolaan yang terstruktur dan pengawasan disposal in compliance with applicable regulations. Through
berkala, Perseroan berupaya memastikan bahwa aktivitas structured management and regular monitoring, the Company
perkantoran tidak menimbulkan dampak lingkungan yang aims to ensure that office activities do not cause significant
signifikan serta tetap sejalan dengan komitmen keberlanjutan environmental impact and remain aligned with the company's
perusahaan. sustainability commitments.
Tabel Volume Limbah dari Kapal
Table of Waste Volume from Vessels
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Limbah Padat Ton
266,42 222,03* 239,43
Solid Waste Tons
Limbah Cair Liter
1.120 1.060* 2.130*
Liquid Waste Litre
Limbah B3 Padat Ton
36,2 - 0,23
Hazardous Solid Waste Tons
Limbah B3 Cair Liter
- - -
Liquid Solid Waste Litre
*disajikan kembali | restated
Tabel Volume Limbah dari Perkantoran
Table of Waste Volume from Offices
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Limbah Padat Ton
0,879 0,568* 0,541*
Solid Waste Tons
Limbah Cair Liter
0,284 - -
Liquid Waste Litre
Limbah B3 Padat Ton
- - 30
Hazardous Solid Waste Tons
Limbah B3 Cair Liter
- - -
Liquid Solid Waste Litre
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,
114
Page 115
TUMPAHAN YANG
PT GTS Internasional Tbk
SIGNIFIKAN [OJK F.15] [TR-MT-160A.3]
SIGNIFICANT SPILLS
Selama tahun 2025, GTSI tidak mencatatkan adanya kejadian In 2025, GTSI reported no spills of chemicals, oil, or fuel that
tumpahan bahan kimia, minyak, maupun bahan bakar yang could impact land, water, air, biodiversity, or human health.
berpotensi menimbulkan dampak terhadap tanah, air, udara, All operational activities were conducted with strict controls
keanekaragaman hayati, maupun kesehatan manusia. Seluruh and safety measures to prevent environmental incidents,
kegiatan operasional dilaksanakan dengan menerapkan including spills. Consequently, there were no details to report
prosedur pengendalian dan standar keselamatan yang ketat about spill locations, volumes, types, or impacts, demonstrating
guna mencegah terjadinya insiden lingkungan, termasuk the effectiveness of the Company's risk management and
tumpahan. Dengan demikian, tidak terdapat informasi operational controls.
mengenai lokasi, volume, jenis, maupun dampak tumpahan
yang signifikan untuk dilaporkan pada periode pelaporan ini,
yang mencerminkan efektivitas sistem manajemen risiko dan
pengendalian operasional Perseroan.
KEANEKARAGAMAN
HAYATI [OJK F.9, F.10]
BIODIVERSITY
Pelestarian keanekaragaman hayati merupakan bagian dari Biodiversity conservation reflects GTSI's commitment to
komitmen GTSI dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar environmental sustainability within its operational regions.
wilayah operasionalnya. Perseroan senantiasa mengedepankan The Company regularly applies the precautionary principle to
prinsip kehati-hatian agar aktivitas kapal LNG tidak menimbulkan prevent LNG vessel activities from damaging local flora and
dampak negatif terhadap flora dan fauna, khususnya pada area fauna, particularly in conservation zones close to shipping lanes
konservasi yang berada di sekitar jalur pelayaran dan wilayah and operational areas. Additionally, the Company adheres to
operasional. Dalam menjalankan kegiatan usaha, Perseroan all relevant regulations and waste management protocols,
juga memastikan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan dan including proper disposal of waste and operational residues,
tata kelola pembuangan limbah, baik berupa sampah maupun to avoid pollution that could disturb the marine ecosystem's
residu operasional, guna mencegah pencemaran yang dapat stability.
mengganggu keseimbangan ekosistem laut.
Salah satu aspek penting dalam upaya konservasi One key aspect of biodiversity conservation is managing ship
keanekaragaman hayati adalah pengelolaan air ballast ballast water. Ballast water helps maintain a ship's stability
kapal. Air ballast digunakan untuk menjaga stabilitas dan and balance, especially when the vessel is unloaded or facing
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
keseimbangan kapal, terutama saat kapal tidak bermuatan atau certain weather conditions. The process of filling (ballasting)
ketika menghadapi kondisi cuaca tertentu. Proses pengisian and emptying (de-ballasting) ballast water can transfer marine
(ballasting) dan pembuangan kembali (de-ballasting) air organisms from one water area to another. This movement of
ballast berpotensi memindahkan organisme laut dari satu biota can disrupt local ecosystems and pose a risk of introducing
wilayah perairan ke wilayah lainnya. Perpindahan biota ini invasive species that threaten biodiversity.
dapat mengganggu keseimbangan ekosistem setempat dan
berisiko menimbulkan spesies invasif yang berdampak pada
keanekaragaman hayati.
115
Page 116
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
Menyadari potensi risiko tersebut, kapal-kapal milik Perseroan Aware of these potential risks, the Company's vessels comply
telah mematuhi ketentuan Maritime Pollution (MARPOL) with the Maritime Pollution (MARPOL) regulations on ballast
terkait pengelolaan air ballast sebagaimana ditetapkan oleh water management, as set by the International Maritime
International Maritime Organization (IMO). Regulasi tersebut Organization (IMO). These regulations mandate performing
mengatur bahwa pertukaran air ballast harus dilakukan di ballast water exchange at least 50 nautical miles (NM) from
perairan yang berjarak minimal 50 Nautical Miles (NM) dari land and at depths of no less than 200 meters. By adhering to
daratan terluar dengan kedalaman sekurang-kurangnya 200 this international standard, GTSI strives to ensure its shipping
meter. Melalui kepatuhan terhadap standar internasional ini, operations support the protection and conservation of
GTSI berupaya memastikan bahwa operasional pelayaran tetap Indonesia's marine biodiversity.
mendukung perlindungan dan pelestarian keanekaragaman
hayati laut Indonesia.
Dalam upaya penerapan regulasi pengelolaan lingkungan To enforce maritime environmental management regulations,
maritim, GTSI menerapkan manajemen air ballast pada seluruh GTSI manages ballast water across its entire fleet to prevent
armada yang beroperasi guna mencegah perpindahan spesies invasive species transfer and protect marine ecosystems.
invasif dan menjaga keseimbangan ekosistem laut. Sepanjang During the reporting year, 100% of the fleet conducted ballast
tahun pelaporan, sebesar 100% armada kapal Perseroan telah water exchange procedures in line with international standards,
menerapkan prosedur pertukaran air ballast (ballast water while 100% was equipped with ballast water treatment systems
exchange) sesuai regulasi internasional, sementara 100% armada for processing before discharge into destination waters.
telah dilengkapi dengan sistem pengolahan air ballast (ballast
water treatment system) yang memungkinkan pengolahan
sebelum pelepasan ke perairan tujuan. [TR-MT-160A.2]
Lebih lanjut, sebagai manifestasi komitmen terhadap Moreover, as a demonstration of its dedication to biodiversity
keanekaragaman hayati, Perseroan melakukan monitoring conservation, the Company monitors the growth of mangrove
pertumbuhan pohon manggrove yang ditanam pada tahun trees planted in the preceding year as part of its Corporate
sebelumnya sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Social Responsibility (CSR) initiatives. In the previous year, GTSI
Sosial Perusahaan (CSR). Pada tahun sebelumnya, GTSI executed a mangrove reforestation project involving 1,500
melakukan program penanaman mangrove sebanyak 1.500 Rhizophora mucronata seedlings in Muara Gembong, Bekasi, in
bibit mangrove jenis Rhizopora Mucronata di Muara Gembong, collaboration with the Jakarta Mangrove Community.
Bekasi, bersama Komunitas Mangrove Jakarta.
Program penanaman mangrove tersebut bertujuan untuk The mangrove planting initiative was designed to promote the
mendukung konservasi ekosistem pesisir yang memiliki peran conservation of coastal ecosystems, which are essential for
strategis bagi keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan environmental balance and the welfare of nearby communities.
masyarakat sekitar. Ekosistem mangrove tidak hanya menjadi These ecosystems not only serve as habitats for diverse marine
habitat bagi berbagai biota laut, tetapi juga berkontribusi dalam species but also contribute to carbon sequestration, reducing
penyerapan karbon yang membantu mengurangi konsentrasi greenhouse gas emissions in the atmosphere.
emisi gas rumah kaca di atmosfer.
Secara ekologis, mangrove memiliki sistem perakaran yang kuat Mangroves possess extensive, complex root systems that
dan kompleks yang mampu menahan erosi akibat gelombang resist erosion caused by waves and ocean currents. These
dan arus laut. Dengan karakteristik tersebut, mangrove berfungsi characteristics enable them to serve as natural coastal defenses,
sebagai pelindung alami pesisir dari abrasi, menjaga stabilitas stabilizing shorelines and minimizing damage from storms and
garis pantai, serta mengurangi potensi kerusakan akibat severe weather. The Company's goal through this initiative is
badai maupun cuaca ekstrem. Melalui program ini, Perseroan to promote environmental sustainability and strengthen the
berupaya memberikan manfaat lingkungan yang berkelanjutan resilience of coastal zones.
sekaligus memperkuat ketahanan wilayah pesisir.
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,
116
Page 117
BIAYA LINGKUNGAN
PT GTS Internasional Tbk
HIDUP [OJK F.4]
ENVIRONMENTAL COSTS
Kegiatan operasional GTSI memiliki potensi dampak terhadap GTSI's operational activities may affect the environment
lingkungan dan masyarakat apabila tidak dikelola secara tepat and communities if not properly managed from planning to
sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Oleh karena itu, implementation. To address this, the Company adopts multiple
Perseroan menerapkan berbagai kebijakan dan langkah mitigasi policies and mitigation measures to prevent and reduce potential
untuk mencegah serta memulihkan potensi dampak lingkungan environmental impacts from its operations. This commitment is
yang timbul dari aktivitas usaha. Komitmen tersebut tercermin demonstrated through the allocation of environmental costs, as
dalam alokasi biaya lingkungan hidup dengan penggunaan detailed in the table below.
sebagaimana tabel berikut:
Deskripsi
2025 (Rp) 2024 (Rp) 2023 (Rp)
Description
Pembuangan Sampah ke Fasilitas Pembuangan Darat
430.470.000 152.978.231 219.980.860
Waste Disposal to Land Disposal Facilities
Kepengurusan Sertifikasi Lingkungan
304.000.000 290.218.860 572.294.140
Environmental Certification Management
Jumlah
734.470.000 443.197.091 792.275.000
Total
PENGADUAN TERKAIT
LINGKUNGAN HIDUP [OJK F.16]
ENVIRONMENTAL COMPLAINTS
Selama periode pelaporan, Perseroan tidak menerima Throughout the reporting period, the Company did not receive
pengaduan dari masyarakat terkait isu lingkungan hidup, baik any complaints from the public concerning environmental
dari operasional kapal maupun kantor. Pencapaian tersebut issues, both from vessel operations or office activities. This
menunjukkan bahwa pengelolaan aspek lingkungan telah achievement indicates that the environmental management
dilaksanakan secara efektif dan sesuai dengan ketentuan system has been put in place effectively and in accordance
yang berlaku. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan juga with applicable regulations. Additionally, the Company
tidak menerima teguran maupun sanksi dari regulator terkait did not receive any warnings or sanctions from regulatory
pengelolaan lingkungan hidup, yang mencerminkan tingkat authorities regarding environmental management, reflecting
kepatuhan dan pengendalian risiko lingkungan yang semakin an improvement in compliance levels and environmental risk
baik. mitigation.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
117
Page 118
SERTIFIKASI DI BIDANG
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainable Economic Performance
LINGKUNGAN DAN
KESELAMATAN PELAYARAN
CERTIFICATION IN THE ENVIRONMENT AND MARITIME SAFETY SECTOR
Sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi dan melampaui GTSI is committed to surpassing environmental management
standar pengelolaan lingkungan, GTSI memastikan seluruh standards by obtaining relevant certifications in environmental
kegiatan operasionalnya didukung oleh kepemilikan berbagai and maritime safety. These certifications demonstrate
sertifikasi yang relevan di bidang lingkungan dan keselamatan that a structured, documented, and verified management
pelayaran. Sertifikasi tersebut menjadi bukti penerapan sistem system exists, certified by an independent body, ensuring
manajemen yang terstruktur, terdokumentasi, dan terverifikasi adherence to national and international regulations. Through
oleh lembaga independen, sehingga memastikan kepatuhan regular maintenance and renewal of these certifications, the
terhadap regulasi nasional maupun standar internasional. Company reaffirms its commitment to improving environmental
Melalui pemeliharaan dan pembaruan sertifikasi secara berkala, performance, minimizing pollution risks, and promoting
Perseroan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan sustainable operational practices.
kinerja lingkungan, memitigasi risiko pencemaran, serta
mendukung praktik operasional yang berkelanjutan.
Tabel Sertifikasi Lingkungan dan Keselamatan Pelayaran yang Masih Berlaku
Table of Valid Environmental and Maritime Safety Certifications
Nama Sertifikat Tujuan Sertifikasi Penerbit
Certificate Name Purpose of Certification Issuer
ISO 14001:2015 (ISO Memastikan perusahaan mengelola risiko lingkungan secara sistematis, patuh Class NK
LINGKUNGAN/ hukum, dan berkomitmen pada perbaikan berkelanjutan.
ENVIRONMENT) Ensuring the company systematically manages environmental risks, complies with
laws, and is committed to continuous improvement.
IHM (Inventory of Hazardous Mengidentifikasi dan mendokumentasikan material berbahaya di kapal untuk Kementerian Perhubungan
Materials) memastikan keselamatan pekerja dan pengelolaan limbah saat perbaikan maupun Ministry of Transportation
scrapping kapal.
Identifying and documenting hazardous materials onboard ships to ensure worker
safety and proper waste management during ship repairs and scrapping.
IAPP (International Air Membuktikan kapal memenuhi ketentuan pencegahan pencemaran udara (emisi Kementerian Perhubungan
Pollution Prevention NOx, SOx, dll.). Ministry of Transportation
Certificate) Demonstrating that ships adhere to air pollution prevention standards (including
NOx, SOx emissions, etc.).
IOPP (International Oil Menyatakan kapal telah memenuhi standar pencegahan pencemaran minyak ke laut. Kementerian Perhubungan
Pollution Prevention Certifying that ships meet standards to prevent ocean oil pollution. Ministry of Transportation
Certificate)
ISPP (International Sewage Memastikan sistem pengolahan limbah domestik (sewage) kapal sesuai standar Kementerian Perhubungan
Pollution Prevention internasional agar tidak mencemari laut. Ministry of Transportation
Certificate) Ensuring compliance of ships' domestic waste (sewage) treatment systems with
international standards to prevent marine pollution.
CLC Bunker (Civil Liability Menjamin adanya asuransi/tanggung jawab hukum pemilik kapal atas kerusakan Kementerian Perhubungan
Accelerating Energy Expansion as One
Convention – Bunker) akibat tumpahan bahan bakar kapal (bunker oil). Ministry of Transportation
Ensuring that ship owners possess appropriate insurance or legal liability coverage
for damages resulting from ship fuel spills (bunker oil).
Building The New GTSI,
118
Page 119
Nama Sertifikat Tujuan Sertifikasi Penerbit
PT GTS Internasional Tbk
Certificate Name Purpose of Certification Issuer
Water Quality Control Memastikan kualitas air (air limbah atau air buangan) memenuhi baku mutu Kementerian Perhubungan
Certificate lingkungan sebelum dibuang ke perairan. Ministry of Transportation
Ensuring that water quality (wastewater or effluent) complies with environmental
standards prior to discharge into the water.
BWM (Ballast Water Mencegah penyebaran organisme invasif melalui air ballast kapal dengan Kementerian Perhubungan
Management Certificate) memastikan sistem pengelolaan ballast memenuhi standar. Ministry of Transportation
Preventing the dissemination of invasive species through ship ballast water by
ensuring ballast management systems conform to established standards.
AFS (Anti-Fouling System Memastikan cat anti-teritip pada lambung kapal tidak mengandung zat berbahaya Kementerian Perhubungan
Certificate) seperti TBT yang merusak lingkungan laut. Ministry of Transportation
Ensuring that anti-barnacle paint applied to ship hulls is free from hazardous
substances such as TBT, which can harm the marine environment.
Issuance Removal Wreck Menjamin pemilik kapal memiliki asuransi untuk biaya pengangkatan bangkai kapal Kementerian Perhubungan
(WRC – Wreck Removal jika terjadi kecelakaan yang mengganggu pelayaran. Ministry of Transportation
Certificate) Securing insurance coverage for ship owners to facilitate the removal of shipwrecks
in the event of incidents that may disrupt shipping operations.
IECC (International Energy Membuktikan kapal memenuhi standar efisiensi energi dan pengurangan emisi CO₂. Kementerian Perhubungan
Efficiency Certificate) Confirming that ships adhere to energy efficiency and CO₂ emission reduction Ministry of Transportation
standards.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
119
Page 120
Building The New GTSI,
Accelerating Energy Expansion as One
120
KINERJA SOSIAL
KEBERLANJUTAN
Page 121
PT GTS Internasional Tbk
SUSTAINABLE
SOCIAL PERFORMANCE
10
121
Page 122
Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Social performance
KINERJA SOSIAL
BERKELANJUTAN
SUSTAINABLE SOCIAL PERFORMANCE
Keberadaan PT GTS Internasional Tbk selama lebih dari tiga dekade dalam menjalankan bisnis di
Accelerating Energy Expansion as One
bidang penyediaan jasa logistik, penyimpanan, dan infrastruktur LNG mencerminkan dukungan kuat
dari pelanggan dan komitmen dari para shareholder. Dukungan tersebut semakin nyata dengan
keberhasilan Perseroan bertransformasi dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka
Building The New GTSI,
melalui Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 September 2021
dengan kode saham GTSI.
For over three decades, the existence of PT GTS Internasional Tbk in providing LNG logistics, storage, and
infrastructure services demonstrates the strong support of its customers and commitment from shareholders. This
support is further reflected in the Company’s successful transition from a private company to a listed company
through an Initial Public Offering (IPO) on the Indonesia Stock Exchange (IDX) on September 8, 2021, with the ticker
code GTSI.
122
Page 123
Kepercayaan yang diterima GTSI merupakan hasil dari komitmen The trust GTSI has earned results from its dedication to
PT GTS Internasional Tbk
dalam memenuhi tanggung jawab kepada para pemangku meeting the responsibilities of both internal and external
kepentingan, baik internal maupun eksternal. Pemangku stakeholders. Internal stakeholders include management,
kepentingan internal mencakup manajemen, awak kapal serta crews, and employees from various divisions and levels. External
karyawan dari berbagai divisi dan level jabatan. Sementara itu, stakeholders include shareholders and investors; regulators
pemangku kepentingan eksternal meliputi pemegang saham dan such as OJK, the Department of Sea Transportation, Taxation,
investor; pembuat kebijakan: OJK, Departemen Perhubungan Harbor Master, and Banking authorities; customers; suppliers;
Laut/Perpajakan/Syahbandar/Perbankan; pelanggan; pemasok; and communities where the company operates.
dan masyarakat di sekitar Perseroan beroperasi.
Dalam menunaikan tanggung jawab terhadap pemangku In fulfilling its responsibilities to these diverse stakeholders,
kepentingan yang beragam, GTSI menerapkan pemetaan GTSI conducts systematic mapping to understand each
yang sistematis guna memahami harapan dan kebutuhan group's expectations and needs. The Company is committed
masing-masing pihak. Perseroan berkomitmen untuk menjalin to establishing clear communication and fostering strong
komunikasi yang konstruktif dan membangun hubungan yang relationships with all stakeholders. Through this approach,
harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan. Dengan GTSI's position in the industry is reinforced, enhancing
pendekatan ini, posisi GTSI semakin kuat di industri, memberikan competitiveness, and playing a key role in achieving sustainable
daya saing yang lebih baik, serta menjadi kunci utama dalam business growth.
mewujudkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
LANDASAN
KEBIJAKAN
POLICY BASIS
Kebijakan GTSI memenuhi tanggung jawab aspek sosial kepada GTSI's policy of fulfilling its social responsibilities to stakeholders
para pemangku kepentingan merujuk pada sejumlah regulasi di adheres to several regulations, including:
antaranya:
1. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan 1. Law No. 1 of 1970 concerning Occupational Safety
Kerja
2. Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan 2. Law No. 8 of 1999 concerning Consumer Protection
Konsumen
3. Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang 3. Law No. 13 of 2003 concerning Manpower
Ketenagakerjaan
4. Undang-Undang Republik Indonesia No. 25 Tahun 2007 4. Law of the Republic of Indonesia No. 25 of 2007 concerning
tentang Penanaman Modal Investment
5. Undang-Undang Republik Indonesia No. 24 Tahun 2011 5. Law of the Republic of Indonesia No. 24 of 2011 concerning
tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial the Social Security Administration Agency
6. Undang-undang No. 40 Tahun 2017 tentang Perseroan 6. Law No. 40 of 2017 concerning Limited Liability Companies
Terbatas
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
7. Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan 7. Law No. 6 of 2023 concerning the Stipulation of
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022
Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang concerning Job Creation as Law
8. Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan 8. Law No. 17 of 2023 concerning Health
9. Undang-undang (UU) No. 66 Tahun 2024 tentang 9. Law No. 66 of 2024 concerning the Third Amendment to
Perubahan Ketiga atas Undang-Undang No. 17 Tahun 2008 Law No. 17 of 2008 concerning Shipping
tentang Pelayaran
10. Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012 tentang 10. Government Regulation (PP) No. 50 of 2012 concerning
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan the Implementation of the Occupational Safety and Health
Kesehatan Kerja Management System
123
Page 124
Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Social performance
11. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 35 Tahun 11. Government Regulation of the Republic of Indonesia
2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, No. 35 of 2021 concerning Fixed-Term Employment
Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, Pemutusan Hubungan Agreements, Outsourcing, Working Hours and Rest Hours,
Kerja and Termination of Employment
12. Peraturan Pemerintah No. 51 Tahun 2023 tentang 12. Government Regulation No. 51 of 2023 concerning
Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2021 Amendments to Government Regulation No. 36 of 2021
tentang Pengupahan concerning Wages
13. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 17 Tahun 13. Government Regulation of the Republic of Indonesia No.
1988 Tentang Penyelenggaraan Dan Pengusahaan 17 of 1988 concerning the Organization and Business of
Angkutan Laut Sea Transportation
14. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 7 Tahun 2019 14. Presidential Regulation of the Republic of Indonesia No. 7
tentang Penyakit Akibat Kerja of 2019 concerning Occupational Diseases
15. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 49 Tahun 2024 15. Presidential Regulation of the Republic of Indonesia No.
tentang Strategi Nasional Perlindungan Konsumen 49 of 2024 concerning the National Strategy for Consumer
Protection
16. Peraturan Menteri Perhubungan No. 59 Tahun 2021 16. Minister of Transportation Regulation No. 59 of 2021
tentang Penyelenggaraan Usaha Jasa Terkait dengan concerning the Implementation of Service Businesses
Angkutan di Perairan Related to Water Transportation
Selain regulasi di atas, Perseroan juga mengadopsi beberapa In addition to the regulations outlined above, the Company has
konvensi penting di bidang pelayaran dan angkutan laut also implemented several significant conventions in the domain
internasional di bawah Organisasi Maritim Internasional of international shipping and maritime transport under the
(International Maritime Organization/IMO) di antaranya Safety International Maritime Organization (IMO), including the Safety
of Life at Sea (SOLAS) Convention 1974/1978 dan Standard of of Life at Sea (SOLAS) Convention 1974/1978 and the Standard of
Training Certification and Watchkeeping for Seafarers (STCW) Training, Certification, and Watchkeeping for Seafarers (STCW)
Convention 1978. Convention 1978.
Berpedoman pada berbagai regulasi nasional dan internasional Guided by various national and international regulations, GTSI
tersebut, selanjutnya GTSI menerbitkan serangkaian kebijakan developed a series of internal policies customized for each
internal sesuai dengan keperluan masing-masing pemangku stakeholder. These policies regulate several aspects such as
kepentingan. Kebijakan internal tersebut antara lain berkaitan personnel management, crew protocols, establishing a safe
dengan kepegawaian, awak kapal, penciptaan lingkungan kerja and healthy work environment aligned with Occupational
yang aman dan sehat sesuai kaidah Keselamatan dan Kesehatan Safety and Health (OHS) standards, and customer service
Kerja (K3), tanggung jawab layanan kepada pelanggan dan responsibilities. GTSI consistently enforces these regulations in
sebagainya. Sebagai bentuk kepatuhan, GTSI menjalankan its daily operations to ensure compliance.
berbagai regulasi tersebut dalam operasional bisnis keseharian.
ASPEK
KETENAGAKERJAAN
EMPLOYMENT ASPECT
Pengelolaan ketenagakerjaan yang efektif sangat penting Effective workforce management is crucial for GTSI's
Accelerating Energy Expansion as One
bagi keberlanjutan dan kesuksesan GTSI. Dengan pengelolaan sustainability and success. Proper management enables
yang baik, Perseroan dapat menciptakan lingkungan kerja the Company to create a fair, safe, and supportive work
yang adil, aman, dan mendukung kesejahteraan karyawan. environment that enhances employee well-being. This
Building The New GTSI,
Hal ini tidak hanya meningkatkan kepuasan dan produktivitas approach increases employee satisfaction and productivity
karyawan, tetapi juga memastikan kepatuhan terhadap while ensuring compliance with labor laws. Moreover, good
regulasi ketenagakerjaan yang berlaku. Lebih dari itu, workforce management minimizes legal risks associated with
pengelolaan ketenagakerjaan yang tepat membantu Perseroan discrimination, violence, or rights violations and promotes equal
meminimalkan risiko hukum terkait dengan diskriminasi, employment opportunities for all.
kekerasan, atau pelanggaran hak pekerja, serta memastikan
kesetaraan kesempatan kerja bagi semua pihak.
124
Page 125
Kesetaraan Kesempatan Bekerja [OJK F.18] Equal Employment Opportunity
PT GTS Internasional Tbk
GTSI menyadari bahwa karyawan memiliki latar belakang GTSI acknowledges the diverse backgrounds of its employees.
yang beragam. Untuk itu, sejalan dengan prinsip kesetaraan Consequently, in accordance with the principle of equality
dalam pelayanan kepada pelanggan, GTSI juga menerapkan in customer service, GTSI also enforces an equal and non-
kebijakan kesetaraan/non-diskriminasi dalam kesempatan kerja discrimination policy regarding employment opportunities for its
bagi karyawan. Prinsip ini diterapkan sejak proses rekrutmen employees. This principle is implemented from the recruitment
dan berlanjut dalam berbagai aspek pengelolaan karyawan, process and persists throughout various aspects of employee
termasuk program pengembangan, pelatihan serta promosi yang management, including development programs, training, and
dinyatakan layak secara kompetensi. Perseroan memastikan promotions based on competence. The Company ensures
seluruh proses yang dilaksanakan dalam pengelolaan karyawan that all employment management procedures are free from
terbebas dari diskriminasi atas perbedaan golongan, ras, discrimination grounded in social class, race, ethnicity, religion,
suku, agama, dan jenis kelamin. Dengan pendekatan ini, GTSI or gender. Through this approach, GTSI fosters an inclusive and
menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan berorientasi professional work environment where every employee feels
pada profesionalisme sehingga setiap karyawan merasa nyaman comfortable and secure.
dan aman ketika bekerja.
Implementasi atas kesetaraan kesempatan bekerja merupakan Adopting equal employment opportunities demonstrates the
kepatuhan Perseroan terhadap Pasal 28I ayat (2), Undang- Company's compliance with Article 28I, paragraph (2) of the
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yaitu: 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, which states:
“Setiap orang berhak bebas dari perlakuan yang bersifat "Everyone has the right to be free from discriminatory treatment
diskriminatif atas dasar apapun dan berhak mendapatkan on any basis whatsoever and has the right to protection against
perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif such discriminatory treatment." Furthermore, this aligns with
itu.” Selain itu, juga sesuai dengan Undang-Undang Republik Law of the Republic of Indonesia Number 7 of 1984 concerning
Indonesia No. 7 Tahun 1984 tentang Pengesahan Konvensi the Ratification of the Convention on the Elimination of All
Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Forms of Discrimination Against Women, as well as Presidential
Wanita (Convention On The Elimination Of All Forms Of Instruction of the Republic of Indonesia Number 9 of 2000
Discrimination Against Women), serta Instruksi Presiden Republik concerning Gender Mainstreaming in National Development.
Indonesia No. 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender
dalam Pembangunan Nasional.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Tenaga Kerja Anak dan Kerja Paksa [OJK F.19] Child Labor and Forced Labor
GTSI berkomitmen untuk mendukung penghapusan GTSI remains committed to support the termination of child
praktik tenaga kerja anak dan kerja paksa karena keduanya labor and forced labor practices, as both are violations of
bertentangan dengan hak asasi manusia serta merupakan human rights and unethical. As a clear action of this dedication,
praktik yang tidak etis. Sebagai wujud nyata dari komitmen the Company has established a minimum hiring age of 18 for all
tersebut, Perseroan menetapkan bahwa usia minimum bagi employees, whether permanent or contractual, in accordance
karyawan adalah 18 tahun, baik karyawan tetap maupun with the Child Protection Law.
kontrak, sebagaimana diatur dalam Undang-undang tentang
Perlindungan Anak. [IDX S-10]
125
Page 126
Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Social performance
Selain itu, GTSI memastikan kepatuhan terhadap regulasi Furthermore, GTSI guarantees adherence to labor laws by
ketenagakerjaan dengan menerapkan jam kerja yang sesuai establishing working hours in accordance with statutory
dengan ketentuan perundang-undangan. Seperti diatur dalam requirements. In accordance with the Company Regulations,
Peraturan Perusahaan, karyawan bekerja selama 40 (empat employees are scheduled to work 40 (forty) hours per week, and
puluh) jam per minggu, dan bagi mereka yang menjalani lembur employees who exceed this threshold will be duly compensated
dan melebihi 40 (empat puluh) jam dalam 1 (satu) minggu akan in accordance with legal provisions.
mendapatkan kompensasi yang layak sesuai dengan ketentuan
hukum yang berlaku.
Konsistensi Perseroan dalam menerapkan kebijakan ini The Company’s consistent enforcement of this policy has
berdampak positif dengan tidak adanya insiden pekerja anak produced positive outcomes, as there were no incidences of
dan kerja paksa di GTSI pada tahun pelaporan. Dengan demikian, child labor or forced labor within GTSI during the reporting
Perseroan tidak mendapat sanksi atau denda dari regulator period. Consequently, the Company did not incur any sanctions
terkait pekerja anak dan kerja paksa. Lebih dari itu, selama or fines from regulatory authorities concerning these matters.
tahun pelaporan, Perseroan juga tidak mendapat pengaduan Furthermore, during the reporting year, the Company received
dari masyarakat terkait pekerja anak dan kerja paksa. [IDX S-10] no public complaints regarding child labor or forced labor.
Implementasi tentang usia dan jam kerja karyawan yang jelas The Company’s implementation of explicit regulations regarding
merupakan bentuk kepatuhan Perseroan terhadap undang- employee age and working hours exemplifies its adherence to
undang ketenagakerjaan dan beberapa regulasi yang lain labor laws and related regulations, such as Law of the Republic
seperti Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun of Indonesia No. 20 of 1999 concerning the Ratification of
1999 tentang Pengesahan ILO Convention No. 138 Concerning ILO Convention No. 138 on the Minimum Age for Admission
Minimum Age for Admission to Employment (Konvensi ILO to Employment, and Law of the Republic of Indonesia No. 1 of
Mengenai Usia Minimum untuk Diperbolehkan Bekerja), 2000 concerning the Ratification of ILO Convention No. 182
dan Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 2000 on the Concerning the Prohibition And Immediate Action for
tentang Pengesahan ILO Convention No. 182 Concerning The the Elimination of the Worst Forms of Child Labour. The well-
Prohibition And Immediate Action for The Elimination of The defined policies on working hours, including regulations on
Worst Forms of Child Labour (Konvensi ILO No. 182 mengenai overtime, ensure the prevention of forced labor, in accordance
Pelarangan dan Tindakan Segera Penghapusan Bentuk-Bentuk with Law of the Republic of Indonesia No. 19 of 1999 concerning
Pekerjaan Terburuk untuk Anak). Adapun kebijakan tentang jam the Ratification of ILO Convention No. 182 on the Prohibition
kerja yang jelas, termasuk pengaturan tentang lembur sehingga of the Worst Forms of Child Labor and ILO Convention No. 105
tidak terjadi kerja paksa sejalan dengan Undang-Undang concerning the Abolition of Forced Labour.
Republik Indonesia No. 19 Tahun 1999 tentang Pengesahan ILO
Convention No. 105 Concerning The Abolition of Forced Labour
(Konvensi ILO Mengenai Penghapusan Kerja Paksa).
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,
126
Page 127
Rekrutmen dan Turnover Karyawan Employee Recruitment and Turnover
PT GTS Internasional Tbk
Rekrutmen karyawan dilakukan oleh Perseroan untuk memenuhi The Company conducts employee recruitment to fulfill the
kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang profesional, requirement for skilled, qualified, and capable HR to support
berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi guna mendukung GTSI’s business growth strategy. The HR Division ensures that
strategi pengembangan usaha yang dijalankan GTSI. Divisi SDM the recruitment process always follows the principle of “the
memastikan bahwa proses rekrutmen selalu mengedepankan right person for the right job” and is carried out professionally,
prinsip the right man in the right job yang dilaksanakan secara transparently, fairly, and without discrimination, in line with
profesional, transparan, adil, dan tanpa diskriminasi, sesuai Company policies and relevant regulations.
dengan kebijakan Perseroan dan regulasi yang berlaku.
Selama tahun 2025, Perseroan merekrut 24 karyawan baru, In 2025, the Company recruited 24 new employees, representing
naik dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebanyak 10 orang. an increase of 10 compared to the previous year. This recruitment
Jumlah rekrutmen tersebut selaras dengan strategi GTSI untuk activity aligns with GTSI’s strategic initiatives to optimize and
mengoptimalkan dan meningkatkan efektivitas pengelolaan enhance the efficiency of employee management.
karyawan.
Selain bertambah melalui rekrutmen, jumlah karyawan Perseroan In addition to growth through recruitment, the Company’s
berkurang karena adanya karyawan yang berhenti bekerja employee workforce declined due to resignations for various
dengan berbagai alasan, seperti pensiun, mengundurkan diri, reasons, including retirement, contract expiration, death, and
habis masa kontrak, meninggal, dan sebagainya. other causes.
Berdasarkan rekrutmen dan karyawan yang meninggalkan Based on recruitment and employee departures, the following is
Perseroan, berikut rincian pergantian karyawan tiga tahun a detailed breakdown of employee turnover over the past three
terakhir: years:
Deskripsi
2025 2024 2023
Description
Rekrutmen
24 10 3
Recruitment
Mengundurkan diri
5 4 1
Resigned
Meninggal Dunia
0 0 0
Deceased
Pensiun
0 0 0
Retired
Mutasi
3 3 0
Transferred
Jumlah Karyawan Awal Tahun
32 26 30
Total Employees at the Beginning of the Year
Jumlah Karyawan Akhir Tahun ini
48 32 32
Total Employees at the End of the Year
Tingkat Perputaran Karyawan
3,13% 3,45% 0,81%
Employee Turnover
Tingkat Pergantian Pegawai Tahun 2025 [IDX S-03]
Employee Turnover Level in 2025
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Uraian Jumlah Pegawai (dalam tahun pelaporan) Persentase Pegawai (dalam tahun pelaporan)
Description Total Employees (within the reporting year) Employee Percentage (within the reporting year)
Jumlah Pegawai resign/
Pemutusan Hubungan Kerja
5 orang 9,26%
Number of Employees Resigning/
Terminating Employment
Jumlah Pegawai Baru/Pengganti
24 orang 44,44%
Number of New Employees/Replacements
127
Page 128
Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Social performance
Perseroan menyadari bahwa tingkat turnover yang tinggi The Company recognizes that a high turnover rate can cause
dapat berdampak negatif karena potensial meningkatkan negative consequences, including increased recruitment and
biaya rekrutmen dan pelatihan, mengganggu stabilitas tim dan training expenses, disruption of team stability and productivity,
produktivitas, serta mengurangi transfer pengetahuan. Selain and challenges in knowledge transfer. Moreover, high turnover
itu, turnover yang tinggi dapat menurunkan moral karyawan can diminish the morale of remaining staff and negatively
yang tersisa dan dampak negatif pada profitabilitas serta impact profitability and the company’s reputation among
reputasi Perseroan di mata calon karyawan. Untuk menekan potential employees. To mitigate turnover rates, GTSI has
tingkat turnover, GTSI menerbitkan kebijakan di antaranya implemented a number of policies, including improvements to
perbaikan proses rekrutmen, penguatan sistem remunerasi, the recruitment process, strengthening of the remuneration
menerapkan work life balance, dan menerapkan budaya kerja system, the promotion of work-life balance, and the fostering of
yang sehat dan inklusif. a healthy and inclusive workplace culture.
Upah Minimum Regional [OJK F.20] Regional Minimum Wage
GTSI menerapkan sistem remunerasi yang kompetitif dalam GTSI offers a competitive remuneration system across all
setiap jenjang jabatan, termasuk bagi fresh graduate, tanpa levels, including for recent graduates, regardless of gender.
membedakan jenis kelamin. Dengan prinsip ini, setiap karyawan This ensures that every employee is treated equally in terms
berhak mendapatkan perlakuan yang sama dalam penerapan of wages. The Company’s remuneration policy is designed
sistem pengupahan. Kebijakan remunerasi Perseroan juga in accordance with relevant regulations, such as regional
disusun dengan mempertimbangkan regulasi yang berlaku, or provincial minimum wages, industry standards, and other
termasuk upah minimum regional/provinsi, standar industri external factors. GTSI’s commitment to equal remuneration
sejenis, serta faktor eksternal lainnya. Komitmen GTSI terhadap aligns with labor laws and ILO Convention No. 100/1951 on the
kesetaraan remunerasi merupakan implementasi dari ketentuan Equal Remuneration for Men and Women Workers for Work of
dalam undang-undang ketenagakerjaan serta Konvensi ILO No. Equal Value.
100/1951 tentang Pengupahan yang Sama bagi Pekerja Laki-
laki dan Wanita untuk Pekerjaan yang Sama Nilainya (Equal
Remuneration for Men and Women Workers for Work of Equal
Value).
Khusus bagi karyawan tetap dengan tingkat terendah, GTSI GTSI guarantees that its lowest-level permanent employees
memastikan bahwa upah yang diberikan tetap memperhatikan receive wages that consistently support a decent standard of
pemenuhan kebutuhan hidup layak. Besaran upah minimum living. The amount of minimum wage is calculated by factoring
ditetapkan dengan mempertimbangkan harga kebutuhan in the costs of basic necessities, inflation, the standard of living,
pokok, tingkat inflasi, standar kelayakan hidup, dan faktor lainnya and other government-determined factors. Following this
yang ditentukan oleh pemerintah. Berdasarkan prinsip tersebut, principle, the Company ensures that these employees’ wages
Perseroan menjamin bahwa upah karyawan tetap di tingkat are at least equal to the Regional Minimum Wage.
terendah minimal setara dengan Upah Minimum Regional.
Kebijakan tersebut ditinjau secara periodik untuk mengetahui This policy is subject to periodic review to assess the
tingkat kompetitif sistem pengupahan GTSI di tengah ketatnya competitiveness of GTSI’s wage system amidst today’s highly
persaingan bisnis saat ini. Terkhusus upah tahun pelaporan, competitive business environment. Specifically, for wages
Perseroan merujuk Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 16 applicable to the reporting year, the Company adheres to
Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025. Minister of Manpower Regulation No. 16 of 2024 concerning the
Determination of the 2025 Minimum Wage.
Selain memberikan remunerasi, Perseroan mengikutsertakan In addition to offering remuneration, the Company enrolled
seluruh karyawan dalam program Badan Penyelenggara all employees in the Social Security Administration (BPJS) for
Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan dan BPJS kesehatan. employment and health coverage. All employees are insured
Seluruh karyawan mendapatkan jaminan kecelakaan kerja, with work accident insurance, death benefits, old-age insurance,
Accelerating Energy Expansion as One
jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun melalui and retirement schemes through BPJS Ketenagakerjaan.
BPJS ketenagakerjaan.
Building The New GTSI,
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Karyawan Employee Training and Development
[OJK F.22]
GTSI meyakini pelatihan dan pengembangan kemampuan GTSI considers employee training and development to be the
karyawan merupakan cara terbaik untuk meningkatkan kapasitas most effective ways to improve their skills and capabilities,
dan kompetensi mereka sehingga mampu menjalankan allowing them to perform their roles efficiently. Employee
tugas dan tanggung jawab secara maksimal. Pengembangan competency improvement is carried out periodically through
kompetensi karyawan dilakukan secara berkala melalui program education and training programs tailored to the Company’s
128
Page 129
pendidikan dan pelatihan sesuai kebutuhan Perseroan, baik needs, both internally and externally. Consistent with the
PT GTS Internasional Tbk
diadakan oleh internal maupun eksternal. Selaras dengan principle of equality, all employees have equal opportunities to
prinsip kesetaraan, setiap karyawan memiliki kesempatan yang participate in competency development activities relevant to
sama untuk mengikuti kegiatan pengembangan kompetensi their duties and responsibilities.
sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan tugas dan tanggung
jawab karyawan tersebut.
Selama tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan program In 2025, the Company organized 40 competency development
pengembangan kompetensi hardskill dan softskill sebanyak 40 programs focused on both technical and soft skills, involving
kegiatan yang diikuti oleh 48 karyawan dari total 48 karyawan. all 48 employees. The Company collaborated with the holding
Perseroan bekerja sama dengan perusahaan induk maupun company and external parties to provide training on topics
pihak eksternal menyediakan pelatihan-pelatihan bertopik such as leadership, compliance and legal issues, finance, and
kepemimpinan, kepatuhan dan hukum, keuangan dan pajak, taxation, safety, sustainability, cyber security, maritime, and risk
keselamatan, keberlanjutan, cyber security, maritime & risk management. The total training hours in 2025 amounted to
management. Adapun total jam pelatihan yang diselenggarakan 2,184, averaging 40.44 hours per employee. Further information
selama tahun 2025 tercatat sebesar 2.184 jam atau rata-rata on competency development and the average training hours
40,44 jam pelatihan per karyawan. Informasi selengkapnya categorized by gender and position level are shown in the
tentang pengembangan kompetensi, rerata jam pelatihan following table:
karyawan menurut jenis kelamin dan level jabatan disampaikan
dalam tabel berikut:
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
Employee Training and Development
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Jumlah Pelatihan Pelatihan
40 28 12
Total Training Training
Jumlah Peserta Orang
48 38 32
Total Participants Individuals
Jumlah Jam Pelatihan Jam
2.184 1.303 100
Total Training Hours Hours
Biaya Pelatihan
Rp 1.139.458.451 315.276.309 121.519.500
Training Costs
Pelatihan dan Pengembangan Pegawai Tahun 2025 [IDX S-05]
Employee Training and Development in 2025
Rata-rata jam pelatihan per pegawai dalam Jumlah pegawai yang ikut serta dalam Persentase jumlah pegawai yang ikut serta
tahun Pelaporan program pelatihan dalam pelatihan (%)
Average training hours per employee during the Number of employees engaged in training Percentage of participating employees in
reporting year programs training (%)
40,44 Jam/Pegawai 48 orang
100%
Hours/Employee individuals
Program Peningkatan Kompetensi Karyawan Tahun 2025
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Employee Competency Development Program in 2025
Nam Kegiatan Tanggal Pelatihan Penyelenggaraan Jam pelatihan Peserta Total Jam
Event Name Training Date Facilitator Training hours Participants Total Hours
10-11 Januari 2025
Training IT Master Plan Lead Practitioner PT NetSolution 14 1 14
January 10-11, 2025
HUMI Values - Our Power of Sustainable 17 Februari 2025
HUMI 3,5 33 115,5
Growth February 17, 2025
19-21 Februari 2025
Cyber Security PT Proxsis Global solusi 24 1 24
February 19-21, 2025
24-25 Februari 2025 Institute of Internal
COSO Based Internal Auditing 16 1 16
February 24-25, 2025 Auditors Indonesia
129
Page 130
Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Social performance
Nam Kegiatan Tanggal Pelatihan Penyelenggaraan Jam pelatihan Peserta Total Jam
Event Name Training Date Facilitator Training hours Participants Total Hours
Pusat Pengembangan
24-28 Februari 2025
Certified Contract Drafting Hukum dan Bisnis 40 1 40
February 24-28, 2025
Indonesia
25 Februari 2025
Port State Control HUMI 3 2 6
February 25, 2025
21 - 22 April 2025
DPA, ISM Code BKI Academy 24 1 24
April 21-22, 2025
21 - 23 April 2025
CSO, ISPS Code BKI Academy 24 1 24
April 21-23, 2025
16 April 2025 LSP MSDM
SKKNI Staf SDM 8 1 8
April 16, 2025 Transformasi Indonesia
21 - 22 April 2025 PT Indonesia Gemilang
Indonesian Gas Society 16 1 16
April 21-22, 2025 Komunikasi
13 Juni 2025
IHT VIBES#4 ESG 101 HUMI 2,5 23 57,5
June 13, 2025
13 Juni 2025
IHT VIBES#4 ESG 101 - PIC HUMI 3,5 6 21
June 13, 2025
17 Juni 2025
IHT VIBES#5 - Powerful Presentation Skill HUMI 8 28 224
June 17, 2025
16-17 Juni 2025 PT Indonesia Gemilang
Indonesian Gas Society 16 1 16
June 16-17, 2025 Komunikasi
23-24 Juni 2025
Business Acumen PPM 16 3 48
June 23-24, 2025
28 Juni - 25 Okt 2025
Ikatan Akuntan
Brevet A&B Terpadu June 28 - October 25, 140 1 140
Indonesia
2025
4 Juli 2025
Culture Sponsor HUMI 8 4 32
July 4, 2025
11-12 Juli 2025
Culture Leader HUMI 16 8 128
July 11-12, 2025
9 Agustus 2025 Institut Akuntan
Forum Akuntan Manajemen 3 9 27
August 9, 2025 Manajemen Indonesia
11-13 Agustus 2025
Change Agent HUMI 30 9 270
August 11-13, 2025
20 Agustus 2025
Change Subject HUMI 8 16 128
August 20, 2025
Ikatan Komite Audit
26 Agustus 2025 Indonesia
Internal Control Over Financial Reporting 3 3 9
August 26, 2025 Indonesian Institute of
Audit Committee
27-28 Agustus 2025 Institute of Internal
Audit For Tomorrow 20 1 20
August 27-28, 2025 Auditors
Forum Akuntan Manajemen 30 Agustus 2025 Institut Akuntan
7 4 28
Management Accountants Forum August 30, 2025 Manajemen Indonesia
Ikatan Akuntan
Sustainability Reporting: Impact & 30 September 2025 Indonesia
3 2 6
Implementation of PSPK 1&2 for Professionals September 30, 2025 Institute of Indonesia
Chartered Accountants
Accelerating Energy Expansion as One
Ikatan Akuntan
Sustainability Reporting: Impact &
30 September 2025 Indonesia
Implementation of PSPK 1&2 for Professionals 3 1 3
September 30, 2025 Institute of Indonesia
(Anggota)
Chartered Accountants
Building The New GTSI,
130
Page 131
Nam Kegiatan Tanggal Pelatihan Penyelenggaraan Jam pelatihan Peserta Total Jam
PT GTS Internasional Tbk
Event Name Training Date Facilitator Training hours Participants Total Hours
Manajemen Risiko Korupsi 30 September 2025
Asosiasi GRK 2 1 2
Corruption Risk Management September 30, 2025
Training Awareness ISO Terintegrasi &
Internal Audit Berbasis ISO 19011 7 Oktober 2025
GTSI 6 25 150
Integrated ISO Awareness Training & ISO October 7, 2025
19011-Based Internal Audit
Training Awareness ISO Terintegrasi &
Internal Audit Berbasis ISO 19011 8 Oktober 2025
GTSI 6 25 150
Integrated ISO Awareness Training & ISO October 8, 2025
19011-Based Internal Audit
Manajemen Perpajakan PPh Pasal 21/26 dan
Coretax 22 Oktober 2025
GTSI 3 10 30
Tax Management of Income Tax Article 21/26 October 22, 2025
and Coretax
31 Oktober 2025
Legal Drafting HUMI 3 3 9
October 31, 2025
Professional Forensic Auditor Training 8-9 November 2025 Revolution Mind
8 3 24
Certification November 8-9, 2025 Indonesia
14 November 2025
Behavior Leadership Program GTSI & PT H 8 14 112
November 14, 2025
15 November 2025
Behavior Leadership Program GTSI & PT H 8 12 96
November 15, 2025
Certification In Audit Committee Practices 18-20 November 2025
IKAI 23 1 23
(CACP) 2025 November 18-20, 2025
20 November 2025
Marine Hull Insurance HUMI 4 3 12
November 20, 2025
20 November 2025
Performance Appraisal HUMI 7 5 35
November 20, 2025
2 Desember 2025
ESG Refreshment Session HUMI 2 13 26
December 2, 2025
3-4 Desember 2025
SNIA 2025 YPIA 16 1 16
December 3-4, 2025
Pelatihan dan Sertifikasi Petugas P3K 8-10 Desember 2025 Garuda QHSE
27 2 54
First Aid Officer Training and Certification December 8-10, 2025 Institution
Jumlah
2.184
Total
Program Peningkatan Kompetensi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Employee Competency Development Program Based on Gender
Jumlah karyawan yang Rata-rata jam pelatihan
mengikuti pelatihan (orang) Jam pelatihan per Karyawan
Jenis Kelamin Total Employees Participated in Training hours Average training hours
Gender training (people) per employee
2025 2024 2025 2024 2025 2024
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Laki-laki
25 23 1.359 567,28 43,8 7,88
Male
Perempuan
23 15 825 735,93 35,9 10,37
Female
Jumlah
48 38 2184 1.303,21 79,7 18,25
Total
131
Page 132
Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Social performance
Program Peningkatan Kompetensi Karyawan
Berdasarkan Jenjang Jabatan dan Jenis Kelamin Tahun 2025
Employee Competency Development Program Based on Position Level and Gender in 2025
Jumlah karyawan mengikuti pelatihan Jumlah Jam Rata-rata jam
Jabatan Total Employees Participated in training Pelatihan pelatihan
Position Laki-laki Perempuan Jumlah Total Training Average training
Male Female Total Hours hours
BOD-BOC 6 0 6 171 28,5
General Manager 3 0 3 126,5 42,2
Manager/Assistant Manager 8 3 11 551,5 50,1
Supervisor 7 4 11 399 36,3
Staff/Non-staff 7 16 23 936 40,7
Jumlah
31 23 54 2184 39,6
Total
Program Peningkatan Kompetensi Karyawan
Berdasarkan Jenjang Jabatan dan Jenis Kelamin Tahun 2024
Employee Competency Development Program Based on Position Level and Gender in 2024
Jumlah karyawan mengikuti pelatihan Jumlah Jam Rata-rata jam
Jabatan Total Employees Participated in training Pelatihan pelatihan
Position Laki-laki Perempuan Jumlah Total Training Average training
Male Female Total Hours hours
BOD-BOC 6 0 6 8 1,3
General Manager 0 0 0 0 0
Manager/Assistant Manager 8 2 10 3.742 374,2
Supervisor 2 4 6 2.934 489
Staff/Non-staff 7 9 16 4.035 252,18
Jumlah
23 15 38 1.194 31,42
Total
Kepatuhan terhadap Hak Asasi Manusia Compliance with Human Rights
GTSI berkomitmen untuk menghormati dan menjunjung tinggi GTSI is dedicated to respecting and promoting human rights
Hak Asasi Manusia (HAM) dalam setiap aspek operasionalnya, (HAM) across all aspects of its operations, as demonstrated by
yang tercermin dalam kebijakan serta praktik ketenagakerjaan its employment policies and practices. To show its commitment
yang diterapkan. Sebagai bukti kepatuhan terhadap prinsip to human rights principles, the Company offers facilities that
HAM, Perseroan menyediakan fasilitas bagi seluruh karyawan allow all employees to observe their religious beliefs while at
untuk dapat menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan work.
keyakinannya selama bekerja. [IDX S-09]
Perseroan juga memiliki kebijakan zero tolerance terhadap The Company maintains a strict zero-tolerance policy against
segala bentuk pelecehan seksual dan diskriminasi, yang diatur all forms of sexual harassment and discrimination, as clearly
dengan tegas dalam Code of Conduct. Tindakan pelecehan outlined in the Code of Conduct. Violations of this policy will
dan diskriminasi akan dikenakan sanksi berat sesuai dengan face severe sanctions in accordance with relevant company
Accelerating Energy Expansion as One
ketentuan yang berlaku di perusahaan. [IDX S-08] regulations.
Selama tahun pelaporan, tidak ditemukan adanya kasus During the reporting year, no cases of human rights violations
Building The New GTSI,
pelanggaran HAM yang melibatkan karyawan Perseroan. involving the Company’s employees were identified.
[IDX S-07]
132
Page 133
PT GTS Internasional Tbk
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman Decent and Safe Working Environment
[OJK F.21] [IDX S-06, S-11]
GTSI berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang layak GTSI commits to creating a safe and decent workplace
dan aman sesuai dengan prinsip Keselamatan dan Kesehatan grounded in Occupational Health and Safety (OHS) principles,
Kerja (K3) dengan tujuan utama mencapai angka kecelakaan striving for zero accidents and occupational illnesses. The
kerja nol (zero accident) serta tidak terdapat penyakit akibat company believes that a safe and comfortable environment
kerja. Perseroan meyakini bahwa lingkungan kerja yang aman improves employee well-being, focus, and productivity, thereby
dan nyaman memiliki korelasi positif terhadap ketenangan, enhancing overall performance. OHS management at GTSI
konsentrasi, serta produktivitas karyawan, yang bermuara is overseen by the Health, Safety, and Environment (HSE)
pada peningkatan kinerja GTSI secara keseluruhan. Di GTSI, Department through the Occupational Health, Safety, and
pengelolaan K3 dilakukan oleh Departemen Health, Safety, Environmental Management System (SMK3L).
Environment (HSE) dengan menerapkan Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (SMK3L).
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, GTSI menerapkan berbagai To meet this objective, GTSI implements various policies, such
kebijakan, termasuk penyediaan fasilitas yang mendukung as providing facilities that ensure workplace safety and comfort
keamanan dan kenyamanan di tempat kerja, baik dalam kondisi both during normal operations and emergencies. In offices,
normal maupun darurat. Di perkantoran, fasilitas yang disediakan these include smoke detectors, various fire extinguishers,
mencakup alat deteksi asap, alat pemadam api berbagai tipe, hydrants, first aid kits, places of worship, parking lots, and
hidran, kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), 24-hour security. On ships, the facilities and infrastructure
tempat ibadah, area parkir, serta pengamanan selama 24 jam established to maintain a safe and respectful work environment
dan sebagainya. Adapun di kapal, sarana dan prasarana yang include rest rooms, a kitchen and dining area, recreational
disediakan untuk mendukung lingkungan kerja yang layak dan facilities, adequate bathroom facilities, and a sports field.
aman di antaranya kamar untuk istirahat, dapur dan tempat Besides providing these amenities, GTSI also regularly conducts
makan, ruang rekreasi, kamar mandi yang layak, serta lapangan OHS outreach initiatives, emphasizing the shared responsibility
untuk olahraga. Selain menyediakan berbagai sarana tersebut, of all employees.
GTSI secara rutin mengadakan sosialisasi mengenai K3 sebagai
bagian dari tanggung jawab bersama seluruh karyawan.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
• Pemetaan Risiko Kecelakaan Kerja • Occupational Accident Risk Mapping
Pemetaan risiko kerja di GTSI merupakan langkah penting Occupational risk mapping at GTSI is crucial for identifying
untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan tingkat potential hazards and estimating the likelihood of workplace
kecelakaan kerja yang dapat terjadi di lingkungan kerja, accidents, whether related to health, safety, or work quality.
baik terkait dengan kesehatan, keselamatan, maupun This mapping process enables the Company to implement
kualitas kerja. Dengan melakukan pemetaan ini, Perseroan mitigation strategies like providing Personal Protective
dapat merancang langkah-langkah mitigasi yang tepat, Equipment (PPE), safety training, and standard emergency
seperti penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), pelatihan protocols. The advantages include improved employee
keselamatan, dan prosedur darurat yang sesuai dengan safety, fewer occupational accidents, and a healthier, more
133
Page 134
Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Social performance
standar. Manfaat dari pemetaan risiko kerja antara lain productive work environment. Furthermore, this mapping
meningkatkan keselamatan karyawan, mengurangi angka supports the Company’s compliance with OHS regulations,
kecelakaan kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang thus enhancing the Company’s reputation and employee
lebih produktif dan sehat. Selain itu, pemetaan tersebut satisfaction. GTSI classifies occupational accidents into
juga membantu Perseroan untuk mematuhi regulasi K3 five levels as follows:
yang berkontribusi pada peningkatan reputasi perusahaan
dan kepuasan karyawan. Di GTSI, terdapat lima klasifikasi
tingkat kecelakaan kerja sebagai berikut:
Identifikasi Tingkat Kecelakaan Kerja
Work Accident Rate Identification
Uraian Satuan
Description Unit
Berpotensi Celaka Kejadian tak terduga/tak terencana (unplanned event) yang tidak menimbulkan cedera pada manusia atau pun
Near Miss kerusakan pada alat, tetapi berpotensi terhadap dampak yang lebih serius termasuk pencemaran lingkungan.
An unexpected/unplanned event that does not cause human injury or equipment damage but has the potential for
more serious impacts including environmental pollution.
Pertolongan Pertama Kecelakaan yang menyebabkan cedera pada pekerja dan kemudian dapat bekerja kembali dalam waktu 24 jam
First Aid terhitung dari waktu terjadinya kecelakaan berdasarkan surat rekomendasi dari dokter. Dalam kasus ini tidak
menyebabkan kehilangan waktu kerja pada sif/hari berikutnya
Accidents that cause injuries to workers who can return to work within 24 hours from the time of the accident based
on a recommendation letter from a doctor. In this case it does not cause loss of working time on the next shift/day.
Ringan Kecelakaan yang menyebabkan cedera pada pekerja sehingga tidak mampu bekerja lebih dari 1 (satu) hari dan
Minor kurang dari 3 minggu. Pada kategori ini juga mencakup kasus kecelakaan yang menyebabkan cedera pada pekerja
dan membutuhkan perawatan luka dari tenaga medis yang profesional (perawat/dokter). Kasus ini tidak bisa
ditangani hanya sekedar pertolongan pertama pada kecelakaan (First Aid).
Accidents that cause injuries to workers so that they are unable to work for more than 1 (one) day and less than 3
weeks. This category also includes cases of accidents that cause injuries to workers and require wound care from
professional medical personnel (nurses/doctors). This case cannot be handled only with first aid in an accident (First
Aid).
Berat Kecelakaan yang menyebabkan cedera pada pekerja sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Severe Accidents that cause injury to workers in accordance with applicable regulations.
Fatal Kecelakaan berakibat kematian dalam waktu 24 jam terhitung sejak terjadinya kecelakaan tersebut.
Fatal Accidents that result in death within 24 hours of occurrence.
• Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja • Workplace Accidents and Occupational Diseases
Segenap tata kelola, manajemen dan karyawan GTSI telah All GTSI management, governance, and employees have
berupaya maksimal untuk mewujudkan lingkungan kerja worked optimally to establish a safe and healthy workplace
yang aman dan sehat untuk mencapai tujuan K3 yaitu aiming for zero accidents and occupational diseases.
tidak terjadi kecelakaan kerja dan tidak ada penyakit These efforts are demonstrated in the following table:
akibat kerja. Upaya tersebut membawa hasil sebagaimana
disampaikan pada tabel berikut:
Deskripsi
2025 2024 2023
Description
Berpotensi Celaka
99 82 109
Near Miss
Pertolongan Pertama
0 0 7
Accelerating Energy Expansion as One
First Aid
Kecelakaan Ringan
0 0 0
Minor Accident
Building The New GTSI,
Kecelakaan Berat
0 0 2
Severe Accident
Fatal/Meninggal Dunia
0 0 0
Fatal/Deceased
134
Page 135
Jumlah Kecelakaan Kerja Tahun 2025
PT GTS Internasional Tbk
Total Work Accidents in 2025
Persentase kecelakaan kerja serius yang berakibat cedera serius
Frekuensi kecelakaan kerja dari total pegawai dan fatal dari total pegawai (%)
Work accident frequency among all employees Percentage of severe work-related accidents resulting in serious or fatal
injuries among all employees (%)
0 kali | times 0%
Statistik Kecelakaan Kerja Tahun 2025 [TR-MT-320A.1, TR-MT-540A.1, TR-MT 540A.2, TR-MT-540A.3]
Work Accidents Statistics in 2025
Keterangan Satuan Temuan/Kejadian
Description Unit Findings/Cases
Tingkat
Lost Time Incident Rate (LTIR) 0
Level
Jumlah kejadian, persen
Jumlah kecelakaan maritim, serta persentase yang diklasifikasikan sebagai sangat serius.
Total incidents, 0
Number of maritime accidents and the percentage classified as very serious.
percentage
Jumlah Condition of Class dan/atau Rekomendasi yang diterbitkan oleh lembaga
klasifikasi kapal. Jumlah
0
Number of Conditions of Class and/or Recommendations issued by ship classification Total
institutions.
Jumlah temuan dan penahanan oleh Port State Control Jumlah
0
Number of discoveries and detentions by Port State Control. Total
Sepanjang tahun 2025, tidak ada laporan adanya penyakit Throughout 2025, there have been no reports of
akibat kerja. occupational diseases.
• Mitigasi Risiko dan Pelatihan K3 • Risk Mitigation and OHS Training
Untuk menekan terjadinya kejadian yang berpotensi To reduce the risk of accidents or workplace incidents,
celaka atau insiden kecelakaan kerja lainnya, selama tahun the Company rolled out various initiatives to mitigate
2025, Perseroan melaksanakan sejumlah inisiatif untuk OHS risks and provide OHS training throughout 2025, as
memitigasi risiko K3 serta pelatihan K3 sebagai berikut: outlined below.
1. Kegiatan HSE 1. HSE Activities
2. Pelatihan K3 untuk Karyawan Kantor 2. OHS Training for Office Employees
3. Pelatihan K3 untuk Karyawan Kapal 3. OHS Training for Office Employees
Realisasi Kegiatan Health, Safety and Environment (HSE) Tahun 2025
Realization of Health, Safety, and Environment (HSE) Activities in 2025
Tanggal Nama Kegiatan
No.
Date Event Name
5 Januari 2025
1 Abandon Ship Station Drill
January 5, 2025
3 Februari 2025 Sertifikat IOPP (International Oil Pollution Prevention Certificate)
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
2 February 3, 2025 IOPP (International Oil Pollution Prevention Certificate) Certificate
3 Februari 2025 Sertifikat ISPP (International Sewage Pollution Prevention Certificate)
3 February 3, 2025 ISPP (International Sewage Pollution Prevention Certificate) Certificate
3 Februari 2025 Sertifikat IAPP (International Air Pollution Prevention Certificate)
4 February 3, 2025 IAPP (International Air Pollution Prevention Certificate) Certificate
28 Februari 2025
5 Annual Drill
February 28, 2025
3 Maret 2025
6 Rescue Boat Station Drill
March 3, 2025
8 April 2025
7 Safety Talk
April 8, 2025
135
Page 136
Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Social performance
Tanggal Nama Kegiatan
No.
Date Event Name
7 Mei 2025 Uji ISPS dan SSAS FSRU Jawa Satu
8
May 7, 2025 ISPS and SSAS Test of FSRU Jawa Satu
11 Juni 2025
9 Internal Audit ISO 9001, 14001, 45001
June 11, 2025
10 Juli 2025
10 Training and Instruction LSA, PPE, Fire Pump and Hydrant
July 10, 2025
12 Juli 2025
11 Audit ISO 9001, 14001, 45001
July 12, 2025
4 Agustus 2025
12 Flood Control Station Drill
August 4, 2025
7 Oktober 2025
13 Awareness ISO 9001, 14001, 45001 & 37001
October 7, 2025
8 November 2025
14 Mini MCU Program for Staff
November 8, 2025
12 Maret 2025 Program 5000 Langkah
15
March 12, 2025 5000 Steps Program
15 Desember 2025
16 Audit Internal Triputra
December 15, 2025
11 Desember 2025 Pelatihan Petugas P3K
17
December 11, 2025 First Aid Officer Training
Pelatihan K3 untuk Karyawan Kantor
OHS Training for Office Employees
Jenis Pelatihan Frekuensi Jumlah Peserta Jam Pelatihan
Training Type Frequency Total Participants Training Hours
Setiap Bulan
Monthly Safety Meeting 30 4
Monthly
Setiap Bulan
Management Review 30 4
Monthly
Pelatihan K3 untuk Awak Kapal
OHS Training for Ship Crews
Jenis Pelatihan Frekuensi Jumlah Peserta Jam Pelatihan
Training Type Frequency Total Participants Training Hours
Setiap 3 Bulan
Abandon Ship 103 90
Every 3 months
Setiap 3 Bulan
Fire Fighting 103 90
Quarterly
Setiap Tahun
Oil Spill/Tumpahan Minyak 103 90
Annually
Setiap Tahun
Flooding/Banjir 103 90
Annually
Accelerating Energy Expansion as One
Setiap Tahun
Rescue from Enclosed Space 103 90
Annually
Setiap Tahun
Life Saving Appliances Training 103 90
Annually
Building The New GTSI,
136
Page 137
Jenis Pelatihan Frekuensi Jumlah Peserta Jam Pelatihan
PT GTS Internasional Tbk
Training Type Frequency Total Participants Training Hours
Setiap Tahun
Fire Fighting Appliances Training 103 90
Annually
Setiap Tahun
Rescue Station 103 90
Annually
Lifeboat Launching & Setiap Tahun
Annually 103 90
Manuevering
Setiap Tahun
Emergency Steering 103 90
Annually
Setiap Tahun
Helicopter Operation 103 90
Annually
Setiap Tahun
Main Engine Breakdown 103 90
Annually
Setiap Tahun
Navigation Equipment Failure 103 90
Annually
Setiap Tahun
ISM Training 103 90
Annually
Setiap Tahun
Collision/Tubrukan 103 90
Annually
Setiap Tahun
Grounding/Kandas 103 90
Annually
Setiap Tahun
Heavy Weather Damage 103 90
Annually
Setiap Tahun
Explosion 103 90
Annually
Setiap Tahun
Gas Toxic/Vapour Release 103 90
Annually
Setiap Tahun
Critical Machinery Failure 103 90
Annually
Setiap Tahun
Serious Injury 103 90
Annually
Setiap Tahun
Emergency Towing Equipment 103 90
Annually
Setiap Tahun
Ship Shore Safety Drill 103 90
Annually
Setiap Tahun
Ship Shore Security Drill 103 90
Annually
Setiap Tahun
Ship Shore Exercise 103 90
Annually
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
137
Page 138
ASPEK
Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Social performance
MASYARAKAT
COMMUNITY ASPECTS
GTSI memberikan perhatian serius terhadap aspek
masyarakat dalam menjalankan usaha karena Perseroan
memiliki tanggung jawab sosial yang besar selain tujuan
finansial. Dengan mempertimbangkan dampak sosial
dari operasionalnya, Perseroan dapat berkontribusi pada
pemberdayaan masyarakat lokal, meningkatkan kesejahteraan
sosial, dan membangun hubungan yang lebih baik dengan
pemangku kepentingan eksternal. Selain itu, perhatian
terhadap aspek masyarakat juga dapat memperkuat reputasi
Perseroan dan meningkatkan kepercayaan publik, yang pada
gilirannya mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan
jangka panjang perusahaan.
GTSI highly underscores the importance of community
aspects in operating its business, reflecting the Company’s
recognition of its substantial social responsibility beyond
mere finansial objectives. By evaluating the social
implications of its operations, the Company contributes to
empower local communities, enhance social welfare, and
foster stronger relationships with external stakeholders.
Furthermore, prioritizing community concerns can augment
the Company’s reputation and elevate public trust, thereby
supporting long-term sustainability and growth.
Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar Impact of Operations to Local Community and
dan Lingkungan [OJK F.23] Environment
Kehadiran GTSI memberikan dampak positif yang signifikan GTSI's presence has significantly benefited the community
terhadap masyarakat antara lain menciptakan lapangan kerja by creating jobs and supporting the local economy through
dan meningkatkan perekonomian lokal melalui kegiatan logistik. logistics. Moreover, the Company’s presence also enhances
Selain itu, keberadaan Perseroan juga menguatkan konektivitas connectivity across operational areas aligned with GTSI's
antar wilayah operasional sesuai dengan bidang usaha yang sectors, such as logistics, storage, processing, and gas
dijalankan GTSI yaitu logistik, penyimpanan, pengolahan, infrastructure, covering regions including Jakarta (DKI Jakarta),
dan infrastruktur gas. yang mencakup wilayah Jakarta (DKI Arun (Aceh), Lampung, Patimban (West Java) Bontang (East
Jakarta), Arun (Aceh), Lampung, Patimban (Jawa Barat) Bontang Kalimantan), Benoa (Bali), Bintuni (West Papua), and Banggai
(Kalimantan Timur), Benoa (Bali), Bintuni (Papua Barat), dan (Central Sulawesi).
Banggai (Sulawesi Tengah).
Accelerating Energy Expansion as One
Di sisi lain, operasional kapal GTSI dapat menimbulkan dampak Conversely, GTSI's vessel operations may result in adverse
negatif bagi lingkungan, seperti polusi udara dan laut akibat environmental effects, including air and marine pollution
Building The New GTSI,
emisi gas rumah kaca serta potensi tumpahan minyak dan stemming from greenhouse gas emissions, as well as the
limbah kapal. Untuk meminimalkan dampak tersebut, Perseroan potential for oil spills and ship waste. To mitigate these effects,
telah menetapkan sejumlah kebijakan antara lain menggunakan the Company has implemented several policies, such as
bahan bakar low sulfur yang lebih ramah lingkungan, tidak utilizing environmentally friendly low-sulfur fuel, refraining from
membuang sampah jenis apapun kecuali sampah makan discharging any waste into the sea except for food waste, and
ke dalam laut, menyediakan alat compactor, grinder, dan providing compactors, grinders, and incinerators to process
incinerator untuk mengolah sampah di atas kapal sebelum waste onboard ships prior to disposal at land-based facilities or
dibuang ke fasilitas darat atau terminal. terminals.
138
Page 139
PT GTS Internasional Tbk
Pengaduan Masyarakat [OJK F.24] Public Complaints
GTSI berkomitmen untuk mematuhi semua regulasi yang berlaku GTSI is committed to adhering to all applicable regulations in
dalam menjalankan usahanya demi meminimalkan dampak its business operations to minimize adverse impacts on the
negatif terhadap masyarakat dan lingkungan. Sebagai bentuk community and the environment. As part of its corporate social
tanggung jawab sosial, Perseroan juga membuka diri terhadap responsibility, the company actively encourages feedback
masukan atau pengaduan dari masyarakat yang terdampak oleh and grievances from the affected community and pledges to
operasionalnya, serta berkomitmen untuk menindaklanjutinya respond in a prompt and suitable manner.
dengan cepat dan tepat.
Sebagai langkah nyata, Perseroan menyediakan kanal As a practical step, the Company provides a complaint channel
pengaduan yang dapat digunakan oleh masyarakat dan for the community and stakeholders to submit feedback,
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
pemangku kepentingan untuk menyampaikan masukan, concerns, and grievances about operational impacts, including
keluhan, dan pengaduan terkait dampak operasional, termasuk violations of regulations, standards, integrity, codes of ethics,
indikasi pelanggaran terhadap peraturan, norma, integritas, or environmental issues. This channel also helps the Company
kode etik, atau isu lingkungan. Hal ini juga berfungsi sebagai evaluate and improve its existing programs.
sarana bagi Perseroan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan
terhadap program-program yang telah dijalankan.
Masyarakat yang hendak menyampaikan pengaduan bisa Members of the public who wish to submit complaints may
memanfaatkan kanal komunikasi resmi Perseroan melalui situs utilize the Company's official communication channels through
www.gtsi.co.id atau dengan menghubungi: the www.gtsi.co.id website or by contacting:
139
Page 140
Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Social performance
Kantor Pusat Head Office
PT GTS Internasional Tbk. Telp. : (62-21) 509 33163
Mangkuluhur City Tower One Lt. 26 | 26th Floor Fax. : (62-21) 509 33163
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 1-3 Email : corpsec@gtsi.co.id
Jakarta 12930, Indonesia Website : www.gtsi.co.id
Setiap keluhan yang disampaikan masyarakat akan diteruskan All complaints filed by the public will be systematically forwarded
dan ditindaklanjuti oleh departemen terkait. Namun demikian, and diligently followed up by the appropriate department.
sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima pengaduan Nevertheless, throughout the year 2025, the Company did not
dari masyarakat terkait dampak kegiatan operasional GTSI . receive any complaints from the public concerning the impact
of GTSI’s operational activities.
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Social and Environmental Responsibility
Lingkungan [OJK F.25] [IDX S-12] Activities
Komunikasi yang baik serta hubungan harmonis dengan para Effective communication and strong relationships with
pemangku kepentingan, khususnya masyarakat di sekitar stakeholders, particularly local communities near the
operasional perusahaan, menjadi salah satu faktor utama Company’s operations, are essential for GTSI’s long-term
dalam menjaga keberlanjutan bisnis GTSI. Untuk itu, Perseroan business sustainability. To support this, the Company actively
secara aktif menyelenggarakan berbagai program Tanggung implements various Social and Environmental Responsibility
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang diwujudkan melalui (TJSL) programs as part of its Corporate Social Responsibility
implementasi Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) initiatives.
(CSR).
Selain mempererat hubungan dengan masyarakat, pelaksanaan In addition to strengthening community relationships,
program TJSL/CSR juga merupakan bagian dari komitmen implementing TJSL/CSR programs also reflects GTSI’s
GTSI dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dedication to implementing good corporate governance and
serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Program ini promoting sustainable development. These initiatives are
dirancang agar selaras dengan prinsip keberlanjutan yang designed to align with sustainability principles that include
mengintegrasikan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. economic, environmental, and social aspects. As a result, GTSI’s
Dengan demikian, TJSL/CSR yang dijalankan GTSI tidak hanya TJSL/CSR not only benefits the community directly but also
memberikan manfaat langsung bagi masyarakat tetapi juga supports the achievement of the 17 Sustainable Development
berkontribusi terhadap pencapaian 17 Tujuan Pembangunan Goals (SDGs) set by the Indonesian government.
Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals
(SDGs) yang dicanangkan oleh pemerintah Finansial.
Sepanjang tahun 2025, GTSI telah melaksanakan berbagai Throughout 2025, GTSI has implemented various TJSL/CSR
program TJSL/CSR yang disesuaikan dengan kebutuhan programs customized to meet the needs of each stakeholder.
masing-masing pemangku kepentingan. Rincian realisasi Details about the program implementation and their connection
program TJSL/CSR dan tautannya dengan TPB/SDGs dapat to the TPB/SDGs are summarized in the table below:
dilihat dalam tabel berikut:
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,
140
Page 141
Program TJSL/CSR dan Dukungannya terhadap TPB Tahun 2025
PT GTS Internasional Tbk
CSR Programs and Its Supports Towards SDGs in 2025
Tanggal Nama Kegiatan Jenis Kegiatan* Nama Pihak yang Dituju Lokasi Distribusi
Date Activity Type of Activity Designated Parties Distribution Points
24 Januari 2025 BERSAMA (BERbagi untuk Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10) GTSI & HLI : Yayasan Darul MLC lt.26
January 24, 2025 seSAMA) Periode Januari Rahman - Pejaten
20 Februari 2025 BERSAMA (BERbagi untuk Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10) GTSI & HLI : Yayasan Putra MLC lt.26
February 20, 2025 seSAMA) Periode Februari Nusa, Penjernihan. Jakpus
6 Maret 2025 BERTANDING (BERbagi Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10) Masyarakat sekitar MLC Sekitar area kantor
March 6, 2025 Takjil untuk orANg Di Communities around MLC HUMI Grup
SekelilING) GTSI Around HUMI Group’s
office area
18 Maret 2025 BERSAMA Ramadhan : Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10) GTSI & HLI : Yayasan Baitul Artotel Mangkuluhur
March 18, 2025 Unlocking The Happiness of Qur'an Al-Izzah
Ramadhan
20 Maret 2025 BERISI (BERbagi bIngkiSan Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10) karyawan management MLC Lt.27
March 20, 2025 Idul fitri) building
29 April 2025 BERSAMA (BERbagi untuk Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10) GTSI & HLI : Yayasan Nurul MLC lt.26
April 29, 2025 seSAMA) Periode April Yaqin - Mampang Prapatan
22 Mei 2025 BERSAMA (BERbagi untuk Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10) GTSI & HLI : Yayasan MLC lt.26
May 22, 2025 seSAMA) Periode Mei Andalusia Bangka Dua
Jakarta Selatan
22 Juni 2025 BERSAMA (BERbagi untuk Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10) GTSI & HLI : Yayasan Nurul Jakarta
June 22, 2025 seSAMA) Periode Juni Iman, Kebalen blok S, Jaksel
23 Juli 2025 BERSAMA: Kunjungan ke Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10) Yayasan Kasih Anak Kanker Jakarta
July 23, 2025 Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI)
Indonesia (YKAKI)
4 September 2025 BERSAMA (BERbagi untuk Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10) Yayasan Domyadhu, Jakarta Escape
September 4, 2025 seSAMA) Eco - Adventure Jatimurni
24 Oktober 2025 BERSAMA (BERbagi untuk Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10) GTSI & HLI : Yayasan Daarul MLC lt.26
October 24, 2025 seSAMA) Periode Oktober Rahman, Pejaten Barat
21 November 2025 Tasyakuran Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10) GTSI & HLI : Yayasan Mizan MLC lt.26
November 21, 2025 Kapal Danaputri 1 Amanah, Pejompongan
28 November 2025 BERSAMA (BERbagi untuk Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10) GTSI & HLI : Yayasan Putra MLC lt.26
November 28, 2025 seSAMA) Periode November Nusa, Jakpus
22 Desember 2025 BERSAMA: Kunjungan ke Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10) Panti Sosial Tresna Werdha Cipayung
December 22, 2025 Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1
Budi Mulia 1
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
141
Page 142
Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Social performance
TANGGUNG JAWAB
PENGEMBANGAN
PRODUK/JASA BERKELANJUTAN
RESPONSIBILITY FOR SUSTAINABLE PRODUCT AND SERVICE DEVELOPMENT
GTSI bertanggung jawab dalam mengembangkan produk dan GTSI is committed to developing sustainable products and
jas/layanan berkelanjutan dengan memperhatikan dampak services by evaluating social and environmental impacts. The
sosial dan lingkungan. Perseroan memastikan bahwa setiap Company guarantees that each product and service not only
produk dan layanan yang ditawarkan tidak hanya memenuhi fulfills customer requirements but also advances sustainability,
kebutuhan pelanggan, tetapi juga mendukung keberlanjutan in accordance with relevant regulations.
dengan mematuhi regulasi yang berlaku.
Accelerating Energy Expansion as One
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Commitment to Provide Equitable Products
Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada and/or Services to Consumers
Konsumen [OJK F.17]
Building The New GTSI,
Pelanggan merupakan salah satu pemangku kepentingan Customers are among GTSI's key external stakeholders,
eksternal yang sangat penting bagi GTSI yang peran dan whose support and role are vital to the Company's business
dukungannya sangat menentukan keberlanjutan usaha sustainability. The more customers served, the stronger and
Perseroan. Semakin banyak pelanggan yang dilayani, semakin more established GTSI's business becomes. Conversely, a
kuat dan berkembang bisnis GTSI. Sebaliknya, penurunan decline in the customer base can threaten the Company's
142
Page 143
jumlah pelanggan dapat berdampak negatif pada kelangsungan business continuity. Therefore, GTSI is dedicated to providing
PT GTS Internasional Tbk
usaha Perseroan. Oleh karena itu, GTSI berkomitmen untuk high-quality products and services that meet customer
menghadirkan produk dan layanan berkualitas tinggi yang expectations, along with the best possible service to ensure
memenuhi harapan pelanggan, serta memberikan pelayanan customer satisfaction and foster long-term loyalty.
terbaik untuk menciptakan kepuasan pelanggan dan
membangun loyalitas jangka panjang.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pelanggan, GTSI As a demonstration of its commitment to customers, GTSI
menerapkan kebijakan yang memastikan perlakuan setara tanpa enforces a policy guaranteeing equal treatment without
diskriminasi berdasarkan besar kecilnya skala usaha, kepemilikan discrimination based on factors such as business size, ownership,
usaha, domisili usaha pelanggan dan sebagainya. Kebijakan or customer location. This policy complies with Article 7 letter c of
tersebut selaras dengan ketentuan dalam Undang-Undang the Consumer Protection Law, which mandates that businesses
Perlindungan Konsumen Pasal 7 huruf c, yang mengharuskan serve consumers truthfully, honestly, and fairly. GTSI also makes
pelaku usaha melayani konsumen dengan benar, jujur, dan adil. sure that every customer has a fair and positive experience with
GTSI juga memastikan bahwa setiap pelanggan mendapatkan its products and services, thereby enhancing customer trust
pengalaman yang adil dan memuaskan melalui produk dan and fostering long-term, mutually beneficial relationships.
layanan yang ditawarkan, yang memperkuat kepercayaan
pelanggan dan membangun hubungan jangka panjang yang
saling menguntungkan.
Dengan posisi pelanggan yang sangat penting, Perseroan Recognizing the importance of customers, the Company is
berupaya memberikan produk dan layanan terbaik untuk committed to delivering the highest quality products and
memastikan kepuasan maksimal. GTSI terus meningkatkan services to ensure maximum satisfaction. GTSI continually
customer experience dan memastikan seluruh awak kapal works to improve the customer experience and ensures that all
memiliki kompetensi berstandar internasional serta mematuhi ship crews have standardized competencies and follow relevant
standar keselamatan operasional yang berlaku. Perseroan juga safety standards. Additionally, the Company provides clear and
menyediakan informasi yang jelas dan akurat mengenai layanan accurate details about its services through official channels,
melalui kanal komunikasi resmi seperti situs www.gtsi.co.id dan including the website www.gtsi.co.id and other promotional
media promosi lainnya. materials.
Inovasi dan Pengembangan Produk atau Jasa Product or Service Innovation and Development
[OJK F.26]
GTSI memahami bahwa kebutuhan dan harapan pelanggan GTSI recognizes that customer needs and expectations
terus berkembang seiring dengan perubahan zaman. Oleh continuously evolve. Therefore, the Company is dedicated to
karena itu, Perseroan berkomitmen untuk secara proaktif proactively addressing these changes by offering innovation
merespons dinamika tersebut dengan menghadirkan inovasi and developing products and services aligned with customer
serta pengembangan produk dan layanan/jasa yang relevan needs.
dengan kebutuhan pelanggan.
Salah satu tuntutan pelanggan saat ini adalah tersedianya One of today's customer demands is for more practical, user-
layanan yang lebih praktis, mudah, efektif, dan efisien. Sebagai friendly, effective, and efficient services. To address this, GTSI
bentuk adaptasi terhadap kebutuhan tersebut, sepanjang has introduced various innovations and improvements across
tahun 2025, GTSI telah melakukan berbagai inovasi dan products and services throughout 2025, covering marketing,
pengembangan produk dan layanan/jasa, termasuk dalam distribution, and customer engagement as outlined below.
proses pemasaran, distribusi hingga penempatan layanan
kepada pelanggan sebagai berikut:
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
1. Inovasi pada Industri Maritim melalui Pengapalan LNG 1. Innovation in the Maritime Industry through LNG Shipping
Perseroan berperan aktif dalam pengembangan rantai The Company plays an active role in the development of
pasok LNG nasional melalui inovasi di bidang pengapalan the national LNG supply chain through innovation in LNG
LNG. Sepanjang tahun pelaporan, Perseroan melakukan shipping. Throughout the reporting year, the Company
berbagai penguatan dan pembaruan proses bisnis untuk undertook a range of enhancements and improvements
memastikan layanan pengangkutan LNG yang aman, to its business processes to ensure safe, efficient, and
efisien, dan berkelanjutan, antara lain: sustainable LNG transportation services, including:
• Optimalisasi armada LNG Carrier dengan peningkatan • Optimization of the LNG Carrier fleet through
efisiensi konsumsi bahan bakar, pemanfaatan improved fuel consumption efficiency, the
teknologi navigasi modern, serta penerapan sistem adoption of modern navigation technology, and the
pemantauan emisi untuk mendukung target implementation of emission monitoring systems to
pengurangan jejak karbon. support carbon footprint reduction targets.
143
Page 144
Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Social performance
• Pengembangan layanan ship-to-ship (STS) LNG yang • Development of ship-to-ship (STS) LNG services,
memungkinkan fleksibilitas distribusi dan mengurangi enabling greater distribution flexibility and reducing
kebutuhan perjalanan jarak jauh, sehingga menekan the need for long-distance voyages, thereby lowering
emisi dan biaya logistik. emissions and logistics costs.
• Penerapan standar keselamatan dan lingkungan • Implementation of ESG-based safety and
berbasis ESG, termasuk kepatuhan terhadap regulasi environmental standards, including compliance with
IMO, OCIMF, dan standar HSSE internasional. IMO, OCIMF, and international HSSE regulations.
• Digitalisasi proses operasional kapal, predictive • Digitalization of vessel operational processes,
plan maintenance programs, dan integrasi data predictive maintenance programs, and operational
operasional untuk meningkatkan efisiensi dan data integration to enhance efficiency and minimize
mengurangi downtime. downtime.
• Pengembangan konsep small-scale LNG shipping, • Development of the small-scale LNG shipping
yang memungkinkan distribusi LNG ke wilayah- concept, enabling LNG distribution to regions lacking
wilayah yang belum memiliki infrastruktur besar, large-scale infrastructure and supporting equitable
mendukung pemerataan energi bersih. access to clean energy.
• Inovasi ini tidak hanya meningkatkan daya saing • These innovations not only strengthen the Company’s
Perseroan, tetapi juga memperkuat kontribusi competitiveness but also reinforce its contribution to
terhadap transisi energi bersih di sektor maritim the clean energy transition in Indonesia’s maritime
Indonesia. sector.
2. Pengembangan Produk dan Jasa LNG Retail untuk 2. Development of LNG Retail Products and Services for
Sektor HORECA dan IKM the HORECA and SME Sectors
Perseroan juga mengembangkan solusi LNG retail sebagai The Company is also developing LNG retail solutions as a
alternatif energi bersih bagi sektor hotel, restoran, kafe, clean energy alternative for the hotel, restaurant, café, and
catering (HORECA) serta industri kecil dan menengah catering (HORECA) sector, as well as small and medium-sized
(IKM). Inisiatif ini bertujuan memperluas akses energi enterprises (SMEs). This initiative aims to broaden access to
rendah emisi yang lebih efisien dan terjangkau. low-emission, more efficient, and affordable energy.
Inovasi yang dilakukan meliputi: Innovations undertaken include:
• Pengembangan paket layanan LNG retail yang • Development of LNG retail service packages
mencakup penyediaan LNG dalam bentuk bulk kecil, encompassing the supply of LNG in small bulk form,
ISO tank, maupun tabung VGL LNG untuk kebutuhan ISO tanks, and VGL LNG cylinders to meet customers’
operasional pelanggan. operational energy needs.
• Pengembangan Penerapan teknologi regasifikasi • Development and application of small-scale
skala kecil yang aman, ringkas, dan mudah regasification technology that is safe, compact, and
dioperasikan, sehingga cocok untuk sektor komersial easy to operate, making it well-suited for commercial
dan industri skala menengah. and medium-scale industrial customers.
• Solusi energi bersih untuk HORECA, termasuk • Clean energy solutions for the HORECA sector,
penggunaan LNG untuk kebutuhan dapur komersial, including the use of LNG for commercial kitchen
pemanas air, pendingin, dan peralatan operasional operations, water heating, cooling systems, and other
lainnya yang membutuhkan energi stabil dan efisien. operational equipment requiring stable and efficient
energy supply.
• Program konversi energi dari LPG ke LNG, yang • An energy conversion program from LPG to LNG,
membantu pelanggan menurunkan biaya energi helping customers reduce energy costs while
sekaligus mengurangi emisi karbon. lowering carbon emissions.
• Pengembangan sistem pemantauan konsumsi energi • Development of an IoT-based energy consumption
berbasis IoT (Internet of Things), yang memungkinkan monitoring system, enabling customers to track and
pelanggan mengontrol penggunaan LNG secara real- control their LNG usage in real time to enhance
time untuk meningkatkan efisiensi operasional. operational efficiency.
Accelerating Energy Expansion as One
• Pengembangan Model layanan terintegrasi, mulai • Development of an integrated service model —
dari suplai LNG, transportasi, instalasi, hingga encompassing LNG supply, transportation, installation,
pemeliharaan fasilitas, sehingga pelanggan and facility maintenance — providing customers with a
Building The New GTSI,
mendapatkan solusi energi bersih yang menyeluruh. comprehensive clean energy solution.
Inisiatif LNG retail ini mendukung pencapaian target This LNG retail initiative supports the achievement of national
nasional dalam memperluas penggunaan energi bersih, targets for expanding clean energy use, while opening new
sekaligus membuka peluang pertumbuhan pasar baru bagi market growth opportunities for the Company.
Perseroan.
144
Page 145
3. Dampak Inovasi terhadap Keberlanjutan 3. The Impact of Innovation on Sustainability
PT GTS Internasional Tbk
Inovasi yang dilakukan Perseroan memberikan dampak The Company’s innovations have delivered significant positive
positif yang signifikan, antara lain: impact, including:
• Pengurangan emisi CO₂ melalui penggunaan LNG • Reduction of CO₂ emissions through the use of
sebagai energi transisi yang lebih bersih dibandingkan LNG as a cleaner transition energy compared to
bahan bakar fosil konvensional. conventional fossil fuels.
• Peningkatan efisiensi energi di sektor maritim dan • Improved energy efficiency in the maritime and
komersial. commercial sectors.
• Peningkatan akses energi bersih bagi pelaku usaha • Enhanced access to clean energy for HORECA and
HORECA dan IKM. SME businesses.
• Kontribusi terhadap ekonomi sirkular melalui • Contribution to the circular economy through
optimalisasi rantai pasok LNG dan pemanfaatan the optimization of the LNG supply chain and the
teknologi ramah lingkungan. adoption of environmentally friendly technologies.
• Peningkatan daya saing Perseroan melalui diversifikasi • Strengthened competitiveness through the
layanan berbasis keberlanjutan. diversification of sustainability-driven services.
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Products/Services Evaluated for Customer
Keamanannya bagi Pelanggan [OJK F.27] Safety
Perseroan memastikan seluruh layanan yang diberikan kepada The Company guarantees that all services delivered to
pelanggan telah memenuhi peraturan perundang-undangan customers follow applicable laws, regulations, and meet
yang berlaku dan telah memenuhi standar keamanan yang international safety standards.
berlaku secara internasional.
Dampak Produk/Jasa [OJK F.28] Product/Service Impact
Sebagian besar kegiatan usaha Perseroan berfokus pada kontrak Most of the Company's activities are centered on LNG and
pengangkutan LNG dan produk energi lainnya, yang berperan other energy transportation contracts, essential for supporting
penting dalam mendorong perekonomian Indonesia. LNG Indonesia’s economy. LNG serves as a viable fuel alternative
menjadi alternatif bahan bakar yang tepat dalam proses transisi during the shift to renewable energy. The Company produces
menuju energi terbarukan. Dengan emisi gas rumah kaca yang fewer greenhouse gases than fossil fuels, enabling it to
lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil, Perseroan juga contribute to clean energy and environmental sustainability.
berkontribusi pada penyediaan energi bersih untuk mendukung
keberlanjutan lingkungan.
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali [OJK F.29] Number of Recalled Product
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat produk/layanan yang No products or services provided by the Company were recalled
ditawarkan Perseroan yang ditarik kembali dari pasaran. from the market during 2025.
Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk Customer Satisfaction Survey for Products and/
dan/atau Jasa [OJK F.30] or Services
GTSI secara rutin mengadakan survei kepuasan pelanggan GTSI regularly performs customer satisfaction surveys to assess
guna mengukur tingkat kepuasan mereka terhadap kualitas the customers’ satisfaction of its products and services. The
produk dan layanan yang disediakan Perseroan. Survei ini purpose of these surveys is to ensure customers have a positive
bertujuan untuk memastikan bahwa pelanggan memperoleh experience with GTSI's products and services. They also serve
pengalaman terbaik dalam menggunakan produk dan layanan/ as a feedback mechanism for the Company to identify areas for
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
jasa GTSI. Survei sekaligus menjadi sarana bagi Perseroan improvement and enhance service quality over time.
untuk mengadopsi kritik dan masukan dari pelanggan guna
meningkatkan kualitas layanan di tahun berikutnya.
Berdasarkan hasil survei kepuasan pelanggan tahun 2025, Based on the results of the 2025 customer satisfaction survey,
tercatat sebanyak 96% pelanggan menyatakan puas terhadap 96% of customers expressed satisfaction with GTSI’s products
produk dan layanan GTSI. Pencapaian tersebut menunjukkan and services. This achievement demonstrates the Company’s
bahwa Perseroan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dari ability to meet customer needs across all evaluated dimensions,
segi penilaian unsur Punctuality, Performance Speed, Fuel, including Punctuality, Performance Speed, Fuel, Cargo, Safety,
Cargo, Safety, Performance Crew, Administration, Reporting & Crew Performance, Administration, Reporting & Communication,
Communication, Relationship. and Customer Relationship.
145
Page 146
Building The New GTSI,
Accelerating Energy Expansion as One
146
LAIN-LAIN
Page 147
OTHERS
PT GTS Internasional Tbk
147
11
Page 148
VERIFIKASI TERTULIS DARI
PIHAK INDEPENDEN [OJK G.1]
Lain-Lain
WRITTEN VERIFICATION FROM AN INDEPENDENT PARTY
Others
Laporan Keberlanjutan PT GTS Internasional Tbk Tahun 2025 The 2025 Sustainability Report of PT GTS Internasional Tbk has
belum diverifikasi oleh Penyedia Jasa Assurance (Assurance not been subject to independent verification by an external
Services Provider) yang independen. Namun demikian, Assurance Services Provider. Nevertheless, the Company
Perseroan menjamin bahwa seluruh informasi yang diungkapkan affirms that all information presented in this report is true,
dalam laporan ini adalah benar, akurat, dan faktual. accurate, and based on verifiable facts.
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,
148
Page 149
LEMBAR
PT GTS Internasional Tbk
UMPAN BALIK [OJK G.2]
FEEDBACK FORM
Terima kasih atas kesediaan Bapak/Ibu/Saudara untuk Thank you for your willingness to read this 2024 Sustainability
membaca Laporan Keberlanjutan 2024 ini. Guna meningkatkan Report. In order to improve the Sustainability Report in the
Laporan Keberlanjutan pada tahun-tahun mendatang kami subsequent years, we hope that you are willing to fill out this
berharap kesediaan Bapak/Ibu/Saudara untuk mengisi Lembar Feedback Form and send it back to us.
Umpan Balik yang telah disiapkan, dan mengirimkannya kembali
kepada kami.
1. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan yang dilakukan oleh Perusahaan
The Sustainability Report provides clear information on the Company’s economic, social, and environmental performance.
Setuju | Agree Tidak Setuju | Disagree Tidak Tahu | Not Sure
2. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai pemenuhan tanggung jawab sosial dan lingkungan Perusahaan.
The Sustainability Report clearly describes the Company’s fulfillment of its social and environmental responsibilities.
Setuju | Agree Tidak Setuju | Disagree Tidak Tahu | Not Sure
3. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini mudah dimengerti dan dipahami.
The content and data presented in this Sustainability Report are easy to understand.
Setuju | Agree Tidak Setuju | Disagree Tidak Tahu | Not Sure
4. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah cukup lengkap.
The information and data presented in this Sustainability Report are sufficiently comprehensive.
Setuju | Agree Tidak Setuju | Disagree Tidak Tahu | Not Sure
5. Desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah bagus
The design, layout, graphics, and photographs in this Sustainability Report are well presented.
Setuju | Agree Tidak Setuju | Disagree Tidak Tahu | Not Sure
6. Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
Which information in this Sustainability Report did you find most useful?
7. Informasi apa yang dinilai kurang bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
Which information in this Sustainability Report did you find less useful?
8. Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan Keberlanjutan mendatang?
What additional information would you like to see included in future Sustainability Reports?
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
149
Page 150
Identitas Pengirim | Respondent Details:
Nama (bila berkenan)
:
Name (if willing to provide)
E-mail
Lain-Lain
:
E-mail
Others
Kategori Pemangku Kepentingan | Stakeholder category
Investor | Investor Pemegang Saham | Shareholders Pekerja | Employee
Pelanggan | Customer Masyarakat | Community Pemasok | Supplier
Lembaga Penelitian dan Perguruan Regulator, Legislatif, Lembaga Lainnya| Others ...........
Tinggi | Research Institute and Pengawas, dan Lembaga Swadaya
Universities Masyarakat | Regulator, Legislative,
Supervisory Bodies, Non-
Government Organization
Mohon lembar umpan balik ini dikirimkan ke:
Please return this feedback form to:
Sekretaris Perusahaan | Corporate Secretary
PT GTS Internasional
Mangkuluhur City Tower One Lantai 26 | 26th Floor
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 1-3
Jakarta 12930, Indonesia
Telp.: (62-21) 509 33163
Fax.: (62-21) 509 33163
E-mail: corpsec@gtsi.co.id
Website: www.gtsi.co.id
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,
150
Page 151
TANGGAPAN TERHADAP
PT GTS Internasional Tbk
UMPAN BALIK LAPORAN
TAHUN SEBELUMNYA [OJK G.3]
RESPONSE TO FEEDBACK ON THE PREVIOUS YEAR’S REPORT
PT GTS Internasional Tbk tidak menerima tanggapan dari PT GTS Internasional Tbk did not receive any feedback from
pemangku kepentingan atas isi Laporan Keberlanjutan Tahun stakeholders regarding the content of its 2024 Sustainability
2024. Dengan demikian tidak terdapat tanggapan spesifik yang Report. Accordingly, there are no specific responses to be
disampaikan Perseroan melalui laporan ini. disclosed by the Company in this report.
INDEKS KESESUAIAN DENGAN
POJK 51/POJK.03/2017 [OJK G.4]
INDEX OF COMPLIANCE WITH POJK NO. 51/POJK.03/2017
Nomor Indeks Nama Indeks Halaman
Index Number Index Name Page
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A.1 16
Explanation of Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Performance Highlights of Sustainability Aspects
Aspek Ekonomi
B.1 10
Economic Aspect
Aspek Lingkungan Hidup
B.2 12
Environmental Aspect
Aspek Sosial
B.3 13
Social Aspect
Profil Perusahaan
Company Profile
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
C.1 46
Vision, Mission, and Sustainability Value
Alamat Perusahaan
C.2 42
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Company Address
Skala Usaha
C.3 42, 50, 51, 57
Business Scale
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
C.4 48, 49
Products, Services, and Business Activities Carried Out
Keanggotaan pada Asosiasi
C.5 59
Association Membership
Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
C.6 59
Significant Changes of Issuer and Public Company
151
Page 152
Nomor Indeks Nama Indeks Halaman
Index Number Index Name Page
Penjelasan Direksi
Explanation from the Board of Directors
Lain-Lain
Others
Penjelasan Direksi
D.1 26
Explanation from the Board of Directors
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Penanggungjawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.1 74
Party in Charge of Sustainable Finance Implementation
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
E.2 75
Competency Development Related to Sustainable Finance
Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.3 77
Risk Assessment on Sustainable Finance Implementation
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
E.4 80
Relationship with Stakeholders
Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.5 83
Problems on Sustainable Finance Implementation
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
F.1 22
Activities to Build a Culture of Sustainability
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan
dan Laba Rugi
F.2 87
Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financing Goals or Investments,
Revenue, and Profit & Loss
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen
Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Penerapan Keuangan Berkelanjutan
F.3 89
Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Goals, or Investments in Financial
Instruments or Projects Aligned with the Implementation of Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Aspek Umum
General Aspect
Biaya Lingkungan Hidup
F.4 117
Environmental Cost
Aspek Material
Material Aspect
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
F.5 104
Environmentally Friendly Material Usage
Aspek Energi
Energy Aspect
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
F.6 104
Amount and Intensity of Energy Used
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
F.7 106
Efforts and Achievements in Energy Efficiency and the Use of Renewable Energy
Accelerating Energy Expansion as One
Aspek Air
Water Aspect
Penggunaan Air
F.8 112
Water Usage
Building The New GTSI,
Aspek Keanekaragaman Hayati
Aspects of Biodiversity
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
F.9 Keanekaragaman Hayati 115
Impacts of Operational Areas Near or Within Conservation Areas or Biodiversity Hotspots
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
F.10 115
Biodiversity Conservation Efforts
152
Page 153
Nomor Indeks Nama Indeks Halaman
PT GTS Internasional Tbk
Index Number Index Name Page
Aspek Emisi
Emission Aspects
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
F.11 107, 108
Amount and Intensity of Emissions Generated by Type
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
F.12 106, 107, 111
Efforts and Achievements in Emission Reduction
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspects
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
F.13 113
Amount of Waste and Effluent Generated Based on Type
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
F.14 113
Waste and Effluent Management Mechanism
Tumpahan yang Terjadi (Jika Ada)
F.15 113, 115
Spills That Occur (If Any)
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental Complaints Aspects
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
F.16 117
Number and Content of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau
Jasa yang Setara kepada Konsumen
F.17 142
Commitment of Financial Services Institutions (LJK), Issuers, or Public Companies to Provide
Equivalent Products and/or Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspects
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
F.18 125
Equal Employment Opportunity
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
F.19 125
Child Labor and Forced Labor
Upah Minimum Regional
F.20 128
Regional Minimum Wage
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
F.21 133
Decent and Safe Working Environment
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
F.22 128
Employee Training and Skill Development
Aspek Masyarakat
Community Aspects
Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
F.23 138
Impact of Operations on Surrounding Communities
Pengaduan Masyarakat
F.24 139
Public Complaint
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
F.25 140
Environmental Social Responsibility (TJSL) Activities
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Responsibility for Sustainable Product/Service Development
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan berkelanjutan
F.26 143
Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
F.27 145
Products/Services That Have Been Evaluated for Safety for Customers
Dampak Produk/Jasa
F.28 145
Service/Product Impact
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
F.29 145
Number of Products Recalled
Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.30 145
Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services
153
Page 154
Nomor Indeks Nama Indeks Halaman
Index Number Index Name Page
Lain-lain
Others
Lain-Lain
Others
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika Ada)
G.1 148
Written Verification from Independent Party (if Any)
Lembar Umpan Balik
G.2 149
Feedback Sheet
Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
G.3 151
Response to Previous Year Sustainability Report Feedback
Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik
G.4 151
List of Disclosures in Accordance with POJK 51/2017 Regarding the Implementation of Sustainable
Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public Companies
TABEL SUSTAINABILITY
ACCOUNTING STANDARDS BOARD
(SASB) DAN METRIK AKTIVITAS
SUSTAINABILITY ACCOUNTING STANDARDS BOARD (SASB) TABLE AND ACTIVITY METRICS
Topik Metrik Akuntansi Kategori Satuan Ukur Kode SASB Halaman
Topic Accounting Metric Category Unit of Measure SASB Code Page
Emisi Gas Emisi global cakupan 1 & 2 Kuantitatif Ton metrik CO₂-e TR-MT-110a.1 108
Rumah Kaca Scope 1 and Scope 2 global emissions Quantitative Metric tons CO₂-e
Greenhouse Gas
Pembahasan mengenai strategi atau Diskusi & Analisis n/a TR-MT-110a.2 107
Emissions
rencana jangka panjang dan jangka
pendek untuk mengelola emisi cakupan
1, target penurunan emisi, serta analisis
kinerja terhadap target tersebut.
Discussion of short- and long-term Discussion & Analysis
strategies or plans to manage Scope 1
emissions, emission reduction targets,
and performance analysis against such
targets
1. Total energi dikonsumsi Kuantitatif Gigajoule (GJ), TR-MT-110a.3 105
2. Persentase bahan bakar minyak berat Persen (%)
(Heavy Fuel Oil/HFO)
3. Persentase energi terbarukan Persen (%)
1. Total energy consumed Quantitative Gigajoules (GJ),
2. Percentage of heavy fuel oil (HFO) Percent (%)
3. Percentage of renewable energy Percent (%)
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,
154
Page 155
Topik Metrik Akuntansi Kategori Satuan Ukur Kode SASB Halaman
PT GTS Internasional Tbk
Topic Accounting Metric Category Unit of Measure SASB Code Page
Dampak Ekologis Persentase armada yang menerapkan Kuantitatif Persen (%) TR-MT-160a.2 116
Ecological Impacts manajemen air ballast melalui:
1. pertukaran air ballast
2. pengolahan air ballast
Percentage of fleet implementing ballast Quantitative Percent (%)
water management through:
1. ballast water exchange
2. ballast water treatment
Jumlah insiden dan total volume Kuantitatif Jumlah kejadian, TR-MT-160a.3 115
tumpahan atau pelepasan material ke Meter kubik (m3)
lingkungan.
Number of incidents and total volume of Quantitative Number of incidents,
spills or releases to the environment cubic meters (m³)
Kesehatan & Lost Time Incident Rate (LTIR) Kuantitatif Tingkat TR-MT-320a.1 135
Keselamatan Quantitative Rate
Karyawan
Employee Health &
Safety
Etika Bisnis Jumlah kunjungan kapal di pelabuhan Kuantitatif Jumlah TR-MT-510a.1 71
Business Ethics yang berada di negara-negara
dengan 20 peringkat terendah dalam
Indeks Persepsi Korupsi Transparency
Internasional
Number of vessel port calls in countries Quantitative Number
ranking in the bottom 20 of Transparency
International’s Corruption Perceptions
Index
Total nilai kerugian keuangan sebagai Kuantitatif Rupiah TR-MT-510a.2 71
akibat dari proses hukum yang berkaitan
dengan dugaan atau temuan praktik
penyuapan dan korupsi
Total monetary value of losses resulting Quantitative
from legal proceedings associated with
bribery and corruption
Manajemen Jumlah kecelakaan maritim, serta Kuantitatif Jumlah kejadian, TR-MT-540a.1 135
Kecelakaan dan persentase yang diklasifikasikan sebagai Persen
Keselamatan sangat serius.
Pelayaran Number of marine casualties and Quantitative Number of incidents,
Accident & Maritime percentage classified as very serious. Percent
Safety Management
Jumlah Condition of Class dan/atau Kuantitatif Jumlah TR-MT-540a.2 135
Rekomendasi yang diterbitkan oleh
lembaga klasifikasi kapal.
Number of Conditions of Class and/ Quantitative Number
or recommendations issued by vessel
classification societies
Jumlah temuan dan penahanan oleh Port Kuantitatif Jumlah TR-MT-540a.3 135
State Control
Number of findings and detentions by Quantitative Number
Port State Control
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
155
Page 156
METRIK
AKTIVITAS
Lain-Lain
ACTIVITY METRICS
Others
Topik Kategori Satuan Ukur Kode SASB Halaman
Topic Category Unit of Measure SASB Code Page
Aktivitas Jumlah karyawan kapal Kuantitatif Orang
TR-MT-000.A 51
metrik Number of vessel crew employees Quantitative Persons
Activity
Nautical miles
Metrics Total jarak tempuh kapal Kuantitatif
mil laut) TR-MT-000.B 105
Total distance traveled by vessels Quantitative
Nautical miles
Tonase bobot mati
Kuantitatif Ribu DW
(Deadweight tons/DWT) TR-MT-000.D 105
Quantitative Thousand DWT
Deadweight tonnage (DWT)
Jumlah kapal dalam armada Kuantitatif Jumlah
TR-MT-000.E 105
Number of vessels in the fleet Quantitative Number
KESELARASAN LAPORAN
KEBERLANJUTAN DENGAN
METRIK ESG IDX 2024
ALIGNMENT OF THE SUSTAINABILITY REPORT WITH IDX ESG METRICS 2024
Halaman di Laporan
Kinerja Kode Nama Metrik Keberlanjutan/
Performance Code Metric Name Tahunan Page in Sustainability/
Annual Report
Lingkungan Laporan emisi gas rumah kaca
E-01 107, 108, 109
Environmental Greenhouse gas emissions report
Intensitas emisi gas rumah kaca
E-02 107
Greenhouse gas emissions intensity
Konsumsi Energi listrik
E-03 105
Electricity consumption
Konsumsi air
E-04 112
Water consumption
Limbah yang dihasilkan
Accelerating Energy Expansion as One
E-05 113
Waste generated
Komitmen perusahaan untuk mencapai target Net Zero Emission
E-06 111
Company commitment to achieving Net Zero Emissions
Building The New GTSI,
Komitmen perusahaan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca
E-07 111
Company commitment to reducing greenhouse gas emissions
156
Page 157
Halaman di Laporan
PT GTS Internasional Tbk
Kinerja Kode Nama Metrik Keberlanjutan/
Performance Code Metric Name Tahunan Page in Sustainability/
Annual Report
Sosial Kesetaraan gender
S-01 53
Social Gender equality
Pegawai berdasarkan gender dan kelompok umur
S-02 53
Employees by gender and age group
Tingkat pergantian pegawai
S-03 56, 127
Employee turnover rate
Jumlah pegawai sementara
S-04 52
Number of temporary employees
Pelatihan dan pengembangan pegawai
S-05 129
Employee training and development
Jumlah kecelakaan kerja
S-06 133
Number of workplace accidents
Jumlah kejadian pelanggaran hak asasi manusia
S-07 132
Number of human rights violation incidents
Kebijakan pelecehan seksual dan/atau non-diskriminasi
S-08 132
Sexual harassment and/or non-discrimination policy
Kebijakan mengenai hak asasi manusia
S-09 132
Human rights policy
Kebijakan pekerja anak dan/atau pekerja paksa
S-10 125, 126
Child labor and/or forced labor policy
Kebijakan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja serta
lingkungan kerja yang aman dan layak diberikan kepada seluruh
S-11 karyawan 133
Occupational health and safety policy and provision of a safe and
decent working environment for all employees
Corporate Social Responsibility
S-12 140
Corporate Social Responsibility (CSR)
Tata Kelola Keberagaman manajemen dan independensi
G-01 66
Governance Management diversity and independence
Total kehadiran Direksi dan Komisaris ke rapat Dewan
G-02 Total attendance of the Board of Directors and Board of 68, 69
Commissioners at Board meetings
Kebijakan pemisahan Chairman of The Board dan CEO
G-03 63
Policy on separation of the Chairman of the Board and CEO roles
Kebijakan penilaian dewan direksi dan komisaris
G-04 67
Board of Directors and Board of Commissioners evaluation policy
Kebijakan pelatihan Dewan Direksi dan Komisaris
G-05 Training policy for the Board of Directors and Board of 75
Commissioners
Kriteria khusus pemilihan Dewan
G-06 65
Specific criteria for Board selection
Kode etik dan/atau antikorupsi
G-07 70, 72
Code of ethics and/or anti-corruption policy
Kebijakan perlakuan adil terhadap pemegang saham
G-08 64
Policy on fair treatment of shareholders
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Pencegahan konflik kepentingan
G-09 69
Conflict of interest prevention
157
Page 158
Halaman ini sengaja dikosongkan This page is intentionally left blank
Page 159
Page 160
Lain-Lain
Others
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
PT GTS Internasional Tbk
Mangkuluhur City Tower One, 26th Floor
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.1-3
Jakarta 12930, Indonesia
Telp : 021 509 33163
Fax : 021 5096 6348
Mail : corpsec@gtsi.co.id
Accelerating Energy Expansion as One
www.gtsi.co.id
Building The New GTSI,
160
Names mentioned 76 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT PLN
p.11 ×2
unresolved
org
BP Berau Limited
p.11 ×3
unresolved
org
PT PLN Energi Primer
p.11 ×2
unresolved
org
MCGC International Ltd.
p.11 ×2
unresolved
org
PT PLN Gas
p.11
unresolved
org
PT Hanochem Shipping
p.11 ×2
unresolved
org
PT Mol Indonesia
p.11 ×3
unresolved
org
PT MOL Gas Maritime
p.11
unresolved
org
PT Hanochem Shipping Solutions Indonesia
p.11
unresolved
org
K Lines Ltd.
p.11
unresolved
org
PT Pertamina Trans
p.11
unresolved
org
PT Humpuss Transportasi Curah Pemasok Lokal
p.11
unresolved
org
PT GTSI
p.29 ×2
unresolved
org
PT GTSI Internasional Tbk
p.38
unresolved
org
Internasional Tbk
p.38 ×2
unresolved
org
PT HUMOLCO LNG Indonesia
p.38 ×4
unresolved
org
PT Hikmah Sarana Bahari
p.38 ×6
unresolved
org
PT Bhaskara Inti Samudera
p.38 ×4
unresolved
org
PT Permata Khatulistiwa Regas
p.38 ×3
unresolved
org
PT Jawa Satu Regas
p.38 ×4
unresolved
org
PT Anoa Sulawesi Regas
p.38 ×3
unresolved
org
GTS Energy Trading Pte. Ltd.
p.38 ×4
unresolved
org
PT Surya Gaschem Perkasa
p.38 ×2
unresolved
org
PT GTS
p.38
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-
p.42
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.42 ×2
unresolved
org
PT Hutama Trans Kencana
p.43 ×3
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.43
unresolved
org
PT Hikmah Sarana
p.43
unresolved
org
Mitsui O.S.K. Lines Ltd.
p.43 ×2
unresolved
org
Humolco Trans Inc.
p.43
unresolved
org
Trans Inc.
p.43
unresolved
org
PT Permata Khatulistiwa
p.44
unresolved
org
PT Regas
p.44
unresolved
org
Pte. Ltd.
p.44 ×2
unresolved
org
PT Surya Gaschem Surya Gaschem Perkasa
p.44
unresolved
person
Christina Dwi Utami
p.48 ×2
unresolved
org
Masyarakat Internasional Tbk
p.57
unresolved
person
Mandala Putra
p.58 ×2
unresolved
—
GTSI menjamin perlakuan yang adil terhadap seluruh
p.64
unresolved
—
menerapkan prinsip keterbukaan, akuntabilitas,
p.64
unresolved
—
kesetaraan dalam setiap pengambilan keputusan strategis
p.64
unresolved
—
operasional. Perseroan memastikan bahwa hak-hak
p.64
unresolved
—
dilindungi secara konsisten. Selain itu, GTSI menjalankan
p.64
unresolved
—
transparan untuk mencegah adanya praktik diskriminatif
p.64
unresolved
—
penyalahgunaan wewenang sehingga tercipta
p.64
unresolved
—
Perlakuan adil terhadap pemegang saham diatur
p.64
unresolved
—
Kebijakan Perlakuan Adil terhadap
p.64
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.65
unresolved
person
Setiawan T.
· Komisaris Utama
p.66
unresolved
—
Widjojo
· President
p.66
unresolved
person
I Gusti Ngurah
· Direktur Utama
p.66
unresolved
—
Askhara
· President
p.66
unresolved
person
Dira K. Mochtar
· Direktur
p.66
unresolved
org
Departemen QHSE. Selama
p.75
unresolved
org
Forum Akuntan Manajemen
· Commissioner
p.75
unresolved
org
Financial Services Authority
p.79
unresolved
org
Departemen
p.81
unresolved
—
Perhubungan
p.81
unresolved
—
Maritime
p.81
unresolved
org
Menteri Perhubungan Direktorat Jenderal
p.107
unresolved
org
Minister of Transportation
p.107
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.