Skip to content
Back to announcement

20260603_GTSI_Pemanggilan RUPS_32096545_lamp9.pdf

RUPS notice Text extracted GTSI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 160

Page 1
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




             PT GTS Internasional Tbk
Page 2
    Building The New GTSI,




2
    Accelerating Energy Expansion as One




                            more about us
                            Scan to discover
Page 3
 PENJELASAN TEMA
 EXPLANATION OF THEME




                                                                                                          PT GTS Internasional Tbk
PT GTS Internasional Tbk (GTSI) terus mengukuhkan komitmen
transformasi dalam mempercepat pengembangan energi bersih
nasional melalui pendekatan keberlanjutan yang terintegrasi.
Perseroan berhasil memperkuat fondasi bisnis dengan ekspansi
armada pengangkutan LNG, optimalisasi operasional kapal yang lebih
efisien, serta penerapan praktik ramah lingkungan guna mendukung
transisi energi Indonesia menuju target Net Zero Emission. Fokus
utama keberlanjutan diwujudkan melalui upaya pengurangan emisi
karbon dari kegiatan pelayaran, peningkatan standar keselamatan
operasional maritim yang tinggi, dan pengembangan program
tanggung jawab sosial yang memberdayakan masyarakat pesisir serta
komunitas pelabuhan. Semua inisiatif ini mencerminkan semangat
Perseroan untuk membangun GTSI yang lebih tangguh, inovatif, dan
berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran strategis sebagai mitra
terpercaya dalam menyediakan solusi transportasi energi yang andal,
rendah emisi, dan berorientasi jangka panjang bagi masa depan energi
Indonesia yang lebih hijau.
PT GTS Internasional Tbk (GTSI) continues to reinforce its transformation commitment toward
                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




accelerating the development of national clean energy through an integrated sustainability
approach. The Company has successfully strengthened its business foundation through LNG
fleet expansion, enhanced vessel operational efficiency, and the adoption of environmentally
responsible practices in support of Indonesia’s energy transition toward its Net Zero Emission
target. The Company’s core sustainability focus is pursued through efforts to reduce carbon
emissions from shipping operations, the upholding of high maritime operational safety standards,
and the development of social responsibility programs that empower coastal communities and
port communities. Collectively, these initiatives reflect the Company’s resolve to build a more
resilient, innovative, and sustainable GTSI, while reinforcing its strategic role as a trusted partner
in delivering reliable, low-emission, long-term energy transportation solutions for a greener
energy future in Indonesia.



                                                                                                         3
Page 4
                                       DAFTAR ISI
                                       TABLE OF CONTENTS




                                        Penjelasan Tema
                                                                              3
                                        Theme Explanation
                                        Daftar Isi
                                                                              4
                                        Table of Contents




                                       01                                                               05
                                       BAB Chapter                                                      BAB Chapter
                                                            Ikhtisar Kinerja
                                                            Keberlanjutan                                             Tentang Laporan
                                                            Sustainability Performance                                Keberlanjutan
                                                            Overview                               8                  About the Sustainability Report       36


                                                            Aspek Ekonomi                                             Aspek Material Keberlanjutan dan
                                                                                                   10                 Rujukan Pelaporan
                                                            Economic Aspect
                                                                                                                                                            38
                                                                                                                      Material Sustainability Aspects and
                                                            Kinerja Lingkungan                                        Reporting References
                                                                                                   12
                                                            Environmental Performance
                                                                                                                      Pernyataan Ulang Informasi
                                                            Kinerja Sosial                                                                                  39
                                                                                                   13                 Restatement of Information
                                                            Social Performance
                                                                                                                      Akses Informasi atas Laporan
                                                                                                                      Keberlanjutan                         39
                                                                                                                      Access to the Sustainability Report




                                       02
                                       BAB Chapter
                                                            Penjelasan Strategi



                                                                                                        06
                                                            Keberlanjutan                               BAB Chapter
                                                            Sustainability Strategy
                                                            Explanation                            14
                                                                                                                      Profil
                                                                                                                      Perusahaan
                                                                                                                      Company Profile                       40




                                       03
                                       BAB Chapter                                                                    Informasi Perseroan
                                                                                                                                                            42
                                                            Membangun Budaya                                          Company Information
                                                            Keberlanjutan                                             Riwayat Perseroan
                                                                                                                                                            43
                                                            Building a Culture of Sustainability   20                 Company History
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                                                                      Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan
                                                                                                                                                            46
                                                                                                                      Vision, Mission, and Company Values
                                                                                                                      Bidang Usaha




                                       04
Building The New GTSI,




                                                                                                                                                            48
                                       BAB Chapter                                                                    Business Activities
                                                                                                                      Produk dan Jasa
                                                                                                                                                            49
                                                            Penjelasan Direksi                                        Products and Services

                                                            Board of Directors’ Statement          24                 Wilayah Operasional
                                                                                                                                                            50
                                                                                                                      Operational Areas




         4
Page 5
                                                                                                          PT GTS Internasional Tbk
              Skala Usaha Perusahaan                          Rapat Dewan Komisaris dan Direksi
                                                         50
              Company Business Scale                          Board of Commissioners and Board of   68
                                                              Directors Meeting
              Komposisi Karyawan
                                                         51
              Employee Composition                            Pencegahan Benturan Kepentingan
                                                                                                    69
                                                              Conflict of Interest Prevention
              Rekrutmen dan Turnover
                                                         56
              Recruitment and Turnover                        Kode Etik
                                                                                                    70
                                                              Code of Ethics
              Informasi Pemegang Saham
                                                         57
              Shareholders Information                        Kebijakan Anti Korupsi
                                                                                                    72
                                                              Anti-corruption Policy
              Daftar Keanggotaan Asosiasi
                                                         59
              Association Membership                          Penanggung Jawab Penerapan
                                                              Keuangan Berkelanjutan
              Perubahan Signifikan                                                                  74
                                                         59   Person Responsible for
              Significant Changes
                                                              Implementing Sustainable Finance
                                                              Pengembangan Kompetensi
                                                              Keberlanjutan




07
                                                                                                    75
BAB Chapter                                                   Sustainability Competency
                                                              Development
              Tata Kelola
                                                              Penilaian Risiko atas Penerapan
              Keberlanjutan                                   Keuangan Berkelanjutan
              Sustainability Governance                  60                                         77
                                                              Risk Evaluation of Implementing
                                                              Sustainable Finance

              Struktur Tata Kelola                            Hubungan dengan Pemangku
                                                         63   Kepentingan                           80
              Governance Structure
                                                              Relationship with Stakeholders
              Kebijakan Mengenai Perlakuan Adil
                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




              terhadap Pemegang Saham                    64   Permasalahan terhadap Penerapan
              Policy on Fair Treatment of Shareholders        Keuangan/Kegiatan Berkelanjutan
                                                                                                    83
                                                              Challenges in Implementing
              Pemilihan Dewan Komisaris                       Sustainable Finance/Activities
              dan Direksi
                                                         65
              Election of the Board of
              Commissioners and Directors
              Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
              dan Direksi
                                                         67
              Performance Evaluation of the Board
              of Commissioners and Directors




                                                                                                         5
Page 6
                                       08                                                             09
                                       BAB Chapter                                                    BAB Chapter
                                                     Kinerja Ekonomi                                                Kinerja Lingkungan
                                                     Keberlanjutan                                                  Keberlanjutan
                                                     Sustainable Economic                                           Sustainable Enviromental
                                                     Performance                                 84                 Performance                             98

                                                     Perbandingan Target dan Kinerja                                Landasan Kebijakan
                                                                                                                                                            102
                                                     Pendapatan dan Laba/Rugi                                       Basis of Policy
                                                                                                 87
                                                     Comparison of Revenue and
                                                                                                                    Penggunaan Material yang Ramah
                                                     Profit/Loss Targets and Performance
                                                                                                                    Lingkungan
                                                                                                                                                            104
                                                     Perbandingan Target dan Kinerja                                Use of Environmentally Friendly
                                                     Portofolio/Investasi yang Sejalan                              Materials
                                                     dengan Kegiatan Berkelanjutan
                                                                                                 89                 Pengelolaan Energi
                                                     Comparison of Portfolio and                                                                            104
                                                                                                                    Energy Management
                                                     Investment Targets and Performance
                                                     Aligned with Sustainable Activities                            Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi
                                                                                                                    Energy Efficiency Initiatives and       106
                                                     Implikasi Finansial Serta Risiko dan
                                                                                                                    Achievements
                                                     Peluang Lain Akibat dari Perubahan
                                                     Iklim                                       90                 Jumlah dan Intensitas Emisi yang
                                                     Financial Implications, Risks, and                             Dihasilkan
                                                                                                                                                            107
                                                     Opportunities Arising from Climate Change                      Amount and Intensity of Emissions
                                                                                                                    Generated
                                                     Rantai Pasok
                                                                                                 95                 Upaya Pengurangan Emisi
                                                     Supply Chain
                                                                                                                    yang Dilakukan                          111
                                                                                                                    Emission Reduction Initiatives
                                                                                                                    Pengelolaan Air dan Air Limbah
                                                                                                                                                            111
                                                                                                                    Water and Wastewater Management
                                                                                                                    Pengelolaan Limbah
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                                                                                                            113
                                                                                                                    Waste Management
                                                                                                                    Tumpahan yang Signifikan
                                                                                                                                                            115
                                                                                                                    Significant Spills
Building The New GTSI,




                                                                                                                    Keanekaragaman Hayati
                                                                                                                                                            115
                                                                                                                    Biodiversity




         6
Page 7
                                                                                                                           PT GTS Internasional Tbk
                                                             11
              Biaya Lingkungan Hidup                         BAB Chapter
                                                       117
              Environmental Costs
              Pengaduan Terkait Lingkungan                                 Lain-lain
              Hidup                                    117                 Others                                   146
              Environmental Complaints
              Sertifikasi di Bidang Lingkungan dan                         Verifikasi Tertulis dari Pihak
              Keselamatan Pelayaran                                        Independen
                                                       118                                                          148
              Certification in the Environment and                         Written Verification from An
              Maritime Safety Sector                                       Independent Party
                                                                           Lembar Umpan Balik
                                                                                                                    149
                                                                           Feedback Form




10
BAB Chapter                                                                Tanggapan Terhadap Umpan Balik
              Kinerja Sosial                                               Laporan Tahun Sebelumnya
              Keberlanjutan                                                Response to Feedback on the Previous
                                                                                                                    151

              Sustainable Social                                           Year’s Report
              Performance                              120                 Indeks Kesesuaian Dengan
                                                                           POJK 51/POJK.03/2017
                                                                                                                    151
              Landasan Kebijakan                                           Index of Compliance with POJK No. 51/
                                                       123
              Basis of Policy                                              POJK.03/2017
              Aspek Ketenagakerjaan                                        Tabel Sustainability Accounting
                                                       124
              Employment Aspect                                            Standards Board (SASB) dan Metrik
                                                                           Aktivitas
              Aspek Masyarakat                                                                                      154
                                                       138                 Sustainability Accounting Standards
              Community Aspects
                                                                           Board (SASB) Table and Activity
              Tanggung Jawab Pengembangan                                  Metrics
                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




              Produk/Jasa Berkelanjutan
                                                       142                 Metrik Aktivitas
              Responsibility for Sustainable Product                                                                156
                                                                           Activity Metrics
              and Service Development
                                                                           Keselarasan Laporan Keberlanjutan
                                                                           dengan Metrik ESG IDX 2024
                                                                                                                    156
                                                                           Alignment of the Sustainability Report
                                                                           With IDX ESG Metrics 2024




                                                                                                                          7
Page 8
    Building The New GTSI,




8
    Accelerating Energy Expansion as One




                                           KEBERLANJUTAN
                                           IKHTISAR KINERJA
Page 9
                         PT GTS Internasional Tbk
        SUSTAINABILITY
PERFORMANCE OVERVIEW




             01
                         9
Page 10
                           Sustainability Performance Overview
 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan




                                                                 IKHTISAR KINERJA
                                                                 KEBERLANJUTAN
                                                                 SUSTAINABILITY PERFORMANCE OVERVIEW




                                                                 Aspek Ekonomi [OJK B.1]
                                                                 Economic Aspect


                                                                 Uraian                              Satuan
                                                                                                                                  2025                             2024                           2023
                                                                 Description                           Unit

                                                                 Kuantitas Produksi/Jasa       Jenis Produk/Jasa       3 (Jasa Pengangkutan            3 (Jasa Pengangkutan            3 (Jasa Pengangkutan
                                                                 Production/Service Volume      Type of Product/       Kapal, Jasa Penyimpanan         Kapal, Jasa Penyimpanan         Kapal, Jasa Penyimpanan
                                                                                                    Service            dan Regasifikasi LNG, Jasa      dan Regasifikasi LNG, Jasa      dan Regasifikasi LNG, Jasa
                                                                                                                       Manajemen Kapal)                Manajemen Kapal)                Manajemen Kapal)
                                                                                                                       3 (Ship Transportation          3 (Ship Transportation          3 (Ship Transportation
                                                                                                                       Services, LNG Storage and       Services, LNG Storage and       Services, LNG Storage and
                                                                                                                       Regasification Services, Ship   Regasification Services, Ship   Regasification Services, Ship
                                                                                                                       Management Services)            Management Services)            Management Services)
                                                                 Pendapatan Usaha                  Dolar AS
                                                                                                                                 34.700.976                         32.153.797                    32.160.145
                                                                 Operating Revenue              US Dollars (USD)
                                                                 Laba Bersih Setelah Pajak         Dolar AS
                                                                                                                                    1.521.641                        7.543.658                      7.799.177
                                                                 Net Profit After Tax           US Dollars (USD)
                                                                 Produk Ramah Lingkungan            Unit kapal                             6                                5*                            5*
                                                                 Environmentally Friendly        pengguna bahan
                                                                 Products                      bakar rendah sulfur
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                                               (ramah lingkungan)
                                                                                                Number of vessels
                                                                                               using low-sulfur fuel
                                                                                                 (environmentally
Building The New GTSI,




                                                                                                     friendly)
                                                                 Kapasitas Kapal yang
                                                                                                  Meter Kubik
                                                                 Beroperasi                                                         474.173+                         328.500+                      328.500+
                                                                                                  Cubic Meters
                                                                 Operating Vessel Capacity
                                                                 Jasa Sewa Kapal LNG               Dolar AS
                                                                                                                                   33.971.819                       31.339.082                   24.259.995
                                                                 LNG Vessel Charter Services    US Dollars (USD)




    10
Page 11
                                                                                                                                         PT GTS Internasional Tbk
Uraian                              Satuan
                                                              2025                        2024                        2023
Description                          Unit

Jasa Penyimpanan dan
Regasifikasi LNG                   Dolar AS
                                                                      -                            -                  7.061.608
LNG Storage and                 US Dollars (USD)
Regasification Services
Jasa Penyewaan Kapal
                                   Dolar AS
Tunda dan Tambat                                                 21.833                       63.762                    134.068
                                US Dollars (USD)
Tug and Mooring Services
Jasa Manajemen Kapal               Dolar AS
                                                                707.204                      750.953                    704.474
Ship Management Services        US Dollars (USD)
Jumlah Pelanggan                  Perusahaan       8 Perusahaan | Companies:    7 Perusahaan | Companies:   8 Perusahaan | Companies:
Number of Customers               Companies        • PT PLN energiPrimer        • BP Berau Limited          • BP Berau Limited
                                                       Indonesia                • PT PLN Energi Primer      • PT PLN Energi Primer
                                                   • PT Pertamina               • Indonesia                     Indonesia
                                                       Internasional Shipping   • MCGC International Ltd.   • PT PLN Gas &
                                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                   • PT Hanochem Shipping       • PT Hanochem Shipping          Geothermal
                                                   • PT Mol Indonesia           • PT MOL Indonesia          • MCGC International Ltd.
                                                   • PT MOL Gas Maritime        • PT Humpuss Transportasi   • PT Hanochem Shipping
                                                       Solutions Indonesia          Curah                   • PT MOL Indonesia
                                                   • Mitsui OSK Lined Td        • Mitsui O.S.K Lines Ltd.   • PT PLN (Persero)
                                                   • BP Berau Ltd                                           • PT Humpuss
                                                   • PT Pertamina Trans                                         Transportasi Kimia
                                                       Kontinetal
                                                   • PT Humpuss
                                                       Transportasi Curah
Pemasok Lokal                     Persentase
                                                                  35,71                        33,04                      77,26
Local Suppliers                   Percentage

*disajikan kembali | restated




                                                                                                                                        11
Page 12
                           Sustainability Performance Overview
 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan




                                                                 Kinerja Lingkungan [OJK B.2]
                                                                 Enviromental Performance


                                                                 Uraian                                                  Satuan
                                                                                                                                     2025           2024          2023
                                                                 Description                                               Unit

                                                                 Konsumsi Energi
                                                                 Energy Consumption

                                                                 Listrik di Kantor
                                                                                                                           kWh         61.295,5        62.222        59.822
                                                                 Office Electricity
                                                                 Bahan Bakar BBM untuk Transportasi Operasional           Liter
                                                                                                                                         4.800         15.907*      14.400*
                                                                 Fuel (BBM) for Operational Transportation                Litres
                                                                 Bahan Bakar LNG untuk Kapal                               Ton
                                                                                                                                     50.450,90      38.193,70*    42.408,74*
                                                                 LNG Fuel for Vessels                                      Tons
                                                                 Bahan Bakar LSFO untuk Kapal                              Ton
                                                                                                                                      2.004,13        2.592,72      3.614,39
                                                                 LSFO Fuel for Vessels                                     Tons
                                                                 Bahan Bakar MDO Non Fame untuk Kapal                      Ton
                                                                                                                                         32,47         197,36*       402,27
                                                                 Non-FAME MDO Fuel for Vessels                             Tons
                                                                 Emisi yang Dihasilkan
                                                                 Emissions Generated

                                                                 Emisi Cakupan 1 Langsung dari Bahan Bakar di Kapal
                                                                 (LNG, LSFO, B30)                                       Ton CO2eq
                                                                                                                                       143.393         111.477*     126.767*
                                                                 Scope 1 Emissions – Direct from Vessel Fuel            Tons CO2eq
                                                                 (LNG, LSFO, B30)
                                                                 Emisi Cakupan 1 Langsung dari Bahan Bakar Minyak
                                                                 Kendaraan Operasional Kantor                           Ton CO2eq
                                                                                                                                               11          37*           33*
                                                                 Scope 1 Emissions – Direct from Office Operational     Tons CO2eq
                                                                 Vehicle Fuel
                                                                 Emisi Cakupan 2 Tidak Langsung dari Penggunaan
                                                                 Listrik Kantor                                         Ton CO2eq
                                                                                                                                            53,8           51*           49*
                                                                 Scope 2 Emissions – Indirect from Office Electricity   Tons CO2eq
                                                                 Usage
                                                                 Emisi Cakupan 3 Tidak Langsung Lainnya dari
                                                                 Perjalanan Dinas dengan Pesawat                        Ton CO2eq
                                                                                                                                            31,87        36,7*           33*
                                                                 Scope 3 Emissions – Other Indirect from Business Air   Tons CO2eq
                                                                 Travel
                                                                 Total Emisi                                            Ton CO2eq
                                                                                                                                     143.489,67     111.601,70*    126.882*
                                                                 Total Emissions                                        Tons CO2eq
                                                                 Pengurangan (Penambahan) Emisi                         Ton CO2eq
                                                                                                                                      30.714,17     (15.280,3)             -
                                                                 Emissions Reduction (Increase)                         Tons CO2eq
                                                                 Limbah dari Kapal
                                                                 Waste from Vessels

                                                                 Limbah Padat                                              Ton
                                                                                                                                        266,42        222.03*        239,43
                                                                 Solid Waste                                               Tons
                                                                 Pengurangan (Penambahan) Limbah Padat                     Ton
                                                                                                                                         34,94           (17,4)    (168.055)
                                                                 Reduction (Increase) in Solid Waste                       Tons
                                                                 Limbah B3 Padat                                           Ton
                                                                                                                                         36,25                -        0,23
                                                                 Hazardous Solid Waste (B3)                                Tons
                                                                 Pengurangan (Penambahan) Limbah B3 Padat                  Ton
                                                                                                                                                -             -            -
                                                                 Reduction (Increase) in Hazardous Solid Waste (B3)        Tons
                                                                 Limbah Cair                                              Liter
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                                                                                            1.120        1.060         2.130
                                                                 Liquid Waste                                             Litres
                                                                 Pengurangan (Penambahan) Limbah Cair                     Liter
                                                                                                                                              60         1.070             -
                                                                 Reduction (Increase) in Liquid Waste                     Litres
Building The New GTSI,




                                                                 Limbah B3 Cair                                           Liter
                                                                                                                                            0,98              -            -
                                                                 Hazardous Liquid Waste (B3)                              Litres
                                                                 Pengurangan (Penambahan) B3 Cair                         Liter
                                                                                                                                                -             -            -
                                                                 Reduction (Increase) in Hazardous Liquid Waste (B3)      Litres




      12
Page 13
Uraian                                                Satuan




                                                                                                                      PT GTS Internasional Tbk
                                                                     2025               2024            2023
Description                                             Unit

Limbah dari Perkantoran
Waste from Offices

Limbah Padat                                            Ton
                                                                          0,879            0,568*          0,541*
Solid Waste                                             Tons
Pengurangan (Penambahan) Limbah Padat                   Ton
                                                                            0,311            0,27                -
Reduction (Increase) in Solid Waste                     Tons
Limbah B3 Padat                                         Ton
                                                                                  -              -             30
Hazardous Solid Waste (B3)                              Tons
Pengurangan (Penambahan) Limbah B3 Padat
                                                                                  -              -               -
Reduction (Increase) in Hazardous Solid Waste (B3)
Limbah Cair                                            Liter
                                                                          0,284                  -              0
Liquid Waste                                           Litres
Pengurangan (Penambahan) Limbah Cair                   Liter
                                                                                  -              -               -
Reduction (Increase) in Liquid Waste                   Litres
Limbah B3 Cair                                         Liter
                                                                                  -              -               -
Hazardous Liquid Waste (B3)                            Litres
Pengurangan (Penambahan) B3 Cair                       Liter
                                                                                  -              -               -
Reduction (Increase) in Hazardous Liquid Waste (B3)    Litres
Biaya Lingkungan
                                                         Rp        734.470.000         442.197.091   792.275.000
Environmental Costs
*disajikan kembali | restated




Kinerja Sosial [OJK B.3]
Social Performance


Uraian                                                Satuan
                                                                    2025                2024            2023
Description                                             Unit

Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
Employee Training and Development

Jumlah Pelatihan                                      Pelatihan
                                                                             40                 28             12*
Number of Training Sessions                           Sessions
Jumlah Peserta                                         Orang
                                                                             54                38*             32*
Number of Participants                                Persons
Jumlah Jam Pelatihan                                    Jam
                                                                         2.184             1.303,2           100
Total Training Hours                                   Hours
Biaya Pelatihan
                                                         Rp       1.139.458.451       315.276.309*    121.519.500
Training Costs
Implementasi K3
OHS Implementation

Kecelakaan Kerja                                      Kejadian
                                                                              0                 0                1
Workplace Accidents                                    Events
Jumlah Kegiatan Kesehatan, Keamanan, dan Lingkungan
                                                      Kegiatan
Number of Health, Safety, and Environment (HSE)                              17                 35             33
                                                       Events
                                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




Activities
Biaya Kegiatan HSE
                                                         Rp       215.508.000         920.544.513    978.943.000
HSE Activity Costs
Program Sosial untuk Masyarakat
Social Programs for Communities

Penyaluran Dana Kemasyarakatan
                                                         Rp       144.970.000         305.740.000    273.458.333
Community Fund Distribution
Jumlah Kegiatan                                       Kegiatan
                                                                             14                 11              19
Number of Activities                                   Events
Jumlah Penerima Manfaat                                Orang
                                                                         1.500                 450          1.150
Number of Beneficiaries                               Persons
*disajikan kembali | restated




                                                                                                                     13
Page 14
     Building The New GTSI,




14
     Accelerating Energy Expansion as One




                                            STRATEGI
                                            PENJELASAN
                                            KEBERLANJUTAN
Page 15
                        PT GTS Internasional Tbk
       SUSTAINABILITY
STRATEGY EXPLANATION




            02
                        15
Page 16
 Penjelasan Strategi Keberlanjutan




                                                                 PENJELASAN
                              Sustainable Strategy Explanation




                                                                 STRATEGI
                                                                 KEBERLANJUTAN                                                     [OJK A.1]

                                                                 SUSTAINABILITY STRATEGY EXPLANATION



                                                                   PT GTS Internasional Tbk (GTSI) sebagai perusahaan yang beroperasi
                                                                   di dalam ekosistem keberlanjutan meneguhkan komitmennya untuk
                                                                   mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)
                                                                   melalui pendekatan strategis yang berkelanjutan. Untuk memperkuat
                                                                   komitmen tersebut, Perseroan telah merumuskan Peta Jalan
                                                                   Keberlanjutan 2025-2029, sebagaimana tertuang dalam Surat No.
                                                                   013/PEDOMAN-GCG/IX/2025 yang berlaku sejak 1 September 2025.
                                                                   Peta jalan ini menjadi panduan utama bagi integrasi aspek ekonomi,
                                                                   lingkungan, dan sosial dalam seluruh kegiatan usaha GTSI, sekaligus
                                                                   menjamin bahwa kebijakan, tata kelola, dan program perusahaan
                                                                   sejalan dengan prinsip‑prinsip keberlanjutan jangka panjang.

                                                                   Strategi keberlanjutan GTSI telah diselaraskan dengan visi Perseroan
                                                                   sebagai penyedia gas alam yang berperan sebagai energi relatif lebih
                                                                   ramah lingkungan dan mendukung ketahanan energi nasional. Selain
                                                                   mengacu pada peraturan perundangan yang berlaku, strategi ini juga
                                                                   mengikuti best practice dan kerangka keberlanjutan yang ditetapkan
                                                                   oleh perusahaan induk, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI),
                                                                   yang telah merancang ESG Strategy House. Melalui pendekatan ini,
                                                                   GTSI memastikan bahwa arah pengembangan bisnis tidak hanya
                                                                   berfokus pada pertumbuhan finansial, tetapi juga pada peningkatan
                                                                   kinerja ESG dan daya saing berkelanjutan di tingkat grup.

                                                                   As a company operating within a sustainability-oriented ecosystem, PT
                                                                   GTS Internasional Tbk (GTSI) continues to strengthen its commitment
                                                                   to supporting the achievement of the Sustainable Development
                                                                   Goals (SDGs) through a comprehensive and strategically embedded
                                                                   approach. In advancing this commitment, the Company has
                                                                   formulated its Sustainability Roadmap for 2025-2029, as set forth in
                                                                   Letter No. 013/PEDOMAN-GCG/IX/2025, which came into effect on
                                                                   September 1, 2025. This roadmap functions as a central reference in
                                                                   embedding economic, environmental, and social considerations into
                                                                   all of GTSI’s business activities, while also ensuring that the Company’s
                                                                   policies, governance, and initiatives consistently reflect long-term
                                                                   sustainability values.
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                   The sustainability strategy adopted by GTSI is closely aligned with its
                                                                   vision as a natural gas provider, acknowledging its role as a comparatively
                                                                   cleaner energy source that supports national energy resilience. Beyond
Building The New GTSI,




                                                                   adherence to applicable laws and regulations, the strategy is further
                                                                   guided by best practices and sustainability frameworks established
                                                                   by its parent company, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI),
                                                                   which has introduced an ESG Strategy House. Through this alignment,
                                                                   GTSI directs its business growth not solely toward financial performance,
                                                                   but also toward strengthening ESG outcomes and fostering sustainable
                                                                   competitiveness across the group.



      16
Page 17
                                                                                                                                                                   PT GTS Internasional Tbk
                                               Keberlanjutan Bisnis, Lingkungan, dan Masyarakat
                                               Sustainability of Business, Environment, and Society

                                                         Program Unggulan | Flagship Program



                                           Perlindungan                      ●Manajemen                      ●Kesehatan &
          ●Integritas Bisnis              Operasi Maritim                  Emisi & Energi                                                Pengelolaan Ekologi
                                                                                                            Kesejahteraan
         Business Integrity              Maritime Operation               Emission & Energy                                              Ecological Management
                                                                                                           Health & Wellbeing
                                             Safeguard                      Management


        Kepatuhan terhadap              Manajemen Keamanan                                                   Kesehatan &
       Hukum dan Peraturan                   Siber Maritim                                                 Keselamatan Kerja                  Dampak Ekologis
       Compliance to Law and            Maritime Cyber Security                                              Occupational                     Ecological Impact
            Regulations                      Management                      Manajemen                      Health & Safety
                                                                            Emisi & Energi
                                                                           Emission & Energy
      Etika dan Integritas Bisnis      Manajemen Keselamatan                 Management                Pengelolaan Sumber Daya
     Business Ethics and Integrity    Maritim & Risiko Operasional                                      Manusia Berkelanjutan             Pengelolaan Limbah
                                      Maritime Safety & Operational                                    Sustainable Human Capital          Waste Management
                                            Risk Management                                                   Management


                                                  Implementasi Holistik | Holistic Implementation
                             Tata Kelola, Manajemen Risiko, Strategi, Kinerja, Pengungkapan & Komunikasi, Keterlibatan Pemangku Kepentingan
                                 Governance, Risk Management, Strategy, Performance, Disclosure & Communication, Stakeholder Engagement


                                     Komitmen sumber daya terhadap portofolio ESG | Resource commitment to ESG Portfolio


                                     Standar Global: SASB, GRI, MARPOL, SOLAS | Global Standards: SASB, GRI, MARPOL, SOLAS

                                                                        Peraturan Pemerintah
                                                                       Government Regulations




Penyusunan ESG Strategy House didasarkan pada hasil                                    The ESG Strategy House was formulated based on insights
Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) pada 5-6 November 2024,                                gathered from a Focus Group Discussion (FGD) held on
yang diikuti 27 peserta dari unit‑unit bisnis terkait dan entitas                      November 5-6, 2024, involving 27 participants representing
lain yang relevan, serta diperkuat dengan kuesioner yang                               relevant business units and affiliated entities. This process was
disebar kepada 113 responden internal dan eksternal. Dari                              further supported by a questionnaire distributed to 113 internal
proses ini, teridentifikasi sembilan topik material ESG yaitu                          and external respondents. Through these engagements, nine
Emission and Energy Management, Ecological Impacts,                                    material ESG topics were identified, namely Emission and Energy
Compliance to Law and Regulations, Maritime Safety and                                 Management, Ecological Impacts, Compliance with Laws and
Operational Risk Management, Occupational Health and Safety,                           Regulations, Maritime Safety and Operational Risk Management,
Maritime Cyber Security Management, Sustainable Human                                  Occupational Health and Safety, Maritime Cybersecurity
Capital Management, Business Ethics & Integrity, dan Waste                             Management, Sustainable Human Capital Management,
Management, yang menjadi dasar penentuan prioritas program                             Business Ethics & Integrity, and Waste Management, which now
keberlanjutan GTSI                                                                     serve as the foundation for determining GTSI’s sustainability
                                                                                       priorities.
                                                                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




Sejalan dengan Peta Jalan Keberlanjutan, strategi keberlanjutan                        In alignment with its Sustainability Roadmap, GTSI structures
GTSI dikelola melalui tiga pilar utama: People (Manusia), Planet                       its sustainability strategy around three principal pillars: People,
(Lingkungan), dan Profit (Keuntungan). Berdasarkan tiga                                Planet, and Profit. Guided by these pillars, the Company
pilar ini, Perseroan telah merumuskan berbagai kebijakan dan                           has established a range of policies and strategic initiatives
inisiatif strategis yang mengintegrasikan pengelolaan sumber                           that integrate human capital development, environmental
daya manusia, perlindungan lingkungan, serta penciptaan nilai                          stewardship, and the creation of long-term economic value.
ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan keberlanjutan Perseroan                          These sustainability policies are specifically designed to
dirancang secara khusus untuk memperkuat pilar‑pilar tersebut,                         reinforce each pillar, while also providing a unified framework
sekaligus menjadi dasar kerja bagi seluruh unit bisnis dalam                           for all business units to carry out responsible, measurable, and
menjalankan kegiatan operasional yang bertanggung jawab                                sustainable operations.
dan terukur.



                                                                                                                                                                  17
Page 18
 Penjelasan Strategi Keberlanjutan
                              Sustainable Strategy Explanation




                                                                    People                                        Planet                                        Profit
                                                                    • Keselamatan kerja                           • Penghematan energi                          • Pemberdayaan tenaga kerja lokal
                                                                      Occupational safety                            ●Energy efficiency and conservation          Empowerment of the local workforce
                                                                    • Kesehatan kerja                             • Pengendalian emisi                          • Peningkatan pendapatan Perseroan
                                                                      Occupational health                             Emission control                            ●Enhancement of the Company’s
                                                                    • Kesempatan kerja yang setara                • Pengelolaan limbah                             revenue
                                                                      Equal employment opportunities                  ●Waste management                         • Kerjasama dan kolaborasi
                                                                    • Kebijakan kerja paksa dan pekerja di        • Penggunaan material ramah                      dengan perusahaan lokal yang
                                                                      bawah umur                                       lingkungan                                  bersinggungan dengan daerah
                                                                      Policies on forced labor and child labor         ●Use of environmentally friendly            operasi kapal-kapal Perseroan
                                                                                                                        materials                                  ●Partnerships and collaboration with
                                                                                                                  • Perlindungan keanekaragaman hayati              local businesses in areas where the
                                                                                                                        Biodiversity protection                     Company’s vessels operate
                                                                                                                  • ●Zero oil spill at sea




                                                                 Lebih lanjut, sebagai bagian dari strategi pertumbuhan, GTSI           Furthermore, as part of its growth strategy, GTSI has reaffirmed
                                                                 menegaskan arah pengembangan bisnis melalui penguatan                  its business development direction by strengthening the
                                                                 integrasi rantai pasok energi, khususnya pada segmen                   integration of the energy supply chain, particularly within
                                                                 midstream dan downstream. Transformasi bertajuk “Rising the            the midstream and downstream segments. Through a
                                                                 New GTSI, Driving Energy as One ” bertujuan untuk memperluas           transformation initiative titled “Rising the New GTSI, Driving
                                                                 peran Perseroan dalam sistem pasokan energi nasional,                  Energy as One,” the Company aims to broaden its role in the
                                                                 terutama dalam menghubungkan sumber gas yang belum                     national energy supply system, especially in connecting gas
                                                                 termonetisasi, termasuk stranded gas. Di segmen midstream,             resources that have yet to be monetized, including stranded
                                                                 GTSI memfokuskan pengembangan pada optimalisasi armada                 gas. In the midstream segment, GTSI prioritizes the optimization
                                                                 LNG, peningkatan efisiensi operasional, serta layanan logistik         of its LNG fleet, the enhancement of operational efficiency, and
                                                                 yang memungkinkan distribusi gas dari wilayah terpencil dan            the provision of logistics services that enable gas distribution
                                                                 kepulauan. Peran ini menjadi krusial dalam menjawab tantangan          to remote and archipelagic regions. This role is increasingly
                                                                 geografis Indonesia sebagai negara kepulauan sekaligus                 critical in addressing Indonesia’s geographical challenges as
                                                                 memperkuat keandalan pasokan energi nasional.                          an archipelagic nation, while also reinforcing the reliability of
                                                                                                                                        national energy supply.

                                                                 Pada segmen downstream, GTSI membuka peluang                           Within the downstream segment, GTSI is pursuing opportunities
                                                                 pengembangan hilirisasi dan layanan LNG terpadu untuk sektor           in downstream development and integrated LNG services for
                                                                 pembangkit listrik, industri, serta wilayah yang belum terjangkau      power generation, industrial users, and areas not yet connected
                                                                 jaringan pipa, guna memperluas akses terhadap energi yang              to pipeline infrastructure, thereby expanding access to cleaner,
                                                                 lebih bersih, efisien, dan andal. Selain itu, Perseroan juga           more efficient, and reliable energy. In parallel, the Company is
                                                                 menjajaki diversifikasi bisnis melalui pengembangan mini LNG           exploring business diversification through the development
                                                                 plant sebagai solusi fleksibel untuk monetisasi stranded gas dan       of mini LNG plants, offering a flexible solution for monetizing
                                                                 pemenuhan kebutuhan energi di wilayah dengan permintaan                stranded gas and meeting energy demand in small- to medium-
                                                                 skala menengah dan kecil.                                              scale markets.

                                                                 GTSI mengukuhkan bahwa pengembangan bisnis LNG sejalan                 GTSI emphasizes that its LNG business development aligns
                                                                 dengan kontribusi Perseroan terhadap agenda net zero                   with its contribution to the net zero emissions agenda, with
                                                                 emission dengan gas alam diposisikan sebagai energi transisi           natural gas positioned as a transition energy source that
                                                                 yang memiliki intensitas emisi lebih rendah dibandingkan bahan         carries a lower emissions intensity compared to other fossil
                                                                 bakar fosil lainnya. Ke depan, GTSI akan terus mengedepankan           fuels. Looking ahead, the Company will continue to uphold
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                 disiplin investasi, seleksi proyek yang terukur, serta penguatan       disciplined investment practices, rigorous project selection,
                                                                 tata kelola dan keselamatan operasional sebagai fondasi                and strengthened governance and operational safety as the
                                                                 pertumbuhan jangka panjang dan penciptaan nilai berkelanjutan          foundation for long-term growth and sustainable value creation
Building The New GTSI,




                                                                 bagi seluruh pemangku kepentingan.                                     for all stakeholders.




      18
Page 19
19
     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   PT GTS Internasional Tbk
Page 20
     Building The New GTSI,




20
     Accelerating Energy Expansion as One




                                            BUDAYA
                                            MEMBANGUN
                                            KEBERLANJUTAN
Page 21
                      PT GTS Internasional Tbk
BUILDING A CULTURE
  OF SUSTAINABILITY




          03
                      21
Page 22
 Membangun Budaya Keberlanjutan
                           Building A Culture of Sustainability




                                                                  MEMBANGUN BUDAYA
                                                                  KEBERLANJUTAN                                                   [OJK F.1]

                                                                  BUILDING A CULTURE OF SUSTAINABILITY




                                                                  Sebagai bagian dari komitmen menjalankan kegiatan usaha yang        In upholding its commitment to conducting business in
                                                                  selaras dengan prinsip keberlanjutan, GTSI terus mendorong          accordance with sustainability principles, GTSI continuously
                                                                  tumbuhnya budaya keberlanjutan di seluruh lapisan karyawan          fosters a sustainability-driven culture throughout the
                                                                  Perseroan. Untuk mewujudkan hal tersebut, Perseroan secara          organization. This commitment is reinforced by systematically
                                                                  konsisten meningkatkan kapabilitas internal melalui berbagai        strengthening internal capabilities through various competency
                                                                  program pengembangan kompetensi yang berkaitan dengan               development programs related to sustainability. Such initiatives
                                                                  aspek keberlanjutan. Inisiatif ini menjadi salah satu langkah       are designed as a strategic means of embedding sustainability
                                                                  strategis untuk menanamkan budaya keberlanjutan yang                into the Company’s corporate culture, in line with its core
                                                                  terintegrasi dengan nilai-nilai perusahaan yaitu Harmony,           values: Harmony, Uncompromomised Integrity, Meaningful, &
                                                                  Uncompromomised Integrity, Meaningful, & Innovation for             Innovation for Growth.
                                                                  Growth.

                                                                  Sejalan dengan itu, Perseroan secara aktif menyosialisasikan        At the same time, the Company actively raises awareness of
                                                                  berbagai isu keberlanjutan di lingkungan internal dengan            sustainability-related issues within its internal environment by
                                                                  melibatkan seluruh karyawan. Implementasi dimulai dari              engaging employees at all levels. The implementation is carried
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                  langkah-langkah sederhana dan mudah diterapkan, seperti             out through practical and easily applicable actions, including
                                                                  penghematan air dan energi, serta pemanfaatan teknologi             water and energy conservation, as well as the adoption of digital
                                                                  digital guna mengurangi penggunaan kertas. Sinergi seluruh          solutions to reduce paper consumption. The collective effort of
Building The New GTSI,




                                                                  karyawan dalam menerapkan nilai-nilai perusahaan pada               employees in integrating these values into their daily operational
                                                                  aktivitas operasional sehari-hari tersebut pada akhirnya            activities gradually shapes a work culture that supports and
                                                                  akan membentuk budaya kerja yang mendukung kinerja                  enhances the Company’s sustainability performance.
                                                                  keberlanjutan Perseroan.




  22
Page 23
                                                                                                                                  PT GTS Internasional Tbk
Untuk menghasilkan penerapan kegiatan berkelanjutan yang        To ensure that sustainability initiatives are implemented
efektif, Perseroan mengadopsi delapan prinsip keberlanjutan     effectively, the Company has embraced eight key sustainability
sebagai berikut:                                                principles:
1.   Prinsip investasi bertanggung jawab;                       1.   Responsible investment;
2. Prinsip strategi dan praktik bisnis berkelanjutan;           2. Sustainable business strategy and practices;
3. Prinsip pengelolaan risiko sosial dan lingkungan hidup;      3. Social and environmental risk management;
4. Prinsip tata kelola;                                         4. Good governance;
5. Prinsip komunikasi yang informatif;                          5. Transparent and informative communication;
6. Prinsip inklusif;                                            6. Inclusivity;
7. Prinsip pengembangan sektor unggulan prioritas; dan          7. Development of priority sectors; and
8. Prinsip koordinasi dan kolaborasi.                           8. Coordination and collaboration.

Dengan mengacu pada delapan prinsip tersebut, GTSI              By referring to these principles, GTSI embeds sustainability
menginternalisasikan budaya keberlanjutan secara menyeluruh     across all levels of management and employees through
                                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




kepada jajaran manajemen dan seluruh karyawan melalui           structured policies, programs, and operational practices.
berbagai kebijakan, program, serta aktivitas operasional.       Dissemination is conducted through a variety of channels
Sosialisasi dilakukan melalui beragam media dan forum, antara   and forums, including the Company’s website, social media
lain situs web, media sosial, pertemuan manajemen dengan        platforms, management engagement sessions, and interactions
pegawai, serta interaksi dengan mitra kerja, masyarakat, dan    with business partners, communities, and other external
pemangku kepentingan eksternal lainnya, baik yang terjadwal     stakeholders, both on a scheduled and incidental basis.
maupun insidental. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat        Through these ongoing efforts, the Company seeks to deepen
pemahaman seluruh insan Perseroan serta mendorong               understanding among all personnel while encouraging the
penerapan prinsip keberlanjutan secara konsisten dalam setiap   consistent integration of sustainability principles into every
kegiatan usaha.                                                 aspect of its business activities.




                                                                                                                                 23
Page 24
     Building The New GTSI,




24
     Accelerating Energy Expansion as One




                                            DIREKSI
                                            PENJELASAN
Page 25
                                PT GTS Internasional Tbk
BOARD OF DIRECTORS’ STATEMENT




                    04
                                25
Page 26
                                                 PENJELASAN
                 Board of Directors’ Statement




                                                 DIREKSI
 Penjelasan Direksi




                                                                               [OJK D.1]


                                                 BOARD OF DIRECTORS’ STATEMENT




                                                 Sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan bisnis, GTSI
                                                 menempatkan pengelolaan risiko sebagai bagian penting dalam
                                                 setiap proses pengambilan keputusan. Perseroan menerapkan risk
                                                 management yang terintegrasi di seluruh unit kerja untuk mengelola
                                                 risiko ekonomi, lingkungan, dan sosial secara terkendali.
                                                 As part of its efforts to maintain business continuity, GTSI makes risk
                                                 management a central element of every decision-making process. As part
                                                 of its efforts to maintain business continuity, GTSI makes risk management
                                                 a central element of every decision-making process.


                                                 Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang                     Dear Shareholders and Stakeholders,
                                                 Terhormat,

                                                 Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan yang Maha            We give thanks to God Almighty as PT GTS Internasional Tbk
                                                 Esa karena PT GTS Internasional Tbk (GTSI) tetap mampu           (GTSI) has continued to sustain its business operations and
                                                 menjaga keberlangsungan usaha dan membukukan kinerja             deliver positive performance throughout 2025, amid industry
                                                 positif sepanjang tahun 2025 di tengah dinamika industri dan     dynamics and global economic challenges. The Company
                                                 tantangan ekonomi global. Perseroan mencatat pertumbuhan         recorded asset growth and higher revenue from customer
                                                 aset dan peningkatan pendapatan dari kontrak dengan              contracts, reflecting strengthened business capacity, business
                                                 pelanggan sebagai cerminan penguatan kapasitas usaha,            expansion, and continued market confidence in GTSI’s
                                                 ekspansi bisnis, serta terjaganya kepercayaan pasar terhadap     operational performance.
                                                 kinerja operasional GTSI.

                                                 Di sisi lain, peningkatan beban pokok pendapatan, beban umum     On the other hand, rising cost of revenue, general and
                                                 dan administrasi, serta biaya keuangan memberikan tekanan        administrative expenses, and finance costs have exerted
                                                 terhadap laba usaha dan laba tahun berjalan. Namun demikian,     pressure on operating profit and profit for the year. Nevertheless,
                                                 Perseroan tetap mampu menjaga stabilitas operasional             the Company maintained operational stability through
                                                 melalui peningkatan pendapatan operasi lainnya, pendapatan       increases in other operating income, finance income, and
                                                 keuangan, dan kontribusi laba dari entitas asosiasi. Dengan      profit contributions from associates. By continuing to enhance
                                                 tetap memperkuat efisiensi, memperluas peluang bisnis, dan       efficiency, expand business opportunities, and improve service
                                                 meningkatkan kualitas layanan, GTSI optimistis dapat menjaga     quality, GTSI remains optimistic about sustaining healthy and
                                                 pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan di masa mendatang.      sustainable growth going forward.
Accelerating Energy Expansion as One




                                                 Sekilas Ekonomi Global, Nasional, dan Sektor                     Overview of the Global Economy, Domestic
                                                 Transportasi Laut                                                Economy, and the Maritime Transportation
                                                                                                                  Sector
Building The New GTSI,




                                                 Perekonomian global sepanjang tahun 2025 masih dibayangi         The global economy throughout 2025 remained under pressure
                                                 tekanan akibat ketegangan perdagangan internasional, risiko      from international trade tensions, geopolitical risks, and a
                                                 geopolitik, serta perlambatan investasi dan perdagangan dunia.   slowdown in investment and global trade. The IMF revised its
                                                 IMF merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global ke kisaran      global economic growth projection to approximately 2.8%–
                                                 2,8%–3,2%, sementara Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan        3.2%, while the World Bank projected growth of only around
                                                 hanya sekitar 2,3%. Kondisi tersebut turut memengaruhi           2.3%. These conditions affected global trade flows, capital



 26
Page 27
                                                                                                                                       PT GTS Internasional Tbk
      Yon Irawan
      Direktur Utama
      President Director




perdagangan global, arus modal, dan harga komoditas sehingga       movements, and commodity prices, heightening the challenges
meningkatkan tantangan bagi banyak negara dalam menjaga            many countries faced in maintaining economic stability.
stabilitas ekonomi.

Di tengah dinamika tersebut, Indonesia menunjukkan ketahanan       Amid these dynamics, Indonesia demonstrated solid economic
ekonomi yang solid dengan pertumbuhan ekonomi mencapai             resilience, with economic growth reaching 5.11% in 2025. This
5,11 % pada tahun 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh kuatnya      growth was driven by robust domestic consumption, increased
konsumsi domestik, peningkatan investasi, dan kontribusi           investment, and strong export performance, supported by
ekspor, didukung sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang         a well-coordinated fiscal and monetary policy stance that
mampu menjaga daya beli dan stabilitas makroekonomi. Kinerja       sustained purchasing power and macroeconomic stability. The
sektor transportasi laut domestik juga tumbuh positif, tercermin   domestic maritime transportation sector also registered positive
dari volume angkutan barang laut yang meningkat menjadi            growth, as reflected in the increase in maritime cargo volume
43,36 juta ton pada akhir 2025 dan tren kenaikan akumulatif        to 43.36 million tonnes by end-2025, continuing the upward
selama periode 2021–2025.                                          cumulative trend observed over the 2021–2025 period.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, GTSI berhasil                In line with these developments, GTSI successfully capitalized
memanfaatkan momentum pertumbuhan sektor energi dan                on growth momentum in the energy and maritime transportation
transportasi laut melalui penguatan bisnis inti pengangkutan       sectors by strengthening its core LNG shipping business. The
LNG. Perseroan menjalankan strategi ekspansi secara terarah,       Company executed a targeted expansion strategy, including
termasuk rencana penambahan tiga kapal LNG baru pada               plans to add three new LNG vessels in the 2025–2026 period
                                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




periode 2025–2026 serta akuisisi kapal LNG Methane Jane            and to acquire the LNG vessel Methane Jane Elizabeth
Elizabeth yang kemudian berganti nama menjadi Danaputri 1,         (subsequently renamed Danaputri 1) as part of its efforts to
sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan daya saing      enhance operational capacity and competitiveness.
operasional perusahaan.

Kebijakan GTSI untuk Merespons Tantangan                           GTSI’s Policy in Responding to Challenges in
dalam Pemenuhan Strategi Keberlanjutaan                            Meeting the Sustainability Strategy

Seiring dengan dinamika industri energi dan meningkatnya           In line with the evolving energy industry and growing demands
tuntutan terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab,           for responsible business practices, GTSI has continued to
GTSI terus memperkuat fondasi keberlanjutan sebagai bagian         strengthen its sustainability foundations as an integral part
dari strategi jangka panjang Perseroan. Perseroan menilai          of the Company’s long-term strategy. The Company views

                                                                                                                                      27
Page 28
                                                 keberlanjutan tidak hanya sebagai pemenuhan regulasi, tetapi        sustainability not merely as regulatory compliance, but as
                 Board of Directors’ Statement




                                                 juga upaya memperkuat daya tahan dan relevansi bisnis di masa       a means of reinforcing business resilience and long-term
 Penjelasan Direksi




                                                 depan. Perseroan memfokuskan implementasi keberlanjutan             relevance. GTSI focuses its sustainability implementation
                                                 pada aspek yang paling dekat dengan operasional, seperti            on areas most closely aligned with its operations, including
                                                 keselamatan kerja, efisiensi energi, perlindungan lingkungan,       occupational safety, energy efficiency, environmental
                                                 serta tanggung jawab terhadap awak kapal dan para pemangku          protection, and responsibilities towards crew members and
                                                 kepentingan.                                                        other stakeholders.

                                                 Direksi dan Dewan Komisaris berperan aktif dalam memastikan         The Board of Directors and Board of Commissioners play an
                                                 prinsip keberlanjutan selaras dengan strategi bisnis inti           active role in ensuring that sustainability principles are aligned
                                                 Perseroan. GTSI memperkuat tata kelola perusahaan, budaya           with the Company’s core business strategy. GTSI reinforces its
                                                 kerja, dan awareness internal melalui pendekatan yang               corporate governance, work culture, and internal awareness
                                                 bertahap dan pragmatis, terutama pada penguatan HSSE,               through a gradual, pragmatic approach, particularly in HSSE
                                                 efisiensi armada, serta kepatuhan terhadap regulasi. Di tengah      strengthening, fleet efficiency, and regulatory compliance.
                                                 tantangan industri LNG, seperti dinamika kontrak spot dan           Amid the challenges facing the LNG industry, such as spot
                                                 tingginya risiko operasional, Perseroan terus meningkatkan          contract dynamics and elevated operational risks, the Company
                                                 standar operasional, pelatihan awak kapal, dan pengawasan           continues to raise operational standards, crew training, and
                                                 untuk menjaga keselamatan serta mendukung keberlanjutan             oversight to maintain safety and support both financial and
                                                 finansial dan lingkungan.                                           environmental sustainability.

                                                 Untuk menangkap peluang pertumbuhan di era transisi                 To capture growth opportunities in the era of the global energy
                                                 energi global, GTSI melakukan penambahan aset operasional,          transition, GTSI has pursued the addition of operational assets,
                                                 optimalisasi armada, dan pengembangan peluang pendapatan            fleet optimization, and the development of new revenue
                                                 baru secara prudent dengan mempertimbangkan aspek risiko,           opportunities in a prudent manner, giving due consideration
                                                 keselamatan, dan kelayakan finansial. Ke depan, Perseroan           to risk, safety, and financial viability. Going forward, the
                                                 berkomitmen memperkuat implementasi ESG melalui                     Company is committed to strengthening ESG implementation
                                                 pengembangan roadmap keberlanjutan, penetapan indikator             by developing a sustainability roadmap, establishing key
                                                 kinerja, serta peningkatan transparansi pelaporan. Dengan           performance indicators, and enhancing reporting transparency.
                                                 langkah tersebut, GTSI optimistis dapat menciptakan nilai           Through these measures, GTSI remains confident in its ability
                                                 tambah jangka panjang sekaligus mendukung ketahanan energi          to create long-term value while supporting national energy
                                                 nasional dan pembangunan berkelanjutan.                             security and sustainable development.

                                                 Komitmen GTSI Memperkuat Kegiatan                                   GTSI’s Commitment to Strengthening
                                                 Berkelanjutan                                                       Sustainability Activities

                                                 GTSI memiliki komitmen kuat untuk memperkuat penerapan              GTSI is firmly committed to advancing sustainability
                                                 keberlanjutan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan              implementation as an integral part of the Company’s long-term
                                                 jangka panjang Perseroan. Tahun 2025 diposisikan sebagai fase       growth strategy. The year 2025 is positioned as a strategic
                                                 strategis dan tahun investasi dengan fokus pada optimalisasi        phase and investment year, with a focus on asset optimization,
                                                 aset, penambahan armada, serta diversifikasi bisnis guna            fleet expansion, and business diversification to build a stronger
                                                 membangun fondasi usaha yang lebih kuat dan meningkatkan            operational foundation and enhance the Company’s readiness
                                                 kesiapan menghadapi dinamika industri energi. Seluruh langkah       to navigate the dynamics of the energy industry. All development
                                                 pengembangan dilakukan secara prudent dan terukur dengan            initiatives are undertaken in a prudent and measured manner,
                                                 tetap menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, ketahanan        maintaining a balance between business expansion, operational
                                                 usaha, dan disiplin finansial.                                      resilience, and financial discipline.

                                                 Dalam implementasinya, GTSI mengintegrasikan prinsip                In its implementation, GTSI integrates sustainability principles
                                                 keberlanjutan ke dalam pengelolaan keuangan dan keputusan           into financial management and investment decisions, giving
                                                 investasi dengan mempertimbangkan aspek kelayakan                   due consideration to financial viability, market risks, and
Accelerating Energy Expansion as One




                                                 finansial, risiko pasar, serta peningkatan efisiensi operasional.   improvements in operational efficiency. The Company also
                                                 Perseroan juga menempatkan keselamatan kerja dan keandalan          prioritizes occupational safety and operational reliability by
                                                 operasional sebagai prioritas utama melalui penguatan standar       strengthening operational standards, improving fleet readiness,
Building The New GTSI,




                                                 operasional, peningkatan kesiapan armada, dan pengelolaan           and conducting ongoing risk management. While the current
                                                 risiko secara berkelanjutan. Meskipun investasi yang dilakukan      phase of investment has placed short-term pressure on financial
                                                 memberikan tekanan terhadap kinerja keuangan jangka pendek,         performance, the Company views this as part of a strategic
                                                 Perseroan memandang hal tersebut sebagai bagian dari                transformation aimed at strengthening long-term capacity and
                                                 transformasi strategis untuk memperkuat kapasitas dan daya          competitiveness.
                                                 saing jangka panjang.




 28
Page 29
Ke depan, GTSI akan terus memperkuat integrasi prinsip              Going forward, GTSI will continue to deepen the integration




                                                                                                                                           PT GTS Internasional Tbk
keberlanjutan melalui pengembangan KPI, sistem pelaporan, dan       of sustainability principles by developing key performance
alignment di seluruh organisasi. Perseroan juga berkomitmen         indicators (KPIs), reporting systems, and organization-wide
memastikan seluruh investasi dan transformasi bisnis mampu          alignment. The Company is also committed to ensuring that
menghasilkan operasional yang lebih adaptif, efisien, aman, dan     all investments and business transformation initiatives lead
relevan dengan tuntutan industri energi serta ekspektasi ESG        to operations that are more adaptive, efficient, safe, and
di masa depan. Dengan langkah tersebut, GTSI optimistis dapat       responsive to the demands of the energy industry and future
membangun bisnis yang semakin resilien dan berkelanjutan            ESG expectations. Through these steps, GTSI is confident in its
dalam jangka panjang.                                               ability to build an increasingly resilient and sustainable business
                                                                    over the long term.

Risiko dan Mitigasi Risiko Keberlanjutan                            Sustainability Risks and Risk Mitigation

Sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan bisnis, GTSI        As part of its efforts to maintain business continuity, GTSI makes
menempatkan pengelolaan risiko sebagai bagian penting dalam         risk management a central element of every decision-making
setiap proses pengambilan keputusan. Perseroan menerapkan           process. The Company applies an integrated risk management
risk management yang terintegrasi di seluruh unit kerja untuk       framework across all business units to manage economic,
mengelola risiko ekonomi, lingkungan, dan sosial secara             environmental, and social risks in a controlled manner. From an
terkendali. Dari aspek ekonomi, risiko utama meliputi dinamika      economic perspective, key risks include market dynamics, spot
pasar, struktur kontrak spot, serta tekanan kinerja keuangan di     contract structures, and financial performance pressures amid
tengah fase investasi. Untuk memitigasinya, GTSI menerapkan         the current investment phase. To mitigate these, GTSI applies
pengelolaan ekspansi secara prudent, optimalisasi utilisasi         prudent expansion management, asset utilization optimization,
aset, dan diversifikasi usaha guna menjaga ketahanan finansial      and business diversification to maintain the Company’s financial
perusahaan.                                                         resilience.

Pada aspek lingkungan, Perseroan fokus mengelola risiko terkait     On the environmental front, the Company focuses on managing
emisi, efisiensi bahan bakar, dan dampak operasional melalui        risks related to emissions, fuel efficiency, and operational
peningkatan efisiensi armada, penggunaan bahan bakar yang           impacts through fleet efficiency improvements, the use of
lebih ramah lingkungan seperti LSFO, serta pelaksanaan docking      more environmentally friendly fuels such as Low Sulphur
kapal secara berkala. Sementara pada aspek sosial, perhatian        Fuel Oil (LSFO), and the regular execution of vessel docking
utama diarahkan pada keselamatan kerja, kesejahteraan               programmes. On the social front, primary attention is directed
awak kapal, dan hubungan dengan pemangku kepentingan.               towards occupational safety, crew welfare, and stakeholder
GTSI menempatkan HSSE sebagai prioritas utama melalui               relations. GTSI places HSSE as a top priority by strengthening
penguatan standar operasional, pelatihan, dan pengawasan            operational standards, providing ongoing training, and
yang berkelanjutan untuk menciptakan operasional yang aman          maintaining sustained oversight to ensure safe and reliable
dan andal.                                                          operations.

Seluruh risiko keberlanjutan dimonitor melalui kerangka risk        All sustainability risks are monitored through an integrated
management yang terintegrasi dengan melibatkan seluruh              risk management framework involving all business units
unit kerja sesuai tanggung jawab masing-masing. Strategi            in accordance with their respective responsibilities. The
mitigasi utama Perseroan meliputi penguatan operasional dan         Company’s key mitigation strategies include strengthening
HSSE, pengelolaan investasi dan keuangan secara prudent,            operational and HSSE standards, prudent investment and
peningkatan efisiensi dan kinerja lingkungan, serta diversifikasi   financial management, improving efficiency and environmental
bisnis untuk memperkuat resiliensi usaha. Ke depan, GTSI            performance, and diversifying the business to enhance
akan terus memperkuat budaya risk awareness agar setiap             operational resilience. Going forward, GTSI will continue to
keputusan bisnis tetap selaras dengan prinsip kehati-hatian dan     foster a risk-awareness culture to ensure that all business
keberlanjutan jangka panjang.                                       decisions remain aligned with the principles of prudence and
                                                                    long-term sustainability.
                                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




Mengoptimalkan Peluang Keberlanjutan                                Optimizing Sustainability Opportunities

Tahun 2025 menjadi momentum strategis bagi PT GTSI dalam            The year 2025 represents a strategic milestone for PT GTSI
mengoptimalkan peluang keberlanjutan seiring meningkatnya           in optimizing sustainability opportunities, as LNG’s role as a
peran LNG sebagai energi transisi untuk mendukung ketahanan         transitional energy source supporting national energy security
energi nasional. Ketertarikan industri terhadap bisnis LNG dan      continues to grow. Industry interest in the LNG business and
pengangkutan LNG terus meningkat di tengah transisi energi          LNG shipping has been rising amid the global energy transition,
global, sehingga membuka prospek jangka panjang yang positif        creating positive long-term prospects for the Company. With
bagi Perseroan. Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di            more than 30 years of experience in LNG shipping and reliable




                                                                                                                                          29
Page 30
                                                 bidang pengangkutan LNG dan dukungan kapabilitas ship              ship management capabilities, GTSI is well-positioned to
                 Board of Directors’ Statement




                                                 management yang andal, GTSI memiliki posisi yang kuat untuk        expand its role within the national LNG ecosystem, including
 Penjelasan Direksi




                                                 memperluas peran dalam ekosistem LNG nasional, termasuk            the development of energy infrastructure such as Floating
                                                 pada pengembangan infrastruktur energi seperti Floating            Storage and Regasification Units (FSRUs), particularly relevant
                                                 Storage Regasification Unit (FSRU) yang relevan bagi negara        for an archipelagic nation such as Indonesia.
                                                 kepulauan seperti Indonesia.

                                                 Untuk memanfaatkan peluang tersebut, GTSI menjalankan              To capitalize on these opportunities, GTSI has undertaken a
                                                 sejumlah langkah strategis antara lain melalui penambahan          number of strategic initiatives, including fleet expansion to
                                                 armada untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan operasional,      increase capacity and operational readiness, optimization
                                                 optimalisasi aset eksisting agar utilisasi lebih efisien, serta    of existing assets to improve utilization efficiency, and the
                                                 penguatan positioning perusahaan sebagai mitra strategis di        strengthening of the Company’s positioning as a strategic
                                                 sektor LNG. Perseroan juga melakukan diversifikasi usaha secara    partner in the LNG sector. The Company has also been
                                                 bertahap, termasuk ke sektor retail, guna memperluas sumber        gradually diversifying its business, including into the retail
                                                 pendapatan dan meningkatkan resiliensi bisnis. Seluruh strategi    sector, to broaden its revenue base and enhance business
                                                 tersebut dijalankan secara prudent dengan tetap memperkuat         resilience. All such strategies are executed prudently, with
                                                 implementasi HSSE, efisiensi lingkungan, serta pengelolaan         continued emphasis on HSSE implementation, environmental
                                                 keuangan yang disiplin agar pertumbuhan perusahaan tetap           efficiency, and disciplined financial management to ensure
                                                 selaras dengan prinsip keberlanjutan jangka panjang.               that the Company’s growth remains aligned with long-term
                                                                                                                    sustainability principles.

                                                 Strategi Pencapaian Target                                         Target Achievement Strategy

                                                 Pada tahun 2025, GTSI menghadapi dinamika eksternal yang           In 2025, GTSI faced a fairly complex external environment that
                                                 cukup kompleks dan berpengaruh terhadap implementasi               influenced its sustainability implementation across economic,
                                                 keberlanjutan Perseroan, baik dari aspek ekonomi, lingkungan,      environmental, and social dimensions. From an economic
                                                 maupun sosial. Dari sisi ekonomi, tantangan utama berasal          standpoint, the primary challenge stemmed from contract
                                                 dari struktur kontrak, khususnya kontrak spot yang masih           structures, particularly spot contracts that remained subject to
                                                 dipengaruhi kebijakan regulator, sehingga memengaruhi              regulatory policy, which constrained the Company’s flexibility
                                                 fleksibilitas perusahaan dalam mengoptimalkan pendapatan           to optimize revenue and short-term business planning. In
                                                 dan perencanaan bisnis jangka pendek. Selain itu, dinamika         addition, global geopolitical dynamics affected energy supply
                                                 geopolitik global turut berdampak terhadap rantai pasok energi,    chains, fuel price volatility, and shifting LNG demand patterns
                                                 fluktuasi harga bahan bakar, serta perubahan pola permintaan       in international markets. From environmental and social
                                                 LNG di pasar internasional. Sementara dari aspek lingkungan        perspectives, heightened attention to energy transition issues,
                                                 dan sosial, meningkatnya perhatian terhadap isu transisi energi,   climate change, occupational safety, and compliance has
                                                 perubahan iklim, keselamatan kerja, dan kepatuhan mendorong        driven the Company to continuously raise its operational and
                                                 Perseroan untuk terus meningkatkan standar operasional dan         governance standards.
                                                 tata kelola secara berkelanjutan.

                                                 Dalam merespons dinamika tersebut, GTSI menjalankan                In response to these dynamics, GTSI has implemented a range
                                                 sejumlah strategi penerapan kegiatan berkelanjutan yang            of sustainability strategies to strengthen business resilience
                                                 terfokus pada penguatan daya tahan dan adaptabilitas bisnis.       and adaptability. The Company has enhanced its operational
                                                 Perseroan meningkatkan fleksibilitas operasional agar mampu        flexibility to better adapt to market conditions and evolving
                                                 beradaptasi dengan kondisi pasar dan struktur kontrak              contract structures, while simultaneously strengthening its
                                                 yang dinamis, sekaligus memperkuat strategi investasi dan          investment strategy and fleet expansion to increase operational
                                                 penambahan armada untuk meningkatkan kapasitas dan daya            capacity and competitiveness. GTSI has also pursued business
                                                 saing operasional. Selain itu, GTSI melakukan diversifikasi        diversification, including an entry into the retail sector, to
                                                 usaha, termasuk masuk ke sektor retail, sebagai langkah            broaden revenue streams and reduce dependence on a single
                                                 untuk memperluas sumber pendapatan dan mengurangi                  business line. All these strategies are executed with financial
Accelerating Energy Expansion as One




                                                 ketergantungan pada satu lini bisnis. Seluruh strategi tersebut    discipline to ensure the Company remains sound and capable
                                                 dijalankan dengan disiplin pengelolaan keuangan agar               of sustaining its business over the long term.
                                                 perusahaan tetap sehat dan mampu menjaga keberlanjutan
Building The New GTSI,




                                                 usaha dalam jangka panjang.




30
Page 31
Di sisi operasional, GTSI terus memperkuat implementasi HSSE          On the operational front, GTSI has continued to advance HSSE




                                                                                                                                             PT GTS Internasional Tbk
dan efisiensi lingkungan melalui penggunaan bahan bakar yang          implementation and environmental efficiency through the
lebih ramah lingkungan, optimalisasi operasional armada, serta        use of more environmentally friendly fuels, fleet operational
pelaksanaan docking kapal secara berkala guna memastikan              optimization, and the regular execution of vessel docking
operasional yang aman dan andal. Perseroan juga terus                 programs to ensure safe and reliable operations. The Company
membangun fondasi bisnis yang lebih kuat melalui peningkatan          has also continued to build a stronger business foundation
kapabilitas, investasi yang terukur, dan penguatan tata kelola        through capability enhancement, measured investment, and
perusahaan. Dengan pendekatan yang proaktif tersebut, GTSI            strengthened corporate governance. With this proactive
optimistis dapat tetap adaptif terhadap perubahan sekaligus           approach, GTSI is confident in its ability to remain adaptive
menjaga pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis secara jangka            to change while sustaining business growth and long-term
panjang.                                                              sustainability.

Penerapan Kegiatan Keberlanjutan                                      Implementation of Sustainability Activities

Pencapaian kinerja keberlanjutan GTSI pada tahun 2025                 GTSI’s sustainability performance in 2025 reflects the
merupakan bagian dari fase transisi Perseroan dalam                   Company’s ongoing transition towards a stronger and more
membangun fondasi bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan.           sustainable business foundation. While certain aspects of
Meskipun pada beberapa aspek capaian belum sepenuhnya                 performance were not yet fully optimal, particularly on the
optimal, khususnya dari sisi ekonomi, Perseroan memandang             economic front, the Company regards 2025 as a strategic period
tahun 2025 sebagai periode strategis untuk memperkuat                 to strengthen business capacity, enhance competitiveness, and
kapasitas usaha, meningkatkan daya saing, dan menyiapkan              lay the groundwork for long-term growth.
pertumbuhan jangka panjang.

Pada aspek ekonomi, kinerja Perseroan mengalami tekanan               From an economic perspective, the Company’s performance
dibandingkan tahun sebelumnya akibat fase investasi yang              was under pressure compared to the previous year, primarily due
sedang dijalankan, termasuk optimalisasi aset, penambahan             to the active investment phase in progress, encompassing asset
armada, dan langkah awal diversifikasi bisnis. Selain itu, dinamika   optimization, fleet additions, and the initial steps of business
pasar dan struktur kontrak spot yang masih dipengaruhi                diversification. Furthermore, market dynamics and spot contract
regulator turut memengaruhi utilisasi armada dan tingkat              structures, which remain subject to regulatory influence,
pendapatan. Namun demikian, langkah tersebut dipandang                affected fleet utilization and revenue levels. Nonetheless,
sebagai investasi strategis untuk memperkuat keberlanjutan            these measures are viewed as strategic investments to support
bisnis di masa mendatang.                                             business sustainability going forward.

Adapun pada aspek lingkungan, GTSI mencatat progres positif           On the environmental front, GTSI recorded positive progress
melalui pengelolaan armada yang lebih efisien dan upaya               through more efficient fleet management and efforts to reduce
penurunan emisi operasional. Perseroan menggunakan Low Sulfur         operational emissions. The Company’s adoption of Low Sulfur
Fuel Oil (LSFO) sebagai bentuk komitmen terhadap operasional          Fuel Oil (LSFO) reflects its commitment to more environmentally
yang lebih ramah lingkungan meskipun memerlukan biaya yang            responsible operations, despite the associated higher costs.
lebih tinggi. Selain itu, program docking kapal dilaksanakan secara   Additionally, vessel docking programs are conducted regularly
berkala untuk menjaga keandalan operasional, meningkatkan             to maintain operational reliability, improve energy efficiency, and
efisiensi energi, serta meminimalkan potensi risiko lingkungan.       minimize potential environmental risks. The Company has also
Perseroan juga terus memperkuat aspek kepatuhan melalui               continued to strengthen regulatory compliance by renewing
pembaruan sertifikasi armada sesuai ketentuan yang berlaku.           fleet certifications in accordance with applicable requirements.
Terkhusus implementasi operasional kantor yang lebih ramah            In terms of more environmentally responsible office operations,
lingkungan, GTSI berhasil mencatat penggunaan listrik dan             GTSI was able to record electricity and fuel consumption more
bahan bakar yang lebih akurat di tahun ini.                           accurately during the year.

Selanjutnya, dari aspek sosial, GTSI secara konsisten menjalankan     On the social front, GTSI consistently carried out various social
                                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




berbagai program kegiatan sosial yang disinergikan bersama            activities in coordination with the holding company. Throughout
holding. Sepanjang tahun 2025, Perseroan melaksanakan                 2025, the Company conducted monthly social programs as a
kegiatan sosial secara rutin setiap bulan sebagai bentuk              contribution to the community and to strengthen engagement
kontribusi kepada masyarakat sekaligus upaya memperkuat               with the surrounding environment. The Company also achieved
engagement dengan lingkungan sekitar. Seiring dengan itu,             a zero workplace accident and zero occupational illness
Perseroan berhasil mencatatkan nihil kecelakaan kerja dan             record. To enhance employees’ capacity and competence, the
penyakit akibat kerja. Untuk meningkatkan kapasitas dan               Company organized 40 competency development programs
kompetensi karyawan, Perseroan menyelenggarakan program               covering both hard and soft skills, attended by all 48 employees.
pengembangan kompetensi hardskill dan softskill sebanyak 40
kegiatan yang diikuti oleh 48 karyawan dari total 48 karyawan.




                                                                                                                                            31
Page 32
                                                 Secara keseluruhan, capaian keberlanjutan GTSI tahun 2025         Overall, GTSI’s sustainability performance in 2025 was shaped
                 Board of Directors’ Statement




                                                 dipengaruhi oleh sejumlah faktor utama antara lain fase           by several key factors: an investment phase that impacted
 Penjelasan Direksi




                                                 investasi yang berdampak pada kinerja ekonomi jangka pendek,      short-term economic performance; a commitment to more
                                                 komitmen terhadap operasional yang lebih ramah lingkungan         environmentally responsible operations despite the higher
                                                 meskipun memerlukan biaya lebih tinggi, kebutuhan menjaga         associated costs; the need to maintain fleet reliability through
                                                 keandalan armada melalui program perawatan dan docking,           maintenance and docking programs; and higher standards
                                                 serta peningkatan standar kepatuhan dan keterlibatan sosial       of regulatory compliance and social engagement. In this
                                                 perusahaan. Dalam hal ini, Direksi menyadari masih terdapat       regard, the Board of Directors acknowledges that a gap still
                                                 gap antara capaian dengan target yang ditetapkan Perseroan.       exists between actual performance and the targets set by
                                                 Namun demikian, kami memandang bahwa langkah-langkah              the Company. Nevertheless, we believe that the strategic
                                                 strategis yang dijalankan sepanjang tahun 2025 merupakan          measures undertaken throughout 2025 represent an important
                                                 fondasi penting untuk membangun kinerja keberlanjutan             foundation for building a stronger, more measurable, and more
                                                 yang lebih kuat, terukur, dan terintegrasi di masa mendatang.     integrated sustainability performance in the years ahead. This
                                                 Keyakinan tersebut didukung oleh berbagai inisiatif strategis     conviction is supported by the Company’s strategic initiatives
                                                 dan pencapaian korporasi yang berhasil direalisasikan Perseroan   and corporate achievements during the year, which have not
                                                 sepanjang tahun berjalan, yang tidak hanya memperkuat daya        only strengthened business resilience but also created space
                                                 tahan bisnis, tetapi juga membuka ruang pertumbuhan yang          for more sustainable growth in the coming period.
                                                 lebih berkelanjutan pada periode mendatang.

                                                 Di sisi lain, sepanjang tahun 2025, GTSI mencatat sejumlah        Over the course of 2025, GTSI also recorded several significant
                                                 prestasi dan peristiwa penting yang menjadi fondasi strategis     achievements and milestones that serve as strategic building
                                                 bagi penguatan bisnis Perseroan ke depan. Salah satu capaian      blocks for the Company’s future growth. One key achievement
                                                 utama adalah penambahan aset melalui ekspansi armada              was the addition of assets through fleet expansion, as part
                                                 sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan kapasitas,        of the Company’s strategy to increase operational capacity,
                                                 fleksibilitas, dan keandalan operasional. Langkah ini sekaligus   flexibility, and reliability, thereby strengthening the Company’s
                                                 memperkuat positioning perusahaan dalam mendukung                 positioning in support of long-term growth. In addition, the
                                                 pertumbuhan jangka panjang. Selain itu, Perseroan mulai           Company began diversifying its business by entering the retail
                                                 melakukan diversifikasi usaha dengan memasuki segmen              segment to broaden its revenue base and reduce dependence
                                                 retail guna memperluas sumber pendapatan dan mengurangi           on its existing business model. On the financing front, the
                                                 ketergantungan pada model bisnis yang telah berjalan              successful completion of a refinancing with one of the Himbara
                                                 sebelumnya. Dari sisi pendanaan, keberhasilan proses              state-owned banks reflects growing confidence among financial
                                                 refinancing dengan salah satu bank Himbara mencerminkan           institutions in GTSI’s business fundamentals and prospects,
                                                 meningkatnya kepercayaan institusi keuangan terhadap              even as the Company remains in an active investment phase.
                                                 fundamental dan prospek bisnis GTSI, meskipun perusahaan          In the capital markets, the removal of GTSI’s shares from the
                                                 tengah berada dalam fase investasi. Di pasar modal, keluarnya     Full Call Auction (FCA) category also represents a significant
                                                 saham GTSI dari kategori Full Call Auction (FCA) juga menjadi     milestone, signaling improved market perception and increased
                                                 milestone penting yang menunjukkan perbaikan persepsi pasar       liquidity for the Company’s shares.
                                                 dan peningkatan likuiditas saham Perseroan.

                                                 Di balik berbagai pencapaian tersebut, tahun 2025 juga diwarnai   Behind these achievements, the year 2025 was also marked
                                                 sejumlah dinamika yang memengaruhi implementasi strategi          by several dynamics that influenced the implementation of
                                                 keuangan dan keberlanjutan perusahaan. Tahun pelaporan            the Company’s financial and sustainability strategies. The
                                                 merupakan periode investasi aktif, di mana Perseroan melakukan    reporting year was a period of active investment, during which
                                                 ekspansi dan optimalisasi aset yang berdampak pada tekanan        the Company undertook asset expansion and optimization,
                                                 kinerja keuangan dalam jangka pendek. Di samping itu, dinamika    placing short-term pressure on financial performance. In
                                                 pasar dan struktur kontrak, khususnya kontrak spot yang           addition, market dynamics and contract structures, particularly
                                                 masih dipengaruhi regulator, turut memengaruhi fleksibilitas      spot contracts, which remain subject to regulatory influence,
                                                 perusahaan dalam memaksimalkan pendapatan. Perseroan juga         affected the Company’s flexibility to maximize revenue. The
                                                 terus memperkuat komitmen terhadap operasional yang lebih         Company also continued to strengthen its commitment to
Accelerating Energy Expansion as One




                                                 berkelanjutan melalui penggunaan bahan bakar yang lebih           more sustainable operations by using cleaner fuels and raising
                                                 ramah lingkungan serta peningkatan standar operasional, yang      operational standards, which, in turn, required more careful
                                                 di sisi lain menuntut pengelolaan biaya secara lebih cermat.      cost management. Taken as a whole, 2025 was an important
Building The New GTSI,




                                                 Secara keseluruhan, tahun 2025 menjadi periode penting bagi       year for GTSI in building the foundations for long-term growth
                                                 GTSI dalam membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang           through strengthened business capacity, expanded business
                                                 melalui penguatan kapasitas usaha, perluasan peluang bisnis,      opportunities, and enhanced stakeholder confidence.
                                                 dan peningkatan kepercayaan para pemangku kepentingan.




  32
Page 33
Prospek dan Peluang                                                Prospects and Opportunities




                                                                                                                                          PT GTS Internasional Tbk
Memasuki tahun 2026, GTSI memandang prospek bisnis                 Looking ahead to 2026, GTSI views the business outlook as
tetap positif seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia yang           positive, in line with Indonesia’s economic growth, which
diperkirakan tetap kuat di tengah ketidakpastian global. Kondisi   is projected to remain strong amid global uncertainty. This
ini menjadi peluang bagi sektor LNG sebagai energi transisi yang   creates an opportunity for LNG as a transitional energy source
semakin penting dalam mendukung ketahanan energi nasional.         that is becoming increasingly important in supporting national
Pertumbuhan aktivitas industri dan kebutuhan energi domestik       energy security. Growth in industrial activity and domestic
diproyeksikan akan meningkatkan permintaan distribusi LNG          energy demand is projected to increase LNG distribution
sehingga membuka ruang bagi GTSI untuk memperkuat                  requirements, creating room for GTSI to strengthen its role
perannya melalui pengembangan armada dan layanan                   through fleet development and operational services, including
operasional, termasuk peluang pengembangan infrastruktur           opportunities in FSRU infrastructure development in Indonesia.
FSRU di Indonesia. Prospek tersebut sekaligus menjadi dasar        These prospects also serve as a basis for the Company to
bagi Perseroan untuk terus memperkuat kapasitas usaha dan          continue building its business capacity and maintaining its
menjaga daya saing di tengah dinamika industri energi yang         competitiveness amid the continuously evolving dynamics of
terus berkembang.                                                  the energy industry.

Di tengah tantangan global seperti dinamika geopolitik,            Amid global challenges such as geopolitical dynamics, energy
volatilitas harga energi, dan ketidakpastian perdagangan           price volatility, and international trade uncertainty, which affect
internasional yang memengaruhi pasar LNG, khususnya                the LNG market, particularly spot contract patterns, GTSI remains
pada pola kontrak spot, GTSI tetap optimistis karena kuatnya       optimistic, as strong domestic demand in Indonesia serves as
permintaan domestik Indonesia menjadi penyangga penting            an important buffer for the Company’s business stability. To
bagi stabilitas bisnis Perseroan. Untuk memanfaatkan peluang       capitalize on these opportunities, GTSI pursues a sustainable
tersebut, GTSI menjalankan strategi pertumbuhan berkelanjutan      growth strategy through fleet additions and optimization,
melalui penambahan dan optimalisasi armada, penguatan              the strengthening of its position as a strategic partner in the
posisi sebagai mitra strategis dalam ekosistem LNG nasional,       national LNG ecosystem, FSRU infrastructure development, and
pengembangan infrastruktur FSRU, serta diversifikasi usaha         business diversification into the retail energy sector to broaden
ke sektor retail energi guna memperluas sumber pendapatan          revenue sources and enhance business resilience. All of these
dan memperkuat ketahanan bisnis. Seluruh langkah tersebut          steps are executed prudently and with financial discipline to
dijalankan secara prudent dengan disiplin finansial agar           ensure the Company remains adaptable, financially sound, and
Perseroan tetap adaptif, sehat, dan berkelanjutan di tengah        sustainable amid global economic dynamics.
dinamika ekonomi global.

Penutup dan Apresiasi                                              Closing Remarks and Acknowledgments

Pencapaian dan kinerja positif GTSI tahun 2025 merupakan           GTSI’s positive achievements and performance in 2025 are the
hasil kerja bersama dan konstribusi segenap pemangku               result of the collective efforts and contributions of all internal
kepentingan internal maupun eksternal. Untuk itu, kami             and external stakeholders. We would like to express our deepest
menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-              appreciation and gratitude to the Board of Commissioners for
besarnya kepada Dewan Komisaris atas arahan, pengawasan,           the guidance, oversight, and support provided throughout
serta dukungan yang diberikan sepanjang tahun 2025. Ucapan         2025. We also extend our sincere thanks to our shareholders
terima kasih juga kami sampaikan kepada para pemegang              for their continued trust and support for the Board of
saham atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan           Directors in executing the Company’s growth strategy and
kepada Direksi dalam menjalankan strategi pertumbuhan dan          sustainability initiatives. We would further like to acknowledge
penguatan keberlanjutan bisnis. Tidak lupa, kami menyampaikan      the Government and regulators for the synergy, policy support,
penghargaan kepada Pemerintah dan regulator atas sinergi,          and guidance that have enabled the Company to continue
dukungan kebijakan, serta pembinaan yang membantu                  operating effectively amid the evolving dynamics of the energy
Perseroan tetap mampu menjalankan operasional secara baik          and LNG transportation industry.
                                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




di tengah dinamika industri energi dan transportasi LNG yang
terus berkembang.




                                                                                                                                         33
Page 34
                                                 Direksi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh                The Board of Directors would also like to thank all customers,
                 Board of Directors’ Statement




                                                 pelanggan, mitra usaha dan pemangku kepentingan lainnya             business partners, and other stakeholders for the trust and
 Penjelasan Direksi




                                                 atas kepercayaan serta kerja sama yang terjalin dengan baik         cooperation built over the years. Our deepest appreciation
                                                 selama ini. Penghargaan yang tinggi kami sampaikan kepada           goes to all GTSI employees for their dedication, professionalism,
                                                 seluruh karyawan GTSI atas dedikasi, profesionalisme, dan           and commitment to upholding the Company’s performance
                                                 komitmennya dalam menjaga kinerja dan keberlangsungan               and business continuity. We also extend our gratitude to the
                                                 usaha Perseroan. Selain itu, kami turut menyampaikan terima         communities in the areas where we operate for their continued
                                                 kasih kepada masyarakat dan lingkungan sekitar atas dukungan        support, which enables the Company to grow and develop
                                                 yang diberikan sehingga Perseroan dapat terus tumbuh dan            sustainably. With a spirit of collaboration and optimism, GTSI
                                                 berkembang secara berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi         is committed to continuing to create added value and make a
                                                 dan optimisme, GTSI berkomitmen untuk terus menciptakan             positive contribution to national energy security and sustainable
                                                 nilai tambah serta memberikan kontribusi positif bagi ketahanan     development in the years to come.
                                                 energi nasional dan pembangunan berkelanjutan di masa
                                                 mendatang.




                                                                                                        Jakarta, 3 Juni 2026
                                                                                                        Jakarta, June 3, 2026

                                                                                                        Atas nama Direksi
                                                                                                 On behalf of the Board of Directors




                                                                           Yon Irawan                                                       Asty Winasty
                                                                         Direktur Utama                                                        Direktur
                                                                        President Director                                                     Director




                                                                                                   Menyetujui Dewan Komisaris
                                                                                              Approved by the Board of Commissioners
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                          Rudi Satwiko                                                        Suharno
                                                                         Komisaris Utama                                                  Komisaris Independen
                                                                     President Commissioner                                            Independent Commissioner
Building The New GTSI,




 34
Page 35
     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   PT GTS Internasional Tbk




35
Page 36
     Building The New GTSI,




36
     Accelerating Energy Expansion as One




                                            KEBERLANJUTAN
                                            TENTANG LAPORAN
Page 37
                        PT GTS Internasional Tbk
           ABOUT THE
SUSTAINABILITY REPORT




            05
                        37
Page 38
                                                            TENTANG LAPORAN
 Tentang Laporan Keberlanjutan
                          About The Sustainability Report




                                                            KEBERLANJUTAN
                                                            ABOUT THE SUSTAINABILITY REPORT



                                                            PT GTSI Internasional Tbk menerbitkan Laporan Keberlanjutan     PT GTS Internasional Tbk publishes its 2025 Sustainability
                                                            2025 sebagai wujud komitmen terhadap transparansi dan tata      Report as part of its commitment to transparency and the
                                                            kelola perusahaan yang baik, sekaligus memenuhi kewajiban       implementation of good corporate governance, while also
                                                            sebagaimana diatur dalam POJK 51/2017 tentang Penerapan         fulfilling its obligations under POJK No. 51/2017 concerning
                                                            Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten       the Implementation of Sustainable Finance for Financial
                                                            dan Perseroan Publik (POJK Keuangan Berkelanjutan). Laporan     Services Institutions, Issuers, and Public Companies. This report
                                                            ini merupakan laporan kelima yang diterbitkan Perseroan dalam   represents the Company’s fifth Sustainability Report and is
                                                            format satu kesatuan dengan Laporan Tahunan.                    presented as an integrated part of the Annual Report.

                                                            Laporan ini mencakup rencana dan pencapaian atas kinerja        The report outlines the Company’s plans and achievements
                                                            ekonomi, lingkungan, dan sosial Perseroan untuk periode 1       in economic, environmental, and social performance for the
                                                            Januari sampai 31 Desember 2025, beserta dengan entitas anak    period from January 1 to December 31, 2025, followed by its
                                                            yaitu:                                                          subsidiaries:
                                                            1.   PT HUMOLCO LNG Indonesia                                   1.   PT HUMOLCO LNG Indonesia
                                                            2. PT Hikmah Sarana Bahari sebagai pemilik Kapal Ekaputra 1     2. PT Hikmah Sarana Bahari, owner of the Ekaputra 1 vessel
                                                            3. PT Bhaskara Inti Samudera sebagai pemilik Kapal Triputra     3. PT Bhaskara Inti Samudera, owner of the Triputra vessel
                                                            4. PT Permata Khatulistiwa Regas sebagai Pemilik 25% saham      4. PT Permata Khatulistiwa Regas, which holds a 25%
                                                                 PT Jawa Satu Regas                                              ownership interest in PT Jawa Satu Regas
                                                            5. PT Jawa Satu Regas yang merupakan pemilik Kapal FSRU         5. PT Jawa Satu Regas, owner of the FSRU Jawa Satu vessel
                                                                 Jawa Satu
                                                            6. PT Anoa Sulawesi Regas                                       6.   PT Anoa Sulawesi Regas
                                                            7. GTS Energy Trading Pte. Ltd.                                 7.   GTS Energy Trading Pte. Ltd.
                                                            8. PT Surya Gaschem Perkasa                                     8.   PT Surya Gaschem Perkasa

                                                            Dalam penyusunan laporan ini, istilah “GTSI,” “Perseroan,”      Throughout this report, the terms “GTSI,” the “Company,” and
                                                            atau “Kami” digunakan untuk merepresentasikan PT GTS            “We” are used interchangeably to refer to PT GTS Internasional
                                                            Internasional Tbk. Adapun informasi keuangan dan data           Tbk. All financial information and numerical data are presented
                                                            numerik dalam laporan ini dinyatakan dalam Dolar Amerika        in United States Dollars (USD), with numerical formatting
                                                            Serikat (USD) dengan notasi angka dalam bahasa Indonesia.       following Indonesian conventions. By presenting data in a
                                                            Dengan penyajian data yang transparan, Perseroan berharap       transparent manner, the Company aims to provide stakeholders
                                                            dapat memberikan gambaran yang jelas kepada seluruh             with a clear understanding of the impacts and value generated
                                                            pemangku kepentingan mengenai dampak dan nilai tambah           through its business operations.
                                                            yang dihasilkan dalam operasional bisnis Perseroan.

                                                            Aspek Material Keberlanjutan dan Rujukan                        Material Sustainability Aspects and Reporting
                                                            Pelaporan                                                       References

                                                            Penentuan aspek material terkait keberlanjutan bidang           The identification of material sustainability aspects across
                                                            ekonomi, lingkungan dan sosial laporan ini merujuk pada         economic, environmental, and social dimensions in this report
                                                            Lampiran II POJK No. 51/POJK.03/2017 di mana Perseroan          refers to Appendix II of POJK No. 51/POJK.03/2017, under which
Accelerating Energy Expansion as One




                                                            termasuk dalam kategori usaha yang proses bisnisnya             the Company is classified as operating in a sector with direct
                                                            berkaitan langsung dengan lingkungan hidup. Selain POJK         environmental impact. In addition to the Sustainable Finance
                                                            Keuangan Berkelanjutan, laporan disusun dengan merujuk          POJK, this report has been prepared with reference to the
Building The New GTSI,




                                                            pada Sustainability Accounting Standards Board (SASB) Marine    Sustainability Accounting Standards Board (SASB) Marine
                                                            Transportation, yang diterbitkan oleh SASB --saat ini menjadi   Transportation standards, now part of the IFRS Foundation, as
                                                            bagian dari IFRS Foundation, serta Panduan Pelaporan ESG,       well as the 2024 IDX ESG Reporting Guidelines.
                                                            Sistem Pelaporan IDX tahun 2024.




 38
Page 39
Pernyataan Ulang Informasi                                          Restatement of Information




                                                                                                                                         PT GTS Internasional Tbk
Untuk mendukung validitas isi laporan, apabila terdapat             To ensure the reliability and validity of the information
pernyataan ulang informasi yang disampaikan dalam laporan           presented, any restatements of previously disclosed data, such
sebelumnya, misalnya karena perbedaan metodologi atau cara          as those arising from changes in methodology or calculation
penghitungan, kami memberi tanda *disajikan kembali. Pada           approaches, are indicated with the notation “restated.” In this
laporan ini, penyajian kembali antara lain berkaitan dengan         report, the restatements relate to, among others, the disclosure
pengungkapan data emisi, limbah dan training karyawan.              of emissions data, waste, and employee training.

Akses Informasi atas Laporan Keberlanjutan                          Access to the Sustainability Report

Laporan ini disusun untuk memungkinkan seluruh pemangku             This report is prepared to enable stakeholders to assess
kepentingan menilai kinerja GTSI, khususnya dalam menjalankan       GTSI’s performance, particularly in fulfilling its sustainability
tanggung jawab keberlanjutan aspek ekonomi, lingkungan,             responsibilities across economic, environmental, and social
dan sosial sepanjang periode pelaporan. Melalui laporan ini,        aspects during the reporting period. Through this publication,
pemangku kepentingan diharapkan dapat melakukan evaluasi            stakeholders are expected to gain a comprehensive perspective
menyeluruh terhadap kontribusi Perseroan dalam mendukung            on the Company’s contributions to sustainable development. As
pembangunan berkelanjutan. Sebagai wujud transparansi dan           part of its commitment to transparency and accountability, the
akuntabilitas, Perseroan menyediakan akses informasi seluas-        Company provides broad access to information regarding this
luasnya bagi pemangku kepentingan terkait laporan ini dengan        report through the following contact:
menghubungi:




                                               PT GTS Internasional Tbk
                                               Gedung Mangkuluhur City Tower Satu Lt. 26 | 26th Floor
              Sekretaris Perusahaan
              Corporate Secretary              Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 1-3
                                               Jakarta 12930, Indonesia
              Ervan Saropie                    Telp.: (62 21) 509 33163
                                               Fax.: (62 21) 509 6
                                               E-mail: corpsec@gtsi.co.id




                                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                                                                                                        39
Page 40
     Building The New GTSI,




40
     Accelerating Energy Expansion as One




                                            PROFIL
                                            PERUSAHAAN
Page 41
          COMPANY PROFILE




41
                            PT GTS Internasional Tbk




     06
Page 42
                                       INFORMASI
                                       PERUSAHAAN
 Profil Perusahaan
                 Company Profile




                                       COMPANY INFORMATION


                                       Nama Perusahaan
                                       Company Name                           PT GTS Internasional Tbk
                                       Status
                                       Status                                 Perusahaan Terbuka | Public Company


                                                                              Akta No. 32 tanggal 29 Juni 2012 yang dibuat di hadapan Martina S.H., Notaris di Jakarta, dan disahkan melalui Surat
                                       Akta Pendirian                         Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-40582.AH.01.01.Tahun 2012 tanggal
                                       Perusahaan                             26 Juli 2012 dan terdaftar di Daftar Perseroan No. AHU-0068050. AH.01.09. Tahun 2012 tanggal 26 Juli 2012.
                                       Company Deed of                        Deed No. 32 dated 29 June 2012 made before Martina S.H., Notary in Jakarta, and ratified through Decree of the
                                       Establishment                          Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-40582.AH.01.01. Year 2012 dated July 26
                                                                              2012 and registered in the Company Register No. AHU-0068050.AH.01.09. Year 2012 dated July 26, 2012.



                                       Kode Saham
                                       Ticker Code                            GTSI
                                                                              •     Jasa Pengangkutan Gas Alam Cair                          •    Liquefied Natural Gas Transportation Services
                                       Bidang Usaha
                                                                              •     Penyimpanan dan Regasifikasi LNG                         •    LNG Storage & Regasification
                                       Line of Business
                                                                              •     Jasa Manajemen Kapal                                     •    Ship Management



                                       Modal Dasar
                                       Authorized Capital                     30.000.000.000           Lembar Saham | Shares
                                                                                                                               atau
                                                                                                                                or      Rp1.500.000.000.000

                                                                              15.819.142.767                                              790.957.138.350
                                       Modal Ditempatkan dan
                                                                                                                               atau
                                       Disetor Penuh                                                                            or
                                       Issued and Fully                                                                                 Rp
                                       Paid-up Capital                                                 Lembar Saham | Shares




                                                                              PT Humpuss Maritim Internasional 84,40%                            Masyarakat | Public 15,20%
                                       Kepemilikan Saham
                                       Share Ownership
                                       [OJK C.3]                              13.414.263.0795 2.404.879.688     Lembar Saham | Shares                                       Lembar Saham | Shares




                                          Jumlah Karyawan                                       Alamat Kantor Pusat    [OJK C.2]
                                          Number of Employees                                   Head Office Address



                                                48
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                                                PT GTS Internasional Tbk.                          Telp.      : (62-21) 509 33163
                                                               orang                            Mangkuluhur City Tower One Lt. 26 | 26th Floor     Fax.       : (62-21) 509 33163
                                                               people                           Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 1-3                   Email      : corpsec@gtsi.co.id
                                                                                                Jakarta 12930, Indonesia                           Website    : www.gtsi.co.id
Building The New GTSI,




                                          per 31 Desember 2025 | as of December 31, 2025




  42
Page 43
RIWAYAT




                                                                                                                                      PT GTS Internasional Tbk
PERUSAHAAN
COMPANY HISTORY



Perseroan didirikan oleh PT Hutama Trans Kencana dan PT Hikmah
Sarana Bahari, yang pada saat pendiriannya merupakan entitas anak
dari PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk.

The Company was founded by PT Hutama Trans Kencana and PT Hikmah
Sarana Bahari, both of which were subsidiaries of PT Humpuss Intermoda
Transportasi Tbk at the time of establishment.

PT GTS Internasional Tbk, selanjutnya disebut “GTSI” atau        GTS Internasional Tbk, hereinafter referred to as “GTSI” or the
“Perseroan”, didirikan berdasarkan Akta No. 32 tanggal 29 Juni   “Company,” was established based on Deed No. 32 dated June
2012 yang dibuat di hadapan Martina, S.H., Notaris di Jakarta,   29, 2012, executed before Martina, S.H., a Notary in Jakarta, and
dan telah memperoleh pengesahan melalui Surat Keputusan          ratified by Decree No. AHU-40582.AH.01.01.Tahun 2012 issued
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.       by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
AHU-40582.AH.01.01.Tahun 2012 tanggal 26 Juli 2012. Perseroan    Indonesia on July 26, 2012. The Company was founded by PT
didirikan oleh PT Hutama Trans Kencana dan PT Hikmah Sarana      Hutama Trans Kencana and PT Hikmah Sarana Bahari, both of
Bahari, yang pada saat pendiriannya merupakan entitas anak       which were subsidiaries of PT Humpuss Intermoda Transportasi
dari PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk.                      Tbk at the time of establishment.

Cikal bakal Perseroan berawal dari Divisi Angkutan Gas Alam      The Company’s origins trace back to the Liquefied Natural Gas
Cair (Liquefied Natural Gas/LNG) yang didirikan oleh PT          (LNG) Transportation Division established by PT Humpuss and
Humpuss bersama Mitsui O.S.K. Lines Ltd. (MOL) pada tahun        Mitsui O.S.K. Lines Ltd. (MOL) in 1986 under the name Humolco
1986 dengan nama Humolco Trans Inc. Seiring pendirian divisi     Trans Inc. Concurrently, construction commenced on an LNG
tersebut, pembuatan kapal pengangkut LNG berkapasitas            carrier with a capacity of 137,000 CBM.
137.000 CBM juga mulai dilakukan.

Didukung oleh kemitraan global yang strategis serta penerapan    Supported by strategic global partnerships and continuous
inovasi yang berkelanjutan, Perseroan terus bertumbuh dan        innovation, the Company has grown and evolved into a market
berkembang hingga menjadi pemimpin pasar dalam penyediaan        leader in LNG logistics, storage, and infrastructure services. It
jasa logistik, penyimpanan, dan infrastruktur LNG. Perseroan     continues to expand its service routes, fleet, and operational
secara konsisten memperluas rute layanan, armada kapal,          reach, while enhancing service quality.
cakupan operasional, serta meningkatkan kualitas layanannya.
                                                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                                                                                                     43
Page 44
                                       Pada 21 Desember 1992, PT Humpuss juga mendirikan PT                On December 21, 1992, PT Humpuss established PT Humpuss
                                       Humpuss Intermoda Transportasi (HITS) yang bergerak di              Intermoda Transportasi (HITS), which operates LNG and oil
 Profil Perusahaan




                                       bidang pengoperasian kapal tanker LNG dan minyak. Selain itu,       tankers. HITS also provides cargo transportation and ship
                 Company Profile




                                       HITS menjalankan usaha pengangkutan kargo, keagenan kapal,          agency services, and develops LNG cargo solutions supplying
                                       serta pengembangan bisnis kargo LNG sebagai sumber energi           energy for power generation by the State Electricity Company
                                       pembangkit listrik yang dikembangkan oleh Perusahaan Listrik        (PLN). As part of the integrated HITS group supply chain, the
                                       Negara (PLN). Sebagai bagian dari rantai pasok terintegrasi         Company leverages advanced technology, expertise, and
                                       dalam grup HITS, Perseroan memiliki keunggulan dalam                capabilities in LNG transportation.
                                       teknologi, keahlian, dan kompetensi pengangkutan LNG.

                                       Di tahun 2013, grup perusahaan HITS memutuskan untuk                In 2013, the HITS group established a dedicated entity for LNG
                                       mendirikan entitas usaha terpisah di bidang pengangkutan LNG.       transportation, aimed at developing a commercial LNG logistics
                                       Entitas tersebut berfokus pada pengembangan sistem logistik         system serving both domestic and international markets.
                                       komersial gas alam cair yang mencakup potensi operasional
                                       pasar domestik dan internasional.

                                       Selanjutnya, sebagai bagian dari restrukturisasi grup HITS, sejak   Since 2021, as part of the HITS Group restructuring, the Company
                                       tahun 2021 Perseroan mengelola delapan entitas anak yaitu PT        has overseen eight subsidiaries: PT Hikmah Sarana Bahari (HSB)
                                       Hikmah Sarana Bahari (HSB), PT Bhaskara Inti Samudera (BIS)         and PT Bhaskara Inti Samudera (BIS), which serve as vessel-
                                       sebagai entitas pemilik armada kapal, PT Permata Khatulistiwa       owning entities; PT Permata Khatulistiwa Regas (PKR) and PT
                                       Regas (PKR), PT Anoa Sulawesi Regas (ASR) sebagai perusahaan        Anoa Sulawesi Regas (ASR), which are investment companies
                                       investasi yang memiliki 25% kepemilikan pada FSRU Jawa Satu,        holding a combined 25% ownership interest in the Jawa Satu
                                       serta PT HUMOLCO LNG Indonesia (HLI) yang bergerak di               FSRU; PT HUMOLCO LNG Indonesia (HLI), which provides
                                       bidang jasa manajemen kapal LNG dan FSRU (pengawasan                LNG vessel and FSRU management services, including vessel
                                       penerapan keselamatan dan kepatuhan kapal, serta pengelolaan        safety and compliance oversight, technical operations, and
                                       operasi teknis dan sumber daya manusia), GTS Energy Trading         human resources management; GTS Energy Trading Pte. Ltd.,
                                       Pte. Ltd. (menjalankan kegiatan perdagangan LNG), dan PT            which conducts LNG trading activities; and PT Surya Gaschem
                                       Surya Gaschem Perkasa (jasa angkutan laut).                         Perkasa, which operates in the sea freight transportation sector.

                                       Perseroan juga terus menghadirkan berbagai inovasi, antara          The Company continues to innovate, including through
                                       lain melalui kepemilikan kapal FSRU (Floating Storage and           ownership of Floating Storage and Regasification Unit (FSRU)
                                       Regasification Unit) sebagai terobosan dalam rantai distribusi      vessels, representing a breakthrough in Indonesia’s LNG
                                       LNG di Indonesia. Penggunaan FSRU secara strategis mampu            distribution chain. The use of FSRUs enhances efficiency by
                                       menghemat waktu dan biaya pengadaan logistik LNG karena             enabling onboard regasification, eliminating the need for
                                       proses regasifikasi dapat dilakukan langsung di atas kapal          onshore storage and regasification facilities, thereby reducing
                                       tanpa memerlukan pembangunan fasilitas penyimpanan dan              time and costs.
                                       regasifikasi di darat.

                                       Keberhasilan Perseroan dalam mengimplementasikan inovasi            The Company’s success in these innovations is underpinned by
                                       tersebut tidak terlepas dari pengalaman dan kapabilitas             decades of experience and capability development. With over
                                       yang telah dibangun secara konsisten selama puluhan tahun.          30 years in LNG shipping, the Company has established a strong
                                       Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang pelayaran           reputation as a pioneer and a leading provider of Liquefied
                                       kapal LNG, Perseroan telah membangun reputasi yang kuat             Natural Gas (LNG) transportation services in Indonesia.
                                       sebagai perusahaan pelopor dan satu-satunya penyedia jasa
                                       transportasi Gas Alam Cair (Liquefied Natural Gas/LNG) di
                                       Indonesia.

                                       Reputasi, pengalaman, serta kinerja operasional yang solid          This reputation, along with its experience and solid operational
                                       tersebut turut tercermin dalam respons pasar terhadap kinerja       performance, is reflected in market response. Throughout
Accelerating Energy Expansion as One




                                       Perseroan. Sepanjang tahun 2025, saham GTSI menunjukkan             2025, GTSI’s shares demonstrated positive performance trends
                                       dinamika yang menarik di pasar modal Indonesia. Pergerakan          in the Indonesian capital market, driven by strengthening
                                       harga saham tersebut tidak terjadi secara terpisah dari             fundamentals and a series of strategic initiatives announced
Building The New GTSI,




                                       perkembangan fundamental Perseroan, terutama setelah                during the year. Improved financial performance, including net
                                       serangkaian keputusan strategis yang diumumkan sepanjang            profit growth, was viewed positively by investors.
                                       tahun berjalan. Investor mencermati hasil kinerja yang lebih
                                       kuat, termasuk pertumbuhan laba bersih sebagai salah satu
                                       faktor yang membentuk sentimen positif terhadap saham GTSI.




 44
Page 45
Salah satu katalis signifikan bagi saham GTSI adalah keputusan   A key catalyst was the Company’s decision to expand its




                                                                                                                                     PT GTS Internasional Tbk
perusahaan untuk memperluas kapasitas armadanya melalui          fleet through vessel acquisitions. In mid-October 2025, GTSI
pembelian kapal baru. Pada pertengahan Oktober 2025, GTSI        acquired an LNG carrier, Methane Jane Elizabeth, later renamed
mengakuisisi satu unit kapal LNG bernama Methane Jane            Danaputri 1, for approximately USD 24.5 million, representing
Elizabeth, yang kemudian berganti nama menjadi Danaputri 1,      more than 36.92% of total equity and classified as a material
dengan nilai transaksi sekitar USD 24,5 juta—setara lebih dari   transaction under OJK Regulation No. 17/2020. This acquisition
36,92% dari total ekuitas Perseroan dan dikategorikan sebagai    aligns with the Company’s long-term strategy to increase
transaksi material sesuai peraturan OJK No. 17/2020. Langkah     market share and enhance future earnings.
ini dipandang sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka
panjang yang diharapkan dapat memperluas pangsa pasar dan
berkontribusi positif terhadap pendapatan masa depan.

Respons pasar terhadap aksi korporasi tersebut tampak            Market responses were reflected in share price movements. In
tercermin pada pergerakan harga saham. Selain didorong oleh      addition to improved financial performance, investors responded
laporan kinerja yang membaik, investor juga memberi perhatian    positively to enhanced operational prospects following the fleet
pada prospek operasional yang lebih besar setelah penambahan     expansion, which strengthens the Company’s readiness to meet
armada itu. Di tengah kondisi industri energi yang kompetitif,   increasing LNG demand.
langkah memperkuat aset produktif semacam pembelian kapal
menjadi sinyal bahwa GTSI mempersiapkan diri menghadapi
permintaan LNG yang terus tumbuh.

Dukungan lain bagi tren positif pasar datang dari keputusan      Further support came from the Annual General Meeting of
dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025             Shareholders (AGM) held on June 12, 2025, where shareholders
pada 12 Juni 2025 di mana Perseroan menyetujui rencana           approved plans for additional vessel acquisitions as part of
pembelian kapal tambahan sebagai bagian dari strategi ekspansi   the Company’s medium- to long-term growth strategy. This
jangka menengah hingga panjang. Hal ini turut memperkuat         reinforced investor confidence in the Company’s commitment
ekspektasi bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada kinerja       to expanding operational capacity and driving future revenue
keuangan saat ini tetapi juga pada perluasan kapasitas           growth.
operasional untuk meningkatkan kontribusi pendapatan di masa
mendatang.

Kombinasi antara kinerja operasional yang meningkat, aksi        The combination of improved operational performance,
korporasi nyata seperti pembelian kapal LNG baru, dan            strategic corporate actions, and clear long-term planning
rencana strategis yang disepakati dalam RUPST menciptakan        contributed to a positive market outlook in 2025. The upward
narasi yang lebih kuat di mata investor sepanjang 2025.          trend in GTSI’s share price reflects growing market confidence
Pergerakan harga saham GTSI yang cenderung meningkat             and strengthening expectations for sustainable growth within
pada periode ini mencerminkan bagaimana pasar merespons          Indonesia’s energy sector.
dengan mengapresiasi langkah-langkah tersebut, sekaligus
memperlihatkan bahwa ekspektasi terhadap pertumbuhan
lebih terukur sedang menguat di tengah dinamika sektor energi
Indonesia.
                                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                                                                                                    45
Page 46
                                       VISI, MISI, DAN
                                       NILAI PERUSAHAAN
 Profil Perusahaan
                 Company Profile




                                                                                        [OJK C.1]


                                       VISION, MISSION, AND COMPANY VALUES




                                       Visi Vision                             Misi Mission
                                       Menjadi perusahaan kelas                Memberikan yang terbaik untuk pelanggan
                                       dunia sebagai pemilik dan               dalam pengadaan dan manajemen kapal
                                       manajemen operasi kapal                 LNG dan FSRU dengan mengutamakan
                                                                               keunggulan operasional, kesehatan,
                                       LNG dan Unit Penyimpanan
                                                                               keselamatan yang berstandar internasional,
                                       Apung dan Regasifikasi, serta
                                                                               lingkungan dan tanggung jawab sosial untuk
                                       dapat memenuhi kebutuhan                meningkatkan nilai tambah bagi Pemangku
                                       masyarakat akan gas alam                Kepentingan secara berkelanjutan termasuk
                                       yang merupakan energi                   kehidupan masyarakat dengan masa depan
                                       ramah lingkungan.                       yang sejahtera.

                                       To become a world-class company that    Providing the best for customers in procurement
                                       serves as the owner and management      and management of LNG Carrier and FSRU by
                                       of operation of LNG Carrier, Floating   prioritizing operational excellence, health, safety
                                       Storage and Regasification Unit         of international standard, environmental and social
                                       (FSRU), and can meet the needs of the   responsibilities as added values for Stakeholders in
                                       community for natural gas which is      a sustainable manner including the lives of people
Accelerating Energy Expansion as One




                                       environmental-friendly energy.          with a prosperous future.
Building The New GTSI,




 46
Page 47
                                                                                             PT GTS Internasional Tbk
NILAI-NILAI
PERUSAHAAN
CORE VALUES




Harmony                                     Meaningful

Menunjukan kebersamaan, persatuan,          Menunjukkan kesadaran untuk bertindak,
saling peduli, menghargai perbedaan         memberikan implikasi positif bagi lingkungan
untuk mencapai sinergi.                     kerja, perusahaan, masyarakat, dan negara.

Demonstrate togetherness, unity, caring     Demonstrate awareness to act, giving positive
for each other, respecting differences to   implications for the work environment,
achieve synergy.                            company, community, and country.




Uncompromised Integrity                     Innovation for Growth
Menunjukkan etika sosial dan mengikuti      Menunjukkan terobosan dan bertindak
                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




prinsip-prinsip dan norma-norma yang        untuk mengoptimalkan segala sumber
berlaku di masyarakat sehingga tercipta     daya sehingga tercapai inovasi
kepatuhan norma sosial.                     perusahaan yang berkelanjutan.

Demonstrate social ethics and follow        Demonstrate breakthroughs and act
the principles and norms that apply         to optimize all resources to achieve
in society so as to create social norm      sustainable corporate innovation.
compliance.




                                                                                            47
Page 48
                                       BIDANG
                                       USAHA
 Profil Perusahaan
                 Company Profile




                                                                  [OJK C.4]


                                       BUSINESS ACTIVITIES


                                       Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan         In accordance with article 3 of the Company’s Articles of
                                       sebagaimana terakhir diubah berdasarkan Akta Pernyataan          Association, which was most recently amended in accordance
                                       Keputusan Pemegang Saham tentang Perubahan Anggaran              with the Deed of Statement of Shareholders’ Decision
                                       Dasar No. 105 tanggal 14 Juni 2021 yang dibuat di hadapan        Amendment to the Articles of Association No. 105 dated June
                                       Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota        14, 2021 which was ratified by Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum,
                                       Administratif Jakarta Barat, Perseroan menjalankan kegiatan      M.Kn, Notary in West Jakarta Administrative City, the Company
                                       usaha di bidang logistik, penyimpanan, pengolahan, dan           is engaged in the following business fields Logistics, Storage,
                                       infrastruktur gas.                                               Gas Processing, and Infrastructure.

                                       Adapun kegiatan utama dan penunjang Perseroan dalam              The main and supporting business activities of the Company
                                       mendukung bidang usaha tersebut adalah sebagai berikut:          are:

                                       Kegiatan Usaha Penunjang Utama                                   Primary Supporting Business Activities
                                       •   Industri Bangunan Lepas Pantai dan Bangunan terapung;        •   Offshore Building and Floating Building Industry;
                                       •   Distribusi Gas Alam dan Buatan;                              •   Natural and Artificial Gas Distribution;
                                       •   Angkutan Laut Dalam Negeri untuk Barang Khusus;              •   Domestic Sea Transportation for Special Goods;
                                       •   Angkutan Laut Luar Negeri untuk Barang Khusus;               •   Overseas Sea Transportation for Special Goods;
                                       •   Pergudangan dan Penyimpanan Lainnya;                         •   Warehousing and Other Storage;
                                       •   Penanganan Kargo (Bongkar Muat Barang);                      •   Cargo Handling (Loading and Unloading of Goods);
                                       •   Aktivitas Perusahaan Holding; dan                            •   Holding Company Activities; dan
                                       •   Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak.           •   Leasing and leasing activities without rights.

                                       Kegiatan Usaha Penunjang                                         Supporting Business Activities
                                       •   Angkutan Laut Dalam Negeri Liner untuk Barang;               •   Domestic Liner Sea Transportation for Goods;
                                       •   Angkutan Laut Dalam Negeri Tramper untuk Barang; dan         •   Tramper Domestic Sea Transportation for Goods; and
                                       •   Aktivitas Konsultan Transportasi.                            •   Transportation Consultant Activities.

                                       Kegiatan Usaha Sepanjang Tahun Buku                              Business Activities During Fiscal Year
                                       Sepanjang 2025, kegiatan usaha yang dijalankan Perseroan         Throughout 2025, the Company engaged in the following
                                       adalah:                                                          business activities:
                                       •    Jasa Pengangkutan LNG;                                      •    LNG Transportation Services;
                                       •    Penyimpanan dan Regasifikasi LNG; dan                       •    LNG Storage and Regasification; and
                                       •    Jasa Manajemen Kapal.                                       •    Ship Management Services.

                                       Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang logistik,        With over 30 years of experience in LNG logistics, storage,
                                       penyimpanan, dan infrastruktur LNG, Perseroan telah              and infrastructure, the Company has established itself as
                                       menempatkan diri sebagai mitra yang kompeten dan andal           a competent and reliable partner in managing the national
                                       dalam mengelola mata rantai distribusi LNG nasional. Perseroan   LNG distribution chain. The Company consistently upholds its
                                       secara konsisten menjunjung tinggi komitmen terhadap             commitment to service excellence, prioritizes integrity in all
                                       Service Excellence, mengedepankan integritas dalam setiap        business activities, and maintains strong occupational safety
                                       pelaksanaan kegiatan usaha, serta mempertahankan kinerja         performance, as reflected in its zero-accident achievement.
Accelerating Energy Expansion as One




                                       keselamatan kerja dengan pencapaian zero accident. Komitmen      This commitment serves as a key foundation in strengthening
                                       tersebut menjadi fondasi utama dalam memperkuat daya saing       the Company’s competitiveness in the LNG distribution sector.
                                       Perseroan di sektor distribusi LNG.
Building The New GTSI,




                                       Selain itu, sebagai penyedia layanan terpadu dalam skema LNG     Furthermore, as an integrated service provider within the LNG-
                                       to Power, Perseroan menawarkan solusi yang efektif dan efisien   to-Power scheme, the Company delivers effective and efficient
                                       melalui dukungan menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan,       solutions through comprehensive support, ranging from project
                                       pemenuhan kebutuhan teknis, penyediaan serta pengelolaan         planning and fulfillment of technical requirements to the
                                       kapal dan awak, hingga layanan konsultasi yang mendukung         provision and management of vessels and crews, as well as
                                       keseluruhan proses bisnis.                                       consultancy services that support the entire business process.



 48
Page 49
PRODUK




                                                                                                                                          PT GTS Internasional Tbk
DAN JASA                               [OJK C.4]


PRODUCTS AND SERVICES


Jasa Pengangkutan LNG | LNG Transportation Services

Perseroan tetap mempertahankan perannya sebagai pionir               The Company remains a pioneer in LNG transportation services.
dalam penyediaan jasa pengangkutan LNG. Layanan yang                 These services include the chartering of LNG vessels operated
diberikan mencakup penyewaan kapal LNG yang dioperasikan             by highly qualified Indonesian personnel with the experience,
oleh sumber daya manusia terbaik Indonesia, yang memiliki            competence, and certifications required to meet international
pengalaman, kompetensi, serta sertifikasi sesuai dengan standar      maritime standards. Through its existing fleet, the Company
pelayaran internasional. Dengan armada yang dimiliki saat ini,       optimizes vessel utilization to support the LNG distribution
Perseroan secara optimal memaksimalkan utilisasi kapal untuk         chain across various critical and strategic facilities in the
mendukung mata rantai distribusi LNG ke berbagai fasilitas           domestic market.
penting dan strategis di pasar domestik.


Jasa Penyimpanan dan Regasifikasi LNG | LNG Transport and Regasification Services
Sejak tahun 2018, Perseroan melalui anak usahanya berinvestasi       Since 2018, the Company, through its subsidiary, has invested
dalam pengembangan bisnis jasa penyimpanan dan regasifikasi          in the development of LNG storage and regasification services
LNG melalui fasilitas Floating Storage Regasification Unit (FSRU).   via a Floating Storage Regasification Unit (FSRU) facility. The
Perseroan berperan aktif dalam seluruh tahapan pengembangan          Company plays an active role throughout all stages of the FSRU
FSRU, mulai dari perencanaan hingga proses pengiriman (delivery).    development, from planning to commissioning. The FSRU is
Saat ini, FSRU tersebut telah beroperasi secara komersial dan        currently operating commercially and distributing regasified
menjalankan fungsi penyaluran LNG hasil regasifikasi. Kehadiran      LNG. Its presence is expected to enhance the Company’s
FSRU diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasional dan           operational performance and profitability on a sustainable basis.
profitabilitas Perseroan secara berkelanjutan.


Jasa Manajemen Kapal | Ship Management Services
Perseroan, melalui anak usahanya, menyediakan layanan                Through its subsidiaries, the Company provides comprehensive
manajemen kapal yang lengkap dan profesional sesuai                  and professional ship management services in accordance with
dengan standar QS-SHE (Quality, Security, Safety, Health,            QS-SHE (Quality, Security, Safety, Health, and Environmental
and Environmental Protection). Lini bisnis ini memperkuat            Protection) standards. This business line strengthens
kapabilitas Perseroan dalam menghadapi kompleksitas                  the Company’s capabilities in managing the operational
operasional pengelolaan kapal, khususnya kapal LNG dan FSRU,         complexities of vessels, particularly LNG carriers and FSRUs,
yang memerlukan biaya tinggi serta kompetensi teknis yang            which require significant capital and advanced technical
tinggi. Perseroan memastikan bahwa setiap kapal dikelola dan         expertise. The Company ensures that all vessels are managed
dioperasikan sesuai dengan peraturan serta standar industri          and operated in compliance with international regulations and
internasional, termasuk ISM Code, ISPS Code, SIRE, TMSA, serta       industry standards, including the ISM Code, ISPS Code, SIRE,
standar ISO terkait Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001:2015),           TMSA, as well as ISO standards for Quality Management Systems
Lingkungan (ISO 14001:2015), dan Keselamatan serta Kesehatan         (ISO 9001:2015), Environmental Management (ISO 14001:2015),
Kerja (ISO 45001:2018).                                              and Occupational Health and Safety (ISO 45001:2018).
                                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




Layanan Jasa Pengelolaan Kapal meliputi:                             Ship Management Services include:
1.  Mempersiapkan, memantau, dan mencatat rencana untuk              1.   Preparing, monitoring, and recording plans for ship
    operasi kapal;                                                        operations;
2. Menyiapkan, memantau, melaporkan, dan menyelesaikan               2. Preparing, monitoring, reporting, and finalizing ship
    anggaran kapal;                                                       budgets;
3. Memonitor dan mengimplementasikan Plan Maintenance                3. Monitoring and implementing the Plan Maintenance
    Program dan jadwal docking kapal;                                     Program and ship docking schedules;
4. Memberikan pelatihan dan pendidikan kepada awak kapal,            4. Providing training and education to crew members, so
    sehingga awak kapal bangsa Indonesia dapat menjadi                    that Indonesian crew members can become trained and
    terlatih dan menduduki jabatan penting hingga pangkat                 occupy important positions up to the rank of Master and
    Nakhoda dan Kepala Kamar Mesin; dan                                   Head of Engineering Room; and
5. Menyiapkan, memantau, dan melaporkan kewajiban atas               5. Preparing, monitoring, and reporting obligations on tax and
    pemeriksaan pajak dan keuangan.                                       financial audits.
                                                                                                                                         49
Page 50
                                       WILAYAH
                                       OPERASIONAL
 Profil Perusahaan
                 Company Profile




                                                                                               [OJK C.3]


                                       OPERATIONAL AREA


                                          1




                                                                                                           5


                                                                                                                              8
                                                                                                                                                7



                                                                    2

                                                                        3
                                                                            4

                                                                                                  6




                                              Wilayah operasional Perseroan mencakup | The Company’s operational areas cover:

                                              1.      Jakarta - DKI Jakarta               1.     Jakarta - DKI Jakarta
                                              2.      Arun - Aceh                         2.     Arun - Aceh
                                              3.      Lampung - Lampung                   3.     Lampung - Lampung
                                              4.      Patimban - Jawa Barat               4.     Patimban - West Java
                                              5.      Bontang - Kalimantan Timur          5.     Bontang - East Kalimantan
                                              6.      Benoa - Bali                        6.     Benoa - Bali
                                              7.      Bintuni - Papua Barat               7.     Bintuni - West Papua
                                              8.      Banggai - Sulawesi Tengah           8.     Banggai - Central Sulawesi




                                       SKALA USAHA
                                       PERUSAHAAN                                         [OJK C.3]


                                       COMPANY’S BUSINESS SCALE


                                       Uraian                                       Satuan
                                                                                                                2025              2024              2023
                                       Description                                   Unit
Accelerating Energy Expansion as One




                                       Jumlah Aset                                  Dolar AS
                                                                                                               149 .284.140       112.883.146       107.840.328
                                       Total Assets                                  USD
                                       Jumlah Liabilitas                            Dolar AS
                                                                                                                83.120.228        46.533.794        46.209.885
                                       Total Liabilities                             USD
Building The New GTSI,




                                       Pendapatan Usaha                             Dolar AS
                                                                                                               34.700.976         32.153.797         32.160.145
                                       Revenues                                      USD
                                       Jumlah Ekuitas                               Dolar AS
                                                                                                                66.163.912        66.349.352         61.630.443
                                       Total Equity                                  USD
                                       Jumlah Karyawan                               Orang
                                                                                                                        48                32                45
                                       Total Employees                             Individuals




50
Page 51
 Uraian                                       Satuan
                                                                    2025                      2024                   2023




                                                                                                                                      PT GTS Internasional Tbk
 Description                                   Unit

 Lingkup Operasi
 Scope of Operations
                                        1. Jasa sewa kapal:                            1. Chartered vessel services:
                                           • Gas alam cair                                • Liquefied natural gas
 Produk dan Jasa                           • Tunda dan tambat                             • Tug and mooring
 Products and Services                     • Unit Penyimpanan dan Regasifikasi            • Floating Storage and Regasification
                                              Terapung                                        Unit (“FSRU”)
                                        2. Jasa pengelolaan kapal                      2. Ship management services
 Jumlah Kapal yang Dimiliki                    Kapal
                                                                      6                         5*                       5*
 Total Owned Vessels                          Vessels
                                                                                        Arun, Bintuni,          Arun, Lampung,
                                                            Arun, Banggai, Bintuni,
 Wilayah Operasi                              Daerah                                   Bontang, Benoa,         Jakarta, Patimban,
                                                           Bontang, Benoa, Jakarta,
 Operational Area                              Area                                   Jakarta, Lampung,        Bontang, Bintuni,
                                                            Lampung, & Patimban
                                                                                         & Patimban                & Benoa
 Kapasitas Kapal                         Meter kubik
                                                                   474.173+                  328.500+              328.500+
 Vessel Capacity                         Cubic meters
 Jumlah Awak Kapal yang Dikelola               Orang
                                                                     199                       147                       180
 Total Managed Crew Members                  Individuals

 *disajikan kembali | restated




KOMPOSISI
KARYAWAN                               [OJK C.3] [TR-MT-000.A]


EMPLOYEE COMPOSITION


Per 31 Desember 2025, Perseroan memiliki karyawan sebanyak           As of December 31, 2025, the Company had 48 employees,
48 orang, bertambah 16 orang atau 50% dibanding tahun                an increase of 16, or 50%, compared to the previous year's 32
sebelumnya dengan karyawan sebanyak 32 orang. Berikut                employees. The complete employee demographics are as
demografi karyawan selengkapnya:                                     follows:


Komposisi Karyawan Berdasarkan Jabatan
Employee Composition by Position Level

 Jabatan
                                                                                      2025                         2024
 Position

 Kepala Divisi
                                                                                        3                            0
 Division Head
 Kepala Departemen
                                                                                        7                           10
 Department Head
 Asisten Kepala Departemen
                                                                                        4                            1
 Assistant Department Head
                                                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




 Supervisor
                                                                                        11                           6
 Supervisor
 Staf
                                                                                       23                           15
 Staff
 Jumlah Karyawan Darat
                                                                                       48                           32
 Total Office Employees




                                                                                                                                     51
Page 52
                                       Komposisi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
                                       Employee Composition by Education Level
 Profil Perusahaan
                 Company Profile




                                       Tingkat Pendidikan
                                                                                                                                                        2025                     2024
                                       Education Level

                                       Strata 3
                                                                                                                                                         0                         0
                                       Post-Graduate
                                       Strata 2
                                                                                                                                                         8                         7
                                       Graduate
                                       Strata 1
                                                                                                                                                         36                        22
                                       Undergraduate/Associate Degree
                                       Diploma 3 & 2
                                                                                                                                                         3                         2
                                       Diploma 3 & 2
                                       SMA/SMP
                                                                                                                                                         1                          1
                                       Senior/Junior High School
                                       Jumlah
                                                                                                                                                         48                        32
                                       Total


                                       Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
                                       Composition of Employees based on Employment Status

                                       Status Kepegawaian
                                                                                                                                                        2025                     2024
                                       Employment Status

                                       Pegawai Tetap
                                                                                                                                                         29                        23
                                       Permanent Employee
                                       Pegawai Kontrak
                                                                                                                                                         19                        9
                                       Contract Employee
                                       Jumlah
                                                                                                                                                         48                        32
                                       Total


                                       Jumlah Pegawai Sementara [IDX S-04]
                                       Total Temporary Employee

                                                                                                                               Jumlah Pegawai                     Persentase Pegawai
                                       Uraian                                                                              (dalam tahun pelaporan)              (dalam tahun pelaporan)
                                       Description                                                                              Total Employee                   Percentage of Employee
                                                                                                                          (during the reporting year)          (during the reporting year)

                                       Jumlah Pegawai perusahaan yang dipegang oleh
                                       kontraktor dan/atau konsultan
                                                                                                                                17 orang | people                         26%
                                       Number of company employees held by
                                       contractors and/or consultants


                                       Komposisi Karyawan Berdasarkan Masa Kerja
                                       Composition of Employees based on Years of Service

                                       Masa Kerja
                                                                                                                                                        2025                     2024
                                       Years of Service
Accelerating Energy Expansion as One




                                       <1                                                                                                                21                        8
                                       1-5                                                                                                               15                        9
                                       5-10                                                                                                              3                         6
Building The New GTSI,




                                       10-15                                                                                                             4                         3
                                       > 15                                                                                                              5                         6
                                       Jumlah
                                                                                                                                                         48                        32
                                       Total
                                       * Data tidak termasuk Dewan Komisaris, Direksi, dan Pekerja Pihak Ketiga & Magang
                                       * Data excludes the Board of Commissioners, Board of Directors, Third Party Workers & Interns.




 52
Page 53
Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia




                                                                                                                                                                             PT GTS Internasional Tbk
Composition of Employees based on Age

Usia
                                                                                                            2025                                        2024
Age

> 50 tahun | years old                                                                                          2                                        1
30 – 50 tahun | years old                                                                                       28                                       23
< 30 tahun | years old                                                                                          18                                       8
Jumlah
                                                                                                                48                                       32
Total


Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Composition of Employees based on Gender

Jenis Kelamin
                                                                                                            2025                                        2024
Gender

Laki-laki
                                                                                                                25                                       17
Male
Perempuan
                                                                                                                23                                       15
Female
Jumlah
                                                                                                                48                                       32
Total


Kesetaraan Gender [IDX S-01]
Gender Equality

                                                                  Laki-laki                                                        Perempuan
                                                                    Male                                                             Female
Level Jabatan
Position Level                                                             Persentase pegawai                                               Persentase pegawai
                                              Jumlah pegawai                   Pearcentage                      Jumlah pegawai                  Pearcentage
                                               Total Employee                  of employee                       Total Employee                 of employee
                                                                                   (%)                                                              (%)

Entry level                                           7                              14,5                             16                                  33,34
Mid level                                             15                             31,2                              7                                  14,58
Senior-level                                          3                             6,25                               -                                      -
Executive level                                       -                                  -                             -                                      -
Jumlah
                                                      25                             52                               23                                      48
Total


Jumlah Level Karyawan Laki-laki dan Perempuan Berdasarkan Kelompok Umur [IDX S-02]
Number of Male and Female Employee Levels by Age Group

                                                                        Level Jabatan
                                                                        Position Level
                                                                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




Rentang
                                                                                                                                                                   Jumlah
Usia                      Entry level                 Mid level                              Senior-level                         Executive level
                                                                                                                                                                    Total
Age Range
                  Laki-laki       Perempuan   Laki-laki      Perempuan             Laki-laki         Perempuan             Laki-laki        Perempuan
                    Male            Female      Male           Female                Male              Female                Male             Female

18-25                2                  6         1                 -                    -                  -                 -                     -                9
26-35                4                  7        3                 3                     -                  -                 -                     -                17
36-45                -                  2        8                 3                     2                  -                 -                     -                15
46-55                 1                 1        2                  1                    1                  -                 -                     -                6
>55                  -                  -         1                 -                    -                  -                 -                     -                1




                                                                                                                                                                            53
Page 54
                                       Pada 2025, jumlah awak kapal Perseroan mengalami                 In 2025, the number of the Company's crew members increased
                                       penambahan sebanyak 52 orang atau 35,37% dari 147 orang          52 people, or 35.37%, from 147 in 2024 to 199 people. Below is
 Profil Perusahaan




                                       pada 2024 menjadi 199 orang. Berikut adalah demografi awak       the demographics of the Company's crew members for the last
                 Company Profile




                                       kapal Perseroan selama 2 (dua) tahun buku terakhir berdasarkan   2 (two) fiscal years based on multiple classifications:
                                       sejumlah klasifikasi:


                                       Komposisi Awak Kapal berdasarkan Jabatan
                                       Vessel Crew Composition based on Position

                                        Jabatan
                                                                                                                         2025                        2024
                                        Position

                                        Perwira
                                                                                                                          80                          60
                                        Commissioned Officer
                                        Rating                                                                            114                          81
                                        Kadet
                                                                                                                           5                           6
                                        Cadet
                                        Jumlah
                                                                                                                          199                         147
                                        Total


                                       Komposisi Awak Kapal berdasarkan Masa Kerja
                                       Vessel Crew Composition based on Years of Service

                                        Masa Kerja
                                                                                                                         2025                        2024
                                        Years of Service

                                        <1 tahun | years                                                                   15                          13
                                        1-5 tahun | years                                                                 30                          20
                                        5-10 tahun | years                                                                58                          43
                                        10-15 tahun | years                                                               66                          56
                                        >15 tahun | years                                                                 30                           15
                                        Jumlah
                                                                                                                          199                         147
                                        Total


                                       Komposisi Awak Kapal berdasarkan Jenis Kelamin
                                       Vessel Crew Composition based on Gender

                                        Jenis Kelamin
                                                                                                                         2025                        2024
                                        Gender

                                        Laki-laki
                                                                                                                          199                         147
                                        Male
                                        Perempuan
                                                                                                                           0                           0
                                        Female
                                        Jumlah
                                                                                                                          199                         147
                                        Total


                                       Komposisi Awak Kapal berdasarkan Tingkat Jabatan
Accelerating Energy Expansion as One




                                       Vessel Crew Composition based on Position Level

                                        Tingkat Jabatan
                                                                                                                         2025                        2024
                                        Position Level
Building The New GTSI,




                                        Master                                                                             6                           5
                                        Chief Officer                                                                      7                           7
                                        1 Officer
                                        st
                                                                                                                           5                           3
                                        2nd Officer                                                                        8                           7
                                        3 Officer
                                         rd
                                                                                                                           7                           4



 54
Page 55
Tingkat Jabatan
                                                          2025   2024




                                                                         PT GTS Internasional Tbk
Position Level

4th Officer                                                3      2
Chief Engineer                                             8      6
1st Engineer                                               16     5
2nd Engineer                                               8      8
3 Engineer
 rd
                                                           7      5
4th Engineer                                               5      2
Perwira Elektro Teknis
                                                           0      0
Electro Technical Officer
Kadet
                                                           5      6
Cadet
Serang/Mandor Kapal
                                                           10     4
Boatswain
Juru Mudi
                                                           31     20
Able Seaman
Kelasi
                                                           10     6
Ordinary Seaman
Juru Minyak Utama
                                                           6      4
No. 1 Oiler
Juru Minyak
                                                           27     20
Oiler
Pelaut Tingkat Pemula Mesin
                                                           8      7
Wiper
Kepala Koki
                                                           6      4
Chief Cook
Koki
                                                           7      7
Cook
Pelayan Kapal
                                                           9      6
Messman
Jumlah
                                                          199    147
Total


Komposisi Awak Kapal berdasarkan Sertifikasi Pelaut
Vessel Crew Composition based on Seafarer Certification

Sertifikasi Pelaut
                                                          2025   2024
Seafarer Certification

ANT/ATT 1                                                  42     28
ANT/ATT 2                                                  16     25
ANT/ATT 3                                                  22     23
ANTD/ATTD                                                  27     11
Sertifikasi Lain
                                                           92     60
Other Certifications
                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




Jumlah
                                                          199    147
Total




                                                                        55
Page 56
                                       REKRUTMEN
                                       DAN TURNOVER
 Profil Perusahaan
                 Company Profile




                                       RECRUITMENT AND TURNOVER



                                       Perseroan secara konsisten melakukan pencatatan dan                   The Company regularly monitors its recruitment processes and
                                       pemantauan atas proses rekrutmen serta tingkat turnover               employee turnover rates as part of a structured, sustainable
                                       karyawan sebagai bagian dari pengelolaan sumber daya manusia          human capital management strategy. Recruitment data is
                                       yang terstruktur dan berkelanjutan. Pencatatan rekrutmen              recorded to ensure that the organization’s needs align with
                                       dilakukan untuk memastikan pemenuhan kebutuhan organisasi             business plans, required skills, and safety and operational
                                       sesuai dengan rencana bisnis, kompetensi yang dibutuhkan,             standards, particularly in LNG logistics and infrastructure
                                       serta standar keselamatan dan operasional yang berlaku,               sectors. Meanwhile, employee turnover data is analyzed
                                       khususnya di sektor logistik dan infrastruktur LNG. Sementara         periodically to detect trends, root causes, and areas for talent
                                       itu, data turnover karyawan dianalisis secara berkala guna            management improvement. These insights form the basis for the
                                       mengidentifikasi tren, faktor penyebab, serta area perbaikan          Company’s development plans, retention strategies, and efforts
                                       dalam pengelolaan talenta. Informasi tersebut menjadi dasar           to foster a productive, safe, and supportive work environment
                                       bagi Perseroan dalam menyusun strategi pengembangan                   that encourages sustainable performance.
                                       karyawan, peningkatan retensi, serta penciptaan lingkungan
                                       kerja yang produktif, aman, dan kondusif bagi keberlanjutan
                                       kinerja Perseroan.

                                       Pada tahun 2025, Perseroan merekrut karyawan baru                     In 2025, the Company hired 24 new employees, representing
                                       sebanyak 24 orang, naik dibandingkan tahun sebelumnya                 an increase compared to 10 people in the previous year.
                                       yaitu sebanyak 10 orang. Sementara itu, jumlah karyawan yang          Meanwhile, the number of employees leaving GTSI during
                                       meninggalkan GTSI pada tahun pelaporan sebanyak 5 orang,              the reporting year was 5, reflecting an increase compared to
                                       naik dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 4 orang.          4 people in 2024. Accordingly, the employee turnover rate in
                                       Dengan demikian, tingkat turnover tahun 2025 adalah 3,13%,            2025 was 3.13%, slightly up compared to 2024 which was 3.45%.
                                       sedikit naik dibandingkan tahun 2024 yaitu sebesar 3,45%


                                       Tingkat Pergantian Pegawai [IDX S-03]
                                       Employee Turnover Level

                                        Uraian                                 Jumlah Pegawai (dalam tahun pelaporan)         Persentase Pegawai (dalam tahun pelaporan)
                                        Description                             Total Employee (during the reporting year)   Percentage of Employee (during the reporting year)

                                        Jumlah Pegawai resign/Pemutusan
                                        Hubungan Kerja                                           5 orang
                                                                                                                                                  10,63%
                                        Number of Employees Resigning/                         individuals
                                        Terminating Employment
                                        Jumlah Pegawai Baru/Pengganti
                                                                                                24 orang
                                        Number of New Employees/                                                                                   50%
                                                                                               individuals
                                        Replacements


                                       Rekrutmen dan Turnover Karyawan Tahun 2024-2025
                                       Employee Recruitment and Turnover in 2024-2025
Accelerating Energy Expansion as One




                                        Keterangan
                                                                                                                               2025                           2024
                                        Description
Building The New GTSI,




                                        Direkrut
                                                                                                                                24                             10
                                        Recruited
                                        Mengundurkan Diri
                                                                                                                                 5                              4
                                        Resigned
                                        Meninggal Dunia
                                                                                                                                 0                              0
                                        Deceased
                                        Pensiun
                                                                                                                                 0                              0
                                        Retired


 56
Page 57
Keterangan
                                                                                                2025                           2024




                                                                                                                                          PT GTS Internasional Tbk
Description

Dimutasi
                                                                                                  3                             3
Transferred
Jumlah Karyawan Awal Tahun
                                                                                                  32                            26
Number of Employees at the Beginning of the Year
Jumlah Karyawan Akhir Tahun
                                                                                                  48                            32
Number of Employees at End of Year
Turn Over Rate                                                                                  3,13%                          3,45%




INFORMASI
PEMEGANG SAHAM                                                                    [OJK C.3]


SHAREHOLDERS INFORMATION

                                            Struktur Pemegang Saham
                                                           Shareholders Structure


                                  PT Humpuss Maritim                                          Masyarakat
                                   Internasional Tbk                                            Public


                                     84,80%                                                   15,20%



                                                            PT GTS Internasional Tbk


                                                                      100%

Komposisi Pemegang Saham
Shareholders Composition

                                                    1 Januari 2025                                         31 Desember 2025
                                                    January 1, 2025                                        December 31, 2025
Nama Pemegang Saham
Shareholder Name
                              Jumlah Lembar Saham                 % Kepemilikan           Jumlah Lembar Saham            % Kepemilikan
                                   Total Shares                     Ownership                  Total Shares                Ownership
                                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




Kepemilikan saham >5%
Shareholding >5%

PT Humpuss Maritim
                                   13.414.263.079                     84,80%                   13.414.263.079                  84,80%
Internasional Tbk
Kepemilikan saham <5%
                                   2.404.879.688                      15,20%                    2.404.879.688                  15,20%
Shareholding <5%
Kepemilikan saham Dewan Komisaris dan Direksi
Board of Commissioners’ and Board of Directors’ Shareholding

A. R. Sofyan                         1.200.000                         0,01                            -                            -




                                                                                                                                         57
Page 58
                                       Komposisi Kepemilikan Saham Berdasarkan Klasifikasi
                                       Shareholding Composition Based on Classification
 Profil Perusahaan
                 Company Profile




                                       Kelompok                             Jumlah Pemegang Saham               Jumlah Lembar Saham        Persentase Kepemilikan
                                       Groups                                  Total Shareholders                    Total Shares          Percentage of Ownership

                                       Asing            Institusi
                                                                                         13                             277.110.600                    1,75%
                                       Foreign          Institution
                                                        Individu
                                                                                         6                                422.900                     0,00%
                                                        Individual
                                       Lokal            Institusi
                                                                                         30                            13.752.993.067                 86,94%
                                       Local            Institution
                                                        Individu
                                                                                       31.873                          1.788.616.200                   11,31%
                                                        Individual
                                       Jumlah
                                                                                       31.922                          15.819.142.767                100,00%
                                       Total




                                                                        Pemegang Saham Utama dan Pengendali
                                                                                         Major and Controlling Shareholders




                                                                                                Hutomo
                                                               Sigit Harjojudanto               Mandala Putra, S. H.
                                                               40,00%                           60,00%




                                                                                                                                        Publik (masing-masing
                                               Hutomo                                                          PT Menara                kurang dari 5%
                                               Mandala Putra, S. H.           PT Humpuss                       Cakra Buana              Public (less than 5% each)
                                               10,40%                         45,52%                           32,23%                    11,25%




                                                                                       89,99%


                                                                                                                         Masyarakat
                                                                                                                         Public

                                                                                       84,80%                             15,20%
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,




 58
Page 59
DAFTAR




                                                                                                                            PT GTS Internasional Tbk
KEANGGOTAAN
ASOSIASI                            [OJK C.5]


LIST OF MEMBERSHIP IN ASSOCIATIONS


Per 31 Desember 2025, Perseroan bergabung dengan asosiasi      As of December 31, 2025, the Company is a member of the
berikut:                                                       following associations:


         Nama Asosiasi                                                  Skala                    Posisi di Asosiasi
  No.
         Association Name                                               Scale                  Position in Association

                                                                       Nasional                       Anggota
    1    Indonesia National Shipowners’ Association (INSA)
                                                                       National                       Member
                                                                       Nasional                       Anggota
   2     Indonesian Gas Society (IGS)
                                                                       National                       Member
                                                                       Nasional                       Anggota
   3     Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
                                                                       National                       Member
         Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)                               Nasional                       Anggota
   4                                                                   National
         Indonesian Public Listed Companies Association                                              Member




PERUBAHAN
SIGNIFIKAN                                      [OJK C.6]


SIGNIFICANT CHANGES


Pada tahun 2025 terdapat perubahan signifikan dalam            In 2025, the Company recorded significant operational
operasional antara lain GTSI menambah kepemilikan satu kapal   developments, including the acquisition of an LNG vessel,
LNG bernama Methane Jane Elizabeth, yang kemudian berganti     Methane Jane Elizabeth, which was subsequently renamed
nama menjadi Danaputri 1.                                      Danaputri 1.
                                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                                                                                           59
Page 60
     Building The New GTSI,




60
     Accelerating Energy Expansion as One




                                            TATA KELOLA
                                            KEBERLANJUTAN
Page 61
                            PT GTS Internasional Tbk
SUSTAINABILITY GOVERNANCE




                07
                            61
Page 62
 Tata Kelola Keberlanjutan
                       Sustainability Governance




                                                   TATA KELOLA
                                                   KEBERLANJUTAN
                                                   SUSTAINABILITY GOVERNANCE


                                                   GTSI secara berkelanjutan mengimplementasikan prinsip Good
                                                   Corporate Governance (GCG) sebagai fondasi dalam memastikan
                                                   keberlangsungan dan pertumbuhan usaha.
                                                   GTSI consistently upholds the principles of Good Corporate Governance
                                                   (GCG) as a basis for ensuring business continuity and growth.

                                                   Komitmen terhadap GCG menjadi instrumen penting untuk            A strong commitment to GCG is essential for maintaining the
                                                   memelihara kepercayaan masyarakat dan seluruh pemangku           trust of the public and stakeholders, demonstrating that the
                                                   kepentingan bahwa kegiatan bisnis Perseroan dijalankan secara    Company's operations are transparent, responsible, and ethical.
                                                   transparan, akuntabel, dan berlandaskan etika. Melalui tata      By implementing effective governance, GTSI can align its
                                                   kelola yang efektif, GTSI mampu mengelola operasionalnya         operations with public expectations, build a positive reputation,
                                                   sesuai dengan ekspektasi publik, membangun citra yang positif,   and continually strengthen its corporate image.
Accelerating Energy Expansion as One




                                                   serta memperkuat reputasi korporasi secara berkesinambungan.

                                                   Penerapan GCG juga memberikan dampak nyata terhadap              The adoption of GCG greatly enhances GTSI's efficiency
Building The New GTSI,




                                                   peningkatan efisiensi dan kinerja keuangan GTSI. Sistem          and financial performance. A robust internal control system
                                                   pengendalian internal yang kuat mendorong pengelolaan            encourages effective resource utilization and minimizes risks.
                                                   sumber daya secara optimal dan meminimalkan potensi risiko.      Moreover, a systematic and transparent decision-making
                                                   Selain itu, proses pengambilan keputusan yang sistematis         process guarantees that all policies are grounded in detailed
                                                   dan transparan memastikan setiap kebijakan didasarkan            analysis and broad considerations, fostering sustainable
                                                   pada pertimbangan yang komprehensif dan analisis yang            profitability.
                                                   mendalam, sehingga mendukung pencapaian profitabilitas
                                                   yang berkelanjutan.

 62
Page 63
Di samping aspek finansial, implementasi GCG memungkinkan         In addition to financial factors, applying GCG enables GTSI to
GTSI menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan             reliably meet its social and environmental responsibilities. The




                                                                                                                                        PT GTS Internasional Tbk
secara konsisten. Sebagai entitas bisnis, Perseroan tidak hanya   Company’s focus extends beyond profit-making to include
berorientasi pada pencapaian keuntungan, tetapi juga berperan     fostering community well-being and protecting the environment.
dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pelestarian          Effective governance ensures that all policies and actions are
lingkungan. Dengan tata kelola yang baik, seluruh kebijakan dan   regularly evaluated for their social and environmental effects,
aktivitas Perseroan senantiasa mempertimbangkan dampak            thereby supporting sustainable development.
sosial dan lingkungan, serta berkontribusi pada tercapainya
pembangunan yang berkelanjutan.

Sebagai perusahaan terbuka, penerapan GCG di GTSI mengacu         As a public company, the implementation of GCG at GTSI
kepada sejumlah regulasi di antaranya Undang-Undang No. 8         adheres to several regulations, including Law Number 8 of
Tahun 1995 tentang Pasar Modal, UU No. 40 Tahun 2007 tentang      1995 concerning Capital Markets, Law Number 40 of 2007
Perseroan Terbatas, UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran,       regarding Limited Liability Companies, Law No. 17 of 2008
POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris      related to Shipping, POJK No. 33/POJK.04/2014 about the
Emiten atau Perusahaan Publik, POJK No. 35/POJK.04/2014           Board of Directors and Board of Commissioners of Issuers or
tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik,      Public Companies, POJK No. 35/POJK.04/2014 concerning the
POJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata           Corporate Secretary of Issuers or Public Companies, POJK No.
Kelola Perusahaan Terbuka, POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang       21/POJK.04/2015 regarding Guidelines for Public Company
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit,           Governance, POJK No. 55/POJK.04/2015 on the Establishment
POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang RUPS Perusahaan Terbuka,         and Guidelines for the Implementation of the Audit Committee,
SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola            POJK No. 15/POJK.04/2020 concerning the GMS of Public
Perusahaan Terbuka, serta Pedoman Umum GCG Indonesia              Companies, SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 about Guidelines for
yang diterbitkan oleh Komite Nasional Kebijakan Governance        Public Company Governance, as well as the General Guidelines
(KNKG).                                                           for Indonesian GCG issued by the National Committee for
                                                                  Governance Policy (KNKG).




STRUKTUR
TATA KELOLA
GOVERNANCE STRUCTURE


Struktur tata kelola GTSI terdiri dari Rapat Umum Pemegang        GTSI's governance structure includes the General Meeting
Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi, sebagaimana diatur     of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners, and
dalam Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan           the Board of Directors, as outlined in Law Number 40 of
Terbatas (UU PT). Adapun sistem kepengurusan di Perseroan         2007 concerning Limited Liability Companies (PT Law). The
menganut sistem dua badan (two tier system) yaitu Dewan           Company's management system employs a two-tier structure:
Komisaris dan Direksi yang memiliki wewenang dan tanggung         the Board of Commissioners and the Board of Directors, each
jawab yang jelas sesuai fungsinya masing-masing sebagaimana       with clearly defined authority and responsibilities based on their
diamanatkan dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang-         respective functions, as specified in the Articles of Association
undangan.                                                         and relevant laws and regulations.

Dewan Komisaris adalah organ Perseroan yang melaksanakan          The Board of Commissioners is the Company's governing body
fungsi untuk melakukan pengawasan, memberikan nasihat             responsible for overseeing, advising the Board of Directors, and
                                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




kepada Direksi, serta memastikan bahwa Perseroan                  ensuring that the company follows good corporate governance
melaksanakan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang          principles in line with the Articles of Association and applicable
baik, sesuai dengan yang telah diatur dalam Anggaran Dasar        laws and regulations. This helps ensure the company is
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga            managed effectively and aligns with its stated objectives. The
Perseroan dikelola secara optimal dan sejalan dengan tujuan       Board of Directors is the company's primary management
yang telah ditetapkan. Adapun Direksi merupakan organ tata        body, fully responsible for managing the Company in the best
kelola utama Perseroan yang bertanggung jawab penuh atas          interests of the company and in accordance with its purposes
pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan serta            and objectives. It also represents the Company both inside and
sesuai maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan       outside of courts, as specified in the Articles of Association.
baik di dalam maupun di luar pengadilan sebagaimana
tercantum dalam Anggaran Dasar. [IDX G-03]



                                                                                                                                       63
Page 64
                                                   KEBIJAKAN MENGENAI
 Tata Kelola Keberlanjutan
                       Sustainability Governance




                                                   PERLAKUAN ADIL TERHADAP
                                                   PEMEGANG SAHAM                                                     [IDX G-08]

                                                   POLICY ON FAIR TREATMENT OF SHAREHOLDERS


                                                   GTSI menjamin perlakuan yang adil terhadap seluruh pemegang   GTSI commits to fair treatment of all shareholders by following
                                                   saham dengan menerapkan prinsip keterbukaan, akuntabilitas,   principles of transparency, accountability, and equality in its
                                                   dan kesetaraan dalam setiap pengambilan keputusan strategis   strategic and operational decisions. The Company ensures
                                                   dan operasional. Perseroan memastikan bahwa hak-hak           that shareholder rights, such as access to accurate information,
                                                   pemegang saham, termasuk hak untuk memperoleh informasi       participation in general meetings, and receipt of dividends
                                                   yang akurat, hak untuk berpartisipasi dalam rapat umum,       and benefits, are consistently protected. It also implements
                                                   serta hak atas dividen dan manfaat lainnya, dihormati dan     internal oversight and transparent communication policies
                                                   dilindungi secara konsisten. Selain itu, GTSI menjalankan     to prevent discrimination and abuse of power, fostering a
                                                   mekanisme pengawasan internal dan kebijakan komunikasi        harmonious, trustworthy relationship between management
                                                   yang transparan untuk mencegah adanya praktik diskriminatif   and shareholders and promoting strong, sustainable corporate
                                                   atau penyalahgunaan wewenang sehingga tercipta hubungan       governance.
                                                   yang harmonis dan saling percaya antara manajemen dan
                                                   pemegang saham, mendukung tata kelola perusahaan yang
                                                   kuat dan berkelanjutan.

                                                   Perlakuan adil terhadap pemegang saham diatur dalam           Fair treatment of shareholders is governed in the Company’s
                                                   Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham              Fair Treatment of Shareholders Policy as follows:
                                                   Perusahaan sebagai berikut:
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,




 64
Page 65
PEMILIHAN DEWAN KOMISARIS




                                                                                                                                         PT GTS Internasional Tbk
DAN DIREKSI                                    [IDX G-06]

ELECTION OF THE BOARD OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS



Berpedoman pada Piagam Dewan Komisaris, proses nominasi          As outlined in the Board of Commissioners Charter,
anggota Dewan Komisaris disusun langsung oleh pemegang           shareholders directly prepare the nomination process by
saham, yang kemudian diusulkan kepada Komite Nominasi dan        proposing candidates to the Company's Nomination and
Remunerasi Perseroan. Proses ini juga mempertimbangkan           Remuneration Committee. This process also considers various
berbagai usulan yang diajukan kepada Dewan Komisaris tanpa       proposals submitted to the Board of Commissioners, without
menutup peluang bagi kandidat lain sebelum penetapan             excluding other candidates, before the final appointment at the
dilakukan dalam RUPS. Penetapan dan pengangkatan anggota         GMS. Members of the Board of Commissioners are appointed
Dewan Komisaris dilaksanakan melalui RUPS berdasarkan            through a GMS following a nomination process that adheres
prosedur pencalonan yang memenuhi ketentuan peraturan            to applicable laws and regulations, with specific criteria and
perundang-undangan yang berlaku, serta memperhatikan             considerations set by the Company, including:
kriteria dan pertimbangan khusus yang telah ditetapkan
Perseroan sebagai berikut:
1.    Integritas.                                                1.   Integrity.
2. Mempunyai pengalaman dan kecakapan yang diperlukan            2.   Required experience and skills to perform their duties,
      untuk menjalankan tugasnya dan memenuhi kualifikasi lain        along with other qualifications outlined in the Company's
      yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar Perusahaan dan             Articles of Association and relevant laws.
      peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, sesuai dengan Piagam Direksi, proses pencalonan   In accordance with the Board of Directors Charter, the
anggota Direksi dilakukan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi    process of nominating board members is conducted by the
Perseroan. Hasil pencalonan tersebut kemudian disampaikan        Company's Nomination and Remuneration Committee. The
kepada Dewan Komisaris untuk dilakukan evaluasi dan seleksi      results of these nominations are subsequently submitted to
lebih lanjut dengan mempertimbangkan arahan dari Pemegang        the Board of Commissioners for further review and selection,
Saham Utama. Proses ini tetap memberikan kesempatan bagi         with due consideration given to the guidance of the Majority
kandidat lain di luar daftar usulan awal sebelum penetapan       Shareholders. This process permits the inclusion of additional
resmi dilakukan melalui RUPS. Anggota Direksi dipilih dan        candidates beyond the initial list of nominees prior to the official
diangkat oleh RUPS berdasarkan proses pencalonan sesuai          appointment through a GMS. Members of the Board of Directors
dengan persyaratan yang diatur dalam peraturan perundang-        are selected and appointed by the GMS through a nomination
undangan yang berlaku dan secara khusus berdasarkan              process that adheres to applicable laws and regulations,
pertimbangan sebagai berikut:                                    specifically taking into account the following factors:
1.   Berperilaku baik, mempunyai pengalaman dan kecakapan        1.   Demonstrate good conduct, possess the necessary
     yang diperlukan untuk menjalankan tugasnya dan                   experience and skills to perform duties, and meet other
     memenuhi kualifikasi lain yang ditetapkan dalam peraturan        qualifications specified in laws, regulations, and the
     perundangan dan Anggaran Dasar.                                  Articles of Association.
2. Keahlian, integritas, kepemimpinan, pengalaman, kejujuran,    2. Show expertise, integrity, leadership, experience, honesty,
     perilaku yang baik, serta dedikasi yang tinggi untuk             good behavior, and a strong dedication to advancing and
     memajukan dan mengembangkan Perseroan.                           developing the Company.
3. Memiliki pemahaman yang baik atas peraturan-peraturan         3. Have a good understanding of the regulations governing
     Perseroan Terbatas, Pasar Modal, Bursa Efek Indonesia,           Limited Liability Companies, the Capital Market, the
                                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




     peraturan terkait dengan bisnis Perseroan, beserta               Indonesia Stock Exchange, regulations related to the
     anggaran dasar.                                                  Company's business, and the articles of association.
4. Tidak ada benturan kepentingan.                               4. Have no conflicts of interest.

Per 31 Desember 2025, susunan dan komposisi Dewan Komisaris      As of December 31, 2025, the composition and members of
dan Direksi GTSI adalah sebagai berikut:                         GTSI's Board of Commissioners and Board of Directors are as
                                                                 follows:




                                                                                                                                        65
Page 66
                                                   Dewan Komisaris
                                                   Board of Commissioners
 Tata Kelola Keberlanjutan
                       Sustainability Governance




                                                    Nama                     Jabatan         Dasar Pengangkatan (akta)                                  Periode Jabatan
                                                    Name                     Position      Legal Basis of Appointment (Deed)                             Term of Office

                                                    Setiawan T.          Komisaris Utama    Akta No. 8 tanggal 23 April 2025   Sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang
                                                    Widjojo              President          Deed No. 8 dated April 23, 2025    diselenggarakan pada tahun 2029 tanpa mengurangi hak Rapat
                                                                         Commissioner                                          Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan sewaktu-waktu
                                                                                                                               dengan memperhatikan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan
                                                                                                                               perundang-undangan yang berlaku
                                                                                                                               Until the conclusion of the Company's Annual GMS held in 2029,
                                                                                                                               without diminishing the rights of the General Meeting of Shareholders
                                                                                                                               to dismiss at any time, taking into account the Company's Articles of
                                                                                                                               Association and applicable laws and regulations.

                                                    Suharno              Komisaris          Akta No. 8 tanggal 23 April 2025   Sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang
                                                                         Independen         Deed No. 8 dated April 23, 2025    diselenggarakan pada tahun 2029 tanpa mengurangi hak Rapat
                                                                         Independent                                           Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan sewaktu-waktu
                                                                         Commissioner                                          dengan memperhatikan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan
                                                                                                                               perundang-undangan yang berlaku
                                                                                                                               Until the conclusion of the Company's Annual GMS held in 2029,
                                                                                                                               without diminishing the rights of the General Meeting of Shareholders
                                                                                                                               to dismiss at any time, taking into account the Company's Articles of
                                                                                                                               Association and applicable laws and regulations.



                                                   Direksi
                                                   Board of Directors

                                                    Nama                     Jabatan         Dasar Pengangkatan (akta)                                  Periode Jabatan
                                                    Name                     Position      Legal Basis of Appointment (Deed)                             Term of Office

                                                    I Gusti Ngurah       Direktur Utama    Akta No. 8 tanggal 23 April 2025    Sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang
                                                    Askhara              President         Deed No. 8 dated April 23, 2025     diselenggarakan pada tahun 2029 tanpa mengurangi hak Rapat
                                                    Danadiputra          Director                                              Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan sewaktu-waktu
                                                                                                                               dengan memperhatikan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan
                                                                                                                               perundang-undangan yang berlaku
                                                                                                                               Until the conclusion of the Company's Annual GMS held in 2029,
                                                                                                                               without diminishing the rights of the General Meeting of Shareholders
                                                                                                                               to dismiss at any time, taking into account the Company's Articles of
                                                                                                                               Association and applicable laws and regulations.

                                                    Dira K. Mochtar      Direktur          Akta No. 8 tanggal 23 April 2025    Sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang
                                                                         Director          Deed No. 8 dated April 23, 2025     diselenggarakan pada tahun 2029 tanpa mengurangi hak Rapat
                                                                                                                               Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan sewaktu-waktu
                                                                                                                               dengan memperhatikan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan
                                                                                                                               perundang-undangan yang berlaku
                                                                                                                               Until the conclusion of the Company's Annual GMS held in 2029,
                                                                                                                               without diminishing the rights of the General Meeting of Shareholders
                                                                                                                               to dismiss at any time, taking into account the Company's Articles of
                                                                                                                               Association and applicable laws and regulations.



                                                   Keberagaman Manajemen dan Independensi [IDX G-01]
                                                   Management Diversity and Independence

                                                    Tipe Manajemen Perusahaan                       Laki-laki                         Perempuan                     Jumlah Pihak Independen
                                                    Company Management Type                           Male                              Female                       Total Independent Party
Accelerating Energy Expansion as One




                                                    Komisaris
                                                                                                        2                                  0                                     1
                                                    Commissioner
                                                    Direksi
Building The New GTSI,




                                                                                                        2                                  0                                     0
                                                    Board of Directors




 66
Page 67
PENILAIAN KINERJA DEWAN




                                                                                                                                        PT GTS Internasional Tbk
KOMISARIS DAN DIREKSI                                                                   [IDX G-04]

PERFORMANCE EVALUATION OF THE BOARD OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS


Evaluasi atas kinerja Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan,        The performance of the Company's Board of Commissioners
baik secara individual maupun kolektif kolegial, dilakukan secara   and Board of Directors, both individually and collectively,
berkala sebagai implementasi prinsip akuntabilitas. Penilaian ini   is periodically assessed in accordance with the principle of
dilaksanakan setiap tahun melalui mekanisme self-assessment         accountability. This evaluation is conducted annually through
yang dilakukan oleh masing-masing anggota Dewan Komisaris           a self-assessment process undertaken by each member of the
dan Direksi. Proses evaluasi mencakup penelaahan atas kinerja       Board of Commissioners and Board of Directors. The assessment
dan kontribusi organ pendukung, efektivitas pelaksanaan tugas       encompasses an review of the performance and contributions of
dan tanggung jawab sebagaimana diatur dalam Pedoman                 supporting organs, an evaluation of the effectiveness of duties
Dewan Komisaris dan Pedoman Direksi, serta tingkat pencapaian       and responsibilities as delineated in the Board of Commissioners
Key Performance Indicators (KPI) yang telah ditetapkan.             and Board of Directors Guidelines, and an measurement of the
                                                                    attainment of predetermined Key Performance Indicators (KPIs).

Hasil self-assessment tersebut kemudian dirangkum dalam             The outcomes of the self-assessment are subsequently
suatu laporan untuk diajukan kepada Dewan Komisaris guna            compiled into a report which is submitted to the Board of
memperoleh penelaahan dan persetujuan akhir. Selanjutnya,           Commissioners for review and ultimate approval. Following
laporan evaluasi kinerja tersebut disampaikan dalam RUPS            this, the performance evaluation report is formally presented at
Tahunan sebagai bentuk pertanggungjawaban Dewan Komisaris           the Annual GMS as a testament to the accountability of both
dan Direksi kepada para pemegang saham                              the Board of Commissioners and the Board of Directors to the
                                                                    shareholders.

Kriteria Penilaian                                                  Assessment Criteria

Kriteria evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan    The criteria for evaluating the performance of the Board of
berdasarkan tingkat pencapaian sasaran strategis Perseroan,         Commissioners and the Board of Directors focus on achieving
efektivitas manajemen risiko, mutu proses pengambilan               the Company's strategic objectives, effectively managing risks,
keputusan, kualitas fungsi pengawasan dan pengendalian, serta       making high-quality decisions, ensuring robust supervisory
kemampuan dalam membangun dan memelihara hubungan                   and control functions, and fostering constructive stakeholder
yang konstruktif dengan para pemangku kepentingan.                  relationships. To assess these achievements, the Company
Untuk menilai pencapaian tersebut, Perseroan menerapkan             employs a mixed approach that combines both qualitative
pendekatan evaluasi yang memadukan aspek kualitatif dan             and quantitative measures, all within the framework of
kuantitatif dengan tetap berlandaskan pada prinsip-prinsip          Good Corporate Governance principles. The provisions for
Good Corporate Governance. Adapun ketentuan untuk                   performance assessment of both boards are outlined as follows:
penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi, yaitu:
1.    Berdasarkan fungsi individu (setiap anggota Dewan             1.   Based on the individual functions of each member of the
      Komisaris dan Direksi) menggunakan alat ukur Balanced              Board of Commissioners and the Board of Directors, by
      Scorecard dan atau alat lainnya yang diakui Perusahaan             using the Balanced Scorecard parameter and/or other
      dan tidak wajib diungkapkan pada laporan tahunan                   acknowledged tools, which are not mandated to be
      Perusahaan.                                                        disclosed in the Company's annual report.
2. Berdasarkan fungsi kolektif (organisasi Dewan                    2.   Based on the collective functions of the Board of
      Komisaris dan Direksi) menggunakan alat ukur yang                  Commissioners and the Board of Directors, by using
                                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




      direkomendasikan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi               the parameter recommended by the Nomination and
      dengan memperhatikan prinsip keterbukaan informasi                 Remuneration Committee, in accordance with the
      dan independensi. Hasil penilaian kinerja ini wajib untuk          principles of transparency and independence. The results
      diungkapkan pada laporan tahunan Perusahaan.                       of this performance assessment must be disclosed in the
                                                                         Company's annual report.




                                                                                                                                       67
Page 68
                                                   Pihak Penilai                                                       Assessor
 Tata Kelola Keberlanjutan
                       Sustainability Governance




                                                   Melalui mekanisme self-assessment, Dewan Komisaris dan              Using a self-assessment system, the Board of Commissioners
                                                   Direksi melakukan penilaian secara mandiri atas kinerja masing-     and the Board of Directors independently evaluate their
                                                   masing sepanjang tahun buku, dengan mengacu pada pedoman            respective performances throughout the fiscal year, adhering
                                                   evaluasi dan indikator kriteria utama yang telah ditetapkan.        to established evaluation guidelines and key performance
                                                   Hasil penilaian tersebut selanjutnya disampaikan dan                indicators. The results of these assessments are then presented
                                                   dipertanggungjawabkan dalam RUPS Tahunan sebagai bentuk             and reported at the Annual GMS to showcase transparency and
                                                   transparansi dan akuntabilitas kepada pemegang saham.               accountability to the shareholders.




                                                   RAPAT DEWAN KOMISARIS
                                                   DAN DIREKSI                                      [IDX G-02]

                                                   BOARD OF COMMISSIONERS AND BOARD OF DIRECTORS MEETING


                                                   Rapat Dewan Komisaris                                               Board of Commissioners Meetings

                                                   Mekanisme pelaksanaan rapat Dewan Komisaris serta ketentuan         The procedures for Board of Commissioners and the rules
                                                   terkait kuorum kehadiran diatur secara rinci dalam Anggaran         regarding quorum for attendance are outlined in the Company's
                                                   Dasar Perseroan. Sesuai ketentuan tersebut, Rapat Dewan             Articles of Association. According to these rules, Board of
                                                   Komisaris wajib diselenggarakan minimal sekali setiap tiga          Commissioners shall be convened at a minimum of once every
                                                   bulan. Selain itu, rapat dapat diadakan sewaktu-waktu apabila       three months. Furthermore, such meetings may be called at
                                                   dianggap perlu oleh salah satu Komisaris atau berdasarkan           any time deemed necessary by a Commissioner or upon written
                                                   permintaan tertulis dari satu atau lebih anggota Direksi. Dewan     request by one or more members of the Board of Directors. The
                                                   Komisaris juga diwajibkan mengadakan rapat bersama Direksi          Board of Commissioners is also mandated to conduct regular
                                                   secara berkala, minimal sekali setiap empat bulan, dengan           joint meetings with the Board of Directors at intervals of no less
                                                   agenda utama membahas Laporan Kinerja Keuangan dan                  than once every four months, primarily to review the quarterly
                                                   Kinerja Operasional triwulanan.                                     Financial and Operational Performance Reports.

                                                   Rapat Dewan Komisaris dinyatakan sah dan memiliki                   Meetings of the Board of Commissioners are deemed valid
                                                   kewenangan untuk mengambil keputusan yang mengikat                  and authorized to render binding decisions when more than
                                                   apabila lebih dari setengah jumlah anggota Dewan Komisaris          half of the current members are present or duly represented.
                                                   yang sedang menjabat hadir atau diwakili. Setiap keputusan          All decisions are to be reached through deliberation to attain
                                                   rapat diupayakan melalui musyawarah untuk mufakat;                  consensus; in cases where consensus cannot be achieved,
                                                   apabila musyawarah tidak tercapai, keputusan dapat diambil          decisions shall be made based on the approval of more than
                                                   berdasarkan persetujuan lebih dari setengah suara sah yang          half of the valid votes cast at the meeting.
                                                   hadir dalam rapat.

                                                   Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris Perseroan                     Throughout 2025, the Company's Board of Commissioners held
                                                   menyelenggarakan 3 (tiga) kali rapat Dewan Komisaris dan 27         3 (three) meetings and 27 meetings with the Board of Directors.
                                                   kali rapat bersama Direksi.

                                                   Rapat Direksi                                                       Board of Directors Meetings
Accelerating Energy Expansion as One




                                                   Direksi Perseroan wajib menyelenggarakan rapat internal             The Company's Board of Directors must hold regular internal
                                                   secara berkala minimal 1 (satu) kali setiap bulan. Selain melalui   meetings at least once a month. Besides meetings, the Board
                                                   rapat, Direksi juga dapat mengambil keputusan yang sah dan          can also make valid and binding decisions without a formal
Building The New GTSI,




                                                   mengikat tanpa pertemuan formal, dengan ketentuan seluruh           meeting, as long as all Board of Directors’ members receive
                                                   anggota Direksi telah menerima informasi yang setara mengenai       the same information about the issues discussed. Approval for
                                                   isu yang dibahas. Persetujuan atas keputusan tersebut harus         these decisions must be given in writing by all members and
                                                   diberikan secara tertulis oleh seluruh anggota dan dituangkan       documented in a formal, signed proposal. Decisions made this
                                                   dalam proposal resmi yang ditandatangani. Keputusan yang            way have the same legal effect as those made during Board of
                                                   diambil melalui mekanisme ini memiliki kekuatan hukum setara        Directors’ meetings.
                                                   dengan keputusan yang dihasilkan melalui Rapat Direksi.



 68
Page 69
Sepanjang tahun 2025, Direksi Perseroan mengadakan 115                Throughout 2025, the Company's Board of Directors held 115
(seratus lima belas) rapat internal dan 27 (dua puluh tujuh) rapat    (one hundred and fifteen) internal meetings and 27 (twenty




                                                                                                                                           PT GTS Internasional Tbk
bersama Dewan Komisaris.                                              seven) meetings with the Board of Commissioners.


Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan [IDX G-02]
Total Attendance of Directors and Commissioners at Board Meetings

                                                                                            Rata-rata persentase kehadiran Direksi/
 Uraian                                                                 Jumlah rapat                 Komisaris dalam rapat
 Description                                                            Total meetings          Average percentage of Directors/
                                                                                             Commissioners’ attendance in meetings

 Jumlah kehadiran Direksi dalam rapat Direksi
                                                                             115                             100%
 Number of Directors present at Board of Directors meetings

 Jumlah kehadiran Dewan Komisaris dalam rapat Dewan Komisaris
 Number of Board of Commissioners present at Board of Commissioners           3                              100%
 meetings

 Jumlah kehadiran Direksi dalam Rapat Gabungan
                                                                              27                             100%
 Number of Directors present at Joint Meetings

 Jumlah kehadiran Dewan Komisaris dalam Rapat Gabungan
                                                                              27                             94,5%
 Number of Board of Commissioners present at Joint Meetings




PENCEGAHAN
BENTURAN KEPENTINGAN                                                                               [IDX G-09]

CONFLICT OF INTEREST PREVENTION

GTSI secara aktif melakukan identifikasi dan pengelolaan              GTSI proactively identifies and manages potential conflicts
potensi benturan kepentingan guna menjaga integritas,                 of interest to maintain integrity, objectivity, and transparency
objektivitas, dan transparansi dalam seluruh aktivitas                across all operations and decision processes. The Company
operasional dan pengambilan keputusan. Perseroan memiliki             enforces an internal policy that outlines disclosure protocols,
kebijakan internal yang mengatur mekanisme pengungkapan,              reporting procedures, and conflict management strategies. This
pelaporan, serta prosedur penanganan benturan kepentingan.            policy is reinforced through periodic outreach and monitoring
Kebijakan tersebut juga disertai dengan kegiatan sosialisasi          efforts to ensure that members of the Board of Directors, Board
dan pengawasan secara berkala agar seluruh anggota Direksi,           of Commissioners, and staff are aware of their responsibilities
Dewan Komisaris, dan insan perusahaan memahami kewajiban              and boundaries, which helps preserve stakeholder trust and
serta batasan yang berlaku, sehingga kepercayaan pemangku             strengthens the corporate governance framework.
kepentingan tetap terpelihara dan sistem tata kelola perusahaan
semakin kuat.

Benturan kepentingan didefinisikan sebagai kondisi di mana            A conflict of interest occurs when a member of the Board of
anggota Direksi atau Dewan Komisaris, karena kedudukan dan/           Directors or Board of Commissioners, because of their position
atau kewenangannya, memiliki kepentingan pribadi, keluarga,           or authority, has personal, family, or group interests that might
maupun golongan yang dapat memengaruhi independensi                   influence their independence and objectivity in carrying out
                                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




dan objektivitas dalam menjalankan tugas serta mengambil              their duties and making decisions. Additional rules for managing
keputusan. Ketentuan lebih lanjut mengenai pengaturan dan             conflicts of interest are outlined in the Corporate Governance
penanganan benturan kepentingan diatur secara rinci dalam             Policy as follows:
Kebijakan Tata Kelola Perusahaan sebagai berikut:




                                                                                                                                          69
Page 70
 Tata Kelola Keberlanjutan
                       Sustainability Governance




                                                   KODE
                                                   ETIK              [IDX G-07]

                                                   CODE OF ETHICS


                                                   Kode Etik Perseroan merupakan bagian integral dari implementasi   The Company's Code of Ethics is fundamental to implementing
                                                   Good Corporate Governance (GCG) yang disusun dengan               Good Corporate Governance (GCG). It is developed based on
                                                   mengacu pada filosofi dan visi perusahaan serta selaras dengan    the company's core philosophy and vision, aligning with GCG
                                                   prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Dokumen ini     principles. This document provides guidelines and conduct
                                                   memuat pedoman dan standar perilaku yang wajib dijunjung          standards that all employees are expected to follow when
                                                   oleh seluruh karyawan dalam berinteraksi dengan rekan kerja,      engaging with colleagues, business partners, customers, and
                                                   mitra usaha, pelanggan, maupun konsumen. Melalui Kode Etik        consumers. Through this Code of Ethics, the Company ensures
                                                   tersebut, Perseroan memastikan terciptanya keseimbangan           a balance between its interests and those of shareholders,
                                                   antara kepentingan perusahaan dengan kepentingan pemegang         employees, consumers, business partners, and the wider
                                                   saham, karyawan, konsumen, mitra bisnis, serta masyarakat luas.   community.

                                                   Pokok-pokok Kode Etik                                             Code of Ethics Principles

                                                   1.   Etika Perusahaan terkait Karyawan                            1.   Corporate Ethics related to Employees;
                                                   2.   Etika Perusahaan terhadap Pelanggan                          2.   Corporate Ethics towards Customers;
                                                   3.   Etika Perusahaan terkait Produsen dan Penyediaan Jasa        3.   Corporate Ethics related to The Manufacturer and
                                                                                                                          Provision of Services;
                                                   4.   Etika Perusahaan terkait Kompetitor                          4.   Corporate Ethics related to Competitors;
                                                   5.   Etika Perusahaan terhadap Masyarakat                         5.   Corporate Ethics to Society; and
                                                   6.   Etika Perusahaan terkait Gratifikasi dan Anti Korupsi        6.   Corporate Ethics related to Gratification and Anti-Corruption.
Accelerating Energy Expansion as One




                                                   Sosialisasi Kode Etik                                             Socialization of the Code of Ethics

                                                   Perseroan melaksanakan sosialisasi Kode Etik melalui berbagai     The Company actively promotes awareness of the Code of
Building The New GTSI,




                                                   pendekatan yang terstruktur dan berkelanjutan. Upaya tersebut     Ethics through structured, ongoing methods. These include
                                                   dilakukan antara lain melalui pelatihan tatap muka serta          face-to-face training sessions and various communication
                                                   pemanfaatan berbagai media komunikasi, baik cetak maupun          channels, both print and electronic. This consistent approach is
                                                   elektronik. Sosialisasi yang dilakukan secara konsisten ini       considered effective in increasing employee understanding and
                                                   dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran        awareness across all organizational levels about the importance
                                                   karyawan di seluruh jenjang organisasi terhadap pentingnya        of adhering to and implementing the Code of Ethics.
                                                   kepatuhan dan penerapan Kode Etik di lingkungan perusahaan.



 70
Page 71
Pernyataan Bahwa Kode Etik Berlaku bagi                            Statement Affirming that the Code of Ethics
Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan                             Applies to the Board of Commissioners,




                                                                                                                                          PT GTS Internasional Tbk
                                                                   Directors, and Employees

Kode Etik Perusahaan berlaku bagi seluruh insan Perseroan di       The Company's Code of Ethics is applicable to all employees,
setiap tingkat organisasi, termasuk Direksi dan Dewan Komisaris.   including the Board of Directors and Commissioners. To ensure
Untuk memastikan implementasinya berjalan efektif, seluruh organ   proper enforcement, every organizational unit must sign an
perusahaan diwajibkan menandatangani Pakta Integritas sebagai      Integrity Pact, affirming their commitment to the principles
bentuk pernyataan komitmen dalam mematuhi prinsip-prinsip          in the Code of Ethics. This measure helps foster a corporate
yang tercantum dalam Kode Etik. Langkah ini merupakan bagian       culture grounded in ethics and integrity.
dari upaya Perseroan dalam menumbuhkan dan memperkuat
budaya bisnis yang berlandaskan etika dan integritas.

Sanksi dan Pelanggaran Kode Etik Perseroan                         Sanctions and Violations of the Company's
                                                                   Code of Ethics

Penerapan sanksi atas pelanggaran Kode Etik dilakukan              The application of sanctions for violations of the Code of
untuk memastikan seluruh ketentuan yang berlaku dipahami           Ethics is conducted to ensure that all relevant provisions
dan dijalankan secara konsisten. Setiap indikasi atau dugaan       are understood and consistently enforced. Any indication or
pelanggaran Kode Etik wajib segera dilaporkan agar dapat           suspicion of a violation must be reported immediately so it
ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. Penetapan sanksi     can be investigated according to the applicable procedures.
dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan jenis        Sanctions are assigned proportionally, considering the type and
dan tingkat pelanggaran yang terjadi.                              severity of the violation.

Jumlah Pelanggaran Kode Etik                                       Number of Code of Ethics Violations

Per 31 Desember 2025, tidak terdapat laporan tentang adanya        As of December 31, 2025, there have been no reported violations
pelanggaran terhadap Kode Etik Perusahaan.                         of the Company's Code of Ethics.

Etika Bisnis [TR-MT-510A.1, TR-MT-510A.2]                          Business Ethics

Sesuai dengan komitmen GTSI terhadap tata kelola perusahaan        In accordance with GTSI's commitment to good corporate
yang baik dan kepatuhan terhadap standar keberlanjutan             governance and compliance with international sustainability
global, Perseroan melaporkan bahwa sepanjang periode               standards, the Company reports that during the reporting
pelaporan, seluruh armada kapal Perseroan hanya beroperasi         period, its entire fleet of vessels operated exclusively within
dan melakukan pelayaran di dalam wilayah perairan domestik         Indonesian domestic waters. With this focused operational
Indonesia. Dengan batasan wilayah operasional yang eksklusif       scope, the Company did not record any vessel calls to ports
tersebut, Perseroan mencatatkan nihil kunjungan kapal ke           in countries ranked among the twenty lowest on Transparency
pelabuhan yang berada di negara-negara dengan peringkat            International's Corruption Perceptions Index. In line with this
20 terendah dalam Indeks Persepsi Korupsi (Corruption              focus on integrity, the Company also affirms that it has not
Perceptions Index) dari Transparency International. Sejalan        incurred any financial losses attributable to legal proceedings
dengan fokus integritas ini, Perseroan juga menegaskan bahwa       related to allegations or findings of bribery or corrupt practices.
tidak terdapat nilai kerugian keuangan yang timbul sebagai         Its focus on the domestic market allows the Company to uphold
akibat dari proses hukum yang berkaitan dengan dugaan atau         more stringent compliance controls, enhance procedures
temuan praktik penyuapan maupun korupsi. Fokus operasional         to prevent bribery and gratuities, and ensure that all port
di pasar domestik memungkinkan Perseroan untuk melakukan           interactions conform to its highly respected business ethics.
pengawasan kepatuhan secara lebih ketat, mengoptimalkan
prosedur pencegahan suap dan gratifikasi, serta memastikan
seluruh interaksi di pelabuhan senantiasa selaras dengan nilai-
                                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




nilai etika bisnis yang dijunjung tinggi.




                                                                                                                                         71
Page 72
                                                   KEBIJAKAN
 Tata Kelola Keberlanjutan
                       Sustainability Governance




                                                   ANTIKORUPSI                                         [IDX G-07]

                                                   ANTI-CORRUPTION POLICY



                                                   Kebijakan antikorupsi dan anti-fraud yang diterapkan di            The Company's anti-corruption and anti-fraud policies follow the
                                                   lingkungan Perseroan mengacu pada kebijakan yang berlaku di        policies of the parent organization, specifically Anti-Corruption
                                                   entitas induk, yaitu Kebijakan Anti Korupsi dan Anti Fraud No.     and Anti-Fraud Policy No. 10/CorpSec/PEDOMAN/V/2019,
                                                   10/CorpSec/PEDOMAN/V/2019 yang efektif sejak 1 Mei 2019.           which has been in effect since May 1, 2019.

                                                   Program dan Prosedur Antikorupsi, Balas Jasa (Kickbacks),          Anti-Corruption, Anti-Kickbacks, Anti-Fraud, Anti-Bribes and/or
                                                   Fraud, Suap dan/atau Gratifikasi                                   Anti-Gratuities Programs and Procedures
                                                   1.   Seluruh anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,             1.   All members of the Board of Directors, members of the
                                                        ataupun karyawan perusahaan dilarang melakukan                     Board of Commissioners or employees of the Company are
                                                        tindakan-tindakan korupsi, kolusi, nepotisme, kecurangan,          prohibited from committing acts of corruption, collusion,
                                                        gratifikasi dan suap.                                              nepotism, fraud, gratuities and bribery.
                                                   2. Tindakan-tindakan yang dilarang pada poin pertama               2. The actions prohibited in point (1) apply to all transactions
                                                        berlaku pada semua transaksi antara Perusahaan,                    between the Company, the Government, the private
                                                        Pemerintah, swasta dan pihak ketiga lainnya.                       sector, and other third parties.
                                                   3. Setiap anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,                3. Each member of the Board of Directors, member of the
                                                        ataupun karyawan perusahaan wajib mempertahankan                   Board of Commissioners, or employees of the Company
                                                        integritas dan profesionalisme yang tinggi dalam proses            must maintain high integrity and professionalism in the
                                                        pengambilan keputusan. Oleh karena itu, setiap insan tidak         decision-making process. Therefore, every human being
                                                        dibenarkan untuk menerima hadiah, hiburan dan/atau                 is not justified in receiving gifts, entertainment and/or
                                                        fasilitas dari mitra usaha, pemasok, pelanggan, pemerintah         facilities from business partners, suppliers, customers,
                                                        dan memberi hadiah, hiburan dan/atau fasilitas kepada              the government and giving gifts, entertainment and/or
                                                        pihak-pihak terkait.                                               facilities to related parties.
                                                   4. Seluruh tindakan-tindakan pada poin pertama bersifat            4. All actions in the first point are absolute, except for
                                                        absolut, kecuali gratifikasi dengan ketentuan sebagai              gratification with the following conditions:
                                                        berikut:
                                                        a. Batasan Pemberian Gratifikasi:                                  a.   Limits in Granting Gratification:
                                                               •    Setiap anggota Direksi, anggota Dewan                       •    Every member of the Board of Directors and the
                                                                    Komisaris, ataupun karyawan Perusahaan                           Board of Commissioners, or employees of the
                                                                    wajib memperhatikan Pedoman dan Batasan                          Company must pay attention to the Guidelines
                                                                    Gratifikasi No. B.1341/01-13/03/2017 tanggal                     and Gratification Limits No. B.1341/01- 13/03/2017
                                                                    15 Maret 2017 yang diterbitkan oleh Komisi                       dated March 15, 2017 issued by the Corruption
                                                                    Pemberantasan Korupsi kepada seluruh instansi                    Eradication Commission to all government
                                                                    pemerintah dan badan usaha pemerintah terkait                    agencies and government business entities
                                                                    dengan batasan hadiah dalam bentuk barang                        related to the limit of gifts in the form of goods
                                                                    atau uang yang dapat diterima dengan jumlah                      or money that can be received with a maximum
                                                                    paling banyak senilai Rp1.000.000,00 (satu juta                  amount of Rp1,000,000,00 (one million rupiah).
                                                                    rupiah).
                                                               •    Diperbolehkan sepanjang pemberian tersebut                  •    It is permissible if the gift is intended to foster
                                                                    dimaksudkan untuk membina hubungan                               good relations within the limits of reasonableness
                                                                    baik dalam batas-batas yang sesuai dengan                        and paying attention to equal relations, mutual
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                    kewajaran dan memperhatikan hubungan yang                        respect and does not aim to bribe the party
                                                                    setara, saling menghormati dan tidak bertujuan                   concerned to give something to the Company
                                                                    untuk menyuap pihak yang bersangkutan untuk                      that is not the right of the Company legally. For
Building The New GTSI,




                                                                    memberikan sesuatu hal kepada Perusahaan                         example: banquets, sports activities, art show
                                                                    yang tidak menjadi hak Perusahaan secara                         tickets, books, music recordings and so on.
                                                                    hukum. Contoh: jamuan makan, kegiatan
                                                                    olahraga, tiket pertunjukan kesenian, buku,
                                                                    rekaman musik dan sebagainya.




  72
Page 73
     •    Tidak diperbolehkan dalam bentuk uang                    •    Prohibited in the form of cash except in the
          tunai kecuali dalam rangka sponsorship atau                   context of sponsorship or company promotion




                                                                                                                                PT GTS Internasional Tbk
          promosi perusahaan dengan melampirkan                         by attaching supporting documents and must
          dokumen pendukung, wajib mencantumkan                         include the company logo as an integral part.
          logo perusahaan sebagai bagian yang tidak
          terpisahkan.
     •    Tidak diperbolehkan dalam bentuk- bentuk                 •    Not allowed in forms that violate decency and
          yang melanggar kesusilaan dan hukum.                          the law.
     •    Dalam hal acara pernikahan, khitanan, kelahiran,         •    In the case of weddings, circumcisions, births
          dan musibah diperbolehkan pemberian berupa                    and calamities, it is permissible to give gifts in
          barang atau uang yang besarannya telah                        the form of goods or money, the amount of which
          ditetapkan dalam peraturan perusahaan.                        has been stipulated in company regulations.

b.   Batasan Penerimaan Gratifikasi:                          b.   Limits in Receiving Gratifications:
     •    Perusahaan menganggap setiap penerimaan                  •    The Company considers that any receipt or
          atau pemberian hadiah, hiburan dan/atau                       provision of gifts, entertainment and/or other
          fasilitas lain yang nilainya di atas USD200                   facilities with a value of more than USD200 can
          dianggap dapat mempengaruhi objektivitas                      affect the objectivity of the decision-making
          proses pengambilan keputusan. Hadiah hiburan                  process. Entertainment prizes and/or other
          dan/atau fasilitas lain yang dimaksud antara lain             facilities in question include among others,
          berupa barang yang diberikan sebagai balas                    goods given as remuneration for assistance for
          jasa atas bantuan untuk transaksi tertentu atau               certain transactions or during celebrations and
          pada masa perayaan dan jamuan dalam bentuk                    banquets in the form of food, drinks, sports and
          makanan, minuman, olahraga dan pertunjukan                    art performances.
          seni.
     •    Menerima hadiah atau cendera mata yang                   •    Receiving gifts or souvenirs that include the
          mencantumkan logo perusahaan sebagai                          company logo as the giver, with the following
          pemberi, dengan batasan-batasan yang harus                    limitations:
          dipenuhi sebagai berikut:
          »      Logo, nama perusahaan anak perusahaan,                 »    Logos, company names, subsidiaries,
                 maupun unit usaha lainnya yang dimiliki                     and other business units owned by the
                 oleh perusahaan maupun pihak yang                           company or the party providing the
                 memberikan benda-benda dimaksud                             said goods are an integral part of the
                 merupakan bagian yang tidak terpisahkan                     company’s promotion policy as a giver and
                 dari kebijakan promosi perusahaan                           are common objects as a form of company
                 sebagai pemberi dan merupakan benda-                        promotion.
                 benda yang lazim sebagai bentuk promosi
                 perusahaan
          »      Benda-benda yang tidak memiliki nilai                  »     Goods that do not have high monetary
                 finansial yang tinggi                                        value.
          »      Bukan berupa pemberian yang melanggar                  »     Not in the form of a gift that violates the
                 kesusilaan dan hukum                                         law and common decency.
     •    Menerima honorarium sebagai pembicara,                   •    Receiving honorarium as a speaker or resource
          narasumber yang diundang secara resmi oleh                    person who is officially invited by a third party is
          pihak ketiga diperbolehkan sebagai apresiasi                  allowed as an appreciation for the contribution
          atas sumbangan pemikiran dan keahlian yang                    of ideas and expertise that has been given
          telah diberikan sepanjang tidak bertentangan                  as long as it does not conflict with company
          dengan peraturan perusahaan.                                  regulations.
     •    Menerima hadiah atau cendera mata berupa                 •    Receiving gifts or souvenirs in the form of goods
                                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




          barang atau uang dalam hal acara pernikahan,                  or money in the case of weddings, circumcisions,
          khitanan, kelahiran, dan musibah.                             births and calamities.
     •    Menerima hiburan yang masih dalam batas                  •    Receiving entertainment that is within
          kewajaran dengan memenuhi batasan-batasan                     reasonable limits by complying with the overall
          secara keseluruhan, sebagai berikut:                          limitations, as follows:
          »      Hiburan tidak dilakukan secara terus-                  »     Entertainment is not carried out
                 menerus oleh pihak pemberi.                                  continuously by the giver.
          »      Bila penolakan terhadap hiburan dimaksud               »     If the rejection of the intended
                 dapat mempengaruhi hubungan bisnis                           entertainment       could      affect     the
                 secara institusi antara perusahaan dengan                    institutional business relationship between
                 pihak ketiga yang menawarkan hiburan.                        the Company and third parties that offer
                                                                              entertainment.

                                                                                                                               73
Page 74
                                                                  »    Tidak mengganggu waktu kerja.                                    »    Does not disturb working hours.
                                                                  »    Tidak melakukan pembicaraan mengenai                             »    Not having discussions regarding the
 Tata Kelola Keberlanjutan
                       Sustainability Governance




                                                                       pemberian informasi internal perusahaan                               provision of internal company information
                                                                       yang dapat menimbulkan kecurangan dan                                 that could lead to fraud and conflict of
                                                                       benturan kepentingan.                                                 interest.

                                                   Dalam keadaan tertentu ketika anggota Direksi, Dewan                 In circumstances where members of the Board of Directors, the
                                                   Komisaris, atau karyawan tidak dapat menolak pemberian               Board of Commissioners, or employees are unable to decline
                                                   dari pihak ketiga, atau apabila barang maupun uang telah             gifts from third parties, or if goods or monetary assets have been
                                                   diterima melalui penitipan atau perantara pihak lain, maka           received through custody or via an intermediary, the individual
                                                   yang bersangkutan wajib segera mengembalikan pemberian               concerned is required to promptly return the gift. If return is not
                                                   tersebut. Apabila pengembalian tidak memungkinkan untuk              feasible, the recipient is obligated to submit a written report to
                                                   dilakukan, maka penerima wajib menyampaikan laporan tertulis         his or her immediate superior in accordance with applicable
                                                   kepada atasan langsung sesuai dengan prosedur yang berlaku.          procedures.

                                                   Pelatihan dan Sosialisasi Antikorupsi                                Anti-Corruption Training and Socialization

                                                   Perseroan memastikan bahwa kebijakan antikorupsi menjadi             The Company guarantees that its anti-corruption policy is
                                                   bagian dari program pengenalan lingkungan perusahaan bagi            incorporated into the induction program for all members of
                                                   seluruh anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan karyawan yang          the Board of Directors, the Board of Commissioners, and new
                                                   baru bergabung. Mekanisme pelaporan atas pelanggaran                 employees. The procedure for reporting violations of this policy
                                                   kebijakan ini mengikuti sistem pelaporan pelanggaran                 adheres to the Company’s whistleblowing system. Additionally,
                                                   (whistleblowing system) yang berlaku di Perseroan. Selain itu,       the Company consistently conducts anti-corruption training
                                                   perusahaan secara berkala menyelenggarakan pelatihan dan             and outreach initiatives to enhance the understanding and
                                                   sosialisasi anti-korupsi guna meningkatkan pemahaman serta           adherence of all personnel to the principles of integrity and
                                                   kepatuhan seluruh insan perusahaan terhadap prinsip integritas       fraud prevention.
                                                   dan pencegahan tindak kecurangan.




                                                   PENANGGUNG JAWAB
                                                   PENERAPAN KEUANGAN
                                                   BERKELANJUTAN                                                     [OJK E.1]

                                                   PERSON RESPONSIBLE FOR IMPLEMENTING SUSTAINABLE FINANCE


                                                   Sebagai perusahaan terbuka, GTSI wajib menerapkan                    As a public company, GTSI must adhere with Financial Services
                                                   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.51/POJK.03/2017 tentang          Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017 concerning the
                                                   Penerapan Laporan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga                Implementation of Sustainable Financial Reports for Financial
                                                   Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik atau POJK                Services Institutions, Issuers, and Public Companies, or POJK
                                                   Keuangan Berkelanjutan, per 1 Januari 2020. Dalam arti luas,         Sustainable Finance, starting January 1, 2020. Generally,
                                                   keuangan berkelanjutan bagi emiten dan perusahaan publik             sustainable finance for issuers and public companies pertains
                                                   dapat dimaknai sebagai kegiatan berkelanjutan (sustainable           to sustainable operations—company activities that consider
                                                   operation), yaitu kegiatan operasi perusahaan yang dijalankan        economic, environmental, and social factors. As detailed in
Accelerating Energy Expansion as One




                                                   dengan memperhatikan aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan            Attachment II, this regulation mandates employees, officials,
                                                   sosial. Sebagaimana disampaikan dalam Lampiran II, peraturan         and/or work units to take responsibility for executing sustainable
                                                   ini mewajibkan adanya pegawai, pejabat dan/atau unit kerja yang      initiatives.
Building The New GTSI,




                                                   menjadi penanggungjawab penerapan kegiatan berkelanjutan.




   74
Page 75
Pada Tahun 2025, GTSI telah menunjuk PIC sebagai                  In 2025, GTSI appointed a Person in Charge (PIC) responsible for
penanggung jawab kegiatan berkelanjutan yang bekerja di           sustainability activities, operating under the QHSE Department.




                                                                                                                                      PT GTS Internasional Tbk
bawah Departemen QHSE. Selama tahun 2025, PIC tersebut            Throughout the year, the PIC carried out the following
sudah menjalankan tanggung jawab antara lain:                     responsibilities, among others:
1.  Mengumpulkan data-data keberlanjutan perusahaan dan           1.   Collecting the Company’s sustainability data, including its
    juga aspek ESG nya.                                                ESG-related aspects.
2. Menghadiri training terkait keberlanjutan baik yang            2. Attending sustainability-related training, both internal and
    diadakan internal ataupun oleh pihak eksternal.                    external.
3. Membuat laporan bulanan kepada direksi dan induk usaha         3. Preparing monthly reports to the Board of Directors and
    terkait aspek keberlanjutan.                                       the parent company on sustainability matters.




PENGEMBANGAN KOMPETENSI
KEBERLANJUTAN                                                [OJK E.2] [IDX G-05]

SUSTAINABILITY COMPETENCY DEVELOPMENT


GTSI memberikan kesempatan kepada Dewan Komisaris, Direksi        GTSI offers the Board of Commissioners, Directors, and
dan Corporate Secretary sebagai penanggung jawab penerapan        Corporate Secretary—those responsible for implementing
keuangan berkelanjutan untuk mengikuti kegiatan/program           sustainable finance—the opportunity to engage in competency
pengembangan kompetensi terkait keuangan berkelanjutan.           development activities and programs related to sustainable
Pengembangan kompetensi terkait keuangan berkelanjutan            finance. The competency development initiatives related to
yang diikuti selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:            sustainable finance conducted in 2025 are as follows:


Dewan Komisaris
Board of Commissioners

       Nama                Tanggal Pelatihan                      Topik                                    Penyelenggara
 No.
       Name                  Training Date                        Topics                                     Organizer

  1    Suharno        4 Juli 2025
                                                Culture Sponsor                              Dunamis
       Komisaris      July 4, 2025
       Independen
       Independent                                                                           Institut Akuntan Manajemen Indonesia
                      9 Agustus 2025
       Commissioner                             Forum Akuntan Manajemen                      The Indonesia Institute of Management
                      August 9, 2025
                                                                                             Accountant

                      27-28 Agustus 2025
                                                Konferensi IIA Auditor Tommorrow             Institute of Internal Auditors
                      August 27-28, 2025

                                                Sustainability Reporting: Impact             Ikatan Akuntan Indonesia
                      30 September 2025
                                                & Implementation of PSPK 1&2 for             Institute of Indonesia Chartered
                      September 30, 2025
                                                Professionals                                Accountants

                      18-20 November 2025       Certification In Audit Committee Practices
                                                                                             IKAI
                      November 18-20, 2025      (CACP) 2025
                                                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                      03-04 Desember 2025
                                                Seminar Nasional Internal Auditor 2025       YPIA
                      December 03-04, 2025




                                                                                                                                     75
Page 76
                                                   Direksi
                                                   Board of Directors
 Tata Kelola Keberlanjutan
                       Sustainability Governance




                                                                               Jenis Pendidikan           Materi Pendidikan dan
                                                          Nama                  dan Pelatihan                   Pelatihan              Waktu dan Tempat                     Penyelenggara
                                                    No.
                                                          Name                  Education and             Education and Training        Time and Place                        Organizer
                                                                                 Training Type                   Materials

                                                     1    I Gusti Ngurah                                                               4 Juli 2026 | July 4,
                                                                                     Softskill         Culture Sponsor                                          Dunamis
                                                          Askhara                                                                      2026, Sentul
                                                          Danadiputra
                                                                                                                                       14 November 2025 |
                                                                                     Softskill         Behavior Leadership Program     November 14, 2025,       GTSI
                                                                                                                                       Aston Horel Sentul

                                                     2    Dira K Mochtar                                                               4 Juli 2026 | July 4,
                                                                                     Softskill         Culture Sponsor                                          Dunamis
                                                                                                                                       2026, Sentul

                                                                                                                                                                Institut Akuntan Manajemen
                                                                                                                                       9 Agustus 2025
                                                                                                                                                                Indonesia
                                                                                    Hardskill          Forum Akuntan Manajemen         | August 9, 2025,
                                                                                                                                                                The Indonesia Institute of
                                                                                                                                       Zoom Meeting
                                                                                                                                                                Management Accountant

                                                                                                                                       14 November 2025 |
                                                                                     Softskill         Behavior Leadership Program     November 14, 2025,       GTSI
                                                                                                                                       Aston Horel Sentul



                                                   Sekretaris Perusahaan
                                                   Corporate Secretary

                                                          Nama                  Tanggal                      Topik                       Pembicara                Penyeleggara          Tempat
                                                    No.
                                                          Name                    Date                       Topics                       Speaker                   Organizer            Place

                                                     1    Arya              17 Februari          HUMI Values - Our Power of                                    Dunamis               Arthotel
                                                          Mahardhika P. -   2025                 Sustainable Growth
                                                          VP of Corporate   February 17,
                                                          Secretary         2025

                                                                            13 Juni 2025         IHT VIBES#4 ESG 101                                           Institute for         Arthotel
                                                                            June 13, 2025                                                                      Sustainability and    Mangkuluhur
                                                                                                                                                               Agility (ISA)

                                                                            11-12 Juli 2025      Culture Leader                                                Postinc               Grand Capitol
                                                                            July 11-12, 2025                                                                                         Ballroom,
                                                                                                                                                                                     5th floor,
                                                                                                                                                                                     Manhattan
                                                                                                                                                                                     Hotel Jakarta

                                                                            31 Oktober           Legal Drafting                    Ervan & Arya                HUMI                  MLC Lantai 27
                                                                            2025
                                                                            October 31,
                                                                            2025

                                                                            14 November          Behavior Leadership Program       Gregory Hobson              GTSI                  Aston Hotel
                                                                            2025                                                                                                     Sentul
                                                                            November 14,
                                                                            2025

                                                                            15 November          Behavior Leadership Program       Gregory Hobson              GTSI                  Aston Hotel
                                                                            2025                                                                                                     Sentul
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                            November 15,
                                                                            2025
Building The New GTSI,




  76
Page 77
PENILAIAN RISIKO ATAS




                                                                                                                                                  PT GTS Internasional Tbk
PENERAPAN KEUANGAN
BERKELANJUTAN                                                             [OJK E.3]

RISK EVALUATION OF IMPLEMENTING SUSTAINABLE FINANCE


Penilaian risiko atas penerapan kegiatan berkelanjutan di                    GTSI conducts risk assessments for sustainable activities
GTSI dilaksanakan melalui kerangka manajemen risiko yang                     using an integrated risk management framework aligned with
terintegrasi dengan proses bisnis Perseroan. Prosedur yang                   its business processes. The procedures include identifying,
diterapkan mencakup tahapan identifikasi, pengukuran,                        measuring, monitoring, and managing risks related to economic,
pemantauan, dan pengendalian risiko yang berkaitan dengan                    environmental, and social factors. In the identification stage,
aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial. Pada tahap                      GTSI identifies potential risks from operational, financing,
identifikasi, GTSI memetakan potensi risiko yang timbul dari                 and investment activities, including climate change, social,
aktivitas operasional, pembiayaan, maupun investasi, termasuk                and governance risks. These risks are then assessed for their
risiko perubahan iklim, risiko sosial, serta risiko tata kelola. Risiko      likelihood and potential impact on GTSI's financial, operational,
yang telah teridentifikasi kemudian diukur berdasarkan tingkat               and reputational outcomes. Monitoring occurs periodically
kemungkinan kejadian dan besaran dampaknya terhadap kinerja                  via internal reports and performance reviews, while control
keuangan, operasional, maupun reputasi Perseroan. Proses                     measures are applied through policies, standard operating
pemantauan dilakukan secara berkala melalui mekanisme                        procedures, and mitigation plans customized to GTSI's risk
pelaporan internal dan evaluasi kinerja, sedangkan langkah                   profile and exposure levels.
pengendalian diwujudkan dalam kebijakan, standar operasional
prosedur, serta rencana mitigasi yang disesuaikan dengan profil
dan tingkat eksposur risiko GTSI.

Dalam kerangka tata kelola GTSI, Direksi bertanggung                         Within GTSI's governance framework, the Board of Directors is
jawab memastikan efektivitas penerapan manajemen risiko                      entrusted with ensuring effective sustainability risk management
keberlanjutan, termasuk menetapkan kebijakan, kerangka kerja,                by establishing policies, frameworks, and risk tolerance limits
serta batas toleransi risiko yang relevan dengan strategi usaha              that align with the Company's strategic objectives. The Board
Perseroan. Direksi secara berkala menelaah profil risiko dan                 periodically reviews the risk profile and monitors the proper
memastikan implementasi langkah mitigasi berjalan optimal.                   implementation of mitigation measures. Meanwhile, the GTSI
Sementara itu, Dewan Komisaris GTSI menjalankan fungsi                       Board of Commissioners supervises this process by assessing
pengawasan melalui peninjauan atas kecukupan dan efektivitas                 its adequacy and effectiveness. Through regular meetings
proses manajemen risiko yang dilaksanakan oleh Direksi. Melalui              and evaluations, they provide strategic guidance and confirm
rapat dan evaluasi berkala, Dewan Komisaris memberikan                       that GTSI's sustainability risk management adheres to sound
arahan strategis serta memastikan bahwa pengelolaan risiko                   principles, regulations, and stakeholder interests.
keberlanjutan di GTSI telah sejalan dengan prinsip kehati-
hatian, ketentuan regulasi yang berlaku, dan kepentingan para
pemangku kepentingan.

Pada tahun 2025, GTSI telah mengidentifikasi berbagai risiko                 In 2025, GTSI identified several risks that could impede the
yang berpotensi menghambat upaya Perseroan mewujudkan                        achievement of its performance targets and formulated
target kinerja, sekaligus merumuskan mitigasi atas risiko-                   mitigation strategies for each. A comprehensive list of these
risiko tersebut. Risiko dan mitigasi atas risiko selengkapnya                risks and mitigation plans is detailed in the following table.
                                                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




disampaikan dalam tabel berikut:




                                                                                                                                                 77
Page 78
                                                         Risiko                                                                          Mitigasi Risiko
                                                   No.
                                                         Risk                                                                            Risk Mitigation
 Tata Kelola Keberlanjutan
                       Sustainability Governance




                                                    1    Risiko pengakhiran atau tidak            a. menghitung ulang break even operation cost per day yang harus dipenuhi oleh kapal/unit
                                                         diperpanjangnya kontrak penyediaan          selama satu tahun.
                                                         jasa pelayaran Perseroan                 b. Membuat target dan proyeksi minimum pencapaian dengan 3 asumsi (pesimis, konservatif,
                                                         Risk of termination or non-renewal          dan optimis) sesuai point (a) di atas.
                                                         of the Company's shipping service        c. Bila hasil point (a) dan (b) di atas berdampak negatif, maka kapal/unit di lay-up untuk
                                                         contract                                    mengurangi kerugian atas biaya operasi.
                                                                                                  d. Pencapaian target dilakukan dengan menawarkan kapal/unit di pasar spot untuk domestik
                                                                                                     dan juga internasional.
                                                                                                  a. recalculate the vessel or unit's break-even operating cost per day to meet annual targets.
                                                                                                  b. establish minimum goals and forecasts based on three scenarios: pessimistic, conservative,
                                                                                                     and optimistic, as outlined in point (a).
                                                                                                  c. if the outcomes of points (a) and (b) are unfavorable, the vessel or unit will be laid up to
                                                                                                     minimize operating cost losses.
                                                                                                  d. achieve targets by offering the vessel or unit on the spot market to both domestic and
                                                                                                     international clients.

                                                   2     Risiko konsentrasi sumber pendapatan     a.   Mengembangkan proyek LNG bersama partner baru yang mumpuni.
                                                         yang berasal dari salah satu pelanggan   b.   Mengembangkan potensi kerja sama dengan industri sebagai end user LNG
                                                         Risk of revenue concentration from a     a.   Developing LNG projects in collaboration with new, competent partners.
                                                         single customer.                         b.   Fostering potential partnerships within the industry as end users of LNG.

                                                   3     Risiko fluktuasi mata uang               a.   Rekening Perseroan dalam USD
                                                         Currency fluctuation risk                b.   Konversi untuk pembayaran dilakukan di hari transaksi.
                                                                                                  c.   Dana cadangan operasi diupayakan seminimum mungkin
                                                                                                  a.   The Company's accounts are maintained in USD.
                                                                                                  b.   Payment conversions occur on the day of the transaction.
                                                                                                  c.   Operating reserve funds are kept at a minimum.

                                                   4     Risiko peningkatan biaya operasional     a. Dalam penyusunan budget ada komponen biaya “other cost” yang digunakan untuk biaya
                                                         dan biaya lain yang tak terduga             tak terduga tersebut
                                                         Risk of higher operational costs and     b. Dalam setiap Perjanjian Sewa Kapal ada klausul terkait biaya untuk instalasi tambahan untuk
                                                         unexpected expenses                         pemenuhan kapal terhadap terminal LNG akan dibebankan kepada penyewa
                                                                                                  c. Beban biaya tak terduga akan diusulkan menjadi beban Penyewa pada saat rapat
                                                                                                     pembahasan budget kapal
                                                                                                  a. The budget includes an "other cost" component to cover unforeseen expenses.
                                                                                                  b. Each vessel Charter Agreement contains a clause for additional installation costs, which the
                                                                                                     charterer will cover, to ensure vessel availability for the LNG terminal.
                                                                                                  c. Unexpected expenses will be presented as a Charterer’s cost during the vessel budget
                                                                                                     discussion meeting.

                                                   5     Risiko kredit pelanggan                  Untuk pinjaman yang menjadi beban afiliasi GTSI (PKR dari Bamboo), pembayarannya akan
                                                         Customer credit risk                     dibayarkan dari dividen yang akan diterima dari JSR (FSRU JAWA SATU)
                                                                                                  For loans incurred by GTSI affiliates (PKR from Bamboo), repayment shall be executed using
                                                                                                  dividends received from JSR (FSRU JAWA SATU).

                                                   6     Risiko kehilangan sumber daya manusia    a.   Memberikan beasiswa kepada mahasiswa pelayaran yang berprestasi dan kompeten
                                                         Risk of losing human resources           b.   Merekrut kadet/mahasiswa PKL di Perseroan
                                                                                                  c.   Memberikan kesempatan perwira kapal LNG untuk bekerja di kapal
                                                                                                  d.   Memberikan insentif/benefit tambahan kepada crew LNG untuk menambah loyalitas
                                                                                                       kepada Perseroan
                                                                                                  a.   Granting scholarships to exceptional and qualified maritime students.
                                                                                                  b.   Recruiting cadets and internship students for the Company.
                                                                                                  c.   Facilitating opportunities for LNG ship officers to serve onboard.
                                                                                                  d.   Offering supplementary incentives and benefits to LNG crew members to enhance their
                                                                                                       loyalty to the Company.

                                                    7    Risiko tertahannya kapal                 a. Pemenuhan atas semua ketentuan dan aturan yang dipersyaratkan untuk operasi kapal
                                                         Risk of vessel detention                    diperhatikan dengan seksama:
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                                                     • Sertifikasi dan izin operasi
                                                                                                     • Pemenuhan atau aturan terkait lingkungan
                                                                                                     • Mempertahankan kondisi kapal untuk layak beroperasi
                                                                                                  b. Perseoan berusaha untuk tidak terlibat kasus hukum yang akan berdampak pada gangguan
Building The New GTSI,




                                                                                                     operasional dan penahanan kapal.
                                                                                                  a. Thoroughly reviews all provisions and regulations essential for vessel operations:
                                                                                                     • Certification and operating permits
                                                                                                     • Environmental compliance
                                                                                                     • Maintaining the vessel in proper operational condition
                                                                                                  b. The Company strives not to be involved in legal problems that could lead to operational
                                                                                                     disruptions or vessel detention.




  78
Page 79
        Risiko                                                                              Mitigasi Risiko
  No.
        Risk                                                                                Risk Mitigation




                                                                                                                                                          PT GTS Internasional Tbk
   8    Risiko perubahan kebijakan pemerintah     a.   Memonitor rencana perubahan kebijakan pemerintah
        di bidang pelayaran                       b.   Menghitung ulang dampak komersial akibat perubahan kebijakan
        Risk of government policy changes in      a.   Monitoring planned government policy changes
        the shipping sector                       b.   Reassessing the commercial impact of policy shifts

   9    Risiko reputasi                           Potensi risiko reputasi bisa datang dari mana saja, terutama di era teknologi informasi pada saat
        Reputation risk                           ini. Perseroan mengelola risiko reputasi dengan memberikan respons yang cepat kepada media
                                                  maupun regulator (Otoritas Jasa Keuangan/OJK) terhadap informasi beredar yang tidak benar
                                                  atau merugikan reputasi Perusahaan.
                                                  Potential reputational risk can originate from any source, particularly in the current era of
                                                  information technology. The Company mitigates reputational risk by responding swiftly to
                                                  the media and regulatory bodies (Financial Services Authority/OJK) concerning disseminated
                                                  information that is inaccurate or detrimental to the Company's reputation.

  10    Risiko hukum                              a. Melakukan operasional sesuai dengan ketentuan kontrak yang telah dibuat
        a. Tidak tercapainya performansi atas     b. Membuat perjanjian yang secara rasional dapat tercapai untuk mencegah adanya
            kesepakatan atau perjanjian yang         wanprestasi
            telah disetujui oleh kedua belah      c. Memastikan jaminan keberlangsungan kontrak
            pihak                                 d. Beroperasi secara efektif dan maksimal agar sesuai dengan jaminan performa yang telah
        b. Partner memutuskan untuk                  disepakati dalam perjanjian
            memutus kontrak secara sepihak        a. Operate in accordance with the contractual terms
        Legal Risk                                b. Formulate a reasonable agreement to prevent default
        a. Failure to fulfill the agreement or    c. Ensure the continuity of the contract
            contract made by both parties         d. Conduct operations efficiently and effectively to fulfill the performance guarantees
        b. The partner unilaterally decides to       specified in the agreement
            terminate the contract

  11    Risiko keselamatan                        a.   Melakukan pelatihan untuk praktik keselamatan kerja di atas kapal
        a. Awak kapal mengalami kecelakaan        b.   Pengawasan yang ketat kepada awak kapal selama bekerja
            kerja                                 c.   Menanamkan kultur keselamatan secara terus menerus kepada awak kapal
        b. Pelanggaran atas ketentuan dan         d.   Melakukan punishment & reward atas praktik keselamatan di atas kapal
            praktek keselamatan kerja             e.   Menyusun prosedur keselamatan sesuai dengan ketentuan internasional dan nasional yang
        Safety risks                                   berlaku
        a. Crew members have work accidents       f.   Memenuhi semua persyaratan sertifikasi dan pelatihan sebelum bekerja di atas kapal
        b. Violations of safety regulations and   g.   Membuat laporan secara kualitatif dan kuantitatif atas praktik keselamatan kerja yang
            practices                                  kemudian dievaluasi oleh pihak manajemen
                                                  a.   Conducting training on safe work practices onboard the ship.
                                                  b.   Implementing strict supervision of crew members during work activities.
                                                  c.   Continuously promoting a safety culture among crew members.
                                                  d.   Enforcing penalties and incentives to encourage safety practices onboard.
                                                  e.   Developing safety procedures in compliance with applicable international and national
                                                       regulations.
                                                  f.   Ensuring all certification and training requirements are met prior to working onboard the ship.
                                                  g.   Preparing comprehensive safety reports, both qualitative and quantitative, for management
                                                       review.

  12    Risiko lingkungan                         a. Mengelola pembuangan sampah di atas kapal dan di kantor
        a. Pencemaran lingkungan                  b. Menggunakan material yang ramah lingkungan seperti cat kapal anti polusi (anti-fouling pain)
        b. Hukuman atas kelalaian pemenuhan       c. Tidak membuang sampah jenis apapun ke atas laut kecuali sampah makanan yang telah
            peraturan perlindungan lingkungan        diolah sesuai ketentuan sebelum pembuangan ke atas laut
        Environmental risks                       d. Memahami ketentuan perundang-undangan yang berlaku baik ketentuan internasional dan
        a. Environmental pollution                   nasional
        b. Penalties for non-compliance           e. Melakukan praktik pengelolaan dan pembuangan sampah sesuai dengan peraturan.
            with environmental protection         a. Managing waste disposal on ships and in offices
            regulations                           b. Using eco-friendly materials like anti-pollution ship paint (anti-fouling paint)
                                                  c. Avoiding dumping any waste into the sea, except for properly processed food waste
                                                     discharged according to regulations
                                                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                  d. Understanding relevant international and national laws and regulations
                                                  e. Following waste management and disposal practices in line with legal requirements.


Penjelasan mengenai Manajemen Risiko selengkapnya disajikan                  A comprehensive explanation of Risk Management is provided
pada Bab Tata Kelola Perusahaan Laporan Tahunan GTSI 2025.                   in the Corporate Governance Chapter of the GTSI 2025 Annual
                                                                             Report.




                                                                                                                                                         79
Page 80
                                                   HUBUNGAN DENGAN
 Tata Kelola Keberlanjutan
                       Sustainability Governance




                                                   PEMANGKU KEPENTINGAN                                                                              [OJK E.4]

                                                   RELATIONSHIP WITH STAKEHOLDERS


                                                   GTSI senantiasa membangun kerja sama dan hubungan                  GTSI continually promotes cooperative and positive
                                                   yang harmonis dengan semua pemangku kepentingan, baik              relationships with all stakeholders, whether internal or external.
                                                   pemangku internal maupun eksternal.

                                                   Komunikasi yang terbuka dan transparan juga memungkinkan           Open and transparent communication helps the Company better
                                                   Perseroan untuk memahami kebutuhan dan harapan pemangku            understand its stakeholders' diverse needs and expectations.
                                                   kepentingan yang beragam. Dengan berinteraksi secara               Constructive engagement builds trust and supports long-
                                                   konstruktif, Perseroan dapat membangun kepercayaan dan             term partnerships that strengthen operational sustainability.
                                                   kerjasama jangka panjang yang mendukung keberlanjutan              Additionally, maintaining strong relationships with stakeholders
                                                   operasional. Lebih dari itu, hubungan yang baik dengan             allows GTSI to detect social and environmental risks early,
                                                   pemangku kepentingan juga membantu GTSI mengidentifikasi           enabling the creation of more responsive and responsible
                                                   risiko sosial dan lingkungan lebih dini, memungkinkan              policies on social and environmental matters.
                                                   perumusan kebijakan yang lebih responsif dan bertanggung
                                                   jawab terhadap isu-isu terkait masalah sosial dan lingkungan.

                                                   GTSI mendefinisikan pemangku kepentingan sebagai entitas           GTSI characterizes stakeholders as entities or individuals
                                                   atau individu yang terpengaruh oleh kegiatan, produk, dan jasa     impacted by the Company's activities, products, and services.
                                                   Perseroan. Di sisi lain, keberadaan mereka juga mempengaruhi       Furthermore, their presence affects the Company's capacity
                                                   Perseroan dalam mewujudkan keberhasilan penerapan strategi         to effectively execute its strategies and attain its objectives.
                                                   dan pencapaian tujuan. Dengan posisi seperti itu, maka GTSI        In light of this understanding, GTSI continuously strives to
                                                   terus berupaya untuk membangun hubungan yang harmonis              build harmonious relationships with its stakeholders. This is
                                                   dengan para pemangku kepentingan. Hal itu dilakukan, antara        accomplished through various meeting forums held regularly or
                                                   lain, melalui berbagai forum pertemuan yang digelar, baik secara   as required, either in accordance with the Company's schedule
                                                   berkala maupun insidental sesuai dengan kebutuhan Perseroan        or upon request from stakeholders.
                                                   atau atas permintaan pemangku kepentingan.

                                                   Melalui forum seperti itulah, para pemangku kepentingan            Through these forums, stakeholders interact with GTSI by
                                                   membangun keterlibatan dengan GTSI. Mereka bisa memberikan         providing suggestions, feedback, criticism, and input. In return,
                                                   usulan, sumbang saran, maupun kritik dan masukan, sebaliknya       GTSI shares insights and recommendations from its perspective.
                                                   GTSI juga bisa memberikan pandangan dan sumbang saran              The Company believes that open, two-way communication
                                                   sesuai dengan perspektif perusahaan. Perseroan meyakini            helps align GTSI's programs with stakeholder needs and keeps
                                                   melalui komunikasi dua arah yang terbuka seperti itu, maka         stakeholders informed about initiatives the Company has
                                                   GTSI dapat menyelaraskan program-programnya sesuai dengan          launched or is working on. Additionally, this dialogue minimizes
                                                   kebutuhan para pemangku kepentingan, sedangkan para                the risk of misunderstandings or miscommunications that could
                                                   pemangku kepentingan bisa mengetahui program-program               cause negative consequences.
                                                   yang telah dan sedang dijalankan Perseroan. Selain itu, dengan
                                                   komunikasi dua arah tersebut, maka kesalahpahaman atau
                                                   miskomunikasi yang memungkinkan timbulnya dampak negatif
                                                   bisa diminimalkan.

                                                   Sebagai bagian dari komitmen terhadap penerapan tata kelola        To promote good corporate governance and support business
Accelerating Energy Expansion as One




                                                   perusahaan yang baik dan keberlanjutan usaha, GTSI telah           sustainability, GTSI has recognized five main stakeholder groups
                                                   mengidentifikasi serta menetapkan lima kelompok pemangku           that greatly affect its operations and performance. This choice
                                                   kepentingan utama yang memiliki pengaruh signifikan terhadap       reflects their importance and the mutual influence between
Building The New GTSI,




                                                   operasional dan kinerja Perseroan. Penetapan ini didasarkan        GTSI's activities and those of the stakeholders. The table below
                                                   pada tingkat kepentingan dan dampak timbal balik antara            details these five groups, their approaches, expectations, and
                                                   kegiatan usaha GTSI dengan pemangku kepentingan. Kelima            key topics or issues for discussion.
                                                   kelompok pemangku kepentingan, pendekatan yang digunakan,
                                                   harapan dan topik/isu penting yang relevan untuk dibahas
                                                   disampaikan dalam tabel berikut:




80
Page 81
                                                     Pendekatan untuk
                         Identifikasi dan
Kelompok                                               Keterlibatan
                      Pemilihan Pemangku
Pemangku                                                Pemangku




                                                                                                                                                         PT GTS Internasional Tbk
                          Kepentingan                                              Harapan Pemangku Kepentingan               Topik/Isu Material
Kepentingan                                            Kepentingan
                        Identification and                                             Stakeholder Expectations                 Material Topics
Stakeholder                                             Approach to
                           Selection of
Groups                                                  Stakeholder
                           Stakeholders
                                                       Engagement

Pemegang saham       Memastikan kepemilikan     1.    Laporan kinerja,        1. Perseroan memiliki kinerja dan          1. Kinerja Perusahaan
dan investor         atas GTSI dan berhak             tata kelola sesuai         keberlanjutan yang sangat baik             baik finansial maupun
Shareholders and     atas keuntungan                  kebutuhan.                 sehingga mampu memberikan                  operasional.
investors            berdasarkan jumlah         2.    RUPS                       kontribusi positif bagi seluruh         2. Penerapan tata kelola
                     saham yang dimiliki.       3.    Komunikasi melalui         pemangku kepentingan.                      Perusahaan
                     Ensuring ownership of            surat resmi, courtesy   2. Program engagement baik dengan          1. The Company’s
                     GTSI and entitlement             call dan platform          pemegang saham utama dan                   performance is robust
                     to dividends according           digital sesuai             non utama serta investor melalui           both financially and
                     to the number of shares          kebutuhan.                 korespondensi dan pertemuan                operationally.
                     owned.                     1.    Governance,                yang dilakukan secara langsung          2. Implementation of
                                                      performance reports,       maupun daring.                             corporate governance.
                                                      as needed.              1. The Company shows exceptional
                                                2.    GMS                        performance and sustainability,
                                                3.    Communication              contributing significantly to all
                                                      through official           stakeholders.
                                                      letters, courtesy       2. The engagement program includes
                                                      calls, and digital         major and non-major shareholders
                                                      platforms as needed.       and investors, with communication
                                                                                 and meetings held both in person
                                                                                 and online.

Pembuat Kebijakan:   1.   Mematuhi aturan       1.    Laporan berkala         1. Kontribusi pada Negara                  1.   Penyampaian pelaporan
OJK Departemen            terkait Pasar Modal   2.    FGD                     2. Kepatuhan pada hukum yang                    yang rutin atas proses
Perhubungan               dan penerapan         3.    Courtesy call              berlaku Perseroan tunduk dan                 kerja
Laut/Perpajakan/          GCG dalam             4.    Konsultasi                 menjaga sertifikasi yang dimiliki       2.   Pelaksanaan GCG
Syahbandar/               operasionalnya.       5.    Rapat                      untuk memenuhi standar                  3.   Komunikasi yang cepat
Perbankan            2.   Sertifikasi Safety    6.    Kunjungan kerja            internasional yang berkualitas               dan efektif
Policy Maker:             Management dan        1.    Periodic reports        1. Contribution to the State               4.   Pencegahan
OJK Maritime              International Ship    2.    Focus Group             2. Compliance with applicable laws:             pencemaran laut,
Transportation/           Security.                   Discussion (FGD)           The Company adheres to and                   pengurangan polusi
Taxation/ Port       3.   Mendapatkan ISO       3.    Courtesy call              maintains the certifications it holds        udara
Authority/ Banking        dan menjadikannya     4.    Consultation               to meet high-quality international      5.   Safety Operations
Department                sebagai acuan         5.    Meetings                   standards.                              1.   Regular reporting on
                          standar untuk         6.    Work visits                                                             work processes
                          operasional GTSI.                                                                              2.   Implementation of GCG
                     1.   Complying with                                                                                 3.   Swift and effective
                          regulations related                                                                                 communication
                          to the Capital                                                                                 4.   Prevention of marine
                          Market and                                                                                          pollution, reduction of
                          implementing GCG                                                                                    air pollution
                          in its operations.                                                                             5.   Safety Operations
                     2.   Obtaining Safety
                          Management
                          and International
                          Ship Security
                          certifications.
                     3.   Achieving ISO
                          certification and
                          establishing it
                          as the standard
                          reference for GTSI
                          operations.
                                                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                                                                                                                        81
Page 82
                                                                                                   Pendekatan untuk
                                                                       Identifikasi dan
                                                   Kelompok                                          Keterlibatan
                                                                    Pemilihan Pemangku
 Tata Kelola Keberlanjutan




                                                   Pemangku                                           Pemangku
                       Sustainability Governance




                                                                        Kepentingan                                          Harapan Pemangku Kepentingan                Topik/Isu Material
                                                   Kepentingan                                       Kepentingan
                                                                      Identification and                                         Stakeholder Expectations                  Material Topics
                                                   Stakeholder                                        Approach to
                                                                         Selection of
                                                   Groups                                             Stakeholder
                                                                         Stakeholders
                                                                                                     Engagement

                                                   Pelanggan       Mendapatkan sewa           1. Pertemuan langsung        1. Hubungan komersial.                    1. Informasi jasa
                                                   Customers       kapal dari kontrak jual    2. E-mail dan platform       2. Mempertahankan kualitas jasa           2. Keselamatan muatan
                                                                   beli energi (LNG)             digital sesuai               sesuai dengan tingkat keselamatan         yang diangkut
                                                                   Obtaining vessel lease        kebutuhan.                   dan keamanan bagi Pelanggan            3. Layanan pelanggan
                                                                   from energy (LNG) sales    3. Survei pelanggan 2        3. Memberikan perhatian khusus            4. Kecepatan dan
                                                                   and purchase contracts        kali per tahun.              kepada pelanggan dengan                   ketepatan merespons
                                                                                              4. Gathering                    penyelesaian komplain dengan              pengaduan
                                                                                              5. Kunjungan                    waktu yang cepat                       1. Service information.
                                                                                              1. Face-to-face              1. Commercial relationships.              2. Safety of transported
                                                                                                 meetings                  2. Ensuring service quality aligns with      cargo.
                                                                                              2. Email and digital            safety and security standards for      3. Customer service.
                                                                                                 platforms as needed.         customers.                             4. Speed and accuracy
                                                                                              3. Customer surveys          3. Offering dedicated customer               in responding to
                                                                                                 twice a year.                attention by addressing complaints        complaints
                                                                                              4. Gatherings                   quickly.
                                                                                              5. Visits

                                                   Karyawan dan    1. Memberikan jasa         1.    Townhall Meeting       1. Kesejahteraan yang memadai.            1. Pengembangan karier.
                                                   Awak Kapal         tenaga kerja kepada     2.    Gathering              2. Memberikan kesempatan untuk            2. Keselamatan dan
                                                   Employees and      GTSI, karyawan, dan     3.    E-mail                    berkembang melalui pelatihan dan          Kesehatan Kerja.
                                                   Crew Members       awak kapal akan         4.    Publikasi internal        pengembangan karier                    3. Pendidikan dan
                                                                      mendapatkan balas       5.    Laporan pengaduan      3. Peningkatan Program K3                    pelatihan.
                                                                      jasa berupa gaji        1.    Townhall Meeting       4. Peningkatan saluran komunikasi         4. Kesejahteraan
                                                                      dan kompensasi-         2.    Gathering              1. Adequate welfare.                         karyawan.
                                                                      kompensasi              3.    Email                  2. Provision of opportunities for         5. Komunikasi yang
                                                                      lainnya sesuai          4.    Internal publication      development through training and          transparan.
                                                                      dengan ketentuan        5.    Complaint reports         career development.                    1. Career development.
                                                                      ketenagakerjaan                                      3. Improvement of OHS Programs.           2. Occupational Health
                                                                      yang berlaku                                         4. Enhancement of communication              and Safety.
                                                                   2. Tugas karyawan                                          channels.                              3. Education and training.
                                                                      dan awak kapal                                                                                 4. Employee welfare.
                                                                      GTSI sesuai dengan                                                                             5. Transparent
                                                                      jabatannya                                                                                        communication.
                                                                   1. Providing labor
                                                                      services to GTSI,
                                                                      employees, and
                                                                      crew members will
                                                                      be compensated
                                                                      with salaries and
                                                                      other benefits in
                                                                      accordance with
                                                                      applicable labor
                                                                      laws.
                                                                   2. The duties of GTSI
                                                                      employees and
                                                                      crew members align
                                                                      with their respective
                                                                      positions.

                                                   Pemasok         Memperkuat bisnis          1. Tender dan Seleksi        1. Hubungan komersial                     Sistem Procurement
                                                   Suppliers       kedua belah pihak          2. Kontrak Kerja Sama        2. Proses pengadaan yang obyektif,        Procurement System
                                                                   sehingga dapat tumbuh      3. Evaluasi Pemasok             transparan, dan menghindari
                                                                   bersama. Negosiasi         1. Tender and                   benturan kepentingan.
                                                                   dilakukan tidak untuk         Selection                 3. Untuk saling mendapatkan kerja
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                   mendapatkan harga          2. Collaboration                sama yang menguntungkan.
                                                                   serendah mungkin              Contracts                 4. Penyelesaian pembayaran tepat
                                                                   namun ke arah total        3. Supplier Evaluation          waktu.
                                                                   cost of ownership yang                                  1. Business partnerships
Building The New GTSI,




                                                                   fokus pada value.                                       2. Impartial, transparent procurement
                                                                   Enhancing both                                             procedures, and prevention of
                                                                   parties' businesses to                                     conflicts of interest.
                                                                   promote mutual growth.                                  3. Seeking mutual advantages
                                                                   Negotiations focus not                                     through beneficial partnerships.
                                                                   on the lowest price                                     4. Timely payment settlement.
                                                                   but on the total cost of
                                                                   ownership centered on
                                                                   value.



 82
Page 83
PERMASALAHAN TERHADAP




                                                                                                                                        PT GTS Internasional Tbk
PENERAPAN KEUANGAN/
KEGIATAN BERKELANJUTAN                                                                               [OJK E.5]

CHALLENGES IN IMPLEMENTING SUSTAINABLE FINANCE/ACTIVITIES


Dalam penerapan keuangan/kegiatan berkelanjutan, GTSI             In implementing its sustainable finance and activities, GTSI
menghadapi sejumlah tantangan internal dan eksternal yang         faces a number of internal and external challenges that require
memerlukan penyesuaian strategis. Dari sisi eksternal, dinamika   strategic adjustments. On the external side, the evolving
regulasi nasional maupun internasional terkait dekarbonisasi,     landscape of national and international regulations pertaining
pengurangan emisi, dan transisi energi menuntut Perseroan         to decarbonisation, emissions reduction, and energy transition
untuk terus melakukan penyesuaian operasional dan investasi.      requires the Company to continuously adapt its operations and
Penerapan standar pelayaran yang semakin ketat, termasuk          investment strategies. Increasingly stringent maritime standards
ketentuan dari International Maritime Organization (IMO),         — including requirements set forth by the International Maritime
berpotensi meningkatkan kebutuhan belanja modal untuk             Organization (IMO) — have the potential to raise capital
pengembangan armada, peningkatan efisiensi operasional,           expenditure needs for fleet development, operational efficiency
serta pemenuhan aspek kepatuhan lingkungan. Selain itu,           improvements, and environmental compliance. Furthermore,
kondisi perubahan iklim seperti cuaca ekstrem, banjir rob,        climate-related conditions such as extreme weather events,
dan gangguan pada pelabuhan maupun jalur pelayaran                tidal flooding, and disruptions to ports and shipping lanes may
juga berpotensi memengaruhi kelancaran operasional dan            adversely affect operational continuity and heighten the risk of
meningkatkan risiko biaya operasional maupun keterlambatan        increased operating costs and LNG distribution delays.
distribusi LNG.

Dari sisi internal, tantangan utama yang dihadapi Perseroan       Internally, the Company’s primary challenge lies in optimising the
adalah optimalisasi implementasi prinsip Environmental, Social,   comprehensive implementation of Environmental, Social, and
and Governance (ESG) secara menyeluruh di lingkungan              Governance (ESG) principles across its working environment.
kerja. Tingkat pemahaman ESG yang masih berkembang                A still-maturing level of ESG awareness, coupled with growing
serta meningkatnya ekspektasi investor dan lembaga jasa           expectations from investors and financial institutions regarding
keuangan terhadap praktik bisnis berkelanjutan mendorong          sustainable business practices, is driving GTSI to strengthen its
GTSI untuk memperkuat kapasitas internal melalui pelatihan,       internal capacity through training, the development of an ESG
penyusunan roadmap ESG, dan peningkatan transparansi              roadmap, and enhanced transparency in sustainability reporting.
pelaporan keberlanjutan. Di sisi sumber daya manusia,             With respect to human resources, the Company also recognises
Perseroan juga menyadari bahwa kebutuhan akan kompetensi          that the demand for increasingly specialised competencies
yang semakin spesifik di sektor energi dan pelayaran berpotensi   in the energy and maritime sectors may intensify workforce
meningkatkan persaingan tenaga kerja dan risiko turnover.         competition and elevate turnover risk. To address this, the
Untuk mengatasi hal tersebut, Perseroan terus memperkuat          Company continues to reinforce its competency development
kebijakan pengembangan kompetensi, peningkatan employee           policies, improve employee engagement, and foster a working
engagement, serta penciptaan lingkungan kerja yang aman,          environment that is safe, healthy, and conducive to long-term
sehat, dan mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang.         business sustainability.
                                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                                                                                                       83
Page 84
     Building The New GTSI,




84
     Accelerating Energy Expansion as One




                                            KEBERLANJUTAN
                                            KINERJA EKONOMI
Page 85
                        PT GTS Internasional Tbk
          SUSTAINABLE
ECONOMIC PERFORMANCE




             08
                        85
Page 86
                                                             KINERJA EKONOMI
 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                          Sustainable Economic Performance




                                                             KEBERLANJUTAN
                                                             SUSTAINABLE ECONOMIC PERFORMANCE



                                                             Di tengah pergeseran lanskap energi nasional menuju sumber       As the national energy landscape shifts toward cleaner, more
                                                             yang lebih bersih dan berkelanjutan, GTSI mencatatkan            sustainable sources, GTSI demonstrated strong performance
                                                             momentum kinerja yang menonjol sepanjang tahun 2025.             momentum throughout 2025. Instead of taking a conservative
                                                             Perseroan tidak memilih jalan konservatif, melainkan             approach, the Company accelerated key strategic initiatives in
                                                             mengakselerasi langkah strategis pada bisnis inti pengangkutan   its main Liquefied Natural Gas (LNG) transportation business.
                                                             Liquefied Natural Gas (LNG). Pilihan tersebut membuahkan         This approach led to higher revenue and net profit compared
                                                             hasil positif dengan meningkatnya pendapatan dan laba            to the previous year, reflecting a mature transformation process
                                                             bersih dibanding tahun sebelumnya. Pencapaian tersebut           amid rising competition in both domestic and regional LNG
                                                             merefleksikan proses transformasi yang semakin matang di         shipping industries.
                                                             tengah persaingan industri pelayaran LNG domestik dan
                                                             regional yang kian kompetitif.

                                                             Strategi korporasi GTSI tidak hanya berhenti pada angka di       GTSI's corporate strategy goes beyond the figures in its
                                                             laporan keuangan. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham                financial statements. During the 2025 Annual General Meeting
                                                             Tahunan tahun 2025, Perseroan secara resmi mengumumkan           of Shareholders, the Company officially announced its plan to
                                                             rencana untuk memperkuat armada kapal pengangkut                 expand its LNG carrier fleets by purchasing three new vessels
                                                             LNG dengan menyiapkan pembelian tiga kapal baru untuk            in 2025–2026. This initiative addresses expected increases
                                                             periode 2025–2026. Langkah ini merupakan respons atas            in domestic energy needs and seeks to enhance the national
                                                             proyeksi permintaan energi domestik yang terus bertumbuh         energy supply chain through efficient and sustainable LNG
                                                             serta kebutuhan untuk memperkuat rantai pasok energi             transportation.
                                                             nasional melalui layanan pengangkutan LNG yang efisien dan
                                                             berkelanjutan.

                                                             Keputusan strategis tersebut berimplikasi langsung pada bidang   This strategic decision significantly impacts the Company's
                                                             manajemen kapal yang dijalankan Perseroan. Selain menambah       vessel management. Besides expanding its fleet, GTSI is
                                                             kapal, GTSI juga aktif menata ulang sistem manajemen armada      actively reorganizing its fleet management system to improve
                                                             untuk mendorong efisiensi operasional serta mengembangkan        operational efficiency and enhance service capacity, supporting
                                                             kapasitas layanan guna memastikan keberlanjutan bisnis dalam     long-term business sustainability. With a focused growth
                                                             jangka panjang. Dengan strategi pengembangan yang terarah,       strategy, stable finances, and a dedication to sustainability, GTSI
                                                             struktur keuangan yang sehat, serta fokus pada keberlanjutan,    is well-equipped to respond more effectively to future industry
                                                             GTSI siap melangkah lebih gesit menghadapi tantangan dan         challenges and opportunities.
                                                             peluang industri ke depan.

                                                             Di sisi lain, GTSI tidak absen merespons peluang bisnis yang     GTSI is actively seeking broader business opportunities within
                                                             lebih luas di ekosistem LNG. Selain penambahan armada,           the LNG ecosystem. Besides growing its fleet, the Company
                                                             pada Oktober 2025, Perseroan melakukan akuisisi kapal LNG        purchased the LNG methane vessel, Jane Elizabeth, in October
                                                             Methane Jane Elizabeth, yang kemudian berganti nama menjadi      2025, which was later renamed Danaputri 1.
                                                             Danaputri 1.

                                                             Langkah ini menandai fase baru dalam ekspansi operasional        This acquisition signals a new phase of operational growth and
Accelerating Energy Expansion as One




                                                             dan kemampuan angkut Perseroan. Sebab, selama lebih dari 25      increased transport capacity. The Company has not added
                                                             tahun, GTSI tidak menambah aset produksi baru. Penambahan        any new production assets in over 25 years. Its fleet expansion
                                                             armada yang dilakukan GTSI merupakan langkah konkret dalam       represents a meaningful step toward strengthening its presence
Building The New GTSI,




                                                             upaya mengembangkan bisnis ke pasar LNG internasional,           in the global LNG market, especially with the establishment of
                                                             khususnya setelah Perseroan mendirikan GTS Energy Trading        GTS Energy Trading Pte. Ltd., a new Singapore-based company
                                                             Pte. Ltd, unit usaha baru yang berbasis di Singapura untuk       focused on LNG trading.
                                                             menjalankan kegiatan perdagangan LNG.




 86
Page 87
                                                                                                                                     PT GTS Internasional Tbk
PERBANDINGAN TARGET
DAN KINERJA PENDAPATAN
DAN LABA/RUGI
COMPARISON OF REVENUE AND PROFIT/LOSS TARGETS AND PERFORMANCE


Per 31 Desember 2025, GTSI berhasil meningkatkan kinerja           As of December 31, 2025, GTSI managed to enhance its
dibanding tahun sebelumnya, sekaligus mampu mewujudkan             performance compared to the previous year and has
sejumlah target yang ditetapkan Perseroan sebagaimana tabel        accomplished several objectives established by the Company,
di bawah ini:                                                      as illustrated in the table below:
                                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




Tabel Perbandingan Target dan Kinerja Pendapatan dan Laba/Rugi Tahun 2023-2025 (USD) [OJK F.2]
Comparison Table of Revenue and Profit/Loss Targets and Performance for 2023-2025 (USD)

                                  2025                                 2024                                 2023
 Uraian
 Description         Target        Realisasi              Target        Realisasi             Target         Realisasi
                                                   %                                  %                                     %
                     Target       Realization             Target       Realization            Target        Realization

 Pendapatan
                     34.871.860    34.700.976     99,51   89.480.883     32.153.797   35,9     25.917.185     32.160.145    124,1
 Revenues
 Laba/Rugi
                     6.708.579        1.521.641   22,68    9.199.033      7.543.658   82,0     3.865.516        7.799.177   150,4
 Profit/Loss




                                                                                                                                    87
Page 88
 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                          Sustainable Economic Performance




                                                                                                  2025                                  2024                                     2023
                                                              Uraian
                                                              Description            Target        Realisasi               Target        Realisasi                 Target         Realisasi
                                                                                                                   %                                      %                                       %
                                                                                     Target       Realization              Target       Realization                Target        Realization

                                                              Struktur Modal
                                                              Capital Structure

                                                              Liabilitas
                                                              Jangka Pendek          18.238.646     33.328.727   182,74    25.843.014      15.077.879   58,34      34.499.657       13.893.231   40,27
                                                              Current Liabilities
                                                              Liabilitas
                                                              Jangka Panjang
                                                                                     35.784.486     49.791.501   139,14    28.942.397      31.455.915   108,68     56.061.377      32.316.654    57,65
                                                              Non-current
                                                              Liabilities
                                                              Jumlah Liabilitas
                                                                                     54.023.132    83.120.228    153,86    54.785.411     46.533.794    84,94      90.561.024      46.209.885    51,03
                                                              Total Liabilities
                                                              Jumlah Ekuitas
                                                                                     66.942.143     66.163.912   98,84     74.553.683     66.349.352    89,00       87.574.011     61.630.443    70,38
                                                              Total Equity
                                                              Jumlah Aset
                                                                                    120.965.275    149.284.140   123,41   129.339.094     112.883.146    87,28    178.135.036     107.840.328    60,54
                                                              Total Assets


                                                             Sesuai tabel di atas, per 31 Desember 2025, GTSI meraih                As reflected in the table above, as of 31 December 2025, GTSI
                                                             pendapatan sebesar USD34.700.976 atau 99,51% dari target               recorded revenue of USD 34,700,976, equivalent to 99.51% of
                                                             sebesar USD34.871.860. Pencapaian tersebut naik sebesar                the target of USD 34,871,860. This represents a 7.9% increase
                                                             7,9% dibandingkan tahun 2024, yang mencapai USD32.153.797.             compared to 2024, when revenue stood at USD 32,153,797. The
                                                             Kenaikan dipengaruhi oleh optimalisasi jasa sewa kapal LNG             growth was driven primarily by a 26% optimization of LNG vessel
                                                             sebesar 26% dari RKAP.                                                 charter services relative to the Work Plan and Budget (RKAP).

                                                             Pada periode yang sama, Perseroan mencatatkan laba sebesar             During the same period, the Company recorded a profit of USD
                                                             USD 1.521.641, setara dengan 22,68% dari target sebesar USD            1,521,641, equivalent to 22.68% of the target of USD 6,708,579. This
                                                             6.708.579. Dibandingkan tahun 2024, laba tersebut mengalami            represents a decline of 79.8% compared to 2024, attributable to
                                                             penurunan sebesar 79,8%. Penurunan ini dipengaruhi oleh                a reduction in other comprehensive income (OCI) and dividend
                                                             penurunan penghasilan komprehensif lain (other comprehensive           distributions from subsidiaries, amid the Company’s ongoing
                                                             income/OCI) dan distribusi dividen entitas anak, di tengah             asset expansion and heightened financing activities.
                                                             ekspansi aset dan peningkatan aktivitas pendanaan Perseroan.

                                                             Adapun struktur modal Perseroan pada akhir tahun 2025                  As of year-end 2025, the Company’s capital structure was
                                                             tercatat liabilitas jangka pendek sebesar USD 33.328.727 atau          comprised of: current liabilities were recorded at USD 33,328,727,
                                                             182,74% dari target sebesar USD18.238.646; liabilitas jangka           or 182.74% of the target of USD 18,238,646; non-current
                                                             panjang sebesar USD 49.791.501 atau 139,14% dari target                liabilities stood at USD 49,791,501, or 139.14% of the target of
                                                             sebesar USD 35.784.486; dengan demikian, jumlah liabilitas             USD 35,784,486; resulting in total liabilities of USD 83,120,228,
                                                             terbilang sebesar USD 83.120.228 atau 153,86% dari target              or 153.86% of the target of USD 54,023,132. Compared to 2024,
                                                             sebesar USD 54.023.132. Dibandingkan tahun 2024, realisasi             this represents an increase of 78.6%, driven by the drawdown of
                                                             tersebut naik sebesar 78,6%. Kenaikan ini disebabkan oleh              additional credit facilities from financial institutions to finance
                                                             penambahan fasilitas kredit dari institusi finansial untuk modal       working capital, fleet procurement and dry-docking, as well
                                                             kerja dan pendanaan armada kapal serta pengedokannya, serta            as fuel purchases related to vessel mobilization in support of
                                                             adanya pembelian bahan bakar terkait mobilisasi kapal untuk            operational services.
                                                             menunjang jasa operasional.

                                                             Sementara itu, per 31 Desember 2025, GTSI mencatatkan jumlah           Meanwhile, as of December 31, 2025, GTSI recorded total
Accelerating Energy Expansion as One




                                                             ekuitas sebesar USD 66.163.912 atau 98,84% dibandingkan                equity of USD 66,163,912, equivalent to 98.84% of the target of
                                                             target sebesar USD 66.942.143. Apabila dibandingkan dengan             USD 66,942,143. Compared to the prior year, this represents a
                                                             tahun sebelumnya realisasi tersebut mengalami penurunan                marginal decline of 0.3%, attributable to a reduction in other
Building The New GTSI,




                                                             sebesar 0,3%. Penurunan ini dipengaruhi oleh penurunan                 comprehensive income (OCI) and dividend distributions from
                                                             penghasilan komprehensif lain (other comprehensive income/             subsidiaries, amid the Company’s ongoing asset expansion and
                                                             OCI) dan distribusi dividen entitas anak, di tengah ekspansi aset      increased financing activities.
                                                             dan peningkatan aktivitas pendanaan Perseroan.

                                                             Informasi selengkapnya tentang kinerja ekonomi Perseroan               Further details on the Company’s economic performance are
                                                             disampaikan dalam Bab Analisa dan Pembahasan Manajemen                 disclosed in the Management Discussion and Analysis chapter
                                                             pada Laporan Tahunan GTSI 2025.                                        of GTSI’s 2025 Annual Report.

 88
Page 89
PERBANDINGAN TARGET DAN




                                                                                                                                            PT GTS Internasional Tbk
KINERJA PORTOFOLIO/INVESTASI
YANG SEJALAN DENGAN KEGIATAN
BERKELANJUTAN                                                     [OJK F.3]

COMPARISON OF PORTFOLIO AND INVESTMENT TARGETS AND PERFORMANCE
ALIGNED WITH SUSTAINABLE ACTIVITIES


Sebagai perusahaan publik, GTSI wajib menerapkan POJK               As a public company, GTSI must adhere to the POJK on
Keuangan Berkelanjutan yang di dalamnya antara lain mengatur        Sustainable Finance, which regulates the implementation of
kewajiban untuk menyelenggarakan program pembiayaan                 financing or investment programs aligned with sustainable
atau investasi yang selaras dengan prinsip keuangan/kegiatan        finance principles and activities. The program criteria include:
berkelanjutan. Kriteria program tersebut adalah sebagai berikut
1.   mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan        1.      prioritizing efficient and sustainable natural resource use;
     sumber daya alam secara berkelanjutan;
2. mencegah/membatasi/mengurangi/memperbaiki kerusakan              2.      preventing, limiting, reducing, or repairing environmental
     lingkungan hidup, peningkatan polusi, limbah, kerusakan                damage, pollution, waste, ecosystem harm, and social
     ekosistem, dan ketidakadilan/kesenjangan sosial; atau                  injustice or inequality; or
3. memberikan solusi bagi masyarakat yang menghadapi                3.      offering solutions for communities affected by climate
     dampak perubahan iklim.                                                change.

Sesuai kriteria di atas, berikut target dan kinerja portofolio/     Based on these criteria, the following outlines GTSI's portfolio,
investasi yang dilakukan GTSI sesuai dengan bidang usaha            investment objectives, and performance in relation to its current
yang dijalankan saat ini: [OJK F.3]                                 business areas:


Tabel Target dan Kinerja Portofolio/Investasi Berwawasan Lingkungan Tahun 2025
Table of Targets and Performance of Environmentally Conscious Portfolios/Investments 2025

 Tahun          Nama Program                      Satuan                 Target                Realisasi            Keterangan (%)
 Year           Program Name                       Unit                  Target               Realization             Description

 2025           Melakukan kegiatan           Kegiatan                     68                      57                     83,82%
                sesuai dengan Roadmap        Activity
                Keberlanjutan Grup
                Perusahaan dengan Tema
                Synergy
                Purchase of the newest
                energy-efficient and eco-
                friendly ship engines
                                                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                                                                                                           89
Page 90
                                                             IMPLIKASI FINANSIAL SERTA
 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                          Sustainable Economic Performance




                                                             RISIKO DAN PELUANG LAIN
                                                             AKIBAT DARI PERUBAHAN IKLIM
                                                             FINANCIAL IMPLICATIONS, RISKS, AND OPPORTUNITIES ARISING FROM
                                                             CLIMATE CHANGE


                                                             Perubahan iklim menghadirkan tantangan finansial dan                Climate change poses substantial financial and operational
                                                             operasional yang signifikan bagi GTSI, terutama melalui             challenges for GTSI. In particular, it increases physical risks from
                                                             peningkatan risiko fisik akibat cuaca ekstrem dan ketidakpastian    extreme weather and unpredictable sea conditions, potentially
                                                             kondisi laut yang berpotensi mengganggu stabilitas operasional      disrupting service operations. These natural events threaten the
                                                             layanan jasa. Fenomena alam ini tidak hanya mengancam               continuity of operational schedules and raise mitigation costs to
                                                             kelancaran jadwal operasional, tetapi juga memicu peningkatan       meet Occupational Safety, Health, and Environmental standards.
                                                             biaya mitigasi untuk pemenuhan standar Keselamatan,                 Furthermore, global regulatory demands and stakeholder
                                                             Kesehatan Kerja, dan Lingkungan. Selain itu, tekanan regulasi       expectations around climate risk management compel the
                                                             global dan ekspektasi pemangku kepentingan terhadap                 Company to strategically modify internal policies, impacting its
                                                             tata kelola risiko iklim menuntut Perseroan untuk melakukan         cost structure and long-term financial performance.
                                                             penyesuaian kebijakan internal secara strategis, yang secara
                                                             langsung akan memengaruhi struktur biaya dan performa
                                                             keuangan jangka panjang perusahaan.

                                                             Di sisi lain, perubahan iklim juga menghadirkan peluang bagi        Moreover, climate change presents GTSI with a chance to
                                                             GTSI untuk memperkuat daya saing dan ketahanan usaha.               increase its competitiveness and strengthen business resilience.
                                                             Peningkatan kebutuhan akan jasa yang andal, aman, dan adaptif       The growing demand for dependable, safe, and climate-resilient
                                                             terhadap risiko iklim membuka peluang pengembangan layanan          services creates opportunities to develop products centered
                                                             yang mengedepankan efisiensi operasional, kesiapsiagaan             on operational efficiency, safety measures, and environmental
                                                             keselamatan, dan pengelolaan lingkungan yang lebih                  stewardship. Improving employee skills, implementing more
                                                             baik. Upaya penguatan kompetensi sumber daya manusia,               effective operational practices, and investing in systems that
                                                             penerapan praktik operasional yang lebih efisien, serta investasi   promote sustainability can enhance trust among customers and
                                                             pada sistem dan prosedur pendukung keberlanjutan berpotensi         stakeholders. By proactively managing risks and capitalizing on
                                                             meningkatkan kepercayaan pelanggan dan pemangku                     opportunities through an integrated approach, GTSI aims to
                                                             kepentingan terhadap Perseroan. Dengan mengelola risiko             sustain its financial performance while contributing to climate
                                                             dan memanfaatkan peluang tersebut secara terintegrasi, GTSI         change mitigation.
                                                             optimis dapat menjaga kinerja keuangan yang berkelanjutan
                                                             sekaligus berkontribusi terhadap upaya adaptasi dan mitigasi
                                                             dampak perubahan iklim.

                                                             Untuk menghadapi berbagai risiko dan tantangan tersebut,            To manage these various risks and challenges, GTSI has outlined
                                                             GTSI telah menetapkan langkah-langkah sebagai berikut:              the following steps:
                                                             1.   Menerapkan sistem manajemen Health, Safety, Security,          1.   Implementing a comprehensive Health, Safety, Security,
                                                                  and Environment (HSSE) secara komprehensif, mencakup                and Environment (HSSE) management system, including
                                                                  pelaksanaan Risk Assessment di seluruh aktivitas                    Risk Assessment across all shipboard operational activities,
                                                                  operasional kapal, safety observation report (UA/UC),               safety observation reports (UA/UC), HSSE KPI monitoring,
                                                                  monitoring KPI HSSE, HSSE Management Walkthrough,                   HSSE Management Walkthroughs, and HSSE Awards
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                  serta program HSSE Awards untuk membangun budaya                    programs to build a culture of safety and environmental
                                                                  keselamatan dan kepatuhan lingkungan.                               compliance.
                                                             2. Memperkuat posisi GTSI dalam transisi energi melalui             2. Strengthening GTSI's position in the energy transition
Building The New GTSI,




                                                                  pengembangan portofolio bisnis LNG sebagai bahan bakar              through development of the LNG business portfolio as a
                                                                  yang lebih ramah lingkungan, antara lain pengembangan               more environmentally-friendly fuel, including LNG Trading,
                                                                  LNG Trading, LNG Retail, serta penambahan armada kapal              LNG Retail and the addition of new LNG vessels to support
                                                                  LNG baru untuk mendukung kebutuhan domestik maupun                  both domestic and international demand.
                                                                  internasional.




90
Page 91
3.     Mengoptimalkan implementasi prinsip Environmental,               3.     Optimizing the implementation of Environmental, Social,




                                                                                                                                              PT GTS Internasional Tbk
       Social, and Governance (ESG) melalui pelatihan kepada                   and Governance (ESG) principles through training for
       manajemen dan karyawan, penyusunan rencana ESG                          management and employees, ESG roadmap development
       bersama konsultan independen, serta penyelarasan                        with independent consultants, and aligning operations
       operasional dengan standar internasional (ISO Series, IMO)              with international standards (ISO Series, IMO) to maintain
       guna menjaga kepercayaan investor dan akses pendanaan                   investor confidence and access to financing from financial
       dari lembaga keuangan.                                                  institutions.

Selain menetapkan langkah-langkah mitigasi di atas,                     In addition to implementing the mitigation measures listed above,
GTSI melakukan evaluasi terhadap risiko iklim dengan                    GTSI is evaluating climate risks by adopting the suggestions
mengimplementasikan rekomendasi Task Force on Climate-                  from the Task Force on Climate-related Financial Disclosures
related Financial Disclosures (TCFD) sebagai strategi utama             (TCFD), which is a vital part of managing risks related to climate
dalam mengelola risiko terkait perubahan iklim. Penerapan               change. The purpose of adopting the TCFD recommendations
rekomendasi TCFD bertujuan untuk meningkatkan pelaporan                 is to improve the reporting of climate change-related risks and
terkait risiko dan peluang yang terkait dengan perubahan iklim          opportunities linked to the Company's operations.
yang berhubungan dengan aktivitas operasional Perseroan.

Kerangka TCFD memetakan risiko perubahan iklim menjadi                  The TCFD framework divides climate change risks into two
dua kategori utama yakni risiko fisik dan risiko transisi. Risiko       categories: physical risks and transition risks. Physical risks
fisik mencakup peristiwa cuaca ekstrem seperti angin kencang,           include extreme weather events like hurricanes, storms, and
badai, gelombang tinggi serta dampak jangka panjang seperti             high waves, as well as long-term impacts such as increasing
peningkatan suhu rata-rata global. Sementara itu, risiko transisi       global temperatures. On the other hand, transition risks involve
mencakup peralihan global menuju ekonomi rendah karbon,                 the global movement toward a low-carbon economy, changes
perubahan regulasi, dan inovasi dalam efisiensi energi. Dalam           in regulations, and advances in energy efficiency. To mitigate
upaya mengelola risiko ini, Perseroan secara rutin mendorong            these risks, the Company actively encourages all stakeholders
partisipasi seluruh pemangku kepentingan untuk mengurangi               to participate in efforts to reduce the environmental impacts
dampak lingkungan yang mungkin timbul dari operasional                  that may arise from its business activities.
bisnis.


Kerangka TCFD
TFCD Framework


                                                          Strategi                                                Metrik
                                                          Strategy                                                dan Target
                                                          Dampak aktual                                           Metrics and Targets
                                                          dan potensial dari
                                                          risiko dan peluang                                      Metrik dan target
                               Tata Kelola                terkait iklim pada           Manajemen                  yang perusahaan
                                                          bisnis strategi,                                        gunakan untuk
     Elemen Inti               Governance
                                                          dan perencanaan
                                                                                       Risiko                     menilai serta
     Rekomendasi TCFD                                                                  Risk Management
                               Tata kelola                keuangan                                                mengelola risiko dan
     atas Pengungkapan
                               perusahaan seputar         perusahaan                                              peluang terkait iklim
     Financial terkait Iklim                                                           Proses yang
                               risiko dan peluang                                                                 yang relevan.
                               terkait iklim.                                          perusahaan
                                                          The actual and
     Core Elements of the                                                              lakukan untuk
                                                          potential impacts of                                    The Company’s
     Recommendations                                                                   mengidentifikasi,
                               Corporate                  climate-related risks                                   metrics and targets
     TCFD on Climate-                                                                  menilai, dan
                               governance on              and opportunities                                       for evaluating and
     Related Financial                                                                 mengelola risiko iklim.
                               climate-related risks      on the Company’s                                        managing climate-
     Disclosures
                               and opportunities.         operations, strategic                                   related risks and
                                                                                       The Company’s              opportunities.
                                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                          decisions, and
                                                                                       procedures
                                                          financial planning.
                                                                                       for identifying,
                                                                                       evaluating, and
                                                                                       managing climate-
                                                                                       related risks.




                                                                                                                                             91
Page 92
                                                             Identifikasi Risiko dan Peluang Perubahan Iklim bagi GTSI
 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                          Sustainable Economic Performance




                                                             Identification of Climate Change Risks and Opportunities for GTSI

                                                                                                            Kemungkinan                                    Potensi Dampak          Langkah Mitigasi / Strategi
                                                              Risiko Fisik           Pemicu Risiko         Terjadinya Risiko            Risiko                 Finansial             untuk Merespon Risiko
                                                              Physical Risk           Risk Triggers        Likelihood of Risk            Risk              Potential Financial    Mitigation Measures/Strategies
                                                                                                              Occurrence                                        Impact                  to Respond to Risk

                                                              Cuaca buruk         Letak geografis          Sedang (Medium)       Kerusakan pada           Estimasi dampak         1.   Membuat prosedur darurat
                                                              (badai,             perairan Indonesia       – berdasarkan         struktur kapal,          hingga USD                   (emergency procedure)
                                                              gelombang           yang berpotensi          historis terjadi      kehilangan aset          1.000.000 per                yang terstandar;
                                                              tinggi, angin       mengalami cuaca          5 kali, dengan        kapal, keterlambatan     kejadian (inherent),    2.   Melengkapi kapal dengan
                                                              kencang) pada       ekstrem pada musim-      estimasi              jadwal pengiriman        dapat ditekan                alat deteksi cuaca dan
                                                              rute pelayaran      musim tertentu,          probabilitas 30%      LNG, dan terhentinya     menjadi level Minor          navigasi yang andal;
                                                              Severe weather      yang frekuensinya        setelah mitigasi      operasional kapal        melalui mitigasi        3.   Terhubung dengan BMKG
                                                              (storms, high       meningkat akibat         turun menjadi 10%     sementara waktu          Estimated impact             dan WNI (Weathernews Inc.)
                                                              waves, strong       perubahan iklim          (Very Low)            Damage to vessel         of up to USD                 untuk laporan dan prediksi
                                                              winds) on           The geographical         Medium – based        structure, loss of       1,000,000 per                cuaca;
                                                              shipping routes     location of Indonesian   on historical         vessel assets, delays    incident (inherent);    4.   Pelatihan kru (Drill &
                                                                                  waters is susceptible    records of 5          in LNG delivery          can be reduced to a          Training) secara berkala
                                                                                  to extreme weather       occurrences, with     schedules, and           Minor level through     1.   Establish standardized
                                                                                  during certain           an estimated          temporary suspension     mitigation.                  emergency procedures;
                                                                                  seasons, the             inherent              of vessel operations.                            2.   Equip vessels with reliable
                                                                                  frequency of which       probability of 30%;                                                         weather detection and
                                                                                  has increased due to     reduced to 10%                                                              navigation instruments;
                                                                                  climate change.          (Very Low) post-                                                       3.   Maintain connectivity with
                                                                                                           mitigation.                                                                 BMKG and WNI for weather
                                                                                                                                                                                       reports and forecasts;
                                                                                                                                                                                  4.   Conduct regular crew drills
                                                                                                                                                                                       and training.
                                                              Kapal terkena       Peningkatan frekuensi    Sedang (Medium)       Kerusakan pada           Estimasi dampak         1. Pemasangan Ground Wire
                                                              sambaran petir      badai dan aktivitas      – probabilitas        alat navigasi, alat      hingga USD 200.000         pada setiap Vent Mast
                                                              saat melewati       atmosfer ekstrem         inherent 50%,         pengukur muatan          – 500.000 per              untuk mencegah dampak
                                                              area cuaca          akibat perubahan         setelah mitigasi      (cargo monitoring),      kejadian (perbaikan        petir pada Electronic
                                                              buruk               iklim; kapal melewati    menjadi 10% (Very     serta sistem auto-       electronic equipment       Equipment;
                                                              Lightning strikes   area cuaca buruk         Low)                  pilot dan steering       dan downtime kapal)     2. Berkomunikasi rutin dengan
                                                              on vessels          pada rute pelayaran      Medium –              — berpotensi             Estimated impact           Maker equipment untuk
                                                              during severe       Increased frequency      inherent              menghentikan             of USD 200,000 –           identifikasi akar masalah
                                                              weather transit     of storms and            probability of 50%;   operasional kapal        500,000 per incident    1. Install grounding wires on
                                                                                  extreme atmospheric      reduced to 10%        Damage to navigation     (repair of electronic      each vent mast to prevent
                                                                                  activity due to          (Very Low) post-      equipment,               equipment and vessel       lightning damage to
                                                                                  climate change;          mitigation.           cargo monitoring         downtime).                 electronic equipment;
                                                                                  vessels traversing                             instruments, and                                 2. Maintain regular
                                                                                  severe weather areas                           autopilot and steering                              communication with
                                                                                  along shipping routes.                         systems — potentially                               equipment manufacturers
                                                                                                                                 halting vessel                                      to identify root causes.
                                                                                                                                 operations.
                                                              Bencana             Letak geografis          Sangat Kecil          Kerusakan pada           Estimasi dampak         1.   Membuat prosedur darurat
                                                              Tsunami             Indonesia yang           (Very Low) –          struktur kapal,          hingga USD                   (emergency response
                                                              Tsunami             berada pada cincin       probabilitas 5%,      kehilangan aset kapal,   1.000.000 per                procedure);
                                                              disaster            api Pasifik dengan       setelah mitigasi      dan terhentinya          kejadian (kategori      2.   Melengkapi kapal dengan
                                                                                  potensi tsunami;         3%                    operasional secara       Catastropic Impact)          alat deteksi bencana;
                                                                                  risiko diperparah oleh   Very Low              mendadak                 Estimated impact of     3.   Terhubung dengan BMKG
                                                                                  kenaikan permukaan       – inherent            Damage to vessel         up to USD 1,000,000          dan WNI sebagai penyedia
                                                                                  air laut akibat          probability of 5%;    structure, loss of       per incident                 laporan dan prediksi
                                                                                  perubahan iklim          reduced to 3%         vessel assets, and       (Catastrophic Impact         bencana;
                                                                                  Indonesia’s              post-mitigation.      sudden suspension of     category).              4.   Pelaksanaan drill evakuasi
                                                                                  geographical location                          operations.                                           secara berkala
                                                                                  on the Pacific Ring                                                                             1.   Establish emergency
                                                                                  of Fire with inherent                                                                                response procedures;
                                                                                  tsunami potential;                                                                              2.   Equip vessels with disaster
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                                  risk compounded by                                                                                   detection instruments;
                                                                                  rising sea levels due                                                                           3.   Maintain connectivity with
                                                                                  to climate change.                                                                                   BMKG and WNI as providers
                                                                                                                                                                                       of disaster reports and
Building The New GTSI,




                                                                                                                                                                                       forecasts;
                                                                                                                                                                                  4.   Conduct regular evacuation
                                                                                                                                                                                       drills.




  92
Page 93
                                                                                                                                                            PT GTS Internasional Tbk
                                               Kemungkinan                                     Potensi Dampak         Langkah Mitigasi / Strategi
Risiko Fisik            Pemicu Risiko         Terjadinya Risiko             Risiko                 Finansial            untuk Merespon Risiko
Physical Risk            Risk Triggers        Likelihood of Risk             Risk              Potential Financial   Mitigation Measures/Strategies
                                                 Occurrence                                         Impact                 to Respond to Risk

Banjir rob           Kenaikan permukaan       Sedang (Medium)       Tertundanya               Estimasi dampak        1.   Bekerjasama dengan
dan kenaikan         air laut global akibat   – probabilitas        keberangkatan kapal,      hingga USD 200.000          Terminal LNG untuk
permukaan            perubahan iklim;         semakin               gangguan loading/         – 1.000.000 per             monitoring kondisi
air laut pada        peningkatan frekuensi    meningkat seiring     unloading LNG di          kejadian terkait            pelabuhan;
pelabuhan dan        banjir rob di kawasan    waktu                 terminal, kerusakan       demurrage dan          2.   Penjadwalan ulang kapal
terminal LNG         pesisir tempat           Medium –              infrastruktur             kehilangan revenue          secara fleksibel;
Tidal flooding       pelabuhan/terminal       probability           pelabuhan,                Estimated impact       3.   Diversifikasi rute dan
and sea level        LNG beroperasi           is projected          dan berpotensi            of USD 200,000              pelabuhan singgah;
rise at ports and    Global sea level         to increase           terhentinya               – 1,000,000 per        4.   Asuransi kapal yang
LNG terminals        rise due to climate      progressively over    operasional kapal         incident related            mencakup risiko cuaca
                     change; increasing       time.                 serta penurunan           to demurrage and            ekstrem
                     frequency of tidal                             pendapatan                revenue loss.          1.   Collaborate with LNG
                     flooding in coastal                            Delays in vessel                                      terminals to monitor port
                     areas where ports                              departures,                                           conditions;
                     and LNG terminals                              disruption to LNG                                2.   Implement flexible vessel
                     operate.                                       loading/unloading at                                  rescheduling;
                                                                    terminals, damage to                             3.   Diversify routes and port
                                                                    port infrastructure,                                  calls;
                                                                    and the potential                                4.   Vessel insurance covering
                                                                    suspension of vessel                                  extreme weather risks.
                                                                    operations and
                                                                    decline in revenue.
Kebocoran            Cuaca ekstrem dan        Sangat Kecil          Polusi air laut, urusan   Estimasi dampak        1.   Penyediaan prosedur
minyak/              kondisi laut yang        (Very Low) –          dengan kepolisian,        hingga USD 500.000          bunker minyak dan transfer
pencemaran           lebih sulit akibat       probabilitas          pengadilan, dan           per kejadian                minyak antar tanki;
lingkungan laut      perubahan iklim          inherent 10%,         mahkamah pelayaran;       (Catastropic Impact    2.   Penyediaan peralatan
akibat kondisi       dapat meningkatkan       setelah mitigasi      kerusakan ekosistem       pada inherent risk)         anti-polusi minyak (oil spill
operasional          risiko retak pada        5%                    laut dan pantai;          Estimated impact of         response kit) di kapal;
ekstrem              pipa minyak dan          Very Low              dampak pada               up to USD 500,000      3.   Sosialisasi & penerapan Risk
Oil spill / marine   kebocoran bahan          – inherent            komunitas nelayan;        per incident                Assessment dalam segala
environmental        bakar di kapal           probability of 10%;   serta sanksi denda        (Catastrophic Impact        aspek aktivitas di atas kapal;
pollution due        Extreme weather and      reduced to 5%         lingkungan                on inherent risk).     4.   Asuransi P&I yang
to extreme           increasingly harsh       post-mitigation.      Marine water                                          mencakup pollution liability
operational          sea conditions due to                          pollution, involvement                           1.   Establish bunkering and
conditions           climate change may                             with law enforcement,                                 inter-tank oil transfer
                     elevate the risk of                            courts, and maritime                                  procedures;
                     pipeline cracking and                          tribunals; damage                                2.   Provide oil spill response
                     fuel leaks on vessels.                         to marine and                                         kits on board each vessel;
                                                                    coastal ecosystems;                              3.   Conduct socialization
                                                                    impact on fishing                                     and application of risk
                                                                    communities; and                                      assessment across all
                                                                    environmental fine                                    aspects of on-board
                                                                    sanctions.                                            activities;
                                                                                                                     4.   P&I insurance covering
                                                                                                                          pollution liability.
                                                                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                                                                                                                           93
Page 94
                                                                                                           Kemungkinan
 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                          Sustainable Economic Performance




                                                                                                                                                          Potensi Dampak          Langkah Mitigasi / Strategi
                                                                                                             Terjadinya
                                                             Risiko Transisi        Pemicu Risiko                                      Risiko                 Finansial             untuk Merespon Risiko
                                                                                                                Risiko
                                                             Transisiton Risk        Risk Triggers                                      Risk              Potential Financial    Mitigation Measures/Strategies
                                                                                                          Likelihood of Risk
                                                                                                                                                               Impact                  to Respond to Risk
                                                                                                             Occurrence
                                                             Perubahan           Komitmen pemerintah      Sangat               Kebutuhan investasi       Estimasi dampak         1.   Melakukan update aturan
                                                             peraturan           Indonesia terhadap       Mungkin Terjadi      tambahan untuk            USD 200.000 –                terbaru dari pemerintah dan
                                                             pemerintah          Net Zero Emission        (Very High) –        pemenuhan regulasi;       12.500.000 (kategori         IMO secara berkala;
                                                             dan regulasi        2060; regulasi           probabilitas 100%    perubahan demand          Catastropic Impact)     2.   Self assessment atas kinerja
                                                             internasional       IMO mengenai             pada inherent.       pasar untuk armada        Estimated impact             dan kepatuhan;
                                                             terkait             pengurangan emisi        Very High            kapal; potensi sanksi     of USD 200,000          3.   Penggunaan jasa pihak
                                                             dekarbonisasi,      GHG dari pelayaran;      – inherent           administratif dan/        – 12,500,000                 ketiga (konsultan) bila
                                                             emisi, dan          perubahan alokasi        probability of       atau pidana atas          (Catastrophic Impact         diperlukan;
                                                             penggunaan          LNG untuk pasar          100%.                ketidakpatuhan;           category).              4.   Diversifikasi bisnis melalui
                                                             energi bersih.      domestik                                      perlunya penyesuaian                                   pengembangan FSRU;
                                                             Changes in          The Indonesian                                armada kapal                                      5.   Penambahan aset kapal
                                                             government          government’s                                  Additional investment                                  LNG ukuran kecil dan
                                                             regulations and     commitment to                                 requirements to                                        sedang sesuai kebutuhan
                                                             international       Net Zero Emission                             meet regulatory                                        pasar;
                                                             standards on        by 2060; IMO                                  compliance; shifts                                6.   Penjajakan ke proyek-
                                                             decarbonization,    regulations on the                            in market demand                                       proyek potensial
                                                             emissions, and      reduction of GHG                              affecting the vessel                              1.   Conduct regular updates on
                                                             clean energy use.   emissions from                                fleet; potential                                       the latest regulations from
                                                                                 shipping; changes in                          administrative and/                                    the Indonesian government
                                                                                 LNG allocation for the                        or criminal sanctions                                  and IMO;
                                                                                 domestic market.                              for non-compliance;                               2.   Perform self-assessments
                                                                                                                               need for fleet                                         of operational performance
                                                                                                                               adaptation.                                            and compliance;
                                                                                                                                                                                 3.   Engage third-party
                                                                                                                                                                                      consultants where
                                                                                                                                                                                      necessary;
                                                                                                                                                                                 4.   Diversify the business
                                                                                                                                                                                      through FSRU development;
                                                                                                                                                                                 5.   Expand the fleet with small-
                                                                                                                                                                                      and medium-sized LNG
                                                                                                                                                                                      vessels in line with market
                                                                                                                                                                                      demand;
                                                                                                                                                                                 6.   Explore and pursue
                                                                                                                                                                                      potential projects.
                                                             Belum optimalnya    Pengetahuan ESG          Sedang               Minat investor            Estimasi dampak         1.   Pelatihan ESG kepada
                                                             implementasi        yang masih relatif       (Medium) –           berkurang; potensi        USD 100.000                  Manajemen dan Karyawan;
                                                             Environmental,      minim di lingkungan      probabilitas         pendanaan dari Bank       (kategori Minor)        2.   Memaksimalkan
                                                             Social, and         internal; tuntutan       inherent 50%,        dan Lembaga Jasa          namun berpotensi             implementasi ESG
                                                             Governance          investor dan lembaga     setelah mitigasi     Keuangan menurun          membatasi akses              berdasarkan rencana yang
                                                             (ESG).              jasa keuangan (LJK)      10% (Very Low)       karena keduanya           pendanaan yang               telah disusun bersama
                                                             Suboptimal          yang semakin tinggi      Medium –             sudah mulai               lebih besar                  konsultan independen;
                                                             implementation      terhadap aspek ESG       inherent             mempertimbangkan          Estimated impact        3.   Pelaporan ESG/
                                                             of Environmental,   dalam keputusan          probability of       faktor penerapan ESG      of USD 100,000               Sustainability Report secara
                                                             Social, and         pendanaan.               50%; reduced to      dalam keputusan           (Minor category), but        rutin dan transparan;
                                                             Governance          Relatively limited ESG   10% (Very Low)       kredit                    with the potential      4.   Sinkronisasi kebijakan
                                                             (ESG) principles.   knowledge within the     post-mitigation.     Reduced investor          to constrain access          internal dengan standar
                                                                                 internal organization;                        interest; potential       to larger-scale              ESG internasional
                                                                                 increasingly                                  decline in funding        financing.              1.   Provide ESG training
                                                                                 stringent demands                             from banks and                                         for management and
                                                                                 from investors and                            financial institutions,                                employees;
                                                                                 financial institutions                        as both have begun                                2.   Maximize ESG
                                                                                 regarding ESG                                 to factor in ESG                                       implementation in
                                                                                 aspects in funding                            implementation in                                      accordance with the plan
                                                                                 decisions.                                    credit decisions.                                      developed in collaboration
                                                                                                                                                                                      with an independent
                                                                                                                                                                                      consultant;
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                                                                                                                                 3.   Publish ESG/Sustainability
                                                                                                                                                                                      Reports on a regular and
                                                                                                                                                                                      transparent basis;
                                                                                                                                                                                 4.   Align internal policies with
Building The New GTSI,




                                                                                                                                                                                      international ESG standards.




  94
Page 95
 Peluang                            Pendorong Peluang                     Potensi Peluang Finansial                    Deskripsi Peluang
 Opportunities                      Opportunity Drivers                 Potential Financial Opportunity              Opportunity Description




                                                                                                                                                            PT GTS Internasional Tbk
 Pengembangan              1.   Komitmen pemerintah Indonesia           Potensi pendapatan signifikan     GTSI memiliki posisi strategis sebagai pemain
 LNG sebagai bahan              terhadap pengurangan emisi              dari ekspansi armada kapal        LNG terintegrasi di Indonesia. Peluang
 bakar transisi energi          karbon dan target Net Zero              LNG, LNG Retail serta LNG         mencakup:
 yang lebih ramah               Emission 2060;                          Trading. Estimasi nilai proyek    a. penambahan kapal LNG berukuran kecil
 lingkungan                2.   Tren global pergeseran dari             penambahan armada kapal LNG           dan sedang untuk melayani permintaan
 Development of LNG             bahan bakar fosil yang lebih            mencapai >USD 12.500.000 per          pasar domestik yang tumbuh;
 as a cleaner transition        kotor (batubara, minyak) menuju         unit dengan revenue jangka        b. pengembangan Mini LNG Plant untuk
 energy fuel.                   LNG dan energi bersih;                  panjang melalui time charter/         menjangkau wilayah yang belum tersentuh
                           3.   Pertumbuhan kebutuhan                   spot charter                          jaringan pipa gas;
                                LNG untuk pembangkit listrik,           Significant revenue potential     c. ekspansi LNG Retail ISO Tank untuk
                                industri, dan transportasi              from LNG fleet expansion, LNG         pelanggan industri;
                                domestik;                               Retail, and LNG Trading. The      d. pengembangan kapasitas LNG Trading
                           4.   Regulasi IMO yang mendorong             estimated value per additional        lintas negara melalui GTS Energy Trading.
                                penggunaan bahan bakar                  LNG vessel exceeds USD                Penerapan ESG yang baik juga membuka
                                dengan emisi lebih rendah               12,500,000 per unit, with long-       akses pendanaan dari investor 'ethical
                           1.   The Indonesian government’s             term revenue streams through          investment' dan 'impact investing'
                                commitment to carbon emission           time charter and spot charter     GTSI holds a strategic position as an
                                reduction and its Net Zero              arrangements.                     integrated LNG player in Indonesia.
                                Emission 2060 target;                                                     Opportunities include:
                           2.   The global trend of shifting away                                         a. (the addition of small- and medium-sized
                                from dirtier fossil fuels (coal, oil)                                         LNG vessels to serve growing domestic
                                toward LNG and clean energy;                                                  market demand;
                           3.   Growing LNG demand for                                                    b. the development of Mini LNG Plants to
                                domestic power generation,                                                    reach areas not yet served by gas pipeline
                                industry, and transportation;                                                 networks;
                           4.   IMO regulations driving the                                               c. the expansion of LNG Retail via ISO Tanks
                                adoption of lower-emission                                                    for industrial customers;
                                fuels.                                                                    d. the development of cross-border LNG
                                                                                                              Trading capacity through GTS Energy
                                                                                                              Trading. Sound ESG implementation also
                                                                                                              opens access to funding from ‘ethical
                                                                                                              investment’ and ‘impact investing’
                                                                                                              channels.




RANTAI
PASOK
SUPPLY CHAIN


Dalam rantai pasok LNG, aktivitas operasional hulu (up-stream)                      Within the LNG supply chain, upstream operations are
dilaksanakan oleh perusahaan eksplorasi dan produsen gas                            conducted by natural gas exploration and production
alam, baik di daratan (onshore) maupun lepas pantai (offshore).                     companies, encompassing both onshore and offshore activities.
Gas alam yang diekstraksi dari bumi selanjutnya diproses melalui                    The natural gas obtained from subterranean sources undergoes
tahapan likuifikasi (gas liquefaction) untuk mengubahnya                            a gas liquefaction process to transform it into liquefied natural
menjadi gas alam cair. Proses likuifikasi ini bertujuan untuk                       gas. This liquefaction process enhances logistical efficiency by
meningkatkan efisiensi logistik sehingga memungkinkan                               facilitating the transportation of substantial volumes of natural
pengangkutan gas alam dalam volume besar melalui jarak yang                         gas over extensive distances. Subsequently, the liquefied
                                                                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




jauh. Gas alam cair tersebut kemudian diangkut menggunakan                          natural gas is transported via LNG carriers from the loading port
kapal pengangkut LNG (LNG carrier) dari pelabuhan muat                              to the designated terminal.
menuju terminal tujuan.

Setibanya di terminal tujuan, LNG menjalani proses regasifikasi                     Upon arrival at the designated terminal, the LNG is subjected
(regasification) yaitu pengubahan kembali gas alam cair                             to a regasification process, which transforms it from a liquefied
menjadi gas pada temperatur dan tekanan atmosfer normal.                            state back into gaseous form at standard atmospheric
Gas hasil regasifikasi selanjutnya dimanfaatkan untuk berbagai                      temperature and pressure. The regasified gas is subsequently
kebutuhan energi, terutama sebagai bahan bakar pembangkit                           utilized to meet various energy requirements, predominantly
tenaga listrik.                                                                     serving as fuel for power plant facilities.




                                                                                                                                                           95
Page 96
 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                          Sustainable Economic Performance




                                                             Seiring dengan perkembangan teknologi, kegiatan penyimpanan         Along with the advancements in technology, LNG storage and
                                                             dan regasifikasi LNG kini dapat dilakukan di atas kapal Floating    regasification are now feasible on the Floating Storage and
                                                             Storage and Regasification Unit (FSRU). Fasilitas ini bersifat      Regasification Units (FSRU). These facilities offer significant
                                                             fleksibel karena dapat dipindahkan sesuai kebutuhan serta           flexibility, as they can be relocated according to operational
                                                             mampu mengintegrasikan beberapa proses dalam satu lokasi            requirements and are capable of consolidating multiple
                                                             yang sama sebagai bagian dari aktivitas midstream. Kapal            processes within a single site as part of midstream activities.
                                                             FSRU dapat berupa kapal baru yang dibangun khusus sesuai            FSRU vessels may be newly constructed specifically to adhere
                                                             spesifikasi FSRU maupun hasil konversi dari kapal pengangkut        to FSRU specifications or converted from existing LNG carriers
                                                             LNG atau kapal gas lainnya.                                         or other gas transportation vessels.

                                                             Tahap akhir dalam rantai pasok LNG adalah penyaluran energi         The final stage in the LNG supply chain pertains to the
                                                             listrik dari fasilitas pembangkit listrik (power plant) kepada      transmission of electrical energy from the power plant to end
                                                             pengguna akhir yaitu masyarakat dan sektor industri. Melalui        users, notably the public and industrial sectors. Throughout
                                                             keseluruhan rangkaian rantai pasok tersebut, kegiatan usaha         this whole supply chain, the Company's business activities
                                                             Perseroan secara tidak langsung memiliki peran strategis dalam      indirectly has the strategic role in supporting the electricity
                                                             mendukung ketersediaan pasokan listrik bagi berbagai aktivitas      availability for diverse operations within the public, industrial,
                                                             masyarakat, industri, dan sektor lainnya.                           and other sectors.

                                                             Dalam menjalankan aktivitas bisnis di sepanjang rantai              In operating its supply chain business activities, the Company
                                                             pasok, Perseroan melibatkan pemasok lokal/nasional dan              engages with local, national, and international suppliers to
                                                             internasional untuk memastikan ketersediaan barang dan jasa         secure reliable, high-quality goods and services that comply
                                                             yang andal, berkualitas, serta memenuhi standar keselamatan         with safety and operational standards. Local and national
                                                             dan operasional yang berlaku. Pemasok lokal/nasional adalah         suppliers are those based in Indonesia, while international
                                                             penyedia barang dan/atau jasa yang beroperasi di Indonesia,         suppliers operate outside Indonesia and are legally incorporated
                                                             sedangkan pemasok internasional adalah penyedia barang dan/         there. Based on this classification, the roles of local, national,
                                                             atau jasa yang berbadan hukum dan beroperasi di luar wilayah        and international suppliers in supporting GTSI's operations are
                                                             Indonesia. Berdasarkan klasifikasi tersebut, berikut pelibatan      outlined as follows:
                                                             pemasok lokal/nasional dan internasional dalam mendukung
                                                             operasional bisnis GTSI:


                                                             Jumlah Pemasok Barang dan Jasa Tahun 2024-2025
                                                             Total Suppliers of Goods and Services in 2024-2025

                                                              Mitra Kerja
                                                                                                                                              2025                             2024
                                                              Work Partners

                                                              Lokal/Nasional
                                                                                                                                               80                                74
                                                              Local/National
                                                              Internasional
                                                                                                                                               144                              150
                                                              International


                                                             Nilai Kontrak Pemasok Barang dan Jasa Tahun 2025
                                                             Supplier Contracts for Goods and Services Value in 2025

                                                              Mitra Kerja
                                                                                                                                                                             2025 (Rp)
                                                              Work Partners

                                                              Lokal/Nasional
                                                                                                                                                                            162.151.430.989
                                                              Local/National
Accelerating Energy Expansion as One




                                                              Internasional
                                                                                                                                                                          1.081.049.607.168
                                                              International

                                                             Sesuai tabel di atas, pelibatan pemasok lokal/nasional pada tahun   In the table above, the engagement of local/national suppliers in
Building The New GTSI,




                                                             2025 tercatat sebanyak 80 pemasok dari total 224 pemasok            2025 was recorded at 80 suppliers out of a total of 224 suppliers,
                                                             atau sebesar 35,71%. Pelibatan tersebut naik dibandingkan           accounting for approximately 35.71%. This engagement is
                                                             tahun 2024 yang mencapai 33,04%, yaitu sebanyak 74 pemasok          increased compared to 2024, which was 33.04%, with a total
                                                             lokal/nasional dibanding total 224 pemasok.                         of 74 local/national suppliers compared to the overall 224
                                                                                                                                 suppliers.




  96
Page 97
     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   PT GTS Internasional Tbk




97
Page 98
     Building The New GTSI,




98
     Accelerating Energy Expansion as One




                                            KINERJA
                                            LINGKUNGAN
                                            KEBERLANJUTAN
Page 99
                 PT GTS Internasional Tbk
   SUSTAINABLE
ENVIRONMENTAL
 PERFORMANCE




     09
                 99
Page 100
 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                          Sustainable Economic Performance




                                                             KINERJA LINGKUNGAN
                                                             KEBERLANJUTAN
                                                             SUSTAINABLE ENVIRONMENTAL PERFORMANCE


                                                             PT GTS Internasional Tbk (GTSI) menegaskan komitmennya           PT GTS Internasional Tbk (GTSI) reaffirms its commitment
                                                             terhadap kelestarian lingkungan dengan memosisikan diri          to environmental sustainability by establishing itself as a
                                                             sebagai penggerak utama dalam rantai distribusi energi           key player in Indonesia's clean energy distribution network.
                                                             bersih di Indonesia. Melalui pengoperasian armada kapal          Through its fleet of LNG (Liquefied Natural Gas) vessels, the
                                                             pengangkut LNG (Liquefied Natural Gas), Perseroan berperan       company assumes a strategic role in facilitating the nation's
                                                             strategis dalam memfasilitasi transisi energi nasional. Dengan   energy transition. By supplying natural gas as a lower-emission
                                                             menyalurkan gas alam sebagai alternatif bahan bakar yang         alternative compared to oil and coal, GTSI actively contributes
                                                             lebih rendah emisi dibandingkan minyak bumi dan batu bara,       to reducing the carbon footprint of Indonesia's electricity
                                                             GTSI secara langsung berkontribusi pada penurunan jejak          generation and industrial sectors through 2025.
                                                             karbon di sektor pembangkitan listrik dan industri nasional
                                                             sepanjang tahun 2025.

                                                             Dalam aspek operasional, GTSI menerapkan standar                 Operationally, GTSI enforces strict maritime protection
Accelerating Energy Expansion as One




                                                             perlindungan maritim yang ketat untuk menjaga integritas         standards to safeguard marine ecosystems. The Company
                                                             ekosistem laut. Perseroan memastikan seluruh armada              guarantees that its entire fleets adhere to international
                                                             kapalnya mematuhi regulasi internasional dari International      regulations set by the International Maritime Organization
Building The New GTSI,




                                                             Maritime Organization (IMO), khususnya dalam manajemen air       (IMO), particularly regarding ballast water management and
                                                             pemberat (ballast water) dan pengendalian emisi gas buang        controlling SOx and NOx emissions. By utilizing modern engine
                                                             SOx dan Nox. Melalui modernisasi teknologi mesin dan sistem      technology and advanced filtration systems, the Company
                                                             filtrasi yang canggih, Perseroan berupaya meminimalkan           strives to minimize shipping's environmental impact on aquatic
                                                             dampak negatif pelayaran terhadap biodiversitas perairan,        life and prevent invasive species from spreading through ballast
                                                             sekaligus mencegah terjadinya invasi spesies asing melalui       water treatment.
                                                             pengolahan air pemberat.



100
Page 101
                                                                                                                                       PT GTS Internasional Tbk
Kepedulian GTSI juga diwujudkan melalui kebijakan Zero             GTSI exemplifies its dedication through the Zero Spill
Spill Commitment yang bertujuan untuk meniadakan risiko            Commitment policy, aiming to prevent marine pollution
pencemaran laut akibat tumpahan minyak maupun limbah               from oil spills and operational waste. All Hazardous and Toxic
operasional. Seluruh limbah Bahan Berbahaya dan Beracun            Materials (B3) waste generated onboard are managed through
(B3) yang dihasilkan dari aktivitas di atas kapal dikelola         a circular process that includes sorting, documentation, and
secara sirkular melalui prosedur pemilahan, pencatatan,            disposal, conducted in collaboration with certified third-party
dan pembuangan yang bekerja sama dengan pihak ketiga               organizations. This proactive approach highlights the Company's
tersertifikasi. Langkah preventif ini mencerminkan dedikasi        commitment to safeguarding the purity of Indonesian waters, a
Perseroan dalam menjaga kemurnian perairan Indonesia               vital natural resource for future generations.
sebagai aset alam yang tak ternilai bagi generasi mendatang.

Di luar lingkup operasional kapal, GTSI secara aktif menjalankan   Beyond its ship operations, GTSI actively engages in coastal
                                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




program rehabilitasi ekosistem pesisir sebagai bagian dari         ecosystem restoration as part of its Social and Environmental
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program               Responsibility (TJSL). The mangrove planting program
penanaman mangrove menjadi bukti nyata kepedulian                  demonstrates the Company's dedication to preventing erosion
Perseroan terhadap pencegahan abrasi dan peningkatan               and boosting natural carbon sequestration (carbon sinks).
cadangan karbon alami (carbon sink). Inisiatif ini tidak hanya     This effort aims to restore marine habitats and also to support
bertujuan untuk memulihkan habitat biota laut, tetapi juga         the well-being of fishing and coastal communities near the
memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan komunitas               Company's operational areas.
nelayan dan masyarakat pesisir di sekitar area operasional
Perusahaan.




                                                                                                                                     101
Page 102
                                                             LANDASAN
 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                          Sustainable Economic Performance




                                                             KEBIJAKAN                                 [GRI 3-3]

                                                             BASIS OF POLICY



                                                             Komitmen GTSI terhadap aspek lingkungan dalam menjalankan         GTSI's commitment to environmental responsibility in its
                                                             operasional usaha berpedoman pada berbagai regulasi antara        business operations refers to various regulations, including:
                                                             lain:
                                                             1.    Undang-Undang Republik Indonesia No. 30 Tahun 2007          1.   Law of the Republic of Indonesia No. 30 of 2007 concerning
                                                                   tentang Energi                                                   Energy
                                                             2. Undang-Undang No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran              2.   Law No. 17 of 2008 concerning Shipping
                                                             3. Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan            3.   Law No. 18 of 2008 concerning Waste Management
                                                                   Sampah
                                                             4. Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan           4.  Law No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection
                                                                   dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.                               and Management
                                                             5. Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan               5. Law No. 6 of 2023 concerning the Stipulation of
                                                                   Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2              Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022
                                                                   Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang            concerning Job Creation as Law
                                                             6. Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2010 tentang                 6. Government Regulation No. 21 of 2010 concerning Marine
                                                                   Perlindungan Lingkungan Laut                                    Environmental Protection
                                                             7. Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 tentang                 7. Government Regulation No. 22 of 2021 concerning
                                                                   Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan                    the Implementation of Environmental Protection and
                                                                   Lingkungan Hidup                                                Management
                                                             8. Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2001 tentang                 8. Government Regulation No. 74 of 2001 concerning the
                                                                   Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun                         Management of Hazardous and Toxic Materials
                                                             9. Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2023 tentang                 9. Government Regulation No. 33 of 2023 concerning Energy
                                                                   Konservasi Energi                                               Conservation
                                                             10. Instruksi Presiden No. 13 Tahun 2011 tentang Penghematan      10. Presidential Instruction No. 13 of 2011 concerning Energy
                                                                   Energi                                                          Saving
                                                             11. Peraturan Menteri Perhubungan No. 24 Tahun 2022               11. Minister of Transportation Regulation No. 24 of 2022
                                                                   tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan            concerning Amendments to Minister of Transportation
                                                                   No. PM 29 Tahun 2014 tentang Pencegahan Pencemaran              Regulation No. PM 29 of 2014 concerning the Prevention
                                                                   Lingkungan Maritim                                              of Maritime Environmental Pollution

                                                             Sebagai negara anggota International Maritime Organization        As a member of the International Maritime Organization (IMO),
                                                             (IMO), Indonesia mewajibkan kapal-kapal domestik maupun           Indonesia requires that both domestic and international
                                                             internasional yang beroperasi di perairan Indonesia untuk         vessels operating in Indonesian waters comply with various
                                                             memenuhi berbagai konvensi internasional, dan GTSI                international conventions. GTSI remains committed to ensuring
                                                             berkomitmen untuk menaati regulasi tersebut. Regulasi             compliance with these regulations. These regulations include:
                                                             tersebut di antaranya:
                                                             1.   International Convention for the Prevention of Pollution     1.   International Convention for the Prevention of Pollution
                                                                  from Ships (MARPOL 73/78)                                         from Ships (MARPOL 73/78)
                                                             2. Ballast Water Management Convention (BWM Convention)           2.   Ballast Water Management Convention (BWM Convention)
                                                             3. UN Convention on the Law of the Sea (UNCLOS)                   3.   UN Convention on the Law of the Sea (UNCLOS)
Accelerating Energy Expansion as One




                                                             Selain itu, sebagai bentuk kepatuhan lingkungan, semua kapal      Furthermore, in accordance with environmental regulations,
                                                             yang dioperasikan Perseroan memiliki sertifikat atau dokumen      all vessels operated by the Company possess the following
                                                             sebagai berikut:                                                  certificates or documentation:
Building The New GTSI,




                                                             1.   International Air Pollution Prevention (IAPP) Certificate.   1.    International Air Pollution Prevention (IAPP) Certificate.
                                                             2. International Ballast Water Management Certificate.            2. International Ballast Water Management Certificate.
                                                             3. International Oil Pollution Prevention (IOPP) Certificate.     3. International Oil Pollution Prevention (IOPP) Certificate.
                                                             4. Ballast Water Record Book & BWM Plan                           4. Ballast Water Record Book & BWM Plan.




102
Page 103
Berdasarkan berbagai regulasi di atas, Perseroan kemudian    Based on the various regulations outlined above, the Company




                                                                                                                              PT GTS Internasional Tbk
menyusun peraturan dan pedoman internal untuk                subsequently formulated internal regulations and guidelines
mengimplementasikan kinerja keberlanjutan di bidang          to foster sustainable performance within the environmental
lingkungan hidup di antaranya Kebijakan Environment,         sector, including Environmental, Social and Governance (ESG)
Social and Governance (ESG); Kebijakan Mutu, Kesehatan       Policy; Quality, Occupational Health, Safety and Environment
dan Keselamatan Kerja Serta Lingkungan; dan Kebijakan        Policy; and Conventional Gas and Greenhouse Gas Emissions
Penurunan Emisi Gas Konvensional dan Gas Rumah Kaca. Untuk   Reduction Policy. To ensure optimal outcomes in fulfilling
mendapatkan hasil terbaik dalam merealisasikan komitmen      its environmental commitments, GTSI has also adopted ISO
terhadap lingkungan, GTSI juga mengadopsi ISO 14001:2015     14001:2015 related to Environmental Management Systems
tentang Sistem Manajemen Lingkungan (Environmental           (EMS).
Management System/EMS).




                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                                                                                            103
Page 104
                                                             PENGGUNAAN MATERIAL
 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                          Sustainable Economic Performance




                                                             YANG RAMAH LINGKUNGAN                                                                                  [OJK F.5]

                                                             USE OF ENVIRONMENTALLY FRIENDLY MATERIALS



                                                             Dalam menjalankan kegiatan usaha di bidang logistik, khususnya    In executing its logistics operations, particularly liquefied
                                                             jasa pengangkutan gas alam cair (LNG), GTSI mengoperasikan        natural gas (LNG) transportation services, GTSI operates vessels
                                                             kapal dengan spesifikasi khusus yang dirancang sesuai standar     with specialized specifications crafted to adhere to safety
                                                             keselamatan dan lingkungan. Perseroan menyadari bahwa             and environmental standards. The Company acknowledges
                                                             aktivitas operasionalnya berpotensi menimbulkan dampak            that its operational activities have the potential to impact the
                                                             terhadap lingkungan, terutama dari penggunaan bahan bakar         environment, especially through the utilization of fuels that
                                                             yang menghasilkan emisi karbon. Oleh karena itu, seluruh kapal    emit carbon emissions. Consequently, all vessels operated by
                                                             yang dioperasikan telah menggunakan bahan bakar rendah            the Company employ low-sulfur fuel oil (LSFO) and utilize LNG
                                                             sulfur (Low Sulphur Fuel Oil/LSFO) serta memanfaatkan LNG         as a fuel source, thereby aiming to reduce carbon emissions
                                                             sebagai salah satu sumber bahan bakar, guna menekan emisi         and other air pollutants. Additionally, the Company's vessels are
                                                             karbon dan polutan udara lainnya. Selain itu, kapal Perseroan     coated with specialized anti-fouling paint designed to mitigate
                                                             menggunakan cat khusus anti polusi (anti-fouling paint) yang      marine pollution.
                                                             dirancang untuk meminimalkan pencemaran laut.

                                                             Pada aktivitas pendukung di lingkungan perkantoran, Perseroan     In supporting activities conducted within the office environment,
                                                             juga menerapkan prinsip ramah lingkungan melalui penggunaan       the Company also adopts environmentally sustainable
                                                             material dan peralatan yang lebih efisien energi, seperti lampu   principles by utilizing more energy-efficient materials and
                                                             LED serta perangkat elektronik hemat energi sebagai bagian        equipment, such as LED lighting and energy-saving electronic
                                                             dari upaya pengurangan konsumsi energi dan jejak lingkungan       devices, as part of its initiatives to reduce energy consumption
                                                             secara keseluruhan.                                               and its overall environmental footprint.




                                                             PENGELOLAAN
                                                             ENERGI                         [OJK F.6]

                                                             ENERGY MANAGEMENT


                                                             Operasional kapal GTSI memanfaatkan berbagai sumber energi        GTSI's vessel operations utilize various energy sources,
                                                             yaitu listrik, gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG), bahan   including electricity, Liquefied Natural Gas (LNG), Low-Sulfur
                                                             bakar minyak (Low Sulphur Fuel Oil/LSFO), solar laut (Marine      Fuel Oil (LSFO), Marine Diesel Oil-non Fame/MDO-non Fame,
                                                             Diesel Oil-non Fame/MDO-non Fame) dan bensin. Selain untuk        and gasoline. In addition to lighting, electricity supplied by third
                                                             penerangan, listrik yang diperoleh dari pihak ketiga digunakan    parties powers a range of office electronic devices; LNG, LSFO,
                                                             untuk sumber energi berbagai peralatan elektronik perkantoran;    and MDO serve as fuel for the vessel fleet; and gasoline fuels
                                                             LNG, LSFO, dan MDO-non fame digunakan sebagai bahan bakar         operational vehicles.
                                                             armada kapal; sedangkan bensin digunakan untuk sumber
Accelerating Energy Expansion as One




                                                             energi kendaraan operasional.
Building The New GTSI,




104
Page 105
Per 31 Desember 2025, Perseroan mengoperasikan armada                                                   As of December 31, 2025, the Company operated a fleet of 4




                                                                                                                                                                                                         PT GTS Internasional Tbk
sebanyak 4 kapal. Armada GTSI memiliki total kapasitas                                                  vessels. The GTSI fleet has a total Deadweight Tons (DWT) of
bobot mati (Deadweight Tons/DWT) sebesar 474.173 ton, yang                                              474,173 tons, which represents the vessels' cargo carrying
mencerminkan kemampuan kapal dalam mengangkut kargo                                                     capacity and acts as a benchmark for assessing energy
sekaligus menjadi acuan untuk menghitung efisiensi energi per                                           efficiency per load through the Energy Efficiency Design Index
satuan muatan melalui Energy Efficiency Design Index (EEDI).                                            (EEDI). Throughout the reporting year, the fleet operated and
Sepanjang tahun pelaporan, armada beroperasi dan menempuh                                               covered 115,197 nautical miles while executing all operational
jarak sejauh 115.197 nautical miles dalam melaksanakan                                                  activities within Indonesian waters. This data provides the
seluruh kegiatan operasional di perairan Indonesia, sehingga                                            foundation for monitoring energy performance and managing
data ini menjadi dasar pemantauan kinerja energi dan                                                    the environmental impact of shipping operations.
pengelolaan dampak lingkungan dari kegiatan pelayaran.
 [TR-MT-000.B] [TR-MT-000.D] [TR-MT-000.E]


Tabel Konsumsi Energi dan Intensitas Energi Tahun 2023-2025 [IDX E-03] [TR-MT-110A.3]
Energy Consumption and Energy Intensity Table 2023-2025

 Penggunaan Energi                                                                            Satuan
                                                                                                                               2025                       2024                       2023
 Energy Usage                                                                                  Unit

                                                                                            Ton Metrik
 Bahan Bakar untuk Kapal (LNG)                                                                                               50.450,90                   38.193,70                 42.408,74
                                                                                            Metric Tons
 Fuel for Vessels (LNG)
                                                                                          Gigajoule (GJ)                      2.704.169                  2.047.182                 2.273.108
                                                                                            Ton Metrik
 Bahan Bakar untuk Kapal (LSFO)                                                                                                2.004,13                   2.592,72                   3.614,39
                                                                                            Metric Tons
 Fuel for Vessels (LSFO)
                                                                                          Gigajoule (GJ)                          81.368                   105.264                    146.744
                                                                                            Ton Metrik
 Bahan Bakar MDO Non-Fame untuk kapal                                                                                              32,47                     197,36                    402,27
                                                                                            Metric Tons
 MDO Non Fame Fuel for vessels
                                                                                          Gigajoule (GJ)                            1.386                     8.427                      17.177
                                                                                            Ton Metrik
 Jumlah penggunaan energi untuk kapal                                                                                        52.487,50                      40.786                    23.320
                                                                                            Metric Tons
 The total energy usage on vessels
                                                                                          Gigajoule (GJ)                     2.786.923                   2.160.873                 2.437.029

 Listrik PLN                                                                                    kWh                             61.295,5                    62.222                     59.822
 Electricity from PLN                                                                     Gigajoule (GJ)                              221                       224                        215
                                                                                                Liter
 Bahan bakar bensin kendaraan operasional                                                                                          4.800                     15.907                    14.400
                                                                                                Litre
 Gasoline for operational vehicle
                                                                                          Gigajoule (GJ)                              164                      544*                        492
 Jumlah penggunaan energi di kantor
                                                                                          Gigajoule (GJ)                             385                       768*                        707
 Total energy usage in the office
 Pendapatan operasional                                                                       Dolar AS
                                                                                                                           34.700.976                  32.153.797                 32.160.145
 Operational revenue                                                                         US Dollars
 Intensitas energi                                                                        GJ/Dolar AS
                                                                                                                                  0,080                     0,067*                     0,075*
 Energy intensity                                                                         GJ/US Dollars
 *disajikan kembali | restated
 Catatan | Note:
 •       Merujuk GIIGNL (Groupe International des Importateurs de Gaz Naturel Liquéfié, organisasi nirlaba internasional yang mewadahi importir LNG global), 1 ton LNG setara dengan 53,6
         Gigajoule (GJ).
 •       IPCC 2006 Guidelines (Volume 2, Chapter 1, Table 1.4) menyebutkan 1 ton LSFO setara dengan 40,6 GJ, sedangkan 1 ton MDO-non fame setara dengan 42,7 GJ
 •       Konversi kWh ke Gigajoule: https://www.convertunits.com/from/kWh/to/gigajoule
 •       Konversi liter ke Gigajoule: https://hextobinary.com/unit/energy/from/gasoline/to/gigajoule
                                                                                                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




 •       According to GIIGNL (Groupe International des Importateurs de Gaz Naturel Liquéfié, an international non-profit organization representing global LNG importers), 1 ton of LNG is equivalent
         to 53.6 Gigajoules (GJ).
 •       The IPCC 2006 Guidelines (Volume 2, Chapter 1, Table 1.4) state that 1 ton of LSFO is equivalent to 40.6 GJ, while 1 ton of non-flammable MDO is equivalent to 42.7 GJ.
 •       Convert kWh to Gigajoules: https://www.convertunits.com/from/kWh/to/gigajoule
 •       Convert liters to Gigajoules: https://tradukka.com/unit/energy/fuel-oil-equivalent-kiloliter/gigajoule




                                                                                                                                                                                                       105
Page 106
                                                             UPAYA DAN PENCAPAIAN
 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                          Sustainable Economic Performance




                                                             EFISIENSI ENERGI                                                              [OJK F.7, F.12]

                                                             ENERGY EFFICIENCY INITIATIVES AND ACHIEVEMENTS



                                                             BBM, gas dan listrik –yang sebagian besar masih memanfaatkan                      Fuel, gas, and electricity—most of which continue to rely
                                                             batu bara sebagai sumber pembangkit—merupakan energi                              on coal for power—are finite energy resources with limited
                                                             tidak terbarukan yang ketersediaannya terbatas. Oleh karena                       supplies. Accordingly, the Company is undertaking measures
                                                             itu, Perseroan melakukan upaya efisiensi dalam penggunaan                         to enhance the efficiency of utilizing these three forms of
                                                             ketiga jenis energi, baik di perkantoran maupun di kapal.                         energy, both within office environments and onboard vessels.
                                                             Efisiensi energi sekaligus merupakan upaya nyata Perseroan                        Augmenting energy efficiency represents a tangible method for
                                                             untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari                        the Company to reduce greenhouse gas emissions generated
                                                             operasional GTSI.                                                                 by GTSI's operations.


                                                                                    Efisiensi Energi di Kantor                                                   Efisiensi Energi di Kapal
                                                                                   Energy Efficiency in the Office                                              Energy Efficiency on Vessels

                                                              Listrik
                                                              Electricity

                                                              Menggunakan desain kantor dengan pencahayaan alami semaksimal                Mematikan lampu ruangan kapal saat tidak digunakan.
                                                              mungkin dengan menggunakan kaca jendela di sekeliling area kerja             Switching off cabin and room lights onboard when not in use
                                                              Using office designs with maximum natural lighting by using window
                                                              glass around the work area

                                                              Menggunakan lampu LED yang ramah lingkungan dan long lasting                 Menggunakan LNG sebagai sumber energi listrik di Kapal
                                                              Using environmentally friendly and long-lasting LED lights                   Using LNG as a source of electrical energy on vessels

                                                              Menghitung intensitas Cahaya (luxmeter) yang jatuh di area kerja agar        -
                                                              terukur efisiensinya, tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap
                                                              Calculating the intensity of light (lux meter) falling in the work area to
                                                              measure its efficiency, not too bright and not too dim

                                                              Menggunakan timer sehingga lampu otomatis mati pada saat melewati            -
                                                              jam kerja
                                                              Using timers so that lights automatically turn off when office hours are
                                                              over

                                                              BBM
                                                              Fuel

                                                              Penggunaan kendaraan sesuai dengan kebutuhan                                 Merawat kapal dengan baik
                                                              Using vehicles according to needs                                            Properly maintaining the vessel

                                                              Service rutin di bengkel resmi agar kendaraan dirawat sesuai standar         Efisiensi rute dengan tetap memprioritaskan keselamatan navigasi,
                                                              pabrik agar tetap prima, konsumsi bahan bakar terjaga dan tidak              dan memanfaatkan arus laut untuk menambah kecepatan kapal secara
                                                              mencemari lingkungan                                                         natural.
                                                              Routine servicing at authorized workshops to ensure vehicles are             Ensuring efficient routing by prioritizing safety and harnessing ocean
                                                              maintained to factory standards to remain in optimal condition, fuel         currents to boost the vessel's speed naturally.
                                                              consumption is efficient, and environmental pollution is minimized

                                                              Diarahkan untuk lebih memilih menggunakan jalan tol/bebas hambatan,          Penggunaan bahan bakar ramah lingkungan dan rendah emisi
                                                              agar penggunaan BBM lebih terukur dan irit                                   Use of environmentally friendly and low-emission fuels
Accelerating Energy Expansion as One




                                                              Directed to prefer using toll roads/unimpeded roads to measure fuel
                                                              usage more effectively and save fuel
Building The New GTSI,




106
Page 107
JUMLAH DAN INTENSITAS EMISI




                                                                                                                                                 PT GTS Internasional Tbk
YANG DIHASILKAN                                                        [OJK F.11, F.12] [IDX E-01, E-02]

AMOUNT AND INTENSITY OF EMISSIONS GENERATED



Dalam merespons isu perubahan iklim dan pemanasan global                In response to concerns about climate change and global
yang menjadi perhatian masyarakat internasional, GTSI terus             warming, which are significant to the international community,
memperkuat komitmennya untuk berperan aktif dalam upaya                 GTSI remains dedicated to active mitigation efforts. This is
mitigasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengendalian             shown through managing and lowering greenhouse gas (GHG)
dan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang bersumber                 emissions from the electricity, fuel oil (BBM), and gas used in the
dari penggunaan listrik, Bahan Bakar Minyak (BBM), dan gas              company's operations.
dalam aktivitas operasional Perseroan.

Pengungkapan dalam laporan ini mencakup emisi GRK                       Disclosures within this report encompass direct greenhouse
langsung (Cakupan 1) yang berasal dari konsumsi bahan bakar             gas (GHG) emissions (Scope 1) resulting from the consumption
fosil seperti bensin, solar laut, dan gas alam cair, emisi GRK tidak    of fossil fuels such as gasoline, marine diesel, and liquefied
langsung (Cakupan 2) yang timbul dari penggunaan listrik; serta         natural gas; indirect GHG emissions (Scope 2) arising from
emisi GRK tidak langsung lainnya (Cakupan 3) yang dihasilkan            electricity consumption; and other indirect GHG emissions
dari perjalanan dinas menggunakan pesawat udara oleh Dewan              (Scope 3) generated by business travel by aircraft undertaken
Komisaris dan Direksi. Dari seluruh kategori tersebut, karbon           by the Board of Commissioners and Directors. Among these
dioksida (CO₂) merupakan jenis emisi yang paling dominan pada           categories, carbon dioxide (CO₂) remains the most dominant
Cakupan 1, 2, maupun 3.                                                 type of emission across all scopes.

Sebagai bagian dari strategi pengendalian emisi, Perseroan              As part of its emissions control strategy, the Company has
telah menetapkan kebijakan penggunaan bahan bakar rendah                adopted a policy of utilizing low-sulfur fuel to reduce sulfur
sulfur guna menekan kandungan Sulphur Oxides (SOx) dan                  oxides (SOx) and particulate matter concentrations, although
Particulate Matter, meskipun belum seluruh pelabuhan                    low-sulfur fuel is not available at all customer ports in Indonesia.
pelanggan di Indonesia menyediakan bahan bakar low sulfur.              Currently, 4 of the Company's vessels are equipped with low-
Saat ini, dari total 4 kapal milik Perseroan telah menggunakan          sulfur fuel.
bahan bakar dengan kadar sulfur rendah. [TR-MT-160A.2]

Ketentuan penggunaan bahan bakar low sulfur merujuk pada                The requirements for low-sulfur fuel align with the Circular
Surat Edaran Menteri Perhubungan Direktorat Jenderal                    Letter from the Minister of Transportation, Directorate General
Perhubungan Laut yang mengacu pada Konvensi (Marine                     of Sea Transportation, referencing Convention (Marine
Pollution) Annex VI Regulasi 14 terkait batasan Sulphur Oxides          Pollution) Annex VI Regulation 14. This regulation mandates that
(SOx) dan Particulate Matter. Regulasi tersebut mengatur bahwa          ships engaged in international voyages since January 1, 2020,
kapal yang beroperasi secara internasional sejak 1 Januari 2020         must use fuel with sulfur content not exceeding 0.5%. However,
wajib menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur                   vessels operating solely within Indonesian waters are permitted
maksimum 0,5% m/m. Adapun kapal yang berlayar hanya di                  to use fuel with sulfur levels up to 3.5%.
wilayah perairan Indonesia masih diperkenankan menggunakan
bahan bakar dengan kandungan sulfur hingga 3,5% m/m.

Di tingkat nasional, kewajiban yang diberlakukan pemerintah             At the national level, government obligations currently
saat ini masih terbatas pada pelaporan konsumsi bahan bakar             concentrate on reporting annual fuel consumption as a
                                                                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




tahunan sebagai bentuk kepatuhan (compliance). Hingga                   compliance measure. Currently, there is no measurement
kini, belum tersedia instrumen pengukuran yang dapat secara             instrument capable of directly assessing the efficiency of using
langsung menilai tingkat efisiensi penggunaan bahan bakar               low-sulfur fuel. Furthermore, emission control policies are
rendah sulfur tersebut. Selain itu, kebijakan pengendalian emisi        implemented in accordance with the guidelines set forth by the
juga dijalankan sesuai ketentuan dalam IOPP (International              International Oil Pollution Prevention (IOPP), the International
Oil Pollution Prevention), IAPP (International Air Pollution            Air Pollution Prevention (IAPP), and the International Ballast
Prevention), serta International Ballast Water Management               Water Management Certification, aiming to mitigate potential
Certificate untuk meminimalkan potensi dampak lingkungan                environmental impacts resulting from oil pollution, air pollution,
akibat polusi minyak, polusi udara, dan pencampuran air laut.           and seawater mixing.




                                                                                                                                               107
Page 108
                                                             Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya [TR-MT-110A.1]
 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                          Sustainable Economic Performance




                                                             Quantity and Intensity of Emissions Generated by Type

                                                              Penggunaan Energi                                                                   Satuan
                                                                                                                                                                                 2025                      2024                2023
                                                              Energy Usage                                                                         Unit

                                                              Bahan Bakar untuk Kapal (LNG)                                                         Ton
                                                                                                                                                                               50.450,90                  38.193,70           42.408,74
                                                              Fuel for Vessels (LNG)                                                                Tons
                                                              Emisi yang dihasilkan                                                            Ton CO2eq
                                                                                                                                                                                  135.854                   102.848              114.198
                                                              Emissions produced                                                               Tons CO2eq
                                                              Bahan Bakar untuk Kapal (LSFO)                                                        Ton
                                                                                                                                                                                 2.004,13                  2.592,72             3.614,39
                                                              Fuel for Vessels (LSFO)                                                               Tons
                                                              Emisi yang dihasilkan                                                            Ton CO2eq
                                                                                                                                                                                     6.267                     8.107              11.302
                                                              Emissions produced                                                               Tons CO2eq
                                                              Bahan Bakar MDO Non-Fame untuk kapal                                                  Ton
                                                                                                                                                                                     32,47                    197,36             402,27
                                                              MDO Non Fame Fuel for vessels                                                         Tons
                                                              Emisi yang dihasilkan                                                            Ton CO2eq
                                                                                                                                                                                        102                      522               1.267
                                                              Emissions produced                                                               Tons CO2eq
                                                              Jumlah emisi cakupan 1 langsung dari bahan bakar di kapal                        Ton CO2eq
                                                                                                                                                                                  143.393                   111.477*            126.767*
                                                              Scope 1 emissions directly from fuel on vessels                                  Tons CO2eq
                                                              Listrik PLN
                                                                                                                                                    kWh                           61.295,5                   62.222              59.822
                                                              Electricity from PLN
                                                              Emisi cakupan 2 tidak langsung yang
                                                                                                                                               Ton CO2eq
                                                              dihasilkan dari penggunaan listrik                                                                                       53,8                     54,1*               52*
                                                                                                                                               Tons CO2eq
                                                              Indirect scope 2 emissions resulting from electricity use
                                                              Bahan bakar bensin kendaraan operasional                                              Liter
                                                                                                                                                                                     4.800                   15.907              14.400
                                                              Gasoline for operational vehicle                                                      Litre
                                                              Emisi cakupan 1 langsung dari
                                                              penggunaan bensin kendaraan operasional kantor                                   Ton CO2eq
                                                                                                                                                                                          11                     37*                33*
                                                              Scope 1 emissions directly from                                                  Tons CO2eq
                                                              gasoline use in office operational vehicles
                                                              Jumlah emisi cakupan 1 dan cakupan 2 di kantor                                   Ton CO2eq
                                                                                                                                                                                       64,8                     91,1*               85*
                                                              Total scope 1 and scope 2 emissions in the office                                Tons CO2eq
                                                              Emisi cakupan 3 Tidak langsung lainnya
                                                                                                                                               Ton CO2eq
                                                              dari Perjalanan Dinas dengan Pesawat                                                                                    31,87                     36,7                  33
                                                                                                                                               Tons CO2eq
                                                              Scope 3 Emissions – Other Indirect from Business Air Travel
                                                              Pendapatan operasional                                                             Dolar AS
                                                                                                                                                                             34.700.976                  32.153.797           32.160.145
                                                              Operational revenue                                                               US Dollars
                                                              Intensitas emisi GRK                                                            GJ/Dolar AS
                                                                                                                                                                                   0,0041                  0,0035*              0,0039*
                                                              GHG emission intensity                                                          GJ/US Dollars
                                                              *disajikan kembali                                                          *restated
                                                              Catatan:                                                                    Note:
                                                              •       Faktor emisi LNG/gas alam (default IPCC) = 2,6928 TonCO₂e/Ton LNG   •       LNG/natural gas emission factor (IPCC default) = 2.6928 tons CO₂e/ton LNG
                                                              •       Faktor emisi LSFO (default IPCC) = 3,12696 ton CO2eq per/Ton LSFO   •       LSFO emission factor (IPCC default) = 3.12696 tons CO₂e/ton LSFO
                                                              •       Faktor emisi MDO Non-Fame (default IPCC) = 3,15 ton CO2eq/ton       •       Non-Fame MDO emission factor (IPCC default) = 3.15 tons CO₂e/ton
                                                              •       Faktor emisi listrik PLN (Jamali)=0,00083 tonCO2eq/kWh              •       PLN electricity emission factor (Jamali) = 0.00083 tons CO₂eq/kWh
                                                              •       Faktor emisi bensin (default IPCC)=0,00231 tonCO2eq/liter           •       Gasoline emission factor (IPCC default) = 0.00231 tons CO₂eq/liter



                                                             Untuk emisi GRK (Cakupan 3) dari perjalanan dinas dengan                                   Regarding Scope 3 greenhouse gas (GHG) emissions
                                                             pesawat terbang oleh Dewan Komisaris dan Direksi, GTSI                                     resulting from official travel by aircraft conducted by the
                                                             menghitung dengan menggunakan kalkulator karbon dari                                       Board of Commissioners and Directors, GTSI utilized the ICAO
                                                             ICAO (International Civil Aviation Organization/Organisasi                                 (International Civil Aviation Organization) carbon calculator for
                                                             Penerbangan Sipil Internasional). [OJK F.11] ][IDX-ESG E-01]                               calculations.
Accelerating Energy Expansion as One




                                                             Total Emisi Gas Rumah Kaca dari Perjalanan Dinas dengan Pesawat Terbang Tahun 2025
                                                             Total Greenhouse Gas Emissions from Business Air Travel 2025
Building The New GTSI,




                                                                                                                                                2025

                                                                                 Jumlah Penggunaan Pesawat Terbang                                                                   Emisi (Ton CO2eq)
                                                                                          Total Aircraft Usage                                                                      Emissions (Tons CO2eq)

                                                                                                         114                                                                                     31,11




108
Page 109
Selain uraian di atas, secara lebih komprehensif, Perseroan telah              In addition to the description provided above, the Company
menghitung emisi gas rumah kaca sebagaimana tabel berikut:                     has conducted a comprehensive calculation of greenhouse gas




                                                                                                                                                        PT GTS Internasional Tbk
 [IDX E-01]                                                                    emissions, as detailed in the following table:


                                                                                                                                      Total Emisi
 Nama                                                                        Contoh Sumber Emisi                                        tCO2e
 Name                                                                      Example of Emission Source                               Total Emissions
                                                                                                                                        tCO2e

 Kategori 1 Total Emisi Gas Rumah Kaca Langsung dan Pembuangan
 Category 1 Total Direct Greenhouse Gas Emissions and Discharges

                                                   Emisi yang berasal dari pembakaran pada peralatan tetap yang dimiliki
 Emisi langsung dari pembakaran stasioner          perusahaan seperti generator set, boiler, tungku
                                                                                                                                           -
 Direct emissions from stationary combustion       Emissions from combustion in company-owned fixed equipment such as
                                                   generators, boilers, and furnaces
 Emisi langsung dari pembakaran bergerak           Emisi yang berasal dari kendaraan bermotor yang dimiliki perusahaan
                                                                                                                                       143.404
 Direct emissions from mobile combustion           Emissions from company-owned motor vehicles
                                                   Asap (fumes) yang dihasilkan selama proses produksi di tempat dan proses
 Emisi langsung dari proses pengolahan
                                                   industri lainnya                                                                        -
 Direct emissions from processing processes
                                                   Fumes produced during on-site manufacturing and other industrial processes
                                                   Pelepasan gas yang tidak disengaja akibat kebocoran. Berasal dari gas
                                                   pendingin AC, pengolahan air limbah, kebocoran perpipaan, tangki
 Emisi fugitive langsung                           penyimpanan
                                                                                                                                           -
 Direct fugitive emissions                         Accidental releases of gases resulting from leaks, including refrigerant gases
                                                   from air conditioning systems, wastewater treatment facilities, piping leaks,
                                                   and storage tanks
 Emisi langsung dari Land Use, Land Use
 Change and Forestry/LULUCF                        Deforestasi/penebangan pohon, kebakaran hutan, konversi lahan
                                                                                                                                           -
 Direct emissions from Land Use, Land Use          Deforestation, tree felling, forest fires, and land conversion
 Change, and Forestry (LULUCF)
 Total Emisi Langsung (Scope 1)
                                                                                                                                       143.404
 Total Direct Emissions (Scope 1)

 Kategori 2: Emisi GRK tidak langsung dari energi yang diimpor/dibeli
 Category 2: Indirect GHG emissions resulting from imported/purchased energy

 Emisi tidak langsung dari konsumsi listrik yang
 diimpor/dibeli                                    Pembelian listrik
                                                                                                                                        53,80
 Indirect emissions resulting from imported/       Electricity purchases
 purchased electricity
 Emisi tidak langsung dari konsumsi jaringan
 energi yang diimpor/dibeli (di luar listrik)
                                                   Pembelian pemanasan distrik, pendinginan distrik, uap
 Indirect emissions resulting from imported/                                                                                               -
                                                   District heating, district cooling, and steam procurement
 purchased energy within the grid (excluding
 electricity)
 Total Emisi Langsung (Scope 2)
                                                                                                                                        53,80
 Total Direct Emissions (Scope 2)

 Kategori 3: Total Emisi Gas Rumah Kaca (Cakupan 3) Tidak Langsung Lainnya dari Transportasi
 Category 3: Total Other Indirect Greenhouse Gas Emissions (Scope 3) from Transportation

                                                   Transportasi dan proses distribusi barang yang dibeli dan bahan mentah
 Transportasi dan distribusi hulu                  penting lainnya untuk operasional perusahaan
                                                                                                                                           -
 Upstream transportation and distribution          Transportation and distribution of purchased goods and other key raw
                                                   materials for the Company’s operations
                                                                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




 Perjalanan dinas                                  Perjalanan dinas karyawan yang dibayarkan oleh perusahaan
                                                                                                                                         31,11
 Business travel                                   Employee business travel paid for by the Company
                                                   Perjalanan tamu dan klien yang berkunjung ke perusahaan yang dibayarkan
 Transportasi dari klien dan pengunjung
                                                   oleh perusahaan                                                                         -
 Client and visitor transportation
                                                   Travel of guests and clients visiting the Company paid for by the Company
                                                   Transportasi dan distribusi barang yang dijual oleh perusahaan dimana jasa
 Transportasi dan distribusi hilir                 transportasi tersebut dibayarkan oleh perusahaan
                                                                                                                                           -
 Downstream transportation and distribution        Transportation and distribution of goods sold by the Company where the
                                                   transportation services are paid for by the Company




                                                                                                                                                      109
Page 110
 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                          Sustainable Economic Performance




                                                                                                                                                                                               Total Emisi
                                                             Nama                                                                       Contoh Sumber Emisi                                      tCO2e
                                                             Name                                                                     Example of Emission Source                             Total Emissions
                                                                                                                                                                                                 tCO2e

                                                                                                              Perjalanan (commuting) yang ditempuh karyawan perusahaan dari tempat
                                                             Perjalanan Karyawan                              tinggal karyawan ke perusahaan
                                                                                                                                                                                                  0,76
                                                             Employee Travel                                  Employee commuting between employees’ places of residence and the
                                                                                                              Company

                                                             Kategori 4: Total Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung dari Produk yang Digunakan Perusahaan
                                                             Category 4: Total Indirect Greenhouse Gas Emissions from Products Used by the Company

                                                             Kegiatan yang berhubungan dengan energi
                                                                                                              Emisi yang berkaitan dengan adanya proses transmisi listrik dan transportasi
                                                             yang tidak termasuk dalam emisi langsung
                                                                                                              bahan bakar yang dibeli oleh perusahaan (di luar Scope 1 dan Scope 2)
                                                             dan emisi energi tidak langsung                                                                                                        -
                                                                                                              Emissions from electricity transmission and fuel transportation purchased by
                                                             Energy-related activities excluded from direct
                                                                                                              the company (outside Scope 1 and Scope 2)
                                                             and indirect energy emissions
                                                                                                              Emisi dari produk yang dibeli atau diperoleh oleh perusahaan, yang
                                                                                                              mencakup barang dan bahan mentah (produk berwujud) dan jasa (produk
                                                             Pembelian barang dan jasa                        tidak berwujud)
                                                                                                                                                                                                    -
                                                             Purchase of goods and services                   Emissions resulting from products acquired or obtained by the company,
                                                                                                              including goods and raw materials (tangible products) as well as services
                                                                                                              (intangible products)
                                                                                                              Emisi dari produk akhir yang memiliki masa pakai lebih lama dan digunakan
                                                                                                              oleh perusahaan pelapor untuk memproduksi suatu produk. Contoh:
                                                             Capital equipment/goods                          komputer, printer, bangunan, mesin dan perlengkapan
                                                                                                                                                                                                    -
                                                             Capital equipment/goods                          Emissions originating from final products with an extended useful lifespan
                                                                                                              and utilized by the reporting entity in the manufacturing process. Examples:
                                                                                                              computers, printers, buildings, machinery, and equipment
                                                             Limbah yang dihasilkan
                                                                                                              Limbah dan air limbah yang dihasilkan oleh aktivitas Perusahaan pelapor
                                                             dalam kegiatan operasional                                                                                                             -
                                                                                                              Waste and wastewater produced by the reporting entity activities
                                                             Waste generated from operational activities
                                                                                                              Emisi dari aktivitas pengoperasian aset yang disewa oleh Perusahaan pelapor.
                                                                                                              Termasuk di dalamnya: mobil sewaan yang digunakan untuk perjalanan bisnis
                                                             Aset sewaan hulu                                 atau mesin berat sewaan yang digunakan untuk proyek konstruksi perusahaan
                                                                                                                                                                                                    -
                                                             Upstream leased assets                           Emissions resulting from the company’s leased assets during operation, such
                                                                                                              as rental cars for business travel or heavy machinery used in construction
                                                                                                              projects

                                                             Kategori 5: Emisi GRK Tidak Langsung yang Terkait dengan Penggunaan Produk dari Perusahaan
                                                             Category 5: Indirect GHG Emissions Related to Company’s Product Usage

                                                                                                              Emisi Scope 1 dan Scope 2 dari perusahaan yang masuk dalam investasi
                                                                                                              perusahaan pada tahun pelaporan, yang belum termasuk dalam Scope 1 atau
                                                             Investasi                                        Scope 2 Perusahaan pelapor
                                                                                                                                                                                                    -
                                                             Investment                                       Scope 1 and Scope 2 emissions from companies included in the company’s
                                                                                                              investments during the reporting year that are not part of the reporting
                                                                                                              company’s Scope 1 or Scope 2 emissions.
                                                                                                              Penggunaan langsung dan tidak langsung dari produk yang dihasilkan
                                                             Penggunaan produk yang dijual
                                                                                                              perusahaan oleh konsumen                                                              -
                                                             Use of sold products
                                                                                                              Direct and indirect use of the company’s products by consumers
                                                                                                              Pembuangan dan pengolahan produk yang dihasilkan perusahaan oleh
                                                             Pembuangan akhir masa pakai produk yang
                                                                                                              konsumen di akhir masa hidup produk atau setelah menjadi limbah
                                                             dijual                                                                                                                                 -
                                                                                                              Disposal and processing of the company’s products by consumers at the end
                                                             Disposal of sold products at end of life
                                                                                                              of their life cycle or after they become waste
                                                             Waralaba hilir                                   Scope 1 dan Scope 2 dari pengoperasian waralaba yang dimiliki perusahaan
                                                                                                                                                                                                    -
                                                             Downstream franchise operations                  Scope 1 and Scope 2 emissions from the operation of the company’s franchises
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                                                              Scope 1 dan Scope 2 dari pengoperasian aset yang dimiliki oleh perusahaan
                                                             Aset Sewaan Hilir                                pelapor (bertindak sebagai lessor) dan disewakan kepada entitas lain
                                                                                                                                                                                                    -
                                                             Downstream Leased Assets                         Scope 1 and Scope 2 emissions from the operation of assets owned by the
                                                                                                              reporting company (acting as a lessor) and leased to other entities
Building The New GTSI,




                                                                                                              Pemrosesan produk yang dihasilkan perusahaan oleh konsumen. Berlaku jika
                                                             Pengolahan produk yang dijual                    produk yang dihasilkan perusahaan adalah produk intermediary product.
                                                                                                                                                                                                    -
                                                             Processing of sold products                      Processing of the company’s products by consumers. This applies if the
                                                                                                              company’s products are intermediary products




110
Page 111
                                                                                                                           Total Emisi




                                                                                                                                              PT GTS Internasional Tbk
 Nama                                                                   Contoh Sumber Emisi                                  tCO2e
 Name                                                                 Example of Emission Source                         Total Emissions
                                                                                                                             tCO2e

 Kategori 6: Emisi GRK Tidak Langsung dari Sumber Lainnya
 Category 6: Other Sources of Indirect GHG Emissions

 Emisi atau pembuangan tidak langsung
                                              Emisi yang tidak bisa dilaporkan pada kategori lainnya
 lainnya                                                                                                                        -
                                              Emissions that are not reportable under other categories
 Other indirect emissions or discharges
                                              Penggunaan langsung dan tidak langsung dari produk yang dihasilkan
 Total Emisi Tidak Langsung (Scope 3)
                                              perusahaan oleh konsumen                                                       31,87
 Total Indirect Emissions (Scope 3)
                                              Direct and indirect use of the company’s products by consumers
                                              Pembuangan dan pengolahan produk yang dihasilkan perusahaan oleh
 Total Emisi GRK (Scope 1 and 2)              konsumen di akhir masa hidup produk atau setelah menjadi limbah
                                                                                                                            143.457
 Total GHG Emissions (Scope 1 and 2)          Disposal and processing of the company’s products by consumers at the
                                              end of their life cycle or after they become waste
                                              Scope 1 dan Scope 2 dari pengoperasian waralaba yang dimiliki perusahaan
 Total Emisi GRK (Scope 1, 2 and 3)
                                              Scope 1 and Scope 2 emissions from the operation of the company’s            143.489,67
 Total GHG Emissions (Scope 1, 2, and 3)
                                              franchises




UPAYA PENGURANGAN EMISI
YANG DILAKUKAN                                                        [OJK F.12] [IDX E-06, E-07]

EMISSION REDUCTION INITIATIVES


GTSI melakukan pengurangan emisi melalui penghematan                     GTSI reduces emissions by enhancing energy efficiency
penggunaan energi, termasuk menggunakan bahan bakar rendah               through the use of low-sulfur fuels and liquefied natural gas. In
sulfur dan pemanfaatan gas alam cair. Selain itu, Perseroan              addition, the Company also conducts regular training for ship
secara berkala menyelenggarakan pelatihan guna meningkatkan              crews to encourage efficient operating practices that conserve
kesadaran kru kapal tentang teknik pengoperasian yang lebih              fuel. Furthermore, the Company utilizes Hull Cleaning and
efisien guna menghemat bahan bakar, serta menerapkan                     Propeller Polishing Technology for routine cleaning of hulls
Teknologi Hull Cleaning dan Propeller Polishing untuk                    and propellers, which reduces drag, boosts fuel efficiency, and
pembersihan lambung kapal dan baling-baling secara rutin untuk           lowers exhaust emissions.
mengurangi hambatan air dan meningkatkan efisiensi bahan
bakar, yang sekaligus mengurangi emisi gas buang.




PENGELOLAAN AIR
DAN AIR LIMBAH
                                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




WATER AND WASTEWATER MANAGEMENT

Pengelolaan sumber daya air menjadi salah satu wujud                     Water resource management reflects GTSI's dedication to
komitmen GTSI dalam menjalankan kegiatan usaha secara                    responsible and sustainable business practices. During ship
bertanggung jawab dan berkelanjutan. Pada operasional                    operations, water is allocated to fulfill the crew's domestic
kapal, air dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan domestik                needs, including drinking, sanitation, and hygiene, as well as to
awak kapal, seperti konsumsi, sanitasi, dan kebersihan,                  support specific technical requirements consistent with safety
serta untuk mendukung keperluan teknis tertentu sesuai                   and operational standards. The Company strives for efficient
standar keselamatan dan operasional pelayaran. Perseroan                 water utilization by regulating distribution and conducting
mengupayakan efisiensi penggunaan air melalui pengaturan                 regular monitoring of consumption to prevent waste and



                                                                                                                                             111
Page 112
 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                          Sustainable Economic Performance




                                                             distribusi dan pemantauan konsumsi secara berkala guna                 mitigate potential environmental impacts. The water source
                                                             mencegah pemborosan dan meminimalkan potensi dampak                    utilized in ship operations originates from fresh water purchase.
                                                             lingkungan. Adapun sumber air yang digunakan dalam
                                                             operasional kapal berasal dari pembelian fresh water .

                                                             Di sisi lain, penggunaan air di lingkungan perkantoran difokuskan      Conversely, water usage in the office premises mainly supports
                                                             untuk mendukung aktivitas operasional harian, termasuk                 daily functions such as sanitation, maintaining cleanliness, and
                                                             kebutuhan sanitasi, kebersihan gedung, serta fasilitas penunjang       providing supporting facilities for employees. The Company
                                                             bagi karyawan. Kebutuhan air bersih perkantoran diperoleh dari         sources clean water from authorized third parties. To enhance
                                                             pihak ketiga yang sah. Untuk meningkatkan efisiensi, Perseroan         efficiency, the Company with its subsidiaries has adopted
                                                             bersama entitas anak menerapkan kebijakan penggunaan                   policies such as installing automatic sensor faucets to regulate
                                                             sensor otomatis pada kran wastafel guna mengendalikan aliran           water flow, using automatic flushing systems on toilets to
                                                             air, sistem bilas otomatis pada kloset untuk mengoptimalkan            conserve water, and removing water storage containers in dry
                                                             pemakaian air, serta tidak menggunakan wadah penampung air             toilets.
                                                             dalam konsep toilet kering.

                                                             Secara menyeluruh, PT GTSI berkomitmen mengelola konsumsi              Overall, PT GTSI remains committed to managing water
                                                             air secara bijak sebagai bagian dari upaya pengendalian                consumption responsibly as part of its environmental impact
                                                             dampak lingkungan. Pemantauan dan pencatatan penggunaan                efforts. Water usage is regularly monitored and recorded to
                                                             air dilakukan secara berkala untuk mendukung transparansi              support transparent reporting and serve as a basis for evaluating
                                                             pelaporan sekaligus menjadi dasar evaluasi dalam meningkatkan          ways to improve the efficiency of water resource use, both in
                                                             efisiensi pemanfaatan sumber daya air, baik pada kegiatan              ship operations and office activities.
                                                             operasional kapal maupun perkantoran.

                                                             Pemanfaatan air bersih membawa konsekuensi dengan                      Using clean water produces wastewater (effluent). Wastewater
                                                             timbulnya air limbah (effluent). Pengelolaan air limbah di             management in ship operations follows relevant maritime
                                                             operasional kapal dilaksanakan dengan mengacu pada                     environmental rules and standards to prevent water pollution.
                                                             ketentuan dan standar lingkungan maritim yang berlaku guna             Liquid waste from crew activities, such as graywater and
                                                             mencegah pencemaran perairan. Limbah cair yang dihasilkan              blackwater, is collected and treated onboard before being
                                                             dari aktivitas domestik awak kapal, seperti grey water dan black       discharged according to regulations. Wastewater is only
                                                             water, dikelola melalui sistem penampungan dan pengolahan              released after meeting the required quality standards or
                                                             di atas kapal sebelum dibuang sesuai regulasi. Pembuangan              handed over to port reception facilities. This approach helps
                                                             air limbah hanya dilakukan setelah memenuhi parameter baku             the Company ensure that all onboard liquid waste management
                                                             mutu yang dipersyaratkan atau diserahkan kepada fasilitas              processes do not harm the marine environment.
                                                             penerima limbah (port reception facilities) di pelabuhan.
                                                             Dengan mekanisme tersebut, Perseroan berupaya memastikan
                                                             bahwa seluruh proses pengelolaan limbah cair di kapal tidak
                                                             menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem laut.

                                                             Sementara itu, pengelolaan air limbah di lingkungan perkantoran        Meanwhile, wastewater management within the office
                                                             dilakukan melalui sistem sanitasi yang terhubung dengan                environment is maintained through a sanitation system linked
                                                             instalasi pengolahan air limbah (IPAL) gedung atau sistem              to the building's wastewater treatment plant (WWTP) or a
                                                             pengolahan yang dikelola pihak ketiga sesuai ketentuan yang            treatment facility overseen by a third party in accordance with
                                                             berlaku. Limbah cair domestik dari fasilitas sanitasi dan kegiatan     relevant regulations. Domestic liquid waste generated from
                                                             operasional kantor dipastikan telah melalui proses pengolahan          sanitation facilities and office activities is subject to treatment
                                                             sebelum dialirkan ke saluran pembuangan akhir. Perseroan               prior to discharge into the designated final disposal channel.
                                                             juga melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan              Additionally, the Company conducts regular monitoring to
                                                             kepatuhan terhadap standar lingkungan serta meminimalkan               ensure adherence to environmental standards and to mitigate
                                                             potensi pencemaran, sebagai bagian dari komitmen terhadap              potential pollution, thereby exemplifying its dedication to
Accelerating Energy Expansion as One




                                                             praktik operasional yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.          responsible and sustainable operations.


                                                             Tabel Penggunaan Air di Kapal dan Perkantoran [OJK F.8] [IDX E-04]
Building The New GTSI,




                                                             Table of Water Usage on Ships and Offices

                                                                                                                                                                       2025
                                                              Uraian                                                       Satuan
                                                              Description                                                   Unit                        Kantor                       Kapal
                                                                                                                                                        Office                       Ships
                                                              Pemakaian Air
                                                                                                                              m3                         6,76                         11,62
                                                              Water Usage



112
Page 113
PENGELOLAAN




                                                                                                                                           PT GTS Internasional Tbk
LIMBAH                         [OJK F.13, F.14, F.15] [IDX E-05]

WASTE MANAGEMENT



Dalam kegiatan operasional kapal, GTSI menghasilkan berbagai       During ship operations, GTSI produces different types of waste
jenis limbah yang diklasifikasikan berdasarkan karakteristik dan   categorized by their characteristics and environmental risk
tingkat risikonya terhadap lingkungan, yaitu limbah non-B3 dan     levels, specifically non-hazardous waste and hazardous waste
limbah B3 dalam bentuk padat maupun cair. Pengelompokan            in both solid and liquid forms. This categorization ensures each
ini dilakukan untuk memastikan setiap jenis limbah dikelola        waste type is handled according to relevant procedures and
sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, sehingga potensi       regulations, thereby reducing the potential negative impact on
dampak negatif terhadap lingkungan laut dapat diminimalkan         the marine environment.
secara optimal.

Limbah non-B3 yang dihasilkan meliputi limbah padat dan            The non-hazardous waste produced consists of domestic
limbah cair domestik. Limbah padat non-B3 antara lain sisa         solid and liquid waste. Non-hazardous solid waste consists of
makanan (food waste), plastik kemasan, kertas dan karton,          food scraps, plastic packaging, paper, cardboard, cans, glass
kaleng, botol kaca, serta abu hasil pembakaran sampah              bottles, and ash from incinerating domestic and other ship-
domestik dan limbah operasional kapal lainnya. Sementara itu,      related waste. However, non-hazardous liquid waste includes
limbah cair non-B3 mencakup grey water dari aktivitas mandi,       gray water from bathing, washing, and cooking, black water or
mencuci, dan dapur, black water atau limbah toilet (sewage),       sewage, and used cooking oil. All waste is collected and treated
serta minyak jelantah dari kegiatan memasak. Seluruh limbah ini    onboard before being transferred to shore facilities or disposed
dikelola melalui sistem penampungan dan pengolahan di atas         of according to permitted regulations.
kapal sebelum diserahkan ke fasilitas darat atau dibuang sesuai
dengan ketentuan yang diperbolehkan.

Adapun limbah B3 memerlukan penanganan khusus karena               Hazardous waste requires specialized handling due to its
berpotensi menimbulkan pencemaran apabila tidak dikelola           potential to cause environmental pollution if not properly
dengan baik. Limbah padat B3 meliputi aki atau baterai bekas,      managed. Hazardous solid waste includes used batteries,
lampu yang mengandung merkuri, filter oli bekas, majun             mercury-containing lamps, used oil filters, rags contaminated
atau kain lap terkontaminasi oli dan bahan kimia, kemasan          with oil and chemicals, chemical packaging, electronic waste
bahan kimia, sampah elektronik (e-waste), serta obat-obatan        (e-waste), and expired pharmaceuticals. Conversely, hazardous
kedaluwarsa. Sementara itu, limbah cair B3 mencakup oli bekas      liquid waste encompasses used oil, sludge oil, oil-contaminated
(used oil), sludge oil, bilge water yang terkontaminasi minyak,    bilge water, fuel residues, expired chemicals, and engine
residu bahan bakar, serta bahan kimia kedaluwarsa dan limbah       cleaning waste containing hazardous substances. The Company
pembersih mesin yang mengandung zat berbahaya. Terhadap            implements stricter monitoring protocols for this hazardous
limbah B3 ini, Perseroan melakukan pemantauan lebih ketat          waste to mitigate the risk of pollution and environmental
untuk mengelola potensi risiko pencemaran dan kerusakan            damage.
lingkungan.

Seluruh pengelolaan limbah dilaksanakan berdasarkan                All waste management activities are carried out in strict
kebijakan yang telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan        accordance with established policies that comply with all
perundang-undangan yang berlaku. GTSI melakukan pemilahan          prevailing laws and regulations. GTSI diligently sorts waste at its
sejak sumbernya, menyediakan tempat penampungan                    point of origin, provides secure temporary storage solutions, and
                                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




sementara yang aman, serta bekerja sama dengan pihak ketiga        collaborates with licensed third-party entities for transportation
berizin untuk pengangkutan dan pengolahan akhir. Khusus            and final disposal processes. Specifically, during ship
dalam operasional kapal, Perseroan menerapkan prinsip tidak        operations, the Company adheres to the principle of refraining
membuang sampah jenis apa pun ke laut, kecuali sampah              from dumping any waste into the marine environment, with the
makanan yang telah diolah sesuai ketentuan. Meskipun               exception of food waste that has been treated in compliance
regulasi memperbolehkan pembuangan kategori tertentu               with regulatory standards. While regulations permit the disposal
pada kedalaman minimal 200 meter dan berjarak paling sedikit       of certain waste categories at a minimum depth of 200 meters
50 Nautical Miles (NM) dari daratan terluar, Perseroan tetap       and at least 50 nautical miles (NM) from the nearest shoreline,
mengedepankan prinsip kehati-hatian. Untuk mendukung               the Company nonetheless upholds the precautionary principle.
kebijakan tersebut, kapal dilengkapi dengan peralatan seperti      To reinforce this policy, vessels are outfitted with equipment




                                                                                                                                         113
Page 114
 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                          Sustainable Economic Performance




                                                             compactor, grinder, dan incinerator guna mengolah sampah                 such as compactors, grinders, and incinerators to process
                                                             sebelum diserahkan ke fasilitas darat atau terminal. Melalui             waste prior to transfer to land-based facilities or terminals. This
                                                             pendekatan ini, GTSI memastikan bahwa pengelolaan limbah                 methodology ensures that waste management is conducted in
                                                             dilakukan secara tertib, aman, dan bertanggung jawab sebagai             an organized, safe, and responsible manner, reflecting GTSI's
                                                             bagian dari komitmen terhadap operasional yang berkelanjutan.            unwavering commitment to sustainable operations.

                                                             Di lingkungan perkantoran, pengelolaan limbah juga                       In the office environment, waste management is conducted
                                                             dilaksanakan dengan prinsip yang sama, yaitu pemilahan sejak             in accordance with established principles, including the
                                                             sumbernya antara limbah organik, anorganik, limbah padat B3              segregation at source into organic and inorganic waste,
                                                             seperti sampah elektronik, lampu bekas dan aki bekas kendaraan           hazardous and toxic solid waste such as electronic waste,
                                                             operasional, serta limbah cair B3 seperti oli bekas kendaraan            used lamps, and batteries from operational vehicles, as well
                                                             operasional. Limbah domestik kantor dikumpulkan pada tempat              as hazardous and toxic liquid waste such as used oil from
                                                             penampungan sementara sebelum diangkut oleh pihak ketiga                 operational vehicles. Domestic office waste is temporarily stored
                                                             berizin untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan yang                before being collected by a licensed third party for proper
                                                             berlaku. Melalui pengelolaan yang terstruktur dan pengawasan             disposal in compliance with applicable regulations. Through
                                                             berkala, Perseroan berupaya memastikan bahwa aktivitas                   structured management and regular monitoring, the Company
                                                             perkantoran tidak menimbulkan dampak lingkungan yang                     aims to ensure that office activities do not cause significant
                                                             signifikan serta tetap sejalan dengan komitmen keberlanjutan             environmental impact and remain aligned with the company's
                                                             perusahaan.                                                              sustainability commitments.


                                                             Tabel Volume Limbah dari Kapal
                                                             Table of Waste Volume from Vessels

                                                              Deskripsi                                                   Satuan
                                                                                                                                                   2025                2024                 2023
                                                              Description                                                  Unit

                                                              Limbah Padat                                                    Ton
                                                                                                                                                   266,42             222,03*              239,43
                                                              Solid Waste                                                     Tons
                                                              Limbah Cair                                                     Liter
                                                                                                                                                    1.120              1.060*               2.130*
                                                              Liquid Waste                                                    Litre
                                                              Limbah B3 Padat                                                 Ton
                                                                                                                                                     36,2                     -               0,23
                                                              Hazardous Solid Waste                                           Tons
                                                              Limbah B3 Cair                                                  Liter
                                                                                                                                                          -                   -                    -
                                                              Liquid Solid Waste                                              Litre
                                                             *disajikan kembali | restated



                                                             Tabel Volume Limbah dari Perkantoran
                                                             Table of Waste Volume from Offices

                                                              Deskripsi                                                   Satuan
                                                                                                                                                   2025                2024                 2023
                                                              Description                                                  Unit

                                                              Limbah Padat                                                    Ton
                                                                                                                                                    0,879              0,568*               0,541*
                                                              Solid Waste                                                     Tons
                                                              Limbah Cair                                                     Liter
                                                                                                                                                    0,284                     -                    -
                                                              Liquid Waste                                                    Litre
                                                              Limbah B3 Padat                                                 Ton
                                                                                                                                                          -                   -                30
                                                              Hazardous Solid Waste                                           Tons
                                                              Limbah B3 Cair                                                  Liter
                                                                                                                                                          -                   -                    -
                                                              Liquid Solid Waste                                              Litre
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,




114
Page 115
TUMPAHAN YANG




                                                                                                                                          PT GTS Internasional Tbk
SIGNIFIKAN                                    [OJK F.15] [TR-MT-160A.3]

SIGNIFICANT SPILLS



Selama tahun 2025, GTSI tidak mencatatkan adanya kejadian           In 2025, GTSI reported no spills of chemicals, oil, or fuel that
tumpahan bahan kimia, minyak, maupun bahan bakar yang               could impact land, water, air, biodiversity, or human health.
berpotensi menimbulkan dampak terhadap tanah, air, udara,           All operational activities were conducted with strict controls
keanekaragaman hayati, maupun kesehatan manusia. Seluruh            and safety measures to prevent environmental incidents,
kegiatan operasional dilaksanakan dengan menerapkan                 including spills. Consequently, there were no details to report
prosedur pengendalian dan standar keselamatan yang ketat            about spill locations, volumes, types, or impacts, demonstrating
guna mencegah terjadinya insiden lingkungan, termasuk               the effectiveness of the Company's risk management and
tumpahan. Dengan demikian, tidak terdapat informasi                 operational controls.
mengenai lokasi, volume, jenis, maupun dampak tumpahan
yang signifikan untuk dilaporkan pada periode pelaporan ini,
yang mencerminkan efektivitas sistem manajemen risiko dan
pengendalian operasional Perseroan.




KEANEKARAGAMAN
HAYATI                      [OJK F.9, F.10]

BIODIVERSITY


Pelestarian keanekaragaman hayati merupakan bagian dari             Biodiversity conservation reflects GTSI's commitment to
komitmen GTSI dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar       environmental sustainability within its operational regions.
wilayah operasionalnya. Perseroan senantiasa mengedepankan          The Company regularly applies the precautionary principle to
prinsip kehati-hatian agar aktivitas kapal LNG tidak menimbulkan    prevent LNG vessel activities from damaging local flora and
dampak negatif terhadap flora dan fauna, khususnya pada area        fauna, particularly in conservation zones close to shipping lanes
konservasi yang berada di sekitar jalur pelayaran dan wilayah       and operational areas. Additionally, the Company adheres to
operasional. Dalam menjalankan kegiatan usaha, Perseroan            all relevant regulations and waste management protocols,
juga memastikan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan dan            including proper disposal of waste and operational residues,
tata kelola pembuangan limbah, baik berupa sampah maupun            to avoid pollution that could disturb the marine ecosystem's
residu operasional, guna mencegah pencemaran yang dapat             stability.
mengganggu keseimbangan ekosistem laut.

Salah satu aspek penting dalam upaya konservasi                     One key aspect of biodiversity conservation is managing ship
keanekaragaman hayati adalah pengelolaan air ballast                ballast water. Ballast water helps maintain a ship's stability
kapal. Air ballast digunakan untuk menjaga stabilitas dan           and balance, especially when the vessel is unloaded or facing
                                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




keseimbangan kapal, terutama saat kapal tidak bermuatan atau        certain weather conditions. The process of filling (ballasting)
ketika menghadapi kondisi cuaca tertentu. Proses pengisian          and emptying (de-ballasting) ballast water can transfer marine
(ballasting) dan pembuangan kembali (de-ballasting) air             organisms from one water area to another. This movement of
ballast berpotensi memindahkan organisme laut dari satu             biota can disrupt local ecosystems and pose a risk of introducing
wilayah perairan ke wilayah lainnya. Perpindahan biota ini          invasive species that threaten biodiversity.
dapat mengganggu keseimbangan ekosistem setempat dan
berisiko menimbulkan spesies invasif yang berdampak pada
keanekaragaman hayati.




                                                                                                                                        115
Page 116
 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                          Sustainable Economic Performance




                                                             Menyadari potensi risiko tersebut, kapal-kapal milik Perseroan      Aware of these potential risks, the Company's vessels comply
                                                             telah mematuhi ketentuan Maritime Pollution (MARPOL)                with the Maritime Pollution (MARPOL) regulations on ballast
                                                             terkait pengelolaan air ballast sebagaimana ditetapkan oleh         water management, as set by the International Maritime
                                                             International Maritime Organization (IMO). Regulasi tersebut        Organization (IMO). These regulations mandate performing
                                                             mengatur bahwa pertukaran air ballast harus dilakukan di            ballast water exchange at least 50 nautical miles (NM) from
                                                             perairan yang berjarak minimal 50 Nautical Miles (NM) dari          land and at depths of no less than 200 meters. By adhering to
                                                             daratan terluar dengan kedalaman sekurang-kurangnya 200             this international standard, GTSI strives to ensure its shipping
                                                             meter. Melalui kepatuhan terhadap standar internasional ini,        operations support the protection and conservation of
                                                             GTSI berupaya memastikan bahwa operasional pelayaran tetap          Indonesia's marine biodiversity.
                                                             mendukung perlindungan dan pelestarian keanekaragaman
                                                             hayati laut Indonesia.

                                                             Dalam upaya penerapan regulasi pengelolaan lingkungan               To enforce maritime environmental management regulations,
                                                             maritim, GTSI menerapkan manajemen air ballast pada seluruh         GTSI manages ballast water across its entire fleet to prevent
                                                             armada yang beroperasi guna mencegah perpindahan spesies            invasive species transfer and protect marine ecosystems.
                                                             invasif dan menjaga keseimbangan ekosistem laut. Sepanjang          During the reporting year, 100% of the fleet conducted ballast
                                                             tahun pelaporan, sebesar 100% armada kapal Perseroan telah          water exchange procedures in line with international standards,
                                                             menerapkan prosedur pertukaran air ballast (ballast water           while 100% was equipped with ballast water treatment systems
                                                             exchange) sesuai regulasi internasional, sementara 100% armada      for processing before discharge into destination waters.
                                                             telah dilengkapi dengan sistem pengolahan air ballast (ballast
                                                             water treatment system) yang memungkinkan pengolahan
                                                             sebelum pelepasan ke perairan tujuan. [TR-MT-160A.2]

                                                             Lebih lanjut, sebagai manifestasi komitmen terhadap                 Moreover, as a demonstration of its dedication to biodiversity
                                                             keanekaragaman hayati, Perseroan melakukan monitoring               conservation, the Company monitors the growth of mangrove
                                                             pertumbuhan pohon manggrove yang ditanam pada tahun                 trees planted in the preceding year as part of its Corporate
                                                             sebelumnya sebagai bagian dari program Tanggung Jawab               Social Responsibility (CSR) initiatives. In the previous year, GTSI
                                                             Sosial Perusahaan (CSR). Pada tahun sebelumnya, GTSI                executed a mangrove reforestation project involving 1,500
                                                             melakukan program penanaman mangrove sebanyak 1.500                 Rhizophora mucronata seedlings in Muara Gembong, Bekasi, in
                                                             bibit mangrove jenis Rhizopora Mucronata di Muara Gembong,          collaboration with the Jakarta Mangrove Community.
                                                             Bekasi, bersama Komunitas Mangrove Jakarta.

                                                             Program penanaman mangrove tersebut bertujuan untuk                 The mangrove planting initiative was designed to promote the
                                                             mendukung konservasi ekosistem pesisir yang memiliki peran          conservation of coastal ecosystems, which are essential for
                                                             strategis bagi keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan            environmental balance and the welfare of nearby communities.
                                                             masyarakat sekitar. Ekosistem mangrove tidak hanya menjadi          These ecosystems not only serve as habitats for diverse marine
                                                             habitat bagi berbagai biota laut, tetapi juga berkontribusi dalam   species but also contribute to carbon sequestration, reducing
                                                             penyerapan karbon yang membantu mengurangi konsentrasi              greenhouse gas emissions in the atmosphere.
                                                             emisi gas rumah kaca di atmosfer.

                                                             Secara ekologis, mangrove memiliki sistem perakaran yang kuat       Mangroves possess extensive, complex root systems that
                                                             dan kompleks yang mampu menahan erosi akibat gelombang              resist erosion caused by waves and ocean currents. These
                                                             dan arus laut. Dengan karakteristik tersebut, mangrove berfungsi    characteristics enable them to serve as natural coastal defenses,
                                                             sebagai pelindung alami pesisir dari abrasi, menjaga stabilitas     stabilizing shorelines and minimizing damage from storms and
                                                             garis pantai, serta mengurangi potensi kerusakan akibat             severe weather. The Company's goal through this initiative is
                                                             badai maupun cuaca ekstrem. Melalui program ini, Perseroan          to promote environmental sustainability and strengthen the
                                                             berupaya memberikan manfaat lingkungan yang berkelanjutan           resilience of coastal zones.
                                                             sekaligus memperkuat ketahanan wilayah pesisir.
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,




116
Page 117
BIAYA LINGKUNGAN




                                                                                                                                     PT GTS Internasional Tbk
HIDUP                     [OJK F.4]

ENVIRONMENTAL COSTS



Kegiatan operasional GTSI memiliki potensi dampak terhadap      GTSI's operational activities may affect the environment
lingkungan dan masyarakat apabila tidak dikelola secara tepat   and communities if not properly managed from planning to
sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Oleh karena itu,    implementation. To address this, the Company adopts multiple
Perseroan menerapkan berbagai kebijakan dan langkah mitigasi    policies and mitigation measures to prevent and reduce potential
untuk mencegah serta memulihkan potensi dampak lingkungan       environmental impacts from its operations. This commitment is
yang timbul dari aktivitas usaha. Komitmen tersebut tercermin   demonstrated through the allocation of environmental costs, as
dalam alokasi biaya lingkungan hidup dengan penggunaan          detailed in the table below.
sebagaimana tabel berikut:


 Deskripsi
                                                                      2025 (Rp)             2024 (Rp)           2023 (Rp)
 Description

 Pembuangan Sampah ke Fasilitas Pembuangan Darat
                                                                     430.470.000            152.978.231        219.980.860
 Waste Disposal to Land Disposal Facilities
 Kepengurusan Sertifikasi Lingkungan
                                                                    304.000.000            290.218.860          572.294.140
 Environmental Certification Management
 Jumlah
                                                                     734.470.000           443.197.091         792.275.000
 Total




PENGADUAN TERKAIT
LINGKUNGAN HIDUP                                                        [OJK F.16]

ENVIRONMENTAL COMPLAINTS


Selama periode pelaporan, Perseroan tidak menerima              Throughout the reporting period, the Company did not receive
pengaduan dari masyarakat terkait isu lingkungan hidup, baik    any complaints from the public concerning environmental
dari operasional kapal maupun kantor. Pencapaian tersebut       issues, both from vessel operations or office activities. This
menunjukkan bahwa pengelolaan aspek lingkungan telah            achievement indicates that the environmental management
dilaksanakan secara efektif dan sesuai dengan ketentuan         system has been put in place effectively and in accordance
yang berlaku. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan juga       with applicable regulations. Additionally, the Company
tidak menerima teguran maupun sanksi dari regulator terkait     did not receive any warnings or sanctions from regulatory
pengelolaan lingkungan hidup, yang mencerminkan tingkat         authorities regarding environmental management, reflecting
kepatuhan dan pengendalian risiko lingkungan yang semakin       an improvement in compliance levels and environmental risk
baik.                                                           mitigation.
                                                                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                                                                                                   117
Page 118
                                                             SERTIFIKASI DI BIDANG
 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                          Sustainable Economic Performance




                                                             LINGKUNGAN DAN
                                                             KESELAMATAN PELAYARAN
                                                             CERTIFICATION IN THE ENVIRONMENT AND MARITIME SAFETY SECTOR


                                                             Sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi dan melampaui                       GTSI is committed to surpassing environmental management
                                                             standar pengelolaan lingkungan, GTSI memastikan seluruh                    standards by obtaining relevant certifications in environmental
                                                             kegiatan operasionalnya didukung oleh kepemilikan berbagai                 and maritime safety. These certifications demonstrate
                                                             sertifikasi yang relevan di bidang lingkungan dan keselamatan              that a structured, documented, and verified management
                                                             pelayaran. Sertifikasi tersebut menjadi bukti penerapan sistem             system exists, certified by an independent body, ensuring
                                                             manajemen yang terstruktur, terdokumentasi, dan terverifikasi              adherence to national and international regulations. Through
                                                             oleh lembaga independen, sehingga memastikan kepatuhan                     regular maintenance and renewal of these certifications, the
                                                             terhadap regulasi nasional maupun standar internasional.                   Company reaffirms its commitment to improving environmental
                                                             Melalui pemeliharaan dan pembaruan sertifikasi secara berkala,             performance, minimizing pollution risks, and promoting
                                                             Perseroan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan                  sustainable operational practices.
                                                             kinerja lingkungan, memitigasi risiko pencemaran, serta
                                                             mendukung praktik operasional yang berkelanjutan.


                                                             Tabel Sertifikasi Lingkungan dan Keselamatan Pelayaran yang Masih Berlaku
                                                             Table of Valid Environmental and Maritime Safety Certifications

                                                              Nama Sertifikat                                              Tujuan Sertifikasi                                             Penerbit
                                                              Certificate Name                                           Purpose of Certification                                          Issuer

                                                              ISO 14001:2015 (ISO           Memastikan perusahaan mengelola risiko lingkungan secara sistematis, patuh Class NK
                                                              LINGKUNGAN/                   hukum, dan berkomitmen pada perbaikan berkelanjutan.
                                                              ENVIRONMENT)                  Ensuring the company systematically manages environmental risks, complies with
                                                                                            laws, and is committed to continuous improvement.
                                                              IHM (Inventory of Hazardous   Mengidentifikasi dan mendokumentasikan material berbahaya di kapal untuk Kementerian Perhubungan
                                                              Materials)                    memastikan keselamatan pekerja dan pengelolaan limbah saat perbaikan maupun Ministry of Transportation
                                                                                            scrapping kapal.
                                                                                            Identifying and documenting hazardous materials onboard ships to ensure worker
                                                                                            safety and proper waste management during ship repairs and scrapping.
                                                              IAPP (International Air       Membuktikan kapal memenuhi ketentuan pencegahan pencemaran udara (emisi Kementerian Perhubungan
                                                              Pollution Prevention          NOx, SOx, dll.).                                                                 Ministry of Transportation
                                                              Certificate)                  Demonstrating that ships adhere to air pollution prevention standards (including
                                                                                            NOx, SOx emissions, etc.).
                                                              IOPP (International Oil       Menyatakan kapal telah memenuhi standar pencegahan pencemaran minyak ke laut. Kementerian Perhubungan
                                                              Pollution Prevention          Certifying that ships meet standards to prevent ocean oil pollution.          Ministry of Transportation
                                                              Certificate)
                                                              ISPP (International Sewage    Memastikan sistem pengolahan limbah domestik (sewage) kapal sesuai standar            Kementerian Perhubungan
                                                              Pollution Prevention          internasional agar tidak mencemari laut.                                              Ministry of Transportation
                                                              Certificate)                  Ensuring compliance of ships' domestic waste (sewage) treatment systems with
                                                                                            international standards to prevent marine pollution.
                                                              CLC Bunker (Civil Liability   Menjamin adanya asuransi/tanggung jawab hukum pemilik kapal atas kerusakan            Kementerian Perhubungan
Accelerating Energy Expansion as One




                                                              Convention – Bunker)          akibat tumpahan bahan bakar kapal (bunker oil).                                       Ministry of Transportation
                                                                                            Ensuring that ship owners possess appropriate insurance or legal liability coverage
                                                                                            for damages resulting from ship fuel spills (bunker oil).
Building The New GTSI,




118
Page 119
Nama Sertifikat                                             Tujuan Sertifikasi                                           Penerbit




                                                                                                                                                PT GTS Internasional Tbk
Certificate Name                                          Purpose of Certification                                        Issuer

Water Quality Control        Memastikan kualitas air (air limbah atau air buangan) memenuhi baku mutu Kementerian Perhubungan
Certificate                  lingkungan sebelum dibuang ke perairan.                                          Ministry of Transportation
                             Ensuring that water quality (wastewater or effluent) complies with environmental
                             standards prior to discharge into the water.
BWM (Ballast Water           Mencegah penyebaran organisme invasif melalui air ballast kapal dengan Kementerian Perhubungan
Management Certificate)      memastikan sistem pengelolaan ballast memenuhi standar.                        Ministry of Transportation
                             Preventing the dissemination of invasive species through ship ballast water by
                             ensuring ballast management systems conform to established standards.
AFS (Anti-Fouling System     Memastikan cat anti-teritip pada lambung kapal tidak mengandung zat berbahaya Kementerian Perhubungan
Certificate)                 seperti TBT yang merusak lingkungan laut.                                      Ministry of Transportation
                             Ensuring that anti-barnacle paint applied to ship hulls is free from hazardous
                             substances such as TBT, which can harm the marine environment.
Issuance Removal Wreck       Menjamin pemilik kapal memiliki asuransi untuk biaya pengangkatan bangkai kapal Kementerian Perhubungan
(WRC – Wreck Removal         jika terjadi kecelakaan yang mengganggu pelayaran.                                  Ministry of Transportation
Certificate)                 Securing insurance coverage for ship owners to facilitate the removal of shipwrecks
                             in the event of incidents that may disrupt shipping operations.
IECC (International Energy   Membuktikan kapal memenuhi standar efisiensi energi dan pengurangan emisi CO₂.     Kementerian Perhubungan
Efficiency Certificate)      Confirming that ships adhere to energy efficiency and CO₂ emission reduction       Ministry of Transportation
                             standards.




                                                                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                                                                                                              119
Page 120
      Building The New GTSI,
      Accelerating Energy Expansion as One




120
                                             KINERJA SOSIAL
                                             KEBERLANJUTAN
Page 121
                       PT GTS Internasional Tbk
        SUSTAINABLE
SOCIAL PERFORMANCE




          10
                      121
Page 122
 Kinerja Sosial Keberlanjutan
                         Sustainable Social performance




                                                          KINERJA SOSIAL
                                                          BERKELANJUTAN
                                                          SUSTAINABLE SOCIAL PERFORMANCE

                                                          Keberadaan PT GTS Internasional Tbk selama lebih dari tiga dekade dalam menjalankan bisnis di
Accelerating Energy Expansion as One




                                                          bidang penyediaan jasa logistik, penyimpanan, dan infrastruktur LNG mencerminkan dukungan kuat
                                                          dari pelanggan dan komitmen dari para shareholder. Dukungan tersebut semakin nyata dengan
                                                          keberhasilan Perseroan bertransformasi dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka
Building The New GTSI,




                                                          melalui Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 September 2021
                                                          dengan kode saham GTSI.
                                                          For over three decades, the existence of PT GTS Internasional Tbk in providing LNG logistics, storage, and
                                                          infrastructure services demonstrates the strong support of its customers and commitment from shareholders. This
                                                          support is further reflected in the Company’s successful transition from a private company to a listed company
                                                          through an Initial Public Offering (IPO) on the Indonesia Stock Exchange (IDX) on September 8, 2021, with the ticker
                                                          code GTSI.

122
Page 123
Kepercayaan yang diterima GTSI merupakan hasil dari komitmen       The trust GTSI has earned results from its dedication to




                                                                                                                                               PT GTS Internasional Tbk
dalam memenuhi tanggung jawab kepada para pemangku                 meeting the responsibilities of both internal and external
kepentingan, baik internal maupun eksternal. Pemangku              stakeholders. Internal stakeholders include management,
kepentingan internal mencakup manajemen, awak kapal serta          crews, and employees from various divisions and levels. External
karyawan dari berbagai divisi dan level jabatan. Sementara itu,    stakeholders include shareholders and investors; regulators
pemangku kepentingan eksternal meliputi pemegang saham dan         such as OJK, the Department of Sea Transportation, Taxation,
investor; pembuat kebijakan: OJK, Departemen Perhubungan           Harbor Master, and Banking authorities; customers; suppliers;
Laut/Perpajakan/Syahbandar/Perbankan; pelanggan; pemasok;          and communities where the company operates.
dan masyarakat di sekitar Perseroan beroperasi.

Dalam menunaikan tanggung jawab terhadap pemangku                  In fulfilling its responsibilities to these diverse stakeholders,
kepentingan yang beragam, GTSI menerapkan pemetaan                 GTSI conducts systematic mapping to understand each
yang sistematis guna memahami harapan dan kebutuhan                group's expectations and needs. The Company is committed
masing-masing pihak. Perseroan berkomitmen untuk menjalin          to establishing clear communication and fostering strong
komunikasi yang konstruktif dan membangun hubungan yang            relationships with all stakeholders. Through this approach,
harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan. Dengan               GTSI's position in the industry is reinforced, enhancing
pendekatan ini, posisi GTSI semakin kuat di industri, memberikan   competitiveness, and playing a key role in achieving sustainable
daya saing yang lebih baik, serta menjadi kunci utama dalam        business growth.
mewujudkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.




LANDASAN
KEBIJAKAN
POLICY BASIS

Kebijakan GTSI memenuhi tanggung jawab aspek sosial kepada         GTSI's policy of fulfilling its social responsibilities to stakeholders
para pemangku kepentingan merujuk pada sejumlah regulasi di        adheres to several regulations, including:
antaranya:
1.   Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan            1.   Law No. 1 of 1970 concerning Occupational Safety
     Kerja
2. Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan             2.   Law No. 8 of 1999 concerning Consumer Protection
     Konsumen
3. Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang                         3.   Law No. 13 of 2003 concerning Manpower
     Ketenagakerjaan
4. Undang-Undang Republik Indonesia No. 25 Tahun 2007              4.   Law of the Republic of Indonesia No. 25 of 2007 concerning
     tentang Penanaman Modal                                            Investment
5. Undang-Undang Republik Indonesia No. 24 Tahun 2011              5.   Law of the Republic of Indonesia No. 24 of 2011 concerning
     tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial                         the Social Security Administration Agency
6. Undang-undang No. 40 Tahun 2017 tentang Perseroan               6.   Law No. 40 of 2017 concerning Limited Liability Companies
     Terbatas
                                                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




7. Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan                7.   Law No. 6 of 2023 concerning the Stipulation of
     Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2                 Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022
     Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang               concerning Job Creation as Law
8. Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan               8.   Law No. 17 of 2023 concerning Health
9. Undang-undang (UU) No. 66 Tahun 2024 tentang                    9.   Law No. 66 of 2024 concerning the Third Amendment to
     Perubahan Ketiga atas Undang-Undang No. 17 Tahun 2008              Law No. 17 of 2008 concerning Shipping
     tentang Pelayaran
10. Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012 tentang            10. Government Regulation (PP) No. 50 of 2012 concerning
     Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan                        the Implementation of the Occupational Safety and Health
     Kesehatan Kerja                                                   Management System




                                                                                                                                             123
Page 124
 Kinerja Sosial Keberlanjutan
                         Sustainable Social performance




                                                          11.   Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 35 Tahun        11.   Government Regulation of the Republic of Indonesia
                                                                2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya,          No. 35 of 2021 concerning Fixed-Term Employment
                                                                Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, Pemutusan Hubungan               Agreements, Outsourcing, Working Hours and Rest Hours,
                                                                Kerja                                                             and Termination of Employment
                                                          12.   Peraturan Pemerintah No. 51 Tahun 2023 tentang              12.   Government Regulation No. 51 of 2023 concerning
                                                                Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2021             Amendments to Government Regulation No. 36 of 2021
                                                                tentang Pengupahan                                                concerning Wages
                                                          13.   Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 17 Tahun        13.   Government Regulation of the Republic of Indonesia No.
                                                                1988 Tentang Penyelenggaraan Dan Pengusahaan                      17 of 1988 concerning the Organization and Business of
                                                                Angkutan Laut                                                     Sea Transportation
                                                          14.   Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 7 Tahun 2019      14.   Presidential Regulation of the Republic of Indonesia No. 7
                                                                tentang Penyakit Akibat Kerja                                     of 2019 concerning Occupational Diseases
                                                          15.   Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 49 Tahun 2024     15.   Presidential Regulation of the Republic of Indonesia No.
                                                                tentang Strategi Nasional Perlindungan Konsumen                   49 of 2024 concerning the National Strategy for Consumer
                                                                                                                                  Protection
                                                          16.   Peraturan Menteri Perhubungan No. 59 Tahun 2021             16.   Minister of Transportation Regulation No. 59 of 2021
                                                                tentang Penyelenggaraan Usaha Jasa Terkait dengan                 concerning the Implementation of Service Businesses
                                                                Angkutan di Perairan                                              Related to Water Transportation

                                                          Selain regulasi di atas, Perseroan juga mengadopsi beberapa       In addition to the regulations outlined above, the Company has
                                                          konvensi penting di bidang pelayaran dan angkutan laut            also implemented several significant conventions in the domain
                                                          internasional di bawah Organisasi Maritim Internasional           of international shipping and maritime transport under the
                                                          (International Maritime Organization/IMO) di antaranya Safety     International Maritime Organization (IMO), including the Safety
                                                          of Life at Sea (SOLAS) Convention 1974/1978 dan Standard of       of Life at Sea (SOLAS) Convention 1974/1978 and the Standard of
                                                          Training Certification and Watchkeeping for Seafarers (STCW)      Training, Certification, and Watchkeeping for Seafarers (STCW)
                                                          Convention 1978.                                                  Convention 1978.

                                                          Berpedoman pada berbagai regulasi nasional dan internasional      Guided by various national and international regulations, GTSI
                                                          tersebut, selanjutnya GTSI menerbitkan serangkaian kebijakan      developed a series of internal policies customized for each
                                                          internal sesuai dengan keperluan masing-masing pemangku           stakeholder. These policies regulate several aspects such as
                                                          kepentingan. Kebijakan internal tersebut antara lain berkaitan    personnel management, crew protocols, establishing a safe
                                                          dengan kepegawaian, awak kapal, penciptaan lingkungan kerja       and healthy work environment aligned with Occupational
                                                          yang aman dan sehat sesuai kaidah Keselamatan dan Kesehatan       Safety and Health (OHS) standards, and customer service
                                                          Kerja (K3), tanggung jawab layanan kepada pelanggan dan           responsibilities. GTSI consistently enforces these regulations in
                                                          sebagainya. Sebagai bentuk kepatuhan, GTSI menjalankan            its daily operations to ensure compliance.
                                                          berbagai regulasi tersebut dalam operasional bisnis keseharian.




                                                          ASPEK
                                                          KETENAGAKERJAAN
                                                          EMPLOYMENT ASPECT


                                                          Pengelolaan ketenagakerjaan yang efektif sangat penting           Effective workforce management is crucial for GTSI's
Accelerating Energy Expansion as One




                                                          bagi keberlanjutan dan kesuksesan GTSI. Dengan pengelolaan        sustainability and success. Proper management enables
                                                          yang baik, Perseroan dapat menciptakan lingkungan kerja           the Company to create a fair, safe, and supportive work
                                                          yang adil, aman, dan mendukung kesejahteraan karyawan.            environment that enhances employee well-being. This
Building The New GTSI,




                                                          Hal ini tidak hanya meningkatkan kepuasan dan produktivitas       approach increases employee satisfaction and productivity
                                                          karyawan, tetapi juga memastikan kepatuhan terhadap               while ensuring compliance with labor laws. Moreover, good
                                                          regulasi ketenagakerjaan yang berlaku. Lebih dari itu,            workforce management minimizes legal risks associated with
                                                          pengelolaan ketenagakerjaan yang tepat membantu Perseroan         discrimination, violence, or rights violations and promotes equal
                                                          meminimalkan risiko hukum terkait dengan diskriminasi,            employment opportunities for all.
                                                          kekerasan, atau pelanggaran hak pekerja, serta memastikan
                                                          kesetaraan kesempatan kerja bagi semua pihak.



124
Page 125
Kesetaraan Kesempatan Bekerja [OJK F.18]                           Equal Employment Opportunity




                                                                                                                                           PT GTS Internasional Tbk
GTSI menyadari bahwa karyawan memiliki latar belakang              GTSI acknowledges the diverse backgrounds of its employees.
yang beragam. Untuk itu, sejalan dengan prinsip kesetaraan         Consequently, in accordance with the principle of equality
dalam pelayanan kepada pelanggan, GTSI juga menerapkan             in customer service, GTSI also enforces an equal and non-
kebijakan kesetaraan/non-diskriminasi dalam kesempatan kerja       discrimination policy regarding employment opportunities for its
bagi karyawan. Prinsip ini diterapkan sejak proses rekrutmen       employees. This principle is implemented from the recruitment
dan berlanjut dalam berbagai aspek pengelolaan karyawan,           process and persists throughout various aspects of employee
termasuk program pengembangan, pelatihan serta promosi yang        management, including development programs, training, and
dinyatakan layak secara kompetensi. Perseroan memastikan           promotions based on competence. The Company ensures
seluruh proses yang dilaksanakan dalam pengelolaan karyawan        that all employment management procedures are free from
terbebas dari diskriminasi atas perbedaan golongan, ras,           discrimination grounded in social class, race, ethnicity, religion,
suku, agama, dan jenis kelamin. Dengan pendekatan ini, GTSI        or gender. Through this approach, GTSI fosters an inclusive and
menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan berorientasi        professional work environment where every employee feels
pada profesionalisme sehingga setiap karyawan merasa nyaman        comfortable and secure.
dan aman ketika bekerja.

Implementasi atas kesetaraan kesempatan bekerja merupakan          Adopting equal employment opportunities demonstrates the
kepatuhan Perseroan terhadap Pasal 28I ayat (2), Undang-           Company's compliance with Article 28I, paragraph (2) of the
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yaitu:          1945 Constitution of the Republic of Indonesia, which states:
“Setiap orang berhak bebas dari perlakuan yang bersifat            "Everyone has the right to be free from discriminatory treatment
diskriminatif atas dasar apapun dan berhak mendapatkan             on any basis whatsoever and has the right to protection against
perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif        such discriminatory treatment." Furthermore, this aligns with
itu.” Selain itu, juga sesuai dengan Undang-Undang Republik        Law of the Republic of Indonesia Number 7 of 1984 concerning
Indonesia No. 7 Tahun 1984 tentang Pengesahan Konvensi             the Ratification of the Convention on the Elimination of All
Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap           Forms of Discrimination Against Women, as well as Presidential
Wanita (Convention On The Elimination Of All Forms Of              Instruction of the Republic of Indonesia Number 9 of 2000
Discrimination Against Women), serta Instruksi Presiden Republik   concerning Gender Mainstreaming in National Development.
Indonesia No. 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender
dalam Pembangunan Nasional.




                                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




Tenaga Kerja Anak dan Kerja Paksa [OJK F.19]                       Child Labor and Forced Labor

GTSI berkomitmen untuk mendukung penghapusan                       GTSI remains committed to support the termination of child
praktik tenaga kerja anak dan kerja paksa karena keduanya          labor and forced labor practices, as both are violations of
bertentangan dengan hak asasi manusia serta merupakan              human rights and unethical. As a clear action of this dedication,
praktik yang tidak etis. Sebagai wujud nyata dari komitmen         the Company has established a minimum hiring age of 18 for all
tersebut, Perseroan menetapkan bahwa usia minimum bagi             employees, whether permanent or contractual, in accordance
karyawan adalah 18 tahun, baik karyawan tetap maupun               with the Child Protection Law.
kontrak, sebagaimana diatur dalam Undang-undang tentang
Perlindungan Anak. [IDX S-10]

                                                                                                                                         125
Page 126
 Kinerja Sosial Keberlanjutan
                         Sustainable Social performance




                                                          Selain itu, GTSI memastikan kepatuhan terhadap regulasi            Furthermore, GTSI guarantees adherence to labor laws by
                                                          ketenagakerjaan dengan menerapkan jam kerja yang sesuai            establishing working hours in accordance with statutory
                                                          dengan ketentuan perundang-undangan. Seperti diatur dalam          requirements. In accordance with the Company Regulations,
                                                          Peraturan Perusahaan, karyawan bekerja selama 40 (empat            employees are scheduled to work 40 (forty) hours per week, and
                                                          puluh) jam per minggu, dan bagi mereka yang menjalani lembur       employees who exceed this threshold will be duly compensated
                                                          dan melebihi 40 (empat puluh) jam dalam 1 (satu) minggu akan       in accordance with legal provisions.
                                                          mendapatkan kompensasi yang layak sesuai dengan ketentuan
                                                          hukum yang berlaku.

                                                          Konsistensi Perseroan dalam menerapkan kebijakan ini               The Company’s consistent enforcement of this policy has
                                                          berdampak positif dengan tidak adanya insiden pekerja anak         produced positive outcomes, as there were no incidences of
                                                          dan kerja paksa di GTSI pada tahun pelaporan. Dengan demikian,     child labor or forced labor within GTSI during the reporting
                                                          Perseroan tidak mendapat sanksi atau denda dari regulator          period. Consequently, the Company did not incur any sanctions
                                                          terkait pekerja anak dan kerja paksa. Lebih dari itu, selama       or fines from regulatory authorities concerning these matters.
                                                          tahun pelaporan, Perseroan juga tidak mendapat pengaduan           Furthermore, during the reporting year, the Company received
                                                          dari masyarakat terkait pekerja anak dan kerja paksa. [IDX S-10]   no public complaints regarding child labor or forced labor.

                                                          Implementasi tentang usia dan jam kerja karyawan yang jelas        The Company’s implementation of explicit regulations regarding
                                                          merupakan bentuk kepatuhan Perseroan terhadap undang-              employee age and working hours exemplifies its adherence to
                                                          undang ketenagakerjaan dan beberapa regulasi yang lain             labor laws and related regulations, such as Law of the Republic
                                                          seperti Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun              of Indonesia No. 20 of 1999 concerning the Ratification of
                                                          1999 tentang Pengesahan ILO Convention No. 138 Concerning          ILO Convention No. 138 on the Minimum Age for Admission
                                                          Minimum Age for Admission to Employment (Konvensi ILO              to Employment, and Law of the Republic of Indonesia No. 1 of
                                                          Mengenai Usia Minimum untuk Diperbolehkan Bekerja),                2000 concerning the Ratification of ILO Convention No. 182
                                                          dan Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 2000              on the Concerning the Prohibition And Immediate Action for
                                                          tentang Pengesahan ILO Convention No. 182 Concerning The           the Elimination of the Worst Forms of Child Labour. The well-
                                                          Prohibition And Immediate Action for The Elimination of The        defined policies on working hours, including regulations on
                                                          Worst Forms of Child Labour (Konvensi ILO No. 182 mengenai         overtime, ensure the prevention of forced labor, in accordance
                                                          Pelarangan dan Tindakan Segera Penghapusan Bentuk-Bentuk           with Law of the Republic of Indonesia No. 19 of 1999 concerning
                                                          Pekerjaan Terburuk untuk Anak). Adapun kebijakan tentang jam       the Ratification of ILO Convention No. 182 on the Prohibition
                                                          kerja yang jelas, termasuk pengaturan tentang lembur sehingga      of the Worst Forms of Child Labor and ILO Convention No. 105
                                                          tidak terjadi kerja paksa sejalan dengan Undang-Undang             concerning the Abolition of Forced Labour.
                                                          Republik Indonesia No. 19 Tahun 1999 tentang Pengesahan ILO
                                                          Convention No. 105 Concerning The Abolition of Forced Labour
                                                          (Konvensi ILO Mengenai Penghapusan Kerja Paksa).
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,




126
Page 127
Rekrutmen dan Turnover Karyawan                                             Employee Recruitment and Turnover




                                                                                                                                                   PT GTS Internasional Tbk
Rekrutmen karyawan dilakukan oleh Perseroan untuk memenuhi                  The Company conducts employee recruitment to fulfill the
kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang profesional,                       requirement for skilled, qualified, and capable HR to support
berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi guna mendukung                  GTSI’s business growth strategy. The HR Division ensures that
strategi pengembangan usaha yang dijalankan GTSI. Divisi SDM                the recruitment process always follows the principle of “the
memastikan bahwa proses rekrutmen selalu mengedepankan                      right person for the right job” and is carried out professionally,
prinsip the right man in the right job yang dilaksanakan secara             transparently, fairly, and without discrimination, in line with
profesional, transparan, adil, dan tanpa diskriminasi, sesuai               Company policies and relevant regulations.
dengan kebijakan Perseroan dan regulasi yang berlaku.

Selama tahun 2025, Perseroan merekrut 24 karyawan baru,                     In 2025, the Company recruited 24 new employees, representing
naik dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebanyak 10 orang.                 an increase of 10 compared to the previous year. This recruitment
Jumlah rekrutmen tersebut selaras dengan strategi GTSI untuk                activity aligns with GTSI’s strategic initiatives to optimize and
mengoptimalkan dan meningkatkan efektivitas pengelolaan                     enhance the efficiency of employee management.
karyawan.

Selain bertambah melalui rekrutmen, jumlah karyawan Perseroan               In addition to growth through recruitment, the Company’s
berkurang karena adanya karyawan yang berhenti bekerja                      employee workforce declined due to resignations for various
dengan berbagai alasan, seperti pensiun, mengundurkan diri,                 reasons, including retirement, contract expiration, death, and
habis masa kontrak, meninggal, dan sebagainya.                              other causes.

Berdasarkan rekrutmen dan karyawan yang meninggalkan                        Based on recruitment and employee departures, the following is
Perseroan, berikut rincian pergantian karyawan tiga tahun                   a detailed breakdown of employee turnover over the past three
terakhir:                                                                   years:


 Deskripsi
                                                                                                  2025            2024              2023
 Description

 Rekrutmen
                                                                                                   24               10                3
 Recruitment
 Mengundurkan diri
                                                                                                    5               4                 1
 Resigned
 Meninggal Dunia
                                                                                                    0               0                0
 Deceased
 Pensiun
                                                                                                    0               0                0
 Retired
 Mutasi
                                                                                                    3               3                0
 Transferred
 Jumlah Karyawan Awal Tahun
                                                                                                   32               26               30
 Total Employees at the Beginning of the Year
 Jumlah Karyawan Akhir Tahun ini
                                                                                                   48               32               32
 Total Employees at the End of the Year
 Tingkat Perputaran Karyawan
                                                                                                  3,13%           3,45%             0,81%
 Employee Turnover


Tingkat Pergantian Pegawai Tahun 2025 [IDX S-03]
Employee Turnover Level in 2025
                                                                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




 Uraian                                         Jumlah Pegawai (dalam tahun pelaporan)        Persentase Pegawai (dalam tahun pelaporan)
 Description                                    Total Employees (within the reporting year)   Employee Percentage (within the reporting year)

 Jumlah Pegawai resign/
 Pemutusan Hubungan Kerja
                                                                  5 orang                                         9,26%
 Number of Employees Resigning/
 Terminating Employment
 Jumlah Pegawai Baru/Pengganti
                                                                 24 orang                                         44,44%
 Number of New Employees/Replacements




                                                                                                                                                 127
Page 128
 Kinerja Sosial Keberlanjutan
                         Sustainable Social performance




                                                          Perseroan menyadari bahwa tingkat turnover yang tinggi                The Company recognizes that a high turnover rate can cause
                                                          dapat berdampak negatif karena potensial meningkatkan                 negative consequences, including increased recruitment and
                                                          biaya rekrutmen dan pelatihan, mengganggu stabilitas tim dan          training expenses, disruption of team stability and productivity,
                                                          produktivitas, serta mengurangi transfer pengetahuan. Selain          and challenges in knowledge transfer. Moreover, high turnover
                                                          itu, turnover yang tinggi dapat menurunkan moral karyawan             can diminish the morale of remaining staff and negatively
                                                          yang tersisa dan dampak negatif pada profitabilitas serta             impact profitability and the company’s reputation among
                                                          reputasi Perseroan di mata calon karyawan. Untuk menekan              potential employees. To mitigate turnover rates, GTSI has
                                                          tingkat turnover, GTSI menerbitkan kebijakan di antaranya             implemented a number of policies, including improvements to
                                                          perbaikan proses rekrutmen, penguatan sistem remunerasi,              the recruitment process, strengthening of the remuneration
                                                          menerapkan work life balance, dan menerapkan budaya kerja             system, the promotion of work-life balance, and the fostering of
                                                          yang sehat dan inklusif.                                              a healthy and inclusive workplace culture.

                                                          Upah Minimum Regional [OJK F.20]                                      Regional Minimum Wage

                                                          GTSI menerapkan sistem remunerasi yang kompetitif dalam               GTSI offers a competitive remuneration system across all
                                                          setiap jenjang jabatan, termasuk bagi fresh graduate, tanpa           levels, including for recent graduates, regardless of gender.
                                                          membedakan jenis kelamin. Dengan prinsip ini, setiap karyawan         This ensures that every employee is treated equally in terms
                                                          berhak mendapatkan perlakuan yang sama dalam penerapan                of wages. The Company’s remuneration policy is designed
                                                          sistem pengupahan. Kebijakan remunerasi Perseroan juga                in accordance with relevant regulations, such as regional
                                                          disusun dengan mempertimbangkan regulasi yang berlaku,                or provincial minimum wages, industry standards, and other
                                                          termasuk upah minimum regional/provinsi, standar industri             external factors. GTSI’s commitment to equal remuneration
                                                          sejenis, serta faktor eksternal lainnya. Komitmen GTSI terhadap       aligns with labor laws and ILO Convention No. 100/1951 on the
                                                          kesetaraan remunerasi merupakan implementasi dari ketentuan           Equal Remuneration for Men and Women Workers for Work of
                                                          dalam undang-undang ketenagakerjaan serta Konvensi ILO No.            Equal Value.
                                                          100/1951 tentang Pengupahan yang Sama bagi Pekerja Laki-
                                                          laki dan Wanita untuk Pekerjaan yang Sama Nilainya (Equal
                                                          Remuneration for Men and Women Workers for Work of Equal
                                                          Value).

                                                          Khusus bagi karyawan tetap dengan tingkat terendah, GTSI              GTSI guarantees that its lowest-level permanent employees
                                                          memastikan bahwa upah yang diberikan tetap memperhatikan              receive wages that consistently support a decent standard of
                                                          pemenuhan kebutuhan hidup layak. Besaran upah minimum                 living. The amount of minimum wage is calculated by factoring
                                                          ditetapkan dengan mempertimbangkan harga kebutuhan                    in the costs of basic necessities, inflation, the standard of living,
                                                          pokok, tingkat inflasi, standar kelayakan hidup, dan faktor lainnya   and other government-determined factors. Following this
                                                          yang ditentukan oleh pemerintah. Berdasarkan prinsip tersebut,        principle, the Company ensures that these employees’ wages
                                                          Perseroan menjamin bahwa upah karyawan tetap di tingkat               are at least equal to the Regional Minimum Wage.
                                                          terendah minimal setara dengan Upah Minimum Regional.

                                                          Kebijakan tersebut ditinjau secara periodik untuk mengetahui          This policy is subject to periodic review to assess the
                                                          tingkat kompetitif sistem pengupahan GTSI di tengah ketatnya          competitiveness of GTSI’s wage system amidst today’s highly
                                                          persaingan bisnis saat ini. Terkhusus upah tahun pelaporan,           competitive business environment. Specifically, for wages
                                                          Perseroan merujuk Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 16            applicable to the reporting year, the Company adheres to
                                                          Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025.                 Minister of Manpower Regulation No. 16 of 2024 concerning the
                                                                                                                                Determination of the 2025 Minimum Wage.

                                                          Selain memberikan remunerasi, Perseroan mengikutsertakan              In addition to offering remuneration, the Company enrolled
                                                          seluruh karyawan dalam program Badan Penyelenggara                    all employees in the Social Security Administration (BPJS) for
                                                          Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan dan BPJS kesehatan.             employment and health coverage. All employees are insured
                                                          Seluruh karyawan mendapatkan jaminan kecelakaan kerja,                with work accident insurance, death benefits, old-age insurance,
Accelerating Energy Expansion as One




                                                          jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun melalui       and retirement schemes through BPJS Ketenagakerjaan.
                                                          BPJS ketenagakerjaan.
Building The New GTSI,




                                                          Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Karyawan                         Employee Training and Development
                                                          [OJK F.22]


                                                          GTSI meyakini pelatihan dan pengembangan kemampuan                    GTSI considers employee training and development to be the
                                                          karyawan merupakan cara terbaik untuk meningkatkan kapasitas          most effective ways to improve their skills and capabilities,
                                                          dan kompetensi mereka sehingga mampu menjalankan                      allowing them to perform their roles efficiently. Employee
                                                          tugas dan tanggung jawab secara maksimal. Pengembangan                competency improvement is carried out periodically through
                                                          kompetensi karyawan dilakukan secara berkala melalui program          education and training programs tailored to the Company’s

128
Page 129
pendidikan dan pelatihan sesuai kebutuhan Perseroan, baik                    needs, both internally and externally. Consistent with the




                                                                                                                                                           PT GTS Internasional Tbk
diadakan oleh internal maupun eksternal. Selaras dengan                      principle of equality, all employees have equal opportunities to
prinsip kesetaraan, setiap karyawan memiliki kesempatan yang                 participate in competency development activities relevant to
sama untuk mengikuti kegiatan pengembangan kompetensi                        their duties and responsibilities.
sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan tugas dan tanggung
jawab karyawan tersebut.

Selama tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan program                        In 2025, the Company organized 40 competency development
pengembangan kompetensi hardskill dan softskill sebanyak 40                  programs focused on both technical and soft skills, involving
kegiatan yang diikuti oleh 48 karyawan dari total 48 karyawan.               all 48 employees. The Company collaborated with the holding
Perseroan bekerja sama dengan perusahaan induk maupun                        company and external parties to provide training on topics
pihak eksternal menyediakan pelatihan-pelatihan bertopik                     such as leadership, compliance and legal issues, finance, and
kepemimpinan, kepatuhan dan hukum, keuangan dan pajak,                       taxation, safety, sustainability, cyber security, maritime, and risk
keselamatan, keberlanjutan, cyber security, maritime & risk                  management. The total training hours in 2025 amounted to
management. Adapun total jam pelatihan yang diselenggarakan                  2,184, averaging 40.44 hours per employee. Further information
selama tahun 2025 tercatat sebesar 2.184 jam atau rata-rata                  on competency development and the average training hours
40,44 jam pelatihan per karyawan. Informasi selengkapnya                     categorized by gender and position level are shown in the
tentang pengembangan kompetensi, rerata jam pelatihan                        following table:
karyawan menurut jenis kelamin dan level jabatan disampaikan
dalam tabel berikut:


Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
Employee Training and Development

 Deskripsi                                                        Satuan
                                                                                          2025                     2024                   2023
 Description                                                       Unit

 Jumlah Pelatihan                                             Pelatihan
                                                                                                   40                     28                        12
 Total Training                                                Training
 Jumlah Peserta                                                 Orang
                                                                                                   48                     38                     32
 Total Participants                                           Individuals
 Jumlah Jam Pelatihan                                              Jam
                                                                                               2.184                  1.303                      100
 Total Training Hours                                             Hours
 Biaya Pelatihan
                                                                    Rp                1.139.458.451             315.276.309              121.519.500
 Training Costs


Pelatihan dan Pengembangan Pegawai Tahun 2025 [IDX S-05]
Employee Training and Development in 2025

  Rata-rata jam pelatihan per pegawai dalam         Jumlah pegawai yang ikut serta dalam                Persentase jumlah pegawai yang ikut serta
                tahun Pelaporan                               program pelatihan                                    dalam pelatihan (%)
 Average training hours per employee during the     Number of employees engaged in training               Percentage of participating employees in
                  reporting year                                  programs                                              training (%)

                40,44 Jam/Pegawai                                     48 orang
                                                                                                                           100%
                 Hours/Employee                                      individuals


Program Peningkatan Kompetensi Karyawan Tahun 2025
                                                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




Employee Competency Development Program in 2025

 Nam Kegiatan                                     Tanggal Pelatihan          Penyelenggaraan            Jam pelatihan      Peserta         Total Jam
 Event Name                                         Training Date               Facilitator             Training hours    Participants     Total Hours

                                              10-11 Januari 2025
 Training IT Master Plan Lead Practitioner                                 PT NetSolution                     14               1               14
                                              January 10-11, 2025
 HUMI Values - Our Power of Sustainable       17 Februari 2025
                                                                           HUMI                              3,5               33             115,5
 Growth                                       February 17, 2025
                                              19-21 Februari 2025
 Cyber Security                                                            PT Proxsis Global solusi           24               1               24
                                              February 19-21, 2025
                                              24-25 Februari 2025          Institute of Internal
 COSO Based Internal Auditing                                                                                 16               1               16
                                              February 24-25, 2025         Auditors Indonesia


                                                                                                                                                         129
Page 130
 Kinerja Sosial Keberlanjutan
                         Sustainable Social performance




                                                          Nam Kegiatan                                     Tanggal Pelatihan       Penyelenggaraan         Jam pelatihan     Peserta       Total Jam
                                                          Event Name                                         Training Date            Facilitator          Training hours   Participants   Total Hours

                                                                                                                                 Pusat Pengembangan
                                                                                                         24-28 Februari 2025
                                                          Certified Contract Drafting                                            Hukum dan Bisnis               40               1             40
                                                                                                         February 24-28, 2025
                                                                                                                                 Indonesia
                                                                                                         25 Februari 2025
                                                          Port State Control                                                     HUMI                            3               2             6
                                                                                                         February 25, 2025
                                                                                                         21 - 22 April 2025
                                                          DPA, ISM Code                                                          BKI Academy                    24               1             24
                                                                                                         April 21-22, 2025
                                                                                                         21 - 23 April 2025
                                                          CSO, ISPS Code                                                         BKI Academy                    24               1             24
                                                                                                         April 21-23, 2025
                                                                                                         16 April 2025           LSP MSDM
                                                          SKKNI Staf SDM                                                                                         8               1             8
                                                                                                         April 16, 2025          Transformasi Indonesia
                                                                                                         21 - 22 April 2025      PT Indonesia Gemilang
                                                          Indonesian Gas Society                                                                                 16              1             16
                                                                                                         April 21-22, 2025       Komunikasi
                                                                                                         13 Juni 2025
                                                          IHT VIBES#4 ESG 101                                                    HUMI                           2,5             23            57,5
                                                                                                         June 13, 2025
                                                                                                         13 Juni 2025
                                                          IHT VIBES#4 ESG 101 - PIC                                              HUMI                           3,5              6             21
                                                                                                         June 13, 2025
                                                                                                         17 Juni 2025
                                                          IHT VIBES#5 - Powerful Presentation Skill                              HUMI                            8              28            224
                                                                                                         June 17, 2025
                                                                                                         16-17 Juni 2025         PT Indonesia Gemilang
                                                          Indonesian Gas Society                                                                                 16              1             16
                                                                                                         June 16-17, 2025        Komunikasi
                                                                                                         23-24 Juni 2025
                                                          Business Acumen                                                        PPM                             16              3             48
                                                                                                         June 23-24, 2025
                                                                                                         28 Juni - 25 Okt 2025
                                                                                                                                 Ikatan Akuntan
                                                          Brevet A&B Terpadu                             June 28 - October 25,                                  140              1            140
                                                                                                                                 Indonesia
                                                                                                         2025
                                                                                                         4 Juli 2025
                                                          Culture Sponsor                                                        HUMI                            8               4             32
                                                                                                         July 4, 2025
                                                                                                         11-12 Juli 2025
                                                          Culture Leader                                                         HUMI                            16              8            128
                                                                                                         July 11-12, 2025
                                                                                                         9 Agustus 2025          Institut Akuntan
                                                          Forum Akuntan Manajemen                                                                                3               9             27
                                                                                                         August 9, 2025          Manajemen Indonesia
                                                                                                         11-13 Agustus 2025
                                                          Change Agent                                                           HUMI                           30               9            270
                                                                                                         August 11-13, 2025
                                                                                                         20 Agustus 2025
                                                          Change Subject                                                         HUMI                            8              16            128
                                                                                                         August 20, 2025
                                                                                                                                 Ikatan Komite Audit
                                                                                                         26 Agustus 2025         Indonesia
                                                          Internal Control Over Financial Reporting                                                              3               3             9
                                                                                                         August 26, 2025         Indonesian Institute of
                                                                                                                                 Audit Committee
                                                                                                         27-28 Agustus 2025      Institute of Internal
                                                          Audit For Tomorrow                                                                                    20               1             20
                                                                                                         August 27-28, 2025      Auditors
                                                          Forum Akuntan Manajemen                        30 Agustus 2025         Institut Akuntan
                                                                                                                                                                 7               4             28
                                                          Management Accountants Forum                   August 30, 2025         Manajemen Indonesia
                                                                                                                                 Ikatan Akuntan
                                                          Sustainability Reporting: Impact &             30 September 2025       Indonesia
                                                                                                                                                                 3               2             6
                                                          Implementation of PSPK 1&2 for Professionals   September 30, 2025      Institute of Indonesia
                                                                                                                                 Chartered Accountants
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                                                                                 Ikatan Akuntan
                                                          Sustainability Reporting: Impact &
                                                                                                         30 September 2025       Indonesia
                                                          Implementation of PSPK 1&2 for Professionals                                                           3               1             3
                                                                                                         September 30, 2025      Institute of Indonesia
                                                          (Anggota)
                                                                                                                                 Chartered Accountants
Building The New GTSI,




130
Page 131
Nam Kegiatan                                             Tanggal Pelatihan         Penyelenggaraan      Jam pelatihan      Peserta       Total Jam




                                                                                                                                                         PT GTS Internasional Tbk
Event Name                                                 Training Date              Facilitator       Training hours    Participants   Total Hours

Manajemen Risiko Korupsi                             30 September 2025
                                                                                 Asosiasi GRK                    2               1           2
Corruption Risk Management                           September 30, 2025
Training Awareness ISO Terintegrasi &
Internal Audit Berbasis ISO 19011                    7 Oktober 2025
                                                                                 GTSI                            6               25         150
Integrated ISO Awareness Training & ISO              October 7, 2025
19011-Based Internal Audit
Training Awareness ISO Terintegrasi &
Internal Audit Berbasis ISO 19011                    8 Oktober 2025
                                                                                 GTSI                            6               25         150
Integrated ISO Awareness Training & ISO              October 8, 2025
19011-Based Internal Audit
Manajemen Perpajakan PPh Pasal 21/26 dan
Coretax                                              22 Oktober 2025
                                                                                 GTSI                            3               10          30
Tax Management of Income Tax Article 21/26           October 22, 2025
and Coretax
                                                     31 Oktober 2025
Legal Drafting                                                                   HUMI                            3               3           9
                                                     October 31, 2025
Professional Forensic Auditor Training               8-9 November 2025           Revolution Mind
                                                                                                                 8               3           24
Certification                                        November 8-9, 2025          Indonesia
                                                     14 November 2025
Behavior Leadership Program                                                      GTSI & PT H                     8               14          112
                                                     November 14, 2025
                                                     15 November 2025
Behavior Leadership Program                                                      GTSI & PT H                     8               12          96
                                                     November 15, 2025
Certification In Audit Committee Practices           18-20 November 2025
                                                                                 IKAI                            23              1           23
(CACP) 2025                                          November 18-20, 2025
                                                     20 November 2025
Marine Hull Insurance                                                            HUMI                            4               3           12
                                                     November 20, 2025
                                                     20 November 2025
Performance Appraisal                                                            HUMI                            7               5           35
                                                     November 20, 2025
                                                     2 Desember 2025
ESG Refreshment Session                                                          HUMI                            2               13          26
                                                     December 2, 2025
                                                     3-4 Desember 2025
SNIA 2025                                                                        YPIA                            16              1           16
                                                     December 3-4, 2025
Pelatihan dan Sertifikasi Petugas P3K                8-10 Desember 2025          Garuda QHSE
                                                                                                                 27              2           54
First Aid Officer Training and Certification         December 8-10, 2025         Institution
Jumlah
                                                                                                                                           2.184
Total


Program Peningkatan Kompetensi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Employee Competency Development Program Based on Gender

                                                  Jumlah karyawan yang                                                   Rata-rata jam pelatihan
                                                mengikuti pelatihan (orang)                Jam pelatihan                     per Karyawan
Jenis Kelamin                                  Total Employees Participated in             Training hours                 Average training hours
Gender                                                training (people)                                                       per employee

                                                  2025              2024                2025           2024              2025             2024
                                                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




Laki-laki
                                                    25                  23              1.359          567,28             43,8             7,88
Male
Perempuan
                                                    23                  15              825            735,93             35,9            10,37
Female
Jumlah
                                                    48                  38              2184          1.303,21            79,7            18,25
Total




                                                                                                                                                       131
Page 132
 Kinerja Sosial Keberlanjutan
                         Sustainable Social performance




                                                          Program Peningkatan Kompetensi Karyawan
                                                          Berdasarkan Jenjang Jabatan dan Jenis Kelamin Tahun 2025
                                                          Employee Competency Development Program Based on Position Level and Gender in 2025

                                                                                                          Jumlah karyawan mengikuti pelatihan                  Jumlah Jam        Rata-rata jam
                                                           Jabatan                                        Total Employees Participated in training              Pelatihan          pelatihan
                                                           Position                               Laki-laki            Perempuan                 Jumlah        Total Training   Average training
                                                                                                    Male                 Female                   Total            Hours             hours

                                                           BOD-BOC                                   6                       0                       6              171              28,5
                                                           General Manager                           3                       0                       3             126,5              42,2
                                                           Manager/Assistant Manager                 8                       3                       11            551,5              50,1
                                                           Supervisor                                7                       4                       11             399              36,3
                                                           Staff/Non-staff                           7                      16                       23             936              40,7
                                                           Jumlah
                                                                                                     31                     23                       54            2184              39,6
                                                           Total


                                                          Program Peningkatan Kompetensi Karyawan
                                                          Berdasarkan Jenjang Jabatan dan Jenis Kelamin Tahun 2024
                                                          Employee Competency Development Program Based on Position Level and Gender in 2024

                                                                                                          Jumlah karyawan mengikuti pelatihan                  Jumlah Jam        Rata-rata jam
                                                           Jabatan                                        Total Employees Participated in training              Pelatihan          pelatihan
                                                           Position                               Laki-laki            Perempuan                 Jumlah        Total Training   Average training
                                                                                                    Male                 Female                   Total            Hours             hours

                                                           BOD-BOC                                   6                       0                       6               8                1,3
                                                           General Manager                           0                       0                       0               0                 0
                                                           Manager/Assistant Manager                 8                       2                       10            3.742             374,2
                                                           Supervisor                                2                       4                       6             2.934              489
                                                           Staff/Non-staff                           7                       9                       16            4.035            252,18
                                                           Jumlah
                                                                                                     23                     15                       38            1.194             31,42
                                                           Total


                                                          Kepatuhan terhadap Hak Asasi Manusia                                   Compliance with Human Rights

                                                          GTSI berkomitmen untuk menghormati dan menjunjung tinggi               GTSI is dedicated to respecting and promoting human rights
                                                          Hak Asasi Manusia (HAM) dalam setiap aspek operasionalnya,             (HAM) across all aspects of its operations, as demonstrated by
                                                          yang tercermin dalam kebijakan serta praktik ketenagakerjaan           its employment policies and practices. To show its commitment
                                                          yang diterapkan. Sebagai bukti kepatuhan terhadap prinsip              to human rights principles, the Company offers facilities that
                                                          HAM, Perseroan menyediakan fasilitas bagi seluruh karyawan             allow all employees to observe their religious beliefs while at
                                                          untuk dapat menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan                 work.
                                                          keyakinannya selama bekerja. [IDX S-09]

                                                          Perseroan juga memiliki kebijakan zero tolerance terhadap              The Company maintains a strict zero-tolerance policy against
                                                          segala bentuk pelecehan seksual dan diskriminasi, yang diatur          all forms of sexual harassment and discrimination, as clearly
                                                          dengan tegas dalam Code of Conduct. Tindakan pelecehan                 outlined in the Code of Conduct. Violations of this policy will
                                                          dan diskriminasi akan dikenakan sanksi berat sesuai dengan             face severe sanctions in accordance with relevant company
Accelerating Energy Expansion as One




                                                          ketentuan yang berlaku di perusahaan. [IDX S-08]                       regulations.

                                                          Selama tahun pelaporan, tidak ditemukan adanya kasus                   During the reporting year, no cases of human rights violations
Building The New GTSI,




                                                          pelanggaran HAM yang melibatkan karyawan Perseroan.                    involving the Company’s employees were identified.
                                                          [IDX S-07]




132
Page 133
                                                                                                                                            PT GTS Internasional Tbk
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman                              Decent and Safe Working Environment
    [OJK F.21] [IDX S-06, S-11]


GTSI berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang layak            GTSI commits to creating a safe and decent workplace
dan aman sesuai dengan prinsip Keselamatan dan Kesehatan            grounded in Occupational Health and Safety (OHS) principles,
Kerja (K3) dengan tujuan utama mencapai angka kecelakaan            striving for zero accidents and occupational illnesses. The
kerja nol (zero accident) serta tidak terdapat penyakit akibat      company believes that a safe and comfortable environment
kerja. Perseroan meyakini bahwa lingkungan kerja yang aman          improves employee well-being, focus, and productivity, thereby
dan nyaman memiliki korelasi positif terhadap ketenangan,           enhancing overall performance. OHS management at GTSI
konsentrasi, serta produktivitas karyawan, yang bermuara            is overseen by the Health, Safety, and Environment (HSE)
pada peningkatan kinerja GTSI secara keseluruhan. Di GTSI,          Department through the Occupational Health, Safety, and
pengelolaan K3 dilakukan oleh Departemen Health, Safety,            Environmental Management System (SMK3L).
Environment (HSE) dengan menerapkan Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (SMK3L).

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, GTSI menerapkan berbagai          To meet this objective, GTSI implements various policies, such
kebijakan, termasuk penyediaan fasilitas yang mendukung             as providing facilities that ensure workplace safety and comfort
keamanan dan kenyamanan di tempat kerja, baik dalam kondisi         both during normal operations and emergencies. In offices,
normal maupun darurat. Di perkantoran, fasilitas yang disediakan    these include smoke detectors, various fire extinguishers,
mencakup alat deteksi asap, alat pemadam api berbagai tipe,         hydrants, first aid kits, places of worship, parking lots, and
hidran, kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K),            24-hour security. On ships, the facilities and infrastructure
tempat ibadah, area parkir, serta pengamanan selama 24 jam          established to maintain a safe and respectful work environment
dan sebagainya. Adapun di kapal, sarana dan prasarana yang          include rest rooms, a kitchen and dining area, recreational
disediakan untuk mendukung lingkungan kerja yang layak dan          facilities, adequate bathroom facilities, and a sports field.
aman di antaranya kamar untuk istirahat, dapur dan tempat           Besides providing these amenities, GTSI also regularly conducts
makan, ruang rekreasi, kamar mandi yang layak, serta lapangan       OHS outreach initiatives, emphasizing the shared responsibility
untuk olahraga. Selain menyediakan berbagai sarana tersebut,        of all employees.
GTSI secara rutin mengadakan sosialisasi mengenai K3 sebagai
bagian dari tanggung jawab bersama seluruh karyawan.
                                                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




•        Pemetaan Risiko Kecelakaan Kerja                           •    Occupational Accident Risk Mapping
         Pemetaan risiko kerja di GTSI merupakan langkah penting         Occupational risk mapping at GTSI is crucial for identifying
         untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan tingkat               potential hazards and estimating the likelihood of workplace
         kecelakaan kerja yang dapat terjadi di lingkungan kerja,        accidents, whether related to health, safety, or work quality.
         baik terkait dengan kesehatan, keselamatan, maupun              This mapping process enables the Company to implement
         kualitas kerja. Dengan melakukan pemetaan ini, Perseroan        mitigation strategies like providing Personal Protective
         dapat merancang langkah-langkah mitigasi yang tepat,            Equipment (PPE), safety training, and standard emergency
         seperti penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), pelatihan         protocols. The advantages include improved employee
         keselamatan, dan prosedur darurat yang sesuai dengan            safety, fewer occupational accidents, and a healthier, more




                                                                                                                                          133
Page 134
 Kinerja Sosial Keberlanjutan
                         Sustainable Social performance




                                                              standar. Manfaat dari pemetaan risiko kerja antara lain                     productive work environment. Furthermore, this mapping
                                                              meningkatkan keselamatan karyawan, mengurangi angka                         supports the Company’s compliance with OHS regulations,
                                                              kecelakaan kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang                   thus enhancing the Company’s reputation and employee
                                                              lebih produktif dan sehat. Selain itu, pemetaan tersebut                    satisfaction. GTSI classifies occupational accidents into
                                                              juga membantu Perseroan untuk mematuhi regulasi K3                          five levels as follows:
                                                              yang berkontribusi pada peningkatan reputasi perusahaan
                                                              dan kepuasan karyawan. Di GTSI, terdapat lima klasifikasi
                                                              tingkat kecelakaan kerja sebagai berikut:


                                                              Identifikasi Tingkat Kecelakaan Kerja
                                                              Work Accident Rate Identification

                                                               Uraian                                                                         Satuan
                                                               Description                                                                     Unit

                                                               Berpotensi Celaka       Kejadian tak terduga/tak terencana (unplanned event) yang tidak menimbulkan cedera pada manusia atau pun
                                                               Near Miss               kerusakan pada alat, tetapi berpotensi terhadap dampak yang lebih serius termasuk pencemaran lingkungan.
                                                                                       An unexpected/unplanned event that does not cause human injury or equipment damage but has the potential for
                                                                                       more serious impacts including environmental pollution.
                                                               Pertolongan Pertama     Kecelakaan yang menyebabkan cedera pada pekerja dan kemudian dapat bekerja kembali dalam waktu 24 jam
                                                               First Aid               terhitung dari waktu terjadinya kecelakaan berdasarkan surat rekomendasi dari dokter. Dalam kasus ini tidak
                                                                                       menyebabkan kehilangan waktu kerja pada sif/hari berikutnya
                                                                                       Accidents that cause injuries to workers who can return to work within 24 hours from the time of the accident based
                                                                                       on a recommendation letter from a doctor. In this case it does not cause loss of working time on the next shift/day.
                                                               Ringan                  Kecelakaan yang menyebabkan cedera pada pekerja sehingga tidak mampu bekerja lebih dari 1 (satu) hari dan
                                                               Minor                   kurang dari 3 minggu. Pada kategori ini juga mencakup kasus kecelakaan yang menyebabkan cedera pada pekerja
                                                                                       dan membutuhkan perawatan luka dari tenaga medis yang profesional (perawat/dokter). Kasus ini tidak bisa
                                                                                       ditangani hanya sekedar pertolongan pertama pada kecelakaan (First Aid).
                                                                                       Accidents that cause injuries to workers so that they are unable to work for more than 1 (one) day and less than 3
                                                                                       weeks. This category also includes cases of accidents that cause injuries to workers and require wound care from
                                                                                       professional medical personnel (nurses/doctors). This case cannot be handled only with first aid in an accident (First
                                                                                       Aid).
                                                               Berat                   Kecelakaan yang menyebabkan cedera pada pekerja sesuai dengan regulasi yang berlaku.
                                                               Severe                  Accidents that cause injury to workers in accordance with applicable regulations.
                                                               Fatal                   Kecelakaan berakibat kematian dalam waktu 24 jam terhitung sejak terjadinya kecelakaan tersebut.
                                                               Fatal                   Accidents that result in death within 24 hours of occurrence.



                                                          •   Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja                             •    Workplace Accidents and Occupational Diseases
                                                              Segenap tata kelola, manajemen dan karyawan GTSI telah                      All GTSI management, governance, and employees have
                                                              berupaya maksimal untuk mewujudkan lingkungan kerja                         worked optimally to establish a safe and healthy workplace
                                                              yang aman dan sehat untuk mencapai tujuan K3 yaitu                          aiming for zero accidents and occupational diseases.
                                                              tidak terjadi kecelakaan kerja dan tidak ada penyakit                       These efforts are demonstrated in the following table:
                                                              akibat kerja. Upaya tersebut membawa hasil sebagaimana
                                                              disampaikan pada tabel berikut:


                                                               Deskripsi
                                                                                                                                                     2025                 2024                 2023
                                                               Description

                                                               Berpotensi Celaka
                                                                                                                                                       99                  82                   109
                                                               Near Miss
                                                               Pertolongan Pertama
                                                                                                                                                       0                    0                     7
Accelerating Energy Expansion as One




                                                               First Aid
                                                               Kecelakaan Ringan
                                                                                                                                                       0                    0                     0
                                                               Minor Accident
Building The New GTSI,




                                                               Kecelakaan Berat
                                                                                                                                                       0                    0                     2
                                                               Severe Accident
                                                               Fatal/Meninggal Dunia
                                                                                                                                                       0                    0                     0
                                                               Fatal/Deceased




134
Page 135
    Jumlah Kecelakaan Kerja Tahun 2025




                                                                                                                                                         PT GTS Internasional Tbk
    Total Work Accidents in 2025

                                                                            Persentase kecelakaan kerja serius yang berakibat cedera serius
             Frekuensi kecelakaan kerja dari total pegawai                                   dan fatal dari total pegawai (%)
              Work accident frequency among all employees                  Percentage of severe work-related accidents resulting in serious or fatal
                                                                                              injuries among all employees (%)

                                0 kali | times                                                                 0%




    Statistik Kecelakaan Kerja Tahun 2025 [TR-MT-320A.1, TR-MT-540A.1, TR-MT 540A.2, TR-MT-540A.3]
    Work Accidents Statistics in 2025

     Keterangan                                                                                            Satuan              Temuan/Kejadian
     Description                                                                                            Unit                Findings/Cases

                                                                                                           Tingkat
     Lost Time Incident Rate (LTIR)                                                                                                    0
                                                                                                            Level
                                                                                                  Jumlah kejadian, persen
     Jumlah kecelakaan maritim, serta persentase yang diklasifikasikan sebagai sangat serius.
                                                                                                     Total incidents,                  0
     Number of maritime accidents and the percentage classified as very serious.
                                                                                                       percentage
     Jumlah Condition of Class dan/atau Rekomendasi yang diterbitkan oleh lembaga
     klasifikasi kapal.                                                                                    Jumlah
                                                                                                                                       0
     Number of Conditions of Class and/or Recommendations issued by ship classification                     Total
     institutions.
     Jumlah temuan dan penahanan oleh Port State Control                                                   Jumlah
                                                                                                                                       0
     Number of discoveries and detentions by Port State Control.                                            Total


    Sepanjang tahun 2025, tidak ada laporan adanya penyakit                        Throughout 2025, there have been no reports of
    akibat kerja.                                                                  occupational diseases.

•   Mitigasi Risiko dan Pelatihan K3                                          •    Risk Mitigation and OHS Training
    Untuk menekan terjadinya kejadian yang berpotensi                              To reduce the risk of accidents or workplace incidents,
    celaka atau insiden kecelakaan kerja lainnya, selama tahun                     the Company rolled out various initiatives to mitigate
    2025, Perseroan melaksanakan sejumlah inisiatif untuk                          OHS risks and provide OHS training throughout 2025, as
    memitigasi risiko K3 serta pelatihan K3 sebagai berikut:                       outlined below.
    1.   Kegiatan HSE                                                              1.    HSE Activities
    2. Pelatihan K3 untuk Karyawan Kantor                                          2. OHS Training for Office Employees
    3. Pelatihan K3 untuk Karyawan Kapal                                           3. OHS Training for Office Employees


    Realisasi Kegiatan Health, Safety and Environment (HSE) Tahun 2025
    Realization of Health, Safety, and Environment (HSE) Activities in 2025

             Tanggal                                                                       Nama Kegiatan
      No.
             Date                                                                           Event Name

             5 Januari 2025
       1                                          Abandon Ship Station Drill
             January 5, 2025
             3 Februari 2025                      Sertifikat IOPP (International Oil Pollution Prevention Certificate)
                                                                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




       2     February 3, 2025                     IOPP (International Oil Pollution Prevention Certificate) Certificate

             3 Februari 2025                      Sertifikat ISPP (International Sewage Pollution Prevention Certificate)
       3     February 3, 2025                     ISPP (International Sewage Pollution Prevention Certificate) Certificate

             3 Februari 2025                      Sertifikat IAPP (International Air Pollution Prevention Certificate)
       4     February 3, 2025                     IAPP (International Air Pollution Prevention Certificate) Certificate

             28 Februari 2025
       5                                          Annual Drill
             February 28, 2025
             3 Maret 2025
       6                                          Rescue Boat Station Drill
             March 3, 2025
             8 April 2025
       7                                          Safety Talk
             April 8, 2025



                                                                                                                                                       135
Page 136
 Kinerja Sosial Keberlanjutan
                         Sustainable Social performance




                                                                   Tanggal                                                             Nama Kegiatan
                                                            No.
                                                                   Date                                                                 Event Name

                                                                   7 Mei 2025                  Uji ISPS dan SSAS FSRU Jawa Satu
                                                            8
                                                                   May 7, 2025                 ISPS and SSAS Test of FSRU Jawa Satu
                                                                   11 Juni 2025
                                                            9                                  Internal Audit ISO 9001, 14001, 45001
                                                                   June 11, 2025
                                                                   10 Juli 2025
                                                            10                                 Training and Instruction LSA, PPE, Fire Pump and Hydrant
                                                                   July 10, 2025
                                                                   12 Juli 2025
                                                            11                                 Audit ISO 9001, 14001, 45001
                                                                   July 12, 2025
                                                                   4 Agustus 2025
                                                            12                                 Flood Control Station Drill
                                                                   August 4, 2025
                                                                   7 Oktober 2025
                                                            13                                 Awareness ISO 9001, 14001, 45001 & 37001
                                                                   October 7, 2025
                                                                   8 November 2025
                                                            14                                 Mini MCU Program for Staff
                                                                   November 8, 2025
                                                                   12 Maret 2025               Program 5000 Langkah
                                                            15
                                                                   March 12, 2025              5000 Steps Program
                                                                   15 Desember 2025
                                                            16                                 Audit Internal Triputra
                                                                   December 15, 2025
                                                                   11 Desember 2025            Pelatihan Petugas P3K
                                                            17
                                                                   December 11, 2025           First Aid Officer Training



                                                          Pelatihan K3 untuk Karyawan Kantor
                                                          OHS Training for Office Employees

                                                          Jenis Pelatihan                                    Frekuensi                    Jumlah Peserta       Jam Pelatihan
                                                          Training Type                                      Frequency                    Total Participants   Training Hours

                                                                                              Setiap Bulan
                                                          Monthly Safety Meeting                                                                 30                  4
                                                                                              Monthly
                                                                                              Setiap Bulan
                                                          Management Review                                                                      30                  4
                                                                                              Monthly



                                                          Pelatihan K3 untuk Awak Kapal
                                                          OHS Training for Ship Crews

                                                          Jenis Pelatihan                                    Frekuensi                    Jumlah Peserta       Jam Pelatihan
                                                          Training Type                                      Frequency                    Total Participants   Training Hours

                                                                                              Setiap 3 Bulan
                                                          Abandon Ship                                                                           103                90
                                                                                              Every 3 months
                                                                                              Setiap 3 Bulan
                                                          Fire Fighting                                                                          103                90
                                                                                              Quarterly
                                                                                              Setiap Tahun
                                                          Oil Spill/Tumpahan Minyak                                                              103                90
                                                                                              Annually
                                                                                              Setiap Tahun
                                                          Flooding/Banjir                                                                        103                90
                                                                                              Annually
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                                              Setiap Tahun
                                                          Rescue from Enclosed Space                                                             103                90
                                                                                              Annually
                                                                                              Setiap Tahun
                                                          Life Saving Appliances Training                                                        103                90
                                                                                              Annually
Building The New GTSI,




136
Page 137
Jenis Pelatihan                                Frekuensi   Jumlah Peserta       Jam Pelatihan




                                                                                                   PT GTS Internasional Tbk
Training Type                                  Frequency   Total Participants   Training Hours

                                    Setiap Tahun
Fire Fighting Appliances Training                                 103                90
                                    Annually
                                    Setiap Tahun
Rescue Station                                                    103                90
                                    Annually
Lifeboat Launching &                Setiap Tahun
                                    Annually                      103                90
Manuevering
                                    Setiap Tahun
Emergency Steering                                                103                90
                                    Annually
                                    Setiap Tahun
Helicopter Operation                                              103                90
                                    Annually
                                    Setiap Tahun
Main Engine Breakdown                                             103                90
                                    Annually
                                    Setiap Tahun
Navigation Equipment Failure                                      103                90
                                    Annually
                                    Setiap Tahun
ISM Training                                                      103                90
                                    Annually
                                    Setiap Tahun
Collision/Tubrukan                                                103                90
                                    Annually
                                    Setiap Tahun
Grounding/Kandas                                                  103                90
                                    Annually
                                    Setiap Tahun
Heavy Weather Damage                                              103                90
                                    Annually
                                    Setiap Tahun
Explosion                                                         103                90
                                    Annually
                                    Setiap Tahun
Gas Toxic/Vapour Release                                          103                90
                                    Annually
                                    Setiap Tahun
Critical Machinery Failure                                        103                90
                                    Annually
                                    Setiap Tahun
Serious Injury                                                    103                90
                                    Annually
                                    Setiap Tahun
Emergency Towing Equipment                                        103                90
                                    Annually
                                    Setiap Tahun
Ship Shore Safety Drill                                           103                90
                                    Annually
                                    Setiap Tahun
Ship Shore Security Drill                                         103                90
                                    Annually
                                    Setiap Tahun
Ship Shore Exercise                                               103                90
                                    Annually

                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                                                                 137
Page 138
                                                          ASPEK
 Kinerja Sosial Keberlanjutan
                         Sustainable Social performance




                                                          MASYARAKAT
                                                          COMMUNITY ASPECTS



                                                          GTSI memberikan perhatian serius terhadap aspek
                                                          masyarakat dalam menjalankan usaha karena Perseroan
                                                          memiliki tanggung jawab sosial yang besar selain tujuan
                                                          finansial. Dengan mempertimbangkan dampak sosial
                                                          dari operasionalnya, Perseroan dapat berkontribusi pada
                                                          pemberdayaan masyarakat lokal, meningkatkan kesejahteraan
                                                          sosial, dan membangun hubungan yang lebih baik dengan
                                                          pemangku kepentingan eksternal. Selain itu, perhatian
                                                          terhadap aspek masyarakat juga dapat memperkuat reputasi
                                                          Perseroan dan meningkatkan kepercayaan publik, yang pada
                                                          gilirannya mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan
                                                          jangka panjang perusahaan.

                                                          GTSI highly underscores the importance of community
                                                          aspects in operating its business, reflecting the Company’s
                                                          recognition of its substantial social responsibility beyond
                                                          mere finansial objectives. By evaluating the social
                                                          implications of its operations, the Company contributes to
                                                          empower local communities, enhance social welfare, and
                                                          foster stronger relationships with external stakeholders.
                                                          Furthermore, prioritizing community concerns can augment
                                                          the Company’s reputation and elevate public trust, thereby
                                                          supporting long-term sustainability and growth.




                                                          Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar                       Impact of Operations to Local Community and
                                                          dan Lingkungan [OJK F.23]                                        Environment

                                                          Kehadiran GTSI memberikan dampak positif yang signifikan         GTSI's presence has significantly benefited the community
                                                          terhadap masyarakat antara lain menciptakan lapangan kerja       by creating jobs and supporting the local economy through
                                                          dan meningkatkan perekonomian lokal melalui kegiatan logistik.   logistics. Moreover, the Company’s presence also enhances
                                                          Selain itu, keberadaan Perseroan juga menguatkan konektivitas    connectivity across operational areas aligned with GTSI's
                                                          antar wilayah operasional sesuai dengan bidang usaha yang        sectors, such as logistics, storage, processing, and gas
                                                          dijalankan GTSI yaitu logistik, penyimpanan, pengolahan,         infrastructure, covering regions including Jakarta (DKI Jakarta),
                                                          dan infrastruktur gas. yang mencakup wilayah Jakarta (DKI        Arun (Aceh), Lampung, Patimban (West Java) Bontang (East
                                                          Jakarta), Arun (Aceh), Lampung, Patimban (Jawa Barat) Bontang    Kalimantan), Benoa (Bali), Bintuni (West Papua), and Banggai
                                                          (Kalimantan Timur), Benoa (Bali), Bintuni (Papua Barat), dan     (Central Sulawesi).
                                                          Banggai (Sulawesi Tengah).
Accelerating Energy Expansion as One




                                                          Di sisi lain, operasional kapal GTSI dapat menimbulkan dampak    Conversely, GTSI's vessel operations may result in adverse
                                                          negatif bagi lingkungan, seperti polusi udara dan laut akibat    environmental effects, including air and marine pollution
Building The New GTSI,




                                                          emisi gas rumah kaca serta potensi tumpahan minyak dan           stemming from greenhouse gas emissions, as well as the
                                                          limbah kapal. Untuk meminimalkan dampak tersebut, Perseroan      potential for oil spills and ship waste. To mitigate these effects,
                                                          telah menetapkan sejumlah kebijakan antara lain menggunakan      the Company has implemented several policies, such as
                                                          bahan bakar low sulfur yang lebih ramah lingkungan, tidak        utilizing environmentally friendly low-sulfur fuel, refraining from
                                                          membuang sampah jenis apapun kecuali sampah makan                discharging any waste into the sea except for food waste, and
                                                          ke dalam laut, menyediakan alat compactor, grinder, dan          providing compactors, grinders, and incinerators to process
                                                          incinerator untuk mengolah sampah di atas kapal sebelum          waste onboard ships prior to disposal at land-based facilities or
                                                          dibuang ke fasilitas darat atau terminal.                        terminals.

138
Page 139
                                                                                                                                       PT GTS Internasional Tbk
Pengaduan Masyarakat [OJK F.24]                                  Public Complaints

GTSI berkomitmen untuk mematuhi semua regulasi yang berlaku      GTSI is committed to adhering to all applicable regulations in
dalam menjalankan usahanya demi meminimalkan dampak              its business operations to minimize adverse impacts on the
negatif terhadap masyarakat dan lingkungan. Sebagai bentuk       community and the environment. As part of its corporate social
tanggung jawab sosial, Perseroan juga membuka diri terhadap      responsibility, the company actively encourages feedback
masukan atau pengaduan dari masyarakat yang terdampak oleh       and grievances from the affected community and pledges to
operasionalnya, serta berkomitmen untuk menindaklanjutinya       respond in a prompt and suitable manner.
dengan cepat dan tepat.

Sebagai langkah nyata, Perseroan menyediakan kanal               As a practical step, the Company provides a complaint channel
pengaduan yang dapat digunakan oleh masyarakat dan               for the community and stakeholders to submit feedback,
                                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




pemangku kepentingan untuk menyampaikan masukan,                 concerns, and grievances about operational impacts, including
keluhan, dan pengaduan terkait dampak operasional, termasuk      violations of regulations, standards, integrity, codes of ethics,
indikasi pelanggaran terhadap peraturan, norma, integritas,      or environmental issues. This channel also helps the Company
kode etik, atau isu lingkungan. Hal ini juga berfungsi sebagai   evaluate and improve its existing programs.
sarana bagi Perseroan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan
terhadap program-program yang telah dijalankan.

Masyarakat yang hendak menyampaikan pengaduan bisa               Members of the public who wish to submit complaints may
memanfaatkan kanal komunikasi resmi Perseroan melalui situs      utilize the Company's official communication channels through
www.gtsi.co.id atau dengan menghubungi:                          the www.gtsi.co.id website or by contacting:




                                                                                                                                     139
Page 140
 Kinerja Sosial Keberlanjutan
                         Sustainable Social performance




                                                                                       Kantor Pusat Head Office
                                                                                       PT GTS Internasional Tbk.                        Telp.      : (62-21) 509 33163
                                                                                       Mangkuluhur City Tower One Lt. 26 | 26th Floor   Fax.       : (62-21) 509 33163
                                                                                       Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 1-3                 Email      : corpsec@gtsi.co.id
                                                                                       Jakarta 12930, Indonesia                         Website    : www.gtsi.co.id




                                                          Setiap keluhan yang disampaikan masyarakat akan diteruskan         All complaints filed by the public will be systematically forwarded
                                                          dan ditindaklanjuti oleh departemen terkait. Namun demikian,       and diligently followed up by the appropriate department.
                                                          sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima pengaduan           Nevertheless, throughout the year 2025, the Company did not
                                                          dari masyarakat terkait dampak kegiatan operasional GTSI .         receive any complaints from the public concerning the impact
                                                                                                                             of GTSI’s operational activities.

                                                          Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan                                 Social and Environmental Responsibility
                                                          Lingkungan [OJK F.25] [IDX S-12]                                   Activities

                                                          Komunikasi yang baik serta hubungan harmonis dengan para           Effective communication and strong relationships with
                                                          pemangku kepentingan, khususnya masyarakat di sekitar              stakeholders, particularly local communities near the
                                                          operasional perusahaan, menjadi salah satu faktor utama            Company’s operations, are essential for GTSI’s long-term
                                                          dalam menjaga keberlanjutan bisnis GTSI. Untuk itu, Perseroan      business sustainability. To support this, the Company actively
                                                          secara aktif menyelenggarakan berbagai program Tanggung            implements various Social and Environmental Responsibility
                                                          Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang diwujudkan melalui        (TJSL) programs as part of its Corporate Social Responsibility
                                                          implementasi Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan              (CSR) initiatives.
                                                          (CSR).

                                                          Selain mempererat hubungan dengan masyarakat, pelaksanaan          In addition to strengthening community relationships,
                                                          program TJSL/CSR juga merupakan bagian dari komitmen               implementing TJSL/CSR programs also reflects GTSI’s
                                                          GTSI dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik             dedication to implementing good corporate governance and
                                                          serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Program ini             promoting sustainable development. These initiatives are
                                                          dirancang agar selaras dengan prinsip keberlanjutan yang           designed to align with sustainability principles that include
                                                          mengintegrasikan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial.            economic, environmental, and social aspects. As a result, GTSI’s
                                                          Dengan demikian, TJSL/CSR yang dijalankan GTSI tidak hanya         TJSL/CSR not only benefits the community directly but also
                                                          memberikan manfaat langsung bagi masyarakat tetapi juga            supports the achievement of the 17 Sustainable Development
                                                          berkontribusi terhadap pencapaian 17 Tujuan Pembangunan            Goals (SDGs) set by the Indonesian government.
                                                          Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals
                                                          (SDGs) yang dicanangkan oleh pemerintah Finansial.

                                                          Sepanjang tahun 2025, GTSI telah melaksanakan berbagai             Throughout 2025, GTSI has implemented various TJSL/CSR
                                                          program TJSL/CSR yang disesuaikan dengan kebutuhan                 programs customized to meet the needs of each stakeholder.
                                                          masing-masing pemangku kepentingan. Rincian realisasi              Details about the program implementation and their connection
                                                          program TJSL/CSR dan tautannya dengan TPB/SDGs dapat               to the TPB/SDGs are summarized in the table below:
                                                          dilihat dalam tabel berikut:
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,




140
Page 141
Program TJSL/CSR dan Dukungannya terhadap TPB Tahun 2025




                                                                                                                                              PT GTS Internasional Tbk
CSR Programs and Its Supports Towards SDGs in 2025

Tanggal                  Nama Kegiatan                    Jenis Kegiatan*               Nama Pihak yang Dituju        Lokasi Distribusi
Date                        Activity                      Type of Activity                Designated Parties          Distribution Points

24 Januari 2025     BERSAMA (BERbagi untuk       Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10)   GTSI & HLI : Yayasan Darul          MLC lt.26
January 24, 2025    seSAMA) Periode Januari                                           Rahman - Pejaten

20 Februari 2025    BERSAMA (BERbagi untuk       Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10)   GTSI & HLI : Yayasan Putra          MLC lt.26
February 20, 2025   seSAMA) Periode Februari                                          Nusa, Penjernihan. Jakpus

6 Maret 2025        BERTANDING (BERbagi          Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10)   Masyarakat sekitar MLC          Sekitar area kantor
March 6, 2025       Takjil untuk orANg Di                                             Communities around MLC             HUMI Grup
                    SekelilING) GTSI                                                                                 Around HUMI Group’s
                                                                                                                          office area

18 Maret 2025       BERSAMA Ramadhan :           Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10)   GTSI & HLI : Yayasan Baitul    Artotel Mangkuluhur
March 18, 2025      Unlocking The Happiness of                                        Qur'an Al-Izzah
                    Ramadhan

20 Maret 2025       BERISI (BERbagi bIngkiSan    Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10)   karyawan management                 MLC Lt.27
March 20, 2025      Idul fitri)                                                       building

29 April 2025       BERSAMA (BERbagi untuk       Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10)   GTSI & HLI : Yayasan Nurul          MLC lt.26
April 29, 2025      seSAMA) Periode April                                             Yaqin - Mampang Prapatan

22 Mei 2025         BERSAMA (BERbagi untuk       Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10)   GTSI & HLI : Yayasan                MLC lt.26
May 22, 2025        seSAMA) Periode Mei                                               Andalusia Bangka Dua
                                                                                      Jakarta Selatan

22 Juni 2025        BERSAMA (BERbagi untuk       Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10)   GTSI & HLI : Yayasan Nurul           Jakarta
June 22, 2025       seSAMA) Periode Juni                                              Iman, Kebalen blok S, Jaksel

23 Juli 2025        BERSAMA: Kunjungan ke        Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10)   Yayasan Kasih Anak Kanker            Jakarta
July 23, 2025       Yayasan Kasih Anak Kanker                                         Indonesia (YKAKI)
                    Indonesia (YKAKI)

4 September 2025    BERSAMA (BERbagi untuk       Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10)   Yayasan Domyadhu,                 Jakarta Escape
September 4, 2025   seSAMA) Eco - Adventure                                           Jatimurni

24 Oktober 2025     BERSAMA (BERbagi untuk       Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10)   GTSI & HLI : Yayasan Daarul         MLC lt.26
October 24, 2025    seSAMA) Periode Oktober                                           Rahman, Pejaten Barat

21 November 2025    Tasyakuran                   Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10)   GTSI & HLI : Yayasan Mizan          MLC lt.26
November 21, 2025   Kapal Danaputri 1                                                 Amanah, Pejompongan

28 November 2025    BERSAMA (BERbagi untuk       Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10)   GTSI & HLI : Yayasan Putra          MLC lt.26
November 28, 2025   seSAMA) Periode November                                          Nusa, Jakpus

22 Desember 2025    BERSAMA: Kunjungan ke        Santunan | Benefits (SDG 1,3 & 10)   Panti Sosial Tresna Werdha          Cipayung
December 22, 2025   Panti Sosial Tresna Werdha                                        Budi Mulia 1
                    Budi Mulia 1
                                                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                                                                                                            141
Page 142
 Kinerja Sosial Keberlanjutan
                         Sustainable Social performance




                                                          TANGGUNG JAWAB
                                                          PENGEMBANGAN
                                                          PRODUK/JASA BERKELANJUTAN
                                                          RESPONSIBILITY FOR SUSTAINABLE PRODUCT AND SERVICE DEVELOPMENT


                                                          GTSI bertanggung jawab dalam mengembangkan produk dan        GTSI is committed to developing sustainable products and
                                                          jas/layanan berkelanjutan dengan memperhatikan dampak        services by evaluating social and environmental impacts. The
                                                          sosial dan lingkungan. Perseroan memastikan bahwa setiap     Company guarantees that each product and service not only
                                                          produk dan layanan yang ditawarkan tidak hanya memenuhi      fulfills customer requirements but also advances sustainability,
                                                          kebutuhan pelanggan, tetapi juga mendukung keberlanjutan     in accordance with relevant regulations.
                                                          dengan mematuhi regulasi yang berlaku.
Accelerating Energy Expansion as One




                                                          Komitmen untuk Memberikan Layanan atas                       Commitment to Provide Equitable Products
                                                          Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada                      and/or Services to Consumers
                                                          Konsumen [OJK F.17]
Building The New GTSI,




                                                          Pelanggan merupakan salah satu pemangku kepentingan          Customers are among GTSI's key external stakeholders,
                                                          eksternal yang sangat penting bagi GTSI yang peran dan       whose support and role are vital to the Company's business
                                                          dukungannya sangat menentukan keberlanjutan usaha            sustainability. The more customers served, the stronger and
                                                          Perseroan. Semakin banyak pelanggan yang dilayani, semakin   more established GTSI's business becomes. Conversely, a
                                                          kuat dan berkembang bisnis GTSI. Sebaliknya, penurunan       decline in the customer base can threaten the Company's




142
Page 143
jumlah pelanggan dapat berdampak negatif pada kelangsungan         business continuity. Therefore, GTSI is dedicated to providing




                                                                                                                                             PT GTS Internasional Tbk
usaha Perseroan. Oleh karena itu, GTSI berkomitmen untuk           high-quality products and services that meet customer
menghadirkan produk dan layanan berkualitas tinggi yang            expectations, along with the best possible service to ensure
memenuhi harapan pelanggan, serta memberikan pelayanan             customer satisfaction and foster long-term loyalty.
terbaik untuk menciptakan kepuasan pelanggan dan
membangun loyalitas jangka panjang.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelanggan, GTSI                   As a demonstration of its commitment to customers, GTSI
menerapkan kebijakan yang memastikan perlakuan setara tanpa        enforces a policy guaranteeing equal treatment without
diskriminasi berdasarkan besar kecilnya skala usaha, kepemilikan   discrimination based on factors such as business size, ownership,
usaha, domisili usaha pelanggan dan sebagainya. Kebijakan          or customer location. This policy complies with Article 7 letter c of
tersebut selaras dengan ketentuan dalam Undang-Undang              the Consumer Protection Law, which mandates that businesses
Perlindungan Konsumen Pasal 7 huruf c, yang mengharuskan           serve consumers truthfully, honestly, and fairly. GTSI also makes
pelaku usaha melayani konsumen dengan benar, jujur, dan adil.      sure that every customer has a fair and positive experience with
GTSI juga memastikan bahwa setiap pelanggan mendapatkan            its products and services, thereby enhancing customer trust
pengalaman yang adil dan memuaskan melalui produk dan              and fostering long-term, mutually beneficial relationships.
layanan yang ditawarkan, yang memperkuat kepercayaan
pelanggan dan membangun hubungan jangka panjang yang
saling menguntungkan.

Dengan posisi pelanggan yang sangat penting, Perseroan             Recognizing the importance of customers, the Company is
berupaya memberikan produk dan layanan terbaik untuk               committed to delivering the highest quality products and
memastikan kepuasan maksimal. GTSI terus meningkatkan              services to ensure maximum satisfaction. GTSI continually
customer experience dan memastikan seluruh awak kapal              works to improve the customer experience and ensures that all
memiliki kompetensi berstandar internasional serta mematuhi        ship crews have standardized competencies and follow relevant
standar keselamatan operasional yang berlaku. Perseroan juga       safety standards. Additionally, the Company provides clear and
menyediakan informasi yang jelas dan akurat mengenai layanan       accurate details about its services through official channels,
melalui kanal komunikasi resmi seperti situs www.gtsi.co.id dan    including the website www.gtsi.co.id and other promotional
media promosi lainnya.                                             materials.

Inovasi dan Pengembangan Produk atau Jasa                          Product or Service Innovation and Development
 [OJK F.26]


GTSI memahami bahwa kebutuhan dan harapan pelanggan                GTSI recognizes that customer needs and expectations
terus berkembang seiring dengan perubahan zaman. Oleh              continuously evolve. Therefore, the Company is dedicated to
karena itu, Perseroan berkomitmen untuk secara proaktif            proactively addressing these changes by offering innovation
merespons dinamika tersebut dengan menghadirkan inovasi            and developing products and services aligned with customer
serta pengembangan produk dan layanan/jasa yang relevan            needs.
dengan kebutuhan pelanggan.

Salah satu tuntutan pelanggan saat ini adalah tersedianya          One of today's customer demands is for more practical, user-
layanan yang lebih praktis, mudah, efektif, dan efisien. Sebagai   friendly, effective, and efficient services. To address this, GTSI
bentuk adaptasi terhadap kebutuhan tersebut, sepanjang             has introduced various innovations and improvements across
tahun 2025, GTSI telah melakukan berbagai inovasi dan              products and services throughout 2025, covering marketing,
pengembangan produk dan layanan/jasa, termasuk dalam               distribution, and customer engagement as outlined below.
proses pemasaran, distribusi hingga penempatan layanan
kepada pelanggan sebagai berikut:
                                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




1.    Inovasi pada Industri Maritim melalui Pengapalan LNG         1.   Innovation in the Maritime Industry through LNG Shipping
      Perseroan berperan aktif dalam pengembangan rantai                The Company plays an active role in the development of
      pasok LNG nasional melalui inovasi di bidang pengapalan           the national LNG supply chain through innovation in LNG
      LNG. Sepanjang tahun pelaporan, Perseroan melakukan               shipping. Throughout the reporting year, the Company
      berbagai penguatan dan pembaruan proses bisnis untuk              undertook a range of enhancements and improvements
      memastikan layanan pengangkutan LNG yang aman,                    to its business processes to ensure safe, efficient, and
      efisien, dan berkelanjutan, antara lain:                          sustainable LNG transportation services, including:
      •     Optimalisasi armada LNG Carrier dengan peningkatan          •     Optimization of the LNG Carrier fleet through
            efisiensi konsumsi bahan bakar, pemanfaatan                       improved fuel consumption efficiency, the
            teknologi navigasi modern, serta penerapan sistem                 adoption of modern navigation technology, and the
            pemantauan emisi untuk mendukung target                           implementation of emission monitoring systems to
            pengurangan jejak karbon.                                         support carbon footprint reduction targets.

                                                                                                                                           143
Page 144
 Kinerja Sosial Keberlanjutan
                         Sustainable Social performance




                                                               •    Pengembangan layanan ship-to-ship (STS) LNG yang              •    Development of ship-to-ship (STS) LNG services,
                                                                    memungkinkan fleksibilitas distribusi dan mengurangi               enabling greater distribution flexibility and reducing
                                                                    kebutuhan perjalanan jarak jauh, sehingga menekan                  the need for long-distance voyages, thereby lowering
                                                                    emisi dan biaya logistik.                                          emissions and logistics costs.
                                                               •    Penerapan standar keselamatan dan lingkungan                  •    Implementation of ESG-based safety and
                                                                    berbasis ESG, termasuk kepatuhan terhadap regulasi                 environmental standards, including compliance with
                                                                    IMO, OCIMF, dan standar HSSE internasional.                        IMO, OCIMF, and international HSSE regulations.
                                                               •    Digitalisasi proses operasional kapal, predictive             •    Digitalization of vessel operational processes,
                                                                    plan maintenance programs, dan integrasi data                      predictive maintenance programs, and operational
                                                                    operasional untuk meningkatkan efisiensi dan                       data integration to enhance efficiency and minimize
                                                                    mengurangi downtime.                                               downtime.
                                                               •    Pengembangan konsep small-scale LNG shipping,                 •    Development of the small-scale LNG shipping
                                                                    yang memungkinkan distribusi LNG ke wilayah-                       concept, enabling LNG distribution to regions lacking
                                                                    wilayah yang belum memiliki infrastruktur besar,                   large-scale infrastructure and supporting equitable
                                                                    mendukung pemerataan energi bersih.                                access to clean energy.
                                                               •    Inovasi ini tidak hanya meningkatkan daya saing               •    These innovations not only strengthen the Company’s
                                                                    Perseroan, tetapi juga memperkuat kontribusi                       competitiveness but also reinforce its contribution to
                                                                    terhadap transisi energi bersih di sektor maritim                  the clean energy transition in Indonesia’s maritime
                                                                    Indonesia.                                                         sector.

                                                          2.   Pengembangan Produk dan Jasa LNG Retail untuk                 2.   Development of LNG Retail Products and Services for
                                                               Sektor HORECA dan IKM                                              the HORECA and SME Sectors
                                                               Perseroan juga mengembangkan solusi LNG retail sebagai             The Company is also developing LNG retail solutions as a
                                                               alternatif energi bersih bagi sektor hotel, restoran, kafe,        clean energy alternative for the hotel, restaurant, café, and
                                                               catering (HORECA) serta industri kecil dan menengah                catering (HORECA) sector, as well as small and medium-sized
                                                               (IKM). Inisiatif ini bertujuan memperluas akses energi             enterprises (SMEs). This initiative aims to broaden access to
                                                               rendah emisi yang lebih efisien dan terjangkau.                    low-emission, more efficient, and affordable energy.

                                                               Inovasi yang dilakukan meliputi:                                   Innovations undertaken include:
                                                               •    Pengembangan paket layanan LNG retail yang                    •    Development of LNG retail service packages
                                                                    mencakup penyediaan LNG dalam bentuk bulk kecil,                   encompassing the supply of LNG in small bulk form,
                                                                    ISO tank, maupun tabung VGL LNG untuk kebutuhan                    ISO tanks, and VGL LNG cylinders to meet customers’
                                                                    operasional pelanggan.                                             operational energy needs.
                                                               •    Pengembangan Penerapan teknologi regasifikasi                 •    Development and application of small-scale
                                                                    skala kecil yang aman, ringkas, dan mudah                          regasification technology that is safe, compact, and
                                                                    dioperasikan, sehingga cocok untuk sektor komersial                easy to operate, making it well-suited for commercial
                                                                    dan industri skala menengah.                                       and medium-scale industrial customers.
                                                               •    Solusi energi bersih untuk HORECA, termasuk                   •    Clean energy solutions for the HORECA sector,
                                                                    penggunaan LNG untuk kebutuhan dapur komersial,                    including the use of LNG for commercial kitchen
                                                                    pemanas air, pendingin, dan peralatan operasional                  operations, water heating, cooling systems, and other
                                                                    lainnya yang membutuhkan energi stabil dan efisien.                operational equipment requiring stable and efficient
                                                                                                                                       energy supply.
                                                               •    Program konversi energi dari LPG ke LNG, yang                 •    An energy conversion program from LPG to LNG,
                                                                    membantu pelanggan menurunkan biaya energi                         helping customers reduce energy costs while
                                                                    sekaligus mengurangi emisi karbon.                                 lowering carbon emissions.
                                                               •    Pengembangan sistem pemantauan konsumsi energi                •    Development of an IoT-based energy consumption
                                                                    berbasis IoT (Internet of Things), yang memungkinkan               monitoring system, enabling customers to track and
                                                                    pelanggan mengontrol penggunaan LNG secara real-                   control their LNG usage in real time to enhance
                                                                    time untuk meningkatkan efisiensi operasional.                     operational efficiency.
Accelerating Energy Expansion as One




                                                               •    Pengembangan Model layanan terintegrasi, mulai                •    Development of an integrated service model —
                                                                    dari suplai LNG, transportasi, instalasi, hingga                   encompassing LNG supply, transportation, installation,
                                                                    pemeliharaan       fasilitas,  sehingga    pelanggan               and facility maintenance — providing customers with a
Building The New GTSI,




                                                                    mendapatkan solusi energi bersih yang menyeluruh.                  comprehensive clean energy solution.

                                                               Inisiatif LNG retail ini mendukung pencapaian target          This LNG retail initiative supports the achievement of national
                                                               nasional dalam memperluas penggunaan energi bersih,           targets for expanding clean energy use, while opening new
                                                               sekaligus membuka peluang pertumbuhan pasar baru bagi         market growth opportunities for the Company.
                                                               Perseroan.




144
Page 145
3.   Dampak Inovasi terhadap Keberlanjutan                         3. The Impact of Innovation on Sustainability




                                                                                                                                       PT GTS Internasional Tbk
     Inovasi yang dilakukan Perseroan memberikan dampak            The Company’s innovations have delivered significant positive
     positif yang signifikan, antara lain:                         impact, including:
     •    Pengurangan emisi CO₂ melalui penggunaan LNG                 •     Reduction of CO₂ emissions through the use of
          sebagai energi transisi yang lebih bersih dibandingkan             LNG as a cleaner transition energy compared to
          bahan bakar fosil konvensional.                                    conventional fossil fuels.
     •    Peningkatan efisiensi energi di sektor maritim dan           •     Improved energy efficiency in the maritime and
          komersial.                                                         commercial sectors.
     •    Peningkatan akses energi bersih bagi pelaku usaha            •     Enhanced access to clean energy for HORECA and
          HORECA dan IKM.                                                    SME businesses.
     •    Kontribusi terhadap ekonomi sirkular melalui                 •     Contribution to the circular economy through
          optimalisasi rantai pasok LNG dan pemanfaatan                      the optimization of the LNG supply chain and the
          teknologi ramah lingkungan.                                        adoption of environmentally friendly technologies.
     •    Peningkatan daya saing Perseroan melalui diversifikasi       •     Strengthened competitiveness through the
          layanan berbasis keberlanjutan.                                    diversification of sustainability-driven services.

Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi                                  Products/Services Evaluated for Customer
Keamanannya bagi Pelanggan [OJK F.27]                              Safety

Perseroan memastikan seluruh layanan yang diberikan kepada         The Company guarantees that all services delivered to
pelanggan telah memenuhi peraturan perundang-undangan              customers follow applicable laws, regulations, and meet
yang berlaku dan telah memenuhi standar keamanan yang              international safety standards.
berlaku secara internasional.

Dampak Produk/Jasa [OJK F.28]                                      Product/Service Impact

Sebagian besar kegiatan usaha Perseroan berfokus pada kontrak      Most of the Company's activities are centered on LNG and
pengangkutan LNG dan produk energi lainnya, yang berperan          other energy transportation contracts, essential for supporting
penting dalam mendorong perekonomian Indonesia. LNG                Indonesia’s economy. LNG serves as a viable fuel alternative
menjadi alternatif bahan bakar yang tepat dalam proses transisi    during the shift to renewable energy. The Company produces
menuju energi terbarukan. Dengan emisi gas rumah kaca yang         fewer greenhouse gases than fossil fuels, enabling it to
lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil, Perseroan juga        contribute to clean energy and environmental sustainability.
berkontribusi pada penyediaan energi bersih untuk mendukung
keberlanjutan lingkungan.

Jumlah Produk yang Ditarik Kembali [OJK F.29]                      Number of Recalled Product

Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat produk/layanan yang           No products or services provided by the Company were recalled
ditawarkan Perseroan yang ditarik kembali dari pasaran.            from the market during 2025.

Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk                          Customer Satisfaction Survey for Products and/
dan/atau Jasa [OJK F.30]                                           or Services

GTSI secara rutin mengadakan survei kepuasan pelanggan             GTSI regularly performs customer satisfaction surveys to assess
guna mengukur tingkat kepuasan mereka terhadap kualitas            the customers’ satisfaction of its products and services. The
produk dan layanan yang disediakan Perseroan. Survei ini           purpose of these surveys is to ensure customers have a positive
bertujuan untuk memastikan bahwa pelanggan memperoleh              experience with GTSI's products and services. They also serve
pengalaman terbaik dalam menggunakan produk dan layanan/           as a feedback mechanism for the Company to identify areas for
                                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




jasa GTSI. Survei sekaligus menjadi sarana bagi Perseroan          improvement and enhance service quality over time.
untuk mengadopsi kritik dan masukan dari pelanggan guna
meningkatkan kualitas layanan di tahun berikutnya.

Berdasarkan hasil survei kepuasan pelanggan tahun 2025,            Based on the results of the 2025 customer satisfaction survey,
tercatat sebanyak 96% pelanggan menyatakan puas terhadap           96% of customers expressed satisfaction with GTSI’s products
produk dan layanan GTSI. Pencapaian tersebut menunjukkan           and services. This achievement demonstrates the Company’s
bahwa Perseroan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dari            ability to meet customer needs across all evaluated dimensions,
segi penilaian unsur Punctuality, Performance Speed, Fuel,         including Punctuality, Performance Speed, Fuel, Cargo, Safety,
Cargo, Safety, Performance Crew, Administration, Reporting &       Crew Performance, Administration, Reporting & Communication,
Communication, Relationship.                                       and Customer Relationship.



                                                                                                                                     145
Page 146
      Building The New GTSI,
      Accelerating Energy Expansion as One




146
                                             LAIN-LAIN
Page 147
           OTHERS




                PT GTS Internasional Tbk




147
      11
Page 148
                                       VERIFIKASI TERTULIS DARI
                                       PIHAK INDEPENDEN                                                   [OJK G.1]
 Lain-Lain




                                       WRITTEN VERIFICATION FROM AN INDEPENDENT PARTY
                 Others




                                       Laporan Keberlanjutan PT GTS Internasional Tbk Tahun 2025     The 2025 Sustainability Report of PT GTS Internasional Tbk has
                                       belum diverifikasi oleh Penyedia Jasa Assurance (Assurance    not been subject to independent verification by an external
                                       Services Provider) yang independen. Namun demikian,           Assurance Services Provider. Nevertheless, the Company
                                       Perseroan menjamin bahwa seluruh informasi yang diungkapkan   affirms that all information presented in this report is true,
                                       dalam laporan ini adalah benar, akurat, dan faktual.          accurate, and based on verifiable facts.
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,




148
Page 149
LEMBAR




                                                                                                                                                      PT GTS Internasional Tbk
UMPAN BALIK                                               [OJK G.2]

FEEDBACK FORM



Terima kasih atas kesediaan Bapak/Ibu/Saudara untuk                            Thank you for your willingness to read this 2024 Sustainability
membaca Laporan Keberlanjutan 2024 ini. Guna meningkatkan                      Report. In order to improve the Sustainability Report in the
Laporan Keberlanjutan pada tahun-tahun mendatang kami                          subsequent years, we hope that you are willing to fill out this
berharap kesediaan Bapak/Ibu/Saudara untuk mengisi Lembar                      Feedback Form and send it back to us.
Umpan Balik yang telah disiapkan, dan mengirimkannya kembali
kepada kami.

1. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan yang dilakukan oleh Perusahaan
   The Sustainability Report provides clear information on the Company’s economic, social, and environmental performance.

       Setuju | Agree                                      Tidak Setuju | Disagree                         Tidak Tahu | Not Sure

2. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai pemenuhan tanggung jawab sosial dan lingkungan Perusahaan.
   The Sustainability Report clearly describes the Company’s fulfillment of its social and environmental responsibilities.

       Setuju | Agree                                      Tidak Setuju | Disagree                         Tidak Tahu | Not Sure

3. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini mudah dimengerti dan dipahami.
   The content and data presented in this Sustainability Report are easy to understand.

       Setuju | Agree                                      Tidak Setuju | Disagree                         Tidak Tahu | Not Sure

4. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah cukup lengkap.
   The information and data presented in this Sustainability Report are sufficiently comprehensive.

       Setuju | Agree                                      Tidak Setuju | Disagree                         Tidak Tahu | Not Sure

5. Desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah bagus
   The design, layout, graphics, and photographs in this Sustainability Report are well presented.

       Setuju | Agree                                      Tidak Setuju | Disagree                         Tidak Tahu | Not Sure

6. Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
   Which information in this Sustainability Report did you find most useful?



7. Informasi apa yang dinilai kurang bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
   Which information in this Sustainability Report did you find less useful?



8. Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan Keberlanjutan mendatang?
   What additional information would you like to see included in future Sustainability Reports?
                                                                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                                                                                                                    149
Page 150
                                        Identitas Pengirim | Respondent Details:
                                        Nama (bila berkenan)
                                                                         :
                                        Name (if willing to provide)
                                        E-mail
 Lain-Lain




                                                                         :
                                        E-mail
                 Others




                                        Kategori Pemangku Kepentingan | Stakeholder category

                                                 Investor | Investor                            Pemegang Saham | Shareholders           Pekerja | Employee

                                                 Pelanggan | Customer                           Masyarakat | Community                  Pemasok | Supplier

                                                 Lembaga Penelitian dan Perguruan               Regulator, Legislatif, Lembaga          Lainnya| Others ...........
                                                 Tinggi | Research Institute and                Pengawas, dan Lembaga Swadaya
                                                 Universities                                   Masyarakat | Regulator, Legislative,
                                                                                                Supervisory Bodies, Non-
                                                                                                Government Organization


                                       Mohon lembar umpan balik ini dikirimkan ke:
                                       Please return this feedback form to:


                                                                                Sekretaris Perusahaan | Corporate Secretary

                                                                                              PT GTS Internasional
                                                                                    Mangkuluhur City Tower One Lantai 26 | 26th Floor
                                                                                            Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 1-3
                                                                                                 Jakarta 12930, Indonesia
                                                                                                  Telp.: (62-21) 509 33163
                                                                                                  Fax.: (62-21) 509 33163
                                                                                                E-mail: corpsec@gtsi.co.id
                                                                                                  Website: www.gtsi.co.id
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,




150
Page 151
TANGGAPAN TERHADAP




                                                                                                                                               PT GTS Internasional Tbk
UMPAN BALIK LAPORAN
TAHUN SEBELUMNYA                                                                         [OJK G.3]

RESPONSE TO FEEDBACK ON THE PREVIOUS YEAR’S REPORT


PT GTS Internasional Tbk tidak menerima tanggapan dari                       PT GTS Internasional Tbk did not receive any feedback from
pemangku kepentingan atas isi Laporan Keberlanjutan Tahun                    stakeholders regarding the content of its 2024 Sustainability
2024. Dengan demikian tidak terdapat tanggapan spesifik yang                 Report. Accordingly, there are no specific responses to be
disampaikan Perseroan melalui laporan ini.                                   disclosed by the Company in this report.




INDEKS KESESUAIAN DENGAN
POJK 51/POJK.03/2017                                                                       [OJK G.4]

INDEX OF COMPLIANCE WITH POJK NO. 51/POJK.03/2017



   Nomor Indeks                                                    Nama Indeks                                              Halaman
   Index Number                                                     Index Name                                               Page

 Strategi Keberlanjutan
 Sustainability Strategy

                       Penjelasan Strategi Keberlanjutan
         A.1                                                                                                                   16
                       Explanation of Sustainability Strategy
 Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
 Performance Highlights of Sustainability Aspects

                       Aspek Ekonomi
         B.1                                                                                                                   10
                       Economic Aspect
                       Aspek Lingkungan Hidup
         B.2                                                                                                                   12
                       Environmental Aspect
                       Aspek Sosial
         B.3                                                                                                                   13
                       Social Aspect
 Profil Perusahaan
 Company Profile

                       Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
         C.1                                                                                                                   46
                       Vision, Mission, and Sustainability Value
                       Alamat Perusahaan
         C.2                                                                                                                   42
                                                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                       Company Address
                       Skala Usaha
         C.3                                                                                                              42, 50, 51, 57
                       Business Scale
                       Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
         C.4                                                                                                                 48, 49
                       Products, Services, and Business Activities Carried Out
                       Keanggotaan pada Asosiasi
         C.5                                                                                                                   59
                       Association Membership
                       Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
         C.6                                                                                                                   59
                       Significant Changes of Issuer and Public Company




                                                                                                                                             151
Page 152
                                         Nomor Indeks                                                      Nama Indeks                                             Halaman
                                         Index Number                                                       Index Name                                              Page

                                       Penjelasan Direksi
                                       Explanation from the Board of Directors
 Lain-Lain
                 Others




                                                             Penjelasan Direksi
                                               D.1                                                                                                                   26
                                                             Explanation from the Board of Directors
                                       Tata Kelola Keberlanjutan
                                       Sustainability Governance

                                                             Penanggungjawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                               E.1                                                                                                                   74
                                                             Party in Charge of Sustainable Finance Implementation
                                                             Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
                                               E.2                                                                                                                   75
                                                             Competency Development Related to Sustainable Finance
                                                             Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                               E.3                                                                                                                   77
                                                             Risk Assessment on Sustainable Finance Implementation
                                                             Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
                                               E.4                                                                                                                   80
                                                             Relationship with Stakeholders
                                                             Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                               E.5                                                                                                                   83
                                                             Problems on Sustainable Finance Implementation
                                       Kinerja Keberlanjutan
                                       Sustainability Performance
                                                             Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
                                               F.1                                                                                                                   22
                                                             Activities to Build a Culture of Sustainability
                                       Kinerja Ekonomi
                                       Economic Performance
                                                             Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan
                                                             dan Laba Rugi
                                               F.2                                                                                                                   87
                                                             Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financing Goals or Investments,
                                                             Revenue, and Profit & Loss
                                                             Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen
                                                             Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                               F.3                                                                                                                   89
                                                             Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Goals, or Investments in Financial
                                                             Instruments or Projects Aligned with the Implementation of Sustainable Finance
                                       Kinerja Lingkungan Hidup
                                       Environmental Performance
                                       Aspek Umum
                                       General Aspect

                                                             Biaya Lingkungan Hidup
                                               F.4                                                                                                                   117
                                                             Environmental Cost
                                       Aspek Material
                                       Material Aspect
                                                             Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
                                               F.5                                                                                                                   104
                                                             Environmentally Friendly Material Usage
                                       Aspek Energi
                                       Energy Aspect
                                                             Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
                                               F.6                                                                                                                   104
                                                             Amount and Intensity of Energy Used
                                                             Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
                                               F.7                                                                                                                   106
                                                             Efforts and Achievements in Energy Efficiency and the Use of Renewable Energy
Accelerating Energy Expansion as One




                                       Aspek Air
                                       Water Aspect
                                                             Penggunaan Air
                                               F.8                                                                                                                   112
                                                             Water Usage
Building The New GTSI,




                                       Aspek Keanekaragaman Hayati
                                       Aspects of Biodiversity
                                                             Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
                                               F.9           Keanekaragaman Hayati                                                                                   115
                                                             Impacts of Operational Areas Near or Within Conservation Areas or Biodiversity Hotspots
                                                             Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
                                              F.10                                                                                                                   115
                                                             Biodiversity Conservation Efforts



152
Page 153
  Nomor Indeks                                                   Nama Indeks                                        Halaman




                                                                                                                                      PT GTS Internasional Tbk
  Index Number                                                    Index Name                                         Page

Aspek Emisi
Emission Aspects
                     Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
       F.11                                                                                                          107, 108
                     Amount and Intensity of Emissions Generated by Type
                     Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
       F.12                                                                                                         106, 107, 111
                     Efforts and Achievements in Emission Reduction
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspects
                     Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
       F.13                                                                                                             113
                     Amount of Waste and Effluent Generated Based on Type
                     Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
       F.14                                                                                                             113
                     Waste and Effluent Management Mechanism
                     Tumpahan yang Terjadi (Jika Ada)
       F.15                                                                                                           113, 115
                     Spills That Occur (If Any)
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental Complaints Aspects
                     Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
       F.16                                                                                                             117
                     Number and Content of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
                     Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau
                     Jasa yang Setara kepada Konsumen
       F.17                                                                                                             142
                     Commitment of Financial Services Institutions (LJK), Issuers, or Public Companies to Provide
                     Equivalent Products and/or Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspects
                     Kesetaraan Kesempatan Bekerja
       F.18                                                                                                             125
                     Equal Employment Opportunity
                     Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
       F.19                                                                                                             125
                     Child Labor and Forced Labor
                     Upah Minimum Regional
       F.20                                                                                                             128
                     Regional Minimum Wage
                     Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
       F.21                                                                                                             133
                     Decent and Safe Working Environment
                     Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
       F.22                                                                                                             128
                     Employee Training and Skill Development
Aspek Masyarakat
Community Aspects
                     Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
       F.23                                                                                                             138
                     Impact of Operations on Surrounding Communities
                     Pengaduan Masyarakat
       F.24                                                                                                             139
                     Public Complaint
                     Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
       F.25                                                                                                             140
                     Environmental Social Responsibility (TJSL) Activities
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
                                                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




Responsibility for Sustainable Product/Service Development
                     Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan berkelanjutan
       F.26                                                                                                             143
                     Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
                     Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
       F.27                                                                                                             145
                     Products/Services That Have Been Evaluated for Safety for Customers
                     Dampak Produk/Jasa
       F.28                                                                                                             145
                     Service/Product Impact
                     Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
       F.29                                                                                                             145
                     Number of Products Recalled
                     Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
       F.30                                                                                                             145
                     Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services




                                                                                                                                    153
Page 154
                                         Nomor Indeks                                                 Nama Indeks                                                 Halaman
                                         Index Number                                                  Index Name                                                  Page

                                       Lain-lain
                                       Others
 Lain-Lain
                 Others




                                                        Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika Ada)
                                               G.1                                                                                                                    148
                                                        Written Verification from Independent Party (if Any)
                                                        Lembar Umpan Balik
                                               G.2                                                                                                                    149
                                                        Feedback Sheet
                                                        Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
                                               G.3                                                                                                                    151
                                                        Response to Previous Year Sustainability Report Feedback
                                                        Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
                                                        Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik
                                               G.4                                                                                                                    151
                                                        List of Disclosures in Accordance with POJK 51/2017 Regarding the Implementation of Sustainable
                                                        Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public Companies




                                       TABEL SUSTAINABILITY
                                       ACCOUNTING STANDARDS BOARD
                                       (SASB) DAN METRIK AKTIVITAS
                                       SUSTAINABILITY ACCOUNTING STANDARDS BOARD (SASB) TABLE AND ACTIVITY METRICS



                                       Topik                         Metrik Akuntansi                          Kategori          Satuan Ukur              Kode SASB     Halaman
                                       Topic                         Accounting Metric                         Category         Unit of Measure           SASB Code      Page

                                       Emisi Gas          Emisi global cakupan 1 & 2                   Kuantitatif             Ton metrik CO₂-e       TR-MT-110a.1          108
                                       Rumah Kaca         Scope 1 and Scope 2 global emissions         Quantitative            Metric tons CO₂-e
                                       Greenhouse Gas
                                                          Pembahasan mengenai strategi atau            Diskusi & Analisis             n/a             TR-MT-110a.2          107
                                       Emissions
                                                          rencana jangka panjang dan jangka
                                                          pendek untuk mengelola emisi cakupan
                                                          1, target penurunan emisi, serta analisis
                                                          kinerja terhadap target tersebut.
                                                          Discussion of short- and long-term           Discussion & Analysis
                                                          strategies or plans to manage Scope 1
                                                          emissions, emission reduction targets,
                                                          and performance analysis against such
                                                          targets
                                                          1. Total energi dikonsumsi             Kuantitatif                    Gigajoule (GJ),       TR-MT-110a.3          105
                                                          2. Persentase bahan bakar minyak berat                                  Persen (%)
                                                             (Heavy Fuel Oil/HFO)
                                                          3. Persentase energi terbarukan                                         Persen (%)
                                                          1. Total energy consumed               Quantitative                   Gigajoules (GJ),
                                                          2. Percentage of heavy fuel oil (HFO)                                   Percent (%)
                                                          3. Percentage of renewable energy                                       Percent (%)
Accelerating Energy Expansion as One
Building The New GTSI,




154
Page 155
Topik                            Metrik Akuntansi                      Kategori      Satuan Ukur          Kode SASB     Halaman




                                                                                                                                    PT GTS Internasional Tbk
Topic                            Accounting Metric                     Category     Unit of Measure       SASB Code      Page

Dampak Ekologis       Persentase armada yang menerapkan          Kuantitatif           Persen (%)        TR-MT-160a.2     116
Ecological Impacts    manajemen air ballast melalui:
                      1. pertukaran air ballast
                      2. pengolahan air ballast
                      Percentage of fleet implementing ballast   Quantitative         Percent (%)
                      water management through:
                      1. ballast water exchange
                      2. ballast water treatment
                      Jumlah insiden dan total volume            Kuantitatif       Jumlah kejadian,      TR-MT-160a.3     115
                      tumpahan atau pelepasan material ke                          Meter kubik (m3)
                      lingkungan.
                      Number of incidents and total volume of    Quantitative     Number of incidents,
                      spills or releases to the environment                        cubic meters (m³)
Kesehatan &           Lost Time Incident Rate (LTIR)             Kuantitatif            Tingkat          TR-MT-320a.1     135
Keselamatan                                                      Quantitative            Rate
Karyawan
Employee Health &
Safety
Etika Bisnis          Jumlah kunjungan kapal di pelabuhan        Kuantitatif            Jumlah           TR-MT-510a.1     71
Business Ethics       yang berada di negara-negara
                      dengan 20 peringkat terendah dalam
                      Indeks Persepsi Korupsi Transparency
                      Internasional
                      Number of vessel port calls in countries   Quantitative           Number
                      ranking in the bottom 20 of Transparency
                      International’s Corruption Perceptions
                      Index
                      Total nilai kerugian keuangan sebagai      Kuantitatif            Rupiah           TR-MT-510a.2     71
                      akibat dari proses hukum yang berkaitan
                      dengan dugaan atau temuan praktik
                      penyuapan dan korupsi
                      Total monetary value of losses resulting   Quantitative
                      from legal proceedings associated with
                      bribery and corruption
Manajemen             Jumlah kecelakaan maritim, serta           Kuantitatif       Jumlah kejadian,      TR-MT-540a.1     135
Kecelakaan dan        persentase yang diklasifikasikan sebagai                         Persen
Keselamatan           sangat serius.
Pelayaran             Number of marine casualties and            Quantitative     Number of incidents,
Accident & Maritime   percentage classified as very serious.                          Percent
Safety Management
                      Jumlah Condition of Class dan/atau         Kuantitatif            Jumlah           TR-MT-540a.2     135
                      Rekomendasi yang diterbitkan oleh
                      lembaga klasifikasi kapal.
                      Number of Conditions of Class and/         Quantitative           Number
                      or recommendations issued by vessel
                      classification societies
                      Jumlah temuan dan penahanan oleh Port      Kuantitatif            Jumlah           TR-MT-540a.3     135
                      State Control
                      Number of findings and detentions by       Quantitative           Number
                      Port State Control
                                                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                                                                                                                  155
Page 156
                                       METRIK
                                       AKTIVITAS
 Lain-Lain




                                       ACTIVITY METRICS
                 Others




                                       Topik                                                              Kategori        Satuan Ukur         Kode SASB            Halaman
                                       Topic                                                              Category       Unit of Measure      SASB Code             Page

                                       Aktivitas       Jumlah karyawan kapal                        Kuantitatif               Orang
                                                                                                                                              TR-MT-000.A               51
                                       metrik          Number of vessel crew employees              Quantitative             Persons
                                       Activity
                                                                                                                          Nautical miles
                                       Metrics         Total jarak tempuh kapal                     Kuantitatif
                                                                                                                            mil laut)         TR-MT-000.B               105
                                                       Total distance traveled by vessels           Quantitative
                                                                                                                          Nautical miles
                                                       Tonase bobot mati
                                                                                                    Kuantitatif              Ribu DW
                                                       (Deadweight tons/DWT)                                                                  TR-MT-000.D               105
                                                                                                    Quantitative          Thousand DWT
                                                       Deadweight tonnage (DWT)
                                                       Jumlah kapal dalam armada                    Kuantitatif              Jumlah
                                                                                                                                              TR-MT-000.E               105
                                                       Number of vessels in the fleet               Quantitative             Number




                                       KESELARASAN LAPORAN
                                       KEBERLANJUTAN DENGAN
                                       METRIK ESG IDX 2024
                                       ALIGNMENT OF THE SUSTAINABILITY REPORT WITH IDX ESG METRICS 2024


                                                                                                                                                   Halaman di Laporan
                                       Kinerja                      Kode                                  Nama Metrik                                Keberlanjutan/
                                       Performance                  Code                                  Metric Name                          Tahunan Page in Sustainability/
                                                                                                                                                      Annual Report

                                       Lingkungan                               Laporan emisi gas rumah kaca
                                                                     E-01                                                                               107, 108, 109
                                       Environmental                            Greenhouse gas emissions report
                                                                                Intensitas emisi gas rumah kaca
                                                                     E-02                                                                                   107
                                                                                Greenhouse gas emissions intensity
                                                                                Konsumsi Energi listrik
                                                                     E-03                                                                                   105
                                                                                Electricity consumption
                                                                                Konsumsi air
                                                                     E-04                                                                                    112
                                                                                Water consumption
                                                                                Limbah yang dihasilkan
Accelerating Energy Expansion as One




                                                                     E-05                                                                                    113
                                                                                Waste generated
                                                                                Komitmen perusahaan untuk mencapai target Net Zero Emission
                                                                     E-06                                                                                    111
                                                                                Company commitment to achieving Net Zero Emissions
Building The New GTSI,




                                                                                Komitmen perusahaan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca
                                                                     E-07                                                                                    111
                                                                                Company commitment to reducing greenhouse gas emissions




156
Page 157
                                                                                             Halaman di Laporan




                                                                                                                             PT GTS Internasional Tbk
Kinerja       Kode                              Nama Metrik                                    Keberlanjutan/
Performance   Code                              Metric Name                              Tahunan Page in Sustainability/
                                                                                                Annual Report

Sosial               Kesetaraan gender
              S-01                                                                                     53
Social               Gender equality
                     Pegawai berdasarkan gender dan kelompok umur
              S-02                                                                                     53
                     Employees by gender and age group
                     Tingkat pergantian pegawai
              S-03                                                                                   56, 127
                     Employee turnover rate
                     Jumlah pegawai sementara
              S-04                                                                                     52
                     Number of temporary employees
                     Pelatihan dan pengembangan pegawai
              S-05                                                                                    129
                     Employee training and development
                     Jumlah kecelakaan kerja
              S-06                                                                                    133
                     Number of workplace accidents
                     Jumlah kejadian pelanggaran hak asasi manusia
              S-07                                                                                    132
                     Number of human rights violation incidents
                     Kebijakan pelecehan seksual dan/atau non-diskriminasi
              S-08                                                                                    132
                     Sexual harassment and/or non-discrimination policy
                     Kebijakan mengenai hak asasi manusia
              S-09                                                                                    132
                     Human rights policy
                     Kebijakan pekerja anak dan/atau pekerja paksa
              S-10                                                                                  125, 126
                     Child labor and/or forced labor policy
                     Kebijakan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja serta
                     lingkungan kerja yang aman dan layak diberikan kepada seluruh
              S-11   karyawan                                                                         133
                     Occupational health and safety policy and provision of a safe and
                     decent working environment for all employees
                     Corporate Social Responsibility
              S-12                                                                                    140
                     Corporate Social Responsibility (CSR)
Tata Kelola          Keberagaman manajemen dan independensi
              G-01                                                                                     66
Governance           Management diversity and independence
                     Total kehadiran Direksi dan Komisaris ke rapat Dewan
              G-02   Total attendance of the Board of Directors and Board of                         68, 69
                     Commissioners at Board meetings
                     Kebijakan pemisahan Chairman of The Board dan CEO
              G-03                                                                                     63
                     Policy on separation of the Chairman of the Board and CEO roles
                     Kebijakan penilaian dewan direksi dan komisaris
              G-04                                                                                     67
                     Board of Directors and Board of Commissioners evaluation policy
                     Kebijakan pelatihan Dewan Direksi dan Komisaris
              G-05   Training policy for the Board of Directors and Board of                           75
                     Commissioners
                     Kriteria khusus pemilihan Dewan
              G-06                                                                                     65
                     Specific criteria for Board selection
                     Kode etik dan/atau antikorupsi
              G-07                                                                                   70, 72
                     Code of ethics and/or anti-corruption policy
                     Kebijakan perlakuan adil terhadap pemegang saham
              G-08                                                                                     64
                     Policy on fair treatment of shareholders
                                                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                     Pencegahan konflik kepentingan
              G-09                                                                                     69
                     Conflict of interest prevention




                                                                                                                           157
Page 158
 Halaman ini sengaja dikosongkan
This page is intentionally left blank
Page 159

          
Page 160
 Lain-Lain
                 Others




                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report




                                       PT GTS Internasional Tbk

                                       Mangkuluhur City Tower One, 26th Floor
                                       Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.1-3
                                       Jakarta 12930, Indonesia
                                       Telp       : 021 509 33163
                                       Fax        : 021 5096 6348
                                       Mail       : corpsec@gtsi.co.id
Accelerating Energy Expansion as One




                                       www.gtsi.co.id
Building The New GTSI,




160

File

File Open PDF
Source IDX
Size10.7 MB
Published3 Jun 2026
Pages160
Characters808,103
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 76 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org GTS Internasional Tbk · Company Name p.1 ×194
linked org PT Humpuss Transportasi p.11 ×2
linked org Humpuss Maritim Internasional Tbk p.16 ×7
linked org PT Humpuss Maritim p.57 ×2
possible org PT Pertamina p.11
possible org PT Humpuss p.11 ×5
possible org GTS Internasional Internasional Tbk. p.38 ×2
possible person Gatot Subroto · Corporate Secretary p.39 ×2
possible person Martina S.H. · Notaris p.42 ×5
possible org Bursa Efek Indonesia p.65
possible person Suharno · Komisaris p.66
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.74 ×2
unresolved org PT PLN p.11 ×2
unresolved org BP Berau Limited p.11 ×3
unresolved org PT PLN Energi Primer p.11 ×2
unresolved org MCGC International Ltd. p.11 ×2
unresolved org PT PLN Gas p.11
unresolved org PT Hanochem Shipping p.11 ×2
unresolved org PT Mol Indonesia p.11 ×3
unresolved org PT MOL Gas Maritime p.11
unresolved org PT Hanochem Shipping Solutions Indonesia p.11
unresolved org K Lines Ltd. p.11
unresolved org PT Pertamina Trans p.11
unresolved org PT Humpuss Transportasi Curah Pemasok Lokal p.11
unresolved org PT GTSI p.29 ×2
unresolved org PT GTSI Internasional Tbk p.38
unresolved org Internasional Tbk p.38 ×2
unresolved org PT HUMOLCO LNG Indonesia p.38 ×4
unresolved org PT Hikmah Sarana Bahari p.38 ×6
unresolved org PT Bhaskara Inti Samudera p.38 ×4
unresolved org PT Permata Khatulistiwa Regas p.38 ×3
unresolved org PT Jawa Satu Regas p.38 ×4
unresolved org PT Anoa Sulawesi Regas p.38 ×3
unresolved org GTS Energy Trading Pte. Ltd. p.38 ×4
unresolved org PT Surya Gaschem Perkasa p.38 ×2
unresolved org PT GTS p.38
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- p.42
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.42 ×2
unresolved org PT Hutama Trans Kencana p.43 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.43
unresolved org PT Hikmah Sarana p.43
unresolved org Mitsui O.S.K. Lines Ltd. p.43 ×2
unresolved org Humolco Trans Inc. p.43
unresolved org Trans Inc. p.43
unresolved org PT Permata Khatulistiwa p.44
unresolved org PT Regas p.44
unresolved org Pte. Ltd. p.44 ×2
unresolved org PT Surya Gaschem Surya Gaschem Perkasa p.44
unresolved person Christina Dwi Utami p.48 ×2
unresolved org Masyarakat Internasional Tbk p.57
unresolved person Mandala Putra p.58 ×2
unresolved — GTSI menjamin perlakuan yang adil terhadap seluruh p.64
unresolved — menerapkan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, p.64
unresolved — kesetaraan dalam setiap pengambilan keputusan strategis p.64
unresolved — operasional. Perseroan memastikan bahwa hak-hak p.64
unresolved — dilindungi secara konsisten. Selain itu, GTSI menjalankan p.64
unresolved — transparan untuk mencegah adanya praktik diskriminatif p.64
unresolved — penyalahgunaan wewenang sehingga tercipta p.64
unresolved — Perlakuan adil terhadap pemegang saham diatur p.64
unresolved — Kebijakan Perlakuan Adil terhadap p.64
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.65
unresolved person Setiawan T. · Komisaris Utama p.66
unresolved — Widjojo · President p.66
unresolved person I Gusti Ngurah · Direktur Utama p.66
unresolved — Askhara · President p.66
unresolved person Dira K. Mochtar · Direktur p.66
unresolved org Departemen QHSE. Selama p.75
unresolved org Forum Akuntan Manajemen · Commissioner p.75
unresolved org Financial Services Authority p.79
unresolved org Departemen p.81
unresolved — Perhubungan p.81
unresolved — Maritime p.81
unresolved org Menteri Perhubungan Direktorat Jenderal p.107
unresolved org Minister of Transportation p.107

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result