Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1
Public Expose Live 2024 Senin, 26 Agustus 2024
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Presentasi dan Tanya Jawab
PEMBICARA
Emiten : 1. Heri Supriadi, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom
2. Daru Mulyawan, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel
Moderator : Deffid San Opel, PT Bursa Efek Indonesia
SESI PAPARAN MATERI
VP Investor Relation TelkomGroup membuka sesi pemaparan materi Public Expose 2024 dengan:
1. Memberi penjelasan secara singkat terkait kapitalisasi pasar saham Telkom di Bursa Efek
Indonesia dan New York (BEI dan NYSE), serta proporsi kepemilikan saham Telkom.
2. Memperkenalkan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom dan Direktur Keuangan dan
Manajemen Risiko Telkomsel. Para Direksi TelkomGroup yang hadir tersebut menjadi pemateri
selama presentasi berlangsung.
Paparan materi dilanjutkan oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom mengenai:
1. Kondisi perekonomian Indonesia beserta tantangan-tantangannya dan peluang industri
telekomunikasi di tahun 2024.
2. Penjabaran singkat dari inisiatif-inisiatif di dalam “5 Bold Moves” yang mencakup FMC (Fixed
Mobile Convergence), Infraco, DC Co, B2B Digital IT Service Co, serta DigiCo yang mencakup
strategi, timeline, dan progress terkini.
3. Penjabaran singkat kinerja Telkom selama semester satu tahun 2024. Beberapa hal yang
disampaikan adalah pendapatan, kontributor pertumbuhan pendapatan terbesar, EBITDA dan
normalisasi EBITDA, dampak program pensiun dini, laba bersih dan laba bersih operasional, serta
strategi pemasaran Telkomsel.
4. Penjelasan kinerja segmen Wholesale & International Business (WIB) pada semester satu tahun
2024, yang juga mencakup penjelasan timeline strategic partner Data Center serta kinerja
operasional dan keuangan Mitratel.
Paparan materi dilanjutkan oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel terkait:
1. Kinerja Telkomsel selama selama semester satu tahun 2024 dalam hal pendapatan, EBITDA, laba
bersih, serta efisiensi biaya dan peningkatan kinerja operasional pasca FMC.
2. Strategi Telkomsel dalam hal memperluas pangsa pasar di segmen mobile, percepatan penetrasi
Fixed Broadband, dan peningkatan pengguna konvergensi.
Paparan materi dilanjutkan oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom mengenai
guidance tahun 2024, yakni:
1. Pendapatan tumbuh low-single digit
2. Marjin EBITDA diharapkan berada pada kisaran 50-52%
3. Rasio capex terhadap pendapatan sebesar 22-24%
Halaman 1 dari 7
Page 2
Public Expose Live 2024 Senin, 26 Agustus 2024
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Presentasi dan Tanya Jawab
SESI TANYA JAWAB
1. Kharisma
a. Berapakah Dividend Payout Ratio untuk tahun fiskal 2024 ini?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:
Dividend Payout Ratio untuk tahun fiskal 2024 adalah sebesar 70-80% dari laba bersih. Kami
berfokus untuk mempertahankan kenaikan Dividend per Share yang diseimbangkan dengan
kebutuhan ekspansi dan investasi, kinerja perusahaan, kondisi pasar, serta aspirasi dari para
pemegang saham.
b. Apa yang melatarbelakangi adanya pensiun dini pada tahun ini dan apakah ke depannya
akan ada program pensiun dini lagi di sisa tahun ini maupun tahun depan?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:
Saat ini, Telkom berfokus untuk menjalankan transformasi melalui strategi 5 Bold Moves,
setelah sebelumnya berhasil melakukan pemindahan bisnis IndiHome ke Telkomsel.
Program pensiun dini dilakukan untuk mendorong perusahaan agar lebih ramping dan untuk
meningkatkan jumlah talenta-talenta digital yang diharapkan dapat berdampak pada
produktivitas serta efisiensi Telkom.
Sejauh ini, belum ada rencana program pensiun dini lagi di semester dua tahun 2024.
Program pensiun dini merupakan strategi kami dalam mengelola kompetensi dan
memberikan ruang bagi talenta-talenta yang relevan dengan perkembangan bisnis di masa
depan.
2. Sendy Oey
a. Berapa pangsa pasar 4G dari Telkom di Indonesia?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel:
Pangsa pasar mobile Telkomsel berada di kisaran 50% dan masih menjadi market leader di
penyedia layanan mobile. Untuk segmen fixed broadband, pangsa pasar kami berada di
kisaran 70%.
Saat ini, Telkomsel telah meluncurkan layanan 5G. Peluncuran 5G ini merupakan komitmen
kami untuk menjadi yang terdepan dalam memberi pelayanan yang terbaik bagi pelanggan.
Kami mengimplementasikan 5G secara selektif di daerah-daerah tertentu. Implementasi
yang selektif ini tentunya menyesesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, jumlah handset
5G yang saat ini masih di sekitaran 10 juta, serta use case untuk 5G yang masih terbatas. Di
sisi lain, kami juga mencoba membuat use case baru melalui layanan digital dan IoT.
b. Berapa pangsa pasar Fixed Broadband atau IndiHome dari Telkom di Indonesia?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel:
Pangsa pasar fixed broadband berada di kisaran 70%.
Halaman 2 dari 7
Page 3
Public Expose Live 2024 Senin, 26 Agustus 2024
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Presentasi dan Tanya Jawab
3. Zaqi
a. Bagaimana proyeksi bisnis Data Center ke depannya dan apakah ada target jangka pendek
dan target panjang yang ingin dicapai?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:
Saat ini, kami sedang dalam proses penambahan kapasitas Hyperscale Data Center (HDC)
Cikarang sebesar 18MW yang diharapkan akan selesai di tahun ini. Selain itu, kami juga
sedang dalam tahap konstruksi HDC Batam yang diharapkan akan selesai pada akhir tahun
depan.
Pada tahun 2030, kami memperkirakan akan ada 15-20% supply share domestik yang
didorong oleh permintaan dari dalam negeri maupun regional. Total permintaan di
Indonesia berdasarkan proyeksi kami adalah sebesar 1,6-2,0 GW dan merupakan yang
terbesar di ASEAN. Dengan kondisi terebut kami juga berharap dapat menjadi dominant
player di Indonesia.
b. Mengapa Telkom membutuhkan strategic partner dalam bisnis Data Center? Apa rencana
Telkom ke depannya dengan mitra tersebut?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:
Alasan kami memerlukan strategic partner diantaranya adalah untuk membantu kami dalam
mempercepat pengembangan bisnis Data Center, seperti memberikan pengetahuan
mengenai operasional dan strategi bisnis Data Center, mendapatkan operating model yang
lebih efisien, kapabilitas, serta akses ke pasar Data Center global.
4. Faris
a. Pandangan terhadap basis pelanggan dan target pangsa pasar, apakah anda mengharapkan
adanya pertumbuhan atau tidak dalam jumlah pelanggan mobile di kuartal-kuartal
mendatang?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel:
Sampai dengan saat ini, Telkomsel berhasil menstabilkan basis pelanggan mobile pada tahun
2024 dengan meningkatkan produktivitas dan kualitas pelanggan. Upaya-upaya tersebut
diharapkan dapat mempertahankan kepemimpinan pasar kami saat ini.
Kami berkomitmen untuk melanjutkan inisiatif healthy conduct sambil mempertahankan
dan meningkatkan pangsa pasar melalui diversifikasi produk. Diversifikasi produk yang kami
lakukan adalah dengan menyasar segmen pasar massal tertentu (termasuk segmen anak-
anak muda, produk sachet, dan segmen massal tertentu) melalui Telkomsel Lite dan By.U,
serta pendekatan Customer Value Management (CVM) yang konsisten.
Halaman 3 dari 7
Page 4
Public Expose Live 2024 Senin, 26 Agustus 2024
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Presentasi dan Tanya Jawab
5. Anonim
a. Apakah ada kemungkinan terjadinya perang harga di bisnis Fixed Broadband secara industri,
mengingat ada banyaknya pesaing baru?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel:
Dengan jumlah operator Fixed Broadband saat ini yg cukup fragmented dan jumlah customer
yang masih bertumbuh, kami masih memiliki pangsa pasar sekitar 70% secara nationwide.
Selain itu, adanya faktor investasi yang cukup besar dalam bisnis ini juga mampu membatasi
para operator untuk tidak melakukan perang harga.
6. Anonim
a. Bagaimana Telkom melihat prospek bisnis ke depannya, terutama di semester dua 2024?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:
Kami melihat bahwa sektor telekomunikasi masih menjadi kebutuhan primer di Indonesia.
Kami juga melihat masih ada pertumbuhan yang cukup sehat di data dan payload sebesar
double digit di segmen mobile.
Selain itu, penetrasi fixed broadband di Indonesia yang saat ini di kisaran 15%, masih cukup
rendah bila dibanding Malaysia dan Filipina yang di kisaran 30%. Kondisi ini memberikan
peluang bagi pertumbuhan bisnis fixed broadband ke depan. Bisnis-bisnis kami yang lain,
seperti Data Center, tower, dan enterprise juga menunjukkan pertumbuhan.
Dengan adanya penurunan di legacy, kami memproyeksikan bahwa pendapatan akan
tumbuh di low single digit dengan EBITDA margin di kisaran 50-52%.
7. William
a. Untuk IndiHome, jika ada penyesuaian tarif internet apakah akan berdampak pada kenaikkan
laba perseroan?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel:
Telkomsel selalu mengutamakan pendekatan customer centric serta fokus pada services dan
produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Kami juga melakukan analisa pasar dan
bisnis untuk menjaga tingkat profitabilitas yang tetap sehat dan tetap relevan dengan pasar.
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:
Di sisi lain, kami juga mengantisipasi adanya kompetisi yang cukup ketat dengan melakukan
efisiensi investasi dan biaya pemeliharaan per line di fixed broadband. Dengan demikian,
apabila kami akan menyasar pasar yang memiliki ARPU lebih rendah, maka tingkat
profitabilitas kami masih akan tetap terjaga.
Halaman 4 dari 7
Page 5
Public Expose Live 2024 Senin, 26 Agustus 2024
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Presentasi dan Tanya Jawab
8. Rivan
a. Apakah Telkom merupakan perusahaan Data Center terbesar di Indonesia saat ini dan
berapa perkiraan kontribusi pendapatan segmen Data Center ini ke depannya?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:
Kondisi market Data Center sedikit scattered dan cukup kompetitif saat ini. Per semester
satu tahun 2024 kemarin, pendapatan Data Center & Cloud adalah satu triliun rupiah atau
tumbuh 22,9% dari tahun ke tahun. Ke depannya, kami berkomitmen untuk terus
menangkap peluang yang ada dengan menggunakan keunggulan kompetitif kami dalam hal
cakupan duck fiber kami yang luas, Edge Data Center, dan Enterprise Data Center.
Pada saat ini, pangsa pasar bisnis Data Center kami adalah sekitar 20%. Kami akan
mempertahankan pangsa pasar tersebut hingga beberapa tahun mendatang seiring dengan
pertumbuhan bisnis Data Center yang cukup pesat di Indonesia.
9. Anonim
a. Bagaimana efek merger dari XL dan Smartfren terhadap persaingan dengan Telkomsel?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel:
Telkomsel memiliki view yang positif atas aksi merger tersebut. kami berpandangan bahwa
kompetisi di industri telekomunikasi akan menjadikan lebih sehat dan pertumbuhan industri
telekomunikasi akan lebih baik.
Halaman 5 dari 7
Page 6
Public Expose Live 2024 Senin, 26 Agustus 2024
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Konferensi Pers
SESI TANYA JAWAB KONFERENSI PERS
Emiten : 1. Heri Supriadi, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom
2. Daru Mulyawan, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel
Moderator : Andri Herawan Sasoko, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Sesi press conference dibuka oleh Bapak Andri Herawan Sasoko, VP Corporate Communication
TelkomGroup dengan perkenalan Direksi yang hadir, kemudian langsung dilanjutkan dengan sesi
tanya jawab dengan media.
1. Hana – Katadata
a. Sebelumnya Telkom disebutkan akan berekspansi secara anorganik, berupa akuisisi pusat
data atau Data Center, kira-kira prosesnya sudah sampai mana? apakah sudah sampai due
diligence? Dan ditargetkan tuntas kapan? Berapa nilai transaksinya?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:
DI masa lalu, Telkom sudah beberapa kali melakukan proses inorganic untuk beberapa Data
Center, diantaranya seperti Data Center yang di Sentul dan Surabaya. Di samping itu, Telkom
juga membangun Data Center seperti Hyperscale Data Center, Enterprise Data Center serta
Edge Data Center. Proses organic dan inorganic merupakan proses yang selalu beriringan,
sesuai dengan rencana pengembangan dari bisnis Data Center. Saat ini, kami sedang fokus
untuk mempersiapkan unlocking dengan mencari strategic partner untuk mengembangkan
bisnis Data Center, yang diharapkan akan memberikan nilai tambah seperti kapabilitas dalam
menjalankan Data Center secara efektif dan efisien, selain memberikan akses ke pasar Data
Center global.
b. Berapa capex atau belanja modal yang dianggarkan untuk semester dua ini?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:
Untuk satu tahun, capex dianggarkan dalam kisaran 22-24% dari total pendapatan. Capex
akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur jaringan dan meningkatkan kualitas layanan
yang diberikan kepada pelanggan.
2. Yuliana – Kontan
a. Di semester satu tahun 2024, bottom line Telkom mengalami penurunan. Bagaimana strategi
Telkom untuk memperbaiki hal itu? Apakah masih optimistis dapat mencatat pertumbuhan?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:
Pada semester satu tahun 2024, dengan mengeluarkan aspek non-operating, Operating Net
Income Telkom masih mengalami pertumbuhan 4,2% dari tahun ke tahun.
Halaman 6 dari 7
Page 7
Public Expose Live 2024 Senin, 26 Agustus 2024
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Konferensi Pers
Kondisi persaingan saat ini masih sangat ketat, namun kami masih memiliki target
pendapatan yang tumbuh low-single digit dan tetap terus menjalankan upaya cost efficiency
sehingga profitabilitas akan tetap terjaga.
b. Bagaimana efek dan persiapan Telkom dalam gelaran Pilkada Serentak di kuartal empat
tahun 2024 mendatang?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:
Kami sudah mempersiapkan fasilitas infrastruktur saat digelarnya Pemilu Serentak di seluruh
Indonesia kemarin. Jaringan Telkom selalu siap untuk acara ini, baik mobile maupun fixed line,
sehingga kami dapat memberikan layanan terbaik. Kami memiliki kapasitas yang baik untuk
mengakomodasi semua keperluan aktivitas komunikasi dan digital dalam gelaran Pilkada
mendatang.
3. Daiz Laode – Stockwatch.id
a. Bagaimana kebijakan dividen interim untuk tahun ini?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:
Telkom senantiasa berusaha memberikan value dan return terbaik untuk stakeholder dan
shareholder. Dividen yang dibagikan Telkom adalah dividen tunai dan spesial yang
ditetapkan berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada tahun buku
tersebut. Fair assumption kami adalah dikisaran antara 70-80% dari Laba Bersih. Kami
berharap Dividend per Share dapat meningkat seiring dengan kenaikan Laba Bersih,
dengan menyeimbangkan kebutuhan ekspansi dan investasi bisnis. Sehingga, aspirasi dan
ekspektasi pemegang saham yang didapatkan melalui dividen dapat dipenuhi.
b. Apa strategi perusahaan dalam meningkatkan margin keuntungan di tengah persaingan
yang ketat?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:
Kami berusaha menjaga EBITDA margin yang stabil, meskipun disaat bersamaan legacy
revenue terus mengalami penurunan dan kompetisi di bisnis mobile dan fixed broadband
terus meningkat. Telkom melakukan efisiensi pada investasi dan biaya operasional untuk
menjaga competitiveness, namun tetap memberikan layanan secara optimal. Meskipun
kompetisi semakin meningkat, kami percaya dapat menjaga profitabilitas dalam jangka
pendek maupun jangka panjang dengan inisiatif-inisiatif yang kami lakukan.
Halaman 7 dari 7
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia SESI PAPARAN MATERI VP
p.1
unresolved
person
Andri Herawan Sasoko
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.