Back to announcement
20240827_BOLA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31719161_lamp1.pdf
Other Text extracted BOLASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 21
Page 1
Denpasar, 27 Agustus 2024
No.: BBS/003-CS/VIII/IDX/2024
Kepada Yth.:
Indonesia Stock Exchange (“IDX”)
Indonesia Stock Exchange Building
Tower I, Lt. 6, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190
Up Yth.: Direktur ,
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2
Hal: Surat Tanggapan atas Surat OJK
Dengan hormat,
Sehubungan dengan surat IDX Nomor S-08906/BEI.PP2/08-2024 perihal Permintaan Penjelasan
atas Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit per 30 Juni 2024, maka bersama ini kami
sampaikan penjelasan sebagai berikut:
1. Berdasarkan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil IPO Perseroan dengan cutoff
tanggal 30 Juni 2024, realisasi penggunaan dana hasil IPO Perseroan yaitu sebesar
Rp309,97 miliar (91,77%), atau tersisa sebesar Rp27,80 miliar (8,23%). Atas hal tersebut,
agar dijelaskan:
a. Latar belakang belum terealisasinya dana hasil IPO secara penuh.
b. Perkiraan waktu realisasi sisa dana hasil IPO.
c. Laporan singkat terkait dengan penggunaan dana hasil IPO yang telah digunakan untuk
belanja modal Perseroan dan Entitas Anak, meliputi perincian aset yang dibeli atau
dikembangkan beserta penjelasan spesifikasinya dan bukti dokumentasinya.
Tanggapan Manajemen:
a. Rencana Penggunaan Dana Hasil IPO pada awalnya akan direalisasikan penuh sampai
dengan tahun 2022. Akan tetapi dikarenakan kondisi covid dan post covid selama rentang
tahun 2020 - 2023, realisasi menjadi lebih lambat.
b. Realiasi sisa dana hasil IPO ditargetkan selesai sampai dengan laporan per 31 Desember
2024.
Page 2
c. Dana IPO untuk belanja modal telah digunakan Perseroan untuk sebagai berikut
(dokumentasi kami lampirkan pada Lampiran I):
Penggunaan dana IPO Jumlah (dalam Rp) Penjelasan
Biaya pemain dan pelatih 79,328,568,504 Biaya pemain melingkupi biaya operasional untuk
pemain dan pelatih dalam bertanding, pelatihan dan
termasuk gaji pemain dan pelatih terbaik
Investasi Asosiasi 25,900,000,000 Investasi yang dilakukan melalui anak Perseroan untuk
mendukung lini bisnis perseroan pada
- PT Karya Digital Madan
- PT Kelola Aset Digital
- PT Khazanah Alwahda Kreatif
Operasional Live Streaming 9,996,265,141 Sebagai salah satu sumber penghasilan terbesar
Perseroan melalui anak Perseroan, modal kerja
dibutuhkan untuk mendahulukan operasional live
streaming. Hal ini dikarenakan jangka waktu
pembayaran panjang.
Bangunan & Peralatan Studio Streaming 6,871,036,820 Modal kerja digunakan untuk merawat dan melengkapi
studio streaming untuk menunjang peralatan streaming
yang ada.
Sewa Stadion 2,606,120,000 Sewa stadion utama Bali United, Stadion Kapten I
Wayan Dipta, Gianyar Bali
Equipment for multimedia studio 1,886,243,750 Modal kerja digunakan untuk merawat dan melengkapi
Bali United Studio untuk menunjang studio yang ada.
Sewa Store 694,576,857 Sewa megastore Bali United di Bandara Domestik dan
Bandara Internasional sebagai perluasan lini bisnis
Perseroan
Renovasi Stadion 642,759,398 Renovasi stadion untuk memenuhi kewajiban standar
PSSI dan FIFA
Sewa Lapangan 336,822,222 Sewa lapangan latihan untuk tim senior dan tim youth
Lagu 100,000,000 Biaya pembelian hak cipta lagu Bali United
Total 128,362,392,692
2. Pada periode yang berakhir per 30 Juni 2024, Perseroan membukukan rugi operasi
sebesar Rp43,70 miliar. Rugi operasi tersebut lebih besar dibandingkan rugi operasi pada
periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp39,74 miliar. Atas hal tersebut,
agar dijelaskan:
a. Latar belakang dan penyebab dibukukannya rugi operasi oleh Perseroan, agar
dielaborasi.
b. Rencana jangka pendek Perseroan untuk dapat membukukan laba operasi dalam
kurun waktu 1-2 tahun ke depan.
c. Strategi bisnis jangka panjang Perseroan untuk perbaikan kinerja keuangan, termasuk
rencana pengembangan atau diversifikasi bisnis, perubahan kegiatan usaha, dan lain-
lain (jika ada).
Page 3
Tanggapan Manajemen:
a. Rugi Operasi pada periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 disebabkan oleh
penurunan penerimaan sponsorship yang diterima oleh Perusahaan dimana biaya
tetap Perusahaan tidak mengalami perubahan signifikan seperti biaya gaji, depresiasi,
amortisasi dan perawatan mesin dan bangunan. Hal ini menyebabkan kenaikan
kerugian operasi pada Perusahaan.
b. Rencana jangka pendek Perusahaan untuk membukukan laba operasi adalah
melakukan ekspansi bisnis Perusahaan diluar Sponsor. Pada Q2, Perusahaan telah
menandatangani beberapa kontrak penyewaan lapangan dan fasilitasnya untuk
beberapa club sepak bola di Indonesia sebagai home base. Perusahaan juga
menandatangani kontrak penyewaan lapangan dan fasilitasnya untuk olahraga diluar
bola seperti Marathon. Perusahaan juga melakukan evaluasi dan efisiensi atas
pengeluaran Perusahaan.
c. Rencana jangka panjang Perusahaan untuk memperbaiki kinerja keuangan adalah
dengan melakukan diversifikasi bisnis dengan menggunakan fasilitas lapangan yang
ada dan dikembangkan untuk Sport diluar sepakbola. Perseroan juga melakukan
pengembangan bisnis di bidang retail melalui anak Perseroan, PT Rahasia Gadis
Nusantara dengan lini parfum dan bodycare. Perseroan juga melakukan perluasan
bisnis dengan bekerja sama dengan Perusahaan-perusahaan dalam bidang brand
ambassador termasuk roadshow dan brand campaign. Perseroan juga melakukan
efisiensi dengan melatih, mengembangkan dan menggunakan pemain dari Bali United
Academy sehingga Perseroan tidak perlu menghemat pemain mahal.
3. Pendapatan Perseroan pada periode yang berakhir per 30 Juni 2024 menurun sebesar
25,18% dibandingkan pendapatan pada periode yang berakhir per 30 Juni 2023, dari
sebesar Rp140,91 miliar turun menjadi sebesar Rp105,43 miliar. Atas hal tersebut, agar
dijelaskan:
a. Latar belakang dan penyebab penurunan pendapatan Perseroan, agar dielaborasi.
b. Elaborasi atas klasifikasi pendapatan Perseroan pada CALK 10 tentang Pendapatan,
dengan melengkapi tabel sebagai berikut:
Klasifikasi Pendapatan Penjelasan
Manajemen klub – komersial …
Manajemen klub – kontribusi …
Sport agency – sponsor …
Sport agency – live video …
streaming dan rekaman video
Lainnya …
c. Latar belakang dan penyebab tidak adanya pendapatan dari sponsor pada semester
I tahun 2024, mengingat pada semester I tahun 2023 terdapat pendapatan dari
sponsor senilai Rp54,26 miliar.
Page 4
d. Apakah terdapat pihak pelanggan Perseroan dengan nilai penjualan yang melebihi
10% dari pendapatan Perseroan? Jika ada, agar dielaborasi sesuai ketentuan yang
diatur dalam Peraturan Bapepam-LK nomor VIII.G.7. tentang Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik (Peraturan
Bapepam-LK Nomor VIII.G.7.).
Tanggapan Manajemen:
a. Penurunan pendapatan perseroan paling besar terdapat pada Sponsorship yang di
terima oleh Club Bali United. Hal ini disebabkan pada saat post-covid, seluruh
perekonomian terdampak secara merata. Perusahaan - perusahaan yang
sebelumnya menjadi sponsor mengurangi nilai sponsor dan terdapat juga yang
berhenti menjadi sponsor club.
b. Elaborasi atas klasifikasi pendapatan Perseroan pada CALK 10 tentang Pendapatan,
adalah sebagai berikut:
Klasifikasi Pendapatan Penjelasan
Penerimaan yang diterima oleh Perusahaan yang bersumber dari sponsorship, merchandise
Manajemen klub – komersial
store, stadium dan distribusi barang.
Penerimaan yang diterima oleh Perusahaan yang bersumber dari penyelenggara Liga 1 (PT
Manajemen klub – kontribusi
Liga Indonesia Baru) dan Liga AFC (Asian Football Confederation)
Penerimaan sponsor untuk Sport Agency adalah sponsorship yang diterima oleh Perusahaan
Sport agency – sponsor
dan diteruskan ke cLub-cLub yang ada di Indonesia.
Sport agency – live video Penerimaan live streaming adalah penerimaan Perusahaan yang diterima atas jasa
streaming dan rekaman video pengambilan video streaming atas event-event olah raga dan lainnya di Indonesia.
Penerimaan lainnya mencakup penerimaan yang diterima oleh anak perusahaan seperti
Lainnya
Radio, Online Game, jasa social media, dan lainnya
c. Latar belakang dan penyebab tidak adanya pendapatan dari sponsor pada semester
I tahun 2024 karena terklasifikasi pada komponen pendapatan Manajemen Klub -
Komersial (tidak terklasifikasi terpisah kepada komponen pendapatan Sport Agency -
Sponsor) senilai Rp 8.658.596.555.
d. Pelanggan Perseroan dengan nilai penjualan yang melebihi 10% adalah sebagai
berikut:
Nama Perusahaan Jasa/barang Nilai dalam Rp
PT Liga Indonesia Baru Jasa Rp 42,241,117,475
Page 5
4. Berdasarkan CALK 20 tentang Beban Operasi, Perseroan membukukan beban operasi
lain-lain yang cukup besar, yaitu sebesar Rp14,97 miliar pada semester I tahun 2024, dan
sebesar Rp31,31 miliar pada semester I tahun 2023. Masing-masing secara vertikal
nilainya yaitu 14,20% dan 22,22% dari pendapatan Perseroan pada periodenya masing-
masing. Tidak terdapat penjelasan lebih lanjut terkait dengan beban operasi lain-lain
tersebut. Atas hal tersebut, agar diungkapkan elaborasi atas beban operasi lain-lain
tersebut dengan melengkapi tabel sebagai berikut:
Beban Operasi Lain-lain 30 Juni 2024 30 Juni 2023
… Rp… Rp…
… Rp… Rp…
… Rp… Rp…
Total Rp14.968.178.858 Rp31.311.760.451
Tanggapan Manajemen:
Pengungkapan atas rincian beban operasi lain-lain dijelaskan pada tabel di berikut ini;
Beban Operasi Lain-Lain 30 Juni 2024 30 Juni 2023
Biaya Sponsorship 4,162,142,857 17,504,523,329
Biaya Jaringan - Sng & Transponder 3,523,800,000 2,431,000,000
Biaya Hotel, Akomodasi dan Tempat Tinggal 2,798,722,748 5,694,478,947
Biaya Bbm, Toll dan Parkir 1,718,286,993 785,001,010
Biaya Ekspedisi 2,669,175,152 2,854,242,637
Biaya Administrasi Bank 281,851,254 61,871,379
Biaya Seragam dan Perlengkapan Team 275,271,639 609,979,035
Biaya Perlengkapan Medis 217,673,282 404,511,946
Biaya Iklan & Promosi 164,721,662 215,159,312
Biaya Asuransi Aset Tetap 73,227,329 136,733,863
Biaya Keamanan 63,395,392 60,000,000
Biaya Pelatihan dan Pengembangan 13,780,000 542,698,993
Biaya Perjamuan dan Representasi 3,450,550 -
Biaya Koran, Majalah dan Buku 2,680,000 4,560,000
Biaya Registrasi Pemain & Pelatih - 7,000,000
Biaya Cadangan Penghapusan Piutang (Reversal) (1,000,000,000) -
Total 14,968,178,858 31,311,760,451
5. Perseroan membukukan investasi jangka pendek sebesar Rp318,85 miliar per 30 Juni
2024, dan Rp353,68 miliar per 31 Desember 2023. Nilai investasi tersebut, secara vertikal,
yaitu masing-masing sebesar 44,95% dan 43,61% dari total aset Perseroan pada
periodenya masing-masing, sehingga menjadi pos aset Perseroan dengan nilai terbesar.
Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Pertimbangan sebagian besar aset Perseroan dialokasikan sebagai investasi jangka
pendek, yang tidak berkaitan langsung dengan bidang usaha dan kegiatan usaha
utama Perseroan. Agar dielaborasi.
b. Rencana proporsi investasi jangka pendek Perseroan di masa depan.
c. Sumber dana investasi jangka pendek tersebut.
Page 6
Tanggapan Manajemen:
a. Tujuan investasi jangka pendek adalah Manajemen melihat peluang di pasar modal
yang bergejolak akibat pandemik, oleh karena itu Manajemen memanfaatkan peluang
tersebut untuk mendapatkan return yang lebih besar dibandingkan return dari bunga
deposito. Manajemen hanya memanfaatkan dana yang menganggur.
b. Rencana proporsi investasi jangka pendek Perseroan tidak akan berbeda dengan
tahun sebelumnya karena perusahaan melihat situasi perekonomian yang belum
stabil. Hasil perolehan investasi akan digunakan untuk menambah cashflow
operasional Perusahaan.
c. Pada tahun 2020, sumber dana investasi diambil dari dana IPO yang belum
digunakan. Pada tahun 2022 dan 2023, sumber dana investasi merupakan hasil
penjualan investasi yang diperoleh oleh Perusahaan dan di investasikan kembali.
6. Pada CALK 5 tentang Investasi Jangka Pendek, maka Perseroan per 30 Juni 2024
mencatatkan investasi pada aset keuangan instrumen utang senilai Rp74,56 miliar dan
aset keuangan instrumen ekuitas senilai Rp244,29 miliar. Namun demikian, pada CALK
5 tersebut, tidak terdapat perincian dan penjelasan yang memadai terkait dengan
investasi pada aset keuangan instrumen ekuitas senilai Rp244,29 miliar tersebut. Atas hal
tersebut, agar diungkapkan investasi jangka pendek pada aset keuangan instrumen
ekuitas senilai Rp244,29 miliar per 30 Juni 2024 dan periode pembandingnya, meliputi
namun tidak terbatas pada nilai saldo awal, penambahan/pengurangan, keuntungan
belum direalisasi dari perubahan nilai wajar, keuntungan sudah direalisasi, dan saldo
akhir.
Agar pengungkapan tersebut dirincikan berdasarkan efek ekuitas yang dimiliki Perseroan,
bukan hanya berdasarkan perusahaan sekuritas/manajer investasi yang menjadi
perantara investasi Perseroan.
Tanggapan Manajemen:
Pengungkapan atas rincian investasi jangka pendek pada aset keuangan instrumen
ekuitas senilai Rp244,29 miliar per 30 Juni 2024 dan periode pembandingnya, meliputi
namun tidak terbatas pada nilai saldo awal, penambahan/pengurangan, keuntungan
belum direalisasi dari perubahan nilai wajar, keuntungan sudah direalisasi, dan saldo akhir
dijelaskan pada tabel di berikut ini;
Page 7
30/06/2024
Ekuitas
Nusadana Buana Capital Juara Capital
Rp Rp Rp Total Ekuitas
Saldo awal 45,528,065,139 141,099,569,900 102,930,283,203 289,557,918,242
Penempatan - - - -
Penarikan (1,744,733,300) (1,744,733,300)
Keuntungan (kerugian)
direalisasi dari perubahan
nilai wajar - (1,653,679,700) - (1,653,679,700)
Keuntungan (kerugian) belum
direalisasi dari
perubahan nilai wajar (8,551,423,807) (23,289,207,785) (10,031,911,937) (41,872,543,529)
Saldo akhir 36,976,641,332 114,411,949,115 92,898,371,266 244,286,961,713
31/12/2023
Ekuitas
Nusadana Buana Capital Juara Capital Valbury
Rp Rp Rp Rp Total Ekuitas
Saldo awal 36,527,665,740 133,088,889,900 85,544,509,225 - 255,161,064,865
Penempatan - 77,237,071,003 - 28,635,030,522 105,872,101,525
Penarikan (1,110,999) (102,333,126,770) (3,793,713) (35,341,579,500) (137,679,610,982)
Keuntungan (kerugian)
direalisasi dari perubahan
nilai wajar 10,482,148,919 31,958,596,968 13,593,611,822 6,706,548,978 62,740,906,687
Keuntungan (kerugian) belum
direalisasi dari
perubahan nilai wajar (1,480,638,521) 1,148,138,799 3,795,955,869 - 3,463,456,147
Saldo akhir 45,528,065,139 141,099,569,900 102,930,283,203 - 289,557,918,242
Page 8
7. Berdasarkan CALK 6 tentang Piutang Usaha, maka sebesar 85,72% piutang usaha
Perseroan per 30 Juni 2024 telah jatuh tempo lebih dari 120 hari. Porsi tersebut meningkat
signifikan dibandingkan per 31 Desember 2023, dimana hanya sebesar 13,80% piutang
usaha Perseroan yang telah jatuh tempo lebih dari 120 hari.
a. Latar belakang meningkatnya dan besarnya porsi piutang usaha Perseroan yang telah
jatuh tempo lebih dari 120 hari tersebut.
b. Analisa manajemen Perseroan terkait kolektabilitas piutang usaha Perseroan.
c. Pertimbangan hanya sebesar 8,55% dari piutang usaha yang telah jatuh tempo lebih
dari 120 hari yang dicadangkan.
d. Potensi penambahan pencadangan dalam jumlah signifikan dalam waktu dekat.
Tanggapan Manajemen:
a. Meningkatnya porsi tagihan-tagihan pendapatan yang belum dibayar oleh customer
pihak ketiga dengan total tagihan secara konsol sebesar Rp43,87 M berdampak
signifikan terhadap reklasifikasi umur Piutang Usaha lebih dari 120 hari. Adapun
kontribusi terbesar kenaikan umur Piutang Usaha lebih dari 120 hari disebabkan oleh
tagihan-tagihan pendapatan atas kontribusi terhadap PT. Liga Indonesia Baru dengan
total tagihan Rp21,89 miliar. Piutang ini telah tertagih pada Q3 2024 sehingga
mengurangi nilai tagihan lebih dari 120 hari.
b. Manajemen Perseroan tetap optimis bahwa kolektibilitas piutang usaha Perseroan
masih dalam batas aman karena beberapa kriteria pembayaran customer dipengaruhi
oleh term payment bertahap sesuai dengan jadwal pertandingan liga 1 Indonesia
c. Manajemen akan tetap optimis dengan pencadangan yang dilakukan oleh Perseroan
dan akan tetap melakukan evaluasi atas pencadangan setiap tahun.
d. Manajemen menilai belum ada penambahan pencadangan piutang dalam waktu
dekat.
8. Pada CALK 21 tentang Keuntungan (Kerugian) Lain-lain, maka pada periode yang
berakhir per 30 Juni 2023, Perseroan membukukan pendapatan bunga sebesar Rp53,49
miliar. Sementara itu pada periode yang berakhir per 30 Juni 2024, Perseroan
membukukan beban lain-lain sebesar Rp28,55 miliar. Tidak terdapat penjelasan lebih
lanjut terkait dengan pendapatan/beban lain-lain tersebut, oleh karenanya agar
dijelaskan:
a. Nature dan elaborasi atas pendapatan bunga sebesar Rp53,49 miliar pada periode
yang berakhir per 30 Juni 2023.
b. Nature dan elaborasi atas beban lain-lain sebesar Rp28,55 miliar pada periode yang
berakhir per 30 Juni 2024.
c. Kaitan pendapatan/beban lain-lain tersebut dengan investasi jangka pendek
Perseroan, jika ada.
Page 9
Tanggapan Manajemen:
a. Nature account pembentuk atas pendapatan bunga merupakan akun penerimaan
bunga bank dan keuntungan/kerugian investasi. Detail pendapatan bunga periode 30
Juni 2023 sebagai berikut:
Pendapatan bunga Jumlah (dalam Rp)
Bunga bank dan deposito 1,288,702,354
Keuntungan reksadana yang telah direalisasikan 200,983,670
Keuntungan investasi yang telah direalisasikan
dan belum direalisasikan 52,000,065,237
Total 53,489,751,261
b. Nature account pembentuk atas keuntungan dan kerugian lain-lain merupakan akun
keuntungan atas investasi saham, deviden dan kripto serta biaya lain-lain atas koreksi
perhitungan persediaan barang yang disesuaikan Perseroan. Akun ini disesuaikan
pada tahun 2024 untuk klasifikasi yang lebih detail. Keuntungan dan kerugian lain lain
periode 30 Juni 2024 sebesar Rp28,55 miliar terdiri dari:
Pendapatan bunga Jumlah (dalam Rp)
Pendapatan Bunga Terealisasi - Saham (1,241,687,815)
Pendapatan Bunga Belum Terealisasi - Saham (35,236,036,785)
Pendapatan Lain-Lain Terealisasi - Kripto 6,794,153,861
Pendapatan Lain-Lain Belum Terealisasi - Kripto 109,899,106
Pendapatan Deviden Investasi 1,104,300,000
Koreksi inventory (77,252,153)
Total (28,546,623,786)
c. Nature akun ini berhubungan dengan hasil investasi yang dilakukan oleh Perseroan.
Page 10
9. Piutang usaha Perseroan yang terbesar yaitu dari PT Liga Indonesia Baru (LIB), atau
sebesar 44,64% dari total piutang usaha Perseroan per 30 Juni 2024 sebelum CKPN.
Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Hubungan kerja sama Perseroan dengan LIB, agar dielaborasi.
b. Umur piutang usaha Perseroan dari LIB. Apabila terdapat lebih dari satu penagihan,
maka agar dielaborasi dalam bentuk tabel.
c. Latar belakang macetnya piutang usaha dari LIB.
d. Strategi penagihan kepada LIB.
Tanggapan Manajemen:
a. Hubungan kerjasama Perseroan dengan LIB secara ringkas dapat kami jelaskan
sebagai berikut:
Grup memiliki hak untuk mendapatkan pendapatan kontribusi komersial dari
pertandingan berdasarkan regulasi kompetisi serta aktivitas lain yang terkait
dengan keikutsertaan yang dinegosiasikan secara terpusat oleh PT Liga Indonesia
Baru (LIB) ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke
waktu yaitu pada saat pertandingan dimainkan dan atau saat pendapatan
diketahui pada akhir setiap musim sepakbola sesuai termin yang telah disepakati.
Adapun apabila mengacu kepada salah satu dokumen Perjanjian Kerjasama Jasa
Live Video antara PT Kreasi karya Bangsa (sebagai entitas anak dari PT Bali
Bintang Sejahtera Tbk) dan PT Liga Indonesia Baru dengan nomor surat No. PK-
339/LEG-KKB/AE-LIB/IX/23, hubungan Kerjasama Perseroan dengan LIB secara
garis besar dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. KKB mempunyai bidang usaha antara lain peliputan acara secara langsung
untuk keperluan acara televisi dan/atau streaming di media digital, serta
beberapa platform lainnya dengan cara live streaming (selanjutnya disebut
"Live Video"), dan bermaksud untuk menawarkan jasanya untuk jasa Live
Video kepada LIB.
2. LIB adalah badan hukum yang ditunjuk oleh PSSI sebagai pihak yang
berwenang untuk penyelenggaraan dan pengelolaan pertandingan-
pertandingan liga sepakbola yang hendak diselenggarakan dan dikelolanya.
3. KKB sebagai vendor LIB berkehendak untuk memberikan Jasa Live Video
untuk pengambilan gambar pertandingan Group Stage Liga 2 Musim
Kompetisi 2023/24, dan oleh karenanya Para Pihak bermaksud untuk
menuangkan kesepakatan kerjasama Jasa Live Video ini kedalam suatu
perjanjian.
Page 11
b. Umur piutang usaha Perseroan dari LIB adalah sebagai berikut;
Customer Nomor Dokumen 1-30 days 31-60 days 61-120 days > 120 days Total
PT Liga Indonesia Baru JV-PSAK72 Rp0 Rp0 Rp0 Rp8,940,000,000 Rp8,940,000,000
PT Liga Indonesia Baru IN 240000225 Rp0 Rp5,944,050,000 Rp0 Rp0 Rp5,944,050,000
PT Liga Indonesia Baru IN 240000050 Rp0 Rp5,594,400,000 Rp0 Rp0 Rp5,594,400,000
PT Liga Indonesia Baru BBLIB31121901 Rp0 Rp0 Rp0 Rp5,342,571,429 Rp5,342,571,429
PT Liga Indonesia Baru SINV-KKB/2023/10/070 Rp0 Rp0 Rp0 Rp4,495,500,000 Rp4,495,500,000
PT Liga Indonesia Baru SINV-KKB/2023/11/064 Rp0 Rp0 Rp0 Rp4,495,500,000 Rp4,495,500,000
PT Liga Indonesia Baru SINV-KKB/2023/08/027 Rp0 Rp0 Rp0 Rp4,458,037,500 Rp4,458,037,500
PT Liga Indonesia Baru SINV-KKB/2023/09/041 Rp0 Rp0 Rp0 Rp4,458,037,500 Rp4,458,037,500
PT Liga Indonesia Baru SINV-KKB/2023/10/051 Rp0 Rp0 Rp0 Rp4,458,037,500 Rp4,458,037,500
PT Liga Indonesia Baru SINV-KKB/2023/11/063 Rp0 Rp0 Rp0 Rp4,458,037,500 Rp4,458,037,500
PT Liga Indonesia Baru SINV-KKB/2023/12/085 Rp0 Rp0 Rp0 Rp4,458,037,500 Rp4,458,037,500
PT Liga Indonesia Baru IN 240000265 Rp0 Rp3,774,000,000 Rp0 Rp0 Rp3,774,000,000
PT Liga Indonesia Baru IN 240000942 Rp2,765,485,714 Rp0 Rp0 Rp0 Rp2,765,485,714
PT Liga Indonesia Baru IN 240000049 Rp0 Rp2,697,300,000 Rp0 Rp0 Rp2,697,300,000
PT Liga Indonesia Baru SINV-BBS/2023/09/017 Rp0 Rp0 Rp0 Rp693,750,000 Rp693,750,000
PT Liga Indonesia Baru SINV-BBS/2023/10/019 Rp0 Rp0 Rp0 Rp693,750,000 Rp693,750,000
PT Liga Indonesia Baru SINV-BBS/2023/12/018 Rp0 Rp0 Rp0 Rp693,750,000 Rp693,750,000
PT Liga Indonesia Baru IN 240000172 Rp0 Rp0 Rp693,750,000 Rp0 Rp693,750,000
PT Liga Indonesia Baru IN 240000205 Rp0 Rp0 Rp693,750,000 Rp0 Rp693,750,000
PT Liga Indonesia Baru IN 240000373 Rp0 Rp0 Rp693,750,000 Rp0 Rp693,750,000
PT Liga Indonesia Baru IN 240000536 Rp0 Rp0 Rp693,750,000 Rp0 Rp693,750,000
PT Liga Indonesia Baru IN 240000665 Rp0 Rp0 Rp693,750,000 Rp0 Rp693,750,000
PT Liga Indonesia Baru IN 240000730 Rp0 Rp0 Rp693,750,000 Rp0 Rp693,750,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240600097 Rp693,750,000 Rp0 Rp0 Rp0 Rp693,750,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240100167 Rp0 Rp0 Rp625,000,000 Rp0 Rp625,000,000
PT Liga Indonesia Baru IN 240000856 Rp555,000,000 Rp0 Rp0 Rp0 Rp555,000,000
PT Liga Indonesia Baru SINV-BBS/2020/11/006 Rp0 Rp0 Rp0 Rp220,000,000 Rp220,000,000
PT Liga Indonesia Baru SINV-BBS/2020/11/005 Rp0 Rp0 Rp0 Rp220,000,000 Rp220,000,000
PT Liga Indonesia Baru SINV-BBS/2023/09/021 Rp0 Rp0 Rp0 Rp166,500,000 Rp166,500,000
PT Liga Indonesia Baru SINV-BBS/2023/10/014 Rp0 Rp0 Rp0 Rp166,500,000 Rp166,500,000
PT Liga Indonesia Baru SINV-BBS/2023/12/017 Rp0 Rp0 Rp0 Rp166,500,000 Rp166,500,000
PT Liga Indonesia Baru IN 240000171 Rp0 Rp0 Rp166,500,000 Rp0 Rp166,500,000
PT Liga Indonesia Baru JE 240008416 Rp137,500,000 Rp0 Rp0 Rp0 Rp137,500,000
PT Liga Indonesia Baru SINV-BBS/2023/10/013 Rp0 Rp0 Rp0 Rp135,420,000 Rp135,420,000
PT Liga Indonesia Baru SINV-BBS/2023/10/015 Rp0 Rp0 Rp0 Rp135,420,000 Rp135,420,000
PT Liga Indonesia Baru SINV-BBS/2023/12/016 Rp0 Rp0 Rp0 Rp135,420,000 Rp135,420,000
PT Liga Indonesia Baru IN 240000170 Rp0 Rp0 Rp135,420,000 Rp0 Rp135,420,000
PT Liga Indonesia Baru SINV-BBS/2023/07/027 Rp0 Rp0 Rp0 Rp68,750,000 Rp68,750,000
PT Liga Indonesia Baru INV 009/BBS/PT/XI/2019 Rp0 Rp0 Rp0 Rp66,000,000 Rp66,000,000
PT Liga Indonesia Baru INV 020/BBS/PT/VII/2019 Rp0 Rp0 Rp0 Rp40,000,000 Rp40,000,000
PT Liga Indonesia Baru INV 010/BBS/PT/XI/2019 Rp0 Rp0 Rp0 Rp36,000,000 Rp36,000,000
PT Liga Indonesia Baru SINV-BBS/2022/12/012 Rp0 Rp0 Rp0 Rp12,000,000 Rp12,000,000
Page 12
Tabel umur piutang usaha dari LIB (lanjutan)
Customer Nomor Dokumen 1-30 days 31-60 days 61-120 days > 120 days Total
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-2023-11-00229 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp13,420,000 -Rp13,420,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-2023-11-00230 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp13,420,000 -Rp13,420,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240100171 Rp0 Rp0 -Rp13,420,000 Rp0 -Rp13,420,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240100367 Rp0 Rp0 -Rp13,420,000 Rp0 -Rp13,420,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-2023-10-00222 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp16,500,000 -Rp16,500,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-2023-11-00232-1 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp16,500,000 -Rp16,500,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240100172 Rp0 Rp0 -Rp16,500,000 Rp0 -Rp16,500,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240100366 Rp0 Rp0 -Rp16,500,000 Rp0 -Rp16,500,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-2023-10-00220 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp68,750,000 -Rp68,750,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-2023-10-00221 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp68,750,000 -Rp68,750,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-2023-11-00231 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp68,750,000 -Rp68,750,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240100170 Rp0 Rp0 -Rp68,750,000 Rp0 -Rp68,750,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240100368 Rp0 Rp0 -Rp68,750,000 Rp0 -Rp68,750,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-2023-10-00223 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp122,000,000 -Rp122,000,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-2023-10-00224 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp122,000,000 -Rp122,000,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-2023-12-00225 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp122,000,000 -Rp122,000,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240100169 Rp0 Rp0 -Rp122,000,000 Rp0 -Rp122,000,000
PT Liga Indonesia Baru JE 240008415 -Rp137,500,000 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp137,500,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-2023-09-00151 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp150,000,000 -Rp150,000,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-2023-10-00259-1 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp150,000,000 -Rp150,000,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-2023-12-00224 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp150,000,000 -Rp150,000,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240100168 Rp0 Rp0 -Rp150,000,000 Rp0 -Rp150,000,000
PT Liga Indonesia Baru JE 240008417 -Rp206,250,000 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp206,250,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240600067 -Rp555,000,000 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp555,000,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-2023-09-00150-1 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp625,000,000 -Rp625,000,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-2023-10-00258 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp625,000,000 -Rp625,000,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-2023-12-00223 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp625,000,000 -Rp625,000,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240100167 Rp0 Rp0 -Rp625,000,000 Rp0 -Rp625,000,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240100204 Rp0 Rp0 -Rp625,000,000 Rp0 -Rp625,000,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240100365 Rp0 Rp0 -Rp625,000,000 Rp0 -Rp625,000,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240400056 Rp0 Rp0 -Rp625,000,000 Rp0 -Rp625,000,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240400207 Rp0 Rp0 -Rp625,000,000 Rp0 -Rp625,000,000
PT Liga Indonesia Baru IN 240000204 Rp0 Rp0 -Rp693,750,000 Rp0 -Rp693,750,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240600097 Rp0 Rp0 -Rp693,750,000 Rp0 -Rp693,750,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240600117 -Rp693,750,000 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp693,750,000
PT Liga Indonesia Baru JVBBS202309007 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp2,000,000,000 -Rp2,000,000,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240600098 -Rp2,491,428,571 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp2,491,428,571
PT Liga Indonesia Baru RC 240200036 Rp0 -Rp8,291,700,000 Rp0 Rp0 -Rp8,291,700,000
PT Liga Indonesia Baru RC 240100020 Rp0 -Rp8,916,075,000 Rp0 Rp0 -Rp8,916,075,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-KKB-2023-12-01129 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp8,991,000,000 -Rp8,991,000,000
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-KKB-2023-12-00956 Rp0 Rp0 Rp0 -Rp13,374,112,500 -Rp13,374,112,500
Total Akhir Rp22,868,678,572
Page 13
c. Piutang LIB yang masuk kategori macet terdapat pada piutang atas kontribusi Liga
tahun 2017 serta pembayaran invoice atas video streaming tahun 2021 pada saat
covid. Pada Agustus 2024, LIB telah berkomitmen mencicil piutang kontribusi
selama 1 tahun ke depan. Perseroan juga telah menerima pembayaran pada
bulan Agustus 2024. Perseroan juga telah menerima lunas atas tagihan video
streaming.
d. Perseroan tetap optimis dalam melakukan penagihan ke PT LIB sebagai promotor
Liga di Indonesia. Komitmen pembayaran juga terlihat tidak ada tunggakan >360
hari pada invoice yang baru.
10. Piutang usaha Perseroan kepada LIB dan PT Vidio Dot Com dikategorikan sebagai
piutang usaha pihak ketiga. Adapun Perseroan juga membukukan investasi saham jangka
panjang kepada LIB dan PT Vidio Dot Com. Agar dijelaskan apakah pengkategorian
tersebut sudah tepat? Bagaimana penjelasannya dan kesesuaiannya dengan ketentuan
akuntansi yang berlaku?
Tanggapan Manajemen:
Kami mengkategorikan Piutang Usaha kepada Pihak Ketiga atas transaksi kepada LIB
dan PT Vidio Dot Com walaupun membukukan investasi saham jangka panjang kepada
masing-masing Perusahaan tersebut dengan pertimbangan bahwa tidak terpenuhinya
kriteria-kriteria yang tertuang pada PSAK 224 tentang Pengungkapan Pihak-Pihak
Berelasi apabila dilakukannya reklasifikasi kategori dari Piutang Usaha Pihak Ketiga
menjadi Piutang Usaha kepada Pihak Berelasi. Berikut adalah kriteria-kriteria yang
tertuang pada PSAK 224 namun tidak terpenuhi oleh Perusahaan apabila dilakukan
reklasifikasi kategori Piutang Usaha.
Page 14
11. Tidak terdapat informasi nomor referensi CALK pada Laporan Posisi Keuangan, Laporan
Laba Rugi dan Laporan Perubahan Ekuitas. Bursa meminta Perseroan menyampaikan
kembali Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi dan Laporan Perubahan Ekuitas
dengan nomor referensi CALK yang tepat.
Tanggapan Manajemen:
Kami lampirkan kembali Laporan Keuangan Interim Perusahaan dengan nomor referensi
CALK sesuai dengan permintaan dari Bursa.
12. Pada CALK 10 tentang Investasi Jangka Panjang, maka Perseroan per 30 Juni 2024
mencatatkan investasi pada instrumen ekuitas – investasi asosiasi senilai Rp15,50 miliar,
investasi pada instrumen ekuitas – investasi saham senilai Rp49,26 miliar, dan investasi
pada instrumen utang senilai Rp8,72 miliar. Namun demikian, dalam Laporan Posisi
Keuangan, hanya ditemukan pencatatan pada pos Investasi pada Entitas Asosiasi senilai
Rp15,50 miliar, sehingga belum terlihat dimana pos pencatatan investasi jangka panjang
berupa investasi pada instrumen ekuitas – investasi saham dan investasi pada instrumen
utang dengan nilai masing-masing sebesar Rp49,26 miliar dan Rp8,72 miliar, atau dengan
nilai total sebesar Rp57,98 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Klarifikasi terkait pencatatan investasi jangka panjang berupa investasi pada
instrumen ekuitas – investasi saham dan investasi pada instrumen utang tersebut.
b. Elaborasi atas pos Aset Tidak Lancar Lainnya senilai Rp63,57 miliar per 30 Juni 2024
dan Rp62,52 miliar per 31 Desember 2023, dengan melengkapi tabel sebagai berikut:
Aset Tidak Lancar Lainnya 30 Juni 2024 31 Desember 2023
… Rp… Rp…
… Rp… Rp…
… Rp… Rp…
Total Rp63.571.745.314 Rp62.520.399.124
Tanggapan Manajemen:
a. Pada pelaporan keuangan tahunan BOLA Group yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023 yang diaudit, Perseroan mengungkapkan pencatatan Investasi
Jangka Panjang yang terdiri dari investasi pada instrumen ekuitas – investasi saham
dan investasi pada instrumen utang sebagai komponen Aset Tidak Lancar Lainnya.
Maka dari itu pada lampiran Laporan Keuangan Q2 2024 yang telah diperbaharui,
disajikan pengungkapan atas Investasi Jangka Panjang (investasi pada instrumen
ekuitas – investasi saham dan investasi pada instrumen utang) pada informasi Aset
Tidak Lancar Lainnya.
Page 15
b. Berikut penjelasan kami atas pos Aset Tidak Lancar Lainnya senilai Rp63,57 miliar per
30 Juni 2024 dan Rp62,52 miliar per 31 Desember 2023, pada tabel berikut ini;
Aset Tidak Lancar Lainnya 30 Juni 2024 31 Desember 2023
Aset keuangan pada FVTOCI-investasi pada instrumen ekuitas Rp 50,457,162,169 Rp 49,257,163,000
Aset keuangan pada FVTOCI-investasi pada instrumen utang Rp 8,723,379,125 Rp 8,723,379,125
Uang muka remunerasi pemain dan staff Rp 3,156,038,105 Rp 3,304,691,915
Biaya perbaikan stadion yang ditangguhkan Rp 1,235,165,915 Rp 1,235,165,915
Total Rp 63,571,745,314 Rp 62,520,399,955
13. Dalam pos-pos liabilitas Perseroan, terdapat beberapa pos yang belum disajikan secara
terpisah, dirinci dan dijelaskan dalam CALK, meskipun nilainya di atas 5% dari Total
Liabilitas Perseroan, diantaranya yaitu pos Pendapatan Ditangguhkan (5,40%), Liabilitas
Sewa (36,05%), dan Liabilitas Imbalan Pascakerja (5,76%). Kewajiban untuk menyajikan
secara terpisah, merinci, dan menjelaskan pos-pos tersebut dalam CALK, diatur dalam
ketentuan Peraturan Bapepam-LK Nomor VIII.G.7. Bursa meminta Perseroan menyajikan
secara terpisah, merincikan dan menjelaskan pos-pos tersebut dalam CALK.
Tanggapan Manajemen:
Kami lampirkan kembali Laporan Keuangan Interim Perusahaan dengan nomor referensi
CALK sesuai dengan permintaan dari Bursa, seperti yang telah dijelaskan pada point 11.
Adapun terkait penjelasan mengenai pos Pendapatan Ditangguhkan (5,40%), Liabilitas
Sewa (36,05%), dan Liabilitas Imbalan Pascakerja (5,76%), dijelaskan pada nomor
referensi CALK 16, 19, dan 20.
14. Informasi/ kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan
hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.
Tanggapan Manajemen:
Tidak ada informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat memengaruhi
kelangsungan hidup Perseroan serta dapat memengaruhi harga saham Perseroan
Page 16
Demikian tanggapan kami terkait permintaan penjelasan yang diminta. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Page 17
Lampiran I Dokumentasi Perseroan atas penggunaan dana IPO untuk modal kerja Pemilihan pemain dan pelatih sehingga pada setiap musim liga, Bali United ada di posisi 5 besar.
Page 18
Bali United Studio tampak luar Bali United Studio tampak dalam
Page 19
Tim streaming pada saat beroperasi dan mcr studio
Page 20
Investasi Asosiasi yang menunjang
Page 21
Penambahan pengamanan sepanjang tribun sis bawah sebagai pemenuhan kewajiban keamanan dari PSSI dan FIFA
Names mentioned 23 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1 ×2
unresolved
org
PT Karya Digital Madan
p.2
unresolved
org
PT Khazanah Alwahda Kreatif Operasional Live Streaming
p.2
unresolved
org
PT Rahasia Gadis Nusantara
p.3
unresolved
org
Bapepam-LK
p.4 ×6
unresolved
org
Jasa/barang
· Nama Perusahaan
p.4
unresolved
org
PT Liga Indonesia Baru
p.4 ×5
unresolved
org
PT Kreasi
p.10
unresolved
org
PT Liga Indonesia Baru JV-PSAK
p.11
unresolved
org
PT Liga Indonesia Baru IN
p.11 ×15
unresolved
org
PT Liga Indonesia Baru BBLIB
p.11
unresolved
org
PT Liga Indonesia Baru SINV-KKB
p.11 ×7
unresolved
org
PT Liga Indonesia Baru SINV-BBS
p.11 ×13
unresolved
org
PT Liga Indonesia Baru RC
p.11 ×21
unresolved
org
PT Liga Indonesia Baru JE
p.11 ×3
unresolved
org
PT Liga Indonesia Baru INV
p.11 ×3
unresolved
org
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-BBS-
p.12 ×16
unresolved
org
PT Liga Indonesia Baru JVBBS
p.12
unresolved
org
PT Liga Indonesia Baru ACC-PAY-KKB-
p.12 ×2
unresolved
org
PT LIB
p.13
unresolved
org
PT Vidio Dot Com
p.13 ×2
unresolved
org
PT Vidio Dot Com. Agar
p.13
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.