Skip to content
Back to announcement

20240827_BOLA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31719161_lamp2.pdf

Other Text extracted BOLA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 67

Page 1
              PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAK


                   LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
                   UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
                        30 JUNI 2024 DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT)
                                                         DAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN PER 30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN
                                 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT)
Page 2
PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024 DAN 2023
(TIDAK DIAUDIT)
DAN LAPORAN POSISI KEUANGAN PER 30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN
31 DESEMBER 2023(DIAUDIT)



DAFTAR ISI



                                                                            Ekshibit

Pernyataan Direksi

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim                                     A

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim         B

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim                                   C

Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim                                            D

Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim                               E
Page 3

          
Page 4
Ekshibit A/1

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2023(DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                    Catatan/
                                                                       30 Juni 2024            31 Desember 2023
                                                     Notes
                                                                            Rp                        Rp

ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                  2e, 2g, 4              33,558,811,164            40,530,111,117
Investasi jangka pendek                               2e, 5               318,850,771,874           353,684,815,742
Piutang usaha                                         2e, 6
    Pihak berelasi                                                            453,729,474               451,877,480
    Pihak ketiga                                                           46,733,368,979            97,037,847,991
Piutang lain-lain                                     2e, 7
    Pihak berelasi                                                          8,197,000,642             5,420,894,830
    Pihak ketiga                                                           22,461,296,199            22,268,435,442
Persediaan                                            2h, 8                 6,235,761,283             6,875,575,840
Pajak dibayar dimuka                                 2u, 15                16,621,629,770             9,048,085,934
Biaya dibayar dimuka dan uang muka                    2i, 9                21,352,755,812            17,234,837,001

Total aset lancar                                                       474,465,125,197           552,552,481,377

ASET TIDAK LANCAR
Investasi pada entitas asosiasi                       2j, 10               15,502,590,297            15,502,590,297
Aset hak guna                                       2k, 2r, 11             23,302,032,492            23,539,521,321
Aset tetap                                          2k, 2r, 12             90,868,771,695           101,258,206,783
Aset tidak berwujud                                   2l, 13               26,506,013,065            40,587,501,542
Aset pajak tangguhan                                                       15,122,103,607            15,133,667,386
Aset tidak lancar lainnya                          2e, 2m, 14              63,571,745,314            62,520,399,124

Total aset tidak lancar                                                 234,873,256,470           258,541,886,453

TOTAL ASET                                                              709,338,381,667           811,094,367,830


  Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian
                                           secara keseluruhan.
Page 5
Ekshibit A/2

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2023(DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                     Catatan/
                                                                      30 Juni 2024             31 Desember 2023
                                                      Notes
                                                                           Rp                          Rp
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                            2o, 15
    Pihak berelasi                                                         1,275,774,181               1,271,278,264
    Pihak ketiga                                                          15,271,895,012              31,651,255,222
Utang lain-lain                                          2o                2,200,935,664               1,744,080,137
Utang pajak                                            2u, 17              5,238,679,121               4,564,165,979
Beban akrual                                           2o, 18              3,330,005,770               5,724,889,605
Pendapatan ditangguhkan                                2t, 16              2,810,736,963              11,726,766,079
Liabilitas sewa jatuh tempo dalam satu tahun         2o, 2r, 19            6,048,808,409              10,812,208,409
Total liabilitas jangka pendek                                          36,176,835,120               67,494,643,695
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas sewa pembiayaan setelah dikurangi
 bagian jatuh tempo dalam satu tahun                 2o, 2r, 19           12,721,046,331              13,229,204,331
Liabilitas imbalan pascakerja                          2p, 20              2,996,765,954               2,996,765,954
Liabilitas pajak tangguhan                                                   165,675,144                 177,238,924
Total liabilitas jangka panjang                                         15,883,487,429               16,403,209,209
Total liabilitas                                                        52,060,322,549               83,897,852,904
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 10
   Modal dasar - 16.000.000.000 saham
   Modal ditempatkan dan disetor - 6.000.000.000       2s, 21             60,000,000,000              60,000,000,000
Tambahan modal disetor                                 2s, 22            408,047,183,674             408,047,183,674
Akumulasi keuntungan belum direalisasi dari
    perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI                                26,199,393                  30,882,674
Profit                                                                   130,370,346,438             196,174,256,064
Ekuitas yang dapat diatribusikan
    kepada pemilik entitas induk                                         598,443,729,505             664,252,322,412
Kepentingan non-pengendali                               2b               58,834,329,613              62,944,192,514
Total ekuitas                                                          657,278,059,118             727,196,514,926
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                           709,338,381,667             811,094,367,830




  Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian
                                           secara keseluruhan.
Page 6
Ekshibit B
PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                          Catatan/
                                                                          30 Juni 2024        30 Juni 2023
                                                           Notes
                                                                               Rp                   Rp
PENDAPATAN                                                  2t, 23       105,427,576,074      140,914,972,945
BEBAN OPERASI                                               2t, 24       (149,130,997,890)   (180,650,305,163)
LABA (RUGI) OPERASI                                                       (43,703,421,816)    (39,735,332,218)
Pendapatan keuangan                                         2e, 25          2,430,023,295      53,489,751,261
Beban keuangan                                              2t, 25                      -         (12,868,680)
Keuntungan dan kerugian lain-lain                           2t, 25        (28,546,353,787)      2,664,751,702
LABA SEBELUM PAJAK                                                        (69,819,752,308)     16,406,302,066
PENGHASILAN PAJAK                                                                        -                   -
LABA TAHUN BERJALAN                                                       (69,819,752,308)     16,406,302,066
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang akan reklasifikasi ke laba rugi
   Keuntungan atas aset
     keuangan tersedia untuk dijual                                                      -                   -

Total penghasilan komprehensif lain
    tahun berjalan - setelah pajak                                                       -                   -
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
  TAHUN BERJALAN                                                          (69,819,752,308)     16,406,302,066
LABA YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
   Pemilik entitas induk                                                  (69,819,752,308)     13,619,163,991
   Kepentingan non-pengendali                                2b                         -       2,787,138,075
   Total                                                                  (69,819,752,308)     16,406,302,066
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
  YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik entitas induk                                                   (65,808,592,907)     13,619,163,991
  Kepentingan non-pengendali                                 2b            (4,109,862,901)      2,787,138,075
   Total                                                                  (69,918,455,808)     16,406,302,066
LABA PER SAHAM                                                       -              11.64                 2.27




     Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara
                                               keseluruhan.
Page 7
Ekshibit C
PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS (DEFISIENSI MODAL) KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                                                                  Keuntungan belum
                                                                                                                              Ekuitas (defisiensi modal)
                                                                                    direalisasi dari
                                                       Tambahan modal                                                         yang dapat diatribusikan     Kepentingan non-
                                Modal disetor                                    perubahan keuangan        Saldo Laba                                                             Total ekuitas
                                                           disetor                                                             kepada pemilik entitas         pengendali
                                                                               tersedia dijual investasi
                                                                                                                                        induk
                                                                                    jangka pendek




Saldo per 01/01/2023              60,000,000,000          408,047,183,674                  83,418,903      200,204,978,443            668,335,581,020         45,989,205,359        714,324,786,379

Laba periode berjalan                              -                       -                           -     13,619,163,991              13,619,163,991         2,787,138,075         16,406,302,066
Kerugian komprehensif
  lain tahun berjalan                              -                       -                           -                  -                            -                      -                     -

Saldo per 30/06/2023              60,000,000,000          408,047,183,674                   83,418,903     213,824,142,434            681,954,745,011         48,776,343,434        730,731,088,445


Saldo per 01/01/2024              60,000,000,000          408,047,183,674                  30,882,674      196,174,256,064            664,252,322,412         62,944,192,514        727,196,514,926

(Rugi) periode berjalan                            -                       -                           -   (65,803,909,626)             (65,803,909,626)                      -      (65,803,909,626)
Kerugian komprehensif                              -                       -                           -                  -                            -                      -                     -
  lain tahun berjalan                              -                       -                (4,683,281)                   -                  (4,683,281)       (4,109,862,901)        (4,114,546,182)

Saldo per 30/06/2024              60,000,000,000          408,047,183,674                   26,199,393     130,370,346,438            598,443,729,505         58,834,329,613        657,278,059,118
                               catatan/ notes 21       catatan/ notes 22




                          Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan.
Page 8
Ekshibit D
PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 dan 2023 (TIDAK DIAUDIT)
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                (Periode enam bulan)
                                                                          2024                    2023
                                                                           Rp                      Rp
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                          203,432,586,757          173,135,583,451
Pembayaran pada pemasok                                               (133,966,676,580)        (123,143,596,054)
Pembayaran pada karyawan                                               (55,290,856,489)         (57,341,310,841)


Kas digunakan untuk operasi                                             14,175,053,688           (7,349,323,444)
Penerimaan Bunga                                                          608,441,122             1,489,686,024
Pembayaran pajak penghasilan                                            (3,700,783,095)          (4,319,692,889)
Pembayaran Bunga Liabilitas Sewa                                        (5,271,558,000)            (403,540,000)

Kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi                          5,811,153,715           (10,582,870,309)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penempatan piutang lain-lain                                                          -                        -
Perolehan Investasi Jangka Pendek                                                     -          65,113,754,578
Penempatan Investasi Jangka Pendek                                      (7,255,266,700)         (60,000,000,000)
Penempatan investasi pada entitas asosiasi                                            -                        -
Penempatan investasi jangka panjang                                                   -                        -
Perolehan aset tak berwujud                                               (371,249,568)            (371,249,568)
Penempatan Deposito Berjangka                                                         -                        -
Perolehan aset tetap                                                    (2,836,687,114)         (24,804,202,851)
Penjualan aset tetap                                                                  -                5,000,000

Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi      (10,463,203,382)         (20,056,697,841)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penambahan (Pembayaran) piutang lain-lain                                 456,855,526              (801,471,567)
Penerimaan piutang pihak berelasi                                       (2,776,105,812)                        -
Pembayaran liabilitas sewa                                                            -                        -
Setoran modal entitas anak                                                            -                        -

Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan                         (2,319,250,286)            (801,471,567)

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
  KAS DAN SETARA KAS                                                    (6,971,299,953)         (31,441,039,717)

KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                         40,530,111,117          114,394,695,821

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                     33,558,811,164           82,953,656,104


     Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara
                                               keseluruhan.
Page 9
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023

(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM
     a. Pendirian dan informasi umum

          PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan akta notaris No. 3 tanggal 3 Desember
          2014 oleh Yurisa Martanti, S.H., M.H., notaris di Jakarta. Akta ini telah mendapat pengesahan dari Menteri
          Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusannya No. AHU-38135.40.10.2014
          Tahun 2014 tanggal 5 Desember 2014. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali
          perubahan, terakhir dengan akta No. 32 tanggal 31 Agustus 2020 dari Rusnaldy, SH., notaris di Jakarta
          mengenai perubahan susunan pengurus Perusahaan. Akta perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum
          dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya No. AHU-AH.01.03-0391820 tanggal
          28 September 2020.

          Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha utama Perusahaan meliputi
          manajemen klub sepakbola, perdagangan eceran dan aktivitas konsultasi manajemen dan bisnis, serta
          kegiatan usaha penunjang sebagai perusahaan holding.

          Perusahaan berlokasi di Jl. Mahendradata Utara, No. 75, Ubung, Denpasar Utara, Bali, Indonesia.

          Pada akhir tahun 2014, Perusahaan mengakuisisi bisnis klub sepakbola Putra Samarinda (Pusam) (Catatan
          12). Pada tahun 2015, Perusahaan telah memindahkan home base klub ke Stadion Kapten I Wayan Dipta,
          Gianyar, Bali, Indonesia dan mendaftarkan klub di liga sepakbola Indonesia dengan nama Bali United Pusam.
          Selanjutnya pada tahun 2016, Perusahaan mengubah pendaftaran nama tersebut dengan nama Bali United.
          Saat ini, Perusahaan sedang mengurus pendaftaran hak merek dan pengelola klub sepakbola profesional dan
          Official Store “Bali United”.

          Pada akhir periode pelaporan, pemegang saham utama yang mempunyai kemampuan untuk menentukan,
          baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apapun pengelolaan dan/atau kebijakan Perusahaan
          adalah Pieter Tanuri.

     b.   Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan

          Susunan anggota Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                               30 Juni 2024               31 Desember 2023



           Komisaris Utama                  Jemi Wiyono Prihadi          Jemi Wiyono Prihadi
           Komisaris                          Edy Soehartono               Edy Soehartono
           Komisaris Independen              Andy Flores Noya             Andy Flores Noya

           Direktur Utama                       Yabes Tanuri                 Yabes Tanuri
           Direktur                        Y. Ade Bunian Moniaga        Y. Ade Bunian Moniaga
           Direktur                           Katharine Wianna             Katharine Wianna
           Direktur                         Putri Paramita Sudali        Putri Paramita Sudali

          Grup memiliki 52 karyawan tetap (31 Desember 2023: 52 karyawan).




                                                                                                                       1
Page 10
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023

(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)

     c.     Struktur Grup

            Perusahaan mengendalikan entitas anak berikut, yang semuanya berdomisili di Indonesia:

                                                                                         Tahun          Persentase pemilikan           Total aset sebelum
                                                                                   operasi komersial/     efektif/Effective          eliminasi/Total assets
                                                     Bidang usaha/                Start of commercial percentage of ownership          before elimination
          Entitas anak/Subsidiaries                 Type of business                   operations     31/12/2023 31/12/2022     30/06/2024          31/12/2023
                                                                                                                                    Rp                  Rp

          PT Kreasi Karya Bangsa          Sport agency dan live video streaming /        2019            90%         90%        186,952,071,490   231,170,382,753
                                           Sport agency and live video streaming
          PT Rahasia Gadis Nusantara 1)             Perdagangan dan jasa/                2020            60%         60%          7,022,690,994    10,012,658,582
                                                     Trading and service
          PT Ekonomi Baru Investasi                    Aktivitas holding/                2021            90%         90%        135,804,436,251   135,508,240,631
             Teknologi                                Holding activation
          PT Pedagang Aset Kripto 2) Pengelolaan portal web dan platform digital/          -             70%         70%        100,412,952,463   109,032,242,210
                                      Management of web portals and digital platforms
          PT IOG Indonesia Sejahtera       Aktivitas olahraga dan rekreasi lainnya/      2019            95%         95%          4,195,974,356     4,289,041,730
                                           Sports activities and other recreation
          PT Bali Boga Sejahtera                      Restoran dan kafe/                 2019            90%         90%          1,093,271,136     1,087,396,508
                                                     Restaurant and café
          PT Radio Swara Bukit Bali Indah              Penyiaran radio/                  2019            99%         99%           476,004,986      2,825,580,133
                                                     Radio broadcasting
          PT Manusia Masa Depan                     Perdagangan dan jasa/                2022            50%         50%          5,618,884,574     8,915,820,835
                                                     Trading and service


            *) Kepemilikan tidak langsung melalui PT Kreasi Karya Bangsa
            **) Kepemilikan tidak langsung melalui PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     a.     Dasar penyusunan dan pengukuran laporan keuangan konsolidasian

            Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
            Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
            Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan
            Indonesia serta peraturan regulator pasar modal untuk entitas yang berada dibawah pengawasannya, antara
            lain Peraturan No. VIII.G.7 tanggal 25 Juni 2012 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan
            Emiten atau Perusahaan Publik.

            Manajemen Grup telah menilai kemampuan kelangsungan usaha secara berkelanjutan dan berkeyakinan
            bahwa Grup memiliki sumber daya untuk melanjutkan bisnis di masa datang. Selain itu, manajemen tidak
            mengetahui adanya ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan atas kemampuan
            kelangsungan usaha Grup secara berkelanjutan. Oleh karena itu, laporan keuangan konsolidasian tetap
            disusun berdasarkan kelangsungan usaha.

            Selain itu, manajemen tidak mengetahui adanya ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan
            signifikan atas kemampuan kelangsungan usaha Grup secara berkelanjutan. Oleh karena itu, laporan
            keuangan konsolidasian tetap disusun berdasarkan kelangsungan usaha.

            Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, telah disusun berdasarkan
            akuntansi basis akrual.




                                                                                                                                                                 2
Page 11
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023

(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     a.   Dasar penyusunan dan pengukuran laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)

          Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
          arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

          Laporan keuangan konsolidasian Grup disajikan dalam mata uang Rupiah (Rp), yang merupakan mata uang
          fungsional Perusahaan.

          Laporan keuangan konsolidasian telah disusun berdasarkan biaya historis, kecuali untuk akun tertentu yang
          disusun berdasarkan pengukuran seperti diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
          Biaya historis pada umumnya berdasarkan nilai wajar yang digunakan pada saat pertukaran aset.

          Nilai wajar merupakan harga yang akan diterima untuk menjual aset atau dibayar untuk mentransfer
          liabilitas pada transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran, terlepas dari apakah harga
          yang langsung dapat diobservasi atau diestimasi dengan menggunakan teknik penilaian lain. Dalam
          mengestimasi nilai wajar aset atau liabilitas, Grup memperhitungkan karakteristik dari aset atau liabilitas
          jika pelaku pasar akan menggunakan karakteristik tersebut dalam perhitungan ketika menilai aset atau
          liabilitas pada tanggal pengukuran. Nilai wajar untuk keperluan pengukuran dan/atau pengungkapan dalam
          laporan keuangan konsolidasian ditentukan secara seperti itu, kecuali untuk pengukuran yang memiliki
          beberapa kesamaan dengan nilai wajar tetapi bukan merupakan nilai wajar, seperti nilai realisasi bersih
          persediaan dalam PSAK 14 atau nilai pakai dalam PSAK 48.

          Input yang digunakan dalam menentukan pengukuran nilai wajar dikategorikan dalam level berbeda
          berdasarkan bagaimana diobservasi input yang digunakan dalam teknik penilaian yang digunakan (hirarki
          nilai wajar):
          •    Level 1: Harga kuotasian di pasar aktif untuk pos yang identik (tanpa penyesuaian);
          •    Level 2: Input yang dapat diobservasi baik langsung maupun tidak selain input level 1; dan
          •    Level 3: Input yang tidak dapat diobservasi (seperti tidak berasal dari data pasar).

          Penyusunan laporan keuangan konsolidasian berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
          mengharuskan penggunaan asumsi dan estimasi akuntansi kritikal tertentu. Manajemen juga diharuskan
          membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area yang membutuhkan
          pertimbangan lebih tinggi atau kompleks, atau area yang asumsi dan estimasinya signifikan terhadap laporan
          keuangan konsolidasian dijelaskan pada Catatan 3.

          Kebijakan akuntansi material yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian diatur di
          bawah. Kebijakan ini diterapkan secara konsisten dengan semua periode penyajian, kecuali disebutkan lain.

          Amendemen PSAK
          Amendemen PSAK, yang telah diterbitkan dan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau
          setelah 1 Januari 2023 telah diterapkan dalam laporan keuangan konsolidasian. Penerapan tidak berdampak
          secara subtansial terhadap kebijakan akuntansi Grup dan berpengaruh material terhadap laporan keuangan
          konsolidasian adalah sebagai berikut:

          Amendemen PSAK 1 “Penyajian laporan keuangan” tentang pengungkapan kebijakan akuntansi

          Amendemen PSAK 1 mengharuskan entitas untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi yang material
          dibandingkan signifikan. Amendemen ini mendefinisikan apa itu “informasi kebijakan akuntansi material”
          dan menjelaskan bagaimana mengidentifikasi kapan kebijakan akuntansi itu material.




                                                                                                                        3
Page 12
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023

(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     a.   Dasar penyusunan dan pengukuran laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)

          Amandemen PSAK 25 “Kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi, dan kesalahan” tentang definisi
          estimasi akuntansi

          Amandemen PSAK 25 “Kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi, dan kesalahan” tentang definisi
          estimasi akuntansi mengklarifikasi bagaimana entitas membedakan perubahan kebijakan akuntansi.
          Perbedaan ini penting, karena perubahan estimasi akuntansi diterapkan secara prospektif untuk transaksi
          masa depan dan peristiwa masa depan lainnya, sedangkan perubahan kebijakan akuntansi umumnya
          diterapkan secara retrospektif terhadap transkasi masa lalu dan peristiwa masa lalu lainnya serta periode
          berjalan.

          Amendemen PSAK 16 “Aset tetap” tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan

          Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi biaya perolehan biaya aset tetap dari penerimaan
          penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum penggunaan yang diintensikan. Amendemen ini
          mengklarifikasi arti ‘pengujian’ bahwa ketika menguji apakah suatu aset berfungsi dengan baik, suatu
          entitas menilai kinerja teknis dan kinerja fisik dari aset tersebut.

          Entitas mengungkapkan secara terpisah jumlah hasil dan biaya perolehan terkait dengan item yang
          dihasilkan yang bukan merupakan output dari aktivitas normal entitas.

          Amendemen PSAK 46 “Pajak penghasilan” tentang pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas yang timbul
          dari transaksi tunggal

          Amandemen PSAK 46 “Pajak penghasilan” tentang pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas yang timbul
          dari transaksi tunggal mensyaratkan entitas untuk mengakui pajak tangguhan atas transaksi dimana pada
          pengakuan awalnya, menimbulkan perbedaan temporer kena pajak yang dapat dikurangkan dalam jumlah
          yang sama. Amendemen ini akan berlaku untuk jenis transaksi seperti sewa bagi penyewa dan kewajiban
          pembongkaran yang mensyaratkan pengakuan tambahan atas aset dan liabilitas pajak tangguhan.

          Amendemen tersebut harus diterapkan pada transaksi yang terjadi pada atau setelah awal periode
          komparatif paling awal yang disajikan. Selain itu, entitas harus mengakui aset pajak tangguhan (sepanjang
          kemungkinan besar aset tersebut dapat digunakan) dan liabilitas pajak tangguhan termasuk seluruh
          perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan perbedaan temporer terkait lainnya, akan diakui pada
          awal periode komparatif paling awal. Efek kumulatif atas pengakuan penyesuaian ini diakui dalam saldo
          laba, atau komponen ekuitas lainnya, jika sesuai.




                                                                                                                      4
Page 13
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     a.   Dasar penyusunan dan pengukuran laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)

           Standar baru dan amandemen yang belum efektif

           Pada tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen sedang mengevaluasi dampak
           yang mungkin timbul dari penerapan standar baru, amandemen dan penyesuaian PSAK berikut yang telah
           diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai 1 Januari 2024 sebagai berikut:

           Amandemen PSAK 1 “Penyajian laporan keuangan”

           Amendemen PSAK 1 “Penyajian laporan keuangan” mengklarifikasi bahwa kewajiban diklasifikasikan
           sebagai lancar atau tidak lancar, berdasarkan pada hak yang ada pada akhir periode pelaporan. Klasifikasi
           tidak terpengaruh oleh ekspektasi entitas atau peristiwa setelah tanggal pelaporan (misalnya penerimaan
           waiver atau pelanggaran perjanjian). Amendemen tersebut juga mengklarifikasi apa yang dimaksud PSAK
           1 perihal ‘penyelesaian’ liabilitas.

           Amendemen tersebut memengaruhi klasifikasi liabilitas, terutama entitas yang sebelumnya
           mempertimbangkan intensi manajemen untuk menentukan klasifikasi dan untuk beberapa liabilitas yang
           dapat dikonversi menjadi ekuitas.

           Standar ini harus diterapkan secara retrospektif sesuai dengan persyaratan dalam PSAK 25 Kebijakan
           akuntansi, perubahan estimasi akuntansi dan kesalahan.

           Amendemen PSAK 73 “Sewa” tentang liabilitas sewa dalam jual dan sewa-balik

           Amendemen ini memberikan penegasan atas pengukuran selanjutnya untuk transaksi jual dan sewa-balik.
           Amendemen ini mensyaratkan penjual-penyewa untuk menentukan 'pembayaran sewa' atau 'pembayaran
           sewa revisian' sehingga penjual-penyewa tidak mengakui keuntungan atau kerugian terkait hak pakai yang
           ditahan penjual-penyewa, setelah tanggal dimulainya. Transaksi jual dan sewa-balik dengan pembayaran
           sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau suku bunga kemungkinan besar akan terdampak.

           PSAK 74 “Kontrak asuransi”

           PSAK 74 diadopsi dari IFRS 17 diterbitkan oleh DSAK IAI pada tahun 2020 menggantikan PSAK 62 (IFRS 4)
           untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025. PSAK 74
           memperkenalkan pendekatan akuntansi kontrak asuransi yang konsisten secara internasional. Sebelum
           PSAK 74, terdapat keragaman yang signifikan terkait dengan akuntansi dan pengungkapan kontrak asuransi,
           dengan PSAK 62 mengizinkan banyak pendekatan akuntansi sebelumnya untuk diikuti.

           Karena PSAK 74 berlaku untuk seluruh kontrak asuransi yang diterbitkan oleh suatu entitas (dengan
           pengecualian ruang lingkup terbatas), penerapannya mungkin berdampak pada entitas non-perusahaan
           asuransi. Grup melakukan penilaian terhadap kontrak dan operasinya dan menyimpulkan bahwa penerapan
           PSAK 74 tidak mempunyai dampak terhadap laporan keuangan konsolidasian tahunan Grup.




                                                                                                                       5
Page 14
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     a.   Dasar penyusunan dan pengukuran laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)

          Amendemen PSAK 74, “Kontrak asuransi” tentang penerapan awal PSAK 74 dan PSAK 71 – informasi
          komparatif.

          keuangan yang informasi komparatifnya disajikan pada penerapan awal PSAK 74 dan PSAK 71, tetapi jika
          informasi ini belum disajikan kembali untuk PSAK 71. Entitas akan diizinkan untuk menyajikan informasi
          komparatif tentang aset keuangan seolah-olah klasifikasi dan persyaratan pengukuran PSAK 71 telah
          diterapkan pada aset keuangan tersebut sebelumnya. Tidak ada usulan perubahan pada persyaratan transisi
          dalam PSAK 71.

     b.   Dasar Konsolidasian

          Ketika Perusahaan mengendalikan investee, akan diklasifikasikan sebagai entitas anak. Perusahaan
          mengendalikan investee jika ketiga unsur berikut ini dipenuhi: (a) kekuasaan atas investee, (b) eksposur
          atau hak atas imbal hasil variabel dari investee, dan (c) kemampuan untuk menggunakan kekuasannya atas
          investee untuk mempengaruhi imbal hasil. Pengendalian dinilai kembali jika fakta dan keadaan
          mengindikasikan adanya perubahan terhadap setiap unsur pengendalian.

          Pengendalian de facto terdapat pada situasi ketika Perusahaan memiliki kemampuan praktis untuk
          mengarahkan aktivitas yang relevan dari investee tanpa memegang hak suara mayoritas. Dalam penentuan
          terdapatnya pengendalian de facto, Perusahaan mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan
          termasuk; ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif baik ukuran dan penyebaran pihak lain yang
          memegang hak suara, hak suara potensial yang dimiliki oleh Perusahaan dan oleh pihak lain, pengaturan
          kontraktual lain, dan pola kehadiran dalam pemilihan hak suara.

          Laporan keuangan konsolidasian menyajikan kinerja dari Perusahaan dan entitas anaknya seolah-olah
          Perusahaan dan entitas anaknya membentuk satu kesatuan usaha. Transaksi dan saldo antara entitas–entitas
          dalam Grup dieliminasi secara penuh.

          Jika diperlukan, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar kebijakan akuntansi
          yang digunakan sesuai dengan Perusahaan.

          Konsolidasian entitas anak dimulai ketika Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak dan
          dihentikan pada saat Perusahaan kehilangan pengendalian entitas anak. Secara khusus, pendapatan dan
          beban entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi
          dan penghasilan komprehensif lain dari tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian sampai dengan
          tanggal Perusahaan kehilangan pengendalian entitas anak.

          Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan dengan pemilik entitas induk
          dan kepentingan non-pengendali. Total penghasilan komprehensif entitas anak tersebut diatribusikan
          kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali bahkan jika hasilnya mengakibatkan
          kepentingan non-pengendali menjadi saldo defisit.

          Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
          pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan Grup dan kepentingan non-
          pengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian kepemilikannya atas entitas anak.




                                                                                                                     6
Page 15
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     b.   Dasar Konsolidasian (lanjutan)

          Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan non-pengendali disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang
          diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik entitas induk.

          Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka keuntungan atau kerugian pelepasan diakui
          dalam laba rugi dan dihitung dari perbedaan antara (a) nilai wajar seluruh pembayaran yang diterima dan
          nilai wajar dari kepentingan yang tersisa dan (b) nilai tercatat sebelumnya atas aset (termasuk goodwill)
          dan liabilitas entitas anak serta setiap kepentingan non-pengendali.

          Seluruh jumlah yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas
          anak tersebut dicatat seolah olah Grup telah langsung melepas aset dan liabilitas terkait dari entitas anak
          (misalnya reklasifikasi ke laba rugi atau transfer ke kategori lain ekuitas sesuai dengan standar yang berlaku).

          Nilai wajar sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian dianggap sebagai
          nilai wajar pada saat pengakuan awal aset keuangan sesuai dengan PSAK 71, atau jika sesuai, biaya
          perolehan saat pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama.

     c.   Kombinasi Bisnis

          Akuisisi bisnis Grup dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan atau imbalan yang
          dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang meliputi nilai wajar aset yang
          diperoleh, liabilitas yang diambil alih dan instrumen ekuitas yang diterbitkan, ditambah jumlah kepentingan
          non-pengendali yang diakuisisi ditambah, jika kombinasi bisnis secara bertahap, nilai wajar kepentingan
          ekuitas yang ada pada pihak yang diakuisisi.

          Imbalan kontijensi termasuk dalam biaya perolehan sebesar nilai wajar pada saat tanggal akuisisi dan,
          dalam kasus pertimbangan kontingen diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan, diukur kemudian melalui
          laba rugi. Biaya langsung akuisisi diakui segera sebagai beban.

          Pada saat tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada
          nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur berdasarkan standar akuntansi yang
          relevan.

          Goodwill dikapitalisasi sebagai aset tidak berwujud dengan setiap penurunan nilai tercatat dibebankan pada
          laba rugi.

          Jika nilai wajar aset teridentifikasi, liabilitas dan liabilitas kontijensi melebihi nilai wajar imbalan yang
          dibayarkan, selisih tersebut dikreditkan secara penuh ke laba atau rugi pada saat tanggal akuisisi.

          Grup memiliki pilihan, atas suatu transaksi berdasarkan basis transaksi, untuk pengakuan awal kepentingan
          non-pengendali pada pihak pengakuisisi yang merupakan kepentingan kepemilikan dan memberikan hak
          kepada pemegangnya bagian secara proporsional aset bersih entitas baik dalam hal likuidasi maupun nilai
          wajar pada saat tanggal akuisisi atau, pada proporsi instrumen kepemilikan dalam jumlah yang diakui dari
          aset bersih teridentifikasi.

          Komponen lain kepentingan non-pengendali seperti opsi saham yang beredar umumnya diukur pada nilai
          wajar. Grup tidak memilih untuk mengambil opsi untuk menggunakan nilai wajar dalam akuisisi yang telah
          selesai sampai dengan saat ini. Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk




                                                                                                                             7
Page 16
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     c.   Kombinasi Bisnis (lanjutan)

          aset atau liabilitas yang berasal dari pengaturan imbalan kontinjen (contingent consideration
          arrangement), imbalan kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk
          sebagai bagian dari imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis.

          Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode
          pengukuran disesuaikan secara retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill.

          Penyesuaian periode pengukuran adalah penyesuaian yang berasal dari informasi tambahan yang diperoleh
          selama periode pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi) tentang fakta-fakta dan
          kondisi yang ada pada tanggal akuisisi.

          Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat sebagai
          penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen tersebut diklasifikasikan.
          Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada tanggal sesudah tanggal
          pelaporan dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas.

          Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur setelah tanggal pelaporan sesuai
          dengan standar akuntansi yang relevan dengan mengakui keuntungan atau kerugian terkait dalam laba rugi.

          Apabila akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat kombinasi
          terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya belum selesai dalam
          laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau liabilitas
          tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang
          ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal
          tersebut.

     d.   Transaksi dengan pihak-pihak berelasi

          Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan (entitas pelapor).

          (a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:

              (1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
                  tersebut:
              (2) memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
              (3) personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.

          (b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:

              (1) entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk,
                  entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
              (2) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi
                  atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain
                  tersebut adalah anggotanya).
              (3) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.




                                                                                                                         8
Page 17
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     d.   Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan)

              (4) satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi
                  dari entitas ketiga.
              (5) entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu
                  entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah
                  entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan
                  entitas pelapor.
              (6) entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf
                  (a).
              (7) orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (1) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
                  merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
              (8) entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut,
                  menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk
                  dari entitas pelapor.

          Transaksi dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak.

          Seluruh transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan laporan keuangan
          konsolidasian.

      e. Aset Keuangan

          Tanggal pengakuan

          Aset keuangan awalnya diakui pada tanggal perdagangan di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian,
          jika dan hanya jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen keuangan.
          Termasuk perdagangan reguler, pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan pengiriman aset
          dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau konvensi di pasar.

          Pengakuan awal dan pengukuran kemudian

          Semua aset keuangan awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan
          secara langsung, kecuali untuk aset keuangan yang dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.

          Grup mengklasifikasikan aset keuangan dalam salah satu kategori berikut (1) biaya perolehan diamortisasi;
          (2) nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVTOCI) dan; (3) nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL).
          Pengklasifikasian ini tergantung pada model bisnis entitas untuk pengelolaan aset keuangan dan
          karakteristik arus kas kontraktual.

          Grup memiliki aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi, FVTOCI dan FVTPL pada akhir periode
          pelaporan. Kebijakan akuntansi Grup untuk setiap kategori adalah sebagai berikut:

          Biaya perolehan diamortisasi

          Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam model
          bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
          persyaratan kontraktual aset keuangan pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari
          pembayaran pokok dan bunga (SPPI) dari jumlah pokok terutang.




                                                                                                                           9
Page 18
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     e.   Aset Keuangan (lanjutan)

          Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Grup timbul terutama dari penyediaan barang dan jasa
          kepada pelanggan (misalnya piutang usaha), tetapi juga termasuk jenis aset keuangan non-ekuitas. Aset
          pada awalnya diakui pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang berkaitan langsung dengan akuisisi atau
          penerbitan, dan kemudian dinyatakan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku
          bunga efektif, dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai.

          Piutang usaha diukur pada jumlah imbalan yang diharapkan oleh Grup berhak dalam pertukaran transfer
          barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak
          ketiga, dan piutang usaha tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan pada saat pengakuan
          awal aset.

          Pendapatan bunga aset keuangan termasuk dalam pendapatan keuangan. Keuntungan atau kerugian yang
          timbul dari penghentian pengakuan aset diakui di laba rugi dan disajikan pada keuntungan dan kerugian
          lain-lain.

          Aset keuangan Grup yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi terdiri dari kas dan setara kas, piutang
          usaha dan piutang lain-lain dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

          Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVTOCI)

          Aset keuangan diklasifikasi dan diukur pada FVTOCI, jika aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang
          tujuannya akan terpenuhi dengan maupun mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan
          dan persyaratan kontraktual aset keuangan memenuhi tes SPPI.
          •   Investasi pada instrumen utang

              Grup memiliki investasi pada instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai FVTOCI
              (Catatan 5). Nilai wajar ditentukan dengan cara seperti dijelaskan dalam Catatan 5, 14, dan 28.
              Investasi pada instrumen utang ini pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi.
              Kemudian, perubahan nilai tercatat investasi pada instrumen utang akibat dari keuntungan atau
              kerugian penurunan nilai, dan penghasilan bunga yang dihitung dengan menggunakan metode bunga
              efektif diakui dalam laba rugi.

              Jumlah yang diakui dalam laba rugi adalah sama dengan jumlah yang akan diakui dalam laba rugi jika
              investasi pada instrumen utang ini telah diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Semua perubahan
              lainnya dalam nilai tercatat investasi pada instrumen utang ini diakui dalam penghasilan komprehensif
              lain dan diakumulasikan di dalam keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset
              keuangan FVTOCI.

              Ketika investasi pada instrumen utang ini dihentikan pengakuannya, akumulasi keuntungan atau
              kerugian yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi.

          •   Investasi pada insturmen ekuitas

              Grup memiliki sejumlah investasi strategis dalam entitas yang listed dan tidak-listed yang tidak
              diperhitungkan sebagai entitas anak, asosiasi atau entitas pengendalian bersama.




                                                                                                                       10
Page 19
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   e.    Aset Keuangan (lanjutan)

         Untuk investasi tersebut, Grup telah melakukan pemilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk
         mengklasifikasikan investasi pada FVTOCI daripada FVTPL karena Grup menganggap pengukuran ini paling
         representatif untuk model bisnis aset ini.Penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak
         agar kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan Perusahaan.

         Investasi pada instrumen ekuitas pada FVTOCI pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah biaya
         transaksi. Kemudian, aset diukur pada nilai wajar dengan keuntungan dan kerugian yang timbul dari
         perubahan nilai wajar diakui pada penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam keuntungan
         belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset keuangan FVTOCI.

         Akumulasi keuntungan atau kerugian tidak direklasifikasi ke laba rugi pada saat penarikan investasi pada
         instrumen ekuitas, sebaliknya, ditransfer ke saldo laba.

         Dividen atas investasi pada instrumen ekuitas ini diakui dalam laba rugi, kecuali dividen jelas merupakan
         pemulihan sebagian dari biaya perolehan investasi.

         Aset keuangan FVTOCI Grup merupakan investasi pada instrumen ekuitas pada PT Vidio Dot Com, PT Rans
         Entertainment Indonesia, PT Liga Indonesia Baru, PT Mitra Maha Meta, PT. Aspirasi Lintas Talenta, dan
         Stargo Pte. Ltd dan investasi pada instrumen utang pada PT Indozone Media Indonesia dan Tjufoo Pte. Ltd
         (31 Desember 2023: PT Vidio Dot Com, PT Rans Entertainment Indonesia, PT Liga Indonesia Baru, PT Mitra
         Maha Meta, dan Stargo Pte. Ltd dan investasi pada instrumen utang pada PT Indozone Media Indonesia dan
         Tjufoo Pte. Ltd) (Catatan 14) yang biaya perolehannya merupakan estimasi terbaik nilai wajarnya terkait
         dengan informasi terbaik kini yang tersedia tidak cukup untuk mengukur nilai wajar.

         Nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL)

         Aset keuangan yang tidak dimiliki dalam salah satu dari dua model bisnis yang disebutkan di atas atau yang
         tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI diukur pada FVTPL.
         Aset keuangan diklasifikasikan sebagai FVTPL, jika aset keuangan baik dimiliki untuk perdagangan atau
         konsiderasi kontinjen yang timbul dari kombinasi bisnis pada pengakuan awal.

         Aset keuangan dimiliki untuk diperdagangkan jika diperoleh terutama untuk dijual dalam waktu dekat;
         atau pada pengakuan awal merupakan bagian portofolio instrumen keuangan yang diidentifikasi bahwa
         Grup mengelola bersama-sama dan memiliki bukti dari pola aktual ambil untung jangka pendek; atau
         derivatif (kecuali derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan atau instrumen lindung nilai yang
         ditentukan dan efektif).

         Grup telah menetapkan investasi pada instrumen ekuitas melalui perusahaan sekuritas (Catatan 5) sebagai
         aset keuangan pada FVTPL pada saat pengakuan awal. Grup tidak memiliki aset lainnya untuk
         diperdagangkan dan secara sukarela mengklasifikasikan aset keuangan sebagai FVTPL.

         Aset keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan, dengan
         keuntungan atau kerugian nilai wajar diakui dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian neto yang diakui
         dalam laba rugi mencakup dividen dan termasuk dalam pos keuntungan dan kerugian lain-lain (Catatan
         28). Nilai wajar ditentukan seperti dijelaskan pada Catatan 5 dan 28.




                                                                                                                      11
Page 20
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     e.   Aset Keuangan (lanjutan)

          Penghentian pengakuan aset keuangan

          Grup menghentikan pengakuan aset keuangan hanya jika hak kontraktual arus kas aset berakhir, atau
          ketika transfer aset keuangan dan secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset ke entitas
          lain.

          Jika Grup tidak mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat
          kepemilikan aset dan terus mengendalikan aset yang ditransfer, Grup mengakui kepentingan yang
          dipertahankan dalam aset dan liabilitas terkait untuk jumlah yang harus dibayar. Jika Grup
          mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer,
          Grup terus mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin untuk hasil yang diterima.

          Penurunan nilai aset keuangan

          Grup menilai dasar forward-looking kerugian kredit ekspektasian (ECLs) terkait dengan instrumen utang
          yang dinyatakan pada biaya perolehan diamortisasi. Metodologi penurunan nilai diterapkan tergantung
          pada apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit secara signifikan.

          ECLs didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual sesuai dengan kontrak dan semua arus kas
          yang Grup harapkan untuk menerima, didiskontokan dengan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas
          diharapkan akan mencakup arus kas dari penjualan jaminan atau peningkatan kredit lainnya yang
          merupakan bagian integral dari persyaratan kontraktual.

          ECL diakui untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak
          pengakuan awal aset, ECL dibentuk untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa default yang
          mungkin terjadi dalam 12-bulan berikutnya (12-bulan ECL). Untuk eksposur kredit yang telah terjadi
          peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal aset, cadangan kerugian diakui untuk
          kerugian kredit ekspektasian selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu default (ECL sepanjang
          umurnya).

          Untuk piutang usaha, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung ECLs. Oleh
          karena itu, Grup tidak melacak perubahan risiko kredit, tetapi memperbarui cadangan kerugian
          berdasarkan ECLs sepanjang umur pada setiap tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan risiko
          kredit sejak pengakuan awal instrumen keuangan seumur hidup. Grup telah menetapkan ketentuan matriks
          berdasarkan pengalaman histori kerugian kredit, yang disesuaikan dengan faktor forward-looking yang
          spesifik bagi debitur dan lingkungan ekonomi yang dapat mempengaruhi kemampuan bayar debitur.

          Grup menganggap aset keuangan dalam default ketika pembayaran kontraktual jatuh tempo 120 hari.
          Namun, dalam kasus tertentu, Grup juga dapat mempertimbangkan aset keuangan dalam default ketika
          informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak akan menerima jumlah sesuai kontrak
          secara penuh sebelum memperhitungkan peningkatan kredit yang dimiliki oleh Grup.

          Cadangan tersebut dicatat di dalam akun beban operasi dengan kerugian yang diakui pada laporan laba
          rugi konsolidasian. Aset keuangan dihapuskan ketika tidak terdapat ekspektasian yang pasti untuk
          memulihkan arus kas kontraktual, nilai tercatat bruto aset dihapuskan terhadap cadangan terkait.




                                                                                                                        12
Page 21
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     e.   Aset Keuangan (lanjutan)

          Reklasifikasi aset keuangan

          Reklasifikasi aset keuangan diperbolehkan, jika dan hanya jika, ada perubahan model bisnis pengelolaan
          aset keuangan. Setelah pengakuan awal, Grup tidak melakukan reklasifikasi aset keuangan selama periode-
          periode penyajian.

     f.   Offsetting aset keuangan dan liabilitas keuangan

          Aset keuangan dan liabilitas keuangan di offset dan dilaporkan dalam jumlah neto di laporan posisi
          keuangan konsolidasian Grup, jika terdapat hak yang dapat dilakukan secara hukum untuk offset jumlah
          yang diakui dan terdapat niat untuk menyelesaikan secara neto atau merealisasikan aset dan
          menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.

     g.   Kas dan setara kas

          Kas dan setara kas meliputi kas, bank, dan deposito berjangka yang tidak dibatasi penggunaannya serta
          tidak dijaminkan sebagai jaminan utang yang mudah dikonversi pada jumlah yang diketahui dalam kas dan
          tunduk pada risiko yang tidak signifikan dari perubahan nilai.

     h.   Persediaan

          Persediaan diakui pada awalnya sebesar biaya perolehan dan kemudian pada nilai yang lebih rendah antara
          biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Biaya perolehan persediaan Grup meliputi biaya pembelian dan
          biaya lainnya yang timbul sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini.

          Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto adalah estimasi harga
          jual dikurangi taksiran biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk menjual.

          Penyisihan untuk persediaan yang usang, jika diperlukan, disajikan berdasarkan hasil penelaahan terhadap
          harga pasar dan kondisi fisik dari persediaan pada akhir tahun.

     i.   Biaya dibayar di muka

          Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing beban dengan menggunakan metode
          garis lurus.

     j.   Investasi pada entitas asosiasi

          Entitas asosiasi adalah suatu entitas dimana Grup mempunyai pengaruh yang signifikan. Pengaruh
          signifikan adalah kekuasaan untuk berpartipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional
          investee tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut.

          Penghasilan operasi dan aset dan liabilitas dari entitas asosiasi digabungkan dalam laporan keuangan
          konsolidasian dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika investasi diklasifikasikan
          sebagai dimiliki untuk dijual, sesuai dengan PSAK 58, Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual dan
          operasi yang dihentikan.




                                                                                                                      13
Page 22
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     j.   Investasi pada entitas asosiasi (lanjutan)

          Investasi pada entitas asosiasi dicatat pada laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar biaya perolehan
          dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam bagian kepemilikan Grup atas aset bersih entitas
          asosiasi yang terjadi setelah perolehan, dikurangi dengan penurunan nilai yang ditentukan untuk setiap
          investasi secara individu.

          Bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi yang melebihi nilai tercatat dari investasi (yang mencakup semua
          kepentingan jangka panjang, secara substansi, merupakan bagian dari Grup dan nilai investasi bersih dalam
          entitas asosiasi) diakui hanya sebatas bahwa Grup telah mempunyai kewajiban hukum atau kewajiban
          konstruktif atau melakukan pembayaran atas kewajiban entitas asosiasi.

          Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan metode ekuitas dari tanggal pada saat investee menjadi
          entitas asosiasi. Setiap kelebihan biaya perolehan investasi atas bagian Grup atas nilai wajar neto dari aset
          yang teridentifikasi, liabilitas dan liabilitas kontinjen dari entitas asosiasi yang diakui pada tanggal akuisisi,
          diakui sebagai goodwill termasuk dalam jumlah tercatat investasi.

          Setiap kelebihan dari kepemilikan Grup dari nilai wajar neto dari aset yang teridentifikasi, liabilitas dan
          liabilitas kontinjen atas biaya perolehan investasi, sesudah pengujian kembali segera diakui pada laba rugi
          pada periode di mana investasinya diperoleh.

          Persyaratan dalam PSAK 71, instrumen keuangan, diterapkan untuk menentukan apakah perlu untuk
          mengakui setiap penurunan nilai sehubungan dengan investasi pada entitas asosiasi Grup.

          Jika perlu, jumlah tercatat investasi yang tersisa (termasuk goodwill) diuji penurunan nilai sesuai dengan
          PSAK 48, Penurunan Nilai Aset, sebagai suatu aset tunggal dengan membandingkan antara jumlah
          terpulihkan (mana yang lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual)
          dengan jumlah tercatatnya.

          Rugi penurunan nilai yang diakui pada keadaan tersebut tidak dialokasikan pada setiap aset yang
          membentuk bagian dari nilai tercatat investasi. Setiap pembalikan dari penurunan nilai diakui sesuai
          dengan PSAK 48 sepanjang jumlah terpulihkan dari investasi tersebut kemudian meningkat.

          Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas dari tanggal ketika investasinya berhenti menjadi
          investasi pada entitas asosiasi atau ketika investasi diklasifikasi sebagai dimiliki untuk dijual.

          Ketika Grup mempertahankan kepentingan dalam entitas asosiasi terdahulu dan sisa kepentingan adalah
          aset keuangan, Grup mengukur setiap sisa kepentingan pada nilai wajar pada tanggal tersebut dan nilai
          wajar dianggap sebagai nilai wajarnya pada saat pengakuan awal sesuai dengan PSAK 71. Selisih antara
          jumlah tercatat entitas asosiasi pada tanggal metode ekuitas dihentikan, dan nilai wajar setiap investasi
          yang tersisa dan setiap hasil dari pelepasan bagian kepentingan dalam entitas asosiasi termasuk dalam
          penentuan keuntungan atau kerugian pelepasan dari entitas asosiasi.

          Selanjutnya, Grup mencatat seluruh jumlah yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif
          lain yang terkait dengan entitas asosiasi tersebut dengan dasar perlakuan yang sama dengan yang
          disyaratkan jika entitas asosiasi telah melepaskan secara langsung aset dan liabilitas yang terkait.




                                                                                                                               14
Page 23
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   j.    Investasi pada entitas asosiasi (lanjutan)

         Oleh karena itu, jika keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif
         lain oleh entitas asosiasi akan direklasifikasi ke laba rugi pada saat pelepasan dari aset atau liabilitas
         terkait, Grup mereklasifikasi keuntungan atau kerugian dari ekuitas ke laba rugi (sebagai penyesuaian
         reklasifikasi) ketika metode ekuitas dihentikan.

         Ketika Grup mengurangi kepemilikannya di entitas asosiasi tetapi Grup masih menggunakan metode
         ekuitas, Grup mereklasifikasi ke dalam laba rugi proporsi keuntungan atau kerugian yang sebelumnya telah
         diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang berkaitan dengan penurunan kepemilikan (jika
         keuntungan atau kerugian tersebut akan direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan aset atau liabilitas
         terkait).

         Ketika Grup melakukan transaksi dengan entitas asosiasi keuntungan dan kerugian yang timbul dari
         transaksi dengan entitas asosiasi diakui dalam laporan keuangan konsolidasian Grup hanya sepanjang
         kepemilikan dalam entitas asosiasi yang tidak terkait dengan Grup.

   k.    Aset Tetap

         Aset tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan
         nilai, jika ada.

         Biaya perolehan awal aset meliputi harga perolehan termasuk bea impor dan pajak dan biaya yang dapat
         diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai tujuan
         penggunaan.

         Grup menerapkan model biaya setelah pengakuan awal untuk aset tetap. Penyusutan diakui sebagai
         penghapusan biaya perolehan aset dikurangi nilai sisa selama masa manfaat aset menggunakan metode
         garis lurus selama masa manfaat aset tetap sebagai berikut:

                                                      Tahun              Tarif
          Pemilikan langsung
           Bangunan                                    20                 5%
           Peralatan                                    5                20%
           Kendaraan bermotor                           5                20%
           Instalasi                                    5                20%
           Mesin dan perlengkapan                       5                20%
          Aset hak guna
           Tanah                                      6-30            50%-3,33%
           Bangunan                                     5                20%
           Stadion                                     16               6,2%




                                                                                                                      15
Page 24
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   k.    Aset Tetap (lanjutan)

         Estimasi masa manfaat, nilai residu dan metode penyusutan direviu minimum setiap akhir tahun buku,
         dengan pengaruh dari setiap perubahan estimasi akuntansi diterapkan secara prospektif.

         Tanah diklasifikasi aset tetap pemilikan langsung terkait hak atas tanah tersebut mengalihkan
         pengendalian atas aset pendasar kepada Perusahaan karena itu secara substansial menyerupai pembelian
         tanah. Tanah dicatat pada harga perolehan dan tidak disusutkan. Jika hak atas tanah tidak mengalihkan
         pengendalian asset pendasar kepada Grup melainkan mengalihkan hak menggunakan asset pendasar, Grup
         menerapkan sebagai transaksi sewa sesuai PSAK 73, “Sewa”.

         Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada saat terjadinya. Biaya lain yang terjadi setelah
         pengakuan awal untuk menambah, mengganti sebagian atau memperbaiki aset diakui aset tetap jika dan
         hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomi di masa datang berkenaan dengan aset akan mengalir ke
         Perusahaan dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal.

         Aset dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan tersebut termasuk biaya
         pinjaman (apabila ada) yang terjadi selama masa pembangunan yang timbul dari utang yang digunakan
         untuk pembangunan aset tersebut. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing aset
         tetap yang bersangkutan pada saat selesai dan siap digunakan.

         Jika aset tetap baik ditarik maupun dilepaskan, keuntungan atau kerugian yang timbul dari pelepasan atau
         penarikan aset tetap ditentukan sebagai perbedaan antara hasil penjualan dan nilai tercatat aset tetap
         dan diakui di dalam laba rugi.

   l.    Aset Tidak Berwujud

         Koin kripto

         Koin kripto Grup merupakan aset kripto berupa mata uang kripto yang terdiri dari Bitcoin (BTC) dan
         Ethereum (ETH) yang tidak masuk dalam kriteria aset keuangan, namun memenuhi definisi aset tidak
         berwujud berdasarkan PSAK 19 yang awalnya diukur berdasarkan harga perolehan dan kemudian dicatat
         menggunakan model revaluasi karena koin kripto memiliki pasar aktif.

         Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang cukup untuk memastikan bahwa nilai tercatat tidak berbeda
         secara material dari jumlah yang ditentukan menggunakan nilai wajar pada tanggal pelaporan. Koin kripto
         tidak disusutkan karena masa manfaatnya yang tidak terbatas.

         Setiap kenaikan yang berasal dari revaluasi koin kripto langsung dikreditkan ke penghasilan komprehensif
         lain dan akumulasinya ke surplus revaluasi pada bagian ekuitas, kecuali sebelumnya penurunan revaluasi
         atas aset tidak berwujud yang sama pernah diakui dalam laba rugi, dalam hal ini, kenaikan revaluasi hingga
         sebesar penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laba rugi.

         Penurunan nilai tercatat yang berasal dari revaluasi koin kripto dibebankan dalam laba rugi apabila
         penurunan tersebut melebihi saldo akun surplus revaluasi coin yang berasal dari revaluasi koin sebelumnya.

         Jika koin kripto yang telah direvaluasi dijual, saldo surplus revaluasi tersisa dipindahkan langsung ke saldo
         laba.




                                                                                                                         16
Page 25
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   l.   Aset Tidak Berwujud (lanjutan)

        Goodwill

        Aset tidak berwujud merupakan goodwill yang timbul dari akuisisi bisnis diakui sebagai aset pada tanggal
        diperolehnya pengendalian (tanggal akuisisi).

        Biaya perolehan atau imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang
        meliputi nilai wajar aset yang diperoleh, liabilitas yang diambil alih dan instrumen ekuitas yang diterbitkan,
        ditambah jumlah kepentingan non-pengendali yang diakuisisi ditambah, jika kombinasi bisnis secara
        bertahap, nilai wajar kepentingan ekuitas yang ada pada pihak yang diakuisisi.

        Imbalan kontijensi termasuk dalam biaya perolehan sebesar nilai wajar pada saat tanggal akuisisi dan,
        dalam kasus pertimbangan kontingen diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan, diukur kemudian melalui
        laba rugi. Biaya langsung akuisisi diakui segera sebagai beban. Pada saat tanggal akuisisi, aset teridentifikasi
        yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas
        tertentu yang diukur berdasarkan standar akuntansi yang relevan.

        Goodwill akan diuji penurunan nilainya setiap tahun dan ketika terdapat indikasi penurunan nilai, goodwill
        dialokasikan pada setiap unit penghasil kas atau kelompok unit penghasil kas untuk tujuan uji penurunan
        nilai. Nilai tercatat goodwill dibandingkan dengan nilai yang dapat dipulihkan yakni nilai tertinggi antara
        nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual.

        Pendaftaran

        Biaya yang terkait dengan akuisisi pendaftaran pemain dan manajemen staf kunci (ofisial) sepakbola
        dikapitalisasi pada nilai wajar konsideran yang dibayarkan. Biaya ini meliputi biaya transfer, biaya agen
        yang dikeluarkan oleh klub dan biaya langsung terkait lainnya, pertimbangan kontingen yang terutama
        terutang untuk klub mantan pemain dan biaya pendaftaran pemain.

        Biaya pendaftaran diamortisasi sepenuhnya dengan menggunakan metode garis lurus selama periode
        kontrak yang dicakup oleh kontrak pemain dan ofisial. Ketika kontrak diperpanjang, biaya yang terkait
        dengan usaha perpanjangan kontrak ditambahkan ke saldo yang belum diamortisasi pada tanggal
        perpanjangan dan nilai tercatat yang direvisi diamortisasi selama masa sisa kontrak yang direvisi.

        Registrasi merupakan pemain terdaftar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual ketika nilai
        tercatat diharapkan akan dipulihkan melalui transaksi penjualan dan penjualan tersebut dianggap sangat
        mungkin akan terjadi.

        Sangat mungkin didefinisikan sebagai dipasarkan secara aktif oleh klub, dengan penawaran tanpa syarat
        telah diterima sebelum akhir periode pelaporan. Aset ini dinyatakan pada jumlah yang terendah antara nilai
        tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.

        Keuntungan dan kerugian pelepasan pemain dan ofisial sepak bola terdaftar ditentukan dengan
        membandingkan antara nilai wajar konsideran piutang, dikurangi dengan biaya transaksi, dan nilai tercatat
        dan diakui dalam laba rugi yang disajikan pada keuntungan dan kerugian lain-lain. Pendapatan dari
        peminjaman pemain yang dipinjamkan sementara pada klub sepakbola lain juga diakui dalam laba rugi yang
        disajikan dalam keuntungan dan kerugian lain-lain.




                                                                                                                           17
Page 26
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   l.   Aset Tidak Berwujud (lanjutan)

        Akun media sosial

        Grup memiliki akun media sosial Instagram yang diperoleh dengan membeli dari pihak ketiga, akun media
        sosial pada awalnya dinyatakan sebesar biaya perolehan dan kemudian akan diakui sebesar biaya perolehan
        setelah dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada. Grup menetapkan akun media
        sosial diamortisasi sejak tanggal perolehan dengan menggunakan metode garis lurus selama 8 tahun.

        Virtual human

        Grup memiliki virtual human pada awalnya dinyatakan sebesar biaya perolehan dan kemudian akan diakui
        sebesar biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada. Grup
        menetapkan virtual human diamortisasi sejak tanggal perolehan dengan menggunakan metode garis lurus
        selama 8 tahun.

        Lisensi

        Grup memiliki lisensi atas keanggotaan klub basket Bali United pada Indonesian Basketball League (IBL) dan
        wajib menjadi peserta IBL selama minimal 5 tahun. Lisensi pada awalnya dinyatakan sebesar biaya
        perolehan dan kemudian akan diakui sebesar biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi amortisasi dan
        rugi penurunan nilai, jika ada. Biaya sepenuhnya diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus
        selama 5 tahun.

        Aset tidak berwujud lain

        Aset tidak berwujud lain meliputi biaya pengurusan hak hukum pendaftaran merek dagang pada awalnya
        dinyatakan sebesar biaya perolehan dan kemudian akan diakui sebesar biaya perolehan setelah dikurangi
        akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada.

   m.   Biaya perbaikan stadion yang ditangguhkan

        Biaya perbaikan stadion, yang disajikan dalam aset tidak lancar lain, yang manfaat ekonomis di masa datang
        akan mengalir ke Grup dan biaya perolehan dapat diukur secara andal, ditangguhkan dan diamortisasi
        berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset yang diperbaiki antara 4 tahun.

        Namun, apabila terdapat kepastian yang beralasan bahwa kontrak stadion yang disewa tidak akan dapat
        diperpanjang pada akhir masa sewa, biaya perbaikan stadion dan mess yang disewa, diamortisasi selama
        jangka waktu yang lebih pendek antara periode sewa dan masa manfaat ekonomisnya.

   n.   Penurunan nilai aset non-keuangan (tidak termasuk persediaan dan aset pajak tangguhan)

        Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup mereviu nilai tercatat aset non-keuangan untuk menentukan
        apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi
        tersebut, jumlah yang dapat dipulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian penurunan
        nilai (apabila ada). Apabila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah yang dapat dipulihkan atas
        suatu aset individu, Grup mengestimasi jumlah yang dapat dipulihkan dari unit penghasil kas atas aset.




                                                                                                                     18
Page 27
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   n.   Penurunan nilai aset non-keuangan (tidak termasuk persediaan dan aset pajak tangguhan) (lanjutan)

        Jika rugi penurunan nilai kemudian dibalik, nilai tercatat aset (atau unit penghasil kas) ditambahkan
        menjadi estimasi jumlah terpulihkan setelah revisi, tetapi kenaikan nilai tercatat tidak melebihi nilai
        tercatat yang telah ditetapkan sebelum rugi penurunan nilai diakui atas aset (atau unit penghasil kas) pada
        tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui langsung dalam laba rugi. Pihak berelasi
        adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan (entitas pelapor).

   o.   Liabilitas Keuangan

        Liabilitas keuangan diakui di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, jika dan hanya jika, Grup menjadi
        salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen keuangan. Grup menetapkan klasifikasi liabilitas
        keuangan pada saat pengakuan awal. Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya pada nilai wajar
        ditambah dalam hal liabilitas keuangan tidak dinyatakan pada FTVPL, biaya transaksi langsung yang dapat
        diatribusikan. Grup tidak memiliki liabilitas yang diklasifikasikan pada FVTPL pada akhir periode pelaporan.

        Liabilitas keuangan Grup diukur kemudian pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode bunga
        efektif.

        Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Grup telah dilepaskan,
        dibatalkan atau kadaluarsa. Perbedaan antara nilai tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan
        pengakuannya dan pembayaran dan jumlah terutang diakui pada laba rugi.

        Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Grup meliputi, utang usaha, utang lain-lain, beban
        akrual dan liabilitas sewa.

   p.   Imbalan pascakerja

        Grup memberikan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang No. 11
        Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah No. 35 dan 36 Tahun 2021.

        Pada saat ini, Grup sedang dalam proses perubahan Peraturan Perusahaan kepada Dinas Ketenagakerjaan
        untuk disesuaikan dengan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Tidak terdapat pendanaan yang
        disisihkan terkait imbalan pascakerja ini.

        Perhitungan program imbalan pascakerja pasti ditentukan dengan menggunakan Metode Projected Unit
        Credit yang perhitungan aktuarianya dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan. Keuntungan dan
        kerugian aktuaria dari kewajiban imbalan kerja pasti diakui dalam penghasilan komprehensif lain pada
        periode saat terjadi dan dicerminkan secara langsung pada saldo laba dan tidak akan direklasifikasi pada
        laba rugi.

        Biaya jasa diakui dalam laba rugi, dan termasuk juga biaya jasa kini dan biaya jasa lalu maupun keuntungan
        dan kerugian atas kurtailmen dan penyelesaian. Biaya bunga diakui dalam laba rugi, dan dihitung dengan
        menggunakan suku bunga diskonto yang digunakan untuk mengukur kewajiban imbalan pasti pada awal
        periode tahunan atas saldo kewajiban imbalan pasti, dengan mempertimbangkan pengaruh dari pembayaran
        imbalan kerja dalam periode berjalan.

        Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan skema imbalan kerja atau skema kurtailmen diakui
        langsung dalam laba rugi. Grup menyajikan biaya jasa, biaya bunga dalam beban operasi (Catatan 20).




                                                                                                                       19
Page 28
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   q.   Provisi dan kontinjensi

        Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai akibat
        peristiwa masa lalu dan besar kemungkinan Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi andal
        mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dilakukan.

        Jumlah diakui sebagai provisi merupakan estimasi terbaik dan pertimbangan yang diperlukan untuk
        penyelesaian kewajiban pada akhir periode pelaporan, dengan memperhatikan unsur risiko dan
        ketidakpastian yang melekat pada kewajiban. Provisi diukur menggunakan estimasi arus kas penyelesaian
        kewajiban kini dengan nilai tercatatnya sebesar nilai kini dari arus kas tersebut.

        Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomis untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat
        dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa penggantian
        akan dapat diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal.

        Liabilitas kontinjensi tidak diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian. Liabilitas kontinjensi
        diungkapkan di dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian kecuali kemungkinan arus keluar sumber
        daya ekonomi adalah kecil. Aset kontinjensi tidak diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian, namun
        diungkapkan di dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian jika terdapat kemungkinan suatu arus
        masuk manfaat ekonomis mengalir ke dalam entitas.

   r.   Transaksi sewa

        Grup sebagai penyewa

        Grup menilai apakah kontrak merupakan atau mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Grup
        mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan semua pengaturan sewa dalam hal
        sebagai penyewa, kecuali untuk sewa jangka pendek dengan durasi 12 bulan atau kurang dan sewa yang
        aset pendasarnya bernilai rendah.

        Grup menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk penyewaan jangka pendek (yaitu
        sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal permulaan dan tidak mengandung opsi
        pembelian). Pembayaran sewa pada sewa jangka pendek dan sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah
        diakui sebagai biaya atas dasar garis lurus selama masa sewa.

        Aset hak guna

        Grup mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu pada tanggal aset pendasarnya tersedia
        untuk digunakan atas tanah, bangunan, stadion dan peralatan yang disewa untuk digunakan dalam operasi
        Grup).

        Aset hak guna diukur pada biaya perolehan, dikurangi setiap akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan
        nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset hak guna
        termasuk jumlah liabilitas sewa diakui, biaya langsung awal yang dikeluarkan, dan pembayaran sewa
        dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya dikurang insentif sewa yang diterima serta jumlah provisi
        diakui, jika Grup secara kontraktual diwajibkan untuk membongkar, memindahkan, merestorasi tempat
        dimana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan
        sewa.




                                                                                                                     20
Page 29
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     r.   Transaksi sewa (lanjutan)

          Aset hak guna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara masa sewa dan masa manfaat dari
          aset pendasar selama 5-30 tahun (Catatan 2k).

          Jika sewa mentransfer kepemilikan aset pendasar atau biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan bahwa
          Grup mengharapkan untuk melaksanakan opsi pembelian, aset hak guna terkait disusutkan selama masa
          manfaat dari aset pendasar. Penyusutan dimulai sejak tanggal dimulainya sewa.

          Aset hak guna juga dapat mengalami penurunan nilai. Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai
          diungkapkan dalam Catatan 2n. Aset hak guna disajikan didalam pos aset tetap dalam laporan posisi
          keuangan konsolidasian (Catatan 11).

          Liabilitas sewa

          Pada awalnya liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal
          tersebut, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika suku bunga tidak dapat
          ditentukan, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental.

          Pembayaran sewa termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran sewa tetap (termasuk
          pembayaran tetap secara substansi), dikurangi dengan piutang insentif sewa; pembayaran sewa variabel
          yang bergantung pada indeks atau suku bunga, yang awalnya diukur menggunakan indeks atau suku bunga
          pada tanggal permulaan; jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai
          residual; harga eksekusi opsi beli, jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
          pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan penyewa mengeksekusi opsi
          untuk menghentikan sewa.

     s.   Instrumen Ekuitas

          Instrumen keuangan yang diterbitkan oleh Grup diklasifikasikan sebagai ekuitas hanya jika tidak memenuhi
          definisi liabilitas keuangan atau aset keuangan. Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan
          hak residual atas aset Grup setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya.

          Modal saham Grup diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas. Instrumen ekuitas dicatat sebesar hasil
          penerimaan bersih setelah dikurangi biaya emisi saham. Biaya emisi saham disajikan sebagai pengurang
          tambahan modal disetor dalam ekuitas.

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban

          Kebijakan akuntansi pendapatan dan beban dibawah ini diterapkan berdasarkan PSAK 72.




                                                                                                                     21
Page 30
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

          Pendapatan

          Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:

          (1)   identifikasi kontrak dengan pelanggan;
          (2)   identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak;
          (3)   penetapan harga transaksi;
          (4)   alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dalam kontrak; dan
          (5)   pengakuan pendapatan ketika (pada saat) entitas telah menyelesaikan kewajiban pelaksanaan.

          Kewajiban pelaksanaan kontrak dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:

          (a) Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
          (b) Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
              pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai
              untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban
              pelaksanaan.

          Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan
          dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.

          Liabilitas kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban
          pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak
          disajikan terpisah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Kriteria spesifik berikut ini juga harus
          dipenuhi sebelum pendapatan diakui.

          Pendapatan manajemen klub

          Grup memiliki pendapatan yang diperoleh dari aktivitas yang berkaitan dengan Bali United (klub sepak
          bola dan basket) sebagai berikut:

          •     Pendapatan sponsorship dan komersial

                Pendapatan sponsorship dan komersial (baik yang diterima dalam bentuk tunai atau barang)
                merupakan pendapatan dari eksploitasi logo dan foto pemain Bali United melalui perjanjian sponsor
                dan perjanjian komersial lain, pendapatan dari ritel barang bermerek dan lisensi Bali United dan
                pendapatan tur dari tim utama Bali United.

                Pendapatan diakui selama masa perjanjian sponsor sesuai dengan kewajiban pelaksanaan yang
                termasuk dalam kontrak dan berdasarkan hak sponsor yang dinikmati oleh sponsor individu. Dalam
                kasus di mana hak sponsor tetap sama selama durasi kontrak, pendapatan diakui saat kewajiban
                pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke waktu (persentase penyelesaian).

                Sehubungan dengan kontrak dengan banyak kewajiban pelaksanaan, Grup mengalokasikan total
                piutang untuk setiap elemen yang dapat diidentifikasi secara terpisah berdasarkan nilai wajarnya,
                dan kemudian mengakui pendapatan saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu
                ke waktu (persentase penyelesaian).




                                                                                                                     22
Page 31
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

              Pendapatan ritel diakui ketika pengendalian atas produk telah dialihkan, pada waktu penjualan
              kepada pelanggan. Pendapatan lisensi sehubungan dengan hak untuk mengakses lisensi diakui
              sejalan dengan kewajiban pelaksanaan yang tercakup dalam kontrak, dalam hal ini tetap sama
              selama durasi kontrak, pendapatan diakui secara merata pada waktu yang telah berlalu (persentase
              penyelesaian).

          •   Pendapatan Kontribusi

              Pendapatan kontribusi merupakan tagihan atas pembagian pendapatan dari aktivitas komersial
              termasuk dalam kompetisi sponsorship dan kontrak penyiaran, hak untuk mendapatkan pendapatan
              komersial dari pertandingan berdasarkan regulasi kompetisi serta aktivitas lain yang terkait dengan
              keikutsertaan yang dinegosiasikan secara terpusat oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB), Asian Football
              Confederation (AFC) dan operator kompetisi domestik lain.

              Pendapatan diakui saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke waktu
              (persentase penyelesaian) yaitu pada saat pertandingan dimainkan dan atau saat pendapatan diketahui
              pada akhir setiap musim sepakbola.

              Pendapatan kontribusi yang diterima sebelum akhir periode tetapi berkaitan dengan masa datang
              diperlakukan sebagai liabilitas kontrak. Liabilitas kontrak kemudian diakui pendapatan sesuai dengan
              kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke waktu (persentase penyelesaian).

          •   Pendapatan Pertandingan

              Pendapatan pertandingan diakui berdasarkan pertandingan yang dimainkan sepanjang tahun dengan
              pendapatan dari setiap pertandingan diakui pada saat kewajiban pelaksanaan diselesaikan yaitu pada
              saat pertandingan telah dimainkan.

              Pendapatan pertandingan mencakup semua aktivitas pertandingan dalam dan luar negeri dari
              pertandingan Bali United yang dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, dan bagian kuota
              penerimaan tiket dari pertandingan domestik yang tidak dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta,
              dan biaya untuk mengatur acara lainnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

              Bagian penerimaan tiket yang dibayarkan ke klub peserta lainnya dan biaya lainnya penyelenggaraan
              kompetisi pertandingan domestik yang dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta diperlakukan sebagai
              pengurang pendapatan pertandingan.

              Pendapatan pertandingan yang diterima sebelum akhir periode tetapi berkaitan dengan masa datang
              (terutama penjualan fasilitas musiman untuk pertandingan tim utama di Stadion Kapten I Wayan Dipta)
              dicatat sebagai liabilitas kontrak. Liabilitas kontrak akan diakui pendapatan pada saat kewajiban
              pelaksanaan diselesaikan yaitu pada saat pertandingan telah dimainkan.

          Pendapatan agensi

          Grup memiliki pendapatan dari entitas anak yang berkaitan dengan aktivitas kreatif, seni dan hiburan
          sebagai berikut:
          •   Pendapatan live streaming

              Pendapatan live streaming dari live video streaming dan rekaman video merupakan tagihan yang
              diperoleh dari jasa pembuatan video berdasarkan kontrak dengan pelanggan yang diakui pada satu titik
              waktu.




                                                                                                                     23
Page 32
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

              Pendapatan live streaming diakui saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke
              waktu (persentase penyelesaian).

          •   Pendapatan event dan promosi

              Pendapatan event dan promosi termasuk jasa virtual human diakui berdasarkan event dan promosi
              yang diadakan sepanjang tahun melalui event/festival yang diadakan dan juga melalui sosial media.
              Pendapatan dari setiap event dan promosi diakui pada saat kewajiban pelaksanaan event dan promosi
              telah selesai (pada satu titik waktu).

          •   Pendapatan sport agency

              Pendapatan sport agency dari kontrak sponsor merupakan tagihan kepada sponsor yang bekerja sama
              untuk aktivitas sponsorship kepada klub-klub sepakbola di Indonesia.

              Pendapatan sport agency diakui saat kewajiban pelaksanaan dipenuhi secara merata dari waktu ke
              waktu (persentase penyelesaian).

          Pendapatan lainnya

          Pendapatan dari penjualan barang dagang Cafe dan boneka tumochi diakui ketika pengendalian atas produk
          telah dialihkan, yaitu pada saat barang diserahkan kepada pelanggan.

          Beban

          Remunerasi pemain dan ofisial dan beban lainnya

          Remunerasi dibebankan sebagai beban operasi secara metode garis lurus sepanjang masa kontrak
          berdasarkan jumlah yang dibayarkan kepada pemain dan ofisial dalam periode tersebut. Setiap bonus
          kinerja diakui ketika Grup menganggap bahwa kemungkinan kondisi terkait dengan pembayaran akan
          tercapai.

          Uang muka pada saat persetujuan kontrak biasanya dibayar ke pemain dan ofisial dalam jumlah tertentu
          untuk jangka waktu kontrak yang disepakati.

          Uang muka kontrak disepakati pada atau menjelang awal tahun keuangan dan diakui sebagai uang muka
          kontak yang disajikan pada biaya dibayar dimuka dan uang muka dan aset tidak lancar lain-lain. Uang muka
          kontrak kemudian dibebankan sebagai beban operasi secara metode garis lurus sepanjang masa kontrak.

          Beban lainnya

          Beban lainnya diakui pada periode saat terjadinya (basis akrual).

          Biaya yang langsung berhubungan dengan kontrak, menghasilkan sumber daya untuk memenuhi kontrak
          (biaya untuk memenuhi) atau penambahan untuk mendapatkan kontrak (biaya untuk memperoleh) dan
          diharapkan dapat dipulihkan.




                                                                                                                     24
Page 33
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     t.   Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

          Beban tersebut dengan demikian memenuhi syarat kapitalisasi berdasarkan PSAK 72 dan diakui sebagai aset
          tidak lancar lainnya. Beban tersebut diamortisasi dengan cara sistematis sejalan dengan penyerahan barang
          atau jasa yang terkait dengan aset tersebut.

     u.   Perpajakan

          Beban pajak meliputi pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laba rugi, kecuali pajak tersebut
          terkait dengan pos yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung di ekuitas. Dalam hal
          ini, pajak juga diakui masing-masing dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung di ekuitas.

          Pajak kini

          Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku
          pada tanggal pelaporan. Aset dan/atau liabilitas pajak kini meliputi kewajiban, atau klaim dari, otoritas
          pajak terkait dengan periode pelaporan saat ini atau sebelumnya, yang belum dibayar pada akhir setiap
          tanggal periode pelaporan. Pajak dihitung sesuai dengan tarif pajak dan peraturan pajak yang berlaku pada
          periode fiskal terkait, berdasarkan laba kena pajak untuk periode tersebut. Semua perubahan aset atau
          liabilitas pajak kini diakui sebagai komponen beban pajak dalam laba rugi.

          Pajak tangguhan

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui pada saat nilai tercatat suatu aset atau liabilitas dalam laporan
          posisi keuangan konsolidasian berbeda dengan dasar pengenaan pajaknya, kecuali untuk perbedaan yang
          timbul dari; pengakuan awal goodwill, pengakuan awal suatu aset atau liabilitas dalam suatu transaksi yang
          bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun laba kena pajak,
          dan investasi pada entitas anak, asosiasi dan ventura bersama dimana Grup mampu mengendalikan
          pembalikan perbedaan temporer dan kemungkinan besar perbedaan temporer tidak akan dibalik di masa
          datang yang dapat diperkirakan.

          Pengakuan aset pajak tangguhan dibatasi untuk hal-hal yang besar kemungkinan bahwa jumlah laba kena
          pajak akan tersedia terhadap perbedaan yang dapat digunakan. Jumlah aset atau liabilitas ditentukan
          dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan
          dan diharapkan berlaku pada saat liabilitas (aset) pajak tangguhan diselesaikan (terpulihkan).

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan di-offset apabila Grup memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
          meng-offset aset pajak dan liabilitas pajak kini dan aset dan liabilitas pajak tangguhan yang terkait dengan
          pajak yang dipungut otoritas pajak yang sama maupun; laba kena pajak yang sama entitas grup, atau entitas
          grup yang berbeda yang bermaksud menyelesaikan aset dan libilitas pajak kini secara neto, atau
          merealisasikan aset dan menyelesaikan libilitasnya secara simultan, dalam setiap periode masa datang di
          mana aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan diselesaikan atau dipulihkan.

     v.   Laba (rugi) per saham

          Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) periode berjalan yang dapat diatribusikan
          kepada pemilik Perusahaan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama periode
          berjalan.




                                                                                                                         25
Page 34
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

     w. Informasi segmen

          Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang secara
          regular direviu oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan
          menilai kinerja segmen operasi.

          Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
          a) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
              (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang
              sama);
          b) yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat
              keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
          c) dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

          Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan
          penilaian kinerja Grup terfokus pada kategori dari setiap produk, yang menyerupai informasi segmen usaha
          yang dilaporkan di periode sebelumnya.


 3. PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI

     Dalam menerapkan kebijakan akuntansi Grup, seperti dijelaskan dalam Catatan 2, manajemen diharuskan untuk
     membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi mengenai nilai tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia dari
     sumber lain. Estimasi dan asumsi terkait berdasarkan pengalaman masa lalu dan faktor lain yang
     dipertimbangkan menjadi relevan. Realisasi dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi. Estimasi dan asumsi
     yang mendasarinya direviu secara berkelanjutan. Perubahan atas estimasi akuntansi diakui pada periode
     terjadinya perubahan estimasi, bila perubahan mempengaruhi hanya pada periode tersebut, atau pada periode
     perubahan dan periode masa datang bila perubahan mempengaruhi masa kini dan periode masa datang.

     a.   Pertimbangan yang dibuat dalam penerapan kebijakan akuntansi

          Tidak terdapat pertimbangan kritis, selain dari yang berkaitan dengan keterlibatan estimasi (lihat 3b
          dibawah), yang dilakukan manajemen pada saat proses penerapan kebijakan akuntansi Grup yang
          berpengaruh paling signifikan pada jumlah yang diakui di laporan keuangan konsolidasian.

          Penilaian model bisnis
          Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan tergantung pada hasil dari SPPI dan test model bisnis. Penilaian
          ini mencakup pertimbangan yang merefleksikan semua bukti yang relevan, termasuk bagaimana kinerja aset
          dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang mempengaruhi kinerja aset dan bagaimana kinerja dikelola
          dan bagaimana manajer aset dikompensasi.




                                                                                                                      26
Page 35
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

 3. PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)

    a.   Pertimbangan yang dibuat dalam penerapan kebijakan akuntansi

         Grup memonitor aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi yang telah mengalami
         penghentian sebelum jatuh tempo untuk memahami alasan pelepasan aset dan apakah alasan tersebut
         konsisten dengan tujuan bisnis untuk aset yang dimiliki tersebut. Monitoring merupakan bagian dari
         penilaian Grup yang terus menerus mengenai apakah model bisnis aset keuangan tersisa yang masih
         dipegang tetap sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi perubahan dalam model bisnis dan sehingga
         perubahan prosfektif pada klasifikasi aset keuangan tersebut. Tidak terdapat perubahan yang diperlukan
         selama periode penyajian.

         Sewa

         Grup mempunyai beberapa perjanjian sewa di mana Grup bertindak sebagai penyewa untuk beberapa aset
         tetap tertentu. Berdasarkan PSAK 73, Grup mengevaluasi apakah terdapat risiko dan manfaat kepemilikan
         yang signifikan dari aset sewa yang di transfer kepada penyewa atau tetap berada pada Grup, jangka waktu
         sewa dan suku bunga pinjaman inkremental antara lain, mensyaratkan Grup untuk membuat pertimbangan
         dan estimasi.

         Grup menyewa tanah, bangunan, stadion dan peralatan berdasarkan perjanjian sewa operasi. Berdasarkan
         PSAK 73, aset hak guna dan liabilitas sewa harus diakui untuk sewa jangka panjang. Dalam menentukan
         jangka waktu sewa, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang menciptakan insentif ekonomi
         untuk melakukan opsi perpanjangan, atau tidak menggunakan opsi penghentian.

         Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian) hanya termasuk dalam jangka waktu sewa jika
         sewa secara wajar dipastikan akan diperpanjang (atau tidak dihentikan). Potensi arus kas keluar masa depan
         untuk sewa dimana Grup cukup yakin bahwa opsi perpanjangan akan dilaksanakan dan dengan asumsi bahwa
         pembayaran sewa akan meningkat sebesar Rp 1.144.439.095 telah diakui dalam liabilitas sewa

         Sejak Grup tidak dapat dengan mudah menentukan suku bunga implisit, manajemen menggunakan suku
         bunga pinjaman inkremental Grup sebagai tingkat diskonto. Ada beberapa faktor yang perlu
         dipertimbangkan dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, diantaranya memerlukan
         pertimbangan untuk dapat secara andal mengukur penyesuaian yang diperlukan sampai pada tingkat
         diskonto akhir.

         Dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, Grup mempertimbangkan risiko kredit, jangka waktu
         sewa, jangka waktu pembayaran sewa, lingkungan ekonomi dan waktu di mana sewa dimasukkan.




                                                                                                                      27
Page 36
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)

     b.   Estimasi dan asumsi

          Informasi asumsi utama mengenai masa datang dan sumber utama dari estimasi lain pada akhir periode
          pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai
          tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini.

          Pengukuran nilai wajar
          Beberapa aset dan liabilitas yang termasuk dalam laporan keuangan Grup memerlukan pengukuran,
          dan/atau pengungkapan pada nilai wajar.

          • Level 1: Harga kuotasian di pasar aktif untuk pos yang identik (tanpa penyesuaian)
          • Level 2: Input yang dapat diobservasi baik langsung maupun tidak selain input level 1
          • Level 3: Input yang tidak dapat diobservasi (seperti tidak berasal dari data pasar)

          Pengklasifikasi pos ke level 1, 2 dan 3 didasarkan pada level terendah dari input yang digunakan yang
          memiliki pengaruh signifikan pada pengukuran nilai wajar pos. Transfer pos antara level diakui pada saat
          periode tersebut terjadi. Grup telah menyusun prosedur untuk menentukan teknik penilaian dan input untuk
          pengukuran nilai wajar. Dalam mengestimasi nilai wajar liabilitas, Grup menggunakan data pasar yang dapat
          diobservasi sejauh itu tersedia. Jika input Level 1 tidak tersedia, Grup melibatkan penilai yang memenuhi
          syarat untuk melakukan penilaian. Apabila Grup bekerja sama dengan penilai eksternal untuk menetapkan
          teknik penilaian yang sesuai dan input untuk model, Grup melaporkan temuan penilaian kepada direksi Grup
          untuk menjelaskan penyebab fluktuasi nilai wajar aset dan liabilitas. Informasi tentang teknik penilaian dan
          input yang digunakan dalam penentuan nilai wajar liabilitas diungkapkan dalam Catatan 24.
          Manajemen yakin bahwa teknik penilaian yang dipilih dan asumsi yang digunakan sudah tepat dalam
          penentuan nilai wajar liabilitas tersebut.

          Rugi penurunan nilai piutang

          Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL
          untuk piutang usaha. Tingkat provisi didasarkan pada hari jatuh tempo untuk akun tertentu. Matriks provisi
          awalnya didasarkan pada sejarah tingkat default Grup yang diobservasi.

          Grup akan mengkalibrasi matriks untuk menyesuaikan pengalaman historis kerugian kredit dengan informasi
          forward looking. Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat default historis diperbarui dan perubahan pada
          estimasi forward looking dianalisis.

          Penilaian korelasi antara tingkat historis default yang diobservasi, perkiraan kondisi ekonomi dan ECLs
          merupakan estimasi yang signifikan. Jumlah dari ECLs sensitif terhadap perubahan dalam keadaan dan
          perkiraan kondisi ekonomi. Pengalaman historis kerugian kredit Grup dan perkiraan kondisi ekonomi juga
          tidak dapat merepresentasikan aktual default pelanggan di masa datang. Informasi mengenai ECls atas
          piutang usaha Grup diungkapkan pada Catatan 6.




                                                                                                                         28
Page 37
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)

     b.   Estimasi dan asumsi (lanjutan)

          Estimasi masa manfaat dan nilai residu aset tetap dan biaya perbaikan stadion dan mess sewa yang
          ditangguhkan

          Masa manfaat dari masing-masing aset tetap Grup diestimasi berdasarkan jangka waktu aset tersebut
          diharapkan tersedia untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian kolektif berdasarkan
          bidang usaha yang sama, evaluasi teknis internal dan pengalaman dengan aset sejenis.
          Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari
          perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena pemakaian, usang secara teknis atau komersial serta
          keterbatasan hak atau pembatasan terhadap penggunaan aset.
          Dengan demikian, kinerja operasi di masa datang mungkin dapat terpengaruh secara signifikan oleh
          perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh faktor-faktor
          yang disebutkan di atas.
          Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset tetap akan menyebabkan kenaikan beban
          penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset tetap, sementara peningkatan nilai residu dari setiap item
          aset tetap akan mengurangi penyusutan yang tercatat dan meningkatkan nilai tercatat aset ini.
          Tidak terdapat perubahan dalam estimasi masa manfaat aset tetap selama periode berjalan. Nilai tercatat
          aset tetap Grup pada akhir periode pelaporan diungkapkan pada Catatan 12.
          Manajemen berkeyakinan estimasi masa manfaat biaya perbaikan stadion sewa yang ditangguhkan selama
          16 tahun (2019: 16 tahun) telah tepat, walaupun masa kontrak sewa stadion lebih pendek dari masa manfaat
          perbaikan stadium tersebut karena manajemen berkeyakinan masa kontrak sewa stadion dapat
          diperpanjang.

          Perubahan masa manfaat setiap item aset tetap dan biaya perbaikan stadion dan mess sewa yang
          ditangguhkan dapat mempengaruhi jumlah biaya penyusutan dan amortisasi yang diakui serta nilai tercatat
          aset tetap Catatan 12 dan biaya perbaikan stadion dan mess sewa yang ditangguhkan.

          Estimasi masa manfaat aset tetap

          Masa manfaat setiap item aset tetap Grup ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari
          penggunaan aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal. Masa manfaat setiap
          aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila estimasi berbeda dengan estimasi sebelumnya karena
          keausan fisik, keusangan teknis dan kadaluarsa komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian
          aset tersebut.

          Tidak terdapat perubahan dalam estimasi masa manfaat aset tetap selama periode berjalan. Nilai tercatat
          aset tetap Grup pada akhir periode pelaporan diungkapkan pada Catatan 12.

          Goodwill

          Akuntansi akuisisi mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi secara ekstensif dalam mengalokasikan
          biaya perolehan kepada nilai pasar wajar yang dapat diandalkan atas aset dan liabilitas yang diakuisisi,
          termasuk aset takberwujud.

          Sesuai PSAK 22, “Kombinasi Bisnis”, goodwill tidak diamortisasi dan diuji untuk penurunan nilai setiap
          tahun.




                                                                                                                        29
Page 38
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)

     b. Estimasi dan asumsi (lanjutan)

         Penentuan apakah goodwill diturunkan nilainya memerlukan estimasi nilai pakai dari unit penghasil kas dari
         goodwill telah dialokasikan. Perhitungan nilai pakai memerlukan Grup mengestimasi arus kas masa datang
         yang diharapkan yang timbul dari unit penghasil kas dan kesesuaian tingkat diskonto didalam menghitung
         nilai kini. Informasi lebih lanjut mengenai goodwill diungkapkan pada Catatan 13.

         Liabilitas imbalan pascakerja

         Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan oleh
         aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat diskonto
         dan tingkat kenaikan gaji. Hasil realisasi yang berbeda dari asumsi akan berpengaruh terhadap jumlah biaya
         serta liabilitas yang diakui di masa datang.
         Walaupun asumsi dianggap telah sesuai dan memadai, namun perubahan signifikan pada hasil aktual atau
         perubahan signifikan terhadap asumsi akan berpengaruh material terhadap liabilitas imbalan pascakerja.

         Pajak penghasilan

         Grup memiliki eksposur pajak penghasilan terkait dengan pertimbangan signifikan dalam menentukan
         provisi pajak penghasilan. Grup melaporkan pajak berdasarkan sistem self-assessment dan mengakui
         liabilitas bagi isu perpajakan yang diharapkan berdasarkan estimasi apakah pajak tambahan akan jatuh
         tempo.

         Fiskus dapat menetapkan atau mengubah pajak-pajak tersebut dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan
         peraturan yang berlaku. Apabila hasil perpajakan final dari hal-hal tersebut berbeda dari jumlah yang
         semula diakui, maka jumlah tersebut akan berdampak pada pajak kini dan pajak tangguhan pada periode
         dimana penentuan tersebut dibuat. Nilai tercatat pajak dibayar dimuka dan liabilitas pajak kini Grup
         diungkapkan dalam Catatan 15.




                                                                                                                       30
Page 39
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4.   KAS DAN SETARA KAS

                                                                       30 Juni 2024        31 Desember 2023
                                                                                      Rp                  Rp

     Kas                                                                    161,923,138           264,357,903

     Bank
       Pihak berelasi (Catatan 26)
             PT Bank Ina Perdana Tbk                                     11,265,223,959        27,953,188,278
       Pihak ketiga
             PT Bank Central Asia Tbk                                    10,447,922,206         8,106,122,512
             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                       2,292,536,204         1,709,104,084
             PT Bank Mega Tbk                                             1,189,677,753         1,137,049,765
             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                         172,220,605             5,740,624
             PT Bank Permata Tbk                                             56,402,394            56,596,046
             PT Bank UOB                                                      9,877,338             9,877,338
             PT Bank QNB Indonesia Tbk                                        5,350,026             5,350,026
             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                1,679,104,511             4,712,953
             PT Bank Syariah Indonesia Tbk                                    2,748,030             3,011,588
             PT Bank Maybank Indonesia Tbk                                     825,000                        -

       Sub-total                                                         27,121,888,026        38,990,753,214

     Setara kas - deposito berjangka
       Pihak berelasi (Catatan 26)
             PT Bank Ina Perdana Tbk
       Pihak ketiga
             PT Bank Central Asia Tbk                                       900,000,000           900,000,000
             PT Bank Mega Tbk                                               375,000,000           375,000,000
             PT Allo Bank Indonesia Tbk                                   5,000,000,000                       -

       Sub-total                                                          6,275,000,000         1,275,000,000

     Total                                                               33,558,811,164        40,530,111,117

     Suku bunga deposito berjangka
       per tahun                                                           2,25% - 5,75%         2,25% - 5,75%

     Nilai wajar kas dan setara kas mendekati nilai tercatatnya karena jatuh temponya dalam jangka pendek atau
     karena instrumen menggunakan suku bunga mengambang yang di-reprice ke bunga pasar pada atau menjelang
     akhir periode pelaporan.

     Seluruh kas dan setara kas didenominasi dalam mata uang Rupiah.




                                                                                                                  31
Page 40
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   INVESTASI JANGKA PENDEK

                                                                         30 Juni 2024                   31 Desember 2023
                                                                           Jumlah/                            Jumlah/
                          Efek-efek                                          Total                             Total

     Aset Keuangan Instrumen
      Utang
         PT Trimegah Asset Management                                       59,406,593,326                  49,006,556,593
         PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                                15,037,465,807                  15,002,007,121
         PT Syailendra Capital                                                 119,751,028                     118,333,786
          Sub-total                                                         74,563,810,161                  64,126,897,500
     Aset Keuangan Instrumen
      Ekuitas
         PT Buana Capital Sekuritas                                     114,411,949,115                    141,099,569,900
         PT Juara Capital Indonesia                                      92,898,371,266                    102,930,283,203
         PT Nusadana Investama Indonesia                                 36,976,641,332                     45,528,065,139
         Sub-total                                                      244,286,961,713                    289,557,918,242
     Total                                                              318,850,771,874                    353,684,815,742


     Pada tanggal 19 September 2019, Perusahaan menandatangani Kontrak Pengelolaan Portofolio Efek untuk
     Kepentingan Nasabah secara Individual dengan PT Nusadana Investama Indonesia (Nusadana). Nusadana ditunjuk
     sebagai manajer investasi dan jangka waktu perjanjian selama 1 tahun dan secara otomatis akan diperpanjang
     kecuali terjadi pengakhiran.

     Tujuan investasi untuk memperoleh keuntungan (capital gain), dengan batasan alokasi aset pada efek bersifat
     ekuitas, utang, KIK dan instrumen pasar uang yaitu: deposito, deposito on call, kas, SBI. Perusahaan akan
     membayar imbal jasa sebesar persentase tertentu kepada Nusadana.

     Pada tanggal September 2019, Perusahaan telah menyetorkan dana tunai sebesar Rp 10 miliar dan pada April
     2020 sebesar Rp 20 miliar. Pada akhir periode pelaporan, seluruh aset pendasar Kontrak Pengelolaan Portofolio
     Efek merupakan instrumen ekuitas yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.


     PT Trimegah Asset Management

     Entitas anak melakukan investasi pada Reksadana Dana Kas PT Trimegah Asset Management dengan mutasi
     unit penyertaan sebagai berikut:

                                                                                  30 Juni 2024
                                                          Unit penyertaan         Nilai aset neto            Total

                                                                                        Rp                    Rp
      Saldo awal                                            43,306,430.0238             1,131.6231         49,006,556,593
      Penambahan                                             8,812,404.8836             1,133.3141          9,987,222,709
      Keuntungan belum direalisasi dari
         perubahan nilai wajar                                              -                       -        412,814,023
      Saldo akhir                                           52,118,834.9074             1,133.3141         59,406,593,326




                                                                                                                             32
Page 41
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   INVESTASI JANGKA PENDEK (lanjutan)
                                                                                 31 Desember 2023
                                                           Unit penyertaan         Nilai aset neto           Total

                                                                                        Rp                    Rp
     Saldo awal                                                           -                      -                      -
     Penambahan                                             43,306,430.0238             1,131.4717         49,000,000,000
     Keuntungan belum direalisasi dari
        perubahan nilai wajar                                                -                     -           6,556,593
     Saldo akhir                                            43,306,430.0238             1,131.6231         49,006,556,593

     Pada Juni 2024 dan Desember 2023, Grup mengakui keuntungan belum direalisasi dari perubahan nilai wajar
     aset keuangan pada FVTOCI sebesar Rp 412,814,023 dan Rp 6,556,593 pada penghasilan komprehensif lain.


     PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk

     Pada tanggal 12 Oktober 2023, Perusahaan menempatkan dana pada Obligasi Berkelanjutan I Oki Pulp and Paper
     Mills tahap I tahun 2023 seri B sebesar Rp 50 miliar. Jangka waktu obligasi selama 3 tahun dengan tingkat bunga
     tetap sebesar 10,5%. Pada tanggal 26 Oktober 2023, Perusahaan menarik sebagian dana sebesar Rp 35 miliar
     dan mengakui pendapatan bunga sebesar Rp 128,625 juta dan pada tanggal 28 Desember 2023 menarik sisa dana
     sebesar Rp 15 miliar dan mencatat pendapatan bunga sebesar Rp 306 juta.

     Pada tanggal 31 Oktober 2023, entitas anak menempatkan dana pada Obligasi Berkelanjutan I Oki Pulp and Paper
     Mills tahap I tahun 2023 seri B sebesar Rp 35 miliar. Jangka waktu obligasi selama 3 tahun dengan tingkat bunga
     tetap sebesar 10,5%. Pada 28 Desember 2023 entitas anak telah menarik seluruh dana pada obligasi ini dan
     mengakui pendapatan bunga obligasi sebesar Rp 732,375 juta pada pendapatan keuangan.

     Perusahaan juga melakukan investasi pada Reksadana Dana Kas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dengan
     mutasi unit penyertaan sebagai berikut:

                                                                                        30 Juni 2024
                                                                Unit penyertaan         Nilai aset neto              Total

                                                                                              Rp                      Rp
     Saldo awal                                                   13,257,070.4155             1,131.6231        15,002,007,121
     Penambahan
     Keuntungan belum direalisasi dari
        perubahan nilai wajar                                                    -            1,134.2978              35,458,686
     Saldo akhir                                                  13,257,070.4155             1,134.2978        15,037,465,807




                                                                                                                                   33
Page 42
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   INVESTASI JANGKA PENDEK (lanjutan)
                                                                                   31 Desember 2023
                                                            Unit penyertaan          Nilai aset neto             Total/

                                                                                          Rp                       Rp
     Saldo awal                                                            -                       -                        -
     Penambahan                                              13,257,070.4155              1,131.4717           15,000,000,000
     Keuntungan belum direalisasi dari
        perubahan nilai wajar                                              -                           -            2,007,121
     Saldo akhir                                             13,257,070.4155              1,131.6231           15,002,007,121


     PT Syailendra Capital

     Grup melakukan investasi pada Reksadana Dana Kas PT Syailendra Capital dengan mutasi unit penyertaan sebagai
     berikut:

                                                                                     30 Juni 2024
                                                            Unit penyertaan          Nilai aset neto              Total

                                                                                           Rp                      Rp
     Saldo awal                                                  73,824.7118               1,602.9021             118,333,786
     Keuntungan belum direalisasi dari
        perubahan nilai wajar                                                 -                        -            1,417,242
     Saldo akhir                                                 73,824.7118               1,622.0995             119,751,028




                                                                                   31 Desember 2023
                                                            Unit penyertaan/        Nilai aset neto/              Total/

                                                                                            Rp                      Rp
     Saldo awal                                                   73,824.7118              1,538.6085              113,587,329
     Keuntungan belum direalisasi dari
        perubahan nilai wajar                                                  -                           -         4,746,457
     Saldo akhir                                                  73,824.7118              1,602.9021              118,333,786




     Perusahaan juga menempatkan dana investasi pada PT Buana Capital Sekuritas (Buana), PT Trimegah Sekuritas
     Indonesia Tbk (Trimegah), PT Valbury Sekuritas Indonesia (Valbury), PT NH Korindo Sekuritas Indonesia (NH
     Korindo), dan PT Juara Capital Indonesia (Juara) dengan tujuan investasi untuk memperoleh keuntungan (capital
     gain) melalui perdagangan instrumen ekuitas di Bursa Efek Indonseia.

     Sampai dengan tanggal 30 Juni 2024, Perusahaan telah merealisasikan seluruh investasi pada instrumen ekuitas
     tersebut dan Grup mengakui keuntungan direalisasi dari perubahan nilai wajar sebesar Rp xx.xxx.xxx.xxx
     (Desember 2023: Rp 62.740.906.687) pada akun keuntungan dan kerugian lain-lain (Catatan 25). Grup juga
     mengakui keuntungan (kerugian) belum direalisasi dari perubahan nilai wajar investasi jangka pendek sebesar
     Rp 3.463.456.148 (Desember 2023: (Rp 3.463.456.148) dalam keuntungan dan kerugian lain-lain. Saldo akhir
     merupakan investasi saham yang ditujukan untuk investasi jangka pendek.



                                                                                                                                 34
Page 43
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   INVESTASI JANGKA PENDEK (lanjutan)


     Pengaruh pajak tidak diperhitungkan terkait keuntungan yang timbul dari seluruh investasi jangka pendek Grup
     dikenakan pajak penghasilan final. Grup berharap dapat menjual aset keuangan tersebut dalam 12 bulan ke
     depan, oleh karena itu aset tersebut diklasifikasikan sebagai aset lancar.

     Seluruh investasi jangka pendek pada FVTPL menggunakan nilai wajar surat berharga kuotasian didasarkan pada
     publikasi harga pasar di Bursa Efek Indonesia yang merupakan hirarki nilai wajar pada level 1, dengan rincian
     sebagai berikut:




                                                                       31/12/2023
                                  Nusadana/             Buana/            Juara/            Valbury/           Total/
                                  Nusadana              Buana             Juara             Valbury            Total
                                      Rp                  Rp                Rp                Rp                 Rp

       Saldo awal                 36.527.665.740    133.088.889.900   85.544.509.225                  -    255.161.064.865        Beginning balance
       Penempatan                              -     77.237.071.003                -     28.635.030.522    105.872.101.525               Placement
       Penarikan                      (1.110.999) (102.333.126.770)        (3.793.713)   (35.341.579.500) (137.679.610.982)              Withdrawal
       Keuntungan                                                                                                                      Realized gain
         direalisasi dari                                                                                                           from changes
         perubahan nilai wajar    10.482.148.919     31.958.596.968    13.593.611.822     6.706.548.978     62.740.906.687           in fair value
       Keuntungan (kerugian)                                                                                                  Unrealized gain (loss)
         belum direalisasi dari                                                                                                    from changes
         perubahan nilai wajar    (1.480.638.521)     1.148.138.799    3.795.955.869                   -     3.463.456.147           in fair value
       Saldo akhir                45.528.065.139    141.099.569.900   102.930.283.203                  -   289.557.918.242           Ending balance




                                                                                                                                                35
Page 44
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   PIUTANG USAHA

                                                                                             30 Juni 2024                 31 Desember 2023
                                                                                                  Rp                             Rp
     Berdasarkan pelanggan
     Pihak berelasi (Catatan 26)                                                                      453,729,474                  451,877,480

     Pihak ketiga
       PT Liga Indonesia Baru                                                                     22,868,678,572                 21,891,316,429
       PT Indofood Sukses Makmur Tbk                                                               6,731,118,878                  2,930,120,662
       PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk                                                           4,902,989,220                 19,042,205,628
       PT Smartfren Telecom Tbk                                                                    2,461,842,638                  3,881,822,638
       PT Vidio Dot Com                                                                               489,688,263                12,291,374,763
       Lain-lain (masing-masing
          dibawah 5% dari total)                                                                  13,769,732,062                 41,491,688,525
       Sub-total                                                                                  51,224,049,633                101,528,528,645
       Cadangan penurunan nilai                                                                    (4,490,680,654)               (4,490,680,654)
       Sub-total                                                                                  46,733,368,979                 97,037,847,991
     Total                                                                                        47,187,098,453                 97,489,725,471


     Nilai tercatat piutang usaha yang diklasifikasi sebagai aset keuangan biaya perolehan diamortisasi mendekati
     nilai wajarnya terkait dengan sifat jangka pendek piutang usaha

     Seluruh piutang usaha di denominasi dalam mata uang Rupiah.

     Berikut ini analisa umur piutang usaha dan ringkasan dasar penentuan cadangan kerugian penurunan nilai piutang
     usaha:

                                                  30/06/2024                                                   31/12/2023
                             Tingkat              Nilai tercatat                           Tingkat             Nilai tercatat
                             kerugian             bruto piutang     Cadangan kerugian     kerugian             bruto piutang      Cadangan kerugian
                          ekspektasian/           usaha/Gross       penurunan nilai/    ekspektasian/          usaha/Gross        penurunan nilai/
                          Expected loss         carrying amounts      Allowance for     Expected loss        carrying amounts       Allowance for
                                rate            trade receivables    impairment loss        rate             trade receivables     impairment loss
                                   %                   Rp                  Rp                 %                      Rp                  Rp
     Belum jatuh tempo/
      not past due                      8.72%      6,481,947,547         565,532,529                 0.73%     77,024,346,741          565,532,529
     Sudah jatuh tempo/
      past due
      1- 60                             8.63%        735,373,364          63,447,082                 0.78%      8,106,059,023           63,447,082
      61 - 120                         44.21%        163,432,216          72,252,562                 2.61%      2,771,830,413           72,252,562
      > 120                             8.55%     44,297,025,980       3,789,448,481               26.92%      14,078,169,948         3,789,448,481
     Total/Total                                  51,677,779,107       4,490,680,654                          101,980,406,125         4,490,680,654




                                                                                                                                                      36
Page 45
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   PIUTANG USAHA (lanjutan)

     Sebelum menerima suatu pelanggan baru, Grup menilai kualitas kredit pelanggan yang potensial tersebut.
     Manajemen melakukan reviu secara berkala atas piutang tersebut untuk mengurangi risiko konsentransi kredit.
     Jangka waktu rata-rata kredit pendapatan jasa adalah 30 hari.

     Pada akhir periode pelaporan terdapat pelanggan yang piutang usahanya di atas 5% dari total piutang usaha
     seperti disajikan di atas. Grup mereviu keadaan masing-masing individu piutang ini secara berkala untuk
     meminimalisasi risiko konsentrasi kredit.

     Grup menerapkan PSAK 71 dengan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur ECLs menggunakan
     penyisihan ECLs sepanjang umurnya untuk piutang usaha. Untuk mengukur ECLs, piutang usaha dikelompokkan
     berdasarkan risiko kredit dan umur yang sama.

     Mutasi penyisihan kerugian untuk piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                         30 Juni 2024         31 Desember 2023
                                                                              Rp                     Rp
     Saldo awal                                                               4,490,680,654        5,943,201,692
     Pemulihan                                                                            -         (444,249,967)
     Penghapusan piutang                                                                  -       (1,008,271,071)
     Saldo akhir                                                              4,490,680,654        4,490,680,654


     Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha adalah memadai.
     Grup tidak memiliki jaminan atas saldo-saldo piutang usaha ini.




                                                                                                                    37
Page 46
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7. PIUTANG LAIN-LAIN


                                                                               30 Juni 2024         31 Desember 2023
                                                                                    Rp                      Rp

Pihak berelasi (Catatan 26)                                                       8,197,000,642           5,420,894,830
Pihak ketiga
   PT Gelora Trisula Semesta                                                     20,526,266,953          19,501,266,954
   Lain-lain                                                                      1,935,029,246           3,767,168,488


   Sub-total                                                                     22,461,296,199          23,268,435,442

Total                                                                            30,658,296,841          28,689,330,272

Cadangan kerugian penurunan nilai                                                             -          (1,000,000,000)

Neto                                                                             30,658,296,841          27,689,330,272



   Grup mempertimbangkan kemungkinan gagal bayar pada saat pengakuan awal piutang lain-lain ini dan apakah
   telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan secara berkelanjutan sepanjang periode pelaporan.

   Peningkatan risiko kredit yang signifikan dianggap jika debitur telah lebih dari 90 hari jatuh tempo melakukan
   pembayaran kontraktual. Grup mengkategori piutang akan dihapuskan ketika debitur gagal melakukan
   pembayaran kontraktual lebih dari 120 hari lewat jatuh tempo. Aset keuangan dihapuskan jika ada bukti yang
   menunjukkan bahwa debitur sangat kesulitan keuangan dan debitur tidak memiliki prospek pemulihan yang
   realistis. Grup menilai kinerja dan posisi keuangan terkini kounterpart, disesuaikan dengan prospek masa datang
   industri dimana kounterpart beroperasi, dan menyimpulkan bahwa tidak ada peningkatan risiko kredit yang
   signifikan sejak pengakuan awal piutang lain-lain. Karena itu, Grup mengukur penyisihan kerugian penurunan
   nilai menggunakan ECL 12-bulan dan ECL tersebut tidak signifikan.

   Nilai tercatat piutang lain-lain yang diklasifikasi sebagai aset keuangan mendekati nilai wajarnya terkait dengan
   sifat jangka pendek piutang tersebut.




                                                                                                                       38
Page 47
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8. PERSEDIAAN

                                                                      30 Juni 2024         31 Desember 2023

      Jersey and merchandise                                          5.754.151.433             5.637.682.225
      Makanan dan Minuman                                                18.076.617              324.007.056
      Lain lain                                                         463.533.233              913.886.559
      Jumlah persediaan                                              6.235.761.283            6,875,575,840

     Persediaan belum diasuransikan pada akhir periode pelaporan. Manajemen sedang mengevaluasi nilai
     pertanggungan asuransi untuk menutup kemungkinan kerugian atas persediaan.

     Berdasarkan hasil penelaahan atas nilai realisasi bersih dan keadaan fisik persediaan pada akhir tahun,
     Perusahaan berkeyakinan bahwa semua persediaan dapat dijual atau digunakan, sehingga penyisihan untuk
     persediaan usang dan penurunan nilai persediaan tidak diperlukan.


9.   BIAYA DIBAYAR DIMUKA DAN UANG MUKA

                                                                         30 Juni 2024      31 Desember 2023
                                                                                     Rp                  Rp
     Uang muka operasional                                                 2,540,726,833         116,525,763
     Uang muka renumerasi pemain
       dan staf (catatan 14)                                                 465,371,410        4,449,451,832
     Uang Muka Pembelian                                                  14,202,100,746        5,517,695,875
     Uang muka pembelian aset tetap                                          425,000,000          425,000,000
     Biaya sewa dibayar dimuka                                               500,267,502          300,000,000
     Biaya Asuransi dibayar dimuka                                           663,257,906          663,257,906
     Biaya dibayar dimuka lainnya                                             67,261,375                  -
     Lain-lain                                                             2,488,770,040        5,762,905,625
     Total                                                                21,352,755,812       17,234,837,001


     Uang muka operasional terutama merupakan uang muka operasional pertandingan, perlengkapan pemain dan
     operasional live video streaming. Uang muka pembelian aset tetap merupakan uang muka untuk pembelian
     kendaraan.




                                                                                                                39
Page 48
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI

         Grup memiliki investasi pada entitas asosiasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas dengan
         rincian kepemilikan investasi sebagai berikut:

                                                      Persentase Kepemilikan                 Nilai Tercatatat


                                                     30 Juni         31 Desember       30 Juni            31 Desember
                      Nama Perusahaan                2 0 2 4          2 0 2 3         2 0 2 4               2 0 2 3
                                                        %                %


          PT Hiperion Kapital Investama                     40.00%           40.00%    5,168,051,907       5,168,051,907
          PT Karya Digital Madani                           47.00%           47.00%    5,309,830,680       5,309,830,680
          PT Kelola Aset Digital                            30.00%           30.00%     (153,509,491)           (153,509,491)
          PT Digital Technology Mediatama Pte. Ltd          20.00%           20.00%    1,748,166,875       1,748,166,875
          PT Samvile Koda Studio                            35,06%           35,06%    3,430,050,326       3,430,050,326


                  Jumlah                                                              15,502,590,297      15,502,590,297




                                                                                                                          40
Page 49
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. ASET HAK GUNA

     Rincian Aset hak guna adalah sebagai berikut:

                                                                         30 Juni 2024
                                 Saldo Awal/          Penambahan/         Penghapusan/        Reklasifikasi/       Saldo Akhir/

     Biaya Perolehan
      Tanah                       8,606,939,652         1,511,453,704                     -                -       10,118,393,356
      Bangunan                   26,160,845,963                     -                     -                -       26,160,845,963
      Stadion                     2,868,956,034                     -                     -                -        2,868,956,034
      Peralatan                               -                     -                     -                -                    -

              Jumlah             37,636,741,649         1,511,453,704                     -                -       39,148,195,353
     Akumulasi
      Penyusutan
      Tanah                       1,619,583,969           114,957,562                     -                -        1,734,541,531
      Bangunan                   12,047,292,954         1,238,668,376                     -                -       13,285,961,330
      Stadion                       430,343,405           395,316,595                     -                -          825,660,000
      Peralatan                               -                                           -                -                    -

             Jumlah              14,097,220,328         1,748,942,533                     -                -       15,846,162,861

     Jumlah Tercatat             23,539,521,321                                                                    23,302,032,492



                                                                    31 Desember 2023
                             Saldo Awal/          Penambahan/         Penghapusan/            Reklasifikasi/        Saldo Akhir/

     Biaya Perolehan
      Tanah                   5,032,390,834        2,359,044,163                     -          1,215,504,655        8,606,939,652
      Bangunan               15,922,383,995       10,741,633,290          (871,666,667)           368,495,345       26,160,845,963
      Stadion                 1,545,944,495        2,868,956,034        (1,545,944,495)                     -        2,868,956,034
      Peralatan               1,584,000,000                    -                     -         (1,584,000,000)                   -

            Jumlah           24,084,719,324       15,969,633,487        (2,417,611,162)                        -    37,636,741,649
     Akumulasi
      Penyusutan
      Tanah                     941,644,572          701,140,661                     -            (23,201,264)       1,619,583,969
      Bangunan                6,634,336,851        5,043,850,213          (871,666,667)         1,240,772,557       12,047,292,954
      Stadion                 1,417,115,788          430,343,405        (1,545,944,495)           128,828,707          430,343,405
      Peralatan               1,346,400,000                    -                     -         (1,346,400,000)                   -

           Jumlah            10,339,497,211        6,175,334,279        (2,417,611,162)                        -    14,097,220,328

     Jumlah Tercatat         13,745,222,113                                                                         23,539,521,321




                                                                                                                                     41
Page 50
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.    ASET TETAP


                             1 Januari 2024       Penambahan           Pengurangan           Reklasifikasi         30 Juni 2024
                                   Rp                 Rp                   Rp                     Rp                    Rp
  Biaya perolehan
  Pemilikan langsung:
    Bangunan                     37,188,704,157      326,000,000                     -                       -       37,514,704,157
    Peralatan                    93,475,030,707      340,873,230                     -                       -       93,815,903,937
    Kendaraan bermotor           14,571,665,259      246,963,964                     -                       -       14,818,629,223
    Instalasi                    10,065,386,553                -                     -                       -       10,065,386,553
    Mesin dan perlengkapan       20,896,139,596      411,396,224                     -                       -       21,307,535,820
    Aset dalam pembangunan          280,850,000                -                     -                       -          280,850,000

  Total                         176,477,776,272    1,325,233,418                     -                       -      177,803,009,690
  Akumulasi penyusutan
  Pemilikan langsung:
    Bangunan                      6,894,740,064      940,781,682                     -                       -        7,835,521,746
    Peralatan                    41,377,744,330    6,327,330,144                     -                       -       47,705,074,474
    Kendaraan bermotor            7,420,475,413    1,075,109,496                     -                       -        8,495,584,909
    Instalasi                     6,776,303,064      555,324,104                     -                       -        7,331,627,168
    Mesin dan perlengkapan       12,750,306,618    2,816,123,080                     -                       -       15,566,429,698

  Total                          75,219,569,489   11,714,668,506                     -                       -       86,934,237,995

  Nilai tercatat              101,258,206,783                                                                      90,868,771,695




                             1 Januari 2023       Penambahan           Pengurangan           Reklasifikasi       31 Desember 2023
                                   Rp                 Rp                   Rp                     Rp                    Rp
  Biaya perolehan
  Pemilikan langsung:
    Bangunan                     35,782,000,447    1,406,703,710                   -                       -         37,188,704,157
    Peralatan                    40,889,007,618   34,167,882,670   -      92,425,000          18,510,565,419         93,475,030,707
    Kendaraan bermotor            9,014,701,027    5,556,964,232                   -                       -         14,571,665,259
    Instalasi                     8,803,048,803    1,262,337,750                   -                       -         10,065,386,553
    Mesin dan perlengkapan       32,658,224,281    6,748,480,734                   -     -    18,510,565,419         20,896,139,596
    Aset dalam pembangunan          254,000,000       26,850,000                   -                       -            280,850,000

  Total                         127,400,982,176   49,169,219,096   -      92,425,000                         -      176,477,776,272
  Akumulasi penyusutan
  Pemilikan langsung:
    Bangunan                      5,080,290,158    1,814,449,906                   -                       -          6,894,740,064
    Peralatan                    20,405,654,651   14,008,139,651   -      92,425,000           7,056,375,028         41,377,744,330
    Kendaraan bermotor            5,591,431,813    1,829,043,600                   -                                  7,420,475,413
    Instalasi                     5,712,484,528    1,141,337,037                   -     -        77,518,501          6,776,303,064
    Mesin dan perlengkapan       18,462,981,204    1,266,181,941                   -     -     6,978,856,527         12,750,306,618

  Total                          55,252,842,354   20,059,152,135   -      92,425,000                         -       75,219,569,489

  Nilai tercatat               72,148,139,822                                                                     101,258,206,783


      Penyusutan aset tetap sebesar Rp 11,714,668,506 (Desember 2023: Rp 20,059,152,135) dibebankan pada beban
      operasi.




                                                                                                                                      42
Page 51
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. ASET TIDAK BERWUJUD
                                                                              30 Juni 2024       31 Desember 2023

         Koin kripto                                                             180,706,876         13,239,385,603
         Goodwill                                                             16,700,000,000         16,700,000,000
         Lisensi                                                                 851,021,279          2,000,000,000
         Pendaftaran                                                             220,592,382          3,578,733,041
         Akun Media Sosial                                                     6,360,744,660         11,360,794,500
         Virtual Human                                                         1,354,374,039          1,365,981,724
         Lain-lain                                                             7,689,917,800            385,849,398
             Jumlah                                                           33,357,357,036         48,630,744,266
         Akumulasi Amortisasi                                                 (6,851,343,971)        (8,043,242,724)
              Jumlah                                                          26,506,013,065         40,587,501,542


        Koin Kripto

        Koin kripto Grup dinyatakan sebesar nilai revaluasi, yang merupakan nilai wajar pada tanggal revaluasi yang
        terdiri dari Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) masing-masing sebesar 0,1776 units dan 366,7398 unit dengan
        nilai Rp 180,706,876 dan Rp 0,- (per 31 Desember 2023 masing-masing sebesar 0,1776 units dan 366,7398
        unit dengan nilai Rp 118.366.969 dan Rp 13.121.018.634).

        Goodwill

        Goodwill timbul dari proses akuisisi bisnis PT Putra Samarinda Indonesia (PSI) yang dialokasikan ke unit
        penghasil kas yang manfaatnya diharapkan dari akuisisi bisnis yang dapat diatribusikan.

        Pada tanggal 3 Desember 2014, Tuan Harbiansyah Hanafiah (“Penjual”) yang merupakan pemegang saham
        pengendali dari PSI dan pemilik sah klub sepakbola Putra Samarinda dan Tuan Yabes Tanuri (“Pembeli”)
        menandatangani nota kesepahaman yang antara lain sebagai berikut:

        a.   Penjual sepakat untuk menjual dan mengalihkan kepada pembeli klub sepakbola Putra Samarinda
             termasuk klub pembinaan pemain mudanya, yang terdaftar dan telah diverifikasi oleh PT Liga Indonesia
             sebagai peserta kompetisi ISL tahun 2014/2015 dengan izin kompetisi termasuk di dalamnya adalah
             nama dan entitas serta keanggotaan PSSI berikut dengan segala legalitasnya dan hak komersial serta
             hak kekayaan intelektual (termasuk namun tidak terbatas pada merk) yang terkait dengan klub setelah
             persyaratan pendahuluan telah dipenuhi.
        b.   Penjual dan pembeli sepakat bahwa pembeli bermaksud menjalankan klub sepakbola Putra Samarinda
             dengan homebase di Bali sehingga pembeli berhak memperpanjang dan mengakhiri kontrak para
             pemain, ofisial, pelatih dan karyawan klub, sponsor atau mitra yang akan disepakati kemudian.
        c.   Penjual dan pembeli sepakat bahwa pembeli membeli klub sepak bola Putra Samarinda dan bukan
             saham PSI, dengan harga pembelian sebesar Rp 16,7 miliar. Oleh karena itu, seluruh kewajiban,
             kerugian dan tanggung jawab, pajak, bea, tunggakan, biaya, ongkos, pengeluran, gaji, bonus, biaya
             kompetisi dan semua kewajiban lainnya yang ada pada saat kesepakatan dan yang akan datang menjadi
             tanggung jawab PSI.

             Nota kesepahaman akan efektif setelah perjanjian pendahuluan telah dipenuhi pada saat tanggal
             penyelesaian. Pada tanggal 12 Desember 2014, Tuan Yabes Tanuri telah mengalihkan seluruh hak dan
             kewajibannya berdasarkan nota kesepahaman kepada Perusahaan.




                                                                                                                       43
Page 52
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. ASET TIDAK BERWUJUD (lanjutan)

        Goodwill (lanjutan)

        Selanjutnya, pada tanggal 15 Desember 2015, nota kesepahaman ini telah efektif melalui penandatanganan
        Perjanjian Jual Beli dimana ditegaskan bahwa yang dijual adalah klub sepak bola Putra Samarinda yang
        homebasenya di Bali. Apabila biaya lebih lanjut terkait dengan perpindahan operasi di Bali diperlukan,
        penjual akan menanggung biaya tersebut. Pembeli juga memiliki hak eksklusif untuk memilih dan
        mengontrak ulang pemain, pelatih, ofisial dan karyawan yang telah habis masa kontrak kerjanya dan penjual
        wajib dengan biaya sendiri mendaftarkan Perusahaan kepada badan yang berwenang termasuk namun tidak
        terbatas pada PSSI, PT Liga Indonesia, AFC dan FIFA.

        Perusahaan berkeyakinan bahwa akuisisi ini merupakan akuisisi bisnis karena Perusahaan memperoleh klub
        sepakbola yang merupakan input sebagai sumber daya ekonomik dan memperoleh hak eksklusif untuk
        memilih dan mengontrak ulang pemain, pelatih dan ofisial yang diperlukan dalam proses menghasilkan out-
        put. Oleh karena itu, seluruh hak dan kewajiban klub sepakbola Putra Samarinda berada pada PSI, tidak
        terdapat aset dan liabilitas teridentifikasi yang diakui oleh Perusahaan dan Perusahaan mengakui seluruh
        harga pembelian klub sepakbola Putra Samarinda sebagai goodwill.

        Grup melakukan pengukuran atas penurunan goodwill secara tahunan atau lebih sering, jika terdapat
        indikasi penurunan nilai goodwill. Pada saat pengukuran penurunan nilai, goodwill dialokasikan pada unit
        penghasil kas yang terendah yang diharapkan dapat memberikan manfaat atas penggabungan usaha, yang
        ditentukan oleh Grup.

        Jumlah yang dapat diperoleh kembali dari unit penghasil kas ditentukan berdasarkan perhitungan nilai
        pakainya. Asumsi utama terhadap perhitungan nilai pakai adalah tingkat diskonto dan tingkat pertumbuhan
        pendapatan. Manajemen mengestimasi tingkat diskonto menggunakan tarif sebelum pajak yang
        merefleksikan penilaian pasar saat ini atas nilai waktu daripada uang dan risiko-risiko spesifik atas unit
        penghasil kas. Tingkat pertumbuhan berdasarkan pada perkiraan tingkat pertumbuhan industri.

        Suku bunga untuk mendiskontokan perkiraan arus kas dari unit penghasil kas adalah rata-rata tingkat
        bunga pinjaman pada tanggal laporan posisi keuangan yang telah disesuaikan, untuk mengestimasi tingkat
        bunga dari pasar yang diharapkan dari investasi. Suku bunga ini tidak melampui tingkat pertumbuhan rata-
        rata jangka panjang.

        Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai goodwill pada akhir periode pelaporan.

        Lisensi

        Pada tanggal 3 September 2020, PT Kreasi Karya Bangsa, entitas anak telah membayar license fee sebesar
        Rp 2 miliar untuk memperoleh lisensi keanggotaan dari Indonesian Basketball League (IBL), agar klub bola
        basket “Bali United” yang dimiliki dan dikelola oleh Grup dapat mengikuti kompetisi IBL selama minimal 5
        tahun.

        Pendaftaran

        Saldo yang belum diamortisasi dari pendaftaran pemain dan ofisial tim sebesar Rp 220,592,382 (31
        Desember 2023: Rp3,578,733,041). Sisa saldo diharapkan akan diamortisasi selama masa kontrak pemain
        atau ofisial tim. Hal ini tidak memperhitungkan penambahan pemain atau ofisial tim setelah 31 Desember
        2023, yang berdampak pada peningkatan biaya amortisasi di masa datang, juga tidak mempertimbangkan
        pelepasan setelah 31 Desember 2023, yang akan berdampak pada penurunan biaya amortisasi di masa
        datang. Selain itu, setiap negosiasi ulang kontrak juga akan berdampak pada biaya di masa datang.




                                                                                                                     44
Page 53
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. ASET TIDAK BERWUJUD (lanjutan)

        Akun media sosial

        Pada tahun 2023 dan 2021, PT Kreasi Karya Bangsa, Entitas Anak telah membeli beberapa akun media sosial
        Instagram dari pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 240.000.000 dan Rp 4.730.000.000, untuk tujuan
        mengelola dan mengembangkan setiap akun tersebut.

        Pada tanggal 15 Oktober 2020, PT Rahasia Gadis Nusantara, Entitas Anak telah membeli dan menerima
        pengalihan hak atas akun media sosial Instagram Rahasia Gadis dari pihak ketiga dengan harga Rp
        5.500.000.000 untuk tujuan mengelola dan mengembangkan akun Rahasia Gadis tersebut.

        Virtual Human

        Pada tahun 2023, PT Manusia Masa Depan, entitas anak, memiliki aset digital dalam bentuk virtual human
        yang digunakan sebagai media promosi.

        Lain- lain

        Merupakan biaya yang dikeluarkan oleh Perusahaan untuk memperoleh hak merek “Bali United” dan
        pendaftaran hak merek tersebut kepada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan
        Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.


 14. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA

     Grup memiliki aset tidak lancar lainnya yang terdiri dari:

                                                                            30 Juni 2024        31 Desember 2023
                                                                                           Rp                  Rp

     Aset keuangan pada FVTOCI-investasi
        pada instrumen ekuitas                                                50,457,163,000        49,257,163,000
     Aset keuangan pada FVTOCI-investasi
        pada instrumen utang                                                   8,723,379,125         8,723,379,125
     Uang muka remunerasi
        pemain dan staff (catatan 9)                                           3,156,037,274         3,304,691,915
     Biaya perbaikan stadion
        yang ditangguhkan                                                      1,235,165,915         1,235,165,915

     Total                                                                    63,571,745,314        62,520,399,955




                                                                                                                     45
Page 54
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA (lanjutan)

     Aset keuangan pada FVTOCI - investasi pada instrumen ekuitas

                                                                                   30 Juni            31 Desember
                       Nama Perusahaan/                                           2 0 2 4               2 0 2 3
          Investasi dalam Saham
          PT Vidio Dot Com                                                      29,122,863,219         29,138,000,000
          PT Rans Entertainmen Indonesia                                        16,000,000,000         16,000,000,000
          PT Liga Indonesia Baru                                                 2,002,805,000          2,002,805,000
          PT Mitra Maha Meta                                                     1,400,000,000          1,400,000,000
          PT Aspirasi Lintas Talenta                                             1,200,000,000                      -
          Stargo Pte. Ltd                                                          731,494,781            716,358,000
                        Jumlah                                                  50,457,163,000         49,257,163,000



     PT Vidio Dot Com

     Berdasarkan akta No. 23 tanggal 14 Juni 2022 dari notaris Candra Lim, S.H., LL.M notaris di Jakarta Utara,
     Perusahaan melakukan investasi saham pada PT Vidio Dot Com sebanyak 13.406 saham atau 0,21% hak
     kepemilikan dengan harga perolehan sebesar Rp 29.138.000.000.

     PT Rans Entertainment Indonesia

     Berdasarkan akta No. 126 tanggal 29 Desember 2021 dari notaris Sugih Haryati S.H. M.Kn, notaris di Tangerang,
     PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi (EBIT), entitas anak, telah mengambil bagian saham baru PT Rans
     Entertainmen Indonesia (RANS) sebanyak 307 saham dengan nilai nominal sebesar Rp 307 juta atau setara
     dengan 0,77% dari total modal ditempatkan dan disetor RANS. EBIT telah menyetorkan modal sebesar Rp 16
     miliar atas 307 saham tersebut kepada RANS.

     PT Liga Indonesia Baru

     Berdasarkan akta No 14 tanggal 20 September 2017 dari notaris Hartojo S.H., notaris di Jakarta, Perusahaan
     telah menerima pengalihan/hibah atas saham kelas B pada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dari Persatuan
     Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebesar 2.805 saham dengan nominal Rp 1.000 atau setara dengan 5,5% dari
     total modal ditempatkan dan disetor LIB. Saham kelas B memiliki hak seperti pemengang saham biasa dan
     hanya boleh dimiliki oleh badan hukum yang memiliki klub sepak bola yang hanya berkompetisi di Liga 1
     Indonesia.

     Berdasarkan akta No 31 tanggal 20 Juni 2023 dari notaris Emmy Yatmini S.H, notaris di Jakarta Selatan,
     Perusahaan telah menyetujui peningkatan atas saham pada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dari Persatuan
     Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjadi sebesar 2.002.805 saham dengan nominal Rp 1.000 atau setara
     dengan 5,26% melalui konversi piutang usaha milik Perusahaan.




                                                                                                                     46
Page 55
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA (lanjutan)

     PT Mitra Maha Meta

     Berdasarkan perjanjian surat utang tanggal 11 Juni 2022, Perusahaan melakukan investasi sebesar USD
     100.000 atau setara Rp 1.400.000.000 pada surat utang PT Mitra Maha Meta. Jatuh tempo surat utang
     tersebut tanggal 31 Desember 2022.

     Berdasarkan dokumen Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) tanggal 3 November 2023,
     Grup mengkonversi menjadi saham preference. Surat utang dapat dikonversi ke modal saham dengan
     jumlah 583 saham seri C dengan hak kepemilikan 4,96%.

     PT Aspirasi Lintas Talenta

     Berdasarkan akta No 04 tanggal 20 Mei 2024 dari notaris Pradita Ayu Yustisia, SH, M.Kn notaris di Kota
     Bogor, Perusahaan melakukan investasi saham pada PT Aspirasi Lintas Talenta sebanyak 12.000.000 saham
     atau 20% hak kepemilikan dengan harga perolehan sebesar Rp 1.200.000.000 dari total keseluruhan
     sejumlah Rp 600.000.000 (atau 60.000.000 lembar saham).


     Stargo Pte. Ltd

     Berdasarkan dokumen Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) tanggal 21 Juli 2022,
     Perusahaan melakukan investasi dalam saham Stargo Pte. Ltd sebanyak 10.417 saham atau 0,62 % hak
     kepemilikan dengan biaya perolehan sebesar Rp 716.358.000.


     Aset keuangan pada FVTOCI - investasi pada instrumen utang

                                                                           30 Juni 2024       31 Desember 2023
                                                                                Rp                   Rp
     PT Indozone Media Indonesia                                              5,131,770,000        5,131,770,000
     Tjufoo Pte. Ltd                                                          3,591,609,125        3,591,609,125
     Total                                                                  8,723,379,125        8,723,379,125



     PT Indozone Media Indonesia

     Pada tanggal 10 September 2021, Grup memberikan pinjaman kepada PT Indozone Media Indonesia sebesar
     USD 120.000 atau setara dengan Rp 1.887.720.000 dengan jangka waktu 3 tahun. Pinjaman ini tidak
     dikenakan bunga dan dapat dikonversi sewaktu-waktu menjadi modal dengan harga konversi sebesar Rp
     1.701.300.000.

     Berdasarkan perjanjian surat sanggup tanggal 5 April 2022, Perusahaan melakukan investasi sebesar USD
     225.000 atau setara Rp 3.244.050.000 pada surat utang PT Indozone Media Indonesia. Surat tersebut tidak
     dikenakan bunga, tanpa jangka waktu pembayaran yang tetap dan dapat dikonversi sewaktu-waktu
     menjadi modal.

     Tjufoo Pte. Ltd

     Berdasarkan perjanjian surat utang tanggal 28 Maret 2022, Perusahaan melakukan investasi sebesar USD
     250.000 atau setara Rp 3.591.609.125 pada surat utang Tjufoo Pte. Ltd. Surat utang ini tidak dikenakan
     bunga dan dapat dikonversi sewaktu – waktu menjadi modal.




                                                                                                                   47
Page 56
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA (lanjutan)

     Uang muka remunerasi pemain dan staff

                                                                         30 Juni 2024                 31 Desember 2023
                                                                              Rp                             Rp
     Saldo awal periode berjalan                                              7,754,143,747                 12,096,268,146
     Mutasi penambahan (pengurangan)                                         (4,132,735,063)                (4,342,124,399)
     Saldo akhir periode berjalan                                             3,621,408,684                  7,754,143,747
     Bagian lancar (Catatan 9)                                                 (465,371,410)                (4,449,451,832)
     Bagian tidak lancar                                                    3,156,037,274                  3,304,691,915



     Biaya perbaikan stadion yang ditangguhkan

     Merupakan biaya renovasi stadion Kapten I Wayan Dipta dengan rincian sebagai berikut:

                                                                         30 Juni 2024                 31 Desember 2023
                                                                              Rp                             Rp
     Saldo awal periode berjalan                                              1,235,165,084                  1,772,341,665
     Amortisasi (Catatan xx)                                                              -                   (537,176,581)
     Saldo akhir periode berjalan                                           1,235,165,084                  1,235,165,084



15. UTANG USAHA

                                                                                30 Juni 2024             31 Desember 2023
                                                                                     Rp                         Rp
         Berdasarkan pemasok
         Pihak berelasi (Catatan 26)                                                1,275,774,181              1,271,278,264

         Pihak ketiga
            PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk                                       3,168,625,778              3,122,606,987
            PT Galva Technologies Tbk                                                   121,905,750            7,156,477,459
            Lain-lain (masing-masing
              dibawah 5% dari total)                                               11,981,363,484             21,372,170,776
            Sub-total                                                              15,271,895,012             31,651,255,222
         Total                                                                     16,547,669,193             32,922,533,486



         Utang usaha timbul dari pembelian barang dagangan, streaming, renovasi stadion dan operasional
         lainnya serta penggunaan jasa yang dibutuhkan untuk operasional Grup. Seluruh utang usaha tidak
         dijamin dan didenominasi dalam mata uang Rupiah. Nilai tercatat utang usaha yang diklasifikasi sebagai
         liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi mendekati nilai wajarnya karena sifat
         jangka pendek utang tersebut.




                                                                                                                           48
Page 57
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PENDAPATAN DITANGGUHKAN

    Kewajiban pelaksanaan belum dipenuhi yang tersisa akan dipenuhi dalam waktu 12 bulan disajikan sebagai
    pendapatan ditangguhkan. Berikut ini rincian pendapatan ditangguhkan untuk periode yang berakhir tanggal
    30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 :

                                                                         30 Juni 2024              31 Desember 2023
                                                                              Rp                          Rp

         Pendapatan ditangguhkan
           Pihak ketiga                                                     2,810,736,963              11,091,151,106
           Pihak berelasi                                                                     -           635,614,973
         Total                                                              2,810,736,963              11,726,766,079


    Pada tanggal 31 Desember 2023 terdapat pendapatan ditangguhkan kepada pihak berelasi senilai Rp
    635,614,973.00 atas kewajiban yang belum dipenuhi berkenaan dengan kegiatan sponsor kepada PT. Bank
    Ina Perdana, Tbk.


17. PERPAJAKAN

    a.   Pajak dibayar dimuka

                                                                      30 Juni 2024                31 Desember 2023
                                                                                         Rp                          Rp
         Pajak Penghasilan Pasal 28 a
            2023                                                          6,342,076,549                 6,342,076,549
            2022                                                                     -                  1,401,012,500
             2021                                                                    -                   908,128,699
         Pajak Penghasilan
           PPh Psl 4(2)                                                    283,504,820                   196,474,320
           PPh Psl 21                                                       20,674,384                    17,572,543
           PPh Psl 22                                                        2,930,000                                -
           PPh Psl 23                                                     5,096,870,430                               -
           PPh Psl 25                                                      913,053,864                                -
           PPN Masukan                                                    3,991,231,476                  182,821,323
           PPN (lebih/kurang) Bayar                                         (28,711,753)                              -
         Total                                                        16,621,629,770                  9,048,085,934




                                                                                                                          49
Page 58
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. PERPAJAKAN (lanjutan)

    b.   Utang pajak

                                                                     30 Juni 2024          31 Desember 2023
                                                                                      Rp                   Rp
            Pajak penghasilan
              PPh pasal 4(2)                                               59,922,038             204,791,991
              PPh pasal 21                                               1,310,199,146          1,316,852,796
              PPh pasal 23                                                339,330,805             349,626,673
              PPh pasal 25                                                228,263,466             228,263,466
              PPh pasal 26                                                 13,718,480               1,487,050
              PPh pasal 29                                                    243,847               2,982,031
            Hutang Pajak penghasilan final                                 15,274,818              15,274,818
            Pajak pertambahan nilai                                      3,210,801,675          2,309,102,175
            Pajak Daerah (Restoran)                                        60,924,846             135,784,979
            Total                                                     5,238,679,121           4,564,165,979




18. BEBAN AKRUAL


                                                                  30 Juni 2024             31 Desember 2023
                                                                                 Rp                             Rp

Beban keuangan                                                       2,949,919,741                3,531,046,452
Karyawan                                                                          -                 151,981,885
Jasa profesional                                                                  -                 746,640,000
Sponsorship                                                                       -                 660,000,000
Lain-lain                                                              380,086,029                  635,221,268

Total                                                             3,330,005,770                 5,724,889,605

    Nilai tercatat beban akrual yang diklasifikasi sebagai liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi
    mendekati nilai wajarnya karena sifat jangka pendek liabilitas tersebut.




                                                                                                                     50
Page 59
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. LIABILITAS SEWA

    Grup mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka panjang. Grup memiliki kontrak sewa
    tanah, bangunan dan stadion. Kewajiban Grup dalam sewa ini dijamin dengan hak pesewa atas aset yang
    disewakan. Grup dilarang mengalihkan dan menyewakan kembali aset yang disewakan. Beberapa kontrak
    sewa terdapat opsi perpanjangan yang akan dibahas lebih lanjut di bawah ini.

    Perusahaan juga memiliki sewa apartemen tertentu dengan jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dan
    sewa peralatan kantor dengan nilai yang rendah. Perusahaan menerapkan pengakuan pengecualian sewa
    jangka pendek dan sewa aset pendasar nilai rendah untuk sewa tersebut.

    Aset hak guna

    Perusahaan menyajikan nilai tercatat aset hak guna yang diklasifikasikan dalam aset tetap seperti
    diungkapkan pada Catatan 11.

    Liabilitas sewa

    Nilai tercatat liabilitas sewa dan analisis jatuh tempo liabilitas sewa diungkapkan di bawah ini:

                                                                     30 Juni 2024         31 Desember 2023
                                                                          Rp                     Rp

          Tanah                                                         4,657,953,554           4,657,953,554
          Bangunan                                                     11,681,296,087          16,952,854,087
          Stadion                                                       2,430,605,099           2,430,605,099
          Total                                                        18,769,854,740          24,041,412,740



                              Pembayaran sewa
                              minimum/ Minimum      Bunga/            Nilai kini/
                               lease payment       Interest         Present value
                                     Rp               Rp                  Rp
30/06/2024                                                                                                 30/06/2024
Tidak lebih dari satu tahun       8.686.860.000    2.638.051.591       6.048.808.409            Not later than one year
Antara satu dan lima tahun        17.168.022.000   4.446.975.669      12.721.046.331    Between one year and five years

Total                            25.854.882.000    7.085.027.260      18.769.854.740                              Total
Liabilitas jangka pendek                                               6.048.808.409                 Current liabilities
Liabilitas jangka panjang                                             12.721.046.331             Non-current liabilities




                              Pembayaran sewa
                              minimum/ Minimum      Bunga/            Nilai kini/
                               lease payment       Interest         Present value
                                     Rp               Rp                  Rp
31/12/2023                                                                                                 31/12/2023
Tidak lebih dari satu tahun      13.450.260.000    2.638.051.591      10.812.208.409            Not later than one year
Antara satu dan lima tahun        17.676.180.000   4.446.975.669      13.229.204.331    Between one year and five years

Total                            31.126.440.000    7.085.027.260      24.041.412.740                              Total
Liabilitas jangka pendek                                              10.812.208.409                 Current liabilities
Liabilitas jangka panjang                                             13.229.204.331             Non-current liabilities




                                                                                                                           51
Page 60
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

20. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

    Grup tidak melakukan pencadangan atas imbalan pascakerja dari bulan Januari s/d bulan Juni 2024 dengan
    pertimbangan fluktuatifnya turnover karyawan selama 6 bulan terakhir. Maka dari itu Perusahaan
    menyajikan kembali perhitungan dan rincian Liabilitas Imbalan Pascakerja sesuai dengan hasil perhitungan
    terakhir yang telah dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Riana dan Rekan untuk pelaporan keuangan
    yang berakhir pada bulan Desember 2023 dan telah diaudit sebagai berikut:

                                                        Juni                Desember
                                                        2024                  2023
                                                         Rp                    Rp

              Saldo awal tahun                         2.996.765.954            1.929.284.639

              Biaya jasa kini                                        -           711.378.920
              Biaya jasa lalu                                        -          (203.686.907)
              Biaya bunga                                            -           134.328.140
              Pengaruh perubahan atribusi
                imbalan pada periode jasa                            -                      -

              Termasuk dalam laba rugi                               -           642.020.153

              Kerugian akturial
                yang timbul dari:
                Perubahan asumsi keuangan                            -           212.604.523
                Penyesuaian atas pengalaman                          -           212.856.639

              Termasuk dalam penghasilan
                komprehensif lain                                    -           425.461.162

              Pembayaran imbalan                                     -                      -

              Saldo akhir tahun                        2.996.765.954            2.996.765.954




                                                                                                               52
Page 61
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21.       MODAL SAHAM

                                                                             30 Juni 2024

                                                                                  Persentase
                                                          Jumlah Saham           Kepemilikan              Jumlah
                       Pemegang Saham                                              (dalam %)          (dalam Rp)

      Pieter Tanuri                                       2,295,830,720                 38.26     22,958,307,200
      PT Asuransi Central Asia                              533,000,000                  8.88      5,330,000,000
      Ayu Patricia Rachmat                                  304,627,000                  5.08      3,046,270,000
      Masyarakat Lainnya (masing-masing                                                                        -
       dibawah 5 % kepemilikan)                           2,866,542,280                 47.78     28,665,422,800
      Jumlah                                              6,000,000,000               100.00      60,000,000,000



                                                                          31 Desember 2023

                                                                                  Persentase
                                                         Jumlah Saham            Kepemilikan             Jumlah
                       Pemegang Saham                                              (dalam %)         (dalam Rp)

      Pieter Tanuri                                       2,458,680,720                40.98     24,586,807,200
      PT Asuransi Central Asia                              533,000,000                 8.88      5,330,000,000
      Ayu Patricia Rachmat                                  304,627,000                 5.08      3,046,270,000
      Masyarakat Lainnya (masing-masing                                                                       -
       dibawah 5 % kepemilikan)                           2,703,692,280                45.06     27,036,922,800
      Jumlah                                              6,000,000,000               100.00     60,000,000,000




      Berdasarkan akta No. 32 tanggal 12 Februari 2019 dari Christina Dwi Utami, SH., M.Hum., M.Kn., notaris di
      Jakarta, Perusahaan telah meningkatkan modal dasar Perusahaan dari Rp 60 miliar menjadi Rp 160 miliar
      dan perubahan nilai nominal saham Perusahaan yang semula Rp 100 per saham menjadi Rp 10 per saham
      dan menerbitkan saham baru melalui Penawaran Umum, dalam jumlah sebanyak-banyaknya 2 miliar saham
      dengan nilai nominal Rp 10 per saham atau setara dengan 33,33 % dari total modal ditempatkan dan disetor
      Perusahaan setelah Penawaran Umum.

      Perubahan anggaran dasar telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
      Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0007609.AH.01.02 Tahun 2019 tanggal 13 Februari 2019 dan telah
      diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
      Republik Indonesia sesuai dengan surat penerimaan dan pemberitahuan perubahan data No. AHU-AH.01.03-
      0087719 dan No. AHU-AH.01.03-0087720 masing-masing tanggal 13 Februari 2019.




                                                                                                                   53
Page 62
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22.     TAMBAHAN MODAL DISETOR

                                                                      30 Juni 2024         31 Desember 2023
                                                                                     Rp                    Rp

      Agio saham dari penawaran umum saham
        perusahaan kepada masyarakat
        sebesar 2 miliar saham dengan nilai
        nominal Rp 10 per saham dan harga
        penawaran Rp 175 per saham                                      330,000,000,000        330,000,000,000
      Agio saham dari peningkatan
        modal disetor sebesar
        84.210.526 saham dengan
        nilai nominal Rp 100 per saham dan
        pelaksanaan Rp 1.000 per saham                                   75,789,473,400         75,789,473,400
      Agio saham                                                         13,421,052,600         13,421,052,600
      Pengampunan pajak                                                   1,070,257,725          1,070,257,725
      Biaya emisi penawaran saham                                       (12,233,600,051)       (12,233,600,051)

      Total                                                             408,047,183,674        408,047,183,674




23. PENDAPATAN

                                                                     30 Juni 2024              30 Juni 2023

       Manajemen klub
                Komersial                                              56,535,551,735            36,277,657,936
                Kontribusi                                              7,788,836,264             4,400,000,000
       Sport Agency
                Sponsor                                                             -            54,260,516,326
                Live Video Streaming dan rekaman Video                 39,374,271,350            43,638,866,112
       Lainnya                                                          1,728,916,725             2,337,932,571

       Total                                                         105,427,576,074           140,914,972,945




                                                                                                                  54
Page 63
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. Beban Operasi

                                                              30 Juni 2024            30 Juni 2023

    Remunerasi pemain dan ofisial                                    31,158,163,542      38,937,619,170
    Gaji dan tunjangan                                               26,504,206,382      29,527,311,742
    Beban talent management                                           3,294,133,586      11,016,943,452
    Perjalanan dinas                                                  6,571,291,735       2,672,653,831
    Sewa                                                             11,593,099,886      13,198,602,018
    Jasa profesional                                                 15,363,585,693      16,252,691,145
    Penyusutan aset (Catatan 12)                                     11,714,668,506       8,453,694,755
    Penyusutan aset hak guna (Catatan 11)                             1,748,942,539                 -
    Beban pokok merchandise                                           6,276,115,428       8,542,696,169
    Beban kantor                                                      2,777,789,336       1,439,949,940
    Live video streaming dan rekaman video                            6,371,883,883       3,969,728,681
    Konsumsi                                                          3,563,717,699       2,820,080,515
    Perbaikan dan perawatan                                             929,548,936       1,311,753,772
    Pajak dan perijinan                                               2,165,766,597       7,862,353,031
    Amortisasi (Catatan 12 dan 13)
          Akun media sosial                                             710,049,652         351,299,652
          Pendaftaran                                                   962,463,023         175,458,334
          Lisensi                                                       267,293,398         199,999,998
          Sewa                                                          133,333,331         150,000,000
          Konsultasi                                                     39,375,000                 -
          Virtual human                                                  85,373,856                 -
    Listrik dan air                                                   1,256,945,951       1,399,643,133
    Sumbangan                                                           675,071,073       1,056,065,373
    Lain-lain                                                        14,968,178,858      31,311,760,451
    Jumlah                                                    149,130,997,890         180,650,305,162




25. Keuntungan (Kerugian) lain- lain

                                                                      30 Juni 2024       30 Juni 2023

        Pendapatan bunga                                             608,441,124        53,489,751,261
        Pendapatan (Beban) keuangan                                1,821,852,171          (12,868,680)
        Pendapatan (Beban) lain -lain                           (28,546,623,787)         2,664,751,702

        Jumlah                                                 (26,116,330,492)        56,141,634,284




                                                                                                          55
Page 64
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. SIFAT RELASI DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
    Sifat relasi:

     a.    Pieter Tanuri adalah pemegang saham mayoritas Perusahaan.

     b.    PT Terrazone Indonesia, PT Penta Artha Impressi, PT Bank Ina Perdana Tbk, PT Bola Nusantara, PT
           Modal Ventura YACB dan PT Teknologi Kreasi Bangsa memiliki pemegang saham akhir yang sama dengan
           Perusahaan.

     c.    Dewan Komisaris dan Dewan Direksi merupakan manajemen kunci Perusahaan.

    Transaksi dengan pihak-pihak berelasi

    Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan mengadakan transaksi tertentu dengan pihak berelasi. Transaksi-
    transaksi tersebut meliputi antara lain:

    a.    Saldo piutang usaha (Catatan 6) yang timbul dari transaksi pendapatan adalah sebagai berikut:

                                                                       30 Juni 2024            31 Desember 2023
                                                                                       Rp                      Rp

          PT Penta Artha Impressi                                            191,573,680               191,573,680
          Lain-lain                                                          262,155,794               260,303,800

          Total                                                              453,729,474               451,877,480

          Persentase dari total aset                                                  0.06%                  0.06%

    b.    Saldo piutang lain-lain (Catatan 7) yang timbul dari pemberian pinjaman sementara tanpa bunga
          adalah sebagai berikut:
                                                                        30 Juni 2024            31 Desember 2023
                                                                             Rp                        Rp

          PT Bola Nusantara                                                 2,720,482,940             2,247,507,363
          PT Terrazone Indonesia                                            1,767,053,732               257,797,490
          PT Kelola Aset Digital                                              859,313,629               534,899,873
          PT Kilat Republik Indonesia                                         792,745,619               436,606,812
          PT Karya Digital Madani                                             716,907,255               688,857,959
          PT Teknologi Kreasi Bangsa                                          450,000,000               450,000,000
          PT Khazanah Alwahda Kreatif                                           4,482,133                         -
          Lain-lain                                                           886,015,334               805,225,333

          Total                                                             8,197,000,642             5,420,894,830

          Persentase dari total aset                                                   1.04%                  0.67%


    c.    Grup memiliki rekening koran dan deposito berjangka (Catatan 4) pada PT Bank Ina Perdana Tbk sebesar
          Rp 11,265,223,959 dan nill (31 Desember 2023: Rp 27.953.188.278 dan nill)




                                                                                                                      56
Page 65
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. SIFAT RELASI DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)

    d.   Saldo utang usaha (Catatan 15) yang timbul dari pembelian barang dagangan adalah sebagai berikut:


                                                                             30 Juni 2024               31 Desember 2023
                                                                                 Rp                           Rp
         PT Teknologi Kreasi Bangsa                                                 257,400,000                257,400,000
         Karya Digital Madani                                                   1,018,374,181                1,013,878,264
         Total                                                                  1,275,774,181                1,271,278,264
         Persentase dari total liabilitas                                                 2.22%                         1.52%


 27.     IKATAN DAN PERJANJIAN YANG SIGNIFIKAN

    a.   Perusahaan memperoleh kontrak sponsor untuk tim sepakbola Bali United dari pihak ketiga sebesar
         Rp 38,47 miliar per tahun untuk liga domestik dan Rp 2,5 miliar per tahun untuk kompetisi level Asia
         yang berlaku sampai dengan tahun 2024.

    b.   Perusahaan memiliki kontrak signifikan dengan pemain, pelatih dan ofisial tim sepakbola profesional
         dengan jangka waktu 6 bulan sampai dengan 4 tahun dengan rincian total kontrak per tahun sebagai
         berikut:

                                                           30 Juni 2024                           31 Desember 2023
                                                  Jumlah             Nilai               Jumlah                 Nilai

                                                                      Rp                                         Rp
         Pemain tim utama                               48         35,614,700,000                  48         35,614,700,000
         Pemain tim usia muda                           93            510,600,000                  93           510,600,000
         Pelatih dan ofisial tim                        16            772,300,000                  16           772,300,000
         Total                                                   36,897,600,000                            36,897,600,000



 28.      INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

    Grup terekspos terhadap risiko keuangan seperti nilai wajar atau risiko arus kas atas suku bunga, risiko
    likuiditas, dan risiko kredit dalam menghadapi operasinya. Secara umum dengan semua bisnis lainnya, Grup
    menghadapi risiko yang timbul dari penggunaan instrumen keuangan. Catatan ini menggambarkan tujuan
    Grup, kebijakan dan proses untuk mengelola risiko-risiko dan metode yang digunakan untuk mengukurnya.
    Informasi kuantitatif lebih lanjut sehubungan dengan risiko ini disajikan melalui laporan keuangan
    konsolidasian ini.

    Tidak terdapat perubahan secara substansial dalam eksposur risiko instrumen keuangan Grup, tujuan,
    kebijakan dan proses untuk mengelola risiko-risiko atau metode yang digunakan untuk mengukurnya dari
    periode sebelumnya kecuali dinyatakan lain dalam catatan ini.

    a.   Instrumen keuangan utama

         Instrumen keuangan utama yang digunakan Grup, dari instrumen keuangan yang mana risiko timbul,
         meliputi kas dan setara kas, investasi jangka pendek, piutang usaha, piutang lain-lain, setoran jaminan,
         investasi saham, utang usaha, utang lain-lain, beban akrual dan liabilitas sewa.




                                                                                                                                57
Page 66
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

28. INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

    b.   Kelompok instrumen keuangan

                                                                           30 Juni 2024        31 Desember 2023

         ASET KEUANGAN
          Aset Keuangan yang Diukur dengan
           Biaya Perolehan Diamortisasi
           Kas dan Setara Kas                                               33,558,811,164          40,530,111,117
           Piutang usaha                                                    47,187,098,453          97,489,725,471
           Piutang Lain-lain                                                30,658,296,841          27,689,330,272
              Jumlah                                                       111,404,206,458         165,709,166,860
          Aset Keuangan yang Diukur dengan
           Nilai Wajar melalui Laba Rugi (FVTPL)
           Investasi Jangka Pendek                                         244,286,961,713         289,557,918,242
          Aset Keuangan yang Diukur dengan
           Nilai Wajar melalui Penghasilan
           Komprehensif Lain (FVTOCI)
           Investasi Jangka Pendek                                          74,563,810,161          64,126,897,500
           Investasi pada instrumen ekuitas                                 50,457,163,000          49,257,163,000
           Investasi pada instrumen utang                                    8,723,379,125           8,723,379,125
              Jumlah Aset Keuangan                                         489,435,520,457         577,374,524,727

         LIABILITAS KEUANGAN
          Liabilitas Keuangan yang Diukur
           dengan Biaya Perolehan Diamortisasi
           Utang Usaha                                                      16,547,669,193          32,922,533,486
           Utang Lain-lain                                                   2,200,935,664           1,744,080,137
           Beban Akrual                                                      3,330,005,770           5,724,889,605
           Liabilitas Sewa                                                  18,769,854,740          24,041,412,740

              Jumlah Liabilitas Keuangan                                    40,848,465,367          64,432,915,968



    c.   Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar secara berulang (tetapi nilai wajar diharuskan
         diungkapkan)

         Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar secara berulang (tetapi nilai wajar diharuskan
         diungkapkan) meliputi kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, utang usaha, utang lain-lain
         dan beban akrual. Pengungkapan nilai wajar liabilitas sewa tidak diharuskan sesuai standar akuntansi.

         Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut diatas yang diukur sebesar biaya perolehan
         diamortisasi dalam laporan keuangan konsolidasian, mendekati nilai tercatat karena jatuh tempo dalam
         jangka pendek.

    d.   Instrumen keuangan diukur dengan nilai wajar secara berulang

         Grup memiliki instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar secara berulang pada akhir periode
         pelaporan berupa investasi jangka pendek pada PT Nusadana Investama Indonesia, PT Buana Capital
         Sekuritas, Reksadana Dana Kas PT Syailendra Capital, PT Juara Capital Indonesia, dan PT Trimegah
         Sekuritas Indonesia Tbk (Desember 2023: PT Nusadana Investama Indonesia, PT Buana Capital Sekuritas,
         Reksadana Dana Kas PT Syailendra Capital, PT Juara Capital Indonesia, PT KB Valbury Sekuritas, dan PT
         Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk) (Catatan 5). Nilai wajar instrumen keuangan menggunakan harga
         kuotasian di pasar aktif, pada Bursa Efek Indonesia yang merupakan hirarki nilai wajar pada level 1.




                                                                                                                     58
Page 67
Ekshibit E

PT BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


28.        INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)


            Grup juga memiliki instrumen keuangan FVTOCI atas investasi pada instrumen ekuitas pada PT Rans
            Entertainment Indonesia, PT Vidio Dot Com, Stargo Pte. Ltd, PT Liga Indonesia Baru, PT Lintas Aspirasi
            Talenta, dan PT Mitra Maha Meta (Desember 2023: PT Rans Entertainment Indonesia, PT Vidio Dot Com,
            Stargo Pte. Ltd, PT Liga Indonesia Baru dan PT PT Mitra Maha Meta) yang dinyatakan sebesar biaya
            perolehan yang merupakan estimasi terbaik nilai wajar terkait dengan informasi terbaik kini yang
            tersedia tidak cukup untuk mengukur nilai wajar.

      e.    Tujuan manajemen risiko keuangan

            Kebijakan manajemen risiko keuangan Grup bertujuan untuk memastikan bahwa terdapat sumber daya
            keuangan yang memadai untuk pengembangan usaha Grup serta dapat mengelola risiko harga, risiko
            suku bunga, risiko likuiditas, dan risiko kredit. Kebijakan manajemen risiko keuangan yang dijalankan
            oleh Grup adalah sebagai berikut:

            Manajemen risiko harga

            Grup terekspos risiko harga yang berasal dari aset keuangan FVTOCI dan aset keuangan FVTPL seperti
            diungkapkan dalam Catatan 5 yang dicatat sebesar nilai wajar. Keuntungan dan kerugian yang timbul
            atas perubahan nilai wajar aset keuangan tersedia untuk dijual diakui sebagai penghasilan komprehensif
            lain.


29.         TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN DAN OTORISASI LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

            Penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian merupakan tanggung jawab
            manajemen, dan telah diotorisasi oleh Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 30 Juli 2024.




                                                                                                                     59

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.06 MB
Published27 Aug 2024
Pages67
Characters224,156
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 83 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BALI BINTANG SEJAHTERA Tbk p.1 ×200
linked — Pieter Tanuri. p.9 ×4
linked person Jemi Wiyono Prihadi · Komisaris Utama p.9 ×2
linked person Yabes Tanuri · Direktur Utama p.9 ×5
linked person Katharine Wianna · Direktur p.9 ×2
linked person Putri Paramita Sudali · Direktur p.9 ×2
linked org Bank Ina Perdana Tbk p.39 ×13
linked org Bank Central Asia Tbk p.39 ×5
linked org Bank Mega Tbk p.39 ×5
linked org Bank Permata Tbk p.39 ×2
linked org Bank QNB Indonesia Tbk p.39 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.39 ×2
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.39 ×2
linked org Bank Maybank Indonesia Tbk p.39 ×2
linked org Allo Bank Indonesia Tbk p.39 ×2
linked org Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk p.40 ×17
linked org PT Syailendra Capital p.40 ×8
linked org Valbury Sekuritas p.42
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk p.44 ×2
linked org Indofood CBP Sukses Makmur Tbk p.44 ×2
linked org Smartfren Telecom Tbk p.44 ×2
linked org PT Rans Entertainmen Indonesia p.54 ×3
linked org Galva Technologies Tbk p.56 ×2
linked org PT Asuransi Central Asia p.61 ×3
linked — Ayu Patricia Rachmat p.61 ×2
linked org PT KB Valbury Sekuritas p.66
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.39 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.39 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.40 ×3
possible org Telkom Indonesia (Persero) Tbk p.56 ×2
unresolved person Yurisa Martanti p.9
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×3
unresolved person Rusnaldy p.9
unresolved person Edy Soehartono · Komisaris p.9
unresolved person Andy Flores Noya · Komisaris Independen p.9
unresolved person Y. Ade Bunian Moniaga · Direktur p.9
unresolved org PT Kreasi Karya Bangsa p.10 ×4
unresolved org PT Rahasia Gadis Nusantara p.10 ×2
unresolved org PT Pedagang Aset Kripto p.10
unresolved org PT IOG Indonesia Sejahtera p.10
unresolved org PT Bali Boga Sejahtera p.10
unresolved org PT Radio Swara Bukit Bali Indah p.10
unresolved org PT Vidio Dot Com p.19 ×8
unresolved org PT Rans Entertainment Indonesia p.19 ×5
unresolved org PT Liga Indonesia Baru p.19 ×10
unresolved org PT Mitra Maha Meta p.19 ×6
unresolved org PT. Aspirasi Lintas Talenta p.19 ×4
unresolved org Stargo Pte. Ltd p.19 ×7
unresolved org PT Indozone Media Indonesia p.19 ×6
unresolved org Tjufoo Pte. Ltd p.19 ×5
unresolved org PT Bank UOB p.39
unresolved org Bank Indonesia p.39
unresolved org PT Trimegah Asset Management p.40 ×2
unresolved org PT Buana Capital Sekuritas p.40 ×4
unresolved org PT Juara Capital Indonesia p.40 ×4
unresolved org PT Nusadana Investama Indonesia p.40 ×4
unresolved org PT Trimegah Asset Management Entitas p.40
unresolved org PT Syailendra Capital Grup p.42
unresolved org PT Valbury Sekuritas Indonesia p.42
unresolved org PT NH Korindo Sekuritas Indonesia p.42
unresolved org PT Gelora Trisula Semesta p.46
unresolved org PT Hiperion Kapital Investama p.48
unresolved org PT Karya Digital Madani p.48 ×2
unresolved org PT Digital Technology Mediatama Pte. Ltd p.48
unresolved org PT Samvile Koda Studio p.48
unresolved org PT Putra Samarinda Indonesia p.51
unresolved person Harbiansyah Hanafiah p.51
unresolved org PT Liga Indonesia p.51 ×2
unresolved org Kementerian p.53
unresolved person Candra Lim p.54
unresolved org PT Mitra Maha Meta. Jatuh p.55
unresolved person Pradita Ayu Yustisia p.55
unresolved org Kantor Konsultan Aktuaria Riana dan Rekan p.60
unresolved person Christina Dwi Utami p.61
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.61
unresolved org PT Terrazone Indonesia p.64 ×2
unresolved org PT Penta Artha Impressi p.64 ×2
unresolved org PT Bola Nusantara p.64 ×2
unresolved org PT Modal Ventura YACB p.64
unresolved org PT Teknologi Kreasi Bangsa p.64 ×3
unresolved org PT Kilat Republik Indonesia p.64
unresolved org PT Khazanah Alwahda Kreatif p.64
unresolved org PT Lintas Aspirasi Talenta p.67

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result