Back to announcement
20260602_SSMS_Laporan Informasi dan Fakta Material_32096307_lamp1.pdf
Asset transaction Needs review SSMSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 110
Page 1
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
RENCANA TRANSAKSI
PEMBAYARAN RESEARCH SERVICE
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK
No. 00028/2.0113-03/BS/01/0340/1/V/2026
Tanggal : 20 Mei 2026
1
Page 2
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
RENCANA TRANSAKSI
PEMBAYARAN RESEARCH SERVICE
Oleh
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK
No. 00028/2.0113-03/BS/01/0340/1/V/2026
Tanggal : 20 Mei 2026
Page 3
No. 00028/2.0113-03/BS/01/0340/1/V/2026 Bekasi, 20 Mei 2026
SURAT PENGANTAR
Kepada:
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Equity Tower, 43 F Suite 43 D
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 SCBD Lot 9
Jakarta
Perihal: Laporan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pembayaran Research Service oleh
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Dengan hormat,
KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah memiliki
perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik No. 2.12.0113 dan Surat
lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Republik
lndonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD) No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023.
Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja No. 0073/SPK/MSE-03/ES/XI/2025, tanggal 12 November
2025, kami telah melaksanakan Penilaian untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas
Rencana Transaksi Pembayaran Research Service oleh PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (atau
selanjutnya disebut “Perseroan” atau “SSMS”) kepada PT Citra Borneo Indah (atau selanjutnya
disebut “CBI”) seperti yang tertuang dalam laporan ini.
Latar Belakang
SSMS secara berkelanjutan berupaya meningkatkan efektivitas operasional, sehingga
memerlukan dukungan layanan profesional yang kompeten berupa research service guna
mendorong peningkatan produktivitas. Sehubungan dengan hal tersebut, SSMS berencana
tetap menggunakan layanan research service yang disediakan oleh CBI. CBI merupakan
pemegang saham pengendali SSMS dengan kepemilikan sebesar 65,83% saham per
31 Desember 2025.
Rencana Transaksi tersebut tidak hanya melibatkan SSMS, tetapi juga anak usaha SSMS yang
menggunakan Research Service dari CBI. Anak usaha yang terlibat meliputi beberapa anak
usaha dengan kepemilikan langsung maupun tidak langsung oleh SSMS. Anak usaha dengan
kepemilikan langsung yang menggunakan Research Service dari CBI adalah PT Kalimantan
Sawit Abadi (atau selanjutnya disebut “KSA”) dan PT Mitra Mendawai Sejati (atau selanjutnya
disebut “MMS”). Sementara itu, anak usaha dengan kepemilikan tidak langsung melalui KSA
yaitu PT Tanjung Sawit Abadi (atau selanjutnya disebut “TSA”) dan PT Sawit Multi Utama (atau
i
Page 4
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
selanjutnya disebut “SMU”), serta anak usaha dengan kepemilikan tidak langsung melalui MMS
yaitu PT Mirza Pratama Putra (atau selanjutnya disebut “MPP”) dan PT Menteng Kencana Mas
(atau selanjutnya disebut “MKM”). Selain itu, pada tanggal 24 November 2025, SSMS
mengakuisisi 63,40% kepemilikan saham PT Sawit Mandiri Lestari (atau selanjutnya disebut
“SML”). SML juga akan menggunakan jasa Research Service dari CBI. (selanjutnya secara
bersama-sama disebut sebagai “Kelompok Usaha”)
Sehubungan dengan penggunaan layanan research service, total nilai Rencana Transaksi
pembayaran research service dari SSMS dan kelompok usaha kepada CBI adalah sebesar
Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah).
Nilai dari Rencana Transaksi tersebut adalah 4,63% terhadap jumlah ekuitas SSMS yang
sebesar Rp2.941.461.800.000,- (Dua Triliun Sembilan Ratus Empat Puluh Satu Miliar Empat
Ratus Enam Puluh Satu Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah) berdasarkan Laporan Keuangan SSMS
per 31 Desember 2025.
Rencana Transaksi di atas memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi
sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut “Peraturan No. 42/POJK.04/2020”) karena
Rencana Transaksi dilakukan dengan pihak terafiliasi SSMS, namun bukan transaksi material
sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut “Peraturan No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai transaksi
tidak sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas SSMS per 31 Desember 2025.
Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian
Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan Laporan
No. 00028/2.0113-03/BS/01/0340/1/V/2025, tanggal 20 Mei 2026.
Tanggal Penilaian
Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 31 Desember 2025.
Objek Penilaian
Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Rencana Transaksi pembayaran atas
penggunaan layanan Research Service dari CBI oleh SSMS dan kelompok usaha dengan total
sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta
Rupiah).
ii
Page 5
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran Rencana
Transaksi pembayaran atas penggunaan layanan Research Service dari CBI oleh SSMS dan
kelompok usaha dengan total sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar
Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah). Pendapat kewajaran ini diberikan dalam rangka
memenuhi Peraturan No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan
Kepentingan Transaksi Tertentu.
Pendekatan dan Metode
Pendekatan dan Metode dalam penyusunan laporan Pendapat Kewajaran ini, diantaranya
adalah:
a. Analisis transaksi;
b. Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas rencana transaksi;
c. Analisis atas kewajaran nilai transaksi; dan
d. Analisis atas faktor lain yang relevan.
Asumsi dan Kondisi Pembatas
Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini
adalah:
• Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
• Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
Pendapat Kewajaran.
• Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
informasi yang disediakan oleh manajemen atau data yang diperoleh dari informasi yang
tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan.
• Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi serta
Proforma Laporan Keuangan yang disampaikan oleh SSMS dengan mencerminkan
kewajaran proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
yang telah disesuaikan.
• Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional SSMS.
• Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan yang
dihasilkan.
• Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat Kewajaran dari
pemberi tugas.
iii
Page 6
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Kesimpulan
A. Analisis Transaksi
Pihak-pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi antara lain:
Pemberi Pembayaran Research Service
1. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
2. PT Mitra Mendawai Sejati
3. PT Kalimantan Sawit Abadi
4. PT Sawit Multi Utama
5. PT Tanjung Sawit Abadi
6. PT Mirza Pratama Putra
7. PT Menteng Kencana Mas
8. PT Sawit Mandiri Lestari
Penerima Pembayaran Research Service
PT Citra Borneo Indah
Hubungan afiliasi dalam Rencana Transaksi yang mana CBI merupakan pemegang 65,83%
saham SSMS. Sementara itu SSMS merupakan pemegang saham langsung KSA, MMS dan
SML. SSMS juga merupakan pemegang saham tidak langsung TSA, SMU, MPP, dan MKM.
Dari sisi materialitas, persentase nilai transaksi terhadap ekuitas SSMS per 31 Desember
2025 adalah sebesar 4,63%. Suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi material
apabila nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.
Dengan demikian, Rencana Transaksi tidak termasuk transaksi material sesuai dengan
Peraturan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan
Usaha Utama.
B. Analisis Kualitatif
Rencana Transaksi dilakukannya untuk menunjang kegiatan operasional bisnis,
khususnya dalam memastikan pengelolaan aset perkebunan dilakukan secara optimal
dan berkelanjutan. Dalam rangka mendukung hal tersebut, diperlukan analisa yang
komprehensif atas kondisi tanah dan tanaman kelapa sawit. Analisa ini menjadi dasar
dalam penyusunan strategi pemeliharaan, pemupukan, peremajaan ( replanting), dan
peningkatan praktik budidaya agar pengelolaan kebun dapat dilakukan secara lebih
efektif dan efisien. Dengan demikian, transaksi ini diharapkan dapat menjaga dan
meningkatkan tingkat efektivitas operasional serta produktivitas di masa mendatang.
iv
Page 7
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keuntungan dari dilakukannya transaksi ini adalah bahwa SSMS dan kelompok usaha akan
memperoleh layanan Research Service yang diberikan oleh CBI sesuai dengan ruang
lingkup perjanjian, tanpa perlu mengeluarkan investasi tambahan untuk penyediaan
fasilitas pendukung maupun sumber daya manusia yang diperlukan, karena seluruh
kebutuhan tersebut telah disediakan oleh CBI sebagai penyedia jasa. Dengan demikian,
Perseroan dapat lebih fokus pada kegiatan operasional utama serta meningkatkan
efisiensi pengelolaan biaya. Adapun pelaksanaan Rencana Transaksi ini tidak
menimbulkan kerugian yang material bagi Perseroan, selain konsekuensi berupa
penurunan saldo kas sehubungan dengan pembayaran atas layanan Research Service
yang diterima.
C. Analisis Kuantitatif
Berdasarkan hasil analisis inkremental, terdapat tambahan terhadap total aset sebesar
Rp3,09 triliun pada tahun 2026, yang kemudian menurun secara bertahap hingga
menjadi Rp859,44 miliar pada tahun 2033. Selanjutnya, dari sisi kinerja, laba tahun
berjalan pada tahun 2026 masih mencatat rugi, kemudian menjadi laba dan terus
meningkat hingga mencapai Rp163,23 miliar pada tahun 2033, yang menunjukkan
adanya perbaikan profitabilitas.
D. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
Berdasarkan Perjanjian Kerjasama Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium, total Nilai
Rencana Transaksi pembayaran atas penggunaan layanan Research Service adalah
sebesar Rp124.173.000.000,- (Seratus Dua Puluh Empat Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga
Juta Rupiah). Berdasarkan informasi manajemen yang tertuang dalam Draft Perjanjian
Kerjasama Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium antara CBI dengan SML, total Nilai
Rencana Transaksi pembayaran atas penggunaan layanan Research Service adalah
sebesar Rp12.000.000.000,- (Dua Belas Miliar Rupiah) berdasarkan Jadwal Pekerjaan
selama delapan (8) bulan.
Kewajaran pembayaran dari SML kepada CBI sebesar Rp12.000.000.000,- (Dua Belas
Miliar Rupiah) atau setara dengan Rp1.500.000.000,- (Satu Miliar Lima Ratus Juta Rupiah)
per bulan untuk jangka waktu 8 bulan didukung oleh penerapan tarif yang sama dengan
tarif eksisting yang dikenakan kepada entitas lain dalam kelompok usaha, yaitu sebesar
Rp150.000,- (Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah) per hektare. Nilai pembayaran tersebut
dihitung berdasarkan tarif per hektare yang dikalikan dengan total luas lahan yang
menjadi objek layanan Research Services, sehingga mencerminkan konsistensi penerapan
tarif dan mendukung kewajaran pembayaran yang dilakukan oleh SML kepada CBI
Secara keseluruhan, total Nilai Rencana Transaksi pembayaran Research Services
meningkat dari sebesar Rp124.173.000.000,- (Seratus Dua Puluh Empat Miliar Seratus
Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah) pada tahun 2023 sampai tahun 2025 (tanpa SML) menjadi
v
Page 8
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga
Juta Rupiah) pada Rencana Transaksi. Dengan mempertimbangkan bahwa peningkatan
total Nilai Rencana Transaksi berasal dari penambahan entitas baru, maka secara
keseluruhan total Nilai Rencana Transaksi pembayaran Research Services adalah sebesar
Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta
Rupiah) berada dalam kisaran yang wajar.
E. Analisis Atas Faktor Lain yang Relevan
Tidak terdapat informasi atas faktor lain yang relevan atas Rencana Transaksi
pembayaran atas penggunaan layanan Research Service.
Pendapat Mengenai Kewajaran Transaksi
Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas
Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang relevan,
maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi pembayaran atas penggunaan layanan
Research Service dari CBI oleh SSMS adalah Wajar.
Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki dampak
material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk, namun tidak terbatas
pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara eksternal yaitu kondisi pasar
dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan serta peraturan-
peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan
Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran
ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan mengenai
kewajaran Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.
Hormat kami,
KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN
Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)
Rekan Digitally signed by Endang Sunardi
DN: cn=Endang Sunardi, c=ID, o=KJPP Syarif
MAPPI : No. 09-S-02341 Endang dan Rekan,
email=syarifendangdanrekan@gmail.com
Izin Penilai Publik : No. B-1.12.00340
Klasifikasi Izin : Penilaian Bisnis
Register : No. RMK-2017.00303
STTD OJK : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
STTD IKNB : No. 173/NB.122/STTD-P/2019
vi
Page 9
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan
di bawah ini menyatakan bahwa:
1. Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara
independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan SSMS, dan pihak-pihak
yang terkait dengan rencana transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau
keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Pendapat
kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada
pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
pendapat yang dihasilkan dari proses analisis pendapat kewajaran ini dan kami hanya
menerima imbalan sesuai dengan yang tercantum pada Surat Perjanjian Kerja
No. 0073/SPK/MSE-03/ES/XI/2025, tanggal 12 November 2025;
2. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah
dilakukan dengan benar;
3. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran;
4. Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada
tanggal Pendapat Kewajaran;
5. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
Pendapat Kewajaran;
6. Kesimpulan Pendapat Kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
pembatas;
7. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperoleh dari
berbagai sumber yang diyakini Penilai Usaha dapat dipertanggungjawabkan;
8. Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Republik Indonesia No. 35/POJK.04/2020, SEOJK No. 17/SEOJK.004/2020, POJK
No. 42/POJK.04/2020, POJK No. 17/POJK.04/2020, dan memenuhi Kode Etik Penilai
Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan
oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI);
9. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang diakui Pemerintah; dan
10. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam Laporan ini, telah menyediakan
bantuan profesional dalam menyiapkan Laporan Penilaian.
vii
Page 10
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
KJPP Syarif, Endang & Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang kami libatkan dalam
penugasan Penilaian ini adalah Penilai profesional yang kompeten dan memiliki keahlian
penilaian yang baik.
No. Nama Tugas Tanda Tangan
1. Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert) Penanggung Jawab (.......................)
MAPPI : No. 09-S-02341
Izin Penilai : No. B-1.12.00340
Klasifikasi Izin : Penilaian Bisnis
Register : No. RMK-2017.00303
STTD OJK : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
STTD IKNB : No. 173/NB.122/STTD-P/2019
2. Meilindra Indriani, S.Si. Reviewer (........................)
MAPPI : No. 14-T-05006
Register : No. RMK-2017.01002
3. Toyib Efendi, S.E., M.Ec. Dev. Staf Penilai (........................)
MAPPI : No. 09-P-02398
Register : No. RMK-2021.03694
4. Kamaludin, S.Pd Tenaga Inspeksi (........................)
MAPPI : No. 17-A-07843
viii
Page 11
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
DAFTAR ISI
SURAT PENGANTAR .......................................................................................................... i
PERNYATAAN PENILAI ..................................................................................................... vii
DAFTAR ISI ..................................................................................................................... ix
DAFTAR TABEL ............................................................................................................... xi
DAFTAR GAMBAR .......................................................................................................... xii
DEFINISI DAN ISTILAH ................................................................................................... xiii
1 PENDAHULUAN .................................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang ..................................................................................................... 1
1.2 Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian ................................................................ 2
1.3 Tanggal Penilaian ................................................................................................ 2
1.4 Identitas Status Penilai ......................................................................................... 2
1.5 Identitas Pemberi Tugas ...................................................................................... 3
1.6 Identitas Pengguna Laporan ................................................................................ 3
1.7 Objek Penilaian .................................................................................................... 3
1.8 Jenis Mata Uang yang digunakan ......................................................................... 3
1.9 Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran............................................ 4
1.10 Tingkat Kedalaman Investigasi ............................................................................ 4
1.11 Benturan Kepentingan atas Rencana Transaksi .................................................... 4
1.12 Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan .................................................... 4
1.13 Ruang Lingkup Penilaian ...................................................................................... 6
1.14 Pendekatan dan Metode ...................................................................................... 7
1.15 Asumsi dan Kondisi Pembatas ............................................................................. 8
1.16 Hasil Penilaian yang Menjadi Dasar dalam Pemberian Pendapat Kewajaran .......... 9
1.17 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi ...................................................... 9
1.18 Konfirmasi bahwa Penilaian telah Dilakukan berdasarkan SPI, POJK, dan SEOJK ... 9
1.19 Kejadian Setelah Tanggal Penilaian ...................................................................... 9
2 ANALISIS TRANSAKSI .......................................................................................... 10
2.1 Pihak-Pihak yang Terkait dalam Rencana Transaksi .......................................... 10
2.2 Hubungan Pihak-Pihak yang akan Melakukan Transaksi .................................... 13
2.3 Materialitas Nilai Transaksi ................................................................................ 15
2.4 Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi .............. 15
2.5 Nilai dari Objek Pendapat Kewajaran ................................................................. 18
2.6 Dampak Keuangan dari Transaksi yang akan Dilakukan terhadap Kepentingan
Pemegang Saham .............................................................................................. 18
2.7 Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen Perusahaan Terkait
dengan Rencana Transaksi yang akan Dilakukan terhadap Kepentingan
Pemegang Saham .............................................................................................. 18
2.8 Ketidakpastian Rencana Pembiayaan dalam Rencana Transaksi ......................... 19
2.9 Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang ............................................................... 19
2.10 Ketidakpastian Risiko Pasar ............................................................................... 19
2.11 Faktor Lain yang Berpengaruh ........................................................................... 19
ix
Page 12
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
2.12 Manfaat dan Risiko Atas Transaksi yang Akan Dilakukan................................... 19
3 ANALISIS KUALITATIF ......................................................................................... 21
3.1 Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha .................................................... 21
3.2 Analisis Industri dan Lingkungan ....................................................................... 23
3.2.1 Tinjauan Makro Ekonomi Indonesia ................................................................... 23
3.2.2 Kondisi Industri ................................................................................................. 26
3.3 Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan ................................................... 31
3.4 Alasan Dilakukannya Transaksi.......................................................................... 33
3.5 Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif ............................................. 33
4 ANALISIS KUANTITATIF ...................................................................................... 34
4.1 Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
Perusahaan ........................................................................................................ 34
4.1.1 Penilaian Kinerja Historis ................................................................................... 34
4.1.2 Penilaian Arus Kas ............................................................................................. 47
4.1.3 Penilaian atas Proyeksi Keuangan ...................................................................... 49
4.1.4 Analisis Rasio Keuangan .................................................................................... 57
4.1.5 Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan
Setelah Transaksi Dilakukan .............................................................................. 63
4.2 Analisis Inkremental .......................................................................................... 66
4.2.1 Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan ................. 66
4.2.2 Analisis Kelayakan ............................................................................................. 73
4.3 Biaya atau Pendapatan yang Relevan.................................................................. 74
4.4 Informasi Non Keuangan yang Relevan .............................................................. 74
4.5 Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perusahaan dalam Menentukan Rencana
dan Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain ............................... 74
4.6 Hal Material Lainnya .......................................................................................... 75
5 ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI ............................................................. 76
5.1 Perbandingan Antara Rencana Nilai Transaksi dengan Hasil Penilaian atas
Transaksi yang akan Dilakukan ......................................................................... 76
5.2 Analisis untuk Memastikan bahwa Rencana Nilai Transaksi Memberikan Nilai
Tambah dari Transaksi yang akan Dilakukan ..................................................... 76
5.3 Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi Dilakukan untuk Meyakini Bahwa
Rencana Nilai Transaksi Berada dalam Kisaran Nilai yang Didapatkan dari Hasil
Penilaian ............................................................................................................ 76
6 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG RELEVAN ............................................... 79
7 PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI .................................................. 80
8 KUALIFIKASI PENILAI USAHA ............................................................................... 81
9 KESIMPULAN ...................................................................................................... 82
x
Page 13
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
DAFTAR TABEL
Tabel 1 Nilai Transaksi Material ...................................................................................... 15
Tabel 2 Nilai Pekerjaan layanan Research Service ............................................................ 18
Tabel 3 Susunan Pemegang Saham SSMS ........................................................................ 21
Tabel 4 Entitas anak dan entitas asosiasi ........................................................................ 22
Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran .............. 23
Tabel 6 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha ........ 24
Tabel 7 Luas Areal dan Produksi CPO Perkebunan Indonesia, 2023 ................................ 28
Tabel 8 Kinerja Posisi Keuangan (Rp.Juta) ....................................................................... 34
Tabel 9 Kinerja Laba Rugi (Rp.Juta).................................................................................. 40
Tabel 10 Rasio Keuangan ................................................................................................ 45
Tabel 11 Arus Kas (Rp.Juta) ............................................................................................. 47
Tabel 12 Proyeksi Posisi Keuangan dengan Adanya Transaksi (Rp.juta) .......................... 50
Tabel 13 Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) .................................... 54
Tabel 14 Proyeksi Arus Kas Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) ...................................... 56
Tabel 15 Rasio Keuangan ................................................................................................ 57
Tabel 16 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma (Rp.000) .............................. 63
Tabel 17 Laporan Laba Rugi Konsolidasian Proforma (Rp.000) ........................................ 65
Tabel 18 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.Juta) .............................................................. 67
Tabel 19 Inkremental Laba Rugi (Rp.Juta) ........................................................................ 70
Tabel 20 Inkremental Arus Kas (Rp.Juta) ......................................................................... 72
Tabel 21 Perbandingan Tarif (Rp.000) ............................................................................. 77
Tabel 22 Rincian Pekerjaan Penelitian/Riset .................................................................... 77
xi
Page 14
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Hubungan Pihak yang Bertransaksi Berdasarkan Kepemilikan ......................... 14
Gambar 2 Grafik Inflasi IHK dan Komponen .................................................................... 25
Gambar 3 Inflasi IHK di Provinsi ...................................................................................... 25
Gambar 4 Luas Areal dan Produksi Kelapa Sawit Indonesia 2019—2023 ......................... 26
Gambar 5 Pangsa Pasar Provinsi Penghasil Kelapa Sawit Terbesar di Indonesia, 2023 ..... 27
Gambar 6 Produksi Minyak Sawit Indonesia menurut Status Pengusahaan, 2023 ............ 29
Gambar 7 Volume Ekspor Minyak Sawit Menurut Jenisnya, 2023 ..................................... 29
Gambar 8 Volume dan Nilai Ekspor Minyak Sawit, 2019—2023 ...................................... 30
Gambar 9 Volume Ekspor CPO menurut Negara Tujuan, 2023 ........................................ 31
Gambar 10 Volume dan Nilai Impor Minyak Sawit, 2019—2023 ...................................... 31
xii
Page 15
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
DEFINISI DAN ISTILAH
SSMS : PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk.
CBI : Perusahaan induk yang memiliki penyertaan saham
sebesar 65,83% di SSMS.
KSA : PT Kalimantan Sawit Abadi merupakan anak usaha
dengan kepemilikan langsung oleh SSMS sebesar
99,00%.
MMS : PT Mitra Mendawai Sejati merupakan anak usaha
dengan kepemilikan langsung oleh SSMS sebesar
99,00%.
SML : PT Sawit Mandiri Lestari merupakan anak usaha
dengan kepemilikan langsung oleh SSMS sebesar
63,40%.
TSA : PT Tanjung Sawit Abadi merupakan anak usaha
dengan kepemilikan tidak langsung SSMS melalui KSA
sebesar 99,00%.
SMU : PT Sawit Multi Utama merupakan anak usaha dengan
kepemilikan tidak langsung SSMS melalui KSA
sebesar 99,00%.
MPP : PT Mirza Pratama Putra merupakan anak usaha
dengan kepemilikan tidak langsung SSMS melalui
MMS sebesar 99,41%.
MKM : PT Menteng Kencana Mas merupakan anak usaha
dengan kepemilikan tidak langsung SSMS melalui
MMS sebesar 99,78%.
Afiliasi : - Hubungan keluarga karena perkawinan dan
keturunan sampai derajat kedua, baik secara
horizontal maupun vertikal;
- Hubungan antara pihak dengan pegawai, direktur,
atau komisaris dari pihak tersebut;
xiii
Page 16
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
- Hubungan antara 2 (dua) perusahaan di mana
terdapat 1 (satu) atau lebih anggota direksi atau
dewan komisaris yang sama;
- Hubungan antara perusahaan dan pihak, baik
langsung maupun tidak langsung, mengendalikan
atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut;
- Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang
dikendalikan, baik langsung maupun tidak
langsung, oleh pihak yang sama; atau
- Hubungan antara perusahaan dan pemegang
saham utama.
(Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
No. 42/POJK.04/2020)
Transaksi Afiliasi : Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau
transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka
atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari
perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi,
anggota dewan komisaris, pemegang saham utama,
atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau
transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka
atau perusahaan terkendali untuk kepentingan
Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari
anggota direksi, anggota dewan komisaris,
pemegang saham utama, atau Pengendali.
(Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
No. 42/POJK.04/2020)
Transaksi Material : Setiap transaksi yang dilakukan oleh perusahaan
terbuka atau perusahaan terkendali yang memenuhi
batasan nilai.
1. Suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi
Material apabila nilai transaksi sama dengan 20%
(dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas
Perusahaan Terbuka.
2. Transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas
perusahaan atau segmen operasi dikategorikan
sebagai Transaksi Material dalam hal:
a. Nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh
persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan
Terbuka;
b. Total aset yang menjadi objek transaksi
dibagi total aset Perusahaan Terbuka nilainya
xiv
Page 17
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
sama dengan atau lebih dari 20% (dua puluh
persen);
c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan
laba bersih Perusahaan Terbuka nilainya sama
dengan atau lebih dari 20% (dua puluh
persen); atau
d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi
dengan pendapatan usaha Perusahaan
Terbuka nilainya sama dengan atau lebih dari
20% (dua puluh persen).
(Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
No. 17/POJK.04/2020)
Analisis Nilai Tambah : Analisis yang dilakukan untuk melihat manfaat
(Incremental Analysis) rencana transaksi apabila rencana transaksi
dilakukan dengan apabila rencana transaksi tidak
dilakukan.
Laporan Keuangan : Perkiraan atau ramalan keuangan suatu perusahaan
Proforma untuk periode waktu tertentu di masa depan. Tujuan
utama dari laporan keuangan proforma adalah
memberikan gambaran potensial tentang kinerja
keuangan perusahaan dalam skenario tertentu,
seperti perubahan strategi bisnis, akuisisi, atau
perubahan signifikan lainnya.
xv
Page 18
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (atau selanjutnya disebut “Perseroan” atau “SSMS”)
adalah sebuah Perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka yang didirikan
berdasarkan Akta Notaris No. 51, tanggal 22 November 1995, dari Notaris Enimarya
Agoes Suwarko, S.H. SSMS bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan pabrik
kelapa sawit yang memproduksi minyak kelapa sawit dan inti sawit. SSMS
berdomisili di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah,
Indonesia dengan kantor pusat di Jl. Haji Udan Said No. 47, Pangkalan Bun.
SSMS secara berkelanjutan berupaya meningkatkan efektivitas operasional,
sehingga memerlukan dukungan layanan profesional yang kompeten berupa
research service guna mendorong peningkatan produktivitas. Sehubungan dengan
hal tersebut, SSMS berencana tetap menggunakan layanan research service yang
disediakan oleh CBI. CBI merupakan pemegang saham pengendali SSMS dengan
kepemilikan sebesar 65,83% saham per 31 Desember 2025.
Rencana Transaksi tersebut tidak hanya melibatkan SSMS, tetapi juga anak usaha
SSMS yang menggunakan Research Service dari CBI. Anak usaha yang terlibat
meliputi beberapa anak usaha dengan kepemilikan langsung maupun tidak
langsung oleh SSMS. Anak usaha dengan kepemilikan langsung yang menggunakan
Research Service dari CBI adalah PT Kalimantan Sawit Abadi (atau selanjutnya
disebut “KSA”) dan PT Mitra Mendawai Sejati (atau selanjutnya disebut “MMS”).
Sementara itu, anak usaha dengan kepemilikan tidak langsung melalui KSA yaitu PT
Tanjung Sawit Abadi (atau selanjutnya disebut “TSA”) dan PT Sawit Multi Utama (atau
selanjutnya disebut “SMU”), serta anak usaha dengan kepemilikan tidak langsung
melalui MMS yaitu PT Mirza Pratama Putra (atau selanjutnya disebut “MPP”) dan PT
Menteng Kencana Mas (atau selanjutnya disebut “MKM”). Selain itu, pada tanggal 24
November 2025, SSMS mengakuisisi 63,40% kepemilikan saham PT Sawit Mandiri
Lestari (atau selanjutnya disebut “SML”). SML juga akan menggunakan jasa Research
Service dari CBI. (selanjutnya secara bersama-sama disebut sebagai “Kelompok
Usaha”).
Sehubungan dengan penggunaan layanan research service, total nilai Rencana
Transaksi pembayaran research service dari SSMS dan kelompok usaha kepada CBI
adalah sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar Seratus Tujuh
Puluh Tiga Juta Rupiah). Nilai dari Rencana Transaksi tersebut adalah 4,63%
terhadap jumlah ekuitas SSMS yang sebesar Rp2.941.461.800.000,- (Dua Triliun
Sembilan Ratus Empat Puluh Satu Miliar Empat Ratus Enam Puluh Satu Juta Delapan
Ratus Ribu Rupiah) berdasarkan Laporan Keuangan SSMS per 31 Desember 2025.
1
Page 19
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Rencana Transaksi di atas memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi
sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi
dan Transaksi Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut “Peraturan
No. 42/POJK.04/2020”) karena Rencana Transaksi dilakukan dengan pihak
terafiliasi SSMS, namun bukan transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020,
tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
(selanjutnya disebut “Peraturan No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai transaksi tidak
sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas SSMS per 31 Desember 2025.
1.2 Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian
Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan
Laporan No. 00028/2.0113-03/BS/01/0340/1/V/2026, tanggal 20 Mei 2026.
1.3 Tanggal Penilaian
Tanggal Penilaian dalam laporan pendapat kewajaran ini adalah per 31 Desember
2025 dengan parameter dan laporan keuangan yang digunakan dalam analisis
menggunakan data per 31 Desember 2025 yaitu Laporan Keuangan Audit SSMS
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. Adapun batas tersebut diambil atas
dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan Pendapat Kewajaran.
1.4 Identitas Status Penilai
KJPP Syarif, Endang & Rekan ditetapkan sebagai Kantor Jasa Penilai Publik resmi
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 1498/KM.1/2012, tanggal
28 Desember 2012, dengan Surat Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik (SIUKJPP)
No. 2.12.0113.
Kami adalah Penilai Independen/Penilai Eksternal yang memberikan penilaian
objektif dan tidak memihak. Penilai dalam posisi bebas ikatan, yang pada saat ini
atau di kemudian hari tidak memiliki kepentingan finansial yang berhubungan
dengan subjek dan atau objek Penilaian selain dari jasa penilaian serta Penilai
memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian.
2
Page 20
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
1.5 Identitas Pemberi Tugas
Pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:
Nama Perusahaan : PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Bidang Usaha : Menjalankan usaha dalam bidang pertanian,
perdagangan dan industri
Alamat : Equity Tower, 43 F Suite 43 D Jl. Jend. Sudirman
Kav.52-53 SCBD Lot 9 Jakarta
Telpon : (021) 2903 5401
Fax : (021) 2903 5405
Email : corporate@ssms.co.id
Situs : www.ssms.co.id
1.6 Identitas Pengguna Laporan
Pengguna laporan dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:
Nama Perusahaan : PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Bidang Usaha : Menjalankan usaha dalam bidang pertanian,
perdagangan dan industri
Alamat : Equity Tower, 43 F Suite 43 D Jl. Jend. Sudirman
Kav.52-53 SCBD Lot 9 Jakarta
Telpon : (021) 2903 5401
Fax : (021) 2903 5405
Email : corporate@ssms.co.id
Situs : www.ssms.co.id
1.7 Objek Penilaian
Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Rencana Transaksi
pembayaran atas penggunaan layanan Research Service dari CBI oleh SSMS dan
kelompok usaha dengan total sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh
Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah).
1.8 Jenis Mata Uang yang digunakan
Jenis mata uang yang digunakan dalam analisis Pendapat Kewajaran adalah mata
uang rupiah.
3
Page 21
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
1.9 Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran
Rencana Transaksi pembayaran atas penggunaan layanan Research Service dari CBI
oleh SSMS dan kelompok usaha dengan total sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus
Tiga Puluh Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah). Pendapat kewajaran
ini diberikan dalam rangka memenuhi Peraturan No. 42/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu.
1.10 Tingkat Kedalaman Investigasi
Dalam melakukan pekerjaan penilaian saham, kami telah melakukan:
1. Inspeksi lapangan untuk mengetahui kondisi kegiatan usaha.
2. Pengumpulan data yang diperlukan dalam proses penilaian baik data internal
perusahaan maupun data eksternal perusahaan.
3. Diskusi dengan pihak manajemen dalam rangka memperoleh informasi,
gambaran dan permasalahan usaha serta rencana usaha ke depan.
4. Klarifikasi atas semua data yang telah diterima.
5. Meminta tambahan data dan informasi.
6. Mengadakan pertemuan dengan pihak manajemen untuk menyamakan persepsi
terkait dengan asumsi-asumsi yang digunakan.
1.11 Benturan Kepentingan atas Rencana Transaksi
Rencana Transaksi melibatkan pihak-pihak yang secara kepentingan ekonomis
diketahui tidak memiliki benturan kepentingan atas Rencana Transaksi yang akan
dilakukan.
1.12 Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan
Untuk dapat memberikan pendapat atas Kewajaran Rencana Transaksi, sebagai
Penilai Independen kami telah mempelajari, mempertimbangkan, mengacu atau
melaksanakan akan prosedur atas hal-hal sebagai berikut:
1. Laporan Keuangan Konsolidasian SSMS untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020, Laporan No. 00371/2.1032/AU.1/01/0692-3/1/III/2021,
tanggal 30 Maret 2021 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Deden Riyadi
dari Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini wajar
tanpa modifikasian;
2. Laporan Keuangan Konsolidasian SSMS untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021, Laporan No. 00469/2.1032/AU.1/01/0687-1/1/IV/2022,
tanggal 5 April 2022 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Agung Purwanto
dari Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini wajar
tanpa modifikasian;
4
Page 22
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
3. Laporan Keuangan Konsolidasian SSMS periode 31 Desember 2022
No. 00422/2.1032/AU.1/01/0687-2/1/III/2023, tanggal 28 Maret 2023, yang
telah diaudit oleh Akuntan Publik Agung Purwanto, dari Kantor Akuntan Publik
Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini wajar tanpa modifikasian;
4. Laporan Keuangan Konsolidasian SSMS periode 31 Desember 2023
No. 00364/2.1032/AU.1/01/0687-4/1/III/2024, tanggal 27 Maret 2024, yang
telah diaudit oleh Akuntan Publik Agung Purwanto, dari Kantor Akuntan Publik
Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini wajar tanpa modifikasian;
5. Laporan Keuangan Konsolidasian SSMS periode 31 Desember 2024
No. 00169/2.1032/AU.1/01/0687-5/1/III/2025, tanggal 10 Maret 2025, yang
telah diaudit oleh Akuntan Publik Agung Purwanto, dari Kantor Akuntan Publik
Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini wajar tanpa modifikasian;
6. Laporan Keuangan Konsolidasian SSMS periode 31 Desember 2025
No. 00365/2.1505/AU.1/01/1814-1/1/III/2026, tanggal 30 Maret 2026, yang
telah diaudit oleh Akuntan Publik Daniel, CPA, dari Kantor Akuntan Publik
Purwanto Susanti dan Surja dengan opini wajar tanpa modifikasian;
7. Proyeksi Keuangan SSMS dengan dan tanpa transaksi periode 2026 sampai
dengan 2030;
8. Perjanjian dan Adendum IV Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium Sulung
Research Station antara CBI dengan SSMS;
9. Perjanjian dan Adendum IV Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium Sulung
Research Station antara CBI dengan KSA;
10. Perjanjian dan Adendum IV Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium Sulung
Research Station antara CBI dengan MMS;
11. Perjanjian dan Adendum IV Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium Sulung
Research Station antara CBI dengan SMU;
12. Perjanjian dan Adendum IV Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium Sulung
Research Station antara CBI dengan TSA;
13. Perjanjian dan Adendum IV Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium Sulung
Research Station antara CBI dengan MPP;
14. Perjanjian dan Adendum IV Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium Sulung
Research Station antara CBI dengan MKM;
15. Draf Perjanjian Kerjasama Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium Sulung
Research Station antara CBI dengan SML;
16. Proforma Keuangan SSMS;
17. Wawancara dan diskusi dengan manajemen SSMS sehubungan dengan
penugasan pendapat kewajaran, diantaranya adalah:
- BapakJahja Tanudjaja A. sebagai Direktur;
- Bapak Arie Raymond sebagai Corporate Finance Manager.
18. Surat Pernyataan Manajemen atas Transaksi Material
No. 0106/SSS/CORFIN/V/2026, tanggal19 Mei 2026, dinyatakan bahwa
Rencana Transaksi tidak termasuk pada transaksi material;
5
Page 23
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
19. Surat Pernyataan Manajemen atas Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan
No. 0105/SSS/CORFIN/V/2026, tanggal19 Mei 2026, dinyatakan bahwa
Rencana Transaksi mengandung unsur transaksi afiliasi dan tidak terdapat
benturan kepentingan; dan
20. Surat Pernyataan Manajemen atas kebenaran data dan informasi yang diberikan
No. 0107/SSS/CORFIN/V/2026, tanggal19 Mei 2026.
Prosedur yang Digunakan
Laporan dan fakta yang terkandung dalam Laporan adalah berdasarkan informasi
dan representasi yang disediakan oleh SSMS dan dikompilasi oleh Penilai. Informasi
yang terkandung dalam Laporan ini adalah benar dan akurat dalam semua hal yang
material, tidak menyesatkan, dan bahwa tidak ada fakta lainnya, yang mana jika
dihilangkan dapat membuat Laporan ini dan informasi atau pernyataan di dalamnya
menjadi menyesatkan.
Selain itu informasi lainnya seperti informasi pasar, industri, dan data lainnya yang
diperoleh dari data riset dari domain publik. Dalam penyusunan laporan ini, telah
dilakukan prosedur sebagai berikut: (i) SSMS telah diberikan kesempatan untuk
meminta dan me-review, dan telah menerima semua informasi yang diperlukan
untuk memeriksa kembali keakuratan informasi atau untuk melengkapi informasi
di dalamnya (ii) SSMS tidak bergantung kepada Penilai atau seseorang yang memiliki
hubungan afiliasi dengan Penilai atau pihak lain yang berafiliasi dengan Penilai
sehubungan dengan pemeriksaan keakuratan informasi atau keputusan.
Penyampaian dari Laporan ini atau setiap negosiasi yang dibuat berdasarkan
Laporan ini, dalam kondisi apapun, tidak dapat diimplikasikan bahwa informasi
yang terkandung adalah benar setelah tanggal Laporan ini. Prosedur lain yang
dilakukan Penilai adalah memeriksa dan menganalisa seluruh Dokumen Transaksi,
Laporan Keuangan, dan tiap bagian dari Rencana Transaksi dalam hal kewajarannya.
1.13 Ruang Lingkup Penilaian
Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan
oleh Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan
adalah wajar atau tidak wajar. Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran setelah dilakukan analisis atas:
a. Nilai dari objek yang ditransaksikan;
b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
pemegang saham; dan
6
Page 24
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait
dengan Rencana Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
pemegang saham.
Sifat Rencana Transaksi terkait dengan ada atau tidak adanya hubungan antara
pihak-pihak yang bertransaksi diatur sesuai dengan POJK No. 42/POJK.04/2020,
tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu dan nilai
materialitas Rencana Transaksi diatur sesuai dengan No. 17/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.
Sehubungan dengan peraturan-peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukan
Penilai untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang
lingkup pendapat kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Rencana
Transaksi tersebut.
1.14 Pendekatan dan Metode
Sesuai dengan SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020, pendekatan dan metode yang
digunakan adalah sebagai berikut:
1. Analisis transaksi
a. Identifikasi hubungan antara pihak yang bertransaksi;
b. Perjanjian dan persyaratan yang disepakati dalam transaksi; dan
c. Penilaian atas risiko dan manfaat dari transaksi yang akan dilakukan.
2. Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas rencana transaksi
Analisis kualitatif
a. Riwayat perusahaan dan sifat kegiatan usaha;
b. Analisis industri dan lingkungan;
c. Analisis operasional dan prospek perusahaan;
d. Alasan dilakukannya transaksi; dan
e. Keuntungan dan kerugian yang bersifat kualitatif atas transaksi yang akan
dilakukan.
Analisis Kuantitatif
a. Penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas, dan kondisi keuangan
perusahaan, termasuk:
1) Penilaian kinerja historis;
2) Penilaian arus kas;
3) Penilaian atas proyeksi keuangan;
4) Analisis rasio keuangan; dan
5) Analisis laporan keuangan sebelum transaksi dan proforma laporan
keuangan setelah transaksi dilakukan.
b. Melakukan analisis inkremental (incremental analysis) untuk mengukur
nilai tambah dari transaksi dengan mempertimbangkan paling sedikit
meliputi hal sebagai berikut:
7
Page 25
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
1) Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari
transaksi yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap
proyeksi keuangan perusahaan;
2) Biaya atau pendapatan yang relevan;
3) Informasi non keuangan yang relevan;
4) Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain; dan
5) Hal material lainnya.
c. Melakukan analisis sensitivitas (sensitivity analysis) untuk mengukur
keuntungan dan kerugian dari transaksi yang akan dilakukan, jika
diperlukan.
3. Analisis atas kewajaran nilai transaksi
a. Perbandingan antara rencana nilai transaksi dengan hasil Penilaian atas
transaksi yang akan dilakukan;
b. Analisis untuk memastikan bahwa rencana nilai transaksi memberikan nilai
tambah dari transaksi yang akan dilakukan; dan
c. Analisis atas kewajaran nilai transaksi dilakukan untuk meyakini bahwa
rencana nilai transaksi berada dalam kisaran Nilai yang didapatkan dari
hasil Penilaian.
4. Analisis atas faktor lain yang relevan.
1.15 Asumsi dan Kondisi Pembatas
Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
Kewajaran ini adalah:
• Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
• Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
dalam Pendapat Kewajaran.
• Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan
kelengkapan informasi yang disediakan oleh SSMS atau data yang diperoleh
dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta
penelitian yang kami anggap relevan.
• Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana
Transaksi untuk periode proyeksi tahun 2026 sampai dengan tahun 2030
yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan
yang dibuat oleh SSMS dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
keuangan yang telah disesuaikan.
• Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional SSMS.
• Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan
yang dihasilkan.
8
Page 26
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
• Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat
Kewajaran dari pemberi tugas.
1.16 Hasil Penilaian yang Menjadi Dasar dalam Pemberian Pendapat Kewajaran
Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat hasil Penilaian bisnis atau
Penilaian properti yang menjadi dasar dalam Pemberian Pendapat Kewajaran.
1.17 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi
Laporan ini tidak bertujuan untuk disirkulasikan atau didistribusikan secara umum
dan tidak untuk direproduksi serta digunakan untuk tujuan lain, kecuali atas
persetujuan kami secara tertulis. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau
kehilangan yang diderita akibat penggunaan laporan ini oleh pihak lain tanpa
persetujuan kami secara tertulis.
Namun bila laporan ini ditujukan untuk kepentingan pasar modal, maka laporan
kami dapat disirkulasikan secara utuh untuk mengakomodir kepentingan
stakeholder agar dapat melindungi kepentingan masyarakat luas.
1.18 Konfirmasi bahwa Penilaian telah Dilakukan berdasarkan SPI, POJK, dan SEOJK
Penilaian dilakukan dengan memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat
Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), ketentuan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020,
serta Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.04/2020.
1.19 Kejadian Setelah Tanggal Penilaian
Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting yang
diketahui maupun yang patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan
tanggal laporan penilaian.
9
Page 27
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
2 ANALISIS TRANSAKSI
2.1 Pihak-Pihak yang Terkait dalam Rencana Transaksi
Para pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi antara lain:
A. Pihak pengguna Jasa dan Pemberi Pembayaran atas Layanan Research Service
Pihak pengguna Jasa dan Pemberi Pembayaran atas Layanan Research Service adalah
sebagai berikut:
1. Nama : PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
Alamat, No. Telp, : Equity Tower, 43 F Suite 43 D
Faks, dan Email. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 SCBD Lot 9
Jakarta
No. Telp : (021) 2903 5401
No. Faks : (021) 2903 5405
Email : corporate@ssms.co.id
Kegiatan usaha : Menjalankan usaha dalam bidang pertanian,
perdagangan dan industri
Pengurus : Direktur Utama : Jap Hartono
Direktur : Akhmad Faisyal
Pengawasan : Komisaris Utama : Bungaran Saragih
Komisaris Independen : Hoesen
Komisaris : Rimbun Situmorang
Susunan Pemegang : PT Citra Borneo Indah 65,83%
Saham PT Putra Borneo Agro Lestari 10,13%
Masyarakat 24,04%
2. Nama : PT Kalimantan Sawit Abadi
Alamat, No. Telp, : Jl. H.Udan Said, Kelurahan Baru, Kec. Arut Selatan,
Faks, dan Email. Kab. Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan
Tengah. Kode Pos: 74113
No. Telp : (0532) 21297
Email : log-ksa-ho@citraborneo.co.id
Kegiatan usaha : Pertanian, kehutanan dan perikanan; Industri
pengolahan; Pengadaan listrik; dan Perdagangan.
Pengurus : Direktur Utama : Sucipto
Direktur : Rahman Erpahadi
Pengawasan : Komisaris : Monica Putri
Susunan Pemegang : PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk 99,00%
Saham PT Mandiri Indah Lestari 1,00%
10
Page 28
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
3. Nama : PT Mitra Mendawai Sejati
Alamat, No. Telp, : Jl. H.Udan Said No. 47, Kelurahan Baru, Kec. Arut
Faks, dan Email. Selatan, Kab. Kotawaringin Barat, Provinsi
Kalimantan Tengah. Kode Pos: 74113
No. Telp : (0532) 21297
Email : log-mms-ho@citraborneo.co.id
Kegiatan usaha : Pertanian, kehutanan dan perikanan; Industri
pengolahan; Pengadaan listrik; dan Perdagangan.
Pengurus : Direktur Utama : Sucipto
Direktur : Mandra Lismana
Pengawasan : Komisaris : Monica Putri
Susunan Pemegang : PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk 99,00%
Saham PT Mandiri Indah Lestari 1,00%
4. Nama : PT Sawit Mandiri Lestari
Alamat, No. Telp, : Jl. Ahmad Yani KM 1 RT. 12 No. 27
Faks, dan Email. Kec. Arut Selatan, Kab. Kotawaringin Barat
Kalimantan Tengah. Kode Pos: 74111
No. Telp : 0215229750
Email : ptsawitmandiri@gmail.com
Kegiatan usaha : Pertanian, kehutanan dan perikanan; Industri
pengolahan; Pengadaan listrik; dan Perdagangan.
Pengurus : Direktur Utama : Bobby Lawi
Direktur : Catur Kristiyanto
Pengawasan : Komisaris : Jenrico
Susunan Pemegang : PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk 63,40%
Saham PT Citra Borneo Indah 36,50%
PT Putra Borneo Agro Lestari 0,10%
5. Nama : PT Tanjung Sawit Abadi
Alamat, No. Telp, : Jl. H.Udan Said No.47, Kelurahan Baru, Kec. Arut
Faks, dan Email. Selatan, Kab. Kotawaringin Barat, Provinsi
Kalimantan Tengah. Kode Pos: 74113
No. Telp : (0532) 21297
Email : log-tsa-ho@citraborneo.co.id
Kegiatan usaha : Pertanian, kehutanan dan perikanan; Industri
pengolahan; Pengadaan listrik; dan Perdagangan.
Pengurus : Direktur Utama : Sukardi Abdul Karim
Direktur : Rahman Erpahadi
Pengawasan : Komisaris : Monica Putri
Susunan Pemegang : PT Kalimantan Sawit Abadi 99,00%
Saham PT Mitra Mendawai Sejati 1,00%
11
Page 29
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
6. Nama : PT Sawit Multi Utama
Alamat, No. Telp, : Jl. H.Udan Said No.47 RT.11, Kelurahan Baru, Kec.
Faks, dan Email. Arut Selatan, Kab. Kotawaringin Barat, Provinsi
Kalimantan Tengah. Kode Pos: 74113
No. Telp : (0532) 21297
Email : log-smu-ho@citraborneo.co.id
Kegiatan usaha : Pertanian, kehutanan dan perikanan; Industri
pengolahan; Pengadaan listrik; dan Perdagangan.
Pengurus : Direktur Utama : Purnomo
Direktur : Sukardi Abdul Karim
Pengawasan : Komisaris Utama : Monica Putri
Komisaris : Ernis Desidistrisna
Susunan Pemegang : PT Kalimantan Sawit Abadi 99,00%
Saham PT Mitra Mendawai Sejati 1,00%
7. Nama : PT Mirza Pratama Putra
Alamat, No. Telp, : Jl. Pakunegara Lantai 2, Kelurahan Baru, Kec. Arut
Faks, dan Email. Selatan, Kab. Kotawaringin Barat, Provinsi
Kalimantan Tengah,
Kode Pos: 74113
No. Telp: (0532) 21297
Email: putramirzapratama@gmail.com
Kegiatan usaha : Pertanian, kehutanan dan perikanan; Industri
pengolahan; Pengadaan listrik; dan Perdagangan.
Pengurus : Direktur : Dedi Yusdarly
Pengawasan : Komisaris : Monica Putri
Susunan Pemegang : PT Mitra Mendawai Sejati 99,41%
Saham PT Kalimantan Sawit Abadi 0,59%
8. Nama : PT Menteng Kencana Mas
Alamat, No. Telp, : Jl. Pakunegara, Kelurahan Baru, Kec. Arut Selatan,
Faks, dan Email. Kab. Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan
Tengah,
Kode Pos : 74113
No. Telp : (0532) 21297
Email : mkencanamas@gmail.com
Kegiatan usaha : Pertanian, kehutanan dan perikanan; Industri
pengolahan; Pengadaan listrik; Perdagangan; dan
Pengangkutan dan pergudangan
Pengurus : Direktur Utama : Purnomo
Direktur : Rahman Erpahadi
Pengawasan : Komisaris : Muhammad Rizaldi
12
Page 30
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Susunan Pemegang : PT Mitra Mendawai Sejati 99,78%
Saham PT Kalimantan Sawit Abadi 0,22%
B. Pihak Pemberi Jasa dan Penerima Pembayaran atas Layanan Research Service
Pihak Pemberi Jasa dan Penerima Pembayaran atas Layanan Research Service adalah
sebagai berikut:
- Nama : PT Citra Borneo Indah
- Alamat, No. Telp, Faks, : Jl. H. Udan Said No.47, Kelurahan Baru, Kec. Arut
dan Email. Selatan, Kab. Kotawaringin Barat, Provinsi
Kalimantan Tengah. Kode Pos: 74113
Telp : 0532-2197
Email : log-cbi@citraborneo.co.id
- Kegiatan usaha : Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; Industri
Pengolahan; Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
Panas, dan Udara Dingin; Perdagangan Besar dan
Eceran dan Reparasi dan Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor; Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan
Teknis; dan Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya.
- Pengurus : Direktur Utama : Jery Borneo Putra
Direktur : Elvin Iswandy
Direktur : Hendri Ratoe Bachtiar
- Pengawasan : Komisaris : Sunggu Situmorang
- Susunan Pemegang : PT Prima Sawit Borneo 48,77%
Saham PT Mandiri Indah Lestari 48,76%
PT Agro Citra Mandiri 1,23%
PT Putra Borneo Agro Lestari 1,22%
Jemmy Adriyanor 0,01%
Jery Borneo Putra 0,01%
2.2 Hubungan Pihak-Pihak yang akan Melakukan Transaksi
Struktur di bawah ini menunjukkan hubungan afiliasi antara para pihak yang terkait
dalam Rencana Transaksi.
13
Page 31
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Gambar 1 Hubungan Pihak yang Bertransaksi Berdasarkan Kepemilikan
Sumber: Manajemen Perseroan
Hubungan afiliasi dalam Rencana Transaksi dapat terlihat dari Struktur kepemilikan.
Dimana CBI merupakan pemegang 65,83% saham SSMS. Sementara itu SSMS
merupakan pemegang saham langsung KSA, MMS dengan kepemilikan masing-
masing sebesar 99,00% saham, dan SML dengan kepemilikan sebesar 63,40%
saham. SSMS juga merupakan pemegang saham tidak langsung TSA, SMU, MPP, dan
MKM dengan kepemilikan masing-masing sebesar 99,00%.
Berdasarkan Peraturan No. 42/POJK.04/2020, Transaksi Afiliasi adalah setiap
aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau
perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari
anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau
Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh
perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari
perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris,
pemegang saham utama, atau Pengendali.
Dengan demikian, Rencana Transaksi yang akan dilaksanakan, merupakan transaksi
yang mengandung unsur transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan Peraturan
No. 42/POJK.04/2020.
Rencana Transaksi ini bukan merupakan transaksi yang mengandung benturan
kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/2020 karena tidak terdapat
perbedaan antara kepentingan ekonomis Perusahaan dan kepentingan ekonomis
pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau
pengendali yang dapat merugikan Perusahaan.
14
Page 32
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
2.3 Materialitas Nilai Transaksi
Berdasarkan Laporan keuangan SSMS (audited) untuk periode yang berakhir per
31 Desember 2025, nilai Rencana Transaksi yang akan dilakukan bukan merupakan
transaksi material dengan gambaran sebagai berikut:
Tabel 1 Nilai Transaksi Material
Ekuitas SSMS Nilai Rencana
Persentase
Uraian 31 Desember 2025 Transaksi
(%)
(Rp.000) (Rp.000)
Rencana Transaksi 2.941.461.800 136.173.000 4,63%
Total Ekuitas SSMS per 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp2.941.461.800.000,-
(Dua Triliun Sembilan Ratus Empat Puluh Satu Miliar Empat Ratus Enam Puluh Satu
Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah). Berdasarkan Draf dan Perjanjian Kerja sama
Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium, diketahui bahwa total nilai Rencana
Transaksi adalah sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar
Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah). Dengan demikian, persentase nilai transaksi
terhadap ekuitas adalah sebesar 4,63%.
Berdasarkan Peraturan No. 17/POJK.04/2020, suatu transaksi dikategorikan
sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari
ekuitas Perusahaan Terbuka.
Dengan demikian, Rencana Transaksi tidak termasuk transaksi material sesuai
dengan Peraturan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha Utama.
2.4 Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi
Dalam Rencana Transaksi yang akan dilakukan, SSMS dan Kelompok Usaha, kecuali
SML, masing-masing sebelumnya telah memiliki perjanjian kerja sama dengan CBI
yang masa berlakunya sampai dengan 31 Desember 2026. Berdasarkan Perjanjian
Kerja Sama Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium, secara garis besar
menyatakan:
1. Perjanjian antara CBI dengan SSMS
Perjanjian : Adendum IV Perjanjian Penggunaan Jasa Analisis di
Laboratorium Sulung Research Station antara CBI
dengan SSMS No. 12/LGL/CFO/CBI-SSMS/I/2023
Lokasi : Kantor dan/atau Laboratorium yang terletak di
Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat
15
Page 33
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Jangka Waktu : 1 Januari 2023—31 Desember 2026
Nilai Pekerjaan : Rp36.097.200.000,-, berdasarkan jadwal pekerjaan
selama 1 tahun
2. Perjanjian antara CBI dengan KSA
Perjanjian : Adendum IV Perjanjian Penggunaan Jasa Analisis di
Laboratorium Sulung Research Station antara CBI
dengan KSA No. 13/LGL/CFO/CBI-KSA/I/2023
Lokasi : Kantor dan/atau Laboratorium yang terletak di
Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat
Jangka Waktu : 1 Januari 2023—31 Desember 2026
Nilai Pekerjaan : Rp10.260.000.000,-, berdasarkan jadwal pekerjaan
selama 1 tahun
3. Perjanjian antara CBI dengan MMS
Perjanjian : Adendum IV Perjanjian Penggunaan Jasa Analisis di
Laboratorium Sulung Research Station antara CBI
dengan MMS No. 14/LGL/CFO/CBI-MMS/I/2023
Lokasi : Kantor dan/atau Laboratorium yang terletak di
Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat
Jangka Waktu : 1 Januari 2023—31 Desember 2026
Nilai Pekerjaan : Rp15.098.400.000,-, berdasarkan jadwal pekerjaan
selama 1 tahun
4. Perjanjian antara CBI dengan SMU
Perjanjian : Adendum IV Perjanjian Penggunaan Jasa Analisis di
Laboratorium Sulung Research Station antara CBI
dengan SMU No. 15/LGL/CFO/CBI-SMU/I/2023
Lokasi : Kantor dan/atau Laboratorium yang terletak di
Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat
Jangka Waktu : 1 Januari 2023—31 Desember 2026
Nilai Pekerjaan : Rp26.055.000.000,-, berdasarkan jadwal pekerjaan
selama 1 tahun
5. Perjanjian antara CBI dengan TSA
Perjanjian : Adendum IV Perjanjian Penggunaan Jasa Analisis di
Laboratorium Sulung Research Station antara CBI
dengan TSA No. 16/LGL/CFO/CBI-TSA/I/2023
Lokasi : Kantor dan/atau Laboratorium yang terletak di
Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat
Jangka Waktu : 1 Januari 2023—31 Desember 2026
Nilai Pekerjaan : Rp18.640.800.000,-, berdasarkan jadwal pekerjaan
selama 1 tahun
16
Page 34
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
6. Perjanjian antara CBI dengan MPP
Perjanjian : Adendum IV Perjanjian Penggunaan Jasa Analisis di
Laboratorium Sulung Research Station antara CBI
dengan MPP No. 17/LGL/CFO/CBI-MPP/I/2023
Lokasi : Kantor dan/atau Laboratorium yang terletak di
Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat
Jangka Waktu : 1 Januari 2023—31 Desember 2026
Nilai Pekerjaan : Rp6.467.400.000,-, berdasarkan jadwal pekerjaan
selama 1 tahun
7. Perjanjian antara CBI dengan MKM
Perjanjian : Adendum IV Perjanjian Penggunaan Jasa Analisis di
Laboratorium Sulung Research Station antara CBI
dengan MKM No. 18/LGL/CFO/CBI-MKM/I/2023
Lokasi : Kantor dan/atau Laboratorium yang terletak di
Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat
Jangka Waktu : 1 Januari 2023—31 Desember 2026
Nilai Pekerjaan : Rp11.554.200.000,-, berdasarkan jadwal pekerjaan
selama 1 tahun
Selain perjanjian-perjanjian tersebut, juga terdapat draf Perjanjian Penggunaan Jasa
Analisis di Laboratorium Sulung Research Station antara CBI dengan SML, yang
secara garis besar menyatakan:
Draf Perjanjian antara CBI dengan SML
Perjanjian : Draf Perjanjian Penggunaan Jasa Analisis di
Laboratorium Sulung Research Station antara CBI
dengan SML
Lokasi : Kantor dan/atau Laboratorium yang terletak di
Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat
Jangka Waktu : 1 Mei 2026—31 Desember 2026
Nilai Pekerjaan : Rp12.000.000.000,-, berdasarkan jadwal pekerjaan
selama 8 bulan
Perjanjian tersebut dapat diperpanjang dengan pengajuan tertulis selambat-
lambatnya 30 hari kalender sebelum jangka waktu perjanjian berakhir dan
mendapat persetujuan dari pihak lainnya untuk perpanjangan jangka waktu.
Berdasarkan informasi tersebut, total nilai pembayaran Research Service dari SSMS
dan kelompok usaha kepada CBI adalah sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga
Puluh Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah).
17
Page 35
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
2.5 Nilai dari Objek Pendapat Kewajaran
Pembayaran atas penggunaan layanan Research Service dari CBI oleh SSMS dan
kelompok usaha adalah sebesar Rp11.847.750.000,- (Sebelas Miliar Delapan Ratus
Empat Puluh Tujuh Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) per bulan atau
Rp142.173.000.000,- (Seratus Empat Puluh Dua Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta
Rupiah) per tahun.
Tabel 2 Nilai Pekerjaan layanan Research Service
Nilai Pekerjaan
Nama Perusahaan
(per bulan) (per tahun)
SSMS 3.008.100 36.097.200
KSA 855.000 10.260.000
MMS 1.258.200 15.098.400
SMU 2.171.250 26.055.000
TSA 1.553.400 18.640.800
MPP 538.950 6.467.400
MKM 962.850 11.554.200
SML 1.500.000 18.000.000
Jumlah 11.847.750 142.173.000
Namun demikian, berdasarkan draft perjanjian antara CBI dengan SML, dengan
jangka waktu pekerjaan selama 8 bulan (1 Mei 2026—31 Desember 2026) sebesar
Rp12.000.000.000,- (Dua Belas Miliar Rupiah), maka Nilai Rencana Transaksi
Pembayaran atas penggunaan layanan Research Service dari CBI oleh SSMS dan
kelompok usaha adalah sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam
Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah).
2.6 Dampak Keuangan dari Transaksi yang akan Dilakukan terhadap Kepentingan
Pemegang Saham
Dampak keuangan terhadap kepentingan pemegang saham dapat dilihat
berdasarkan proyeksi rasio keuangan dengan dilakukannya transaksi, dimana
selama periode proyeksi, rata-rata net profit margin adalah sebesar 9,04%. Tingkat
NPM tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengelola biaya secara
efisien dan menghasilkan laba bersih, sehingga berpotensi meningkatkan imbal
hasil bagi pemegang saham, baik dalam bentuk dividen maupun capital gain.
2.7 Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen Perusahaan Terkait dengan
Rencana Transaksi yang akan Dilakukan terhadap Kepentingan Pemegang Saham
Rencana Transaksi berupa pembayaran atas penggunaan layanan Research Service
dilakukan untuk mendukung kegiatan operasional dan pengambilan keputusan
yang lebih efektif. Layanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas
18
Page 36
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
analisis, efisiensi operasional, serta memberikan nilai tambah dalam pengelolaan
usaha Perseroan. Selain itu, dengan adanya kesepakatan tarif yang telah ditetapkan
dalam perjanjian, Perseroan memperoleh kepastian biaya selama jangka waktu kerja
sama. Berdasarkan pertimbangan tersebut, Rencana Transaksi dinilai sejalan
dengan kepentingan pemegang saham karena berpotensi mendukung kinerja dan
keberlanjutan usaha perusahaan.
2.8 Ketidakpastian Rencana Pembiayaan dalam Rencana Transaksi
Pelaksanaan Rencana Transaksi tidak menghadapi ketidakpastian yang signifikan
terkait aspek pembiayaan. Perseroan memiliki kapasitas keuangan yang memadai
untuk memenuhi kebutuhan pendanaan, serta tidak terdapat indikasi kendala yang
dapat menghambat pemenuhan kewajiban pembayaran sesuai dengan jadwal yang
direncanakan.
2.9 Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang
Rencana Transaksi dilaksanakan menggunakan mata uang Rupiah, sehingga tidak
terdapat eksposur terhadap risiko nilai tukar mata uang yang berpotensi
mempengaruhi nilai Rencana Transaksi.
2.10 Ketidakpastian Risiko Pasar
Tidak ada ketidakpastian risiko pasar yang perlu dipertimbangkan yang dapat
mempengaruhi Rencana Transaksi.
2.11 Faktor Lain yang Berpengaruh
Tidak terdapat faktor lain yang berpengaruh atas Rencana Transaksi yang akan
dilaksanakan.
2.12 Manfaat dan Risiko Atas Transaksi yang Akan Dilakukan
Manfaat dari adanya Transaksi tersebut, antara lain:
• Meningkatkan efektivitas dan produktivitas operasional melalui dukungan
research service yang profesional dan berpengalaman;
• Mengoptimalkan efisiensi biaya karena tidak perlu melakukan investasi
tambahan untuk pengadaan fasilitas dan infrastruktur pendukung yang telah
disediakan oleh penyedia jasa;
• Mengurangi kebutuhan penambahan dan pengelolaan sumber daya manusia
khusus, karena seluruh SDM yang dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan
sesuai scope of services Perjanjian telah disediakan oleh penyedia jasa; dan
19
Page 37
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
• Lebih fokus pada kegiatan usaha utama (core business) dengan tetap
memperoleh dukungan riset yang memadai.
Sementara itu, tidak terdapat risiko atas Rencana Transaksi yang akan dilakukan.
20
Page 38
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
3 ANALISIS KUALITATIF
3.1 Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) didirikan di Jakarta, berdasarkan Akta
No. 51, tanggal 22 November 1995, dari Notaris Enimarya Agoes Suwarko, S.H.,
Akta pendirian Perseroan telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
No. C2-8176.HT.01.01.TH.96, tanggal 26 Juli 1996, serta selanjutnya diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 839, Tambahan No. 36, tanggal 22
Februari 2011.
Anggaran Dasar SSMS telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan
terakhir berdasarkan Akta No. 66, tanggal 30 September 2022, dari Notaris Aulia
Taufani, S.H., tentang perubahan Anggaran Dasar Perusahaan. Perubahan ini telah
memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan
Surat Keputusan No.AHU-AH.01.03-0305712, tanggal 25 Oktober 2022, serta
selanjutnya diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 88 tahun 2022,
Tambahan No. 038255 tahun 2022.
SSMS berdomisili di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan
Tengah, Indonesia dengan kantor pusat di Jl. Haji Udan Said No. 47, Pangkalan Bun.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan
Perusahaan adalah pertanian, perdagangan, pengadaan listrik dan industri. SSMS
mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2005.
Susunan Pemegang Saham
Susunan Pemegang Saham SSMS sampai dengan tanggal 31 Desember 2025 adalah
sebagai berikut.
Tabel 3 Susunan Pemegang Saham SSMS
Jumlah
Persentase Jumlah
Nama Pemegang Saham Saham
kepemilikan (Rp.000)
(Lembar)
1 PT Citra Borneo Indah 6.270.247 65,83% 627.024.740
2 PT Putra Borneo Agro Lestari 965.197 10,13% 96.519.650
3 Masyarakat (masing-masing dibawah 2.289.556 24,04% 228.955.610
5% kepemilikan)
Total 9.525.000 100,00% 952.500.000
Sumber: Laporan Keuangan Audit SSMS 31 Desember 2025
21
Page 39
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Susunan Komisaris dan Direksi
Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi SSMS per 31 Desember 2025 adalah
sebagai berikut.
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Bungaran Saragih
Komisaris Independen : Hoesen
Komisaris : Rimbun Situmorang
Direksi
Direktur Utama : Jap Hartono
Direktu r : Akhmad Faisyal
Direktu r : Jahja Tanudjaja Adelai
Direktur : Roshan Chakravarthy Valautham
Entitas anak dan entitas asosiasi
Kepemilikan SSMS pada entitas anak yang dikonsolidasi dan entitas asosiasi baik
secara langsung maupun tidak langsung adalah sebagai berikut.
Tabel 4 Entitas anak dan entitas asosiasi
Domisili Jenis Kegiatan Beroperasi Persentase
Nama
Usaha Komersial Kepemilikan
Pemilikan langsung
PT Kalimantan Sawit Abadi Kotawaringin Perkebunan dan 2005 99,00%
(“KSA”) Barat pabrik kelapa sawit
PT Mitra Mendawai Sejati Kotawaringin Perkebunan dan 2008 99,00%
(“MMS”) Barat pabrik kelapa sawit
dan inti sawit
SSMS Plantation Holding Singapura Jasa pendukung 2018 100,00%
Pte.Ltd. (“SPH”) bisnis
Sawit Sumbermas Singapura Penjual produk 2018 100,00%
International Pte.Ltd. kelapa sawit
(“SSI”)
PT Citra Borneo Utama Kotawaringin Industri, dan 2018 78,20%
Tbk (“CBUT”) Barat perdagangan
PT Sawit Mandiri Lestari Kotawaringin Perkebunan dan 2014 63,40%
(“SML”) Barat pabrik kelapa sawit
Pemilikan tidak langsung melalui KSA
PT Tanjung Sawit Abadi Kotawaringin Perkebunan dan 2012 99,00%
(“TSA”) Barat pabrik kelapa sawit
PT Sawit Multi Utama Kotawaringin Perkebunan dan 2012 99,00%
(“SMU”) Barat pabrik kelapa sawit
22
Page 40
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Domisili Jenis Kegiatan Beroperasi Persentase
Nama
Usaha Komersial Kepemilikan
Pemilikan tidak langsung melalui MMS
PT Mirza Pratama Putra Kotawaringin Perkebunan dan 2011 99,00%
(“MPP”) Barat pabrik kelapa sawit
PT Menteng Kencana Mas Kotawaringin Perkebunan dan 2010 99,00%
(“MKM”) Barat pabrik kelapa sawit
Pemilikan tidak langsung melalui SPH
SSMS Plantation Singapore Singapura Jasa konsultasi dan 2018 99,00%
International Pte.Ltd. perdagangan
(“SPI”)
EntitasAsosiasi
PT Surya Borneo Industri Kotawaringin Kawasan industri 2013 49,00%
(“SBI”) Barat
3.2 Analisis Industri dan Lingkungan
3.2.1 Tinjauan Makro Ekonomi Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik dan perlu terus didorong agar sesuai
dengan kapasitas perekonomian. Konsumsi rumah tangga triwulan IV 2025
membaik didukung oleh belanja sosial Pemerintah, serta keyakinan rumah tangga
terhadap kondisi penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja yang terus
meningkat. Perkembangan ini mendorong meningkatnya penjualan eceran pada
berbagai kelompok barang.
Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran
Sumber: Bank Indonesia
23
Page 41
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Investasi, khususnya nonbangunan, membaik dipengaruhi oleh meningkatnya
keyakinan pelaku usaha yang tercermin pada pola ekspansi Purchasing Managers’
Indonesia (PMI) manufaktur. Permintaan domestik tersebut perlu makin diperkuat
sejalan dengan kinerja ekspor yang diprakirakan melambat seiring berakhirnya
frontloading ekspor ke AS serta menurunnya ekspor besi baja ke Tiongkok dan
minyak kelapa sawit (CPO) ke India. Secara sektoral, Lapangan Usaha (LU) utama,
yakni LU Industri Pengolahan, LU Perdagangan Besar dan Eceran, LU Transportasi
dan Pergudangan, serta LU Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menunjukkan
kinerja positif.
Tabel 6 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha
Sumber: Bank Indonesia
Pertumbuhan ekonomi 2025 diprakirakan berada dalam kisaran 4,7–5,5% dan
meningkat menjadi 4,9–5,7% pada 2026. Bank Indonesia terus memperkuat bauran
kebijakan melalui penguatan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan
sistem pembayaran yang bersinergi erat dengan kebijakan stimulus fiskal dan
sektor riil Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi dan berdaya
tahan.
Inflasi
Inflasi secara umum tetap terjaga dalam kisaran sasaran, dengan inflasi IHK pada
November 2025 tercatat sebesar 2,72% (yoy). Perkembangan ini dipengaruhi inflasi
inti yang tetap terjaga sebesar 2,36% (yoy), sejalan pertumbuhan ekonomi yang
masih di bawah kapasitas serta didukung konsistensi suku bunga kebijakan
moneter Bank Indonesia dalam menjangkar ekspektasi inflasi sesuai dengan
24
Page 42
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
sasarannya dan imported inflation yang tetap terkendali. Inflasi kelompok
administered prices (AP) terjaga rendah sebesar 1,58% (yoy). Sementara itu, inflasi
kelompok volatile food (VF) masih relatif tinggi sebesar 5,48% (yoy) disumbang
terutama oleh komoditas bawang merah seiring pasokan yang terbatas akibat
gangguan cuaca dan kenaikan harga benih.
Gambar 2 Grafik Inflasi IHK dan Komponen
Sumber: Bank Indonesia
Gambar 3 Inflasi IHK di Provinsi
Sumber: Bank Indonesia
Bank Indonesia meyakini inflasi tahun 2025 dan 2026 tetap terjaga rendah dalam
sasaran 2,5±1%. Inflasi inti diprakirakan tetap rendah seiring ekspektasi inflasi yang
terjangkar dalam sasaran, kapasitas ekonomi yang masih besar, imported inflation
yang terkendali, dan dampak positif dari digitalisasi.
25
Page 43
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
3.2.2 Kondisi Industri
Sektor Pertanian dan Perkebunan Kelapa Sawit
Sektor pertanian mempunyai peranan yang cukup penting dalam kegiatan
perekonomian di Indonesia, hal ini dapat dilihat dari kontribusinya terhadap Produk
Domestik Bruto (PDB) yang cukup besar yaitu sekitar 12,53% pada tahun 2023 atau
merupakan urutan ketiga setelah sektor Industri Pengolahan sebesar 18,67% dan
sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar
12,94%.
Salah satu sub sektor yang cukup besar potensinya adalah sub sektor perkebunan.
Kontribusi sub sektor perkebunan tahun 2023 yaitu sebesar 3,88% terhadap total
PDB dan 30,97% terhadap sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan atau
merupakan urutan pertama pada sektor tersebut.
Sebagai negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia mempunyai
potensi yang besar untuk memasarkan minyak sawit dan inti sawit baik di dalam
maupun luar negeri. Pasar potensial yang akan menyerap pemasaran minyak sawit
(CPO) dan minyak inti sawit (PKO) adalah industri fraksinasi/rafinasi (terutama
industri minyak goreng), lemak khusus (cocoa butter substitute),
margarine/shortening, oleochemical, dan sabun mandi.
Gambar 4 Luas Areal dan Produksi Kelapa Sawit Indonesia 2019—2023
Sumber: BPS
Luas perkebunan kelapa sawit berdasarkan land used dan produksi CPO pada tahun
2018 meningkat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan
tersebut disebabkan oleh peningkatan cakupan administratur perusahaan kelapa
sawit, sehingga luas areal perkebunan kelapa sawit menjadi 14,33 juta hektar.
Selanjutnya pada tahun 2019 sampai dengan 2023, luas areal perkebunan kelapa
26
Page 44
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
sawit berdasarkan land used terus mengalami peningkatan yang hampir stagnan.
Pada tahun 2023 diperkirakan luas areal perkebunan kelapa sawit sebesar 15,93 juta
hektar.
Gambar 5 Pangsa Pasar Provinsi Penghasil Kelapa Sawit Terbesar di Indonesia, 2023
Sumber: BPS
Areal perkebunan kelapa sawit tersebar di 26 provinsi yaitu seluruh provinsi di Pulau
Sumatera dan Kalimantan, Provinsi Jawa Barat, Banten, Sulawesi Tengah, Sulawesi
Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua
dan Papua Barat. Pada tahun 2023, Provinsi Riau masih menjadi provinsi penghasil
kelapa sawit terbesar dengan luas sebesar 3,40 juta hektare atau 21,36% dari total
luas areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Dari luas areal tersebut, Provinsi
Riau menghasilkan 9,22 juta ton CPO.
Pada tahun 2022 terjadi peningkatan sebesar 3,76% dibanding tahun 2021 menjadi
46,82 juta ton. Pada tahun 2023, produksi CPO kembali mengalami peningkatan
menjadi 47,08 juta ton. Produksi minyak sawit (CPO) terbesar tahun 2023 berasal dari
Provinsi Riau dengan produksi sebesar 9,22 juta ton atau sekitar 19,59% dari total
produksi Indonesia. Produksi terbesar selanjutnya berasal dari Provinsi Kalimantan
Tengah dengan produksi sebesar 8,47 juta ton atau 17,98%.
27
Page 45
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Tabel 7 Luas Areal dan Produksi CPO Perkebunan Indonesia, 2023
Sumber: BPS
Berdasarkan status pengusahaannya, pada tahun 2022 sebesar 60,26% dari produksi
minyak sawit (CPO) atau 28,21 juta ton minyak sawit (CPO) berasal dari perkebunan
besar swasta, sebesar 34,84% atau 16,31 juta ton dari perkebunan rakyat dan sisanya
4,90% atau 2,30 juta ton berasal dari perkebunan besar negara. Meskipun total
produksi pada tahun 2023 mengalami peningkatan, struktur produksi menurut status
pengusahaan tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yakni didominasi
oleh produksi perkebunan swasta dengan perkiraan sebesar 28,66 juta ton CPO
(60,88%); diikuti perkebunan rakyat dengan total produksi 16,22 juta ton (34,46%);
serta sisanya sebesar 2,20 juta ton (4,67%) diproduksi oleh perkebunan besar negara.
28
Page 46
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Gambar 6 Produksi Minyak Sawit Indonesia menurut Status Pengusahaan, 2023
Sumber: BPS
Berdasarkan kelompok harmonized system (HS) minyak sawit, pada tahun 2023
ekspor terbesar adalah Other Palm Oil (HS 15119000) sebesar 81,83% terhadap total
ekspor minyak sawit Indonesia. Selanjutnya, kontribusi ekspor minyak sawit terbesar
adalah Crude Palm Oil (HS 15111000), Other Palm Oil Kernel (HS 15132900), dan
Crude Oil of Palm Kernel (HS 15132110) dengan kontribusi masing-masing sebesar
13,06%, 4,97%, dan 0,14% terhadap total ekspor.
Gambar 7 Volume Ekspor Minyak Sawit Menurut Jenisnya, 2023
Sumber: BPS
Dari sisi volume, ekspor minyak sawit selama tahun 2019 sampai tahun 2022
cenderung mengalami penurunan. Namun, pada tahun 2023 volume ekspor minyak
sawit mengalami peningkatan. Penurunan ekspor minyak sawit terbesar terjadi pada
tahun 2020 dengan volume ekspor sebesar 27,63 juta ton atau menurun 8,55%
dibanding tahun 2019.
29
Page 47
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Gambar 8 Volume dan Nilai Ekspor Minyak Sawit, 2019—2023
Sumber: BPS
Meskipun volume ekspor cenderung menurun, penurunan tersebut tidak sejalan
dengan nilai ekspor minyak sawit yang cenderung meningkat. Berdasarkan publikasi
World Bank Commodities Price Data (The Pink Sheet), pada tahun 2017 terjadi
peningkatan rata-rata harga minyak sawit di pasar dunia sebesar US$751/mt,
sehingga menyebabkan peningkatan nilai ekspor hingga 27,32% dibanding tahun
2016. Peningkatan harga tersebut tidak berlangsung lama sebab pada tahun 2018
dan 2019, harga minyak sawit kembali mengalami penurunan menjadi US$639/mt
pada 2018 dan US$601/mt pada 2019. Pada tahun 2020, harga minyak sawit di pasar
dunia kembali melambung menjadi US$752/mt. Kenaikan harga tersebut
menyebabkan peningkatan nilai ekspor sebesar 16,94% dibanding 2019, meskipun
dari sisi volume ekspor minyak sawit mengalami penurunan sebesar 8,55%.
Selanjutnya, pada tahun 2021–2022, harga minyak sawit kembali naik, sehingga
menyebabkan peningkatan nilai ekspor secara signifikan menjadi US$29,75 miliar
pada tahun 2022. Tahun 2023, meskipun volume mengalami peningkatan dibanding
tahun 2022, tetapi nilai ekspor justru mengalami penurunan sebesar 19,29% yaitu
sebesar US$24,01 miliar.
Produksi minyak sawit Indonesia sebagian besar diekspor ke mancanegara dan
sisanya dipasarkan di dalam negeri. Ekspor minyak kelapa sawit Indonesia
menjangkau lima benua yaitu Asia, Afrika, Australia, Amerika, dan Eropa dengan
pangsa utama di Asia. Pada tahun 2023, lima besar negara pengimpor CPO Indonesia
adalah India, Italia, Malaysia, Belanda, dan Kenya. Total ekspor CPO ke lima negara
tersebut mencapai 97,64% terhadap total ekspor CPO Indonesia. Negara tujuan
ekspor CPO terbesar yaitu India dengan volume ekspor 3,12 juta ton atau 86,71% dari
total volume ekspor CPO Indonesia dengan nilai US$2,63 miliar. Selanjutnya CPO
paling banyak diekspor menuju Italia dan Malaysia dengan kontribusi ekspor sebesar
4,02% dan 3,00% dari total ekspor CPO.
30
Page 48
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Gambar 9 Volume Ekspor CPO menurut Negara Tujuan, 2023
Sumber: BPS
Volume impor minyak sawit selama periode tahun 2019 sampai 2023 cenderung
cukup fluktuatif. Total volume impor minyak kelapa sawit pada tahun 2019 tercatat
sebesar 93,56 ribu ton dengan nilai sebesar US$45,68 juta. Pada tahun 2020 volume
impor minyak sawit mengalami penurunan cukup signifikan menjadi 1,62 ribu ton.
Pada tahun 2021, volume impor kembali turun menjadi 0,36 ribu ton dengan nilai
sebesar US$0,70 juta. Selanjutnya, pada tahun 2022 volume impor meningkat
menjadi 0,51 ribu ton dengan nilai sebesar US$1,73 juta. Tahun 2023, volume impor
juga meningkat menjadi 0,76 ribu ton dengan nilai sebesar US$1,28 juta.
Gambar 10 Volume dan Nilai Impor Minyak Sawit, 2019—2023
Sumber: BPS
3.3 Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan
Pemerintah Indonesia berencana mengimplementasikan penuh program biodiesel
B40 pada Maret 2025, yang mencampurkan 40% bahan bakar berbasis minyak sawit.
Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada impor solar dan
31
Page 49
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
meningkatkan penyerapan minyak sawit domestik. Namun, implementasi ini dapat
memengaruhi ketersediaan minyak sawit untuk ekspor dan berpotensi
meningkatkan harga CPO di pasar global.
Industri sawit Indonesia juga harus menghadapi tantangan dari kebijakan global,
seperti European Union Deforestation Regulation (EUDR), yang memerlukan
ketertelusuran dan keberlanjutan dalam rantai pasokan sawit. Regulasi ini dapat
berdampak negatif pada ekspor minyak sawit Indonesia ke Uni Eropa, meskipun
pasar tersebut bukan yang utama. Oleh karena itu, peningkatan standar
keberlanjutan dan ketertelusuran menjadi penting untuk mempertahankan akses ke
pasar Eropa.
Untuk mengurangi ketergantungan pada ekspor CPO mentah dan meningkatkan
nilai tambah, hilirisasi dan diversifikasi produk sawit menjadi langkah strategis yang
sangat diperlukan. Peningkatan keterampilan sumber daya manusia serta
pengembangan teknologi pengolahan sawit akan memberikan nilai tambah yang
lebih besar bagi Indonesia dan menjaga daya saing di pasar global.
SSMS merupakan perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI)
dengan kode saham SSMS. SSMS dan anak usaha bergerak dalam bidang
perkebunan dan pabrik kelapa sawit.
SSMS menjalankan kegiatan operasional dari hulu ke hilir melalui 2 segmen, yaitu
upstream dan downstream. Segmen upstream mencakup pengelolaan perkebunan
kelapa sawit dan penjualan produknya di Kalimantan Tengah. Sementara itu,
segmen downstream berfokus pada penjualan minyak nabati untuk pasar lokal dan
ekspor. Seluruh kegiatan operasional SSMS berlokasi di Kalimantan Tengah, dengan
perkebunan kelapa sawit tersebar di Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Pulang
Pisau, serta pabrik refinery yang beroperasi di Kumai, Kotawaringin Barat. Pada
segmen hulu, SSMS menjalankan kegiatan perkebunan dan pemanenan kelapa
sawit, menghasilkan tandan buah segar yang selanjutnya diolah di pabrik untuk
menjadi (CPO).
SSMS menjalankan kegiatan usaha di segmen hilir dengan memproduksi dan
menjual berbagai produk turunan minyak sawit, termasuk Refined Bleached
Deodorized Palm Oil (RBDPO), Palm Fatty Acid Distillate (PFAD), olein, stearin, Crude
Palm Kernel Oil (CPKO), dan Palm Kernel Expeller (PKE). Dalam pengolahan Crude
Palm Oil (CPO), SSMS didukung oleh pabrik refinery dan fraksinasi, masing-masing
memiliki kapasitas produksi 2.500 ton CPO per hari atau 850.000 ton CPO per
tahun, serta 2.500 ton RBDPO per hari atau 850.000 ton RBDPO per tahun. Selain
itu, SSMS mengoperasikan pabrik kernel crushing dengan kapasitas 600 metrik ton
kernel per hari atau 192.000 metrik ton per tahun, serta memiliki tank farm untuk
penyimpanan bahan baku dan produk hasil pengolahan.
32
Page 50
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
3.4 Alasan Dilakukannya Transaksi
Alasan dilakukannya transaksi ini adalah untuk menunjang kegiatan operasional
bisnis, khususnya dalam memastikan pengelolaan aset perkebunan dilakukan
secara optimal dan berkelanjutan. Dalam rangka mendukung hal tersebut,
diperlukan analisa yang komprehensif atas kondisi tanah dan tanaman kelapa sawit.
Analisa ini menjadi dasar dalam penyusunan strategi pemeliharaan, pemupukan,
peremajaan (replanting), dan peningkatan praktik budidaya agar pengelolaan kebun
dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien. Dengan demikian, transaksi ini
diharapkan dapat menjaga dan meningkatkan tingkat efektivitas operasional serta
produktivitas di masa mendatang.
3.5 Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif
Keuntungan dari dilakukannya transaksi antara lain sebagai berikut:
1. SSMS akan mendapatkan Research Service yang akan diberikan oleh CBI;
2. SSMS tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk memiliki seluruh fasilitas
yang diperlukan karena sudah disediakan oleh penyedia jasa yaitu CBI; dan
3. SSMS tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk SDM yang dibutuhkan guna
melaksanakan pekerjaan yang termasuk dalam scope of services Perjanjian
karena sudah disediakan oleh penyedia jasa yaitu CBI.
Tidak ada kerugian dari dilakukannya transaksi, Rencana Transaksi hanya akan
menurunkan saldo kas perusahaan yang diakibatkan dari pembayaran atas Research
Service.
33
Page 51
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
4 ANALISIS KUANTITATIF
4.1 Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
Perusahaan
4.1.1 Penilaian Kinerja Historis
Kinerja Posisi Keuangan
Kinerja Posisi Keuangan SSMS selama periode 31 Desember 2021 sampai dengan
31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Tabel 8 Kinerja Posisi Keuangan (Rp.Juta)
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 874.060 1.180.282 1.237.290 1.806.837 1.984.947
Piutang usaha
Pihak berelasi 782.333 480.986 617.510 443.821 299.477
Pihak ketiga 113.412 27.473 43.034 414.433 93.588
Piutang lain-lain
Pihak berelasi 364.029 573.850 283.924 251.959 536.798
Pihak ketiga 249.555 17.532 15.806 23.110 31.562
Persediaan
Persediaan komoditas:
RBD palm stearin 59.204 244.734 211.352 152.558 91.090
RBD palm olein 105.949 165.547 168.813 56.274 91.841
Minyak kelapa sawit 280.269 73.933 81.710 75.519 126.883
Palm fatty acid distillate 50.168 6.771 21.006 65.501 66.624
Minyak inti sawit 68.950 32.041 20.198 35.656 26.403
Inti sawit 43.191 65.168 19.193 9.607 37.374
Refined bleached deodorized palm
oil 11.634 14.601 18.086 23.983 13.782
Palm kernel expeller 4.354 2.537 2.751 185 4
Tandan buah segar 1.530 1.705 - - -
Pillow pack 4.235 293 190 12.824 -
Persediaan non-komoditas:
Bibit 939 622 3.354 19.369 25.584
Bahan, suku cadang dan
perlengkapan perawatan 218.849 170.427 225.446 379.270 278.851
Persediaan dalam perjalanan 84.203 2.020 88.103 60.284 -
Penyisihan atas penurunan nilai
persediaan (7.311) (3.162) (68.571) (6.185) -
Aset biologis 413.859 477.263 268.511 225.043 361.256
Biaya dibayar dimuka 4.860 4.229 2.444 2.268 2.680
Uang muka
Pihak berelasi 197.103 28.304 68.871 15.222 24.726
Pihak ketiga 197.216 682.782 167.821 142.039 262.899
Pajak dibayar dimuka 401.797 287.245 166.878 143.928 251.571
Pinjaman kepada pihak berelasi 1.376.020 51.191 475.624 285.452 -
34
Page 52
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021
Taksiran tagihan restitusi pajak jangka
pendek - - 693 - 27.881
Aset lancar lainnya 840 643.768 888.191 - -
Total Aset Lancar 5.901.250 5.232.141 5.028.227 4.638.956 4.635.823
Aset Tidak Lancar
Taksiran tagihan restitusi pajak -
jangka panjang 472.593 298.896 171.281 65.061 49.319
Pinjaman jangka panjang kepada
pemegang saham yang dapat
dikonversi - - 219.474 160.319 -
Aset Tetap dan Tanaman Produktif
Biaya perolehan
Tanah 1.226.980 1.196.343 1.183.273 1.163.567 1.137.107
Bangunan 2.265.779 1.765.400 1.609.766 1.490.884 1.319.898
Prasarana 519.382 476.130 444.489 416.596 388.956
Mesin dan peralatan 1.416.315 1.173.592 1.025.169 977.662 913.955
Kendaraan dan alat-alat berat 505.433 466.053 458.934 439.146 403.169
Perabotan dan peralatan 208.538 187.787 171.229 86.628 74.188
Tanaman produktif
Tanaman menghasilkan 3.842.227 3.209.329 3.205.519 3.203.656 3.201.823
Tanaman belum menghasilkan 33.962 27.488 16.245 18.662 8.877
Aset dalam penyelesaian 396.643 239.486 236.022 207.082 174.559
Jumlah Harga Perolehan 10.415.259 8.741.607 8.350.647 8.003.883 7.622.533
Akumulasi depresiasi
Tanah
Bangunan (785.763) (620.244) (528.989) (450.516) (375.055)
Prasarana (315.311) (289.152) (266.681) (246.446) (229.356)
Mesin dan peralatan (938.718) (776.407) (685.636) (604.128) (520.292)
Kendaraan dan alat-alat berat (457.028) (417.333) (379.949) (354.206) (325.215)
Perabotan dan peralatan (122.881) (96.264) (76.711) (60.120) (52.222)
Tanaman produktif
Tanaman menghasilkan (2.053.734) (1.751.335) (1.598.260) (1.445.338) (1.292.509)
Jumlah akumulasi penyusutan (4.673.435) (3.950.736) (3.536.225) (3.160.753) (2.794.648)
Kerugian penurunan nilai - - - - (12.302)
Nilai Buku 5.741.824 4.790.871 4.814.421 4.843.130 4.815.583
Aset Takberwujud
Biaya perolehan
Lisensi perangkat lunak 24.332 20.703 20.703 20.376 12.639
Lisensi perangkat lunak dalam
pengembangan - - - - 5.606
Jumlah biaya perolehan 24.332 20.703 20.703 20.376 18.245
Akumulasi amortisasi
Lisensi perangkat lunak (19.591) (16.805) (14.114) (10.668) (6.920)
Jumlah akumulasi amortisasi (19.591) (16.805) (14.114) (10.668) (6.920)
Nilai Buku 4.741 3.898 6.589 9.708 11.325
Aset Hak Guna
Biaya perolehan
Prasarana 167.695 19.639 17.188 11.436 9.824
Tanah 29.988 29.988 17.987 17.987 8.994
Bangunan 144.537 82.249 82.249 - -
35
Page 53
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021
Kendaraan dan alat berat 49.483 25.365 21.010 - -
Mesin 8.610 - - - -
Jumlah Harga Perolehan 400.313 157.242 138.434 29.423 18.818
Akumulasi depresiasi
Prasarana (5.165) (4.043) (2.660) (1.327) (1.092)
Tanah (20.272) (15.177) (12.928) (10.680) (8.432)
Bangunan (47.818) (27.341) (12.993) - -
Kendaraan dan alat berat (18.974) (8.872) (1.973) - -
Mesin (2.466) - - - -
Jumlah akumulasi penyusutan (94.695) (55.432) (30.554) (12.007) (9.523)
Nilai Buku 305.618 101.810 107.881 17.416 9.295
Investasi saham pada perusahaan
asosiasi 525.653 550.420 591.891 645.231 682.582
Aset pajak tangguhan 204.574 187.825 142.786 110.222 89.439
Piutang plasma 400.145 447.278 588.538 505.537 381.674
Aset tidak lancar lainnya 27.577 151.703 139.357 141.329 30.292
Total Aset Tidak Lancar 7.682.724 6.532.701 6.782.217 6.497.954 6.069.509
17,60% -3,68% 4,37% 7,06% -35,16%
TOTAL ASET 13.583.974 11.764.842 11.810.445 11.136.910 10.705.331
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
Pihak berelasi 219.549 113.908 84.487 83.851 114.162
Pihak ketiga 530.509 264.074 279.794 138.796 203.966
Liabilitas kontrak
Pihak berelasi 6.750 95.891 2.000 - -
Pihak ketiga 71.911 149.276 62.478 149.626 1.152
Utang pajak 272.228 125.870 23.596 197.833 237.384
Beban akrual 56.748 166.222 65.503 116.655 235.087
Utang lain-lain
Pihak berelasi 86.023 44.502 37.547 13.432 15.396
Pihak ketiga 411.850 393.021 702.835 837.369 456.163
Liabilitas sewa jangka panjang jatuh
tempo dalam satu tahun 64.678 13.605 13.139 1.208 1.208
Liabilitas sewa pembiayaan jatuh
tempo dalam satu tahun 11.197 6.254 399 665 665
Utang obligasi - - - 633.067 -
Liabilitas imbalan kerja karyawan
jangka pendek 192.677 159.070 147.986 169.022 142.877
Utang bank jangka pendek 1.698.145 2.195.101 2.437.342 973.982 968.978
Utang bank jangka panjang jatuh
tempo dalam satu tahun 991.076 989.174 897.754 856.786 328.001
Total Liabilitas Jangka Pendek 4.613.341 4.715.967 4.754.859 4.172.293 2.705.038
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang bank jangka panjang setelah
dikurangi bagian jatuh tempo dalam
satu tahun 5.449.504 3.801.160 4.766.529 4.686.503 2.014.539
Utang obligasi - - - - 4.247.062
36
Page 54
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021
Liabilitas sewa jangka panjang 208.547 76.794 64.545 10.120 9.710
Liabilitas sewa pembiayaan - - - - 665
Liabilitas imbalan kerja karyawan
jangka panjang 276.410 200.036 196.353 155.732 193.162
Liabilitas pajak tangguhan 94.711 79.529 38.196 67.757 79.472
Total Liabilitas Jangka Panjang 6.029.171 4.157.518 5.065.623 4.920.113 6.544.610
TOTAL LIABILITAS 10.642.512 8.873.485 9.820.483 9.092.406 9.249.648
EKUITAS
Modal saham 952.500 952.500 952.500 952.500 952.500
PT Citra Borneo Indah 627.025 593.373 583.332 517.159 528.580
PT Putra Borneo Agro Lestari 96.520 76.740 91.550 93.943 115.106
Masyarakat 228.956 282.387 277.618 341.398 308.814
Tambahan modal disetor (3.936.675) (2.852.050) (2.852.050) 540.919 540.919
Selisih transaksi dengan pihak non-
pengendali 89.114 89.114 89.114 89.114 89.114
Saldo laba
Sudah ditentukan penggunaannya 2.228.008 1.858.475 1.340.161 970.537 665.163
Belum ditentukan penggunaannya 2.620.225 2.280.648 1.979.429 3.616.934 3.559.342
Penghasilan komprehensif lain 634.171 609.412 551.074 545.353 577.572
Komponen ekuitas lainnya (309.620) (309.620) (309.620) (309.620) (309.620)
Ekuitas merging entities - - - (4.399.465) (4.651.825)
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk 2.277.723 2.628.479 1.750.607 2.006.272 1.423.166
Kepentingan non-pengendali 663.739 262.879 239.355 38.232 32.517
TOTAL EKUITAS 2.941.462 2.891.357 1.989.962 2.044.504 1.455.683
1,73% 45,30% -2,67% 40,45%
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 13.583.974 11.764.842 11.810.445 11.136.910 10.705.331
Sumber: Laporan Keuangan SSMS
Aset
Pada 31 Desember 2021 sampai dengan 31 Desember 2025, total aset SSMS tercatat
mengalami perkembangan sebagai berikut:
• Pada 31 Desember 2021, SSMS membukukan total aset sebesar Rp10,71 triliun,
yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp4,64 triliun dan aset tidak lancar sebesar
Rp6,07 triliun. Komposisi aset tersebut terutama ditopang oleh tanaman
menghasilkan sebesar Rp3,20 triliun serta kas dan setara kas sebesar Rp1,98
triliun.
• Pada 31 Desember 2022, SSMS membukukan total aset sebesar Rp11,14 triliun,
meningkat sebesar 4,03% dibandingkan Rp10,71 triliun pada 31 Desember
2021, yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp4,84 triliun dan aset tidak lancar
sebesar Rp6,50 triliun. Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan
piutang usaha pihak ketiga dari Rp93,59 miliar menjadi Rp414,43 miliar.
37
Page 55
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
• Pada 31 Desember 2023, SSMS membukukan total aset sebesar Rp11,81 triliun,
meningkat sebesar 6,05% dibandingkan Rp11,14 triliun pada 31 Desember
2022, yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp5,03 triliun dan aset tidak lancar
sebesar Rp6,78 triliun. Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan aset
lancar lainnya yang tercatat sebesar Rp888,19 miliar.
• Pada 31 Desember 2024, SSMS membukukan total aset sebesar Rp11,76 triliun,
menurun sebesar 0,39% dibandingkan Rp11,81 triliun pada 31 Desember 2023,
yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp5,23 triliun dan aset tidak lancar sebesar
Rp6,53 triliun. Penurunan ini terutama disebabkan oleh turunnya pinjaman
kepada pihak berelasi yang tercatat dalam aset lancar lainnya dari Rp475,62
miliar menjadi Rp51,91 miliar.
• Pada 31 Desember 2025, SSMS membukukan total aset sebesar Rp13,58 triliun,
meningkat sebesar 15,46% dibandingkan Rp11,76 triliun pada 31 Desember
2024, yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp5,90 triliun dan aset tidak lancar
sebesar Rp7,68 triliun. Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan nilai
buku aset tetap dari Rp4,79 triliun menjadi Rp5,74 triliun.
Liabilitas
Pada 31 Desember 2021 sampai dengan 31 Desember 2025, liabilitas SSMS tercatat
mengalami perkembangan sebagai berikut:
• Pada 31 Desember 2021, SSMS mencatat total liabilitas sebesar Rp9,25 triliun,
terdiri atas liabilitas jangka pendek sebesar Rp2,71 triliun dan liabilitas jangka
panjang sebesar Rp6,54 triliun. Porsi terbesar liabilitas berasal dari utang
obligasi jangka panjang senilai Rp4,25 triliun.
• Pada 31 Desember 2022, SSMS mencatat total liabilitas Rp9,09 triliun, turun
1,70% dari 31 Desember 2021. Liabilitas jangka pendek mencapai Rp4,17
triliun, sedangkan liabilitas jangka panjang sebesar Rp4,92 triliun. Penurunan
ini terutama disebabkan oleh tidak adanya lagi utang obligasi pada liabilitas
jangka panjang, dari sebelumnya sebesar Rp4,25 triliun pada 31 Desember
2021.
• Pada 31 Desember 2023, total liabilitas SSMS meningkat menjadi Rp9,82 triliun,
naik 8,01% dibandingkan 31 Desember 2022. Liabilitas jangka pendek tercatat
sebesar Rp4,75 triliun, sedangkan liabilitas jangka panjang sebesar Rp5,07
triliun. Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan utang bank jangka
pendek dari sebesar Rp973,98 miliar pada 31 Desember 2022 menjadi Rp2,44
triliun pada 31 Desember 2023.
• Pada 31 Desember 2024, total liabilitas SSMS tercatat sebesar Rp8,87 triliun,
atau mengalami penurunan sebesar 9,64% dibandingkan 31 Desember 2023.
Liabilitas jangka pendek tercatat sebesar Rp4,72 triliun, sedangkan liabilitas
jangka panjang sebesar Rp4,16 triliun. Penurunan total liabilitas tersebut
terutama dipengaruhi oleh penurunan utang bank jangka panjang setelah
38
Page 56
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun, dari sebesar Rp4,77
triliun pada 31 Desember 2023 menjadi Rp3,80 triliun pada 31 Desember 2024.
• Pada 31 Desember 2025, total liabilitas SSMS tercatat sebesar Rp10,64 triliun,
atau mengalami peningkatan sebesar 19,94% dibandingkan 31 Desember 2024.
Liabilitas jangka pendek tercatat sebesar Rp4,61 triliun, sedangkan liabilitas
jangka panjang sebesar Rp6,03 triliun. Peningkatan total liabilitas tersebut
terutama dipengaruhi oleh kenaikan utang bank jangka panjang setelah
dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun, dari sebesar Rp3,80
triliun pada 31 Desember 2024 menjadi Rp5,45 triliun pada 31 Desember 2025.
Ekuitas
Pada 31 Desember 2021 sampai dengan 31 Desember 2025, ekuitas SSMS tercatat
mengalami perkembangan sebagai berikut:
• Pada 31 Desember 2021, total ekuitas SSMS tercatat sebesar Rp1,46 triliun.
Ekuitas tersebut terutama terdiri atas modal saham sebesar Rp952,50 miliar,
tambahan modal disetor sebesar Rp540,92 miliar, saldo laba sebesar Rp4,22
triliun, penghasilan komprehensif lain sebesar Rp575,57 miliar, selisih
transaksi dengan pihak non-pengendali sebesar Rp89,11 miliar, serta
kepentingan non-pengendali sebesar Rp32,52 miliar.
• Pada 31 Desember 2022, total ekuitas SSMS tercatat sebesar Rp2,04 triliun,
atau mengalami peningkatan sebesar 40,45% dibandingkan 31 Desember 2021.
Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh kenaikan saldo laba, dari
sebesar Rp4,22 triliun pada 31 Desember 2021 menjadi Rp4,59 triliun pada
31 Desember 2022.
• Pada 31 Desember 2023, total ekuitas SSMS tercatat sebesar Rp1,99 triliun,
atau mengalami penurunan sebesar 2,67% dibandingkan 31 Desember 2022.
Penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh tidak tercatatnya kembali
komponen ekuitas merging entities, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar
Rp4,40 triliun.
• Pada 31 Desember 2024, total ekuitas SSMS tercatat sebesar Rp2,89 triliun,
atau mengalami peningkatan sebesar 45,30% dibandingkan 31 Desember 2023.
Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh kenaikan saldo laba, dari
sebesar Rp3,32 triliun pada 31 Desember 2023 menjadi Rp4,14 triliun pada 31
Desember 2024.
• Pada 31 Desember 2025, total ekuitas SSMS tercatat sebesar Rp2,94 triliun,
atau mengalami peningkatan sebesar 1,73% dibandingkan 31 Desember 2024.
Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh kenaikan saldo laba, dari
sebesar Rp4,14 triliun pada 31 Desember 2024 menjadi Rp4,85 triliun pada
31 Desember 2025, serta peningkatan kepentingan non-pengendali dari
sebesar Rp262,88 miliar menjadi Rp663,74 miliar.
39
Page 57
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Kinerja Laba Rugi
Kinerja Laba Rugi SSMS selama periode tahun 2021 sampai tahun 2025 adalah
sebagai berikut:
Tabel 9 Kinerja Laba Rugi (Rp.Juta)
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021
PENDAPATAN DARI KONTRAK DENGAN
PELANGGAN 14.813.171 10.521.651 10.703.412 11.240.219 5.203.101
Pihak berelasi
Palm Olein 3.157.539 2.754.293 7.296.891 5.886.001 -
Palm Stearin 173.571 - 1.702.665 1.203.918 -
Asam lemak distilat 135.006 207.172 346.266 387.885 -
Refine, Bleached and deodorized Palm oil
(RBDPO) - 196.685 293.213 1.247.898 -
Minyak Inti Sawit - - 261.798 500.782 -
Tandan buah segar 51.512 411.702 103.152 228.084 -
Inti sawit 17.511 10.850 3.750 - -
Minyak kelapa sawit 480.689 2.786.474 - 174.706 -
Pihak ketiga -
Palm Olein 4.693.506 1.480.091 - - -
Palm Stearin 1.493.662 861.487 - - -
Minyak kelapa sawit 2.608.185 704.260 330.690 1.149.747 4.406.434
Minyak inti sawit 1.207.774 775.361 290.110 357.771 414.198
Refine, Bleached and deodorized Palm oil
(RBDPO) 164.159 106.758 - - -
PKE 80.281 41.568 48.683 57.606 -
Inti sawit 303.257 - 11.158 5.118 240.880
Kemasan 127.977 30.099 15.036 40.703 -
Tandan buah segar - 154.851 - - 141.588
Asam lemak distilat 118.542 - - - -
BEBAN POKOK PENJUALAN (9.638.246) (7.242.040) (7.904.356) (6.935.790) (2.997.854)
Biaya produksi (9.552.651) (7.176.862) (7.995.388) (6.951.580) (2.959.803)
Pembelian bahan baku (6.189.111) (4.587.745) (4.747.710) (3.680.522) (1.196.996)
Pemupukan dan perawatan (894.789) (713.924) (1.177.278) (1.273.334) (483.668)
Biaya tenaga kerja (767.112) (630.404) (690.217) (674.439) (553.260)
Biaya overhead (597.322) (315.497) (404.602) (362.522) (211.009)
Biaya pabrikasi (282.927) (233.480) (296.079) (291.621) (122.040)
Biaya panen (172.429) (153.543) (186.569) (184.789) (101.079)
Beban penyusutan aset tetap (257.307) (210.989) (192.216) (180.297) (138.939)
Amortisasi tanaman menghasilkan (118.231) (153.076) (152.922) (152.829) (152.811)
Biaya transportasi (264.465) (171.547) (145.972) (151.228) -
Biaya amortisasi aset hak guna (8.957) (6.657) (1.824) - -
Minyak kelapa sawit, inti sawit dan minyak
inti sawit di awal tahun (622.522) (631.401) (492.390) (454.002) (78.697)
Pembelian Minyak kelapa sawit inti sawit dan
minyak inti sawit (176.759) (43.127) (47.979) (22.599) (24.763)
Minyak kelapa sawit, inti Less: Crude palm oil,
palm kernel and, sawit, dan minyak inti
sawit di akhir tahun 713.687 609.350 631.401 492.390 65.409
LABA (RUGI) BRUTO 5.174.925 3.279.611 2.799.056 4.304.429 2.205.247
40
Page 58
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021
BEBAN USAHA (2.574.795) (1.845.241) (1.691.452) (1.822.818) (653.726)
Beban penjualan (1.463.606) (898.915) (855.378) (1.054.836) (81.291)
Transportasi dan penanganan - - - - (81.291)
Pajak ekspor dan cukai (1.463.353) (898.915) (855.367) (1.053.953) -
Klaim kualitas (253) - (11) (883) -
Beban umum dan administrasi (1.111.189) (946.327) (836.073) (767.983) (572.435)
Gaji, upah, dan kompensasi karyawan (487.356) (287.250) (287.381) (353.889) (288.636)
Sewa (122.743) (160.959) (120.950) (102.751) (87.441)
Imbalan kerja (72.810) (55.731) (69.970) 72.596 18.979
Pajak bangunan, kendaraan dan lainnya (34.150) (48.072) (39.996) (48.064) (54.623)
Pemeliharaan (44.768) (38.060) (39.952) (25.574) (14.567)
Penyusutan (42.105) (38.931) (35.519) (21.495) (14.534)
Jasa profesional (43.155) (20.597) (31.210) (89.654) (23.295)
Tanggung jawab sosial Perseroan (39.854) (23.821) (28.667) (31.625) (18.435)
Asuransi dan perizinan (19.387) (165.068) (22.583) (25.135) (24.184)
Perjalanan dinas (37.486) (16.992) (20.697) (17.072) (9.393)
Jasa Manajemen - - (19.200) (19.200) -
Kantor (21.810) (8.860) (18.625) (11.362) (7.415)
Keamanan (6.507) (5.127) (16.087) (14.343) -
Depresiasi aset hak guna (28.078) (18.222) (16.003) (2.657) (3.059)
Pelatihan dan rekrutmen (7.119) (9.708) (14.745) (11.856) (7.214)
Sumbangan dan perayaan (13.521) (8.274) (12.770) (19.023) (5.614)
Telepon, air, dan listrik (17.375) (13.461) (12.850) (8.699) (7.800)
Amortisasi aset takberwujud (2.786) (2.691) (3.446) (3.749) -
Denda Pajak (27.362) (168) (3.385) (16.018) -
Lain-lain (42.815) (24.334) (22.036) (18.412) (25.206)
Keuntungan/(kerugian) atas nilai wajar aset
biologis (111.116) 208.752 43.468 (136.213) 118.182
Pendapatan lain-lain 58.531 127.023 45.211 280.457 98.555
Penjualan cangkang, fiber, dan bungkil 51.447 54.783 59.273 48.931 53.918
Laba/(rugi) selisih kurs, neto (10.870) (56.712) 18.922 (260.724) (30.492)
Keuntungan atas pembayaran kembali
obligasi - - - 387.432 -
Selisih timbang - (1.197) (441) (4.457) -
Penyisihan atas penurunan nilai persediaan (4.148) 65.409 (68.571) (6.185) -
Penyisihan atas penurunan nilai piutang
plasma (6.717) 9.519 (37.275) - -
Penyisihan atas penurunan nilai piutang
usaha - pihak ketiga 1.335 (1.839) - - -
Penyisihan atas penurunan nilai piutang
lain-lain - pihak ketiga (31.632) - - - -
Pendapatan lainnya 59.117 57.061 73.302 115.459 75.129
LABA (RUGI) USAHA 2.547.545 1.770.144 1.196.284 2.625.855 1.768.257
PENDAPATAN/BEBAN KEUANGAN (620.384) (544.041) (644.148) (661.169) 105.695
Pendapatan keuangan 96.169 108.611 87.923 17.534 576.156
Pendapatan bunga dari pihak berelasi 74.260 56.677 - - 509.164
Amortisasi nilai wajar atas utang lain-lain - - 52.515 - 62.867
Pendapatan bunga deposito 13.476 - - - -
Pendapatan bunga bank 8.433 51.934 35.409 17.534 4.125
Beban keuangan (691.787) (611.180) (678.732) (641.353) (540.761)
Bunga pinjaman bank (581.507) (570.219) (482.542) (383.224) (174.737)
Laba selisih kurs (78.255) - - - -
41
Page 59
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021
Bunga obligasi - - (115.646) (206.989) (333.519)
Biaya amortisasi nilai wajar utang lain-lain - (14.343) (38.172) - -
Biaya provisi obligasi - - (16.273) (40.585) (29.230)
Biaya provisi bank (15.888) (3.805) (16.185) (6.723) (1.389)
Bunga sewa pembiayaan (10.644) (13.522) (5.911) (1.154) (1.886)
Bunga pinjaman pihak berelasi (4.027) - - - -
Biaya administrasi bank (1.465) (9.292) (4.004) (2.678) -
Bagian kerugian atas entitas asosiasi (24.766) (41.472) (53.340) (37.351) 70.300
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK 1.927.161 1.226.103 552.135 1.964.686 1.873.952
PAJAK PENGHASILAN BADAN (534.526) (381.412) (208.120) (489.764) (347.081)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 1.392.635 844.691 344.016 1.474.922 1.526.871
Efek penyesuaian proforma (190.035) - 174.298 373.197 -
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN SETELAH EFEK
PENYESUAIAN PROFORMA 1.202.600 844.691 518.314 1.848.119 1.526.871
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN, SETELAH
PAJAK
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba
rugi
Pengukuran kembali
Keuntungan/(kerugian) atas liabilitas
imbalan kerja (4.295) 32.238 8.336 (25.037) 3.854
Selisih kurs penjabaran laporan
keuangan 36.243 26.625 (11.018) 42.908 -
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN 1.234.547 903.554 515.633 1.865.989 1.530.724
Efek penyesuaian proforma atas
penghasilan/(rugi) komprehensif lain 622 - 11.018 (43.237) -
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN SETELAH PENYESUAIAN
PROFORMA 1.235.169 903.554 526.650 1.822.752 1.530.724
Sumber: Laporan Keuangan SSMS
Pendapatan
Selama tahun 2021 sampai dengan tahun 2025, penjualan SSMS tercatat mengalami
perkembangan sebagai berikut:
• Pada tahun 2021, SSMS membukukan penjualan sebesar Rp5,20 triliun, yang
didominasi oleh kontribusi penjualan minyak kelapa sawit (pihak ketiga) sebesar
Rp4,41 triliun.
• Pada tahun 2022, SSMS membukukan penjualan sebesar Rp11,24 triliun, atau
mengalami peningkatan sebesar 116,03% dibandingkan tahun 2021 yang
sebesar Rp5,20 triliun. Peningkatan pendapatan tersebut terutama didorong oleh
mulai tercatatnya pendapatan palm olein kepada pihak berelasi sebesar Rp5,89
triliun.
• Pada tahun 2023, SSMS membukukan penjualan sebesar Rp10,70 triliun, atau
mengalami penurunan sebesar 4,78% dibandingkan tahun 2022 yang sebesar
42
Page 60
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Rp11,24 triliun. Penurunan pendapatan tersebut terutama disebabkan oleh
menurunnya penjualan Refine, Bleached and Deodorized Palm Oil (RBDPO) dari
sebesar Rp1,25 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp293,21 miliar pada tahun
2023.
• Pada tahun 2024, SSMS membukukan penjualan sebesar Rp10,52 triliun, atau
mengalami penurunan sebesar 1,70% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar
Rp10,70 triliun. Penurunan pendapatan tersebut terutama disebabkan oleh
menurunnya penjualan palm olein kepada pihak berelasi, dari sebesar Rp7,30
triliun pada tahun 2023 menjadi Rp2,75 triliun pada tahun 2024, meskipun
sebagian diimbangi oleh peningkatan penjualan kepada pihak ketiga.
• Pada tahun 2025, SSMS membukukan penjualan sebesar Rp14,81 triliun, atau
mengalami peningkatan sebesar 40,79% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar
Rp10,52 triliun. Peningkatan pendapatan tersebut terutama didorong oleh
kenaikan penjualan palm olein kepada pihak ketiga, dari sebesar Rp1,48 triliun
pada tahun 2024 menjadi Rp4,69 triliun pada tahun 2025, serta peningkatan
penjualan minyak kelapa sawit kepada pihak ketiga, dari sebesar Rp704,26 miliar
menjadi Rp2,61 triliun.
Beban pokok pendapatan dan Laba Bruto
Selama tahun 2021 sampai dengan tahun 2025, laba kotor SSMS tercatat mengalami
perkembangan sebagai berikut:
• Pada tahun 2021, beban pokok pendapatan SSMS sebesar Rp3,00 triliun. Dengan
pendapatan Rp5,20 triliun, SSMS membukukan laba kotor sebesar Rp2,21 triliun.
Kontribusi terbesar pada beban pokok pendapatan di tahun 2021 adalah
pembelian bahan baku sebesar Rp1,20 triliun.
• Pada tahun 2022, beban pokok pendapatan sebesar Rp6,94 triliun atau naik
131,36% dibanding tahun 2021 yang sebesar Rp3,00 triliun. Peningkatan beban
pokok pendapatan disebabkan oleh meningkatnya pembelian bahan baku
sebesar Rp2,48 triliun dari tahun sebelumnya. Sehingga atas kenaikan
pendapatan dan beban pokok pendapatan, diperoleh laba kotor sebesar Rp4,30
triliun atau meningkat sebesar 95,19% dari tahun sebelumnya yang sebesar
Rp2,21 triliun.
• Pada tahun 2023, beban pokok pendapatan sebesar Rp7,90 triliun atau naiknya
13,96% dibanding tahun 2022 yang sebesar Rp6,94 triliun. Peningkatan beban
pokok pendapatan didorong oleh meningkatnya pembelian bahan baku sebesar
Rp1,07 triliun dari tahun sebelumnya. Sehingga atas penurunan pendapatan dan
peningkatan beban pokok pendapatan, diperoleh laba kotor sebesar Rp2,80
triliun atau menurun sebesar 34,97% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,30
triliun.
• Pada tahun 2024, beban pokok pendapatan sebesar Rp7,24 triliun atau turun
8,38% dibanding tahun 2023 yang sebesar Rp7,90 triliun. Penurunan beban
43
Page 61
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
pokok pendapatan didorong oleh menurunnya pemupukan dan perawatan
sebesar Rp463,35 miliar dari tahun sebelumnya. Sehingga atas penurunan
pendapatan dan beban pokok pendapatan, diperoleh laba kotor sebesar Rp3,28
triliun atau meningkat sebesar 17,17% dari tahun sebelumnya yang sebesar
Rp2,80 triliun.
• Pada tahun 2025, beban pokok pendapatan sebesar Rp9,64 triliun atau naik
33,09% dibanding tahun 2023 yang sebesar Rp7,24 triliun. Peningkatan beban
pokok pendapatan didorong oleh meningkatnya pembelian bahan baku sebesar
Rp1,60 triliun dari tahun sebelumnya. Sehingga atas peningkatan pendapatan
dan beban pokok pendapatan, diperoleh laba kotor sebesar Rp5,17 triliun atau
meningkat sebesar 57,79% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,28 triliun.
Beban Usaha dan Laba Usaha
Selama tahun 2021 sampai dengan tahun 2025, laba usaha SSMS tercatat
mengalami perkembangan sebagai berikut:
• Tahun 2021, SSMS mencatat beban usaha sebesar Rp653,73 miliar, yang terdiri
atas beban penjualan sebesar Rp81,29 miliar dan beban umum dan administrasi
sebesar Rp572,44 miliar. Dengan laba bruto sebesar Rp2,21 triliun serta setelah
memperhitungkan keuntungan atas nilai wajar aset biologis sebesar Rp118,18
miliar dan pendapatan lain-lain sebesar Rp98,56 miliar, SSMS membukukan laba
usaha sebesar Rp1,77 triliun.
• Tahun 2022, SSMS mencatat beban usaha sebesar Rp1,82 triliun, yang terdiri
atas beban penjualan sebesar Rp1,05 triliun dan beban umum dan administrasi
sebesar Rp767,98 miliar. Dengan laba bruto sebesar Rp4,30 triliun serta setelah
memperhitungkan kerugian atas nilai wajar aset biologis sebesar Rp136,21
miliar dan pendapatan lain-lain sebesar Rp280,46 miliar, SSMS membukukan
laba usaha sebesar Rp2,63 triliun.
• Tahun 2023, SSMS mencatat beban usaha sebesar Rp1,69 triliun, yang terdiri
atas beban penjualan sebesar Rp855,38 miliar dan beban umum dan administrasi
sebesar Rp836,07 miliar. Dengan laba bruto sebesar Rp2,80 triliun serta setelah
memperhitungkan keuntungan atas nilai wajar aset biologis sebesar Rp43,47
miliar dan pendapatan lain-lain sebesar Rp45,21 miliar, SSMS membukukan laba
usaha sebesar Rp1,20 triliun.
• Tahun 2024, SSMS mencatat beban usaha sebesar Rp1,85 triliun, yang terdiri
atas beban penjualan sebesar Rp898,92 miliar dan beban umum dan administrasi
sebesar Rp946,33 miliar. Dengan laba bruto sebesar Rp3,28 triliun serta setelah
memperhitungkan keuntungan atas nilai wajar aset biologis sebesar Rp208,75
miliar dan pendapatan lain-lain sebesar Rp127,02 miliar, SSMS membukukan
laba usaha sebesar Rp1,77 triliun.
44
Page 62
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
• Tahun 2025, SSMS mencatat beban usaha sebesar Rp2,57 triliun, yang terdiri
atas beban penjualan sebesar Rp1,46 triliun dan beban umum dan administrasi
sebesar Rp1,11 triliun. Dengan laba bruto sebesar Rp5,17 triliun serta setelah
memperhitungkan kerugian atas nilai wajar aset biologis sebesar Rp111,12
miliar dan pendapatan lain-lain sebesar Rp58,53 miliar, SSMS membukukan laba
usaha sebesar Rp2,55 triliun.
Laba Tahun Berjalan dan Laba Komprehensif
Selama tahun 2021 sampai dengan tahun 2025, laba tahun berjalan dan laba
komprehensif SSMS tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:
• Pada tahun 2021, SSMS mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp1,53 triliun, dan
laba komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar Rp1,53 triliun.
• Pada 2022, SSMS mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp1,47 triliun atau turun
sebesar 3,40% dari tahun sebelumnya, dan laba komprehensif tahun berjalan
setelah penyesuaian tercatat sebesar Rp1,82 triliun atau meningkat sebesar
19,08% dari tahun sebelumnya.
• Pada 2023, SSMS mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp344,02 miliar atau
turun sebesar 76,68% dari tahun sebelumnya, dan laba komprehensif tahun
berjalan setelah penyesuaian tercatat sebesar Rp526,65 miliar atau turun sebesar
71,11% dari tahun sebelumnya.
• Pada 2024, SSMS mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp844,69 miliar atau
meningkat sebesar 145,54% dari tahun sebelumnya, dan laba komprehensif
tahun berjalan setelah penyesuaian tercatat sebesar Rp903,55 miliar atau naik
sebesar 71,57% dari tahun sebelumnya.
• Pada 2025, SSMS mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp1,39 triliun atau
meningkat sebesar 64,87% dari tahun sebelumnya. Sementara itu, laba
komprehensif tahun berjalan setelah penyesuaian tercatat sebesar Rp1,24 triliun
atau meningkat sebesar 36,70% dibandingkan tahun 2024.
Rasio Keuangan
Berdasarkan atas kinerja keuangan SSMS per 31 Desember 2021 sampai dengan
tahun 31 Desember 2025, diperoleh hasil analisis rasio sebagai berikut.
Tabel 10 Rasio Keuangan
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021 Rerata
A. LIQUIDITY (%)
Current Ratio 127,92% 110,95% 105,75% 111,18% 171,38% 125,43%
Quick Ratio 38,36% 35,81% 39,91% 63,88% 87,91% 53,17%
Working Capital to Total Assets 9,48% 4,39% 2,31% 4,19% 18,04% 7,68%
45
Page 63
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021 Rerata
B. ACTIVITY
Total Assets Turnover (X) 1,09 0,89 0,91 1,01 0,49 0,88
Inventory Turnover (X) 10 9 10 8 4 8
Average Days Inventory (Day) 35 39 37 47 92 50
Account Receivable Turnover (X) 16,54 20,69 16,20 13,10 13,24 15,95
Average Collection Period (Day) 22 18 23 28 28 24
Working Capital Turnover (X) 11,50 20,38 39,15 24,09 2,69 19,56
C. SOLVABILITY (%)
Total Debt to Equity Ratio 361,81% 306,90% 493,50% 444,72% 635,42% 448,47%
Total Debt to Asset Ratio 78,35% 75,42% 83,15% 81,64% 86,40% 80,99%
Long Term Debt to Equity Ratio 204,97% 143,79% 254,56% 240,65% 449,59% 258,71%
D. RENTABILITY (%)
Gross Profit Margin 34,93% 31,17% 26,15% 38,29% 42,38% 34,59%
Operating Profit Margin 17,20% 16,82% 11,18% 23,36% 33,98% 20,51%
Net Profit Margin 9,40% 8,03% 3,21% 13,12% 29,35% 12,62%
Rate of Return on Investment 10,25% 7,18% 2,91% 13,24% 14,26% 9,57%
Rate of Return on Equity 47,34% 29,21% 17,29% 72,14% 104,89% 54,18%
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas menunjukkan rata-rata current ratio sebesar 125,43% dan quick
ratio sebesar 53,17%. Sementara itu, working capital to total assets ratio memiliki
rata-rata sebesar 7,68%. Hal ini menunjukkan bahwa SSMS memiliki tingkat
likuiditas yang relatif memadai dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya di
mana setiap Rp1,00 liabilitas jangka pendek dijamin oleh rata-rata Rp1,25 aset
lancar.
Rasio Aktivitas
Rasio aktivitas menggambarkan kemampuan SSMS dalam memanfaatkan aset yang
dimilikinya untuk menghasilkan kas dan pendapatan. Rata-rata total assets turnover
adalah sebesar 0,88 kali, dengan inventory turnover sebesar 8 kali, sedangkan
account receivable turnover sebesar 15,95 kali. Hal ini tercermin dari average
collection period sekitar 24 hari, sementara working capital turnover berada pada
level 19,56 kali.
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk mengembalikan
pinjaman yang diberikan oleh kreditor baik dalam bentuk jangka pendek maupun
jangka panjang. Salah satu rasio solvabilitas adalah debt to equity ratio (DER)
menunjukkan besarnya porsi utang terhadap ekuitas dalam pembiayaan
perusahaan, sedangkan debt to asset ratio (DAR) menunjukkan posisi liabilitas
46
Page 64
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
terhadap aset dalam pembiayaan perusahaan. rata-rata debt to equity ratio (DER)
tercatat sebesar 448,47%, yang bahwa struktur permodalan Perseroan relatif
didominasi oleh penggunaan liabilitas. Sementara itu, debt to asset ratio (DAR)
berada pada rata-rata 80,99%, menunjukkan bahwa sebagian besar aset Perseroan
dibiayai oleh liabilitas. Sementara itu, rata-rata long term debt to equity ratio
sebesar 258,71%, menunjukkan bahwa struktur permodalan jangka panjang
Perseroan relatif didominasi oleh penggunaan liabilitas jangka panjang.
Rasio Rentabilitas
Rasio rentabilitas menggambarkan kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk
menghasilkan sebuah laba. Rata-rata gross profit margin sebesar 34,59%, yang
menunjukkan bahwa Perseroan memiliki tingkat margin laba kotor yang relatif
memadai dalam mendukung penutupan beban operasional dan menghasilkan laba.
Selanjutnya, operating profit margin berada pada rata-rata 20,51%, menandakan
bahwa kegiatan operasional Perseroan mampu menghasilkan tingkat laba usaha.
Adapun net profit margin rata-rata sebesar 12,62%, menunjukkan bahwa setelah
memperhitungkan seluruh beban usaha, bunga, dan pajak, SSMS mampu
membukukan laba dari penjualan.
Rata-rata tingkat balikan terhadap total investasi (ROI) adalah sebesar 9,57%,
menunjukkan bahwa SSMS memberikan sedikit keuntungan dan dapat
menghasilkan laba bersih dari total investasi yang dilakukan. Selain itu, rata-rata
tingkat balikan terhadap ekuitas (ROE) tercatat sebesar 54,18%, yang juga
menunjukkan bahwa SSMS mampu menghasilkan laba bersih dari jumlah ekuitas
yang diinvestasikan.
4.1.2 Penilaian Arus Kas
Arus Kas SSMS selama per 31 Desember 2021 sampai dengan 31 Desember 2025
adalah sebagai berikut:
Tabel 11 Arus Kas (Rp.Juta)
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI:
Penerimaan kas dari pelanggan 14.422.791 10.854.424 10.815.974 10.923.504 5.663.175
Pembayaran kas kepada pemasok (11.908.508) (8.926.339) (8.394.963) (6.893.972) (3.107.763)
Pembayaran kas kepada karyawan (1.231.725) (919.819) (1.027.471) (1.043.885) (821.098)
Kas yang dihasilkan dari operasi 1.008.265 1.393.540 2.985.648 1.734.314
Penghasilan bunga yang diterima 42.372 60.401 35.409 17.534 8.280
Beban keuangan yang dibayar (668.686) (567.849) (644.149) (487.019) (448.912)
Pembayaran pajak penghasilan badan (532.349) (339.579) (573.586) (545.700) (289.996)
Penerimaan dari restitusi pajak penghasilan
130.466 24.921 - - -
badan
47
Page 65
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2025 2024 2023 2022 2021
Pencairan atas bank yang dibatasi
632.506
penggunaannya
Penerimaan dari restitusi pajak
210.235 420.428 383.011 471.843 110.871
pertambahan nilai
Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi 1.097.101 606.588 594.225 2.442.307 1.114.557
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI:
Pemberian pinjaman kepada pihak berelasi 22.287 (366.387) (310.733) (445.771) (528.874)
Penerimaan dana dari pihak berelasi - 790.819 294.112 284.840 -
Perolehan aset tetap (402.441) (230.003) (303.473) (268.246) (172.143)
Penambahan biaya pengembangan plasma,
(11.240) (18.715) (115.279) (123.863) (79.957)
neto
Penambahan uang muka pembelian aset
(55.572) (134.951) (122.506) (143.548) -
tetap
Penerimaan dana dari pembiayaan plasma
53.454 194.590 - - -
oleh bank, neto
Penurunan/kenaikan bank yang dibatasi
- 255.685 (888.191) - -
penggunaannya, neto
Perolehan tanaman belum menghasilkan (13.428) (15.053) (4.501) (11.618) (6.835)
Penempatan kontrak berjangka komoditas - (11.262) - - -
Akuisisi entitas anak baru, setelah
(1.491.420) -
dikurangi kas yang diperoleh
Penambahan aset tak berwujud (3.629) - (327) (2.131) (6.807)
Kas neto yang diperoleh dari/digunakan
(1.901.989) 464.725 (1.450.898) (710.339) (794.614)
untuk aktivitas investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN:
Utang bank
Pembayaran (8.412.307) (6.310.786) (4.696.189) (3.882.693) (153.702)
Penerimaan 9.536.219 5.101.154 6.333.050 7.009.423 17.884
Pembayaran dana kepada pihak berelasi - 31.450
Pembayaran utang sewa pembiayaan (79.106) (7.891) (266) (665) (732)
Pembayaran liabilitas sewa (60.214) (12.923) (3.552) (11.409) (604)
Pembayaran dividen kas (449.961) - (710.946) (1.477.410) (290.427)
Pembayaran utang obligasi - (633.067) (3.502.781) -
Pembayaran dividen kas kepada entitas non-
(2.202) (7.385) (1.041) - -
pengendali
Pembayaran unfront fee (38.489) - - (46.500) -
Kas neto yang digunakan /diperoleh dari
493.940 (1.237.830) 287.989 (1.912.036) (396.132)
aktivitas pendanaan
PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS (310.947) (166.518) (568.685) (180.068) (76.189)
DAMPAK NETO PERUBAHAN NILAI TUKAR
4.721 109.510 (862) 1.958 1.655
ATAS KAS DAN SETARA KAS
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 1.180.282 1.237.291 1.806.837 1.984.947 1.907.844
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 874.056 1.180.282 1.237.291 1.806.837 1.833.310
Sumber: Laporan Keuangan SSMS
Pada tahun 2021, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp1,12
triliun, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp794,61
48
Page 66
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
miliar, serta kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar
Rp369,13 miliar, sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp76,19 miliar.
Pada tahun 2022, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp2,44
triliun, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Ro710,34
miliar, serta kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp1,91
triliun, sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp180,07 miliar.
Pada tahun 2023, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp594,23
miliar, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp1,45
triliun, serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar Rp287,99
miliar, sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp568,69 miliar.
Pada tahun 2024, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp606,59
miliar, dan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi sebesar Rp464,73
miliar, serta kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp1,24
triliun, sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp166,52 miliar.
Pada tahun 2025, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp1,10
triliun, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp1,90
triliun, serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar Rp493,94
miliar, sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp310,95 miliar.
4.1.3 Penilaian atas Proyeksi Keuangan
Kami telah menerima proyeksi keuangan tanpa dan dengan Rencana Transaksi dari
manajemen. Asumsi-asumsi dasar utama dalam penyusunan proyeksi adalah
sebagai berikut:
• Proyeksi keuangan disajikan mulai 1 Januari 2026 sampai dengan
31 Desember 2033.
• Pendapatan pada tahun 2026 sampai dengan tahun 2033 diasumsikan
bertumbuh masing-masing sebesar 43,84%, 5,40%, 2,27%, 1,99%, 2,27%, 1,44%,
2,68%, dan 2,12% dari tahun sebelumnya.
• Beban pokok pendapatan diasumsikan berkisar antara 63,35% hingga 67,90%
dari penjualan selama periode proyeksi.
• Beban penjualan diasumsikan berkisar antara 14,52% hingga 19,69% dari
penjualan, sedangkan beban umum dan administrasi diasumsikan meningkat
secara bertahap sekitar 4,90% hingga 5,65% per tahun.
• Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak.
• Periode perputaran persediaan berkisar antara 19 hingga 24 hari, periode
penagihan piutang usaha berkisar antara 6 hingga 12 hari, dan periode
pembayaran utang usaha berkisar antara 13 hingga 16 hari selama periode
proyeksi.
49
Page 67
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan
Proyeksi posisi keuangan SSMS selama tahun 2026 sampai dengan tahun 2033
adalah sebagai berikut:
Tabel 12 Proyeksi Posisi Keuangan dengan Adanya Transaksi (Rp.juta)
Keterangan 2026 2027 2028 2029
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 1.149.770 1.299.392 1.321.447 1.214.067
Deposito berjangka - - - -
Piutang usaha pihak ketiga 32.091 32.091 32.091 32.091
Piutang usaha pihak berelasi 652.048 518.672 370.907 379.533
Piutang lain-lain pihak ketiga 279.398 277.505 275.992 274.781
Piutang lain-lain pihak berelasi 1.601.363 1.585.246 1.572.352 1.562.037
Persediaan 805.099 884.375 919.745 967.878
Aset biologis 449.468 449.547 443.803 436.487
Biaya dibayar dimuka 3.876 3.876 3.876 3.876
Uang muka pihak ketiga 1.274.216 1.295.224 1.313.771 1.331.729
Pajak dibayar dimuka 337.038 360.346 385.984 414.186
Aset lancar lainnya 11.262 11.262 11.262 11.262
JUMLAH ASET LANCAR 6.595.628 6.717.536 6.651.230 6.627.927
ASET TIDAK LANCAR
Taksiran tagihan restitusi pajak 298.896 298.896 298.896 298.896
Aset tetap dan tanaman produktif,
neto 6.229.204 6.410.238 6.623.695 6.871.096
Investasi saham 490.786 460.969 431.152 401.335
Piutang Plasma 553.122 553.122 553.122 553.122
Aset pajak tangguhan 198.750 198.750 198.750 198.750
Aset tak berwujud 3.898 3.898 3.898 3.898
Aset hak guna 102.186 102.186 102.186 102.186
Aset tidak lancar lainnya 43.640 43.640 43.640 43.640
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR 7.920.483 8.071.700 8.255.340 8.472.924
JUMLAH ASET 14.516.111 14.789.236 14.906.569 15.100.851
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 1.920.198 1.993.676 2.014.499 2.016.766
Utang usaha pihak berelasi 67.805 86.845 87.425 88.232
Utang usaha pihak ketiga 415.746 473.922 509.376 552.148
Pendapatan diterima di muka 1.389.473 1.408.642 1.417.130 1.424.753
Utang pajak 289.213 297.152 303.408 311.885
Beban akrual 42.799 43.259 43.732 44.213
Utang lain-lain pihak berelasi 67.288 66.905 66.538 66.185
Utang lain-lain pihak ketiga 150.925 130.280 119.819 109.825
50
Page 68
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2026 2027 2028 2029
Liabilitas sewa jangka pendek 13.605 13.605 13.605 13.605
Liabilitas imbalan kerja karyawan 96.948 96.948 96.948 96.948
Liabilitas pembiayaan konsumen
jatuh tempo 6.254 6.254 6.254 6.254
Utang bank jangka panjang jatuh
tempo 405.510 476.598 352.254 28.124
Utang bank sindikasi jatuh tempo 663.485 663.437 661.023 666.257
Liabilitas jangka pendek lainnya 155.003 155.003 155.003 155.003
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK 5.684.251 5.912.527 5.847.013 5.580.198
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang bank jangka panjang 856.582 380.236 28.124 -
Utang bank sindikasi 3.620.436 2.967.359 2.315.008 1.655.738
Liabilitas sewa jangka panjang 27.868 27.868 27.868 27.868
Liabilitas imbalan kerja karyawan 215.264 215.264 215.264 215.264
Liabilitas pajak tangguhan, neto 105.937 105.937 105.937 105.937
Liabilitas jangka panjang lainnya - - - -
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG 4.826.088 3.696.664 2.692.201 2.004.807
JUMLAH LIABILITAS 10.510.339 9.609.191 8.539.215 7.585.005
EKUITAS
Modal saham 952.500 952.500 952.500 952.500
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 1.402.661 1.402.661 1.402.661 1.402.661
Belum ditentukan penggunaannya 4.718.107 5.892.380 7.079.690 8.228.180
Tambahan modal disetor (4.052.593) (4.052.593) (4.052.593) (4.052.593)
Selisih transaksi dengan pihak non
pengendali 89.114 89.114 89.114 89.114
Penghasilan komprehensif lainnya 560.159 560.159 560.159 560.159
Komponen ekuitas lainnya (309.620) (309.620) (309.620) (309.620)
Jumlah ekuitas yang dapat
diatribusikan kepada pemilik
Entitas Induk 3.360.328 4.534.601 5.721.910 6.870.401
Kepentingan nonpengendali 645.444 645.444 645.444 645.444
JUMLAH EKUITAS 4.005.772 5.180.045 6.367.355 7.515.846
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 14.516.111 14.789.236 14.906.569 15.100.851
51
Page 69
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2030 2031 2032 2033
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 1.437.383 1.418.854 1.472.892 1.576.117
Deposito berjangka - - - -
Piutang usaha pihak ketiga 32.091 32.091 32.091 32.091
Piutang usaha pihak berelasi 389.548 396.069 408.363 418.354
Piutang lain-lain pihak ketiga 273.812 273.037 272.417 271.921
Piutang lain-lain pihak berelasi 1.553.785 1.547.184 1.541.903 1.537.678
Persediaan 964.345 995.398 958.490 898.204
Aset biologis 429.039 417.478 404.363 393.124
Biaya dibayar dimuka 3.876 3.876 3.876 3.876
Uang muka pihak ketiga 1.356.819 1.382.703 1.409.824 1.438.713
Pajak dibayar dimuka 445.209 479.334 516.871 558.162
Aset lancar lainnya 11.262 11.262 11.262 11.262
JUMLAH ASET LANCAR 6.897.171 6.957.286 7.032.351 7.139.503
ASET TIDAK LANCAR
Taksiran tagihan restitusi pajak 298.896 298.896 298.896 298.896
Aset tetap dan tanaman produktif,
neto 7.153.466 7.472.561 7.830.249 8.228.509
Investasi saham 371.518 341.701 311.885 282.068
Piutang Plasma 553.122 553.122 553.122 553.122
Aset pajak tangguhan 198.750 198.750 198.750 198.750
Aset tak berwujud 3.898 3.898 3.898 3.898
Aset hak guna 102.186 102.186 102.186 102.186
Aset tidak lancar lainnya 43.640 43.640 43.640 43.640
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR 8.725.477 9.014.756 9.342.626 9.711.069
JUMLAH ASET 15.622.648 15.972.042 16.374.977 16.850.572
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 2.044.360 1.950.373 1.970.343 1.687.174
Utang usaha pihak berelasi 88.847 87.041 88.154 87.616
Utang usaha pihak ketiga 589.369 627.051 643.623 662.870
Pendapatan diterima di muka 1.433.605 1.439.367 1.450.232 1.459.062
Utang pajak 318.518 314.120 306.406 302.579
Beban akrual 44.709 45.218 45.751 46.291
Utang lain-lain pihak berelasi 65.847 65.522 65.210 64.911
Utang lain-lain pihak ketiga 99.410 92.679 84.183 77.108
Liabilitas sewa jangka pendek 13.605 13.605 13.605 13.605
Liabilitas imbalan kerja karyawan 96.948 96.948 96.948 96.948
Liabilitas pembiayaan konsumen
jatuh tempo 6.254 6.254 6.254 6.254
Utang bank jangka panjang jatuh
tempo - - - -
Utang bank sindikasi jatuh tempo 615.107 555.211 496.522 -
52
Page 70
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2030 2031 2032 2033
Liabilitas jangka pendek lainnya 155.003 155.003 155.003 155.003
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK 5.571.582 5.448.393 5.422.236 4.659.421
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang bank jangka panjang - - - -
Utang bank sindikasi 1.045.931 494.375 - -
Liabilitas sewa jangka panjang 27.868 27.868 27.868 27.868
Liabilitas imbalan kerja karyawan 215.264 215.264 215.264 215.264
Liabilitas pajak tangguhan, neto 105.937 105.937 105.937 105.937
Liabilitas jangka panjang lainnya - - - -
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG 1.395.000 843.444 349.069 349.069
JUMLAH LIABILITAS 6.966.582 6.291.837 5.771.305 5.008.490
EKUITAS
Modal saham 952.500 952.500 952.500 952.500
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 1.402.661 1.402.661 1.402.661 1.402.661
Belum ditentukan penggunaannya 9.368.401 10.392.540 11.316.007 12.554.417
Tambahan modal disetor (4.052.593) (4.052.593) (4.052.593) (4.052.593)
Selisih transaksi dengan pihak non
pengendali 89.114 89.114 89.114 89.114
Penghasilan komprehensif lainnya 560.159 560.159 560.159 560.159
Komponen ekuitas lainnya (309.620) (309.620) (309.620) (309.620)
Jumlah ekuitas yang dapat
diatribusikan kepada pemilik
Entitas Induk 8.010.622 9.034.760 9.958.228 11.196.638
Kepentingan nonpengendali 645.444 645.444 645.444 645.444
JUMLAH EKUITAS 8.656.066 9.680.205 10.603.672 11.842.082
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 15.622.648 15.972.042 16.374.977 16.850.572
Sumber: Proyeksi Keuangan
Selama periode proyeksi 2026—2033, total aset SSMS diproyeksikan mengalami
tren peningkatan secara bertahap, dari sebesar Rp14,52 triliun pada tahun 2026
menjadi Rp16,85 triliun pada tahun 2033. Peningkatan tersebut terutama didorong
oleh pertumbuhan pada aset tetap dan tanaman produktif (neto) di kelompok aset
tidak lancar.
Pada sisi liabilitas, selama periode proyeksi 2026—2033, jumlah liabilitas
diperkirakan mengalami penurunan dari sebesar Rp10,51 triliun pada tahun 2026
menjadi sebesar Rp5,01 triliun pada tahun 2033. Penurunan liabilitas tersebut
terutama disebabkan oleh berkurangnya liabilitas jangka panjang, khususnya utang
53
Page 71
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
bank jangka panjang dan utang sindikasi yang secara bertahap mengalami
pelunasan hingga akhir periode proyeksi.
Pada sisi ekuitas, selama periode 2026—2033, SSMS diproyeksikan akan mengalami
peningkatan jumlah ekuitas. Pada tahun 2026, ekuitas SSMS diproyeksikan sebesar
Rp4,01 triliun menjadi sebesar Rp11,84 triliun pada tahun 2033. Peningkatan pada
sisi ekuitas tersebut terutama didorong oleh akumulasi saldo laba, khususnya laba
yang belum ditentukan penggunaannya, yang meningkat secara signifikan seiring
dengan proyeksi kinerja Perseroan.
Proyeksi Laba Rugi
Proyeksi laba rugi SSMS selama tahun 2026 sampai dengan tahun 2033 adalah
sebagai berikut:
Tabel 13 Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
Keterangan 2026 2027 2028 2029
PENJUALAN 21.307.073 22.457.208 22.966.450 23.423.848
BEBAN POKOK PENJUALAN (13.618.617) (14.225.660) (14.637.672) (15.002.703)
LABA KOTOR 7.688.456 8.231.549 8.328.778 8.421.146
BEBAN USAHA
Nilai Wajar - Aset Biologis 6.160 79 (5.745) (7.316)
Beban penjualan (3.094.594) (3.578.922) (3.679.080) (3.762.041)
Beban umum dan administrasi (1.016.327) (1.073.791) (1.128.309) (1.184.874)
TOTAL (4.104.761) (4.652.634) (4.813.134) (4.954.231)
LABA USAHA 3.583.694 3.578.915 3.515.644 3.466.915
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Laba/(rugi) dari entitas asosiasi (29.817) (29.817) (29.817) (29.817)
Pendapatan keuangan 7.787 8.141 8.513 8.902
Beban keuangan (719.149) (614.957) (517.301) (420.208)
Pendapatan/(beban) lain-lain, neto 63.974 66.944 70.004 73.155
TOTAL (677.206) (569.688) (468.601) (367.968)
LABA SEBELUM PAJAK 2.906.488 3.009.226 3.047.043 3.098.947
Pajak Penghasilan Badan (774.434) (801.181) (810.610) (823.564)
LABA TAHUN BERJALAN 2.132.054 2.208.045 2.236.433 2.275.383
54
Page 72
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2030 2031 2032 2033
PENJUALAN 23.954.957 24.300.705 24.952.605 25.482.401
BEBAN POKOK PENJUALAN (15.448.737) (15.933.591) (16.677.768) (17.302.179)
LABA KOTOR 8.506.220 8.367.115 8.274.837 8.180.222
BEBAN USAHA
Nilai Wajar - Aset Biologis (7.448) (11.561) (13.115) (11.239)
Beban penjualan (3.866.836) (3.927.619) (4.072.730) (4.194.854)
Beban umum dan administrasi (1.244.661) (1.305.677) (1.372.134) (1.440.660)
TOTAL (5.118.944) (5.244.857) (5.457.980) (5.646.753)
LABA USAHA 3.387.276 3.122.257 2.816.858 2.533.469
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Laba/(rugi) dari entitas asosiasi (29.817) (29.817) (29.817) (29.817)
Pendapatan keuangan 9.309 9.736 10.183 10.650
Beban keuangan (340.901) (281.894) (228.900) (181.097)
Pendapatan/(beban) lain-lain, neto 76.402 79.745 83.189 86.736
TOTAL (285.007) (222.230) (165.345) (113.528)
LABA SEBELUM PAJAK 3.102.269 2.900.027 2.651.512 2.419.941
Pajak Penghasilan Badan (823.632) (769.576) (703.441) (641.396)
LABA TAHUN BERJALAN 2.278.637 2.130.451 1.948.071 1.778.546
Sumber: Proyeksi Keuangan
Penjualan SSMS pada tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp21,31 triliun dan
meningkat secara bertahap hingga mencapai Rp25,48 triliun pada tahun 2033.
Sejalan dengan peningkatan tersebut, laba kotor juga diproyeksikan mengalami
kenaikan dari Rp7,69 triliun pada tahun 2026 menjadi Rp8,18 triliun pada tahun
2033. Di sisi lain, laba usaha menunjukkan tren penurunan dari Rp3,58 triliun pada
tahun 2026 menjadi Rp2,53 triliun pada tahun 2033, yang sejalan dengan
meningkatnya beban usaha. Adapun laba tahun berjalan sempat mengalami
peningkatan hingga mencapai puncaknya sekitar Rp2,28 triliun pada tahun 2030,
sebelum kemudian menurun menjadi Rp1,78 triliun pada tahun 2033.
Proyeksi Arus Kas
Proyeksi arus kas SSMS selama tahun 2026 sampai dengan tahun 2033 adalah
sebagai berikut:
55
Page 73
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Tabel 14 Proyeksi Arus Kas Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
Keterangan 2026 2027 2028 2029
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI :
Penerimaan kas dari pelanggan 21.161.105 22.435.519 22.956.847 23.415.223
Pembayaran kas kepada pemasok (15.702.999) (17.098.143) (17.645.374) (18.298.601)
Pembayaran kas kepada karyawan (1.110.629) (1.141.294) (1.161.455) (1.180.361)
Kas yang dihasilkan dari operasi 4.347.477 4.196.082 4.150.018 3.936.260
Penghasilan bunga yang diterima 7.787 8.141 8.513 8.902
Pembayaran pajak penghasilan badan (691.894) (710.701) (713.873) (718.351)
Beban keuangan yang dibayar (705.229) (602.846) (506.987) (411.714)
Kas neto yang diperoleh dari aktivitas
operasi 2.958.140 2.890.676 2.937.671 2.815.097
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI :
Perolehan aset tetap (676.444) (710.266) (745.779) (783.068)
Kas neto yang digunakan untuk
aktivitas investasi (676.444) (710.266) (745.779) (783.068)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
PENDANAAN :
Pembayaran utang bank (1.801.186) (1.715.766) (1.839.462) (1.731.267)
Penerimaan utang bank 1.056.234 720.250 720.250 720.250
Biaya penerbitan sindikasi (1.500) (1.500) (1.500) (1.500)
Pembayaran dividen kas (904.349) (1.033.772) (1.049.124) (1.126.892)
Kas neto yang digunakan untuk
aktivitas pendanaan (1.650.800) (2.030.788) (2.169.836) (2.139.409)
PENURUNAN/(KENAIKAN) NETO KAS
DAN SETARA KAS 630.897 149.622 22.056 (107.380)
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 518.873 1.149.770 1.299.392 1.321.447
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 1.149.770 1.299.392 1.321.447 1.214.067
Keterangan 2030 2031 2032 2033
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI :
Penerimaan kas dari pelanggan 23.944.941 24.294.185 24.940.311 25.472.410
Pembayaran kas kepada pemasok (18.856.434) (19.489.374) (20.372.149) (21.136.694)
Pembayaran kas kepada karyawan (1.200.347) (1.215.320) (1.229.581) (1.247.742)
Kas yang dihasilkan dari operasi 3.888.160 3.589.491 3.338.581 3.087.974
Penghasilan bunga yang diterima 9.309 9.736 10.183 10.650
Pembayaran pajak penghasilan badan (711.786) (662.128) (603.707) (545.489)
Beban keuangan yang dibayar (334.101) (276.739) (225.252) (178.806)
Kas neto yang diperoleh dari aktivitas
operasi 2.851.583 2.660.360 2.519.804 2.374.328
56
Page 74
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2030 2031 2032 2033
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI :
Perolehan aset tetap (821.563) (861.982) (904.423) (948.985)
Kas neto yang digunakan untuk
aktivitas investasi (821.563) (861.982) (904.423) (948.985)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
PENDANAAN :
Pembayaran utang bank (1.387.037) (1.429.344) (1.255.490) (1.500.732)
Penerimaan utang bank 720.250 720.250 720.250 720.250
Biaya penerbitan sindikasi (1.500) (1.500) (1.500) (1.500)
Pembayaran dividen kas (1.138.416) (1.106.313) (1.024.603) (540.136)
Kas neto yang digunakan untuk
aktivitas pendanaan (1.806.703) (1.816.907) (1.561.344) (1.322.117)
PENURUNAN/(KENAIKAN) NETO KAS
DAN SETARA KAS 223.317 (18.529) 54.038 103.226
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 1.214.067 1.437.383 1.418.854 1.472.892
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 1.437.383 1.418.854 1.472.892 1.576.117
Sumber: Proyeksi Keuangan
Selama periode proyeksi tahun 2026 sampai dengan 2033, kas dan setara kas
Perseroan diperkirakan mengalami tren meningkat. Saldo kas dan setara kas pada
tahun 2026 sebesar Rp1,15 triliun diproyeksikan meningkat menjadi Rp1,58 triliun
pada akhir periode proyeksi tahun 2033. Peningkatan tersebut terutama didorong
oleh kas neto yang dihasilkan dari aktivitas operasi yang tetap positif.
4.1.4 Analisis Rasio Keuangan
Berdasarkan atas proyeksi keuangan yang disampaikan oleh pihak manajemen
SSMS, diperoleh hasil analisis rasio atas proyeksi tersebut sebagai berikut:
Tabel 15 Rasio Keuangan
Keterangan 2026 2027 2028 2029 2030
I RASIO LIKUIDITAS
Dengan
Current Ratio 116,03% 113,62% 113,75% 118,78% 123,79%
Quick (Acid Test) Ratio 65,35% 62,80% 61,10% 62,05% 66,17%
Working Capital To Total Assets 6,28% 5,44% 5,40% 6,94% 8,49%
Tanpa
Current Ratio 114,44% 112,24% 118,84% 128,92% 156,02%
Quick (Acid Test) Ratio 43,92% 41,78% 41,88% 46,27% 61,62%
Working Capital To Total Assets 6,28% 5,44% 5,40% 6,94% 8,49%
Dengan-Tanpa
Current Ratio 1,59% 1,38% -5,09% -10,14% -32,22%
57
Page 75
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2026 2027 2028 2029 2030
Quick (Acid Test) Ratio 21,43% 21,02% 19,23% 15,78% 4,54%
Working Capital To Total Assets 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
II RASIO LEVERAGE
Dengan
Total Debt To Equity Ratio 262,38% 185,50% 134,11% 100,92% 80,48%
Total Debt To Total Assets Ratio 72,40% 64,97% 57,28% 50,23% 44,59%
Time Interest Earned Ratio 4,98 5,82 6,80 8,25 9,94
Tanpa
Total Debt To Equity Ratio 128,27% 90,27% 62,86% 46,93% 37,23%
Total Debt To Total Assets Ratio 56,19% 47,44% 38,60% 31,94% 27,13%
Time Interest Earned Ratio 7,21 9,12 11,80 16,47 23,40
Dengan-Tanpa
Total Debt To Equity Ratio 134,11% 95,23% 71,25% 53,99% 43,25%
Total Debt To Total Assets Ratio 16,21% 17,53% 18,69% 18,29% 17,46%
Time Interest Earned Ratio -2,22 -3,30 -5,00 -8,22 -13,47
III RASIO AKTIVITAS
Dengan
Total Assets Turnover 1,47 1,52 1,54 1,55 1,53
Receivables Turnover 31,14 40,77 56,99 56,91 56,81
Collection Period 12 9 6 6 6
Inventory Turnover( Total ) 16,92 16,09 15,91 15,50 16,02
Average Days Inventory 22 23 23 24 23
Working Capital Turnover 23,38 27,90 28,56 22,36 18,07
Tanpa
Total Assets Turnover 1,86 1,91 1,91 1,88 1,82
Receivables Turnover 33,77 45,50 66,49 66,16 65,80
Collection Period 11 8 5 6 6
Inventory Turnover( Total ) 18,33 17,36 17,18 16,71 17,29
Average Days Inventory 20 21 21 22 21
Working Capital Turnover 37,56 44,76 31,72 22,02 13,10
Dengan-Tanpa
Total Assets Turnover (0,40) (0,39) (0,37) (0,33) (0,29)
Receivables Turnover (2,62) (4,72) (9,50) (9,26) (8,99)
Collection Period 1 1 1 1 1
Inventory Turnover( Total ) (1,42) (1,27) (1,26) (1,21) (1,27)
Average Days Inventory 2 2 2 2 2
Working Capital Turnover (14,19) (16,87) (3,16) 0,34 4,98
IV RASIO KEUANGAN
Dengan
Gross Profit Margin 36,08% 36,65% 36,26% 35,95% 35,51%
Operating Profit Margin 16,82% 15,94% 15,31% 14,80% 14,14%
Net Profit Margin 10,01% 9,83% 9,74% 9,71% 9,51%
Return On Investment, ROI 14,69% 14,93% 15,00% 15,07% 14,59%
Return On Equity, ROE 53,22% 42,63% 35,12% 30,27% 26,32%
58
Page 76
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2026 2027 2028 2029 2030
Tanpa
Gross Profit Margin 35,10% 35,57% 35,02% 34,59% 34,08%
Operating Profit Margin 16,05% 15,04% 14,26% 13,65% 12,93%
Net Profit Margin 10,29% 9,97% 9,73% 9,58% 9,27%
Return On Investment, ROI 19,18% 19,03% 18,63% 17,98% 16,86%
Return On Equity, ROE 43,78% 36,22% 30,34% 26,42% 23,14%
Dengan-Tanpa
Gross Profit Margin 0,98% 1,08% 1,24% 1,36% 1,43%
Operating Profit Margin 0,76% 0,89% 1,05% 1,15% 1,21%
Net Profit Margin -0,28% -0,14% 0,00% 0,14% 0,24%
Return On Investment, ROI -4,49% -4,10% -3,63% -2,91% -2,27%
Return On Equity, ROE 9,44% 6,41% 4,78% 3,86% 3,19%
Keterangan 2031 2032 2033 Rerata
I RASIO LIKUIDITAS
Dengan
Current Ratio 127,69% 129,69% 153,23% 124,57%
Quick (Acid Test) Ratio 67,31% 68,75% 82,33% 66,98%
Working Capital To Total Assets 9,45% 9,83% 14,72% 8,32%
Tanpa
Current Ratio 175,69% 188,28% 208,02% 150,31%
Quick (Acid Test) Ratio 76,91% 89,97% 109,16% 63,94%
Working Capital To Total Assets 9,45% 9,83% 14,72% 8,32%
Dengan-Tanpa
Current Ratio -48,00% -58,59% -54,80% -25,73%
Quick (Acid Test) Ratio -9,60% -21,22% -26,82% 3,04%
Working Capital To Total Assets 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
II RASIO LEVERAGE
Dengan
Total Debt To Equity Ratio 65,00% 54,43% 42,29% 115,64%
Total Debt To Total Assets Ratio 39,39% 35,24% 29,72% 49,23%
Time Interest Earned Ratio 11,08 12,31 13,99 9,14
Tanpa
Total Debt To Equity Ratio 33,20% 31,00% 28,18% 57,24%
Total Debt To Total Assets Ratio 24,92% 23,66% 21,98% 33,98%
Time Interest Earned Ratio 25,61 22,95 20,43 17,12
Dengan-Tanpa
Total Debt To Equity Ratio 31,80% 23,43% 14,12% 58,40%
Total Debt To Total Assets Ratio 14,47% 11,58% 7,74% 15,25%
Time Interest Earned Ratio -14,53 -10,65 -6,44 (7,98)
III RASIO AKTIVITAS
Dengan
Total Assets Turnover 1,52 1,52 1,51 1,52
Receivables Turnover 56,76 56,65 56,57 51,58
59
Page 77
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2031 2032 2033 Rerata
Collection Period 6 6 6 7
Inventory Turnover( Total ) 16,01 17,40 19,26 16,64
Average Days Inventory 23 21 19 22
Working Capital Turnover 16,10 15,50 10,27 20,27
Tanpa
Total Assets Turnover 1,73 1,67 1,59 1,80
Receivables Turnover 65,58 65,17 64,87 59,17
Collection Period 6 6 6 7
Inventory Turnover( Total ) 17,24 18,77 20,85 17,97
Average Days Inventory 21 19 18 20
Working Capital Turnover 10,04 8,76 7,35 21,91
Dengan-Tanpa
Total Assets Turnover (0,21) (0,15) (0,08) (0,28)
Receivables Turnover (8,82) (8,52) (8,29) (7,59)
Collection Period 1 1 1 1
Inventory Turnover( Total ) (1,24) (1,37) (1,59) (1,33)
Average Days Inventory 2 2 1 2
Working Capital Turnover 6,07 6,74 2,92 (1,65)
IV RASIO KEUANGAN
Dengan
Gross Profit Margin 34,43% 33,16% 32,10% 35,02%
Operating Profit Margin 12,85% 11,29% 9,94% 13,89%
Net Profit Margin 8,77% 7,81% 6,98% 9,04%
Return On Investment, ROI 13,34% 11,90% 10,55% 13,76%
Return On Equity, ROE 22,01% 18,37% 15,02% 30,37%
Tanpa
Gross Profit Margin 32,98% 31,72% 30,68% 33,72%
Operating Profit Margin 11,64% 10,10% 8,78% 12,81%
Net Profit Margin 8,40% 7,29% 6,34% 8,86%
Return On Investment, ROI 14,51% 12,17% 10,10% 16,06%
Return On Equity, ROE 19,33% 15,94% 12,95% 26,01%
Dengan-Tanpa
Gross Profit Margin 1,45% 1,44% 1,42% 1,30%
Operating Profit Margin 1,21% 1,19% 1,16% 1,08%
Net Profit Margin 0,37% 0,52% 0,64% 0,19%
Return On Investment, ROI -1,17% -0,27% 0,45% -2,30%
Return On Equity, ROE 2,68% 2,43% 2,07% 4,36%
Rasio Likuiditas
Rasio ini untuk mengetahui sampai seberapa jauh perusahaan dapat melunasi
liabilitas jangka pendeknya, semakin besar rasio yang diperoleh semakin lancar
pembayaran liabilitas jangka pendeknya.
60
Page 78
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi, current rasio menunjukkan rata-rata sebesar 124,57%% dan quick ratio
menunjukkan rata-rata sebesar 66,98%%. Sementara itu, berdasarkan proyeksi
keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode proyeksi, current rasio
menunjukkan rata-rata sebesar 150,31%% dan quick ratio menunjukkan rata-rata
sebesar 63,94%%.
Dengan demikian, baik dengan maupun tanpa dilakukannya transaksi, current ratio
berada di atas 100,00%, yang menunjukkan bahwa Perseroan berada dalam kondisi
likuid, di mana aset lancar yang dimiliki mampu menutupi liabilitas jangka
pendeknya.
Rasio Leverage
Rasio leverage digunakan untuk mengukur sejauh mana kegiatan operasional
Perseroan dibiayai oleh liabilitas. Semakin rendah rasio leverage, maka semakin
kecil ketergantungan Perseroan terhadap pendanaan berbasis utang.
Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi, total debt to equity ratio (DER) menunjukkan tren menurun dengan rata-
rata sebesar 115,64%, yang berarti setiap Rp1,00 modal sendiri menjamin sebesar
Rp1,16 liabilitas. Sementara itu, total debt to assets ratio (DAR) juga menunjukkan
tren menurun dengan rata-rata sebesar 49,23%, yang berarti sekitar Rp0,49 dari
setiap Rp1,00 aset Perseroan dibiayai oleh liabilitas.
Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi, DER menunjukkan tren menurun dengan rata-rata sebesar 57,24%, yang
berarti setiap Rp1,00 modal sendiri menjamin sebesar Rp0,57 liabilitas. Adapun
DAR menunjukkan tren yang relatif menurun dengan rata-rata sebesar 33,98%, yang
berarti sekitar Rp0,34 dari setiap Rp1,00 aset dibiayai oleh liabilitas.
Dengan demikian, dengan dilakukannya transaksi, struktur permodalan masih
menunjukkan dominasi ekuitas meskipun tingkat leverage relatif lebih tinggi
dibandingkan tanpa transaksi. Di sisi lain, baik DER maupun DAR menunjukkan tren
penurunan selama periode proyeksi, yang mengindikasikan adanya perbaikan
struktur permodalan.
Rasio Aktivitas
Rasio aktivitas digunakan untuk mengukur sejauh mana efektivitas dan efisiensi
perusahaan dalam memanfaatkan aset yang dimiliki untuk menghasilkan
pendapatan.
61
Page 79
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi, rata-rata perputaran aset (total assets turnover) adalah sebesar 1,52 kali
per tahun. Sementara itu, rata-rata perputaran piutang (receivables turnover) adalah
sebesar 51,58 kali per tahun atau setara dengan periode penagihan sekitar 7 hari.
Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi, rata-rata perputaran aset adalah sebesar 1,80 kali per tahun. Adapun
rata-rata perputaran piutang adalah sebesar 59,17 kali per tahun atau setara
dengan periode penagihan sekitar 7 hari.
Perputaran aset mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
penjualan dari aset yang dimiliki, sedangkan perputaran piutang menunjukkan
efektivitas perusahaan dalam mengelola piutang menjadi kas.
Dengan demikian, dengan dilakukannya transaksi, perputaran aset Perseroan
berkisar antara 1,47 kali hingga 1,55 kali dengan rata-rata sebesar 1,52 kali per
tahun. Sementara itu, perputaran piutang berkisar antara 31,14 kali hingga 56,99
kali per tahun dengan rata-rata sebesar 51,58 kali per tahun atau sekitar 7 hari. Hal
ini menunjukkan bahwa Perseroan tetap mampu mengelola aset dan piutang secara
efisien, meskipun tingkat perputaran aset dan piutang relatif lebih rendah
dibandingkan kondisi tanpa transaksi.
Rasio Keuangan
Rasio keuangan digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam
menghasilkan laba. Gross profit margin merupakan perbandingan antara laba kotor
dengan penjualan, sedangkan net profit margin menunjukkan kemampuan
perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari pendapatan.
Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi, rata-rata gross profit margin adalah sebesar 35,02%, sedangkan rata-rata
net profit margin adalah sebesar 9,04%. Sementara itu, berdasarkan proyeksi
keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode proyeksi, rata-rata gross
profit margin adalah sebesar 33,72%, sedangkan rata-rata net profit margin adalah
sebesar 8,86%.
Dengan demikian, dengan dilakukannya transaksi, Perseroan menunjukkan tingkat
profitabilitas yang relatif lebih baik, tercermin dari rata-rata gross profit margin
sebesar 35,02% dan net profit margin sebesar 9,04%. Semakin tinggi margin laba
kotor, maka semakin baik efisiensi kegiatan operasional dalam menghasilkan laba.
Sementara itu, net profit margin mencerminkan kemampuan Perseroan dalam
mengelola seluruh beban untuk menghasilkan laba bersih, yang secara umum
menunjukkan kinerja yang cukup baik selama periode proyeksi.
62
Page 80
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
4.1.5 Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan
Setelah Transaksi Dilakukan
Proforma Posisi Keuangan
Berikut ini adalah posisi keuangan sebelum transaksi dan proforma posisi keuangan
setelah transaksi dilakukan:
Tabel 16 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma (Rp.000)
Keterangan Historis Penyesuaian Proforma
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 874.059.881 874.059.881
Piutang usaha
Pihak berelasi 782.333.073 782.333.073
Pihak ketiga 113.412.231 113.412.231
Piutang lain-lain
Pihak berelasi 364.029.302 364.029.302
Pihak ketiga 249.555.322 249.555.322
Persediaan 926.163.809 926.163.809
Aset biologis 413.859.388 413.859.388
Biaya dibayar dimuka 4.860.153 4.860.153
Uang muka 394.319.722 394.319.722
Pajak dibayar dimuka 401.796.764 1.320.000 403.116.764
Pinjaman kepada pihak berelasi 1.376.020.043 1.376.020.043
Aset lancar lainnya 839.957 839.957
Jumlah Aset Lancar 5.901.249.645 1.320.000 5.902.569.645
ASET TIDAK LANCAR
Taksiran tagihan restitusi pajak 472.592.841 472.592.841
Aset tetap dan tanaman produktif, neto 5.741.823.597 5.741.823.597
Aset takberwujud, neto 4.740.983 4.740.983
Aset hak guna, neto 305.618.054 305.618.054
Investasi saham pada perusahaan
asosiasi 525.653.319 525.653.319
Aset Pajak Tangguhan 204.573.970 204.573.970
Piutang plasma 400.144.511 400.144.511
Aset tidak lancar lainnya 27.576.882 27.576.882
Jumlah Aset Tidak Lancar 7.682.724.157 - 7.682.724.157
JUMLAH ASET 13.583.973.802 1.320.000 13.585.293.802
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 1.698.144.691 1.698.144.691
Utang usaha
63
Page 81
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan Historis Penyesuaian Proforma
Pihak berelasi 219.548.542 219.548.542
Pihak ketiga 530.508.890 530.508.890
Pendapatan diterima di muka 78.660.870 78.660.870
Utang pajak 272.227.629 (2.400.000) 269.827.629
Beban akrual 54.748.335 54.748.335
Utang lain-lain
Pihak berelasi 86.023.482 (11.279.048) 74.744.434
Pihak ketiga 411.850.231 24.359.048 436.209.278
Liabilitas sewa jangka pendek 64.678.069 64.678.069
Liabilitas sewa pembiayaan
jatuh tempo dalam satu tahun 11.196.702 11.196.702
Liabilitas imbalan kerja karyawan
jangka pendek 194.677.277 194.677.277
Utang bank jangka panjang
jatuh tempo dalam satu tahun 991.075.964 991.075.964
Jumlah Liabilitas Lancar 4.613.340.682 10.680.000 4.624.020.682
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang bank jangka panjang setelah
dikurangi
bagian jatuh tempo dalam satu
tahun 5.449.503.968 5.449.503.968
Liabilitas sewa jangka panjang 208.546.576 208.546.576
Liabilitas pembiayaan konsumen
jangka panjang - -
Liabilitas imbalan kerja karyawan
jangka panjang 276.409.718 276.409.718
Liabilitas pajak tangguhan, neto 94.711.058 94.711.058
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 6.029.171.320 - 6.029.171.320
JUMLAH LIABILITAS 10.642.512.002 10.680.000 10.653.192.002
EKUITAS
Modal Saham 952.500.000 952.500.000
Tambahan Modal Disetor (3.936.675.293) (3.936.675.293)
Saldo Laba 4.848.233.048 (9.360.000) 4.838.873.048
Selisih transaksi dengan pihak non
pengendali 89.113.603 89.113.603
Penghasilan komprehensif lain 634.170.974 634.170.974
Komponen ekuitas lainnya (309.619.637) (309.619.637)
Kepentingan non pengendali 663.739.105 663.739.105
JUMLAH EKUITAS 2.941.461.800 (9.360.000) 2.932.101.800
JUMLAH EKUITAS DAN LIABILITAS 13.583.973.802 1.320.000 13.585.293.802
Sumber: Manajemen SSMS
64
Page 82
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Proforma Laba Rugi
Berikut ini adalah laba rugi sebelum transaksi dan proforma laba rugi setelah
transaksi dilakukan:
Tabel 17 Laporan Laba Rugi Konsolidasian Proforma (Rp.000)
Keterangan Historis Penyesuaian Proforma
PENJUALAN 14.813.170.793 14.813.170.793
BEBAN POKOK PENJUALAN (9.638.245.516) (12.000.000) (9.650.245.516)
LABA BRUTO 5.174.925.277 (12.000.000) 5.162.925.277
Beban penjualan (1.463.606.360) (1.463.606.360)
Beban umum dan administrasi (1.111.189.076) (1.111.189.076)
Keuntungan atas nilai wajar aset
biologis (111.115.932) (111.115.932)
Beban lain-lain, neto 58.531.394 58.531.394
Pendapatan keuangan 96.168.574 96.168.574
Beban keuangan (691.786.609) (691.786.609)
Bagian dari kerugian atas entitas
asosiasi (24.766.424) (24.766.424)
(3.247.764.433) - (3.247.764.433)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 1.927.160.844 (12.000.000) 1.915.160.844
MANFAAT (BEBAN) PAJAK
PENGHASILAN
Pajak Kini (512.443.658) 2.640.000 (509.803.658)
Lebih/(kurang) akrual periode
sebelumnya (53.895.802) (53.895.802)
Manfaat pajak tangguhan 31.813.601 31.813.601
Jumlah Beban Pajak (534.525.859) 2.640.000 (531.885.859)
LABA TAHUN BERJALAN 1.392.634.985 (9.360.000) 1.383.274.985
Efek penyesuaian proforma (190.035.229) - (190.035.229)
LABA TAHUN BERJALAN SETELAH
PENYESUAIAN PROFORMA 1.202.599.756 (9.360.000) 1.193.239.756
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang Tidak Akan
Direklasifikasi ke Laba Rugi
Selisih kurs penjabaran laporan
keuangan 36.242.970 36.242.970
Pengukuran kembali
keuntungan/(kerugian)
65
Page 83
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan Historis Penyesuaian Proforma
atas liabilitas imbalan kerja (4.295.299) (4.295.299)
Penghasilan komprehensif lain
tahun berjalan setelah pajak 31.947.671 31.947.671
JUMLAH PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 1.234.547.427 (9.360.000) 1.233.377.427
Sumber: Manajemen SSMS
Berikut disajikan jurnal yang menggambarkan pencatatan akuntansi atas
pelaksanaan Rencana Transaksi sebagai dasar penyusunan laporan keuangan
proforma.
Jurnal Transaksi Debit Kredit
Beban pokok penjualan 12.000.000.000 -
Pajak dibayar dimuka (PPN) 1.320.000.000 -
Utang pajak (PPh 23) - (240.000.000)
Utang lain-lain PT SSMS - (13.080.000.000)
(Jurnal accrue research service)
Utang lain-lain PT CBI 11.279.047.500 -
Utang lain-lain PT SSMS - (11.279.047.500)
(Jurnal pembayaran research service)
Utang pajak (PPh 29) 2.640.000.000 -
Pajak Kini - (2.640.000.000)
(Jurnal efek ke pajak penghasilan badan, dengan asumsi biaya tersebut merupakan
Deductible Expense)
4.2 Analisis Inkremental
4.2.1 Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan
Analisis inkremental dilakukan dengan membandingkan proyeksi tanpa
dilakukannya transaksi dan proyeksi dengan dilakukannya transaksi.
Inkremental Posisi Keuangan
Inkremental posisi keuangan adalah sebagai berikut:
66
Page 84
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Tabel 18 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.Juta)
Keterangan 2026 2027 2028 2029
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 277.288 283.382 246.485 43.134
Piutang usaha pihak ketiga - - - -
Piutang usaha pihak berelasi 53.132 57.159 57.597 57.597
Piutang lain-lain pihak ketiga 264.201 264.201 264.201 264.201
Piutang lain-lain pihak berelasi 1.395.363 1.395.363 1.395.363 1.395.363
Persediaan 50.940 50.940 50.940 50.940
Aset biologis 46.161 50.648 55.822 59.995
Biaya dibayar dimuka - - - -
Uang muka pihak ketiga 4.913 4.913 4.913 4.913
Pajak dibayar dimuka 9.341 9.341 9.341 9.341
Aset lancar lainnya - - - -
JUMLAH ASET LANCAR 2.101.338 2.115.947 2.084.661 1.885.483
ASET TIDAK LANCAR
Taksiran tagihan restitusi pajak - - - -
Aset tetap dan tanaman produktif, neto 872.230 788.723 704.706 620.178
Investasi saham - - - -
Piutang Plasma 105.844 105.844 105.844 105.844
Aset pajak tangguhan - - - -
Aset tak berwujud - - - -
Aset hak guna 377 377 377 377
Aset tidak lancar lainnya 10.110 10.110 10.110 10.110
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR 988.560 905.054 821.036 736.508
JUMLAH ASET 3.089.899 3.021.001 2.905.698 2.621.991
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 250.000 250.000 250.000 250.000
Utang usaha pihak berelasi - - - -
Utang usaha pihak ketiga 128.678 134.448 132.639 131.390
Pendapatan diterima di muka 963.575 963.575 963.575 963.575
Utang pajak 85.215 85.215 85.215 85.215
Beban akrual 0 0 0 0
Utang lain-lain pihak berelasi 53.589 53.589 53.589 53.589
Utang lain-lain pihak ketiga 44.908 46.681 48.796 50.684
Liabilitas sewa jangka pendek - - - -
Liabilitas imbalan kerja karyawan - - - -
Liabilitas pembiayaan konsumen jatuh
tempo - - - -
Utang bank jangka panjang jatuh tempo (587.271) (539.331) (345.313) (454.144)
Utang bank sindikasi jatuh tempo 663.485 663.437 661.023 666.257
Liabilitas jangka pendek lainnya 155.003 155.003 155.003 155.003
67
Page 85
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2026 2027 2028 2029
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK 1.757.181 1.812.616 2.004.527 1.901.569
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang bank jangka panjang (1.329.596) (795.686) (454.144) (0)
Utang bank sindikasi 3.620.436 2.967.359 2.315.008 1.655.738
Liabilitas sewa jangka panjang - - - -
Liabilitas imbalan kerja karyawan 15.228 15.228 15.228 15.228
Liabilitas pajak tangguhan, neto 26.408 26.408 26.408 26.408
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG 2.332.476 2.213.309 1.902.501 1.697.374
JUMLAH LIABILITAS 2.374.113 2.254.946 1.944.138 1.739.011
EKUITAS
Modal saham - - - -
Saldo laba - - - -
Telah ditentukan penggunaannya - - - -
Belum ditentukan penggunaannya (181.782) (186.948) (183.352) (158.975)
Tambahan modal disetor (1.200.543) (1.200.543) (1.200.543) (1.200.543)
Selisih transaksi dengan pihak non
pengendali - - - -
Penghasilan komprehensif lainnya - - - -
Komponen ekuitas lainnya - - - -
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik Entitas Induk (1.382.325) (1.387.491) (1.383.895) (1.359.518)
Kepentingan nonpengendali 382.565 382.565 382.565 382.565
JUMLAH EKUITAS (999.759) (1.004.925) (1.001.330) (976.952)
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 3.089.899 3.021.001 2.905.698 2.621.991
Keterangan 2030 2031 2032 2033
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas (42.807) (510.167) (893.893) (1.382.657)
Piutang usaha pihak ketiga - - - -
Piutang usaha pihak berelasi 57.597 57.597 57.597 57.597
Piutang lain-lain pihak ketiga 264.201 264.201 264.201 264.201
Piutang lain-lain pihak berelasi 1.395.363 1.395.363 1.395.363 1.395.363
Persediaan 50.940 50.940 50.940 50.940
Aset biologis 63.064 64.549 65.753 66.452
Biaya dibayar dimuka - - - -
Uang muka pihak ketiga 4.913 4.913 4.913 4.913
Pajak dibayar dimuka 9.341 9.341 9.341 9.341
Aset lancar lainnya - - - -
JUMLAH ASET LANCAR 1.802.612 1.336.737 954.215 466.150
68
Page 86
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2030 2031 2032 2033
ASET TIDAK LANCAR
Taksiran tagihan restitusi pajak - - - -
Aset tetap dan tanaman produktif, neto 535.140 449.590 363.530 276.960
Investasi saham - - - -
Piutang Plasma 105.844 105.844 105.844 105.844
Aset pajak tangguhan - - - -
Aset tak berwujud - - - -
Aset hak guna 377 377 377 377
Aset tidak lancar lainnya 10.110 10.110 10.110 10.110
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR 651.470 565.921 479.861 393.290
JUMLAH ASET 2.454.081 1.902.657 1.434.076 859.440
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 250.000 250.000 250.000 0
Utang usaha pihak berelasi - - - -
Utang usaha pihak ketiga 131.492 133.559 136.175 139.483
Pendapatan diterima di muka 963.575 963.575 963.575 963.575
Utang pajak 85.215 85.215 85.215 85.215
Beban akrual 0 0 0 0
Utang lain-lain pihak berelasi 53.589 53.589 53.589 53.589
Utang lain-lain pihak ketiga 52.209 53.178 53.977 54.589
Liabilitas sewa jangka pendek - - - -
Liabilitas imbalan kerja karyawan - - - -
Liabilitas pembiayaan konsumen jatuh
tempo - - - -
Utang bank jangka panjang jatuh tempo - - - -
Utang bank sindikasi jatuh tempo 615.107 555.211 496.522 -
Liabilitas jangka pendek lainnya 155.003 155.003 155.003 155.003
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK 2.306.190 2.249.329 2.194.056 1.451.454
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang bank jangka panjang (0) (0) (0) (0)
Utang bank sindikasi 1.045.931 494.375 - -
Liabilitas sewa jangka panjang - - - -
Liabilitas imbalan kerja karyawan 15.228 15.228 15.228 15.228
Liabilitas pajak tangguhan, neto 26.408 26.408 26.408 26.408
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG 1.087.567 536.012 41.637 41.637
JUMLAH LIABILITAS 1.129.204 577.648 83.273 83.273
EKUITAS
Modal saham - - - -
Saldo laba - - - -
Telah ditentukan penggunaannya - - - -
69
Page 87
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2030 2031 2032 2033
Belum ditentukan penggunaannya (121.699) (64.706) 16.361 184.327
Tambahan modal disetor (1.200.543) (1.200.543) (1.200.543) (1.200.543)
Selisih transaksi dengan pihak non
pengendali - - - -
Penghasilan komprehensif lainnya - - - -
Komponen ekuitas lainnya - - - -
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik Entitas Induk (1.322.242) (1.265.249) (1.184.182) (1.016.216)
Kepentingan nonpengendali 382.565 382.565 382.565 382.565
JUMLAH EKUITAS (939.676) (882.684) (801.617) (633.651)
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 2.454.081 1.902.657 1.434.076 859.440
Pada posisi keuangan, diperkirakan memberikan dampak positif pada total aset
sebesar Rp3,09 triliun pada tahun 2026, yang kemudian menurun secara bertahap
hingga menjadi Rp0,86 triliun pada tahun 2033.
Inkremental Laba Rugi
Inkremental laba rugi SSMS adalah sebagai berikut:
Tabel 19 Inkremental Laba Rugi (Rp.Juta)
Keterangan 2026 2027 2028 2029
PENJUALAN - - - -
BEBAN POKOK PENJUALAN 208.820 243.060 285.448 318.802
LABA KOTOR 208.820 243.060 285.448 318.802
BEBAN USAHA
Nilai Wajar - Aset Biologis (1.834) 4.488 5.173 4.173
Beban penjualan - - - -
Beban umum dan administrasi (44.104) (47.015) (50.059) (53.246)
TOTAL (45.938) (42.527) (44.886) (49.073)
LABA USAHA 162.882 200.533 240.562 269.728
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Laba/(rugi) dari entitas asosiasi - - - -
Pendapatan keuangan - - - -
Beban keuangan (244.406) (244.383) (239.639) (226.129)
Pendapatan/(beban) lain-lain, neto - - - -
70
Page 88
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2026 2027 2028 2029
TOTAL (244.406) (244.383) (239.639) (226.129)
LABA SEBELUM PAJAK (81.524) (43.850) 923 43.600
Pajak Penghasilan Badan 22.011 11.840 (249) (11.772)
LABA TAHUN BERJALAN (59.512) (32.011) 674 31.828
Keterangan 2030 2031 2032 2033
PENJUALAN - - - -
BEBAN POKOK PENJUALAN 342.333 352.085 359.270 362.023
LABA KOTOR 342.333 352.085 359.270 362.023
BEBAN USAHA
Nilai Wajar - Aset Biologis 3.069 1.485 1.204 699
Beban penjualan - - - -
Beban umum dan administrasi (56.584) (60.080) (63.744) (67.586)
TOTAL (53.515) (58.595) (62.540) (66.887)
LABA USAHA 288.818 293.490 296.730 295.136
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Laba/(rugi) dari entitas asosiasi - - - -
Pendapatan keuangan - - - -
Beban keuangan (208.498) (171.439) (119.111) (71.533)
Pendapatan/(beban) lain-lain, neto - - - -
TOTAL (208.498) (171.439) (119.111) (71.533)
LABA SEBELUM PAJAK 80.320 122.051 177.619 223.603
Pajak Penghasilan Badan (21.686) (32.954) (47.957) (60.373)
LABA TAHUN BERJALAN 58.633 89.097 129.662 163.230
Pada sisi laba rugi, diperkirakan akan memberikan dampak positif terhadap laba
usaha SSMS, yaitu sebesar Rp162,88 miliar pada tahun 2026 dan meningkat hingga
mencapai Rp296,73 miliar pada tahun 2032, sebelum turun menjadi Rp295,14
miliar pada tahun 2033. Sementara itu, pada laba tahun berjalan, Perseroan
diproyeksikan mencatat rugi sebesar (Rp59,51 miliar) pada tahun 2026, kemudian
menjadi laba dan terus meningkat hingga mencapai Rp163,23 miliar pada tahun
2033.
71
Page 89
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Inkremental Arus Kas
Inkremental Arus Kas SSMS adalah sebagai berikut:
Tabel 20 Inkremental Arus Kas (Rp.Juta)
Keterangan 2026 2027 2028 2029
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI :
Penerimaan kas dari pelanggan
Pembayaran kas kepada pemasok 410.590 374.915 420.368 459.832
Pembayaran kas kepada karyawan (81.608) (91.848) (101.094) (109.110)
Kas yang dihasilkan dari operasi 328.982 283.068 319.274 350.722
Penghasilan bunga yang diterima
Pembayaran pajak penghasilan badan 22.011 11.840 (249) (11.772)
Beban keuangan yang dibayar (237.985) (237.944) (233.238) (219.897)
Kas neto yang diperoleh dari aktivitas
operasi 113.009 56.963 85.787 119.053
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI :
Perolehan aset tetap
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas
investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN :
Pembayaran utang bank (290.897) (326.214) (374.106) (563.454)
Penerimaan utang bank 500.000 250.000 250.000 250.000
Biaya penerbitan sindikasi (1.500) (1.500) (1.500) (1.500)
Pembayaran dividen kas 50.708 26.845 2.922 (7.450)
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas
pendanaan 258.311 (50.869) (122.684) (322.405)
PENURUNAN/(KENAIKAN) NETO KAS DAN
SETARA KAS 371.320 6.095 (36.897) (203.352)
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE - 371.320 377.414 340.517
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 371.320 377.414 340.517 137.166
Keterangan 2030 2031 2032 2033
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI :
Penerimaan kas dari pelanggan
Pembayaran kas kepada pemasok 488.112 500.686 509.193 512.561
Pembayaran kas kepada karyawan (115.698) (120.097) (124.192) (127.632)
Kas yang dihasilkan dari operasi 372.414 380.590 385.001 384.928
Penghasilan bunga yang diterima
72
Page 90
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Keterangan 2030 2031 2032 2033
Pembayaran pajak penghasilan badan (21.686) (32.954) (47.957) (60.373)
Beban keuangan yang dibayar (202.977) (166.284) (115.463) (69.243)
Kas neto yang diperoleh dari aktivitas
operasi 147.751 181.352 221.580 255.313
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI :
Perolehan aset tetap
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas
investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN :
Pembayaran utang bank (460.834) (865.107) (805.211) (997.313)
Penerimaan utang bank 250.000 250.000 250.000 250.000
Biaya penerbitan sindikasi (1.500) (1.500) (1.500) (1.500)
Pembayaran dividen kas (21.357) (32.105) (48.595) 4.736
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas
pendanaan (233.691) (648.712) (605.306) (744.077)
PENURUNAN/(KENAIKAN) NETO KAS DAN
SETARA KAS (85.940) (467.360) (383.726) (488.764)
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 137.166 51.225 (416.135) (799.861)
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 51.225 (416.135) (799.861) (1.288.625)
Dari sisi arus kas, aktivitas operasi yang positif dan menunjukkan tren peningkatan,
dari sebesar Rp113,01 miliar pada tahun 2026 menjadi Rp255,31 miliar pada tahun
2033. Hal ini mencerminkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan kas dari
kegiatan operasional. Namun demikian, arus kas dari aktivitas pendanaan
menunjukkan arus keluar terutama terkait dengan pembayaran utang, secara
keseluruhan terjadi penurunan kas dan setara kas pada beberapa tahun, khususnya
setelah tahun 2027.
4.2.2 Analisis Kelayakan
Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa dengan dilakukannya
transaksi didapat kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:
• Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate → Layak
IRR yang dihasilkan adalah sebesar 49,39% yang berarti di atas tingkat discount
rate yang sebesar 8,36%.
• Net Present Value ( NPV ) > 0 → Layak
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
Rp10.022.233.000.000,-.
73
Page 91
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
• Profitability Index ( PI ) > 1 → Layak
PI yang diperoleh adalah sebesar 1,59312 yang berarti lebih besar dari 1.
• Payback Period ( PP )
PP akan diperoleh dalam waktu 2 tahun dan 11 bulan.
4.3 Biaya atau Pendapatan yang Relevan
Rencana Transaksi yang akan dilakukan menimbulkan biaya-biaya sehubungan
dengan pelaksanaan Rencana Transaksi yang termasuk tetapi tidak terbatas pada
biaya lembaga penunjang.
4.4 Informasi Non Keuangan yang Relevan
Adapun dari aspek non keuangan, rencana transaksi ini memberikan sejumlah
manfaat strategis bagi Perseroan, antara lain sebagai berikut:
• Dari sisi operasional, penggunaan layanan Research Service mendukung
peningkatan efektivitas pengawasan dan pengelolaan kegiatan usaha melalui
penyediaan analisis dan evaluasi yang komprehensif, sehingga membantu
manajemen dalam pelaksanaan kegiatan operasional berjalan secara efektif dan
terkontrol serta mendukung keberlangsungan usaha secara berkelanjutan.
• Dari sisi manajemen risiko, layanan Research Service memberikan dasar analisis
yang lebih terukur dalam mengidentifikasi potensi risiko agronomis, teknis,
maupun produktivitas, sehingga berkontribusi pada mitigasi risiko dan
pengambilan keputusan yang lebih tepat.
• Dari sisi keandalan dan kualitas pengelolaan, penggunaan layanan Research
Service memberikan kepastian atas ketersediaan data, metodologi, dan
rekomendasi yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga mendukung
peningkatan efektivitas serta produktivitas operasional Perseroan.
4.5 Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perusahaan dalam Menentukan Rencana dan
Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain
Prosedur pengambilan keputusan oleh SSMS dalam menentukan Rencana Transaksi
dan nilai transaksi adalah sebagai berikut:
• Identifikasi Kebutuhan Operasional
Manajemen melakukan evaluasi atas kebutuhan operasional Perseroan,
khususnya terkait kebutuhan analisis, evaluasi, dan pengawasan teknis atas
lahan dan tanaman kelapa sawit guna mendukung peningkatan efektivitas dan
produktivitas.
• Analisis Alternatif dan Pertimbangan Bisnis.
Manajemen mempertimbangkan berbagai alternatif pemenuhan kebutuhan
tersebut, baik melalui pengelolaan internal maupun penggunaan jasa pihak
74
Page 92
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
eksternal, dengan menilai aspek kompetensi, efisiensi biaya, serta manfaat
strategis yang dapat diperoleh Perseroan.
4.6 Hal Material Lainnya
Tidak terdapat hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental dari
Rencana Transaksi. Dengan analisis inkremental yang telah dilakukan, Penilai
meyakini bahwa Rencana Transaksi memberikan nilai tambah bagi SSMS.
75
Page 93
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
5 ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI
5.1 Perbandingan Antara Rencana Nilai Transaksi dengan Hasil Penilaian atas Transaksi
yang akan Dilakukan
Hasil Penilaian
Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat hasil Penilaian bisnis atau
Penilaian properti yang menjadi dasar dalam Pemberian Pendapat Kewajaran.
Nilai Transaksi
Berdasarkan Perjanjian Kerjasama Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium, total
Nilai Rencana Transaksi pembayaran atas penggunaan layanan Research Service
adalah sebesar Rp124.173.000.000,- (Seratus Dua Puluh Empat Miliar Seratus Tujuh
Puluh Tiga Juta Rupiah).
Berdasarkan informasi manajemen yang tertuang dalam Draft Perjanjian Kerjasama
Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium antara CBI dengan SML, total Nilai
Rencana Transaksi pembayaran atas penggunaan layanan Research Service adalah
sebesar Rp12.000.000.000,- (Dua Belas Miliar Rupiah) berdasarkan Jadwal
Pekerjaan selama delapan (8) bulan.
5.2 Analisis untuk Memastikan bahwa Rencana Nilai Transaksi Memberikan Nilai
Tambah dari Transaksi yang akan Dilakukan
Berdasarkan hasil analisis inkremental, terdapat tambahan terhadap total aset
sebesar Rp3,09 triliun pada tahun 2026, yang kemudian menurun secara bertahap
hingga menjadi Rp0,86 triliun pada tahun 2033. Selanjutnya, dari sisi kinerja, laba
tahun berjalan pada tahun 2026 masih mencatat rugi, kemudian menjadi laba dan
terus meningkat hingga mencapai Rp163,23 miliar pada tahun 2033, yang
menunjukkan adanya perbaikan profitabilitas.
5.3 Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi Dilakukan untuk Meyakini Bahwa Rencana
Nilai Transaksi Berada dalam Kisaran Nilai yang Didapatkan dari Hasil Penilaian
Dalam melakukan analisis atas kewajaran nilai transaksi tidak didasarkan pada
suatu hasil penilaian yang menghasilkan kisaran nilai transaksi. Oleh karena itu,
analisis kewajaran nilai transaksi dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian
nilai transaksi terhadap ruang lingkup layanan yang diberikan, perbandingan
dengan nilai transaksi pada periode sebelumnya, serta manfaat ekonomi yang
diharapkan diperoleh oleh SSMS dan kelompok usaha.
Berdasarkan Draf dan Perjanjian Research Service, diketahui bahwa nilai
pembayaran jasa ditetapkan berdasarkan tarif bulanan untuk masing-masing
76
Page 94
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
entitas, dengan total nilai transaksi selama satu tahun sebesar
Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta
Rupiah). Nilai tersebut merupakan akumulasi dari pembayaran bulanan sesuai
dengan ruang lingkup layanan yang mencakup penyediaan jasa analisis
laboratorium, dukungan teknis, serta layanan penelitian lainnya yang diperlukan
dalam mendukung kegiatan operasional Perseroan dan kelompok usaha.
Tabel 21 Perbandingan Tarif (Rp.000)
Tarif Eksisting Nilai Rencana Transaksi
Nama Perusahaan
(per bulan) (per tahun) (per bulan) (per tahun)
SSMS 3.008.100 36.097.200 3.008.100 36.097.200
KSA 855.000 10.260.000 855.000 10.260.000
MMS 1.258.200 15.098.400 1.258.200 15.098.400
SMU 2.171.250 26.055.000 2.171.250 26.055.000
TSA 1.553.400 18.640.800 1.553.400 18.640.800
MPP 538.950 6.467.400 538.950 6.467.400
MKM 962.850 11.554.200 962.850 11.554.200
SML* - - 1.500.000 12.000.000
Jumlah 10.347.750 124.173.000 11.847.750 136.173.000
*) Jangka waktu 8 bulan (Mei-Desember)
Rencana Nilai Transaksi pembayaran atas layanan Research Services untuk masing-
masing perusahaan secara umum tidak mengalami perubahan dibandingkan
dengan nilai pembayaran dengan tarif eksisting. Hal tersebut tercermin dari
kesamaan nilai pembayaran untuk entitas SSMS, KSA, MMS, SMU, TSA, MPP, dan
MKM antara eksisting dan rencana transaksi.
Selain itu, pada Rencana Transaksi terdapat penambahan nilai pembayaran untuk
SML sebesar Rp12.000.000.000,- (Dua Belas Miliar Rupiah)untuk jangka waktu 8
bulan yang ditagihkan per bulan sebesar Rp1.500.000.000,- (Satu Miliar Lima Ratus
Juta Rupiah). Penambahan pembayaran tersebut dipengaruhi oleh perubahan
struktur kelompok usaha Perseroan, di mana SML merupakan entitas yang baru
diakuisisi oleh SSMS pada tanggal 24 November 2025.
Tabel 22 Rincian Pekerjaan Penelitian/Riset
No. Jenis Kegiatan Rp/Ha
1 Monitoring dan Evaluasi Kesehatan Tanaman 15.000
2 Analisis Pupuk 5.000
3 Pelaksanaan LSU dan SSU 3.500
4 Analisis Daun 12.000
5 Analisis Tanah 5.000
6 Visit Reguler 8.000
7 Survei dan Evaluasi Lahan 22.000
8 Monitoring Erosi, TMAT dan Restorasi Gambut 7.000
77
Page 95
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
No. Jenis Kegiatan Rp/Ha
9 Sensus Pohon dan Pemetaan Detail 18.000
10 Biaya Penelitian dan Demoplot 20.000
11 Project Pembuatan Aplikasi 34.500
Total Biaya (Rp/ha) 150.000
Kewajaran pembayaran dari SML kepada CBI sebesar Rp12.000.000.000,- (Dua
Belas Miliar Rupiah) atau setara dengan Rp1.500.000.000,- (Satu Miliar Lima Ratus
Juta Rupiah) per bulan untuk jangka waktu 8 bulan didukung oleh penerapan tarif
yang sama dengan tarif eksisting yang dikenakan kepada entitas lain dalam
kelompok usaha, yaitu sebesar Rp150.000,- (Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah) per
hektare. Nilai pembayaran tersebut dihitung berdasarkan tarif per hektare yang
dikalikan dengan total luas lahan yang menjadi objek layanan Research Services,
sehingga mencerminkan konsistensi penerapan tarif dan mendukung kewajaran
pembayaran yang dilakukan oleh SML kepada CBI.
Secara keseluruhan, total Nilai Rencana Transaksi pembayaran Research Services
meningkat dari sebesar Rp124.173.000.000,- (Seratus Dua Puluh Empat Miliar
Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah) pada tahun 2023 sampai tahun 2025 (tanpa
SML) menjadi sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar Seratus
Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah) pada Rencana Transaksi. Dengan mempertimbangkan
bahwa peningkatan total Nilai Rencana Transaksi berasal dari penambahan entitas
baru, maka secara keseluruhan total Nilai Rencana Transaksi pembayaran Research
Services adalah sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar
Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah) berada dalam kisaran yang wajar.
78
Page 96
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
6 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG RELEVAN
Tidak terdapat informasi atas faktor lain yang relevan atas Rencana Transaksi
pembayaran atas penggunaan layanan Research Service.
79
Page 97
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
7 PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI
Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis
kuantitatif atas Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan
analisis faktor lain yang relevan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi
pembayaran atas penggunaan layanan Research Service dari CBI oleh SSMS adalah
Wajar.
Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki
dampak material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk,
namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara
eksternal yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis,
perdagangan dan keuangan serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan
peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini
dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan
terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan mengenai
kewajaran Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.
80
Page 98
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
8 KUALIFIKASI PENILAI USAHA
Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 1498/KM.1/2012, tanggal
28 Desember 2012, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan
Rekan dengan Izin KJPP No. 2.12.0113.
Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai
Usaha bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:
MAPPI : No. 09-S-02341
Izin Penilai Publik : No. B-1.12.00340
Klasifikasi izin : Penilaian Bisnis
Register : No. RMK-2017.00303
STTD OJK : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
STTD IKNB : No. 173/NB.122/STTD-P/2019
81
Page 99
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
9 KESIMPULAN
Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap Kewajaran Rencana Transaksi yang
meliputi analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas Rencana
Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang relevan,
maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi pembayaran atas penggunaan
layanan Research Service dari CBI oleh SSMS adalah Wajar.
82
Page 100
LAMPIRAN PROYEKSI KEUANGAN
Page 101
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
ASUMSI - ASUMSI Lampiran 1
Keterangan 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033
31-Dec 1,00 2,00 3,00 4,00 5,00 6,00 7,00 8,00
Jumlah Hari Dalam Setahun Hari 365 365 365 365 365 365 365 365 365
Jumlah Hari Operasional Dalam Setahun Hari 360 360 360 360 360 360 360 360 360
Jumlah Bulan Operasional Dalam Setahun Bulan 12 12 12 12 12 12 12 12 12
STRUKTUR PENDAPATAN
Pendapatan Rp.Juta 14.813.171 21.307.073 22.457.208 22.966.450 23.423.848 23.954.957 24.300.705 24.952.605 25.482.401
Pertumbuhan Growth 43,84% 5,40% 2,27% 1,99% 2,27% 1,44% 2,68% 2,12%
STRUKTUR BIAYA
A. BEBAN POKOK PENDAPATAN
Beban Pokok Penjualan To Sales 63,92% 63,35% 63,74% 64,05% 64,49% 65,57% 66,84% 67,90%
B. BEBAN USAHA
Nilai Wajar - Aset Biologis To Sales 0,03% 0,00% -0,03% -0,03% -0,03% -0,05% -0,06% -0,05%
Beban penjualan To Sales -14,52% -16,80% -17,27% -17,66% -18,15% -18,43% -19,11% -19,69%
Beban umum dan administrasi Growth 5,65% 5,08% 5,01% 5,05% 4,90% 5,09% 4,99%
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Laba/(rugi) dari entitas asosiasi To Sales -0,14% -0,14% -0,14% -0,14% -0,14% -0,14% -0,14% -0,14%
Pendapatan keuangan To Sales 0,04% 0,04% 0,04% 0,04% 0,04% 0,05% 0,05% 0,05%
Beban keuangan To Sales -3,38% -2,89% -2,43% -1,97% -1,60% -1,32% -1,07% -0,85%
Pendapatan/(beban) lain-lain, netto To Sales 0,30% 0,31% 0,33% 0,34% 0,36% 0,37% 0,39% 0,41%
TINGKAT BUNGA
KI p.a. 8,59% 8,59% 8,59% 8,59% 8,59% 8,59% 8,59% 8,59%
KMK p.a. 8,22% 8,22% 8,22% 8,22% 8,22% 8,22% 8,22% 8,22%
TARIF PAJAK
PPh Badan To EBT 22,00% 22,00% 22,00% 22,00% 22,00% 22,00% 22,00% 22,00%
TURNOVER
Persediaan Hari 22 23 23 24 23 23 21 19
Piutang Usaha Hari 12 9 6 6 6 6 6 6
Hutang Usaha Hari 13 14 15 16 16 16 16 16
Page 102
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI POSISI KEUANGAN Lampiran 2
Rp.Juta
Keterangan 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 1.149.770 1.299.392 1.321.447 1.214.067 1.437.383 1.418.854 1.472.892 1.576.117
Deposito berjangka - - - - - - - -
Piutang usaha pihak ketiga 32.091 32.091 32.091 32.091 32.091 32.091 32.091 32.091
Piutang usaha pihak berelasi 652.048 518.672 370.907 379.533 389.548 396.069 408.363 418.354
Piutang lain-lain pihak ketiga 279.398 277.505 275.992 274.781 273.812 273.037 272.417 271.921
Piutang lain-lain pihak berelasi 1.601.363 1.585.246 1.572.352 1.562.037 1.553.785 1.547.184 1.541.903 1.537.678
Persediaan 805.099 884.375 919.745 967.878 964.345 995.398 958.490 898.204
Aset biologis 449.468 449.547 443.803 436.487 429.039 417.478 404.363 393.124
Biaya dibayar dimuka 3.876 3.876 3.876 3.876 3.876 3.876 3.876 3.876
Uang muka pihak ketiga 1.274.216 1.295.224 1.313.771 1.331.729 1.356.819 1.382.703 1.409.824 1.438.713
Pajak dibayar dimuka 337.038 360.346 385.984 414.186 445.209 479.334 516.871 558.162
Tagihan Restitusi Pajak - Current - - - - - - - -
Pinjaman kepada pihak berelasi - - - - - - - -
Aset lancar lainnya 11.262 11.262 11.262 11.262 11.262 11.262 11.262 11.262
Piutang Plasma - Current - - - - - - - -
JUMLAH ASET LANCAR 6.595.628 6.717.536 6.651.230 6.627.927 6.897.171 6.957.286 7.032.351 7.139.503
ASET TIDAK LANCAR
Taksiran tagihan restitusi pajak 298.896 298.896 298.896 298.896 298.896 298.896 298.896 298.896
Aset tetap dan tanaman produktif, neto 6.229.204 6.410.238 6.623.695 6.871.096 7.153.466 7.472.561 7.830.249 8.228.509
Investasi saham 490.786 460.969 431.152 401.335 371.518 341.701 311.885 282.068
Piutang Plasma 553.122 553.122 553.122 553.122 553.122 553.122 553.122 553.122
Aset pajak tangguhan 198.750 198.750 198.750 198.750 198.750 198.750 198.750 198.750
Aset tak berwujud 3.898 3.898 3.898 3.898 3.898 3.898 3.898 3.898
Aset hak guna 102.186 102.186 102.186 102.186 102.186 102.186 102.186 102.186
Goodwill - - - - - - - -
Aset tidak lancar lainnya 43.640 43.640 43.640 43.640 43.640 43.640 43.640 43.640
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR 7.920.483 8.071.700 8.255.340 8.472.924 8.725.477 9.014.756 9.342.626 9.711.069
JUMLAH ASET 14.516.111 14.789.236 14.906.569 15.100.851 15.622.648 15.972.042 16.374.977 16.850.572
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 1.920.198 1.993.676 2.014.499 2.016.766 2.044.360 1.950.373 1.970.343 1.687.174
Utang usaha pihak berelasi 67.805 86.845 87.425 88.232 88.847 87.041 88.154 87.616
Utang usaha pihak ketiga 415.746 473.922 509.376 552.148 589.369 627.051 643.623 662.870
Pendapatan diterima di muka 1.389.473 1.408.642 1.417.130 1.424.753 1.433.605 1.439.367 1.450.232 1.459.062
Utang pajak 289.213 297.152 303.408 311.885 318.518 314.120 306.406 302.579
Beban akrual 42.799 43.259 43.732 44.213 44.709 45.218 45.751 46.291
Utang lain-lain pihak berelasi 67.288 66.905 66.538 66.185 65.847 65.522 65.210 64.911
Utang lain-lain pihak ketiga 150.925 130.280 119.819 109.825 99.410 92.679 84.183 77.108
Liabilitas sewa jangka pendek 13.605 13.605 13.605 13.605 13.605 13.605 13.605 13.605
Liabilitas imbalan kerja karyawan jk.pendek 96.948 96.948 96.948 96.948 96.948 96.948 96.948 96.948
Liabilitas pembiayaan konsumen jatuh tempo 6.254 6.254 6.254 6.254 6.254 6.254 6.254 6.254
Utang bank jangka panjang jatuh tempo 405.510 476.598 352.254 28.124 - - - -
Utang bank sindikasi jatuh tempo 663.485 663.437 661.023 666.257 615.107 555.211 496.522 -
Liabilitas jangka pendek lainnya 155.003 155.003 155.003 155.003 155.003 155.003 155.003 155.003
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK 5.684.251 5.912.527 5.847.013 5.580.198 5.571.582 5.448.393 5.422.236 4.659.421
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang bank jangka panjang 856.582 380.236 28.124 (0) (0) (0) (0) (0)
Utang bank sindikasi 3.620.436 2.967.359 2.315.008 1.655.738 1.045.931 494.375 - -
Liabilitas sewa jangka panjang 27.868 27.868 27.868 27.868 27.868 27.868 27.868 27.868
Liabilitas imbalan kerja karyawan jk.panjang 215.264 215.264 215.264 215.264 215.264 215.264 215.264 215.264
Liabilitas pajak tangguhan, neto 105.937 105.937 105.937 105.937 105.937 105.937 105.937 105.937
Liabilitas jangka panjang lainnya - - - - - - - -
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG 4.826.088 3.696.664 2.692.201 2.004.807 1.395.000 843.444 349.069 349.069
JUMLAH LIABILITAS 10.510.339 9.609.191 8.539.215 7.585.005 6.966.582 6.291.837 5.771.305 5.008.490
EKUITAS
Modal saham 952.500 952.500 952.500 952.500 952.500 952.500 952.500 952.500
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 1.402.661 1.402.661 1.402.661 1.402.661 1.402.661 1.402.661 1.402.661 1.402.661
Belum ditentukan penggunaannya 4.718.107 5.892.380 7.079.690 8.228.180 9.368.401 10.392.540 11.316.007 12.554.417
Tambahan modal disetor (4.052.593) (4.052.593) (4.052.593) (4.052.593) (4.052.593) (4.052.593) (4.052.593) (4.052.593)
Selisih transaksi dengan pihak non pengendali 89.114 89.114 89.114 89.114 89.114 89.114 89.114 89.114
Penghasilan komprehensif lainnya 560.159 560.159 560.159 560.159 560.159 560.159 560.159 560.159
Komponen ekuitas lainnya (309.620) (309.620) (309.620) (309.620) (309.620) (309.620) (309.620) (309.620)
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik Entitas Induk 3.360.328 4.534.601 5.721.910 6.870.401 8.010.622 9.034.760 9.958.228 11.196.638
Kepentingan nonpengendali 645.444 645.444 645.444 645.444 645.444 645.444 645.444 645.444
JUMLAH EKUITAS 4.005.772 5.180.045 6.367.355 7.515.846 8.656.066 9.680.205 10.603.672 11.842.082
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 14.516.111 14.789.236 14.906.569 15.100.851 15.622.648 15.972.042 16.374.977 16.850.572
Page 103
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI LABA RUGI Lampiran 3
Rp.Juta
Keterangan 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033
PENJUALAN
Penjualan 21.307.073 22.457.208 22.966.450 23.423.848 23.954.957 24.300.705 24.952.605 25.482.401
TOTAL 21.307.073 22.457.208 22.966.450 23.423.848 23.954.957 24.300.705 24.952.605 25.482.401
Growth Per Year 5,40% 2,27% 1,99% 2,27% 1,44% 2,68% 2,12%
BEBAN POKOK PENJUALAN (13.618.617) (14.225.660) (14.637.672) (15.002.703) (15.448.737) (15.933.591) (16.677.768) (17.302.179)
To Sales 63,92% 63,35% 63,74% 64,05% 64,49% 65,57% 66,84% 67,90%
LABA KOTOR 7.688.456 8.231.549 8.328.778 8.421.146 8.506.220 8.367.115 8.274.837 8.180.222
Gross Profit Margin 36,08% 36,65% 36,26% 35,95% 35,51% 34,43% 33,16% 32,10%
BEBAN USAHA
Nilai Wajar - Aset Biologis 6.160 79 (5.745) (7.316) (7.448) (11.561) (13.115) (11.239)
Beban penjualan (3.094.594) (3.578.922) (3.679.080) (3.762.041) (3.866.836) (3.927.619) (4.072.730) (4.194.854)
Beban umum dan administrasi (1.016.327) (1.073.791) (1.128.309) (1.184.874) (1.244.661) (1.305.677) (1.372.134) (1.440.660)
TOTAL (4.104.761) (4.652.634) (4.813.134) (4.954.231) (5.118.944) (5.244.857) (5.457.980) (5.646.753)
LABA USAHA 3.583.694 3.578.915 3.515.644 3.466.915 3.387.276 3.122.257 2.816.858 2.533.469
Operating Profit Margin 16,82% 15,94% 15,31% 14,80% 14,14% 12,85% 11,29% 9,94%
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Laba/(rugi) dari entitas asosiasi (29.817) (29.817) (29.817) (29.817) (29.817) (29.817) (29.817) (29.817)
Pendapatan keuangan 7.787 8.141 8.513 8.902 9.309 9.736 10.183 10.650
Beban keuangan (719.149) (614.957) (517.301) (420.208) (340.901) (281.894) (228.900) (181.097)
Pendapatan/(beban) lain-lain, netto 63.974 66.944 70.004 73.155 76.402 79.745 83.189 86.736
TOTAL (677.206) (569.688) (468.601) (367.968) (285.007) (222.230) (165.345) (113.528)
LABA SEBELUM PAJAK 2.906.488 3.009.226 3.047.043 3.098.947 3.102.269 2.900.027 2.651.512 2.419.941
Pajak Penghasilan Badan (774.434) (801.181) (810.610) (823.564) (823.632) (769.576) (703.441) (641.396)
LABA TAHUN BERJALAN 2.132.054 2.208.045 2.236.433 2.275.383 2.278.637 2.130.451 1.948.071 1.778.546
Net Profit Margin 10,01% 9,83% 9,74% 9,71% 9,51% 8,77% 7,81% 6,98%
SALDO AWAL - LABA (RUGI) - 2.132.054 4.340.099 6.576.533 8.851.915 11.130.552 13.261.003 15.209.074
SALDO AKHIR - LABA (RUGI) 2.132.054 4.340.099 6.576.533 8.851.915 11.130.552 13.261.003 15.209.074 16.987.620
Page 104
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI ARUS KAS Lampiran 4
Rp.Juta
Keterangan 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI :
Penerimaan kas dari pelanggan 21.161.105 22.435.519 22.956.847 23.415.223 23.944.941 24.294.185 24.940.311 25.472.410
Pembayaran kas kepada pemasok (15.702.999) (17.098.143) (17.645.374) (18.298.601) (18.856.434) (19.489.374) (20.372.149) (21.136.694)
Pembayaran kas kepada karyawan (1.110.629) (1.141.294) (1.161.455) (1.180.361) (1.200.347) (1.215.320) (1.229.581) (1.247.742)
Kas yang dihasilkan dari operasi 4.347.477 4.196.082 4.150.018 3.936.260 3.888.160 3.589.491 3.338.581 3.087.974
Penghasilan bunga yang diterima 7.787 8.141 8.513 8.902 9.309 9.736 10.183 10.650
Pembayaran pajak penghasilan badan (691.894) (710.701) (713.873) (718.351) (711.786) (662.128) (603.707) (545.489)
Beban keuangan yang dibayar (705.229) (602.846) (506.987) (411.714) (334.101) (276.739) (225.252) (178.806)
Penerimaan dari restitusi pajak - - - - - - - -
Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi 2.958.140 2.890.676 2.937.671 2.815.097 2.851.583 2.660.360 2.519.804 2.374.328
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI :
Pembayaran akuisisi saham - - - - - - - -
Perolehan aset tetap (676.444) (710.266) (745.779) (783.068) (821.563) (861.982) (904.423) (948.985)
Penambahan uang muka aset tetap - - - - - - - -
Penerimaan/(pemberian) pinjaman pihak berelasi - - - - - - - -
Penempatan deposito berjangka - - - - - - - -
Penempatan liabilitas derivatif - - - - - - - -
Penambahan biaya pengembangan plasma - - - - - - - -
Penerimaan biaya pengembangan plasma oleh bank - - - - - - - -
Perolehan tanaman belum menghasilkan - - - - - - - -
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi (676.444) (710.266) (745.779) (783.068) (821.563) (861.982) (904.423) (948.985)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN :
Pembayaran utang bank (1.801.186) (1.715.766) (1.839.462) (1.731.267) (1.387.037) (1.429.344) (1.255.490) (1.500.732)
Penerimaan utang bank 1.056.234 720.250 720.250 720.250 720.250 720.250 720.250 720.250
Penerimaan dana sindikasi - - - - - - - -
Biaya penerbitan sindikasi (1.500) (1.500) (1.500) (1.500) (1.500) (1.500) (1.500) (1.500)
Pembayaran liabilitas sewa aset hak guna - - - - - - - -
Pembayaran liabilitas pembiayaan konsumen - - - - - - - -
Penerimaan deviden kas - - - - - - - -
Pembayaran deviden kas (904.349) (1.033.772) (1.049.124) (1.126.892) (1.138.416) (1.106.313) (1.024.603) (540.136)
Pembayaran deviden kas kepada entitas non pengendali - - - - - - - -
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan (1.650.800) (2.030.788) (2.169.836) (2.139.409) (1.806.703) (1.816.907) (1.561.344) (1.322.117)
PENURUNAN/(KENAIKAN) NETO KAS DAN SETARA KAS 630.897 149.622 22.056 (107.380) 223.317 (18.529) 54.038 103.226
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 518.873 1.149.770 1.299.392 1.321.447 1.214.067 1.437.383 1.418.854 1.472.892
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 1.149.770 1.299.392 1.321.447 1.214.067 1.437.383 1.418.854 1.472.892 1.576.117
Page 105
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI POSISI KEUANGAN - INCREMENTAL Lampiran 5
Rp.Juta
Keterangan 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 277.288 283.382 246.485 43.134 (42.807) (510.167) (893.893) (1.382.657)
Deposito berjangka - - - - - - - -
Piutang usaha pihak ketiga - - - - - - - -
Piutang usaha pihak berelasi 53.132 57.159 57.597 57.597 57.597 57.597 57.597 57.597
Piutang lain-lain pihak ketiga 264.201 264.201 264.201 264.201 264.201 264.201 264.201 264.201
Piutang lain-lain pihak berelasi 1.395.363 1.395.363 1.395.363 1.395.363 1.395.363 1.395.363 1.395.363 1.395.363
Persediaan 50.940 50.940 50.940 50.940 50.940 50.940 50.940 50.940
Aset biologis 46.161 50.648 55.822 59.995 63.064 64.549 65.753 66.452
Biaya dibayar dimuka - - - - - - - -
Uang muka pihak ketiga 4.913 4.913 4.913 4.913 4.913 4.913 4.913 4.913
Pajak dibayar dimuka 9.341 9.341 9.341 9.341 9.341 9.341 9.341 9.341
Tagihan Restitusi Pajak - Current - - - - - - - -
Pinjaman kepada pihak berelasi - - - - - - - -
Aset lancar lainnya - - - - - - - -
Piutang Plasma - Current - - - - - - - -
JUMLAH ASET LANCAR 2.101.338 2.115.947 2.084.661 1.885.483 1.802.612 1.336.737 954.215 466.150
ASET TIDAK LANCAR
Taksiran tagihan restitusi pajak - - - - - - - -
Aset tetap dan tanaman produktif, neto 872.230 788.723 704.706 620.178 535.140 449.590 363.530 276.960
Investasi saham - - - - - - - -
Piutang Plasma 105.844 105.844 105.844 105.844 105.844 105.844 105.844 105.844
Aset pajak tangguhan - - - - - - - -
Aset tak berwujud - - - - - - - -
Aset hak guna 377 377 377 377 377 377 377 377
Goodwill - - - - - - - -
Aset tidak lancar lainnya 10.110 10.110 10.110 10.110 10.110 10.110 10.110 10.110
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR 988.560 905.054 821.036 736.508 651.470 565.921 479.861 393.290
JUMLAH ASET 3.089.899 3.021.001 2.905.698 2.621.991 2.454.081 1.902.657 1.434.076 859.440
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 250.000 250.000 250.000 250.000 250.000 250.000 250.000 0
Utang usaha pihak berelasi - - - - - - - -
Utang usaha pihak ketiga 128.678 134.448 132.639 131.390 131.492 133.559 136.175 139.483
Pendapatan diterima di muka 963.575 963.575 963.575 963.575 963.575 963.575 963.575 963.575
Utang pajak 85.215 85.215 85.215 85.215 85.215 85.215 85.215 85.215
Beban akrual 0 0 0 0 0 0 0 0
Utang lain-lain pihak berelasi 53.589 53.589 53.589 53.589 53.589 53.589 53.589 53.589
Utang lain-lain pihak ketiga 44.908 46.681 48.796 50.684 52.209 53.178 53.977 54.589
Liabilitas sewa jangka pendek - - - - - - - -
Liabilitas imbalan kerja karyawan jk.pendek - - - - - - - -
Liabilitas pembiayaan konsumen jatuh tempo - - - - - - - -
Utang bank jangka panjang jatuh tempo (587.271) (539.331) (345.313) (454.144) - - - -
Utang bank sindikasi jatuh tempo 663.485 663.437 661.023 666.257 615.107 555.211 496.522 -
Liabilitas jangka pendek lainnya 155.003 155.003 155.003 155.003 155.003 155.003 155.003 155.003
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK 1.757.181 1.812.616 2.004.527 1.901.569 2.306.190 2.249.329 2.194.056 1.451.454
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang bank jangka panjang (1.329.596) (795.686) (454.144) (0) (0) (0) (0) (0)
Utang bank sindikasi 3.620.436 2.967.359 2.315.008 1.655.738 1.045.931 494.375 - -
Liabilitas sewa jangka panjang - - - - - - - -
Liabilitas imbalan kerja karyawan jk.panjang 15.228 15.228 15.228 15.228 15.228 15.228 15.228 15.228
Liabilitas pajak tangguhan, neto 26.408 26.408 26.408 26.408 26.408 26.408 26.408 26.408
Liabilitas jangka panjang lainnya - - - - - - - -
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG 2.332.476 2.213.309 1.902.501 1.697.374 1.087.567 536.012 41.637 41.637
JUMLAH LIABILITAS 2.374.113 2.254.946 1.944.138 1.739.011 1.129.204 577.648 83.273 83.273
EKUITAS
Modal saham - - - - - - - -
Saldo laba - - - - - - - -
Telah ditentukan penggunaannya - - - - - - - -
Belum ditentukan penggunaannya (181.782) (186.948) (183.352) (158.975) (121.699) (64.706) 16.361 184.327
Tambahan modal disetor (1.200.543) (1.200.543) (1.200.543) (1.200.543) (1.200.543) (1.200.543) (1.200.543) (1.200.543)
Selisih transaksi dengan pihak non pengendali - - - - - - - -
Penghasilan komprehensif lainnya - - - - - - - -
Komponen ekuitas lainnya - - - - - - - -
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik Entitas Induk (1.382.325) (1.387.491) (1.383.895) (1.359.518) (1.322.242) (1.265.249) (1.184.182) (1.016.216)
Kepentingan nonpengendali 382.565 382.565 382.565 382.565 382.565 382.565 382.565 382.565
JUMLAH EKUITAS (999.759) (1.004.925) (1.001.330) (976.952) (939.676) (882.684) (801.617) (633.651)
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 3.089.899 3.021.001 2.905.698 2.621.991 2.454.081 1.902.657 1.434.076 859.440
Page 106
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI LABA RUGI - INCREMENTAL Lampiran 6
Rp.Juta
Keterangan 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033
PENJUALAN
Penjualan - - - - - - (0) -
TOTAL - - - - - - (0) -
Growth Per Year #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! -100,00%
BEBAN POKOK PENJUALAN 208.820 243.060 285.448 318.802 342.333 352.085 359.270 362.023
To Sales #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! ########### #DIV/0!
LABA KOTOR 208.820 243.060 285.448 318.802 342.333 352.085 359.270 362.023
Gross Profit Margin #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! ########### #DIV/0!
BEBAN USAHA
Nilai Wajar - Aset Biologis (1.834) 4.488 5.173 4.173 3.069 1.485 1.204 699
Beban penjualan - - - - - - - -
Beban umum dan administrasi (44.104) (47.015) (50.059) (53.246) (56.584) (60.080) (63.744) (67.586)
TOTAL (45.938) (42.527) (44.886) (49.073) (53.515) (58.595) (62.540) (66.887)
LABA USAHA 162.882 200.533 240.562 269.728 288.818 293.490 296.730 295.136
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Laba/(rugi) dari entitas asosiasi - - - - - - - -
Pendapatan keuangan - - - - - - - -
Beban keuangan (244.406) (244.383) (239.639) (226.129) (208.498) (171.439) (119.111) (71.533)
Pendapatan/(beban) lain-lain, netto - - - - - - - -
TOTAL (244.406) (244.383) (239.639) (226.129) (208.498) (171.439) (119.111) (71.533)
LABA SEBELUM PAJAK (81.524) (43.850) 923 43.600 80.320 122.051 177.619 223.603
Pajak Penghasilan Badan 22.011 11.840 (249) (11.772) (21.686) (32.954) (47.957) (60.373)
LABA TAHUN BERJALAN (59.512) (32.011) 674 31.828 58.633 89.097 129.662 163.230
Net Profit Margin
SALDO AWAL - LABA (RUGI) - (59.512) (91.523) (90.850) (59.022) (388) 88.709 218.371
SALDO AKHIR - LABA (RUGI) (59.512) (91.523) (90.850) (59.022) (388) 88.709 218.371 381.601
Page 107
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI ARUS KAS - INCREMENTAL Lampiran 7
Rp.Juta
Keterangan 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI :
Penerimaan kas dari pelanggan - - - - - 0 - -
Pembayaran kas kepada pemasok 410.590 374.915 420.368 459.832 488.112 500.686 509.193 512.561
Pembayaran kas kepada karyawan (81.608) (91.848) (101.094) (109.110) (115.698) (120.097) (124.192) (127.632)
Kas yang dihasilkan dari operasi 328.982 283.068 319.274 350.722 372.414 380.590 385.001 384.928
Penghasilan bunga yang diterima - - - - - - - -
Pembayaran pajak penghasilan badan 22.011 11.840 (249) (11.772) (21.686) (32.954) (47.957) (60.373)
Beban keuangan yang dibayar (237.985) (237.944) (233.238) (219.897) (202.977) (166.284) (115.463) (69.243)
Penerimaan dari restitusi pajak - - - - - - - -
Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi 113.009 56.963 85.787 119.053 147.751 181.352 221.580 255.313
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI :
Pembayaran akuisisi saham - - - - - - - -
Perolehan aset tetap - - - - - - - -
Penambahan uang muka aset tetap - - - - - - - -
Penerimaan/(pemberian) pinjaman pihak berelasi - - - - - - - -
Penempatan deposito berjangka - - - - - - - -
Penempatan liabilitas derivatif - - - - - - - -
Penambahan biaya pengembangan plasma - - - - - - - -
Penerimaan biaya pengembangan plasma oleh bank - - - - - - - -
Perolehan tanaman belum menghasilkan - - - - - - - -
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi - - - - - - - -
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN :
Pembayaran utang bank (290.897) (326.214) (374.106) (563.454) (460.834) (865.107) (805.211) (997.313)
Penerimaan utang bank 500.000 250.000 250.000 250.000 250.000 250.000 250.000 250.000
Penerimaan dana sindikasi - - - - - - - -
Biaya penerbitan sindikasi (1.500) (1.500) (1.500) (1.500) (1.500) (1.500) (1.500) (1.500)
Pembayaran liabilitas sewa aset hak guna - - - - - - - -
Pembayaran liabilitas pembiayaan konsumen - - - - - - - -
Penerimaan deviden kas - - - - - - - -
Pembayaran deviden kas 50.708 26.845 2.922 (7.450) (21.357) (32.105) (48.595) 4.736
Pembayaran deviden kas kepada entitas non pengendali - - - - - - - -
Kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan 258.311 (50.869) (122.684) (322.405) (233.691) (648.712) (605.306) (744.077)
PENURUNAN/(KENAIKAN) NETO KAS DAN SETARA KAS 371.320 6.095 (36.897) (203.352) (85.940) (467.360) (383.726) (488.764)
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE - 371.320 377.414 340.517 137.166 51.225 (416.135) (799.861)
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 371.320 377.414 340.517 137.166 51.225 (416.135) (799.861) (1.288.625)
Page 108
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI RATIO KEUANGAN Lampiran 8
Average
Keterangan 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 Th'2026 s/d
Th'2033
I. RATIO LIKUIDITAS
Dengan
Current Ratio 116,03% 113,62% 113,75% 118,78% 123,79% 127,69% 129,69% 153,23% 124,57%
Quick (Acid Test) Ratio 65,35% 62,80% 61,10% 62,05% 66,17% 67,31% 68,75% 82,33% 66,98%
Working Capital To Total Assets Ratio 6,28% 5,44% 5,40% 6,94% 8,49% 9,45% 9,83% 14,72% 8,32%
Tanpa
Current Ratio 114,44% 112,24% 118,84% 128,92% 156,02% 175,69% 188,28% 208,02% 150,31%
Quick (Acid Test) Ratio 43,92% 41,78% 41,88% 46,27% 61,62% 76,91% 89,97% 109,16% 63,94%
Working Capital To Total Assets Ratio 6,28% 5,44% 5,40% 6,94% 8,49% 9,45% 9,83% 14,72% 8,32%
Dengan-Tanpa
Current Ratio 1,59% 1,38% -5,09% -10,14% -32,22% -48,00% -58,59% -54,80% -25,73%
Quick (Acid Test) Ratio 21,43% 21,02% 19,23% 15,78% 4,54% -9,60% -21,22% -26,82% 3,04%
Working Capital To Total Assets Ratio 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
II. RATIO LEVERAGE
Dengan
Total Debt To Equity Ratio DER 262,38% 185,50% 134,11% 100,92% 80,48% 65,00% 54,43% 42,29% 115,64%
Total Debt To Total Assets Ratio DAR 72,40% 64,97% 57,28% 50,23% 44,59% 39,39% 35,24% 29,72% 49,23%
Time Interest Earned Ratio Kali 4,98 5,82 6,80 8,25 9,94 11,08 12,31 13,99 9,14
Tanpa
Total Debt To Equity Ratio DER 128,27% 90,27% 62,86% 46,93% 37,23% 33,20% 31,00% 28,18% 57,24%
Total Debt To Total Assets Ratio DAR 56,19% 47,44% 38,60% 31,94% 27,13% 24,92% 23,66% 21,98% 33,98%
Time Interest Earned Ratio Kali 7,21 9,12 11,80 16,47 23,40 25,61 22,95 20,43 17,12
Dengan-Tanpa
Total Debt To Equity Ratio DER 134,11% 95,23% 71,25% 53,99% 43,25% 31,80% 23,43% 14,12% 58,40%
Total Debt To Total Assets Ratio DAR 16,21% 17,53% 18,69% 18,29% 17,46% 14,47% 11,58% 7,74% 15,25%
Time Interest Earned Ratio Kali -2,22 -3,30 -5,00 -8,22 -13,47 -14,53 -10,65 -6,44 (7,98)
III. RATIO AKTIVITAS
Dengan
Total Assets Turnover Kali 1,47 1,52 1,54 1,55 1,53 1,52 1,52 1,51 1,52
Receivables Turnover Kali 31,14 40,77 56,99 56,91 56,81 56,76 56,65 56,57 51,58
Collection Period Hari 12 9 6 6 6 6 6 6 7
Inventory Turnover( Total ) Kali 16,92 16,09 15,91 15,50 16,02 16,01 17,40 19,26 16,64
Average Day'a Inventory Hari 22 23 23 24 23 23 21 19 22
Working Capital Turnover Kali 23,38 27,90 28,56 22,36 18,07 16,10 15,50 10,27 20,27
Tanpa
Total Assets Turnover Kali 1,86 1,91 1,91 1,88 1,82 1,73 1,67 1,59 1,80
Receivables Turnover Kali 33,77 45,50 66,49 66,16 65,80 65,58 65,17 64,87 59,17
Collection Period Hari 11 8 5 6 6 6 6 6 7
Inventory Turnover( Total ) Kali 18,33 17,36 17,18 16,71 17,29 17,24 18,77 20,85 17,97
Average Day'a Inventory Hari 20 21 21 22 21 21 19 18 20
Working Capital Turnover Kali 37,56 44,76 31,72 22,02 13,10 10,04 8,76 7,35 21,91
Dengan-Tanpa
Total Assets Turnover Kali (0,40) (0,39) (0,37) (0,33) (0,29) (0,21) (0,15) (0,08) (0,28)
Receivables Turnover Kali (2,62) (4,72) (9,50) (9,26) (8,99) (8,82) (8,52) (8,29) (7,59)
Collection Period Hari 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Inventory Turnover( Total ) Kali (1,42) (1,27) (1,26) (1,21) (1,27) (1,24) (1,37) (1,59) (1,33)
Average Day'a Inventory Hari 2 2 2 2 2 2 2 1 2
Working Capital Turnover Kali (14,19) (16,87) (3,16) 0,34 4,98 6,07 6,74 2,92 (1,65)
IV. RATIO KEUANGAN
Dengan
Gross Profit Margin 36,08% 36,65% 36,26% 35,95% 35,51% 34,43% 33,16% 32,10% 35,02%
Operating Profit Margin 16,82% 15,94% 15,31% 14,80% 14,14% 12,85% 11,29% 9,94% 13,89%
Net Profit Margin 10,01% 9,83% 9,74% 9,71% 9,51% 8,77% 7,81% 6,98% 9,04%
Return On Investment, ROI 14,69% 14,93% 15,00% 15,07% 14,59% 13,34% 11,90% 10,55% 13,76%
Return On Equity, ROE 53,22% 42,63% 35,12% 30,27% 26,32% 22,01% 18,37% 15,02% 30,37%
Tanpa
Gross Profit Margin 35,10% 35,57% 35,02% 34,59% 34,08% 32,98% 31,72% 30,68% 33,72%
Operating Profit Margin 16,05% 15,04% 14,26% 13,65% 12,93% 11,64% 10,10% 8,78% 12,81%
Net Profit Margin 10,29% 9,97% 9,73% 9,58% 9,27% 8,40% 7,29% 6,34% 8,86%
Return On Investment, ROI 19,18% 19,03% 18,63% 17,98% 16,86% 14,51% 12,17% 10,10% 16,06%
Return On Equity, ROE 43,78% 36,22% 30,34% 26,42% 23,14% 19,33% 15,94% 12,95% 26,01%
Dengan-Tanpa
Gross Profit Margin 0,98% 1,08% 1,24% 1,36% 1,43% 1,45% 1,44% 1,42% 1,30%
Operating Profit Margin 0,76% 0,89% 1,05% 1,15% 1,21% 1,21% 1,19% 1,16% 1,08%
Net Profit Margin -0,28% -0,14% 0,00% 0,14% 0,24% 0,37% 0,52% 0,64% 0,19%
Return On Investment, ROI -4,49% -4,10% -3,63% -2,91% -2,27% -1,17% -0,27% 0,45% -2,30%
Return On Equity, ROE 9,44% 6,41% 4,78% 3,86% 3,19% 2,68% 2,43% 2,07% 4,36%
Page 109
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
ANALISIS KELAYAKAN PROYEK Lampiran 9
Rp.Juta
Keterangan TOTAL 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033
1,00 2,00 3,00 4,00 5,00 6,00 7,00 8,00
EBITDA 40.019.270 4.110.107 4.108.146 4.047.967 4.002.581 3.926.469 3.665.144 3.363.593 12.795.264
CASH OUT FLOW
- Tax -6.147.835 -774.434 -801.181 -810.610 -823.564 -823.632 -769.576 -703.441 -641.396
- Interest ( i x T ) -726.970 -158.213 -135.291 -113.806 -92.446 -74.998 -62.017 -50.358 -39.841
- Investment Outlays - Eksisting -7.920.483 -7.920.483 0 0 0 0 0 0 0
- Capital Expenditure, CAPEX -6.452.509 -676.444 -710.266 -745.779 -783.068 -821.563 -861.982 -904.423 -948.985
+ / - Working Capital -648.361 493.996 255.990 22.848 -350.892 -54.544 -201.833 -47.184 -766.741
TOTAL -21.896.157 -9.035.577 -1.390.747 -1.647.347 -2.049.970 -1.774.737 -1.895.408 -1.705.406 -2.396.964
NET CASH FLOW 18.123.113 - 4.925.471 2.717.399 2.400.620 1.952.611 2.151.732 1.769.736 1.658.186 10.398.300
TV 0,00% - 0 0 0 0 0 0 0 -
Discount Factor 8,36% 0,9229 0,8517 0,7860 0,7254 0,6694 0,6178 0,5701 0,5262
DISCOUNTED CASH FLOW 10.022.233 - 4.545.555 2.314.364 1.886.865 1.416.355 1.440.402 1.093.310 945.382 5.471.109
PROCEED -4.925.471 -2.208.072 192.548 2.145.159 4.296.891 6.066.626 7.724.813 18.123.113
PRESENT VALUE KAS MASUK 26.919.581 3.793.082 3.498.840 3.181.664 2.903.332 2.628.439 2.264.258 1.917.685 6.732.282
PRESENT VALUE KAS KELUAR -16.897.349 -8.338.636 -1.184.476 -1.294.799 -1.486.976 -1.188.036 -1.170.948 -972.303 -1.261.173
INTERNAL RATE OF RETURN IRR 49,39%
NET PRESENT VALUE NPV 10.022.233
PROFITABILITY INDEX PI 1,59312
PAYBACK PERIOD PP 2 Tahun 11 Bulan
BREAK EVEN POINT BEP
Penjualan 21.307.073 22.457.208 22.966.450 23.423.848 23.954.957 24.300.705 24.952.605 25.482.401
Variable Cost 13.618.617 14.225.660 14.637.672 15.002.703 15.448.737 15.933.591 16.677.768 17.302.179
Fixed Cost 4.104.761 4.652.634 4.813.134 4.954.231 5.118.944 5.244.857 5.457.980 5.646.753
BEP 11.375.555 12.693.258 13.272.128 13.780.448 14.415.814 15.232.699 16.458.428 17.590.332
BEP Rata-rata (Rp.Juta) 14.352.333 53,39% 56,52% 57,79% 58,83% 60,18% 62,68% 65,96% 69,03%
BEP Rata-rata ( % ) 60,55%
PERHITUNGAN MODAL KERJA
Aset Lancar 5.445.859 5.418.145 5.329.783 5.413.860 5.459.788 5.538.432 5.559.459 5.563.385
Utang Lancar -5.684.251 -5.912.527 -5.847.013 -5.580.198 -5.571.582 -5.448.393 -5.422.236 -4.659.421
KEBUTUHAN MODAL KERJA -238.392 -494.383 -517.230 -166.338 -111.794 90.039 137.223 903.965
+ / - Working Capital -493.996 -255.990 -22.848 350.892 54.544 201.833 47.184 766.741
Rounded
-
Page 110
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
ANALISIS SENSITIVITAS PROYEK Lampiran 10
KONDISI PERUBAHAN KONDISI
Keterangan
NORMAL 1,50% 3,00% 4,50% 6,00%
1. PENDAPATAN TURUN
Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta 10.022.233 7.982.471 5.942.709 3.902.948 1.863.186
Internal Rate of Return (IRR) 49,39% 39,10% 30,01% 21,88% 14,53%
Return On Investment (ROI) 13,76% 11,06% 8,56% 6,25% 4,09%
Profitability Index (PI) 1,59312 1,47096 1,34954 1,22887 1,10892
Payback Period (PP) 2 Th 11 Bln 3 Th 7 Bln 4 Th 6 Bln 6 Th 8 Bln 7 Th 3 Bln
BEP a. Dalam Rp.Juta 14.352.333 14.774.743 15.237.219 15.745.763 16.307.646
b. Dalam % Terhadap Pendapatan 60,55% 63,27% 66,26% 69,53% 73,15%
2. BIAYA INVESTASI NAIK
Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta 10.022.233 9.845.377 9.668.522 9.491.666 9.314.811
Internal Rate of Return (IRR) 49,39% 47,81% 46,30% 44,86% 43,49%
Return On Investment (ROI) 13,76% 13,76% 13,76% 13,76% 13,76%
Profitability Index (PI) 1,59312 1,57662 1,56046 1,54462 1,52911
Payback Period (PP) 2 Th 11 Bln 2 Th 12 Bln 3 Th 1 Bln 3 Th 2 Bln 3 Th 3 Bln
BEP a. Dalam Rp.Juta 14.352.333 14.352.333 14.352.333 14.352.333 14.352.333
b. Dalam % Terhadap Pendapatan 60,55% 60,55% 60,55% 60,55% 60,55%
3. STRUKTUR BIAYA NAIK
Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta 10.022.233 8.272.894 6.523.556 4.774.218 3.024.879
Internal Rate of Return (IRR) 49,39% 40,59% 32,64% 25,40% 18,76%
Return On Investment (ROI) 13,76% 11,43% 9,25% 7,21% 5,30%
Profitability Index (PI) 1,59312 1,48834 1,38409 1,28037 1,17719
Payback Period (PP) 2 Th 11 Bln 3 Th 5 Bln 4 Th 2 Bln 5 Th 3 Bln 7 Th 1 Bln
BEP a. Dalam Rp.Juta 14.352.333 14.567.618 14.782.903 14.998.188 15.213.473
b. Dalam % Terhadap Pendapatan 60,55% 61,46% 62,36% 63,27% 64,18%
4. DISCOUNT RATE NAIK
Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta 10.022.233 9.935.208 9.848.966 9.763.501 9.678.803
Internal Rate of Return (IRR) 49,39% 49,39% 49,39% 49,39% 49,39%
Return On Investment (ROI) 13,76% 13,76% 13,76% 13,76% 13,76%
Profitability Index (PI) 1,59312 1,59000 1,58689 1,58380 1,58071
Payback Period (PP) 2 Th 11 Bln 2 Th 11 Bln 2 Th 11 Bln 2 Th 11 Bln 2 Th 11 Bln
BEP a. Dalam Rp.Juta 14.352.333 14.352.333 14.352.333 14.352.333 14.352.333
b. Dalam % Terhadap Pendapatan 60,55% 60,55% 60,55% 60,55% 60,55%
Names mentioned 57 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
KJPP Syarif
p.3 ×3
unresolved
org
Endang & Rekan
p.3 ×4
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik
p.3
unresolved
org
PT Kalimantan Sawit Abadi
p.3 ×10
unresolved
org
PT Mitra Mendawai Sejati
p.3 ×10
unresolved
org
PT Tanjung Sawit Abadi
p.3 ×6
unresolved
org
PT Sawit Multi Utama
p.3 ×6
unresolved
org
PT Mirza Pratama Putra
p.4 ×6
unresolved
org
PT Menteng Kencana Mas
p.4 ×6
unresolved
org
PT Sawit Mandiri Lestari
p.4 ×5
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.4 ×8
unresolved
org
PT Sawit Mandiri Lestari Penerima Pembayaran Research Service
p.6
unresolved
org
REKAN Endang Sunardi
p.8
unresolved
person
Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)
· Rekan | Digitally signed by Endang Sunardi
p.8 ×2
unresolved
org
KJPP Syarif MAPPI
p.8
unresolved
org
Endang dan Rekan
p.8 ×2
unresolved
person
Meilindra Indriani
p.10
unresolved
person
Toyib Efendi, S.E., M.Ec. Dev.
p.10 ×2
unresolved
person
Kamaludin, S.Pd
p.10
unresolved
person
Enimarya Agoes Suwarko
p.18 ×2
unresolved
person
H. SSMS
p.18 ×2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwantono
p.21 ×5
unresolved
person
Akuntan Publik Daniel
p.22
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti
p.22
unresolved
—
BapakJahja Tanudjaja A.
· Direktur
p.22
unresolved
person
Arie Raymond
p.22
unresolved
org
PT Mandiri Indah Lestari
p.27 ×3
unresolved
person
H. Udan Said
p.30
unresolved
org
PT Prima Sawit Borneo
p.30
unresolved
org
PT Agro Citra Mandiri
p.30
unresolved
org
Kementerian
p.38
unresolved
person
Aulia Taufani
p.38
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.38
unresolved
org
PT Surya Borneo Industri
p.40
unresolved
org
Bank Indonesia
p.40 ×7
unresolved
org
Bank Indonesia Gambar
p.42
unresolved
org
Bank Commodities Price Data
p.47
unresolved
org
PT CBI
p.83
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Syarif
p.98
unresolved
org
KJPP
p.98
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.364
8079 ms
12 Sep 2026 22:17
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [{'area_sqm': None,
'category': 'OTHER',
'description': 'dibagi dengan'}],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': 'dibagi dengan',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': '15'}