Skip to content
Back to announcement

20260602_SSMS_Laporan Informasi dan Fakta Material_32096307_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review SSMS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 110

Page 1
  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
        RENCANA TRANSAKSI
   PEMBAYARAN RESEARCH SERVICE


 PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK


No. 00028/2.0113-03/BS/01/0340/1/V/2026
          Tanggal : 20 Mei 2026




                                          1
Page 2
  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
        RENCANA TRANSAKSI
  PEMBAYARAN RESEARCH SERVICE
                  Oleh
 PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK


No. 00028/2.0113-03/BS/01/0340/1/V/2026
          Tanggal : 20 Mei 2026
Page 3
No. 00028/2.0113-03/BS/01/0340/1/V/2026                                Bekasi, 20 Mei 2026
SURAT PENGANTAR
Kepada:
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Equity Tower, 43 F Suite 43 D
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 SCBD Lot 9
Jakarta


Perihal: Laporan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pembayaran Research Service oleh
          PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk


Dengan hormat,


KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah memiliki
perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik No. 2.12.0113 dan Surat
lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Republik
lndonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD) No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023.


Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja No. 0073/SPK/MSE-03/ES/XI/2025, tanggal 12 November
2025, kami telah melaksanakan Penilaian untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas
Rencana Transaksi Pembayaran Research Service oleh PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (atau
selanjutnya disebut “Perseroan” atau “SSMS”) kepada PT Citra Borneo Indah (atau selanjutnya
disebut “CBI”) seperti yang tertuang dalam laporan ini.


Latar Belakang


SSMS secara berkelanjutan berupaya meningkatkan efektivitas operasional, sehingga
memerlukan dukungan layanan profesional yang kompeten berupa research service guna
mendorong peningkatan produktivitas. Sehubungan dengan hal tersebut, SSMS berencana
tetap menggunakan layanan research service yang disediakan oleh CBI. CBI merupakan
pemegang saham pengendali SSMS dengan kepemilikan sebesar 65,83% saham per
31 Desember 2025.


Rencana Transaksi tersebut tidak hanya melibatkan SSMS, tetapi juga anak usaha SSMS yang
menggunakan Research Service dari CBI. Anak usaha yang terlibat meliputi beberapa anak
usaha dengan kepemilikan langsung maupun tidak langsung oleh SSMS. Anak usaha dengan
kepemilikan langsung yang menggunakan Research Service dari CBI adalah PT Kalimantan
Sawit Abadi (atau selanjutnya disebut “KSA”) dan PT Mitra Mendawai Sejati (atau selanjutnya
disebut “MMS”). Sementara itu, anak usaha dengan kepemilikan tidak langsung melalui KSA
yaitu PT Tanjung Sawit Abadi (atau selanjutnya disebut “TSA”) dan PT Sawit Multi Utama (atau


                                                                                             i
Page 4
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          selanjutnya disebut “SMU”), serta anak usaha dengan kepemilikan tidak langsung melalui MMS
          yaitu PT Mirza Pratama Putra (atau selanjutnya disebut “MPP”) dan PT Menteng Kencana Mas
          (atau selanjutnya disebut “MKM”). Selain itu, pada tanggal 24 November 2025, SSMS
          mengakuisisi 63,40% kepemilikan saham PT Sawit Mandiri Lestari (atau selanjutnya disebut
          “SML”). SML juga akan menggunakan jasa Research Service dari CBI. (selanjutnya secara
          bersama-sama disebut sebagai “Kelompok Usaha”)


          Sehubungan dengan penggunaan layanan research service, total nilai Rencana Transaksi
          pembayaran research service dari SSMS dan kelompok usaha kepada CBI adalah sebesar
          Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah).
          Nilai dari Rencana Transaksi tersebut adalah 4,63% terhadap jumlah ekuitas SSMS yang
          sebesar Rp2.941.461.800.000,- (Dua Triliun Sembilan Ratus Empat Puluh Satu Miliar Empat
          Ratus Enam Puluh Satu Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah) berdasarkan Laporan Keuangan SSMS
          per 31 Desember 2025.


          Rencana Transaksi di atas memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi
          sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
          No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
          Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut “Peraturan No. 42/POJK.04/2020”) karena
          Rencana Transaksi dilakukan dengan pihak terafiliasi SSMS, namun bukan transaksi material
          sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
          No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
          Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut “Peraturan No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai transaksi
          tidak sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas SSMS per 31 Desember 2025.


          Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian


          Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan Laporan
          No. 00028/2.0113-03/BS/01/0340/1/V/2025, tanggal 20 Mei 2026.


          Tanggal Penilaian


          Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 31 Desember 2025.


          Objek Penilaian


          Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Rencana Transaksi pembayaran atas
          penggunaan layanan Research Service dari CBI oleh SSMS dan kelompok usaha dengan total
          sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta
          Rupiah).




                                                                                                   ii
Page 5
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran


          Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran Rencana
          Transaksi pembayaran atas penggunaan layanan Research Service dari CBI oleh SSMS dan
          kelompok usaha dengan total sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar
          Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah). Pendapat kewajaran ini diberikan dalam rangka
          memenuhi Peraturan         No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan
          Kepentingan Transaksi Tertentu.


          Pendekatan dan Metode


          Pendekatan dan Metode dalam penyusunan laporan Pendapat Kewajaran ini, diantaranya
          adalah:
          a.   Analisis transaksi;
          b.   Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas rencana transaksi;
          c.   Analisis atas kewajaran nilai transaksi; dan
          d.   Analisis atas faktor lain yang relevan.


          Asumsi dan Kondisi Pembatas


          Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini
          adalah:
          •    Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
          •    Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
               Pendapat Kewajaran.
          •    Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
               informasi yang disediakan oleh manajemen atau data yang diperoleh dari informasi yang
               tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan.
          •    Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi serta
               Proforma Laporan Keuangan yang disampaikan oleh SSMS dengan mencerminkan
               kewajaran proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
          •    Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
               yang telah disesuaikan.
          •    Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
               rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional SSMS.
          •    Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan yang
               dihasilkan.
          •    Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat Kewajaran dari
               pemberi tugas.




                                                                                                    iii
Page 6
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          Kesimpulan


          A.   Analisis Transaksi


               Pihak-pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi antara lain:


               Pemberi Pembayaran Research Service


               1.   PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
               2.   PT Mitra Mendawai Sejati
               3.   PT Kalimantan Sawit Abadi
               4.   PT Sawit Multi Utama
               5.   PT Tanjung Sawit Abadi
               6.   PT Mirza Pratama Putra
               7.   PT Menteng Kencana Mas
               8.   PT Sawit Mandiri Lestari


               Penerima Pembayaran Research Service


               PT Citra Borneo Indah


               Hubungan afiliasi dalam Rencana Transaksi yang mana CBI merupakan pemegang 65,83%
               saham SSMS. Sementara itu SSMS merupakan pemegang saham langsung KSA, MMS dan
               SML. SSMS juga merupakan pemegang saham tidak langsung TSA, SMU, MPP, dan MKM.


               Dari sisi materialitas, persentase nilai transaksi terhadap ekuitas SSMS per 31 Desember
               2025 adalah sebesar 4,63%. Suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi material
               apabila nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.
               Dengan demikian, Rencana Transaksi tidak termasuk transaksi material sesuai dengan
               Peraturan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan
               Usaha Utama.


          B.   Analisis Kualitatif


               Rencana Transaksi dilakukannya untuk menunjang kegiatan operasional bisnis,
               khususnya dalam memastikan pengelolaan aset perkebunan dilakukan secara optimal
               dan berkelanjutan. Dalam rangka mendukung hal tersebut, diperlukan analisa yang
               komprehensif atas kondisi tanah dan tanaman kelapa sawit. Analisa ini menjadi dasar
               dalam penyusunan strategi pemeliharaan, pemupukan, peremajaan ( replanting), dan
               peningkatan praktik budidaya agar pengelolaan kebun dapat dilakukan secara lebih
               efektif dan efisien. Dengan demikian, transaksi ini diharapkan dapat menjaga dan
               meningkatkan tingkat efektivitas operasional serta produktivitas di masa mendatang.




                                                                                                     iv
Page 7
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




               Keuntungan dari dilakukannya transaksi ini adalah bahwa SSMS dan kelompok usaha akan
               memperoleh layanan Research Service yang diberikan oleh CBI sesuai dengan ruang
               lingkup perjanjian, tanpa perlu mengeluarkan investasi tambahan untuk penyediaan
               fasilitas pendukung maupun sumber daya manusia yang diperlukan, karena seluruh
               kebutuhan tersebut telah disediakan oleh CBI sebagai penyedia jasa. Dengan demikian,
               Perseroan dapat lebih fokus pada kegiatan operasional utama serta meningkatkan
               efisiensi   pengelolaan   biaya.   Adapun   pelaksanaan   Rencana   Transaksi   ini   tidak
               menimbulkan kerugian yang material bagi Perseroan, selain konsekuensi berupa
               penurunan saldo kas sehubungan dengan pembayaran atas layanan Research Service
               yang diterima.


          C.   Analisis Kuantitatif


               Berdasarkan hasil analisis inkremental, terdapat tambahan terhadap total aset sebesar
               Rp3,09 triliun pada tahun 2026, yang kemudian menurun secara bertahap hingga
               menjadi Rp859,44 miliar pada tahun 2033. Selanjutnya, dari sisi kinerja, laba tahun
               berjalan pada tahun 2026 masih mencatat rugi, kemudian menjadi laba dan terus
               meningkat hingga mencapai Rp163,23 miliar pada tahun 2033, yang menunjukkan
               adanya perbaikan profitabilitas.


          D.   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi


               Berdasarkan Perjanjian Kerjasama Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium, total Nilai
               Rencana Transaksi pembayaran atas penggunaan layanan Research Service adalah
               sebesar Rp124.173.000.000,- (Seratus Dua Puluh Empat Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga
               Juta Rupiah). Berdasarkan informasi manajemen yang tertuang dalam Draft Perjanjian
               Kerjasama Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium antara CBI dengan SML, total Nilai
               Rencana Transaksi pembayaran atas penggunaan layanan Research Service adalah
               sebesar Rp12.000.000.000,- (Dua Belas Miliar Rupiah) berdasarkan Jadwal Pekerjaan
               selama delapan (8) bulan.


               Kewajaran pembayaran dari SML kepada CBI sebesar Rp12.000.000.000,- (Dua Belas
               Miliar Rupiah) atau setara dengan Rp1.500.000.000,- (Satu Miliar Lima Ratus Juta Rupiah)
               per bulan untuk jangka waktu 8 bulan didukung oleh penerapan tarif yang sama dengan
               tarif eksisting yang dikenakan kepada entitas lain dalam kelompok usaha, yaitu sebesar
               Rp150.000,- (Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah) per hektare. Nilai pembayaran tersebut
               dihitung berdasarkan tarif per hektare yang dikalikan dengan total luas lahan yang
               menjadi objek layanan Research Services, sehingga mencerminkan konsistensi penerapan
               tarif dan mendukung kewajaran pembayaran yang dilakukan oleh SML kepada CBI


               Secara keseluruhan, total Nilai Rencana Transaksi pembayaran Research Services
               meningkat dari sebesar Rp124.173.000.000,- (Seratus Dua Puluh Empat Miliar Seratus
               Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah) pada tahun 2023 sampai tahun 2025 (tanpa SML) menjadi


                                                                                                        v
Page 8
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




               sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga
               Juta Rupiah) pada Rencana Transaksi. Dengan mempertimbangkan bahwa peningkatan
               total Nilai Rencana Transaksi berasal dari penambahan entitas baru, maka secara
               keseluruhan total Nilai Rencana Transaksi pembayaran Research Services adalah sebesar
               Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta
               Rupiah) berada dalam kisaran yang wajar.


          E.   Analisis Atas Faktor Lain yang Relevan


               Tidak terdapat informasi atas faktor lain yang relevan atas Rencana Transaksi
               pembayaran atas penggunaan layanan Research Service.


          Pendapat Mengenai Kewajaran Transaksi


          Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas
          Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang relevan,
          maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi pembayaran atas penggunaan layanan
          Research Service dari CBI oleh SSMS adalah Wajar.

          Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki dampak
          material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk, namun tidak terbatas
          pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara eksternal yaitu kondisi pasar
          dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan serta peraturan-
          peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan
          Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran
          ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan mengenai
          kewajaran Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.

          Hormat kami,
          KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN




          Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)
          Rekan                                                          Digitally signed by Endang Sunardi
                                                                         DN: cn=Endang Sunardi, c=ID, o=KJPP Syarif
          MAPPI                  : No. 09-S-02341                        Endang dan Rekan,
                                                                         email=syarifendangdanrekan@gmail.com
          Izin Penilai Publik    : No. B-1.12.00340
          Klasifikasi Izin       : Penilaian Bisnis
          Register               : No. RMK-2017.00303
          STTD OJK               : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
          STTD IKNB              : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                                                      vi
Page 9
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                                          PERNYATAAN PENILAI


          Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan
          di bawah ini menyatakan bahwa:
           1.   Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara
                independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan SSMS, dan pihak-pihak
                yang terkait dengan rencana transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau
                keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Pendapat
                kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada
                pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
                pendapat yang dihasilkan dari proses analisis pendapat kewajaran ini dan kami hanya
                menerima imbalan sesuai dengan yang tercantum pada Surat Perjanjian Kerja
                No. 0073/SPK/MSE-03/ES/XI/2025, tanggal 12 November 2025;
           2.   Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah
                dilakukan dengan benar;
           3.   Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran;
           4.   Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada
                tanggal Pendapat Kewajaran;
           5.   Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
                Pendapat Kewajaran;
           6.   Kesimpulan Pendapat Kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
                pembatas;
           7.   Data ekonomi dan industri dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperoleh dari
                berbagai sumber yang diyakini Penilai Usaha dapat dipertanggungjawabkan;
           8.   Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                Republik Indonesia No. 35/POJK.04/2020, SEOJK No. 17/SEOJK.004/2020, POJK
                No. 42/POJK.04/2020, POJK No. 17/POJK.04/2020, dan memenuhi Kode Etik Penilai
                Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan
                oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI);
           9.   Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
                diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang diakui Pemerintah; dan
           10. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam Laporan ini, telah menyediakan
                bantuan profesional dalam menyiapkan Laporan Penilaian.




                                                                                                  vii
Page 10
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          KJPP Syarif, Endang & Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang kami libatkan dalam
          penugasan Penilaian ini adalah Penilai profesional yang kompeten dan memiliki keahlian
          penilaian yang baik.


          No.   Nama                                                     Tugas             Tanda Tangan




          1.    Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert)          Penanggung Jawab (.......................)
                MAPPI              : No. 09-S-02341
                Izin Penilai       : No. B-1.12.00340
                Klasifikasi Izin   : Penilaian Bisnis
                Register           : No. RMK-2017.00303
                STTD OJK           : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                STTD IKNB          : No. 173/NB.122/STTD-P/2019


          2.    Meilindra Indriani, S.Si.                               Reviewer         (........................)
                MAPPI              : No. 14-T-05006
                Register           : No. RMK-2017.01002




          3.    Toyib Efendi, S.E., M.Ec. Dev.                         Staf Penilai      (........................)
                MAPPI              : No. 09-P-02398
                Register           : No. RMK-2021.03694




          4.    Kamaludin, S.Pd                                     Tenaga Inspeksi      (........................)
                MAPPI              : No. 17-A-07843




                                                                                                             viii
Page 11
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                                                                  DAFTAR ISI

          SURAT PENGANTAR .......................................................................................................... i
          PERNYATAAN PENILAI ..................................................................................................... vii
          DAFTAR ISI ..................................................................................................................... ix
          DAFTAR TABEL ............................................................................................................... xi
          DAFTAR GAMBAR .......................................................................................................... xii
          DEFINISI DAN ISTILAH ................................................................................................... xiii
          1         PENDAHULUAN .................................................................................................... 1
          1.1       Latar Belakang ..................................................................................................... 1
          1.2       Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian ................................................................ 2
          1.3       Tanggal Penilaian ................................................................................................ 2
          1.4       Identitas Status Penilai ......................................................................................... 2
          1.5       Identitas Pemberi Tugas ...................................................................................... 3
          1.6       Identitas Pengguna Laporan ................................................................................ 3
          1.7       Objek Penilaian .................................................................................................... 3
          1.8       Jenis Mata Uang yang digunakan ......................................................................... 3
          1.9       Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran............................................ 4
          1.10      Tingkat Kedalaman Investigasi ............................................................................ 4
          1.11      Benturan Kepentingan atas Rencana Transaksi .................................................... 4
          1.12      Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan .................................................... 4
          1.13      Ruang Lingkup Penilaian ...................................................................................... 6
          1.14      Pendekatan dan Metode ...................................................................................... 7
          1.15      Asumsi dan Kondisi Pembatas ............................................................................. 8
          1.16      Hasil Penilaian yang Menjadi Dasar dalam Pemberian Pendapat Kewajaran .......... 9
          1.17      Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi ...................................................... 9
          1.18      Konfirmasi bahwa Penilaian telah Dilakukan berdasarkan SPI, POJK, dan SEOJK ... 9
          1.19      Kejadian Setelah Tanggal Penilaian ...................................................................... 9
          2         ANALISIS TRANSAKSI .......................................................................................... 10
          2.1       Pihak-Pihak yang Terkait dalam Rencana Transaksi .......................................... 10
          2.2       Hubungan Pihak-Pihak yang akan Melakukan Transaksi .................................... 13
          2.3       Materialitas Nilai Transaksi ................................................................................ 15
          2.4       Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi .............. 15
          2.5       Nilai dari Objek Pendapat Kewajaran ................................................................. 18
          2.6       Dampak Keuangan dari Transaksi yang akan Dilakukan terhadap Kepentingan
                    Pemegang Saham .............................................................................................. 18
          2.7       Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen Perusahaan Terkait
                    dengan Rencana Transaksi yang akan Dilakukan terhadap Kepentingan
                    Pemegang Saham .............................................................................................. 18
          2.8       Ketidakpastian Rencana Pembiayaan dalam Rencana Transaksi ......................... 19
          2.9       Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang ............................................................... 19
          2.10      Ketidakpastian Risiko Pasar ............................................................................... 19
          2.11      Faktor Lain yang Berpengaruh ........................................................................... 19


                                                                                                                                            ix
Page 12
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          2.12    Manfaat dan Risiko Atas Transaksi yang Akan Dilakukan................................... 19
          3       ANALISIS KUALITATIF ......................................................................................... 21
          3.1     Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha .................................................... 21
          3.2     Analisis Industri dan Lingkungan ....................................................................... 23
          3.2.1   Tinjauan Makro Ekonomi Indonesia ................................................................... 23
          3.2.2   Kondisi Industri ................................................................................................. 26
          3.3     Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan ................................................... 31
          3.4     Alasan Dilakukannya Transaksi.......................................................................... 33
          3.5     Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif ............................................. 33
          4       ANALISIS KUANTITATIF ...................................................................................... 34
          4.1     Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
                  Perusahaan ........................................................................................................ 34
          4.1.1   Penilaian Kinerja Historis ................................................................................... 34
          4.1.2   Penilaian Arus Kas ............................................................................................. 47
          4.1.3   Penilaian atas Proyeksi Keuangan ...................................................................... 49
          4.1.4   Analisis Rasio Keuangan .................................................................................... 57
          4.1.5   Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan
                  Setelah Transaksi Dilakukan .............................................................................. 63
          4.2     Analisis Inkremental .......................................................................................... 66
          4.2.1   Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan ................. 66
          4.2.2   Analisis Kelayakan ............................................................................................. 73
          4.3     Biaya atau Pendapatan yang Relevan.................................................................. 74
          4.4     Informasi Non Keuangan yang Relevan .............................................................. 74
          4.5     Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perusahaan dalam Menentukan Rencana
                  dan Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain ............................... 74
          4.6     Hal Material Lainnya .......................................................................................... 75
          5       ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI ............................................................. 76
          5.1     Perbandingan Antara Rencana Nilai Transaksi dengan Hasil Penilaian atas
                  Transaksi yang akan Dilakukan ......................................................................... 76
          5.2     Analisis untuk Memastikan bahwa Rencana Nilai Transaksi Memberikan Nilai
                  Tambah dari Transaksi yang akan Dilakukan ..................................................... 76
          5.3     Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi Dilakukan untuk Meyakini Bahwa
                  Rencana Nilai Transaksi Berada dalam Kisaran Nilai yang Didapatkan dari Hasil
                  Penilaian ............................................................................................................ 76
          6       ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG RELEVAN ............................................... 79
          7       PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI .................................................. 80
          8       KUALIFIKASI PENILAI USAHA ............................................................................... 81
          9       KESIMPULAN ...................................................................................................... 82




                                                                                                                                          x
Page 13
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                                                           DAFTAR TABEL

          Tabel 1 Nilai Transaksi Material ...................................................................................... 15
          Tabel 2 Nilai Pekerjaan layanan Research Service ............................................................ 18
          Tabel 3 Susunan Pemegang Saham SSMS ........................................................................ 21
          Tabel 4 Entitas anak dan entitas asosiasi ........................................................................ 22
          Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran .............. 23
          Tabel 6 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha ........ 24
          Tabel 7 Luas Areal dan Produksi CPO Perkebunan Indonesia, 2023 ................................ 28
          Tabel 8 Kinerja Posisi Keuangan (Rp.Juta) ....................................................................... 34
          Tabel 9 Kinerja Laba Rugi (Rp.Juta).................................................................................. 40
          Tabel 10 Rasio Keuangan ................................................................................................ 45
          Tabel 11 Arus Kas (Rp.Juta) ............................................................................................. 47
          Tabel 12 Proyeksi Posisi Keuangan dengan Adanya Transaksi (Rp.juta) .......................... 50
          Tabel 13 Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) .................................... 54
          Tabel 14 Proyeksi Arus Kas Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) ...................................... 56
          Tabel 15 Rasio Keuangan ................................................................................................ 57
          Tabel 16 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma (Rp.000) .............................. 63
          Tabel 17 Laporan Laba Rugi Konsolidasian Proforma (Rp.000) ........................................ 65
          Tabel 18 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.Juta) .............................................................. 67
          Tabel 19 Inkremental Laba Rugi (Rp.Juta) ........................................................................ 70
          Tabel 20 Inkremental Arus Kas (Rp.Juta) ......................................................................... 72
          Tabel 21 Perbandingan Tarif (Rp.000) ............................................................................. 77
          Tabel 22 Rincian Pekerjaan Penelitian/Riset .................................................................... 77




                                                                                                                                   xi
Page 14
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                                                        DAFTAR GAMBAR

          Gambar 1 Hubungan Pihak yang Bertransaksi Berdasarkan Kepemilikan ......................... 14
          Gambar 2 Grafik Inflasi IHK dan Komponen .................................................................... 25
          Gambar 3 Inflasi IHK di Provinsi ...................................................................................... 25
          Gambar 4 Luas Areal dan Produksi Kelapa Sawit Indonesia 2019—2023 ......................... 26
          Gambar 5 Pangsa Pasar Provinsi Penghasil Kelapa Sawit Terbesar di Indonesia, 2023 ..... 27
          Gambar 6 Produksi Minyak Sawit Indonesia menurut Status Pengusahaan, 2023 ............ 29
          Gambar 7 Volume Ekspor Minyak Sawit Menurut Jenisnya, 2023 ..................................... 29
          Gambar 8 Volume dan Nilai Ekspor Minyak Sawit, 2019—2023 ...................................... 30
          Gambar 9 Volume Ekspor CPO menurut Negara Tujuan, 2023 ........................................ 31
          Gambar 10 Volume dan Nilai Impor Minyak Sawit, 2019—2023 ...................................... 31




                                                                                                                                xii
Page 15
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                                    DEFINISI DAN ISTILAH


           SSMS                 :      PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk.


           CBI                  :      Perusahaan induk yang memiliki penyertaan saham
                                       sebesar 65,83% di SSMS.


           KSA                  :      PT Kalimantan Sawit Abadi merupakan anak usaha
                                       dengan kepemilikan langsung oleh SSMS sebesar
                                       99,00%.


           MMS                  :      PT Mitra Mendawai Sejati merupakan anak usaha
                                       dengan kepemilikan langsung oleh SSMS sebesar
                                       99,00%.


           SML                  :      PT Sawit Mandiri Lestari merupakan anak usaha
                                       dengan kepemilikan langsung oleh SSMS sebesar
                                       63,40%.


           TSA                  :      PT Tanjung Sawit Abadi merupakan anak usaha
                                       dengan kepemilikan tidak langsung SSMS melalui KSA
                                       sebesar 99,00%.


           SMU                  :      PT Sawit Multi Utama merupakan anak usaha dengan
                                       kepemilikan   tidak   langsung   SSMS    melalui   KSA
                                       sebesar 99,00%.


           MPP                  :      PT Mirza Pratama Putra merupakan anak usaha
                                       dengan kepemilikan tidak langsung SSMS melalui
                                       MMS sebesar 99,41%.


           MKM                  :      PT Menteng Kencana Mas merupakan anak usaha
                                       dengan kepemilikan tidak langsung SSMS melalui
                                       MMS sebesar 99,78%.


           Afiliasi             :     -   Hubungan    keluarga   karena   perkawinan      dan
                                          keturunan sampai derajat kedua, baik secara
                                          horizontal maupun vertikal;
                                      -   Hubungan antara pihak dengan pegawai, direktur,
                                          atau komisaris dari pihak tersebut;




                                                                                           xiii
Page 16
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                                    -   Hubungan antara 2 (dua) perusahaan di mana
                                        terdapat 1 (satu) atau lebih anggota direksi atau
                                        dewan komisaris yang sama;
                                    -   Hubungan antara perusahaan dan pihak, baik
                                        langsung maupun tidak langsung, mengendalikan
                                        atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut;
                                    -   Hubungan     antara      2    (dua)    perusahaan   yang
                                        dikendalikan,     baik       langsung     maupun    tidak
                                        langsung, oleh pihak yang sama; atau
                                    -   Hubungan antara perusahaan dan pemegang
                                        saham utama.
                                    (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
                                    No. 42/POJK.04/2020)


           Transaksi Afiliasi   :   Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau
                                    transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka
                                    atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari
                                    perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi,
                                    anggota dewan komisaris, pemegang saham utama,
                                    atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau
                                    transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka
                                    atau   perusahaan      terkendali         untuk   kepentingan
                                    Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari
                                    anggota    direksi,     anggota           dewan    komisaris,
                                    pemegang saham utama, atau Pengendali.
                                    (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
                                    No. 42/POJK.04/2020)


           Transaksi Material   :   Setiap transaksi yang dilakukan oleh perusahaan
                                    terbuka atau perusahaan terkendali yang memenuhi
                                    batasan nilai.
                                    1. Suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi
                                        Material apabila nilai transaksi sama dengan 20%
                                        (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas
                                        Perusahaan Terbuka.
                                    2. Transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas
                                        perusahaan atau segmen operasi dikategorikan
                                        sebagai Transaksi Material dalam hal:
                                        a. Nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh
                                            persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan
                                            Terbuka;
                                        b. Total aset yang menjadi objek transaksi
                                            dibagi total aset Perusahaan Terbuka nilainya



                                                                                               xiv
Page 17
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                                               sama dengan atau lebih dari 20% (dua puluh
                                               persen);
                                           c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan
                                               laba bersih Perusahaan Terbuka nilainya sama
                                               dengan atau lebih dari 20% (dua puluh
                                               persen); atau
                                           d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi
                                               dengan      pendapatan      usaha     Perusahaan
                                               Terbuka nilainya sama dengan atau lebih dari
                                               20% (dua puluh persen).
                                        (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
                                        No. 17/POJK.04/2020)


           Analisis Nilai Tambah    :   Analisis yang dilakukan untuk melihat manfaat
           (Incremental Analysis)       rencana      transaksi   apabila   rencana     transaksi
                                        dilakukan dengan apabila rencana transaksi tidak
                                        dilakukan.


           Laporan Keuangan         :   Perkiraan atau ramalan keuangan suatu perusahaan
           Proforma                     untuk periode waktu tertentu di masa depan. Tujuan
                                        utama dari laporan keuangan proforma adalah
                                        memberikan gambaran potensial tentang kinerja
                                        keuangan      perusahaan   dalam   skenario    tertentu,
                                        seperti perubahan strategi bisnis, akuisisi, atau
                                        perubahan signifikan lainnya.




                                                                                              xv
Page 18
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          1      PENDAHULUAN


          1.1    Latar Belakang


                 PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (atau selanjutnya disebut “Perseroan” atau “SSMS”)
                 adalah sebuah Perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka yang didirikan
                 berdasarkan Akta Notaris No. 51, tanggal 22 November 1995, dari Notaris Enimarya
                 Agoes Suwarko, S.H. SSMS bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan pabrik
                 kelapa sawit yang memproduksi minyak kelapa sawit dan inti sawit. SSMS
                 berdomisili di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah,
                 Indonesia dengan kantor pusat di Jl. Haji Udan Said No. 47, Pangkalan Bun.


                 SSMS secara berkelanjutan berupaya meningkatkan efektivitas operasional,
                 sehingga memerlukan dukungan layanan profesional yang kompeten berupa
                 research service guna mendorong peningkatan produktivitas. Sehubungan dengan
                 hal tersebut, SSMS berencana tetap menggunakan layanan research service yang
                 disediakan oleh CBI. CBI merupakan pemegang saham pengendali SSMS dengan
                 kepemilikan sebesar 65,83% saham per 31 Desember 2025.


                 Rencana Transaksi tersebut tidak hanya melibatkan SSMS, tetapi juga anak usaha
                 SSMS yang menggunakan Research Service dari CBI. Anak usaha yang terlibat
                 meliputi beberapa anak usaha dengan kepemilikan langsung maupun tidak
                 langsung oleh SSMS. Anak usaha dengan kepemilikan langsung yang menggunakan
                 Research Service dari CBI adalah PT Kalimantan Sawit Abadi (atau selanjutnya
                 disebut “KSA”) dan PT Mitra Mendawai Sejati (atau selanjutnya disebut “MMS”).
                 Sementara itu, anak usaha dengan kepemilikan tidak langsung melalui KSA yaitu PT
                 Tanjung Sawit Abadi (atau selanjutnya disebut “TSA”) dan PT Sawit Multi Utama (atau
                 selanjutnya disebut “SMU”), serta anak usaha dengan kepemilikan tidak langsung
                 melalui MMS yaitu PT Mirza Pratama Putra (atau selanjutnya disebut “MPP”) dan PT
                 Menteng Kencana Mas (atau selanjutnya disebut “MKM”). Selain itu, pada tanggal 24
                 November 2025, SSMS mengakuisisi 63,40% kepemilikan saham PT Sawit Mandiri
                 Lestari (atau selanjutnya disebut “SML”). SML juga akan menggunakan jasa Research
                 Service dari CBI. (selanjutnya secara bersama-sama disebut sebagai “Kelompok
                 Usaha”).


                 Sehubungan dengan penggunaan layanan research service, total nilai Rencana
                 Transaksi pembayaran research service dari SSMS dan kelompok usaha kepada CBI
                 adalah sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar Seratus Tujuh
                 Puluh Tiga Juta Rupiah). Nilai dari Rencana Transaksi tersebut adalah 4,63%
                 terhadap jumlah ekuitas SSMS yang sebesar Rp2.941.461.800.000,- (Dua Triliun
                 Sembilan Ratus Empat Puluh Satu Miliar Empat Ratus Enam Puluh Satu Juta Delapan
                 Ratus Ribu Rupiah) berdasarkan Laporan Keuangan SSMS per 31 Desember 2025.




                                                                                                  1
Page 19
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 Rencana Transaksi di atas memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi
                 sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
                 Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi
                 dan    Transaksi    Benturan   Kepentingan    (selanjutnya   disebut   “Peraturan
                 No. 42/POJK.04/2020”) karena     Rencana Transaksi dilakukan dengan pihak
                 terafiliasi SSMS, namun bukan transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam
                 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020,
                 tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
                 (selanjutnya disebut “Peraturan No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai transaksi tidak
                 sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas SSMS per 31 Desember 2025.


          1.2    Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian


                 Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan
                 Laporan No. 00028/2.0113-03/BS/01/0340/1/V/2026, tanggal 20 Mei 2026.


          1.3    Tanggal Penilaian


                 Tanggal Penilaian dalam laporan pendapat kewajaran ini adalah per 31 Desember
                 2025 dengan parameter dan laporan keuangan yang digunakan dalam analisis
                 menggunakan data per 31 Desember 2025 yaitu Laporan Keuangan Audit SSMS
                 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. Adapun batas tersebut diambil atas
                 dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan Pendapat Kewajaran.


          1.4    Identitas Status Penilai


                 KJPP Syarif, Endang & Rekan ditetapkan sebagai Kantor Jasa Penilai Publik resmi
                 berdasarkan     Keputusan   Menteri   Keuangan   No. 1498/KM.1/2012,      tanggal
                 28 Desember 2012, dengan Surat Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik (SIUKJPP)
                 No. 2.12.0113.


                 Kami adalah Penilai Independen/Penilai Eksternal yang memberikan penilaian
                 objektif dan tidak memihak. Penilai dalam posisi bebas ikatan, yang pada saat ini
                 atau di kemudian hari tidak memiliki kepentingan finansial yang berhubungan
                 dengan subjek dan atau objek Penilaian selain dari jasa penilaian serta Penilai
                 memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian.




                                                                                                 2
Page 20
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          1.5    Identitas Pemberi Tugas


                 Pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:




                 Nama Perusahaan           :   PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
                 Bidang Usaha              :   Menjalankan usaha dalam bidang pertanian,
                                               perdagangan dan industri
                 Alamat                    :   Equity Tower, 43 F Suite 43 D Jl. Jend. Sudirman
                                               Kav.52-53 SCBD Lot 9 Jakarta
                 Telpon                    :   (021) 2903 5401
                 Fax                       :   (021) 2903 5405
                 Email                     :   corporate@ssms.co.id
                 Situs                     :   www.ssms.co.id


          1.6    Identitas Pengguna Laporan


                 Pengguna laporan dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:


                 Nama Perusahaan           :   PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
                 Bidang Usaha              :   Menjalankan usaha dalam bidang pertanian,
                                               perdagangan dan industri
                 Alamat                    :   Equity Tower, 43 F Suite 43 D Jl. Jend. Sudirman
                                               Kav.52-53 SCBD Lot 9 Jakarta
                 Telpon                    :   (021) 2903 5401
                 Fax                       :   (021) 2903 5405
                 Email                     :   corporate@ssms.co.id
                 Situs                     :   www.ssms.co.id


          1.7    Objek Penilaian


                 Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Rencana Transaksi
                 pembayaran atas penggunaan layanan Research Service dari CBI oleh SSMS dan
                 kelompok usaha dengan total sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh
                 Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah).


          1.8    Jenis Mata Uang yang digunakan


                 Jenis mata uang yang digunakan dalam analisis Pendapat Kewajaran adalah mata
                 uang rupiah.




                                                                                                  3
Page 21
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          1.9     Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran


                  Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran
                  Rencana Transaksi pembayaran atas penggunaan layanan Research Service dari CBI
                  oleh SSMS dan kelompok usaha dengan total sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus
                  Tiga Puluh Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah). Pendapat kewajaran
                  ini diberikan dalam rangka memenuhi Peraturan No. 42/POJK.04/2020 tentang
                  Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu.


          1.10 Tingkat Kedalaman Investigasi


                 Dalam melakukan pekerjaan penilaian saham, kami telah melakukan:
                 1.    Inspeksi lapangan untuk mengetahui kondisi kegiatan usaha.
                 2.    Pengumpulan data yang diperlukan dalam proses penilaian baik data internal
                       perusahaan maupun data eksternal perusahaan.
                 3.    Diskusi dengan pihak manajemen dalam rangka memperoleh informasi,
                       gambaran dan permasalahan usaha serta rencana usaha ke depan.
                 4.    Klarifikasi atas semua data yang telah diterima.
                 5.    Meminta tambahan data dan informasi.
                 6.    Mengadakan pertemuan dengan pihak manajemen untuk menyamakan persepsi
                       terkait dengan asumsi-asumsi yang digunakan.


          1.11    Benturan Kepentingan atas Rencana Transaksi


                  Rencana Transaksi melibatkan pihak-pihak yang secara kepentingan ekonomis
                  diketahui tidak memiliki benturan kepentingan atas Rencana Transaksi yang akan
                  dilakukan.


          1.12    Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan


                  Untuk dapat memberikan pendapat atas Kewajaran Rencana Transaksi, sebagai
                  Penilai Independen kami telah mempelajari, mempertimbangkan, mengacu atau
                  melaksanakan akan prosedur atas hal-hal sebagai berikut:
                  1.    Laporan Keuangan Konsolidasian SSMS untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                        31 Desember 2020, Laporan No. 00371/2.1032/AU.1/01/0692-3/1/III/2021,
                        tanggal 30 Maret 2021 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Deden Riyadi
                        dari Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini wajar
                        tanpa modifikasian;
                  2.    Laporan Keuangan Konsolidasian SSMS untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                        31 Desember 2021, Laporan No. 00469/2.1032/AU.1/01/0687-1/1/IV/2022,
                        tanggal 5 April 2022 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Agung Purwanto
                        dari Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini wajar
                        tanpa modifikasian;



                                                                                                4
Page 22
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 3.   Laporan   Keuangan     Konsolidasian   SSMS    periode   31   Desember    2022
                      No. 00422/2.1032/AU.1/01/0687-2/1/III/2023, tanggal 28 Maret 2023, yang
                      telah diaudit oleh Akuntan Publik Agung Purwanto, dari Kantor Akuntan Publik
                      Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                 4.   Laporan   Keuangan     Konsolidasian   SSMS    periode   31   Desember    2023
                      No. 00364/2.1032/AU.1/01/0687-4/1/III/2024, tanggal 27 Maret 2024, yang
                      telah diaudit oleh Akuntan Publik Agung Purwanto, dari Kantor Akuntan Publik
                      Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                 5.   Laporan   Keuangan     Konsolidasian   SSMS    periode   31   Desember    2024
                      No. 00169/2.1032/AU.1/01/0687-5/1/III/2025, tanggal 10 Maret 2025, yang
                      telah diaudit oleh Akuntan Publik Agung Purwanto, dari Kantor Akuntan Publik
                      Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                 6.   Laporan   Keuangan     Konsolidasian   SSMS   periode    31   Desember    2025
                      No. 00365/2.1505/AU.1/01/1814-1/1/III/2026, tanggal 30 Maret 2026, yang
                      telah diaudit oleh Akuntan Publik Daniel, CPA, dari Kantor Akuntan Publik
                      Purwanto Susanti dan Surja dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                 7.   Proyeksi Keuangan SSMS dengan dan tanpa transaksi periode 2026 sampai
                      dengan 2030;
                 8.   Perjanjian dan Adendum IV Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium Sulung
                      Research Station antara CBI dengan SSMS;
                 9.   Perjanjian dan Adendum IV Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium Sulung
                      Research Station antara CBI dengan KSA;
                 10. Perjanjian dan Adendum IV Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium Sulung
                      Research Station antara CBI dengan MMS;
                 11. Perjanjian dan Adendum IV Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium Sulung
                      Research Station antara CBI dengan SMU;
                 12. Perjanjian dan Adendum IV Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium Sulung
                      Research Station antara CBI dengan TSA;
                 13. Perjanjian dan Adendum IV Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium Sulung
                      Research Station antara CBI dengan MPP;
                 14. Perjanjian dan Adendum IV Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium Sulung
                      Research Station antara CBI dengan MKM;
                 15. Draf Perjanjian Kerjasama Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium Sulung
                      Research Station antara CBI dengan SML;
                 16. Proforma Keuangan SSMS;
                 17. Wawancara dan diskusi dengan manajemen SSMS sehubungan dengan
                      penugasan pendapat kewajaran, diantaranya adalah:
                      - BapakJahja Tanudjaja A. sebagai Direktur;
                      - Bapak Arie Raymond sebagai Corporate Finance Manager.
                 18. Surat      Pernyataan       Manajemen          atas       Transaksi      Material
                      No. 0106/SSS/CORFIN/V/2026, tanggal19         Mei    2026, dinyatakan    bahwa
                      Rencana Transaksi tidak termasuk pada transaksi material;




                                                                                                    5
Page 23
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 19. Surat Pernyataan Manajemen atas Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan
                     No. 0105/SSS/CORFIN/V/2026, tanggal19          Mei   2026, dinyatakan     bahwa
                     Rencana Transaksi mengandung unsur transaksi afiliasi dan tidak terdapat
                     benturan kepentingan; dan
                 20. Surat Pernyataan Manajemen atas kebenaran data dan informasi yang diberikan
                     No. 0107/SSS/CORFIN/V/2026, tanggal19 Mei 2026.


                 Prosedur yang Digunakan


                 Laporan dan fakta yang terkandung dalam Laporan adalah berdasarkan informasi
                 dan representasi yang disediakan oleh SSMS dan dikompilasi oleh Penilai. Informasi
                 yang terkandung dalam Laporan ini adalah benar dan akurat dalam semua hal yang
                 material, tidak menyesatkan, dan bahwa tidak ada fakta lainnya, yang mana jika
                 dihilangkan dapat membuat Laporan ini dan informasi atau pernyataan di dalamnya
                 menjadi menyesatkan.


                 Selain itu informasi lainnya seperti informasi pasar, industri, dan data lainnya yang
                 diperoleh dari data riset dari domain publik. Dalam penyusunan laporan ini, telah
                 dilakukan prosedur sebagai berikut: (i) SSMS telah diberikan kesempatan untuk
                 meminta dan me-review, dan telah menerima semua informasi yang diperlukan
                 untuk memeriksa kembali keakuratan informasi atau untuk melengkapi informasi
                 di dalamnya (ii) SSMS tidak bergantung kepada Penilai atau seseorang yang memiliki
                 hubungan afiliasi dengan Penilai atau pihak lain yang berafiliasi dengan Penilai
                 sehubungan     dengan     pemeriksaan   keakuratan    informasi   atau   keputusan.
                 Penyampaian dari Laporan ini atau setiap negosiasi yang dibuat berdasarkan
                 Laporan ini, dalam kondisi apapun, tidak dapat diimplikasikan bahwa informasi
                 yang terkandung adalah benar setelah tanggal Laporan ini. Prosedur lain yang
                 dilakukan Penilai adalah memeriksa dan menganalisa seluruh Dokumen Transaksi,
                 Laporan Keuangan, dan tiap bagian dari Rencana Transaksi dalam hal kewajarannya.


          1.13   Ruang Lingkup Penilaian


                 Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan
                 oleh Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan
                 adalah wajar atau tidak wajar. Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
                 No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
                 Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran setelah dilakukan analisis atas:


                 a. Nilai dari objek yang ditransaksikan;
                 b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
                     pemegang saham; dan




                                                                                                    6
Page 24
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait
                      dengan Rencana Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
                      pemegang saham.


                 Sifat Rencana Transaksi terkait dengan ada atau tidak adanya hubungan antara
                 pihak-pihak yang bertransaksi diatur sesuai dengan POJK No. 42/POJK.04/2020,
                 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu dan nilai
                 materialitas Rencana Transaksi diatur sesuai dengan No. 17/POJK.04/2020 tentang
                 Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.
                 Sehubungan dengan peraturan-peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukan
                 Penilai untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang
                 lingkup pendapat kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Rencana
                 Transaksi tersebut.


          1.14   Pendekatan dan Metode


                 Sesuai dengan SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020, pendekatan dan metode yang
                 digunakan adalah sebagai berikut:
                 1.   Analisis transaksi
                       a. Identifikasi hubungan antara pihak yang bertransaksi;
                       b. Perjanjian dan persyaratan yang disepakati dalam transaksi; dan
                       c. Penilaian atas risiko dan manfaat dari transaksi yang akan dilakukan.
                 2.   Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas rencana transaksi
                      Analisis kualitatif
                      a.   Riwayat perusahaan dan sifat kegiatan usaha;
                      b.   Analisis industri dan lingkungan;
                      c.   Analisis operasional dan prospek perusahaan;
                      d.   Alasan dilakukannya transaksi; dan
                      e.   Keuntungan dan kerugian yang bersifat kualitatif atas transaksi yang akan
                           dilakukan.
                      Analisis Kuantitatif
                       a. Penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas, dan kondisi keuangan
                           perusahaan, termasuk:
                           1)   Penilaian kinerja historis;
                           2)   Penilaian arus kas;
                           3)   Penilaian atas proyeksi keuangan;
                           4)   Analisis rasio keuangan; dan
                           5)   Analisis laporan keuangan sebelum transaksi dan proforma laporan
                                keuangan setelah transaksi dilakukan.
                       b. Melakukan analisis inkremental (incremental analysis) untuk mengukur
                           nilai tambah dari transaksi dengan mempertimbangkan paling sedikit
                           meliputi hal sebagai berikut:




                                                                                                  7
Page 25
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                          1)    Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari
                                transaksi yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap
                                proyeksi keuangan perusahaan;
                          2)    Biaya atau pendapatan yang relevan;
                          3)    Informasi non keuangan yang relevan;
                          4)    Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
                                rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain; dan
                          5)    Hal material lainnya.
                      c. Melakukan analisis sensitivitas (sensitivity analysis) untuk mengukur
                          keuntungan dan kerugian dari transaksi yang akan dilakukan, jika
                          diperlukan.
                 3.   Analisis atas kewajaran nilai transaksi
                      a. Perbandingan antara rencana nilai transaksi dengan hasil Penilaian atas
                          transaksi yang akan dilakukan;
                      b. Analisis untuk memastikan bahwa rencana nilai transaksi memberikan nilai
                          tambah dari transaksi yang akan dilakukan; dan
                      c. Analisis atas kewajaran nilai transaksi dilakukan untuk meyakini bahwa
                          rencana nilai transaksi berada dalam kisaran Nilai yang didapatkan dari
                          hasil Penilaian.
                 4.   Analisis atas faktor lain yang relevan.


          1.15   Asumsi dan Kondisi Pembatas


                 Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
                 Kewajaran ini adalah:


                  •    Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
                  •    Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
                       dalam Pendapat Kewajaran.
                  •    Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan
                       kelengkapan informasi yang disediakan oleh SSMS atau data yang diperoleh
                       dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta
                       penelitian yang kami anggap relevan.
                  •    Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana
                       Transaksi untuk periode proyeksi tahun 2026 sampai dengan tahun 2030
                       yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan
                       yang dibuat oleh SSMS dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
                  •    Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
                       keuangan yang telah disesuaikan.
                  •    Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
                       bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional SSMS.
                  •    Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan
                       yang dihasilkan.



                                                                                                   8
Page 26
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                  •    Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat
                       Kewajaran dari pemberi tugas.


          1.16   Hasil Penilaian yang Menjadi Dasar dalam Pemberian Pendapat Kewajaran


                 Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat hasil Penilaian bisnis atau
                 Penilaian properti yang menjadi dasar dalam Pemberian Pendapat Kewajaran.


          1.17   Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi

                 Laporan ini tidak bertujuan untuk disirkulasikan atau didistribusikan secara umum
                 dan tidak untuk direproduksi serta digunakan untuk tujuan lain, kecuali atas
                 persetujuan kami secara tertulis. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau
                 kehilangan yang diderita akibat penggunaan laporan ini oleh pihak lain tanpa
                 persetujuan kami secara tertulis.


                 Namun bila laporan ini ditujukan untuk kepentingan pasar modal, maka laporan
                 kami dapat     disirkulasikan   secara   utuh   untuk   mengakomodir   kepentingan
                 stakeholder agar dapat melindungi kepentingan masyarakat luas.

          1.18   Konfirmasi bahwa Penilaian telah Dilakukan berdasarkan SPI, POJK, dan SEOJK


                 Penilaian dilakukan dengan memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
                 Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat
                 Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), ketentuan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020,
                 serta Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.04/2020.


          1.19   Kejadian Setelah Tanggal Penilaian

                 Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting yang
                 diketahui maupun yang patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan
                 tanggal laporan penilaian.




                                                                                                 9
Page 27
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          2      ANALISIS TRANSAKSI

          2.1    Pihak-Pihak yang Terkait dalam Rencana Transaksi


                 Para pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi antara lain:


                 A. Pihak pengguna Jasa dan Pemberi Pembayaran atas Layanan Research Service


                 Pihak pengguna Jasa dan Pemberi Pembayaran atas Layanan Research Service adalah
                 sebagai berikut:


                 1.   Nama                       :   PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
                      Alamat,    No.     Telp,   :   Equity Tower, 43 F Suite 43 D
                      Faks, dan Email.               Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 SCBD Lot 9
                                                     Jakarta
                                                     No. Telp      : (021) 2903 5401
                                                     No. Faks      : (021) 2903 5405
                                                     Email         : corporate@ssms.co.id
                      Kegiatan usaha             :   Menjalankan   usaha     dalam     bidang   pertanian,
                                                     perdagangan dan industri
                      Pengurus                   :   Direktur Utama               : Jap Hartono
                                                     Direktur                     : Akhmad Faisyal
                      Pengawasan                 :   Komisaris Utama              : Bungaran Saragih
                                                     Komisaris Independen         : Hoesen
                                                     Komisaris                    : Rimbun Situmorang
                      Susunan     Pemegang       :   PT Citra Borneo Indah                      65,83%
                      Saham                          PT Putra Borneo Agro Lestari               10,13%
                                                     Masyarakat                                 24,04%


                 2.   Nama                       :   PT Kalimantan Sawit Abadi
                      Alamat,    No.     Telp,   :   Jl. H.Udan Said, Kelurahan Baru, Kec. Arut Selatan,
                      Faks, dan Email.               Kab. Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan
                                                     Tengah. Kode Pos: 74113
                                                     No. Telp      : (0532) 21297
                                                     Email         : log-ksa-ho@citraborneo.co.id
                      Kegiatan usaha             :   Pertanian, kehutanan dan perikanan; Industri
                                                     pengolahan; Pengadaan listrik; dan Perdagangan.
                      Pengurus                   :   Direktur Utama        : Sucipto
                                                     Direktur              : Rahman Erpahadi
                      Pengawasan                 :   Komisaris             : Monica Putri
                      Susunan     Pemegang       :   PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk               99,00%
                      Saham                          PT Mandiri Indah Lestari                      1,00%




                                                                                                         10
Page 28
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 3.   Nama                       :   PT Mitra Mendawai Sejati
                      Alamat,    No.     Telp,   :   Jl. H.Udan Said No. 47, Kelurahan Baru, Kec. Arut
                      Faks, dan Email.               Selatan,    Kab.   Kotawaringin   Barat,     Provinsi
                                                     Kalimantan Tengah. Kode Pos: 74113
                                                     No. Telp      : (0532) 21297
                                                     Email         : log-mms-ho@citraborneo.co.id
                      Kegiatan usaha             :   Pertanian, kehutanan dan perikanan; Industri
                                                     pengolahan; Pengadaan listrik; dan Perdagangan.
                      Pengurus                   :   Direktur Utama        : Sucipto
                                                     Direktur              : Mandra Lismana
                      Pengawasan                 :   Komisaris             : Monica Putri
                      Susunan     Pemegang       :   PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk               99,00%
                      Saham                          PT Mandiri Indah Lestari                     1,00%


                 4.   Nama                       :   PT Sawit Mandiri Lestari
                      Alamat,    No.     Telp,   :   Jl. Ahmad Yani KM 1 RT. 12 No. 27
                      Faks, dan Email.               Kec. Arut Selatan, Kab. Kotawaringin Barat
                                                     Kalimantan Tengah. Kode Pos: 74111
                                                     No. Telp      : 0215229750
                                                     Email         : ptsawitmandiri@gmail.com
                      Kegiatan usaha             :   Pertanian, kehutanan dan perikanan; Industri
                                                     pengolahan; Pengadaan listrik; dan Perdagangan.
                      Pengurus                   :   Direktur Utama        : Bobby Lawi
                                                     Direktur              : Catur Kristiyanto
                      Pengawasan                 :   Komisaris             : Jenrico
                      Susunan     Pemegang       :   PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk                63,40%
                      Saham                          PT Citra Borneo Indah                        36,50%
                                                     PT Putra Borneo Agro Lestari                  0,10%



                 5.   Nama                       :   PT Tanjung Sawit Abadi
                      Alamat,    No.     Telp,   :   Jl. H.Udan Said No.47, Kelurahan Baru, Kec. Arut
                      Faks, dan Email.               Selatan,    Kab.   Kotawaringin   Barat,     Provinsi
                                                     Kalimantan Tengah. Kode Pos: 74113
                                                     No. Telp      : (0532) 21297
                                                     Email         : log-tsa-ho@citraborneo.co.id
                      Kegiatan usaha             :   Pertanian, kehutanan dan perikanan; Industri
                                                     pengolahan; Pengadaan listrik; dan Perdagangan.
                      Pengurus                   :   Direktur Utama        : Sukardi Abdul Karim
                                                     Direktur              : Rahman Erpahadi
                      Pengawasan                 :   Komisaris             : Monica Putri
                      Susunan     Pemegang       :   PT Kalimantan Sawit Abadi                   99,00%
                      Saham                          PT Mitra Mendawai Sejati                     1,00%



                                                                                                          11
Page 29
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 6.   Nama                       :   PT Sawit Multi Utama
                      Alamat,    No.     Telp,   :   Jl. H.Udan Said No.47 RT.11, Kelurahan Baru, Kec.
                      Faks, dan Email.               Arut Selatan, Kab. Kotawaringin Barat, Provinsi
                                                     Kalimantan Tengah. Kode Pos: 74113
                                                     No. Telp      : (0532) 21297
                                                     Email         : log-smu-ho@citraborneo.co.id
                      Kegiatan usaha             :   Pertanian, kehutanan dan perikanan; Industri
                                                     pengolahan; Pengadaan listrik; dan Perdagangan.
                      Pengurus                   :   Direktur Utama         : Purnomo
                                                     Direktur               : Sukardi Abdul Karim
                      Pengawasan                 :   Komisaris Utama        : Monica Putri
                                                     Komisaris              : Ernis Desidistrisna
                      Susunan     Pemegang       :   PT Kalimantan Sawit Abadi                    99,00%
                      Saham                          PT Mitra Mendawai Sejati                       1,00%


                 7.   Nama                       :   PT Mirza Pratama Putra
                      Alamat,    No.     Telp,   :   Jl. Pakunegara Lantai 2, Kelurahan Baru, Kec. Arut
                      Faks, dan Email.               Selatan,    Kab.   Kotawaringin     Barat,     Provinsi
                                                     Kalimantan Tengah,
                                                     Kode Pos: 74113
                                                     No. Telp: (0532) 21297
                                                     Email: putramirzapratama@gmail.com
                      Kegiatan usaha             :   Pertanian, kehutanan dan perikanan; Industri
                                                     pengolahan; Pengadaan listrik; dan Perdagangan.
                      Pengurus                   :   Direktur               : Dedi Yusdarly
                      Pengawasan                 :   Komisaris              : Monica Putri
                      Susunan     Pemegang       :   PT Mitra Mendawai Sejati                     99,41%
                      Saham                          PT Kalimantan Sawit Abadi                      0,59%


                 8.   Nama                       :   PT Menteng Kencana Mas
                      Alamat,    No.     Telp,   :   Jl. Pakunegara, Kelurahan Baru, Kec. Arut Selatan,
                      Faks, dan Email.               Kab. Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan
                                                     Tengah,
                                                     Kode Pos      : 74113
                                                     No. Telp      : (0532) 21297
                                                     Email         : mkencanamas@gmail.com
                      Kegiatan usaha             :   Pertanian, kehutanan dan perikanan; Industri
                                                     pengolahan; Pengadaan listrik; Perdagangan; dan
                                                     Pengangkutan dan pergudangan
                      Pengurus                   :   Direktur Utama         : Purnomo
                                                     Direktur               : Rahman Erpahadi
                      Pengawasan                 :   Komisaris              : Muhammad Rizaldi




                                                                                                            12
Page 30
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                     Susunan     Pemegang    :       PT Mitra Mendawai Sejati                    99,78%
                     Saham                           PT Kalimantan Sawit Abadi                     0,22%


                 B. Pihak Pemberi Jasa dan Penerima Pembayaran atas Layanan Research Service


                 Pihak Pemberi Jasa dan Penerima Pembayaran atas Layanan Research Service adalah
                 sebagai berikut:


                 - Nama                          :   PT Citra Borneo Indah
                 - Alamat, No. Telp, Faks,       :   Jl. H. Udan Said No.47, Kelurahan Baru, Kec. Arut
                    dan Email.                       Selatan,    Kab.    Kotawaringin   Barat,     Provinsi
                                                     Kalimantan Tengah. Kode Pos: 74113
                                                     Telp           : 0532-2197
                                                     Email          : log-cbi@citraborneo.co.id
                 - Kegiatan usaha                :   Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; Industri
                                                     Pengolahan; Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
                                                     Panas, dan Udara Dingin; Perdagangan Besar dan
                                                     Eceran dan Reparasi dan Perawatan Mobil dan
                                                     Sepeda Motor; Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan
                                                     Teknis; dan Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
                                                     Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
                                                     Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya.
                 - Pengurus                      :   Direktur Utama          : Jery Borneo Putra
                                                     Direktur                : Elvin Iswandy
                                                     Direktur                : Hendri Ratoe Bachtiar
                 - Pengawasan                    :   Komisaris               : Sunggu Situmorang
                 - Susunan Pemegang              :   PT Prima Sawit Borneo                         48,77%
                    Saham                            PT Mandiri Indah Lestari                      48,76%
                                                     PT Agro Citra Mandiri                          1,23%
                                                     PT Putra Borneo Agro Lestari                   1,22%
                                                     Jemmy Adriyanor                                0,01%
                                                     Jery Borneo Putra                              0,01%


          2.2    Hubungan Pihak-Pihak yang akan Melakukan Transaksi


                 Struktur di bawah ini menunjukkan hubungan afiliasi antara para pihak yang terkait
                 dalam Rencana Transaksi.




                                                                                                           13
Page 31
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                       Gambar 1 Hubungan Pihak yang Bertransaksi Berdasarkan Kepemilikan




                 Sumber: Manajemen Perseroan


                 Hubungan afiliasi dalam Rencana Transaksi dapat terlihat dari Struktur kepemilikan.
                 Dimana CBI merupakan pemegang 65,83% saham SSMS. Sementara itu SSMS
                 merupakan pemegang saham langsung KSA, MMS dengan kepemilikan masing-
                 masing sebesar 99,00% saham, dan SML dengan kepemilikan sebesar 63,40%
                 saham. SSMS juga merupakan pemegang saham tidak langsung TSA, SMU, MPP, dan
                 MKM dengan kepemilikan masing-masing sebesar 99,00%.


                 Berdasarkan Peraturan No. 42/POJK.04/2020, Transaksi Afiliasi adalah setiap
                 aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau
                 perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari
                 anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau
                 Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh
                 perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari
                 perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris,
                 pemegang saham utama, atau Pengendali.


                 Dengan demikian, Rencana Transaksi yang akan dilaksanakan, merupakan transaksi
                 yang mengandung unsur transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan Peraturan
                 No. 42/POJK.04/2020.


                 Rencana Transaksi ini bukan merupakan transaksi yang mengandung benturan
                 kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/2020 karena tidak terdapat
                 perbedaan antara kepentingan ekonomis Perusahaan dan kepentingan ekonomis
                 pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau
                 pengendali yang dapat merugikan Perusahaan.




                                                                                                 14
Page 32
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          2.3    Materialitas Nilai Transaksi


                 Berdasarkan Laporan keuangan SSMS (audited) untuk periode yang berakhir per
                 31 Desember 2025, nilai Rencana Transaksi yang akan dilakukan bukan merupakan
                 transaksi material dengan gambaran sebagai berikut:


                                                  Tabel 1 Nilai Transaksi Material
                                                         Ekuitas SSMS         Nilai Rencana
                                                                                                 Persentase
                                Uraian                31 Desember 2025          Transaksi
                                                                                                     (%)
                                                            (Rp.000)            (Rp.000)

                  Rencana Transaksi                      2.941.461.800          136.173.000          4,63%



                 Total Ekuitas SSMS per 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp2.941.461.800.000,-
                 (Dua Triliun Sembilan Ratus Empat Puluh Satu Miliar Empat Ratus Enam Puluh Satu
                 Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah). Berdasarkan Draf dan Perjanjian Kerja sama
                 Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium, diketahui bahwa total nilai Rencana
                 Transaksi adalah sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar
                 Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah). Dengan demikian, persentase nilai transaksi
                 terhadap ekuitas adalah sebesar 4,63%.


                 Berdasarkan      Peraturan       No. 17/POJK.04/2020, suatu         transaksi dikategorikan
                 sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari
                 ekuitas Perusahaan Terbuka.


                 Dengan demikian, Rencana Transaksi tidak termasuk transaksi material sesuai
                 dengan Peraturan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
                 Kegiatan Usaha Utama.


          2.4    Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi


                 Dalam Rencana Transaksi yang akan dilakukan, SSMS dan Kelompok Usaha, kecuali
                 SML, masing-masing sebelumnya telah memiliki perjanjian kerja sama dengan CBI
                 yang masa berlakunya sampai dengan 31 Desember 2026. Berdasarkan Perjanjian
                 Kerja Sama Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium, secara garis besar
                 menyatakan:


                  1.   Perjanjian antara CBI dengan SSMS
                       Perjanjian             :    Adendum IV Perjanjian Penggunaan Jasa Analisis di
                                                   Laboratorium Sulung Research Station antara CBI
                                                   dengan SSMS No. 12/LGL/CFO/CBI-SSMS/I/2023
                       Lokasi                 :    Kantor    dan/atau   Laboratorium     yang   terletak   di
                                                   Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat


                                                                                                           15
Page 33
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                       Jangka Waktu      :   1 Januari 2023—31 Desember 2026
                       Nilai Pekerjaan   :   Rp36.097.200.000,-, berdasarkan jadwal pekerjaan
                                             selama 1 tahun


                  2.   Perjanjian antara CBI dengan KSA
                       Perjanjian        :   Adendum IV Perjanjian Penggunaan Jasa Analisis di
                                             Laboratorium Sulung Research Station antara CBI
                                             dengan KSA No. 13/LGL/CFO/CBI-KSA/I/2023
                       Lokasi            :   Kantor   dan/atau   Laboratorium   yang   terletak   di
                                             Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat
                       Jangka Waktu      :   1 Januari 2023—31 Desember 2026
                       Nilai Pekerjaan   :   Rp10.260.000.000,-, berdasarkan jadwal pekerjaan
                                             selama 1 tahun


                  3.   Perjanjian antara CBI dengan MMS
                       Perjanjian        :   Adendum IV Perjanjian Penggunaan Jasa Analisis di
                                             Laboratorium Sulung Research Station antara CBI
                                             dengan MMS No. 14/LGL/CFO/CBI-MMS/I/2023
                       Lokasi            :   Kantor   dan/atau   Laboratorium   yang   terletak   di
                                             Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat
                       Jangka Waktu      :   1 Januari 2023—31 Desember 2026
                       Nilai Pekerjaan   :   Rp15.098.400.000,-, berdasarkan jadwal pekerjaan
                                             selama 1 tahun


                  4.   Perjanjian antara CBI dengan SMU
                       Perjanjian        :   Adendum IV Perjanjian Penggunaan Jasa Analisis di
                                             Laboratorium Sulung Research Station antara CBI
                                             dengan SMU No. 15/LGL/CFO/CBI-SMU/I/2023
                       Lokasi            :   Kantor   dan/atau   Laboratorium   yang   terletak   di
                                             Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat
                       Jangka Waktu      :   1 Januari 2023—31 Desember 2026
                       Nilai Pekerjaan   :   Rp26.055.000.000,-, berdasarkan jadwal pekerjaan
                                             selama 1 tahun


                  5.   Perjanjian antara CBI dengan TSA
                       Perjanjian        :   Adendum IV Perjanjian Penggunaan Jasa Analisis di
                                             Laboratorium Sulung Research Station antara CBI
                                             dengan TSA No. 16/LGL/CFO/CBI-TSA/I/2023
                       Lokasi            :   Kantor   dan/atau   Laboratorium   yang   terletak   di
                                             Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat
                       Jangka Waktu      :   1 Januari 2023—31 Desember 2026
                       Nilai Pekerjaan   :   Rp18.640.800.000,-, berdasarkan jadwal pekerjaan
                                             selama 1 tahun



                                                                                                  16
Page 34
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                  6.   Perjanjian antara CBI dengan MPP
                       Perjanjian        :   Adendum IV Perjanjian Penggunaan Jasa Analisis di
                                             Laboratorium Sulung Research Station antara CBI
                                             dengan MPP No. 17/LGL/CFO/CBI-MPP/I/2023
                       Lokasi            :   Kantor    dan/atau    Laboratorium   yang   terletak   di
                                             Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat
                       Jangka Waktu      :   1 Januari 2023—31 Desember 2026
                       Nilai Pekerjaan   :   Rp6.467.400.000,-, berdasarkan jadwal pekerjaan
                                             selama 1 tahun


                  7.   Perjanjian antara CBI dengan MKM
                       Perjanjian        :   Adendum IV Perjanjian Penggunaan Jasa Analisis di
                                             Laboratorium Sulung Research Station antara CBI
                                             dengan MKM No. 18/LGL/CFO/CBI-MKM/I/2023
                       Lokasi            :   Kantor    dan/atau    Laboratorium   yang   terletak   di
                                             Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat
                       Jangka Waktu      :   1 Januari 2023—31 Desember 2026
                       Nilai Pekerjaan   :   Rp11.554.200.000,-, berdasarkan jadwal pekerjaan
                                             selama 1 tahun


                 Selain perjanjian-perjanjian tersebut, juga terdapat draf Perjanjian Penggunaan Jasa
                 Analisis di Laboratorium Sulung Research Station antara CBI dengan SML, yang
                 secara garis besar menyatakan:


                  Draf Perjanjian antara CBI dengan SML
                  Perjanjian             :   Draf     Perjanjian   Penggunaan     Jasa   Analisis   di
                                             Laboratorium Sulung Research Station antara CBI
                                             dengan SML
                  Lokasi                 :   Kantor    dan/atau    Laboratorium   yang   terletak   di
                                             Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat
                  Jangka Waktu           :   1 Mei 2026—31 Desember 2026
                  Nilai Pekerjaan        :   Rp12.000.000.000,-, berdasarkan jadwal pekerjaan
                                             selama 8 bulan


                 Perjanjian tersebut dapat diperpanjang dengan pengajuan tertulis selambat-
                 lambatnya 30 hari kalender sebelum jangka waktu perjanjian berakhir dan
                 mendapat persetujuan dari pihak lainnya untuk perpanjangan jangka waktu.


                 Berdasarkan informasi tersebut, total nilai pembayaran Research Service dari SSMS
                 dan kelompok usaha kepada CBI adalah sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga
                 Puluh Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah).




                                                                                                    17
Page 35
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          2.5    Nilai dari Objek Pendapat Kewajaran


                 Pembayaran atas penggunaan layanan Research Service dari CBI oleh SSMS dan
                 kelompok usaha adalah sebesar Rp11.847.750.000,- (Sebelas Miliar Delapan Ratus
                 Empat Puluh Tujuh Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) per bulan atau
                 Rp142.173.000.000,- (Seratus Empat Puluh Dua Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta
                 Rupiah) per tahun.


                                  Tabel 2 Nilai Pekerjaan layanan Research Service
                                                                    Nilai Pekerjaan
                                 Nama Perusahaan
                                                          (per bulan)           (per tahun)
                                      SSMS                       3.008.100            36.097.200
                                       KSA                        855.000             10.260.000
                                       MMS                       1.258.200            15.098.400
                                       SMU                       2.171.250            26.055.000
                                       TSA                       1.553.400            18.640.800
                                       MPP                        538.950              6.467.400
                                       MKM                        962.850             11.554.200
                                       SML                       1.500.000            18.000.000
                                      Jumlah                 11.847.750          142.173.000


                 Namun demikian, berdasarkan draft perjanjian antara CBI dengan SML, dengan
                 jangka waktu pekerjaan selama 8 bulan (1 Mei 2026—31 Desember 2026) sebesar
                 Rp12.000.000.000,- (Dua Belas Miliar Rupiah), maka Nilai Rencana Transaksi
                 Pembayaran atas penggunaan layanan Research Service dari CBI oleh SSMS dan
                 kelompok usaha adalah sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam
                 Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah).


          2.6    Dampak Keuangan dari Transaksi yang akan Dilakukan terhadap Kepentingan
                 Pemegang Saham

                 Dampak    keuangan    terhadap    kepentingan     pemegang      saham       dapat   dilihat
                 berdasarkan proyeksi rasio keuangan dengan dilakukannya transaksi, dimana
                 selama periode proyeksi, rata-rata net profit margin adalah sebesar 9,04%. Tingkat
                 NPM tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengelola biaya secara
                 efisien dan menghasilkan laba bersih, sehingga berpotensi meningkatkan imbal
                 hasil bagi pemegang saham, baik dalam bentuk dividen maupun capital gain.


          2.7    Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen Perusahaan Terkait dengan
                 Rencana Transaksi yang akan Dilakukan terhadap Kepentingan Pemegang Saham

                 Rencana Transaksi berupa pembayaran atas penggunaan layanan Research Service
                 dilakukan untuk mendukung kegiatan operasional dan pengambilan keputusan
                 yang lebih efektif. Layanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas


                                                                                                         18
Page 36
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 analisis, efisiensi operasional, serta memberikan nilai tambah dalam pengelolaan
                 usaha Perseroan. Selain itu, dengan adanya kesepakatan tarif yang telah ditetapkan
                 dalam perjanjian, Perseroan memperoleh kepastian biaya selama jangka waktu kerja
                 sama. Berdasarkan pertimbangan tersebut, Rencana Transaksi dinilai sejalan
                 dengan kepentingan pemegang saham karena berpotensi mendukung kinerja dan
                 keberlanjutan usaha perusahaan.


          2.8    Ketidakpastian Rencana Pembiayaan dalam Rencana Transaksi

                 Pelaksanaan Rencana Transaksi tidak menghadapi ketidakpastian yang signifikan
                 terkait aspek pembiayaan. Perseroan memiliki kapasitas keuangan yang memadai
                 untuk memenuhi kebutuhan pendanaan, serta tidak terdapat indikasi kendala yang
                 dapat menghambat pemenuhan kewajiban pembayaran sesuai dengan jadwal yang
                 direncanakan.


          2.9    Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang

                 Rencana Transaksi dilaksanakan menggunakan mata uang Rupiah, sehingga tidak
                 terdapat eksposur terhadap risiko nilai tukar mata uang yang berpotensi
                 mempengaruhi nilai Rencana Transaksi.

          2.10   Ketidakpastian Risiko Pasar

                 Tidak ada ketidakpastian risiko pasar yang perlu dipertimbangkan yang dapat
                 mempengaruhi Rencana Transaksi.


          2.11   Faktor Lain yang Berpengaruh


                 Tidak terdapat faktor lain yang berpengaruh atas Rencana Transaksi yang akan
                 dilaksanakan.


          2.12   Manfaat dan Risiko Atas Transaksi yang Akan Dilakukan


                 Manfaat dari adanya Transaksi tersebut, antara lain:


                 •   Meningkatkan efektivitas dan produktivitas operasional melalui dukungan
                     research service yang profesional dan berpengalaman;
                 •   Mengoptimalkan efisiensi biaya karena tidak perlu melakukan investasi
                     tambahan untuk pengadaan fasilitas dan infrastruktur pendukung yang telah
                     disediakan oleh penyedia jasa;
                 •   Mengurangi kebutuhan penambahan dan pengelolaan sumber daya manusia
                     khusus, karena seluruh SDM yang dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan
                     sesuai scope of services Perjanjian telah disediakan oleh penyedia jasa; dan



                                                                                                    19
Page 37
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 •   Lebih fokus pada kegiatan usaha utama (core business) dengan tetap
                     memperoleh dukungan riset yang memadai.


                 Sementara itu, tidak terdapat risiko atas Rencana Transaksi yang akan dilakukan.




                                                                                                20
Page 38
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          3      ANALISIS KUALITATIF


          3.1    Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha


                 PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) didirikan di Jakarta, berdasarkan Akta
                 No. 51, tanggal 22 November 1995, dari Notaris Enimarya Agoes Suwarko, S.H.,
                 Akta pendirian Perseroan telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum
                 dan   Hak      Asasi     Manusia     Republik   Indonesia     dengan   Surat     Keputusan
                 No. C2-8176.HT.01.01.TH.96, tanggal 26 Juli 1996, serta selanjutnya diumumkan
                 dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 839, Tambahan No. 36, tanggal 22
                 Februari 2011.


                 Anggaran Dasar SSMS telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan
                 terakhir berdasarkan Akta No. 66, tanggal 30 September 2022, dari Notaris Aulia
                 Taufani, S.H., tentang perubahan Anggaran Dasar Perusahaan. Perubahan ini telah
                 memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan
                 Surat Keputusan No.AHU-AH.01.03-0305712, tanggal 25 Oktober 2022, serta
                 selanjutnya diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 88 tahun 2022,
                 Tambahan No. 038255 tahun 2022.


                 SSMS berdomisili di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan
                 Tengah, Indonesia dengan kantor pusat di Jl. Haji Udan Said No. 47, Pangkalan Bun.


                 Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan
                 Perusahaan adalah pertanian, perdagangan, pengadaan listrik dan industri. SSMS
                 mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2005.


                 Susunan Pemegang Saham


                 Susunan Pemegang Saham SSMS sampai dengan tanggal 31 Desember 2025 adalah
                 sebagai berikut.


                                           Tabel 3 Susunan Pemegang Saham SSMS
                                                                   Jumlah
                                                                                Persentase        Jumlah
                           Nama Pemegang Saham                     Saham
                                                                                kepemilikan      (Rp.000)
                                                                  (Lembar)
                   1   PT Citra Borneo Indah                       6.270.247        65,83%      627.024.740
                   2   PT Putra Borneo Agro Lestari                 965.197         10,13%       96.519.650
                   3   Masyarakat (masing-masing dibawah           2.289.556        24,04%      228.955.610
                        5% kepemilikan)
                                        Total                     9.525.000        100,00%      952.500.000
                 Sumber: Laporan Keuangan Audit SSMS 31 Desember 2025




                                                                                                            21
Page 39
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 Susunan Komisaris dan Direksi


                 Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi SSMS per 31 Desember 2025 adalah
                 sebagai berikut.


                 Dewan Komisaris
                 Komisaris Utama                 : Bungaran Saragih
                 Komisaris Independen            : Hoesen
                 Komisaris                       : Rimbun Situmorang


                 Direksi
                 Direktur Utama                  : Jap Hartono
                 Direktu r                       : Akhmad Faisyal
                 Direktu r                       : Jahja Tanudjaja Adelai
                 Direktur                        : Roshan Chakravarthy Valautham


                 Entitas anak dan entitas asosiasi


                 Kepemilikan SSMS pada entitas anak yang dikonsolidasi dan entitas asosiasi baik
                 secara langsung maupun tidak langsung adalah sebagai berikut.


                                         Tabel 4 Entitas anak dan entitas asosiasi
                                                  Domisili         Jenis Kegiatan      Beroperasi   Persentase
                              Nama
                                                                       Usaha           Komersial    Kepemilikan
                  Pemilikan langsung
                  PT Kalimantan Sawit Abadi     Kotawaringin      Perkebunan dan         2005         99,00%
                    (“KSA”)                        Barat         pabrik kelapa sawit
                  PT Mitra Mendawai Sejati      Kotawaringin      Perkebunan dan         2008         99,00%
                    (“MMS”)                        Barat         pabrik kelapa sawit
                                                                   dan inti sawit
                  SSMS Plantation Holding        Singapura        Jasa pendukung         2018        100,00%
                    Pte.Ltd. (“SPH”)                                   bisnis
                  Sawit Sumbermas                Singapura         Penjual produk        2018        100,00%
                    International Pte.Ltd.                          kelapa sawit
                    (“SSI”)
                  PT Citra Borneo Utama         Kotawaringin        Industri, dan        2018         78,20%
                    Tbk (“CBUT”)                   Barat            perdagangan
                  PT Sawit Mandiri Lestari      Kotawaringin      Perkebunan dan         2014         63,40%
                    (“SML”)                        Barat         pabrik kelapa sawit


                  Pemilikan tidak langsung melalui KSA
                  PT Tanjung Sawit Abadi        Kotawaringin      Perkebunan dan         2012         99,00%
                    (“TSA”)                        Barat         pabrik kelapa sawit
                  PT Sawit Multi Utama          Kotawaringin      Perkebunan dan         2012         99,00%
                    (“SMU”)                        Barat         pabrik kelapa sawit


                                                                                                       22
Page 40
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                                                  Domisili       Jenis Kegiatan      Beroperasi   Persentase
                               Nama
                                                                     Usaha           Komersial    Kepemilikan
                   Pemilikan tidak langsung melalui MMS
                   PT Mirza Pratama Putra       Kotawaringin    Perkebunan dan         2011         99,00%
                     (“MPP”)                        Barat      pabrik kelapa sawit
                   PT Menteng Kencana Mas       Kotawaringin    Perkebunan dan         2010         99,00%
                     (“MKM”)                        Barat      pabrik kelapa sawit


                   Pemilikan tidak langsung melalui SPH
                   SSMS Plantation Singapore     Singapura     Jasa konsultasi dan     2018         99,00%
                     International Pte.Ltd.                       perdagangan
                     (“SPI”)


                   EntitasAsosiasi
                   PT Surya Borneo Industri     Kotawaringin    Kawasan industri       2013         49,00%
                     (“SBI”)                        Barat


          3.2     Analisis Industri dan Lingkungan

          3.2.1   Tinjauan Makro Ekonomi Indonesia


                  Pertumbuhan Ekonomi

                  Pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik dan perlu terus didorong agar sesuai
                  dengan kapasitas perekonomian. Konsumsi rumah tangga triwulan IV 2025
                  membaik didukung oleh belanja sosial Pemerintah, serta keyakinan rumah tangga
                  terhadap kondisi penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja yang terus
                  meningkat. Perkembangan ini mendorong meningkatnya penjualan eceran pada
                  berbagai kelompok barang.


                    Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran




                  Sumber: Bank Indonesia

                                                                                                     23
Page 41
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 Investasi, khususnya nonbangunan, membaik dipengaruhi oleh meningkatnya
                 keyakinan pelaku usaha yang tercermin pada pola ekspansi Purchasing Managers’
                 Indonesia (PMI) manufaktur. Permintaan domestik tersebut perlu makin diperkuat
                 sejalan dengan kinerja ekspor yang diprakirakan melambat seiring berakhirnya
                 frontloading ekspor ke AS serta menurunnya ekspor besi baja ke Tiongkok dan
                 minyak kelapa sawit (CPO) ke India. Secara sektoral, Lapangan Usaha (LU) utama,
                 yakni LU Industri Pengolahan, LU Perdagangan Besar dan Eceran, LU Transportasi
                 dan Pergudangan, serta LU Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menunjukkan
                 kinerja positif.


                  Tabel 6 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha




                 Sumber: Bank Indonesia


                 Pertumbuhan ekonomi 2025 diprakirakan berada dalam kisaran 4,7–5,5% dan
                 meningkat menjadi 4,9–5,7% pada 2026. Bank Indonesia terus memperkuat bauran
                 kebijakan melalui penguatan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan
                 sistem pembayaran yang bersinergi erat dengan kebijakan stimulus fiskal dan
                 sektor riil Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi dan berdaya
                 tahan.


                 Inflasi

                 Inflasi secara umum tetap terjaga dalam kisaran sasaran, dengan inflasi IHK pada
                 November 2025 tercatat sebesar 2,72% (yoy). Perkembangan ini dipengaruhi inflasi
                 inti yang tetap terjaga sebesar 2,36% (yoy), sejalan pertumbuhan ekonomi yang
                 masih di bawah kapasitas serta didukung konsistensi suku bunga kebijakan
                 moneter Bank Indonesia dalam menjangkar ekspektasi inflasi sesuai dengan


                                                                                              24
Page 42
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 sasarannya dan imported inflation yang tetap terkendali. Inflasi kelompok
                 administered prices (AP) terjaga rendah sebesar 1,58% (yoy). Sementara itu, inflasi
                 kelompok volatile food (VF) masih relatif tinggi sebesar 5,48% (yoy) disumbang
                 terutama oleh komoditas bawang merah seiring pasokan yang terbatas akibat
                 gangguan cuaca dan kenaikan harga benih.


                                     Gambar 2 Grafik Inflasi IHK dan Komponen




                          Sumber: Bank Indonesia


                                           Gambar 3 Inflasi IHK di Provinsi




               Sumber: Bank Indonesia


                 Bank Indonesia meyakini inflasi tahun 2025 dan 2026 tetap terjaga rendah dalam
                 sasaran 2,5±1%. Inflasi inti diprakirakan tetap rendah seiring ekspektasi inflasi yang
                 terjangkar dalam sasaran, kapasitas ekonomi yang masih besar, imported inflation
                 yang terkendali, dan dampak positif dari digitalisasi.




                                                                                                    25
Page 43
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          3.2.2    Kondisi Industri


                   Sektor Pertanian dan Perkebunan Kelapa Sawit


                   Sektor pertanian mempunyai peranan yang cukup penting dalam kegiatan
                   perekonomian di Indonesia, hal ini dapat dilihat dari kontribusinya terhadap Produk
                   Domestik Bruto (PDB) yang cukup besar yaitu sekitar 12,53% pada tahun 2023 atau
                   merupakan urutan ketiga setelah sektor Industri Pengolahan sebesar 18,67% dan
                   sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar
                   12,94%.


                   Salah satu sub sektor yang cukup besar potensinya adalah sub sektor perkebunan.
                   Kontribusi sub sektor perkebunan tahun 2023 yaitu sebesar 3,88% terhadap total
                   PDB dan 30,97% terhadap sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan atau
                   merupakan urutan pertama pada sektor tersebut.


                   Sebagai negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia mempunyai
                   potensi yang besar untuk memasarkan minyak sawit dan inti sawit baik di dalam
                   maupun luar negeri. Pasar potensial yang akan menyerap pemasaran minyak sawit
                   (CPO) dan minyak inti sawit (PKO) adalah industri fraksinasi/rafinasi (terutama
                   industri   minyak    goreng),    lemak    khusus    (cocoa    butter   substitute),
                   margarine/shortening, oleochemical, dan sabun mandi.

                        Gambar 4 Luas Areal dan Produksi Kelapa Sawit Indonesia 2019—2023




                         Sumber: BPS


                  Luas perkebunan kelapa sawit berdasarkan land used dan produksi CPO pada tahun
                  2018 meningkat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan
                  tersebut disebabkan oleh peningkatan cakupan administratur perusahaan kelapa
                  sawit, sehingga luas areal perkebunan kelapa sawit menjadi 14,33 juta hektar.
                  Selanjutnya pada tahun 2019 sampai dengan 2023, luas areal perkebunan kelapa


                                                                                                   26
Page 44
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




               sawit berdasarkan land used terus mengalami peningkatan yang hampir stagnan.
               Pada tahun 2023 diperkirakan luas areal perkebunan kelapa sawit sebesar 15,93 juta
               hektar.


                Gambar 5 Pangsa Pasar Provinsi Penghasil Kelapa Sawit Terbesar di Indonesia, 2023




               Sumber: BPS


               Areal perkebunan kelapa sawit tersebar di 26 provinsi yaitu seluruh provinsi di Pulau
               Sumatera dan Kalimantan, Provinsi Jawa Barat, Banten, Sulawesi Tengah, Sulawesi
               Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua
               dan Papua Barat. Pada tahun 2023, Provinsi Riau masih menjadi provinsi penghasil
               kelapa sawit terbesar dengan luas sebesar 3,40 juta hektare atau 21,36% dari total
               luas areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Dari luas areal tersebut, Provinsi
               Riau menghasilkan 9,22 juta ton CPO.


               Pada tahun 2022 terjadi peningkatan sebesar 3,76% dibanding tahun 2021 menjadi
               46,82 juta ton. Pada tahun 2023, produksi CPO kembali mengalami peningkatan
               menjadi 47,08 juta ton. Produksi minyak sawit (CPO) terbesar tahun 2023 berasal dari
               Provinsi Riau dengan produksi sebesar 9,22 juta ton atau sekitar 19,59% dari total
               produksi Indonesia. Produksi terbesar selanjutnya berasal dari Provinsi Kalimantan
               Tengah dengan produksi sebesar 8,47 juta ton atau 17,98%.




                                                                                                 27
Page 45
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                         Tabel 7 Luas Areal dan Produksi CPO Perkebunan Indonesia, 2023




               Sumber: BPS


               Berdasarkan status pengusahaannya, pada tahun 2022 sebesar 60,26% dari produksi
               minyak sawit (CPO) atau 28,21 juta ton minyak sawit (CPO) berasal dari perkebunan
               besar swasta, sebesar 34,84% atau 16,31 juta ton dari perkebunan rakyat dan sisanya
               4,90% atau 2,30 juta ton berasal dari perkebunan besar negara. Meskipun total
               produksi pada tahun 2023 mengalami peningkatan, struktur produksi menurut status
               pengusahaan tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yakni didominasi
               oleh produksi perkebunan swasta dengan perkiraan sebesar 28,66 juta ton CPO
               (60,88%); diikuti perkebunan rakyat dengan total produksi 16,22 juta ton (34,46%);
               serta sisanya sebesar 2,20 juta ton (4,67%) diproduksi oleh perkebunan besar negara.




                                                                                                28
Page 46
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                  Gambar 6 Produksi Minyak Sawit Indonesia menurut Status Pengusahaan, 2023




                    Sumber: BPS


               Berdasarkan kelompok harmonized system (HS) minyak sawit, pada tahun 2023
               ekspor terbesar adalah Other Palm Oil (HS 15119000) sebesar 81,83% terhadap total
               ekspor minyak sawit Indonesia. Selanjutnya, kontribusi ekspor minyak sawit terbesar
               adalah Crude Palm Oil (HS 15111000), Other Palm Oil Kernel (HS 15132900), dan
               Crude Oil of Palm Kernel (HS 15132110) dengan kontribusi masing-masing sebesar
               13,06%, 4,97%, dan 0,14% terhadap total ekspor.


                          Gambar 7 Volume Ekspor Minyak Sawit Menurut Jenisnya, 2023




                      Sumber: BPS


               Dari sisi volume, ekspor minyak sawit selama tahun 2019 sampai tahun 2022
               cenderung mengalami penurunan. Namun, pada tahun 2023 volume ekspor minyak
               sawit mengalami peningkatan. Penurunan ekspor minyak sawit terbesar terjadi pada
               tahun 2020 dengan volume ekspor sebesar 27,63 juta ton atau menurun 8,55%
               dibanding tahun 2019.




                                                                                               29
Page 47
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                           Gambar 8 Volume dan Nilai Ekspor Minyak Sawit, 2019—2023




               Sumber: BPS


               Meskipun volume ekspor cenderung menurun, penurunan tersebut tidak sejalan
               dengan nilai ekspor minyak sawit yang cenderung meningkat. Berdasarkan publikasi
               World Bank Commodities Price Data (The Pink Sheet), pada tahun 2017 terjadi
               peningkatan rata-rata harga minyak sawit di pasar dunia sebesar US$751/mt,
               sehingga menyebabkan peningkatan nilai ekspor hingga 27,32% dibanding tahun
               2016. Peningkatan harga tersebut tidak berlangsung lama sebab pada tahun 2018
               dan 2019, harga minyak sawit kembali mengalami penurunan menjadi US$639/mt
               pada 2018 dan US$601/mt pada 2019. Pada tahun 2020, harga minyak sawit di pasar
               dunia   kembali   melambung    menjadi   US$752/mt.    Kenaikan   harga   tersebut
               menyebabkan peningkatan nilai ekspor sebesar 16,94% dibanding 2019, meskipun
               dari sisi volume ekspor minyak sawit mengalami penurunan sebesar 8,55%.
               Selanjutnya, pada tahun 2021–2022, harga minyak sawit kembali naik, sehingga
               menyebabkan peningkatan nilai ekspor secara signifikan menjadi US$29,75 miliar
               pada tahun 2022. Tahun 2023, meskipun volume mengalami peningkatan dibanding
               tahun 2022, tetapi nilai ekspor justru mengalami penurunan sebesar 19,29% yaitu
               sebesar US$24,01 miliar.


               Produksi minyak sawit Indonesia sebagian besar diekspor ke mancanegara dan
               sisanya dipasarkan di dalam negeri. Ekspor minyak kelapa sawit Indonesia
               menjangkau lima benua yaitu Asia, Afrika, Australia, Amerika, dan Eropa dengan
               pangsa utama di Asia. Pada tahun 2023, lima besar negara pengimpor CPO Indonesia
               adalah India, Italia, Malaysia, Belanda, dan Kenya. Total ekspor CPO ke lima negara
               tersebut mencapai 97,64% terhadap total ekspor CPO Indonesia. Negara tujuan
               ekspor CPO terbesar yaitu India dengan volume ekspor 3,12 juta ton atau 86,71% dari
               total volume ekspor CPO Indonesia dengan nilai US$2,63 miliar. Selanjutnya CPO
               paling banyak diekspor menuju Italia dan Malaysia dengan kontribusi ekspor sebesar
               4,02% dan 3,00% dari total ekspor CPO.



                                                                                               30
Page 48
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                           Gambar 9 Volume Ekspor CPO menurut Negara Tujuan, 2023




                     Sumber: BPS


                Volume impor minyak sawit selama periode tahun 2019 sampai 2023 cenderung
                cukup fluktuatif. Total volume impor minyak kelapa sawit pada tahun 2019 tercatat
                sebesar 93,56 ribu ton dengan nilai sebesar US$45,68 juta. Pada tahun 2020 volume
                impor minyak sawit mengalami penurunan cukup signifikan menjadi 1,62 ribu ton.
                Pada tahun 2021, volume impor kembali turun menjadi 0,36 ribu ton dengan nilai
                sebesar US$0,70 juta. Selanjutnya, pada tahun 2022 volume impor meningkat
                menjadi 0,51 ribu ton dengan nilai sebesar US$1,73 juta. Tahun 2023, volume impor
                juga meningkat menjadi 0,76 ribu ton dengan nilai sebesar US$1,28 juta.


                          Gambar 10 Volume dan Nilai Impor Minyak Sawit, 2019—2023




                       Sumber: BPS


          3.3    Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan


                 Pemerintah Indonesia berencana mengimplementasikan penuh program biodiesel
                 B40 pada Maret 2025, yang mencampurkan 40% bahan bakar berbasis minyak sawit.
                 Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada impor solar dan


                                                                                              31
Page 49
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 meningkatkan penyerapan minyak sawit domestik. Namun, implementasi ini dapat
                 memengaruhi      ketersediaan   minyak    sawit   untuk    ekspor     dan   berpotensi
                 meningkatkan harga CPO di pasar global.


                 Industri sawit Indonesia juga harus menghadapi tantangan dari kebijakan global,
                 seperti European Union Deforestation Regulation (EUDR), yang memerlukan
                 ketertelusuran dan keberlanjutan dalam rantai pasokan sawit. Regulasi ini dapat
                 berdampak negatif pada ekspor minyak sawit Indonesia ke Uni Eropa, meskipun
                 pasar tersebut bukan yang utama. Oleh karena itu, peningkatan standar
                 keberlanjutan dan ketertelusuran menjadi penting untuk mempertahankan akses ke
                 pasar Eropa.


                 Untuk mengurangi ketergantungan pada ekspor CPO mentah dan meningkatkan
                 nilai tambah, hilirisasi dan diversifikasi produk sawit menjadi langkah strategis yang
                 sangat diperlukan. Peningkatan       keterampilan    sumber    daya    manusia   serta
                 pengembangan teknologi pengolahan sawit akan memberikan nilai tambah yang
                 lebih besar bagi Indonesia dan menjaga daya saing di pasar global.


                 SSMS merupakan perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI)
                 dengan kode saham SSMS. SSMS dan anak usaha bergerak dalam bidang
                 perkebunan dan pabrik kelapa sawit.


                 SSMS menjalankan kegiatan operasional dari hulu ke hilir melalui 2 segmen, yaitu
                 upstream dan downstream. Segmen upstream mencakup pengelolaan perkebunan
                 kelapa sawit dan penjualan produknya di Kalimantan Tengah. Sementara itu,
                 segmen downstream berfokus pada penjualan minyak nabati untuk pasar lokal dan
                 ekspor. Seluruh kegiatan operasional SSMS berlokasi di Kalimantan Tengah, dengan
                 perkebunan kelapa sawit tersebar di Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Pulang
                 Pisau, serta pabrik refinery yang beroperasi di Kumai, Kotawaringin Barat. Pada
                 segmen hulu, SSMS menjalankan kegiatan perkebunan dan pemanenan kelapa
                 sawit, menghasilkan tandan buah segar yang selanjutnya diolah di pabrik untuk
                 menjadi (CPO).


                 SSMS menjalankan kegiatan usaha di segmen hilir dengan memproduksi dan
                 menjual berbagai produk turunan minyak sawit, termasuk Refined Bleached
                 Deodorized Palm Oil (RBDPO), Palm Fatty Acid Distillate (PFAD), olein, stearin, Crude
                 Palm Kernel Oil (CPKO), dan Palm Kernel Expeller (PKE). Dalam pengolahan Crude
                 Palm Oil (CPO), SSMS didukung oleh pabrik refinery dan fraksinasi, masing-masing
                 memiliki kapasitas produksi 2.500 ton CPO per hari atau 850.000 ton CPO per
                 tahun, serta 2.500 ton RBDPO per hari atau 850.000 ton RBDPO per tahun. Selain
                 itu, SSMS mengoperasikan pabrik kernel crushing dengan kapasitas 600 metrik ton
                 kernel per hari atau 192.000 metrik ton per tahun, serta memiliki tank farm untuk
                 penyimpanan bahan baku dan produk hasil pengolahan.


                                                                                                    32
Page 50
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          3.4    Alasan Dilakukannya Transaksi


                 Alasan dilakukannya transaksi ini adalah untuk menunjang kegiatan operasional
                 bisnis, khususnya dalam memastikan pengelolaan aset perkebunan dilakukan
                 secara optimal dan berkelanjutan. Dalam rangka mendukung hal tersebut,
                 diperlukan analisa yang komprehensif atas kondisi tanah dan tanaman kelapa sawit.
                 Analisa ini menjadi dasar dalam penyusunan strategi pemeliharaan, pemupukan,
                 peremajaan (replanting), dan peningkatan praktik budidaya agar pengelolaan kebun
                 dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien. Dengan demikian, transaksi ini
                 diharapkan dapat menjaga dan meningkatkan tingkat efektivitas operasional serta
                 produktivitas di masa mendatang.


          3.5    Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif

                 Keuntungan dari dilakukannya transaksi antara lain sebagai berikut:
                 1.   SSMS akan mendapatkan Research Service yang akan diberikan oleh CBI;
                 2.   SSMS tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk memiliki seluruh fasilitas
                      yang diperlukan karena sudah disediakan oleh penyedia jasa yaitu CBI; dan
                 3.   SSMS tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk SDM yang dibutuhkan guna
                      melaksanakan pekerjaan yang termasuk dalam scope of services Perjanjian
                      karena sudah disediakan oleh penyedia jasa yaitu CBI.


                 Tidak ada kerugian dari dilakukannya transaksi, Rencana Transaksi hanya akan
                 menurunkan saldo kas perusahaan yang diakibatkan dari pembayaran atas Research
                 Service.




                                                                                                  33
Page 51
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          4         ANALISIS KUANTITATIF


          4.1       Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
                    Perusahaan


          4.1.1     Penilaian Kinerja Historis


                    Kinerja Posisi Keuangan


                    Kinerja Posisi Keuangan SSMS selama periode 31 Desember 2021 sampai dengan
                    31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:


                                                Tabel 8 Kinerja Posisi Keuangan (Rp.Juta)
                                Keterangan                 2025        2024        2023          2022        2021
           ASET
           Aset Lancar
                Kas dan setara kas                         874.060    1.180.282   1.237.290     1.806.837   1.984.947
                Piutang usaha
                   Pihak berelasi                          782.333     480.986     617.510       443.821     299.477
                   Pihak ketiga                            113.412      27.473      43.034       414.433      93.588
                Piutang lain-lain
                   Pihak berelasi                          364.029     573.850     283.924       251.959     536.798
                   Pihak ketiga                            249.555      17.532      15.806        23.110      31.562
                Persediaan
                Persediaan komoditas:
                   RBD palm stearin                          59.204    244.734     211.352       152.558      91.090
                   RBD palm olein                          105.949     165.547     168.813        56.274      91.841
                   Minyak kelapa sawit                     280.269      73.933      81.710        75.519     126.883
                   Palm fatty acid distillate                50.168      6.771      21.006        65.501      66.624
                   Minyak inti sawit                         68.950     32.041      20.198        35.656      26.403
                   Inti sawit                                43.191     65.168      19.193         9.607      37.374
                   Refined bleached deodorized palm
                     oil                                     11.634     14.601      18.086        23.983      13.782
                   Palm kernel expeller                       4.354      2.537       2.751           185            4
                   Tandan buah segar                          1.530      1.705              -           -           -
                   Pillow pack                                4.235        293         190        12.824            -
                Persediaan non-komoditas:
                   Bibit                                       939         622       3.354        19.369      25.584
                   Bahan, suku cadang dan
                     perlengkapan perawatan                218.849     170.427     225.446       379.270     278.851
                Persediaan dalam perjalanan                  84.203      2.020      88.103        60.284            -
                Penyisihan atas penurunan nilai
                  persediaan                                (7.311)     (3.162)    (68.571)       (6.185)           -
                Aset biologis                              413.859     477.263     268.511       225.043     361.256
                Biaya dibayar dimuka                          4.860      4.229       2.444         2.268       2.680
                Uang muka
                   Pihak berelasi                          197.103      28.304      68.871        15.222      24.726
                   Pihak ketiga                            197.216     682.782     167.821       142.039     262.899
                Pajak dibayar dimuka                       401.797     287.245     166.878       143.928     251.571
                Pinjaman kepada pihak berelasi            1.376.020     51.191     475.624       285.452            -



                                                                                                              34
Page 52
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                            Keterangan                    2025          2024          2023          2022          2021
             Taksiran tagihan restitusi pajak jangka
               pendek                                            -             -          693              -       27.881
             Aset lancar lainnya                              840       643.768       888.191              -             -
             Total Aset Lancar                          5.901.250     5.232.141     5.028.227     4.638.956     4.635.823


           Aset Tidak Lancar
             Taksiran tagihan restitusi pajak -
               jangka panjang                             472.593       298.896       171.281        65.061        49.319
             Pinjaman jangka panjang kepada
               pemegang saham yang dapat
               dikonversi                                        -             -      219.474       160.319              -
             Aset Tetap dan Tanaman Produktif
             Biaya perolehan
                 Tanah                                  1.226.980     1.196.343     1.183.273     1.163.567     1.137.107
                 Bangunan                               2.265.779     1.765.400     1.609.766     1.490.884     1.319.898
                 Prasarana                                519.382       476.130       444.489       416.596       388.956
                 Mesin dan peralatan                    1.416.315     1.173.592     1.025.169       977.662       913.955
                 Kendaraan dan alat-alat berat            505.433       466.053       458.934       439.146       403.169
                 Perabotan dan peralatan                  208.538       187.787       171.229        86.628        74.188
                 Tanaman produktif
                 Tanaman menghasilkan                   3.842.227     3.209.329     3.205.519     3.203.656     3.201.823
                 Tanaman belum menghasilkan                33.962        27.488        16.245        18.662         8.877
                 Aset dalam penyelesaian                  396.643       239.486       236.022       207.082       174.559
             Jumlah Harga Perolehan                    10.415.259     8.741.607     8.350.647     8.003.883     7.622.533
             Akumulasi depresiasi
                 Tanah
                 Bangunan                               (785.763)     (620.244)     (528.989)     (450.516)     (375.055)
                 Prasarana                              (315.311)     (289.152)     (266.681)     (246.446)     (229.356)
                 Mesin dan peralatan                    (938.718)     (776.407)     (685.636)     (604.128)     (520.292)
                 Kendaraan dan alat-alat berat          (457.028)     (417.333)     (379.949)     (354.206)     (325.215)
                 Perabotan dan peralatan                (122.881)       (96.264)      (76.711)      (60.120)      (52.222)
                 Tanaman produktif
                 Tanaman menghasilkan                  (2.053.734)   (1.751.335)   (1.598.260)   (1.445.338)   (1.292.509)
             Jumlah akumulasi penyusutan               (4.673.435)   (3.950.736)   (3.536.225)   (3.160.753)   (2.794.648)
             Kerugian penurunan nilai                            -             -             -             -      (12.302)
             Nilai Buku                                 5.741.824     4.790.871     4.814.421     4.843.130     4.815.583
             Aset Takberwujud
             Biaya perolehan
                 Lisensi perangkat lunak                   24.332        20.703        20.703        20.376        12.639
                 Lisensi perangkat lunak dalam
                   pengembangan                                  -             -             -             -        5.606
             Jumlah biaya perolehan                        24.332        20.703        20.703        20.376        18.245
             Akumulasi amortisasi
                 Lisensi perangkat lunak                  (19.591)      (16.805)      (14.114)      (10.668)       (6.920)
             Jumlah akumulasi amortisasi                  (19.591)      (16.805)      (14.114)      (10.668)       (6.920)
             Nilai Buku                                     4.741         3.898         6.589         9.708        11.325
             Aset Hak Guna
             Biaya perolehan
                 Prasarana                                167.695        19.639        17.188        11.436         9.824
                 Tanah                                     29.988        29.988        17.987        17.987         8.994
                 Bangunan                                 144.537        82.249        82.249              -             -



                                                                                                                  35
Page 53
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                            Keterangan                2025         2024         2023         2022         2021
                Kendaraan dan alat berat               49.483       25.365       21.010             -             -
                Mesin                                   8.610             -            -            -             -
             Jumlah Harga Perolehan                   400.313      157.242      138.434       29.423       18.818


             Akumulasi depresiasi
                Prasarana                              (5.165)      (4.043)      (2.660)      (1.327)      (1.092)
                Tanah                                 (20.272)     (15.177)     (12.928)     (10.680)      (8.432)
                Bangunan                              (47.818)     (27.341)     (12.993)            -             -
                Kendaraan dan alat berat              (18.974)      (8.872)      (1.973)            -             -
                Mesin                                  (2.466)            -            -            -             -


             Jumlah akumulasi penyusutan              (94.695)     (55.432)     (30.554)     (12.007)      (9.523)


             Nilai Buku                               305.618      101.810      107.881       17.416        9.295


             Investasi saham pada perusahaan
               asosiasi                               525.653      550.420      591.891      645.231      682.582
             Aset pajak tangguhan                     204.574      187.825      142.786      110.222       89.439
             Piutang plasma                           400.145      447.278      588.538      505.537      381.674
             Aset tidak lancar lainnya                 27.577      151.703      139.357      141.329       30.292
             Total Aset Tidak Lancar                 7.682.724    6.532.701    6.782.217    6.497.954    6.069.509
                                                       17,60%       -3,68%        4,37%        7,06%      -35,16%
           TOTAL ASET                               13.583.974   11.764.842   11.810.445   11.136.910   10.705.331
           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS JANGKA PENDEK
             Utang usaha
                Pihak berelasi                        219.549      113.908       84.487       83.851      114.162
                Pihak ketiga                          530.509      264.074      279.794      138.796      203.966
             Liabilitas kontrak
                Pihak berelasi                          6.750       95.891        2.000             -             -
                Pihak ketiga                           71.911      149.276       62.478      149.626        1.152
             Utang pajak                              272.228      125.870       23.596      197.833      237.384
             Beban akrual                              56.748      166.222       65.503      116.655      235.087
             Utang lain-lain
                Pihak berelasi                         86.023       44.502       37.547       13.432       15.396
                Pihak ketiga                          411.850      393.021      702.835      837.369      456.163
             Liabilitas sewa jangka panjang jatuh
               tempo dalam satu tahun                  64.678       13.605       13.139        1.208        1.208
             Liabilitas sewa pembiayaan jatuh
               tempo dalam satu tahun                  11.197        6.254          399          665            665
             Utang obligasi                                  -            -            -     633.067              -
             Liabilitas imbalan kerja karyawan
               jangka pendek                          192.677      159.070      147.986      169.022      142.877
             Utang bank jangka pendek                1.698.145    2.195.101    2.437.342     973.982      968.978
             Utang bank jangka panjang jatuh
               tempo dalam satu tahun                 991.076      989.174      897.754      856.786      328.001
             Total Liabilitas Jangka Pendek          4.613.341    4.715.967    4.754.859    4.172.293    2.705.038
           LIABILITAS JANGKA PANJANG
             Utang bank jangka panjang setelah
               dikurangi bagian jatuh tempo dalam
               satu tahun                            5.449.504    3.801.160    4.766.529    4.686.503    2.014.539
             Utang obligasi                                  -            -            -            -    4.247.062


                                                                                                           36
Page 54
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                          Keterangan                  2025          2024          2023          2022          2021
             Liabilitas sewa jangka panjang           208.547        76.794        64.545        10.120         9.710
             Liabilitas sewa pembiayaan                      -             -             -             -           665
             Liabilitas imbalan kerja karyawan
               jangka panjang                         276.410       200.036       196.353       155.732       193.162
             Liabilitas pajak tangguhan                94.711        79.529        38.196        67.757        79.472
             Total Liabilitas Jangka Panjang        6.029.171     4.157.518     5.065.623     4.920.113     6.544.610


             TOTAL LIABILITAS                      10.642.512     8.873.485     9.820.483     9.092.406     9.249.648


           EKUITAS
             Modal saham                              952.500       952.500       952.500       952.500       952.500
                PT Citra Borneo Indah                 627.025       593.373       583.332       517.159       528.580
                PT Putra Borneo Agro Lestari           96.520        76.740        91.550        93.943       115.106
                Masyarakat                            228.956       282.387       277.618       341.398       308.814
             Tambahan modal disetor                (3.936.675)   (2.852.050)   (2.852.050)      540.919       540.919
             Selisih transaksi dengan pihak non-
               pengendali                              89.114        89.114        89.114        89.114        89.114
             Saldo laba
                Sudah ditentukan penggunaannya      2.228.008     1.858.475     1.340.161       970.537       665.163
                Belum ditentukan penggunaannya      2.620.225     2.280.648     1.979.429     3.616.934     3.559.342
             Penghasilan komprehensif lain            634.171       609.412       551.074       545.353       577.572
             Komponen ekuitas lainnya               (309.620)     (309.620)     (309.620)     (309.620)     (309.620)
             Ekuitas merging entities                        -             -             -   (4.399.465)   (4.651.825)
             Ekuitas yang dapat diatribusikan
               kepada pemilik entitas induk         2.277.723     2.628.479     1.750.607     2.006.272     1.423.166
             Kepentingan non-pengendali               663.739       262.879       239.355        38.232        32.517
             TOTAL EKUITAS                          2.941.462     2.891.357     1.989.962     2.044.504     1.455.683
                                                        1,73%        45,30%        -2,67%        40,45%
           TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS            13.583.974    11.764.842    11.810.445    11.136.910    10.705.331
          Sumber: Laporan Keuangan SSMS


                 Aset


                 Pada 31 Desember 2021 sampai dengan 31 Desember 2025, total aset SSMS tercatat
                 mengalami perkembangan sebagai berikut:


                 •     Pada 31 Desember 2021, SSMS membukukan total aset sebesar Rp10,71 triliun,
                       yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp4,64 triliun dan aset tidak lancar sebesar
                       Rp6,07 triliun. Komposisi aset tersebut terutama ditopang oleh tanaman
                       menghasilkan sebesar Rp3,20 triliun serta kas dan setara kas sebesar Rp1,98
                       triliun.
                 •     Pada 31 Desember 2022, SSMS membukukan total aset sebesar Rp11,14 triliun,
                       meningkat sebesar 4,03% dibandingkan Rp10,71 triliun pada 31 Desember
                       2021, yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp4,84 triliun dan aset tidak lancar
                       sebesar Rp6,50 triliun. Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan
                       piutang usaha pihak ketiga dari Rp93,59 miliar menjadi Rp414,43 miliar.




                                                                                                              37
Page 55
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 •   Pada 31 Desember 2023, SSMS membukukan total aset sebesar Rp11,81 triliun,
                     meningkat sebesar 6,05% dibandingkan Rp11,14 triliun pada 31 Desember
                     2022, yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp5,03 triliun dan aset tidak lancar
                     sebesar Rp6,78 triliun. Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan aset
                     lancar lainnya yang tercatat sebesar Rp888,19 miliar.
                 •   Pada 31 Desember 2024, SSMS membukukan total aset sebesar Rp11,76 triliun,
                     menurun sebesar 0,39% dibandingkan Rp11,81 triliun pada 31 Desember 2023,
                     yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp5,23 triliun dan aset tidak lancar sebesar
                     Rp6,53 triliun. Penurunan ini terutama disebabkan oleh turunnya pinjaman
                     kepada pihak berelasi yang tercatat dalam aset lancar lainnya dari Rp475,62
                     miliar menjadi Rp51,91 miliar.
                 •   Pada 31 Desember 2025, SSMS membukukan total aset sebesar Rp13,58 triliun,
                     meningkat sebesar 15,46% dibandingkan Rp11,76 triliun pada 31 Desember
                     2024, yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp5,90 triliun dan aset tidak lancar
                     sebesar Rp7,68 triliun. Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan nilai
                     buku aset tetap dari Rp4,79 triliun menjadi Rp5,74 triliun.


                 Liabilitas


                 Pada 31 Desember 2021 sampai dengan 31 Desember 2025, liabilitas SSMS tercatat
                 mengalami perkembangan sebagai berikut:


                 •   Pada 31 Desember 2021, SSMS mencatat total liabilitas sebesar Rp9,25 triliun,
                     terdiri atas liabilitas jangka pendek sebesar Rp2,71 triliun dan liabilitas jangka
                     panjang sebesar Rp6,54 triliun. Porsi terbesar liabilitas berasal dari utang
                     obligasi jangka panjang senilai Rp4,25 triliun.
                 •   Pada 31 Desember 2022, SSMS mencatat total liabilitas Rp9,09 triliun, turun
                     1,70% dari 31 Desember 2021. Liabilitas jangka pendek mencapai Rp4,17
                     triliun, sedangkan liabilitas jangka panjang sebesar Rp4,92 triliun. Penurunan
                     ini terutama disebabkan oleh tidak adanya lagi utang obligasi pada liabilitas
                     jangka panjang, dari sebelumnya sebesar Rp4,25 triliun pada 31 Desember
                     2021.
                 •   Pada 31 Desember 2023, total liabilitas SSMS meningkat menjadi Rp9,82 triliun,
                     naik 8,01% dibandingkan 31 Desember 2022. Liabilitas jangka pendek tercatat
                     sebesar Rp4,75 triliun, sedangkan liabilitas jangka panjang sebesar Rp5,07
                     triliun. Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan utang bank jangka
                     pendek dari sebesar Rp973,98 miliar pada 31 Desember 2022 menjadi Rp2,44
                     triliun pada 31 Desember 2023.
                 •   Pada 31 Desember 2024, total liabilitas SSMS tercatat sebesar Rp8,87 triliun,
                     atau mengalami penurunan sebesar 9,64% dibandingkan 31 Desember 2023.
                     Liabilitas jangka pendek tercatat sebesar Rp4,72 triliun, sedangkan liabilitas
                     jangka panjang sebesar Rp4,16 triliun. Penurunan total liabilitas tersebut
                     terutama dipengaruhi oleh penurunan utang bank jangka panjang setelah


                                                                                                    38
Page 56
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                     dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun, dari sebesar Rp4,77
                     triliun pada 31 Desember 2023 menjadi Rp3,80 triliun pada 31 Desember 2024.
                 •   Pada 31 Desember 2025, total liabilitas SSMS tercatat sebesar Rp10,64 triliun,
                     atau mengalami peningkatan sebesar 19,94% dibandingkan 31 Desember 2024.
                     Liabilitas jangka pendek tercatat sebesar Rp4,61 triliun, sedangkan liabilitas
                     jangka panjang sebesar Rp6,03 triliun. Peningkatan total liabilitas tersebut
                     terutama dipengaruhi oleh kenaikan utang bank jangka panjang setelah
                     dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun, dari sebesar Rp3,80
                     triliun pada 31 Desember 2024 menjadi Rp5,45 triliun pada 31 Desember 2025.


                 Ekuitas


                 Pada 31 Desember 2021 sampai dengan 31 Desember 2025, ekuitas SSMS tercatat
                 mengalami perkembangan sebagai berikut:


                 •   Pada 31 Desember 2021, total ekuitas SSMS tercatat sebesar Rp1,46 triliun.
                     Ekuitas tersebut terutama terdiri atas modal saham sebesar Rp952,50 miliar,
                     tambahan modal disetor sebesar Rp540,92 miliar, saldo laba sebesar Rp4,22
                     triliun, penghasilan komprehensif lain sebesar Rp575,57 miliar, selisih
                     transaksi dengan pihak non-pengendali sebesar Rp89,11 miliar, serta
                     kepentingan non-pengendali sebesar Rp32,52 miliar.
                 •   Pada 31 Desember 2022, total ekuitas SSMS tercatat sebesar Rp2,04 triliun,
                     atau mengalami peningkatan sebesar 40,45% dibandingkan 31 Desember 2021.
                     Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh kenaikan saldo laba, dari
                     sebesar Rp4,22 triliun pada 31 Desember 2021 menjadi Rp4,59 triliun pada
                     31 Desember 2022.
                 •   Pada 31 Desember 2023, total ekuitas SSMS tercatat sebesar Rp1,99 triliun,
                     atau mengalami penurunan sebesar 2,67% dibandingkan 31 Desember 2022.
                     Penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh tidak tercatatnya kembali
                     komponen ekuitas merging entities, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar
                     Rp4,40 triliun.
                 •   Pada 31 Desember 2024, total ekuitas SSMS tercatat sebesar Rp2,89 triliun,
                     atau mengalami peningkatan sebesar 45,30% dibandingkan 31 Desember 2023.
                     Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh kenaikan saldo laba, dari
                     sebesar Rp3,32 triliun pada 31 Desember 2023 menjadi Rp4,14 triliun pada 31
                     Desember 2024.
                 •   Pada 31 Desember 2025, total ekuitas SSMS tercatat sebesar Rp2,94 triliun,
                     atau mengalami peningkatan sebesar 1,73% dibandingkan 31 Desember 2024.
                     Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh kenaikan saldo laba, dari
                     sebesar Rp4,14 triliun pada 31 Desember 2024 menjadi Rp4,85 triliun pada
                     31 Desember 2025, serta peningkatan kepentingan non-pengendali dari
                     sebesar Rp262,88 miliar menjadi Rp663,74 miliar.




                                                                                                39
Page 57
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                   Kinerja Laba Rugi


                   Kinerja Laba Rugi SSMS selama periode tahun 2021 sampai tahun 2025 adalah
                   sebagai berikut:


                                                       Tabel 9 Kinerja Laba Rugi (Rp.Juta)
                           Keterangan                         2025          2024          2023          2022          2021
         PENDAPATAN DARI KONTRAK DENGAN
           PELANGGAN                                       14.813.171    10.521.651    10.703.412    11.240.219     5.203.101
         Pihak berelasi
            Palm Olein                                      3.157.539     2.754.293     7.296.891     5.886.001              -
            Palm Stearin                                      173.571              -    1.702.665     1.203.918              -
            Asam lemak distilat                               135.006       207.172       346.266       387.885              -
            Refine, Bleached and deodorized Palm oil
              (RBDPO)                                                -      196.685       293.213     1.247.898              -
            Minyak Inti Sawit                                        -             -      261.798       500.782              -
            Tandan buah segar                                  51.512       411.702       103.152       228.084              -
            Inti sawit                                         17.511        10.850         3.750              -             -
            Minyak kelapa sawit                               480.689     2.786.474              -      174.706              -


         Pihak ketiga                                                                                                        -
            Palm Olein                                      4.693.506     1.480.091              -             -             -
            Palm Stearin                                    1.493.662       861.487              -             -             -
            Minyak kelapa sawit                             2.608.185       704.260       330.690     1.149.747     4.406.434
            Minyak inti sawit                               1.207.774       775.361       290.110       357.771       414.198
            Refine, Bleached and deodorized Palm oil
              (RBDPO)                                         164.159       106.758              -             -             -
            PKE                                                80.281        41.568        48.683        57.606              -
            Inti sawit                                        303.257              -       11.158         5.118       240.880
            Kemasan                                           127.977        30.099        15.036        40.703              -
            Tandan buah segar                                        -      154.851              -             -      141.588
            Asam lemak distilat                               118.542              -             -             -             -
         BEBAN POKOK PENJUALAN                             (9.638.246)   (7.242.040)   (7.904.356)   (6.935.790)   (2.997.854)
         Biaya produksi                                    (9.552.651)   (7.176.862)   (7.995.388)   (6.951.580)   (2.959.803)
            Pembelian bahan baku                           (6.189.111)   (4.587.745)   (4.747.710)   (3.680.522)   (1.196.996)
            Pemupukan dan perawatan                         (894.789)     (713.924)    (1.177.278)   (1.273.334)    (483.668)
            Biaya tenaga kerja                              (767.112)     (630.404)     (690.217)     (674.439)     (553.260)
            Biaya overhead                                  (597.322)     (315.497)     (404.602)     (362.522)     (211.009)
            Biaya pabrikasi                                 (282.927)     (233.480)     (296.079)     (291.621)     (122.040)
            Biaya panen                                     (172.429)     (153.543)     (186.569)     (184.789)     (101.079)
            Beban penyusutan aset tetap                     (257.307)     (210.989)     (192.216)     (180.297)     (138.939)
            Amortisasi tanaman menghasilkan                 (118.231)     (153.076)     (152.922)     (152.829)     (152.811)
            Biaya transportasi                              (264.465)     (171.547)     (145.972)     (151.228)              -
            Biaya amortisasi aset hak guna                     (8.957)       (6.657)       (1.824)             -             -
         Minyak kelapa sawit, inti sawit dan minyak
           inti sawit di awal tahun                         (622.522)     (631.401)     (492.390)     (454.002)       (78.697)
         Pembelian Minyak kelapa sawit inti sawit dan
           minyak inti sawit                                (176.759)       (43.127)      (47.979)      (22.599)      (24.763)
         Minyak kelapa sawit, inti Less: Crude palm oil,
           palm kernel and, sawit, dan minyak inti
           sawit di akhir tahun                               713.687       609.350       631.401       492.390        65.409
         LABA (RUGI) BRUTO                                  5.174.925     3.279.611     2.799.056     4.304.429     2.205.247



                                                                                                                     40
Page 58
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                             Keterangan                      2025          2024          2023          2022        2021
         BEBAN USAHA                                      (2.574.795)   (1.845.241)   (1.691.452)   (1.822.818)   (653.726)
         Beban penjualan                                  (1.463.606)    (898.915)     (855.378)    (1.054.836)    (81.291)
            Transportasi dan penanganan                             -             -             -             -    (81.291)
            Pajak ekspor dan cukai                        (1.463.353)    (898.915)     (855.367)    (1.053.953)           -
            Klaim kualitas                                      (253)             -          (11)         (883)           -
         Beban umum dan administrasi                      (1.111.189)    (946.327)     (836.073)     (767.983)    (572.435)
            Gaji, upah, dan kompensasi karyawan            (487.356)     (287.250)     (287.381)     (353.889)    (288.636)
            Sewa                                           (122.743)     (160.959)     (120.950)     (102.751)     (87.441)
            Imbalan kerja                                    (72.810)      (55.731)      (69.970)       72.596      18.979
            Pajak bangunan, kendaraan dan lainnya            (34.150)      (48.072)      (39.996)      (48.064)    (54.623)
            Pemeliharaan                                     (44.768)      (38.060)      (39.952)      (25.574)    (14.567)
            Penyusutan                                       (42.105)      (38.931)      (35.519)      (21.495)    (14.534)
            Jasa profesional                                 (43.155)      (20.597)      (31.210)      (89.654)    (23.295)
            Tanggung jawab sosial Perseroan                  (39.854)      (23.821)      (28.667)      (31.625)    (18.435)
            Asuransi dan perizinan                           (19.387)    (165.068)       (22.583)      (25.135)    (24.184)
            Perjalanan dinas                                 (37.486)      (16.992)      (20.697)      (17.072)     (9.393)
            Jasa Manajemen                                          -             -      (19.200)      (19.200)           -
            Kantor                                           (21.810)       (8.860)      (18.625)      (11.362)     (7.415)
            Keamanan                                          (6.507)       (5.127)      (16.087)      (14.343)           -
            Depresiasi aset hak guna                         (28.078)      (18.222)      (16.003)       (2.657)     (3.059)
            Pelatihan dan rekrutmen                           (7.119)       (9.708)      (14.745)      (11.856)     (7.214)
            Sumbangan dan perayaan                           (13.521)       (8.274)      (12.770)      (19.023)     (5.614)
            Telepon, air, dan listrik                        (17.375)      (13.461)      (12.850)       (8.699)     (7.800)
            Amortisasi aset takberwujud                       (2.786)       (2.691)       (3.446)       (3.749)           -
            Denda Pajak                                      (27.362)         (168)       (3.385)      (16.018)           -
            Lain-lain                                        (42.815)      (24.334)      (22.036)      (18.412)    (25.206)
         Keuntungan/(kerugian) atas nilai wajar aset
           biologis                                        (111.116)       208.752        43.468     (136.213)     118.182
         Pendapatan lain-lain                                 58.531       127.023        45.211       280.457      98.555
            Penjualan cangkang, fiber, dan bungkil            51.447        54.783        59.273        48.931      53.918
            Laba/(rugi) selisih kurs, neto                   (10.870)      (56.712)       18.922     (260.724)     (30.492)
            Keuntungan atas pembayaran kembali
              obligasi                                              -             -             -      387.432            -
            Selisih timbang                                         -       (1.197)         (441)       (4.457)           -
            Penyisihan atas penurunan nilai persediaan        (4.148)       65.409       (68.571)       (6.185)           -
            Penyisihan atas penurunan nilai piutang
              plasma                                          (6.717)        9.519       (37.275)             -           -
            Penyisihan atas penurunan nilai piutang
              usaha - pihak ketiga                             1.335        (1.839)             -             -           -
            Penyisihan atas penurunan nilai piutang
              lain-lain - pihak ketiga                       (31.632)             -             -             -           -
            Pendapatan lainnya                                59.117        57.061        73.302       115.459      75.129
         LABA (RUGI) USAHA                                 2.547.545     1.770.144     1.196.284     2.625.855    1.768.257
         PENDAPATAN/BEBAN KEUANGAN                         (620.384)     (544.041)     (644.148)     (661.169)     105.695
         Pendapatan keuangan                                  96.169       108.611        87.923        17.534     576.156
            Pendapatan bunga dari pihak berelasi              74.260        56.677              -             -    509.164
            Amortisasi nilai wajar atas utang lain-lain             -             -       52.515              -     62.867
            Pendapatan bunga deposito                         13.476              -             -             -           -
            Pendapatan bunga bank                              8.433        51.934        35.409        17.534       4.125
         Beban keuangan                                    (691.787)     (611.180)     (678.732)     (641.353)    (540.761)
            Bunga pinjaman bank                            (581.507)     (570.219)     (482.542)     (383.224)    (174.737)
            Laba selisih kurs                                (78.255)             -             -             -           -



                                                                                                                   41
Page 59
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                           Keterangan                       2025        2024        2023        2022        2021
            Bunga obligasi                                         -           -   (115.646)   (206.989)   (333.519)
            Biaya amortisasi nilai wajar utang lain-lain           -    (14.343)    (38.172)           -           -
            Biaya provisi obligasi                                 -           -    (16.273)    (40.585)    (29.230)
            Biaya provisi bank                              (15.888)     (3.805)    (16.185)     (6.723)     (1.389)
            Bunga sewa pembiayaan                           (10.644)    (13.522)     (5.911)     (1.154)     (1.886)
            Bunga pinjaman pihak berelasi                    (4.027)           -           -           -           -
            Biaya administrasi bank                          (1.465)     (9.292)     (4.004)     (2.678)           -
         Bagian kerugian atas entitas asosiasi              (24.766)    (41.472)    (53.340)    (37.351)     70.300
         LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                         1.927.161   1.226.103    552.135    1.964.686   1.873.952
         PAJAK PENGHASILAN BADAN                           (534.526)   (381.412)   (208.120)   (489.764)   (347.081)
         LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                        1.392.635    844.691     344.016    1.474.922   1.526.871


         Efek penyesuaian proforma                         (190.035)           -    174.298     373.197            -
         LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN SETELAH EFEK
           PENYESUAIAN PROFORMA                            1.202.600    844.691     518.314    1.848.119   1.526.871
         PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN, SETELAH
           PAJAK
            Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba
              rugi
              Pengukuran kembali
                 Keuntungan/(kerugian) atas liabilitas
                 imbalan kerja                               (4.295)     32.238       8.336     (25.037)      3.854
              Selisih kurs penjabaran laporan
                 keuangan                                    36.243      26.625     (11.018)     42.908            -
         TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN
           BERJALAN                                        1.234.547    903.554     515.633    1.865.989   1.530.724
         Efek penyesuaian proforma atas
           penghasilan/(rugi) komprehensif lain                 622            -     11.018     (43.237)           -
         TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN
           BERJALAN SETELAH PENYESUAIAN
           PROFORMA                                        1.235.169    903.554     526.650    1.822.752   1.530.724
          Sumber: Laporan Keuangan SSMS


                     Pendapatan


                     Selama tahun 2021 sampai dengan tahun 2025, penjualan SSMS tercatat mengalami
                     perkembangan sebagai berikut:


                     • Pada tahun 2021, SSMS membukukan penjualan sebesar Rp5,20 triliun, yang
                       didominasi oleh kontribusi penjualan minyak kelapa sawit (pihak ketiga) sebesar
                       Rp4,41 triliun.
                     • Pada tahun 2022, SSMS membukukan penjualan sebesar Rp11,24 triliun, atau
                       mengalami peningkatan sebesar 116,03% dibandingkan tahun 2021 yang
                       sebesar Rp5,20 triliun. Peningkatan pendapatan tersebut terutama didorong oleh
                       mulai tercatatnya pendapatan palm olein kepada pihak berelasi sebesar Rp5,89
                       triliun.
                     • Pada tahun 2023, SSMS membukukan penjualan sebesar Rp10,70 triliun, atau
                       mengalami penurunan sebesar 4,78% dibandingkan tahun 2022 yang sebesar

                                                                                                            42
Page 60
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                    Rp11,24 triliun. Penurunan pendapatan tersebut terutama disebabkan oleh
                    menurunnya penjualan Refine, Bleached and Deodorized Palm Oil (RBDPO) dari
                    sebesar Rp1,25 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp293,21 miliar pada tahun
                    2023.
                 • Pada tahun 2024, SSMS membukukan penjualan sebesar Rp10,52 triliun, atau
                    mengalami penurunan sebesar 1,70% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar
                    Rp10,70 triliun. Penurunan pendapatan tersebut terutama disebabkan oleh
                    menurunnya penjualan palm olein kepada pihak berelasi, dari sebesar Rp7,30
                    triliun pada tahun 2023 menjadi Rp2,75 triliun pada tahun 2024, meskipun
                    sebagian diimbangi oleh peningkatan penjualan kepada pihak ketiga.
                 • Pada tahun 2025, SSMS membukukan penjualan sebesar Rp14,81 triliun, atau
                    mengalami peningkatan sebesar 40,79% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar
                    Rp10,52 triliun. Peningkatan pendapatan tersebut terutama didorong oleh
                    kenaikan penjualan palm olein kepada pihak ketiga, dari sebesar Rp1,48 triliun
                    pada tahun 2024 menjadi Rp4,69 triliun pada tahun 2025, serta peningkatan
                    penjualan minyak kelapa sawit kepada pihak ketiga, dari sebesar Rp704,26 miliar
                    menjadi Rp2,61 triliun.


                 Beban pokok pendapatan dan Laba Bruto


                 Selama tahun 2021 sampai dengan tahun 2025, laba kotor SSMS tercatat mengalami
                 perkembangan sebagai berikut:


                 • Pada tahun 2021, beban pokok pendapatan SSMS sebesar Rp3,00 triliun. Dengan
                    pendapatan Rp5,20 triliun, SSMS membukukan laba kotor sebesar Rp2,21 triliun.
                    Kontribusi terbesar pada beban pokok pendapatan di tahun 2021 adalah
                    pembelian bahan baku sebesar Rp1,20 triliun.
                 • Pada tahun 2022, beban pokok pendapatan sebesar Rp6,94 triliun atau naik
                    131,36% dibanding tahun 2021 yang sebesar Rp3,00 triliun. Peningkatan beban
                    pokok pendapatan disebabkan oleh meningkatnya pembelian bahan baku
                    sebesar Rp2,48 triliun dari tahun sebelumnya. Sehingga atas kenaikan
                    pendapatan dan beban pokok pendapatan, diperoleh laba kotor sebesar Rp4,30
                    triliun atau meningkat sebesar 95,19% dari tahun sebelumnya yang sebesar
                    Rp2,21 triliun.
                 • Pada tahun 2023, beban pokok pendapatan sebesar Rp7,90 triliun atau naiknya
                    13,96% dibanding tahun 2022 yang sebesar Rp6,94 triliun. Peningkatan beban
                    pokok pendapatan didorong oleh meningkatnya pembelian bahan baku sebesar
                    Rp1,07 triliun dari tahun sebelumnya. Sehingga atas penurunan pendapatan dan
                    peningkatan beban pokok pendapatan, diperoleh laba kotor sebesar Rp2,80
                    triliun atau menurun sebesar 34,97% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,30
                    triliun.
                 • Pada tahun 2024, beban pokok pendapatan sebesar Rp7,24 triliun atau turun
                    8,38% dibanding tahun 2023 yang sebesar Rp7,90 triliun. Penurunan beban


                                                                                                43
Page 61
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                    pokok pendapatan didorong oleh menurunnya pemupukan dan perawatan
                    sebesar Rp463,35 miliar dari tahun sebelumnya. Sehingga atas penurunan
                    pendapatan dan beban pokok pendapatan, diperoleh laba kotor sebesar Rp3,28
                    triliun atau meningkat sebesar 17,17% dari tahun sebelumnya yang sebesar
                    Rp2,80 triliun.
                 • Pada tahun 2025, beban pokok pendapatan sebesar Rp9,64 triliun atau naik
                    33,09% dibanding tahun 2023 yang sebesar Rp7,24 triliun. Peningkatan beban
                    pokok pendapatan didorong oleh meningkatnya pembelian bahan baku sebesar
                    Rp1,60 triliun dari tahun sebelumnya. Sehingga atas peningkatan pendapatan
                    dan beban pokok pendapatan, diperoleh laba kotor sebesar Rp5,17 triliun atau
                    meningkat sebesar 57,79% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,28 triliun.



                 Beban Usaha dan Laba Usaha


                 Selama tahun 2021 sampai dengan tahun 2025, laba usaha SSMS tercatat
                 mengalami perkembangan sebagai berikut:


                 • Tahun 2021, SSMS mencatat beban usaha sebesar Rp653,73 miliar, yang terdiri
                    atas beban penjualan sebesar Rp81,29 miliar dan beban umum dan administrasi
                    sebesar Rp572,44 miliar. Dengan laba bruto sebesar Rp2,21 triliun serta setelah
                    memperhitungkan keuntungan atas nilai wajar aset biologis sebesar Rp118,18
                    miliar dan pendapatan lain-lain sebesar Rp98,56 miliar, SSMS membukukan laba
                    usaha sebesar Rp1,77 triliun.
                 • Tahun 2022, SSMS mencatat beban usaha sebesar Rp1,82 triliun, yang terdiri
                    atas beban penjualan sebesar Rp1,05 triliun dan beban umum dan administrasi
                    sebesar Rp767,98 miliar. Dengan laba bruto sebesar Rp4,30 triliun serta setelah
                    memperhitungkan kerugian atas nilai wajar aset biologis sebesar Rp136,21
                    miliar dan pendapatan lain-lain sebesar Rp280,46 miliar, SSMS membukukan
                    laba usaha sebesar Rp2,63 triliun.
                 • Tahun 2023, SSMS mencatat beban usaha sebesar Rp1,69 triliun, yang terdiri
                    atas beban penjualan sebesar Rp855,38 miliar dan beban umum dan administrasi
                    sebesar Rp836,07 miliar. Dengan laba bruto sebesar Rp2,80 triliun serta setelah
                    memperhitungkan keuntungan atas nilai wajar aset biologis sebesar Rp43,47
                    miliar dan pendapatan lain-lain sebesar Rp45,21 miliar, SSMS membukukan laba
                    usaha sebesar Rp1,20 triliun.
                 • Tahun 2024, SSMS mencatat beban usaha sebesar Rp1,85 triliun, yang terdiri
                    atas beban penjualan sebesar Rp898,92 miliar dan beban umum dan administrasi
                    sebesar Rp946,33 miliar. Dengan laba bruto sebesar Rp3,28 triliun serta setelah
                    memperhitungkan keuntungan atas nilai wajar aset biologis sebesar Rp208,75
                    miliar dan pendapatan lain-lain sebesar Rp127,02 miliar, SSMS membukukan
                    laba usaha sebesar Rp1,77 triliun.




                                                                                                44
Page 62
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 • Tahun 2025, SSMS mencatat beban usaha sebesar Rp2,57 triliun, yang terdiri
                    atas beban penjualan sebesar Rp1,46 triliun dan beban umum dan administrasi
                    sebesar Rp1,11 triliun. Dengan laba bruto sebesar Rp5,17 triliun serta setelah
                    memperhitungkan kerugian atas nilai wajar aset biologis sebesar Rp111,12
                    miliar dan pendapatan lain-lain sebesar Rp58,53 miliar, SSMS membukukan laba
                    usaha sebesar Rp2,55 triliun.


                 Laba Tahun Berjalan dan Laba Komprehensif


                 Selama tahun 2021 sampai dengan tahun 2025, laba tahun berjalan dan laba
                 komprehensif SSMS tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:


                 • Pada tahun 2021, SSMS mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp1,53 triliun, dan
                    laba komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar Rp1,53 triliun.
                 • Pada 2022, SSMS mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp1,47 triliun atau turun
                    sebesar 3,40% dari tahun sebelumnya, dan laba komprehensif tahun berjalan
                    setelah penyesuaian tercatat sebesar Rp1,82 triliun atau meningkat sebesar
                    19,08% dari tahun sebelumnya.
                 • Pada 2023, SSMS mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp344,02 miliar atau
                    turun sebesar 76,68% dari tahun sebelumnya, dan laba komprehensif tahun
                    berjalan setelah penyesuaian tercatat sebesar Rp526,65 miliar atau turun sebesar
                    71,11% dari tahun sebelumnya.
                 • Pada 2024, SSMS mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp844,69 miliar atau
                    meningkat sebesar 145,54% dari tahun sebelumnya, dan laba komprehensif
                    tahun berjalan setelah penyesuaian tercatat sebesar Rp903,55 miliar atau naik
                    sebesar 71,57% dari tahun sebelumnya.
                 • Pada 2025, SSMS mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp1,39 triliun atau
                    meningkat sebesar 64,87% dari tahun sebelumnya. Sementara itu, laba
                    komprehensif tahun berjalan setelah penyesuaian tercatat sebesar Rp1,24 triliun
                    atau meningkat sebesar 36,70% dibandingkan tahun 2024.


                 Rasio Keuangan


                 Berdasarkan atas kinerja keuangan SSMS per 31 Desember 2021 sampai dengan
                 tahun 31 Desember 2025, diperoleh hasil analisis rasio sebagai berikut.


                                               Tabel 10 Rasio Keuangan
                                Uraian                  2025      2024      2023      2022      2021     Rerata

                  A. LIQUIDITY (%)
                     Current Ratio                     127,92%   110,95%   105,75%   111,18%   171,38%   125,43%
                     Quick Ratio                        38,36%    35,81%    39,91%    63,88%    87,91%    53,17%
                     Working Capital to Total Assets     9,48%     4,39%     2,31%     4,19%    18,04%     7,68%




                                                                                                           45
Page 63
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                                Uraian                     2025      2024        2023       2022        2021       Rerata

                  B. ACTIVITY
                     Total Assets Turnover (X)               1,09      0,89        0,91       1,01        0,49        0,88
                     Inventory Turnover (X)                   10            9       10             8           4            8
                     Average Days Inventory (Day)             35        39          37         47          92          50
                     Account Receivable Turnover (X)        16,54     20,69       16,20      13,10       13,24       15,95
                     Average Collection Period (Day)          22        18          23         28          28          24
                     Working Capital Turnover (X)           11,50     20,38       39,15      24,09        2,69       19,56


                  C. SOLVABILITY (%)
                     Total Debt to Equity Ratio           361,81%   306,90%     493,50%   444,72%      635,42%     448,47%
                     Total Debt to Asset Ratio             78,35%    75,42%      83,15%     81,64%      86,40%      80,99%
                     Long Term Debt to Equity Ratio       204,97%   143,79%     254,56%   240,65%      449,59%     258,71%


                  D. RENTABILITY (%)
                     Gross Profit Margin                   34,93%    31,17%      26,15%     38,29%      42,38%      34,59%
                     Operating Profit Margin               17,20%    16,82%      11,18%     23,36%      33,98%      20,51%
                     Net Profit Margin                      9,40%     8,03%       3,21%     13,12%      29,35%      12,62%
                     Rate of Return on Investment          10,25%     7,18%       2,91%     13,24%      14,26%       9,57%
                     Rate of Return on Equity              47,34%    29,21%      17,29%     72,14%     104,89%      54,18%


                 Rasio Likuiditas


                 Rasio likuiditas menunjukkan rata-rata current ratio sebesar 125,43% dan quick
                 ratio sebesar 53,17%. Sementara itu, working capital to total assets ratio memiliki
                 rata-rata sebesar 7,68%. Hal ini menunjukkan bahwa SSMS memiliki tingkat
                 likuiditas yang relatif memadai dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya di
                 mana setiap Rp1,00 liabilitas jangka pendek dijamin oleh rata-rata Rp1,25 aset
                 lancar.


                 Rasio Aktivitas


                 Rasio aktivitas menggambarkan kemampuan SSMS dalam memanfaatkan aset yang
                 dimilikinya untuk menghasilkan kas dan pendapatan. Rata-rata total assets turnover
                 adalah sebesar 0,88 kali, dengan inventory turnover sebesar 8 kali, sedangkan
                 account receivable turnover sebesar 15,95 kali. Hal ini tercermin dari average
                 collection period sekitar 24 hari, sementara working capital turnover berada pada
                 level 19,56 kali.


                 Rasio Solvabilitas


                 Rasio solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk mengembalikan
                 pinjaman yang diberikan oleh kreditor baik dalam bentuk jangka pendek maupun
                 jangka panjang. Salah satu rasio solvabilitas adalah debt to equity ratio (DER)
                 menunjukkan        besarnya      porsi    utang    terhadap      ekuitas    dalam       pembiayaan
                 perusahaan, sedangkan debt to asset ratio (DAR) menunjukkan posisi liabilitas


                                                                                                                     46
Page 64
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                   terhadap aset dalam pembiayaan perusahaan. rata-rata debt to equity ratio (DER)
                   tercatat sebesar 448,47%, yang bahwa struktur permodalan Perseroan relatif
                   didominasi oleh penggunaan liabilitas. Sementara itu, debt to asset ratio (DAR)
                   berada pada rata-rata 80,99%, menunjukkan bahwa sebagian besar aset Perseroan
                   dibiayai oleh liabilitas. Sementara itu, rata-rata long term debt to equity ratio
                   sebesar 258,71%, menunjukkan bahwa struktur permodalan jangka panjang
                   Perseroan relatif didominasi oleh penggunaan liabilitas jangka panjang.


                   Rasio Rentabilitas


                   Rasio rentabilitas menggambarkan kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk
                   menghasilkan sebuah laba. Rata-rata gross profit margin sebesar 34,59%, yang
                   menunjukkan bahwa Perseroan memiliki tingkat margin laba kotor yang relatif
                   memadai dalam mendukung penutupan beban operasional dan menghasilkan laba.
                   Selanjutnya, operating profit margin berada pada rata-rata 20,51%, menandakan
                   bahwa kegiatan operasional Perseroan mampu menghasilkan tingkat laba usaha.
                   Adapun net profit margin rata-rata sebesar 12,62%, menunjukkan bahwa setelah
                   memperhitungkan seluruh beban usaha, bunga, dan pajak, SSMS mampu
                   membukukan laba dari penjualan.


                   Rata-rata tingkat balikan terhadap total investasi (ROI) adalah sebesar 9,57%,
                   menunjukkan        bahwa      SSMS      memberikan       sedikit     keuntungan      dan     dapat
                   menghasilkan laba bersih dari total investasi yang dilakukan. Selain itu, rata-rata
                   tingkat balikan terhadap ekuitas (ROE) tercatat sebesar 54,18%, yang juga
                   menunjukkan bahwa SSMS mampu menghasilkan laba bersih dari jumlah ekuitas
                   yang diinvestasikan.


          4.1.2    Penilaian Arus Kas


                   Arus Kas SSMS selama per 31 Desember 2021 sampai dengan 31 Desember 2025
                   adalah sebagai berikut:


                                                 Tabel 11 Arus Kas (Rp.Juta)
                            Keterangan                        2025           2024          2023          2022            2021


           ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI:
             Penerimaan kas dari pelanggan                  14.422.791    10.854.424    10.815.974    10.923.504     5.663.175
             Pembayaran kas kepada pemasok                 (11.908.508)   (8.926.339)   (8.394.963)   (6.893.972)   (3.107.763)
             Pembayaran kas kepada karyawan                 (1.231.725)    (919.819)    (1.027.471)   (1.043.885)    (821.098)
             Kas yang dihasilkan dari operasi                              1.008.265     1.393.540     2.985.648     1.734.314
             Penghasilan bunga yang diterima                    42.372        60.401        35.409        17.534           8.280
             Beban keuangan yang dibayar                      (668.686)    (567.849)     (644.149)     (487.019)     (448.912)
             Pembayaran pajak penghasilan badan               (532.349)    (339.579)     (573.586)     (545.700)     (289.996)
             Penerimaan dari restitusi pajak penghasilan
                                                               130.466        24.921              -             -               -
                  badan



                                                                                                                    47
Page 65
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                            Keterangan                        2025           2024          2023          2022            2021
             Pencairan atas bank yang dibatasi
                                                               632.506
                penggunaannya
             Penerimaan dari restitusi pajak
                                                               210.235       420.428       383.011       471.843         110.871
                pertambahan nilai
           Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi    1.097.101       606.588       594.225     2.442.307     1.114.557


           ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI:
             Pemberian pinjaman kepada pihak berelasi           22.287     (366.387)     (310.733)     (445.771)     (528.874)
             Penerimaan dana dari pihak berelasi                     -       790.819       294.112       284.840                -
             Perolehan aset tetap                            (402.441)     (230.003)     (303.473)     (268.246)     (172.143)
             Penambahan biaya pengembangan plasma,
                                                               (11.240)      (18.715)    (115.279)     (123.863)         (79.957)
                neto
             Penambahan uang muka pembelian aset
                                                               (55.572)    (134.951)     (122.506)     (143.548)                -
                tetap
             Penerimaan dana dari pembiayaan plasma
                                                                53.454       194.590              -             -               -
                oleh bank, neto
             Penurunan/kenaikan bank yang dibatasi
                                                                     -       255.685     (888.191)              -               -
                penggunaannya, neto
             Perolehan tanaman belum menghasilkan              (13.428)      (15.053)       (4.501)      (11.618)         (6.835)
             Penempatan kontrak berjangka komoditas                  -       (11.262)             -             -               -
             Akuisisi entitas anak baru, setelah
                                                            (1.491.420)             -
                dikurangi kas yang diperoleh
             Penambahan aset tak berwujud                       (3.629)             -         (327)       (2.131)         (6.807)
           Kas neto yang diperoleh dari/digunakan
                                                            (1.901.989)      464.725    (1.450.898)    (710.339)     (794.614)
              untuk aktivitas investasi


           ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN:
           Utang bank
               Pembayaran                                   (8.412.307)   (6.310.786)   (4.696.189)   (3.882.693)    (153.702)
               Penerimaan                                    9.536.219     5.101.154     6.333.050     7.009.423          17.884
           Pembayaran dana kepada pihak berelasi                                                                -         31.450
           Pembayaran utang sewa pembiayaan                    (79.106)       (7.891)         (266)         (665)           (732)
           Pembayaran liabilitas sewa                          (60.214)      (12.923)       (3.552)      (11.409)           (604)
           Pembayaran dividen kas                            (449.961)              -    (710.946)    (1.477.410)    (290.427)
           Pembayaran utang obligasi                                                -    (633.067)    (3.502.781)               -
           Pembayaran dividen kas kepada entitas non-
                                                                (2.202)       (7.385)       (1.041)             -               -
           pengendali
           Pembayaran unfront fee                              (38.489)             -             -      (46.500)               -
           Kas neto yang digunakan /diperoleh dari
                                                               493.940    (1.237.830)      287.989    (1.912.036)    (396.132)
              aktivitas pendanaan
           PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS                 (310.947)     (166.518)     (568.685)     (180.068)         (76.189)
           DAMPAK NETO PERUBAHAN NILAI TUKAR
                                                                 4.721       109.510          (862)        1.958           1.655
              ATAS KAS DAN SETARA KAS
           KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                     1.180.282     1.237.291     1.806.837     1.984.947     1.907.844
           KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                      874.056     1.180.282     1.237.291     1.806.837     1.833.310
          Sumber: Laporan Keuangan SSMS


                  Pada tahun 2021, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp1,12
                  triliun, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp794,61




                                                                                                                    48
Page 66
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                  miliar, serta kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar
                  Rp369,13 miliar, sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp76,19 miliar.


                  Pada tahun 2022, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp2,44
                  triliun, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Ro710,34
                  miliar, serta kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp1,91
                  triliun, sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp180,07 miliar.


                  Pada tahun 2023, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp594,23
                  miliar, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp1,45
                  triliun, serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar Rp287,99
                  miliar, sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp568,69 miliar.


                  Pada tahun 2024, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp606,59
                  miliar, dan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi sebesar Rp464,73
                  miliar, serta kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp1,24
                  triliun, sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp166,52 miliar.


                  Pada tahun 2025, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp1,10
                  triliun, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp1,90
                  triliun, serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar Rp493,94
                  miliar, sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp310,95 miliar.


          4.1.3   Penilaian atas Proyeksi Keuangan


                  Kami telah menerima proyeksi keuangan tanpa dan dengan Rencana Transaksi dari
                  manajemen. Asumsi-asumsi dasar utama dalam penyusunan proyeksi adalah
                  sebagai berikut:
                  • Proyeksi    keuangan   disajikan   mulai   1   Januari   2026    sampai   dengan
                    31 Desember 2033.
                  • Pendapatan pada tahun 2026 sampai dengan tahun 2033 diasumsikan
                    bertumbuh masing-masing sebesar 43,84%, 5,40%, 2,27%, 1,99%, 2,27%, 1,44%,
                    2,68%, dan 2,12% dari tahun sebelumnya.
                  • Beban pokok pendapatan diasumsikan berkisar antara 63,35% hingga 67,90%
                    dari penjualan selama periode proyeksi.
                  • Beban penjualan diasumsikan berkisar antara 14,52% hingga 19,69% dari
                    penjualan, sedangkan beban umum dan administrasi diasumsikan meningkat
                    secara bertahap sekitar 4,90% hingga 5,65% per tahun.
                  • Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak.
                  • Periode perputaran persediaan berkisar antara 19 hingga 24 hari, periode
                    penagihan piutang usaha berkisar antara 6 hingga 12 hari, dan periode
                    pembayaran utang usaha berkisar antara 13 hingga 16 hari selama periode
                    proyeksi.


                                                                                                 49
Page 67
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 Proyeksi Posisi Keuangan

                 Proyeksi posisi keuangan SSMS selama tahun 2026 sampai dengan tahun 2033
                 adalah sebagai berikut:

                        Tabel 12 Proyeksi Posisi Keuangan dengan Adanya Transaksi (Rp.juta)
                              Keterangan               2026         2027         2028          2029
              ASET
              ASET LANCAR
                 Kas dan setara kas                   1.149.770    1.299.392    1.321.447     1.214.067
                 Deposito berjangka                           -            -            -             -
                 Piutang usaha pihak ketiga              32.091      32.091       32.091        32.091
                 Piutang usaha pihak berelasi          652.048      518.672      370.907       379.533
                 Piutang lain-lain pihak ketiga        279.398      277.505      275.992       274.781
                 Piutang lain-lain pihak berelasi     1.601.363    1.585.246    1.572.352     1.562.037
                 Persediaan                            805.099      884.375      919.745       967.878
                 Aset biologis                         449.468      449.547      443.803       436.487
                 Biaya dibayar dimuka                     3.876        3.876        3.876        3.876
                 Uang muka pihak ketiga               1.274.216    1.295.224    1.313.771     1.331.729
                 Pajak dibayar dimuka                  337.038      360.346      385.984       414.186
                 Aset lancar lainnya                     11.262      11.262       11.262        11.262
              JUMLAH ASET LANCAR                      6.595.628    6.717.536    6.651.230     6.627.927

              ASET TIDAK LANCAR
                 Taksiran tagihan restitusi pajak      298.896      298.896      298.896       298.896
                 Aset tetap dan tanaman produktif,
                     neto                             6.229.204    6.410.238    6.623.695     6.871.096
                 Investasi saham                       490.786      460.969      431.152       401.335
                 Piutang Plasma                        553.122      553.122      553.122       553.122
                 Aset pajak tangguhan                  198.750      198.750      198.750       198.750
                 Aset tak berwujud                        3.898        3.898        3.898        3.898
                 Aset hak guna                         102.186      102.186      102.186       102.186
                 Aset tidak lancar lainnya               43.640      43.640       43.640        43.640
              JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                7.920.483    8.071.700    8.255.340     8.472.924


              JUMLAH ASET                            14.516.111   14.789.236   14.906.569   15.100.851

              LIABILITAS DAN EKUITAS
              LIABILITAS JANGKA PENDEK
                 Utang bank jangka pendek             1.920.198    1.993.676    2.014.499     2.016.766
                 Utang usaha pihak berelasi              67.805      86.845       87.425        88.232
                 Utang usaha pihak ketiga              415.746      473.922      509.376       552.148
                 Pendapatan diterima di muka          1.389.473    1.408.642    1.417.130     1.424.753
                 Utang pajak                           289.213      297.152      303.408       311.885
                 Beban akrual                            42.799      43.259       43.732        44.213
                 Utang lain-lain pihak berelasi          67.288      66.905       66.538        66.185
                 Utang lain-lain pihak ketiga          150.925      130.280      119.819       109.825


                                                                                                 50
Page 68
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                              Keterangan                2026           2027          2028          2029
                 Liabilitas sewa jangka pendek            13.605        13.605        13.605        13.605
                 Liabilitas imbalan kerja karyawan        96.948        96.948        96.948        96.948
                 Liabilitas pembiayaan konsumen
                    jatuh tempo                            6.254         6.254         6.254         6.254
                 Utang bank jangka panjang jatuh
                    tempo                                405.510       476.598       352.254        28.124
                 Utang bank sindikasi jatuh tempo        663.485       663.437       661.023       666.257
                 Liabilitas jangka pendek lainnya        155.003       155.003       155.003       155.003
              JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK          5.684.251     5.912.527     5.847.013     5.580.198

              LIABILITAS JANGKA PANJANG
                 Utang bank jangka panjang               856.582       380.236        28.124              -
                 Utang bank sindikasi                  3.620.436     2.967.359     2.315.008     1.655.738
                 Liabilitas sewa jangka panjang           27.868        27.868        27.868        27.868
                 Liabilitas imbalan kerja karyawan       215.264       215.264       215.264       215.264
                 Liabilitas pajak tangguhan, neto        105.937       105.937       105.937       105.937
                 Liabilitas jangka panjang lainnya             -              -             -             -
              JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG         4.826.088     3.696.664     2.692.201     2.004.807

              JUMLAH LIABILITAS                       10.510.339     9.609.191     8.539.215     7.585.005

              EKUITAS
                 Modal saham                             952.500       952.500       952.500       952.500
                 Saldo laba
                   Telah ditentukan penggunaannya      1.402.661     1.402.661     1.402.661     1.402.661
                   Belum ditentukan penggunaannya      4.718.107     5.892.380     7.079.690     8.228.180
                 Tambahan modal disetor               (4.052.593)   (4.052.593)   (4.052.593)   (4.052.593)
                 Selisih transaksi dengan pihak non
                    pengendali                            89.114        89.114        89.114        89.114
                 Penghasilan komprehensif lainnya        560.159       560.159       560.159       560.159
                 Komponen ekuitas lainnya              (309.620)     (309.620)     (309.620)     (309.620)


                Jumlah ekuitas yang dapat
                    diatribusikan kepada pemilik
                    Entitas Induk                      3.360.328     4.534.601     5.721.910     6.870.401

                 Kepentingan nonpengendali               645.444       645.444       645.444       645.444

              JUMLAH EKUITAS                           4.005.772     5.180.045     6.367.355     7.515.846


              JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS           14.516.111    14.789.236    14.906.569    15.100.851




                                                                                                     51
Page 69
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                              Keterangan               2030         2031         2032         2033
              ASET
              ASET LANCAR
                 Kas dan setara kas                   1.437.383    1.418.854    1.472.892    1.576.117
                 Deposito berjangka                           -            -            -            -
                 Piutang usaha pihak ketiga             32.091       32.091       32.091       32.091
                 Piutang usaha pihak berelasi          389.548      396.069      408.363      418.354
                 Piutang lain-lain pihak ketiga        273.812      273.037      272.417      271.921
                 Piutang lain-lain pihak berelasi     1.553.785    1.547.184    1.541.903    1.537.678
                 Persediaan                            964.345      995.398      958.490      898.204
                 Aset biologis                         429.039      417.478      404.363      393.124
                 Biaya dibayar dimuka                     3.876        3.876        3.876        3.876
                 Uang muka pihak ketiga               1.356.819    1.382.703    1.409.824    1.438.713
                 Pajak dibayar dimuka                  445.209      479.334      516.871      558.162
                 Aset lancar lainnya                    11.262       11.262       11.262       11.262
              JUMLAH ASET LANCAR                      6.897.171    6.957.286    7.032.351    7.139.503

              ASET TIDAK LANCAR
                 Taksiran tagihan restitusi pajak      298.896      298.896      298.896      298.896
                 Aset tetap dan tanaman produktif,
                     neto                             7.153.466    7.472.561    7.830.249    8.228.509
                 Investasi saham                       371.518      341.701      311.885      282.068
                 Piutang Plasma                        553.122      553.122      553.122      553.122
                 Aset pajak tangguhan                  198.750      198.750      198.750      198.750
                 Aset tak berwujud                        3.898        3.898        3.898        3.898
                 Aset hak guna                         102.186      102.186      102.186      102.186
                 Aset tidak lancar lainnya              43.640       43.640       43.640       43.640
              JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                8.725.477    9.014.756    9.342.626    9.711.069


              JUMLAH ASET                            15.622.648   15.972.042   16.374.977   16.850.572

              LIABILITAS DAN EKUITAS
              LIABILITAS JANGKA PENDEK
                 Utang bank jangka pendek             2.044.360    1.950.373    1.970.343    1.687.174
                 Utang usaha pihak berelasi             88.847       87.041       88.154       87.616
                 Utang usaha pihak ketiga              589.369      627.051      643.623      662.870
                 Pendapatan diterima di muka          1.433.605    1.439.367    1.450.232    1.459.062
                 Utang pajak                           318.518      314.120      306.406      302.579
                 Beban akrual                           44.709       45.218       45.751       46.291
                 Utang lain-lain pihak berelasi         65.847       65.522       65.210       64.911
                 Utang lain-lain pihak ketiga           99.410       92.679       84.183       77.108
                 Liabilitas sewa jangka pendek          13.605       13.605       13.605       13.605
                 Liabilitas imbalan kerja karyawan      96.948       96.948       96.948       96.948
                 Liabilitas pembiayaan konsumen
                     jatuh tempo                          6.254        6.254        6.254        6.254
                 Utang bank jangka panjang jatuh
                     tempo                                    -            -            -            -
                 Utang bank sindikasi jatuh tempo      615.107      555.211      496.522             -


                                                                                                52
Page 70
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                              Keterangan                 2030          2031          2032         2033
                 Liabilitas jangka pendek lainnya        155.003       155.003       155.003       155.003
              JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK          5.571.582     5.448.393     5.422.236     4.659.421

              LIABILITAS JANGKA PANJANG
                 Utang bank jangka panjang                      -             -             -             -
                 Utang bank sindikasi                  1.045.931       494.375              -             -
                 Liabilitas sewa jangka panjang           27.868        27.868        27.868        27.868
                 Liabilitas imbalan kerja karyawan       215.264       215.264       215.264       215.264
                 Liabilitas pajak tangguhan, neto        105.937       105.937       105.937       105.937
                 Liabilitas jangka panjang lainnya              -             -             -             -
              JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG         1.395.000       843.444       349.069       349.069

              JUMLAH LIABILITAS                        6.966.582     6.291.837     5.771.305     5.008.490

              EKUITAS
                 Modal saham                             952.500       952.500       952.500       952.500
                 Saldo laba
                   Telah ditentukan penggunaannya      1.402.661     1.402.661     1.402.661     1.402.661
                   Belum ditentukan penggunaannya      9.368.401    10.392.540    11.316.007    12.554.417
                 Tambahan modal disetor               (4.052.593)   (4.052.593)   (4.052.593)   (4.052.593)
                 Selisih transaksi dengan pihak non
                    pengendali                            89.114        89.114        89.114        89.114
                 Penghasilan komprehensif lainnya        560.159       560.159       560.159       560.159
                 Komponen ekuitas lainnya              (309.620)     (309.620)     (309.620)     (309.620)


                Jumlah ekuitas yang dapat
                    diatribusikan kepada pemilik
                    Entitas Induk                      8.010.622     9.034.760     9.958.228    11.196.638

                 Kepentingan nonpengendali               645.444       645.444       645.444       645.444

              JUMLAH EKUITAS                           8.656.066     9.680.205    10.603.672    11.842.082


              JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS           15.622.648    15.972.042    16.374.977    16.850.572
            Sumber: Proyeksi Keuangan


                 Selama periode proyeksi 2026—2033, total aset SSMS diproyeksikan mengalami
                 tren peningkatan secara bertahap, dari sebesar Rp14,52 triliun pada tahun 2026
                 menjadi Rp16,85 triliun pada tahun 2033. Peningkatan tersebut terutama didorong
                 oleh pertumbuhan pada aset tetap dan tanaman produktif (neto) di kelompok aset
                 tidak lancar.


                 Pada sisi liabilitas, selama periode proyeksi 2026—2033, jumlah liabilitas
                 diperkirakan mengalami penurunan dari sebesar Rp10,51 triliun pada tahun 2026
                 menjadi sebesar Rp5,01 triliun pada tahun 2033. Penurunan liabilitas tersebut
                 terutama disebabkan oleh berkurangnya liabilitas jangka panjang, khususnya utang


                                                                                                     53
Page 71
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 bank jangka panjang dan utang sindikasi yang secara bertahap mengalami
                 pelunasan hingga akhir periode proyeksi.

                 Pada sisi ekuitas, selama periode 2026—2033, SSMS diproyeksikan akan mengalami
                 peningkatan jumlah ekuitas. Pada tahun 2026, ekuitas SSMS diproyeksikan sebesar
                 Rp4,01 triliun menjadi sebesar Rp11,84 triliun pada tahun 2033. Peningkatan pada
                 sisi ekuitas tersebut terutama didorong oleh akumulasi saldo laba, khususnya laba
                 yang belum ditentukan penggunaannya, yang meningkat secara signifikan seiring
                 dengan proyeksi kinerja Perseroan.

                 Proyeksi Laba Rugi

                 Proyeksi laba rugi SSMS selama tahun 2026 sampai dengan tahun 2033 adalah
                 sebagai berikut:

                           Tabel 13 Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
                         Keterangan                    2026           2027           2028           2029

            PENJUALAN                                21.307.073     22.457.208     22.966.450     23.423.848


            BEBAN POKOK PENJUALAN                   (13.618.617)   (14.225.660)   (14.637.672)   (15.002.703)


            LABA KOTOR                                7.688.456      8.231.549      8.328.778      8.421.146


            BEBAN USAHA
               Nilai Wajar - Aset Biologis                6.160              79        (5.745)        (7.316)
               Beban penjualan                       (3.094.594)    (3.578.922)    (3.679.080)    (3.762.041)
               Beban umum dan administrasi           (1.016.327)    (1.073.791)    (1.128.309)    (1.184.874)
            TOTAL                                    (4.104.761)    (4.652.634)    (4.813.134)    (4.954.231)


            LABA USAHA                                3.583.694      3.578.915      3.515.644      3.466.915


            PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
               Laba/(rugi) dari entitas asosiasi        (29.817)       (29.817)       (29.817)       (29.817)
               Pendapatan keuangan                        7.787          8.141          8.513          8.902
               Beban keuangan                          (719.149)      (614.957)      (517.301)      (420.208)
               Pendapatan/(beban) lain-lain, neto        63.974         66.944         70.004         73.155
            TOTAL                                      (677.206)      (569.688)      (468.601)      (367.968)


            LABA SEBELUM PAJAK                        2.906.488      3.009.226      3.047.043      3.098.947


            Pajak Penghasilan Badan                    (774.434)      (801.181)      (810.610)      (823.564)

            LABA TAHUN BERJALAN                       2.132.054      2.208.045      2.236.433      2.275.383




                                                                                                       54
Page 72
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                         Keterangan                    2030           2031           2032           2033

            PENJUALAN                                23.954.957     24.300.705     24.952.605     25.482.401


            BEBAN POKOK PENJUALAN                   (15.448.737)   (15.933.591)   (16.677.768)   (17.302.179)


            LABA KOTOR                                8.506.220      8.367.115      8.274.837      8.180.222


            BEBAN USAHA
               Nilai Wajar - Aset Biologis               (7.448)       (11.561)       (13.115)       (11.239)
               Beban penjualan                       (3.866.836)    (3.927.619)    (4.072.730)    (4.194.854)
               Beban umum dan administrasi           (1.244.661)    (1.305.677)    (1.372.134)    (1.440.660)
            TOTAL                                    (5.118.944)    (5.244.857)    (5.457.980)    (5.646.753)


            LABA USAHA                                3.387.276      3.122.257      2.816.858      2.533.469


            PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
               Laba/(rugi) dari entitas asosiasi        (29.817)       (29.817)       (29.817)       (29.817)
               Pendapatan keuangan                        9.309          9.736         10.183         10.650
               Beban keuangan                          (340.901)      (281.894)      (228.900)      (181.097)
               Pendapatan/(beban) lain-lain, neto        76.402         79.745         83.189         86.736
            TOTAL                                      (285.007)      (222.230)      (165.345)      (113.528)


            LABA SEBELUM PAJAK                        3.102.269      2.900.027      2.651.512      2.419.941


            Pajak Penghasilan Badan                    (823.632)      (769.576)      (703.441)      (641.396)

            LABA TAHUN BERJALAN                       2.278.637      2.130.451      1.948.071      1.778.546
           Sumber: Proyeksi Keuangan

                 Penjualan SSMS pada tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp21,31 triliun dan
                 meningkat secara bertahap hingga mencapai Rp25,48 triliun pada tahun 2033.
                 Sejalan dengan peningkatan tersebut, laba kotor juga diproyeksikan mengalami
                 kenaikan dari Rp7,69 triliun pada tahun 2026 menjadi Rp8,18 triliun pada tahun
                 2033. Di sisi lain, laba usaha menunjukkan tren penurunan dari Rp3,58 triliun pada
                 tahun 2026 menjadi Rp2,53 triliun pada tahun 2033, yang sejalan dengan
                 meningkatnya beban usaha. Adapun laba tahun berjalan sempat mengalami
                 peningkatan hingga mencapai puncaknya sekitar Rp2,28 triliun pada tahun 2030,
                 sebelum kemudian menurun menjadi Rp1,78 triliun pada tahun 2033.

                 Proyeksi Arus Kas

                 Proyeksi arus kas SSMS selama tahun 2026 sampai dengan tahun 2033 adalah
                 sebagai berikut:




                                                                                                       55
Page 73
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                            Tabel 14 Proyeksi Arus Kas Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
                            Keterangan                    2026           2027           2028           2029
             ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI :
              Penerimaan kas dari pelanggan             21.161.105     22.435.519     22.956.847     23.415.223
              Pembayaran kas kepada pemasok            (15.702.999)   (17.098.143)   (17.645.374)   (18.298.601)
              Pembayaran kas kepada karyawan            (1.110.629)    (1.141.294)    (1.161.455)    (1.180.361)
              Kas yang dihasilkan dari operasi           4.347.477      4.196.082      4.150.018      3.936.260

              Penghasilan bunga yang diterima                7.787          8.141          8.513          8.902
              Pembayaran pajak penghasilan badan          (691.894)      (710.701)      (713.873)      (718.351)
              Beban keuangan yang dibayar                 (705.229)      (602.846)      (506.987)      (411.714)
              Kas neto yang diperoleh dari aktivitas
             operasi                                     2.958.140      2.890.676      2.937.671      2.815.097

              ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI :
              Perolehan aset tetap                        (676.444)      (710.266)      (745.779)      (783.068)
              Kas neto yang digunakan untuk
             aktivitas investasi                          (676.444)      (710.266)      (745.779)      (783.068)

              ARUS KAS DARI AKTIVITAS
             PENDANAAN :
              Pembayaran utang bank                     (1.801.186)    (1.715.766)    (1.839.462)    (1.731.267)
              Penerimaan utang bank                      1.056.234        720.250        720.250        720.250
              Biaya penerbitan sindikasi                    (1.500)        (1.500)        (1.500)        (1.500)
              Pembayaran dividen kas                      (904.349)    (1.033.772)    (1.049.124)    (1.126.892)
              Kas neto yang digunakan untuk
             aktivitas pendanaan                        (1.650.800)    (2.030.788)    (2.169.836)    (2.139.409)

              PENURUNAN/(KENAIKAN) NETO KAS
             DAN SETARA KAS                                630.897        149.622         22.056       (107.380)

              KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE              518.873      1.149.770      1.299.392      1.321.447

              KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE           1.149.770      1.299.392      1.321.447      1.214.067


                            Keterangan                    2030           2031           2032           2033
             ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI :
              Penerimaan kas dari pelanggan             23.944.941     24.294.185     24.940.311     25.472.410
              Pembayaran kas kepada pemasok            (18.856.434)   (19.489.374)   (20.372.149)   (21.136.694)
              Pembayaran kas kepada karyawan            (1.200.347)    (1.215.320)    (1.229.581)    (1.247.742)
              Kas yang dihasilkan dari operasi           3.888.160      3.589.491      3.338.581      3.087.974

              Penghasilan bunga yang diterima                9.309          9.736         10.183         10.650
              Pembayaran pajak penghasilan badan          (711.786)      (662.128)      (603.707)      (545.489)
              Beban keuangan yang dibayar                 (334.101)      (276.739)      (225.252)      (178.806)
              Kas neto yang diperoleh dari aktivitas
             operasi                                     2.851.583      2.660.360      2.519.804      2.374.328




                                                                                                        56
Page 74
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                            Keterangan                    2030               2031             2032            2033
              ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI :
              Perolehan aset tetap                        (821.563)          (861.982)       (904.423)        (948.985)
              Kas neto yang digunakan untuk
             aktivitas investasi                          (821.563)          (861.982)       (904.423)        (948.985)

              ARUS KAS DARI AKTIVITAS
             PENDANAAN :
              Pembayaran utang bank                     (1.387.037)      (1.429.344)        (1.255.490)     (1.500.732)
              Penerimaan utang bank                        720.250            720.250          720.250         720.250
              Biaya penerbitan sindikasi                    (1.500)            (1.500)          (1.500)           (1.500)
              Pembayaran dividen kas                    (1.138.416)      (1.106.313)        (1.024.603)       (540.136)
              Kas neto yang digunakan untuk
             aktivitas pendanaan                        (1.806.703)      (1.816.907)        (1.561.344)     (1.322.117)

              PENURUNAN/(KENAIKAN) NETO KAS
             DAN SETARA KAS                                223.317            (18.529)          54.038         103.226

              KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE            1.214.067        1.437.383          1.418.854       1.472.892

              KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE           1.437.383        1.418.854          1.472.892       1.576.117
             Sumber: Proyeksi Keuangan

                  Selama periode proyeksi tahun 2026 sampai dengan 2033, kas dan setara kas
                  Perseroan diperkirakan mengalami tren meningkat. Saldo kas dan setara kas pada
                  tahun 2026 sebesar Rp1,15 triliun diproyeksikan meningkat menjadi Rp1,58 triliun
                  pada akhir periode proyeksi tahun 2033. Peningkatan tersebut terutama didorong
                  oleh kas neto yang dihasilkan dari aktivitas operasi yang tetap positif.

          4.1.4   Analisis Rasio Keuangan

                  Berdasarkan atas proyeksi keuangan yang disampaikan oleh pihak manajemen
                  SSMS, diperoleh hasil analisis rasio atas proyeksi tersebut sebagai berikut:

                                             Tabel 15 Rasio Keuangan
                               Keterangan                2026         2027        2028        2029         2030
                  I   RASIO LIKUIDITAS
                      Dengan
                      Current Ratio                     116,03%   113,62%       113,75%      118,78%      123,79%
                      Quick (Acid Test) Ratio            65,35%       62,80%     61,10%       62,05%       66,17%
                      Working Capital To Total Assets     6,28%        5,44%        5,40%      6,94%        8,49%
                      Tanpa
                      Current Ratio                     114,44%   112,24%       118,84%      128,92%      156,02%
                      Quick (Acid Test) Ratio            43,92%       41,78%     41,88%       46,27%       61,62%
                      Working Capital To Total Assets     6,28%        5,44%        5,40%      6,94%        8,49%
                      Dengan-Tanpa
                      Current Ratio                       1,59%        1,38%      -5,09%     -10,14%      -32,22%


                                                                                                               57
Page 75
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                                Keterangan                 2026        2027        2028        2029       2030
                       Quick (Acid Test) Ratio             21,43%      21,02%      19,23%      15,78%      4,54%
                       Working Capital To Total Assets      0,00%       0,00%       0,00%       0,00%      0,00%


                 II    RASIO LEVERAGE
                       Dengan
                       Total Debt To Equity Ratio         262,38%     185,50%     134,11%     100,92%     80,48%
                       Total Debt To Total Assets Ratio    72,40%      64,97%      57,28%      50,23%     44,59%
                       Time Interest Earned Ratio            4,98        5,82        6,80        8,25       9,94
                       Tanpa
                       Total Debt To Equity Ratio         128,27%      90,27%      62,86%      46,93%     37,23%
                       Total Debt To Total Assets Ratio    56,19%      47,44%      38,60%      31,94%     27,13%
                       Time Interest Earned Ratio            7,21        9,12       11,80       16,47      23,40
                       Dengan-Tanpa
                       Total Debt To Equity Ratio         134,11%      95,23%      71,25%      53,99%     43,25%
                       Total Debt To Total Assets Ratio    16,21%      17,53%      18,69%      18,29%     17,46%
                       Time Interest Earned Ratio           -2,22       -3,30       -5,00       -8,22     -13,47


                 III   RASIO AKTIVITAS
                       Dengan
                       Total Assets Turnover                 1,47        1,52        1,54        1,55       1,53
                       Receivables Turnover                 31,14       40,77       56,99       56,91      56,81
                       Collection Period                       12             9           6           6          6
                       Inventory Turnover( Total )          16,92       16,09       15,91       15,50      16,02
                       Average Days Inventory                  22          23          23          24         23
                       Working Capital Turnover             23,38       27,90       28,56       22,36      18,07
                       Tanpa
                       Total Assets Turnover                 1,86        1,91        1,91        1,88       1,82
                       Receivables Turnover                 33,77       45,50       66,49       66,16      65,80
                       Collection Period                       11             8           5           6          6
                       Inventory Turnover( Total )          18,33       17,36       17,18       16,71      17,29
                       Average Days Inventory                  20          21          21          22         21
                       Working Capital Turnover             37,56       44,76       31,72       22,02      13,10
                       Dengan-Tanpa
                       Total Assets Turnover                (0,40)      (0,39)      (0,37)      (0,33)     (0,29)
                       Receivables Turnover                 (2,62)      (4,72)      (9,50)      (9,26)     (8,99)
                       Collection Period                          1           1           1           1          1
                       Inventory Turnover( Total )          (1,42)      (1,27)      (1,26)      (1,21)     (1,27)
                       Average Days Inventory                     2           2           2           2          2
                       Working Capital Turnover            (14,19)     (16,87)      (3,16)       0,34       4,98


                 IV    RASIO KEUANGAN
                       Dengan
                       Gross Profit Margin                 36,08%      36,65%      36,26%      35,95%     35,51%
                       Operating Profit Margin             16,82%      15,94%      15,31%      14,80%     14,14%
                       Net Profit Margin                   10,01%       9,83%       9,74%       9,71%      9,51%
                       Return On Investment, ROI           14,69%      14,93%      15,00%      15,07%     14,59%
                       Return On Equity, ROE               53,22%      42,63%      35,12%      30,27%     26,32%


                                                                                                               58
Page 76
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                                Keterangan                 2026      2027      2028      2029      2030
                       Tanpa
                       Gross Profit Margin                 35,10%    35,57%    35,02%    34,59%    34,08%
                       Operating Profit Margin             16,05%    15,04%    14,26%    13,65%    12,93%
                       Net Profit Margin                   10,29%     9,97%     9,73%     9,58%     9,27%
                       Return On Investment, ROI           19,18%    19,03%    18,63%    17,98%    16,86%
                       Return On Equity, ROE               43,78%    36,22%    30,34%    26,42%    23,14%
                       Dengan-Tanpa
                       Gross Profit Margin                  0,98%     1,08%     1,24%     1,36%     1,43%
                       Operating Profit Margin              0,76%     0,89%     1,05%     1,15%     1,21%
                       Net Profit Margin                   -0,28%    -0,14%     0,00%     0,14%     0,24%
                       Return On Investment, ROI           -4,49%    -4,10%    -3,63%    -2,91%    -2,27%
                       Return On Equity, ROE                9,44%     6,41%     4,78%     3,86%     3,19%


                                 Keterangan                2031      2032      2033     Rerata
                 I     RASIO LIKUIDITAS
                       Dengan
                       Current Ratio                      127,69%   129,69%   153,23%   124,57%
                       Quick (Acid Test) Ratio             67,31%    68,75%    82,33%    66,98%
                       Working Capital To Total Assets      9,45%     9,83%    14,72%     8,32%
                       Tanpa
                       Current Ratio                      175,69%   188,28%   208,02%   150,31%
                       Quick (Acid Test) Ratio             76,91%    89,97%   109,16%    63,94%
                       Working Capital To Total Assets      9,45%     9,83%    14,72%     8,32%
                       Dengan-Tanpa
                       Current Ratio                      -48,00%   -58,59%   -54,80%   -25,73%
                       Quick (Acid Test) Ratio             -9,60%   -21,22%   -26,82%     3,04%
                       Working Capital To Total Assets      0,00%     0,00%     0,00%     0,00%


                 II    RASIO LEVERAGE
                       Dengan
                       Total Debt To Equity Ratio          65,00%    54,43%    42,29%   115,64%
                       Total Debt To Total Assets Ratio    39,39%    35,24%    29,72%    49,23%
                       Time Interest Earned Ratio           11,08     12,31     13,99      9,14
                       Tanpa
                       Total Debt To Equity Ratio          33,20%    31,00%    28,18%    57,24%
                       Total Debt To Total Assets Ratio    24,92%    23,66%    21,98%    33,98%
                       Time Interest Earned Ratio           25,61     22,95     20,43     17,12
                       Dengan-Tanpa
                       Total Debt To Equity Ratio          31,80%    23,43%    14,12%    58,40%
                       Total Debt To Total Assets Ratio    14,47%    11,58%     7,74%    15,25%
                       Time Interest Earned Ratio          -14,53    -10,65     -6,44     (7,98)


                 III   RASIO AKTIVITAS
                       Dengan
                       Total Assets Turnover                 1,52      1,52      1,51      1,52
                       Receivables Turnover                 56,76     56,65     56,57     51,58


                                                                                                       59
Page 77
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                                Keterangan          2031       2032       2033       Rerata
                      Collection Period                    6          6          6        7
                      Inventory Turnover( Total )    16,01      17,40      19,26      16,64
                      Average Days Inventory            23         21         19         22
                      Working Capital Turnover       16,10      15,50      10,27      20,27
                      Tanpa
                      Total Assets Turnover           1,73       1,67       1,59       1,80
                      Receivables Turnover           65,58      65,17      64,87      59,17
                      Collection Period                    6          6          6        7
                      Inventory Turnover( Total )    17,24      18,77      20,85      17,97
                      Average Days Inventory            21         19         18         20
                      Working Capital Turnover       10,04       8,76       7,35      21,91
                      Dengan-Tanpa
                      Total Assets Turnover          (0,21)     (0,15)     (0,08)     (0,28)
                      Receivables Turnover           (8,82)     (8,52)     (8,29)     (7,59)
                      Collection Period                    1          1          1        1
                      Inventory Turnover( Total )    (1,24)     (1,37)     (1,59)     (1,33)
                      Average Days Inventory               2          2          1        2
                      Working Capital Turnover        6,07       6,74       2,92      (1,65)


                 IV   RASIO KEUANGAN
                      Dengan
                      Gross Profit Margin           34,43%     33,16%     32,10%     35,02%
                      Operating Profit Margin       12,85%     11,29%      9,94%     13,89%
                      Net Profit Margin              8,77%      7,81%      6,98%      9,04%
                      Return On Investment, ROI     13,34%     11,90%     10,55%     13,76%
                      Return On Equity, ROE         22,01%     18,37%     15,02%     30,37%
                      Tanpa
                      Gross Profit Margin           32,98%     31,72%     30,68%     33,72%
                      Operating Profit Margin       11,64%     10,10%      8,78%     12,81%
                      Net Profit Margin              8,40%      7,29%      6,34%      8,86%
                      Return On Investment, ROI     14,51%     12,17%     10,10%     16,06%
                      Return On Equity, ROE         19,33%     15,94%     12,95%     26,01%
                      Dengan-Tanpa
                      Gross Profit Margin            1,45%      1,44%      1,42%      1,30%
                      Operating Profit Margin        1,21%      1,19%      1,16%      1,08%
                      Net Profit Margin              0,37%      0,52%      0,64%      0,19%
                      Return On Investment, ROI     -1,17%     -0,27%      0,45%     -2,30%
                      Return On Equity, ROE          2,68%      2,43%      2,07%      4,36%


                 Rasio Likuiditas


                 Rasio ini untuk mengetahui sampai seberapa jauh perusahaan dapat melunasi
                 liabilitas jangka pendeknya, semakin besar rasio yang diperoleh semakin lancar
                 pembayaran liabilitas jangka pendeknya.




                                                                                               60
Page 78
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                 proyeksi, current rasio menunjukkan rata-rata sebesar 124,57%% dan quick ratio
                 menunjukkan rata-rata sebesar 66,98%%. Sementara itu, berdasarkan proyeksi
                 keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode proyeksi, current rasio
                 menunjukkan rata-rata sebesar 150,31%% dan quick ratio menunjukkan rata-rata
                 sebesar 63,94%%.


                 Dengan demikian, baik dengan maupun tanpa dilakukannya transaksi, current ratio
                 berada di atas 100,00%, yang menunjukkan bahwa Perseroan berada dalam kondisi
                 likuid, di mana aset lancar yang dimiliki mampu menutupi liabilitas jangka
                 pendeknya.


                 Rasio Leverage


                 Rasio leverage digunakan untuk mengukur sejauh mana kegiatan operasional
                 Perseroan dibiayai oleh liabilitas. Semakin rendah rasio leverage, maka semakin
                 kecil ketergantungan Perseroan terhadap pendanaan berbasis utang.


                 Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                 proyeksi, total debt to equity ratio (DER) menunjukkan tren menurun dengan rata-
                 rata sebesar 115,64%, yang berarti setiap Rp1,00 modal sendiri menjamin sebesar
                 Rp1,16 liabilitas. Sementara itu, total debt to assets ratio (DAR) juga menunjukkan
                 tren menurun dengan rata-rata sebesar 49,23%, yang berarti sekitar Rp0,49 dari
                 setiap Rp1,00 aset Perseroan dibiayai oleh liabilitas.


                 Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                 proyeksi, DER menunjukkan tren menurun dengan rata-rata sebesar 57,24%, yang
                 berarti setiap Rp1,00 modal sendiri menjamin sebesar Rp0,57 liabilitas. Adapun
                 DAR menunjukkan tren yang relatif menurun dengan rata-rata sebesar 33,98%, yang
                 berarti sekitar Rp0,34 dari setiap Rp1,00 aset dibiayai oleh liabilitas.


                 Dengan demikian, dengan dilakukannya transaksi, struktur permodalan masih
                 menunjukkan dominasi ekuitas meskipun tingkat leverage relatif lebih tinggi
                 dibandingkan tanpa transaksi. Di sisi lain, baik DER maupun DAR menunjukkan tren
                 penurunan selama periode proyeksi, yang mengindikasikan adanya perbaikan
                 struktur permodalan.


                 Rasio Aktivitas


                 Rasio aktivitas digunakan untuk mengukur sejauh mana efektivitas dan efisiensi
                 perusahaan     dalam   memanfaatkan     aset   yang   dimiliki   untuk     menghasilkan
                 pendapatan.




                                                                                                     61
Page 79
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                 proyeksi, rata-rata perputaran aset (total assets turnover) adalah sebesar 1,52 kali
                 per tahun. Sementara itu, rata-rata perputaran piutang (receivables turnover) adalah
                 sebesar 51,58 kali per tahun atau setara dengan periode penagihan sekitar 7 hari.


                 Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                 proyeksi, rata-rata perputaran aset adalah sebesar 1,80 kali per tahun. Adapun
                 rata-rata perputaran piutang adalah sebesar 59,17 kali per tahun atau setara
                 dengan periode penagihan sekitar 7 hari.


                 Perputaran aset mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
                 penjualan dari aset yang dimiliki, sedangkan perputaran piutang menunjukkan
                 efektivitas perusahaan dalam mengelola piutang menjadi kas.


                 Dengan demikian, dengan dilakukannya transaksi, perputaran aset Perseroan
                 berkisar antara 1,47 kali hingga 1,55 kali dengan rata-rata sebesar 1,52 kali per
                 tahun. Sementara itu, perputaran piutang berkisar antara 31,14 kali hingga 56,99
                 kali per tahun dengan rata-rata sebesar 51,58 kali per tahun atau sekitar 7 hari. Hal
                 ini menunjukkan bahwa Perseroan tetap mampu mengelola aset dan piutang secara
                 efisien, meskipun tingkat perputaran aset dan piutang relatif lebih rendah
                 dibandingkan kondisi tanpa transaksi.


                 Rasio Keuangan


                 Rasio keuangan digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam
                 menghasilkan laba. Gross profit margin merupakan perbandingan antara laba kotor
                 dengan penjualan, sedangkan net profit margin menunjukkan kemampuan
                 perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari pendapatan.


                 Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                 proyeksi, rata-rata gross profit margin adalah sebesar 35,02%, sedangkan rata-rata
                 net profit margin adalah sebesar 9,04%. Sementara itu, berdasarkan proyeksi
                 keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode proyeksi, rata-rata gross
                 profit margin adalah sebesar 33,72%, sedangkan rata-rata net profit margin adalah
                 sebesar 8,86%.


                 Dengan demikian, dengan dilakukannya transaksi, Perseroan menunjukkan tingkat
                 profitabilitas yang relatif lebih baik, tercermin dari rata-rata gross profit margin
                 sebesar 35,02% dan net profit margin sebesar 9,04%. Semakin tinggi margin laba
                 kotor, maka semakin baik efisiensi kegiatan operasional dalam menghasilkan laba.
                 Sementara itu, net profit margin mencerminkan kemampuan Perseroan dalam
                 mengelola seluruh beban untuk menghasilkan laba bersih, yang secara umum
                 menunjukkan kinerja yang cukup baik selama periode proyeksi.


                                                                                                   62
Page 80
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          4.1.5   Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan
                  Setelah Transaksi Dilakukan


                  Proforma Posisi Keuangan


                  Berikut ini adalah posisi keuangan sebelum transaksi dan proforma posisi keuangan
                  setelah transaksi dilakukan:


                           Tabel 16 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma (Rp.000)

                                  Keterangan                  Historis      Penyesuaian      Proforma

                  ASET
                  ASET LANCAR
                  Kas dan setara kas                         874.059.881                    874.059.881
                  Piutang usaha
                     Pihak berelasi                          782.333.073                    782.333.073
                     Pihak ketiga                            113.412.231                    113.412.231
                  Piutang lain-lain
                     Pihak berelasi                          364.029.302                    364.029.302
                     Pihak ketiga                            249.555.322                    249.555.322
                  Persediaan                                 926.163.809                    926.163.809
                  Aset biologis                              413.859.388                    413.859.388
                  Biaya dibayar dimuka                          4.860.153                      4.860.153
                  Uang muka                                  394.319.722                    394.319.722
                  Pajak dibayar dimuka                       401.796.764      1.320.000     403.116.764
                  Pinjaman kepada pihak berelasi            1.376.020.043                  1.376.020.043
                  Aset lancar lainnya                             839.957                       839.957
                     Jumlah Aset Lancar                     5.901.249.645     1.320.000    5.902.569.645


                  ASET TIDAK LANCAR
                  Taksiran tagihan restitusi pajak           472.592.841                    472.592.841
                  Aset tetap dan tanaman produktif, neto    5.741.823.597                  5.741.823.597
                  Aset takberwujud, neto                        4.740.983                      4.740.983
                  Aset hak guna, neto                        305.618.054                    305.618.054
                  Investasi saham pada perusahaan
                     asosiasi                                525.653.319                    525.653.319
                  Aset Pajak Tangguhan                       204.573.970                    204.573.970
                  Piutang plasma                             400.144.511                    400.144.511
                  Aset tidak lancar lainnya                    27.576.882                    27.576.882
                     Jumlah Aset Tidak Lancar               7.682.724.157             -    7.682.724.157


                                  JUMLAH ASET              13.583.973.802     1.320.000   13.585.293.802


                  LIABILITAS DAN EKUITAS
                  LIABILITAS JANGKA PENDEK
                  Utang bank jangka pendek                  1.698.144.691                  1.698.144.691
                  Utang usaha


                                                                                                    63
Page 81
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                                Keterangan                Historis       Penyesuaian       Proforma

                    Pihak berelasi                        219.548.542                      219.548.542
                    Pihak ketiga                          530.508.890                      530.508.890
                 Pendapatan diterima di muka               78.660.870                       78.660.870
                 Utang pajak                              272.227.629     (2.400.000)      269.827.629
                 Beban akrual                              54.748.335                       54.748.335
                 Utang lain-lain
                    Pihak berelasi                         86.023.482    (11.279.048)       74.744.434
                    Pihak ketiga                          411.850.231     24.359.048       436.209.278
                 Liabilitas sewa jangka pendek             64.678.069                       64.678.069
                 Liabilitas sewa pembiayaan
                    jatuh tempo dalam satu tahun           11.196.702                       11.196.702
                 Liabilitas imbalan kerja karyawan
                    jangka pendek                         194.677.277                      194.677.277
                 Utang bank jangka panjang
                    jatuh tempo dalam satu tahun          991.075.964                      991.075.964
                    Jumlah Liabilitas Lancar            4.613.340.682     10.680.000     4.624.020.682
                 LIABILITAS JANGKA PANJANG
                 Utang bank jangka panjang setelah
                    dikurangi
                    bagian jatuh tempo dalam satu
                       tahun                            5.449.503.968                    5.449.503.968
                 Liabilitas sewa jangka panjang           208.546.576                      208.546.576
                 Liabilitas pembiayaan konsumen
                    jangka panjang                                   -                                  -
                 Liabilitas imbalan kerja karyawan
                    jangka panjang                        276.409.718                      276.409.718
                 Liabilitas pajak tangguhan, neto          94.711.058                       94.711.058
                    Jumlah Liabilitas Jangka Panjang    6.029.171.320              -     6.029.171.320


                           JUMLAH LIABILITAS           10.642.512.002     10.680.000    10.653.192.002


                 EKUITAS
                 Modal Saham                              952.500.000                      952.500.000
                 Tambahan Modal Disetor                (3.936.675.293)                  (3.936.675.293)
                 Saldo Laba                             4.848.233.048     (9.360.000)    4.838.873.048
                 Selisih transaksi dengan pihak non
                    pengendali                             89.113.603                       89.113.603
                 Penghasilan komprehensif lain            634.170.974                      634.170.974
                 Komponen ekuitas lainnya               (309.619.637)                    (309.619.637)
                 Kepentingan non pengendali               663.739.105                      663.739.105
                              JUMLAH EKUITAS            2.941.461.800     (9.360.000)    2.932.101.800


                    JUMLAH EKUITAS DAN LIABILITAS      13.583.973.802      1.320.000    13.585.293.802
               Sumber: Manajemen SSMS




                                                                                                   64
Page 82
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 Proforma Laba Rugi

                 Berikut ini adalah laba rugi sebelum transaksi dan proforma laba rugi setelah
                 transaksi dilakukan:

                               Tabel 17 Laporan Laba Rugi Konsolidasian Proforma (Rp.000)

                                 Keterangan                Historis      Penyesuaian       Proforma

                  PENJUALAN                             14.813.170.793                  14.813.170.793
                  BEBAN POKOK PENJUALAN                (9.638.245.516)   (12.000.000)   (9.650.245.516)
                  LABA BRUTO                             5.174.925.277   (12.000.000)    5.162.925.277


                  Beban penjualan                      (1.463.606.360)                  (1.463.606.360)
                  Beban umum dan administrasi          (1.111.189.076)                  (1.111.189.076)
                  Keuntungan atas nilai wajar aset
                    biologis                             (111.115.932)                   (111.115.932)
                  Beban lain-lain, neto                    58.531.394                       58.531.394
                  Pendapatan keuangan                      96.168.574                       96.168.574
                  Beban keuangan                         (691.786.609)                   (691.786.609)
                  Bagian dari kerugian atas entitas
                    asosiasi                              (24.766.424)                     (24.766.424)
                                                       (3.247.764.433)             -    (3.247.764.433)


                  LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN         1.927.160.844   (12.000.000)    1.915.160.844


                  MANFAAT (BEBAN) PAJAK
                    PENGHASILAN
                    Pajak Kini                           (512.443.658)     2.640.000     (509.803.658)
                    Lebih/(kurang) akrual periode
                      sebelumnya                          (53.895.802)                     (53.895.802)
                    Manfaat pajak tangguhan                31.813.601                       31.813.601
                    Jumlah Beban Pajak                   (534.525.859)     2.640.000     (531.885.859)


                  LABA TAHUN BERJALAN                    1.392.634.985    (9.360.000)    1.383.274.985


                  Efek penyesuaian proforma              (190.035.229)             -     (190.035.229)


                  LABA TAHUN BERJALAN SETELAH
                    PENYESUAIAN PROFORMA                 1.202.599.756    (9.360.000)    1.193.239.756


                  PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                  Pos-pos yang Tidak Akan
                    Direklasifikasi ke Laba Rugi
                    Selisih kurs penjabaran laporan
                      keuangan                             36.242.970                       36.242.970
                  Pengukuran kembali
                    keuntungan/(kerugian)


                                                                                                      65
Page 83
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                                Keterangan                      Historis        Penyesuaian        Proforma

                     atas liabilitas imbalan kerja              (4.295.299)                         (4.295.299)
                   Penghasilan komprehensif lain
                     tahun berjalan setelah pajak               31.947.671                          31.947.671


                   JUMLAH PENGHASILAN
                     KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN              1.234.547.427      (9.360.000)     1.233.377.427
                  Sumber: Manajemen SSMS

                  Berikut    disajikan   jurnal      yang   menggambarkan       pencatatan     akuntansi     atas
                  pelaksanaan Rencana Transaksi sebagai dasar penyusunan laporan keuangan
                  proforma.

                                   Jurnal Transaksi                            Debit                Kredit
                   Beban pokok penjualan                                   12.000.000.000                       -
                   Pajak dibayar dimuka (PPN)                               1.320.000.000                       -
                        Utang pajak (PPh 23)                                            -        (240.000.000)
                        Utang lain-lain PT SSMS                                         -      (13.080.000.000)
                   (Jurnal accrue research service)

                   Utang lain-lain PT CBI                                  11.279.047.500                       -
                        Utang lain-lain PT SSMS                                         -      (11.279.047.500)
                   (Jurnal pembayaran research service)

                   Utang pajak (PPh 29)                                     2.640.000.000                       -
                        Pajak Kini                                                      -       (2.640.000.000)
                   (Jurnal efek ke pajak penghasilan badan, dengan asumsi biaya tersebut merupakan
                   Deductible Expense)

          4.2     Analisis Inkremental

          4.2.1   Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan


                  Analisis    inkremental     dilakukan      dengan    membandingkan           proyeksi    tanpa
                  dilakukannya transaksi dan proyeksi dengan dilakukannya transaksi.


                  Inkremental Posisi Keuangan


                  Inkremental posisi keuangan adalah sebagai berikut:




                                                                                                              66
Page 84
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                                      Tabel 18 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.Juta)
                              Keterangan                  2026         2027        2028          2029

           ASET
           ASET LANCAR
              Kas dan setara kas                          277.288      283.382     246.485        43.134
              Piutang usaha pihak ketiga                         -            -             -            -
              Piutang usaha pihak berelasi                 53.132       57.159         57.597     57.597
              Piutang lain-lain pihak ketiga              264.201      264.201     264.201       264.201
              Piutang lain-lain pihak berelasi          1.395.363    1.395.363    1.395.363     1.395.363
              Persediaan                                   50.940       50.940         50.940     50.940
              Aset biologis                                46.161       50.648         55.822     59.995
              Biaya dibayar dimuka                               -            -             -            -
              Uang muka pihak ketiga                        4.913        4.913          4.913      4.913
              Pajak dibayar dimuka                          9.341        9.341          9.341      9.341
              Aset lancar lainnya                                -            -             -            -
           JUMLAH ASET LANCAR                           2.101.338    2.115.947    2.084.661     1.885.483

           ASET TIDAK LANCAR
              Taksiran tagihan restitusi pajak                   -            -             -            -
              Aset tetap dan tanaman produktif, neto      872.230      788.723     704.706       620.178
              Investasi saham                                    -            -             -            -
              Piutang Plasma                              105.844      105.844     105.844       105.844
              Aset pajak tangguhan                               -            -             -            -
              Aset tak berwujud                                  -            -             -            -
              Aset hak guna                                   377          377           377         377
              Aset tidak lancar lainnya                    10.110       10.110         10.110     10.110
           JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                       988.560      905.054     821.036       736.508


           JUMLAH ASET                                  3.089.899    3.021.001    2.905.698     2.621.991

           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS JANGKA PENDEK
              Utang bank jangka pendek                    250.000      250.000     250.000       250.000
              Utang usaha pihak berelasi                         -            -             -            -
              Utang usaha pihak ketiga                    128.678      134.448     132.639       131.390
              Pendapatan diterima di muka                 963.575      963.575     963.575       963.575
              Utang pajak                                  85.215       85.215         85.215     85.215
              Beban akrual                                       0            0            0             0
              Utang lain-lain pihak berelasi               53.589       53.589         53.589     53.589
              Utang lain-lain pihak ketiga                 44.908       46.681         48.796     50.684
              Liabilitas sewa jangka pendek                      -            -             -            -
              Liabilitas imbalan kerja karyawan                  -            -             -            -
              Liabilitas pembiayaan konsumen jatuh
                  tempo                                          -            -             -            -
              Utang bank jangka panjang jatuh tempo      (587.271)   (539.331)    (345.313)     (454.144)
              Utang bank sindikasi jatuh tempo            663.485      663.437     661.023       666.257
              Liabilitas jangka pendek lainnya            155.003      155.003     155.003       155.003



                                                                                                    67
Page 85
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                              Keterangan                   2026          2027          2028          2029

           JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK               1.757.181     1.812.616     2.004.527     1.901.569

           LIABILITAS JANGKA PANJANG
              Utang bank jangka panjang                 (1.329.596)    (795.686)     (454.144)              (0)
              Utang bank sindikasi                       3.620.436     2.967.359     2.315.008     1.655.738
              Liabilitas sewa jangka panjang                      -             -             -              -
              Liabilitas imbalan kerja karyawan             15.228        15.228        15.228        15.228
              Liabilitas pajak tangguhan, neto              26.408        26.408        26.408        26.408
           JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG              2.332.476     2.213.309     1.902.501     1.697.374

           JUMLAH LIABILITAS                             2.374.113     2.254.946     1.944.138     1.739.011

           EKUITAS
              Modal saham                                         -             -             -              -
              Saldo laba                                          -             -             -              -
                     Telah ditentukan penggunaannya               -             -             -              -
                     Belum ditentukan penggunaannya      (181.782)     (186.948)     (183.352)     (158.975)
              Tambahan modal disetor                    (1.200.543)   (1.200.543)   (1.200.543)   (1.200.543)
              Selisih transaksi dengan pihak non
                  pengendali                                      -             -             -              -
              Penghasilan komprehensif lainnya                    -             -             -              -
              Komponen ekuitas lainnya                            -             -             -              -

              Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
                  kepada pemilik Entitas Induk          (1.382.325)   (1.387.491)   (1.383.895)   (1.359.518)

              Kepentingan nonpengendali                    382.565       382.565       382.565       382.565

           JUMLAH EKUITAS                                (999.759)    (1.004.925)   (1.001.330)    (976.952)


           JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                 3.089.899     3.021.001     2.905.698     2.621.991



                              Keterangan                   2030          2031          2032          2033

           ASET
           ASET LANCAR
              Kas dan setara kas                           (42.807)    (510.167)     (893.893)    (1.382.657)
              Piutang usaha pihak ketiga                          -             -             -               -
              Piutang usaha pihak berelasi                  57.597        57.597        57.597         57.597
              Piutang lain-lain pihak ketiga               264.201       264.201       264.201       264.201
              Piutang lain-lain pihak berelasi           1.395.363     1.395.363     1.395.363      1.395.363
              Persediaan                                    50.940        50.940        50.940         50.940
              Aset biologis                                 63.064        64.549        65.753         66.452
              Biaya dibayar dimuka                                -             -             -               -
              Uang muka pihak ketiga                         4.913         4.913         4.913          4.913
              Pajak dibayar dimuka                           9.341         9.341         9.341          9.341
              Aset lancar lainnya                                 -             -             -               -
           JUMLAH ASET LANCAR                            1.802.612     1.336.737       954.215       466.150


                                                                                                        68
Page 86
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                             Keterangan                 2030          2031          2032          2033


           ASET TIDAK LANCAR
              Taksiran tagihan restitusi pajak                  -             -             -             -
              Aset tetap dan tanaman produktif, neto    535.140       449.590       363.530       276.960
              Investasi saham                                   -             -             -             -
              Piutang Plasma                            105.844       105.844       105.844       105.844
              Aset pajak tangguhan                              -             -             -             -
              Aset tak berwujud                                 -             -             -             -
              Aset hak guna                                 377           377           377           377
              Aset tidak lancar lainnya                  10.110        10.110        10.110        10.110
           JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                     651.470       565.921       479.861       393.290


           JUMLAH ASET                                 2.454.081     1.902.657     1.434.076      859.440

           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS JANGKA PENDEK
              Utang bank jangka pendek                  250.000       250.000       250.000               0
              Utang usaha pihak berelasi                        -             -             -             -
              Utang usaha pihak ketiga                  131.492       133.559       136.175       139.483
              Pendapatan diterima di muka               963.575       963.575       963.575       963.575
              Utang pajak                                85.215        85.215        85.215        85.215
              Beban akrual                                      0             0             0             0
              Utang lain-lain pihak berelasi             53.589        53.589        53.589        53.589
              Utang lain-lain pihak ketiga               52.209        53.178        53.977        54.589
              Liabilitas sewa jangka pendek                     -             -             -             -
              Liabilitas imbalan kerja karyawan                 -             -             -             -
              Liabilitas pembiayaan konsumen jatuh
                tempo                                           -             -             -             -
              Utang bank jangka panjang jatuh tempo             -             -             -             -
              Utang bank sindikasi jatuh tempo          615.107       555.211       496.522               -
              Liabilitas jangka pendek lainnya          155.003       155.003       155.003       155.003
           JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK             2.306.190     2.249.329     2.194.056     1.451.454

           LIABILITAS JANGKA PANJANG
              Utang bank jangka panjang                        (0)           (0)           (0)           (0)
              Utang bank sindikasi                     1.045.931      494.375               -             -
              Liabilitas sewa jangka panjang                    -             -             -             -
              Liabilitas imbalan kerja karyawan          15.228        15.228        15.228        15.228
              Liabilitas pajak tangguhan, neto           26.408        26.408        26.408        26.408
           JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG            1.087.567      536.012        41.637        41.637

           JUMLAH LIABILITAS                           1.129.204      577.648        83.273        83.273

           EKUITAS
              Modal saham                                       -             -             -             -
              Saldo laba                                        -             -             -             -
                     Telah ditentukan penggunaannya             -             -             -             -



                                                                                                    69
Page 87
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                           Keterangan                      2030           2031          2032          2033

                   Belum ditentukan penggunaannya         (121.699)       (64.706)       16.361       184.327
              Tambahan modal disetor                    (1.200.543)    (1.200.543)   (1.200.543)   (1.200.543)
              Selisih transaksi dengan pihak non
                pengendali                                         -             -             -               -
              Penghasilan komprehensif lainnya                     -             -             -               -
              Komponen ekuitas lainnya                             -             -             -               -

              Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
                kepada pemilik Entitas Induk            (1.322.242)    (1.265.249)   (1.184.182)   (1.016.216)

              Kepentingan nonpengendali                    382.565        382.565       382.565       382.565

           JUMLAH EKUITAS                                 (939.676)     (882.684)     (801.617)      (633.651)


           JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                 2.454.081      1.902.657     1.434.076       859.440


                 Pada posisi keuangan, diperkirakan memberikan dampak positif pada total aset
                 sebesar Rp3,09 triliun pada tahun 2026, yang kemudian menurun secara bertahap
                 hingga menjadi Rp0,86 triliun pada tahun 2033.


                 Inkremental Laba Rugi


                 Inkremental laba rugi SSMS adalah sebagai berikut:


                                          Tabel 19 Inkremental Laba Rugi (Rp.Juta)
                             Keterangan                     2026          2027         2028         2029

              PENJUALAN                                            -             -             -           -


              BEBAN POKOK PENJUALAN                         208.820       243.060      285.448      318.802


              LABA KOTOR                                    208.820       243.060      285.448      318.802


              BEBAN USAHA
                 Nilai Wajar - Aset Biologis                 (1.834)        4.488        5.173        4.173
                 Beban penjualan                                   -             -             -           -
                 Beban umum dan administrasi                (44.104)      (47.015)     (50.059)     (53.246)
              TOTAL                                         (45.938)      (42.527)     (44.886)     (49.073)


              LABA USAHA                                    162.882       200.533      240.562      269.728


              PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
                 Laba/(rugi) dari entitas asosiasi                 -             -             -           -
                 Pendapatan keuangan                               -             -             -           -
                 Beban keuangan                            (244.406)    (244.383)     (239.639)    (226.129)
                 Pendapatan/(beban) lain-lain, neto                -             -             -           -


                                                                                                        70
Page 88
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                             Keterangan                2026        2027        2028         2029

              TOTAL                                   (244.406)   (244.383)   (239.639)    (226.129)


              LABA SEBELUM PAJAK                       (81.524)    (43.850)        923       43.600


              Pajak Penghasilan Badan                   22.011      11.840        (249)     (11.772)

              LABA TAHUN BERJALAN                      (59.512)    (32.011)        674       31.828



                             Keterangan                2030        2031         2032         2033

              PENJUALAN                                       -           -            -            -


              BEBAN POKOK PENJUALAN                    342.333     352.085      359.270     362.023


              LABA KOTOR                               342.333     352.085      359.270     362.023


              BEBAN USAHA
                 Nilai Wajar - Aset Biologis             3.069        1.485       1.204         699
                 Beban penjualan                              -           -            -            -
                 Beban umum dan administrasi           (56.584)    (60.080)     (63.744)    (67.586)
              TOTAL                                    (53.515)    (58.595)     (62.540)    (66.887)


              LABA USAHA                               288.818     293.490      296.730     295.136


              PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
                 Laba/(rugi) dari entitas asosiasi            -           -            -            -
                 Pendapatan keuangan                          -           -            -            -
                 Beban keuangan                       (208.498)   (171.439)   (119.111)     (71.533)
                 Pendapatan/(beban) lain-lain, neto           -           -            -            -
              TOTAL                                   (208.498)   (171.439)   (119.111)     (71.533)


              LABA SEBELUM PAJAK                        80.320     122.051      177.619     223.603


              Pajak Penghasilan Badan                  (21.686)    (32.954)     (47.957)    (60.373)

              LABA TAHUN BERJALAN                       58.633      89.097      129.662     163.230


                 Pada sisi laba rugi, diperkirakan akan memberikan dampak positif terhadap laba
                 usaha SSMS, yaitu sebesar Rp162,88 miliar pada tahun 2026 dan meningkat hingga
                 mencapai Rp296,73 miliar pada tahun 2032, sebelum turun menjadi Rp295,14
                 miliar pada tahun 2033. Sementara itu, pada laba tahun berjalan, Perseroan
                 diproyeksikan mencatat rugi sebesar (Rp59,51 miliar) pada tahun 2026, kemudian
                 menjadi laba dan terus meningkat hingga mencapai Rp163,23 miliar pada tahun
                 2033.




                                                                                                71
Page 89
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 Inkremental Arus Kas


                 Inkremental Arus Kas SSMS adalah sebagai berikut:


                                           Tabel 20 Inkremental Arus Kas (Rp.Juta)
                             Keterangan                       2026            2027        2028        2029
              ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI :
              Penerimaan kas dari pelanggan
              Pembayaran kas kepada pemasok                    410.590       374.915      420.368     459.832
              Pembayaran kas kepada karyawan                   (81.608)      (91.848)    (101.094)   (109.110)
              Kas yang dihasilkan dari operasi                 328.982       283.068      319.274     350.722


              Penghasilan bunga yang diterima
              Pembayaran pajak penghasilan badan                22.011         11.840        (249)    (11.772)
              Beban keuangan yang dibayar                     (237.985)     (237.944)    (233.238)   (219.897)
              Kas neto yang diperoleh dari aktivitas
              operasi                                          113.009         56.963      85.787     119.053


              ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI :
              Perolehan aset tetap
              Kas neto yang digunakan untuk aktivitas
              investasi


              ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN :
              Pembayaran utang bank                           (290.897)     (326.214)    (374.106)   (563.454)
              Penerimaan utang bank                            500.000       250.000      250.000     250.000
              Biaya penerbitan sindikasi                        (1.500)        (1.500)     (1.500)     (1.500)
              Pembayaran dividen kas                            50.708         26.845       2.922      (7.450)
              Kas neto yang digunakan untuk aktivitas
              pendanaan                                        258.311       (50.869)    (122.684)   (322.405)


              PENURUNAN/(KENAIKAN) NETO KAS DAN
              SETARA KAS                                       371.320          6.095     (36.897)   (203.352)


              KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                           -    371.320      377.414     340.517


              KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                 371.320       377.414      340.517     137.166


                             Keterangan                      2030            2031         2032        2033
              ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI :
              Penerimaan kas dari pelanggan
              Pembayaran kas kepada pemasok                   488.112        500.686      509.193     512.561
              Pembayaran kas kepada karyawan                (115.698)       (120.097)    (124.192)   (127.632)
              Kas yang dihasilkan dari operasi                372.414        380.590      385.001     384.928


              Penghasilan bunga yang diterima


                                                                                                      72
Page 90
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                             Keterangan                    2030         2031         2032           2033
              Pembayaran pajak penghasilan badan           (21.686)     (32.954)     (47.957)        (60.373)
              Beban keuangan yang dibayar                 (202.977)    (166.284)    (115.463)        (69.243)
              Kas neto yang diperoleh dari aktivitas
              operasi                                      147.751      181.352      221.580         255.313


              ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI :
              Perolehan aset tetap
              Kas neto yang digunakan untuk aktivitas
              investasi


              ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN :
              Pembayaran utang bank                       (460.834)    (865.107)    (805.211)      (997.313)
              Penerimaan utang bank                        250.000      250.000      250.000         250.000
              Biaya penerbitan sindikasi                    (1.500)      (1.500)        (1.500)       (1.500)
              Pembayaran dividen kas                       (21.357)     (32.105)     (48.595)          4.736
              Kas neto yang digunakan untuk aktivitas
              pendanaan                                   (233.691)    (648.712)    (605.306)      (744.077)


              PENURUNAN/(KENAIKAN) NETO KAS DAN
              SETARA KAS                                   (85.940)    (467.360)    (383.726)      (488.764)


              KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE              137.166       51.225     (416.135)      (799.861)


              KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE              51.225     (416.135)    (799.861)     (1.288.625)


                  Dari sisi arus kas, aktivitas operasi yang positif dan menunjukkan tren peningkatan,
                  dari sebesar Rp113,01 miliar pada tahun 2026 menjadi Rp255,31 miliar pada tahun
                  2033. Hal ini mencerminkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan kas dari
                  kegiatan operasional. Namun demikian, arus kas dari aktivitas pendanaan
                  menunjukkan arus keluar terutama terkait dengan pembayaran utang, secara
                  keseluruhan terjadi penurunan kas dan setara kas pada beberapa tahun, khususnya
                  setelah tahun 2027.

          4.2.2   Analisis Kelayakan


                  Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa            dengan    dilakukannya
                  transaksi didapat kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:


                  • Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate → Layak
                    IRR yang dihasilkan adalah sebesar 49,39% yang berarti di atas tingkat discount
                    rate yang sebesar 8,36%.
                  • Net Present Value ( NPV ) > 0 → Layak
                    NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
                     Rp10.022.233.000.000,-.


                                                                                                     73
Page 91
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 • Profitability Index ( PI ) > 1 → Layak
                   PI yang diperoleh adalah sebesar 1,59312 yang berarti lebih besar dari 1.
                 • Payback Period ( PP )
                   PP akan diperoleh dalam waktu 2 tahun dan 11 bulan.

          4.3    Biaya atau Pendapatan yang Relevan


                 Rencana Transaksi yang akan dilakukan menimbulkan biaya-biaya sehubungan
                 dengan pelaksanaan Rencana Transaksi yang termasuk tetapi tidak terbatas pada
                 biaya lembaga penunjang.

          4.4    Informasi Non Keuangan yang Relevan


                 Adapun dari aspek non keuangan, rencana transaksi ini memberikan sejumlah
                 manfaat strategis bagi Perseroan, antara lain sebagai berikut:
                 •   Dari sisi operasional, penggunaan layanan Research Service mendukung
                     peningkatan efektivitas pengawasan dan pengelolaan kegiatan usaha melalui
                     penyediaan analisis dan evaluasi yang komprehensif, sehingga membantu
                     manajemen dalam pelaksanaan kegiatan operasional berjalan secara efektif dan
                     terkontrol serta mendukung keberlangsungan usaha secara berkelanjutan.
                 •   Dari sisi manajemen risiko, layanan Research Service memberikan dasar analisis
                     yang lebih terukur dalam mengidentifikasi potensi risiko agronomis, teknis,
                     maupun produktivitas, sehingga berkontribusi pada mitigasi risiko dan
                     pengambilan keputusan yang lebih tepat.
                 •   Dari sisi keandalan dan kualitas pengelolaan, penggunaan layanan Research
                     Service memberikan kepastian atas ketersediaan data, metodologi, dan
                     rekomendasi yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga mendukung
                     peningkatan efektivitas serta produktivitas operasional Perseroan.

          4.5    Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perusahaan dalam Menentukan Rencana dan
                 Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain


                 Prosedur pengambilan keputusan oleh SSMS dalam menentukan Rencana Transaksi
                 dan nilai transaksi adalah sebagai berikut:
                 •   Identifikasi Kebutuhan Operasional
                     Manajemen melakukan evaluasi atas kebutuhan operasional Perseroan,
                     khususnya terkait kebutuhan analisis, evaluasi, dan pengawasan teknis atas
                     lahan dan tanaman kelapa sawit guna mendukung peningkatan efektivitas dan
                     produktivitas.
                 •   Analisis Alternatif dan Pertimbangan Bisnis.
                     Manajemen mempertimbangkan berbagai alternatif pemenuhan kebutuhan
                     tersebut, baik melalui pengelolaan internal maupun penggunaan jasa pihak




                                                                                                74
Page 92
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                     eksternal, dengan menilai aspek kompetensi, efisiensi biaya, serta manfaat
                     strategis yang dapat diperoleh Perseroan.

          4.6    Hal Material Lainnya


                 Tidak terdapat hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental dari
                 Rencana Transaksi. Dengan analisis inkremental yang telah dilakukan, Penilai
                 meyakini bahwa Rencana Transaksi memberikan nilai tambah bagi SSMS.




                                                                                              75
Page 93
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          5      ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI

          5.1    Perbandingan Antara Rencana Nilai Transaksi dengan Hasil Penilaian atas Transaksi
                 yang akan Dilakukan

                 Hasil Penilaian

                 Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat hasil Penilaian bisnis atau
                 Penilaian properti yang menjadi dasar dalam Pemberian Pendapat Kewajaran.

                 Nilai Transaksi

                 Berdasarkan Perjanjian Kerjasama Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium, total
                 Nilai Rencana Transaksi pembayaran atas penggunaan layanan Research Service
                 adalah sebesar Rp124.173.000.000,- (Seratus Dua Puluh Empat Miliar Seratus Tujuh
                 Puluh Tiga Juta Rupiah).


                 Berdasarkan informasi manajemen yang tertuang dalam Draft Perjanjian Kerjasama
                 Penggunaan Jasa Analisis di Laboratorium antara CBI dengan SML, total Nilai
                 Rencana Transaksi pembayaran atas penggunaan layanan Research Service adalah
                 sebesar Rp12.000.000.000,- (Dua Belas Miliar Rupiah) berdasarkan Jadwal
                 Pekerjaan selama delapan (8) bulan.


          5.2    Analisis untuk Memastikan bahwa Rencana Nilai Transaksi Memberikan Nilai
                 Tambah dari Transaksi yang akan Dilakukan


                 Berdasarkan hasil analisis inkremental, terdapat tambahan terhadap total aset
                 sebesar Rp3,09 triliun pada tahun 2026, yang kemudian menurun secara bertahap
                 hingga menjadi Rp0,86 triliun pada tahun 2033. Selanjutnya, dari sisi kinerja, laba
                 tahun berjalan pada tahun 2026 masih mencatat rugi, kemudian menjadi laba dan
                 terus meningkat hingga mencapai Rp163,23 miliar pada tahun 2033, yang
                 menunjukkan adanya perbaikan profitabilitas.


          5.3    Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi Dilakukan untuk Meyakini Bahwa Rencana
                 Nilai Transaksi Berada dalam Kisaran Nilai yang Didapatkan dari Hasil Penilaian

                 Dalam melakukan analisis atas kewajaran nilai transaksi tidak didasarkan pada
                 suatu hasil penilaian yang menghasilkan kisaran nilai transaksi. Oleh karena itu,
                 analisis kewajaran nilai transaksi dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian
                 nilai transaksi terhadap ruang lingkup layanan yang diberikan, perbandingan
                 dengan nilai transaksi pada periode sebelumnya, serta manfaat ekonomi yang
                 diharapkan diperoleh oleh SSMS dan kelompok usaha.

                 Berdasarkan    Draf   dan   Perjanjian   Research Service, diketahui bahwa nilai
                 pembayaran jasa ditetapkan berdasarkan tarif bulanan untuk masing-masing

                                                                                                   76
Page 94
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                 entitas,    dengan      total     nilai    transaksi     selama        satu       tahun     sebesar
                 Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta
                 Rupiah). Nilai tersebut merupakan akumulasi dari pembayaran bulanan sesuai
                 dengan      ruang   lingkup     layanan    yang     mencakup        penyediaan      jasa    analisis
                 laboratorium, dukungan teknis, serta layanan penelitian lainnya yang diperlukan
                 dalam mendukung kegiatan operasional Perseroan dan kelompok usaha.

                                           Tabel 21 Perbandingan Tarif (Rp.000)
                                                       Tarif Eksisting                 Nilai Rencana Transaksi
                     Nama Perusahaan
                                                 (per bulan)       (per tahun)       (per bulan)      (per tahun)
                             SSMS                 3.008.100         36.097.200        3.008.100        36.097.200
                             KSA                    855.000         10.260.000          855.000        10.260.000
                             MMS                  1.258.200         15.098.400        1.258.200        15.098.400
                             SMU                  2.171.250         26.055.000        2.171.250        26.055.000
                             TSA                  1.553.400         18.640.800        1.553.400        18.640.800
                             MPP                    538.950          6.467.400          538.950            6.467.400
                             MKM                    962.850         11.554.200          962.850        11.554.200
                             SML*                              -                 -    1.500.000        12.000.000
                            Jumlah               10.347.750        124.173.000       11.847.750       136.173.000
                 *) Jangka waktu 8 bulan (Mei-Desember)

                 Rencana Nilai Transaksi pembayaran atas layanan Research Services untuk masing-
                 masing perusahaan secara umum tidak mengalami perubahan dibandingkan
                 dengan nilai pembayaran dengan tarif eksisting. Hal tersebut tercermin dari
                 kesamaan nilai pembayaran untuk entitas SSMS, KSA, MMS, SMU, TSA, MPP, dan
                 MKM antara eksisting dan rencana transaksi.

                 Selain itu, pada Rencana Transaksi terdapat penambahan nilai pembayaran untuk
                 SML sebesar Rp12.000.000.000,- (Dua Belas Miliar Rupiah)untuk jangka waktu 8
                 bulan yang ditagihkan per bulan sebesar Rp1.500.000.000,- (Satu Miliar Lima Ratus
                 Juta Rupiah). Penambahan pembayaran tersebut dipengaruhi oleh perubahan
                 struktur kelompok usaha Perseroan, di mana SML merupakan entitas yang baru
                 diakuisisi oleh SSMS pada tanggal 24 November 2025.

                                        Tabel 22 Rincian Pekerjaan Penelitian/Riset
                       No.                        Jenis Kegiatan                               Rp/Ha

                        1       Monitoring dan Evaluasi Kesehatan Tanaman                              15.000
                        2       Analisis Pupuk                                                             5.000
                        3       Pelaksanaan LSU dan SSU                                                    3.500
                        4       Analisis Daun                                                          12.000
                        5       Analisis Tanah                                                             5.000
                        6       Visit Reguler                                                              8.000
                        7       Survei dan Evaluasi Lahan                                              22.000
                        8       Monitoring Erosi, TMAT dan Restorasi Gambut                                7.000



                                                                                                                   77
Page 95
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




                       No.                      Jenis Kegiatan                   Rp/Ha

                        9       Sensus Pohon dan Pemetaan Detail                      18.000
                        10      Biaya Penelitian dan Demoplot                         20.000
                        11      Project Pembuatan Aplikasi                            34.500
                                          Total Biaya (Rp/ha)                        150.000


                 Kewajaran pembayaran dari SML kepada CBI sebesar Rp12.000.000.000,- (Dua
                 Belas Miliar Rupiah) atau setara dengan Rp1.500.000.000,- (Satu Miliar Lima Ratus
                 Juta Rupiah) per bulan untuk jangka waktu 8 bulan didukung oleh penerapan tarif
                 yang sama dengan tarif eksisting yang dikenakan kepada entitas lain dalam
                 kelompok usaha, yaitu sebesar Rp150.000,- (Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah) per
                 hektare. Nilai pembayaran tersebut dihitung berdasarkan tarif per hektare yang
                 dikalikan dengan total luas lahan yang menjadi objek layanan Research Services,
                 sehingga mencerminkan konsistensi penerapan tarif dan mendukung kewajaran
                 pembayaran yang dilakukan oleh SML kepada CBI.

                 Secara keseluruhan, total Nilai Rencana Transaksi pembayaran Research Services
                 meningkat dari sebesar Rp124.173.000.000,- (Seratus Dua Puluh Empat Miliar
                 Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah) pada tahun 2023 sampai tahun 2025 (tanpa
                 SML) menjadi sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar Seratus
                 Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah) pada Rencana Transaksi. Dengan mempertimbangkan
                 bahwa peningkatan total Nilai Rencana Transaksi berasal dari penambahan entitas
                 baru, maka secara keseluruhan total Nilai Rencana Transaksi pembayaran Research
                 Services adalah sebesar Rp136.173.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Enam Miliar
                 Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah) berada dalam kisaran yang wajar.




                                                                                               78
Page 96
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          6      ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG RELEVAN

                 Tidak terdapat informasi atas faktor lain yang relevan atas Rencana Transaksi
                 pembayaran atas penggunaan layanan Research Service.




                                                                                           79
Page 97
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          7      PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI

                 Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis
                 kuantitatif atas Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan
                 analisis faktor lain yang relevan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi
                 pembayaran atas penggunaan layanan Research Service dari CBI oleh SSMS adalah
                 Wajar.

                 Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki
                 dampak material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk,
                 namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara
                 eksternal   yaitu   kondisi   pasar   dan   perekonomian,   kondisi   umum   bisnis,
                 perdagangan dan keuangan serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan
                 peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini
                 dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan
                 terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan mengenai
                 kewajaran Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.




                                                                                                  80
Page 98
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          8      KUALIFIKASI PENILAI USAHA

                 Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan
                 berdasarkan        Keputusan   Menteri    Keuangan   No. 1498/KM.1/2012,   tanggal
                 28 Desember 2012, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan
                 Rekan dengan Izin KJPP No. 2.12.0113.

                 Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai
                 Usaha bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:

                 MAPPI                    : No. 09-S-02341
                 Izin Penilai Publik      : No. B-1.12.00340
                 Klasifikasi izin         : Penilaian Bisnis
                 Register                 : No. RMK-2017.00303
                 STTD OJK                 : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                 STTD IKNB                : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                                81
Page 99
Pendapat Kewajaran
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk




          9      KESIMPULAN

                 Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap Kewajaran Rencana Transaksi yang
                 meliputi analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas Rencana
                 Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang relevan,
                 maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi pembayaran atas penggunaan
                 layanan Research Service dari CBI oleh SSMS adalah Wajar.




                                                                                                       82
Page 100
LAMPIRAN PROYEKSI KEUANGAN
Page 101
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
ASUMSI - ASUMSI                                                                                                                                           Lampiran 1


                Keterangan                                 2025       2026        2027        2028        2029        2030        2031        2032           2033
                                                          31-Dec      1,00        2,00        3,00        4,00        5,00        6,00        7,00           8,00

     Jumlah Hari Dalam Setahun                  Hari           365        365        365         365         365         365         365         365             365
     Jumlah Hari Operasional Dalam Setahun      Hari           360        360        360         360         360         360         360         360             360
     Jumlah Bulan Operasional Dalam Setahun    Bulan            12         12         12          12          12          12          12          12              12

STRUKTUR PENDAPATAN
    Pendapatan                                Rp.Juta    14.813.171 21.307.073 22.457.208 22.966.450 23.423.848 23.954.957 24.300.705 24.952.605 25.482.401

     Pertumbuhan                              Growth                   43,84%      5,40%       2,27%       1,99%       2,27%       1,44%       2,68%          2,12%

STRUKTUR BIAYA
A. BEBAN POKOK PENDAPATAN
   Beban Pokok Penjualan                      To Sales                 63,92%     63,35%      63,74%      64,05%      64,49%      65,57%      66,84%         67,90%

B.   BEBAN USAHA
     Nilai Wajar - Aset Biologis              To Sales                  0,03%       0,00%      -0,03%      -0,03%      -0,03%      -0,05%      -0,06%         -0,05%
     Beban penjualan                          To Sales                -14,52%     -16,80%     -17,27%     -17,66%     -18,15%     -18,43%     -19,11%        -19,69%
     Beban umum dan administrasi               Growth                               5,65%       5,08%       5,01%       5,05%       4,90%       5,09%          4,99%

PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
   Laba/(rugi) dari entitas asosiasi          To Sales                 -0,14%      -0,14%      -0,14%      -0,14%      -0,14%      -0,14%      -0,14%         -0,14%
   Pendapatan keuangan                        To Sales                  0,04%       0,04%       0,04%       0,04%       0,04%       0,05%       0,05%          0,05%
   Beban keuangan                             To Sales                 -3,38%      -2,89%      -2,43%      -1,97%      -1,60%      -1,32%      -1,07%         -0,85%
   Pendapatan/(beban) lain-lain, netto        To Sales                  0,30%       0,31%       0,33%       0,34%       0,36%       0,37%       0,39%          0,41%

TINGKAT BUNGA
    KI                                          p.a.                    8,59%      8,59%       8,59%       8,59%       8,59%       8,59%       8,59%          8,59%
    KMK                                         p.a.                    8,22%      8,22%       8,22%       8,22%       8,22%       8,22%       8,22%          8,22%

TARIF PAJAK
    PPh Badan                                 To EBT                   22,00%     22,00%      22,00%      22,00%      22,00%      22,00%      22,00%         22,00%

TURNOVER
  Persediaan                                    Hari                         22          23          23          24          23          23          21             19
  Piutang Usaha                                 Hari                         12           9           6           6           6           6           6              6
  Hutang Usaha                                  Hari                         13          14          15          16          16          16          16             16
Page 102
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI POSISI KEUANGAN                                                                                                                                Lampiran 2
Rp.Juta

                  Keterangan                         2026          2027          2028          2029           2030           2031          2032          2033


ASET
ASET LANCAR
   Kas dan setara kas                                1.149.770     1.299.392     1.321.447     1.214.067      1.437.383      1.418.854     1.472.892     1.576.117
   Deposito berjangka                                      -             -             -             -              -              -             -             -
   Piutang usaha pihak ketiga                           32.091        32.091        32.091        32.091         32.091         32.091        32.091        32.091
   Piutang usaha pihak berelasi                        652.048       518.672       370.907       379.533        389.548        396.069       408.363       418.354
   Piutang lain-lain pihak ketiga                      279.398       277.505       275.992       274.781        273.812        273.037       272.417       271.921
   Piutang lain-lain pihak berelasi                  1.601.363     1.585.246     1.572.352     1.562.037      1.553.785      1.547.184     1.541.903     1.537.678
   Persediaan                                          805.099       884.375       919.745       967.878        964.345        995.398       958.490       898.204
   Aset biologis                                       449.468       449.547       443.803       436.487        429.039        417.478       404.363       393.124
   Biaya dibayar dimuka                                  3.876         3.876         3.876         3.876          3.876          3.876         3.876         3.876
   Uang muka pihak ketiga                            1.274.216     1.295.224     1.313.771     1.331.729      1.356.819      1.382.703     1.409.824     1.438.713
   Pajak dibayar dimuka                                337.038       360.346       385.984       414.186        445.209        479.334       516.871       558.162
   Tagihan Restitusi Pajak - Current                       -             -             -             -              -              -             -             -
   Pinjaman kepada pihak berelasi                          -             -             -             -              -              -             -             -
   Aset lancar lainnya                                  11.262        11.262        11.262        11.262         11.262         11.262        11.262        11.262
   Piutang Plasma - Current                                -             -             -             -              -              -             -             -
JUMLAH ASET LANCAR                                   6.595.628     6.717.536     6.651.230     6.627.927      6.897.171      6.957.286     7.032.351     7.139.503

ASET TIDAK LANCAR
   Taksiran tagihan restitusi pajak                    298.896       298.896       298.896       298.896        298.896        298.896       298.896       298.896
   Aset tetap dan tanaman produktif, neto            6.229.204     6.410.238     6.623.695     6.871.096      7.153.466      7.472.561     7.830.249     8.228.509
   Investasi saham                                     490.786       460.969       431.152       401.335        371.518        341.701       311.885       282.068
   Piutang Plasma                                      553.122       553.122       553.122       553.122        553.122        553.122       553.122       553.122
   Aset pajak tangguhan                                198.750       198.750       198.750       198.750        198.750        198.750       198.750       198.750
   Aset tak berwujud                                     3.898         3.898         3.898         3.898          3.898          3.898         3.898         3.898
   Aset hak guna                                       102.186       102.186       102.186       102.186        102.186        102.186       102.186       102.186
   Goodwill                                                -             -             -             -              -              -             -             -
   Aset tidak lancar lainnya                            43.640        43.640        43.640        43.640         43.640         43.640        43.640        43.640
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                             7.920.483     8.071.700     8.255.340     8.472.924      8.725.477      9.014.756     9.342.626     9.711.069

JUMLAH ASET                                         14.516.111    14.789.236    14.906.569    15.100.851     15.622.648     15.972.042    16.374.977    16.850.572

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
    Utang bank jangka pendek                         1.920.198     1.993.676     2.014.499     2.016.766      2.044.360      1.950.373     1.970.343     1.687.174
    Utang usaha pihak berelasi                          67.805        86.845        87.425        88.232         88.847         87.041        88.154        87.616
    Utang usaha pihak ketiga                           415.746       473.922       509.376       552.148        589.369        627.051       643.623       662.870
    Pendapatan diterima di muka                      1.389.473     1.408.642     1.417.130     1.424.753      1.433.605      1.439.367     1.450.232     1.459.062
    Utang pajak                                        289.213       297.152       303.408       311.885        318.518        314.120       306.406       302.579
    Beban akrual                                        42.799        43.259        43.732        44.213         44.709         45.218        45.751        46.291
    Utang lain-lain pihak berelasi                      67.288        66.905        66.538        66.185         65.847         65.522        65.210        64.911
    Utang lain-lain pihak ketiga                       150.925       130.280       119.819       109.825         99.410         92.679        84.183        77.108
    Liabilitas sewa jangka pendek                       13.605        13.605        13.605        13.605         13.605         13.605        13.605        13.605
    Liabilitas imbalan kerja karyawan jk.pendek         96.948        96.948        96.948        96.948         96.948         96.948        96.948        96.948
    Liabilitas pembiayaan konsumen jatuh tempo           6.254         6.254         6.254         6.254          6.254          6.254         6.254         6.254
    Utang bank jangka panjang jatuh tempo              405.510       476.598       352.254        28.124            -              -             -             -
    Utang bank sindikasi jatuh tempo                   663.485       663.437       661.023       666.257        615.107        555.211       496.522           -
    Liabilitas jangka pendek lainnya                   155.003       155.003       155.003       155.003        155.003        155.003       155.003       155.003
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK                      5.684.251     5.912.527     5.847.013     5.580.198      5.571.582      5.448.393     5.422.236     4.659.421

LIABILITAS JANGKA PANJANG
    Utang bank jangka panjang                          856.582       380.236        28.124             (0)            (0)           (0)           (0)            (0)
    Utang bank sindikasi                             3.620.436     2.967.359     2.315.008     1.655.738      1.045.931       494.375           -              -
    Liabilitas sewa jangka panjang                      27.868        27.868        27.868        27.868         27.868        27.868        27.868         27.868
    Liabilitas imbalan kerja karyawan jk.panjang       215.264       215.264       215.264       215.264        215.264       215.264       215.264        215.264
    Liabilitas pajak tangguhan, neto                   105.937       105.937       105.937       105.937        105.937       105.937       105.937        105.937
    Liabilitas jangka panjang lainnya                      -             -             -             -              -             -             -              -
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG                     4.826.088     3.696.664     2.692.201     2.004.807      1.395.000       843.444       349.069        349.069

JUMLAH LIABILITAS                                   10.510.339     9.609.191     8.539.215     7.585.005      6.966.582      6.291.837     5.771.305     5.008.490

EKUITAS
    Modal saham                                       952.500       952.500       952.500       952.500        952.500        952.500       952.500        952.500
    Saldo laba
       Telah ditentukan penggunaannya                1.402.661     1.402.661     1.402.661     1.402.661      1.402.661      1.402.661     1.402.661     1.402.661
       Belum ditentukan penggunaannya                4.718.107     5.892.380     7.079.690     8.228.180      9.368.401     10.392.540    11.316.007    12.554.417
    Tambahan modal disetor                          (4.052.593)   (4.052.593)   (4.052.593)   (4.052.593)    (4.052.593)    (4.052.593)   (4.052.593)   (4.052.593)
    Selisih transaksi dengan pihak non pengendali       89.114        89.114        89.114        89.114         89.114         89.114        89.114        89.114
    Penghasilan komprehensif lainnya                   560.159       560.159       560.159       560.159        560.159        560.159       560.159       560.159
    Komponen ekuitas lainnya                          (309.620)     (309.620)     (309.620)     (309.620)      (309.620)      (309.620)     (309.620)     (309.620)
    Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
      kepada pemilik Entitas Induk                   3.360.328     4.534.601     5.721.910     6.870.401      8.010.622      9.034.760     9.958.228    11.196.638

     Kepentingan nonpengendali                        645.444       645.444       645.444       645.444        645.444        645.444       645.444        645.444

JUMLAH EKUITAS                                       4.005.772     5.180.045     6.367.355     7.515.846      8.656.066      9.680.205    10.603.672    11.842.082

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                       14.516.111    14.789.236    14.906.569    15.100.851     15.622.648     15.972.042    16.374.977    16.850.572
Page 103
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI LABA RUGI                                                                                                                                      Lampiran 3
Rp.Juta

                  Keterangan                   2026            2027           2028           2029           2030           2031           2032           2033


PENJUALAN
    Penjualan                                  21.307.073      22.457.208     22.966.450     23.423.848     23.954.957     24.300.705     24.952.605     25.482.401
TOTAL                                          21.307.073      22.457.208     22.966.450     23.423.848     23.954.957     24.300.705     24.952.605     25.482.401
    Growth Per Year                                                 5,40%          2,27%          1,99%          2,27%          1,44%          2,68%          2,12%
BEBAN POKOK PENJUALAN                          (13.618.617)   (14.225.660)   (14.637.672)   (15.002.703)   (15.448.737)   (15.933.591)   (16.677.768)   (17.302.179)
    To Sales                                        63,92%         63,35%         63,74%         64,05%         64,49%         65,57%         66,84%         67,90%
LABA KOTOR                                       7.688.456      8.231.549      8.328.778      8.421.146      8.506.220      8.367.115      8.274.837      8.180.222
    Gross Profit Margin                             36,08%         36,65%         36,26%         35,95%         35,51%         34,43%         33,16%         32,10%
BEBAN USAHA
    Nilai Wajar - Aset Biologis                      6.160             79         (5.745)        (7.316)        (7.448)       (11.561)       (13.115)       (11.239)
    Beban penjualan                             (3.094.594)    (3.578.922)    (3.679.080)    (3.762.041)    (3.866.836)    (3.927.619)    (4.072.730)    (4.194.854)
    Beban umum dan administrasi                 (1.016.327)    (1.073.791)    (1.128.309)    (1.184.874)    (1.244.661)    (1.305.677)    (1.372.134)    (1.440.660)
TOTAL                                           (4.104.761)    (4.652.634)    (4.813.134)    (4.954.231)    (5.118.944)    (5.244.857)    (5.457.980)    (5.646.753)

LABA USAHA                                      3.583.694      3.578.915      3.515.644      3.466.915      3.387.276      3.122.257      2.816.858      2.533.469
    Operating Profit Margin                        16,82%         15,94%         15,31%         14,80%         14,14%         12,85%         11,29%          9,94%
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
    Laba/(rugi) dari entitas asosiasi             (29.817)       (29.817)       (29.817)       (29.817)       (29.817)       (29.817)       (29.817)       (29.817)
    Pendapatan keuangan                             7.787          8.141          8.513          8.902          9.309          9.736         10.183         10.650
    Beban keuangan                               (719.149)      (614.957)      (517.301)      (420.208)      (340.901)      (281.894)      (228.900)      (181.097)
    Pendapatan/(beban) lain-lain, netto            63.974         66.944         70.004         73.155         76.402         79.745         83.189         86.736
TOTAL                                            (677.206)      (569.688)      (468.601)      (367.968)      (285.007)      (222.230)      (165.345)      (113.528)

LABA SEBELUM PAJAK                              2.906.488      3.009.226      3.047.043      3.098.947      3.102.269      2.900.027      2.651.512      2.419.941

Pajak Penghasilan Badan                          (774.434)      (801.181)      (810.610)      (823.564)      (823.632)      (769.576)      (703.441)      (641.396)

LABA TAHUN BERJALAN                             2.132.054      2.208.045      2.236.433      2.275.383      2.278.637      2.130.451      1.948.071      1.778.546
    Net Profit Margin                              10,01%          9,83%          9,74%          9,71%          9,51%          8,77%          7,81%          6,98%
SALDO AWAL - LABA (RUGI)                              -        2.132.054      4.340.099      6.576.533      8.851.915     11.130.552     13.261.003     15.209.074

SALDO AKHIR - LABA (RUGI)                       2.132.054      4.340.099      6.576.533      8.851.915     11.130.552     13.261.003     15.209.074     16.987.620
Page 104
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI ARUS KAS                                                                                                                                                   Lampiran 4
Rp.Juta

                     Keterangan                              2026           2027           2028           2029           2030           2031           2032           2033


    ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI :
    Penerimaan kas dari pelanggan                           21.161.105     22.435.519     22.956.847     23.415.223     23.944.941     24.294.185     24.940.311     25.472.410
    Pembayaran kas kepada pemasok                          (15.702.999)   (17.098.143)   (17.645.374)   (18.298.601)   (18.856.434)   (19.489.374)   (20.372.149)   (21.136.694)
    Pembayaran kas kepada karyawan                          (1.110.629)    (1.141.294)    (1.161.455)    (1.180.361)    (1.200.347)    (1.215.320)    (1.229.581)    (1.247.742)
    Kas yang dihasilkan dari operasi                         4.347.477      4.196.082      4.150.018      3.936.260      3.888.160      3.589.491      3.338.581      3.087.974

    Penghasilan bunga yang diterima                             7.787          8.141          8.513          8.902          9.309          9.736         10.183          10.650
    Pembayaran pajak penghasilan badan                       (691.894)      (710.701)      (713.873)      (718.351)      (711.786)      (662.128)      (603.707)       (545.489)
    Beban keuangan yang dibayar                              (705.229)      (602.846)      (506.987)      (411.714)      (334.101)      (276.739)      (225.252)       (178.806)
    Penerimaan dari restitusi pajak                               -              -              -              -              -              -              -               -
    Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi          2.958.140      2.890.676      2.937.671      2.815.097      2.851.583      2.660.360      2.519.804       2.374.328

    ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI :
    Pembayaran akuisisi saham                                     -              -              -              -              -              -              -               -
    Perolehan aset tetap                                     (676.444)      (710.266)      (745.779)      (783.068)      (821.563)      (861.982)      (904.423)       (948.985)
    Penambahan uang muka aset tetap                               -              -              -              -              -              -              -               -
    Penerimaan/(pemberian) pinjaman pihak berelasi                -              -              -              -              -              -              -               -
    Penempatan deposito berjangka                                 -              -              -              -              -              -              -               -
    Penempatan liabilitas derivatif                               -              -              -              -              -              -              -               -
    Penambahan biaya pengembangan plasma                          -              -              -              -              -              -              -               -
    Penerimaan biaya pengembangan plasma oleh bank                -              -              -              -              -              -              -               -
    Perolehan tanaman belum menghasilkan                          -              -              -              -              -              -              -               -
    Kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi        (676.444)      (710.266)      (745.779)      (783.068)      (821.563)      (861.982)      (904.423)       (948.985)

    ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN :
    Pembayaran utang bank                                   (1.801.186)    (1.715.766)    (1.839.462)    (1.731.267)    (1.387.037)    (1.429.344)    (1.255.490)    (1.500.732)
    Penerimaan utang bank                                    1.056.234        720.250        720.250        720.250        720.250        720.250        720.250        720.250
    Penerimaan dana sindikasi                                      -              -              -              -              -              -              -              -
    Biaya penerbitan sindikasi                                  (1.500)        (1.500)        (1.500)        (1.500)        (1.500)        (1.500)        (1.500)        (1.500)
    Pembayaran liabilitas sewa aset hak guna                       -              -              -              -              -              -              -              -
    Pembayaran liabilitas pembiayaan konsumen                      -              -              -              -              -              -              -              -
    Penerimaan deviden kas                                         -              -              -              -              -              -              -              -
    Pembayaran deviden kas                                    (904.349)    (1.033.772)    (1.049.124)    (1.126.892)    (1.138.416)    (1.106.313)    (1.024.603)      (540.136)
    Pembayaran deviden kas kepada entitas non pengendali           -              -              -              -              -              -              -              -
    Kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan       (1.650.800)    (2.030.788)    (2.169.836)    (2.139.409)    (1.806.703)    (1.816.907)    (1.561.344)    (1.322.117)

    PENURUNAN/(KENAIKAN) NETO KAS DAN SETARA KAS              630.897        149.622         22.056       (107.380)       223.317         (18.529)       54.038        103.226

    KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                           518.873      1.149.770      1.299.392      1.321.447      1.214.067      1.437.383      1.418.854       1.472.892

    KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                        1.149.770      1.299.392      1.321.447      1.214.067      1.437.383      1.418.854      1.472.892       1.576.117
Page 105
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI POSISI KEUANGAN - INCREMENTAL                                                                                                                Lampiran 5
Rp.Juta

                 Keterangan                         2026          2027          2028          2029          2030          2031          2032           2033


ASET
ASET LANCAR
   Kas dan setara kas                                 277.288       283.382       246.485        43.134       (42.807)     (510.167)     (893.893)    (1.382.657)
   Deposito berjangka                                     -             -             -             -             -             -             -              -
   Piutang usaha pihak ketiga                             -             -             -             -             -             -             -              -
   Piutang usaha pihak berelasi                        53.132        57.159        57.597        57.597        57.597        57.597        57.597         57.597
   Piutang lain-lain pihak ketiga                     264.201       264.201       264.201       264.201       264.201       264.201       264.201        264.201
   Piutang lain-lain pihak berelasi                 1.395.363     1.395.363     1.395.363     1.395.363     1.395.363     1.395.363     1.395.363      1.395.363
   Persediaan                                          50.940        50.940        50.940        50.940        50.940        50.940        50.940         50.940
   Aset biologis                                       46.161        50.648        55.822        59.995        63.064        64.549        65.753         66.452
   Biaya dibayar dimuka                                   -             -             -             -             -             -             -              -
   Uang muka pihak ketiga                               4.913         4.913         4.913         4.913         4.913         4.913         4.913          4.913
   Pajak dibayar dimuka                                 9.341         9.341         9.341         9.341         9.341         9.341         9.341          9.341
   Tagihan Restitusi Pajak - Current                      -             -             -             -             -             -             -              -
   Pinjaman kepada pihak berelasi                         -             -             -             -             -             -             -              -
   Aset lancar lainnya                                    -             -             -             -             -             -             -              -
   Piutang Plasma - Current                               -             -             -             -             -             -             -              -
JUMLAH ASET LANCAR                                  2.101.338     2.115.947     2.084.661     1.885.483     1.802.612     1.336.737       954.215        466.150

ASET TIDAK LANCAR
   Taksiran tagihan restitusi pajak                       -             -             -             -             -             -             -             -
   Aset tetap dan tanaman produktif, neto             872.230       788.723       704.706       620.178       535.140       449.590       363.530       276.960
   Investasi saham                                        -             -             -             -             -             -             -             -
   Piutang Plasma                                     105.844       105.844       105.844       105.844       105.844       105.844       105.844       105.844
   Aset pajak tangguhan                                   -             -             -             -             -             -             -             -
   Aset tak berwujud                                      -             -             -             -             -             -             -             -
   Aset hak guna                                          377           377           377           377           377           377           377           377
   Goodwill                                               -             -             -             -             -             -             -             -
   Aset tidak lancar lainnya                           10.110        10.110        10.110        10.110        10.110        10.110        10.110        10.110
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                              988.560       905.054       821.036       736.508       651.470       565.921       479.861       393.290

JUMLAH ASET                                         3.089.899     3.021.001     2.905.698     2.621.991     2.454.081     1.902.657     1.434.076       859.440

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
    Utang bank jangka pendek                          250.000       250.000       250.000       250.000       250.000       250.000       250.000              0
    Utang usaha pihak berelasi                            -             -             -             -             -             -             -              -
    Utang usaha pihak ketiga                          128.678       134.448       132.639       131.390       131.492       133.559       136.175        139.483
    Pendapatan diterima di muka                       963.575       963.575       963.575       963.575       963.575       963.575       963.575        963.575
    Utang pajak                                        85.215        85.215        85.215        85.215        85.215        85.215        85.215         85.215
    Beban akrual                                            0             0             0             0             0             0             0              0
    Utang lain-lain pihak berelasi                     53.589        53.589        53.589        53.589        53.589        53.589        53.589         53.589
    Utang lain-lain pihak ketiga                       44.908        46.681        48.796        50.684        52.209        53.178        53.977         54.589
    Liabilitas sewa jangka pendek                         -             -             -             -             -             -             -              -
    Liabilitas imbalan kerja karyawan jk.pendek           -             -             -             -             -             -             -              -
    Liabilitas pembiayaan konsumen jatuh tempo            -             -             -             -             -             -             -              -
    Utang bank jangka panjang jatuh tempo            (587.271)     (539.331)     (345.313)     (454.144)          -             -             -              -
    Utang bank sindikasi jatuh tempo                  663.485       663.437       661.023       666.257       615.107       555.211       496.522            -
    Liabilitas jangka pendek lainnya                  155.003       155.003       155.003       155.003       155.003       155.003       155.003        155.003
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK                     1.757.181     1.812.616     2.004.527     1.901.569     2.306.190     2.249.329     2.194.056      1.451.454

LIABILITAS JANGKA PANJANG
    Utang bank jangka panjang                       (1.329.596)    (795.686)     (454.144)            (0)           (0)           (0)           (0)           (0)
    Utang bank sindikasi                             3.620.436    2.967.359     2.315.008     1.655.738     1.045.931       494.375           -             -
    Liabilitas sewa jangka panjang                         -            -             -             -             -             -             -             -
    Liabilitas imbalan kerja karyawan jk.panjang        15.228       15.228        15.228        15.228        15.228        15.228        15.228        15.228
    Liabilitas pajak tangguhan, neto                    26.408       26.408        26.408        26.408        26.408        26.408        26.408        26.408
    Liabilitas jangka panjang lainnya                      -            -             -             -             -             -             -             -
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG                     2.332.476    2.213.309     1.902.501     1.697.374     1.087.567       536.012        41.637        41.637

JUMLAH LIABILITAS                                   2.374.113     2.254.946     1.944.138     1.739.011     1.129.204       577.648        83.273        83.273

EKUITAS
    Modal saham                                            -             -             -             -             -             -             -             -
    Saldo laba                                             -             -             -             -             -             -             -             -
      Telah ditentukan penggunaannya                       -             -             -             -             -             -             -             -
      Belum ditentukan penggunaannya                  (181.782)     (186.948)     (183.352)     (158.975)     (121.699)      (64.706)       16.361       184.327
    Tambahan modal disetor                          (1.200.543)   (1.200.543)   (1.200.543)   (1.200.543)   (1.200.543)   (1.200.543)   (1.200.543)   (1.200.543)
    Selisih transaksi dengan pihak non pengendali          -             -             -             -             -             -             -             -
    Penghasilan komprehensif lainnya                       -             -             -             -             -             -             -             -
    Komponen ekuitas lainnya                               -             -             -             -             -             -             -             -

     Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
       kepada pemilik Entitas Induk                 (1.382.325)   (1.387.491)   (1.383.895)   (1.359.518)   (1.322.242)   (1.265.249)   (1.184.182)   (1.016.216)

     Kepentingan nonpengendali                        382.565       382.565       382.565       382.565       382.565       382.565       382.565       382.565

JUMLAH EKUITAS                                       (999.759)    (1.004.925)   (1.001.330)    (976.952)     (939.676)     (882.684)     (801.617)      (633.651)

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                       3.089.899     3.021.001     2.905.698     2.621.991     2.454.081     1.902.657     1.434.076       859.440
Page 106
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI LABA RUGI - INCREMENTAL                                                                                                        Lampiran 6
Rp.Juta

                 Keterangan                2026         2027        2028         2029         2030         2031            2032           2033


PENJUALAN
    Penjualan                                     -            -           -           -            -            -                (0)          -
TOTAL                                             -            -           -           -            -            -                (0)          -
    Growth Per Year                                                              #DIV/0!      #DIV/0!      #DIV/0!        #DIV/0!         -100,00%
BEBAN POKOK PENJUALAN                       208.820     243.060       285.448      318.802      342.333      352.085        359.270        362.023
    To Sales                                                        #DIV/0!      #DIV/0!      #DIV/0!      #DIV/0!      ###########      #DIV/0!
LABA KOTOR                                  208.820     243.060       285.448      318.802      342.333      352.085        359.270        362.023
    Gross Profit Margin                                             #DIV/0!      #DIV/0!      #DIV/0!      #DIV/0!      ###########      #DIV/0!
BEBAN USAHA
    Nilai Wajar - Aset Biologis               (1.834)      4.488        5.173        4.173        3.069        1.485          1.204            699
    Beban penjualan                              -           -            -            -            -            -              -              -
    Beban umum dan administrasi              (44.104)    (47.015)     (50.059)     (53.246)     (56.584)     (60.080)       (63.744)       (67.586)
TOTAL                                        (45.938)    (42.527)     (44.886)     (49.073)     (53.515)     (58.595)       (62.540)       (66.887)

LABA USAHA                                  162.882     200.533      240.562      269.728      288.818      293.490         296.730        295.136


PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
    Laba/(rugi) dari entitas asosiasi            -           -            -            -            -            -              -              -
    Pendapatan keuangan                          -           -            -            -            -            -              -              -
    Beban keuangan                          (244.406)   (244.383)    (239.639)    (226.129)    (208.498)    (171.439)      (119.111)       (71.533)
    Pendapatan/(beban) lain-lain, netto          -           -            -            -            -            -              -              -
TOTAL                                       (244.406)   (244.383)    (239.639)    (226.129)    (208.498)    (171.439)      (119.111)       (71.533)

LABA SEBELUM PAJAK                           (81.524)    (43.850)          923     43.600       80.320      122.051         177.619        223.603

Pajak Penghasilan Badan                      22.011      11.840          (249)     (11.772)     (21.686)     (32.954)       (47.957)       (60.373)

LABA TAHUN BERJALAN                          (59.512)    (32.011)          674     31.828       58.633       89.097         129.662        163.230
    Net Profit Margin
SALDO AWAL - LABA (RUGI)                          -      (59.512)     (91.523)     (90.850)     (59.022)        (388)        88.709        218.371

SALDO AKHIR - LABA (RUGI)                    (59.512)    (91.523)     (90.850)     (59.022)        (388)     88.709         218.371        381.601
Page 107
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI ARUS KAS - INCREMENTAL                                                                                                                Lampiran 7
Rp.Juta

                   Keterangan                              2026        2027        2028        2029        2030        2031        2032         2033



    ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI :
    Penerimaan kas dari pelanggan                               -            -           -       -           -            0          -             -
    Pembayaran kas kepada pemasok                           410.590     374.915     420.368     459.832     488.112     500.686     509.193       512.561
    Pembayaran kas kepada karyawan                          (81.608)    (91.848)   (101.094)   (109.110)   (115.698)   (120.097)   (124.192)     (127.632)
    Kas yang dihasilkan dari operasi                        328.982     283.068     319.274     350.722     372.414     380.590     385.001       384.928

    Penghasilan bunga yang diterima                             -           -           -           -           -           -           -            -
    Pembayaran pajak penghasilan badan                       22.011      11.840        (249)    (11.772)    (21.686)    (32.954)    (47.957)     (60.373)
    Beban keuangan yang dibayar                            (237.985)   (237.944)   (233.238)   (219.897)   (202.977)   (166.284)   (115.463)     (69.243)
    Penerimaan dari restitusi pajak                             -           -           -           -           -           -           -            -
    Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi          113.009      56.963      85.787     119.053     147.751     181.352     221.580      255.313

    ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI :
    Pembayaran akuisisi saham                                     -           -           -           -           -           -           -            -
    Perolehan aset tetap                                          -           -           -           -           -           -           -            -
    Penambahan uang muka aset tetap                               -           -           -           -           -           -           -            -
    Penerimaan/(pemberian) pinjaman pihak berelasi                -           -           -           -           -           -           -            -
    Penempatan deposito berjangka                                 -           -           -           -           -           -           -            -
    Penempatan liabilitas derivatif                               -           -           -           -           -           -           -            -
    Penambahan biaya pengembangan plasma                          -           -           -           -           -           -           -            -
    Penerimaan biaya pengembangan plasma oleh bank                -           -           -           -           -           -           -            -
    Perolehan tanaman belum menghasilkan                          -           -           -           -           -           -           -            -
    Kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi             -           -           -           -           -           -           -            -

    ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN :
    Pembayaran utang bank                                  (290.897)   (326.214)   (374.106)   (563.454)   (460.834)   (865.107)   (805.211)     (997.313)
    Penerimaan utang bank                                   500.000     250.000     250.000     250.000     250.000     250.000     250.000       250.000
    Penerimaan dana sindikasi                                   -           -           -           -           -           -           -             -
    Biaya penerbitan sindikasi                               (1.500)     (1.500)     (1.500)     (1.500)     (1.500)     (1.500)     (1.500)       (1.500)
    Pembayaran liabilitas sewa aset hak guna                    -           -           -           -           -           -           -             -
    Pembayaran liabilitas pembiayaan konsumen                   -           -           -           -           -           -           -             -
    Penerimaan deviden kas                                      -           -           -           -           -           -           -             -
    Pembayaran deviden kas                                   50.708      26.845       2.922      (7.450)    (21.357)    (32.105)    (48.595)        4.736
    Pembayaran deviden kas kepada entitas non pengendali        -           -           -           -           -           -           -             -
    Kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan       258.311     (50.869)   (122.684)   (322.405)   (233.691)   (648.712)   (605.306)     (744.077)

    PENURUNAN/(KENAIKAN) NETO KAS DAN SETARA KAS            371.320       6.095     (36.897)   (203.352)    (85.940)   (467.360)   (383.726)     (488.764)

    KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                               -     371.320     377.414     340.517     137.166      51.225    (416.135)     (799.861)

    KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                        371.320     377.414     340.517     137.166      51.225    (416.135)   (799.861)   (1.288.625)
Page 108
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI RATIO KEUANGAN                                                                                                                             Lampiran 8

                                                                                                                                                    Average
               Keterangan                          2026        2027        2028        2029        2030        2031        2032        2033        Th'2026 s/d
                                                                                                                                                    Th'2033

I. RATIO LIKUIDITAS
   Dengan
   Current Ratio                                    116,03%     113,62%     113,75%     118,78%     123,79%     127,69%     129,69%     153,23%        124,57%
   Quick (Acid Test) Ratio                           65,35%      62,80%      61,10%      62,05%      66,17%      67,31%      68,75%      82,33%         66,98%
   Working Capital To Total Assets Ratio              6,28%       5,44%       5,40%       6,94%       8,49%       9,45%       9,83%      14,72%          8,32%
   Tanpa
   Current Ratio                                    114,44%     112,24%     118,84%     128,92%     156,02%     175,69%     188,28%     208,02%        150,31%
   Quick (Acid Test) Ratio                           43,92%      41,78%      41,88%      46,27%      61,62%      76,91%      89,97%     109,16%         63,94%
   Working Capital To Total Assets Ratio              6,28%       5,44%       5,40%       6,94%       8,49%       9,45%       9,83%      14,72%          8,32%
   Dengan-Tanpa
   Current Ratio                                      1,59%       1,38%      -5,09%     -10,14%     -32,22%     -48,00%     -58,59%     -54,80%        -25,73%
   Quick (Acid Test) Ratio                           21,43%      21,02%      19,23%      15,78%       4,54%      -9,60%     -21,22%     -26,82%          3,04%
   Working Capital To Total Assets Ratio              0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%          0,00%

II. RATIO LEVERAGE
    Dengan
    Total Debt To Equity Ratio             DER      262,38%     185,50%     134,11%     100,92%      80,48%      65,00%      54,43%      42,29%        115,64%
    Total Debt To Total Assets Ratio       DAR       72,40%      64,97%      57,28%      50,23%      44,59%      39,39%      35,24%      29,72%         49,23%
    Time Interest Earned Ratio              Kali       4,98        5,82        6,80        8,25        9,94       11,08       12,31       13,99           9,14
    Tanpa
    Total Debt To Equity Ratio             DER      128,27%      90,27%      62,86%      46,93%      37,23%      33,20%      31,00%      28,18%         57,24%
    Total Debt To Total Assets Ratio       DAR       56,19%      47,44%      38,60%      31,94%      27,13%      24,92%      23,66%      21,98%         33,98%
    Time Interest Earned Ratio              Kali       7,21        9,12       11,80       16,47       23,40       25,61       22,95       20,43          17,12
    Dengan-Tanpa
    Total Debt To Equity Ratio             DER      134,11%      95,23%      71,25%      53,99%      43,25%      31,80%      23,43%      14,12%         58,40%
    Total Debt To Total Assets Ratio       DAR       16,21%      17,53%      18,69%      18,29%      17,46%      14,47%      11,58%       7,74%         15,25%
    Time Interest Earned Ratio              Kali       -2,22       -3,30       -5,00       -8,22      -13,47      -14,53      -10,65       -6,44         (7,98)

III. RATIO AKTIVITAS
     Dengan
     Total Assets Turnover                 Kali        1,47        1,52        1,54        1,55        1,53        1,52        1,52        1,51           1,52
     Receivables Turnover                  Kali       31,14       40,77       56,99       56,91       56,81       56,76       56,65       56,57          51,58
     Collection Period                     Hari           12           9           6           6           6           6           6           6             7
     Inventory Turnover( Total )           Kali        16,92       16,09       15,91       15,50       16,02       16,01       17,40       19,26         16,64
     Average Day'a Inventory               Hari           22          23          23          24          23          23          21          19            22
     Working Capital Turnover              Kali        23,38       27,90       28,56       22,36       18,07       16,10       15,50       10,27         20,27
     Tanpa
     Total Assets Turnover                 Kali        1,86        1,91        1,91        1,88        1,82        1,73        1,67        1,59           1,80
     Receivables Turnover                  Kali       33,77       45,50       66,49       66,16       65,80       65,58       65,17       64,87          59,17
     Collection Period                     Hari          11           8           5           6           6           6           6           6              7
     Inventory Turnover( Total )           Kali       18,33       17,36       17,18       16,71       17,29       17,24       18,77       20,85          17,97
     Average Day'a Inventory               Hari          20          21          21          22          21          21          19          18             20
     Working Capital Turnover              Kali       37,56       44,76       31,72       22,02       13,10       10,04        8,76        7,35          21,91
     Dengan-Tanpa
     Total Assets Turnover                 Kali       (0,40)      (0,39)      (0,37)      (0,33)      (0,29)      (0,21)      (0,15)      (0,08)          (0,28)
     Receivables Turnover                  Kali       (2,62)      (4,72)      (9,50)      (9,26)      (8,99)      (8,82)      (8,52)      (8,29)          (7,59)
     Collection Period                     Hari           1           1           1           1           1           1           1           1               1
     Inventory Turnover( Total )           Kali       (1,42)      (1,27)      (1,26)      (1,21)      (1,27)      (1,24)      (1,37)      (1,59)          (1,33)
     Average Day'a Inventory               Hari           2           2           2           2           2           2           2           1               2
     Working Capital Turnover              Kali      (14,19)     (16,87)      (3,16)       0,34        4,98        6,07        6,74        2,92           (1,65)

IV. RATIO KEUANGAN
    Dengan
    Gross Profit Margin                              36,08%      36,65%      36,26%      35,95%      35,51%      34,43%      33,16%      32,10%         35,02%
    Operating Profit Margin                          16,82%      15,94%      15,31%      14,80%      14,14%      12,85%      11,29%       9,94%         13,89%
    Net Profit Margin                                10,01%       9,83%       9,74%       9,71%       9,51%       8,77%       7,81%       6,98%          9,04%
    Return On Investment, ROI                        14,69%      14,93%      15,00%      15,07%      14,59%      13,34%      11,90%      10,55%         13,76%
    Return On Equity, ROE                            53,22%      42,63%      35,12%      30,27%      26,32%      22,01%      18,37%      15,02%         30,37%
    Tanpa
    Gross Profit Margin                              35,10%      35,57%      35,02%      34,59%      34,08%      32,98%      31,72%      30,68%         33,72%
    Operating Profit Margin                          16,05%      15,04%      14,26%      13,65%      12,93%      11,64%      10,10%       8,78%         12,81%
    Net Profit Margin                                10,29%       9,97%       9,73%       9,58%       9,27%       8,40%       7,29%       6,34%          8,86%
    Return On Investment, ROI                        19,18%      19,03%      18,63%      17,98%      16,86%      14,51%      12,17%      10,10%         16,06%
    Return On Equity, ROE                            43,78%      36,22%      30,34%      26,42%      23,14%      19,33%      15,94%      12,95%         26,01%
    Dengan-Tanpa
    Gross Profit Margin                               0,98%       1,08%       1,24%       1,36%       1,43%       1,45%       1,44%       1,42%           1,30%
    Operating Profit Margin                           0,76%       0,89%       1,05%       1,15%       1,21%       1,21%       1,19%       1,16%           1,08%
    Net Profit Margin                                -0,28%      -0,14%       0,00%       0,14%       0,24%       0,37%       0,52%       0,64%           0,19%
    Return On Investment, ROI                        -4,49%      -4,10%      -3,63%      -2,91%      -2,27%      -1,17%      -0,27%       0,45%          -2,30%
    Return On Equity, ROE                             9,44%       6,41%       4,78%       3,86%       3,19%       2,68%       2,43%       2,07%           4,36%
Page 109
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
ANALISIS KELAYAKAN PROYEK                                                                                                                                Lampiran 9
Rp.Juta

               Keterangan                     TOTAL          2026          2027         2028          2029         2030         2031         2032          2033
                                                              1,00          2,00         3,00          4,00         5,00         6,00         7,00          8,00


EBITDA                                       40.019.270      4.110.107     4.108.146    4.047.967     4.002.581    3.926.469    3.665.144    3.363.593    12.795.264

CASH OUT FLOW
  - Tax                                       -6.147.835      -774.434      -801.181     -810.610      -823.564     -823.632     -769.576     -703.441      -641.396
  - Interest ( i x T )                          -726.970      -158.213      -135.291     -113.806       -92.446      -74.998      -62.017      -50.358       -39.841
  - Investment Outlays - Eksisting            -7.920.483    -7.920.483             0            0             0            0            0            0             0
  - Capital Expenditure, CAPEX                -6.452.509      -676.444      -710.266     -745.779      -783.068     -821.563     -861.982     -904.423      -948.985
 + / - Working Capital                          -648.361       493.996       255.990       22.848      -350.892      -54.544     -201.833      -47.184      -766.741
TOTAL                                        -21.896.157    -9.035.577    -1.390.747   -1.647.347    -2.049.970   -1.774.737   -1.895.408   -1.705.406    -2.396.964

NET CASH FLOW                                18.123.113 -   4.925.471     2.717.399    2.400.620     1.952.611    2.151.732    1.769.736    1.658.186    10.398.300
TV                                   0,00%            -              0             0            0             0            0            0            0            -
Discount Factor                      8,36%                     0,9229        0,8517       0,7860        0,7254       0,6694       0,6178       0,5701        0,5262
DISCOUNTED CASH FLOW                         10.022.233 -   4.545.555     2.314.364    1.886.865     1.416.355    1.440.402    1.093.310      945.382     5.471.109

PROCEED                                                     -4.925.471    -2.208.072     192.548      2.145.159    4.296.891    6.066.626    7.724.813    18.123.113

PRESENT VALUE KAS MASUK                      26.919.581      3.793.082     3.498.840    3.181.664     2.903.332    2.628.439    2.264.258    1.917.685     6.732.282
PRESENT VALUE KAS KELUAR                     -16.897.349    -8.338.636    -1.184.476   -1.294.799    -1.486.976   -1.188.036   -1.170.948     -972.303    -1.261.173

INTERNAL RATE OF RETURN                            IRR         49,39%
NET PRESENT VALUE                                  NPV      10.022.233
PROFITABILITY INDEX                                  PI       1,59312

PAYBACK PERIOD                                      PP               2    Tahun                 11    Bulan
BREAK EVEN POINT                                   BEP
    Penjualan                                               21.307.073    22.457.208   22.966.450    23.423.848   23.954.957   24.300.705   24.952.605    25.482.401
    Variable Cost                                           13.618.617    14.225.660   14.637.672    15.002.703   15.448.737   15.933.591   16.677.768    17.302.179
    Fixed Cost                                               4.104.761     4.652.634    4.813.134     4.954.231    5.118.944    5.244.857    5.457.980     5.646.753
BEP                                                         11.375.555    12.693.258   13.272.128    13.780.448   14.415.814   15.232.699   16.458.428    17.590.332
BEP Rata-rata (Rp.Juta)                      14.352.333        53,39%        56,52%       57,79%        58,83%       60,18%       62,68%       65,96%        69,03%
BEP Rata-rata ( % )                             60,55%

PERHITUNGAN MODAL KERJA
      Aset Lancar                                            5.445.859     5.418.145    5.329.783     5.413.860    5.459.788    5.538.432    5.559.459     5.563.385
      Utang Lancar                                          -5.684.251    -5.912.527   -5.847.013    -5.580.198   -5.571.582   -5.448.393   -5.422.236    -4.659.421
KEBUTUHAN MODAL KERJA                                          -238.392     -494.383     -517.230      -166.338     -111.794       90.039      137.223       903.965
+ / - Working Capital                                         -493.996      -255.990      -22.848       350.892       54.544      201.833       47.184       766.741
Rounded
                                                                                   -
Page 110
PT SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
ANALISIS SENSITIVITAS PROYEK                                                                                              Lampiran 10

                                                             KONDISI                        PERUBAHAN KONDISI
                     Keterangan
                                                             NORMAL          1,50%          3,00%          4,50%          6,00%

  1. PENDAPATAN TURUN
        Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta                10.022.233      7.982.471      5.942.709      3.902.948       1.863.186
        Internal Rate of Return (IRR)                              49,39%         39,10%         30,01%         21,88%          14,53%
        Return On Investment (ROI)                                 13,76%         11,06%          8,56%          6,25%           4,09%
        Profitability Index (PI)                                  1,59312       1,47096        1,34954        1,22887         1,10892
        Payback Period (PP)                                    2 Th 11 Bln     3 Th 7 Bln     4 Th 6 Bln     6 Th 8 Bln      7 Th 3 Bln
        BEP                a. Dalam Rp.Juta                    14.352.333     14.774.743     15.237.219     15.745.763      16.307.646
                           b. Dalam % Terhadap Pendapatan          60,55%         63,27%         66,26%         69,53%          73,15%


  2. BIAYA INVESTASI NAIK
         Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta               10.022.233     9.845.377       9.668.522      9.491.666       9.314.811
         Internal Rate of Return (IRR)                             49,39%        47,81%          46,30%         44,86%          43,49%
         Return On Investment (ROI)                                13,76%        13,76%          13,76%         13,76%          13,76%
         Profitability Index (PI)                                 1,59312       1,57662        1,56046        1,54462         1,52911
         Payback Period (PP)                                   2 Th 11 Bln   2 Th 12 Bln      3 Th 1 Bln     3 Th 2 Bln      3 Th 3 Bln
         BEP                a. Dalam Rp.Juta                   14.352.333    14.352.333      14.352.333     14.352.333      14.352.333
                            b. Dalam % Terhadap Pendapatan         60,55%        60,55%          60,55%         60,55%          60,55%


  3. STRUKTUR BIAYA NAIK
        Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta                10.022.233      8.272.894      6.523.556      4.774.218       3.024.879
        Internal Rate of Return (IRR)                              49,39%         40,59%         32,64%         25,40%          18,76%
        Return On Investment (ROI)                                 13,76%         11,43%          9,25%          7,21%           5,30%
        Profitability Index (PI)                                  1,59312       1,48834        1,38409        1,28037         1,17719
        Payback Period (PP)                                    2 Th 11 Bln     3 Th 5 Bln     4 Th 2 Bln     5 Th 3 Bln      7 Th 1 Bln
        BEP                a. Dalam Rp.Juta                    14.352.333     14.567.618     14.782.903     14.998.188      15.213.473
                           b. Dalam % Terhadap Pendapatan          60,55%         61,46%         62,36%         63,27%          64,18%


  4. DISCOUNT RATE NAIK
         Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta               10.022.233     9.935.208      9.848.966      9.763.501       9.678.803
         Internal Rate of Return (IRR)                             49,39%        49,39%         49,39%         49,39%          49,39%
         Return On Investment (ROI)                                13,76%        13,76%         13,76%         13,76%          13,76%
         Profitability Index (PI)                                 1,59312       1,59000        1,58689        1,58380         1,58071
         Payback Period (PP)                                   2 Th 11 Bln   2 Th 11 Bln    2 Th 11 Bln    2 Th 11 Bln     2 Th 11 Bln
         BEP                a. Dalam Rp.Juta                   14.352.333    14.352.333     14.352.333     14.352.333      14.352.333
                            b. Dalam % Terhadap Pendapatan         60,55%        60,55%         60,55%         60,55%          60,55%

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.02 MB
Published2 Jun 2026
Pages110
Characters364,072
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 57 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Jap Hartono p.27 ×2
linked person Akhmad Faisyal p.27 ×2
linked person Bungaran Saragih p.27 ×2
linked person Rimbun Situmorang p.27 ×2
linked person Jahja Tanudjaja p.39
linked person Roshan Chakravarthy p.39
linked org Sawit Sumbermas p.39
linked org PT Citra Borneo Utama p.39
possible org SAWIT SUMBERMAS SARANA TBK · Nama Perusahaan p.1 ×363
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3 ×2
possible org PT Citra Borneo Indah p.3 ×13
possible org PT Putra Borneo Agro Lestari p.27 ×9
possible person Abdul Karim p.28 ×2
possible person Muhammad Rizaldi p.29
possible org Negara Republik Indonesia p.38 ×2
possible org International Pte.Ltd. p.39 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.49
unresolved org KJPP Syarif p.3 ×3
unresolved org Endang & Rekan p.3 ×4
unresolved org Menteri Keuangan Republik p.3
unresolved org PT Kalimantan Sawit Abadi p.3 ×10
unresolved org PT Mitra Mendawai Sejati p.3 ×10
unresolved org PT Tanjung Sawit Abadi p.3 ×6
unresolved org PT Sawit Multi Utama p.3 ×6
unresolved org PT Mirza Pratama Putra p.4 ×6
unresolved org PT Menteng Kencana Mas p.4 ×6
unresolved org PT Sawit Mandiri Lestari p.4 ×5
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.4 ×8
unresolved org PT Sawit Mandiri Lestari Penerima Pembayaran Research Service p.6
unresolved org REKAN Endang Sunardi p.8
unresolved person Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) · Rekan | Digitally signed by Endang Sunardi p.8 ×2
unresolved org KJPP Syarif MAPPI p.8
unresolved org Endang dan Rekan p.8 ×2
unresolved person Meilindra Indriani p.10
unresolved person Toyib Efendi, S.E., M.Ec. Dev. p.10 ×2
unresolved person Kamaludin, S.Pd p.10
unresolved person Enimarya Agoes Suwarko p.18 ×2
unresolved person H. SSMS p.18 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Purwantono p.21 ×5
unresolved person Akuntan Publik Daniel p.22
unresolved org Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti p.22
unresolved — BapakJahja Tanudjaja A. · Direktur p.22
unresolved person Arie Raymond p.22
unresolved org PT Mandiri Indah Lestari p.27 ×3
unresolved person H. Udan Said p.30
unresolved org PT Prima Sawit Borneo p.30
unresolved org PT Agro Citra Mandiri p.30
unresolved org Kementerian p.38
unresolved person Aulia Taufani p.38
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia p.38
unresolved org PT Surya Borneo Industri p.40
unresolved org Bank Indonesia p.40 ×7
unresolved org Bank Indonesia Gambar p.42
unresolved org Bank Commodities Price Data p.47
unresolved org PT CBI p.83
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Syarif p.98
unresolved org KJPP p.98

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.364 8079 ms 12 Sep 2026 22:17
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'dibagi dengan'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'dibagi dengan',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '15'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result