Skip to content
Back to announcement

20240809_KAII_Pengumuman Pencatatan Awal Obligasi dan Sukuk_31694045_lamp1.pdf

Listing Text extracted KAII

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 12

Page 1
                  INFORMASI TAMBAHAN DAN/ATAU PERBAIKAN ATAS INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
     INFORMASI INI MERUPAKAN INFORMASI TAMBAHAN DAN/ATAU PERBAIKAN ATAS INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS YANG
                                 TELAH DIPUBLIKASIKAN PADA TANGGAL 25 JULI 2024.



                                                                   PT KERETA API INDONESIA (PERSERO)
                                                                                 Kegiatan Usaha Utama:
                                                          Jasa Perkeretaapian dan Jasa Penunjang Lainnya terkait Perkeretaapian

                                                                Berkedudukan dan berkantor pusat di Bandung, Indonesia

                                                     Kantor Pusat :                                               Kantor Perwakilan/DAOP:
                                            Jl. Perintis Kemerdekaan No. 1                                        Jl. Pegangsaan Timur No. 6
                                                     Bandung 40117                                                Stasiun Cikini, Jakarta Pusat
                                                  Telp.: (022) 4230031                                                Telp.: (021) 6928261
                                                  Fax.: (022) 4203342                                                  Fax.: (021) 6912275
                                                  Website: www.kai.id                                                 Website: www.kai.id
                                                   e-mail: usd@kai.id

                                                                                   PEMBERITAHUAN
                                                OBLIGASI BERKELANJUTAN I KERETA API INDONESIA TAHAP II TAHUN 2024
                                  DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp700.000.000.000,- (TUJUH RATUS MILIAR RUPIAH) (”OBLIGASI”)
                                                                                DAN
                                               SUKUK IJARAH BERKELANJUTAN I KERETA API INDONESIA TAHAP II TAHUN 2024
                                  DENGAN SISA IMBALAN IJARAH SEBESAR Rp300.000.000.000,- (TIGA RATUS MILIAR RUPIAH) (”SUKUK IJARAH)

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama KSEI sebagai bukti utang kepada Pemegang Obligasi. Obligasi ini ditawarkan dengan
nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi yang dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) dan terdiri dari 3 (tiga) seri dengan ketentuan sebagai berikut:

 Seri A            :   Jumlah Pokok Obligasi Seri A sebesar Rp67.000.000.000,- (enam puluh tujuh miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,90% (enam koma sembilan
                       nol persen) per tahun, yang berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
 Seri B            :   Jumlah Pokok Obligasi Seri B sebesar Rp295.500.000.000,- (dua ratus sembilan puluh lima miliar lima ratus juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar
                       7,20% (tujuh koma dua nol persen) per tahun, yang berjangka waktu 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi.
 Seri C            :   Jumlah Pokok Obligasi Seri C sebesar Rp337.500.000.000,- (tiga ratus tiga puluh tujuh miliar lima ratus juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar
                       7,30% (tujuh koma tiga nol persen) per tahun, yang berjangka waktu 7 (tujuh) tahun sejak Tanggal Emisi.


Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 9
November 2024 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing Obligasi adalah pada tanggal 9 Agustus 2027 untuk Obligasi Seri A, 9 Agustus
2029 untuk Obligasi Seri B, dan 9 Agustus 2031 untuk Obligasi Seri C.

Sukuk Ijarah ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Sukuk Ijarah yang diterbitkan atas nama KSEI. Sukuk Ijarah ini ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah
Sisa Imbalan Ijarah yang dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) dan terdiri dari 3 (tiga) seri dengan ketentuan sebagai berikut:

 Seri A       :    Jumlah Sisa Imbalan Ijarah Sukuk Ijarah Seri A sebesar Rp62.500.000.000,- (enam puluh dua miliar lima ratus juta Rupiah) dengan Cicilan Imbalan Ijarah
                   sebesar Rp4.312.500.000,- (empat miliar tiga ratus dua belas juta lima ratus ribu Rupiah) per tahun yang dihitung dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri A atau
                   Rp69.000.000,- (enam puluh sembilan juta Rupiah) per Rp1.000.000.000,- (satu miliar Rupiah) per tahun dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah Sukuk Ijarah Seri A,
                   yang berjangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
 Seri B       :    Jumlah Sisa Imbalan Ijarah Sukuk Ijarah Seri B sebesar Rp127.270.000.000,- (seratus dua puluh tujuh miliar dua ratus tujuh puluh juta Rupiah) dengan Cicilan
                   Imbalan Ijarah sebesar Rp9.163.440.000,- (sembilan miliar seratus enam puluh tiga juta empat ratus empat puluh ribu Rupiah) per tahun yang dihitung dari
                   jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri B atau Rp72.000.000,- (tujuh puluh dua juta Rupiah) per Rp1.000.000.000,- (satu miliar Rupiah) per tahun dari jumlah Sisa
                   Imbalan Ijarah Sukuk Ijarah Seri B, yang berjangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
 Seri C       :    Jumlah Sisa Imbalan Ijarah Sukuk Ijarah Seri C sebesar Rp110.230.000.000,- (seratus sepuluh miliar dua ratus tiga puluh juta Rupiah) dengan Cicilan Imbalan
                   Ijarah sebesar Rp8.046.790.000,- (delapan miliar empat puluh enam juta tujuh ratus sembilan puluh ribu Rupiah) per tahun yang dihitung dari jumlah Sisa
                   Imbalan Ijarah Seri C atau Rp73.000.000,- (tujuh puluh tiga juta Rupiah) per Rp1.000.000.000,- (satu miliar Rupiah) per tahun dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah
                   Sukuk Ijarah Seri C, yang berjangka waktu 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.

Cicilan Imbalan Ijarah dibayarkan setiap triwulan, sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Cicilan Imbalan Ijarah. Pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah pertama akan dilakukan
pada tanggal 9 November 2024 sedangkan pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah terakhir sekaligus Tanggal Pembayaran Kembali Sisa Imbalan Ijarah adalah pada tanggal 9 Agustus 2027
untuk Sukuk Ijarah Seri A, 9 Agustus 2029 untuk Sukuk Ijarah Seri B, dan 9 Agustus 2031 untuk Sukuk Ijarah Seri C. Perseroan tidak berencana untuk melakukan pemotongan zakat
atas imbalan yang diterima oleh Pemegang Sukuk Ijarah.

                                                                             Jakarta, 6 Agustus 2024


                                     DIREKSI                                                                                        WALI AMANAT
                       PT KERETA API INDONESIA (PERSERO)                                                                          PT BANK MEGA Tbk


                                 PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI SUKUK IJARAH




          PT Bahana Sekuritas                     PT BRI Danareksa Sekuritas                                                                       PT Mandiri Sekuritas
                                                                                                    PT CIMB Niaga Sekuritas
              (Terafiliasi)                               (Terafiliasi)                                                                                (Terafiliasi)
Page 2
                                                            JADWAL

 Tanggal Efektif                                                                     :                        29 Juli 2022
 Masa Penawaran Umum                                                                 :                     7 Agustus 2024
 Tanggal Penjatahan                                                                  :                     8 Agustus 2024
 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                                                 :                     9 Agustus 2024
 Tanggal Distribusi Obligasi dan Sukuk Ijarah Secara Elektronik                      :                     9 Agustus 2024
 Tanggal Pencatatan pada PT Bursa Efek Indonesia                                     :                    12 Agustus 2024


                          PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM

A. Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi

Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi ini setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan oleh
Perseroan untuk:
1. Sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar rupiah) digunakan untuk sebagian pembayaran atas pengadaan 54
    Lokomotif untuk pengembangan angkutan barang di Sumatera Bagian Selatan; dan
2. Sisanya digunakan untuk namun tidak terbatas atas sebagian penyelesaian pada pekerjaan prasarana seperti penataan
    Emplasemen stasiun kramasan, pekerjaan prasarana lainnya seperti pembangunan/penataan stasiun, serta Double Track
    dalam rangka pengembangan angkutan barang di Sumatera Bagian Selatan

B. Dana Hasil Penawaran Umum Sukuk Ijarah

Seluruh dana Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Kereta Api Indonesia Tahap II Tahun 2024 (“Sukuk Ijarah”) setelah dikurangi biaya-
biaya Emisi seluruhnya akan dipergunakan oleh Perseroan untuk namun tidak terbatas atas sebagian pengadaan sarana berupa
aset bergerak seperti gerbong datar sekitar 1.125 unit yang saat ini masih dalam proses pengadaan dan pembangunan Prasarana
Pendukung dalam rangka pengembangan angkutan barang di Sumatera Bagian Selatan.

Apabila dana hasil Penawaran Umum Sukuk Ijarah tidak mencukupi, maka kekurangannya akan dibiayai dari kas internal yang
dimiliki Perseroran atau melakukan pendanaan eksternal lainnya guna melaksanakan pembayaran sebagian fasilitas pinjaman
dan rencana pengembangan sebagaimana disebutkan di atas.

Penjelasan lebih lanjut mengenai rencana penggunaan dana dapat dilihat pada Bab II Rencana Penggunaan Dana Informasi
Tambahan.

                                             IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Calon Investor harus membaca ikhtisar dari data keuangan penting yang disajikan dibawah ini dengan laporan posisi keuangan
Perseroan pada tanggal 31 Mei 2024 dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 beserta catatan – catatan
atas laporan keuangan tersebut yang terdapat di bagian lain dalam Informasi Tambahan.

RASIO-RASIO PENTING

                                                                  31 Mei*           31 Desember
                       KETERANGAN
                                                                   2024         2023          2022
 Rasio Pertumbuhan
 Jumlah Aset                                                          9,70%        13,68%           14,04%
 Jumlah Liabilitas                                                   14,22%        18,75%            7,99%
 Jumlah Ekuitas                                                       2,33%         6,28%           24,21%
 Laba Tahun Berjalan                                                  2,42%        11,01%          496,52%
 EBITDA                                                              40,01%        14,18%          178,03%

 Rasio Usaha
 Laba Sebelum Pajak Penghasilan / Pendapatan(12)                      6,63%         8,09%            9,63%
 Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan / Total Aset                       0,83%         2,30%            2,36%
 Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan / Total Ekuitas                    2,35%         6,06%            5,80%
 Laba (Rugi) Tahun Berjalan / Pendapatan(12)                          5,61%         6,74%            7,34%

 Rasio Keuangan
 Rasio Kas (1)                                                       32,63%        28,67%           57,20%
Page 3
                                                                                 31 Mei*                      31 Desember
                            KETERANGAN
                                                                                  2024                    2023          2022
 Rasio Lancar (2)                                                                      1,03x                  0,73x          1,54x
 Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (3)                                              182,27%                163,29%        146,15%
 Rasio Pinjaman berbunga terhadap Ekuitas (4)                                          1,34x                  1,00x          1,02x
 Rasio Liabilitas terhadap Aset (5)                                                  64,57%                 62,02%         59,37%
 Interest Coverage Ratio (6)                                                        219,24%                283,59%        403,72%
 Debt Service Coverage Ratio (7)                                                       0,56x                  1,01x          1,73x
 Rasio Imbal Hasil Aset (ROA) (8)                                                     0,83%                  2,30%          2,36%
 Rasio Imbal Hasil Ekuitas (ROE) (9)                                                  2,35%                  6,06%          5,80%
 Rasio Marjin Kotor 10)                                                              35,02%                 29,13%         30,64%
 Rasio Marjin Bersih (11)                                                             5,61%                  6,74%          7,34%
Keterangan:
* Tidak disetahunkan
 1.   Total kas dan setara kas dibagi dengan total liabilitas lancar
 2.   Total aset lancar dibagi dengan total liabilitas lancar
 3.   Total liabilitas dibagi dengan total ekuitas
 4.   Pinjaman berbunga dibagi dengan total ekuitas
 5.   Total liabilitas dibagi dengan total aset
 6.   Laba sebelum pajak dikurangi jumlah beban dan penghasilan bunga ditambah beban amortisasi dan penyusutan kemudian dibagi dengan jumlah beban dan penghasilan
      bunga
 7.   Laba sebelum pajak dikurangi jumlah beban dan penghasilan bunga ditambah beban amortisasi dan penyusutan kemudian dibagi dengan penjumlahan beban bunga dan
      pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
 8.   Laba tahun berjalan dibagi dengan total aset
 9.   Laba tahun berjalan dibagi dengan total ekuitas
 10. Laba bruto tahun berjalan dibagi dengan penjualan
 11. Laba tahun berjalan dibagi dengan penjualan
 12. Pendapatan yang dimaksud hanya pendapatan angkutan dan usaha lainnya

RASIO KEUANGAN DI PERJANJIAN KREDIT ATAU LIABILITAS LAINNYA DAN PEMENUHANNYA


   Rasio Keuangan di Perjanjian Kredit atau                      Pembatasan             Rasio Keuangan Perseroan pada tanggal
                   Liabilitas Lainnya                                                                     31 Mei 2024
 Total Liabilities to Assets Ratio                             Maksimum 85%                                  64,57%
 Current Ratio                                                   Minimum 1x                                    1,03x
 Cash Flow Operational (jutaan Rupiah)                               Positif                                1.771.616
 Debt to Equity Ratio                                           Maksimum 3x                                    1,34x
 Debt to Service Coverage Ratio                                Minimum 1,25x                                  0,56x*
 EBITDA to Interest Ratio                                       Minimum 1,5x                                   2,62x
 Indikator Pembayaran Bunga                                    Minimum lebih                                   5,78x
                                                                     dari 1x
 Indikator Pembayaran Pokok                                     Debt/Arus Kas                                 23,48x
                                                               Operasi Induk >
                                                0x dan < 10x
Keterangan:
Untuk Debt to Service Coverage Ratio merupakan rasio untuk mengukur kekuatan perusahaan selama satu tahun untuk
melakukan pembayaran pinjaman yang akan jatuh tempo. DSCR tidak tercapai dikarenakan perhitungan EBITDA hanya sampai
dengan 31 Mei 2024 (5 bulan) yang seharusnya dihitung diakhir tahun (12 bulan). Untuk Debt to Equity Ratio ini menggunakan
perhitungan pinjaman berbunga dibagi dengan total ekuitas.


                                                     ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN

Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen di bawah ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting konsolidasian Perseroan dan
Perusahaan Anak, yang angka-angkanya diambil dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak yang berakhir
pada tanggal 31 Mei 2024 (tidak diaudit), 31 Desember 2023 dan 2022 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Amir Abadi
Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan, anggota jaringan global RSM, berdasarkan standar audit yang ditetapkan IAPI, dengan opini wajar
tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 18 Juni 2024 yang ditandatangani oleh Dedy Sukrisnadi.
Page 4
Total Aset

Tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023

Total aset meningkat sebesar Rp7.896.353.822 ribu atau setara 0,10% dari sebelumnya sebesar Rp81.374.313.373 ribu menjadi
sebesar Rp89.270.667.195 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh Penerusan pinjaman kepada PT PSBI.

Tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2022

Total aset meningkat sebesar Rp9.793.083.650 ribu atau setara 14% dari sebelumnya sebesar Rp71.581.229.723 ribu menjadi
sebesar Rp81.374.313.373 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh telah selesainya pembangunan proyek LRT
Jabodebek.

Aset Lancar

Tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023

Jumlah aset lancar meningkat sebesar Rp1.361.117.302 ribu atau setara 10% dari sebelumnya sebesar Rp13.023.841.719 ribu
menjadi sebesar Rp14.384.959.021 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh meningkatnya pendapatan yang masih harus
diterima sehubungan dengan pendapatan dari pemerintah. Selain itu, pada aset lancar juga terdapat penurunanpersediaan
sering meningkatnya biaya perawatan.

Tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2022

Jumlah aset lancar menurun sebesar Rp2.314.106.232 ribu atau setara -15% dari sebelumnya sebesar Rp15.337.947.951 ribu
menjadi Rp13.023.841.719 ribu. Peningkatan pada aset lancar terutama disebabkan oleh menurunnya nilai dana dibatasi
penggunaannya sehubungan denga proyek LRT Jabodebek dan Proyek KCJB.

Aset Tidak Lancar

Tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023

Jumlah aset tidak lancar meningkat sebesar Rp6.535.236.520 ribu atau setara 0,10% dari sebelumnya sebesar Rp68.350.471.654
ribu menjadi sebesar Rp74.885.708.174 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh Penambahan asset Piutang Lain-lain
jangka Panjang yg merupakan penerusan Pinjaman kepada PT PSBI untuk proyek KCJB dan juga penambahanaset Sarana dan
Prasarana.

Tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2022

Jumlah aset tidak lancar meningkat sebesar Rp12.107.189.882 ribu atau setara 0,22% dari sebelumnya sebesar
Rp56.243.281.772 ribu menjadi sebesar Rp68.350.471.654 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh Penambahan asset
Hak Pengoperasian Aset Prasarana atas Proyek LRT Jabodebek dan Juga penambahan sarana dan Prasarana.

Liabilitas

Total Liabilitas

Tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023

Total liabilitas meningkat/ sebesar Rp7.176.956.432 ribu atau setara 0,14% dari sebelumnya sebesar Rp50.468.176.132 ribu
menjadi sebesar Rp57.645.132.564 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh Pencairan Pinjaman Jangka Panjang dari
China Development Bank dalam rangka proyek KCJB.

Tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2022

Total liabilitas meningkat sebesar Rp7.967.130.714 ribu atau setara 0,19% dari sebelumnya sebesar Rp42.501.045.418 ribu
menjadi sebesar Rp50.468.176.132 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh Penarikan Pinjaman untuk Proyek LRT
Jabodebek dan adanya utang usaha atas proyek LRT Jabodebek.
Page 5
Liabilitas Jangka Pendek

Tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023

Jumlah liabilitas jangka pendek menurun sebesar Rp3.978.225.636 ribu atau setara -0,22% dari sebelumya sebesar
Rp17.921.316.180 ribu menjadi sebesar Rp13.943.090.544 ribu. Penurunan ini terutama disebabkan oleh telah dilakukan
pembayaran utang usaha atas pembangunan proyek LRT Jabodebek.

Tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2022

Jumlah liabilitas jangka pendek meningkat sebesar Rp7.963.19.320 ribu atau setara 0,80% dari sebelumya sebesar
Rp9.958.123.860 ribu menjadi sebesar Rp17.921.316.180 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya obligasi jatuh
tempo dalam 1 tahun yang jumlahnya signifikan dan juga adanya utang usaha atas proyek LRT Jabodebek.

Liabilitas Jangka Panjang

Tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023

Jumlah liabilitas jangka panjang meningkat sebesar Rp11.155.182.068 ribu atau setara 0,34% dari sebelumya sebesar
Rp32.546.859.952 ribu menjadi sebesar Rp43.702.042.020 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya penarikan
Pinjaman dalam rangka mendukung proyek LRT Jabodebek dan Proyek KCJB..

Tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2022

Jumlah liabilitas jangka panjang meningkat sebesar Rp3.938.394 ribu atau setara 0,0001% dari sebelumya sebesar
Rp32.542.921.558 ribu menjadi sebesar Rp32.546.859.952 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh Penarikan pinjaman
untuk proyek LRT Jabodebek dan adanya reklasifikasi atas obligasi yang jatuh tempo dalam 1 tahun..

Ekuitas

Tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023

Jumlah ekuitas meningkat sebesar Rp719.397.390 ribu atau setara 0,02% dari sebelumya sebesar Rp30.906.137.241 ribu
menjadi sebesar Rp31.625.534.631 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kinerja perusahaan atas tahun berjalan.


Tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2022

Jumlah ekuitas meningkat sebesar Rp1.825.952.936 ribu atau setara 0,06% dari sebelumya sebesar Rp29.080.184.305 ribu
menjadi sebesar Rp30.906.137.241 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kinerja perusahaan atas tahun berjalan.


Pendapatan

Untuk periode 5 bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Mei 2023

Pendapatan meningkat/ sebesar Rp2.854.819.142 ribu atau setara 0,27% dari sebelumya sebesar Rp10.511.613.439 ribu
menjadi sebesar Rp13.366.432.581 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh naiknya animo masyarakat dan wisatawan
dalam menggunakan moda transportasi kereta api dan naiknya volume angkutan barang.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022

Pendapatan meningkat sebesar Rp9.528.896.564 ribu atau setara 0,37% dari sebelumya sebesar Rp25.577.639.010 ribu menjadi
sebesar Rp35.106.535.574 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh dicabutnya pembatasan ankutan terkait pandemi
covid 19 dan adanya penyesuaian tarif atas angkutan barang.
Page 6
Beban Pokok Pendapatan


Untuk periode 5 bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Mei 2023

Beban pokok pendapatan meningkat sebesar Rp1.278.522.167 ribu atau setara 0,17% dari sebelumya sebesar Rp7.453.921.733
ribu menjadi sebesar Rp8.732.443.900 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh beban pokok meningkat seiring dengan
peningkatan perawatan dan pelayanan untuk menunjang operasi kereta.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022

Beban pokok pendapatan meningkat sebesar Rp8.477.659.219 ribu atau setara 0,46% dari sebelumya sebesar
Rp18.540.861.021 ribu menjadi sebesar Rp27.018.520.240 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan
pelayanan dan perawatan pengoperasian kereta.

Laba Bruto

Untuk periode 5 bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Mei 2023

Laba bruto pada periode yang berakhir pada 31 Mei 2024 sebesar Rp4.633.988.681 ribu, terjadi kenaikan sebesar
Rp1.576.296.975 ribu atau setara 0,52% dari sebelumnya sebesar Rp3.057.691.706 ribu pada 31 Mei 2023. Peningkatan ini
terutama disebabkan oleh Kenaikan pendapatan lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan biaya dan juga pemberlakuan
efisiensi biaya.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022

Laba bruto pada tahun 2023 sebesar Rp8.088.015.334 ribu, terjadi kenaikan sebesar Rp1.051.237.345 ribu atau setara 0,15%
dari sebelumnya sebesar Rp7.036.777.989 ribu pada 31 Desember 2022. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh Kenaikan
pendapatan lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan biaya dan juga pemberlakuan efisiensi biaya.

Laba (Rugi) Tahun Berjalan

Untuk periode 5 bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Mei 2023

Laba tahun berjalan pada periode yang berakhir pada 31 Mei 2024 sebesar Rp742.665.198 ribu, terjadi kenaikan sebesar
Rp17.544.496 ribu atau setara 0,02% dari sebelumnya sebesar Rp725.120.702 ribu pada 31 Mei 2023. Peningkatan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan atas kinerja perusahaan dan juga terdapat kenaikan atas absorb rugi entitas asosiasi dan ventura
Bersama yang diakibatkan melemahnya nilai tukar rupiah.


Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022

Laba tahun berjalan pada tahun 2023 sebesar Rp1.871.548.137 ribu terjadi kenaikan kinerja sebesar Rp 185.558.917 ribu atau
setara 0,11% dari sebelumnya sebesar Rp1.685.989.220 ribu pada tahun 2022. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya
kinerja perusahaan yang disebabkan pencabutan pembatasan angkutan Kereta Api.

Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan

Untuk periode 5 bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Mei 2023

Laba komprehensif tahun berjalan pada periode yang berakhir pada 31 Mei 2024 sebesar Rp719.397.390 ribu, terjadi kenaikan
sebesar Rp37.583.634 ribu atau setara 0,06% dari sebelumnya sebesar Rp681.813.756 ribu pada 31 Mei 2023. Peningkatan ini
terutama disebabkan oleh kenaikan atas kinerja perusahaan dan juga terdapat kenaikan atas absorb rugi entitas asosiasi dan
ventura Bersama yang diakibatkan melemahnya nilai tukar rupiah.
Page 7
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022

Laba komprehensif tahun berjalan pada tahun 2023 sebesar Rp1.826.401.401 ribu, terjadi penurunan sebesar 0,19% atau
setara Rp440.428.376 ribu dari sebesar Rp 2.266.829.777 ribu pada tahun 2022. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
pengukuran kembali imbalan pasca kerja.

Arus Kas

Untuk periode 5 bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Mei 2023.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi meningkat sebesar Rp1.111.977.070 ribu atau setara 391,53% dari
sebelumnya sebesar Rp284.007.344 ribu menjadi sebesar Rp1.395.984.414 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
kenaikan penerimaan dari pelanggan sebesar Rp5.181.673.179 ribu sejalan dengan naiknya pendapatan angkutan dan usaha
lainnya, kenaikan pembayaran karyawan sebesar Rp1.279.153.089 ribu, kenaikan penerimaan dari Pemerintah -Rp362.816.735
ribu dan kenaikan pembayaran pajak penghasilan sebesar Rp203.763.189 ribu.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi meningkat sebesar Rp12.893.048.036 ribu atau setara 2473,12% dari
sebesar Rp13.414.374.780 ribu menjadi sebesar Rp521.326.744 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh pembayaran
atas investasi LRT Jabodebek dan Penerusan Pinjaman kepada PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia.

Arus Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan meningkat sebesar Rp11.511.232.717 ribu atau setara 4683,39% dari
sebesar -Rp251.151.346 ribu menjadi sebesar Rp11.260.081.371 ribu. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh Penarikan
pinjaman untuk proyek LRT Jabodebek dan Penerusan Pinjaman kepada PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia.


Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi menurun sebesar Rp 443.225.745 ribu atau setara 8,59% dari sebelumnya
sebesar Rp5.161.260.697 ribu menjadi sebesar Rp4.718.034.952 ribu. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan pada
penerimaan dari Pemerintah sebesar Rp1.150.375.007 ribu karena menurunnya nilai kontrak Public Service Obligation (PSO)
tahun 2023 dibandingkan tahun 2022.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi menurun sebesar Rp1.978.351.443 ribu atau setara 23,78% dari sebesar
-Rp8.319.191.885 ribu menjadi sebesar -Rp6.340.840.442 ribu. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penarikan tambahan
uang muka setoran modal pada PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia berasal dari Dana Dibatasi Pengunaannya.

Arus Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan menurun sebesar Rp3.879.841.029 ribu atau setara 77,55% dari sebesar
Rp5.002.773.735 ribu menjadi sebesar Rp1.122.932.706 ribu. Penurunan ini terutama disebabkan oleh adanya Penerbitan
Obligasi dan Sukuk pada Tahun 2022 dan adanya penerimaan PMN pada Tahun 2022.

Pola Arus Kas Sesuai Dengan Karakteristik dan Siklus Bisnis Perseroan

Arus kas masuk untuk kegiatan usaha Perseroan sebagian besar didanai oleh penerimaan kas yang dihasilkan dari kegiatan
operasional, pinjaman bank dari dalam negeri, penerbitan surat utang, serta setoran modal dari pemegang saham. Perseroan
pada dasarnya menggunakan dana (arus kas keluar) untuk kegiatan utama Perseroan yaitu kegiatan operasi dan investasi.
Perseroan selalu berupaya mempertahankan cadangan likuiditas untuk memenuhi seluruh kewajiban keuangannya serta untuk
memenuhi kebutuhan penyaluran pembiayaan.

Rasio Keuangan

Likuiditas

Rasio aset lancar dibandingkan dengan liabilitas lancar (Current Ratio) Perseroan pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023
dan 31 Desember 2022 adalah masing-masing sebesar 1,03x, 0,73x, dan 1,54x. Peningkatan rasio aset lancar dibandingkan
dengan liabilitas lancar (Current Ratio) Perseroan pada tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31
Desember 2023 disebabkan aset lancar mengalami penurunan sedangkan liabilitas lancar mengalami kenaikan. Penurunan aset
lancar dibandingkan dengan liabilitas lancar (Current Ratio) Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan
posisi pada tanggal 31 Desember 2022 disebabkan oleh penurunan asset lancarsedangkan liabilitas lancer mengalami kenaikan.
Page 8
Profitabilitas

Rasio imbal hasil aset (ROA) Perseroan pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-
masing sebesar 0,83%, 2,30%, dan 2,36% Penurunan rasio imbal hasil aset (ROA) Perseroan pada tanggal 31 Mei 2024
dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023 disebabkan oleh ROA 31 Mei 2024 menggunakan laba 5 bulan
sedangkan ROA 31 Desember 2023 menggunakan laba selama 1 tahun. Penurunan rasio imbal hasil aset (ROA) Perseroan pada
tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2022 disebabkan oleh kenaikan laba bersih
lebih kecil dibandingkan kenaikan total aset.

Rasio imbal hasil ekuitas (ROE) Perseroan pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-
masing sebesar 2,35%, 6,06%, dan 5,80%. Penurunan rasio imbal hasil ekuitas (ROE) Perseroan pada tanggal 31 Mei 2024
dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023 disebabkan ROE 31 Mei 2024 menggunakan laba 5 bulan
sedangkang ROE 31 Desember 2024 menggunakan laba 1 tahun. Kenaikan rasio imbal hasil ekuitas (ROE) Perseroan pada tanggal
31 Desember 2023 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2022 disebabkan oleh kenaikan laba bersih.


Solvabilitas

Rasio liabilitas terhadap Ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-
masing sebesar 182,27%, 163,29%, dan 146,15%. Kenaikan rasio liabilitas terhadap ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Mei 2024
dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023 disebabkan Kenaikan Liabilitas lebih besar dibandingkan dengan
kenaikan ekuitas. Kenaikan rasio liabilitas terhadap ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan
posisi pada tanggal 31 Desember 2022 disebabkan Kenaikan Liabilitas lebih besar dibandingkan dengan kenaikan ekuitas.

Rasio pinjaman berbunga terhadap ekuitas (DER) Perseroan pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 31 Desember
2022 adalah masing-masing sebesar 1,34x, 1,00x, dan 1,02x. Kenaikan pinjaman berbunga terhadap ekuitas (DER) Perseroan
pada tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023 disebabkan kenaikan pinjaman lebih
besar dibandingkan dengan kenaikan ekuitas. Penurunan pinjaman berbunga terhadap ekuitas (DER) Perseroan pada tanggal 31
Desember 2023 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2022 disebabkan oleh kenaikan atas pinjaman lebih kecil
dibandingkan dengan kenaikan ekuitas.

Rasio debt service coverage ratio (DSCR) Perseroan pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
masing-masing sebesar 0,56x, 1,01x, dan 1,73x Penurunan rasio debt service coverage ratio (DSCR) Perseroan pada tanggal 31
Mei 2024 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023 disebabkan DSCR 31 Mei 2024 menggunakan EBITDA 5
bulan sedangkan DSCR 31 Desember 2023 menggunakan laba 1 tahun. Penurunan rasio debt service coverage ratio (DSCR)
Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2022 disebabkan oleh
kenaikan pinjaman jatuh tempo dalam satu tahun dan juga kenaikan utang usaha lebih besar dibandingkan dengan kenaikan
EBITDA.


                            TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH


1.   Pemesan Yang Berhak

Perorangan Warga Negara Indonesia dan/atau perorangan Warga Negara Asing, serta badan usaha atau lembaga Indonesia
ataupun asing yang berkedudukan di Indonesia yang berhak membeli Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah.

2.   Pemesanan Pembelian Obligasi dan Sukuk Ijarah

Pemesanan Pembelian Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah harus dilakukan dengan ketentuan-ketentuan dan persyaratan yang
tercantum dalam Informasi Tambahan ini dan dalam Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi (FPPO) dan/atau Formulir
Pemesanan Pembelian Sukuk Ijarah (FPPSI) baik dalam bentuk fisik (hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui e-
mail. Pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Setelah FPPO dan/atau FPPSI diisi dengan lengkap
dan ditandatangani oleh pemesan, scan FPPO dan/atau FPPSI tersebut wajib disampaikan kembali baik dalam bentuk fisik
(hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail, kepada Penjamin Emisi Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah di mana
pemesan memperoleh Informasi Tambahan dan FPPO dan/atau FPPSI tersebut.

Setiap pihak hanya berhak mengajukan 1 (satu) FPPO dan/atau FPPSI dan wajib diajukan oleh pemesan yang bersangkutan
dengan melampirkan fotokopi jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar bagi badan hukum) serta tanda bukti
sebagai nasabah anggota bursa dan melakukan pembayaran sebesar jumlah pesanan. Bagi pemesan asing, di samping
Page 9
melampirkan fotokopi paspor, pada FPPO dan/atau FPPSI wajib mencantumkan nama dan alamat di luar negeri dan/atau domisili
hukum yang sah dari pemesan secara lengkap dan jelas serta melakukan pembayaran sebesar jumlah pesanan.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah berhak untuk menolak pemesanan pembelian Obligasi dan/atau Sukuk
Ijarah apabila pemesanan pembelian Obligasi dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan dalam FPPO dan/atau FPPSI.

3.   Jumlah Minimum Pemesanan

Pemesanan Pembelian Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya sebesar Rp5.000.000,-
(lima juta Rupiah) atau kelipatannya.

4.   Masa Penawaran

Masa Penawaran Obligasi dan Sukuk Ijarah pada tanggal 7 Agustus 2024 dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

5.   Pendaftaran Obligasi dan Sukuk Ijarah ke Dalam Penitipan Kolektif

Obligasi dan Sukuk Ijarah yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini didaftarkan pada KSEI berdasarkan
Perjanjian Pendaftaran Obligasi No. SP-072/OBL/KSEI/0624 dan Perjanjian Pendaftaran Sukuk Ijarah No. SP-015/SKK/KSEI/0624
di KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi dan Sukuk Ijarah tersebut di KSEI maka atas Obligasi dan Sukuk Ijarah yang ditawarkan
berlaku ketentuan sebagai berikut:
a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dan Sukuk Ijarah dalam bentuk sertifikat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi dan
     Sertifikat Jumbo Sukuk Ijarah yang disimpan KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi dan Sukuk Ijarah. Obligasi dan Sukuk
     Ijarah akan didistribusikan dalam bentuk elektronik yang diadministrasikan dalam Penitipan Kolektif KSEI. Obligasi dan Sukuk
     Ijarah hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek pada tanggal 9 Agustus 2024;
b. Konfirmasi Tertulis berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dan Sukuk Ijarah dalam Rekening Efek yang
     diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan rekening efek dengan Pemegang
     Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah. Konfirmasi Tertulis merupakan bukti kepemilikan yang sah atas Obligasi dan/atau Sukuk
     Ijarah yang tercatat dalam Rekening Efek yang diterbitkan oleh KSEI. Perusahaan Efek dan Bank Kustodian;
c. Pengalihan kepemilikan Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI.
     Perusahaan Efek, atau Bank Kustodian yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening;
d. Pemegang Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah yang tercatat dalam rekening efek berhak atas pembayaran Bunga Obligasi,
     pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah, pelunasan Pokok Obligasi, pembayaran kembali Dana Sukuk Ijarah, memberikan suara
     dalam RUPO dan/atau RUPSU, serta hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi dan Sukuk Ijarah;
e. Pembayaran Bunga Obligasi, pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah Sukuk Ijarah, pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran
     kembali Dana Sukuk Ijarah kepada pemegang Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah dilaksanakan oleh Perseroan melalui KSEI
     sebagai Agen Pembayaran melalui Rekening Efek di KSEI untuk selanjutnya diteruskan kepada pemilik manfaat (beneficial
     owner) yang menjadi pemegang Rekening Efek di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian, sesuai dengan jadwal pembayaran
     Bunga Obligasi, pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah Sukuk Ijarah, pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran kembali Dana
     Sukuk Ijarah yang ditetapkan Perseroan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk
     Ijarah, Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi dan Perjanjian Agen Pembayaran Sukuk Ijarah. Perseroan melaksanakan
     pembayaran tersebut berdasarkan data kepemilikan Obligasi dan Sukuk Ijarah yang disampaikan oleh KSEI kepada
     Perseroan;
f. Hak untuk menghadiri RUPO dan/atau RUPSU dilaksanakan oleh pemilik manfaat Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah atau
     kuasanya dengan membawa asli surat Konfirmasi Tertulis untuk RUPO dan/atau RUPSU dan yang diterbitkan oleh KSEI dan
     Obligasi serta Sukuk Ijarah yang bersangkutan dibekukan sampai dengan berakhirnya RUPO dan/atau RUPSU;
g. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah wajib menunjuk Perusahaan Efek atau Bank
     Kustodian yang telah menjadi pemegang rekening di KSEI untuk menerima dan menyimpan Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah
     yang didistribusikan oleh Perseroan.

6.   Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi dan Sukuk Ijarah

Pemesanan harus mengajukan FPPO dan/atau FPPSI selama jam kerja yang umum berlaku kepada para Penjamin Emisi Obligasi
dan Sukuk Ijarah yang tercantum dalam Bab XI Informasi Tambahan ini mengenai Penyebarluasan Informasi Tambahan Dan FPPO
dan/atau FPPSI.

7.   Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Obligasi dan Sukuk Ijarah

Para Penjamin Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah
akan menyerahkan kembali kepada pemesan satu tembusan dari FPPO dan/atau FPPSI yang telah ditandatanganinya sebagai
bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi
dan/atau Sukuk Ijarah ini bukan merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan.
Page 10
8.   Penjatahan Obligasi dan Sukuk Ijarah

Apabila jumlah keseluruhan Obligasi dan Sukuk Ijarah yang dipesan melebihi jumlah Obligasi dan Sukuk Ijarah yang ditawarkan,
maka penjatahan akan ditentukan oleh Penjamin Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Sukuk Ijarah sesuai dengan porsi penjaminan
masing-masing dengan persetujuan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin
Pelaksana Emisi Sukuk Ijarah, dengan memperhatikan ketentuan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan Peraturan No. IX.A.7.
Tanggal penjatahan adalah tanggal 8 Agustus 2024.

Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan Sukuk Ijarah dan terbukti bahwa pihak tertentu mengajukan pemesanan
Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk setiap Penawaran Umum, baik secara langsung
maupun tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan. Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu formulir
pemesanan Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.
Penjamin Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5
(lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2.

Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT BRI Danareksa Sekuritas akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan
kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman kepada Peraturan No. VIII.G.12 tentang
Pedoman Pemeriksaan oleh Akuntan atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No.
IX.A.7 paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah berakhirnya masa Penawaran Umum.

9.   Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi dan Sukuk Ijarah

Pemesan dapat melaksanakan pembayaran yang dapat dilakukan secara transfer yang ditujukan kepada Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah tempat mengajukan pemesanan. Dana tersebut harus sudah efektif pada rekening Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah selambat-lambatnya tanggal 8 Agustus 2024 pukul 16.00 WIB kecuali Penjamin Emisi
Obligasi dan Sukuk Ijarah yang bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah, dapat melakukan
pembayaran selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi yang ditujukan pada rekening berikut:

                                                           Obligasi                                   Sukuk Ijarah
                                                       Bank Permata                              Bank Permata Syariah
                                                   Cabang: WTC Sudirman                         Cabang: WTC Sudirman
 PT Bahana Sekuritas
                                                 No. Rekening: 00702318785                    No. Rekening: 00702571480
                                               Atas Nama: PT Bahana Sekuritas               Atas Nama: PT Bahana Sekuritas
                                                          Bank BRI                                   Bank Muamalat
                                                  Cabang: Bursa Efek Jakarta                        Cabang: Sudirman
 PT BRI Danareksa Sekuritas
                                             No. Rekening: 0671.01.000680.30.4                 No. Rekening: 301-0070250
                                            Atas Nama: PT BRI Danareksa Sekuritas        Atas Nama: PT BRI Danareksa Sekuritas
                                                      Bank CIMB Niaga                               Bank CIMB Niaga
                                                  Cabang: Graha CIMB Niaga                     Cabang: Graha CIMB Niaga
 PT CIMB Niaga Sekuritas
                                                No. Rekening: 8001.6344.2600                 No. Rekening: 8600.0829.8400
                                             Atas Nama: PT CIMB Niaga Sekuritas           Atas Nama: PT CIMB Niaga Sekuritas
                                                        Bank Mandiri                             Bank Permata Syariah
                                                  Cabang: Jakarta Sudirman                Cabang: Arteri Pondok Indah Jakarta
 PT Mandiri Sekuritas
                                                No. Rekening: 1020005566028                   No. Rekening: 00971134003
                                               Atas Nama: PT Mandiri Sekuritas              Atas Nama: PT Mandiri Sekuritas

Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban Pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika persyaratan
pembayaran tidak dipenuhi.

Selanjutnya, setelah dana telah diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah wajib mentransfer dana Penawaran
Umum Obligasi dan Sukuk Ijarah kepada Perseroan pada Tanggal Pembayaran sesuai Tanggal Emisi yaitu pada tanggal 9 Agustus
2024 pada Rekening Perseroan, sebagai berikut:


                                 Obligasi                                 Sukuk Ijarah
 Nama Bank                       Bank BRI                                 Bank BSI
 Cabang                          Cabang: Kantor Cabang Asia Afrika        Cabang: Kantor Cabang Citarum Bandung
                                 Bandung
 Atas Nama                       PT Kereta Api Indonesia (Persero)        PT Kereta Api Indonesia (Persero)
 Nomor Rekening                  000501003979301                          7700008813
Page 11
10. Distribusi Obligasi Dan Sukuk Ijarah Secara Elektronik

Distribusi Obligasi dan Sukuk Ijarah secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 9 Agustus 2024. Perseroan wajib menerbitkan
Sertifikat Jumbo Obligasi dan Sertifikat Jumbo Sukuk Ijarah untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI
untuk mengkreditkan Obligasi dan Sukuk Ijarah pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah di KSEI.
Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi dan Sukuk Ijarah semata-mata menjadi tanggung
jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah dan KSEI.

Segera setelah Obligasi dan Sukuk Ijarah diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah, selanjutnya Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah memberi instruksi kepada KSEI untuk mendistribusikan Obligasi dan Sukuk Ijarah ke
dalam Rekening Efek dari Penjamin Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah sesuai dengan bagian penjaminan masing-masing. Dengan
telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi dan Sukuk Ijarah kepada Penjamin Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah, maka
tanggung jawab pendistribusian Obligasi dan Sukuk Ijarah semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi dan
Sukuk Ijarah yang bersangkutan.


11. Pengembalian Uang Pemesanan Obligasi dan Sukuk Ijarah

Dalam hal suatu pemesanan Efek ditolak sebagian atau seluruhnya dan jika pesanan Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah sudah dibayar
maka uang pemesanan harus dikembalikan oleh Manajer Penjatahan Efek kepada para pemesan, paling lambat 2 (dua) hari kerja
sesudah Tanggal Penjatahan.

Apabila pencatatan Obligasi dan Sukuk Ijarah tidak dilaksanakan dalam waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Distribusi
dengan alasan tidak dipenuhinya persyaratan pencatatan pada Bursa Efek dan pengembalian uang pemesanan yang telah
diterima oleh Perseroan, maka tanggung jawab pengembalian tersebut menjadi tanggungan Perseroan yang pengembalian
pembayarannya melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal tidak dipenuhinya persyaratan pencatatan pada
Bursa Efek.

Jika terjadi keterlambatan, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah atau Perseroan yang menyebabkan
terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar kepada para pemesan untuk tiap hari keterlambatan denda sebesar 1% (satu
persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari masing-masing seri Obligasi dan/atau kompensasi kerugian sebesar-
besarnya maksimum ekuivalen 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat indikasi Cicilan Imbalan Ijarah Sukuk Ijarah dari masing-
masing Seri Sukuk Ijarah dengan mengacu dan mempertimbangkan kerugian riil yang terjadi, yang dihitung secara harian
berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan pelaksanaan pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya
dibayar ditambah denda dan/atau kompensasi kerugian, dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh)
Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.

Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang
untuk mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan atau setelah tanggal tidak dipenuhinya
persyaratan pencatatan pada Bursa Efek, maka Perseroan dan/atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah tidak
diwajibkan membayar bunga dan/atau kompensasi kerugian kepada para pemesan Obligasi dan/atau Sukuk Ijarah.

Perseroan tidak bertanggung jawab dan dengan ini dibebaskan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah dan
Penjamin Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang
menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah dan Penjamin Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah.
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah dan Penjamin Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah tidak bertanggung jawab dan
karenanya harus dibebaskan oleh Perseroan dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang
menjadi tanggung jawab Perseroan.

Pengembalian uang kepada pemesan dapat dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama pemesan atau
melalui instrumen pembayaran lainnya dalam bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil langsung oleh pemesan yang
bersangkutan pada Penjamin Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah yang relevan, dengan menunjukan atau menyerahkan bukti tanda
terima pemesanan dan bukti tanda jati diri.


12. Lain-lain

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah berhak untuk menerima atau menolak Pemesanan Pembelian Obligasi
dan/atau Sukuk Ijarah secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.
Page 12
   PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH

Informasi Tambahan, Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi, dan Formulir Pemesanan Pembelian Sukuk Ijarah dapat diperoleh
pada Masa Penawaran Umum yaitu tanggal 7 Agustus 2024 dengan menghubungi Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk
Ijarah di bawah ini:

                               PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH /
                                   PENJAMIN EMISI EFEK OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH



                    PT Bahana Sekuritas                                    PT BRI Danareksa Sekuritas
                                                                           Menara Gedung BRI II Lt.23
             Gedung Graha CIMB Niaga 19th Floor
                                                                          Jl. Jend Sudirman Kav.44-46
     Jl. Jend. Sudirman Kav. 58 Jakarta 12190, Indonesia
                                                                                   Jakarta 10210
                    Telepon: (021) 250 5678
                                                                             Telepon: (021) 5091 4100
                    Faximili: (021) 250 5087
                                                                              Faximili: (021) 2520 990
               Website: www. bahanasekuritas.id
                                                                       Website: bridanareksasekuritas.co.id
                 Email: bs_ibcm@bahana.co.id
                                                                       Email: debtcapitalmarket@brids.co.id
                                                                               ib-group1@brids.co.id

                    PT CIMB Niaga Sekuritas                                     PT Mandiri Sekuritas
                 Graha CIMB Niaga 25th Floor                                Menara Mandiri 1 Lt. 24-25
     Jl. Jend. Sudirman Kav. 58 Jakarta 12190, Indonesia                   Jl. Jend. Sudirman Kav.54-55
                   Telepon : (021) 5084 7847                                        Jakarta, 12190
                   Faximili : (021) 5084 7848                                 Telepon: (021) 526 3445
               Website: www.cimbniaga-ibk.co.id                         Faximili: (021) 527 5701 / 526 3521
      Group email : jk.dcmproject@cimbniaga-ibk.co.id                  Website: www.mandirisekuritas.co.id
                                                                       Email: divisi-fi@mandirisekuritas.co.id


 SETIAP CALON INVESTOR DIHIMBAU UNTUK MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PENAWARAN UMUM INI
                        MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM INFORMASI TAMBAHAN

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.49 MB
Published9 Aug 2024
Pages12
Characters53,726
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 31 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT KERETA API INDONESIA (PERSERO) p.1 ×10
linked org BANK MEGA Tbk p.1 ×2
linked org PT Mandiri Sekuritas p.1 ×6
linked person Amir Abadi Jusuf p.3
linked org PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia p.7 ×3
linked org Bank Permata p.10 ×3
linked org Bank CIMB Niaga p.10 ×2
linked org Bank Mandiri p.10
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.2
unresolved org PT Bahana Sekuritas p.1 ×3
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas p.1 ×3
unresolved org PT CIMB Niaga Sekuritas p.1 ×3
unresolved org Mawar & Rekan p.3
unresolved org PT PSBI. p.4 ×2
unresolved org PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia. Arus Kas p.7
unresolved org PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia. Tahun p.7
unresolved org Bank Permata Syariah Cabang p.10 ×2
unresolved org PT Bahana Sekuritas No. Rekening p.10
unresolved org PT Bahana Sekuritas Bank BRI p.10
unresolved org Bank Muamalat Cabang p.10
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas No. Rekening p.10
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas Bank CIMB Niaga p.10
unresolved org Bank CIMB Niaga Cabang p.10
unresolved org PT CIMB Niaga Sekuritas No. Rekening p.10
unresolved org PT CIMB Niaga Sekuritas Bank Mandiri p.10
unresolved org PT Mandiri Sekuritas No. Rekening p.10
unresolved org PT Mandiri Sekuritas Semua p.10
unresolved org Bank BRI p.10
unresolved org Bank BSI Cabang p.10
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas Menara p.12
unresolved org PT Mandiri Sekuritas Graha CIMB Niaga p.12

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result