Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 10
Page 1 OCR 0.929
00000 » 2 2 . PT HM SAMPOERNA Tbk. Nomor 1. 109/CLD/HMS/VIII/2024 Lampiran 1 Daftar Hadir & Sesi Tanya Jawab Perihal 1 Laporan Pelaksanaan Paparan Publik (“Public Expose”) PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (“Perseroan”) Jakarta, 1 Agustus 2024 Kepada Yth. Direksi PT Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53 Jakarta - 12190 U.p.: Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group | Dengan hormat, Mengacu pada Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00066/BEI/09-2022 tanggal 1 Oktober 2022 perihal Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi dan Surat PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (“Perseroan”) No.099/CLD/HMS/VII/2024 tanggal 15 Juli 2024 perihal Penyampaian Rencana Pelaksanaan Paparan Publik (“Public Expose”), Surat Perseroan No.103/CLD/HMS/VII/2024 tanggal 24 Juli 2024 perihal Penyampaian Materi Paparan Publik (“Public Expose”) dan Surat Perseroan No.108/CLD/HMS/VII/2024 tanggal 31 Juli 2024 perihal Penyampaian tambahan informasi pada Materi Paparan Publik, dengan ini Perseroan menyampaikan laporan Paparan Publik dimaksud telah diselenggarakan pada: Hari/Tanggal 1 Senin, 29 Juli 2024 Waktu 1 Pukul 10.00 - 11.00 WIB Lokasi 1 Glass House (Lantai 8) The Ritz-Carlton Jakarta - Pacific Place, Sudirman Central Business District (SCBD), Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Lot 3 & 5, Jakarta — 12190 Agenda : Pemaparan Kinerja Perseroan untuk Semester I tahun 2024 Peserta yang hadir dalam acara Paparan Publik tersebut (tidak termasuk Manajemen dan Karyawan Perseroan) adalah sebanyak 47 orang, yang terdiri dari analis keuangan, wartawan media cetak dan elektronik serta masyarakat yang secara rinci sebagaimana dinyatakan dalam Lampiran 1. Materi Paparan Publik tersebut disampaikan oleh Manajemen Perseroan, sebagai berikut: No Materi Pembicara 1. | Kondisi External Kinerja Bisnis, Strategi, dan Inisiatif Perusahaan Sampoerna Untuk Indonesia The Ivan Cahyadi Penutup 2. | Tanya Jawab PT HM SAMPOERNA Tbk. SURABAYA : Jl. Rungkut Industri Raya 18 Surabaya 60293 Telephone (62-31) 8431699 Facsimile (62-31) 8430986 JAKARTA : One Pacific Place 18" fl., Sudirman Central Business District (SCBD), Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190 Telephone (62-21) 5151234 Facsimile (62-21) 5152234
Page 2 OCR 0.947
aa, Sa 1913 PT HM SAMPOERNA Tbk. Setelah presentasi dari Manajemen Perseroan, para peserta diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan. Tanya Jawab berlangsung dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang selanjutnya dirangkum dalam Bahasa Indonesia dan secara rinci sebagaimana terlampir dalam Lampiran 2. Demikian kami sampaikan Laporan Pelaksanaan Paparan Publik ini, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. Andy Revianto Sekretaris Perusahaan
Page 3 OCR 0.947
1913 PT HM SAMPOERNA Tbk. Attachment 1 DAFTAR HADIR - ATTENDANCE LIST PAPARAN PUBLIK - PUBLIC EXPOSE PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. 29 JUL 2024 No Nama Lengkap / Full Name Nama Institusi / Name of Institution 1 | Adrian Joezer Mandiri Sekuritas 2 | Azzahra Nasution Masyarakat Umum / Public 3 | Beatrice Benecia Setiawan BNI Sekuritas 4 | Christine Natasya Bahana sekuritas 5 | Diantha Putri Sucor Sekuritas 6 | Elizabeth Noviana CGSI 7 | Fabian Susanto BCA Sekuritas 8 | Faig Asad Maybank Sekuritas 9 | Ronald Nawing Sampoerna 10 | Gina Sampoerna 11 | Jacob pondaag Masyarakat Umum / Public 12 | Jocelyn Santoso Maybank Sekuritas 13 | Ken Sukendra Masyarakat Umum / Public 14 | Laksmita Febriyanti BNI Sekuritas 15 | Natalia Sutanto BRI Danareksa Sekuritas 16 | Niko Pandowo Sucor Sekuritas 17 | Putu Chantika Ciptadana Sekuritas 18 | Sabela Nur Amalina BRI Danareksa Sekuritas 19 | Tarra Laurentia BCA Sekuritas 20 | Vida Cornelius Ashmore 21 | Wendy RHB Sekuritas 22 | Arianto Dermawan Masyarakat Umum / Public 23 | Andy Chandra Masyarakat Umum / Public 24 | Teddy Wiliaharum Masyarakat Umum / Public 25 | Tan Meilianty Masyarakat Umum / Public 26 | Yansen Masyarakat Umum / Public 27 | Sutrimayanti Masyarakat Umum / Public 28 | The Cun Masyarakat Umum / Public 29 | Henry Masyarakat Umum / Public
Page 4 OCR 0.941
LA 1913 PT HM SAMPOERNA Tbk. Attachment 1 DAFTAR HADIR - ATTENDANCE LIST PAPARAN PUBLIK - PUBLIC EXPOSE PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. 29 JUL 2024 No Nama Lengkap / Full Name Nama Institusi / Name of Institution 30 | Sandra regina Masyarakat Umum / Public 31 | Syefruil yuzartan Masyarakat Umum / Public 32 | Sibarani vla cusdi Masyarakat Umum / Public 33 | hasan wadjo Media/Kompasindo.com 34 | Eko Wahyudi Media/Fortune Indonesia 35 | Hana Media/Katadata 36 | Annisa Dea Media/Kompas.com 37 | Maria F Media/JPNN 38 | Matheus Media/Tribunnews 39 | Lenidira Media/Kontan 40 | Sudibyo Media/The Jakarta Post 41 | Elga Nurmutia Media/CNBC Indonesia 42 | Thomas Mola Media/Bisnis Indonesia 43 | Artha Media/Bisnis Indonesia 44 | Ade Hapsari Media/Medcom.id 45 | Pipit Media/Liputan6.com 46 | Tangguh Media/IDX Channel 47 | Heri Media/Antaranews
Page 5 OCR 0.931
Pp ., 1913 PT HM SAMPOERNA Tbk. Attachment 2 PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. Public Expose 2024 — A&A Session July 29, 2024 at 10.00 — 11.00 @uestion 1 Elga Nurmutia — from CNBC Indonesia Good morning everyone, I am Elga from CNBC Indonesia. I have a guestion. Recently, the Indonesian government has highlighted the increasing trend of consumers switching to cheaper cigarette segment. This has been cited as one of the reasons for the decline in tobacco excise revenue. What is Sampoerna's response to this downtrading phenomenon? Could you elaborate on the points mentioned earlier? Thank you. Ivan Cahyadi — President Director of PT HM Sampoerna Tbk. Thank you for the guestion. As we have mentioned earlier, the downtrading phenomenon is something we need to carefully observe. Indonesia shows a strong economic growth, as seen from our GDP growth. However, the consumer confidence index and the consumer purchasing power appears to be softening and is not only impacting the tobacco industry, but other industries in general. These economic factors have led to the increased growth of illegal cigarettes, and according to the study done by the Directorate General of Customs and Excise with UGM, illegal cigarettes have increased 506 compared to 2020. The same can be said about the growth of Below Volume Tier 1 cigarettes of 5 points in the first half of 2024 compared to the first half 2023. We continue to observe these issues, along with the upcoming excise tax policies, which we hope will consider the challenges that we have mentioned before, to ensure the sustainability of the legal tobacco industry. We hope that multi-year excise tax policy will remain, moderate excise tax increase with measurable economic parameter, such as inflation. We also hope for continuous protection of the labour-intensive SKT segment, a fair excise tax gap between tax tier to create level playing field, risk-based excise policy and eradication of illegal cigarettes. Hopefully this answers your guestions. Auestion 2 Wendy - from RHB Securities I'm Wendy from RHB Securities. I have a few guestions. First, what does Sampoerna expect from the government regarding cigarette excise policies in 2025, both in terms of percentage and structure? Second, how big is the market for electronic cigarettes (vape) in Indonesia, and what
Page 6 OCR 0.954
an FY 23, 1913 PT HM SAMPOERNA Tbk. Lampiran 2 PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. Paparan Publik 2024 — Sesi Tanya Jawab 29 Juli 2024, pukul 10.00 — 11.00 Pertanyaan 1 Elga Nurmutia - dari CNBC Indonesia Selamat pagi semuanya. Saya Elga dari CNBC Indonesia, izin bertanya. Beberapa waktu lalu, pemerintah Indonesia menyoroti kondisi peralihan konsumsi rokok ke jenis yang lebih murah yang semakin marak. Hal ini disebut menjadi salah satu penyebab penerimaan cukai hasil tembakau yang menurun. Untuk itu, bagaimana tanggapan Sampoerna terhadap fenomena downtrading ini? Mungkin boleh dielaborasi dari yang paparan tadi. Terima kasih. Ivan Cahyadi — Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk. Terima kasih atas pertanyaannya. Seperti yang tadi kami paparkan di depan, tentu fenomena downtrading ini sesuatu yang harus kita cermati baik-baik. Pertumbuhan ekonomi Indonesia ini bagus. Tadi terlihat bahwa PDB kita masih tumbuh, namun catatannya adalah daya beli dan indeks kepercayaan konsumen sepertinya melemah. Tentunya hal-hal ini akan punya dampak bukan hanya terhadap industri tembakau, tetapi juga industri lain secara keseluruhan. Oleh karena itu seperti yang saya sampaikan tadi, faktanya mengatakan bahwa rokok ilegal itu terus bertumbuh. Kalau kita mengutip dari hasil studi Dirjen Bea dan Cukai yang bekerjasama dengan UGM, pertumbuhannya hampir 5096 dibandingkan tahun 2020. Kesenjangan tarif itu juga sama. Pertumbuhan rokok Di-bawah Golongan 1 itu sebesar 5 poin di semester 1 tahun 2024 dibandingkan semester 1 tahun lalu. Hal ini tentunya harus sangat diperhatikan, termasuk kebijakan kenaikan tarif juga di masa depan yang tentunya kami berharap pemerintah bisa mempertimbangkan semua yang telah disampaikan tadi, supaya bisa memberikan keberlanjutan terhadap industri tembakau yang legal. Hal ini termasuk kebijakan fiskal multi-year yang konsisten, seperti yang hari ini sudah berlangsung. Kami berharap kenaikan cukai rokok yang moderat dengan parameter untuk kenaikan tarif cukai yang menggunakan parameter ekonomi yang lebih terukur, seperti misalnya inflasi. Kami berharap juga perlindungan terhadap SKT atau produk padat karya, ini harus selalu dijaga bersama-sama dan tentunya kesenjangan tarif cukai sehingga kita bisa punya kebijakan yang lebih adil untuk semua golongan, kemudian bagaimana supaya ada kebijakan cukai yang bisa berbasis pada risiko serta pemberantasan rokok ilegal. Itu semua adalah yang menjadi harapan kami untuk menyikapi perkembangan atau dinamika pada industri rokok yang sedang berjalan pada hari ini. Begitu kira-kira Mbak Elga, semoga menjawab pertanyaannya tadi
Page 7 OCR 0.948
“., Soya 1913 PT HM SAMPOERNA Tbk. Pertanyaan 2 Wendy - dari RHB Sekuritas Saya Wendy dari RHB Sekuritas. Mungkin beberapa pertanyaan dari saya, satu itu untuk kebijakan cukai rokok di tahun 2025, dari perseroan seperti apa yang diharapkan dari pemerintah, dari segi tier maupun persen kenaikan cukai. Kedua, untuk rokok elektrik yang vape, itu di Indonesia itu seberapa besar market dari rokok elektrik vape, dan juga target revenue Sampoerna dari /IGOS dan juga VEEV. Kemudian, apakah ada rencana perseroan untuk meluncurkan VEEV yang open system? Terima kasih. Ivan Cahyadi — Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk. Terima kasih atas pertanyaannya. Jadi yang tadi saya jelaskan bahwa kenaikan cukai rokok sejak periode pandemi, secara rata-rata adalah hampir empat kali lipat dibandingkan inflasi. Hal ini perlu dicermati bersama-sama antara pelaku industri dan juga pemerintah, agar kenaikan cukai rokok lebih moderat. Karena tentunya kita berharap bahwa parameter untuk mengukur kenaikan tingkat cukai itu bisa selaras dengan parameter yang lebih terukur, seperti misalnya tingkat inflasi. Kami selalu berharap, kebijakan cukai yang berjalan saat ini yaitu multi-year, bisa terus diterapkan. Kami berharap kenaikan cukai yang moderat sesuai dengan parameter ekonomi yang lebih terukur. Perlindungan terhadap SKT yang merupakan produk pada segmen padat karya. Serta mengatasi tren downtrading yang pertumbuhannya sangat pesat, seperti yang tadi sudah saya jelaskan, khususnya pada golongan SKM. Kemudian juga kebijakan cukai yang berbasis pada profil risiko untuk mendukung inovasi di industri tembakau. Kami berharap dalam penentuan kebijakan cukai rokok, pemerintah bisa mempertimbangkan faktor-faktor tersebut. Pertanyaan kedua tadi mungkin lebih ke produk bebas asap. Seperti yang saya jelaskan, Sampoerna terus melakukan inovasi yang berkelanjutan. Dan di dalam inovasi itu kami melakukan peluncuran berbagai produk baru. Diantaranya, pada hari Jumat kemarin, kami memperkenalkan inovasi terbaru yang menggunakan kapsul, melalui dua produk baru TEREA yaitu TEREA Sun Pearl dan TEREA Oasis Pearl. Hal ini saya harapkan bisa menjadi tentunya pendorong tambahan untuk pertumbuhan produk bebas asap kami. Untuk pertanyaan pak Wendi, bagaimana perkembangannya dan seberapa besar. Tadi saya sempat tunjukkan bahwa di Perkotaan Jakarta, pangsa pasar I@OS naik sebesar 1,8 poin (dibandingkan @2'2023) sehingga hari ini pada kuartal kedua mencapai pangsa pasar sebesar 4,55. Sampai dengan periode kuartal kedua tahun ini, lebih dari 200 ribu pengguna usia dewasa telah berhasil beralih ke produk I@OS. Terkait dengan pertanyaan tentang industri vaping, kami juga baru memperkenalkan produk yang kita sebut VEEV. Ini merupakan upaya kami juga untuk berpartisipasi pada pasar rokok elektrik liguid tertutup, akan tetapi kami tidak punya rencana untuk masuk ke dalam pasar elektrik liguid terbuka. Dan hari ini, VEEV dengan VEEV NOW dan VEEV ONE, tersedia di beberapa kota besar.
Page 8 OCR 0.963
1913 PT HM SAMPOERNA Tbk. Pertanyaan 3 Lakshmi Rowter — dari CITIGROUP Saya dengan Lakshmi dari Citigroup Sekuritas. Pertama, Sampoerna adalah Perusahaan dengan kontribusi yang besar terhadap perekonomian Indonesia. Tapi pangsa pasar dari rokok legal ini turun terus. Jadi apa saran dari Sampoerna kepada pemerintah untuk mengurangi rokok ilegal? Apa Langkah-langkah yang konkret untuk mengurangi rokok illegal ini? Kemudian yang kedua, untuk SKM sekarang prioritasnya pada pangsa pasar atau profitabilitas? Sehingga itu kita bisa melihat bagaimana arah kebijakan harga ke depan seperti apa. Dan yang terakhir mungkin untuk SKT, apakah ada informasi pangsa pasar atau tren volume yang bisa diberikan? Terima kasih. Ivan Cahyadi — Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk. Terima kasih atas pertanyaannya Ibu Laksmi. Tentu selama ini kami selaku pelaku usaha juga banyak bekerja sama dan kami mengapresiasi langkah-langkah yang sudah diambil oleh pemerintah. Tentunya kami berharap ke depannya bisa lebih intensif lagi. Karena sebenarnya langkah-langkah tersebut sudah ada dan telah dilakukan, termasuk penanggulangan, pencegahan, penjualan dan sebagainya. Tapi memang masalah ini besar, dan ada di berbagai area. Kami berharap langkah-langkah dan usaha-usaha ini bisa lebih ditingkatkan lagi bersama-sama agar bisa terjaga, apalagi untuk Indonesia dengan 17 ribu pulau tidak lah semudah itu. Tapi kami berharap semua ini bisa ditingkatkan lebih besar lagi penindakannya, agar semua pelaku usaha yang legal ini bisa lebih terlindungi. Yang pasti, hal ini melibatkan semua pihak, bagaimana mencegah agar pelaku usaha yang ilegal itu tidak bisa berkembang lebih luas lagi. Begitulah kira-kira gambaran saya mengenai upaya-upaya menanggulangi maraknya rokok ilegal. Untuk pertanyaan kedua. Sampoerna adalah pemimpin di pasar rokok Indonesia, juga di segmen SKM low tar dan SPM, dan pada segmen SKM high tar kami merupakan perusahaan dengan pertumbuhan yang tertinggi. Tadi saya jelaskan, berdasarkan data riset, merek-merek kami memiliki ekuitas merek yang tinggi dan juga mengalami pertumbuhan ekuitas merek yang tinggi. Pertumbuhan ekuitas merek Dji Sam Soe Magnum tahun lalu adalah yang tertinggi. Sedangkan ekuitas merek Sampoerna A atau A Mild adalah hampir dua kali lipat dibandingkan rata-rata ekuitas merek lainnya. Untuk strategi ke depan, tentunya saya tidak bisa bicara secara spesifik, tapi yang terpenting adalah tentunya terus menjaga ekuitas merek. Oleh karena itulah tadi saya paparkan juga bahwa kami banyak dan terus melakukan inovasi, baik dalam pengembangan produk, pengembangan kampanye, maupun program yang ditujukan untuk perokok dewasa. Seperti Sampoerna A, baru-baru ini kami memperkenalkan Sampoerna A Gala yang menggunakan inovasi kapsul. Jadi kami akan terus mengedepankan upaya-upaya untuk inovasi dan membangun merek, agar kita bisa memberikan nilai yang berkelanjutan. Dan hal ini juga termasuk pada inovasi di produk bebas asap kami. Untuk segmen SKT, kami berharap bahwa segmen SKT atau segmen yang padat karya ini, saya tekankan lagi bahwa segmen ini perlu selalu dijaga oleh pelaku usaha maupun dengan pemerintah, baik dari segi tarif cukai maupun dari segi inovasi. Dari pelaku usaha, seperti didalam presentasi saya tadi, pada kuartal 2 ini ada banyak sekali produk-produk SKT baru kami.
Page 9 OCR 0.959
c.., $ Oya 1913 PT HM SAMPOERNA Tbk. Bahkan tadi saya jelaskan bahwa tahun ini Sampoerna membuka fasilitas SKT baru di berbagai daerah di pulau Jawa. Ini bagian dari komitmen Sampoerna untuk terus berkontribusi kepada Indonesia dan pada saat yang bersamaan memberikan inovasi atau nilai tambah kepada perokok dewasa yang memilih produk-produk SKT. Pada kuartal 2 kemarin kami memperkenalkan 4 produk SKT. Seperti penjelasan saya tadi, Sampoerna Kretek Prima misalnya atau Magnum Kretek telah memberikan kontribusi pada segmen SKT ini. Dan merek-merek seperti di Dji Sam Soe dan Magnum ini merupakan merek-merek legendaris kami yang mempunyai ekuitas merek yang tinggi. Pertanyaan 4 Sudibyo M. Wiradji — dari The Jakarta Post Perkenalkan saya Sudibyo dari harian The Jakarta Post. Kami cermati selama ini Sampoerna dikenal sebagai perusahaan yang serius mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM). Bolehkah dielaborasi komitmen Sampoerna dalam pengembangan SDM, baik itu karyawannya dan juga pemangku kepentingan lainnya di mata rantai pasok mulai dari petani tembakau hingga peritel tradisional. Terima kasih. Ivan Cahyadi — Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk. Terima kasih atas pertanyaannya. Jadi yang tadi saya jelaskan, sebagai perusahaan yang sudah 111 tahun beroperasi di Indonesia, Sampoerna punya komitmen yang sangat tinggi untuk pengembangan karyawan. Hari ini kami mempekerjakan lebih dari 90.000 karyawan dan semuanya itu mendapatkan pelatihan-pelatihan untuk terus bisa meningkatkan kapasitas dan kualifikasinya. Sebagai contoh, kami punya program yang namanya Skills for the Future yang merupakan program pelatihan untuk karyawan Sampoerna itu tidak hanya untuk hari ini, tapi bagaimana karyawan kami bisa mengembangkan keahliannya untuk masa depan. Bahkan pada saat karyawan Sampoerna itu mendekati masa pensiun, istilahnya MPP atau masa persiapan pensiun, ada program yang kita sebut dengan program HOPE, di mana program tersebut memberikan pelatihan agar setiap insan Sampoerna itu siap menghadapi masa pensiun dengan lebih produktif. Pelatihan yang diberikan termasuk awareness terhadap finansial dan sebagainya. Pengembangan di Sampoerna itu termasuk banyak sekali pelatihan dan kesempatan untuk bekerja di luar negeri. Komitmen Sampoerna, tadi saya katakan tidak berhenti hanya pada karyawan Sampoerna, tapi mencapai ke seluruh rantai pasok, yang kalau dimulai itu mungkin dimulai dari petani dulu, petani tembakau dan petani cengkeh. Kami merupakan salah satu perusahaan yang komitmennya cukup besar, tadi saya katakan ada 22.000 petani tembakau dan cengkeh didalam program kami. Sepengetahuan saya tidak banyak perusahaan industri hasil tembakau yang melakukan program seperti ini dan 22.000 peserta program ini untuk ukuran petani tembakau dan cengkeh adalah jumlah yang luar biasa sekali. Program yang melibatkan petani tembakau dan cengkeh ini adalah Sistem Produksi Terpadu (SPT) sejak 2009 yang sejalan dengan Good Agricultural Practices (GAP) dan Agricultural Labor Practices (ALP), praktek-praktek pertanian yang bagus untuk memastikan bahwa semua berjalan dengan baik, mulai dari pencegahan pekerja di bawah umur, kondisi pekerjaan, menciptakan situasi yang aman, dan banyak sebagainya. Hal ini sangat penting untuk kami.
Page 10 OCR 0.960
anta, 1913 PT HM SAMPOERNA Tbk. Bahkan sampai ke rantai berikutnya tadi yang saya jelaskan juga, Sampoerna sangat bangga. Hari Senin kemarin kami menghadiri acara “Pesta Rakyat”, yang merupakan suatu acara yang berkolaborasi dengan pemerintah dan KADIN untuk bersama-sama mendorong UMKM- UMKM agar bukan hanya besar di Indonesia, tapi juga agar bisa melakukan ekspor. UMKM inikan beraneka ragam. Dan kemarin saya bertemu dengan UMKM yang sudah bisa melakukan ekspor ke Jepang. Di industri bakery, ada UMKM dari Semarang yang bisa ikut lomba super roti dan memenangkan kompetisi tingkat dunia tersebut di Paris. Semua pendampingan Sampoerna ini sudah dimulai dari tahun 2007 kita lakukan melalui program kami Sampoerna Entrepreneurship Training Center. Hal-hal inilah yang untuk Sampoerna adalah sangat membahagiakan dan membanggakan. Selain itu, seperti saya katakan tadi bahwa Sampoerna bukan hanya ingin berbisnis semata, tapi juga ingin memastikan bahwa kami memberikan dampak positif serta efek berganda dari keberadaan Sampoerna untuk Indonesia. Untuk di retail, menurut saya, 250.000 anggota Sampoerna Retail Community atau SRC yang ada sampai dengan hari ini, adalah jumlah yang sangat besar dan luar biasa. Dan 250.000 SRC outlet ini tersebar di seluruh pelosok Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Inilah komitmen-komitmen Sampoerna untuk memberikan nilai tambah, sesuai dengan filosofi yang kami yaitu filosofi tiga tangan. Barangkali Ibu Elvira ada yang mau ditambahkan. Elvira Lianita — Direktur Hubungan Eksternal PT HM Sampoerna Tbk. Saya rasa sudah cukup merangkum apa yang disampaikan oleh Pak Ivan tentang komitmen Sampoerna, bagaimana kami melihat pentingnya pengembangan sumber daya manusia, tidak hanya untuk karyawan internal, tetapi juga untuk masyarakat secara luas. Karena kami percaya dengan pengembangan SDM ini tidak saja nanti akan menjadi mesin untuk penggerak dari pertumbuhan, tetapi juga penggerak dari kesuksesan, baik secara perusahaan kami sebagai Sampoerna maupun secara masyarakat luas yang akan berkontribusi kepada perekonomian daerah maupun nasional.
Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Directorate General of Customs and Excise
p.5
unresolved
person
Laksmi. Tentu
p.8
unresolved
person
Elvira
p.10
unresolved
person
Ivan
p.10
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.