Skip to content
Back to announcement

20240801_HMSP_Public Expose_31690343_lamp2.pdf

Other Text extracted HMSP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 10

Page 1 OCR 0.929
00000
» 2
2 .

PT HM SAMPOERNA Tbk.

Nomor 1. 109/CLD/HMS/VIII/2024
Lampiran 1 Daftar Hadir & Sesi Tanya Jawab
Perihal 1 Laporan Pelaksanaan Paparan Publik (“Public Expose”)

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (“Perseroan”)
Jakarta, 1 Agustus 2024

Kepada Yth.

Direksi PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia

Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta - 12190

U.p.: Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group |

Dengan hormat,

Mengacu pada Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00066/BEI/09-2022
tanggal 1 Oktober 2022 perihal Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian
Informasi dan Surat PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (“Perseroan”)
No.099/CLD/HMS/VII/2024 tanggal 15 Juli 2024 perihal Penyampaian Rencana Pelaksanaan
Paparan Publik (“Public Expose”), Surat Perseroan No.103/CLD/HMS/VII/2024 tanggal 24 Juli 2024
perihal Penyampaian Materi Paparan Publik (“Public Expose”) dan Surat Perseroan
No.108/CLD/HMS/VII/2024 tanggal 31 Juli 2024 perihal Penyampaian tambahan informasi pada
Materi Paparan Publik, dengan ini Perseroan menyampaikan laporan Paparan Publik dimaksud
telah diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal 1 Senin, 29 Juli 2024
Waktu 1 Pukul 10.00 - 11.00 WIB
Lokasi 1 Glass House (Lantai 8)

The Ritz-Carlton Jakarta - Pacific Place,
Sudirman Central Business District (SCBD),
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Lot 3 & 5,
Jakarta — 12190
Agenda : Pemaparan Kinerja Perseroan untuk Semester I tahun 2024

Peserta yang hadir dalam acara Paparan Publik tersebut (tidak termasuk Manajemen dan Karyawan
Perseroan) adalah sebanyak 47 orang, yang terdiri dari analis keuangan, wartawan media cetak dan

elektronik serta masyarakat yang secara rinci sebagaimana dinyatakan dalam Lampiran 1.

Materi Paparan Publik tersebut disampaikan oleh Manajemen Perseroan, sebagai berikut:

No Materi Pembicara
1. | Kondisi External

Kinerja Bisnis, Strategi, dan Inisiatif Perusahaan
Sampoerna Untuk Indonesia The Ivan Cahyadi
Penutup

2. | Tanya Jawab

PT HM SAMPOERNA Tbk.
SURABAYA : Jl. Rungkut Industri Raya 18 Surabaya 60293 Telephone (62-31) 8431699 Facsimile (62-31) 8430986
JAKARTA : One Pacific Place 18" fl., Sudirman Central Business District (SCBD), Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
Telephone (62-21) 5151234 Facsimile (62-21) 5152234

Page 2 OCR 0.947
aa,
Sa

1913
PT HM SAMPOERNA Tbk.

Setelah presentasi dari Manajemen Perseroan, para peserta diberi kesempatan untuk mengajukan
pertanyaan. Tanya Jawab berlangsung dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang selanjutnya
dirangkum dalam Bahasa Indonesia dan secara rinci sebagaimana terlampir dalam Lampiran 2.
Demikian kami sampaikan Laporan Pelaksanaan Paparan Publik ini, atas perhatiannya kami ucapkan
terima kasih.

Hormat kami,

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.

Andy Revianto
Sekretaris Perusahaan
Page 3 OCR 0.947
1913
PT HM SAMPOERNA Tbk.

Attachment 1

DAFTAR HADIR - ATTENDANCE LIST
PAPARAN PUBLIK - PUBLIC EXPOSE
PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.

29 JUL 2024
No Nama Lengkap / Full Name Nama Institusi / Name of Institution
1 | Adrian Joezer Mandiri Sekuritas
2 | Azzahra Nasution Masyarakat Umum / Public
3 | Beatrice Benecia Setiawan BNI Sekuritas
4 | Christine Natasya Bahana sekuritas
5 | Diantha Putri Sucor Sekuritas
6 | Elizabeth Noviana CGSI
7 | Fabian Susanto BCA Sekuritas
8 | Faig Asad Maybank Sekuritas
9 | Ronald Nawing Sampoerna
10 | Gina Sampoerna
11 | Jacob pondaag Masyarakat Umum / Public
12 | Jocelyn Santoso Maybank Sekuritas
13 | Ken Sukendra Masyarakat Umum / Public
14 | Laksmita Febriyanti BNI Sekuritas
15 | Natalia Sutanto BRI Danareksa Sekuritas
16 | Niko Pandowo Sucor Sekuritas
17 | Putu Chantika Ciptadana Sekuritas
18 | Sabela Nur Amalina BRI Danareksa Sekuritas
19 | Tarra Laurentia BCA Sekuritas
20 | Vida Cornelius Ashmore
21 | Wendy RHB Sekuritas
22 | Arianto Dermawan Masyarakat Umum / Public
23 | Andy Chandra Masyarakat Umum / Public
24 | Teddy Wiliaharum Masyarakat Umum / Public
25 | Tan Meilianty Masyarakat Umum / Public
26 | Yansen Masyarakat Umum / Public
27 | Sutrimayanti Masyarakat Umum / Public
28 | The Cun Masyarakat Umum / Public
29 | Henry Masyarakat Umum / Public

Page 4 OCR 0.941
LA

1913
PT HM SAMPOERNA Tbk.

Attachment 1

DAFTAR HADIR - ATTENDANCE LIST
PAPARAN PUBLIK - PUBLIC EXPOSE
PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.

29 JUL 2024
No Nama Lengkap / Full Name Nama Institusi / Name of Institution
30 | Sandra regina Masyarakat Umum / Public
31 | Syefruil yuzartan Masyarakat Umum / Public
32 | Sibarani vla cusdi Masyarakat Umum / Public
33 | hasan wadjo Media/Kompasindo.com
34 | Eko Wahyudi Media/Fortune Indonesia
35 | Hana Media/Katadata
36 | Annisa Dea Media/Kompas.com
37 | Maria F Media/JPNN
38 | Matheus Media/Tribunnews
39 | Lenidira Media/Kontan
40 | Sudibyo Media/The Jakarta Post
41 | Elga Nurmutia Media/CNBC Indonesia
42 | Thomas Mola Media/Bisnis Indonesia
43 | Artha Media/Bisnis Indonesia
44 | Ade Hapsari Media/Medcom.id
45 | Pipit Media/Liputan6.com
46 | Tangguh Media/IDX Channel
47 | Heri Media/Antaranews

Page 5 OCR 0.931
Pp .,

1913
PT HM SAMPOERNA Tbk.

Attachment 2

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.
Public Expose 2024 — A&A Session
July 29, 2024 at 10.00 — 11.00

@uestion 1
Elga Nurmutia — from CNBC Indonesia

Good morning everyone, I am Elga from CNBC Indonesia. I have a guestion. Recently, the
Indonesian government has highlighted the increasing trend of consumers switching to cheaper
cigarette segment. This has been cited as one of the reasons for the decline in tobacco excise
revenue. What is Sampoerna's response to this downtrading phenomenon? Could you elaborate
on the points mentioned earlier? Thank you.

Ivan Cahyadi — President Director of PT HM Sampoerna Tbk.

Thank you for the guestion. As we have mentioned earlier, the downtrading phenomenon is
something we need to carefully observe. Indonesia shows a strong economic growth, as seen
from our GDP growth. However, the consumer confidence index and the consumer purchasing
power appears to be softening and is not only impacting the tobacco industry, but other industries
in general.

These economic factors have led to the increased growth of illegal cigarettes, and according to
the study done by the Directorate General of Customs and Excise with UGM, illegal cigarettes
have increased 506 compared to 2020.

The same can be said about the growth of Below Volume Tier 1 cigarettes of 5 points in the first
half of 2024 compared to the first half 2023. We continue to observe these issues, along with the
upcoming excise tax policies, which we hope will consider the challenges that we have mentioned
before, to ensure the sustainability of the legal tobacco industry. We hope that multi-year excise
tax policy will remain, moderate excise tax increase with measurable economic parameter, such
as inflation.

We also hope for continuous protection of the labour-intensive SKT segment, a fair excise tax gap
between tax tier to create level playing field, risk-based excise policy and eradication of illegal
cigarettes. Hopefully this answers your guestions.

Auestion 2
Wendy - from RHB Securities

I'm Wendy from RHB Securities. I have a few guestions. First, what does Sampoerna expect from
the government regarding cigarette excise policies in 2025, both in terms of percentage and
structure? Second, how big is the market for electronic cigarettes (vape) in Indonesia, and what
Page 6 OCR 0.954
an
FY 23,

1913
PT HM SAMPOERNA Tbk.

Lampiran 2

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.
Paparan Publik 2024 — Sesi Tanya Jawab
29 Juli 2024, pukul 10.00 — 11.00

Pertanyaan 1
Elga Nurmutia - dari CNBC Indonesia

Selamat pagi semuanya. Saya Elga dari CNBC Indonesia, izin bertanya. Beberapa waktu lalu,
pemerintah Indonesia menyoroti kondisi peralihan konsumsi rokok ke jenis yang lebih murah
yang semakin marak. Hal ini disebut menjadi salah satu penyebab penerimaan cukai hasil
tembakau yang menurun. Untuk itu, bagaimana tanggapan Sampoerna terhadap fenomena
downtrading ini? Mungkin boleh dielaborasi dari yang paparan tadi. Terima kasih.

Ivan Cahyadi — Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk.

Terima kasih atas pertanyaannya. Seperti yang tadi kami paparkan di depan, tentu fenomena
downtrading ini sesuatu yang harus kita cermati baik-baik. Pertumbuhan ekonomi Indonesia
ini bagus. Tadi terlihat bahwa PDB kita masih tumbuh, namun catatannya adalah daya beli
dan indeks kepercayaan konsumen sepertinya melemah. Tentunya hal-hal ini akan punya
dampak bukan hanya terhadap industri tembakau, tetapi juga industri lain secara keseluruhan.

Oleh karena itu seperti yang saya sampaikan tadi, faktanya mengatakan bahwa rokok ilegal
itu terus bertumbuh. Kalau kita mengutip dari hasil studi Dirjen Bea dan Cukai yang
bekerjasama dengan UGM, pertumbuhannya hampir 5096 dibandingkan tahun 2020.

Kesenjangan tarif itu juga sama. Pertumbuhan rokok Di-bawah Golongan 1 itu sebesar 5 poin
di semester 1 tahun 2024 dibandingkan semester 1 tahun lalu. Hal ini tentunya harus sangat
diperhatikan, termasuk kebijakan kenaikan tarif juga di masa depan yang tentunya kami
berharap pemerintah bisa mempertimbangkan semua yang telah disampaikan tadi, supaya
bisa memberikan keberlanjutan terhadap industri tembakau yang legal. Hal ini termasuk
kebijakan fiskal multi-year yang konsisten, seperti yang hari ini sudah berlangsung. Kami
berharap kenaikan cukai rokok yang moderat dengan parameter untuk kenaikan tarif cukai
yang menggunakan parameter ekonomi yang lebih terukur, seperti misalnya inflasi.

Kami berharap juga perlindungan terhadap SKT atau produk padat karya, ini harus selalu
dijaga bersama-sama dan tentunya kesenjangan tarif cukai sehingga kita bisa punya
kebijakan yang lebih adil untuk semua golongan, kemudian bagaimana supaya ada kebijakan
cukai yang bisa berbasis pada risiko serta pemberantasan rokok ilegal. Itu semua adalah yang
menjadi harapan kami untuk menyikapi perkembangan atau dinamika pada industri rokok
yang sedang berjalan pada hari ini. Begitu kira-kira Mbak Elga, semoga menjawab
pertanyaannya tadi

Page 7 OCR 0.948
“.,
Soya

1913
PT HM SAMPOERNA Tbk.

Pertanyaan 2
Wendy - dari RHB Sekuritas

Saya Wendy dari RHB Sekuritas. Mungkin beberapa pertanyaan dari saya, satu itu untuk
kebijakan cukai rokok di tahun 2025, dari perseroan seperti apa yang diharapkan dari
pemerintah, dari segi tier maupun persen kenaikan cukai. Kedua, untuk rokok elektrik yang
vape, itu di Indonesia itu seberapa besar market dari rokok elektrik vape, dan juga target
revenue Sampoerna dari /IGOS dan juga VEEV. Kemudian, apakah ada rencana perseroan
untuk meluncurkan VEEV yang open system? Terima kasih.

Ivan Cahyadi — Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk.

Terima kasih atas pertanyaannya. Jadi yang tadi saya jelaskan bahwa kenaikan cukai rokok
sejak periode pandemi, secara rata-rata adalah hampir empat kali lipat dibandingkan inflasi.
Hal ini perlu dicermati bersama-sama antara pelaku industri dan juga pemerintah, agar
kenaikan cukai rokok lebih moderat. Karena tentunya kita berharap bahwa parameter untuk
mengukur kenaikan tingkat cukai itu bisa selaras dengan parameter yang lebih terukur, seperti
misalnya tingkat inflasi.

Kami selalu berharap, kebijakan cukai yang berjalan saat ini yaitu multi-year, bisa terus
diterapkan. Kami berharap kenaikan cukai yang moderat sesuai dengan parameter ekonomi
yang lebih terukur. Perlindungan terhadap SKT yang merupakan produk pada segmen padat
karya. Serta mengatasi tren downtrading yang pertumbuhannya sangat pesat, seperti yang
tadi sudah saya jelaskan, khususnya pada golongan SKM. Kemudian juga kebijakan cukai
yang berbasis pada profil risiko untuk mendukung inovasi di industri tembakau. Kami berharap
dalam penentuan kebijakan cukai rokok, pemerintah bisa mempertimbangkan faktor-faktor
tersebut.

Pertanyaan kedua tadi mungkin lebih ke produk bebas asap. Seperti yang saya jelaskan,
Sampoerna terus melakukan inovasi yang berkelanjutan. Dan di dalam inovasi itu kami
melakukan peluncuran berbagai produk baru. Diantaranya, pada hari Jumat kemarin, kami
memperkenalkan inovasi terbaru yang menggunakan kapsul, melalui dua produk baru TEREA
yaitu TEREA Sun Pearl dan TEREA Oasis Pearl. Hal ini saya harapkan bisa menjadi tentunya
pendorong tambahan untuk pertumbuhan produk bebas asap kami. Untuk pertanyaan pak
Wendi, bagaimana perkembangannya dan seberapa besar. Tadi saya sempat tunjukkan
bahwa di Perkotaan Jakarta, pangsa pasar I@OS naik sebesar 1,8 poin (dibandingkan
@2'2023) sehingga hari ini pada kuartal kedua mencapai pangsa pasar sebesar 4,55. Sampai
dengan periode kuartal kedua tahun ini, lebih dari 200 ribu pengguna usia dewasa telah
berhasil beralih ke produk I@OS.

Terkait dengan pertanyaan tentang industri vaping, kami juga baru memperkenalkan produk
yang kita sebut VEEV. Ini merupakan upaya kami juga untuk berpartisipasi pada pasar rokok
elektrik liguid tertutup, akan tetapi kami tidak punya rencana untuk masuk ke dalam pasar
elektrik liguid terbuka. Dan hari ini, VEEV dengan VEEV NOW dan VEEV ONE, tersedia di
beberapa kota besar.

Page 8 OCR 0.963
1913
PT HM SAMPOERNA Tbk.

Pertanyaan 3
Lakshmi Rowter — dari CITIGROUP

Saya dengan Lakshmi dari Citigroup Sekuritas. Pertama, Sampoerna adalah Perusahaan
dengan kontribusi yang besar terhadap perekonomian Indonesia. Tapi pangsa pasar dari
rokok legal ini turun terus. Jadi apa saran dari Sampoerna kepada pemerintah untuk
mengurangi rokok ilegal? Apa Langkah-langkah yang konkret untuk mengurangi rokok illegal
ini? Kemudian yang kedua, untuk SKM sekarang prioritasnya pada pangsa pasar atau
profitabilitas? Sehingga itu kita bisa melihat bagaimana arah kebijakan harga ke depan seperti
apa. Dan yang terakhir mungkin untuk SKT, apakah ada informasi pangsa pasar atau tren
volume yang bisa diberikan? Terima kasih.

Ivan Cahyadi — Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk.
Terima kasih atas pertanyaannya Ibu Laksmi.

Tentu selama ini kami selaku pelaku usaha juga banyak bekerja sama dan kami
mengapresiasi langkah-langkah yang sudah diambil oleh pemerintah. Tentunya kami
berharap ke depannya bisa lebih intensif lagi. Karena sebenarnya langkah-langkah tersebut
sudah ada dan telah dilakukan, termasuk penanggulangan, pencegahan, penjualan dan
sebagainya. Tapi memang masalah ini besar, dan ada di berbagai area. Kami berharap
langkah-langkah dan usaha-usaha ini bisa lebih ditingkatkan lagi bersama-sama agar bisa
terjaga, apalagi untuk Indonesia dengan 17 ribu pulau tidak lah semudah itu.

Tapi kami berharap semua ini bisa ditingkatkan lebih besar lagi penindakannya, agar semua
pelaku usaha yang legal ini bisa lebih terlindungi. Yang pasti, hal ini melibatkan semua pihak,
bagaimana mencegah agar pelaku usaha yang ilegal itu tidak bisa berkembang lebih luas lagi.
Begitulah kira-kira gambaran saya mengenai upaya-upaya menanggulangi maraknya rokok
ilegal.

Untuk pertanyaan kedua. Sampoerna adalah pemimpin di pasar rokok Indonesia, juga di
segmen SKM low tar dan SPM, dan pada segmen SKM high tar kami merupakan perusahaan
dengan pertumbuhan yang tertinggi. Tadi saya jelaskan, berdasarkan data riset, merek-merek
kami memiliki ekuitas merek yang tinggi dan juga mengalami pertumbuhan ekuitas merek
yang tinggi. Pertumbuhan ekuitas merek Dji Sam Soe Magnum tahun lalu adalah yang
tertinggi. Sedangkan ekuitas merek Sampoerna A atau A Mild adalah hampir dua kali lipat
dibandingkan rata-rata ekuitas merek lainnya.

Untuk strategi ke depan, tentunya saya tidak bisa bicara secara spesifik, tapi yang terpenting
adalah tentunya terus menjaga ekuitas merek. Oleh karena itulah tadi saya paparkan juga
bahwa kami banyak dan terus melakukan inovasi, baik dalam pengembangan produk,
pengembangan kampanye, maupun program yang ditujukan untuk perokok dewasa. Seperti
Sampoerna A, baru-baru ini kami memperkenalkan Sampoerna A Gala yang menggunakan
inovasi kapsul. Jadi kami akan terus mengedepankan upaya-upaya untuk inovasi dan
membangun merek, agar kita bisa memberikan nilai yang berkelanjutan. Dan hal ini juga
termasuk pada inovasi di produk bebas asap kami.

Untuk segmen SKT, kami berharap bahwa segmen SKT atau segmen yang padat karya ini,
saya tekankan lagi bahwa segmen ini perlu selalu dijaga oleh pelaku usaha maupun dengan
pemerintah, baik dari segi tarif cukai maupun dari segi inovasi. Dari pelaku usaha, seperti
didalam presentasi saya tadi, pada kuartal 2 ini ada banyak sekali produk-produk SKT baru
kami.
Page 9 OCR 0.959
c..,
$ Oya

1913
PT HM SAMPOERNA Tbk.

Bahkan tadi saya jelaskan bahwa tahun ini Sampoerna membuka fasilitas SKT baru di
berbagai daerah di pulau Jawa. Ini bagian dari komitmen Sampoerna untuk terus berkontribusi
kepada Indonesia dan pada saat yang bersamaan memberikan inovasi atau nilai tambah
kepada perokok dewasa yang memilih produk-produk SKT. Pada kuartal 2 kemarin kami
memperkenalkan 4 produk SKT. Seperti penjelasan saya tadi, Sampoerna Kretek Prima
misalnya atau Magnum Kretek telah memberikan kontribusi pada segmen SKT ini. Dan
merek-merek seperti di Dji Sam Soe dan Magnum ini merupakan merek-merek legendaris
kami yang mempunyai ekuitas merek yang tinggi.

Pertanyaan 4
Sudibyo M. Wiradji — dari The Jakarta Post

Perkenalkan saya Sudibyo dari harian The Jakarta Post. Kami cermati selama ini Sampoerna
dikenal sebagai perusahaan yang serius mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM).
Bolehkah dielaborasi komitmen Sampoerna dalam pengembangan SDM, baik itu
karyawannya dan juga pemangku kepentingan lainnya di mata rantai pasok mulai dari petani
tembakau hingga peritel tradisional. Terima kasih.

Ivan Cahyadi — Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk.

Terima kasih atas pertanyaannya. Jadi yang tadi saya jelaskan, sebagai perusahaan yang
sudah 111 tahun beroperasi di Indonesia, Sampoerna punya komitmen yang sangat tinggi
untuk pengembangan karyawan. Hari ini kami mempekerjakan lebih dari 90.000 karyawan
dan semuanya itu mendapatkan pelatihan-pelatihan untuk terus bisa meningkatkan kapasitas
dan kualifikasinya. Sebagai contoh, kami punya program yang namanya Skills for the Future
yang merupakan program pelatihan untuk karyawan Sampoerna itu tidak hanya untuk hari ini,
tapi bagaimana karyawan kami bisa mengembangkan keahliannya untuk masa depan.

Bahkan pada saat karyawan Sampoerna itu mendekati masa pensiun, istilahnya MPP atau
masa persiapan pensiun, ada program yang kita sebut dengan program HOPE, di mana
program tersebut memberikan pelatihan agar setiap insan Sampoerna itu siap menghadapi
masa pensiun dengan lebih produktif. Pelatihan yang diberikan termasuk awareness terhadap
finansial dan sebagainya.

Pengembangan di Sampoerna itu termasuk banyak sekali pelatihan dan kesempatan untuk
bekerja di luar negeri. Komitmen Sampoerna, tadi saya katakan tidak berhenti hanya pada
karyawan Sampoerna, tapi mencapai ke seluruh rantai pasok, yang kalau dimulai itu mungkin
dimulai dari petani dulu, petani tembakau dan petani cengkeh. Kami merupakan salah satu
perusahaan yang komitmennya cukup besar, tadi saya katakan ada 22.000 petani tembakau
dan cengkeh didalam program kami. Sepengetahuan saya tidak banyak perusahaan industri
hasil tembakau yang melakukan program seperti ini dan 22.000 peserta program ini untuk
ukuran petani tembakau dan cengkeh adalah jumlah yang luar biasa sekali. Program yang
melibatkan petani tembakau dan cengkeh ini adalah Sistem Produksi Terpadu (SPT) sejak
2009 yang sejalan dengan Good Agricultural Practices (GAP) dan Agricultural Labor Practices
(ALP), praktek-praktek pertanian yang bagus untuk memastikan bahwa semua berjalan
dengan baik, mulai dari pencegahan pekerja di bawah umur, kondisi pekerjaan, menciptakan
situasi yang aman, dan banyak sebagainya. Hal ini sangat penting untuk kami.
Page 10 OCR 0.960
anta,

1913
PT HM SAMPOERNA Tbk.

Bahkan sampai ke rantai berikutnya tadi yang saya jelaskan juga, Sampoerna sangat bangga.
Hari Senin kemarin kami menghadiri acara “Pesta Rakyat”, yang merupakan suatu acara yang
berkolaborasi dengan pemerintah dan KADIN untuk bersama-sama mendorong UMKM-
UMKM agar bukan hanya besar di Indonesia, tapi juga agar bisa melakukan ekspor. UMKM
inikan beraneka ragam. Dan kemarin saya bertemu dengan UMKM yang sudah bisa
melakukan ekspor ke Jepang. Di industri bakery, ada UMKM dari Semarang yang bisa ikut
lomba super roti dan memenangkan kompetisi tingkat dunia tersebut di Paris.

Semua pendampingan Sampoerna ini sudah dimulai dari tahun 2007 kita lakukan melalui
program kami Sampoerna Entrepreneurship Training Center. Hal-hal inilah yang untuk
Sampoerna adalah sangat membahagiakan dan membanggakan. Selain itu, seperti saya
katakan tadi bahwa Sampoerna bukan hanya ingin berbisnis semata, tapi juga ingin
memastikan bahwa kami memberikan dampak positif serta efek berganda dari keberadaan
Sampoerna untuk Indonesia.

Untuk di retail, menurut saya, 250.000 anggota Sampoerna Retail Community atau SRC yang
ada sampai dengan hari ini, adalah jumlah yang sangat besar dan luar biasa. Dan 250.000
SRC outlet ini tersebar di seluruh pelosok Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Inilah komitmen-komitmen Sampoerna untuk memberikan nilai tambah, sesuai dengan filosofi
yang kami yaitu filosofi tiga tangan. Barangkali Ibu Elvira ada yang mau ditambahkan.

Elvira Lianita — Direktur Hubungan Eksternal PT HM Sampoerna Tbk.

Saya rasa sudah cukup merangkum apa yang disampaikan oleh Pak Ivan tentang komitmen
Sampoerna, bagaimana kami melihat pentingnya pengembangan sumber daya manusia,
tidak hanya untuk karyawan internal, tetapi juga untuk masyarakat secara luas. Karena kami
percaya dengan pengembangan SDM ini tidak saja nanti akan menjadi mesin untuk
penggerak dari pertumbuhan, tetapi juga penggerak dari kesuksesan, baik secara
perusahaan kami sebagai Sampoerna maupun secara masyarakat luas yang akan
berkontribusi kepada perekonomian daerah maupun nasional.

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.19 MB
Published1 Aug 2024
Pages10
Characters21,614
Text sourceOCR
OCR confidence0.948

Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org HM SAMPOERNA Tbk. p.1 ×50
linked org Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. p.1 ×20
linked person The Ivan Cahyadi p.1
linked person Andy Revianto · Sekretaris Perusahaan p.2
linked org Mandiri Sekuritas p.3
linked org BNI Sekuritas p.3 ×2
linked org BCA Sekuritas p.3 ×2
linked org Maybank Sekuritas p.3 ×2
linked org Fortune Indonesia p.4
linked person Elvira Lianita p.10
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
possible — Central Business p.1 ×2
unresolved org Directorate General of Customs and Excise p.5
unresolved person Laksmi. Tentu p.8
unresolved person Elvira p.10
unresolved person Ivan p.10

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result