Skip to content
Back to announcement

LKTT KONSOL PT COLORPAK INDONESIA TBK 2024.pdf

Financial statement Text extracted CLPI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 60

Page 1
    PT COLORPAK INDONESIA Tbk
       DAN ENTITAS ANAKNYA

      LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  30 JUNI 2024
               ( TIDAK DIAUDIT )
DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 2
                                   PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                      DAN ENTITAS ANAKNYA
                               LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                           30 JUNI 2024
                    DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                             BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN




                                                               DAFTAR ISI



                                                                                                                                Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian ………..….……………………………………………….……… 1-3

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Konsolidasian……………………………………………….………………………...…………....………….. 4-5

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian ……………………………………………………......…........                                                                6

Laporan Arus Kas Konsolidasian ............................................................................................................ 7

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian …………………………....………………….................8 - 58



                                                       ***************************
Page 3
                                   PT COLORPAK INDONESIA TBK
                                       DAN ENTITAS ANAKNYA
                          LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                         Tanggal 30 Juni 2024
                          (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




                                                                                    31 Desember
                                                     Catatan     30 Juni 2024           2023
ASET
ASET LANCAR
 Kas dan setara kas                                    4       271.854.042.381      230.189.369.156
 Piutang usaha                                         6
   Pihak ketiga, neto                                          264.495.939.681      234.577.240.748
   Pihak berelasi                                                1.579.518.900        1.637.560.800
 Piutang lain-lain - pihak ketiga,
   neto                                                            632.159.912          940.692.145
 Persediaan, neto                                      7       164.341.174.344      150.731.166.588
 Pajak dibayar di muka                                             705.138.405                    -
 Biaya dibayar dimuka dan uang muka                              3.254.253.695        4.601.271.108
 Bagian lancar atas:
    Investasi pada surat berharga                      5                        -    35.063.865.000

Total Aset Lancar                                              706.862.227.318      657.741.165.545

ASET TIDAK LANCAR
 Aset tetap, neto                                      8        96.513.470.349       97.329.138.261
 Investasi pada surat berharga                         5                                          -
 Tagihan pajak                                         11         6.334.663.166      14.766.154.780
 Aset pajak tangguhan, neto                            11         3.762.789.134       3.508.881.339
 Aset tidak lancar lainnya                                        4.447.643.312       3.156.921.323

Total Aset Tidak Lancar                                        111.058.565.961      118.761.095.703

TOTAL ASET                                                     817.920.793.279      776.502.261.248




                Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan

                                                 1
Page 4
        bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

                                     PT COLORPAK INDONESIA TBK
                                         DAN ENTITAS ANAKNYA
                         LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
                                           Tanggal 30 Juni 2024
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




                                                                                          31 Desember
                                                        Catatan        30 Juni 2024           2023
Liabilitas dan Ekuitas

Liabilitas

Liabilitas Jangka Pendek
   Utang bank jangka pendek dan cerukan                    9          97.030.176.195      65.350.400.966
   Utang usaha                                            10
     Pihak ketiga                                                    123.601.391.929     133.180.648.379
     Pihak berelasi                                                                -                   -
   Utang lain-lain - pihak ketiga                                     39.296.276.411         432.039.106
   Utang pajak                                            11             518.616.628       4.977.031.322
   Beban masih harus dibayar                                           2.152.817.243       2.238.211.907
   Bagian lancar atas:
      Liabilitas sewa                                                  1.078.142.899       1.078.142.899

Total Liabilitas Jangka Pendek                                       263.677.421.305     207.256.474.579

Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas imbalan kerja                               12          13.336.766.089      12.381.366.089
   Liabilitas sewa                                                       598.369.309       1.137.440.758

Total Liabilitas Jangka Panjang                                       13.935.135.398      13.518.806.847

Total Liabilitas                                                     277.612.556.703     220.775.281.426




                  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
         bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.


                                                    2
Page 5
                                 PT COLORPAK INDONESIA TBK
                                     DAN ENTITAS ANAKNYA
                     LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
                                       Tanggal 30 Juni 2024
                         (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




                                                      Catatan                         31 Desember
                                                                   30 Juni 2024           2023
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan
     kepada Pemilik Entitas
     Induk
  Modal saham - nilai nominal Rp100 per saham
     Modal dasar - 1.000.000.000 saham
     Modal ditempatkan dan disetor penuh
       306.338.500 saham                                14        30.633.850.000      30.633.850.000
  Tambahan modal disetor                                15         5.018.103.066       5.018.103.066
   Saldo laba
    Cadangan umum                                                 37.030.046.462      34.860.788.020
    Belum ditentukan penggunaannya                               467.551.657.915     485.150.799.684
  Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada
   Pemilik Entitas Induk                                         540.233.657.443     555.663.540.770
  Kepentingan Nonpengendali                                           74.579.133          63.439.052

Total Ekuitas                                                    540.308.236.576     555.726.979.822


Total Liabilitas dan Ekuitas                                     817.920.793.279     776.502.261.248




                Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
       bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan.



                                                  3
Page 6
                            PT COLORPAK INDONESIA TBK
                                DAN ENTITAS ANAKNYA
      LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                    (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                                                   Catatan          30 Juni             30 Juni
                                                                     2024                2023

Penjualan neto                                          18      438.018.912.399     377.733.247.243

Beban pokok penjualan                                   19      380.706.824.894     330.383.720.049

Laba bruto                                                       57.312.087.505      47.349.527.194

   Beban penjualan dan distribusi                                (3.078.364.176)     (2.889.055.501)
   Beban umum dan administrasi                          20      (27.029.044.914)    (22.675.635.011)
   Pendapatan operasi lain                              21                     -       3.972.419.257
   Beban operasi lain                                   21       (1.253.611.228)       (664.874.343)

Laba usaha                                                       25.951.067.187      25.092.381.596

   Pendapatan keuangan                                  22         5.546.005.438       3.887.109.629
   Biaya keuangan                                       23       (2.170.809.452)     (2.064.369.973)


Laba sebelum pajak                                               29.326.263.173      26.915.121.252

Beban pajak penghasilan, neto                           11       (5.456.129.786)     (5.323.048.845)



Laba periode berjalan                                            23.870.133.387      21.592.072.407

Pendapatan komprehensif lain                                                   -          33.555.000

Total pendapatan komprehensif periode
berjalan                                                         23.870.133.387      21.625.627.407




                  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
        bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.


                                                    4
Page 7
                           PT COLORPAK INDONESIA TBK
                               DAN ENTITAS ANAKNYA
 LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
               Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                   (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                                                    Catatan         30 Juni             30 Juni
                                                                     2024                2023

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan
   kepada:
   Pemilik entitas induk                                         23.858.993.306       21.582.290.782
   Kepentingan nonpengendali                                         11.140.081            9.781.625

                                                                 23.870.133.387       21.592.072.407

Total pendapatan komprehensif periode berjalan
   yang dapat diatribusikan kepada:
   Pemilik entitas induk                                         23.858.993.306       21.615.845.782
   Kepentingan nonpengendali                                         11.140.081            9.781.625

                                                                 23.870.133.387       21.625.627.407

Laba per saham yang dapat diatribusikan
   kepada pemilik entitas induk                         17                 77,88                70,56




                  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
         bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangankonsolidasian secara keseluruhan.



                                                    5
Page 8
                                                PT COLORPAK INDONESIA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                  LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                 Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                                     (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                     Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
                                  Modal Saham -                                          Saldo Laba
                                   Ditempatkan            Tambahan
                                   dan Disetor              Modal            Cadangan         Belum Ditentukan                              Kepentingan     Total Ekuitas
                        Catatan       Penuh                Disetor            Umum             Penggunaannya              Sub-total        Nonpengendali

Saldo, 1 Januari 2023    14,15      30.633.850.000         5.018.103.066    32.980.190.646            453.471.526.993   522.103.670.705        44.114.015    522.147.784.720

Penyisihan cadangan
umum                                             -                     -     1.880.597.374            (1.880.597.374)                  -                -                   -

Dividen
                                                 -                     -                 -           (18.805.973.742)   (18.805.973.742)                -   (18.805.973.742)

Laba periode berjalan
                                                 -                     -                 -             21.582.290.782    21.582.290.782         9.781.625     21.592.072.407

Penghaslilan
komprehensif lain                                -                     -                 -                33.555.000         33.555.000                 -         33.555.000



Saldo, 30 Jun 2023       14,15      30.633.850.000         5.018.103.066    34.860.788.020            454.400.801.659   524.913.542.745        53.895.640    524.967.438.385


Saldo, 1 Januari 2024    14,15      30.633.850.000         5.018.103.066    34.860.788.020            485.150.799.684   555.663.540.770        63.439.052    555.726.979.822

Penyisihan cadangan
umum                                             -                     -     2.169.258.442            (2.169.258.442)                  -                -                   -

Dividen
                                                 -                     -                 -           (39.288.876.633)   (39.288.876.633)                -   (39.288.876.633)

Laba periode berjalan
                                                 -                     -                 -             23.858.993.306    23.858.993.306        11.140.081     23.870.133.387

Penghaslilan
komprehensif lain                                -                     -                 -                          -                  -                -                   -



Saldo, 30 Juni 2024      14,15      30.633.850.000         5.018.103.066    37.030.046.462            467.551.657.915   540.233.657.443        74.579.133    540.308.236.576



                                               catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
                                     bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

                                                                                                 6
Page 9
                                 PT COLORPAK INDONESIA TBK
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                              LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                       Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024
                           (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                    30 Juni             30 Juni
                                                                     2024                2023

Arus Kas dan Aktivitas Operasi
     Penerimaan tunai dari pelanggan                            408.158.255.371      389.600.510.800
     Pembayaran tunai kepada pemasok                          (383.700.618.234)    (332.002.869.468)
     Pembayaran kepada karyawan                                (31.396.266.234)     (26.626.996.348)
     Pembayaran untuk beban usaha                               (8.965.518.484)      (6.252.416.047)

     Kas yang diperoleh (digunakan untuk) dari operasi         (15.904.147.581)      24.718.228.937
     Penerimaan bunga                                             5.546.005.438        3.887.109.629
     Penerimaan pengembalian pajak                               11.333.003.896        2.160.823.430
     Pembayaran pajak                                          (13.404.523.371)      (3.846.744.861)
     Pembayaran bunga                                           (2.170.809.452)      (2.064.369.973)
     Penerimaan (Pembayaran) neto lain-lain                     (1.728.964.758)        5.828.951.284
Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas
Operasi                                                        (16.329.435.828)      30.683.998.446

Arus Kas dari Aktivitas Investasi
   Penambahan aset tetap                                         (3.405.890.947)       (466.806.300)
   Penambahan surat berharga                                                   -    (20.428.600.000)
   Penerimaan atas pencairan surat berharga                      35.000.000.000       15.000.000.000
Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Investasi                31.594.109.053      (5.895.406.300)

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
   Pembayaran liabilitas sewa                                     (600.000.000)                    -
   Penerimaan atas utang bank jangka pendek                      27.000.000.000                    -
Kas Neto yang Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                 26.400.000.000                    -

Kenaikan Neto Kas dan Setara Kas                                 41.664.673.225      24.788.592.146

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                   230.189.369.156     157.154.486.833

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                                  271.854.042.381     181.943.078.979




                  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
        bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.


                                                  7
Page 10
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM

  a. Pendirian Perusahaan

     PT Colorpak Indonesia Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Republik Indonesia dalam rangka
     Penanaman Modal Asing (“PMA”) berdasarkan Akta Notaris Tegoeh Hartanto, S.H., No. 86 tanggal
     15 September 1988. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam
     Surat Keputusan No. C2-10158.HT.01.01.TH.88 pada tanggal 7 November 1988 dan diumumkan
     dalam Berita Negara No. 38 Tambahan No. 1683 tanggal 11 Mei 1990.

     Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir
     sebagaimana dinyatakan dalam Akta Notaris Leolin Jayayanti, S.H., No. 62 tanggal 26 Juli 2023,
     mengenai perubahan Anggaran Dasar Perusahaan sehubungan dengan perubahan sebagian
     ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan untuk memenuhi ketentuan POJK Nomor.41/POJK.04/2022
     dan POJK Nomor.14/POJK.04/2022. Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat oleh Menteri
     Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-
     0097628 tanggal 27 Juli 2023.

     Perusahaan bergerak di bidang industri tinta, cat dan tinta cetak. Entitas Anak berusaha dalam
     bidang perdagangan besar bahan dan barang kimia dasar atau kimia industri.

     Kantor pusat dan pabrik Perusahaan berkedudukan di Jl. Industri II Blok F/7, Pasir Jaya, Jatiuwung,
     Tangerang, 15135.

     Perusahaan memulai kegiatan operasi komersialnya pada tahun 1989.

  b. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian

     Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian,
     yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh direksi Perusahaan pada tanggal 29 Juli
     2024.

  c. Entitas Induk dan Entitas Induk Terakhir

     Ink Color International Pte. Ltd., Singapura adalah entitas induk Perusahaan. Pacific Plas Pte. Ltd.,
     Singapura, adalah entitas induk terakhir Perusahaan.

  d. Penawaran Umum dan Aksi Korporasi yang Mempengaruhi Modal Saham yang Ditempatkan
     dan Disetor Penuh

     Aksi korporasi (“corporate action”) yang mempengaruhi modal saham yang diterbitkan sejak
     penawaran umum perdana sampai dengan tanggal 31 Desember 2023, adalah sebagai berikut:

                                                                                        Jumlah              Nilai
                                                                                   saham ditempatkan      nominal
           Tanggal                                  Keterangan                        dan beredar        per saham
     9 November 2001        Penawaran umum perdana 50.000.000 saham                         50.000.000          100
     30 November 2001       Pencatatan saham perdana dan Waran Seri I pada bursa
                              efek                                                         304.700.000          100
     23 November 2004       Pelaksanaan Waran Seri I ke saham biasa - 1.638.500
                              saham                                                        306.338.500          100
     6 November -           Perolehan saham tresuri - 2.128.000 saham                      304.210.500          100
         30 Desember 2013
     1 Januari -            Perolehan saham tresuri - 367.000 saham                        303.843.500          100
       5 Januari 2014
     19 Juni -              Penjualan kembali saham tresuri - 2.495.000 saham              306.338.500          100
       26 Juli 2017




                                                              8
Page 11
                                       PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                          DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                               (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM (lanjutan)

   d. Penawaran Umum dan Aksi Korporasi yang Mempengaruhi Modal Saham yang Ditempatkan
      dan Disetor Penuh (lanjutan)

        Pada tanggal 9 November 2001, Perusahaan memperoleh surat persetujuan No. S-278/PM/2001
        dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“BAPEPAM-LK”, sekarang
        merupakan bagian dari Otoritas Jasa Keuangan atau “OJK”) untuk menawarkan 50.000.000 lembar
        saham dengan nilai nominal Rp100 per saham di bursa efek dengan harga penawaran Rp200 per
        saham.

        Selain itu, pada penawaran umum perdana tersebut, Perusahaan juga memberikan Waran Seri I
        (“Waran”) secara cuma-cuma, dengan rasio satu (1) Waran untuk setiap pemegang satu (1) saham
        baru. Waran tersebut memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru
        Perusahaan dengan harga pelaksanaan sebesar Rp250 yang dapat dilaksanakan (“be exercised”)
        dalam periode tiga (3) tahun sejak tanggal 23 November 2001 hingga 23 November 2004.

        Seluruh saham Perusahaan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia.

   e.   Struktur Perusahaan dan Entitas Anak

        Entitas Anak yang dikendalikan oleh Perusahaan secara langsung pada tanggal 30 Juni 2024 dan
        31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:


          Entitas         Domisili    Permulaan       Kegiatan      Total Aset Sebelum eleminasi        Presentasi Kepemilikan
           Anak                        Operasi         Usaha                                                  Efektif (%)
                                      Komersial
                                                                        2024             2023             2024          2023
         PT Colorpak      Indonesia     2010          Perdagangan   228.011.733.692   201.777.598.377     99.90         99.90
         Flexible
         Indonesia




        Perusahaan dan Entitas Anak untuk selanjutnya disebut sebagai “Grup”.

   f.   Manajemen Kunci dan Informasi Lainnya

        Susunan Dewan Komisaris dan Direksi serta Komite Audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024
        dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama                         :                      Harris Pranatajaya
          Komisaris                               :                        Tjia Hwie Tjin
          Komisaris Independen                    :                         Didik Susilo

          Direksi
          Direktur Utama                          :                       Santoso Jiemy
          Direktur                                :                      Antoni Gunawan
          Direktur                                :                     Herlina Hatorangan




                                                          9
Page 12
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM (lanjutan)

   f.   Manajemen Kunci dan Informasi Lainnya (lanjutan)

          Komite Audit
          Ketua                           :                       Didik Susilo
          Anggota                         :                    Ardhini Baroto Rini
          Anggota                         :                       Mieke Tioe

        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 2023, jumlah beban kompensasi bruto
        bagi manajemen kunci Grup adalah sebagai berikut:

                                                          30 Juni 2024               30 Juni 2023
         Imbalan kerja karyawan jangka pendek               12.180.400.000             10.173.730.000
         Imbalan pasca kerja                                 1.399.897.456              1.120.651.199
         Total kompensasi bruto yang dibayar kepada
         manajemen kunci                                    13.580.297.456             11.294.381.199

         Terdiri dari:
         Direksi dan komisaris                              10.754.440.000              8.776.960.000
         Manajemen kunci lainnya                             2.825.857.456              2.517.421.199
         Total                                              13.580.297.456             11.294.381.199

        Pada tanggal 30 Juni 2024, Grup memiliki karyawan tetap sejumlah 108 orang (2023: 108) (tidak
        diaudit).


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

   Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
   Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
   Keuangan di Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”)
   dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
   Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, serta Peraturan No. VIII.G.7 Lampiran Keputusan Ketua OJK No.
   KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman Penyajian dan
   Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh OJK.

   Laporan keuangan konsolidasian, kecuali laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan konsep
   akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang diungkapkan dalam catatan
   atas laporan keuangan konsolidasian yang relevan.

   Laporan arus kas konsolidasian yang disusun dengan menggunakan metode langsung, menyajikan
   penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi,
   investasi dan pendanaan.

   Kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh Grup adalah selaras bagi tahun yang dicakup oleh laporan
   keuangan konsolidasian, kecuali untuk standar akuntansi baru dan revisi seperti diungkapkan pada
   Catatan di bawah ini.

   Grup telah menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan dasar bahwa Grup akan terus beroperasi
   secara berkesinambungan.




                                                  10
Page 13
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Perubahan Kebijakan Akuntansi

   Grup telah menerapkan sejumlah amandemen dan penyesuaian standar akuntansi yang relevan dengan
   pelaporan keuangan dan efektif untuk tahun yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023 sebagai
   berikut:

   a) Amandemen PSAK 1: Penyajian laporan keuangan - Pengungkapan Kebijakan Akuntansi

      Amandemen ini memberikan panduan untuk membantu entitas menerapkan pertimbangan
      materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amandemen tersebut bertujuan untuk
      membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih berguna dengan
      mengganti persyaratan dalam mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan' entitas menjadi
      persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material' entitas dan menambahkan
      panduan tentang bagaimana entitas menerapkan konsep materialitas dalam membuat keputusan
      tentang pengungkapan kebijakan akuntansi.

      Amandemen tersebut berdampak pada pengungkapan kebijakan akuntansi Grup, namun tidak
      berdampak pada pengukuran, pengakuan atau penyajian item apa pun dalam laporan keuangan
      konsolidasian Grup.

   b) Amendemen PSAK 16: Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan

      Amandemen ini tidak memperbolehkan entitas untuk mengurangi suatu hasil penjualan item yang
      diproduksi saat membawa aset tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan supaya aset dapat
      beroperasi sesuai dengan intensi manajemen dari biaya perolehan suatu aset tetap. Sebaliknya,
      entitas mengakui hasil dari penjualan item-item tersebut, dan biaya untuk memproduksi item-item
      tersebut, dalam laba rugi.

      Grup menerapkan amandemen tersebut secara retrospektif hanya untuk aset tetap yang dibuat
      supaya aset siap digunakan pada atau setelah awal periode penyajian paling awal ketika entitas
      pertama kali menerapkan amandemen tersebut.

      Amandemen ini tidak berdampak pada laporan keuangan konsolidasian Grup karena tidak ada
      penjualan atas item-item yang dihasilkan aset tetap yang menjadi tersedia untuk digunakan pada
      atau setelah awal periode sajian paling awal.

   c) Amandemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait
      Definisi Estimasi Akuntansi

      Amandemen PSAK 25 memperjelas perbedaan antara perubahan estimasi akuntansi, perubahan
      kebijakan akuntansi dan koreksi kesalahan. Amandemen juga mengklarifikasi bagaimana entitas
      menggunakan teknik pengukuran dan input untuk mengembangkan estimasi akuntansi.

      Amandemen ini tidak memiliki dampak terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup.

   d) Amandemen PSAK 46: Pajak Penghasilan - Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas Yang
      Timbul Dari Transaksi Tunggal

      Amandemen PSAK 46 Pajak Penghasilan mempersempit ruang lingkup pengecualian pengakuan
      awal, sehingga tidak lagi berlaku pada transaksi yang menimbulkan perbedaan temporer dapat
      dikurangkan dalam jumlah yang sama dan perbedaan temporer kena pajak dan seperti sewa dan
      liabilitas dekomisioning.


                                                11
Page 14
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Perubahan Kebijakan Akuntansi (lanjutan)

   d) Amandemen PSAK 46: Pajak Penghasilan - Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas Yang
      Timbul Dari Transaksi Tunggal (lanjutan)

      Amandemen ini tidak mempunyai dampak terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup.

   e) Amandemen PSAK 46: Pajak Penghasilan - Reformasi Pajak Internasional - Ketentuan Model Pilar
      Dua

      Amandemen PSAK 46 ini diperkenalkan sebagai tanggapan terhadap aturan Model Pilar Dua yang
      diterbitkan oleh Organisasi Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi atau Organization for
      Economic Co-operation and Development (OECD), dan mencakup:
      •      Pengecualian atas pengakuan dan pengungkapan informasi mengenai aset dan liabilitas
             pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan Pilar Dua; dan
      •      Persyaratan pengungkapan bagi entitas yang terkena dampak untuk membantu pengguna
             laporan keuangan lebih memahami eksposur entitas terhadap pajak penghasilan Pilar Dua
             yang timbul dari undang-undang tersebut, terutama sebelum tanggal berlakunya undang-
             undang tersebut.

      Pengecualian tersebut - yang penggunaannya harus diungkapkan - segera berlaku saat penerbitan
      amandemen ini. Persyaratan pengungkapan lainnya berlaku untuk periode pelaporan tahunan yang
      dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023, namun tidak untuk periode interim yang berakhir pada
      atau sebelum 31 Desember 2023.

      Pada tanggal 31 Desember 2023, Perundang-undangan terkait pajak penghasilan Pilar Dua belum
      diberlakukan atau secara substantif belum diberlakukan di Indonesia tempat Grup beroperasi. Oleh
      karena itu, Grup masih dalam proses melakukan penilaian atas potensi eksposur pajak penghasilan
      Pilar Dua. Potensi eksposur pajak penghasilan Pilar Dua, jika ada, saat ini tidak diketahui atau dapat
      diperkirakan secara wajar.

   Prinsip-prinsip Konsolidasian

   Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak pada tanggal
   31 Desember setiap tahun. Kendali diperoleh bila Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil
   variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal
   hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee.

   Dengan demikian, investor mengendalikan investee jika dan hanya jika investor memiliki seluruh hal
   berikut ini:
   i) Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi investor kemampuan kini untuk
        mengarahkan aktivitas relevan dari investee,
   ii) Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan
   iii) Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
        hasil.

   Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak serupa secara mayoritas atas suatu investee, Grup
   mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam mengevaluasi apakah mereka
   memiliki kekuasaan atas investee, termasuk:
   i) Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee,
   ii) Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, dan
   iii) Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup.



                                                   12
Page 15
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
   Prinsip-prinsip Konsolidasian (lanjutan)

  Grup menilai kembali apakah mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan mengindikasikan
  adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen dari pengendalian. Konsolidasi atas
  entitas-entitas anak dimulai sejak Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berhenti pada
  saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban dari entitas
  anak yang diakuisisi pada tahun tertentu disertakan dalam laporan keuangan konsolidasian sejak
  tanggal Grup memperoleh kendali sampai tanggal Grup tidak lagi mengendalikan entitas anak tersebut.

   Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik entitas
   induk dan pada kepentingan nonpengendali (“KNP”), walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP
   yang defisit. Bila dipandang perlu, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak untuk
   diselaraskan dengan kebijakan akuntansi Grup.

   Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan dan beban dan arus kas atas transaksi antar anggota
   Grup dieliminasi sepenuhnya pada saat konsolidasi.

   Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
   hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan pengendalian atas suatu
   entitas anak, maka Grup menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill), liabilitas, KNP dan
   komponen lain dari ekuitas terkait, sementara rugi atau laba yang dihasilkan diakui pada laba rugi.
   Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar.

   Klasifikasi Lancar dan tak Lancar

   Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan
   klasifikasi lancar/tak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:
   i) akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
   ii) untuk diperdagangkan,
   iii) akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal perlaporan, atau
   iv) kas dan setara kas kecuali yang dibatasi penggunaannya untuk melunasi suatu liabilitas dalam
        paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

   Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

   Suatu liabilitas disajikan lancar bila:
   i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
   ii) untuk diperdagangkan,
   iii) akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
   iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah
        tanggal pelaporan.

   Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.

   Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset dan liabilitas jangka panjang.

   Pengukuran Nilai Wajar

  Grup mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan, dan aset dan liabilitas yang diperoleh
  melalui kombinasi bisnis pada nilai wajar. Grup juga mengukur jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas
  (“UPK”) tertentu berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan, dan aset keuangan tertentu pada
  nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“NWPKL”).




                                                     13
Page 16
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan)

  Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
  untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
  Pengukuran nilai wajar berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan
  liabilitas terjadi di:
  •     pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut; atau
  •     dalam hal tidak terdapat pasar utama, maka pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau
        liabilitas tersebut.

  Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Grup.

  Nilai wajar aset dan liabilitas di ukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
  menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
  kepentingan ekonomi terbaiknya.

  Pengukuran nilai wajar dari suatu aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
  menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
  terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut
  pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

  Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia
  untuk mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable)
  yang relevan dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable).

  Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan
  konsolidasian dikategorikan dalam hierarki nilai wajar berdasarkan level masukan (input) paling rendah
  yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan sebagai berikut:
  • Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
    yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
  • Level 2 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
    signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara langsung atau
    tidak langsung.
  • Level 3 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
    signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable).

  Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Grup
  menentukan apakah terdapat perpindahan antara Level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi ulang
  atas penetapan kategori (berdasarkan Level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap
  pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.

   Kas dan Setara Kas

   Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang terdiri dari kas dan bank serta
   deposito jangka pendek yang jatuh tempo dalam waktu 3 bulan atau kurang, yang dapat segera
   dikonversikan menjadi kas dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang
   tidak signifikan (Catatan 4).

  Transaksi dengan Pihak Berelasi

  Grup melakukan transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan definisi yang diuraikan pada PSAK 7.
  Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, yang mungkin
  tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.


                                                  14
Page 17
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

  Transaksi dengan Pihak Berelasi (lanjutan)

  Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan
  yang relevan.

  Kecuali diungkapkan khusus sebagai pihak berelasi, maka pihak-pihak lain yang disebutkan dalam
  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan pihak tidak berelasi.

   Instrumen Keuangan

  Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan aset keuangan bagi satu entitas dan
  liabilitas keuangan atau ekuitas bagi entitas lain.

  Aset Keuangan

   Pengakuan dan Pengukuran Awal

   Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi,
   dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (“NWLR”). Piutang usaha yang
   tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan, dimana Grup telah menerapkan cara praktis,
   yaitu diukur pada harga transaksi yang ditentukan sesuai PSAK 72, seperti diungkapkan pada catatan
   atas laporan keuangan konsolidasian yang relevan.

   Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau NWPKL, aset
   keuangan harus menghasilkan arus kas yang SPPB dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut
   sebagai uji SPPB dan dilakukan pada tingkat instrumen.

   Model bisnis Grup untuk mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana Grup mengelola aset
   keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan
   dari pengumpulan arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya.

   Pengukuran Selanjutnya

  Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam empat kategori:
  i) Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
  ii) Aset keuangan pada NWPKL dengan reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen
       utang),
  iii) Aset keuangan pada NWPKL tanpa reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif atas
       pelepasan (instrumen ekuitas), dan
  iv) NWLR

  Pengukuran selanjutnya dari aset keuangan tergantung kepada klasifikasi masing-masing aset
  keuangan seperti berikut ini:

  Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
  Grup mengukur aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi
  berikut terpenuhi:
  i) Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan untuk
      mengumpulkan arus kas kontraktual;
  ii) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
      merupakan SPPB dari jumlah pokok terutang.



                                                 15
Page 18
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

  Aset Keuangan (lanjutan)

   Pengukuran Selanjutnya (lanjutan)

  Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang) (lanjutan)

  Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan
  menggunakan metode suku bunga efektif (“SBE”) dan mengalami penurunan nilai. Keuntungan dan
  kerugian diakui dalam laporan laba rugi pada saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau
  diturunkan nilainya.

  Aset keuangan Grup yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi termasuk kas dan setara kas,
  piutang usaha, piutang lain-lain dan piutang karyawan. Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur
  pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

  Aset keuangan pada NWPKL (instrumen utang)
  Untuk instrumen utang yang diukur pada NWPKL, pendapatan bunga, revaluasi valuta asing, dan
  kerugian atau pembalikan penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan dihitung dengan cara yang
  sama seperti untuk aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai
  wajar yang tersisa diakui di PKL. Setelah penghentian pengakuan, perubahan nilai wajar kumulatif yang
  diakui di PKL didaur ulang menjadi laba rugi.

  Instrumen utang Grup yang diukur pada NWPKL termasuk investasi pada instrumen pada surat
  berharga.

  Penghentian Pengakuan

  Aset keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan
  serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi keuangan konsolidasian
  Grup) ketika:
  i. Hak untuk menerima arus kas dari aset telah kedaluwarsa; atau
  ii Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah mengasumsikan
      kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada
      pihak ketiga berdasarkan pengaturan 'pass-through'; dan salah satu (a) Grup telah mengalihkan
      secara substansial semua risiko dan manfaat aset, atau (b) Grup tidak mengalihkan atau memiliki
      secara substansial seluruh risiko dan manfaat aset, tetapi telah mengalihkan pengendalian aset.

  Ketika Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari suatu aset atau telah
  menandatangani kesepakatan ‘pass-through’, Grup mengevaluasi jika, dan sejauh mana, Grup masih
  mempertahankan risiko dan manfaat atas kepemilikan aset. Ketika Grup tidak mengalihkan maupun
  seluruh risiko dan manfaat atas aset dipertahankan secara substansial, maupun tidak mengalihkan
  kendali atas aset, Grup tetap mengakui aset yang dialihkan sebesar keterlibatan berkelanjutannya.
  Dalam kasus tersebut, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang dialihkan dan liabilitas terkait
  diukur dengan basis yang mencerminkan hak dan kewajiban yang masih dipertahankan oleh Grup.

  Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer, diukur pada nilai yang lebih
  rendah antara jumlah tercatat awal aset dan jumlah maksimum imbalan yang dibutuhkan oleh Grup untuk
  membayar kembali.




                                                  16
Page 19
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

  Aset Keuangan (lanjutan)

  Penurunan nilai

  Grup mengakui penyisihan KKE untuk semua instrumen utang yang bukan diukur pada NWLR dan
  kontrak jaminan keuangan. KKE ditentukan atas perbedaan antara arus kas kontraktual menurut kontrak
  dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima oleh Grup, yang didiskontokan dengan perkiraan
  SBE orisinal. Arus kas yang diharapkan mencakup setiap arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki
  atau perbaikan kredit lainnya yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam ketentuan kontrak.

  KKE diakui dalam dua tahap. Bila belum terdapat peningkatan risiko kredit signifikan sejak pengakuan
  awal, KKE diakui untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi
  dalam jangka waktu 12 bulan ke depan (KKE 12 bulan). Namun, bila telah terdapat peningkatan
  signifikan risiko kredit sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diakui untuk kerugian kredit yang
  diperkirakan selama sisa umur aset, tanpa mempertimbangkan waktu gagal bayar (KKE sepanjang
  umurnya).

  Karena piutang usaha dan piutang lain-lainnya tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan, Grup
  menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan KKE. Oleh karena itu, Grup tidak
  menelurusi perubahan dalam risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan kerugian berdasarkan
  KKE sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Grup membentuk matriks provisi berdasarkan
  pengalaman kerugian kredit masa lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa depan (forward-looking)
  atas faktor yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi.

  Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pembayaran kontraktual telah lewat satu tahun.
  Namun, dalam kasus tertentu, Grup juga dapat mempertimbangkan aset keuangan mengalami gagal
  bayar ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima jumlah
  kontraktual yang terutang secara penuh sebelum memperhitungkan setiap peningkatan kredit yang
  dimiliki oleh Grup. Aset keuangan dihapuskan jika tidak ada ekspektasi yang wajar untuk memulihkan
  arus kas kontraktual.

  Liabilitas Keuangan

  Pengakuan dan Pengukuran Awal

  Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada
  NWLR, utang dan pinjaman atau derivatif ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai pada lindung nilai
  yang efektif, sesuai dengan kondisinya.

  Semua liabilitas keuangan diakui pada nilai wajar saat pengakuan awal dan, dalam hal liabilitas
  keuangan dilklasifikasi sebagai utang dan pinjaman, diakui pada nilai wajar setelah dikurangi biaya
  transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

  Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha dan lain-lain, biaya masih harus dibayar dan utang
  bank jangka pendek dan cerukan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
  diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR.




                                                  17
Page 20
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

  Liabilitas Keuangan (lanjutan)

  Pengukuran Selanjutnya

  Pengukuran selanjutnya dari liabilitas keuangan ditentukan oleh klasifikasinya sebagai berikut:

  Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (Utang dan pinjaman)

  (i) Utang dan Pinjaman Jangka Panjang yang Dikenakan Bunga

      Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman jangka panjang yang berbunga diukur pada biaya
      perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya
      bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah, dari pokok pinjaman terkait, dalam bagian
      liabilitas jangka pendek. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi ketika liabilitas dihentikan
      pengakuannya maupun melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE.

      Biaya amortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskonto atau premium atas akusisi
      dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat
      sebagai beban keuangan pada laba rugi.

  (ii) Utang dan Akrual

      Liabilitas untuk utang usaha dan utang lain-lain jangka pendek, biaya masih harus dibayar dan
      liabilitas imbalan kerja jangka pendek dinyatakan sebesar jumlah tercatat (jumlah nosional), yang
      kurang lebih sebesar nilai wajarnya.

  Penghentian Pengakuan

  Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak
  berakhir atau dibatalkan atau kedaluwarsa.

  Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang
  sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan
  tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai
  penghentian pengakuan liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih
  antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui pada laba rugi.

  Saling Hapus Instrumen Keuangan

  Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan
  posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling
  hapus atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk
  menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
  bersamaan.

   Surat Berharga

  Surat berharga diukur pada FVOCI disajikan sebesar nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang
  belum direalisasi dari surat berharga diukur pada FVOCI tercatat dalam ekuitas diakui sebagai
  penghasilan atau beban pada periode dimana surat berharga tersebut dijual. Jika diketahui adanya
  indikasi penurunan nilai yang sifatnya permanen, maka Perusahaan akan menyediakan cadangan
  penurunan nilai.



                                                   18
Page 21
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

  Persediaan

  Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto.
  Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto
  adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan
  estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.

  Biaya yang dikeluarkan untuk setiap produk agar berada pada lokasi dan kondisi siap untuk dijual dicatat
  sebagai berikut:
  •   Bahan baku, suku cadang dan bahan pembantu: harga pembelian;
  •   Barang jadi dan persediaan dalam proses: biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung dan bagian
      proporsional dari beban overhead berdasarkan kapasitas operasi normal namun tidak termasuk
      biaya pinjaman.

  Grup menetapkan penyisihan untuk keusangan dan/atau penurunan nilai pasar persediaan berdasarkan
  hasil penelaahan berkala atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan.

  Biaya Dibayar di Muka

  Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada operasi selama masa manfaatnya, dan
  disajikan sebagai aset lancar atau aset tidak lancar sesuai sifatnya masing-masing.

   Aset Tetap

   Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan biaya-
   biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang
   diinginkan agar aset siap digunakan.

   Setelah pengakuan awal, aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan pada biaya perolehan dikurangi
   akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai.

   Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan dan dihitung dengan
   menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset-aset tersebut
   sebagai berikut:

                                                                               Tahun
   Bangunan dan penunjang                                                                          20
   Instalasi listrik                                                                               20
   Mesin                                                                                            5
   Kendaraan bermotor                                                                               5
   Inventaris pabrik                                                                                5
   Inventaris kantor                                                                                4

   Jumlah tercatat aset tetap direviu atas penurunan nilai jika terdapat peristiwa atau perubahan keadaan
   yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat mungkin tidak dapat seluruhnya terealisasi.

   Jumlah tercatat komponen dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau
   saat sudah tidak ada lagi manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan maupun
   pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (ditentukan
   sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan neto dan jumlah tercatatnya) dimasukkan ke dalam laba
   atau rugi untuk tahun penghentian pengakuan tersebut dilakukan.




                                                  19
Page 22
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Aset Tetap (lanjutan)

   Nilai residu aset, umur manfaat dan metode penyusutan direviu setiap akhir tahun pelaporan dan
   disesuaikan secara prospektif jika diperlukan.

   Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi beban
   pinjaman dan biaya-biaya lainnya yang terjadi sehubungan dengan pendanaan aset tetap dalam
   penyelesaian tersebut. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun “Aset Tetap” yang
   bersangkutan pada saat aset tetap tersebut telah selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan. Aset
   tetap dalam penyelesaian tidak disusutkan sampai memenuhi syarat pengakuan sebagai aset tetap
   seperti diungkapkan di atas.

   Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada operasi pada saat terjadinya. Beban pemugaran
   dan renovasi dalam jumlah besar dikapitalisasi kepada jumlah tercatat aset terkait bila besar
   kemungkinan bagi Grup manfaat ekonomi masa depan menjadi lebih besar dari standar kinerja awal
   yang ditetapkan sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa masa manfaat aset terkait.

   Tanah termasuk biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha (“HGU”), Hak
   Guna Bangunan (“HGB”) dan Hak Pakai (“HP”) ketika tanah diperoleh pertama kali dinyatakan sebesar
   biaya perolehan dan tidak diamortisasi karena manajemen berpendapat bahwa kemungkinan besar hak
   atas tanah tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang pada saat masa berlakunya selesai.

   Biaya pengurusan atas perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah dalam bentuk HGU, HGB
   dan HP ditangguhkan dan diamortisasi yang lebih pendek antara umur hukum hak atas tanah dan umur
   ekonomi tanah, dan disajikan sebagai bagian dari akun “Aset 4 Lainnya” pada laporan posisi keuangan
   konsolidasian.

   Aset Tidak Lancar Lainnya

   Biaya-biaya tertentu, terutama terdiri atas biaya dan beban-beban lain yang mempunyai masa manfaat
   lebih dari satu tahun, sehubungan dengan biaya perolehan sistem perangkat lunak dan mesin,
   ditangguhkan dan diamortisasi selama masa manfaatnya masing-masing menggunakan metode garis
   lurus dan jumlah unit.

   Penurunan Nilai Aset Non-keuangan

   Pada setiap akhir tahun pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami
   penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset (yaitu aset
   takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas, aset takberwujud yang belum dapat digunakan, atau
   goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis) diperlukan, maka Grup membuat estimasi formal
   jumlah terpulihkan aset tersebut.

   Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
   wajar aset atau Unit Penghasil Kas (“UPK”) dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali
   aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau
   kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset atau UPK lebih besar daripada jumlah terpulihkannya, maka
   aset tersebut dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi
   sebesar jumlah terpulihkannya.




                                                    20
Page 23
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Penurunan Nilai Aset Non-keuangan (lanjutan)

   Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan
   menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu
   uang dan risiko spesifik atas aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual,
   digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup
   menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan
   ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikator nilai wajar yang tersedia.

   Penilaian dilakukan pada akhir setiap tanggal pelaporan untuk menilai apakah terdapat indikasi bahwa
   rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau mungkin
   telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlahterpulihkan aset
   atau UPK tersebut. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun sebelumnya dibalik hanya
   jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
   tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui.

   Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi
   sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat yang telah
   ditentukan, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk
   aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui pada laba atau rugi.
   Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk
   mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis
   selama sisa umur manfaatnya.

   Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi penurunan nilai aset tetap dan aset non-keuangan
   tidak lancar lainnya yang disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 31
   Desember 2023.

   Imbalan Kerja Karyawan

   Grup mempunyai program dana pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetap yang memenuhi
   syarat.

   Grup juga mencatat penyisihan manfaat tambahan selain program dana pensiun tersebut di atas untuk
   memenuhi dan menutup imbalan minimum yang harus dibayar kepada karyawan-karyawan sesuai
   dengan Perjanjian Kerja Bersama dan Undang-undang dan Peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.
   Penyisihan tambahan tersebut diestimasi dengan menggunakan perhitungan aktuarial metode
   “Projected Unit Credit”.




                                                   21
Page 24
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Imbalan Kerja Karyawan (lanjutan)

   Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial, segera diakui pada laporan posisi
   keuangan konsolidasian dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui
   penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba
   rugi pada periode berikutnya.

   Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal antara:
   i) ketika program amandemen atau kurtailmen terjadi; dan
   ii) ketika entitas mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait.

   Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan
   kerja. Grup mengakui perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada akun “Beban Umum dan
   Administrasi” pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:
   i) Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas kurtailmen dan
       penyelesaian tidak rutin, dan
   ii) Beban atau penghasilan bunga neto.

   Provisi

   Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang
   akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan
   arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah
   kewajiban tersebut dapat dibuat.

   Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik
   yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak
   terjadi, maka provisi dibatalkan.

   Pengakuan Pendapatan dan Beban

   Grup menerapkan PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan, yang mensyaratkan
   pengakuan pendapatan harus memenuhi lima langkah analisa sebagai berikut:
      Identifikasi kontrak dengan pelanggan;
      Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji
       dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
       pelanggan;
      Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh
       suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke
       pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel,
       maka Grup membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak
       diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan
       estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak;
      Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
       berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak
       dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang
       diharapkan ditambah marjin;
      Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
       atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau
       jasa tersebut).




                                                    22
Page 25
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

   Pendapatan dari penjualan barang diakui pada suatu titik waktu jika seluruh kondisi berikut terpenuhi:
      Grup telah memindahkan risiko dan manfaat kepemilikan barang secara signifikan kepada pembeli;
      Grup tidak lagi melanjutkan pengelolaan yang biasanya terkait dengan kepemilikan atas barang
       ataupun melakukan pengendalian efektif atas barang yang dijual;
      jumlah pendapatan dapat diukur secara andal;
      kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait dengan transaksi tersebut akan mengalir ke Grup;
       dan
      biaya yang terjadi atau akan terjadi sehubungan transaksi penjualan tersebut dapat diukur secara
       andal.

   Penghasilan/Beban Bunga

   Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, penghasilan atau
   beban bunga dicatat dengan menggunakan metode SBE, yaitu tingkat suku bunga digunakan
   mendiskontokan secara tepat estimasi pembayaran atau penerimaan arus kas di masa yang akan
   datang selama umur ekpektasian dari instrumen keuangan, atau jika lebih sesuai, selama periode yang
   lebih singkat, untuk jumlah tercatat neto dari aset atau liabilitas keuangan.

   Beban

   Beban diakui pada saat terjadinya (asas akrual).

  Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

  Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Indonesia Rupiah
  (“Rupiah”) yang juga merupakan mata uang fungsional Grup. Tiap entitas dalam Grup menentukan mata
  uang fungsionalnya masing-masing dan laporan keuangannya masing-masing diukur menggunakan
  mata uang fungsional tersebut.

  Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang fungsional berdasarkan kurs yang berlaku
  pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
  asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada
  tanggal transaksi perbankan terakhir untuk tahun yang bersangkutan, dan laba atau rugi kurs yang
  timbul, dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun yang bersangkutan.

  Pada tanggal 30 Juni 2024, nilai tukar yang digunakan untuk 1 Dolar Amerika Serikat (“US$”) adalah
  sebesar Rp16.421 (31 Desember 2023: Rp15.416).

  Transaksi dalam mata uang asing selain Dolar AS adalah tidak signifikan.

  Sewa

  Grup menilai pada saat insepsi kontrak apabila kontrak tersebut adalah, atau mengandung, sewa. Yaitu,
  bila kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama
  suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.




                                                   23
Page 26
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

  Sewa (lajutan)

  Grup sebagai Penyewa

  Grup menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa, kecuali untuk
  sewa jangka-pendek dan sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah. Grup mengakui liabilitas sewa
  untuk melakukan pembayaran sewa dan aset hak-guna yang mewakili hak untuk menggunakan aset
  pendasar.

  Aset hak-guna

  Grup mengakui aset hak-guna pada tanggal permulaan sewa (yaitu tanggal aset pendasar tersedia untuk
  digunakan). Aset hak-guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan
  penurunan nilai, serta disesuaikan dengan pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset
  hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal yang terjadi, dan
  pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan dikurangi setiap insentif sewa
  yang diterima. Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus selama masa sewa.

  Jika kepemilikan aset pendasar sewa beralih ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya perolehan aset
  hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka penyusutan aset hak-guna dihitung
  menggunakan estimasi masa manfaat aset. Aset hak-guna juga dievaluasi untuk penurunan nilai.

  Liabilitas sewa

  Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini pembayaran
  sewa yang harus dilakukan selama masa sewa.

  Pembayaran sewa juga mencakup harga pelaksanaan dari opsi beli yang secara wajar pasti
  dilaksanakan oleh Grup dan pembayaran pinalti untuk mengakhiri sewa, jika masa sewa merefleksikan
  adanya opsi dapat mengakhiri sewa. Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks
  atau tarif diakui sebagai beban pada periode terjadinya peristiwa atau kondisi yang memicu terjadinya
  pembayaran tersebut.

  Dalam menghitung nilai kini pembayaran sewa, Grup menggunakan Suku Bunga Pinjaman Inkremental
  (“SBPI”) pada tanggal permulaan sewa karena suku bunga implisit dalam sewa tidak dapat langsung
  ditentukan. Setelah tanggal permulaan, jumlah kewajiban sewa ditingkatkan untuk mencerminkan akresi
  bunga (atas efek diskonto) dan dikurangi untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai
  tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika terdapat modifikasi, perubahan masa sewa, perubahan
  pembayaran sewa, atau perubahan penilaian atas opsi untuk membeli aset pendasar.

  Sewa jangka pendek dan sewa dengan aset bernilai rendah

  Grup menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa yang jangka waktu
  sewanya pendek (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal
  permulaan dan tidak memiliki opsi beli). Grup juga menerapkan pengecualian pengakuan sewa dengan
  aset bernilai rendah untuk sewa yang aset pendasarnya dianggap bernilai rendah. Pembayaran sewa
  untuk sewa jangka pendek dan sewa dari aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan metode
  garis lurus selama masa sewa.




                                                 24
Page 27
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

  Biaya Pinjaman

  Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung dengan perolehan, pembangunan atau pembuatan
  aset kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. Biaya pinjaman lainnya
  diakui sebagai beban pada saat terjadi. Biaya pinjaman terdiri dari beban bunga dan biaya lain yang
  ditanggung Grup sehubungan dengan peminjaman dana.

  Perpajakan

  Pajak Kini

  Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat
  direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang
  digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substantif telah
  berlaku pada tanggal pelaporan di negara tempat Grup beroperasi dan menghasilkan pendapatan kena
  pajak.

  Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari penghasilan atau beban operasi lain karena tidak
  dianggap sebagai bagian dari beban pajak penghasilan.

  Manajemen secara berkala mengevaluasi jumlah yang dilaporkan di dalam Surat Pemberitahuan
  Tahunan (“SPT”) terkait dengan keadaan di mana peraturan pajak yang berlaku memerlukan interpretasi
  dan, jika diperlukan, manajemen akan menghitung provisi atas jumlah yang mungkin timbul.

  Perubahan terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak (“SKP”) diterima atau
  jika Perusahaan atau entitas anaknya mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan
  tersebut telah ditetapkan.

  Pajak Tangguhan

  Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer pada tanggal
  pelaporan antara dasar pengenaan pajak dari aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan
  pelaporan keuangan pada tanggal pelaporan.

  Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang kena pajak, kecuali:
  i) liabilitas pajak tangguhan yang terjadi dari pengakuan awal goodwill atau dari aset atau liabilitas dari
      transaksi yang bukan transaksi kombinasi bisnis, dan pada waktu transaksi tidak mempengaruhi
      laba akuntansi dan laba kena pajak/rugi pajak;
  ii) dari perbedaan temporer kena pajak atas investasi pada entitas anak, yang saat pembalikannya
      dapat dikendalikan dan besar kemungkinannya bahwa beda temporer itu tidak akan dibalik dalam
      waktu dekat.

  Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan akumulasi
  rugi pajak belum dikompensasi, bila kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga
  perbedaan temporer dapat dikurangkan tersebut, dan rugi pajak belum dikompensasi, dapat
  dimanfaatkan, kecuali:
  i) jika aset pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset atau liabilitas dalam transaksi yang bukan
      transaksi kombinasi bisnis dan tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun laba kena pajak/rugi
      pajak; atau
  ii) dari perbedaan temporer yang dapat dikurangkan atas investasi pada entitas anak, aset pajak
      tangguhan hanya diakui bila besar kemungkinannya bahwa beda temporer itu tidak akan dibalik
      dalam waktu dekat dan laba kena pajak dapat dikompensasi dengan beda temporer tersebut.




                                                    25
Page 28
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

  Perpajakan (lanjutan)

  Pajak Tangguhan (lanjutan)

  Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir setiap periode pelaporan dan diturunkan
  apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset
  pajak tangguhan tersebut. Pada akhir setiap periode pelaporan, Grup menilai kembali aset pajak
  tangguhan yang tidak diakui. Grup mengakui aset pajak tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila
  besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa depan akan tersedia untuk pemulihannya.

  Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan
  berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan
  pajak yang berlaku atau yang secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

  Pajak tangguhan terkait dengan pos-pos yang diakui di luar laba rugi diakui di luar laba rugi. Item pajak
  tangguhan diakui sesuai dengan transaksi yang mendasarinya baik di PKL maupun secara langsung di
  ekuitas.

  Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika terdapat hak secara hukum untuk
  melakukan saling hapus antara aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan
  dan liabilitas pajak tangguhan pada entitas yang sama, atau Grup bermaksud untuk merealisasikan aset
  dan menyelesaikan liabilitas lancar berdasarkan jumlah neto.

  Pajak Pertambahan Nilai

  Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah PPN, kecuali:
   PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak,
     yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari
     item beban-beban yang diterapkan; dan
   piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.

  Jumlah PPN neto yang terpulihkan dari, atau terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai bagian
  dari piutang atau utang pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

  Pajak Final

  Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, Pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan tetap
  dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

  Mengacu pada revisi PSAK 46 seperti yang disebutkan di atas, pajak penghasilan final tidak lagi diatur
  oleh PSAK 46. Pajak penghasilan final Grup yang timbul dari pendapatan bunga dari rekening koran,
  deposito dan penghasilan sewa adalah tidak material, Grup memutuskan untuk menyajikan secara neto
  Pendapatan Keuangan dan Penghasilan Sewa setelah pajak.




                                                   26
Page 29
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Dividen

   Pembagian deviden kepada pemegang saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas dalam laporan
   keuangan konsolidasian Grup pada periode ketika dividen tersebut disetujui oleh para pemegang saham
   Perusahaan.

   Laba per Saham

   Laba per saham dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama periode
   yang bersangkutan.

   Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal 30 Juni
   2024.

   Saham Tresuri

   Instrumen ekuitas sendiri yang diperoleh kembali (saham tresuri) diakui pada harga perolehan kembali
   dan dikurangi dari ekuitas. Tidak ada laba atau rugi yang diakui pada laba rugi atas perolehan, penjualan
   kembali, penerbitan atau pembatalan dari instrumen ekuitas Grup. Selisih antara jumlah tercatat dan
   penerimaan, bila diterbitkan kembali, diakui sebagai bagian dari tambahan modal disetor pada ekuitas.

   Informasi Segmen

   Untuk tujuan manajemen, Grup dibagi menjadi dua segmen operasi berdasarkan produk dan jasa yang
   dikelola secara independen oleh masing-masing pengelola segmen yang bertanggung jawab atas
   kinerja dari masing-masing segmen. Para pengelola segmen melaporkan secara langsung kepada
   manajemen Perusahaan yang secara teratur mengkaji laba segmen sebagai dasar untuk
   mengalokasikan sumber daya ke masing-masing segmen dan untuk menilai kinerja segmen.

   Pengungkapan tambahan pada masing-masing segmen terdapat dalam Catatan 27, termasuk faktor
   yang digunakan untuk mengidentifikasi segmen yang dilaporkan dan dasar pengukuran informasi
   segmen.




                                                    27
Page 30
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Standar Akuntansi yang Telah Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif

   Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian
   Grup namun belum berlaku efektif diungkapkan berikut ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan
   standar-standar tersebut yang dipertimbangkan relevan terhadap Grup pada saat efektif, dan
   dampaknya terhadap posisi dan kinerja keuangan konsolidasian Grup masih diestimasi pada tanggal 29
   Juli 2024:

   Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2024

   •   Pilar Standar Akuntansi Keuangan

       Standar ini memberikan persyaratan dan pedoman bagi entitas untuk menerapkan standar
       akuntansi keuangan yang benar dalam menyusun laporan keuangan bertujuan umum. Akan ada 4
       (empat) standar akuntansi keuangan yang saat ini diterapkan di Indonesia, yaitu:
       1. Pilar 1 Standar Akuntansi Keuangan Internasional,
       2. Pilar 2 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (PSAK),
       3. Pilar 3 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Entitas Swasta/Standar Akuntansi
          Keuangan Indonesia untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik, dan
       4. Pilar 4 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Entitas Mikro Kecil dan Menengah.

   •   Standar Akuntansi Keuangan Internasional

       Standar ini merupakan adopsi penuh dari International Financial Reporting Standards (“IFRS”) yang
       diterjemahkan kata demi kata dan tidak ada modifikasi dari Standar IFRS, termasuk tanggal
       efektifnya. Entitas yang memenuhi persyaratan dapat menerapkan standar ini, sejak tanggal efektif.

   •   Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan

       Standar ini ini mengatur penomoran baru untuk standar akuntansi keuangan yang berlaku di
       Indonesia yang diterbitkan oleh DSAK IAI.

   •   Amandemen PSAK 1: Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan

       Amandemen ini menentukan persyaratan untuk mengklasifikasikan suatu liabilitas sebagai jangka
       pendek atau jangka panjang dan menjelaskan:
       • hal yang dimaksud sebagai hak untuk menangguhkan pelunasan,
       • hak untuk menangguhkan pelunasan harus ada pada akhir periode pelaporan,
       • klasifikasi tersebut tidak dipengaruhi oleh kemungkinan entitas akan menggunakan hakya untuk
         menangguhkan liabilitas, dan
       • hanya jika derivatif melekat pada liabilitas konversi tersebut adalah suatu instrumen ekuitas,
         maka syarat dan ketentuan dari suatu liabilitas konversi tidak akan berdampak pada
         klasifikasinya.

       Selain itu, persyaratan telah diperkenalkan untuk mewajibkan pengungkapan ketika suatu kewajiban
       timbul dari pinjaman perjanjian diklasifikasikan sebagai tidak lancar dan hak entitas untuk menunda
       penyelesaian bergantung pada kepatuhan terhadap persyaratan di masa depan dalam waktu dua
       belas bulan.




                                                    28
Page 31
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Standar Akuntansi yang Telah Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif (lanjutan)

   Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2024 (lanjutan)

   •   Amandemen PSAK 1: Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan (lanjutan)

       Amendemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
       setelah 1 Januari 2024 secara retrospektif dengan penerapan dini diperkenankan.

       Grup saat ini sedang menilai dampak dari amandemen tersebut untuk menentukan dampaknya
       terhadap pelaporan keuangan Grup.

   •   Amandemen PSAK 73: Liabilitas Sewa dalam Jual Beli dan Sewa-balik

       Amandemen PSAK 73 Sewa menetapkan persyaratan yang digunakan penjual-penyewa dalam
       mengukur kewajiban sewa yang timbul dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk memastikan
       penjual-penyewa tidak mengakui jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak
       guna yang dipertahankan.

       Amandemen berlaku secara retrospektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
       setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini diperkenankan. Grup saat ini sedang menilai dampak dari
       amandemen tersebut untuk menentukan dampaknya terhadap pelaporan keuangan Grup.

   •   Amandemen PSAK 2 dan PSAK 60: Pengaturan Pembiayaan Pemasok

       Amandemen PSAK 2 dan PSAK 60 mengklarifikasi karakteristik pengaturan pembiayaan pemasok
       dan mensyaratkan pengungkapan tambahan atas pengaturan pembiayaan pemasok tersebut.
       Persyaratan pengungkapan dalam amandemen ini dimaksudkan untuk membantu pengguna
       laporan keuangan dalam memahami dampak pengaturan pembiayaan pemasok terhadap liabilitas,
       arus kas, dan eksposur terhadap risiko likuiditas suatu entitas.

       Amandemen ini akan berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
       setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini diperkenankan, namun perlu diungkapkan. Amandemen
       tersebut diperkirakan tidak mempunyai dampak material terhadap laporan keuangan Grup.




                                                   29
Page 32
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

   Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
   pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan,
   beban, aset dan liabilitas pada akhir tahun pelaporan.

   Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material
   terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas yang terpengaruh pada periode pelaporan berikutnya.

   Pertimbangan

   Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup
   yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
   konsolidasian:

  Penentuan Mata Uang Fungsional

  Mata uang fungsional dari masing-masing entitas dalam Grup adalah mata uang yang paling
  mempengaruhi pendapatan dan beban dari penjualan barang dan jasa yang dihasilkan serta sumber
  pendanaan. Berdasarkan substansi ekonomi dari kondisi mendasar yang relevan, mata uang fungsional
  dan penyajian Grup adalah Indonesia Rupiah.

  Tagihan Pajak

  Berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku saat ini, manajemen mempertimbangkan apakah
  jumlah yang tercatat dalam akun tagihan pajak penghasilan dapat dipulihkan dan direstitusi oleh Kantor
  Pajak. Nilai tercatat atas tagihan pajak penghasilan Grup diungkapkan dalam Catatan 11.

   Perpajakan

   Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks, perubahan peraturan pajak dan
   jumlah dan timbulnya pendapatan kena pajak di masa depan, dapat menyebabkan penyesuaian di masa
   depan atas pendapatan dan beban pajak yang telah dicatat.

   Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
   transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
   usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan pertimbangan
   apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.

   Nilai tercatat neto utang pajak penghasilan badan diungkapkan dalam Catatan 11.

   Estimasi dan Asumsi

   Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
   memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
   tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter
   yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Situasi dan asumsi mengenai
   perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup.
   Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

   Penyisihan atas Penurunan Nilai Piutang Usaha

   Grup menetapkan estimasi penyisihan penurunan nilai piutang usaha menggunakan pendekatan yang
   disederhanakan dari KKE. Matriks provisi digunakan untuk menghitung KKE untuk piutang usaha dan
   lain-lain. Tarif provisi didasarkan pada hari tunggakan untuk pengelompokan berbagai segmen
   pelanggan yang memiliki pola kerugian serupa.


                                                     30
Page 33
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

   Penyisihan atas Penurunan Nilai Piutang Usaha (lanjutan)

   Matriks provisi awalnya didasarkan pada riwayat tingkat kerugian pelanggan. Grup akan melakukan
   penyesuaian pengalaman kerugian historis dengan informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika
   prakiraan kondisi ekonomi yang terkait erat dengan riwayat tingkat kerugian diperkirakan akan
   memburuk pada tahun berikutnya yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah gagal bayar pada
   sektor-sektor pelanggan beroperasi, riwayat tingkat kerugian disesuaikan. Pada setiap tanggal
   pelaporan, riwayat tingkat gagal bayar yang diamati diperbarui dan perubahan dalam estimasi
   berwawasan ke depan dianalisis.

   Evaluasi atas korelasi antara tingkat gagal bayar yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi
   dan KKE, adalah estmasi signifikan. Jumlah KKE sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan
   kondisi ekonomi. Kerugian kredit historis Grup dan perkiraan kondisi ekonomi mungkin tidak mewakili
   tingkat gagal bayar pelanggan aktual di masa depan.

   Penjelasan lebih lanjut atas piutang usaha diungkapkan dalam Catatan 6.

   Program Pensiun dan Imbalan Kerja

   Pengukuran liabilitas imbalan kerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh
   aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain,
   tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat
   kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Keuntungan atau kerugian aktuarial yang timbul dari
   penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial diakui secara langsung pada laporan posisi
   keuangan konsolidasian dengan debit atau kredit ke saldo laba melalui PKL dalam periode terjadinya.

   Sementara Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan
   pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat mempengaruhi
   secara material liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto.
   Penjelasan lebih rinci atas imbalan kerja diungkapkan dalam Catatan 12.

   Penyisihan atas Penurunan Nilai Pasar dan Keusangan Persediaan

   Penyisihan atas penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan
   situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga
   jual pasar, estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Penyisihan
   dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang yang mempengaruhi jumlah
   yang diestimasi. Penjelasan lebih rinci mengenai persediaan diungkapkan dalam Catatan 7.




                                                    31
Page 34
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Estimasi dan Asumsi (lanjutan)
   Aset Pajak Tangguhan

   Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar
   kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat
   digunakan. Estimasi signifikan digunakan oleh manajemen dalam menentukan jumlah aset pajak
   tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak dan
   strategi perencanaan pajak masa depan.

   Pada tanggal 30 Juni 2024, manajemen berpendapat bahwa seluruh perbedaan temporer yang dapat
   dikurangkan dapat direalisasi seluruhnya sehingga aset pajak tangguhan diakui. Penjelasan lebih rinci
   diungkapkan dalam Catatan 11.

   Penyusutan Aset Tetap

   Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
   masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4
   sampai dengan 20 tahun, yang merupakan umur yang secara umum diharapkan dalam industri Grup
   menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat
   mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya beban penyusutan masa
   depan mungkin direvisi. Penjelasan lebih rinci atas aset tetap diungkapkan dalam Catatan 8.


4. KAS DAN SETARA KAS
  Akun ini terdiri dari:
                                                           30 Juni 2024         31 Desember 2023
    Kas                                                         173.085.302            174.521.053

    Bank
    Rekening Rupiah
      PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”)                        7.103.852.317            8.748.961.780
      The Hongkong and Shanghai Banking
          Corporation, Limited, cabang Jakarta
          (“HSBC”)                                              116.651.345              544.826.506
      PT Bank Permata Tbk (“Permata”)                           310.108.437              118.541.596
      PT Bank Maybank Indonesia Tbk, cabang
          Jakarta (“Maybank”)                                               -                       -
   Rekening Dolar AS
      BCA                                                     4.972.611.489            4.265.478.014
      Permata                                                   231.460.563              221.919.486
      HSBC                                                    5.087.912.362              580.354.744
   Rekening Yuan
      BCA                                                     2.858.360.566            1.534.765.977
   Sub-total                                                 20.680.957.079           16.014.848.103

   Deposito Berjangka
   Rekening Rupiah
     PT Bank INA Perdana Tbk ("INA")                        186.000.000.000         164.000.000.000
     Permata                                                 65.000.000.000          50.000.000.000

    Total                                                   271.854.042.381         230.189.369.156



                                                  32
Page 35
                                    PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                       DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                            (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


4. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)

   Rekening di bank memiliki tingkat bunga mengambang sesuai dengan tingkat penawaran pada masing-
   masing bank. Pada tanggal 30 Juni 2024 tingkat suku bunga tahunan deposito berjangka dalam mata
   uang Rupiah berkisar antara 6% sampai 6,25% (31 Desember 2023: antara 5,75% sampai 6,25%).

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang
   ditempatkan pada pihak-pihak berelasi ataupun yang digunakan sebagai jaminan atas pinjaman.


5. INVESTASI PADA SURAT BERHARGA

   Grup melakukan investasi pada surat berharga yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui
   penghasilan komprehensif lain sebagai berikut:

                                                               30 Juni 2024             31 Desember 2023
    Pihak ketiga
    Obligasi Negara seri FR070                                                    -              20.097.258.156
    Obligasi Negara seri ORI019                                                   -              14.986.052.128
    Obligasi Negara seri ORI018                                                   -                            -
    Keuntungan belum direalisasi                                                  -                 (19.445.284)
    Total investasi pada surat berharga                                           -              35.063.865.000

    Dikurangi bagian lancar                                                       -              35.063.865.000

    Bagian jangka panjang                                                         -                                  -

   Tabel berikut menyajikan taksiran nilai wajar surat berharga Grup adalah sebagai berikut:

                    Keterangan         Suku Bunga          Jatuh Tempo        Nilai Nominal            Nilai Wajar

   31 Desember 2023
   Obligasi Negara seri FR070                 8,38%              15-Mar-24      20.000.000.000          20.079.480.000
   Obligasi Negara seri ORI019                5,57%              15-Feb-24      15.000.000.000          14.984.385.000
   Total                                                                        35.000.000.000          35.063.865.000


   Berdasarkan penelaahan investasi pada surat berharga pada tanggal 31 Desember 2023, manajemen
   berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan penurunan nilai atas investasi pada surat berharga
   tersebut.

   Seluruh surat berharga pada tanggal 31 Desember 2023 tidak dijaminkan.




                                                      33
Page 36
                                  PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                     DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                          (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


6.   PIUTANG USAHA

     Akun ini merupakan piutang atas penjualan lokal dengan rincian sebagai berikut :

                                                              30 Juni 2024           31 Desember 2023
      Pihak berelasi (Catatan 26)
      Dalam Rupiah                                               1.579.518.900             1.637.560.800
      Pihak ketiga
      Dalam Rupiah                                             264.935.793.147          235.017.094.214
      Dikurangi penyisihan atas penurunan nilai secara
        individual - pihak ketiga                                 (439.853.466)            (439.853.466)

      Sub-total                                                264.495.939.681          234.577.240.748

      Neto                                                     266.075.458.581          236.214.801.548

     Sifat dari hubungan dan transaksi antara Grup dengan pihak berelasi dijelaskan pada Catatan 2 dan
     26.

     Piutang usaha tidak dikenakan bunga dan umumnya dikenakan syarat pembayaran selama 30 sampai
     dengan 90 hari.

     Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                              30 Juni 2024           31 Desember 2023
      Umur Piutang Usaha
      Lancar dan tidak mengalami penurunan nilai               143.126.285.628          117.767.353.587
      Telah jatuh tempo namun tidak mengalami
          penurunan nilai:
          1 - 30 hari                                           54.873.643.985           65.561.459.431
          31 - 60 hari                                          34.383.850.194           28.326.719.399
          Lebih dari 60 hari                                    33.691.678.774           24.559.269.131
       Telah jatuh tempo dan mengalami penurunan nilai             439.853.466              439.853.466
          Lebih dari 60 hari
       Total                                                   266.515.312.047          236.654.655.014
      Penyisihan atas penurunan nilai secara individual -
         pihak ketiga                                            (439.853.466)            (439.853.466)
      Neto                                                     266.075.458.581          236.214.801.548



     Analisis mutasi saldo penyisihan atas penurunan nilai adalah sebagai berikut:
                                                              30 Juni 2024           31 December 2023
      Saldo awal tahun                                             439.853.466              439.853.466
      Penyisihan                                                             -                        -
      Pemulihan                                                              -                        -
      Saldo akhir tahun                                            439.853.466              439.853.466


     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap adanya penurunan nilai pada akhir tahun, manajemen
     berkeyakinan bahwa penyisihan atas penurunan nilai piutang usaha di atas cukup untuk menutup
     kemungkinan kerugian dari penurunan nilai piutang tersebut.




                                                     34
Page 37
                                    PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                       DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                            (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


6.   PIUTANG USAHA (lanjutan)

     Catatan 24 mengenai risiko kredit piutang usaha mengungkapkan bagaimana Grup mengelola kualitas
     kredit piutang usaha.

     Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, piutang usaha Perusahaan sebesar US$2.000.000
     (masing-masing setara dengan Rp31.706.000.000 dan Rp30.832.000.000) digunakan sebagai jaminan
     atas fasilitas pinjaman dari HSBC dan piutang usaha Entitas Anak sebesar US$2.000.000 (masing-
     masing setara dengan Rp31.706.000.000 dan Rp30.832.000.000) digunakan sebagai jaminan fasilitas
     pinjaman dari BCA (Catatan 9).


7. PERSEDIAAN
     Akun ini terdiri dari:

                                                            30 Juni 2024          31 Desember 2023
      Barang jadi (Catatan 19)                                84.350.453.925           66.997.990.512
      Barang dalam proses (Catatan 19)                         8.485.798.045            9.347.511.148
      Bahan baku                                              71.943.697.351           73.078.537.678
      Lain-lain                                                  953.089.900              967.426.327
      Sub-total                                              165.733.039.221          150.391.465.665
      Barang dalam perjalanan                                    227.037.000            1.958.602.800
      Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan
          Persediaan                                          (1.618.901.877)          (1.618.901.877)
      Neto                                                   164.341.174.344          150.731.166.588

     Analisis mutasi saldo penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan adalah sebagai
     berikut:
                                                            30 Juni 2024          31 December 2023
      Saldo awal tahun                                        (1.618.901.877)         (2.024.592.786)
      Pemulihan                                                             -           1.190.522.045
      Penyisihan                                                            -           (784.831.136)
      Saldo akhir tahun                                       (1.618.901.877)         (1.618.901.877)

     Pemulihan penyisihan atas penurunan nilai pasar persediaan tersebut di atas diakui karena terjualnya
     barang jadi terkait kepada pihak ketiga.

     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap harga pasar dan kondisi fisik dari persediaan pada tanggal
     pelaporan, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan tersebut di atas cukup untuk menutup
     kemungkinan kerugian dari penurunan nilai pasar dan keusangan.
     Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, persediaan Perusahaan sebesar US$1.000.000
     (masing-masing setara dengan Rp15.853.000.000 dan Rp15.416.000.000) digunakan sebagai jaminan
     atas fasilitas pinjaman dari HSBC dan persediaan Entitas Anak sebesar Rp10.000.000.000 digunakan
     sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman dari BCA (Catatan 9).
     Seluruh persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai
     pertanggungan sebesar US$15.430.000 atau setara dengan Rp244.611.790 dan Rp237.868.880.000
     masing-masing pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023. Manajemen berpendapat bahwa
     nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas persediaan yang
     dipertanggungkan.




                                                   35
Page 38
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


8. ASET TETAP
                                                               30 Juni 2024
                            Saldo awal        Penambahan       Pengurangan    Reklasifikasi        Saldo akhir
  Biaya Perolehan
   Tanah                    56.984.051.379                 -              -                   -    56.984.051.379
   Bangunan dan sarana
       penunjang            53.174.871.914                -               -                   -    53.174.871.914
   Mesin                    88.781.317.499                -               -                   -    88.781.317.499
   Kendaraan bermotor       12.840.648.159    1.840.000.000               -                   -    14.680.648.159
   Inventaris pabrik        35.632.744.570    1.532.471.775               -                   -    37.165.216.345
   Inventaris kantor         5.791.261.354       33.419.172               -                   -     5.824.680.526
   Aset dalam konstruksi                  -               -               -                   -                  -
   Total Biaya Perolehan   253.204.894.875    3.405.890.947               -                   -   256.610.785.822
   Aset hak guna             3.415.583.657                -               -                   -     3.415.583.657
   Total Biaya Perolehan   256.620.478.532    3.405.890.947               -                   -   260.026.369.479

  Akumulasi penyusutan
   Bangunan dan sarana
       penunjang            23.798.036.269    1.253.283.988               -                   -    25.051.320.257
   Mesin                    85.683.064.942      910.326.783               -                   -    86.593.391.725
   Kendaraan bermotor       10.125.274.319      735.606.390               -                   -    10.860.880.709
   Inventaris pabrik        32.899.181.883      717.506.896               -                   -    33.616.688.779
   Inventaris kantor         5.585.782.858       50.938.888               -                   -     5.636.721.746
   Total Akumulasi
       Penyusutan          158.091.340.271    3.667.662.945               -                   -   161.759.003.216
   Aset hak guna             1.200.000.000      553.895.914               -                   -     1.753.895.914
   Total Akumulasi
      Penyusutan           159.291.340.271    4.221.558.859               -                   -   163.512.899.130
   Nilai buku neto          97.329.138.261                                                         96.513.470.349

                                                               30 Juni 2023
                            Saldo awal        Penambahan       Pengurangan    Reklasifikasi        Saldo akhir
  Biaya Perolehan
   Tanah                    56.984.051.379                 -              -                   -    56.984.051.379
   Bangunan dan sarana
       penunjang            52.929.871.914                -               -                   -    52.929.871.914
   Mesin                    89.946.909.832                -               -                   -    89.946.909.832
   Kendaraan bermotor       12.973.720.869                -               -                   -    12.973.720.869
   Inventaris pabrik        35.189.969.210      411.886.300               -                   -    35.601.855.510
   Inventaris kantor         5.703.652.112       54.920.000               -                   -     5.758.572.112
   Aset dalam konstruksi        52.000.000                -               -                   -        52.000.000
   Total Biaya Perolehan   253.780.175.316      466.806.300               -                   -   254.246.981.616

  Akumulasi penyusutan
   Bangunan dan sarana
       penunjang            21.347.614.094    1.222.658.998               -                   -    22.570.273.092
   Mesin                    84.929.184.637      959.736.318               -                   -    85.888.920.955
   Kendaraan bermotor        9.102.242.545      807.158.376               -                   -     9.909.400.921
   Inventaris pabrik        31.562.533.245      713.093.666               -                   -    32.275.626.911
   Inventaris kantor         5.484.708.895       49.965.255               -                   -     5.534.674.150
   Total Akumulasi
       Penyusutan          152.426.283.416    3.752.612.613               -                   -   156.178.896.029
   Nilai buku neto         101.353.891.900                                                         98.068.085.587




                                                     36
Page 39
                                  PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                     DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                          (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


8. ASET TETAP (lanjutan)

   Penyusutan dibebankan pada operasi sebagai bagian dari:

                                                             30 Juni 2024             30 Juni 2023
    Beban pokok penjualan                                       2.630.460.869            2.650.957.182
    Beban umum dan administrasi (Catatan 20)                    1.591.097.990            1.101.655.431
    Total                                                       4.221.558.859            3.752.612.613

   Pada tanggal 31 Desember 2023, nilai perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh namun masih
   digunakan adalah sebesar Rp122.221.773.500. Aset tetap tersebut terutama terdiri atas bangunan dan
   sarana penunjang, instalasi listrik, mesin, kendaraan bermotor, inventaris pabrik dan inventaris kantor.

   Perusahaan memiliki Hak Guna Bangunan (“HGB”) No. 218 dan 284 atas dua bidang tanah yang
   berlokasi di Jatiuwung dengan luas masing-masing 6.920 meter persegi dan 6.205 meter persegi. HGB
   No. 218 akan berakhir pada tahun 2037 dan HGB No. 284 akan berakhir pada tahun 2031. Selain itu,
   Perusahaan juga memiliki HGB No. 1642 atas tanah yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur dengan luas
   tanah 12.009 meter persegi hingga tahun 2025. Pada tanggal 14 Oktober 2016, Perusahaan
   memperoleh empat bidang tanah dalam bentuk HGB yang terletak di Gresik, Jawa Timur dengan luas
   tanah sejumlah 8.875 meter persegi yang akan jatuh tempo hingga tahun 2032, 2038 dan 2041.

   Manajemen berpendapat bahwa hak atas tanah tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang pada saat
   jatuh tempo.

   Aset tetap telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran, kecurian dan risiko lainnya dengan nilai
   pertanggungan sebesar US$13.000.000 atau setara dengan Rp200.408.000.000 pada tanggal 30 Juni
   2024 dan 31 Desember 2023. Manajemen menilai jumlah pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
   kerugian yang mungkin timbul dari risiko-risiko tersebut.

   Berdasarkan analisis manajemen, tidak terdapat peristiwa dan keadaan yang mengindikasikan
   penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.


9. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN CERUKAN
   Akun ini terdiri dari:
                                                             30 Juni 2024          31 Desember 2023
    BCA
       Kredit modal kerja                                      38.000.000.000            11.000.000.000
       Kredit Kendaraan Bermotor                                                                      -
       Cerukan                                                 41.440.303.557            44.308.061.753
       Omnibus letter of credit                                10.264.570.664             4.408.499.131
    HSBC - letter of credit                                     7.325.301.974             5.633.840.082
    Permata
       Letter of credit                                                     -                         -
    Total                                                      97.030.176.195            65.350.400.966




                                                   37
Page 40
                                   PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                      DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                           (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


9. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN CERUKAN (lanjutan)

   BCA

   Perusahaan memperoleh beberapa fasilitas pinjaman dan Letter of Credit (“LC”) dari BCA, yang juga
   dapat digunakan oleh Entitas Anak, sebagai berikut:

   •     Fasilitas kredit lokal (“cerukan”) sebesar Rp50.000.000.000 yang digunakan untuk modal kerja;
   •     Fasilitas kredit multi fasilitas (“KMF”) sebesar US$16.000.000 dengan sublimit untuk LC sebesar
         US$12.000.000 dan fasilitas kredit modal kerja (“time revolving loan” sebesar Rp108,000,000,000
         (dapat ditarik dalam Dolar AS sebesar US$4,000,000);
   •     Fasilitas forward line sebesar US$10.000.000 yang digunakan untuk lindung nilai.

  Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan persediaan dan piutang usaha Entitas Anak masing-masing
  sebesar Rp10.000.000.000 dan US$2.000.000. Fasilitas tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 1 Juni
  2025.

  Pinjaman tersebut mensyaratkan Perusahaan untuk mempertahankan rasio keuangan tertentu,
  memperoleh persetujuan dari BCA untuk menjaminkan aset tetap, memberikan jaminan dan
  memberikan pinjaman kepada pihak lain.

  Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan
  pinjaman tersebut.

  Pinjaman ini dikenakan suku bunga tahunan sebagai berikut:
       Mata Uang                                            30 Juni 2024         31 Desember 2023
       Dolar AS                                                       5,50%                  5,50%
       Rupiah                                                         7,50%                  7,50%

  HSBC

  Perusahaan memperoleh fasilitas LC dari HSBC yang juga dapat digunakan oleh Entitas Anak.

  Fasilitas maksimum LC yang diberikan adalah sebesar US$10.000.000, dengan kombinasi jumlah
  maksimum sebagai berikut:
  Kredit Berdokumen                                    US$10.000.000
  Kredit Berdokumen dengan Pembayaran Tertunda         US$10.000.000
  Pinjaman Impor                                       US$10.000.000
  Bank Garansi                                         US$ 500.000
  Pembiayaan Pemasok                                   US$10.000.000

   Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan persediaan dan piutang usaha Perusahaan masing-masing
   sebesar US$1.000.000 dan US$2.000.000. Fasilitas tersebut diperpanjang setiap tahun akan jatuh
   tempo pada tanggal 1 Juni 2025.

   Pinjaman ini dikenakan suku bunga tahunan sebesar 5,75% pada tahun 2024 dan 2023.




                                                   38
Page 41
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


9. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN CERUKAN (lanjutan)

  HSBC (lanjutan)

   Perjanjian ini juga mencakup pembatasan dan persyaratan tertentu, antara lain, mempertahankan rasio
   keuangan tertentu, mempertahankan kepemilikan saham mayoritas keluarga Pranatajaya pada Pacific
   Plas Pte. Ltd., Singapura, baik secara langsung atau tidak langsung, dan mendapat persetujuan tertulis
   dari HSBC sehubungan dengan perolehan fasilitas kredit atau pinjaman baru dan penjaminan aset atau
   pendapatan Perusahaan.

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Grup belum menggunakan fasilitas pinjaman Bank
   Garansi dan Pembiayaan Pemasok.

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan
   pinjaman tersebut.

   Permata

   Pada tanggal 26 November 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas LC dari Permata sebesar
   US$8.000.000 yang dapat juga digunakan oleh Entitas Anak. Fasilitas tersebut akan jatuh tempo pada
   tanggal 26 November 2025.

   Pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga tahunan dalam mata uang Rupiah sebesar 7,95% dan dalam
   mata uang Dolar AS sebesar 5,00% pada tahun 2024 dan 2023. Fasilitas tersebut akan jatuh tempo
   pada tanggal 26 November 2025.

   Pinjaman tersebut mensyaratkan Perusahaan untuk menyerahkan seluruh rekening koran di bank lain
   secara triwulanan, menyampaikan laporan keuangan inhouse secara triwulanan, mempertahankan
   kepemilikan saham mayoritas PT Colorpak Flexible Indonesia dan an negative pledge atas aset tetap
   Grup.

   Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan corporate guarantee dari Entitas Anak dan negative pledge
   atas persediaan Grup.

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan
   pinjaman tersebut.




                                                  39
Page 42
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


10. UTANG USAHA

  Akun ini merupakan liabilitas Grup atas pembelian bahan baku dari para pemasok:
                                                         30 Juni 2024          31 Desember 2023
   Pihak ketiga
      Dalam Dolar AS (Catatan 27)                          61.271.112.337            79.161.780.494
      Dalam Rupiah                                         60.255.609.055            52.830.973.560
      Dalam Yuan (Catatan 27)                               2.074.670.537             1.187.894.325
      Dalam Euro (Catatan 27)                                           -                         -
      Dalam Swiss Franc (Catatan 27)                                    -                         -
   Sub-total                                              123.601.391.929           133.180.648.379
   Pihak berelasi (Catatan 26)
      Dalam Dollar Australia (Catatan 27)                               -                         -
      Dalam Yuan (Catatan 27)                                           -                         -
   Sub-total                                                            -                         -
   Total                                                  123.601.391.929           133.180.648.379
  Sifat dari hubungan dan transaksi antara Grup dengan pihak berelasi dijelaskan pada Catatan 26.
  Analisa umur utang usaha adalah sebagai berikut:
                                                         30 Juni 2024          31 Desember 2023
   Umur Utang Usaha
   Lancar                                                 109.661.107.357           108.105.247.357
   Jatuh tempo :
       1 - 30 hari                                         13.940.284.572            24.865.894.072
       31 - 60 hari                                                     -               209.506.950
       Lebih dari 60 hari                                               -                         -
    Total                                                 123.601.391.929           133.180.648.379
  Utang usaha tidak dijamin, tidak dikenakan bunga dan umumnya dikenakan syarat pembayaran antara
  30 sampai dengan 90 hari.


11. PERPAJAKAN
  a. Utang pajak
                                                          30 Juni 2024         31 Desember 2023
      Perusahaan
      Pajak penghasilan
        Pasal 4 (2)                                                                               -
        Pasal 21                                               383.583.622              440.129.967
        Pasal 23                                                15.079.713                6.697.727
        Pasal 25                                                         -                        -
        Pasal 26                                                26.104.000                        -
        Pasal 29 – Tahun 2023                                            -            1.644.619.167
      Pajak lainnya                                                      -              717.145.259
      PPN                                                       34.888.850            1.478.709.827




                                                 40
Page 43
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11. PERPAJAKAN (lanjutan)
   a. Utang pajak (lanjutan)

                                                  30 Juni 2024       31 Desember 2023
       Entitas Anak
       Pajak penghasilan
          Pasal 4(2)                                            -             30.600.000
          Pasal 21                                     52.643.287             53.265.776
          Pasal 23                                      6.317.156             25.647.863
          Pasal 25                                              -                      -
       PPN                                                      -            580.215.736
       Total                                          518.616.628          4.977.031.322

   b. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan

                                                  30 Juni 2024         30 Juni 2023
       Beban pajak penghasilan - kini:
         Perusahaan                                (2.481.279.639)       (2.557.452.977)
         Entitas Anak                              (3.228.757.942)       (2.803.165.108)

       Manfaat (beban) pajak penghasilan –
         tangguhan
        Perusahaan                                     224.119.795            30.441.240
        Entitas Anak                                    29.788.000             7.128.000
       Beban Pajak Penghasilan, Neto               (5.456.129.786)       (5.323.048.845)


       Pajak Penghasilan Badan
         Kini                                      (5.710.037.581)       (5.360.618.085)
         Tangguhan                                     253.907.795            37.569.240

       Beban Pajak Penghasilan yang Dilaporkan
        pada Laporan Laba Rugi Komprehensif
        Konsolidasian                              (5.456.129.786)       (5.323.048.845)




                                             41
Page 44
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11. PERPAJAKAN (lanjutan)

   c. Rekonsiliasi Fiskal (lanjutan)

      Rekonsiliasi antara laba Perusahaan sebelum pajak dengan laba kena pajak Perusahaan adalah
      sebagai berikut:

                                                           30 Juni 2024           30 Juni 2023
       Laba sebelum pajak Perusahaan                         14.987.211.403         14.337.458.915

       Beda temporer:
       Penyusutan                                              (97.930.901)           (465.757.933)
       Imbalan kerja karyawan                                  820.000.000              720.000.000
       Persediaan                                                         -                       -
       Penurunan nilai piutang usaha                                      -                       -
       Aset lainnya                                            296.657.240            (115.872.795)

       Beda Tetap:
       Biaya yang tidak dapat dikurangkan untuk
         tujuan pajak                                          817.958.792            1.034.176.944
       Pendapatan yang telah dikenakan pajak
         penghasilan bersifat final                         (5.545.352.720)          (3.885.218.870)
       Laba Kena Pajak – Perusahaan                         11.278.543.814           11.624.786.261

       Beban pajak kini (dalam Rupiah):                     (2.481.279.639)          (2.557.452.977)

       Pajak penghasilan dibayar di muka-Perusahaan
       Pasal 22                                               1.525.263.975           1.371.818.000
       Pasal 25                                               2.151.435.777             340.448.148
       Tagihan (Utang) pajak penghasilan –
       Perusahaan                                             1.195.420.113           (845.186.829)

       Rincian tagihan dan keberatan atas hasil pemeriksaan pajak adalah sebagai berikut:

        Tahun                                              30 Juni 2024        31 Desember 2023
        Perusahaan
           Pajak Penghasilan Badan tahun:
           2024                                               1.195.420.113                       -
           2022                                                           -           2.176.399.940

        Entitas Anak
            Pajak    Penghasilan       Badan      tahun:


            2024                                              2.040.650.983                       -
            2023                                              3.098.592.070           3.098.592.070
            2022                                                          -           9.491.162.770

        Total                                                 6.334.663.166          14.766.154.780




                                                   42
Page 45
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11. PERPAJAKAN (lanjutan)

   d. Rekonsiliasi Tarif Pajak Efektif

        Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan, yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang
        berlaku atas laba komersial sebelum pajak dan beban pajak penghasilan, seperti yang tercantum
        dalam laporan laba-rugi komprehensif konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                            30 Juni 2024             30 Juni 2023
         Laba sebelum pajak                                   29.326.263.173           26.915.121.252

        Beban pajak penghasilan sesuai dengan tarif
           pajak yang berlaku                                 (6.451.777.897)          (5.921.326.675)
        Pengaruh pajak atas:
          Biaya yang tidak dapat dikurangkan untuk
             tujuan pajak                                       (224.473.085)            (256.886.288)
          Pendapatan yang telah dikenakan pajak
             penghasilan bersifat final                        1.220.121.196              855.164.118
        Pengaruh atas perbedaan tariff pajak                               -                        -
        Beban Pajak Penghasilan yang Dilaporkan
          pada Laporan Laba Rugi Komprehensif
          Konsolidasian                                       (5.456.129.786)          (5.323.048.845)

   e. Tarif Pajak Penghasilan Badan

        Pada tanggal 29 Oktober 2021, Presiden Republik Indonesia menandatangani UU No.7/2021
        tentang “Harmonisasi Peraturan Perpajakan”, yang menerapkan, antara lain, tarif pajak penghasilan
        badan sebagai berikut:
        a) Sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 (sebelumnya 20% yang diatur dalam
           Perppu No.1 Tahun 2020 tertanggal 31 Maret 2020).
        b) Perusahaan Terbuka dalam negeri dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor
           diperdagangkan pada bursa efek di Indonesia paling sedikit 40% dan memenuhi persyaratan
           tertentu sesuai dengan peraturan pemerintah, dapat memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah
           dari tarif pada butir a di atas.

   f.   Pajak tangguhan
        Pengaruh pajak atas perbedaan temporer antara pelaporan komersial dan pajak dihitung
        menggunakan tarif pajak yang berlaku adalah sebagai berikut:

                                                            30 Juni 2024             30 Juni 2023
         Manfaat (beban) pajak tangguhan
         Perusahaan
         Imbalan kerja karyawan                                  180.400.000               158.400.000
         Aset tetap                                              (21.544.798)            (102.466.745)
         Penyisihan penurunan nilai piutang usaha                           -                        -
         Persediaan                                                         -                        -
         Aset tidak lancar lainnya                                 65.264.593             (25.492.015)

         Entitas Anak
         Imbalan kerja                                            29.788.000                7.128.000
         Jumlah manfaat pajak tangguhan                          253.907.795               37.569.240




                                                    43
Page 46
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11. PERPAJAKAN (lanjutan)

   f.   Pajak tangguhan (lanjutan)

                                                           30 Juni 2024          31 Desember 2023
         Perusahaan
         Imbalan kerja                                         2.615.320.209            2.434.920.209
         Persediaan                                              184.005.632              184.005.632
         Aset tetap                                              693.584.246              715.129.044
         Piutang usaha                                           125.760.257              125.760.257
         Aset tidak lancar lainnya                             (413.210.083)            (478.474.676)
         Sub-total                                             3.205.460.261            2.981.340.466

         Entitas Anak
         Imbalan kerja                                           318.768.328              288.980.328
         Piutang usaha                                            66.407.763               66.407.763
         Persediaan                                              172.152.782              172.152.782
         Jumlah Aset Pajak Tangguhan, Neto                     3.762.789.134            3.508.881.339

   g. Surat Ketetapan Pajak
        Perusahaan

        Pada bulan Januari 2024, Perusahaan menerima beberapa surat ketetapan pajak atas lebih bayar
        pajak penghasilan badan untuk tahun fiskal 2022 sebesar Rp2.051.211.580 dari klaim Perusahaan
        sebesar Rp2.176.399.940. Perusahaan juga menerima surat ketetapan pajak atas kurang bayar atas
        Pajak Penghasilan Pasal 23 untuk periode fiskal Desember 2022 sebesar Rp19.714.587, surat
        ketetapan pajak atas kurang bayar atas Pajak Penghasilan Pasal 21 untuk periode fiskal Januari-
        Desember 2022 sebesar Rp21.669.194, surat tagihan pajak atas Pajak Penghasilan Pasal 21 untuk
        periode fiskal Desember 2022 sebesar Rp405.041. Perusahaan menyetujui ketetapan tersebut dan
        menerima pengembalian sejumlah Rp2.009.422.758 pada tanggal 2 Februari 2024, setelah
        dikurangi dengan kurang bayar tersebut.

        Pada bulan Mei 2023, Perusahaan menerima beberapa surat ketetapan pajak atas lebih bayar pajak
        penghasilan badan untuk tahun fiskal 2021 sebesar Rp2.160.823.430dari klaim Perusahaan sebesar
        Rp2.282.976.450. Perusahaan juga menerima surat ketetapan pajak atas kurang bayar atas Pajak
        Penghasilan Pasal 21 untuk periode fiskal Januari-Desember 2021 sebesar Rp57.942.494, surat
        tagihan pajak atas Pajak Penghasilan untuk periode fiskal April 2020 sebesar Rp3.669.524.
        Perusahaan menyetujui ketetapan tersebut dan menerima pengembalian sejumlah
        Rp2.099.211.412 pada tanggal 15 Mei 2023, setelah dikurangi dengan kurang bayar tersebut.

        Entitas Anak

        Pada bulan April 2024, CFI menerima beberapa surat ketetapan pajak atas lebih bayar pajak
        penghasilan badan untuk tahun fiskal 2022 sebesar Rp9.463.522.630. CFI juga menerima surat
        ketetapan pajak atas kurang bayar atas Pajak Penghasilan Pasal 23 untuk periode fiskal Februari,
        Juni dan Desember 2022 sebesar Rp139.941.492. CFI menyetujui ketetapan tersebut dan menerima
        pengembalian sejumlah Rp9.323.581.138 pada tanggal 25 April 2022, setelah dikurangi dengan
        kurang bayar tersebut.




                                                  44
Page 47
                                PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                   DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                        (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. LIABILITAS IMBALAN KERJA

   Pada tahun 2020, Perusahaan mengikuti Program Pensiun untuk Kompensasi Pesangon (“PPUKP”)
   pada Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”) AIA Financial, yang pendiriannya telah disetujui oleh
   Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No: KEP-097/KM.17/2000 tanggal 15
   Maret 2000, untuk beberapa karyawan tertentu Perusahaan yang memenuhi syarat. Beban pensiun
   yang dibayarkan kepada AIA Financial sebesar Rp360.000.000 untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2023 disajikan sebagai bagian dari akun “Beban Pokok Penjualan” dan “Beban Umum
   dan Administrasi” dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

   Selain mempunyai program pensiun untuk karyawan yang memenuhi syarat, Grup juga mencatat
   penyisihan imbalan kerja untuk memenuhi imbalan minimum yang diwajibkan untuk dibayar kepada
   karyawan tetap yang memenuhi persyaratan sesuai dengan Undang-undang Penciptaan Lapangan
   Kerja No. 11/2020 (“UU Cipta Kerja”, UUCK).

   Pada tanggal 31 Desember 2023, Grup mencatat liabilitas diestimasi atas imbalan kerja berdasarkan
   perhitungan aktuarial yang dilakukan oleh KKA Arya Bagiastra, aktuaris independen, dalam laporannya
   tertanggal 19 Maret 2024, dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”.

   Perhitungan dilakukan dengan menggunakan asumsi-asumsi dasar sebagai berikut:

                                                                               31 Desember 2023
    Tingkat diskonto                                                                 6,78% - 6,91%
    Tingkat kenaikan gaji                                                                   10,00%
    Umur pensiun                                                                           55 tahun
    Tingkat kematian                                                                         TMI-IV
    Tingkat kecacatan                                                               5% dari tingkat
                                                                                          mortalitas
    Tingkat pengunduran                                                               Usia pegawai
        diri karyawan                                                               0-39 tahun, 5%
                                                                                   40-44 tahun, 3%
                                                                                  45-49 tahun, 2%
                                                                                  50-54 tahun, 1%
                                                                                    >55 tahun, 0%
   Liabilitas imbalan kerja karyawan

                                                          30 Juni 2024          31 Desember 2023
    Nilai kini kewajiban                                    14.669.030.225          13.713.630.225
    Nilai wajar as et program                               (1.332.264.136)         (1.332.264.136)
    Liabilitas neto                                         13.336.766.089          12.381.366.089




                                                 45
Page 48
                                  PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                     DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                          (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)

   Perubahan dalam nilai kini kewajiban imbalan kerja:

                                                            30 Juni 2024             31 Desember 2023
    Saldo awal                                                13.713.630.225             11.505.372.940

    Perubahan yang dibebankan ke laba rugi
     Biaya jasa kini                                             955.400.000              1.631.745.061
     Beban bunga                                                           -                806.684.567
     Biaya jasa lalu                                                       -                          -
    Imbalan yang dibayarkan                                                -              (553.957.673)

    Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti neto
     Kerugian (keuntungan) actuarial yang timbul dari:
        Pengaruh perubahan asumsi keuangan                                   -               436.781.567
        Perubahan asumsi demografik                                          -                         -
        Penyesuaian pengalaman                                               -             (112.996.237)

    Saldo akhir                                               14.669.030.225             13.713.630.225
   Perubahan dalam nilai wajar aset program PPUKP pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai
   berikut:
                                                                                          Jumlah
    Nilai wajar aset program penyesuaian 1 Jan                                            1.400.512.930
    Imbal hasil aset program                                                                  68.042.619
    Kontribusi program pensiun                                                               360.000.000
    Pembayaran imbalan dari aset program                                                   (476.020.833)
    Kerugian aktuaria                                                                       (20.270.580)

                                                                                          1.332.264.136

   Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan yang diakui di laporan posisi keuangan

                                                            30 Juni 2024             31 Desember 2023
    Saldo awal                                                12.381.366.089             10.104.860.010
    Pembayaran imbalan                                                     -                (77.936.840)
    Kontribusi program pension                                             -               (360.000.000)
    Beban (pendapatan) imbalan kerja karyawan                    955.400.000              2.714.442.919
    Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja
    karyawan                                                                 -                         -
    Aset – penyesuaian                                                       -                         -

    Saldo akhir                                               13.336.766.089             12.381.366.089

   Analisa sensitivitas terhadap asumsi utama yang digunakan dalam menentukan kewajiban imbalan
   ckerja per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                  Kenaikan/          (Penurunan)/Kenaikan Liabilitas imbalan kerja
     Asumsi Utama                (Penurunan)                           Neto/

    Tingkat diskonto tahunan           1%/(1%)                 (1.068.193.814)/1.209.847.894
    Kenaikan gaji tahunan              1%/(1%)                 1.156.474.813/(1.043.681.043)




                                                   46
Page 49
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)

   Pembayaran kontribusi yang diharapkan dari kewajiban imbalan kerja pada periode mendatang adalah
   sebagai berikut:
                                                                                       Jumlah
    Dalam 12 bulan mendatang                                                           1.114.697.500
    Antara 1 sampai 5 tahun                                                            3.926.370.066
    Antara 5 sampai 10 tahun                                                          17.421.330.033
    Diatas 10 tahun                                                                  125.887.364.313
    Total                                                                            148.349.761.912


13. LIABILITAS SEWA

   Mutasi jumlah tercatat liabilitas sewa:

                                                             30 Juni 2024         31 Desember 2023
    Saldo awal                                                  2.215.583.657                      -
    Penambahan                                                              -          3.415.583.657
    Pembayaran                                                    539.071.449          1.200.000.000
    Sub-total                                                   1.676.512.208          2.215.583.657

    Dikurangi bagian lancar                                       1.078.142.899        1.078.142.899

    Bagian Jangka Panjang                                          598.369.309         1.137.440.758

   Analisis jatuh tempo liabilitas sewa adalah sebagai berikut:

                                                             30 Juni 2024         31 Desember 2023

    Dalam 1 tahun                                                 1.078.142.899        1.078.142.899
    Dalam 1 - 2 tahun                                               598.369.309        1.137.440.758

    Total                                                         1.676.512.208        2.215.583.657




                                                    47
Page 50
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


14. MODAL SAHAM

  Pemegang saham Perusahaan dan besarnya kepemilikan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember
  2023 adalah sebagai berikut:

                                            Saham
                                         Ditempatkan
                                         dan Disetor        Persentase
           Pemegang Saham                   Penuh           Kepemilikan             Jumlah
   Ink Color International Pte.Ltd.       156.230.000          51,00%              15.623.000.000
   PT Bukit Jaya Semesta (‘‘BJS‘‘)          22.755.300          7,43%               2.275.530.000
   Chandra Natalie Widjaja                  20.364.500          6,65%               2.036.450.000
   Masyarakat (dengan
      kepemilikan
      masing-masing di bawah 5%)           106.988.700          34,92%             10.698.870.000
                                           306.338.500         100,00%             30.633.850.000

  Saham Tresuri

  Pada tahun 2013, para pemegang saham menyetujui rencana pembelian kembali saham Perusahaan
  guna meningkatkan nilai pemegang saham, dalam jangka waktu 3 bulan sejak tanggal 4 Oktober 2013
  sampai dengan 5 Januari 2014, dengan pembelian maksimum sebesar Rp6.000.000.000 atau 20% dari
  seluruh modal saham ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan.

  Sehubungan dengan hal itu, Perusahaan telah membeli kembali sebanyak 2.495.000 saham dengan
  harga perolehan sejumlah Rp1.433.113.852. Pada tahun 2017, Perusahaan telah menjual kembali
  seluruh saham tresuri sebanyak 2.495.000 saham dengan penerimaan neto sebesar Rp2.571.986.319.
  Selisih antara nilai perolehan dari dengan penerimaan sebesar Rp1.138.872.467 dicatat sebagai bagian
  dari “Tambahan Modal Disetor” pada laporan posisi keuangan konsolidasian (Catatan 15).

  Pengelolaan Modal

  Grup menjadikan total ekuitas sebagai modal. Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk
  memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan nilai
  bagi pemegang saham.




                                                48
Page 51
                                  PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                     DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                          (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


14. MODAL SAHAM (lanjutan)

   Pengelolaan Modal (lanjutan)

   Perusahaan dan Entitas Anak dipersyaratkan untuk memelihara tingkat permodalan tertentu oleh
   perjanjian pinjaman. Persyaratan permodalan eksternal tersebut telah dipenuhi oleh Grup pada tanggal
   30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023. Selain itu, Grup juga dipersyaratkan oleh Undang-undang
   Perseroan Terbatas Tahun 2007 untuk mengalokasikan sampai dengan 20% dari modal saham
   ditempatkan dan disetor penuh ke dalam dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan
   tersebut akan dipertimbangkan oleh Grup dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”)
   berikutnya.

   Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian berdasarkan perubahan kondisi
   ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Grup dapat menyesuaikan
   pembayaran dividen kepada pemegang saham, imbalan modal kepada pemegang saham atau
   menerbitkan saham baru. Tidak ada perubahan tujuan, kebijakan maupun proses pada tahun yang
   berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.

   Kebijakan Grup adalah mempertahankan rasio modal kerja dan struktur permodalan yang sehat untuk
   mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.


15. TAMBAHAN MODAL DISETOR

   Akun ini terdiri dari:

    Agio saham yang berasal dari penawaran umum perdana                                 5.000.000.000
    Dikurangi biaya emisi saham                                                       (1.371.944.401)
                                                                                        3.628.055.599

    Agio saham yang berasal dari konversi waran                                          245.775.000
    Selisih kurs atas modal disetor                                                        5.400.000
    Penjualan kembali saham tresuri                                                    1.138.872.467
    Total                                                                              5.018.103.066

   Agio Saham
   Penawaran Umum Perdana
   Agio saham merupakan agio yang diperoleh dari 50.000.000 saham yang dikeluarkan pada penawaran
   umum saham perdana, setelah dikurangi biaya emisi saham (Catatan 1).
   Konversi Waran
   Agio saham merupakan agio yang diperoleh dari 1.638.500 lembar saham yang diterbitkan dalam rangka
   pelaksanaan waran (Catatan 1).
   Selisih Kurs atas Modal Disetor
   Selisih kurs berasal dari selisih kurs valuta asing yang timbul dari modal saham yang ditempatkan dan
   disetor penuh.

   Penjualan kembali saham tresuri
   Selisih antara nilai perolehan dari 2.495.000 saham yang diperoleh kembali dengan penerimaan dari
   penjualannya (Catatan 15).




                                                  49
Page 52
                                  PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                     DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                          (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


16. DIVIDEN KAS DAN CADANGAN UMUM
  Dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan masing-masing pada tanggal 25 Juni 2024 dan
  30 Juni 2023, yang risalahnya masing-masing telah diaktakan dengan Akta Notaris No 44 tertanggal 25
  Juni 2024 dan Akta Notaris No. 90 tertanggal 30 Juni 2023 dari Notaris Leolin Jayayanti, S.H., para
  pemegang saham menyetujui, antara lain:
  i.   Penambahan cadangan umum atas saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya masing-
       masing sebesar Rp2.619.258.442 dan Rp1.880.597.374 untuk tahun yang berakhir pada tanggal
       31 Desember 2023 dan 2022; dan
  ii.  Pembagian dividen kas masing-masing sebesar Rp39.288.876.633 dan Rp18.805.973.742 atau
       masing-masing setara dengan Rp128,25 dan Rp61,38 per saham yang berasal dari laba
       Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
  Dividen kas yang diumumkan dan disetujui pada tahun 2023 telah dibayar seluruhnya oleh Perusahaan
  pada bulan Agustus 2023.


17. LABA PER SAHAM
  Rincian perhitungan laba per saham adalah sebagai berikut:
                                                  Laba Tahun
                                                 Berjalan yang
                                                     dapat
                                                 Diatribusikan       Jumlah Rata-rata
                                                kepada Pemilik         Tertimbang
                                                 Entitas Induk           Saham          Laba per Saham


   30 Juni 2024                                     23.858.993.306        306.338.500             77,88


   30 Juni 2023                                     21.615.845.782        306.338.500             70,56

  Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal 30 Juni
  2024 dan 31 Desember 2023.


18. PENJUALAN NETO

  Rincian penjualan neto adalah sebagai berikut :
                                                                 30 Juni 2024            30 Juni 2023
   Pihak ketiga                                                  433.934.892.399         374.415.037.243
   Pihak berelasi (Catatan 26)                                     4.084.020.000           3.318.210.000
   Jumlah Penjualan Neto                                         438.018.912.399         377.733.247.243

  Pada periode yang berakhir tanggal 30 Juni 2024 dan 2023, tidak ada penjualan neto yang melebihi
  10%.




                                                    50
Page 53
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. BEBAN POKOK PENJUALAN
  Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:
                                                          30 Juni 2024         30 Juni 2023
   Pemakaian bahan baku dan bahan penolong                 156.017.463.618      148.305.753.574
   Beban pabrikasi                                           7.005.341.903        6.478.539.771
   Gaji, upah dan tunjangan                                 12.465.822.966        9.837.511.784
   Total Beban Produksi                                    175.488.628.487      164.621.805.129
   Barang dalam proses (Catatan 7)
       Awal tahun                                            9.347.511.148         9.231.890.965
       Akhir tahun                                         (8.485.798.045)       (8.573.877.159)
   Beban Pokok Produksi                                   176.350.341.590       165.279.818.935
   Barang jadi
       Awal tahun (Catatan 7)                               66.997.990.512        74.573.091.779
       Pembelian                                          221.708.946.717       159.451.729.433
       Akhir tahun (Catatan 7)                            (84.350.453.925)      (68.920.920.098)
   Beban Pokok Penjualan                                  380.706.824.894       330.383.720.049

  Pada periode yang berakhir tanggal 30 Juni 2024 dan 2023, terdapat pembelian kepada pihak ketiga
  dengan jumlah pembeliannya melebihi 10% dari jumlah pembelian masing-masing sebesar
  Rp118.872.839.507 dan Rp99.482.680.470.


20. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

  Akun ini terdiri dari :
                                                          30 Juni 2024         30 Juni 2023
   Gaji, tunjangan dan lembur                               10.365.960.813       10.757.557.835
   Bonus dan THR                                             8.564.507.455        5.395.666.729
   Penyusutan aset tetap (Catatan 8)                         1.591.097.990        1.101.655.431
   Perjalanan dinas                                            906.672.944          811.818.853
   Lain-lain                                                 5.600.805.712        4.608.936.163
   Total                                                    27.029.044.914       22.675.635.011


21. PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASI LAIN
  Rincian pendapatan dan beban operasi lain adalah sebagai berikut:
                                                          30 Juni 2024         30 Juni 2023
   Pendapatan operasi lain
   Laba selisih kurs                                                     -        3.972.419.257
   Lain-lain                                                             -                    -
   Total Pendapatan Operasi                                              -        3.972.419.257

   Beban operasi lain
   Rugi selisih kurs, neto                                   (486.996.987)                     -
   Lain-lain                                                 (766.614.241)         (664.874.343)
   Total Beban Operasi Lain                                (1.253.611.228)         (664.874.343)




                                                51
Page 54
                               PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                       (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


22. PENNGHASILAN KEUANGAN

  Peenghasilan keuangan merupakan penghasilan bunga atas rekening bank.


23. BEBAN KEUANGAN

  Bean keuangan merupakan beban bunga atas utang bank jangka pendek, cerukan.


24. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

  Risiko utama dari instrumen keuangan Grup adalah risiko suku bunga, risiko mata uang, risiko kredit
  dan risiko likuiditas. Direksi menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola masing-masing risiko
  tersebut yang dijelaskan dengan lebih rinci sebagai berikut:

  Risiko Suku Bunga

  Risiko terhadap suku bunga merupakan risiko nilai wajar atau arus kas masa datang dari instrumen
  keuangan yang berfluktuasi akibat perubahan tingkat suku bunga pasar. Eksposur Grup terhadap
  perubahan suku bunga pasar terkait pada utang jangka pendek dan jangka panjang.

  Grup didanai dengan utang yang dikenai bunga. Oleh karena itu, eksposur Grup tertentu terhadap risiko
  pasar untuk perubahan tingkat suku bunga terutama sehubungan dengan liabilitas dengan bunga.
  Kebijakan Perusahaan dan Entitas Anak adalah mendapatkan tingkat suku bunga yang paling
  menguntungkan tanpa meningkatkan ekposur terhadap mata uang asing, yaitu dengan mengendalikan
  beban bunga dengan menggunakan kombinasi antara pinjaman dengan tingkat suku bunga tetap dan
  mengambang.

  Pada tanggal 31 Desember 2023, berdasarkan simulasi yang rasional, jika tingkat suku bunga utang
  jangka pendek lebih tinggi/lebih rendah 50 basis poin, dengan seluruh variabel-variabel lain tidak
  berubah, maka laba sebelum pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
  2023 akan lebih rendah/lebih tinggi sebesar Rp360.705.104.

  Risiko Mata Uang

  Risiko nilai tukar mata uang asing yang dihadapi Grup terutama timbul dari aset dan liabilitas moneter
  yang diakui dalam mata uang yang berbeda dengan mata uang fungsional entitas yang bersangkutan.

  Grup menyadari adanya risiko pasar yang disebabkan oleh fluktuasi nilai tukar mata uang asing. Untuk
  mengurangi dampak perubahan nilai tukar mata uang asing terhadap aset dan liabilitas tersebut, jika
  memungkinkan, Grup selalu mengupayakan aset dan liabilitas signifikan dalam mata uang asing yang
  dimiliki entitas yang bersangkutan bernilai seimbang. Untuk mencapai tujuan tersebut, tidak tertutup
  kemungkinan untuk dilakukannya transaksi lindung nilai.

  Pada tanggal 31 Desember 2023, berdasarkan simulasi yang rasional, jika nilai tukar Rupiah terhadap
  Dolar AS menguat/melemah sebesar 10%, dengan seluruh variabel-variabel lain tidak berubah, maka
  laba sebelum pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 akan lebih
  tinggi/lebih rendah sebesar Rp8.121.704.602, terutama sebagai akibat dari keuntungan/kerugian selisih
  kurs atas penjabaran kas dan setara kas, utang usaha dan utang bank jangka pendek dalam Dolar AS.

  Grup tidak mempunyai kebijakan lindung nilai yang formal untuk laju nilai tukar mata uang asing.




                                                  52
Page 55
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


24. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

  Risiko Kredit

  Risiko kredit adalah risiko bahwa Grup akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan, klien atau
  pihak lawan yang gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka. Tidak ada risiko kredit yang terpusat
  secara signifikan. Grup mengelola dan mengendalikan risiko kredit dengan menetapkan batasan jumlah
  risiko yang dapat diterima untuk pelanggan secara individual dan memantau eksposur terkait dengan
  batasan-batasan tersebut.

  Grup melakukan hubungan usaha dengan pihak yang diakui dan kredibel. Grup memiliki kebijakan untuk
  semua pelanggan yang akan melakukan perdagangan secara kredit harus melalui prosedur verifikasi
  kredit. Sebagai tambahan, jumlah piutang dipantau secara terus menerus untuk mengurangi risiko
  piutang tidak tertagih.

  Sehubungan dengan risiko kredit yang timbul dari aset keuangan yang mencakup kas dan setara kas,
  investasi jangka pendek dalam bentuk deposito, eksposur Grup terhadap risiko kredit yang dihadapi
  timbul karena wanprestasi dari counterparty. Grup memiliki risiko kredit terpusat dari penempatan kas
  dan setara kas, sebesar 71,25% dari total kas dan setara kas yang ditempatkan pada satu bank.

  Grup memiliki kebijakan untuk tidak menempatkan investasi pada instrumen yang memiliki risiko kredit
  tinggi dan hanya menempatkan investasinya pada bank-bank dengan peringkat kredit yang tinggi.

  Risiko Likuiditas

  Risiko likuiditas merupakan risiko disaat posisi arus kas Grup menunjukan nilai arus kas jangka pendek
  tidak mencukupi untuk menutupi kebutuhan nilai pengeluaran jangka pendek.

  Kebutuhan likuiditas Grup timbul dari kebutuhan dalam membiayai kegiatan operasional Grup.

  Pada dasarnya, di dalam mengelola risiko likuiditas, Grup memantau dan menjaga tingkat kas dan bank
  yang dianggap memadai untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi dampak dari fluktuasi
  arus kas. Grup juga secara rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal
  jatuh tempo utang jangka pendek maupun jangka panjang mereka, dan terus menelaah kondisi pasar
  keuangan untuk mengambil inisiatif penggalangan dana. Kegiatan ini dapat meliputi utang bank,
  penerbitan surat utang ataupun ekuitas di pasar modal.

  Tabel berikut menyajikan profil jatuh tempo liabilitas keuangan Grup pada tahun yang berakhir 30 Juni
  2024 dan 31 Desember 2023 berdasarkan arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto:

                                                                      Dalam waktu 1
                                               Dalam waktu 1 tahun   sampai dengan 5
                                Total                                     tahun         Lebih dari 5 tahun
    Pada tanggal 30 Juni
       2024
    Utang bank jangka
        pendek dan cerukan    97.030.176.195       97.030.176.195                   -                    -
    Utang usaha
       Pihak ketiga          123.601.391.929      123.601.391.929                   -                    -
   Utang lain-lain - pihak
       ketiga                 39.296.276.411       39.296.276.411                   -                    -
    Beban masih harus
       dibayar                 2.152.817.243        2.152.817.243                   -                    -
    Liabilitas sewa            1.676.512.208        1.078.142.899         598.369.309                    -




                                                      53
Page 56
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


24. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

  Risiko Likuiditas (lanjutan)

                                                                      Dalam waktu 1
                                               Dalam waktu 1 tahun   sampai dengan 5
                                Total                                     tahun         Lebih dari 5 tahun
   Pada tanggal 31
      Desember 2023
   Utang bank jangka
       pendek dan cerukan     65.350.400.966       65.350.400.966                   -                    -
   Utang usaha
      Pihak ketiga           133.180.648.379      133.180.648.379                   -                    -
   Utang lain-lain - pihak
      ketiga                    432.039.106           432.039.106                   -                    -
   Beban masih harus
      dibayar                  2.238.211.907        2.238.211.907                   -                    -
   Liabilitas sewa             2.215.583.657        1.078.142.899       1.137.440.758

  Perubahan Pada Liabilitas Yang Timbul Dari Aktivitas Pendanaan

  Nilai tercatat instrumen keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan konsolidasian kurang
  lebih sebesar nilai wajarnya.

                              1 Januari             Arus Kas         Mata Uang Asing         30 Jun
   2024
   Utang bank jangka
      pendek                  11.000.000.000       27.000.000.000                   -      38.000.000.000

   2023
   Utang bank jangka
      pendek                  51.125.750.000       (5.818.250.000)                  -      45.307.500.000



25. INSTRUMEN KEUANGAN
  Nilai tercatat instrumen keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan konsolidasian kurang
  lebih sebesar nilai wajarnya.

  Nilai tercatat untuk kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, utang usaha, utang lain-lain,
  utang bank jangka pendek dan cerukan dan beban masih harus dibayar mendekati nilai wajarnya karena
  bersifat jangka pendek. Nilai tercatat utang jangka panjang dengan suku bunga mengambang mendekati
  nilai wajarnya karena selalu dinilai ulang secara berkala. Nilai tercatat piutang karyawan jangka panjang
  tidak dikenakan bunga disajikan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE.

  Nilai wajar dari surat berharga ditentukan berdasarkan harga pasar kuotasi yang berlaku pada tanggal
  pelaporan.




                                                      54
Page 57
                                    PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                       DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                            (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


25. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   Tabel berikut menunjukkan analisa aset keuangan Grup yang dicatat pada nilai wajar berdasarkan
   tingkatan hierarki:
                                                   Harga kuotasian         Input yang dapat         Input yang tidak
                                                   dalam pasar aktif        diobservasi lain       dapat diobservasi
                                                   untuk aset yang          yang signifikan          yang signifikan
                                  Total            identik (Level 1)           (Level 2)                (Level 3)
    2024
    Aset keuangan yang
        diukur pada nilai
        wajar melalui
        penghasilan
        komprehensif lain:
       Surat berharga                          -                       -                       -                    -

    2023
    Aset keuangan yang
    diukur pada nilai wajar
    melalui penghasilan
    komprehensif lain:
       Surat berharga           35.063.865.000        35.063.865.000                           -                    -



26. TRANSAKSI DAN SALDO YANG SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

   Dalam kegiatan usaha normal, Grup melakukan transaksi usaha dengan pihak berelasi. Transaksi usaha
   dengan pihak berelasi ditentukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak.

   Transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak yang berelasi adalah sebagai berikut:

                                            Jumlah                         Persentase Terhadap Total Penjualan
                                                                                          Neto
                              Entitas dengan                               Entitas dengan
                              Pengendalian         Pihak Berelasi           Pengendalian       Pihak Berelasi
                                 Bersama              Lainnya                 Bersama             Lainnya
    30 Juni 2024
    Penjualan barang jadi                    -       4.084.020.000                         -                   0,93
    30 Juni 2023
    Penjualan barang jadi                    -       3.318.210.000                         -                   0,88

                                            Jumlah                          Persentase Terhadap Total Beban
                                                                                     Pokok Penjualan
                              Entitas dengan                               Entitas dengan
                              Pengendalian         Pihak Berelasi          Pengendalian         Pihak Berelasi
                                 Bersama              Lainnya                 Bersama              Lainnya
    30 Juni 2024
    Pembelian bahan
      baku                                   -                         -                   -                        -
    30 Juni 2023
    Pembelian bahan
      baku                                   -                         -                   -                        -

                                            Jumlah                           Persentase Terhadap Total Aset
                              Entitas dengan       Pihak Berelasi          Entitas dengan          Pihak Berelasi
                              Pengendalian            Lainnya              Pengendalian               Lainnya
                                 Bersama                                      Bersama
    30 Juni 2024
    Piutang usaha                            -       1.579.518.900                         -                   0,19
    31 Desember 2023
    Piutang usaha                            -       1.637.560.800                         -                   0,21




                                                         55
Page 58
                                  PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                     DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                          (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


26. TRANSAKSI DAN SALDO YANG SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)

                                                Jumlah                       Persentase Terhadap Total Liabilitas
                            Entitas dengan                                   Entitas dengan
                            Pengendalian               Pihak Berelasi        Pengendalian         Pihak Berelasi
                               Bersama                    Lainnya               Bersama              Lainnya
    30 Juni 2024
    Utang usaha                                 -                       -                    -                     -
    31 Desember 2023
    Utang usaha                                 -                       -                    -                     -


27. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING

   Pada tanggal 30 Juni 2024, Grup memiliki aset dan liabilitas moneter yang signifikan dalam mata uang
   asing, dengan nilai pada tanggal pelaporan dan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian
   adalah sebagai berikut:

                                                                                                    29 Juli 2024
                                                                                                     (Tanggal
                                                                              30 Juni 2024         Penyelesaian
                                                                                (Tanggal              Laporan
                                                      Mata Uang Asing          Pelaporan)           Keuangan)
    Aset
    Kas dan bank
       Dalam Dolar Amerika Serikat              USD                630.499      10.353.431.797      10.273.358.364
       Dalam Dolar Singapura                    SGD                    536           6.483.983           6.503.043
       Dalam Yuan Cina                          CNY              1.279.238       2.889.914.180       2.874.902.320
       Dalam Vietnam Dong                       VND                192.481             124.150             124.150
       Dalam Thailand Bath                      THB                 15.228           6.775.851           6.878.108
       Dalam Euro                               EUR                    350           6.143.921           6.187.363

    Total Aset dalam Mata Uang Asing                                            13.262.873.882      13.167.953.348

    Liabilitas
    Utang bank jangka pendek dan cerukan
        Dalam Dolar Amerika Serikat             USD                732.981      12.036.287.818      11.943.199.178
        Dalam Cina Yuan                         CNY              2.458.328       5.553.584.820       5.524.736.338

    Utang usaha
       Dalam Dolar Amerika Serikat              USD              3.731.266      61.271.112.337      60.797.241.606
       Dalam Cina Yuan                          CNY                918.366       2.074.670.537       2.063.893.517

       Total Liabilitas dalam Mata Uang Asing                                    80.935.655.512     80.329.070.639

       Liabilitas Neto dalam Mata Uang
       Asing                                                                     67.672.781.630     67.161.117.291



  Apabila aset moneter neto dalam mata uang asing pada tanggal 30 Juni 2024, dijabarkan ke dalam mata
  uang Rupiah dengan menggunakan kurs pada tanggal 29 Juli 2024, maka liabilitas moneter neto akan
  mengalami penurunan sebesar Rp511.664.339.




                                                            56
Page 59
                                 PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                         (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


28. INFORMASI SEGMEN

  Sesuai dengan PSAK No. 5 (Revisi 2009), “Segmen Operasi”, informasi segmen di bawah ini dilaporkan
  berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen untuk mengevaluasi kinerja setiap segmen
  usaha dan di dalam mengalokasikan sumber daya.

  Grup mengklasifikasikan kegiatan usahanya menjadi empat (4) divisi, yaitu:
   Divisi Gravure
   Divisi Film
   Divisi Adhesive
   Divisi Coating

  Segmen Operasi

  Manajemen memantau hasil operasi dari unit usahanya secara terpisah guna keperluan pengambilan
  keputusan mengenai alokasi sumber daya dan penilaian kinerja. Kinerja segmen dievaluasi berdasarkan
  laba atau rugi operasi dan diukur secara konsisten dengan laba atau rugi operasi pada laporan keuangan
  konsolidasian. Namun, pendanaan Grup (termasuk biaya pendanaan dan pendapatan pendanaan) dan
  pajak penghasilan dikelola secara grup dan tidak dialokasikan kepada segmen operasi.

  Harga transfer antar entitas hukum dan antar segmen diatur dengan cara yang serupa dengan transaksi
  dengan pihak ketiga.

  Tabel berikut ini menyajikan informasi pendapatan dan laba dan aset dan liabilitas tertentu sehubungan
  dengan segmen operasi Grup:

  a. Laba segmen

      30 Juni 2024      Gravure             Film          Adhesive             Coating           Jumlah
   Penjualan neto
   Penjualan kepada
   pelanggan
   eksternal          201.351.681.294   101.124.659.886   125.532.625.517      10.009.945.702   438.018.912.399
   Laba usaha
   segmen              11.929.373.052     5.991.277.474     7.437.362.878        593.053.783     25.951.067.187
   Pendapatan
   keuangan                                                                                       5.546.005.438
   Biaya keuangan                                                                               (2.170.809.452)
   Laba sebelum
   pajak                                                                                         29.326.263.173
   Laba periode
   berjalan                                                                                      23.870.133.387
   Informasi
   segmen lainnya
   Pengeluaran
   modal                                                                                          3.405.890.947
   Penyusutan
   dan
   amortisasi                                                                                     4.221.558.859




                                                    57
Page 60
                                      PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                         DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
                              (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


28. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)

   a. Laba segmen (lanjutan)

      30 Juni 2023          Gravure            Film          Adhesive          Coating             Jumlah
   Penjualan neto
   Penjualan kepada
   pelanggan
   eksternal              188.615.951.754   68.267.951.388   113.093.135.356   7.756.208.745     377.733.247.243
   Laba usaha
   segmen                  12.529.538.956    4.534.960.847     7.512.645.839     515.235.954      25.092.381.596
   Pendapatan
   keuangan                                                                                         3.887.109.629
   Biaya keuangan                                                                                 (2.064.369.973)
   Laba sebelum
   pajak                                                                                          26.915.121.252
   Laba periode
   berjalan                                                                                       21.592.072.407
   Informasi
   segmen lainnya
   Pengeluaran
   modal                                                                                             466.806.300
   Penyusutan
   dan
   amortisasi                                                                                      3.752.612.613

   a. Aset dan liabilitas segmen

      30 Juni 2024          Gravure            Film          Adhesive          Coating            Jumlah
   Aset
   Aset segmen            213.368.256.003   89.068.690.876   122.188.515.670    5.791.170.376   430.416.632.925
   Aset tidak dapat
   dialokasi                                                                                    387.504.160.354
   Total Aset                                                                                   817.920.793.279

   Liabilitas
   Liabilitas segmen       72.026.197.769   48.226.026.751    57.495.877.974   1.443.162.073    179.191.264.567
   Liabilitas tidak
   dapat dialokasi                                                                              98.421.292.136
   Total Liabilitas                                                                             277.612.556.703

     31 Desember            Gravure            Film          Adhesive          Coating            Jumlah
          2023
   Aset
   Aset segmen            205.017.179.483   71.889.062.610   106.218.503.810   3.821.222.232    386.945.968.135
   Aset tidak dapat
   dialokasi                                                                                    389.556.293.113
   Total Aset                                                                                   776.502.261.248

   Liabilitas
   Liabilitas segmen       65.476.226.508   60.900.166.885    72.150.306.206      4.349.746     198.531.049.345
   Liabilitas tidak
   dapat dialokasi                                                                               22.244.232.081
   Total Liabilitas                                                                             220.775.281.426


   Semua penjualan Grup adalah untuk pelanggan domestik. Seluruh aset non-keuangan Grup berada di
   Indonesia.




                                                       58

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.48 MB
Published31 Jul 2024
Pages60
Characters187,575
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 34 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org COLORPAK INDONESIA Tbk p.1 ×183
linked person Tjia Hwie Tjin p.11
linked person Santoso Jiemy p.11
linked org Bank Central Asia Tbk p.34 ×2
linked org Bank Permata Tbk p.34 ×2
linked org Bank Maybank Indonesia Tbk p.34 ×2
linked org Bank INA Perdana Tbk p.34 ×2
linked org Dana Pensiun p.47
linked org Bukit Jaya p.50
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11
possible org Bursa Efek Indonesia p.11
unresolved person Akta Notaris Tegoeh Hartanto p.10
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.10
unresolved person Akta Notaris Leolin Jayayanti p.10 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.10
unresolved org Entitas Induk Terakhir Ink Color International Pte. Ltd. p.10
unresolved org Perusahaan. Pacific Plas Pte. Ltd. p.10
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.11
unresolved org BAPEPAM-LK p.11 ×2
unresolved org PT Colorpak p.11
unresolved org Bank Indonesia p.25
unresolved org Shanghai Banking Corporation p.34
unresolved org Bank Garansi p.40 ×2
unresolved org Pacific Plas Pte. Ltd. p.41
unresolved org PT Colorpak Flexible Indonesia p.41
unresolved org Kini p.43
unresolved org Dana Pensiun Lembaga Keuangan p.47
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.47
unresolved org Ink Color International Pte.Ltd. p.50
unresolved org PT Bukit Jaya Semesta (‘‘BJS‘‘) p.50
unresolved org PT Bukit Jaya Semesta p.50
unresolved — Chandra Natalie Widjaja p.50 ×2
unresolved — masing-masing di bawah 5%) p.50

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2024-II-CLPI.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result