Skip to content
Back to announcement

Checklist LK WEGE Juni 2024 (Unaudited).pdf

Financial statement Text extracted WEGE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.879
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

GEDUNG SUMTRO DJOJOHADIKUSUMO, JL LAPANGAN BANTENG TIMUR NO. 2-4, JAKARTA 10710
TELEPON O21) 3853001 FAKSIMILE (021) 3857623. SITUS wa.baperam and

31 Desember 2012
Yth

Para Direksi Emiten dan Perusahaan Publik

SURAT EDARAN
Nomor: SE-../7:-.../BL/2012

Tentang

PENGGUNAAN CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN
UNTUK SEMUA JENIS INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Sehubungan dengan program peningkatan kualitas Laporan Keuangan Emiten dan
Perusahaan Publik, dengan ini diwajibkan kepada Saudara agar menggunakan Checklist
Pengungkapan Laporen Keuangan Untuk Semua Jenis Industri di Pasar Modal di Indonesia dan
menyampaikan pertama kali ke Bapepan-LK bersamaan dengan panyampsian Laporan Keuangan
Tahunan per 31 Desember 2012, sejak ditetapkannya Surat Edaran ini.

Demikian untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya

JNIP 19550530 197711 1001

Tembusan Yth:

1, Sekretaris Badan,

2, Kepala Biro PKP Sektor Jasa:

3. Kepala Bira PKP Sektor Riil,

4. Para Tenaga Pengkaji di Lingkungan Bapepam-LK.
5. Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Page 2 OCR 0.909
Petunjuk Pengisian Checklist:

1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom ,Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomar catatan atas laporan keuangan.
Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada"

dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka

tanda (V) diisi pada kolom "N/A".

bh 2 wu N

Data Umum

Page 1 of 83

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Nama Emiten/Perusahaan Publik

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung

Bidang Usaha

Industri Konstruksi dan Engineering, Jasa Pemborongan, Pengelolaan dan Penyewaan Gedung/Kawasan Niaga Terpadu,

gan dan Pemeliharaan Peralatan serta Material Konstruksi, Realti dan Properti, Industri Pendukung Konstruksi
angunan Gedung, Investasi, Penyediaan Ruang (Space Provider) dan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan (City

1)

Jenis penawaran Umum

(Penawaran Umum Perdana Saham

31 Des 2023 30 Sep 2023 31 Des 2022 31 Des 2021
Nama Kantor Akuntan Publik (Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Amir Abadi Jusuf, Aryanto, (Amir Abadi Jusuf, Amir Abadi Jusuf,
Mawar & Rekan Mawar & Rekan (Aryanto, Mawar & Rekan (Aryanto, Mawar &
Nama Partner Pa Hartono Purba ra Hartono Purba IRudi Hartono Purba (Rusli
Opini Akuntan WTP WTP WTP (WTP
Catatan tentang Opini (jika ada)

Page 3 OCR 0.878
Page 20183

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No. VIII.G.11 Tentang “Tanggung Ya
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No. VIILA.2 tentang “Independensi Ya
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" yang telah
dicabut oleh POJK No. 13/POJK.03/2017 tentang Penggunaan
Jasa Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan
Data Keuangan Penting dalam jutaan rupiah
Periode laporan keuangan 30 Juni 2024 31 Des 2023 30 Sep 2023 31 Des 2022
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 1,380. 3979715 2,574,489 2,366,260
Laba (rugi) bruto 104.649 303,219 192,568 228,033 |
Laba (rugi) usaha/operasional 50,650 130,474 130,474 167,125
EBITDA 79,157 240,948 155,382 283921
Laba (rugi) Bersih periode 18,613 46,500 21,286 230,257
berjalan
Laba (rugi) komprehensif 18,613 11,905 71006 232,150
Laba Per saham (dasar) 194 188 224 3403
Laba Per saham (dilusian) () U 0 )
Laporan Posisi keuangan 4
Jumlah Aset 5,057,603 5,561,534 5,295,357 5,424,428
Jumlah Aset Lancar 3,770,776 4,261,070 3,967,847 3,979,835
Jumlah Aset Tidak Lancar 1,286,827 1,300,463 1,327,510 1,444,593
Jumlah Uabilitas 2,483,123 3,002,787 2,757,448 2,884,422
Jumlah Liabilitas Jangka 1,754,331 2,205,579 1,858,498 2,007,724
Pendek
Jumlah Labilitas Jangka B1,792 797.207 898,950 876,697
Panjang
Jumlah Ekuitas 2,574,480 2,558,747 2,537, 09 2,540,006
Modal Disetor 957,200 957,200 957,200 957,20
Saldo Laba 1,086,000 1,070,267 1,044,806 1,046,728 |

Page 4 OCR 0.866
Page 3 of 83

| Periode laporan keuangan 30 Juni 2024 31 Des 2023 30 Sep 2023 31 Des 2022
Rasio Keuangan? aa
Rasio Lancar (kali) 2,16 193 2,13 1.98
ROA (Bb) 037Y2 0,849 | 0012 Ian
ROE (25) 1.72Y4 1,826 O,84Ya 9.07
EBITDA terhadap Pendapatan
Bersih (90) 5,739 0 0SYa 640 12.009

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:

1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau
tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan
karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik.

2, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIIIG,17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek,

Laporan Keuangan Terdiri dari:

1 | Laporan posisi keuangan pada akhir periode N caporan Keuangan
alaman 1-2

2 | Laporan laba rugi komprehensif selama periode KJ Halaman 3

3 | Laporan perubahan ekuitas selama periode v Halaman 4

4 | Laporan arus kas selama periode v (Halaman 5

5 | Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang v

disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan
akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali

pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Catatan atas Laporan Keuangan

Page 5 OCR 0.842
Page 4 of 83

jesnp Keterangan 03 Ada “I “Tidak | N/A PS Keterangan” |

1. | perusahaan wajib rmenyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai

berikut:
a. gambaran umum Perusahaan v atatanla.
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang ,
diterapkan: “ atatanda-Zaa
C. nformasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, v ran

laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 4
t) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan dan
2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi P|
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan kevangan,
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
. yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, V (Catatan 5 dan 18
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang P1)

(Catatan 18

3 @lasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

1 Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lam:

a Pendirian perusahaan

1) | Riwayat ringkas perusahaan: V (Catatan la.

2) | omar dan tanggat akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang V (Catatan Ia.
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara)

3) | kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada V tatan La.
periode pelaporan:

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: | Catatan la

5) | Tanggat mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan N Katatan Ia,

melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laparan yang
Gisajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau

Page 6 OCR 0.882
Page 5 ot 83

perampingan usata dan kapasitas produksinya, dan

8)

Nana entitas Induk dan nama entitas induk teraktir dalam kelompok usaha (ultirnate
parent of the group), Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya

(Catatan Ia

1

Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

En

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang,

19)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta kzin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitas/Pengembanygan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
Narna lokasi:
Nama pernilik izin lokasi)
Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponyaj
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan
Jumlah biaya ekspiorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b) Area Ekspisitasi/Pengembangan meliputi:
# Nama lokasi,
Nama pemilik ijin lokasi,
Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Ijin lokasi:

Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

Jurmiah produksi pada tahun berjakan: dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksplotas/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

Page 7 OCR 0.817
Page 6 0F83

peng ASN Kelainan 1 SAE EN Ada |eiidaik —T- N7ATEMAN Meteran

12)

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPHj dan
C) sisa umur HPH.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

t3)

Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang
ditarbitkan di luar Indonesia,

2

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan:

3)

Bursa tempat Efek dicatatkan: dan

4

Tindakan perusahaan yang Gapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate:
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir,

Eh Sh eh AH

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak
langsung,

2)

Tempat kedudukan,

3)

Jenis usaha

2)

Tahun beroperasi secara komersial,

5)

Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):

8)

Total Aset, dan

all ala al

7

Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5095
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah,

b) alasan mengapa kepernilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5059 (Ima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investes tidak diikuti dengan
pengendakan:

€) akhir perlode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

Page 8 OCR 0.837
Page 7 ot 83

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan

tanggal atau periode yang berbeda, dengan induk.
d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kerrampuan entitas anak untuk v

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran Tidak ada transaksi tersebut.

kembali pinjaman atau uang muka:

@) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepernilikan entitas N Tidak ada perubahan bagian
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas #kuitas (kepemilikan.

yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan

? dalam hai hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus

mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan Fridak ada hi 1
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan ha angny
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal N— Ppenpendatian.
hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan) |

(3) jumlah harga yang diterima, |

Ud) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, “V

(S) Jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bistus lainnya dimana “

Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Wabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis V
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya,

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite Catatan Ib.
dudit,
2) | Cakupan manajemen kunci, dan Catatan Ib,
35 | Jumtah karyawan tetap pada masing-masing akhir perlode atau rata-rata jumlah karyawan Catatan 1 b.
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.
Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan 48.

Page 9 OCR 0.899
Page 8 of83

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realzable value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

(Catatan 2b.

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

(Catatan 2b.

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:

2) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata wang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

atatan 2b
dak ada perubahan mata
fungsional.

52)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

h3)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

(Catatan 3.

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
Gepan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlan
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaparan berikutnya) dan

3h

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angke 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Page 10 OCR 0.850
Page 9 of 83

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan

relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk
dan entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas Induk,

€) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak,

@) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali, dan

IN) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi,

2) | Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan B|
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:

D) pengakuan awal untuk goodwiN: “

Cc) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil', dan V

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) Imbalan kontinjensi.

3) | Kas dan setara kasj

Yang barus dijelaskan antara tain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara “N Catatan 2g.
kas.

4) | Instrumen Keuangan

a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Catatan 2c.
Catatan 2c.
Catatan 2c.

atatan 2c.
atatan 2c,

mw bl an an

(Catatan 2e.

Reka

Page 11 OCR 0.848
Page 10 0183

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori
(3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan,
(3) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan,
(6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan,
(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud datam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai, 4
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Indung nilai, h:
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilal atas Instrumen
keuangan derivatif: dan
(eh perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awai Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(a) Penyajian pendapatan sukuk: dan
(S) penyajian amortisasi biaya transaksi,
€) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
13) biaya transaksi penerbitan Sukuk,
(4) posisi penyajian Sukuk, dan
(5) akad syariah yang digunakan.
5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum V

atatan 2v
'atatan 2v
'atatan 2v
Jatatan 2v
atatan 2v

an demak eta

Catatan 2v

“

Ba

aa aa

Page 12 OCR 0.854
Page 1 of83

Yang harus dijelaskan #ntara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank

€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia vN
dan Bank Lain.
6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan anitara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan V

dan pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
») Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki,
b) Pengakuan nilai peda Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan
C) Dasar penyajian efek-efek dalam taporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kradit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(a) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit,
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(ti) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Perlakuan akuntarsi atas ndai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan,

ala”

LEK A L

aa

Page 13 OCR 0.832
Page 12 0183

nnf iKekerangan UU | Ada “| “Tidak | N/A-T — Keterangan |

9)

Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain!

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen) dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya,

Kn

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recoursa):
b) Penyajian transaksi anjak piutang:

€) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kernbali ke kien
atau ditanggung oleh perusahaan).

— beb

1)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan
€) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

Ma da Ka,

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenal kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

Catatan 2.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang barus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

Page 14 OCR 0.764
Page 13 of 83

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

)

@2)
3)

«)
(5)

Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

Dasar penilaian dan pengukuran:

Kebijakan akuntansi reklasfikasi tanarnan belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,

Metoda penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkanj dan

Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

Loan RBRNG MENENAREA Kebsrancaa MENARA 5 DINAS: «| Tidak RE N/A SIB Keterenaan Sl

b)

Pa na t

31

Khusus Industri Peternakan
Howan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:

ta)

(2)

Hewan ternak telah menghasilkan :

la) Metode penilakan:

Ib) Metode amortisasi (deplesi), dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.

Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan):

la) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

Pa tee

13)

Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

pengakuan awal Asat Tetap,

pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

pengelompokan Aset Tetap:

metode penyusutan yang digunakan)

kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap,

estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

penghentian pengakuan:

nilai residu, dan

pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekononvs,
metode penyusutan, dan dai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

a)
b)
(3)
d)
8
n
9
hn)
u|

Bek maan da Aa Mena Aam

Page 15 OCR 0.809
Pape 14 Or83

esa NE 05EKattrangan IT 1 Ada “|fTidak IT W/A 1 Keterangan |

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada Catatan 2x.
asosiasi. '
15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama. N (Catatan 2x.

16) | Pola Kerjasama
itatan 17, 43.
'atatan 17.
17, 43.

Yang harus dijelaskan antara kain:

@) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Ilabilitas yang timbul, dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada,

17) | Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

8) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud,

Ch umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud,

8) metode amortisasi yang digunakan,

() penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kandisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimdiki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19) | Properti Investasi :

La ban Lam

Kh h aa he Ke

Lae ba

Yang harus dijelaskan antara lain: V atatan 2n,
B) pengakuan awal Properti Investasi) “N atatan 2n, 16
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, “ atatan 21
C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: "| "atatan 21
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan 1! 3n

&) penghentian pengakuan Properti Investasi.

Page 16 OCR 0.833
Page 18 of83

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (Impsirment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi),

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan

e) Pertanggungan Asuransi.

21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kandisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nial: dan “ atatan Ip

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. N tatan 2p

22) | Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Kabilitas segera, “

Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara kain:

2) Penjelasan atas simpanan, dan “

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. V

Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan Y

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. “Y

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Knteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan) dan

b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

(LN

23) | provisi
Yang harus dijekaskan antara bin:
3). kondisi provisi yang harus diakuij dan Bj

Page 17 OCR 0.874
Page 16 of 83

b) dasar penentuan nilai prowisi.

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
C) Metode penyusutan prasarana PLH, dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi
43) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-rnasing lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-rnasing lokasi penambangan.

Pee ha Ae Ma Kan

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan manganai jangka waktu kontrak untuk Area of Intarest yang
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
ndanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
Gilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

€) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi,

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH)

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

£ £ £

atap

Page 18 OCR 0.857
Page 17 of 83

Cc) Metode penyusutan prasarana PLH, .

27) | Pengakuan Pendapatan
B) Yang harus dijelaskan antara kain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang N Catatan 2r
Gigunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan $
pendapatan dan penjualan dari ubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap BI Catatan 2r
penyelesaian suatu kontrak.
€) Khusus Industri Asuransi
(l) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
la) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan v
per

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retronktif, dan V

Ic) Penyajian pendapatan premi dalarn laporan laba rugi. N
(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(2) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam A
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum ddaporkan dan beban
penyelesaian klaim, dan

(0) Penyajian beban klaim dalam laparan laba rugi. v
@) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek)

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikaptalisasi ke setiap unit Real Estat,
(5) Biaya yang direwsi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini,
dan

an na Pa

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

Page 19 OCR 0.846
Page 18 of83

28) | Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan “V
29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:

2) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: “ atatan 2e

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas | 'atatan 2e
moneter) dan

€) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata | 'tatan 2
uang asing,

30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain!

D) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan
31) | Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam N
laporan keuangan,

32) | Pajak Penghasilan

Yang harus dijetaskan antara lain:
2) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: “V Catatan 2s
b) ketentuan mengenai saling hapus: “
C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan |
G) metode yang digunakan dalam menilai aset (Wabilitas) pajak tangguhan. Mi
33) | Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawani

b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan,

Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial:
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtallment dan penyelesaian.

34) | Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, '
penjualan, atau pernbatalan saham treasuri PI

atatan 2f
atatan 2f, 39

atatan 2t
'atatan 24

Catatan 2t
Catatan 2t

wan “Ba

Page 20 OCR 0.884
Page 19 0183

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pernbayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

») Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

La ea Aan,

37)

Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara kain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

Catatan 2v,

38)

Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oieh manajemen untuk
mengkdentifkasikan Segmen Operasi,

39)

Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata vang
asing,

€) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporanj dan

dj) jumlah saido Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen,

Page 21 OCR 0.846
Page 20 of 83

2) | Khusus Industri Perbankan

ah) Kas

V

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata vang,
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rindian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai V
dalarn mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada K|
saat periode pelaporan,

C) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang)
(1) Jumlah penyisihan penurunan mdaij
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-rnasing giro:

(3) Rincian penlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilat,
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired),

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok),
(4) Jurniah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(5S) Rindan jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(9) Jumlah dana ng diblok dan alasannya,

"AI Ta te

bh et

Page 22 OCR 0.855
Page 21 ot 83

(8) Jurniah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
operasi atau likukdasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
3) | Piutang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah plutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah piutang menurut debitur,

C) jumlah piutang menurut mata uang,

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,
@) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

N pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

g) piutang yang dijaminkan, narna pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj J
Ih) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
WN) informasi keterlibatan berkelanjutan atas petang yang ditranster, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian, dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
a) | Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang prerni yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:
(4) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis asuransi, dan
(3) Jumtah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas

& Pa an aa

P3

“

Lk

aa

ah

Page 23 OCR 0.796
Page 22 of83

pes PE Keterangan” —— Y Aga tPTidak N/A | - Keterangan —|

c) Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur:

(2) Jumlah piutang atsu utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,
d) Piutang Hasil Investasi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(Lt) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) | Khusus Industri Pembiayaan

8) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain),

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen, V
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan

Aa

Bb

pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak »|
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,
(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakulj p|
(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang |
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:
(7) Tingkat suku bunga rate-rata per tahun, dan v
(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai M|
jaminan atas utang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak plutang (tanpa “v

Page 24 OCR 0.848
Page 23 of 83

recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

(2) Kas. apa mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang

roleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang,

g

ea Sa Senen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(83)
2

(3)
td)
(5)
(8)
m

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini plutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini plutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun

pendapatan keuangan yang belum diterima,

nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,

akumulssi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum)
rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalam periode, dan
penjelasan umurn Isi perjanjian sewa lessor yang material,

Pa

Bb

d)

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi

(2)

yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(aj kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(ce) tebih dani lima tahun

total rentat kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periodej dan

(3) penjelasan umum Isi perjanjian sewa lessar.

Beta MR Ba

Page 25 OCR 0.844
8)

Page 24 of 83

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

Kan

KI

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang barus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakul:

€) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin)

K3

Catatan 7
atatan 7
-

atatan 7

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembekan Gan penjuatan kembali Efek,
€) Nama pihak/counterparty,

d) Lokasi Efek jaminan)

@€) Tingkat bunga piutang reverse repoj

() Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan Kerugian penurunan nilai (jika ada).

bb h ho ON

9)

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Milal realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalin dengan saldo piutang
yang tidak tertagih, dan

€) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut,

Em

Page 26 OCR 0.848
10)

Page 25 of 83

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
Gendekepada pihak lain.

11)

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
C) Pendapat manajernen atas kecukupan jumlah penyisihan,

'atatan 14.
1d.

12)

Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

8) Pengelampokan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rindan investasinya)

(P3) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar rmelalui laba rugij

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

Catatan 14

Catatan 14

ITidak ada Pendapatan
Ibunga,

(5) peringkat Efek utang berikut narna pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
Giklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,

(7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) atasan reklasifikasi: dan

(c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki! hingga jatuh tempo yang telah
Uireklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

2. aji £L &—

"MN

Page 27 OCR 0.872
Page 26 of 83

(B) jumlah tercatat aset keuangan yang dijarminkan sebagai agunan untuk Liatilitas
atau Vabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut.

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset kevangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan Individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalarn laba rugi: dan

(10) jumiah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum dircalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimikki hingga jatuh
tempo,

13)

Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antar& pihak ketiga dan pihak beretasi,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan)

C) jenis dan jumlah deposito dalam mata Lang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

Lb

'atatan 4

14)

Khusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan,

€) jumlah investasi yang direktasifikasikan, Jika ada, dan penyebabnya, dan
6) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan,

Pa an

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

€) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun dan

6) Informasi penting lainnya.

ea

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lam:

Page 28 OCR 0.824
Page 27 of83

ee ee ekaiaman AS MMEAse “TEtsak | NAS Weterapaan 53

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17) | Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata vang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi v
usaha atau lainnya).

18) | Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. v
19) | Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: H
b) Tingkat suku bunga,

20) | Khusus Industri Perbankan
Kradit

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,
(3 Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

da Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jurnlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

@) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan resio jumlah “N
Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia

hj) Jumiah krodit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektitslitas, V

» Jurdah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, V
agen, atau arygota sindikasi,

tb

Lb ht Le

Page 29 OCR 0.799
Page 28 of 43

»— Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berttasarkan periode pembelian, jika ada,

« Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditotapkan oleh Bank Indonesia:

ul Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

Jen Ea “Keamnoka TN Aka “| Iwak IE N/A IS Keterangan 1

21)

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dari mutasi selama periode berjatan:

C) Rincian jurntah tagihan dan liabilitas berdasarkon pihak berelasi dan pihak ketigai

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan aksentasi

du Ru aa

22)

a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) total jumlah tercatat persediaan Yan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan)
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual:
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

ta) Jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persedisan
yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan

(S5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nila yang diakui sebagai
panen Jmkah Getas Yong Nan nyak bea dalam periode
erjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kuallfikasian, maka diungkapkan:

(i) jurntah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk mepentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi,

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerirna jaminan, dan alasan

an

atatan 9.
dinilai berdasarkan
perolehan.

atatan 9,
Tidak ada penurunan nilai

dak ada pemulihan

Tidak ada yang
Idikapitalisasi

idak ada yang dijaminkan

Page 30 OCR 0.878
Page 29 of 83

dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya,

atatan 9, Tidak ada asuransi
usus terhadap persediaan.
lamun terdapat asuransi
ek yang di dalamnya
pertanggungan untuk

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus.
@rungkapkan antara lain:

li) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan,

Ce

d

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilal tercatat persediaan menurut klasifikasi:
la) Tanah Matang
(b) Unit Bangunanj dan
(ce) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada,

Ba ana

Lu)

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dekapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

Catatan 9.
Tidak ada bunga dan rugi
urs yang dikapitalisasi

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan ulang.

(Tidak dijaminkan

3)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(4) Materi program: lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),

Page 31 OCR 0.833
Page 30 0183

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan Z

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. N
#) Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan:
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya
9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilsi tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti howan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan V
Ib) Hewan Ternak dalarn Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

Pb

Pe -

la) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikesi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan,

(D) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

Id) Pandapat manajermen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(Ph Jika tak ade asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung,

(a) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(hj Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

an Bi Naba Na R3 dan Ou

Page 32 OCR 0.842
23)

Page 31 of'83

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya,

jin | AMEENI TE Katerangat CT | Ada | dak MENYA" 15 Kebarangan

(Catatan 10.2,

24)

Biaya Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan satara lain rincian menurut jents dan jurnlah.

(Catatan 12.

2S)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:

143)
(2)

13)
(4)
(5)
(6)

uraian dari aset yang dirviliki untuk dijual atau kelompok lepasan)

uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,

dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelampak lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan
dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

fa) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

1 Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang tetah diakui apabila aset
jstau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
@ijual: dan

IL Jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

PN aa

aa aa

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang barus diungkapkan antara lain:

3)
bj

s1

rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang,

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:

jurnlah LI nilai, beban nk n nilai

14, 39,

atatan 14, 39.

Page 33 OCR 0.810
Page 32 0183

secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

d) Wangngak sincnga man akan Ikke mer Jean KANAN Barusan para “
lan
ej dalam hat piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, bal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya. N
27) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya,

C) Mai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia)

@) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

€) atasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2016
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung,

N akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

Ih) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

i) bagian atas Iabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lain,

1) Nabsitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sarna untuk
semua atau sebagian Labilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam V
pesan poe Han tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk totat

Uabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

an ba an an e Pa aa

at

28) | Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberkan dan jurnlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. V atatan 43.

Page 34 OCR 0.834
Page 33 o( 43

29) | Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:
a) Saldo awal,
b) Penyisihan periode berjalan,
Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan
d) Saldo akhir.
30) | Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
Ca) Dasar pengukuran hak bagi hasil tot:
(bj Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:
(c) Perubahan hak bagi hass tol selarna perlode berjalan: dan
(d) Rekinsifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol
31) | Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) Untuk tanaman telah menghasilkan
(4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman)

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selarna paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:

(a) Nilai tunaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanarmnanj

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun,
dan

Ka aa

Bea 2D

Kh ob LA

(6) Tanaman yang dijaminkan,
b) Untuk tanaman belum menghasikan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut
la) Saldo awal
IL Tambahan tahun berjalan
W Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
juar biasa

P3

Page 35 OCR 0.832
Page 34 of 83

IL Pengurangan tahun berjalan "

TH, Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.
32)| Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
Ba) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir)

C) Nilai amortsasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan|

@) Kondisi hewan ternak,

() Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

3 Mba Pangan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang

Ip:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metade penghapusan langsung,

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

HD Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada) dan

k) Nilai hewan ternak yang dijarninkan dan nama pihak yang menerima jaminan,

33) | Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalarn menentukan Nilai Wajar
ari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbutasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk.

ta teh

Pa LAPAN MI Tiar GA

(Catatan 16

(Catatan 16

'atatan 16
'atatan 16
'atatan 16

Lt L — &—

Page 36 OCR 0.848
Page 38 of83

Po IE Keterangan | Ada | Tidak IT -W/X |“ Keterangan —

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi, V

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(Cc) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakul dalam laba rugi atas |
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pernbatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau v
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan V

Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengerahan sebagaimana dimokend dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan Catatan 16

(1) pyaar antara jumlah tercatat Propesti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, |
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang 'atatan 16
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: Ie
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali, dan “N
(0) penyesualan signifikan lain. “N
C) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat,
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi

pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

@) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pergembangan,
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

aa

aa Butt dn dn

Page 37 OCR 0.853
Page 36 of 83

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(5) jumlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumtah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

yang layak dikapitaksasi.

“V
“v

(3) estimasi saat penyelesaian: "

34)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

3
b)
a
3)
2)

»

9

n)

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan

keperndikan aset yaitu aset pernilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan

aktur periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban

penyusutan

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan

€kurtas (jika ada),

jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan

tilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalarn laba rugi, apabila tdak

diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jurnlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilalan terakhir

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham,

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara

jain

(i)rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:

btn

aa Ba La Ea

(Catatan 18.
(Catatan 18.

(Catatan 18,
"Tidak ada rugi penurunan
nilai

Tidak ada rugi penurunan
nilai dan hilang
tetap disajikan
kan harga
Ichan.

Page 38 OCR 0.843
Page 37 of 83

(3)estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),

(5) Jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(la) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(bj tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah Waya pinjaman

yang layak dikapitalisasi,

Pengungkapan lainnya antara lain:

(i)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakal sementara,

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan,

(3jjumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual)

(a) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabita berbeda secara
material dari jumlah tercatat:

(5) nilai buku, hasil penjuakan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya)

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan,

Li Lomauihaniebito sebar metode penyusutan menurut jenis Aset

ctap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alesan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

“v
“
“

2

2 In

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, 4

Tidak ada biaya pinjaman
Iyang dikapitalisasi ke aset!
tetap.

tatan 18.

un aset tetap dipakai.
Tidak ada aset tetap yang

tikan pengakuannya.
dak ada aset tetap dari
ibah,

(Catatan 18.

(atatan 18

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lam:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, aperated acreage, woperated acreage, Sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur PI
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan)

Page 39 OCR 0.811
Page 38 of 83

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

(a) Lokasi penambangan:
(b) Saido awal untuk masing-masing lokasi,
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing kokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumni tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
anaksa umur tagihan,
36) | Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
@) jurvah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

ag aah,

an

C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amertisasi Aset biomebap aed pada v
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(1) jumlah biays pinjarnan yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(2) tari kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jurniah biaya pinjaman yang
layak dikapitaksasij
€) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan

penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

f) penjelasan atas jurnlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

G) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pernerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesual SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) jumlah tercatatnya, dan
(3) beri enn asbes es Ditsabace 4 Besa Na

ae ai "aa

n) sada dan Jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas,

W) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud,

Ih Aset Takberwujud disajikan pada jurniah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

kn Da. beban

Page 40 OCR 0.858
Page 39 of 83

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, “

(Aa) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar N
aset,
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat N

dengan model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para V
pemegang saham,

37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan pengurangan,
(3) Saldo akhir.
D) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) Kacian biaya perolahan aset eksplorasi dan evaluasi per area af interest yang 4
mencakup saido awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan
(2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan, “

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(la) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (L) biaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, maliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi

pen tn aan,

aa ana

an Bete te

Page 41 OCR 0.873
Page 40 Of 83

utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut,

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(2) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal,
(ce) Penambahan/pengurangan:
(dh Amortisasi, dan
(e) Saldo aktur,

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

(3) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

la) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amurtisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan
(ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

an Rmh tb bt

Lan Lam

1”

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

D) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan

€) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

atatan 23.
23,

2)

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang,

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2)  provisi tambahan Galam periode bersangkutan,

Page 42 OCR 0.856
Page 41 of 83

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada pravisi selama perlade bersangkutan)

(4) jumlah yang dibatalkan selarna periode bersangkutan atas jurnlah yang belum
digunakan,

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi,

(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jurnlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6), Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(B) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

av 0 a. aa

3)

Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo,

Icatatan 24.

4

Khusus Industri Perbankan

Uabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Ursian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Wabilitas bruto dari setiap kontrak
kanstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu:

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakul,

C) kerugian yang dialami: dan

G) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Ta 2 3

Page 43 OCR 0.856
Page 42 0f43

7) | Khusus Industri Perbankan

a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(4) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito,
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan
(6) Pemberian fasilitas Istimewa kepada pemilik rekening giro.
bb Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uarg, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan
(S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijamminkan,
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara law:
(1) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan,
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) lurnlah utang menurut mata uang.

kn bhh, be,

Kk ka ka

Be ah

Ma an

Page 44 OCR 0.812
Page 43 083

C) Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara
(1) Jumlah menurut jenis asuransi,

(2) Jumlah menurut tertanggung,

(3) Jumlah menurut mata uang, dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum diaparkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi,
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan
(5) Rekonsiliasi jurniah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan,

€e) Utang Koasuransi (rowrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak katiga,
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(4) Jumlah menurut umur utang,
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
La) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang)
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinjhapuskan.
g) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi,

Ma aa sa

Lb. Kh an

ee Le eren Aan ben er Hm

aa

Page 45 OCR 0.848
Page 44 of 83

h) Titipan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. “

I) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pernegang saham,
(2) Dasar perhitungan, dan
(3) Saldo menurut usia,

9) | tiabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10) | Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

) jenis dan jurmlahnya: dan v Icatatan 10.b.

b) informasi mengenai ketetapan pajak. v Tidak ada Surat

etetapan Pajak.

2 jera

11) | Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabiktas anjak plutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan |

b) Jurmlah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang: V

12) | Khusus Kontrak Konstruksi

Yang Muka Kontrak

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima V Catatan 25.

13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas llaiitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana P) leatatan 25: 27
diatur dalam Checklist ini. nie
14) | Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
ta) Pengungkapan untuk llabilitas kevangan lainnya berlaku untuk liabiltas |
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi,
(3) Yang harus diungkaokan antara lain:

aa

Page 46 OCR 0.863
Page 45 of 83

(a) nilai tercatat llabilitas keuangan untuk setiap kategori: 1

(b) laba atau rugi neto pada setiap llabilitas keuangan, dan

“
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam N
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang

dan kondisi default),

b) Dalam bal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul
selama periode tersebut: dan

(4) Jumlah utang kantinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

18) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. |

16) | Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya, “N

17) | Uabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual,

Yang barus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimdiki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak vN
lancar atau kelormpok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual,

Labilitas Jangka Panjang

18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: v Jatatan 26, 39.

b) jumlah utang menurut mata uang) dan | atatan 26, 39.
C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 1

date ba An

Page 47 OCR 0.829
19

Page 46 of 43

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain!

3)

b)
d
2)
K3)

»
9

rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
sang

kisaran suku bunga kontraktual selama perode pelaporan,

tanggal jotuh tempo

jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan:
penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya,

Merdeka yang ddakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
jaman,

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan
pengungkapan informasi sehubungan dengan liatilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) butan sejak tanggal laporan
pos pawnga tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Nabilitas jangka panjang, antara
lain LH

(1) nama bank/tembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

pon KENNRA IA Keterangan ASI Ada “TI ndek MIE NYA IP Katatanaan 1

tb Aa hh tlah an

Lb

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:

32)

b)

:31
Ll

Jurnlah neto nilai tercatat untuk setiap kelampak aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan:

rekonsikasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan tatal
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laparan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap perlode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun)

(2) debih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan

(3) lebih dari 5 (imajtanun.
pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,

total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-tanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellabie
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan,

Lan Len da, ham an

Page 48 OCR 0.847
Page 47 of 83

@) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and Ieaseback), dan

!) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21) | Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun)
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(5) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Oebt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijarnirikan,
Gan persyaratan penting lainnya (debt covenance)/

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debit covenancej Si

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pernerintah atau pihak |
lain cengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkepkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih,

€) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitasi “V

£l

Kh

ani

Pn 3

Page 49 OCR 0.801
Page 48 ot 83

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga) |

(3) enlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi setara periode berjalan,

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai karnitmen dan kontinjersi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan pepurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.
22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang barus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(L) Saldo awalj
(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(a) Saldo akhir
b) Kegiatan PLM yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

Cc) Labilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan kabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalarn standar akuntansi keangan:

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pas yang
€) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(d) Saldo awal
(2) Penambahan dan Pengurangan,
(3) Saldo akhir.

23) | tiabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
2) imbalan Pasti
Yang harus ungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program. | Catatan 2t, 28.
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kim kewajiban Imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
@atribuskan «0 dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(ec) uran oleh peserta program:

(9) keuntungan dan kerugian aktuarial,

Wi

aa ah

Lan Ma Lam dan Bas dea Li Len Mn Mera,

beber n
8
x

Page 50 OCR 0.811
3)

(4)

(5)

(6)

Page 49 0183

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang dkikur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian
(0) Imbalan yang dibayarkan,

(9) biaya jasa lalu:

(h) kombinasi bisnisj

Mi) curtailment, dan

U) penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai,

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

ta) hasil yang diharapkan dari aset programj
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(cj perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(d) turan oieh pemberi pekarjaj

(eh Yuran oleh peserta program:

(P)- imbalan yang dibayarkan,

(9) kombinasi bisnis, dan

th) penyelesaian:

rekonsiliasi nilai kini kewajiban Imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas

Aset dan Labilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang

mengungkapkan:

la) keuntungan dan kerugian aktuarial reto yang tidak diakui dalam laporan

pasisi keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

te) Ta Pa Ya BOR aan Aset, dikarenakan oleh batasan
m SAK:

Id) Nilai Wajar pada akhir pariode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan

(eh jumtah tainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

total beban yang diakul di taba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan mama pos
dirnana hal tersebut termasuk:

la) biaya jasa kini)

BN an an Ann

an ad

an

bu. dh Ae

atatan 28.
Tidak ada kombinaasi bisnis

(Catatan 28.

Page 51 OCR 0.840
(cg)

(8)

(3)

Page 80 of 43

(D) biaya bunga:

(c) hasi yang diharapkan dari aset program:

(d) trasil yang dbarapkan dari setiap hak penggantian yang dlakul sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

te) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridar
108 (sepuluh per seratus):

(PM biaya jasa lalu,

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya, dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK,

jumiah total yang diakut dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:

ta) keuntungan dan kerugian sktuarial, dan

(0) dampak dari batasan dalam SAK,

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakul pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK,

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utarna dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan
Seburuh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(Lt) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian

yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategari
utama dari aset program:

(12) bobo hasi Siti sing ne peoararn: rata nk DRA SKIN Shan pena Ta

yang diakui sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuarlal utama yang digunakan sampal pada akhir periode pelaporan

dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
Tekan penekan don variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskanto,

(D) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan kevangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

Ld) tingkat kenaikan gap yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam rnasa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan),

an

P3 aa

Te M3 RN,

Tidak ada curtailment
Tidak ada batasan SAK

(Catatan 28.

Catatan 28.

Catatan 28.

'atatan 28.
atatan 28.
atatan 28.

(Catatan 28.

atatan 28.
atatan 28.

'atatan 28.

peatnan 28,

Page 52 OCR 0.860
Page S1 of83

(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan
(P) asumsi material lain yang digunakan dalarn aktuaria, “ — 28,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

ta) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan N

(b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
dungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka
persentase dalam Ilngkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

la) nilat kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau v (Catatan 28.
defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:
(W)  Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari $|

Wabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan Se 28.

(li) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset 4 'atatan 28.

program pada akhir periode pelaporan,

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari P|

luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan

dirmulai setelah periode pelaporan:
(17) khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
|, wajib diungkapkan sebagal berikut:

la) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya |
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,

(b) datam hal Perusahaan mencatat alokasi blaya Imbalan pasti neto sesuai SAK,
(maka Perusahaan mengungkapkan:

(W Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk |
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesual dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan
pasti: dan

(ajika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK v
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesual dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir $,

Kom 28,

Page 53 OCR 0.800
Page 52 0143

b) Yuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program luran pasti harus mengungkapkan X (Catatan 28.
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang barus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka v
panjang leinnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkan antara lain: N
(4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenal Ilabilitas kantinjen (jika ada). “ Sora - liabiltas
jensi.
24) | Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang V
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:
b) peringkat dan narna Perusahaan Pemeringkat Bek, “N
C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan, V
dj nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, “
e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokak obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada, v
MN  pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj N
Gg) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi N
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),
2. “
h) persyaratan penting lainnya.
25) | Sukuk
a)  Penisahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan, “N
D) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(4) uraian tentang persyaratan utarna dalam penerbitan Sukuk, termasuk: N
Ia) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan, V
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, Y
(e) nilai nominal: |
(dj) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah).
(ae) ponsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi v

Page 54 OCR 0.845
Page 830183

hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(PD rencana jadwal dan tata cara pembagian danfatau pembayaran mmbalan
atau bagi hasil,

(a) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannya, dan
(1) persyaratan penting tain:

(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,

(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

(G)jaminan dengan menunjuk pas-pos yang berhubungan (jika ada):

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Erniten atau Perusahaan Publik
Galam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

26) | Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga

kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya,
C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default)

€) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwakamanatan, dan

f) persyaratan penting lainnya.

27) Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

Cc) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
Tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
Gari sudut pandang pemegang obligasi konversi,

dj) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilasinya:

Mba an ea

dh da da La Le

ta. h ta

Page 55 OCR 0.832
Page S4 of 83

€) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek)

M jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (duo belas) bulan:

9g) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

1) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

f) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melahi penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

1) keberadaan fitur derivatif melekat, dan

m) persyaratan penting lainnya

c Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk

1) | Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain:
B8) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsitasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: “V (Esatan 29
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, S|
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak |
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: v
Ec) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jurnlah lembar saham dan
persentase kepernilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 545 (lima perseratus) atau lebih, V atatan 29
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan d idak ada Direktur dan |
(3) Pemegang saham lainnya: “ isaris yang memiliki
6) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, N 'atatan 29
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS),
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, sakio laba, “V atatan 29
penerbitan saharn baru dari Penawaran Umum dengan danjateu tanpa Hak.

EH

akh Bb Lela han

'atatan 29

Page 56 OCR 0.858
Page S5 ot 83

Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obigasi: dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan rnodal,
€) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar

disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek,

atatan 29

saham pada periode
laporan belum dicatat di
efek.

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uralan sumber agio saham,

€C) Rincian biaya emisi Efek ekustas berdasarkan penerbitan Efek ekuttasj

d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih Kurs atas modal disetor,

&) Uralan mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

!) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari #ntitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi,

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang tetah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,

(5S) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jurnlah imbalan
yang terjadi,

(6) Nitai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuai yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan ke IN

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
@kombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali,

Rem be Ma an ae be Kekek Me Ma Kan Mam

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang barus diungkapkan antara lain:

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(8) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,

Page 57 OCR 0.812
Page £6 0183

(2) Nama entitas anak, dan

(3) Nama pihak yang bertransaksi,
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian:
dan

Bada

€) Jumlah yang direalisasi ke labs rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

th “La

A) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Latar belakang pernbelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor|

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang

€) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor:

@) Tanggal dan jurniah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

@) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
S) | Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada), “v
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, “

ha heh te

€) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. Ni

5) | Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

€) nial waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

6) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
€) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
kamponen pendapatan komprehensif lainnya, V

an

pena 3.

Page 58 OCR 0.791
Page 57 of 83

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendah atas
ekuitas masing-rnasing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas Induk,

tan 33.

Laba Rugi Komprehensif

1

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :

8)

b)
33)

g)

e)

Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakwi selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang,
(2) Penjualan jasa,
(3) Bungaj
(a) Royalti, dan/atau
(5) Divideng
Giungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
Rincian jumlah dari kekempok produk/jasa utama,
Narna pihak pembeli dan jumlah nil penjualan yang melebihi 1095 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan,
Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalarn setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
Ia) Meida yang diakul sebagai pendapatan dalam periode
tb) Miakoda yang Mioasakan wak Maen PANGAE Tan Dena Dang GNU
dalam periode berjalan: dan
(ce) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan!
(aj Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakul sampai tanggal
pelaporan:
(b) Jurnlah uang muka yang diterima, dan
(ce) Jumlah retensi,

(3) keniah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

aa

lab. Kaka ha Ka Ba Ha

Kn ln

atatan 34
atatan 34

Katatan 34

Catatan 2r
atatan 2r

'atatan 13

Jatatan 25.
Jatatan 6,

atatan 7

Page 59 OCR 0.815
Page SN of &3

| wf ANE “Keterangan. TT.) Ada | Tidak | N/A IV” Keterangan |

1) Dalam hai Perusahaan menilik! transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(L) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

la) Pendapatan bruto,

(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan

(c) Total pendapatan neto.

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

B) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

C) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tani, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3) | Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlan berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a@) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang: dan

C) Pendapatan sewa.

4) | Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pergurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu: dan

Cc) Selisih perhitungan klaim,

5) | Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

Ka

Pa Lau Ca

akh aa

aa

aa na

Page 60 OCR 0.869
Page 89 of 83

8) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, .

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:

C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenanj dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepernilikan armada
tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa

telekormunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan v

pihak lain.

7) | Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan ketampak premi bruto,

premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan v
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol:

ruak,

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, N
don ringian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka N

pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
9) | Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yarg harus dungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada:

a) Obligasi Pemerintah,

bd) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan kamisi yang diakui:
€) Efek-efek, dari

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

Ba an

Page 61 OCR 0.829
Pase 60 of 83

19) | Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(4) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja, dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan)
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1015 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan
&) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual, V (Catatan 35.
1t) | Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/ Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, indian beban departementalisasi:
3) Beban bahan:
b) Beban jasa pelayanan,
C) Baban pegawai,
d) Beban penyusutan sarana medis,
@) Beban pemeliharaan sarana,
f) Beban asuransi:
9) Beban langganan daya dan jasa,
h) Beban depresiasi.
12) | Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok kiaim Y
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus dumgkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya: klaim jatuh “
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.
C| Komisi Neta
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok »)
pendapatan karnisi dan beban kormisi untuk setiap jenis asuransi

— na

Kn he, hee MU

Page 62 OCR 0.863
Page 61 of 83

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

d) Hasil Investasi

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkepkan antara lain:

3) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya) dan

€) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

Ba na

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualanj

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi,

(Catatan 36.

15)

Khusus Industri Perbankan

2) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama

D) Beban Provisi dan Komisi

Yang barus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan

BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Prutang, dan Prutang Sewa
Pembiayaan.

17

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
€) Untuk Biaya Keuangan, meliputi:
(1) biaya pinjaman meliputi:

Catatan 37.
atatan 37.

Page 63 OCR 0.844
Page 62 0183

ta) pong keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku, dan

(0) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga)
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan mekputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual,
tb) Tn nara Map TOTO MA PG PENENTUAN DP

to) aa premV/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung

@) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi:
(1) bagian laba rugi dari rmasing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan
(2) bagian taba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

an

tatan 38.

(Catatan 19.

18)

Khusus Industri Perbankan
2) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset
Yang barus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan,

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

Cc) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti,

€) selisih kurs karena penjabaran laparan keuangan,

@) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

€) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nila: dalam rangka
lindung nila arus kas, dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas
asosiasi dan/atau Ventura Bersama. penurunan

ta tb

| wing 28.

Page 64 OCR 0.840
20)

Page 63 0183

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain:

2)

b)

ts)

a)

e)

n

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini,

(2) penyesuaian yang diakui patta periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu,

(3) jumnlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya,

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhanj dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke eku'tas,

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekansiltasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarf pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

penjelasan mengenai perubaban tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebekamnya,

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan tempocer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan kevangan)

Bu: “K5 Ea Mb Ah Ka

Ines MENEK Miketerangan TN 1 | “Aga “| dak? “N7A Il Keterangan —|

(Catatan 10b.

Page 65 OCR 0.840
Page 64 of 83

g) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, /
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas

pajak tangguhan yang belurn diakui,
h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan
(3) 'aba kena pajak,
i) perhitungan beban dan Mobilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,
Ih pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan,
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:
(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk perlode sajian: dan
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, "|
apabila jurniah tersebut tidak terlihat dari perubahari jumlah aset atau kabilitas
pajak tangguhan yang diakul dalam laporan pasisi keuangan)
I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

an an Bb bj

£

(a) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan N

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, “
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pernegang saham v

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabiftas dalam laporan keuangan)

N) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan S|
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis:

O) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfsat pajak tangguhan Jd

wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguham, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak |
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan V

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelurnnya yang 4

Page 66 OCR 0.852
Page 68 of'43

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)| Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain!

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar V |catatan 32.
dan dilusian, dan rekonsiliasi jurmlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatrbusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam “ (Catatan 32.
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jents Instrumen yang
"mempengaruhi laba per saham,

C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi |
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saharn dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian,

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, N
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum aklir periode pelaporan: dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dibentikan. N

22) | Transaksi Pihak Berelasi
Yang barus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
Jurdahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan “ (Catatan 39.
(wang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau
(2) Jebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi v tatan 39.
dengan entitas berelasi.
b) terkait dengan transaksi dengan arang atau anggota keluarga terdekat meliputi Jl atatan 39
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi .
dan saldo dengan pihak dimaksud:
C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan sakdo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk mernahami potensi dampak hubungan tersebut

Page 67 OCR 0.843
@)

e)

n

Pnge 66 of 83

dalam laporan keuangan, paling kurang:
(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait:

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Labilitas,
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat Imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian, dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterimaj

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo plutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan

(4) alasan Gan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan bi)

dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas Induk:

(2) antitas dengan pengendalian bersarna atau Pengaruh Signifikan terhadap
@ntitas,

(3) antitas anak:

(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya,

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok

direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan

manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategosi berikut:

(1) Imbalan kerja jangka pendek,

(2) Imbalan pascakerja:

(3) Imbalan kerja jangka panjang lainnya,

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan

(5) pembayaran berbasis saham,

untuk entitas berelasi dengan pemenntah:

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

Ba

LL

kek he Aa OA

(Catatan 39.

'atatanib.
atatanlb.

atatan|b.

Page 68 OCR 0.852
Page 67 0183

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signfikanj dan v

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi |
tersebut.

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional, v (Catatan 2e
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya N Katatan 2e
Galam mata uang fungsional:

(2) posisi neto dari aset dan Kabilitas moneter dalam mata uang asing: |
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: SI

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalarn laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang V
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: Catatan 2e
dan

(5) selisih kurs neto diakul dalarn pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan d
dalarn komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode,

24) | Penurunan Nilai Aset Non keuangan

Yang harus diungkapkan entara lain:

a) untuk sebap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama pertode tertentu
unituk suatu aset individual, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi “
penurunan nilai

(2) jumlah rugi penurunan nilal yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut V
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) Jumiah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakwl dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(4) goodwill yang telah diakul rugi penurunan nitainya:

(5) jurntah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut, dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

—

te LL Lt

Page 69 OCR 0.839
Puge 68 of 43

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan

Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi, Pi
(2) jumtah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan v
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang, Dalam hal jumlah P)
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
@ungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan,

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang

disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
dan

(IS) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-perlode sebelum pericde-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi,

€) Kesalahan Periode Lalu

Yang barus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari kesalahan persode lalu,

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan| dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(3) Jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan

penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

ai

ta Ab

a

NN

Page 70 OCR 0.854
Page 69 of 83

26) | Kombinasi Bisnis

(1)
(2)
(3)

«)
(5)

(G)
»

(8)

(3)

(10)

Gn)

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama perlode pelaporan, yaitu:

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,

tanggal akuisisi,

biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,
persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang dkakul:
Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Imbalan,

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestirmasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestirmasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, ya'tu sebagai berikut:

La) Nilai Wajar piutang:
(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(Cc) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih,

Jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih,

setiap kabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonarni terjadi,

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal

tel Let, En Bea,

£

at. hn ha da beda

Page 71 OCR 0.857
Page 70 of 83

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang

mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan
(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan v
jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut,
(12) dalam hal Ilabiltas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

ta) Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) V
terkait perikatan dan kontjensi: dan
(by alasan Liabilitas tidak depat dlukur secara andal: “v

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:
(2) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:
(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 100965
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi:
(a) jumlah dari kepentingan nompengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan
(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan SI
Nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,
(15) dalarn hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang

diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal “V
akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak v

yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakulsisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(186) Informasi sebagai berikut:

fa) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sajak “
tanggal akuisisi yang dimasukkan datam laporan laba rugi komprebvensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk V
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

Page 72 OCR 0.861
Page 71 ol &3

kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
Sejak awal periode pelaporan,

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

dg

(33)

(2)

(3)
(4)
(5)

Galam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Labilitas, kepentingan ronpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis setungga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(8) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belurn setesalj

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan

(ce) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampal dengan Perusahaan

mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas asat Imbalan kontinjensi, atau

sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabsitas imbalan kontinjensi atau

Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakul, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(c) teknik penilaian dan Input rpodel utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi,

Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada

rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan,

Jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakul pada

periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabiktas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada perlode pelaporan berjalan atau
periade pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis dan

Mah ala. ia

ta

Page 73 OCR 0.831
Page 72 of 83

6) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan

dengan perolehan atas entitas anak dan unit besnis lainnya selama suatu perlode:
(1) —yunlah harga yang dibayarkan,
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan
(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.
21)| Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pengungkapan pada level segmen,
(1) informasi umum, yang terdin dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi “ (Catatan 42.
segmen dilaporkan, dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen N : pa 42.
atatan

aa

dilaporkan,

(2) Informasi mengenal laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban vV

tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran lsba atau rugi segmen Jd Icatatan 42
Milaporkan, aset segmen, Kabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya 2
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap N |Catatan 42.
kelampok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis

(8) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: | -

1. negara domisili Perusahaan: dan (Catatan 42.

Il semua negara #sing secara total dimana Perusahaan memperoleh V
pendapatan, Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara

Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara

terpisah, terrmasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

42,

Page 74 OCR 0.862
Page 73 0183

tersebut secara individual.

(b) Aset tktak lancar setain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset Imbalen pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak esuransi yang
berlokasi di:
|. negara domisili Perusahaan, dan
W. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.

Dalarn hal aset dari suatu negara asing setara individual jurnlahnya
materiai, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah,
(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal

mencapai 10W (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,

Perusahaan harus mengungkapkan:

Ia) fakta, | atatan 34
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan “v atatan 34.
Ic) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. “ 34

26) | Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) uraian tentang alasan operasi dihentikan, “
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi v
yang dihentikan: dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari 1
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku,

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang |
dihentikan dan beban pajak penghasian yang terkait, dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan

yang tarkait,
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan Si
pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan Y
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

Page 75 OCR 0.834
Page 74 of 83

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivabf sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung mal), seperti untuk tujuan v
spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib

mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi

lindung lai dan kelompok non lindung niiai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk v
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain, “

(2) pihak lawan transaksi (counterparties): |

(3) tanggal Jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nital Wajar pada tanggal laporan posisi |
keyanganj

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: |

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan |

(7) persyaratan penting lainnya, v

C) Yang harus diungkapkan antara lain!

(4) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi J
untuk mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk “
penjelasan mengenai Aset dan/atau Labilitas dan jenis transaksi yang diindung
nitai, dan

(3) Bagi Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan v
tujuannya.

30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Iiabilitas keuangan

antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelornpak Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang S) lk 46
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalarn laporan posisi atatan 46.
keuanganj dan

D) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar 4 le. 46
aset keuangan dan liabilitas keuangan, atatan 40.

31) | Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) jumlah gividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan “ (Catatan 31.
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,

b) jumlah utang dividen untuk

Page 76 OCR 0.859
Page 750183

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelurnnya,
Cc) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah

perinde pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Labilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul.

ah

utatan 31.
'atatan 31.

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara kain:
8) jumlah agregat dari Iabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,
€) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalarn Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersarna entitas: dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalarn pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liatilitas jangka pendek,

Nlabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

laa 20.
'atatan 20,
Catatan 20.

(Catatan 20.

33)

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) perikatan yang meliputi:
(9) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royaiti, dan Nisensi, diungkapkan:
| pihak-pihak yang terkait dalarn perjanjian,
IN. periode berlakunya perikatanj
II. dasar penentuan kompensasi dan denda:
Iv. jurniah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
W  pembatasan-pembatasan lainnya)
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang

akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

Kb ba ea

(Catatan 43.

Page 77 OCR 0.808
Page 76 of 83

I. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: v
Ii. periode berlakunya perikatan: V atatan 43.
Iii, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi dan V
Iv, sanksi-sanksi, “V
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(o) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak beralasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,
(c) periode berlakunya jaminan: dan
(6) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya Tasilitas L/C, cerukan bank, dan
(9) uralan mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus dungkapkan artare lairi -
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkarakan:
(Cc) Istar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion),
dan

LE ta

(6) darnpak keuangan,

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
Iingkungan hidup, diungkapkan uralan singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya:

(3) kemungkinan Ilabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antars ain:
(2) karaktenstik aset atau Nlabsitas kontinjensi,
(b) estimasi dari dampak keuangannya:
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jurnlah atau waktu arus

Ka. Re Ka

Bb S S

Page 78 OCR 0.870
men NN Keterangan TT Aga “| Tidak ION/A | “Keterangan “|

Page 77 of 83

keluar sumber daya: dan
(dj) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

3aj

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Ptasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalarn kerjasama,

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelalaan,

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasarna:
€) Ketentuan tentang perbahan perjanjlan kerjasama, dan

1 Isi perubahan perjanjian, jika ada.

tk ee

3S)

Manajemen Risiko Keuangan

@) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari Instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalarni penurunan nilai,

(2) risiko Ikuiditas, antara kain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderiwatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas, dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas, dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan,

Catatan 45.

Catatan 45.
Catatan 45.

(Catatan 45.
Catatan 45

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan

Page 79 OCR 0.826
Pape TB OfB3

(eng Keterangan TT TAda “Tidak | NFAVI” Keterangan” |
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(ad) Rincian perhitungan dan posisi devisa neta menurut jenis mata uang pada tanggal V

laporan posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum.
Yang harus dungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana “N
pihak ketiga di bank,

6) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas fiduclaryyang v
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi Gan reksaxlana,

37) | Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-neorganisasi yang

meliputi:

Aa Lu

an

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalarn laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasij

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

€) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-

@) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

€) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kumsi-
reorganisasi,

38) | Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain

a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola

aka sha aa aa aa

Page 80 OCR 0.878
b)
(3
d

e)

Page 790183

ya,
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalarn hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
ringkasan data kuantitatif tentang bagianyang dikelola sebagai modal,

setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari perlode sebelumnya,

pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan

konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

permodalannya, termasuk:

En aa NN

39)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antare lain:

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tdak terrnasuk dalarn laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40)

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

b)

c)

g)

8)

rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian,

jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode:

penentuan Wilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikuti

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar

Page 81 OCR 0.804
Page 80 0183

opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai

Wajar tersebut diukur, dan

(2) Jurnlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada 1
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan datar “
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
41) | Khusus Industri Asuransi:

a) Analisis kekayaan dan Laenyak ea Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,

(4) Tingkat solvatxlitas yang dicapa' perusahaan per tanggal pelaporan, dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Kevangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,

D) Jenis Akad Asuransi Syariah,

C) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syarah:
dan

d) Zakat

43) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

@) Kontrak reasuransij “V

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: v (Catatan 43.

€) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwribing) dan

€) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

44) | Khusus Industri Kehutanan:

2) Rincian valume penjuatan kayu bulat (jenis kayu) v

Ben no hn

L Mata ah

Ba

Page 82 OCR 0.849
Page 81 of 83

b) Pemenuhan Iabilitas terhadap pegara seperti DR, INK, BPPHM, IHPH dan iuran wajib /

lainnya,

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman |
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alarn),

G) - Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan teayanya,

@) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan

dan akumulasinya/ dan

1!) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana:

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) dalam bal Perusahaan menerima Informasi setelah periode petaporan tentang kondisi N
yarg ada pada aktvr perlode pelaporan, maka Perusahaan mernutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuat dengan Informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesual yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan ursian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa, dan 1

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

Ah to

tb

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: N 2 tatan 2d.
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: N| 'atatan 2d,
€) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan v tan 2d,

6) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan

Page 83 OCR 0.859
Page 82 of 83

keuangan atau pernyataan manajemen bahwa darnpak tersebut tidak dapat diketahul . ma 2d.

atau diestimasi secara wajar.

A7) | Reklasifikasi

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(ay sifat rekiasifikasi: “

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan

“
(3) alasan reklasifikasi. |
b) Dalam hat reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan N
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi, V
48) | Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalarn laporan keuangan dan indikasi V
bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan v
pernerintah yang telah diakul.

49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas “
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lsin:

ti) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain) “
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta v
penjelasannya, dan |
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk X

melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara

Page 84 OCR 0.900
Page 83 0183

tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau “

keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, saperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan tudup perusahaan.

Jakarta, 29 Juli 2024

eGedung

Hartanto Karti Raharjo

Direktur Keuangan, Human Capital,

dan Manajemen Risiko

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.34 MB
Published31 Jul 2024
Pages84
Characters155,576
Text sourceOCR
OCR confidence0.844

Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Wijaya Karya Bangunan Gedung p.2 ×2
linked person Amir Abadi Jusuf p.2 ×4
linked person Hartanto Karti Raharjo p.84
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1
unresolved org KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN p.1
unresolved org Bapepam-LK p.1 ×4
unresolved org PT Wijaya Karya Bangunan p.2 ×2
unresolved org Mawar & Rekan p.2 ×3
unresolved org Menteri Keuangan p.6
unresolved org Bank Indonesia p.12 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved person DRA SKIN Shan p.51
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55
unresolved org Bapepam p.72 ×2
unresolved org Menteri Kevangan p.81

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result