Skip to content
Back to announcement

LKTT PT Sumber Mas Konstruksi - Juni 2024.pdf

Financial statement Text extracted SMKM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 35

Page 1
PT Sumber Mas Konstruksi Tbk

Laporan Keuangan Interim
Tanggal 30 Juni 2024 serta
Untuk Periode enam bulan yang berakhir
Pada tanggal tersebut
Page 2
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
DAFTAR ISI


                                                                                       Halaman

Laporan Auditor Independen

Surat  Pernyataan  Direksi   tentang   Tanggung   Jawab    atas   Laporan  Keuangan
PT Sumber Mas Kosntruksi Tbk untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2024 dan
31 Desember 2023

LAPORAN KEUANGAN - Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir          30 Juni 2024 dan
   31 Desember 2023

    Laporan Posisi Keuangan                                                               1

    Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain                                   3

    Laporan Perubahan Ekuitas                                                             4

    Laporan Arus Kas                                                                      5

    Catatan atas Laporan Keuangan                                                         6
Page 3
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Laporan Posisi Keuangan Interim
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                               30 Juni 2024            Catatan          31 Desember 2023

ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank                                      75.176.460.441          4,17              66.195.116.804
Piutang usaha                                     88.769.477.550          5,17              67.161.060.703
Uang muka                                         33.755.687.701            6               72.792.075.715
Jumlah Aset Lancar                              197.701.625.692                            206.148.253.222

ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - setelah dikurangi
  akumulasi penyusutan masing-
  masing sebesar Rp9.976.099.650
  pada tanggal 30 Juni 2024 dan
  Rp9.385.824.231 pada tanggal
   31 Desember 2023                                8.862.606.900          7,13               1.064.232.319
Aset tak berwujud - setelah dikurangi
  akumulasi penyusutan sebesar
  Rp272.620.521 pada tanggal
  30 Juni 2024 dan Rp195.633.854
  pada tanggal 31 Desember 2023                      511.539.479                               479.526.146
Jumlah Aset tidak Lancar                           9.374.146.379                             1.543.758.465
JUMLAH ASET                                     207.075.772.071                            207.692.011.687




                       Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian
                     yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                  -1-
Page 4
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Laporan Posisi Keuangan Interim
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                              30 Juni 2024            Catatan          31 Desember 2023

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang lain-lain                                     626.500.000          17                             -
Utang pajak                                       1.637.135.049          8a                 2.494.521.859
Bagian utang pembelian aset tetap
   jangka panjang yang jatuh tempo
   dalam waktu satu tahun                            89.560.000          17                  111.950.000
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                   2.353.195.049                             2.606.471.859

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Bagian utang pembelian aset tetap
   jangka panjang setelah dikurangi
   bagian yang jatuh tempo dalam
   waktu satu tahun                                           -          17                   44.780.000
Liabilitas imbalan kerja                            782.559.844                              782.559.844
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                    782.559.844                              827.339.844
JUMLAH LIABILITAS                                 3.135.754.893                             3.433.811.703

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal
   Rp100 per saham
   Modal dasar - 4.000.000.000
      saham
   Modal ditempatkan dan disetor
      penuh - 1.253.000.000 saham              125.300.000.000           10               125.300.000.000
Tambahan modal disetor                          38.214.800.000           1c                38.214.800.000
Saldo laba
   Telah ditentukan penggunaannya                   300.000.000                              200.000.000
   Belum ditentukan
      penggunaannya                             40.125.217.178                             40.543.399.984
JUMLAH EKUITAS                                 203.940.017.178                            204.258.199.984
JUMLAH LIABILITAS DAN
  EKUITAS                                      207.075.772.071                            207.692.011.687




                      Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian
                    yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                 -2-
Page 5
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                   30 Juni 2024          Catatan        30 Juni 2023
PENDAPATAN                                          44.629.995.371           11         77.200.555.713
BEBAN POKOK PENDAPATAN                              39.036.388.014           12         61.760.444.571
LABA KOTOR                                           5.593.607.357                      15.440.111.142

Beban Umum dan administrasi                          5.550.074.320           13          7.511.921.285
LABA USAHA                                               43.533.037                      7.928.189.857

PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Lain-lain - bersih                                      264.784.157                        146.245.473


LABA SEBELUM BEBAN PAJAK
  PENGHASILAN                                           308.317.194                      8.074.435.330


BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                             -       8b                         -
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                              308.317.194                      8.074.435.330

PENGHASILAN (BEBAN)
  KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke
  laba rugi:
  Imbalan Kerja                                                     -                                  -
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF                                308.317.194                      8.074.435.330

LABA PER SAHAM                                                  0,25         14                   6,96




                       Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian
                     yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                  -3-
Page 6
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Laporan Perubahan Ekuitas
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                                                                                Saldo Laba
                                                      Modal Saham                                       Belum                Telah
                                                     Ditempatkan dan           Tambahan               Ditentukan          ditentukan
                                    Catatan           Disetor Penuh           Modal Disetor         Penggunaannya       penggunaannya       Jumlah Ekuitas

Saldo 1 Januari 2023                                     125.300.000.000        38.214.800.000         31.901.916.560       100.000.000     195.516.716.560

Setoran modal                                                           -                     -        (1.253.000.000)                  -     (1.253.000.000 )

Pembentukan cadangan umum              10                               -                     -          (100.000.000)      100.000.000                      -

Laba periode berjalan                                                   -                     -         9.701.148.481                   -     9.701.148.481

Beban komprehensif lain                                                 -                     -           293.334.943                   -       293.334.943

Saldo 31 Desember 2023                                   125.300.000.000        38.214.800.000         40.543.399.984       200.000.000     204.258.199.984

Pembentukan cadangan umum              10                               -                     -          (100.000.000)      100.000.000                      -

Dividen                                10                               -                     -          (626.500.000)                  -      (626.500.000 )

Laba periode berjalan                                                   -                     -           308.317.194                   -       308.317.194


Saldo 30 Juni 2024                                       125.300.000.000        38.214.800.000         40.125.217.178       300.000.000     203.940.017.178




                                                  Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian
                                                yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                                             -4-
Page 7
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Laporan Arus Kas
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                                  30 Juni 2024           30 Juni 2023

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                      21.606.363.539         38.427.839.932
Pembayaran kas kepada pemasok                                                   -        (30.446.125.051 )
Pembayaran untuk karyawan                                          (2.394.310.379 )       (2.140.442.460 )
Pembayaran pajak penghasilan                                         (624.866.702 )       (3.699.401.039 )
Pembayaran untuk kegiatan operasi lainnya                          (1.041.022.821 )        1.451.594.833
Kas Bersih yang Diperoleh dari Aktivitas
  Operasi                                                          17.546.163.637          3.593.466.215
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                               (8.388.650.000 )          (89.000.000 )
Perolehan aset tak berwujud                                          (109.000.000 )          (41.637.000 )
Kas Bersih yang Digunakan untuk
Aktivitas Investasi                                                (8.497.650.000 )         (130.637.000 )

ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS
PENDANAAN
Utang pembiayaan                                                       (67.170.000 )         (67.170.000 )


KENAIKAN BERSIH KAS DAN BANK                                        8.981.343.637          3.395.659.215

KAS DAN BANK PADA AWAL PERIODE                                     66.195.116.804        112.475.650.908

KAS DAN BANK PADA AKHIR PERIODE                                    75.176.460.441        115.871.310.123




                        Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian
                      yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                   -5-
Page 8
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

1. UMUM

   a. Pendirian dan Informasi Umum

       PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Indonesia oleh PT Rubenindo Artha
       Subur sesuai Akta Notaris E. Sianipar, S.H., No. 07 tanggal 4 Februari 1981. Akta pendirian
       tersebut telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui surat
       No. Y.A.5/256/10, tanggal 16 Mei 1981. Nama Perusahaan berubah dari PT Rubenindo Artha
       Subur menjadi PT Sumber Mas Konstruksi Tbk berdasarkan Akta Notaris Bliamto Silitonga, S.H.
       No. 28 tanggal 14 Februari 2020. Akta perubahan ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
       Asasi Manusia melalui Surat Keputusan No. AHU-0009280.AH.01.10 tanggal 27 Februari 2020

       Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan
       Akta Notaris No. 15 tanggal 12 Januari 2022 dibuat di hadapan Notaris Leolin Jayayanti S.H.,
       M.KN., sehubungan dengan perubahan susunan pemegang saham Perusahaan. Perubahan
       tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
       Indonesia No. AHU-AH.01.03-0023884 tanggal 12 Januari 2022.

       Sesuai pasal 3 Anggaran Dasar, ruang lingkup kegiatan operasi Perusahaan adalah di bidang
       Konstruksi Bangunan Sipil Jalan, Konstruksi Gedung Perkantoran dan Konstruksi Bangunan Sipil
       Jembatan, Jalan Layang, FlyOver juga Underpass.

       Perusahaan berkedudukan di Graha Mustika Ratu lantai 5, Jalan Gatot Subroto Nomor 74-75,
       Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

       Saat ini, Perusahaan sedang mengerjakan proyek kontruksi di daerah Sumatera Utara dan Jambi.
       Perusahaan memulai kegiatan operasi komersialnya pada tahun 2017.

       Entitas Induk langsung Perusahaan adalah PT Vina Nauli Jordania yang mayoritas sahamnya
       dimiliki oleh Intan Magdalena.

   b. Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan

       Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, susunan Dewan Komisaris dan Direksi
       Perusahaan adalah sebagai berikut:

                      Dewan Komisaris                                            Direksi

        Komisaris Utama      : Intan Magdalena             Direktur Utama    :      Budi Aris P
        Komisaris            : Untung Surono               Direktur          :      Amaldin
        Komisaris Independen : Monang Tua Sitanggang

       Susunan komite audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
       sebagai berikut:

       Ketua   : Monang Tua Sitanggang, SE, SH
       Anggota : Rinaldi Vivenda, SE, CPAI, CPA
       Anggota : Steven Dimas, SE

       Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Sekretaris Entitas Induk adalah Budi Aris.

       Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Auditor Internal dan Kepala Unit Audit Internal
       Perusahaan adalah Sobirin, SE.




                                                -6-
Page 9
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

     c. Penawaran Saham umum Perusahaan

        Pada tanggal 25 Februari 2022, Perusahaan telah memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas
        JasaKeuangan melalui Surat No. S-33/D.04/2022 untuk melakukan penawaran umum perdana
        saham biasa melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 250.000.000 saham dengan nilai
        nominal Rp100 per saham dan pada harga penawaran Rp264 per saham. Perusahaan telah
        mencatatkan seluruh sahamnya pada BEI pada tanggal 9 Maret 2022 dengan biaya emisi sebesar
        Rp2.785.200.000.

        Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, seluruh saham Entitas Induk telah dicatatkan
        pada BEI.

     d. Penyelesaian Laporan Keuangan

        Laporan keuangan PT Sumber Mas Konstruksi Tbk untuk periode enam yang berakhir pada
        tanggal 30 Juni 2024 diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit pada tanggal 30 Juli 2024 oleh
        Direksi Perusahaan yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan
        tersebut.

2.   Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting

     a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan

        Laporan keuangan disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan
        (SAK), meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
        Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK) serta Peraturan No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan
        Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.

        Perusahaan telah menyusun laporan keuangan dengan dasar bahwa Perusahaan akan terus
        mempertahankan kelangsungan usaha.

        Dengan pengukuran yang digunakan adalah biaya perolehan, kecuali untuk beberapa akun
        tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan
        akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan ini disusun dengan metode akrual
        akuntansi.

        Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
        arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

        Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan adalah selaras
        dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Perusahaan
        untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, kecuali bagi penerapan beberapa
        SAK yang telah direvisi. Seperti diungkapkan dalam catatan-catatan terkait atas laporan
        keuangan, beberapa standar akuntansi yang telah diamendemen dan diterbitkan, diterapkan
        efektif tanggal 1 Januari 2024.

        Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah Rupiah
        Indonesia (Rupiah) yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.




                                                -7-
Page 10
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

    b. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan Tidak Lancar/Jangka Panjang

       Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan berdasarkan
       klasifikasi lancar/tak lancar atau jangka pendek/jangka panjang. Suatu aset diklasifikasikan
       lancar jika:
       i)   akan direalisasikan, atau ditujukan untuk diperdagangkan, atau dikonsumsi dalam siklus
            operasi normal,
       ii) dimiliki terutama untuk tujuan diperdagangkan, atau
       iii) akan direalisasi dalam jangka waktu 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau
            setara kas kecuali yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu
            liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

       Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

       Suatu liabilitas disajikan jangka pendek apabila:
       i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
       ii) dimiliki terutama untuk tujuan diperdagangkan,
       ii) akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
       iii) tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan
            setelah tanggal pelaporan.

       Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang.

    c. Kas dan Bank

       Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek
       dan sangat likuid yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam waktu
       tiga (3) bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, serta tidak digunakan sebagai jaminan
       dan tidak dibatasi penggunaannya.

       Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya yang akan digunakan untuk membayar
       kewajiban yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun disajikan sebagai “setara kas yang
       dibatasi penggunaannya” sebagai bagian dari aset lancar pada laporan posisi keuangan.

   d. Instrumen Keuangan

       Perusahaan mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas
       keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu
       entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain

       Aset Keuangan

       Aset keuangan diklasifikasikan, pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada (i) biaya
       perolehan diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”), atau (iii) nilai wajar melalui
       penghasilan komprehensif lain (“FVOCI”).
       i. Aset keuangan pada biaya perolehan

           Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:

           •    Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
                dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan

           •    Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan
                arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.


                                                     -8-
Page 11
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

             Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
             pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi
             kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal
             dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.

             Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, kategori ini meliputi kas dan bank dan
             piutang usaha yang dimiliki oleh Perusahaan.

       Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas

       Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Perusahaan diklasifikasikan berdasarkan substansi
       perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.

       i.    Liabilitas Keuangan

             Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya, pada pengakuan awal sebagai
             (i) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, atau (ii) liabilitas keuangan
             diukur pada FVTPL.

             Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman
             dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan
             selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku
             bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif disajikan sebagai bagian dari beban keuangan
             dalam laba rugi.

             •   Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi

                 Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui
                 saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan
                 amortisasi kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih
                 antara nilai awal dan nilai jatuh temponya.

                 Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, kategori ini meliputi utang lain-lain
                 dan utang pembelian aset tetap, dan yang dimiliki oleh Perusahaan.

       ii.   Instrumen Ekuitas

             Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu
             entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah
             hasil yang diterima, setelah dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung.

       Metode Suku Bunga Efektif

       Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan
       diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan biaya bunga selama
       periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan
       estimasi pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang
       dibayarkan dan diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif,
       biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur liabilitas keuangan,
       atau (jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat
       bersih pada saat pengakuan awal.




                                                    -9-
Page 12
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

       Saling Hapus Instrumen Keuangan

       Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan
       posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
       melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan
       tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk
       merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.

       Reklasifikasi Aset Keuangan

       Perusahaan mereklasifikasi seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan
       hanya jika, Perusahaan mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut.
       Sedangkan, liabilitas keuangan tidak direklasifikasi.

       Penurunan Nilai Aset Keuangan

       Karena piutang usaha dan aset kontrak Perusahaan tidak memiliki komponen pembiayaan
       signifikan, Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan ECL.
       Oleh karena itu, Perusahaan tidak menelusuri perubahan dalam risiko kredit, namun justru
       mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL sepanjang umurnya pada setiap tanggal
       pelaporan. Perusahaan membentuk matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit
       masa lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa depan (forward-looking) atas faktor yang
       spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi.

       Perusahaan mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah
       menunggak lebih dari 360 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Perusahaan juga dapat
       menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal
       menunjukkan bahwa Perusahaan tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh
       tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil
       kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah
       dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan.

       Penghentian Pengakuan Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

       i.   Aset Keuangan

            Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa)
            dihentikan pengakuannya jika:

            a) hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau

            b) Perusahaan tetap mempertahankan hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan
               tersebut, namun juga menanggung liabilitas kontraktual untuk membayar arus kas yang
               diterima tersebut kepada satu atau lebih pihak penerima melalui suatu kesepakatan; atau

            c) Perusahaan telah mengalihkan hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal
               dari aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang
               diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu
               kesepakatan penyerahan dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan
               manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak
               mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
               keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut.




                                                 - 10 -
Page 13
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

             Ketika Perusahaan telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah
             menandatangani kesepakatan pelepasan (pass - through arrangement), dan secara
             substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset
             keuangan, maupun mentransfer pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh
             keterlibatan berkelanjutan Perusahaan terhadap aset keuangan tersebut.

             Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer
             diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari
             pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali.

             Dalam hal ini, Perusahaan juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas
             terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki
             Perusahaan.

             Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
             diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan
             piutang diakui dalam laba rugi.

       ii.   Liabilitas Keuangan

             Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika kewajiban yang ditetapkan dalam
             kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas
             keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui
             dalam laba rugi.

             Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang
             sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
             substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau
             modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan
             liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui
             sebagai laba rugi.

   e. Pengukuran Nilai Wajar

       Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
       mengalihkan liabilitas akan terjadi:

            di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut ; atau
            jika tidak terdapat pasar utama, dipasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
             tersebut.

       Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada
       tanggal pengukuran.

       Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar
       ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
       bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.

       Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
       menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
       terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset
       tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.




                                                   - 11 -
Page 14
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

       Ketika Perusahaan menggunakan teknik penilaian, hal tersebut memaksimalkan penggunaan input
       yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat
       diobservasi.

       Seluruh aset dan liabilitas baik yang diukur pada nilai wajar atau diungkapkan dalam laporan
       keuangan dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:

       •   Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
                       identik;
       •   Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
                       pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak
                       langsung;
       •   Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
                       pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.

       Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan
       konsolidasian, maka Perusahaan menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki
       nilai wajar dengan cara menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar pada setiap akhir periode
       pelaporan.

    f. Aset Tetap

       Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
       penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya
       tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang
       signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu
       penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang
       tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya.

       Penyusutan dihitung dengan menggunakan saldo menurun ganda untuk mesin dan peralatan,
       kendaraan, perlengkapan golf, dan perlengkapan kantor, berdasarkan taksiran masa manfaat
       ekonomis aset tetap dengan tarif sebagai berikut:

                                                                                              Tahun
       Alat Proyek                                                                               4
       Peralatan kantor                                                                          4
       Kendaraan                                                                                 4

       Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada
       manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaannya. Ketika aset tetap dijual atau
       dihentikan, biaya perolehan, beban akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai dieliminasi
       dari akun. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap diakui
       dalam laporan laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

       Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan
       penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.




                                                  - 12 -
Page 15
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   g. Penurunan Nilai Aset Keuangan

       Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset
       mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan
       nilai aset diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.

       Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara
       nilai wajar aset atau unit penghasil kas dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya,
       kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari
       aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka
       aset tersebut mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai
       terpulihkannya dan rugi penurunan nilai segera diakui dalam laba rugi, kecuali aset tersebut
       disajikan pada jumlah revaluasian, di mana kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai
       penurunan revaluasi.

       Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini
       dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar terkini
       atas nilai waktu dari uang dan risiko spesifik dari aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi
       biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat
       transaksi tersebut, Perusahaan menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai
       wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikasi nilai wajar
       yang tersedia.

       Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi bahwa
       rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset mungkin tidak ada lagi
       atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah
       terpulihkan aset tersebut.

       Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset dibalik hanya jika
       terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
       tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke
       jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi
       jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi
       penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi
       penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
       Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk
       mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang
       sistematis selama sisa umur manfaatnya.

   h. Pengakuan Pendapatan dan Beban

       Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Perusahaan perkirakan menjadi haknya dalam
       kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga.
       Perusahaan mengakui pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada
       pelanggan.

       Perusahaan telah menetapkan secara umum bahwa Perusahaan merupakan prinsipal dalam
       kontrak pendapatannya karena Perusahaan biasanya mengendalikan barang atau jasa sebelum
       mengalihkan mereka kepada pelanggan.




                                                   - 13 -
Page 16
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

        Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

        Perusahaan menerapkan PSAK No. 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus
        memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:

        -    Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
        -    Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-
             janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
             pelanggan.
        -    Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan dan pajak
             pertambahan nilai, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas
             diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak.
        -    Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga
             jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika
             tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan
             biaya yang diharapkan ditambah marjin.
        -    Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
             barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
             barang atau jasa tersebut).

        Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:

        a.   Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
        b.   Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk kewajiban
             pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Perusahaan memilih ukuran
             penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah
             terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.

        Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
        penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.
        Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban
        pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas
        kontrak disajikan dalam "Uang muka pelanggan”.

        Pendapatan diakui saat dilakukannya penyerahan barang kepada pembeli yang dilengkapi dengan
        Berita Acara Serah Terima (BAST) yang sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak.

        Beban diakui pada saat terjadinya.

        Beban

        Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).

   i.   Imbalan Kerja

        Imbalan Kerja Jangka Pendek

        Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas
        bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa
        kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan memberikan jasa kepada Perusahaan dimana semua
        perubahan pada nilai bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi.




                                                     - 14 -
Page 17
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

        Imbalan Pascakerja Program Imbalan Pasti

        Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan
        Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan Peraturan Pemerintah
        Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja. Perppu Cipta Kerja 2/2022
        telah ditetapkan menjadi Undang-Undang pada tanggal 31 Maret 2023 berdasarkan Undang-
        Undang No.6 Tahun 2023.

        Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Perusahaan ditentukan melalui
        perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected unit credit dan
        menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat
        pasti pensiun tahunan.

        Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, yang tercermin langsung
        dalam laporan posisi keuangan yang dibebankan atau dikreditkan diakui dalam penghasilan
        komprehensif lain pada periode terjadinya untuk mencerminkan liabilitas pensiun neto yang diakui
        pada laporan keuangan untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit.

        Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika terjadi amendemen program atau kurtailmen, atau
        ketika Perusahaan mengakui biaya restrukturisasi terkait atau pesangon, jika lebih dahulu.

        Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan
        pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:
        •   Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen
            dan penyelesaiaan);
        •   Beban atau pendapatan bunga neto
        •   Pengukuran Kembali

        Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan
        dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.

        Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian merupakan
        defisit aktual dalam program imbalan pasti Perusahaan.

   j.   Pajak Penghasilan

        Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi
        kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui diluar laba atau rugi, baik dalam
        penghasilan komprehensif lain atau langsung pada ekuitas.

        Pajak Kini

        Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan
        keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak tahun berjalan.
        Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan
        (SPT) sehubungan dengan situasi dimana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi.
        Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar
        kepada otoritas pajak.

        Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari
        beban pajak kini dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.




                                                  - 15 -
Page 18
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

          Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima. Jika
          Perusahaan mengajukan keberatan, Perusahaan mempertimbangkan apakah besar kemungkinan
          otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas
          perpajakan Perusahaan.

          Pajak Final

          Penghasilan dari jasa konstruksi Perusahaan dikenai pajak final sebesar 2,65%.

          Perbedaan nilai tercatat aset atau liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan final tidak
          diakui sebagai aset atau kewajiban pajak tangguhan.

          Beban pajak kini sehubungan dengan penghasilan yang menjadi subyek pajak final diakui
          proporsional dengan jumlah pendapatan menurut akuntansi yang diakui pada tahun berjalan.
          Selisih antara jumlah pajak penghasilan final yang telah dibayar dengan jumlah yang dibebankan
          sebagai beban pajak penghasilan final pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
          konsolidasian diakui sebagai pajak dibayar di muka atau utang pajak.

     k. Informasi Segmen

          Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari
          Perusahaan yang secara regular direviu oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka
          mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi.

          Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:

          •   yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
              (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari
              entitas yang sama);

          •   yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional
              untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut
              dan menilai kinerjanya; dan

          •   dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

          Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber
          daya dan penillaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk.

          Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan
          secara langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang
          memadai untuk segmen tersebut.

     l.   Laba Per Saham Dasar

          Jumlah laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan dengan
          rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar pada periode yang bersangkutan.

3.   Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi Manajemen

     Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada
     laporan keuangan, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas nilai
     tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi
     tersebut, berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan.


                                                    - 16 -
Page 19
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi,
   pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap
   jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan keuangan:

   Pertimbangan

   Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat keputusan
   berikut, yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan
   keuangan.

   Kelangsungan Usaha

   Manajemen Perusahaan telah melakukan penilaian terhadap kelangsungan usaha Perusahaan dan
   meyakini bahwa Perusahaan memiliki sumber daya untuk melanjutkan bisnis dimasa yang akan
   datang yang tidak dapat diperkirakan. Selain itu, manajemen tidak mengetahui adanya
   ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan terhadap kelangsungan usaha
   Perusahaan. Oleh karena itu, laporan keuangan disusun dengan basis kelangsungan usaha.

   Mata Uang Fungsional

   Mata uang fungsional Perusahaan adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer di mana entitas
   beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan bersih dan
   beban pokok pendapatan. Berdasarkan penilaian manajemen Perusahaan, mata uang fungsional
   Perusahaan adalah Rupiah.

   Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

   Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
   liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK 71 dipenuhi.
   Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi
   seperti yang diungkapkan pada Catatan 2.

   Menentukan Masa Sewa Kontrak dengan Opsi Pembaruan dan Penghentian - Perusahaan sebagai
   Penyewa

   Perusahaan menentukan bahwa masa sewa sebagai masa sewa yang tidak dapat dibatalkan,
   bersamaan dengan periode yang tercakup dalam opsi perpanjangan sewa, jika dieksekusi secara
   wajar dan pasti, atau periode yang tercakup dalam opsi penghentian sewa, jika tidak dieksekusi
   secara wajar dan pasti.

   Perusahaan menerapkan pertimbangan dalam mengevaluasi apakah wajar dan pasti untuk
   mengeksekusi opsi untuk pembaruan atau penghentian sewa atau tidak. Untuk kontrak sewa dengan
   opsi perpanjangan atau pengakhiran, manajemen perlu mengestimasi masa sewa yang memerlukan
   pertimbangan atas semua fakta dan keadaan yang menciptakan insentif ekonomi untuk
   menggunakan opsi perpanjangan atau tidak untuk menggunakan opsi pengakhiran, termasuk setiap
   perubahan yang diharapkan dalam fakta dan keadaan dari tanggal dimulainya sampai tanggal
   pelaksanaan opsi. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian) hanya termasuk
   dalam persyaratan sewa jika Perusahaan cukup yakin untuk menggunakan opsi perpanjangan atau
   tidak menggunakan opsi penghentian. Jika terjadi peristiwa signifikan atau perubahan signifikan
   dalam keadaan yang mempengaruhi penilaian ini dan berada dalam kendali penyewa, penilaian di
   atas akan ditelaah kembali.




                                               - 17 -
Page 20
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Menentukan Waktu Pemenuhan Kewajiban Pelaksanaan

   Perusahaan mengakui pendapatan dari jasa konstruksi pada saat semua kondisi berikut terpenuhi:

   •   Perusahaan telah mengalihkan risiko dan manfaat yang signifikan dari kepemilikan real estat
       kepada pembeli;
   •   Perusahaan tidak lagi melanjutkan keterlibatan manajerial atau kendali efektif atas real estat
       yang dijual;
   •   Jumlah pendapatan dapat diukur dengan andal;
   •   Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait dengan transaksi tersebut akan mengalir ke
       Perusahaan; dan
   •   Biaya yang terjadi atau yang akan terjadi sehubungan dengan transaksi penjualan dapat diukur
       dengan andal.

   Pendapatan biasanya diakui pada saat serah terima aset yang dibuktikan dengan BAST.

   Estimasi dan Asumsi

   Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
   pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
   material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini.
   Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia saat laporan
   keuangan disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat
   berubah karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Perusahaan. Perubahan
   tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi.

   Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

   Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang Perusahaan mencatat aset keuangan dan liabilitas
   keuangan tertentu pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi.
   Komponen pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti-bukti obyektif yang
   dapat diverifikasi, sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena
   penggunaan metode penilaian yang berbeda.

   Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan diungkapkan pada Catatan 17.

   Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap

   Masa manfaat dari aset tetap Perusahaan diestimasi berdasarkan jangka waktu aset tersebut
   diharapkan tersedia untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian kolektif
   berdasarkan bidang usaha yang sama, evaluasi teknis internal dan pengalaman dengan aset sejenis.
   Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari
   perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena pemakaian, usang secara teknis atau komersial serta
   keterbatasan hak atau pembatasan lainnya terhadap penggunaan aset.

   Dengan demikian, hasil operasi di masa mendatang mungkin dapat terpengaruh secara signifikan
   oleh perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh
   faktor-faktor yang disebutkan di atas. Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset tetap
   akan menyebabkan kenaikan beban penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset tetap.




                                                 - 18 -
Page 21
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

   Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau unit penghasil kas melebihi nilai terpulihkannya,
   yang lebih besar antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar
   dikurangi biaya untuk menjual didasarkan pada ketersediaan data dari perjanjian penjualan yang
   mengikat yang dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa atau harga pasar yang dapat diamati
   dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat diatribusikan dengan pelepasan aset. Perhitungan nilai
   pakai didasarkan pada model arus kas yang didiskontokan. Data arus kas diambil dari anggaran
   untuk lima tahun yang akan datang dan tidak termasuk aktivitas restrukturisasi yang belum dilakukan
   oleh Perusahaan atau investasi signifikan dimasa datang yang akan memutakhirkan kinerja aset dari
   UPK yang diuji. Nilai terpulihkan paling dipengaruhi oleh tingkat diskonto yang digunakan dalam
   model arus kas yang didiskontokan, sebagaimana juga jumlah arus kas masuk di masa datang yang
   diharapkan dan tingkat pertumbuhan yang digunakan untuk tujuan ekstrapolasi.

   Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi atas penurunan nilai aset nonkeuangan pada
   tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.

   Imbalan Kerja

   Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang digunakan
   oleh aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi-asumsi tersebut dijelaskan dalam Catatan 9
   dan mencakup, antara lain, tingkat kenaikan gaji, dan tingkat diskonto yang ditentukan dengan
   mengacu pada imbal hasil pasar atas bunga obligasi korporasi berkualitas tinggi dalam mata uang
   yang sama dengan mata uang pembayaran imbalan dan memiliki jangka waktu yang mendekati
   estimasi jangka waktu liabilitas imbalan kerja jangka panjang tersebut. Hasil aktual yang berbeda
   dengan asumsi Perusahaan dibukukan pada penghasilan komprehensif lain dan dengan demikian,
   berdampak pada jumlah penghasilan komprehensif lain yang diakui dan liabilitas yang tercatat pada
   periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-asumsi yang digunakan
   adalah tepat dan wajar, namun demikian, perbedaan signifikan pada hasil aktual, atau perubahan
   signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan pada jumlah liabilitas imbalan
   kerja jangka panjang.

   Pajak Penghasilan

   Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.
   Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam
   kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan
   estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Penjelasan lebih lanjut telah
   diungkapkan dalam Catatan 8.




                                                 - 19 -
Page 22
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

4. Kas dan Bank
   Kas dan bank terdiri dari:
                                                       30 Juni 2024         31 Desember 2023
   Kas
    Rupiah                                                    10.000.000             10.000.000

   Bank
    Rupiah
      PT Bank CIMB Niaga Tbk                              74.977.801.797          65.988.324.808
      PT Bank Central Asia Tbk                                49.906.055              67.166.096
    Dolar Amerika Serikat
      PT Bank CIMB Niaga Tbk                                 138.752.589            129.625.900
   Jumlah bank                                            75.166.460.441          66.185.116.804
   Jumlah                                                 75.176.460.441          66.195.116.804

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat kas dan bank yang dibatasi
   penggunaannya atau yang ditempatkan pada pihak berelasi.

5. Piutang Usaha

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini merupakan piutang usaha dari
   pelanggan dalam mata uang Rupiah, dengan rincian sebagai berikut :

                                                       30 Juni 2024         31 Desember 2023
   PT Ulung Jaya Perkasa                                  14.655.022.471          7.017.141.773
   PT Putra Tanjung Permai                                13.015.015.015                      -
   PT Tumbuh Jaya Santosa                                  9.943.416.778          9.943.416.778
   PT Graha Loka Pangestu                                  9.924.442.343                      -
   PT Djambi Waras Jujuhan                                 8.729.388.005          8.729.388.005
   PT Sea Asih Lines                                       8.092.132.621          8.092.132.621
   PT Anekapura Multikarta                                 8.037.777.831          8.037.777.831
   PT Kuala Jaya Samudra                                   5.721.747.858                      -
   PT Sejahtera Mandiri Sawit                              5.610.162.330          5.610.162.330
   PT Dian Wira Putra                                      5.040.372.298                      -
   Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia                              -          9.924.305.559
   PT Kuala Jaya Samudra                                               -          6.237.773.486
   PT Indonesia Asahan Alumunium                                       -          1.866.112.050
   PT Citra Buana Pasta                                                -          1.702.850.270
   Jumlah                                                 88.769.477.550         67.161.060.703

   Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:

                                                       30 Juni 2024         31 Desember 2023
   Belum jatuh tempo                                     48.356.599.985          57.236.755.144
   Telah jatuh tempo:
    1 - 90 hari                                                       -           9.924.305.559
    91 - 180 hari                                        40.412.877.565                       -
   Jumlah                                                88.769.477.550          67.161.060.703

                                              - 20 -
Page 23
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang pelanggan pada akhir periode, manajemen
   Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak terdapat piutang yang tidak dapat tertagih seluruhnya dan
   oleh karena itu tidak diperlukan penyisihan untuk kerugian penurunan nilai.

6. Uang Muka
   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini merupakan uang muka pekerjaan atas
   proyek-proyek yang sedang dikerjakan oleh Perusahaan.

   Uang muka pekerjaan merupakan uang muka yang diberikan kepada pihak ketiga untuk pemasok
   bahan material dan upah pekerja sehubungan dengan pengerjaan proyek.

7. Aset tetap
   Rincian aset tetap Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                                    30 Juni 2024
                                         Saldo Awal        Penambahan         Pengurangan        Saldo Akhir

    Harga perolehan
    Pemilikan Langsung:
    Alat Proyek                         9.585.143.000      7.150.000.000                    -   16.735.143.000
    Peralatan Kantor                      327.230.550                  -                    -      327.230.550
    Kendaraan                             537.683.000      1.238.650.000                    -    1.776.333.000
    Jumlah harga perolehan             10.450.056.550      8.388.650.000                    -   18.838.706.550
    Akumulasi Penyusutan
    Pemilikan Langsung:
    Alat Proyek                         8.989.943.956       523.065.044                     -    9.513.009.000
    Peralatan Kantor                      171.845.692                 -                     -      171.845.692
    Kendaraan                             224.034.583        67.210.375                     -      291.244.958

    Jumlah akumulasi penyusutan         9.385.824.231       590.275.419                     -    9.976.099.650
    Nilai Buku Bersih                   1.064.232.319                                            8.862.606.900


                                                                 31 Desember 2023
                                         Saldo Awal        Penambahan         Pengurangan        Saldo Akhir

    Harga perolehan
    Pemilikan Langsung:
    Alat Proyek                         9.585.143.000                 -                     -    9.585.143.000
    Peralatan Kantor                      277.960.700        49.269.850                     -      327.230.550
    Kendaraan                             537.683.000                 -                     -      537.683.000
    Jumlah harga perolehan             10.400.786.700        49.269.850                     -   10.450.056.550

    Akumulasi Penyusutan
    Pemilikan Langsung:
    Alat Proyek                         6.616.361.331      2.373.582.625                    -    8.989.943.956
    Peralatan Kantor                       99.355.517         72.490.175                    -      171.845.692
    Kendaraan                              89.613.833        134.420.750                    -      224.034.583
    Jumlah akumulasi penyusutan         6.805.330.681      2.580.493.550                    -    9.385.824.231
    Nilai Buku Bersih                   3.595.456.019                                            1.064.232.319


   Pada periode yang berakhir padatanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, penyusutan aset
   tetap dibebankan ke beban umum dan administrasi masing-masing sebesar Rp 590.275.419 dan
   Rp2.580.493.550 (Catatan 13).



                                                 - 21 -
Page 24
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

     Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, kendaraan Perusahaan dijaminkan atas utang
     pembelian aset tetap yang diperoleh Perusahaan.

     Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, kendaraan Perusahaan telah diasuransikan
     dengan nilai pertanggungan sebesar Rp428.100.000.

     Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan berkeyakinan tidak ada kondisi
     yang memberikan indikasi terjadinya penurunan nilai aset tetap.

8. Perpajakan
     a. Utang pajak

        Utang pajak terdiri dari:

                                                         30 Juni 2024          31 Desember 2023
        Pajak Penghasilan:
          Pasal 21                                              21.002.733              645.869.435
          Pajak Pertambahan Nilai                            1.616.132.316            1.848.652.424
        Jumlah                                               1.637.135.049            2.494.521.859

     b. Pajak kini

        Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak penghasilan seperti yang disajikan dalam laporan
        laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dengan laba kena pajak untuk tahun-tahun yang
        berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:


                                                         30 Juni 2024          31 Desember 2023
        Laba sebelum beban pajak
          penghasilan menurut laporan laba
          rugi dan penghasilan
          komprehensif lain                                   158.317.194             9.701.148.481
        Beda Tetap
          Penghasilan yang telah
            dikenakan pajak final                             (158.317.194 )         (9.701.148.481 )
        Taksiran laba kena pajak                                          -                        -

        Perusahaan telah melaporkan penghasilan kena pajak tahun 2023 seperti yang disebutkan di
        atas dalam SPT yang dilaporkan ke KPP.

9.   Liabilitas Imbalan Kerja
     Perusahaan memberikan imbalan untuk karyawannya yang telah mencapai usia pensiun yaitu 55
     tahun sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia. Liabilitas imbalan
     kerja tersebut tidak didanai.




                                                - 22 -
Page 25
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

    Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan mengakui imbalan kerja
    berdasarkan perhitungan KKA Nurichwan, aktuaris independen, dalam laporannya masing-masing
    tertanggal 20 Maret 2024, dengan menggunakan metode projected unit credit, dengan asumsi-
    asumsi utama sebagai berikut:
                                                                  2024                2023

    Tingkat diskonto                                                      6,84%                 6,84%
    Tingkat kenaikan gaji                                                 9,00%                 9,00%
    Tingkat mortalita                                               TMI IV-2019           TMI IV-2019
    Usia pensiun                                                       55 tahun              55 tahun

    Rekonsiliasi jumlah liabilitas imbalan kerja karyawan terhadap posisi keuangan adalah sebagai
    berikut:

                                                                     2024                     2023

    Saldo awal                                                      782.559.844           845.825.980
    Beban imbalan kerja periode berjalan                                      -           230.068.807
    Kerugian aktuarial yang diakui pada
       penghasilan komprehensif lain                                                     (293.334.943)
    Saldo akhir                                                     782.559.844           782.559.844

    Analisa sensitivitas

                                                            Dampak terhadap liabilitas imbalan pasti
                                      Perubahan asumsi     Kenaikan asumsi         Penurunan asumsi

    Tingkat diskonto                             1,00%            (66.297.295 )            75.282.235
    Tingkat kenaikan gaji                        1,00%             72.980.560             (65.628.156)

    Manajemen Perusahaan telah mereviu asumsi yang digunakan dan berpendapat bahwa asumsi
    tersebut sudah memadai. Manajemen berkeyakinan bahwa liabilitas imbalan kerja tersebut tterlah
    memadai untuk menutupi liabilitas imbalan kerja Perusahaan.

    Pada tahun 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, rincian jatuh tempo imbalan kerja terdiskonto
    adalah sebagai berikut:

                                                                Nilai kewajiban kini
            Jasa Masa Depan Tahunan                                                    2023


      <1 tahun                                                                           68.334.725
      >1 tahun                                                                          777.491.255

      Jumlah                                                                            845.825.980


    Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, durasi rata-rata tertimbang atas liabilitas
    imbalan kerja adalah masing-masing sebesar 19,62 tahun.




                                              - 23 -
Page 26
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

10. Modal Saham

    Pada tanggal 30 Juni 2024, berdasarkan catatan administrasi yang dikelola oleh PT Bima Registra,
    Biro Administrasi Efek, susunan pemegang saham dan persentase kepemilikannya adalah sebagai
    berikut:

                                                                  Persentase
             Pemegang Saham                Jumlah Saham           Kepemilikan              Jumlah
    Modal dasar                               4.000.000.000                              400.000.000.000
    Modal ditempatkan dan disetor
       penuh
    PT Vina Nauli Jordania                      703.000.000               56,11%          70.300.000.000
    Masyarakat         (masing-masing
       dibawah 5%                               550.000.000               43,89%          55.000.000.000

    Jumlah                                    1.253.000.000                 100%         125.300.000.000

    Pada tanggal 31 Desember 2023, berdasarkan catatan administrasi yang dikelola oleh PT Bima
    Registra, Biro Administrasi Efek, susunan pemegang saham dan persentase kepemilikannya adalah
    sebagai berikut:

                                                                  Persentase
             Pemegang Saham                Jumlah Saham           Kepemilikan              Jumlah
    Modal dasar                               4.000.000.000                              400.000.000.000
    Modal ditempatkan dan disetor
       penuh
    PT Vina Nauli Jordania                      703.000.000               56,11%          70.300.000.000
    Phillip Securities Pte Ltd                  196.288.700               15,67%          19.628.870.000
    Masyarakat            (masing-masing
       dibawah 5%                               353.711.300               28,22%          35.371.130.000

    Jumlah                                    1.253.000.000                 100%         125.300.000.000

    Dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan pada tanggal 24 Juni 2024, para pemegang
    saham telah menyetujui untuk membentuk tambahan cadangan umum sebesar Rp100.000.000 dan
    melakukan pembagian dividen tunai sebesar Rp626.500.000 atas hasil operasi Perusahaan untuk
    tahun 2023 yang telah dilunasi pada tanggal 22 Juli 2024.

   Dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan pada tanggal 15 Juni 2023 dan telah
   dinyatakan dengan Akta Notaris Leolin Jayayanti, S.H., No. 24 pada tanggal yang sama, para
   pemegang saham telah menyetujui untuk membentuk tambahan cadangan umum sebesar
   Rp100.000.000 dan melakukan pembagian dividen tunai sebesar Rp1.253.000.000 atas hasil operasi
   Perusahaan untuk tahun 2022 yang telah dilunasi pada tanggal 17 Juli 2023.

11. Pendapatan

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023, akun ini merupakan pendapatan usaha atas proyek
   pemberian jasa konstruksi.

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023, tidak ada transaksi penjualan kepada pihak berelasi.




                                                - 24 -
Page 27
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Rincian pelanggan pihak ketiga dengan transaksi lebih dari 10% dari jumlah pendapatan masing-
   masing pada tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 adalah sebagai
   berikut:

                                                                           Presentase Terhadap Jumlah
                                                                                   Pendapatan

                                    30 Juni 2024          30 Juni 2023     30 Juni 2024       30 Juni 2023
   PT Ulung Jaya Perkasa             13.525.632.184                    -         30,31%                  -
   PT Putra Tanjung Permai           12.012.012.012       12.539.894.609         26,91%            16,24%
   PT Graha Loka Pangestu             9.159.614.530                    -         20,53%                  -
   PT Kuala Jaya Samudra              5.280.800.976                    -         11,83%                  -
   PT Dian Wira Putra                 4.651.935.669                    -         10,42%                  -
   Kesatuan Nelayan
    Tradisional Indonesia                           -     28.230.600.000                  -        36,57%
   PT Bintang Perkasa Jaya                          -     11.071.624.737                  -        14,34%
   PT Sinar Galuh Pratama                           -      9.273.898.585                  -        12,01%

   Jumlah                            44.629.995.371       61.116.017.931         100,00%           79,17%


12. Beban Pokok Pendapatan

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 akun ini merupakan pembayaran kepada pemasok atas
   pembelian bahan material serta upah pekerja proyek.

   Pemasok dengan nilai transaksi lebih dari 10% adalah sebagai berikut:


                                                                30 Juni 2024        30 Juni 2023
   CV Karya Bangunan                                             8.700.000.000                    -
   CV Panglong Sukses Selalu                                     7.000.000.000                    -
   Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia                                    -       19.196.808.000

13. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
    Akun ini terdiri dari:


                                                                30 Juni 2024        30 Juni 2023
    Gaji dan tunjangan                                           2.520.326.715        2.362.864.475
    Beban pajak penghasilan final                                1.182.694.877        2.045.814.726
    Penyusutan (Catatan 7)                                         590.275.419        1.268.840.775
    Marketing                                                      278.763.120          489.354.733
    Sewa                                                           214.500.000          214.500.000
    Listrik, telepon dan air                                       192.623.182          183.952.112
    Transportasi dan akomodasi                                     161.526.378          206.826.427
    Jasa profesional                                               112.162.740          137.277.335
    Lainnya (masing-masing dibawah Rp100.000.000)                  297.201.889          602.490.702

    Jumlah                                                       5.550.074.320        7.511.921.285




                                                 - 25 -
Page 28
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

14. Laba Per Saham

    Laba per saham dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
    pemilik Perusahaan dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang ditempatkan penuh, yang
    beredar pada tahun bersangkutan, sebagai berikut:
                                         Laba yang dapat          Jumlah Rata-rata
                                       diatribusikan kepada   Tertimbang Saham yang
                                       pemilik Perusahaan            Beredar            Nilai Laba per Saham

           30 Juni 2023                       8.074.435.330            1.160.636.872                     6,96

           30 Juni 2024                         308.317.194            1.253.000.000                     0.25


15. Informasi Segmen
    Perusahaan mengelompokan dan mengevaluasi kegiatan usahanya berdasarkan lokasi geografis,
    terutama terdiri dari:
     Jawa
     Non-Jawa
    Manjemen memantau hasil operasi dari setiap lokasi geografis diatas secara terpisah untuk
    keperluan pengambilan keputusan mengenai alokasi sumber daya dan penilain kinerja. Oleh karena
    itu, penentuan segmen Perusahaan konsisten dengan klarifikasi di atas. Kinerja segmen dievaluasi
    berdasarkan laba atau rugi operasi dan diukur secara konsisten dengan laba atau rugi operasi pada
    laporan keuangan.

                                                                      30 Juni 2024

                                                   Jawa                Non Jawa                 Jumlah

    Pendapatan                                                 -       44.629.995.371          44.629.995.371
    Beban pokok pendapatan                                     -      (39.036.388.014 )       (39.036.388.014 )

    Laba(rugi) kotor                                           -        5.593.607.357           5.593.607.357
    Beban usaha                                                -       (5.550.074.320 )        (5.550.074.320 )

    Laba usaha                                                 -           43.533.037              43.533.037
    Lain-lain bersih                                           -          264.784.157             264.784.157

    Laba sebelum beban
           pajak penghasilan                                   -          308.317.194             308.317.194

    Beban pajak penghasilan - bersih                                                                            -
    Penghasilan komprehensif lain                                                                               -
     Jumlah laba komprehensif tahun
           berjalan                                                                               308.317.194

    Aset dan liabilitas
    Aset segmen                                                -      207.075.772.071        207.075.772.071

    Liabilitas segmen                                          -        3.135.754.893           3.135.754.893

    Perolehan aset tetap                                       -        8.388.650.000           8.388.650.000

    Penyusutan                                                 -          590.275.419             590.275.419




                                                - 26 -
Page 29
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                  30 Juni 2023

                                               Jawa             Non Jawa             Jumlah

    Pendapatan                                           -       77.200.555.713      77.200.555.713
    Beban pokok pendapatan                               -      (61.760.444.571)    (61.760.444.571 )

    Laba kotor                                           -       15.440.111.142      15.440.111.142
    Beban usaha                                          -       (7.511.921.285 )    (7.511.921.285 )

    Laba usaha                                           -        7.928.189.857       7.928.189.857
    Lain-lain bersih                                     -          146.245.473         146.245.473

    Laba sebelum beban
           pajak penghasilan                             -        8.074.435.330       8.074.435.330

    Beban pajak penghasilan - bersih                                                               -
    Penghasilan komprehensif lain                                                                  -
     Jumlah laba komprehensif tahun
           berjalan                                                                   8.074.435.330

    Aset dan liabilitas
    Aset segmen                                          -      209.637.252.819     209.637.252.819

    Liabilitas segmen                                    -        7.299.100.929       7.299.100.929

    Perolehan aset tetap                                 -           41.637.000          41.637.000

    Penyusutan                                           -        1.268.840.775       1.268.840.775




                                             - 27 -
Page 30
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


16. Perjanjian penting

    Pendapatan

    Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia

    Pada tanggal 11 April 2022, sesuai dengan perjanjian No.01/PERUM/SMK-KNTI/BB/IV/2022,
    Perusahaan melakukan kerjasama dengan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia. Ruang lingkup
    pekerjaan yang disepakati meliputi pembangunan perumahan KNTI Kuala Tanjung - Sumatera Utara.
    Perjanjian ini berakhir setelah pekerjaan dan pembayaran telah selesai 100% per item pekerjaan.

   PT Putra Tanjung Permai

    Pada tanggal 31 Maret 2023, sesuai dengan perjanjian No.008/KT-GDKT-II/PTM-SMK/III/2023,
    Perusahaan melakukan kerjasama dengan PT Putra Tanjung Permai. Ruang lingkup pekerjaan yang
    disepakati meliputi pembangunan gedung dan kantor Kuala Tanjung tahap 2. Perjanjian ini berlaku
    2 tahun terhitung dari tanggal 31 Maret 2023 sampai dengan 31 Maret 2025.

    PT Bintang Perkasa Jaya

    Pada tanggal 6 Juni 2022, sesuai dengan perjanjian Nomor.SPK 023-KT.INF/BPJ-SMK/VI/2022,
    Perusahaan melakukan kerjsama dengan PT Bintang Perkasa Jaya. Ruang lingkup pekerjaan yang
    disepakati meliputi pekerjaan pembangunan gudang dan infrastruktur penunjang PT Bintang Perkasa
    Jaya. Perjanjian ini berlaku 3 tahun terhitung dari tanggal 6 Juni 2022 sampai dengan 6 Juni 2025.

    PT Sinar Galuh Pratama

    Pada tanggal 4 April 2023, sesuai dengan perjanjian No.SPK.III/SGP-SMK/IV/2023, Perusahaan
    melakukan kerjasama dengan PT Sinar Galuh Pratama. Ruang lingkup pekerjaan yang disepakati
    meliputi pembangunan gudang dan sarana penunjang.

    PT Kuala Jaya Samudra

    Pada tanggal 13 Mei 2022, Perusahaan melakukan kerjasama dengan PT Kuala Jaya Samudra.
    Ruang lingkup pekerjaan yang disepakati meliputi pembangunan gudang PT Kuala Jaya Samudra.

    PT Ulung Jaya Perkasa

    Pada tanggal 20 Mei 2022, sesuai dengan perjanjian No.21/UJP-GUD/SMK-SUB CON GUD/V/2022,
    Perusahaan melakukan kerjasama dengan PT Ulung Jaya Perkasa. Ruang lingkup pekerjaan yang
    disepakati meliputi pekerjaan pembangunan gudang.




                                                - 28 -
Page 31
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

17. Instrumen Keuangan
    Tabel di bawah ini adalah perbandingan nilai tercatat dengan nilai wajar dari intrumen keuangan
    Perusahaan yang dicatat di laporan keuangan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023:

                                                                             30 Juni 2024
                                                                 Nilai tercatat          Nilai wajar
    Aset keuangan
    Kas dan bank                                                 75.176.460.441          75.176.460.441
    Piutang usaha                                                88.769.477.550          88.769.477.550

    Jumlah                                                      163.945.937.991         163.945.937.991

    Liabilitas keuangan
    Utang lain-lain                                                 626.500.000             626.500.000
    Utang pembelian aset tetap                                       89.560.000              89.560.000


                                                                          31 Desember 2023
                                                                 Nilai tercatat        Nilai wajar
    Aset keuangan
    Kas dan bank                                                 66.195.116.804          66.195.116.804
    Piutang usaha                                                67.161.060.703          69.260.577.501

    Jumlah                                                      133.356.177.507         135.455.694.305

    Liabilitas keuangan
    Utang pembelian aset tetap                                      156.730.000             156.730.000

    Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar:

    1. Kas dan bank, piutang usaha, dan beban akrual mendekati nilai tercatatnya karena bersifat jangka
       pendek.
    2. Nilai tercatat dari liabilitas keuangan berupa utang pembelian aset tetap ditentukan menggunakan
       diskonto arus kas berdasarkan tingkat suku bunga efektif.

18. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

   Dalam aktivitas usahanya sehari-hari, Perusahaan dihadapkan pada berbagai risiko. Risiko utama
   yang dihadapi Perusahaan yang timbul dari instrumen keuangan adalah risiko kredit, risiko pasar
   (yaitu tingkat suku bunga), dan risiko likuiditas. Fungsi utama dari manajemen risiko Perusahaan
   adalah untuk mengidentifikasi seluruh risiko kunci, mengukur risiko-risiko ini dan mengelola posisi
   risiko sesuai dengan kebijakan dan risk appetite Perusahaan. Perusahaan secara rutin menelaah
   kebijakan dan sistem manajemen risiko untuk menyesuaikan dengan perubahan di pasar, produk dan
   praktek pasar terbaik.

   Manajemen risiko merupakan tanggung jawab Direksi, yang dibantu oleh Komite Manajemen Risiko
   Keuangan (Komite MRK). Komite MRK terdiri atas Finance Controller dan Manajer Operasional yang
   mewakili setiap entitas anak, dan dipimpin oleh Direktur Keuangan. Direksi bertugas menentukan
   prinsip dasar kebijakan manajemen risiko Perusahaan secara keseluruhan serta kebijakan pada area
   tertentu seperti risiko kredit, risiko mata uang asing, risiko suku bunga,dan risiko likuiditas.



                                                - 29 -
Page 32
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Perusahaan menggunakan berbagai metode untuk mengukur risiko yang dihadapinya. Metode ini
   meliputi analisis sensitivitas untuk risiko tingkat suku bunga, nilai tukar dan risiko harga lainnya dan
   analisis umur piutang untuk risiko kredit.

   Sementara itu, Komite bertugas membantu Dewan Direksi dalam melaksanakan tanggung jawabnya
   untuk memastikan bahwa manajemen risiko telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip yang telah
   ditetapkan.

   Risiko Kredit

   Risiko kredit adalah risiko bahwa pihak ketiga tidak akan memenuhi liabilitasnya berdasarkan
   instrumen keuangan atau kontrak pelanggan, yang menyebabkan kerugian keuangan. Perusahaan
   dihadapkan pada risiko kredit dari kegiatan operasi dan dari aktivitas pendanaan, termasuk deposito
   pada bank, transaksi valuta asing dan instrumen keuangan lainnya.

   Tabel berikut ini menggambarkan rincian eksposur risiko kredit maksimum Perusahaan pada nilai
   tercatat (tanpa memperhitungkan agunan atau pendukung kredit lainnya), yang dikategorikan
   berdasarkan evaluasi proses kredit:
                                                                   30 Juni 2024
                                          Belum jatuh tempo      Telah jatuh tempo          Jumlah
    Kas dan bank                              75.176.460.441                         -     75.176.460.441
    Piutang usaha                             88.769.477.550                         -     88.769.477.550

    Jumlah                                   163.945.937.991                         -    163.945.937.991


   Perusahaan melakukan hubungan usaha hanya dengan pihak ketiga yang diakui dan kredibel.
   Perusahaan memiliki kebijakan untuk semua pelanggan yang akan melakukan perdagangan secara
   kredit harus melalui prosedur verifikasi kredit. Sebagai tambahan jumlah piutang dipantau secara terus
   menerus untuk mengurangi risiko penurunan nilai piutang.

   Risiko kredit juga timbul dari simpanan-simpanan di bank dan institusi keuangan. Untuk memitigasi
   risiko kredit, Perusahaan menempatkan kas pada institusi keuangan yang terpercaya.

   Risiko Likuiditas

   Risiko likuiditas adalah risiko ketika Perusahaan tidak bisa memenuhi liabilitas pada saat jatuh tempo.
   Manajemen melakukan evaluasi dan pengawasan yang ketat atas arus kas masuk (cash-in) dan kas
   keluar (cash-out) untuk memastikan tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan pembayaran
   liabilitas yang jatuh tempo. Secara umum, kebutuhan dana untuk pelunasan liabilitas jangka pendek
   maupun jangka panjang yang jatuh tempo diperoleh dari penjualan kepada pelanggan.

   Tabel di bawah merupakan profil jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan
   pembayaran kontraktual yang tidak terdiskonto pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023:

                                                                   30 Juni 2024
                                               <1 tahun              >1 tahun                Jumlah
    Utang pembelian aset tetap                     89.560.000                        -         89.560.000

                                                                31 Desember 2023
                                               <1 tahun             >1 tahun                 Jumlah
    Utang pembelian aset tetap                   111.950.000            44.780.000            156.730.000




                                                  - 30 -
Page 33
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

   Manajemen Permodalan

   Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan peringkat
   kredit yang tinggi dan rasio modal yang sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan
   bagi pemegang saham.

   Manajemen Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan
   perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan
   dapat memilih menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham. Tidak ada perubahan
   yang dibuat dalam tujuan, kebijakan, atau proses selama periode yang disajikan.

   Kebijakan Perusahaan adalah untuk menjaga rasio modal yang sehat dalam rangka untuk
   mengamankan pembiayaan pada biaya yang wajar.

   Sebagaimana praktik yang berlaku umum, Perusahaan mengevaluasi struktur permodalan melalui
   rasio utang terhadap modal (gearing ratio) yang dihitung melalui pembagian antara utang bersih
   dengan modal pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, perhitungan rasio adalah sebagai
   berikut:

                                                          30 Juni 2024         31 Desember 2023

    Total liabilitas                                         3.135.754.893          3.433.811.703
    Dikurangi kas dan bank                                  75.176.460.441         66.195.116.804

    Liabilitas bersih                                      (72.040.705.548)       (62.761.305.101)
    Total ekuitas                                          203.940.017.178        204.258.199.984

    Rasio liabilitas terhadap modal                                   (0,35)                 (0,31)

19. Informasi Tambahan Untuk Laporan Arus Kas
    Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024, transaksi nonkas Perusahaan
    adalah kenaikan utang lain-lain melalui dividen sebesar Rp626.500.000.

20. Standar Akuntansi Keuangan Baru

    Perubahan PSAK

    Diterapkan pada tahun 2023

    Penerapan standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2023, relevan
    bagi Perusahaan namun tidak menyebabkan perubahan material terhadap jumlah-jumlah yang
    dilaporkan dalam laporan keuangan:

       Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan”: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi yang
        Mengubah Istilah “Signifikan” menjadi “Material” dan Memberi Penjelasan mengenai Kebijakan
        Akuntansi Material

        Amendemen ini memberikan panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan
        pertimbangan materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amendemen tersebut
        bertujuan untuk membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih
        berguna dengan mengganti persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan
        entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material' entitas dan
        menambahkan panduan tentang bagaimana entitas menerapkan konsep materialitas dalam
        membuat keputusan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi.

                                               - 31 -
Page 34
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

       Amendemen PSAK 25, “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan”:
        Definisi Estimasi Akuntansi

        Amendemen tersebut memperkenalkan definisi 'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi perbedaan
        antara perubahan estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi kesalahan.
        Amendemen tersebut juga mengklarifikasi bagaimana entitas menggunakan teknik pengukuran
        dan input untuk mengembangkan estimasi akuntansi.menambahkan panduan tentang bagaimana
        entitas menerapkan konsep materialitas dalam membuat keputusan tentang pengungkapan
        kebijakan akuntansi.

    Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif

    Amendemen standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan yang bersifat wajib untuk tahun buku
    yang dimulai pada atau setelah:

    1 Januari 2024

       Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan”: Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan

        Amendemen ini mengklarifikasi bahwa hanya kovenan yang harus dipatuhi entitas pada atau
        sebelum tanggal pelaporan yang akan memengaruhi klasifilasi liabilitas sebagai lancar atau tidak
        lancar.

        Entitas menerapkan amendemen PSAK 1 (Oktober 2020) tentang klasifikasi liabilitas sebagai
        jangka pendek atau jangka panjang pada periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
        setelah 1 Januari 2024 secara retrospektif sesuai dengan PSAK 25. Jika entitas menerapkan
        amendemen PSAK 1 (Oktober 2020) pada periode yang lebih awal setelah terbitnya amendemen
        PSAK 1 (Desember 2022) tentang liabilitas jangka panjang dengan kovenan, maka entitas juga
        menerapkan amendemen PSAK 1 (Desember 2022) pada periode tersebut. Jika entitas
        menerapkan amendemen PSAK 1 (Oktober 2020) untuk periode sebelumnya, maka entitas
        mengungkapkan fakta tersebut.

       Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan”: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka
        Pendek atau Jangka Panjang

        Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan” mengklarifikasi bahwa kewajiban
        diklasifikasikan sebagai lancar atau tidak lancar, berdasarkan pada hak yang ada pada akhir
        periode pelaporan. Klasifikasi tidak terpengaruh oleh ekspektasi entitas atau peristiwa setelah
        tanggal pelaporan (misalnya penerimaan waiver atau pelanggaran perjanjian). Amendemen
        tersebut juga mengklarifikasi apa yang dimaksud PSAK 1 perihal 'penyelesaian' liabilitas.

        Amendemen tersebut dapat memengaruhi klasifikasi liabilitas, terutama untuk entitas yang
        sebelumnya mempertimbangkan intensi manajemen untuk menentukan klasifikasi dan untuk
        beberapa liabilitas yang dapat dikonversi menjadi ekuitas.




                                                    - 32 -
Page 35
PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

       Amendemen PSAK 2 dan PSAK 60: Pengaturan Pembiayaan Pemasok

        Amendemen ini mengklarifikasi karakteristik pengaturan pembiayaan pemasok dan mensyaratkan
        pengungkapan tambahan atas pengaturan pembiayaan pemasok terkait. Persyaratan
        pengungkapan dalam amendemen ini dimaksudkan untuk membantu pengguna laporan keuangan
        dalam memahami dampak pengaturan pembiayaan pemasok terhadap liabilitas, arus kas, dan
        eksposur terhadap risiko likuiditas suatu entitas.

        Amendemen ini akan berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
        setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini diperkenankan, namun perlu diungkapkan. Amendemen
        tersebut diperkirakan tidak mempunyai dampak material terhadap laporan keuangan Perusahaan.

       Amendemen PSAK 73, “Sewa”: Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik

        Amendemen ini menetapkan persyaratan yang digunakan penjual-penyewa dalam mengukur
        kewajiban sewa yang timbul dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk memastikan penjual-
        penyewa tidak mengakui jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak guna
        yang dipertahankan.

       Perubahan Penomoran PSAK dan ISAK dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia

        Sejalan dengan pengesahan Kerangka Standar Pelaporan Keuangan Indonesia pada 12
        Desember 2022, DSAK juga mengesahkan perubahan penomoran Pernyataan Standar Akuntansi
        Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) dalam Standar Akuntansi
        Keuangan Indonesia.

        Perubahan tersebut untuk membedakan penomoran PSAK dan ISAK yang merujuk pada
        International Financial Reporting Standards (IFRS) (diawali dengan angka 1 dan 2) dan tidak
        merujuk pada IFRS (diawali dengan angka 3 dan 4).

    Sampai dengan tanggal pengesahan laporan keuangan, Perusahaan masih mengevaluasi dampak
    dari penerapan standar, amendemen, penyesuaian tahunan dan interpretasi tersebut yang relevan
    terhadap laporan keuangan Perusahaan.


                                                 ********




                                                - 33 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.0 MB
Published31 Jul 2024
Pages35
Characters101,745
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 45 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Sumber Mas Konstruksi Tbk p.1 ×113
linked org Mustika Ratu p.8
linked person Intan Magdalena. p.8 ×2
linked person Budi Aris p.8 ×2
linked person Untung Surono p.8
linked person Monang Tua Sitanggang · Komisaris Independen p.8 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.22 ×5
linked org Bank Central Asia Tbk p.22 ×2
linked org Djambi Waras p.22
possible org PT Vina Nauli Jordania p.8 ×6
possible org Bursa Efek Indonesia p.9
possible org Phillip Securities Pte Ltd p.26
unresolved org Sumber Mas Kosntruksi Tbk p.2 ×2
unresolved org PT Rubenindo Artha Subur p.8 ×2
unresolved person Akta Notaris E. Sianipar p.8
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.8
unresolved person Akta Notaris Bliamto Silitonga p.8
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.8
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH. p.8
unresolved person Rinaldi Vivenda · Anggota p.8
unresolved person CPAI p.8
unresolved person Steven Dimas · Anggota p.8
unresolved person Sobirin p.8
unresolved org PT Ulung Jaya Perkasa p.22 ×3
unresolved org PT Putra Tanjung Permai p.22 ×3
unresolved org PT Tumbuh Jaya Santosa p.22
unresolved org PT Graha Loka Pangestu p.22 ×2
unresolved org PT Djambi Waras Jujuhan p.22
unresolved org PT Sea Asih Lines p.22
unresolved org PT Anekapura Multikarta p.22
unresolved org PT Kuala Jaya Samudra p.22 ×5
unresolved org PT Sejahtera Mandiri Sawit p.22
unresolved org PT Dian Wira Putra p.22 ×2
unresolved org PT Indonesia Asahan Alumunium p.22
unresolved org PT Citra Buana Pasta p.22
unresolved org PT Bima Registra p.26 ×2
unresolved person Akta Notaris Leolin Jayayanti p.26
unresolved org PT Bintang Perkasa Jaya p.27 ×2
unresolved org PT Sinar Galuh Pratama p.27 ×2
unresolved org PT Putra Tanjung Permai. Ruang p.30
unresolved org PT Bintang Perkasa Jaya. Ruang p.30
unresolved org PT Bintang Perkasa Jaya. Perjanjian p.30
unresolved org PT Sinar Galuh Pratama. Ruang p.30
unresolved org PT Kuala Jaya Samudra. Ruang p.30
unresolved org PT Ulung Jaya Perkasa. Ruang p.30

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 8

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result