Skip to content
Back to announcement

Report PT DCP Interim Juni 290724 Updated.pdf

Financial statement Text extracted DADA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 60

Page 1
PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK

Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal
30 Juni 2024 dan 2023
Dan Laporan Auditor Independen
Page 2
                     PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
                       PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                        DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
                                    30 JUNI 2024 DAN 2023




                                              DAFTAR ISI

                                                                         Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Auditor Independen

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                       1

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian           4

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                     6

Laporan Arus Kas Konsolidasian                                              8

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian                                 9
Page 3
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
                              30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                      Catatan              30 Juni 2024         31 Desember 2023

ASET

ASET LANCAR
                                                                                                              )
Kas dan bank                                        2, 5, 30, 31              8.890.643.899         5.691.427.129
Piutang usaha                                       2, 6, 30, 31
  Pihak ketiga                                                                3.603.243.076         3.603.243.076
Piutang lain - lain                                   2, 7, 30
  Pihak ketiga                                                                                                  -
Persediaan                                                 2, 8             155.213.105.207
                                                                                        -         136.006.898.737
Biaya dibayar dimuka                                        9                           - -            22.967.425
Pajak dibayar dimuka                                      2, 10               1.663.115.667
                                                                                        -           1.812.258.625

Total Aset Lancar                                                           169.370.107.849       147.136.794.992
                                                                                                              )

ASET TIDAK LANCAR                                                                                            )
Piutang lain - lain                                   2, 7, 30
  Pihak ketiga                                                                1.299.199.506         1.299.199.506
  Pihak berelasi                                           29                   601.952.569           603.500.000
Tanah dalam pengembangan                                  2, 11              71.430.905.887        81.549.333.390
Aset tetap - neto                                         2, 12                 647.824.021
                                                                                       -              675.727.163
                                                                                                              )
Uang muka                                                  14               413.503.765.302
                                                                                       -74.       404.926.289.600
Properti investasi                                        2, 13              11.000.928.914        11.383.555.487

Total Aset Tidak Lancar                                                     498.484.576.199       500.437.605.146

TOTAL ASET                                                                  667.854.684.048       647.574.400.138
                                                                                                              )




                 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang
                            tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                      1
Page 4
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
               LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                              30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                        Catatan              30 Juni 2024         31 Desember 2023

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
                                                                                                                )
Utang usaha                                          2, 15, 30, 31             10.795.233.736         4.402.751.319
Utang lain - lain                                    2, 16, 30, 31
 Pihak ketiga                                                                         280.288                     -
Utang pajak                                              2, 18a                     3.599.000             9.585.938
Pendapatan ditangguhkan                                   2, 17               206.616.951.397       192.795.097.548
Bagian jangka pendek dari
 liabilitas jangka panjang:
 Utang bank                                          2,19, 30, 31              46.334.075.234        46.334.075.234

Total Liabilitas Jangka                                                                                         )
 Pendek                                                                       263.750.139.655       243.541.510.037

LIABILITAS JANGKA                                                                                              )
  PANJANG
Utang jangka panjang - setelah
 dikurangi bagian jangka pendek:
 Utang bank                                            2, 19, 31               52.086.703.277        52.086.703.277
Liabilitas imbalan kerja                                 2, 20                  1.042.603.654         1.042.603.654
Total Liabilitas Jangka
  Panjang                                                                      53.129.306.931        53.129.306.931

TOTAL LIABILITAS                                                              316.879.446.586       296.670.816.970
                                                                                                                )




                   Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang
                              tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                        2
Page 5
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
              LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                             30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                      Catatan              30 Juni 2024          31 Desember 2023

EKUITAS

Modal saham - nilai nominal Rp20,-
Modal dasar - 20.120.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor 7.431.530.800
 saham pada tanggal 30 Juni 2024,
 7.177.000.382 saham pada tanggal
 31 Desember 2023                                          21               148.630.616.000        148.630.616.000
Tambahan modal disetor                                     22               154.685.723.750        154.685.723.750
Saldo laba:                                                23
 - Dicadangkan                                                                   532.475.586           532.475.586
 - Tidak dicadangkan                                                          46.436.532.302        46.367.378.691

Jumlah ekuitas yang dapat                                                                                     )
 Diatribusikan kepada
 Pemilik entitas induk                                                      350.285.347.638        350.216.194.027

Kepentingan non - pengendali                               24                    689.889.824           687.389.144

TOTAL EKUITAS                                                               350.975.237.462        350.903.583.170

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                                667.854.684.048        647.574.400.138
                                                                                                               )




                  Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang
                             tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                       3
Page 6
                  PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
                       KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
                     Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal
                                     30 Juni 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                        Catatan             30 Juni 2024             30 Juni 2023

PENDAPATAN                                                 2, 25               3.816.426.555         22.600.507.864

BEBAN POKOK PENDAPATAN                                     2, 26               (1.123.370.769)       (6.728.935.433
                                                                                                                 ))) )

LABA BRUTO                                                                     2.693.055.786         15.871.572.431)

 Beban penjualan                                           2, 27               (1.005.273.530)       (1.941.367.382)
 Beban umum dan administrasi                               2, 27               (1.627.548.985)       (4.273.474.712)
 Beban penurunan nilai                                      2, 6                            -        (1.926.637.062

JUMLAH BEBAN USAHA                                                             (2.632.822.515)                  )))) )
                                                                                                     (8.141.479.156

LABA USAHA                                                                         60.233.271         7.730.093.275

Pendapatan (beban) lain-lain
  Penghasilan keuangan                                      2                       2.472.021          140.126.374
  Beban keuangan                                            2                     (12.070.619)       (6.815.233.021)
  Penghasilan lain-lain - neto                              2                     116.430.283
                                                                                         116.          162.086.438

LABA SEBELUM PAJAK
  PENGHASILAN                                                                     167.064.956         1.217.073.066
                                                                                                                )

BEBAN PAJAK FINAL                                          2,18b                  (95.410.664)                  ))))
                                                                                                       (565.012.697

LABA NETO TAHUN BERJALAN                                                           71.654.292           652.060.369

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAINNYA
Pos yang tidak akan direklasifikasikan ke
  laba rugi:
Pengukuran kembali program imbalan
  kerja pasti                                              2, 20                                 -       10.138.783

TOTAL LABA KOMPREHENSIF
  TAHUN BERJALAN                                                                   71.654.292           662.199.152
                                                                                                                )




                  Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang
                             tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                       4
Page 7
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
                  KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                    Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal
                                    30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                       Catatan             30 Juni 2024          30 Juni 2023

LABA BERSIH TAHUN BERJALAN YANG
 DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk                                                             69.153.612        653.723.140
Kepentingan non - pengendali                                                       2.500.680         (1.662.771

Total                                                                             71.654.292        652.060.369


LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN
 YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
 KEPADA:
                                                                                  69.153.612        661.405.457
Pemilik entitas induk
Kepentingan non - pengendali                                                        2.500.680               ))))
                                                                                                        793.695

Total                                                                             71.654.292                ))
                                                                                                    662.199.152

LABA PER SAHAM                                            28                              0,01             0,09




                 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang
                            tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                      5
Page 8
                                                     PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                                     LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
                                                        Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal
                                                                         30 Juni 2024 dan 2023
                                                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                   Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk

                               Modal                                         Saldo Laba
                            Ditempatkan         Tambahan
                            dan Disetor           Modal                                    Tidak                               Kepentingan             Total
                                Penuh            Disetor          Dicadangkan           Dicadangkan           Total           Non-pengendali          Ekuitas


Saldo 31 Desember
   2021                    143.540.007.640    154.685.723.750      532.475.586          43.795.091.085    342.553.298.061         753.587.542      343.306.885.603
Penambahan modal
   saham melalui
   exercise waran seri I                  -       26.931.520                  -                       -        26.931.520                      -        26.931.520

Laba neto tahun
   berjalan                               -                 -                 -           889.850.089        889.850.089              354.878         890.204.967

Penghasilan
  komprehensif lain                       -                 -                 -           376.879.423        376.879.423          (55.747.543)        321.131.880

Saldo 31 Desember
   2022                    143.540.007.640    154.712.655.270      532.475.586          45.061.820.597    343.846.959.093         698.194.877      344.545.153.970
Penambahan modal
  saham melalui
  exercise waran seri I      5.090.608.360        (26.931.520 )               -                       -     5.063.676.840                      -     5.063.676.840

Laba neto tahun
   berjalan                               -                 -                 -          1.250.393.910      1.250.393.910           1.537.416        1.251.931.326

Penghasilan
  komprehensif lain                       -                 -                 -            55.164.183         55.164.183          (12.343.149)          42.821.034

Saldo 31 Desember
   2023                    148.630.616.000    154.685.723.750      532.475.586          46.367.378.690    350.216.194.026         687.389.144      350.903.583.170




                                               Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang
                                                          tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                                                    6
Page 9
                                                  PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                               LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                                                     Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal
                                                                      30 Juni 2024 dan 2023
                                                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                   Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk

                               Modal                                          Saldo Laba
                            Ditempatkan         Tambahan
                            dan Disetor           Modal                                   Tidak                               Kepentingan             Total
                                Penuh            Disetor           Dicadangkan         Dicadangkan             Total         Non-pengendali          Ekuitas


Saldo 31 Desember
   2023                    148.630.616.000    154.685.723.750       532.475.586         46.367.378.690     350.216.194.026       687.389.144      350.903.583.170
Penambahan modal
   saham melalui
   exercise waran seri I                  -                  -                 -                     -                   -                    -                 -

Laba neto tahun
   berjalan                               -                  -                 -           69.153.612           69.153.612         2.500.680           71.654.292

Penghasilan
  komprehensif lain                       -                  -                 -                     -                   -                    -                 -

Saldo 30 Juni 2024         148.630.616.000    154.685.723.750       532.475.586         46.436.532.302     350.285.347.638       689.889.824      350.975.237.462




                                              Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang
                                                         tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                                                   7
Page 10
                      PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
                        Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal
                                         30 Juni 2024 dan 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                                Catatan           30 Juni 2024                  30 Juni 2023


ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                      23.831.487.190                40.014.744.429
Pembayaran kas kepada kontraktor                                      (924.095.141)             (13.725.848.798
   Pembayaran kas kepada karyawan                                     (258.954.794)                (702.645.523)
Pembayaran kas untuk operasi lainnya                               (1.795.386.845))             (14.511.866.188)
Pembayaran kas untuk pajak final                                       (95.410.664)                (565.012.697)
Penerimaan kas dari penghasilan
   keuangan dan lainnya                                                118.902.304                  302.212.813
Pembayaran kas untuk beban keuangan                                    (12.070.614)              (6.815.233.020)

Arus Kas Neto Diperoleh dari
   (Digunakan) Untuk Aktivitas Operasi                             20.864.471.437                 3.996.351.016


ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS
   INVESTASI
Perolehan tanah dalam pengembangan                 11              (17.665.254.667)                           -
Pembayaran uang muka perolehan tanah                                             -               (6.401.446.490)

Arus Kas Neto Diperoleh dari
   (Digunakan) untuk Aktivitas Investasi                          (17.665.254.667)               (6.401.446.490)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS
   PENDANAAN
Kenaikan piutang lain-lain                                                          -           (24.818.973.735)
Kenaikan utang lain-lain                                                            -            15.982.717.322
Pembayaran pinjaman bank                           19                               -            (7.060.589.454)
Penerimaan pinjaman bank                           19                               -            15.000.000.000
Penerimaan dari setoran modal                                                       -             5.090.608.360

Arus Kas Neto Diperoleh dari
   Aktivitas Pendanaan                                                              -             4.193.762.493


KENAIKAN NETO KAS DAN BANK                                           3.199.216.770                1.788.667.019

KAS DAN BANK AWAL TAHUN                             5                5.691.427.129                6.874.385.712

KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                            5                8.890.643.899                8.663.052.731




                 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang
                            tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                        8
Page 11
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM

  Pendirian Perusahaan

  PT Diamond Citra Propertindo Tbk (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 86 tanggal
  29 Desember 2014 dari Dewi Kusumawati, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian Perusahaan tersebut
  telah memperoleh pengesahan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai
  Surat keputusan AHU-0000274.AH.01.01.Tahun 2015 tanggal 6 Januari 2015 dan telah diumumkan
  dalam Berita Negara Republik Indonesia, tertanggal 11 Juni 2021 nomor 047, Tambahan nomor 019695.
  Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta No
  104 tanggal 30 Maret 2023 dibuat dihadapan Elizabeth Karina Leonita, SH., M. Kn., Notaris di Jakarta
  Selatan, yang mengesahkan peningkatan modal ditempatkan dan disetor sebagai hasil dari exercise
  Waran Seri I. Akta ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
  berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0076681.AH.01.11 Tahun 2023 tanggal 12 April 2023.

  Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan meliputi
  bidang perdagangan dan jasa, pembangunan, pengangkutan dan percetakan. Saat ini, kegiatan usaha
  utama Perusahaan adalah bergerak dalam bidang real estate.

  Kantor pusat Perusahaan berlokasi di Jl. Palakali Raya, Kel. Kukusan, Kec. Beji, Depok, Jawa Barat.
  Perusahaan beroperasi secara komersial pada bulan Januari 2015.

  PT Karya Permata Inovasi Indonesia adalah entitas induk Perusahaan dan pemegang saham
  pengendali Perusahaan.

  Penawaran Umum Saham

  Pada tanggal 11 Februari 2020 Kelompok Usaha memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa
  Keuangan (OJK) melalui Surat Nomor S-00952/BEI.PP3/02-2020 untuk melakukan Penawaran Umum
  Perdana Saham sebanyak 2.147.000.000 saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp20 per
  saham dengan harga penawaran sebesar Rp104 per saham dan 1.610.250.000 Waran Seri 1 yang
  menyertai saham biasa atas nama yang dikeluarkan dalam rangka penawaran umum. Pada tanggal 14
  Februari 2020, saham dan Waran Seri 1 tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

  Struktur Entitas Anak

  Rincian Entitas Anak pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                        Persentase       Mulai
                                          Kegiatan     Kepemilikan    Operasional    Total Aset Sebelum Eliminasi
       Nama Entitas           Domisili     Usaha       2023    2022    Komersial        2024            2023

   Kepemilikan langsung

   Entitas anak
                                         Pengembang
   PT Arba Propertindo        Jakarta      properti   99,85%   99,%      2018       533.680.291.765   529.726.405.443

   Tidak langsung
                                         Pengembang
   PT Kalibata Inovasi Maju   Jakarta      properti   99,90% 99,90%      2020       486.607.524.843   469.915.035.798




                                                         9
Page 12
                  PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                        Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
         Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.   Umum (lanjutan)

     Akuisisi Entitas Anak

     PT Arba Propertindo (AP)

     Berdasarkan Akta Notaris No. 110 dari Rosida Rajagukguk-Siregar, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta
     tanggal 22 Juli 2019, Perusahaan melakukan akuisisi saham AP melalui setoran saham atas
     peningkatan modal dasar dan disetorkan AP sebanyak 410.000 lembar saham atau setara
     Rp41.000.000.000. Dalam Akta Notaris yang sama, diputuskan juga pengalihan saham AP dari PT
     Karya Permata Inovasi Indonesia (KPII) ke Perusahaan yang dibeli berdasarkan Akta Jual Beli Saham
     No. 111 dari Rosida Rajagukguk-Siregar, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta tanggal 22 Juli 2019 sebanyak
     376.669 lembar saham atau setara Rp37.669.000.000 sehingga kepemilikan saham Perusahaan atas
     AP menjadi sebesar 786.669 lembar saham atau setara 99,44% dari modal disetorkan AP. Akta tersebut
     telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia AHU-
     0041113.AH.01.02.Tahun 2019 tanggal 24 Juli 2019.

     Pembelian saham AP oleh Perusahaan dari KPII dilakukan dengan nilai transaksi sebesar
     Rp48.957.808.285. Cara pembayaran atas pembelian saham tersebut adalah dengan set-off piutang
     KPII kepada Perusahaan sebesar Rp43.913.799.254 dan sisanya sebesar Rp5.044.009.031 dengan
     penyerahan kas.

     PT Kalibata Inovasi Maju (KIM)

     Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham KIM No. 44 tertanggal
     17 April 2020 para pemegang saham sepakat untuk pemindahan hak atas saham PT Cipta Permata
     Properti Indonesia sebanyak 24.999.999 saham kepada AP.
     Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham KIM No. 54 tertanggal
     22 April 2020 para pemegang saham menyetujui untuk meningkatkan modal dasar dan modal disetor
     yang semula modal dasar Perusahaan Rp250.000.000 menjadi Rp44.000.000.000 dan modal disetor
     yang semula Rp250.000.000 menjadi Rp11.000.000.000.

     Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham KIM No. 06 tertanggal 9 Juni 2021
     para pemegang saham menyetujui untuk meningkatkan modal dasar dan modal disetor yang semula
     modal dasar Perusahaan Rp44.000.000.000 menjadi Rp600.000.000.000 dan modal disetor yang
     semula Rp11.000.000.000 menjadi Rp300.000.000.000.

     Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan

     Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, susunan Dewan Komisaris Direksi dan Komite Audit
     Perusahaan adalah sebagai berikut:

     Komisaris:
     Komisaris Utama                       :   Anisah
     Komisaris                             :   Tjandra Tjokrodiponto
     Komisaris Independen                  :   Iwan Gunarwan Baroto

     Direksi:
     Direktur Utama                        :   Adam
     Direktur                              :   Bayu Setiawan

     Komite Audit:
     Ketua                                 :   Iwan Gunarwan Baroto
     Anggota                               :   Heris Risdiyanto




                                                    10
Page 13
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. Umum (lanjutan)

   Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan (lanjutan)

   Sekretaris Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 adalah Ermida Lindra.

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 Perusahaan dan entitas anak (secara bersama-
   sama selanjutnya disebut sebagai “Kelompok Usaha”) mempekerjakan masing-masing 18 dan 13
   karyawan tetap (Tidak diaudit).

   Penerbitan Laporan Keuangan Konsolidasian

   Laporan keuangan konsolidasian ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Dewan Direksi Perusahaan,
   selaku pihak yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan
   konsolidasian pada tanggal 30 Juli 2024.


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

   Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

   Laporan keuangan Kelompok Usaha telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia yang
   meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi
   Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan Indonesia
   (“DSAK-IAI”), serta Peraturan No. VIII.G.7 yang diterbitkan oleh BAPEPAM-LK, tentang Penyajian dan
   Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

   Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian

   Laporan keuangan konsolidasian, kecuali laporan arus kas konsolidasian, telah disusun secara akrual
   dengan menggunakan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk akun-akun tertentu yang
   diukur berdasarkan basis lain seperti yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi terkait.

   Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung, dan dikelompokkan
   ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

   Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian konsisten
   dengan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir
   pada tanggal 31 Desember 2023, kecuali untuk penerapan PSAK yang baru dan revisi yang berlaku
   efektif pada tanggal 1 Januari 2024 seperti yang diungkapkan dalam Catatan ini.

   Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan SAK Indonesia mengharuskan
   manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi penerapan
   kebijakan akuntansi dan jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun
   estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen dan pertimbangan atas kejadian dan
   tindakan saat ini, hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang
   melibatkan pertimbangan atau kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal di mana asumsi dan estimasi
   adalah signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan dalam Catatan 3 atas laporan
   keuangan konsolidasian.

   Mata uang fungsional dan pelaporan yang digunakan oleh Kelompok Usaha adalah Rupiah




                                                  11
Page 14
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Penerapan PSAK yang Baru dan Direvisi

   Kelompok Usaha telah menerapkan PSAK yang baru dan revisi, yang berlaku efektif tanggal 1 Januari
   2023:
    • Amendemen PSAK 1 : Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan
                           Akuntansi;
    • Amendemen PSAK 1 : Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai
                           Jangka Pendek atau Jangka Panjang;
    • Amendemen PSAK 16 : Aset tetap tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan;
    • Amendemen PSAK 25 : Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan
                           tentang Definisi Estimasi Akuntansi;
    • Amendemen PSAK 46 : Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan
                           Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal.

   Penerapan standar yang direvisi tidak mengakibatkan perubahan substansial terhadap kebijakan
   akuntansi Kelompok Usaha dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk
   tahun berjalan.

   Dasar konsolidasian

   Entitas Anak adalah seluruh entitas di mana Kelompok Usaha memiliki pengendalian. Kelompok Usaha
   mengendalikan investee ketika (a) memiliki kekuasaan atas investee, (b) eksposur atau hak atas imbal
   hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan (c) memiliki kemampuan untuk menggunakan
   kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil. Kelompok Usaha menilai kembali
   apakah Kelompok Usaha mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan adanya
   perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.

   Konsolidasi atas Entitas Anak dimulai sejak tanggal Kelompok Usaha memperoleh pengendalian atas
   Entitas Anak dan berakhir ketika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian atas Entitas Anak.
   Penghasilan dan beban Entitas Anak dimasukkan atau dilepaskan selama tahun berjalan dalam laba
   rugi dari tanggal diperolehnya pengendalian sampai dengan tanggal ketika Kelompok Usaha kehilangan
   pengendalian atas Entitas Anak.

   Laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik Entitas
   Induk dan kepentingan non pengendali, meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan non
   pengendali memiliki saldo defisit. Jika diperlukan, dilakukan penyesuaian atas laporan keuangan Entitas
   Anak guna memastikan keseragaman dengan kebijakan akuntansi Kelompok Usaha. Mengeliminasi
   secara penuh aset dan liabilitas, penghasilan, beban, dan arus kas dalam intra Kelompok Usaha terkait
   dengan transaksi antar entitas dalam Kelompok Usaha.

   Perubahan dalam bagian kepemilikan atas Entitas Anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
   pengendalian pada Entitas Anak dicatat sebagai transaksi ekuitas. Setiap perbedaan antara jumlah
   tercatat kepentingan non pengendali yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau
   diterima diakui secara langsung di ekuitas dan mengatribusikannya kepada pemilik Entitas Induk.

   Ketika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian pada entitas anak, maka Kelompok Usaha
   menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill), liabilitas dan komponen lain dari ekuitas terkait,
   sementara keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang
   tersisa diakui pada nilai wajar.




                                                   12
Page 15
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                       Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Kombinasi Bisnis

   Kelompok Usaha menerapkan metode akuisisi untuk mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang dialihkan
   untuk akuisisi suatu entitas anak adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan, liabilitas yang diambil
   alih dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Kelompok Usaha. Beban akuisisi terkait dibebankan
   pada saat terjadinya. Aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang
   diambil alih dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada awalnya sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi.

   Imbalan kontinjensi yang akan dibayarkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar pada tanggal
   akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikan
   sebagai aset atau liabilitas, akan diakui pada laba rugi atau sebagai penghasilan komprehensif lain
   sesuai dengan PSAK No. 55. Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan kontinjensinya tidak diukur
   kembali sampai penyelesaian terakhir dalam ekuitas.

   Pada akuisisi bertahap, Kelompok Usaha mengakui kepentingan non pengendali sebesar nilai wajar
   atau sebesar bagian proporsional kepentingan non pengendali atas aset neto pihak yang diakuisisi.

   Selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan, jumlah kepentingan non pengendali pada pihak
   yang diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi dari kepentingan ekuitas sebelumnya pada pihak
   yang diakuisisi yang melebihi nilai wajar bagian Kelompok Usaha atas aset bersih yang dapat
   diidentifikasi yang diakuisisi dicatat sebagai goodwill. Jika nilai wajar atas aset neto yang diakuisisi
   melebihi nilai gabungan imbalan yang dialihkan dalam kasus pembelian dengan diskon, maka selisih
   tersebut diakui langsung dalam laba rugi.

   Goodwill pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, menjadi selisih lebih nilai gabungan dari imbalan
   yang dialihkan dan jumlah yang diakui untuk kepentingan nonpengendali, dan setiap kepentingan yang
   dimiliki sebelumnya, atas jumlah neto aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil-alih.
   Dalam kasus pembelian dengan diskon, jika nilai wajar atas aset neto yang diakuisisi melebihi nilai
   gabungan imbalan yang dialihkan, maka selisih tersebut diakui langsung dalam laba rugi.

   Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi rugi penurunan
   nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak
   tanggal akuisisi, dialokasikan ke setiap unit penghasil kas dari Kelompok Usaha yang diharapkan
   bermanfaat untuk kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang
   diakuisisi ditetapkan ke unit-unit tersebut.

   Jika goodwill yang telah dialokasikan pada suatu unit penghasil kas dan bagian operasi atas unit tersebut
   dilepas, maka goodwill yang terkait dengan operasi yang dilepas tersebut dimasukkan ke dalam jumlah
   tercatat operasi ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepas
   dalam keadaan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dilepas dan porsi unit penghasil
   kas yang ditahan.

   Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

   Sesuai dengan PSAK No. 7, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, suatu pihak dianggap berelasi jika
   salah satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan cara kepemilikan, secara langsung
   atau tidak langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan cara partisipasi dalam kebijakan
   keuangan dan operasional) atas pihak lain dalam mengambil keputusan keuangan dan operasional.

   Seluruh transaksi signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 29 atas laporan
   keuangan.




                                                     13
Page 16
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                       Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Instrumen Keuangan

   Aset Keuangan

   Kelompok Usaha menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
   melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

   Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual
   - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.

   Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
    • Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi dan PSAK No. 72: Pendapatan dari Kontrak
      dengan Pelanggan;
    • Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
      komprehensif lain.

   Aset keuangan Kelompok Usaha meliputi kas dan bank, piutang usaha dan piutang lain - lain (instrumen
   keuangan yang memiliki dan tidak memiliki kuotasi harga). Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset
   lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai
   aset tidak lancar.

   Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

   i)   Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi

        Kelompok Usaha mengukur aset keuangan pada biaya diamortisasi jika kedua kondisi berikut
        terpenuhi: (1) aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan
        arus kas kontraktual; dan (2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan pada tanggal
        yang ditentukan untuk arus kas yang semata- mata pembayaran pokok dan bunga atas jumlah pokok
        yang belum dibayar.

  ii)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui OCI

        Instrumen utang

        Kelompok Usaha mengukur instrumen utang pada nilai wajar melalui OCI jika kedua kondisi berikut
        terpenuhi: (1) aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan
        arus kas kontraktual dan pejualan; dan (2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan
        pada tanggal yang ditentukan untuk arus kas yang semata-mata pembayaran pokok dan bunga atas
        jumlah pokok yang belum dibayar.

        Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui OCI, pendapatan bunga, revaluasi selisih
        kurs, dan kerugian atau pembalikan penurunan nilai diakui dalam laba rugi dan dihitung dengan cara
        yang sama seperti aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai
        wajar yang tersisa diakui dalam OCI. Setelah penghentian pengakuan, perubahan nilai wajar
        kumulatif yang diakui di OCI didaur ulang menjadi laba rugi.

        Instrumen ekuitas

        Setelah pengakuan awal, Kelompok Usaha dapat memilih untuk mengklasifikasikan investasi
        ekuitasnya secara tidak dapat dibatalkan sebagai instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar
        melalui OCI jika definisi ekuitas sesuai PSAK No. 50: Instrumen Keuangan: Penyajian dan tidak
        dimiliki untuk diperdagangkan. Klasifikasi ditentukan berdasarkan instrumen per instrumen.




                                                    14
Page 17
                  PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                        Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
         Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

   Aset Keuangan (lanjutan)

   ii)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui OCI (lanjutan)

         Instrumen ekuitas (lanjutan)

         Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak pernah didaur ulang menjadi keuntungan atau
         kerugian. Dividen diakui sebagai pendapatan lain-lain dalam laba rugi pada saat hak pembayaran
         telah ditetapkan, kecuali jika Kelompok Usaha memperoleh keuntungan dari hasil tersebut sebagai
         pemulihan sebagian biaya perolehan aset keuangan, dalam hal ini, keuntungan tersebut adalah
         dicatat dalam OCI. Instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tidak tunduk pada
         penilaian penurunan nilai.

   iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi

         Aset keuangan pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasuk aset keuangan yang dimiliki untuk
         diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada pengakuan awal pada nilai wajar melalui
         laporan laba rugi, atau aset keuangan yang wajib diukur pada nilai wajar. Aset keuangan
         diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka diperoleh untuk tujuan dijual atau
         dibeli kembali dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga
         diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan kecuali jika ditetapkan sebagai instrumen
         lindung nilai yang efektif. Aset keuangan dengan arus kas yang tidak semata-mata pembayaran
         pokok dan bunga diklasifikasikan dan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, terlepas dari
         model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang akan diklasifikasikan pada biaya
         perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui OCI, seperti dijelaskan di atas, instrumen utang
         dapat ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika hal tersebut
         menghilangkan, atau secara signifikan mengurangi, ketidaksesuaian akuntansi.

         Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi selanjutnya disajikan dalam
         laporan posisi keuangan sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam
         laporan laba rugi.

         Kelompok Usaha tidak memiliki investasi dalam instrumen ekuitas, yang diklasifikasikan sebagai
         aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

         Aset keuangan (atau mana yang lebih tepat, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok
         aset keuangan serupa) dihentikan pengakuannya pada saat: (1) hak untuk menerima arus kas yang
         berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau (2) Kelompok Usaha telah mengalihkan hak mereka
         untuk menerima arus kas yang berasal dari aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang
         diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “pass-
         through”; dan baik (a) Kelompok Usaha telah secara substansial, mengalihkan seluruh risiko dan
         manfaat dari aset, atau (b) Kelompok Usaha secara substansial tidak mengalihkan atau tidak
         memiliki seluruh risiko dan manfaat suatu aset, namun telah mengalihkan kendali atas aset tersebut.

   Liabilitas Keuangan

         Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
          • Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
          • Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.

   Kelompok Usaha menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.




                                                      15
Page 18
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

   Liabilitas Keuangan (lanjutan)

   Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang,
   termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

   Liabilitas keuangan Kelompok Usaha meliputi utang usaha, utang lain-lain dan utang bank. Liabilitas
   keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan
   sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.

   Pengukuran liabilitas keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

   (i) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi

      Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya amortisasi (misalnya pinjaman dan utang yang
      dikenakan bunga) selanjutnya diukur dengan menggunakan metode EIR. Amortisasi EIR termasuk
      di dalam biaya keuangan dalam laporan laba rugi.

   (ii) Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi

      Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasuk liabilitas
      keuangan untuk diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan awal
      untuk diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.

      Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok untuk diperdagangkan jika mereka diperoleh
      untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Kategori ini termasuk instrumen keuangan
      derivatif yang diambil Kelompok Usaha yang tidak ditujukan sebagai instrumen lindung nilai dalam
      hubungan lindung nilai sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 71. Derivatif melekat yang
      dipisahkan juga diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan kecuali mereka ditetapkan
      sebagai instrumen lindung nilai efektif

      Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam laporan
      laba rugi.

      Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan
      atau kadaluarsa.

      Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi
      pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
      substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut
      diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan
      selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam laporan laba rugi.

   Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas lindung nilai

   Metode pengakuan keuntungan atau kerugian yang timbul tergantung dari apakah derivatif tersebut
   dimaksudkan sebagai instrumen lindung nilai, dan jika demikian, sifat dari item yang dilindung nilai.




                                                    16
Page 19
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                       Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas lindung nilai (lanjutan)

   Untuk derivatif yang dikategorikan sebagai lindung nilai arus kas, pada awal transaksi, Kelompok Usaha
   mendokumentasikan hubungan antara instrumen lindung nilai dengan item yang dilindung nilai, beserta
   tujuan manajemen risiko dan strategi pelaksanaan transaksi lindung nilai. Kelompok Usaha juga
   mendokumentasikan penilaiannya, pada saat dimulainya lindung nilai dan secara berkesinambungan,
   apakah derivatif yang digunakan dalam transaksi lindung nilai sangat efektif dalam menghapus dampak
   perubahan nilai wajar atas arus kas yang dilindung nilai.

   Nilai wajar penuh derivatif lindung nilai diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas jangka
   panjang jika jatuh tempo yang tersisa untuk pokok yang dilindung nilai melebihi 12 bulan, dan sebagai
   aset lancar atau liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.

   Perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan dan memenuhi kriteria lindung nilai atas arus kas untuk
   tujuan akuntansi, bagian efektifnya, diakui di penghasilan komprehensif lain di dalam "cadangan lindung
   nilai arus kas". Ketika instrumen derivatif tersebut kadaluarsa atau tidak lagi memenuhi kriteria lindung
   nilai untuk tujuan akuntansi, maka keuntungan atau kerugian kumulatif di penghasilan komprehensif lain
   diakui pada laporan laba rugi.

   Perubahan nilai wajar derivatif yang tidak memenuhi kriteria lindung nilai untuk tujuan akuntansi diakui
   langsung pada laporan laba rugi di dalam "(Kerugian) keuntungan perubahan nilai wajar derivatif -
   bersih".

   Saling Hapus Antar Aset dan Liabilitas Keuangan

   Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
   keuangan jika, dan hanya jika, Kelompok Usaha saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
   melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara
   neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

   Penurunan Nilai Aset Keuangan

   Pada setiap periode pelaporan, Kelompok Usaha menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan
   telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Kelompok Usaha
   menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
   keuangan dari pada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian,
   Kelompok Usaha membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada
   saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat
   pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa
   biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan
   perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak
   pengakuan awal.

   Kelompok Usaha menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit
   ekspektasian tersebut terhadap piutang usaha dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang
   signifikan.

   Penentuan Nilai Wajar

   Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
   untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar di pasar utama (atau
   pasar yang paling menguntungkan) pada tanggal pengukuran dalam kondisi pasar saat ini (yaitu harga
   keluar) terlepas apakah harga tersebut dapat diobservasi secara langsung atau diestimasi dengan
   menggunakan teknik penilaian lain pada tanggal pengukuran.




                                                     17
Page 20
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Penentuan Nilai Wajar (lanjutan)

   Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan
   liabilitas terjadi:

   Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
   (a) di pasar utama (principal market) untuk aset atau liabilitas tersebut; atau
   (b) jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan (most advantageous market)
       untuk aset atau liabilitas tersebut.

   Kelompok Usaha mengukur nilai wajar suatu aset atau liabilitas menggunakan asumsi yang akan
   digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa
   pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomis terbaiknya.

   Pengukuran nilai wajar aset non keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
   menghasilkan manfaat ekonomis dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
   terbaiknya (highest and best use) atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan
   menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

   Kelompok Usaha menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang
   memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat
   diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

   Hirarki nilai wajar dikategorikan dalam tiga (3) level input untuk teknik penilaian yang digunakan dalam
   pengukuran nilai wajar, sebagai berikut:

   (a) Input Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
       identik yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
   (b) Input Level 2 - input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi
       untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung atau tidak langsung.
   (c) Input Level 3 - input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas.

   Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara berulang, Kelompok Usaha
   menentukan apakah terjadi transfer antara Level di dalam hirarki dengan cara mengevaluasi kategori
   (berdasarkan input level terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir periode
   pelaporan.

   Kelompok Usaha menentukan kelas aset dan liabilitas yang sesuai dengan sifat, karakteristik, dan risiko
   aset dan liabilitas, dan level hirarki nilai wajar dimana pengukuran nilai wajar tersebut dikategorikan.

   Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
   untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.

   Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
   terjadi di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan di
   mana Perusahaan memiliki akses pada tanggal tersebut.

   Jika tersedia, Kelompok Usaha mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga
   kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif
   Kelompok Usaha menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat
   diobservasi dan relevan serta meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.




                                                   18
Page 21
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Penentuan Nilai Wajar (lanjutan)

   Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-
   pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm’s length market transactions), penggunaan nilai
   wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang didiskonto, atau model
   penilaian lain.

   Kas dan bank

   Kas dan bank terdiri dari kas dan giro di bank yang dapat dicairkan sewaktu-waktu, tidak dipergunakan
   sebagai jaminan serta tidak dibatasi penggunaannya.

   Persediaan

   Kelompok Usaha menerapkan PSAK No. 14, “Persediaan”. Persediaan terdiri dari bangunan apartemen
   dan kios yang siap dijual, tanah yang sedang dikembangkan dan bangunan dalam penyelesaian,
   dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi bersih.

   Biaya perolehan tanah yang sedang dikembangkan meliputi biaya perolehan tanah untuk
   pengembangan, biaya pengembangan langsung dan tidak langsung terkait kegiatan pengembangan
   apartemen serta biaya pinjaman. Tanah yang sedang dikembangkan akan dipindahkan ke persediaan
   pada saat tanah tersebut selesai dikembangkan. Seluruh biaya pengembangan tanah, termasuk tanah
   yang digunakan sebagai jalan dan prasarana atau area yang tidak dapat dijual lainnya, dialokasikan
   kepada luas area yang dapat dijual.

   Biaya perolehan bangunan dalam penyelesaian meliputi biaya perolehan tanah yang telah selesai
   dikembangkan ditambah dengan biaya konstruksi, biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada aktivitas
   pengembangan apartemen dan biaya pinjaman. Biaya yang dikapitalisasi pada bangunan dalam
   penyelesaian dialokasikan untuk setiap unit apartemen menggunakan metode area yang dapat dijual.

   Biaya perolehan bangunan dalam penyelesaian dipindahkan ke bangunan tersedia untuk dijual pada
   saat pembangunan telah selesai.

   Untuk proyek properti komersial, pada saat selesainya pengembangan dan pembangunan infrastruktur,
   harga perolehan akan tetap disajikan sebagai bagian dari persediaan atau direklasifikasi ke aset tetap
   atau properti investasi, mana yang lebih sesuai.

   Biaya pemeliharaan dan perbaikan yang terjadi atas proyek yang sudah selesai dan secara substansial
   siap untuk digunakan sesuai tujuannya dibebankan ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
   lain konsolidasian pada saat terjadinya.

   Pengkajian atas estimasi biaya dilakukan pada setiap akhir tahun pelaporan sampai proyek selesai
   secara substansial, jika terjadi perubahan atas rencana pemanfaatan dan penggunaan, Kelompok
   Usaha akan melakukan revisi dan realokasi biaya.

   Beban yang tidak berhubungan dengan proyek apartemen dibebankan ke laporan laba rugi dan
   penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada saat terjadinya.

   Nilai realisasi bersih merupakan estimasi harga jual setelah dikurangi dengan taksiran biaya untuk
   menyelesaikan dan menjual persediaan barang jadi yang dihasilkan, jika material, dikurangi taksiran
   biaya penyelesaian dan taksiran biaya untuk melaksanakan penjualan.




                                                   19
Page 22
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Tanah dalam Pengembangan

   Tanah dalam pengembangan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan
   nilai realisasi neto. Biaya perolehan tanah untuk pengembangan, yang terdiri dari biaya pra-perolehan
   dan perolehan tanah, dicatat pada tanah yang sedang dikembangkan pada saat pengembangan tanah
   dimulai.

   Biaya Dibayar Dimuka

   Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat setiap biaya, dengan menggunakan metode
   garis lurus.

   Aset Tetap

   Aset tetap pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset terdiri dari harga
   pembelian dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi
   dan kondisi yang diinginkan supaya aset siap digunakan sesuai dengan maksud manajemen. Setelah
   pengakuan awal, aset tetap, kecuali tanah, diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
   penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai.

   Penyusutan aset tetap dihitung dengan menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan jumlah
   tersusutkan selama estimasi masa manfaat aset sebagai berikut:
                                                                       Tahun      Persentase
   Bangunan kantor                                                            20              5%
   Peralatan Kantor                                                            4             25%
   Sarana dan Prasarana                                                        4             25%

   Masa manfaat, nilai residu dan metode penyusutan direviu setiap akhir tahun dan pengaruh dari setiap
   perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif

   Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa depan
   yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari
   penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai selisih antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah
   tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
   pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

   Properti Investasi

   Kelompok Usaha menerapkan PSAK No. 13, “Properti Investasi”. Properti investasi adalah properti
   (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau kedua-duanya) yang dikuasai oleh pemilik
   atau penyewa melalui sewa pembiayaan untuk menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau
   kedua- duanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk
   tujuan administratif; atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari.

   Properti investasi diakui sebagai aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomik masa
   depan yang terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas dan biaya perolehan properti
   investasi dapat diukur dengan andal.

   Properti investasi pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan, meliputi harga pembelian dan setiap
   pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung (biaya jasa hukum, pajak pengalihan properti
   dan biaya transaksi lain). Biaya transaksi termasuk dalam pengukuran awal tersebut.




                                                   20
Page 23
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                       Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Properti Investasi (lanjutan)

   Setelah pengakuan awal, Kelompok Usaha memilih menggunakan model biaya dan mengukur properti
   investasi sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai
   aset.

   Penyusutan properti investasi dihitung dengan menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan
   jumlah tersusutkan selama estimasi masa manfaat aset sebagai berikut:

                                                                                             Tahun
   Bangunan kantor                                                                             20
   Sarana dan Prasarana                                                                        20

   Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya, sedangkan
   pemugaran dan penambahan dikapitalisasi.

   Pengalihan ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
   ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik dan dimulainya sewa operasi kepada pihak
   lain.

   Pengalihan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
   ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik dan dimulainya pengembangan untuk dijual.

   Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak digunakan lagi
   secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang diperkirakan dari
   pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan ditentukan dari
   selisih antara hasil bersih pelepasan dan jumlah tercatat aset, dan diakui dalam laba rugi pada periode
   terjadinya penghentian atau pelepasan.

   Penurunan Nilai Aset Non - keuangan

   Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas tidak diamortisasi namun diuji penurunan nilainya
   setiap tahun, atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang
   mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai. Aset yang diamortisasi ditelaah untuk penurunan nilai
   apabila terjadi kondisi atau perubahan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat
   diperoleh kembali. Kerugian penurunan nilai diakui sebesar selisih jumlah tercatat aset terhadap jumlah
   terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi biaya
   penjualan dengan nilai pakai.

   Untuk tujuan menguji penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus
   kas terpisah teridentifikasi (unit penghasil kas). Aset non-keuangan yang mengalami penurunan nilai
   ditelaah untuk kemungkinan pembalikkan atas penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.

   Biaya Pinjaman

   Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung dengan perolehan, pembangunan atau pembuatan
   aset kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. Biaya pinjaman lainnya
   diakui sebagai beban pada saat terjadi. Biaya pinjaman dapat mencakup beban bunga, beban keuangan
   dalam sewa pembiayaan atau selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
   selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian atas biaya bunga.




                                                    21
Page 24
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                       Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Liabilitas Imbalan Kerja

   Kelompok Usaha menyediakan imbalan kerja pasti kepada karyawannya sesuai dengan Undang-
   undang Ketenagakerjaan Indonesia No. 13/2003. Program imbalan pasti ini tidak didanai.

   Liabilitas neto Kelompok Usaha atas program imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan
   pascakerja pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan
   liabilitas imbalan pascakerja dilakukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dalam
   perhitungan aktuaria yang dilakukan setiap akhir periode pelaporan.

   Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja, meliputi a) keuntungan dan kerugian aktuarial, b)
   imbal hasil atas aset program, tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas aset,
   tidak termasuk bunga, diakui di penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran
   kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya.

   Ketika program imbalan berubah atau terdapat kurtailmen atas program, bagian imbalan yang berubah
   terkait biaya jasa lalu, atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui di laba rugi pada saat terdapat
   perubahan atau kurtailmen atas program.

   Kelompok Usaha menentukan (penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas imbalan pascakerja
   neto dengan menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur
   liabilitas imbalan pascakerja selama periode berjalan.

   Kelompok Usaha mengakui keuntungan dan kerugian atas penyelesaian liabilitas imbalan pascakerja
   pada saat penyelesaian terjadi. Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian merupakan selisih antara
   nilai kini liabilitas imbalan pascakerja yang ditetapkan pada tanggal penyelesaian dengan harga
   penyelesaian, termasuk setiap aset program yang dialihkan dan setiap pembayaran yang dilakukan
   secara langsung oleh Kelompok Usaha sehubungan dengan penyelesaian tersebut.

   Kelompok Usaha mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan setiap
   keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan (2) penghasilan atau beban bunga neto di laba rugi
   pada saat terjadinya.

   Pengakuan Pendapatan dan Beban

   Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

   Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
   (i) Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
   (ii) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam
         kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan.
   (iii) Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu
         entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika
         imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Kelompok
         Usaha membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas
         diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan
         kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
   (iv) Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
         berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak
         dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang
         diharapkan ditambah marjin.
   (v) Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
         atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau
         jasa tersebut).




                                                     22
Page 25
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

   Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan (lanjutan)

   Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
   • Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
   • Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
      pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu Kelompok Usaha memilih ukuran
      penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah
      terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.

   Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
   penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban
   kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang
   telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak disajikan dalam
   "Pendapatan diterima di muka".

   Penjualan unit apartemen

   Pendapatan dari penjualan unit apartemen diakui pada saat risiko dan manfaat kepemilikan secara
   signifikan telah dialihkan kepada pelanggan. Hal ini biasanya terjadi pada saat unit rumah diserahkan
   dan pelanggan telah menerima unit apartemen tersebut.

   Beban

   Biaya yang secara langsung berhubungan dengan kontrak, menghasilkan sumber daya untuk memenuhi
   kontrak ("biaya untuk memenuhi") atau penambahan untuk mendapatkan kontrak ("biaya untuk
   memperoleh") dan diharapkan dapat dipulihkan. Beban tersebut dengan demikian memenuhi syarat
   kapitalisasi berdasarkan PSAK No. 72 dan diakui sebagai aset lancar lain-lain. Beban tersebut
   diamortisasi dengan cara sistematis sejalan dengan penyerahan barang atau jasa yang terkait dengan
   aset tersebut.

   Beban lain-lain diakui pada saat terjadinya.

   Laba Neto per Saham

   Laba neto per saham dasar dihitung dengan membagi laba neto tahun berjalan yang dapat diatribusikan
   kepada pemilik entitas dengan rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama tahun tersebut

   Laba per saham dilusian dihitung manakala Kelompok Usaha memiliki instrumen berpotensi saham
   biasa yang bersifat dilutif.

   Selisih Nilai Transaksi Entitas dengan Sepengendali

   Kombinasi bisnis entitas sepengendali dicatat berdasarkan PSAK No. 38, “Kombinasi Bisnis Entitas
   Sepengendali”, dengan menggunakan metode penyatuan kepemilikan. Selisih antara harga pengalihan
   dengan nilai buku dicatat dalam akun “Selisih Nilai Transaksi dengan Entitas Sepengendali” dan
   disajikan sebagai bagian dari akun “Tambahan Modal Disetor” dalam laporan posisi keuangan
   konsolidasian.




                                                  23
Page 26
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                       Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Pajak Penghasilan

   Pajak Final

   Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat
   final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi
   tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

   Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 71 tanggal 4 November 2008 yang telah
   diganti dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 34 tanggal 8 Agustus 2016 tentang Pajak
   Penghasilan atas Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan, dan Perjanjian
   Pengikatan Jual Beli atas Tanah dan/atau Bangunan beserta Perubahannya diatur bahwa besarnya
   Pajak Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan dikenakan pajak bersifat final
   sebagai berikut:

   a. 2,5% dari jumlah bruto nilai pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan selain pengalihan hak atas
      tanah dan/atau bangunan berupa Rumah Sederhana atau Rumah Susun Sederhana yang dilakukan
      oleh Wajib Pajak yang usaha pokoknya melakukan pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan.
   b. 1% dari jumlah bruto nilai pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan berupa Rumah Sederhana
      atau Rumah Susun Sederhana yang dilakukan oleh Wajib Pajak yang usaha pokoknya melakukan
      pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan.
   c. 0% atas pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan kepada Pemerintah, Badan Usaha Milik
      Negara yang mendapat penugasan khusus dari Pemerintah, atau Badan Usaha Milik Daerah yang
      mendapat penugasan khusus dari Kepala Daerah, sebagaimana dimaksud dalam undang-undang
      yang mengatur mengenai pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

   Mengacu pada PSAK 46 tentang Akuntansi Pajak Penghasilan, Kelompok Usaha menggunakan konsep
   akrual dalam mengakui beban, aset dan kewajiban perpajakan sehingga setiap penghasilan menurut
   akuntansi harus diperhitungkan dampak pajak yang harus dibayar pada masa mendatang atau telah
   dibayar pada masa sekarang. Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK 46, oleh
   karena itu, Kelompok Usaha memutuskan untuk menyajikan beban pajak final sehubungan dengan
   penjualan tanah dan bangunan sebagai pos tersendiri.

   Pajak Kini

   Untuk kegiatan lainnya, apabila ada, maka pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam
   tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang telah berlaku
   atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

   Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi
   dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan.

   Perubahan terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat diterimanya surat ketetapan pajak atau, jika
   Kelompok Usaha mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut ditetapkan.

   Segmen operasi

   Segmen adalah bagian khusus dari Kelompok Usaha yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan
   jasa (segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu
   (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya

   Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk akun-akun yang dapat diatribusikan
   langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai kepada
   segmen tersebut.




                                                     24
Page 27
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI PENTING

  Penyusunan laporan keuangan Kelompok Usaha mengharuskan manajemen untuk membuat
  pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban, aset dan
  liabilitas yang dilaporkan serta pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada setiap akhir periode
  pelaporan. Namun, hasil aktual dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi, ketidakpastian atas
  asumsi serta estimasi tersebut dapat menimbulkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset
  dan liabilitas pada tahun berikutnya.

  Pertimbangan

  Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Kelompok Usaha, manajemen telah membuat
  pertimbangan berikut, selain yang telah tercakup dalam estimasi, yang memiliki dampak signifikan atas
  jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

  Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

  Kelompok Usaha menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset dan liabilitas
  keuangan dengan mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan dalam PSAK No. 71 telah
  terpenuhi. Aset dan liabilitas keuangan diakui dan dikelompokkan sesuai dengan kebijakan akuntansi
  Perusahaan seperti diungkapkan pada Catatan 2 atas laporan keuangan.

  Sumber Estimasi Ketidakpastian

  Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
  memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
  tahun/periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Kelompok Usaha mendasarkan asumsi dan estimasi
  pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi mengenai
  perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali
  Kelompok Usaha. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

  Penurunan Nilai Piutang Usaha dan Piutang Lain-Lain

  Penurunan piutang dan piutang lain-lain terjadi jika terdapat bukti objektif bahwa Kelompok Usaha tidak
  dapat menagih seluruh atau sebagian nilai piutang sesuai dengan persyaratan awal piutang. Penilaian
  dilakukan pada setiap tanggal laporan posisi keuangan untuk menentukan ada tidaknya indikasi
  penurunan nilai atau apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang sebelumnya diakui pada
  tahun-tahun sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun.

  Ketika hasil aktual berbeda dari jumlah yang awalnya dinilai, perbedaan tersebut akan mengakibatkan
  penyesuaian material terhadap jumlah tercatat piutang usaha dan lain-lain dalam laporan keuangan
  tahun berikutnya. Jumlah tercatat dari piutang usaha diungkapkan pada Catatan 6 atas laporan
  keuangan.

  Penurunan Nilai Persediaan

  Manajemen melakukan penilaian analisis umur persediaan pada setiap tanggal pelaporan dan
  membentuk penyisihan untuk persediaan usang dan persediaan yang memiliki perputaran yang lambat
  yang diidentifikasi tidak lagi sesuai untuk digunakan dalam produksi, dengan mempertimbangkan nilai
  realisasi neto dari persediaan barang jadi dan barang dalam proses berdasarkan pada harga jual dan
  kondisi pasar saat ini. Jumlah tercatat persediaan diungkapkan di dalam Catatan 8 atas laporan
  keuangan.




                                                    25
Page 28
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI PENTING (lanjutan)

   Sumber Estimasi Ketidakpastian (lanjutan)

   Mengestimasi Masa Manfaat Aset Tetap

   Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
   masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4
   sampai dengan 20 tahun, suatu kisaran yang umumnya diperkirakan dalam industri sejenis. Perubahan
   dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan teknologi dapat memengaruhi masa manfaat
   ekonomis serta nilai sisa aset dan karenanya biaya penyusutan masa depan memiliki kemungkinan
   untuk diubah.

   Jumlah tercatat aset tetap Kelompok Usaha pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
   diungkapkan dalam Catatan 12 atas laporan keuangan.

   Penurunan Nilai Aset Non - Keuangan

   Penilaian penurunan untuk aset non-keuangan, selain goodwill dilakukan ketika indikator penurunan nilai
   tertentu yang hadir. Sedangkan untuk goodwill, pengujian penurunan nilai wajib dilakukan minimal setiap
   tahun terlepas dari apakah atau tidak ada indikasi penurunan nilai.

   Menentukan nilai wajar aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari
   penggunaan lanjutan dan disposisi akhir dari aset tersebut. Setiap perubahan signifikan dalam asumsi
   yang digunakan dalam menentukan nilai wajar material dapat memengaruhi penilaian nilai dipulihkan
   dan kerugian penurunan nilai yang dihasilkan bias memiliki dampak material terhadap hasil usaha.

   Liabilitas Diestimasi atas Imbalan Pasca Kerja Karyawan

   Penentuan imbalan pasca kerja dan beban imbalan kerja Kelompok Usaha bergantung pada pemilihan
   asumsi yang digunakan oleh manajemen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut
   termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan
   tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian.

   Hasil aktual yang berbeda dengan jumlah yang diestimasi diperlakukan sesuai dengan kebijakan
   sebagaimana diatur dalam Catatan 2 atas laporan keuangan konsolidasian. Sementara manajemen
   Kelompok Usaha berpendapat bahwa asumsi yang digunakan adalah wajar dan sesuai, perbedaan
   signifikan dari hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan secara material
   dapat memengaruhi perkiraan jumlah liabilitas imbalan kerja jangka panjang dan beban imbalan kerja
   karyawan. Jumlah tercatat liabilitas imbalan kerja jangka panjang Kelompok Usaha diungkapkan pada
   Catatan 20 atas laporan keuangan konsolidasian.

   Perpajakan

   Kelompok Usaha menghitung liabilitas perpajakannya secara self assessment berdasarkan pada
   peraturan pajak yang berlaku. Perhitungan tersebut dianggap benar selama belum terdapat ketetapan
   dari Direktorat Jenderal Pajak atas jumlah pajak yang terutang atau ketika sampai dengan jangka waktu
   lima (5) tahun (masa kedaluwarsa pajak) tidak terdapat ketetapan pajak yang diterbitkan.

   Perbedaan jumlah pajak penghasilan yang terutang dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti
   pemeriksaan pajak, penemuan bukti-bukti pajak baru dan perbedaan interpretasi antara manajemen dan
   pejabat kantor pajak terhadap peraturan pajak tertentu. Perbedaan hasil aktual dan jumlah tercatat
   tersebut dapat memengaruhi jumlah tagihan pajak, utang pajak, aset pajak tangguhan dan beban
   pajak.




                                                   26
Page 29
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


4. KOMBINASI BISNIS ENTITAS            SEPENGENDALI       DAN    PENYAJIAN      KEMBALI     LAPORAN
   KEUANGAN KONSOLIDASIAN

  Seperti yang diungkapkan pada Catatan 1 atas laporan keuangan konsolidasian, pada tanggal 17 April
  2020, PT Arba Propertindo (AP) melakukan penyertaan saham pada PT Kalibata Inovasi Maju (KIM)
  yang merupakan pihak yang berada di bawah pengendalian yang sama, sehingga sesuai dengan PSAK
  No. 38 “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”, laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan
  Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2019 disajikan kembali untuk
  mencerminkan dampak proforma seolah-olah penggabungan tersebut terjadi sejak awal periode entitas
  yang bergabung berada dalam sepengendalian.

  Ringkasan dari transaksi penyertaan saham adalah sebagai berikut:

   Jumlah aset neto terindikasi                                         )         (1.003.287.943 )
   Dikurangi kepentingan nonpengendali                                  )                    (40 )

   Jumlah aset neto terindikasi yang diterima (dilepas)                 )         (1.003.287.903 )
   Dikurangi imbalan yang dibayarkan                                    )            249.999.990
                                                                                             )

   Selisih Nilai Transaksi Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali                  (1.253.287.893 )


  Pada tanggal 22 Juli 2019, Kelompok Usaha melakukan penyertaan saham pada PT Arba Propertindo
  (AP) yang merupakan pihak yang berada di bawah pengendalian yang sama.

  Ringkasan dari transaksi penyertaan saham adalah sebagai berikut:

   Jumlah aset neto terindikasi                                         )        73.033.296.404
                                                                                            )
   Dikurangi kepentingan nonpengendali                                  )           408.696.799
                                                                                            )

   Jumlah aset neto terindikasi yang diterima (dilepas)                 )        72.624.599.605
                                                                                            )
   Dikurangi imbalan yang dibayarkan                                    )        82.625.000.000
                                                                                            )

   Selisih Nilai Transaksi Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali                 (10.000.400.395 )


  Selisih nilai transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali dicatat di akun “Tambahan Modal Disetor”
  sebagai bagian dari ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian.




                                                   27
Page 30
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


5. KAS DAN BANK

  Akun ini terdiri dari:

                                                            30 Juni 2024         31 Desember 2023
  Kas                                                            38.040.568              27.457.568
  Bank:
     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                    2.951.897.200             591.308.659
     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                   2.343.495.538           1.597.391.992
     PT Bank Central Asia Tbk                                 1.635.410.081             728.225.926
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                   1.496.982.331           2.337.079.887
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                              313.955.264              68.586.214
     PT Oke Bank Indonesia Tbk                                   72.073.348             302.109.224
     PT Bank UOB Indonesia                                       21.441.739              17.825.920
     PT Bank Pan Indonesia Tbk                                   17.347.830                        -
     PT Bank Aceh Syariah                                                 -              21.441.739
  Total                                                        8.890.643.899          5.691.427.129




6. PIUTANG USAHA

  Akun ini terdiri dari:
                                                            30 Juni 2024         31 Desember 2023
  Pihak Ketiga
  Penjualan apartemen, bangunan komersil dan kios              6.734.497.384          6.734.497.384
  Penyisihan penurunan nilai piutang                          (3.131.254.308 )       (3.131.254.308 )

  Total                                                        3.603.243.076          3.603.243.076



  Rincian piutang usaha berdasarkan umur adalah sebagai berikut:
                                                             30 Juni 2024         31 Desember 2023
  Belum jatuh tempo                                                                                 -

  Telah jatuh tempo:
     1 - 30 hari                                                           -           1.621.915.047
     31 - 60 hari                                                          -             212.805.972
     61 - 90 hari                                                          -             187.936.231
     ≥ 90 hari                                                 3.603.243.076           1.580.585.826

  Total                                                        3.603.243.076           3.603.243.076


  Berdasarkan telaah atas piutang usaha masing-masing pelanggan pada akhir tahun, manajemen
  Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa Penyisihan penurunan nilai piutang tersebut cukup untuk
  menutupi kerugian yang mungkin timbul dari penurunan nilai piutang.




                                               28
Page 31
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                       Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


7. PIUTANG LAIN-LAIN
   Akun ini terdiri dari:

   Piutang Lain-lain Jangka Panjang

                                                               30 Juni 2024          31 Desember 2023
   Pihak Ketiga
      PT Mitra Asri Sukses                                       1.299.199.506           1.299.199.506

   Pihak Berelasi (Catatan 29)
      PT Diamond Karya Abadi                                         601.952.569           603.500.000
   Total                                                         1.901.152.075           1.902.699.506




8. PERSEDIAAN

   Akun ini terdiri dari:

                                                               30 Juni 2024           31 Desember 2023
   Apartemen dengan hak strata tersedia untuk
      dijual:
      Dave                                                      73.837.545.064            73.796.740.725
      Apple 1                                                   62.577.368.368            62.210.158.012
      Apple 3                                                   18.798.191.775                         -
   Total                                                       155.213.105.207           136.006.898.737


   Mutasi persediaan selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                               30 Juni 2024          31 Desember 2023
   Apartemen Dave
   Saldo awal                                                   73.796.740.725          75.393.774.618
   Penambahan:
      Pembangunan konstruksi                                          80.306.234         1.237.056.530
      Kapitalisasi biaya pinjaman                                              -                     -
   Pengurangan:
      Beban pokok pendapatan                                         (39.501.895 )       (2.834.090.423 )
   Saldo Akhir                                                  73.837.545.064          73.796.740.725
   Apple Residence
   Saldo awal                                                   62.210.158.012          84.202.990.386
   Penambahan:
      Pembangunan konstruksi                                         392.285.616                       -
      Kapitalisasi biaya pinjaman                                              -                       -
   Pengurangan:
      Pengalihan                                                               -        (17.649.962.917 )
      Beban pokok pendapatan (Catatan 26)                            (25.075.260 )       (4.342.869.457 )
   Saldo Akhir                                                  62.577.368.368          62.210.158.012




                                                 29
Page 32
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                       Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


.   PERSEDIAAN (lanjutan)

                                                               30 Juni 2024         31 Desember 2023
    Apple 3                                                                   -
    Saldo awal                                                                                           -
    Penambahan:
       Pembangunan konstruksi                                    19.813.776.555                          -
       Kapitalisasi biaya pinjaman                                            -                          -
    Pengurangan:
       Pengalihan                                                             -                          -
       Beban pokok pendapatan (Catatan 26)                       (1.015.584.780 )                        -
    Saldo Akhir                                                  18.798.191.775                          -

    Total                                                      155.213.105.207                           -
    Apartemen Dave (Perusahaan)

    Hak legal atas tanah Apartemen Dave berupa Sertifikat Hak Guna Bangunan atas nama Perusahaan:
    a. No. 14 Tahun 2015, berjangka waktu 25 tahun, yang akan jatuh tempo pada tahun 2040.
    b. No. 15 Tahun 2015, berjangka waktu 25 tahun, yang akan jatuh tempo pada tahun 2040.
    c. No. 17 Tahun 2015, berjangka waktu 25 tahun, yang akan jatuh tempo pada tahun 2040.

    Ketiga hak legal atas tanah tersebut kini tergabung di dalam Hak Guna Bangunan Induk No. 19 Tahun
    2018, yang akan jatuh tempo pada tahun 2040.

    Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak terdapat hambatan dalam proses perpanjangan
    sertifikasi hak atas tanah dan balik nama karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung
    dengan bukti pemilikan yang memadai.

    Estimasi Nilai wajar persediaan pada tanggal 30 Juni 2024 diatas harga perolehan persediaan,
    ditentukan berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh penilai independen Kantor Jasa Penilai Publik
    Firman     Suryantoro    Sugeng      Suzy     Hartomo      dan     Rekan    dalam     laporannya
    No. 00008/2.0074-01/PI/03/0141/1/X/2022 tertanggal 9 Januari 2023 dengan menggunakan metode
    pendekatan pasar, pendapatan dan biaya.

    Pada tanggal 30 Juni 2024, asuransi apartemen Perusahaan terhadap risiko gempa bumi dan risiko
    lainnya kepada pihak ketiga, sedang dalam proses perpanjangan asuransi. Manajemen Perusahaan
    berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup memadai untuk menutup kemungkinan
    kerugian atas risiko tersebut.


    PT Arba Propertindo (AP)

    Apartemen Apple 1

    Jumlah biaya pinjaman yang di kapitalisasi ke persediaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember
    2023 masing-masing sebesar Rp0 (Catatan 19).

    Persentase penyelesaian proyek Apartemen Apple 1 pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
    masing-masing sebesar 99,80%. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat hambatan yang dapat
    mempengaruhi penyelesaian apartemen dalam penyelesaian apartemen tersebut.




                                                 30
Page 33
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                       Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


8. PERSEDIAAN (lanjutan)

   PT Arba Propertindo (AP) (Lanjutan)

   Hak legal atas tanah Apartemen Apple 1 berupa Hak Guna Bangunan atas nama PT AP, entitas anak:
   a. No. 1585 Tahun 2003, berjangka waktu 39 tahun, yang akan jatuh tempo pada tahun 2042, dengan
      total luas tanah sebesar 1.502 m2.
   b. No. 1603 Tahun 2015, berjangka waktu 27 tahun, yang akan jatuh tempo pada tahun 2042, dengan
      total luas tanah sebesar 1.503 m2.

   PT Kalibata Inovasi Maju (KIM)

   Apartemen Apple 3

   Pada tanggal 30 Juni 2024 PT KIM mengakui persediaan atas pembangunan Apartemen Apple 3.

   Pada tanggal 31 Desember 2023, asuransi apartemen Apple 3 terhadap risiko gempa bumi dan risiko
   lainnya kepada pihak ketiga, sedang dalam proses perpanjangan asuransi. Manajemen Perusahaan
   berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan cukup memadai untuk menutup kemungkinan kerugian atas
   risiko tersebut.


   Pada 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, persediaan digunakan sebagai jaminan atas fasilitas
   pinjaman bank jangka panjang yang diperoleh Kelompok Usaha (Catatan 19).



9. BIAYA DIBAYAR DIMUKA

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini seluruhnya merupakan biaya yang
   dikeluarkan Perusahaan dan Entitas anaknya untuk Asuransi apartemen dan persediaan terhadap
   resiko gempa bumi, kebakaran dan resiko bencana lainnya masing - masing sebesar Rp0 dan
   Rp22.967.425.


10. PAJAK DIBAYAR DIMUKA

   Akun ini terdiri dari:
                                                             30 Juni 2024        31 Desember 2023
   Pajak pertambahan nilai masukan                              1.663.115.667          1.812.258.625

   Total                                                        1.663.115.667          1.812.258.625



11. TANAH DALAM PENGEMBANGAN

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini seluruhnya merupakan biaya-biaya yang
   dikeluarkan oleh KIM untuk tanah yang akan dikembangkan oleh KIM pada masa mendatang untuk proyek
   Apple 3 dan Low Rise Appartment masing – masing sebesar Rp71.430.905.887,- dan Rp81.549.333.390,.




                                                31
Page 34
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                       Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. ASET TETAP

   Akun ini terdiri dari:
                                                         30 Juni 2024

                                               Penambahan /       Pengurangan /
                               Saldo Awal       Reklasifikasi      Reklasifikasi   Saldo Akhir

   Biaya Perolehan
   Kepemilikan langsung
   Bangunan kantor               959.739.290                  -               -      959.739.290
   Peralatan kantor              799.903.550                  -               -      799.903.550
   Sarana dan prasarana        1.833.832.021                  -               -    1.833.832.021

   Total Biaya Perolehan       3.593.474.861                                       3.593.474.861


   Akumulasi Penyusutan
   Kepemilikan langsung
   Bangunan kantor               287.739.787         24.175.482               -      311.915.269
   Peralatan kantor              796.175.893          3.727.657               -      799.903.550
   Sarana dan prasarana        1.833.832.020                  1               -    1.833.832.021

   Total Akumulasi
     Penyusutan                2.917.747.700         27.903.140                    2.945.650.840

   Nilai Buku                    675.727.161                                         647.824.021




                                                       31 Desember 2023

                                               Penambahan /       Pengurangan /
                               Saldo Awal       Reklasifikasi      Reklasifikasi   Saldo Akhir

   Biaya Perolehan
   Kepemilikan langsung
   Bangunan kantor               959.739.290                  -               -      959.739.290
   Peralatan kantor              799.903.550                  -               -      799.903.550
   Sarana dan prasarana        1.833.832.021                  -               -    1.833.832.021

   Total Biaya Perolehan       3.593.474.861                  -               -    3.593.474.861

   Akumulasi Penyusutan
   Kepemilikan langsung
   Bangunan kantor               239.752.823         47.986.964               -      287.739.787
   Peralatan kantor              649.522.835        146.653.058               -      796.175.893
   Sarana dan prasarana        1.718.158.416        115.673.604               -    1.833.832.020

   Total Akumulasi
     Penyusutan                2.607.434.074        310.313.626               -    2.917.747.700

   Nilai Buku                    986.040.787                                         675.727.161




                                               32
Page 35
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


ASET TETAP (lanjutan)

   Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
   masing-masing sebesar Rp27.903.140 dan Rp986.040.787 pada beban usaha (Catatan 27).

   Bangunan kantor merupakan unit kantor Perusahaan di Apartemen Dave, Depok, Jawa Barat, dengan
   luas area 120 m2.

   Aset tetap diasuransikan bersama dengan persediaan dan properti investasi (Catatan 8 dan 13).
   Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup memadai untuk menutup
   kemungkinan kerugian atas aset tetap.

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, sebagian aset tetap digunakan sebagai jaminan
   atas fasilitas pinjaman bank jangka panjang yang diperoleh Kelompok Usaha (Catatan 19).

   Manajemen Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa tidak terdapat kondisi atau peristiwa yang
   menimbulkan indikasi penurunan nilai atas jumlah tercatat aset tetap, sehingga tidak diperlukan
   cadangan kerugian penurunan nilai untuk aset tetap.


12. PROPERTI INVESTASI

   Rincian dan mutasi properti investasi adalah sebagai berikut:

                                                           30 Juni 2024

                                  Saldo Awal        Penambahan         Pengurangan        Saldo Akhir
   Biaya Perolehan
   Bangunan                       11.045.319.571                   -                 -    11.045.319.571
   Sarana dan prasarana            4.259.743.339                   -                 -     4.259.743.339
   Total Biaya Perolehan          15.305.062.910                                          15.305.062.910
   Akumulasi Penyusutan
   Bangunan                        2.574.356.508        276.132.989                  -     2.850.489.497
   Sarana dan prasarana            1.347.150.915        106.493.584                   -    1.453.644.499
   Total Akumulasi
     Penyusutan                    3.921.507.423        382.626.573                  -     4.304.133.996
   Nilai Buku Neto                11.383.555.487                                          11.000.928.914

                                                        31 Desember 2023

                                  Saldo Awal        Penambahan         Pengurangan        Saldo Akhir
   Biaya Perolehan
   Bangunan                       11.045.319.571                   -                 -    11.045.319.571
   Sarana dan prasarana            4.259.743.339                   -                 -     4.259.743.339
   Total Biaya Perolehan          15.305.062.910                   -                 -    15.305.062.910
   Akumulasi Penyusutan
   Bangunan                        2.022.090.530        552.265.978                  -     2.574.356.508
   Sarana dan prasarana            1.134.163.748        212.987.167                  -     1.347.150.915
   Total Akumulasi
     Penyusutan                    3.156.254.278        765.253.145                  -     3.921.507.423
   Nilai Buku Neto                12.148.808.632                                          11.383.555.487




                                                   33
Page 36
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


13. PROPERTI INVESTASI (lanjutan)

   Kelompok Usaha memiliki properti investasi berupa unit apartment (guest house), ruang meeting, kios,
   dan business 34rea lainnya yang terletak di Apartemen Dave, Jl. Palakali Raya, Kel. Kukusan, Kec. Beji,
   Depok, Jawa Barat.

   Beban penyusutan masing-masing sebesar Rp382.626.573 dan Rp765.253.145 untuk periode yang
   berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 dibebankan ke beban pokok pendapatan
   (Catatan 26).
   Manajemen Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa tidak terdapat kondisi atau peristiwa yang
   menimbulkan indikasi penurunan nilai atas jumlah tercatat properti investasi karena nilai wajar yang
   meningkat tiap tahunnya, sehingga tidak diperlukan cadangan kerugian penurunan nilai untuk properti
   investasi.
   Properti investasi diasuransikan bersama dengan persediaan dan aset tetap (Catatan 8 dan 12). Pada
   30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, sebagian properti investasi digunakan sebagai jaminan atas
   fasilitas pinjaman bank jangka panjang yang diperoleh Kelompok Usaha (Catatan 19).


14. UANG MUKA

                                                                 30 Juni 2024          31 Desember 2023
   Uang muka perolehan tanah
   Perusahaan:
    Cilodong                                                      38.000.000.000           38.000.000.000

   KIM, Entitas Anak
     Desa Cijujung                                               184.220.955.678          184.220.955.678
     Kelurahan Cilodong                                           98.275.595.906           89.698.120.204
     Kelurahan Pejaten Barat                                      60.459.470.743           60.459.470.743
     Kelurahan Sepinggan Raya                                     32.547.742.975           32.547.742.975

   Total                                                         413.503.765.302          404.926.289.600


   Berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli No. 261 tanggal 30 September 2021, Perusahaan
   membeli 6 bidang tanah di Kelurahan Cilodong dari PT Adam Inovasi Utama dengan luas 17.096 m2.

   Harga jual beli 6 bidang tanah tersebut adalah sebesar Rp85.580.000.000. Sampai dengan 30 Juni
   2024, dan perusahaan telah membayar uang muka sebesar Rp38.000.000.000.

   Berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli No. 260 tanggal 15 September 2021, KIM membeli 6
   bidang tanah di Kelurahan Sepinggan Raya dari PT Diyatama Putera Mandiri Pariwisata dengan luas
   3.173 m2.

   Harga jual beli 6 bidang tanah tersebut adalah sebesar Rp54.960.000.000. Sampai dengan 30 Juni
   2024, dan KIM telah membayar uang muka sebesar Rp32.547.742.975.




                                                   34
Page 37
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                       Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. UTANG USAHA – PIHAK KETIGA
   Akun ini terdiri dari:
                                                              30 Juni 2024        31 Desember 2023
   Kontraktor dan konsultan:
      PT Abadi Prima Intikarya                                     734.483.477           734.483.478
      PT Trimatra Liguna                                         2.426.697.261         2.426.697.261
      Lain-lain                                                 7.634.052.998          1.241.570.580
   Total                                                       10.795.233.736          4.402.751.319

   Rincian utang usaha - pihak ketiga berdasarkan umur adalah sebagai berikut:

                                                              30 Juni 2024        31 Desember 2023
   Belum jatuh tempo
   Telah jatuh tempo:
       1 - 30 hari                                                189.388.128              7.500.000
       31 - 60 hari                                                         -                      -
       61 - 90 hari                                                         -            461.419.807
       > 90 hari                                               10.605.845.610          3.933.831.512
   Total                                                       10.795.233.738          4.402.751.319

   Tidak ada jaminan yang diberikan oleh Kelompok Usaha sehubungan dengan utang usaha di atas.


16. UTANG LAIN-LAIN

   Akun ini terdiri dari:
   Utang Lain-lain Jangka Pendek

                                                               30 Juni 2024        31 Desember 2023

   Pihak Ketiga
      PT Diamond Karya Abadi                                           280.288                         -
   Total                                                                280.288                        -



17. PENDAPATAN DITANGGUHKAN

   Akun ini terdiri dari:
                                                              30 Juni 2024        31 Desember 2023
   Apple Residence dan Apple 3, Low Rise Appartment           187.470.083.382        173.893.169.897
   Apartemen Dave                                              19.146.868.015         18.901.927.651
   Total                                                      206.616.951.397        192.795.097.548




                                                 35
Page 38
               PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                     Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


18. PERPAJAKAN

  a. Utang Pajak

     Akun ini terdiri dari:

                                                           30 Juni 2024         31 Desember 2023
     Perusahaan
     Pajak penghasilan:
       Pasal 21                                                     480.000                      -
     Pajak pertambahan nilai                                              -              1.832.500

     Sub-total                                                      480.000              1.832.500


     Entitas Anak
     Pajak penghasilan:
       Pasal 21                                                   3.119.000              7.753.436

     Total                                                        3.599.000              9.585.936



  b. Pajak Penghasilan Final

                                                           30 Juni 2024         31 Desember 2023
     Pendapatan yang dikenakan pajak final pada tarif
       pajak yang berlaku                                     3.816.426.555         23.589.866.267

     Beban pajak penghasilan final                               95.410.664            589.746.657


     Perhitungan pajak tersebut menjadi dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak
     Penghasilan Badan oleh Perusahaan.

     Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 34/2016 tanggal 8 Agustus 2016, efektif tanggal
     8 September 2016, penghasilan atas transaksi penjualan atau pengalihan hak atas tanah dan/atau
     bangunan dikenakan pajak final sebesar 2,5% dari nilai penjualan atau pengalihan.

     Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang berlaku di Indonesia. Kelompok Usaha menghitung,
     menetapkan dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak
     (DJP) dapat menetapkan atau mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak
     saat terutangnya pajak. Koreksi terhadap kewajiban pajak Kelompok Usaha diakui pada saat Surat
     Ketetapan Pajak diterima atau jika Kelompok Usaha mengajukan keberatan pada saat keputusan
     atas keberatan Kelompok Usaha tersebut telah ditetapkan.




                                               36
Page 39
               PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                     Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG

  Rincian pinjaman bank jangka panjang adalah sebagai berikut:

                                                                30 Juni 2024          31 Desember 2023
  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                           42.756.075.243           42.756.075.243
  PT Oke Bank Indonesia Tbk                                       28.102.586.468           28.102.586.468
  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                          15.211.000.000           15.211.000.000
  PT Bank Aceh Syariah                                            12.351.116.800           12.351.116.800

  Sub-total                                                       98.420.778.511           98.420.778.511
  Dikurangi bagian yang jatuh tempo
     dalam waktu satu tahun                                       46.334.075.234           46.334.075.234

  Bagian Jangka Panjang                                           52.086.703.277           52.086.703.277



  Rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari pinjaman bank jangka panjang adalah sebagai berikut:
                                                                30 Juni 2024          31 Desember 2023
  Saldo awal                                                      98.420.778.511           89.407.292.722
  Penerimaan/peningkatan utang bank                                            -           15.000.000.000
  Pembayaran/pelunasan utang bank                                              -           (5.986.514.211)

  Saldo Akhir                                                     98.420.778.511           98.420.778.511


  Perusahaan

  PT Bank Oke Indonesia Tbk

  Berdasarkan surat No. 216/BOI/BLC1/VII/2022 perihal permohonan perusahaan mengenai penarikan
  jaminan dengan sertifikat unit ET 25/15 SHMSRS No. 10.27.05.04.7.00886 karena sudah laku terjual,
  Bank menyetujui permohonan tersebut dengan pertimbangan sebagai berikut:
  - Menyetujui penarikan jaminan dan pelunasan Sebagian dengan nilai tebus sebesar Rp461.343.750,-
  - Nominal tersebut akan disetorkan langsung dari BTN Kuningan selaku Bank penyedia KPA atas unit tersebut
  - Untuk proses surat roya, pengambilan sertifikat akan dilakukan setelah penandatanganan bawah tangan
    penarikan jaminan dan pelunasan Sebagian dan penarikan jaminan akan berlangsung H+3 dari pelunasan.

  Berdasarkan surat persetujuan perjanjian pinjaman surat No 113/BOI/SME2/V/2021 tanggal 6 Mei 2021,
  perusahaan memperoleh fasilitas kredit investasi dari PT Bank Oke Indonesia Tbk, dengan rincian
  sebagai berikut:
  Plafond            : Rp38.000.000.000
  Tujuan             : Tambahan modal untuk penyelesaian pembangunan proyek
  Suku bunga         : 11% per tahun
  Jangka waktu       : 72 bulan sejak perjanjian kredit ditandatangani
  Provisi            : 1% per tahun flat dari limit kredit dan dibayar dimuka




                                                   37
Page 40
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   Perusahaan (lanjutan)

   PT Bank Oke Indonesia Tbk (lanjutan)

   Fasilitas pinjaman dijamin antara lain:
   1. Apartemen ”Diamond Amara Avenue”: yang terletak di Jalan Palakali Raya, Kelurahan
       Kukusan,Kecamatan Beji, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, tercatat atas nama PT Diamond Citra
       Propetindo, sebanyak 170 (seratus tujuh puluh) unit. Jaminan tersebut akan dipasang Hak
       Tangguhan peringkat I untuk kepentingan Bank sebesar Rp45. 611.000.000, dengan rincian pada
       masing-masing sertifikat terpasang sebesar Rp268.300.000/sertifikat.
   2. Pemberian Jaminan Pribadi atas nama Adam.

  Pembatasan dan kewajiban Atas pinjaman yang diterima Perusahaan, Oke Bank mensyaratkan adanya
  pembatasan-pembatasan dan kewajiban tertentu yang harus dipenuhi oleh Perusahaan antara lain:
  1. Jaminan wajib diasuransikan dengan asuransi rekanan Bank yang bersifat banker’s clause. Untuk
     calon debitur yang berasa dari take over bank lain, asuransinya harus dengan asuransi rekanan
     Bank, dan apabila calon debitur akan melanjutkan asuransi sebelumnya yang bukan rekanan Bank,
     maka apabila telah jatuh tempo harus langsung dipindahkan ke asuransi rekanan Bank.
  2. Jaminan wajib diikat secara notarial (kecuali jaminan back to back Deposito atau Giro), dan tersedia
     covernote notaris bahwa setelah proses pengikatan selesai, dokumen jaminan dan pengikatan
     diserahkan kepada Bank.
  3. Setiap penarikan unit Dave Apartemen yang menjadi agunan di Bank (apabila akan dijual), debitur
     harus melunasi fasilitas KI terebih dagulu dengan perhitungan nilai tebus [Nilai Jual Rill - Pajak
     (12,5%)] atau [Nilai Pasar sesuai Appraisal x 70%]. Pilih mana yang lebih tinggi.
  4. Dilakukan Kerjasama pembiayaan KPA untuk end user yang akan melakukan pembelian unit
     apartemen Diamond Land.


   PT Bank Aceh Syariah
   Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Perubahan Objek Syirkah dan Pergantian Agunan
   Pembiayaan Refinancing Aset PT Diamond Citra Propertindo Tbk, No. 112/JKT.04/SPPP/II/2023 pada
   tanggal 1 Februari 2023, PT Bank Aceh Syariah telah memberikan fasilitas pembiayaan kepada
   Kelompok Usaha.

   Adapun rincian fasilitas pinjaman sebagai berikut:

   Jenis pembiayaan/akad         :   Pembiayaan Refinancing Aset / Musyarakah Mutanaqishah (MMq)
   Orientasi penggunaan          :   Investasi
   Sifat pembiayaan              :   Non Revolving (On Liquidation Basis)
   Total objek MMq               :   45 unit Dave Apartement
   Tujuan Pembiayaan             :   Refinancing Aset 45 unit apartement untuk finishing proyek property
                                      Sebagai berikut:
                                      -Apart House Chrstal Blok M
                                      -Apart House Puri Mutiara Kemang
                                      -Apart House Vanadium Intercon.




                                                    38
Page 41
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   Perusahaan (lanjutan)

   PT Bank Aceh Syariah (lanjutan)

   Fasilitas yang belum dilakukan realisasi:

   (a) Akad MMq 2
       Objek MMq                           :   9 unit Dave Apartment
       Porsi kepemilikan modal Bank        :   Rp3.096.702.000,- (70%)
       Porsi kepemilikan modal nasabah     :   Rp1.313.298.000,- (30%)
       Total modal syirkah                 :   Rp4.410.000.000,- (100%)
       Jangka waktu                        :   60 bulan
       Nilai per unit hisbah               :   Rp100,- / unit
       Hishbah awal                        :   Bank      : Rp30.967.020 unit (70%)
                                               Nasabah : Rp13.132.980 unit (30%)
       Proyeksi total ujroh              :     Rp3.993.612.257,32,-
       Angsuran ujroh perbulan           :     Rp66.560.204,29,-
       Proyeksi total bagi hasil Bank    :     Rp896.910.257,- (Eq. Rate setara 10.50% p.a)
       Proyeksi bagi hasil Bank perbulan :     Rp14.948.504,-
       Kewajiban pembayaran (buyback)
         Penyertaan Bank perbulan        :     Rp51.611.700,-
       Nisbah bagi hasil porsi Bank
         Perbulan                        :     (22,46%)
       Nisbah bagi hasil porsi Nasabah
         Perbulan                        :     (77,54%)
       Pengikatan akad                   :     Notarill

   (b) Akad MMq 3
       Objek MMq                           : 9 unit Dave Apartment
       Porsi kepemilikan modal Bank        : Rp2.970.306.000,- (70%)
       Porsi kepemilikan modal nasabah     : Rp1.259.694.000,- (30%)
       Total modal syirkah                 : Rp4.230.000.000,- (100%)
       Jangka waktu                        : 60 bulan
       Nilai per unit hisbah               : Rp100,- / unit
       Hishbah awal                        : Bank      : Rp29.703.060 unit (70%)
                                             Nasabah : Rp12.596.940 unit (30%)
       Proyeksi total ujroh                : Rp3.830.607.675,39,-
       Angsuran ujroh perbulan             : Rp63.843.461,26,-

       Proyeksi total bagi hasil Bank    :     Rp860.301.675,- (Eq. Rate setara 10.50% p.a)
       Proyeksi bagi hasil Bank perbulan :     Rp14.338.361,-
       Kewajiban pembayaran (buyback)
         Penyertaan Bank perbulan        :     Rp49.505.100,-
       Nisbah bagi hasil porsi Bank
         Perbulan                        :     (22,46%)
       Nisbah bagi hasil porsi Nasabah
         Perbulan                        :     (77,54%)
       Pengikatan akad                   :     Notarill




                                                    39
Page 42
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   Perusahaan (lanjutan)

   PT Bank Aceh Syariah (lanjutan)

      Hal-hal yang dianggap penting selama masa pembiayaan:
       - Objek fasilitas pembiayaan per masing-masing akad pembiayaan MMq merupakan satu
         kesatuanyang utuh dan tidak boleh dilakukan penjualan/penarikan selama jangka waktu
         pembiayaan.
       - Apabila terjadi penjualan/penarikan dari unit salah satu fasilitas pembiayaan MMq, maka nasabah
         wajib melinaskan fasilitas MMq pada rekening tersebut.
       - Penjualan/penarikan objek MMq (unit) wajib disampaikan kepada Bank secara tertulis.

   Perubahan Agunan dan Objek Syirkah Pembiayaan:

   1. Agunan Utama dan Objek Syirkah sebelum dilakukan perubahan;
      Agunan utama dan objek Refinancing berupa Fasilitas MMq Rekening 1, Fasilitas MMq Rekening
      2, Fasilitas MMq Rekening 3, Fasilitas MMq Rekening 4, Fasilitas MMq Rekening 5 masing-masing
      sejumlah 9 Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS).

   2. Usulan Agunan dan Objek Syirkah yang akan dilakukan perubahan;
      Berdasarkan Bank Aceh Cabang Jakarta No. 1141/JKT.04/SPPP/XII/2022 tanggal 26 Desember
      2022, Agunan dan Objek Syirkah yang diserahkan, antara lain:

        a. Fasilitas MMq 2 sejumlah 9 Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS).
           Agunan dan Objek Syirkah sejumlah 1 SHMSRS telah terjual sebelum dilakukan akad dan
           akan diganti dengan sertifikat SHMSRS yang lain.

        b. Fasilitas MMq 3 sejumlah 9 Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS).
           Sejumlah 1 SHMSRS telah terjual sebelum dilakukan akad dan akan dirubah dengan sertifikat
           SHMSRS yang lain.

            Agunan yang akan dirubah tersebut telah dinilai KJPP Firman Suryantoro, Sugeng Suzy
            Hartomo & Rekan No.00008/2.0074-01/PI/03/0141/1/I/2023 tertanggal 9 Januari 2023, dan
            Agunan tersebut memiliki nilai, bentuk dan lokasi yang sama berupa apartemen studio.

      Keterangan Agunan

      Agunan Utama
      1. Seluruh agunan utama SHMSRS Fasilitas MMq 1, MMq 4 dan MMq 5 telah dilakukan pengikatan
         HT sesuai dengan cover note notaris DR. H. Syafran, SH, M.Hum No. 003/NOT-SS/CN/I/2023.
      2. Seluruh agunan utama SHMSRS Fasilitas MMq Rekening 3 akan dilakukan pengikatan HT oleh
         notaris rekanan Bank Aceh
      3. Seluruh jaminanagunan tidak dapat ditarik, dipindahtangankan/dialihkan sebelum pembiayaan
         per fasilitas pembiayaan MMq dinyatakan lunas oleh Bank Aceh.
      4. Warkat/fisik asli jaminan/agunan dan pengikatannya wajib dikuasai oleh Bank Aceh Syariah.
      5. Agunan wajib diikat Hak Tanggungan (HT) dan fidusia (FEO) sebesar minimal 125% dari
         Plafond pembiayaan.
      6. Agunan yang diserahkan wajib dilakukan retaksasi oleh penilai eksternal/independent (KJPP)
         setiap 2 tahun sekali dan wajib didampingi oleh petugas Bank.




                                                 40
Page 43
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   Perusahaan (lanjutan)

   PT Bank Aceh Syariah (lanjutan)

      Keterangan Agunan (lanjutan)

      Agunan Tambahan
      1. Agunan tambahan berupa piutang usaha senilai Rp8.000.000.000,- dan telah dilakukan
         pengikatan akta fidusia secara cross collateral untuk fasilitas Rekening MMq 1, MMq 4 dan MMq
         5 senilai Rp4.000.000.000,- oleh notaris rekanan Bank Aceh akan dilakukan Roya dan akan
         dilakukan pengikatan utang fidusia secara notaril dan cross collateral terhadap fasilitas
         Rekening MMq 1, MMq 2, MMq 3, MMq 4, MMq 5 dan didaftarkan ke Kantor Pendaftaran Fidusia
         untuk keseluruhan fasilitas MMq.
      2. Daftar piutang usaha akan dievaluasi setiap triwulan, jika hasil review nilai piutang tidak
         mengcover lagi nilai pasar sebesar Rp8.000.000.000,- maka plafond pembiayaan harus
         diturunkan sehingga coverage ratio mengcover 125%dari total fasilitas plafond pembiayaan
         MMq.
      3. Daftar piutang usaha diikat secara cross collateral untuk menjamin keseluruhan fasilitas MMq.

   PT Arba Propertindo (AP)

   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)

   Berdasarkan surat persetujuan perpanjangan jangka waktu kredit PT AP No. 1245/S/CBC/JKT-
   RY/XI/2022 tanggal 28 November 2022, perusahaan memperoleh perpanjangan fasilitas kredit modal
   kerja pembangunan dari BTN,dengan rincian sebagai berikut:

   Plafond            : Rp44.000.000.000
   Tujuan             : Penyelesaian pembiayaan pembangunan apartement beserta sarana dan
                        prasarananya pada proyek D’Apple apartemen yang terletak di Jl. Raya
                        Jatipadang, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan.
   Bentuk             : Non-revolving
   Suku bunga         : 12,5% efektif p.a
   Jangka waktu       : diperpanjang 36 bulan s.d 6 November 2025 (empat puluh delapan) bulan
   Provisi            : 0,75% dari plafond kredit perpanjangan.
   Biaya administrasi : 0,25% dari plafond kredit perpanjangan.
   Denda              : 2% di atas suku bunga yang berlaku.


   Fasilitas pinjaman dijamin antara lain dengan:
   a. Agunan pokok berupa 307 Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS) atas nama
       PT Arba Propertindo.
   b. Personal Guarantee atas nama Adam Balfagih, Tjandra Tjokrodiponto dan Bayu Setiawan.
   c. Corporate Guarantee atas nama PT Cipta Permata Internasional dan PT Karya Permata Inovasi
      Indonesia.




                                                41
Page 44
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   PT Arba Propertindo (AP) (lanjutan)

   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) (lanjutan)


   Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 10 tanggal 6 November 2018, AP memperoleh fasilitas Kredit
   Modal Kerja Pembangunan dari BTN, dengan rincian sebagai berikut:
   Plafond            : Rp70.000.000.000
   Tujuan             : Modal kerja pelengkap pembangunan Apartemen Apple
   Bentuk             : Non-revolving
   Suku bunga         : 12,5% efektif p.a
   Jangka waktu       : 48 (empat puluh delapan) bulan
   Provisi            : 0,50% dari plafond kredit dan wajib dibayarkan sebelum penandatangan
                        Perjanjian Kredit (PK).
   Biaya administrasi : 0,25% dari plafond kredit dan wajib dibayarkan sebelum penandatangan
                        Perjanjian Kredit (PK).
   Denda              : 2% di atas suku bunga yang berlaku atas tunggakan bunga
   Biaya cadangan HT : 0,50% dari plafond kredit atau jumlah tertentu, bilamana biaya yang dikeluarkan
                        untuk Sertifikat Hak Tanggungan melebihi dana cadangan tersebut, maka debitur
                        berjanji mengikatkan diri untuk menanggung kekurangan beban biaya tersebut.
   Fasilitas pinjaman dijamin antara lain dengan:
   a. Agunan pokok berupa tanah beserta bangunan yang telah terbangun maupun yang akan dibangun
      kemudian diatas lahan Proyek Apartemen Apple yang berlokasi di Jalan Raya Jatipadang No. 03
      dan 42A, Kel. Jatipadang, Kec. Pasar Minggu, Jakarta Selatan sesuai bukti kepemilikan berupa
      SHGB No.1585 dan No. 1603 atas nama AP dengan luas 3.005 m2.
   b. Personal Guarantee atas nama Adam Balfagih, Tjandra Tjokrodiponto dan Bayu Setiawan.
   c. Corporate Guarantee atas nama PT Cipta Permata Internasional dan PT Karya Permata Inovasi
      Indonesia.

   Fasilitas pinjaman dijamin antara lain dengan (lanjutan)
   d. Standing Instruction (SI) melalui BTN Cabang Kebon Jeruk. Apabila penjualan unit-unit apartemen
      dilakukan melalui fasilitas kredit Bank lain, maka AP harus menerbitkan SI yang telah memperoleh
      persetujuan dari Pemberi Kredit, serta wajib memindahbukukan/mentransfer seluruh hasil
      penerimaan realisasi kredit maupun bentuk penjualan lain ke rekening giro escrow atas nama AP di
      BTN Kantor Cabang Jakarta Kebon Jeruk.
   e. Cessie/ fiducia atas piutang AP yang berkaitan dengan semua penerimaan proyek Apartemen Apple.
   f. Akta Subordinasi yang menyatakan bahwa AP tidak akan melunasi utang kepada pemegang saham
      atau tidak pihak terafiliasi lainnya sebelum kredit pada BTN telah lunas.




                                                 42
Page 45
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   PT Arba Propertindo (AP) (lanjutan)

   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) (lanjutan)

   Pembatasan dan kewajiban

   Atas pinjaman yang diterima AP, BTN mensyaratkan adanya pembatasan-pembatasan dan kewajiban
   tertentu yang harus dipenuhi oleh AP antara lain:
   - Memperoleh fasilitas kredit dari pihak lain sehubungan dengan proyek tersebut kecuali pinjaman dari
        pemegang saham dan transaksi yang lazim.
   - Mengikatkan diri sebagai penjamin utang.
   - Mengubah Anggaran Dasar Perusahaan (terkait modal, kepemilikan dan pengurus).
   - Melakukan merger atau akuisisi.
   - Melunasi utang kepada pemegang saham/ Perusahaan afiliasi/ Kelompok Usaha.
   - Membayar dividen.
   - Membubarkan dan menyatakan pailit.
   - Menyewakan kepada pihak ketiga.
   - Memindahtangankan dalam bentuk apapun atau dengan nama apapun dan dengan maksud apapun
        juga kepada pihak ketiga.

   Atas pinjaman tersebut, AP wajib mempertahankan kinerja keuangan dengan indikator rasio keuangan
   (Financial Covenant), sebagai berikut:
   - DER dibawah 500%
   - RPC di atas 100%

   AP telah memenuhi seluruh Financial Covenant yang diwajibkan oleh bank.

   Berdasarkan Surat BTN No,8516/S/JKJ.I/BCSU/XII/2019 tanggal 30 Desember 2019 perihal: Keputusan
   Atas Permohonan Perubahan Klausula Negative Covenant dan Anggaran Dasar PT ARBA Propertindo,
   BTN telah menyetujui perubahan klausula Negative Covenant sebagai berikut:

   1. Mengubah ketentuan pada Pasal 10 Angka 6 Perjanjian Kredit No.10 tanggal 6 November 2018
      menjadi:
      - “Perseroan diperkenankan melakukan pembagian dividen kepada pemegang saham Perseroan
         tanpa memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari BTN melainkan cukup pemberitahuan.”
   2. Menambahkan syarat teknis tambahan berupa pemenuhan financial covenant:
      - Dalam hal akan dilakukan tindakan pembagian dividen PT Arba Propertindo kepada Induk
         Usaha, PT Arba Propertindo wajib melakukan hal-hal sebagai berikut:
         a. Tidak ada pelanggaran terhadap klausula perjanjian kredit;
         b. Tidak ada tunggakan kewajiban pokok, bunga, dan denda PT Arba Propertindo atas kredit
              kepada BTN; Menjaga rasio DER maksimal 500%;
         c. Menjaga RPC (repayment capacity) terhadap kewajiban Bank meliputi pokok, bunga, dan
              denda (apabila ada) minimal 120%; Menjaga coverage rasio agunan minimal sebesar 125%;
         d. Pembayaran dividen wajib melalui rekening BTN.
      -   Financial covenant tersebut menjadi satu kesatuan dengan Perjanjian Kredit.




                                                  43
Page 46
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   PT Arba Propertindo (AP) (lanjutan)

   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) (lanjutan)

   Pembatasan dan kewajiban (lanjutan)

   Berdasarkan Surat BTN No,8516/S/JKJ.I/BCSU/XII/2019 tanggal 30 Desember 2019 perihal: Keputusan
   Atas Permohonan Perubahan Klausula Negative Covenant dan Anggaran Dasar PT ARBA Propertindo,
   BTN telah menyetujui perubahan klausula Negative Covenant sebagai berikut: (lanjutan)

   2. Menambahkan syarat teknis tambahan berupa pemenuhan financial covenant: (lanjutan)
      -  Melaporkan hasil keputusan yang berkaitan tentang pembagian dividen selambat-lambatnya 14
         (empat belas) hari sejak dilaksanakannya RUPS Tahunan PT Diamond Citra Propertindo melalui
         surat yang ditandatangani oleh Direksi dan Komisaris kepada BTN;
          - Transaksi dana hasil IPO a.n.PT Diamond Citra Propertindo melalui BTN;
          - Menyerahkan surat komitmen dalam rangka peningkatan penggunaan layanan jasa
             perbankan BTN oleh PT Arba Propertindo dalam kegiatan operasional maupun kredit
             konsumsi (KPR/KPA) seperti:
             a. Mengaktifkan penggunaan fasilitas financial service dari BTN Cash Management System (CMS)
                untuk kegiatan transaksional perusahaan dan penegasan penggunaan virtual account BTN;
             b. Pencairan fasilitas Kredit Konstruksi harus disertai dengan progress fisik, progress
                pemasaran, dan realisasi share PT Arba Propertindo sesuai ketentuan.

   Dalam Surat yang sama BTN juga telah menyetujui perubahan anggaran dasar ARBA terkait perubahan
   modal dasar dan modal disetor sehubungan dengan rencana penggunaan dana IPO dan Waran PT
   Diamond Citra Propertindo.

   Berdasarkan Surat No. 5824/S/JKJ.I/BCSU/IX/2019 tanggal 4 September 2019, BTN menyetujui
   perubahan anggaran dasar dan susunan pemegang saham AP dapat disetujui dengan syarat dan
   ketentuan sebagai berikut:
   i. AP wajib melakukan hal-hal sebagai berikut: - Menyampaikan corporate guarantee dan personal
       guarantee terhadap Anisah dan Kasimun atas fasilitas kredit konstruksi atas nama AP pada BTN
       (Akta Corporate Guarantee dan Personal Guarantee wajib Notarial). Menyampaikan akta perubahan
       pemegang saham dan anggaran dasar AP beserta pengesahan Menkumham.
   ii. PT AP wajib membuat surat pernyataan yang berisi bahwa akan tetap mematuhi dan mengikuti
       ketentuan yang tertuang dalam Perjanjian Kredit No. 10 tanggal 6 November 2018 antara BTN
       Kantor Cabang. Jakarta Kebon Jeruk yang dibuat dihadapan Gamal Wasidin S.H., Notaris di Jakarta
       Pusat
   iii Terhadap perubahan sebagaimana butir 1.a diatas, maka akan dilakukan Adendum Perjanjian Kredit
       secara Notarial.

   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)
   Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. BDM/1/078A/R tanggal 27 Maret 2020, AP memperoleh fasilitas
   Kredit Modal Kerja Pembangunan dari BNI, dengan rincian sebagai berikut:

   Plafond            : Rp37.000.000.000
   Tujuan             : Tambahan modal kerja pembangunan 5 proyek Aparthouse yaitu Puri (64 unit),
                        Condo (132 unit), Emerald (34unit) dan Crystal (41unit)
   Bentuk             : Plafond menurun/Aflopend
   Suku bunga         : 11,75% per tahun efektif
   Jangka waktu       : 60 bulan sejak Perjanjian Kredit ditandatangani
   Provisi            : 0,25% per tahun yang dipungut proporsional pada saat Penandatanganan
                        perjanjian kredit




                                                  44
Page 47
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   PT Arba Propertindo (AP) (lanjutan)

   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) (lanjutan)
   Fasilitas pinjaman dijamin antara lain dengan:
   a. 3 (tiga) bidang tanah dalam satu hamparan beserta bangunan apartemen diatasnya terletak di Jl.
      Palakali raya RT 05/RW 07, Kel. Kukusan, Kec. Beji, Depok, dengan rincian sebagai berikut:
      - SHGB No. 14 atas nama Perusahaan.
             - SHGB No. 15 atas nama Perusahaan.
             - SHGB No. 17 atas nama Perusahaan.
             - Luas total tanah 3.885 m2
             - Luas total bangunan 28.264 m2
             - IMB No.640/2846/IMB/BPMP2T/2015
   b. Personal Guarantee atas nama Adam Balfagih.
   c. Corporate Guarantee atas nama PT Karya Permata Inovasi Indonesia.
   d. 9 unit hunian dan 30 unit non-hunian Dave Apartemen yang berlokasi di Jl, Palakali Raya
   e. Tanah kavling di perumahan D'Marco Residence - Cluster Casablanca 1
   f. 3 tanah kavling di perumahan D'Marco Residence - Cluster Casablanca 2
   g. 21 tanah kavling di perumahan D'Marco Residence - Cluster Tangier
   h. Tanah dan bangunan rumah tinggal di perumahan D'Crown Residence blok O No. 11-12
   i. Piutang dari end user posisi 29 Februari 2020, akan diikat Fidusia Notariil
   j. Akan diikat SOL atas hutang kepada pemegang saham
   k. Akan diikat personal guarantee an. Adam
   Pembatasan dan kewajiban
   Atas pinjaman yang diterima AP, BNI mensyaratkan adanya pembatasan-pembatasan dan kewajiban
   tertentu yang harus dipenuhi oleh AP antara lain:
   - Mengadakan penggabungan usaha (merger), atau konsolidasi dengan perusahaan lain.
   - Melakukan akuisisi/pengambilalihan aset milik pihak ketiga.
   - Mengubah susunan pengurus, Direksi, Komisaris dan pemilikan saham AP.
   - Melakukan investasi, penyertaan modal atau pengambilalihan saham pada perusahaan lain.
   - Mengizinkan pihak lain menggunakan AP untuk kegiatan usaha pihak lain.
   - Merubah bentuk atau status hukum AP, merubah Anggaran Dasar (kecuali meningkatkan modal
        AP), memindahtangankan resipis atau saham AP baik antar pemegang saham maupun kepada
        pihak lain.
   - Melunasi seluruh atau sebagian hutang AP kepada pesero dan/atau perusahaan afiliasi yang belum
        atau telah didudukkan sebagai pinjaman subordinasi fasilitas kredit BNI (Sub-Ordinated Loan).
   - Membagikan dividen atau keuntungan usaha (laba) dalam bentuk apapun juga.
   - Memberikan pinjaman kepada siapapun juga, termasuk kepada para persero, kecuali jika pinjaman
        tersebut diberikan dalam rangka transaksi dagang yang berkaitan langsung dengan kegiatan
        usahanya.
  -     Menerima pinjaman dari pihak lain (termasuk menerbitkan obligasi), kecuali jika pinjaman tersebut
        diterima dalam rangka transaksi dagang yang berkaitan langsung dengan kegiatan usahanya.
   - Mengambil lease dari perusahaan leasing.
   - Mengikatkan diri sebagai Penjamin (Borg), menjaminkan harta kekayaan dalam bentuk dan maksud
        apapun (baik yang belum dan/atau telah dijaminkan oleh AP kepada BNI) kepada pihak lain.
   - Menjual dan/atau menyewakan harta kekayaan atau barang-barang agunan.
   - Membubarkan AP dan meminta menyatakan pailit.
   - Menggunakan dana AP untuk tujuan di luar usaha yang biayai dengan fasilitas kredit dari BNI.
   - Menggadaikan atau dengan cara lain mempertanggungkan saham perusahaan kepada pihak
        manapun.
   - Mengubah bidang usaha.
   - Melakukan interfinancing dengan perusahaan afiliasi, induk perusahaan dan/atau anak perusahaan.




                                                  45
Page 48
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (Lanjutan)

   PT Arba Propertindo (AP) (lanjutan)

   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) (lanjutan)

   Pembatasan dan kewajiban

   -   Menyerahkan atau mengalihkan seluruh atau sebagian dari hak dan/atau kewajiban AP yang timbul
       berdasarkan Perjanjian Kredit dan/atau dokumen jaminan kepada pihak lain.

   Atas pinjaman tersebut, AP wajib mempertahankan kinerja keuangan dengan indikator rasio keuangan
   (Financial Covenant), sebagai berikut:
   - Current Ratio minimal 1,00 kali
   - Debt to Equity Ratio maksimal 2,50 kali
   - Debt Service Coverage minimal 100%
   AP telah memenuhi seluruh Financial Covenant yang diwajibkan oleh bank.


20. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA KARYAWAN

       Perusahaan memiliki program pensiun manfaat pasti yang sepenuhnya tidak didanai untuk
       mencakup seluruh karyawan tetap. Perusahaan mencadangkan liabilitas imbalan kerja jangka
       panjang sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13 tanggal 25 Maret 2003. Liabilitas
       imbalan kerja pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023 didasarkan pada laporan aktuaria aktuaris
       independen, KKA Bambang Sudradjad masing - masing pada tanggal 4 Maret 2024 dan 6 Maret
       2023 dengan laporan No. 1107-P / TEK - BS / III / 2024 dan No. 124 / TEK - BS / III / 2023.
       Sedangkan entitas anak PT Arba Propertindo pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       masing - masing dengan laporan aktuaria No. 1106-P / TEK - BS / III / 2024 dan No. 123 / TEK - BS
       / III / 2023, dan untuk PT Kalibata Inovasi Maju pada tanggal 31 Maret dan 2023 masing - masing
       dengan laporan aktuaria No. 1108-P / TEK - BS / III / 2024 dan No. 125 / TEK - BS / III / 2023.
       Liabilitas tersebut dihitung
                                                                30 Juni 2024        31 Desember 2023
   Usia pension                                                       55 tahun                55 tahun
   Tingkat diskonto                                               6,54%-6,69%             6,54%-6,69%
   Tingkat kenaikan gaji                                                 7,00%                   7,00%
   Tingkat mortalitas                                                TMI - 2019              TMI - 2019
   Tingkat cacat                                             10.00% TMI - 2019       10.00% TMI - 2019

   Perubahan pada liabilitas imbalan pasca kerja adalah sebagai berikut:

                                                               30 Juni 2024         31 Desember 2023
   Kewajiban awal tahun                                           1.042.603.654          1.624.026.821
   Beban yang diakui di laba/rugi                                             -           (538.602.133 )
   Penghasilan komprehensif lainnya                                           -            (42.821.034)

   Total                                                          1.042.603.654           1.042.603.654




                                                  46
Page 49
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                       Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


21. MODAL SAHAM
   Rincian pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
   sebagai berikut:

                                             30 Juni 2024
                                     Jumlah Saham
                                    Ditempatkan dan           Persentase              Jumlah
           Pemegang Saham            Disetor Penuh            Kepemilikan           Modal Disetor

   PT Karya Permata Inovasi
       Indonesia                          4.995.000.000                67,21 %         99.900.000.000
   Tjandra Tjokrodiponto                     35.000.000                  0,47%            700.000.000
   Modal Masyarakat                       2.401.530.800                32.32%          48.030.616.000

   Total                                  7.431.530.800                  100%        148.630.616.000



                                          31 Desember 2023
                                     Jumlah Saham
                                    Ditempatkan dan        Persentase                 Jumlah
           Pemegang Saham            Disetor Penuh         Kepemilikan              Modal Disetor

   PT Karya Permata Inovasi
       Indonesia                          4.995.000.000                67,21 %         99.900.000.000
   Tjandra Tjokrodiponto                     35.000.000                  0,47%            700.000.000
   Modal Masyarakat                       2.401.530.800                32.32%          48.030.616.000

   Total                                  7.431.530.800                  100%        148.630.616.000


   Berdasarkan Akta Perusahaan No 104 tanggal 30 Maret 2023, tentang Pernyataan Keputusan Para
   Pemegang Saham Perusahaan yang dibuat di hadapan Notaris Elizabeth Karina Leonita, SH., M. Kn.,
   Notaris di Jakarta Selatan. Akta perubahan ini telah dilaporkan dan diterima oleh Menteri Hukum dan
   Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat No. AHU-0076681.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal
   12 April 2023, para pemegang saham antara lain memutuskan bahwa sebagai hasil exercise Penerbitan
   Waran Seri I, modal ditempatkan dan disetor Perseroan mengalami peningkatan. Sebelumnya sejumlah
   7.177.000.000 saham dengan nominal seluruhnya sebesar Rp143.540.000.000, selanjutnya mengalami
   peningkatan menjadi sejumlah 7.431.530.800 saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
   Rp148.630.616.000.


22. TAMBAHAN MODAL DISETOR

   Akun ini terdiri dari:
                                                             30 Juni 2024         31 Desember 2023
   Saldo awal                                                 154.685.723.750        154.712.655.270
   Penambahan modal saham melalui exercise waran seri                       -            (26.931.520

   Total                                                      154.685.723.750        154.685.723.750




                                                 47
Page 50
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                       Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


23. SALDO LABA
   Akun ini terdiri dari:
                                                                 30 Juni 2024      31 Desember 2023
   Saldo awal:
    - Dicadangkan                                                    532.475.586          532.475.586
    - Tidak dicadangkan                                           46.367.378.690       45.061.820.597
   Laba tahun berjalan                                                69.153.612          915.912.019
   Penghasilan komprehensif lain                                               -          389.646.075

   Saldo akhir                                                    46.969.007.888       46.899.854.277


   Berdasarkan Keputusan Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang diaktakan
   dalam Akta No. 1 tanggal 1 September 2020 oleh Dyah Madya Ruth S.N.,S.H.,M.Kn. Notaris di
   Kabupaten Bogor, para pemegang saham menyetujui penyisihan saldo laba bersih tahun 2019 sebesar
   Rp532.475.586.


24. KEPENTINGAN NON - PENGENDALI
   Mutasi kepentingan non - pengendali adalah sebagai berikut:
                                                                 30 Juni 2024      31 Desember 2023
   Saldo awal                                                        687.389.144         698.194.877
   Kenaikan ekuitas entitas anak                                                                   -
   Laba tahun berjalan                                                 2.500.680           1.535.512
   Penghasilan komprehensif lain                                                         (12.341.245)

   Saldo Akhir                                                       689.889.824         687.389.144



25. PENDAPATAN USAHA
   Rincian pendapatan usaha adalah sebagai berikut:

                                                                 30 Juni 2024        30 Juni 2023
   Penjualan unit:
      Apple Residence                                              3.385.282.600       14.176.166.828
      Apartemen Dave                                                 431.143.955        6.978.196.040
   Pendapatan sewa                                                             -        1.446.144.996
   Total                                                           3.816.426.555       22.600.507.864


   Tidak terdapat transaksi penjualan kepada satu pelanggan yang melebihi 10% dari penjualan bersih
   untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 2023.




                                                 48
Page 51
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


26. BEBAN POKOK PENDAPATAN
  Akun ini terdiri dari:
                                                             30 Juni 2024          30 Juni 2023
   Apartemen, bangunan komersil dan kios                          740.744.196         6.346.308.861
   Penyusutan properti investasi (Catatan 13)                     382.626.573           382.626.572

   Total                                                        1.123.370.769         6.728.935.433


  Tidak terdapat transaksi pembelian kepada satu kontraktor dan pemasok yang melebihi 10% dari beban
  pokok pendapatan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 2023.


27. BEBAN USAHA
  Akun ini terdiri dari:
                                                             30 Juni 2024          30 Juni 2023
   Beban Penjualan dan Pemasaran
     Gaji, tunjangan dan komisi                                   315.994.148           166.372.763
     Operasional marketing                                        235.497.295         1.524.376.398
     Lain-lain                                                    453.782.087           250.618.221
   Sub-total                                                    1.005.273.530         1.941.367.382

   Beban Umum dan Administrasi
     Penyusutan (Catatan 12)                                       410.347.712          225.782.858
     Keperluan kantor                                              305.970.136          366.965.883
     Tenaga ahli                                                   288.753.393        1.268.686.644
     Gaji dan tunjangan                                            258.954.794          702.645.523
     Perijinan                                                      73.050.000           29.428.205
     Imbalan pascakerja (Catatan 20)                                         -          182.908.672
     Pajak                                                                   -        1.059.794.285
     Asuransi                                                                -           47.564.145
     Lain-lain                                                     290.472.950          389.698.497
   Sub-total                                                    1.627.548..985        4.273.474.712

   Total                                                        2.632.822.515         6.214.842.094



28. LABA PER SAHAM DASAR

  Perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai berikut:

                                                             30 Juni 2024          30 Juni 2023
   Jumlah laba yang digunakan dalam perhitungan
      laba per saham dasar:
   Jumlah laba bersih yang diatribusikan kepada
      pemilik entitas induk                                        69.153.612           653.723.140
   Jumlah rata-rata tertimbang saham (dalam lembar
      saham penuh)                                              7.431.530.800         7.431.530.800

   Laba per Saham Dasar                                                     0,01                0,09




                                                49
Page 52
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



29. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG BERELASI

  Dalam kegiatan usaha normal, Kelompok Usaha melakukan transaksi usaha dan keuangan dengan
  pihak-pihak berelasi tertentu. Kelompok Usaha melakukan transaksi berdasarkan persyaratan dan
  ketentuan yang disepakati bersama dengan pihak-pihak berelasi yang sama dengan pihak ketiga dalam
  transaksi yang wajar (arm’s length basis). Saldo akun-akun yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi
  adalah sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2024           31 Desember 2023
   Aset
   Piutang Lain-lain
       PT Diamond Karya Abadi                                          601.952.569               603.500.000

   Persentase terhadap Total Aset                                            0,09%                     0,09%

  Utang lain-lain
     PT Diamond Karya Abadi                                                 280.288                             -

   Persentase terhadap Total Liabilitas                                      0,00%                     0,00%



  Transaksi dengan pihak yang berelasi dilakukan berdasarkan syarat dan kondisi yang disepakati antar
  Perusahaan dengan pihak-pihak yang berelasi.

  Hubungan dan sifat saldo akun/transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:


       Pihak Berelasi              Hubungan dengan Perusahaan                          Transaksi
   PT Diamond Karya Abadi        Entitas dengan pengendalian yang           Piutang lain – lain, utang lain-
                                 Sama                                       lain


30. INSTRUMEN KEUANGAN

  Pengelompokan aset keuangan telah diklasifikasikan menjadi pinjaman yang diberikan dan piutang.
  Demikian halnya dengan liabilitas keuangan telah diklasifikasikan menjadi liabilitas keuangan yang
  diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

  Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi nilai wajar adalah sebagai berikut:
  - Nilai wajar kas dan bank, piutang usaha, piutang lain-lain, utang usaha, utang lain-lain, mendekati nilai
    tercatat karena jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas instrumen keuangan tersebut.
  - Nilai wajar pinjaman bank jangka panjang ditentukan dengan menggunakan metode arus kas yang
    didiskonto berdasarkan tingkat bunga masing-masing pinjaman yang diutilisasi.
  - Nilai wajar piutang dan utang kepada pihak berelasi tidak dapat ditentukan dengan andal sehingga
    dinyatakan dengan nilai nominal. Penentuan estimasi nilai wajar menjadi tidak praktis karena tidak
    memiliki jadwal pembayaran yang pasti.

  Nilai tercatat dari aset dan liabilitas keuangan lainnya mendekati nilai wajarnya karena sifat jangka
  pendek dari instrumen keuangan.




                                                    50
Page 53
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


31. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

  Kelompok Usaha memiliki beberapa eksposur risiko keuangan dalam bentuk risiko kredit dan risiko likuiditas.
  Manajemen senantiasa memonitor proses manajemen risiko Kelompok Usaha guna memastikan kesesuaian
  antara risiko dan pengendalian terhadap risiko tersebut. Kebijakan dan sistem manajemen risiko secara rutin
  dikaji untuk mengantisipasi perubahan dari kondisi pasar dan aktivitas Kelompok Usaha.

  a. Risiko Kredit

      Risiko kredit adalah risiko bahwa pihak ketiga tidak akan memenuhi kewajibannya berdasarkan
      instrumen keuangan atau kontrak pelanggan, yang menyebabkan kerugian keuangan. Perusahaan
      dihadapkan pada risiko kredit dari kegiatan operasi dan dari aktivitas pendanaan, termasuk
      deposito pada bank dan instrumen keuangan lainnya.

      Guna meminimumkan eksposur yang ada atas simpanan dana di bank, Kelompok Usaha hanya
      akan menempatkan dana pada bank yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik. Manajemen
      juga senantiasa memantau kesehatan bank serta mempertimbangkan keikutsertaan bank di dalam
      Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).

      Selain itu, Kelompok Usaha hanya melakukan transaksi dengan pihak ketiga yang memiliki reputasi
      dan kredibilitas yang baik. Ini adalah kebijakan Kelompok Usaha bahwa semua nasabah harus
      melalui prosedur verifikasi. Lebih jauh, saldo piutang dipantau secara terus menerus dengan tujuan
      bahwa eskposur atas piutang tak tertagih tidak siginifikan.

      Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 kualitas kredit pada setiap klasifikasi aset
      keuangan adalah sebagai berikut:
                                                                    30 Juni 2024
                                                Telah Jatuh
                              Belum Jatuh      Tempo tetapi
                               Tempo dan           Tidak
                                 Tidak          Mengalami            Mengalami          Penyisihan
                               Mengalami        Penurunan            Penurunan          Penurunan
                             Penurunan Nilai       Nilai                Nilai              Nilai             Total
      Kas dan Bank             8.890.643.899                  -                    -                 -     8.890.643.899
      Piutang usaha
        Pihak ketiga                       -    3.603.243.076       1.926.637.062      (1.926.637.062 )    3.603.243.076
      Piutang lain-lain
        Pihak ketiga           1.299.199.506                  -                    -                 -     1.299.199.506
        Pihak berelasi           601.952.569                  -                    -                 -       601.952.569

      Total                   10.791.795.974    3.603.243.076       1.926.637.062      (1.926.637.062 )   14.395.039.050



                                                                  31 Desember 2023
                                                Telah Jatuh
                              Belum Jatuh      Tempo tetapi
                               Tempo dan           Tidak
                                 Tidak          Mengalami            Mengalami          Penyisihan
                               Mengalami        Penurunan            Penurunan          Penurunan
                             Penurunan Nilai       Nilai                Nilai              Nilai             Total
      Kas dan Bank             5.691.427.129                  -                    -                 -     5.691.427.129
      Piutang usaha
        Pihak ketiga                            3.603.243.076       1.926.637.062      (1.926.637.062 )    3.603.243.076
        Pihak berelasi                                      -                   -                   -                  -
      Piutang lain-lain
        Pihak ketiga           1.299.199.508                  -                    -                 -     1.299.199.506
        Pihak berelasi           603.500.000                  -                    -                 -       603.500.000

      Total                    7.594.126.637    3.603.243.076       1.926.637.062      (1.926.637.062 )    3.603.243.076




                                                    51
Page 54
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


31. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

  b. Risiko Likuiditas

      Risiko likuiditas adalah risiko di mana posisi arus kas Kelompok Usaha menunjukkan pendapatan
      jangka pendek tidak cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.

      Untuk mengatur risiko likuiditas, Kelompok Usaha menerapkan manajemen risiko sebagai berikut:
      1. Memonitor dan menjaga level kas dan bank yang diperkirakan cukup untuk mendanai
         operasional Kelompok Usaha dan mengurangi pengaruh fluktuasi dalam arus kas.
      2. Secara rutin melakukan monitor atas perkiraan arus kas dan arus kas aktual.
      3. Melakukan monitor atas profil jatuh tempo pinjaman.
      4. Secara terus-menerus menilai kondisi pasar keuangan untuk kesempatan memperoleh dana.
      5. Sebagai tambahan, Kelompok Usaha juga mengatur untuk memiliki fasilitas stand-by loan yang
         dapat ditarik sesuai dengan permintaan untuk mendanai kegiatan operasi pada saat diperlukan.

      Tabel berikut memperlihatkan liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
      berdasarkan sisa umur jatuh temponya:

                                                                      30 Juni 2024

                                      Jumlah tercatat      Dibawah 1 tahun       1 – 3 tahun       Nilai wajar
     Liabilitas Keuangan
     Utang usaha - pihak ketiga          10.795.233.738                      -                 -     10.795.233.738
     Utang lain-lain - pihak ketiga             280.288                                                     280.288
     Pinjaman bank jangka Panjang        98.420.778.511        46.334.075.234    52.086.703.277      98.420.778.511

     Total                              109.216.292.537        46.334.075.234    52.086.703.277     109.216.292.537



                                                                          2023

                                      Jumlah tercatat      Dibawah 1 tahun       1 – 3 tahun       Nilai wajar
     Liabilitas Keuangan
     Utang usaha - pihak ketiga           4.402.751.319                     -                 -       4.402.751.319
     Pinjaman bank jangka Panjang        98.420.778.511        46.334.075.234    52.086.703.277      98.420.778.511

     Total                              102.823.529.830        46.334.075.234    52.086.703.277     102.823.529.830



32. MANAJEMEN RISIKO MODAL

  Tujuan utama pengelolaan modal Kelompok Usaha adalah untuk memastikan pemeliharaan peringkat
  kredit yang baik dan rasio modal yang sehat guna mendukung usaha dan memaksimalkan nilai
  pemegang saham.

  Kelompok Usaha mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan perubahan
  kondisi ekonomi. Untuk memelihara atau menyesuaikan struktur permodalan, Kelompok Usaha dapat
  menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, imbalan modal kepada pemegang
  saham atau menerbitkan saham baru. Tidak terdapat perubahan tujuan, kebijakan atau proses selama
  periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.

  Kelompok Usaha mengelola permodalan dengan menggunakan rasio pengungkit. Kebijakan Kelompok
  Usaha adalah menjaga rasio pengungkit dalam kisaran yang umum dalam industri sejenis dengan tujuan
  untuk mengamankan pendanaan terhadap biaya yang rasional.




                                                          52
Page 55
                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                       Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


32. MANAJEMEN RISIKO MODAL (Lanjutan)

   Rasio utang terhadap modal dihitung sebagai hutang bersih dibagi dengan total modal. Hutang bersih
   dihitung sebagai pinjaman (pinjaman bank, kewajiban di bawah sewa pembiayaan, surat utang senior
   dan utang pemegang saham) ditambah perdagangan dan utang lainnya dikurangi kas dan bank. Total
   modal dihitung sebagai ekuitas ditambah utang bersih.

   Perhitungan rasio utang terhadap modal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                      30 Juni 2024                  31 Desember 2023

   Jumlah utang                                                        316.879.446.586                296.670.816.970
   Dikurangi: Kas dan Bank                                               8.890.643.899                  5.691.427.129

   Utang neto                                                          307.988.802.687                290.979.389.841

   Total ekuitas                                                       350.975.237.462                350.903.583.170

   Rasio utang terhadap modal                                                            0,90                       0,83



33. SEGMEN OPERASI

   Dalam pengambilan keputusan oleh manajemen, Kelompok Usaha digolongkan menjadi unit usaha
   berdasarkan segmentasi produksi.

   Segmen operasi Kelompok Usaha berdasarkan segmentasi produksi adalah sebagai berikut:

                                                                         30 Juni 2024
                                              Apartemen             Properti Investasi                  Total
   Pendapatan                                     3.816.426.555                         -                 3.816.426.555
   Beban pokok penjualan                          (740.744.196)              (382.626.573 )              (1.123.370.769)
   Laba (rugi) kotor                              3.075.682.359              (382.626.573) )              2.693.055.786
   Beban penjualan dan pemasaran                (1.005.273.530)                         -                (1.005.273.530)
   Beban umum dan administrasi                  (1.627.548.985)                         -                (1.627.548.985)
   Beban penurunan nilai                                       --                       -                             -
   Penghasilan keuangan                                2.472.021                        -                     2.472.021
   Beban keuangan                                   (12.070.619)                        -                   (12.070.619)
   Pendapatan (beban) lain-lain-neto              116.430.283                           -                   116.430.283
   Laba sebelum beban pajak final dan pajak                                  (382.626.573) )
                                                    549.691.529                                              167.064.956
     penghasilan
   Beban pajak final                                (95.410.664)                        -                    (95.410.664)
   Laba neto tahun berjalan                         454.280.865              (382.626.573)      )             71.654.293



                                                                     31 Desember 2023
                                              Apartemen             Properti Investasi                  Total
   Pendapatan                                   23.589.866.267                          -                23.589.866.267
   Beban pokok penjualan                         (6.311.706.735             (765.253.145)                (7.076.959.880)
   Laba (rugi) kotor                            17.278.159.532              (765.253.145)                16.512.906.387
   Beban penjualan dan pemasaran                (1.942.623.822)                         -                (2.655.552.606)
   Beban umum dan administrasi                  (7.090.148.798)                         -                (6.377.220.014)
   Penghasilan keuangan                             459.688.126                         -                   459.688.126
   Beban keuangan                               (6.432.627.706)                         -                (6.432.627.706)
   Pendapatan (Beban) lain-lain-neto                          -                         -                             -
   Laba sebelum beban pajak final dan pajak
     penghasilan                                  2.727.447.332             (765.253.145)                 1.507.194.187
   Beban pajak final                              (589.746.657)                         -                  (589.746.657)
   Laba neto tahun berjalan                       1.682.700.332             (765.253.145)                   917.447.187




                                                        53
Page 56
                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                      Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       Dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



34. PERJANJIAN PENTING

   PT Kalibata Inovasi Maju (KIM)

   Perjanjian Kerjasama Usaha

   Berdasarkan akta notaris Rosida Rajagukguk-Siregar, SH., M.Kn., No. 22 tanggal 7 September 2020,
   PT Kalibata Inovasi Maju (KIM) dan PT Javateafurn (JAV) menandatangi perjanjian kerja sama
   operasional (KSO) untuk pembangunan properti di lahan seluas 4.800 m2 yang berlokasi di Perumahan
   Bumi Karang indah, Jalan Karang Tengah Raya, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta
   Selatan. Berdasarkan perjanjian ini KIM dan JAV sepakat dalam hal-hal dibawah ini:
    a. JAV adalah pemilik lahan seluas 4.800 m2 yang berlokasi di Perumahan Bumi Karang indah, Jalan
       Karang Tengah Raya, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.
    b. KIM dan JAV sepakat untuk membangun low rise dilahan tersebut dimana KIM bertanggung jawab
       atas segala bentuk operasional atau penyelengaraan proyek dan berkewajiban serta bertanggung
       jawab atas kegiatan prapembangunan, membiayai seluruh bangunan sampai selesai dan
       pemasaran, dimana JAV bertanggung jawab sebagai kepemilikan lahan yang sah dan hanya
       bertindak sebagai penyedia lahan.
    c. KIM dan JAV sepakat atas untuk melakukan bagi hasil dengan komposisi bagi hasil masing masing
       65% dan 35%.
    d. Secara bersama-sama KIM dan JAV dapat melakukan Kelompok Usaha baru yang bertujuan untuk
       melakukan manajemen proyek dan penjualan.



35. PENERBITAN AMENDEMEN DAN PENYESUAIAN PSAK, PSAK DAN ISAK BARU

   DSAK-IAI telah menerbitkan amandemen dan penyesuaian PSAK, PSAK dan ISAK baru yang akan
   berlaku efektif atas laporan keuangan untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal
   sebagai berikut:

   (a) 1 Januari 2024

       Amandemen PSAK 1 : Penyajian Laporan Keuangan terkait Liabilitas Jangka Panjang dangan
                          Kovenan
       Amandemen PSAK 73: Sewa terkait Liabilitas Sewa pada transaksi Jual dan Sewa-balik

   (b) 1 Januari 2025

       PSAK 74: Kontrak Asuransi

       Amandemen PSAK 74: Kontrak Asuransi Tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 -
                          Informasi Komparatif

   Kelompok Usaha masih mengevaluasi dampak dari amendemen dan penyesuaian PSAK, PSAK dan
   ISAK baru di atas dan belum dapat menentukan dampak yang timbul terkait dengan hal tersebut
   terhadap laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                  54
Page 57
Lampiran                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk
            LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM ENTITAS INDUK SAJA (lanjutan)
                            30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                  Catatan        2023 Juni 2024      31 Desember 2023

ASET

 ASET LANCAR

Kas dan bank                     2, 5, 30, 31        1.024.542.671       1.032.637.339
Piutang usaha                    2, 6, 30, 31
   Pihak ketiga                                        439.002.855          439.002.855
Piutang lain - lain              2, 7, 29, 30
   Pihak ketiga                                                -                     -
Persediaan                           2, 8           73.837.545.064
                                                               -        73.796.740.725
Biaya dibayar dimuka                  9                 22.967.425
                                                               -            22.967.425

 Total Aset Lancar                                  75.324.058.015      75.291.348.344

 ASET TIDAK LANCAR

 Piutang lain – lain             2, 7, 29, 30
    Pihak berelasi                                  21.785.159.900      21.785.159.900
 Tanah dalam pengembangan           2, 11           10.234.702.311      10.234.702.311
 Aset tetap – neto                  2, 12              675.545.160
                                                              -            675.545.160
 Uang muka                          2, 14           74.299.851.590
                                                              -         74.299.851.590
 Properti investasi                 2, 13           11.383.555.487      11.383.555.487
 Investasi                                         299.625.000.000     299.625.000.000

 Total Aset Tidak Lancar                           418.004.214.448     418.003.814.448

 TOTAL ASET                                        493.328.272.463     493.295.162.792




                                            55
Page 58
Lampiran                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk
             LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM ENTITAS INDUK SAJA (lanjutan)
                             30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                                   30 Juni 2023       31 Desember 2023

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
                                                                                    )
Utang usaha                                          2.231.090.384        2.243.352.884
Utang pajak                                              1.832.500            1.832.500
Pendapatan ditangguhkan                             19.146.868.015       18.901.927.651
Bagian jangka pendek dari
  liabilitas jangka panjang:
  Utang bank                                          9.500.000.000       9.500.000.000

Total Liabilitas Jangka                                                             )
 Pendek                                             30.879.790.899       30.647.113.035

LIABILITAS JANGKA                                                                  )
  PANJANG

Utang lain - lain
   Pihak berelasi                                   60.301.579.074       59.393.484.574
Utang jangka Panjang - setelah
   dikurangi bagian jangka pendek:
Utang bank                                          30.953.703.269       30.953.703.269
Liabilitas imbalan kerja                               516.576.601          516.576.601
Total Liabilitas Jangka
  Panjang                                           91.771.858.944       90.863.764.444

TOTAL LIABILITAS                                   122.651.649.843      121.510.877.479
                                                                                    )




                                          56
Page 59
Lampiran                PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk
            LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM ENTITAS INDUK SAJA (lanjutan)
                            30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                 30 Juni 2023      31 Desember 2023

EKUITAS

Modal saham - nilai nominal Rp20,-
Modal dasar - 20.120.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor
   7.431.530.800 saham pada tanggal
   30 Juni 2024, 7.177.000.382 saham
   pada tanggal 31 Desember 2023                 148.630.616.000     148.630.616.000
Tambahan modal disetor                           171.675.066.656     171.675.066.656
Saldo laba
Dicadangkan                                          532.475.576         532.475.576
Tidak dicadangkan                                 49.838.464.388      50.946.127.081

Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
    pemilik entitas induk                        370.676.622.620     371.784.285.313



 TOTAL EKUITAS                                   370.676.622.620     365.833.787.804

 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                    493.328.272.463     493.295.162.792
                                                                                 )




                                           57
Page 60
Lampiran                 PT DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk
               LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                                    ENTITAS INDUK SAJA
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal
                                    30 Juni 2024 dan 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                 30 Juni 2024        30 Juni 2023

   PENDAPATAN                                        431.143.955       8.424.341.036

   BEBAN POKOK PENDAPATAN                           (107.785.989
                                                               ))     (2.476.085.385)

   LABA BRUTO                                        323.357.966       5.948.255.651
     Beban penjualan                                 (77.417.075 )      (394.011.188 )
     Beban umum dan administrasi                    (899.454.050 )    (2.833.593.042 )

   JUMLAH BEBAN USAHA                               (976.871.125
                                                              )) )    (3.227.604.230 )


   LABA USAHA                                       (653.513.159
                                                              ) )      2.720.651.421
                                                                                 )

   Pendapatan (beban) lain-lain
     Penghasilan keuangan                                197.015           9.257.185
     Beban keuangan                                   (5.171.319)     (2.048.761.456 )
     Penghasilan (beban) lain-lain – neto             51.500.000         162.086.438

   LABA SEBELUM PAJAK                                          )
     PENGHASILAN                                    (606.987.464 )       843.233.588
                                                                                 )

   BEBAN PAJAK FINAL                                 (10.778.599 )      (210.608.526 )

   LABA NETO TAHUN BERJALAN                         (617.766.062
                                                              ) )        632.625.062
                                                                                 )

   PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAINNYA
    Pengukuran kembali program imbalan
       kerja pasti                                              -         (7.475.214)

   TOTAL LABA KOMPREHENSIF
     TAHUN BERJALAN                                 (617.766.062)        640.100.276
                                                                                 ))




                                            58

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.42 MB
Published31 Jul 2024
Pages60
Characters190,854
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 55 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org DIAMOND CITRA PROPERTINDO Tbk p.1 ×191
linked person Tjandra Tjokrodiponto p.12 ×6
linked person Iwan Gunarwan Baroto p.12 ×2
linked person Bayu Setiawan p.12 ×3
linked org Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk p.30 ×17
linked org Bank Central Asia Tbk p.30 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.30 ×2
linked org PT Bank UOB Indonesia p.30
linked org Bank Pan Indonesia Tbk p.30 ×2
linked org Bank Oke Indonesia Tbk p.39 ×8
possible org Negara Republik Indonesia p.11
possible org PT Karya Permata Inovasi Indonesia p.11 ×12
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11
possible org Bursa Efek Indonesia p.11
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.26 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.30 ×10
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.30 ×2
possible org Oke Bank Indonesia Tbk p.30 ×4
unresolved person Dewi Kusumawati p.11
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11 ×2
unresolved person Elizabeth Karina Leonita p.11 ×2
unresolved org PT Arba Propertindo p.11 ×21
unresolved org PT Kalibata Inovasi Maju p.11 ×7
unresolved person Rosida Rajagukguk-Siregar p.12 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia AHU- p.12
unresolved org PT Cipta Permata Properti Indonesia p.12
unresolved org BAPEPAM-LK p.13 ×2
unresolved org Milik Negara p.26
unresolved org Milik Daerah p.26
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.28 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.30 ×2
unresolved org PT Bank Aceh Syariah p.30 ×7
unresolved org PT Mitra Asri Sukses p.31
unresolved org PT Diamond Karya Abadi p.31 ×5
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Firman p.32
unresolved org PT AP p.33 ×3
unresolved org PT KIM p.33
unresolved org PT Adam Inovasi Utama p.36
unresolved org PT Diyatama Putera Mandiri Pariwisata p.36
unresolved org PT Abadi Prima Intikarya p.37
unresolved org PT Trimatra Liguna p.37
unresolved org PT Diamond Citra Propetindo p.40
unresolved org PT Bank Aceh Syariah Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan p.40
unresolved org Bank Perbulan p.41 ×2
unresolved org Bank Aceh Cabang p.42
unresolved org KJPP Firman Suryantoro p.42
unresolved org Sugeng Suzy Hartomo & Rekan p.42
unresolved person DR. H. Syafran p.42 ×2
unresolved org Bank Aceh p.42 ×3
unresolved org PT Cipta Permata Internasional p.43 ×2
unresolved org PT Karya Permata Inovasi Indonesia. Fasilitas p.44
unresolved person Gamal Wasidin S.H. · Notaris p.46
unresolved org Menteri p.49
unresolved person Dyah Madya Ruth S.N. · Notaris p.50
unresolved org PT Javateafurn p.56

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2024-II-DADA.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result