Back to announcement
FS PT RUIS Consolidation 30 Juni 2024.pdf
Financial statement Text extracted RUISSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 68
Page 1
PT Radiant Utama Interinsco Tbk dan Entitas Anaknya Laporan Keuangan Konsolidasian 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Audit)
Page 2
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
DAFTAR ISI
Halaman
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit) dan periode enam bulan
yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 2023 (tidak diaudit)
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1-2
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 3
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 4
Laporan Arus Kas Konsolidasian 5
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian 6-65
Page 3
Page 4
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2024 31 Desember 2023
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 4,31,32 109.432.613.202 97.642.773.991
Piutang usaha
Pihak ketiga 5,31,32 668.094.866.248 595.712.776.062
Pihak berelasi 5,28,32,33 -- 549.545
Aset keuangan lancar lain-lain 6,31 39.780.710.070 36.938.025.715
Persediaan 7 19.257.165.955 16.677.484.616
Pajak dibayar di muka 9.a 29.242.997.693 16.223.859.752
Biaya dibayar di muka 10 57.202.240.712 37.176.931.546
Uang muka 8 50.934.132.666 44.203.642.115
TOTAL ASET LANCAR 973.944.726.546 844.576.043.342
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan, neto 5.912.263.143 8.330.355.107
Piutang pihak berelasi 28, 31 5.583.712.977 6.432.054.644
Aset hak guna, neto 12 18.202.214.592 27.831.434.943
Aset tetap, neto 11 239.321.835.012 274.757.664.028
Aset keuangan tidak lancar lain-lain 13, 31 195.946.171.034 179.801.765.946
TOTAL ASET TIDAK LANCAR 464.966.196.758 497.153.274.668
TOTAL ASET 1.438.910.923.304 1.341.729.318.010
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.
1
Page 5
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2024 31 Desember 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 14, 31 518.674.389.701 459.769.410.424
Utang usaha - pihak ketiga 15, 31 99.991.666.415 90.569.461.830
Beban akrual 16, 31 49.204.566.777 39.688.165.461
Utang pajak 9.b 14.078.075.570 8.043.873.631
Pendapatan diterima di muka 651.039.488 203.828.210
Bagian lancar atas:
Liabilitas sewa 12, 31 21.857.049.707 18.992.638.009
Utang pembiayaan konsumen 17, 31 601.356.203 584.925.110
TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK 705.058.143.861 617.852.302.675
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang lain-lain
Pihak ketiga 18, 31 122.500.660.000 115.003.360.000
Pihak berelasi 28, 31 -- 1.345.777.766
Setelah dikurangi bagian lancar:
Liabilitas sewa 12, 32 9.335.798.699 21.066.452.127
Utang pembiayaan konsumen 18, 32 -- 32.092.422
Liabilitas imbalan kerja 19 38.833.696.050 36.953.392.488
TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG 170.670.154.749 174.401.074.803
TOTAL LIABILITAS 875.728.298.610 792.253.377.478
EKUITAS
Modal saham
Modal dasar - 2.400.000.000 lembar saham
dengan nilai nominal Rp 100 per lembar saham
Modal ditempatkan dan disetor - 770.000.000 saham
dengan nilai nominal Rp 100 per lembar saham 20 77.000.000.000 77.000.000.000
Tambahan modal disetor 22 30.971.619.947 30.971.619.947
Penghasilan komprehensif lain 11.896.510.126 11.896.510.126
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 26 15.400.000.000 15.400.000.000
Belum ditentukan penggunaannya 26 376.520.529.544 369.956.432.761
Komponen ekuitas lain-lain 51.364.824.489 44.223.077.512
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
Pemilik entitas induk 563.153.484.106 549.447.640.346
Kepentingan non-pengendali 21 29.140.588 28.300.186
TOTAL EKUITAS 563.182.624.694 549.475.940.532
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 1.438.910.923.304 1.341.729.318.010
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi
2
Page 6
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2024 2023
PENDAPATAN 23 1.038.961.399.629 833.025.129.258
BEBAN LANGSUNG 24 (941.999.448.394) (729.910.932.302)
LABA KOTOR 96.961.951.235 103.114.196.956
Beban umum dan administrasi 25 (57.914.235.239) (57.204.665.012)
Beban penjualan 25 (2.844.339.055) (2.574.232.539)
Laba penjualan aset tetap 11 1.346.967.083 928.527.929
Laba (rugi) selisih kurs 31 1.994.704.832 (2.161.555.399)
Beban lain-lain, bersih 112.438.711 (1.343.479.432)
LABA USAHA 39.657.487.567 40.758.792.503
Beban bunga dan keuangan (29.318.562.514) (26.153.796.867)
Pendapatan bunga 787.612.413 909.806.914
LABA SEBELUM PAJAK 11.126.537.466 15.514.802.550
BEBAN PAJAK
Beban pajak penghasilan (4.561.880.361) (6.292.181.393)
LABA PERIODE BERJALAN 6.564.657.105 9.222.621.157
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Item yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
periode berikutnya
Perubahan nilai wajar aset keuangan pada nilai wajar 9.156.444.945 (1.722.078.649)
Pajak terkait (2.014.417.888) 378.857.303
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 7.142.027.057 (1.343.221.346)
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 13.706.684.162 7.879.399.811
LABA PERIODE BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 6.564.096.783 9.222.189.435
Kepentingan non-pengendali 21 560.322 431.722
TOTAL 6.564.657.105 9.222.621.157
TOTAL LABA KOMPREHENSIF PERIODE
BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 13.705.843.760 7.879.020.764
Kepentingan non-pengendali 21 840.402 379.047
TOTAL 13.706.684.162 7.879.399.811
LABA PER SAHAM DASAR 27 8,53 11,98
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.
3
Page 7
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Saldo laba Ekuitas yang dapat
Tambahan Ditentukan Belum ditentukan Penghasilan Komponen ekuitas diatribusikan kepada Kepentingan
Catatan Modal disetor modal disetor penggunaannya penggunaannya komprehensif lain/ lain Pemilik Entitas Induk non-pengendali Total ekuitas
Saldo 31 Desember 2022 77.000.000.000 30.971.619.947 15.400.000.000 358.464.025.408 11.896.510.126 29.972.651.394 523.704.806.875 26.668.133 523.731.475.008
Dividen Tunai -- -- -- (2.470.468.000) -- -- (2.470.468.000) -- (2.470.468.000)
Laba tahun berjalan 27 -- -- -- 9.222.189.435 -- -- 9.222.189.435 431.722 9.222.621.157
Penghasilan komprehensif lain
Tahun berjalan -- -- -- - -- (1.343.168.671) (1.343.168.671) (52.675) (1.343.221.346)
Saldo 30 Juni 2023 77.000.000.000 30.971.619.947 15.400.000.000 365.215.746.843 11.896.510.126 28.629.482.723 529.113.359.639 27.047.180 529.140.406.819
Saldo 31 Desember 2023 77.000.000.000 30.971.619.947 15.400.000.000 369.956.432.761 11.896.510.126 44.223.077.512 549.447.640.346 28.300.186 549.475.940.532
Laba periode berjalan 27 -- -- -- 6.564.096.783 -- 7.141.746.977 13.705.843.760 840.402 13.706.684.162
Saldo 30 Juni 2024 77.000.000.000 30.971.619.947 15.400.000.000 376.520.529.544 11.896.510.126 51.364.824.489 563.153.484.106 29.140.588 563.182.624.694
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi
4
Page 8
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2024 dan 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 966.579.309.443 789.905.763.044
Pembayaran kas kepada pemasok, karyawan
dan lainnya (941.973.296.262) (775.731.823.349)
Pembayaran bunga dan beban keuangan (29.177.955.302) (26.422.930.399)
Pembayaran pajak penghasilan (4.742.153.552) (6.504.225.887)
Penerimaan restitusi pajak pertambahan nilai 9.538.469.045 3.938.970.847
Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi 224.373.372 (14.814.245.744)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan bunga 787.612.413 909.806.914
Perolehan aset tetap (14.434.913.026) (7.777.664.019)
Hasil penjualan aset tetap 1.346.967.083 928.527.929
Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (12.300.333.530) (5.939.329.176)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penambahan piutang pihak berelasi (496.886.554) (353.423.350)
Penambahan aset keuangan lancar lainnya (2.842.684.355) (862.680.743)
Penurunan (penambahan) aset keuangan tidak lancar lainnya (16.144.405.088) 6.790.505.339
Penambahan utang bank jangka pendek 435.503.692.722 950.106.206.891
Pembayaran utang bank jangka pendek (377.905.213.445) (916.911.217.520)
Pembayaran utang pembiayaan konsumen (15.661.329) (740.433.250)
Penambahan liabilitas sewa pembiayaan -- 1.893.937.500
Pembayaran liabilitas sewa pembiayaan (12.447.656.730) (14.374.670.427)
Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan 25.651.185.221 25.548.224.440
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 13.575.225.063 4.794.649.520
Pengaruh selisih kurs mata uang asing (1.785.385.852) (642.530.796)
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 97.642.773.991 70.257.958.075
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 109.432.613.202 74.410.076.799
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.
5
Page 9
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
1.a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Radiant Utama Interinsco Tbk (Perusahaan) didirikan berdasarkan akta notaris No.41 tanggal
22 Agustus 1984 dari Hadi Moentoro, S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No.C2-574-HT.01.01.TH.85 tanggal
11 Pebruari 1985 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.49 tanggal 18 Juni 1985,
Tambahan No.860. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan akta notaris No.8 tanggal 6 Agustus 2020 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di Jakarta, untuk
penyesuaian anggaran dasar. Akta ini telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0060906.AH.01.02 tahun 2020 tanggal
5 September 2020.
Perusahaan berdomisili di Jakarta dengan kantor pusat beralamat di Jalan Kapten Tendean No.24,
Mampang Prapatan, Jakarta. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1984.
Pemegang saham pendiri Perusahaan adalah PT Radiant Nusa Investama.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama
meliputi:
a. Jasa teknik instalasi dan rekayasa bidang minyak, gas bumi, dan energi.
b. Jasa sertifikasi mutu.
c. Jasa survei bidang minyak, gas bumi, dan energi.
d. Perdagangan besar (distributor) peralatan dan material bidang minyak dan gas bumi.
e. Jasa penyewa peralatan pertambangan minyak dan gas bumi.
f. Jasa perbaikan dan perawatan instalasi pertambangan minyak dan gas bumi.
g. Eksplorasi dan eksploitasi dan pengembangan bidang minyak dan gas bumi.
h. Penyediaan fasilitas-fasilitas produksi bidan gminyak, gas bumi, dan energi.
i. Jasa-jasa penunjang bidang migas, pertambangan umum, dan energi.
j. Menyediakan dna memasok bahan-bahan, peralatan, kendaraan serta alat apung/ kapal/ tongkang
yang khusus digunakan untuk migas baik di darat maupun lepas pantai maupun pertambangan
umum.
k. Distributor, agen, dan perwakilan dari badan-badan usaha baik dalam negeri maupun luar negeri.
l. Jasa penyedia/outsourcing dan management Sumber Daya Manusia.
m. Jasa marine/survey marine atau konsultansi bidang marine.
n. Jasa konsultansi lingkungan dan pemetaan.
o. Jasa konsultansi kontruksi dan non kontruksi.
p. Jasa konsultan keamanan.
q. Jasa penerapan peralatan keamanan.
r. Jasa pelatihan keamanan
s. Jasa penyedian tenaga keamanan
1.b. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan
Susunan Dewan komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama Amira Ganis Amira Ganis
Komisaris Muhammad Hamid Muhammad Hamid
Komisaris Independen Winarno Zain Winarno Zain
6
Page 10
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
1.b. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan (Lanjutan)
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Direksi
Direktur Utama Aby Abdullah Ganis Sofwan Farisyi
Direktur Soeharto Nurcahyono Soeharto Nurcahyono
Direktur Bibin Busono Ramzi Siddiq Amier
Berdasarkan hasil Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham No. 51 Tanggal 27 Mei 2024,
memutuskan untuk mengakhiri masa jabatan Sofwan Farisyi sebagai Direktur utama dan Ramzi Siddiq
Amier sebagai Direktur, serta menyetujui untuk mengangkat Aby Abdullah Ganis sebagai Direktur Utama
dan Bibin Busono sebagai Direktur.
Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
berikut:
Komite Audit
Ketua Winarno Zain Winarno Zain
Anggota Wirawan B. Ilyas Wirawan B. Ilyas
Sri Hartono Sri Hartono
Pembentukan Departemen Audit Internal Perusahaan berdasarkan keputusan Ketua Bapepam-LK
No.KEP-496/BL/2008 tentang Pembentukan dan Pedoman dan Penyusunan Piagam Unit Audit Internal
dan Surat Keputusan dan Direksi PT Radiant Utama Interinsco Tbk. (SKD No.0018.RUI/Kep.Dir/II/2020).
Audit Internal Erwin Arianto Erwin Arianto
Untuk memenuhi Peraturan Bapepam-LK No. IX.I.14 dan Peraturan BEI No.I-A tentang Pembentukan
Sekretaris Perusahaan, Perusahaan mengeluarkan Surat Keputusan Direksi PT Radiant Utama
Interinsco Tbk. No.116/SK/RUI/VIII/2016 tanggal 8 Agustus 2016.
Sekretaris Perusahaan Mona Nazaruddin Mona Nazaruddin
Jumlah karyawan tetap Perusahaan rata-rata 270 dan 281 karyawan masing-masing per 30 Juni 2024
dan 31 Desember 2023 (tidak diaudit).
1.c. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Saham
Pada tanggal 30 Juni 2006, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas
Pasar Modal/Bapepam (sekarang menjadi Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan-
Bapepam-LK) dengan suratnya No. S-824/BL/2006 untuk melakukan penawaran umum kepada
masyarakat atas 170.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dan harga penawaran
Rp250 per saham.
Pada tanggal 12 Juli 2006 dilakukan pencatatan 600.000.000 saham Perusahaan milik pemegang saham
pendiri pada Bursa Efek Jakarta (sekarang menjadi Bursa Efek Indonesia).
Pada tanggal 31 Desember 2022, seluruh saham Perusahaan atau sejumlah 770,000,000 saham telah
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
7
Page 11
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
1.c. Penawaran Umum Efek Perusahaan (Lanjutan)
Obligasi
Pada tanggal 29 Juni 2007, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Bapepam-LK dengan
suratnya No.S-3214/BL/2007 untuk melakukan Penawaran Umum Obligasi Radiant Utama Interinsco I
tahun 2007 dengan jumlah pokok sebesar Rp100.000.000.000, tingkat bunga tetap 11,5% per tahun dan
berjangka waktu 4 tahun. Pada tahun 2010, obligasi ini telah dilunasi.
1.d. Struktur Entitas Anak
Perusahaan memiliki baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50% saham Entitas Anak pada
30 Juni 2024 sebagai berikut:
Tahun
Persentase Operasi Jumlah Aset Jumlah Aset
Entitas Anak Domisili Jenis Usaha Pemilikan Komersial 30 Juni 2024 31 Desember 2023
Kepemilikan langsung
PT Supraco Indonesia ("SI") Jakarta Jasa penyediaan alat-alat 99,996% 1980 880.228.877.760 874.373.747.667
dan Entitas Anak eksplorasi
Kepemilikan tidak langsung melalui SI
PT Supraco Deep Water Jakarta Jasa penyediaan alat-alat 99,99% 2008 19.020.073.880 17.028.852.795
("SDW") eksplorasi
PT Supraco Lines ("SL") Jakarta Jasa pelayaran dalam negeri 47,97% 2008 164.381.867.916 174.993.953.877
*) Pemilikan tidak langsung melalui SI
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
2.a. Pernyataan Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan
Indonesia (DSAK-IAI), serta peraturan Pasar Modal yang berlaku antara lain Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7
tentang pedoman penyajian laporan keuangan, keputusan Ketua Bapepam-LK
No. KEP-347/BL/2012 tentang penyajian dan pengungkapan laporan keuangan emiten atau perusahaan
publik.
2.b.Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta
atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan
keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang
didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun
tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung (direct method) dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
8
Page 12
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
2.b.Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian (Lanjutan)
Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah
Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Grup. Setiap entitas di dalam Grup menetapkan mata
uang fungsional sendiri dan unsur-unsur dalam laporan keuangan dari setiap entitas diukur berdasarkan
mata uang fungsional tersebut.
2.c. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interprestasi Standar
Akuntansi Keuangan (“ISAK”)
Standar akuntandi revisian berikut berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2023 relevan untuk Grup, tetapi
tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup:
• Amendemen PSAK No.1, “Penyajian laporan keuangan tentang klasifikasi liabilitas sebagai jangka
pendek atau jangka panjang”
• Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian laporan keuangan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi”
• Amendemen PSAK No. 16, “Aset tetap tentang hasil sebelum penggunaan yang diintesikan”
• Amendemen PSAK No. 25, “Kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi, dan kesalahan
tentang definisi estimasi akuntansi”
• Amendemen PSAK No. 46, “Pajak penghasilan tentang pajak tangguhan terkait asset dan liabilitas
yang timbul dari transaksi tunggal”
Standar akuntansi revisian berikut yang telah diterbitkan dan relevan untuk Grup berlaku efektif sejak
tanggal 1 Januari 2024 dan belum diterapkan secara dini oleh Grup:
• Amendemen PSAK No. 1, “penyajian laporan keuangan tentang liabilitas jangka panjang dengan
konvenan”
• Amendemen PSAK No. 73, “Sewa tentang liabilitas sewa dalam jual dan sewa balik”
Pada tanggal pengesahan laporan keuangan konsolidasian Grup sedang mempertimbangkan implikasi
dari penerapan standar-standar tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup.
Mulai tanggal 1 Januari 2024, referensi terhadap masing-masing PSAK dan ISAK akan diubah
sebagaimana diumumkan oleh DSAK-IAI.
2.d.Prinsip-prinsip Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anaknya seperti
disebutkan pada Catatan 1.d.
Pengendalian diperoleh ketika Perusahaan terekspos, atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari
keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut
melalui kekuasaannya atas investee. Secara khusus, Perusahaan mengendalikan investee jika, dan
hanya jika, Perusahaan memiliki seluruh hal berikut ini:
a. Kekuasaan atas investee (misalnya adanya hak yang memberikan Perusahaan kemampuan saat ini
untuk mengarahkan aktivitas investee yang relevan);
b. Exposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatan Perusahaan dengan investee; dan
c. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi imbal hasil
Perusahaan.
9
Page 13
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
2.d. Prinsip-prinsip Konsolidasian (Lanjutan)
Perusahaan menilai kembali apakah masih mengendalikan investee jika fakta dan keadaan
mengindikasikan bahwa terdapat perubahan dalam satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Konsolidasi atas entitas anak dimulai sejak tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas
anak dan berakhir ketika Perusahaan kehilangan pengendalian atas entitas anak.
Laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain (“OCI”) diatribusikan kepada pemilik
entitas induk dan KNP, meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP memiliki saldo defisit.
Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk
transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang serupa. Jika anggota Kelompok Usaha menggunakan
kebijakan akuntansi yang berbeda untuk transaksi dan peristiwa dalam keadaan yang serupa, maka
penyesuaian dilakukan atas laporan keuangannya dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian.
Seluruh saldo akun dan transaksi yang signifikan antar Perusahaan dengan Entitas Anak telah
dieliminasi.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas.
Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka entitas induk:
• Menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak;
• Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
• Menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada;
• Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
• Mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;
• Mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba
rugi; dan
• Mereklasifikasi bagian induk atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai penghasilan
komprehensif ke laporan laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba, sebagaimana
mestinya.
KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari Entitas-entitas Anak yang tidak dapat
diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung pada entitas induk yang masing-masing disajikan
dalam laporan laba rugi konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian,
terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
2.e. Kombinasi Bisnis dan Goodwill
Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi
diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah
setiap kepentingan non-pengendali (KNP) pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis,
Grup memilih apakah mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada
proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya
akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam “Beban Umum dan Administrasi”.
Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan
yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual,
kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.
10
Page 14
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
2.e. Kombinasi Bisnis dan Goodwill (Lanjutan)
Imbalan kontinjensi yang akan dibayarkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar pada tanggal
akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikan
sebagai aset atau liabilitas, akan diakui pada laporan laba rugi berjalan atau sebagai penghasilan
komprehensif lain sesuai dengan PSAK No. 71. Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan
kontinjensinya tidak diukur kembali sampai penyelesaian terakhir dalam ekuitas.
Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang
diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi
ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.
Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai
agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih.
Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui
sebagai laba atau rugi sebagai keuntungan dari pembelian dengan diskon setelah sebelumnya
manajemen melakukan penilaian atas identifikasi dan nilai wajar dari aset yang diperoleh dan liabilitas
yang diambil alih dan dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan
nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak
tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Grup yang diharapkan akan
bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang
diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK, dan operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan,
maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah
tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang
dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.
2.f. Instrumen Keuangan
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan kenaikan nilai aset keuangan dari satu
entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas dari entitas lainnya.
Grup malakukan penerapan PSAK No. 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait
klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi lindung nilai.
Dengan demikian, kebijakan akuntansi yang berlaku untuk periode pelaporan kini adalah sebagai berikut.
i) Aset Keuangan
Klasifikasi, pengakuan, dan pengukuran
Grup mengklasifikasikan aset keuangan dalam kategori berikut:
(i) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortasi; dan
(ii) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif
lain.
Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis dan persyartan kontraktual arus kas – apakah penentuan
arus kasnya semata dari pembayaran pokok dan bunga.
Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa melakukan
perubahan setelah penerapan awal tersebut.
11
Page 15
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
2.f. Instrumen Keuangan (Lanjutan)
(i) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortasi
Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen utang yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
mendapatkan arus kas dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria “semata-mata dari
pembayaran pokok dan bunga”.
Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang
signifikan, diakui sebesar harga transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai
wajar dikurangi biaya transaksi yang terkait. Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya
perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian
pada penghentian atau modifikasi aset keuangan yang dicatat yang dicatat pada biaya
perolehan diamortisasi diakui pada laba rugi.
(ii) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut. Dalam semua kasus, biaya transaksi
debebankan pada laba rugi.
- Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan diamortasi atau nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya
akan dicatat pada laba rugi.
- Inventasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dimana pilihan penghasilan
komprehensif lain tidak berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dan penghasilan
deviden terkait diakui pada laba rugi.
- Derivatif yang bukan merupakan instrumen lindung nilai. Keuntungan atau kerugian nilai
wajar selanjutnya diakui pada laba rugi.
- Aset keuangan dengan derivatif melekat dipertimbangkan secara keseluruhan saat
menentukan apakah arus kasnya semata-mata merupakan pembayaran pokok dan bunga.
(iii) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keungan berikut:
- Instrumen utang yang dikelola dengan model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual dan di mana arus
kasnya memenuhi kriteria “semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga”.
- Investasi ekuitas di mana Grup telah memilih secara tak terbatalkan untuk menyajkan
keuntungan dan kerugian nilai wajar dari revalusi pada penghasilan komprehensif lain.
Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak berlaku pada investasi ekuitas yang
dimiliki untuk diperdagangkan. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dari revaluasi investasi ekuitas,
termasuk komponen selisih kurs, diakui pada penghasilan komprehensif lain.
Ketika investasi ekuitas dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar yang
sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi pada laba rugi. Dividen
diakui dalam laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran telah ditetapkan.
Penghentian pengakuan
Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari investasi tersebut
telah jatuh tempo atau telah ditransfer dan Grup telah mentransfer secara substansial seluruh risiko
dan manfaat atas kepemilikan aset.
12
Page 16
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
2.f. Instrumen Keuangan (Lanjutan)
Penurunan nilai aset keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup menggunakan
perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan dari
pada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian.
Dalam melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu,
kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan
risiko kredit sejak pengakuan awal.
Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
yang menggunakan cadangan kerugian kredit ekspektasian seumur hidup untuk seluruh saldo
piutang usaha dan piutang lain-lain dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan
dan pendekatan umum untuk aset keuangan lainnya. Pendekatan umum termasuk penelahaan
perubahan signifikan risiko kredit sejak terjadinya.
Penelaahan kerugian kredit ekspektasian termasuk asumsi mengenai risiko gagal bayar dan Tingkat
kerugian ekspektasian. Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha telah
dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan jatuh tempo yang serupa.
ii) Liabilitas Keuangan
Pengakuan awal
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laporan laba atau rugi, liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi atau derivatif yang telah
ditetapkan untuk tujuan lindung nilai yang efektif, jika sesuai. Grup menentukan klasifikasi liabilitas
keuangan pada saat pengakuan awal.
Saat pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar dan, dalam hal liabilitas keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung.
Liabilitas keuangan utama Grup meliputi utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain,
beban akrual, utang bank, liabilitas sewa, dan utang pembiayaan konsumen.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan
tingkat bunga efektif. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada saat liabilitas dihentikan
pengakuannya atau diturunkan nilainya melalui proses amortisasi suku bunga efektif. Biaya
teramortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskon atau premium terhadap biaya jasa
transaksi yang merupakan satu kesatuan dari amortisasi suku bunga efektif.
Penghentian pengakuan
Suatu liabilitas keuangan dihentikanpengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam
kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
13
Page 17
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
2.f. Instrumen Keuangan (Lanjutan)
Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman
yang sama dengan ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial
atas liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai
penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru dan selisih antara
nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui sebagai laba atau rugi.
iii) Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitaskeuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum
untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan berniat untuk menyelesaikan secara
neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan kewajibannya secara simultan.
iv) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas terjadi:
- Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut, atau
- Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar atas aset non keuangan mempertimbangkan kemampuan pelaku pasar dalam
menghasilkan keuntungan ekonomi dengan penggunaan aset pada kemampuan tertinggi dan terbaik
aset atau dengan menjualnya ke pelaku pasar yang lain yang akan menggunakan aset di
kemampuan tertinggi dan terbaik.
Grup menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan dimana tersedia kecukupan data
untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan
dan meminimalisir penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan
konsolidasian dapat dikategorikan pada level hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkatan input terendah
yang signifikan atas pengukuran nilai wajar secara keseluruhan:
- Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
indentil;
- Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana input level rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
wajar yang dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung;
- Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana input level rendah yang signifikan terhadap pengukuran
yang tidak dapat diobservasi.
14
Page 18
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
2.f. Instrumen Keuangan (Lanjutan)
iv) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Grup
menentukan apakah terjadi transfer antara level di dalam hirarki dengan cara mengevaluasi kategori
(berdasarkan input level terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir tahun
pelaporan.
Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Grup telah menentukan kelas aset dan liabilitas berdasarkan
sifat, karakteristik, dan risiko aset atau liabilitas dan level hirarki nilai wajar seperti dijelaskan di atas.
2.g. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Dalam menyiapkan laporan keuangan, setiap entitas di dalam Grup mencatat dengan menggunakan
mata uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (“mata uang fungsional”). Mata
uang fungsional Perusahaan dan seluruh entitas anak adalah Rupiah.
Untuk tujuan penyajian laporan keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas Grup pada tanggal laporan
dijabarkan menggunakan kurs penutup yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan, sedangkan
pendapatan dan beban dijabarkan dengan menggunakan kurs rata-rata. Selisih kurs yang dihasilkan
diakui dalam penghasilan komprehensif lain.
Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah dengan kurs
spot antara Rupiah dan valuta asing pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, pos moneter
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah menggunakan kurs penutup, yaitu kurs tengah Bank
Indonesia pada 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023 30 Juni 2023
Mata Uang Asing Rp Rp Rp
Dolar Amerika Serikat 16.421 15.416 15.026
Dolar Singapura 12.023 11.712 11.102
Selisih kurs yang timbul dari penyelesaian pos meter dan dari penjabaran pos moneter dalam mata uang
asing diakui dalam laba rugi.
2.h. Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi
Grup menerapkan PSAK No. 7, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. PSAK revisi ini mensyaratkan
pengungkapan hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen, dalam laporan
keuangan konsolidasian.
Dalam laporan keuangan konsolidasian, istilah pihak-pihak berelasi seperti yang diungkapkan dalam
PSAK No. 7, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
Seluruh transaksi yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan
persyaratan dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan keuangan konsolidasian.
2.i. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas terdiri dari kas, kas di bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga)
bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak dijadikan sebagai jaminan pinjaman serta tanpa
pembatasan penggunaan.
Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas di bank, dan deposito berjangka seperti
disebutkan di atas, dikurangi overdraft, jika ada.
15
Page 19
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
2.j. Persediaan
Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto.
Biaya persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang timbul sampai
persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-
rata tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan.
Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan seluruh
kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian tersebut.
Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai realisasi neto,
diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada periode terjadinya pemulihan
tersebut.
2.k. Uang Muka dan Biaya Dibayar Di muka
Uang muka adalah bagian dari kontrak yang dibayarkan atau diterima dimuka untuk barang atau jasa.
Uang muka dicatat sebagai aset pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan
metode garis lurus.
2.l.Aset Tetap
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap
biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan agar
aset siap digunakan sesuai intensi manajemen.
Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan
pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap
diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan selain
untuk memproduksi persediaan selama periode tersebut.
Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Tanah diakui sebesar harga perolehan nya
dan tidak disusutkan.
Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud
penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa
manfaat ekonomis aset sebagai berikut:
Tahun
Bangunan 20
Peralatan proyek 3-16
Peralatan dan perlengkapan kantor 3-8
Kendaraan 4-6
Kapal 10-16
Mobile Offshore Production Unit (MOPU) 16
Aset tetap yang dikonstruksi sendiri disajikan sebagai bagian aset tetap sebagai “Aset dalam Konstruksi”
dan dinyatakan sebesar biaya perolehannya. Semua biaya, termasuk biaya pinjaman,yang terjadi
sehubungan dengan konstruksi aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset
tetap dalam konstruksi. Biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi tidak termasuk setiap laba internal,
jumlah tidak normal dari biaya pemborosan yang terjadi dalam pemakaian bahan baku, tenaga kerja atau
sumber daya lain.
16
Page 20
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
2.l. Aset Tetap (Lanjutan)
Akumulasi biaya perolehan yang akan dipindahkan ke masing-masing pos aset tetap yang sesuai pada
saat aset tersebut selesai dikerjakan atau siap digunakan dan disusutkan sejak beroperasi.
Nilai tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika tidak
terdapat lagi manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (yang ditentukan sebesar
selisih antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah tercatatnya) dimasukkan dalam laba rugi
pada saat penghentian pengakuan tersebut dilakukan.
Aset sewa pembiayaan disusutkan berdasarkan taksiran masa manfaat yang sama dengan aset yang
dimiliki atau disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara periode masa sewa dan masa
manfaat.
Pada akhir periode pelaporan, Grup melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat, nilai residu,
metode penyusutan, dan sisa umur pemakaian berdasarkan kondisi teknis.
2.m.Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami penurunan
nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah
terpulihkan ditentukan atas suatu aset individual, dan jika tidak memungkinkan, Grup menentukan jumlah
terpulihkan dari unit penghasil kas dari aset tersebut.
Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dengan
nilai pakainya. Nilai pakai adalah nilai kini dari arus kas yang diharapkan akan diterima dari aset atau unit
penghasil kas. Nilai kini dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang
mencerminkan nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset atau unit yang penurunan nilainya diukur.
Jika, dan hanya jika, jumlah terpulihkan aset lebih kecil dari jumlah tercatatnya, maka jumlah tercatat aset
diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan. Penurunan tersebut adalah rugi penurunan nilai dan
segera diakui dalam laba rugi.
Rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik jika,
dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Jika demikian, jumlah tercatat aset dinaikan ke jumlah
terpulihkannya. Kenaikan ini merupakan suatu pembalikan rugi penurunan nilai.
2.n. Investasi Jangka Panjang Lainnya
Merupakan investasi saham dengan kepemilikan kurang dari 20% atau tidak memiliki pengaruh signifikan
yang pada awalnya diakui sebesar nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi. Bukti terbaik dari nilai
wajar adalah harga kuotasi dipasar aktif.
Selanjutnya investasi saham yang tidak memiliki kuotasi harga dipasar aktif dan nilai wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, diukur dengan biaya perolehan.
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup mengevaluasi apakah terdapat bukti objektif bahwa suatu investasi
mengalami penurunan nilai.
17
Page 21
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
2.o. Sewa
Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak adalah, atau berisi, sewa. Artinya, jika kontrak
memberikan hak untuk mengendalikan aset teridentifikasi untuk suatu periode waktu sebagai imbalan
untuk imbalan.
Sebagai penyewa
Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa jika
kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama
suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian,
Grup harus menilai apakah:
• Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara substantial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan
aset indentifikasian; dan Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
• Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset indentifikasian. Grup memiliki hak ini ketika
Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan
apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:
- Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
- Grup telah mendisain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa
aset akan digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali atas kontrak yang mengandung sebuah komponen
sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa berdasarkan
harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen nonsewa.
Namun, untuk sewa penunjang dimana Grup bertindak sebagai penyewa, Grup memutuskan untuk tidak
memisahkan komponen non sewa dan mencatat komponen sewa dan nonsewa tersebut sebagai satu
komponen sewa.
Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan utang sewa. Aset hak-guna diukur
pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal utang sewa yang disesuaikan dengan
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya
langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar dan
memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan dan
ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak
dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabiltas sewa meliputi pembayaran berikut ini:
• Pembayaran tetap, termasuk pembauaran tetap secara substansi;
• Pembayaran sewa sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya
diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
• Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
• Harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
• Pinalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih
awal.
18
Page 22
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
2.o. Sewa (Lanjutan)
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan
pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan
atas saldo liabilitas untuk setiap periode.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya
perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan
aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup
menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur
manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
Sewa jangka pendek
Grup memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek
yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Grup mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut
sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Modifikasi sewa
Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah jika:
• Modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan menambahkan hak untuk menggunakan satu
aset pendasar atau lebih; dan
• Imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara dengan harga tersendiri untuk peningkatan
dalam ruang lingkup dan penyesuaian yang tepat pada harga tersendiri tersebut untuk merefleksikan
kondisi kontrak tertentu.
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa terpisah, pada tanggal efektif modifikasi sewa,
Grup:
- Mengukur kembali dan mengalokasikan imbalan kontrak modifikasian;
- Menentukan masa sewa dari sewa modifikasian;
- Mengukur kembali liabilitas sewa dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan
tingkat diskonto revisian berdasarkan sisa umur sewa dan sisa pembayaran sewa dengan melakukan
penyesuaian terhadap aset hak-guna. Tingkat diskonto revisian ditentukan sebagai suku bunga
pinjaman incremental Grup pada tanggal efektif modifikasi;
- Menurunkan jumlah tercatat aset hak-guna untuk merefleksikan penghentian sebagian atau
sepenuhnya sewa untuk modifikasi sewa yang menurunkan ruang lingkup sewa. Grup mengakui
dalam laba rugi setiap laba rugi yang terkait dengan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa
tersebut; dan
- Membuat penyesuaian terkait dengan aset hak-guna untuk seluruh modifikasi sewa lainnya.
Ketika Grup bertindak sebagai pesewa, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sewa operasi
atau sewa pembiayaan.
Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan atas apakah
sewa mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset
pendasar. Jika penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa diklasifikasikan sebagai sewa
pembiayaan; jika tidak maka, merupakan sewa operasi. Sebagai bagian dari penilaian ini, Grup
mempertimbangkan beberapa indikator seperti apakah masa sewa adalah sebagian besar dari umur
ekonomik aset pendasar.
Pesewa
Apabila aset disewakan melalui sewa pembiayaan, nilai kini pembayaran sewa diakui sebagai piutang.
Selisih antara nilai piutang bruto dan nilai kini piutang tersebut diakui sebagai penghasilan sewa
pembiayaan tangguhan.
19
Page 23
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
2.o. Sewa (Lanjutan)
Penghasilan sewa diakui selama masa sewa dengan menggunakan metode investasi neto yang
mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan.
Penghasilan sewa diakui selama masa sewa dengan menggunakan metode investasi neto yang
mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan.
2.p. Imbalan Kerja Karyawan
Imbalan pasca kerja
Perusahaan membukukan imbalan pasca kerja sesuai dengan Undang-Undang ketenagakerjaan dan
peraturan pelaksanaan terkait.
Liabilitas yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah nilai kini liabilitas imbalan pasti
pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian sesuai dengan Undang-Undang dan Peraturan
terkait yang berlaku, dikurangi dengan nilai wajar aset program pensiun, jika ada.
Keuntungan atau kerugian aktuarial diakui dalam pendapatan komprehensif lainnya dan penyesuaian
atas biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi.
Liabilitas imbalan pasti dihitung oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode Projected Unit
Credit. Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas keluar masa
depan dengan menggunakan tingkat bunga Obligasi Pemerintah.
Biaya jasa kini diakui sebagai beban periode berjalan dalam laba rugi.
2.q. Pengakuan Pendapatan dan beban
Grup melakukan penerapan PSAK No. 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi
5 langkah analisa sebagai berikut:
1. Indentifikasi kontrak dengan pelanggan;
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji
dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
pelanggan;
3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu
entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika
imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Grup
membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas
diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah
jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama tahun kontrak;
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat
diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relative diperkirakan berdasarkan biaya yang
diharapkan ditambah marjin; dan
5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa
tersebut).
20
Page 24
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
2.q. Pengakuan Pendapatan dan beban (Lanjutan)
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenui dengan cara sebagai berikut:
(i) Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
(ii) Suatu tahun waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu tahun waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai
untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban
pelaksanaan.
Pendapatan dari penjualan barang dan jasa dalam kegiatan bisnis normal diakui pada saat Grup
memenuhi kewajiban Pelaksanaan dengan mengalihkan kendali atas barang atau jasa yang dijanjikan
kepada pelanggan. Jumlah pendapatan yang diakui adalah jumlah harga transaksi yang dialokasikan
pada kewajiban pelaksanaan yang terpenuhi.
Pendapatan dapat diakui pada waktu tertentu atau sepanjang waktu mengikuti waktu pemenuhan
kewajiban pelaksanaan. Jika pemenuhan kewajiban pelaksanaan adalah dari sepanjang waktu,
pendapatan diakui berdasarkan persentase penyelesaian yang mencerminkan kemajuan menuju
pemenuhan kewajiban pelaksanaan tersebut secara penuh.
Beban
Beban diakui saat terjadinya (basis akrual).
a) Pendapatan dari Jasa Penunjang Operasi, Kegiatan Lepas Pantai, dan Jasa Inspeksi
Pendapatan dari jasa pendukung operasi, kegiatan lepas pantai, dan jasa inspeksi diakui sepanjang
waktu.
Pendapatan dari pemberian jasa diakui atas kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi dari waktu
ke waktu, jika salah satu kriteria berikut terpenuhi:
i. Pelanggan secara bersamaan menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan atas
pelaksanaan kinerja Grup pada saat dilakukan Grup;
ii. Kinerja Grup menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan saat aset itu
dibuat atau ditingkatkan; atau
iii. Kinerja Grup tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif untuk Grup dan Grup memiliki
hak yang dapat diberlakukan atas pembayaran untuk kinerja yang diselesaikan hingga saat ini.
Jika kewajiban pelaksanaan tidak dipenuhi dari waktu ke waktu sesuai dengan kriteria di atas, Grup
memenuhi kewajiban pelaksanaan pada saat jasa diberikan atau pada suatu waktu.
Dalam mengukur perkembangan kewajiban pelaksanaan dari waktu ke waktu, Grup menggunakan
metode output. Grup mengakui pendapatan berdasarkan pengukuran langsung atas nilai barang atau
jasa yang ditransfer hingga saat ini kepada pelanggan, terkait dengan sisa barang atau jasa yang
dijanjikan berdasarkan kontrak. Kemajuan diukur menggunakan survei kinerja yang diselesaikan
hingga saat ini. Kemajuan diukur menggunakan metode keluaran seperti jam kerja. Ini didasarkan
pada laporan waktu yang diselesaikan oleh Grup dan disepakati dengan pelanggan.
Grup memiliki hak untuk mendapatkan imbalan dari pelanggan dalam jumlah yang sesuai dengan nilai
terhadap pelanggan atas kinerja Grup yang diselesaikan hingga saat ini, oleh karena itu, Grup
mengakui pendapatan dalam jumlah yang menjadi haknya untuk ditagih.
Ketika usaha atau masukan Grup dikeluarkan secara merata selama periode pelaksanaan, Grup
mengakui pendapatan dengan dasar garis lurus.
21
Page 25
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
2.q. Pengakuan Pendapatan dan beban (Lanjutan)
b) Pendapatan dari Jasa Kontruksi
Grup mengakui pendapatan dari jasa penunjang konstruksi sepanjang waktu selama periode
konstruksi (atau menggunakan persentase penyelesaian) karena berdasarkan ketentuan kontrak
dengan pelanggannya, kinerja Grup tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif dan Grup
memiliki ketentuan yang dapat diberlakukan hak atas pembayaran atas pelaksanaan yang
diselesaikan hingga saat ini.
Grup mengakui pendapatan dari sepanjang waktu dengan menggunakan metode input, yang
didasarkan pada biaya yang terjadi, relatif terhadap total biaya yang diharapkan untuk pemenuhan
kewajiban pelaksanaan. Grup menetapkan bahwa metode input adalah metode terbaik dalam
mengukur kemajuan karena terdapat hubungan langsung antara biaya yang dikeluarkan dan
pengalihan layanan kepada pelanggan.
c) Pendapatan dari Jasa Agensi
Grup mengakui pendapatan dari jasa agensi pada suatu titik waktu (yaitu, ketika jasa terkait
diberikan).
Pendapatan/ beban bunga
Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi, pendapatan
atau biaya bunga dicatat dengan menggunakan metode suku bunga efektif (“SBE”), yaitu suku bunga
yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa yang akan
datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, selama periode yang
lebih singkat, untuk nilai tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
Pendapatan sewa
Pendapatan sewa yang timbul dari aset tetap dicatat dengan metode garis lurus selama masa sewa
atas sewa yang sedang berjalan.
Pengakuan beban
Beban diakui ketika jasa dari pihak lain telah diterima oleh Grup berdasarkan perjanjian atau kontrak.
Demikian pula, beban yang belum diketahui jumlahnya secara pasti sampai penutupan buku,
dilakukan penghitungan taksasi oleh unit teknis, dan diakui sebagai biaya yang masih harus dibayar.
2.r. Pajak Penghasilan
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer aset dan liabilitas antara pelaporan
komersial dan pajak pada setiap tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh
perbedaan temporer yang dapat dikurangan sepanjang tersedia laba kena pajak sehingga perbedaan
temporer dapat dimanfaatkan. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan
temporer kena pajak.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak yang akan berlaku pada tahun saat
aset direalisasikan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang
telah secara substantif telah diberlakukan pada tanggal pelaporan. Pengaruh pajak terkait dengan
penyisihan untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk
pengaruh perubahan tarif pajak, diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi tahun berjalan,
kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
22
Page 26
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
2.r. Pajak Penghasilan (Lanjutan)
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah
tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai
untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.
2.s. Pajak Final
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 9 Tahun 2022 tentang Pajak Penghasilan
atas Penghasilan dari Usaha Jasa Konstruksi adalah 2,65% final dari jumlah pembayaran tidak termasuk
Pajak Pertambahan Nilai dan dipotong oleh Pengguna Jasa dalam hal Pengguna Jasa merupakan
Pemotong Pajak.
Koreksi tehadap liabilitas perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika mengajukan
keberatan dan banding, pada saat keputusan atas keberatan dan banding tersebut telah ditetapkan.
Pajak penghasilan atas sewa dihitung berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 5 tahun 2002 tanggal
23 Maret 2002 dan KMK-120/KMK.03/2002 tentang pajak penghasilan final atas penyewaan tanah dan/
atau bangunan.
2.t. Laba Per Saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada
pemegang saham biasa entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar
dalam suatu periode.
Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian, Grup menyesuaikan laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang saham yang
beredar, atas dampak dari seluruh instrument berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.
2.u. Segmen Operasi
Grup menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh pengambil
keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang
dimilikinya. Segmetasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi entitas legal didalam Grup.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
• yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk
pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);
• hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan keputusan
tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
• tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan
2.v. Modal Saham
Grup mengklasifikasikan instrumen modal sebagai liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas
berdasarkan substansi dari kriteria yang disebutkan di dalam kontrak.
Grup mengklasifikasikan saham Grup sebagai modal ketika tidak terdapat kewajiban di dalam kontrak
untuk mentransfer kas atau aset keuangan lainnya.
2.w. Kontinjensi
Liabilitas kontinjensi diungkapkan, kecuali jika arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat
ekonomi kemungkinannya kecil (remote). Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian, tetapi diungkapkan jika terdapat kemungkinan besar (probable) arus masuk manfaat
ekonomi.
23
Page 27
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
2.x. Provisi
Provisi diakui ketika Grup memiliki liabilitas kini (hukum atau konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa
lalu, kemungkinan besar Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi yang andal mengenai
jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi terbaik manajemen atas pengeluaran yang diperlukan untuk
menyelesaikan liabilitas kini pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto digunakan untuk menentukan
nilai kini dan risiko yang terkait dengan kewajiban. Peningkatan provisi seiring dengan berjalannya waktu
diakui sebagai beban bunga.
2.y. Dividen
Pembagian dividen final kepada para pemegang saham Perseroan diakui sebagai liabilitas ketika dividen
disetujui oleh para pemegang saham Perusahaan. Pembagian dividen interim kepada para pemegang
saham Perseroan diakui sebagai liabilitas ketika dividen disetujui berdasarkan keputusan rapat Direksi
dan sudah diumumkan kepada publik.
2.z. Peristiwa setelah periode pelaporan
Peristiwa setelah akhir tahun yang memberikan tambahan informasi mengenai posisi keuangan
konsolidasian Kelompok Usaha pada tanggal pelaporan (peristiwa penyesuaian), jika ada, dicerminkan
dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah periode pelaporan yang bukan peristiwa penyesuaian
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian jika material.
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban,
aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontijensi, pada akhir periode pelaporan.
Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material
terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan Catatan 2, tidak terdapat pertimbangan
signifikan yang memiliki dampak material pada jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian.
Pertimbangan
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup
yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:
Pengakuan Pendapatan atas Penjualan Barang dan Jasa
Pengakuan pendapatan berdasarkan PSAK No. 72 mencakup penerapan penilaian dan estimasi
signifikan dalam:
(a) identifikasi kontrak pendapatan yang akan memenuhi persyaratan PSAK No. 72;
(b) penilaian kewajiban pelaksanaan dan probabilitas bahwa entitas akan mengumpulkan pertimbangan
dari pembeli;
(c) menentukan metode untuk memperkirakan pertimbangan variabel dan menilai kendala; dan
(d) pengakuan pendapatan karena Grup memenuhi kewajiban pelaksanaan.
24
Page 28
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)
Pertimbangan (Lanjutan)
a) Keterjadian kontrak
Grup membuat kontrak dengan pelanggan melalui pesanan pembelian barang atau jasa yang disetujui
dan merupakan kontrak yang valid karena terdapat rincian spesifik seperti kuantitas, harga, syarat
kontrak dan kewajiban masing-masing diidentifikasi dengan jelas. Selain itu, bagian dari proses
penilaian Grup sebelum spengakuan pendapatan adalah untuk menilai kemungkinan bahwa
Grup akan mengumpulkan imbalan yang menjadi haknya untuk ditukar dengan jasa yang diserahkan
kepada pelanggan.
b) Identifikasi kewajiban pelaksanaan
Grup mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dengan mempertimbangkan apakah barang atau jasa
yang disepakati dalam kontrak merupakan barang atau jasa yang berbeda. Suatu barang atau jasa
menjadi berbeda ketika pelanggan dapat memperoleh keuntungan dari barang atau jasa itu sendiri
atau bersama dengan sumber daya lain yang tersedia bagi pelanggan dan kewajiban Grup untuk
mentransfer barang atau jasa tersebut kepada pelanggan dapat diidentifikasi secara terpisah dari
kewajiban yang lain dalam kontrak.
Berdasarkan penilaian manajemen, setiap aliran pendapatan yang diidentifikasi merupakan kewajiban
pelaksanaan yang terpisah.
c) Pengakuan pendapatan ketika Grup memenuhi kewajiban pelaksanaan
Grup mengakui pendapatan sepanjang waktu untuk pengaturan pendapatannya yang melibatkan jasa
penunjang operasi, kegiatan lepas pantai dan jasa inspeksi, dan jasa konstruksi.
Pendapatan dari jasa agensi diakui pada suatu waktu (yaitu, ketika jasa terkait diberikan).
Sewa
Penentuan apakah suatu perjanjian mengandung unsur sewa membutuhkan pertimbangan yang cermat
untuk menilai apakah perjanjian tersebut memberikan hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh
manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian dan hak untuk mengarahkan penggunaan aset
identifikasian, bahkan jika hak tersebut tidak dijabarkan secara eksplisit di perjanjian.
Karena Grup tidak dapat dengan mudah menentukan suku bunga implisit, manajemen menggunakan
suku bunga pinjaman inkremental Grup sebagai tingkat diskonto. Ada beberapa faktor yang perlu
dipertimbangkan dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, yang banyak di antaranya
memerlukan pertimbangan untuk dapat secara andal mengukur penyesuaian yang diperlukan untuk
sampai pada tingkat diskonto akhir.
Dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, Grup mempertimbangkan faktor-faktor utama
berikut; risiko kredit korporat Grup, jangka waktu sewa, jangka waktu pembayaran sewa, lingkungan
ekonomi, waktu di mana sewa dimasukkan, dan mata uang di mana pembayaran sewa ditentukan.
Dalam menentukan jangka waktu sewa, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang
menimbulkan insentif ekonomi untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak menggunakan opsi
penghentian. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian kontrak kerja) hanya termasuk
dalam jangka waktu sewa jika cukup pasti akan diperpanjang (atau tidak dihentikan).
Penilaian tersebut ditinjau jika terjadi peristiwa signifikan atau perubahan signifikan dalam situasi
yang mempengaruhi penilaian ini dan berada dalam kendali Grup.
Grup awalnya mengestimasi dan mengakui jumlah yang diharapkan akan dibayarkan dengan jaminan
nilai residu sebagai bagian dari liabilitas sewa. Jumlah tersebut ditinjau, dan disesuaikan jika perlu, pada
akhir setiap periode pelaporan.
25
Page 29
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)
Pertimbangan (Lanjutan)
Grup mempunyai beberapa perjanjian sewa di mana Grup bertindak sebagai penyewa atau pesewa
untuk beberapa aset tetap tertentu. Grup mengevaluasi apakah terdapat risiko dan manfaat kepemilikan
yang signifikan dari aset sewa yang dialihkan kepada lessee atau tetap ada pada Grup berdasarkan
PSAK No. 73 yang mensyaratkan Grup untuk membuat pertimbangan dan estimasi dari pengalihan risiko
dan manfaat terkait dengan kepemilikan aset yang disewa.
Manfaat Karyawan dan Pensiun
Grup menentukan tingkat diskonto yang tepat dan kenaikan gaji di masa depan pada setiap akhir periode
pelaporan. Tingkat diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai kini
estimasi arus kas masa depan diharapkan yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban pensiun. Dalam
menentukan tingkat diskonto yang sesuai.
Perusahaan mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah dalam mata uang di mana
imbalan tersebut akan dibayarkan dan yang memiliki jangka waktu yang mendekati ketentuan kewajiban
pensiun yang bersangkutan.
Untuk tingkat kenaikan gaji di masa depan, Perusahaan mengumpulkan semua data historis yang
berkaitan dengan perubahan gaji pokok dan menyesuaikan untuk rencana bisnis masa depan.
Beban dari program pensiun iuran pasti dan nilai kini dari kewajiban pensiun Perusahaan dihitung
berdasarkan penilaian aktuaris dengan menggunakan asumsi-asumsi tersebut diantaranya tingkat diskonto,
tingkat pengembalian dana yang diharapkan, tingkat kenaikan kompensasi dan tingkat kematian.
Kewajiban iuran pasti sangat sensitif terhadap perubahan asumsi. Nilai tercatat liabilitas telah diungkapkan
dalam Catatan 19.
Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional Grup adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana Grup beroperasi.
Grup mempertimbangkan beberapa faktor dalam menentukan mata uang fungsionalnya, antara lain,
mata uang yang paling mempengaruhi pendapatan, biaya dan pendanaan, dan mata uang di mana
penerimaan dari aktivitas operasi biasanya dipakai.
Berdasarkan substansi ekonomi yang mendasari keadaan yang relevan terhadap Grup, mata uang
fungsional yang telah ditentukan Rupiah.
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada
parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun.
Situasi dan asumsi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar
atau situasi diluar kendali Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan
Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK No. 71 dipenuhi. Dengan
demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti
diungkapkan pada Catatan 2f.
26
Page 30
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter
yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun.
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau
situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Penilaian Ekspektasi Kerugian Kredit (ECL) pada Piutang Usaha
Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam penghitungan ECL, awalnya menggunakan
matriks provisi berdasarkan tarif default historis untuk piutang dagang. Matriks provisi menentukan tingkat
provisi tergantung pada jumlah hari piutang usaha telah lewat jatuh tempo. Grup juga menggunakan
pengelompokan yang tepat jika historis pengalaaman kerugian kredit menunjukkan pola kerugian yang
berbeda secara signifikan untuk segmen pelanggan yang berbeda. Grup kemudian menyesuaikan
historis pengalaman kerugian kredit dengan informasi berwawasan ke depan berdasarkan data yang
dapat diobservasi saat ini yang mempengaruhi setiap segmen pelanggan untuk mencerminkan pengaruh
kondisi ekonomi saat ini dan yang diperkirakan.
Grup menyesuaikan tarif default historis ke tarif default berwawasan ke depan dengan menentukan faktor
ekonomi terkait yang memengaruhi setiap segmen pelanggan. Grup secara teratur meninjau metodologi
dan asumsi yang digunakan untuk memperkirakan ECL untuk mengurangi perbedaan antara estimasi
dan pengalaman kerugian kredit yang sebenarnya.
Penentuan hubungan antara tingkat gagal bayar historis dan kondisi ekonomi yang diperkirakan
merupakan estimasi akuntansi yang signifikan. Oleh karena itu, ketentuan ECL pada piutang usaha
sensitif terhadap perubahan asumsi tentang prakiraan kondisi ekonomi.
Penilaian ECL atas Aset Keuangan Lainnya pada Biaya Amortisasi
Grup menentukan penyisihan ECL menggunakan pendekatan umum berdasarkan estimasi tertimbang
probabilitas dari nilai sekarang dari semua kekurangan kas selama perkiraan umur aset keuangan
dengan biaya perolehan diamortisasi. ECL diberikan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh
kemungkinan peristiwa gagal bayar dalam 12 bulan ke depan kecuali ada peningkatan yang signifikan
dalam risiko kredit sejak pengakuan awal di mana dalam hal ini ECL diberikan berdasarkan ECL seumur
hidup.
Ketika menentukan apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan, Grup
mempertimbangkan informasi yang wajar dan dapat didukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya
yang tidak semestinya dan yang relevan untuk instrumen keuangan tertentu yang sedang dinilai seperti,
tetapi tidak terbatas pada, faktor-faktor berikut:
• Penurunan peringkat kredit eksternal dan internal aktual atau yang diharapkan;
• Perubahan merugikan yang ada atau yang diperkirakan terjadi dalam bisnis, keuangan atau kondisi
ekonomi; dan,
• Perubahan merugikan signifikan yang aktual atau yang diharapkan dalam hasil operasi peminjam.
Grup juga menganggap aset keuangan yang telah lewat lebih dari 90 hari sebagai titik terakhir di mana
ECL seumur hidup harus diakui kecuali dapat menunjukkan bahwa hal ini tidak mewakili risiko yang
signifikan dalam risiko kredit seperti ketika non-pembayaran adalah administrasi. pengawasan daripada
akibat kesulitan keuangan peminjam.
Grup telah menilai bahwa ECL atas aset keuangan lainnya kas di bank dan setara kas pada biaya
perolehan diamortisasi tidak material karena transaksi yang berkaitan dengan aset keuangan ini dilakukan
oleh Grup hanya dengan bank dan perusahaan terkemuka dengan reputasi kredit yang baik dan relatif.
risiko gagal bayar yang rendah.
27
Page 31
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)
Estimasi dan Asumsi (Lanjutan)
Oleh karena itu, tidak ada penyisihan untuk ECL atas aset keuangan lainnya sebesar biaya perolehan
diamortisasi yang diakui pada tahun 2023.
Estimasi Nilai Persediaan Yang Dapat Direalisasikan
Dalam menentukan nilai realisasi bersih (NRV) persediaan, Grup mempertimbangkan persediaan usang,
kerusakan, kerusakan fisik, perubahan tingkat harga, perubahan kebutuhan konsumen, atau penyebab
lainnya untuk mengidentifikasi persediaan yang harus diturunkan ke NRV. Grup menyesuaikan biaya
persediaan ke jumlah terpulihkan pada tingkat yang dianggap cukup untuk mencerminkan penurunan
pasar dalam nilai persediaan.
Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap
Grup mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan utilisasi dari aset yang diharapkan
dan didukung dengan rencana dan strategi usaha dan perilaku pasar. Estimasi dari masa manfaat aset
tetap adalah berdasarkan penelaahan Grup terhadap praktek industri, evaluasi teknis internal dan
pengalaman untuk aset yang setara.
Estimasi masa manfaat ditelaah minimal setiap akhir periode pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi
berbeda dari estimasi sebelumnya dikarenakan pemakaian dan kerusakan fisik, keusangan secara teknis
atau komersial dan hukum atau pembatasan lain atas penggunaan dari aset. Tetapi, adalah mungkin,
hasil di masa depan dari operasi dapat dipengaruhi secara material oleh perubahanperubahan dalam
estimasi yang diakibatkan oleh perubahan faktor-faktor yang disebutkan di atas.
Grup mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 2 sampai dengan 20 tahun. Ini adalah
umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Grup menjalankan bisnisnya. Perubahan
tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai
sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.
Pajak Penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan
usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan
terdapat tambahan pajak penghasilan badan.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan saldo rugi
fiskal yang belum dikompensasikan, sepanjang perbedaan temporer dan rugi fiskal yang belum
dikompensasikan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang akan
datang.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal neraca dan nilai tercatat aset pajak
tangguhan tersebut diturunkan apabila tidak lagi terdapat kemungkinan besar bahwa laba fiskal yang
memadai akan tersedia untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan.
Aset dan kewajiban pajak tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak yang akan berlaku pada tahun saat
aset direalisasikan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang
telah secara substantif telah diberlakukan pada akhir periode pelaporan. Pengaruh pajak terkait dengan
penyisihan untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk
pengaruh perubahan tarif pajak, diakui sebagai “Beban Pajak Penghasilan - Neto” dan termasuk dalam
laba atau rugi neto tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung
dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
28
Page 32
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)
Estimasi dan Asumsi (Lanjutan)
Perubahan terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat penetapan pajak diterima atau jika Grup
mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan telah ditetapkan.
Untuk setiap entitas yang, pengaruh pajak atas perbedaan temporer dan akumulasi rugi pajak, yang
masing-masing dapat berupa aset atau liabilitas, disajikan dalam jumlah neto untuk masing-masing
entitas tersebut
Grup mencatat bunga dan denda untuk kekurangan/kelebihan pembayaran pajak penghasilan, jika ada,
sebagai bagian dari “Beban Pajak Penghasilan - Neto” dalam laporan laba rugi dan
penghasilankomprehensif lain konsolidasian.
Penurunan nilai aset non-keuangan
Jumlah terpulihkan persediaan dan aset tetap didasarkan pada estimasi dan asumsi khususnya
mengenai prospek pasar dan arus kas terkait dengan aset. Estimasi arus kas masa depan mencakup
perkiraan mengenai pendapatan masa depan.
Setiap perubahan dalam asumsi-asumsi ini mungkin memiliki dampak material terhadap pengukuran
jumlah terpulihkan dan bisa mengakibatkan penyesuaian penyisihan penurunan nilai yang sudah
dibukukan.
29
Page 33
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN SETARA KAS
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Kas 657.561.021 452.654.697
Bank
Rupiah
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 21.571.923.479 13.258.012.173
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 17.960.895.269 15.277.671.072
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 6.934.304.630 -
Lain-lain (masing-masing
kurang dari Rp1.000.000.000) 6.147.782.192 10.069.477.833
Dolar Amerika Serikat
PT Bank DBS Indonesia 3.695.712.395 11.299.732.217
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 525.418.796 789.264.668
PT Bank HSBC Indonesia 436.562.138 410.768.570
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 363.558.641 236.846.029
Lain-lain 183.652.299 333.557.071
Dolar Singapura
PT Bank CIMB Niaga Tbk 6.873.342 7.064.661
Sub-total 57.826.683.181 51.682.394.294
Deposito Berjangka
Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 17.250.125.000 17.250.125.000
PT Bank DBS Indonesia 11.300.000.000 11.300.000.000
Dolar Amerika Serikat
PT Bank CTBC Indonesia 18.449.244.000 16.957.600.000
PT Bank DBS Indonesia 3.949.000.000 -
Jumlah 109.432.613.202 97.642.773.991
Tingkat Suku Bunga Kontraktual
Deposito Berjangka per Tahun
Rupiah 2,50% - 4,00% 2,50% - 4,00%
Jatuh Tempo 1 - 3 bulan 1 - 3 bulan
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, tidak ada penempatan kas dan setara kas pada
pihak berelasi.
30
Page 34
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA
a. Berdasarkan pelanggan
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Pihak Ketiga
PT Pertamina E&P Asset 73.437.958.913 56.686.602.010
PT Pertamina Hulu Mahakam 73.061.454.997 76.900.269.545
PT Pertamina Hulu Rokan 69.741.702.013 94.480.123.737
PT Schlumberger Geophysic Nusantara 54.692.230.047 46.127.491.316
Medco Energi (Madura Offshore) Pty. Ltd. 47.297.894.825 40.613.472.812
PT Medco E&P Indonesia 37.887.768.350 17.469.387.427
PetroChina International Jabung Ltd. 34.196.744.910 27.169.368.041
Petrogas (Basin) Ltd 27.717.862.971 14.849.898.733
PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur 24.779.052.092 25.343.732.062
PT Pertamina Hulu Energi 19.911.729.194 24.516.452.802
CITIC Seram Energy Ltd. 15.737.008.473 --
PT Chandra Asri Pacific Tbk 13.887.504.828 4.828.907.501
PT Pertamina Hulu Sanga Sanga 13.131.595.746 9.061.987.155
PT Geo Dipa Energi 10.846.726.220 6.877.877.849
PT Wira Insani 8.900.737.929 4.116.708.758
PT Expro Indonesia 8.196.845.275 5.550.054.723
ExxonMobile Cepu Ltd 7.899.423.537 6.272.109.835
PT Mandau Cipta Tenaga Nusantara 6.945.036.668 5.851.678.647
PT Sorik Marapi Geothermal Power 5.371.574.000 8.171.984.000
PT LIS International 4.731.527.452 --
PT Citra Tubindo 4.538.555.257 7.468.554.299
PT Wartsila Indonesia 4.145.154.390 2.298.949.241
PT Kilang Pertamina Internasional 4.110.024.209 4.155.340.197
PT Martabak Pizza Orins 3.251.405.482 3.309.973.402
INPEX Masela Ltd 3.202.989.168 --
PT Ecolab International Indonesia 3.056.526.184 2.040.046.127
BP Berau Ltd 2.630.210.781 7.296.747.535
PT Pertamina Geothermal Energy 2.347.076.916 3.358.528.518
PT Pertamina Patra Niaga 2.313.405.128 8.750.000
PT ConocoPhillips 2.302.343.571 843.964.414
PT ASDP Indonesia Ferry 1.512.337.378 2.433.483.815
PT Elnusa Trans Samudera 1.209.534.300 14.963.039.936
Lain-lain 85.135.503.555 81.999.870.135
Sub-total 678.127.444.758 605.065.354.572
Cadangan kerugian penurunan nilai (10.032.578.510) (9.352.578.510)
Total pihak ketiga setelah
cadangan kerugian penurunan nilai 668.094.866.248 595.712.776.062
Pihak Berelasi (Catatan 28) - 549.545
Total piutang usaha, neto 668.094.866.248 595.713.325.607
31
Page 35
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA (Lanjutan)
b. Berdasarkan mata uang
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Berdasarkan mata uang
Rupiah 627.749.641.952 555.047.876.887
Dolar Amerika Serikat 50.377.802.806 50.018.027.230
Jumlah 678.127.444.758 605.065.904.117
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (10.032.578.510) (9.352.578.510)
Total piutang usaha, neto 668.094.866.248 595.713.325.607
c. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Saldo Awal 9.352.578.510 8.293.255.008
Penambahan 680.000.000 1.059.323.502
Saldo Akhir 10.032.578.510 9.352.578.510
d. Berdasarkan umur piutang
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Berdasarkan Umur piutang
1 - 30 Hari 662.259.484.480 574.413.895.203
31 - 60 Hari 2.265.691.690 3.641.578.103
61 - 90 Hari 942.763.574 10.796.299.837
Lebih dari 90 Hari 12.659.505.014 16.214.130.974
Jumlah 678.127.444.758 605.065.904.117
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (10.032.578.510) (9.352.578.510)
Total piutang usaha, neto 668.094.866.248 595.713.325.607
Grup membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai piutang berdasarkan pada estimasi nilai tidak
terpulihkan secara individual dan pengalaman Grup atas tertagihnya piutang di masa lalu.
Grup membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai piutang berdasarkan pada estimasi nilai tidak
terpulihkan secara individual dan pengalaman Grup atas tertagihnya piutang di masa lalu. Manajemen
Grup berpendapat bahwa penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha kepada pihak ketiga
adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang tersebut,
sedangkan terhadap piutang kepada pihak-pihak berelasi tidak diadakan penyisihan kerugian penurunan
nilai karena manajemen berpendapat seluruh piutang tersebut dapat ditagih.
Piutang usaha per tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 dijadikan jaminan atas utang bank
jangka pendek (Catatan 14).
32
Page 36
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Rekening bank dibatasi penggunaannya
dan deposito berjangka 9.156.450.989 5.460.739.633
Piutang lain-lain:
Pihak ketiga 4.073.814.089 4.238.985.975
Lain-lain 26.550.444.992 27.238.300.107
Total 39.780.710.070 36.938.025.715
a. Rekening bank dibatasi penggunaannya dan deposito berjangka
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Rekening bank dibatasi penggunaannya
Rupiah
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 4.202.736.488 507.025.132
Dollar Amerika Serikat
PT Bank HSBC Indonesia 212.919 1.499.376
Deposito Berjangka
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 4.953.714.501 4.953.714.501
Sub-total 9.156.663.908 5.462.239.009
Dikurangi bagian tidak lancar (Catatan 13) (212.919) (1.499.376)
Total 9.156.450.989 5.460.739.633
Deposito berjangka tertentu per tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dijadikan jaminan atas utang
bank jangka pendek (Catatan 14).
b. Piutang Lain Lain
Pihak Ketiga
Utamanya merupakan dana talangan operasional Perusahaan dan entitas anak kepada pihak ketiga.
c. Dana jaminan
Dana jaminan terdiri uang yang disetorkan kepada bank yang dijadikan jaminan atas penerbitan bid
bond dan pinjaman bank jangka pendek oleh Grup, dengan rincian sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Rupiah
PT Bank HSBC Indonesia 14.508.162.742 13.375.242.268
PT Bank CTBC 7.261.351.732 6.447.462.336
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 5.475.943.254 5.983.996.654
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 3.258.312.550 5.804.997.170
Lain-lain 1.450.716.074 1.538.696.439
Dolar Amerika Serikat
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 71.901.894 71.901.894
Sub Total 32.026.388.246 33.222.296.761
Dikurangi bagian tidak lancar (Catatan 13) (5.475.943.254) (5.983.996.654)
Total 26.550.444.992 27.238.300.107
33
Page 37
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. PERSEDIAAN
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Peralatan dan suku cadang 10.585.303.620 8.632.596.486
Material 5.042.810.407 4.562.291.009
Film 1.381.796.506 688.058.581
Isotope IR 192 552.805.752 1.178.750.002
Perlengkapan keselamatan kerja 523.753.958 582.747.115
Lain-lain 1.170.695.712 1.033.041.423
1.978.518.739
Jumlah 19.257.165.955 16.677.484.616
Manajemen grup berkeyakinan bahwa seluruh persediaan dapat terealisasi dengan demikian tidak
diperlukan adanya penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan.
8. UANG MUKA
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Uang muka operasi 35.348.460.959 21.219.338.097
Uang muka pembelian 15.585.671.707 22.984.304.018
Jumlah 50.934.132.666 44.203.642.115
9. PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar Di Muka
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Perusahaan
Pasal 23 7.868.661.540 -
Pajak pertambahan nilai 14.707.172.698 16.179.440.190
Entitas Anak
Pasal 4 (2) 666.206.316 -
Pasal 15 44.389.485 -
Pasal 21 - 44.419.562
Pasal 23 4.719.877.098 -
Pasal 25 1.236.690.556 -
Total 29.242.997.693 16.223.859.752
Perusahaan
Pada 19 Maret 2024, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No.00011 -
00016/407/23/081/24 atas pajak pertambahan nilai untuk periode Januari - Juni 2023 sebesar
Rp9.538.469.045 dan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) diterima pada tanggal
1 April 2024.
Pada 8 Agustus 2023, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No.0062 -
00067/407/22/081/23 atas pajak pertambahan nilai untuk periode Juli - Desember 2022 sebesar
Rp9.764.168.948 dan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) diterima pada tanggal
18 Agustus 2023.
34
Page 38
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. PERPAJAKAN (Lanjutan)
a. Pajak Dibayar Di Muka (Lanjutan)
Pada 25 Januari 2023, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No.0004 -
00008/407/22/081/23 atas pajak pertambahan nilai untuk periode Januari - Juni 2022 sebesar
Rp3.938.970.847 dan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) diterima pada tanggal 7
Februari 2023.
Pada 28 November 2022, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB)
No.0086 - 091/407/21/081/22 atas pajak pertambahan nilai untuk periode Juli -Desember 2021
sebesar Rp3.145.339.220 dan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) diterima pada
tanggal 5 Desember 2022.
Pada 10 Februari 2022, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No.0002-
0007/407/21/081/22 atas pajak pertambahan nilai untuk periode Januari-Juni 2021 sebesar
Rp8.183.936.678 dan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) diterima pada tanggal 15
Maret 2022.
b. Utang Pajak
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Perusahaan
Estimasi liabilitas pajak kini periode berjalan 2.127.521.803 --
Pajak penghasilan
Pasal 4 (2) 507.849.664 62.776.025
Pasal 21 3.452.398.255 2.603.556.052
Pasal 23 -- 930.714.986
Pasal 26 -- 2.814.697
Pasal 29 -- 180.273.191
Sub-total 6.087.769.722 3.780.134.951
Entitas Anak
Estimasi liabilitas pajak kini periode berjalan 1.093.273.283 --
Pajak penghasilan
Pasal 4 (2) 67.740.441 69.511.435
Pasal 15 10.668.371 9.573.959
Pasal 21 4.104.996.240 1.815.789.748
Pasal 23 96.805.558 215.158.424
Pasal 25 110.132.218 222.539.216
Pasal 26 -- 60.442.200
Pasal 29 -- 234.730.419
Pajak pertambahan nilai 2.506.689.737 1.635.993.279
Sub total 7.990.305.848 4.263.738.680
Total 14.078.075.570 8.043.873.631
35
Page 39
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Jasa instalasi proyek 33.107.985.126 13.729.195.063
Asuransi 12.427.271.368 14.842.102.299
Pemeliharaan 4.716.643.962 3.589.702.587
Lain-lain 6.950.340.256 5.015.931.597
Total 57.202.240.712 37.176.931.546
11. ASET TETAP
30 Juni 2024
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Biaya Perolehan :
Pemilikan Langsung
Tanah 22.483.952.959 - - 22.483.952.959
Bangunan 17.308.311.622 - - 17.308.311.622
Peralatan Proyek 571.530.920.423 11.672.270.899 (1.321.971.604) 581.881.219.718
Peralatan dan Perlengkapan Kantor 26.444.109.432 2.046.042.127 (636.022.300) 27.854.129.259
Kendaraan 15.473.835.454 716.600.000 (655.074.636) 15.535.360.818
Kapal 168.809.318.740 - - 168.809.318.740
Mobile Offshore Production Unit (MOPU) 320.300.046.480 - - 320.300.046.480
Sub-total 1.142.350.495.110 14.434.913.026 (2.613.068.540) 1.154.172.339.596
Aset Sewa Pembiayaan
Kendaraan 5.058.265.766 - - 5.058.265.766
Peralatan Proyek 27.202.060.722 3.581.415.000 - 30.783.475.722
Sub-total 32.260.326.488 3.581.415.000 - 35.841.741.488
Jumlah 1.174.610.821.598 18.016.328.026 (2.613.068.540) 1.190.014.081.084
Akumulasi Penyusutan :
Pemilikan Langsung
Bangunan 10.582.529.618 442.887.264 - 11.025.416.882
Peralatan Proyek 466.436.543.949 31.037.572.395 (1.321.971.604) 496.152.144.740
Peralatan dan Perlengkapan Kantor 20.767.191.706 1.371.441.616 (636.022.300) 21.502.611.022
Kendaraan 14.719.471.300 343.524.130 (655.074.636) 14.407.920.794
Kapal 130.876.669.070 7.347.527.037 - 138.224.196.107
Mobile Offshore Production Unit (MOPU) 239.998.716.896 9.305.625.000 - 249.304.341.896
Sub-total 883.381.122.539 49.848.577.442 (2.613.068.540) 930.616.631.441
Aset Sewa Pembiayaan
Peralatan Proyek 13.029.484.478 3.098.346.380 - 16.127.830.858
Kendaraan 3.442.550.553 505.233.220 3.947.783.773
Sub-total 16.472.035.031 3.603.579.600 - 20.075.614.631
Jumlah 899.853.157.570 53.452.157.042 (2.613.068.540) 950.692.246.072
Jumlah Tercatat 274.757.664.028 239.321.835.012
36
Page 40
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (Lanjutan)
31 Desember 2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Biaya Perolehan :
Pemilikan Langsung
Tanah 21.389.725.416 1.094.227.543 - 22.483.952.959
Bangunan 15.979.114.165 1.329.197.457 - 17.308.311.622
Peralatan Proyek 533.467.429.947 38.544.119.290 (480.628.814) 571.530.920.423
Peralatan dan Perlengkapan Kantor 22.856.212.719 3.716.403.913 (128.507.200) 26.444.109.432
Kendaraan 17.780.505.914 - (2.306.670.460) 15.473.835.454
Kapal 168.809.318.740 - - 168.809.318.740
Mobile Offshore Production Unit (MOPU) 320.300.046.480 - - 320.300.046.480
Sub-total 1.100.582.353.381 44.683.948.203 (2.915.806.474) 1.142.350.495.110
Aset Sewa Pembiayaan
Peralatan Proyek 24.948.060.722 2.254.000.000 - 27.202.060.722
Kendaraan 5.058.265.766 - - 5.058.265.766
Sub-total 30.006.326.488 2.254.000.000 - 32.260.326.488
Jumlah 1.130.588.679.869 46.937.948.203 (2.915.806.474) 1.174.610.821.598
Akumulasi Penyusutan :
Pemilikan Langsung
Bangunan 9.752.021.578 830.508.040 - 10.582.529.618
Peralatan Proyek 393.553.681.253 73.363.491.510 (480.628.814) 466.436.543.949
Peralatan dan Perlengkapan Kantor 18.592.998.778 2.302.700.128 (128.507.200) 20.767.191.706
Kendaraan 16.113.771.191 912.370.569 (2.306.670.460) 14.719.471.300
Kapal 115.922.775.103 14.953.893.967 - 130.876.669.070
Mobile Offshore Production Unit (MOPU) 221.387.466.896 18.611.250.000 - 239.998.716.896
Sub-total 775.322.714.799 110.974.214.214 (2.915.806.474) 883.381.122.539
Aset Sewa Pembiayaan
Peralatan Proyek 6.801.122.026 6.228.362.452 - 13.029.484.478
Kendaraan 2.368.559.112 1.073.991.441 - 3.442.550.553
Sub-total 9.169.681.138 7.302.353.893 - 16.472.035.031
Jumlah 784.492.395.937 118.276.568.107 (2.915.806.474) 899.853.157.570
Jumlah Tercatat 346.096.283.932 274.757.664.028
Rincian laba atas penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
2024 2023
Hasil penjualan 1.346.967.083 928.527.929
Dikurangi: Nilai tercatat - -
Laba penjualan aset tetap 1.346.967.083 928.527.929
Beban penyusutan dialokasi sebagai berikut:
2024 2023
Pemilikan langsung :
Beban langsung (Catatan 24) 49.045.025.972 57.146.884.824
Beban usaha (Catatan 25) 803.551.470 932.939.797
Aset sewa pembiayaan :
Beban langsung (Catatan 24) 3.603.579.600 3.751.204.783
Total 53.452.157.042 61.831.029.404
Harga perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh tetapi masih digunakan pada tanggal 30 Juni
2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp378.608.348.881 dan Rp338.662.525.445.
Grup memiliki lima bidang tanah di beberapa daerah dengan hak legal berupa HGB yang akan jatuh
tempo antara tahun 2028 sampai dengan tahun 2037. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah
dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan
bukti pemilikan yang memadai.
Aset tetap digunakan sebagai jaminan atas Utang Bank Jangka Pendek, Liabilitas Sewa Pembiayaan dan
Utang Pembiayaan Konsumen (Catatan 12, 14, dan 17).
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan
penurunan nilai aset tetap pada tanggal laporan posisi keuangan.
37
Page 41
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (Lanjutan)
Per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, seluruh asset tetap kecuali tanah telah diasuransikan kepada
Asuransi Multi Artha Guna, BRI Insurance, Asuransi Tugu Pratama Indonesia, Asuransi QBE Pool
Indonesia, Asuransi Adira Dinamika, Asuransi Tripakarta, Asuransi Bintang, Asuransi Central Asia,
Asuransi Bosowa, Asuransi Ramayana, Asuransi Zurich, dan Asuransi Jasa Raharja Putera terhadap
risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan sebesar Rp2.805.378.910.500
(31 Desember 2023: Rp919.932.632.623).
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kerugian atas aset
yang dipertanggungkan.
12. ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA
30 Juni 2024
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Biaya Perolehan:
Pemilikan Langsung:
Tanah & Bangunan 1.687.185.978 -- -- 1.687.185.978
Peralatan Proyek 12.547.389.764 -- -- 12.547.389.764
Kendaraan 32.297.048.255 597.761.544 -- 32.894.809.799
Peralatan kantor 466.473.106 -- -- 466.473.106
Jumlah 46.998.097.103 597.761.544 -- 47.595.858.647
Akumulasi Penyusutan:
Pemilikan Langsung:
Tanah & Bangunan 1.591.845.810 2.452.894.124 -- 4.044.739.934
Peralatan Proyek 6.734.358.161 2.711.822.428 -- 9.446.180.589
Kendaraan 10.529.476.118 5.003.956.205 -- 15.533.432.323
Peralatan kantor 310.982.071 58.309.138 -- 369.291.209
Jumlah 19.166.662.160 10.226.981.895 -- 29.393.644.055
Jumlah Tercatat 27.831.434.943 18.202.214.592
31 Desember 2023
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Biaya Perolehan:
Pemilikan Langsung:
Tanah & Bangunan 3.833.333.334 214.963.755 (2.361.111.111) 1.687.185.978
Peralatan Proyek 12.828.895.339 12.109.611.985 (12.391.117.560) 12.547.389.764
Kendaraan 26.234.131.146 6.062.917.109 -- 32.297.048.255
Peralatan kantor 466.473.106 -- -- 466.473.106
Jumlah 43.362.832.925 18.387.492.849 (14.752.228.671) 46.998.097.103
Akumulasi Penyusutan:
Pemilikan Langsung:
Tanah & Bangunan 2.926.851.851 1.026.105.070 (2.361.111.111) 1.591.845.810
Peralatan Proyek 6.801.959.035 12.323.516.686 (12.391.117.560) 6.734.358.161
Kendaraan 2.548.695.499 7.980.780.619 -- 10.529.476.118
Peralatan kantor 194.363.794 116.618.277 -- 310.982.071
Jumlah 12.471.870.179 21.447.020.652 (14.752.228.671) 19.166.662.160
Jumlah Tercatat 30.890.962.746 27.831.434.943
Aset hak guna merupakan aset yang berasal hanya dari aktifitas sewa operasi, sedangkan aset hak
guna yang berasal dari aktifitas sewa pembiayaan disajikan sebagai bagian dari kelompok aset tetap
(Catatan 11).
38
Page 42
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA (Lanjutan)
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Beban langsung (Catatan 24) 8.668.946.269 8.207.637.644
Beban usaha (Catatan 25) 1.558.035.626 1.199.396.799
Total 10.226.981.895 9.407.034.443
Liabilitas sewa terdiri dari:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Liabilitas sewa 31.192.848.406 40.059.090.136
Bagian jatuh tempo dalam satu tahun (21.857.049.707) (18.992.638.009)
Liabilitas sewa jangka panjang - bersih 9.335.798.699 21.066.452.127
Manajemen Grup menetapkan kebijakan untuk membeli peralatan proyek dan kendaraan melalui sewa.
Jangka waktu sewa antara 2 sampai 3 tahun dengan suku bunga efektif antara 5% - 8% per tahun. Utang
ini dijamin dengan kendaraan bermotor dan peralatan proyek yang dibiayai.
13. ASET KEUANGAN TIDAK LANCAR LAINNYA
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Investasi pada PT Sorik Marapi Geothermal Power 190.464.614.861 173.810.869.916
Uang jaminan 5.481.343.254 5.989.396.654
Rekening bank dibatasi penggunaannya 212.919 1.499.376
Total 195.946.171.034 179.801.765.946
Perusahaan melalui entitas anak, SI, memiliki investasi saham pada PT Sorik Merapi Geothermal Power
(“SMGP”) dengan kepemilikan sebesar 5%. Saham ini digadaikan kepada OTP berdasarkan Surat
Penerimaan dan Pemberitahuan Instruksi Gadai tanggal 22 Desember 2017 (Catatan 18 dan 30).
SMGP bergerak dalam bidang usaha eksploitasi sumber panas bumi serta pembangkit dan penjualan
listrik. Perusahaan berlokasi di Mandailing Natal Kabupaten, Sumatera Utara.
Uang jaminan merupakan uang yang disetorkan kepada bank yang dijadikan jaminan atas penerbitan
Performance Bond oleh Grup.
39
Page 43
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. UTANG BANK JANGKA PENDEK
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Perusahaan
Rupiah
PT Bank DBS Indonesia 88.475.497.949 65.860.545.552
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 36.475.167.485 32.046.059.581
PT Bank CTBC 34.817.892.146 21.604.997.336
Sub-total 159.768.557.580 119.511.602.469
Dolar Amerika Serikat
PT Bank DBS Indonesia 21.347.300.000 23.368.729.000
Sub-total 181.115.857.580 142.880.331.469
Entitas Anak
Rupiah
PT Bank UOB Indonesia 124.940.913.235 114.878.003.753
PT Bank CTBC Indonesia 99.996.336.173 99.931.443.067
PT Bank HSBC Indonesia 74.675.282.714 68.687.632.135
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 37.946.000.000 33.392.000.000
Sub-total 337.558.532.121 316.889.078.955
Total 518.674.389.701 459.769.410.424
PT Bank DBS Indonesia
Perusahaan
Merupakan total fasilitas yang diperoleh Perusahaan dengan perincian sebagai berikut:
1. Uncommitted revolving credit facility dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum Rp40.000.000.000
dengan tenor maksimum 3 bulan. Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian, fasilitas ini akan
berakhir tanggal 28 Februari 2025.
2. Uncommitted omnibus facility dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum Rp20.000.000.000 dengan
tenor maksimum 90 hari, yang mana limitnya dapat digunakan untuk sub-sub fasilitas perbankan
berupa pembiayaan untuk utang usaha, pembiayaan impor berupa L/C (Usance/Sight/UPAS), jaminan
bagi penerbit Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), fasilitas trust receipt dan pembiayaan
piutang. Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian, fasilitas ini akan berakhir tanggal
28 Februari 2025.
3. Uncommitted revolving credit facility dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum Rp80.000.000.000
dengan tenor maksimum 150 hari. Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian, fasilitas ini
diperbaharui dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum Rp53.000.000.000 dengan tenor maksimum
150 hari yang akan berakhir tanggal 28 Februari 2025.
4. Revolving credit facility merupakan fasilitas pembiayaan modal kerja untuk kegiatan operasional
MOPU Meleo Producer Paltform, dengan jumlah maksimum USD 2.500.000. Fasilits ini akan berakhir
pada tanggal 28 Februari 2025.
5. Omnibus Facility merupakan fasilitas pembiayaan import berupa L/C atas pembelian mesin/turbine
untuk MOPU Maleo Producer Platform. Fasilitas L/C akan menjadi fasilitas term loan yang akan jatuh
tempo 12 bulan sejak pencairan term loan pertama. Fasilitas tersedia maksimum USD 1.600.000.
Fasilitas ini akan berakhir pada 28 Februari 2025.
Fasilitas 1-5 di atas dikenakan suku bunga sebesar 9,0-10,0% per tahun, untuk penarikan dalam mata
uang rupiah. Adapun penarikan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dikenakan suku bunga 7,5%-
8,0% per tahun. Fasilitas-fasilitas ini dijaminkan oleh piutang usaha (catatan 5).
40
Page 44
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)
PT Bank DBS Indonesia
Perusahaan
Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
lain dalam hal penjualan dan penerbitan opsi, waran, dan hak untuk memperoleh saham anak
Perusahan, melakukan penambahan utang baru, melakukan reorganisasi, merger, akuisisi, dan
penggabungan, selain reorganisasi yang diizinkan, seperti IPO anak Perusahaan, melakukan penjualan
aset dan melakukan perubahan dalam bisnis Perusahaan.
Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.
Saldo utang dalam Rupiah untuk fasilitas ini per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah masing-
masing sebesar Rp88.475.497.949 dan Rp65.860.545.552.
Saldo utang dalam Dolar Amerika Serikat untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember
2023 adalah masing-masing sebesar AS$1.300.000 (setara dengan Rp21.347.300.000) dan
AS$1.515.875 (setara dengan Rp23.368.729.000).
PT Bank UOB Indonesia
Entitas Anak - PT Supraco Indonesia (SI):
Merupakan bagian dari total fasilitas gabungan sebesar Rp165.000.000.000 untuk keperluan modal kerja
dan/atau investasi (Catatan 16) yang diterima oleh SI pada tanggal 23 Mei 2018, dengan rincian sebagai
berikut:
1. Revolving Credit Facility 1 dengan batas penggunaan maksimum Rp50.000.000.000. Fasilitas ini
memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2025.
2. Revolving Credit Facility 2 dengan batas penggunaan maksimum Rp15.000.000.000. Fasilitas ini
memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2025.
3. Pre-Export Financing (PEF I) dengan batas penggunaan maksimum Rp50.000.000.000. Fasilitas ini
memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2025.
4. Fasilitas Import Financing (sublimit Pre-Export Financing) dengan batas penggunaan maksimum
Rp50.000.000.000 dan memiliki jangka waktu 12 bulan, serta akan jatuh tempo pada tanggal
27 Januari 2025.
5. Pre-Export Financing 2 dengan batas penggunaan maksimum Rp.50.0000.000.000. Fasilitas ini
dikhususkan untuk membiayai proyek-proyek yang berkaitan dengan bidang konstruksi green energy,
dan memiliki jangka waktu 12 bulan serta akan berakhir pada tanggal 27 Januari 2025.
6. Fasilitas Import Financing 2 (sublimit Pre-Export Financing 2) dengan batas penggunaan maksimum
Rp.50.0000.000.000. Fasilitas ini dikhususkan untuk membiayai proyek-proyek yang berkaitan dengan
bidang konstruksi green energy dan memiliki jangka waktu 12 bulan serta akan berakhir pada tanggal
27 Januari 2025.
Seluruh fasilitas pinjaman di atas dikenakan suku bunga berkisar 10,25% per tahun dan di jamin oleh
tanah dan bangunan yang dimiliki oleh SI dengan nilai penjaminan tidak kurang dari Rp200.000.000.000.
Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, SI diwajibkan untuk memenuhi beberapa batasan
tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara lain
dalam hal melakukan merger, akuisisi, dan konsolidasi, melakukan likuidasi, menerima pernyataan pailit
dan penundaan pembayaran utang, pengalihan, penjaminan dan penyewaan aset, memberikan hutang
kepada pihak lain, penjaminan utang pihak lain, mengalihkan utang kepada pihak lain, penyertaan modal
dan pengambilalihan saham di perusahaan lain, perubahan struktur kepemilikan, perubahan aktivitas
usaha, serta menggadaikan dan menerbitkan saham. Disamping itu SI juga diharuskan memelihara
rasio-rasio keuangan tertentu. SI telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian
pinjaman tersebut.
Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar
Rp124.940.913.235 dan Rp114.878.003.753.
41
Page 45
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)
PT Bank HSBC Indonesia
PT Supraco Indonesia (SI):
Merupakan fasilitas yang dimiliki SI, yang terdiri dari fasilitas modal kerja, pembiayaan impor,
pembiayaan ekspor, Bank Garansi, dan fasilitas treasury dengan limit Rp75.000.000.000, yang dapat
digunakan secara korporasi. Fasilitas tersebut di atas dikenakan suku bunga sebesar 10,00%-11,00%
per tahun, untuk penarikan dalam mata uang rupiah. Fasilitas ini verlaku sampai dengan
31 Januari 2025.
Pinjaman ini dijamin oleh piutang dari SI sebesar USD 5.000.000 dan aset tetap berupa kapal atas nama
PT Supraco Lines.
Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
lain dalam hal bertindak sebagai penjamin (borg) atas utang pihak ketiga, menjaminkan kepada bank
atau pihak ketiga lain atas barang-barang yang telah diserahkan ke bank, meminjamkan atau
menyewakan kepada pihak lain ketiga manapun juga, barang-barang yang telah dijaminkan, dan menarik
fasilitas diatas jumlah plafon. Disamping itu SI juga diharuskan memelihara rasio-rasio keuangan
tertentu.
SI telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.
Saldo utang untuk fasilitas ini per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar
Rp74.675.282.714 dan Rp68.687.632.135.
Entitas Anak - PT Supraco Lines (SL):
Merupakan bagian dari fasilitas yang dimiliki SI, yang terdiri dari fasilitas modal kerja, pembiayaan impor,
pembiayaan ekspor, Bank Garansi, dan fasilitas treasury dengan total limit Rp.75.000.000.000. Fasilitas
tersebut di atas dikenakan suku bunga sebesar 10,00%-11,00% per tahun, untuk penarikan dalam mata
uang rupiah. Fasilitas ini verlaku sampai dengan 31 Januari 2025.
Saldo utang untuk fasilitas ini dalam rupiah per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, masing-masing
sebesar nihil.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Entitas Anak - PT Supraco Indonesia (SI) :
Merupakan fasilitas kredit modal kerja (KMK) dengan suku bunga mengambang dan fasilitas penerbitan
bank garansi untuk jaminan tender dan pelaksanaan jasa-jasa pendukung operasi perminyakan dan gas
bumi yang diperoleh SI pada tanggal 26 Maret 2007. Berdasarkan perpanjangan terakhir dari Fasilitas
pinjaman ini pada tanggal 23 Februari 2018, plafon fasilitas adalah sebesar Rp38.000.000.000 (KMK)
dan Rp20.000.000.000 (Bank Garansi).
Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian, fasilitas ini telah diperpanjang hingga 25 Maret 2025.
Pinjaman ini dijamin oleh corporate guarantee dan deposito, serta bangunan milik SI.
42
Page 46
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Lanjutan)
Entitas Anak - PT Supraco Indonesia (SI) (Lanjutan) :
Seluruh fasilitas pinjaman di atas dikenakan suku bunga berkisar 11,75% per tahun dan diberikan
jaminan berupa tanah dan bangunan yang dimiliki oleh SI.
Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, SI diwajibkan untuk memenuhi beberapa batasan
tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara lain
dalam hal melakukan merger, akuisisi, dan konsolidasi, melakukan likuidasi, menerima pernyataan pailit
dan penundaan pembayaran utang, pelepasan dan penyewaan asset jaminan, memperoleh pinjaman
bank dan institusi keuangan lain, memberikan hutang kepada internal grup dan pihak lain, penjaminan
utang pihak lain, megalihkan utang kepada pihak lain, pengambilalihan dan penyertaan saham baru di
perusahaan lain, membagikan dan membayarkan dividen kepada pemegang saham, menggunakan dana
pinjaman untuk tujuan lain termasuk melunasi utang ke pemegang saham, perubahan anggaran dasar,
struktur kepemilikan, perubahan aktivitas usaha, menggadaikan dan menerbitkan saham, serta membuat
perjanjian dan transaksi tidak wajar.
Disamping itu perusahaan juga diharuskan memelihara rasio-rasio keuangan berikut :
1. Current Ratio minimal 1,00 kali.
2. Debt Equity Ratio maksimal 2,50 kali
3. Debt Service Coverage minimal 100%
Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.
Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar
Rp37.946.000.000 dan Rp33.392.000.000.
PT Bank Danamon Indonesia, Tbk
Perusahaan
Berdasarkan perjanjian kredit antara Perusahaan dengan PT Bank Danamon Indonesia, Tbk (BDI)
tanggal 17 Maret 2020, BDI setuju untuk memberikan fasilitas kredit ke Perusahaan berupa fasilitas
Omnibus Trade Finance (Uncommitted, Revolving) dengan total plafon sebesar USD3.000.000 dalam
bentuk L/C dan SKBDN. Fasilitas ini merupakan pengambilalihan dari fasilitas yang sebelumnya
diberikan oleh MUFG Bank Ltd. Pinjaman ini dikenakan suku tingkat bunga sebesar 9,75% per tahun dan
Fasilitas ini berakhir pada tanggal 17 April 2025.
Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
lain dalam hal melakukan perubahan kegiatan usaha. Disamping itu diharuskan memelihara rasio-
rasio keuangan tertentu. Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam
perjanjian pinjaman tersebut.
Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp36.475.167.485 dan Rp32.046.059.581.
43
Page 47
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Perusahaan
Merupakan fasilitas kredit modal kerja dengan plafon maksimum sebesar Rp5.000.000.000 dan
penerbitan bank garansi dengan plafon sebesar Rp80.000.000.000. Pinjaman ini dikenakan suku tingkat
bunga sebesar 10,00% per tahun dan fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 22 Desember 2024.
Fasilitas ini dijaminkan oleh piutang usaha (Catatan 5), deposito dan bangunan.
Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
lain dalam hal melakukan merger dan akuisisi, mengajukan permohonan pailit dan penundaan
pembayaran utang, pelepasan dan pengalihan aset, memperoleh pinjaman baru dari pihak lain kecuali
subordinate loan, memberikan pinjaman kepada internal grup dan pihak lain, penjaminan utang pihak
lain, pengambilalihan dan penyertaan saham baru di perusahaan lain, membayar bunga dan melunasi
utang ke pemegang saham, dan melakukan transaksi dengan harga tidak wajar. Disamping itu
Perusahaan juga diharuskan memelihara rasiorasio keuangan tertentu.
Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.
Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar
nihil.
PT Bank CTBC Indonesia
Perusahaan
Berdasarkan perjanjian kredit antara Perusahaan dengan PT Bank CTBC Indonesia tanggal 22 Maret
2022, PT Bank CTBC setuju unutk meemberikan fasilitas kredit ke Perusahaan berupa fasilitas Omnibus
Line (Short Term Loan 1, Short Term 2 dan Surat Kredit) dengan total plafon Rp50.000.000.000.
Pinjaman ini dikenakan suku tingkat bunga sebesar 10,00% per tahun dan fasilitas ini akan berakhir pada
tanggal 21 Desember 2024.
Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
lain dalam hal melakukan perubahan usaha dan melakukan pengalihan aset utama. Disamping itu
diharuskan memelihara rasio-rasio keuangan tertentu. Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan
yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.
Saldo utang untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar
Rp34.817.892.146 dan Rp21.604.997.336.
Entitas Anak – PT Supraco Indonesia (SI)
Berdasarkan perjanjian kredit antara SI dengan PT Bank CTBC Indonesia tanggal
21 Desember 2020, CTBC setuju untuk memberikan fasilitas kredit ke Perusahaan berupa fasilitas
Omnibus Line (Short Term Loan 1, Short Term 2, Short Term 3 dan Bank Garansi) dengan total plafon
Rp100.000.000.000 dan fasilitas Transaksi Valuta Asing dengan total plafon sebesar USD500.000.
Pinjaman ini dikenakan suku tingkat bunga sebesar 10,25% per tahun dan fasilitas ini berakhir pada
tanggal 21 Desember 2024.
44
Page 48
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)
PT Bank CTBC Indonesia
Entitas Anak – PT Supraco Indonesia (SI)
Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
lain dalam hal melakukan perubahan usaha dan melakukan pengalihan aset utama. Disamping itu
diharuskan memelihara rasio-rasio keuangan tertentu. SI telah memenuhi batasan-batasan yang
diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.
Saldo utang untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar
Rp99.996.336.173 dan Rp99.931.443.067.
15. UTANG USAHA
a. Berdasarkan pemasok
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Pihak Ketiga
PT Pratita Prama Nugraha 4.921.088.176 4.949.518.329
PT Astrindo Travel Services 3.495.901.275 5.792.757.536
PT Karya Prima Suplindo 3.495.426.592 --
PT Berlian Cranserco Indonesia 3.388.692.983 --
PT PAN Maritime Wira Prawitra 3.329.522.108 2.804.858.729
CV Quasar Prima Abadi 3.079.492.671 4.329.472.799
PT Bina Usaha Sejahtera 2.136.579.300 2.298.173.100
PT Powerindo NS 1.842.590.500 --
PT Dexon Technology PLC 1.824.058.442 --
PT Koncimas 1.815.123.500 2.318.250.500
PT Alatas Crane Service Indonesia 1.001.404.800 3.694.568.493
Koperasi Karyawan Sehati 974.567.484 2.678.673.325
PT Leo Anugerah Sukses 790.325.000 --
PT Asuransi Purna Artanugraha 694.926.343 2.694.926.343
PT Loyalindo Mitra Sejati 616.169.000 --
CV Eka Putra 594.463.441 1.268.457.916
PT Inersia Daya Kavitasi 511.006.007 2.581.063.320
PT Global Wellindo Batam 127.901.100 2.126.685.100
PT Epsindo Jaya Pratama -- 6.143.733.348
PT Global Insurance Broker -- 2.600.000.000
Lain-lain 65.352.427.693 44.288.322.992
Total 99.991.666.415 90.569.461.830
b. Berdasarkan mata uang
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Berdasarkan mata uang
Rupiah 96.120.487.925 79.087.540.223
Dolar Amerika Serikat 3.871.178.490 11.481.921.607
Total 99.991.666.415 90.569.461.830
Jangka waktu utang usaha berkisar antara 30 sampai 90 hari.
45
Page 49
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. BEBAN AKRUAL
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Subkontraktor 24.350.660.245 20.829.793.781
Gaji dan tunjangan 11.857.838.851 10.153.363.793
Sewa 2.037.050.000 3.742.012.644
Bunga 1.087.593.126 946.985.914
Lain-lain 9.871.424.555 4.016.009.329
Total 49.204.566.777 39.688.165.461
Beban akrual lain-lain terutama merupakan utang Perusahaan dan entitas anak atas transaksi pembelian
barang dan jasa yang telah diterima atau dipasok, tetapi belum dibayar, ditagih atau secara formal
disepakati dengan para pemasok.
17. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
30 Juni 2024 31 Desember 2023
PT Mandiri Tunas Finance 601.356.203 617.017.532
Sub-total 601.356.203 617.017.532
Dikurangi: Bagian lancar (601.356.203) (584.925.110)
Bagian jangka panjang -- 32.092.422
18. UTANG LAIN-LAIN
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Pihak ketiga
OTP Geothermal Pte Ltd 122.500.660.000 115.003.360.000
Pihak berelasi (Catatan 28) -- 1.345.777.766
Total 122.500.660.000 116.349.137.766
Utang kepada OTP Geothermal Pte Ltd merupakan utang terkait dengan investasi saham ke PT Sorik
Marapi Geothermal Power (“SMGP”) oleh SI (Catatan 12 dan 30).
Pinjaman ini tidak dikenakan bunga, kecuali ketika seluruh jumlah terutang telah lewat jatuh tempo.
19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
Grup menghitung liabilitas imbalan kerja sesuai dengan Undang-undang yang berlaku. Grup mencatat
liabilitas imbalan kerja berdasarkan hasil perhitungan aktuaria yang dilakukan oleh Kantor Konsultan
Aktuaria Steven & Mourits dan Kantor Konsultan Aktuaria Riana & Rekan, aktuaris independen, untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dalam laporannya masing-masing
tanggal 2 Januari 2024 dan 14 Maret 2023, dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”.
Penghitungan liabilitas imbalan pasca kerja dihitung sesuai dengan Undang-undang ketenagakerjaan
yang berlaku.
46
Page 50
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (Lanjutan)
Pada tanggal 31 Desember 2022, Grup menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 (PP
35/2021) yang diterbitkan tanggal 2 Februari 2021, melaksanakan ketentuan Pasal 81 dan Pasal 185 (b)
UU No. 11/2020 tentang Penciptaan Kerja (Cipta Kerja) dalam penetapan kewajiban imbalan pasca
kerja.
Risiko Tingkat Bunga
Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas program.
Risiko Gaji
Nilai kini kewajiban manfaat pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program.
Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program itu.
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Saldo Awal 36.953.392.488 30.678.839.989
Beban Periode Berjalan (Catatan 25) 3.895.920.000 7.450.554.345
Pembayaran Manfaat (2.015.616.438) (3.287.405.625)
Pendapatan Komprehensif Lainnya - 2.111.403.779
Saldo Akhir 38.833.696.050 36.953.392.488
Risalah Asumsi
Tingkat diskonto 7,25% 6,60% - 6,70%
Tingkat kenaikan upah 5,00% 5,00%
Tingkat mortalitas TMI 4 TMI 4
Tingkat cacat 5% TMI 4 5% TMI 4
Tingkat perputaran pekerja 2.5% per tahun (linear)
Usia pensiun normal 56 tahun 56 tahun
20. MODAL SAHAM
Sesuai dengan daftar pemegang saham yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek Perusahaan, PT
Adimitra Transferindo, susunan pemegang saham Perusahaan per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024
Jumlah Persentase Jumlah Modal
Saham Pemilikan Disetor
Pemegang Saham % Rp
Tn. Haiyanto 184.598.700 23,97 18.459.870.000
PT Radiant Nusa Investama 174.354.500 22,64 17.435.450.000
OCBC Securities PTE Ltd 107.804.100 14,00 10.780.410.000
Masyarakat Umum
(masing-masing dibawah 5%) 303.242.700 39,39 30.324.270.000
Total 770.000.000 100,00 77.000.000.000
47
Page 51
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. MODAL SAHAM (Lanjutan)
31 Desember 2023
Jumlah Persentase Jumlah Modal
Saham Pemilikan Disetor
Pemegang Saham % Rp
Tn. Haiyanto 184.598.700 23,97 18.459.870.000
PT Radiant Nusa Investama 174.354.500 22,64 17.435.450.000
OCBC Securities PTE Ltd 113.409.300 14,73 11.340.930.000
Masyarakat Umum
(masing-masing dibawah 5%) 297.637.500 38,66 29.763.750.000
Total 770.000.000 100,00 77.000.000.000
21. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
Kepentingan Non Pengendali Kepentingan Non Pengendali
atas Aset Bersih atas Laba Bersih
30 Juni 2024 31 Desember 2023 30 Juni 2024 30 Juni 2023
SI dan Entitas Anak 29.140.588 28.300.186 560.322 431.722
Jumlah 29.140.588 28.300.186 560.322 431.722
22. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Merupakan agio saham atas penawaran umum perdana saham Perusahaan pada tahun 2006 setelah
dikurangi dengan biaya emisi saham dengan perincian sebagai berikut:
30 Juni 2024 dan
31 Desember 2023
Agio atas penerbitan saham sebanyak
170.000.000 saham dengan nilai
nominal Rp100 per saham dengan
harga penawaran Rp250 per saham 25.500.000.000
Dikurangi: Biaya emisi saham (3.902.936.278)
Agio saham bersih 21.597.063.722
Selisih nilai transaksi restrukturisasi
entitas sepengendali 9.374.556.225
Total 30.971.619.947
23. PENDAPATAN
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Jasa pendukung operasi 752.001.561.266 516.830.514.488
Jasa kegiatan lepas pantai 151.502.165.613 177.960.361.678
Jasa inspeksi 109.528.768.854 93.444.753.727
Lain-lain 25.928.903.896 44.789.499.365
Total 1.038.961.399.629 833.025.129.258
48
Page 52
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. PENDAPATAN (Lanjutan)
Berikut ini adalah rincian pendapatan yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan masing-masing pada
periode 30 Juni 2024 dan 2023:
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Medco Energi (Madura Offshore) Pty. Ltd 126.080.491.898 147.939.821.985
PT Pertamina E&P 107.598.171.255 58.968.244.258
PT Pertamina Hulu Mahakam 90.201.835.188 151.215.135.537
PT Pertamina Hulu Rokan 79.079.761.462 56.313.772.179
Schlumberger Group 45.419.166.374 54.246.403.034
Total 448.379.426.177 468.683.376.993
24. BEBAN LANGSUNG
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Gaji dan tunjangan 662.339.190.188 481.796.142.794
Penyusutan (Catatan 11) 52.648.605.572 60.898.089.607
Subkontraktor 46.895.060.508 30.968.739.614
Peralatan dan perlengkapan 45.182.060.039 24.636.921.742
Material 40.648.137.475 54.882.951.222
Perjalanan dan akomodasi 31.676.202.185 14.493.693.904
Seragam dan perlengkapan keamanan 14.679.467.201 8.564.643.302
Penyusutan aset hak guna (Catatan 12) 8.668.946.269 8.207.637.644
Kendaraan 7.888.808.312 10.465.965.768
Sewa kapal 3.671.784.423 2.466.274.346
Bunga aset hak guna 2.140.124.923 4.344.832.933
Lain-lain 25.561.061.299 28.185.039.426
Total 941.999.448.394 729.910.932.302
25. BEBAN USAHA
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Beban Umum dan Administrasi
Gaji dan tunjangan 38.552.541.464 38.325.482.937
Kantor 4.507.673.845 3.723.181.961
Imbalan Kerja (Catatan 19) 3.895.920.000 2.301.155.386
Kendaraan 2.277.886.293 2.017.028.650
Tenaga ahli 1.873.294.360 2.257.518.157
Penyusutan aset hak guna (Catatan 12) 1.558.035.626 1.597.420.760
Gedung 1.233.712.193 3.515.743.746
Rekrutmen dan pelatihan 1.185.305.222 1.199.396.799
Perjalanan dinas dan akomodasi 1.053.466.929 1.527.996.491
Penyusutan (Catatan 11) 803.551.470 932.939.797
Donasi 609.737.682 43.725.000
Lain - lain 363.110.154 126.461.302
Sub-total 57.914.235.239 57.568.050.986
Beban Penjualan 2.844.339.055 2.210.846.565
Total 60.758.574.294 59.778.897.551
49
Page 53
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. DIVIDEN TUNAI DAN CADANGAN UMUM
a. Saldo Laba yang Belum Ditentukan Penggunaannya
Saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya terdiri dari:
1. Akumulasi saldo laba merupakan akumulasi laba setelah dikurangi pembagian dividen dan
pembentukan dana cadangan sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.
2. Penghasilan komprehensif lain yang berasal dari keuntungan atau kerugian aktuarial merupakan
saldo laba yang berasal dari pengukuran kembali program imbalan pasti.
b. Dividen Tunai dan Cadangan Umum
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat sebagaimana dinyatakan dalam Akta Berita Acara
No.102 tanggal 23 Juni 2023 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di Jakarta, telah disetujui pembagian
dividen tunai untuk tahun buku 2022 sebesar Rp. 2.695.000.000 atau Rp. 3.5 per saham.
27. LABA PER SAHAM DASAR
Laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk tujuan perhitungan laba per saham dasar
adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024 30 Juni 2023
Laba yang dapat diatribusikan
ke pemilik entitas induk per saham 6.564.096.783 9.222.189.435
Pada tanggal laporan posisi keuangan, Perusahaan tidak memiliki efek yang berpotensi saham biasa
yang dilutif.
28. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI
a. Sifat hubungan dengan pihak-pihak berelasi
Pihak Berelasi Hubungan Transaksi
PT Radiant Nusa Investama Pemegang Saham Utang lain-lain
PT Radiant Guna Persada Dibawah pengendalian yang sama Piutang non-usaha
PT Guna Mandiri Paripurna Dibawah pengendalian yang sama Piutang usaha
b. Saldo dengan pihak-pihak berelasi
Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan dan entitas anak melakukan transaksi tertentu dengan pihak
berelasi, yang meliputi antara lain:
a. Pada 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Grup juga mempunyai transaksi piutang usaha
pada PT Guna Mandiri Paripurna masing-masing sebesar nihil dan Rp549.545.
50
Page 54
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI (Lanjutan)
b. Saldo dengan pihak-pihak berelasi (Lanjutan)
b. Grup juga mempunyai transaksi piutang di luar usaha sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
PT Radiant Guna Persada (RGP) 3.670.833.501 3.783.199.488
PT Guna Mandiri Paripurna 1.645.512.987 1.645.512.987
Lain-lain
(masing-masing di bawah Rp 500.000.000) 267.366.489 1.003.342.169
Bagian jangka panjang 5.583.712.977 6.432.054.644
c. Grup juga mempunyai transaksi utang di luar usaha sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
PT Radiant Nusa Investama (Catatan 18) -- 1.345.777.766
Jumlah -- 1.345.777.766
29. INFORMASI SEGMEN
Segmen Operasi
Grup pada saat ini melakukan kegiatan usaha sebagai berikut:
1. Jasa pendukung operasi meliputi: jasa penyediaan sumber daya manusia, pelatihan, pemeliharaan
dan perbaikan, sewa kendaraan serta penyediaan dan pengelolaan terintegrasi untuk basis lapangan
minyak dan gas.
2. Jasa inspeksi meliputi: jasa voluntary inspection, statutory inspection, non destructive testing services
dan oil country tubular goods, dan analisis dampak lingkungan.
3. Jasa agensi dan kegiatan lepas pantai meliputi kegiatan keagenan, penyediaan jasa untuk kegiatan
lepas pantai termasuk pengoperasian mobile offshore production unit dan, jasa pelayaran dalam
negeri.
4. Jasa lain-lain meliputi: jasa konstruksi, jasa manajemen gedung, dan lain-lainnya.
Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha:
51
Page 55
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)
Segmen Operasi (Lanjutan)
30 Juni 2024
Jasa Pendukung Jasa Kegiatan
Operasi Jasa Inspeksi Lepas Pantai & Lain-lain Konsolidasian
Laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif Lain
Pendapatan 752.001.561.266 109.528.768.854 175.166.165.613 28.790.372.192 1.065.486.867.925
Pendapatan antar segmen - - (23.664.000.000) (2.861.468.296) (26.525.468.296)
Beban langsung 715.591.218.107 92.850.167.274 133.862.474.522 23.359.588.491 965.663.448.394
Beban antar segmen - - (23.664.000.000) - (23.664.000.000)
Total laba kotor 36.410.343.159 16.678.601.580 41.303.691.091 2.569.315.405 96.961.951.235
Laba usaha 4,8% 15,2% 23,6% 8,9% 39.657.487.567
Laba sebelum pajak 8,1% 1,9% 32,0% -29,8% 11.126.537.466
Informasi lainnya
Aset segmen yang tidak
dapat dialokasikan 1.438.910.923.304
Liabilitas segmen yang
tidak dapat dialokasikan 875.728.298.610
30 Juni 2023
Jasa Pendukung Jasa Kegiatan
Operasi Jasa Inspeksi Lepas Pantai & Lain-lain Konsolidasian
Laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif Lain
Pendapatan 516.830.514.488 93.444.753.727 201.624.361.678 47.655.646.309 859.555.276.202
Pendapatan antar segmen - - (23.664.000.000) (2.866.146.944) (26.530.146.944)
Beban langsung 483.134.382.155 92.706.832.566 133.000.514.804 44.733.202.776 753.574.932.301
Beban antar segmen - - (23.664.000.000) - (23.664.000.000)
Total laba kotor 33.696.132.332 737.921.161 68.623.846.874 56.296.589 103.114.196.956
Laba usaha 6,5% 0,8% 34,0% 0,1% 40.758.792.503
Laba sebelum pajak 15.514.802.550
Informasi Lainnya
Aset segmen yang tidak
dapat dialokasikan
31 Desember 2023 1.341.729.318.010
Liabilitas segmen yang
tidak dapat dialokasikan
31 Desember 2023 792.253.377.478
52
Page 56
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)
Segmen Geografis
Operasi Grup berlokasi di wilayah Indonesia yang memiliki risiko dan imbalan relatif sama. Pendapatan
berdasarkan lokasi geografis:
2024 2023
Jawa 582.990.415.217 425.946.568.988
Kalimantan 261.864.890.408 206.062.881.291
Sumatera 194.106.094.004 201.015.678.979
Jumlah 1.038.961.399.629 833.025.129.258
30. KOMITMEN
Perusahaan
a. Pada tanggal 20 Maret 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
Hulu Sanga Sanga yang tertuang dalam kontrak No. SA15026594A mengenai Non-Destructive Testing.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 30 April 2027 dengan nilai kontrak Rp25.793.403.000.
b. Pada tanggal 18 Maret 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
Hulu Energi Offshore North West Java yang tertuang dalam kontrak No. 4710008112 mengenai jasa
Integrated Statutory Inspection & Certification Services (Paket B). Kontrak ini berlaku sampai dengan
30 April 2027 dengan nilai kontrak Rp25.793.403.000.
c. Pada tanggal 1 Maret 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
EP Zona 7 yang tertuang dalam kontrak No. RKP.LO-2424/XII/2023 mengenai Manpower Services.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 28 Februari 2026 dengan nilai kontrak Rp44.945.966.165.
d. Pada tanggal 1 Maret 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT REA Kaltim
Plantations yang tertuang dalam kontrak No. RKP.LO-2424/XII/2023 mengenai Manpower Services.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 31 Mei 2026 dengan nilai kontrak Rp34.007.601.879.
e. Pada tanggal 1 Januari 2024, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
EP Zona 7 yang tertuang dalam kontrak No. SSA13026391A mengenai Manpower Services. Kontrak ini
berlaku sampai dengan 31 Desember 2025 dengan nilai kontrak Rp28.996.995.300.
f. Pada tanggal 6 Desember 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT
Pertamina Hulu Kalimantan Timur yang tertuang dalam kontrak No. SA16022541A/XI/2023/ S-12
mengenai NDT Inspection Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 30 Juni 2027 dengan nilai
kontrak sebesar Rp 20.070.500.000.
g. Pada tanggal 23 Oktober 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan JOB
Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi yang tertuang dalam kontrak No. S230011R/JOBT/SPE
mengenai Jasa Third Party Inspection. Kontrak ini berlaku sampai dengan 22 Januari 2026 dengan nilai
kontrak sebesar Rp 34.519.325.000.
h. Pada tanggal 1 Oktober 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian Kerjasama dengan PT Pertamina
EP yang tertuang dalam kontrak No. SHUG-S23PL0060AA07 mengenai Jasa Tenaga Pembantu
Pengamanan di Wilayah Kerja Rantau Field. Kontrak ini berlaku sampai dengan 30 September 2025
dengan nilai kontrak sebesar Rp 28.505.008.017.
i. Pada tanggal 20 September 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan
PERTAMINA EP ASSET 1 FIELD JAMBI yang tertuang dalam kontrak No. 4650017585 mengenai Jasa
Tenaga Pembantu Pengamanan di Wilayah Kerja Jambi Field. Kontrak ini berlaku sampai dengan 19
September 2025 dengan nilai kontrak Rp21.037.970.661.
53
Page 57
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. KOMITMEN (Lanjutan)
Perusahaan (Lanjutan)
j. Pada tanggal 19 September 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan
PERTAMINA DRILLING SERVICE INDONESIA yang tertuang dalam kontrak No. 4650017581 mengenai
Pengadaan Jasa Inspkesi Tubular Goods. Kontrak ini berlaku sampai dengan 7 Desember 2025 dengan
nilai kontrak Rp27.065.055.000.
k. Pada tanggal 1 Juli 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PERTAMINA EP
ZONA 7 FIELD SUBANG yang tertuang dalam kontrak No. SA13019912A mengenai Penyediaan Jasa
Tenaga Bantu Operasional Bagian Operasi Produksi Subang Field - Area Karawang. Kontrak ini berlaku
sampai dengan 30 Juni 2025 dengan nilai kontrak Rp27.728.643.000.
l. Pada tanggal 1 Juli 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PERTAMINA EP
ZONA 7 FIELD SUBANG yang tertuang dalam kontrak No. SA13019908A mengenai Penyediaan Jasa
Tenaga Bantu Operasional Bagian Operasi Produksi Subang Field- Area Subang. Kontrak ini berlaku
sampai dengan 30 Juni 2025 dengan nilai kontrak Rp34.495.516.504.
m. Pada tanggal 27 Maret 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
EP yang tertuang dalam kontrak No. SR1000051B mengenai Penyediaan Jasa Supervisi untuk
mendukung kegiatan pemboran di wilayah kerja PT. PERTAMINA EP ZONA 1. Kontrak ini berlaku
sampai dengan 25 Maret 2025 dengan nilai kontrak Rp42.887.664.449.
n. Pada tanggal 1 April 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
Hulu Energi OSES yang tertuang dalam kontrak No. 4710006969 mengenai Jasa Project Management
Team. Kontrak ini berlaku sampai dengan 31 Mei 2025 dengan nilai kontrak Rp32.022.687.932.
o. Pada tanggal 1 September 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PetroChina
International Jabung Ltd yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3454-CA mengenai Manpower Services.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 28 Februari 2025 dengan nilai kontrak Rp43.297.255.639.
p. Pada tanggal 14 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
Zona 10 yang tertuang dalam kontrak No. SHUN-S22PL0023A-A16 mengenai Manpower Services.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 13 Juli 2024 dengan nilai kontrak Rp48.727.606.079.
q. Pada tanggal 14 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
Hulu OSES yang tertuang dalam kontrak No. 4710006130 mengenai Manpower Services. Kontrak ini
berlaku sampai dengan 13 Juli 2024 dengan nilai kontrak Rp35.571.945.702.
r. Pada tanggal 14 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
Zona 10 yang tertuang dalam kontrak No. SHUN-S22PL0024A-A16 mengenai Manpower Services.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 13 Juli 2024 dengan nilai kontrak Rp34.918.309.327.
s. Pada tanggal 14 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
Zona 10 yang tertuang dalam kontrak No. SHUN-S22PL0022A-A16 mengenai Manpower Services.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 13 Juli 2024 dengan nilai kontrak Rp34.884.156.923.
t. Pada tanggal 13 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
Hulu Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00172A mengenai Non-Destructive Testing. Kontrak
ini berlaku sampai dengan 8 Agustus 2025 dengan nilai kontrak Rp58.684.199.250.
u. Pada tanggal 1 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00129A mengenai Operation Maintenance Services.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 7 Agustus 2026 dengan nilai kontrak Rp231.921.643.994.
v. Pada tanggal 1 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00126A mengenai Operation Maintenance Services.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 7 Agustus 2027 dengan nilai kontrak Rp159.474.281.506.
54
Page 58
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. KOMITMEN (Lanjutan)
Perusahaan (Lanjutan)
w. Pada tanggal 1 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan ExxonMobil Cepu
Ltd yang tertuang dalam kontrak No. 4600072723 mengenai Operation Maintenance Services. Kontrak ini
berlaku sampai dengan 30 Juni 2025 dengan nilai kontrak Rp43.091.494.056.
x. Pada tanggal 10 Juni 2022, Perusahaan menand atangani perjanjian kerjasama dengan BP Berau –
Tangguh yang tertuang dalam kontrak No. 4420003202 mengenai Development of AMDAL Document
For Tangguh Expansion Project Phase 2. Kontrak ini berlaku sampai dengan 27 Agustus 2024 dengan
nilai kontrak Rp39.392.692.300.
y. Pada tanggal 1 April 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
Zona 7 Tambun Field yang tertuang dalam kontrak No. SHUK-S21PL0098A-A13 mengenai Manpower
Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 19 Mei 2024 dengan nilai kontrak Rp47.557.211.000.
z. Pada tanggal 1 April 2022, Perusahaan menand atangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
Hulu Mahakam yang tertuang dalam kontrak No. 4710005591 mengenai Manpower Services. Kontrak ini
berlaku sampai dengan 30 September 2024 dengan nilai kontrak Rp231.513.390.320.
aa. Pada tanggal 1 Maret 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
Hulu Mahakam yang tertuang dalam kontrak No. 4710005766 mengenai Pipeline Inspection and
Maintenance Supervision Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 29 Mei 2025 dengan nilai kontrak
Rp46.375.997.192.
bb. Pada tanggal 9 Februari 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Mandau
CIpta Tenaga Nusantara yang tertuang dalam kontrak No. 3100000089 mengenai Provision Of NDC
Operation Support Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 8 Agustus 2024 dengan nilai kontrak
Rp34.154.171.384.
cc. Pada tanggal 5 Januari 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Dwi Mitra
Rekayasa Teknik yang tertuang dalam kontrak No. 0201221DRT mengenai Non-Destructive Testing.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 3 Januari 2027 dengan nilai kontrak Rp25.082.500.000.
dd. Pada tanggal 1 Januari 2022, Perusahaan menand atangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
Hulu Sanga Sanga yang tertuang dalam kontrak No. SSU100064A mengenai Manpower Services.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 30 September 2024 dengan nilai kontrak Rp181.561.554.997.
ee. Pada tanggal 1 Desember 2021, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT
Pertamina Hulu Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SHUH-S21PL0050A-A10 mengenai Manpower
Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 24 Januari 2024 dengan nilai kontrak Rp29.617.173.364.
ff. Pada tanggal 7 Oktober 2021, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
Hulu Energi ONWJ LTD yang tertuang dalam kontrak No. 4710005441 mengenai Lifting Management
Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 7 Desember 2026 dengan nilai kontrak Rp22.609.906.500.
gg. Pada tanggal 20 Agustus 2021, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT
Pertamina Hulu Energi OSES yang tertuang dalam kontrak No. 4710004728 mengenai Certification
Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 20 Oktober 2026 dengan nilai kontrak Rp15.910.200.000.
hh. Pada tanggal 1 Juni 2021, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
Hulu Mahakam yang tertuang dalam kontrak No. 4600006476 mengenai Inspection Engineering Support
Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 31 Mei 2024 dengan nilai kontrakRp15.709.909.400.
ii. Berdasarkan berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, tanggal 21 Februari 2019 dari P.
Sutrisno A. Tampubolon, SH., notaris di Jakarta.
55
Page 59
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. KOMITMEN (Lanjutan)
Perusahaan (Lanjutan)
Pemegang saham telah memberikan persetujuan kepada Direksi Perseroan untuk menjaminkan
sebagian besar atau seluruh kekayaan Entitas Induk Perseroan dan/atau Entitas Anak Perseroan baik
yang telah ada maupun yang akan ada, dalam rangka kaitannya dengan fasilitas pinjaman dan/ atau
pembiayaan yang akan diperoleh Entitas Induk Perseroan dan/ atau Entitas Anak Perseroan baik dari
Perbankan dan atau perusahaan modal ventura, perusahaan pembiayaan atau perusahaan pembiayaan
infrastruktur baik dalam negeri maupun luar negeri termasuk perpanjangan, perubahan, pergantian, dan
pembaharuannya dari waktu ke waktu serta memberikan persetujuan dan kuasa kepada Direksi
Perseroan untuk menentukan skema pemberian jaminannya. Pemegang saham juga memberikan
wewenang kepada Direksi Perseroan untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu
sehubungan dengan pemberian jaminan tersebut.
jj. Pada tanggal 27 April 2006, Perusahaan menandatangani perjanjian Maleo Development dengan Santos
(Madura Offshore) Pty. Ltd., yang tertuang dalam perjanjian No.900252 mengenai Mobile Offshore
Project Unit (MOPU) Operating Services yang berlaku sampai 28 September 2010 dengan nilai kontrak
sebesar USD110,081,000.
Pada tanggal 8 Juni 2010, Santos (Madura Offshore) Pty. Ltd., mengadakan adendum dengan
Perusahaan atas perjanjian di atas dengan Ref No.013/MDO/LEG/III/10 diperpanjang dengan jangka
waktu perjanjian untuk periode 5 tahun.
Berdasarkan addendum perjanjian tanggal 31 Oktober 2011, Perusahaan dan Santos sepakat untuk
memperpanjang perjanjian tersebut diatas dimulai dari periode 1 Agustus 2011 hingga 21 Juli 2016.
Santos memiliki hak untuk memperpanjang secara otomatis perjanjian tersebut setelah tanggal 31 Juli
2016 untuk periode 1 Agustus 2016 hingga 20 April 2018.
Pada tanggal 27 Desember 2017, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Santos
(Madura Offshore) Pty Ltd yang merupakan kelanjutan dari kontrak No.900252 dan tertuang dalam
kontrak MD000310317DA mengenai Maleo Producer Platform (MPP) Rental, Operations and
Maintenance Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 27 Desember 2021 dengan nilai kontrak
USD62,236,170 atau setara dengan Rp840.188.295.000.
Pada tanggal 27 Februari 2019, Perusahaan menerima Surat Penunjukan Pemenang dari Santos
(Sampang) Pty Ltd, mengenai perpanjangan perjanjian kerja sama terkait Maleo Producer Platform
(MPP) Lease, Operation and Maintenance Services, Contract No. 901999 sebeasar USD90.291.480,
untuk periode 3 tahun. Untuk periode 5 tahun dan 8 bulan yang terdiri dari 13 bulan (fase konversi) dan 3
tahun periode pasti ditambah 1 tahun dan 7 bulan periode Opsi (fase operasi dan pemeliharaan).
Berdasarkan kontrak seluruh biaya yang terjadi selama fase konversi ditagihkan kepada klien dalam
bentuk unit rate selama 3-4 tahun fase operasi.
Entitas anak - PT Supraco Indonesia:
a. Pada tanggal 1 Januari 2024, SI menandatangani perjanjian Kerjasama dengan PT Expro Indonesia,
yang tertuang dalam kontrak No. 001/SPC-EXPRO/I/2024 mengenai Manpower Supply Services, yang
berlaku sampai 31 Desember 2024 sebesar Rp30.520.674.429.
b. Pada tanggal 1 Desember 2023, SI menandatangani perjanjian Kerjasama dengan Petrochina
International Jabung Ltd., yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3647-CA mengenai Manpower Supply
Services, yang berlaku sampai 30 November 2025 sebesar Rp26.032.856.137.
c. Pada tanggal 9 Oktober 2023, SI menandatangani perjanjian Kerjasama dengan PT Pertamina EP, yang
tertuang dalam kontrak No. SA02021990A mengenai Manpower Supply Services yang berlaku sampai
8 Oktober 2025 sebesar Rp48.766.667.000.
56
Page 60
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. KOMITMEN (Lanjutan)
Entitas anak - PT Supraco Indonesia: (Lanjutan)
d. Pada tanggal 1 Oktober 2023, SI menandatangani perjanjian Kerjasama dengan PT Pertamina EP,
mengenai Manpower Supply Services yang berlaku sampai 30 September 2025 sebesar
Rp24.688.569.094.
e. Pada tanggal 1 Agustus 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT. WARTSILA
INDONESIA, yang tertuang dalam kontrak No. 024/DAU/GA/WID/VIII/2017 mengenai Manpower Serivice
yang berlaku sampai 31 Juli 2026 dengan nilai Rp20.938.694.957.
f. Pada tanggal 7 Juli 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Inpex Masela Ltd yang
tertuang dalam kontrak No. MAS/2023/0010 mengenai National Manpower Supply For Non Technical
Position yang berlaku sampai 6 Oktober 2025 dengan nilai Rp42.391.597.552.
g. Pada tanggal 15 Mei 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu Rokan,
yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00521A mengenai Perbaikan Perawatan Gedung - SMO yang
berlaku sampai 30 April 2026 dengan nilai Rp72.655.181.604.
h. Pada tanggal 10 Mei 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrogas (Basin) Ltd., yang
tertuang dalam kontrak No. PROCGS383 mengenai Operation & Engineering Consultancy Services yang
berlaku sampai 9 Mei 2025 dengan nilai Rp27.201.486.027.
i. Pada tanggal 1 April 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrochina International
Jabung Ltd, yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3569-CA mengenai Welding, QC & Drilling Contraction
Labor Support yang berlaku sampai 30 Maret 2025 dengan nilai Rp36.003.601.380.
j. Pada tanggal 1 April 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrochina International
Jabung Ltd, yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3567-CA mengenai Field Admin, Govel & IT Labor
Support yang berlaku sampai 30 Maret 2025 dengan nilai Rp35.000.813.427.
k. Pada tanggal 1 April 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrochina International
Jabung Ltd, yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3568-CA mengenai Field Operation Labor Support
yang berlaku sampai 30 Maret 2025 dengan nilai Rp31.484.274.432.
l. Pada tanggal 1 Maret 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Ecolab International
Indonesia, yang tertuang dalam kontrak No. Main Power Service yang berlaku sampai 30 Februari 2025
dengan nilai Rp21.304.015.295.
m. Pada tanggal 27 Februari 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Petrochina
International Jabung Ltd, yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3502-CA mengenai Maintenance Labor
Support (PetroChina International Jabung Ltd) yang berlaku sampai 28 Februari 2025 dengan nilai
Rp36.873.366.120.
n. Pada tanggal 1 Januari 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Petrogas (Basin) Ltd,
yang tertuang dalam kontrak No. PBL-GS2023-001 mengenai Jasa Penyediaan Tenaga Kerja Penunjang
Operasi Migas – Jakarta Technical & Non-Technical yang berlaku sampai 31 Desember 2024 dengan
nilai Rp66.550.098.003.
o. Pada tanggal 1 Januari 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Schlumberger
Geophysics Nusantara, yang tertuang dalam kontrak No. CW2712367 mengenai Manpower Service yang
berlaku sampai 31 Desember 2024 dengan nilai Rp120.221.701.977.
p. Pada tanggal 1 Desember 2022, SI menandatangani perjanjian Kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
Kalimantan Timur, yang tertuang dalam kontrak No. 4710006620 mengenai Operation Assistance &
Maintenance Services yang berlaku sampai 30 November 2025 sebesar Rp 174.733.846.104.
57
Page 61
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. KOMITMEN (Lanjutan)
Entitas anak - PT Supraco Indonesia: (Lanjutan)
q. Pada tanggal 9 Agustus 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00136A mengenai Jasa - Jasa Pendukung Pengoperasian
dan Perawatan Fasilitas Oil Wharves - Paket 2 yang berlaku sampai 8 Agustus 2026 dengan nilai
Rp43.537.453.700.
r. Pada tanggal 16 Juni 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Medco E&P Grissik Ltd
yang tertuang dalam kontrak No. CS-18438602 mengenai Field Operations Assistance Services yang
berlaku sampai 31 Desember 2023 dengan nilai Rp44.173.189.244.
s. Pada tanggal 1 April 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
Mahakam yang tertuang dalam kontrak No. 4710005803 mengenai Lifting Equipment & Burner Boom
Maintenance yang berlaku sampai 31 Maret 2025 dengan nilai Rp25.899.000.000.
t. Pada tanggal 5 Januari 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Medco Energi
Internasional Tbk yang tertuang dalam kontrak No. 3510006873 mengenai Electrical and Instrument
Engineering Services yang berlaku sampai 4 Januari 2025 dengan nilai Rp16.594.793.630.
u. Pada tanggal 1 Januari 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
Mahakam yang tertuang dalam kontrak No. 4710005599 mengenai Manpower Services yang berlaku
sampai 30 Juni 2024 dengan nilai Rp177.844.485.130.
v. Pada tanggal 11 September 2020, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
Mahakam yang tertuang dalam kontrak No. 45000010776 mengenai Modular Crane yang berlaku sampai
10 Oktober 2024 dengan nilai Rp44.450.160.000.
w. Pada tanggal 25 Juni 2019, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
Mahakam yang tertuang dalam kontrak No. SS218A113 mengenai NBU Production & Maintenance
Support Service yang berlaku sampai 30 Juni 2024 dengan nilai Rp181.171.600.000.
x. Pada tanggal 18 Februari 2010, SI bersama dengan OTP menandatangani suatu perjanjian Head of
Agreement dengan tujuan khusus yaitu untuk membiayai partisipasi modal dalam SMGP, yang kemudian
diubah berdasarkan surat amandemen tanggal 6 Desember 2010.
Dalam rangka pertisipasi modal tersebut, pada tanggal 28 Juli 2010 SI menandatangani suatu perjanjian
kredit dengan OTP yang sebagaimana telah diubah dan dinyatakan kembali melalui suatu perjanjian
kredit tanggal 9 Maret 2011 (secara bersama-sama disebut sebagai “Perjanjian Kredit Awal”). Sebagai
kelanjutan dari Perjanjian Kredit Awal, SI dan OTP menyetujui untuk mengubah dan menyatakan kembali
pada Perjanjian Perubahan dan Pernyataan Kembali Kedua atas Perjanjian Kredit pada tanggal 13 Mei
2014.
SI memperoleh fasilitas pinjaman sebesar USD15,000,000 dari OTP. Berdasarkan amandemen
penjanjian kredit pada tanggal 25 Mei 2016, fasilitas ini hanya akan diikenakan bunga pada saat SI telah
gagal memenuhi kewajibannya untuk memberikan instruksi pada SMGP untuk membayarkan 75% dari
dividen yang dibayarkan.
Berdasarkan Akta Notaris No. 126 tanggal 27 Februari 2018 oleh Humberg Lie, SH., SE., Magister
Kenotariatan, SI melakukan penambahan investasi saham pada PT Sorik Marapi Geothermal Power
(“SMGP”) menjadi USD7,460,000. Penambahan modal ditempatkan dan modal disetor SMGP ini telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.
AHU-AH.01.03-0085825 tanggal 27 Februari 2018.
58
Page 62
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. KOMITMEN (Lanjutan)
Entitas Anak - PT Supraco Lines (SL) :
a. Pada tanggal 31 Oktober 2023, SL menandatangani kontrak dengan PT Pertamina Hulu Mahakam yang
tertuang dalam kontrak No. 4710007618 mengenai Provision of Dredging and Associated Services
Package 1 - 4 yang berlaku sampai dengan tanggal 31 Oktober 2027 dengan nilai kontrak sebesar
Rp 96.325.000.000.
b. Pada tanggal 4 April 2023, SL menandatangani kontrak dengan PT Pertamina Hulu Mahakam yang
tertuang dalam kontrak No. 4710007032 mengenai Provision of Dredging and Associated Service – II
yang berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2023 dengan nilai kontrak sebesar
Rp 30.777.187.500.
c. Pada tanggal 30 Maret 2022, SL menandatangani kontrak dengan PT Pertamina Hulu Mahakam yang
tertuang dalam kontrak No.4710005814 mengenai Provision of Dredging Service for Mahakam West
Area yang berlaku sampai dengan tanggal 31 Maret 2023 dengan nilai kontrak Rp44.995.701.000.
Entitas Anak - PT Supraco Daya Wisesa (SDW) :
a. Pada tanggal 1 Agustus 2023, SDW menandatangani kontrak dengan PT Martabak Pizza Orins yang
tertuang dalam kontrak No. 0016.SDW/CEOOSSMPS/VII/2023 mulai 1 Agustus 2023 sampai dengan
31 Juli 2024 berkaitan dengan kerjasama jasa penyedia tenaga kerja.
a. Pada tanggal 8 September 2023, SDW menandatangani kontrak dengan PT Wira Insani yang tertuang
dalam kontrak No.WFT/PROC/AGR/IX/2023/043 dari 1 Oktober 2023 sampai dengan 30 September
2025 berkaitan dengan kerjasama mengenai penyediaan jasa kebersihan dan pengolahan air limbah.
b. Pada tanggal 8 September 2023, SDW menandatangani kontrak dengan PT Wira Insani yang tertuang
dalam kontrak No.WFT/PROC/AGR/IX/2023/044 dari 22 September 2023 sampai dengan
30 September 2025 berkaitan dengan kerjasama mengenai jasa penyedia tenaga kerja.
c. Pada tanggal 8 September 2023, SDW menandatangi kontrak dengan PT Precision Energy Services
Indonesia yang tertuang dalam kontrak No. WFT/PROC/AGR/IX/2023/045 dari 1 Oktober 2023 sampai
dengan 30 September 2025 berkaitan dengan kerjasama mengenai jasa penyedia tenaga kerja.
d. Pada tanggal 1 Desember 2023, SDW menandatangi kontrak dengan PT Satu Sahabat Jawanis yang
tertuang dalam kontrak No. 001/HRD/PJPPTK/SSJSDW/XII/2023 dari 1 Desember 2023 sampai dengan
30 November 2024 berkiatan dengan kerjasama mengenai jasa penyedia tenaga kerja.
e. Pada tanggal 6 Desember 2023, SDW menandatangani Letter of Award (LOA) dengan PT Air Liquide
Indonesia, yang berlaku sampai dengan 31 Desember 2026 berkiatan dengan Kerjasama mengenai jasa
pengelolaan pengemudi.
59
Page 63
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. INSTRUMEN KEUANGAN
Grup menggunakan hirarki berikut ini untuk menentukan nilai wajar instruemen keuangan:
Tingkat 1 – Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;
Tingkat 2 – Teknik penilaian dimana input level terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
yang dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung;
Tingkat 3 – Teknik penilaian dimana input level terendah yang signifikan terhadap pengukuran yang tidak
dapat diobservasi.
Tabel berikut menyajikan nilai wajar, yang mendekati nilai tercatat, atas aset keuangan dan liabilitas
keuangan Grup.
Aset dan Liabilitas Keuangan
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Aset Keuangan
Kas dan setara kas 109.432.613.202 97.642.773.991
Piutang usaha 668.094.866.248 595.713.325.607
Aset keuangan lancar lain-lain 39.780.710.070 36.938.025.715
Piutang pihak berelasi 5.583.712.977 6.432.054.644
Aset keuangan tidak lancar lain-lain 195.946.171.034 179.801.765.946
Total 1.018.838.073.531 916.527.945.903
Liabilitas Keuangan
Utang bank jangka pendek 518.674.389.701 459.769.410.424
Utang usaha - pihak ketiga 99.991.666.415 90.569.461.830
Beban akrual 49.204.566.777 39.688.165.461
Utang pembiayaan konsumen 601.356.203 617.017.532
Liabilitas Sewa 31.192.848.406 40.059.090.136
Utang lain-lain 122.500.660.000 116.349.137.766
Total 822.165.487.502 747.052.283.149
Nilai wajar atas sebagian besar aset dan liabilitas keuangan mendekati nilai tercatat karena dampak
pendiskontoan yang tidak signifikan.
Tidak terdapat pengalihan antara tingkat 1 dan 2 selama periode berjalan.
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Manajemen risiko
Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Grup adalah risiko kredit, risiko nilai tukar, risiko
suku bunga dan risiko likuiditas. Manajemen menelaah dan mengeluarkan kebijakan untuk mengelola
masing-masing risiko. Grup menerapkan kebijakan manajemen risiko yang bertujuan untuk
meminimalkan pengaruh ketidakpastian pasar terhadap kinerja keuangan Grup. Berikut ini ringkasan
kebijakan dan pengelolaan manajemen risiko tersebut:
Risiko kredit
Grup bertujuan untuk memperoleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan dengan meminimalkan
kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Risiko kredit timbul dari risiko kegagalan dari
counterpart atas liabilitas kontraktual yang dapat mengakibatkan kerugian keuangan kepada Grup. Grup
meminimalkan eksposur risiko kredit yang timbul dari piutang usaha dengan kebijakan untuk memastikan
bahwa transaksi dilakukan dengan pelanggan dengan riwayat catatan kredit yang baik. Untuk aset
keuangan lainnya seperti kas dan setara kas, Grup meminimalkan risiko kredit dengan melakukan
penempatan pada pihak-pihak yang bereputasi (Catatan 3).
60
Page 64
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
Manajemen risiko (Lanjutan)
Piutang usaha Grup terdiri dari beberapa pelanggan dan tersebar dalam wilayah geografis Indonesia.
Konsentrasi atas risiko kredit terbatas karena para pelanggan tidak terkait. Grup tidak memiliki eksposur
risiko kredit yang signifikan kepada satu pihak atau group yang memiliki karakteristik yang sama.
30 Juni 2024
Suku Bunga Tiga bulan Satu Tahun Diatas Satu Tahun Jumlah
%
Aset Keuangan
Tanpa dikenakan bunga -- 666.125.500.765 32.375.058.064 205.978.749.544 904.479.308.373
Instrumen dengan tingkat
suku bunga tetap 4% - 6.25% 108.775.052.181 -- 5.583.712.977 114.358.765.158
Jumlah 774.900.552.946 32.375.058.064 211.562.462.521 1.018.838.073.531
Liabilitas Keuangan
Tanpa dikenakan bunga -- 271.696.893.192 -- -- 271.696.893.192
Instrumen dengan tingkat
suku bunga tetap 5% - 12.5% 5.614.601.478 16.843.804.433 9.335.798.699 31.794.204.609
Instrumen dengan tingkat
suku bunga mengambang 4%-11.75% 518.674.389.701 -- -- 518.674.389.701
Jumlah 795.985.884.371 16.843.804.433 9.335.798.699 822.165.487.502
31 Desember 2023
Suku Bunga Tiga bulan Satu Tahun Diatas Satu Tahun Jumlah
%
Aset Keuangan
Tanpa dikenakan bunga -- 589.304.427.840 34.446.999.669 189.154.344.456 812.905.771.965
Instrumen dengan tingkat
suku bunga tetap 4% - 6.25% 97.190.119.295 -- 6.432.054.644 103.622.173.939
Jumlah 686.494.547.135 34.446.999.669 195.586.399.100 916.527.945.904
Liabilitas Keuangan
Tanpa dikenakan bunga -- 245.260.987.291 -- 1.345.777.766 246.606.765.057
Instrumen dengan tingkat
suku bunga tetap 5% - 12.5% 4.894.390.780 14.683.172.339 21.098.544.549 40.676.107.668
Instrumen dengan tingkat
suku bunga mengambang 4%-11.75% 459.769.410.424 -- -- 459.769.410.424
Jumlah 709.924.788.495 14.683.172.339 22.444.322.315 747.052.283.149
61
Page 65
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
Risiko nilai tukar mata uang asing
Grup memiliki eksposur terhadap fluktuasi nilai tukar yang timbul dari transaksi dengan pelanggan
maupun pemasok yang didenominasi dalam mata uang USD. Pada tanggal laporan posisi keuangan per
30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, aset dan liabilitas moneter Grup adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024
USD SGD
Ekuivalen Ekuivalen
Rp Rp
ASET
Kas dan setara kas 5.204.904.269 6.873.342
Piutang usaha 50.377.802.806 --
Total Aset Moneter 55.582.707.075 6.873.342
LIABILITAS
Utang bank jangka pendek 21.347.300.000 --
Utang usaha 3.871.178.490 --
Total liabilitas moneter 25.218.478.490 --
Total aset moneter, neto 30.364.228.585 6.873.342
Ekuivalen dalam mata uang asing 1.849.110 584
31 Desember 2023
USD SGD
Ekuivalen Ekuivalen
Rp Rp
ASET
Kas dan setara kas 333.557.071 7.064.661
Piutang usaha 50.018.027.230 --
Total Aset Moneter 50.351.584.301 7.064.661
LIABILITAS
Utang bank jangka pendek 23.368.729.000 --
Utang usaha 11.481.921.607 --
Total liabilitas moneter 34.850.650.607 --
Total aset moneter, neto 15.500.933.694 7.064.661
Ekuivalen dalam mata uang asing 1.005.509 603
Eksposur risiko keuntungan (kerugian) selisih kurs Grup terutama sekali berasal dari saldo Bank
(terealisasi) maupun berasal dari saldo-saldo terkait pengelolaan proyek-proyek di Perusahaan dan
Entitas Anak, seperti Piutang dan Utang Dagang serta Utang Bank Jangka Pendek dan Jangka Panjang
(belum terealisasi).
Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing, mengakibatkan Grup mengalami keuntungan dan
kerugian kurs mata uang asing untuk tahun 30 Juni 2024 dan 2023 masing masing sebesar
Rp1.994.704.832 dan Rp2.161.555.399.
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas terhadap perubahan yang mungkin terjadi dalam nilai tukar mata
uang Dolar Amerika Serikat pada denominasi aset dan liabilitas Grup dalam Rupiah dengan semua
variabel lainnya dianggap tetap ada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023:
62
Page 66
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
Risiko nilai tukar mata uang asing (Lanjutan)
Perubahan Pengaruh Terhadap
Periode terhadap Rupiah Perubahan Sensitivitas
Rupiah 30 Juni 2024 + 100 Poin 184.910.959
- 100 Poin (184.910.959)
31 Desember 2023 + 100 Poin 100.550.945
- 100 Poin (100.550.945)
Risiko suku bunga
Risiko suku bunga adalah risiko dimana arus kas atau nilai wajar di masa datang atas instrumen
keuangan Grup akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar.
Eksposur risiko arus kas Grup terutama timbul dari deposito berjangka, maupun utang bank jangka
pendek (PT Bank DBS Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Danamon
Indonesia Tbk, Ltd., PT Bank UOB Indonesia, PT Bank HSBC Indonesia, dan PT Bank CTBC) yang
menggunakan suku bunga mengambang..
Eksposur risiko nilai wajar terutama timbul dari utang bank jangka pendek (PT Bank DBS Indonesia, PT
Bank HSBC Indonesia, dan PT Bank BTPN Tbk), sewa pembiayaan dan pembelian kendaraan yang
menggunakan suku bunga tetap. Grup memonitor perubahan suku bunga pasar untuk memastikan suku
bunga Grup sesuai dengan pasar.
Per 30 Juni 2024 Grup telah melakukan analisa untuk mengukur sensitivitas atas risiko fluktuasi suku
bunga. Berdasarkan hasil analisa tersebut setiap kenaikan atau penurunan 1% suku bunga akan
meningkatkan atau menurunkan beban bunga Grup Rp5,2 miliar.
Risiko likuiditas
Risiko likuiditas muncul terutama dari pendanaan umum atas operasi Grup. Grup memiliki kebijakan
untuk mengelola likuiditas secara hati-hati dengan memelihara kecukupan saldo kas dan ketersediaan
modal kerja. Pemeliharaan tersebut dilakukan dengan cara mempertahankan cadangan yang memadai,
fasilitas perbankan, dengan terus memantau rencana dan realisasi arus kas dengan cara pencocokkan
profil jatuh tempo aset keuangan dan liabilitas keuangan.
Tabel berikut merupakan analisis liabilitas keuangan Grup pada tanggal 30 Juni 2024 berdasarkan jatuh
tempo dari tanggal laporan posisi keuangan sampai dengan tanggal jatuh tempo. Jumlah yang
diungkapkan dalam tabel adalah berdasarkan jatuh tempo kontraktual aset dan liabilitas keuangan yang
tidak didiskontokan termasuk bunga yang dapat atau akan diakru, kecuali apabila Grup berhak dan
berkeinginan mengklaim atau membayar aset atau liabilitas sebelum jatuh tempo.
30 Juni 2024
≤ 1 Tahun > 1 Tahun Nilai tercatat
Liabilitas
Utang bank jangka pendek 518.674.389.701 -- 518.674.389.701
Utang usaha 99.991.666.415 -- 99.991.666.415
Beban akrual 49.204.566.777 -- 49.204.566.777
Utang lain-lain -- 122.500.660.000 122.500.660.000
Liabilitas sewa 21.857.049.707 9.335.798.699 31.192.848.406
Utang pembiayaan konsumen 601.356.203 -- 601.356.203
Total 690.329.028.803 131.836.458.699 822.165.487.502
63
Page 67
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
Risiko likuiditas (Lanjutan)
31 Desember 2023
≤ 1 Tahun > 1 Tahun Nilai tercatat
Liabilitas
Utang bank jangka pendek 435.718.201.861 -- 435.718.201.861
Utang usaha 72.004.698.737 -- 72.004.698.737
Beban akrual 20.263.530.899 -- 20.263.530.899
Utang lain-lain -- 118.474.505.766 118.474.505.766
Liabilitas sewa 17.409.703.635 28.545.111.805 45.954.815.440
Utang pembiayaan konsumen 1.136.095.844 617.086.426 1.753.182.270
Total 546.532.230.976 147.636.703.997 694.168.934.973
Manajemen modal
Tujuan dari Perusahaan dalam mengelola permodalan adalah untuk melindungi kemampuan entitas
dalam mempertahankan kelangsungan usaha, sehingga entitas dapat tetap memberikan hasil bagi
pemegang saham dan manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya, dan untuk memberikan imbal hasil
yang memadai kepada pemegang saham dengan menentukan harga produk dan jasa yang sepadan
dengan tingkat risiko.
Grup menetapkan sejumlah modal sesuai proporsi terhadap risiko. Perusahaan memonitor modal
dengan dasar rasio utang terhadap modal yang disesuaikan. Rasio ini dihitung sebagai berikut: utang neto
dibagi modal. Utang neto merupakan total utang (sebagaimana jumlah dalam laporan posisi keuangan)
dikurangi kas dan setara kas. Modal yang disesuaikan terdiri dari seluruh komponen ekuitas (meliputi
modal saham, selisih kurs penjabaran laporan keuangan dalam valuta asing dan saldo laba). Hingga per
30 Juni 2024, strategi Perusahaan tidak berubah yaitu mempertahankan rasio utang terhadap modal
yang disesuaikan.
Rasio utang terhadap modal pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Total liabilitas 875.728.298.610 792.253.377.478
Total ekuitas 563.182.624.694 549.475.940.532
Rasio utang terhadap modal 1,55 1,44
33. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Kegiatan investasi dan pendanaan signifikan yang tidak mempengaruhi arus kas.
30 Juni 2024 31 Desember 2023
Rp Rp
Aktivitas Pendanaan
Penambahan aset yang berasal dari :
Liabilitas sewa 3.581.415.000 2.254.000.000
Utang pembiayaan konsumen - 513.394.006
Utang pada OTP Geothermal Pte Ltd 7.497.300.000 (2.349.900.000)
Aktivitas Investasi
Penambahan Aset Keuangan Tidak Lancar
Lainnya yaitu Investasi pada :
PT Sorik Marapi Geothermal Power 16.653.744.945 18.032.050.734
Total 27.732.459.945 18.449.544.740
64
Page 68
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas arus kas konsolidasian adalah sebagai berikut:
Perubahan non kas
Saldo awal Arus kas, neto Selisih kurs Lain-lain Saldo akhir
Utang bank jangka pendek 459.769.410.424 57.598.479.277 1.306.500.000 -- 518.674.389.701
Liabilitas sewa 40.059.090.136 (12.447.656.730) -- 3.581.415.000 31.192.848.406
Utang pembiayaan konsumen 617.017.532 (15.661.329) -- -- 601.356.203
Total 500.445.518.092 45.135.161.218 1.306.500.000 3.581.415.000 550.468.594.310
34. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN DAN PERSETUJUAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan konsolidasian telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Dewan Direksi
pada tanggal 29 Juli 2024.
65
Names mentioned 137 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Hadi Moentoro
p.9
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.9
unresolved
person
Aulia Taufani
p.9 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9 ×2
unresolved
org
PT Radiant Nusa Investama. Sesuai
p.9
unresolved
org
Departemen Audit Internal Perusahaan
p.10
unresolved
org
Bapepam-LK
· Ketua
p.10 ×12
unresolved
person
Mona Nazaruddin
· Sekretaris Perusahaan
p.10
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.10
unresolved
org
Bapepam
p.10 ×2
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan-Bapepam-LK
p.10
unresolved
org
PT Supraco Indonesia
p.11 ×10
unresolved
org
PT Supraco Deep Water
p.11
unresolved
org
PT Supraco Lines
p.11 ×4
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.11
unresolved
org
Bank Indonesia
p.18
unresolved
org
PT Bank CTBC Indonesia
p.33 ×4
unresolved
org
PT Pertamina Hulu Mahakam
p.34 ×12
unresolved
org
PT Pertamina Hulu Rokan
p.34 ×8
unresolved
org
PT Schlumberger Geophysic Nusantara
p.34
unresolved
org
Pty. Ltd.
p.34 ×6
unresolved
org
PT Medco E
p.34
unresolved
org
PetroChina International Jabung Ltd.
p.34 ×8
unresolved
org
PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur
p.34 ×3
unresolved
org
CITIC Seram Energy Ltd.
p.34
unresolved
org
PT Pertamina Hulu Sanga Sanga
p.34 ×3
unresolved
org
PT Geo Dipa Energi
p.34
unresolved
org
PT Wira Insani
p.34 ×3
unresolved
org
PT Expro Indonesia
p.34 ×2
unresolved
org
ExxonMobile Cepu Ltd
p.34
unresolved
org
PT Mandau Cipta Tenaga Nusantara
p.34 ×2
unresolved
org
PT Sorik Marapi Geothermal Power
p.34 ×5
unresolved
org
PT LIS International
p.34
unresolved
org
PT Wartsila Indonesia
p.34 ×2
unresolved
org
PT Kilang Pertamina Internasional
p.34
unresolved
org
PT Martabak Pizza Orins
p.34 ×2
unresolved
org
INPEX Masela Ltd
p.34 ×2
unresolved
org
PT Ecolab International Indonesia
p.34 ×2
unresolved
org
BP Berau Ltd
p.34
unresolved
org
PT ConocoPhillips
p.34
unresolved
org
PT ASDP Indonesia Ferry
p.34
unresolved
org
PT Elnusa Trans Samudera
p.34
unresolved
org
PT Sorik Merapi Geothermal Power
p.42
unresolved
org
PT Bank DBS Indonesia Perusahaan Merupakan
p.43
unresolved
org
PT Bank DBS Indonesia Perusahaan
p.44
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia Entitas Anak
p.44
unresolved
org
Bank Garansi
p.45 ×4
unresolved
org
PT Bank CTBC Indonesia Perusahaan
p.47
unresolved
org
PT Bank CTBC Indonesia Entitas Anak
p.48
unresolved
org
PT Pratita Prama Nugraha
p.48
unresolved
org
PT Astrindo Travel Services
p.48
unresolved
org
PT Karya Prima Suplindo
p.48
unresolved
org
PT Berlian Cranserco Indonesia
p.48
unresolved
org
PT PAN Maritime Wira Prawitra
p.48
unresolved
org
PT Bina Usaha Sejahtera
p.48
unresolved
org
PT Powerindo NS
p.48
unresolved
org
PT Dexon Technology PLC
p.48
unresolved
org
PT Koncimas
p.48
unresolved
org
PT Alatas Crane Service Indonesia
p.48
unresolved
org
Koperasi Karyawan Sehati
p.48
unresolved
org
PT Leo Anugerah Sukses
p.48
unresolved
org
PT Asuransi Purna Artanugraha
p.48
unresolved
org
PT Loyalindo Mitra Sejati
p.48
unresolved
org
PT Inersia Daya Kavitasi
p.48
unresolved
org
PT Global Wellindo Batam
p.48
unresolved
org
PT Epsindo Jaya Pratama
p.48
unresolved
org
PT Global Insurance Broker
p.48
unresolved
org
OTP Geothermal Pte Ltd
p.49 ×3
unresolved
org
Kantor Konsultan Aktuaria Riana & Rekan
p.49
unresolved
org
PT Adimitra Transferindo
p.50
unresolved
—
kegiatan lepas pantai
p.51
unresolved
org
PT Radiant Guna Persada
p.53 ×2
unresolved
org
PT Guna Mandiri Paripurna
p.53 ×3
unresolved
org
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java
p.56
unresolved
org
PT Pertamina EP Zona
p.56 ×7
unresolved
org
PT REA Kaltim Plantations
p.56
unresolved
org
PT Pertamina EP
p.56 ×4
unresolved
org
PT Pertamina Hulu Energi OSES
p.57 ×2
unresolved
org
PT Pertamina Hulu OSES
p.57
unresolved
org
ExxonMobil Cepu Ltd
p.58
unresolved
org
PT Dwi Mitra Rekayasa Teknik
p.58
unresolved
org
PT Pertamina Hulu Energi ONWJ LTD
p.58
unresolved
person
P. Sutrisno A. Tampubolon
p.58
unresolved
org
PT Petrogas
p.60
unresolved
org
PT Schlumberger Geophysics Nusantara
p.60
unresolved
org
P Grissik Ltd
p.61
unresolved
person
Humberg Lie
p.61
unresolved
org
PT Supraco Daya Wisesa
p.62
unresolved
org
PT Precision Energy Services Indonesia
p.62
unresolved
org
PT Satu Sahabat Jawanis
p.62
unresolved
org
PT Air Liquide Indonesia
p.62
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.