Back to announcement
Peningkatan Aset dan Liabilities 30 Juni 2024.pdf
Financial statement Text extracted MEGASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
PENJELASAN PERUBAHAN LEBIH DARI 20% PADA ASET DAN LIABILITAS LAPORAN KEUANGAN PER 30 JUNI 2024 ASET Giro pada Bank Indonesia Jumlah Giro pada Bank Indonesia pada akhir Juni 2024 adalah sebesar Rp8.33 triliun meningkat 22,04% atau sebesar Rp1,50 triliun dibandingkan akhir Desember 2023 yang sebesar Rp6,82 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan peningkatan pada giro BI dalam valuta Rupiah yang meningkat sebesar Rp1,39 triliun. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Jumlah penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Perseroan pada akhir Juni 2024 adalah sebesar Rp1,21 triliun, menurun sebesar 64,05%% atau Rp2,15 triliun dari posisi akhir Desember 2023 yang tercatat sebesar Rp3,36 triliun, penurunan ini terutama dikarenakan penempatan di Bank Indonesia sebesar Rp2,35 triliun telah jatuh tempo di tahun 2024 , dilain sisi terdapat penempatan interbankcall money sebesar Rp1,21 triliun meningkat sebesar Rp200 miliar dibandingkan posisi akhir Desember 2023. Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo) Pada akhir Juni 2024 tidak terdapat transaksi efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) sedangkan pada akhir Desember 2023 sebesar Rp7,22 triliun sehingga terjadinya penurunan sebesar 100,00%. Hal ini dikarenakan Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo) telah jatuh tempo pada periode 2024. Tagihan derivatif Jumlah tagihan derivatif Bank pada akhir Juni 2024 tercatat sebesar Rp14,49 miliar, menurun bila dibandingkan dengan akhir Desember 2023 yang tercatat sebesar Rp20,97 miliar. Hal ini terutama karena penurunan pada transaksi swap sebesar Rp7,25 miliar atau 36,70%.
Page 2
LIABILITAS Simpanan Nasabah - Giro Giro Nasabah pada akhir Juni 2024 tercatat sebesar Rp12,29 triliun, meningkat sebesar Rp2,17 triliun atau 21,41% dibandingkan Giro Nasabah pada akhir Desember 2023 yang tercatat sebesar Rp10,13 triliun. Dimana peningkatan tersebut terutama berasal dari giro dalam mata uang Rupiah sebesar Rp2,26 triliun sementara dalam mata uang asing mengalami penurunan namun tidak signifikan. Simpanan dari Bank Lain Simpanan dari bank lain pada akhir Juni 2024 tercatat sebesar Rp6,06 triliun, meningkat 56,51% atau sebesar Rp2,19 triliun dari akhir Desember 2023 yang sebesar Rp3,87 triliun. Peningkatan terutama karena peningkatan interbankcall money yang sebesar Rp2,36 triliun atau 72,76% dibandingkan akhir Desember 2023. Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo) Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo) pada akhir Juni 2024 sebesar Rp8,33 triliun, bila dibandingkan dengan akhir Desember 2023 yang tercatat sebesar Rp12,57 triliun, sehingga mengalami penurunan sebesar 33,73% atau Rp4,24 triliun. Hal ini disebabkan beberapa outstanding telah jatuh tempo pada periode 2024. Liabilitas derivatif Jumlah liabilitas derivatif Perseroan pada akhir Juni 2024 sebesar Rp58,07 miliar, meningkat sebesar 206,74% dari akhir Desember 2023 yang tercatat sebesar Rp18,93 miliar. Peningkatan tersebut terutama karena peningkatan transaksi swap pada akhir Juni 2024 sebesar Rp28,21 miliar atau 246,46% dibandingkan dengan Desember 2023, dilain sisi transaksi option mengalami penurunan sebesar Rp2,56 miliar atau 40,56%.
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×5
unresolved
org
Bank Indonesia Jumlah Giro
p.1
unresolved
org
Bank Lain Simpanan
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.