Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 48
Page 1
PT GREEN POWER GROUP TBK LAPORAN KEUANGAN/ FINANCIAL STATEMENTS 30 JUNI 2024 DAN 2023 JUNE 30, 2024, AND 2023
Page 2
DAFTAR ISI/
TABLE OF CONTENTS
Halaman/
Pages
Laporan posisi keuangan 1-2 Statement of financial position
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit and loss
komprehensif lain 3 and other comprehensive income
Laporan perubahan ekuitas 4 Statement of changes in equity
Laporan arus kas 5 Statement of cash flows
Catatan atas laporan keuangan 6 - 45 Notes to the financial statements
Page 3
PT Green Power Group Tbk
Green
JI. Raya Imam Bonjol RT.OB I RW.13, Sukadanau, Kee. Cikarang Barat,
Power Kab. Bekasi, Jawa Barat, 17530 Phone (021) 6511 595
SURAT PERNYATAAN DIREKSI TENTANG DIRECTORS' STATEMENT LETTER REGARDING THE
TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN TANGGAL RESPONSIBILITY ON THE FINANCIAL STATEMENT AS OF
30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2023 JUNE 30, 2024 (UNAUDITED} AND DECEMBER 31, 2023
SERTA UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR AND FOR SIX MONTH PERIODS ENDED JUNE 30, 2024 AND
PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 2023 {TIDAK DIAUDIT) 2023 (UNAUDITED) PT GREEN POWER GROUP Tbk
PT GREEN POWER GROUP Tbk
Kami yang bertanda tangan dibawah ini: We, the undersign:
1. Nama William Ong 1. Name William Ong
Alamat kantor JI. Raya Imam Bonjol, RT. 08/ Office address JI. Raya Imam Banjo/, RT. 08/
RW. 13, Sukadanau, Kee. RW. 13, Sukadanau, Kee.
Cikarang Barat. Kab Bekasi, Cikarang Barat. Kab Bekosi,
Jawa Barat 17530 Jawa Barat 17530
Alamat domisili Peak Residence. Kunlngan, JI. Domicile address Peak Residence. Kuningon, JI.
Prof. DR. Satrio JI. Tieng No.8, Prof. DR. Satrio JI. Tiong No.8,
RT.1/RW.6, Kuningan, Karet, RT.1/RW.6, Kuningon, Karet,
Kota Jakarta Selatan, Daerah Koto Jakarta Selotan, Daerah
Khusus lbukota Jakarta 12940 Khusus lbukota Jakarta 12940
Nomor telepon (021) 89523792 Phone Number {021) 89523792
Jabatan Direktur Utama Position President Director
1. Kami bertanggungjawab atas penyusunan dan 1. We are responsible or the preparation and presentation of
penyajian Laporan Keuangan PT GREEN POWER GROUP the financial statements of PT GREEN POWER GROUP Tbk.
Tbk.
2. Laporan Keuangan PT GREEN POWER GROUP Tbk telah 2. The Financial Statements of PT GREEN POWER GROUP Tbk
disusun dan sajikan sesuai dengan Standar Akuntansi have been prepared and presented in accordance with the
Keuangan di Indonesia. Financial Accounting Standards in Indonesia.
3. a. Semua informasi dalam Laporan Keuangan telah 3. a. All information contained in the financial statement are
dimuat secara lengkap dan benar complete and correct.
b. Laporan Keuangan tidak mengandung informasi b. The financial statements do not contain misleading
atau fakta material yang tidak benar, dan tidak material information or facts, and do not omit material
menghilangkan informasi atau fakta material. information and facts.
4. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal 4. Responsible for the internal control system of PT GREEN
dalam PT GREEN POWER GROUP Tbk. POWER GROUP Tbk.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is made truthfully.
Bekasi, 29 Juli 2024/ July 29, 2024
Direktur Utam
-. ...
~
1,1;1~
I -Sil,.. "
., . .._,. M
c
:I
~
'
T
:. . -<~P86ALX22s1
WilllamOng
Direktur Utama
(Direktur yang juga niembawahi bidang akuntansi dan keuangan /
Director who is also in charge of accounting and finance)
Page 4
PT GREEN POWER GROUP Tbk PT GREEN POWER GROUP Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 JUNE 30, 2024 AND DECEMBER 31, 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 30 Juni 2024 31 Des 2023
Notes Jun 30 2024 Dec 31,2023
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan bank 2e, 2f, 4 11,405,652,107 207,894,346 Cash on hand and in banks
Piutang usaha Trade receivables
Pihak berelasi - bersih 2d, 2e, 2g, 5 - - Related parties - net
Pihak ketiga - bersih 2e, 2g, 5 781,541,474 1,918,604,396 Third parties - net
Piutang lain-lain Other receivables
Pihak ketiga 2e, 6 - - Third parties
Persediaan 2h, 7 14,594,056,169 14,495,988,802 Inventories
Uang muka 8 992,277,927 - Advances
Biaya dibayar di muka 2i, 9 9,682,534 10,863,734 Prepaid expenses
Pajak dibayar di muka 2p, 14a 530,002,741 - Prepaid taxes
Jumlah Aset Lancar 28,313,212,952 16,633,351,278 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON CURRENT ASSETS
Aset tetap - setelah dikurangi Fixed assets - net of
akumulasi penyusutan sebesar accumulated depreciation of
Rp.11.985.909.008 30 Jun 2024 dan Rp11,985,909,008 in Jun 30,2024 and
Rp11.180.030.571 tahun 31 Des 2023 2j, 10 34,739,153,442 35,525,992,179 Rp11,180,030,571 in Dec 31, 2023
Aset tak berwujud - setelah dikurangi Intangible assets - net of
akumulasi amortisasi sebesar Accumulated amortization of
Rp122.598.983 30 Jun 2024 dan Rp122,598,983 in Jun 30,2024 and
Rp108.976.874 tahun 31 Des 2023 2k, 11 95,354,767 108,976,876 Rp108,976,874 in Dec 31, 2023
Uang jaminan 12 102,705,000 102,705,000 Refundable deposits
Aset pajak tangguhan 2q, 14d 6,244,049,258 6,244,049,258 Deferred tax assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 41,181,262,467 41,981,723,313 Total Non Current Assets
JUMLAH ASET 69,494,475,419 58,615,074,591 TOTAL ASSETS
1
Page 5
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang usaha Trade Payable
Pihak ketiga 2e, 2l, 13 5,376,911 893,013,825 Third party
Utang pajak 2q, 14b 364,411,727 166,616,851 Taxes payable
Biaya yang masih harus dibayar 2e, 15 864,798,723 7,215,000 Accrued expenses
Bagian utang jangka panjang - Long term-debt -
jatuh tempo dalam satu tahun current maturities
Utang bank 2e, 16 595,238,096 892,857,144 Bank loans
Utang Lain-lain - - Other Payable
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1,829,825,457 1,959,702,820 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON CURRENT LIABILITIES
Bagian utang jangka panjang - Long term-debt -
setelah dikurangi bagian yang net of current
jatuh tempo dalam satu tahun maturities
Utang bank 2e, 16 1,636,904,756 1,785,714,280 Bank loans
Liabilitas imbalan pasca kerja 2o, 17 159,900,000 159,900,000 Post- employment benefits liability
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1,796,804,756 1,945,614,280 Total Non-Current Liabilities
Jumlah Liabilitas 3,626,630,213 3,905,317,100 Total Liabilities
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Rp 25 per saham Share capital - Rp 25 par value per share
Modal dasar - 3.200.000.000 saham Authorized - 3,200,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor Issued and paid-up capital -
penuh - 1.011.320.485 saham 1,011,320,485 shares
pada tanggal 30 Juni 2024 as of Jun 30, 2024
dan 1.000.000.100 saham and 1,000,000,100 shares
pada tanggal 31 Desember 2023 18 25,283,012,125 25,283,012,125 as of December 31, 2023
Tambahan modal disetor 19 32,379,870,825 18,567,568,125 Additional paid-in capital
Penghasilan komprehensif lain 14d 127,576,785 127,576,785 Other comprehensive income
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 20 300,000,000 300,000,000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 20 7,777,385,471 10,431,600,456 Unappropriated
Jumlah Ekuitas 65,867,845,206 54,709,757,491 Total Equity
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 69,494,475,419 58,615,074,591 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
- -
2
Page 6
PT GREEN POWER GROUP Tbk PT GREEN POWER GROUP Tbk
LAPORAN LABA RUGI STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK 6 (ENAM) BULAN YANG BERAKHIR FOR 6 (SIX) MONTHS PERIOD ENDED
PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 30 JUNI 2023 JUNE 30, 2024, AND JUNE 30, 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 30 Juni 2024 30 Juni 2023
Notes Jun 30 2024 Jun 30 2023
PENJUALAN BERSIH 2n, 21 2,844,611,578 5,632,255,172 NET SALES
BEBAN POKOK PENJUALAN 2n, 22 (1,999,983,794) (5,612,654,690) COST OF SALES
LABA KOTOR 844,627,784 19,600,482 GROSS PROFIT
BEBAN USAHA OPERATING EXPENSES
Beban penjualan 2n, 23 (530,383,562) (717,321,395) Selling expenses
Beban umum dan administrasi 2n, 24 (2,822,662,509) (3,069,840,122) General and administrative expenses
RUGI USAHA (2,508,418,287) (3,767,561,035) LOSS FROM OPERATION
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN 2n OTHER INCOME (EXPENSES)
Pembalikan (Penyisihan) penurunan Reversal (allowance) for impairment
nilai piutang - bersih - - of receivable - net
Laba (Rugi) selisih kurs - 27,729,878 Gain (loss) on foreign exchange
Penjualan serutan baja - - Gain on steel shaving sales
Pendapatan jasa giro 3,903,865 969,188 Interest income
Beban bunga pinjaman (147,997,788) (196,275,572) Loan interest expenses
Laba (rugi) penjualan aset tetap - bersih - (8,750,000) Gain (Loss) on fixed assets sales - net
Pendapatan (beban) lain-lain (1,702,775) (74,955,763) Other income (expenses)
Jumlah Pendapatan (Beban)
Lain-lain - Bersih (145,796,698) (251,282,269) Total Other Income (Expenses) - Net
LABA (RUGI) SEBELUM MANFAAT INCOME (LOSS) BEFORE INCOME
(BEBAN) PAJAK PENGHASILAN (2,654,214,985) (4,018,843,304) TAX BENEFIT (EXPENSES)
MANFAAT (BEBAN) PAJAK INCOME TAX BENEFIT
PENGHASILAN (EXPENSES)
Pajak kini 2n, 14c - - Current tax
Pajak tangguhan 2n, 14c - - Deferred tax
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN (2,654,214,985) (4,018,843,304) INCOME (LOSS) FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pos yang tidak akan direklasifikasi Item that will not be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of defined
imbalan pasti - bersih 14d, 17 - - benefit liability - net
Pajak terkait 14d, 17 - - Related taxes
Jumlah Penghasilan Komprehensif Lain - - Total Other Comprehensive Income
JUMLAH LABA (RUGI) TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN (2,654,214,985) (4,018,843,304) INCOME (LOSS) FOR THE YEAR
LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR 2t, 26 (1) (2) BASIC EARNINGS (LOSS) PER SHARE
] 3
Page 7
PT GREEN POWER GROUP Tbk PT GREEN POWER GROUP Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK PERIODE 6 (ENAM) BULAN YANG BERAKHIR FOR 6 (SIX) MONTH PERIOD ENDED
PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 30 JUNI 2023 JUNE 30, 2024 AND JUNE 30, 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Tambahan Saldo Laba/ Retained Earnings Penghasilan
Modal Disetor/ Telah Ditentukan Belum Ditentukan Komprehensif Lain/
Catatan/ Modal Saham/ Additional Penggunaannya/ Penggunaannya/ Other Comprensive Jumlah Ekuitas/
Notes Share Capital Paid-in Capital Appropriated Unappropriated Income Total Equity
Saldo 1 Januari 2023 25,000,002,500 18,850,555,250 300,000,000 14,370,380,392 127,576,785 58,648,514,927 Balance as of January 1, 2023
Pelaksanaan waran 19 - 15,000 - - - 15,000 Execution of warrants
Rugi Periode berjalan 20 - - - (4,018,843,304) - (4,018,843,304) Loss for Period
Penghasilan komprehensif lain 14, 17 - - - - - - Other comprehensive income
Saldo 30 Jun 2023 25,000,002,500 18,850,570,250 300,000,000 10,351,537,088 127,576,785 54,629,686,623 Balance as of Jun 30, 2023
Saldo 1 Januari 2024 25,283,012,125 18,567,568,125 300,000,000 10,431,600,456 127,576,785 54,709,757,491 Balance as of January 01, 2024
Pelaksanaan waran 19 - 13,812,302,700 - - - 13,812,302,700 Execution of warrants
Rugi Periode berjalan 20 - - - (2,654,214,985) - (2,654,214,985) Loss for Period
Saldo 30 Jun 2024 25,283,012,125 32,379,870,825 300,000,000 7,777,385,471 127,576,785 65,867,845,206 Balance as of Jun 30, 2024
4
Page 8
PT GREEN POWER GROUP Tbk PT GREEN POWER GROUP Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir For 6 (Six) Month Period Ended
Pada Tanggal 30 Jun 2024 dan 30 Jun 2023 Jun 30, 2024 and Jun 30, 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30 Jun, 2024 30 Jun, 2023
Jun 30, 2024 Jun 30, 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan dari pelanggan 3,981,674,500 4,458,010,184 Receipt from customers
Pembayaran kepada pemasok (3,436,155,350) (1,283,428,071) Payment to suppliers
Pembayaran kepada karyawan (1,319,270,183) (2,525,425,174) Payment to employees
Pembayaran pajak (332,207,865) - Payment of taxes
Penerimaan bunga - 969,188 Receipts of interest
Pembayaran beban keuangan (147,997,788) (196,275,572) Payment of finance charges
Penerimaan (pembayaran) lainnya - bersih (895,119,981) 944,024,115 Other receipts (payments) - net
Arus Kas Bersih Digunakan untuk Net Cash Flows Used for
Aktivitas Operasi (2,149,076,667) 1,397,874,670 Operating Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Perolehan aset tetap (19,039,700) (1,057,516,846) Acquisition of fixed assets
Hasil penjualan aset tetap - Proceeds from disposal of fixed assets
Pengembalian uang jaminan - - Refundable deposit
Pembayaran uang jaminan - - Payment of deposit
Pembayaran uang muka Payment of advances for
perolehan aset tetap - - acquisition of fixed assets
Penerimaan pengembalian uang muka Refund of advances for
perolehan aset tetap - - acquisition of fixed assets
Arus Kas Bersih Diperoleh dari (19,039,700) (1,057,516,846) Net Cash Flows Provided from
Aktivitas Investasi Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran utang bank (446,428,572) (446,428,572) Payments for bank loans
Penerimaan dari pelaksanaan waran 13,812,302,700 15,000 Receipt from exercise of warrants
- -
- -
Arus Kas Bersih Diperoleh dari Net Cash Flows Provided from
(Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan 13,365,874,128 (446,413,572) (Used for) Financing Activities
- -
- -
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH NET INCREASE (DECREASE)
KAS DAN SETARA KAS 11,197,757,761 (106,055,748) CASH ON HAND AND IN BANKS
KAS DAN SETARA KAS CASH ON HAND AND IN BANKS
PADA AWAL TAHUN 207,894,346 326,660,278 AT THE BEGINNING OF THE YEAR
- -
KAS DAN SETARA KAS CASH ON HAND AND IN BANKS
PADA AKHIR TAHUN 11,405,652,107 220,604,530 AT THE END OF THE YEAR
5
Page 9
PT GREEN POWER GROUP Tbk PT GREEN POWER GROUP Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 AS OF JUNE 30, 2024 AND DECEMBER 31,2023
DAN UNTUK PERIODE 6 (ENAM) BULAN YANG BERAKHIR AND FOR 6 (SIX) MONTH PERIOD ENDED
PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 30 JUNI 2023 JUNE 30, 2024 AND JUNE 30, 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM GENERAL
a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum a. The Company's Estabilishment and General Information
PT Green Power Group Tbk ("Perusahaan") dahulu PT Ladangbaja Murni Tbk, PT Green Power Group Tbk (the "Company") was formerly known as PT
berdasarkan Akta Notaris No. 1 tanggal 6 Desember 1989, yang dibuat di Ladangbaja Murni Tbk, was established based on Notarial Deed No. 1 dated
hadapan Notaris Linda Ibrahim, SH., dan telah memperoleh pengesahan dari December 6, 1989, which was made by Notary Linda Ibrahim, SH., and has been
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan approved by the Minister of Justice and Human Rights of the Republic of Indonesia
Surat Keputusan No. C2-6121 HT.01.01.Th.91 tanggal 26 Oktober 1991, serta based on Decree No. C2-6121 HT.01.01.Th.91 dated October 26, 1991, and was
telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal 29 Mei 1992 published in the State Gazette of the Republic of Indonesia dated May 29, 1992,
No. 43, Tambahan No. 2432. No. 43, Supplement No. 2432.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir The Company's Article of Association has been amended several times, the latest
berdasarkan Akta Notaris No. 401 tanggal 27 Juni 2024, yang dibuat di hadapan based on Notarial Deed No. 401 dated June 27, 2024 drawn up before Nurlisa Uke
Nurlisa Uke Desy, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Bogor, mengenai Perubahan Desy, S.H., M.Kn, Notary in Bogor Regency, regarding the Changes the Company
Nama dan Tempat Kedudukan Perusahaan. Akta perubahan tersebut telah Name and Address. The deed of amendment has been accepted and recorded in
diterima dan dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum the System of Legal Administration database of the Ministry of Law and Human
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- Rights of the Republic of Indonesia No. AHU 0039114.AH.01.02.TAHUN 2024
0039114.AH.01.02.TAHUN 2024 tanggal 1 Juli 2024. dated July 1, 2024.
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan utama In accordance with Article 3 of the Company’s Articles of Association, the
usaha Perusahaan adalah di bidang perdagangan dan perindustrian. Perusahaan Company’s scope of activities mainly in trading and industry. The company began
memulai kegiatan komersilnya sejak tahun 1990. its commercial activities in 1990.
Kantor pusat Perusahaan berdomisili di Jl. Raya Imam Bonjol, RT. 08/ RW.13, The Company’s head office is domiciled at IJl. Raya Imam Bonjol, RT. 08/ RW.13,
Sukadanau, Kec. Cikarang Barat, Kab. Bekasi, Jawa Barat, 17530 Sukadanau, Kec. Cikarang Barat, Kab. Bekasi, Jawa Barat, 17530
Entitas induk Perusahaan adalah PT Nev Stored Energy dan merupakan entitas The parent entity of the Company is PT PT Nev Stored Energy and is the ultimate
induk terakhir Perusahaan. parent entity of the Company.
b. Penawaran umum perdana b. Initial public offering
Pada tanggal 28 Mei 2021, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari On May 28, 2021, the Company obtain an effective statement from the Board of
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat No. S- Commissioner of the Financial Services Authority (OJK) in Letter No. S-
72/D.04/2021 untuk melakukan Penawaran Umum Perdana (IPO) sebanyak 72/D.04/2021 to conduct an Initial Public Offering (IPO) of 200,000,000 shares
200.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 25 per saham dan dengan harga with nominal value of Rp 25 per share and with an offering price of Rp 125 per
penawaran Rp 125 per saham kepada masyarakat. Pada tanggal 10 Juni 2021, share to public. On June 10, 2021, all of these shares were listed in the Indonesia
seluruh saham tersebut telah dicatat di Bursa Efek Indonesia. Stock Exchange.
c. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan c. Board of Commissioners, Directors and Employees
Berdasarkan Akta Notaris No. 399 tanggal 27 Juni 2024 yang dibuat di hadapan Based on Notarial Deed No. 399 dated June 27, 2024, drawn up before Nurlisa
Nurlisa Uke Desy, S.H., M.Kn., susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan Uke Desy, S.H., M.Kn., the composition of the Company's Board of Commissioners
pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut: and Directors as of June 30, 2024 is as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Huang Yeping : President Commissioner
Komisaris : Chen Xiaoxiao : Commissioner
Komisaris Independen : Andrew Laksono : Independent Commissioner
6
Page 10
1. UMUM GENERAL (continued)
c. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan (Lanjutan) c. Board of Commissioners, Directors and Employees (Lanjutan)
Dewan Direksi Board of Directors
Direktur Utama : William Ong : President Director
Direktur : An Shaohong : Director
Direktur : Shen Bin : Director
Direktur : Yuan Xiaozhong : Director
Direktur : Zhong Guobing : Director
Berdasarkan Akta Notaris No. 16 tanggal 29 Maret 2023 yang dibuat di hadapan Based on Notarial Deed No. 16 dated March 29, 2023, drawn up before Dhyah
Dhyah Madya Ruth, S.N., S.H., M.kn, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Madya Ruth, S.N., S.H., M.kn., the composition of the Company's Board of
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: Commissioners and Directors as of December 31, 2023 is as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Juliana Tjitra : President Commissioner
Komisaris : Sri Redjeki Soetrisno : Commissioner
Komisaris Independen : Andrew Laksono : Independent Commissioner
Dewan Direksi Board of Directors
Direktur Utama : Jimmy Irawan : President Director
Direktur : Merinda Brata Kencana : Director
Personil manajemen kunci Perusahaan meliputi anggota Dewan Komisaris dan The Company's key management personnel include members of the Board of
Direksi. Commissioners and the Board of Directors.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki masing- As of June 30, 2024 and December 31, 2023, the Company have 35 contract employees
masing 35 karyawan kontrak dan 31 karyawan tetap. and 31 permanent employees, respectively.
d. Komite Audit, Internal Audit dan Sekretaris Perusahaan d. Audit Committee, Internal Audit and Corporate Secretary
Berdasarkan Risalah Rapat Dewan Komisaris Perusahaan tentang Pengangkatan Based on the Minutes of Meeting of the Company's Board of Commissioners
Komite Audit tanggal 27 Juli 2022, susunan Komite Audit 2024 dan 2023 regarding the Appointment of the Audit Committee dated July 27, 2022, the
Perusahaan adalah sebagai berikut: composition of the Company's 2024 and 2023 Audit Committee are as follows:
Komite Audit Audit Committee
Ketua Andrew Laksono Chairman
Anggota Susanto Widjaja Member
Anggota Irfan Nur Andri Member
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Direksi No. 051/LBM-DIR/IV/2023 tentang Based on the Decree of the Board of Directors No. 051/LBM-DIR/IV/2023
Pengangkatan Kepala Internal Audit tanggal 3 April 2023, susunan internal audit concerning the appointment of the Head of Internal Audit on April 3, 2023, the
Perusahaan adalah sebagai berikut: composition of the Company's internal audit is as follows:
Internal Audit Riska Eka Savitri Chaerunisa Internal Audit
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Direksi No. 098/LBM-DIR/VII/2023 tentang Based on the Decree of the Board of Directors No. 098/LBM-DIR/VII/2023
Pengangkatan Sekretaris Perusahaan tanggal 12 Juli 2023, susunan Sekretaris concerning the Appointment of the Corporate Secretary dated July 12, 2023, the
Perusahaan adalah sebagai berikut: composition of the Corporate Secretary is as follows:
Sekretaris Perusahaan Ferry Cahyo Putranto Corporate Secretary
e. Penerbitan laporan keuangan e. Issuance of financial statements
Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Dewan Direksi These financial statements have been authorized to be published by the Board of
Perusahaan, selaku pihak yang bertanggung jawab atas penyusunan dan Directors, as the party responsible for the preparation and completion of the
penyelesaian laporan keuangan pada tanggal 29 Juli 2024. financial statements on July 29, 2024.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES
a. Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK) a. Compliance with Financial Accounting Standards (FAS)
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi The financial statements have been prepared and presented in accordance with
Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Indonesian Financial Accounting Standards which include Statements of Financial
(PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Accounting Standards (SFAS) and the Interpretations of Financial Accounting
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, serta Peraturan Standards (IFAS) issued by the Indonesian Financial Accounting Standards Board
No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau of Indonesian Institute of Accountants, and the Regulations No. VIII.G.7 regarding
Perusahaan Publik yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Financial Statement Presentation and Disclosures for Issuers or Public Companies
issued by the Financial Service Authority (OJK).
7
Page 11
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi The financial statements have been prepared and presented in accordance with
Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Indonesian Financial Accounting Standards which include Statements of Financial
(PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Accounting Standards (SFAS) and the Interpretations of Financial Accounting
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, serta Peraturan Standards (IFAS) issued by the Indonesian Financial Accounting Standards Board
No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau of Indonesian Institute of Accountants, and the Regulations No. VIII.G.7 regarding
Perusahaan Publik yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Financial Statement Presentation and Disclosures for Issuers or Public Companies
issued by the Financial Service Authority (OJK).
b. Dasar penyusunan laporan keuangan b. Basis of preparation of the financial statements
Laporan keuangan disusun sesuai PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan”. The financial statements are prepared in accordance SFAS No. 1, “Presentation of
Dasar pengukuran yang digunakan adalah berdasarkan biaya historis, kecuali Financial Statements”. The measurement basis used is the historical cost, except
untuk akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana for certain accounts which are measured on the bases described in the related
diuraikan dalam kebijakan akuntansi terkait. accounting policies.
Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan The accounting policies adopted in the preparation of the financial statements are
konsisten dengan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan untuk consistent with those adopted in the preparation of the financial statements in
periode sebelumnya. respect of the previous period.
Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, disusun dengan dasar akrual. The financial statements, except for the statement of cash flows, are prepared
Laporan arus kas disusun berdasarkan metode langsung dengan under the accrual basis of accounting. The statement of cash flows has been
mengelompokkan arus kas atas dasar aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. prepared based on the direct method by classifying cash flows on the basis of
operating, investing and financing activities.
Mata uang pelaporan yang digunakan pada laporan keuangan adalah Rupiah The reporting currency used in the financial statements is the Indonesian Rupiah
(“Rp”), yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan. (“Rp”), which is the Company’s functional currency.
c. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan c. Changes to Statements of Financial Accounting Standards (“SFAS”) and
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) Interpretations of Financial Accounting Standards (“IFAS”)
Penerapan dari amendemen terhadap standar akuntansi, yang berlaku efektif The adoption of the following amendments to accounting standards, which are
sejak tanggal 1 Januari 2023 tidak menyebabkan perubahan signifikan atas effective January 1, 2023, did not result in substantial changes to the Company’s
kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memberikan dampak yang material accounting policies and had no material effect on the amounts reported in the
terhadap jumlah yang dilaporkan di laporan keuangan pada tahun berjalan: financial statements for the current year:
- Amendemen PSAK 1 "penyajian laporan keuangan" tentang pengungkapan - Amendment to SFAS 1 "Presentation of Financial Statements" regarding
kebijakan akuntansi. disclosure of accounting policies.
- Amendemen PSAK 16 "aset tetap" tentang hasil sebelum penggunaan yang - Amendment to SFAS 16 "fixed assets" regarding results before intended use.
diintensikan.
- Amendemen PSAK 25 "kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi, - Amendment to SFAS 25 "accounting policies, changes in accounting
dan kesalahan" tentang definisi estimasi akuntansi. estimates, and errors" regarding the definition of accounting estimates.
- Amendemen PSAK 46 "pajak penghasilan" tentang pajak tangguhan - Amendment to PSAK 46 "income taxes" regarding deferred taxes on assets
tentang aset dan liabilitas yang timbul dari transaksi tunggal. and liabilities arising from single transactions.
d. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi d. Transactions with related parties
Berdasarkan PSAK No. 7 (Revisi 2015) mengenai “Pengungkapan Pihak-pihak According to SFAS No. 7 (Revised 2015) "Related Parties Disclosure”, related
Berelasi”, definisi pihak berelasi adalah: parties is defined as:
(1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas (1) A person or a close member of the person’s family is related to a reporting
pelapor jika orang tersebut: entity if that person:
(a) Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas (a) Has control or joint control over the reporting entity;
pelapor.
(b) Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau (b) Has significant influence over the reporting entity;or
(c) Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas (c) Is a member of the key management personel of the reporting entity
pelapor. or of a parent of the reporting entity.
(2) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal (2) An entity is related to a reporting entity if any of the following conditions
berikut: applies:
(a) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha (a) The entity and the reporting entity are members of the same group
yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak (which means that each parent, subsidiary and fellow subsidiary is
berikutnya terkait dengan entitas lain). related to the others).
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
d. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan) d. Transactions with related parties (continued)
(b) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari (b) One entity is an associate or joint venture of the other entity (or an
entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang associate or joint venture of a member of a group of which the other
merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain entity is a member) is a member of the key management personel of
tersebut adalah anggotanya). the reporting entity or of a parent of the reporting entity.
8
Page 12
Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari One entity is an associate or joint venture of the other entity (or an
entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang associate or joint venture of a member of a group of which the other
merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain entity is a member) is a member of the key management personel of
tersebut adalah anggotanya). the reporting entity or of a parent of the reporting entity.
(c) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga (c) Both entities are joint ventures of the same third party.
yang sama.
(d) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas (d) One entity is a joint venture of a third entity and the other entity is an
yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. associate of the third entity.
(e) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari (e) One entity is an associate or joint venture of the other entity (or an
entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang associate or joint venture of a member of a group of which the other
merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain entity is a member).
tersebut adalah anggotanya).
(f) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga (f) Both entities are joint ventures of the same third party.
yang sama.
(g) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas (g) One entity is a joint venture of a third entity and the other entity is an
yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. associate of the third entity.
(h) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca-kerja untuk (h) The entity is a post-employment benefits plan for the benefit of post-
imbalan pasca-kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang employment of either the reporting entity or an entity related to the
terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas reporting entity. If the reporting entity is itself such a plan, the
yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor sponsoring employers are also related to the reporting entity.
juga berelasi dengan entitas pelapor.
(i) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang (i) The entity is controlled or jointly controlled by a person identified in
yang diidentifikasi dalam angka (1). (1).
(j) Orang yang diidentifikasi dalam huruf (1) (a) memiliki pengaruh (j) A person identified in (1) (a) has significant influence over the entity
signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau or is a member of the key management personnel of the entity (or of
entitas induk dari entitas). a parent of the entity).
(k) Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan (k) The entity, or any member of a group of which it is a part, provides
bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personel key management personnel services to the reporting entity or to the
manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk parent of the reporting entity.
entitas pelapor.
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi telah Significant transactions with related parties have been disclosed in the financial
diungkapkan pada laporan keuangan. statements.
e. Instrumen keuangan e. Financial instruments
Perusahaan menerapkan PSAK No. 71, “Instrumen Keuangan”, yang The Company applied SFAS No. 71, “Financial Instruments”, which set the
mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan requirements in classification and measurement, impairment in value of financial
pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi assets and hedging accounting.
lindung nilai.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Instrumen keuangan (lanjutan) e. Financial instruments (continued)
Aset keuangan Financial assets
Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori: (i) aset The Company classifies its financial assets in the following categories: (i) financial
keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi; dan (ii) aset keuangan assets measured at amortised cost; and (i) financial assets measured at fair value
diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi atau melalui penghasilan through statements of profit or loss (FVTPL) or other comprehensive income
komprehensif lain. Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan (FVOCI). Classification and measurement of financial assets are based on business
pada bisnis model dan arus kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran model and contractual cash flows – whether from solely payment of principal and
pokok dan bunga. Manajemen menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut interest. Management determines the classification of its financial assets at initial
pada pengakuan awal dan tidak bisa melakukan perubahan setelah penerapan recognition and cannot change the classification already made at initial
awal tersebut. application.
(i) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (i) Financial assets measured at amortised cost
Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen utang yang dikelola dalam model This classification applies to debt instruments which are held under a hold
bisnis dimiliki untuk mendapatkan arus kas dan memiliki arus kas yang to collect business model and which have cash flows that meet the “solely
memenuhi kriteria “semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga”. payments of principal and interest” (“SPPI”) criteria.
Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen At initial recognition, trade receivables that do not have a significant
pendanaan yang signifikan, diakui sebesar harga transaksi. Aset keuangan financing component, are recognised at their transaction price. Other
lainnya awalnya diakui sebesar nilai wajar dikurangi biaya transaksi yang financial assets are initially recognised at fair value plus related transaction
terkait. Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan costs. They are subsequently measured at amortised cost using the effective
diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau interest method. Any gains or losses on derecognition or modification of a
kerugian pada penghentian atau modifikasi aset keuangan yang dicatat financial asset held at amortised cost are recognised in profit or loss.
yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada laba rugi.
9
Page 13
Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen At initial recognition, trade receivables that do not have a significant
pendanaan yang signifikan, diakui sebesar harga transaksi. Aset keuangan financing component, are recognised at their transaction price. Other
lainnya awalnya diakui sebesar nilai wajar dikurangi biaya transaksi yang financial assets are initially recognised at fair value plus related transaction
terkait. Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan costs. They are subsequently measured at amortised cost using the effective
diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau interest method. Any gains or losses on derecognition or modification of a
kerugian pada penghentian atau modifikasi aset keuangan yang dicatat financial asset held at amortised cost are recognised in profit or loss.
yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada laba rugi.
(ii) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi (ii) Financial assets at fair value through statements of profit or loss
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut. Dalam semua kasus, The classification applies to the following financial assets. In all cases,
biaya transaksi dibebankan pada laba rugi. transaction costs are immediately expensed to profit or loss.
- Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan - Debt instruments that do not meet the criteria of amortised cost or
diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. fair value through other comprehensive income. Subsequent fair
Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya akan dicatat pada value gains or losses are taken to profit or loss.
laba rugi.
- Investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dimana - Equity investments which are held for trading or where the fair value
pilihan penghasilan komprehensif lain tidak berlaku. Keuntungan through other comprehensive income election has not been applied.
atau kerugian nilai wajar dan penghasilan dividen terkait diakui pada All fair value gains or losses and related dividend income are
laba rugi. recognised in profit or loss.
- Derivatif yang bukan merupakan instrumen lindung nilai. - Derivatives which are not designated as a hedging instrument. All
Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya diakui pada laba subsequent fair value gains or losses are recognised in profit or loss.
rugi.
- Aset keuangan dengan derivatif melekat dipertimbangkan secara - Financial assets with embedded derivatives are considered in their
keseluruhan saat menentukan apakah arus kasnya semata-mata entirety when determining whether their cash flows are solely
merupakan pembayaran pokok dan bunga. payment of principal and interest.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Instrumen keuangan (lanjutan) e. Financial instruments (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
(iii) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif (iii) Financial assets at fair value through other comprehensive income
lain
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini: This classification applies to the following financial assets:
- Instrumen utang yang dikelola dengan model bisnis yang bertujuan - Debt instruments that are held under a business model where they
untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas are held for collection of contractual cash flows and also for sale
kontraktual dan menjual dan dimana arus kasnya memenuhi kriteria (“collect and sell”) and which have cash flows that meet the “solely
“semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga”. payments of principal and interest” criteria.
Perubahan nilai wajar aset keuangan ini dicatat pada penghasilan All movements in the fair value of these financial assets are taken
komprehensif lain, kecuali pengakuan keuntungan atau kerugian through other comprehensive income, except for the recognition of
penurunan nilai, pendapatan bunga (termasuk biaya transaksi impairment gains or losses, interest revenue (including transaction
menggunakan metode suku bunga efektif), keuntungan atau costs by applying the effective interest method), gains or losses
kerugian yang timbul dari penghentian dan keuntungan dan kerugian arising on derecognition and foreign exchange gains and losses which
dari selisih kurs diakui pada laba rugi. Ketika aset keuangan are recognised in profit or loss. When the financial asset is
dihentikan, keuntungan atau kerugian nilai wajar kumulatif yang derecognised, the cumulative fair value gains or losses previously
sebelumnya diakui pada penghasilan komprehensif lain direklasifikasi recognised in other comprehensive income is reclassified to profit or
pada laba rugi. loss.
- Investasi ekuitas dimana Perusahaan telah memilih secara tak - Equity investments where the Company has irrevocably elected to
terbatalkan untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar present fair value gains and losses on revaluation in other
dari revalusi pada penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak The election can be made for each individual investment; however, it
berlaku pada investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan. is not applicable to equity investments held for trading. Fair value
Keuntungan atau kerugian nilai wajar dari revaluasi investasi ekuitas, gains or losses on revaluation of such equity investments, including
termasuk komponen selisih kurs, diakui pada penghasilan any foreign exchange component, are recognised in other
komprehensif lain. Ketika investasi ekuitas dihentikan pengakuannya, comprehensive income. When the equity investment is derecognised,
keuntungan atau kerugian nilai wajar yang sebelumnya diakui dalam there is no reclassification of fair value gains or losses previously
penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi pada laba rugi. recognised in other comprehensive income to profit or loss. Dividends
Dividen diakui dalam laba rugi ketika hak untuk menerima are recognised in profit or loss when the right to receive payment is
pembayaran telah ditetapkan. established.
Penghentian pengakuan aset keuangan Derecognition of financial assets
Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas Financial assets are derecognised when the rights to receive cash flows from the
dari investasi tersebut telah jatuh tempo atau telah ditransfer dan Perusahaan investments have expired or have been transferred and the Company has
telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan transferred substantially all of the risks and rewards of ownership.
aset.
10
Page 14
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Instrumen keuangan (lanjutan) e. Financial instruments (continued)
Penurunan nilai aset keuangan Impairment of financial assets
Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari At each reporting date, the Company assesses whether the credit risk on a
instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. financial instrument has increased significantly since initial recognition. When
Ketika melakukan penilaian, Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko making the assessment, the Company uses the change in the risk of a default
gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada occurring over the expected life of the financial instrument instead of the change
perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam melakukan in the amount of expected credit losses. To make that assessment, the Company
penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi compares the risk of a default occurring on the financial instrument as at the
atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar reporting date with the risk of a default occurring on the financial instrument as
yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan at the date of initial recognition and consider reasonable and supportable
mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi yang tersedia pada information, that is available without undue cost or effort at the reporting date
saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan about past events, current conditions and forecasts of future economic conditions,
perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan that is indicative of significant increases in credit risk since initial recognition.
risiko kredit sejak pengakuan awal.
Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur The Company applies the “simplified approach” to measuring expected credit
kerugian kredit ekspektasian yang menggunakan cadangan kerugian kredit losses (“ECL”) which uses a lifetime expected loss allowance for all trade
ekspektasian seumur hidup untuk seluruh saldo piutang usaha dan piutang lain- receivables, other receivables and contract assets without significant financing
lain dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan dan components and the “general approach” for all other financial assets. The general
pendekatan umum untuk aset keuangan lainnya. Pendekatan umum termasuk approach incorporates a review for any significant increase in counterparty credit
penelahaan perubahan signifikan risiko kredit sejak terjadinya. Penelaahan risk since inception. The expected credit loss reviews include assumptions about
kerugian kredit ekspektasian termasuk asumsi mengenai risiko gagal bayar dan the risk of default and expected loss rates. For trade receivables, the assessment
tingkat kerugian ekspektasian. Untuk piutang usaha, dalam pengkajian juga considers the use of credit enhancements, for example, letters of credit and bank
mempertimbangkan penggunaan peningkatan kredit, misalnya, letter of credit guarantee. To measure the expected credit losses, trade receivables have been
dan garansi bank. Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha grouped based on similar credit risk characteristics and the days past due.
telah dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan jatuh tempo
yang serupa.
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Tidak terdapat perubahan dalam klasifikasi dan pengukuran liabilitas keuangan. There are no changes in classification and measurement of financial liabilities.
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) Financial liabilities within the scope of SFAS No. 71 are classifies as follows: (i)
liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui financial liabilities measured at fair value through profit and loss (FVTPL) or other
penghasilan komprehensif lain; dan (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya comprehensive income (FVOCI); and (ii) financial liabilities measured at amortized
diamortisasi. Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada cost. The Company determines the classification of its financial liabilities at initial
saat pengakuan awal. recognition.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
e. Instrumen keuangan (lanjutan) e. Financial instruments (continued)
Liabilitas keuangan (lanjutan) Financial liabilities (continued)
Perusahaan memiliki liabilitas keuangan yang diklasifikasikan dalam liabilitas The Company has financial liabilities classified into the financial liabilities
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Seluruh liabilitas measured at amortised cost. All financial liabilities are recognised initially at fair
keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan value and, in the case of loans and borrowings, inclusive of directly attributable
utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan transaction costs and subsequently measured at amortised cost using the
selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan effective interest rate method. The amortization of the effective interest rate is
metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif termasuk di dalam included in finance costs in the profit or loss.
biaya keuangan dalam laporan laba rugi.
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi antara lain Financial liabilities measured at amortised cost are trade and other payables,
utang usaha dan utang lain-lain, beban yang masih harus dibayar, pinjaman dan accrued expenses, loans and lease liabilities. Financial liabilities are classified as
liabilitas sewa. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka non-current liabilities when the remaining maturity is more than 12 months, and
panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek as current liabilities when the remaining maturity is less than 12 months.
jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.
Penghentian pengakuan liabilitas keuangan Derecognition of financial liabilities
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas yang ditetapkan dalam Financial liabilities are derecognised when the obligation under the liability is
kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluarsa. discharged or cancelled or expired.
Jika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan dengan liabilitas yang lain pada Where an existing financial liability is replaced by another liability with
keadaan yang secara substansial berbeda, atau berdasarkan suatu liabilitas yang substantially different terms, or the terms of an existing liability are substantially
ada yang secara substansial telah diubah, maka pertukaran atau modifikasi modified, such an exchange or modification is treated as derecognition of the
tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan original liability and the recognition of a new liability, and the difference in the
pengakuan liabilitas baru, dan perbedaan nilai tercatat masing-masing diakui respective carrying amount is recognised in the statements of profit or loss.
dalam laporan laba rugi.
Saling hapus instrumen keuangan Offsetting financial instruments
Aset dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam Financial assets and liabilities are offset and their net amounts are reported in the
laporan posisi keuangan jika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum statement of financial position when there is a legally enforceable right to offset
untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan the recognised amounts and there is an intention to settle on a net basis or realise
terdapat maksud untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan the asset and settle the liability simultaneously.
aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
11
Page 15
Aset dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam Financial assets and liabilities are offset and their net amounts are reported in the
laporan posisi keuangan jika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum statement of financial position when there is a legally enforceable right to offset
untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan the recognised amounts and there is an intention to settle on a net basis or realise
terdapat maksud untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan the asset and settle the liability simultaneously.
aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
f. Kas dan setara kas f. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas termasuk kas, kas di bank, dan deposito berjangka yang jatuh Cash and cash equivalents consist of cash on hand, cash in banks and time
tempo dalam jangka waktu tiga bulan atau kurang pada saat penempatan yang deposits with maturity periods of three months or less at the time of placement
tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya. that are not used as collateral or are not restricted.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
g. Piutang usaha g. Trade receivables
Piutang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan kemudian diukur pada Trade receivables are recognized initially at fair value and subsequently measured
biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, at amortized cost using the effective interest method, less provision for
dikurangi dengan penyisihan untuk penurunan nilai. Jika piutang diharapkan impairment. If collections are expected within a one-year period or less (or in the
tertagih dalam satu tahun atau kurang (atau dalam siklus normal operasi dari normal operating cycle of the business, if longer), they are classified as current
bisnis jika lebih lama), piutang tersebut dikelompokkan sebagai aset lancar. Jika assets. If more, they are presented as non-current assets.
lebih, piutang tersebut disajikan sebagai aset tidak lancar.
h. Persediaan h. Inventories
Perusahaan menerapkan PSAK No. 14 (Revisi 2014), “Persediaan”. Persediaan The company implements SFAS No. 14 (Revised 2014), “Inventory”. Inventories
dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai are stated at the lower of cost or net realizable value.
realisasi neto.
Biaya perolehan ditetapkan berdasarkan metode masuk pertama keluar pertama Cost is determined using the first in-first out (FIFO) method which comprises all
(FIFO) yang meliputi harga pembelian, biaya konversi dan biaya-biaya lainnya costs of purchase, costs of conversion and other costs incurred in bringing the
yang terjadi untuk memperoleh persediaan tersebut, serta membawanya ke inventory to its present location and condition. Finished goods and work in
lokasi dan kondisinya yang sekarang. Barang jadi dan barang dalam proses process include an appropriate allocation of fixed and variable factory overhead,
meliputi alokasi beban pabrikasi tetap dan variabel, sebagai tambahan atas in addition to direct materials and labor.
bahan baku dan tenaga kerja langsung.
Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal Net realizable value is the estimated selling price in the ordinary course of
setelah dikurangi dengan taksiran biaya untuk menyelesaikan dan taksiran biaya business, less estimated costs of completion and the estimated costs necessary to
yang diperlukan untuk melakukan penjualan. make the sale.
Penyisihan atas persediaan usang atau penurunan nilai persediaan, jika ada, Allowance for obsolete or decline in value of inventories, if any, is provided based
ditetapkan berdasarkan penelaahan kondisi fisik dan tingkat perputaran on the review of the physical condition and turn-over of the inventories.
persediaan.
i. Biaya dibayar di muka i. Prepaid expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya Prepaid expenses are amortized over their beneficial periods using the straight-
dengan menggunakan metode garis lurus. line method.
j. Aset tetap j. Fixed assets
Perusahaan menerapkan PSAK No. 16 (Penyesuaian 2015), “Aset Tetap”. The Company applied SFAS No. 16 (Revised 2015), “Fixed Assets”. The Company
Perusahaan menggunakan model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran uses the cost model for its fixed assets measurement.
aset tetapnya.
Aset tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tidak termasuk biaya Fixed assets are stated at cost, excluding daily maintenance costs, less
perawatan sehari-hari, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi accumulated depreciation, and accumulated impairment losses, if any.
penurunan nilai, jika ada.
Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor The initial acquisition cost of fixed assets includes the acquisition price, including
dan pajak pembelian yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat non-creditable import duties and purchase taxes and costs that are directly
diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang attributable to bringing the asset to the desired location and condition in
diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan. accordance with the specified intended use.
12
Page 16
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
j. Aset tetap (lanjutan) j. Fixed assets (continued)
Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan Expenses that arise after fixed assets are used, such as repairs and maintenance
dan pemeliharaan, dibebankan ke laporan laba rugi dan penghasilan expenses, are charged to the statement of profit or loss and other comprehensive
komprehensif lain pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut income when they occur. If these expenses give rise to an increase in future
menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan economic benefits from the use of the fixed asset, which can exceed its normal
aset tetap tersebut yang dapat melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban performance, then these expenses are capitalized as additional costs of acquiring
tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap. the fixed asset.
Aset tetap, kecuali tanah, disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus Fixed assets, except for land, is depreciated on a straight-line basis over the fixed
(straight-line method) selama masa manfaat aset tetap sebagai berikut: assets useful lives as follows:
Tarif Penyusutan/ Masa Manfaat/
Kelompok Asset Depreciation Rate Useful Life Assets Group
Bangunan 5.00% 20 Tahun/ Years Buildings
Kendaraan 12,50% - 25,00% 4 - 8/ Years Vehicles
Mesin 12,50% - 25,00% 4 - 8/ Years Machineries
Peralatan kantor 12,50% - 25,00% 4 - 8/ Years Office equipments
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya (derecognized) pada saat The carrying amount of fixed assets is derecognized upon disposal or no future
dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari economic benefits are expected from its use or disposal. Fixed assets that are sold or
penggunaan atau pelepasannya. Aset tetap yang dijual atau dilepaskan, disposed of are removed from the fixed assets group along with the accumulated
dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan serta depreciation and accumulated impairment associated with these fixed assets. Gains or
akumulasi penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut. Laba atau losses arising from derecognition of fixed assets (determined as the difference between
rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap (ditentukan sebesar the net disposal proceeds, if any, and the carrying amount of the fixed assets), are
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan, jika ada, dengan jumlah tercatat recognized in the statement of profit or loss and other comprehensive income in the
dari aset tetap tersebut), dan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan year the items are derecognised.
komprehensif lain pada tahun terjadinya penghentian pengakuan.
Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun Residual values, useful lives and depreciation method are reviewed and adjusted if
dan dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi appropriate, at each financial year end.
sebelumnya.
Aset dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan Assets under construction are stated at cost and presented as part of the property,
sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke plant and equipments. The accumulated cost will be reclassified to the appropriate fixed
masing-masing akun aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut assets account when the installation is substantially completed and the asset is ready
selesai dikerjakan dan siap digunakan. for its intended use.
k. Aset tak berwujud k. Intangible assets
Perangkat lunak Software
Perangkat lunak pada awalnya dinyatakan sebesar harga perolehan. Setelah Software is initially recognised at acquisition cost. After initial recognition,
pengakuan awal, aset tak berwujud diukur menggunakan model biaya, dicatat intangible assets are measured using cost model, stated at cost less accumulated
sebesar biaya perolehannya dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi amortisation and accumulated impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Pengeluaran selanjutnya untuk perangkat lunak akan dikapitalisasi hanya jika Subsequent expenditure on software assets is capitalised only when it increases
pengeluaran tersebut menambah manfaat ekonomi di masa mendatang untuk the future economic benefits embodied in the specific asset to which it relates. All
aset yang bersangkutan. Semua pengeluaran lainnya dibebankan pada saat other expenditures are expensed as incurred.
terjadinya.
Amortisasi diakui dalam laporan laba rugi dengan menggunakan metode garis Amortisation is recognised in the statement of profit or loss on a straight-line
lurus sepanjang estimasi masa manfaatnya, dimulai dari tanggal perangkat lunak method over the estimated useful life of the software, from the date that it is
tersebut tersedia untuk dipakai. Estimasi masa manfaat perangkat lunak adalah 4 available for use. The estimated useful life of software is 4 years.
tahun.
Metode amortisasi, estimasi masa manfaat dan nilai residual ditelaah pada setiap Amortisation method, useful lives and residual values are reviewed at each
akhir tahun pelaporan dan disesuaikan jika dianggap tepat. financial year-end and adjusted, if appropriate.
l. Utang usaha l. Trade payables
Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau jasa yang telah Trade payables are obligations to pay for goods or services that have been
diperoleh dari pemasok dalam kegiatan usaha normal. Utang usaha obtained from suppliers in normal business activities. Trade payables are
dikelompokkan sebagai liabilitas jangka pendek apabila pembayaran jatuh tempo classified as short-term liabilities if the payment is due in one year or less.
dalam waktu satu tahun atau kurang. Jika tidak, utang usaha tersebut disajikan Otherwise, trade payables are presented as long-term liabilities.
sebagai liabilitas jangka panjang.
13
Page 17
Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau jasa yang telah Trade payables are obligations to pay for goods or services that have been
diperoleh dari pemasok dalam kegiatan usaha normal. Utang usaha obtained from suppliers in normal business activities. Trade payables are
dikelompokkan sebagai liabilitas jangka pendek apabila pembayaran jatuh tempo classified as short-term liabilities if the payment is due in one year or less.
dalam waktu satu tahun atau kurang. Jika tidak, utang usaha tersebut disajikan Otherwise, trade payables are presented as long-term liabilities.
sebagai liabilitas jangka panjang.
m. Penurunan nilai aset non-keuangan (selain persediaan dan aset pajak m. Impairment of non-financial assets (excluding inventory and deferred tax
tangguhan) assets)
Perusahaan menilai pada tiap tanggal pelaporan apakah terdapat indikasi The Company assesses at each reporting date whether there is any indication that
penurunan nilai pada aset. Apabila terdapat indikasi penurunan nilai, atau ketika an asset may be impaired. If any such indication exists, or when annual
penilaian penurunan nilai bagi aset secara tahunan disyaratkan, Perusahaan impairment assessment for an asset is required, the Company makes an estimate
membuat estimasi nilai terpulihkan aset. of the asset's recoverable amount.
Suatu nilai terpulihkan aset lebih tinggi dibandingkan nilai wajar dikurangi biaya An asset's recoverable amount is the higher of an asset's or cash-generating unit's
untuk menjual aset atau unit penghasil kas dan nilai pakainya dan ditentukan fair value less costs to sell and its value in use and is determined for an individual
sebagai suatu aset individual, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas asset, unless the asset does not generate cash inflows that are largely
masuk yang sebagian besar independen dari aset lain. independent of those from other assets.
Di dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas yang diharapkan diperoleh dari In assessing value in use, the estimated future cash flows expected to be
aset didiskontokan terhadap nilai kininya dengan menggunakan suku bunga generated by the asset are discounted to their present value using a pre-tax
diskon sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar kini terhadap nilai discount rate that reflects current market assessments of the time value of money
waktu uang dan risiko spesifik aset. Di dalam menilai nilai wajar dikurangi biaya and the risks specific to the asset. In assessing fair value less costs to sell, an
untuk menjual, dibutuhkan model penilaian yang tepat. appropriate valuation model is used.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
m. Penurunan nilai aset non-keuangan (selain persediaan dan aset pajak m. Impairment of non-financial assets (excluding inventory and deferred tax
tangguhan) (lanjutan) assets) (continued)
Ketika nilai tercatat aset melebihi nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dicatat When the carrying value of an asset exceeds its recoverable amount, the asset is
sebesar nilai terpulihkan. Kerugian penurunan nilai diakui di dalam laporan laba recorded at its recoverable amount. Impairment losses are recognized in the
rugi dan penghasilan komprehensif lain. statement of profit or loss and other comprehensive income.
Suatu penilaian dilakukan pada setiap tanggal pelaporan sebagaimana apabila An assessment is made at each reporting date as to whether there is any
terdapat segala indikasi bahwa kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya indication that previously recognized impairment losses may no longer exist or
sudah tidak ada lagi atau mengalami penurunan. Suatu kerugian penurunan nilai may have decreased. A previously recognized impairment loss is reversed only if
yang diakui sebelumnya, dibalikkan nilainya jika terdapat perubahan estimasi there has been a change in the estimates used to determine the asset's
yang digunakan untuk menentukan nilai terpulihkan aset sejak pengakuan recoverable amount since the last impairment loss was recognized. If that is the
terakhir kerugian penurunan nilai. Apabila demikian kondisinya, nilai tercatat case, the carrying amount of the asset is increased to its recoverable amount.
aset meningkat pada jumlah terpulihkannya. Kenaikan tersebut tidak dapat That increase cannot exceed the carrying amount that would have been
melebihi nilai tercatat yang telah ditentukan, penyusutan bersih, tidak ada determined, net of depreciation, had no impairment loss been recognized
kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya. Pembalikkan nilai tersebut previously. Such reversal is recognized in statements of profit or loss and other
diakui di dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
n. Pengakuan pendapatan dan beban n. Revenue and expense recognition
Perusahaan melakukan penerapan PSAK 72 yang mensyaratkan pengakuan The Company has applied SFAS 72, which requires revenue recognition to fulfill
pendapatan harus memenuhi lima langkah analisa sebagai berikut: five steps of assessment:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 1. Identify contract(s) with a customer.
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan 2. Identify the performance obligations in the contract. Performance
merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa obligations are promises in a contract to transfer to a customer goods or
yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan. services that are distinct.
3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan 3. Determine the transaction price. The transaction price is the amount of
yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas consideration to which an entity expects to be entitled in exchange for
diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan transferring promised goods or services to a customer. If the consideration
yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat promised in a contract includes a variable amount, the Company estimates
variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut the amount of consideration to which it expects to be entitled in exchange
sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya for transferring the promised goods or services to a customer less the
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi estimated amount of service level guarantee which will be paid during the
jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak. contract period.
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan 4. Allocate the transaction price to each performance obligation on the basis
menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau of the relative stand-alone selling prices of each distinct goods or services
jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara promised in the contract. Where these are not directly observable, the
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya relative standalone selling price are estimated based on expected cost plus
yang diharapkan ditambah marjin. margin.
5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi 5. Recognise revenue when performance obligation is satisfied by transferring
dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika a promised goods or services to a customer (which is when the customers
pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut). obtain control of that goods and those services).
14
Page 18
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
n. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan) n. Revenue and expense recognition (continued)
Pendapatan dari penjualan barang diakui ketika pengendalian dialihkan kepada Revenue from sales of goods is recognised when control transfers to the
pelanggan. Terdapat kondisi dimana pertimbangan diperlukan berdasarkan lima customer. There may be circumstances when judgement is required based on the
indikator pengendalian di bawah ini: five indicators of control below:
1. Pelanggan telah memiliki risiko dan manfaat signifikan atas kepemilikan 1. The customer has the significant risks and rewards of ownership and has
aset dan memperoleh kemampuan untuk mengarahkan penggunaan atas, the ability to direct the use of, and obtain substantially all of the remaining
dan memperoleh secara substansial seluruh sisa manfaat dari barang. benefits from, the goods.
2. Pelanggan memiliki kewajiban kini untuk membayar sesuai dengan syarat 2. The customer has a present obligation to pay in accordance with the terms
dan ketentuan dalam kontrak penjualan. of the sales contract.
3. Pelanggan telah menerima barang. Penjualan barang dapat tergantung 3. The customer has accepted the goods. Sales revenue may be subject to
pada penyesuaian berdasarkan inspeksi terhadap pengiriman oleh adjustment based on the inspection of shipments by the customer. In these
pelanggan. Dalam hal ini, penjualan diakui berdasarkan estimasi terbaik cases, sales are recognised based on the Company’s best estimate of the
Perusahaan terhadap kualitas dan/atau kuantitas saat pengiriman, dan grade and/or quantity at the time of shipment, and any subsequent
penyesuaian kemudian dicatat dalam akun pendapatan. Secara historis, adjustments are recorded against revenue. Historically, the differences
perbedaan antara kualitas dan kuantitas, estimasi dan/atau aktual tidak between estimated and actual grade and/or quantity are not significant.
signifikan.
4. Pelanggan telah memiliki hak kepemilikan legal atas barang. 4. The customer has legal title to the goods.
5. Pelanggan telah menerima kepemilikan fisik atas barang. 5. The customer has physical possession of the goods.
Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual). Expenses are recognized when they are incurred (accrual basis).
o. Imbalan pasca kerja karyawan o. Post-employment benefits
Perusahaan mengakui liabilitas imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan The Company recognized an unfunded employee benefits liability in accordance
Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 tanggal 25 Maret 2003 (“UUK”) with Labor Law No. 13/2003 dated March 25, 2003 (the “Law”) and SFAS No. 24
dan PSAK No. 24 (Penyesuaian 2016), “Imbalan Kerja”. Berdasarkan UUK (Revised 2016), “Employee Benefits”. Under the Law, the Group is required to pay
tersebut, Kelompok Usaha diharuskan untuk membayar uang pesangon, uang separation, appreciation and compensation benefits to its employees if the
penghargaan masa kerja dan uang pengganti hak kepada karyawan apabila conditions specified in the Law are met.
persyaratan yang ditentukan dalam UUK tersebut terpenuhi.
Beban pensiun Perusahaan ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara Pension costs of the Company are determined by periodic actuarial calculation
periodik dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dan menerapkan using the Projected Unit Credit method and applying the assumptions on discount
asumsi atas tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji. rate and increase in salary.
Seluruh pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial dan All re-measurements, comprising of actuarial gains and losses, and the return of
hasil atas aset dana pensiun (tidak termasuk bunga bersih) diakui langsung plan assets (excluding net interest) are recognized immediately through other
melalui penghasilan komprehensif lain dengan tujuan agar aset atau kewajiban comprehensive income in order for the net pension asset or liability recognized in
pensiun bersih diakui dalam laporan posisi keuangan untuk mencerminkan nilai the consolidated statement of financial position to reflect the full value of the plan
penuh dari defisit dan surplus dana pensiun. Pengukuran kembali tidak deficit and surplus. Re-measurements are not reclassified to profit or loss in
direklasifikasi ke laba atau rugi pada periode berikutnya. subsequent periods.
o. Imbalan pasca kerja karyawan (lanjutan) o. Post-employment benefits (continued)
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika All past service costs are recognized at the earlier of when the amendment/
amandemen/kurtailmen terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan curtailment occurs and when the related restructuring or termination costs are
hubungan kerja diakui. Sebagai akibatnya, biaya jasa lalu yang belum vested tidak recognized. As a result, unvested past service costs can no longer be deferred and
lagi dapat ditangguhkan dan diakui selama dan diakui selama periode vesting recognized over the future vesting period.
masa depan.
p. Transaksi dan saldo mata uang asing p. Foreign currency transactions and balances
Perusahaan menerapkan PSAK No. 10 (Revisi 2014), “Pengaruh Perubahan Nilai The Company applied SFAS No. 10 (Revised 2014), “The Effects of Changes in
Tukar Mata Uang Asing”, yang menggambarkan bagaimana memasukkan Foreign Exchange Rates”, which describes how to include foreign currency
transaksi mata uang asing dan kegiatan usaha luar negeri dalam laporan transactions and foreign operations in the financial statements of an entity and
keuangan entitas dan menjabarkan laporan keuangan ke dalam mata uang translate financial statements into a presentation currency. The Company
penyajian. Perusahaan mempertimbangkan indikator utama dan indikator considers the primary indicators and other indicators in determining its functional
lainnya dalam menentukan mata uang fungsionalnya. Jika ada indikator yang currency. If indicators are mixed and the functional currency is not obvious,
tercampur dan mata uang fungsional tidak jelas, manajemen menggunakan management uses its judgments to determine the functional currency that most
penilaian untuk menentukan mata uang fungsional yang paling tepat faithfully represents the economic effects of the underlying transactions, events
menggambarkan pengaruh ekonomi dari transaksi, kejadian dan kondisi yang and conditions.
mendasarinya.
Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang The financial statements are presented in Rupiah, which is the Company’s
fungsional Perusahaan dan mata uang penyajian Perusahaan. functional currency as well as the Company’s presentation currency.
Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang Rupiah berdasarkan Transactions involving foreign currencies are recorded in Rupiah at the middle
kurs tengah yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At statement
posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke of financial position date, monetary assets and liabilities denominated in foreign
dalam rupiah berdasarkan kurs pada tanggal terakhir transaksi perbankan pada currencies are adjusted to reflect the rates of exchange quoted at the closing of
periode yang bersangkutan. Laba atau rugi selisih kurs yang timbul dikreditkan the last banking day of the period. The resulting gains or losses are credited or
atau dibebankan pada operasi periode berjalan. charged to current operations.
15
Page 19
Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang Rupiah berdasarkan Transactions involving foreign currencies are recorded in Rupiah at the middle
kurs tengah yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At statement
posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke of financial position date, monetary assets and liabilities denominated in foreign
dalam rupiah berdasarkan kurs pada tanggal terakhir transaksi perbankan pada currencies are adjusted to reflect the rates of exchange quoted at the closing of
periode yang bersangkutan. Laba atau rugi selisih kurs yang timbul dikreditkan the last banking day of the period. The resulting gains or losses are credited or
atau dibebankan pada operasi periode berjalan. charged to current operations.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2024, kurs konversi yang As of June 30, 2024 and December 31, 2024, the exchange rate used by the
digunakan Perusahaan adalah sebagai berikut: Company are as follows:
2024 2023
Dolar Amerika Serikat 16,421 15,416 United States Dollar
q. Pajak penghasilan badan q. Corporate income tax
Perusahaan menerapkan PSAK No. 46 (Revisi 2014), “Pajak Penghasilan”. PSAK ini The Company applied SFAS No. 46 (Revised 2014), which requires the Company to
mensyaratkan Perusahaan untuk memperhitungkan konsekuensi pajak kini dan account for the current and future tax consequences of the future recovery
mendatang dari pemulihan (penyelesaian) jumlah tercatat aset (liabilitas) masa (settlement) of the carrying amount of assets (liabilities) that are recognized in
depan yang diakui dalam laporan posisi keuangan, dan transaksi dan kejadian the statement of financial position, and transactions and other events of the
lain dari periode kini yang diakui dalam laporan keuangan. current period that are recognized in the financial statements.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
q. Pajak penghasilan badan (lanjutan) q. Corporate income tax (continued)
PSAK No. 46 (Revisi 2014) juga mensyaratkan Perusahaan mencatat tambahan SFAS No. 46 (Revised 2014) also requires the Company to present additional tax of
pajak penghasilan yang berasal dari periode lalu yang ditetapkan dengan Surat prior year through a tax assessment letter (“SKP”), if any, as part of “Income Tax
Ketetapan Pajak (SKP), jika ada, sebagai bagian dari “Pajak Penghasilan - Bersih” Expense - Net” in the statements of profit or loss and other comprehensive
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. income.
Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak untuk periode Current tax expense is provided based on the estimated taxable income for the
yang bersangkutan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan period. Deferred tax assets and liabilities are recognized for temporary differences
temporer antara aset dan liabilitas untuk tujuan komersial dan untuk tujuan between the financial and the tax bases of assets and liabilities at each reporting
perpajakan setiap tanggal pelaporan. Manfaat pajak di masa mendatang, seperti date. Future tax benefits, such as the carry-forward of unused tax losses, are also
saldo rugi fiskal yang belum digunakan, diakui apabila besar kemungkinan recognized to the extent that realization of such benefits is probable.
manfaat pajak tersebut dapat direalisasikan.
Beban pajak kini merupakan estimasi utang pajak yang dihitung atas laba kena Current tax is the expected tax payable on the taxable income for the period, using
pajak untuk periode yang bersangkutan dengan menggunakan tarif pajak yang tax rates enacted at the statements of financial position date.
berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan.
Perusahaan menerapkan metode aset dan liabilitas dalam menghitung beban The Company adopts the asset and liability method in determining its income tax
pajaknya. Dengan metode ini, aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui pada expense. Under this method, deferred tax assets and liabilities are recognized at
setiap tanggal pelaporan sebesar perbedaan temporer aset dan liabilitas untuk each reporting date for temporary differences between the accounting and tax
tujuan akuntansi dan tujuan perpajakan. Metode ini juga mengharuskan base of assets and liabilities. This method also requires the recognition of future
pengakuan manfaat pajak di masa yang akan datang, seperti kompensasi tax benefits, such as tax loss carry forward, to the extent that realization of such
kerugian fiskal, jika kemungkinan realisasi manfaat tersebut di masa yang akan benefits is probable.
datang cukup besar (probable).
Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau Deferred tax is calculated at the tax rates that have been enacted or substantially
secara substansial telah berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan. Pajak enacted at the statements of financial position date. Deferred tax is charged or
tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan credited to the current years statements of profit or loss and other comprehensive
komprehensif lain tahun berjalan kecuali pajak tangguhan yang dibebankan atau income, except for deferred tax which is charged or credited directly to equity.
dikreditkan langsung ke ekuitas.
Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan oleh Changes in the carrying amount of deferred tax assets and liabilities due to a
perubahan tarif pajak dibebankan atau dikreditkan pada operasi berjalan, kecuali change in tax rates are charged or credited to current operations, except to the
untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau extent that they relate to items previously charged or credited to equity.
dikreditkan ke ekuitas.
Pengaruh pajak atas perbedaan temporer dan akumulasi rugi pajak, yang masing- The tax effects of temporary differences and tax loss carry over, which individually
masing dapat berupa aset atau liabilitas, disajikan dalam jumlah bersih oleh are either assets or liabilities, are shown at the applicable net amounts by the
Perusahaan. Company.
16
Page 20
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
r. Sewa r. Lease
Perusahaan melakukan penerapan PSAK 73 yang mensyaratkan pengakuan The Company has applied SFAS 73, which set the requirement for the recognition
liabilitas sewa sehubungan dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan of lease liabilities in relation to leases which had been previously classified as
sebagai ‘sewa operasi’. Kebijakan ini berlaku untuk kontrak yang disepakati atau ‘operating lease’. This policy is applied to contracts entered into or changed, on or
berubah, pada atau setelah 1 Januari 2020. after 1 January 2020.
Sebagai penyewa As lessee
Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak At the inception of a contract, the Company assesses whether the contract is, or
merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan atau contains, a lease. A contract is or contains a lease if the contract conveys the right
mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan to control the use of an identified assets for a period of time in exchange for
penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan consideration.
dengan imbalan.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan To assess whether a contract conveys the right to control the use of an identified
penggunaan aset identifikasian, Perusahaan harus menilai apakah: asset, the Company shall assesses whether:
- Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh - The Company has the right to obtain substantially all the economic benefits
manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian; dan from use of the asset throughout the period of use; and
- Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset - The Company has the right to direct the use of the asset. The Company has
identifikasian. Perusahaan memiliki hak ini ketika Perusahaan memiliki hak this right when it has the decision-making rights that are the most relevant
untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk to changing how and for what purpose the asset is used are predetermined
tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan: and:
1. Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset; 1. The Company has the right to operate the asset;
2. Perusahaan telah mendesain aset dengan cara menetapkan 2. The Company has designed the asset in a way that predetermined
sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan how and for what purpose it will be used.
selama periode penggunaan.
Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali atas kontrak yang mengandung At the inception or on reassessment of a contract that contains a lease
sebuah komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke component, the Company allocates the consideration in the contract to each lease
masing-masing komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari component on the basis of their relative stand-alone prices and the aggregate
komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen non-sewa. stand-alone price of the non-lease components.
Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas The Company recognises a right-of-use assets and a lease liability at the lease
sewa. Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah commencement date. The right-of-use assets are initially measured at cost, which
pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang comprises the initial amount of the lease liability adjusted for any lease payment
dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan. made at or before the commencement date.
Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari The right-of-use assets are subsequently depreciated using the straight-line
tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat method from the commencement date to the earlier of the end of the useful life of
aset hak-guna atau akhir masa sewa. the right-of-use assets or the end of the lease term.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
r. Sewa (lanjutan) r. Lease (continued)
Sebagai penyewa (lanjutan) As lessee (continued)
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada The lease liability is initially measured at the present value of the lease payments
tanggal permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit that are not paid at the commencement date, discounted using the interest rate
dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka implicit in the lease or, if that rate cannot be readily determined, using
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Perusahaan incremental borrowing rate. Generally, the Company uses its incremental
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto. borrowing rate as the discount rate.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi Lease payments included in the measurement of the lease liability comprise the
pembayaran berikut ini: following:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi; - fixed payments, including in-substance fixed payments;
- pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga - variable lease payments that depend on an index or a rate, initially
yang pada awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga measured using the index or rate as at the commencement date;
pada tanggal permulaan;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan - amounts expected to be payable under a residual value guarantee;
nilai residual;
- harga eksekusi opsi beli jika Perusahaan cukup pasti untuk mengeksekusi - the exercise price under a purchase option that the Company is reasonably
opsi tersebut; dan certain to exercise; and
- penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Perusahaan cukup pasti - penalties for early termination of a lease unless the Company is reasonably
untuk tidak menghentikan lebih awal. certain not to terminate early.
17
Page 21
penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Perusahaan cukup pasti penalties for early termination of a lease unless the Company is reasonably
untuk tidak menghentikan lebih awal. certain not to terminate early.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya Each lease payment is allocated between the liability and finance cost. The
keuangan dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga finance cost is charged to profit or loss over the lease period so as to produce a
menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas constant periodic rate of interest on the remaining balance of the liability for each
untuk setiap periode. period.
Perusahaan menyajikan aset hak-guna sebagai bagian dari “Aset tetap” dan The Company presents right-of-use assets as part of “Fixed assets” and “Lease
“Liabilitas sewa” di dalam laporan posisi keuangan. liabilities” in the statement of financial position.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Perusahaan pada akhir If the lease transfers ownership of the underlying asset to the Company by the end
masa sewa atau jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan Perusahaan of the lease term or if the cost of the right-of-use assets reflects that the Company
akan mengeksekusi opsi beli, maka Perusahaan menyusutkan aset hak-guna dari will exercise a purchase option, the Company depreciates the right-of-use assets
tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka from the commencement date to the end of the useful life of the underlying asset.
Perusahaan menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal Otherwise, the Company depreciates the right-of-use assets from the
yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. commencement date to the earlier of the end of the useful life of the right-of-use
assets or the end of the lease term.
Sewa jangka-pendek Short-term leases
Perusahaan memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa The Company has elected not to recognise right- of-use assets and lease liabilities
untuk sewa jangka-pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. for short-term leases that have a lease term of 12 months or less. The Company
Perusahaan mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai beban recognises the leases payments associated with these leases as an expense on a
dengan dasar garis lurus selama masa sewa. straight-line basis over the lease term.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
r. Sewa (lanjutan) r. Lease (continued)
Modifikasi sewa Lease modification
Perusahaan mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah jika: The Company account for a lease modification as a separate lease if both:
- modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan menambahkan hak - the modification increases the scope of the lease by adding the right to use
untuk menggunakan satu aset pendasar atau lebih; dan one or more underlying assets; and
- imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara dengan harga - the consideration for the lease increases by an amount commensurate with
tersendiri untuk peningkatan dalam ruang lingkup dan penyesuaian yang the standalone price for the increase in scope and any appropriate
tepat pada harga tersendiri tersebut untuk merefleksikan kondisi kontrak adjustments to that standalone price to reflect the circumstances of the
tertentu. particular contract.
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa terpisah, pada tanggal For a lease modification that is not accounted for as a separate lease, at the
efektif modifikasi sewa, Perusahaan: effective date of the lease modification, the Company:
- mengukur kembali dan mengalokasikan imbalan kontrak modifikasian; - remeasure and allocate the consideration in the modified contract;
- menentukan masa sewa dari sewa modifikasian; - determine the lease term of the modified lease;
- mengukur kembali liabilitas sewa dengan mendiskontokan pembayaran - remeasure the lease liability by discounting the revised lease payments
sewa revisian menggunakan tingkat diskonto revisian berdasarkan sisa using a revised discount rate on the basis of the remaining lease term and
umur sewa dan sisa pembayaran sewa dengan melakukan penyesuaian the remaining lease payment with a corresponding adjustment to the right-
terhadap aset hak-guna. Tingkat diskonto revisian ditentukan sebagai suku of-use assets. The revised discount rate is determined as the Company’s
bunga pinjaman inkremental Perusahaan pada tanggal efektif modifikasi; incremental borrowing rate at the effective date of the modification;
- menurunkan jumlah tercatat aset hak-guna untuk merefleksikan - decrease the carrying amount of the rightof-use asset to reflect the partial
penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa untuk modifikasi sewa yang or full termination of the lease for lease modifications that decrease the
menurunkan ruang lingkup sewa. Perusahaan mengakui dalam laba rugi scope of the lease. The Company recognise in profit or loss any gain or loss
setiap laba rugi yang terkait dengan penghentian sebagian atau relating to the partial or full termination of the lease; and
sepenuhnya sewa tersebut; dan
- membuat penyesuaian terkait dengan aset hak-guna untuk seluruh - make a corresponding adjustment to the right-of-use assets for all other
modifikasi sewa lainnya. lease modifications.
Ketika Perusahaan bertindak sebagai pesewa, Perusahaan mengklasifikasi masing- When the Company acts as a lessor, it shall classify each of its leases as either an
masing sewanya baik sewa operasi atau sewa pembiayaan. operating lease or a finance lease.
Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Perusahaan membuat penilaian To classify each lease, the Company makes an overall assessment of whether the
secara keseluruhan atas apakah sewa mengalihkan secara substansial seluruh lease transfers substantially all of the risks and rewards incidental to ownership of
risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset pendasar. Jika penilaian the underlying asset. If this is the case, then the lease is classified as a finance
membuktikan hal tersebut, maka sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan; lease; if not, then it is an operating lease. As part of this assessment, the Company
jika tidak maka, merupakan sewa operasi. Sebagai bagian dari penilaian ini, considers certain indicators such as whether the lease term is for the major part of
Perusahaan mempertimbangkan beberapa indikator seperti apakah masa sewa the economic life of the underlying asset.
adalah sebagian besar dari umur ekonomik aset pendasar.
18
Page 22
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
r. Sewa (lanjutan) r. Lease (continued)
Sebagai pesewa As lessor
Setiap pembayaran sewa pembiayaan dipisahkan antara bagian yang merupakan Each finance lease payment is allocated between the finance and liability. The
beban keuangan dan bagian yang merupakan pelunasan kewajiban. Jumlah corresponding rental obligations, net of finance charges, are included in other
kewajiban sewa, dikurangi beban keuangan disajikan sebagai utang jangka long-term payables. The interest element of the finance cost is charged to the
panjang. Unsur bunga dalam biaya keuangan dibebankan di laporan laba rugi statements of profit or loss over the lease period so as to produce a constant
setiap periode selama masa sewa sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu periodic rate of interest on the remaining balance of the liability for each period.
tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas. Aset tetap yang The fixed asset acquired under finance leases is depreciated over the shorter of
diperoleh melalui sewa pembiayaan disusutkan selama jangka waktu yang lebih the useful life of the asset and the lease term.
pendek antara periode masa sewa dan umur manfaatnya.
Apabila aset disewakan melalui sewa pembiayaan, nilai kini pembayaran sewa When assets are leased out under a finance lease, the present value of the lease
diakui sebagai piutang. Selisih antara nilai piutang bruto dan nilai kini piutang payments is recognised as receivable. The difference between the gross receivable
tersebut diakui sebagai penghasilan sewa pembiayaan tangguhan. and the present value of the receivable is recognised as unearned finance lease
income.
Penghasilan sewa diakui selama masa sewa dengan menggunakan metode Lease income is recognised over the term of the lease using the net investment
investasi neto yang mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodik yang method which reflects a constant periodic rate of return.
konstan.
Apabila aset disewakan melalui sewa operasi, aset disajikan di laporan posisi When assets are leased out under an operating lease, the asset is presented in the
keuangan interim sesuai sifat aset tersebut. Penghasilan sewa diakui sebagai interim statements of financial position based on the nature of the asset. Lease
pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa sewa. income is recognised over the term of the lease on a straight-line basis.
s. Segmen operasi s. Operating segments
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam Segment information is prepared using the accounting policies adopted for
penyusunan dan penyajian laporan keuangan. preparing and presenting the financial statements.
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal Perusahaan yang Operating segments are required to be identified on the basis of internal reports
secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam about the components of the Company that are regularly reviewed by the chief
rangka alokasi sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Perusahaan. operating decision maker in order to allocate resources to the segments and to
assess their performances.
t. Laba per saham t. Earning per share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan Earnings per share is computed by dividing profit for the year attributable to the
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun equity holders of the parent Company by the weighted average number of
bersangkutan (dikurangi perolehan kembali saham beredar). ordinary shares outstanding during the year (less treasury shares).
u. Provisi u. Provision
Provisi diakui ketika Perusahaan memiliki kewajiban legal maupun konstruktif Provisions are recognized when the Company has a legal or constructive
sebagai hasil peristiwa lalu, yaitu kemungkinan besar arus keluar sumber daya obligation as a result of past events, it is more likely than not that an outflow of
ekonomi diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban dan suatu estimasi terhadap resources will be required to settle the obligation and a reliable estimate of the
jumlah dapat dilakukan. amount can be made.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
u. Provisi (lanjutan) u. Provision (continued)
Provisi ditelaah pada akhir tiap periode pelaporan dan disesuaikan untuk Provisions are reviewed at the end of each reporting period and adjusted to reflect
mencerminkan estimasi terbaik. Apabila tidak ada lagi kemungkinan arus keluar the current best estimate. If it is no longer probable that an outflow of economic
sumber daya ekonomi diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban, maka provisi resources will be required to settle the obligation, the provision is reversed.
tersebut dicadangkan.
Apabila dampak nilai waktu uang adalah material, maka provisi didiskontokan If the effect of the time value of money is material, provisions are discounted
dengan menggunakan tarif sebelum pajak, jika lebih tepat, untuk mencerminkan using a current pre tax rate that reflects, where appropriate, the risk specific to
risiko spesifik liabilitas. Ketika pendiskontoan digunakan, kenaikan provisi terkait the liability. When discounting is used, the increase in the provision due to the
dengan berlalunya waktu diakui sebagai beban keuangan. passage of time is recognized as a finance cost.
v. Kontinjensi v. Contingencies
Liabilitas kontinjensi tidak diakui didalam laporan keuangan. Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities are not recognized in the financial statements. They are
diungkapkan di dalam catatan atas laporan keuangan kecuali jika manfaat disclosed in the notes to the financial statements unless the possibility of an
ekonomi yang diperoleh dari arus pengeluaran sangat kecil. outflow of resources embodying economic benefits is remote.
19
Page 23
w. peristiwa setelah periode laporan keuangan w. events after the financial reporting period
Peristiwa setelah akhir periode laporan yang memberikan informasi tambahan Post period-end events that provide additional information about the Company’s
terkait posisi Perusahaan pada periode laporan keuangan (adjusting events) position at reporting period (adjusting events) are reflected in the financial
disajikan dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah periode laporan keuangan statements. Post year-end events that are not adjusting events are disclosed in
yang bukan merupakan adjusting events telah disajikan dalam catatan atas the notes to the financial statements when material.
laporan keuangan apabila material.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING CRITICAL ACCOUNTING JUDGEMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan mengharuskan manajemen untuk membuat The preparation of the Company financial statements requires management to make
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari judgements, estimates and assumptions that affect the reported amounts of revenues,
pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontijensi, expenses, assets and liabilities, and the disclosure of contingent liabilities, at end of the
pada akhir tahun pelaporan. reporting year.
Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan Uncertainty about these assumptions and estimates could result in outcomes that
penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam tahun require a material adjustment to the carrying amount of the asset or liability affected in
pelaporan berikutnya. future years.
Pertimbangan dalam penerapan kebijakan akuntansi Judgments in the application of accounting policies
Pertimbangan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah-jumlah yang diakui The following judgements are made by management in the process of applying the
dalam laporan keuangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan Company’s accounting policies which have the most significant effects on the amounts
kebijakan akuntansi Perusahaan: - (halaman selanjutnya) recognized in the financial statements: - (next pages)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) CRITICAL ACCOUNTING JUDGEMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Pertimbangan dalam penerapan kebijakan akuntansi (lanjutan) Judgments in the application of accounting policies (continued)
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan Classification of financial assets and financial liabilities
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset The Company determine the classifications of certain assets and liabilities as financial
keuangan dan liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan apakah definisi yang assets and financial liabilities by judging if they meet the definition set forth in SFAS No.
ditetapkan dalam PSAK No. 71 telah dipenuhi. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 71. Accordingly, the financial assets and financial liabilities are accounted for and
diakui dan dikelompokkan sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti grouped in accordance with the Company’s accounting policies disclosed in Note 2e to
diungkapkan pada Catatan 2e atas laporan keuangan. the financial statements.
Penentuan mata uang fungsional Determination of Functional Currency
Mata uang fungsional Perusahaan adalah mata uang lingkungan ekonomi utama di The functional currency of the Company is the currency from the primary economic
mana entitas tersebut beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang environment where such entity operates. Those currencies are the currencies that
mempengaruhi pendapatan dan biaya masing-masing entitas. Penentuan atas mata influence the revenues and costs of each respective entity. The determination of
uang fungsional mungkin memerlukan pertimbangan yang disebabkan berbagai functional currency may require judgement due to various complexity, among others,
kompleksitas, antara lain, entitas dapat bertransaksi lebih dari satu mata uang dalam the entity may transact in more than one currency in its daily business activities.
kegiatan usahanya sehari-hari.
Pajak penghasilan Income tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak Significant judgement is involved in determining the provision for income taxes. There
penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan pajak tertentu yang penentuan are certain transactions and computations for which the ultimate tax determination is
akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui uncertain during the ordinary course of business. The Company recognize liabilities for
liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat expected tax issues based on estimates of whether additional taxes will be due.
tambahan pajak penghasilan badan.
Ketika hasil pajak yang dikeluarkan berbeda dengan jumlah yang awalnya diakui, Where the final tax outcome of these matters is different from the amounts that were
perbedaan tersebut akan berdampak pada pajak penghasilan dan penyisihan pajak initially recognized, such differences will impact the income tax and deferred tax
tangguhan pada periode di mana penentuan tersebut dilakukan. Jumlah tercatat utang provisions in the period in which such determination is made. The Company’s carrying
pajak penghasilan dan aset pajak tangguhan Perusahaan diungkapkan di dalam Catatan amount of taxes payable and deferred tax assets are disclosed in Notes 14b and 14d to
14b dan 14d atas laporan keuangan. the financial statements.
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum dikompensasi sejauh Deferred tax assets are recognized for all unused tax losses to the extent that it is
besar kemungkinan bahwa laba fiskal akan tersedia untuk dikompensasi dengan saldo probable that taxable profit will be available against which the carry forward of tax
rugi fiskal yang dapat dikompensasikan. Penentuan jumlah aset pajak tangguhan yang losses can be utilized. Determining the amount of deferred tax assets that can be
dapat diakui berdasarkan perbedaan waktu dan laba fiskal di masa mendatang bersama recognized based on the timing difference and future taxable profits together with
sama dengan strategi perencanaan pajak masa depan membutuhkan pertimbangan future tax planning strategies requires significant judgment from management.
signifikan dari manajemen.
20
Page 24
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) CRITICAL ACCOUNTING JUDGEMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Sumber estimasi ketidakpastian Estimated sources of uncertainty
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada The key assumptions concerning the future and other key sources of estimation
tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material uncertainty at the reporting date that have a significant risk of causing a material
terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di adjustment to the carrying amounts of assets and liabilities within the next year are
bawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada tolak ukur yang tersedia disclosed below. The Company based its assumptions and estimates on parameters
pada saat laporan keuangan disusun. available when the financial statements were prepared.
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat Existing conditions and assumptions about future developments may change due to
perubahan pasar atau situasi di luar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut market changes or conditions arising beyond the control of the Company. Such changes
dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya. are reflected in the assumptions when they occur.
Provisi atas Kerugian kredit ekspektasian piutang usaha Provision for expected credit losses (“ECLs”) of trade receivables
Perusahaan menggunakan matriks provisi untuk menghitung kerugian kredit The Company uses a provision matrix to calculate ECLs for trade receivables. The
ekspektasian piutang usaha. Tingkat provisi adalah berdasarkan hari jatuh tempo atas provision rates are based on days past due for groupings of various customer segments
kelompok segmen pelanggan yang mempunyai karakteristik risiko kredit yang serupa that have similar credit risk characteristics (e.g., by geography, product type, customer
(misalnya berdasarkan geografi, tipe produk, tipe dan/atau peringkat pelanggan, dan type and/or rating, and coverage by letters of credit and other forms).
nilai pertanggungan dari letter of credit dan bentuk lain).
Matriks provisi pada mulanya didasarkan pada tingkat gagal bayar historis Perusahaan The provision matrix is initially based on the Company’s historical observed default
yang diobservasi. Perusahaan akan memperbaharui matriks untuk menyesuaikan rates. The Company will calibrate the matrix to adjust the historical credit loss
pengalaman kerugian kredit historis dengan infomasi forward-looking. Sebagai contoh, experience with forwardlooking information. For instance, if forecast economic
jika perkiraan atas kondisi ekonomi diperkirakan memburuk selama periode/tahun conditions are expected to deteriorate over the next period/year, which can lead to an
depan, yang dapat menyebabkan meningkatnya jumlah gagal bayar, tingkat gagal bayar increased number of defaults, the historical default rates are adjusted. At every
historis disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat gagal bayar historis reporting date, the historical observed default rates are updated and changes in the
diperbaharui dan perubahan estimasi forward-looking dianalisis. forward-looking estimates are analysed.
Penilaian atas korelasi antara tingkat gagal bayar historis yang diobservasi, perkiraan The assessment of the correlation between historical observed default rates, and
atas kondisi ekonomi dan kerugian kredit ekspektasian merupakan estimasi yang forecast economic conditions and ECLs is a significant estimate. The amount of ECLs is
signifikan. Jumlah kerugian kredit ekspektasian paling dipengaruhi oleh perubahan sensitive to changes in circumstances and of forecast economic conditions. The
keadaan dan perkiraan kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis Company’s historical credit loss experience and forecast of economic conditions may
Perusahaan dan perkiraan kondisi ekonomi juga mungkin tidak menggambarkan gagal also not be representative of customer’s actual default in the future.
bayar aktual pelanggan di masa yang akan datang.
Penyisihan persediaan usang Allowance for inventory obsolescene
Perusahaan melakukan penyisihan persediaan setiap kali nilai realisasi bersih dari The Company provides allowance for inventories whenever the net realizable value of
persediaan menjadi lebih rendah dibandingkan dengan biaya karena kerusakan, the inventories becomes lower than cost due to damage, physical deterioration,
keuzuran fisik, usang, perubahan di dalam tingkat harga atau penyebab lainnya. obsolescence, changes in price levels or other causes.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) CRITICAL ACCOUNTING JUDGEMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Sumber estimasi ketidakpastian (lanjutan) Estimated sources of uncertainty (continued)
Penyisihan persediaan usang (lanjutan) Allowance for inventory obsolescene (continued)
Akun penyisihan ditelaah untuk mencerminkan penilaian yang akurat dalam catatan The allowance account is reviewed to reflect the accurate valuation in the financial
keuangan. Nilai tercatat persediaan pada laporan posisi keuangan diungkapkan dalam records. The carrying amount of inventories at the statements of financial position date
Catatan 7 atas laporan keuangan. is disclosed in Note 7 to the financial statements.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penyisihan persediaan usang yang The Management is of the opinion that there should be no allowance for inventory
harus diakui pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023. obsolescence that should be recognized as of June 30, 2024 and December 31, 2023.
21
Page 25
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets
Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran Fixed assets are depreciated using the straight-line method based on estimated useful
masa manfaat ekonomis dari aset yang bersangkutan yang berkisar antara 4 hingga 20 lives of the assets ranging from 4 to 20 years, which are common life expectations
tahun, suatu kisaran yang umumnya diperkirakan dalam industri sejenis. applied in the industries where conduct their businesses.
Perubahan dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan teknologi dapat Changes in the pattern of usage and the level of technological development could
mempengaruhi masa manfaat ekonomis serta nilai residu dari aset tetap dan karenanya impact the economic useful lives and residual values of fixed assets and therefore future
biaya penyusutan masa depan memiliki kemungkinan untuk diubah. depreciation charges are likely to be changed.
Jumlah tercatat bersih atas aset tetap Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 The carrying amount of the Company’s fixed assets as of December 31, 2023
dan 31 Desember 2023 diungkapkan dalam Catatan 10 atas laporan keuangan. is disclosed in Note 10 to the financial statements.
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan Fair values of financial assets and liabilities
Dalam menentukan nilai wajar aset keuangan dan liabilitas yang tidak mempunyai In determining the fair value of financial assets and liabilities that do not have market
harga pasar, Perusahaan menggunakan teknik penilaian seperti yang dijelaskan dalam prices, the Company uses the valuation techniques as described in Note 2e for financial
Catatan 2e untuk instrumen keuangan yang jarang diperdagangkan dan memiliki instruments that trade infrequently and have limited price information, fair value is less
informasi harga yang terbatas, nilai wajar yang kurang obyektif dan membutuhkan objective and requires various levels of assessment depending on liquidity. ,
berbagai tingkat penilaian tergantung pada likuiditas, konsentrasi, faktor ketidakpastian concentration, market uncertainty factors, price assumptions and other risks.
pasar, asumsi harga dan risiko lainnya.
22
Page 26
PT GREEN POWER GROUP Tbk PT GREEN POWER GROUP Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 AS OF JUNE 30, 2024 AND DECEMBER 31, 2023
DAN UNTUK PERIODE 6 (ENAM) BULAN YANG BERAKHIR AND FOR 6 (SIX) MONTH PERIOD ENDED
PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 30 JUNI 2023 JUNE 30, 2024 AND JUNE 30, 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN BANK CASH ON HAND AND IN BANKS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Kas Cash on hand
Rupiah 660,298,200 5,680,100 Rupiah
Sub jumlah 660,298,200 5,680,100 Sub total
Bank Bank
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 10,678,176,163 149,784,221 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 67,177,744 51,257,446 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Permata Tbk - 1,172,579 PT Bank Permata Tbk
Sub jumlah 10,745,353,907 202,214,246 Sub total
Jumlah 11,405,652,107 207,894,346 Total
Tidak ada saldo kas dan setara kas yang dijadikan jaminan atas Cash and cash equivalents are not used as collateral for loans
pinjaman kepada pihak lain dan tidak ada yang dibatasi to other parties and no restriction the use. Management
penggunaannya. Manajemen berpendapat bahwa seluruh saldo kas believe that all cash and cash equivalents can use for normal
dan setara kas dapat digunakan dalam usaha normal Perusahaan. operation of the Company.
5. PIUTANG USAHA TRADE RECEIVABLE
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Pihak ketiga Third parties
PT Ecco Indonesia - 293,029,200 PT Ecco Indonesia
PT Gaya Steel - 220,237,875 PT Gaya Steel
PT Bintang Fajar - 166,500,000 PT Bintang Fajar
PT Indosenyu Cipta Pratama 119,141,073 145,882,305 PT Indosenyu Cipta Pratama
Tri Cipta Teknindo 138,404,500 138,404,500 Tri Cipta Teknindo
PT Sumber Makmur Sukses - 136,633,534 PT Sumber Makmur Sukses
PT Fans Jaya 102,014,550 90,074,280 PT Fans Jaya
Peter Effendy 86,480,000 86,480,000 Peter Effendy
23
Page 27
PT Megah Jaya Perkasa 57,804,332 80,756,584 PT Megah Jaya Perkasa
PT Mega Mould Presisi - 80,739,180 PT Mega Mould Presisi
PT Prestasi Nyata Indonesia 70,000,000 80,000,000 PT Prestasi Nyata Indonesia
Arif Budi Santiaji 46,503,450 67,704,450 Arif Budi Santiaji
PT Mirzatama Raya - 67,036,230 PT Mirzatama Raya
PT Printec Perkasa 4,848,000 58,700,000 PT Printec Perkasa
PT Karya Abadi Sukses - 52,913,700 PT Karya Abadi Sukses
Bapak Djeni - 50,457,766 Mr. Djeni
PT Vitech Mold Indonesia - - PT Vitech Mold Indonesia
PT Duta Nichirindo Pratama - - PT Duta Nichirindo Pratama
Dixim - - Dixim
PT Miju Cahaya Indonesia - - PT Miju Cahaya Indonesia
Rejeki Gumilar Tehnik - - Rejeki Gumilar Tehnik
Maju Mekar Lestari - - Maju Mekar Lestari
Lain-lain (saldo dibawah Rp 50 juta) 649,197,490 595,906,713 Others (balances under Rp 50 million)
Sub jumlah 1,274,393,395 2,411,456,317 Sub total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (492,851,921) (492,851,921) Allowance for impairment losses
Sub jumlah - bersih 781,541,474 1,918,604,396 Sub total - net
5. PIUTANG USAHA (lanjutan) TRADE RECEIVABLE (continued)
Analisa umur piutang usaha adalah sebagai berikut: The aging analysis of trade receivables are as follows:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Lancar dan kurang dari < 30 hari 844,744,415 1,014,800,564 Current and less than < 30 days
Antara 31 - 60 hari 90,000,480 257,024,035 Overdue 31 - 60 days
Antara 61 - 90 hari 44,764,000 41,569,777 Overdue 61 - 90 days
Lebih dari > 91 hari 294,884,500 1,098,061,941 Overdue > 91 days
Jumlah 1,274,393,395 2,411,456,317 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (492,851,921) (492,851,921) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 781,541,474 1,918,604,396 Total - net
Mutasi penyisihan kerugian penurunan nilai pada 30 Jun 2024 dan 31 The movement in allowance for impairment losses in June 30,
Desember 2023 adalah sebagai berikut: 2024 and December 31, 2023 are as follows:
24
Page 28
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Saldo awal tahun 492,851,921 1,761,515,509 Balance at beginning of year
Penyisihan selama tahun berjalan - 127,904,685 Provision during the year
Pembalikan selama tahun berjalan - (1,396,568,273) Reversal during the year
Jumlah - bersih 492,851,921 492,851,921 Total - net
Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa penyisihan penurunan The Company's management is of the opinion that allowance
nilai pada 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 cukup untuk menutupi for impairment losses provided as of June 30, 2024 and
kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang. December 31, 2023 are adequate to cover possible losses on
uncollected receivables.
Piutang usaha tidak dijadikan jaminan atas pinjaman kepada pihak lain. Trade receivables are not pledged as collateral for loans to
Untuk transaksi piutang usaha dalam mata uang Rupiah. other party. For trade receivables transactions in Rupiah
currency.
6. PERSEDIAAN INVENTORIES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Mould Base 3,113,106,970 3,458,039,833 Mould Base
Cutting and Creasing Rule 3,279,513,323 3,527,506,811 Cutting and Creasing Rule
Rule Die Steel 2,960,126,037 2,953,189,461 Rule Die Steel
Suku Cadang 1,942,095,271 2,156,886,974 Sparepart
Baja 884,118,683 799,010,288 Steel
Copper 478,346,901 537,314,027 Copper
barang dalam proses 805,150,320 395,084,131 Goods in process
Alat produksi 799,943,266 332,988,318 Production tools
Hetlock 168,959,660 168,959,660 Hetlock
Alumec 112,114,160 112,114,160 Alumec
Rubber and Creasing Matrix 33,943,382 34,988,803 Rubber and Creasing Matrix
Gimp Steel 10,741,396 14,009,536 Gimp Steel
Jig Saw 5,896,800 5,896,800 Jig Saw
Jumlah 14,594,056,169 14,495,988,802 Total
Berdasarkan hasil pengkajian ulang keadaan fisik persediaan pada Based on a review of the status of physical inventories as of
tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, manajemen Perusahaan June 30, 2024 and December 31, 2023 , the Company's
berpendapat bahwa nilai tercatat persediaan dapat terpulihkan management believe that carrying value of inventories can be
seluruhnya sehingga tidak diperlukan penyisihan untuk penurunan nilai recovered entirely so it is not necessary to make allowance for
persediaan. absolescent inventories.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, tidak ada As of June 30, 2024 and December 31, 2023, there were no
persediaan rusak dan kadaluarsa yang diakui sebagai beban. damaged and expired inventories recognized as expenses.
Persediaan tidak dijadikan jaminan atas pinjaman kepada pihak ketiga. Inventories are not pledged as collateral for loans to third
parties.
Pada tahun 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 Perusahaan tidak In June 30, 2024 and December 31, 2023 the Company does
mengasuransikan persediaannya. not insure its inventories.
25
Page 29
7. BIAYA DIBAYAR DI MUKA PREPAID EXPENSE
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Asuransi 9,682,534 10,863,734 Insurance
Jumlah 6,789,834 10,863,734 Total
Asuransi dibayar di muka tersebut atas asuransi aset tetap (Catatan 8). The prepaid insurance is for fixed asset insurance (Note 8).
8. ASET TETAP FIXED ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni , 2024 June 30 , 2024
Penyesuaian atau
reklasifikasi/
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Adjustment or Saldo akhir/
Beginning balance Additions Disposal reclassification Ending balance
Biaya perolehan Acquisition cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Tanah 7,603,443,601 - - - 7,603,443,601 Land
Bangunan 5,202,377,667 - - - 5,202,377,667 Buildings
Kendaraan 526,340,455 - - - 526,340,455 Vehicles
Mesin dan Machineries and
Peralatan kantor 22,123,861,027 19,039,700 - - 22,142,900,727Office equipments
Sub jumlah 35,456,022,750 - - - 35,475,062,450 Sub total
Aset hak-guna Right-of-use assets
Bangunan 1,000,000,000 - - - 1,000,000,000 Buildings
Sub jumlah 1,000,000,000 - - - 1,000,000,000 Sub total
Aset dalam penyelesaian Assets in progress
Mesin 10,250,000,000 - - 10,250,000,000 Machine
Sub jumlah 10,250,000,000 - - - 10,250,000,000 Sub total
Jumlah 46,706,022,750 - - - 46,725,062,450 Total
26
Page 30
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Pemilikan langsung Direct ownership
Bangunan 1,179,505,573 65,029,721 - - 1,244,535,294 Buildings
Kendaraan 469,510,910 4,735,796 - - 474,246,706 Vehicles
Mesin dan Machineries and
Peralatan kantor 8,897,680,755 686,112,920 - - 9,583,793,675Office equipments
Sub jumlah 10,546,697,238 755,878,437 - - 11,302,575,675 Sub total
Aset hak-guna Right-of-use assets
Bangunan 633,333,333 50,000,000 - - 683,333,333 Buildings
Sub jumlah 633,333,333 50,000,000 - - 683,333,333 Sub total
Jumlah 11,180,030,571 805,878,437 - - 11,985,909,008 Total
Nilai buku 35,525,992,179 34,739,153,442 Net book value
31 Desember 2023 December 31, 2023
Penyesuaian atau
reklasifikasi/
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Adjustment or Saldo akhir/
Beginning balance Additions Disposal reclassification Ending balance
Biaya perolehan Acquisition cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Tanah 7,603,443,601 - - - 7,603,443,601 Land
Bangunan 5,191,410,167 10,967,500 - - 5,202,377,667 Buildings
Kendaraan 526,340,455 - - - 526,340,455 Vehicles
Mesin dan Machineries and
Peralatan kantor 22,481,194,871 67,666,156 425,000,000 - 22,123,861,027 Office equipments
Sub jumlah 35,802,389,094 78,633,656 425,000,000 - 35,456,022,750 Sub total
8. ASET TETAP (lanjutan) FIXED ASSETS (continued)
31 Desember 2023 December 31, 2023
Penyesuaian atau
reklasifikasi/
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Adjustment or Saldo akhir/
Beginning balance Additions Disposal reclassification Ending balance
Mesin dalam penyelesaian - 10,250,000,000 - - 10,250,000,000
Biaya perolehan Acquisition cost
Aset hak-guna Right-of-use assets
Bangunan 1,407,929,642 - 475,000,000 67,070,358 1,000,000,000 Buildings
Sub jumlah 1,407,929,642 - 475,000,000 67,070,358 1,000,000,000 Sub total
Jumlah 37,210,318,736 10,328,633,656 900,000,000 67,070,358 46,706,022,750 Total
27
Page 31
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Pemilikan langsung Direct ownership
Bangunan 919,386,690 260,118,883 - - 1,179,505,573 Buildings
Kendaraan 450,567,728 18,943,182 - - 469,510,910 Vehicles
Mesin dan Machineries and
Peralatan kantor 6,223,787,821 2,804,986,684 131,093,750 - 8,897,680,755 Office equipments
Sub jumlah 7,593,742,239 3,084,048,749 131,093,750 - 10,546,697,238 Sub total
Aset hak-guna Right-of-use assets
Bangunan 845,833,333 262,500,000 475,000,000 - 633,333,333 Buildings
Sub jumlah 845,833,333 262,500,000 475,000,000 - 633,333,333 Sub total
Jumlah 8,439,575,572 3,346,548,749 606,093,750 - 11,180,030,571 Total
Nilai buku 28,770,743,164 35,525,992,179 Net book value
Beban penyusutan pada 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 Depreciation expenses on June 30, 2024 and December 31,
dialokasikan sebagai berikut: 2023 are allocated as follows:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Beban pokok penjualan (Catatan 20) 755,878,437 2,678,359,258 Cost of sales (Notes 22)
Beban umum dan administrasi 50,000,000 General and administrative expense
(Catatan 22) - 668,189,491 (Notes 24)
JUMLAH 805,878,437 3,346,548,749 TOTAL
8. ASET TETAP (lanjutan) FIXED ASSETS (continued)
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup Management believes that the insurance coverage is
untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko yang adequate to cover possible losses from the insured risks.
dipertanggungkan.
Aset tetap berupa tanah dan bangunan yang terletak di Cibitung, Fixed assets in the form land and buildings located in Cibitung,
Bekasi, Jawa Barat telah dijadikan jaminan atas fasilitas kredit dari PT Bekasi, Jawa Barat are pledged as collateral for credit facility
Bank Central Asia Tbk pada tahun 2023 dan 2022 (Catatan 16). from PT Bank Central Asia Tbk in 2023 and 2022 (Note 16).
9. ASET TAK BERWUJUD INTANGIBLE ASSET
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Aset tak berwujud 108,976,876 217,953,750 Intangible assets
Amortisas aset tak berwujud (13,622,109) (108,976,874) Intangible asset amortization
Jumlah 95,354,767 108,976,876 Total
Perolehan aset tak berwujud sebesar Rp 217. 953.750 tersebut atas Acquisition of intangible assets of IDR 217,953,750 for
Software Mastercam 2022 Mill 3D dengan masa manfaat 4 tahun. Mastercam 2022 Mill 3D Software with a useful life of 4 years.
28
Page 32
10. UANG JAMINAN REFUNDABLE DEPOSITS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Listrik 102,255,000 102,255,000 Electricity
Galon aqua 450,000 450,000 gallons of aqua
Jumlah 102,705,000 102,705,000 Total
Uang jaminan listrik tersebut merupakan uang jaminan berlangganan The electricity security deposit is for subscription deposits with
kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atas perubahan tarif PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) for changes in
listrik dan daya. electricity tariffs and power.
11. UTANG USAHA TRADE PAYABLES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Pihak ketiga Third parties
PT Gaya Mould Base - 354,425,000 PT Gaya Mould Base
Global Tehnik Mandiri - 176,351,250 Global Tehnik Mandiri
Platech Mold Indonesia - 164,141,250 Platech Mold Indonesia
Duta Persada - 60,172,400 Duta Persada
Kreasi Metal Manufactur - 54,500,000 Kreasi Metal Manufactur
Assab Steels Indonesia - 49,080,071 Assab Steels Indonesia
Voestaipine Precision Strip Gmbh - - Voestaipine Precision Strip Gmbh
Jumlah - dipindahkan 354,425,000 858,669,971 Total - Transferred
11. UTANG USAHA (lanjutan) TRADE PAYABLES (continued)
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Pihak ketiga Third parties
Saldo Dipindahkan - 858,669,971 Transfer Balance
CTTIC Pacific Special Steel Tailai Mould - -CTTIC Pacific Special Steel Tailai Mould
PT Anugrah Cipta Mandiri - - PT Anugrah Cipta Mandiri
PT Gaya Steel - - PT Gaya Steel
Surya Mandiri Technologi - - Surya Mandiri Technologi
PT Mitra Tama Gemilang - - PT Mitra Tama Gemilang
Bara Metal Teknik - - Bara Metal Teknik
PT Evago Presisi Teknologi - - PT Evago Presisi Teknologi
CV Metro Indah Abadi - - CV Metro Indah Abadi
Lain-lain (saldo dibawah Rp 10 juta) 5,376,911 34,343,854 Others (balances under Rp 10 million)
Jumlah 5,376,911 893,013,825 Total
29
Page 33
Utang usaha pada tanggal 30 Jun 2024 dan 31 Desember 2023 Trade payables as of March 31, 2024 and December 31, 2023
umumnya jatuh tempo 30 - 90 hari. generally due 30 - 90 days.
Rincian utang usaha dalam mata uang: Detail of trade payables by currency:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Rupiah 5,376,911 893,013,825 Rupiah
Jumlah 5,376,911 893,013,825 Total
Tidak ada jaminan atas utang usaha kepada pihak ketiga. There are no collateral for trade payables to third parties.
12. PERPAJAKAN TAXATION
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
a. Pajak dibayar di muka a. Prepaid taxes
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Pajak penghasilan pasal 28A - - Income tax article 28A
Pajak penghasilan pasal 23 1,064,000 -
Pajak pertambahan nilai 528,938,741 - Value added tax
Jumlah 530,002,741 - Total
b. Utang pajak b. Taxes payable
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Pajak pertambahan nilai 456,312,806 145,946,382 Value added tax
Pajak penghasilan pasal 21 (99,164,664) 19,688,517 Income tax article 21
Pajak penghasilan pasal 23 7,263,585 981,952 Income tax article 23
Jumlah 364,411,727 166,616,851 Total
12. PERPAJAKAN (lanjutan) TAXATION (continued)
c. Pajak penghasilan c. Income tax
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan dan hasil A reconciliation between income tax expense and the
perkalian laba Perusahaan sebelum pajak penghasilan profit before income tax of the Company multiplied by
dengan tarif pajak yang berlaku adalah sebagai berikut: the applicable tax rate is as follows:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Laba (rugi) sebelum pajak (2,654,214,985) (4,840,124,219) Income (loss) before tax
30
Page 34
Koreksi fiskal Fiscal correction
Perbedaan temporer: Temporary differences:
imbalan kerja karyawan - 159,900,000 Provision for employee benefits
Penyisihan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai piutang usaha - (1,268,663,588) of trade receivables
Perbedaan permanen: Permanent differences:
Pajak - 698,033,039 Tax
Sumbangan dan jamuan - 43,307,595 Donation and entertainment
Jasa giro - 1,764,119 Interest income
Rugi fiskal tahun berjalan (2,654,214,985) (5,205,783,054) Loss fiscal current year
Jumlah pajak penghasilan - - Total income tax
Kurang bayar (lebih bayar) Corporate income tax overpayment
pajak penghasilan Perusahaan - - (underpayment) of the Company
Akumulasi rugi fiskal Accumulated tax losses
2023 5,205,783,054 5,205,783,054 2023
2022 2,079,293,899 2,079,293,899 2022
2021 3,658,064,250 3,658,064,250 2021
Jumlah akumulasi rugi fiskal 10,943,141,203 10,943,141,203 Total accumulated tax losses
Penghasilan kena pajak menjadi dasar penyusunan Surat The taxable income become the basis for the preparation
Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan untuk of the Annual Income Tax Return for all reporting period
seluruh periode pelaporan yang dilaporkan kepada that reported to the taxation authority.
otoritas perpajakan.
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang berlaku di Based on the Taxation Laws in Indonesia, the Company
Indonesia. Perusahaan menghitung, menetapkan dan submits tax returns on the basis of selfassessment. The
membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang. Directorate General of Taxes (DGT) may assess or amend
Direktorat Jenderal Pajak ("DJP") dapat menetapkan atau taxes within 5 (five) years of the time the tax becomes
mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu 5 (lima) due. Amendments to tax obligations of the Company are
tahun sejak saat terutangnya pajak. Koreksi terhadap recorded when an assessment is received or, if appealed
kewajiban pajak Perusahaan diakui pada saat Surat against, when the result of the appeal is determined.
Ketetapan Pajak diterima atau jika Perusahaan
mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas
keberatan Perusahaan tersebut telah ditetapkan.
12. PERPAJAKAN (lanjutan) TAXATION (continued)
d. Aset pajak tangguhan d. Deferred tax assets
30 Juni, 2024 June 30, 2024
Dikreditkan pada
laporan penghasilan
Dikreditkan pada komprehensif lain/
laporan laba rugi/ Credited to
Saldo awal/ Credited to Statement of Other Saldo akhir/
Beginning balance Statement of Profit or loss Comprehensive Income Ending Balance
Imbalan kerja karyawan 308,863,145 - - 308,863,145 Employee benefits
Penyisihan kerugian Allowance of
penurunan nilai impairment losses
piutang usaha 108,427,422 - - 108,427,422on trade receivables
Akumulasi rugi fiskal 5,826,758,691 - - 5,826,758,691
Accumulated fiscal loss
Jumlah 6,244,049,258 - - 6,244,049,258 Total
31
Page 35
31 Desember 2023 December 31, 2023
Dikreditkan pada
laporan penghasilan
Dikreditkan pada komprehensif lain/
laporan laba rugi/ Credited to
Saldo awal/ Credited to Statement of Other Saldo akhir/
Beginning balance Statement of Profit or loss Comprehensive Income Ending Balance
Imbalan kerja karyawan 273,685,145 35,178,000 - 308,863,145 Employee benefits
Penyisihan kerugian Allowance of
penurunan nilai impairment losses
piutang usaha 387,533,412 (279,105,989) - 108,427,422on trade receivables
Akumulasi rugi fiskal 4,681,486,419 1,145,272,272 - 5,826,758,691
Accumulated fiscal loss
Jumlah 5,342,704,975 901,344,283 - 6,244,049,258 Total
13. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR ACCRUED EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Pihak ketiga Third parties
Perawatan mesin - 7,215,000 Machine maintenance
Pengangkutan barang - - Freight
Lainnya 864,798,723 - Others
Jumlah 864,798,723 7,215,000 Total
14. UTANG BANK BANK LOANS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
PT Bank Central Asia Tbk 2,232,142,852 2,678,571,424 PT Bank Central Asia Tbk
Jumlah utang bank 2,232,142,852 2,678,571,424 Total bank loans
Dikurangi bagian yang jatuh tempo
dalam satu tahun 595,238,096 892,857,144 Less current maturities
Jumlah bagian jangka panjang 1,636,904,756 1,785,714,280 Total long term maturities
32
Page 36
PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk
Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Central Asia Tbk, The Company obtained credit facility from PT Bank Central
sesuai dengan Surat Perjanjian Kredit No. 04079/PK/SLK/2019 tanggal Asia Tbk, in accordance with Agreement Letter of Credit No.
9 Desember 2019 dengan syarat-syarat ketentuan sebagai berikut: 04079/PK/SLK/2019 dated December 9, 2019 with terms and
conditions as follows:
Fasilitas Kredit : Kredit Investasi Credit Facility : Investment Credit
Plafon : Rp 6.250.000.000,- Plafond : Rp 6,250,000,000.-
Jangka Waktu : 84 bulan Time Period : 84 months
Tujuan Kredit : Refinancing pembelian gudang Credit Purpose : Refinancing of warehouse purchase
Suku Bunga : 11,25% p.a Interest Rate : 11.25% p.a
Provisi : 1% Provision : 1%
Fasilitas kredit tersebut diatas dijaminkan dengan: The above credit facility are pledged with:
1) Tanah seluas 8.030 m2, SHGB No. 64/Sukadanau atas 1) Land with an area of 8,030 m2, SHGB No. 64/Sukadanau
nama PT Ladangbaja Murni, yang terletak di Sukadanau, on behalf of PT Ladangbaja Murni, located at Sukadanau,
Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Cibitung, Bekasi, Jawa Barat.
2) Corporate Guarantee atas nama PT Bhineka Bajanas. 2) Corporate Guarantee on behalf of PT Bhineka Bajanas.
Selama Perusahaan belum membayar lunas utang atau batas waktu As long as the Company has not paid off the debt or the
penarikan dan/atau penggunaan fasilitas kredit belum berakhir, deadline for withdrawal and/or use of the credit facility has
Perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal dibawah ini not ended, the Company is not allowed to do the following
tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari PT Bank Central Asia without prior written approval from PT Bank Central Asia Tbk:
Tbk:
1. memperoleh pinjaman uang/kredit baru dari pihak lain 1. obtain a new loan/money from another party and / or
dan/atau mengikatkan diri sebagai penanggung/penjamin commit themselves as guarantor/guarantor in whatever
dalam bentuk dan dengan nama apapun dan/atau form and name and/or pledge the Company's assets to
mengagunkan harta kekayaan Perusahaan kepada pihak another party.
2. meminjamkan uang, termasuk tetapi tidak terbatas 2. lending money, including but not limited to affiliated
kepada perusahaan afiliasinya, kecuali dalam rangka companies, except in the context of running their daily
menjalankan usaha sehari-hari. business.
3. (i) melakukan peleburan, penggabungan, 3. (i) melting, merging, expropriation,
pengambilalihan, pembubaran/likuidasi; liquidation/liquidation;
(ii) mengubah status kelembagaan. (ii) change institutional status.
15. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILTY
Perusahaan mencatat liabilitas imbalan pasca-kerja sesuai dengan The Company records post-employment benefits liabilities in
Undang-Undang Tenaga Kerja No. 13/2003 pada tanggal 31 Desember accordance with Labor Law No. 13/2003 on 31 December
2023 dan 2022 berdasarkan perhitungan aktuaris independen, KKA 2023 and 2022 based on calculations by independent
Azwir Arifin & Rekan dan KKA Rinaldi dan Zulhamdi , masing-masing actuaries, KKA Azwir Arifin & Partners and KKA Rinaldi and
dalam laporannya No. 240369/LAA-AAR/I/2023 tanggal 8 Januari 2024 Zulhamdi, respectively, in their reports No. 240369/LAA-
dan No. 230418/LAA-AAR/III/2023 tanggal 29 Maret 2023 AAR/I/2023 dated January 8, 2024, and No. 230418/LAA-
menggunakan metode “Projected Unit Credit”, dengan asumsi-asumsi AAR/III/2023 dated March 29, 2023, using the "Projected Unit
sebagai berikut: Credit" method, with the following assumptions:
33
Page 37
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Tingkat diskonto per tahun 0.00% 7.25% Discount rates per year
Tingkat kenaikan gaji 6.00% 6.00% Salary increases
Tingkat kematian TMI IV /2019 TMI IV /2019 Mortality rate
Tingkat kecacatan 10% dari TMI IV 10% dari TMI IV Disability rate
Tingkat pengunduran diri 0.00% 1.20% Resignation rate
Usia pensiun normal 55 Tahun/ Years 55 Tahun/ Years Normal retirement age
Mutasi estimasi atas liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut: The movement of estimated liabilities for employee benefits
are as follows:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Saldo awal tahun - 1,244,023,386 Balance at beginning of year
Penyisihan tahun berjalan - (1,084,123,386) Provision during the year
Penghasilan komprehensif lain - - Other comprehensive income
Pembayaran manfaat - - Benefit payment
Saldo akhir tahun - 159,900,000 Balance at end of year
Jumlah yang diakui pada laporan posisi keuangan adalah sebagai The amounts recognized in the statements of financial
berikut: position are as follows:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Nilai kini liabilitas imbalan kerja - 159,900,000 Present value of benefits obligation
Nilai wajar aset program - - Fair value of program assets
Jumlah - 159,900,000 Total
Jumlah yang diakui pada laporan laba rugi adalah sebagai berikut: The amounts recognized in the statements of profit or loss are
as follows:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Biaya jasa kini - 323,270,843 Current service cost
Biaya bunga - 57,846,328 Interest cost
Biaya jasa lalu - (1,465,240,557) Past service cost
Dampak penerapan SP DSAK - - Implementation impact PR DSAK
Jumlah - (1,084,123,386) Total
Jumlah penghasilan komprehensif lain yang diakui pada ekuitas adalah The amounts of other comprehensive income recognized in
sebagai berikut: equity are as follows:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Keuntungan (kerugian) aktuarial - - Gain (loss) on actuarial
Jumlah - - Total
Beban cadangan imbalan kerja disajikan dalam beban umum dan Provision for employee benefits expenses are presented in the
administrasi (Catatan 22). general and administrative expenses (Note 22).
34
Page 38
Manajemen telah menelaah asumsi yang digunakan dan berkeyakinan Management has reviewed the assumptions used and believes
bahwa liabilitas imbalan kerja jangka panjang tersebut telah memadai. that the long-term liability for employee benefits is adequate.
16. MODAL SAHAM SHARE CAPITAL
Berdasarkan Akta Notaris No. 400 tanggal 27 Juni 2024 oleh No. 400 Based on Notarial Deed No. 400 dated June 27, 2024, by
tanggal 27 Juni 2024 yang dibuat oleh Nurlisa Uke Desy, S.H., M.Kn, Nurlisa Uke Desy, S.H., M.Kn, Notary in Bogor Regency, the
Notaris di Kabupaten Bogor, rincian kepemilikan modal saham pada details of share capital ownership as of June 30, 2024 are as
tanggal 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut: follows:
30 Juni 2024 June 30, 2024
Nilai Nominal Rp 25,- per Saham/
Par Value Rp 25.- per Share
Persentase
Pemilikan/
Jumlah Saham/ Percentage Jumlah/
Number of Shares Of Ownership Amount
Modal Dasar 3,200,000,000 - 80,000,000,000 Authorized
Pemegang saham Shareholders
PT Nev Stored Energy 560,000,000 50.75% 14,000,000,000 PT Nev Stored Energy
PT Longping Investasi Indonesia 240,000,000 21.75% 6,000,000,000 PT Longping Investasi Indonesia
Masyarakat 303,402,553 27.50% 7,585,063,825 Public
Modal Ditempatkan dan Disetor 1,103,402,553 100.00% 27,585,063,825 Issued and Paid-up Capital
Saham dalam Portepel 2,096,597,447 - 52,414,936,175 Shares in Portfolio
Berdasarkan Akta Notaris No. 23 tanggal 20 Agustus 2021 oleh Rini Based on Notarial Deed No. 23 dated August 20, 2021 of Rini
Yulianti, SH., Notaris di Jakarta, dan telah mendapat pengesahan dari Yulianti, SH., Notary in Jakarta, and has been approved by the
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Minister of Justice and Human Rights of the Republic of
Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0438838 tanggal 20 Agustus 2021. Indonesia in its Decision Letter No. AHU-AH.01.03-0438838
Modal dasar Perusahaan ditetapkan sebesar Rp 80.000.000.000 yang dated August 20, 2021. The Company’s authorized capital
terbagi atas 3.200.000.000 saham, masing-masing bernilai nominal Rp amounted to Rp 80,000,000,000 consist of 3,200,000,000
25 per saham, modal ditempatkan dan disetor penuh sebanyak shares, with par value of Rp 25 per share, issued and fully paid-
1.000.000.000 saham. Rincian kepemilikan modal saham pada tanggal in capital amounted to 1,000,000,000 shares. The details of
31 Desember 2022 adalah sebagai berikut: the ownership of share capital as of December 31, 2022 is as
follows:
31 Desember 2023 December 31, 2023
Nilai Nominal Rp 25,- per Saham/
Par Value Rp 25.- per Share
Persentase
Pemilikan/
Jumlah Saham/ Percentage Jumlah/
Number of Shares Of Ownership Amount
Modal Dasar 3,200,000,000 - 80,000,000,000 Authorized
Pemegang saham Shareholders
PT Adyatama Global Investama 480,000,000 48.00% 12,000,000,000 PT Adyatama Global Investama
PT Alfa Omega Investindo 320,000,000 32.00% 8,000,000,000 PT Alfa Omega Investindo
Masyarakat 200,000,100 20.00% 5,000,002,500 Public
35
Page 39
Modal Ditempatkan dan Disetor 1,000,000,100 100.00% 25,000,002,500 Issued and Paid-up Capital
Saham dalam Portepel 2,199,999,900 - 54,999,997,500 Shares in Portfolio
16. MODAL SAHAM (lanjutan) SHARE CAPITAL (continued)
Tambahan modal disetor sebesar Rp 2.302.051.700 merupakan hasil The additional paid-in capital of Rp 2,302,051,700 is the result
dari penerbitan Waran Seri I pada tanggal 10 Juni 2024. Jumlah of the issuance of Warrants Series I dated June 10, 2024. The
exercise waran sebanyak 92.082.068 dengan nilai nominal Rp 25 per number of exercise warrants is 92,082,068 with par value of
saham dan harga pelaksanaan Rp 150. Rp 25 per share and exercise price of Rp 150.
17. TAMBAHAN MODAL DISETOR ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Agio saham 11,510,252,250 17,152,512,500 Shares agio
Waran 2,302,050,450 1,415,055,625 Warrant
Jumlah 13,812,302,700 18,567,568,125 Total
Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 400 Based on the Deed of the Annual General Meeting of
tanggal 27 Juni 2024 yang dibuat olehNurlisa Uke Desy, S.H., M.Kn, Shareholders No.400 dated June 27, 2024, drawn up before
Perusahaan menyetujui untuk meningkatkan modal ditempatkan dan Notary Nurlisa Uke Desy, S.H., M.Kn, the company agreed to
disetor yang berasal dari hasil konversi Waran sebanyak 92.082.068 increase the issued and paid-up capital resulting from the
saham dengan nilai nominal masing-masing sebesar Rp25 atau conversion of warrants by 92,082,068 shares, with a nominal
seluruhnya sebesar Rp 2.302.051.700. value of IDR 25 each, or a total of IDR 2,302,051,700.
18. SALDO LABA RETAINED EARNINGS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Telah ditentukan penggunaannya 300,000,000 300,000,000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 7,777,385,471 10,431,600,456 Unappropriated
Jumlah 8,077,385,471 10,731,600,456 Total
19. PENJUALAN BERSIH NET SALES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2024 30 Juni 2023
June 30, 2024 June 30, 2023
Penjualan 2,844,611,578 5,632,255,172 Sales
Jumlah 2,844,611,578 5,632,255,172 Total
Penjualan merupakan penjualan lokal atas barang dagangan berupa Sales represent local sales of merchandise in the form of steel
baja dan barang sejenis lainnya. and other similar goods.
36
Page 40
19. PENJUALAN BERSIH (lanjutan) NET SALES (continued)
Rincian penjualan bersih berdasarkan pelanggan adalah sebagai The details of net sales by customer are as follows:
berikut:
30 Juni 2024 30 Juni 2023
June 30, 2024 June 30, 2023
Pihak ketiga Third parties
PT Ikuyo 619,002,000 Ikuyo, PT
PT Ecco Indonesia - 233,975,500 Ecco Indonesia, PT
PT Indo Senyu Cipta Prima 466,917,283 146,912,385 Indo Senyu Cipta Prima, PT
PT Jayasutra Maju Bersama 445,792,489 Jayasutra Maju Bersama, PT
PT Miju Cahaya Abadi - 500,055,000 Miju Cahaya Abadi, PT
PT Karya Abadi 295,816,755 Karya Abadi, PT
PT Cap Mold 267,423,000 Cap Mold, PT
PT Unggul Jaya Bekasi - 255,300,000 Unggul Jaya Bekasi, PT
PT Indo Shinwoo 180,377,118 Indo Shinwoo, PT
PT Sumber Makmur 153,862,500 Sumber Makmur, PT
PT Printec Perkasa 90,193,749 Printec Perkasa, PT
PT Meremauchi 52,725,240 Meremauchi, PT
Lain-lain (saldo dibawah Rp 500 juta) 272,501,444 4,496,012,287 Others (balance under Rp 500 million)
Jumlah 2,844,611,578 5,632,255,172 Total
20. BEBAN POKOK PENJUALAN COST OF SALES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2024 30 Juni 2023
June 30, 2024 June 30, 2023
Persediaan awal 14,495,988,802 15,253,724,272 Beginning inventories
Pembelian 476,711,304 433,769,130 Purchases
Barang yang tersedia dijual 14,972,700,106 15,687,493,402 Goods available for sale
Persediaan akhir (14,594,056,169) (13,843,573,958) Ending inventories
Beban pokok penjualan 378,643,937 1,843,919,444 Cost of sales
Persediaan awal bahan baku - - Begining inventory of raw materials
Pembelian bahan baku 378,643,937 1,045,439,561 Purchases raw materials
Barang yang tersedia dijual - 1,045,439,561 Goods available for sale
Persediaan akhir - - Ending inventories
Bahan baku digunakan - 1,045,439,561 Raw materials used
Beban tenaga kerja langsung 726,854,008 1,030,959,264 Labour costs
Beban pokok produksi 726,854,008 2,076,398,825 Cost of goods manufactured
Beban overhead Overhead expenses
Penyusutan (Catatan 8) 654,671,823 1,335,969,152 Depreciation (Note 8)
Listrik 239,814,026 254,690,922 Electrical
Perawatan mesin - 101,676,347 Machine maintenance
Jumlah beban overhead 894,485,849 1,692,336,421 Total overhead expense
Jumlah 1,999,983,794 5,612,654,690 Total
37
Page 41
21. BEBAN PENJUALAN SELLING EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2024 30 Juni 2023
June 30, 2024 June 30, 2023
Tunjangan dan komisi 186,698,500 605,654,500 Commission and allowances
Pengangkutan barang 35,892,985 50,036,050 Deliveries of goods
Kendaraan 3,306,000 38,201,200 Vehicles
Biaya Intertain cutomer 10,420,900 5,541,890 Intertain cutomer fee
Iklan dan promosi 14,387,755 17,887,755 Advertising and promotion
Lainnya 279,677,422 -
Jumlah 530,383,562 717,321,395 Total
22. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
30 Juni 2024 30 Juni 2023
June 30, 2024 June 30, 2023
Gaji dan tunjangan 1,132,571,684 1,919,770,674 Salary and allowances
Pajak - - Tax
Penyusutan (Catatan 8) 151,206,614 359,692,474 Depreciation (Note 8)
Beban tahunan atas bursa efek 60,000,000 - annual fees on the stock exchange
Legal dan jasa profesional 1,074,046,166 545,953,112 Legal and professional fee
Imbalan kerja (Catatan 15) - - Post-employment benefits (notes 15)
Listrik dan air 37,195,707 50,885,663 Electricity and water
Pemeliharaan dan perbaikan 125,629,006 56,537,687 Repaid and maintenance
Beban kantor 62,186,907 37,946,779 Office expenses
Amortisasi 13,622,109 - Amortization
Telepon, internet dan fax 14,764,791 17,543,982 Telephone, internet and fax
Asuransi 4,073,900 16,252,190 Insurance
Kendaraan 17,985,872 7,340,510 Vehicles
Cetak dan fotocopy 2,210,000 9,214,300 Print and fotocopy
Jamuan dan sumbangan 33,506,264 14,243,055 Entertainment and donation
Perjalanan dinas 74,716,221 9,559,500 Travelling
Biaya bank 5,081,898 6,759,997 Bank charges
Gudang 4,029,352 5,265,790 Warehouse
Pos dan meterai 5,781,000 4,645,000 Post and seal
Alat tulis kantor 2,855,018 5,024,409 Stationery
Keamanan 1,200,000 3,205,000 Security
Jumlah 2,822,662,509 3,069,840,122 Total
38
Page 42
23. LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR BASIC EARNIGS (LOSS) PER SHARE
Berikut adalah data yang digunakan untuk perhitungan laba (rugi) per The computation of basic earnings (loss) per share is based on
saham dasar: the following date:
30 Juni 2024 30 Juni 2023
June 30, 2024 June 30, 2023
Laba (rugi) tahun berjalan untuk Income (loss) for the year for
perhitungan laba per saham dasar (2,654,214,985) (4,018,843,304)computation of basic earnings per share
Jumlah rata-rata tertimbang Weighted average number of
saham yang beredar 1,103,402,553 1,000,000,100 outstanding shares
Laba (rugi) per saham dasar (2) (4) Basic earnings (loss) per share
Perusahaan telah melakukan pemecahan saham setelah periode The company has conducted a stock split after the reporting
pelaporan yaitu nilai nominal dari Rp 100.000 per saham menjadi Rp period, the nominal value from Rp 100,000 per share to Rp 25
25 per saham, sebagaimana diungkapkan pada Catatan 19. per share, as disclosed in Note 19.
Sesuai PSAK 56 Paragraf 64 dalam hal Perusahaan telah melakukan In accordance with PSAK 56 Paragraph 64, in the event that
pemecahan saham setelah periode pelaporan, maka perhitungan laba the Company has conducted a stock split after the reporting
(rugi) per saham untuk periode berjalan dan setiap periode sajian period, the calculation of profit (loss) per share for the current
sebelumnya disajikan berdasarkan jumlah saham yang baru. Fakta period and for each prior presentation period is presented
bahwa penghitungan per saham mencerminkan adanya perubahan based on the number of new shares. The fact that the per
jumlah saham tersebut diungkapkan. share calculation reflects a change in the number of shares is
disclosed.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, Perusahaan tidak memiliki efek At the statement of financial position date, the Company did
yang berpotensi saham biasa yang dilutif. not have dilutive potential ordinary shares.
24. SEGMEN OPERASI OPERATING SEGMENTS
Perusahaan hanya memiliki usaha dalam bidang perdagangan dan The Company only engages in steel trading and industry,
industri baja, sehingga laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi therefore, the statements of financial position and the
komprehensif mencerminkan segmen operasi, sedangkan segmen statements comprehensive profit or loss reflect as operation
berdasarkan geografis sebagai berikut: segment, while geographical segment are as follows:
30 Juni 2024 30 Juni 2023
June 30, 2024 June 30, 2023
Penjualan bersih Net sales
Jabodetabek 2,844,611,578 5,632,255,172 Jabodetabek
Di Luar Jabodetabek - - Outside Jabodetabek
Jumlah 2,844,611,578 5,632,255,172 Total
39
Page 43
25. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES
Pada tabel berikut ini, instrumen keuangan telah dialokasikan In the following table, the financial instruments have been
berdasarkan klasifikasinya. Kebijakan akuntansi penting pada Catatan allocated based on the classification. Significant accounting
2e menjelaskan bagaimana setiap kategori aset keuangan dan liabilitas policies in Note 2e describes how each category of financial
keuangan diukur dan bagaimana pendapatan dan beban, termasuk assets and liabilities are measured and how revenue and
keuntungan dan kerugian (perubahan nilai wajar instrumen keuangan) expenses, including gains and losses (changes in fair value of
atas nilai wajar diakui. financial instruments) in the fair value is recognized.
Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi nilai wajar adalah The following methods and assumptions are used to estimate
sebagai berikut: the fair value:
- Nilai wajar kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain- - The fair value of cash and cash equivalents, trade
lain, utang usaha, utang pihak berelasi, pendapatan receivables, other receivables, trade payables, due to
diterima di muka, biaya yang masih harus dibayar, utang related parties, unearned revenue, accrued expenses, bank
bank dan utang pembiayaan konsumen, mendekati nilai loans and consumer finance, approximate their carrying
tercatat karena jangka waktu jatuh tempo yang singkat amounts largerly due to short-term maturities of these
atas instrumen keuangan tersebut. instruments.
25. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan) FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES (continued)
30 Juni 2024 June 30, 2024
Liabilitas
keuangan yang
diukur dengan
amortisasi/
Pinjaman yang Financial
diberikan dan liabilities carried
piutang/ loan at amortized Nilai tercatat/ Nilai wajar/
and receivables cost Carrying value Fair value
Aset keuangan Financial assets
Kas dan bank 11,405,652,107 - 11,405,652,107 11,405,652,107Cash on hand and in bank
Piutang usaha Trade receivables
Pihak berelasi - - - - Related parties
Pihak ketiga 781,541,474 - 781,541,474 781,541,474 Third parties
Jumlah 12,187,193,581 - 12,187,193,581 12,187,193,581 Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha Trade payables
Pihak ketiga - 5,376,911 5,376,911 5,376,911 Third parties
Biaya yang masih
harus dibayar - 864,798,723 864,798,723 864,798,723 Accrued expenses
Utang bank - 595,238,096 595,238,096 595,238,096 Bank loans
Jumlah - 1,465,413,730 1,465,413,730 1,465,413,730 Total
31 Desember 2023 December 31, 2023
Liabilitas
keuangan yang
diukur dengan
amortisasi/
Pinjaman yang Financial
diberikan dan liabilities carried
piutang/ loan at amortized Nilai tercatat/ Nilai wajar/
and receivables cost Carrying value Fair value
40
Page 44
Aset keuangan Financial assets
Kas dan bank 207,894,346 - 207,894,346 207,894,346Cash on hand and in bank
Piutang usaha Trade receivables
Pihak berelasi - - - - Related parties
Pihak ketiga 1,918,604,396 - 1,918,604,396 1,918,604,396 Third parties
Piutang lain-lain Other receivables
Pihak ketiga - - - - Third parties
Jumlah 2,126,498,742 - 2,126,498,742 2,126,498,742 Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha Trade payables
Pihak ketiga - 893,013,825 893,013,825 893,013,825 Third parties
Biaya yang masih
harus dibayar - 7,215,000 7,215,000 7,215,000 Accrued expenses
Utang bank - 892,857,144 892,857,144 892,857,144 Bank loans
Jumlah - 1,793,085,969 1,793,085,969 1,793,085,969 Total
41
Page 45
26. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE AND POLICY
Perusahaan memiliki risiko bisnis antara lain adalah risiko kredit, risiko The Company are exposed to business risk, such as credit risk,
pasar, risiko likuiditas dan risiko permodalan yang timbul dari kegiatan market risks, liquidity risk, and capital risk arising in the
usaha. Pihak manajemen terus memantau manajemen risiko normal course of business. The management continually
Perusahaan untuk mengelola keseimbangan antara risiko dengan monitors the Company’s risk management process to ensure
pengendalian. Kebijakan dan sistem manajemen risiko selalu ditelaah the appropriate balance between risk and control is achieved.
untuk mencerminkan perubahan kondisi pasar dan aktivitas Risk management policies and systems are reviewed regularly
Perusahaan. to reflect changes in market conditions and the Company’s
a. Risiko kredit a. Credit risk
Risiko kredit adalah risiko di mana salah satu pihak atas Credit risk is the risk where one of the parties on a
instrumen keuangan akan gagal memenuhi kewajibannya financial instrument will fail to meet its obligations,
dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian leading to a financial loss. Credit risk faced by the
keuangan. Risiko kredit yang dihadapi Perusahaan berasal Company were derived from credits granted to the
dari kredit yang diberikan kepada pelanggan. Perusahaan customers. The Company conduct business only with
melakukan hubungan usaha hanya dengan pihak yang recognized and creditworthy third parties. It is the
diakui dan kredibel. Perusahaan memiliki kebijakan untuk Company’s policy that all costumers who wish to trade on
semua pelanggan yang akan melakukan perdagangan credit terms are subject to credit verification procedures.
secara kredit harus melalui prosedur verifikasi kredit. In addition, receivable balances are monitored on an
Sebagai tambahan, jumlah piutang dipantau secara terus ongoing basis with the objective that the Company’s
menerus untuk mengurangi risiko piutang yang tidak exposure to bad debts is not significant.
Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, kualitas As of June 30, 2024 and December 31, 2023, the credit
kredit setiap kelas aset keuangan yang belum jatuh tempo quality per class of financial assets that are neither past
dan belum mengalami penurunan nilai berdasarkan due nor impaired based on the Company’s rating are as
peringkat Perusahaan adalah sebagai berikut: follows:
30 Juni 2024 June 30, 2024
Pihak berelasi/ Pihak ketiga/ Eksposur maksimum/
Related parties Third parties Maksimum exposur
Kas dan bank - 11,405,652,107 11,405,652,107 Cash on hand and in bank
Piutang usaha - 781,541,474 781,541,474 Trade receivables
Jumlah - 12,187,193,581 12,187,193,581 Total
31 Desember 2023 December 31 , 2023
Pihak berelasi/ Pihak ketiga/ Eksposur maksimum/
Related parties Third parties Maksimum exposur
Kas dan bank - 11,405,652,107 11,405,652,107 Cash on hand and in bank
Piutang usaha 900,000,000 1,018,604,396 1,918,604,396 Trade receivables
Piutang lain-lain - - - Other receivables
Jumlah 900,000,000 12,424,256,503 13,324,256,503 Total
b. Risiko pasar b. Market risk
Risiko pasar merupakan risiko yang terutama berkaitan Market risk is the risk primarily due to changes in interest
dengan perubahan nilai suku bunga dan nilai tukar mata rates and exchange rates which could resulting in decrease
uang yang akan menyebabkan berkurangnya pendapatan, of revenue, or increase in cost of capital of the Company.
atau bertambahnya biaya modal Perusahaan.
26. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE AND POLICY
(continued)
Manajemen risiko yang telah diterapkan oleh Perusahaan Risk management that has been applied by the Company
adalah sebagai berikut: are as follows:
- Kewajiban untuk mengelola risiko perubahan nilai tukar - The requirement to cover risks of foreign exchange.
mata uang asing.
- Melakukan penelaahan atas tingkat suku bunga - Performing review over the interest rate on
pinjaman. borrowings.
- Membatasi eksposur dalam investasi yang memiliki - Limiting exposure in the investment that has
harga pasar yang fluktuatif. fluctuating market prices.
42
Page 46
Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko bahwa nilai Foreign exchange rate risk is the risk that the fair value or
wajar atau arus kas masa depan instrumen keuangan akan future cash flows of a financial instrument will fluctuate
berfluktuasi karena perubahan dalam nilai tukar mata because of changes in foreign exchange rates. The
uang. Eksposur Perusahaan terhadap fluktuasi nilai tukar Company’s exposure to exchange rate fluctuations results
mata uang asing, terutama disebabkan oleh piutang, utang primarily from U.S. dollar-denominated trade receivables,
dan pembayaran utang dalam mata uang Dolar AS. trade payables and payment of payables.
Risiko suku bunga Perusahaan timbul dari pinjaman jangka The Company’s interest rate risk arises from longterm
panjang. Pinjaman yang diterbitkan dengan tingkat bunga borrowing. Borrowing issued at variable rates expose the
variabel mengekspos Perusahaan terhadap risiko suku Company to cash flow interest rate risk which is partially
bunga arus kas yang sebagian disalinghapuskan dengan offset by cash held at variable rates.
kas dalam tingkat suku bunga variabel.
Manajemen risiko tingkat suku bunga terhadap limit The management of interest rate risk against interest rate
perubahan tingkat suku bunga dilengkapi dengan gap limits is supplemented by monitoring the sensitivity of
pemantauan atas sensitivitas aset dan liabilitas keuangan the Company’s financial assets and liabilities to various
Perusahaan terhadap beberapa skenario suku bunga baku standard and non-standard interest rate scenarios.
maupun non-baku.
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko saat Liquidity risk is the risk that the Company will encounter
Perusahaan akan mengalami kesulitan dalam memenuhi difficulty in meeting financial obligations due to shortage
liabilitas keuangan karena kekurangan dana. of funds.
Pemaparan Perusahaan terhadap risiko likuiditas pada The Company’s exposure to liquidity risk arises primarily
umumnya timbul dari ketidakcocokan jatuh tempo aset from mismatches of the maturities of financial assets and
keuangan dan liabilitas. liabilities.
Pengelolaan terhadap risiko likuiditas dilakukan dengan Liquidity risk is managed through
cara menjaga profil jatuh tempo antara aset dan liabilitas maintaining/synchronizing the maturity profile between
keuangan, penerimaan tagihan yang tepat waktu, financial assets and liabilities, on-time receivable
manajemen kas yang mencakup proyeksi dan realisasi arus collection, cash management which covers cash flow
kas hingga beberapa tahun ke depan serta memastikan projection and realization in the subsequent years and
ketersediaan pendanaan melalui komitmen fasilitas kredit. ensure the availability of financing through committed
Tabel di bawah merangkum profil jatuh tempo liabilitas The table below summarizes the maturity profile of the
keuangan Perusahaan berdasarkan pembayaran Company’s financial liabilities based on contractual
kontraktual yang tidak didiskontokan pada tanggal 30 Juni undiscounted payments as of June 30, 2024 and December
2024 dan 31 Desember 2023. 31, 2023.
26. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE AND POLICY
(continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
30 Juni 2024 June 30, 2024
Jatuh Tempo
dan seterusnya/
Due date 2024 Nilai Wajar/
30 Juni 2024 and onward Fair Value
June 30, 2024
Aset keuangan Financial assets
Kas dan setara kas 11,405,652,107 - 11,405,652,107 Cash and cash equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Pihak berelasi - - - Related parties
Pihak ketiga 781,541,474 - 781,541,474 Third parties
Jumlah 12,187,193,581 - 12,187,193,581 Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha Trade payable
Pihak ketiga 5,376,911 - 5,376,911 Third parties
Biaya yang masih
harus dibayar 864,798,723 - 864,798,723 Accrued expense
Utang bank 595,238,096 - 595,238,096 Bank loan
Jumlah 1,465,413,730 - 1,465,413,730 Total
43
Page 47
31 Desember 2023 December 31, 2023
Jatuh Tempo
dan seterusnya/
Due date 2023 Nilai Wajar/
December 31, 2023 and onward Fair Value
Aset keuangan Financial assets
Kas dan setara kas 207,894,346 - 207,894,346 Cash and cash equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Pihak berelasi - - - Related parties
Pihak ketiga 1,918,604,396 - 1,918,604,396 Third parties
Jumlah 2,126,498,742 - 2,126,498,742 Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha Trade payable
Pihak ketiga 893,013,825 - 893,013,825 Third parties
Biaya yang masih
harus dibayar 7,215,000 - 7,215,000 Accrued expense
Utang bank 892,857,144 - 892,857,144 Bank loan
Jumlah 1,793,085,969 - 1,793,085,969 Total
d. Risiko permodalan d. Capital risk
Tujuan Perusahaan mengatur modal adalah untuk The Company’s objectives when managing capital are to
menjaga kemampuan Perusahaan untuk melanjutkan safeguard the Company ability to continue as a going
usaha yang terus menerus supaya memberikan concern in order to provide returns for shareholders and
keuntungan kepada pemegang saham dan pemangku benefits for other stakeholders and to maintain an optimal
kepentingan lainnya dan untuk mempertahankan struktur capital structure to reduce the cost of capital.
modal yang optimal untuk mengurangi biaya modal.
26. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE AND POLICY
(continued)
d. Risiko permodalan - (lanjutan) d. Capital risk (continued)
Perusahaan secara aktif dan rutin menelaah dan The Company actively and regularly reviews and manages
mengelola struktur permodalan untuk memastikan its capital structure to ensure optimal capital structure and
struktur modal dan hasil pengembalian ke pemegang shareholder return, taking into consideration the future
saham yang optimal, dengan mempertimbangkan capital requirements and capital efficiency of the
kebutuhan modal masa depan dan efisiensi modal Company, prevailing and projected profitability, projected
Perusahaan, profitabilitas masa sekarang dan yang akan operating cash flows, projected capital expenditures and
datang, proyeksi arus kas operasi, proyeksi belanja modal projected strategic investment opportunities.
Sebagaimana praktik yang berlaku umum. Perusahaan As is generally accepted practice. The company evaluates
mengevaluasi struktur permodalan melalui rasio utang its capital structure through the ratio of debt to equity
terhadap modal (gearing ratio) yang dihitung melalui (gearing ratio) which is calculated by dividing net debt to
pembagian antara utang neto dengan modal. equity.
Utang bersih adalah jumlah liabilitas sebagaimana Net debt represent the sum of liabilities as presented in
disajikan di dalam laporan posisi keuangan dikurangi the statement of financial position which being reduced by
dengan jumlah kas dan bank. Sedangkan modal meliputi the amount of cash on hand and in banks. While the equity
seluruh ekuitas yang dapat diatribusikan kepada covering the entire attributable equity to shareholders of
pemegang ekuitas Perusahaan. Pada tanggal 30 Juni the Company. As of June 30, 2024 and December 31,
2024 dan 31 Desember 2023 perhitungan rasio tersebut 2023, the calculation of this ratio, are as follows:
adalah sebagai berikut:
30 Juni 2024 31 Desember 2023
June 30, 2024 December 31, 2023
Jumlah liabilitas 3,626,630,213 3,905,317,100 Total debt
Dikurangi: Less:
Kas dan setara kas (11,405,652,107) (207,894,346) equivalents
Utang bersih (7,779,021,894) 3,697,422,754 Net debt
Jumlah ekuitas 65,867,845,206 54,709,757,491 Total equity
Rasio utang bersih
terhadap ekuitas -12% 7% Net debt to equity ratio
44
Page 48
27. PERJANJIAN PENTING SIGNIFICANT AGREEMENTS
Perusahaan memiliki beberapa perjanjian penting dengan pihak ketiga, The Company have some significant agreements with related
yaitu sebagai berikut: parties are as follows:
a. Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank a. The Company obtained credit facility from PT Bank
Central Asia Tbk, sesuai dengan Surat Perjanjian Kredit Central Asia Tbk, in accordance with Agreement Letter
No. 04079/PK/SLK/2019 tanggal 9 Desember 2019 of Credit No. 04079/PK/SLK/2019 dated December 9,
(Catatan 14). 2019 (Note 16).
b. Perusahaan menandatangani Perjanjian Sewa Menyewa b. The Company signed the Lease Agreement with related
dengan Pihak berelasi, PT Bhinneka Bajanas, atas sewa party, PT Bhinneka Bajanas, for rental of building
bangunan yang terletak di Industri Sel 8 Blok EE/7c, located at Industri Sel 8 Blok EE/7c, Kawasan Industri
Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, sesuai dengan Jababeka, Cikarang, in accordance with Agreement
Surat Perjanjian No. 010 tanggal 2 November 2020. Letter No. 010 dated November 2, 2020.
45
Names mentioned 103 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Prof. DR. Satrio JI. Tieng
p.3
unresolved
person
Prof. DR. Satrio JI. Tiong
p.3
unresolved
org
POWER GROUP Tbk.
p.3
unresolved
org
Ladangbaja Murni Tbk
p.9 ×5
unresolved
person
Notary Linda Ibrahim
p.9 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9
unresolved
org
Minister of Justice and Human Rights
p.9 ×2
unresolved
person
Nurlisa Uke Nurlisa Uke Desy
· Notaris
p.9 ×5
unresolved
person
Desy
p.9
unresolved
org
Ministry of Law and Human Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9
unresolved
org
Financial Services Authority
p.9
unresolved
person
Nurlisa Nurlisa Uke Desy
p.9
unresolved
person
Susanto Widjaja
· Anggota
p.10
unresolved
person
Irfan Nur Andri
· Anggota
p.10
unresolved
org
PT Ecco Indonesia
p.26 ×3
unresolved
org
PT Gaya Steel
p.26 ×3
unresolved
org
PT Bintang Fajar
p.26 ×2
unresolved
org
PT Indosenyu Cipta Pratama
p.26
unresolved
org
PT Indosenyu Cipta Pratama Tri Cipta Teknindo
p.26
unresolved
org
PT Sumber Makmur Sukses
p.26 ×2
unresolved
org
PT Fans Jaya
p.26
unresolved
org
PT Fans Jaya Peter Effendy
p.26
unresolved
org
PT Megah Jaya Perkasa
p.27 ×2
unresolved
org
PT Mega Mould Presisi
p.27 ×2
unresolved
org
PT Prestasi Nyata Indonesia
p.27
unresolved
org
PT Prestasi Nyata Indonesia Arif Budi Santiaji
p.27
unresolved
org
PT Mirzatama Raya
p.27 ×2
unresolved
org
PT Printec Perkasa
p.27 ×3
unresolved
org
PT Karya Abadi Sukses
p.27
unresolved
org
PT Karya Abadi Sukses Bapak Djeni
p.27
unresolved
person
Djeni
p.27
unresolved
person
Djeni PT Vitech Mold
p.27
unresolved
org
PT Vitech Mold Indonesia
p.27 ×2
unresolved
org
PT Duta Nichirindo Pratama
p.27
unresolved
org
PT Duta Nichirindo Pratama Dixim
p.27
unresolved
org
PT Miju Cahaya Indonesia
p.27
unresolved
org
PT Miju Cahaya Indonesia Rejeki Gumilar Tehnik
p.27
unresolved
org
PT Gaya Mould Base
p.32
unresolved
org
PT Gaya Mould Base Global Tehnik Mandiri
p.32
unresolved
org
PT Anugrah Cipta Mandiri
p.32 ×2
unresolved
org
PT Gaya Steel Surya Mandiri Technologi
p.32
unresolved
org
PT Mitra Tama Gemilang
p.32
unresolved
org
PT Mitra Tama Gemilang Bara Metal Teknik
p.32
unresolved
org
PT Evago Presisi Teknologi
p.32
unresolved
org
PT Evago Presisi Teknologi CV Metro Indah Abadi
p.32
unresolved
org
Directorate General of Taxes
p.34
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.34
unresolved
org
PT Bank Central
p.36
unresolved
org
Asia Tbk
p.36
unresolved
org
PT Bhineka Bajanas.
p.36
unresolved
org
PT Bhineka Bajanas. Selama Perusahaan
p.36
unresolved
org
Azwir Arifin & Rekan
p.36
unresolved
org
KKA Azwir Arifin & Partners
p.36
unresolved
org
PT Longping Investasi Indonesia
p.38
unresolved
org
PT Longping Investasi Indonesia Masyarakat
p.38
unresolved
person
Rini Yulianti
p.38
unresolved
person
Yulianti
p.38
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.38
unresolved
—
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.38
unresolved
—
AHU-AH.01.03-0438838 tanggal 20 Agustus 2021.
p.38
unresolved
—
dasar Perusahaan ditetapkan sebesar Rp 80.000.000.000
p.38
unresolved
org
PT Adyatama Global Investama
p.38 ×2
unresolved
org
PT Alfa Omega Investindo
p.38
unresolved
org
PT Alfa Omega Investindo Masyarakat
p.38
unresolved
person
Notary Nurlisa Uke Desy
p.39
unresolved
org
PT Ikuyo
p.40
unresolved
org
PT Indo Senyu Cipta Prima
p.40
unresolved
org
PT Jayasutra Maju Bersama
p.40
unresolved
org
PT Miju Cahaya Abadi
p.40
unresolved
org
PT Karya Abadi
p.40
unresolved
org
PT Cap Mold
p.40
unresolved
org
PT Unggul Jaya Bekasi
p.40
unresolved
org
PT Indo Shinwoo
p.40
unresolved
org
PT Meremauchi
p.40
unresolved
org
Central Asia Tbk
p.48
unresolved
org
PT Bhinneka Bajanas
p.48 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.