Skip to content
Back to announcement

20240730_SOUL_Laporan Informasi dan Fakta Material_31689132_lamp1.pdf

Financial statement Text extracted SOUL

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 50

Page 1
PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk

Laporan Keuangan
Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 dan 2023
serta Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
Page 2
                                           DAFTAR ISI



                                                        Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Posisi Keuangan                                    1

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprenehsif Lain        2

Laporan Perubahan Ekuitas                                  3

Laporan Arus Kas                                           4

Catatan atas Laporan Keuangan                            5-47
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6
                                             PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                            LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan
                                 Untuk Tahun yang Berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
                                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                              Saldo laba
                                                                                                Belum
                                                        Tambahan         Komponen             ditentukan
                           Catatan   Modal saham       modal disetor     ekuitas lain       penggunaannya       Jumlah Ekuitas

Saldo per 1 Januari 2023             16.250.000.000                -      (446.723.112)         637.009.595       16.440.286.483
Laba neto                                          -              --                    -     (758.128.845)        (758.128.845)
Penambahan modal               14     5.400.000.000    20.752.027.436                   -                  -      26.152.027.436
Laba neto                                          -               -                    -                  -                     -
Saldo 30 Juni 2023                   21.650.000.000    20.752.027.436     (446.723.112)       (121.119.250)       41.834.185.074
Saldo per 1 Januari 2024             21.650.459.420    20.753.865.116     (609.178.445)      (2.723.036.620)      39.072.109.471
Rugi neto                                          -                                         (1.089.745.683)     (1.089.745.683)
                                                                                                                               -
Penambahan modal             14                    -               -                    -                  -                   -

Saldo per 30 Juni 2024               21.650.459.420    20.753.865.116     (609.178.445)      (3.812.782.302)      37.982.363.789




                                                               3
Page 7
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                              LAPORAN ARUS KAS
          Untuk Periode enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di audit) dan 2023
                             dan Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                        30 Juni 2024 (tidak
                                              Catatan        diaudit)            30 Juni 2023        31 Desember 2023

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                   5.627.834.742       2.634.975.365         4.607.802.857
Pembayaran kas kepada pemasok                                 (1.081.368.646)       (674.622.952)       (2.274.807.407)
Pembayaran kas kepada karyawan                                (1.137.588.463)     (1.171.541.488)       (2.961.375.551)
Pembayaran beban usaha                                          (323.371.930)       (323.371.930)       (4.295.037.953)
Kas yang diperoleh dari operasi                                 3.085.505.703         465.438.995       (4.923.418.054)
Pembayaran beban keuangan                       19                (17.094.552)         (1.232.385)          (32.617.190)
Pembayaran pajak penghasilan
    dan pajak pertambahan nilai                                  (57.874.083)        (57.874.083)         (190.988.936)
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas
  operasi                                                      3.010.537.068         406.332.527        (5.147.024.180)

ARUS KAS DARI
  AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                             8                          -     (2.540.050.000)       (3.896.902.530)
Perolehan aset lain-lain - tak berwujud                       (1.404.875.670)                   -         (137.240.000)
Biaya persiapan pabrik (Pra Ops)                                            -                   -       (2.229.324.020)
Uang muka pembelian                              7            (5.239.683.196)    (15.790.816.006)       (4.716.000.000)
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas
   investasi                                                  (6.644.558.866)    (18.330.866.006)      (10.979.466.550)

ARUS KAS DARI
  AKTIVITAS PENDANAAN
Giro Bank                                       10                 4.783.769        2.000.000.000                     -
Pembayaran pinjaman pemegang saham                                         -                    -       (1.319.726.450)
Penerimaan pinjaman bank                                                   -                    -         1.998.061.760
Setoran modal                                   14                         -      29.700.000.000        26.154.324.536
Biaya emisi saham                                                          -      (3.547.972.564)                     -
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan
  untuk) aktivitas pendanaan                                       4.783.769      28.152.027.436        26.832.659.846

KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                            (3.629.238.029)     10.227.493.957        10.706.169.116

KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                               10.714.193.144           8.024.028               8.024.028

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                               7.084.955.115      10.235.517.985        10.714.193.144




                                                          4
Page 8
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
  a. Pendirian dan informasi umum
     PT Mitra Tirta Buwana Tbk (“Perusahaan”), berkedudukan di Yogyakarta, didirikan berdasarkan Akta Notaris Emanuel
     Retinanto, SH No. 01 tanggal 5 Juni 2009. Nama Perusahaan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
     Manusia melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-31298.AH.01.01.Tahun 2009
     tanggal 07 Juli 2009. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir melalui Akta
     Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham oleh notaris Rini Yulianti, SH No. 13 tanggal 14 Maret 2022
     mengenai perubahan-perubahan anggaran dasar Perusahaan. Perubahan tersebut telah dilaporkan dan telah disetujui
     oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-
     0018066.AH.01.02 tanggal 14 Maret 2022 dan memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
     Republik Indonesia melalui surat No. AHU-00066223 AH.01.02 Tahun 2022, tanggal 26 Januari 2022.

    Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan perusahaan bergerak di bidang
    perindustrian dan perdagangan. Perusahaan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang makanan, minuman
    dan air mineral khususnya dalam produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).
    Perusahaan memulai kegiatan operasi komersialnya sejak tahun 2009.
    Perusahaan berkedudukan di Sambilegi Baru Rt.001 Rw.053 Maguwoharjo, Depok, Sleman, D.I Yogyakarta 55282.

  b. Susunan pengurus dan informasi lain
    Berdasarkan Akta Notaris Ardiansyah, SH., MKn No. 01 pada pernyataan keputusan pemegang saham PT Mitra Tirta
    Buwana, menyetujui perubahan susunan Direksi, yang telah disahkan oleh kementerian hukum dan ham sesuai
    dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan No. AHU-AH.01.03.0471322 tanggal 10
    November 2021 dan Berdasarkan pernyataan keputusan para pemegang saham Perusahaan yang telah diaktakan
    dengan Notaris Rini Yulianti, SH, No. 13 tanggal 14 Maret 2022. Susunan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada
    tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:


                                     30 Juni 2024                         31 Desember 2023
    Dewan Komisaris
    Komisaris Utama          : Nyonya Iriyanti                          Nyonya Iriyanti
    Komisaris                : Tuan Hery Gunawan Muhamad                Tuan Hery Gunawan Muhamad
    Komisaris Independen     : Tuan Doktorandus Sulaiman                Tuan Doktorandus Sulaiman
    Dewan Direksi
    Direktur Utama           : Tuan Ardianto Wibowo                     Tuan Ardianto Wibowo
    Direktur                 : Nyonya Rini Anggorowati                  Nyonya Rini Anggorowati

    Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki masing-masing 39 dan 39 karyawan tetap
    (tidak diaudit).
    Manajemen kunci adalah komisaris dan direksi Perusahaan.




                                                         5
Page 9
                                          PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                            dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
  a. Dasar penyusunan laporan keuangan
    Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (“SAK”), yang
    mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”)
    yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, serta peraturan regulator pasar
    modal yaitu Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan
    Publik. Kebijakan ini telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh tahun yang disajikan, kecuali jika dinyatakan
    lain.
    Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan adalah selaras dengan kebijakan akuntansi
    yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan tanggal 31 Desember 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada
    tanggal tersebut.
    Laporan keuangan kecuali untuk laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep akrual dan dasar pengukuran dengan
    menggunakan konsep biaya historis, kecuali beberapa akun tertentu yang disusun berdasarkan pengukuran lain
    sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
    Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas ke dalam
    aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
    Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah mata uang Rupiah yang
    merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
    Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan
    estimasi dan asumsi. Hal ini juga mengharuskan manajemen untuk menggunakan pertimbangan dalam proses
    penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan. Area yang komplek atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih
    tinggi dari penilaian atau kompleksitas, atau area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak yang signifikan
    terhadap laporan keuangan diungkapkan dalam Catatan 3.
  b. Perubahan standar akuntansi
    Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) telah menerbitkan standar baru, amandemen dan interpretasi yang
    berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2021 sebagai berikut:
    Efektif 1 Januari 2021
    •      Amendemen PSAK 55 “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran''
    •      Amendemen PSAK 60 “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”
    •      Amendemen PSAK 71 “Instrumen Keuangan”
    Efektif 1 Januari 2022
    •      Amendemen PSAK 22 “Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual”
    •      Amendemen PSAK 57 “Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak Memberatkan-Biaya
           Memenuhi Kontrak”
    •      Penyesuaian Tahunan 2020 PSAK 71 “Instrumen Keuangan”
    •      Penyesuaian Tahunan 2020 PSAK 73 “Sewa”




                                                           6
Page 10
                                           PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
         dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                             dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)
     Efektif 1 Januari 2023
     •      Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan (Klasifikasi liabilitas sebagai jangka pendek atau jangka
     •      Amendemen PSAK 16 “Aset tetap tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan”
     Pada saat laporan keuangan diotorisasi, Perusahaan masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan
     standar baru dan revisi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif di atas serta pengaruhnya pada laporan
     keuangan.
     Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak
     memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.

  c. Kas dan bank
     Kas dan setara kas terdiri dari kas dan kas pada bank, investasi jangka pendek dan semua deposito berjangka yang
     tidak dibatasi penggunaannya (termasuk deposito on call ) yang jatuh tempo dalam jangka waktu tiga bulan atau
     kurang sejak tanggal penempatan dan deposito yang jatuh tempo dalam jangka waktu lebih dari tiga bulan digunakan
     untuk kebutuhan kas jangka pendek dan tidak memiliki risiko perubahan nilai yang signifikan sebagai akibat penarikan
     dini. Kas merupakan alat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai kegiatan umum
     Perusahaan.
     Kas dan setara kas yang telah ditentukan penggunaannya atau yang tidak dapat digunakan secara bebas tidak
     tergolong dalam kas dan setara kas.
  d. Piutang usaha dan piutang lain-lain
     Piutang usaha disajikan sebesar jumlah bersih setelah dikurangi dengan penyisihan piutang tak tertagih yang
     diestimasi berdasarkan penelaahan atas kolektibilitas saldo piutang. Piutang dihapuskan pada saat piutang tersebut
     dipastikan tidak akan tertagih.
  e. Persediaan
     Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih. Biaya
     perolehan ditentukan dengan menggunakan metode pertama-masuk, pertama-keluar (“FIFO”). Biaya perolehan barang
     jadi dan barang dalam proses terdiri dari bahan baku, tenaga kerja langsung, biaya langsung lainnya dan biaya
     overhead produksi (berdasarkan kapasitas operasi normal), tidak termasuk biaya pinjaman.
     Penyisihan untuk persediaan usang dan penurunan nilai persediaan, jika ada, dilakukan dengan mengurangi nilai
     tercatat persediaan ke nilai realisasi neto persediaan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan
     pada akhir tahun.
     Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal, dikurangi dengan estimasi biaya
     penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan.
  f. Uang muka dan biaya dibayar di muka
     Uang muka mengacu pada pembayaran yang dilakukan oleh Perusahaan untuk barang dan jasa yang benar benar
     diterima.
     Pengeluaran-pengeluaran yang memiliki manfaat untuk periode lebih dari satu tahun dicatat sebagai biaya dibayar di
     muka dan diamortisasi menggunakan metode garis lurus selama periode dimana manfaat itu terealisasi.


                                                            7
Page 11
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

  g. Aset tetap
     Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya
     perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan.
     Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat (“carrying
     amount” ) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan
     pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya.

     Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method ) berdasarkan taksiran masa
     manfaat ekonomis aset tetap, sebagai berikut:
                                                                                   Tahun
     Bangunan                                                                        20
     Peralatan                                                                       8
     Perlengkapan                                                                    8
     Kendaraan                                                                       4
     Inventaris                                                                      8

     Tanah dinyatakan pada biaya perolehan dan tidak disusutkan. Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal diakui
     sebagai bagian biaya akuisisi tanah dan biaya-biaya tersebut tidak didepresiasikan. Biaya terkait dengan pembaruan
     hak atas tanah diakui sebagai aset takberwujud pada aset lain-lain dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak.

     Setelah penerapan PSAK 73, Perusahaan menganalisa fakta dan keadaan untuk masing masingjenis hak atas tanah
     dalam menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan
     dengan tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak
     mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Perusahaan, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan
     aset pendasar, Perusahaan menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan
     PSAK 73, “Sewa”. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Perusahaan menerapkan
     PSAK 16 “Aset tetap”.
     Nilai tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa
     depan yang diharapkan dari penggunaannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset diakui
     dalam laporan laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
     Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi
     biaya perolehan aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada
     saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan.
     Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan aset tetap direviu dan jika sesuai
     dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.




                                                             8
Page 12
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

  h. Penurunan nilai aset non-keuangan
     Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan
     nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian secara tahunan penurunan nilai aset diperlukan, maka
     Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
     Rugi penurunan nilai diakui sebagai rugi tahun berjalan, kecuali untuk aset non-keuangan yang dicatat dengan nilai
     penilaian kembali.
     Rugi penurunan nilai tersebut harus dipulihkan jika telah terjadi perubahan dalam perkiraan yang digunakan untuk
     menentukan jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan. Kerugian penurunan nilai hanya akan dipulihkan sampai
     sebatas bahwa nilai tercatat aset non-keuangan yang tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat,
     neto setelah penyusutan seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun
     sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi.

  i. Perpajakan
     Perusahaan mengakui kewajiban atas seluruh pajak penghasilan periode berjalan dan periode sebelumnya yang
     belum dibayar. Jika jumlah yang telah dibayar untuk periode berjalan dan periode sebelumnya melebihi jumlah yang
     terutang untuk periode tersebut, Perusahaan harus mengakui kelebihan tersebut sebagai aset. Perusahaan tidak
     mengakui pajak tangguhan.
     Pajak tangguhan
     Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar pengenaan
     pajak dari aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Aset pajak tangguhan diakui
     untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal belum dikompensasi, bila
     kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dikurangkan, dan rugi fiskal
     belum dikompensasi, dapat dimanfaatkan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena
     pajak.
     Nilai tercatat dari aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan diturunkan ketika tidak lagi
     terdapat kemungkinan bahwa akan terdapat laba kena pajak yang memungkinkan semua atau sebagian dari aset
     pajak tangguhan tersebut untuk direalisasi. Penelaahan dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan atas aset pajak
     tangguhan yang tidak diakui sebelumnya dan aset pajak tangguhan tersebut diakui sepanjang kemungkinan besar laba
     kena pajak mendatang akan tersedia sehingga aset pajak tangguhan tersebut dipulihkan.

     Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku pada tahun
     saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang berlaku atau yang
     secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.
     Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
     melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan
     entitas kena pajak yang sama dan otoritas perpajakan yang sama.




                                                            9
Page 13
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

  j. Sewa
     Sewa pembiayaan - sebagai lessee
     Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan secara substansial seluruh
     risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset sewa. Sewa tersebut diklasifikasi sejak awal masa sewa
     sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum, jika nilai kini lebih rendah dari
     nilai wajar.
     Pembayaran sewa minimum harus dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan dan bagian yang
     merupakan pelunasan liabilitas, sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu tingkat suku bunga periodik yang
     konstan atas saldo liabilitas. Beban keuangan dibebankan langsung pada laba rugi.

     Jika terdapat kepastian yang memadai bahwa lessee akan mendapatkan hak kepemilikan pada akhir masa sewa, aset
     sewaan disusutkan selama masa penggunaan aset yang diestimasi berdasarkan umur manfaat aset tersebut. Jika
     tidak terdapat kepastian tersebut, maka aset sewaan disusutkan selama periode yang lebih pendek antara masa sewa
     atau umur manfaat aset sewaan. Laba atau rugi yang timbul dari transaksi jual dan sewa-balik kembali ditangguhkan
     dan diamortisasi selama sisa masa sewa.

     Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan atau mengandung sewa. Suatu
     kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan
     aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Perusahaan dapat memilih untuk
     tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk:
     - Sewa jangka pendek; dan
     - Sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah.
     Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Perusahaan
     harus menilai apakah:
     - Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset; dan,
     - Perusahaan telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset
       akan digunakan selama periode penggunaan.
     Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak- guna diukur pada
     biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa
     yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan. Aset
     hak-guna diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus sepanjang jangka waktu sewa.

     Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan
     dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka
     menggunakan suku bunga pinjaman inkremental.
     Perusahaan menyajikan aset hak-guna sebagai bagian dari “Aset tetap” dan liabilitas sewa di dalam laporan posisi
     keuangan.




                                                            10
Page 14
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

  k. Imbalan kerja
     Imbalan kerja jangka pendek
     Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas bulan setelah akhir
     periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan
     memberikan jasa kepada perusahaan dimana semua perubahan pada nilai bawaan dari kewajiban diakui pada laba
     rugi.
     Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan
     No. 13/2003, tanggal 27 Maret 2004. Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Perusahaan
     ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected unit credit dan
     menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun
     tahunan.
     Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas atas aset (jika ada) dan
     dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan
     yang dibebankan atau dikreditkan kepenghasilan komprehensif lain periode terjadinya untuk mencerminkan nilai penuh
     dari defisit dan surplus program. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain tercermin sebagai
     pos terpisah pada penghasilan komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.

     Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen terjadi atau ketika biaya
     restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui.
     Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya
     imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:
     i. Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan
          penyelesaian)
     ii. Beban atau pendapatan bunga neto
     iii. Pengukuran kembali

     Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan dan kerugian
     kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.
     Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan merupakan defisit atau surplus aktual dalam
     program imbalan pasti Perusahaan. Surplus yang dihasilkan dari perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat
     ekonomis yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan atas program.


  l. Transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa
     Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan:
     a. Orang atau anggota keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Perusahaan jika orang tersebut
         (i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan




                                                           11
Page 15
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

          (ii) memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan ; atau
          (iii) personil manajemen kunci Perusahaan .
     b.   Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan dan jika memenuhi salah satu hal berikut
          (i)    Entitas dan Perusahaan adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas berikutnya
                 saling berelasi dengan entitas lainnya).
          (ii)   satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau
                 ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut
                 adalah anggotanya)
          (iii) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
          (iv) satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi
               dari entitas ketiga.
          (iv) entitas tersebut adalah suatu program imbalan kerja untuk imbalan kerja dari Perusahaan atau
               entitas yang terkait dengan Perusahaan.
          (v)    entitas tersebut adalah suatu program imbalan kerja untuk imbalan kerja dari Perusahaan atau entitas
                 yang terkait dengan Perusahaan.
          (vi) entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a).
          (vii) Orang yang diidentifikasi dalam huruf a.(i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan
                personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
          (viii) Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut,
                 menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Perusahaan.
     Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak. Beberapa persyaratan tersebut
     mungkin tidak sama dengan persyaratan yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.

     Seluruh transaksi signifikan dan saldo dengan pihak pihakberelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
     terkait.

  m. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing
     Pembukuan Perusahaan diselengarakan dalam mata uang Rupiah. Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan
     kedalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, aset dan Kewajiban
     moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan mengunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh
     Bank Indonesia pada tanggal tersebut.
     Keuntungan dan kerugian dari selisih kurs mata uang asing dan penjabaran aset dan kewajiban moneter dalam mata
     uang asing ke dalam mata uang Rupiah diakui dalam laba rugi tahun berjalan.




                                                              12
Page 16
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)
  n. Penggunaan taksiran-taksiran
     Penyajian laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, mengharuskan manajemen untuk
     membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan kewajiban dan pengungkapan aset dan kewajiban
     kontijen pada tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. Hasil yang
     sebenarnya dapat berbeda dari jumlah yang diestimasi.

  o. Instrumen keuangan
     Perusahaan menerapkan PSAK 71, “Instrumen Keuangan” efektif mulai 1 Januari 2020. PSAK 71 menggantikan
     ketentuan PSAK 55 yang terkait dengan pengakuan, klasifikasi dan pengukuran aset keuangan dan liabilitas
     keuangan, penghentian pengakuan instrument keuangan, penurunan nilai aset keuangan dan akuntansi lindung nilai.

     Amendemen tersebut mengharuskan instrumen utang diukur baik pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar
     melalui penghasilan komprehensif lain (“FVOCI”) atau nilai wajar melalui laba rugi (“FVPL”). Klasifikasi instrumen
     utang, tergantung pada model bisnis entitas untuk mengelola aset keuangan dan apakah arus kas kontraktual hanya
     mewakili pembayaran pokok dan bunga (“SPPI”).
     Model bisnis entitas adalah bagaimana entitas mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan arus kas dan
     menciptakan nilai bagi entitas baik dari mengumpulkan arus kas kontraktual, menjual aset keuangan, atau keduanya.
     Jika instrumen utang dimiliki untuk mengumpulkan arus kas kontraktual, diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika
     juga memenuhi persyaratan SPPI. Instrumen utang yang memenuhi persyaratan SPPI yang dimiliki untuk
     mengumpulkan arus kas kontraktual aset dan untuk menjual aset diukur di FVOCI. Aset keuangan diukur pada FVPL
     jika tidak memenuhi kriteria FVOCI atau biaya perolehan diamortisasi.
     Penilaian model bisnis dan apakah aset keuangan memenuhi persyaratan SPPI dibuat pada 1 Januari 2020, dan
     kemudian diterapkan secara retrospektif pada aset keuangan yang tidak dihentikan pengakuannya sebelum 1 Januari
     2020.
     Instrumen utang Perusahaan memiliki arus kas kontraktual yang semata-mata merupakan pembayaran pokok dan
     bunga. Perusahaan memiliki aset keuangan saat ini untuk mengumpulkan arus kas kontraktual, dan karenanya diukur
     pada biaya perolehan diamortisasi ketika menerapkan PSAK 71.
     PSAK 71 mengharuskan semua instrumen ekuitas dilakukan pada FVPL, kecuali jika entitas memilih pengakuan awal,
     untuk menyajikan perubahan nilai wajar dalam penghasilan komprehensif lain.
     Dampak terhadap pos-pos dalam laporan keuangan Perusahaan atas penerapan pertama kali PSAK 71 secara
     retrospektif adalah pinjaman dan piutang, termasuk didalamnya adalah piutang usaha; dan piutang lain-lain, akan
     diklasifikasi sebagai biaya perolehan diamortisasi.
     PSAK 71 mengharuskan Perusahaan untuk mencatat kerugian kredit ekspektasian ("ECL") pada semua aset
     keuangannya yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI dan jaminan keuangan. Perusahaan
     sebelumnya mencatat penurunan nilai berdasarkan model kerugian yang terjadi ketika terdapat bukti objektif bahwa
     aset keuangan mengalami penurunan nilai.
     Setelah penerapan PSAK 71, Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan menggunakan matriks
     ketentuan untuk menilai ECL pada semua piutang usaha.



                                                          13
Page 17
                                            PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
          dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                              dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)
     Berdasarkan penilaian model bisnis Perusahaan pada tanggal penerapan awal, 1 Januari 2020, kas dan setara kas,
     piutang usaha dan piutang lain-lain yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai pinjaman dan piutang dimiliki untuk
     mengumpulkan arus kas kontraktual dan memberikan kenaikan untuk arus kas yang semata-mata mewakili
     pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan ini sekarang diklasifikasikan dan diukur sebagai instrumen keuangan
     dengan biaya perolehan diamortisasi. Perubahan klasifikasi aset keuangan Perusahaan tidak mengakibatkan
     perubahan dalam pengukurannya.
     Perusahaan belum menetapkan liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi. Tidak ada perubahan dalam
     klasifikasi dan pengukuran untuk liabilitas keuangan Perusahaan.
     Penerapan PSAK 71 juga mengubah akuntansi Perusahaan untuk kerugian penurunan nilai atas aset keuangan
     dengan mengganti pendekatan kerugian yang terjadi pada PSAK 55 dengan pendekatan kehilangan kredit (“ECL”)
     berwawasan ke depan. PSAK 71 diterapkan secara retrospektif pada tanggal 1 Januari 2020, tetapi tanpa penyajian
     kembali informasi komparatif tahun sebelumnya.
     Klasifikasi
     Perusahaan mengklasifikasikan instrument keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan. Instrumen
     keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan liabilitas keuangan atau
     instrumen ekuitas pada entitas lain.
     i.      Aset keuangan
             Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan (i)
             diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui PKL (“FVTOCI”), dan (iii) nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”).
             Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, tagihan bruto pemberi
             kerja dan aset tidak lancar lainnya diklasifikasikan sebagai aset yang diukur dengan biaya diamortisasi.
             Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan
             komprehensif lain.
     ii.     Liabilitas keuangan
             Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau (ii)
             liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
             Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari utang usaha, utang pihak berelasi, utang lain-lain, beban akrual,
             diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Perusahaan memiliki liabilitas
             keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.




                                                               14
Page 18
                                            PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
          dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                              dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

     Pengakuan dan Pengukuran
     i.      Aset keuangan
             Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan
             dan model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan tersebut. Kecuali untuk piutang usaha yang tidak
             memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Perusahaan menerapkan panduan praktis, pada
             saat pengakuan awal Perusahaan mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset
             keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen
             pendanaan yang signifikan atau ketika Perusahaan menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi
             seperti yang didefinisikan dalam PSAK 72.
             Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset keuangan harus
             memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini
             dikenal sebagai solely payment of principal and interest (SPPI) dan dilakukan pada tingkat instrumen.
             Model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Perusahaan mengelola
             aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari
             memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya.
             Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah
             ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada tanggal
             perdagangan, yaitu tanggal Perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.
             Untuk tujuan pengukuran setelah pengakuan awal, aset keuangan diklasifikasikan kedalam empat kategori:
              • Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
                  Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi mencakup aset keuangan yang dimiliki untuk
                  diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan awal pada nilai wajar melalui laba
                  rugi, atau aset keuangan yang disyaratkan untuk diukur pada nilai wajarnya. Aset keuangan diklasifikasikan
                  dalam kelompok diperdagangkan jika dibeli dengan tujuan untuk dijual atau dibeli kembali dalam waktu
                  dekat.
                  Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga diklasifikasikan sebagai diperdagangkan kecuali
                  derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif. Aset keuangan yang tidak memenuhi
                  SPPI testing diukur pada FVTPL, terlepas apapun model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrument
                  utang yang akan diklasifikasikan pada biaya perolehan diamortisasi atau pada FVTOCI, seperti dijelaskan di
                  atas, instrumen utang dapat ditetapkan pada FVTPL pada pengakuan awal jika penerapan itu dapat
                  menghilangkan, atau secara signifikan mengurangi, inkonsistensi pengukuran atau pengakuan.

                  Aset keuangan kategori ini pada laporan posisi keuangan diukur pada FVTPL yang timbul sebagai hasil dari
                  perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba rugi. Tidak ada 6aset keuangan Perusahaan dalam kategori
                  ini per tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.




                                                             15
Page 19
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

          •   Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
              Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Perusahaan. Perusahaan mengukur aset keuangan pada
              biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut dipenuhi:
              •Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka
               mendapatkan arus kas kontraktual; dan
               Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang
               semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
               Untuk instrumen utang yang diukur pada FVTOCI, pendapatan bunga, keuntungan atau kerugian selisih
               kurs, dan kerugian penurunan nilai diakui pada laba rugi dan dihitung dengan cara yang sama dengan aset
               keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar lainnya diakui pada PKL. Ketika
               aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui
               dalam PKL direklasifikasi ke laba rugi.
               Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur menggunakan
               metode suku bunga efektif (“SBE”) dan merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui
               pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Aset
               keuangan Perusahaan pada kategori ini meliputi kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain dan
               rekening yang dibatasi penggunaannya.
          •   Aset keuangan diukur FVTOCI dengan fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen
              utang)
          •   Perusahaan mengukur instrument utang pada FVTOCI jika kedua kondisi berikut dipenuhi:
               Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas
               kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
               Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang
               semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
               Untuk instrumen utang yang diukur pada FVTOCI, pendapatan bunga, keuntungan atau kerugian selisih
               kurs, dan kerugian penurunan nilai diakui pada laba rugi dan dihitung dengan cara yang sama dengan aset
               keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar lainnya diakui pada PKL. Ketika
               aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui
               dalam PKL direklasifikasi ke laba rugi.
               Aset keuangan diukur pada FVTOCI tanpa fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif saat
               penghentian pengakuan (instrumen ekuitas)




                                                         16
Page 20
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

                 Saat pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan
                 dalam FVTOCI perubahan nilai wajar investasi dalam instrumen ekuitas yang masuk dalam ruang lingkup
                 PSAK 71 dan yang bukan merupakan instrumen ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan. Pilihan ini dilakukan
                 pada level instrumen per instrumen. Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak
                 direklasifikasikan ke laba rugi. Dividen diakui sebagai penghasilan lainnya pada laba rugi ketika hak untuk
                 menerima pembayaran dividen telah ditetapkan, kecuali jika perusahaan memperoleh keuntungan dari hasil
                 tersebut sebagai pemulihan sebagian biaya perolehan aset keuangan, dalam hal ini, keuntungan tersebut
                 dicatat dalam penghasilan komprehensif lainnya. Instrumen ekuitas yang diukur pada FVTOCI tidak
                 terpengaruh pada persyaratan penurunan nilai. Tidak ada investasi ekuitas yang diklasifikasikan dalam
                 kategori ini per tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021.
     ii.   Liabilitas keuangan
           Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan
           dan model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan tersebut. Kecuali untuk piutang usaha yang tidak
           memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Perusahaan menerapkan panduan praktis, pada
           saat pengakuan awal Perusahaan mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset
           keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen
           pendanaan yang signifikan atau ketika Perusahaan menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi
           seperti yang didefinisikan dalam PSAK 72.
           Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset keuangan harus
           memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini
           dikenal sebagai solely payment of principal and interest (SPPI) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen.
           Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau
           liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan
           mereka pada saat pengakuan awal.
           Semua liabilitas keuangan pada awalnya diakui pada nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan pinjaman dan
           utang, setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.
           Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang tidak
           diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan
           lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Perusahaan untuk menyerahkan kas atau aset
           keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui
           penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan.


           Pengukuran liabilitas keuangan tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:
           • Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
            Liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL termasuk liabilitas keuangan untuk diperdagangkan dan liabilitas
            keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan awal untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.




                                                              17
Page 21
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)
          Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diperdagangkan jika perolehannya
          ditujukan untuk dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Kategori ini mencakup juga derivatif yang tidak
          ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai. Derivatif melekat yang dipisahkan juga diklasifikasikan sebagai
          diperdagangkan kecuali derivative sebagai instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif. Keuntungan dan
          kerugian yang timbul diakui dalam laporan laba rugi.
           Penentuan liabilitas keuangan untuk dapat ditetapkan diukur pada FVTPL ditentukan pada saat pengakuan
           awal, dan hanya jika kriteria-kriteria yang terdapat dalam PSAK 71 terpenuhi. Perusahaan tidak menetapkan
           liabilitas keuangan untuk diukur pada FVTPL.
         • Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi
          Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Perusahaan. Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada
          biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam
          laporan laba rugi dan PKL hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan
          metode SBE. Biaya perolehan dimortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada
          perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian integral dari metode SBE. Amortisasi metode SBE diakui
          sebagai biaya pendanaan pada laporan laba rugi. Kategori ini umumnya berlaku untuk pinjaman berbunga dan
          pinjaman lainnya.
         Penurunan Nilai Aset Keuangan
          Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk seluruh instrumen utang
          yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas
          kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Perusahaan,
          didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut
          mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian
          integral dari persyaratan kontrak.
          ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami peningkatan
          secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan sejumlah ECL 12 bulan.
          Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan
          awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang
          umur ECL).
          Perusahaan mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih dari 90
          hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Perusahaan juga dapat menganggap aset keuangan dalam keadaan
          default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Perusahaan tidak mungkin menerima arus
          kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan
          ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah
          dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan.
          Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Perusahaan menerapkan panduan praktis dalam menghitung ECL. Oleh
          karena itu, Perusahaan tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan
          kerugian sejumlah ECL sepanjang umur.




                                                         18
Page 22
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

           Perusahaan telah membentuk matriks provisi yang didasarkan pada data historis kerugian kredit, disesuaikan
           dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking ) khusus terkait pelanggan dan lingkungan
           ekonomi.

  p. Pengukuran nilai wajar
     Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
     mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur di antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai
     wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan terjadi:
     1. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
     2. jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.
     Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan.
     Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan
     harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi
     terbaiknya.
     Pengukuran nilai wajar aset non keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat
     ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada
     pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

     Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai tersedia
     untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
     meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
     Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut
     diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan level input terendah yang signifikan terhadap
     keseluruhan pengukuran, sebagai berikut:
      1.   Tingkat 1 -   Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) dipasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;
      2.   Tingkat 2 -   Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
                         dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
      3.   Tingkat 3 -   Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak
                         dapat diobservasi.
     Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan, maka Perusahaan
     menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai wajar dengan cara menilai kembali
     pengkategorian tingkat nilai wajar (berdasarkan tingkat input terendah yang signifikan terhadap keseluruhan
     pengukuran) pada setiap akhir periode pelaporan.




                                                            19
Page 23
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

  q. Pengakuan pendapatan dan beban
     Pendapatan
     Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
     Perusahaan menerapkan PSAK 72, “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan” efektif mulai 1 Januari 2020.
     PSAK 72 menetapkan satu model komprehensif untuk digunakan entitas dalam akuntansi untuk pendapatan yang
     timbul dari kontrak dengan pelanggan. Pada saat berlaku efektif, PSAK 72 akan menggantikan panduan pengakuan
     pendapatan saat ini termasuk PSAK 23, “Pendapatan”, PSAK 34, “Kontrak Konstruksi” dan interpretasi terkait.

     Prinsip utama PSAK 72 adalah bahwa entitas harus mengakui pendapatan untuk menggambarkan pengalihan barang
     atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dalam jumlah yang mencerminkan imbalan yang diperkirakan menjadi hak
     entitas dalam pertukaran dengan barang atau jasa tersebut. Secara khusus, Standar memperkenalkan pendekatan 5
     langkah untuk pengakuan pendapatan:
     •      Langkah 1: Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan
     •      Langkah 2: Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak
     •      Langkah 3: Menentukan harga transaksi
     •      Langkah 4: Mengalokasikan harga transaksi terhadap kewajiban pelaksanaan dalam kontrak
     •      Langkah 5: Mengakui pendapatan ketika (atau selama) entitas telah memenuhi kewajiban pelaksanaan
     Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
       a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
       b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan
          yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Perusahaan memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk
          penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.
     Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari
     pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah
     penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam
     "Piutang usaha" dan “Tagihan bruto pemberi kerja” dan liabilitas kontrak disajikan dalam "Pendapatan diterima di
     muka" dan “Liabilitas bruto kepada pemberi kerja”.
     Berdasarkan PSAK 72, entitas mengakui pendapatan ketika (atau pada saat) kewajiban pelaksanaan terpenuhi, yaitu
     ketika pengendalian barang atau jasa yang mendasari kewajiban pelaksanaan tertentu dialihkan ke pelanggan.

     Perusahaan menerapkan PSAK 72 secara retrospektif dengan efek kumulatif dari penerapan standar ini yang diakui
     pada tanggal penerapan, yaitu 1 Januari 2020.
     Penerapan PSAK 72 tidak berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk periode keuangan saat ini atau
     sebelumnya.
     Beban
     Beban diakui pada saat terjadinya (metode akrual)



                                                         20
Page 24
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

  r. Estimasi dan pertimbangan akuntansi yang penting
     Penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan
     manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan liabilitas yang dilaporkan dan
     pengungkapan aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal pelaporan, serta jumlah pendapatan dan beban selama
     periode pelaporan. Realisasi dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi.

     Estimasi dan asumsi
     Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan yang memiliki
     resiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun/periode
     berikutnya, diungkapkan dibawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia
     pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan, mungkin berubah
     akibat perubahan pasar atau situasi diluar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait
     pada saat terjadinya.
     Estimasi provisi untuk kerugian penurunan nilai atas piutang
     Bila Perusahaan memutuskan bahwa tidak terdapat bukti obyektif atas penurunan nilai pada evaluasi individual atas
     piutang, baik yang nilainya signifikan maupun tidak, menyertakannya dalam kelompok piutang dengan karakteristik
     risiko kredit yang serupa dan melakukan evaluasi kolektif atas penurunan nilai. Karakteristik yang dipilih mempengaruhi
     estimasi arus kas masa depan atas kelompok piutang tersebut karena merupakan indikasi bagi kemampuan pelanggan
     dan debitur untuk melunasi jumlah terutang.
     Liabilitas imbalan pasca-kerja
     Penentuan liabilitas imbalan kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris
     independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat
     kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat
     kematian. Dikarenakan kompleksitas dari penilaian dan dasar asumsinya dan periode jangka panjang, kewajiban
     manfaat pasti sangat sensitif terhadap perubahan asumsi.
     Perusahaan percaya bahwa asumsi mereka adalah memadai dan tepat, perbedaan signifikan dalam pengalaman
     aktual Perusahaan atau perubahan signifikan dalam asumsi dapat mempengaruhi secara material beban dan
     kewajiban pensiun dan imbalan kerja jangka panjang lainnya. Semua asumsi direviu pada setiap tanggal pelaporan.

     Penyisihan penurunan nilai persediaan
     Dalam menentukan penyisihan penurunan nilai persediaan, manajemen menggunakan estimasi mengenai tingkat
     penjualan serta permintaan pasar dimasa datang atas persediaannya. Perubahan signifikan atas asumsi ini akan
     berdampak secara material terhadap hasil usaha.
     Perhitungan atas pajak penghasilan
     Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan
     perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. Perusahaan
     mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah terdapat tambahan pajak penghasilan
     badan.



                                                            21
Page 25
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

     Nilai wajar instrumen keuangan
     Penentuan nilai wajar instrumen keuangan memerlukan adanya estimasi-estimasi tertentu. Dalam pasar yang tidak
     aktif, manajemen menggunakan teknik penilaian tertentu untuk menentukan nilai wajar. Manajemen memilih teknik
     penilaian yang dapat memaksimumkan penggunaan parameter yang dapat diamati dan meminimalkan penggunaan
     yang tidak dapat diamati dalam menentukan nilai wajar. Ketika menentukan nilai wajar dengan cara tersebut di atas,
     manajemen juga memasukkan unsur kondisi pasar saat ini serta membuat penyesuaian risiko yang dianggap tepat
     akan dibuat oleh pelaku pasar.
     Estimasi masa manfaat atas aset tetap
     Masa manfaat dari masing-masing aset tetap Perusahaan diestimasikan berdasarkan periode dimana aset diharapkan
     tersedia untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian kolektif usaha sejenis, evaluasi teknis internal
     dan pengalaman dengan aset yang sejenis. Taksiran masa manfaat setiap aset diperiksa secara periodik dan
     diperbaharui jika ekspektasi berbeda dengan estimasi sebelumnya yang dikarenakan oleh keausan dan kerusakan
     fisik, keusangan secara teknis dan komersial dan terdapat batas hukum atau lainnya atas pengunaan aset. Hal ini
     dimungkinkan, bagaimanapun, bahwa hasil operasi di masa mendatang dapat terpengaruh secara material oleh
     perubahan yang dilakukan atas jumlah dan masa pencatatan beban terkait dengan perubahan atas faktor-faktor yang
     disebutkan sebelumnya. Penurunan estimasi masa manfaat dari setiap aset tetap akan meningkatkan beban
     penyusutan dan mengurangi nilai tercatat dari aset tersebut.
  s. Laba per saham
     Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang
     bersifat dilutif, oleh karena itu, laba per saham dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan
     penghasilan komprehensif lain.
     Berdasarkan PSAK 56, “Laba per Saham“, laba (rugi) per saham dihitung dengan membagi laba (rugi) yang dapat
     diatribusikan kepada pemilik entitas induk periode berjalan dengan total rata-rata tertimbang saham yang beredar
     dalam periode yang bersangkutan.
  t. Informasi segmen
     Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat baik dalam menyediakan jasa (segmen usaha), maupun
     dalam menyediakan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan
     yang berbeda dari segmen lainnya.
     Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat diatribusikan secara langsung
     kepada suatu segmen serta hal-hal yang dialokasikan dengan dasar yang memadai untuk segmen tersebut.




                                                           22
Page 26
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KAS DAN BANK

  Akun ini terdiri dari:                                                               2024              2023

  Kas
  Mata uang rupiah                                                                           427.534            843.562

  Bank
  Mata uang rupiah
    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk                                              1.188.351         624.539.073
    PT Bank Central Asia Tbk                                                         7.083.339.229      10.088.810.508
    Total Bank                                                                       7.084.527.581      10.713.349.581
  Total                                                                              7.084.955.115      10.714.193.143
   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat kas dan setara kas Perusahaan yang dibatasi
  penggunaannya, dijaminkan atau ditempatkan pada pihak berelasi.

4. PIUTANG USAHA
                                                                                       2024              2023
  Pihak ketiga - Rupiah
     Hendrik                                                                               34.782.574       28.265.574
     PT SAMI                                                                               25.802.005       12.123.975
     PAK JIMAN                                                                             16.744.000        8.233.500
     Sendok Sumpit                                                                          9.180.720        6.723.920
     Hotel Caesar (Ibu Yulia)                                                               7.825.000        7.825.000
     Tirta Makmur                                                                           7.622.000       13.863.000
     Suyatno (Amin Sukoharjo)                                                               7.439.900        6.479.900
     Arif Hidayat ( Pak Mula ) Solo                                                         6.946.600        3.598.650
     Agung Kartasura                                                                        6.572.700        9.020.100
     Nur Kholis                                                                             5.640.500        5.640.500
     Toko Handayani                                                                         5.600.000                 -
     PT Eneral Kosmetika                                                                    5.156.000        4.169.000
     MAGUWO FOOTBALL PARK                                                                   5.150.000                 -
     Toko Rukun Jaya                                                                        5.147.500       11.147.500
     Wungu Maju (WM)                                                                        5.100.000        6.000.000
     Barokah Toko KP                                                                        5.000.000        5.000.000
     PT Assalaam Niaga Utama                                                                4.694.908                 -
     Seven sky                                                                              4.472.800        4.472.800
     Desi Banyuraden                                                                        4.470.500                 -
     TOKO BERKAH MULYA                                                                      4.350.000                 -
     HO RC Jogja                                                                            4.134.500                 -
     Muhyani                                                                                4.049.000        4.049.000
     Toko Zum                                                                               4.000.000        4.350.000
     Darusman (Bengkel)                                                                     3.895.000                 -

                                                             23
Page 27
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. PIUTANG USAHA (lanjutan)
     PT PRIMISSIMA                                                                    3.815.411                    -
     PT SAMKU GLOVE                                                                   3.780.000                    -
     Toko Azarah Ihwan                                                                3.765.000            3.765.000
     Mas Dika                                                                         3.639.500                    -
     Helmy Fji                                                                        3.639.000                    -
     TOKO KUAT                                                                        3.482.500            3.482.500
     LARIS SUKOHARJO                                                                  3.310.788                    -
     Agung Pak                                                                        3.208.800                    -
     IIM Pak                                                                          3.206.250            6.519.250
     TK. WAHYU MURAHJINI                                                              3.150.000            3.150.000
     MBAK IS KALINYAMAT KARAOKE                                                       3.150.000                    -
     Arif Hidayat ( Pak Sunarto ) Solo                                                3.109.200            3.109.200
     Toko Mugi Berkah                                                                         -            3.512.500
     Piutang dibawah 3.000.000                                                      365.753.460          300.600.276
  Jumlah piutang pihak ketiga - bersih                                              600.786.116         477.455.645
  Dikurangi penyisihan penurunan nilai                                             (82.137.792)         (70.631.430)
  Piutang usaha - bersih                                                           518.648.324          406.824.215
  Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:
                                                                                    2024                2023
  Belum jatuh tempo                                                                  77.922.305                     -
  Lewat jatuh tempo:
     0 - 30 hari                                                                    30.822.700            61.300.655
     31 - 60 hari                                                                   27.196.008            40.898.104
     60 - 90 hari                                                                   36.607.412            37.416.695
     90 -120 hari                                                                   21.184.011            17.767.875
     Lebih dari 120 hari                                                           407.053.680          320.072.316
     Total                                                                         600.786.116          477.455.645
  Mutasi penyisihan penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:
                                                                                    2024                2023
  Saldo awal tahun                                                                   70.631.430           17.947.243
  Penambahan nilai selama tahun berjalan                                             17.506.362           52.733.811
  Pemulihan nilai selama tahun berjalan                                              (6.000.000)             (49.624)
  Saldo akhir tahun                                                                 82.137.792            70.631.430

  Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 manajemen menentukan penyisihan penurunan nilai piutang usaha
  secara individual dan kolektif atas saldo piutang usaha yang kemungkinan tidak akan tertagih.
  Manajemen berpendapat bahwa penyisihan atas penurunan nilai piutang usaha tersebut cukup untuk menutupi
  kemungkinan kerugian yang timbul akibat tidak tertagihnya piutang.
  Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas kerugian penurunan nilai piutang lain-lain telah memadai untuk menutup
  kerugian atas penurunan nilai piutang terkait.

                                                           24
Page 28
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG LAIN - LAIN

                                                                                      2024                    2023
  Reza Naufal Ramadian                                                              2.200.000.000            2.200.000.000
  Piutang Direksi                                                                   2.070.000.000              669.000.000
  Karyawan                                                                            118.218.403               58.792.690
  Sugiyem                                                                              18.000.000               18.000.000
  Jumlah piutang pihak ketiga - bersih                                              4.406.218.403           2.945.792.690
  Piutang karyawan merupakan pinjaman karyawan kepada perusahaan yang terdiri dari kas bon karyawan dan piutang
  Sugiyem merupakan kelebihan pembayaran atas sewa bangunan.
  Piutang Direksi merupakan pinjaman pribadi komisaris
  Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat bukti objektif penurunan nilai piutang lain-lain dan seluruh piutang lain-lain
  tersebut dapat tertagih sehingga tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai atas piutang lain lain.

6. PERSEDIAAN
                                                                                      2024                    2023
  Bahan penolong                                                                      369.702.475                1.850.000
  Persediaan barang Jadi                                                               37.910.278              261.665.162
  Bahan baku                                                                            1.724.200               26.016.641
  Persediaan bahan                                                                     11.899.230               11.899.230
  Sub Total                                                                          421.236.183              301.431.033
  Penyisihan atas penurunan nilai                                                    (99.118.478)             (62.271.838)
  Neto                                                                               322.117.705              239.159.195
  Mutasi penyisihan penurunan nilai persediaan adalah sebagai berikut:
                                                                                      2024                    2023
  Saldo awal tahun                                                                     62.271.838                90.271.838
  Penambahan nilai selama tahun berjalan                                                6.102.640                         -
  Pemulihan nilai selama tahun berjalan                                                                        (28.000.000)
  Saldo akhir tahun                                                                      68.374.478             62.271.838
  Persediaan tidak diasuransikan terhadap risiko kebakaran, pencurian dan risiko lainnya. Tidak ada biaya pinjaman yang
  dikapitalisasi ke persediaan.
  Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas penurunan nilai persediaan tersebut cukup untuk menutupi
  kemungkinan kerugian yang terjadi akibat penurunan nilai persediaan.




                                                            25
Page 29
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA
                                                                                         2024                     2023
  Akun ini terdiri dari:
  Uang muka pembelian aset tetap                                                       4.716.000.000             4.716.000.000
  Uang Muka Pembangunan Pabrik                                                                     -                         -
  Uang Muka Pembelian Bahan Penolong                                                   3.525.808.790             3.525.808.790
  PPN dibayar dimuka                                                                               -                         -
  Biaya Biaya Perijinan                                                                1.169.925.824                         -
  Biaya persiapan pabrik (Pra Ops)                                                     2.229.324.020             2.229.324.020
  Biaya sewa gedung                                                                       80.000.000                80.000.000
  Total                                                                               11.721.058.634            10.551.132.810

  Uang muka aset tetap merupakan uang muka pembelian atas aset tetap berupa mesin untuk menunjang peningkatan
  kapasitas produksi.
  Uang muka bahan penolong merupakan pembelian bahan penolong seperti botol, gelas dan sedotan. Berdasarkan surat
  perjanjian kerjasama PT Ciplasindo Makmur Sejahtera dengan Nomor : 002/Dir-MTB/IV/2023 menyetujui untuk
  menyediakan dan menyuplai bahan penolong berupa cup dan straw dengan kuantitas yang akan disediakan yaitu cup 240
  ml sebanyak 5.160.000 pcs (1.500 box), straw pendek sebanyak 5.400.000 pcs (75 box) dan straw panjang pack
  sebanyak 10.561.194 pcs (440 box). Harga masing-masing barang tersebut adalah cup 240 ml Rp100/pcs, straw pendek
  Rp11/pcs dan straw panjang Rp9/pcs dengan kesepakatan total pembayaran dimuka sejumlah Rp670.450.743,-.

  Berdasarkan surat perjanjian kerjasama PT Kiewell Plastic Packaging dengan Nomor : 003/Dir-MTB/IV/2023 menyetujui
  untuk menyediakan dan menyuplai bahan penolong berupa cup dan pet botol dengan kuantitas yang akan disediakan
  yaitu cup 240 ml sebanyak 10.000.000 pcs (2.500 box), botol pet 330 ml sebanyak 1.137.500 pcs (6.500 ball) dan botol
  pet 600 ml sebanyak 800.300 pcs (7.276 ball). Harga masing-masing barang tersebut adalah cup 240 ml Rp95/pcs, botol
  pet 330 ml Rp460/pcs dan botol pet 600 ml Rp530/pcs dengan kesepakatan total pembayaran dimuka sejumlah
  Rp1.897.440.800,-.
  Uang muka pra operasi merupakan uang muka atas biaya perijinan mendirikan pabrik, biaya arsitek untuk gambar set
  plan pabrik dan sosialisasi kepada lingkungan. Uang muka IPO merupakan uang muka atas biaya yang digunakan terkait
  Initial Public Offering (IPO), terdiri dari biaya underwriters fee, aktuaris, konsultan hukum, kantor akuntan publik dan lain-
  lain.
  Uang muka sewa gedung merupakan transaksi atas biaya sewa bangunan di Jl Godean Pedes Km.3 Sumbersari,
  Moyudan, Sleman dengan harga Rp40.000.000 selama satu tahun terhitung sejak 13 September 2023 sampai dengan 13
  September 2024 dan biaya sewa bangunan di Sambilegi Baru, Jl Waringin No.74 Maguwoharjo, Depok, Sleman,
  Yogyakarta dengan harga Rp40.000.000 selama satu tahun terhitung sejak 11 Januari 2023 sampai dengan 10 Januari
  2024.
  Biaya- biaya perijinan adalah biaya yang dikeluarkan untuk mengurus perijinan-perijinan seperti pengurusan kembali
  perijinan pemanfaatan tanah di Rejodani karena peraturan Gubernur yang baru sudah keluar, serta perijinan sumur bor
  mulai dari uji geolistrik, uji kualitas air, ijin SIPA serta proses pengeboran.




                                                              26
Page 30
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. ASET TETAP
                                                                   30 Juni 2024
                                       Saldo Awal          Penambahan       Pengurangan               Saldo Akhir
  Biaya perolehan:
  Tanah                                  7.715.120.000                    -                    -        7.715.120.000
  Bangunan                               2.874.880.000                    -                    -        2.874.880.000
  Peralatan                              3.896.967.925                     -                   -        3.896.967.925
  Kendaraan                              2.329.438.765                     -                   -        2.329.438.765
  Perlengkapan                              38.301.450            8.022.700                                46.324.150
  Inventaris                                90.742.600            7.341.000                    -           98.083.600
  Bottle 19 liter ( Galon)               2.896.725.930          120.000.000                    -        3.016.725.930
                                        19.842.176.670          135.363.700                    -       19.977.540.370
  Akumulasi penyusutan:
  Bangunan                                 179.680.000           15.761.933                    -          195.441.933
  Peralatan                              1.037.379.383          187.265.625                    -        1.224.645.008
  Kendaraan                                718.443.818           47.409.348                    -          765.853.166
  Perlengkapan                              38.301.450                    -                    -           38.301.450
  Inventaris                                17.490.921            1.710.072                    -           19.200.993
  Bottle 19 liter ( Galon)               1.391.915.397          135.978.392                    -        1.527.893.789
                                         3.383.210.969          388.125.370                    -        3.771.336.339
  Nilai tercatat                        16.458.965.701                                                 16.206.204.031
                                                                 31 Desember 2023
                                       Saldo Awal          Penambahan      Pengurangan                Saldo Akhir
  Biaya perolehan:
  Tanah                                  5.565.120.000         2.150.000.000                   -        7.715.120.000
  Bangunan                               2.874.880.000                     -                   -        2.874.880.000
  Peralatan                              3.758.467.925           138.500.000                   -        3.896.967.925
  Kendaraan                              1.066.558.765         1.262.880.000                   -        2.329.438.765
  Perlengkapan                                       -            38.301.450                   -           38.301.450
  Inventaris                                38.301.450            52.441.150                   -           90.742.600
  Bottle 19 liter ( Galon)               1.506.296.000         1.390.429.930                   -        2.896.725.930
                                         6.369.624.140         5.032.552.530                   -       19.842.176.670
  Akumulasi Penyusutan
  Bangunan                                  35.936.000          143.744.000                    -          179.680.000
  Peralatan                                573.952.300          463.427.083                    -        1.037.379.383
  Kendaraan                                458.744.288          259.699.530                    -          718.443.818
  Perlengkapan                              38.301.450                    -                    -           38.301.450
  Inventaris                                          -          17.490.921                    -           17.490.921
  Bottle 19 liter ( Galon)               1.119.069.407          272.845.990                    -        1.391.915.397
                                         2.190.067.445         1.157.207.524                   -        3.383.210.969
  Nilai tercatat                         4.179.556.695                                                 16.458.965.701

                                                          27
Page 31
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. ASET TETAP (Lanjutan)
  Berdasarkan Akta Perjanjian Jual Beli tanah No. 2489/W/I/2024 tanggal 8 Januari 2024 oleh Notaris Indra Zulfrizal, SH.
  menyatakan bahwa PT Mitra Tirta Buwana selaku pembeli yang dalam hal ini diwakili oleh Nyonya Rini Anggorowati
  selaku Direktur kepada Tuan Sumono Hadi selaku penjual telah sepakat bahwa pihak kedua membeli tanah yang dijual
  oleh pihak pertama dengan luas 1.073 m² seharga Rp1.770.450.000,- (satu miliar tujuh ratus tujuh puluh tujuh juta empat
  ratus lima puluh ribu rupiah) dengan nomor sertifikat hak milik : 04463/Bimomartani.

  Berdasarkan Akta Perikatan Jual Beli tanah No. 18 tanggal 18 Juli 2022 oleh Notaris Deasy Widya Sari, SH.M.Kn,
  menyatakan bahwa PT Mitra Tirta Buwana selaku pembeli yang dalam hal ini diwakili oleh Tuan Ardianto Wibowo selaku
  Direktur Utama kepada Tuan Hery Gunawan Muhamad selaku penjual telah sepakat bahwa pihak kedua membeli tanah
  yang dijual oleh pihak pertama dengan luas 446 m² seharga Rp940.000.000,- (sembilan ratus empat puluh juta rupiah)
  dengan nomor sertifikat hak milik : 12667/Timbulharjo. Saat ini proses Jual Beli belum bisa dilaksanakan dikarenakan
  objek jual beli masih berstatus tanah sawah dan harus dilakukan penurunan hak atas tanah dari Hak Milik menjadi Hak
  Guna Bangunan sehingga bisa diproses balik nama menjadi atas nama PT Mitra Tirta Buwana sehubungan dengan hal
  tersebut maka para pihak telah saling setuju dan mufakat mengadakan perikatan jual beli.

  Berdasarkan Akta Jual Beli tanah No. 07 tanggal 12 Oktober 2022 oleh Notaris Ernita Wilza, SH.M.Kn, menyatakan
  bahwa Ny. Iriyanti & Tn. Djoko Sriyono selaku penjual kepada PT Mitra Tirta Buwana selaku pembeli yang dalam hal ini
  diwakili oleh Tn. Ardianto Wibowo selaku Direktur Utama melaksanakan perjanjian pengikatan jual beli tanah seluas 381
  m² dengan nomor sertifikat hak guna bangunan : 5232/Gandoang seharga Rp2.750.000.000,- (dua milyar tujuh ratus lima
  puluh juta rupiah). Saat ini sedang dalam proses peralihan atas tanah kepada Perusahaan pada Badan Pertanahan
  Nasional Kantor Pertanahan Perwakilan Kabupaten Bogor, sebagaimana dinyatakan dalam Tanda Terima Dokumen No,
  97851/2022 tanggal 12 Oktober 2022 yang dikeluarkan oleh Kantor Pertanahan Perwakilan Kabupaten Bogor.

  Berdasarkan Akta Jual Beli tanah No. 06 tanggal 12 Oktober 2022 oleh Notaris Ernita Wilza, SH.M.Kn, menyatakan
  bahwa Ny. Iriyanti selaku penjual kepada PT Mitra Tirta Buwana selaku pembeli yang dalam hal ini diwakili oleh Tn.
  Ardianto Wibowo selaku Direktur Utama melaksanakan perjanjian pengikatan jual beli tanah seluas 715 m² dengan nomor
  sertifikat hak guna bangunan : 5231/Gandoang seharga Rp4.750.000.000,- (empat milyar tujuh ratus lima puluh juta
  rupiah). Saat ini sedang dalam proses peralihan atas tanah kepada Perusahaan pada Badan Pertanahan Nasional Kantor
  Pertanahan Perwakilan Kabupaten Bogor, sebagaimana dinyatakan dalam Tanda Terima Dokumen No, 97858/2022
  tanggal 12 Oktober 2022 yang dikeluarkan oleh Kantor Pertanahan Perwakilan Kabupaten Bogor.

  Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat dari seluruh aset Perusahaan tersebut dapat dipulihkan, sehingga tidak
  diperlukan penurunan nilai atas aset tersebut.
  Beban penyusutan aset tetap untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, masing-
  masing adalah sebesar Rp1.157.207.524 dan Rp826.483.107,- yang dibebankan sebagai berikut:

                                                                                    2023                   2022
  Beban pokok penjualan (Catatan 16)                                               323.244.017              736.273.073
  Beban umum dan administrasi (Catatan 18)                                           63.171.282             420.934.451
  Total                                                                             386.415.299           1.157.207.524


                                                          28
Page 32
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. HUTANG USAHA

  Akun ini terdiri dari:
                                                                                     2024                   2023
  Pihak ketiga - Rupiah
     PT. Kiewell Plastic Packaging                                                   132.077.514              104.715.778
     PT. Global Cakrawala Persada                                                      3.000.000                        -
     PT. Hanja Prima Loka                                                             60.000.000                        -
     CV. Coolclean                                                                     2.796.500                2.628.625
     PT. MEGASATRIA HICITER (Tinta Exp, Solven)                                        2.486.400                4.234.650
     CV. DARMA PRINGGA BIRAMA                                                         16.620.000                        -
     PT. Lendis Box                                                                            -               16.952.700
     PT CIPLASINDO (STRAW)                                                                     -                5.482.500
     GALON - TAUFIK PEKALONGAN                                                                 -                8.425.000
  Total                                                                              216.980.414              142.439.253
  Analisa umur utang usaha adalah sebagai berikut:
                                                                                     2024                   2023
  - 1 sampai dengan 30 hari                                                         216.980.414                79.409.701
  - 30 sampai dengan 60 hari                                                                   -               15.881.200
  - 61 sampai dengan 90 hari                                                                   -                        -
  - Lebih dari 90 hari                                                                         -               47.148.352
                                                                                    216.980.414              142.439.253

  Utang usaha merupakan utang atas pembelian bahan penolong cup, botol, sedotan, kardus dan lainnya.

10. UTANG BANK
                                                                                     2024                   2023
  Akun ini terdiri dari:
  In IDR
   - Bank Rakyat Indonesia                                                        1.998.061.760            1.998.061.760
  Total                                                                            1.998.061.760            1.998.061.760
  Jangka Pendek                                                                                                           -
  Jangka Panjang                                                                                -                         -

  Berdasarkan Akta Notaris Anita Kurniawati, SH., M.Kn. di Yogyakarta No. 41 tanggal 14 April 2023, sesuai dengan Surat
  Penawaran Putusan Kredit (Offering Letter) No. B.1178/KC/VII/ADK/04/2023 PT Mitra Tirta Buwana menandatangani
  Perjanjian Kredit dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sesuai dengan dengan jumlah batas maksimum
  sebesar Rp2.000.000.000,- yang berakhir pada 14 April 2024.
  Berdasarkan perjanjian kredit dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, selama fasilitas kredit belum dilunasi,
  Perusahaan tidak diperbolehkan untuk melakukan hal-hal tersebut dibawah ini tanpa persetujuan tertulis dari bank:



                                                           29
Page 33
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. UTANG BANK (Lanjutan)
  1. Melakukan tindakan merger, akuisisi, penjualan aset usaha.
  2. Melakukan perubahan anggaran dasar termasuk didalamnya pemegang saham, direktur dan komisaris, permodalan
     dan nilai saham.
  3. Mengikat diri sebagai penjamin utang atau menjaminkan harta kekayaan Perusahaan kepada pihak lain.
  4. Melunasi utang kepada pemegang saham.
  5. Mengambil bagian dividen atau modal untuk kepentingan diluar usaha dan kepentingan pribadi.
  6. Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman dari pihak lain.
  7. Mengajukan permohonan dan/atau menyuruh pihak lain mengajukan permohonan kepada pengadilan untuk
     dinyatakan pailit atau meminta penundaan pembayaran utang.
  8. Mengagunkan, menyewakan, dan mengalihkan aset yang menjadi agunan kepada pihak lain.
  9. Mengadakan transaksi dengan seseorang atau suatu pihak, dengan cara yang berada di luar praktik dan kebiasaan
     yang wajar.
  Pada tanggal 31 Desember 2023, manajemen berpendapat bahwa Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan
  terkait sebagai mana diharuskan dalam semua perjanjian kredit di atas.
  Fasilitas ini dibebani tingkat suku bunga per tahun sebesar 11,75% per tahun.
  Jaminan untuk pinjaman ini adalah sebagai berikut:
  1. Persediaan sebesar Rp1.000.000.000,-
  2. Sebidang tanah sertifikat Hak Milik No. 06825/Maguwoharjo tanggal 1 Mei 2001 dalam Surat Ukur No.
     1084/Maguwoharjo/2001 tanggal 24 Juli 2021 seluas 221 M2 dengan NIB 13.04.07.02.02073 terletak di Desa
     Maguwoharjo, Depok Yogyakarta atas nama Sri Lestari.

11. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR

                                                                                    2024                2023

     Jasa Profesional                                                                                    78.000.000

     Total                                                                                       -        78.000.000


12. PERPAJAKAN
  a. Hutang Pajak
                                                                                    2024                2023
     PPN Keluaran                                                                       27.403.063        28.588.655
     Pasal 21                                                                            2.675.425         7.039.213
     Pasal 23                                                                              735.000                 -
     Pasal 29                                                                                                      -
     Total                                                                              30.813.488        35.627.868




                                                           30
Page 34
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. PERPAJAKAN (Lanjutan)
  b. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
                                                                       30 Juni                           31 Desember
                                                            2024                      2023                   2023
     Pajak Kini Non Final                                                    -                    -                       -
     Pajak Kini Final                                                        -                    -                       -
     Pajak tangguhan                                                         -                    -             780.829.155
     Sub total                                                               -                   -             780.829.155
     Total                                                                   -                   -             780.829.155

  c. Pajak Kini
     Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
     dengan taksiran rugi fiskal Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 dan 31
     Desember 2023 berdasarkan Undang-Undang perpajakan pasal 17 dan pasal 13e adalah sebagai berikut:

                                                                       30 Juni                           31 Desember
                                                            2024                      2023                   2023
     Laba sebelum pajak penghasilan
         sesuai dengan laporan laba rugi
         dan penghasilan komprehensif
         rugi dan penghasilan lain                        (1.089.745.683)           (758.128.845)            (4.032.672.817)
     Beda tetap:
         Sumbangan, jamuan dan lain-lain                                                23.914.826            (125.746.625)
         Penghasilan bunga kena
           pajak final                                                                  (2.405.317)           (110.235.240)
         Beban lain-lain yang
           tidak diperkenankan                                                          10.898.091            1.119.868.458

                                                                       30 Juni                           31 Desember
                                                             2024                     2023                   2023
     Beda temporer:
         Penyusutan                                                                 (134.425.250)              (175.173.582)
         Penurunan nilai persediaan                                      -                      -                          -
         Penyisihan piutang tak tertagih                                 -                      -                 52.733.812
         Imbalan kerja                                                                          -                138.507.650
            Taksiran laba (rugi) fiskal Perusahaan        (1.089.745.683)           (871.044.586)            (3.132.718.344)
         Beban pajak kini
           (22% x 50% x laba kena kena pajak)                            -                        -                        -
         Taksiran utang pajak penghasilan
           (tagihan pajak penghasilan)
           tahun berjalan                                                -                        -                        -
     Kerugian fiskal dapat dimanfaatkan untuk periode lima tahun setelah tahun terjadinya kerugian fiskal.
                                                            31
Page 35
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. PERPAJAKAN (Lanjutan)
  d. Pajak Tangguhan
     Perhitungan pajak tangguhan atas beda temporer yang signifikan antara pelaporan komersial dan pajak dengan
     menggunakan tarif pajak yang berlaku untuk tahun 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                                    Dikreditkan
                                                                                    pendapatan
                                                                  Dikreditkan      komprehensif
                                           1 Januari 2023       pada laba rugi/       lainnya       30 Juni 2023
     Aset pajak tangguhan
     Rugi fiskal                                 19.859.804                    -                -       19.859.804
     Penyisihan piutang tak tertagih                                                                              -
     Penyisihan piutang tak tertagih              3.948.393         (1.320.000)                 -        2.628.393
     Imbalan kerja                              228.023.764                   -                   -    228.023.764
     Aset tetap                                 (92.787.184)         17.893.414                 -      (74.893.770)
     Total aset pajak tangguhan                 159.044.777         16.573.414                    -    175.618.191
                                                                                         Dikreditkan
                                                                                         pendapatan
                                                                   Dikreditkan          komprehensif    31 Desember
                                            1 Januari 2022        pada laba rugi/          lainnya          2022
     Aset pajak tangguhan
     Rugi fiskal                                    578.160                    -                   -       19.859.804
     Penyisihan piutang tak tertagih              1.514.630             (10.917)                    -       3.948.393
     Imbalan kerja                              151.731.346           30.471.683           45.820.735     228.023.764
     Aset tetap                                 (56.345.797)           1.243.564                   -      (92.787.184)
     Total aset pajak tangguhan                  97.478.339           31.704.329           45.820.735     159.044.777
  e. Perubahan Tarif Pajak Badan
     Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Republik
     Indonesia No. 1 Tahun 2020 yang menetapkan, antara lain, penurunan tarif pajak penghasilan wajib pajak badan
     dalam negeri dan bentuk usaha tetap dari semula 25% menjadi 22% untuk tahun pajak 2020 dan 2021 dan 20% mulai
     tahun pajak 2022 dan seterusnya.
     Tarif pajak penghasilan Perusahaan telah mengalami penyesuaian dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021
     tentang Harmonisasi Undang-undang Peraturan Perpajakan pada Oktober 2021, yang menetapkan tarif tunggal untuk
     pajak penghasilan perusahaan sebesar 22% mulai tahun pajak 2022.
  f. Lain - lain
     Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan telah disampaikan kepada Kantor Pajak sampai dengan
     tahun fiskal tahun 2022. SPT tahun 2022 Perusahaan akan dilaporkan sesuai dengan taksiran laba fiskal yang
     diungkapkan dalam laporan keuangan. Semua utang pajak dan pendapatan kena pajak/ laba fiskal telah dihitung
     dengan baik dan dilaporkan kepada Kantor Pajak sesuai dengan laporan keuangan auditan Perusahaan.




                                                             32
Page 36
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. IMBALAN KERJA
  Asumsi utama yang digunakan untuk menentukan kewajiban atas kesejahteraan karyawan pada tanggal 30 Juni 2024 dan
  31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                                        2024                   2023
  Tingkat bunga diskonto                                                               7,26%                  6,79%
  Tingkat kenaikan gaji                                                               10,00%.                10,00%
  Tingkat kematian                                                                     TMI IV           TMI-IV tahun 2019
  Umur pensiun                                                                       57 Tahun              57 Tahun
  Tingkat Tetap                                                                     10%xTMI IV                  5%
  Tingkat pengunduran diri                                                               5%                     5%
  Perusahaan mencatat estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022,
  berdasarkan perhitungan aktuaria yang dilakukan oleh KKA Nurichwan, aktuaris independen, berdasarkan laporan masing-
  masing tanggal 21 Maret 2024 dan 27 Maret 2023, dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”. Perusahaan
  belum melakukan penghitungan liabilitas atas imbalan kerja pada Juni 2023
  a. Nilai tercatat di laporan posisi keuangan yang timbul dari imbalan kerja Perusahaan adalah sebagai berikut:
                                                                                       2024                   2023
     Nilai kini kewajiban
           imbalan kerja                                                            (1.036.471.653)         (1.036.471.653)

  b. Rekonsiliasi jumlah yang diakui dalam laporan posisi keuangan
                                                                                       2024                   2023
     (Kewajiban) / kekayaan pada awal periode                                       (1.036.471.653)          (689.687.935)
     (Beban) / pendapatan                                                                         -          (138.507.650)
     (Beban) / pendapatan komprehensif lain                                                       -          (208.276.068)
     (Kewajiban) / kekayaan pada akhir periode                                      (1.036.471.653)         (1.036.471.653)

  c Mutasi liabilitas imbalan pasti selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                                                       2024                   2023
     Nilai kini kewajiban imbalan pasti pada awal periode                             828.195.585             689.687.935
     Biaya bunga                                                                                    -           89.539.807
     Biaya jasa kini                                                                                -           48.967.843
     Dampak kurtailmen                                                                                                    -
        Kenaikan / (penurunan) kewajiban akibat perubahan program                                   -                     -
     Nilai ekspektasi dari
        Nilai kini kewajiban Imbalan pasti pada akhir periode                          828.195.585             828.195.585
     (Keuntungan) / kerugian aktuaria atas kewajiban                                                -          208.276.068

     Pada akhir tahun                                                                  828.195.585           1.036.471.653




                                                            33
Page 37
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. IMBALAN KERJA (Lanjutan)
    d Perhitungan pendapatan komprehensif lain
                                                                                       2024                2023
      Pendapatan / (beban) komprehensif lain                                                    -          (208.276.068)
      Rekonsiliasi pendapatan / (beban) komprehensif lain
      Total pendapatan / (beban) komprehensif lain awal periode                                     -      (572.721.938)
      Pendapatan / (beban) komprehensif lain periode berjalan                                       -      (208.276.068)
      Total pendapatan / (beban) komprehensif
          lain pada akhir periode                                                                   -      (780.998.006)

   e Mutasi nilai kini imbalan pasti selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                                                       2024                2023
      Biaya jasa kini                                                                               -       (89.539.807)
      Biaya jasa lalu
      Biaya bunga                                                                                   -       (48.967.843)
      Dampak IFRIC                                                                                                     -
      (Kenaikan) / penurunan kewajiban
           akibat perubahan program )                                                               -                  -
      Beban imbalan kerja                                                                           -      (138.507.650)

      Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas tersebut di atas cukup untuk memenuhi ketentuan yang berlaku.

      Analisa sensitivitas Perusahaan dari perubahan asumsi-asumsi utama terhadap liabilitas imbalan kerja jangka panjang
      pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                          Dampak terhadap Liabilitas Imbalan Pasti pada tahun 2022
                                                            Perubahan                Kenaikan           Penurunan
                                                             Asumsi                   Asumsi             Asumsi
      Tingkat diskonto                                            1%                  620.356.186           770.228.588
      Tingkat kenaikan gaji                                       1%                  767.186.607           621.479.049




                                                             34
Page 38
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. MODAL SAHAM

  Komposisi pemegang saham Perusahaan dan kepemilikan sahamnya masing-masing pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31
  Desember 2023 adalah sebagai berikut:
  a. Modal Saham
                                                          2024
                 Pemegang Saham                        Jumlah Saham             Persentase             Jumlah
                                                                                Pemilikan
    Tuan Ardianto Wibowo                                     244.297.800         22,57%                 4.885.956.000
    Nyonya Dokter Putri Hertriastuti                         243.750.000         22,52%                 4.875.000.000
    Nyonya Sri Lestari                                        81.250.000          7,51%                 1.625.000.000
    Nyonya Iriyanti                                           81.250.000          7,51%                 1.625.000.000
    Tuan Djoko Sriyono                                        71.093.750          6,57%                 1.421.875.000
    Nona Nindya Ayu Oktavia Ardianti Wibowo                   71.093.750          6,57%                 1.421.875.000
    Tuan Hery Gunawan Muhamad                                    130.500          0,01%                     2.610.000
    Masyarakat                                               289.660.223         26,76%                 5.793.204.460
    Total                                                  1.082.526.023          100%                 21.650.520.460
    Berdasarkan Akta No. 36 dari Mahendra Adinegara S.H, M.Kn., notaris di Jakarta, sebagai hasil Penawaran Umum
    Perdana saham Perusahaan, Perusahaan mengeluarkan 270.000.000 saham. Sebagai hasilnya, Perusahaan memiliki
    1.082.500.000,- saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Berdasarkan Akta Notaris Rini Yulianti, SH, No. 4
    tanggal 6 Januari 2023 pada pernyataan keputusan pemegang saham PT Mitra Tirta Buwana Tbk, menyetujui
    peningkatan modal ditempatkan dan disetor setelah Penawaran Umum selesai dilaksanakan, yang telah disahkan oleh
    Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Perubahan
    Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0002135 tanggal 6 Januari 2023.


                                                          2023
                 Pemegang Saham                        Jumlah Saham             Persentase             Jumlah
                                                                                Pemilikan
    Tuan Ardianto Wibowo                                     244.187.500          22,52%                4.883.750.000
    Nyonya Dokter Putri Hertriastuti                         243.750.000          22,52%                4.875.000.000
    Nyonya Sri Lestari                                        81.250.000           7,51%                1.625.000.000
    Nyonya Iriyanti                                           81.250.000           7,51%                1.625.000.000
    Tuan Djoko Sriyono                                        71.093.750           6,57%                1.421.875.000
    Nona Nindya Ayu Oktavia Ardianti Wibowo                   71.093.750           6,57%                1.421.875.000
    Tuan Hery Gunawan Muhamad                                  2.917.100           1,88%                   58.342.000
    Masyarakat                                               286.980.871          24,94%                5.739.617.420
    Total                                                    270.000.000
                                                           1.082.522.971           100%                21.650.459.420

    Per 31 Desember 2022, Anggaran Dasar Perusahaan mengalami perubahan sesuai Pernyataan Keputusan Rapat
    sirkuler peningkatan modal dasar, modal disetor dan modal ditempatkan dengan Akta No. 6 tanggal 26 Januari 2022
    oleh notaris Ardiansyah, SH., M.Kn. Menyatakan bahwa pemegang saham menyetujui Perubahan Angaran Dasar,
    dengan modal dasar sebesar Rp65.000.0000,- yang terdiri atas 3.250.000.000 lembar saham dengan harga Rp20,00
    per lembar sahamnya dan modal yang ditempatkan atau disetorkan

                                                         35
Page 39
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. MODAL SAHAM (Lanjutan)
    sebesar Rp16.250.000.000,- yang terdiri dari 812.500.000 lembar saham dengan harga Rp20,00 per lembar sahamnya.
    Akta tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Republik Indonesia No. AHU-
    00066223.AH.01.02 tanggal 26 Januari 2022.
  b. Tambahan Modal Disetor
                                                                                    2024               2023
     Agio saham                                                                 24.300.000.000       24.300.000.000
     Agio atas pelaksanaan waran                                                       305.200            1.837.680
     Biaya emisi                                                                              -      (3.547.972.564)
                                                                                 24.300.305.200       20.753.865.116

  c, Saldo Laba
     Ditentukan Penggunaannya
     Perusahaan belum menentukan penggunaannya atas saldo laba Perusahaan.
     Tidak Ditentukan Penggunaannya
     Merupakan saldo laba yang belum ditentukan penggunaanya oleh Perusahaan.
                                                                                    2024               2023
     Saldo Laba                                                                 (3.894.920.095)      (2.723.036.620)
                                                                                 (3.894.920.095)     (2.723.036.620)
  d. Komponen Ekuitas Lain
                                                                                    2024               2023
     Komponen Ekuitas Lain                                                        (609.178.445)        (609.178.445)

                                                                                  (609.178.445)        (609.178.445)
     Komponen ekuitas lain merupakan keuntungan atau kerugian aktuaria.

15. PENDAPATAN USAHA

                                                                        Juni                         Desember
                                                             2024                   2023               2023
  Galon                                                     1.390.461.999         1.379.804.500        3.225.955.511
  Bukan Galon                                                 579.921.214           991.115.984        1.554.692.820
  Lain lain                                                    28.781.500            11.781.650           34.671.563
  Total                                                     1.999.164.713         2.382.702.134       4.815.319.894

  Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan atas tisu, tutup galon, galon dan sewa dispenser.
  Pada periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 2022 dan tahun yang berakhir 31 Desember
  2023, tidak ada penjualan kepada pelanggan yang melebihi 10% dari total penjualan.




                                                          36
Page 40
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. BEBAN POKOK PENJUALAN
   Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:
                                                                         Juni                         Desember
                                                              2024                   2023               2023
   Bahan baku yang digunakan                                    107.157.050           72.754.825         282.485.525
   Pemakaian bahan penolong                                     407.282.518          460.981.393       1.072.085.265
   Beban produksi :
     Penyusutan galon                                          135.978.392           177.309.125         272.845.990
     Penyusutan peralatan                                      187.265.625           244.197.396         463.427.083
     Biaya atas pengiriman barang                              209.213.922           278.283.473         293.855.177
     Biaya bagi hasil                                           54.000.000            15.500.000          71.527.000
   Beban pokok produksi :                                    1.100.897.507         1.249.026.212       2.456.226.040
   Persediaan barang jadi
      Awal tahun                                               261.665.162           124.529.282         124.529.282
      Akhir tahun                                            (206.652.862)         (128.450.317)       (261.665.162)
   Beban pokok penjualan :                                   1.155.909.807         1.245.105.177       2.319.090.160
  Pada periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 2023 dan tahun yang berakhir 31 Desember
  2023, tidak ada pembelian kepada pemasok yang melebihi 10% dari total penjualan.

17. BEBAN PENJUALAN
                                                                         Juni                         Desember
                                                              2024                   2023               2023
  Biaya pemasaran                                                42.987.338              51.304.652      161.116.458
  Komisi penjualan                                               19.163.500              19.207.000       23.914.500
  Total                                                         62.150.838               70.511.652     185.030.958




                                                           37
Page 41
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM
                                                                      Juni                           Desember
                                                           2024                   2023                 2023
  Biaya gaji direksi dan karyawan                         1.065.542.838         1.160.192.988          2.160.732.173
  Perizinan                                                  25.340.000                     -          1.166.170.247
  Biaya imbalan kerja                                                 -                     -            138.507.650
  Biaya perbaikan dan
    pemeliharaan kendaraan                                    66.659.918           17.992.400            179.237.292
  Penyusutan                                                           -                    -            420.934.451
  Penyusutan kendaraan                                        47.409.348          129.849.765                      -
  Biaya perjamuan tamu                                        26.925.379           23.914.826             61.222.347
  Biaya sewa dispenser                                        17.995.000           22.260.000             76.035.000
  Biaya listrik                                               51.752.748           29.886.365             94.220.783
  Biaya lembur                                                12.093.485           11.348.500             26.834.500
  Biaya perjalanan dinas                                      45.329.872           36.074.669            342.230.966
  Jasa profesional                                           135.340.716                    -            212.673.419
  Biaya BPJS Ketenagakerjaan                                  72.045.625           19.657.421            131.643.378
  Asuransi                                                             -                    -             33.958.280
  Penyusutan bangunan                                         15.761.933          115.872.000                      -
  Penyusutan Inventaris                                        1.710.072            4.104.167                      -
  Biaya sewa gedung                                            7.133.333           10.000.000             85.600.000
  Biaya alat tulis kantor                                      5.256.250           33.124.470             18.292.500
  Biaya perbaikan dan pemeliharaan
    Bangunan dan mesin                                       14.688.875               64.234.000          81.907.100
  Biaya Tol, Parkir dan Restribusi                           24.704.500                        -          65.838.684
  Biaya administrasi OJK                                      3.750.000                        -          25.181.750
  Biaya Bursa (BEI)                                          27.750.000
  Biaya sewa Kendaraan                                                -             9.400.000              9.500.000
  Biaya telepon                                               6.945.975             3.980.189             13.244.990
  Biaya rumah tangga                                          2.618.850            11.576.199            198.997.096
  Biaya lain-lain                                            82.084.250           278.444.774            763.646.111
  Total                                                   1.758.838.968         1.981.912.733         6.306.608.717




                                                        38
Page 42
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN LAIN
                                                                          Juni                           Desember
                                                             2024                   2023                   2023
  PENDAPATAN LAIN-LAIN
  Jasa giro                                                         101.769              2.405.317             2.032.687
  Imbalan kerja                                                           -                      -                     -
  Lain-lain                                                       4.682.000             21.632.941            46.055.438
  Subtotal                                                        4.783.769             24.038.258            48.088.125
  BEBAN LAIN LAIN
  Beban keuangan                                                          -                      -            30.580.290
  Beban penurunan nilai persediaan                                        -                      -                     -
  Administrasi bank                                              17.094.552              1.232.385             2.036.900
  Biaya penurunan nilai piutang                                   4.682.000                      -            52.733.811
  Subtotal                                                       21.776.552              1.232.385            85.351.001
  Total                                                         (16.992.783)            22.805.873           (37.262.876)
20. LABA (RUGI) PER SAHAM

  Rincian perhitungan laba (rugi) per saham adalah sebagai berikut:

                                                       Periode enam bulan yang berakhir pada         Tahun yang Berakhir
                                                                  tanggal 30 Juni                      pada Tanggal 31
                                                                                                          Desember
                                                             2024                   2023                    2023
  Laba untuk perhitungan laba per saham                                     -     (758.128.845)           (3.251.843.662)
  Jumlah rata-rata tertimbang saham untuk
     Perhitungan laba bersih per saham                                      -     1.082.526.023            1.078.072.909
  Laba per saham dasar                                                #DIV/0!                 0,34                 (3,02)




                                                           39
Page 43
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. SEGMEN OPERASI
  Informasi segmen di bawah ini dilaporkan berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen untuk mengevaluasi
  kinerja setiap segmen usaha dan mengalokasikan sumber daya.
  Segmen Usaha
                                                             Per enam bulan tanggal 30 Juni 2024
                                         Galon               Bukan Galon            Lain-lain            Jumlah

  Penjualan bersih                      1.390.461.999              579.921.214             28.781.500     1.999.164.713
  Beban pokok penjualan                 (803.960.099)            (335.308.349)           (16.641.359)   (1.155.909.807)
  Hasil segmen (laba bruto)               586.501.900              244.612.865             12.140.141      843.254.906
  Beban penjualan tidak
    dapat dialokasikan                                                                                     (62.150.838)
  Beban umum dan
    administrasi tidak
    dapat dialokasikan                                                                                  (1.758.838.968)
  Penghasilan lain-lain                                                                                    (16.992.783)

  Laba sebelum beban
    pajak final dan pajak
     penghasilan                                                                                          (994.727.682)
  Beban pajak penghasilan                                                                                             -
  Laba periode berjalan                                                                                   (994.727.682)
  Rugi komprehensif lain setelah pajak                                                                  (1.089.745.683)

  Laba komprehensif
    tahun berjalan                                                                                      (1.089.745.683)

  Aset Segmen
  Persediaan barang jadi                     26.367.413          10.997.080           545.785               37.910.278
  Aset tidak dapat dialokasikan                                                                         38.916.992.793
  Jumlah Aset                                                                                           38.954.903.071
  Liabilitas tidak dapat dialokasikan                                                                    3.360.327.315
  Jumlah Liabilitas                                                                                      3.360.327.315
  Penambahan aset tetap                                                                                   135.363.700
  Penyusutan                                                                                              388.125.370




                                                               40
Page 44
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
  Segmen Usaha
                                                                   Tanggal 30 Juni 2023
                                         Galon               Bukan Galon           Lain-lain               Jumlah

  Penjualan bersih                      1.379.804.500              991.115.984               11.781.650     2.382.702.134
  Beban pokok penjualan                 (752.123.877)            (540.251.895)               47.270.595   (1.245.105.177)
  Hasil segmen (laba bruto)               627.680.623              450.864.089               59.052.245    1.137.596.957
  Beban penjualan tidak
    dapat dialokasikan                                                                                       (70.511.652)
  Beban umum dan
    administrasi tidak
    dapat dialokasikan                                                                                    (1.838.168.733)
  Beban keuangan                                                                                              12.954.582
  Laba sebelum beban
    pajak final dan pajak
     penghasilan                                                                                            (758.128.845)
  Laba sebelum beban
     pajak penghasilan                                                                                      (758.128.845)
  Beban pajak penghasilan                                                                                              -
  Laba periode berjalan                                                                                     (758.128.845)
  Laba komprehensif
     tahun berjalan                                                                                         (758.128.845)
  Aset Segmen
  Persediaan barang jadi                          17.420.337         12.614.727              150.175          30.035.064
  Aset tidak dapat dialokasikan                                                                           42.493.837.945
  Jumlah Aset                                                                                             42.523.873.009
  Liabilitas tidak dapat dialokasikan                                                                        689.687.935
  Jumlah Liabilitas                                                                                          689.687.935
     Penambahan aset tetap                                                                                 2.595.550.000
     Penyusutan                                                                                              671.332.453




                                                               41
Page 45
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
  Segmen Usaha
                                                                Tanggal 31 Desember 2023
                                         Galon               Bukan Galon         Lain-lain               Jumlah

  Penjualan bersih                   3.225.955.511               1.554.692.820             34.671.563     4.815.319.894
  Beban pokok penjualan            (1.553.641.679)               (748.750.426)           (16.698.056)   (2.319.090.160)
  Hasil segmen (laba bruto)          1.672.313.832                 805.942.394             17.973.507    2.496.229.734
  Beban penjualan tidak
    dapat dialokasikan                                                                                    (185.030.958)
  Beban umum dan
    administrasi tidak
    dapat dialokasikan                                                                                  (6.306.608.717)
  Beban keuangan                                                                                           (37.262.876)
  Lain-lain - bersih                                                                                                 -
  Laba sebelum beban
    pajak final dan pajak
     penghasilan                                                                                        (4.032.672.817)
  Pajak final
  Laba sebelum beban
    pajak penghasilan                                                                                   (4.032.672.817)
  Beban pajak penghasilan                                                                                  780.829.155
  Laba periode berjalan                                                                                 (3.251.843.662)
  Rugi komprehensif lain setelah pajak                                                                  (3.251.843.662)
  Laba komprehensif
    tahun berjalan                                                                                      (3.251.843.662)

  Aset Segmen
  Persediaan barang jadi                    175.298.877          84.482.227          1.884.058             261.665.162
  Aset tidak dapat dialokasikan                                                                         42.101.044.844
  Jumlah Aset                                                                                           42.362.710.005

  Liabilitas tidak dapat dialokasikan                                                                    3.290.600.534
  Jumlah Liabilitas                                                                                      3.290.600.534

  Penambahan aset tetap                                                                                  3.896.902.530
  Penyusutan                                                                                             1.157.207.524




                                                               42
Page 46
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
  Informasi segmen operasi menurut daerah geografis kegiatan usaha Perusahaan adalah sebagai berikut:
                                                                       Juni                             Desember
                                                            2024                   2023                   2023

  Yogyakarta                                               1.103.542.703         1.521.518.870            2.607.430.711
  Jawa Tengah                                                858.310.992           766.300.937            1.994.332.946
  Jawa Timur                                                  17.920.171            11.437.327               33.130.237
  Jakarta                                                     63.823.733            83.445.000             180.426.000
  Jumlah                                                   2.043.597.599         2.382.702.134            4.815.319.894

22. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK HUBUNGAN BERELASI
  a. Saldo dengan pihak hubungan istimewa
                                                                                   2024                   2023
  Utang lain-lain (Catatan 11)
  Ardianto Wibowo                                                                             -                        -
  Persentase dari jumlah kewajiban                                                            -                        -
  Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, jumlah beban yang diakui
  Perusahaan sehubungan dengan kompensasi bruto bagi manajemen kunci Perusahaan adalah sebagai berikut:


                                                                                   2024                   2023
  Imbalan kerja jangka pendek                                                      755.014.080             755.014.080
                                                                                   755.014.080             755.014.080
  Jumlah dalam tabel di atas merupakan jumlah yang diakui sebagai biaya selama periode pelaporan sehubungan dengan
  kompensasi yang diberikan kepada personil manajemen kunci tersebut.

23. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
  Risiko utama dari instrumen keuangan Perusahaan adalah risiko pasar (termasuk risiko tingkat bunga dan risiko
  perubahan nilai tukar mata uang asing) dan risiko kredit serta risiko likuiditas. Kebijakan keuangan Perusahaan
  dimaksudkan untuk mengurangi dampak keuangan dari fluktuasi tingkat bunga dan nilai tukar mata uang asing serta
  meminimalisir potensi kerugian yang dapat berdampak pada risiko keuangan Perusahaan.
  Faktor-faktor risiko keuangan
  a Risiko pasar
  .
    Risiko Tingkat Bunga
    Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar arus kas di masa depan akan berfluktuasi karena perubahan
    tingkat suku bunga di pasar. Pinjaman yang diperoleh dengan tingkat bunga mengambang menimbulkan risiko suku
    bunga atas arus kas.
    Perusahaan melakukan penelaahan berkala atas dampak perubahan suku bunga dan senantiasa menjaga komposisi
    pendanaan sesuai dengan kebutuhan untuk mengelola risiko suku bunga.


                                                          43
Page 47
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
    Tabel berikut menyajikan nilai tercatat instrumen keuangan yang dimiliki oleh Perusahaan yang terpengaruh oleh risiko
    suku bunga berdasarkan tanggal jatuh tempo:
                                                                                 30 Juni 2024
                                                     Kurang dari 1 Tahun       Lebih dari 1 Tahun      Nilai Tercatat
     Suku bunga mengambang
     Kas di bank dan setara kas                             7.084.955.115                      -          7.084.955.115
     Utang jangka panjang yang
        Jatuh tempo dalam satu tahun
        Utang bank                                                         -                       -                    -
     Utang jangka panjang yang
        Jatuh tempo lebih dari satu tahun
        Utang bank                                                                                 -                  -
                                                            7.084.955.115                          -      7.084.955.115
                                                                               31 Desember 2023
                                                     Kurang dari 1 Tahun       Lebih dari 1 Tahun      Nilai Tercatat
     Suku bunga mengambang
     Kas di bank dan setara kas                           10.714.193.144                                 10.714.193.144
     Utang jangka panjang yang
        Jatuh tempo dalam satu tahun
        Utang bank                                          1.998.061.760                          -      1.998.061.760
     Utang jangka panjang yang
        Jatuh tempo lebih dari satu tahun
        Utang bank                                                      -                          -                  -
                                                           12.712.254.904                          -     12.712.254.904
        Risiko tingkat bunga
        Instrumen keuangan lainnya yang dimiliki perusahaan yang tidak dimasukkan di tabel di atas adalah yang tidak
        dikenakan bunga atau tidak signifikan sehingga tidak terpengaruh risiko tingkat bunga.
  b. Risiko kredit
     Ketika pelanggan tidak mampu melakukan pembayaran dalam jangka waktu yang telah diberikan, Perusahaan akan
     menghubungi pelanggan untuk menindaklanjuti piutang yang telah lewat jatuh tempo. Jika pelanggan tidak melunasi
     piutang yang telah jatuh tempo dalam jangka waktu yang telah ditentukan, Perusahaan akan menindaklanjuti melalui
     jalur hukum. Tergantung pada penilaian Perusahaan, penyisihan khusus mungkin dibuat jika piutang dianggap tidak
     tertagih. Untuk meringankan risiko kredit, Perusahaan akan menghentikan penyaluran semua produk kepada
     pelanggan sebagai akibat gagal bayar.
  c. Risiko likuiditas
     Risiko likuiditas adalah risiko dimana posisi arus kas Perusahaan menunjukkan pendapatan jangka pendek tidak cukup
     untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.
     Perusahaan dalam menjalankan kegiatan usahanya senantiasa menjaga fleksibilitas melalui dana kas dan setara kas
     yang memadai dan ketersediaan dana dalam bentuk kredit yang memadai.

                                                          44
Page 48
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
     Manajemen mengelola risiko likuiditas dengan senantiasa memantau perkiraan cadangan likuiditas perusahaan
     berdasarkan arus kas yang diharapkan serta menelaah kebutuhan pembiayaan untuk modal kerja dan aktivitas
     pendanaan secara teratur dan pada saat yang dianggap perlu.
  d. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan
     Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar dari masing-masing kategori instrumen keuangan Perusahaan
     yang tercatat pada laporan posisi keuangan 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023:
                                                          2024                                        2023
            Keterangan                   Nilai tercatat           Nilai wajar        Nilai tercatat          Nilai wajar
     Aset keuangan:
     Kas dan setara kas                      7.084.955.115         7.084.955.115     10.714.193.144          10.714.193.144
     Piutang usaha - neto                      518.648.324           518.648.324        406.824.215             406.824.215
     Piutang lain - lain                     4.406.218.403         4.406.218.403      2.945.792.690           2.945.792.690
     Total                                  12.009.821.842        12.009.821.842     14.066.810.049          14.066.810.049

     Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan disajikan dalam jumlah di mana instrumen tersebut dapat dipertukarkan dalam
     transaksi kini antara pihak pihak yang berkeinginan (willing parties), selain penjualan akibat kesulitan keuangan atau
     likuidasi yang dipaksakan. Metode yang digunakan untuk mengestimasi nilai wajar untuk setiap aset dan liabilitas
     keuangan mengikuti kebijakan akuntansi seperti yang dijelaskan pada Catatan 2p.
     Seluruh aset keuangan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 (kas dan setara kas, piutang
     usaha, piutang bukan usaha dan jaminan) merupakan kelompok aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
     diamortisasi. Ini merupakan kelompok pinjaman yang diberikan dan piutang pada tanggal 30 Juni 2023.

     Seluruh liabilitas keuangan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 (utang bank, utang usaha,
     utang bukan usaha, akrual, liabilitas sewa dan uang jaminan pelanggan) merupakan kelompok liabilitas keuangan yang
     diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
     Nilai tercatat atas seluruh aset dan liabilitas keuangan Perusahaan tersebut mendekati nilai wajarnya karena bersifat
     jangka pendek ataupun merupakan instrumen yang dikenakan tingkat bunga mengambang yang akan disesuaikan
     dengan tingkat bunga pasar.
     Nilai wajar atas jaminan dan jaminan pelanggan tidak dapat diukur secara andal dimana aset dan liabilitas keuangan
     tersebut tidak memiliki jangka waktu penyelesaian secara kontraktual.
  e. Manajemen Permodalan
     Perusahaan melakukan manajemen pemeliharaan modal dengan tujuan menjaga kemampuan Perusahaan untuk
     melanjutkan kelangsungan usaha, dengan demikian Perusahaan dapat melanjutkan untuk memberikan imbal hasil
     kepada pemegang saham dan manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya. Juga untuk memberikan imbal hasil yang
     cukup kepada para pemegang saham dengan memberikan harga produk yang sepadan dengan risiko.
     Perusahaan menetapkan jumlah modal yang dibutuhkan yang seimbang dengan risiko. Perusahaan mengelola struktur
     permodalan dan membuat pertimbangan terhadap jumlah modal yang dibutuhkan terkait dengan perubahan kondisi
     ekonomi dan karakteristik risiko aset yang mendasarinya. Untuk memelihara atau menyesuaikan struktur permodalan,
     Perusahaan mungkin menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham, imbal hasil modal
     kepada pemegang saham, menerbitkan saham-saham baru, atau menjual aset untuk mengurangi utang.


                                                             45
Page 49
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
     Konsisten dengan Perusahaan lainnya di dalam industri, Perusahaan memantau modal berdasarkan rasio utang
     terhadap ekuitas. Untuk tujuan ini, utang neto yang disesuaikan didefinisikan sebagai total liabilitas, yang terdiri dari
     utang dikurangi kas dan setara kas. Ekuitas yang disesuaikan terdiri dari komponen ekuitas selain jumlah yang
     diakumulasikan di dalam cadangan lindung nilai.

24. PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING
  a Perjanjian Distribusi
  .
    PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia
     Perusahaan mengadakan kerjasama dengan PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia untuk pengadaan air
     minum dalam kemasan galon dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak 1 Desember 2021 sampai dengan 30
     November 2024 dengan sistem pembayaran setiap bulan dengan melampirkan invoice setiap bulan. Perjanjian ini
     dapat diperpanjang atas kesepakatan para pihak.

     Agen Sepri
     PT Mitra Tirta Buwana mengadakan kerjasama dalam pendistribusian air minum dalam kemasan merk Hexsoul. Area
     distribusi Agen Sepri meliputi wilayah Kecamatan Saptosari atau outlet yang menjadi customer dari Agen Sepri.
     Jangka waktu perjanjian kerjasama pendistribusian air minum selama 2 (dua) tahun terhitung. Perjanjian ini dapat
     diperpanjang atas kesepakatan para pihak.

     SevenSky Lippo Plaza
     Perusahaan mengadakan kerjasama dengan SevenSky Lippo Plaza untuk pengadaan air minum dalam kemasan
     galon dengan jangka waktu selama 3 (Tiga) tahun terhitung mulai 21 Februari 2022 dan akan berakhir pada tanggal 21
     Februari 2025. Harga jual air minum sebesar Rp7.000,-/Galon harga tersebut sudah termasuk PPN dengan sistem
     pembayaran 14 (empat belas) hari sekali untuk penjualan hari berjalan sebelumnya, perjanjian ini dapat diperpanjang
     atas kesepakatan para pihak.

     PT Rocket Chicken
     Perusahaan mengadakan kerjasama dengan PT Rocket Chicken untuk pengadaan air minum dalam kemasan galon
     dengan jangka waktu selama 1 (satu) tahun terhitung mulai 1 Januari 2024 dan akan berakhir pada tanggal 31
     Desember 2024. Harga jual air minum sebesar Rp7.750,-/Galon. Perjanjian ini dapat diperpanjang atas kesepakatan
     para pihak.

     PT Tirta Jaya Sukses
     Perusahaan mengadakan kerjasama dengan PT Tirta Jaya Sukses untuk pengadaan bahan baku air dengan jangka
     waktu selama 2 (dua) tahun terhitung mulai 1 April 2022 dan akan berakhir pada tanggal 1 April 2024. Harga beli air
     sebesar Rp225.000,-/tangki, pihak kedua memberikan marketing Fun sebesar Rp750,- (tujuh ratus lima puluh rupiah)
     per galon dan Rp250,- (Dua ratus lima puluh rupiah) dalam bentuk support produk Hexsoul.




                                                              46
Page 50
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2024 (Tidak di Audit) dan 2023
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING (Lanjutan)
     PT Eka Jaya Putra
     Perusahaan telah mengadakan kerjasama dengan PT Eka Jaya Putra berdasarkan Surat Perintah Kerja No. 02/SP-
     MTB-EJP/VII/2022 tanggal 25 Juli 2022 untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan pabrik air mineral yang terletak
     di Gondang Lutung, Gondong, Donoharjo, Kec Ngaglik, Kab. Sleman, D.I Yogyakarta. Nilai kontrak pekerjaan tersebut
     memiliki nilai sebesar Rp6.500.000.000,- (enam milyar lima ratus juta rupiah). Jangka waktu pelaksanaan untuk
     menyelesaikan seluruh pekerjaan membutuhkan waktu selama 270 hari kalender dan masa pemeliharaan selama 90
     hari terhitung sejak diselesaikanya pekerjaan.

25. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN
     Berdasarkan Akta Notaris Dr. Tabitha Sri Jeany, S.H., M.Kn, No. 13 tanggal 26 Januari 2024 pada Berita Acara Rapat
     Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Mitra Tirta Buwana Tbk, Perseroan telah mengkonversi waran sejumlah
     22.971 menjadi saham sesuai dengan surat keterangan dari Biro Administrasi Efek PT Bima Registra tanggal 26
     Februari 2024, sehingga modal ditempatkan dan disetor menjadi:

                                                                              Persentase
                 Pemegang Saham                      Jumlah Saham                                      Jumlah
                                                                              Pemilikan

     Tuan Ardianto Wibowo                                  244.187.500          22,52%                   4.883.750.000
     Nyonya Dokter Putri Hertriastuti                      243.750.000          22,52%                   4.875.000.000
     Nyonya Sri Lestari                                     81.250.000           7,51%                   1.625.000.000
     Nyonya Iriyanti                                        81.250.000           7,51%                   1.625.000.000
     Tuan Djoko Sriyono                                     71.093.750           6,57%                   1.421.875.000
     Nona Nindya Ayu Oktavia Ardianti Wibowo                71.093.750           6,57%                   1.421.875.000
     Tuan Hery Gunawan Muhamad                               2.917.100           1,88%                      58.342.000
     Masyarakat                                            286.980.871          24,94%                   5.739.617.420

     Total                                               1.082.522.971           100%                   21.650.459.420


26. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN

  Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan terlampir yang diselesaikan dan
  diotorisasi pada tanggal 30 Juni 2024.




                                                          47

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.0 MB
Published30 Jul 2024
Pages50
Characters168,757
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 51 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MITRA TIRTA BUWANA Tbk p.1 ×162
linked person Ardianto Wibowo · Direktur Utama p.8 ×19
linked person Rini Anggorowati · Direktur p.8 ×5
linked org Bank Central Asia Tbk p.26 ×2
linked person Djoko Sriyono p.31 ×8
linked person Sri Lestari. p.33 ×7
linked person Dokter Putri Hertriastuti p.38 ×6
possible person Iriyanti p.8 ×8
possible org PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) p.26 ×9
possible person Sunarto p.27
unresolved person Akta Notaris Emanuel Retinanto p.8
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.8 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.8
unresolved person Akta Notaris Ardiansyah p.8
unresolved person Hery Gunawan Muhamad p.8 ×13
unresolved person Doktorandus Sulaiman p.8 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.15
unresolved org PT SAMI p.26
unresolved person Yulia p.26
unresolved person Mula p.26
unresolved org PT Eneral Kosmetika p.26
unresolved org PT Assalaam Niaga Utama p.26
unresolved org PT PRIMISSIMA p.27
unresolved org PT SAMKU GLOVE p.27
unresolved org PT Ciplasindo Makmur Sejahtera p.29
unresolved org PT Kiewell Plastic Packaging p.29 ×2
unresolved person Indra Zulfrizal p.31
unresolved person Sumono Hadi p.31
unresolved person Deasy Widya Sari p.31
unresolved person Ernita Wilza p.31 ×2
unresolved org Pertanahan Nasional Kantor Pertanahan Perwakilan Kabupaten Bogor p.31 ×2
unresolved org PT. Global Cakrawala Persada p.32
unresolved org PT. Hanja Prima Loka p.32
unresolved org PT. MEGASATRIA HICITER p.32
unresolved org PT. Lendis Box p.32
unresolved org PT CIPLASINDO p.32
unresolved person Akta Notaris Anita Kurniawati p.32
unresolved person Nindya Ayu Oktavia Ardianti Wibowo p.38 ×7
unresolved person Akta Notaris Rini Yulianti p.38 ×3
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia p.38
unresolved person Ardiansyah p.38
unresolved org PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia Perusahaan p.49
unresolved org PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia p.49
unresolved org PT Rocket Chicken Perusahaan p.49
unresolved org PT Rocket Chicken p.49
unresolved org PT Tirta Jaya Sukses Perusahaan p.49
unresolved org PT Tirta Jaya Sukses p.49
unresolved org PT Eka Jaya Putra Perusahaan p.50
unresolved org PT Eka Jaya Putra p.50
unresolved person Akta Notaris Dr. Tabitha Sri Jeany p.50 ×2
unresolved org PT Bima Registra p.50

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result