Back to announcement
20240730_INCO_Penyampaian Bukti Iklan_31688812_lamp1.pdf
Other Text extracted INCOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Selasa, 30 Juli 2024 F I N A N S I A L 19
INDUSTRI MULTIFINANCE PROYEKSI PENDAPATAN PREMI TUGU INSURANCE
Dominasi Pembiayaan Astra
Bisnis, JAKARTA — Lini ke- di antara 23%-25% dalam Sampai kuartal I/2024,
uangan PT Astra International 3 tahun terakhir,” kata pria Astra Financial melalui unit
Tbk (ASII), Astra Financial yang akrab disapa Abong di bisnisnya, PT Federal Inter-
konsisten mengukuhkan po- acara Bisnis Indonesia Midyear national Finance (FIF), Astra
sisinya sebagai pemain multi- Challenges 2024 di Jakarta, Credit Companies (ACC), dan
finance terbesar di Indonesia Senin (29/07). Toyota Astra Finance (TAF)
dengan menguasai lebih dari Menurutnya, performa ak- telah menyalurkan pembiaya-
20% pangsa pasar selama 3 tivitas pembiayaan mencatat an sebanyak Rp33,3 triliun,
tahun terakhir. pangsa pasar hingga 25% yang meningkat 8,1% YoY.
Direktur Astra International pada Mei 2024. Artinya, Astra Pembiayaan alat berat telah
sekaligus Director-In-Charge Finance membukukan pem- menyalurkan sebanyak Rp3,3
Astra Financial Suparno Djas- biayaan Rp57,4 triliun pada triliun, meningkat 4,4% YoY.
min mengatakan industri periode itu. Abong berharap di sisa
pembiayaan sempat dihan- Abong melihat pembiayaan 2024 ini pemerintah mampu
tam Covid-19 yang membuat kendaraan masih mening- menjaga suku bunga, me-
kinerjanya turun 40% year- kat meski industri otomotif ngendalikan inflasi dan nilai
on-year (YoY). sempat lesu di awal 2024. tukar rupia sehingga industri
Selanjutnya, performa in- Berdasarkan data Gabungan otomotif semakin pulih.
dustri pembiayaan berhasil Industri Kendaraan Bermotor Kepala Eksekutif Penga-
pulih seperti sebelum pandemi Indonesia (Gaikindo), pen- was Lembaga Pembiayaan,
dengan pertumbuhan 18% jualan mobil secara wholes- Perusahaan Modal Ventura,
menjadi Rp544,9 triliun pada ales mencapai 215.069 unit Lembaga Keuangan Mikro
2023. Sampai dengan Mei pada kuartal I/2024, turun dan Lembaga Jasa Keuangan
2024, pertumbuhan industri 23,9% YoY. Lainnya (PVML) Otoritas Jasa Bisnis/Arief Hermawan P
pembiayaan naik 1% YoY “Dari segi portfolio pembi- Keuangan (OJK) Agusman Karyawati melayani nasabah di kantor Tugu memproyeksikan pendapatan premi dapat tumbuh lebih
menjadi Rp229,6 triliun. ayaan, roda empat 56% da- memproyeksikan pertumbuh- Insurance di Jakarta, Senin (29/7). PT Asuransi Tugu dari 10% pada 2024.
“Astra Financial itu mem- ripada industri pembiayaan, an pembiayaan kendaraan Pratama Indonesia Tbk. (TUGU) atau Tugu Insurance
pertahankan pangsa pasar roda dua 20%,” kata dia. 11% pada 2024. (Akbar Maulana)
ASURANSI SEKTORAL
PROPERTI TERGANJAL REASURANSI
Bisnis, JAKARTA — Premi asuransi sektor properti diperkirakan masih bakal terus bertumbuh pada paruh kedua seiring dengan
kinerja kuartal I/2024 yang menggembirakan. Optimisme pertumbuhan masih diadang kapasitas reasuransi yang minim.
Akbar Maulana al Ishaqi & Pernita Hestin Untari
redaksi@bisnis.com
B
erdasarkan data an premi yang lebih dari satu Menurutnya, para pemain asu- triliun tumbuh 26,2% YoY. Nilai sitas reasuransi yang mana diluar
Asosiasi Asuransi tahun, sehingga pertumbuhannya ransi properti juga tengah men- tersebut menjadi yang tertinggi de- kendali perusahaan dalam hal
Umum Indonesia signifikan. cari terobosan terbaru menggarap ngan kontribusi mencapai 60,04% penetapan harga dan ketersediaan
(AAUI), premi asu- Itu ada koreksi, jadi penutupan- ‘kue-kue’ asuransi yang belum dari total reasuransi nasional. kapasitasnya. Reasuransi domestik
ransi properti tercatat penutupan yang lebih dari satu tergarap. Hal ini juga diakui oleh Direktur sekalipun juga bergantung ter-
Rp9,59 triliun pada tahun. Salah satunya itu. Penu- Dia juga mengharapkan kapa- Utama Asuransi Raksa Pratika- hadap market reasuransi global,
kuartal I/2024 menjadi salah satu tupan-penutupan yang lebih dari sitas reasuransi sektor properti ra Edy menyampaikan asuransi jadi lebih banyak ketidakpastian,”
yang tumbuh tinggi hingga 51% satu setengah tahun ditarik jadi kembali normal paling tidak bisa properti berbeda dengan kendaraan kata Edy.
secara tahunan (year-on-year/YoY). preminya luar biasa. Jadi naik. terdongkrak, karena saat ini ba- bermotor yang punya spreading
Sementara itu, klaimnya tercatat Salah satunya itu. nyak terindikasi pemain self-insurer yang sangat baik, sehingga klaim- HARAPAN PARUH KEDUA
Rp1,66 triliun turun 10,2% dari “Kalau lini properti kami karena tidak terpenuhinya nya tidak volatil karena harga Direktur Asuransi Sinar Mas Du-
periode yang sama tahun lalu. berharap ada pertumbuh- Mengukur kapasitas reasuransi yang pertanggungan yang seragam. masi Marisina M. Samosir menca-
Ketua Asosiasi Asuransi Umum an, tapi untuk besaran Kekuatan Asuransi cukup. Sementara lini produk properti tatkan kinerja positif dari sektor
Properti Era Suku
Indonesia, Budi Herawan menye- pertumbuhannya kemung- Bunga Tinggi
Dari data AAUI, keter- punya karakteristik yang klaimnya properti sepanjang semester I/2024.
but lonjakan premi kinan harapannya sama gantungan sektor properti volatil karena frekuensi klaimnya “Untuk premi dari properti men-
sebagai dampak seperti tahun lalu. Kalau terhadap reasuransi me- cenderung lebih kecil dengan loss capai Rp2,06 triliun pada Desember
dari penutup- bisa lebih dari tahun lalu mang terbilang tinggi. severity-nya tinggi sehingga lebih 2023, sedangkan pada Juni 2024
bagus,” jelasnya ke- Per kuartal I/2024, premi sulit pengelolaannya. mencapai Rp2,7 triliun,” urainya.
pada Bisnis, Senin dicatat reasuransi sektor “Selain itu, lini produk ini juga Asuransi Sinar Mas menargetkan
(29/7). properti mencapai Rp4,33 sangat bergantung terhadap kapa- premi sekitar Rp9,7 triliun sedikit
meningkat dibandingkan dengan
Rp9,54 triliun pada 2023.
Save & Share PREMI DAN KLAIM ASURANSI UMUM KUARTAL I/2024 (Rp triliun)
PREMI DICATAT KLAIM DIBAYAR
Q1-2023 Q1-2024 SELISIH GROWTH (%)
LINI USAHA Q1-2023 Q1-2024 SELISIH GROWTH (%)
6.351 9.590 3.239 51,0% PROPERTY 1.856 1.668 (189) -10,2%
5.201 5.919 718 13,8% MOTOR VEHICLE 1.727 2.029 302 17,5%
Pertumbuhan premi asuransi properti hingga 51% pada kuartal
I/2024 sebesar Rp9,59 triliun. Sektor properti menjadi 1.487 1.764 277 18,6% MARINE CARGO 329 419 90 27,3%
andalan bagi perasuransian seiring dengan kebutuhan properti 703 895 192 27,4% MARINE HULL 228 259 30 13,3%
yang terus meningkat.
171 317 145 84,6% AVIATION 43 34 (9) -20,9%
Dari segi klaim, asuransi sektor properti mengalami penurunan
11 11 (0) -4,4% SATELITE 36 - (36) -100,0%
10,2% menjadi Rp1,66 triliun.
15 73 57 369,1% ENERGY ON SHORE 1 35 34 4.031,7%
Prospek asuransi sektor ini kian benderang menjelang paruh
kedua 2024 yang diperkirakan bakal ada penurunan suku 94 183 89 94,1% ENERGY OFF SHORE 202 233 31 15,4%
bunga acuan. Suku bunga turun bakal menggairahkan sektor 993 1.147 153 15,4% ENGINEERING 387 505 118 30,5%
sensitif suku bunga tersebut.
1.385 1.568 183 13,2% LIABILITY 65 60 (6) -8,6%
Sumber : AAUI, diolah BISNIS/RADITYO EKO
PT VALE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA LAPORAN KEUANGAN PUBLIKASI
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM LAPORAN LABA RUGI LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
PADA 30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM UNTUK PERIODE-PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
(Disajikan dalam ribuan Dolar AS, kecuali dinyatakan lain) UNTUK PERIODE-PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
2024 2023 2024 2023 PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 2023 PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 2023
ASET LIABILITAS (Disajikan dalam ribuan Dolar AS, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam ribuan Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
ASET LANCAR LIABILITAS JANGKA PENDEK 2024 2023*
Kas dan setara kas 832,149 698,795 Utang usaha 2024 2023
Piutang usaha - Pihak-pihak berelasi 720 312 Pendapatan 478,750 658,967 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
- Pihak-pihak berelasi 107,653 101,813 - Pihak ketiga 142,911 140,515 Beban pokok pendapatan (417,163) (438,492) Penerimaan kas dari pelanggan 472,910 708,266
Persediaan 154,629 155,946 Akrual 45,949 33,843
Pajak dibayar di muka Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 17,337 25,070 LABA BRUTO 61,587 220,475 Pembayaran kas ke pemasok (271,885) (299,992)
- Pajak penghasilan badan 2,942 - Utang pajak Beban usaha (13,670) (16,588) Pembayaran pajak penghasilan badan (45,372) (29,225)
- Pajak lainnya 45,762 64,599 - Pajak penghasilan badan 2,446 2,821 Pendapatan lainnya 4,922 225 Pembayaran pajak lainnya (32,351) (30,427)
Biaya dibayar di muka dan uang muka 1,568 6,056 - Pajak lainnya 4,898 5,543 Beban lainnya (3,965) (11,196)
Aset keuangan lancar lainnya 5,228 5,910 Liabilitas sewa 52 110 Penerimaan restitusi pajak 65,902 21,883
Liabilitas atas pembayaran berbasis saham 4,804 6,422 LABA USAHA 48,874 192,916 Pembayaran ke karyawan (63,369) (60,364)
Jumlah aset lancar 1,149,931 1,033,119 Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya 1,516 2,091 Bagian laba neto dari entitas asosiasi 56 - Penempatan jaminan keuangan - (30,044)
Jumlah liabilitas jangka pendek 220,633 216,727 (Kerugian)/keuntungan atas pengakuan nilai wajar aset derivatif (19,000) 55,370
Pendapatan keuangan 18,272 16,275 Penarikan jaminan keuangan 27,311 -
ASET TIDAK LANCAR LIABILITAS JANGKA PANJANG
Kas yang dibatasi penggunaannya 75,777 103,857 Liabilitas imbalan pascakerja Biaya keuangan (3,655) (2,635) Penerimaan pendapatan keuangan 18,272 16,275
Pajak dibayar di muka jangka panjang 41,888 39,695 LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 44,547 261,926 Pembayaran royalti dan retribusi (28,259) (35,525)
- Pajak penghasilan badan 31,532 15,015 Liabilitas pajak tangguhan 9,971 19,603 Beban pajak penghasilan (7,261) (54,126) Arus kas bersih dihasilkan dari
- Pajak lainnya 25,088 36,498 Liabilitas sewa 3,406 3,078 aktivitas operasi 143,159 260,847
Investasi pada entitas asosiasi 11,726 12,410 Provisi atas penghentian pengoperasian aset 84,902 77,482 LABA PERIODE BERJALAN 37,286 207,800
Aset derivatif 5,690 24,690 Liabilitas keuangan tidak lancar lainnya 6,096 4,877 (KERUGIAN)/PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Aset tetap 1,761,928 1,695,531 Jumlah liabilitas jangka panjang 146,263 144,735 Pos yang tidak akan direklasifikasi ke Pembayaran untuk pembelian aset tetap (118,473) (116,921)
Aset keuangan tidak lancar lainnya 4,488 4,879 laba rugi: Penerimaan hasil penjualan aset tetap 378 -
JUMLAH LIABILITAS 366,896 361,462 - Perubahan yang timbul dari pengukuran ulang
Jumlah aset tidak lancar 1,916,229 1,892,880 aktuaria dari liabilitas imbalan pascakerja (3,544) (4,588) Penurunan arus kas bersih dari kehilangan pengendalian entitas anak - (165)
EKUITAS - Pajak penghasilan terkait penghasilan Arus kas bersih digunakan untuk
Modal saham komprehensif lain 780 1,009 aktivitas investasi (118,095) (117,086)
- Modal dasar - 39.745.354.880 saham dengan (2,764) (3,579) ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
nilai nominal IDR25 (nilai penuh) per saham Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
pada 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 - Selisih kurs penjabaran laporan keuangan entitas asosiasi (740) (2,764)
- (3,579)
Penerbitan saham baru 108,743 -
TOTAL KERUGIAN KOMPREHENSIF LAIN (3,504) (3,579) Pembayaran dividen - (59,304)
- Modal ditempatkan dan disetor penuh -
10.480.336.779 saham pada 30 Juni 2024 dan Pembayaran liabilitas sewa (909) (956)
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF PERIODE BERJALAN 33,782 204,221 Pembayaran beban keuangan (231) (68)
dan 9.936.338.720 pada 31 Desember 2023 143,882 136,413
Tambahan modal disetor 377,875 277,760 LABA PERIODE BERJALAN YANG DAPAT Arus kas bersih digunakan untuk
Selisih kurs penjabaran DIATRIBUSIKAN KEPADA : aktivitas pendanaan 107,603 (60,328)
laporan keuangan entitas asosiasi (740) - Pemilik entitas induk 37,286 207,800
Cadangan lainnya (6,639) - Kenaikan bersih kas dan setara kas 132,667 83,433
Saldo laba JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF PERIODE Kas dan setara kas pada awal periode 698,795 634,042
- Dicadangkan 27,283 27,283 BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: Dampak perubahan selisih kurs terhadap
- Belum dicadangkan 2,157,603 2,123,081 Pemilik entitas induk 33,782 204,221
JUMLAH EKUITAS 2,699,264 2,564,537 kas dan setara kas 687 2,406
LABA PER SAHAM Kas dan setara kas pada akhir periode 832,149 719,881
JUMLAH ASET 3,066,160 2,925,999 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 3,066,160 2,925,999 - Dasar dan dilusian (dalam nilai penuh Dolar AS) 0.0036 0.0209
*) Disajikan Kembali
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM UNTUK PERIODE-PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam ribuan Dolar AS, kecuali dinyatakan lain) Informasi keuangan di atas untuk 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 dan untuk
Saldo laba periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2024 dan 2023 diambil dari laporan
Modal Tambahan Selisih transaksi penjabaran Belum Cadangan Kepentingan Jumlah keuangan PT Vale Indonesia Tbk. Laporan keuangan PT Vale Indonesia Tbk untuk
saham modal disetor laporan keuangan entitas asosiasi Dicadangkan dicadangkan Lainnya Jumlah nonpengendali ekuitas tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Saldo 1 Januari 2023 136,413 277,760 - 27,283 1,913,314 - 2,354,770 10 2,354,780 Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan - Akuntan Publik Terdaftar yang
Laba komprehensif 2023 telah mengeluarkan pendapat wajar tanpa pengecualian dalam laporan auditor
Laba periode berjalan - - - - 207,800 - 207,800 - 207,800 independen. Informasi keuangan berupa catatan atas laporan keuangan untuk
Rugi komprehensif lain - - - - (3,579) - (3,579) - (3,579) 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 dan untuk periode enam bulan yang berakhir
Dividen yang dideklarasikan dan dibayarkan - - - - (60,120) - (60,120) - (60,120) 30 Juni 2024 dan 2023, tidak disajikan.
Perubahan atas kepentingan nonpengendali - - - - - - - (10) (10)
Saldo 30 Juni 2023 (tidak diaudit) 136,413 277,760 - 27,283 2,057,415 2,304,906 2,498,871 - 2,498,871
Saldo 1 Januari 2024 136,413 277,760 - 27,283 2,123,081 - 2,564,537 - 2,564,537 Jakarta, 29 Juli 2024
Laba komprehensif 2024
Laba periode berjalan - - - - 37,286 - 37,286 - 37,286 S.E. & O.
Rugi komprehensif lain - - (740) - (2,764) - (3,504) - (3,504) Direksi
Penerbitan saham baru 7,469 100,115 - - - (6,639) 100,945 - 100,945
Saldo 30 Juni 2024 (tidak diaudit) 143,882 377,875 (740) 27,283 2,157,603 (6,639) 2,699,264 - 2,699,264 PT VALE INDONESIA Tbk.
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Federal Inter-konsisten
p.1
unresolved
org
PT Asuransi Tugu
p.1
unresolved
org
Pratama Indonesia Tbk.
p.1
unresolved
org
Rintis & Rekan
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.