Skip to content
Back to announcement

LKTT LMPI 30 Juni 2024.pdf

Financial statement Text extracted LMPI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 48

Page 1
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
      DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2023
Page 2

          
Page 3
                                 PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                                       LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                   30 JUNI 2024 dan 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                                                        Catatan        30 Juni 2024     31 Desember 2023
ASET

ASET LANCAR
Kas dan bank                                            2,4,33,34       4.748.769.301         6.952.387.281
Piutang usaha – bersih
  Pihak ketiga                                             2,5,34     122.965.713.418       111.780.048.632
  Pihak berelasi                                           28,34           70.930.375                     -
Piutang lain-lain
  Pihak ketiga                                            2,6,34          458.477.750           532.646.050
Persediaan – bersih                                         2,7       265.005.160.339       261.062.132.214
Uang muka pembelian                                          8            138.934.670           979.767.163
Biaya dibayar di muka                                       2,9           441.270.827           729.593.554
Aset lancar lainnya                                   2,10,30,33,34     1.153.836.751         3.639.263.828
Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual               2,11        90.287.910.989        90.287.910.989
JUMLAH ASET LANCAR                                                    485.271.004.420       475.963.749.711


ASET TIDAK LANCAR
Piutang lain-lain
  Pihak ketiga                                             2,6,34          25.000.000            25.325.000
Uang muka pembelian aset tetap                                             42.297.983            42.297.983
Aset pajak tangguhan                                       2,20c        6.786.487.103         4.001.104.323
Aset tetap – setelah dikurangi akumulasi penyusutan
  sebesar Rp453.446.058.517 pada tanggal
  30 Juni 2024 dan Rp444.663.740.568 pada
  tanggal 31 Desember 2023                                 2,12       179.586.495.561       187.937.302.684
Aset hak-guna – bersih                                     2,13           861.885.130                     -
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                                              187.302.165.777       192.006.029.990
JUMLAH ASET                                                           672.573.170.197       667.969.779.701




                            Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan
                  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                       1
Page 4
                               PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                              LAPORAN POSISI KEUANGAN (Lanjutan)
                                30 JUNI 2024 dan 31 DESEMBER 2023
                          (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                                                  Catatan          30 Juni 2024      31 Desember 2023

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank                                        2,14,33,34      232.285.394.833         216.660.349.888
Utang usaha – pihak ketiga                        2,15,33,34       43.226.495.495          53.152.058.992
Utang lain-lain
   Pihak ketiga                                   2,16,33,34          587.370.061             512.453.248
   Pihak berelasi                               2,16,28,33,34         235.436.444               6.154.882
Utang pajak                                          2,20a        115.851.052.476         112.041.957.840
Beban akrual                                    2,17,28,33,34      64.679.652.638          59.027.006.634
Liabilitas kontrak
   Pihak ketiga                                       2,18          5.124.493.499           3.311.745.377
   Pihak berelasi                                   2,18,28                     -             629.879.676
Liabilitas sewa                                   2,13,33,34          574.013.130                       -
Bagian utang jangka panjang yang jatuh tempo
   dalam satu tahun:
   Utang bank                                     2,19,33,34       25.600.000.000          26.800.000.000
   Utang lain-lain                                2,19,33,34           25.631.600              76.895.450

JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK                                   488.189.540.176         472.218.501.987


LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang jangka panjang setelah dikurangi
   bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun:
   Utang pihak berelasi                         2,19,28,33,34       7.340.000.000           7.340.000.000
Liabilitas sewa                                   2,13,33,34          306.893.876                       -
Liabilitas imbalan kerja                             2,21          11.399.550.165          11.399.550.165

JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG                                   19.046.444.041          18.739.550.165

JUMLAH LIABILITAS                                                 507.235.984.217         490.958.052.152


EKUITAS
Modal saham – nilai nominal Rp500 per saham
  Modal dasar – 2.000.000.000 saham
  Modal ditempatkan dan disetor penuh –
  1.008.517.669 saham                                 22          504.258.834.500       504.258.834.500
Tambahan modal disetor                                               3.919.250.000        3.919.250.000
Defisit                                                          (333.410.232.724)    (321.735.691.155)
Komponen ekuitas lainnya                              2,21         (9.430.665.796)       (9.430.665.796)

JUMLAH EKUITAS                                                    165.337.185.980         177.011.727.549

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                     672.573.170.197         667.969.779.701




                          Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan
                bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
                                                  2
Page 5
                           PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
                     PADA TANGGAL-TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                                                  Catatan             2024                   2023

PENJUALAN BERSIH                                   2,23,28       251.190.703.172         257.414.632.515

BEBAN POKOK PENJUALAN                                2,24       (221.418.540.007)    (227.472.272.099)

LABA KOTOR                                                        29.772.163.165          29.942.360.416


Beban penjualan                                      2,25         (8.078.441.812)         (7.101.976.172)
Beban umum dan administrasi                          2,26        (26.728.040.144)        (26.092.526.741)
Rugi penjualan aset tetap                            2,12                       -           (198.969.457)
Beban keuangan                                         2          (9.554.440.992)         (9.968.688.946)
Penghasilan lain-lain                                  2              128.835.434              75.973.560

RUGI SEBELUM MANFAAT (BEBAN)
 PAJAK                                                           (14.459.924.349)        (13.343.827.340)

MANFAAT (BEBAN) PAJAK
 Tangguhan                                           2,20c          2.785.382.780          2.588.192.848

RUGI PERIODE BERJALAN                                            (11.674.541.569)        (10.755.634.492)

Penghasilan (Kerugian) Komprehensif
  Lain                                                                           -                        -

JUMLAH KERUGIAN KOMPREHENSIF
  PERIODE BERJALAN                                               (11.674.541.569)        (10.755.634.492)


Rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar                      1.008.517.669          1.008.517.669

RUGI PER SAHAM DASAR                                 2,27                  (11,58)                  (10,66)




                         Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan
               bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                 3
Page 6
                                               PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                                                   LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                                                  UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
                                         PADA TANGGAL-TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 2023
                                          (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                       Modal ditempatkan dan       Tambahan modal                               Komponen ekuitas
                          disetor penuh                disetor                Defisit               lainnya             Jumlah
Saldo 1 Januari 2023           504.258.834.500         3.919.250.000       (293.804.542.417)        (8.410.155.431)    205.963.386.652

Rugi tahun berjalan                            -                    -       (10.755.634.492)                       -   (10.755.634.492)


Saldo 30 Juni 2023             504.258.834.500         3.919.250.000       (304.560.176.909)        (8.410.155.431)    195.207.752.160


Saldo 1 Januari 2024           504.258.834.500         3.919.250.000       (321.735.691.155)        (9.430.665.796)    177.011.727.549

Rugi tahun berjalan                            -                    -       (11.674.541.569)                       -   (11.674.541.569)

Saldo 30 Juni 2024             504.258.834.500         3.919.250.000       (333.410.232.724)        (9.430.665.796)    165.337.185.980




                                          Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan
                                bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                                    4
Page 7
                                PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                                          LAPORAN ARUS KAS
                                   UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
                          PADA TANGGAL-TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 2023
                           (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                                                     Catatan           2024                    2023

ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                     268.648.813.125      265.648.149.719
Pembayaran kas kepada:
Pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan                      (264.221.010.631)     (252.164.302.941)

Kas yang diperoleh dari aktivitas operasi                           4.427.802.494          13.483.846.778


Pembayaran beban bunga                                             (9.337.832.214)     (10.079.655.610)
Pembayaran pajak                                                  (10.684.851.505)      (8.630.770.704)
Pembayaran beban bank                                                (475.250.000)         (98.750.000)
Penerimaan penghasilan bunga                                            35.298.191           27.881.534
Penghasilan lain-lain – bersih                                          12.392.733           94.223.496

Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi                 (16.022.440.301)         (5.203.224.506)


ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan dari penjualan aset tetap                     12                      -            778.430.412
Perolehan aset tetap                                     12          (431.510.826)          (400.556.270)

Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk)
  aktivitas investasi                                                (431.510.826)            377.874.142


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan (pembayaran):
Utang bank jangka pendek                                 14        15.821.524.114            8.638.444.714
Utang bank jangka panjang                                19        (1.200.000.000)         (3.000.000.000)
Utang lain-lain                                          19           (51.263.850)           (245.159.450)
Liabilitas sewa                                          13          (315.000.000)           (293.439.040)

Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan                 14.255.260.264           5.099.846.224

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS
  DAN BANK                                                         (2.198.690.863)            274.495.860

DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS                                          (4.927.117)              1.405.441

KAS DAN BANK AWAL PERIODE                                4          6.952.387.281           4.257.124.754

KAS DAN BANK AKHIR PERIODE                               4          4.748.769.301           4.533.026.055




                           Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan
                 bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                     5
Page 8
                             PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                     Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                             Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

1. INFORMASI UMUM

  a. Pendirian Entitas

     PT Langgeng Makmur Industri Tbk (Entitas) didirikan dalam rangka Undang-Undang Penanaman
     Modal Dalam Negeri No. 6 tahun 1968, yang diubah dengan Undang-Undang No. 12 tahun 1970,
     berdasarkan akta notaris No. 40 tanggal 30 November 1972 dari Kho Boen Tian, S.H., yang kemudian
     diubah dengan akta dari notaris yang sama No. 3 tanggal 7 Januari 1976 mengenai perubahan nama
     Entitas dari PT Langgeng Jaya Plastic Industry Ltd. menjadi PT Langgeng Makmur Plastic Industry Ltd.
     Akta pendirian beserta perubahannya ini disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan
     No. Y.A 5/39/11 tanggal 24 Januari 1976, serta diumumkan dalam Berita Negara No. 62 Tambahan
     No. 706 tanggal 4 Agustus 1987. Berdasarkan akta notaris Adam Kasdarmadji, S.H., No. 450 tanggal
     27 Juni 1997, nama Entitas diubah menjadi PT Langgeng Makmur Industri Tbk, yang disahkan oleh
     Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-6.500 HT.01.04 TH.97 tanggal
     10 Juli 1997.

     Anggaran Dasar Entitas telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta notaris
     Sitaresmi Puspadewi Subianto, S.H., No. 53 tanggal 21 Juni 2024 untuk menyesuaikan maksud, tujuan,
     serta kegiatan usaha Entitas. Perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
     Manusia      Republik    Indonesia    sebagaimana       tercantum     dalam    Surat   Keputusan
     No. AHU-AH.01.09-0225252 Tahun 2024 tanggal 11 Juli 2024.

     Entitas mulai beroperasi komersial pada tahun 1976.

     Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar Entitas:

      1. Maksud dan tujuan Entitas adalah menjalankan usaha dalam bidang:
         a) Industri pengolahan
         b) Perdagangan besar

      2. Untuk mencapai maksud tujuan tersebut di atas, Entitas dapat melaksanakan kegiatan usaha
         sebagai berikut:
          a) Industri pengolahan
              - Industri pipa plastik dan perlengkapannya;
              - Industri perlengkapan dan peralatan rumah tangga (tidak termasuk furnitur);
              - Industri pipa dan sambungan pipa dari logam bukan besi dan baja;
              - Industri peralatan dapur dan peralatan meja dari logam.
          b) Perdagangan besar
              - Perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak;
              - Perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga;
              - Perdagangan besar logam dan bijih logam;
              - Perdagangan besar barang logam untuk bahan konstruksi;
              - Perdagangan besar genteng, batu bata, ubin dan sejenisnya dari tanah liat, kapur,
                  semen atau kaca;
              - Perdagangan besar bahan konstruksi lainnya;
              - Perdagangan besar berbagai macam barang.

  b. Penawaran Umum Efek Entitas

     Pada tahun 1994, Entitas telah melakukan penawaran umum saham sejumlah 18.000.000 saham
     dengan nilai nominal Rp1.000 per saham melalui pasar modal di Indonesia dengan harga penawaran
     Rp3.000 per saham.

     Pada Mei 1997, Entitas membagikan 35.400.000 saham bonus yang berasal dari agio saham dan
     mengubah nilai nominal saham dari Rp1.000 menjadi Rp500 per saham (stock split). Pada bulan
     xxxxxx


                                                   6
Page 9
                              PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                      Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                              Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                         (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

     Oktober 1997, Entitas membagikan dividen saham sebanyak 26.432.000 saham dengan nilai nominal
     Rp500 per saham atau sejumlah Rp13.216.000.000, sehingga modal disetor penuh meningkat menjadi
     215.232.000 saham.

     Pada tahun 2000, Entitas mengkapitalisasi semua agio saham, selisih nilai aset dan kewajiban dalam
     rangka pengampunan pajak dan sebagian selisih penilaian kembali aset tetap ke modal saham dengan
     mengeluarkan 43.046.400 saham bonus dengan nilai nominal Rp500 per saham atau sejumlah
     Rp21.523.200.000, dimana setiap pemegang 5 saham Entitas yang terdaftar pada daftar pemegang
     saham pada tanggal 27 September 2000, berhak menerima 1 saham bonus (baru).

     Pada tahun 2004, 2002 dan 2001, Entitas telah menerbitkan masing-masing 84.768.494 saham,
     97.361.291 saham dan 88.066.495 saham dengan nilai nominal Rp500 per saham atau masing-masing
     sebesar Rp42.384.247.000, Rp48.680.645.500 dan Rp44.033.247.500 yang berasal dari konversi
     obligasi - seri III, seri II dan seri I yang telah disetujui dalam Rapat Umum Luar Biasa Pemegang Saham
     yang diaktakan dengan akta notaris Dyah Ambarwaty Setyoso, S.H., No. 56, tanggal 20 Desember 2000.

     Pada tahun 2005, Entitas telah menerbitkan 480.042.989 saham dengan nilai nominal Rp500 per
     saham atau sejumlah Rp240.021.494.500 yang berasal dari konversi utang yang direstrukturisasi.

     Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, seluruh saham Entitas yang ditempatkan dan
     disetor penuh telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

c.   Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan Karyawan

     Susunan Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite Audit Entitas pada tanggal 30 Juni 2024 adalah
     sebagai berikut:

     Dewan Komisaris
     Komisaris Utama                     : Hindro Budianto Hindratno
     Komisaris Independen                : Bing Hartono Poernomosidi
     Komisaris Independen                : Wan Juli

     Direksi
     Direktur Utama                      : Hidayat Alim
     Direktur                            : Kosasih Koenawan
     Direktur                            : Pangestu Alim
     Direktur                            : Irawan Alim

     Komite Audit
     Ketua Komite Audit                  : Bing Hartono Poernomosidi
     Anggota                             : Sri Handayani
     Anggota                             : Jessica Budiharto

     Susunan Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite Audit Entitas pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
     sebagai berikut:

     Dewan Komisaris
     Komisaris Utama                     : Hindro Budianto Hindratno
     Komisaris Independen                : Bing Hartono Poernomosidi

     Direksi
     Direktur Utama                      : Hidayat Alim
     Direktur Independen                 : Kosasih Koenawan
     Direktur                            : Pangestu Alim
     Direktur                            : Irawan Alim



                                                   7
Page 10
                               PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                       Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                               Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                          (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

       Komite Audit
       Ketua Komite Audit                  : Bing Hartono Poernomosidi
       Anggota                             : Sri Handayani
       Anggota                             : Jessica Budiharto

       Jumlah karyawan tetap Entitas adalah 849 dan 844 orang masing-masing pada tanggal 30 Juni 2024
       dan 31 Desember 2023.

  d. Penyelesaian Laporan Keuangan

       Laporan keuangan telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi Entitas pada tanggal
       29 Juli 2024.


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL

  a. Pernyataan Kepatuhan

       Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
       Indonesia (“SAK”) yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi
       Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
       Ikatan Akuntan Indonesia serta Peraturan No. VIII.G.7, tentang "Penyajian dan Pengungkapan Laporan
       Keuangan Emiten atau Entitas Publik" yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).

  b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan

       Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan adalah selaras dengan
       kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan tanggal 31 Desember 2023
       dan untuk periode yang berakhir pada tanggal tersebut.

       Laporan keuangan disusun menggunakan asumsi kelangsungan usaha. Asumsi ini digunakan
       berdasarkan pengetahuan manajemen atas fakta-fakta dan keadaan sekarang, asumsi-asumsi yang
       timbul atas pengetahuan tersebut dan ekspektasi saat ini atas kejadian dan tindakan di masa yang
       akan datang.

       Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali untuk laporan arus kas, dan dasar
       pengukuran dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk akun tertentu yang diukur
       dengan menggunakan dasar seperti yang disebutkan dalam catatan yang relevan.

       Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas
       dalam aktivitas-aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

       Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah, yang merupakan mata
       uang fungsional Entitas.

  c.   Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing

       Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs tengah yang
       berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam
       mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah berdasarkan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan
       oleh Bank Indonesia pada tanggal terakhir transaksi perbankan pada periode/tahun yang
       bersangkutan. Laba atau rugi kurs yang timbul, dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi dan
       penghasilan komprehensif lain.

       Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, kurs rata-rata dari mata uang asing yang digunakan
       adalah sebagai berikut:


                                                     8
Page 11
                           PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                   Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                           Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

      Mata Uang Asing                                                     2024                2023

   Euro1                                                                      17.554             17.140
   US$1                                                                       16.421             15.416
   SG$1                                                                       12.096             11.712
   MYR1                                                                        3.479              3.342
   RMB1                                                                        2.259              2.170
   HK$1                                                                        2.103              1.973

   Transaksi dalam mata uang asing lainnya (jika ada) dianggap tidak signifikan.

d. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

   Entitas melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi seperti yang didefinisikan dalam PSAK No. 7
   “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

   Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi, telah diungkapkan dalam
   catatan atas laporan keuangan.

e. Instrumen Keuangan

   1. Aset Keuangan

      Pengakuan dan pengukuran awal

      Entitas mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori (a) aset keuangan yang diukur pada
      nilai wajar melalui laba rugi, (b) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
      komprehensif lainnya dan (c) aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

      Aset keuangan Entitas terdiri dari kas dan bank, piutang usaha, piutang lain-lain dan aset lancar
      lainnya diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
      Entitas tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan
      komprehensif lain.

      Entitas menggunakan 2 (dua) metode untuk mengklasifikasikan aset keuangan, yaitu model bisnis
      Entitas dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan
      (“SPPI”).

      Pengujian SPPI

      Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Entitas menilai persyaratan kontraktual keuangan
      untuk mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian SPPI.

      Nilai pokok untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada
      pengukuran awal dan dapat berubah selama umur aset keuangan (misalnya, jika ada pembayaran
      pokok atau amortisasi premi/diskon).

      Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian biasanya adalah pertimbangan atas nilai
      waktu dari uang dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, Entitas menerapkan
      pertimbangan dan memperhatikan faktor-faktor yang relevan seperti mata uang dimana aset
      keuangan didenominasikan dan periode pada saat suku bunga ditetapkan.

      Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur lebih dari de minimis atas risiko
      atau volatilitas dalam arus kas kontraktural yang tidak terkait dengan dasar pengaturan pinjaman,
      tidak menimbulkan arus kas kontraktual yang hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga atas
      saldo SPPI. Dalam kasus seperti itu, aset keuangan diharuskan untuk diukur pada Fair Value
      through Profit or Loss (“FVTPL”).

                                                 9
Page 12
                     PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
             Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                     Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

Penilaian Model Bisnis

Entitas menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan bagaimana
Entitas mengelola kelompok aset keuangannya untuk mencapai tujuan bisnisnya.

Model bisnis Entitas tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi pada tingkat
portofolio secara agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang dapat diamati
seperti:
a) Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut
   dievaluasi dan dilaporkan kepada personel manajemen kunci;
b) Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki dalam model
   bisnis tersebut) dan, khususnya, bagaimana cara risiko tersebut dikelola;
c) Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi didasarkan pada nilai
   wajar dari aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang tertagih);
d) Frekuensi, nilai dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek penting dari
   penilaian Entitas.

Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar tanpa
mempertimbangkan skenario “worst case” atau “stress case”. Jika arus kas setelah pengakuan awal
direalisasikan dengan cara yang berbeda dari yang awal diharapkan, Entitas tidak mengubah
klasifikasi aset keuangan yang dimiliki yang tersisa dalam model bisnis tersebut, tetapi memasukkan
informasi tersebut dalam melakukan penilaian atas aset keuangan yang baru atau yang baru dibeli
selanjutnya.

Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan di kelola dalam
model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas
kontraktual dan persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu
meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (“SPPI”) dari jumlah pokok
terutang.

Pada saat pengukuran awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui
pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif.

Penghasilan bunga dari aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan diakui sebagai “Penghasilan Keuangan”.
Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan nilai diakui sebagai pengurang dari nilai tercatat
aset keuangan dan diakui didalam laporan keuangan sebagai “Kerugian Penurunan Nilai”.

Metode Suku Bunga Efektif (“SBE”)

SBE adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari instrumen
keuangan dan metode untuk mengalokasikan penghasilan bunga selama periode yang relevan.
SBE adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan kas di masa
datang (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima yang merupakan
bagian yang tak terpisahkan dari SBE, biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama
perkiraan umur instrumen keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat
untuk memperoleh nilai tercatat bersih aset keuangan pada saat pengakuan awal.

Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk instrumen keuangan selain dari aset
keuangan FVTPL.

Penurunan Nilai Aset Keuangan

Entitas mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk semua instrumen utang
yang tidak dimiliki pada nilai wajar melalui laba rugi. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus
kas kontraktual yang jatuh tempo sesuai dengan kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan
                                           10
Page 13
                       PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
               Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                       Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                  (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

  diterima Entitas, didiskontokan dengan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan
  akan mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit lainnya yang
  merupakan bagian integral dari persyaratan kontraktual.

  ECL dikenali dalam dua tahap. Untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit yang
  signifikan sejak pengakuan awal, ECL disediakan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh
  peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Untuk
  eksposur kredit yang telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal,
  penyisihan kerugian diperlukan untuk kerugian kredit yang diperkirakan selama sisa umur eksposur,
  terlepas dari waktu default (ECL seumur hidup).

  Untuk piutang usaha, Entitas menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung
  ECL. Oleh karena itu, Entitas tidak melacak perubahan dalam risiko kredit, tetapi mengakui
  penyisihan kerugian berdasarkan ECL seumur hidup pada setiap tanggal pelaporan. Entitas telah
  menetapkan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historisnya, yang disesuaikan
  dengan faktor-faktor perkiraan masa depan yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi.

  Entitas menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pembayaran kontraktual telah lewat 180
  hari. Namun, dalam kasus tertentu, Entitas juga dapat mempertimbangkan aset keuangan
  mengalami gagal bayar ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Entitas tidak
  mungkin menerima jumlah kontraktual yang terutang secara penuh sebelum memperhitungkan
  setiap peningkatan kredit yang dimiliki oleh Entitas. Aset keuangan dihapuskan jika tidak ada
  ekspektasi yang wajar untuk memulihkan arus kas kontraktual.

2. Liabilitas Keuangan

  Pengakuan dan Pengukuran Awal

  Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
  laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Entitas menentukan klasifikasi
  liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.

  Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan
  secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan yang diukur pada
  nilai wajar melalui laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang
  sesuai, pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan
  perolehan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam
  laba rugi.

  Liabilitas keuangan Entitas terdiri dari utang bank, utang usaha, utang lain-lain, beban akrual, utang
  pihak berelasi dan liabilitas sewa, diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan
  biaya perolehan diamortisasi. Entitas tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
  melalui laba rugi.

  Pengukuran setelah Pengakuan Awal

  Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikenakan bunga diukur pada biaya perolehan
  diamortisasi dengan menggunakan metode SBE.

  Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait
  dalam bagian liabilitas jangka pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam laporan laba
  rugi dan penghasilan komprehensif lain ketika liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta
  melalui proses amortisasi SBE.

  Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premium atas
  perolehan dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi
  SBE dicatat sebagai “Bagian Keuangan” dalam laba rugi.

                                             11
Page 14
                            PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                    Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                            Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

       Penghentian Pengakuan

       Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam
       kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.

       Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman
       yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas
       keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut
       dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan
       baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan diakui dalam laba rugi.

     3. Biaya Perolehan Diamortisasi dari Instrumen Keuangan

       Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode SBE dikurangi penyisihan atas
       penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat ditagih. Perhitungan tersebut
       mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya transaksi dan
       fee yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari SBE.

     4. Saling Hapus dari Instrumen Keuangan

       Aset dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya dilaporkan dalam laporan posisi
       keuangan jika, dan hanya jika, saat ini memiliki hak secara hukum untuk melakukan saling hapus
       atas jumlah tercatat dari aset dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk
       menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara
       bersamaan.

f.   Pengukuran Nilai Wajar

     Entitas mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan, dan aset dan liabilitas yang diakuisisi
     pada kombinasi bisnis. Entitas juga mengukur jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas (“UPK”)
     tertentu berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan (fair value less cost of disposal atau
     “FVLCD”), piutang yang tidak dikenakan bunga pada nilai wajar.

     Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
     untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
     pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
     mengalihkan liabilitas terjadi:

       i. Di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atau
      ii. Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
          tersebut.

     Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Entitas.

     Nilai wajar dari aset atau liabilitas diukur dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku
     pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
     bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.

     Pengukuran nilai wajar dari suatu aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar
     untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
     terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut
     pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

     Entitas menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia
     untuk mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable)
     yang relevan dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable).


                                                 12
Page 15
                             PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                     Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                             Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

     Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan
     dikategorikan dalam hirarki nilai wajar berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan
     terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan sebagai berikut:

      i. Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) dipasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
         yang dapat diakses Entitas pada tanggal pengukuran

      ii. Tingkat 2 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
          signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara langsung
          atau tidak langsung.

     iii. Tingkat 3 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
          signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable) baik secara
          langsung atau tidak langsung.

     Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara berulang, Entitas menentukan
     apakah terdapat perpindahan antara level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi ulang atas
     penetapan kategori (berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap
     pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.

g. Kas dan Setara Kas

     Kas dan setara kas terdiri dari kas, kas di bank serta deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga)
     bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atas utang serta
     tidak dibatasi penggunaannya. Kas di bank yang dibatasi penggunaannya disajikan secara terpisah
     pada laporan posisi keuangan.

h. Persediaan

     Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto
     (the lower of cost or net realizable value). Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata
     (average method). Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah
     dikurangi dengan taksiran biaya untuk menyelesaikan dan taksiran biaya yang diperlukan untuk
     melakukan penjualan.

     Penyisihan atas persediaan usang atau penurunan nilai persediaan, jika ada, ditetapkan berdasarkan
     penelaahan kondisi fisik dan tingkat perputaran persediaan.

i.   Biaya dibayar di Muka

     Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat dengan menggunakan metode garis lurus.

j.   Aset Tetap

     Aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
     rugi penurunan nilai, jika ada. Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak disusutkan.
     Biaya perolehan aset tetap meliputi: (a) harga pembelian, (b) biaya-biaya yang dapat diatribusikan
     secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisinya sekarang dan (c) estimasi awal biaya
     pembongkaran dan pemindahan dan restorasi lokasi aset (jika ada). Setiap bagian dari aset tetap
     dengan biaya perolehan yang signifikan terhadap jumlah biaya perolehan aset disusutkan secara
     terpisah.

     Pada saat pembaharuan dan perbaikan yang signifikan dilakukan, biaya tersebut diakui ke dalam nilai
     tercatat (carrying amount) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan.
     Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan lainnya yang tidak memenuhi kriteria pengakuan
     dibebankan langsung pada operasi berjalan.


                                                   13
Page 16
                              PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                      Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                              Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                         (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

     Penyusutan dimulai saat aset tetap tersedia untuk digunakan dan dihitung dengan menggunakan
     metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat aset, sebagai berikut:
                                                                                   Tahun

     Bangunan dan prasarana                                                                 20 – 30
     Mesin dan peralatan                                                                    12 – 20
     Alat pengangkutan                                                                          5
     Perabotan dan peralatan kantor                                                             5

     Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, masa manfaat dan metode penyusutan aset tetap di telaah,
     dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.

     Biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari
     biaya perolehan tanah pada akun “Aset tetap” dan tidak diamortisasi. Biaya yang berkaitan dengan
     perpanjangan hak atas tanah diakui sebagai beban ditangguhkan dan diamortisasi selama periode hak
     atas tanah atau masa manfaat tanah, mana yang lebih pendek.

     Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset
     tetap. Akumulasi biaya perolehan aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset
     tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan
     tujuannya.

     Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat
     ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang
     timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
     pelepasan dan nilai tercatat dari aset) dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi dan
     penghasilan komprehensif lain dalam tahun aset tesebut dihentikan pengakuannya.

k.   Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual

     Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual (atau kelompok lepasan) diklasifikasi sebagai dimiliki untuk
     dijual jika jumlah tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan dari pada melalui
     pemakaian berlanjut. Kondisi ini dianggap memenuhi hanya ketika penjualan tersebut harus sangat
     mungkin terjadi dan aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual (atau kelompok lepasan) harus tersedia
     untuk segera dijual.

     Aset tidak lancar (atau kelompok lepasan) diklasifikasi sebagai yang dimiliki untuk dijual diukur pada
     nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.

l.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

     Pada setiap tanggal pelaporan, Entitas menilai apakah terdapat indikasi suatu aset non-keuangan
     mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, maka Entitas membuat estimasi jumlah
     terpulihkan aset tersebut untuk menentukan kerugian penurunan nilai (jika ada). Jika tidak mungkin
     mengestimasi jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan secara individual, Entitas akan mengestimasi
     jumlah terpulihkan dari Unit Penghasil Kas (“UPK”).

     Jumlah terpulihkan atas sebuah aset adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya
     pelepasan, dengan nilai pakai. Dalam rangka mengukur penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga
     unit terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah.

     Pada tanggal pelaporan, aset non-keuangan, selain goodwill, yang telah mengalami penurunan nilai
     ditelaah untuk menentukan apakah terdapat kemungkinan pemulihan penurunan nilai. Jika terjadi
     pemulihan nilai, maka langsung diakui dalam laba rugi, tetapi tidak boleh melebihi akumulasi rugi
     penurunan nilai yang telah diakui sebelumnya.




                                                    14
Page 17
                            PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                    Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                            Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

m. Imbalan Kerja

   Entitas mengaku liabilitas imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Undang-Undang
   No. 11/2020 mengenai Cipta Kerja (“UUCK”), Peraturan Pemerintah No. 35 tahun 2021, dan PSAK
   No. 24 “Imbalan Kerja”. Berdasarkan UUCK tersebut, Entitas diharuskan untuk membayar uang
   pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak kepada karyawan apabila
   persyaratan yang ditentukan dalam UUCK tersebut terpenuhi.

   Beban pensiun Entitas ditentukan melalui perhitungan aktuaria dengan menggunakan metode
   “project-unit-credit” dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji.

   Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian akturial, segera diakui pada laporan posisi
   keuangan dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui penghasilan
   komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi periode
   berikutnya.

   Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal antara ketika program
   amandemen atau kurtailmen terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja
   diakui.

   Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan
   kerja. Entitas mengakui perubahan berikut pada liabilitas imbalan kerja pada akun “Beban Umum dan
   Administrasi” pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain:

     i. Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas penyelesaian
        (kurtailmen) tidak rutin, dan;
    ii. Beban atau penghasilan bunga neto.

n. Pengakuan Pendapatan dan Beban

   Entitas mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi lima langkah analisa sebagai berikut:

      i. Identifikasi kontrak dengan pelanggan;
     ii. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji
         dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
         pelanggan;
    iii. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh
         suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke
         pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat
         variabel, maka Entitas membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang
         diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan
         dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode
         kontrak;
    iv. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
         berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak
         dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya
         yang diharapkan ditambah marjin;
     v. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
         barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
         barang atau jasa tersebut).

   Untuk penjualan barang, kewajiban pelaksanaan umumnya terpenuhi, dan pendapatan diakui, pada
   saat pengendalian atas barang telah berpindah kepada pelanggan (pada suatu titik waktu).

   Beban diakui pada saat terjadinya dengan menggunakan dasar akrual.



                                                   15
Page 18
                           PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                   Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                           Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

   Penghasilan/Beban Bunga

   Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, penghasilan atau
   biaya bunga dicatat dengan menggunakan metode SBE, yaitu suku bunga yang secara tepat
   mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa yang akan datang selama umur
   yang diharapkan dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, selama periode yang lebih singkat,
   terhadap nilai tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.

o. Perpajakan

   Pajak Kini

   Aset dan liabilitas pajak penghasilan kini yang berasal dari periode berjalan dan periode sebelumnya
   dicatat sebesar jumlah yang diharapkan dapat dipulihkan dari atau dibayarkan kepada Kantor Pajak
   yang besarnya ditentukan berdasarkan tarif pajak dan peraturan perpajakan yang berlaku atau secara
   substantif telah berlaku.

   Beban pajak kini dihitung berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak untuk tahun yang
   bersangkutan. Pengaruh pajak untuk suatu tahun dialokasikan pada operasi tahun berjalan, kecuali
   untuk pengaruh pajak dari transaksi yang langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas. Manajemen
   secara periodik mengevaluasi posisi yang diambil Entitas sehubungan dengan situasi di mana
   interpretasi diperlukan untuk peraturan perpajakan yang terkait dan menetapkan provisi jika diperlukan.

   Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan Surat Ketetapan Pajak (“SKP”)
   diakui sebagai pendapatan atau beban dalam operasi periode berjalan, kecuali jika diajukan upaya
   penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok pajak dan denda yang ditetapkan dengan SKP
   ditangguhkan pembebanannya sepanjang memenuhi kriteria pengakuan aset.

   Pajak Tangguhan

   Pajak tangguhan diakui menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar
   pengenaan pajak aset dan liabilitas dan nilai tercatatnya dalam laporan keuangan pada akhir periode
   pelaporan.

   Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk setiap perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan
   diakui untuk semua perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal belum dikompensasi,
   sejauh terdapat kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia untuk dimanfaatkan dengan
   perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal belum dikompensasi.

   Nilai tercatat dari aset pajak tangguhan direviu pada setiap akhir periode pelaporan dan diturunkan
   ketika tidak lagi terdapat kemungkinan bahwa akan terdapat laba kena pajak yang akan memungkinkan
   semua atau sebagian dari aset pajak tangguhan tersebut untuk direalisasi. Penelaahan dilakukan pada
   setiap akhir periode pelaporan atas aset pajak tangguhan yang tidak diakui sebelumnya dan aset pajak
   tangguhan tersebut diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan tersedia
   sehingga aset pajak tangguhan tersebut dipulihkan.

   Pajak tangguhan yang terkait dengan pos-pos yang diakui di luar laba rugi diakui di luar laba rugi. Pos
   pajak tangguhan diakui terkait dengan transaksi yang mendasarinya baik dalam penghasilan
   komprehensif lain atau langsung ke ekuitas.

   Pajak Pertambahan Nilai

   Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”)
   kecuali:

      PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan sesuai dengan
       peraturan perpajakan, yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau
       sebagai bagian dari item beban-beban yang diterapkan; dan

                                                 16
Page 19
                              PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                      Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                              Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                         (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

        Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.

     Jumlah PPN neto yang terpulihkan dari, atau terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai bagian
     dari piutang atau utang pada laporan posisi keuangan.

p. Informasi Segmen

     Segmen adalah komponen dari Entitas yang dapat dibedakan yang terlibat dalam penyediaan produk-
     produk tertentu (segmen usaha), atau dalam menyediakan produk dalam lingkungan ekonomi tertentu
     (segmen geografis), yang memiliki risiko dan manfaat yang berbeda dari segmen lainnya.

     Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil
     keputusan operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya
     kepada segmen dan menilai kinerjanya.

     Pendapatan, beban, hasil usaha, aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat
     diatribusikan secara langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan
     dasar yang memadai untuk segmen tersebut.

q. Laba (Rugi) per Saham Dasar

     Jumlah laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) tahun berjalan dengan jumlah
     rata-rata tertimbang saham yang beredar selama tahun yang bersangkutan.

     Apabila jumlah saham biasa yang beredar meningkat tanpa disertai peningkatan sumber daya, maka
     jumlah saham biasa yang beredar sebelum peristiwa tersebut disesuaikan dengan perubahan
     proporsional atas jumlah saham beredar seolah-olah peristiwa tersebut terjadi pada permulaan dari
     periode sajian paling awal.

r.   Sewa

     Entitas menerapkan PSAK No. 73 “Sewa”, yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa sehubungan
     dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai “sewa operasi”.

     Pada tanggal permulaan suatu kontrak, Entitas menilai apakah suatu kontrak merupakan, atau
     mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan, atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
     memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan suatu aset identifikasian selama suatu jangka
     waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Untuk menilai apakah suatu kontrak memberikan hak untuk
     mengendalikan suatu aset identifikasian, Entitas menilai apakah:

        Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset identifikasian – ini dapat ditentukan secara eksplisit
         atau implisit dan secara fisik dapat dibedakan atau mewakili secara substansial seluruh kapasitas
         aset yang secara fisik dapat dibedakan. Jika pemasok memiliki hak substitusi substantif, maka aset
         tersebut tidak teridentifikasi;
        Entitas memiliki hak untuk memperoleh secara substansial seluruh manfaat ekonomi dari
         penggunaan aset selama periode penggunaan; dan
        Entitas memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Entitas memiliki hak ini
         ketika hak pengambilan keputusan yang paling relevan untuk mengubah bagaimana dan untuk
         tujuan apa aset tersebut digunakan. Dalam kondisi tertentu di mana semua keputusan tentang
         bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya, Entitas memiliki hak
         untuk mengarahkan penggunaan aset tersebut jika:

         -   Entitas memiliki hak untuk mengoperasikan aset; atau
         -   Entitas mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan
             apa aset akan digunakan.

     Pada tanggal permulaan atau pada saat penilaian kembali suatu kontrak yang mengandung sebuah
     komponen sewa, Entitas mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa


                                                  17
Page 20
                              PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                      Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                              Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                         (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

     berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen
     non-sewa.

     Pada tanggal permulaan sewa, Entitas mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna
     diukur pada biaya perolehan, di mana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan
     dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan
     biaya langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar
     dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan
     dan ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima.

     Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga
     tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

     Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
     didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut
     tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Entitas
     menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.

     Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran tetap,
     termasuk pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan piutang insentif sewa.

     Setiap pembayaran sewa dialokasikan sebagai beban keuangan dan pengurangan liabilitas sehingga
     menghasilkan tingkat suku bunga yang konstan atas saldo liabilitas yang tersisa.

     Sewa Jangka-Pendek dan Sewa Aset Bernilai-Rendah

     Entitas menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa jangka pendeknya
     (yaitu sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal permulaan dan tidak
     memiliki opsi pembelian). Entitas juga menerapkan pengecualian pengakuan sewa aset bernilai rendah
     untuk sewa yang dianggap bernilai rendah. Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa
     dari aset pendasar bernilai rendah diakui sebagai beban dengan metode garis lurus selama masa
     sewa.

s.   Provisi

     Provisi diakui jika Entitas memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) jika,
     sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian kewajiban tersebut
     mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan jumlah kewajiban
     tersebut dapat diestimasi secara andal.

     Seluruh provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi
     terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan besar tidak terjadi arus keluar sumber daya yang
     mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan kewajiban tersebut, maka provisi dibatalkan.

t.   Kontinjensi

     Kewajiban kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan dalam catatan atas
     laporan keuangan kecuali jika kemungkinan pengeluaran sumber daya yang memiliki manfaat ekonomi
     sangat kecil. Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan dalam catatan
     atas laporan keuangan apabila ada kemungkinan pemasukan manfaat ekonomi.

u. Peristiwa setelah Periode Laporan Keuangan

     Peristiwa setelah akhir periode laporan yang memberikan informasi tambahan terkait posisi Entitas
     pada periode laporan keuangan (adjusting events) diungkapkan dalam laporan keuangan. Peristiwa
     setelah periode laporan keuangan yang bukan merupakan adjusting events telah diungkapkan dalam
     catatan atas laporan keuangan apabila material.

                                                    18
Page 21
                              PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                      Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                              Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                         (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI OLEH MANAJEMEN

  Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mewajibkan
  manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah atas
  pendapatan, beban, aset dan liabilitas yang dilaporkan, serta pengungkapan liabilitas, kontinjensi, pada
  akhir periode pelaporan. Namun, ketidakpastian estimasi dan asumsi ini dapat menyebabkan penyesuaian
  material atas nilai tercatat aset dan liabilitas yang berdampak pada masa mendatang.

  Pertimbangan

  Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Entitas yang
  memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

  Penentuan Mata Uang Fungsional

  Mata uang fungsional dari Entitas adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer di mana Entitas
  beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan dan beban pokok
  penjualan serta beban langsung terkait Entitas.

  Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

  Entitas menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
  keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK No. 71 dipenuhi. Dengan
  demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Entitas seperti
  diungkapkan pada Catatan 34.

  Penyisihan Penurunan Nilai Piutang

  Ketika mengukur kerugian kredit ekspektasian (ECL), Entitas menggunakan informasi perkiraan masa
  depan yang wajar dan terdukung, berdasarkan asumsi pergerakan masa depan atas penentu ekonomi dan
  bagaimana penentu tersebut akan saling memengaruhi satu dengan lainnya.

  Kerugian saat gagal bayar adalah estimasi kerugian yang timbul pada saat gagal bayar. Loss given default
  dihitung dari selisih antara arus kas kontraktual dan arus kas yang diekspektasi diterima oleh pemberi
  pinjaman, dengan memperhitungkan arus kas dari penjualan agunan dan peningkatan kredit.

  Probabilitas gagal bayar merupakan input utama dalam mengukur ECL. Probabilitas gagal bayar adalah
  estimasi kemungkinan gagal bayar selama jangka waktu tertentu, yang perhitungannya mencakup data
  historis, asumsi dan ekspektasi dari kondisi masa depan.

  Sewa

  Entitas menerapkan PSAK No. 73 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa sehubungan dengan sewa
  yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai 'sewa operasi'.

  Pada tanggal permulaan kontrak, Entitas menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa.
  Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
  mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan
  imbalan.

  Estimasi dan Asumsi

  Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
  memiliki risiko signifikan mengakibatkan penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan
  liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini.

  Entitas mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan
  disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan, mungkin berubah akibat perubahan
                                               19
Page 22
                             PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                     Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                             Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

pasar atau situasi diluar kendali Entitas. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat
terjadinya.

Nilai Wajar dari Instrumen Keuangan

Ketika nilai wajar aset dan liabilitas keuangan dicatat dalam laporan posisi keuangan tidak dapat diperoleh
dari pasar yang aktif, maka nilai wajarnya ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian termasuk
model discounted cash flow. Masukan untuk model tersebut dapat diambil dari pasar yang dapat
diobservasi, tetapi apabila hal ini tidak dimungkinkan, sebuah tingkat pertimbangan disyaratkan dalam
menetapkan nilai wajar.

Pertimbangan tersebut mencakup penggunaan masukan seperti risiko mata uang, risiko tingkat suku
bunga, risiko harga, risiko kredit dan risiko likuiditas. Perubahan dalam asumsi mengenai faktor-faktor
tersebut dapat mempengaruhi nilai wajar dari instrumen keuangan yang dilaporkan. Penjelasan lebih lanjut
diungkapkan dalam Catatan 33.

Imbalan Kerja

Penentuan liabilitas imbalan kerja Entitas bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris
independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat
diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan,
umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Entitas
langsung diakui dalam laba atau rugi pada saat terjadinya.

Entitas berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil
aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Entitas dapat mempengaruhi secara
material liabilitas imbalan kerja dan beban imbalan kerja bersih. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam
Catatan 21.

Penyusutan atas Aset Tetap

Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 5
sampai 30 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Entitas
menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi
masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.
Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 12.

Realisasi dari Aset Pajak Tangguhan

Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat
digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan total aset pajak tangguhan
yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak dan strategi
perencanaan pajak masa depan. Namun tidak terdapat kepastian bahwa Entitas dapat menghasilkan
penghasilan kena pajak yang cukup untuk memungkinkan penggunaan sebagian atau keseluruhan dari
aset pajak tengguhan tersebut. Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 20.

Ketidakpastian Liabilitas Perpajakan

Dalam situasi tertentu, Entitas tidak dapat menentukan secara pasti jumlah liabilitas pajak mereka pada
saat ini atau masa depan karena proses pemeriksaan oleh, atau negosiasi dengan otoritas perpajakan.
Ketidakpastian timbul terkait dengan interpretasi dari peraturan perpajakan yang kompleks dan jumlah dan
waktu dari penghasilan kena pajak di masa depan.

Dalam menentukan jumlah yang harus diakui terkait dengan liabilitas pajak yang tidak pasti, Entitas
menerapkan pertimbangan yang sama yang akan mereka gunakan dalam menentukan total cadangan
yang harus diakui sesuai dengan PSAK No. 57, “Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi”. Entitas
                                               20
Page 23
                                   PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                           Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                   Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

  membuat analisa untuk semua posisi pajak terkait dengan pajak penghasilan untuk menentukan jika
  liabilitas pajak untuk manfaat pajak yang belum diakui harus diakui.

  Taksiran Nilai Realisasi Neto Persediaan

  Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto.

  Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang
  tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual pasar,
  estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Provisi dievaluasi kembali
  dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang mempengaruhi jumlah yang diestimasi. Penjelasan
  lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 7.

  Pajak Penghasilan

  Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
  transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
  usaha normal. Entitas mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah
  terdapat tambahan pajak penghasilan badan.

  Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

  Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau UPK melebihi nilai terpulihkannya, yang lebih besar
  antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi biaya untuk
  menjual didasarkan pada ketersediaan data dari perjanjian penjualan yang mengikat yang dibuat dalam
  transaksi normal atas aset serupa atau harga pasar yang dapat diamati dikurangi dengan biaya tambahan
  yang dapat diatribusikan dengan pelepasan aset.

  Perhitungan nilai pakai didasarkan pada model arus kas yang didiskontokan. Arus kas masa depan yang
  diproyeksikan tidak termasuk aktivitas restrukturisasi yang belum ada perikatannya atau investasi signifikan
  di masa depan yang akan meningkatkan kinerja dari UPK yang diuji.

  Nilai terpulihkan paling sensitif terhadap tingkat diskonto yang digunakan untuk model arus kas yang
  didiskontokan seperti halnya dengan arus kas masuk masa depan yang diharapkan dan tingkat
  pertumbuhan yang digunakan untuk tujuan ekstrapolasi.


4. KAS DAN BANK

  Akun ini terdiri dari:

                                                                   30 Juni 2024         31 Desember 2023
                                                                                            (Audited)
  Kas                                                                1.971.970.545               430.411.983

  Bank
    Dalam Rupiah
      PT Bank Central Asia Tbk                                       2.504.140.150              826.769.111
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                    220.662.054             5.627.112.795
      PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Barat                    10.147.798                10.261.347

     Dalam Dolar Amerika Serikat
      PT Bank Central Asia Tbk                                           26.624.188               25.447.345
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                      15.224.566               32.384.700

     Sub-jumlah                                                      2.776.798.756            6.521.975.298

  Jumlah                                                             4.748.769.301            6.952.387.281

                                                    21
Page 24
                                   PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                           Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                   Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


  Rekening di bank memiliki tingkat bunga mengambang sesuai dengan tingkat penawaran pada masing-
  masing bank.

  Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat saldo
  kas dan bank yang dibatasi penggunaannya dan tidak terdapat saldo kas dan bank kepada pihak berelasi.


5. PIUTANG USAHA – BERSIH

  Akun ini terdiri dari:
                                                                 30 Juni 2024       31 Desember 2023
                                                                                         (Audited)
   Lokal
   Pihak ketiga                                                  125.967.451.361        114.818.253.692
   Cadangan kerugian penurunan nilai                              (3.001.737.943)        (3.038.205.060)
   Sub-jumlah                                                    122.965.713.418        111.780.048.632

   Pihak berelasi (Catatan 28)
      PT Langgeng Investindo                                          70.930.375                       -
   Jumlah – bersih                                               123.036.643.793        111.780.048.632


  Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                 30 Juni 2024       31 Desember 2023
                                                                                         (Audited)
   Belum jatuh tempo                                              78.730.334.558         69.651.679.718
   Jatuh tempo:
     1 – 30 hari                                                  18.959.324.016         20.851.698.904
      31 – 60 hari                                                13.411.132.352         11.238.435.658
      Di atas 60 hari                                             14.937.590.810         13.076.439.412
   Sub-jumlah                                                    126.038.381.736        114.818.253.692

   Cadangan kerugian penurunan nilai                              (3.001.737.943)        (3.038.205.060)
   Jumlah – bersih                                               123.036.643.793        111.780.048.632

  Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang adalah sebagai berikut:

                                                                 30 Juni 2024       31 Desember 2023
                                                                                         (Audited)
   Saldo awal                                                      3.038.205.060          2.788.241.136
   Penambahan (pemulihan) (Catatan 25)                               (36.467.117)           249.963.924
   Penghapusan                                                                  -                     -
   Saldo akhir                                                     3.001.737.943          3.038.205.060

  Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, piutang usaha tertentu digunakan sebagai jaminan
  atas utang yang diperoleh dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dengan nilai fidusia jaminan sebesar
  Rp150.000.000.000 (Catatan 14).

  Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat piutang usaha yang dijual secara with
  recourse dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian dan piutang usaha yang direstrukturisasi.

                                                    22
Page 25
                                    PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                            Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                    Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                               (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

   Berdasarkan hasil penelaahan keadaan piutang usaha masing-masing pelanggan pada akhir periode,
   manajemen Entitas berpendapat bahwa penyisihan atas penurunan nilai piutang usaha tersebut cukup
   untuk menutup kemungkinan kerugian atas nilai piutang usaha.


6. PIUTANG LAIN-LAIN

   Akun ini terdiri dari:
                                                                  30 Juni 2024       31 Desember 2023
                                                                                          (Audited)
   Karyawan                                                            43.000.000             67.925.000
   Lain-lain                                                          440.477.750            490.046.050
   Jumlah                                                             483.477.750            557.971.050

   Piutang lain-lain berdasarkan jangka waktu:

                                                                  30 Juni 2024       31 Desember 2023
                                                                                          (Audited)
   Jangka pendek                                                      458.477.750            532.646.050
   Jangka panjang                                                      25.000.000             25.325.000
   Jumlah                                                             483.477.750            557.971.050

   Piutang lain-lain tidak dijaminkan untuk pinjaman dan tidak terdapat jaminan yang diterima Entitas atas
   piutang tersebut.

   Berdasarkan hasil penelaahan terhadap piutang lain-lain pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember
   2023, manajemen Entitas berkeyakinan bahwa tidak ada penurunan nilai piutang, sehingga manajemen
   berpendapat bahwa tidak diperlukan adanya penyisihan penurunan nilai piutang lain-lain.


7. PERSEDIAAN – BERSIH

   Akun ini terdiri dari:

                                                                  30 Juni 2024       31 Desember 2023
                                                                                          (Audited)
   Barang jadi                                                    149.372.385.330        143.748.392.833
   Barang dalam proses                                             92.822.686.443         90.134.593.883
   Bahan pembantu                                                  12.863.210.616         15.344.670.556
   Bahan baku                                                      12.808.285.172         14.695.882.164
   Sub-jumlah                                                     267.866.567.561        263.923.539.436

   Cadangan kerugian penurunan nilai                               (2.861.407.222)        (2.861.407.222)
   Jumlah – bersih                                                265.005.160.339        261.062.132.214

   Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai persediaan adalah sebagai berikut:

                                                                 31 Maret 2024       31 Desember 2023
                                                                                          (Audited)
   Saldo awal                                                        4.591.707.080          4.591.707.080
   Penambahan (pengurangan)                                        (1.730.299.858)        (1.730.299.858)
   Saldo akhir                                                      2.861.407.222          2.861.407.222

                                                     23
Page 26
                                    PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                            Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                    Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                               (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, persediaan tertentu digunakan sebagai jaminan atas
   utang yang diperoleh dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dengan nilai fidusia jaminan sebesar
   Rp150.000.000.000 (Catatan 14).

   Seluruh persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu
   paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan sebesar Rp55.000.000.000 pada tanggal 30 Juni 2024 dan
   31 Desember 2023. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup
   kemungkinan kerugian atas risiko tersebut, karena persediaan tersebut terletak pada 3 (tiga) gudang yang
   berlainan.

   Berdasarkan hasil penelaahan keadaan persediaan pada akhir periode, manajemen Entitas berpendapat
   bahwa penyisihan atas penurunan nilai persediaan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian
   atas nilai persediaan.


8. UANG MUKA PEMBELIAN

   Akun ini terdiri dari:

                                                                  30 Juni 2024        31 Desember 2023
                                                                                           (Audited)
   Lokal                                                              136.840.670             181.550.580
   Impor                                                                2.094.000             798.216.583
   Jumlah                                                             138.934.670             979.767.163



9. BIAYA DIBAYAR DI MUKA

   Akun ini terdiri dari:

                                                                  30 Juni 2024        31 Desember 2023
                                                                                           (Audited)
   Asuransi                                                           206.602.366             638.738.570
   Lain-lain                                                          234.668.461              90.854.984
   Jumlah                                                             441.270.827             729.593.554



10. ASET LANCAR LAINNYA

   Akun ini terdiri dari:

                                                                  30 Juni 2024        31 Desember 2023
                                                                                           (Audited)
   Jaminan pembelian bahan baku                                       971.029.968           3.456.257.409
   Jaminan pembelian gas (US$11.133 pada tahun 2024 dan
     US$11.871 pada tahun 2023)                                       182.806.783             183.006.419
   Jumlah                                                           1.153.836.751           3.639.263.828

   Jaminan berupa saldo bank yang dibatasi penggunaannya (Catatan 30).




                                                     24
Page 27
                                    PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                            Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                    Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                               (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

11. ASET TIDAK LANCAR YANG DIMILIKI UNTUK DIJUAL

   Akun ini berupa hak atas tanah, bangunan, mesin dan peralatan.

   Berdasarkan PSAK No. 58 mengenai “Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang
   Dihentikan”, Entitas mengklasifikasikan mesin dan peralatan sebagai aset tidak lancar yang dimiliki untuk
   dijual pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.


   Rincian penjualan aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual adalah sebagai berikut:

                                                                                               31 Desember 2023
                                                                                                    (Audited)
   Harga jual                                                                                            851.150.000
   Nilai buku                                                                                            849.700.966
   Laba penjualan aset tidak lancar yang dimiliki
      untuk dijual                                                                                         1.449.034

   Atas penjualan aset tersebut manajemen telah menyampaikan kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   sesuai dengan pengiriman laporan tahunan dan triwulanan tahun 2024 dan 2023. Dan saat melakukan
   proses perpanjangan fasilitas kredit, Manajemen juga telah menyampaikan kepada PT Bank Mandiri
   (Persero) Tbk bahwa hasil penjualan aset tidak lancar tersebut digunakan untuk kegiatan operasional
   Entitas, termasuk untuk membayar kewajiban kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

   Manajemen masih terus mengupayakan penjualan dan penawaran harga yang sesuai dengan keinginan
   manajemen atas aset tidak lancar tersebut.

   Hak atas tanah, bangunan, serta beberapa mesin dan peralatan yang dimiliki untuk dijual di atas digunakan
   sebagai jaminan atas utang bank (Catatan 14).

   Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau
   perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual
   masing-masing pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.


12. ASET TETAP

   Akun ini terdiri dari:

          30 Juni 2024            Saldo Awal      Penambahan      Pengurangan       Reklasifikasi        Saldo Akhir
    Nilai tercatat
    Pemilikan langsung
    Hak atas tanah               26.782.489.700               -                 -               -        26.782.489.700
    Bangunan dan prasarana       46.107.110.888               -                 -               -        46.107.110.888
    Mesin dan peralatan         527.966.667.398      14.314.986                 -     830.107.290       528.811.089.674
    Alat pengangkutan            20.544.533.735               -                 -               -        20.544.533.735
    Perabotan dan peralatan
      kantor                      6.476.654.293     131.280.214                 -                   -     6.607.934.507
    Sub-jumlah                  627.877.456.014     145.595.200                 -     830.107.290       628.853.158.504


    Aset dalam penyelesaian
    Mesin dan peralatan           4.723.587.238     285.915.626                 -   (830.107.290)         4.179.395.574
    Jumlah                      632.601.043.252     431.510.826                 -                   -   633.032.554.078




                                                        25
Page 28
                               PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                       Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                               Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                          (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

      30 Juni 2024           Saldo Awal      Penambahan       Pengurangan       Reklasifikasi          Saldo Akhir
 Akumulasi penyusutan
 Pemilikan langsung
 Bangunan dan prasarana     30.584.161.781      484.970.521                 -                   -     31.069.132.302
 Mesin dan peralatan       388.949.617.935    7.771.844.590                 -                   -    396.721.462.525
 Alat pengangkutan          19.217.607.876      415.899.316                 -                   -     19.633.507.192
 Perabotan dan peralatan
   kantor                    5.912.352.976     109.603.522                  -                   -      6.021.956.498
 Jumlah                    444.663.740.568    8.782.317.949                 -                   -    453.446.058.517
 Nilai buku                187.937.302.684                                                           179.586.495.561



    31 Desember 2023         Saldo Awal      Penambahan       Pengurangan       Reklasifikasi          Saldo Akhir
 Nilai tercatat
 Pemilikan langsung
 Hak atas tanah             26.782.489.700               -                 -                 -        26.782.489.700
 Bangunan dan prasarana     46.107.110.888               -                 -                 -        46.107.110.888
 Mesin dan peralatan       538.980.312.091      51.112.692    12.948.750.942     1.883.993.557       527.966.667.398
 Alat pengangkutan          20.544.533.735               -                 -                 -        20.544.533.735
 Perabotan dan peralatan
   kantor                    6.232.561.679     231.792.614         1.100.000        13.400.000         6.476.654.293
 Sub-jumlah                638.647.008.093     282.905.306    12.949.850.942     1.897.393.557       627.877.456.014


 Aset dalam penyelesaian
 Mesin dan peralatan         4.848.680.586    1.772.300.209                 -   (1.897.393.557)        4.723.587.238
 Jumlah                    643.495.688.679    2.055.205.515   12.949.850.942                    -    632.601.043.252

 Akumulasi penyusutan
 Pemilikan langsung
 Bangunan dan prasarana     29.625.149.403      959.012.378                -                    -     30.584.161.781
 Mesin dan peralatan       385.213.674.070   15.356.929.727   11.620.985.862                    -    388.949.617.935
 Alat pengangkutan          18.437.234.033      780.373.843                -                    -     19.217.607.876
 Perabotan dan peralatan
   kantor                    5.721.532.530     191.920.446         1.100.000                    -      5.912.352.976
 Jumlah                    438.997.590.036   17.288.236.394   11.622.085.862                    -    444.663.740.568
 Nilai buku                204.498.098.643                                                           187.937.302.684


Rincian rugi penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                                                       2023
Harga jual                                                                                            778.430.412
Nilai buku                                                                                            977.399.869
Rugi penjualan aset tetap                                                                            (198.969.457)


Beban penyusutan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
dialokasikan sebagai berikut:

                                                                         2024                          2023
Beban pokok penjualan – beban pabrikasi                               7.848.592.715                 15.549.828.310
Beban umum dan administrasi (Catatan 26)                                933.725.234                  1.738.408.084
Jumlah                                                                8.782.317.949                 17.288.236.394


Entitas memiliki hak atas tanah (Hak Guna Bangunan) seluas 163.014 meter persegi, yang berlokasi di
Sidoarjo dan Tangerang. Sertifikat hak atas tanah akan berakhir pada berbagai tanggal sampai tahun 2043.

                                                    26
Page 29
                                    PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                            Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                    Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                               (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

   Manajemen Entitas berkeyakinan bahwa sertifikat hak atas tanah tersebut dapat diperpanjang setelah
   masa berakhirnya.

   Pada tahun 2024 dan 2023, aset tetap tertentu Entitas digunakan sebagai jaminan atas utang bank dan
   utang lain-lain – jangka panjang (Catatan 14 dan 19).

   Pada tanggal 30 Juni 2024, aset dalam penyelesaian meliputi mesin dan peralatan dengan jumlah
   persentase penyelesaian sebesar 75% dan estimasi bulan penyelesaian pada bulan November 2024.

   Pada tanggal 31 Desember 2023, aset dalam penyelesaian meliputi mesin dan peralatan dengan jumlah
   persentase penyelesaian sebesar 76% dan estimasi bulan penyelesaian pada bulan Agustus 2024.

   Berdasarkan laporan appraisal KJPP Dasa’at, Yudistira & Rekan, tanggal 15 Maret 2024, nilai pasar seluruh
   aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual dan aset tetap Entitas adalah sebesar Rp1.640.981.400.000.

   Manajemen Entitas berpendapat bahwa nilai residu dari aset tetap adalah sebesar nihil.

   Jumlah biaya perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh namun masih digunakan adalah sebesar
   Rp270.479.509.131 dan Rp268.410.950.168 masing-masing pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember
   2023.

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, seluruh aset tetap, kecuali hak atas tanah telah
   diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan masing-masing
   sebesar Rp 145.528.637.000 dan Rp145.548.637.000, di mana manajemen berpendapat bahwa nilai
   pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.

   Pada tanggal 24 Februari 2016, Entitas telah menerima Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak
   No. KEP-573/WPJ.07/2016 tentang persetujuan penilaian kembali aset tetap untuk tujuan perpajakan per
   tanggal 1 Januari 2016.

   Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau
   perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai aset tetap masing-masing pada tanggal
   30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.


13. ASET HAK-GUNA – BERSIH

   Akun ini terdiri dari:

          30 Juni 2024            Saldo Awal       Penambahan       Pengurangan       Reklasifikasi       Saldo Akhir
    Biaya perolehan
    Bangunan dan prasarana        1.149.180.172    1.149.180.172                  -                   -   2.298.360.344

    Akumulasi amortisasi
    Bangunan dan prasarana        1.149.180.172      287.295.042                  -                   -   1.436.475.214
    Nilai buku                                 -                                                            861.885.130


       31 Desember 2023           Saldo Awal       Penambahan       Pengurangan       Reklasifikasi       Saldo Akhir
    Biaya perolehan
    Bangunan dan prasarana        1.149.180.172                 -                 -                   -   1.149.180.172

    Akumulasi amortisasi
    Bangunan dan prasarana         574.590.086       574.590.086                  -                   -   1.149.180.172
    Nilai buku                     574.590.086                                                                          -




                                                         27
Page 30
                                   PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                           Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                   Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

  Liabilitas Sewa

  Mutasi liabilitas sewa sehubungan dengan aset hak-guna adalah sebagai berikut:

             2024               1 Januari 2024       Penambahan       Beban bunga     Pembayaran          30 Juni 2024
    Kelas aset pendasar
    Bangunan dan prasarana                       -   1.149.180.172       46.726.834    (315.000.000)         880.907.006
    Jumlah                                       -                                                           880.907.006



             2023               1 Januari 2023       Penambahan       Beban bunga     Pembayaran        31 Desember 2023
    Kelas aset pendasar
    Bangunan dan prasarana         600.332.915                    -      29.667.085    (630.000.000)                     -
    Jumlah                         600.332.915                                                                           -


   Liabilitas sewa berdasarkan jangka waktu:

                                                                           30 Juni 2024         31 Desember 2023
                                                                                                     (Audited)
   Jangka pendek                                                               574.013.130                               -
   Jangka panjang                                                              306.893.876                               -
   Jumlah                                                                      880.907.006                               -



14. UTANG BANK

  Akun ini terdiri dari:

                                                                           30 Juni 2024         31 Desember 2023
                                                                                                     (Audited)
  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
    Kredit Modal Kerja
       Non Revolving                                                       162.100.000.000             163.700.000.000
       Revolving                                                            39.436.258.308              34.111.258.308
    Trust Receipt                                                           30.986.761.525              18.890.237.411
  Dikurangi: Biaya pinjaman yang diamortisasi                                (237.625.000)                 (41.145.831)
  Jumlah                                                                   232.285.394.833             216.660.349.888


  Pada tahun 2020, Entitas memiliki fasilitas kredit modal kerja KMK Non Revolving 1 sebesar
  Rp125.000.000.000, KMK Non Revolving 2 sebesar Rp45.500.000.000 dan KMK Revolving 1 sebesar
  Rp39.500.000.000. Entitas juga memiliki fasilitas SKBDN sub limit trust receipt dan bank garansi dengan
  jumlah maksimum sebesar Rp35.000.000.000 dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

  Pada tanggal 19 Mei 2021, Entitas mendapat persetujuan restrukturisasi terdampak Covid-19 berupa KMK
  Revolving sebesar Rp39.500.000.000 diperpanjang sampai dengan tanggal 25 Mei 2023 dan KMK Non
  Revolving 1 sebesar Rp125.000.000.000 dan KMK Non Revolving 2 sebesar Rp45.500.000.000 dengan
  jangka waktu tiap tahun dan diperpanjang sampai dengan tanggal 31 Desember 2023. Kewajiban
  pembayaran bunga sebesar 5,5% dari fasilitas ini ditangguhkan sampai dengan Desember 2022 dan akan
  dibayarkan dengan skema angsuran secara prorata mulai bulan Januari 2024 sampai dengan Mei 2025
  (Catatan 17).



                                                           28
Page 31
                                    PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                            Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                    Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                               (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

   Pada tanggal 23 Mei 2023, Fasilitas Kredit KMK Revolving 1 sebesar Rp39.500.000.000 dan fasilitas
   SKBDN sub limit trust receipt dan bank garansi dengan jumlah maksimum sebesar Rp35.000.000.000
   diperpanjang sampai dengan tanggal 25 Mei 2024 dan saat ini sedang dalam proses perpanjangan.

   Berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Kredit No. CMB.TFW/SPPK.001/2024, tanggal 31 Januari 2024,
   Entitas mendapatkan persetujuan restrukturisasi fasilitas kredit KMK Non Revolving 1 sebesar
   Rp121.400.000.000, KMK Non Revolving 2 sebesar Rp41.900.000.000, KMK Aflopend sebesar
   Rp26.800.000.000 dengan jangka waktu diperpanjang sampai dengan tanggal 31 Desember 2024.

   Seluruh fasilitas pinjaman tersebut dibebani bunga tahunan sebesar 8% pada tahun 2024 dan 2023, dan
   dijamin dengan piutang usaha, persediaan, aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual serta aset tetap
   tertentu Entitas (Catatan 5, 7, 11 dan 12).


15. UTANG USAHA

   Akun ini terdiri dari:

                                                                  30 Juni 2024       31 Desember 2023
                                                                                          (Audited)
   Lokal                                                           43.163.681.229         53.147.896.672
   Impor                                                               62.814.266              4.162.320
   Jumlah                                                          43.226.495.495         53.152.058.992


   Analisis umur utang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2024       31 Desember 2023
                                                                                          (Audited)
   Pihak ketiga
   Belum jatuh tempo                                               26.618.296.519         37.346.621.711
   Jatuh tempo
      1 – 30 hari                                                   8.912.336.851          7.983.042.619
      31 – 60 hari                                                  5.447.174.027          4.997.786.026
      Di atas 60 hari                                               2.248.688.098          2.824.608.636
   Jumlah                                                          43.226.495.495         53.152.058.992


   Rincian utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2024       31 Desember 2023
                                                                                          (Audited)
   Rupiah                                                          43.163.681.229         53.147.896.672
   Dolar Amerika Serikat                                               62.814.266              4.162.320
   Jumlah                                                          43.226.495.495         53.152.058.992


   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat jaminan yang diberikan oleh Entitas
   sehubungan dengan utang usaha.


16. UTANG LAIN-LAIN

   Akun ini terdiri dari:


                                                     29
Page 32
                                    PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                            Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                    Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                               (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                  30 Juni 2024       31 Desember 2023
                                                                                          (Audited)
   Pihak ketiga                                                       587.370.061          512.453.248

   Pihak berelasi (Catatan 28)
     PT Langgeng Pratama Industri                                     235.436.444             6.154.882
   Jumlah                                                             822.806.505          518.608.130



17. BEBAN AKRUAL

   Akun ini terdiri dari:

                                                                  30 Juni 2024       31 Desember 2023
                                                                                          (Audited)
   Gaji dan tunjangan (Catatan 28)                                 38.659.932.433        33.453.613.596
   Bunga (Catatan 14 dan 19)                                       23.997.531.208        23.772.731.202
   Listrik                                                          1.143.717.316         1.052.114.075
   Bahan bakar gas                                                    584.070.995           334.423.913
   Lain-lain                                                          294.400.686           414.123.848
   Jumlah                                                          64.679.652.638        59.027.006.634


   Disajikan dalam laporan posisi keuangan sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2024       31 Desember 2023
                                                                                          (Audited)
   Jangka pendek                                                   64.679.652.638        59.027.006.634
   Jangka panjang                                                               -                     -
   Jumlah                                                          64.679.652.638        59.027.006.634



18. LIABILITAS KONTRAK

   Akun ini terdiri dari:
                                                                  30 Juni 2024       31 Desember 2023
                                                                                          (Audited)
   Pihak ketiga
     Lokal                                                          4.853.263.151         3.202.777.497
     Ekspor                                                           271.230.348           108.967.880
   Sub-jumlah                                                       5.124.493.499         3.311.745.377
   Pihak berelasi (Catatan 28)
     PT Langgeng Investindo                                                      -         629.879.676
   Jumlah                                                           5.124.493.499         3.941.625.053



19. UTANG JANGKA PANJANG

   Utang Bank
                                                     30
Page 33
                                 PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                         Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                 Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


Akun ini terdiri dari:
                                                               30 Juni 2024        31 Desember 2023
                                                                                        (Audited)
Utang bank jangka panjang
  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  Kredit Modal Kerja Aflopend                                   25.600.000.000          26.800.000.000

Dikurangi bagian jatuh tempo dalam waktu satu tahun             25.600.000.000          26.800.000.000
Bagian jangka panjang                                                          -                      -

Pada bulan Oktober 2017, Entitas memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja yang merupakan konversi dari
penurunan limit Kredit Modal Kerja dengan limit sebesar Rp50.000.000.000. Fasilitas kredit ini digunakan
sebagai tambahan modal kerja. Fasilitas kredit ini memiliki jangka waktu selama 5 (lima) tahun terhitung
mulai tanggal 26 Oktober 2017 dan dibebani bunga sebesar 8% per tahun pada tahun 2024 dan 2023.
Fasilitas ini dijamin dengan jaminan yang sama dengan fasilitas jangka pendek (Catatan 14) dan memiliki
pembatasan yang sama dengan fasilitas jangka pendek.

Pada tanggal 12 Mei 2020, Entitas mendapat persetujuan restrukturisasi terdampak Covid-19 berupa
penangguhan pembayaran angsuran dan bunga pinjaman KMK Aflopend. Kewajiban pembayaran bunga
pinjaman sebesar 5,5% dan pembayaran angsuran dari fasilitas ini ditangguhkan sampai dengan Mei 2023.
Pada tahun 2020 Entitas wajib membayar kewajiban bunga pinjaman KMK Aflopend sebesar 3,5%.

Pada tanggal 19 Mei 2021, Entitas kembali mendapatkan persetujuan restrukturisasi kredit berupa
penangguhan pembayaran angsuran KMK Aflopend sampai dengan 23 Desember 2021. Per tanggal 23
Januari 2022 dibayar kembali secara angsuran sampai dengan 23 Mei 2025. Sebagian beban bunga
ditangguhkan hasil restrukturisasi pertama dapat dibayarkan dengan skema angsuran secara prorata mulai
bulan Januari 2024 sampai dengan bulan Mei 2025 (Catatan 17).

Berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Kredit No. CMB.TFW/SPPK.001/2024, tanggal 31 Januari 2024,
Entitas mendapatkan persetujuan restrukturisasi fasilitas kredit KMK Non Revolving 1 sebesar
Rp121.400.000.000, KMK Non Revolving 2 sebesar Rp41.900.000.000, KMK Aflopend sebesar
Rp26.800.000.000 dengan jangka waktu diperpanjang sampai dengan tanggal 31 Desember 2024
(Catatan 14).

Pada tanggal 31 Januari 2024, Entitas mendapatkan persetujuan restrukturisasi fasilitas kredit KMK Non
Revolving 1, KMK Non Revolving 2, KMK Aflopend berupa seluruh kewajiban bunga yang ditangguhkan
dibayar pada bulan Desember 2024 (Catatan 17).

Utang lain-lain

Akun ini terdiri dari:

                                                               30 Juni 2024        31 Desember 2023
                                                                                        (Audited)
Pihak ketiga
 PT BCA Finance                                                     25.631.600              76.895.450

  Dikurangi bagian jatuh tempo dalam waktu satu tahun               25.631.600              76.895.450
Bagian jangka panjang                                                          -                      -


Pada tahun 2020, Entitas memperoleh fasilitas pembiayaan dalam rangka kepemilikan kendaraan dari
PT BCA Finance sebesar Rp1.914.509.600 dengan tingkat bunga sebesar 4,49% dan 6% flat per tahun
yang terutang dalam angsuran bulanan masing-masing sampai tahun 2024 dan 2023.

                                                  31
Page 34
                                   PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                           Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                   Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

  Fasilitas pembiayaan ini dijamin dengan aset tetap yang dibiayai dengan fasilitas ini (Catatan 12).

  Utang Pihak Berelasi

  Akun ini terdiri dari:

                                                                   30 Juni 2024         31 Desember 2023
                                                                                             (Audited)
   Pihak berelasi (Catatan 28)
    Hidayat Alim                                                     5.140.000.000            5.140.000.000
    Pangestu Alim                                                    2.200.000.000            2.200.000.000

   Jumlah                                                            7.340.000.000            7.340.000.000


  Utang kepada Hidayat Alim merupakan pinjaman modal kerja yang tidak dikenakan bunga dan tanpa
  jaminan. Pinjaman ini akan dilunasi dalam 55 (lima puluh lima) kali angsuran terhitung mulai bulan Juli
  2017. Pada tahun 2021, perjanjian tersebut diubah menjadi tidak memiliki jangka waktu pembayaran
  pinjaman.

  Utang kepada Pangestu Alim merupakan pinjaman modal kerja yang tidak dikenakan bunga dan tanpa
  jaminan. Pinjaman ini akan dilunasi dalam 36 (tiga puluh enam) kali angsuran terhitung mulai bulan Januari
  2019 dan sisanya akan dilunasi pada tahun keempat. Pada tahun 2021, perjanjian tersebut diubah menjadi
  tidak memiliki jangka waktu pembayaran pinjaman.


20. PERPAJAKAN

  a. Utang pajak

      Akun ini terdiri dari:

                                                                   30 Juni 2024         31 Desember 2023
                                                                                             (Audited)
      Pajak Penambahan Nilai                                       115.553.383.847          111.453.300.343
      Pajak Penghasilan
       Pasal 21                                                        292.622.426              518.650.329
       Pasal 23                                                          2.226.203               64.757.168
       Pasal 4 (2)                                                       2.820.000                5.250.000
      Jumlah                                                       115.851.052.476          112.041.957.840


  b. Pada periode yang berakhir tanggal 30 Juni 2024, Entitas telah melakukan pembayaran atas STP PPN
     Maret 2016 dan Mei 2016 sebesar Rp511.031.094 dan Rp888.968.906.

      Pada tahun 2023, Entitas melakukan pembayaran atas Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”)
      Pajak Pertambahan Nilai masa Januari sampai dengan Desember 2016, 2017 dan 2018 masing-
      masing sebesar Rp530.844.174, Rp286.580.724 dan Rp2.067.575.102.

      Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang berlaku di Indonesia, Entitas menghitung, menetapkan
      dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang. Direktur Jenderal Pajak (“DJP”) dapat
      menetapkan atau mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu 10 tahun sejak tanggal terutangnya
      pajak atau akhir tahun 2015, mana yang lebih awal. Berdasarkan Undang Undang Perpajakan yang
      berlaku sejak 2008, DJP dapat menetapkan atau mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu lima
      tahun sejak tanggal terutangnya pajak.

                                                    32
Page 35
                                PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                        Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                           (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

      Pada tanggal 7 Oktober 2021, Pemerintah mengesahkan Rancangan Undang-Undang Harmonisasi
      Peraturan Perpajakan (RUU HPP) menjadi UU Nomor 7 Tahun 2021 yang menetapkan, antara lain,
      kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari semula 10% menjadi 11% mulai tanggal 1 April 2022
      dan 12% mulai tanggal 1 Januari 2025. Selain itu, membatalkan penurunan tarif pajak penghasilan wajib
      pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap dari semula turun ke 20% menjadi tetap sebesar
      22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022.

   c. Aset pajak tangguhan

      Saldo aset pajak tangguhan – bersih sebesar Rp6.786.487.103 dan Rp4.001.104.323 masing-masing
      pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.

      Berdasarkan hasil evaluasi manajemen Entitas berkeyakinan bahwa saldo aset pajak tangguhan dapat
      terealisasi.


21. LIABILITAS IMBALAN KERJA

   Entitas mencatat estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31
   Desember 2023 berdasarkan perhitungan aktuaris yang dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria
   Nurichwan, aktuaris independen, berdasarkan laporannya masing-masing bertanggal 26 Februari 2024
   dan 22 Februari 2023 dengan menggunakan metode Projected Unit Credit yang mempertimbangkan
   asumsi-asumsi sebagai berikut:

                                                                                                 2023
   Usia pensiun normal                                                                              55 tahun
   Kenaikan gaji tahunan                                                                                  5%
   Bunga diskonto                                                                                      6,88%
   Tabel Mortalita                                                                   Tabel Mortalita IV 2019

   Analisis liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan yang disajikan sebagai “Estimasi Liabilitas atas
   Imbalan Kerja Karyawan” di laporan posisi keuangan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.

    Beban imbalan kerja yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah sebagai
     berikut:



                                                                                                 2023
      Beban jasa kini                                                                           806.000.661
      Beban bunga                                                                               680.089.159
      Dampak IFRIC                                                                                        -
      Jumlah beban imbalan kerja karyawan                                                     1.486.089.820


    Mutasi liabilitas atas imbalan kerja yang diakui di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut:

                                                                                                 2023
      Saldo awal tahun                                                                        9.252.913.723
      Beban imbalan kerja                                                                     1.486.089.820
      Pembayaran                                                                              (647.800.000)
      Kerugian komprehensif lain                                                              1.308.346.622
      Saldo akhir tahun                                                                      11.399.550.165


                                                    33
Page 36
                               PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                       Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                               Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                          (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

    Mutasi nilai kini dari liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut:
                                                                                                  2023
      Saldo awal tahun                                                                         9.252.913.723
      Beban jasa kini                                                                            806.000.661
      Beban bunga                                                                                680.089.159
      Dampak IFRIC                                                                                         -
      Pembayaran                                                                               (647.800.000)
      Kerugian komprehensif lain                                                               1.308.346.622
      Saldo akhir tahun                                                                       11.399.550.165

      Pada tanggal 31 Desember 2023, analisa sensitivitas atas asumsi-asumsi aktuarial adalah sebagai
      berikut:
                                Tingkat diskonto                         Kenaikan gaji di masa depan
                                       Pengaruh nilai kini                               Pengaruh nilai kini
                                        atas kewajiban                                    atas kewajiban
                                            imbalan                                           imbalan
                       Persentase         pasca-kerja                 Persentase            pasca-kerja
      Kenaikan                 1%        10.404.591.152                             1%      12.544.664.959
      Penurunan              (1%)        12.534.591.672                           (1%)      10.378.830.980

      Pembayaran kontribusi yang diharapkan dari kewajiban imbalan kerja pada periode mendatang adalah
      sebagai berikut:
                                                                                           2023

      0 – 4 tahun                                                                                872.059.207
      5 – 10 tahun                                                                             2.201.127.441
      11 – 15 tahun                                                                            5.689.592.996
      16 – 20 tahun                                                                            1.291.815.693
      Lebih dari 20 tahun                                                                      1.344.954.828
      Jumlah                                                                                  11.399.550.165

      Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi atas imbalan kerja tersebut telah memadai untuk menutup
      liabilitas imbalan kerja Entitas.


22. MODAL SAHAM
   Rincian pemegang saham Entitas dan kepemilikannya pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023,
   berdasarkan catatan yang dibuat oleh PT Datindo Entrycom, Biro Administrasi Efek adalah sebagai berikut:
                                               Jumlah saham
                                              ditempatkan dan           Persentase
         Pemegang Saham                         disetor penuh           kepemilikan              Jumlah

   Hidayat Alim (Direktur Utama)                    385.649.140                38,24%        192.824.570.000
   Pangestu Alim (Direktur)                         302.921.271                30,04%        151.460.635.500
   PT Langgeng Bahagia                              179.313.291                17,78%         89.656.645.500
   Kantor Pusat DJKN Direktorat
    Jenderal Kekayaan Negara
    Kementrian Keuangan                              57.901.002                 5,74%         28.950.501.000
   Kosasih Koenawan (Direktur)                            4.104                 0,00%              2.052.000
   Masyarakat                                        82.728.861                 8,20%         41.364.430.500

   Jumlah                                          1.008.517.669           100,00%           504.258.834.500

                                                      34
Page 37
                              PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                      Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                              Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                         (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

23. PENJUALAN BERSIH

   Rincian penjualan bersih adalah sebagai berikut:
                                                                   2024                    2023
   Lokal
   Pihak ketiga
    Alat masak aluminium                                       126.386.885.865        134.731.078.947
    Pipa PVC, fitting dan talang air                            64.190.220.619         57.579.582.015
    Perabotan rumah tangga plastik                              49.884.864.189         55.190.646.722
    Alat masak aluminium anti lengket                            2.140.283.040          2.130.987.381
   Sub – jumlah                                                242.602.253.713        249.632.295.065

   Pihak berelasi (Catatan 28)
    Alat masak aluminium                                         4.188.108.150          3.967.968.590
    Perabotan rumah tangga plastik                               3.178.096.153          2.579.712.048
    Pipa PVC, fitting dan talang air                               196.232.773             70.357.250
    Alat masak aluminium anti lengket                               30.447.053            101.390.713
   Sub – jumlah                                                  7.592.884.129          6.719.428.601

   Ekspor
    Perabotan rumah tangga plastik                                 438.888.967            863.788.440
    Alat masak aluminium                                           288.431.765                       -
    Alat masak aluminium anti lengket                              268.244.598            199.120.409
   Sub – jumlah                                                    995.565.330          1.062.908.849

   Jumlah                                                      251.190.703.172        257.414.632.515


   Pada tahun 2024 dan 2023, tidak ada penjualan ke pelanggan yang melebihi 10% dari penjualan bersih.


24. BEBAN POKOK PENJUALAN

   Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:

                                                                   2024                    2023
   Pemakaian bahan baku                                        104.701.315.148         95.305.624.080
   Upah buruh langsung                                          49.169.614.086         43.907.947.461
   Beban pabrikasi                                              74.325.607.807         69.907.154.641
   Jumlah beban produksi                                       228.196.537.041        209.120.726.182

   Persediaan dalam proses
   Awal periode                                                 90.134.593.883        108.588.054.027
   Akhir periode                                               (92.822.686.443)       (91.693.755.929)
   Beban pokok produksi                                        225.508.444.481        226.015.024.280

   Persediaan barang jadi
   Awal periode                                                 143.748.392.833       160.120.046.961
   Pembelian                                                      1.534.088.023         1.734.308.219
   Akhir periode                                              (149.372.385.330)      (160.397.107.361)
   Beban pokok penjualan                                       221.418.540.007        227.472.272.099

                                                      35
Page 38
                              PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                      Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                              Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                         (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

   Entitas membeli bahan baku dan bahan pembantu dari pihak ketiga. Pembelian yang melebihi 10% dari
   total penjualan adalah sebagai berikut:

                                                   2024          %               2023             %

   PT Indonesia Asahan Aluminium            47.928.588.526    19,08%         44.146.150.710     17,15%

   Untuk tahun 2024 dan 2023, tidak terdapat pembelian dari pihak-pihak berelasi.


25. BEBAN PENJUALAN

   Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut:

                                                                      2024                      2023

   Pengangkutan dan beban ekspor lainnya                             3.735.984.459            3.117.748.535
   Pemasaran                                                         2.422.671.754            2.401.762.535
   Perjalanan dinas                                                  1.343.127.460            1.080.280.772
   Pemulihan penurunan nilai piutang (Catatan 5)                       (36.467.117)           (159.137.000)
   Lain-lain                                                           613.125.256              661.321.330

   Jumlah                                                            8.078.441.812            7.101.976.172



26. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

   Rincian beban umum dan administrasi adalah sebagai berikut:



                                                                      2024                      2023

   Gaji dan kesejahteraan karyawan                                14.848.292.574          14.749.171.774
   Beban umum                                                      2.014.635.695           1.082.968.708
   Beban bank                                                      1.939.804.918           1.944.104.092
   Pemeliharaan dan perbaikan                                      1.486.317.072           1.869.750.062
   Beban pajak                                                     1.218.356.874           1.240.935.967
   Administrasi kantor                                               982.434.168             717.209.139
   Penyusutan (Catatan 12)                                           933.725.234             903.445.879
   Keamanan                                                          719.608.508             721.593.863
   Asuransi                                                          681.287.181             634.425.665
   Sumbangan dan jamuan                                              590.333.203             482.135.427
   Iuran dan perijinan                                               322.033.852             457.117.774
   Amortisasi (Catatan 13)                                           287.295.042             287.295.040
   Telepon dan teleks                                                166.689.914             154.977.260
   Air dan listrik                                                    95.142.768             114.819.077
   Lain-lain                                                         442.083.141             732.577.014

   Jumlah                                                         26.728.040.144          26.092.526.741



27. RUGI SAHAM DASAR

   Berikut adalah data yang digunakan untuk perhitungan rugi per saham dasar:
                                                     36
Page 39
                                  PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                          Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                  Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                         2024                     2023

   Rugi periode berjalan                                            (11.674.541.569)         (10.755.634.492)
   Rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar                      1.008.517.669            1.008.517.669

   Rugi per saham dasar                                                         (11,58)               (10,66)



28. SALDO DAN TRANSAKSI SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

   Dalam kegiatan usaha, Entitas melakukan transaksi usaha dan keuangan dengan pihak-pihak berelasi.

   Rincian saldo dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:

   a. Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Entitas melakukan transaksi penjualan masing-
      masing sebesar Rp7.592.884.129 dan Rp13.832.551.133 dengan PT Langgeng Investindo (Catatan
      23). Saldo piutang yang timbul dari transaksi ini disajikan sebagai “Piutang usaha – Pihak berelasi”
      (Catatan 5) dalam laporan posisi keuangan yang merupakan 0,01% dari jumlah aset pada tanggal 30
      Juni 2024. Saldo uang muka yang timbul dari transaksi ini disajikan sebagai “Liabilitas kontrak – Pihak
      berelasi” (Catatan 18) dalam laporan posisi keuangan yang merupakan 0,13% dari jumlah liabilitas
      pada tanggal 31 Desember 2023.

   b. Entitas mengadakan perjanjian sewa bangunan dengan PT Langgeng Pratama Industri selama tahun
      2024 dan 2023 dengan nilai sewa sebesar Rp630.000.000. Saldo yang timbul dari transaksi ini
      disajikan sebagai “Utang lain-lain – Pihak berelasi” (Catatan 16) dalam laporan posisi keuangan yang
      merupakan 0,05% dan 0,00% dari jumlah liabilitas masing-masing pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31
      Desember 2023. Tidak terdapat pembatasan khusus sehubungan dengan perjanjian sewa tersebut.

   c.     Entitas memperoleh pinjaman dari Hidayat Alim dan Pangestu Alim. Pinjaman ini tanpa jaminan dan
          tidak dikenakan bunga. Saldo yang timbul dari transaksi ini disajikan sebagai “Utang pihak berelasi”
          (Catatan 19) dalam laporan posisi keuangan.

   d. Gaji dan manfaat kesejahteraan lain untuk Dewan Komisaris dan Direksi Entitas lebih kurang sebesar
      Rp8.288.680.000 pada tahun 2023. Saldo yang timbul dari transaksi ini disajikan sebagai bagian dari
      “Beban akrual – Gaji dan tunjangan” (Catatan 17) dalam laporan posisi keuangan tanggal 31
      Desember 2023.

   Berikut ini adalah rincian transaksi berdasarkan sifat hubungan dengan pihak-pihak berelasi adalah
   sebagai berikut:

                      Pihak-pihak berelasi                                  Sifat hubungan
        Dewan Komisaris dan Direksi                            Personil karyawan kunci
        Hidayat Alim                                           Pemegang saham dan Direktur utama Entitas
        Pangestu Alim                                          Pemegang saham dan Direktur Entitas
        PT Langgeng Investindo                                 Sebagian saham dimiliki oleh pemegang
                                                                saham yang sama
        PT Langgeng Pratama Industri                           Sebagian saham dimiliki oleh pemegang
                                                                saham yang sama


29. LAPORAN SEGMEN

   Entitas melaporkan segmen-segmen berdasarkan PSAK No. 5 berdasarkan divisi-divisi operasi berikut:

   -     Alat masak aluminium
   -     Pipa PVC, fitting dan talang air

                                                      37
Page 40
                                  PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                          Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                  Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

-   Perabotan rumah tangga plastik dan lain-lain

Untuk tujuan penyajian laporan keuangan, segmen-segmen operasi tersebut telah digabungkan ke dalam
suatu operasi tunggal dengan mempertimbangkan faktor-faktor berikut:

- Segmen operasi memiliki margin laba kotor jangka panjang yang mirip;
- Sifat dari jasa dan proses yang sama; dan
- Metode yang digunakan untuk melayani jasa adalah sama.

Informasi segmen operasi pada periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
adalah sebagai berikut:
                              Alat masak      Pipa PVC, fitting   Perabotan rumah
      30 Juni 2024            aluminium        dan talang air      tangga plastik       Lain-lain          Jumlah
Penjualan
 Pihak ketiga               126.675.317.630     64.190.220.619      50.323.753.156     2.408.527.638    243.597.819.043
 Pihak berelasi               4.188.108.150        196.232.773       3.178.096.153        30.447.053      7.592.884.129
Jumlah penjualan            130.863.425.780     64.386.453.392      53.501.849.309     2.438.974.691    251.190.703.172

Laba kotor segmen
  dilaporkan                  5.059.011.283       7.231.499.519     16.744.930.903      736.721.460      29.772.163.165
Beban penjualan             (4.208.645.293)     (2.070.706.482)     (1.720.651.167)     (78.438.870)     (8.078.441.812)
Beban umum dan
  administrasi                                                                                          (26.728.040.144)
Beban keuangan                                                                                           (9.554.440.992)
Penghasilan lain-lain                                                                                        128.835.434
Rugi sebelum manfaat
 (beban) pajak                                                                                          (14.459.924.349)


Aset dan liabilitas
Aset
Aset segmen                 175.133.371.771    155.711.758.496     154.113.633.206    49.963.101.399    534.921.864.872
Aset tidak dialokasikan                                                                                 137.651.305.325
Jumlah aset                                                                                             672.573.170.197
Liabilitas
Liabilitas segmen             7.755.278.616      1.481.679.862       2.030.187.022      132.404.665      11.399.550.165
Liabilitas tidak
  dialokasikan                                                                                          495.836.434.052
Jumlah liabilitas                                                                                       507.235.984.217


Informasi segmen
  lainnya
Penyusutan                    3.460.412.919      4.575.640.865         722.860.764       23.403.401       8.782.317.949

Penerimaan kas dari
 pelanggan             139.958.619.381          68.861.403.176      57.220.303.679     2.608.486.889    268.648.813.125
Pembayaran kas kepada:
 Pemasok dan karyawan                                                                                  (264.221.010.631)
 Lain-lain                                                                                              (20.450.242.795)
Arus kas untuk aktivitas
 operasi                                                                                                (16.022.440.301)

Perolehan aset tetap           (77.672.111)       (163.874.304)       (181.823.289)      (8.141.122)       (431.510.826)
Arus kas untuk
 aktivitas investasi                                                                                       (431.510.826)
Arus kas dari aktivitas
 pendanaan                                                                                               14.255.260.264




                                                          38
Page 41
                                  PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                          Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                  Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                            Alat masak        Pipa PVC, fitting   Perabotan rumah
  31 Desember 2023          aluminium          dan talang air      tangga plastik      Lain-lain            Jumlah
Penjualan
 Pihak ketiga              259.908.079.395     145.949.929.578     120.655.769.790     4.611.355.965    531.125.134.728
 Pihak berelasi              7.964.900.923         243.457.170       5.453.193.648       170.999.392     13.832.551.133
Jumlah penjualan           267.872.980.318     146.193.386.748     126.108.963.438     4.782.355.357    544.957.685.861

Laba kotor segmen
  dilaporkan                10.282.260.587      15.673.526.233      38.132.485.726     1.415.786.058      65.504.058.604
Beban penjualan             (8.520.592.140)     (4.650.167.481)     (4.011.315.517)    (152.118.737)    (17.334.193.875)
Beban umum dan
  administrasi                                                                                          (57.184.433.352)
Rugi penjualan aset
  tetap                                                                                                    (349.334.668)
Beban keuangan                                                                                          (19.539.945.890)
Penghasilan (beban)
  lain-lain                                                                                                1.402.232.365
Rugi sebelum
  manfaat (beban)
  pajak                                                                                                 (27.501.616.816)


Aset dan liabilitas
Aset
Aset segmen                179.175.816.957     160.972.292.480     149.108.912.422    50.072.622.011    539.329.643.870
Aset tidak dialokasikan                                                                                 128.640.135.831
Jumlah aset                                                                                             667.969.779.701


Liabilitas
Liabilitas segmen            7.500.599.085       1.583.168.863       2.172.482.533      143.299.684      11.399.550.165
Liabilitas tidak
  dialokasikan                                                                                          479.558.501.987
Jumlah liabilitas                                                                                       490.958.052.152


Informasi segmen
  lainnya
Penyusutan                   6.818.473.921       8.895.357.425       1.530.793.519       43.611.529      17.288.236.394

Penerimaan kas dari
 pelanggan            284.797.242.545          155.429.910.754     134.076.550.030     5.084.505.413    579.388.208.742
Pembayaran kas
 kepada:
 Pemasok dan karyawan                                                                                  (534.286.241.187)
 Lain-lain                                                                                               (37.359.327.103)
Arus kas dari
 aktivitas operasi                                                                                         7.742.640.452

Perolehan aset tetap         (463.022.091)      (1.196.344.644)       (395.838.780)                -     (2.055.205.515)
Lain-lain                                                                                                    978.430.412
Arus kas untuk
 aktivitas investasi                                                                                     (1.076.775.103)
Arus kas untuk
 aktivitas pendanaan                                                                                     (3.941.223.207)


Segmen Geografis
                                                                  30 Juni 2024                31 Desember 2023
Benua
 Asia                                                               251.160.836.212                543.504.638.210
 Timur tengah                                                                     -                  1.047.545.981
 Lain-lain                                                               29.866.960                    405.501.670
Jumlah penjualan                                                    251.190.703.172                544.957.685.861

                                                           39
Page 42
                               PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                       Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                               Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                          (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

30. IKATAN

   Rekening giro Entitas pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Surabaya diblokir sebagai jaminan atas
   penggunaan gas negara dan jaminan untuk keperluan pembelian bahan baku industri produk aluminium
   dan plastik. Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah saldo rekening yang diblokir masing-masing sebesar
   US$11.133 (setara dengan Rp182.806.783) dan Rp971.029.968. Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah
   saldo rekening yang diblokir masing-masing sebesar US$11.871 (setara dengan Rp183.006.419) dan
   Rp3.456.257.409 yang dicatat sebagai “Aset Lancar Lainnya” pada laporan posisi keuangan (Catatan 10).


31. KELANGSUNGAN USAHA

   Kegiatan usaha Entitas telah dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global saat ini dan persaingan dengan
   entitas yang memiliki usaha sejenis yang mengakibatkan Entitas mengalami rugi tahun berjalan dan defisit
   yang signifikan dan berulang pada tahun 2024. Peristiwa atau kondisi tersebut menimbulkan keraguan
   signifikan atas kemampuan Entitas untuk mempertahankan kelangsungan usahanya.

   Dalam memberikan respon terhadap kondisi ekonomi tersebut di atas, untuk tahun 2024, manajemen
   Entitas tetap berhati-hati (prudent) dalam mengelola dan menjalankan operasi Entitas dengan mengambil
   langkah-langkah sebagai berikut:

   -   Melakukan investasi dapur baru divisi aluminium dengan kapasitas yang lebih besar agar dapat
       memenuhi permintaan pasar yang masih tinggi.
   -   Melakukan re-layout dan perbaikan bengkel divisi pipa fitting agar dapat memberikan hasil yang lebih
       baik.
   -   Masih terus melakukan peningkatan perawatan mesin semua divisi agar dapat memberikan hasil
       produksi yang lebih maksimal dan efisien.
   -   Melakukan pemisahan mould base matras fitting. Jika sebelumnya, 1 mould base untuk beberapa
       matras, saat ini 1 mould base hanya untuk 1 matras. Dengan pemisahan tersebut hasil produksi lebih
       presisi, efisien dan bisa menurunkan tingkat afalan.
   -   Proses pembuatan aksesoris fitting diperbaharui sehingga dapat memberikan hasil yang lebih
       maksimal, presisi dan efisien.
   -   Terus berupaya melakukan pengurangan CT (Cycle Time) proses injection dan blowing pada divisi
       plastik.
   -   Aktif melakukan pengawasan kerja, terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk mendukung proses
       produksi yang lebih baik dan efisien.
   -   Efisiensi kerja di semua divisi, pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia), penambahan unit
       bengkel dan alat kerja, penambahan dan peremajaan prasarana pendukung produksi, penggunaan
       mesin yang mendukung efisiensi proses produksi, engineering dan mesin automatisasi.
   -   Terus berupaya pada peningkatan produktivitas karyawan agar dapat berdampak positif pada
       penghematan biaya produksi.
   -   Kontrol kualitas yang ketat mulai dari penerimaan bahan baku hingga uji kelayakan hasil produksi.
   -   Terus berupaya mengembangkan pasar untuk mendukung peningkatan penjualan di semua divisi
       sehingga semakin dapat memperbaiki kinerja Entitas.
   -   Meningkatkan komunikasi dengan para pelanggan untuk menjaring perubahan selera konsumen serta
       perbaikan mutu secara berkesinambungan.
   -   Aktif mengikuti tender-tender atau proyek-proyek pemerintahan yang diadakan oleh PU Cipta Karya,
       PU BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai), PDAM, dan Proyek Pamsimas.
   -   Secara periodik berkeliling ke daerah-daerah di luar pulau untuk menggali informasi proyek dan
       kebutuhan lainnya akan produk-produk yang dimiliki Entitas.
   -   Entitas berpeluang besar dalam menangkap potensi pasar yang masih luas mengingat jaringan
       distribusi yang sudah cukup merata secara nasional dan ditunjang dengan merek-merek yang cukup
       dikenal karena kualitas dan inovasinya.

   Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi bahwa Entitas akan tetap melanjutkan kelangsungan
   usaha. Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Entitas telah
   mengalami rugi masing-masing sebesar Rp11.674.541.569 dan Rp27.931.148.738 dan mengalami defisit
   masing-masing sebesar 333.410.232.726 dan Rp321.735.691.155.

                                                   40
Page 43
                              PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                      Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                              Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                         (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

32. MANAJEMEN PERMODALAN

   Struktur permodalan Entitas adalah sebagai berikut:

                                                   30 Juni 2024                  31 Desember 2023
                                              Jumlah          Persentase        Jumlah          Persentase
   Jangka pendek                          488.189.540.176          72,59%   472.218.501.987         70,69%
   Jangka panjang                          19.046.444.041           2,83%    18.739.550.165          2,81%
   Liabilitas                             507.235.984.217          75,42%   490.958.052.152         73,50%
   Ekuitas                                165.337.185.980          24,58%   177.011.727.549         26,50%
   Jumlah                                 672.573.170.197         100,00% 667.969.779.701          100,00%


   Tujuan pengelolaan modal Entitas adalah untuk pengamanan kemampuan Entitas dalam melanjutkan
   kelangsungan usaha agar dapat memberikan manfaat bagi pemegang saham dan pihak berkepentingan
   lainnya serta mempertahankan struktur permodalan yang optimum untuk meminimalkan biaya modal.

   Secara periodik, Entitas melakukan valuasi utang untuk menentukan kemungkinan refinancing utang yang
   ada dengan utang baru yang lebih efisien yang akan mengarah pada biaya utang yang lebih optimal.

   Selain harus memenuhi persyaratan pinjaman, Entitas juga harus mempertahankan struktur
   permodalannya pada tingkat yang tidak berisiko terhadap peringkat kreditnya dan setara dengan
   pesaingnya.

   Rasio utang terhadap ekuitas (dengan membandingkan utang yang dikenai bunga terhadap jumlah
   ekuitas) adalah rasio yang diawasi oleh manajemen untuk mengevaluasi struktur permodalan Entitas dan
   menelaah efektivitas utang Entitas.

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, rasio gearing masing-masing sebesar 1,53 dan 1,34.


33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL

   Aktivitas Entitas mengandung berbagai macam risiko-risiko keuangan antara lain: risiko mata uang, risiko
   suku bunga, risiko harga, risiko kredit dan risiko likuiditas. Kebijakan manajemen risiko keuangan yang
   dijalankan oleh Entitas adalah sebagai berikut:

   i. Risiko Nilai Tukar Mata Uang

      Risiko nilai tukar mata uang adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa mendatang dari suatu
      instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing. Instrumen
      keuangan Entitas yang mempunyai potensi atas risiko nilai tukar mata uang terutama terdiri dari:

                                               30 Juni 2024                    31 Desember 2023
                                         Mata uang        Ekuivalen         Mata uang         Ekuivalen
                                           asing           rupiah             asing            rupiah
      Aset
      Kas dan bank
                                       RMB     30.503     68.909.022    RMB       9.178        19.913.231
                                       US$      2.548     41.848.754    US$       3.751        57.832.045
                                       Euro        87      1.518.426    Euro         87         1.482.568
                                       SG$        110      1.330.519    SG$         110         1.288.280
                                       MYR        142        492.684    MYR         142           473.260
                                       HK$        163        342.777    HK$      11.283        22.258.087


                                                   41
Page 44
                           PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                   Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                           Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                            31 Maret 2024                    31 Desember 2023
                                      Mata uang          Ekuivalen      Mata uang          Ekuivalen
                                        asing             rupiah          asing             rupiah
   Aset lancar lainnya              US$     11.133    182.806.783      US$    11.871       183.006.419
   Jumlah                                             297.248.965                          286.253.890

  Liabilitas
  Utang usaha                       US$      3.825     62.814.266      US$       270         4.162.320
  Beban akrual                      US$     35.569    584.070.995      US$    21.693       334.423.913
  Jumlah                                              646.885.261                          338.586.233
  Liabilitas − bersih                                (349.636.296)                         (52.332.343)

   Entitas melakukan kebijakan dengan mengupayakan aset dalam mata uang asing selalu tersedia atau
   cukup untuk melunasi liabilitas mata uang asing.

   Manajemen memandang belum perlu melakukan lindung nilai karena risiko yang timbul dari fluktuasi
   mata uang asing dapat diminimalisasikan dengan pengaturan arus kas yang cukup untuk memenuhi
   seluruh liabilitas dalam mata uang asing.

   Pada tanggal 30 Juni 2024, jika nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing menurun/meningkat
   sebanyak 2% dengan semua variabel konstan, rugi sebelum pajak untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal tersebut lebih rendah/tinggi sebesar Rp18.882.685 terutama sebagai akibat
   kerugian/keuntungan translasi kas dan bank, aset lancar lainnya, utang usaha dan beban akrual.

   Pada tanggal 31 Desember 2023, jika nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing menurun/meningkat
   sebanyak 2% dengan semua variabel konstan, rugi sebelum pajak untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal tersebut lebih rendah/tinggi sebesar Rp12.496.802 terutama sebagai akibat
   kerugian/keuntungan translasi kas dan bank, aset lancar lainnya, utang usaha dan beban akrual.

ii. Risiko Suku Bunga

   Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen
   keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar. Entitas memiliki risiko bunga karena
   Entitas memiliki pinjaman.

   Eksposur risiko tingkat bunga Entitas timbul terutama dari pinjaman yang diperoleh dari utang bank dan
   utang bank jangka panjang yang diperoleh dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Entitas memandang
   tingkat suku bunga utang bank sangat kompetitif. Entitas selalu aktif melakukan telaah atas pinjaman
   yang diberikan oleh bank.

   Untuk mengukur risiko pasar atas pergerakan suku bunga, Entitas melakukan analisa pada pergerakan
   marjin suku bunga dan pada profil jatuh tempo aset dan liabilitas berdasarkan jadwal perubahan suku
   bunga.

   Pada tanggal laporan posisi keuangan, profil instrumen keuangan Entitas yang dipengaruhi bunga
   adalah:
                                                  2024                                 2023
  Instrumen dengan bunga tetap
  Liabilitas keuangan                                     25.631.600                          76.895.450
  Instrumen dengan bunga
    mengambang
  Aset keuangan                                      3.930.635.507                       10.161.239.126
  Liabilitas keuangan                              257.885.394.833                      243.460.349.888
  Jumlah liabilitas                               (253.954.759.326)                    (233.299.110.762)

                                                42
Page 45
                                 PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                         Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                                 Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

    Pada tanggal 30 Juni 2024, jika tingkat bunga atas pinjaman lebih tinggi/rendah 2% dan variabel lain
    dianggap tetap, rugi sebelum pajak untuk tahun berjalan akan lebih tinggi/rendah sebesar
    Rp5.013.457.447.

    Pada tanggal 31 Desember 2023, jika tingkat bunga atas pinjaman lebih tinggi/rendah 2% dan variabel
    lain dianggap tetap, rugi sebelum pajak untuk tahun berjalan akan lebih tinggi/rendah sebesar
    Rp4.898.001.725.

    Kenaikan tingkat suku bunga di atas pada akhir tahun akan mempunyai efek yang berkebalikan dengan
    nilai yang sama dengan penguatan tingkat suku bunga, dengan dasar variabel lain tetap konstan.
    Perhitungan kenaikan dan penurunan tingkat suku bunga dalam basis poin didasarkan pada kenaikan
    dan penurunan tingkat suku bunga Bank Indonesia pada tahun yang bersangkutan.

iii. Risiko Likuiditas

    Risiko likuiditas adalah risiko dimana posisi arus kas Entitas menunjukkan pendapatan jangka pendek
    tidak cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.

    Eksposur risiko likuiditas Entitas timbul terutama dari persyaratan pendanaan untuk membayar
    kewajiban dan mendukung kegiatan usaha. Entitas menerapkan manajemen risiko likuiditas yang
    berhati-hati dengan mempertahankan saldo kas yang cukup yang berasal dari penagihan hasil
    penjualan dan juga dapat memperoleh dana tambahan melalui lembaga perbankan. Selain itu, Entitas
    selalu melakukan pemantauan atas rasio-rasio keuangan selalu berada dalam batas-batas yang wajar.

    Tabel berikut menganalisa liabilitas keuangan berdasarkan jatuh temponya pada tanggal 30 Juni 2024:
                                                                  Lebih dari satu
                                           Kurang dari          tahun sampai lima
                                           satu tahun                 tahun              Jumlah
    Liabilitas keuangan
    Utang bank                              257.885.394.833                      -     257.885.394.833
    Utang usaha                              43.226.495.495                      -      43.226.495.495
    Utang lain-lain                             848.438.105                      -         848.438.105
    Beban akrual                             64.679.652.638                      -      64.679.652.638
    Utang pihak berelasi                                  -          7.340.000.000       7.340.000.000
    Liabilitas sewa                             574.013.130            306.893.876         880.907.006
    Jumlah                                  367.213.994.201          7.646.893.876     374.860.888.077

    Tabel berikut menganalisa liabilitas keuangan berdasarkan jatuh temponya pada tanggal 31 Desember
    2023:

                                                               Lebih dari satu tahun
                                      Kurang dari satu tahun    sampai lima tahun        Jumlah
     Liabilitas keuangan
     Utang bank                             243.460.349.888                      -     243.460.349.888
     Utang usaha                             53.152.058.992                      -      53.152.058.992
     Utang lain-lain                            595.503.580                      -         595.503.580
     Beban akrual                            59.027.006.634                      -      59.027.006.634
     Utang pihak berelasi                                 -          7.340.000.000       7.340.000.000
     Jumlah                                 356.234.919.094          7.340.000.000     363.574.919.094

iv. Risiko Kredit

    Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan yang timbul jika pelanggan Entitas gagal memenuhi
    kewajiban kontraktualnya kepada Entitas. Risiko kredit terutama berasal dari piutang usaha dari
    pelanggan yang timbul dari aktivitas perdagangan serta penempatan rekening koran pada bank.


                                                   43
Page 46
                               PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                       Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                               Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                          (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

      Risiko kredit atas penempatan rekening koran dikelola oleh manajemen sesuai dengan kebijakan
      Entitas. Investasi atas kelebihan dana dibatasi untuk tiap-tiap bank dan kebijakan ini dievaluasi setiap
      tahun oleh direksi. Batas tersebut ditetapkan untuk meminimalkan risiko konsentrasi kredit sehingga
      mengurangi kemungkinan kerugian akibat kebangkrutan bank-bank tersebut. Nilai maksimal eksposur
      adalah sebesar nilai tercatat sebagaimana diungkapkan pada Catatan 4.

      Entitas selalu melakukan pemantauan kolektibilitas dan penelaahan atas masing-masing piutang
      pelanggan secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan tidak tertagihnya piutang dan melakukan
      pembentukan cadangan dari hasil penelaahan tersebut. Maksimum risiko kredit yang dihadapi oleh
      Entitas kurang lebih sebesar nilai tercatat bersih dari piutang usaha sebagaimana ditunjukkan dalam
      Catatan 5. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara signifikan
      atas piutang usaha.

   v. Risiko Harga

      Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan sebagai akibat perubahan harga pasar.
      Entitas memiliki risiko harga terutama karena investasi yang diklasifikasikan dalam kelompok tersedia
      untuk dijual.

      Eksposur risiko terkait dengan harga komoditi internasional dapat mempengaruhi kesinambungan
      produksi Entitas. Entitas dapat mengantisipasi risiko tersebut melalui kebijakan harga jual produk-
      produk Entitas.


34. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN

   Nilai wajar sebagai harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
   mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Nilai
   wajar diperoleh dari kuotasi atau model arus kas diskonto.

   Nilai tercatat dan nilai wajar pada instrumen keuangan pada 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut:

                                                           Nilai Tercatat                  Nilai Wajar
   Aset keuangan lancar
     Kas dan bank                                                4.748.769.301                4.748.769.301
     Piutang usaha
      Pihak ketiga                                            122.965.713.418               122.965.713.418
      Pihak berelasi                                               70.930.375                    70.930.375
     Piutang lain-lain
      Pihak ketiga                                                 458.477.750                  458.477.750
     Aset lancar lainnya                                         1.153.836.751                1.153.836.751
   Aset keuangan tidak lancar
     Piutang lain-lain
      Pihak ketiga                                                  25.000.000                   25.000.000
   Liabilitas keuangan jangka
      pendek
      Utang bank                                              232.285.394.833               232.285.394.833
      Utang usaha
       Pihak ketiga                                            43.226.495.495                43.226.495.495
      Utang lain-lain
       Pihak ketiga                                               587.370.061                   587.370.061
       Pihak berelasi                                             235.436.444                   235.436.444
      Beban akrual                                             64.679.652.638                64.679.652.638
      Liabilitas sewa                                             574.013.130                   574.013.130




                                                    44
Page 47
                               PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                       Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                               Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                          (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                         Nilai Tercatat                    Nilai Wajar
      Bagian utang jangka panjang yang jatuh
       tempo dalam satu tahun:
       Utang bank                                            25.600.000.000                 25.600.000.000
       Utang lain-lain                                           25.631.600                     25.631.600

   Liabilitas keuangan jangka panjang
      Utang jangka panjang
        Utang pihak berelasi                                   7.340.000.000                 7.340.000.000
      Liabilitas sewa                                            306.893.876                   306.893.876

   Nilai tercatat dan nilai wajar pada instrumen keuangan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai
   berikut:

                                                         Nilai Tercatat                    Nilai Wajar
   Aset keuangan lancar
     Kas dan bank                                              6.952.387.281                 6.952.387.281
     Piutang usaha
      Pihak ketiga                                          111.780.048.632                111.780.048.632
     Piutang lain-lain
      Pihak ketiga                                               532.646.050                   532.646.050
     Aset lancar lainnya                                       3.639.263.828                 3.639.263.828
   Aset keuangan tidak lancar
     Piutang lain-lain
      Pihak ketiga                                                25.325.000                    25.325.000

   Liabilitas keuangan jangka
      pendek
      Utang bank                                            216.660.349.888                216.660.349.888
      Utang usaha
       Pihak ketiga                                          53.152.058.992                 53.152.058.992
      Utang lain-lain
       Pihak ketiga                                             512.453.248                    512.453.248
       Pihak berelasi                                             6.154.882                      6.154.882
      Beban akrual                                           59.027.006.634                 59.027.006.634

      Bagian utang jangka panjang yang jatuh
       tempo dalam satu tahun:
       Utang bank                                            26.800.000.000                 26.800.000.000
       Utang lain-lain                                           76.895.450                     76.895.450

   Liabilitas keuangan jangka panjang
      Utang jangka panjang
       Utang pihak berelasi                                    7.340.000.000                 7.340.000.000


   Nilai wajar mendekati nilai tercatatnya, karena akan jatuh tempo dalam jangka pendek.


35. PENGUNGKAPAN TAMBAHAN ATAS LAPORAN ARUS KAS

   Aktivitas non-kas

   Informasi pendukung laporan arus kas sehubungan dengan aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas
   adalah sebagai berikut:




                                                  45
Page 48
                              PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
                      Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2024
                              Dengan Angka Pembanding Tahun 2023
                         (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                              2024                          2023
   Penambahan aset tetap yang berasal dari
    reklasifikasi aset dalam penyelesaian
    (Catatan 12)                                                830.107.290                1.897.393.557



36. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI STANDAR
    AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU REVISI

   Penerapan amendemen standar yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2023, yang relevan dengan operasi
   Entitas, namun tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Entitas dan tidak
   memiliki efek yang material atas jumlah yang dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya adalah
   sebagai berikut:

   -   Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan” tentang pengungkapan kebijakan akuntansi;
   -   Amendemen PSAK No. 16, “Aset Tetap” tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan;
   -   Amendemen PSAK No. 25, “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan”
       tentang definisi estimasi akuntansi;
   -   Amendemen PSAK No. 46, “Pajak Penghasilan” tentang aset dan liabilitas yang timbul dari transaksi
       tunggal.

   Standar dan interpretasi standar akuntansi baru tertentu telah dikeluarkan tetapi tidak wajib diterapkan
   pada tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan belum diterapkan secara dini oleh Entitas. Entitas telah
   mengkaji dampak dari standar dan interpretasi tersebut sebagaimana dijabarkan di bawah ini:

   Efektif 1 Januari 2024:
   - Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan” tentang klasifikasi liabilitas;
   - Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan” tentang liabilitas jangka panjang dengan
      kovenan;
   - Amendemen PSAK 10, "Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing" tentang Kekurangan Ketertukaran;
   - Amendemen PSAK 73, “Sewa” tentang transaksi jual dan sewa balik.

   Pada tanggal penerbitan laporan keuangan, Entitas masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari
   penerapan amandemen tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan.

   Efektif sejak tanggal 1 Januari 2024, referensi terhadap masing-masing PSAK dan Interpretasi Standar
   Akuntansi Keuangan (“ISAK”) akan diubah sebagaimana diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
   Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”) pada tanggal 22 November 2023.




                                                   46

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.09 MB
Published30 Jul 2024
Pages48
Characters170,930
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 30 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk p.1 ×146
linked person Hidayat Alim p.9 ×7
linked person Kosasih Koenawan p.9 ×3
linked person Pangestu Alim p.9 ×7
linked org Bank Central Asia Tbk p.23 ×5
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.23 ×35
linked — Kantor Pusat DJKN p.36
possible org Bursa Efek Indonesia p.9
possible person Bing Hartono Poernomosidi p.9 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.10
possible org PT Langgeng Bahagia p.36
unresolved person Kho Boen Tian p.8
unresolved org PT Langgeng Jaya Plastic Industry Ltd. p.8
unresolved org PT Langgeng Makmur Plastic Industry Ltd. Akta p.8
unresolved org Menteri Kehakiman p.8
unresolved person Adam Kasdarmadji p.8
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.8
unresolved person Sitaresmi Puspadewi Subianto p.8
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.8
unresolved person Dyah Ambarwaty Setyoso p.9
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×2
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Barat p.23
unresolved org PT Langgeng Investindo p.24 ×4
unresolved org KJPP Dasa’at p.29
unresolved org Yudistira & Rekan p.29
unresolved org PT Langgeng Pratama Industri p.32 ×3
unresolved org PT BCA Finance p.33 ×2
unresolved org PT Datindo Entrycom p.36
unresolved — Kementrian p.36
unresolved org PT Indonesia Asahan Aluminium p.38

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result