Skip to content
Back to announcement

HOTL LK juni 22 final.pdf

Financial statement Text extracted HOTL

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 38

Page 1
PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk
DAN ENTITAS ANAK

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada Tanggal 30 Juni 2022 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2021 (diaudit) dan

Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
Page 2
               PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
       Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                                     DAFTAR ISI

                                                                                                                                  Halaman

Surat Pernyataan Direksi

/DSRUDQ3RVLVL.HXDQJDQ.RQVROLGDVLDQ«««««««««««««««««««««««««««««
                                                                                  1-2

/DSRUDQ/DED5XJL.RPSUHKHQVLI.RQVROLGDVLDQ«««««««««««««««««««««                                                   3

/DSRUDQ3HUXEDKDQ(NXLWDV.RQVROLGDVLDQ««««««
                                                                                                                                                   4

/DSRUDQ$UXV.DV.RQVROLGDVLDQ««««««««««««««««««««
                                                                                                           5

&DWDWDQDWDV/DSRUDQ.HXDQJDQ.RQVROLGDVLDQ««««««««««««
                                                                                                                6-34
Page 3
                                                                                    sarasvati
                                               SURAT PERNYATAAN DIREKSI
                                                            TENTANG
                                      TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
                        Pada Tanggal lo Juni 2o22 (tidak diaudit) dan 3r Desember 2021 (diaudit) dan
                        Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal30 Juni 2022 dan 2021
                                            PT. SARASWATI GRIYA LESTARI TBK



        Kami yang bertandatangan dibawah ini


                 Nama                  TB Yudi Yuniardi
                 Alamat Kantor         The Bellezza Shopping Arcade Suite CF lo-11
                                       Jl. Letjen Soepeno Kav. J4, Arteri Permata Hi,au
                                       Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta ielatan
                 AIamat Domisili       Limus Pratama Regency Blok Ft6/7, Cileungsi- Bogor
                 Jabatan               Direktur Utama


        Menyatakan bahwa:
           1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan pT Saraswati Criya
                 LestariTbk;
            2. Laporan keuangan PT Saraswati 6riya Lestari Tbk telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
                 Akuntansi Keuangan di lndonesia;
            3.   a. Semua informasi dalam laporan keuangan PT Saraswati 6riya Lestari Tbk telah dimuat secara
                     Iengkap dan benar;
        ,        b. La poran keuangan PT Saraswati Criya Lestari Tbk tidak mengandung informasi atau fakta material
                     yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material;
            4.   Kami bertanggung iawab atas sistem pengendalian internal PT : araswati Criya Lestari Tbk.

        Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.




                                                    )akafta, 72 Juli zoz4


                                              Atas nama dan mewakili Direksi




                                                      TB Yudi Yuniardi
                                                          Direktur Utama




PT. Saraswai Griya Lestad Tbk

The Bellezza Suite 30-3     1


Jl. Letjen Soepeno No.34
Jakarta Selatan 122'l 0
f L ,?. q,,N..E.,s.f "l
Page 4
                          PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                    Catatan                 30 Juni 2022              31 Desember 2021


ASET

ASET LANCAR

Kas dan bank                                        2d,4,31                      838,616,090                5,826,146,330
Piutang usaha - pihak ketiga                          5,31                        44,874,587                5,150,027,530
Piutang lain - lain pihak ketiga                   2g,2h,5,31                  3,984,433,739                            -
Persediaan                                            2h,6                                 -              712,606,395,984
Uang muka dan biaya dibayar di muka                   2i,7                    27,764,659,477               85,124,270,906

Jumlah Aset lancar                                                            32,632,583,893              808,706,840,750


ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - setelah dikurangi
   akumulasi penyusutan                               2j,8                   157,577,693,563              431,088,117,590
Aset pajak tangguhan - bersih                          2o                      1,172,596,452                3,214,886,867
Investasi                                               9                    168,674,465,336                            -
Aset hak guna                                         2j,10                   11,634,000,000               66,478,684,138

Jumlah Aset Tidak Lancar                                                     339,058,755,351              500,781,688,595

JUMLAH ASET                                                                  371,691,339,244            1,309,488,529,345




    Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
                                              konsolidasian secara keseluruhan




                                                                1
Page 5
                          PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                    Catatan                 30 Juni 2022              31 Desember 2021

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Pinjaman bank jangka pendek                           10,30                    2,000,000,000                1,998,684,071
Utang kontraktor dan usaha - pihak ketiga             11,30                   26,450,621,110               86,621,385,221
Utang lain-lain
   Pihak ketiga                                       12,30                   17,693,763,444               23,494,237,071
Uang muka penjualan                                    14                                  -               39,643,061,130
Beban masih harus dibayar                             15,30                    8,764,167,538               41,100,931,541
Utang pajak                                            16                      7,947,272,959               18,845,857,099
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
   dalam satu tahun                                  2g,30
   Utang pembiayaan konsumen                          18                                   -                  113,894,455
   Utang pihak ketiga                                13, 30                      400,000,000              718,457,284,763
   Pinjaman bank                                      17                       1,545,366,159                1,545,366,159

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                               64,801,191,210              931,820,701,509

LIABILTAS JANGKA PANJANG
Utang lain-lain - pihak ketiga
   Pihak ketiga                                      13, 30                                   -            55,319,372,822
   Pihak Berelasi                                                                             -             3,070,478,728
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi
   bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
   Utang pembiayaan konsumen                           18                                  -                    48,221,960
   Pinjaman bank                                       17                      9,456,439,508                 9,456,439,508
Liabilitas imbalan kerja karyawan                      19                        736,483,804                 9,425,014,557
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                              10,192,923,312               77,319,527,575

JUMLAH LIABILITAS                                                             74,994,114,522            1,009,140,229,084

EKUITAS

Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada
  Pemilik Entitas Induk
Modal saham - nilai nominal Rp 100 per saham
  Modal ditempatkan dan disetor penuh -
  3.550.001.452 saham
  pada tanggal 30 Juni 2022 dan
  31 Desember 2021                                     20                    355,000,145,200              355,000,145,200
Tambahan modal disetor                                 21                     35,088,926,344               35,088,926,344
Defisit                                                                      (93,737,464,739)             (93,352,570,693)

Sub-jumlah                                                                   296,351,606,805              296,736,500,851
Kepentingan non-pengendali                             22                        345,617,917                3,611,799,410
JUMLAH EKUITAS                                                               296,697,224,722              300,348,300,261

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                371,691,339,244            1,309,488,529,345

    Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
                                              konsolidasian secara keseluruhan


                                                               2
Page 6
                         PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                             LAPORAN LABA RUGI
                          DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                  Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                             Catatan                   2022                      2021

PENDAPATAN USAHA                                               2o,24                   815,581,747           26,517,025,474

BEBAN POKOK PENDAPATAN                                         2o,25                  (331,297,046)          (20,236,739,543)

LABA KOTOR                                                                             484,284,701             6,280,285,931

BEBAN USAHA
Beban pemasaran                                                2o,26                              -                         -
Beban umum dan administrasi                                    2o,26                  (657,660,798)          (22,375,795,381)

Jumlah Beban Usaha                                                                    (657,660,798)          (22,375,795,381)

LABA USAHA                                                                            (173,376,097)          (16,095,509,450)

PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN                                     2o
Pendapatan Keuangan                                                                      1,167,813                   458,116
Laba penjualan aset tetap                                                                        -                         -
Beban bunga                                                                           (150,473,747)             (757,863,808)
Rugi selisih kurs - neto                                                                   571,318               (54,510,966)
Lain-lain - neto                                                                       (63,020,136)             (141,244,991)

Jumlah Beban Lain-lain - Bersih                                                       (211,754,752)             (953,161,648)

LABA (RUGI) SEBELUM BEBAN
  PAJAK PENGHASILAN                                                                   (385,130,849)          (17,048,671,098)

Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan - neto                                                           -                        -
Laba (Rugi) sebelum Laba (Rugi) Proforma dari                     2q
   Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali                 2q                  (385,130,849)          (17,048,671,098)
Laba (Rugi) Proforma dari Transaksi Restrukturisasi
   Entitas Sepengendali                                                                          -                         -
LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN                                                     (385,130,849)          (17,048,671,098)
Pendapatan Komprehensif Lain                                                                     -                         -
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF                                                       (385,130,849)          (17,048,671,098)

JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF YANG
 DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
 Pemilik Entitas Induk                                            26                  (384,894,046)          (17,598,669,143)
 Kepentingan non-pengendali                                       23                      (236,803)              549,998,045

JUMLAH                                                                                (385,130,849)          (17,048,671,098)

LABA (RUGI) NETO PER SAHAM DASAR
  YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA
  PEMILIK ENTITAS INDUK                                                                        (0.11)                   (4.96)

     Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
                                                konsolidasian secara keseluruhan



                                                              3
Page 7
                                                                  PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                                      LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                                       Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021
                                                                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                                               Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk
                                                                     Tambahan Modal                                                                        Kepentingan
                                         Modal Saham                      Disetor                  Defisit                      Sub-jumlah               Non-pengendalian        Jumlah Ekuitas

Saldo Awal                                355,000,145,200                35,088,926,344                (93,352,570,693)         296,736,500,851                3,611,799,410       300,348,300,261

Penambahan setoran modal melalui
  warran                                                   -                            -                            -                           -                          -                     -

Agio saham                                                 -                            -                            -                           -                          -                     -

Likuidasi investasi pada entitas anak                      -                            -                            -                           -             (3,265,944,690)      (3,265,944,690)

Laba bersih tahun berjalan                                 -                            -                (384,894,046)              (384,894,046)                   (236,803)         (385,130,849)

Total                                     355,000,145,200                35,088,926,344                (93,737,464,739)         296,351,606,805                  345,617,917       296,697,224,722




                                        Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
                                                                                   konsolidasian secara keseluruhan




                                                                                                   4
Page 8
                  PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                              LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
           Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                          2022                     2021
ARUS KAS DARI (UNTUK)
          AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan                                                 811,587,483           24,435,286,006
Pembayaran kepada pemasok dan karyawan                                   (272,295,304)         (13,222,194,886)
Pembayaran untuk beban usaha                                             (188,890,509)         (13,388,268,849)
Pembayaran dari operasi lainnya                                        (4,055,507,163)            (195,755,955)
Kas dihasilkan dari operasi                                            (3,705,105,493)          (2,370,933,684)

Penerimaan dari pendapatan keuangan                                         1,167,813                  458,116
Pembayaran untuk beban keuangan                                          (150,473,747)            (757,863,808)
Pembayaran pajak penghasilan                                                        -                        -
Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk)
         aktivitas operasi                                             (3,854,411,427)          (3,128,339,376)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan dari penjualan aset tetap (Catatan 9)                                    -                        -
Perolehan aset tetap (Catatan 9)                                         (890,288,460)          (8,002,400,024)
Penurunan (kenaikan) dana dalam pembatasan                                          -                        -
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi                      (890,288,460)          (8,002,400,024)

ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS PENDANAAN
Kenaikan (penurunan) pinjaman bank                                                  -                        -
penerimaan (Pembayaran) pinjaman bank jangka panjang                                -               78,383,662
Penerimaan (pembayaran) utang lain-lain pihak berelasi                              -                        -
Penerimaan (pembayaran) utang lain-lain pihak ketiga                    4,722,131,755            6,977,873,628
Penerimaan (pembayaran) utang pembiayaan konsumen                                   -              (66,939,000)
Penerimaan dari setoran modal                                                       -                        -
Arus kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk)
         aktivitas pendanaan                                            4,722,131,755            6,989,318,290

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK                                  (22,568,132)          (4,141,421,110)

PENURUNAN KAS SEHUBUNGAN DENGAN
  DEKONSOLIDASI ENTITAS ANAK                                           (4,964,962,108)                          -

KAS DAN BANK PADA AWAL TAHUN                                            5,826,146,330            9,128,520,247

KAS DAN BANK PADA AKHIR TAHUN                                             838,616,090            4,987,099,137




  Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                   keuangan konsolidasian secara keseluruhan




                                                       5
Page 9
                      PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
               Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM

  a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum
    PT Saraswati Griya Lestari Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Akta No. 5 tanggal 25 Maret 2006 dan Akta
    No. 4 tanggal 10 Agustus 2006 seluruhya dari Notaris Rina Utami Djauhari, S.H., notaris di Jakarta, Akta pendirian
    tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui
    Surat Keputusan No. W7-02974 HT.01.01-TH 2007 tanggal 21 Maret 2007 dan telah diumumkan dalam Lembaran
    Berita Negara Republik Indonesia No. 41, Tambahan No. 4547 tanggal 21 Mei 2010.

    Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris No. 16
    tanggal 7 September 2020 dari Chandra Lim SH., Notaris di Jakarta, sehubungan dengan perubahan maksud dan
    tujuan Perusahaan serta perubahan beberapa pasal dalam anggaran dasar Perusahaan untuk disesuaikan
    dengan peraturan yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perubahan tersebut telah diterima dan
    dicatat di dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
    Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Surat Pemberitahuan No. AHU-AH.01.030388301 tanggal 18
    September 2020.

    Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah usaha
    penyediaan fasitas penginapan dengan segala fasilitas dan sarana penunjang lainnya, antara lain perhotelan,
    pondok wisata, bumi perkemahan, persinggahan karavan dan jasa pengelolaan properti seperti apartemen dan
    kondominium. Perusahaan memulai kegiatan komersialnya sejak tahun 2006. Perusahaan berkedudukan di The
    Belezza Shopping Arcade Lt. GF No. 30 - 31. Jl. Letjen Soepeno No. 34, Arteri Permata Hijau, Kelurahan Grogol
    Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12210. Perusahaan mengoperasikan Hotel yang berlokasi di
    Magelang (Borobudur), Bali dan Jakarta.

    Entitas induk utama Perusahaan adalah PT Tiara Realty (TR) yang merupakan pemegang saham, yang
    mempunyai kepemilikan saham sebesar 55.54% pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021. TR
    berkedudukan di Jakarta.

  b. Penawaran Umum Efek Perusahaan

    Pada tanggal 28 Desember 2012, Perusahaan memperoleh surat pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar
    Modal (sekarang Otoritas Jasa Keuangan/OJK) melalui surat No. S-14829/BL/2012 dalam rangka penawaran
    umum Waran Seri 1 dengan harga pelaksanaan sebesar Rp220 per saham. Masa pelaksanaan Waran Seri 1
    berakhir pada tanggal 9 Januari 2018.

    Pada tanggal 10 Januari 2013, Perusahaan mencatatkan seluruh saham yang diterbitkan di Bursa Efek
    Indonesia


    Berdasarkan Akta Notaris Chandra Lim, S.H., LL.M., notaris di Jakarta No. 16 tanggal 7 September 2020,
    susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 adalah
    sebagai berikut:
    Dewan Komisaris              30 Juni 2022                         31 Desember 2021
    Komisaris Utama            : Tjandra Widjaja                    : Tjandra Widjaja
    Komisaris Independen       : Dini Virtianty                     : Dini Virtianty

    Dewan Direksi
    Direktur Utama                : Tubagus Yudi Yuniardi                 : Tubagus Yudi Yuniardi
    Direktur Independen           : Erwin Wijaya                          : Erwin Wijaya




                                                         6
Page 10
                      PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
               Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)

   c. Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan Karyawan

     Komite Audit

     Susunan komite audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 adalah sebagai berikut :
     Ketua                       : Dini Virtianty                      : Dini Virtianty
     Anggota                     : Jeny Wardianto                      : Jeny Wardianto

     Sekretaris Perusahaan

     Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perusahaan 00174-I/SGL/BS/VI/2014 tanggal 16 Juni 2014, Ketua
     Sekretaris Perusahaan adalah Tubagus Yudi Yuniardi sebagai Sekretaris Perusahaan.

     Karyawan

     Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, Perusahaan dan Entitasnya Anak memiliki masing-masing 28
     dan 288 orang karyawan tetap (tidak diaudit).

   d. Entitas Anak

     Laporan keuangan konsolidasian mencakup akun-akun Perusahaan dan Entitas Anaknya, (selanjutnya disebut
     ³*UXS´ \DQJWHUGLULGDUL

                                                                                                         Jumlah Aset Sebelum
                                                                        Persentase                       Eliminasi Dalam Jutaan
                                                         Kegiatan       Kepemilikan                           Rupiah (Rp)
                 Entitas Anak               Domisili      Usaha             %            Komersial         2022         2021


     Kepemilikan langsung
     PT Cakrawala Mitra Usaha (CMU)           Jakarta    Properti         99.99%           2011           399,214     795,604


     Kepemilikan tidak langsung melalui CMU


     PT Tiara Inti Mulia (TIM) -         Jakarta/ Bali   Properti /        99%             2012              0        700,943
         Hotel Anantara Uluwatu Bali                     Perhotelan


     PT Bina Buana Sarana (BBS) -        Jakarta/ Bali   Properti /        99%             2020              0        727,489
         Hotel Westin Ubud                               Perhotelan
     PT Cakrawala Usaha Nusantara (CUN) -                Properti /        99%             2011              0         94,553
         Hotel Best Western Kuta         Jakarta/ Bali   Perhotelan


     PT Pratika Nugraha (PN)                  Jakarta    Properti          99%        Belum beroperasi    166,582     166,509


     Pada tanggal 10 Mei 2022, PT Bina Buana Sarana (BBS) telah dinyatakan pailit berdasarkan Surat Putusan
     Pengadilan Niaga No. 327/Pdt.Sus PKPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst.

     Pada tanggal 19 April 2022, PT Cakrawala Usaha Nusantara (CUN) dan PT Tiara Inti Mulia (TIM) telah dinyatakan
     pailit berdasarkan Surat Putusan Pengadilan Niaga PKPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst No

     Laporan keuangan konsolidasian ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Dewan Direksi Perusahaan, selaku
     pihak yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, pada tanggal
     12 juli 2024


                                                                    7
Page 11
                      PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
               Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)

   e. Penerbitan Laporan Keuangan

     Atas putusan pailit BBS, CUN dan TIM tersebut Perusahaan tidak lagi memiliki kendali atas BBS, CUN dan TIM
     sehingga pada tanggal 31 Desember 2022 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, Perusahaan
     tidak mengkonsolidasi laporan keuangan BBS, CUN dan TIM.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

   a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi

     Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
     Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi
     Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta
     Peraturan Regulator Pasar Modal. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan
     konsolidasian konsisten dengan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk
     periode sebelumnya.

     Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun dengan dasar akrual.
     Laporan arus kas konsolidasian disusun berdasarkan metode langsung dengan mengelompokan arus kas atas
     dasar aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

     Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
     mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi penerapan
     kebijakan akuntansi dan jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan.

     Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik dan pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat
     ini, hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan pertimbangan
     atau kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal di mana asumsi dan estimasi adalah signifikan terhadap laporan
     keuangan konsolidasian diungkapkan dalam Catatan 3 atas laporan keuangan konsolidasian.

   b. Prinsip Konsolidasian

     Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan aset dan liabilitas pada akhir periode pelaporan dan hasil usaha
     untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut dari Perusahaan dan entitas di mana Perusahaan
     memiliki kemampuan untuk mengendalikan entitas tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung.

     Kepentingan non-pengendali atas jumlah laba rugi komprehensif entitas anak diidentifikasi sesuai proporsinya dan
     disajikan sebagai bagian dari jumlah laba komprehensif yang dapat diatribusikan pada laporan laba rugi dan
     penghasilan lain komprehensif konsolidasian. Kepentingan non-pengendali atas aset neto entitas anak
     diidentifikasi pada tanggal kombinasi bisnis yang selanjutnya disesuaikan dengan proporsi atas perubahan ekuitas
     entitas anak dan disajikan sebagai bagian dari ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

     Bila pengendalian atas suatu entitas diperoleh dalam tahun berjalan, hasil usaha entitas tersebut dimasukkan
     dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sejak tanggal pengendalian dimulai. Bila
     pengendalian berakhir dalam tahun berjalan, hasil usaha entitas tersebut dimasukkan ke dalam laporan laba rugi
     dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk bagian tahun dimana pengendalian masih berlangsung.

     Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian dalam semua hal yang
     material telah diterapkan secara konsisten oleh entitas anak, kecuali dinyatakan lain.
     Seluruh transaksi dan saldo yang material antara perusahaan-perusahaan yang dikonsolidasikan telah dieliminasi
     dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian.



                                                         8
Page 12
                       PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
                Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Kepentingan non-pengendali merupakan proporsi atas hasil usaha dan aset bersih entitas anak yang tidak
     diatribusikan pada Grup.

     Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
     pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Ketika pengendalian atas entitas anak hilang, bagian kepemilikan
     yang tersisa di entitas tersebut diukur kembali pada nilai wajarnya dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan
     diakui dalam laba rugi.
     Bagian Perusahaan atas transaksi ekuitas entitas anak disajikan sebagai "komponen ekuitas lainnya" dalam
     bagian ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

  c. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

     Perusahaan mengungkapkan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Transaksi ini dilakukan berdasarkan
     persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, dimana persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan
     transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi

     (1) Orang atau anggota keluarga terdekat sebagai berikut :
         (a) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan.
         (b) memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan.
         (c) merupakan personil manajemen kunci entitas perusahaan atau entitas induk entitas perusahaan.

     (2) Entitas yang memenuhi salah satu hal berikut :
         (a) merupakan anggota dari kelompok usaha yang sama;
         (b) merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dari Perusahaan dan entitas anaknya.;
         (c) entitas tersebut bersama-sama Perusahaan dan entitas anaknya adalah ventura bersama dari suatu
             pihak ketiga yang sama;
         (d) adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan Perusahaan dan entitas anaknya adalah asosiasi dari
             entitas ketiga;
         (e) merupakan suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari suatu karyawan yang ditujukan
             bagi karyawan dari Perusahaan dan entitas anaknya atau entitas yang terkait dengan Perusahaan dan
             entitas anaknya;
         (f) dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam angka 1 diatas; dan
         (g) orang yang diidentifikasi dalam angka 1(i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil
             manajemen kunci Perusahaan

     Semua transaksi yang signifikan dengan pihak- pihak berelasi, baik yang dilakukan dengan syarat dan kondisi
     yang sama dengan pihak ketiga ataupun tidak, diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.

  d. Kas dan Bank

     Kas dan bank mencakup kas dan kas pada bank, yang tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi
     penggunaannya.
     Kas dan bank diklasifikasikan sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan
     akuntansi atas pinjaman yang diberikan dan piutang.

  e. Instrumen Keuangan

     Perusahaan menerapkan PSAK No. 71, ³,QVWUXPHQ .HXDQJDQ´ Perusahaan mengakui aset dan liabilitas
     keuangan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Perusahaan menjadi salah satu
     pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen keuangan tersebut.




                                                         9
Page 13
                     PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
              Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Aset Keuangan

     Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangan dalam kategori berikut ini:
     ‡GLXNXUSDGDELD\DSHUROHKDQGLDPRUWLVDVLGDQ
     ‡GLXNXUSDGDQLODLZDMDUPHODOXLSHQJKDVLODQNRPSUHKHQVLIODLQDWDXGLXNXUPHODOXLODEDUXJL

     Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis Perusahaan dan persyaratan kontraktual arus kas.

     a. Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi

        Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen utang yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk mendapatkan
        DUXVNDVGDQPHPLOLNLDUXVNDV\DQJPHPHQXKLNULWHULD³VHPDWDPDWDGDULSHPED\DUDQSRNRNGDQEXQJD´

        Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan, diakui
        sebesar harga transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai wajar dikurangi biaya
        transaksi yang terkait. Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi

     b. Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain

        Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini:

        i.    Instrumen utang yang dikelola dengan model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam
              rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual dan dimana arus kasnya memenuhi kriteria
              ³VHPDWDPDWDGDULSHPED\DUDQSRNRNGDQEXQJD´
              Perubahan nilai wajar aset keuangan ini dicatat pada penghasilan komprehensif lain, kecuali pengakuan
              keuntungan atau kerugian penurunan nilai, penghasilan bunga (termasuk biaya transaksi menggunakan
              metode suku bunga efektif), keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan, serta
              keuntungan atau kerugian dari selisih kurs diakui pada laba rugi.
              Ketika aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar kumulatif yang
              sebelumnya diakui pada penghasilan komprehensif lain direklasifikasi pada laba rugi.

        ii.   Investasi ekuitas dimana Perusahaan telah memilih secara takterbatalkan untuk menyajikan keuntungan
              dan kerugian nilai wajar dari revaluasi pada penghasilan komprehensif lain.

              Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak berlaku pada investasi ekuitas yang dimiliki
              untuk diperdagangkan. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dari revaluasi investasi ekuitas, termasuk
              komponen selisih kurs, diakui pada penghasilan komprehensif lain. Ketika investasi ekuitas dihentikan
              pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar yang sebelumnya diakui dalam penghasilan
              komprehensif lain tidak direklasifikasi pada laba rugi. Deviden diakui pada laba rugi ketika hak untuk
              menerima pembayaran telah ditetapkan.

     c. Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

        Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan dalam kategori ini selanjutnya diukur pada biaya perolehan
        diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian diakui dalam laba
        rugi ketika liabilitas keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, dan
        melalui proses amortisasi.

     Penghentian pengakuan liabilitas keuangan

     Klasifikasi ini berlaku untuk        aset   keuangan berikut ini, dimana dalam semua kasus, biaya transaksi
     dibebankan pada laba rugi:


                                                            10
Page 14
                     PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
              Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     i.  Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan
         komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya akan dicatat pada laba rugi.
     ii. Investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dimana pilihan penghasilan komkprehensif lain tidak
         berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dan penghasilan dividen terkait diakui pada laba rugi.

     Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak kontraktual atas arus kas dari aset keuangan tersebut telah
     berakhir atau telah ditransfer dan Perusahaan telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
     atas kepemilikan aset. Pada saat penghentian pengakuan aset keuangan, selisih antara jumlah tercatat dengan
     imbalan yang diterima diakui dalam laba rugi.

     Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya dilaporkan dalam laporan posisi
     keuangan jika, dan hanya jika, saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus
     atas jumlah yang telah diakui dan terdapat niat untuk menyelesaikannya secara neto, atau untuk merealisasikan
     aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

     Penurunan nilai aset keuangan

     Penelaahan kerugian kredit ekspektasian masa depan diharuskan untuk: instrumen utang yang diukur pada biaya
     perolehan diamortisasi atau diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, piutang sewa dan
     piutang usaha yang tidak memberi hak tanpa syarat untuk menerima imbalan.

     Perusahaan mengakui provisi atas kerugian penurunan nilai untuk kerugian kredit ekspektasian atas aset
     keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Provisi atas kerugian penurunan nilai piutang usaha
     diukur dengan jumlah yang sama dengan kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya. Kerugian kredit
     ekspektasian sepanjang umurnya adalah kerugian kredit ekspektasian yang dihasilkan dari semua
     kemungkinan kejadian gagal bayar sepanjang umur yang diharapkan dari suatu instrumen keuangan.

     Ketika menentukan apakah risiko kredit dari suatu aset keuangan telah meningkat secara signifikan sejak
     pengakuan awal dan ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian, Perusahaan mempertimbangkan
     informasi relevan yang wajar dan dapat dibuktikan dan tersedia tanpa biaya atau usaha yang tidak semestinya. Ini
     mencakup informasi dan analisis kuantitatif dan kualitatif, berdasarkan pengalaman historis Perusahaan dan
     penilaian kredit dan termasuk informasi masa depan.

     Perusahaan menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pelanggan tidak mampu membayar kewajiban
     kreditnya kepada Perusahaan secara penuh. Periode maksimum yang dipertimbangkan ketika memperkirakan
     kerugian kredit ekspektasian adalah periode maksimum kontrak dimana Perusahaan terekspos terhadap risiko
     kredit.

     Kerugian kredit ekspektasian adalah perkiraan probabilitas-tertimbang dari kerugian kredit. Kerugian kredit diukur
     sebagai nilai sekarang dari semua kekurangan penerimaan kas (yaitu perbedaan antara arus kas terutang dari
     suatu entitas berdasarkan kontrak dan arus kas yang Perusahaan harapkan untuk diterima). Kerugian kredit
     ekspektasian didiskontokan pada tingkat bunga efektif dari aset keuangan tersebut.

     Liabilitas Keuangan

     Pada saat pengakuan awal, Perusahaan mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajar ditambah atau dikurangi,
     biaya transaksi yang terkait langsung dengan perolehan atau penerbitan liabilitas keuangan. Perusahaan
     mengklasifikasikan semua liabilitas keuangannya ke dalam kategori liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
     perolehan diamortisasi.

     Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
     menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian diakui dalam laba rugi ketika liabilitas
     keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, dan melalui proses amortisasi.

                                                         11
Page 15
                     PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
              Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Perusahaan mengeluarkan liabilitas keuangan dari laporan posisi keuangan konsolidasiannya jika, dan hanya jika,
     kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Selisih antara jumlah
     tercatat liabilitas keuangan yang berakhir atau yang dialihkan ke pihak lain, dan imbalan yang dibayarkan,
     termasuk aset nonkas yang dialihkan atau liabilitas yang ditanggung diakui dalam laba rugi.

     Saling Hapus Instrumen Keuangan

     Harga perolehan persediaan real estate dialokasikan ke masing-masing proyek real estate ditentukan dengan
     menggunakan metode identifikasi khusus untuk beban langsung berdasarkan meter persegi untuk beban fasilitas
     umum dan sosial

   f. Persediaan

     Harga perolehan persediaan real estate dialokasikan ke masing-masing proyek real estate ditentukan dengan
     menggunakan metode identifikasi khusus untuk beban langsung dan berdasarkan meter persegi untuk beban
     fasilitas umum dan sosial.

     Harga perolehan persediaan real estate meliputi biaya perizinan, pembebasan lahan, pengurusan surat-surat
     tanah, pematangan tanah, prasarana, pengembangan dan pembangunan proyek, termasuk kapitalisasi biaya
     pinjaman serta selisih kurs atas pokok pinjaman dalam valuta asing selama masa pembangunan dan
     pengembangan. Bangunan yang siap untuk dijual dikelompokkan sebagai ³3HUVHGLDDQ Real (VWDWH´ di dalam
     laporan posisi keuangan konsolidasian. Persediaan makanan, minuman, perlengkapan dan barang dagangan
     hotel dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih.

     Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata. Nilai realisasi neto ditentukan berdasarkan
     taksiran harga jual yang wajar setelah dikurangi taksiran biaya yang diperlukan untuk menjual persediaan tersebut.
     Penyisihan persediaan usang atau persediaan yang perputarannya lambat, ditentukan jika ada berdasarkan
     penelaahan atas kondisi masing-masing persediaan pada akhir tahun.

   g. Biaya Dibayar di Muka

     Biaya dibayar di muka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya yang bersangkutan dengan
     menggunakan metode garis lurus.

   h. Aset Tetap

     *UXSPHQHUDSNDQ36$.1R³$VHW7HWDS´
     Grup menggunakan model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetapnya.

     Aset tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi termasuk biaya perawatan sehari-hari, dikurangi
     akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.
     Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian yang tidak
     boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan
     kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan.

     Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan pemeliharaan, dibebankan
     ke laporan laba rugi komprehensif konsolidasian pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut menimbulkan
     peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap tersebut yang dapat melebihi kinerja
     normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap.




                                                         12
Page 16
                     PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
              Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Aset tetap, kecuali tanah, disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method ) selama
     masa manfaat aset tetap sebagai berikut :
                                                                                             Tahun
     Bangunan dan prasarana                                                                    20
     Mesin                                                                                     1-3
     Peralatan dan perabotan                                                                   4-8
     Kendaraan                                                                                 3-8

     Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya (derecognized ) pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat
     ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Aset tetap yang dijual atau
     dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan serta akumulasi penurunan nilai
     yang terkait dengan aset tetap tersebut. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset
     tetap (ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan, jika ada, dengan jumlah tercatat dari
     aset tetap tersebut), dan diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian pada tahun terjadinya
     penghentian pengakuan.

     Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian
     apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.

     Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap.
     Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing akun aset tetap yang bersangkutan pada saat
     aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan.

   i. Hak atas Tanah

     Grup menerapkan ISAK No. 25, ³+DN Atas 7DQDK´ Sesuai dengan ISAK No. 25, tanah, termasuk biaya
     pengurusan legal yang timbul pada awal perolehan hak atas tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak
     diamortisasi. Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan perpanjangan atau pembaharuan hak atas tanah
     ditangguhkan dan diamortisasi selama periode hak atas tanah atau taksiran masa manfaat ekonomis tanah,
     periode mana yang lebih pendek.

   j. Sewa

     Perusahaan menerapkan PSAK 73, ³6HZD´ Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa,
     pada tanggal insepsi kontrak. Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan
     seluruh kesepakatan sewa di mana Perusahaan merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka-pendek (yang
     didefinisikan sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa yang aset pendasarnya
     bernilai-rendah. Untuk sewa-sewa tersebut, Perusahaan mengakui pembayaran sewa sebagai beban secara garis
     lurus selama masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya lebih merepresentasikan pola konsumsi manfaat
     penyewa dari aset sewa.

     Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran sewa masa depan yang belum dibayarkan pada tanggal
     permulaan, yang didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat
     ditentukan, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental khusus untuk penyewa.

     Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa terdiri atas:

     -    pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara-substansi), dikurangi insentif Sewa;
     -    pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur dengan




                                                        13
Page 17
                     PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
              Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     -    jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai residual;
     -    harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
     -     pembayaran penalti karena penghentian sewa jika masa sewa merefleksikan penyewa mengeksekusi opsi
     untuk menghentikan sewa.

     Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam laporan posisi keuangan.

     Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada
     laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo
     liabilitas untuk setiap periode.

     Aset pada sewa pembiayaan dicatat pada awal masa sewa sebesar nilai wajar aset sewaan Perusahaan yang
     ditentukan pada awal kontrak atau, jika lebih rendah, sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum. Liabilitas
     kepada lessor disajikan di dalam laporan posisi keuangan sebagai liabilitas sewa pembiayaan

     Perusahaan mengukur kembali liabilitas sewa (dan melakukan penyesuaian terkait terhadap aset hak-guna) jika:
     -    terdapat perubahan dalam masa sewa atau perubahan dalam penilaian atas eksekusi opsi pembelian, di
     mana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto
     revisian;
     -     Terdapat perubahan sewa masa depan sebagai akibat dari perubahan indeks atau perubahan perkiraan
     pembayaran berdasarkan nilai residual jaminan di mana liabilitas sewa diukur Kembali dengan mendiskontokan
     pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto awal (kecuali jika pembayaran sewa berubah karena
     perubahan suku bunga mengambang, di mana tingkat diskonto revisian digunakan); atau;
     -    kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di mana liabilitas sewa
     diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian.

     Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada saat atau
     sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset hak-guna selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi
     akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai.

     Jika Perusahaan dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa, merestorasi
     tempat di mana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan
     ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya tersebut diperhitungkan dalam asset hak-guna
     terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi persediaan.

     Aset hak guna selanjutnya diukur dengan harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai.

     Aset hak-guna disusutkan selama periode yang lebih singkat antara masa sewa dan masa manfaat aset pendasar.
     Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan
     Perusahaan akan mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna disusutkan selama masa manfaat aset pendasar.
     Penyusutan dimulai pada tanggal permulaan sewa.

     Suatu nilai terpulihkan aset lebih tinggi dibandingkan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual aset atau unit
     penghasil kas dan nilai pakainya dan ditentukan sebagai suatu aset individual, kecuali aset tersebut tidak
     menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset lain. Di dalam menilai nilai pakai,
     estimasi arus kas yang diharapkan diperoleh dari aset didiskontokan terhadap nilai kininya dengan menggunakan
     suku bunga diskon sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar kini terhadap nilai waktu uang dan risiko
     spesifik aset. Di dalam menilai nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, dibutuhkan modal penilaian yang tepat.




                                                         14
Page 18
                     PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
              Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Ketika nilai tercatat aset melebihi nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dicatat sebesar nilai terpulihkan.
     Kerugian penurunan nilai diakui di dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. Suatu penilaian dilakukan
     pada setiap tanggal pelaporan sebagaimana apabila terdapat segala indikasi bahwa kerugian penurunan nilai yang
     diakui sebelumnya sudah tidak ada lagi atau mengalami penurunan.

   k. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan (selain persediaan dan aset pajak tangguhan)

     Suatu kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya, dibalikkan nilainya jika terdapat perubahan estimasi yang
     digunakan untuk menentukan nilai terpulihkan aset sejak pengakuan terakhir kerugian penurunan nilai. Apabila
     demikian kondisinya, nilai tercatat aset meningkat pada jumlah terpulihkannya. Kenaikan tersebut tidak dapat
     melebihi nilai tercatat yang telah ditentukan, penyusutan bersih, tidak ada kerugian penurunan nilai yang diakui
     sebelumnya. Pembalikkan nilai tersebut diakui di dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian.

   l. Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan

     Grup mencatat liabilitas imbalan kerja sesuai dengan Undang Undang Republik Indonesia No. 11 Tahun 2020
      ³88 ´ tentang Cipta Kerja tanggal 2 November 2020 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.
     35 Tahun 2021 ³33 ´ tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu
     Istirahat dan Pemutusan Hubungan Kerja.

     Ketika Perusahaan memiliki surplus dalam program imbalan pasti, maka Perusahaan mengukur aset imbalan pasti
     pada jumlah yang lebih rendah antara surplus program imbalan pasti dan batas atas aset yang ditentukan dengan
     menggunakan tingkat diskonto.

     Pengukuran kembali terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil atas aset dana pensiun (tidak
     termasuk bunga bersih) diakui langsung melalui penghasilan komprehensif lain dengan tujuan agar aset atau
     kewajiban pensiun bersih diakui dalam laporan posisi keuangan untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit dan
     surplus dana pensiun. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya.

     Grup menentukan (penghasilan) beban bunga bersih atas (aset) liabilitas imbalan pasca kerja bersih dengan
     menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur liabilitas imbalan
     pasca kerja karyawan selama periode berjalan.

     Grup menentukan (penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas imbalan pasca kerja neto dengan
     menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur liabilitas imbalan
     pasca kerja karyawan selama periode berjalan.

     Grup mengakui keuntungan dan kerugian atas penyelesaian liabilitas imbalan pasca kerja karyawan pada saat
     penyelesaian terjadi. Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian merupakan selisih antara nilai kini liabilitas
     imbalan pasca kerja karyawan yang ditetapkan pada tanggal penyelesaian dengan harga penyelesaian, termasuk
     setiap aset program yang dialihkan dan setiap pembayaran yang dilakukan secara langsung oleh Perusahaan
     sehubungan dengan penyelesaian tersebut.

     Grup mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan setiap keuntungan atau
     kerugian atas penyelesaian, dan (2) penghasilan atau beban bunga neto di laba rugi pada saat terjadinya.

   m. Pengakuan Pendapatan dan Beban

     Efektif pada tanggal 1 Januari 2020, Grup mengakui pendapatan dari penjualan sesuai dengan PSAK 72,
     ³3HQGDSDWDQ dari Kontrak dengan 3HODQJJDQ´ dengan melakukan analisa transaksi melalui metode lima langkah
     pengakuan pendapatan sebagai berikut:



                                                        15
Page 19
                     PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
              Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     1. Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan, dimana Perusahaan mencatat kontrak dengan pelanggan hanya
        jika seluruh kriteria berikut terpenuhi:
        ͻ Kontrak telah disetujui oleh para pihak dalam kontrak
        ͻ Perusahaan dapat mengidentifikasi hak dari para pihak dan jangka waktu pembayaran atas barang
             yang akan dialihkan
        ͻ Kontrak memiliki substansi komersial
        ͻ Kemungkinan besar Perusahaan akan menerima imbalan atas barang yang dialihkan
     2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak.
     3. Menentukan harga transaksi.
     4. Mengalokasikan harga transaksi pada setiap kewajiban pelaksanaan.
     5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (pada suatu waktu tertentu atau sepanjang

     Pendapatan dari penjualan film diakui ketika Grup telah menyerahkan film kepada pelanggan dan terdapat
     keyakinan yang memadai bahwa piutang dari penjualan film tersebut akan dapat ditagih.

     Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).

   n. Transaksi dan Saldo Mata Uang Asing

     Grup menerapkan PSAK No. 10, ³3HQJDUXK Perubahan Nilai Tukar Mata Uang $VLQJ´ yang menggambarkan
     bagaimana memasukkan transaksi mata uang asing dan kegiatan usaha luar negeri dalam laporan keuangan
     entitas dan menjabarkan laporan keuangan ke dalam mata uang penyajian. Grup mempertimbangkan indikator
     utama dan indikator lainnya dalam menentukan mata uang fungsionalnya. Jika ada indikator yang tercampur dan
     mata uang fungsional tidak jelas, manajemen menggunakan penilaian untuk menentukan mata uang fungsional
     yang paling tepat menggambarkan pengaruh ekonomi dari transaksi, kejadian dan kondisi yang mendasarinya.

     Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Grup dan mata
     uang penyajian Grup. Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs tengah
     yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter
     dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah berdasarkan kurs pada tanggal terakhir transaksi perbankan
     pada periode yang bersangkutan. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan
     pada operasi periode berjalan.

     Kurs yang digunakan untuk menjabarkan mata uang asing ke dalam Rupiah adalah sebagai berikut :

                                                                                     2022                2021
     Dolar Amerika Serikat                                                          14,848              14,269
     Dolar Singapura                                                                10,685              10,533

   o. Pajak Penghasilan

     Grup menerapkan PSAK No. 46, ³3DMDN 3HQJKDVLODQ´ PSAK ini mensyaratkan Grup untuk memperhitungkan
     konsekuensi pajak kini dan mendatang dari pemulihan (penyelesaian) jumlah tercatat aset (liabilitas) masa depan
     yang diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, dan transaksi dan kejadian lain dari periode kini yang
     diakui dalam laporan keuangan konsolidasian.

     PSAK No. 46 juga mensyaratkan Grup mencatat tambahan pajak penghasilan yang berasal dari periode lalu yang
     ditetapkan dengan Surat Ketetapan Pajak ³6.3´  jika ada, sebagai bagian dari ³%HEDQ Pajak Penghasilan - 1HWR´
     dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian.




                                                         16
Page 20
                     PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
              Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Beban pajak terdiri dari beban pajak kini dan beban pajak tangguhan. Beban pajak diakui pada laporan laba rugi
     komprehensif konsolidasian kecuali untuk item yang diakui secara langsung di ekuitas, beban pajak yang terkait
     dengan item tersebut diakui di ekuitas.

     Beban pajak kini merupakan estimasi utang pajak yang dihitung atas laba kena pajak untuk periode yang
     bersangkutan dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.


     Grup menerapkan metode aset dan liabilitas dalam menghitung beban pajaknya. Dengan metode ini, aset dan
     liabilitas pajak tangguhan diakui pada setiap tanggal pelaporan sebesar perbedaan temporer aset dan liabilitas
     untuk tujuan akuntansi dan tujuan perpajakan. Metode ini juga mengharuskan pengakuan manfaat pajak di masa
     yang akan datang, seperti kompensasi kerugian fiskal, jika kemungkinan realisasi manfaat tersebut di masa yang
     akan datang cukup besar (probable ).

     Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada
     tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laporan laba
     rugi komprehensif konsolidasian tahun berjalan kecuali pajak tangguhan yang dibebankan atau dikreditkan
     langsung ke ekuitas.

     Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima atau, jika Grup
     mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.

     Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan di laporan posisi keuangan konsolidasian, kecuali aset dan liabilitas
     pajak tangguhan untuk entitas yang berbeda, atas dasar kompensasi sesuai dengan penyajian aset dan liabilitas
     pajak kini.

     Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 5 tanggal 23 Maret 2002 yang efektif pada tanggal 1 Mei 2002,
     penghasilan dari sewa bangunan dan/atau lahan dikenakan pajak penghasilan final sebesar 10% dari pendapatan
     sewa.

     Beban pajak final diakui proporsional dengan jumlah pendapatan menurut akuntansi yang diakui selama tahun
     berjalan. Perbedaan antara pajak penghasilan final yang telah dibayar dengan jumlah pajak final yang dibebankan
     dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian diakui sebagai pajak dibayar dimuka atau utang pajak.
     Sebagai penghasilan yang dikenakan pajak penghasilan final, perbedaan antara jumlah tercatat aset dan liabilitas
     menurut laporan keuangan konsolidasian dengan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai aset atau
     liabilitas pajak tangguhan.

   p. Laba per Saham Dasar

     Laba per saham dihitung berdasarkan rata-rata terhitung jumlah saham yang beredar selama tahun yang
     bersangkutan.
     Laba per saham dilusian dihitung dengan cara membagi laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham dengan
     jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang telah disesuaikan dengan dampak dari semua efek berpotensi
     saham biasa yang dilutif.

   q. Informasi Segmen

     Grup mengidentifikasikan segmen operasi berdasarkan pelaporan internal yang dikaji secara regular oleh
     pengambil keputusan operasional dalam mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi Grup.


     Usaha Grup dikelompokkan menjadi dua kelompok usaha utama: hotel dan properti. Informasi keuangan


                                                          17
Page 21
                       PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
                Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN

  Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan,
  estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban, aset dan liabilitas yang dilaporkan serta
  pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada setiap akhir periode pelaporan. Namun, hasil aktual dapat berbeda
  dengan jumlah yang diestimasi, ketidakpastian atas asumsi serta estimasi tersebut dapat menimbulkan penyesuaian
  material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas pada tahun berikutnya.

  Pertimbangan dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi

  Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup, manajemen telah membuat pertimbangan berikut, selain yang
  telah tercakup dalam estimasi, yang memiliki dampak signifikan atas jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan
  keuangan konsolidasian :

  Penentuan Mata Uang Fungsional

  Mata uang fungsional dari masing-masing entitas dalam Grup adalah mata uang dari lingkungan ekonomi utama di
  mana entitas tersebut beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan dan biaya
  dari masing-masing entitas. Penentuan mata uang fungsional mungkin memerlukan pertimbangan karena berbagai
  kompleksitas, antara lain, entitas dapat bertransaksi di lebih dari satu mata uang dalam kegiatan usahanya sehari-
  hari.

  Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

  Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset dan liabilitas keuangan dengan
  mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan dalam PSAK No. 71 telah terpenuhi. Aset dan liabilitas keuangan
  diakui dan dikelompokkan sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup seperti diungkapkan pada Catatan 30 atas
  laporan keuangan konsolidasian.

  Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki
  risiko signifikan bagi penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas untuk tahun/periode berikutnya
  diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan
  keuangan konsolidasian disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat
  perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi terkait pada saat
  terjadinya.

  Masa Manfaat Aset Tetap

  Grup melakukan penelahaan berkala atas masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan faktor-faktor seperti
  kondisi teknis dan perkembangan teknologi di masa depan. Hasil operasi di masa depan akan dipengaruhi secara
  material atas perubahan estimasi ini yang diakibatkan oleh perubahan faktor yang telah disebutkan di atas.

  Jumlah tercatat aset tetap Grup pada tanggal laporan keuangan konsolidasian diungkapkan di dalam Catatan 8 atas
  laporan keuangan konsolidasian.

  Penurunan Nilai Aset Keuangan

  Aset keuangan yang dicatat berdasarkan biaya perolehan diamortisasi dievaluasi penurunan nilainya sesuai dengan
  Catatan 30 atas laporan keuangan konsolidasian.

  Kondisi spesifik counterparty penurunan nilai dalam pembentukan cadangan kerugian atas aset keuangan dievaluasi
  secara individu berdasarkan estimasi terbaik manajemen atas nilai kini arus kas yang diharapkan akan diterima.




                                                          18
Page 22
                    PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
             Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN (lanjutan)

  Dalam mengestimasi arus kas tersebut, manajemen membuat pertimbangan tentang situasi keuangan counterparty .
  Setiap aset yang mengalami penurunan nilai dinilai sesuai dengan manfaat yang ada, dan strategi penyelesaian serta
  estimasi arus kas yang diperkirakan dapat diterima disetujui secara independen oleh manajemen.


  Perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai secara kolektif meliputi kerugian kredit yang melekat dalam portofolio
  aset keuangan dengan karakteristik ekonomi yang sama ketika terdapat bukti objektif penurunan nilai terganggu,
  tetapi penurunan nilai secara individu belum dapat diidentifikasi. Dalam menilai kebutuhan untuk cadangan kolektif,
  manajemen mempertimbangkan faktor-faktor seperti kualitas kredit dan jenis produk.

  Guna membuat estimasi cadangan yang diperlukan, manajemen membuat asumsi untuk menentukan kerugian yang
  melekat, dan untuk menentukan parameter input yang diperlukan, berdasarkan pengalaman masa lalu dan kondisi
  ekonomi saat ini. Keakuratan cadangan tergantung pada seberapa baik estimasi arus kas masa depan untuk
  cadangan counterparty tertentu dan asumsi model dan parameter yang digunakan dalam menentukan cadangan
  kolektif.

  Penurunan Nilai Persediaan

  Manajemen melakukan penilaian analisis umur persediaan pada setiap tanggal pelaporan dan membentuk penyisihan
  untuk persediaan usang dan persediaan yang memiliki perputaran yang lambat yang diidentifikasi tidak lagi sesuai
  untuk digunakan dalam produksi, dengan mempertimbangkan nilai realisasi neto dari persediaan barang jadi dan
  barang dalam proses berdasarkan pada harga jual dan kondisi pasar saat ini. Jumlah tercatat persediaan
  diungkapkan di dalam Catatan 6 laporan keuangan konsolidasian.

  Penurunan Nilai Aset Non-keuangan

  Grup menelaah jumlah tercatat aset non-keuangan pada setiap akhir tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian
  untuk menentukan apakah terdapat indikasi penurunan nilai. Jika terdapat indikasi, maka jumlah terpulihkan atau nilai
  pakai diestimasi.

  Imbalan Pasca Kerja Karyawan

  Penentuan liabilitas imbalan pasca kerja dan beban imbalan pasca kerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi
  yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk
  antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat
  kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian.

  Hasil aktual yang berbeda dengan jumlah yang diestimasi diperlakukan sesuai dengan kebijakan sebagaimana diatur
  dalam catatan 2l atas laporan keuangan konsolidasian. Sementara manajemen Grup berpendapat bahwa asumsi
  yang digunakan adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan dari hasil aktual atau perubahan signifikan dalam
  asumsi yang ditetapkan secara material dapat mempengaruhi perkiraan jumlah liabilitas atas imbalan pasca kerja
  karyawan dan beban imbalan pasca kerja karyawan. Jumlah tercatat liabilitas imbalan pasca kerja jangka panjang
  Grup diungkapkan pada Catatan 19 laporan keuangan konsolidasian.

  Pajak Penghasilan

  Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi
  dan perhitungan pajak tertentu yang penentuan akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha normal. Grup
  mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak
  penghasilan badan. Ketika hasil pajak yang dikeluarkan berbeda dengan jumlah yang awalnya diakui, perbedaan
  tersebut akan berdampak pada pajak penghasilan dan penyisihan pajak tangguhan pada periode di mana penentuan
  tersebut dilakukan.


                                                         19
Page 23
                    PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
             Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN (lanjutan)

  Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan. Penentuan jumlah aset pajak
  tangguhan yang dapat diakui berdasarkan perbedaan waktu dan laba fiskal di masa mendatang bersama-sama
  dengan strategi perencanaan pajak masa depan membutuhkan pertimbangan signifikan dari manajemen.

4. KAS DAN BANK

  Rincian akun ini adalah sebagai berikut :

                                                          30 Juni 2022                      31 Desember 2021
  Kas                                                                 125,124,368                     777,281,300

  Bank
    Rupiah
       PT Bank Central Asia Tbk                                        44,699,072                      193,833,252
       PT Bank CIMB Niaga Tbk                                         470,142,604                      480,216,907
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                   83,978,186                    3,955,626,846
       PT Bank Mayapada Tbk                                           102,605,085                      102,454,650
       PT Bank Negara Indonesia (Persero)                               3,569,412                        5,756,982
       PT Bank Rakyat Indonesia                                                 -                        7,626,444
       PT Bank Pembangunan Daerah Bali                                          -                          100,000
       Sub-jumlah                                                     704,994,360                    4,745,615,081
    Dolar Amerika
       PT Bank Central Asia Tbk                                                  -                     71,392,665
       PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                    -                    222,992,093
       PT Bank Mega Tbk                                                  8,497,362                      8,865,190
       Sub-jumlah                                                        8,497,362                    303,249,949
  Jumlah                                                              838,616,090                    5,826,146,330

  Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, seluruhnya penempatan kas dan bank adalah pada bank pihak
  ketiga.

5. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA

  Rincian piutang usaha - pihak ketiga berdasarkan jenis piutang adalah sebagai berikut :

                                                          30 Juni 2022                      31 Desember 2021
  Piutang agen                                                                  -                    1,297,178,662
  Piutang kartu kredit                                                          -                      623,482,124
  Lain-lain                                                            44,874,587                    3,229,366,743
  Jumlah                                                               44,874,587                    5,150,027,530

  Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, semua piutang usaha berasal dari pihak ketiga dan memiliki umur
  kurang dari 30 hari dan dalam mata uang rupiah.

  Mutasi untuk cadangan penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:
                                                        30 Juni 2022                        31 Desember 2021

  Saldo Awal Tahun                                                   (572,225,282)                    (322,966,432)
  Cadangan Penurunan Nilai Piutang Usaha                              567,239,217                     (249,258,850)
  Jumlah                                                               (4,986,065)                    (572,225,282)

                                                         20
Page 24
                        PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
                 Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA (lanjutan)

  Manajemen Grup berkeyakinan bahwa jumlah penyisihan atas kerugian penurunan nilai piutang usaha cukup untuk
  menutup kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang.

6. PERSEDIAAN

  Rincian persediaan adalah sebagai berikut :

                                                         30 Juni 2022                      31 Desember 2021
  Real Estate
    Bangunan siap dijual : kondominium                                          -                   711,755,808,601
  Hotel
    Minuman                                                                     -                       258,504,391
    Makanan                                                                     -                       213,116,640
    Lain-lain                                                                   -                       378,966,352
  Jumlah                                                                        -                   712,606,395,984

  Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir tahun, manajemen Grup berpendapat bahwa
  tidak terdapat penurunan nilai persediaan dan barang usang, sehingga tidak perlu dibentuk penyisihan berkaitan
  dengan hal tersebut.
  Persediaan bangunan milik Grup dijadikan jaminan atas pinjaman yang diterima Grup dari Altus Special Situation i. L.
  P.

7. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA

  Rincian uang muka dan biaya dibayar dimuka adalah sebagai berikut :

                                                         30 Juni 2022                      31 Desember 2021
  Uang Muka
    Lain-lain                                                     27,737,816,989                     81,087,662,752

  Sub-jumlah                                                      27,737,816,989                     81,087,662,752

  Biaya dibayar dimuka
     Sewa                                                                      -                       1,882,416,667
     Pemasaran                                                                 -                          19,976,031
     Asuransi                                                         26,842,488                       1,447,647,773
     Lisensi dan perijinan                                                     -                          14,209,829
     Lain-lain                                                                 -                         672,357,854
  Sub-jumlah                                                          26,842,488                       4,036,608,154
  Jumlah                                                          27,764,659,477                     85,124,270,906

  Uang muka lain-lain merupakan uang muka atas pembelian tanah, pembayaran pemasok dan beban operasional
  Perusahaan.
  Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat semua uang muka dapat terealisasi seluruhnya. Oleh karena itu, tidak
  diperlukan cadangan penurunan nilai.




                                                         21
Page 25
                             PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
                      Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. ASET TETAP - BERSIH

  Rincian dan mutasi aset tetap adalah sebagai berikut :
                                                                       30 Juni 2022
                                                                                            Dekonsolidasi
                                 Saldo Awal        Penambahan           Pengurangan          Entitas Anak       Saldo Akhir
  Biaya Perolehan
  Tanah                            4,819,250,000                 -                      -     3,240,500,000       1,578,750,000
  Bangunan dan prasarana         323,111,518,154                 -                      -   318,271,880,674       4,839,637,480
  Mesin                              150,000,000                 -                      -                   -       150,000,000
  Peralatan dan Perabotan          4,243,396,454                 -                      -      907,658,785        3,335,737,669
  Kendaraan                        3,657,180,428                 -                      -     1,393,480,428       2,263,700,000


  Sub-jumlah                     335,981,345,036                 -                      -   323,813,519,887      12,167,825,149
  Aset dalam penyelesaian        154,855,416,921       57,685,810                       -                   -   154,913,102,731


  Jumlah Biaya Perolehan         490,836,761,957       57,685,810                       -   323,813,519,887     167,080,927,880


                                                                       30 Juni 2022
                                                                                            Dekonsolidasi
                                 Saldo Awal        Penambahan           Pengurangan          Entitas Anak       Saldo Akhir
  Akumulasi Penyusutan
  Bangunan dan prasarana          52,058,686,727      118,720,733                       -    48,406,256,590       3,771,150,870
  Mesin                              150,000,000                 -                      -                   -       150,000,000
  Peralatan dan perabotan          4,200,696,070         7,181,636                      -      883,244,251        3,324,633,455
  Kendaraan                        3,339,261,570       12,500,000                       -     1,094,311,578       2,257,449,992


  Jumlah Akumulasi
     Penyusutan                   59,748,644,367      138,402,369                       -    50,383,812,419       9,503,234,317


  Nilai Buku Bersih              431,088,117,590                                                                157,577,693,563


                                                                     31 Desember 2021
                                 Saldo Awal        Penambahan           Pengurangan         Reklasifikasi       Saldo Akhir
  Biaya Perolehan
  Tanah                            4,819,250,000                 -                      -                   -     4,819,250,000
  Bangunan dan prasarana         323,111,518,154                 -                      -                   -   323,111,518,154
  Mesin                              150,000,000                 -                      -                   -       150,000,000
  Peralatan dan Perabotan          4,243,396,454                 -                      -                   -     4,243,396,454
  Kendaraan                        5,349,557,828                 -         1,692,377,400                    -     3,657,180,428

  Sub-jumlah                     337,673,722,436                 -         1,692,377,400                    -   335,981,345,036
  Aset dalam penyelesaian        154,839,078,586       16,338,335                       -                       154,855,416,921


  Jumlah Biaya Perolehan         492,512,801,022       16,338,335          1,692,377,400                    -   490,836,761,957


  Akumulasi Penyusutan
  Bangunan dan prasarana          35,945,867,689    16,112,819,038                      0                   -    52,058,686,727
  Mesin                              150,000,000                 -                      -                   -       150,000,000
  Peralatan dan perabotan          4,140,898,793       59,797,277                       -                   -     4,200,696,070
  Kendaraan                        4,813,310,795      218,328,175          1,692,377,400                    -     3,339,261,570


  Jumlah Akumulasi
     Penyusutan                   45,050,077,277    16,390,944,490         1,692,377,400                    -    59,748,644,367

  Nilai Buku Bersih              447,462,723,745                                                                431,088,117,590


                                                            22
Page 26
                          PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
                   Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. ASET TETAP - BERSIH (lanjutan)
   Beban penyusutan aset tetap dialokasikan sebagai berikut :

                                                                                           30 Juni 2022                  31 Desember 2021
   Beban pokok pendapatan                                                                                   -                               -
   Beban Umum dan administrasi                                                                    138,402,370                   8,200,097,002
   Jumlah                                                                                         138,402,370                   8,200,097,002



    Rincian aset dalam penyelesaian Pada tanggal 30 Juni 2022 adalah sebagai berikut :

                                                                            30 Juni 2022

                             Nama Hotel                       Nilai                         Persentase Penyelesaian         Estimasi Penyelesaian


   PN         The Sarasvati A Luxury Collection
                Resort                                     154,913,102,731                           67%                       Desember 2027

   Jumlah                                                  154,913,102,731


   Rincian akumulasi biaya provisi dan bunga pinjaman yang dikapitalisasi ke bangunan dalam penyelesaian :

                                                                        30 Juni 2022                                  31 Desember 2021
   PT Bina Buana Sarana                                                                                -                                            -
   PT Pratika Nugraha                                                                                  -                                            -
   Jumlah                                                                                              -                                            -

   Manajemen Grup berkeyakinan bahwa tidak terdapat kondisi atau peristiwa yang menimbulkan indikasi penurunan
   nilai atas jumlah tercatat aset tetap, sehingga tidak diperlukan cadangan kerugian penurunan nilai untuk aset tetap.

   Manajemen Grup berkeyakinan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara nilai wajar aset tetap dengan
   jumlah tercatatnya.

9. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI

   Berikut ini adalah entitas yang telah dimasukkan dalam laporan keuangan konsolidasian dengan menggunakan
   metode ekuitas:


                                                                                                   Akumulasi atas
                                             Persentase                                           bagian laba (rugi)
                                             Kepemilikan              Biaya Perolehan                  Netto                  Nilai Buku Neto

   PT Tiara Inti Mulia                            99%                 156,915,000,000                 12,803,319,155           169,718,319,155
   PT Cakrawala Usaha Nusantara                   99%                  42,075,000,000                (22,908,978,805)           19,166,021,195
   PT Bina Buana Sarana                           99%                  47,520,000,000                (67,729,875,013)          (20,209,875,013)

   Total                                                              246,510,000,000                (77,835,534,664)          168,674,465,336




                                                                       23
Page 27
                        PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
                 Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. ASET HAK GUNA

  Rincian sewa hak atas tanah adalah sebagai berikut :

                                                         30 Juni 2022                     31 Desember 2021
  Harga sewa                                                    11,634,000,000                      80,484,045,000
  Akumulasi amortisasi                                                       -                     (14,005,360,862)
  Nilai Buku - Bersih                                           11,634,000,000                      66,478,684,138

  Mutasi akumulasi amortisasi adalah sebagai berikut :

                                                         30 Juni 2022                     31 Desember 2021

  Saldo awal                                                     14,005,360,862                     12,430,501,802
  Dekonsolidasi Entitas Anak                                    (14,005,360,862)                     1,574,859,060

  Saldo Akhir                                                                  -                    14,005,360,862

  PT Tiara Inti Mulia (TIM)

  Berdasarkan Perjanjian Sewa yang telah dicatat melalui Akta Notaris No. 138 tanggal 27 Juli 2009 dari Notaris Eddy
  Nyoman Winiarta, S.H., Drs. Ketut Loper Winartha, M.Pd, pihak ketiga, menyepakati untuk menyewakan lahan atau
  tanah yang dimiliki dengan total luas tanah seluas 17.000 m2 kepada TIM. Tanah tersebut berlokasi di Banjar Dinas
  Labuan Sait, Desa/Keluarahan Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Jangka waktu
  sewa 45 tahun dimulai 1 September 2009 dan berakhir pada 1 September 2054.

  PT Cakrawala Usaha Nusantara (CUN)

  Berdasarkan Perjanjian Sewa yang telah dicatat melalui Akta Notaris J.S. Wibisono, S.H., No. 1 tanggal 1 Februari
  2010. Tony Wijaya, pihak ketiga, menyepakati untuk menyewakan lahan atau tanah yang dimillikinya dengan total
  luas tanah seluas 1.850 m2 kepada CUN. Tanah tersebut berlokasi di Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten
  Badung, Provisinsi Bali. Jangka waktu sewa 20 tahun dimulai 1 Agustus 2007 dan berakhir pada 31 Juli 2027.

  Selain itu CUN mengadakan perjanjian sewa menyewa dengan I Wayan Medi, pihak ketiga yaitu pihak pemegang
  hak atas sebidang tanah hak milik seluas 1.850 m2, yang terletak di Provinsi Bali, Kabupaten Badung, Kecamatan
  Kuta, Kelurahan Kuta, dengan nomor identifikasi tanah (NIB) 22.03.04.04.05995, untuk jangka waktu sejak tanggal 1
  Februari 2010 sampai dengan 31 Juli 2042.

  PT Bina Buana Sarana (BBS)

  Berdasarkan Surat Perjanjian Pemberian Hak Guna Bangunan atas Tanah Hak Milik No. 3 tanggal 27 September
  2010, dari Notaris I Wayan Gede Adiperana, S.H., BBS memperoleh Hak Guna Bangunan atas tanah hak milik
  selama 30 tahun dan bisa diperpanjang 20 tahun lagi, dengan rincian tanah seluas 1.700 m² dan 1.210 m² dengan
  sertifikat hak milik No. 1314 dan No. 1509 dan tercatat atas nama I Made Wirata dan I Wayan Lantra. BBS juga BBS
  memperoleh Hak Guna Bangunan atas tanah seluas 2.750 m2 dan 3.230 m2 dengan sertifikat hak milik No. 474 dan
  No. 1319 dan tercatat atas nama Laba Pura Puseh Kengetan. Tanah ini terletak di Desa Singakerta, Kecamatan
  Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Periode perjanjian ini terhitung mulai tanggal 25 Oktober 2010 sampai dengan 25
  Oktober 2040.

  BBS memperoleh Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk Area tanah
  seluas 8.623 m2 yang terletak di Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali yang akan berakhir
  tahun 2040.



                                                         24
Page 28
                       PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
               Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. ASET HAK GUNA (lanjutan)

   Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, BBS melakukan amortisasi hak atas tanah tersebut dikarenakan
   BBS sudah beroperasi secara komersial.

   PT Pratika Nugraha (PN)

   PN mengadakan perjanjian sewa menyewa dengan I Wayan Kanda berdasarkan Akta Notaris Eddy Nyoman Winarta,
   S.H., atas perjanjian sewa menyewa tanah No. 141 tanggal 19 Oktober 2010 atas sebidang tanah dengan Sertifikat
   Hak Milik (SHM) No. 3629, seluas 2.770 m2, yang terletak di kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Daerah
   Tingkat II Badung, provinsi Daerah Tingkat I Bali. Periode sewa menyewa dimulai pada tanggal 15 Oktober 2010
   sampai tanggal 15 Oktober 2040. Pemilik tanah berjanji akan memberikan Sertifikat Hak Guna Bangunan untuk
   jangka waktu 30 tahun kepada PN apabila telah membayar lunas sewa tanah tersebut.

   PN memperoleh Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk Area tanah
   seluas 2.750 m2 yang terletak di kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Daerah Tingkat II Badung, provinsi
   Daerah Tingkat I Bali yang akan berakhir tahun 2040.

11. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK

   Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, PN belum melakukan amortisasi hak atas tanah tersebut
   dikarenakan PN belum beroperasi secara komersial.

   Rincian akun ini adalah sebagai berikut :

                                                                                                     Jumlah
                                                                                      30 Juni 2022        31 Desember 2021
  Perusahaan - Rupiah
      PT Bank Victoria International Tbk                                                2,000,000,000         1,998,684,071



  Jumlah                                                                                2,000,000,000         1,998,684,071


   PT Bank Victoria International Tbk

   Perusahaan

   Berdasarkan Perjanjian Kredit No.266/OL-FTM/GDS/ VI/19 tanggal 26 Juni 2019, Perusahaan memperoleh fasilitas
   kredit askep revolving dari PT Bank Victoria International Tbk (pihak ketiga) dengan maksimum fasilitas
   Rp2.000.000.000. Pinjaman tersebut digunakan untuk modal kerja, dikenakan bunga sebesar 13,5% dan akan
   jatuh tempo pada tanggal 15 Maret 2020.

   Berdasarkan surat persetujuan restrukturisasi fasilitas kredit No.066/BVIC-SME/OL/FTM/V/2022 tanggal 2 Desember
   Perusahaan memperoleh persetujuan restrukturisasi dengan suku bunga 13,5% dan akan jatuh tempo pada
   tanggal 15 Maret 2021, dapat diperpanjang kembali dengan surat No.066/BVIC-SME/OL/FTM/V/2022 tanggal 31 Mei
   2022 dan jatuh tempo 15 Maret 2023.
   Fasilitas kredit tersebut diberikan untuk pembiayaan renovasi Hotel Saraswati Borobudur berikut pembelian peralatan
   dan perlengkapannya, pelunasan pinjaman kepada pihak ketiga dan untuk modal kerja Perusahaan.

   Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan :

   - Sebidang tanah dan bangunan dengan sertifikat pengganti hak milik nomor 1437/Borobudur seluas 780 m2 atas
     nama Perusahaan;
   - Sebidang tanah dan bangunan dengan sertifikat hak milik nomor 2137/Borobudur seluas 1.250 m2 atas nama
     Perusahaan;

                                                         25
Page 29
                      PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
               Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (lanjutan)

   - Sebidang tanah dan bangunan dengan sertifikat hak milik nomor 1904/Borobudur seluas 1.800 m2 atas nama
     Perusahaan;
   - Mesin-mesin dan peralatan hotel dan peralatan lainnya atas nama perusahaan;
   - Inventaris peralatan hotel berikut perlengapan-perlengkaoannya;
   - Jaminan perusahaan dari PT Intipura Fikasa, pihak yang berelasi;
   - Jaminan pribadi dari Bhakti Salim, pemegang saham Perusahaan.

   Dalam perjanjian dengan PT Bank Victoria International Tbk terdapat pembatasan kepada Perusahaan yang
   mewajibkan Perusahaan untuk mendapatkan persetujuan tertulis dari PT Bank Victoria International Tbk apabila :
    - Melakukan Merger dan Reserved Merger;
    - Akuisisi (pengambil alihan usaha);
    - Perubahan anggaran dasar dan susunan struktur saham dan pengurus Perusahaan;
    - Memperoleh pinjaman dari pihak lain diluar transaksi normal usaha;
    - Mengalihkan jaminan kepada pihak lain;
    - Dan pembagian dividen.

12. UTANG KONTRAKTOR DAN UTANG USAHA - PIHAK KETIGA

   Akun ini seluruhnya merupakan utang kepada kontraktor pihak ketiga atas pembagunan real estate dan bangunan
   hotel. Saldo pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 masing-masing adalah sebesar Rp 26,450,621,110
   dan Rp 86,621,385,221

13. UTANG LAIN-LAIN

   Rincian utang lain-lain adalah sebagai berikut :
                                                        30 Juni 2022                    31 Desember 2021
   Pihak ketiga
      Uang muka pelanggan                                                   -                     6,074,885,648
      Service charge                                                        -                       561,206,351
      Komisi agen                                                           -                        52,350,965
      Lainnya                                                  17,693,763,444                    16,805,794,106
   Jumlah                                                      17,693,763,444                    23,494,237,071



   Rincian utang lain - lain jangka panjang adalah sebagai berikut:
   Altus Special Situation I L.P. :
      Senior Tranche 1                                           200,000,000                    392,176,000,000
      Senior Tranche 2                                           200,000,000                     71,627,000,000
      Residual Facility                                                    -                     55,319,372,822
      Capex Facility                                                       -                    254,654,284,763
   Total                                                         400,000,000                    773,776,657,585
   Dikurangi : bagian yang jatuh tempo
             dalam waktu satu tahun                             (400,000,000)                  (718,457,284,763)
   Bagian Jangka Panjang                                                   -                     55,319,372,822
   Pihak berelasi                                                          -                      3,070,478,728
   Total                                                                   -                     58,389,851,550




                                                       26
Page 30
                      PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
               Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. UTANG LAIN-LAIN JANGKA PANJANG (lanjutan)

   Altus Special Situation I L.P.
   Pada tanggal 16 Oktober 2018, Entitas anak PT CMU, PT CUN, PT TIM, PT BBS dan PT PN (Borrowers ) menanda
   tangani perjanjian "Addendum and Restatement Facility Agreement " dengan pihak ketiga yaitu Altus Special Situation
   I L.P. (Lender ) yang dijaminkan oleh Tn. Bhakti Salim (Guarantor) .

   Berikut rincian fasilitas pinjaman :
   Senior Tranche 1
   Pinjaman sebesar Rp. 392.176.000.000 ini digunakan untuk membayar utang bank PT Bank CIMB Niaga Tbk .
   Fasilitas pinjaman ini jatuh tempo setelah 15 bulan sejak perjanjian pinjaman ini dibuat. Utang ini dikenai bunga
   sebesar 5% per tahun. Pembayaran utang ini di alokasikan kepada PT TIM sebesar Rp. 337.000.000.000, PT CUN
   Rp. 54.976.000.000, PT PN Rp. 100.000.000 dan PT CMU Rp. 100.000.000. Sampai dengan tanggal penyelesaian
   laporan keuangan perjanjian pinjaman masi dalam proses perpanjangan.

   Senior Tranche 2
   Pinjaman sebesar Rp. 71.627.000.000 ini digunakan untuk membayar utang bank PT Bank CIMB Niaga Tbk .
   Fasilitas pinjaman ini jatuh tempo setelah 24 bulan sejak perjanjian pinjaman ini dibuat. Utang ini tidak dikenakan
   bunga. Pembayaran utang ini di alokasikan kepada PT TIM sebesar Rp. 61.600.000.000, PT CUN Rp. 9.827.000.000,
   PT PN Rp. 100.000.000 dan PT CMU Rp. 100.000.000. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan
   perjanjian pinjaman masi dalam proses perpanjangan.

   Capex Facility
   Fasilitas Pinjaman maksimum sebesar USD 18.000.000 ini digunakan untuk pembangunan hotel PT BBS (Westin
   Ubud). Fasilitas pinjaman ini jatuh tempo 24 bulan setelah permintaan pemanfaatan pertama. Pembayaran utang ini
   seluruhnya di alokasikan kepada PT BBS.Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan perjanjian
   pinjaman masi dalam proses perpanjangan.

   Residual Facility
   Pinjaman sebesar Rp. 55.319.372.822 ini digunakan untuk membayar utang PT Bank CIMB Niaga Tbk. Fasilitas
   pinjaman ini jatuh tempo 10 tahun setelah perjanjian pinjaman ini dibuat. Utang ini tidak dikenakan bunga.
   Pembayaran utang ini di alokasikan kepada PT TIM dan PT BBS.
   Jaminan pemberian pinjaman tersebut adalah :

   Tanah dan bangunan hotel yang berlokasi di Bali, kabupaten Badung, Kecamatan Seminyak, Kuta, dengan luas
   2.750 m2, terdaftar atas nama PT PN berdasarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 76, tertanggal 4 Juni 2012
   atau tanah lainnya yang diperoleh oleh PT PN setelah tanggal perjanjian untuk pembangunan dan pengembangan
   masing-masing proyek Sarasvati.

   Tanah dan bangunan hotel yang berlokasi di Bali, kabupaten Badung, Kecamatan Ubud, Kuta, dengan luas 1.850 m2,
   terdaftar atas nama PT CUN berdasarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 982, tanggal 24 Agustus 2010 atau
   tanah lainnya yang diperoleh oleh PT CUN setelah tanggal perjanjian untuk pembangunan dan pengembangan
   masing-masing proyek Best Western.

   Tanah dan bangunan hotel yang berlokasi di Bali, Kabupaten Badung, Kecamatan Pecatu, Kuta Selatan, dengan luas
   17.000 m2, terdaftar atas nama PT TIM berdasarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 967, tanggal 12 Januari
   2011 atau tanah lainnya yang diperoleh oleh PT TIM setelah tanggal perjanjian untuk pembangunan dan
   pengembangan masing-masing proyek Anantara Uluwatu.

   Tanah dan bangunan hotel yang berlokasi di Bali, Kabupaten Gianyar, Kecamatan Ubud, Desa Singakerta, dengan
   luas 3.230 m2, 1.210 m2, 2.483 m2, 1.700 m2 dan 6.481 m2, terdaftar atas nama PT BBS berdasarkan Sertifikat Hak
   Guna Bangunan No. 17, No. 18, No. 19, No. 20 dan No. 21, tanggal 31 Mei 2012 atau tanah lainnya yang diperoleh
   oleh PT BBS setelah tanggal perjanjian untuk pembangunan dan pengembangan masing-masing proyek Westin

   Gadai saham entitas anak CUN, PN, TIM, BBS dan CMU.

                                                         27
Page 31
                        PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
                 Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. UANG MUKA PENJUALAN

  Akun ini merupakan penerimaan uang muka atas penjualan kondominium hotel yang sampai dengan tanggal laporan
  keuangan konsolidasian diterbitkan oleh manajemen, proses penjualan belum selesai. Grup akan melaporkan uang
  muka sebagai penjualan setelah diselesaikannya perikatan jual beli atau pengikatan kredit dan dilakukan serah
  terima kunci pada pelanggan.

  Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, nilai uang muka penjualan masing-masing sebesar nihil dan Rp
  39,643,061,130

  Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021, semua uang muka penjualan terdiri dari mata uang Dolar
  Amerika Serikat dan berasal dari pihak ketiga.

16. BEBAN MASIH HARUS DIBAYAR

  Rincian beban masih harus dibayar adalah sebagai berikut :
                                                        30 Juni 2022                  31 Desember 2021
  Gaji                                                          7,852,342,752                  13,873,825,818
  Pemasok                                                         282,180,000                  10,520,770,247
  Jasa manajemen                                                            -                   1,605,072,840
  Asuransi                                                                  -                       1,289,642
  Service charge                                                  115,065,652                     263,875,134
  lain-lain                                                       514,579,135                  14,836,097,860
  Jumlah                                                        8,764,167,538                  41,100,931,540

17. PERPAJAKAN

    Utang Pajak

    Akun ini terdiri dari :

                                                       30 Juni 2022                   31 Desember 2021
    Pajak Penghasilan
       Pasal
       Pasal 21
              21                                                6,589,203,894                   8,006,850,014
       Pasal
       Pasal 23
              23                                                  180,974,763                     350,783,029
       Pasal
       Pasal 25
              25                                                            -                               -
       Pasal
       Pasal 44 ayat
                Ayat22                                          1,079,673,249                   3,618,738,571
       Pasal 29                                                             -                               -
       PPn Keluaran                                                         -                   3,021,895,418
       Pajak Pembangunan 1                                         96,398,831                     788,088,987
       Pajak Final                                                          -                               -
       Pasal 26                                                     1,022,222                   3,059,500,980
    Jumlah                                                      7,947,272,959                  18,845,857,099




                                                      28
Page 32
                       PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
                Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG

  Rincian pinjaman bank jangka panjang adalah sebagai berikut :

                                                                   30 Juni 2022              31 Desember 2021
  Perusahaan
    Rupiah
       PT Bank Victoria International Tbk                             11,001,805,667               11,001,805,667

     Jumlah                                                           11,001,805,667               11,001,805,667

     Dikurangi : bagian yang jatuh tempo
        dalam waktu satu tahun                                         1,545,366,159                1,545,366,159

     Bagian Jangka Panjang                                             9,456,439,508                9,456,439,508

  PT Bank Victoria International Tbk

  Perusahaan

  Berdasarkan Perjanjian Kredit No.266/OL-FTM/GDS/ VI/19 tanggal 26 Juni 2019, Perusahaan mendapatkan fasilitas
  pinjaman kredit dari PT Bank Victoria International Tbk (pihak ketiga) dengan maksimum fasilitas sebesar
  Rp11.500.000.000. Pinjaman tersebut digunakan untuk modal kerja, dikenakan bunga sebesar 13% dan akan jatuh
  tempo 120 bulan sejak pencairan fasilitas kredit, dapat diperpanjang kembali.

  Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan :
   - Tanah dan bangunan dengan sertifikat pengganti hak milik No. 1437/Borobudur seluas 780 m2 atas nama
     Perusahaan;
   - Tanah dan bangunan dengan sertifikat hak milik No. 2137/Borobudur seluas 1.250 m2 dan
     No. 1904/Borobudur seluas 1.800 m2 atas nama Perusahaan;
   - Aset tetap berupa inventaris dan peralatan hotel;
   - Jaminan Perusahaan (Personal Guarantee ) dari PT Intiputra Fikasa dan Bhakti Salim

19. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN

  Rincian pembayaran utang pembiayaan konsumen minimum pada masa yang akan datang berdasarkan perjanjian-
  perjanjian pembiayaan adalah sebagai berikut:

                                                                   30 Juni 2022              31 Desember 2021
  PT ASTRA FINANCE                                                                     -              162,116,415
  Utang pembiayaan konsumen jangka panjang
     sebelum dikurangi bagian yang
     jatuh tempo dalam satu tahun                                                      -              162,116,415

  Dikurangi bagian utang pembiayaan konsumen
     yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                 -              113,894,455

  Utang pembiayaan konsumen bagian jangka panjang                                      -               48,221,960

  Grup telah menandatangani beberapa perjanjian fasilitas sewa pembiayaan untuk pembiayaan kendaraan Grup.
  Fasilitas pembiayaan tersebut dikenakan bunga efektif yang berkisar antara 8% - 10% per tahun. Fasilitas tersebut
  memiliki jangka waktu pembayaran 3 tahun sampai dengan tahun 2022 dan dijamin dengan aset yang dibiayai.


                                                        29
Page 33
                       PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
                Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA

  Grup menghitung cadangan imbalan pasca-kerja sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003.
  Perhitungan imbalan pasca kerja dihitung oleh aktuaris independen PT Prima Bhaksana Lestari. Asumsi utama yang
  digunakan dalam menentukan penilaian aktuaris adalah sebagai berikut :

                                                         30 Juni 2022                           31 Desember 2021
  Umur pensiun                                                55 Tahun                              55 Tahun
  Tingkat bunga diskonto                                       7.34%                                  7.34%
  Tingkat kenaikan gaji                                        10.00%                                10.00%
  Tabel Mortalitas                                             TMI - IV                              TMI - IV

  Beban imbalan pasca kerja yang diakui di laba rugi komprehensif adalah sebagai berikut :

                                                         30 Juni 2022                           31 Desember 2021
  Saldo awal                                                      9,425,014,557                         13,874,809,748
  Dekonsolidasi entitas anak                                     (8,744,968,355)                                     -
  Beban yang diakui dalam laporan laba rugi                          56,437,601                          2,014,144,217
  Pendapatan komprehensif lain                                                -                         (6,463,939,408)
  Saldo Akhir                                                      736,483,803                           9,425,014,557

21. MODAL SAHAM

  Susunan pemegang Saham dan kepemilikannya pada tanggal 30 Juni 2022 adalah sebagai berikut :

                                          Jumlah Saham
                                         Ditempatkan Dan                     Persentase
   Pemegang Saham                         Disetor Penuh                     Pemilikan (%)            Jumlah (Rp)

  PT Tiara Realty                                  1,971,753,200                     55.54%            197,175,320,000
  Sogianto                                           333,001,000                      9.38%             33,300,100,000
  Indra Setiawan, IR, MBA                            273,684,200                      7.71%             27,368,420,000
  Irene Thesman                                      251,931,500                      7.10%             25,193,150,000
  Bhakti Salim                                        45,000,000                      1.27%              4,500,000,000
  Agung Salim                                         15,000,000                      0.42%              1,500,000,000
  Masyarakat                                         659,631,552                     18.58%             65,963,155,200
  Jumlah                                           3,550,001,452                         100%          355,000,145,200

22. TAMBAHAN MODAL DISETOR

                                                                          30 Juni 2022             31 Desember 2021
  Agio saham dari penawaran umum perdana                                     46,750,000,000             46,750,000,000
  Agio saham sehubung dengan eksekusi Waran Seri 1                                   30,000                     30,000
  Biaya emisi saham                                                          (6,440,791,312)            (6,440,791,312)
  Pengampunan Pajak                                                           7,301,508,724              7,301,508,724
  Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas
     sepengendali                                                           (12,521,821,068)           (12,521,821,068)
  Jumlah                                                                     35,088,926,344             35,088,926,344




                                                         30
Page 34
                        PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
                 Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. KEPENTINGAN NON-PENGENDALIAN

                                                                      30 Juni 2022                30 Juni 2021
  Saldo awal                                                                 3,611,799,410           3,223,314,382
  Efek pelepasan entitas anak                                               (3,265,944,689)                      -
  Bagian atas rugi (laba) bersih                                                  (236,803)            549,998,045
  Penyesuaian sehubungan dengan transaksi restrukturisasi
     Entitas Anaknya                                                                     -                       -
  Penghasilan komprehensif lain                                                          -                       -
  Saldo Akhir                                                                 345,617,918            3,773,312,427

24. PENDAPATAN USAHA

  Rincian akun ini adalah sebagai berikut :

                                                         30 Juni 2022                         30 Juni 2021
  Sewa kamar hotel                                              636,620,745                         17,779,076,276
  Makanan dan minuman                                           162,685,882                          7,597,592,073
  Departemen lainnya                                             16,275,120                          1,140,357,125
  Jumlah                                                        815,581,747                         26,517,025,474

  Tidak terdapat pendapatan dari pihak berelasi pada tanggal 30 Juni 2022 dan 2021.

  Untuk tahun yang berakhir Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 2021, tidak ada transaksi pendapatan kepada satu
  pelanggan pihak ketiga yang jumlah pendapatan kumulatif melebihi 10% dari pendapatan usaha konsolidasian.

25. BEBAN POKOK PENDAPATAN

  Rincian akun ini sebagai berikut :

                                                             30 Juni 2022                     30 Juni 2021
  Makanan dan minuman                                                90,591,528                      6,305,690,680
  Kamar hotel                                                                 -                      4,200,474,827


  Listrik, air, dan telekomunikasi                                  117,866,291                      4,289,968,025
  Amortisasi sewa hak atas tanah                                              -                        787,429,530
  Departemen lainnya                                                122,839,227                      4,653,176,481
  Jumlah                                                            331,297,046                     20,236,739,543

  Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 tidak ada transaksi pembelian kepada
  satu pemasok pihak ketiga yang jumlah pendapatan kumulatif melebihi 10% dari beban pokok pendapatan
  konsolidasian.




                                                        31
Page 35
                        PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
                 Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

  Rincian akun ini adalah sebagai berikut :
                                                                30 Juni 2022                            30 Juni 2021
  Gaji dan tunjangan                                                   407,570,100                             8,293,819,002
  Jasa manajemen                                                                 -                               813,131,278
  Sewa                                                                           -                                58,279,444
  Imbalan kerja karyawan                                                56,437,601                             1,766,677,979
  Penyusutan aset tetap                                                138,402,370                             8,200,097,002
  Cadangan pembelian aset tetap                                                  -                               848,128,734
  Tenaga ahli                                                                    -                               250,650,000
  Perjalanan dinas                                                               -                                37,229,900
  Asuransi                                                                       -                               934,137,223
  Alat perlengkapan kantor                                                       -                                 2,927,750
  Perbaikan dan pemeliharaan                                                     -                                 1,352,498
  Listrik, air dan telepon                                                       -                                19,844,375
  Pajak dan perijinan                                                   50,000,000                               991,833,872
  Lain-lain                                                              5,250,727                               157,686,325
  Jumlah                                                               657,660,798                            22,375,795,381

27. LABA BERSIH PER SAHAM DASAR

  Laba per saham dasar dihitung dengan cara membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham
  dengan rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun berjalan.

                                                                                30 Juni 2022                 30 Juni 2021
  Laba (rugi) bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan
    kepada pemilik Entitas Induk                                                      (384,894,046)          (17,598,669,143)
  Jumlah rata-rata tertimbang saham                                                  3,550,001,452             3,550,001,452
  Laba bersih per saham dasar                                                                  (0.11)                  (4.96)

28. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

  Dalam kegiatan usaha normal, Grup melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Harga jual atau beli antara
  pihak-pihak berelasi ditentukan berdasarkan harga yang disepakati oleh kedua belah pihak.
  Rincian saldo dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut :

                                              30 Jun 2022            30 Juni 2021
  Beban gaji dan tunjangan imbalan
    kerja jangka pendek:
     Direksi                                                -             84,190,809
     Komisaris                                              -            128,971,809
  Jumlah                                                    -            213,162,618
  Persentase terhadap beban
    Operasional                                 0.00%                   1.96%




                                                                32
Page 36
                                  PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
                           Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. Segmen Operasi

   Untuk tujuan analisis manajemen, usaha Grup dikelompokkan menjadi dua kelompok usaha utama, hotel dan
   properti.
   Segmen Operasi Grup adalah sebagai berikut :

                                                                                    30 Juni 2022
                                             Hotel               Properti                 Jumlah              Eliminasi            Konsolidasi

  Pendapatan usaha                             815,581,747                     -           815,581,747                      -         815,581,747
  Beban pokok pendapatan                       (331,297,046)                   -           (331,297,046)                    -        (331,297,046)

  Laba (rugi) bruto                            484,284,702                     -           484,284,702                      -         484,284,702
  Beban usaha                                  (580,531,287)         (77,129,511)          (657,660,798)                    -        (657,660,798)

  Laba (rugi) usaha                             (96,246,586)         (77,129,511)          (173,376,096)                    -        (173,376,096)
  Beban lain-lain - neto                       (148,335,681)         (63,419,072)          (211,754,753)                    -        (211,754,753)

  Laba (Rugi) sebelum pajak penghasilan        (244,582,267)       (140,548,582)           (385,130,849)                    -        (385,130,849)
  Pajak penghasilan                                       -                    -                      -                     -                    -
  Laba (rugi) neto                             (244,582,267)       (140,548,582)           (385,130,849)                    -        (385,130,849)

  Pendapatan komprehensif                                 -                    -                      -                     -                    -

  Laba (rugi) komprehensif tahun berjalan      (244,582,267)       (140,548,582)           (385,130,849)                    -        (385,130,849)
  Aset segmen                               402,753,704,253     565,795,890,702        968,549,594,955      (596,858,255,712)     371,691,339,244
  Liabilitas segmen                          32,380,470,819     216,126,364,750        248,506,835,570      (173,512,721,047)      74,994,114,522



                                                                                    30 Juni 2021
                                             Hotel               Properti                 Jumlah              Eliminasi            Konsolidasi

  Pendapatan usaha                           10,071,367,114                    -         10,071,367,114                     -      10,071,367,114
  Beban pokok pendapatan                     (8,761,881,604)       (393,714,765)         (9,155,596,369)                    -       (9,155,596,369)

  Laba (rugi) bruto                           1,309,485,509        (393,714,765)           915,770,744                      -         915,770,744
  Beban usaha                                (4,918,069,410)      (5,974,072,670)       (10,892,142,080)                    -      (10,892,142,080)

  Laba (rugi) usaha                          (3,608,583,901)      (6,367,787,435)        (9,976,371,336)                    -       (9,976,371,336)
  Beban lain-lain - neto                       (648,243,252)         (68,815,056)          (717,058,308)                    -        (717,058,308)

  Laba (Rugi) sebelum pajak penghasilan      (4,256,827,153)      (6,436,602,491)       (10,693,429,644)                    -      (10,693,429,644)
  Pajak penghasilan                                       -                    -                      -                     -                    -
  Laba (rugi) neto                           (4,256,827,153)      (6,436,602,491)       (10,693,429,644)                    -      (10,693,429,644)

  Pendapatan komprehensif                                 -                    -                      -                     -                    -
                                                          -                    -                      -                     -                    -
  Laba (rugi) komprehensif tahun berjalan    (4,256,827,153)      (6,436,602,491)       (10,693,429,644)                    -      (10,693,429,644)
  Aset segmen                               479,698,549,494    2,411,747,337,936      2,891,445,887,430    (1,558,147,654,316)   1,333,298,233,114
  Liabilitas segmen                          73,996,456,344    1,907,744,532,638      1,981,740,988,982     (966,127,654,316)    1,015,613,334,665



   Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Grup telah mengadakan beberapa perjanjian sebagai berikut :
   a. PT Tiara Inti Mulia (TIM) mengadakan perjanjian dengan Lodging Management (Labuan) Limited (LML) dimana
      LML akan memberikan jasa sehubungan dengan operasional hotel TIM. Sebagai kompensasi, TIM akan
      membayar biaya manajemen bulanan yang terdiri dari biaya manajemen dasar sebesar 2,5% dari pendapatan
      bruto dan biaya insentif manajemen setinggi-tingginya sebesar 8% dari laba bruto operasional hotel yang telah
      disesuaikan. Perjanjian ini berlaku selama 10 tahun sejak tanggal efektifnya perjanjian yaitu 9 Januari 2009 kecuali
      terdapat penyelesaian lebih dini sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian tersebut. Perjanjian ini dapat
      diperpanjang selama 10 tahun berturut-turut atas persetujuan kedua belah pihak. pada tanggal 30 Juni 2022 dan
      31 Desember 2021. Pada tanggal 31 Maret 2022 dan 31 Desember 2021, Anantara Bali Uluwatu Resort & Spa
      sudah beroperasi, sehingga TIM sudah membayar dan membebankan biaya lisensi pada operasional hotel.


                                                                   33
Page 37
                           PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
                    Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PERIKATAN DAN PERJANJIAN

  b. TIM mengadakan perjanjian dengan Lodging Management (Labuan) Limited (LML) dimana TIM diberikan ijin untuk
     menggunakan nama ³$QDQWDUD´ termasuk logo, design, trademarks, service marks dan registrasi sehubungan
     dengan Hotel. Perjanjian ini berlaku sepanjang Management Agreement dengan LML masih berlaku, kecuali
     terdapat penyelesaian lebih dini sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam perjanjian tersebut. Pada tanggal 30
     Juni 2022 dan 31 Desember 2021, Anantara Bali Uluwatu, Resort & Spa sudah beroperasi, sehingga TIM sudah
     membayar dan membebankan biaya manajemen pada operasional hotel.
  c. PT Bina Buana Sarana (BBS) mengadakan perjanjian dengan Starwood Asia Pacific Hotels & Resorts Pte. Ltd
     (Starwoods) dimana Starwoods akan memberikan jasa sehubungan dengan operasional hotel BBS. Sebagai
     kompensasi, BBS akan membayar biaya manajemen bulanan yang terdiri dari biaya manajemen dasar sebesar
     2,5% dari pendapatan bruto dan biaya insentif manajemen sebesar 5% dari laba bruto operasional hotel yang telah
     disesuaikan, sebagaimana dijelaskan dalam perjanjian tersebut. Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember
     2021 Hotel Westin Ubud sudah beroperasi,sehingga BBS sudah membayar dan membebankan biaya manajemen
     pada operasional hotel.
  d. PT Cakrawala Mitra Usaha (CMU) mengadakan perjanjian dengan PT Bangun Wahana Indah Indonesia dalam
     Internasional Best Western (BWII) dimana BWII akan memberikan jasa sehubungan dengan operasional hotel
     Perusahaan. Sebagai kompensasi, CMU akan membayar biaya manajemen bulanan yang terdiri dari biaya
     manajemen dasar sebesar 2,5% dari pendapatan kotor dan biaya insentif manajemen sebesar 5% dari laba bruto
     operasional hotel yang telah disesuaikan. Perjanjian ini berlaku selama 10 tahun sejak tanggal efektifnya perjanjian
     yaitu 30 Juni 2012 kecuali terdapat penyelesaian lebih dini sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian tersebut.
     Perjanjian ini dapat diperpanjang selama 3 periode 2 tahun berturut-turut atas persetujuan kedua belah pihak.

  e. Berdasarkan surat kesepakatan jual beli tanggal 6 Maret 2013 dengan Bhakti Salim, Perusahaan akan membeli
     tanah dengan luas 1.581 m2 yang terletak di Propinsi Jawa Barat Kabupaten Bekasi, Kecamatan Cikarang
     Selatan, Desa Pasir Sari, dengan uang muka yang sudah dibayarkan sebesar Rp 3.000.000.000 (Catatan 7).
  f. Berdasarkan surat kesepakatan jual beli tanggal 14 Maret 2013 dengan Agung Salim, Perusahaan akan membeli
     tanah dengan luas 584 m2 yang terletak di Jalan Gajah Mada No. 30 RT 002/RW 007, Propinsi Daerah Khusus
     Ibukota Jakarta, Jakarta Barat, dengan uang muka yang sudah dibayarkan sebesar Rp 14.000.000.000 (Catatan
     7).
  g. Berdasarkan surat kesepakatan jual beli tanggal 25 Maret 2013 dengan PT Bangun Jaya Semesta, Perusahaan
     akan membeli tanah dengan luas 1.575 m2 yang terletak di Jalan Pantai Karang No. 23, Desa Sanur Kecamatan
     Denpasar Selatan, Bali, dengan uang muka yang sudah dibayarkan sebesar Rp 9.000.000.000 (Catatan 7).

31. INSTRUMEN KEUANGAN

  Pada tabel berikut ini, instrumen keuangan telah dialokasikan berdasarkan klasifikasinya. Kebijakan akuntansi
  penting pada Catatan 2g atas laporan keuangan konsolidasian menjelaskan bagaimana setiap kategori aset
  keuangan dan liabilitas keuangan diukur dan bagaimana pendapatan dan beban, termasuk keuntungan dan kerugian
  (perubahan nilai wajar instrumen keuangan) atas nilai wajar diakui.
  Pengelompokan aset keuangan telah diklasifikasikan menjadi pinjaman yang diberikan dan piutang. Demikian halnya
  dengan liabilitas keuangan telah diklasifikasikan menjadi liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
  diamortisasi.

                                                   30 Juni 2022                                  31 Desember 2021
                                  Nilai Tercatat                  Nilai Wajar         Nilai Tercatat           Nilai Wajar


  Aset keuangan
  Kas dan bank                        838,616,090                       838,616,090     5,360,979,042               5,360,979,042
  Piutang usaha - pihak ketiga          44,874,587                       44,874,587     4,627,839,001               4,627,839,001
  Piutang non-usaha
     Pihak ketiga                                  -                              -                    -                        -




                                                              34
Page 38
                           PT SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021 dan
                    Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 2021
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

  Liabilitas keuangan
  Utang jangka pendek                400,000,000                400,000,000      723,864,828,970        723,864,828,970
  Utang bank jangka pendek          2,000,000,000              2,000,000,000       1,972,739,258          1,972,739,258
  Utang kontraktor dan usaha       26,450,621,110             26,450,621,110      86,527,880,470         86,527,880,470
  Biaya Masih harus dibayar         8,764,167,538              8,764,167,538      33,080,933,395         33,080,933,395
  Utang lain-lain                  13,709,329,705             13,709,329,705      30,193,256,753         30,193,256,753


  Utang jangka panjang                          -                          -      55,309,372,822         55,309,372,822
  Utang Pembiayaan Konsumen                     -                          -        388,549,483             388,549,483
  Utang Bank                       11,001,805,667             11,001,805,667      11,001,805,667         11,001,805,667


  Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi nilai wajar adalah sebagai berikut :

   - Nilai wajar kas dan bank, piutang usaha, dana dalam pembatasan, utang kontraktor dan usaha, utang lain-lain dan
     beban yang masih harus dibayar mendekati nilai tercatat karena jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas
     instrumen keuangan tersebut.
   - Nilai wajar pinjaman bank jangka pendek, pinjaman bank jangka panjang dan utang pembiayaan konsumen
     ditentukan dengan menggunakan metode arus kas yang didiskonto berdasarkan tingkat bunga masing-masing
     pinjaman yang diutilisasi.

  PSAK No. 60, ³,QVWUXPHQ Keuangan: 3HQJXQJNDSDQ´ mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai wajar
  dengan tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut :
  a. harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1)
  b. input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik
     secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya derivasi dari harga) (tingkat 2), dan
  c. input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat
     diobservasi) (tingkat 3).

32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

  Grup tidak mempunyai perkara hukum yang signifikan Pada Tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021.
  Manajemen Grup berkeyakinan bahwa kewajiban atas gugatan hukum atau tuntutan dari pihak ketiga tidak akan
  mempengaruhi posisi keuangan dan hasil operasi masa yang akan datang secara signifikan.


33. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN

  Berdasarkan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan dengan No 1 tertanggal
  1 Agustus 2023 yang dibuat oleh Emmy Yatmini, SH. Notaris di Jakarta, tentang perubahan susunan direksi,

  Direksi
  Direktur Utama : Tubagus Yudi Yuniardi
  Direktur Independen : Nina Agustina Sri Ratna Rahaju

  Dewan Komisaris
  Komisaris Utama : Dani Maryadi
  Komisaris Independen : Tjandra Widjaja




                                                         35

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.07 MB
Published29 Jul 2024
Pages38
Characters142,724
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 68 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SARASWATI GRIYA LESTARI Tbk p.1 ×116
linked org PT Tiara Realty p.9 ×3
linked person Tjandra Widjaja · Komisaris Independen p.9 ×3
linked person Dini Virtianty p.9 ×4
linked person Tubagus Yudi Yuniardi · Sekretaris Perusahaan p.9 ×5
linked person Erwin Wijaya p.9 ×2
linked org Bank Central Asia Tbk p.23 ×5
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.23 ×14
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.23 ×2
linked org Bank Mega Tbk p.23 ×2
linked org Bank Victoria International Tbk p.28 ×23
linked person Bhakti Salim · Guarantor p.29 ×5
linked person Indra Setiawan, IR, MBA p.33
linked — Irene Thesman p.33
possible org Negara Republik Indonesia p.9
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.9 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.9
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.18
possible org PT Bank Rakyat Indonesia p.23
possible — Agung Salim p.33 ×2
unresolved — AIamat Domisili p.3
unresolved org PT Saraswati p.3 ×2
unresolved org Lestari Tbk p.3 ×2
unresolved org Saraswati Criya Lestari Tbk p.3 ×2
unresolved org Criya Lestari Tbk. p.3
unresolved org Saraswai Griya Lestad Tbk p.3 ×2
unresolved — Bellezza Suite 30-3 p.3
unresolved person Rina Utami Djauhari p.9
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.9
unresolved person Akta Notaris Chandra Lim p.9
unresolved org PT Cakrawala Mitra p.10 ×2
unresolved org PT Tiara Inti Mulia p.10 ×5
unresolved org PT Bina Buana Sarana p.10 ×6
unresolved org PT Cakrawala Usaha Nusantara p.10 ×4
unresolved org PT Pratika Nugraha p.10 ×3
unresolved org Pengadilan Niaga p.10
unresolved org Pengadilan Niaga PKPU p.10
unresolved org Bank Mayapada Tbk p.23 ×2
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Bali p.23
unresolved person Eddy Nyoman Winiarta p.27
unresolved person Drs. Ketut Loper Winartha p.27
unresolved person Akta Notaris J.S. Wibisono p.27
unresolved person I Wayan Gede Adiperana p.27
unresolved org Pertanahan Nasional p.27 ×2
unresolved person Akta Notaris Eddy Nyoman Winarta p.28
unresolved org PT Intipura Fikasa p.29
unresolved org PT CMU p.30
unresolved org PT CUN p.30 ×3
unresolved org PT BBS p.30 ×5
unresolved org PT PN p.30 ×3
unresolved org Altus Special Situation I L.P. · Lender p.30
unresolved org PT CUN Rp. p.30 ×2
unresolved org PT PN Rp. p.30 ×2
unresolved org PT CMU Rp. p.30 ×2
unresolved org PT BBS. Jaminan p.30
unresolved org PT Intiputra Fikasa p.32
unresolved org PT ASTRA FINANCE p.32
unresolved org PT Prima Bhaksana Lestari. Asumsi p.33
unresolved — Sogianto p.33
unresolved org Resorts Pte. Ltd p.37
unresolved org PT Bangun Wahana Indah Indonesia p.37
unresolved org PT Bangun Jaya Semesta p.37
unresolved person Emmy Yatmini · Notaris p.38
unresolved person Nina Agustina Sri Ratna Rahaju · Direktur Independen p.38
unresolved person Dani Maryadi · Komisaris Utama p.38

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2022-II-HOTL.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result