Skip to content
Back to announcement

Checklist Pengungkapan LapKeu BAPEPAM.pdf

Financial statement Text extracted BCIC

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.873
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

GEDUNG SUMITRO DJOJOHADIKUSUMO, A., LAPANGAN BANTENG TIMUR NO. 2-4, JAKARTA 40710
— TEKRPON IRIT 38GBM 17 FAKSIMILE (071) 3057824: SITUS wwwbapegam. god

3! Desember 2012
Yth.
Para Direksi Emiten dan Perusahaan Publik

SURAT EDARAN
Nomor: SE-..! 4... /BL/2012

Tentang

PENGGUNAAN CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN
UNTUK SEMUA JENIS INDUSTRI DI PASAR MODAL Di INDONESIA

Sehubungan dengan program peningkatan kualitas Laporan Keuangan Emitan dan
Perusahaan Publik, dengan ini diwajibkan kepada Saudara agar menggunakan Checklist
Pengungkapan Laporan Keuangan Untuk Semua Jenis Industri di Pasar Modal di Indonesia dan
menyampsikan pertama kali ke Sapepam-LK bersamaan dengan penyampsian Laporan Keuangan
Tahunan per 31 Desember 2012, sejak ditetapkannya Surat Edaran ini.

Demikian untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya.

-NIP 19550530 197711 1001

Tembusan Yth:

Sekretaris Badan,

Kepala Biro PKP Sektor Jasa:

Kepala Biro PKP Sektor Riil,

Para Tenaga Pengkaji di Lingkungan Bapepam-LK:
Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

nana
Page 2 OCR 0.921
Page 1 of83

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom "Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom "Tidak Ada" dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan,

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom "N/A'

5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audit).

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bank JTrust Indonesia Tbk,
Bidang Usaha Perbankan
| Jenis penawaran Umum
30 Juni 2024 31 Desember 2023
(Tidak Diaudit) (Diaudit)
Nama Kantor Akuntan Publik - KAP Tanubrata Sutanto
Fahmi Bambang & Rekan
Nama Partner - Tjiong Eng Pin
Opini Akuntan - Wajar tanpa modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) - -

“disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan,

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No,VIII.G,11 Tentang “Tanggung v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIIIA.2 tentang “Independensi v
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Page 3 OCR 0.910
Data Keuangan Penting

Page 20f83

30 Juni 2024 30 Juni 2023
(Tidak Diaudit) (Tidak Diaudit)
Laba (Rugi) Komprehensif
Pendapatan
Laba bruto 86.489 90.619
Laba usaha/operasional 78.012 86.998
EBITDA 121.617 125.302
Laba bersih periode berjalan 36.489 90.619
Laba komprehensif 39.902 125.330
Laba per saham (nilai penuh) 4,78 5,00
30 Juni 2024 31 Desember 2023
(Tidak Diaudit) (Diaudit)
Laporan Posisi Keuangan
Jumlah Aset 41.778.991 39.234.312
Jumlah Aset Lancar 37.724.979 35.455.004
Jumiah Aset Tidak Lancar 4.054.012 3.779.308
Jumlah Liabilitas 37.979.358 35.474.581
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 37.827.802 35.354.040
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 151.556 120.541
Jumlah Ekuitas 3.799.633 3.759.731
Modal Disetor 13.032.529 13.032.929
Saldo Rugi (12.233.844) (12.320.333)

vla
Page 4 OCR 0.935
Page 30183

sio Keuangan (dalam 90)" 30 Juni 2024 31 Desember 2023
(Tidak Diaudit) (Diaudit)

| Kewajiban Penyediaan Modal Minimum 12,86 14,04
(KPMM)
NPL gross 1,20 1,03
NPL net 0,95 0,71
Return on Asset (ROA) 0,42 0,05
Return on Eguity (ROE) 5,63 0,89
Net Interest Margin (NIM) 2,33 2,67
Biaya Operasional terhadap Pendapatan 94,57 99,12
Operasional (BOPO)
Kredit yang Diberikan terhadap Dana Pihak 78,92 74,61
Ketiga (LFR)
Posisi Devisa Neto (PON) secara 0,47 1,58
keseluruhan

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan

Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-

LK No VIII.G,17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan arus kas selama periode

ulalulnja

alelalalal

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keuangan

Ho
Page 5 OCR 0.889
Aa
Ketentuan Umum

1,

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

2, gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,

& Inforrnasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalarn laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian isporan dan penyajian masing-rnasing pos, dan

9. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) Inforrnasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
Galam laporan keuangan: dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

bdanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian",

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset

yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,

Dalarn hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang

diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat

manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

“

(Catatan Ia dan 2

Catatan 15

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antars lain:

Pendirian Perusahaan

1)

Riwayat ringkas Perusahaan,

Catatan Ia

2)

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggai Berita Negars:

Catatan Ia

3)

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada
periode pelaporan:

Catatan Ia

4)

Tempat kedudukan Perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha)

Catatan Ia

5)

Tanggal mulai beroperasinya Perusahaan secara komersial, Dalam hal Perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

2) el aj ajal

tan la

rL
Page 6 OCR 0.864
6)

Page 5 of 83

Nama entitas induk dan narna antitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya,

atatan la

ti)

Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki,

8)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

3

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang useha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jiks ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada),

Catatan la

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Ekspioitasi/Pengembangan,
Penjelasan mengensi area eksolorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi:
2) Area Eksplorasi, meliputi:
«Nama lokasi:
«Nama pemilik izin lokasi,
«Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponyaj
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik tzin lokasi: dan

# Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b) Area Ekspioitasi/Pengembangan meliputi:
«Nama lokasi:
- Nama pemilik izin lokasi:
«Tanggal perolehan izin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
“. Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi)

Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:

«Jumlah produksi pada tahun berjalan) dan
# Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploltasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan,

Page 7 OCR 0.852
12)

Page 6 of 83

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan

D) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan c)
Sisa umur MPH.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang
Giterbitkan dl luar Indonesia,

&

(Catatan Ib

2

2

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan

Catatan 1b

3)

Bursa tempat Efek dicatatkan: dan

tan 1b

4)

Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate
action) sejak penawaran umum perdana sampal dengan periode pelaporan terakhir.

Ba Ra

(Catatan 1b

Struktur Perusahaan, Entitas Anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1

Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung rnaupun tidak
langsung:

2)

Tempat kedudukan,

3)

Jenis usaha,

4)

Tahun beroperasi secara komersial)

5)

Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):

6)

Total Aset: dan

3

Informasi penting lainnya antara sin:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apablia entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5086
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah|

B) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian:

elelelelal el)

“Lc
Page 8 OCR 0.892
Page Tof83

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan
keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian
Gan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan
@lasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk delam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka:

2) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan
entitas Induk peda entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk,
dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian,
dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada
pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada
tanggal hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang ditsrirna:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kasj

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: den

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang dilkhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

Karyawan, Direksi, Komisaris, dan Komite Audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Narna dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan kornisaris, dan komite v Catatan 1c
audit
2) | cakupan manajemen kunci: dan v (Catatan 1e
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan | Catatan lc
tetap selarna periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak,
Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan distorisasi untuk terbit: dan V (Catatan 1d

Fx
Page 9 OCR 0.865
Page 8 of33

ma yang barargug ren mengtotaa pan keargan DK DNAN NAN 2

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan Kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

(Catatan 2a

Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan

1)

Dasar pengukuran lagoran keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizabie value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku,

atatan 2a

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

atatan Za

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta Can alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usahs asing yang signifikan: dan

C) alasan perubahan nata uang penyajian (jika ada).

(Catatan 2a

4

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalarn laporan keuangan:

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenal masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rindan atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

AO
Page 10 OCR 0.876
Page 9 of83

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk mernahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip Konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Kensolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan
entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk:

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak:

@) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak:

@) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

f pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah disliminasi,

2

Kombinasi Bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwill,

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwils dan

0) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi.

3)

Kas dan Setara Kas,
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalarn menentukan komponen kas dan setara
kas.

Catatan 2g

4

Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Wc
Page 11 OCR 0.894
Page M0 of 83

:31

Yang harus dijelaskan antara lain:

(L) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrurmen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk rmenentukan penurunan nilai dari aset
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan)

(7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditarnbahkan penjelasan mengenal:

(2) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Indung nilaij

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen
keuangan derivatif: dan

(C) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai,
Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(9) penyajian pendapatan sukuk: dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antars lain:
(L) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(S) akad syariah yang digunakan,

2)

5) | Khusus Industri Perbankan

Giro Wajib Minimum

Catatan 5

Page 12 OCR 0.903
Page II of 83

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain 'atatan 2h
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.
€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Catatan 2i
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesis
dan Bank Lain,
6) | Piutang Reverse Repo Catatan 9
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metoda pencatatan
Gan pengukurannya,
7) | Khusus Industri Perbankan tan 2j
Obligasi Rekapitallsasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dirniliki:
b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah: dan
C) Dasar penyajian efek-efek dalarn laporan keuangan,
8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit Catatan 21
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Panyelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(3) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi (Catatan 20
Yang harus dijelaskan antara lan dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain: Zr
(L) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Pertakuan akuntansi atas nilai realisasi plutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan,

Ne

Page 13 OCR 0.891
Page 12 of83

Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:

2) dasar penyajian piutang sembisyaan konsumen: dan
b) dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
— konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) penyajian transaksi anjak piutang:

C) perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

@) perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang (ditagihkan kembali ke klian
atau ditanggung oleh perusahaan).

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

8) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

(Catatan 2ad
(Catatan 3

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan,

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikaptalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana,

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perciehan, mutasi pernbebanan ke biaya produksi,

Page 14 OCR 0.894
Page 13 of83

b) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antars Isiri:
(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran:
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
c) Khusus Industri Peternakan v
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan:
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan):
(a) Metode penilaian, dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewen
ternak telah menghasilkan,

13)| Aset Tetap: vV 2p
Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 3
a) Pengakuan awal Aset Tetap: (Catatan 15

b) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

C) Pengelompokan Aset Tetap:

d) Metode penyusutan yang digunakan:

€) Kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap,

?) Estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

9) Penghentian pengakuan,

h) Nilai residu: dan

1) Pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu poda setiap akhir periode pelaporan.

Page 15 OCR 0.859
Page 14 of83

14)| Investasi pada Entitas Asosiasi .

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada
asosiasi.

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama V

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama,

16) | Pola Kerjasama V

Yang harus dijelsskan antara kain:

8) Kriterls dari bentuk kerjasarna,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Nabilitas yang timbul: dan

C) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)| Aset Tak Berwujud “ Catatan 2g

Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 16

a) Pengakuan awal Aset Takberwujud)

b) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud,

C) Umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfsat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunskan dan umur manfaatnya:

d) Sumber terjadinya Aset Takberwujud:

€) Metode amortisasi yang digunakan:

N Penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan

9) Riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual V Catatan 2r
Yang harus dijelaskan antara lain:
8) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, BI
19| Properti Investasi: v
Yang harus dijelaskan antara lain:

8) pengakuan awal Properti Investasi)

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

€) metoda penyusutan yang digunakan, khusus untuk medei biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
&) penghentian pengakuan Proparti Investasi.

Page 16 OCR 0.891
Page 15 of 83

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:
D) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impeirment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi),
C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
0) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan
€) Pertanggungan Asuransi.
21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Catatan 2m
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai, dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.
22) | Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera Catatan 2t
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah Catatan du
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan: dan
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 2u
3) Penjelesan atas simpanan dari bank lain: dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
8) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas prerni atau diskonto.
23)| Provisi Catatan 2y
Yang harus dijelaskan antara lain:
&) kondisi provisi yang harus diakul: dan

“
Page 17 OCR 0.890
Page 16 of83

b) dasar penentuan nilai provisi.

2a)| Utang Repo |
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
D) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
C) Metode penyusutan prasarana PLM) dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(8) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)| Khusus Industri Pertambangan Umum v

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
aGanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortsasinya baru akan
@ilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biays pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasaranaj dan

G) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perizinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi,

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yong harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode arnortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

pe
Page 18 OCR 0.893
Page 17of 83

C) Metode penyusutan prasarana PLH,

27)

Pengakuan Pendapatan

2) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan
berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan

penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

&) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

C) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditarmbahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
la) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses

penyelesaian, kam yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian kisim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan ates renlisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estate:

(5) era yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
lan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya,

kb
Page 19 OCR 0.896
Page 18 of 83

Program Loyalitas Pelanggan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

&) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter
igan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.

Catatan 2d

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan

£I

tan Zaf
atatan 41

31)

Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus

Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan,

Catatan 2aa,
(Catatan 3,
Catatan 38b

33)

Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan
Oleh Perusahaan,

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial:
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

2ac,
'atatan 3,
39

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

wa
Page 20 OCR 0.899
Page 19 of'83

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan rnelalui Kas,
termasuk pengukurannya.

35) | Pembayaran Berbasis Saham

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kussi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitasj dan

€) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013,

37)

Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
@ikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian,

Catatan 2v

38)

Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39)

Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Catatan ?ab

Aset

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Unsur Kas dan Setara Kas pada pihak bereiasi dan pihak ketiga:

b) Rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang

C) Kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) Jumlah saido Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

Page 21 OCR 0.887
2)

Page 20 of 83

Khusus Industri Perbankan
3) Kas Catatan 4
Yang harus diungkapkan adalah rincian junah kas berdasarkan jenis mata uang,
BD) Giro pada Bank Indonesia Catatan $
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincan jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
Calam mata uang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat pericde pelaporan.
€) Giro pada Bank Lain Catatan 6
Yang harus diungkapken antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai,
(2) Perubahan penyisihan selama pericde berjalan untuk masing-masing giro:
(3) Rincan jumlah Giro peda Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,
3) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
(Catatan 7

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jurnlah penempatan berdasarkan jenis dan mata vang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impalred)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired),

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(8) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selarna periode berjalan:

(S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang rmempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jurnlah dana yang @iblokir dan alasannya:

ae
Page 22 OCR 0.879
Page 21 of83

(B) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku

Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,

3)

Piutang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) Jumlah piutang menurut debitur:

C) Jumlah piutang menurut mata yang:

G) Alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai:

8) Jumlah cadengan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

? Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila bdak dibentuk cadangan,

9) Piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerirna jaminan, dan alasan dijaminkan,
h) Jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
1) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas plutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumiah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dar

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

4

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(EL) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jurniah berdasarkan ko-asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis osuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

Page 23 OCR 0.876
Page 22 of83

C) Piutang Reasuransl 2

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(2) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur:

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang @salinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang ressuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan
fa) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5)

Khusus Industri Pembiayaan

8) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain),

(2) Rincian umur deri angsuran pembiyaan konsumen)
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerjaj

(4) sara pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalarn rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai den jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas plutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dar

(8) Pivtang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

D) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa

Page 24 OCR 0.890
Page 23 of83

recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenal tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
Giperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang,

c)

Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) Rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di sarnping itu, fessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampsi lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) Pendapatan keuangan yang belum diterima:
(4) Nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor:
(5) Akurnulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) Rental kantinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7?) Penjelasan umum isi perjanjian sewa jessor yang material.

d)

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumiah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tdak dapat dibatatkan untuk setiap periode berikut:

fa) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lime tahun

(c) lebih dari lima tahun
(2) Total rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan pada pericde: dan
(3) Penjelasan urnum Isi perjanjian sewa lessor.

Page 25 OCR 0.872
8)

Page 24 of 83

Khusus Kontrak Konstruksi

Plutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retansi.

7

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
2) Biaya kontrak yang terjadi,

b) Laba yang diakui,

C) Kerugian yang terjadi: dan

G) Pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
C) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga piutang reverse repo

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ade).

9

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

2r, 18

(4
Page 26 OCR 0.883
10)

Page 25 of 83

Plutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rindan jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
denda kepada pihak lain,

11)

Piutang Lain-Lain
Yong harus diungkapkan antara lain:
2) Rincian jenis dan jumiah piutang:

D) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan,

12)

Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar,

3) Pengeiompokkan aset keuangan lainnya sesuai kiasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian Investasinya:

(2) Laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yeng disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
Glakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) Total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangen selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) Biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) Peringkat Efek utang berikut nama perneringkat (jika ada).

(6) Uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
Oiklesifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,

(7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
la) Jumiah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) Alasan reklasifikasi: dan

(c) Sisa investasi dalarn kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam keicmpok tersedia untuk dijual.

ak

Mai K3 aa

.. tb

(Catatan 19

KL
Page 27 OCR 0.884
Page 26 of83

liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) Jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
Gipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, terrnasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalarn laba rugi: dan

(10) Jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo,

(B) Jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau| '

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara Win:

3) Nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) Kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

€) Jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

G) Hal-hsl lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

8) Rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) Tujuan model usaha yang digunakan:

C) Jumiah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar afek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

C) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: dan

d) Infermasi penting lainnya,

bb bh

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

ae
Page 28 OCR 0.824
Page 27 of 83

2) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan

D) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uralan tentang sfat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis

Yang harus deungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
2) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,

b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan
Kredit “ (Catatan 11
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi den jangka

wektu serta kolektibilitas: si di ng “N Catatan 11a, 11b, 11c
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v n

Catatan 116

Rinclar Ih kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
2 Geng F as Lor Dima “ (Catatan 1la dan 11b
@) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: v Catatan 11i
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: “V Catatan |1h
» Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan

menurut ketentuan Bank Indonesia, v Catatan Tib dan 11f
9) Rasio kredit berrnasalah terhadap jumiah Aset keuangan dan rasio jumlah

Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap v (Catatan Ili

jumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai

ketentuan Bank Indonesia:
h) Jurnlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: v 11 g
Ih Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, BS! 'atatan |1d

agen, atau anggota sindikasi:

rc
Page 29 OCR 0.857
Page 28 of 83

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:
«) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian

Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: V atatan Ih
» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, “ atatan Ile
21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi V (Catatan 12
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: “ Catatan I2a dan 12b
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan f Catatan 12c dan I2e
mutasi selama periode berjalan:
€) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v Catatan 12a dan 12f
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Catatan
tagihan akseptasi V 12e
22)| Persediaan

2) Yang harus diungkapkan antara jain:

(4) Total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesusi bagi Perusahaan)

(2) Jumvah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi blaya
untuk menjual:

(3) Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) Jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(S) Jumlah cari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagal beban dalam periode
berjalan:

(6) Kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan,

(7) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kuakfikasian, maka diungkapkan:

Mi) jurnlah biaya pinjaman yang dikapitaksasi selama periode berjalan: dan
(II) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(8) Persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan

"L
Page 30 OCR 0.901
Page 29 of83

dijaminkan: dan

(9) Jenis dan nilai persedisan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan @lasannya.

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) — Makanan dan minumanj
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

(3)

Khusus Industri Real Estate
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan oset Rea! Estate yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tarih, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

2)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program: lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

FG
Page 31 OCR 0.884
Page 30 of 83

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

Li)

Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan:

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lsinnya

9)

Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(a) Mewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(D) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lsin:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan,

(b) Rekonsikas saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai armortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang dkutup:

(1) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kernatian
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(8) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan,

Page 32 OCR 0.895
23)

Page 31 of 83

Pajak Dibayar Di muka

Yong harus diungkapkan antara lain:

3) Rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

b) Uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya,

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

tatan 14

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(b) Ursian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(c) Kerugian penurunan nilei atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(d) Dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(e) Dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dirniliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(#) Dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(1) Nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

1, Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
Ciklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual: dan

ti. Jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:

(2) Uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(3) Dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

(Catatan 18

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

b) Alasan dan dasar pembentukan cedangan tebal penurunan nilai serta penjelasan
terjadinya ang pihak berelasi tersebut:

Jumlah cadangan kerug

Page 33 OCR 0.887
Page 32 of 83

secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang.
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai:
dan

€) Dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nama entitas asosiesi:
D) Persentase kepemilikan dan penjelasan adanys pengaruh signifikan, beserta alasannya:
Ce) Lanang Gan Nilai Wajar investasi dalarn entitas asosiasi yang kuotasi harganya
d) Ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat aset,
Niabiltas, pendapatan, dan laba atau rugi:

€) Alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun perusahaan memiliki lebih dari 2096
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:

#) Akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

Sitat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada perusahaan)

h) Bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

I) Bagian atas llabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain,

J) Wabilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Ilabilitas entitas asosiasi: dan

Kk) Ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
aset, total liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jarninan yang diberikan dan jumlan jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut,

VL
Page 34 OCR 0.903
29)

Page 33 of83

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupa biaya yeng ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

8) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan,

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Sakco akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(8) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(D) Masa hak bagi hasil tot dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) Untuk tanarnan telah rnenghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selarna paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan srea/lokasi penanaman:

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan,

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut:
(8) Saldo awal
|. Tambahan tahun berjalan
IL Biaya langsung

(b) Jurniah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa,

KL
Page 35 OCR 0.875
Page 34 of 83

Pengurangan tahun berjalai
NW Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan.
(c) Pengurangan lainnya: dan
(dj Saico akhir:
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasrna yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
2, Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan
b, Rekonsiliasi saido awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
€. tahun terakhir,
0. Milai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:
&. Nilai hewan ternak bap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
f, Kondisi bewan ternak:
9. Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:
hn bg hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
tutup:
| Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kerratian atau
metode penghapusan langsung:
3. Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, Jika ada:
k. Pendapat manajernen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan
|. Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33)

Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya:

(2) Metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
Gari Properti Investasi)

(3) Pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) Nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(5) Jumlah yang diakul dalam laba rugi untuk:

Fc
Page 36 OCR 0.896
Page 35 of 83

(a) penghasilan sewa dari properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(C) perubahan kumulatif dalam nilai wajar yang diakul dalam taba rugi atas
penjualan properti investasi dari sekelompok sset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model nilai wajar:

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari properti investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
properti Investasi atau untuk perbaikan, perneliharaan atau peningkatan,

b) Khusus untuk properti investasi yang menggunakan model nilai wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalarn huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jurnlah tercatat properti Investasi peda awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
@ilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
(e) jurnlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan

kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain,

€) Khusus untuk properti investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf 8) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat:

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
Nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(S) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai wajar properti Investasi.

G) Khusus untuk properti investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
yang harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

Vla
Page 37 OCR 0.870
Page 36 of 83

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian
(S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
Galam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalarn hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(3) estimasi saat penyelesaian, “Ada | Tidak | N/A | Keterangan — |

34)

Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Setiap kelompok aset tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu &set pemilikan kangsung dan/atau aset sewa pembiayaan)

b) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan aset tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

€) Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

G) Rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
#kuites (jika ada):

€) Jumiah komitmen kontraktual dalarn perolehan aset tetap:

f) Jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk aset tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak.
Siungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

9) Dalam hal aset tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1) tangga! efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2) tanggat efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apatis aset tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

14) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar

11

(S5) jumlah tercatat untuk setiap aset tetap seandainya aset tersabut dicatat dengan
model biaya dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pernbatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

h) Khusus untuk aset tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(1) rincian aset tetap yang sedang dalam pembangunan:

AG Mx Aaiha

LL LL

(Catatan 15

Ws
Page 38 OCR 0.878
Page 37 of 83

(2) persentase jumiah tercatat terhadap nilai kontrak

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
@&set kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(D) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi.
1) Pengungkapan lainnya antara lain:

(1) jumlah tercatat aset tetap yang tidak dipakai sementara)

(2)jumtah tercatat bruto dari setiap aset tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan:

(3) jumlah tercatat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan akt# dan tidak.
Giklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat

(S) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya,

(6) dalam hal terdapat aset tatap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan rmenurut jenis aset
tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai,

(9) Jumlah eset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilal aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan

risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
@suransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

3S)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: aperated acreage, unoperated Acreage, Sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
Gan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

V l-
Page 39 OCR 0.882
Page 38 of 83

(2) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(G) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Burni tersebut mengandung hak tagih kepada

Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut delam bentuk tabel
analisa umur tagihan,

(2) Tabel memuat penjelasan tentang :

36)

Aset Takberwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lsin:

a) Jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasij

b) Alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pas laporan laba rugi
komprehensif:

€) Rekonsilissi jumlah tercatat bruto dan akurnulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

d) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(1) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah bisya pinjaman yang

layak dikapitalisasi:

€) Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dirvlai dengan umur manfsat tidak
terbatas,

1) Penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode arnortisasi dari sebap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakul pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) Jumlah tercatatnya: dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasij

h) Keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

1) Nilai kornitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:

j) Aset Takberwujud disajikan pada jurnlah revaluasian, diungkapkan:
(1) Tanggal efektif revaluasi (Tanagal Penilaian):
(2) Nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

Le. tb &)

an

Catatan 16

vc
Page 40 OCR 0.882
Page 39 of 83

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(4) metode dan #sumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
Gengan model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

3)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan,

(3) Saldo akhir.

b)

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lsin:

(1) Rincan biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saido akhir: dan

(2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

&

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(2) Metode pernbebanan biaya pengupasan tanah, dan

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, rmeliputi penjelasan:
fa) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
tg) Yedlah peanan, (ourita. 20) sita Onakaanya evaluasi deal ada),

bc
Page 41 OCR 0.879
Page 40 0f83

utarna yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan |
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
ta) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(Bb) Saldo awal,
(c) Penambahan/pengurangan:
(Id) Amartisasi, dari
(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(fa) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu area or interest, rnaka harus diungkapkan rincian
Gari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap area of interest.

b. Liabilitas

1) | Utang Usaha V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
8) Jumlah utang usaha menurut mata uang: dan
C) Jarrinan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
2) | Provisi V
3) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat peda awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

Page 42 OCR 0.898
Page 41 of83

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

(8) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
Sigunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonorni:

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagairnana dimaksud
dalam angka (6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan) dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
Jatuh tempo,

(Catatan 24

4)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antars lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
D) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban,

(Catatan 20

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjuslan kembali Efek,

Pa

8)

Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu:

2) biaya kontrak yang terjadij

b) laba yang diakui:

C) kerugian yang dialami: dan

0) pekerjaan yang sudah ditagih (termin),

22

(la
Page 43 OCR 0.879
Page 42 of 83

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang herus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan program asuransi,

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang)

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yana memperlihatkan
penambahan dan pengurangan,

7) | Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah V |Catatan 21
Yang harus diungkapkan antara lain rindan tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, V
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: “
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: V
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:
(5) Rindan simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau N
dijaminkan, dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro, 1
by Simpanan dari Bank Lain “ Catatan 22
Yang harus diungkapkan antara lain: A1
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumiah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: J
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun)
(3) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir £
atau dijaminkan. V
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

b)

Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketica:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransij dan

(8) Jumlah utang menurut mata uang.

Page 44 OCR 0.845
Page 43 of 83

C) Estimasi Klaim Retensi Sendiri L

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut jenis asuransi:

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(3) Jumlah menurut mata uang: dan

(8) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi:
(2) Jurdah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

&) Utang Koasuransi (rewrite) SI
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang kisim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ke-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.

O) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain: /
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(8) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi “
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumilan berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

LG
Page 45 OCR 0.850
Page 44 of83

h) Titipan Premi '

Yang harus diungkapkan antara lain rindan menurut jenis asuransi,

IU) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan j
Yang harus diungkapkan: N
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek V 39
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10) | utang Pajak v (Catatan 38a

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Jenis dan jumlahnya: dan

D) Informasi mengenal ketetapan pajak,
11)| Khusus Industri pembiayaan V
Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumiah liabilitas snjak piutang dalarn rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh termpo serta Ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12) | Khusus Kontrak Konstruksi “
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima,

13)| bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang v

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabMlitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini,

14) | Liabilitas Keuangan Lainnya (Catatan 24
a) Yang harus diungkapkan antara lain: “
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Iiabilitas X
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara $|

pihak ketiga dan pihak berelasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara Isin:

Y&
Page 46 OCR 0.880
Page 45 of 83

(8) nilai tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori: “

(b) Isba atau rugi neto pada setiap Nabilitas keuangan: dan N|
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam 1)
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang

dan kondisi defauit),
8) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang V
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul
selama periode tersebut: dan

(9) Jumlah utang kentinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo

dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16) | Khusus Industri Pertambangan Umum “
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. “

Yang harus diungkepkan entara lain iiatilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual,

Liabilitas Jangka Panjang

18) | utang pihak Berelasi Non-Usaha V
Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) Rindan narna pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) Jumlah utang menurut mata uang: dan

C) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Fc
Page 47 OCR 0.880
18)

Page 46 of 83

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:

8)
b)
k31
3
:3
n
|

n

p))

Rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang,

Kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

Tanggal jatuh tempo:

Jurniah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
Penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

Pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman,

Kejadian penting lsinnya antera lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pgs yang berhubungan:
Persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

Pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi peron, tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Ilabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tenggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara Isin:

a)

b)

&
3)

Jumiah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (Jessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan:
Rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan

(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
Pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebeosi beban pada periode tersebut:
Total pernbayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (”en-cancellabie
Subiease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

17

JG

Page 48 OCR 0.882
Page 47 of 83

€) Keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan 1
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and ieaseback): dan

f) Penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: ,
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21) | Khusus Industri Perbankan
3) Surat Berharga yang Diterbitkan V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincan berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rindan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,
(S) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga
yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima Catat
Yang harus diungkapkan antara lain: v tan 25
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, “
(3) Ringkasan perjanjian yang rmeliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu y
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
Gan persyaratan penting lainnya (debt covenance):
(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: Y
(S) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya V
terhadap laba bersih.
Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Catatan 43
Yang harus diungkapkan antara lain: X
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektitilitas:

Page 49 OCR 0.852
Page 48 of 83

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: /

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: V Catatan 34
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kentinjensi V
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai PI
kornitrmen dan kontinjensi,
22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi x
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

C) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan llabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

G) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pcs yang
terpisah:

€) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Penguranganj
(3) Saldo akhir,

23) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
2) Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Gambaran umum mengenai jenis program.

(2) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
dlatrbusikan ke dalam:

(la) biaya jasa kini:
(b) biaya bunga,

(C) Iuran oleh peserta program: “
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial: “

£

Catatan 39

LL Lb

rc
Page 50 OCR 0.833
Page 49 of83

(8) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata 2

uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, J
(f) "mbalan yang dibayarkan,
(6) biaya jasa lalu
(hn) kombinasi bisnis:
li) curtailment, dan
li) penyelesaian,

(3) anelisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jurnlah yang dihasilkan Sari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai,

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan ekhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama pericde yang dapat X
diatribusikan pada setiap:

(2) hasil yang diharapkan dari aset program)

(D) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) luran olah pemberi pekerja: V

(e) iuran oleh peserta program:

(D imbalan yang dibayarkan:

(9) kombinasi bisnis, dan

(h) penyelesalan:

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dirmaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang “
mengungkapkan:

(2) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangen:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap Iriog yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam #

(d) Nilai Wajar pada akhir perede pelaporan dari setiap hak penggantian yang
dlakul sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalarn laporan posisi keuangan:
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos h
Gimana hal tersebut termasuk: N

(2) biaya jasa kini: “

NN — eh Lb bo

Le La

YL
Page 51 OCR 0.868
Page 80 of83

(D) biaya bunga, x

(0) hasil yang diharapkan dari aset program: V
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK)
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
108h (sepuluh per seratus):
(P) biaya jasa lalu:
(9) dampak dari curtaliment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
(hn) dampak dari batasan dalam SAK:
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif Isin yang akan diakul
segera dalam saido laba, meliputi:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
(b) dampak dan batasan dalam SAK:
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumiah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total 9)
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tdak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v
fa) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian |
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama N
Gari aset program)

(12) imbal hasil aktusi atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak X
penggantian yang diakw' sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuarial utarns yang digunakan sampal pada akhir periode pelaporan

dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidek hanya sebagai marjin “V

antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

la) tingkat diskonto,

(b) tingkat Imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(ce) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu Isinnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

BL LL an

"NA
Page 52 OCR 0.878
Page S1 of 83

(e) tingkat tren biaya keseh: dan
(M) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) #@kumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib

Giungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat

tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu

angka persentase dalam lingkungan Inflasi yang rendah.

(15) Jumiah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilal Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program, dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:

(UI) Nabilitas program dinyetakan sebagai jumlah atau persentase dari

katxlitas program pada akhir periode pelaporan: dan

(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset

program pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
Girmulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(Ka) perjanjian kontrektual atau kebijakan tertulks untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(I) inforrnasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk.
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf 8)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti, dan

(lihiika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan
butir (16) serta butir Il.

naa

kt

Page 53 OCR 0.878
Page 82 of83

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program luran pasti harus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program luran pasti,
C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya.
0) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran progrom dan jumiah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

(Catatan 39b

24)

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rindan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggel fstuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bungs, bursa tempat
Obligesi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan narna Perusahaan Pemeringkat Efek,
C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
d) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

€) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan

h) persyaratan penting lainnya.

25)

Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakart,
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) ursian tentang persyaratan utara dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(2) ringkasen aked syariah dan skerna transaksi syariah yang digunakan:

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

(ce) nilai nominal:

(d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah),

Le) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi

“Lc

Page 54 OCR 0.842
Page 53 of 83

hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(FP) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan
atau bagi hasil:

(G) jangka waktu,

(Ih) tujuan penerbitannya: dan

(U) persyaratan penting Isin,
(2) peringkat dan narna Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(@) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(S) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalarri
memenuni persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan

kondisi default).
26) | utang Subordinasi v
Yang harus diungkapkan antara lain: P (Catatan 25
a) Nara kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga V
kontraktual selama persode pelaporan
b) Tujusn perolehannya: “

C) Persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:
d) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defsult):

e) Pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: dan

f) Persyaratan penting lainnya,

27)| Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Rindan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

b) Periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

C) Dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
ari sudut pandang pemegang obligasi konversi,

d) Jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

Ka aa

kta
Page 55 OCR 0.856
Page 54 of 83

e) Peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
Oh) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
9) Narna Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

$) Dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) Komponen Liabilitas dari obligasi konversi:

I) Keberadaan fitur derivatif melekat: dan

m) Persyaratan penting lainnya

& Ekuitas
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pomilik Entitas Induk

1) | Modal Saham 2) (Catatan 26
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:
C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan V
persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (Ima perseratus) atau lebih v
(2) Nama direktur dan kornisaris yang memiliki saharn: dan bj
(3) Pemegang saham lsinnya: V
d)  Dalarn hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, “
Seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
danjatau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS),
(2) Sumber peningkatan modai saham, antara lain dari kepitalisasi aglo, saldo laba, “
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan den/etau tanpa Hak

(3

LL

IG
Page 56 OCR 0.884
Page 55 of 83

Memesan Efek Terlebih Dabulu (right isswe dan private placement), pelaksar
waran, serta konversi obligasi: dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lsin dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,
€) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar

Gisebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Rincian jumlah tambahan modal disetor:

b) Uraian sumber agio saham,

C) Rincian blaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

G) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas rnodal disetor,

@) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Narna dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi,

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendan dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara)

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

(S5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jurvlah imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
la) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

KAA Rb

(Catatan 27

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Non Pengendali

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Ursian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepernilikan

kt

Page 57 OCR 0.833
Page 86 of 83

(2) Narne entitas anak, dan

(3) Nama pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilananya Pengendalian:
dan

€) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian,

4) | Saham Treasuri vV

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembslian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal

disetor,

b) Tanggai atau perlode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saharn treasuri yang
diperoleh,

C) Tanggal dan jumlah saham tressuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

€) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5) | Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesusian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait:
dan

C)  Saloo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
6) | Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

B) Jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj

b) Dasar penentuan Nilai Wajar waran:

C) Nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) Jumiah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan

€) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya “
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensf lainnya.

Na €

(Catatan 1b

Tha tua ih

Catatan 2, 8, 38b, 39

Fl
Page 58 OCR 0.877
Page 87 of83

8) | Kepentingan Nonpengendali x

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat distribusikan secara langsung atau
tdak langsung pada entitas induk.

d, Laba Rugi Komprehansit
1) | Pendapatan Y Catatan 29

Yang harus diungkapkan antara lain: Icatatan 41
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,

termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang,

(2) Penjualan jasa:

(3) Bunga: “N

(4) Royalti: dan/atau

(5) Dividen:

dlungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

D) Rincian jumlah dari keicmpok produk/jasa utama:

C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

@) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi: bi

ta) rebel pendapatan kontrak yang diakul sebagal pendapatan dalam periode
ari

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
Galam periode berjalan: dan

(C) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesalan kontrak:

(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(2) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan:

(b) Jumlah uang muka yang diterirna, dan

(c) Jumlah retensi:

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

tee an

aa

Page 59 OCR 0.877
Page 58 of 83

() Dalam hai Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara

terpisah, antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya) dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan reto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(2) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(tc) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

C) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
2) Pendapatan pernbiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak plutang: dan

€) Pendapatan sewa.

4)

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat Inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi,

D) Subsidi tidak mampu: dan

C) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi
Rindan jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

ap

Page 60 OCR 0.887
Page 59 of 83

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

Bb) Rindan pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,

C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenanj dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armeda (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

5) | Khusus Industri Telekomunikasi X

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapetan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain,

7) | Khusus Industri Asuransi: V

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,

prerni reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan

untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8) | Khusus Industri Jalan Tol: “

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan racian pendapatan kerjasarna operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan,

9) | Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga “ (Catatan 29

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:

Cc) Efek-efekj dan

9) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

pb

Page 61 OCR 0.890
Page 60 of 83

10) | Beban Pokok Penjualan |

Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokek produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1016 (sepuluh perseratus) dan
pendapatan: dan
C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.
11) | Khusus Industri Rumah Sakit N
Beban Departementalisasi/ Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
8) Beban bahan,
b) Beban jasa pelayanan,
C) Beban pegawai:
d) Beban penyusutan sarana medis,
€) Beban pemeliharaan sarana:
f) Beban asuransi)
9) Beban langganan daya dan jasa,
h) Beban depresiasi.
12)| Khusus Industri Asuransi: v
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa V
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klsim den manfsat, diantaranya: klaim jatuh
bempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

C) Komisi Nato
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

&
Page 62 OCR 0.829
Page G1 of'83

aa

Yang harus diungkapkan antars lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.
13) | khusus Industri Perhotelan v
Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Rincian jumlah unsur-unsur beban departermentalisasi:
b) Gaji dan beban pegawal lainnya: dan

C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.
14)| Beban Usaha v Catatan 35

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara

lain:

a) Beban penjualan: v

b) Beban distribusi: dan N

C) Beban umum dan administrasi. “

15) | Khusus Industri Perbankan

2) Beban Bunga “N (Catatan 30
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

8) Beban Provisi dan Komisi v Catatan 2y
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumiah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16) | Khusus Industri Pembiayaan v

Beban Kerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsurmen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa

Pembiayaan.

17) | Pendapatan dan Beban Lainnya “ Catatan 2z, 36, 37
Yang harus diungkapkan antara lain: ,
a) Rincian dan jumlah Pendapatan lainnya, N

b) Rincian dan jurtah Beban lainnya, i
Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi: N
(1) biaya pinjaman meliputi: V

Yel
Page 63 OCR 0.858
Page 62 of 83

baka keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga Z

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesuai SAK yang J
dan
(Cc) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: Pi
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi:
Cs) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual, v
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba V
rugi, dan
tc) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung “
nilai,
G) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi:
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Venturs Bersama v

yang dicatat dengan menggunakan rnetode ekuitas dan $

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

18) | Khusus Industri Perbankan
3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan V (Catatan 34
Yang harus diungkapkan antara tain rincian jurnlah berdasarkan jenis aset keuangan,

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah “ Catatan 8
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

“ Catatan 31
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)| Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain: (Catatan 8, 38b, 39
3) Perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujudj
b) Keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

C) Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) Keuntungan (kerugian) dari 3set keuangan tersedia untuk dijual:

@) Bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas: dan “

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi den/ateu Ventura Bersama.

Catatan 2d

tt

v
Page 64 OCR 0.895
Page 63 of 83

20) | Pajak Penghasilan

3)

e)

3)

d)

e)

n

Yang harus diungkapkan antara lain:

Komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu:

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(a) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(S) jumlah manfaat yang berasai dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif:

Agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi

danjatau Ventura Bersarng,

Penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

Satu atau kedua bentuk berikut Ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku, eta

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
Gengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

Penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode skuntansi sebelumnya:

Jumian (dan batas waktu penagunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak dlakul sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan:

Catatan 38b

Page 65 OCR 0.883
3

n)

»

Li

m)

mn

a)

p)

Page 64 of 83

Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,

Cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas

pajak tangguhan yang belum diakui:

Rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(Li) laba sebelum pajek menurut akuntansi,

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

Perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

Pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan:

Setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(L) jumlah aset dan liabilitas pejak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila
Jurniah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak
tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

Beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) labe rugi dari keglatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

Jumlah konsekuensi pajak penghasilan stas dividen kepada pernegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun tidak diakul sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

Uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakuksisi apabiia Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi

bisnis:

Peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari korntinasi bisnis

tidak diakul pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

Jumlah #set pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas

&set pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

entita ngalami ke

TT

Page 66 OCR 0.881
Page 65 of 83

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)| Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian v (Catatan 40
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar ,
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat V

diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,
b) Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam i
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut, “
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham:
Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi V
mendilusi laba per saharn dasar di mase depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian:
Penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode “
pelaporan dan #kan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

6) Laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan, H|

22) | Transaksi Pihak Berelasi v Catatan 41
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenal transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau v
(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi Y
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud:

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

C,

d

KG
Page 67 OCR 0.872
Page 66 of 83

dalam taporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban v
terkait:
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, v
termasuk komitmen, dan:

(la) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan "|
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, AN

(3) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait B'|
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika N
dilakukan pembentukan)

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) 4
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk:
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
@ntkas,
(3) entitas anak,
(4) entitas asosiasi:
(5S) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.
€) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, kornisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajamen kundi lainnya untuk masing-masing kategori berikut: v

(1) Imbalan kerja jangka pendek,
(2) Imbalan pascakerja:
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusen kontrak kerjai dan
(5) pembayaran berbasis saham.

() untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) narne entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan “
Perusahaan)

Na
Page 68 OCR 0.890
Page 67 of 83

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
2») Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional,
b) Yang barus diungkapkan antara kain:

(1) rincian aset dan llabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekurvalennya
dalam mata vang fungsional,

(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing:

(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional,

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur peda nilai wajar rnelalul laba rugi:
Gan

(S5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
Galam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

da Ah,

Ie 2

tan 42

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individusl, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
Gan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai:

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam labs rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalemnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang Ciakui dalam
pendapatan komprebensif iain selama periode tersebut,

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

Catatan 2m

Fc
Page 69 OCR 0.907
Page 68 of'83

25)| Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan

2)

b)

3)

Periode Lalu

Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lsin:

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
drungkapkan,

Perubehen Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan:

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(9) jumlah penyesualan yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
@isajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
Gan

(5S) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu

periode tertentu atau untuk perlode-periode sebelum periode-periode tersebut
Gisajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi,

Kesalahan Periode Letu
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) sifat dari kesalahan periode lalu:
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(2) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: can

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

(TA

Page 70 OCR 0.858
26)

Page 69 of 83

Kombinasi Bisnis

8) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selarna periode pelaporan, yaitu:

(1)
(2)
(3)

3)
(5)

(6)
?

ta)

»

(10)

G1)

Tama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,

tanggal akuisisi:

biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,

periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

persentase kepentingan ekuitas berhak sukra yang diperoleh,

Slesan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak

pengakussisi mempercieh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

Nilai Wajar pada saat tanggai akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai

Wajar tanggal skutsisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

kesepskatan Imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran)
Gan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
Gapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat dlestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengekuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok
utama plutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung,
Gan kelompok piutang lsin, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:
(b) Jumlah piutang bruto kontraktualj dan

(C) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

jumlah yang diakui peda tanggal akuisisl untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Uabilitas yang diambil alih:

setiap Iabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonorni terjadi:

(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hal

"c

Page 71 OCR 0.896
Page 70 of 83

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang

mendasari prakiraan peristiwa rnasa depan: dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan

jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:
(12) dalam hal fabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajernya tidak dapat

Giukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabitas tidak dapat diukur secara andal:

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
kornprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan

(D) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10015

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akulsisi:

la) jumlah dari kepentingan nonpengendaki pada pihak yang diakuisisi, yang
dlakui pada tanggal akuisisi dan desar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:

(1S) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang GImiliki oleh pihak pengakuisisi segara sebalum tanggal
akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dirniliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pas dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Inforrnasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

“tu
Page 72 OCR 0.886
Page TI of83

kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan

sejak awal periade pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada perlode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakulsisi wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Yatslitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakul dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Linbilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan periode pengukuran yang diakul
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setalah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kentinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alesan
perubahan tersebut: dan

(Cc) teknik penilaian dan Input mocel utara yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensij
(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat GocOwIII pada awal dan akhir periode pelaporan
(S5) jumlah dan penjelesan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:
la) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-aih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

Ta
Page 73 OCR 0.873
Page 72 of 83

@) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan

Gengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(Li) jumlah harga yang dibayarkan,

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(3)  jurnlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis Isinnya apobila
pengendalian diperoleh: dan

(8) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setars Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27) | Segmen Operasi v (Catatan 45

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) pengungkapan pada level segmen:

(1) informasi umum, yang terdin dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi “
segmen dilaporkan dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen V
dilaporkan:

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban PI
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen x

dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lsinnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:
b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa “
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(8) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: “
I, negara domisili Perusahaan: dan
Ii. semua negara asing secara totai dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jurnlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

FL
Page 74 OCR 0.909
Page 730f 83

tersebut secara individual,

(b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
bertokasi di:

| negara domisili Perusahaan: dan
Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1095 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

la) fakta:
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(2) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dar waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi blaya untuk menjual atau pelepasan aset stau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi den
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

FG

Page 75 OCR 0.849
Page 74 of 83

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat . Catatan 10

3) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesual dengan tujuannya,
yatu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan v
spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
Indung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dan transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk 4
valuta, bunga, karnedites atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties): “
(3) tanggal jatuh tempo: “
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan:

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan
(7) persyaratan penting lainnya.

Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan rnanajernen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
pengelayan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

£L Maa aaah, “A5

30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan V 46

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompck aset keuangan dan liabilitas keuangan

antara lain:

2) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkari
untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan AN

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan.

31)| dividen V
Yang herus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pernilik pada pericde pelaporan:
b) Jumlah utang dividen untuk:

KG
Page 76 OCR 0.836
Page 75 of 83

(1) periode pelaporan, dan 7 Yhds TI Tidek | WM TI “Keterangan “|

(2) periode sebelumnya,

C) Jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelan
perlode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
Giokut sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

@) jumlah dividen prefaran kumulatif yang tidak diakui,
32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah agregat dari liabiltas kontinjensi dengan jumlah listilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah:
b) Jumiah agregat dari komitmen rnodal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersarne secara terpisah dari komitmen lainnya:
C) Daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersarna entitas: dan
G) Dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
Gitambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunskan untuk mengakul bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Nabilitas jangka pendek,
liatilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama,
33) | Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(Gi) perikatan yang meliputi:
la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, V
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
4 pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
(periode berlakunya perikatan:
WI dasar penentuan kompensasi dan denda,
IV. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
“, pembatasen-pembatasan lainnya:
(D) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang V

&kan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk Investasi, diungkapkan:

Hc
Page 77 OCR 0.834
Page 76 of 83

| pihak-pihak yang terkait dalam perjanji

li. periode berlakunya perikatan,
Ii, nilai keseluruhan, mata yang, dar bagian yang telah direalisasi: dan
Iv. sanksi-sanksi:
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: V
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antarg pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:
(b) Iatar belakang dikeluarkannya jaminan:
(c) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
(4) uralan mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya,
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara latn : V
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan!
(8) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:

(C) 'atar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan,
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah

Iingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi P'|
dampak keuangannya:
(3) kemungkinan labilitas pajak tambahan: BI

(2) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumiah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding): “

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(la) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,

(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dangan jumlah atau waktu arus

"6
Page 78 OCR 0.863
Page 77 of'83

keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga,
34) | Khusus Industri Perkebunan N
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan llabilitas dari masing-rnasing pihak dalam kerjasama:
€) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

N Isi perubohan perjanjian, jika ada,

35) | Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna “ Catatan 47
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, terrnasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(2) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur eset keuangan yang belum jatuh 5
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada V
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(2) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pernahaman terhadap periode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan darnpak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas, dan

(4) risiko lainnya yang Gimiliki olen Perusahaan,

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari
kualitatif den pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
Instrumen keuangan,

36) | Khusus Industri Perbankan

2) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lsin: Sle
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan V

EL ak IR it

(s1
:
&

Page 79 OCR 0.874
Page 78 of 83

posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bark Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR,

PN

b)

9

Posisi Devisa Neto

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tai
laporan posisi keuangan: P

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana

pihak ketiga dl bank.

Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas Nduciary yang

meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana.

. &a

Catatan 44

Catatan 49

32)

Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian rpengenal kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi:

Ba) Jumlah saido negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah

8)
&
3

e)

tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

Status going concern berusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:
Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi,

Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
Gigunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola

Catatan 48

kt

Page 80 OCR 0.876
Page 70 of 83

b)
i3)
3)

2)

permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikeloia sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan Implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

Ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

Setiap perubahan pada angka a) can angka bj dari periode sebelumnya:

Pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan perrnedalan dari pihak

eksternal (jika ada): dan

Konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila

terjadi ketidakpatuhan.

Lk (3

39)

Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain:

Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak mernerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

53

40)

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

»)

8
8)

e)

Rindan jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

Penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:

Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

Untuk opsi saham yang dieksekusi selarna pericde, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

Kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode)

Penentuan Nilat Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(4) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar

An

Page 81 OCR 0.854
Page 80 of 83

Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan inforrnasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan salarna suatu periode (yaitu selain
opsi saham),

9) Dampak transaksi pembayaran berbasis saharn terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya,
41) | Khusus Industri Asuransi: Bi)

8) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(3) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalarn perhitungan solvabilitas.

42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Izin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:

D) Jenis Akad Asuransi Syarah:

Cc) Rincian Aset, Labilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan

Gd) Zakat,
43) | Informasi Penting Lainnya v Catatan 51
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransij

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya,

C) Rasio keuangan penting: v (Catatan Sle

La

d) Pendapatan, beban dan hasil undenwriting: dan “

€) Peristwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup v
perusahaan,

42) | Khusus Industri Kehutanan: v

a) Rindan volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

“L
Page 82 OCR 0.876
Page 81 of 83

jainnya:

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

€) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
Gan akumulasinya, dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana:
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta perneliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

&) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHM, IHPM dan luran wajib

45)| Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Catatan 2ah
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, meka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesusi dengan Informasi terkini, dan
Contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: ,
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuaian yang material setelah periode “
pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa: dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat,
46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait v Catatan 2b,2c
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusanaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, yang
harus diungkapkan antara lain:
a) Judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: “
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: “
C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan) dan N
@) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan vV

YA
Page 83 OCR 0.880
Page 82 of 83

keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahul
“tau diestimasi secara wajar.

47)

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasfikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaari harus mengungkapkan antara lain:
(L) sifat reklasifikasi:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan

(3) alasan rekiasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) @liasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

av UI

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai

berikut:

8) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalarn laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui,

29)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalarn rangke penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lwin:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laparan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya,

IG

Page 84 OCR 0.865
Page 83 of 83

Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di Negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan
keuangan.

50) | Informasi Penting Lainnya v tan S1
Yang harus diungkepkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau tan 52
keedaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang 54

mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 29 Juli 202 We (

NARPU BAG, ,

“5 Fukadai Helmi A. Hidayat -
rektur Utama tur

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.36 MB
Published29 Jul 2024
Pages84
Characters151,516
Text sourceOCR
OCR confidence0.877

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank JTrust Indonesia Tbk p.2 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1
unresolved org KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN p.1
unresolved org Bapepam-LK p.1 ×2
unresolved org Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan p.2
unresolved org Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang p.2
unresolved org Bapepam p.4 ×4
unresolved org Menteri Keuangan p.6 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.12 ×11
unresolved org Bank Indonesis p.12
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result