Back to announcement
Checklist Pengungkapan LapKeu BAPEPAM.pdf
Financial statement Text extracted BCICSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.873
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN GEDUNG SUMITRO DJOJOHADIKUSUMO, A., LAPANGAN BANTENG TIMUR NO. 2-4, JAKARTA 40710 — TEKRPON IRIT 38GBM 17 FAKSIMILE (071) 3057824: SITUS wwwbapegam. god 3! Desember 2012 Yth. Para Direksi Emiten dan Perusahaan Publik SURAT EDARAN Nomor: SE-..! 4... /BL/2012 Tentang PENGGUNAAN CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SEMUA JENIS INDUSTRI DI PASAR MODAL Di INDONESIA Sehubungan dengan program peningkatan kualitas Laporan Keuangan Emitan dan Perusahaan Publik, dengan ini diwajibkan kepada Saudara agar menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Untuk Semua Jenis Industri di Pasar Modal di Indonesia dan menyampsikan pertama kali ke Sapepam-LK bersamaan dengan penyampsian Laporan Keuangan Tahunan per 31 Desember 2012, sejak ditetapkannya Surat Edaran ini. Demikian untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya. -NIP 19550530 197711 1001 Tembusan Yth: Sekretaris Badan, Kepala Biro PKP Sektor Jasa: Kepala Biro PKP Sektor Riil, Para Tenaga Pengkaji di Lingkungan Bapepam-LK: Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI). nana
Page 2 OCR 0.921
Page 1 of83 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom "Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom "Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan, 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A' 5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audit). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bank JTrust Indonesia Tbk, Bidang Usaha Perbankan | Jenis penawaran Umum 30 Juni 2024 31 Desember 2023 (Tidak Diaudit) (Diaudit) Nama Kantor Akuntan Publik - KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan Nama Partner - Tjiong Eng Pin Opini Akuntan - Wajar tanpa modifikasian Catatan tentang Opini (jika ada) - - “disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan, Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No,VIII.G,11 Tentang “Tanggung v Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” Pemenuhan Peraturan No.VIIIA.2 tentang “Independensi v Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Page 3 OCR 0.910
Data Keuangan Penting Page 20f83 30 Juni 2024 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) (Tidak Diaudit) Laba (Rugi) Komprehensif Pendapatan Laba bruto 86.489 90.619 Laba usaha/operasional 78.012 86.998 EBITDA 121.617 125.302 Laba bersih periode berjalan 36.489 90.619 Laba komprehensif 39.902 125.330 Laba per saham (nilai penuh) 4,78 5,00 30 Juni 2024 31 Desember 2023 (Tidak Diaudit) (Diaudit) Laporan Posisi Keuangan Jumlah Aset 41.778.991 39.234.312 Jumlah Aset Lancar 37.724.979 35.455.004 Jumiah Aset Tidak Lancar 4.054.012 3.779.308 Jumlah Liabilitas 37.979.358 35.474.581 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 37.827.802 35.354.040 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 151.556 120.541 Jumlah Ekuitas 3.799.633 3.759.731 Modal Disetor 13.032.529 13.032.929 Saldo Rugi (12.233.844) (12.320.333) vla
Page 4 OCR 0.935
Page 30183 sio Keuangan (dalam 90)" 30 Juni 2024 31 Desember 2023 (Tidak Diaudit) (Diaudit) | Kewajiban Penyediaan Modal Minimum 12,86 14,04 (KPMM) NPL gross 1,20 1,03 NPL net 0,95 0,71 Return on Asset (ROA) 0,42 0,05 Return on Eguity (ROE) 5,63 0,89 Net Interest Margin (NIM) 2,33 2,67 Biaya Operasional terhadap Pendapatan 94,57 99,12 Operasional (BOPO) Kredit yang Diberikan terhadap Dana Pihak 78,92 74,61 Ketiga (LFR) Posisi Devisa Neto (PON) secara 0,47 1,58 keseluruhan “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam- LK No VIII.G,17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama periode Laporan arus kas selama periode ulalulnja alelalalal Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 Catatan atas Laporan Keuangan Ho
Page 5 OCR 0.889
Aa Ketentuan Umum 1, Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: 2, gambaran umum Perusahaan: b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, & Inforrnasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalarn laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian isporan dan penyajian masing-rnasing pos, dan 9. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) Inforrnasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun Galam laporan keuangan: dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan bdanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian", Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, Dalarn hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. “ (Catatan Ia dan 2 Catatan 15 Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antars lain: Pendirian Perusahaan 1) Riwayat ringkas Perusahaan, Catatan Ia 2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggai Berita Negars: Catatan Ia 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan: Catatan Ia 4) Tempat kedudukan Perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha) Catatan Ia 5) Tanggal mulai beroperasinya Perusahaan secara komersial, Dalam hal Perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan 2) el aj ajal tan la rL
Page 6 OCR 0.864
6) Page 5 of 83 Nama entitas induk dan narna antitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya, atatan la ti) Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki, 8) Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 3 Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang useha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10) Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jiks ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada), Catatan la 11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Ekspioitasi/Pengembangan, Penjelasan mengensi area eksolorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi: 2) Area Eksplorasi, meliputi: «Nama lokasi: «Nama pemilik izin lokasi, «Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponyaj . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik tzin lokasi: dan # Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) Area Ekspioitasi/Pengembangan meliputi: «Nama lokasi: - Nama pemilik izin lokasi: «Tanggal perolehan izin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: “. Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi) Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: «Jumlah produksi pada tahun berjalan) dan # Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploltasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan,
Page 7 OCR 0.852
12) Page 6 of 83 Yang harus diungkapkan antara lain: 8) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan D) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan c) Sisa umur MPH. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Giterbitkan dl luar Indonesia, & (Catatan Ib 2 2 Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan Catatan 1b 3) Bursa tempat Efek dicatatkan: dan tan 1b 4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum perdana sampal dengan periode pelaporan terakhir. Ba Ra (Catatan 1b Struktur Perusahaan, Entitas Anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1 Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung rnaupun tidak langsung: 2) Tempat kedudukan, 3) Jenis usaha, 4) Tahun beroperasi secara komersial) 5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): 6) Total Aset: dan 3 Informasi penting lainnya antara sin: a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apablia entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5086 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah| B) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian: elelelelal el) “Lc
Page 8 OCR 0.892
Page Tof83 C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian Gan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan @lasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk delam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka: 2) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas Induk peda entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk, dan f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jumlah harga yang ditsrirna: (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kasj (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan: den (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang dilkhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. Karyawan, Direksi, Komisaris, dan Komite Audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Narna dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan kornisaris, dan komite v Catatan 1c audit 2) | cakupan manajemen kunci: dan v (Catatan 1e 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan | Catatan lc tetap selarna periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak, Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuangan distorisasi untuk terbit: dan V (Catatan 1d Fx
Page 9 OCR 0.865
Page 8 of33 ma yang barargug ren mengtotaa pan keargan DK DNAN NAN 2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: Pernyataan Kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. (Catatan 2a Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan 1) Dasar pengukuran lagoran keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizabie value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku, atatan 2a 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. atatan Za 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: b) fakta Can alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usahs asing yang signifikan: dan C) alasan perubahan nata uang penyajian (jika ada). (Catatan 2a 4 Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalarn laporan keuangan: 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenal masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rindan atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Kebijakan Akuntansi Tertentu AO
Page 10 OCR 0.876
Page 9 of83 Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk mernahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip Konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Kensolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak, b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk: C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak: @) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak: @) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan f pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah disliminasi, 2 Kombinasi Bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali, b) pengakuan awal untuk goodwill, C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwils dan 0) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon: (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) imbalan kontinjensi. 3) Kas dan Setara Kas, Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalarn menentukan komponen kas dan setara kas. Catatan 2g 4 Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Wc
Page 11 OCR 0.894
Page M0 of 83 :31 Yang harus dijelaskan antara lain: (L) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrurmen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk rmenentukan penurunan nilai dari aset keuangan, (6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan) (7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditarnbahkan penjelasan mengenal: (2) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Indung nilaij (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen keuangan derivatif: dan (C) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai, Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk, (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (9) penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antars lain: (L) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk: dan (S) akad syariah yang digunakan, 2) 5) | Khusus Industri Perbankan Giro Wajib Minimum Catatan 5
Page 12 OCR 0.903
Page II of 83 Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain 'atatan 2h Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. €) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Catatan 2i Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesis dan Bank Lain, 6) | Piutang Reverse Repo Catatan 9 Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metoda pencatatan Gan pengukurannya, 7) | Khusus Industri Perbankan tan 2j Obligasi Rekapitallsasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dirniliki: b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah: dan C) Dasar penyajian efek-efek dalarn laporan keuangan, 8) | Khusus Industri Perbankan a) Kredit Catatan 21 Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Panyelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: (2) Dasar penyajian atas kredit: (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (3) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi (Catatan 20 Yang harus dijelaskan antara lan dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: Zr (L) Dasar penilaian dan penyajian: (2) Pertakuan akuntansi atas nilai realisasi plutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan, Ne
Page 13 OCR 0.891
Page 12 of83 Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: 2) dasar penyajian piutang sembisyaan konsumen: dan b) dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari — konsumennya. 10) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: 2) jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) penyajian transaksi anjak piutang: C) perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan @) perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang (ditagihkan kembali ke klian atau ditanggung oleh perusahaan). 11) Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: 8) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. (Catatan 2ad (Catatan 3 12) Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan, a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikaptalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana, HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perciehan, mutasi pernbebanan ke biaya produksi,
Page 14 OCR 0.894
Page 13 of83 b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antars Isiri: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan: (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. c) Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan: (a) Metode penilaian: (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan): (a) Metode penilaian, dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewen ternak telah menghasilkan, 13)| Aset Tetap: vV 2p Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 3 a) Pengakuan awal Aset Tetap: (Catatan 15 b) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: C) Pengelompokan Aset Tetap: d) Metode penyusutan yang digunakan: €) Kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, ?) Estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: 9) Penghentian pengakuan, h) Nilai residu: dan 1) Pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu poda setiap akhir periode pelaporan.
Page 15 OCR 0.859
Page 14 of83 14)| Investasi pada Entitas Asosiasi . Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada asosiasi. 15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama V Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama, 16) | Pola Kerjasama V Yang harus dijelsskan antara kain: 8) Kriterls dari bentuk kerjasarna, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Nabilitas yang timbul: dan C) Sistem pembagian hasil, jika ada. 17)| Aset Tak Berwujud “ Catatan 2g Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 16 a) Pengakuan awal Aset Takberwujud) b) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud, C) Umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfsat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunskan dan umur manfaatnya: d) Sumber terjadinya Aset Takberwujud: €) Metode amortisasi yang digunakan: N Penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan 9) Riset dan pengembangan (jika ada). 18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual V Catatan 2r Yang harus dijelaskan antara lain: 8) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, BI 19| Properti Investasi: v Yang harus dijelaskan antara lain: 8) pengakuan awal Properti Investasi) b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: €) metoda penyusutan yang digunakan, khusus untuk medei biaya: d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan &) penghentian pengakuan Proparti Investasi.
Page 16 OCR 0.891
Page 15 of 83 20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: D) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impeirment) dan penilaian kembali aset (revaluasi), C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: 0) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan €) Pertanggungan Asuransi. 21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Catatan 2m Yang harus dijelaskan antara lain: 3) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai, dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. 22) | Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Catatan 2t Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. Simpanan Nasabah Catatan du Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 2u 3) Penjelesan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas prerni atau diskonto. 23)| Provisi Catatan 2y Yang harus dijelaskan antara lain: &) kondisi provisi yang harus diakul: dan “
Page 17 OCR 0.890
Page 16 of83 b) dasar penentuan nilai provisi. 2a)| Utang Repo | Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: D) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: C) Metode penyusutan prasarana PLM) dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan, (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (8) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26)| Khusus Industri Pertambangan Umum v Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan aGanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortsasinya baru akan @ilaksanakan pada saat dimulainya produksi: C) Dasar penentuan ditangguhkannya biays pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasaranaj dan G) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perizinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi, Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yong harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode arnortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan pe
Page 18 OCR 0.893
Page 17of 83 C) Metode penyusutan prasarana PLH, 27) Pengakuan Pendapatan 2) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. &) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. C) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditarmbahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: la) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, kam yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian kisim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan ates renlisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estate: (5) era yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: lan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya, kb
Page 19 OCR 0.896
Page 18 of 83 Program Loyalitas Pelanggan Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: 3) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: &) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter igan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. Catatan 2d 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: 3) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan £I tan Zaf atatan 41 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: 8) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: b) ketentuan mengenai saling hapus Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan, Catatan 2aa, (Catatan 3, Catatan 38b 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan Oleh Perusahaan, C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. 2ac, 'atatan 3, 39 34) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. wa
Page 20 OCR 0.899
Page 19 of'83 Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan rnelalui Kas, termasuk pengukurannya. 35) | Pembayaran Berbasis Saham 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kussi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitasj dan €) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013, 37) Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman @ikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian, Catatan 2v 38) Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. 39) Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Catatan ?ab Aset Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Unsur Kas dan Setara Kas pada pihak bereiasi dan pihak ketiga: b) Rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang C) Kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan d) Jumlah saido Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
Page 21 OCR 0.887
2) Page 20 of 83 Khusus Industri Perbankan 3) Kas Catatan 4 Yang harus diungkapkan adalah rincian junah kas berdasarkan jenis mata uang, BD) Giro pada Bank Indonesia Catatan $ Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincan jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai Calam mata uang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat pericde pelaporan. €) Giro pada Bank Lain Catatan 6 Yang harus diungkapken antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai, (2) Perubahan penyisihan selama pericde berjalan untuk masing-masing giro: (3) Rincan jumlah Giro peda Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, 3) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain (Catatan 7 Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jurnlah penempatan berdasarkan jenis dan mata vang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impalred) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired), (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (8) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selarna periode berjalan: (S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang rmempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (7) Jurnlah dana yang @iblokir dan alasannya: ae
Page 22 OCR 0.879
Page 21 of83 (B) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, 3) Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) Jumlah piutang menurut debitur: C) Jumlah piutang menurut mata yang: G) Alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: 8) Jumlah cadengan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: ? Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila bdak dibentuk cadangan, 9) Piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerirna jaminan, dan alasan dijaminkan, h) Jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan 1) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas plutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumiah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dar (2) jaminan yang diberikan (bila ada). 4 Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (EL) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jurniah berdasarkan ko-asuradur: (2) Jumlah menurut jenis osuransi: dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,
Page 23 OCR 0.876
Page 22 of83 C) Piutang Reasuransl 2 Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (2) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur: (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang @salinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang ressuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi: (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan fa) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) Khusus Industri Pembiayaan 8) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain), (2) Rincian umur deri angsuran pembiyaan konsumen) (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerjaj (4) sara pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalarn rangka transaksi di atas, (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: (6) Nilai den jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas plutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan: (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dar (8) Pivtang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. D) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
Page 24 OCR 0.890
Page 23 of83 recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengenal tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang Giperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang, c) Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di sarnping itu, fessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampsi lima tahun (c) lebih dari lima tahun (3) Pendapatan keuangan yang belum diterima: (4) Nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor: (5) Akurnulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum, (6) Rental kantinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (7?) Penjelasan umum isi perjanjian sewa jessor yang material. d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumiah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tdak dapat dibatatkan untuk setiap periode berikut: fa) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lime tahun (c) lebih dari lima tahun (2) Total rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan pada pericde: dan (3) Penjelasan urnum Isi perjanjian sewa lessor.
Page 25 OCR 0.872
8) Page 24 of 83 Khusus Kontrak Konstruksi Plutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: @) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retansi. 7 Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : 2) Biaya kontrak yang terjadi, b) Laba yang diakui, C) Kerugian yang terjadi: dan G) Pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: C) Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan: e) Tingkat bunga piutang reverse repo f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ade). 9 Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. 2r, 18 (4
Page 26 OCR 0.883
10) Page 25 of 83 Plutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rindan jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak lain, 11) Piutang Lain-Lain Yong harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian jenis dan jumiah piutang: D) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan, 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar, 3) Pengeiompokkan aset keuangan lainnya sesuai kiasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian Investasinya: (2) Laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yeng disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang Glakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) Total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangen selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) Biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (5) Peringkat Efek utang berikut nama perneringkat (jika ada). (6) Uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang Oiklesifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, (7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: la) Jumiah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, (b) Alasan reklasifikasi: dan (c) Sisa investasi dalarn kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam keicmpok tersedia untuk dijual. ak Mai K3 aa .. tb (Catatan 19 KL
Page 27 OCR 0.884
Page 26 of83 liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut, (9) Jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, Gipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, terrnasuk beban penurunan nilai yang diakui dalarn laba rugi: dan (10) Jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo, (B) Jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau| ' 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara Win: 3) Nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) Kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: €) Jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan G) Hal-hsl lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 8) Rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: b) Tujuan model usaha yang digunakan: C) Jumiah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar afek berdasarkan jenis: b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga, C) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: dan d) Infermasi penting lainnya, bb bh 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: ae
Page 28 OCR 0.824
Page 27 of 83 2) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan D) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uralan tentang sfat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) Pinjaman Polis Yang harus deungkapkan antaralain rincian berdasarkan: 2) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang, b) Tingkat suku bunga. 20) Khusus Industri Perbankan Kredit “ (Catatan 11 Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi den jangka wektu serta kolektibilitas: si di ng “N Catatan 11a, 11b, 11c b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v n Catatan 116 Rinclar Ih kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: 2 Geng F as Lor Dima “ (Catatan 1la dan 11b @) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: v Catatan 11i e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: “V Catatan |1h » Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, v Catatan Tib dan 11f 9) Rasio kredit berrnasalah terhadap jumiah Aset keuangan dan rasio jumlah Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap v (Catatan Ili jumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: h) Jurnlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: v 11 g Ih Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, BS! 'atatan |1d agen, atau anggota sindikasi: rc
Page 29 OCR 0.857
Page 28 of 83 » Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: «) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: V atatan Ih » Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, “ atatan Ile 21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi V (Catatan 12 Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: “ Catatan I2a dan 12b b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan f Catatan 12c dan I2e mutasi selama periode berjalan: €) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v Catatan 12a dan 12f d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Catatan tagihan akseptasi V 12e 22)| Persediaan 2) Yang harus diungkapkan antara jain: (4) Total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesusi bagi Perusahaan) (2) Jumvah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi blaya untuk menjual: (3) Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: (4) Jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (S) Jumlah cari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagal beban dalam periode berjalan: (6) Kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan, (7) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kuakfikasian, maka diungkapkan: Mi) jurnlah biaya pinjaman yang dikapitaksasi selama periode berjalan: dan (II) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (8) Persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan "L
Page 30 OCR 0.901
Page 29 of83 dijaminkan: dan (9) Jenis dan nilai persedisan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan @lasannya. b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (1) — Makanan dan minumanj (2) Perlengkapan: dan (3) Barang Dagangan. (3) Khusus Industri Real Estate Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (a) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan: dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan oset Rea! Estate yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tarih, proses perizinan: (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. 2) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program: lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): FG
Page 31 OCR 0.884
Page 30 of 83 (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. Li) Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lsinnya 9) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: (a) Mewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (D) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lsin: (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan, (b) Rekonsikas saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, (c) Nilai armortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang dkutup: (1) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung: (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (8) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan,
Page 32 OCR 0.895
23) Page 31 of 83 Pajak Dibayar Di muka Yong harus diungkapkan antara lain: 3) Rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan b) Uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya, 24) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. tatan 14 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkan antara lain: (a) Uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: (b) Ursian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: (c) Kerugian penurunan nilei atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: (d) Dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: (e) Dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dirniliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan (#) Dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (1) Nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: 1, Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan Ciklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan ti. Jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (2) Uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (3) Dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. (Catatan 18 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: b) Alasan dan dasar pembentukan cedangan tebal penurunan nilai serta penjelasan terjadinya ang pihak berelasi tersebut: Jumlah cadangan kerug
Page 33 OCR 0.887
Page 32 of 83 secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang. d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan €) Dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nama entitas asosiesi: D) Persentase kepemilikan dan penjelasan adanys pengaruh signifikan, beserta alasannya: Ce) Lanang Gan Nilai Wajar investasi dalarn entitas asosiasi yang kuotasi harganya d) Ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat aset, Niabiltas, pendapatan, dan laba atau rugi: €) Alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun perusahaan memiliki lebih dari 2096 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: #) Akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, Sitat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada perusahaan) h) Bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, I) Bagian atas llabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain, J) Wabilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Ilabilitas entitas asosiasi: dan Kk) Ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total aset, total liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi, 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jarninan yang diberikan dan jumlan jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut, VL
Page 34 OCR 0.903
29) Page 33 of83 Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupa biaya yeng ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: 8) Saldo awal, b) Penyisihan periode berjalan, C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan d) Sakco akhir. 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (8) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (D) Masa hak bagi hasil tot dan amortisasinya: (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Untuk tanarnan telah rnenghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman: (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selarna paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan srea/lokasi penanaman: (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan, b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut: (8) Saldo awal |. Tambahan tahun berjalan IL Biaya langsung (b) Jurniah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa, KL
Page 35 OCR 0.875
Page 34 of 83 Pengurangan tahun berjalai NW Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan. (c) Pengurangan lainnya: dan (dj Saico akhir: (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasrna yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: 2, Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan b, Rekonsiliasi saido awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 €. tahun terakhir, 0. Milai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: &. Nilai hewan ternak bap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: f, Kondisi bewan ternak: 9. Persentase kematian selama tiga tahun terakhir: hn bg hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang tutup: | Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kerratian atau metode penghapusan langsung: 3. Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, Jika ada: k. Pendapat manajernen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan |. Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 33) Properti Investasi a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya: (2) Metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar Gari Properti Investasi) (3) Pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) Nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir: (5) Jumlah yang diakul dalam laba rugi untuk: Fc
Page 36 OCR 0.896
Page 35 of 83 (a) penghasilan sewa dari properti Investasi: (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (C) perubahan kumulatif dalam nilai wajar yang diakul dalam taba rugi atas penjualan properti investasi dari sekelompok sset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model nilai wajar: (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari properti investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan properti Investasi atau untuk perbaikan, perneliharaan atau peningkatan, b) Khusus untuk properti investasi yang menggunakan model nilai wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalarn huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsiliasi antara jurnlah tercatat properti Investasi peda awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang @ilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (e) jurnlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain, €) Khusus untuk properti investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf 8) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat: (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan Nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (S) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai wajar properti Investasi. G) Khusus untuk properti investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, yang harus diungkapkan antara lain: (4) rincian properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, Vla
Page 37 OCR 0.870
Page 36 of 83 (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi Galam proses pembangunan dan pengembangan: dan (6) dalarn hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (3) estimasi saat penyelesaian, “Ada | Tidak | N/A | Keterangan — | 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Setiap kelompok aset tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu &set pemilikan kangsung dan/atau aset sewa pembiayaan) b) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan aset tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: €) Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, G) Rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan #kuites (jika ada): €) Jumiah komitmen kontraktual dalarn perolehan aset tetap: f) Jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk aset tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak. Siungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, 9) Dalam hal aset tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tangga! efektif revaluasi (Tanggal Penilaian), (2) tanggat efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apatis aset tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, (3) nama penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, 14) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar 11 (S5) jumlah tercatat untuk setiap aset tetap seandainya aset tersabut dicatat dengan model biaya dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pernbatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. h) Khusus untuk aset tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset tetap yang sedang dalam pembangunan: AG Mx Aaiha LL LL (Catatan 15 Ws
Page 38 OCR 0.878
Page 37 of 83 (2) persentase jumiah tercatat terhadap nilai kontrak (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria @&set kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (D) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 1) Pengungkapan lainnya antara lain: (1) jumlah tercatat aset tetap yang tidak dipakai sementara) (2)jumtah tercatat bruto dari setiap aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: (3) jumlah tercatat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan akt# dan tidak. Giklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat (S) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya, (6) dalam hal terdapat aset tatap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan rmenurut jenis aset tetap, (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai, (9) Jumlah eset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilal aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan @suransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. 3S) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: aperated acreage, unoperated Acreage, Sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur Gan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: V l-
Page 39 OCR 0.882
Page 38 of 83 (2) Lokasi penambangan: (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (G) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Burni tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut delam bentuk tabel analisa umur tagihan, (2) Tabel memuat penjelasan tentang : 36) Aset Takberwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lsin: a) Jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasij b) Alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pas laporan laba rugi komprehensif: €) Rekonsilissi jumlah tercatat bruto dan akurnulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, d) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah bisya pinjaman yang layak dikapitalisasi: €) Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dirvlai dengan umur manfsat tidak terbatas, 1) Penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode arnortisasi dari sebap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakul pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) Jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasij h) Keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas: 1) Nilai kornitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: j) Aset Takberwujud disajikan pada jurnlah revaluasian, diungkapkan: (1) Tanggal efektif revaluasi (Tanagal Penilaian): (2) Nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: Le. tb &) an Catatan 16 vc
Page 40 OCR 0.882
Page 39 of 83 (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi: (4) metode dan #sumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat Gengan model biaya, dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum 3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan pengurangan, (3) Saldo akhir. b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lsin: (1) Rincan biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saido akhir: dan (2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. & Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (2) Metode pernbebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, rmeliputi penjelasan: fa) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan tg) Yedlah peanan, (ourita. 20) sita Onakaanya evaluasi deal ada), bc
Page 41 OCR 0.879
Page 40 0f83 utarna yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan | Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: ta) Lokasi eksplorasi dan pengembangan, (Bb) Saldo awal, (c) Penambahan/pengurangan: (Id) Amartisasi, dari (e) Saldo akhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan, (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (fa) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu area or interest, rnaka harus diungkapkan rincian Gari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap area of interest. b. Liabilitas 1) | Utang Usaha V Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: 8) Jumlah utang usaha menurut mata uang: dan C) Jarrinan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 2) | Provisi V 3) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat peda awal dan akhir periode, (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
Page 42 OCR 0.898
Page 41 of83 (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: (8) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum Sigunakan: (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonorni: (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagairnana dimaksud dalam angka (6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan) dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum Jatuh tempo, (Catatan 24 4) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antars lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan D) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban, (Catatan 20 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjuslan kembali Efek, Pa 8) Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu: 2) biaya kontrak yang terjadij b) laba yang diakui: C) kerugian yang dialami: dan 0) pekerjaan yang sudah ditagih (termin), 22 (la
Page 43 OCR 0.879
Page 42 of 83 a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang herus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan program asuransi, (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang) (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yana memperlihatkan penambahan dan pengurangan, 7) | Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah V |Catatan 21 Yang harus diungkapkan antara lain rindan tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, V (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: “ (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: V (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: (5) Rindan simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau N dijaminkan, dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro, 1 by Simpanan dari Bank Lain “ Catatan 22 Yang harus diungkapkan antara lain: A1 (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumiah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: J (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) (3) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir £ atau dijaminkan. V 8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketica: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransij dan (8) Jumlah utang menurut mata uang.
Page 44 OCR 0.845
Page 43 of 83 C) Estimasi Klaim Retensi Sendiri L Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi: (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (8) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan V Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jurdah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. &) Utang Koasuransi (rewrite) SI Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang kisim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ke-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah menurut umur utang. O) Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: / (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (8) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi “ Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumilan berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. LG
Page 45 OCR 0.850
Page 44 of83 h) Titipan Premi ' Yang harus diungkapkan antara lain rindan menurut jenis asuransi, IU) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan j Yang harus diungkapkan: N (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia. 9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek V 39 Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10) | utang Pajak v (Catatan 38a Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Jenis dan jumlahnya: dan D) Informasi mengenal ketetapan pajak, 11)| Khusus Industri pembiayaan V Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumiah liabilitas snjak piutang dalarn rangka anjak piutang dengan recourse: dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh termpo serta Ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) | Khusus Kontrak Konstruksi “ Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima, 13)| bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang v Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabMlitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini, 14) | Liabilitas Keuangan Lainnya (Catatan 24 a) Yang harus diungkapkan antara lain: “ (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Iiabilitas X keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara $| pihak ketiga dan pihak berelasi: (3) Yang harus diungkapkan antara Isin: Y&
Page 46 OCR 0.880
Page 45 of 83 (8) nilai tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori: “ (b) Isba atau rugi neto pada setiap Nabilitas keuangan: dan N| (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam 1) memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauit), 8) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang V Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang, (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul selama periode tersebut: dan (9) Jumlah utang kentinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) | Khusus Industri Pertambangan Umum “ Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. “ Yang harus diungkepkan entara lain iiatilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, Liabilitas Jangka Panjang 18) | utang pihak Berelasi Non-Usaha V Yang Harus diungkapkan antara lain: a) Rindan narna pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: b) Jumlah utang menurut mata uang: dan C) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Fc
Page 47 OCR 0.880
18) Page 46 of 83 Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: 8) b) k31 3 :3 n | n p)) Rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang, Kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: Tanggal jatuh tempo: Jurniah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: Penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: Pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, Kejadian penting lsinnya antera lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pgs yang berhubungan: Persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan Pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi peron, tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Ilabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tenggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara Isin: a) b) & 3) Jumiah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (Jessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: Rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (3) lebih dari 5 (lima)tahun. Pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebeosi beban pada periode tersebut: Total pernbayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (”en-cancellabie Subiease) pada tanggal laporan posisi keuangan: 17 JG
Page 48 OCR 0.882
Page 47 of 83 €) Keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan 1 dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and ieaseback): dan f) Penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: , (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) | Khusus Industri Perbankan 3) Surat Berharga yang Diterbitkan V Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincan berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rindan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat, (S) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan, (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang diterbitkan. b) Pinjaman Diterima Catat Yang harus diungkapkan antara lain: v tan 25 (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, “ (3) Ringkasan perjanjian yang rmeliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu y perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, Gan persyaratan penting lainnya (debt covenance): (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: Y (S) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya V terhadap laba bersih. Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Catatan 43 Yang harus diungkapkan antara lain: X (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektitilitas:
Page 49 OCR 0.852
Page 48 of 83 (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: / (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: V Catatan 34 (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kentinjensi V menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai PI kornitrmen dan kontinjensi, 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi x Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saldo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: C) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan llabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan: G) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pcs yang terpisah: €) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan Penguranganj (3) Saldo akhir, 23) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 2) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Gambaran umum mengenai jenis program. (2) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat dlatrbusikan ke dalam: (la) biaya jasa kini: (b) biaya bunga, (C) Iuran oleh peserta program: “ (d) keuntungan dan kerugian aktuarial: “ £ Catatan 39 LL Lb rc
Page 50 OCR 0.833
Page 49 of83 (8) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata 2 uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, J (f) "mbalan yang dibayarkan, (6) biaya jasa lalu (hn) kombinasi bisnis: li) curtailment, dan li) penyelesaian, (3) anelisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jurnlah yang dihasilkan Sari program yang seluruhnya atau sebagian didanai, (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan ekhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama pericde yang dapat X diatribusikan pada setiap: (2) hasil yang diharapkan dari aset program) (D) keuntungan dan kerugian aktuarial, (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (d) luran olah pemberi pekerja: V (e) iuran oleh peserta program: (D imbalan yang dibayarkan: (9) kombinasi bisnis, dan (h) penyelesalan: (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dirmaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang “ mengungkapkan: (2) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangen: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (c) setiap Iriog yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam # (d) Nilai Wajar pada akhir perede pelaporan dari setiap hak penggantian yang dlakul sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (e) jumlah lainnya yang diakui dalarn laporan posisi keuangan: (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos h Gimana hal tersebut termasuk: N (2) biaya jasa kini: “ NN — eh Lb bo Le La YL
Page 51 OCR 0.868
Page 80 of83 (D) biaya bunga, x (0) hasil yang diharapkan dari aset program: V (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK) (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 108h (sepuluh per seratus): (P) biaya jasa lalu: (9) dampak dari curtaliment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (hn) dampak dari batasan dalam SAK: (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif Isin yang akan diakul segera dalam saido laba, meliputi: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan (b) dampak dan batasan dalam SAK: (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumiah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total 9) aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tdak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain, (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v fa) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan: dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian | yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama N Gari aset program) (12) imbal hasil aktusi atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak X penggantian yang diakw' sebagai Aset: (13) Asumsi aktuarial utarns yang digunakan sampal pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidek hanya sebagai marjin “V antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: la) tingkat diskonto, (b) tingkat Imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan: (ce) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu Isinnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): BL LL an "NA
Page 52 OCR 0.878
Page S1 of 83 (e) tingkat tren biaya keseh: dan (M) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria, (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: (a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan (b) #@kumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib Giungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan Inflasi yang rendah. (15) Jumiah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilal Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (UI) Nabilitas program dinyetakan sebagai jumlah atau persentase dari katxlitas program pada akhir periode pelaporan: dan (ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan Girmulai setelah periode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (Ka) perjanjian kontrektual atau kebijakan tertulks untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu, (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (I) inforrnasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk. mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut, (ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf 8) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan (lihiika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir Il. naa kt
Page 53 OCR 0.878
Page 82 of83 b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program luran pasti harus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program luran pasti, C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. 0) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: (1) iuran progrom dan jumiah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). (Catatan 39b 24) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rindan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggel fstuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bungs, bursa tempat Obligesi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan narna Perusahaan Pemeringkat Efek, C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: d) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: €) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya. 25) Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakart, b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) ursian tentang persyaratan utara dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (2) ringkasen aked syariah dan skerna transaksi syariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (ce) nilai nominal: (d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah), Le) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi “Lc
Page 54 OCR 0.842
Page 53 of 83 hasil (untuk Sukuk mudharabah): (FP) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan atau bagi hasil: (G) jangka waktu, (Ih) tujuan penerbitannya: dan (U) persyaratan penting Isin, (2) peringkat dan narna Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: (@) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (S) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, (6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalarri memenuni persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26) | utang Subordinasi v Yang harus diungkapkan antara lain: P (Catatan 25 a) Nara kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga V kontraktual selama persode pelaporan b) Tujusn perolehannya: “ C) Persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: d) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defsult): e) Pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: dan f) Persyaratan penting lainnya, 27)| Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rindan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) Periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: C) Dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan ari sudut pandang pemegang obligasi konversi, d) Jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: Ka aa kta
Page 55 OCR 0.856
Page 54 of 83 e) Peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: Oh) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) Narna Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: h) Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): ) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): $) Dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, k) Komponen Liabilitas dari obligasi konversi: I) Keberadaan fitur derivatif melekat: dan m) Persyaratan penting lainnya & Ekuitas Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pomilik Entitas Induk 1) | Modal Saham 2) (Catatan 26 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan V persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 596 (Ima perseratus) atau lebih v (2) Nama direktur dan kornisaris yang memiliki saharn: dan bj (3) Pemegang saham lsinnya: V d) Dalarn hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, “ Seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan danjatau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), (2) Sumber peningkatan modai saham, antara lain dari kepitalisasi aglo, saldo laba, “ penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan den/etau tanpa Hak (3 LL IG
Page 56 OCR 0.884
Page 55 of 83 Memesan Efek Terlebih Dabulu (right isswe dan private placement), pelaksar waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lsin dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, €) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar Gisebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jumlah tambahan modal disetor: b) Uraian sumber agio saham, C) Rincian blaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: G) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas rnodal disetor, @) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Narna dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi, (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendan dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara) (3) Tanggal efektif transaksi: (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: (S5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jurvlah imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: la) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. KAA Rb (Catatan 27 3) Selisih Transaksi dengan Pihak Non Pengendali Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Ursian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepernilikan kt
Page 57 OCR 0.833
Page 86 of 83 (2) Narne entitas anak, dan (3) Nama pihak yang bertransaksi: b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilananya Pengendalian: dan €) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian, 4) | Saham Treasuri vV Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembslian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggai atau perlode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saharn treasuri yang diperoleh, C) Tanggal dan jumlah saham tressuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan €) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. 5) | Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesusian periode yang lalu (jika ada): b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan C) Saloo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. 6) | Waran Yang harus diungkapkan antara lain: B) Jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj b) Dasar penentuan Nilai Wajar waran: C) Nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): d) Jumiah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan €) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya “ Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensf lainnya. Na € (Catatan 1b Tha tua ih Catatan 2, 8, 38b, 39 Fl
Page 58 OCR 0.877
Page 87 of83 8) | Kepentingan Nonpengendali x Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat distribusikan secara langsung atau tdak langsung pada entitas induk. d, Laba Rugi Komprehansit 1) | Pendapatan Y Catatan 29 Yang harus diungkapkan antara lain: Icatatan 41 a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang, (2) Penjualan jasa: (3) Bunga: “N (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen: dlungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, D) Rincian jumlah dari keicmpok produk/jasa utama: C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: @) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: bi ta) rebel pendapatan kontrak yang diakul sebagal pendapatan dalam periode ari (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui Galam periode berjalan: dan (C) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesalan kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (2) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan: (b) Jumlah uang muka yang diterirna, dan (c) Jumlah retensi: (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas, tee an aa
Page 59 OCR 0.877
Page 58 of 83 () Dalam hai Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya) dan (3) Perincian dari komponen pendapatan reto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (2) Pendapatan bruto: (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (tc) Total pendapatan neto. 2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Dasar ketentuan tarif: b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: C) Masa berlaku tarif: d) Besaran tarif, dan e) Perjanjian lain yang terkait. 3) Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: 2) Pendapatan pernbiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak plutang: dan €) Pendapatan sewa. 4) Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat Inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi, D) Subsidi tidak mampu: dan C) Selisih perhitungan klaim. 5) Khusus Industri Transportasi Rindan jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: ap
Page 60 OCR 0.887
Page 59 of 83 a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: Bb) Rindan pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: d) Rincian pendapatan usaha dari keagenanj dan e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armeda (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 5) | Khusus Industri Telekomunikasi X Rincian pendapatan usaha antara lain pendapetan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain, 7) | Khusus Industri Asuransi: V Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, prerni reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: “ Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan racian pendapatan kerjasarna operasi: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan, 9) | Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga “ (Catatan 29 Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: Cc) Efek-efekj dan 9) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. pb
Page 61 OCR 0.890
Page 60 of 83 10) | Beban Pokok Penjualan | Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokek produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1016 (sepuluh perseratus) dan pendapatan: dan C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. 11) | Khusus Industri Rumah Sakit N Beban Departementalisasi/ Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: 8) Beban bahan, b) Beban jasa pelayanan, C) Beban pegawai: d) Beban penyusutan sarana medis, €) Beban pemeliharaan sarana: f) Beban asuransi) 9) Beban langganan daya dan jasa, h) Beban depresiasi. 12)| Khusus Industri Asuransi: v a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa V Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klsim den manfsat, diantaranya: klaim jatuh bempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. C) Komisi Nato Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. &
Page 62 OCR 0.829
Page G1 of'83 aa Yang harus diungkapkan antars lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. 13) | khusus Industri Perhotelan v Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jumlah unsur-unsur beban departermentalisasi: b) Gaji dan beban pegawal lainnya: dan C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14)| Beban Usaha v Catatan 35 Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: a) Beban penjualan: v b) Beban distribusi: dan N C) Beban umum dan administrasi. “ 15) | Khusus Industri Perbankan 2) Beban Bunga “N (Catatan 30 Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 8) Beban Provisi dan Komisi v Catatan 2y Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumiah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) | Khusus Industri Pembiayaan v Beban Kerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsurmen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17) | Pendapatan dan Beban Lainnya “ Catatan 2z, 36, 37 Yang harus diungkapkan antara lain: , a) Rincian dan jumlah Pendapatan lainnya, N b) Rincian dan jurtah Beban lainnya, i Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi: N (1) biaya pinjaman meliputi: V Yel
Page 63 OCR 0.858
Page 62 of 83 baka keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga Z (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesuai SAK yang J dan (Cc) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: Pi (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi: Cs) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual, v (b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba V rugi, dan tc) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung “ nilai, G) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi: (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Venturs Bersama v yang dicatat dengan menggunakan rnetode ekuitas dan $ (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18) | Khusus Industri Perbankan 3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan V (Catatan 34 Yang harus diungkapkan antara tain rincian jurnlah berdasarkan jenis aset keuangan, b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah “ Catatan 8 Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah “ Catatan 31 Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19)| Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (Catatan 8, 38b, 39 3) Perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujudj b) Keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: C) Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: d) Keuntungan (kerugian) dari 3set keuangan tersedia untuk dijual: @) Bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan “ bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi den/ateu Ventura Bersama. Catatan 2d tt v
Page 64 OCR 0.895
Page 63 of 83 20) | Pajak Penghasilan 3) e) 3) d) e) n Yang harus diungkapkan antara lain: Komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu: (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: (a) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: (S) jumlah manfaat yang berasai dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif: Agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi danjatau Ventura Bersarng, Penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam Satu atau kedua bentuk berikut Ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, eta (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, Gengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: Penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode skuntansi sebelumnya: Jumian (dan batas waktu penagunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak dlakul sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: Catatan 38b
Page 65 OCR 0.883
3 n) » Li m) mn a) p) Page 64 of 83 Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, Cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui: Rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (Li) laba sebelum pajek menurut akuntansi, (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak: Perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: Pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan: Setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (L) jumlah aset dan liabilitas pejak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila Jurniah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: Beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) labe rugi dari keglatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: Jumlah konsekuensi pajak penghasilan stas dividen kepada pernegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakul sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: Uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuksisi apabiia Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis: Peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari korntinasi bisnis tidak diakul pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan Jumlah #set pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas &set pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan entita ngalami ke TT
Page 66 OCR 0.881
Page 65 of 83 mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 21)| Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian v (Catatan 40 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar , dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat V diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, b) Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam i penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut, “ Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham: Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi V mendilusi laba per saharn dasar di mase depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: Penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode “ pelaporan dan #kan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan 6) Laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan, H| 22) | Transaksi Pihak Berelasi v Catatan 41 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenal transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau v (2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi Y nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud: C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut C, d KG
Page 67 OCR 0.872
Page 66 of 83 dalam taporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban v terkait: (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, v termasuk komitmen, dan: (la) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan "| sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, AN (3) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait B'| dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika N dilakukan pembentukan) d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) 4 dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas induk: (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap @ntkas, (3) entitas anak, (4) entitas asosiasi: (5S) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. €) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, kornisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajamen kundi lainnya untuk masing-masing kategori berikut: v (1) Imbalan kerja jangka pendek, (2) Imbalan pascakerja: (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusen kontrak kerjai dan (5) pembayaran berbasis saham. () untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) narne entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan “ Perusahaan) Na
Page 68 OCR 0.890
Page 67 of 83 (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing 2») Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional, b) Yang barus diungkapkan antara kain: (1) rincian aset dan llabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekurvalennya dalam mata vang fungsional, (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional, (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur peda nilai wajar rnelalul laba rugi: Gan (S5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan Galam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. da Ah, Ie 2 tan 42 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individusl, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai, (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut Gan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai: (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam labs rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalemnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik, (4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya: (S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang Ciakui dalam pendapatan komprebensif iain selama periode tersebut, b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. Catatan 2m Fc
Page 69 OCR 0.907
Page 68 of'83 25)| Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan 2) b) 3) Periode Lalu Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lsin: (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus drungkapkan, Perubehen Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan: (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (9) jumlah penyesualan yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang @isajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: Gan (5S) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk perlode-periode sebelum periode-periode tersebut Gisajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi, Kesalahan Periode Letu Yang harus diungkapkan antara lain: (1) sifat dari kesalahan periode lalu: (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (2) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: can (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. (TA
Page 70 OCR 0.858
26) Page 69 of 83 Kombinasi Bisnis 8) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selarna periode pelaporan, yaitu: (1) (2) (3) 3) (5) (6) ? ta) » (10) G1) Tama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, tanggal akuisisi: biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: persentase kepentingan ekuitas berhak sukra yang diperoleh, Slesan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakussisi mempercieh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: Nilai Wajar pada saat tanggai akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal skutsisi untuk setiap kelompok utama imbalan: kesepskatan Imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi: (a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran) Gan (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak Gapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat dlestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengekuisisi mengungkapkan fakta tersebut: Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama plutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, Gan kelompok piutang lsin, yaitu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar piutang: (b) Jumlah piutang bruto kontraktualj dan (C) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: jumlah yang diakui peda tanggal akuisisl untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Uabilitas yang diambil alih: setiap Iabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: (a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonorni terjadi: (b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hal "c
Page 71 OCR 0.896
Page 70 of 83 diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa rnasa depan: dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut: (12) dalam hal fabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajernya tidak dapat Giukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) alasan Liabitas tidak dapat diukur secara andal: (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi kornprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan (D) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10015 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akulsisi: la) jumlah dari kepentingan nonpengendaki pada pihak yang diakuisisi, yang dlakui pada tanggal akuisisi dan desar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar: (1S) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang GImiliki oleh pihak pengakuisisi segara sebalum tanggal akuisisi: dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dirniliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pas dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Inforrnasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua “tu
Page 72 OCR 0.886
Page TI of83 kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periade pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada perlode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakulsisi wajib mengungkapkan Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Yatslitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakul dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (b) Aset, Linbilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan periode pengukuran yang diakul selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setalah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kentinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alesan perubahan tersebut: dan (Cc) teknik penilaian dan Input mocel utara yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensij (3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat GocOwIII pada awal dan akhir periode pelaporan (S5) jumlah dan penjelesan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: la) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-aih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan Ta
Page 73 OCR 0.873
Page 72 of 83 @) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan Gengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (Li) jumlah harga yang dibayarkan, (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (3) jurnlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis Isinnya apobila pengendalian diperoleh: dan (8) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setars Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27) | Segmen Operasi v (Catatan 45 Yang harus diungkapkan antara lain: 3) pengungkapan pada level segmen: (1) informasi umum, yang terdin dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi “ segmen dilaporkan dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen V dilaporkan: (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban PI tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen x dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lsinnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan: b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa “ Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis (8) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: “ I, negara domisili Perusahaan: dan Ii. semua negara asing secara totai dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara Individual jurnlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara FL
Page 74 OCR 0.909
Page 730f 83 tersebut secara individual, (b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang bertokasi di: | negara domisili Perusahaan: dan Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1095 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: la) fakta: (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (2) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dar waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi blaya untuk menjual atau pelepasan aset stau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi den pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk. FG
Page 75 OCR 0.849
Page 74 of 83 29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat . Catatan 10 3) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesual dengan tujuannya, yatu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan v spekulasi: b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi Indung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dan transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk 4 valuta, bunga, karnedites atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi (counterparties): “ (3) tanggal jatuh tempo: “ (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. Cc) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan rnanajernen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk pengelayan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. £L Maa aaah, “A5 30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan V 46 Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompck aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: 2) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkari untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan AN b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan. 31)| dividen V Yang herus diungkapkan antara lain: a) Jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pernilik pada pericde pelaporan: b) Jumlah utang dividen untuk: KG
Page 76 OCR 0.836
Page 75 of 83 (1) periode pelaporan, dan 7 Yhds TI Tidek | WM TI “Keterangan “| (2) periode sebelumnya, C) Jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelan perlode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak Giokut sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan @) jumlah dividen prefaran kumulatif yang tidak diakui, 32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah agregat dari liabiltas kontinjensi dengan jumlah listilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: b) Jumiah agregat dari komitmen rnodal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersarne secara terpisah dari komitmen lainnya: C) Daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersarna entitas: dan G) Dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar Gitambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunskan untuk mengakul bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Nabilitas jangka pendek, liatilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama, 33) | Perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan v Yang harus diungkapkan antara lain: (Gi) perikatan yang meliputi: la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, V royalti, dan lisensi, diungkapkan: 4 pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: (periode berlakunya perikatan: WI dasar penentuan kompensasi dan denda, IV. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan “, pembatasen-pembatasan lainnya: (D) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang V &kan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk Investasi, diungkapkan: Hc
Page 77 OCR 0.834
Page 76 of 83 | pihak-pihak yang terkait dalam perjanji li. periode berlakunya perikatan, Ii, nilai keseluruhan, mata yang, dar bagian yang telah direalisasi: dan Iv. sanksi-sanksi: (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: V (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antarg pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) Iatar belakang dikeluarkannya jaminan: (c) periode berlakunya jaminan: dan (d) nilai jaminan: (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan (4) uralan mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya, b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara latn : V (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan! (8) pihak-pihak yang terkait: (b) jumlah yang diperkarakan: (C) 'atar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan, (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah Iingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi P'| dampak keuangannya: (3) kemungkinan labilitas pajak tambahan: BI (2) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumiah pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): “ (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (la) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi, (b) estimasi dari dampak keuangannya: (c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dangan jumlah atau waktu arus "6
Page 78 OCR 0.863
Page 77 of'83 keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga, 34) | Khusus Industri Perkebunan N Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: d) Hak dan llabilitas dari masing-rnasing pihak dalam kerjasama: €) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan N Isi perubohan perjanjian, jika ada, 35) | Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna “ Catatan 47 laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, terrnasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (2) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur eset keuangan yang belum jatuh 5 tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada V akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) risiko likuiditas, antara lain: (2) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pernahaman terhadap periode arus kas: dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan darnpak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan (4) risiko lainnya yang Gimiliki olen Perusahaan, b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari kualitatif den pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari Instrumen keuangan, 36) | Khusus Industri Perbankan 2) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lsin: Sle (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan V EL ak IR it (s1 : &
Page 79 OCR 0.874
Page 78 of 83 posisi keuangan: (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bark Indonesia: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR, PN b) 9 Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tai laporan posisi keuangan: P (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga dl bank. Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas Nduciary yang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana. . &a Catatan 44 Catatan 49 32) Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian rpengenal kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: Ba) Jumlah saido negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah 8) & 3 e) tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: Status going concern berusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi, Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum Gigunakan untuk mengeliminasi defisit: dan Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola Catatan 48 kt
Page 80 OCR 0.876
Page 70 of 83 b) i3) 3) 2) permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikeloia sebagai modal: (2) sifat persyaratan dan Implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: Ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: Setiap perubahan pada angka a) can angka bj dari periode sebelumnya: Pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan perrnedalan dari pihak eksternal (jika ada): dan Konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. Lk (3 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain: Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak mernerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. 53 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain: 3) ») 8 8) e) Rindan jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang, Penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian: Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, Untuk opsi saham yang dieksekusi selarna pericde, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: Kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode) Penentuan Nilat Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (4) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar An
Page 81 OCR 0.854
Page 80 of 83 Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan inforrnasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan salarna suatu periode (yaitu selain opsi saham), 9) Dampak transaksi pembayaran berbasis saharn terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya, 41) | Khusus Industri Asuransi: Bi) 8) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Analisis Kekayaan: (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (3) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalarn perhitungan solvabilitas. 42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v Hal-hal yang harus diungkapkan: a) Izin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: D) Jenis Akad Asuransi Syarah: Cc) Rincian Aset, Labilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan Gd) Zakat, 43) | Informasi Penting Lainnya v Catatan 51 Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransij b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya, C) Rasio keuangan penting: v (Catatan Sle La d) Pendapatan, beban dan hasil undenwriting: dan “ €) Peristwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup v perusahaan, 42) | Khusus Industri Kehutanan: v a) Rindan volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): “L
Page 82 OCR 0.876
Page 81 of 83 jainnya: C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: €) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan Gan akumulasinya, dan f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana: (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta perneliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. &) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHM, IHPM dan luran wajib 45)| Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Catatan 2ah Yang harus diungkapkan antara lain: 8) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, meka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesusi dengan Informasi terkini, dan Contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: , b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuaian yang material setelah periode “ pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat, 46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait v Catatan 2b,2c dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusanaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, yang harus diungkapkan antara lain: a) Judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: “ b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: “ C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan) dan N @) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan vV YA
Page 83 OCR 0.880
Page 82 of 83 keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahul “tau diestimasi secara wajar. 47) a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasfikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaari harus mengungkapkan antara lain: (L) sifat reklasifikasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (3) alasan rekiasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) @liasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. av UI 48) Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: 8) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalarn laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui, 29) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalarn rangke penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lwin: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laparan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya, IG
Page 84 OCR 0.865
Page 83 of 83 Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di Negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 50) | Informasi Penting Lainnya v tan S1 Yang harus diungkepkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau tan 52 keedaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang 54 mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 29 Juli 202 We ( NARPU BAG, , “5 Fukadai Helmi A. Hidayat - rektur Utama tur
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.1 ×2
unresolved
org
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
p.2
unresolved
org
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang
p.2
unresolved
org
Bapepam
p.4 ×4
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.6 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.12 ×11
unresolved
org
Bank Indonesis
p.12
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.