Back to announcement
20240729_WOMF_Laporan Informasi dan Fakta Material_31688214_lamp1.pdf
Other Text extracted WOMFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
Nomor : 247/VII/CS/2024 Jakarta, 29 Juli 2024
Lampiran : Harian Investor Daily
Kepada Yth.
Ketua Otoritas Jasa Keuangan
Gedung Sumitro Djojohadikusumo
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 24
Jakarta 10710
Up. Departemen Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik
Department Supervision of Issuers and Public Companies
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower I Lantai 4
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53
Jakarta 12190
Up. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group 1
Corporate Valuation Division Group 1
Perihal : Laporan Keterbukaan Informasi atau Subjects : Report of Disclosure Information
Fakta Material - Pelunasan Penawaran or Fact Material - Repayment Shelf
Umum Berkelanjutan Obligasi Registration Bonds IV WOM Finance
Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap Phase I Series B Year 2021
I Seri B Tahun 2021
Dengan Hormat, With due respects,
Dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan In order to comply with the provisions of the
Otoritas Jasa Keuangan Nomor Financial Services Authority Regulation
31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Atas Number 31/POJK.04/2015 concerning
Informasi atau Fakta Material Oleh Emiten atau Disclosure of Information or Material Facts by
Perusahaan Publik dan Surat Keputusan Direksi Issuers or Public Companies and Decree of the
PT Bursa Efek Indonesia Nomor Board of Directors of the Indonesia Stock
Kep-00066/BEI/09-2022 tentang Perubahan Exchange Number Kep-00066/BEI/09-2022
Peraturan I-E tentang Kewajiban Penyampaian concerning Amendments to Regulation I-E
Informasi, dengan ini kami, untuk dan atas regarding the Obligation to Submit
nama PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk Information, we hereby, for and on behalf of
("Perseroan") menyampaikan Laporan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (the
Keterbukaan Informasi atau Fakta Material "Company") submit a Disclosure Report of
sebagai berikut: Information or Material Facts as follows:
1. Nama Emiten/Issuer Name : PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
2. Bidang Usaha / Business Activities : Perusahaan Pembiayaan / Financial Company
3. Telepon / Telephone : 021-21882400
4. Faksimili/Faximile : 021-21882420
5. Alamat Surat Elektronik / Email Address : corporate_secretary@wom.co.id
Surat Nomor 247/VII/CS/2024, perihal Laporan Keterbukaan Letter Number 247/VII/CS/2024, subjects Report of Disclosure
Informasi atau Fakta Material - Pelunasan Penawaran Umum Information or Facts Material - Repayment Shelf Registration Bonds
Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap I Seri B IV WOM Finance Phase I Series B Year 2021
Tahun 2021
Page 2
Tanggal Kejadian 28 Juli 2024
1.
Date of Event July 28, 2024
Jenis Informasi atau Fakta Pelunasan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Material Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap I Tahun 2021
2.
Type of Material Information or Repayment Shelf Registration Bonds IV WOM Finance
Facts Phase I Year 2021
Uraian Informasi atau Fakta Pelunasan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Material Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap I Seri B Tahun 2021
3.
Descriptions of Material Repayment Shelf Registration Bonds IV WOM Finance
Information or Facts Phase I Series B Year 2021
Dampak kejadian, informasi atau
fakta material tersebut terhadap
kegiatan operasional, hukum,
kondisi keuangan, atau
kelangsungan usaha Emiten atau
Perusahaan Publik
4. -
Impact of event, material
information or facts towards
Issuers or Public Company’s
operational activities, legal,
financial condition
Pemberitahuan Keterbukaan Informasi tersebut telah
Keterangan lain-lain diiklankan pada harian Investor Daily pada 29 Juli 2024.
5.
Other Information This Information Disclosure Notice was advertised in
Investor Daily on July 29, 2024.
Surat Nomor 247/VII/CS/2024, perihal Laporan Keterbukaan Letter Number 247/VII/CS/2024, subjects Report of Disclosure
Informasi atau Fakta Material - Pelunasan Penawaran Umum Information or Facts Material - Repayment Shelf Registration Bonds
Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap I Seri B IV WOM Finance Phase I Series B Year 2021
Tahun 2021
Page 3
Demikian surat ini kami sampaikan, atas Thank you for kind attentions.
perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan
terima kasih.
Hormat kami / Sincerely yours,
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
Cincin Lisa Hadi
Direktur/Sekretaris Perusahaan
Director/Corporate Secretary
Tembusan : Cc :
1. Direksi PT Bursa Efek Indonesia, Divisi 1. Directors of PT Bursa Efek Indonesia, Service
Pencatatan Sektor Jasa Sector Listing Division
2. Direktorat Pengawasan Lembaga Pembiayaan 2. Directorate of Supervision of Financing
dan Modal Ventura, Otoritas Jasa Keuangan Institutions and Venture Capital, Financial
Services Authority
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero), Wali 3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero),
Amanat Trustee
Surat Nomor 247/VII/CS/2024, perihal Laporan Keterbukaan Letter Number 247/VII/CS/2024, subjects Report of Disclosure
Informasi atau Fakta Material - Pelunasan Penawaran Umum Information or Facts Material - Repayment Shelf Registration Bonds
Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap I Seri B IV WOM Finance Phase I Series B Year 2021
Tahun 2021
Page 4
3 MONEY & BANKING
SENIN, 29 JULI 2024
Lima Bulan, Laba Perbankan
Tembus Rp 101 Triliun Profitabilitas
Perbankan
Nasional
JAKARTA, ID – Industri perbankan dalam lima bulan pertama berhasil mengantongi laba (Rp triliun)
bersih sebesar Rp 101,47 triliun, tumbuh 2,85% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan Keterangan Mei-24 Mei-23 YOY (%)
ini lebih tinggi dibandingkan laba bersih pada April 2024 yang terkontraksi 0,48% (yoy). Laba Bersih 101,47 98,66 2,85
NII 222,28 215,93 2,94
Oleh Nida Sahara velopment of Economics and Finance 0,3% dari 0,5% per Juni 2023. BCA
(Indef) Aviliani, akhir pekan lalu. merupakan bank dengan rasio CASA Berdasarkan Modal
P
Menurut dia, tantangan suku terbesar, yakni 82,2% dari total dana KBMI 1 2,39 6,32 -62,18
erolehan laba bersih tersebut bunga tinggi berdampak pada NIM pihak ketiga (DPK), naik dari 81,5%. KBMI 2 10,7 8,46 26,48
didukung dari pendapatan perbankan. Pasalnya, bank akan sulit Kepala Eksekutif Pengawas Per-
bunga bersih (net interest jika menaikkan suku bunga kredit bankan OJK Dian Ediana Rae sebe- KBMI 3 16,64 17,49 -4,86
income/NII) yang naik 2,94% akan meningkatkan potensi risiko lumnya mengatakan bahwa KBMI KBMI 4 71,74 66,39 8,06
(yoy) menjadi Rp 222,28 kredit. Oleh karena itu, bank tidak bisa 4 pada tahun ini memasang target
triliun. Pertumbuhan yang rendah juga lagi hanya mengharapkan NIM, tapi perolehan laba Rp 177,75 triliun. Berdasarkan Pemilik
disebabkan bank masih banyak menga- bisa memanfaatkan fee based income Dengan realisasi laba per Mei, artinya Bank Persero 51,31 48,24 6,36
lokasikan dana sebagai pencadangan untuk mendorong profitabilitas. KBMI 4 telah mencapai 40,35% dari
BUSN 38,76 39,53 -1,95
guna mengantisipasi berbagai risiko “Produk bank itu kan semuanya target laba tahun ini. Memasuki paruh
ke depan. sama ya, mau bank konvensional atau kedua tahun ini, perbankan juga telah BPD 5,38 5,72 -5,94
Berdasarkan data yang dihim- bank digital, jadi semakin bersaing menyampaikan revisi rencana bisnis KCBLN 6,01 5,17 16,25
pun Investor Daily dari Otoritas Jasa makin tinggi juga cost-nya. Maka ke bank (RBB), di mana bank masih op-
Keuangan (OJK), apabila dirinci dari depan itu era membentuk ekosistem timistis kinerja akan positif tahun ini Sumber: OJK
permodalannya, laba bersih kelompok atau kolaborasi, apalagi teknologi, bu- meski dihantui berbagai tantangan.
bank berdasarkan modal inti (KBMI) tuh investasi cepat dibanding income “Secara umum berdasarkan hasil target kredit dan DPK 2024 yang dire- bahkan cenderung melandai diband-
1 mengalami kontraksi terdalam yakni yang datang ke bank,” urai Aviliani. revisi RBB 2024, perbankan optimis visi ke atas dan masih searah dengan ingkan tahun sebelumnya didukung
-62,18% dari Rp 6,32 triliun menjadi Rp Tercatat, NIM KBMI 1 per Mei dapat mencapai target yang ditetap- proyeksi OJK di awal tahun. Kualitas oleh LAR yang juga mengalami penu-
2,39 triliun per Mei 2024. Kemudian, 2024 berada di level 4,39% turun dari kan pada 2024. Hal ini tecermin dari kredit diproyeksikan masih terjaga, runan,” jelas Dian.
KBMI 3 juga mencatatkan laba Rp 4,93% pada periode sama tahun lalu.
16,64 triliun, susut 4,86% (yoy). Sebaliknya, NIM KBMI 2 justru naik
Sementara itu, KBMI 2 membuku- dari 4,17% per Mei 2023 menjadi
kan pertumbuhan yang tinggi 26,48% 4,27% pada Mei 2024. Untuk KBMI
(yoy) dengan perolehan laba bersih Rp 3 mencatatkan NIM 3,6% susut dari
10,7 triliun per Mei 2024. Berikutnya, 3,82% posisi tahun lalu. Bahkan, pe-
KBMI 4 atau kelompok bank papan atas nurunan NIM juga terjadi pada KBMI
mengantongi laba bersih Rp 71,74 trili- 4 dari 5,39% per Mei 2023 menjadi
un, naik 8,06% (yoy). Artinya, sebesar 5,14% pada Mei 2024.
70,7% laba bersih industri perbankan di- Sebelumnya, Direktur Keuangan
sumbang dari empat bank jumbo, yakni BRI Viviana Dyah Ayu Retno juga fokus
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada peningkatan dana murah (CASA)
(BRI), PT Bank Central Asia Tbk (BCA), supaya bisa menekan biaya dana, agar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT profitabilitas tetap positif. “Untuk da-
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. pat menjaga profitabilitas, kami akan
Adapun, secara bank only per Mei fokus pada perbaikan kualitas aset,
2024, laba bersih BRI tercatat Rp 21,9 perolehan recovery income, dan men-
triliun, naik 8,85% (yoy). Diikuti oleh gelola funding mix dengan baik untuk
laba bersih BCA sebesar Rp 21,63 menjaga cost of fund (biaya dana),” urai
triliun, tumbuh 11,61% (yoy) per Mei Viviana kepada Investor Daily.
2024. Urutan ketiga ada Bank Mandiri NIM BRI juga mengalami penyu-
yang mengantongi laba bersih Rp 19,63 sutan, di mana pada posisi Juni 2024
triliun, meningkat 6,39% (yoy). Serta secara konsolidasi berada di level
ada BNI yang meraup laba Rp 8,57 7,64% dibandingkan Juni 2023 sebesar
triliun tumbuh 1,54% (yoy). 7,92%. Apabila dilihat secara indi-
Di sisi lain, jika dilihat dari kepe- vidual, bank dengan portofolio UMKM
milikannya, bank yang mencatatkan terbesar ini mencatatkan NIM per Juni
pertumbuhan tinggi pada laba bersih 2024 di posisi 6,41%, turun dari 6,81%
yakni kantor cabang bank luar negeri pada Juni 2023. Jika dilihat, terdapat
(KCBLN) sebesar 16,25% (yoy) menjadi kenaikan credit cost menjadi 3,48% dari
Rp 6,01 triliun dalam lima bulan tahun sebelumnya 2,26%.
ini. Berikutnya, bank persero meraih Berbeda dari BRI, BCA secara
laba bersih Rp 51,31 triliun atau naik individual justru mencatatkan pen- IST
6,36% (yoy). Empat bank pelat merah ingkatan NIM pada Juni 2024 ke level Bersama 7 LAZ, Dukung Literasi Transaksi Syariah
ini berkontribusi 50,57% dari total laba 5,7% dari Juni 2023 5,6%. Hal ini juga SEVP Digital Banking BSI Saut Parulian Saragih berbincang sambil berbelanja bersama anak-anak yatim didampingi perwakilan Lembaga Amil Zakat
bersih industri perbankan. didukung dari cost of credit BCA yang (LAZ) di Jakarta, Sabtu (27/7/2024). BSI bersama 7 LAZ mendukung literasi transaksi syariah dengan BSI Mobile melalui program Donasi Anak Yatim
Berikutnya, bank umum swasta sangat rendah, bahkan turun ke level yang mencapai Rp 3 Miliar. Dalam kaitan ini, BSI hadir sebagai sahabat finansial, sahabat sosial dan sahabat spiritual bagi masyarakat.
nasional (BUSN) membukukan laba
bersih Rp 38,76 triliun per Mei 2024,
susut 1,95% (yoy). Sementara itu, laba
bersih bank pembangunan daerah Kantor Pusat :
(BPD) tercatat susut 5,94% (yoy) dari PT FEDERAL INTERNATIONAL FINANCE Menara FIF
Jl. TB. Simatupang Kav. 15 Cilandak, Lebak Bulus Jakarta 12440
Telp : (021) 7698899, Fax : (021) 75905599
Rp 5,72 triliun pada Mei 2023 menjadi
Rp 5,38 triliun per Mei 2024. LAPORAN POSISI KEUANGAN
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
LAPORAN ARUS KAS
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 30 JUNI 2024 DAN 2023
30 JUNI 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
NIM Tergerus
30 JUNI 30 JUNI 30 JUNI 30 JUNI 30 JUNI 30 JUNI
OJK pun mencatatkan margin bunga ASET
2024
31 DESEMBER 2023 LIABILITAS DAN EKUITAS
2024
31 DESEMBER 2023 KETERANGAN
2024 2023
KETERANGAN
2024 2023
PENGHASILAN
bersih (net interest margin/NIM) per- ASET LIABILITAS Penghasilan pembiayaan konsumen 4.347.653 4.468.436 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas dan setara kas: Utang penyalur kendaraan:
bankan nasional pada Mei 2024 di level - Pihak ketiga 539.169 602.352 - Pihak ketiga 236.368 409.089
Penghasilan bunga dan denda
Penghasilan dari ijarah - bersih
93.385
1.128.141
98.770
359.993
Penerimaan kas dari :
Konsumen 27.035.937 23.080.947
- Pihak berelasi - 486
4,56%, rasio ini lebih rendah dibanding- - Pihak berelasi 2.715
541.884
10.087
612.439 236.368 409.575 Penghasilan lain-lain 10.171 7.984 Pembiayaan bersama without recourse 156.420 402.545
Utang lain-lain: Jumlah penghasilan 5.579.350 4.935.183 Bunga bank 9.753 12.428
kan posisi Mei 2023 di posisi 4,79% Piutang pembiayaan konsumen - setelah dikurangi penyisihan kerugian
- Pihak ketiga 137.503 122.307
BEBAN
Klaim asuransi kredit 24.696 33.605
- Pihak berelasi 76.576 54.889
dan dari Desember 2023 di level 4,81%. penurunan nilai sebesar Rp 2.740.012 ( 31 Desember 2023:
Rp 2.825.680) 36.329.112 33.793.190
214.079 117.196 Beban usaha (1.243.387) (1.172.481)
Pinjaman karyawan 949
27.227.755
7.823
23.537.348
Utang premi asuransi: Beban bunga dan keuangan (977.083) (780.200)
Penurunan NIM ini disebabkan tren Aset yang diperoleh untuk ijarah - setelah dikurangi akumulasi penyusutan - Pihak berelasi 575.200 533.460 Penyisihan kerugian penurunan nilai pembiayaan konsumen (378.813) (346.758)
sebesar Rp 5.570.321 (31 Desember 2023: Rp 2.904.745) 3.584.647 3.064.456 Akrual 713.956 636.123 Pengeluaran kas untuk:
suku bunga acuan yang naik namun Piutang lain-lain - setelah dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai
Utang pajak:
Rugi entitas asosiasi
Beban penurunan nilai lain-lain
(8.857)
(161.974)
(7.736)
(108.087)
Pembayaran kepada penyalur kendaraan (22.008.488) (18.248.166)
sebesar Rp 54.198 (31 Desember 2023: Rp 37.975)
tidak dapat ditransmisikan langsung oleh - Pihak ketiga 227.185 142.819 - Pajak penghasilan
- Pajak lain-lain
272.098
28.135
371.975
81.600
Jumlah beban (2.770.114) (2.415.262)
Pembayaran pembiayaan bersama without recourse
Pembayaran premi asuransi konsumen
(413.305)
(401.623)
(545.203)
(371.667)
- Pihak berelasi 96.211 49.362
perbankan, sehingga menggerus NIM. 323.396 192.181
300.233 453.575 LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 2.809.236 2.519.921 Beban usaha dan biaya penerbitan pembiayaan konsumen (3.595.298) (3.002.521)
Liabilitas derivatif 28.306 13.717 Beban bunga dan keuangan (914.354) (726.780)
“Begitu bunga (acuan) naik, NIM Beban dibayar dimuka: Pinjaman 21.231.499 17.171.913
BEBAN PAJAK PENGHASILAN (619.647) (559.139)
Pinjaman karyawan (1.952) (8.437)
LABA BERSIH 2.189.589 1.960.782
langsung turun, dulu NIM bank 7%, - Pihak ketiga
- Pihak berelasi
133.784
66.084
145.920
1.578
Surat berharga yang diterbitkan:
- Obligasi 8.309.977 8.215.088
Lain-lain (117.743)
(27.452.763)
(118.974)
(23.021.748)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
sekarang di 4%. Tantangan bagaimana 199.868 147.498 Liabilitas imbalan kerja
JUMLAH LIABILITAS
282.537
31.892.155
267.191
27.877.838 Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Pembayaran pajak penghasilan badan (680.858) (604.982)
jaga likuiditas tidak mudah, butuh cost Klaim atas restitusi pajak 11.844 55.178 EKUITAS
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja
Pajak penghasilan terkait
(1)
-
(187)
41
Aset derivatif 391.673 195.833 Modal saham - nilai nominal Rp 1.000 per saham 280.000 280.000
mahal tapi bersaing dengan bunga Investasi pada entitas asosiasi 48.702 57.559 (Rupiah penuh)
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi (905.866) (89.382)
Aset pajak tangguhan - bersih 273.901 297.040 modal dasar - 300.000.000 saham
kredit, maka margin makin turun,” Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp 2.233.028 modal ditempatkan dan disetor penuh - 280.000.000 saham Cadangan lindung nilai arus kas
Pajak penghasilan terkait
(70.005)
15.401
(10.404)
2.289
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(31 Desember 2023: Rp 2.020.545) 825.768 753.520 Tambahan modal disetor - divestasi entitas pengendali 36.020 36.020 Hasil dari penjualan aset tetap 655 208
jelas Ekonom Senior Institute for De- Cadangan lindung nilai arus kas (44.221) 10.383
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN TAHUN BERJALAN, Pembayaran aset hak-guna (66.807) (54.252)
Saldo laba:
- Sudah ditentukan penggunaannya 12.100 11.100 SETELAH PAJAK (54.605) (8.261) Pembelian aset tetap (179.935) (109.593)
- Belum ditentukan penggunaannya 10.354.741 10.953.553 Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (246.087) (163.637)
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN,
SETELAH PAJAK 2.134.984 1.952.521
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
JUMLAH EKUITAS 10.638.640 11.291.056 LABA BERSIH PER SAHAM DASAR/DILUSIAN Penerimaan pinjaman bank 77.373.925 19.750.875
JUMLAH ASET 42.530.795 39.168.894 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 42.530.795 39.168.894 (Rupiah penuh) 7,820 7.003 Pelunasan pinjaman bank (73.558.213) (18.085.304)
Hasil penerbitan surat berharga 2.000.000 3.000.000
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS Pelunasan utang surat berharga (1.907.223) (1.193.027)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2024 DAN 2023
Pembayaran biaya penerbitan surat berharga (5.083) (8.499)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pembayaran sewa (34.364) (36.536)
Diatribusikan kepada entitas induk
Pembayaran dividen kas (2.787.400) (2.648.240)
Tambahan modal disetor - divestasi Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang belum ditentukan
KETERANGAN Modal ditempatkan dan disetor penuh Cadangan lindung nilai arus kas Jumlah Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan 1.081.642 779.269
entitas pengendali penggunaannya penggunaannya
(Penurunan)/kenaikan bersih kas dan setara kas (70.311) 526.250
PEMBERITAHUAN Saldo 1 Januari 2023
Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan setelah pajak
280.000 36.020 (16.904) 10.100 10.812.301 11.121.517
Penyesuaian atas selisih kurs dalam kas dan setara kas (244) 181
Pelunasan Penawaran Umum Berkelanjutan - Laba tahun berjalan - - - - 1.960.782 1.960.782 Kas dan setara kas awal periode 612.439 618.239
- Penghasilan komprehensif lain :
Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap I Seri B Tahun 2021 - Cadangan lindung nilai arus kas setelah pajak - - (8.115) - - (8.115)
Kas dan setara kas akhir periode
Kas dan setara kas terdiri dari:
541.884 1.144.670
(”OBLIGASI”) DENGAN TINGKAT BUNGA TETAP - Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja -
-
-
-
-
(8.115)
-
-
(146)
1.960.636
(146)
1.952.521 Kas 77.004 62.972
Bank 464.880 1.081.698
Sehubungan dengan telah dilakukannya pembayaran pelunasan Pokok Obligasi senilai Penyisihan untuk cadangan wajib - - - 1.000 (1.000) - Jumlah kas dan setara kas 541.884 1.144.670
Dividen final 2022 - - - (2.648.240) (2.648.240)
Rp198.000.000.000,- (seratus sembilan puluh delapan miliar Rupiah) dengan bunga Saldo 30 Juni 2023 280.000 36.020 (25.019) 11.100 10.123.697 10.425.798
obligasi sebesar 7,00% (tujuh persen) per tahun, yang jatuh tempo pada tanggal Saldo 31 Desember 2023 280.000 36.020 10.383 11.100 10.953.553 11.291.056
28 Juli 2024, maka dengan ini diberitahukan kepada seluruh Pemegang Obligasi bahwa Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan, setelah pajak Jakarta, 29 Juli 2024
- Laba tahun berjalan - - - - 2.189.589 2.189.589
seluruh kewajiban Emiten kepada Pemegang Obligasi telah dilaksanakan. - Penghasilan komprehensif lain :
S.E & O
- Cadangan lindung nilai arus kas setelah pajak - - (54.604) - - (54.604)
Demikian informasi ini kami sampaikan untuk memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas - Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja - - - - (1) (1)
Jasa Keuangan No. 31/POJK.04/2015 tanggal 16 Desember 2015 tentang Keterbukaan - - (54.604) - 2.189.588 2.134.984
Penyisihan untuk cadangan wajib - - 1.000 (1.000) -
Atas Informasi Atau Fakta Material oleh Emiten Atau Perusahaan Publik. Dividen final 2023 (2.787.400) (2.787.400)
saldo 30 Juni 2024 280.000 36.020 (44.221) 12.100 10.354.741 10.638.640
Jakarta, 29 Juli 2024 Direksi
PT FEDERAL INTERNATIONAL FINANCE
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk Catatan :
Direksi - Penyajian informasi keuangan dalam laporan publikasi pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit) diambil dari Laporan Keuangan PT Federal International Finance yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia dimana Laporan Keuangan pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers) dengan partner penanggung jawab adalah Drs. M. Jusuf Wibisana, M.Ec., CPA, auditor independen,
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, dengan opini tanpa modifikasian, sebagaimana tercantum dalam laporannya tertanggal 20 Februari 2024 yang tidak tercantum dalam publikasi ini. Karena informasi keuangan di atas diambil dari Laporan Keuangan Auditan, dengan demikian informasi
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk | Altira Office Tower Lt. 32, 33, 35 Jl. Yos Sudarso Kav.85 tersebut bukan merupakan penyajian yang lengkap dari Laporan Keuangan Auditan.
- Kurs mata uang asing untuk 1 USD pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah masing-masing Rp 16.421 dan Rp 15.416 (Rupiah penuh).
Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara 14350, Indonesia
Investor Daily_ Size 2 kol x 80 mm_terbit 29 Juli 2024 LK FIF ID 6 (242)x190 Juli 2024.indd 1 27/07/24 12.43
Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Departemen Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik Department Supervision of Issuers and Public Companies
p.1
unresolved
org
Financial Services Authority
p.3
unresolved
org
Tanudiredja
p.4
unresolved
org
Rintis & Rekan
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.