Skip to content
Back to announcement

20240630_LFReleasePPRI.pdf

Financial statement Text extracted PPRI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 43

Page 1
     PT Paperocks Indonesia Tbk
                 Laporan Keuangan
                       30 JUNI 2024
     UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                30 JUNI 2024 (TIDAK AUDIT)




20
23
Page 2
    PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
             LAPORAN KEUANGAN
                 30 JUNI 2024
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
          30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
Page 3
                                  PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                      LAPORAN KEUANGAN
                                         30 JUNI 2024



                                            DAFTAR ISI


Surat Pernyataan Direksi


                                                               Ekshibit

Laporan Posisi Keuangan                                          A


Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain              B


Laporan Perubahan Ekuitas                                        C


Laporan Arus Kas                                                 D


Catatan atas Laporan Keuangan                                    E
Page 4
                                    SURAT PERNYATAAN DIREKSI
                                 TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS
                                       LAPORAN KEUANGAN
                                           30 Juni 2024

Saya yang bertanda tangan dibawah ini:
 1 Nama                         : Catur Jatiwaluyo
    Alamat Kantor               : Ruko Cibubur Times Square C1 No. 23
                                    Jalan Alternatif Cibubur (Transyogi)
                                    Jatikarya, Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat
    Alamat Domisili sesuai KTP : Raffles Hills Blok J2 No. 16 RT 002 RW 025,
                                    Desa Sukatani, Tapos, Depok, Jawa Barat
    Nomor Telepon               : (021)-22816962
    Jabatan                     : Direktur Utama

2   Nama                          :   Dillon Sutandar
    Alamat Kantor                 :   Ruko Cibubur Times Square C1 No. 23
                                      Jalan Alternatif Cibubur (Transyogi)
                                      Jatikarya, Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat
    Alamat Domisili sesuai KTP    :   Raffles Hills Blok I-5 No. 29 RT 002 RW 025,
                                      Desa Sukatani, Tapos, Depok, Jawa Barat
    Nomor Telepon                 :   (021)-22816962
    Jabatan                       :   Direktur*
                                      *Merupakan direktur yang membawahi Akutansi dan keuangan perusahaan



Menyatakan bahwa:
1 Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan
   PT Paperocks Indonesia Tbk;
2 Laporan Keuangan PT Paperocks Indonesia Tbk Telah disusun dan disajikan sesuai dengan
   Standar Akutansi Keuangan di Indonesia;
3a Semua informasi material dalam laporan keuangan PT Paperocks Indonesia Tbk telah dimuat
   secara lengkap dan benar;
 b Laporan Keuangan PT Paperocks Indonesia Tbk tidak mengandung informasi atau fakta material
   yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi dan fakta material;
4 Kami bertanggung jawab atas system pengendalian PT Paperocks Indonesia Tbk;

Demikian Pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya

Atas nama dan mewakili Dewan Direksi,

                                          Bekasi, 26 Juli 2024

                                                 Materai
                                                 10.000




                             Catur Jatiwaluyo            Dillon Sutandar
                             Direktur Utama              Direktur
Page 5
                                                                                                 Ekshibit A


                                        PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                         LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                                30 Juni 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                      Catatan       30 Juni 2024        31 Desember 2023

ASET

Aset Lancar
Kas dan bank                                             4              8.236.636.691        6.910.792.127
Deposito berjangka                                       5             33.667.500.000       38.667.500.000
Piutang usaha – Neto                                     6             19.027.926.248       20.035.887.297
Persediaan                                               7              9.218.125.718        7.534.372.630
Biaya dibayar di muka                                    8                114.287.014        1.025.696.758
Uang muka                                                9              6.028.742.992          137.933.979

Total Aset Lancar                                                    76.293.218.663        74.312.182.791

Aset Tidak Lancar
Uang jaminan                                            26b            10.000.000.000       10.000.000.000
Aset tetap - Neto                                        10            23.361.598.625       23.373.625.539
Aset pajak tangguhan                                    13d               471.255.482          471.255.482

Total Aset Tidak Lancar                                              33.832.854.107        33.844.881.021

TOTAL ASET                                                          110.126.072.770       108.157.063.812




                        Lihat Catatan atas Laporan Keuangan pada Ekshibit E terlampir
              yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
Page 6
                                                                                                             Ekshibit A/2


                                             PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                              LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                                     30 Juni 2024
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                           Catatan         30 Juni 2024           31 Desember 2023

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
  Pihak ketiga                                               11                4.331.264.124             4.932.761.113
  Pihak berelasi                                           11, 26c             1.540.429.528             2.961.782.189
Biaya yang masih harus dibayar                                                   793.284.445               305.519.439
Utang pajak                                                  13a                 613.033.660               603.424.849
Uang muka penjualan                                                               54.315.714                46.690.917
Utang jangka panjang – Bagian jangka pendek:
  Utang bank                                                  12                 -                            276.358
  Liabilitas sewa                                                                107.667.067              198.163.011

Total Liabilitas Jangka Pendek                                                7.439.994.538             9.048.617.876

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang jangka panjang setelah dikurangi
  bagian jangka pendek:
   Utang bank                                                 12               8.548.535.427             6.974.528.144
   Liabilitas sewa                                                               269.646.892                99.767.538
Liabilitas imbalan pascakerja                                 14               1.239.493.182             1.239.493.182

Total Liabilitas Jangka Panjang                                             10.057.675.501              8.313.788.864

TOTAL LIABILITAS                                                            17.497.670.039             17.362.406.740

EKUITAS
Modal saham
  Modal dasar – 2.000.000.000 saham dengan nilai
   nominal Rp 50 per saham pada 30 Juni 2024 dan 2023
  Modal ditempatkan dan disetor penuh – 1.075.005.061
   saham pada 30 Juni 2024 dan 1.075.005.000 saham            15              53.750.253.050            53.750.000.000
   pada 31 Desember 2023
Tambahan modal disetor                                        16              24.436.867.483            24.436.108.333
Saldo laba
  Telah ditentukan penggunaannya                              17                  80.000.000                80.000.000
  Belum ditentukan penggunaannya                                               8.226.718.434             6.393.984.975
Surplus revaluasi                                             10               6.244.865.000             6.244.865.000
Pengukuran kembali atas imbalan pascakerja                           (           110.301.236) (            110.301.236 )

TOTAL EKUITAS                                                               92.628.402.731             90.794.657.072

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                               110.126.072.770            108.157.063.812


                             Lihat Catatan atas Laporan Keuangan pada Ekshibit E terlampir
                   yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
Page 7
                                                                                                     Ekshibit B


                                         PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                           LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                                 30 JUNI 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                      Tahun yang berakhir pada tanggal
                                                                                  30 Juni
                                                     Catatan           2024                     2023

PENJUALAN                                               19           73.707.681.941           50.602.569.604

BEBAN POKOK PENJUALAN                                   20           61.976.962.086           43.831.233.935

LABA KOTOR                                                          11.730.719.855            6.771.335.669

Beban penjualan dan pemasaran                           21     (      3.313.292.611) (          1.125.434.052)
Beban umum dan administrasi                             22     (      5.909.421.386) (          4.256.892.381)
Pendapatan lain-lain                                    23              636.028.734               138.698.229
Beban lain-lain                                         24     (        649.799.133) (            652.900.197)

LABA SEBELUM (BEBAN) MANFAAT
 PAJAK PENGHASILAN                                                   2.494.235.459               874.807.268

(BEBAN) MANFAAT PAJAK PENGHASILAN                      13b
  Kini                                                         (        661.502.000) (            283.851.000)
  Tangguhan                                                                                                 -

Beban pajak penghasilan - Neto                                 (        661.502.000) (            283.851.000 )

LABA TAHUN BERJALAN                                                  1.832.733.459               590.956.268

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi
 ke laba rugi:
 Revaluasi aset tetap                                                              -                         -
 Rugi pengukuran kembali atas
   imbalan pascakerja                                   14                         -                         -
 Pajak penghasilan terkait                             13d                         -                         -

Penghasilan komprehensif lain -
 Setelah pajak                                                                     -                         -

PENGHASILAN KOMPREHENSIF NETO                                        1.832.733.459               590.956.268

LABA PER SAHAM DASAR                                    25                     1,70                      0,74


                        Lihat Catatan atas Laporan Keuangan pada Ekshibit E terlampir
              yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
Page 8
                                                                                                                                                              Ekshibit C

                                                    PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                      LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                                                 UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                                            30 JUNI 2024
                                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                    Modal saham                                       Saldo laba                                      Pengukuran
                                    ditempatkan                                 Telah             Belum                               kembali atas
                                     dan disetor        Tambahan             ditentukan        ditentukan          Surplus              imbalan
                         Catatan       penuh           modal disetor       penggunaannya     penggunaannya        revaluasi            pacakerja         Total ekuitas

Saldo 31 Desember 2022               40.000.000.000      3.406.000.000         80.000.000    4.141.964.756        6.244.865.000 (        23.972.079)      53.848.857.677

Laba tahun berjalan                                -                   -                -      590.956.268                    -                      -      590.956.268

Saldo 30 Juni 2023                 40.000.000.000       3.406.000.000         80.000.000    4.732.921.024     6.244.865.000       (    (23.972.079)      54.439.813.945


Saldo 31 Desember 2023               53.750.000.000     24.436.108.333         80.000.000    6.393.984.975        6.244.865.000   (     110.301.236)      90.794.657.072

Pelaksanaan Waran                          253.050            759.150                   -                -                    -                      -         1.012.200

Laba tahun berjalan                                -                   -                -    1.832.733.459                    -                      -     1.832.733.459

Saldo 30 Juni 2024                   53.750.253.050     24.436.867.483         80.000.000    8.226.718.434        6.244.865.000   (     110.301.236)      92.628.402.731


                                         Lihat Catatan atas Laporan Keuangan pada Ekshibit E terlampir
                               yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
Page 9
                                                                                                        Ekshibit D


                                          PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                               LAPORAN ARUS KAS
                                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                                  30 JUNI 2024
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                           Tahun yang berakhir pada tanggal
                                                                                       30 Juni
                                                       Catatan              2024                     2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari:
 Pelanggan                                                                74.723.267.787           51.365.982.662
 Bunga                                                                       514.220.041              121.398.578

Pembayaran untuk:
 Pemasok                                                           (      65.683.564.824) (        43.197.601.749)
 Karyawan                                                          (       4.303.942.100) (         2.947.937.133)
 Bunga                                                             (         298.369.964) (           372.587.838)
 Pajak                                                             (         651.893.189) (           772.533.728)
 Operasi lainnya                                                   (       9.186.022.271) (         3.540.207.101)

Arus kas neto diperoleh dari
  (digunakan untuk) aktivitas operasi                             (        4.886.304.520)              656.513.691

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                      10       (         538.977.451) (            765.708.215)
Penjualan aset tetap                                      10                  97.000.000                         -
Pencairan (Penempatan) Deposito                                            5.000.000.000                         -

Arus kas neto digunakan
 untuk aktivitas investasi                                                 4.558.022.549 (             765.708.215)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Setoran modal                                           15,16                  1.012.200                        -
Penerimaan pinjaman bank                                                   9.668.268.068           26.268.155.255
Pembayaran pinjaman bank                                           (       8.094.537.143) (        25.513.698.045)
Pembayaran liabilitas sewa                                                    79.383.410) (            83.589.112)

Arus kas neto diperoleh dari
 aktivitas pendanaan                                                       1.654.126.535               670.868.098

KENAIKAN NETO DALAM
 KAS DAN BANK                                                              1.325.844.564               561.673.574

KAS DAN BANK PADA AWAL PERIODE                                             6.910.792.127            4.369.465.008

KAS DAN BANK PADA AKHIR PERIODE                                            8.236.636.691            4.931.138.582




                        Lihat Catatan atas Laporan Keuangan pada Ekshibit E terlampir
              yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
Page 10
                                                                                                 Ekshibit E/1

                                    PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                           30 JUNI 2024
                        DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                    30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

  a. Pendirian dan Informasi Umum

    PT Paperocks Indonesia Tbk (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan akta Notaris No. 65 tanggal 14 Februari
    2011 yang dibuat oleh Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., Notaris di Jakarta Pusat. Akta Pendirian tersebut
    telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
    Keputusan No. AHU-10842.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 03 Maret 2011 dan diumumkan dalam Berita
    Negara Republik Indonesia No. 62 tanggal 3 Agustus 2012, Tambahan No. 31605/2012.

    Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, antara lain berdasarkan Akta
    pernyataan keputusan sirkuler para pemegang saham Perusahaan No. 2 tanggal 15 September 2022 yang
    dibuat di hadapan Notaris Roza, S.H., Notaris di Bekasi, di mana pemegang saham memutuskan untuk
    melakukan perubahan beberapa pasal dalam Anggaran Dasar Perusahaan. Perubahan tersebut telah
    mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam surat
    keputusannya No. AHU-0067858.AH.01.02.Tahun 2022 pada tanggal 20 September 2022.

    Berdasarkan Akta No. 18 tanggal 28 September 2022 dibuat dihadapan Notaris Roza, S.H., Notaris di Bekasi,
    para pemegang saham menerima dan menyetujui penetapan penggunaan laba bersih Perusahaan untuk
    tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 untuk disisihkan sebesar Rp 40.000.000 sebagai
    cadangan dan memberikan sebesar Rp 9.800.000.000 sebagai dividen saham yang berasal dari laba ditahan
    tahun buku 2021 yang dikonversi menjadi setoran saham kepada masing-masing pemegang saham secara
    proporsional sesuai dengan persentase kepemilikan.

    Berdasarkan Akta No. 19 tanggal 28 September 2022 dibuat dihadapan Notaris Roza, S.H., Notaris di Bekasi,
    para pemegang saham menyetujui peningkatan modal dasar Perseroan menjadi sebesar
    Rp 100.000.000.000 dengan modal ditempatkan dan disetor penuh menjadi sebesar Rp 30.000.000.000.
    Peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh tersebut dengan menerbitkan sebanyak 297.500 lembar
    saham baru, setelah mengeluarkan 500 lembar saham dalam simpanan terlebih dahulu dengan nilai nominal
    saham sebesar Rp 100.000, sehingga seluruhnya bernilai nominal sebesar Rp 29.800.000.000. Atas
    persetujuan peningkatan modal Perseroan tersebut, pemegang saham menyetujui penyetoran atas
    pengambilan bagian saham baru yang dilakukan dengan cara konversi dividen saham yang berasal dari laba
    ditahan tahun buku 2021 sebesar Rp 9.800.000.000, menambahkan setoran modal secara tunai sebesar
    Rp 20.000.000.000, serta menyetujui perubahan nilai nominal saham (stock split) yang semula sebesar
    Rp 100.000 per lembar saham menjadi Rp 50 per lembar saham, sehingga jumlah saham yang dimiliki oleh
    para pemegang saham adalah 600.000.000 lembar saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
    Rp 30.000.000.000. Perubahan tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
    Manusia Republik Indonesia dalam surat keputusannya No. AHU-0070410.AH.01.02.Tahun 2022 pada tanggal
    29 September 2022.

    Berdasarkan Akta No. 36 tanggal 20 Oktober 2022, yang dibuat dihadapan Notaris Yulia, S.H., Notaris di
    Jakarta Selatan, para pemegang saham menyetujui rencana Perseroan untuk melakukan penawaran umum
    perdana saham-saham Perusahaan kepada masyarakat dalam jumlah sebanyak-banyaknya 250.000.000
    lembar saham dan mencatatkan saham-saham Perseroan tersebut pada Bursa Efek Indonesia, serta
    mengubah status Perseroan dari Perseroan Tertutup menjadi Perseroan Terbuka, menyetujui rencana untuk
    mengeluarkan saham baru melalui Penawaran Umum kepada masyarakat dalam jumlah sebanyak-
    banyaknya 250.000.000 lembar saham dengan nilai nominal masing-masing saham sebesar Rp 50,
    menyetujui rencana Perseroan untuk menerbitkan waran seri I atas nama Perseroan sebanyak-banyaknya
    150.000.000 waran, menyetujui untuk mencatatkan seluruh saham dan waran Perseroan, memberikan
    kuasa pada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sehubungan dengan Penawaran Umum saham dan
    jumlah pasti waran yang akan diterbitkan atas nama Perseroan, mengubah maksud dan tujuan serta
    kegiatan usaha Perseroan, dan menyetujui untuk mengubah dan menyusun kembali seluruh Anggaran Dasar
    Perseroan sehubungan dengan perubahan status Perseroan menjadi Perseroan Terbatas Terbuka (Tbk).
    Perubahan tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
    Indonesia dalam surat keputusannya No. AHU-0076068.AH.01.02 Tahun 2022 pada tanggal 20 Oktober 2022.
Page 11
                                                                                                        Ekshibit E/2

                                       PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                              30 JUNI 2024
                           DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                       30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)

  a. Pendirian dan Informasi Umum (Lanjutan)

      Berdasarkan Akta No. 129 Tanggal 22 Desember 2022 dibuat dihadapan Notaris Yulia, S.H., Notaris di Jakarta
      Selatan, para pemegang saham menyetujui untuk mengubah status Perseroan yang semula Perseroan Terbatas
      Terbuka (Tbk) menjadi Perseroan Tertutup, menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh dari
      sebesar Rp 30.000.000.000 menjadi sebesar Rp 40.000.000.000 yang terbagi atas 800.000.000 lembar saham yang
      diambil bagian oleh para pemegang saham secara proporsional, dan menyetujui untuk mengubah seluruh
      Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan perubahan status Perseroan menjadi Perseroan Terbatas Tertutup
      untuk disesuaikan dengan perundang-undangan yang berlaku. Perubahan tersebut telah mendapat persetujuan
      dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam surat keputusannya No. AHU-
      0096920.AH.01.02 Tahun 2022 pada tanggal 22 Desember 2022.

      Berdasarkan Akta No. 60 tanggal 22 Februari 2023, yang dibuat dihadapan Notaris Yulia, S.H., Notaris di Jakarta
      Selatan, para pemegang saham menyetujui rencana Perseroan untuk melakukan penawaran umum perdana
      saham-saham Perusahaan kepada masyarakat dalam jumlah sebanyak-banyaknya 275.000.000 lembar saham dan
      mencatatkan saham-saham Perseroan tersebut pada Bursa Efek Indonesia, serta mengubah status Perseroan dari
      Perseroan Tertutup menjadi Perseroan Terbuka, menyetujui rencana untuk mengeluarkan saham baru melalui
      Penawaran Umum kepada masyarakat dalam jumlah sebanyak-banyaknya 275.000.000 lembar saham dengan nilai
      nominal masing-masing saham sebesar Rp 50, menyetujui rencana Perseroan untuk menerbitkan waran seri I atas
      nama Perseroan sebanyak-banyaknya 165.000.000 waran, menyetujui untuk mencatatkan seluruh saham dan
      waran Perseroan, memberikan kuasa pada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sehubungan dengan Penawaran
      Umum saham dan jumlah pasti waran yang akan diterbitkan atas nama Perseroan, mengubah maksud dan tujuan
      serta kegiatan usaha Perseroan, dan menyetujui untuk mengubah dan menyusun kembali seluruh Anggaran Dasar
      Perseroan sehubungan dengan perubahan status Perseroan menjadi Perseroan Terbatas Terbuka (Tbk).
      Perubahan tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
      dalam surat keputusannya No. AHU-0012041.AH.01.02 Tahun 2023 pada tanggal 22 Februari 2023 diterima dan
      dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
      dengan surat No. AHU-AH.01.03-0030062 tanggal 22 Februari 2023.

      Anggaran Dasar Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan, perubahan terakhir berdasarkan Akta
      Notaris Yulia, S.H., No. 06 tanggal 07 September 2023 mengenai peningkatan modal ditempatkan/ disetor.
      Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
      Indonesia dalam surat keputusannya No. AHU-0176387.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 07 September 2023 dan
      telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
      Republik Indonesia dengan surat No. AHU-AH.01.03-0114970 tanggal 07 September 2023.

      Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan saat ini meliputi
      perdagangan besar barang dari kertas dan karton, angkutan bermotor untuk barang umum, dan pergudangan dan
      penyimpanan. Kegiatan usaha utama yang saat ini sedang dijalankan oleh Perusahaan adalah perdagangan
      kemasan makanan dan minuman.

      Perusahaan berlokasi di Ruko Cibubur Times Square Blok C1 No. 23, Jl. Alternatif Cibubur (Transyogi),
      RT.001/RW.010, Kel. Jatikarya, Kec. Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat 17435. Perusahaan memulai
      kegiatan operasinya pada bulan Mei 2011.

      Dillon Sutandar, Philip Sumali dan Catur Jatiwaluyo merupakan pemegang saham Perusahaan.

  b. Penawaran Umum Efek Perusahaan

      Pada tanggal 31 Juli 2023, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa
      Keuangan (“OJK”) dengan surat No. S-200/D.04/2023 untuk melakukan penawaran umum perdana saham kepada
      masyarakat sebanyak 275.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 50 per saham dan harga penawaran Rp 140 per
      saham.

      Perusahaan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 165.000.000 Waran Seri I dengan nilai nominal Rp 50
      per saham dan harga pelaksanaan sebesar Rp 200 per saham.
Page 12
                                                                                                                             Ekshibit E/3

                                                      PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                                             30 JUNI 2024
                                     DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                                 30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   Umum (Lanjutan)

     c. Penyelesaian Laporan Keuangan
        Direksi Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan yang telah diselesaikan
        dan disetujui untuk diterbitkan pada tanggal 29 Juli 2024.
     d. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, dan Karyawan
        Berdasarkan akta No. 36 tanggal 20 Oktober 2022 dibuat dihadapan Notaris Yulia, S.H., Notaris di Jakarta Selatan,
        akta No. 14 tanggal 19 Januari 2021 dari Notaris Roza, S.H., Notaris di Bekasi, serta akta
        No. 24 tanggal 6 Desember 2016 dari Notaris Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H, Notaris di Bekasi, susunan Dewan
        Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                                  30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        Komisaris Utama                                                                      Philip Sumali
        Komisaris                                                                          Frederick Rompas

        Direktur Utama                                                                     Catur Jatiwaluyo
        Direktur                                                                           Dillon Sutandar*
        *Merupakan Direktur yang membawahi bidang akuntansi dan keuangan Perusahaan.

        Berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris di Luar Rapat tanggal 31 Oktober 2022, struktur dan keanggotaan Komite
        Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                                                30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
        Komite Audit
        Ketua                                                                                            Frederick Rompas
        Anggota                                                                                                Wito
        Anggota                                                                                               David

        Komite Nominasi dan Remunerasi
        Ketua                                                                                            Frederick Rompas
        Anggota                                                                                           Zayatri Novlesia
        Anggota                                                                                          Winda Aryuningsih

       Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki masing-masing 27 dan 24 karyawan tetap
       serta masing-masing 18 dan 17 karyawan tidak tetap.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
     a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
       Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) yang
       merupakan Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
       Indonesia dan Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
       Perusahaan Publik. Kebijakan tersebut telah diterapkan secara konsisten untuk setiap tahun penyajian, kecuali
       dinyatakan lain.
       Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah selaras dengan kebijakan
       akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2021 dan tahun
       yang berakhir pada tanggal tersebut, kecuali bagi penerapan beberapa PSAK yang telah direvisi dan diterbitkan,
       diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2022.
       Laporan keuangan, kecuali laporan arus kas, telah disusun secara akrual dengan menggunakan konsep biaya
       perolehan, kecuali untuk akun-akun tertentu yang dicatat berdasarkan basis lain seperti yang diungkapkan pada
       kebijakan akuntansi masing-masing akun terkait.
     b. Perubahan Kebijakan Akuntansi
       Laporan arus kas menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan bank yang dikelompokkan ke dalam aktivitas
       operasi, investasi dan pendanaan. Laporan arus kas disajikan dengan menggunakan metode langsung.
       Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan adalah mata uang Rupiah (“Rp”), yang
       juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
Page 13
                                                                                                        Ekshibit E/4

                                         PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                                30 JUNI 2024
                            DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                        30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

       Amandemen PSAK berikut, yang relevan untuk Kelompok Usaha, berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2023 dan
       untuk memiliki pengaruh material terhadap laporan keuangan Kelompok Usaha:

        •   Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan” – Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
        •   Amendemen PSAK 16, “Aset Tetap” tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan
        •   Amendemen PSAK 25 “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan” – Definisi
            estimasi akuntansi
        •   Amendemen PSAK 46 “Pajak Penghasilan” – Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari
            Transaksi Tunggal

       Untuk periode akutansi dimulai pada dan setelah 1 Januari 2024, nomor referensi PSAK dan ISAK akan diurut
       ulang dan diubah sebagaimana yang dipublikasikan oleh DSAK-IAI. Sebagai akibatnya, nomor referensi PSAK dan
       ISAK saat ini akan berubah sejak tanggal tersebut. Hal ini tidak akan menimbulkan dampak akutansi pada laporan
       keuangan.

       Amandemen PSAK dan ISAK baru beriukut yang telah diterbitkan yang belum dilakukan penerapan dini oleh
       Kelompok Usaha:

       Berlaku efektif setelah tanggal 1 Januari 2024:
       •   Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan” Tentang Liabilitas Jangka Panjang dengan konvenan;
           dan
       •   Amandemen PSAK 73, “Sewa” Tentang Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-Balik

       Berlaku efektif setelah tanggal 1 Januari 2025:
       •   PSAK 74, “Kontrak Asuransi”; dan
       •   Amandemen PSAK 74, “kontrak asuransi tentang penerapan awal PSAK 74 dan PSAK 71 – Informasi
           Komparatif.

        Peneparan dini atas amendemen dan PSAK baru tersebut diperkenankan.

       Pada tanggal penerbitan laporan keuangan ini, manajemen masih dalam proses melakukan evaluasi atas dampak
       dari amendemen, penyesuaian dan PSAK baru tersebut di atas terhadap laporan keuangan Perusahaan.

     c. Pengukuran Nilai Wajar

       Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
       mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar di pasar utama atau pasar yang paling
       menguntungkan pada tanggal pengukuran dalam kondisi pasar saat ini (yaitu harga keluar) terlepas apakah harga
       tersebut dapat diobservasi secara langsung atau diestimasi dengan menggunakan teknik penilaian lain pada
       tanggal pengukuran.

       Perusahaan mengukur nilai wajar suatu aset atau liabilitas menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku
       pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
       kepentingan ekonomis terbaiknya.

       Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan
       manfaat ekonomis dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau dengan
       menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan
       terbaiknya.

       Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan di mana data yang memadai tersedia
       untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
       meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

       Perusahaan menentukan kelas aset dan liabilitas yang sesuai dengan sifat, karakteristik, dan risiko aset dan
       liabilitas, dan level hirarki nilai wajar di mana pengukuran nilai wajar tersebut dikategorikan.
Page 14
                                                                                                          Ekshibit E/5

                                         PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                                30 JUNI 2024
                             DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                         30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

     d. Kas dan Bank

       Kas dan bank terdiri dari saldo kas dan kas di bank, yang tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi
       penggunaannya.

       Deposito berjangka dengan jangka waktu lebih dari tiga bulan disajikan sebagai “deposito berjangka”, dalam
       laporan posisi keuangan.

     e. Instrumen Keuangan

       1. Aset Keuangan

           Pengakuan awal

           Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual - baik
           dari pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
           1. Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
           2. Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL) atau melalui penghasilan
              komprehensif lain (FVOCI).

           Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal. Perusahaan mereklasifikasi
           aset keuangan ketika Perusahaan mengubah tujuan model bisnis untuk pengelolaan aset
           keuangan sehingga penilaian sebelumnya menjadi tidak dapat diterapkan. Ketika Perusahaan mereklasifikasi
           aset keuangan, maka Perusahaan menerapkan reklasifikasi secara prospektif dari tanggal reklasifikasi.
           Perusahaan tidak menyajikan kembali keuntungan, kerugian (termasuk keuntungan atau kerugian penurunan
           nilai), atau bunga yang diakui sebelumnya.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, Perusahaan tidak mempunyai aset keuangan yang ditetapkan sebagai FVTPL
           atau melalui FVOCI.

           Pengukuran selanjutnya

           Pengukuran selanjutnya dari aset keuangan tergantung pada klasifikasinya.

           1. Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi

             Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur pada biaya perolehan
             diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi dengan penurunan nilai, jika ada.
             Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya
             akuisisi atau biaya yang merupakan bagian integral dari suku bunga efektif tersebut. Amortisasi suku bunga
             efektif dimasukkan dalam laba rugi. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga dimasukkan dalam
             laba rugi.

           2. Aset keuangan diukur pada FVTPL

             Selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar
             yang diakui dalam laporan laba rugi.

           3. Aset keuangan diukur pada FVOCI

             Aset keuangan diukur pada FVOCI yang terdiri dari investasi ekuitas di mana Perusahaan telah memilih
             secara takterbatalkan untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar dari revaluasi pada
             penghasilan komprehensif lainnya.

             Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak berlaku pada investasi ekuitas yang dimiliki
             untuk diperdagangkan. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dari revaluasi investasi ekuitas, termasuk
             komponen selisih kurs, diakui pada penghasilan komprehensif lainnya. Ketika investasi ekuitas dihentikan
             pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar yang sebelumnya diakui dalam penghasilan
             komprehensif lainnya tidak direklasifikasi pada laba rugi. Dividen diakui pada laba rugi ketika hak untuk
             menerima pembayaran telah ditetapkan.
Page 15
                                                                                                         Ekshibit E/6

                                        PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                               30 JUNI 2024
                            DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                        30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

          Penurunan nilai aset keuangan

          Perusahaan mengakui penyisihan kerugian untuk kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) atas aset keuangannya.
          Nilai kerugian kredit ekspektasian diperbarui pada tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan risiko
          kredit sejak pengakuan awal masing-masing instrumen keuangan.

          Perusahaan selalu mengakui ECL sepanjang umurnya untuk piutang usaha. Kerugian kredit ekspektasian atas
          aset keuangan diestimasi menggunakan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis
          Perusahaan, disesuaikan untuk faktor spesifik debitur, kondisi ekonomi umum serta penilaian atas arah kondisi
          kini dan perkiraan masa depan pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu atas uang jika tepat.

          Untuk aset keuangan lainnya, Perusahaan mengakui ECL sepanjang umur ketika telah ada peningkatan risiko
          kredit yang signifikan sejak pengakuan awal. Jika, sebaliknya, risiko kredit pada instrumen keuangan tidak
          meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Perusahaan mengukur penyisihan kerugian untuk
          instrumen keuangan tersebut sejumlah ECL 12 (dua belas) bulan. Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus
          diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam kemungkinan terjadinya atau pada risiko gagal bayar
          sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan pada bukti aset keuangan yang mengalami kerugian kredit pada
          tanggal pelaporan atau kejadian gagal bayar sebenarnya.

       2. Liabilitas Keuangan

          Pengakuan awal

          Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai berikut:
          1. Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
          2. Liabilitas keuangan yang diukur dengan FVTPL atau melalui FVTOCI.

          Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal. Perusahaan
          mengklasifikasikan semua liabilitas keuangannya pada biaya perolehan diamortisasi.

          Pengukuran selanjutnya

          Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya amortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku
          bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif termasuk di dalam biaya keuangan dalam laba rugi.

          Keuntungan atau kerugian diakui dalam laba rugi pada saat liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta
          melalui proses amortisasi suku bunga efektif.

       3. Penghentian Pengakuan Instrumen Keuangan

          Penghentian pengakuan aset keuangan

          Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan, jika dan hanya jika, hak kontraktual atas arus kas yang
          berasal dari aset keuangan tersebut berakhir, atau mengalihkan hak kontraktual untuk menerima arus kas
          yang berasal dari aset keuangan, atau tetap memiliki hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal
          dari aset keuangan namun juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar arus kas yang diterima
          tersebut kepada satu atau lebih pihak penerima melalui suatu kesepakatan yang memenuhi persyaratan
          tertentu. Ketika Perusahaan mengalihkan aset keuangan, maka Perusahaan mengevaluasi sejauh mana
          Perusahaan tetap memiliki risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut.

          Penghentian pengakuan liabilitas keuangan

          Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas keuangan jika, dan hanya jika, kewajiban Perusahaan
          dilepaskan, dibatalkan atau kedaluwarsa.

       4. Saling Hapus Instrumen Keuangan

          Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai netonya dilaporkan dalam laporan posisi
          keuangan jika, dan hanya jika, saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk saling hapus atas jumlah
          yang telah diakui dan terdapat tujuan untuk menetapkannya secara neto (net basis), atau untuk
          merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Page 16
                                                                                                      Ekshibit E/7

                                        PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                               30 JUNI 2024
                            DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                        30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

   f.    Transaksi dengan Pihak Berelasi

        Perusahaan mengungkapkan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Transaksi ini dilakukan berdasarkan
        persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, dimana persyaratan tersebut mungkin tidak sama
        dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.

        Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi, baik yang dilakukan dengan syarat dan kondisi
        yang sama dengan pihak ketiga ataupun tidak, diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.

  g. Persediaan

        Persediaan awalnya diakui pada biaya perolehannya dan kemudian pada nilai terendah antara biaya
        perolehan atau nilai realisasi bersih. Biaya perolehan terdiri atas semua biaya pembelian dan biaya lainnya
        yang terjadi untuk menempatkan persediaan sampai kepada lokasi dan kondisi saat ini. Biaya perolehan
        ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang.

        Nilai realisasi bersih adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi estimasi biaya
        penyelesaian dan estimasi biaya penjualan.

  h. Aset Tetap

        Pada pengakuan awal, item-item aset tetap dinilai sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan meliputi harga
        pembelian, biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung dan estimasi nilai kini dari seluruh biaya-
        biaya masa mendatang yang tidak dapat dihindari dari pembongkaran dan pemindahan aset tetap.

        Pada tahun 2022, Perusahaan melakukan perubahan kebijakan akuntansi atas tanah didalam pengukuran
        setelah pengakuan awal dari model biaya menjadi model revaluasi. Perusahaan menetapkan untuk
        melakukan revaluasi maksimal 5 tahun sekali.

        Perusahaan telah memilih untuk menggunakan model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset
        tetapnya kecuali untuk tanah dinyatakan sebesar nilai revaluasi. Aset tetap selain tanah dinyatakan sebesar
        harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai. Penyusutan dihitung dengan
        menggunakan metode garis lurus dengan masa manfaat ekonomis berikut ini:

                                                                                        Tarif           Tahun

        Bangunan                                                                         5%               20
        Kendaraan                                                                       20%               5
        Peralatan kantor                                                              10% - 33%         3 - 10

        Tanah termasuk biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Bangunan (“HGB”) ketika
        tanah diperoleh pertama kali dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak diamortisasi karena manajemen
        berpendapat bahwa kemungkinan besar hak atas tanah tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang pada
        saat masa berlakunya selesai.

        Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi tanah dicatat sebagai “Surplus Revaluasi”. Penurunan
        nilai tercatat yang timbul dari revaluasi dicatat sebagai beban pada tahun berjalan. Apabila aset tersebut
        memiliki saldo “Keuntungan Revaluasi Aset Tetap” yang disajikan sebagai “Penghasilan Komprehensif
        Lain”, maka selisih penurunan nilai tercatat tersebut dibebankan terhadap “Keuntungan Revaluasi Aset
        Tetap” dan sisanya diakui sebagai beban tahun berjalan.

        Surplus revaluasi tanah yang telah disajikan dalam ekuitas dipindahkan langsung ke saldo laba pada saat
        aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Page 17
                                                                                                             Ekshibit E/8

                                           PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                                  30 JUNI 2024
                              DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                          30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

   h. Aset Tetap (lanjutan)

        Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi beban pinjaman dan
        biaya-biaya lainnya yang terjadi sehubungan dengan pendanaan aset tetap dalam penyelesaian tersebut.
        Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun “Aset Tetap” yang bersangkutan pada saat aset tetap
        tersebut telah selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan. Aset tetap dalam penyelesaian tidak disusutkan
        sampai memenuhi syarat pengakuan sebagai aset tetap seperti diungkapkan di atas.

        Nilai sisa, masa manfaat dan metode penyusutan dikaji pada tiap akhir periode pelaporan, dan disesuaikan secara
        prospektif, sesuai dengan keadaan.

        Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya, biaya penggantian atau
        inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya jika besar kemungkinan manfaat ekonomis di masa
        depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan, dan biaya perolehan aset dapat diukur
        secara andal.

        Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa depan
        yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan
        aset dimasukkan dalam laba rugi pada periode aset tersebut dihentikan pengakuannya.

   i.   Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan (Tidak Termasuk Persediaan dan Aset Pajak Tangguhan)

        Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami penurunan nilai.
        Jika terdapat indikasi tersebut, maka Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah
        terpulihkan suatu aset atau unit penghasil kas adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya
        pelepasan dan nilai pakainya. Jika jumlah terpulihkan suatu aset lebih kecil dari nilai tercatatnya, nilai tercatat
        aset harus diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan. Kerugian penurunan nilai diakui segera dalam laba
        rugi.

        Pembalikan rugi penurunan nilai untuk aset nonkeuangan, diakui jika, dan hanya jika, terdapat perubahan
        estimasi yang digunakan dalam menentukan jumlah terpulihkan aset sejak pengujian penurunan nilai terakhir
        kali dilakukan. Pembalikan rugi penurunan nilai tersebut diakui segera dalam laba rugi.

   j. Sewa

        Perusahaan mengevaluasi pada saat insepsi kontrak bila kontrak tersebut adalah, atau mengandung sewa yaitu
        jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka
        waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.

        Perusahaan sebagai Penyewa

        Perusahaan menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa, kecuali untuk sewa
        jangka pendek dan sewa dengan aset pendasar bernilai rendah. Perusahaan mengakui liabilitas sewa untuk
        melakukan pembayaran sewa dan aset hak-guna yang mewakili hak untuk menggunakan aset pendasar.

        Aset hak-guna

        Perusahaan mengakui aset hak-guna pada tanggal permulaan sewa. Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan,
        dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali
        liabilitas sewa. Biaya perolehan aset hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal
        yang dikeluarkan, dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi insentif sewa
        yang diterima.

        Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan disusutkan selama masa
        sewa menggunakan metode garis lurus.

        Liabilitas sewa

        Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini dari pembayaran
        sewa yang akan dilakukan selama masa sewa.
Page 18
                                                                                                         Ekshibit E/9

                                         PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                                30 JUNI 2024
                             DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                         30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

        Pembayaran sewa juga mencakup harga pelaksanaan dari opsi pembelian yang secara wajar pasti akan
        dilaksanakan oleh Perusahaan dan pembayaran denda untuk penghentian sewa, jika masa sewa mencerminkan
        pelaksanaan opsi untuk mengakhiri. Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau tarif
        diakui sebagai beban pada periode terjadinya peristiwa atau kondisi yang memicu terjadinya pembayaran
        tersebut.

        Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran sewa, Perusahaan menggunakan Suku Bunga Pinjaman Inkremental
        (“SBPI”) pada tanggal permulaan sewa karena tingkat bunga yang tersirat dalam sewa tidak tersedia untuk
        ditentukan. Setelah tanggal permulaan, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan untuk mencerminkan peningkatan
        bunga dan dikurangi pembayaran sewa yang dilakukan.

        Selain itu, nilai tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa,
        perubahan pembayaran sewa (misalnya, perubahan pembayaran masa depan yang dihasilkan dari perubahan
        indeks atau kurs yang digunakan untuk menentukan pembayaran sewa) atau perubahan dalam penilaian opsi
        untuk memperoleh aset pendasar.

        Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa jangka pendeknya (yaitu, sewa
        yang memiliki jangka waktu sewa 12 (dua belas) bulan atau kurang dari tanggal permulaan dan tidak memiliki
        opsi pembelian). Perusahaan juga menerapkan pengecualian pengakuan sewa aset bernilai rendah untuk sewa
        yang dianggap bernilai rendah.

        Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa dari aset pendasar bernilai rendah diakui sebagai beban
        dengan metode garis lurus selama masa sewa.

        Perusahaan sebagai Pesewa

        Sewa yang dalam pengaturannya Perusahaan tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat
        yang terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan sewa yang timbul
        dicatat dengan metode garis lurus selama masa sewa dan disertakan dalam pendapatan pada laba rugi karena
        sifat operasinya. Biaya langsung awal yang timbul dalam negosiasi dan pengaturan sewa operasi ditambahkan ke
        nilai tercatat dari aset sewaan dan diakui selama masa sewa atas dasar yang sama dengan pendapatan sewa.

     k. Imbalan Kerja

        Imbalan kerja jangka pendek

        Imbalan kerja jangka pendek merupakan kompensasi yang diberikan oleh Perusahaan seperti gaji, tunjangan,
        bonus dan iuran pensiun yang diakui pada saat diberikan kepada karyawan.

        Imbalan pascakerja

        Perusahaan mengakui liabilitas imbalan pascakerja yang tidak didanai sesuai dengan Undang-Undang
        Ketenagakerjaan.

        Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Perusahaan ditentukan melalui perhitungan
        aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit-credit dan menerapkan asumsi atas tingkat
        diskonto, hasil yang diharapkan atas aset dana pensiun dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.

        i. Program iuran pasti

           Iuran untuk program iuran pasti untuk program pensiun dibebankan pada laba rugi pada periode di mana iuran
           tersebut terkait.

        ii. Program imbalan pasti

           Surplus dan defisit program imbalan pasti diukur pada:
           • Nilai wajar dari aset yang direncanakan pada tanggal pelaporan; dikurangi
           • Liabilitas program yang dihitung dengan menggunakan metode projected-unit-credit yang didiskontokan
              ke nilai kini dengan menggunakan imbal hasil Obligasi Pemerintah (dikarenakan saat ini tidak ada pasar
              aktif untuk obligasi Perusahaan yang berkualitas tinggi) yang tersedia yang memiliki tanggal jatuh tempo
              yang mendekati persyaratan liabilitas; ditambah
           • Biaya servis masa lalu yang tidak diakui; dikurangi
           • Dampak persyaratan pendanaan minimum yang disetujui dengan skema waliamanat.
Page 19
                                                                                                       Ekshibit E/10

                                         PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                                30 JUNI 2024
                             DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                         30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

          Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja diakui langsung dalam ekuitas. Pengukuran kembali
          tersebut termasuk:
          • Keuntungan dan kerugian aktuaris;
          • Imbalan atas aset program (tidak termasuk bunga); dan
          • Aset dengan efek batas tertinggi (tidak termasuk bunga).

          Biaya jasa diakui dalam laba rugi, dan termasuk biaya jasa kini dan masa lalu, serta keuntungan dan kerugian
          kurtailmen.

          Beban (pendapatan) bunga neto diakui dalam laba rugi dan dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto
          untuk mengukur liabilitas imbalan pascakerja (aset) pada awal periode tahunan dengan saldo neto liabilitas
          imbalan pascakerja (aset) dan mempertimbangkan dampak kontribusi dan pembayaran manfaat selama
          periode.

          Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan program manfaat atau program kurtailmen diakui
          secara langsung dalam laba rugi.

          Penyelesaian program manfaat pasti diakui dalam periode di mana penyelesaian tersebut terjadi.

       iii. Manfaat jasa jangka panjang lain

          Imbalan kerja lain yang diharapkan untuk diselesaikan secara keseluruhan dalam 12 (dua belas) bulan setelah
          akhir periode pelaporan disajikan sebagai liabilitas jangka pendek.

          Imbalan kerja lain yang tidak diharapkan untuk diselesaikan secara keseluruhan dalam 12 (dua belas) bulan
          setelah akhir periode pelaporan disajikan sebagai liabilitas jangka panjang dan dihitung dengan menggunakan
          metode projected-unit-credit dan kemudian didiskonto dengan menggunakan imbal hasil Obligasi Pemerintah
          yang tersedia dengan tanggal jatuh tempo mendekati sisa periode yang diharapkan untuk diselesaikan.

     l. Modal Saham

       Modal saham merupakan jumlah nominal atas seluruh saham yang ditempatkan dan disetor.

     m. Saldo Laba

       Saldo laba merupakan saldo kumulatif laba rugi dan penghasilan komprehensif lain bersih, distribusi dividen,
       penyesuaian periode sebelumnya, efek dari perubahan kebijakan akuntansi dan penyesuaian modal lainnya.

     n. Pengakuan Pendapatan, Biaya dan Beban

       Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan

       Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Perusahaan melakukan analisa transaksi melalui lima langkah
       penilaian berikut:
       1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan;
       2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak;
       3. Penetapan harga transaksi;
       4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual berdiri sendiri relatif dari
          setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung,
          harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah margin; dan
       5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa
          yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut).

       Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 (dua) cara, sebagai berikut:

       a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
       b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan).
Page 20
                                                                                                         Ekshibit E/11

                                         PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                                30 JUNI 2024
                             DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                         30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

       Pendapatan diukur berdasarkan nilai yang diharapkan dapat diterima Perusahaan atas pengalihan barang yang
       dijanjikan kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagihkan atas nama pihak ketiga.

       Pendapatan diakui ketika Perusahaan memenuhi kewajibannya untuk mengalihkan barang yang dijanjikan kepada
       pelanggan, yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang atau jasa tersebut. Jumlah pendapatan yang
       diakui adalah sebesar jumlah yang dialokasikan dari kewajiban yang terpenuhi.

       Perusahaan telah secara umum menentukan bahwa hal itu merupakan prinsipal dalam pengaturan pendapatannya
       dan mencatat pendapatan secara bruto karena Perusahaan mengendalikan barang sebelum mengalihkannya
       kepada pelanggan.

       Kriteria spesifik berikut juga harus dipenuhi sebelum pendapatan diakui:

       Pendapatan dari penjualan barang

       Untuk pendapatan dari penjualan barang, kewajiban pelaksanaan umumnya terpenuhi, dan pendapatan diakui,
       pada saat pengendalian atas barang telah berpindah kepada pelanggan (pada suatu titik waktu).

       Beban

       Beban diakui pada saat terjadinya (dasar akrual).

     o. Perpajakan

       Pajak Penghasilan

       Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak penghasilan kini dan pajak penghasilan tangguhan. Beban pajak kini
       ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak periode berjalan.

       Pajak penghasilan diakui dalam laba rugi, kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi yang diakui
       langsung dalam ekuitas atau penghasilan komprehensif lain, dalam hal ini diakui dalam ekuitas atau penghasilan
       komprehensif lain.

       Pajak kini

       Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini dilakukan saling hapus jika, dan hanya jika, entitas memiliki hak yang
       dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus jumlah yang diakui; dan memiliki intensi untuk
       menyelesaikan dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.

       Pajak tangguhan

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara aset dan liabilitas untuk tujuan
       komersial dan untuk tujuan perpajakan setiap tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh
       perbedaan temporer yang boleh dikurangkan sepanjang besar kemungkinan perbedaan temporer yang boleh
       dikurangkan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang akan datang. Manfaat
       pajak di masa mendatang, seperti saldo rugi fiskal yang belum digunakan, diakui sejauh besar kemungkinan
       realisasi atas manfaat pajak tersebut.

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur pada tarif pajak yang diharapkan akan digunakan pada periode ketika
       aset direalisasi atau ketika liabilitas dilunasi berdasarkan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang berlaku
       atau secara substansial telah diberlakukan pada akhir periode pelaporan.

       Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan dilakukan saling hapus jika, dan hanya jika, entitas memiliki
       hak secara hukum untuk saling hapus aset pajak kini pada liabilitas pajak kini, dan aset pajak tangguhan dan
       liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan atas entitas
       kena pajak yang sama, atau entitas kena pajak berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas
       pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada
       setiap periode masa depan yang mana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan
       diselesaikan atau dipulihkan.
Page 21
                                                                                                 Ekshibit E/12

                                     PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                            30 JUNI 2024
                         DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                     30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

  p. Dividen

     Dividen diakui pada saat dividen secara legal menjadi terutang. Pembagian dividen interim menjadi terutang
     pada saat diumumkan oleh Direksi. Pembagian dividen final menjadi terutang pada saat disetujui oleh para
     pemegang saham pada saat Rapat Umum Pemegang Saham.

   q. Pelaporan Segmen

     Suatu segmen adalah suatu unsur yang dapat dibedakan dari Perusahaan yang beroperasi baik di dalam
     menghasilkan produk dan jasa tertentu (segmen bisnis), atau di dalam menghasilkan produk dan jasa di
     antara lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis), yang merupakan subjek manfaat dan risiko yang
     berbeda dari segmen-segmen lainnya. Segmen operasi dilaporkan secara konsisten dengan pelaporan
     internal yang diberikan kepada pengambil keputusan pimpinan operasi. Pengambil keputusan pimpinan
     operasi, yang bertanggung jawab di dalam mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen
     operasi, telah diidentifikasi sebagai komite pengendali yang membuat keputusan strategis.

     Pendapatan, beban, hasil aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat diatribusikan langsung
     kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai kepada segmen
     tersebut.

     Termasuk di dalamnya adalah penjelasan singkat atas segmen operasi yang digabungkan dan indikator
     ekonomi yang dinilai dalam penentuan apakah segmen operasi memiliki karakteristik ekonomi serupa.
     Selain dari itu, penerapan dari penyesuaian ini tidak memiliki dampak untuk tahun berjalan atau tahun
     sebelumnya dan tidak akan berpengaruh di periode yang akan datang.

   r. Provisi dan Kontinjensi

     Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif)
     yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan
     arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah
     kewajiban tersebut dapat dibuat.

     Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik
     yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak
     terjadi, maka provisi dibatalkan.

     Aset dan liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan. Liabilitas kontinjensi diungkapkan
     dalam laporan keuangan, kecuali arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi
     kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi diungkapkan dalam laporan keuangan jika terdapat kemungkinan
     besar arus masuk manfaat ekonomis akan diperoleh.

   s. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

     Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan informasi tambahan atas posisi Perusahaan pada
     akhir periode pelaporan (peristiwa yang memerlukan penyesuaian) tercermin dalam laporan keuangan.

     Peristiwa setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian diungkapkan dalam catatan atas
     laporan keuangan apabila material.

   t. Laba Neto per Saham Dasar

     Laba neto per saham dasar dihitung dengan membagi laba neto dengan rata-rata tertimbang dari jumlah
     saham yang ditempatkan dan disetor penuh selama tahun yang bersangkutan.
Page 22
                                                                                                       Ekshibit E/13

                                          PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                                 30 JUNI 2024
                             DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                         30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

     Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mewajibkan manajemen untuk
     membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan
     keuangan. Sehubungan dengan adanya ketidakpastian yang melekat dalam membuat estimasi, hasil sebenarnya yang
     dilaporkan di masa mendatang dapat berbeda dengan jumlah estimasi yang dibuat.

     Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun.
     Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di
     luar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

     a. Pertimbangan di dalam penerapan kebijakan akuntansi

        Di dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat pertimbangan berikut,
        terlepas dari estimasi yang terkandung di dalamnya, yang memiliki dampak signifikan dari jumlah yang tercantum
        di dalam laporan keuangan:

        Pajak Penghasilan

        Perusahaan memiliki eksposur pajak penghasilan. Pertimbangan signifikan diperlukan di dalam menentukan
        provisi pajak penghasilan. Ada beberapa transaksi dan penghitungan di mana penentuan pajak akhir adalah tidak
        pasti selama kegiatan usaha biasa. Perusahaan mengakui liabilitas bagi isu perpajakan yang diharapkan
        berdasarkan estimasi apakah pajak tambahan akan jatuh tempo. Apabila terdapat perbedaan perhitungan pajak
        dengan jumlah yang telah dicatat, maka jumlah tersebut akan berdampak pada pajak penghasilan kini di dalam
        periode di mana penentuan tersebut dibuat.

        Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

        Klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan ditetapkan oleh
        Perusahaan dengan mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan PSAK 71 dipenuhi. Dengan demikian aset
        keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti dijelaskan pada Catatan 2e.

        Penentuan Mata Uang Fungsional

        Perusahaan mengukur transaksi mata uang asing di dalam mata uang fungsional Perusahaan. Di dalam
        menentukan mata uang fungsional entitas dalam Perusahaan, pertimbangan diperlukan untuk menentukan mata
        uang yang paling mempengaruhi harga jual barang dan jasa dan negara di mana kekuatan persaingan dan regulasi
        paling menentukan harga jual barang dan jasa. Mata uang fungsional entitas di dalam Perusahaan ditentukan
        berdasarkan penilaian manajemen terhadap lingkungan ekonomi di mana entitas beroperasi dan proses entitas
        di dalam menentukan harga jual.

     b. Sumber utama ketidakpastian estimasi

        Asumsi utama berkenaan dengan sumber utama dan sumber lainnya dari ketidakpastian estimasi di masa depan
        pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material
        terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas pada tahun buku mendatang, diungkapkan sebagai berikut:

        Penyisihan atas Penurunan Nilai Piutang Usaha

        Perusahaan mengevaluasi penggunaan cadangan kerugian ekspektasian sepanjang taksiran umur piutang untuk
        seluruh piutang usaha dan piutang lain-lain. Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha dan
        piutang lain-lain dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan jatuh tempo yang serupa. Ketika
        melakukan penilaian atas cadangan kerugian kredit ekspektasian, Perusahaan mengevaluasi risiko gagal bayar
        yang mungkin terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan dalam menentukan jumlah kerugian kredit
        ekspektasian dengan mempertimbangkan ketersediaan informasi kejadian masa lalu, kondisi terkini dan
        perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan.
Page 23
                                                                                                          Ekshibit E/14

                                          PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                                 30 JUNI 2024
                              DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                          30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

       Penyusutan Aset Tetap

       Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
       manfaat ekonomisnya. Manajemen Perusahaan mengestimasi masa manfaat ekonomi aset tetap antara
       3 tahun sampai dengan 20 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri di mana
       Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat
       mempengaruhi masa manfaat ekonomik dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin
       direvisi. Penjelasan lebih rinci atas nilai tercatat aset tetap Perusahaan diungkapkan dalam Catatan 10.

       Aset Pajak Tangguhan

       Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan sepanjang besar
       kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer yang dapat
       dikurangkan tersebut dapat digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan
       jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak
       dan strategi perencanaan pajak masa depan. Penjelasan lebih rinci atas nilai tercatat aset dan liabilitas pajak
       tangguhan Perusahaan diungkapkan dalam Catatan 13.

       Pensiun dan Imbalan Kerja

       Nilai kini liabilitas imbalan pascakerja bergantung pada faktor-faktor yang ditetapkan berdasarkan basis akrual
       dengan menggunakan sejumlah asumsi. Asumsi yang digunakan di dalam menetapkan biaya (pendapatan) neto
       pensiun meliputi tingkat suku bunga diskon dan tingkat kenaikan gaji di masa depan. Semua perubahan di dalam
       asumsi-asumsi ini akan berdampak pada nilai kini liabilitas imbalan pascakerja.

       Perusahaan menetapkan tingkat suku bunga yang sesuai dan kenaikan tingkat gaji di masa depan pada tiap akhir
       periode pelaporan. Tingkat suku bunga adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menetapkan arus
       kas keluar masa depan yang diharapkan yang disyaratkan untuk menyelesaikan liabilitas imbalan pascakerja. Di
       dalam menetapkan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi
       pemerintah yang didenominasi oleh mata uang di mana manfaat tersebut akan dibayarkan dan memiliki syarat-
       syarat jatuh tempo yang mendekati syarat-syarat liabilitas imbalan pascakerja terkait.

       Tingkat kenaikan gaji di masa depan ditentukan dengan mengumpulkan semua data historis terkait dengan
       perubahan dasar gaji dan menyesuaikannya pada rencana bisnis di masa depan.

       Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada
       hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi secara
       material liabilitas imbalan pascakerja yang diestimasi dan beban imbalan kerja neto.

       Penjelasan lebih rinci atas nilai tercatat liabilitas imbalan pascakerja Perusahaan diungkapkan dalam Catatan
       14.

       Pengukuran Nilai Wajar

       Beberapa kebijakan akuntansi dan pengungkapan Perusahaan membutuhkan pengukuran nilai wajar, baik untuk
       aset dan liabilitas keuangan maupun nonkeuangan. Ketika mengukur kewajaran aset atau liabilitas, Perusahaan
       sebisa mungkin menggunakan data dari penelitian di pasar. Nilai wajar dikategorikan ke beberapa tingkatan
       berbeda di hirarki nilai wajar berdasarkan teknik penilaian sebagai berikut:

       •   Tingkat 1: Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di dalam pasar aktif bagi aset maupun liabilitas yang identikal
           yang dapat diakses Perusahaan pada tanggal pengukuran;
       •   Tingkat 2: Input selain harga kuotasian yang termasuk di dalam Tingkat 1 yang dapat diobservasi bagi aset
           atau liabilitas, baik langsung (misalnya, harga) maupun tidak langsung (misalnya, derivatif harga); dan
       •   Tingkat 3: Input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas.

       Perusahaan memiliki instrumen keuangan yang disajikan sebesar jumlah tercatat baik karena jumlah tersebut
       adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya atau karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal.
Page 24
                                                                                                   Ekshibit E/15

                                         PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                                30 JUNI 2024
                               DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                           30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4.   KAS DAN BANK

                                                                       30 Juni 2024          31 Desember 2023

     Kas – Rupiah                                                           616.000.000             616.000.000

     Kas di bank – Rupiah
      PT Bank Central Asia Tbk                                            4.431.748.594           5.428.308.932
      PT Bank Maybank Indonesia Tbk                                       2.913.002.232             282.392.157
      PT Bank OCBC NISP Tbk                                                 229.597.168             148.989.218
      PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                 45.385.992             433.899.115
      PT Bank Tabungan Pensiunan Negara Tbk                                     759.793                 759.793
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                                    142.912                 442.912

     Total                                                               8.236.636.691           6.910.792.127

     Seluruh saldo kas di bank ditempatkan pada pihak ketiga.

     Tidak terdapat saldo kas dan kas di bank yang dibatasi penggunaannya ataupun dijaminkan oleh Perusahaan.


5. DEPOSITO BERJANGKA

                                                                       30 Juni 2024          31 Desember 2023

     Deposito berjangka – Rupiah
      PT Bank Maybank Indonesia Tbk                                      28.667.500.000          33.667.500.000
      PT Bank OCBC NISP Tbk                                               5.000.000.000           5.000.000.000

     Total                                                              33.667.500.000          38.667.500.000

     Suku bunga tahunan atas deposito berjangka adalah 3,25% - 4,00% untuk tahun yang berakhir pada tanggal
     30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.

     Seluruh saldo deposito berjangka ditempatkan pada pihak ketiga.


6. PIUTANG USAHA - NETO

                                                                       30 Juni 2024          31 Desember 2023

     Pihak ketiga
       PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk                                 2.751.640.099           2.135.957.127
       PT. Indomarco Prismatama                                           2.749.899.004           4.575.868.437
       PT. Circleka Indonesia Utama                                       1.447.728.600             842.501.100
       PT. Fastfood Indonesia                                             1.421.770.660             537.068.338
       PT. Sriboga Marugame Indonesia                                       942.758.131           1.030.663.633
       PT. KKV International Indonesia                                      557.239.532             -
       PT. Adib Cold Logistic                                               506.209.950             291.730.200
       Lain-lain (di bawah Rp 500 juta)                                   8.595.347.742          10.509.750.286

     Subtotal – Pihak Ketiga                                            18.972.593.718          19.923.539.121

     Pihak Berelasi
       PT Glopac Indonesia (catatan 26a)                                    257.141.869             314.157.515

     TOTAL                                                               19.229.735.587          20.237.696.636

     Penyisihan kerugian penurunan nilai                        (           201.809.339) (          201.809.339)

     Neto                                                               19.027.926.248          20.035.887.297
Page 25
                                                                                                  Ekshibit E/16

                                      PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                             30 JUNI 2024
                          DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                      30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6. PIUTANG USAHA – NETO (Lanjutan)

   Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                   30 Juni 2024          31 Desember 2023

  Belum jatuh tempo                                                   13.348.258.457            16.282.580.609
  1 - 30 hari                                                          4.376.932.702             3.271.220.716
  31 - 60 hari                                                         1.459.450.456               493.345.574
  61 - 90 hari                                                            29.015.400               145.222.965
  91 – 120 hari                                                           16.078.572                45.326.772

  Total                                                              19.229.735.587            20.237.696.636

  Mutasi dari penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                   30 Juni 2024          31 Desember 2023

  Saldo awal                                                             201.809.339              201.809.339
  Penambahan penyisihan pada
    tahun berjalan                                                                  -                        -

  Total                                                                  201.809.339              201.809.339

  Seluruh piutang usaha pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah dalam mata uang Rupiah.

  Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang masing-masing pelanggan pada akhir tahun,
  manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa penyisihan kerugian penurunan nilai tersebut cukup untuk
  menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha.

  Tidak terdapat piutang usaha yang dijadikan sebagai jaminan untuk fasilitas pinjaman yang diperoleh dari
  bank.


7. PERSEDIAAN

                                                               30 Juni 2024             31 Desember 2023

  Cups, Bowl dan Lids                                              4.658.699.361                4.652.697.557
  Box, Cartoon dan Wrap                                            3.100.777.064                1.280.472.957
  Tray dan Bag                                                     1.323.693.061                  548.794.592
  Stirrer                                                             86.584.169                   95.340.169
  Botol                                                               30.857.100                   32.664.750
  Lain - lain                                                         17.514.963                  924.402.605

  Total                                                           9.218.125.718                7.534.372.630

  Persediaan telah diasuransikan pada PT Great Eastern General Insurance Indonesia dengan jenis pertanggungan
  pada produk asuransi yaitu product liability, dengan nilai pertanggungan sebesar 500.000 USD pada tanggal
  31 Desember 2023. Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk
  menutup kemungkinan kerugian dari risiko tersebut.

  Persediaan telah diasuransikan pada PT Asuransi Sinar Mas dengan jenis pertanggungan semua risiko properti,
  gangguan usaha termasuk gempa bumi dan risiko kerugian lainnya, dengan nilai pertanggungan sebesar
  Rp 4.000.000.000 masing-masing pada tanggal 31 Desember 2022. Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa
  nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari risiko tersebut.
Page 26
                                                                                             Ekshibit E/17

                                     PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                            30 JUNI 2024
                           DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                       30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7. PERSEDIAAN (Lanjutan)

  Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban pokok penjualan adalah masing-masing sebesar
  Rp 61.976.962.086 dan Rp 43.831.233.935 untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan
  2023 (Catatan 20).

  Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa persediaan dapat direalisasi sesuai jumlah di atas dan karenanya
  tidak perlu ada penyisihan penurunan nilai persediaan.


8. BIAYA DIBAYAR DIMUKA

  Akun ini terdiri dari:

                                                             30 Juni 2024           31 Desember 2023

  Asuransi                                                             56.067.646             25.696.758
  Legal                                                            -                       1.000.000.000
  Lain-lain                                                            58.219.368           -

  Total                                                           114.287.014            1.025.696.758


9. UANG MUKA

  Akun ini terdiri dari:

                                                             30 Juni 2024           31 Desember 2023

  Uang muka pembelian tanah                                      5.635.800.000              -
  Reimburse delivery                                               325.502.992               117.458.150
  Lain-lain                                                         67.440.000                20.475.829

  Total                                                         6.028.742.992              137.933.979
Page 27
                                                                                                                  Ekshibit E/18

                                           PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                                  30 JUNI 2024
                            DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                        30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP - NETO

                                                                   30 Juni 2024
                            Saldo awal       Penambahan     Pengurangan       Reklasifikasi       Revaluasi         Saldo akhir

   Biaya perolehan
   Kepemilikan langsung
     Tanah                 12.874.577.495               -               -                     -               -    12.874.577.495
     Bangunan              12.557.187.575               -               -                     -               -    12.557.187.575
     Kendaraaan             2.004.605.201               -     201.331.487                     -               -     1.803.273.714
     Peralatan kantor       1.115.211.449      53.636.800               -                     -               -     1.168.848.249

   Aset hak-guna
     Bangunan                           -     231.292.283                 -                   -               -       231.292.283
     Kendaraan                698.849.360     254.048.368                 -                   -               -       952.897.728

   Sub-total              29.250.431.080      538.977.451     201.331.487                     -               -    29.588.077.044

   Akumulasi penyusutan
   Kepemilikan langsung
    Bangunan                3.194.841.984     313.929.689               -                     -               -     3.508.771.673
    Kendaraaan              1.666.027.180      98.863.002     201.331.487                     -               -     1.563.558.695
    Peralatan kantor          905.172.851      40.204.838               -                     -               -       945.377.689

   Aset hak-guna
     Bangunan                           -      15.419.482                 -                   -               -        15.419.482
     Kendaraan                110.763.526      82.587.354                 -                   -               -       193.350.880

   Sub-total               5.876.805.541     551.004.365     201.331.487                      -               -    6.226.478.419

   Nilai buku neto        23.373.625.539                                                                          23.361.598.625

                                                               31 Desember 2023
                           Saldo awal       Penambahan      Pengurangan       Reklasifikasi       Revaluasi         Saldo akhir

   Biaya perolehan
   Kepemilikan langsung
     Tanah                11.328.000.000    1.546.577.495              -                      -               -   12.874.577.495
     Bangunan             12.222.687.575      334.500.000              -                      -               -   12.557.187.575
     Kendaraaan            2.182.787.776      361.072.196    539.254.771                      -               -    2.004.605.201
     Peralatan kantor      1.034.518.449       80.693.000              -                      -               -    1.115.211.449

   Aset hak-guna
     Kendaraan               698.849.360                -              -                      -               -      698.849.360

   Sub-total              27.466.843.160    2.322.842.691    539.254.771                      -               -   29.250.431.080

   Akumulasi penyusutan
   Kepemilikan langsung
    Bangunan               2.578.132.604     616.709.380               -                      -               -    3.194.841.984
    Kendaraaan             1.895.513.251     272.564.517     502.050.588                      -               -    1.666.027.180
    Peralatan kantor         831.017.628      74.155.223               -                      -               -      905.172.851

   Aset hak-guna
     Kendaraan                55.381.763      55.381.763               -                      -               -      110.763.526

   Sub-total               5.360.045.246    1.018.810.883    502.050.588                      -               -    5.876.805.541

   Nilai buku neto        22.106.797.914                                                                          23.373.625.539
Page 28
                                                                                                 Ekshibit E/19

                                        PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                               30 JUNI 2024
                            DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                        30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP – NETO (Lanjutan)

   Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:

                                                                      Periode yang berakhir pada tanggal
                                                                                   30 Juni
                                                                        2024                    2023
   Beban umum dan administrasi
    (Catatan 22)                                                          551.004.365             500.427.156

   Rincian Penjualan aset tetap

                                                                      Periode yang berakhir pada tanggal
                                                                                   30 Juni
                                                                        2024                    2023

   Hasil penjualan aset tetap                                                 97.000.000          -
   Dikurangi : Nilai Buku                                                 -                       -

   Laba Penjualan aset tetap                                                  97.000.000          -

   Aset tetap berupa bangunan dan kendaraan telah diasuransikan pada PT Asuransi Sinar Mas, PT Asuransi Umum
   Mega Unit Usaha Syariah, PT Asuransi Total Bersama, PT Zurich General Takaful Indonesia dan PT Asuransi
   Umum BCA, dengan jenis pertanggungan semua risiko properti, kebakaran, gangguan usaha termasuk gempa
   bumi dan risiko kerugian lainnya dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp 10.078.271.000 dan
   Rp 10.313.420.000 pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa
   nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari risiko tersebut.

   Jumlah tercatat bruto dari setiap aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan masing-masing
   sebesar Rp 1.605.264.858 dan Rp 1.730.731.527 pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.

   Menurut penilaian manajemen Perusahaan, tidak akan ada kejadian ataupun perubahan keadaan yang
   merupakan indikasi penurunan nilai aset tetap masing-masing pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember
   2023.

   Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, aset tetap berupa tanah dan bangunan dijaminkan untuk
   fasilitas pinjaman bank (Catatan 12).
Page 29
                                                                                               Ekshibit E/20

                                       PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                              30 JUNI 2024
                            DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                        30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. UTANG USAHA

                                                                   30 Juni 2024          31 Desember 2023

   Pihak ketiga
     PT Wijaya Inti Packindo                                          1.303.939.200             904.151.610
     PT Putra Kemas Makmur                                              549.450.000             646.153.200
     PT Tekarindo Sejahtera                                             452.010.870             499.340.160
     PT Griya Grafika Utama                                             447.900.540             397.900.368
     PT Camilopas Jaya Makmur                                           387.296.760             778.416.360
     PT Kevin Persada Mandiri                                           278.518.802             279.370.616
     PT Asiaplast Industries TBK                                        233.578.965             120.035.400
     Lain-lain (dibawah 200jt)                                          678.568.987           1.307.393.399

   Subtotal pihak ketiga                                             4.331.264.124           4.932.761.113

   Pihak berelasi
     PT Glopac Indonesia (Catatan 26c)                                1.540.429.528           2.961.782.189

   Total                                                             5.871.693.652           7.894.543.302

  Utang usaha tidak dijamin, tidak dikenakan bunga dan umumnya dikenakan syarat pembayaran antara
  30 hari sampai dengan 60 hari.
  Analisis umur utang usaha adalah sebagai berikut:
                                                                   30 Juni 2024          31 Desember 2023

   Belum jatuh tempo                                                  4.338.843.901           6.536.184.160
   1 - 30 hari                                                        1.532.849.751           1.280.074.097
   31 - 60 hari                                                                   -                 314.829
   61 - 90 hari                                                                   -               3.268.728
   91 – 120 hari                                                                  -              74.701.488

   Total                                                             5.871.693.652           7.894.543.302

  Sumber dana yang digunakan untuk melunasi utang-utang tersebut berasal dari internal kas Perusahaan yang
  merupakan hasil operasi Perusahaan.


12. UTANG BANK JANGKA PANJANG

                                                                   30 Juni 2024          31 Desember 2023

   PT Bank Cimb Niaga Tbk                                              8.548.535.427           6.974.804.502

   Dikurangi: bagian jangka pendek                                                 - (              276.358)

   Utang bank jangka panjang – setelah
    dikurangi bagian jangka pendek                                   8.548.535.427           6.974.528.144

   a. PT Bank CIMB Niaga Tbk

     Pada tanggal 27 Juni 2023, Perusahaan memperoleh fasilitas Pembiayaan Transaksi Khusus – Musyarakah
     Mutanaqisah-2 dari Bank CIMB Niaga Tbk sebesar Rp 6.975.000.000; Fasilitas pembiayaan transaksi khusus
     digunakan untuk pengambilalihan porsi kepemilikan Asset MMQ Nasabah atas tanah dan bangunan berupa
     ruko, dengan jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal 27 Juni 2028. Fasilitas Pembiayaan Transaksi
     Khusus dikenakan bunga imbal hasil sebesar 7,50% (fix 5 tahun).
Page 30
                                                                                                Ekshibit E/21

                                     PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                            30 JUNI 2024
                           DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                       30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. Utang Bank Jangka Panjang (Lanjutan)

      Pada tanggal 15 Agustus 2023, Perusahaan memperoleh fasilitas Pembiayaan Transaksi Khusus – Musyarakah
      Mutanaqisah-2 dari Bank CIMB Niaga Tbk sebesar Rp 906.148.333; Fasilitas pembiayaan transaksi khusus
      digunakan untuk pengambilalihan porsi kepemilikan Asset MMQ Nasabah atas tanah dan bangunan berupa
      ruko, dengan jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal 15 Agustus 2025. Fasilitas Pembiayaan Transaksi
      Khusus dikenakan bunga imbal hasil sebesar 7,50% (fix 5 tahun).

      Pada tanggal 21 Mei 2024, Perusahaan memperoleh fasilitas Pembiayaan Rekening Koran iB – Musyarakah
      Mutanaqisah (PRK iB MMQ) sebesar Rp. 6.000.000.000; Fasilitas pembiayaan tersebut digunakan untuk
      pembiayaan modal kerja operasional Perusahaan dan take over fasilitas dengan jangka waktu pinjaman
      berakhir pada 27 Juni 2026 dan dengan bunga imbal hasil sebesar 8.25% p.a.

      Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan:
      - Tanah dan bangunan sebanyak lima (5) Sertifikat Hak Guna Bangunan yang terletak di kel Jatikarya, Kec
        Jati Sampurna, Bekasi, Jawa Barat.
      - Tanah dan bangunan sebanyak dua (2) Sertifikat Hak Guna Bangunan yang terletak di kel Jatikarya, Kec
        Jati Sampurna, Bekasi, Jawa Barat.


13. PERPAJAKAN

   a. Utang Pajak

                                                                       30 Juni 2024         31 Desember 2023

      Pajak penghasilan:

       Pajak penghasilan pasal 4(2)                                           4.533.835                4.201.163
       Pajak penghasilan pasal 21                                           100.425.099               96.099.240
       Pajak penghasilan pasal 23                                             5.033.325                4.044.829
       Pajak penghasilan pasal 25                                           279.438.112                9.370.902
       Pajak penghasilan pasal 29                                                   359              297.014.205
      Pajak pertambahan nilai - keluaran                                    223.602.930              192.694.510

      Total                                                                 613.033.660              603.424.849

   b. (Beban) Manfaat Pajak Penghasilan

                                                                        Tahun yang berakhir pada tanggal
                                                                                    30 Juni
                                                                          2024                  2023

      Kini                                                                  661.502.000             283.851.000
      Tangguhan

      Neto                                                                  661.502.000             283.851.000
Page 31
                                                                                               Ekshibit E/22

                                     PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                            30 JUNI 2024
                         DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                     30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. PERPAJAKAN (Lanjutan)

  c. Perhitungan Pajak

      Rekonsiliasi antara laba sebelum (beban) manfaat pajak penghasilan, sesuai dengan laporan laba rugi dan
      penghasilan komprehensif lain dengan taksiran penghasilan kena pajak masing-masing untuk tahun-tahun
      yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                     Tahun yang berakhir pada tanggal
                                                                                 30 Juni
                                                                      2024                     2023

      Laba sebelum (beban) manfaat
       pajak penghasilan                                              2.494.235.459             874.807.268

      Beda temporer
       Penyisihan imbalan kerja
          karyawan                                                      -                        -
       Provisi bonus karyawan                                          534.000.000               -
       Beban depresiasi                                                 -                        -

      Beda tetap
       Biaya – biaya yang tidak dapat
        dikurangkan                                          (           21.409.884)            415.422.981

      Taksiran penghasilan kena pajak                                 3.006.825.575           1.290.230.249

      Beban pajak penghasilan                                          661.502.000              283.851.000


      Laba kena pajak hasil rekonsiliasi tahun 2023 dan 2022 menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan
      PPh Badan yang disampaikan kepada otoritas perpajakan.

      Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
      Nomor 1 Tahun 2020 (“Perpu No.1 2020”) tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem
      keuangan untuk menangani pandemi Coronavirus disease 2019 ("COVID-19"). Melalui peraturan ini,
      Pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan baru dan salah satunya terkait dengan penyesuaian tarif
      pajak penghasilan wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebagai berikut:

      - Tarif pajak penghasilan sebesar 22% yang berlaku pada tahun pajak 2020 dan 2021, dan
      - Tarif pajak penghasilan sebesar 20% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan selanjutnya.

      Pada tanggal 7 Oktober 2021, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat mengesahkan Undang-Undang
      Harmonisasi Peraturan Perpajakan No. 7 (UU No. 7 Tahun 2021). Dalam undang-undang ini terdapat
      perubahan tarif pajak penghasilan badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap dari semula 20% menjadi
      22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan selanjutnya.
Page 32
                                                                                                        Ekshibit E/23

                                        PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                               30 JUNI 2024
                            DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                        30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. PERPAJAKAN (Lanjutan)

   d. Pajak Tangguhan

                                                                       30 Juni 2024
                                                                       Dikreditkan
                                                                            ke
                                                       Dikreditkan     penghasilan
                                                      (dibebankan)    komprehensif
                                      Saldo awal       ke laba rugi        lain         Penyesuaian      Saldo akhir

      Liabilitas imbalan pascakerja   272.688.500           -               -                -            272.688.500
      Provisi bonus karyawan          103.400.000           -               -                -            103.400.000
      Penyisihan kerugian
         penurunan nilai               44.398.055           -               -                -             44.398.055
      Aset tetap                       50.768.927           -               -                -             50.768.927

      Aset pajak tangguhan            471.255.482           -               -                -            471.255.482


                                                                    31 Desember 2023
                                                                       Dikreditkan
                                                                            ke
                                                       Dikreditkan     penghasilan
                                                      (dibebankan)    komprehensif
                                      Saldo awal       ke laba rugi        lain      Penyesuaian         Saldo akhir

      Liabilitas imbalan pascakerja   184.757.492        64.382.559      24.349.249 (        800.800)     272.688.500
      Provisi bonus karyawan           48.400.000        55.000.000         -                -            103.400.000
      Penyisihan kerugian
         penurunan nilai               44.398.055           -               -                -             44.398.055
      Aset tetap                       40.035.981 (      10.732.946         -                -             50.768.927

      Aset pajak tangguhan            317.591.528       130.115.505      24.349.249 (        800.800)     471.255.482



   e. Administrasi

      Sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia, Perusahaan melaporkan/menyetorkan pajak
      berdasarkan prinsip self-assessment. Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan/mengubah pajak-pajak
      tersebut dalam jangka waktu tertentu sesuai peraturan yang berlaku.
Page 33
                                                                                                           Ekshibit E/24

                                       PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                              30 JUNI 2024
                            DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                        30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

    Perusahaan menghitung dan membukukan liabilitas imbalan pascakerja untuk seluruh karyawan yang berhak yang
    memenuhi kualifikasi sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan Peraturan Perusahaan.

    Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan mencatat liabilitas imbalan pascakerja berdasarkan laporan
    aktuaris yang dihitung oleh Kantor Konsultan Aktuaria Riana & Rekan sesuai nomor laporan 6706/II/24/KKA-RM dan
    3482/II/23/KKA-RM          masing-masing        pada       tanggal       25       Februari       2024      dan
    10 Februari 2023 dengan asumsi-asumsi utama sebagai berikut:

                                                                           30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023

    Tingkat diskonto                                                                         6,75%
    Tingkat kenaikan gaji                                                                    8,00%
    Tingkat mortalitas                                                                    100% TMI 4
    Tingkat cacat                                                                           5% TMI4
    Usia pensiun normal                                                                        56
                                                                        5% sampai dengan usia 35 tahun, dan menurun
    Tingkat pengunduran diri
                                                                            secara linier hingga 0% pada 56 tahun

    Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut:

                                                                          30 Juni 2024                 31 Desember 2023

         Beban yang diakui pada laba rugi:
         Biaya jasa kini                                                                  -                  229.244.412
         Biaya bunga                                                                      -                   63.560.746
         Pengukuran kembali liabilitas imbalan                                            -                            -
            pasti neto atas penghargaan masa kerja                                        -        (            157.162)

         Total                                                                 292.647.996                   294.647.996

         Kerugian (keuntungan) yang diakui
            pada penghasilan komprehensif lain:
         Kerugian (keuntungan) actuarial
            yang timbul dari:
         - asumsi pengalaman                                                              -                    58.526.424
         - asumsi keuangan                                                                -                    52.151.982

         Total                                                                            -                  110.678.406

    Mutasi nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah sebagai berikut:

                                                                               30 Juni 2024            31 Deseber 2023

         Saldo awal                                                              1.239.493.182               839.806.780
         Penyesuaian atas pengatribusian imbalan                                             -                         -
         Biaya yang diakui pada laporan laba rugi                                            -               292.647.996
         Pembayaran manfaat oleh Perusahaan                                                  - (               3.640.000 )
         Kerugian (keuntungan) yang diakui
         pada penghasilan komprehensif lain                                                   -              110.678.406

         Saldo akhir                                                             1.239.493.182             1.239.493.182

    Analisis sensitivitas didasarkan pada perubahan asumsi ketika menganggap asumsi lainnya adalah tetap. Dalam
    prakteknya, hal ini tidak mungkin terjadi, dan perubahan beberapa asumsi mungkin saling berkorelasi. Apabila
    menghitung sensitivitas kewajiban imbalan terhadap asumsi pokok, metode yang sama (nilai kini liabilitas imbalan
    pascakerja dihitung menggunakan metode Projected Unit Credit di akhir periode) telah diterapkan.
Page 34
                                                                                               Ekshibit E/25

                                       PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                              30 JUNI 2024
                            DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                        30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (Lanjutan)

                                                                       30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
    Analisis sensitivitas
    Tingkat diskonto
       Kenaikan 1%                                                                             1.138.259.023
       Penurunan 1%                                                                            1.354.117.312
    Analisis sensitivitas
    Kenaikan gaji
       Kenaikan 1%                                                                             1.355.088.748
       Penurunan 1%                                                                            1.135.527.219

    Pembayaran kontribusi yang diharapkan dari kewajiban imbalan kerja pada tahun mendatang adalah sebagai
    berikut:

                                                                       30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023

    Dalam 12 bulan mendatang                                                                      18.296.410
    Antara 1 sampai 2 tahun                                                                      172.343.281
    Antara 2 sampai 5 tahun                                                                      717.642.614
    Diatas 5 tahun                                                                             8.220.440.461

    Total                                                                                      9.128.722.766

    Durasi rata-rata tertimbang liabilitas imbalan pascakerja masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan
    2022 masing-masing adalah 12,74 tahun dan 13,53 tahun.


15. MODAL SAHAM

   Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                                                Modal
                                                                                            ditempatkan
                                                                           Persentase        dan disetor
    Nama pemegang saham                              Jumlah saham         kepemilikan          penuh

    Dillon Sutandar                                      280.000.000               26,05%    14.000.000.000
    Philip Sumali                                        280.000.000               26,05%    14.000.000.000
    Catur Jatiwaluyo                                     240.000.000               22,32%    12.000.000.000
    Masyarakat                                           275.005.061               25,58%    13.750.155.600

    Total                                              1.075.005.061                100%     53.750.253.050

   Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                                                Modal
                                                                                            ditempatkan
                                                                           Persentase        dan disetor
    Nama pemegang saham                              Jumlah saham         kepemilikan          penuh

    Dillon Sutandar                                      280.000.000               26,05%    14.000.000.000
    Philip Sumali                                        280.000.000               26,05%    14.000.000.000
    Catur Jatiwaluyo                                     240.000.000               22,32%    12.000.000.000
    Masyarakat                                           275.000.000               25,58%    13.750.000.000

    Total                                              1.075.000.000                100%     53.750.000.000
Page 35
                                                                                             Ekshibit E/26

                                     PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                            30 JUNI 2024
                         DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                     30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. MODAL SAHAM (Lanjutan)

   Berdasarkan Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham di Luar Rapat sebagai Pengganti Keputusan Rapat
   Umum Pemegang Saham Luar Biasa dalam akta Notaris Roza, S.H., Notaris di Kabupaten Bekasi,
   No. 19 tanggal 28 September 2022, para pemegang saham Perusahaan menyetujui beberapa keputusan
   sebagai berikut:
   1) Menyetujui peningkatan modal dasar perseroan dari sebesar Rp 250.000.000 menjadi sebesar
      Rp 100.000.000.000, dengan peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan dari
      Rp 200.000.000 menjadi sebesar Rp 30.000.000.000 dengan nilai per lembar saham sebesar Rp 100.000.
      Perusahaan mengalihkan pembagian dividen sebesar Rp 9.800.000.000 sebagai tambahan modal
      ditempatkan dan disetor penuh.
   2) Atas peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh tersebut, Perusahaan menerbitkan sebanyak
      298.000 lembar saham yang terdiri dari 297.500 lembar saham baru dan 500 lembar saham dalam
      simpanan.
   3) Menyetujui pemecahan nilai nominal saham (stock split), dari semula sebesar Rp 100.000 per lembar
      saham menjadi Rp 50 per lembar saham.
   4) Susunan pemegang saham Perusahaan menjadi:
      a. Philip Sumali memiliki 210.000.000 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp 10.500.000.000.
      b. Dillon Sutandar memiliki 210.000.000 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp 10.500.000.000.
      c. Catur Jatiwaluyo memiliki 180.000.000 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp 9.000.000.000.

    Perubahan Anggaran Dasar ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
    No. AHU-0070410.AH.01.02.Tahun 2022 pada tanggal 29 September 2022.

    Berdasarkan Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham dalam akta Notaris Yulia, S.H., Notaris di Kota
    Jakarta Selatan, No. 129 tanggal 22 Desember 2022, para pemegang saham Perusahaan menyetujui
    peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan dari sebesar Rp 30.000.000.000 menjadi
    sebesar Rp 40.000.000.000 dengan nilai per lembar saham sebesar Rp 50, sehingga susunan pemegang saham
    Perusahaan menjadi:
    a. Philip Sumali memiliki 280.000.000 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp14.000.000.000.
    b. Dillon Sutandar memiliki 280.000.000 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp14.000.000.000.
    c. Catur Jatiwaluyo memiliki 240.000.000 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp12.000.000.000.
    Perubahan Anggaran Dasar ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
    No. AHU-0096920.AH.01.02.Tahun 2022 pada tanggal 26 Desember 2022.

    Berdasarkan Akta Notaris Yulia, S.H., No. 60 tanggal 02 Februari 2023, para pemegang saham Perusahaan
    menyetujui pengeluaran saham dalam simpanan atau portepel Perseroan dalam jumlah sebanyak-banyaknya
    275.000.000 (dua ratus tujuh puluh lima juta) saham dengan masing-masing saham bernilai nominal Rp 50
    (seratus Rupiah) (selanjutnya disebut sebagai “Saham Baru”) untuk ditawarkan kepada masyarakat melalui
    Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO). Pada tanggal 8 Agustus 2023, Perusahaan
    telah menyelesaikan penawaran umum perdana atas 275.000.000 saham kepada publik.
    Perubahan tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
    Indonesia dalam surat keputusannya No. AHU-0012041.AH.01.02 Tahun 2023 pada tanggal 22 Februari 2023
    diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
    Republik Indonesia dengan surat No. AHU-AH.01.03-0030062 tanggal 22 Februari 2023.
Page 36
                                                                                                   Ekshibit E/27

                                      PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                             30 JUNI 2024
                            DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                        30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. TAMBAHAN MODAL DISETOR

                                                                     30 Juni 2024             31 Desember 2023

    Tambahan Modal Disetor                                             24.436.108.333              3.406.000.000
    Penambahan modal dari penawaran
      umum perdana saham                                                            -             24.750.000.000
    Pelaksanaan Warran                                                        759.150                          -
    Biaya emisi saham                                                               -     (        3.719.891.667)

    Total                                                             24.436.867.483             24.436.108.333


17. CADANGAN UMUM

   Berdasarkan Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
   (RUPST) tahun buku 2023 dalam akta notaris Yulia, SH,Notaris di Jakarta, para pemegang saham Perusahaan
   memutuskan untuk menyisihkan cadangan umum atas saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya
   sebesar Rp 40.000.000.


18. DIVIDEN

    Berdasarkan Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham di Luar Rapat sebagai Pengganti Keputusan Rapat
    Umum Pemegang Saham Luar Biasa dalam akta Notaris Roza, S.H., Notaris di Kabupaten Bekasi,
    No. 18 tanggal 28 September 2022, para pemegang saham Perusahaan memutuskan untuk membagikan
    dividen sebesar Rp 9.800.000.000 yang berasal dari laba ditahan tahun 2021.


19. PENJUALAN

                                                                   Periode enam bulan yang berakhir pada
                                                                              tanggal 30 Juni
                                                                        2024                   2023

    Cups, Bowl dan Lids                                               36.672.504.960            31.323.397.750
    Box, Cartoon dan Wrap                                             26.644.235.303            14.112.306.770
    Tray dan Bag                                                       5.455.741.260             5.092.159.180
    Stirrer                                                               10.977.200                 4.489.200
    Botol                                                              2.763.744.925                39.546.644
    Lain-lain                                                          2.223.594.800                94.845.000

    Total                                                            73.770.798.448            50.666.744.544

    Potongan penjualan                                         (          63.116.507) (             64.174.940 )

    Neto                                                             73.707.681.941            50.602.569.604

    Pada 30 Juni 2024, terdapat penjualan kepada pelanggan pihak ketiga yang melebihi 10% dari jumlah
    penjualan, yaitu PT. Indomarco Prismatama dengan persentase sebesar 17,88 % dan PT. Indofood CBP Sukses
    Makmur Tbk sebesar 15,29 %.

    Pada 30 Juni 2023, terdapat penjualan kepada pelanggan pihak ketiga yang melebihi 10% dari jumlah
    penjualan, yaitu PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dengan persentase sebesar 19,11% dan PT. Indomarco
    Prismatama sebesar 15,70%.

    Seluruh penjualan yang dilakukan Perusahaan merupakan penjualan kepada pihak ketiga.
Page 37
                                                                                               Ekshibit E/28

                                         PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                                30 JUNI 2024
                            DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                        30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

20. BEBAN POKOK PENJUALAN

                                                                    Periode enam bulan yang berakhir pada
                                                                               tanggal 30 Juni
                                                                        2024                   2023

   Cups, Bowl dan Lids                                                30.796.486.288          27.139.498.048
   Box, Cartoon dan Wrap                                              22.683.696.827          12.448.302.314
   Tray dan Bag                                                        4.375.543.161           4.119.893.653
   Botol                                                               2.246.679.000              28.539.000
   Stirrer                                                                 8.756.000               3.564.920
   Lain-lain                                                           1.865.800.810              91.436.000

   Total                                                             61.976.962.086         43.831.233.935
   terdapat pembelian kepada penjual yang melebihi 10% dari jumlah penjualan, yaitu PT Glopac Indonesia,
   pihak berelasi, dengan persentase sebesar 71,76% dan 76,75% masing – masing pada tanggal
   30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023.
   Seluruh beban pokok penjualan yang dimiliki Perusahaan merupakan beban pokok penjualan dari pihak ketiga
   dan pihak berelasi.


21. BEBAN PENJUALAN DAN PEMASARAN

                                                                    Periode enam bulan yang berakhir pada
                                                                               tanggal 30 Juni
                                                                         2024                   2023

   Pengiriman                                                           1.044.272.479            184.087.991
   Bahan bakar, parkir dan tol kantor                                     745.660.369            316.630.783
   Representasi dan Hiburan                                               337.142.835             95.705.665
   Insentif penjualan                                                     150.513.049            102.134.000
   Lain-lain (dibawah 100jt)                                            1.035.703.879            426.875.613

   Total                                                               3.313.292.611          1.125.434.052



22. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
                                                                    Periode enam bulan yang berakhir pada
                                                                               tanggal 30 Juni
                                                                         2024                   2023

   Gaji dan lembur                                                       2.457.172.273          2.146.370.657
   Bonus, insentif dan THR                                                 926.707.462            289.721.577
   Penyusutan Aset Tetap (Catatan 10)                                      551.004.365            500.427.156
   Pajak                                                                   426.467.125            335.214.901
   Tunjangan Karyawan                                                      360.230.054            398.018.846
   Sewa Kendaraan                                                          264.502.042             91.836.738
   Jasa Profesional                                                        253.550.962             69.351.698
   Air, listrik, telepon, fax dan internet                                 155.292.966             85.866.990
   BPJS Ketenagakerjaan                                                    134.569.315            109.226.053
   Lain-lain (dibawah 100jt)                                               379.924.822            230.857.765

   Total                                                               5.909.421.386          4.256.892.381
Page 38
                                                                                              Ekshibit E/29

                                      PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                             30 JUNI 2024
                           DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                       30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

23. PENDAPATAN LAIN-LAIN

                                                                   Periode enam bulan yang berakhir pada
                                                                              tanggal 30 Juni
                                                                        2024                  2023

    Pendapatan bunga deposito                                            488.750.797            117.947.327
    Laba penjualan aset tetap (Catatan 10)                                97.000.000            -
    Pendapatan jasa giro                                                  25.469.244              3.451.251
    Lain-lain                                                             24.808.693             17.299.651

    Total                                                               636.028.734           138.698.229



24. BEBAN LAIN-LAIN
                                                                   Periode enam bulan yang berakhir pada
                                                                              tanggal 30 Juni
                                                                        2024                  2023

    Bunga                                                                298.369.964            372.587.838
    Selisih Persediaan                                                   120.287.368             30.329.814
    Administrasi Bank                                                     44.784.371             44.342.493
    Lain-lain                                                            186.357.430            205.640.052

    Total                                                               649.799.133            652.900.197



25. LABA PER SAHAM DASAR

    Berikut ini adalah data yang digunakan untuk perhitungan laba per saham dasar:

                                                                   Periode enam bulan yang berakhir pada
                                                                              tanggal 30 Juni
                                                                        2024                   2023

    Laba neto
    Laba neto untuk perhitungan
     laba per saham dasar                                               1.832.733.459           590.956.268

    Jumlah saham
    Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa
     untuk perhitungan laba per saham dasar                             1.075.002.960           800.000.000

    Laba per saham dasar                                                          1,70                0,74



26. SIFAT HUBUNGAN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

    Sifat hubungan

    Pihak–pihak berelasi                                                 Sifat hubungan

    PT Glopac Indonesia                                                  Entitas afiliasi

    Hubungan afiliasi antara Perseroan dengan PT Glopac Indonesia disebabkan karena kesamaan manajemen
    dan pemegang saham.
Page 39
                                                                                                Ekshibit E/30

                                        PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                               30 JUNI 2024
                             DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                         30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. SIFAT HUBUNGAN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (Lanjutan)

    Transaksi dengan pihak berelasi

    Transaksi pihak berelasi dilakukan dengan ketentuan yang setara dengan yang berlaku dalam transaksi yang
    wajar, hanya jika pernyataan tersebut dapat dibuktikan. Penjualan dan pembelian dari pihak berelasi
    dilakukan pada harga yang disepakati tergantung jenis produk terkait yang mengacu pada harga pasar.
    Transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

    a. Piutang Usaha

                                                                     30 Juni 2024          31 Desember 2023

       PT Glopac Indonesia                                                257.141.869             314.157.515

       Persentase terhadap total aset                                              0,23%               0,29%

    b. Uang jaminan

                                                                     30 Juni 2024          31 Desember 2023

       PT Glopac Indonesia                                             10.000.000.000          10.000.000.000

       Persentase terhadap total aset                                               9,1%               9,25%

       Pada tanggal 16 September 2022, Perusahaan dan PT Glopac Indonesia (GI), pihak berelasi,
       menandatangani perjanjian kerja sama, dimana GI memberikan jaminan penyediaan kemasan dari plastik
       dan karton (packaging) secara terus menerus untuk memenuhi kebutuhan Perusahaan dalam menjalankan
       kegiatan usahanya, sedangkan Perusahaan setuju untuk membayarkan uang jaminan sebesar
       Rp 10.000.000.000. Perjanjian ini berlaku selama 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan
       kesepakatan kedua belah pihak.

    c. Utang usaha

                                                                     30 Juni 2024          31 Desember 2023

       PT Glopac Indonesia                                              1.540.429.528           2.961.782.189

       Persentase terhadap total liabilitas                                        8,80%              17,06%
       Total pembelian Perusahaan dari pihak berelasi adalah sebesar Rp 47.647.568.192 dan Rp 71.093.709.619
       atau sebesar 71,76% dan 78,81% dari total pembelian Perusahaan masing-masing untuk tahun-tahun yang
       berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.

    d. Beban pokok penjualan

       Total beban pokok penjualan dari pihak berelasi adalah sebesar Rp 47.364.248.628 dan Rp 35.991.614.964
       atau sebesar 76,42% dan 82,11% dari total beban pokok penjualan Perusahaan masing-masing untuk
       periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 2023.

    e. Hubungan manajemen atau karyawan kunci perusahaan

       Gaji dan kompensasi lainnya yang dibayarkan kepada Direksi dan Komisaris untuk tahun - tahun yang
       berakhir pada 30 Juni 2024 2023 adalah sebesar Rp 780.000.000 dan Rp 780.000.000.
Page 40
                                                                                                Ekshibit E/31

                                         PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                                30 JUNI 2024
                            DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                        30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

27.   SEGMEN OPERASI

      Tabel berikut ini menyajikan informasi pendapatan dan laba dan aset dan liabilitas tertentu sehubungan
      dengan segmen usaha Perusahaan:

                                                                         30 Juni 2024
                                                     Jawa                 Luar Jawa              Total

      Penjualan segmen                              67.493.046.057          6.214.635.884       73.707.681.941
      Beban pokok penjualan segmen           (      57.217.820.635) (       4.759.141.451) (    61.976.962.086)

      Laba kotor                                                                                11.730.719.855

      Beban penjualan dan pemasaran                                                        (     3.313.292.611)
      Beban umum dan administrasi                                                          (     5.909.421.386)
      Beban lain-lain - Neto                                                               (        13.770.399)

      Laba sebelum beban pajak penghasilan                                                       2.494.235.459

      Beban pajak penghasilan - Neto                                                       (      661.502.000)

      Laba neto tahun berjalan                                                                   1.832.733.459

      Penghasilan (rugi) komprehensif lain
       - Setelah pajak                                                                                          -

      Penghasilan komprehensif
       neto tahun berjalan                                                                       1.832.733.459

      Aset segmen                                                                              110.126.072.770

      Liabilitas segmen                                                                         17.497.670.039

      Pengeluaran modal                                                                           538.977.451

      Penyusutan                                                                                  551.004.365
Page 41
                                                                                                  Ekshibit E/32

                                         PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                                30 JUNI 2024
                           DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                       30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

27.   SEGMEN OPERASI (lanjutan)

                                                                         31 Desember 2023
                                                      Jawa                   Luar Jawa                Total

      Penjualan segmen                              95.556.295.559           11.064.946.519      106.621.242.078
      Beban pokok penjualan segmen           (      81.787.936.626 ) (        8.417.603.990) (    90.205.540.616)
                                                                                                  16.415.701.462
      Laba kotor
                                                                                            (         2.538.803.834)
      Beban penjualan dan pemasaran                                                         (         9.774.779.234)
      Beban umum dan administrasi                                                           (           978.871.621)
                                                                                                      3.123.246.773
      Laba sebelum beban pajak penghasilan
                                                                                            (          871.226.554)

      Laba neto tahun berjalan                                                                        2.252.020.219

      Penghasilan komprehensif lain                                                                     86.329.157
       - Setelah pajak

      Penghasilan komprehensif                                                                        2.165.691.062
       neto tahun berjalan

      Aset segmen                                                                                108.157.063.812

      Liabilitas segmen                                                                           17.362.406.740

      Pengeluaran modal                                                                               2.322.842.691

      Penyusutan                                                                                      1.018.810.883


28.   TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

      Risiko utama dari instrumen keuangan Perusahaan adalah risiko tingkat suku bunga, risiko kredit dan risiko
      likuiditas. Direksi menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola masing-masing risiko tersebut yang
      dijelaskan dengan lebih rinci sebagai berikut:

      a. Risiko tingkat suku bunga atas nilai wajar dan arus kas

        Risiko tingkat suku bunga Perusahaan terutama timbul dari pinjaman untuk modal kerja dan investasi.
        Pinjaman pada berbagai suku bunga menimbulkan risiko suku bunga atas nilai wajar kepada Perusahaan.
        Tidak terdapat pinjaman bank Perusahaan yang dikenakan suku bunga tetap.

        Saat ini, Perusahaan tidak mempunyai kebijakan formal lindung nilai atas risiko suku bunga.

      b. Risiko kredit

        Risiko kredit adalah risiko dimana pihak yang berhubungan dengan Perusahaan terkait dengan instrumen
        keuangan atau kontrak pelanggan tidak akan memenuhi kewajibannya sehingga menyebabkan kerugian
        keuangan. Risiko kredit Perusahaan terutama berasal dari piutang usaha dan piutang lain lain. Untuk aset
        keuangan lainnya (termasuk kas dan bank dan deposito berjangka), Perusahaan meminimalkan risiko
        kredit dengan berurusan secara khusus dengan pihak yang mempunyai kredibilitas tinggi.

        Tujuan Perusahaan adalah meningkatkan pendapatan dan mengurangi kerugian yang timbul dari
        peningkatan risiko kredit. Transaksi Perusahaan hanya dengan pihak ketiga yang diakui dan kredibel serta
        menggunakan prosedur verifikasi kredit untuk semua transaksi dengan pelanggan secara kredit. Selain
        itu, saldo piutang dimonitor secara terus-menerus sehingga piutang tak tertagih Perusahaan tidak
        signifikan.
Page 42
                                                                                                  Ekshibit E/33

                                      PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                             30 JUNI 2024
                            DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                        30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   b. Risiko kredit (Lanjutan)

        Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, maksimum eksposur Perusahaan untuk risiko kredit disajikan
        sebesar nilai tercatat setiap aset keuangan yang diakui dalam laporan posisi keuangan.

   c.   Risiko likuiditas

        Perusahaan mengelola profil likuiditasnya untuk membiayai belanja modal dan melunasi utang yang jatuh
        tempo dengan menyediakan kas dan bank yang cukup, dan ketersediaan pendanaan melalui kecukupan
        jumlah fasilitas kredit yang diterima.

        Perusahaan secara teratur mengevaluasi informasi arus kas proyeksi dan aktual dan terus-menerus
        memantau kondisi pasar keuangan untuk mengidentifikasikan kesempatan melakukan penggalangan dana
        yang mencakup utang bank.

        Tabel di bawah ini merangkum profil jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan, berdasarkan arus kas
        kontraktual yang tidak terdiskonto:

                                                                      30 Juni 2024
                                         Sewaktu-waktu         Lebih dari
                                           dan dalam        1 tahun sampai      Lebih dari
                                         waktu 1 tahun      dengan 5 tahun       5 tahun             Total

        Liabilitas keuangan
        Utang bank jangka pendek                        -                 -                  -                 -
        Utang usaha                         5.871.693.652                 -                  -     5.871.693.652
        Biaya masih harus dibayar             793.284.445                 -                  -       793.284.445
        Utang jangka panjang                            -     8.548.535.427                  -     8.548.535.427
        Liabilitas sewa                       107.667.067       269.646.892                  -       377.313.959

        Total                              6.772.645.164    8.818.182.319                    -   15.590.827.483


                                                                   31 Desember 2023
                                         Sewaktu-waktu         Lebih dari
                                           dan dalam        1 tahun sampai    Lebih dari
                                         waktu 1 tahun      dengan 5 tahun      5 tahun              Total

        Liabilitas keuangan
        Utang bank jangka pendek                        -                 -                  -                 -
        Utang usaha                         7.894.543.302                 -                  -     7.894.543.302
        Biaya masih harus dibayar             305.519.439                 -                  -       305.519.439
        Utang jangka panjang                      276.358     6.974.528.144                  -     6.974.804.502
        Liabilitas sewa                       198.163.011        99.767.538                  -       297.930.549

        Total                              8.398.502.110    7.074.295.682                    -   15.472.797.792
Page 43
                                                                                                            Ekshibit E/34

                                            PT PAPEROCKS INDONESIA Tbk
                                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                                   30 JUNI 2024
                              DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                          30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. MANAJEMEN PERMODALAN

   Tujuan utama manajemen permodalan Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan tingkat kredit
   yang kuat dan rasio permodalan yang sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan nilai pemegang
   saham.

   Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian berdasarkan strategi dan kondisi
   keuangan Perusahaan, serta kondisi ekonomi global dan domestik. Untuk memelihara atau menyesuaikan
   struktur permodalan, Perusahaan dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham,
   pengembalian modal kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru.

   Selanjutnya, Perusahaan memiliki kebijakan kas manajemen untuk mengelola modal. Perusahaan
   menerapkan manajemen keuangan terpusat untuk menjaga fleksibilitas pembiayaan dan mengurangi risiko
   likuiditas. Perusahaan juga berusaha untuk mempertahankan kebutuhan modal kerja yang memadai.


30. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN

                                                   30 Juni 2024                              31 Desember 2023
                                        Nilai tercatat       Nilai wajar**          Nilai tercatat       Nilai wajar**

     Aset keuangan
     Kas dan bank                         8.236.636.691             8.236.636.691     6.910.792.127        6.910.792.127
     Deposito berjangka                  33.667.500.000            33.667.500.000    38.667.500.000       38.667.500.000
     Piutang usaha – Neto                19.027.926.248            19.027.926.248    20.035.887.297       20.035.887.297
     Uang jaminan                        10.000.000.000            10.000.000.000    10.000.000.000       10.000.000.000

     Total aset keuangan               70.932.062.939             70.932.062.939    75.614.179.424       75.614.179.424

     Liabilitas keuangan
     Utang usaha
       Pihak ketiga                       4.331.264.124             4.331.264.124     4.932.761.113        4.932.761.113
       Pihak berelasi                     1.540.429.528             1.540.429.528     2.961.782.189        2.961.782.189
     Biaya yang masih
       harus dibayar                        793.284.445               793.284.445       305.519.439          305.519.439
     Utang jangka Panjang                 8.548.535.427             8.548.535.427     6.974.804.502        6.974.804.502

    Total liabilitas Keuangan          15.213.513.524             15.213.513.524    15.174.867.243       15.174.867.243
    **) Diukur dengan hirarki pengukuran nilai wajar Tingkat 3.

    Manajemen Perusahaan menetapkan bahwa nilai tercatat kas dan bank, deposito berjangka, piutang usaha,
    piutang lain-lain, uang jaminan, utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain dan biaya yang
    masih harus dibayar kurang lebih sebesar nilai wajarnya karena dampak dari diskonto yang tidak signifikan.

    Nilai tercatat dari utang bank jangka panjang dengan tingkat suku bunga mengambang kurang lebih sebesar
    nilai wajarnya karena dinilai ulang secara berkala.

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.69 MB
Published26 Jul 2024
Pages43
Characters156,467
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 50 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Paperocks Indonesia Tbk p.1 ×143
linked person Catur Jatiwaluyo · Direktur Utama p.4 ×9
linked person Dillon Sutandar · Direktur p.4 ×9
linked person Philip Sumali · Komisaris Utama p.11 ×7
linked person Frederick Rompas · Komisaris p.12 ×5
linked org Bank Central Asia Tbk p.24 ×2
linked org Bank Maybank Indonesia Tbk p.24 ×4
linked org Bank OCBC NISP Tbk p.24 ×5
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.24 ×14
linked org Indofood CBP Sukses Makmur Tbk p.24 ×8
linked org Sinar Mas p.25 ×2
linked org Asuransi Umum Mega p.28
linked org Asiaplast Industries TBK p.29 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.10
possible org Bursa Efek Indonesia p.10 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11
possible person Wito · Anggota p.12
possible person David · Anggota p.12
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×2
unresolved person Buntario Tigris · Notaris p.10 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.10 ×8
unresolved person Roza · Notaris p.10 ×8
unresolved person Yulia · Notaris p.10 ×9
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11 ×3
unresolved person Akta Notaris Yulia p.11 ×2
unresolved — Frederick Romp · Direktur Utama p.12 ×3
unresolved person Zayatri Novlesia · Anggota p.12
unresolved person Winda Aryuningsih · Anggota p.12
unresolved org Bank Tabungan Pensiunan Negara Tbk p.24 ×2
unresolved org PT. Indomarco Prismatama p.24 ×3
unresolved org PT. Circleka Indonesia Utama p.24
unresolved org PT. Fastfood Indonesia p.24
unresolved org PT. Sriboga Marugame Indonesia p.24
unresolved org PT. KKV International Indonesia p.24
unresolved org PT. Adib Cold Logistic p.24
unresolved org PT Glopac Indonesia p.24 ×9
unresolved org PT Great Eastern General Insurance Indonesia p.25
unresolved org PT Asuransi Sinar Mas p.25 ×2
unresolved org PT Asuransi Umum Mega Unit Usaha Syariah p.28
unresolved org PT Zurich General Takaful Indonesia p.28
unresolved org PT Asuransi Umum BCA p.28
unresolved org PT Wijaya Inti Packindo p.29
unresolved org PT Putra Kemas Makmur p.29
unresolved org PT Tekarindo Sejahtera p.29
unresolved org PT Griya Grafika Utama p.29
unresolved org PT Camilopas Jaya Makmur p.29
unresolved org PT Kevin Persada Mandiri p.29
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.32
unresolved org Kantor Konsultan Aktuaria Riana & Rekan p.33
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- p.35 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2024-II-PPRI.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result