Skip to content
Back to announcement

CALK TW II HETZER MEDICAL INDONESIA TBK FINAL.pdf

Financial statement Text extracted MEDS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 43

Page 1
PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK

Laporan Keuangan
30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024
dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
Page 2
£\-I               PT Hetzer Medical Indonesia Tbk

                                      SURAT PERNYATAAN DIREKSI
                                                TENTANG
                             TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
                   TANGGAL 30 JUNI 2024 (TIDAK DIAUDIT) dan 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT)
                   DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 JUNl 2024
                                          DAN 30 JUNl 2023 (TIDAK DIAUD]T)
                                          PT HEIZER MEDICAL INDONESIA TBK

     Yang bertandatangan di bawah ini :
      1.    Nama                     dr.Yenny Mariina
           Alamat kantor             Komp. Blue Sky Industrial (Bsl) Kavling No. 09 Jl. Nanjung No. 2 RT
                                     003 RW 005 Kel. Leuwigajah, Kec Cimahi Selatan Kota Cimahi 40532
            Nomor Telepon            022-6679409 / 022-6679383
           Jabatan                   Direktur Utama

     2.    Nama                      Faney Marsiana
           Alamat kantor             Komp. Blue Sky Industrial (Bsl) Kavling No. 09 Jl. Nanjung No. 2 RT
                                     003 RW 005 Kel. Leuwigajah, Kec Cimahi Selatan Kota Cimahi 40532
            Nomor Telepon            022-6679409 / 022-6679383
           Jabatan                   Direktur Keuangan

      Menyatakan bahwa:

      1.   Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan PT Hetzer Medical
         Indonesia Tbk.
      2. Laporan keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk telah disusun dan disajikan sesuai
         dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
      3. a. Semua lnformasi dalam laporan keuangan pT Hetzer Medical Indonesia Tbktelah dimuat
            secara lengkap dan benar.
         b. Laporan keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk tidak mengandung informasi atau
            fakta material yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakla material.
      4. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal dalam PT Hetzer Medical Indonesia
            Tbk.

      Demikian pemyataan ini dibuat dengan sebenarnya.



                                                      Cimahi,17 Juli 2024
                                           Atas nama dan mewakili Dewan Direksi




                                                                       -    L._`_ ..,.- ;




                            dr.Yennv Mariina                                  Farrov Marsiama
                             Direktur Utama                                  Direktur Keuangan
9


®-
` ra2266u426
9REsdikydinl##
` ng2 22 66794og
- info@hetzermedicalindonesia.cold
Page 3
                               PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                    LAPORAN POSISI KEUANGAN
                Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
            Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan
                                      30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                       Catatan            30 Juni 2024         31 Desember 2023

ASET

ASET LANCAR
Kas dan bank                          2,4,28,29                727.422.724               665.569.697
Piutang usaha                         2,5,28,29              6.544.813.591             5.420.262.622
Piutang lain-lain                     2,6,28,29                838.971.000               865.471.000
Persediaan                               2,7                10.608.924.886             8.490.096.438
Pajak dibayar di muka                    14a                   103.911.701             2.836.676.116
Uang muka                                 8                     89.071.630             5.027.730.990
Biaya dibayar di muka                    2,9                   274.631.499               214.765.524

Total Aset Lancar                                          19.187.747.031             23.520.572.387

ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan                    2,14d                   56.150.692                47.835.898
Aset tetap – neto                        2,10               49.973.159.650            52.111.467.275
Properti Investasi                       2,11                1.407.296.210             1.445.331.242

Total Aset Tidak Lancar                                     51.436.606.552            53.604.634.415

TOTAL ASET                                                  70.624.353.583            77.125.206.802




                    Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                        tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                   1
Page 4
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                              LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)
                Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
             Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan
                                    30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                      Catatan            30 Juni 2024         31 Desember 2023

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                          2,12,28,29             1.241.321.516              875.379.126
                                      2,13,27,
Utang lain-lain                         28,29                 71.257.431               844.407.001
Utang pajak                              14b                  19.738.260               108.785.618
Utang sewa                             2,28,29                20.250.000                20.250.000
Pendapatan diterima di muka              2,15                800.226.702             1.820.241.414
Bagian utang jangka panjang yang
 jatuh tempo dalam satu tahun:
 Utang pembiayaan konsumen           2,16,28,29               446.688.467              432.049.503
 Utang bank                          2,17,28,29             2.308.291.732            2.229.125.663

Total Liabilitas Jangka Pendek                              4.907.774.108             6.330.238.325

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pascakerja           2,18                 367.203.374               329.408.854
Bagian utang jangka panjang
  setelah dikurangi bagian yang
  jatuh tempo dalam satu tahun:
  Utang pembiayaan konsumen          2,16,28,29               129.376.703              356.439.742
  Utang bank                         2,17,28,29             3.779.048.745            4.953.331.438

Total Liabilitas Jangka Panjang                             4.275.628.822             5.639.180.034

TOTAL LIABILITAS                                            9.183.402.930            11.969.418.359

EKUITAS
Modal saham – nilai nominal Rp 20
 per saham
Modal dasar – 5.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor
 penuh – 1.562.500.000 saham            19                 31.250.000.000            31.250.000.000
Tambahan modal disetor                  20                 29.867.355.456            29.867.355.456
Saldo laba                              21
 Dapat ditentukan penggunaannya                             1.000.000.000            1.000.000.000
 Belum dapat ditentukan
   penggunaannya                                            (340.089.900)            3.357.358.952
Rugi komprehensif lain                                      (336.314.903)             (318.925.965)

TOTAL EKUITAS                                              61.440.950.653            65.155.788.443

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                               70.624.353.583            77.125.206.802




                   Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                       tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                  2
Page 5
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
               Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
            Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan
                                   30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                      Catatan            30 Juni 2024                30 Juni 2023

PENJUALAN                               2,22                5.440.807.628              7.262.781.753

BEBAN POKOK PENJUALAN                   2,23               (2.620.931.423 )            (5.114.295.002 )

LABA KOTOR                                                 2.819.876.205               2.148.486.751

Beban penjualan                         2,24                 (694.110.171 )            (1.089.173.158 )
Beban umum dan administrasi             2,25               (5.364.095.459 )            (8.767.035.849 )

LABA (RUGI) USAHA                                          (3.238.329.425 )            (7.707.722.256 )

PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-
   LAIN
Penghasilan keuangan                     2                        595.115                 35.064.078
Beban keuangan                           2                   (263.391.324 )             (429.680.898 )
Lain-lain – neto                         2                   (199.733.440 )

LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK
  PENGHASILAN                                              (3.700.859.074)            (8.102.339.076 )

PAJAK PENGHASILAN                        2
Kini                                    14c                              -                           -
Tangguhan                               14d                     3.410.222                            -

Manfaat (Beban) Pajak
  Penghasilan – Neto                                            3.410.222                            -

LABA (RUGI) BERSIH TAHUN
  BERJALAN                                                 (3.697.448.852)            (8.102.339.076 )

PENGHASILAN (RUGI)
  KOMPREHENSIF LAIN

Pos yang tidak akan
  direklasifikasikan ke laba rugi
Pengukuran kembali atas imbalan                              (22.293.510)
  pascakerja                             2,18
Pajak penghasilan terkait               2,14d                   4.904.572

TOTAL RUGI KOMPREHENSIF
 LAIN - NETO SETELAH PAJAK                                 (3.714.837.790)            (8.102.339.076 )

LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
 TAHUN BERJALAN                                            (3.714.837.790)            (8.102.339.076)

LABA (RUGI) PER SAHAM                   2,26                        (2,38)                      (5,18)




                   Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                       tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                  3
Page 6
                                                           PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                                              LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                                             Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
                                          Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan
                                                                 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                                                        Dapat         Belum dapat            Rugi
                                                            Tambahan
                                        Modal Saham                                  ditentukan        ditentukan        Komprehensif     Jumlah Ekuitas
                                                           modal disetor
                                                                                   penggunaannya     penggunaannya           Lain
Saldo 1 Januari 2023                    31.250.000.000       29.867.355.456         1.000.000.000      6.927.836.505      (257.897.817)   68.787.294.144

Rugi Bersih tahun berjalan                                                                             (8.102.339.076)                    (8.102.339.076)

Rugi Komprehensif lain tahun berjalan

Saldo 30 Juni 2023                      31.250.000.000       29.867.355.456          1.000.000.000     (1.174.502.571)    (257.897.817)   60.684.955.068



Saldo 1 Januari 2024                    31.250.000.000       29.867.355.456          1.000.000.000      3.357.358.952     (318.925.965)   65.155.788.443

Rugi Bersih tahun berjalan                                                                             (3.697.448.852)                    (3.697.448.852)

Rugi Komprehensif lain tahun berjalan                                                                                      (17.388.938)     (17.388.938)

Saldo 30 Juni 2024                      31.250.000.000       29.867.355.456          1.000.000.000      (340.089.900)     (336.314.903)   61.440.950.653



                                                Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                                                    tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.




                                                                               4
Page 7
                                PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                        LAPORAN ARUS KAS
                 Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
            Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30
                                       Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                  Catatan    30 Juni 2024             30 Juni 2023

ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS
   OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                   3.296.241.947          9.143.849.760
Pembayaran kepada pemasok                                     (4.373.817.481)         (3.770.222.829)
Penerimaan pengembalian uang muka dari                          4.938.659.360
pemasok
Pembayaran untuk beban operasional lainnya                     (1.242.545.160 )       (7.307.045.893)
Penerimaan penghasilan keuangan                                       595.115              2.675.479
Pembayaran beban keuangan                                        (263.391.324 )         (354.721.267)
Pembayaran pajak penghasilan                                       (25.181.952)          (52.662.074)

Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
  Aktivitas Operasi                                             2.330.560.505         (2.338.126.824)

ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS INVESTASI
Penjualan aset tetap                                10                      -                      -
Perolehan aset tetap                              10,32          (188.017.209 )       (6.409.559.038)
Pembayaran uang muka perolehan aset                8,32

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas
  Investasi                                                      (188.017.209 )        (6.409.559.038)

ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS
   PENDANAAN
Peningkatan modal disetor                                                   -                      -
Penerimaan tambahan modal disetor                                           -                      -
Pembayaran utang bank                                          (1.095.116.624 )       (1.021.287.657)
Penerimaan (pembayaran) utang pembiayaan          14,31          (212.424.075 )          220.669.049
konsumen
Penerimaan (pembayaran) utang lain-lain – pihak   13,27          (773.149.570 )        5.230.984.500
berelasi
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
  Aktivitas Pendanaan                                          (2.080.690.269 )        4.430.365.892

KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN
  BANK                                                             61.853.027         (4.317.319.970 )

KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                           665.569.697          5.361.820.802

KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                            4             727.422.724          1.044.500.832




                    Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                        tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.



                                                     5
Page 8
                                    PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.     UMUM

       Pendirian Perusahaan

       PT Hetzer Medical Indonesia tbk ("Perusahaan") didirikan tanggal 31 Desember 2010 berdasarkan Akta
       Notaris No. 12 dibuat oleh Cahya Suryana, S.H., Notaris di Bandung. Akta Pendirian Perusahaan telah
       disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan
       No. AHU-06450.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 8 Februari 2011.

       Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris
       No. 31 tanggal 28 Maret 2024, dibuat oleh Dr. Erny Kencanawati, S.H., M.Kn., tentang perubahan
       susunan pengurus Perusahaan. Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah dierima oleh
       Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan
       Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0139542 tanggal 04 April 2024.

       Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama
       bergerak di bidang perdagangan dan industri dengan kegiatan usaha utama yaitu industri barang plastik
       lainnya, industri peralatan kedokteran dan kedokteran gigi serta perlengkapan lainnya, perdagangan
       besar alat laboratorium, alat farmasi dan alat kedokteran untuk manusia.

       Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 kegiatan usaha utama yang dijalankan
       Perusahaan adalah di bidang perdagangan dan industri masker, stetoskop, tensimeter dan peralatan
       kedokteran.

       Perusahaan berkedudukan di Kota Cimahi.

       Perusahaan tidak memiliki Entitas Induk.

       Susunan Dewan Komisaris dan Direksi serta Karyawan

       Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan
       adalah sebagai berikut:

                                              30 Juni 2024                          31 Desember 2023
       Dewan Komisaris
       Komisaris Utama          :   Jemmy Kurniawan                      : Jemmy Kurniawan
       Komisaris                :   Alvi Hadi Sugondo                    : Franciscus Rijadi

       Komisaris Independen     :   Tato Suprapto Basir                  : Tato Suprapto Basir

       Direksi
       Direktur Utama           :   dr.Yenny Marlina                     : Agustinus Padmono Budi Sanyoto
       Direktur                 :   Herry                                : Herry
                                    Fancy Marsiana                         Fancy Marsiana

       Personil manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota Komisaris dan Direksi. Manajemen
       kunci tersebut memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, dan
       mengendalikan aktivitas Perusahaan.

       Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 002/SPE/HMI/II/2024 tanggal 12 Februari 2024, Dewan
       Direksi mengangkat dr.Yenny Marlina sebagai Sekretaris Perusahaan.

       Perusahaan telah membentuk komite audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan
       No. 001/HMI/KOM/IV/2024 tanggal 01 April 2024 dengan susunan anggota sebagai berikut:




                                                        6
Page 9
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.     UMUM (lanjutan)

       Susunan Dewan Komisaris dan Direksi serta Karyawan (lanjutan)

       Komite Audit
       Ketua                                                :     Tato Suprapto Basir
       Anggota 1                                            :     Aam Rahmani SE.,Ak.,CA
       Anggota 2                                            :     Drs. Widjaja Muliadi, MM., MBA

       Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 13/HMI/BS/IV/2022 tanggal 14 April 2022, Dewan Direksi
       mengangkat Dera Susanty Herman sebagai Kepala Unit Audit Internal.

       Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2023 Perusahaan masing-masing memiliki 24 dan 24
       karyawan tetap.

       Penawaran Umum Saham Perdana

       Pada tanggal 29 Juli 2002, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan
       (OJK) dengan Surat No. S-159/D.04/2002 untuk melakukan penawaran umum perdana 312.500.000
       saham dengan nilai nominal Rp 20 per saham, dengan harga penawaran Rp 125 per saham. Pada
       tanggal 10 Agustus 2022, seluruh saham tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

       Penawaran Umum Saham Perdana tersebut disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham dan
       dituangkan dalam Akta Notaris No. 64 oleh Sugih Haryati, S.H., M.Kn., tanggal 19 Oktober 2022.

       Penerbitan Laporan Keuangan

       Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Dewan Direksi Perusahaan, selaku pihak
       yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan, pada tanggal
       17 Juli 2024.


2.     IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

       Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

       Laporan keuangan Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia yang
       meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi
       Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan
       Indonesia (“DSAK-IAI”), serta Peraturan No. VIII.G.7 yang diterbitkan oleh BAPEPAM-LK, tentang
       Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

       Dasar Penyajian Laporan Keuangan

       Laporan keuangan, kecuali laporan arus kas, telah disusun secara akrual dengan menggunakan konsep
       biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk akun-akun tertentu yang diukur berdasarkan basis lain
       seperti yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi terkait.

       Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung, dan dikelompokkan ke dalam
       aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

       Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsisten dengan yang
       digunakan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
       2023, kecuali untuk penerapan amendemen PSAK yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2024
       seperti yang diungkapkan dalam Catatan ini.

       Mata uang fungsional dan pelaporan yang digunakan oleh Perusahaan adalah Rupiah.



                                                      7
Page 10
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.     IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

       Dasar Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan)

       Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK Indonesia mengharuskan manajemen untuk
       membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan
       jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini dibuat
       berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen dan pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat ini,
       hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan
       pertimbangan atau kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal di mana asumsi dan estimasi adalah
       signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan dalam Catatan 3 atas laporan keuangan.

       Penerapan PSAK yang Baru dan Direvisi

       Perusahaan telah menerapkan menerapkan PSAK yang baru dan revisi, yang berlaku efektif tanggal
       1 Januari 2023:
       - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
       - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka
          Pendek atau Jangka Panjang
       - Amendemen PSAK 16 Aset Tetap tentang Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan
       - Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait
          Definisi Estimasi Akuntansi
       - Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
          Timbul dari Transaksi Tunggal

       Penerapan standar yang baru dan revisi tersebut tidak mengakibatkan perubahan substansial terhadap
       kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan
       untuk tahun berjalan.

       Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

       Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah (“Rp”), yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan.

       Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang
       berlaku pada tanggal transaksi.

       Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan
       dengan kurs yang berlaku saat itu. Pos non-moneter dalam mata uang asing yang diukur berdasarkan
       nilai historis tidak dijabarkan kembali. Selisih kurs yang timbul atas penyelesaian pos-pos moneter dan
       penjabaran kembali pos-pos moneter diakui pada laba rugi.

       Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

       Sesuai dengan PSAK No. 7, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, suatu pihak dianggap berelasi jika
       salah satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan cara kepemilikan, secara
       langsung atau tidak langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan cara partisipasi dalam
       kebijakan keuangan dan operasional) atas pihak lain dalam mengambil keputusan keuangan dan
       operasional.

       Seluruh transaksi signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 27 atas laporan
       keuangan.

       Instrumen Keuangan

       Aset Keuangan

       Aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya pada tanggal perdagangan di mana pembelian
       atau penjualan aset keuangan dilakukan berdasarkan kontrak yang mensyaratkan penyerahan aset
       keuangan dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh pasar yang bersangkutan.

                                                      8
Page 11
                                   PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.     IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

       Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Aset Keuangan (lanjutan)

       Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
       melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

       Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual
       - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.

       Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
       - Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi.; dan
       - Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
         komprehensif lain.

       Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan bank, piutang usaha dan piutang lain-lain (instrumen
       keuangan yang memiliki dan tidak memiliki kuotasi harga). Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset
       lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai
       aset tidak lancar.

       Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

       i)    Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi

             Perusahaan mengukur aset keuangan pada biaya diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
             (1) aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan arus kas
             kontraktual; dan (2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan pada tanggal yang
             ditentukan untuk arus kas yang semata- mata pembayaran pokok dan bunga atas jumlah pokok
             yang belum dibayar.

             Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortiasi selanjutnya diukur dengan menggunakan
             metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah dikurangi dengan penurunan
             nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi
             atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR
             dicatat dalam laporan laba rugi. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan
             laba rugi.

       ii)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui OCI

             Instrumen utang

             Perusahaan mengukur instrumen utang pada nilai wajar melalui OCI jika kedua kondisi berikut
             terpenuhi: (1) aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan
             arus kas kontraktual dan pejualan; dan (2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan
             menimbulkan pada tanggal yang ditentukan untuk arus kas yang semata-mata pembayaran pokok
             dan bunga atas jumlah pokok yang belum dibayar.

             Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui OCI, pendapatan bunga, revaluasi
             selisih kurs, dan kerugian atau pembalikan penurunan nilai diakui dalam laba rugi dan dihitung
             dengan cara yang sama seperti aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
             Perubahan nilai wajar yang tersisa diakui dalam OCI. Setelah penghentian pengakuan, perubahan
             nilai wajar kumulatif yang diakui di OCI didaur ulang menjadi laba rugi.




                                                        9
Page 12
                                    PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.     IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

       Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Aset Keuangan (lanjutan)

       ii)    Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui OCI (lanjutan)

              Instrumen ekuitas

              Setelah pengakuan awal, Perusahaan dapat memilih untuk mengklasifikasikan investasi
              ekuitasnya secara tidak dapat dibatalkan sebagai instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai
              wajar melalui OCI jika definisi ekuitas sesuai PSAK No. 50: Instrumen Keuangan: Penyajian dan
              tidak dimiliki untuk diperdagangkan. Klasifikasi ditentukan berdasarkan instrumen per instrumen.

              Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak pernah didaur ulang menjadi keuntungan
              atau kerugian. Dividen diakui sebagai pendapatan lain-lain dalam laba rugi pada saat hak
              pembayaran telah ditetapkan, kecuali jika Perusahaan memperoleh keuntungan dari hasil tersebut
              sebagai pemulihan sebagian biaya perolehan aset keuangan, dalam hal ini, keuntungan tersebut
              adalah dicatat dalam OCI. Instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tidak
              tunduk pada penilaian penurunan nilai.

       iii)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi

              Aset keuangan pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasuk aset keuangan yang dimiliki
              untuk diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada pengakuan awal pada nilai wajar
              melalui laporan laba rugi, atau aset keuangan yang wajib diukur pada nilai wajar. Aset keuangan
              diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka diperoleh untuk tujuan dijual atau
              dibeli kembali dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga
              diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan kecuali jika ditetapkan sebagai instrumen
              lindung nilai yang efektif. Aset keuangan dengan arus kas yang tidak semata-mata pembayaran
              pokok dan bunga diklasifikasikan dan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, terlepas
              dari model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang akan diklasifikasikan pada
              biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui OCI, seperti dijelaskan di atas,
              instrumen utang dapat ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika hal
              tersebut menghilangkan, atau secara signifikan mengurangi, ketidaksesuaian akuntansi.

              Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi selanjutnya disajikan dalam
              laporan posisi keuangan sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam
              laporan laba rugi.

              Perusahaan tidak memiliki investasi dalam instrumen ekuitas, yang diklasifikasikan sebagai aset
              keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

       Aset keuangan (atau mana yang lebih tepat, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset
       keuangan serupa) dihentikan pengakuannya pada saat: (1) hak untuk menerima arus kas yang berasal
       dari aset tersebut telah berakhir; atau (2) Perusahaan telah mengalihkan hak mereka untuk menerima
       arus kas yang berasal dari aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara
       penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “pass-through”; dan baik (a)
       Perusahaan telah secara substansial, mengalihkan seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau (b)
       Perusahaan secara substansial tidak mengalihkan atau tidak memiliki seluruhris iko dan manfaat suatu
       aset, namun telah mengalihkan kendali atas aset tersebut.

       Liabilitas Keuangan

       Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
       - Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
       - Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.


                                                        10
Page 13
                                   PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.     IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

       Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Liabilitas Keuangan (lanjutan)

       Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.

       Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang,
       termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

       Liabilitas keuangan Perusahaan meliputi utang usaha, utang lain-lain – pihak ketiga, utang sewa, utang
       pembiayaan konsumen, dan utang bank. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka
       panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang
       tersisa kurang dari 12 bulan.

       Pengukuran liabilitas keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

       i)    Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi

             Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya amortisasi (misalnya pinjaman dan utang yang
             dikenakan bunga) selanjutnya diukur dengan menggunakan metode EIR. Amortisasi EIR termasuk
             di dalam biaya keuangan dalam laporan laba rugi.

       ii)   Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi

             Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasuk liabilitas
             keuangan untuk diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan
             awal untuk diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.

             Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok untuk diperdagangkan jika mereka diperoleh
             untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Kategori ini termasuk instrumen
             keuangan derivatif yang diambil Perusahaan yang tidak ditujukan sebagai instrumen lindung nilai
             dalam hubungan lindung nilai sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 71. Derivatif melekat
             yang dipisahkan juga diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan kecuali mereka
             ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai efektif.

             Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam laporan
             laba rugi.

       Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan atau
       kadaluarsa

       Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi
       pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
       substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut
       diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan selisih
       antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam laporan laba rugi.

       Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas lindung nilai

       Metode pengakuan keuntungan atau kerugian yang timbul tergantung dari apakah derivatif tersebut
       dimaksudkan sebagai instrumen lindung nilai, dan jika demikian, sifat dari item yang dilindung nilai.

       Untuk derivatif yang dikategorikan sebagai lindung nilai arus kas, pada awal transaksi, Perusahaan
       mendokumentasikan hubungan antara instrumen lindung nilai dengan item yang dilindung nilai, beserta
       tujuan manajemen risiko dan strategi pelaksanaan transaksi lindung nilai. Perusahaan juga
       mendokumentasikan penilaiannya, pada saat dimulainya lindung nilai dan secara berkesinambungan,
       apakah derivatif yang digunakan dalam transaksi lindung nilai sangat efektif dalam menghapus dampak
       perubahan nilai wajar atas arus kas yang dilindung nilai.

                                                        11
Page 14
                                   PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.     IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

       Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas lindung nilai (lanjutan)

       Nilai wajar penuh derivatif lindung nilai diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas jangka
       panjang jika jatuh tempo yang tersisa untuk pokok yang dilindung nilai melebihi 12 bulan, dan sebagai
       aset lancar atau liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.

       Perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan dan memenuhi kriteria lindung nilai atas arus kas untuk
       tujuan akuntansi, bagian efektifnya, diakui di penghasilan komprehensif lain di dalam "cadangan lindung
       nilai arus kas". Ketika instrumen derivatif tersebut kadaluarsa atau tidak lagi memenuhi kriteria lindung
       nilai untuk tujuan akuntansi, maka keuntungan atau kerugian kumulatif di penghasilan komprehensif
       lain diakui pada laporan laba rugi.

       Perubahan nilai wajar derivatif yang tidak memenuhi kriteria lindung nilai untuk tujuan akuntansi diakui
       langsung pada laporan laba rugi di dalam "(Kerugian) keuntungan perubahan nilai wajar derivatif -
       bersih".

       Saling Hapus Antar Aset dan Liabilitas Keuangan

       Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
       keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
       melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara
       neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

       Penurunan Nilai Aset Keuangan

       Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
       meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Perusahaan
       menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
       keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian,
       Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat
       periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat
       pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa
       biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan
       perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak
       pengakuan awal.

       Perusahaan menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
       tersebut terhadap piutang usaha dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan.

       Penentuan Nilai Wajar

       Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
       untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar di pasar utama (atau
       pasar yang paling menguntungkan) pada tanggal pengukuran dalam kondisi pasar saat ini (yaitu harga
       keluar) terlepas apakah harga tersebut dapat diobservasi secara langsung atau diestimasi dengan
       menggunakan teknik penilaian lain pada tanggal pengukuran.

       Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
       terjadi:
       i)   di pasar utama (principal market) untuk aset atau liabilitas tersebut; atau
       ii) jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan (most advantageous market)
            untuk aset atau liabilitas tersebut.




                                                        12
Page 15
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.     IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

       Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Penentuan Nilai Wajar (lanjutan)

       Perusahaan mengukur nilai wajar suatu aset atau liabilitas menggunakan asumsi yang akan digunakan
       pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
       bertindak dalam kepentingan ekonomis terbaiknya.

       Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
       menghasilkan manfaat ekonomis dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
       terbaiknya (highest and best use) atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan
       menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

       Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang
       memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat
       diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

       Hirarki nilai wajar dikategorikan dalam tiga (3) level input untuk teknik penilaian yang digunakan dalam
       pengukuran nilai wajar, sebagai berikut:
       a) Input Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
            identik yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
       b) Input Level 2 - input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi
            untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung atau tidak langsung.
       c) Input Level 3 - input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas.

       Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara berulang, Perusahaan menentukan
       apakah terjadi transfer antara Level di dalam hirarki dengan cara mengevaluasi kategori (berdasarkan
       input level terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir periode pelaporan.

       Perusahaan menentukan kelas aset dan liabilitas yang sesuai dengan sifat, karakteristik, dan risiko aset
       dan liabilitas, dan level hirarki nilai wajar dimana pengukuran nilai wajar tersebut dikategorikan.

       Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
       untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
       pengukuran.

       Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
       terjadi di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan di
       mana Perusahaan memiliki akses pada tanggal tersebut.

       Jika tersedia, Perusahaan mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga
       kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif,
       Perusahaan menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat
       diobservasi dan relevan serta meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

       Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-
       pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm’s length market transactions), penggunaan nilai
       wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang didiskonto, atau model
       penilaian lain.

       Kas dan bank

       Kas dan bank tidak digunakan sebagai jaminan ataupun dibatasi penggunaannya.




                                                       13
Page 16
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.     IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

       Persediaan

       Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto.
       Biaya perolehan persediaan meliputi seluruh biaya yang timbul sampai persediaan berada dalam
       kondisi dan lokasi saat ini, di mana ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang.
       Biaya barang jadi dan barang dalam proses terdiri dari biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, biaya
       langsung lain dan biaya tidak langsung yang terkait dengan produksi (berdasarkan kapasitas operasi
       normal). Nilai realisasi neto adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi
       estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.

       Ketika persediaan dijual, jumlah tercatat persediaan tersebut diakui sebagai beban pada tahun di mana
       pendapatan terkait diakui.

       Penyisihan penurunan nilai persediaan karena keusangan, kerusakan, kehilangan dan lambatnya
       perputaran ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan masing-masing persediaan
       untuk mencerminkan nilai realisasi neto pada akhir tahun. Penyisihan penurunan nilai persediaan ke
       nilai realisasi neto dan seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode penurunan nilai
       atau kerugian terjadi. Jumlah setiap pemulihan penyisihan penurunan nilai persediaan karena kenaikan
       nilai realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah persediaan yang diakui sebagai beban
       pada periode terjadinya pemulihan tersebut.

       Biaya Dibayar di Muka

       Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat setiap biaya dengan menggunakan metode
       garis lurus.

       Aset Tetap

       Pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya perolehan yang meliputi harga pembelian,
       biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke
       lokasi dan kondisi yang diperlukan. Setelah pengakuan awal, Perusahaan menggunakan model biaya
       di mana seluruh aset tetap diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
       akumulasi kerugian penurunan nilai (jika ada).

       Biaya pengurusan legal awal untuk hak atas tanah diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah
       dan biaya ini tidak disusutkan. Biaya yang berkaitan dengan perpanjangan hak atas tanah diakui
       sebagai beban ditangguhkan dan diamortisasi selama periode hak atas tanah atau manfaat ekonomi
       tanah, mana yang lebih pendek.

       Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang
       terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di masa depan
       berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan dan biaya tersebut dapat diukur secara
       andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya pada tahun di mana
       penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laba
       rugi.

       Penyusutan dihitung sejak aset tersebut siap untuk digunakan dengan menggunakan metode garis
       lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap yang bersangkutan dengan rincian
       sebagai berikut:
                                                                            Tahun      Persentase
       Bangunan                                                                     20             5%
       Mesin                                                                      8 – 16      6,25% - 12,5%
       Kendaraan                                                                     8            12,5%
       Peralatan                                                                   4–8         12,5% - 25%
       Inventaris                                                                    4             25%
       Furniture                                                                   4–8         12,5% - 25%
       Aset hak guna - bangunan                                                    1-3        33,33% - 100%

                                                      14
Page 17
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.     IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

       Aset Tetap (lanjutan)

       Masa manfaat ekonomi, nilai residu dan metode penyusutan aset tetap ditelaah setiap akhir tahun dan
       pengaruh dari setiap perubahan estimasi akuntansi tersebut berlaku prospektif.

       Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa depan
       yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
       pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat
       dari aset tetap) diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.

       Properti Investasi

       Properti investasi yang merupakan properti yang dimiliki untuk penghasilan sewa jangka panjang
       dan/atau untuk peningkatan modal, pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan dan selanjutnya
       dicatat pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai.
       Biaya perolehan juga termasuk biaya penggantian bagian properti investasi, jika memenuhi kriteria
       pengakuan. Seluruh biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui
       dalam laba rugi pada saat terjadinya.

       Properti investasi Perusahaan terdiri dari bangunan dan disusutkan menggunakan metode garis lurus
       (straight-line method) sesuai dengan taksiran masa manfaat ekonomis selama 20 tahun.

       Transfer ke atau dari properti investasi dilakukan pada saat terdapat perubahan penggunaan.

       Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

       Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas tidak diamortisasi namun diuji penurunan nilainya
       setiap tahun, atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang
       mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai. Aset yang diamortisasi ditelaah untuk penurunan nilai
       apabila terjadi kondisi atau perubahan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat
       diperoleh kembali. Kerugian penurunan nilai diakui sebesar selisih jumlah tercatat aset terhadap jumlah
       terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi
       biaya penjualan dengan nilai pakai.

       Untuk tujuan menguji penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus
       kas terpisah teridentifikasi (unit penghasil kas). Aset non keuangan yang mengalami penurunan nilai
       ditelaah untuk kemungkinan pembalikkan atas penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.

       Sewa

       Perusahaan sebagai penyewa

       Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung,
       sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
       mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan
       imbalan.

       Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian,
       Perusahaan harus menilai apakah:
       - Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari
          penggunaan aset identifikasian; dan
       - Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Perusahaan memiliki
          hak ini ketika Perusahaan memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang
          bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:
       - Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
       - Perusahaan telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk
          tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.

                                                      15
Page 18
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.     IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

       Sewa (lanjutan)

       Perusahaan sebagai penyewa (lanjutan)

       Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali atas kontrak yang mengandung sebuah komponen
       sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa
       berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen
       nonsewa. Namun, untuk sewa penunjang dimana Perusahaan bertindak sebagai penyewa,
       Perusahaan memutuskan untuk tidak memisahkan komponen nonsewa dan mencatat komponen sewa
       dan nonsewa tersebut sebagai satu komponen sewa.

       Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna
       diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan
       dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan
       biaya langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar
       dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan
       dan ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima.

       Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga
       tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

       Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
       didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut
       tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya,
       Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.

       Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini:
       - pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan piutang insentif
         sewa;
       - pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya
         diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
       - jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
       - harga eksekusi opsi beli jika Perusahaan cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
       - penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Perusahaan cukup pasti untuk tidak
         menghentikan lebih awal.

       Liabilitas Imbalan Kerja

       Perusahaan menyediakan imbalan kerja pasti kepada karyawannya sesuai dengan Undang-undang
       Ketenagakerjaan Indonesia No. 13/2003. Program imbalan pasti ini tidak didanai.

       Liabilitas neto Perusahaan atas program imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan
       pascakerja pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan
       liabilitas imbalan pascakerja dilakukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dalam
       perhitungan aktuaria yang dilakukan setiap akhir periode pelaporan.

       Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja, meliputi a) keuntungan dan kerugian aktuarial,
       b) imbal hasil atas aset program, tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas
       aset, tidak termasuk bunga, diakui di penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran
       kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya.

       Ketika program imbalan berubah atau terdapat kurtailmen atas program, bagian imbalan yang berubah
       terkait biaya jasa lalu, atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui di laba rugi pada saat terdapat
       perubahan atau kurtailmen atas program.




                                                       16
Page 19
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.     IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

       Liabilitas Imbalan Kerja (lanjutan)

       Perusahaan menentukan (penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas imbalan pascakerja neto
       dengan menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur
       liabilitas imbalan pascakerja selama periode berjalan.

       Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian atas penyelesaian liabilitas imbalan pascakerja pada
       saat penyelesaian terjadi. keuntungan atau kerugian atas penyelesaian merupakan selisih antara nilai
       kini liabilitas imbalan pascakerja yang ditetapkan pada tanggal penyelesaian dengan harga
       penyelesaian, termasuk setiap aset program yang dialihkan dan setiap pembayaran yang dilakukan
       secara langsung oleh Perusahaan sehubungan dengan penyelesaian tersebut.

       Perusahaan mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan setiap
       keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan (2) penghasilan atau beban bunga neto di laba rugi
       pada saat terjadinya.

       Pengakuan       Pendapatan       dan     Beban

       Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

       Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
       i)   Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
       ii) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji
            dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
            pelanggan.
       iii) Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh
            suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke
            pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat
            variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang
            diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan
            dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode
            kontrak.
       iv) Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
            berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak
            dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya
            yang diharapkan ditambah marjin.
       v) Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
            barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
            barang atau jasa tersebut).

       Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
       - Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
       - Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
         pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu Perusahaan memilih ukuran penyelesaian
         yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya
         kewajiban pelaksanaan.

       Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
       penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban
       kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang
       telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak disajikan dalam
       "Pendapatan diterima di muka".

       Penjualan barang

       Pendapatan dari penjualan barang diakui pada saat risiko dan manfaat kepemilikan secara signifikan
       telah dialihkan kepada pelanggan. Hal ini biasanya terjadi pada saat barang diserahkan dan pelanggan
       telah menerima barang tersebut.

                                                        17
Page 20
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.     IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

       Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

       Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

       Laba per Saham

       Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan dengan rata-rata tertimbang
       jumlah saham yang beredar selama tahun tersebut.

       Laba per saham dilusian dihitung manakala Perusahaan memiliki instrumen berpotensi saham biasa
       yang bersifat dilutif.

       Pajak Penghasilan

       Beban pajak penghasilan terdiri dari jumlah beban pajak kini dan pajak tangguhan.

       Beban pajak penghasilan untuk periode berjalan terdiri dari pajak penghasilan kini dan pajak tangguhan.
       Beban pajak penghasilan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, kecuali
       jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui di penghasilan komprehensif lain
       atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan
       komprehensif lain atau ekuitas.

       i)    Pajak Kini

             Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan
             keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen
             secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”)
             sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika
             perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada
             otoritas pajak.

             Bunga dan denda untuk kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan, jika ada,
             dicatat sebagai bagian dari “Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan” dalam laporan laba rugi dan
             penghasilan komprehensif lain.

             Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan Surat Ketetapan Pajak (“SKP”)
             diakui sebagai pendapatan atau beban dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
             tahun berjalan, kecuali jika diajukan upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok
             pajak dan denda yang ditetapkan dengan SKP ditangguhkan pembebanannya sepanjang
             memenuhi kriteria pengakuan aset.

       ii)   Pajak Tangguhan

             Pajak tangguhan diakui berdasarkan perbedaan temporer pada tanggal pelaporan antara dasar
             pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan
             keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan
             beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
             dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak
             pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi fiskal.

             Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi
             jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
             memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak
             tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan diakui
             sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan aset pajak
             tangguhan tersedia untuk dipulihkan.


                                                      18
Page 21
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.     IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

       Pajak Penghasilan (lanjutan)

       ii)   Pajak Tangguhan (lanjutan)

             Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode
             saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak
             yang berlaku atau berlaku secara substantif pada akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak
             terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan,
             termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah
             langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.

             Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan
             secara hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak
             tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau
             Perusahaan bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.

       Segmen operasi

       Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa
       (segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu
       (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.

       Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk akun-akun yang dapat diatribusikan
       langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai
       kepada segmen tersebut.


3.     PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING

       Penyusunan laporan keuangan Perusahaan mengharuskan manajemen untuk membuat
       pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban, aset dan
       liabilitas yang dilaporkan serta pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada setiap akhir periode
       pelaporan. Namun, hasil aktual dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi, ketidakpastian atas
       asumsi serta estimasi tersebut dapat menimbulkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset
       dan liabilitas pada tahun berikutnya.

       Pertimbangan dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi

       Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat pertimbangan
       berikut, selain yang telah tercakup dalam estimasi, yang memiliki dampak signifikan atas jumlah-jumlah
       yang diakui dalam laporan keuangan:

       Penyisihan Pajak Penghasilan Badan

       Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan.
       Terdapat transaksi dan perhitungan pajak tertentu yang penentuan akhirnya adalah tidak pasti dalam
       kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan
       estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Ketika hasil pajak yang dikeluarkan
       berbeda dengan jumlah yang awalnya diakui, perbedaan tersebut akan berdampak pada pajak
       penghasilan dan penyisihan pajak tangguhan pada periode di mana penentuan tersebut dilakukan.

       Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum dikompensasi sejauh besar
       kemungkinan bahwa laba fiskal akan tersedia untuk dikompensasi dengan saldo rugi fiskal yang dapat
       dikompensasikan. Penentuan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui berdasarkan perbedaan
       waktu dan laba kena pajak di masa mendatang bersama-sama dengan strategi perencanaan pajak
       masa depan membutuhkan pertimbangan signifikan dari manajemen.


                                                       19
Page 22
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.     PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

       Pertimbangan dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi (lanjutan)

       Penyisihan Pajak Penghasilan Badan (lanjutan)

       Jumlah tercatat utang pajak penghasilan dan aset pajak tangguhan Perusahaan, diungkapkan pada
       Catatan 14b atas laporan keuangan.

       Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

       Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya bergantung pada model bisnis untuk mengelola aset
       keuangan tersebut dan apakah persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut semata-mata
       pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset dan liabilitas keuangan diakui dan
       dikelompokkan sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti diungkapkan pada Catatan 28
       atas laporan keuangan.

       Mengevaluasi perjanjian sewa

       Dikelompokkan sebagai penyewa - Menilai pengaturan sewa dan jangka waktu sewa

       Penentuan apakah suatu perjanjian mengandung unsur sewa membutuhkan pertimbangan yang cermat
       untuk menilai apakah perjanjian tersebut memberikan hak untuk mendapatkan secara subtansial
       seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian dan hak untuk mengarahkan penggunaan
       aset identifikasian, bahkan jika hak tersebut tidak dijabarkan secara eksplisit di perjanjian. Dalam
       menentukan jangka waktu sewa, Perusahaan mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang
       menimbulkan insentif ekonomi untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak menggunakan opsi
       penghentian. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian kontrak kerja) hanya termasuk
       dalam jangka waktu sewa jika cukup pasti akan diperpanjang (atau tidak dihentikan).

       Dikelompokkan sebagai penyewa - Memperkirakan suku bunga pinjaman inkremental untuk liabilitas
       sewa

       Karena Perusahaan tidak dapat langsung menentukan suku bunga implisit, manajemen menggunakan
       suku bunga pinjaman inkremental Perusahaan sebagai tingkat diskonto. Ada beberapa faktor yang
       perlu dipertimbangkan dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, yang banyak di antaranya
       memerlukan pertimbangan untuk dapat secara andal mengukur penyesuaian yang diperlukan untuk
       mencapai tingkat diskonto akhir. Dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, Perusahaan
       mempertimbangkan faktor-faktor utama berikut: risiko kredit korporat Perusahaan, jangka waktu sewa,
       jangka waktu pembayaran sewa, lingkungan ekonomi, waktu di mana sewa dimulai, dan mata uang di
       mana pembayaran sewa ditentukan.

       Sumber Estimasi Ketidakpastian

       Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan
       yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas
       untuk tahun/periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan
       estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi
       mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar
       kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

       Penurunan Nilai Piutang Usaha dan Piutang Lain-Lain

       Tingkat provisi yang spesifik dievaluasi oleh manajemen dengan dasar faktor-faktor yang memengaruhi
       tingkat tertagihnya piutang tersebut. Dalam kasus ini, Perusahaan menggunakan pertimbangan
       berdasarkan fakta dan kondisi terbaik yang tersedia meliputi tetapi tidak terbatas pada jangka waktu
       hubungan Perusahaan dengan pelanggan dan status kredit pelanggan berdasarkan laporan dari pihak
       ketiga dan faktor-faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat pencadangan spesifik untuk
       pelanggan terhadap jumlah jatuh tempo untuk mengurangi piutang Perusahaan menjadi jumlah yang
       diharapkan tertagih.

                                                        20
Page 23
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.     PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

       Sumber Estimasi Ketidakpastian (lanjutan)

       Penurunan Nilai Piutang Usaha dan Piutang Lain-Lain (lanjutan)

       Pencadangan secara spesifik ini dievaluasi dan disesuaikan kembali jika terdapat informasi tambahan
       yang diterima memengaruhi jumlah yang diestimasikan. Selain provisi khusus terhadap piutang yang
       signifikan secara individual, Perusahaan juga mengakui provisi penurunan nilai secara kolektif terhadap
       risiko kredit debitur yang dikelompokkan berdasarkan karakteristik kredit yang sama, dan meskipun
       tidak secara spesifik diidentifikasi membutuhkan provisi khusus, memiliki risiko gagal bayar lebih tinggi
       daripada ketika awal piutang tersebut diberikan kepada debitur.

       Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit
       ekspektasian yang menggunakan cadangan kerugian kredit ekspektasian seumur hidup untuk seluruh
       piutang usaha. Dalam penentuan kerugian kredit ekspektasian, manajemen diharuskan untuk
       menggunakan pertimbangan dalam mendefinisikan hal apa yang dianggap sebagai kenaikan risiko
       kredit yang signifikan dan dalam pembuatan asumsi dan estimasi, untuk menghubungkan informasi
       yang relevan tentang kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi.
       Pertimbangan diaplikasikan dalam menentukan periode seumur hidup dan saat pengakuan awal
       piutang.

       Jumlah tercatat piutang usaha Perusahaan diungkapkan di dalam Catatan 5 atas laporan keuangan.

       Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan

       Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat pada laporan posisi keuangan tidak
       tersedia di pasar aktif, ditentukan dengan menggunakan berbagai teknik penilaian termasuk
       penggunaan model matematika. Masukan (input) untuk model ini berasal dari data pasar yang bisa
       diamati sepanjang data tersebut tersedia. Bila data pasar yang bisa diamati tersebut tidak tersedia,
       pertimbangan manajemen diperlukan untuk menentukan nilai wajar. Nilai wajar atas instrumen
       keuangan diungkapkan dalam Catatan 28.

       Penurunan Nilai Persediaan

       Manajemen melakukan penilaian analisis umur persediaan pada setiap tanggal pelaporan dan
       membentuk penyisihan untuk persediaan usang dan persediaan yang memiliki perputaran yang lambat
       yang diidentifikasi tidak lagi sesuai untuk digunakan dalam produksi, dengan mempertimbangkan nilai
       realisasi neto dari persediaan barang jadi dan barang dalam proses berdasarkan pada harga jual dan
       kondisi pasar saat ini. Jumlah tercatat persediaan diungkapkan di dalam Catatan 7 atas laporan
       keuangan.

       Mengestimasi Masa Manfaat Properti Investasi dan Aset Tetap

       Biaya perolehan properti investasi dan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus
       berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis
       properti investasi dan aset tetap antara 4 sampai dengan 20 tahun, suatu kisaran yang umumnya
       diperkirakan dalam industri sejenis. Perubahan dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan
       teknologi dapat memengaruhi masa manfaat ekonomis serta nilai sisa aset dan karenanya biaya
       penyusutan masa depan memiliki kemungkinan untuk diubah/direvisi.

       Jumlah tercatat properti investasi dan aset tetap Perusahaan diungkapkan di dalam Catatan 11 dan 10
       atas laporan keuangan.

       Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

       Penilaian penurunan untuk aset non-keuangan, selain goodwill dilakukan ketika indikator penurunan
       nilai tertentu yang hadir. Sedangkan untuk goodwill, pengujian penurunan nilai wajib dilakukan minimal
       setiap tahun terlepas dari apakah atau tidak ada indikasi penurunan nilai.

                                                       21
Page 24
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.     PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

       Sumber Estimasi Ketidakpastian (lanjutan)

       Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan)

       Menentukan nilai wajar aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari
       penggunaan lanjutan dan disposisi akhir dari aset tersebut. Setiap perubahan signifikan dalam asumsi
       yang digunakan dalam menentukan nilai wajar material dapat memengaruhi penilaian nilai dipulihkan
       dan kerugian penurunan nilai yang dihasilkan bias memiliki dampak material terhadap hasil usaha.

       Jumlah tercatat aset tetap diungkapkan di dalam Catatan 10 atas laporan keuangan.

       Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan

       Penentuan liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan Perusahaan bergantung pada pemilihan
       asumsi aktuarial yang digunakan. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat
       kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun
       dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan sebelumnya, diperlakukan
       sesuai dengan kebijakan akuntansi sebagaimana diuraikan dalam Catatan 2 atas laporan keuangan.

       Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal pelaporan tersebut adalah wajar dan sesuai.
       Perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan
       Perusahaan dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan dan
       beban imbalan kerja karyawan. Jumlah tercatat liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan
       diungkapkan dalam Catatan 18 atas laporan keuangan.

       Pajak Penghasilan

       Perusahaan selaku wajib pajak menghitung liabilitas perpajakannya secara self assessment
       berdasarkan pada peraturan pajak yang berlaku. Perhitungan tersebut dianggap benar selama belum
       terdapat ketetapan dari Direktorat Jenderal Pajak atas jumlah pajak yang terutang atau ketika sampai
       dengan jangka waktu lima (5) tahun (masa daluarsa pajak) tidak terdapat ketetapan pajak yang
       diterbitkan. Perbedaan jumlah pajak yang terutang dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti
       pemeriksaan pajak, penemuan bukti-bukti pajak baru dan perbedaan interpretasi antara manajemen
       dan pejabat kantor pajak terhadap peraturan pajak tertentu. Perbedaan hasil aktual dan jumlah tercatat
       tersebut dapat mempengaruhi jumlah tagihan pajak, utang pajak, aset pajak tangguhan dan beban
       pajak. Jumlah tercatat utang pajak diungkapkan dalam Catatan 14b atas laporan keuangan.


4.     KAS DAN BANK

       Akun ini terdiri dari :
                                                           30 Juni 2024              31 Desember 2023

       Kas                                                        184.586.488                  193.171.658
       Bank – Rupiah
         PT Bank Central Asia Tbk                                 534.028.792                  463.268.356
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                              1.000.000                    1.279.108
         PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
            Barat dan Banten Tbk                                       614.073                     764.073
       Bank – USD
         PT Bank Central Asia Tbk                                    7.193.371                   7.086.502

          Sub-jumlah                                              542.836.236                  472.398.039

       Jumlah                                                     727.422.724                  665.569.697


                                                      22
Page 25
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4.     KAS DAN BANK (lanjutan)

       Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat saldo kas dan bank yang
       ditempatkan kepada pihak berelasi.

       Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat saldo kas dan bank yang signifikan
       yang tidak dapat digunakan oleh Perusahaan.


5.     PIUTANG USAHA

       Akun ini terdiri dari :
                                                            30 Juni 2024              31 Desember 2023

         Pihak ketiga – Rupiah
            PT Cipta sukses                                     2.716.880.000                2.716.880.000
            PT Amanah Meddis Indonesia                                      -                1.527.794.000
            PT Karya Pratama                                    1.503.067.650                  570.044.940
            PT Banmal Indonesia Gemilang                           87.380.000                  113.520.000
            PT Buana Inti Prima Usaha                             645.836.000                            -
            PT Serenity Indonesia                                 331.480.000
            Lain-lain (masing-masing dibawah Rp                                                651.710.101
               100.000.000)                                     1.419.856.360

             Sub-jumlah                                         6.704.500.010                5.579.949.041
         Dikurangi cadangan kerugian
            penurunan nilai                                      (159.686.419)               (159.686.419)

         Jumlah                                                 6.544.813.591                5.420.262.622

       Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:

                                                           30 Juni 2024              31 Desember 2023

       Belum jatuh tempo                                          138.236.032                3.139.029.441
       Telah jatuh tempo:
          1 – 30 hari                                             968.556.038                  465.462.583
          31 – 60 hari                                              5.610.000                   24.595.134
          61 – 90 hari                                          2.427.500.000                1.942.478.594
          > 90 hari                                             3.164.597.940                    8.383.289

       Jumlah                                                   6.704.500.010                5.579.949.041


       Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan
       kerugian penurunan nilai piutang adalah cukup untuk menutup kerugian penurunan nilai atas tidak
       tertagihnya piutang usaha.


6.     PIUTANG LAIN-LAIN

       Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini merupakan piutang karyawan dengan
       saldo masing-masing sebesar Rp 838.971.000 dan Rp 865.471.000. Piutang ini merupakan
       penghargaan kepada karyawan yang berprestasi dan telah memiliki masa kerja yang lama. Manajemen
       berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat tertagih, sehingga tidak diperlukan cadangan
       penurunan nilai piutang.




                                                      23
Page 26
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7.     PERSEDIAAN

       Akun ini terdiri dari :
                                                           30 Juni 2024            31 Desember 2023

       Barang jadi                                              5.408.837.710                5.051.838.744
       Bahan baku                                               4.214.059.067                2.762.877.646
       Kemasan                                                  1.065.528.532                  754.880.471

       Sub-jumlah                                              10.688.425.309                8.569.596.861
       Dikurangi cadangan kerugian penurunan
          nilai                                                   (79.500.423)                (79.500.423)

       Jumlah                                                  10.608.924.886                8.490.096.438


       Mutasi persediaan selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:


                                                           30 Juni 2024               31 Desember 2023

       Bahan baku dan kemasan
       Saldo awal                                               3.517.758.117                2.769.666.762
       Pembelian bahan baku dan kemasan                         4.162.620.162                8.516.374.245
       Pemakaian bahan baku dan kemasan
          untuk produksi (lihat Catatan 23)                     (2.400.790.680 )            (7.768.282.890 )

       Saldo akhir                                              5.279.587.599                3.517.758.117

       Barang Jadi
       Saldo awal                                                5.051.838.744               4.570.347.333
       Beban pokok produksi                                      2.977.930.389              10.664.203.510
       Beban pokok penjualan (lihat Catatan 23)                 (2.620.931.423 )           (10.182.712.099 )

       Saldo akhir                                              5.408.837.710                5.051.838.744

       Jumlah                                                  10.688.425.309                8.569.596.861


       Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat persediaan tersebut di atas tidak melebihi realisasi
       bersihnya dan oleh karena itu, tidak diperlukan penyisihan untuk menyesuaikan jumlah tercatat
       persediaan ke nilai realisasi netonya.

       Pada 30 Juni 2024, persediaan telah diasuransikan pada PT China Taiping Insurance Indonesia
       terhadap risiko kerugian dengan nilai pertanggungan sebesar Rp. 13.166.703.772 yang menurut
       pendapat manajemen cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.

       Pada tahun 2023, persediaan telah diasuransikan pada PT China Taiping Insurance Indonesia
       terhadap risiko kerugian dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 11.720.568.923 yang menurut
       pendapat manajemen cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.


8.     UANG MUKA

       Akun ini terdiri dari :
                                                           30 Juni 2024              31 Desember 2023

       Pembelian bahan baku                                        85.296.630                5.023.955.990
       Pembelian furniture                                          3.775.000                     3.775.000
       Pembelian mesin                                                       -                            -

                                                      24
Page 27
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                     Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
     Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8.     UANG MUKA (lanjutan)

                                                               30 Juni 2024               31 Desember 2023

       Pembelian peralatan                                                        -                            -
       Pembelian inventaris                                                       -                            -

       Jumlah                                                          89.071.630                5.027.730.990



9.     BIAYA DIBAYAR DI MUKA

       Akun ini terdiri dari :
                                                               30 Juni 2024               31 Desember 2023

       Asuransi                                                        66.132.146                 109.980.444
       Sewa                                                             8.831.850                   9.738.580
       Lain-lain                                                      199.667.503                  95.046.500

       Jumlah                                                         274.631.499                 214.765.524



10. ASET TETAP

       Akun ini terdiri dari:
                                                                          30 Juni 2024

                                                          Penambahan/          Pengurangan/
                                       Saldo Awal          Reklasifikasi         Reklasifikasi   Saldo Akhir
       Biaya Perolehan
       Kepemilikan langsung
         Tanah                         12.865.025.000                      -                 -    12.865.025.000
         Bangunan                      20.100.244.479                     -                  -    20.100.244.479
         Mesin                         16.676.113.176                     -                  -    16.676.113.176
         Kendaraan                       4.646.269.399          131.000.000                  -     4.777.269.399
         Peralatan                       2.692.158.043           54.107.609                  -     2.746.265.652
         Inventaris                      1.889.642.391            2.909.600                  -     1.892.551.991
         Furniture                      2.861.279.556                     -                  -     2.861.279.556
         Aset dalam proses –
           bangunan                                                        -                                       -
       Aset hak guna
         Bangunan                       1.995.000.000                      -                 -     1.995.000.000
       Jumlah Biaya Perolehan          63.725.732.044           188.017.209                  -    63.913.749.257

       Akumulasi Penyusutan
       Kepemilikan langsung
         Bangunan                       1.530.265.493           502.506.066                  -     2.032.771.559
         Mesin                          4.473.994.231           709.562.956                  -     5.183.557.187
         Kendaraan                      1.959.081.557           276.432.579                  -     2.235.514.136
         Peralatan                        484.249.851           312.676.652                  -       796.926.503
         Inventaris                       989.801.725           171.997.762                  -     1.161.799.487
         Furniture                        945.760.807           169.815.489                  -     1.115.576.296
       Aset hak guna
         Bangunan                       1.231.111.105          183.333.330                   -     1.414.444.435
       Jumlah Akumulasi
         Penyusutan                    11.614.264.769         2.326.324.834                  -    13.940.589.603

       Nilai Buku                      52.111.467.275                                             49.973.159.650




                                                         25
Page 28
                                 PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                  Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
  Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)
                                                                        31 Desember 2023

                                                        Penambahan/          Pengurangan/
                                      Saldo Awal         Reklasifikasi         Reklasifikasi   Saldo Akhir
    Biaya Perolehan
    Kepemilikan langsung
      Tanah                           12.865.025.000                     -                 -   12.865.025.000
      Bangunan                        16.114.580.276        3.985.664.203                  -   20.100.244.479
      Mesin                           11.000.423.276        5.675.689.900                  -   16.676.113.176
      Kendaraan                        4.067.319.399          578.950.000                  -    4.646.269.399
      Peralatan                          625.951.357        2.066.206.686                  -    2.692.158.043
    Biaya Perolehan (lanjutan)
    Kepemilikan langsung (lanjutan)
      Inventaris                       1.329.598.950          560.043.441                  -     1.889.642.391
      Furniture                        2.791.368.556           69.911.000                  -     2.861.279.556
      Aset dalam proses –
        bangunan                       1.521.401.307                     -   (1.521.401.307)                   -
    Aset hak guna
      Bangunan                          670.000.000          1.325.000.000                 -     1.995.000.000
    Jumlah Biaya Perolehan            50.985.668.121        14.261.465.230   (1.521.401.307)    63.725.732.044

    Akumulasi Penyusutan
    Kepemilikan langsung
      Bangunan                           585.685.385           944.580.108                 -     1.530.265.493
      Mesin                            3.470.390.844         1.003.603.387                 -     4.473.994.231
      Kendaraan                        1.285.487.650           673.593.907                 -     1.959.081.557
      Peralatan                          308.131.082           176.118.769                 -       484.249.851
      Inventaris                         616.427.500           373.374.225                 -       989.801.725
      Furniture                          604.848.041           340.912.766                 -       945.760.807
    Aset hak guna
      Bangunan                          591.388.885           639.722.220                  -     1.231.111.105
    Jumlah Akumulasi
      Penyusutan                       7.462.359.387        4.151.905.382                  -    11.614.264.769

    Nilai Buku                        43.523.308.734                                            52.111.467.275


    Aset tetap berupa tanah dan bangunan dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman bank yang diterima
    Perusahaan (lihat Catatan 17).

    Beban penyusutan aset tetap dialokasikan pada:
                                                              30 Juni 2024              31 Desember 2023

    Beban penjualan (lihat Catatan 24)                                44.100.259                234.579.170
    Beban umum dan administrasi (lihat
      Catatan 25)                                                  2.282.224.576               3.917.326.212

    Jumlah                                                         2.326.324.835               4.151.905.382



    Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, pembangunan aset dalam proses, berupa
    bangunan di Jl. Mekar Utama, Kel. Mekarwangi, Kec. Bojongloa Kidul, Bandung, Jawa Barat, sudah
    selesai. Perusahaan mengklasifikan aset tersebut sebagai propertI investasi (lihat Catatan 11).

    Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi perubahan keadaan yang menyebabkan terjadinya
    penurunan nilai atas nilai tercatat aset tetap pada 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.




                                                       26
Page 29
                               PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                  Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
  Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)

    Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, aset tetap berupa mesin-mesin berikut
    instalasinya dan kendaraan telah diasuransikan pada PT China Taiping Insurance Indonesia, BCA
    Insurance dan PT Asuransi Raksa Pratikara terhadap risiko kerugian dengan nilai pertanggungan sebesar
    Rp 30.482.389.293 yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutup kemungkinan
    kerugian atas risiko tersebut.

    Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah tercatat aset tetap yang tidak dipakai sementara sebesar Rp
    7.057.070.975. Sedangkan pada tanggal 30 Juni 2024 semua aset tetap telah digunakan.

    Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 nilai perolehan aset tetap Perusahaan yang telah
    disusutkan penuh namun masih digunakan masing-masing adalah sebagai berikut:

                                                           30 Juni 2024               31 Desember 2023

    Mesin                                                       1.352.538.800                1.255.238.800
    Peralatan                                                     228.687.020                  123.098.484
    Inventaris                                                    533.653.600                  220.853.300
    Furniture                                                     109.114.600                   55.069.600

    Jumlah                                                      2.223.994.020                1.654.260.184


11. PROPERTI INVESTASI
    Akun ini terdiri dari:
                                                                     30 Juni 2024

                                                      Penambahan/          Pengurangan/
                                    Saldo Awal         Reklasifikasi         Reklasifikasi   Saldo Akhir
    Biaya Perolehan
      Bangunan                       1.521.401.307                     -                 -     1.521.401.307
    Akumulasi Penyusutan
      Bangunan                          76.070.065          38.035.032                   -      114.105.097

    Nilai Buku                       1.445.331.242                                            1.407.296.210


                                                              31 Desember 2023
                                                      Penambahan/          Pengurangan/
                                    Saldo Awal         Reklasifikasi         Reklasifikasi   Saldo Akhir
    Biaya Perolehan
      Bangunan                                   -        1.521.401.307                  -     1.521.401.307
    Akumulasi Penyusutan
      Bangunan                                   -          76.070.065                   -       76.070.065

    Nilai Buku                                   -                                            1.445.331.242



    Pada tanggal 31 Desember 2023, properti investasi merupakan bangunan di Jl. Mekar Utama,
    Kel. Mekarwangi, Kec. Bojongloa Kidul, Bandung, Jawa Barat.

    Beban penyusutan untuk tahun 2023 seluruhnya dibebankan dalam beban umum dan administrasi.

    Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi perubahan keadaan yang menyebabkan terjadinya
    penurunan nilai atas nilai tercatat properti investasi pada 31 Desember 2023.




                                                     27
Page 30
                                 PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                  Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
  Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. UTANG USAHA

     Akun ini merupakan utang kepada pihak ketiga, terdiri dari:
                                                         30 Juni 2024              31 Desember 2023

     Pihak ketiga – Rupiah
        PT Surya Sukses Mekar Makmur                                                        270.653.623
        PT Venindo Imperia                                      382.494.900                 233.310.068
        PT Teska Kenko Indonesia                                218.246.979                  93.925.120
        PT Top Adi Perkasa                                                 -                 27.750.000
        PT. Multi Spunindo                                       231.987.534                          -
        Sugiharto                                                106.442.400                          -
        CV Cahaya Mandiri                                        128.619.807                          -
        Lain-lain (masing-masing dibawah Rp
           100.000.000)                                         173.529.897                 249.740.315

     Jumlah                                                   1.241.321.516                 875.379.126

13. UTANG LAIN-LAIN
    Akun ini terdiri dari:
                                                         30 Juni 2024              31 Desember 2023

     Pihak ketiga                                                91.507.431                 119.407.001
     Pihak berelasi (lihat Catatan 27)                                    -                 725.000.000

     Jumlah                                                      91.507.431                 844.407.001



14. PERPAJAKAN
    a. Pajak dibayar di muka

        Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini terdiri dari:

                                                           30 Juni 2024             31 Desember 2023

        Taksiran tagihan pajak penghasilan
          tahun 2022                                                        -               2.730.427.741
        Pajak Pertambahan Nilai                                    50.767.875                   7.924.486
        Pajak Penghasilan pasal 21                                          -                  98.323.889
        Pajak Penghasilan pasal 22                                 27.961.875
        Pajak Penghasilan pasal 25                                 25.181.951

        Jumlah                                                    103.911.701               2.836.676.116


     b. Utang pajak

        Akun ini terdiri dari:
                                                          30 Juni 2024             31 Desember 2023

        Pajak Pertambahan Nilai                                                -               91.732.309
        Pajak Penghasilan:
           Pasal 21                                                15.839.478                           -
           Pasal 23                                                1.648.782                    2.212.333
           Pasal 25                                                         -                  12.590.976
           Pasal 4 ayat 2                                          2.250.000                    2.250.000

        Jumlah                                                    19.738.260                 108.785.618


                                                    28
Page 31
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                  Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
  Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. PERPAJAKAN (lanjutan)

    c. Pajak penghasilan kini

       Perhitungan taksiran tagihan pajak penghasilan, beban pajak kini dan taksiran utang pajak
       penghasilan Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                               30 Juni 2024                    31 Desember 2023

       Laba (Rugi) sebelum pajak menurut
         laporan laba rugi dan penghasilan
         komprehensif lain                                          (3.697.448.852 )                     (3.587.487.444)

       Beda temporer:
         Imbalan pasca kerja karyawan                                   15.501.010                             62.004.041
         Cadangan kerugian penurunan nilai
            piutang                                                                                           141.793.646
         Cadangan kerugian penurunan nilai
            persediaan                                                                                         79.500.423

       Beda tetap:
         Pendapatan jasa giro                                            (595.115)                             (2.845.905)
         Sumbangan dan jamuan                                           40.496.336                             43.044.737
         Pajak penghasilan                                                 119.023                            344.258.843
         Pajak lainnya                                                 436.487.894                               2.366.583
         Lainnya yang tidak diakui secara
            pajak                                                                                             (23.681.280)

       Taksiran laba kena pajak (rugi fiskal)                       (3.205.439.704 )                     (2.941.046.356)

       Taksiran laba kena pajak – dibulatkan                                        -                                     -

       Beban Pajak Kini                                                             -                                     -
       Dikurangi kredit pajak:
          Pajak penghasilan pasal 22                                                -                                     -
          Pajak penghasilan pasal 23                                                -                                     -
          Pajak penghasilan pasal 25                                                -                                     -

       Taksiran utang pajak penghasilan
         pasal 29 (tagihan pajak
         penghasilan)                                                               -                                     -

       Taksiran laba kena pajak (rugi fiskal) hasil rekonsiliasi di atas menjadi dasar dalam pengisian Surat
       Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Badan Perusahaan.

    d. Pajak penghasilan tangguhan
                                                                                    30 Juni 2024

                                                                                        Dikreditkan ke
                                                                                         penghasilan
                                                               Dikreditkan ke           komprehensif
                                           Saldo awal             laba rugi                  lain                Saldo Akhir

       Imbalan pasca kerja karyawan             72.469.948            3.410.222-               4.904.572             80.784.742
       Cadangan kerugian penurunan nilai
          piutang                                35.131.012                     -                         -           35.131.012
       Penyusutan asset tetap                   (59.765.062)                    -                         -         (59.765.062)

       Total                                    47.835.898            3.410.222                4.904.572             56.150.692



                                                         29
Page 32
                                  PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                  Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
  Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. PERPAJAKAN (lanjutan)

    d. Pajak penghasilan tangguhan (lanjutan)                                     31 Desember 2023

                                                                                  Dikreditkan ke
                                                                                   penghasilan
                                                              Dikreditkan ke      komprehensif
                                           Saldo awal            laba rugi             lain              Saldo Akhir

       Imbalan pasca kerja karyawan           69.441.592           (14.184.711)         17.213.067           72.469.948
       Cadangan kerugian penurunan nilai
          piutang                              3.936.410            31.194.602                      -         35.131.012
       Penyusutan asset tetap                (59.765.062)                     -                     -       (59.765.062)

       Total                                  13.612.940             17.009.891         17.213.067           47.835.898




15. PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA

    Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini merupakan pendapatan diterima di muka atas
    penjualan:
                                                             30 Juni 2024              31 Desember 2023

    Stetoskop dan Tensimeter                                        745.632.108                    1.819.852.226
    Masker                                                           54.594.595                          389.188

    Jumlah                                                          800.226.703                    1.820.241.414



16. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN

    Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 akun ini merupakan utang atas perolehan
    kendaraan dengan rincian sebagai berikut:
                                                  30 Juni 2024          31 Desember 2023

    PT BCA Finance                                                  576.065.170                      788.489.245
    Dikurang bagian yang jatuh tempo dalam
       satu tahun                                                   446.688.467                      432.049.503

    Bagian jangka panjang                                           129.376.703                      356.439.742


    Pada tanggal 31 Desember 2023, utang kepada PT BCA Finance jatuh tempo hingga tanggal
    1 Desember 2025 dan dikenakan bunga berkisar antara 3,55% - 7,09% per tahun.

    Pada tanggal 31 Desember 2022, utang kepada PT BCA Finance jatuh tempo hingga tanggal
    22 September 2025 dan dikenakan bunga berkisar antara 5,92% - 7,09% per tahun.


17. UTANG BANK

    Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 akun ini terdiri dari:
                                                             30 Juni 2024                 31 Desember 2023

    PT Bank Central Asia Tbk                                      6.087.340.477                    7.182.457.101
    Dikurang bagian yang jatuh tempo dalam
       satu tahun                                                 2.308.291.732                    2.229.125.663

    Bagian jangka panjang                                         3.779.048.745                    4.953.331.438

                                                        30
Page 33
                               PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                  Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
  Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. UTANG BANK (lanjutan)

    Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 3327/7770/21 tanggal 2 Desember 2021 dan Perubahan Perjanjian
    Kredit No. 0068/3327/7770/22 tanggal 13 Januari 2022, Perusahaan memperoleh Fasilitas Kredit
    Investasi dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dengan pagu kredit tidak melebihi Rp 11.200.000.000.
    Fasilitas Kredit tersebut digunakan untuk pembelian Gudang di Komplek Pergudangan Blue Sky
    Industrial Estate No. 9. Fasilitas Kredit tersebut memiliki jangka waktu 5 tahun dan dikenakan bunga
    sebesar 7% per tahun.

    Agunan atas Fasilitas Kredit ini adalah sebidang tanah dan bangunan sebagaimana diuraikan dalam
    SHGB No. 01839/Kelurahan Leuwigajah, terletak di Kota Cimahi Blok Kubang, Kecamatan Cimahi
    Selatan, Kelurahan Leuwigajah, Jawa Barat atas nama Jemmy Kurniawan dan Fransciscus Rijadi (lihat
    Catatan 10).

    Hal-hal yang wajib dilaksanakan oleh Perusahaan adalah sebagai berikut:
    a. Mentaati semua undang-undang, peraturan pemerintah, kebijakan pemerintah, petunjuk atau
        instruksi dari pemerintah yang berlaku terhadap Perusahaan.
    b. Segera memberitahukan kepada BCA secara tertulis tentang adanya setiap perkara yang
        menyangkut Perusahaan, baik perdata, tatausaha negara, tuntutan pajak, penyidikan maupun
        perkara pidana yang akan mempengaruhi usaha maupun harta kekayaan Perusahaan.
    c. Segera memberitahukan kepada BCA secara tertulis dengan melampirkan dokumen pendukung
        setiap kali terjadi perubahan anggaran dasar serta perubahan susunan Direksi, Komisaris dan/atau
        pemegang saham mayoritas Perusahaan.
    d. Membayar semua biaya yang timbul dan berhubungan dengan pemberian Fasilitas Kredit serta
        pelaksanaan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Perjanjian Kredit meskipun Fasilitas Kredit
        tidak digunakan dan/atau Perjanjian Kredit dibatalkan.
    e. Memberikan segala keterangan yang diminta oleh BCA yang berhubungan dengan pemberian
        Fasilitas Kredit dan Agunan.
    f. Mempertahankan Ha katas Kekayaan Intelektual, antara lain hak cipta, paten dan merek yang telah
        atau akan dimiliki oleh Perusahaan.
    g. Wajib menyerahkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Terdaftar
        setiap 1 tahun sekali selambat-lambatnya 6 bulan setelah berakhir tahun buku.
    h. Tetap memusatkan aktivitas keuangan usaha pada rekening BCA.
    i. Menyerahkan Laporan Keuangan Audited Maksimal 1 tahun setelah realisasi.

    Hal-hal yang tidak boleh dilakukan Perusahaan selama belum membayar lunas Fasilitas Kredit ini tanpa
    persetujuan tertulis dari PT Bank Central Asia Tbk adalah sebagai berikut:
    a. Memperoleh pinjaman uang/kredit baru dari pihak lain dan/atau mengikatkan diri sebagai
        penanggung/penjamin dalam bentuk dan dengan nama apa pun dan/atau mengagunkan harta
        kekayaan Perusahaan kepada pihak lain.
    b. Meminjamkan uang, termasuk tetapi tidak terbatas kepada perusahaan afiliasinya, kecuali dalam
        rangka menjalankan usaha sehari-hari.
    c. Melakukan investasi, penyertaan atau membuka usaha baru di luar bisnis inti Perusahaan.
    d. Melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan pembubaran/likuidasi, spin-off.

    Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan telah memenuhi seluruh pembatasan
    dan kewajiban yang diwajibkan oleh bank.


18. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

    Perusahaan memiliki program pensiun manfaat pasti yang sepenuhnya tidak didanai untuk mencakup
    seluruh karyawan tetap. Perusahaan mencadangkan liabilitas imbalan kerja jangka panjang sesuai
    dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13 tanggal 25 Oktober 2003. Liabilitas imbalan kerja
    pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 didasarkan pada laporan Kantor Konsultan Aktuaria Muh
    Imam Basuki Dan Rekan, aktuaris independen, tanggal 21 Februari 2024. Liabilitas tersebut dihitung
    menggunakan metode “Projected Unit Credit”, dengan asumsi-asumsi utama sebagai berikut:



                                                   31
Page 34
                               PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                  Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
  Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (lanjutan)

                                                             30 Juni 2024           31 Desember 2023

    Tingkat diskonto                                                    6,84%                     6,84%
    Kenaikan gaji                                                 4% per tahun              4% per tahun
    Umur pensiun normal                                               56 tahun                  56 tahun
    Tingkat mortalitas                                             TMI IV 2019               TMI IV 2019

    Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti dan jumlah yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan
    komprehensif lain adalah sebagai berikut:
                                                             30 Juni 2024           31 Desember 2023

    Saldo awal                                                     329.408.854               315.643.598
    Beban yang diakui dalam laba rugi (lihat
       Catatan 25)
       Biaya jasa kini                                               9.701.059                 38.804.237
       Biaya bunga                                                   5.799.951                 23.199.804
       Biaya jasa lalu                                                        -                         -

       Sub-total                                                    15.501.010                 62.004.041

    Pengukuran kembali yang diakui dalam
      penghasilan komprehensif lain                                 22.293.510                 78.241.215
    Pembayaran imbalan kerja                                                 -               (126.480.000 )

    Jumlah                                                         367.203.374               329.408.854



19. MODAL SAHAM

    Rincian pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
    sebagai berikut:
                                          30 Juni 2024
                                         Jumlah Saham
                                        Ditempatkan dan              Persentase
        Pemegang Saham                   Disetor Penuh              Pemilikan (%)          Jumlah
    Jemmy Kurniawan                        1.062.500.000                    68              21.250.000.000
    Fancy Marsiana                            62.500.000                     4               1.250.000.000
    Masyarakat                               437.500.000                    28               8.750.000.000
    Jumlah                                  1.562.500.000                   100             31.250.000.000


                                                 31 Desember 2023
                                         Jumlah Saham
                                        Ditempatkan dan              Persentase
        Pemegang Saham                   Disetor Penuh              Pemilikan (%)          Jumlah
    Jemmy Kurniawan                            562.500.000                  36              11.250.000.000
    Franciscus Rijadi                          437.500.000                  28               8.750.000.000
    Fancy Marsiana                              62.500.000                   4               1.250.000.000
    A Padmono Budi                              62.500.000                   4               1.250.000.000




                                                     32
Page 35
                               PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                  Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
  Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. MODAL SAHAM (lanjutan)

                                         31 Desember 2023 (lanjutan)
                                        Jumlah Saham
                                       Ditempatkan dan            Persentase
         Pemegang Saham                 Disetor Penuh            Pemilikan (%)            Jumlah

    Alexander                               62.500.000                  4                   1.250.000.000
    Masyarakat                              375.000.000                24                   7.500.000.000
    Jumlah                                 1.562.500.000              100                  31.250.000.000


    Berdasarkan Akta Notaris No. 97 tanggal 24 Desember 2021 oleh Sugih Haryati, S.H., M.Kn., Notaris
    di Tangerang, Perusahaan meningkatkan modal dasar dari semula Rp 4.840.000.000 menjadi
    Rp 100.000.000.000 terbagi atas 200.000 saham, meningkatkan modal ditempatkan dan disetor
    dengan kapitalisasi laba ditahan Perusahaan sebesar Rp 20.160.000.000 sehingga modal ditempatkan
    dan disetor Perusahaan semula Rp 4.840.000.000 menjadi Rp 25.000.000.000.

    Berdasarkan Akta No. 11 tanggal 5 April 2022, sehubungan dengan rencana Penawaran Umum
    Perseroan, Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan telah menyetujui, antara lain:
    a. pengeluaran saham dalam simpanan (portepel) Perseroan untuk ditawarkan kepada masyarakat
       melalui Penawaran Umum Perdana sebanyak-banyaknya 312.500.000 (tiga ratus dua belas juta lima
       ratus ribu) saham baru yang mewakili 20% (dua puluh persen) dari seluruh modal ditempatkan dan
       disetor Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana serta memberikan wewenang kepada Dewan
       Komisaris Perseroan untuk menentukan kepastian jumlah saham yang dikeluarkan melalui
       Penawaran Umum Perdana kepada Masyarakat dan kewenangan Dewan Komisaris tersebut dapat
       dilimpahkan kepada Direksi Perseroan, dengan memperhatikan: ketentuan peraturan perundang-
       undangan yang berlaku termasuk peraturan di bidang pasar modal; dan peraturan Bursa Efek yang
       berlaku di tempat dimana saham-saham Perseroan dicatatkan. Sehubungan dengan keputusan
       tersebut selanjutnya Para Pemegang Saham Perseroan dengan ini menyetujui dan menyatakan
       melepaskan haknya untuk untuk menerima tawaran untuk terlebih dahulu membeli saham baru yang
       diterbitkan tersebut yang hendak dijual dalam Penawaran Umum Perdana tersebut; dan
    b. pemecahan nilai nominal saham Perseroan yang semula sebesar Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah)
       setiap saham menjadi Rp 20 (dua puluh rupiah) setiap saham.

    Berdasarkan Akta Notaris No. 64 tanggal 19 Oktober 2022 oleh Sugih Haryati, S.H., M.Kn., Notaris di
    Jakarta, Para pemegang saham menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan
    setelah Penawaran Umum selesai dilaksanakan menjadi Rp 31.250.000.000 atau sejumlah
    1.562.500.000 saham.


20. TAMBAHAN MODAL DISETOR

    Akun ini terdiri dari:
                                                            30 Juni 2024            31 Desember 2023

    Agio saham setelah Penawaran Umum                       32.812.500.000               32.812.500.000
    Dikurang biaya emisi saham                              (2.945.144.544 )             (2.945.144.544 )

    Jumlah                                                  29.867.355.456               29.867.355.456




                                                   33
Page 36
                               PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                 Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
 Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. SALDO LABA

   Akun ini terdiri dari:
                                                        30 Juni 2024             31 Desember 2023

   Dapat ditentukan penggunaannya
   Saldo awal                                                1.000.000.000               1.000.000.000
   Penyisihan saldo laba tahun berjalan                                   -                          -

   Sub-jumlah                                                1.000.000.000               1.000.000.000

   Belum dapat ditentukan penggunaannya
   Saldo awal                                                3.357.358.952                6.927.836.505
   Penyisihan saldo laba tahun berjalan                                   -                           -
   Laba (rugi) bersih tahun berjalan                       (3.697.448.852)              (3.570.477.553)

   Sub-jumlah                                                (340.089.900)               3.357.358.952

   Jumlah                                                     659.910.100                4.357.358.952


   Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 91 tanggal 23 Desember 2021,
   para pemegang saham menyetujui penyisihan saldo laba bersih sebesar Rp 987.779.213.

   Berdasarkan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham yang ditandatangani tanggal 28 Maret 2022,
   para pemegang saham menyetujui untuk mengesahkan Laporan Tahunan Perusahaan untuk tahun
   yang berakhir tanggal 31 Desember 2021 dan menyetujui untuk membentuk cadangan saldo laba
   sebesar Rp 12.220.787, sehingga saldo laba Perusahaan yang dicadangkan menjadi sebesar
   Rp 1.000.000.000.


22. PENJUALAN

   Rincian penjualan adalah sebagai berikut:
                                                       30 Juni 2024                 30 Juni 2023

   Masker                                                    1.232.264.429               5.852.293.519
   Masker plus                                               1.823.031.482               1.188.856.319
   Bouffant cap                                                166.931.030                 181.600.809
   Tensimeter                                                1.787.344.238                            -
   Stetoskop                                                   428.730.033                            -
   Antiseptic                                                    2.506.416                   8.124.177
   Lain-lain                                                                                31.906.929

   Jumlah                                                    5.440.807.628               7.262.781.753


   Pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023, pelanggan dengan nilai transaksi yang melebihi 10% dari
   penjualan adalah sebagai berikut :

                                                        30 Juni 2024                30 Juni 2023

   PT. Karya Pratama                                         1.954.007.000                           -
   Indra                                                                 -                 722.295.495
   PT. Buana Intiprima Usaha                                 1.841.666.667
   PT. Nupra Jaya                                              826.198.198




                                                  34
Page 37
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                 Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
 Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

23. BEBAN POKOK PENJUALAN

   Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:

                                                       30 Juni 2024                 30 Juni 2023

   Persediaan bahan baku dan kemasan
     awal tahun                                              3.517.758.117               2.769.666.762
   Pembelian                                                 4.162.620.162               6.681.355.000

   Tersedia untuk produksi                                   7.680.378.279               9.451.021.762
   Persediaan bahan baku dan kemasan
     akhir tahun                                            (5.279.587.599 )             (5.205.900.012 )

   Pemakaian bahan baku dan kemasan                          2.400.790.680               4.245.121.750
   Upah bagian produksi                                        479.102.103               1.710.234.378
   Listrik                                                      98.037.606                 104.483.175

   Beban pokok produksi                                      2.977.930.389               6.059.839.303
   Persediaan barang jadi awal tahun                         5.051.838.744               4.570.347.334

   Tersedia untuk dijual                                     8.029.769.133              10.630.186.637
   Persediaan barang jadi akhir tahun                       (5.408.837.710 )            (5.515.891.635 )

   Beban pokok penjualan                                     2.620.931.423               5.114.295.002


   Pada tahun 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 pemasok dengan nilai transaksi yang melebihi 10% dari
   pembelian adalah sebagai berikut:
                                                        30 Juni 2024                30 Juni 2023

   Whenzou                                                   1.136.414.600                            -
   CV Venindo Imperial                                         434.490.000                 272.993.850


24. BEBAN PENJUALAN

   Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut:

                                                       30 Juni 2024                 30 Juni 2023

   Gaji, upah dan komisi                                      284.773.127                  341.814.260
   Pemasaran                                                  127.425.257                  277.260.507
   Penyusutan (lihat Catatan 10)                               44.100.259                  155.584.806
   Pengiriman                                                  39.628.510                   42.527.212
   Lain-lain                                                  198.183.018                  271.986.373

   Jumlah                                                     694.110.171                1.089.173.158




                                                  35
Page 38
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                 Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
 Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

   Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut:
                                                        30 Juni 2024                 30 Juni 2023

     Gaji dan tunjangan                                    1.204.743.361                4.555.687.634
     Penyusutan (lihat Catatan 10)                         2.282.224.576                2.242.850.373
     Kesejahteraan karyawan                                  223.458.202                  284.375.888
     Kebersihan dan keamanan                                 200.171.663                  236.599.595
     Operasional pabrik                                       52.906.457                  301.088.651
     Asuransi                                                 83.266.686                   97.854.239
     Cadangan penurunan nilai persediaan
        (lihat Catatan 7)                                                                  58.660.737
     Perjalanan dinas                                        125.359.653
     Transportasi                                             78.880.345                   90.620.416
     Cadangan penurunan nilai piutang (lihat
        Catatan 5)
     Perijinan                                                41.370.000                  118.950.750
     Perbaikan dan pemeliharaan                              195.390.420                   90.491.134
     Impor                                                                                 65.665.221
     Imbalan pascakerja karyawan (lihat
        Catatan 18)                                           15.501.010
     Telekomunikasi                                           28.861.021                   32.013.943
     Sewa                                                     17.225.735                   37.289.031
     Sumbangan dan jamuan                                     39.645.336                   25.121.783
     Lain-lain                                               775.090.994                  529.766.454

     Jumlah                                                5.364.095.459                8.767.035.849

26. LABA PER SAHAM

   Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan dengan rata-rata tertimbang
   jumlah saham biasa yang ditempatkan penuh, yang beredar pada tahun bersangkutan sebagai berikut:
                                                       30 Juni 2024                 30 Juni 2023

   Jumlah laba (rugi) bersih tahun berjalan                 (3.697.448.852 )           (8.102.339.076))
   Rata-rata tertimbang jumlah lembar saham
     beredar                                                 1.562.500.000               1.562.500.000

   Laba per saham                                                      (2,38 )                      (5,18)




                                                  36
Page 39
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                 Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
 Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

27. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

   Pada 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023, imbalan kerja jangka pendek untuk manajemen kunci
   Perusahaan masing- masing sebesar Rp 530.000.000 dan Rp 2.045.000.000.


28. INSTRUMEN KEUANGAN

   Pengelompokan aset keuangan telah diklasifikasikan menjadi pinjaman yang diberikan dan piutang.
   Demikian halnya dengan liabilitas keuangan telah diklasifikasikan menjadi liabilitas keuangan yang
   diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

   Seluruh jumlah tercatat aset dan liabilitas keuangan yang diakui di dalam laporan posisi keuangan,
   kecuali utang pembiayaan konsumen dan utang bank, telah mendekati nilai wajarnya karena
   merupakan instrumen keuangan yang berjangka pendek. Utang pembiayaan konsumen dan utang bank
   telah dikenakan suku bunga pasar sehingga jumlah tercatatnya telah mencerminkan nilai wajarnya.


29. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Perusahaan memiliki beberapa eksposur risiko keuangan dalam bentuk risiko kredit dan risiko likuiditas.
   Manajemen senantiasa memonitor proses manajemen risiko Perusahaan guna memastikan kesesuaian
   antara risiko dan pengendalian terhadap risiko tersebut. Kebijakan dan sistem manajemen risiko secara
   rutin dikaji untuk mengantisipasi perubahan dari kondisi pasar dan aktivitas Perusahaan.

   a. Risiko Kredit

       Risiko kredit adalah risiko di mana salah satu pihak yang terikat dalam kontrak atas instrumen
       keuangan gagal memenuhi liabilitasnya sehingga menyebabkan pihak lain mengalami kerugian
       keuangan. Eksposur risiko kredit yang dihadapi Perusahaan terutama terkait dengan penempatan
       di bank dan piutang.

       Guna meminimumkan eksposur yang ada atas simpanan dana di bank, Perusahaan hanya akan
       menempatkan dana pada bank yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik. Manajemen juga
       senantiasa memantau kesehatan bank serta mempertimbangkan keikutsertaan bank di dalam
       Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).

       Selain itu, Perusahaan hanya melakukan transaksi dengan pihak ketiga yang memiliki reputasi dan
       kredibilitas yang baik. Ini adalah kebijakan Perusahaan bahwa semua nasabah harus melalui
       prosedur verifikasi. Lebih jauh, saldo piutang dipantau secara terus menerus dengan tujuan bahwa
       eksposur atas piutang tak tertagih tidak siginifikan.

       Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 kualitas kredit pada setiap klasifikasi aset
       keuangan adalah sebagai berikut:

                                                               30 Juni 2024
                                              Telah Jatuh
                             Belum Jatuh      Tempo tetapi
                              Tempo dan          Tidak
                                Tidak          Mengalami
                              Mengalami        Penurunan          Mengalami       Penyisihan
                            Penurunan Nilai       Nilai           Penurunan       Penurunan
                                                                     Nilai           Nilai           Total
       Kas dan bank           727.422.724                  -                  -               -      727.422.724
       Piutang usaha          138.236.032     6.566.263.978                   -   (159.686.419 )   6.544.813.591
       Piutang lain-lain      838.971.000                  -                  -               -      838.971.000

       Total                 1.704.629.756    6.566.263.978                   -   (159.686.419 )   8.111.207.315




                                                  37
Page 40
                                 PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                 Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
 Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   a. Risiko Kredit (lanjutan)

                                                                      31 Desember 2023
                                                    Telah Jatuh
                              Belum Jatuh           Tempo tetapi
                               Tempo dan               Tidak
                                 Tidak               Mengalami
                               Mengalami             Penurunan           Mengalami        Penyisihan
                             Penurunan Nilai            Nilai            Penurunan        Penurunan
                                                                            Nilai            Nilai                 Total
       Kas dan bank                665.569.697                    -                  -                -         665.569.697
       Piutang usaha             3.139.029.441       2.281.233.181        159.686.419     (159.686.419 )      5.420.262.622
       Piutang lain-lain           865.471.000                    -                  -                -         865.471.000

       Total                     4.670.070.138       2.281.233.181        159.686.419     (159.686.419 )      6.951.303.319


   b. Risiko Likuiditas

       Risiko likuiditas adalah risiko di mana posisi arus kas Perusahaan menunjukkan pendapatan jangka
       pendek tidak cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.

       Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas dan bank yang mencukupi
       dalam memenuhi komitmen Perusahaan untuk operasi normal Perusahaan dan secara rutin
       mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, serta jadwal tanggal jatuh tempo aset dan
       liabilitas keuangan.

       Tabel di bawah berikut merupakan profil liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan kontrak
       pembayaran tanpa diskonto pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023:

                                                                                30 Juni 2024
                                                 < 1 tahun                  1 – 5 tahun                    Total
       Liabilitas keuangan
       Utang usaha                                1.241.321.516                                -           1.241.321.516
       Utang lain-lain – pihak
        ketiga                                       71.257.431                                -              71.257.431
       Utang sewa                                    20.250.000                                -              20.250.000
       Utang pembiayaan
        konsumen                                    446.688.467                   129.376.703                576.065.170
       Utang bank                                 2.308.291.732                 3.779.048.745              6.087.340.477

       Jumlah                                     4.087.809.146                 3.908.425.448              7.996.234.594



                                                                            31 Desember 2023
                                                 < 1 tahun                  1 – 5 tahun                    Total
       Liabilitas keuangan
       Utang usaha                                  875.379.126                                -            875.379.126
       Utang lain-lain – pihak
        ketiga                                      844.407.001                                -            844.407.001
       Utang sewa                                    20.250.000                                -             20.250.000
       Utang pembiayaan
        konsumen                                    432.049.503                   356.439.742                788.489.245
       Utang bank                                 2.229.125.663                 4.953.331.438              7.182.457.101

       Jumlah                                     4.401.211.293                 5.309.771.180              9.710.982.473



                                                         38
Page 41
                                      PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                   Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
   Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. MANAJEMEN RISIKO MODAL

      Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan peringkat kredit
      yang baik dan rasio modal yang sehat guna mendukung usaha dan memaksimalkan nilai pemegang
      saham.

      Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan perubahan
      kondisi ekonomi. Untuk memelihara atau menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan dapat
      menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, imbalan modal kepada pemegang
      saham atau menerbitkan saham baru. Tidak terdapat perubahan tujuan, kebijakan atau proses selama
      tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.

      Perusahaan mengelola permodalan dengan menggunakan rasio pengungkit. Kebijakan Perusahaan
      adalah menjaga rasio pengungkit dalam kisaran yang umum dalam industri sejenis dengan tujuan untuk
      mengamankan pendanaan terhadap biaya yang rasional.

      Rasio utang terhadap modal dihitung sebagai hutang bersih dibagi dengan total modal. Hutang bersih
      dihitung berdasarkan jumlah liabilitas dikurangi kas dan setara kas. Total modal dihitung sebagai jumlah
      ekuitas.

      Perhitungan rasio utang terhadap modal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                           2024                          2023

      Jumlah liabilitas                                                     9.183.402.930               11.969.418.359
      Dikurangi: kas dan bank                                                 727.422.725                  665.569.697

      Utang neto                                                            8.455.980.205               11.303.848.662

      Total ekuitas                                                        61.440.950.653               65.155.788.443

      Rasio utang terhadap modal                                                     0,14                             0,17



31. SEGMEN OPERASI

      Dalam pengambilan keputusan oleh manajemen, Perusahaan digolongkan menjadi unit usaha
      berdasarkan segmentasi produksi.

      Segmen operasi Perusahaan berdasarkan segmentasi produksi adalah sebagai berikut:
                                                            30 Juni 2024

                    Masker          Masker Plus    Bouffant Cap       Tensimeter     Stetoskop    Lain-lain        Jumlah
Penjualan          1.232.264.429   1.823.031.482    166.931.030     1.787.344.238   428.730.033   2.506.416     5.440.807.628
Beban pokok
  penjualan                                                                                                     (2.620.931.423)
Laba bruto                                                                                                       2.819.876.205
Beban penjualan                                                                                                   (694.110.171 )
Beban umum dan
  administrasi                                                                                                  (5.364.095.459 )
Penghasilan
   keuangan                                                                                                            595.115
Beban keuangan                                                                                                     (263.391.324)
Pendapatan lain-
  lain – neto                                                                                                      (199.733.440)
Rugi sebelum
  beban pajak
  penghasilan                                                                                                    (3.700.859.074)




                                                              39
Page 42
                                            PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                    Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
    Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

 31. SEGMEN OPERASI (lanjutan)

                                                                      30 Juni 2024

                        Masker           Masker Plus        Bouffant Cap      Tensimeter         Stetoskop          Lain-lain          Jumlah
Manfaat pajak
  penghasilan -neto                                                                                                                       3.410.222
Rugi bersih tahun
  berjalan                                                                                                                           (3.697.448.852)

Aset segmen
Aset yang tidak
  dapat
  dialokasikan
Jumlah aset

 Liabilitas segmen
 Liabilitas yang
   tidak dapat
   dialokasikan
 Jumlah liabilitas




                                                                   31 Desember 2023

                        Masker            Masker Plus       Bouffant Cap        Tensimeter          Stetoskop       Lain-lain          Jumlah
Penjualan             3.080.995.067      12.739.919.653      352.875.770      4.027.442.828      2.506.269.775      15.814.407      22.723.317.500
Beban pokok
  penjualan           (1.380.647.246 )   (5.708.978.625 )    (158.129.743 )   (1.804.766.880 )   (1.123.102.895 )   (7.086.710 )    (10.182.712.099 )
Laba bruto             1.700.347.821      7.030.941.028       194.746.027      2.222.675.948      1.383.166.880      8.727.697       12.540.605.401
Beban penjualan                                                                                                                      (1.945.946.230 )
Beban umum dan
  administrasi                                                                                                                      (13.197.698.122 )
Penghasilan
   keuangan                                                                                                                               2.845.905
Beban keuangan                                                                                                                         (663.423.213 )
Pendapatan lain-
  lain – neto                                                                                                                          (323.871.185 )
Rugi sebelum
  beban pajak
  penghasilan                                                                                                                        (3.587.487.444 )


Manfaat Pajak
Penghasilan -neto                                                                                                                       17.009.891

Rugi bersih tahun
  berjalan                                                                                                                          (3.570.477.553 )

Aset segmen           1.118.754.278       8.870.510.889      157.870.568      2.122.710.107      1.279.581.418      94.661.735      13.644.088.995
Aset yang tidak
  dapat
  dialokasikan                                                                                                                      63.481.117.807
Jumlah aset                                                                                                                         77.125.206.802

 Liabilitas segmen          389.188                    -                -     1.819.852.226                     -               -    1.820.241.414
 Liabilitas yang
   tidak dapat
   dialokasikan                                                                                                                     10.149.176.945
 Jumlah liabilitas                                                                                                                  11.969.418.359




                                                                        40
Page 43
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                 Tanggal 30 Juni 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
 Dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32. AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI ARUS KAS

   Aktivitas yang tidak memengaruhi arus kas adalah sebagai berikut:

                                                       30 Juni 2024              31 Desember 2023

   Perolehan aset tetap melalui utang
     pembiayaan                                                           -                421.907.610
   Perolehan aset tetap melalui realisasi
     uang muka pembelian                                                  -              7.735.245.000
   Perolehan aset tetap melalui utang sewa                                -                 20.250.000
   Perolehan property investasi melalui
     reklasifikasi dari aset dalam proses                                 -              1.521.401.307


33. PENERBITAN AMENDEMEN DAN PENYESUAIAN PSAK, PSAK DAN ISAK BARU

   DSAK-IAI telah menerbitkan amendemen dan penyesuaian PSAK, PSAK dan ISAK baru yang akan
   berlaku efektif atas laporan keuangan untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal
   sebagai berikut:

   a)   1 Januari 2024
        - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan
           Kovenan
        - Amendemen PSAK 73: Sewa terkait Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik

   b)   1 Januari 2025
        - PSAK 74: Kontrak Asuransi
        - Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi Tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 -
           Informasi Komparatif

   Perusahaan masih mengevaluasi dampak dari amendemen dan penyesuaian PSAK, PSAK dan ISAK
   baru di atas dan belum dapat menentukan dampak yang timbul terkait dengan hal tersebut terhadap
   laporan keuangan secara keseluruhan.




                                                  41

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.0 MB
Published18 Jul 2024
Pages43
Characters160,642
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 46 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org HETZER MEDICAL INDONESIA TBK p.1 ×143
linked person Jemmy Kurniawan p.8 ×6
linked person Alvi Hadi Sugondo p.8
linked person Franciscus Rijadi p.8 ×2
linked person Tato Suprapto Basir p.8 ×3
linked person Padmono Budi Sanyoto p.8
linked person Fancy Marsiana p.8 ×5
linked person Drs. Widjaja Muliadi p.9 ×2
linked org Bank Central Asia Tbk p.24 ×14
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.24 ×2
possible person Yenny Marlina · Sekretaris Perusahaan p.8 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.9
possible org Bursa Efek Indonesia p.9
possible org Pertimbangan p.21
possible org Perusahaan. p.31
possible — Alexander p.35
unresolved org HEIZER MEDICAL INDONESIA TBK p.2 ×2
unresolved person Cahya Suryana · Notaris p.8
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.8 ×2
unresolved person Dr. Erny Kencanawati p.8 ×2
unresolved person Aam Rahmani SE. p.9
unresolved — Dera Susanty Herman · Kepala Unit Audit Internal p.9
unresolved person Sugih Haryati · Notaris p.9 ×4
unresolved org BAPEPAM-LK p.9 ×2
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.24
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat p.24
unresolved org Banten Tbk p.24
unresolved org PT Cipta p.25
unresolved org PT Amanah Meddis Indonesia p.25
unresolved org PT Karya Pratama p.25 ×2
unresolved org PT Banmal Indonesia Gemilang p.25
unresolved org PT Buana Inti Prima p.25
unresolved org PT Serenity Indonesia p.25
unresolved org PT China Taiping Insurance Indonesia p.26 ×3
unresolved org PT Asuransi Raksa Pratikara p.29
unresolved org PT Surya Sukses Mekar Makmur p.30
unresolved org PT Venindo Imperia p.30
unresolved org PT Teska Kenko Indonesia p.30
unresolved org PT Top Adi Perkasa p.30
unresolved org PT. Multi Spunindo p.30
unresolved org PT BCA Finance p.32 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik p.33
unresolved — A Padmono Budi p.34
unresolved org PT. Buana Intiprima p.36
unresolved org PT. Nupra Jaya p.36

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result