Skip to content
Back to announcement

LK SMK AUDIT 2023 FINAL.pdf

Financial statement Text extracted SOTS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 74

Page 1
PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk & ENTITAS ANAK

    LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
    Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal
         31 Desember 2023 dan 2022
                   Beserta
      LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 2
PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI

                                                                        HALAMAN

SURAT PERNYATAAN DIREKSI

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

 -   LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASI                                  1-3
     PER 31 DESEMBER 2023 DAN 2022

 -   LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                  4-5
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 DAN 2022

 -   LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI                                 6
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 DAN 2022

 -   LAPORAN ARUS KAS KONSOLISASIAN                                        7
     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 DAN 2022

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            8 - 67
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                  LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                          PER 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                        Disajikan Kembali
                                                           (Catatan 39)

                                                                                                    1 Januari 2022/
                                            Catatan     31 Desember 2023       31 Desember 2022    31 Desember 2021

ASET
ASET LANCAR
 Kas dan Setara Kas                           2f,4         11.887.905.520         11.831.391.813      15.453.245.009
 Piutang Usaha - Pihak Ketiga - Bersih        2g,5            396.263.229            292.955.084         442.751.902
 Piutang Lain-lain
 - Pihak Ketiga                               2g,6                58.384.387         101.438.067         118.807.313
 - Pihak Berelasi                           2g,6,12b                       -         770.148.841       1.564.466.912
 Persediaan                                   2h,7               385.873.463         334.370.499         285.126.977
 Perlengkapan                                  8               1.518.124.897       1.370.102.235       1.254.492.691
 Pajak Dibayar Dimuka                         16a              4.777.827.539       4.763.313.702       4.692.541.426
 Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka          2i,9               670.735.530         280.231.894         320.986.260

  Jumlah Aset Lancar                                       19.695.114.565         19.743.952.135      24.132.418.490


ASET TIDAK LANCAR
 Piutang Pihak Berelasi                     2g,6,12b        2.008.239.877          3.306.465.972       2.811.018.706
 Biaya Dibayar Dimuka                          2i,9            11.702.952              6.152.762          34.423.156
 Aset Tetap                                   2k,10       409.326.964.514        374.792.277.037     380.869.681.651
 Aset Pajak Tangguhan                          16d          1.908.319.772          2.004.356.420       1.325.978.500
 Aset Lain-lain                              11,12c         1.200.000.000          4.066.434.141       2.866.434.141

  Jumlah Aset Tidak lancar                                414.455.227.115        384.175.686.332     387.907.536.154

JUMLAH ASET                                               434.150.341.680        403.919.638.467     412.039.954.644




                           Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                          bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                           1
Page 9
                                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             PER 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                            Disajikan Kembali
                                                               (Catatan 39)

                                                                                                        1 Januari 2022/
                                                  Catatan   31 Desember 2023       31 Desember 2022    31 Desember 2021

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
  Utang Usaha - Pihak Ketiga                       2n,13            492.188.083         570.324.403         427.400.106
  Utang Lain-lain
  - Pihak ketiga                                    14               157.627.012           1.772.500         110.384.001
  - Pihak berelasi                                 12d             1.740.457.000       2.476.356.174       3.068.245.674
  Utang Pajak                                      16b               935.493.435       1.123.789.106       1.054.559.836
  Beban Akrual                                      15             1.844.386.627       1.973.473.479       1.360.777.027
  Jaminan Pelanggan                                 20               702.173.759         455.051.735         600.531.807
  Liabilitas Jangka Panjang - Bagian yang
    Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun
    - Utang Bank                                    17             7.698.700.925       7.094.726.012       6.492.197.457
    - Liabilitas Sewa Pembiayaan                    18                60.445.000                 -         1.216.899.300

  Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                 13.631.471.841      13.695.493.409      14.330.995.208

LIABILITAS JANGKA PANJANG
  Utang Pihak Berelasi                            12d,14          95.277.499.168      81.824.966.409      65.520.951.214
  Liabilitas Jangka Panjang - Setelah Dikurangi
    Bagian yang Jatuh Tempo Dalam Waktu
    Satu Tahun
    - Utang Bank                                    17            58.587.318.184      66.286.019.109      73.380.745.121
    - Liabilitas Sewa Pembiayaan                    18                93.415.000                 -                     -
  Liabilitas Imbalan Pasca Kerja                    19             1.515.385.440       1.440.231.155       1.600.744.554
  Liabilitas Pajak Tangguhan                       16d            53.513.222.438      45.134.840.771      45.380.553.271

  Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                            208.986.840.230        194.686.057.444     185.882.994.160

JUMLAH LIABILITAS                                             222.618.312.071        208.381.550.853     200.213.989.368




                             Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                            bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                              2
Page 10
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                  LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                          PER 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                         Disajikan Kembali
                                                            (Catatan 39)

                                                                                                      1 Januari 2022/
                                             Catatan     31 Desember 2023       31 Desember 2022     31 Desember 2021

EKUITAS
 Modal saham
   Modal Dasar - 2.400.000.000 saham
     dengan nilai nominal Rp 100 per saham
   Modal Ditempatkan dan Disetor
     Penuh - 1.000.003.979 lembar saham
     pada tahun 2023 dan 1.000.000.075
     lembar saham pada tahun 2022               21          100.000.397.900       100.000.007.500      100.000.007.500
 Tambahan Modal Disetor                         22           14.491.453.870        14.489.466.870       14.489.466.870
 Surplus Revaluasi Aset Tetap                   10          183.875.074.658       154.855.264.313      154.855.264.313
 Komponen Ekuitas Lainnya                                     1.561.103.217         1.622.859.272        1.392.651.935
 Saldo Laba (Rugi)                                          (98.403.115.285)      (84.788.919.346)     (68.353.827.276)

 Jumlah Ekuitas yang Dapat
   Diatribusikan kepada Pemilik Induk                       201.524.914.360       186.178.678.609      202.383.563.343
 Kepentingan Non-Pengendali                     23             10.007.115.249       9.359.409.005        9.442.401.933

 Jumlah Ekuitas                                             211.532.029.609       195.538.087.614      211.825.965.276

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                               434.150.341.680       403.919.638.467      412.039.954.644




                           Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                          bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                           3
Page 11
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
         LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                             Disajikan Kembali
                                                                (Catatan 39)

                                                Catatan             2023                     2022

PENDAPATAN USAHA                                 2p,24          22.585.256.898             19.396.218.333

BEBAN POKOK PENDAPATAN                           2p,25           (7.774.656.754)           (6.616.368.438)

LABA BRUTO                                                      14.810.600.144             12.779.849.895

BEBAN USAHA
 Beban Penjualan                                 2p,26           (1.012.577.807)          (953.020.176)
 Beban Umum dan Administrasi                     2p,27          (20.059.007.059)       (22.078.524.437)

  Jumlah Beban Usaha                                            (21.071.584.866)       (23.031.544.613)

RUGI USAHA                                                       (6.260.984.722)       (10.251.694.718)

PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
 Pendapatan Bunga                                                   169.565.409               106.825.953
 Beban Keuangan                                  2p,28           (7.673.358.860)           (7.955.645.882)
 Beban Pajak                                                       (444.749.923)             (709.335.607)
 Penyisihan Penurunan Nilai Piutang Usaha -
   Pihak Ketiga                                                    206.734.889                 21.118.597
 Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap                  10              113.120.000                          -
 Lain-lain - Bersih                                                163.527.017              2.002.996.859

  Beban lain-lain, Bersih                                        (7.465.161.468)           (6.534.040.080)

RUGI SEBELUM
 PAJAK PENGHASILAN                                              (13.726.146.190)       (16.785.734.798)

BEBAN (MANFAAT)
 PAJAK PENGHASILAN
 Pajak Kini                                       16c               565.315.181               722.446.560
 Penyesuaian Tahun Lalu                           16c              (722.446.560)                        -
 Pajak Tangguhan                                  16c               106.718.816              (989.257.354)
 Pajak Final                                                                  -                         -

Beban Pajak Penghasilan - Bersih                                    (50.412.563)             (266.810.794)

RUGI TAHUN BERJALAN                                             (13.675.733.627)       (16.518.924.004)




                    Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                   bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                    4
Page 12
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
         LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                            Disajikan Kembali
                                                               (Catatan 39)

                                                 Catatan           2023                   2022

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang Tidak Akan
  Direklasifikasi ke Laba Rugi
  Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja                     (79.144.337)            296.213.261
  Surplus Revaluasi Aset Tetap                                 38.114.142.058                       -
  Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Terkait                    (8.367.699.499)            (65.166.934)

  Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan                 29.667.298.222             231.046.327

JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF                                       15.991.564.595         (16.287.877.677)


RUGI TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:
   Pemilik Entitas Induk                                       (13.614.195.939)       (16.435.092.085)
   Kepentingan Non-Pengendali                      23              (61.537.688)           (83.831.919)

                                                               (13.675.733.627)       (16.518.924.004)


RUGI KOMPREHENSIF YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:
   Pemilik Entitas Induk                                       15.343.858.351         (16.204.884.749)
   Kepentingan Non-Pengendali                      23             647.706.244             (82.992.928)

                                                               15.991.564.595         (16.287.877.677)


RUGI PER SAHAM DASAR                               33                     (13,68)                (16,52)

RUGI PER SAHAM DILUSIAN                                                   (17,09)                (20,65)




                   Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                  bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                    5
Page 13
                                                                      PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                                                       LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                                    UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                                                                  31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                                                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                         Surplus
                                                                   Tambahan             Revaluasi              Komponen             Saldo                               Kepentingan
                                     Catatan    Modal Saham       Modal Disetor        Aset Tetap            Ekuitas Lainnya     Laba (Rugi)           Jumlah          Non-Pengendali     Jumlah Ekuitas

Saldo per 1 Januari 2022/
  31 Desember 2021                              100.000.007.500    14.489.466.870     198.532.390.144           1.473.991.117   (68.435.166.457)    246.060.689.174      11.997.120.473   258.057.809.647


Penyesuaian sehubungan
  dengan penerapan kebijakan
  akuntansi                                                   -                   -   (43.677.125.831)           (81.339.181)       81.339.181      (43.677.125.831)    (2.554.718.540)   (46.231.844.371)

Saldo per 1 Januari 2022             10,21,22   100.000.007.500   14.489.466.870      154.855.264.313           1.392.651.936   (68.353.827.276)    202.383.563.343      9.442.401.933    211.825.965.276


Rugi Tahun Berjalan                                           -                   -                 -                      -    (16.435.092.085)    (16.435.092.085)       (83.831.919)   (16.518.924.004)
Penyesuaian                                                   -                   -                 -                      -                   15               15                    -               15
Pengukuran Kembali Liabilitas
  Imbalan Kerja, Setelah Pajak                                -                   -                 -            230.207.336                    -      230.207.336             838.991       231.046.327

Saldo per 31 Desember 2022                      100.000.007.500   14.489.466.870      154.855.264.313          1.622.859.272    (84.788.919.346)    186.178.678.609      9.359.409.005    195.538.087.614


Rugi Tahun Berjalan                                           -                   -                 -                      -    (13.614.195.939)    (13.614.195.939)       (61.537.688)   (13.675.733.627)
Setoran Modal                                          390.400         1.987.000                    -                      -                    -         2.377.400                   -         2.377.400
Surplus Revaluasi Aset Tetap                                  -                   -    29.019.810.345                      -                    -    29.019.810.345        709.220.460     29.729.030.805
Reklasifikasi Pengukuran
  Kembali Liabilitas Imbalan Kerja                            -                   -                 -                      -                    -                 -                   -                 -
Pengukuran Kembali Liabilitas
  Imbalan Kerja, Setelah Pajak                                -                   -                 -            (61.756.055)                   -       (61.756.055)            23.472        (61.732.583)

Saldo per 31 Desember 2023*)                    100.000.397.900   14.491.453.870      183.875.074.658          1.561.103.217    (98.403.115.285)    201.524.914.360     10.007.115.249    211.532.029.609


*) Disajikan Kembali - Catatan 39




                                                                   Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                                                                  bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                                                                         6
Page 14
                     PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                  UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                        Disajikan Kembali
                                                           (Catatan 39)

                                            Catatan           2023                      2022

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas yang Diperoleh dari Pelanggan                           22.668.364.458        19.624.832.186
Kas yang Dibayarkan kepada Pemasok                          (7.811.904.847)       (6.104.990.812)
Kas yang Dibayarkan kepada Karyawan                        (10.814.439.333)      (11.205.007.942)
Kas yang dihasilkan dari operasi                             4.042.020.278         2.314.833.432
Penerimaan (pembayaran) pajak                                            -          (661.757.602)
Penerimaan Bunga                                               169.565.409           106.825.953
Penerimaan (Pengeluaran) Kas Lainnya                        (2.326.504.995)       (5.095.301.089)

Kas Bersih Digunakan untuk
 Aktivitas Operasi                                           1.885.080.692        (3.335.399.306)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset hak guna                                       (282.600.000)                       -
Perolehan aset tetap                                        (1.108.403.310)            (703.566.636)
Aset tetap dalam pembangunan                                  (427.207.136)              79.002.000
Penerimaan Penjualan aset tetap                                113.120.000                        -

Kas Bersih Digunakan untuk
 Aktivitas Investasi                                        (1.705.090.446)            (624.564.636)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran Utang Bank                                       (7.200.000.000)       (6.600.000.000)
Peningkatan (Penurunan) Utang Lain-lain
  - Pihak Berelasi                                          12.716.633.585        15.712.125.695
Pembayaran Liabilitas Sewa Pembiayaan                          (43.960.000)       (1.216.899.300)
(Peningkatan) Penurunan Piutang Lain-lain
  - Pihak Berelasi                                           2.069.274.936           298.870.805
Pembayaran Bunga                                            (7.667.802.460)       (7.855.986.454)
Peningkatan Modal Disetor                                        2.377.400                     -

Kas Bersih Diperoleh Dari
 Aktivitas Pendanaan                                          (123.476.539)            338.110.746

KENAIKAN (PENURUNAN)
 BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                      56.513.707        (3.621.853.196)
KAS DAN SETARA KAS, AWAL TAHUN                              11.831.391.813        15.453.245.009

KAS DAN SETARA KAS, AKHIR TAHUN              2f,4           11.887.905.520        11.831.391.813


                Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
               bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                    7
Page 15
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.     UMUM

     s a.   Pendirian dan Informasi Umum
            PT Satria Mega Kencana Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Akta Notaris Ilmiawan Dekrit
            Supatmo, SH No.62 tanggal 16 Juni 2004. Anggaran Dasar Perusahaan telah disahkan oleh Menteri
            Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan                     No.C-
            10271HT.01.01.TH.2005 tanggal 14 April 2005. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami
            beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir dilakukan berdasarkan Akta Notaris No.231 tanggal 20
            Desember 2023 oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., sehubungan dengan hasil dari Rapat
            Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”), antara lain tentang persetujuan pengeluaran
            saham dalam simpanan/portepel Perseroan dan menawarkan/menjual saham baru yang akan
            dikeluarkan dari portepel tersebut melalui Penawaran Umum kepada masyarakat. Perubahan ini telah
            diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
            No.AHU-AH.01.03-0160442 tertanggal 21 Desember 2023.


            Pada tanggal 7 Juni 2023, terdapat perubahan dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, di mana
            kegiatan usaha Perusahaan meliputi bidang real estate yang di miliki sendiri atau di sewa; kawasan
            pariwisata; kawasan industri; real estate atas dasar balas jasa (fee ) atau kontrak; dan aktivitas
            perusahaan holding, dan perubahan dalam Pasal 17 ayat 5 Anggaran Dasar Perusahaan mengenai
            pengumuman laporan keuangan Perusahaan sebagaimana di muat dalam Akta No.75 tanggal 7 Juni
            2023. Perubahan dan penyesuaian tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
            Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0036710.AH.01.02.TAHUN
            2023 tanggal 27 Juni 2023.


            Pada saat ini, Perusahaan melakukan kegiatan berupa real estate dan kawasan pariwisata yang juga
            melakukan investasi saham pada Entitas Anak.

            Kantor pusat Perusahaan terletak di Jl. Panglima Polim Raya No.28, Kelurahan Pulo, Kecamatan
            Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

            Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 2013.

            Pemegang saham pengendali Perusahaan adalah Herman Herry Adranacus.

       b.   Penawaran Umum
            Pada tanggal 23 Agustus 2018, melalui Surat Pengantar Pernyataan Pendaftaran No.097/SMK-
            DIR/VII/2018 serta perubahan terakhir yang disampaikan melalui Surat No. 160/SMK-DIR/XI/2018
            tanggal 28 November 2018, Perusahaan telah menawarkan sahamnya kepada masyarakat melalui
            pasar modal sejumlah 400.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga
            penawaran Rp165 per saham. Pada tanggal 30 November 2018, berdasarkan Surat Otoritas Jasa
            Keuangan No.S-171/D.04/2018, Perusahaan telah memperoleh Surat Pemberitahuan Efektif
            Pernyataan Pendaftaran. Selisih lebih jumlah yang diterima dari pengeluaran saham terhadap nilai
            nominalnya sebesar Rp21.299.134.834 di catat dalam akun “Tambahan Modal Disetor” setelah
            dikurangi biaya emisi saham sebesar Rp4.700.865.166 (catatan 22). Pada tanggal 10 Desember 2018,
            seluruh saham Perseroan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia.




                                                       8
Page 16
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                           31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

     b.   Penawaran Umum (lanjutan)
          Pada tanggal 10 Desember 2018, Perusahaan menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya
          200.000.000 yang diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membeli saham baru dalam
          Penawaran Umum, dan waran ini dapat dialihkan dan/atau diperjualbelikan secara terpisah dari saham
          baru tersebut. Rincian waran seri I yang sudah dikonversi sejak tahun 2019 sampai dengan per 31
          Desember 2023 dengan mengisi tabel sebagai berikut:

                                                                                          Harga         Jumlah (Rp) (lembar
                                      Tanggal                     Nilai Nominal        Pelaksanaan        saham x harga
           Nama Waran                 Konversi       Lembar Saham      (Rp)                (Rp)            pelaksanaan)
           Waran Seri I              11-07-2019             5           100                 600                       3.000
           Waran Seri I              04-11-2020            10           100                 600                       6.000
           Waran Seri I              11-02-2021            50           100                 600                     30.000
           Waran Seri I              05-07-2021            10           100                 600                       6.000
           Waran Seri I              30-11-2023             4           100                 600                       2.400
           Waran Seri I              06-12-2023           800           100                 600                    480.000
           Waran Seri I              07-12-2023          3100           100                 600                  1.860.000
             Jumlah                                      3979                                                    2.387.400

     c.   Entitas Anak
          Pertanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan memiliki kepemilikan pada Entitas Anak berikut
          ini:

                                                                         Persentase     Tahun
                                                                         kepemilikan    operasi
                 Entitas anak            Kedudukan        Jenis Usaha      efektif     komersial   Jumlah aset sebelum eleminasi
                                                                                                   31 Desember      31 Desember
                                                                                                       2023             2022

          Kepemilikan langsung oleh Perusahaan                                                       Rp. 000          Rp. 000
          PT Tanjung Karoso Permai      Jakarta       Belum beroperasi      90,00          -         137.405.882      128.053.070
          ("TKP")
          PT Dwimukti Mitra Wisata      Jakarta       Perhotelan            99,00        2013         92.259.086       89.818.004
          ("DMW")


          i.    Pendirian Entitas Anak

                Pada tanggal 14 Desember 2012, Perusahaan dan Vonny Kristiani mendirikan PT Tanjung Karoso
                Permai ("TKP") dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 90% dan 10% saham.


          ii.   Pembelian Saham Entitas Anak

                Pada tanggal 31 Januari 2013, Perusahaan membeli saham PT Dwimukti Mitra Wisata ("DMW")
                dari Yudi Adranacus dan Herman Herry Adranacus masing-masing sebanyak 50 lembar saham
                (atau sebesar 1% kepemilikan dalam DMW) dan 2.450 lembar saham (atau sebesar 49%
                kepemilikan dalam DMW) sehingga kepemilikan saham Perusahaan setelah pembelian tersebut
                adalah sebesar 50% dan sisanya dimiliki oleh Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani
                masing-masing sebesar 25%. Nilai buku aset bersih entitas anak pada saat pembelian adalah
                sebesar Rp5.000.000.000 dan tidak ada Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas
                Sepengendali yang dicatat terkait transaksi pembelian ini.




                                                                   9
Page 17
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

     c.   Entitas Anak
          ii.   Pembelian Saham Entitas Anak (lanjutan)

                Pada tanggal 29 Maret 2018, Perusahaan membeli 49% kepemilikan saham dalam DMW dari
                Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-masing sebesar 1.250 lembar saham (atau
                sebesar 25% kepemilikan dalam DMW) dan 1.200 lembar saham (atau sebesar 24% kepemilikan
                dalam DMW) dengan harga beli Rp1.000.000 per lembar saham dengan total sebesar
                Rp2.450.000.000. Setelah pembelian saham tersebut, kepemilikan saham Perusahaan adalah
                99% dan sisanya dimiliki oleh Vonny Kristiani sebesar 1%. Atas pembelian ini, timbul selisih antara
                nilai perolehan investasi dengan proporsi nilai buku aset bersih entitas anak sebesar
                Rp6.809.670.464 yang dicatat sebagai Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas
                Sepengendali dalam akun Tambahan Modal Disetor dalam bagian Ekuitas pada Laporan Posisi
                Keuangan Konsolidasian per 31 Desember 2023 (catatan 22).


     d.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
          Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah
          sebagai berikut:

                                                             2023                              2022
          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama                   Stevano Rizki Adranacus             Herman Herry Adranacus
          Komisaris Independen              Husni Heron                         Husni Heron

          Direksi
          Direktur Utama                    Martinelly                          Stevano Rizki Adranacus
          Direktur                          Floreta Tane                        Floreta Tane

          Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 7 Juni 2023, para pemegang saham
          menyetujui pengangkatan kembali Floreta Tane selaku Direktur Perusahaan dan Husni Heron selaku
          Komisaris Independen Perusahaan, serta mengangkat Martinelly selaku Direktur Utama Perusahaan
          dan Stevano Rizki Adranacus selaku Komisaris Utama Perusahaan, terhitung sejak ditutupnya rapat.
          Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum, M.Kn. No.74 tanggal
          7 Juni 2023 dan telah dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
          berdasarkan Surat No.AHU-AH.01.09-0132187 tanggal 27 Juni 2023.


          Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, susunan Komite Audit Perusahaan adalah sebagai
          berikut:

                                                             2023                              2022
          Ketua                             Husni Heron                         Husni Heron
          Anggota                           Maskanah                            Maskanah
                                            Aryo Kusumo Wibowo                  Aryo Kusumo Wibowo
          Sekretaris Perusahaan             Yovita                              Julia P. S. Daoriwoe
          Kepala Audit Internal             Anne Rahardja                       Anne Rahardja

          Pada tanggal 4 Juli 2023 terdapat perubahan jabatan Sekretaris Perusahaan, berdasarkan surat
          keputusan Direksi Perusahaan no.168/SMK-Dir/SK/VII/2023 tentang pengangkatan sekretaris
          Perusahaan, mengangkat Yovita sebagai Sekretaris Perusahaan menggantikan Julia P.S. Daoriwoe.
          Pengangkatan Sekretaris Perusahaan tersebut telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan
          (OJK) melalui surat No.Ref.:169/SMK-Dir/VII/2023.




                                                        10
Page 18
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

     d.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan (lanjutan)
          Jumlah remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan dan Entitas Anak
          untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar
          Rp2.034.354.000 dan Rp2.053.710.250.

          Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan dan Entitas Anak mempekerjakan masing-
          masing 14 dan 13 karyawan tetap.

     e.   Izin Usaha Kawasan Industri
          Pada tanggal 31 Desember 2020 Perusahaan memiliki Izin Usaha Kawasan Industri yang berlokasi di
          jalan Panglima Polim Raya No.28 Kelurahan Pulo Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan
          dengan luas lahan 246 m2. Adapun rencana kegiatan adalah untuk Real Estate atas dasar balas jasa
          (fee) atau kontrak, kawasan pariwisata dan kawasan industri.

     f.   Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
          Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian yang
          telah diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan pada tanggal 10 Juli 2024.

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

     a.   Dasar Penyusunan laporan keuangan konsolidasian
          Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disusun dan disajikan sesuai Standar Akuntansi
          Keuangan di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
          Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
          Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan No.VIII.G7 Lampiran Keputusan Ketua OJK
          No.KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman Penyajian
          dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


          Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disajikan berdasarkan konsep Biaya Perolehan
          (Historical Cost ), kecuali beberapa akun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam
          masing-masing Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian.

          Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
          Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan
          manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan
          dan Entitas Anak. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau
          area dimana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap Laporan Keuangan
          Konsolidasian diungkapkan di Catatan 3.

          Laporan Keuangan Konsolidasian disusun dengan menggunakan dasar Akrual (Accrual basis ),
          kecuali Laporan Arus Kas Konsolidasian. Laporan Arus Kas Konsolidasian disajikan dengan
          menggunakan metode Langsung (Direct method ) dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas
          operasi, investasi dan pendanaan.

          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian adalah
          Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak.




                                                    11
Page 19
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                         31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     b.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar
          Akuntansi Keuangan (“ISAK”)

          Standar baru, revisi dan interpretasi yang telah diterbitkan, dan yang berlaku efektif untuk tahun buku
          yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 namun tidak berdampak material terhadap
          laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:
          • PSAK No. 74, “Kontrak Asuransi”
          • Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian laporan keuangan konsolidasian - Klasifikasi Kewajiban
             Lancar atau Tidak Lancar”
          • Amendemen PSAK No. 1, Penyajian laporan keuangan konsolidasian - Pengungkapan Kebijakan
             Akuntansi”
          • Amendemen PSAK No. 16, “Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan”
          • Amendemen PSAK No. 25, “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan -
             Definisi Estimasi Akuntansi”
          • Amendemen PSAK No. 46, “Pajak Penghasilan - Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
             Timbul dari Transaksi Tunggal”
          • Revisi PSAK No. 107, “Akuntansi Ijarah”
          • Amendemen PSAK 73 "Sewa“ tentang sewa jual dan sewa balik

          Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan kebijakan akuntansi
          Perusahaan dan tidak memiliki dampak terhadap jumlah yang dilaporkan di tahun berjalan atau tahun
          sebelumnya.

          Standar baru dan revisi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif pada tahun berjalan adalah
          sebagai berikut:

          Efektif 1 Januari 2024
          • Amendemen PSAK 101 “Penyajian laporan keuangan konsolidasian Syariah”
          • Amendemen PSAK 109 "Zakat, Infak, dan Sedekah“ tentang akuntansi zakat, infak, dan sedekah

          •     Amendemen PSAK 1 "Penyajian laporan keuangan konsolidasian“ tentang liabilitas jangka panjang
                dengan kovenan

          Efektif 1 Januari 2025
          • Amendemen PSAK No. 74, “Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK No. 74 dan PSAK
             No. 71 - Informasi Komparatif”

          Pada saat tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen sedang mempelajari
          dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada
          laporan keuangan konsolidasian Perusahaan.

     c.   Prinsip-prinsip konsolidasian
          (i)     Entitas anak
                  Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas terstruktur) dimana Grup memiliki
                  pengendalian. Grup mengendalikan entitas lain ketika Grup terekspos atas, atau memiliki hak
                  untuk, pengembalian yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki
                  kemampuan untuk mempengaruhi pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas entitas
                  tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal dimana pengendalian
                  dialihkan kepada Grup. Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak tanggal dimana Grup
                  kehilangan pengendalian.




                                                      12
Page 20
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     c.   Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan)
          (i)    Entitas anak (lanjutan)
                 Transaksi, saldo dan keuntungan antar entitas Grup yang belum direalisasi telah dieliminasi.
                 Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi. Jika diperlukan, nilai yang dilaporkan oleh
                 entitas anak telah diubah untuk menyesuaikan dengan kebijakan akuntansi yang diadopsi oleh
                 Grup.

                 Transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali dicatat berdasarkan PSAK 38 (Revisi
                 2012) “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali” dimana selisih harga perolehan yang dibayar
                 dengan nilai tercatat aset neto yang diperoleh dicatat sebagai bagian akun tambahan modal
                 disetor di ekuitas.

                 Berdasarkan PSAK 38 (Revisi 2012) tersebut, unsur-unsur laporan keuangan konsolidasian dari
                 entitas yang bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis entitas sepengendali dan
                 untuk periode komparatif, disajikan sedemikian rupa seolah-olah penggabungan tersebut telah
                 terjadi sejak awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian.


          (ii)   Entitas asosiasi
                 Entitas asosiasi adalah seluruh entitas dimana Grup memiliki pengaruh signifikan namun bukan
                 pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak suara antara 20% dan 50%. Investasi pada
                 entitas asosiasi dicatat dengan metode ekuitas (lihat poin (iii) di bawah), setelah pada awalnya
                 diakui pada nilai perolehan.

                 Nilai perolehan diukur pada nilai wajar aset yang dialihkan, kepemilikan ekuitas yang diterbitkan,
                 atau liabilitas yang diakui pada tanggal transaksi, termasuk biaya transaksi yang dapat
                 diatribusikan secara langsung dengan perolehan. Goodwill pada entitas asosiasi merupakan
                 selisih lebih dari nilai perolehan entitas asosiasi atas bagian Grup atas nilai wajar aset neto
                 teridentifikasi entitas asosiasi dan dimasukkan dalam nilai tercatat investasi. Jika bagian Grup
                 atas nilai wajar aset neto teridentifikasi entitas asosiasi melebihi nilai perolehannya dalam kasus
                 pembelian diskon, selisih tersebut diakui pada laba rugi.


          (iii) Pengaturan bersama
                 Menurut PSAK 66, pengaturan bersama diklasifikasikan sebagai operasi bersama atau ventura
                 bersama bergantung pada hak dan kewajiban kontraktual para investor bukan struktur hukum
                 dari pengaturan bersama. Grup telah menilai sifat dari pengaturan bersama dan menentukan
                 pengaturan tersebut sebagai ventura bersama. Ventura bersama dicatat menggunakan metode
                 ekuitas, setelah pada awalnya diakui sebagai biaya pada laporan posisi keuangan konsolidasian.


          (iv) Metode ekuitas
                 Pada metode ekuitas, investasi pada awalnya dicatat pada biaya perolehan dan selanjutnya
                 disesuaikan untuk mengakui bagian investor atas laba rugi pasca akuisisi dari investee pada laba
                 rugi dan bagiannya dalam pergerakan penghasilan komprehensif lainnya dari investee pada
                 penghasilan komprehensif lainnya.




                                                        13
Page 21
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     c.   Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan)
          (iv) Metode ekuitas (lanjutan)
                 Keuntungan yang belum terealisasi atas transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi atau
                 ventura bersama dieliminasi sebesar kepentingan Grup dalam entitas-entitas tersebut. Kerugian
                 yang belum direalisasi juga dieliminasi kecuali transaksi tersebut memberikan bukti penurunan
                 nilai atas aset yang dialihkan. Kebijakan akuntansi entitas asosiasi atau ventura bersama telah
                 diubah jika diperlukan untuk memastikan konsistensi dengan kebijakan yang diterapkan oleh
                 Grup.

                 Jika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama sama dengan atau
                 melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi atau ventura bersama, termasuk piutang tanpa
                 agunan, Grup menghentikan pengakuan bagian kerugiannya, kecuali Grup memiliki kewajiban
                 atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama.
                 Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat bukti objektif bahwa telah
                 terjadi penurunan nilai atas investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama. Jika demikian,
                 maka nilai tercatat dari investasi yang dicatat dengan akuntansi ekuitas diuji untuk penurunan
                 nilai sesuai dengan kebijakan yang dijelaskan pada Catatan 2m.

                 Dividen yang diterima dan yang akan diterima dari entitas asosiasi atau ventura bersama diakui
                 sebagai pengurang jumlah tercatat investasi.

     d.   Penjabaran mata uang asing
          (i)    Mata uang fungsional dan penyajian
                 Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang fungsional
                 Perusahaan dan mata uang penyajian Grup. Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan
                 konsolidasian setiap entitas anak di dalam Grup diukur menggunakan mata uang dari lingkungan
                 ekonomi utama dimana entitas tersebut beroperasi (“mata uang fungsional”).


                 Untuk tujuan konsolidasi, untuk entitas anak Grup yang memiliki mata uang fungsional berbeda,
                 maka aset dan liabilitas entitas anak Grup ditranslasikan dengan kurs tengah Bank Indonesia
                 pada akhir periode pelaporan. Sementara itu, pendapatan dan beban ditranslasikan dengan kurs
                 rata-rata dari kurs tengah Bank Indonesia selama periode laporan laba rugi.


                 Selisih yang timbul dari penjabaran laporan keuangan konsolidasian entitas anak Grup tersebut
                 ke dalam Rupiah disajikan dalam akun “Penghasilan komprehensif lainnya” pada ekuitas dalam
                 laporan posisi keuangan konsolidasian.

          (ii)   Transaksi dan saldo
                 Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan menjadi mata uang fungsional menggunakan kurs
                 yang berlaku pada tanggal transaksi.

                 Pada setiap tanggal pelaporan, setiap aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
                 dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah disesuaikan untuk mencerminkan kurs penutup.
                 Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang
                 asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing menggunakan kurs
                 yang berlaku pada akhir periode pelaporan diakui di dalam laba rugi.
                 Kurs Dolar Amerika Serikat (Dolar AS atau AS$) terhadap Rupiah berdasarkan kurs tengah yang
                 diterbitkan oleh bank Indonesia pada tanggal 31 Desember 2023 dalam nilai penuh adalah
                 Rp15.416 (2022: Rp15.731).




                                                        14
Page 22
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     e.   Transaksi dengan Pihak Berelasi
          Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. Definisi pihak berelasi sesuai dengan yang
          diatur dalam PSAK 7, "Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi".

          Seluruh transaksi yang material dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan
          keuangan konsolidasian.
     f.   Kas dan Setara Kas
          Kas dan setara kas termasuk kas, bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam jangka waktu
          tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak
          dibatasi penggunaannya.

          Bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya disajikan pada akun “kas yang dibatasi
          penggunaannya” dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

     g.   Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain
          Piutang usaha adalah jumlah tagihan dari pelanggan untuk barang yang dijual atau jasa yang
          diberikan dalam transaksi bisnis pada umumnya. Piutang lain-lain adalah jumlah tagihan dari pihak
          ketiga atau pihak yang berelasi di luar kegiatan usaha. Jika pembayaran piutang diharapkan selesai
          dalam satu tahun atau kurang (atau dalam siklus normal operasi dari bisnis jika lebih lama), piutang
          tersebut dikelompokkan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang tersebut disajikan sebagai aset tidak
          lancar.

          Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan kemudian diukur pada
          biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi dengan
          provisi atas penurunan nilai.

          Kolektibilitas piutang usaha dan piutang lain-lain ditinjau secara berkala. Piutang yang diketahui tidak
          tertagih, dihapuskan dengan secara langsung mengurangi nilai tercatatnya. Akun provisi digunakan
          ketika terdapat bukti yang objektif bahwa Perusahaan tidak dapat menagih seluruh atau sebagian nilai
          terutang sesuai dengan persyaratan awal piutang.
          Kesulitan keuangan signifikan yang dialami debitur, debitur dinyatakan pailit atau melakukan
          reorganisasi keuangan dan gagal bayar atau menunggak pembayaran merupakan indikator yang
          dianggap dapat menunjukan adanya penurunan nilai piutang. Arus kas terkait dengan piutang jangka
          pendek tidak didiskontokan apabila efek diskonto tidak material.

          Jumlah kerugian penurunan nilai diakui pada laba rugi dan disajikan sebagai “(beban)/pendapatan lain-
          lain, neto” untuk piutang usaha dan piutang lain-lain. Ketika piutang usaha dan piutang lain-lain, yang
          rugi penurunan nilainya telah diakui, tidak dapat ditagih pada periode selanjutnya, maka piutang
          tersebut dihapusbukukan dengan mengurangi akun provisi. Jumlah yang selanjutnya dapat ditagih
          kembali atas piutang yang sebelumnya telah dihapusbukukan, dikreditkan terhadap
          “(beban)/pendapatan lain-lain, neto” pada laba rugi.
     h.   Persediaan
          Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi bersih
          (the lower of cost or net realizable value ). Biaya perolehan persediaan di nilai dengan menggunakan
          metode Rata-rata (Average method ). Penyisihan persediaan usang dan penyisihan penurunan nilai
          persediaan ditentukan untuk menyesuaikan nilai persediaan ke nilai realisasi bersih.


          Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah dikurangi dengan
          taksiran biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan.




                                                       15
Page 23
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     i.   Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka
          Pembayaran dimuka adalah biaya yang dibayar dimuka dan dicatat sebagai aset sebelum
          dimanfaatkan. Akun ini terdiri dari uang muka pembelian dan biaya dibayar dimuka. Uang muka
          pembelian merupakan pembayaran dimuka atas pembelian perlengkapan keperluan operasional dan
          beban lainnya. Pembayaran dimuka dialokasikan selama jangka waktu pembayaran dan dibebankan
          ke akun yang sesuai dalam laporan laba rugi saat terjadinya. Pembayaran dimuka yang diharapkan
          akan terealisasi dalam waktu tidak lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan, diklasifikasikan
          sebagai aset lancar, selebihnya, diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.


     j.   Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan
          Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan diukur pada nilai yang lebih rendah
          antara jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.

          Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan harus diklasifikasikan sebagai dimiliki
          untuk dijual jika jumlah tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan dari pada
          melalui pemakaian berlanjut.

          Kondisi ini dapat terpenuhi hanya ketika investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset
          lepasan berada dalam keadaan segera dapat dijual dan penjualannya harus sangat mungkin terjadi.
          Manajemen harus berkomitmen terhadap rencana penjualan tersebut, yang diperkirakan memenuhi
          ketentuan pengakuan sebagai penjualan dalam waktu satu tahun dari tanggal klasifikasi.


     k.   Aset Tetap dan Penyusutan
          Pemilikan Langsung

          Perusahaan dan Entitas Anak melakukan perubahan kebijakan akuntansi aset tetap untuk kelompok
          tanah dan bangunan pada tahun 2017, semula dicatat berdasarkan metode biaya perolehan, menjadi
          metode revaluasi, yang dihitung oleh penilai independen. Perubahan kebijakan akuntansi ini dilakukan
          dengan tujuan agar Laporan Keuangan Konsolidasian dapat menggambarkan investasi Perusahaan
          dan Entitas Anak dalam aset tetap kelompok tanah dan bangunan dan perubahan dalam investasi
          tersebut sesuai dengan nilai pasar pada periode Laporan Keuangan Konsolidasian (Catatan 10).


          Aset tetap tanah dan bangunan dinyatakan berdasarkan nilai revaluasi yang merupakan nilai wajar
          pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang
          terjadi setelah tanggal revaluasi. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang memadai untuk
          memastikan bahwa jumlah tercatat tidak berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan dengan
          menggunakan nilai wajar pada tanggal pelaporan.

          Kenaikan yang berasal dari revaluasi tanah dan bangunan diakui pada penghasilan komprehensif lain
          dan terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasi, kecuali sebelumnya penurunan
          revaluasi atas aset tetap yang sama pernah diakui dalam laporan laba rugi, dalam hal ini kenaikan
          revaluasi hingga sebesar penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laba rugi.
          Penurunan jumlah tercatat berasal dari revaluasi dibebankan dalam laba rugi apabila penurunan
          tersebut melebihi nilai saldo surplus revaluasi aset yang bersangkutan, jika ada.




                                                     16
Page 24
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     k.   Aset Tetap dan Penyusutan (lanjutan)
          Surplus revaluasi tanah dan bangunan yang telah disajikan dalam ekuitas dipindahkan langsung ke
          saldo laba pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya.

          Grup menganalisis fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam menentukan
          akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan
          tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomis yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak
          mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk
          menggunakan aset pendasar, Grup menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai
          sewa berdasarkan PSAK 73, “Sewa”. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian
          tanah, maka Grup menerapkan PSAK 16, “Aset Tetap” yaitu hak atas tanah diakui sebesar harga
          perolehan dan tidak disusutkan.

          Aset tetap pemilikan langsung kecuali tanah disajikan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
          penyusutan dan rugi penurunan nilai aset, jika ada dan disusutkan dengan menggunakan metode
          Garis Lurus (Straight-line ) dengan taksiran masa manfaat keekonomian aset tetap sebagai berikut:


                                                                                                    Tahun
          Bangunan Permanen                                                                           20
          Kendaraan                                                                                  4-8
          Perabotan dan Peralatan                                                                    4-8

          Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan dalam laba rugi pada saat terjadinya biaya-biaya
          tersebut, sedangkan pengeluaran dalam jumlah besar dan sifatnya meningkatkan kondisi aset secara
          signifikan dikapitalisasi. Semua pengeluaran setelah perolehan awal aset tetap akan ditambah
          (kapitalisasi) pada jumlah tercatat aset yang bersangkutan.

          Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat
          ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang
          timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
          pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laba rugi pada periode/tahun aset
          tersebut dihentikan pengakuannya.

          Secara berkala, nilai residu, metode penyusutan dan masa manfaat setiap aset ditelaah, dan
          disesuaikan jika perlu.

          Aset Tetap dalam Pembangunan

          Aset tetap dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian
          dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke masing-masing aset tetap pada saat
          aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan, dan penyusutan mulai dibebankan pada saat itu.




                                                     17
Page 25
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     l.   Aset keuangan
          (i)   Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran
                Grup menerapkan PSAK 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait
                klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi lindung
                nilai.

                Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan ditentukan berdasarkan jenis aset. Untuk aset
                keuangan berupa instrumen utang, pengklasifikasiannya harus didasarkan pada model bisnis
                dan arus kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.

                Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:

                a)   Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
                b)   Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                     komprehensif lain.

                Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis Grup dan persyaratan kontraktual arus kas - apakah
                penentuan arus kasnya semata dari pembayaran pokok dan bunga.

                Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal.

                Grup melakukan reklasifikasi instrumen utang jika dan hanya jika terdapat perubahan model
                bisnis atas aset keuangan tersebut.

                Untuk investasi pada instrumen ekuitas yang bukan termasuk dimiliki untuk diperdagangkan,
                tergantung apakah Grup telah melakukan pemilihan yang tidak dapat dibatalkan pada saat
                pengakuan awal untuk instrumen ekuitas yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan
                komprehensif lain.

                Grup melakukan reklasifikasi instrumen utang jika dan hanya jika terdapat perubahan model
                bisnis atas aset keuangan tersebut.

                Pembelian dan penjualan aset keuangan diakui pada saat tanggal perdagangan dimana, Grup
                berkomitmen untuk membeli atau menjual aset keuangan. Aset keuangan dihentikan
                pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut telah
                kedaluwarsa atau dialihkan dan Grup telah mengalihkan secara substansial risiko dan manfaat
                atas kepemilikan.
                Saat pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajar ditambah dengan, dalam
                hal aset keuangan diukur dengan nilai wajar tidak melalui laba rugi, biaya transaksi yang dapat
                diatribusikan secara langsung pada akuisisi aset keuangan. Biaya transaksi atas aset keuangan
                pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan pada laba rugi.




                                                      18
Page 26
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     l.   Aset keuangan (lanjutan)
          (i)   Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran (lanjutan)
                Instrumen utang
                Pengukuran selanjutnya atas instrumen utang bergantung kepada model bisnis Grup dalam
                mengelola aset dan karakteristik dari arus kas. Berikut adalah kategori pengukuran dalam
                mengklasifikan instrumen utang:
                • Biaya perolehan diamortisasi: Aset yang dimiliki untuk pengumpulan arus kas kontraktual,
                  dimana arus kas tersebut merupakan pembayaran pokok dan bunga, diukur dengan biaya
                  perolehan diamortisasi. Penghasilan bunga dari aset keuangan ini termasuk dalam
                  penghasilan keuangan menggunakan metode suku bunga efektif. Laba atau rugi yang timbul
                  dari penghentian pengakuan diakui secara langsung dalam laba rugi dan disajikan dalam
                  keuntungan/ (kerugian) lainnya bersama dengan keuntungan dan kerugian selisih kurs.
                  Penurunan nilai aset keuangan disajikan terpisah dalam laba rugi.

                •   Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain: Aset yang dimiliki untuk pengumpulan arus
                    kas kontraktual dan untuk penjualan keuangan aset, dimana arus kas aset merupakan
                    pembayaran pokok dan bunga diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
                    Mutasi dalam jumlah tercatat dilakukan melalui penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk
                    pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, pendapatan bunga dan keuntungan
                    dan kerugian selisih kurs, yang diakui dalam laba rugi. Ketika aset keuangan dihentikan
                    pengakuannya, akumulasi keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam
                    penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi pada
                    pendapatan/(beban) lain-lain. Pendapatan bunga dari aset keuangan ini termasuk dalam
                    penghasilan keuangan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan dan kerugian
                    selisih kurs disajikan pada pendapatan/(beban) lain-lain, dan penurunan nilai disajikan pada
                    bagian terpisah dalam laba rugi.
                Instrumen ekuitas
                Grup selanjutnya mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar. Dimana manajemen Grup
                telah memilih untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar dari investasi ekuitas pada
                penghasilan komprehensif lain. Tidak ada reklasifikasi selanjutnya atas keuntungan dan kerugian
                dari nilai wajar ke laba rugi setelah penghentian pengakuan investasi. Dividen dari investasi
                tersebut terus diakui dalam laba rugi sebagai penghasilan lainnya ketika hak Grup untuk
                menerima pembayaran ditetapkan. Kerugian penurunan nilai pada investasi ekuitas yang diukur
                pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tidak dilaporkan secara terpisah dari
                perubahan nilai wajarnya.
                Pada 31 Desember 2023, Grup telah memilih untuk mengukur seluruh aset keuangan instrumen
                ekuitas pada nilai wajar melalui laporan laba rugi komprehensif. Perubahan nilai wajar aset
                keuangan tersebut dicatat pada akun penghasilan komprehensif lain di bagian ekuitas pada
                neraca dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi pada saat dihentikan pengakuannya.




                                                       19
Page 27
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     l.   Aset keuangan (lanjutan)
          (ii)   Penghentian pengakuan
                 Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari investasi
                 tersebut telah jatuh tempo atau telah ditransfer dan Grup telah mentransfer secara substansial
                 seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset.

                 Ketika aset keuangan instrumen ekuitas yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan pada nilai
                 wajar melalui penghasilan komprehensif lain dihentikan pengakuannya, akumulasi penyesuaian
                 nilai wajar yang diakui pada ekuitas tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.

          (iii) Saling hapus antar instrumen
                 Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan
                 posisi keuangan konsolidasian jika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
                 melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan terdapat maksud untuk
                 menyelesaikan secara bersih atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
                 bersamaan.

                 Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara
                 hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa
                 kepailitan atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.

     m.   Penurunan nilai dari aset keuangan
          Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur Kerugian Kredit Ekspektasian
          (“KKE”) yang menggunakan cadangan KKE seumur hidup berdasarkan basis forward-looking untuk
          seluruh saldo piutang usaha. Selain untuk piutang usaha, Grup menerapkan pendekatan umum untuk
          mengukur KKE.

          Grup menilai berdasarkan basis forward-looking untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
          terhadap instrumen utang yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
          Metode penurunan nilai dilakukan dengan mempertimbangkan apakah risiko kredit telah meningkat
          secara signifikan.

     n.   Utang usaha
          Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau jasa yang telah diperoleh dari pemasok
          dalam kegiatan usaha normal. Utang usaha dikelompokkan sebagai liabilitas jangka pendek apabila
          pembayaran jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang. Jika tidak, utang usaha tersebut
          disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.

          Utang usaha pada awalnya diukur sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
          diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif.

     o.   Kombinasi Bisnis
          Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode Akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi
          diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
          jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi
          mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar atau pun pada proporsi kepemilikan
          KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
          dibebankan langsung pada tahun berjalan.




                                                      20
Page 28
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     o.   Kombinasi Bisnis (lanjutan)
          Pada tanggal akuisisi, selisih lebih antara penjumlahan imbalan yang dialihkan dan jumlah yang diakui
          untuk KNP dengan aset teridentifikasi dan liabilitas yang diambil-alih (aset neto) dicatat sebagai
          goodwill. Jika imbalan lebih rendah dari nilai wajar aset neto dari Perusahaan yang diakuisisi maka
          selisihnya diakui dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian.


          Transaksi yang dilakukan dengan entitas sepengendali diterapkan metode Penyatuan Kepemilikan.
          Transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali berupa pengalihan bisnis yang dilakukan
          dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama,
          bukan perubahan pemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi demikian tidak
          menimbulkan laba rugi bagi seluruh kelompok usaha atau bagi entitas individual dalam kelompok
          usaha tersebut. Selisih antara harga pengalihan dengan jumlah tercatat dari setiap transaksi
          kombinasi bisnis antara entitas sepengendali pada tanggal pengalihan dicatat sebagai “Tambahan
          Modal Disetor”.

     p.   Pendapatan dan beban
          Pendapatan

          Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah penilaian:
          a)  Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
          b)  Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam
              kontrak untuk mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada pelanggan.
          c)   Tentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan menjadi hak
               entitas sebagai imbalan untuk mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan.
               Jika pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel, Grup
               memperkirakan jumlah imbalan yang diharapkan berhak sebagai imbalan atas pengalihan
               barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi perkiraan jumlah jaminan tingkat
               layanan yang akan dibayarkan selama masa kontrak.
          d)   Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri
               sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini
               tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi berdasarkan
               biaya ekspektasian ditambah margin.
          e)   Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer barang atau
               jasa yang dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang
               atau jasa tersebut).

          Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut:
          a)  Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam memindahkan barang ke pelanggan); atau
          b)  Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam memberikan pelayanan pada pelanggan). Untuk
              kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, Grup memilih ukuran kemajuan yang
              sesuai untuk menentukan jumlah pendapatan yang harus diakui ketika kewajiban pelaksanaan
              dipenuhi.

          Pendapatan Sewa
          Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama
          masa sewa. Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa tambahan
          ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui dengan dasar Garis Lurus selama masa sewa.




                                                     21
Page 29
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     p.   Pendapatan dan beban (lanjutan)
          Pendapatan Sewa (lanjutan)
          Uang muka sewa yang diterima dari penyewa dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima dimuka
          dan akan diakui sebagai pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak sewa yang berlaku.


          Pendapatan Hotel
          Pendapatan sewa hotel dan pendapatan hotel lainnya diakui pada saat jasa diberikan atau barang
          diserahkan.

          Pendapatan Spa
          Pendapatan dari spa diakui pada saat jasa diberikan kepada pelanggan.
          Beban
          Beban diakui pada saat terjadi berdasarkan konsep akrual.
          Pendapatan bunga dan beban bunga diakui dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
          Lain Konsolidasian secara akrual menggunakan metode Suku Bunga Efektif.

     q.   Pajak penghasilan kini dan tangguhan
          Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak tersebut diakui dalam laba
          rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang langsung diakui dalam
          ekuitas atau dalam penghasilan komprehensif lain. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui
          dalam ekuitas atau penghasilan komprehensif lain.

          Pajak penghasilan kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang telah diberlakukan pada tanggal
          posisi keuangan.

          Pajak penghasilan tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak
          atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya. Pajak penghasilan tangguhan diukur menggunakan
          tarif pajak yang telah berlaku atau secara substantif berlaku pada tanggal pelaporan dan yang
          diharapkan akan diterapkan pada saat aset pajak tangguhan yang bersangkutan direalisasi atau pada
          saat liabilitas pajak tangguhan diselesaikan.

          Aset pajak penghasilan tangguhan diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba kena pajak pada
          masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer yang menimbulkan
          aset pajak tangguhan tersebut.
          Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang
          berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini
          dan apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang
          sama, baik atas entitas kena pajak yang sama ataupun berbeda dan adanya niat untuk melakukan
          penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto.

     r.   Sewa
          Suatu kontrak mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan
          penggunaan aset selama jangka waktu tertentu yang dipertukarkan dengan imbalan. Entitas menyewa
          aset tetap tertentu dengan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa.

          Aset hak-guna diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan
          penurunan nilai. Aset hak guna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur
          manfaat aset hak-guna atau masa sewa.




                                                     22
Page 30
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     r.   Sewa (lanjutan)
          Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar. Setiap pembayaran sewa
          dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. Liabilitas sewa, disajikan sebagai
          liabilitas jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan atau kurang
          yang disajikan sebagai liabilitas jangka pendek. Unsur bunga dalam biaya keuangan dibebankan ke
          laba rugi selama masa sewa yang menghasilkan tingkat suku bunga konstan atas sisa saldo liabilitas.


          Grup tidak mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk:
          -  Sewa jangka-pendek yang memiliki masa sewa dua belas (12) bulan atau kurang; atau
          -  Sewa yang asetnya bernilai rendah. Pembayaran yang dilakukan untuk sewa tersebut dibebankan
             ke laba rugi dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

     s.   Liabilitas manfaat karyawan
          Entitas mengakui liabilitas atas imbalan kerja karyawan berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja atau
          Perjanjian Kerja Bersama. Nilai kini liabilitas imbalan pasti, beban jasa kini dan beban jasa lalu
          ditentukan dengan menggunakan metode penilaian “Projected Unit Credit ” .

          Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas di masa depan
          dengan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah jangka panjang pada akhir periode
          pelaporan dalam mata uang Rupiah sesuai dengan mata uang di mana imbalan tersebut akan
          dibayarkan dan yang memiliki jangka waktu yang sesuai dengan liabilitas imbalan pensiunan yang
          bersangkutan.

          Pengukuran kembali yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial
          langsung diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lainnya.

          Biaya jasa lalu yang timbul dari amendemen atau kurtailmen program diakui sebagai beban dalam
          laba rugi pada saat terjadinya.

     t.   Aset dan liabilitas pengampunan pajak
          Grup telah menerapkan PSAK 70 mengenai "Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak".
          PSAK ini mengatur mengenai perlakuan akuntansi atas aset dan liabilitas pengampunan pajak sesuai
          dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak.

          Aset pengampunan pajak diukur sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset pengampunan pajak
          merupakan deemed cost dan menjadi dasar bagi Grup dalam melakukan pengukuran setelah
          pengakuan awal.

          Liabilitas pengampunan pajak diukur sebesar kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau
          setara kas untuk menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan perolehan aset
          pengampunan pajak.

          Selisih antara aset pengampunan pajak dan liabilitas pengampunan pajak diakui di ekuitas dalam pos
          tambahan modal disetor. Grup mengakui uang tebusan yang dibayarkan pada laba rugi pada periode
          Surat Keterangan disampaikan.




                                                     23
Page 31
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     u.   Informasi Segmen
          Perusahaan dan Entitas Anak menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang
          digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan
          alokasi sumber daya yang dimilikinya. Segmen didasarkan pada aktivitas dari setiap kegiatan operasi
          entitas legal di dalam Perusahaan dan Entitas Anak.

          Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
          -  yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
             (termasuk pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari
             entitas yang sama);
          -  yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk
             membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
             kinerjanya; dan
          -  yang informasi keuangan yang terpisah miliknya tersedia.

     v.   Provisi
          Provisi diakui ketika Perusahaan dan Entitas Anak memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum
          maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Perusahaan dan Entitas
          Anak diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi andal mengenai jumlah kewajiban tersebut
          dapat dibuat.

          Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk
          menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan
          ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang
          diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas.


     w.   Laba Per Saham Dasar
          Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan dengan jumlah rata-rata
          tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan.

          Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, Perusahaan menyesuaikan laba atau rugi yang
          dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang
          saham yang beredar, atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.


3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
     Asumsi kelangsungan usaha

     Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa Perusahaan tetap dapat melangsungkan usahanya. laporan
     keuangan konsolidasian ini tidak mencakup penyesuaian-penyesuaian yang mungkin timbul sebagai
     dampak dari ketidakpastian tersebut.

     Estimasi dan asumsi ini memiliki risiko dan ketidakpastian; sehingga ada kemungkinan bahwa perubahan
     situasi akan mengubah proyeksi ini, yang selanjutnya dapat mempengaruhi kelangsungan usaha
     Perusahaan. Dalam keadaan seperti itu, asumsi kelangsungan usaha Perusahaan dapat berubah.

     Perusahaan telah mengidentifikasi hal-hal berikut dimana diperlukan pertimbangan, estimasi, dan asumsi
     dan dimana hasil aktual dapat berbeda dari estimasi tersebut jika menggunakan asumsi dan kondisi yang
     berbeda dan dapat mempengaruhi secara material hasil keuangan atau posisi keuangan Perusahaan yang
     dilaporkan dalam periode mendatang.




                                                       24
Page 32
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)
     Rugi penurunan nilai piutang

     Perusahaan menilai penurunan nilai piutang pada setiap tanggal pelaporan. Dalam menentukan apakah
     rugi penurunan nilai harus dicatat dalam laba rugi, manajemen membuat penilaian, apakah terdapat bukti
     objektif bahwa kerugian telah terjadi. Manajemen juga membuat penilaian atas metodologi dan asumsi
     untuk memperkirakan jumlah dan waktu arus kas masa depan yang direviu secara berkala untuk
     mengurangi perbedaan antara estimasi kerugian dan kerugian aktualnya.

     Pajak penghasilan dan pajak lainnya

     Pertimbangan dan asumsi diperlukan dalam menentukan besaran fasilitas pengurang pajak dan investasi
     (capital allowance ) dan pengurangan beban tertentu untuk tujuan fiskal selama proses estimasi atas
     perhitungan beban pajak penghasilan Perusahaan. Secara khusus, perhitungan beban pajak penghasilan
     Perusahaan melibatkan penafsiran terhadap peraturan perpajakan dan peraturan lainnya. Banyaknya
     transaksi dan perhitungan yang dapat menyebabkan ketidakpastian di dalam penentuan kewajiban pajak
     selama bisnis normal.

     Semua pertimbangan dan estimasi yang dibuat manajemen seperti yang diungkapkan di atas dapat
     dipertanyakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”) atau Auditor Pemerintah. Sebagai akibatnya, terjadi
     ketidakpastian dalam penentuan kewajiban pajak. Resolusi posisi pajak yang diambil oleh Perusahaan,
     dapat berlangsung bertahun-tahun dan sangat sulit untuk memprediksi hasil akhirnya. Apabila terdapat
     perbedaan perhitungan pajak dengan jumlah yang telah dicatat, perbedaan tersebut akan berdampak pada
     pajak penghasilan dan pajak tangguhan dalam tahun dimana penentuan pajak tersebut dibuat.


     Aset pajak tangguhan, termasuk yang timbul dari rugi fiskal, besaran capital allowance , dan perbedaan
     temporer lainnya, diakui hanya apabila dianggap lebih mungkin daripada tidak bahwa mereka dapat diterima
     kembali, dimana hal ini tergantung pada kecukupan pembentukan laba kena pajak di masa depan. Sama
     seperti “penurunan nilai aset non-keuangan” asumsi atas laba kena pajak masa depan yang dapat
     dihasilkan sangat dipengaruhi oleh estimasi dan asumsi manajemen atas volume penjualan, harga
     komoditas, dan lain-lain; yang mana terpapar risiko dan ketidakpastian, sehingga terdapat kemungkinan
     perubahan keadaan akan mengubah proyeksi laba kena pajak di masa mendatang.


     Kewajiban imbalan pascakerja

     Nilai kini kewajiban imbalan pascakerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar
     aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk menentukan biaya/(penghasilan)
     pensiun neto mencakup tingkat diskonto dan kenaikan gaji di masa datang. Adanya perubahan pada asumsi
     ini akan mempengaruhi jumlah tercatat kewajiban imbalan pascakerja.


     Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan kenaikan gaji masa datang yang sesuai pada akhir tahun
     pelaporan. Tingkat diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai kini
     atas estimasi arus kas keluar masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan kewajiban imbalan
     pascakerja. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat
     suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang imbalan akan dibayar dan memiliki
     jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu kewajiban imbalan pascakerja yang terkait.


     Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan mengumpulkan data historis mengenai perubahan
     gaji dasar pekerja dan menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis masa datang.




                                                     25
Page 33
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)
     Penurunan nilai aset nonkeuangan dan aset tetap

     Jumlah nilai yang dapat dipulihkan kembali dari sebuah aset atau kelompok aset penghasil kas diukur
     berdasarkan nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai.
     Penentuan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai mewajibkan manajemen untuk
     membuat estimasi dan asumsi atas tingkat produksi yang diharapkan dan volume penjualan, harga
     komoditas (mempertimbangkan harga saat ini dan harga masa lalu, tren harga dan faktor-faktor terkait),
     cadangan (lihat ‘Estimasi Cadangan’), biaya operasi, biaya penutupan dan rehabilitasi serta belanja modal
     di masa depan. Estimasi dan asumsi ini terpapar risiko dan ketidakpastian; sehingga terdapat kemungkinan
     perubahan situasi yang dapat mengubah proyeksi ini, sehingga dapat mempengaruhi nilai aset yang dapat
     dipulihkan kembali. Dalam keadaan seperti itu, sebagian atau seluruh nilai tercatat aset mungkin akan
     mengalami penurunan nilai lebih lanjut atau terjadi pengurangan rugi penurunan nilai yang dampaknya akan
     dicatat dalam laba rugi.

     Revaluasi Aset Tetap

     Grup mengukur tanah dan bangunan pada nilai revaluasian, dan perubahan nilai wajar aset tersebut diakui
     dalam penghasilan komprehensif lain. Nilai revaluasian aset tersebut pada 31 Desember 2023 berdasarkan
     laporan penilai independen dari KJPP Pung's Zulkarnain dan Rekan tanggal 28 Juni 2024. Asumsi asumsi
     utama yang digunakan untuk menentukan nilai wajar tanah dan bangunan diungkapkan dalam Catatan 10.


     Penyusutan Aset Tetap

     Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
     masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4
     sampai dengan 20 tahun. Ini adalah umur secara umum diharapkan dalam industri dimana Grup
     menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi
     masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.
     Nilai tercatat bersih aset tetap Grup pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebesar Rp
     409.326.964.514 dan Rp 374.792.277.037. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 10.


4.   KAS DAN SETARA KAS
     Kas dan setara kas terdiri dari:
                                                                            2023                  2022
     Kas                                                                  1.191.185.291        1.823.778.023
     Kas di bank
     Pihak ketiga - Rupiah
         PT Bank Central Asia Tbk                                         3.286.422.236        3.923.813.119
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                           1.345.086.215        1.249.668.360
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                      367.256.876          481.482.572
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                             350.790.134          159.111.291
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                                             105.026.388               34.442
         PT Bank Pan Indonesia Tbk                                           16.629.744           16.871.269
         PT Bank Bukopin Tbk                                                 15.983.088                  -
                                                                          5.487.194.681        5.830.981.053




                                                       26
Page 34
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                         31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4.   KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)
                                                                           2023                2022
     Deposito Berjangka
     Pihak ketiga - Rupiah
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                                         3.130.000.000                  -
         PT Bank Capital                                                2.079.525.548                  -
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                            -          3.130.000.000
         PT Bank Mega Tbk                                                         -          1.046.632.737
                                                                        5.209.525.548        4.176.632.737
     Jumlah                                                            11.887.905.520      11.831.391.813

     Deposito berjangka mempunyai jangka waktu 1 bulan dan memiliki tingkat bunga berkisar antara 4,25% -
     4,85% per tahun di 2023.
     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 tidak terdapat bank yang dibatasi penggunaannya dan seluruh
     bank ditempatkan pada pihak ketiga.

5.   PIUTANG USAHA
     Akun ini merupakan piutang atas jasa penyewaan kamar hotel dan spa, berikut fasilitas dan penunjang
     lainnya dengan rincian per 31 Desember 2023 dan 2022 sebagai berikut:
     a.   Berdasarkan pelanggan
                                                                           2023                2022
          Pelanggan yang telah check out:
            Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan                       51.053.945           4.945.000
            PT Mitra Global Holiday                                        43.500.000          12.650.000
            MG BedBank                                                     42.350.000                 -
            Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan                          10.500.000                 -
            Online Travel Agent                                             4.423.704          74.799.796
            PT Global Systech Medika                                              -            40.266.710
            Rumah Sakit Pelni                                                     -            35.000.000
            New Bali Tour & Travel                                                -            12.802.000
            Lain-lain (Saldo di bawah Rp 10.000.000)                      149.796.986         183.671.023
            Sub Jumlah                                                    301.624.635         364.134.529
          Pelanggan yang belum check out                                   80.305.175         111.224.322
          Kartu Kredit                                                     15.801.790          19.167.473
          Kartu Debit                                                       3.849.550          10.481.570
                                                                          401.581.150         505.007.894
          Provisi atas penurunan nilai                                      (5.317.921)       (212.052.810)
          Jumlah                                                          396.263.229         292.955.084
     b.   Berdasarkan umur
          Rincian piutang berdasarkan umur piutang per 31 Desember 2023 dan 2022 sebagai berikut:
                                                                           2023                2022
          0 - 30 hari                                                     323.935.750         282.736.266
          31 - 60 hari                                                     62.246.682          11.750.000
          61 - 90 hari                                                     15.398.718                 -
          > 90 hari                                                               -           210.521.628
                                                                          401.581.150         505.007.894




                                                    27
Page 35
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   PIUTANG USAHA (lanjutan)
     Kolektibilitas piutang usaha pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                                 2023               2022
     Rata-rata Piutang usaha - Bersih                                         344.609.157           367.853.493
     Penjualan                                                             22.585.256.898        19.396.218.333
     Kolektibilitas Piutang                                                     6 hari             7 hari

     Seluruh piutang usaha kepada pihak ketiga merupakan piutang kepada pelanggan dalam mata uang
     Rupiah serta tidak dikenakan jaminan dan bunga serta tidak digunakan sebagai jaminan kredit.
     Mutasi provisi penurunan nilai piutang lain-lain adalah sebagai berikut:
                                                                                  2023              2022
     Saldo awal                                                                   212.052.810      233.171.407
     Penambahan (pemulihan) Penyisihan                                           (206.734.889)     (21.118.597)
     Saldo akhir                                                                    5.317.921      212.052.810

     Manajemen berpendapat bahwa provisi penurunan nilai piutang lain-lain tersebut cukup untuk menutupi
     kerugian dari tidak tertagihnya piutang lain-lain.

6.   PIUTANG LAIN-LAIN
                                                                                  2023              2022
     Pihak ketiga
       Karyawan                                                                   57.278.243        86.781.266
       Piutang Bunga                                                               1.106.144           795.595
       Lain - lain                                                                       -          13.861.206
       Sub Jumlah                                                                 58.384.387       101.438.067
     Pihak berelasi (Catatan 12b)                                               2.008.239.877     4.076.614.813
                                                                                2.066.624.264     4.178.052.880
     Provisi atas penurunan nilai                                                         -                 -
     Jumlah                                                                     2.066.624.264     4.178.052.880

     Bagian lancar                                                                 58.384.387       871.586.908
     Bagian tidak lancar                                                        2.008.239.877     3.306.465.972
     Jumlah                                                                     2.066.624.264     4.178.052.880

     Seluruh piutang lain-lain merupakan piutang kepada pelanggan dalam mata uang Rupiah serta tidak
     dikenakan jaminan dan bunga.
     Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat tertagih sehingga tidak perlu dilakukan
     cadangan kerugian penurunan nilai.

7.   PERSEDIAAN

                                                                                  2023              2022
     Makanan                                                                      61.929.424        72.721.525
     Minuman                                                                      60.102.109        47.895.571
     Lain-lain                                                                   263.841.930       213.753.403
     Jumlah                                                                      385.873.463       334.370.499




                                                        28
Page 36
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7.   PERSEDIAAN (lanjutan)
     Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban masing-masing sebesar Rp2.089.876.413                  dan
     Rp1.675.763.394 untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi fisik dari persediaan, Manajemen berkeyakinan bahwa tidak
     perlu dilakukan penyisihan atas keusangan persediaan karena Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh
     persediaan dapat dijual atau digunakan sesuai dengan periode peruntukannya.

     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, persediaan tidak diasuransikan atas resiko kerugian, kebakaran
     dan bencana alam. Manajemen memahami adanya risiko yang terkait sehubungan dengan persediaan yang
     tidak diasuransikan.


8.   PERLENGKAPAN
                                                                           2023                 2022
     Linen                                                              1.134.506.918        1.028.213.068
     Barang Pecah Belah                                                   147.643.147          151.646.039
     Perkakas, Alat, Bahan bakar dan supply                               144.093.657          116.478.132
     Perangkat Makan Perak                                                 28.806.704           15.864.597
     Seragam                                                                9.350.919            8.904.047
     Lain-lain                                                             53.723.552           48.996.352
     Jumlah                                                             1.518.124.897        1.370.102.235


9.   UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA

                                                                           2023                 2022
     Uang muka:
      Uang muka pembelian                                                 186.100.989           63.118.764
      Uang muka karyawan                                                   31.000.000            3.000.000
      Uang Jaminan                                                                -             28.380.000
      Lain-lain                                                             9.656.300                  -
     Biaya Dibayar di Muka:
       Asuransi                                                           204.631.658           29.482.883
       Perijinan                                                          115.313.596                  -
       Sewa                                                                71.362.820            6.453.179
       Kontrak Service                                                     48.294.102           52.882.453
       Lain-lain                                                           16.079.017          103.067.377
     Jumlah                                                               682.438.482          286.384.656

     Bagian lancar                                                        670.735.530          280.231.894
     Bagian tidak lancar                                                   11.702.952            6.152.762
                                                                          682.438.482          286.384.656




                                                    29
Page 37
                                      PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                                   31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10.   ASET TETAP
                                                                                                2023
                                                                                                                 Saldo Akhir
                                                                                                                  Sebelum            Revaluasi
                                       Saldo Awal       Penambahan        Pengurangan      Reklasifikasi          Revaluasi       (Penurunan Nilai)        Saldo Akhir


      Biaya Perolehan:

       Pemilikan Langsung

         Tanah                        307.798.580.933              -                  -               -         307.798.580.933     24.685.119.067        332.483.700.000

         Bangunan                      84.623.631.725              -                  -               -          84.623.631.725     (10.833.931.725)       73.789.700.000

         Kendaraan                      8.535.840.022              -        162.500.000               -           8.373.340.022                 -           8.373.340.022

         Perabot dan peralatan         13.666.533.232   1.108.403.308        91.500.000      373.051.834         15.056.488.374                 -          15.056.488.374
                                                                                                                            -                                         -

       Jumlah Pemilikan
         Langsung                     414.624.585.912   1.108.403.308       254.000.000      373.051.834        415.852.041.054     13.851.187.342        429.703.228.396

       Aset Hak Guna
         Bangunan                       4.503.363.000              -       4.503.363.000              -                     -                   -                        -
         Kendaraan                                -        282.600.000                -               -            282.600.000                  -            282.600.000
                                                                                                                           -                                         -

                                        4.503.363.000      282.600.000     4.503.363.000              -            282.600.000                  -            282.600.000

       Aset Tetap dalam
         Pembangunan                     373.051.834       427.207.136                -     (373.051.834)          427.207.136                  -            427.207.136
                                                                                                                           -                                         -

       Jumlah                         419.501.000.746   1.818.210.444      4.757.363.000              -         416.561.848.190     13.851.187.342        430.413.035.532


      Akumulasi Penyusutan:

       Pemilikan Langsung

         Bangunan                      19.638.025.715   4.624.929.000                 -               -          24.262.954.715     (24.262.954.715)                     -

         Kendaraan                      7.766.719.969      238.170.670      162.500.000               -           7.842.390.639                 -           7.842.390.639

         Perabot dan peralatan         12.800.615.025      511.015.354       91.500.000               -          13.220.130.379                 -          13.220.130.379
                                                                                                                            -                                         -

       Jumlah Pemilikan Langsung       40.205.360.709   5.374.115.024       254.000.000               -          45.325.475.733     (24.262.954.715)       21.062.521.018
                                                                                                                            -                                         -
                                                                                                                            -                                         -
       Aset Hak Guna

         Bangunan                       4.503.363.000              -       4.503.363.000              -                     -                   -                        -

         Kendaraan                                -         23.550.000                -               -             23.550.000                  -             23.550.000
                                                                                                                           -                                         -

                                        4.503.363.000       23.550.000     4.503.363.000              -             23.550.000                  -             23.550.000

         Penurunan Nilai                          -                -                  -               -                     -                   -                        -


      Nilai buku - bersih             374.792.277.037                                                           371.212.822.457                           409.326.964.514




                                                                                                2022

                                         Saldo Awal                Penambahan              Pengurangan                   Reklasifikasi                 Saldo Akhir

      Biaya Perolehan:
       Pemilikan Langsung
       Tanah                            307.798.580.933                           -                         -                            -             307.798.580.933
       Bangunan                           84.623.631.725                          -                         -                            -              84.623.631.725
       Kendaraan                           8.535.840.022                          -                         -                            -               8.535.840.022
       Perabot dan peralatan              13.336.018.432                 330.514.800                        -                            -              13.666.533.232
                                                                                                                                                                   -

       Jumlah Pemilikan Langsung        414.294.071.112                  330.514.800                        -                            -             414.624.585.912
       Aset Hak Guna
         Bangunan                          4.503.363.000                          -                         -                            -               4.503.363.000

       Aset Tetap dalam                                                                                                                                              -
         Pembangunan                          79.002.000                 373.051.834              79.002.000                             -                373.051.834
                                                                                                                                                                  -

       Jumlah                           418.876.436.112                  703.566.634              79.002.000                             -             419.501.000.746




                                                                             30
Page 38
                                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                               31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10.   ASET TETAP (lanjutan)

                                                                          2022

                                    Saldo Awal        Penambahan        Pengurangan         Reklasifikasi         Saldo Akhir

      Akumulasi Penyusutan:
       Pemilikan Langsung
       Bangunan                      15.013.096.715     4.624.929.000             -                         -      19.638.025.715
       Kendaraan                      7.442.195.746      324.524.223              -                         -       7.766.719.969
       Perabot dan peralatan         12.399.107.900      401.507.125              -                         -      12.800.615.025
                                                                                                                              -

       Jumlah Pemilikan Langsung     34.854.400.361     5.350.960.348             -                         -      40.205.360.709
                                                                                                                              --
       Aset Hak Guna
         Bangunan                     3.152.354.100     1.351.008.900             -                         -       4.503.363.000
       Penyisihan                                                                                                               -
         Penurunan Nilai                                           -              -                         -                   -

      Nilai buku - bersih           380.869.681.651                                                               374.792.277.037



      Tanah milik Perusahaan dan Entitas Anak merupakan tanah yang berlokasi di Jakarta Pusat
      (Pejompongan), Jakarta Selatan (Falatehan dan Pondok Pinang), Kepulauan Seribu, NTT (Tanjung Karoso)
      dan Bali (Canggu) dengan total area seluas masing-masing seluas 1.175.063m2 pada 31 Desember 2023
      dan 2022.

      Atas tanah di Kepulauan Seribu, Perusahaan menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB)
      tertanggal 8 Mei 2015 dengan PT Setia utama Island atas pembelian sebuah villa dengan total area seluas
      1.500 m2 yang berlokasi di Pulau Tengah, Kepulauan Seribu dengan harga beli sebesar Rp15.800.000.000.
      Aset tersebut telah diserah terima dengan baik oleh Perusahaan melalui berita acara serah terima dengan
      PT Setia utama Island. Sampai saat ini, akta jual beli masih dalam proses karena harus menunggu proses
      pemecahan sertifikat induk oleh penjual.

      Tanah, bangunan dan perabotan dan peralatan yang berlokasi di Jalan Falatehan I No.21-22, Melawai,
      Jakarta Selatan (Sotis Falatehan) dan di Jalan Raya Kayu Tulang, Desa Canggu (Sotis Villa Canggu)
      digunakan oleh PT Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak) untuk menjalankan kegiatan usaha perhotelan.
      Pada tahun 2023 dan 2022, tanah dan bangunan di Jalan Falatehan tersebut dijadikan sebagai jaminan
      sehubungan dengan pinjaman bank yang diperoleh Entitas Anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero)
      Tbk (Catatan 17).
      Aset dalam penyelesaian merupakan proyek pembangunan fasilitas pendukung hotel yang masih dalam
      tahap penyelesaian.

      Alokasi beban penyusutan adalah sebagai berikut:
                                                                                        2023                      2022
      Beban umum dan administrasi (Catatan 27)                                        5.397.665.026             6.701.969.250
      Jumlah                                                                          5.397.665.026             6.701.969.250

      Biaya perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan sebesar Rp18.257.669.006
      dan Rp22.967.683.211 masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

      Aset tetap tidak termasuk tanah telah diasuransikan terhadap risiko akibat kerusakan, bencana alam,
      kebakaran dan risiko lainnya pada PT Asuransi Central Asia dengan nilai pertanggungan sebesar
      Rp75.608.702.676 pada Tahun 2023, dan sebesar Rp84.010.598.023 pada Tahun 2022. Manajemen akan
      meningkatkan nilai pertanggungan tersebut untuk menutupi kerugian yang mungkin terjadi.




                                                              31
Page 39
                                 PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                              31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10.   ASET TETAP (lanjutan)
      Analisis laba (rugi) terkait yang timbul dari penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
                                                                                                          2023                       2022
      Harga jual                                                                                         113.120.000                           -
      Nilai buku                                                                                                 -                             -
      Laba atas penjualan aset tetap                                                                     113.120.000                           -

      Perusahaan telah melakukan penilaian kembali aset tetap pada tahun 2023 dengan Laporan No.
      00068/2.0004-14/PI/03/0595/1/VI/2024 tanggal 28 Juni 2024 oleh KJPP Pung's Zulkarnain dan Rekan yang
      ditandatangani oleh Ir. Aguson Rosano. MAPPI (Cert.) Laporan penilaian tersebut dilakukan sesuai dengan
      Standar Penilaian Indonesia (SPI) yang ditentukan berdasarkan transaksi terkini dalam ketentuan yang
      wajar dan Peraturan Bapepam-LK No.VIII.C.4 tentang pedoman penilaian dan penyajian laporan penilaian
      properti di pasar modal. Penilaian kembali aset tetap untuk tanah pada tanggal 31 Desember 2023 hanya
      untuk tujuan akuntansi sesuai dengan PSAK No.16 tentang “Aset Tetap” dan tidak ditujukan untuk tujuan
      pajak. Penentuan nilai wajar dilakukan dengan metode pendekatan biaya.


                                                                      31 Desember 2023

      No.        Lokasi                       Alamat Aset                             Jenis Aset              Nilai Wajar        Metode Pendekatan

       1.     Jakarta        Jl. Falatehan I No. 21-22                         Tanah (523 m2)                  36.262.200.000    Pendekatan Biaya
                             Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan          Bangunan (3.020 m2)             21.744.000.000    dan Pendapatan

       2.     Jakarta        Jl. Penjernihan Bendungan                         Tanah (501 m2)                  29.904.700.000    Pendekatan Biaya
                             Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat                 Bangunan (2.974 m2)             19.925.800.000    dan Pendapatan
       3.     Jakarta        Jl. Pinang Kuningan I No.25 Kel. Pondok           Tanah (3.027 m2)                60.181.200.000    Pendekatan Pasar
                             Pinang      Kec. Kebayoran Lama Jakarta
                             Selatan
       4.     Jakarta        Lexington Apartement L : 26-06, Jl. Deplu Raya    Bangunan - Apartemen              2.020.600.000   Pendekatan Pasar
                             No. 12, Bintaro Pesanggrahan Jakarta Selatan      Lexington (68 m2)

                             Lexington Apartement L : 26-08, Jl. Deplu Raya    Bangunan - Apartemen              2.279.400.000   Pendekatan Pasar
                             No. 12, Bintaro Pesanggrahan Jakarta Selatan      Lexington (76 m2)

       5.     Jakarta        Pulau Tengah Kav. 51, Pulau Pari, Pulau Seribu    Tanah (1.500 m2)                18.761.600.000    Pendekatan Biaya
                             Selatan, Kep. Seribu                                                                                dan Pendapatan
                                                                               Bangunan (1.677 m2)             17.608.500.000
       6.     Sumba Barat    Desa Tanjung Karoso, Kec. Kodi, Kab. Sumba        Tanah (1.162.282 m2)           135.615.700.000    Pendekatan
              Daya, Nusa     Barat Nusa Tenggara Timur                                                                           Pendapatan
              Tenggara
              Timur
       7.     Canggu, Bali   Jalan Raya Kayutulang,                            Tanah (7.230 m2)                51.758.300.000    Pendekatan Biaya
                             Desa Canggu, Kec. Kuta Utara, Kab. Badung,        Bangunan (1.674 m2)             10.211.400.000    dan Pendapatan
                             Bali

                                                                                 Jumlah                       406.273.400.000


      Surplus revaluasi aset tetap diikhtisarkan sebagai berikut:


                                                                                              Nilai Buku Sebelum
      Jenis                                                             Nilai Wajar                 Revaluasi                Surplus Revaluasi
      Tanah                                                          332.483.700.000                  307.798.580.933             24.685.119.067
      Bangunan                                                        73.789.700.000                   60.360.677.009             13.429.022.991
      Jumlah                                                         406.273.400.000                  368.159.257.942             38.114.142.058




                                                                          32
Page 40
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                         31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10.   ASET TETAP (lanjutan)
      Mutasi surplus revaluasi aset tetap untuk tahun 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                   Disajikan Kembali
                                                   31 Desember 2023     31 Desember 2022          1 Januari 2022
      Saldo awal                                     154.855.264.313       154.855.264.313        210.144.747.144
      Surplus revaluasi pada 31 Desember 2023         38.114.142.058                     -                      -
      Kepentingan Non-Pengendali                        (709.220.460)                    -        (11.612.357.000)

                                                     192.260.185.911       154.855.264.313        198.532.390.144
      (Beban) Manfaat Pajak Penghasilan Terkait       (8.385.111.253)                    -        (43.677.125.831)

      Jumlah                                         183.875.074.658       154.855.264.313        154.855.264.313


11.   ASET LAIN-LAIN
      Rincian per 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                              2023                    2022
      Kas yang dibatasi penggunaannya                                      1.200.000.000           1.200.000.000
      Uang Muka Pembelian Tanah                                                      -             2.866.434.141
      Jumlah                                                               1.200.000.000           4.066.434.141

      Kas yang di batasi penggunaannya adalah uang jaminan sehubungan dengan pinjaman kredit investasi
      BNI, yang dapat digunakan ketika hutang sudah lunas.

      Uang muka merupakan uang muka atas pembelian tanah Entitas Anak (DMW) yang terletak di Jalan Pinang
      Kuningan I, Jakarta seluas 3.239 m2 kepada PT Dwimukti Graha Elektrindo. Pada tahun 2023, uang muka
      dikompensasi dengan utang Entitas Anak kepada DGE berdasarkan Perjanjian No.284/DGE-
      DMW/PHP/XII/2023.

12.   TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI

      a.   Sifat hubungan dengan pihak berelasi
           Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan dan Entitas Anak melakukan transaksi keuangan dengan
           pihak-pihak berelasi.

           Sifat Pihak Berelasi
           Hubungan dan jenis akun atau transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

            No.            Pihak Berelasi                   Hubungan                 Sifat Saldo Akun/Transaksi
            1.    Herman Herry Adranacus             Pemegang Saham dan        Utang lain-lain
                                                    Komisaris Utama di Entitas
                                                               Anak
            2.    Vonny Kristiani                 Pemegang Saham Perusahaan Piutang lain-lain
                                                      dan Entitas Anak serta
                                                     Komisaris Entitas Anak
            3.    Cindy Angelina Adranacus        Pemegang Saham Perusahaan Piutang lain-lain; Utang lain-
                                                                               lain
            4.    PT Dwimukti Graha Elektrindo      Di bawah pengendali yang   Piutang lain-lain; Utang lain-
                                                  sama dengan Perusahaan dan lain
                                                          Entitas Anak




                                                       33
Page 41
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                         31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.   TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

            No.              Pihak Berelasi             Hubungan               Sifat Saldo Akun/Transaksi
             5.   PT Dwimukti Inti Boga          Di bawah pengendali yang   Piutang lain-lain; Utang lain-
                                               sama dengan Perusahaan dan   lain
                                                       Entitas Anak
             6.   PT Sotis Hotel Manajemen       Di bawah pengendali yang   Piutang lain-lain; Utang lain-
                                               sama dengan Perusahaan dan   lain
                                                       Entitas Anak
             7.   PT Sungai Mas Propertindo      Di bawah pengendali yang   Piutang lain-lain
                                               sama dengan Perusahaan dan
                                                       Entitas Anak
             8.   Stevano Rizki Adranacus      Komisaris Utama Perusahaan   Utang lain-lain
      b.   Piutang lain-lain
                                                                        2023                    2022
           PT Sungai Mas Propertindo                                 1.595.447.266            1.595.447.266
           PT Dwimukti Inti Boga                                       230.046.000              230.046.000
           Vonny Kristiani                                             182.746.611              424.939.606
           Herman Herry Adranacus                                              -              1.000.000.000
           PT Sotis Hotel Manajemen                                            -                770.148.841
           Cindy Angelina Adranacus                                            -                 50.000.000
           PT Dwimukti Graha Elektrindo                                        -                  6.033.100
                                                                     2.008.239.877            4.076.614.813
           Provisi atas penurunan nilai                                          -                      -
           Jumlah                                                    2.008.239.877            4.076.614.813

           Bagian lancar                                                       -                770.148.841
           Bagian tidak lancar                                       2.008.239.877            3.306.465.972
           Jumlah                                                    2.008.239.877            4.076.614.813
           Persentase terhadap jumlah aset                                      0,46                   1,01

      c.   Uang Muka

                                                                        2023                    2022
           PT Dwimukti Graha Elektrindo                                          -            2.866.434.141
           Jumlah                                                                -            2.866.434.141

      d.   Utang lain-lain

                                                                        2023                    2022
           PT Dwimukti Graha Elektrindo                             88.269.800.685        75.197.267.926
           Herman Herry Adranacus                                    5.627.698.483         6.627.698.483
           Stevano Rizki Adranacus                                   1.380.000.000         1.380.000.000
           PT Sotis Hotel Manajemen                                    935.707.000           592.225.000
           PT Dwimukti Inti Boga                                       804.750.000           190.900.000
           Vonny Kristiani                                                     -             242.192.995
           Cindy Angelina Adranacus                                            -              71.038.179
           Jumlah                                                   97.017.956.168        84.301.322.583




                                                   34
Page 42
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                         31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.   TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

      d.   Utang lain-lain (lanjutan)

                                                                                2023              2022
           Bagian lancar                                                     1.740.457.000      2.476.356.174
           Bagian tidak lancar                                              95.277.499.168     81.824.966.409
           Jumlah                                                           97.017.956.168     84.301.322.583
           Persentase terhadap jumlah liabilitas                                       43,58             40,46


           Transaksi signifikan dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

           PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE")
           Pada tahun 2023, Perusahaan dan Entitas Anak memperoleh tambahan dana dari DGE untuk
           operasional sehingga saldo utang per 31 Desember 2023 menjadi sebesar Rp88.269.800.685 terdiri
           dari saldo utang PT SMK sebesar Rp10.441.864.479, PT DMW sebesar Rp75.717.419.658 dan saldo
           utang PT TKP sebesar Rp 2.110.516.548.

           a.   SMK

                Berdasarkan perjanjian utang piutang Nomor 042/PHP/I/2015 tertanggal 5 Januari 2015 yang

                Pada tanggal 31 Mei 2018 dan 28 Desember 2018, Perusahaan dan DGE menandatangani
                Perubahan     Keempat       Perjanjian     Utang    Piutang   No.082/PPHP-III/V/2018     dan
                No.153/PPHPIV/XII/2018 dimana Perusahaan mengakui dan menerima pinjaman dari DGE per
                tanggal perjanjian masing-masing sebesar Rp4.153.781.850 dan Rp32.894.177.830. Pada
                tanggal 31 Desember 2018, Perusahaan, DGE dan DMW menandatangani perjanjian novasi
                untuk mengalihkan saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DGE sebesar Rp28.740.395.980
                menjadi bagian dari saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DMW. Setelah saldo tersebut, sisa
                saldo pinjaman Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp4.153.781.850 per 31 Desember
                2018.

                Perusahaan menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE dan telah melaksanakan
                pembayaran atas pinjaman tersebut kepada DGE. Pada tanggal 31 Desember 2023 sisa saldo
                pinjaman Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp10.441.864.479. Atas saldo sisa hutang
                tersebut telah dinyatakan dalam Addendum Perjanjian Utang Piutang No.289/PHP/XII/2022
                tertanggal 30 Desember 2022. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per
                tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara
                bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow Perusahaan.


           b.   DMW

                Berdasarkan Perjanjian Utang Piutang No.147/PHP/XII/2016 antara DMW (Entitas Anak) dengan
                DGE tanggal 28 Desember 2016, DGE setuju untuk memberikan pinjaman kepada DMW sebagai
                tambahan modal/modal kerja dan atau keperluan operasional DMW dengan nilai sebanyak-
                banyaknya sebesar Rp11.000.000.000 yang dapat diterima secara sekaligus ataupun secara
                bertahap. Atas pinjaman tersebut, tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali secara
                bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW.


                Perjanjian ini telah mengalami perubahan melalui Penegasan Perjanjian Utang Piutang
                No.149/PPHP/XII/2017 tanggal 27 Desember 2017, dimana DMW mengakui utang kepada DGE
                sebesar Rp10.825.825.978.




                                                        35
Page 43
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.   TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

         PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
         b.   DMW (lanjutan)
              Berdasarkan Perjanjian Utang Piutang No.150/PHP/XII/2017 antara DMW dengan DGE tanggal
              28 Desember 2017, DMW setuju untuk memberikan pinjaman kepada DGE sebagai tambahan
              modal/modal kerja dan atau keperluan operasional DGE sebesar Rp66.693.458.803. Atas
              pinjaman tersebut, tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali secara bertahap setiap
              bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DGE.

              Atas kedua Perjanjian Utang Piutang di atas (No.149/PPHP/XII/2017 dan No.150/PHP/XII/2017),
              DMW dan DGE membuat Perjanjian Perjumpaan Utang (Kompensasi) pada tanggal 28 Desember
              2017, dimana kedua belah pihak setuju untuk melakukan perjumpaan utang/kompensasi antara
              saldo utang DGE kepada DMW sebesar Rp66.693.458.803 dengan saldo utang DMW kepada
              DGE sebesar Rp10.825.825.978 sehingga saldo akhir utang DGE kepada DMW menjadi sebesar
              Rp55.867.632.824.
              Sehubungan dengan Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) antara Perusahaan, DMW dan
              DGE, dimana DGE bermaksud melunasi sebagian utangnya kepada DMW dengan jalan
              Perusahaan menyatakan mengakui utang kepada DMW sejumlah Rp12.527.470.050 maka atas
              novasi tersebut, saldo utang DGE kepada DMW yang sebelumnya sebesar Rp55.867.632.824
              setelah dikurangi nilai utang di dalam novasi sebesar Rp12.527.470.050 maka akan menjadi
              sebesar Rp43.340.162.774.
              Berdasarkan Nota Kesepahaman tanggal 29 Desember 2017 antara DMW dengan DGE, dimana
              atas nilai sisa utang DGE kepada DMW sebesar Rp43.340.162.774 (“Sisa Utang”) akan dilunasi
              oleh DGE dengan cara menjual kepada DMW sebidang tanah yang terletak di daerah Propinsi
              DKI Jakarta, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Kelurahan Pondok
              Pinang yang dikenal sebagai Jalan Pinang Kuningan I sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat
              Hak Guna Bangunan No.09017/Pondok Pinang tertanggal 21 November 2017 seluas 3.239m2
              yang terdaftar atas nama DGE. Harga Jual Beli yang disepakati adalah sebesar
              Rp54.122.438.057 yang pembayarannya dilakukan secara bertahap oleh DMW dengan cara
              sebagai berikut:
              1.   Sejumlah sisa utang diakui sebagai pembayaran uang muka oleh DMW kepada DGE atas
                   pembelian tanah pada saat tanggal penandatanganan Nota Kesepahaman.
              2.   Sebesar Rp10.782.275.282 akan dibayarkan selambat-lambatnya pada tanggal 29
                   Desember 2018 yang akan diikuti dengan penandatanganan Akta Jual Beli.

              Atas nota kesepahaman di atas, DMW mencatat saldo masing-masing sebesar Rp43.340.162.774
              sebagai Uang Muka Pembelian Tanah pada Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian per 31
              Desember 2017.

              Pada tahun 2018, DMW memperoleh pinjaman dari DGE dengan total sebesar Rp11.733.332.653
              per 31 Desember 2018 yang tertuang di dalam perubahan kedua Perjanjian Utang Piutang No.
              166/PPHP-II/XII/2018 tanggal 28 Desember 2018.

              Pada tanggal 31 Desember 2018, sesuai dengan Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) antara
              DGE, DMW dan Perusahaan, bahwa Perusahaan bermaksud mengalihkan sebagian utangnya
              dengan DGE menjadi utang kepada DMW dan DMW ingin melunasi sebagian utangnya kepada
              DGE dengan memperhitungkan uang muka pembelian tanah Pondok Pinang sehingga jumlah
              pinjaman adalah sebagai berikut:
              1.   Saldo utang Perusahaan kepada DGE sebesar Rp28.740.395.980 telah dialihkan menjadi
                   utang kepada DMW. Saldo utang Perusahaan kepada DMW per 31 Desember 2018 adalah
                   sebesar Rp68.832.147.811 dan saldo utang Perusahaan kepada DGE per 31 Desember
                   2018 adalah sebesar Rp4.153.781.850.




                                                   36
Page 44
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.   TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

         PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
         b.   DMW (lanjutan)

              2.    Saldo uang muka pembelian tanah Pondok Pinang sebesar Rp43.340.162.774
                    diperhitungkan dengan utang DMW kepada DGE sebesar Rp11.733.332.653 dan
                    pengalihan atas utang Perusahaan kepada DGE yang diterima oleh DMW yaitu sebesar
                    Rp28.740.395.980 sehingga saldo uang muka pembelian tanah Pondok Pinang per 31
                    Desember 2018 yaitu sebesar Rp2.866.434.141.

              Pada tanggal 30 Desember 2022 dibuat Penegasan Nota Kesepahaman antara DMW dengan
              DGE untuk melakukan Addendum II atas Nota Kesepahaman dimana para pihak sepakat untuk
              mengubah ketentuan dan menegaskan kembali pasal 2 pada MOU, sebagai berikut:

              1.    Sisa utang sebesar Rp2.866.434.141 diakui oleh DGE sebagai pembayaran uang muka oleh
                    DMW kepada DGE atas pembelian tanah Pondok Pinang.
              2.    Sisa pembayaran sebesar Rp51.224.865.859 akan dibayarkan selambat-lambatnya pada
                    tanggal 30 Desember 2024 yang diikuti dengan penandatanganan Akta Jual Beli.
              3.    Semua syarat dan ketentuan hutang piutang sebagaimana dinyatakan dan ditetapkan dalam
                    Perjanjian terdahulu yang telah ada, selama tidak dinyatakan berubah dalam Penegasan
                    Perjanjian, tetap berlaku sebagaimana adanya.

              Pada tahun 2023, uang muka yang diberikan oleh DMW senilai Rp2.866.434.141 sesuai dengan
              adendum nota kesepahaman tahun 2022 dikompensasikan menjadi pembayaran utang DMW
              kepada DGE. Yang berarti DMW tidak menjadi membeli tanah Pondok Pinang dan tidak terdapat
              sisa pembayaran yang harus dibayar oleh DMW.

              DMW menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE dan telah melaksanakan pembayaran
              atas pinjaman tersebut kepada DGE. Pada tanggal 31 Desember 2023 sisa saldo pinjaman
              Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp75.717.419.658. Atas saldo sisa hutang tersebut
              telah dinyatakan dalam Addendum II Perjanjian Utang Piutang No.284/DGE-DMW/PHP/XII/2023
              tertanggal 29 Desember 2023. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per
              tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara
              bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow DMW.


         Saldo piutang lain-lain DGE per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp0 dan
         Rp6.033.100 merupakan sisa saldo piutang atas transaksi penjualan kendaraan Perusahaan kepada
         DGE. Atas saldo sisa piutang tersebut telah dinyatakan dalam 284/DGE-DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29
         Desember 2023. Piutang tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa
         biaya tambahan lainnya. Pembayaran dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal
         yang disesuaikan dengan cash flow DGE.

         c.   TKP

              Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.284/PHP/XII/2022 tertanggal 30 Desember
              2022 TKP (Entitas Anak) mengakui dan menerima pinjaman dari DGE sebesar Rp2.110.516.548.
              Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
              tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
              nominal yang disesuaikan dengan cash flow TKP.




                                                   37
Page 45
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.   TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

         Vonny Kristiani ("VK")
         a.   SMK

              Saldo piutang lain-lain VK per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar
              Rp182.746.611 dan Rp424.939.606 merupakan sisa saldo piutang atas transaksi pinjaman yang
              diberikan dari waktu ke waktu. Atas saldo sisa pinjaman tersebut telah dinyatakan dalam
              Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) No.280/SMK-VK/PHP/XII/2023 tertanggal 29 Desember
              2023. Piutang tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
              tambahan lainnya. Pembayaran dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal
              yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.
         b.   TKP
              Berdasarkan Perjanjian Hutang Pemegang Saham No.183A/PHP/XII/2021 tertanggal 31
              Desember 2021 TKP mengakui dan menerima pinjaman dari VK sebesar Rp242.192.995.
              Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
              tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
              nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam. Berdasarkan Perjanjian
              Pembaharuan Utang (Novasi) No.280/SMK-VK/PHP/XII/2023 tertanggal 29 Desember 2023, saldo
              utang VK adalah Rp0 (nol rupiah)

         Herman Herry Adranacus ("HHA")
         a.   DMW
              Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No.041/PPS/I/2015 tanggal5 Januari 2015
              antara DMW dengan HHA (Pihak pertama) ,dimana pihak pertama setuju untuk memberikan
              pinjaman sebanyak-banyaknya Rp4.000.000.000 yang dapat diterima sekaligus ataupun secara
              bertahap. Atas pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali setiap bulannya
              dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW. Saldo utang DMW per 31 Desember
              2015 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.
              Perjanjian tersebut telah diubah beberapa kali yaitu sebagai berikut:
              1.   Penegasan Pertama No.046/PPPS/I/2016 tanggal 5 Januari 2016, dimana DMW mengakui
                   utang kepada pihak pertama sebesar Rp3.712.180.219. Saldo utang DMW per 31
                   Desember 2016 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.
              2.    Penegasan Kedua No.046/PPPS/I/2017 tanggal 5 Januari 2017, dimana DMW mengakui
                    utang kepada pihak pertama sebesar Rp3.712.180.219. Saldo utang DMW per 31
                    Desember 2017 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.
              3.    Perubahan Perjanjian Utang Piutang No.071B/PPHP/XII/2018 tanggal 31 Mei 2018, dimana
                    DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang DMW
                    per 31 Mei 2018 sebesar Rp 6.627.698.483.
              4.    Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.128/PPPS/XII/2018 tanggal 31 Desember 2018,
                    dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo
                    utang DMW per 31 Desember 2018 sebesar Rp 6.627.698.483.
              5.    Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.185A/PPPS/XII/2021 tanggal 31 Desember 2021,
                    dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo
                    utang DMW per 31 Desember 2021 sebesar Rp 6.627.698.483.
              6.    Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.285/PHP/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022,
                    dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo
                    utang DMW per 31 Desember 2022 sebesar Rp 6.627.698.483.




                                                    38
Page 46
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.   TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

         Herman Herry Adranacus ("HHA") (lanjutan)
         a.   DMW (lanjutan)

              7.    Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) No.279/HH-DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29
                    Desember 2023, dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar
                    Rp5.627.698.483. Saldo utang DMW per 31 Desember 2023 sebesar Rp5.627.698.483.


              Atas pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali setiap bulannya dengan
              nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW.

         b.   TKP

              Berdasarkan perjanjian utang piutang tertanggal 31 Desember 2018, PT Tanjung Karoso Permai
              (Entitas Anak) memberikan pinjaman kepada HHA sebesar Rp1.000.000.000. Pinjaman tersebut
              tidak dikenakan bunga dan tanpa jangka waktu pengembalian yang pasti. Berdasarkan perjanjian,
              pihak peminjam akan membayar pinjaman tersebut secara bertahap setiap bulannya dengan
              nominal yang disesuaikan dengan arus kas pihak peminjam. Sisa piutang per 31 Desember 2022
              adalah sebesar Rp1.000.000.000 yang dicatat sebagai bagian dari piutang lain-lain dan
              dinyatakan dalam Penegasan Perjanjian Hutang Piutang No.184A/PHP/XII/2021 tertanggal 31
              Desember 2021. Piutang tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan
              tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya
              dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam. Berdasarkan Perjanjian
              Pembaharuan Utang (Novasi) No.279/HH-DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29 Desember 2023, HHA
              telah melunasi pinjamannya kepada TKP sehingga saldo Piutang per 31 Desember 2023 adalah
              Rp0 (nol rupiah)

         Cindy Angelina Adranacus ("CAA")
         a.   SMK

              Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Kepada Pemegang Saham No.180A/PPPS/XII/2021 tertanggal
              31 Desember 2021 CAA mengakui dan menerima pinjaman dari Perusahaan sebesar
              Rp50.000.000. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan
              tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap
              bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.



              Piutang lain-lain dari CAA per 31 Desember 2022 sebesar Rp50.000.000 merupakan piutang atas
              penjualan kelompok aset lepasan dalam PT Satria Mega Perkasa. Saldo utang per 31 Desember
              2023 sebesar Rp0 (nol).

         b.   DMW

              Berdasarkan Pernyataan Pengalihan dan Pengelolaan Sotis Villa Canggu tanggal 21 Mei 2018
              antara Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata) dengan CAA, bahwa CAA akan menyerahkan
              operasional atau pengelolaan Sotis Villa Canggu kepada Entitas Anak selambat-lambatnya
              tanggal 31 Mei 2018, termasuk dan tidak terbatas pada penyerahan segala sesuatu yang
              berkaitan dengan kas, piutang usaha, jaminan, persediaan dan utang usaha sehingga terhitung
              sejak tanggal 1 Juni 2018, segala sesuatu yang timbul atas kegiatan pengelolaan/operasional baik
              keuntungan/kerugian menjadi hak dan beban Entitas Anak.




                                                     39
Page 47
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.   TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

         Cindy Angelina Adranacus ("CAA") (lanjutan)
         b.   DMW (lanjutan)

              Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.181A/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021
              DMW mengakui dan menerima pinjaman dari CAA sebesar Rp71.038.179. Pinjaman tersebut
              diberikan dengan bunga 0% (nol persen)per tahun dengan tanpa biaya tambahan
              lainnya.Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal
              yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam. Saldo pinjaman per 31 Desember 2023
              adalah Rp 0.

         PT Sotis Hotel Manajemen ("SHM")
         Pada tahun 2022, saldo piutang kepada SHM sebesar Rp770.148.841 terdiri dari saldo utang PT SMK
         sebesar Rp761.131.384 dan PT DMW sebesar Rp9.017.457, telah dilunasi seluruhnya sehingga Saldo
         per 31 Desember 2023 adalah Rp 0.

         a.   SMK

              Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.283/PHP/XII/2022 tertanggal 30 Desember
              2022 SHM mengakui dan menerima pinjaman dari Perusahaan sebesar Rp761.131.384.
              Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan operasional SHM dengan bunga 0% (nol persen) per
              tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara
              bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


         b.   DMW

              Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.193a/PHP/XII/2012 tertanggal 31 Desember 2021
              SHM mengakui dan menerima pinjaman dari DMW. Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan
              operasional SHM dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan
              lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal
              yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.

              Sisa piutang per 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp9.017.457 yang dicatat sebagai bagian
              dari piutang lain-lain

              Berdasarkan Addendum III Perjanjian Hutang Piutang No.281/SHM-DMW/PHP/XII/2023
              tertanggal 29 Desember 2023 DMW telah menerima pinjaman dari SHM dari waktu ke waktu dan
              saat perjanjian pada saat perjanjian ditandatangani total pinjaman adalah sebesar
              Rp935.707.000.

              Adapun perincian jumlah pinjaman tersebut sebagai berikut:
              1.  Pinjaman untuk dana operasional sebesar Rp 385.707.000.
              2.  Biaya Jasa Manajemen (Management Fee ) yang belum dibayar atas pengoperasian Sotis
                  Hotel sebesar Rp550.057.000. Terhadap biaya Jasa Manajemen (Management Fee ) ini
                  tidak dikenakan biaya tambahan berupa denda dan/atau bunga atas keterlambatan
                  pembayaran yang belum dilakukan oleh DMW.




                                                   40
Page 48
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.   TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

         PT Sotis Hotel Manajemen ("SHM") (lanjutan)
              Berdasarkan Perjanjian Manajemen Hotel No.0012/CTR/SHM/VIII/2018 tanggal 1 Agustus 2018
              antara Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata) dengan PT Sotis Hotel Manajemen (SHM), bahwa
              Entitas Anak bermaksud menggunakan merk Sotis, sistem manajemen serta jasa pengelolaan
              hotel dari SHM. Jangka waktu perjanjian ini adalah selama periode 2 tahun mulai dari tanggal 1
              Agustus 2018 sampai dengan 31 Juli 2020. Atas perjanjian ini, Entitas Anak membayar biaya
              pelaksanaan pekerjaan yang terdiri dari incentive management fee sebesar Rp70.000.000 setiap
              bulan untuk masing-masing hotel. Selain itu, Entitas Anak wajib mencadangkan 3% dari GOP
              (Gross Operating Profit ) hotel setiap bulannya sebagai cadangan untuk penggantian,
              penambahan dan penyempurnaan alat terpasang dan perlengkapan hotel. Di tahun 2023 dan
              2022, Entitas Anak membayar jasa manajemen kepada SHM masing-masing sebesar
              Rp1.800.000.000 dan Rp1.800.000.000 yang dicatat sebagai “Jasa Manajemen” sebagai bagian
              dari Beban Umum dan Administrasi (Catatan 27).

         Stevano Rizki Adranacus ("SRA")
         Per 31 Desember 2023, saldo piutang Perusahaan dan entitas anak kepada SRA sebesar
         Rp1.380.000.000.

         Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.194a/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021 DMW
         mengakui dan menerima pinjaman dari SRA sebesar Rp1.380.000.000. Pinjaman tersebut diberikan
         untuk keperluan operasional DMW dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
         tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
         nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.

         PT Dwimukti Inti Boga ("DIB")
         Per 31 Desember 2023, saldo piutang Perusahaan dan entitas anak kepada DIB sebesar
         Rp804.750.000 terdiri dari saldo utang DMW sebesar Rp186.750.000 dan TKP sebesar
         Rp618.000.000.

         a.   DMW

              Berdasarkan Addendum II Perjanjian Hutang Piutang No.282/DIB-DMW/PHP/XII/2023 tertanggal
              29 Desember 2023 DMW mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp186.750.000.
              Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan operasional DMW dengan bunga 0% (nol persen)
              per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara
              bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


         b.   TKP

              Berdasarkan Perjanjian Hutang Pemegang Saham No. 291/DIB-TKP/PHP/XII/2023 tertanggal 29
              Desember 2023 Perusahaan mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp618.000.000.
              Pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran
              pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan
              dengan cash flow pihak peminjam. Pinjaman berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan atau
              ketika hutang tersebut dilunasi.

         PT Sungai Mas Propertindo ("SMP")
         Per 31 Desember 2023, saldo piutang Perusahaan dan entitas anak kepada SMP sebesar
         Rp1.595.447.266.




                                                    41
Page 49
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.   TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
           PT Sungai Mas Propertindo ("SMP") (lanjutan)
           Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.191a/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021 SMP
           mengakui dan menerima pinjaman dari DMW sebesar Rp1.100.000.000. Pinjaman tersebut diberikan
           untuk keperluan operasional SMP dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
           tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
           nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.
           Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.287/PHP/XII/2023 tertanggal 30 Desember 2022
           SMP mengakui dan menerima pinjaman dari DMW sebesar Rp1.595.447.266. Pinjaman tersebut
           diberikan untuk keperluan operasional SMP dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa
           biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
           nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.
      d.   Kompensasi manajemen kunci
                                                                          2023                2022
           Gaji dan imbalan jangka pendek lainnya untuk:
           - Dewan Komisaris                                              686.419.000         955.722.300
           - Direksi                                                    1.347.935.000       1.097.987.950
           Jumlah                                                       2.034.354.000       2.053.710.250
           Persentase terhadap jumlah
             beban umum dan administrasi                                         10,14               9,30


13.   UTANG USAHA
      a.   Berdasarkan pemasok
                                                                          2023                2022
           Pihak ketiga
             Rupiah
               Sari Alam Supplier                                        115.621.350         104.534.475
               Makmur Stand Buah                                          21.442.500                 -
               PT Rumah Duta Pangan                                       21.100.195                 -
               PT Sentral Sari Prima Sentosa                              18.130.000          14.492.375
               Mallio Pastry                                              14.284.830          14.284.830
               CV Maju Bersama Meat Shop                                  14.064.450                 -
               Jeng Rince Kitchen                                         14.016.500          20.846.000
               CV Jasa Boga Niaga                                         13.516.500          41.565.700
               PT Fitra Food International                                13.140.070          15.806.369
               PT Sari Tirta Indonesia                                    13.000.000                 -
               Pratama Laundry & Dry Cleaning                             11.603.300          13.693.800
               Sukanda Djaya                                               9.562.100          10.908.677
               PT Cikarang Primatex                                        6.014.240          48.707.865
               Sumber Gizi Utama                                           5.920.350          12.273.350
               Bintang Jaya                                                5.120.000          19.425.000
               PT Eden Pangan Indonesia                                    3.362.675          10.307.050
               Booking.com                                                 3.282.614          14.942.383
               Rico, Toko Plastik                                          1.970.000          10.326.000
               PT Menara Andalan Mitra                                           -            11.125.000
               Lain-lain (Saldo dibawah Rp10.000.000)                    187.036.409         207.085.529
           Jumlah                                                        492.188.083         570.324.403




                                                        42
Page 50
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                          31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13.   UTANG USAHA (lanjutan)
      b.   Berdasarkan umur
           Rincian utang usaha dikategorikan berdasarkan tanggal tertagih adalah sebagai berikut :

                                                                               2023                    2022
           0 - 30 hari                                                        268.274.983             320.454.700
           31 - 60 hari                                                       111.783.123             154.377.448
           61 - 90 hari                                                        30.654.100              21.786.077
           > 90 hari                                                           81.475.877              73.706.178
           Jumlah                                                             492.188.083             570.324.403

      Seluruh utang usaha kepada pihak ketiga merupakan utang kepada pemasok dalam mata uang Rupiah per
      31 Desember 2023 dan 2022. Seluruh utang usaha berjangka waktu 30 sampai dengan 120 hari dan tanpa
      jaminan.

14.   UTANG LAIN-LAIN
                                                                               2023                    2022
      Pihak ketiga
        PT Asuransi Central Asia                                              155.418.514                     -
        Lainnya                                                                 2.208.498               1.772.500
                                                                              157.627.012               1.772.500
      Pihak berelasi (catatan 12d)                                         97.017.956.168       84.301.322.583
      Jumlah                                                               97.175.583.180       84.303.095.083

      Bagian lancar                                                         1.898.084.012        2.478.128.674
      Bagian tidak lancar                                                  95.277.499.168       81.824.966.409
      Jumlah                                                               97.175.583.180       84.303.095.083

      Seluruh utang lain-lain kepada pihak berelasi dilakukan tanpa dikenakan bunga, tanpa jaminan dan jatuh
      tempo sewaktu-waktu.

15.   BEBAN AKRUAL

                                                                               2023                    2022
      Jasa Pelayanan                                                          561.280.204             626.085.228
      Gaji dan Tunjangan                                                      282.652.632              56.435.873
      Kerusakan dan Penggantian                                               281.892.500             214.350.551
      Jasa Profesional                                                         95.000.000              95.000.000
      Komisi                                                                   88.930.114             157.619.831
      Listrik                                                                  86.743.442             118.561.033
      Kontrak Service                                                          39.391.621              26.488.355
      Cadangan Penggantian Perlengkapan Inventaris Hotel                              -               199.087.418
      Lain-lain                                                               408.496.114             479.845.190
      Jumlah                                                                1.844.386.627            1.973.473.479




                                                       43
Page 51
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                          31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.   PERPAJAKAN
      a.   Pajak dibayar dimuka
                                                                            2023                 2022
           Perusahaan
             PPN                                                         4.776.330.887        4.762.302.050
           Entitas anak
             Pasal 21                                                          986.652            1.011.652
             Pasal 23                                                          510.000                  -
           Jumlah                                                        4.777.827.539        4.763.313.702

      b.   Utang pajak
                                                                            2023                 2022
           Perusahaan
             Pajak penghasilan badan                                               -                    -
             Pasal 21                                                      120.757.674          114.914.150
             Pasal 23                                                          823.524            6.953.783
             Pasal 4 (2)                                                       140.024                  -
             Denda                                                             200.000                  -
           Entitas anak
             Pajak penghasilan badan                                       551.751.481          722.446.560
             Pajak pembangunan 1                                           237.802.028          253.956.629
             Pasal 21                                                       19.386.222           13.248.399
             Pasal 23                                                        4.632.482           12.269.585
           Jumlah                                                          935.493.435        1.123.789.106

      c.   Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan
                                                                            2023                 2022
           Kini
             Anak                                                          565.315.181          722.446.560
             Penyesuaian Tahun Lalu                                       (722.446.560)                 -
           Tangguhan
             Perusahaan                                                     11.344.198         (287.215.720)
             Anak                                                           95.374.618         (702.041.634)
           Jumlah                                                          (50.412.563)        (266.810.794)

           Rekonsiliasi antara laba sebelum Pajak Penghasilan, seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi
           komprehensif, dengan taksiran laba fiskal untuk tahun yang berakhir pada tanggal               31
           Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                            2023                 2022
           Laba sebelum Pajak Penghasilan konsolidasian                (13.726.146.190)     (16.785.734.798)
           Laba sebelum Pajak Penghasilan - Entitas anak                 3.802.028.829        5.163.766.891
           Laba sebelum Pajak Penghasilan Perusahaan                    (9.924.117.361)     (11.621.967.907)




                                                     44
Page 52
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                           31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.   PERPAJAKAN (lanjutan)
      c.   Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan (lanjutan)
                                                                                        2023                      2022

           Beda waktu:
           Selisih Penyusutan Aset Tetap Komersial dan Fiskal                           558.462.804            1.192.853.570
           Beban Imbalan Kerja                                                          207.003.038              127.372.576
           Realisasi Pembayaran Manfaat                                                 (30.000.000)             (14.700.000)
                                                                                        735.465.842            1.305.526.146
           Beda tetap:
           Jasa giro                                                                     (2.781.701)               (4.690.089)
           Pendapatan Lain-lain                                                         (30.000.000)           (1.869.651.654)
           Beban Penyusutan Aset Tetap yang Tidak Diakui oleh
            Fiskal                                                                      366.770.300            2.758.421.014
           Beban yang tidak dapat dikurangkan lain-lain                                 686.769.319              130.195.500
                                                                                  1.020.757.918                1.014.274.771
           Taksiran Rugi Fiskal                                                   (8.167.893.601)              (9.302.166.990)
           Rugi Fiskal Tahun sebelumnya:
             Tahun 2017                                                                     -                  (2.199.672.739)
             Tahun 2018                                                          (7.326.216.715)               (7.326.216.715)
             Tahun 2019                                                         (12.050.577.866)              (12.050.577.866)
             Tahun 2020                                                          (8.273.978.141)               (8.273.978.141)
             Tahun 2021                                                          (8.912.287.273)               (8.912.287.273)
             Tahun 2022                                                          (9.302.166.990)                          -
           Taksiran Akumulasi Rugi Fiskal                                       (54.033.120.586)              (48.064.899.724)

           Rugi fiskal Perusahaan dapat dikompensasikan dengan laba kena pajak untuk periode lima tahun
           mendatang sejak kerugian fiskal terjadi. Namun, Manajemen berpendapat bahwa Perusahaan tidak
           akan memiliki laba kena pajak yang mengakibatkan akumulasi rugi fiskal tersebut dapat digunakan
           sebelum tanggal kadaluarsanya, sehingga aset pajak tangguhan atas rugi fiskal tersebut tidak diakui.

           Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak final dan pajak penghasilan konsolidasian dengan taksiran rugi
           fiskal Perusahaan diatas menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan.
      d.   Pajak Tangguhan
           Pajak tangguhan dihitung berdasarkan pengaruh dari perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset
           dan liabilitas menurut komersial dengan ketentuan pajak, dengan rincian perhitungan sebagai berikut:


                                                                                    2023
                                                                                             Dikreditkan
                                                                        Dikreditkan       (dibebankan) ke
                                                                     (dibebankan) ke        penghasilan          31 Desember
                                                 1 Januari 2023     laporan laba rugi    komprehensif lain           2023

           Perusahaan
           Liabilitas Pajak Tangguhan - Bersih
           Aset Tetap                            (19.829.324.592)        (50.284.866)       (6.384.745.853)      (26.264.355.311)
           Imbalan kerja                            241.669.221           38.940.668           18.073.784           298.683.673

           Jumlah                                (19.587.655.371)        (11.344.198)       (6.366.672.069)      (25.965.671.638)




                                                          45
Page 53
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                             31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.   PERPAJAKAN (lanjutan)

      d.   Pajak Tangguhan (lanjutan)
                                                                                    2023
                                                                                            Dikreditkan
                                                                        Dikreditkan      (dibebankan) ke
                                                                     (dibebankan) ke       penghasilan
                                                 1 Januari 2023     laporan laba rugi   komprehensif lain    31 Desember 2023

           Entitas Anak
           Aset Pajak Tangguhan - Bersih
           Aset Tetap                             1.952.960.121           10.564.490                    -       1.963.524.611
           Cadangan penurunan piutang                46.651.660          (45.481.497)                   -          1.170.163
           Imbalan kerja                             75.181.379          (39.818.555)           (662.030)         34.700.794
           Amortisasi                              (114.235.880)          23.160.084                    -         (91.075.796)
           Cadangan FF&E                             43.799.140          (43.799.140)                   -                    -

           Jumlah Aset Pajak Tangguhan            2.004.356.420          (95.374.618)           (662.030)       1.908.319.772

           Liabilitas Pajak Tangguhan - Bersih
           Aset Tetap                            (25.547.185.400)                   -      (2.000.365.400)    (27.547.550.800)

           Jumlah Liabilitas Pajak Tangguhan     (25.547.185.400)                   -      (2.000.365.400)    (27.547.550.800)


           Konsolidasian
           Aset Pajak Tangguhan
            Entitas Anak :
             PT Dwimukti Mitra Wisata             2.004.356.420                                                 1.908.319.772
           Liabilitas Pajak Tangguhan
            Perusahaan                           (19.587.655.371)                                             (25.965.671.638)
            Entitas Anak :
             PT Tanjung Karoso Permai            (25.547.185.400)                                             (27.547.550.800)

                                                 (45.134.840.771)                                             (53.513.222.438)

           Manfaat (Beban) Pajak Tangguhan                              (106.718.816)      (8.367.699.499)


                                                                                    2022
                                                                                            Dikreditkan
                                                                        Dikreditkan      (dibebankan) ke
                                                                     (dibebankan) ke       penghasilan         31 Desember
                                                 1 Januari 2022     laporan laba rugi   komprehensif lain          2022

           Perusahaan
           Liabilitas Pajak Tangguhan - Bersih
           Aset Tetap                            (20.091.752.326)       262.427.734                     -     (19.829.324.592)
           Imbalan kerja                            258.384.455           24.787.840         (41.503.074)        241.669.221

           Jumlah                                (19.833.367.871)       287.215.574          (41.503.074)     (19.587.655.371)




                                                          46
Page 54
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                             31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.   PERPAJAKAN (lanjutan)
      d.   Pajak Tangguhan (lanjutan)
                                                                                       2022
                                                                                               Dikreditkan
                                                                           Dikreditkan      (dibebankan) ke
                                                                        (dibebankan) ke       penghasilan         31 Desember
                                                  1 Januari 2022       laporan laba rugi   komprehensif lain          2022

           Entitas Anak
           Aset Pajak Tangguhan - Bersih
           Aset Tetap                               1.318.854.195          634.105.926                    -        1.952.960.121
           Cadangan penurunan piutang                 51.297.620             (4.645.960)                              46.651.660
           Imbalan kerja                              93.779.225              5.066.014         (23.663.860)          75.181.379
           Amortisasi                                (137.952.540)           23.716.660                             (114.235.880)
           Cadangan FF&E                                           -         43.799.140                               43.799.140

           Jumlah Aset Pajak Tangguhan              1.325.978.500          702.041.780          (23.663.860)       2.004.356.420

           Liabilitas Pajak Tangguhan - Bersih
           Aset Tetap                             (25.547.185.400)                     -                  -       (25.547.185.400)

           Jumlah Liabilitas Pajak Tangguhan      (25.547.185.400)                     -                  -       (25.547.185.400)

           Konsolidasian
           Aset Pajak Tangguhan
            Entitas Anak :
             PT Dwimukti Mitra Wisata               1.325.978.500                                                  2.004.356.420
           Liabilitas Pajak Tangguhan
            Perusahaan                            (19.833.367.871)                                                (19.587.655.371)
            Entitas Anak :
             PT Tanjung Karoso Permai             (25.547.185.400)                                                (25.547.185.400)

                                                  (45.380.553.271)                                                (45.134.840.771)

           Manfaat (Beban) Pajak Tangguhan                                 989.257.354          (65.166.934)


      e.   Pengampunan Pajak
           Pada tahun 2017 dan 2016, Perusahaan dan Entitas Anak ikut berpartisipasi dalam program
           pengampunan pajak. Perusahaan dan Entitas Anak telah melaporkan Surat Pernyataan Harta untuk
           Pengampunan Pajak (SPHPP) kepada Direktorat Jenderal Pajak antara tanggal 28 September 2016
           sampai dengan 31 Maret 2017. Aset dan liabilitas pengampunan pajak yang dideklarasikan oleh
           Perusahaan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:
                                            Jenis Aset/Liabilitas                                                 Jumlah
           Kas                                                                                                  22.205.650.000
           Bank                                                                                                     16.857.636
           Investasi dalam saham                                                                                 2.500.000.000
           Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan                                           4.950.000.000
           Tanah                                                                                                41.899.430.000
           Bangunan                                                                                              4.176.000.000
           Kendaraan                                                                                             1.798.600.000
           Utang Bank                                                                                             (516.930.801)
           Utang Lain-lain                                                                                     (11.850.000.000)
           Liabilitas Sewa Pembiayaan                                                                              (80.846.577)
                                                                                                               65.098.760.258




                                                           47
Page 55
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.   PERPAJAKAN (lanjutan)
      e.   Pengampunan Pajak (lanjutan)
           Seluruh aset dan liabilitas terkait dengan pengampunan pajak yang dideklarasikan oleh Perusahaan
           dan Entitas Anak telah diakui, diukur dan dibukukan sesuai dengan kriteria yang ditentukan dalam
           Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) umum.

           Perusahaan dan Entitas Anak membayar uang tebusan sebesar Rp197.500.000 pada tahun 2017 dan
           dicatat sebagai bagian dari Beban Pajak dalam akun Penghasilan (Beban) Lain-lain.

      f.   Ketetapan Pajak
           Pada 31 Desember 2023, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak (”STP”) untuk berbagai jenis
           pajak tahun fiskal 2019 dan 2020 yang menyatakan sanksi administrasi atas keterlambatan pelaporan
           sebesar Rp 3.000.000. Perusahaan telah menyetujui tagihan pajak tersebut dan dicatat sebagai beban
           pajak pada laba atau rugi tahun 2023.


      g.   Administrasi
           Undang-undang perpajakan yang berlaku di Indonesia mengatur bahwa Perusahaan menghitung,
           menetapkan dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang secara individu. Berdasarkan
           peraturan perundang-undangan yang berlaku, DJP dapat menetapkan atau mengubah jumlah pajak
           terutang dalam jangka waktu 5 (lima) tahun.

           Pemerintah mengurangi tarif Pajak Penghasilan Badan menjadi 22% untuk tahun 2020-2021 dan 20%
           untuk tahun 2022 dan seterusnya, sesuai dengan Pasal 5 bagian 1 dari Perppu No. 1 tahun 2020.
           Kebijakan ini mulai berlaku sejak 31 Maret 2020, setelah dikeluarkannya Peraturan sebagai Pengganti
           Undang-Undang tentang Kebijakan Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Sistem Keuangan
           sehubungan dengan Wabah Virus Corona 2019 (“COVID-19”) dan/atau untuk mengantisipasi
           ancaman yang akan membahayakan Ekonomi Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan Negara.
           Perppu tersebut telah diundangkan dalam Undang-undang No. 2 Tahun 2020 yang berlaku efektif 18
           Mei 2020.

           Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 7
           Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (“UU HPP”). Aturan tersebut menetapkan tarif
           pajak penghasilan badan menjadi sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan
           seterusnya.

17.   UTANG BANK

                                                                             2023                 2022
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                             66.700.000.000       73.900.000.000
      Dikurangi:
        Biaya Transaksi Utang Bank yang Belum
          Diamortisasi                                                     (413.980.891)        (519.254.879)
      Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun                     (7.698.700.925)      (7.094.726.012)
      Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun                      58.587.318.184       66.286.019.109




                                                      48
Page 56
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                         31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17.   UTANG BANK (lanjutan)

      Entitas Anak
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
      Berdasarkan Perjanjian Kredit No.240/JRM/PK-KI/2017 tanggal 15 Desember 2017 antara
      PT Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Entitas Anak
      mendapatkan Fasilitas Kredit Investasi dengan maksimum kredit sebesar Rp100.000.000.000 untuk
      keperluan refinancing pembiayaan Hotel Sotis Falatehan dan Sotis Residence Penjernihan berikut sarana
      prasarana, mesin dan perlengkapan.
      Jangka waktu kredit diberikan selama 144 bulan terhitung sejak tanggal 15 Desember 2017 sampai dengan
      14 Desember 2029. Pinjaman ini dikenakan bunga mengambang dan memiliki jadwal pembayaran atas
      angsuran pokok setiap bulannya yang berkisar antara Rp300.000.000-Rp1.300.000.000 per bulan selama
      jangka waktu kredit. Tingkat suku bunga yang dikenakan atas pinjaman di tahun 2023 dan 2022 adalah
      sebesar 12% per tahun.
      Jaminan yang diberikan atas fasilitas kredit tersebut adalah:
      -  Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1458/melawai seluas 523 m2 di Jalan Falatehan I No.21 dan 22,
         Jakarta Selatan yang terdaftar atas nama PT Satria Mega Kencana (Perusahaan).
      -    Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1256/bendungan hilir seluas 567 m2 di Jalan Penjernihan I No.10B,
           Jakarta Pusat yang terdaftar atas nama PT Dwimukti Graha Elektrindo.
      -    Jaminan perusahaan oleh PT Satria Mega Kencana (Perusahaan) dan PT Dwimukti Graha Elektrindo.

      -    Jaminan perorangan oleh Vonny Kristiani.

      Jumlah pembayaran pokok pinjaman atas fasilitas tersebut sebesar Rp7.200.000.000 dan Rp6.600.000.000
      untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

      Saldo utang pinjaman per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp 66.286.019.109 dan Rp
      73.380.745.121.

      Atas fasilitas tersebut, terdapat beberapa batasan yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh Entitas
      Anak yaitu:
      a. Mengubah bentuk atau status hukum Entitas Anak, anggaran dasar, memindah tangankan saham
          Entitas Anak yang mengakibatkan perubahan pemegang saham dominan;
      b.   Mengubah susunan pengurus, direksi, komisaris dan kepemilikan saham Entitas Anak;
      c.   Mengadakan merger dan/atau konsolidasi;
      d.   Melakukan akuisisi/pengambilalihan aset milik pihak ketiga;
      e.   Mengijinkan pihak lain menggunakan Entitas Anak untuk kegiatan pihak lain;
      f.   Melunasi seluruh atau sebagian utang ke pemegang saham atau perusahaan afiliasi;
      g.   Menjual atau menyewakan harta kekayaan atau barang-barang agunan;
      h.   Melakukan interfinancing dengan perusahaan afiliasi, induk, entitas anak tanpa underlying transaction ;

      i.   Mengalihkan seluruh atau sebagian hak dan kewajiban berdasarkan perjanjian kredit kepada pihak lain;

      j.   Menggunakan dana Entitas Anak untuk tujuan diluar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit;
      k.   Menerima fasilitas kredit baru dari bank lain;
      l.   Mengikatkan diri sebagai penjamin dan menjaminkan harta kekayaan yang telah dijaminkan kepada
           pihak lain;
      m.   Membayar dividen;
      n.   Melakukan likuidasi;
      o.   Melakukan investasi yang melebihi proceed Entitas Anak;
      p.   Membuka usaha baru yang tidak terkait dengan usaha yang telah ada;




                                                        49
Page 57
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                         31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17.   UTANG BANK (lanjutan)
      q.   Membuat perjanjian dan transaksi tidak wajar, namun tidak terbatas pada:
           - Mengadakan atau membatalkan kontrak yang dapat mempengaruhi kelancaran usaha.
           - Mengadakan kerjasama yang mengancam keberlangsungan usaha.
           - Mengadakan transaksi dengan pihak lain dengan cara-cara yang berada di luar kebiasaan yang
             wajar.
      Disamping itu, terdapat juga rasio-rasio keuangan yang harus dipenuhi oleh Entitas Anak yaitu:
      a. Current Ratio (Rasio Lancar) minimal 1 kali;
      b. Debt to Equity Ratio maksimal 2,5 kali;
      c. Debt Service Coverage minimal 100%.
      Per tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, rasio-rasio keuangan DMW (Entitas Anak) sebagai berikut:
                                                                        2023                      2022
      Current Ratio                                                   1,09 kali                 0,78 kali
      Debt to Equity Ratio                                            -2,45 kali                -2,49 kali
      Debt Service Coverage                                            23,23%                    15,84%
      Per tanggal 31 Desember 2023, Perusahaan dapat memenuhi batasan Rasio Lancar sebesar minimal 1
      kali, akan tetapi belum dapat memenuhi atas syarat Debt Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt Service
      Coverage (DSCR).
      Pada tanggal 17 Juli 2018, Entitas Anak mendapatkan surat tertulis dari BNI No.JRM/1/365/R terkait
      batasan yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh Entitas Anak, yaitu membayar dividen. Berdasarkan
      surat tersebut, Entitas Anak dapat membagi dividen tanpa persetujuan BNI selama Entitas Anak masih
      memenuhi financial convenant yang ditetapkan oleh BNI. Pemberitahuan wajib dilakukan 7 hari kerja
      sebelum tanggal efektif pembayaran dividen.

18.   LIABILITAS SEWA PEMBIAYAAN
                                                                               2023                    2022
      Jumlah utang sewa guna usaha                                             197.820.000                    -
      Pembayaran                                                               (43.960.000)                   -
                                                                               153.860.000                    -
      Dikurangi:
        Bagian jangka pendek                                                    60.445.000                    -
      Bagian jangka panjang                                                     93.415.000                    -

      Liabilitas sewa pembiayaan merupakan sewa pembiayaan kepada Bank Central Asia yang dilakukan oleh
      entitas anak DMW pada unit Sotis Falatehan untuk kendaraan operasional. Jangka waktu nya adalah 3
      tahun dengan bunga 2,66% setiap tahunnya
      Pembayaran sewa minimum di masa mendatang, serta nilai kini atas pembayaran minimum sewa pada
      tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                               2023                    2022
      Kurang dari 1 tahun                                                       71.203.200                    -
      Lebih dari 1 tahun dan kurang dari 5 tahun                                94.937.600                    -
                                                                               166.140.800                    -
      Dikurangi:
        Bunga pembiayaan masa mendatang                                        (12.280.800)                   -
      Nilai kini liabilitas sewa                                               153.860.000                    -




                                                       50
Page 58
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                          31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19.   LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
      Perusahaan dan Entitas Anak mencatat liabilitas imbalan pasca kerja sesuai UU CIPTAKERJA No.11/2020
      berdasarkan perhitungan aktuaris independen, Kantor Konsultan Aktuaria Arya Bagiastra yang dalam
      laporannya tertanggal 29 Februari 2024 dan 14 Maret 2023 untuk perhitungan per 31 Desember 2023 dan
      2022 dengan menggunakan metode Proyeksi Kredit Unit, dengan asumsi sebagai berikut :

                                                                           2023                       2022
      Usia pensiun normal                                              55 tahun                      55 tahun
      Tingkat bunga diskonto (per tahun)                            6,47% - 6,73%                 6,57% - 5,60%
      Tingkat kenaikan gaji (per tahun)                                10,00%                        10,00%
      Tingkat kematian                                                  TMI IV                        TMI IV
      Tingkat cacat dari tingkat kematian                          10% dari TMI IV               10% dari TMI IV
      Beban imbalan pasca kerja karyawan untuk tahun 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                                  2023                  2022
      Biaya jasa lalu                                                                       -                    -
      Biaya jasa kini                                                             171.793.467          247.221.929
      Biaya bunga liabilitas manfaat pasti, neto                                   91.304.607           95.866.242
      Biaya terminasi                                                             (88.963.126)                 -
      Pengakuan Segera dari Biaya Jasa Lalu yang Vested                                     -         (192.688.309)
      Jumlah                                                                      174.134.948          150.399.862

      Mutasi liabilitas manfaat karyawan adalah sebagai berikut:
                                                                                  2023                  2022
      Saldo awal                                                             1.440.231.155           1.600.744.554
      Beban yang diakui di laporan laba rugi                                   174.134.948             150.399.862
      Pembayaran tahun berjalan                                               (178.125.000)            (14.700.000)
      Biaya terminasi                                                                    -                       -
      Penyesuaian liabilitas atas pengakuan masa kerja lalu                     79.144.337            (296.213.261)
      Jumlah                                                                 1.515.385.440           1.440.231.155

      Jumlah tercantum pada laporan posisi keuangan yang timbul dari liabilitas Entitas dalam rangka liabilitas
      imbalan pasca kerja adalah sebagai berikut:
                                                                                  2023                  2022
      Nilai kini liabilitas imbalan pasti                                    1.515.385.440           1.440.231.155
      Jumlah                                                                 1.515.385.440           1.440.231.155

      Analisa sensitivitas kuantitatif untuk asumsi-asumsi yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
      sebagai berikut:
                                                                                  Pengaruh atas nilai kini liabilitas
                       Pemegang saham                         Persentase               imbalan pasca kerja
      Tingkat diskonto
        Kenaikan                                                1,00%                                1.419.495.039
        Penurunan                                               1,00%                                1.622.788.431
      Kenaikan gaji di masa depan
        Kenaikan                                                1,00%                                1.612.606.735
        Penurunan                                               1,00%                                1.426.470.897




                                                       51
Page 59
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

20.   JAMINAN PELANGGAN
                                                                            2023                 2022
      Pihak ketiga                                                         702.173.759          455.051.735
      Jumlah                                                               702.173.759          455.051.735

      Jaminan Pelanggan merupakan uang muka atau deposit yang diberikan terlebih dahulu oleh pelanggan
      sebelum menggunakan jasa hotel.

21.   MODAL SAHAM
      Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.12 tertanggal 4 Mei 2018, para
      pemegang saham Perusahaan telah menyetujui untuk:
      -    Meningkatkan modal dasar Perusahaan dari semula sebesar Rp 10.000.000.000 menjadi sebesar Rp
           240.000.000.000.
      -    Meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor Perusahaan dari semula sebesar
           Rp10.000.000.000 yang terbagi atas 10.000 saham menjadi sebesar Rp60.000.000.000 yang terbagi
           atas 60.000 saham. Peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan dilakukan dengan
           menerbitkan saham baru dalam simpanan yaitu sebanyak 50.000 saham dengan nilai nominal sebesar
           Rp1.000.000, seluruhnya diambil bagian dan disetor oleh Herman Herry Adranacus.


      Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
      Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0010228.AH.01.02. Tahun 2018
      tanggal 8 Mei 2018.

      Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.27 tertanggal 9 Mei 2018, para
      pemegang saham Perusahaan telah menyetujui untuk merubah nilai nominal saham Perusahaan dari
      semula sebesar Rp 1.000.000 per saham menjadi sebesar Rp 100 per saham.

      Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
      Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0010551.AH.01.02. Tahun 2018
      tanggal 14 Mei 2018.

      Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diaktakan dalam Akta Notaris
      Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.49 tertanggal 25 Juli 2018, para pemegang saham Perusahaan
      telah menyetujui untuk:
      1.   Merubah jumlah saham yang dikeluarkan dalam simpanan/portepel Perusahaan yang akan
           ditawarkan/dijual ke masyarakat melalui Penawaran Umum dari semula sebanyak-banyaknya
           150.000.000 saham baru menjadi sebanyak-banyaknya 400.000.000 saham baru dengan nilai nominal
           masing-masing saham sebesar Rp100, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang
           berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan Peraturan Bursa Efek di Indonesia yang berlaku.

      2.   Menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 200.000.000 yang diberikan secara cuma-cuma
           kepada masyarakat yang membeli saham baru dalam Penawaran Umum, dan waran ini dapat dialihkan
           dan/atau diperjualbelikan secara terpisah dari saham baru tersebut, dengan memperhatikan peraturan
           perundang-undangan yang berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan Peraturan Bursa Efek di
           Indonesia yang berlaku.
      3.   Mencatatkan Waran Seri I dan saham-saham hasil pelaksanaan Waran Seri I pada Bursa Efek
           Indonesia serta mendaftarkan saham-saham Perusahaan dalam Penitipan Kolektif sesuai dengan
           Peraturan Kustodian Sentral Efek Indonesia.




                                                      52
Page 60
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21.   MODAL SAHAM (lanjutan)
      Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No.59 tanggal 21 September 2018 dan Akta
      Hibah Saham No.60 tanggal 22 September 2018 dari Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn., para
      pemegang saham Perusahaan menyetujui pengalihan saham dalam Perusahaan yang dimiliki oleh Herman
      Herry Adranacus kepada Stevano Rizki Adranacus sebanyak 240.000.000.

      Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perusahaan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak
      Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
      Perusahaan No. AHU-AH.01.03-0245655 tanggal 24 September 2018.

      Berdasarkan Laporan dari Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora, susunan pemegang saham per
      31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                            2023
                                                    Jumlah saham
                                                   ditempatkan dan      Persentase
                  Pemegang saham                    disetor penuh       kepemilikan          Jumlah
      Herman Herry Adranacus                             260.000.000           26,00       26.000.000.000
      Stevano Rizki Adranacus                            247.967.600           24,80       24.796.760.000
      Indjun                                             143.375.700           14,34       14.337.570.000
      Vonny Kristiani                                     99.000.000            9,90        9.900.000.000
      Cindy Angelina Adranacus                             1.000.000            0,10          100.000.000
      Masyarakat                                         248.660.679           24,86       24.866.067.900
      Jumlah                                           1.000.003.979          100,00      100.000.397.900

                                                                            2022
                                                    Jumlah saham
                                                   ditempatkan dan      Persentase
                  Pemegang saham                    disetor penuh       kepemilikan          Jumlah
      Herman Herry Adranacus                             260.000.000           26,00       26.000.000.000
      Stevano Rizki Adranacus                            247.967.600           24,80       24.796.760.000
      Indjun                                             143.975.700           14,40       14.397.570.000
      Vonny Kristiani                                     99.000.000            9,90        9.900.000.000
      Cindy Angelina Adranacus                             1.000.000            0,10          100.000.000
      Masyarakat                                         248.056.775           24,80       24.805.677.500
      Jumlah                                           1.000.000.075          100,00      100.000.007.500

      Sesuai dengan Daftar Pemegang Saham per tanggal 31 Desember 2023, jumlah saham yang telah
      dikeluarkan oleh Perseroan dalam rangka pelaksanaan Waran sampai dengan tanggal 31 Desember 2023,
      adalah sebanyak 3.979 (tiga ribu sembilan ratus tujuh puluh sembilan) saham dengan nilai nominal
      seluruhnya sebesar Rp397.900 (tiga ratus sembilan puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah), sehingga
      jumlah seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan adalah sebanyak 1.000.003.979 (satu milyar
      tiga ribu sembilan ratus tujuh puluh sembilan) saham, dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
      Rp100.000.397.900 (seratus milyar tiga ratus sembilan puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah).




                                                    53
Page 61
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                         31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22.   TAMBAHAN MODAL DISETOR
                                                                               2023                  2022
      Agio Saham - Penawaran Umum Perdana                                  26.000.000.000        26.000.000.000
      Biaya Emisi Saham - Penawaran Umum Perdana                           (4.700.865.166)       (4.700.865.166)
                                                                           21.299.134.834        21.299.134.834
      Agio Saham - Saham Waran                                                  1.989.500                 2.500
      Selisih Nilai Transaksi Rekstrukturisasi Entitas
        Sepengendali                                                        (6.809.670.464)       (6.809.670.464)
      Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun                        14.491.453.870        14.489.466.870

      Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali merupakan tambahan modal disetor atas
      peningkatan modal saham Perusahaan di Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata (DMW)). Peningkatan
      dilakukan melalui pembelian saham DMW dari Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-
      masing sebesar 1.250 lembar saham dan 1.200 lembar saham dengan harga beli seluruhnya sebesar
      Rp2.450.000.000. Atas pembelian ini, timbul selisih antara harga pengalihan dengan proporsi nilai liabilitas
      bersih entitas anak pada saat pembelian sebesar Rp6.809.670.464 yang dicatat sebagai Selisih Nilai
      Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali.


23.   KEPENTINGAN NON PENGENDALI
      Kepentingan non pengendali atas aset bersih entitas anak per 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
      berikut:

                                                                               2023                  2022
      Vonny Kristiani                                                      10.007.115.249         9.359.409.005
      Jumlah                                                               10.007.115.249         9.359.409.005

      Kepentingan non pengendali atas rugi bersih entitas anak:
                                                                               2023                  2022
      Vonny Kristiani                                                          (61.537.688)          (83.831.919)
      Jumlah                                                                   (61.537.688)          (83.831.919)

      Mutasi kepentingan non pengendali adalah:
                                                                               2023                  2022
      Saldo awal                                                            9.359.409.005        11.997.120.473
      Penyesuaian                                                                       -        (2.554.718.540)
      Rugi Tahun Berjalan                                                     (61.537.688)          (83.831.919)
      Surplus Revaluasi Aset Tetap                                            709.220.460                     -
      Penghasilan Komprehensif Lain:
        Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja, Setelah
         Pajak                                                                      23.472               838.991
      Jumlah                                                               10.007.115.249         9.359.409.005




                                                         54
Page 62
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                        31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24.   PENDAPATAN USAHA
      Penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggaltanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
      berikut:

                                                                                2023                  2022
      Pendapatan Hotel
       Kamar                                                                15.379.468.753       13.157.641.375
       Makanan dan Minuman                                                   6.965.966.337        5.952.963.316
       Lain-lain                                                                86.830.486          157.736.369
                                                                            22.432.265.576       19.268.341.060
      Pendapatan Spa                                                           152.991.322          127.877.273
      Jumlah                                                                22.585.256.898       19.396.218.333

      Pendapatan kamar merupakan pendapatan atas penggunaan kamar hotel Sotis Falatehan, hotel Sotis
      Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.

      Pendapatan makanan dan minuman merupakan pendapatan atas penjualan dari restoran dan bar hotel
      Sotis Falatehan, hotel Sotis Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.

      Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan dari telepon, laundry, business center, listrik dan parkir.
      Tidak terdapat pendapatan dari pihak berelasi maupun pelanggan dengan transaksi lebih dari 10% total nilai
      pendapatan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.



25.   BEBAN POKOK PENDAPATAN
                                                                                2023                  2022
      Gaji dan Tunjangan                                                     3.368.139.660         2.930.621.415
      Makanan dan Minuman                                                    2.089.876.413         1.612.250.091
      Perlengkapan Kantor dan Rumah                                            673.683.342           589.186.108
      Reservasi                                                                491.577.364           361.609.093
      Pemeliharaan                                                             323.162.700           311.372.405
      Internet dan TV Kabel                                                    312.992.219           347.845.461
      Bahan Bakar                                                              146.804.200           120.478.500
      Penyisihan Perlengkapan dan Alat                                          69.040.288           105.306.383
      Transportasi dan Perjalanan Dinas                                         26.837.010            19.341.710
      Lain-lain                                                                196.247.445           154.843.969
      Jumlah                                                                 7.698.360.641         6.552.855.135
      Beban Operasional Spa                                                     76.296.113            63.513.303
      Jumlah                                                                 7.774.656.754         6.616.368.438

      Sampai dengan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat
      transaksi dengan pihak berelasi maupun transaksi dengan pemasok yang berjumlah lebih dari 10% dari
      jumlah beban konsolidasian.




                                                        55
Page 63
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26.   BEBAN PENJUALAN

                                                                             2023                 2022
      Gaji dan tunjangan                                                    525.581.178          476.609.426
      Komisi                                                                297.500.000          143.000.000
      Sumbangan dan Hadiah                                                   57.487.903           25.498.075
      Transportasi dan Perjalanan Dinas                                      56.853.073           46.688.126
      Iklan dan Promosi                                                      41.777.873           32.192.391
      Telepon, Teleks dan Telegram                                           21.543.527           14.293.809
      Cadangan Penggantian Perlengkapan Inventaris Hotel                            -            199.087.415
      Lain-lain                                                              11.834.253           15.650.934
      Jumlah                                                              1.012.577.807          953.020.176


27.   BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
                                                                             2023                 2022
      Gaji dan Tunjangan                                                  7.113.267.469        7.465.600.267
      Penyusutan dan Amortisasi (catatan 10)                              5.397.665.026        6.701.969.250
      Perbaikan dan Pemeliharaan                                          2.037.346.857        1.260.734.476
      Jasa Manajemen                                                      1.800.000.000        1.800.000.000
      Listrik, Air dan Telekomunikasi                                     1.485.354.064        1.340.308.724
      Perijinan dan Legalitas                                               511.177.707        1.151.650.550
      Jasa Profesional                                                      317.080.000          611.362.246
      Transportasi dan Perjalanan Dinas                                     284.729.679          284.530.606
      Asuransi                                                              225.797.743          232.152.045
      Estimasi Imbalan Kerja                                                174.134.948          135.699.862
      Keamanan                                                              160.494.000          371.840.256
      Administrasi Bank                                                      73.567.197           47.237.046
      Sumbangan dan Hadiah                                                   55.940.250           72.835.742
      Perlengkapan Kantor dan Rumah                                          28.352.670           88.563.288
      Iklan dan Promosi                                                      25.661.000           61.091.000
      Lain-lain                                                             368.438.449          452.949.079
      Jumlah                                                             20.059.007.059       22.078.524.437


28.   BEBAN KEUANGAN
                                                                             2023                 2022
      Beban Bunga Pinjaman Bank                                           7.669.849.995        7.955.645.882
      Beban Bunga dari Liabilitas Sewa Pembiayaan                             3.508.865                    -
      Jumlah                                                              7.673.358.860        7.955.645.882

29.   NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN
      Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan dicatat sebesar nilai wajar, atau
      disajikan dalam jumlah tercatat apabila jumlah tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya atau
      karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal.
      Manajemen menetapkan bahwa nilai tercatat kas dan setara kas, saldo bank yang dibatasi penggunaannya,
      piutang usaha, piutang lain-lain, uang muka pembelian, utang usaha, utang lain-lain, beban yang masih
      harus dibayar, utang pembelian aset tetap dan liabilitas sewa kurang lebih sebesar nilai wajarnya karena
      instrumen keuangan tersebut sebagian besar berjangka pendek.




                                                      56
Page 64
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                            31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29.   NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
      Tabel berikut menyajikan aset dan liabilitas keuangan Entitas pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.


                                                                 2023                                      2022
                                               Nilai Tercatat            Nilai Wajar      Nilai Tercatat           Nilai Wajar
      Aset Keuangan
       Kas dan Setara Kas                      11.887.905.520            11.887.905.520    11.831.391.813          11.831.391.813
       Piutang usaha                              396.263.229              396.263.229       292.955.084             292.955.084
       Piutang lain-lain                        2.066.624.264             2.066.624.264     4.178.052.880           4.178.052.880
       Aset lain-lain                           1.200.000.000             1.200.000.000     4.066.434.141           4.066.434.141

      Jumlah                                   15.550.793.013            15.550.793.013    20.368.833.918          20.368.833.918

      Liabilitas Keuangan
       Utang Usaha                                492.188.083              492.188.083       570.324.403             570.324.403
       Utang lain-lain                         97.175.583.180            97.175.583.180    84.303.095.083          84.303.095.083
       Beban akrual                             1.844.386.627             1.844.386.627     1.973.473.479           1.973.473.479
       Jaminan pelanggan                          702.173.759              702.173.759       455.051.735             455.051.735
       Pinjaman bank                           66.700.000.000            66.286.019.109    73.900.000.000          73.380.745.121
       Liabilitas sewa                            153.860.000              153.860.000                 -                         -

      Jumlah                                  167.068.191.649           166.654.210.758   161.201.944.700         160.682.689.821

      Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
      mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
      Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
      terjadi:
      a.      Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut, atau
      b.      Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
              tersebut.

      Grup harus memiliki akses ke pasar utama.

      Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
      menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
      kepentingan ekonomi terbaiknya.

      Pengukuran nilai wajar atas aset non-keuangan mempertimbangkan kemampuan pelaku pasar dalam
      menghasilkan keuntungan ekonomi dengan penggunaan aset pada kemampuan tertinggi dan terbaik aset
      atau dengan menjualnya ke pelaku pasar yang lain yang akan menggunakan aset di kemampuan tertinggi
      dan terbaik.

      Grup menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan di mana tersedia kecukupan data untuk
      mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
      meminimalisir penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

      PSAK 60, "Instrumen Keuangan: Pengungkapan", mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai
      wajar dengan tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut:
      (i)      Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat
      (ii)     Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau
               liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya deviasi dari
               harga) (tingkat 2), dan;
      (iii)    Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input
               yang tidak dapat diobservasi) (tingkat 3).




                                                                57
Page 65
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                             31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29.   NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
      Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan kuotasi
      nilai pasar pada tanggal pelaporan. Instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 1.
      Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan menggunakan
      teknik penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat diobservasi sepanjang
      tersedia, dan seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input signifikan atas nilai wajar
      dapat diobservasi, instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 2.
      Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, maka
      instrumen tersebut masuk ke dalam tingkat 3.
      Entitas tidak mempunyai aset dan liabilitas keuangan yang diukur dan diakui pada nilai wajar (tingkat 1 dan
      2). The Entity does not have financial asset and liability which is measured and recognized on fair value
      (level 1 and 2). Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai wajar dari
      setiap golongan instrumen keuangan Entitas:
      1.    Kas dan setara kas, saldo bank yang dibatasi pengguaannya, piutang usaha, dan piutang lain-lain.
            Untuk aset keuangan yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, nilai tercatat aset keuangan
            tersebut dianggap telah mencerminkan nilai wajar dari aset keuangan tersebut.
      2.    Utang usaha, utang lain-lain dan beban yang masih harus dibayar.
            Seluruh liabilitas keuangan di atas merupakan liabilitas yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan
            sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut telah mencerminkan nilai wajar.
      3.    Liabilitas sewa dan utang pembelian aset tetap
            Liabilitas keuangan di atas memiliki suku bunga variabel yang disesuaikan dengan pergerakan suku
            bunga pasar sehingga jumlah terutang liabilitas keuangan tersebut telah mendekati nilai wajar.


30.   MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
      Risiko keuangan utama yang dihadapi oleh Grup adalah risiko kredit, risiko likuiditas, risiko mata uang dan
      risiko suku bunga. Grup mencoba untuk meminimalkan potensi dampak negatif dari risiko-risiko di atas
      melalui pendekatan manajemen risiko.
      (i)    Risiko kredit
             Risiko kredit adalah di mana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan gagal memenuhi
             liabilitasnya dan mengakibatkan pihak lain mengalami kerugian keuangan.
             Instrumen keuangan Grup yang mempunyai potensi atas risiko kredit terdiri dari kas dan setara kas di
             bank dan piutang usaha. Jumlah eksposur risiko kredit maksimum sama dengan nilai tercatat atas
             akun-akun tersebut.
             Untuk risiko kredit yang berhubungan dengan bank, hanya bank-bank dengan predikat baik yang
             dipilih. Selain itu, kebijakan Grup adalah untuk tidak membatasi eksposur hanya kepada satu institusi
             tertentu, sehingga Grup memiliki kas dan setara kas di bank dan piutang di berbagai institusi (catatan
             4, 5, 6 dan 12).
                                                                                 2023                 2022
             Kas dan setara kas                                             11.887.905.520        11.831.391.813
             Piutang usaha                                                     396.263.229           292.955.084
             Piutang lain-lain                                               2.066.624.264         4.178.052.880
             Aset lain-lain                                                  1.200.000.000         4.066.434.141
             Jumlah                                                         15.550.793.013        20.368.833.918

             Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum Grup terhadap risiko kredit adalah sebesar nilai tercatat
             masing-masing kategori aset keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan.




                                                         58
Page 66
                                     PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                  UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                                  31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30.   MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
      (i)    Risiko kredit (lanjutan)

             Tabel berikut menganalisis aset keuangan berdasarkan jatuh tempo:
                                                                               2023

                                                                            Jatuh Tempo
                                                                                                                         Jumlah
                                      Belum Jatuh Tempo     < 30 hari        30 - 90 hari          > 90 hari

             Kas dan setara kas            11.887.905.520               -                   -                  -         11.887.905.520
             Piutang usaha                   323.935.750                -         77.645.400                   -           401.581.150
             Piutang Lain-lain              2.066.624.264               -                   -                  -          2.066.624.264
             Aset lain-lain                 1.200.000.000               -                   -                  -          1.200.000.000

             Jumlah                        15.478.465.534               -         77.645.400                   -         15.556.110.934


                                                                               2022

                                                                            Jatuh Tempo
                                                                                                                         Jumlah
                                      Belum Jatuh Tempo     < 30 hari        30 - 90 hari          > 90 hari

             Kas dan setara kas            11.831.391.813               -                   -                  -         11.831.391.813
             Piutang usaha                   282.736.266                -         11.750.000         210.521.628           505.007.894
             Piutang Lain-lain              4.178.052.880               -                   -                  -          4.178.052.880
             Aset lain-lain                 4.066.434.141               -                   -                  -          4.066.434.141

             Jumlah                        20.358.615.100               -         11.750.000         210.521.628         20.580.886.728


      (ii)   Risiko likuiditas

             Risiko likuiditas adalah risiko di mana Grup akan mengalami kesulitan dalam rangka memperoleh
             dana untuk memenuhi komitmennya terkait dengan instrumen keuangan.

             Liabilitas keuangan terdiri dari:

                                                                                            2023                       2022
             Utang usaha                                                                  492.188.083                  570.324.403
             Beban akrual                                                               1.844.386.627                1.973.473.479
             Liabilitas sewa                                                              153.860.000                          -
             Utang lain-lain                                                           97.175.583.180               84.303.095.083
             Pinjaman bank                                                             66.700.000.000               73.900.000.000
             Jumlah                                                                   166.366.017.890              160.746.892.965

             Grup mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas yang mencukupi untuk memungkinkan
             Grup dalam memenuhi komitmen Grup untuk operasi normal Grup. Selain itu Grup juga melakukan
             pengawasan proyeksi dan arus kas aktual secara terus menerus serta pengawasan tanggal jatuh
             tempo aset dan liabilitas keuangan.




                                                                   59
Page 67
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                             31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30.   MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
      (iii)   Risiko nilai tukar mata uang asing

              Risiko mata uang adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang disebabkan perubahan nilai
              tukar nilai mata uang asing.

              Grup melakukan transaksi-transaksi dengan menggunakan mata uang asing, diantaranya adalah
              transaksi penjualan, pembelian dan pinjaman Entitas. Entitas harus mengkonversikan Rupiah ke mata
              uang asing, terutama Dolar Amerika Serikat, untuk memenuhi kebutuhan liabilitas dalam mata uang
              asing pada saat jatuh tempo. Fluktuasi nilai tukar mata uang Rupiah terhadap mata uang Dolar
              Amerika Serikat dapat memberikan dampak pada kondisi keuangan Entitas.

              Grup mengelola risiko mata uang dengan melakukan pengawasan terhadap fluktuasi nilai tukar mata
              uang secara terus-menerus sehingga dapat melakukan tindakan yang tepat untuk mengurangi risiko
              mata uang.

      (iv)    Risiko suku bunga

              Risiko suku bunga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang disebabkan perubahan suku
              bunga pasar.

              Grup memiliki risiko bunga terutama karena melakukan pinjaman. Grup melakukan pengawasan
              terhadap dampak pergerakan suku bunga untuk meminimalisasi dampak negatif terhadap Grup.

              Utang yang berdampak bunga terdiri dari:
                                                                              2023                  2022
              Utang bank                                                   66.286.019.109        73.380.745.121
              Liabilitas sewa                                                 153.860.000                   -
              Jumlah                                                       66.439.879.109        73.380.745.121

      (v)     Risiko harga
              Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan sebagai akibat perubahan harga pasar,
              terlepas apakah perubahan tersebut disebabkan oleh faktor-faktor spesifik dari instrumen individual
              atau penerbitnya atau faktor-faktor yang mempengaruhi seluruh instrumen yang diperdagangkan di
              pasar.
              Perusahaan mengelola risiko harga dengan melakukan pengawasan internal oleh manajemen secara
              berkelanjutan.

31.   PENGELOLAAN MODAL
      Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat
      untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.

      Grup dipersyaratkan oleh Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, efektif sejak
      2007, untuk mengalokasikan sampai dengan 20% dari modal saham diterbitkan dan dibayar penuh ke
      dalam dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan permodalan eksternal tersebut telah
      dipertimbangkan oleh Grup bahwa pembentukan dana cadangan belum bisa dilakukan.

      Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, bila diperlukan, berdasarkan perubahan
      kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Grup dapat mengusahakan
      pendanaan melalui pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun proses selama tahun
      yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.




                                                         60
Page 68
                                      PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                                   31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31.   PENGELOLAAN MODAL (lanjutan)
      Grup mengawasi modal dengan menggunakan rasio pengungkit, dengan membagi jumlah utang yang
      berdampak bunga dengan jumlah ekuitas. Kebijakan Grup adalah menjaga rasio pengungkit dalam kisaran
      dari perusahaan terkemuka di Indonesia untuk mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang
      rasional. Termasuk dalam total pinjaman berdampak bunga adalah liabilitas sewa dan utang pembelian aset
      tetap.
      Rasio pengungkit pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                                                2023                       2022
      Utang bank                                                                        66.286.019.109               73.380.745.121
      Liabilitas sewa                                                                      153.860.000                          -
      Dikurangi: Kas dan setara kas                                                    (11.887.905.520)             (11.831.391.813)
      Utang Bersih                                                                       54.551.973.589                 61.549.353.308
      Jumlah Ekuitas                                                                   211.532.029.609             195.538.087.614
      Rasio pengungkit                                                                       25,79%                       31,48%

32.   INFORMASI SEGMEN
      Perusahaan dan Entitas Anak menggolongkan segmen usaha dalam dua segmen utama yaitu sewa operasi
      dan perhotelan.
                                                                                      2023

                                             Sewa Operasi        Perhotelan         Lain-lain          Eliminasi            Konsolidasian
      PENDAPATAN
       Kamar                                                -     15.379.468.753                 -                  -         15.379.468.753
       Makanan dan minuman                                  -      6.965.966.337                 -                  -          6.965.966.337
       Pendapatan operasional lainnya                       -        178.210.654                 -                  -            178.210.654
       Lain-lain                                            -         61.611.154                 -                  -             61.611.154
       Jumlah pendapatan                                    -     22.585.256.898                 -                  -         22.585.256.898
      BEBAN POKOK
       Kamar                                                -     (3.608.997.211)                -                  -          (3.608.997.211)
       Makanan dan minuman                                  -     (4.070.172.235)                -                  -          (4.070.172.235)
       Pendapatan operasional lainnya                       -        (82.556.813)                -                  -             (82.556.813)
       Lain-lain                                            -        (12.930.495)                -                  -             (12.930.495)
       Jumlah pokok                                         -     (7.774.656.754)                -                  -          (7.774.656.754)
                                                            -     14.810.600.144                 -                  -         14.810.600.144
       Beban Penjualan                                      -     (1.012.577.807)                -                  -         (1.012.577.807)
       Beban Umum dan Administrasi            (10.152.497.468)   (10.344.067.428)     (222.442.163)       660.000.000        (20.059.007.059)
       Jasa Giro                                    2.781.701        166.783.708                 -                  -            169.565.409
       Beban Keuangan                              (2.047.535)    (7.671.311.325)                -                  -         (7.673.358.860)
       Beban Pajak                               (444.749.923)                 -                 -                  -           (444.749.923)
       Penyisihan Penurunan Nilai Piutang                   -        206.734.889                 -                  -            206.734.889
       Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap             6.350.000        106.770.000                 -                  -            113.120.000
       Lain-lain - Bersih                         666.045.864        203.205.292       (45.724.139)      (660.000.000)           163.527.017
       RUGI SEBELUM PAJAK
        FINAL DAN PAJAK
          PENGHASILAN                          (9.924.117.361)    (3.533.862.527)     (268.166.302)                 -        (13.726.146.190)
       Penyesuaian Tahun Lalu                               -        722.446.560                 -                  -            722.446.560

       RUGI SEBELUM PAJAK
         PENGHASILAN                           (9.924.117.361)    (2.811.415.967)     (268.166.302)                 -        (13.003.699.630)
       Manfaat Pajak Penghasilan                  (11.344.198)      (660.689.799)                -                  -           (672.033.997)
       RUGI TAHUN BERJALAN                     (9.935.461.559)    (3.472.105.766)     (268.166.302)                 -        (13.675.733.627)
       PENGHASILAN
        KOMPREHENSIF LAIN
        Pos yang Tidak Akan
         Direklasifikasi ke Laba Rugi:
         Pengukuran Kembali Liabilitas
           Imbalan Kerja                          (82.153.563)          3.009.226                -                  -            (79.144.337)
         Surplus Revaluasi Aset Tetap          29.021.572.058                   -    9.092.570.000                  -         38.114.142.058
         Manfaat (Beban) Pajak
           Penghasilan Terkait                 (6.366.672.069)          (662.030)   (2.000.365.400)                 -          (8.367.699.499)

         Penghasilan Komprehensif Lain
          Tahun Berjalan                       22.572.746.426           2.347.196    7.092.204.600                  -         29.667.298.222

       JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
         TAHUN BERJALAN                        12.637.284.867     (3.469.758.570)    6.824.038.298                  -         15.991.564.595




                                                                   61
Page 69
                                      PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                                   31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32.   INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
                                                                                         2023

                                             Sewa Operasi         Perhotelan           Lain-lain         Eliminasi          Konsolidasian

       RUGI TAHUN BERJALAN YANG
        DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
         Pemilik Entitas Induk                  (9.935.461.559)     (3.437.384.708)      (241.349.672)                 -     (13.614.195.939)
         Kepentingan Non-Pengendali                          -         (34.721.058)       (26.816.630)                 -         (61.537.688)

                                                (9.935.461.559)     (3.472.105.766)      (268.166.302)                 -     (13.675.733.627)

       JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
        YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
         Pemilik Entitas Induk                 12.637.284.867       (3.435.060.984)     6.141.634.468                  -      15.343.858.351
         Kepentingan Non-Pengendali                         -          (34.697.586)       682.403.830                  -         647.706.244

                                               12.637.284.867       (3.469.758.570)     6.824.038.298                  -      15.991.564.595

       Jumlah Aset Konsolidasian              285.841.946.028      92.259.086.217     137.405.882.420    (81.356.572.985)    434.150.341.680

       Jumlah Liabilitas Konsolidasian        (111.066.616.985)   (156.108.477.249)   (30.949.790.823)   75.506.572.986     (222.618.312.071)


                                                                                         2022

                                             Sewa Operasi         Perhotelan           Lain-lain         Eliminasi          Konsolidasian

      PENDAPATAN
       Kamar                                                 -     13.157.641.375                   -                  -      13.157.641.375
       Makanan dan minuman                                   -      5.952.963.316                   -                  -       5.952.963.316
       Pendapatan operasional lainnya                        -        236.216.461                   -                  -         236.216.461
       Lain-lain                                             -         49.397.181                   -                  -          49.397.181

       Jumlah pendapatan                                     -     19.396.218.333                   -                  -      19.396.218.333
      BEBAN POKOK
       Kamar                                                 -      (3.216.774.086)                 -                  -       (3.216.774.086)
       Makanan dan minuman                                   -      (3.305.439.499)                 -                  -       (3.305.439.499)
       Pendapatan operasional lainnya                        -         (93.495.853)                 -                  -          (93.495.853)
       Lain-lain                                             -            (659.000)                 -                  -             (659.000)

       Jumlah pokok                                          -      (6.616.368.438)                 -                  -       (6.616.368.438)

                                                             -     12.779.849.895                   -                 -       12.779.849.895
       Beban Penjualan                                       -       (953.020.176)                  -                 -         (953.020.176)
       Beban Umum dan Administrasi             (12.832.246.337)    (9.521.720.751)       (307.890.682)      583.333.333      (22.078.524.437)
       Jasa Giro                                     4.690.089        102.113.868              21.996                 -          106.825.953
       Beban Keuangan                               (2.305.711)    (7.953.340.171)                  -                 -       (7.955.645.882)
       Beban Pajak                                (661.757.602)                 -         (47.578.005)                -         (709.335.607)
       Penyisihan Penurunan Nilai Piutang                    -         21.118.597                   -                 -           21.118.597
       Lain-lain - Bersih                        1.869.651.654        716.678.538                   -      (583.333.333)       2.002.996.859

       RUGI SEBELUM PAJAK
        FINAL DAN PAJAK
          PENGHASILAN                          (11.621.967.907)     (4.808.320.200)      (355.446.691)                 -     (16.785.734.798)
       Pajak Final                                           -                   -                  -                  -                   -

       RUGI SEBELUM PAJAK
         PENGHASILAN                           (11.621.967.907)     (4.808.320.200)      (355.446.691)                 -     (16.785.734.798)
       Manfaat Pajak Penghasilan                   287.215.574         (20.404.780)                 -                  -         266.810.794

       RUGI TAHUN BERJALAN                     (11.334.752.333)     (4.828.724.980)      (355.446.691)                 -     (16.518.924.004)
       PENGHASILAN
        KOMPREHENSIF LAIN
        Pos yang Tidak Akan
         Direklasifikasi ke Laba Rugi:
         Pengukuran Kembali Liabilitas
           Imbalan Kerja                          188.650.337         107.562.924                   -                  -         296.213.261
         Manfaat (Beban) Pajak
           Penghasilan Terkait                     (41.503.074)        (23.663.860)                 -                  -         (65.166.934)

         Penghasilan Komprehensif Lain
          Tahun Berjalan                          147.147.263          83.899.064                   -                  -         231.046.327

       JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
        TAHUN BERJALAN                         (11.187.605.070)     (4.744.825.916)      (355.446.691)                 -     (16.287.877.677)
       RUGI TAHUN BERJALAN YANG
        DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
         Pemilik Entitas Induk                 (11.334.752.333)     (4.780.437.730)      (319.902.022)                 -     (16.435.092.085)
         Kepentingan Non-Pengendali                          -         (48.287.250)       (35.544.669)                 -         (83.831.919)

                                               (11.334.752.333)     (4.828.724.980)      (355.446.691)                 -     (16.518.924.004)




                                                                     62
Page 70
                                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                                 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32.   INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
                                                                                             2022

                                               Sewa Operasi         Perhotelan             Lain-lain              Eliminasi             Konsolidasian

       JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
        YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
         Pemilik Entitas Induk                  (11.187.605.070)     (4.697.377.657)         (319.902.022)                       -       (16.204.884.749)
         Kepentingan Non-Pengendali                           -         (47.448.259)          (35.544.669)                       -           (82.992.928)

                                                (11.187.605.070)     (4.744.825.916)         (355.446.691)                       -       (16.287.877.677)

       Jumlah Aset Konsolidasian                263.161.317.658      89.818.003.714       128.053.069.922        (77.112.752.827)        403.919.638.467

       Jumlah Liabilitas Konsolidasian         (101.025.650.881)   (150.197.636.176)       (28.421.016.623)       71.262.752.827        (208.381.550.853)



33.   RUGI PER SAHAM DASAR
                                                                                                        2023                           2022
      Rugi untuk perhitungan Rugi Bersih per saham                                               (13.675.733.627)                (16.518.924.004)

      Jumlah Lembar Saham
      Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa yang Beredar
       untuk perhitungan Rugi Bersih per saham Dasar                                                1.000.000.000                    1.000.000.000
      Pengaruh Efek Berpotensi Saham Biasa yang Dilutif -
       Waran                                                                                           199.996.021                    199.999.925
      Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa untuk
       Perhitungan Rugi Bersih per Saham Dilusian                                                      800.003.979                    800.000.075
      Rugi per saham:
      - Dasar                                                                                                  (13,68)                        (16,52)
      - Dilusian                                                                                               (17,09)                        (20,65)

34.   INFORMASI TAMBAHAN UNTUK TAMBAHAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
      a.    Aktivitas Non Kas yang Signifikan

                                                                                                        2023                           2022
            Reklasifikasi Aset Tetap dalam Pembangunan ke Aset
             Tetap Pemilikan Langsung                                                                  373.051.834                                      -

      b.    Perubahan Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas Pendanaan

                                                                                             2023

                                                                                                 Perubahan Non Kas

                                                                                                              Amortisasi Biaya
                                                                                                              Transaksi Utang
                                                  2022              Arus Kas           Sewa Guna Usaha             Bank                    2023

           Utang Lain-lain Pihak Berelasi      84.301.322.583      12.716.633.585                     -                      -          97.017.956.168
           Utang Bank                          73.380.745.121      (7.200.000.000)                    -            105.273.988          66.286.019.109
           Liabilitas Sewa Pembiayaan                       -         (43.960.000)          197.820.000                      -             153.860.000

           Jumlah Liabilitas dari Aktivitas
            Pendanaan                         157.682.067.704       5.472.673.585           197.820.000            105.273.988         163.457.835.277




                                                                      63
Page 71
                                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                                31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

34.   INFORMASI TAMBAHAN UNTUK TAMBAHAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (lanjutan)
      b.   Perubahan Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas Pendanaan (lanjutan)
                                                                                       2022

                                                                                          Perubahan Non Kas

                                                                                                     Amortisasi Biaya
                                                                                                     Transaksi Utang
                                                  2021           Arus Kas         Sewa Guna Usaha         Bank              2022

           Utang Lain-lain Pihak Berelasi      68.589.196.888   15.712.125.695                  -                   -    84.301.322.583
           Utang Bank                          79.872.942.578   (6.600.000.000)                 -         107.802.543    73.380.745.121
           Liabilitas Sewa Pembiayaan           1.216.899.300   (1.216.899.300)                 -                   -                 -

           Jumlah Liabilitas dari Aktivitas
            Pendanaan                         149.679.038.766    7.895.226.395                  -         107.802.543   157.682.067.704



35.   KELANGSUNGAN USAHA
      Mempertimbangkan adanya restorasi progresif, bahwa kondisi pandemi COVID 19, pasar dan ekonomi
      secara bertahap menuju perbaikan, dan secara berlahan berdampak ke arah positif terhadap kinerja dan
      arus kas Perusahaan, posisi neraca Perusahaan serta fasilitas hutang yang tersedia, Direksi meyakini
      bahwa Perusahaan memiliki likuiditas yang cukup untuk menjalankan usahanya dan karenanya, laporan
      keuangan telah disusun atas dasar kelangsungan usaha dan berdasarkan biaya historis, kecuali seperti
      yang diungkapkan dalam kebijakan akuntansi.

      Perusahaan tetap yakin dengan rencana strategis bisnisnya di masa depan dengan tetap berkomitmen
      terus berupaya untuk menjalankan misinya yaitu mengembangkan industri pariwisata dan membentuk
      kawasan pariwisata terpadu khususnya di Indonesia Timur. Perusahaan senantiasa berprioritas untuk
      menerapkan bisnis strategis dalam memitigasi resiko, selaras dengan efektifitas biaya berkelanjutan dan
      bermodal sumber daya manusia. Perusahaan meyakini dapat mengidentifikasi pilar utama pertumbuhan
      Perusahaan selanjutnya yaitu pengembangan properti, investasi properti, pengelolaan dana dan
      pengelolaan perhotelan.

      Perusahaan menjalankan kegiatan usahanya melalui Entitas Anak yaitu DMW dan TKP. DMW bekerjasama
      dengan pemilik merk Sotis Hotel, yang merupakan operator dari 3 hotel yang dimiliki oleh Perusahaanya itu
      Sotis Hotel Falatehan Jakarta, Sotis Residence Perjernihan Jakarta dan Sotis Villa Canggu Bali. TKP
      memiliki aset tanah dan akan mengoperasikan kawasan di Tanjung Karoso, Sumba Barat Daya.


      DMW sebagai pemegang kendali perhotelan akan terus mengembangkan perhotelan dari aset yang dimiliki
      oleh Perusahaan di masa yang akan datang. Pencapaian dan rencana manajemen di dalam upaya
      mengembangkan perhotelan, sebagai berikut:
      1.   Mengeksplorasi penawaran produk dan jasa yang inovatif, di luar produk kamar hotel, makanan dan
           minuman melalui pengoptimalan lahan dan ruang yang dimiliki di seluruh properti dengan:
           • Perluas varian produk dan jasa diluar kamar, makanan, dan minuman;
           • Optimalisasi pemanfaatan ruang di seluruh aset;
           • Berkolaborasi dengan pihak ketiga untuk formulasi produk dan jasa baru.
      2.   Mengimplementasikan program peningkatan dan renovasi aset untuk meningkatkan kualitas aset
           properti guna memperpanjang masa penggunaannya dengan:
           • Renovasi aset (yang sedang berlangsung);
           • Implementasi Rencana Pembaharuan dan Perbaikan Properti;
           • Standarisasi desain dan interior;

      TKP akan berfungsi untuk mewujudkan rencana strategis Perusahaan jangka waktu panjang dalam
      meningkatkan zona pariwisata di Tanjung Karoso, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.




                                                                   64
Page 72
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                         31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

36.   PERISTIWA SIGNIFIKAN
      a.   Perjanjian sewa

           Hotel Sotis Falatehan
           Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 337/LGL-SM/XII/2022 tanggal 30
           Desember 2022., Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Falatehan I Nomor 21-22,
           Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang dipakai untuk Hotel Sotis Falatehan.

           Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 2 tahun sejak tanggal 1 Januari 2023 sampai dengan 31
           Desember 2024 dengan nilai sebesar Rp220.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat diperpanjang
           setiap tahun berikutnya.

           Sotis Villa Canggu
           Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 338/LGL-SM/XII/2022 tanggal 30
           Desember 2022, Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Raya Kayu Tulang, Banjar Kayu
           Tulang, Canggu, Kuta Utara, Badung yang dipakai untuk Sotis Villa Canggu.

           Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 2 tahun sejak tanggal 1 Januari 2023 sampai dengan 31
           Desember 2024 dengan nilai sebesar Rp220.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat diperpanjang
           setiap tahun berikutnya.

           Sotis Residence Penjernihan
           Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 339/LGL-SM/XII/2022 tanggal 30
           Desember 2022., Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Penjernihan I No. 10B,
           Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang dipakai untuk Sotis Residence Penjernihan.

           Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 2 tahun sejak tanggal 1 Januari 2023 sampai dengan 31
           Desember 2024 dengan nilai sebesar Rp220.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat diperpanjang
           setiap tahun berikutnya.

      b.   Peristiwa Kontinjensi

           Peristiwa kontinjensi antara lain: karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi; estimasi dari dampak
           keuangannya; indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar
           sumber daya; dan kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga tidak ada.


37.   KEJADIAN SETELAH TANGGAL LAPORAN POSISI KEUANGAN
      Tidak ada kejadian penting setelah tanggal Laporan Posisi Keuangan

38.   LIABILITAS BERSYARAT
      Perusahaan dan Entitas Anak tidak memiliki liabilitas bersyarat pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023
      dan 2022.




                                                        65
Page 73
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                         31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

39.   PENYAJIAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN
      Setelah penerbitan laporan keuangan tahun yang berakhir 31 Desember 2023, Perusahaan telah
      menyajikan kembali laporan keuangan sehubungan dengan adanya penyesuaian aset tetap yang
      disebabkan adanya revaluasi aset tetap Perusahaan dalam kelompok tanah dan bangunan.

      Laporan posisi keuangan sebelum dan setelah penyajian kembali pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
      sebagai berikut:

                                                                                2023

                                                         Sebelum                              Setelah penyajian
                                                     penyajian kembali     Penyesuaian             kembali
      LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
      ASET
      ASET TIDAK LANCAR
       Aset Tetap                                     371.212.822.456      38.114.142.058       409.326.964.514
       Aset Pajak Tangguhan                             3.012.052.958      (1.103.733.186)        1.908.319.772

      LIABILITAS DAN EKUITAS
      LIABILITAS
      LIABILITAS JANGKA PANJANG
       Liabilitas Pajak Tangguhan                                      -   53.513.222.438        53.513.222.438
      EKUITAS
       Surplus Revaluasi Aset Tetap (Catatan 10)      198.532.390.144      (14.657.315.486)     183.875.074.658
       Komponen Ekuitas Lainnya                         1.643.304.861          (82.201.644)       1.561.103.217
       Saldo Laba (Rugi)                              (98.485.316.929)          82.201.644      (98.403.115.285)
       Kepentingan Non-Pengendali                         11.852.613.329    (1.845.498.080)      10.007.115.249

      LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
       KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
      PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
      Pos-pos yang Tidak Akan
       Direklasifikasi ke Laba Rugi
       Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja          (79.144.337)                 -          (79.144.337)
       Surplus Revaluasi Aset Tetap                                    -   38.114.142.058        38.114.142.058
       Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Terkait             17.411.754    (8.385.111.253)       (8.367.699.499)

      RUGI TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
       DIATRIBUSIKAN KEPADA:
        Pemilik Entitas Induk                          (13.614.219.411)             23.472      (13.614.195.939)
        Kepentingan Non-Pengendali                         (61.514.216)            (23.472)         (61.537.688)

      RUGI KOMPREHENSIF YANG DAPAT
       DIATRIBUSIKAN KEPADA:
        Pemilik Entitas Induk                          (13.675.951.994)    29.019.810.345        15.343.858.351
        Kepentingan Non-Pengendali                         (61.514.216)       709.220.460           647.706.244

      LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
      ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
       Peningkatan (Penurunan) Utang Lain-lain -
        Pihak Berelasi                                    13.582.277.905     (865.644.320)       12.716.633.585
       (Peningkatan) Penurunan Piutang Lain-lain
        - Pihak Berelasi                                   1.203.630.616      865.644.320         2.069.274.936




                                                     66
Page 74
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                         31 DESEMBER 2023 DAN 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

40.   REKLASIFIKASI AKUN
      Untuk menyesuaikan dengan penyajian tahun 2023, Perusahaan melakukan reklasifikasi beberapa akun
      berikut:
                                                                              2022

                                                        Sebelum                             Setelah penyajian
                                                    penyajian kembali    Penyesuaian             kembali
      LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
      ASET
      ASET TIDAK LANCAR
       Aset Pajak Tangguhan                              3.101.360.020    (1.097.003.600)       2.004.356.420
      LIABILITAS DAN EKUITAS
      LIABILITAS
       Liabilitas Pajak Tangguhan                                    -   45.134.840.771        45.134.840.771
      EKUITAS
       Surplus Revaluasi Aset Tetap                  198.532.390.144     (43.677.125.831)     154.855.264.313
       Komponen Ekuitas Lainnya                        1.705.037.444         (82.178.172)       1.622.859.272
       Saldo Laba (Rugi)                             (84.871.097.518)         82.178.172      (84.788.919.346)
       Kepentingan Non-Pengendali                       11.914.127.545    (2.554.718.540)       9.359.409.005

      LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
       KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
      RUGI TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
       DIATRIBUSIKAN KEPADA:
        Pemilik Entitas Induk                         (16.435.931.076)          838.991       (16.435.092.085)
        Kepentingan Non-Pengendali                        (82.992.928)         (838.991)          (83.831.919)




                                                   67

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.24 MB
Published15 Jul 2024
Pages74
Characters274,174
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 56 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SATRIA MEGA KENCANA Tbk p.1 ×213
linked — Herman Herry Adranacus. p.15 ×16
linked — Vonny Kristiani p.16 ×15
linked person Husni Heron · Komisaris Independen p.17 ×7
linked person Stevano Rizki Adranacus · Komisaris Utama p.17 ×12
linked org Bank Central Asia Tbk p.33 ×4
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.33 ×5
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.33 ×5
linked org Bank Pan Indonesia Tbk p.33 ×2
linked org Bank Mega Tbk p.34 ×2
linked org PT Asuransi Central Asia p.38 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.15 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.15 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.33 ×10
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.33 ×2
possible — Indjun p.60 ×2
unresolved person Akta Notaris Ilmiawan Dekrit Supatmo p.15
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.15 ×6
unresolved org PT Tanjung Karoso Permai p.16 ×5
unresolved org PT Dwimukti Mitra Wisata p.16 ×9
unresolved person Floreta Tane · Direktur p.17 ×2
unresolved person Martinelly · Direktur Utama p.17 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.17
unresolved person Maskanah · Anggota p.17
unresolved person Yovita · Sekretaris Perusahaan p.17 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.21 ×3
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.32 ×2
unresolved org KJPP Pung's Zulkarnain dan Rekan p.33 ×2
unresolved org KJPP Pung's Zulkarnain p.33 ×2
unresolved org Bank Bukopin Tbk p.33 ×2
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan p.34
unresolved org PT Mitra Global Holiday p.34
unresolved org Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan p.34
unresolved org PT Global Systech Medika p.34
unresolved org PT Setia p.38 ×2
unresolved person Ir. Aguson Rosano. MAPPI p.39
unresolved org Bapepam-LK p.39 ×2
unresolved org PT Dwimukti Graha Elektrindo. p.40 ×10
unresolved org PT Dwimukti Inti Boga p.41 ×4
unresolved org PT Sotis Hotel Manajemen p.41 ×6
unresolved org PT Sungai Mas Propertindo p.41 ×4
unresolved org PT SMK p.42 ×2
unresolved org PT DMW p.42 ×2
unresolved org PT TKP p.42
unresolved org PT Satria Mega Perkasa. Saldo p.46
unresolved org PT Rumah Duta Pangan p.49
unresolved org PT Sentral Sari Prima Sentosa p.49
unresolved org PT Fitra Food International p.49
unresolved org PT Sari Tirta Indonesia p.49
unresolved org PT Cikarang Primatex p.49
unresolved org PT Eden Pangan Indonesia p.49
unresolved org PT Menara Andalan Mitra p.49
unresolved person Akta Notaris Christina Dwi Utami p.59 ×6
unresolved org Sentral Efek Indonesia p.59
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.60
unresolved — Cindy Angelina Adranacus p.60 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2023-Tahunan-SOTS.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result