Skip to content
Back to announcement

20240712_SOTS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31683641_lamp1.pdf

Financial statement Text extracted SOTS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 63

Page 1
        SATRIA
        MEGA
        KENCANA
                               SURAT PERNYATAAN DIREKSI TENTANG
                     TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   YANG BERAKHIR PADA TÁNGGAL
                                                31 Maret 2024
                          PT SATRIA MEGA KENCANA TBK DAN ENTITAS ANAK


Kami yang bertandatangan dibawah ini:
   1.   Nama                    : Martinelly
        Alamat Kantor           :JI. Panglima Polim Raya No. 28,
                                  Pulo, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan,
                                  DKIJakarta
        Jabatan                 : Direktur Utama


   2.   Nama                    :Floreta Tane
        Alamat Kantor           :JI. Panglima Polim Raya No. 28,
                                  Pulo, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan,
                                  DKI Jakarta
        jabatan                 :Direktur


Menyatakan bahwa :
    1. Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian Perseroan,
   2. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
        AkuntansiKeuangan (SAK) yang berlaku umum di Indonesia,
   3. Semua informasi dalam laporan keuangan konsolidasian Perseroan telah dimuat secara lengkap
        dan benar,
    4. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan tidak mengandung informasi atau fakta material yang
        tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau factor material,
   5. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal dalam Perseroan.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenar-benarnya.

                                            Jakarta, 12 Juli 2024

                                   Atasama lan mewakili Direksi,
                                                             SATRIA
                                                               ME
                                                         METERAI
                                                         TEMPEX
                                               EB63CALX232441932

                                artinetty                           oreta Tane
                             Direktur Utama                          Direktur
Page 2
Daftar Perubahan Pada Revisi Laporan Keuangan Interim Perseroan periode 31 Maret 2024 :

Neraca

   1. Terdapat perubahan pada Asset Tetap periode 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, yang
      mengalami kenaikan.
   2. Terdapat perubahan pada Asset Pajak Tangguhan periode 31 Maret 2024 dan 31 Desember
      2023, yang mengalami kenaikan.
   3. Terdapat perubahan pada Hutang Usaha – Pihak Ketiga periode 31 Maret 2024 dan 31
      Desember 2023, yang mengalami kenaikan.
   4. Terdapat perubahan pada Utang Pajak Periode 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, yang
      mengalami kenaikan.
   5. Terdapat Penambahan pada Liabilitas Pajak Tangguhan periode 31 Maret 2024 dan 31
      Desember 2023, yang mengalami kenaikan.
   6. Terdapat Perubahan pada Surplus Revaluasi Aset Tetap perode 31 Maret 2024 dan 31
      Desember 2023, yang mengalami Penurunan.
   7. Terdapat Perubahan pada Pendapatan Komprehensif Lainnya perode 31 Maret 2024 dan 31
      Desember 2023, yang mengalami Penurunan.
   8. Terdapat Perubahan pada Saldo Laba ditahan perode 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023,
      yang mengalami kenaikan dan Penurunan.
   9. Terdapat Perubahan pada Kepentingan Non Pengendali perode 31 Maret 2024 dan 31
      Desember 2023, yang mengalami kenaikan.


Daftar Perubahan Pada Revisi Laporan Keuangan Interim Perseroan periode 31 Maret 2024 :

Laba Rugi

   1. Terdapat Perubahan Pada Beban Penjualan Periode 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023,
      yang mengalami kenaikan.
   2. Terdapat Perubahan Pada Jumlah Laba Kompherensif Tahun Berjalan Periode 31 Maret 2024
      dan 31 Desember 2023, yang mengalami kenaikan.
   3. Terdapat Perubahan Pada Pemilik Entitas Induk Periode 31 Maret 2024 dan 31 Desember
      2023, yang mengalami kenaikan.
   4. Terdapat Perubahan Pada Kepentingan Non-Pengendali Periode 31 Maret 2024 dan 31
      Desember 2023, yang mengalami kenaikan.
   5. Terdapat Perubahan Pada Persentase Rugi Persaham Dasar dan Rugi Persaham Dasar
      Dilusinkan Periode 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, yang mengalami kenaikan.


Daftar Perubahan Pada Revisi Laporan Keuangan Interim Perseroan periode 31 Maret 2024 :

Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian

   1. Terdapat Perubahan Pada No. 4 (Kas dan Setara Kas) Rupiah PT Bank Central Asia Tbk Periode
      31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, yang mengalami kenaikan.
   2. Terdapat Perubahan Pada No. 10 (Asset Tetap Lanjutan) Beban umum dan administrasi
      (Catatan 27) Periode 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, yang mengalami Kenaikan.
   3. Terdapat Penambahan Pada No. 10 (Analisis Laba (Rugi) terkait timbul dari Penjualan asset
      tetap) pada harga jual periode 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.
Page 3
4. Terdapat Penambahan Pada No. 10 Surplus Revaluasi Asset Tetap diikhtisarkan periode 31
    Maret 2024 dan 31 Desember 2023 terkait Nilai wajar dan Nilai buku sebelum revaluasi dan
    revaluasi.
5. Terdapat Perubahan Pada No. 12 a (Persentase Terhadap Jumlah Asset) Periode 31 Maret
    2024 dan 31 Desember 2023, yang mengalami Penurunan.
6. Terdapat Perubahan Pada No. 12 c (Persentase Terhadap Jumlah Liabilitas) Periode 31 Maret
    2024 dan 31 Desember 2023, yang mengalami Kenaikan.
7. Terdapat Perubahan Pada No. 16 b (Jumlah Utang Pajak) Periode 31 Maret 2024 dan 31
    Desember 2023, yang mengalami Kenaikan.
8. Terdapat Perubahan Pada No. 20 ( Jumlah Jaminan Pelanggan) Periode 31 Maret 2024 dan
    31 Desember 2023 yang tidak ada perubahan Angka.
9. Terdapat Perubahan Pada No. 23 (Kepentingan Non – Pengendali atas asset bersih entitas
    anak – Vonny Kristiani) Periode 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, yang mengalami
    Kenaikan dan Penurunan.
10. Terdapat Perubahan Pada No. 20 (Pendapatan Usaha) Periode 31 Maret 2024 dan 31
    Desember 2023, ada pada penulisan tahun berakhir.
11. Terdapat Perubahan Pada No. 27 (Beban Umum Dan Administrasi), Urutan Nominal Besar –
    Kecil Pada Biaya administrasi pada Perlengkapan kantor dan Rumah Periode 31 Maret 2024
    dan 31 Desember 2023, yang mengalami Kenaikan.
12. Terdapat Perubahan Pada No. 29 ( Jumlah Nilai Wajar Instrumen Keuangan pada Nilai
    Tercatat dan Nilai Wajar) Periode 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 yang tidak ada
    perubahan Angka.
13. Terdapat Perubahan Pada No. 30 ( Jumlah Pengelolaan Modal – Utang Bersih, Jumlah Ekuitas
    dan Rasio Pengungkit ) Periode 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 yang tidak ada
    perubahan Angka.
14. Terdapat Perubahan Pada No. 31 ( Rugi untuk Perhitungan Rugi Bersih Per Saham dan
    Persentase Rugi Per Saham Dasar dan dilusian) Periode 31 Maret 2024 dan 31 Desember
    2023 yang mengalami Kenaikan.
Page 4
                            PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                PER 31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                     ASET

                                                       Catatan         31 Maret 2024          31 Desember 2023
ASET LANCAR
  Kas dan Setara Kas                                       2f, 4           9.855.362.014         11.887.905.520
  Piutang Usaha - Pihak Ketiga - Bersih                    2g, 5             745.773.728            396.263.229
  Piutang Lain-Lain:
  - Pihak Ketiga                                        2g, 6                 42.716.248             58.384.387
  Persediaan                                            2h, 7                382.329.258            385.873.463
  Perlengkapan                                          2h, 8              1.508.454.985          1.518.124.897
  Pajak Dibayar Di Muka                                2q, 16a             4.730.068.565          4.777.827.539
  Uang Muka dan Biaya Dibayar Di Muka                   2i, 9              1.302.472.654            670.735.530

     Jumlah Aset Lancar                                                   18.567.177.452         19.695.114.565

ASET TIDAK LANCAR
  Piutang Pihak Berelasi                               2e, 6,12b           2.008.239.877          2.008.239.877
  Biaya Dibayar di Muka                                   2i, 9                9.261.667             11.702.952
  Aset Tetap                                             2k, 10          407.972.024.015        409.326.964.514
  Aset Pajak Tangguhan                                  2q, 16d            1.908.319.772          1.908.319.772
  Aset Lain-lain                                           11              1.200.000.000          1.200.000.000

     Jumlah Aset Tidak Lancar                                            413.097.845.331        414.455.227.115

JUMLAH ASET                                                              431.665.022.783        434.150.341.680




                       Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                      bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                       1
Page 5
                              PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                  PER 31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                               (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                             LIABILITAS DAN EKUITAS

                                                        Catatan         31 Maret 2024          31 Desember 2023
LIABILITAS JANGKA PENDEK
   Hutang Usaha - Pihak Ketiga - Bersih                  2n, 13               638.787.583            492.188.083
   Utang Lain-Lain:
    - Pihak Ketiga                                        14                   13.693.494            157.627.012
    - Pihak Berelasi                                    2e, 12d             2.224.318.750          1.740.457.000
   Utang Pajak                                          2q, 16b               963.151.525            935.493.435
   Beban Akrual                                           15                1.591.256.691          1.844.386.627
   Jaminan Pelanggan                                      20                  489.243.219            702.173.759
   Liabilitas Jangka Panjang- Bagian yang jatuh
      tempo dalam Waktu Satu Tahun:
   - Utang Bank                                            17               8.000.350.076          7.698.700.925
    - Liabilitas Sewa Pembiayaan                         2r, 18                60.445.000             60.445.000

     Jumlah Liabiltas Jangka Pendek                                        13.981.246.338         13.631.471.841

LIABILITAS JANGKA PANJANG
   Utang Pihak Berelasi                                 12d, 14            98.947.499.168         95.277.499.168
   Liabilitas Jangka Panjang - Setelah Dikurangi
      Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu
      Satu Tahun:
    - Utang Bank                                           17              56.361.346.780         58.587.318.184
    - Liabilitas Sewa Pembiayaan                         2r, 18                76.930.000             93.415.000
   Liabilitas Imbalan Pascakerja                         2s, 19             1.515.385.440          1.515.385.440
   Liabilitas Pajak Tangguhan                                              53.513.222.438         53.513.222.438
      Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                    210.414.383.826        208.986.840.230

     Jumlah Liabilitas                                                    224.395.630.164        222.618.312.071




                        Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                       bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini


                                                        2
Page 6
                           PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               PER 31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                      Catatan         31 Maret 2024          31 Desember 2023
EKUITAS
  Modal Saham
    Modal Dasar 2.400.000.000 saham
      dengan nilai nominal Rp 100 per saham
    Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
    -1.000.003.979 lembar saham pada 31 Maret 2024
    dan 31 Desember 2023                                  21            100.000.397.900        100.000.397.900
  Tambahan Modal Disetor                                  22             14.491.453.870         14.491.453.870
  Surplus Revaluasi Aset Tetap                                          183.875.074.658        183.875.074.658
  Pendapatan Komprehensif Lainnya                                         1.561.103.217          1.561.103.217
  Saldo Laba Ditahan                                                   (102.639.989.781)       (98.403.115.285)

    Jumlah Ekuitas yang Dapat Didistribusikan
      kepada Pemilik Entitas Induk                                      197.288.039.864        201.524.914.360
        Kepentingan Non Pengendali                        23              9.981.352.755         10.007.115.249
  Jumlah Ekuitas                                                        207.269.392.619        211.532.029.609

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                           431.665.022.783        434.150.341.680




                      Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                     bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                      3
Page 7
                         PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
              LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 MARET 2024 DAN 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                     Catatan         31 Maret 2024            31 Maret 2023
PENDAPATAN
  Hotel                                                                   4.524.983.564           5.055.493.793
  Spa                                                                        25.391.736              31.785.124
    Jumlah Pendapatan                                 2p, 24              4.550.375.300           5.087.278.917

BEBAN POKOK PENDAPATAN
  Hotel                                                                  (1.706.962.758)         (1.645.252.993)
  Spa                                                                       (15.901.652)            (20.634.708)
    Jumlah Beban Pokok Pendapatan                     2p, 25             (1.722.864.410)         (1.665.887.701)

LABA KOTOR                                                                2.827.510.890           3.421.391.216

BEBAN USAHA
Beban Penjualan                                       2p, 26               (240.777.278)           (171.736.273)
Beban Umum dan Administrasi                           2p, 27             (5.149.313.851)         (4.593.793.381)
    Jumlah Beban Usaha                                                   (5.390.091.129)         (4.765.529.654)

RUGI USAHA                                                               (2.562.580.239)         (1.344.138.438)

PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan Bunga                                                             56.417.350              23.314.066
Beban Keuangan                                          28               (1.739.803.983)         (1.926.588.527)
Beban Pajak                                                                 (88.000.000)            (23.655.041)
Lain-Lain - Bersih                                                           71.329.882               9.122.309
      Jumlah Pendapatan (Beban) Lain-lain                                (1.700.056.751)         (1.917.807.193)


RUGI SEBELUM PAJAK FINAL DAN PAJAK                                       (4.262.636.990)         (3.261.945.631)
  PENGHASILAN
Pajak Final                                                                          -                        -

RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                           (4.262.636.990)         (3.261.945.631)
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan                                                   -                       -

RUGI TAHUN BERJALAN                                                      (4.262.636.990)         (3.261.945.631)




                       Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                      bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                       4
Page 8
                        PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
         LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGA-TANGGAL
                              30 MARET 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                      Catatan         31 Maret 2024            31 Maret 2023
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
  Pos yang Tidak Akan Direklasifikasikan ke
    Laba Rugi:
    Surplus Revaluasi Aset Tetap                                                      -                        -
    Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja                                       -                        -
    Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Terkait                                         -                        -

  Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan                                        -                        -

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                   (4.262.636.990)         (3.261.945.631)

RUGI TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
  DIATRIBUSIKAN KEPADA:
    Pemilik Entitas Induk                                                 (4.236.874.496)         (3.251.120.414)
    Kepentingan Non-Pengendali                                               (25.762.494)            (10.825.217)

     Jumlah                                                               (4.262.636.990)         (3.261.945.631)
                                                                                                             -
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT
  DIATRIBUSIKAN KEPADA:
    Pemilik Entitas Induk                                                 (4.236.874.496)         (3.251.120.414)
    Kepentingan Non-Pengendali                                               (25.762.494)            (10.825.217)

     Jumlah                                                               (4.262.636.990)         (3.261.945.631)

RUGI PER SAHAM DASAR                                     31                         (4,24)                 (3,25)
RUGI PER SAHAM DILUSINKAN                                31                         (5,30)                 (4,06)




                        Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                       bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                        5
Page 9
                                                                        PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                                                         LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGAL-TANGGAL 31 MARET 2024 DAN 2023
                                                                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                    Surplus
                                                              Tambahan             Revaluasi         Komponen Ekuitas         Saldo Laba                             Kepentingan
                            Catatan     Modal Saham          Modal Disetor         Aset Tetap            Lainnya                (Rugi)             Jumlah           Non-Pengendali      Jumlah Ekuitas
SALDO PER 31 DESEMBER 2022
  SEBELUM PENYESUAIAN                     100.000.007.500     14.489.466.870      198.532.390.144        1.705.037.444        (84.871.097.518)   229.855.804.440     11.914.127.545      241.769.931.985
Penyesuaian sehubungan dengan
  penerapan kebijakan akuntansi                       -                  -        (43.677.125.831)         (82.178.172)            82.178.172    (43.677.125.831)     (2.554.718.540)    (46.231.844.371)
SALDO PER 31 DESEMBER 2022                100.000.007.500     14.489.466.870      154.855.264.313        1.622.859.272        (84.788.919.346)   186.178.678.609       9.359.409.005     195.538.087.614
Rugi Tahun Berjalan                                   -                  -                    -                    -           (3.251.120.414)    (3.251.120.414)        (10.825.217)     (3.261.945.631)
Pengukuran Kembali Liabilitas                                                                                                                                -
     Imbalan Kerja, Setelah Pajak                     -                  -                      -                  -                      -                  -                  -                    -
Transaksi Ekuitas Lainnya                             -                                                            -                      -                  -                  -                    -
SALDO PER 31 MARET 2023                   100.000.007.500     14.489.466.870      154.855.264.313        1.622.859.272        (88.040.039.760)   182.927.558.195      9.348.583.788      192.276.141.983
Rugi Tahun Berjalan                                   -                  -                    -                    -          (10.363.075.525)   (10.363.075.525)       (50.712.471)     (10.413.787.996)
Setoran Modal                                     390.400          1.987.000                                                              -            2.377.400                               2.377.400
Surplus Revaluasi Aset Tetap                          -                  -         29.019.810.345                   -                     -       29.019.810.345        709.220.460       29.729.030.805
Pengukuran Kembali Liabilitas                                                                                                                                -                                       -
     Imbalan Kerja, Setelah Pajak                     -                  -                    -            (61.756.055)                   -          (61.756.055)            23.472          (61.732.583)
SALDO PER 31 DESEMBER 2023                100.000.397.900     14.491.453.870      183.875.074.658        1.561.103.217        (98.403.115.285)   201.524.914.360     10.007.115.249      211.532.029.609
Rugi Tahun Berjalan                                   -                  -                    -                    -           (4.236.874.496)    (4.236.874.496)       (25.762.494)      (4.262.636.990)
Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan                                                                                                                        -
     Kerja, Setelah Pajak                             -                  -                      -                  -                      -                  -                  -                    -
Transaksi Ekuitas Lainnya                             -                                                            -                      -                  -                  -                    -
SALDO PER 31 MARET 2024                   100.000.397.900     14.491.453.870      183.875.074.658        1.561.103.217       (102.639.989.781)   197.288.039.864      9.981.352.755      207.269.392.619

                                                                     Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                                                                    bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini


                                                                                                     6
Page 10
                              PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                            31 MARET 2024 DAN 2023
                               (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                            Catatan      31 Maret 2024        31 Maret 2023


ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
  Kas yang Diperoleh dari Pelanggan                                         3.922.126.737        5.014.623.118
  Kas yang Dibayarkan kepada Pemasok                                       (2.137.092.545)      (3.063.904.693)
  Kas yang Dibayarkan kepada Karyawan                                      (3.590.065.071)      (2.465.683.173)
  Kas yang dihasilkan dari operasi                                         (1.805.030.879)        (514.964.748)
  Penerimaan (Pembayaran):
    Pajak Penghasilan                                                          31.420.671         (128.780.185)
    Penerimaan Bunga                                                           56.417.350          23.314.066
    Penerimaan (Pengeluaran) Kas Lainnya                                     (488.870.559)        (259.272.921)
    Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi                           (2.206.063.417)        (879.703.788)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
  Perolehan Aset Tetap                                         10              (7.775.000)         (70.770.290)
  Aset Tetap dalam Pembangunan                                 10            (267.381.000)        (565.000.000)
    Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                           (275.156.000)        (635.770.290)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
  Peningkatan Piutang Lain-Lain - Pihak Berelasi                                      -           435.373.582
  Pembayaran Liabilitas Sewa Pembiayaan                        18             (16.485.000)                 -
  Pembayaran Utang Bank                                        17          (1.950.000.000)      (1.800.000.000)
  Peningkatan Utang Lain-Lain - Pihak Berelasi                              4.153.861.750        3.760.000.000
  Pembayaran bunga dari aktivitas pendanaan                 17, 18, 28     (1.738.700.839)      (1.898.631.944)
    Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan                           448.675.911          496.741.638


PENINGKATAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                      (2.032.543.506)      (1.018.732.440)


KAS DAN SETARA KAS, AWAL PERIODE                              2f, 4       11.887.905.520       11.831.391.813


KAS DAN SETARA KAS, AKHIR PERIODE                             2f, 4         9.855.362.014      10.812.659.373




                         Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                      bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini


                                                        7
Page 11
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




1.   UMUM
     a. Pendirian dan Informasi Umum
        PT Satria Mega Kencana Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Akta Notaris Ilmiawan Dekrit
        Supatmo, SH No.62 tanggal 16 Juni 2004. Anggaran Dasar Perusahaan telah disahkan oleh Menteri
        Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.C-
        10271HT.01.01.TH.2005 tanggal 14 April 2005. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami
        beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir dilakukan berdasarkan Akta Notaris No.231 tanggal 20
        Desember 2023 oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., sehubungan dengan hasil dari Rapat
        Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”), antara lain tentang persetujuan pengeluaran saham
        dalam simpanan/portepel Perseroan dan menawarkan/menjual saham baru yang akan dikeluarkan dari
        portepel tersebut melalui Penawaran Umum kepada masyarakat. Perubahan ini telah diterima dan
        dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No.AHU-AH.01.03-
        0160442 tertanggal 21 Desember 2023.


          Pada tanggal 7 Juni 2023, terdapat perubahan dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, di mana
          kegiatan usaha Perusahaan meliputi bidang real estate yang di miliki sendiri atau di sewa; kawasan
          pariwisata; kawasan industri; real estate atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak; dan aktivitas
          perusahaan holding, dan perubahan dalam Pasal 17 ayat 5 Anggaran Dasar Perusahaan mengenai
          pengumuman laporan keuangan Perusahaan sebagaimana di muat dalam Akta No.75 tanggal 7 Juni
          2023. Perubahan dan penyesuaian tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
          Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0036710.AH.01.02.TAHUN
          2023 tanggal 27 Juni 2023.


          Pada saat ini, Perusahaan melakukan kegiatan berupa real estate dan kawasan pariwisata yang juga
          melakukan investasi saham pada Entitas Anak.


          Kantor pusat Perusahaan terletak di Jl. Panglima Polim Raya No.28, Kelurahan Pulo, Kecamatan
          Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.


          Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 2013.

          Pemegang saham pengendali Perusahaan adalah Herman Herry Adranacus.

     b.   Penawaran Umum
          Pada tanggal 23 Agustus 2018, melalui Surat Pengantar Pernyataan Pendaftaran No.097/SMK-
          DIR/VII/2018 serta perubahan terakhir yang disampaikan melalui Surat No. 160/SMK-DIR/XI/2018
          tanggal 28 November 2018, Perusahaan telah menawarkan sahamnya kepada masyarakat melalui
          pasar modal sejumlah 400.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga
          penawaran Rp165 per saham. Pada tanggal 30 November 2018, berdasarkan Surat Otoritas Jasa
          Keuangan No.S-171/D.04/2018, Perusahaan telah memperoleh Surat Pemberitahuan Efektif
          Pernyataan Pendaftaran. Selisih lebih jumlah yang diterima dari pengeluaran saham terhadap nilai
          nominalnya sebesar Rp21.299.134.834 di catat dalam akun “Tambahan Modal Disetor” setelah
          dikurangi biaya emisi saham sebesar Rp4.700.865.166 (catatan 22). Pada tanggal 10 Desember 2018,
          seluruh saham Perseroan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia.




                                                         8
Page 12
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                     31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)
     b. Penawaran Umum (lanjutan)
        Pada tanggal 10 Desember 2018, Perusahaan menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya
        200.000.000 yang diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membeli saham baru dalam
        Penawaran Umum, dan waran ini dapat dialihkan dan/atau diperjualbelikan secara terpisah dari saham
        baru tersebut. Rincian waran seri I yang sudah dikonversi sejak tahun 2019 sampai dengan per 31
        Desember 2023 dengan mengisi tabel sebagai berikut:
                                 Tanggal          Lembar            Nilai Nominal    Harga             Jumlah (Rp) (lembar
          Nama Waran             Konversi         Saham                  (Rp)     Pelaksanaan            saham x harga
          Waran Seri I          11-07-2019           5                    100         600                              3.000
          Waran Seri I          04-11-2020          10                    100         600                              6.000
          Waran Seri I          11-02-2021          50                    100         600                             30.000
          Waran Seri I          05-07-2021          10                    100         600                              6.000
          Waran Seri I          30-11-2023           4                    100         600                              2.400
          Waran Seri I          06-12-2023          800                   100         600                            480.000
          Waran Seri I          07-12-2023         3100                   100         600                          1.860.000
            Jumlah                                 3979                                                            2.387.400

     c.   Entitas Anak
          Pertanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki kepemilikan pada Entitas
          Anak berikut ini:
                                                                       Persentase     Tahun
                                                                       kepemilikan    operasi
                Entitas anak         Kedudukan       Jenis Usaha         efektif     komersial    Jumlah aset sebelum eleminasi

                                                                                                                      31 Desember
                                                                                                 31 Maret 2024            2023

          Kepemilikan langsung oleh Perusahaan                                                      Rp. 000             Rp. 000

          PT Tanjung Karoso Permai   Jakarta     Belum beroperasi          90,00         -            137.392.326        137.405.882
          ("TKP")
          PT Dwimukti Mitra Wisata   Jakarta     Perhotelan                99,00       2013             93.254.211        92.259.086
          ("DMW")


          i.   Pendirian Entitas Anak
               Pada tanggal 14 Desember 2012, Perusahaan dan Vonny Kristiani mendirikan PT Tanjung Karoso
               Permai ("TKP") dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 90% dan 10% saham.




                                                                       9
Page 13
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)
     c. Entitas Anak (lanjutan)

          ii.   Pembelian Saham Entitas Anak
                Pada tanggal 31 Januari 2013, Perusahaan membeli saham PT Dwimukti Mitra Wisata ("DMW")
                dari Yudi Adranacus dan Herman Herry Adranacus masing-masing sebanyak 50 lembar saham
                (atau sebesar 1% kepemilikan dalam DMW) dan 2.450 lembar saham (atau sebesar 49%
                kepemilikan dalam DMW) sehingga kepemilikan saham Perusahaan setelah pembelian tersebut
                adalah sebesar 50% dan sisanya dimiliki oleh Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-
                masing sebesar 25%. Nilai buku aset bersih entitas anak pada saat pembelian adalah sebesar
                Rp5.000.000.000 dan tidak ada Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali yang
                dicatat terkait transaksi pembelian ini.


                Pada tanggal 29 Maret 2018, Perusahaan membeli 49% kepemilikan saham dalam DMW dari
                Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-masing sebesar 1.250 lembar saham (atau
                sebesar 25% kepemilikan dalam DMW) dan 1.200 lembar saham (atau sebesar 24% kepemilikan
                dalam DMW) dengan harga beli Rp1.000.000 per lembar saham dengan total sebesar
                Rp2.450.000.000. Setelah pembelian saham tersebut, kepemilikan saham Perusahaan adalah 99%
                dan sisanya dimiliki oleh Vonny Kristiani sebesar 1%. Atas pembelian ini, timbul selisih antara nilai
                perolehan investasi dengan proporsi nilai buku aset bersih entitas anak sebesar Rp6.809.670.464
                yang dicatat sebagai Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali dalam akun
                Tambahan Modal Disetor dalam bagian Ekuitas pada Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian per
                31 Desember 2023 (catatan 22).


     d.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
          Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember
          2023 adalah sebagai berikut:


                                                   31 Maret 2024                      31 Desember 2023
          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama                 Stevano Rizki Adranacus           Stevano Rizki Adranacus
          Komisaris Independen            Husni Heron                       Husni Heron

          Direksi
          Direktur Utama                  Martinelly                        Martinelly
          Direktur                        Floreta Tane                      Floreta Tane

          Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 7 Juni 2023, para pemegang saham
          menyetujui pengangkatan kembali Floreta Tane selaku Direktur Perusahaan dan Husni Heron selaku
          Komisaris Independen Perusahaan, serta mengangkat Martinelly selaku Direktur Utama Perusahaan
          dan Stevano Rizki Adranacus selaku Komisaris Utama Perusahaan, terhitung sejak ditutupnya rapat.
          Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum, M.Kn. No.74 tanggal 7
          Juni 2023 dan telah dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
          berdasarkan Surat No.AHU-AH.01.09-0132187 tanggal 27 Juni 2023.




                                                              10
Page 14
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)
     d. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan (lanjutan)
        Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, susunan Komite Audit Perusahaan adalah
        sebagai berikut:


                                              31 Maret 2024                     31 Desember 2023
          Ketua                        Husni Heron                     Husni Heron
          Anggota                      Maskanah                        Maskanah
                                       Aryo Kusumo Wibowo              Aryo Kusumo Wibowo
          Sekretaris Perusahaan        Yovita                          Yovita
          Kepala Audit Internal        Anne Rahardja                   Anne Rahardja

          Pada tanggal 4 Juli 2023 terdapat perubahan jabatan Sekretaris Perusahaan, berdasarkan surat
          keputusan Direksi Perusahaan no.168/SMK-Dir/SK/VII/2023 tentang pengangkatan sekretaris
          Perusahaan, mengangkat Yovita sebagai Sekretaris Perusahaan menggantikan Julia P.S. Daoriwoe.
          Pengangkatan Sekretaris Perusahaan tersebut telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan
          (OJK) melalui surat No.Ref.:169/SMK-Dir/VII/2023.


          Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan dan Entitas Anak mempekerjakan
          masing-masing 14 karyawan tetap.


     e.   Izin Usaha Kawasan Industri
          Pada tanggal 31 Desember 2020 Perusahaan memiliki Izin Usaha Kawasan Industri yang berlokasi di
          jalan Panglima Polim Raya No.28 Kelurahan Pulo Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan dengan
          luas lahan 246 m2. Adapun rencana kegiatan adalah untuk Real Estate atas dasar balas jasa (fee) atau
          kontrak, kawasan pariwisata dan kawasan industri.


     f.   Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
          Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian yang
          telah diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan pada tanggal 29 April 2024


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
     a. Dasar Penyusunan laporan keuangan konsolidasian
         Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disusun dan disajikan sesuai Standar Akuntansi
         Keuangan di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
         Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
         Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan No.VIII.G7 Lampiran Keputusan Ketua OJK
         No.KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman Penyajian
         dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).



          Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disajikan berdasarkan konsep Biaya Perolehan
          (Historical Cost), kecuali beberapa akun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam
          masing-masing Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian.




                                                         11
Page 15
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     a. Dasar Penyusunan laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)
         Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
         Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan
         manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan
         dan Entitas Anak. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau
         area dimana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap Laporan Keuangan
         Konsolidasian diungkapkan di Catatan 2w.


          Laporan Keuangan Konsolidasian disusun dengan menggunakan dasar Akrual (Accrual basis), kecuali
          Laporan Arus Kas Konsolidasian. Laporan Arus Kas Konsolidasian disajikan dengan menggunakan
          metode Langsung (Direct method) dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi
          dan pendanaan.


          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian adalah
          Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak.


     b.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar
          Akuntansi Keuangan (“ISAK”)
          Standar baru, revisi dan interpretasi yang telah diterbitkan, dan yang berlaku efektif untuk tahun buku
          •yang dimulai
              PSAK   No.pada  atau setelah
                         74, “Kontrak      tanggal 1 Januari 2023 namun tidak berdampak material terhadap
                                      Asuransi”
           • Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian laporan keuangan konsolidasian - Klasifikasi Kewajiban
           • Lancar   atau Tidak
              Amendemen     PSAKLancar”
                                   No. 1, Penyajian laporan keuangan konsolidasian - Pengungkapan Kebijakan
           • Akuntansi”
              Amendemen PSAK No. 16, “Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan”
           • Amendemen PSAK No. 25, “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan -
           • Definisi Estimasi
              Amendemen        Akuntansi”
                            PSAK   No. 46, “Pajak Penghasilan - Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
           • Timbul  dari Transaksi
              Revisi PSAK   No. 107, Tunggal”
                                     “Akuntansi Ijarah”
           • Amendemen PSAK 73 "Sewa“ tentang sewa jual dan sewa balik

          Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan kebijakan akuntansi
          Perusahaan dan tidak memiliki dampak terhadap jumlah yang dilaporkan di tahun berjalan atau tahun
          sebelumnya.


          Standar baru dan revisi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif pada tahun berjalan adalah
          sebagai berikut:


          Efektif 1 Januari 2024
          • Amendemen PSAK 101 “Penyajian laporan keuangan konsolidasian Syariah”
          • Amendemen PSAK 109 "Zakat, Infak, dan Sedekah“ tentang akuntansi zakat, infak, dan sedekah
          • Amendemen PSAK 1 "Penyajian laporan keuangan konsolidasian“ tentang liabilitas jangka panjang
             dengan kovenan




                                                           12
Page 16
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     b. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar
         Akuntansi Keuangan (“ISAK”) (lanjutan)
          Efektif 1 Januari 2025
          • Amendemen PSAK No. 74, “Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK No. 74 dan PSAK No.
             71 - Informasi Komparatif”


          Pada saat tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen sedang mempelajari
          dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada
          laporan keuangan konsolidasian Perusahaan.


     c.   Prinsip-prinsip konsolidasian
          (i) Entitas anak
               Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas terstruktur) dimana Grup memiliki
               pengendalian. Grup mengendalikan entitas lain ketika Grup terekspos atas, atau memiliki hak
               untuk, pengembalian yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki
               kemampuan untuk mempengaruhi pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas entitas
               tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal dimana pengendalian
               dialihkan kepada Grup. Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak tanggal dimana Grup
               kehilangan pengendalian.


                 Transaksi, saldo dan keuntungan antar entitas Grup yang belum direalisasi telah dieliminasi.
                 Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi. Jika diperlukan, nilai yang dilaporkan oleh entitas
                 anak telah diubah untuk menyesuaikan dengan kebijakan akuntansi yang diadopsi oleh Grup.



                 Transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali dicatat berdasarkan PSAK 38 (Revisi
                 2012) “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali” dimana selisih harga perolehan yang dibayar
                 dengan nilai tercatat aset neto yang diperoleh dicatat sebagai bagian akun tambahan modal
                 disetor di ekuitas.


                 Berdasarkan PSAK 38 (Revisi 2012) tersebut, unsur-unsur laporan keuangan konsolidasian dari
                 entitas yang bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis entitas sepengendali dan untuk
                 periode komparatif, disajikan sedemikian rupa seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi
                 sejak awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian.


          (ii)   Entitas asosiasi
                 Entitas asosiasi adalah seluruh entitas dimana Grup memiliki pengaruh signifikan namun bukan
                 pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak suara antara 20% dan 50%. Investasi pada
                 entitas asosiasi dicatat dengan metode ekuitas (lihat poin (iii) di bawah), setelah pada awalnya
                 diakui pada nilai perolehan.




                                                              13
Page 17
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     c. Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan)
         (ii) Entitas asosiasi (lanjutan)
              Nilai perolehan diukur pada nilai wajar aset yang dialihkan, kepemilikan ekuitas yang diterbitkan,
              atau liabilitas yang diakui pada tanggal transaksi, termasuk biaya transaksi yang dapat
              diatribusikan secara langsung dengan perolehan. Goodwill pada entitas asosiasi merupakan
              selisih lebih dari nilai perolehan entitas asosiasi atas bagian Grup atas nilai wajar aset neto
              teridentifikasi entitas asosiasi dan dimasukkan dalam nilai tercatat investasi. Jika bagian Grup atas
              nilai wajar aset neto teridentifikasi entitas asosiasi melebihi nilai perolehannya dalam kasus
              pembelian diskon, selisih tersebut diakui pada laba rugi.


          (iii) Pengaturan bersama
                Menurut PSAK 66, pengaturan bersama diklasifikasikan sebagai operasi bersama atau ventura
                bersama bergantung pada hak dan kewajiban kontraktual para investor bukan struktur hukum dari
                pengaturan bersama. Grup telah menilai sifat dari pengaturan bersama dan menentukan
                pengaturan tersebut sebagai ventura bersama. Ventura bersama dicatat menggunakan metode
                ekuitas, setelah pada awalnya diakui sebagai biaya pada laporan posisi keuangan konsolidasian.



          (iv) Metode ekuitas
               Pada metode ekuitas, investasi pada awalnya dicatat pada biaya perolehan dan selanjutnya
               disesuaikan untuk mengakui bagian investor atas laba rugi pasca akuisisi dari investee pada laba
               rugi dan bagiannya dalam pergerakan penghasilan komprehensif lainnya dari investee pada
               penghasilan komprehensif lainnya.


               Keuntungan yang belum terealisasi atas transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi atau
               ventura bersama dieliminasi sebesar kepentingan Grup dalam entitas-entitas tersebut. Kerugian
               yang belum direalisasi juga dieliminasi kecuali transaksi tersebut memberikan bukti penurunan
               nilai atas aset yang dialihkan. Kebijakan akuntansi entitas asosiasi atau ventura bersama telah
               diubah jika diperlukan untuk memastikan konsistensi dengan kebijakan yang diterapkan oleh
               Grup.


               Jika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama sama dengan atau melebihi
               kepentingannya pada entitas asosiasi atau ventura bersama, termasuk piutang tanpa agunan,
               Grup menghentikan pengakuan bagian kerugiannya, kecuali Grup memiliki kewajiban atau
               melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama.

               Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat bukti objektif bahwa telah
               terjadi penurunan nilai atas investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama. Jika demikian,
               maka nilai tercatat dari investasi yang dicatat dengan akuntansi ekuitas diuji untuk penurunan nilai
               sesuai dengan kebijakan yang dijelaskan pada Catatan 2m.


               Dividen yang diterima dan yang akan diterima dari entitas asosiasi atau ventura bersama diakui
               sebagai pengurang jumlah tercatat investasi.




                                                            14
Page 18
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     d. Penjabaran mata uang asing
         (i) Mata uang fungsional dan penyajian
             Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang fungsional
             Perusahaan dan mata uang penyajian Grup. Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan
             konsolidasian setiap entitas anak di dalam Grup diukur menggunakan mata uang dari lingkungan
             ekonomi utama dimana entitas tersebut beroperasi (“mata uang fungsional”).


                 Untuk tujuan konsolidasi, untuk entitas anak Grup yang memiliki mata uang fungsional berbeda,
                 maka aset dan liabilitas entitas anak Grup ditranslasikan dengan kurs tengah Bank Indonesia
                 pada akhir periode pelaporan. Sementara itu, pendapatan dan beban ditranslasikan dengan kurs
                 rata-rata dari kurs tengah Bank Indonesia selama periode laporan laba rugi.


                 Selisih yang timbul dari penjabaran laporan keuangan konsolidasian entitas anak Grup tersebut ke
                 dalam Rupiah disajikan dalam akun “Penghasilan komprehensif lainnya” pada ekuitas dalam
                 laporan posisi keuangan konsolidasian.


          (ii)   Transaksi dan saldo
                 Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan menjadi mata uang fungsional menggunakan kurs
                 yang berlaku pada tanggal transaksi.

                 Pada setiap tanggal pelaporan, setiap aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
                 dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah disesuaikan untuk mencerminkan kurs penutup.
                 Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang
                 asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing menggunakan kurs
                 yang berlaku pada akhir periode pelaporan diakui di dalam laba rugi.


                 Kurs Dolar Amerika Serikat (Dolar AS atau AS$) terhadap Rupiah berdasarkan kurs tengah yang
                 diterbitkan oleh bank Indonesia per 31 Maret 2024 adalah Rp15.853 dan per 31 Desember 2023
                 dalam nilai penuh adalah Rp15.416.


     e.   Transaksi dengan Pihak Berelasi
          Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. Definisi pihak berelasi sesuai dengan yang
          diatur dalam PSAK 7, "Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi".


          Seluruh transaksi yang material dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan
          keuangan konsolidasian.


     f.   Kas dan Setara Kas
          Kas dan setara kas termasuk kas, bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam jangka waktu
          tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak
          dibatasi penggunaannya.


          Bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya disajikan pada akun aset lain-lain “kas
          yang dibatasi penggunaannya” dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.




                                                            15
Page 19
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     g. Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain
         Piutang usaha adalah jumlah tagihan dari pelanggan untuk barang yang dijual atau jasa yang diberikan
         dalam transaksi bisnis pada umumnya. Piutang lain-lain adalah jumlah tagihan dari pihak ketiga atau
         pihak yang berelasi di luar kegiatan usaha. Jika pembayaran piutang diharapkan selesai dalam satu
         tahun atau kurang (atau dalam siklus normal operasi dari bisnis jika lebih lama), piutang tersebut
         dikelompokkan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang tersebut disajikan sebagai aset tidak lancar.



          Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan kemudian diukur pada
          biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi dengan
          provisi atas penurunan nilai.


          Kolektibilitas piutang usaha dan piutang lain-lain ditinjau secara berkala. Piutang yang diketahui tidak
          tertagih, dihapuskan dengan secara langsung mengurangi nilai tercatatnya. Akun provisi digunakan
          ketika terdapat bukti yang objektif bahwa Perusahaan tidak dapat menagih seluruh atau sebagian nilai
          terutang sesuai dengan persyaratan awal piutang.

          Kesulitan keuangan signifikan yang dialami debitur, debitur dinyatakan pailit atau melakukan
          reorganisasi keuangan dan gagal bayar atau menunggak pembayaran merupakan indikator yang
          dianggap dapat menunjukan adanya penurunan nilai piutang. Arus kas terkait dengan piutang jangka
          pendek tidak didiskontokan apabila efek diskonto tidak material.


          Jumlah kerugian penurunan nilai diakui pada laba rugi dan disajikan sebagai “(beban)/pendapatan lain-
          lain, neto” untuk piutang usaha dan piutang lain-lain. Ketika piutang usaha dan piutang lain-lain, yang
          rugi penurunan nilainya telah diakui, tidak dapat ditagih pada periode selanjutnya, maka piutang
          tersebut dihapusbukukan dengan mengurangi akun provisi. Jumlah yang selanjutnya dapat ditagih
          kembali atas piutang yang sebelumnya telah dihapusbukukan, dikreditkan terhadap
          “(beban)/pendapatan lain-lain, neto” pada laba rugi.


     h.   Persediaan
          Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi bersih (the
          lower of cost or net realizable value). Biaya perolehan persediaan di nilai dengan menggunakan metode
          Rata-rata (Average method). Penyisihan persediaan usang dan penyisihan penurunan nilai persediaan
          ditentukan untuk menyesuaikan nilai persediaan ke nilai realisasi bersih.


          Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah dikurangi dengan
          taksiran biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan.




                                                           16
Page 20
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     i.  Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka
         Pembayaran dimuka adalah biaya yang dibayar dimuka dan dicatat sebagai aset sebelum
         dimanfaatkan. Akun ini terdiri dari uang muka pembelian dan biaya dibayar dimuka. Uang muka
         pembelian merupakan pembayaran dimuka atas pembelian perlengkapan keperluan operasional dan
         beban lainnya. Pembayaran dimuka dialokasikan selama jangka waktu pembayaran dan dibebankan ke
         akun yang sesuai dalam laporan laba rugi saat terjadinya. Pembayaran dimuka yang diharapkan akan
         terealisasi dalam waktu tidak lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan, diklasifikasikan sebagai
         aset lancar, selebihnya, diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.


     j.   Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan
          Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan diukur pada nilai yang lebih rendah
          antara jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.


          Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan harus diklasifikasikan sebagai dimiliki
          untuk dijual jika jumlah tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan dari pada
          melalui pemakaian berlanjut.


          Kondisi ini dapat terpenuhi hanya ketika investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset
          lepasan berada dalam keadaan segera dapat dijual dan penjualannya harus sangat mungkin terjadi.
          Manajemen harus berkomitmen terhadap rencana penjualan tersebut, yang diperkirakan memenuhi
          ketentuan pengakuan sebagai penjualan dalam waktu satu tahun dari tanggal klasifikasi.


     k.   Aset Tetap dan Penyusutan
          Pemilikan Langsung
          Perusahaan dan Entitas Anak melakukan perubahan kebijakan akuntansi aset tetap untuk kelompok
          tanah dan bangunan pada tahun 2017, semula dicatat berdasarkan metode biaya perolehan, menjadi
          metode revaluasi, yang dihitung oleh penilai independen. Perubahan kebijakan akuntansi ini dilakukan
          dengan tujuan agar Laporan Keuangan Konsolidasian dapat menggambarkan investasi Perusahaan
          dan Entitas Anak dalam aset tetap kelompok tanah dan bangunan dan perubahan dalam investasi
          tersebut sesuai dengan nilai pasar pada periode Laporan Keuangan Konsolidasian (Catatan 10).

          Aset tetap tanah dan bangunan dinyatakan berdasarkan nilai revaluasi yang merupakan nilai wajar
          pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi
          setelah tanggal revaluasi. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang memadai untuk memastikan
          bahwa jumlah tercatat tidak berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan dengan
          menggunakan nilai wajar pada tanggal pelaporan.
          Kenaikan yang berasal dari revaluasi tanah dan bangunan diakui pada penghasilan komprehensif lain
          dan terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasi, kecuali sebelumnya penurunan
          revaluasi atas aset tetap yang sama pernah diakui dalam laporan laba rugi, dalam hal ini kenaikan
          revaluasi hingga sebesar penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laba rugi.
          Penurunan jumlah tercatat berasal dari revaluasi dibebankan dalam laba rugi apabila penurunan
          tersebut melebihi nilai saldo surplus revaluasi aset yang bersangkutan, jika ada.

          Surplus revaluasi tanah dan bangunan yang telah disajikan dalam ekuitas dipindahkan langsung ke
          saldo laba pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya.

          Grup menganalisis fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam menentukan
          akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan




                                                          17
Page 21
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     k. Aset Tetap dan Penyusutan (lanjutan)
         Aset tetap pemilikan langsung kecuali tanah disajikan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
         penyusutan dan rugi penurunan nilai aset, jika ada dan disusutkan dengan menggunakan metode Garis
         Lurus (Straight-line) dengan taksiran masa manfaat keekonomian aset tetap sebagai berikut:


                                                                                                  Tahun
         Bangunan Permanen                                                                          20
         Kendaraan                                                                                 4-8
         Perabotan dan Peralatan                                                                   4-8

         Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan dalam laba rugi pada saat terjadinya biaya-biaya
         tersebut, sedangkan pengeluaran dalam jumlah besar dan sifatnya meningkatkan kondisi aset secara
         signifikan dikapitalisasi. Semua pengeluaran setelah perolehan awal aset tetap akan ditambah
         (kapitalisasi) pada jumlah tercatat aset yang bersangkutan.


         Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat
         ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang
         timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
         pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laba rugi pada periode/tahun aset tersebut
         dihentikan pengakuannya.


         Secara berkala, nilai residu, metode penyusutan dan masa manfaat setiap aset ditelaah, dan
         disesuaikan jika perlu.


         Keuntungan dan kerugian yang timbul dari pelepasan aset tetap ditentukan sebesar perbedaan antara
         penerimaan hasil pelepasan dan jumlah tercatat aset tersebut dan diakui dalam akun
         “(Beban)/penghasilan lain-lain, bersih” di laba rugi.

         Aset Tetap dalam Pembangunan
         Aset tetap dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari
         aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke masing-masing aset tetap pada saat aset
         tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan, dan penyusutan mulai dibebankan pada saat itu.

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     l.  Aset keuangan
         (i) Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran
             Grup menerapkan PSAK 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait
             klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi lindung
             nilai.


              Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan ditentukan berdasarkan jenis aset. Untuk aset
              keuangan berupa instrumen utang, pengklasifikasiannya harus didasarkan pada model bisnis dan
              arus kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.




                                                         18
Page 22
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     l.  Aset keuangan (lanjutan)
         (i) Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran (lanjutan)
             Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
             a) Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
             b) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                  komprehensif lain.


              Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis Grup dan persyaratan kontraktual arus kas - apakah
              penentuan arus kasnya semata dari pembayaran pokok dan bunga.


              Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal.


              Grup melakukan reklasifikasi instrumen utang jika dan hanya jika terdapat perubahan model bisnis
              atas aset keuangan tersebut.


              Untuk investasi pada instrumen ekuitas yang bukan termasuk dimiliki untuk diperdagangkan,
              tergantung apakah Grup telah melakukan pemilihan yang tidak dapat dibatalkan pada saat
              pengakuan awal untuk instrumen ekuitas yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan
              komprehensif lain.


              Grup melakukan reklasifikasi instrumen utang jika dan hanya jika terdapat perubahan model bisnis
              atas aset keuangan tersebut.

              Pembelian dan penjualan aset keuangan diakui pada saat tanggal perdagangan dimana, Grup
              berkomitmen untuk membeli atau menjual aset keuangan. Aset keuangan dihentikan
              pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut telah
              kedaluwarsa atau dialihkan dan Grup telah mengalihkan secara substansial risiko dan manfaat
              atas kepemilikan.


              Saat pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajar ditambah dengan, dalam
              hal aset keuangan diukur dengan nilai wajar tidak melalui laba rugi, biaya transaksi yang dapat
              diatribusikan secara langsung pada akuisisi aset keuangan. Biaya transaksi atas aset keuangan
              pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan pada laba rugi.




                                                         19
Page 23
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     l.  Aset keuangan (lanjutan)
         (i) Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran (lanjutan)
             Instrumen utang
             Pengukuran selanjutnya atas instrumen utang bergantung kepada model bisnis Grup dalam
             mengelola aset dan karakteristik dari arus kas. Berikut adalah kategori pengukuran dalam
             mengklasifikan instrumen utang:

             •   Biaya perolehan diamortisasi: Aset yang dimiliki untuk pengumpulan arus kas kontraktual,
                 dimana arus kas tersebut merupakan pembayaran pokok dan bunga, diukur dengan biaya
                 perolehan diamortisasi. Penghasilan bunga dari aset keuangan ini termasuk dalam penghasilan
                 keuangan menggunakan metode suku bunga efektif. Laba atau rugi yang timbul dari
                 penghentian pengakuan diakui secara langsung dalam laba rugi dan disajikan dalam
                 keuntungan/ (kerugian) lainnya bersama dengan keuntungan dan kerugian selisih kurs.
                 Penurunan nilai aset keuangan disajikan terpisah dalam laba rugi.
             •   Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain: Aset yang dimiliki untuk pengumpulan arus
                 kas kontraktual dan untuk penjualan keuangan aset, dimana arus kas aset merupakan
                 pembayaran pokok dan bunga diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
                 Mutasi dalam jumlah tercatat dilakukan melalui penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk
                 pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, pendapatan bunga dan keuntungan dan
                 kerugian selisih kurs, yang diakui dalam laba rugi. Ketika aset keuangan dihentikan
                 pengakuannya, akumulasi keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam
                 penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi pada
                 pendapatan/(beban) lain-lain. Pendapatan bunga dari aset keuangan ini termasuk dalam
                 penghasilan keuangan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan dan kerugian
                 selisih kurs disajikan pada pendapatan/(beban) lain-lain, dan penurunan nilai disajikan pada
                 bagian terpisah dalam laba rugi.


             Instrumen ekuitas
             Grup selanjutnya mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar. Dimana manajemen Grup
             telah memilih untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar dari investasi ekuitas pada
             penghasilan komprehensif lain. Tidak ada reklasifikasi selanjutnya atas keuntungan dan kerugian
             dari nilai wajar ke laba rugi setelah penghentian pengakuan investasi. Dividen dari investasi
             tersebut terus diakui dalam laba rugi sebagai penghasilan lainnya ketika hak Grup untuk
             menerima pembayaran ditetapkan. Kerugian penurunan nilai pada investasi ekuitas yang diukur
             pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tidak dilaporkan secara terpisah dari
             perubahan nilai wajarnya.




                                                        20
Page 24
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     l.  Aset keuangan (lanjutan)
         (i) Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran (lanjutan)
             Pada 31 Maret 2024 dan Desember 2023, Grup telah memilih untuk mengukur seluruh aset
             keuangan instrumen ekuitas pada nilai wajar melalui laporan laba rugi komprehensif. Perubahan
             nilai wajar aset keuangan tersebut dicatat pada akun penghasilan komprehensif lain di bagian
             ekuitas pada neraca dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi pada saat dihentikan
             pengakuannya.


          (ii)   Penghentian pengakuan
                 Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari investasi
                 tersebut telah jatuh tempo atau telah ditransfer dan Grup telah mentransfer secara substansial
                 seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset.


                 Ketika aset keuangan instrumen ekuitas yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan pada nilai
                 wajar melalui penghasilan komprehensif lain dihentikan pengakuannya, akumulasi penyesuaian
                 nilai wajar yang diakui pada ekuitas tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.


          (iii) Saling hapus antar instrumen
                Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan
                posisi keuangan konsolidasian jika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
                melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan terdapat maksud untuk
                menyelesaikan secara bersih atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
                bersamaan.


                 Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara
                 hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan
                 atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.

     m.   Penurunan nilai dari aset keuangan
          Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur Kerugian Kredit Ekspektasian
          (“KKE”) yang menggunakan cadangan KKE seumur hidup berdasarkan basis forward-looking untuk
          seluruh saldo piutang usaha. Selain untuk piutang usaha, Grup menerapkan pendekatan umum untuk
          mengukur KKE.


          Grup menilai berdasarkan basis forward-looking untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian terhadap
          instrumen utang yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Metode
          penurunan nilai dilakukan dengan mempertimbangkan apakah risiko kredit telah meningkat secara
          signifikan.




                                                            21
Page 25
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     n. Utang usaha
         Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau jasa yang telah diperoleh dari pemasok
         dalam kegiatan usaha normal. Utang usaha dikelompokkan sebagai liabilitas jangka pendek apabila
         pembayaran jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang. Jika tidak, utang usaha tersebut
         disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.


          Utang usaha pada awalnya diukur sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
          diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif.


     o.   Kombinasi Bisnis
          Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode Akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi
          diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
          jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi
          mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar atau pun pada proporsi kepemilikan
          KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
          dibebankan langsung pada tahun berjalan.


          Pada tanggal akuisisi, selisih lebih antara penjumlahan imbalan yang dialihkan dan jumlah yang diakui
          untuk KNP dengan aset teridentifikasi dan liabilitas yang diambil-alih (aset neto) dicatat sebagai
          goodwill. Jika imbalan lebih rendah dari nilai wajar aset neto dari Perusahaan yang diakuisisi maka
          selisihnya diakui dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian.


          Transaksi yang dilakukan dengan entitas sepengendali diterapkan metode Penyatuan Kepemilikan.
          Transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali berupa pengalihan bisnis yang dilakukan dalam
          rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama, bukan
          perubahan pemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi demikian tidak menimbulkan
          laba rugi bagi seluruh kelompok usaha atau bagi entitas individual dalam kelompok usaha tersebut.
          Selisih antara harga pengalihan dengan jumlah tercatat dari setiap transaksi kombinasi bisnis antara
          entitas sepengendali pada tanggal pengalihan dicatat sebagai “Tambahan Modal Disetor”.



     p.   Pendapatan dan beban
          Pendapatan
          Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah penilaian:
          a) Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
          b) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam
              kontrak untuk mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada pelanggan.
          c) Tentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan menjadi hak
              entitas sebagai imbalan untuk mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan.
              Jika pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel, Grup memperkirakan
              jumlah imbalan yang diharapkan berhak sebagai imbalan atas pengalihan barang atau jasa yang
              dijanjikan kepada pelanggan dikurangi perkiraan jumlah jaminan tingkat layanan yang akan
              dibayarkan selama masa kontrak.




                                                          22
Page 26
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     p. Pendapatan dan beban (lanjutan)
         Pendapatan (lanjutan)
         d) Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri
             sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak
             dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi berdasarkan biaya
             ekspektasian ditambah margin.
         e) Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer barang atau
             jasa yang dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang
             atau jasa tersebut).


          Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut:
          a) Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam memindahkan barang ke pelanggan); atau
          b) Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam memberikan pelayanan pada pelanggan). Untuk
              kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, Grup memilih ukuran kemajuan yang
              sesuai untuk menentukan jumlah pendapatan yang harus diakui ketika kewajiban pelaksanaan
              dipenuhi.


          Pendapatan Sewa
          Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa
          sewa. Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa tambahan ke
          jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui dengan dasar Garis Lurus selama masa sewa.


          Uang muka sewa yang diterima dari penyewa dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima dimuka
          dan akan diakui sebagai pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak sewa yang berlaku.



          Pendapatan Hotel
          Pendapatan sewa hotel dan pendapatan hotel lainnya diakui pada saat jasa diberikan atau barang
          diserahkan.


          Pendapatan Spa
          Pendapatan dari spa diakui pada saat jasa diberikan kepada pelanggan.

          Beban
          Beban diakui pada saat terjadi berdasarkan konsep akrual.

          Pendapatan bunga dan beban bunga diakui dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
          Lain Konsolidasian secara akrual menggunakan metode Suku Bunga Efektif.




                                                            23
Page 27
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     q. Pajak penghasilan kini dan tangguhan
         Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak tersebut diakui dalam laba
         rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang langsung diakui dalam
         ekuitas atau dalam penghasilan komprehensif lain. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui
         dalam ekuitas atau penghasilan komprehensif lain.


          Pajak penghasilan kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang telah diberlakukan pada tanggal
          posisi keuangan.


          Pajak penghasilan tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak
          atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya. Pajak penghasilan tangguhan diukur menggunakan
          tarif pajak yang telah berlaku atau secara substantif berlaku pada tanggal pelaporan dan yang
          diharapkan akan diterapkan pada saat aset pajak tangguhan yang bersangkutan direalisasi atau pada
          saat liabilitas pajak tangguhan diselesaikan.


          Aset pajak penghasilan tangguhan diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba kena pajak pada
          masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer yang menimbulkan aset
          pajak tangguhan tersebut.


          Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang
          berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini
          dan apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang
          sama, baik atas entitas kena pajak yang sama ataupun berbeda dan adanya niat untuk melakukan
          penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto.


     r.   Sewa
          Suatu kontrak mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan
          penggunaan aset selama jangka waktu tertentu yang dipertukarkan dengan imbalan. Entitas menyewa
          aset tetap tertentu dengan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa.


          Aset hak-guna diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan
          penurunan nilai. Aset hak guna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur
          manfaat aset hak-guna atau masa sewa.


          Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar. Setiap pembayaran sewa
          dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. Liabilitas sewa, disajikan sebagai
          liabilitas jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan atau kurang yang
          disajikan sebagai liabilitas jangka pendek. Unsur bunga dalam biaya keuangan dibebankan ke laba rugi
          selama masa sewa yang menghasilkan tingkat suku bunga konstan atas sisa saldo liabilitas.



          Grup tidak mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk:
          - Sewa jangka-pendek yang memiliki masa sewa dua belas (12) bulan atau kurang; atau
          - Sewa yang asetnya bernilai rendah. Pembayaran yang dilakukan untuk sewa tersebut dibebankan
             ke laba rugi dengan dasar garis lurus selama masa sewa.




                                                          24
Page 28
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     s. Liabilitas manfaat karyawan
         Entitas mengakui liabilitas atas imbalan kerja karyawan berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja atau
         Perjanjian Kerja Bersama. Nilai kini liabilitas imbalan pasti, beban jasa kini dan beban jasa lalu
         ditentukan dengan menggunakan metode penilaian “Projected Unit Credit” .


          Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas di masa depan
          dengan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah jangka panjang pada akhir periode pelaporan
          dalam mata uang Rupiah sesuai dengan mata uang di mana imbalan tersebut akan dibayarkan dan
          yang memiliki jangka waktu yang sesuai dengan liabilitas imbalan pensiunan yang bersangkutan.



          Pengukuran kembali yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial
          langsung diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lainnya.


          Biaya jasa lalu yang timbul dari amendemen atau kurtailmen program diakui sebagai beban dalam laba
          rugi pada saat terjadinya.


     t.   Aset dan liabilitas pengampunan pajak
          Grup telah menerapkan PSAK 70 mengenai "Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak".
          PSAK ini mengatur mengenai perlakuan akuntansi atas aset dan liabilitas pengampunan pajak sesuai
          dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak.


          Aset pengampunan pajak diukur sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset pengampunan pajak
          merupakan deemed cost dan menjadi dasar bagi Grup dalam melakukan pengukuran setelah
          pengakuan awal.

          Liabilitas pengampunan pajak diukur sebesar kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau
          setara kas untuk menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan perolehan aset
          pengampunan pajak.

          Selisih antara aset pengampunan pajak dan liabilitas pengampunan pajak diakui di ekuitas dalam pos
          tambahan modal disetor. Grup mengakui uang tebusan yang dibayarkan pada laba rugi pada periode
          Surat Keterangan disampaikan.

     u.   Provisi
          Provisi diakui ketika Perusahaan dan Entitas Anak memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun
          konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Perusahaan dan Entitas Anak
          diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat
          dibuat.

          Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk
          menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan
          ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang
          diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas.




                                                           25
Page 29
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     v. Laba Per Saham Dasar
         Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan dengan jumlah rata-rata
         tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan.

         Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, Perusahaan menyesuaikan laba atau rugi yang
         dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang
         saham yang beredar, atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.



3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
     Asumsi kelangsungan usaha
     Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa Perusahaan tetap dapat melangsungkan usahanya. laporan
     keuangan konsolidasian ini tidak mencakup penyesuaian-penyesuaian yang mungkin timbul sebagai
     dampak dari ketidakpastian tersebut.


     Estimasi dan asumsi ini memiliki risiko dan ketidakpastian; sehingga ada kemungkinan bahwa perubahan
     situasi akan mengubah proyeksi ini, yang selanjutnya dapat mempengaruhi kelangsungan usaha
     Perusahaan. Dalam keadaan seperti itu, asumsi kelangsungan usaha Perusahaan dapat berubah.


     Perusahaan telah mengidentifikasi hal-hal berikut dimana diperlukan pertimbangan, estimasi, dan asumsi
     dan dimana hasil aktual dapat berbeda dari estimasi tersebut jika menggunakan asumsi dan kondisi yang
     berbeda dan dapat mempengaruhi secara material hasil keuangan atau posisi keuangan Perusahaan yang
     dilaporkan dalam periode mendatang.


     Rugi penurunan nilai piutang
     Perusahaan menilai penurunan nilai piutang pada setiap tanggal pelaporan. Dalam menentukan apakah rugi
     penurunan nilai harus dicatat dalam laba rugi, manajemen membuat penilaian, apakah terdapat bukti objektif
     bahwa kerugian telah terjadi. Manajemen juga membuat penilaian atas metodologi dan asumsi untuk
     memperkirakan jumlah dan waktu arus kas masa depan yang direviu secara berkala untuk mengurangi
     perbedaan antara estimasi kerugian dan kerugian aktualnya.


     Pajak penghasilan dan pajak lainnya
     Pertimbangan dan asumsi diperlukan dalam menentukan besaran fasilitas pengurang pajak dan investasi
     (capital allowance) dan pengurangan beban tertentu untuk tujuan fiskal selama proses estimasi atas
     perhitungan beban pajak penghasilan Perusahaan. Secara khusus, perhitungan beban pajak penghasilan
     Perusahaan melibatkan penafsiran terhadap peraturan perpajakan dan peraturan lainnya. Banyaknya
     transaksi dan perhitungan yang dapat menyebabkan ketidakpastian di dalam penentuan kewajiban pajak
     selama bisnis normal.


     Semua pertimbangan dan estimasi yang dibuat manajemen seperti yang diungkapkan di atas dapat
     dipertanyakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”) atau Auditor Pemerintah. Sebagai akibatnya, terjadi
     ketidakpastian dalam penentuan kewajiban pajak. Resolusi posisi pajak yang diambil oleh Perusahaan,
     dapat berlangsung bertahun-tahun dan sangat sulit untuk memprediksi hasil akhirnya. Apabila terdapat
     perbedaan perhitungan pajak dengan jumlah yang telah dicatat, perbedaan tersebut akan berdampak pada
     pajak penghasilan dan pajak tangguhan dalam tahun dimana penentuan pajak tersebut dibuat.




                                                          26
Page 30
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)
     Pajak penghasilan dan pajak lainnya (lanjutan)
     Aset pajak tangguhan, termasuk yang timbul dari rugi fiskal, besaran capital allowance, dan perbedaan
     temporer lainnya, diakui hanya apabila dianggap lebih mungkin daripada tidak bahwa mereka dapat diterima
     kembali, dimana hal ini tergantung pada kecukupan pembentukan laba kena pajak di masa depan. Sama
     seperti “penurunan nilai aset non-keuangan” asumsi atas laba kena pajak masa depan yang dapat
     dihasilkan sangat dipengaruhi oleh estimasi dan asumsi manajemen atas volume penjualan, harga
     komoditas, dan lain-lain; yang mana terpapar risiko dan ketidakpastian, sehingga terdapat kemungkinan
     perubahan keadaan akan mengubah proyeksi laba kena pajak di masa mendatang.


     Kewajiban imbalan pascakerja
     Nilai kini kewajiban imbalan pascakerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar
     aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk menentukan biaya/(penghasilan)
     pensiun neto mencakup tingkat diskonto dan kenaikan gaji di masa datang. Adanya perubahan pada asumsi
     ini akan mempengaruhi jumlah tercatat kewajiban imbalan pascakerja.


     Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan kenaikan gaji masa datang yang sesuai pada akhir tahun
     pelaporan. Tingkat diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai kini
     atas estimasi arus kas keluar masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan kewajiban imbalan
     pascakerja. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat
     suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang imbalan akan dibayar dan memiliki
     jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu kewajiban imbalan pascakerja yang terkait.


     Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan mengumpulkan data historis mengenai perubahan
     gaji dasar pekerja dan menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis masa datang.

     Penurunan nilai aset nonkeuangan dan aset tetap
     Jumlah nilai yang dapat dipulihkan kembali dari sebuah aset atau kelompok aset penghasil kas diukur
     berdasarkan nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai.
     Penentuan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai mewajibkan manajemen untuk
     membuat estimasi dan asumsi atas tingkat produksi yang diharapkan dan volume penjualan, harga
     komoditas (mempertimbangkan harga saat ini dan harga masa lalu, tren harga dan faktor-faktor terkait),
     cadangan (lihat ‘Estimasi Cadangan’), biaya operasi, biaya penutupan dan rehabilitasi serta belanja modal di
     masa depan. Estimasi dan asumsi ini terpapar risiko dan ketidakpastian; sehingga terdapat kemungkinan
     perubahan situasi yang dapat mengubah proyeksi ini, sehingga dapat mempengaruhi nilai aset yang dapat
     dipulihkan kembali. Dalam keadaan seperti itu, sebagian atau seluruh nilai tercatat aset mungkin akan
     mengalami penurunan nilai lebih lanjut atau terjadi pengurangan rugi penurunan nilai yang dampaknya akan
     dicatat dalam laba rugi.




                                                           27
Page 31
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4.   KAS DAN SETARA KAS
     Rincian kas dan setara kas pada 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                31 Maret 2024       31 Desember 2023
     Kas                                                         1.185.803.610              1.191.185.291

     Kas di bank
     Pihak ketiga
       Rupiah
         PT Bank Central Asia Tbk                                 2.063.988.988            3.286.422.236
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                   1.467.255.350            1.345.086.215
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                              258.899.291              367.256.876
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                                     140.326.916              105.026.388
         PT Bank Pan Indonesia Tbk                                   16.541.208               16.629.744
         PT Bank Bukopin Tbk                                            574.803               15.983.088
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                             -                350.790.134
     Subtotal Kas di Bank                                         3.947.586.556            5.487.194.681

     Deposito Berjangka
     Pihak ketiga
       Rupiah
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                                   3.130.000.000            3.130.000.000
         PT Bank Capital                                          1.591.971.848            2.079.525.548
     Subtotal Deposito                                            4.721.971.848            5.209.525.548
     Jumlah                                                       9.855.362.014           11.887.905.520

     Deposito berjangka mempunyai jangka waktu 1 bulan dan memiliki tingkat bunga berkisar antara 5,25%-
     7,25% per tahun pada 31 Maret 2024 dan 4,25% - 4,85% per tahun pada 31 Desember 2023.


     Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 tidak terdapat bank yang dibatasi penggunaannya dan
     seluruh bank ditempatkan pada pihak ketiga.


5.   PIUTANG USAHA
     Akun ini merupakan piutang atas jasa penyewaan kamar hotel dan spa, berikut fasilitas dan penunjang
     lainnya dengan rincian per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:


     a. Berdasarkan pelanggan
                                                                31 Maret 2024       31 Desember 2023
        Pelanggan yang telah check out:
         Bank Bukopin                                              270.050.000                       -
         Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan                     152.040.000                10.500.000
         Kepolisian Negara Republik Indonesia                       78.633.866                       -
         PT Mitra Global Holiday                                    49.200.000                85.850.000
            Sub Jumlah                                             549.923.866                96.350.000




                                                       28
Page 32
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   PIUTANG USAHA (lanjutan)
     a. Berdasarkan pelanggan (lanjutan                      31 Maret 2024                31 Desember 2023
          Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah   22.000.000                              -
          Online Travel Agent                                    19.156.145                        4.423.704
          Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan             10.425.000                              -
          Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan                       -                        51.053.945
          Lain-lain (Saldo di bawah Rp 10.000.000)               35.300.146                      149.796.986
          Sub jumlah pelanggan yang telah check out             636.805.157                      301.624.635

         Pelanggan yang belum check out                                    81.937.913              80.305.175
         Kartu Kredit                                                         550.000              15.801.790
         Kartu Debit                                                       31.798.579               3.849.550
           Sub jumlah                                                     751.091.649             401.581.150
         Provisi atas penurunan nilai                                      (5.317.921)             (5.317.921)
         Jumlah                                                           745.773.728             396.263.229

     b. Berdasarkan umur
        Rincian piutang berdasarkan umur piutang per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
        berikut:


         Kategori Umur                                                31 Maret 2024       31 Desember 2023
         0 - 30 hari                                                     596.497.053             323.935.750
         31 - 60 hari                                                    133.919.596              62.246.682
         61 - 90 hari                                                             -               15.398.718
         > 90 hari                                                        20.675.000                     -
         Total                                                           751.091.649             401.581.150

     Kolektibilitas piutang usaha pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                    31 Maret 2024          31 Maret 2023
     Rata-rata Piutang usaha - Bersih                                  571.018.479                272.062.544
     Penjualan                                                       4.550.375.300              5.087.278.917
     Kolektibilitas Piutang                                           45,80 hari             19,52 hari

     Seluruh piutang usaha kepada pihak ketiga merupakan piutang kepada pelanggan dalam mata uang Rupiah
     serta tidak dikenakan jaminan dan bunga serta tidak digunakan sebagai jaminan kredit.


     Mutasi provisi penurunan nilai piutang lain-lain adalah sebagai berikut:
                                                                      31 Maret 2024       31 Desember 2023
     Saldo awal                                                               5.317.921           212.052.810
     Penambahan (pemulihan) Penyisihan                                                -          (206.734.889)
     Saldo akhir                                                              5.317.921             5.317.921

     Manajemen berpendapat bahwa provisi penurunan nilai piutang lain-lain tersebut cukup untuk menutupi
     kerugian dari tidak tertagihnya piutang.




                                                            29
Page 33
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   PIUTANG LAIN-LAIN
     Rincian piutang lain-lain per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                   31 Maret 2024        31 Desember 2023
     Pihak ketiga
       Karyawan                                                         41.675.000                 57.278.243
       Piutang Bunga                                                     1.041.248                  1.106.144
       Lain - lain                                                             -                          -
       Sub Jumlah                                                       42.716.248                 58.384.387

     Pihak berelasi (Catatan 12b)                                   2.008.239.877                2.008.239.877
     Jumlah                                                         2.050.956.125                2.066.624.264
      Provisi atas penurunan nilai                                            -                            -
     Jumlah piutang lain-lain                                       2.050.956.125                2.066.624.264


     Bagian lancar                                                     42.716.248                   58.384.387
     Bagian tidak lancar                                            2.008.239.877                2.008.239.877
     Jumlah                                                         2.050.956.125                2.066.624.264

     Seluruh piutang lain-lain merupakan piutang kepada pelanggan dalam mata uang Rupiah serta tidak
     dikenakan jaminan dan bunga.


     Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat tertagih sehingga tidak perlu dilakukan
     cadangan kerugian penurunan nilai.

7.   PERSEDIAAN
     Rincian persediaan Perseroan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
                                                                 31 Maret 2024      31 Desember 2023
     Makanan                                                         61.706.218              61.929.424
     Minuman                                                         54.565.012              60.102.109
     Lain-lain                                                      266.058.028             263.841.930
     Jumlah                                                         382.329.258             385.873.463

     Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban masing-masing sebesar Rp358.403.927 dan Rp370.576.250
     untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023.


     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi fisik dari persediaan, Manajemen berkeyakinan bahwa tidak
     perlu dilakukan penyisihan atas keusangan persediaan karena Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh
     persediaan dapat dijual atau digunakan sesuai dengan periode peruntukannya.


     Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, persediaan tidak diasuransikan atas resiko kerugian,
     kebakaran dan bencana alam. Manajemen memahami adanya risiko yang terkait sehubungan dengan
     persediaan yang tidak diasuransikan.




                                                          30
Page 34
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8.   PERLENGKAPAN

     Rincian perlengkapan Perseroan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
     berikut:
                                                               31 Maret 2024       31 Desember 2023
     Linen                                                      1.121.887.602            1.134.506.918
     Barang Pecah Belah                                           147.529.334              147.643.147
     Perkakas, Alat, Bahan bakar dan supply                       147.156.874              144.093.657
     Perangkat Makan Perak                                         28.806.704               28.806.704
     Seragam                                                        9.350.919                9.350.919
     Lain-lain                                                     53.723.552               53.723.552
     Jumlah                                                     1.508.454.985            1.518.124.897

9.   UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA
     Rincian uang muka dan biaya dibayar dimuka Perseroan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember
     2023 adalah sebagai berikut :


                                                               31 Maret 2024       31 Desember 2023
     Uang muka:
      Uang muka pembelian                                         226.671.064              186.100.989
      Uang muka karyawan                                           47.000.000               31.000.000
       Lain-lain                                                          -                  9.656.300
     Jumlah uang muka                                             273.671.064              226.757.289

     Biaya dibayar dimuka
       Perijinan                                                   463.087.786             115.313.596
       Beban Tangguhan                                             286.782.682                     -
       Asuransi                                                    151.340.612             204.631.658
       Kontrak Service                                              82.402.177              48.294.102
       Sewa                                                         54.450.000              71.362.820
       Lain-lain                                                           -                16.079.017
     Jumlah biaya dibayar dimuka                                 1.038.063.257             455.681.193
     Jumlah                                                      1.311.734.321             682.438.482

     Bagian lancar                                               1.302.472.654             670.735.530
     Bagian tidak lancar                                             9.261.667              11.702.952
     Jumlah                                                      1.311.734.321             682.438.482

     Beban tangguhan adalah biaya THR, dan biaya-biaya operasional lainnya yang diamortisasi selama satu
     tahun.




                                                      31
Page 35
                                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                         31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP

   Rincian Aset tetap per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
                                                                                                 2024
                                                                                                         Saldo Akhir
                                                                                                          Sebelum                 Revaluasi
                                   Saldo Awal      Penambahan      Pengurangan     Reklasifikasi          Revaluasi            (Penurunan Nilai)        Saldo Akhir

   Biaya Perolehan:

    Pemilikan Langsung

      Tanah                      332.483.700.000             -               -               -          332.483.700.000                            -    332.483.700.000

      Bangunan                    73.789.700.000             -               -               -           73.789.700.000                            -     73.789.700.000

      Kendaraan                    8.373.340.022             -               -               -            8.373.340.022                            -      8.373.340.022

      Perabot dan peralatan       15.056.488.374      7.775.000              -               -           15.064.263.374                            -     15.064.263.374
    Jumlah Pemilikan Langsung    429.703.228.396      7.775.000              -               -          429.711.003.396                            -    429.711.003.396
    Aset Hak Guna
      Kendaraan                     282.600.000              -               -               -             282.600.000                             -       282.600.000
    Jumlah Aset Hak Guna            282.600.000              -               -               -             282.600.000                             -       282.600.000
    Aset Tetap dalam
      Pembangunan                   427.207.136     267.381.000              -               -             694.588.136                             -       694.588.136
    Jumlah                       430.413.035.532    275.156.000              -               -          430.688.191.532                            -    430.688.191.532


   Akumulasi Penyusutan:

    Pemilikan Langsung

      Bangunan                               -     1.388.161.730             -               -            1.388.161.730                            -      1.388.161.730

      Kendaraan                    7.842.390.639     59.542.668              -               -            7.901.933.307                            -      7.901.933.307

      Perabot dan peralatan       13.220.130.379    173.560.851              -               -           13.393.691.230                            -     13.393.691.230
    Jumlah Pemilikan Langsung     21.062.521.018   1.621.265.249             -               -           22.683.786.267                            -     22.683.786.267

    Aset Hak Guna

      Kendaraan                       23.550.000      8.831.250              -               -               32.381.250                            -         32.381.250

    Jumlah Aset Hak Guna              23.550.000      8.831.250              -               -               32.381.250                            -         32.381.250
   Nilai buku - bersih           409.326.964.514                                                                                                        407.972.024.015


                                                                                                 2023
                                                                                                         Saldo Akhir
                                                                                                          Sebelum
                                   Saldo Awal      Penambahan      Pengurangan     Reklasifikasi          Revaluasi       Revaluasi (Penurunan Nilai)   Saldo Akhir


   Biaya Perolehan:

    Pemilikan Langsung

      Tanah                      307.798.580.933             -               -               -          307.798.580.933              24.685.119.067     332.483.700.000

      Bangunan                    84.623.631.725             -               -               -           84.623.631.725              (10.833.931.725)    73.789.700.000

      Kendaraan                    8.535.840.022             -      162.500.000              -            8.373.340.022                            -      8.373.340.022

      Perabot dan peralatan       13.666.533.232   1.108.403.308     91.500.000     373.051.834          15.056.488.374                            -     15.056.488.374
    Jumlah Pemilikan
      Langsung                   414.624.585.912   1.108.403.308    254.000.000     373.051.834         415.852.041.054              13.851.187.342     429.703.228.396

    Aset Hak Guna
      Bangunan                     4.503.363.000             -     4.503.363.000             -                      -                              -                  -
      Kendaraan                              -      282.600.000              -               -             282.600.000                             -       282.600.000
                                                                                                                   -                                               -

                                   4.503.363.000    282.600.000    4.503.363.000             -             282.600.000                             -       282.600.000

    Aset Tetap dalam
      Pembangunan                   373.051.834     427.207.136              -      (373.051.834)          427.207.136                             -       427.207.136

    Jumlah                       419.501.000.746   1.818.210.444   4.757.363.000             -          416.561.848.190              13.851.187.342     430.413.035.532

   Akumulasi Penyusutan:

    Pemilikan Langsung

      Bangunan                    19.638.025.715   4.624.929.000             -               -           24.262.954.715              (24.262.954.715)                 -

      Kendaraan                    7.766.719.969    238.170.670     162.500.000              -            7.842.390.639                            -      7.842.390.639

      Perabot dan peralatan       12.800.615.025    511.015.354      91.500.000              -           13.220.130.379                            -     13.220.130.379

    Jumlah Pemilikan Langsung     40.205.360.709   5.374.115.024    254.000.000              -           45.325.475.733              (24.262.954.715)    21.062.521.018

    Aset Hak Guna

      Bangunan                     4.503.363.000             -     4.503.363.000             -                      -                              -                  -

      Kendaraan                              -       23.550.000              -               -               23.550.000                            -         23.550.000

    Jumlah Aset Hak Guna           4.503.363.000     23.550.000    4.503.363.000             -               23.550.000                            -         23.550.000
   Nilai buku - bersih           374.792.277.037                                                                                                        409.326.964.514




                                                                                   32
Page 36
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)

    Tanah milik Perusahaan dan Entitas Anak merupakan tanah yang berlokasi di Jakarta Pusat
    (Pejompongan), Jakarta Selatan (Falatehan dan Pondok Pinang), Kepulauan Seribu, NTT (Tanjung Karoso)
    dan Bali (Canggu) dengan total area seluas masing-masing seluas 1.175.063m2 pada 31 Desember 2023
    dan 2022.

    Atas tanah di Kepulauan Seribu, Perusahaan menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB)
    tertanggal 8 Mei 2015 dengan PT Setia utama Island atas pembelian sebuah villa dengan total area
    seluas 1.500 m2 yang berlokasi di Pulau Tengah, Kepulauan Seribu dengan harga beli sebesar
    Rp15.800.000.000. Aset tersebut telah diserah terima dengan baik oleh Perusahaan melalui berita acara
    serah terima dengan PT Setia utama Island. Sampai saat ini, akta jual beli masih dalam proses karena
    harus menunggu proses pemecahan sertifikat induk oleh penjual.

    Tanah, bangunan dan perabotan dan peralatan yang berlokasi di Jalan Falatehan I No.21-22, Melawai,
    Jakarta Selatan (Sotis Falatehan) dan di Jalan Raya Kayu Tulang, Desa Canggu (Sotis Villa Canggu)
    digunakan oleh PT Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak) untuk menjalankan kegiatan usaha perhotelan.
    Pada tahun 2023 dan 2022, tanah dan bangunan di Jalan Falatehan tersebut dijadikan sebagai jaminan
    sehubungan dengan pinjaman bank yang diperoleh Entitas Anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero)
    Tbk (Catatan 17).

    Aset dalam penyelesaian merupakan proyek pembangunan fasilitas pendukung hotel yang masih dalam
    tahap penyelesaian.

    Alokasi beban penyusutan adalah sebagai berikut:

                                                                   31 Maret 2024         31 Desember 2023
    Beban umum dan administrasi (Catatan 27)                        1.630.096.499              5.397.665.026
    Jumlah                                                          1.630.096.499              5.397.665.026

    Selain tanah dan bangunan, tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai wajar aset tetap dengan nilai
    tercatatnya.

    Biaya perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan sebesar Rp18.647.077.706
    dan Rp18.257.669.006 masing-masing pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.

    Aset tetap tidak termasuk tanah telah diasuransikan terhadap risiko akibat kerusakan, bencana alam,
    kebakaran dan risiko lainnya pada PT Asuransi Central Asia dengan nilai pertanggungan sebesar
    Rp75.608.702.676 pada per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023. Manajemen akan meningkatkan nilai
    pertanggungan tersebut untuk menutupi kerugian yang mungkin terjadi.


    Analisis laba (rugi) terkait yang timbul dari penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
                                                                        31 Maret 2024        31 Desember 2023
    Harga jual                                                                      -               113.120.000
    Nilai buku                                                                      -                       -
    Laba atas penjualan aset tetap                                                  -               113.120.000

    Perusahaan telah melakukan penilaian kembali aset tetap pada tahun 2023 dengan Laporan No.
    00068/2.0004-14/PI/03/0595/1/VI/2024 tanggal 28 Juni 2024 oleh KJPP Pung's Zulkarnain dan Rekan yang
    ditandatangani oleh Ir. Aguson Rosano. MAPPI (Cert.) Laporan penilaian tersebut dilakukan sesuai dengan
    Standar Penilaian Indonesia (SPI) yang ditentukan berdasarkan transaksi terkini dalam ketentuan yang
    wajar dan Peraturan Bapepam-LK No.VIII.C.4 tentang pedoman penilaian dan penyajian laporan penilaian
    properti di pasar modal. Penilaian kembali aset tetap untuk tanah pada tanggal 31 Desember 2023 hanya
    untuk tujuan akuntansi sesuai dengan PSAK No.16 tentang “Aset Tetap” dan tidak ditujukan untuk tujuan
    pajak. Penentuan nilai wajar dilakukan dengan metode pendekatan biaya.




                                                          33
Page 37
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                     31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)
                                                                     31 Desember 2023
    No.      Lokasi                     Alamat Aset                          Jenis Aset               Nilai Wajar            Metode Pendekatan


     1.   Jakarta        Jl. Falatehan I No. 21-22                     Tanah (523 m2)                    36.262.200.000     Pendekatan Biaya
                         Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan      Bangunan (3.020 m2)               21.744.000.000     dan Pendapatan
     2.   Jakarta        Jl. Penjernihan Bendungan                     Tanah (501 m2)                    29.904.700.000     Pendekatan Biaya
                         Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat             Bangunan (2.974 m2)               19.925.800.000     dan Pendapatan
     3.   Jakarta        Jl. Pinang Kuningan I No.25 Kel. Pondok       Tanah (3.027 m2)                  60.181.200.000     Pendekatan Pasar
                         Pinang      Kec. Kebayoran Lama Jakarta
                         Selatan
     4.   Jakarta        Lexington Apartement L : 26-06, Jl. Deplu     Bangunan - Apartemen                 2.020.600.000   Pendekatan Pasar
                         Raya No. 12, Bintaro Pesanggrahan Jakarta     Lexington (68 m2)
                         Selatan
                         Lexington Apartement L : 26-08, Jl. Deplu     Bangunan - Apartemen                 2.279.400.000   Pendekatan Pasar
                         Raya No. 12, Bintaro Pesanggrahan Jakarta     Lexington (76 m2)
                         Selatan
     5.   Jakarta        Pulau Tengah Kav. 51, Pulau Pari, Pulau       Tanah (1.500 m2)                  18.761.600.000     Pendekatan Biaya dan
                         Seribu Selatan, Kep. Seribu                                                                        Pendapatan
                                                                       Bangunan (1.677 m2)               17.608.500.000
     6.   Sumba Barat    Desa Tanjung Karoso, Kec. Kodi, Kab.          Tanah (1.162.282 m2)             135.615.700.000     Pendekatan
          Daya, Nusa     Sumba Barat Nusa Tenggara Timur                                                                    Pendapatan
     7.   Canggu, Bali   Jalan Raya Kayutulang,                        Tanah (7.230 m2)                  51.758.300.000     Pendekatan Biaya
                         Desa Canggu, Kec. Kuta Utara, Kab.            Bangunan (1.674 m2)               10.211.400.000     dan Pendapatan
                                                                         Jumlah                         406.273.400.000

    Surplus revaluasi aset tetap diikhtisarkan sebagai berikut:

                                                                                         Nilai Buku
    Jenis                                                       Nilai Wajar          Sebelum Revaluasi                Surplus Revaluasi

    Tanah                                                  332.483.700.000                307.798.580.933                     24.685.119.067
    Bangunan                                                73.789.700.000                 60.360.677.009                     13.429.022.991
    Jumlah                                                 406.273.400.000                368.159.257.942                     38.114.142.058


     Mutasi surplus revaluasi aset tetap untuk 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                 31 Maret 2024            31 Desember 2023            31 Desember 2022
     Saldo awal                                                  183.875.074.658            154.855.264.313                154.855.264.313
     Surplus revaluasi pada 31 Desember 2023                                   -             38.114.142.058                              -
     Kepentingan Non-Pengendali                                                                 (709.220.460)                            -
                                                                 183.875.074.658            192.260.185.911                154.855.264.313
     (Beban) Manfaat Pajak Penghasilan Terkait                                 -              (8.385.111.253)                            -
     Jumlah                                                      183.875.074.658            183.875.074.658                154.855.264.313

    Manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada indikasi penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Maret 2024
    dan 31 Desember 2023, berdasarkan evaluasi atas kondisi aset pada tanggal-tanggal tersebut.

11. ASET LAIN-LAIN

    Rincian aset lain-lain per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                 31 Maret 2024        31 Desember 2023
    Kas yang dibatasi penggunaannya                                1.200.000.000            1.200.000.000
    Jumlah                                                         1.200.000.000            1.200.000.000

    Kas yang di batasi penggunaannya adalah uang jaminan sehubungan dengan pinjaman kredit investasi BNI,
    yang dapat digunakan ketika hutang sudah lunas.




                                                                              34
Page 38
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI
    a. Sifat hubungan dengan pihak berelasi
       Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan dan Entitas Anak melakukan transaksi keuangan dengan
       pihak-pihak berelasi.

       Sifat Pihak Berelasi
       Hubungan dan jenis akun atau transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

        No.        Pihak Berelasi                  Hubungan                  Sifat Saldo Akun/Transaksi
         1.   Herman Herry Adranacus         Pemegang Saham dan          Utang lain-lain
                                            Komisaris Utama di Entitas
                                                      Anak
         2.   Vonny Kristiani                  Pemegang Saham           Piutang lain-lain
                                             Perusahaan dan Entitas
                                           Anak serta Komisaris Entitas
                                                      Anak
         3.   Cindy Angelina Adranacus           Pemegang Saham          Piutang lain-lain; Utang lain-lain
                                                   Perusahaan
         4.   PT Dwimukti Graha             Di bawah pengendali yang     Piutang lain-lain; Utang lain-lain
              Elektrindo                    sama dengan Perusahaan
                                                 dan Entitas Anak
         5.   PT Dwimukti Inti Boga         Di bawah pengendali yang     Piutang lain-lain; Utang lain-lain
                                            sama dengan Perusahaan
                                                 dan Entitas Anak

         6.   PT Sotis Hotel Manajemen      Di bawah pengendali yang     Piutang lain-lain; Utang lain-lain
                                            sama dengan Perusahaan
                                                 dan Entitas Anak
         7.   PT Sungai Mas Propertindo     Di bawah pengendali yang     Piutang lain-lain
                                            sama dengan Perusahaan
                                                 dan Entitas Anak
         8.   Stevano Rizki Adranacus            Komisaris Utama         Utang lain-lain
                                                   Perusahaan
    b. Piutang lain-lain
       Rincian piutang lain-lain kepada pihak berelasi per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
       sebagai berikut :

       Nama Entitas                                              31 Maret 2024         31 Desember 2023
        PT Sungai Mas Propertindo                                 1.595.447.266              1.595.447.266
        PT Dwimukti Inti Boga                                       230.046.000                230.046.000
        Vonny Kristiani                                             182.746.611                182.746.611
       Jumlah piutang lain-lain Pihak Berelasi                    2.008.239.877              2.008.239.877
        Provisi atas penurunan nilai                                         -                         -
       Jumlah                                                     2.008.239.877              2.008.239.877




                                                       35
Page 39
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
    b. Piutang lain-lain (lanjutan)
                                                                  31 Maret 2024     31 Desember 2023
       Bagian lancar                                                          -                      -
       Bagian tidak lancar                                         2.008.239.877           2.008.239.877
       Jumlah                                                      2.008.239.877           2.008.239.877
       Persentase terhadap jumlah aset                                0,47%               0,46%

   c. Utang lain-lain
      Rincian utang lain-lain kepada pihak berelasi per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
      berikut :
       Nama Entitas                                               31 Maret 2024     31 Desember 2023
        PT Dwimukti Graha Elektrindo                              91.939.800.685         88.269.800.685
        Herman Herry Adranacus                                     5.627.698.483          5.627.698.483
        Stevano Rizki Adranacus                                    1.380.000.000          1.380.000.000
        PT Sotis Hotel Manajemen                                   1.058.031.000            935.707.000
        PT Dwimukti Inti Boga                                      1.166.287.750            804.750.000
       Jumlah                                                    101.171.817.918         97.017.956.168


       Bagian lancar                                               2.224.318.750           1.740.457.000
       Bagian tidak lancar                                        98.947.499.168          95.277.499.168
       Jumlah                                                    101.171.817.918          97.017.956.168

       Persentase terhadap jumlah liabilitas                          45,09%              43,58%

       Transaksi signifikan dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:


       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE")
       Pada tahun 2024, Perusahaan dan Entitas Anak memperoleh tambahan dana dari DGE untuk
       operasional sehingga saldo utang per 31 Maret 2024 menjadi sebesar Rp91.939.800.685 terdiri dari
       saldo utang PT SMK sebesar Rp10.441.864.479, PT DMW sebesar Rp79.387.419.658 dan saldo utang
       PT TKP sebesar Rp 2.110.516.548.


       Pada tahun 2023, Perusahaan dan Entitas Anak memperoleh tambahan dana dari DGE untuk
       operasional sehingga saldo utang per 31 Desember 2023 menjadi sebesar Rp88.269.800.685 terdiri dari
       saldo utang PT SMK sebesar Rp10.441.864.479, PT DMW sebesar Rp75.717.419.658 dan saldo utang
       PT TKP sebesar Rp 2.110.516.548.




                                                         36
Page 40
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
       a. SMK
           Berdasarkan perjanjian utang piutang Nomor 042/PHP/I/2015 tertanggal 5 Januari 2015 yang telah
           mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir diubah berdasarkan Perubahan ke empat
           Perjanjian Hutang Piutang Nomor 060/PPHP-IV/XII/2018 tanggal 28 Desember 2018, Perusahaan
           mengakui menerima pinjaman dari DGE sebesar Rp16.072.774.169 sebagai tambahan
           modal/modal kerja dan/atau keperluan operasional Perusahaan. Pinjaman tersebut tidak dikenakan
           bunga dan tanpa jangka waktu pengembalian yang pasti. Berdasarkan perjanjian, Perusahaan
           akan membayar pinjaman tersebut secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang
           disesuaikan dengan arus kas Perusahaan. Pada tanggal 29 Desember 2017, Perusahaan, DGE
           dan PT Dwimukti Mitra Wisata (DMW) menandatangani perjanjian novasi (Catatan 11b) untuk
           mengalihkan saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DGE sebesar Rp12.527.470.050 menjadi
           bagian dari saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DMW. Setelah novasi tersebut, sisa saldo
           pinjaman Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp3.545.304.119 per 31 Desember 2017.




             Pada tanggal 31 Mei 2018 dan 28 Desember 2018, Perusahaan dan DGE menandatangani
             Perubahan       Keempat     Perjanjian    Utang   Piutang    No.082/PPHP-III/V/2018    dan
             No.153/PPHPIV/XII/2018 dimana Perusahaan mengakui dan menerima pinjaman dari DGE per
             tanggal perjanjian masing-masing sebesar Rp4.153.781.850 dan Rp32.894.177.830. Pada tanggal
             31 Desember 2018, Perusahaan, DGE dan DMW menandatangani perjanjian novasi untuk
             mengalihkan saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DGE sebesar Rp28.740.395.980 menjadi
             bagian dari saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DMW. Setelah saldo tersebut, sisa saldo
             pinjaman Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp4.153.781.850 per 31 Desember 2018.



             Perusahaan menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE dan telah melaksanakan
             pembayaran atas pinjaman tersebut kepada DGE. Pada tanggal 31 Desember 2023 sisa saldo
             pinjaman Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp10.441.864.479. Atas saldo sisa hutang
             tersebut telah dinyatakan dalam Addendum Perjanjian Utang Piutang No.289/PHP/XII/2022
             tertanggal 30 Desember 2022. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per
             tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap
             setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow Perusahaan.


        b.   DMW
             Berdasarkan Perjanjian Utang Piutang No.147/PHP/XII/2016 antara DMW (Entitas Anak) dengan
             DGE tanggal 28 Desember 2016, DGE setuju untuk memberikan pinjaman kepada DMW sebagai
             tambahan modal/modal kerja dan atau keperluan operasional DMW dengan nilai sebanyak-
             banyaknya sebesar Rp11.000.000.000 yang dapat diterima secara sekaligus ataupun secara
             bertahap. Atas pinjaman tersebut, tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali secara bertahap
             setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW.


             Perjanjian ini telah mengalami perubahan melalui Penegasan Perjanjian Utang Piutang
             No.149/PPHP/XII/2017 tanggal 27 Desember 2017, dimana DMW mengakui utang kepada DGE
             sebesar Rp10.825.825.978.




                                                       37
Page 41
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
       b. DMW (lanjutan)
           Berdasarkan Perjanjian Utang Piutang No.150/PHP/XII/2017 antara DMW dengan DGE tanggal 28
           Desember 2017, DMW setuju untuk memberikan pinjaman kepada DGE sebagai tambahan
           modal/modal kerja dan atau keperluan operasional DGE sebesar Rp66.693.458.803. Atas
           pinjaman tersebut, tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali secara bertahap setiap bulannya
           dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DGE.

             Atas kedua Perjanjian Utang Piutang di atas (No.149/PPHP/XII/2017 dan No.150/PHP/XII/2017),
             DMW dan DGE membuat Perjanjian Perjumpaan Utang (Kompensasi) pada tanggal 28 Desember
             2017, dimana kedua belah pihak setuju untuk melakukan perjumpaan utang/kompensasi antara
             saldo utang DGE kepada DMW sebesar Rp66.693.458.803 dengan saldo utang DMW kepada
             DGE sebesar Rp10.825.825.978 sehingga saldo akhir utang DGE kepada DMW menjadi sebesar
             Rp55.867.632.824.

             Sehubungan dengan Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) antara Perusahaan, DMW dan DGE,
             dimana DGE bermaksud melunasi sebagian utangnya kepada DMW dengan jalan Perusahaan
             menyatakan mengakui utang kepada DMW sejumlah Rp12.527.470.050 maka atas novasi
             tersebut, saldo utang DGE kepada DMW yang sebelumnya sebesar Rp55.867.632.824 setelah
             dikurangi nilai utang di dalam novasi sebesar Rp12.527.470.050 maka akan menjadi sebesar
             Rp43.340.162.774.


             Berdasarkan Nota Kesepahaman tanggal 29 Desember 2017 antara DMW dengan DGE, dimana
             atas nilai sisa utang DGE kepada DMW sebesar Rp43.340.162.774 (“Sisa Utang”) akan dilunasi
             oleh DGE dengan cara menjual kepada DMW sebidang tanah yang terletak di daerah Propinsi DKI
             Jakarta, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Kelurahan Pondok
             Pinang yang dikenal sebagai Jalan Pinang Kuningan I sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak
             Guna Bangunan No.09017/Pondok Pinang tertanggal 21 November 2017 seluas 3.239m2 yang
             terdaftar atas nama DGE. Harga Jual Beli yang disepakati adalah sebesar Rp54.122.438.057 yang
             pembayarannya dilakukan secara bertahap oleh DMW dengan cara sebagai berikut:
             1.   Sejumlah sisa utang diakui sebagai pembayaran uang muka oleh DMW kepada DGE atas
                  pembelian tanah pada saat tanggal penandatanganan Nota Kesepahaman.
             2.   Sebesar Rp10.782.275.282 akan dibayarkan selambat-lambatnya pada tanggal 29 Desember
                  2018 yang akan diikuti dengan penandatanganan Akta Jual Beli.

             Atas nota kesepahaman di atas, DMW mencatat saldo masing-masing sebesar Rp43.340.162.774
             sebagai Uang Muka Pembelian Tanah pada Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian per 31
             Desember 2017.

             Pada tahun 2018, DMW memperoleh pinjaman dari DGE dengan total sebesar Rp11.733.332.653
             per 31 Desember 2018 yang tertuang di dalam perubahan kedua Perjanjian Utang Piutang No.
             166/PPHP-II/XII/2018 tanggal 28 Desember 2018.




                                                       38
Page 42
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
       b. DMW (lanjutan)
           Pada tanggal 31 Desember 2018, sesuai dengan Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) antara
           DGE, DMW dan Perusahaan, bahwa Perusahaan bermaksud mengalihkan sebagian utangnya
           dengan DGE menjadi utang kepada DMW dan DMW ingin melunasi sebagian utangnya kepada
           DGE dengan memperhitungkan uang muka pembelian tanah Pondok Pinang sehingga jumlah
           pinjaman adalah sebagai berikut:
           1. Saldo utang Perusahaan kepada DGE sebesar Rp28.740.395.980 telah dialihkan menjadi
                utang kepada DMW. Saldo utang Perusahaan kepada DMW per 31 Desember 2018 adalah
                sebesar Rp68.832.147.811 dan saldo utang Perusahaan kepada DGE per 31 Desember 2018
                adalah sebesar Rp4.153.781.850.
           2. Saldo uang muka pembelian tanah Pondok Pinang sebesar Rp43.340.162.774 diperhitungkan
                dengan utang DMW kepada DGE sebesar Rp11.733.332.653 dan pengalihan atas utang
                Perusahaan kepada DGE yang diterima oleh DMW yaitu sebesar Rp28.740.395.980 sehingga
                saldo uang muka pembelian tanah Pondok Pinang per 31 Desember 2018 yaitu sebesar
                Rp2.866.434.141.


            Pada tanggal 30 Desember 2022 dibuat Penegasan Nota Kesepahaman antara DMW dengan
            DGE untuk melakukan Addendum II atas Nota Kesepahaman dimana para pihak sepakat untuk
            mengubah ketentuan dan menegaskan kembali pasal 2 pada MOU, sebagai berikut:
            1. Sisa utang sebesar Rp2.866.434.141 diakui oleh DGE sebagai pembayaran uang muka oleh
                DMW kepada DGE atas pembelian tanah Pondok Pinang.
            2. Sisa pembayaran sebesar Rp51.224.865.859 akan dibayarkan selambat-lambatnya pada
                tanggal 30 Desember 2024 yang diikuti dengan penandatanganan Akta Jual Beli.
            3. Semua syarat dan ketentuan hutang piutang sebagaimana dinyatakan dan ditetapkan dalam
                Perjanjian terdahulu yang telah ada, selama tidak dinyatakan berubah dalam Penegasan
                Perjanjian, tetap berlaku sebagaimana adanya.

            Pada tahun 2023, uang muka yang diberikan oleh DMW senilai Rp2.866.434.141 sesuai dengan
            adendum nota kesepahaman tahun 2022 dikompensasikan menjadi pembayaran utang DMW
            kepada DGE. Yang berarti DMW tidak menjadi membeli tanah Pondok Pinang dan tidak terdapat
            sisa pembayaran yang harus dibayar oleh DMW.

            DMW menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE dan telah melaksanakan pembayaran atas
            pinjaman tersebut kepada DGE. Pada tanggal 31 Desember 2023 sisa saldo pinjaman Perusahaan
            kepada DGE adalah sebesar Rp75.717.419.658. Atas saldo sisa hutang tersebut telah dinyatakan
            dalam Addendum II Perjanjian Utang Piutang No.284/DGE-DMW/PHP/XII/2023 tertanggal 29
            Desember 2023. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan
            tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap
            bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow DMW.


        Saldo piutang lain-lain DGE per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp0 dan
        Rp6.033.100 merupakan sisa saldo piutang atas transaksi penjualan kendaraan Perusahaan kepada
        DGE. Atas saldo sisa piutang tersebut telah dinyatakan dalam 284/DGE-DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29
        Desember 2023. Piutang tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa
        biaya tambahan lainnya. Pembayaran dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal
        yang disesuaikan dengan cash flow DGE.




                                                      39
Page 43
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
       c. TKP
           Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.284/PHP/XII/2022 tertanggal 30 Desember
           2022 TKP (Entitas Anak) mengakui dan menerima pinjaman dari DGE sebesar Rp2.110.516.548.
           Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
           tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
           nominal yang disesuaikan dengan cash flow TKP.


        Vonny Kristiani ("VK")
        a. SMK
            Saldo piutang lain-lain VK per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah masing-masing
            sebesar Rp182.746.611. Merupakan sisa saldo piutang atas transaksi pinjaman yang diberikan dari
            waktu ke waktu. Atas saldo sisa pinjaman tersebut telah dinyatakan dalam Perjanjian
            Pembaharuan Utang (Novasi) No.280/SMK-VK/PHP/XII/2023 tertanggal 29 Desember 2023.
            Piutang tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan
            lainnya. Pembayaran dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang
            disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


        Herman Herry Adranacus ("HHA")
        a. DMW
            Saldo utang lain-lain Perseroan dan entitas anak kepada HHA per 31 Maret 2024 dan 31
            Desember 2023 adalah Rp5.627.698.483.

            Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No.041/PPS/I/2015 tanggal5 Januari 2015
            antara DMW dengan HHA (Pihak pertama) ,dimana pihak pertama setuju untuk memberikan
            pinjaman sebanyak-banyaknya Rp4.000.000.000 yang dapat diterima sekaligus ataupun secara
            bertahap. Atas pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali setiap bulannya
            dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW. Saldo utang DMW per 31 Desember
            2015 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.


            Perjanjian tersebut telah diubah beberapa kali yaitu sebagai berikut:
            1.   Penegasan Pertama No.046/PPPS/I/2016 tanggal 5 Januari 2016, dimana DMW mengakui
                 utang kepada pihak pertama sebesar Rp3.712.180.219. Saldo utang DMW per 31 Desember
                 2016 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.
            2.   Penegasan Kedua No.046/PPPS/I/2017 tanggal 5 Januari 2017, dimana DMW mengakui
                 utang kepada pihak pertama sebesar Rp3.712.180.219. Saldo utang DMW per 31 Desember
                 2017 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.
            3.   Perubahan Perjanjian Utang Piutang No.071B/PPHP/XII/2018 tanggal 31 Mei 2018, dimana
                 DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang DMW
                 per 31 Mei 2018 sebesar Rp 6.627.698.483.
            4.   Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.128/PPPS/XII/2018 tanggal 31 Desember 2018,
                 dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang
                 DMW per 31 Desember 2018 sebesar Rp 6.627.698.483.
            5.   Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.185A/PPPS/XII/2021 tanggal 31 Desember 2021,
                 dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang
                 DMW per 31 Desember 2021 sebesar Rp 6.627.698.483.




                                                          40
Page 44
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       Herman Herry Adranacus ("HHA") (lanjutan)
       a. DMW (lanjutan)
           6. Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.285/PHP/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022,
               dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang
               DMW per 31 Desember 2022 sebesar Rp 6.627.698.483.


            7.   Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) No.279/HH-DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29
                 Desember 2023, dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar
                 Rp5.627.698.483. Saldo utang DMW per 31 Desember 2023 sebesar Rp5.627.698.483.


            Atas pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali setiap bulannya dengan
            nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW.


       PT Sotis Hotel Manajemen ("SHM")
       Saldo piutang lain-lain per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah Rp 0. Sementara saldo utang
       lain-lain Perseroan dan entitas anak kepada SHM adalah senilai Rp1.058.031.000 dan Rp935.707.000



       a.   DMW
            Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.193a/PHP/XII/2012 tertanggal 31 Desember 2021 SHM
            mengakui dan menerima pinjaman dari DMW. Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan
            operasional SHM dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya.
            Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang
            disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


            Sisa piutang per 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp9.017.457 yang dicatat sebagai bagian dari
            piutang lain-lain.


            Berdasarkan Addendum III Perjanjian Hutang Piutang No.281/SHM-DMW/PHP/XII/2023 tertanggal
            29 Desember 2023 DMW telah menerima pinjaman dari SHM dari waktu ke waktu dan saat
            perjanjian pada saat perjanjian ditandatangani total pinjaman adalah sebesar Rp935.707.000.



            Adapun perincian jumlah pinjaman tersebut sebagai berikut:
            1. Pinjaman untuk dana operasional sebesar Rp 385.707.000.
            2. Biaya Jasa Manajemen (Management Fee) yang belum dibayar atas pengoperasian Sotis
                Hotel sebesar Rp550.057.000. Terhadap biaya Jasa Manajemen (Management Fee) ini tidak
                dikenakan biaya tambahan berupa denda dan/atau bunga atas keterlambatan pembayaran
                yang belum dilakukan oleh DMW.




                                                      41
Page 45
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Sotis Hotel Manajemen ("SHM") (lanjutan)
           Berdasarkan Perjanjian Manajemen Hotel No.0012/CTR/SHM/VIII/2018 tanggal 1 Agustus 2018
           antara Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata) dengan PT Sotis Hotel Manajemen (SHM), bahwa
           Entitas Anak bermaksud menggunakan merk Sotis, sistem manajemen serta jasa pengelolaan
           hotel dari SHM. Jangka waktu perjanjian ini adalah selama periode 2 tahun mulai dari tanggal 1
           Agustus 2018 sampai dengan 31 Juli 2020. Atas perjanjian ini, Entitas Anak membayar biaya
           pelaksanaan pekerjaan yang terdiri dari incentive management fee sebesar Rp70.000.000 setiap
           bulan untuk masing-masing hotel. Selain itu, Entitas Anak wajib mencadangkan 3% dari GOP
           (Gross Operating Profit) hotel setiap bulannya sebagai cadangan untuk penggantian, penambahan
           dan penyempurnaan alat terpasang dan perlengkapan hotel.

             Pada tahun yang berakhir tgl 31 Maret 2024 dan 2023, Entitas Anak membayar jasa manajemen
             kepada SHM masing-masing sebesar Rp450.000.000 yang dicatat sebagai “Jasa Manajemen”
             sebagai bagian dari Beban Umum dan Administrasi (Catatan 27).


        Stevano Rizki Adranacus ("SRA")
        Per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo piutang Perusahaan dan entitas anak kepada SRA
        sebesar Rp1.380.000.000.


        Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.194a/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021 DMW
        mengakui dan menerima pinjaman dari SRA sebesar Rp1.380.000.000. Pinjaman tersebut diberikan
        untuk keperluan operasional DMW dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
        tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
        nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


        PT Dwimukti Inti Boga ("DIB")
        Per 31 Maret 2024, saldo utang Perusahaan dan entitas anak kepada DIB sebesar Rp1.166.287.750
        terdiri dari saldo utang SMK 258.537.750, DMW sebesar Rp186.750.000, dan TKP sebesar
        Rp721.000.000.

        Per 31 Desember 2023, saldo utang Perusahaan dan entitas anak kepada DIB sebesar Rp804.750.000
        terdiri dari saldo utang DMW sebesar Rp186.750.000 dan TKP sebesar Rp618.000.000.



        a.   DMW
             Berdasarkan Addendum II Perjanjian Hutang Piutang No.282/DIB-DMW/PHP/XII/2023 tertanggal
             29 Desember 2023 DMW mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp186.750.000.
             Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan operasional DMW dengan bunga 0% (nol persen) per
             tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap
             setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.

        b.   TKP
             Berdasarkan Perjanjian Hutang Pemegang Saham No. 291/DIB-TKP/PHP/XII/2023 tertanggal 29
             Desember 2023 Perusahaan mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp618.000.000.
             Pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran
             pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan
             cash flow pihak peminjam. Pinjaman berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan atau ketika
             hutang tersebut dilunasi.




                                                       42
Page 46
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Sungai Mas Propertindo ("SMP")
       Per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo piutang Perusahaan dan entitas anak kepada SMP
       sebesar Rp1.595.447.266.


        Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.191a/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021 SMP
        mengakui dan menerima pinjaman dari DMW sebesar Rp1.100.000.000. Pinjaman tersebut diberikan
        untuk keperluan operasional SMP dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
        tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
        nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.

        Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.287/PHP/XII/2023 tertanggal 30 Desember 2022
        SMP mengakui dan menerima pinjaman dari DMW sebesar Rp1.595.447.266. Pinjaman tersebut
        diberikan untuk keperluan operasional SMP dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa
        biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
        nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


13. UTANG USAHA
    a. Berdasarkan nama Entitas
    Rincian utang usaha berdasarkan nama pemasok per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
    sebagai berikut :                                         31 Maret 2024      31 Desember 2023
        Pihak ketiga
          Rupiah
            Sari Alam Supplier                                   167.849.137             115.621.350
            CV Jasa Boga Niaga                                    37.608.800              13.516.500
            PT Rumah Duta Pangan                                  28.084.975              21.100.195
            Mallio Pastry                                         20.533.480              14.284.830
            PT Trigian Prima Kasih                                20.465.000                      -
            PT Fitra Food International                           20.369.877              13.140.070
            PT Sentral Sari Prima Sentosa                         16.505.000              18.130.000
            Makmur Stand Buah                                     16.138.500              21.442.500
            PT Cikarang Primatex                                  13.153.316                6.014.240
            Jayasegar Berkat Mandiri                              12.922.000                      -
            Jeng Rince Kitchen                                    12.591.000              14.016.500
            CV Bintang Jaya                                       11.925.000                5.120.000
            CV Cynthia Rama Jaya                                  10.677.500                      -
            CV Cynthia Rama Jaya                                  10.641.533                      -
            Sukanda Djaya                                         10.243.595                9.562.100
            Pratama Laundry & Dry Cleaning                          8.851.600             11.603.300
            Sumber Gizi Utama                                       6.829.350               5.920.350
            CV Maju Bersama Meat Shop                               5.397.750             14.064.450
            PT Sari Tirta Indonesia                                 3.000.000             13.000.000
            Lain-lain (Saldo dibawah Rp10.000.000)               205.000.170             195.651.698
        Jumlah                                                   638.787.583             492.188.083




                                                     43
Page 47
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG USAHA (lanjutan)
    b. Berdasarkan umur
       Rincian utang usaha dikategorikan berdasarkan tanggal tertagih adalah sebagai berikut :
                                                                 31 Maret 2024        31 Desember 2023
       0 - 30 hari                                                   335.149.964               268.274.983
       31 - 60 hari                                                  137.058.889               111.783.123
       61 - 90 hari                                                   46.319.048                30.654.100
       > 90 hari                                                     120.259.682                81.475.877
       Jumlah                                                        638.787.583               492.188.083

    Seluruh utang usaha kepada pihak ketiga merupakan utang kepada pemasok dalam mata uang Rupiah per
    31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023. Seluruh utang usaha berjangka waktu 30 sampai dengan 120 hari
    dan tanpa jaminan.

14. UTANG LAIN-LAIN
    Rincian utang lain-lain per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                  31 Maret 2024        31 Desember 2023
    Pihak ketiga
      Aktuaria Arya Bagiastra                                          5.722.500                         -
      Otoritas Jasa Keuangan                                           4.950.000                         -
      PT Asuransi Central Asia                                               -                   155.418.514
      Lainnya                                                          3.020.994                   2.208.498
    Sub Jumlah                                                        13.693.494                 157.627.012
      Pihak berelasi (catatan 12d)                               101.171.817.918              97.017.956.168
    Jumlah                                                       101.185.511.412              97.175.583.180

    Bagian lancar                                                  2.238.012.244               1.898.084.012
    Bagian tidak lancar                                           98.947.499.168              95.277.499.168
    Jumlah                                                       101.185.511.412              97.175.583.180

    Seluruh utang lain-lain kepada pihak berelasi dilakukan tanpa dikenakan bunga, tanpa jaminan dan jatuh
    tempo sewaktu-waktu.




                                                         44
Page 48
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. BEBAN AKRUAL
    Rincian beban akrual per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                31 Maret 2024        31 Desember 2023
    Jasa Pelayanan                                                 528.514.291               561.280.204
    Kerusakan dan Penggantian                                      294.379.746               281.892.500
    Komisi                                                         106.398.240                88.930.114
    Jasa Profesional                                                95.000.000                95.000.000
    Gaji dan Tunjangan                                              80.689.634               282.652.632
    Listrik & Air                                                   61.694.490                86.743.442
    Kontrak Service                                                 48.383.678                39.391.621
    Cadangan Penggantian Perlengkapan Inventaris Hotel              35.452.545                       -
    Lain-lain                                                      340.744.067               408.496.114
    Jumlah                                                       1.591.256.691             1.844.386.627

16. PERPAJAKAN
    a. Pajak dibayar dimuka
       Rincian pajak dibayar dimuka per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                               31 Maret 2024      31 Desember 2023
       Perusahaan
         PPN                                                    4.727.838.276             4.776.330.887
       Entitas anak
         Pasal 21                                                     986.652                   986.652
         Pasal 23                                                   1.243.637                   510.000
       Jumlah                                                   4.730.068.565             4.777.827.539
    b. Utang pajak
       Rincian utang pajak per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                               31 Maret 2024      31 Desember 2023
       Perusahaan
         Pasal 21                                                 121.680.370               120.757.674
         Pasal 23                                                     151.576                   823.524
         Pasal 4 (2)                                                       -                    140.024
         Denda                                                             -                    200.000
       Entitas anak
         Pasal 29                                                 551.751.481               551.751.481
         Pajak pembangunan 1                                      189.165.940               237.802.028
         Pasal 21                                                  30.473.645                19.386.222
         Pasal 23                                                   3.928.513                 4.632.482
         Pasal 4(2)                                                66.000.000                       -
       Jumlah                                                     963.151.525               935.493.435




                                                         45
Page 49
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN (lanjutan)
    b. Utang pajak (lanjutan)
       Rugi fiskal Perusahaan dapat dikompensasikan dengan laba kena pajak untuk periode lima tahun
       mendatang sejak kerugian fiskal terjadi. Namun, Manajemen berpendapat bahwa Perusahaan tidak
       akan memiliki laba kena pajak yang mengakibatkan akumulasi rugi fiskal tersebut dapat digunakan
       sebelum tanggal kadaluarsanya, sehingga aset pajak tangguhan atas rugi fiskal tersebut tidak diakui.


         Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak final dan pajak penghasilan konsolidasian dengan taksiran rugi
         fiskal Perusahaan diatas menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan.


    c.   Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan
         Perseroan tidak melakukan perhitungan beban (manfaat) pajak penghasilan pada laporan keuangan
         interim. Perhitungan beban (manfaat) pajak penghasilan akan dilakukan secara tahunan yaitu pada
         laporan keuangan kuartal 4.

         Berikut adalah kompensasi fiskal yang dimiliki oleh Perseroan :
                                                                              31 Maret 2024            31 Desember 2023
         Rugi Fiskal Tahun sebelumnya:
          Tahun 2019                                                                      -                    (12.050.577.866)
          Tahun 2020                                                           (8.273.978.141)                  (8.273.978.141)
          Tahun 2021                                                           (8.912.287.273)                  (8.912.287.273)
          Tahun 2022                                                           (9.302.166.990)                  (9.302.166.990)
          Tahun 2023                                                           (8.167.893.601)                  (8.167.893.601)
         Taksiran Akumulasi Rugi Fiskal                                       (34.656.326.005)                 (46.706.903.871)

         Rugi fiskal Perusahaan dapat dikompensasikan dengan laba kena pajak untuk periode lima tahun
         mendatang sejak kerugian fiskal terjadi. Namun, Manajemen berpendapat bahwa Perusahaan tidak
         akan memiliki laba kena pajak yang mengakibatkan akumulasi rugi fiskal tersebut dapat digunakan
         sebelum tanggal kadaluarsanya, sehingga aset pajak tangguhan atas rugi fiskal tersebut tidak diakui.

         Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak final dan pajak penghasilan konsolidasian dengan taksiran rugi
         fiskal Perusahaan diatas menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan.

    d.   Pajak Tangguhan
         Pajak tangguhan dihitung berdasarkan pengaruh dari perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset
         dan liabilitas menurut komersial dengan ketentuan pajak. Perseroan tidak menghitung aset / liabilitas
         pajak tangguhan pada laporan keuangan interim, Berikut adalah rrincian perhitungan pajak tangguhan
         pada periode Desember 2023:
                                                                                      2023
                                                                     Dikreditkan           Dikreditkan
                                                                  (dibebankan) ke       (dibebankan) ke
                                                                    laporan laba          penghasilan
                                               1 Januari 2023            rugi          komprehensif lain       31 Desember 2023

         Perusahaan
         Liabilitas Pajak Tangguhan - Bersih
         Aset Tetap                            (19.829.324.592)        (50.284.866)          (6.384.745.853)      (26.264.355.311)
         Imbalan kerja                            241.669.221          38.940.668               18.073.784           298.683.673

         Jumlah                                (19.587.655.371)        (11.344.198)          (6.366.672.069)      (25.965.671.638)




                                                                  46
Page 50
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                    31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN (lanjutan)

    d.   Pajak Tangguhan (lanjutan)
                                                                                       2023


                                                                      Dikreditkan     Dikreditkan (dibebankan)
                                                                   (dibebankan) ke         ke penghasilan
                                               1 Januari 2023     laporan laba rugi       komprehensif lain       31 Desember 2023

         Entitas Anak
         Aset Pajak Tangguhan - Bersih
         Aset Tetap                             1.952.960.121          10.564.490                           -        1.963.524.611
         Cadangan penurunan piutang                46.651.660          (45.481.497)                         -             1.170.163
         Imbalan kerja                             75.181.379          (39.818.555)                 (662.030)           34.700.794
         Amortisasi                              (114.235.880)         23.160.084                           -           (91.075.796)
         Cadangan FF&E                             43.799.140          (43.799.140)                         -                     -

         Jumlah Aset Pajak Tangguhan            2.004.356.420          (95.374.618)                 (662.030)        1.908.319.772

         Liabilitas Pajak Tangguhan - Bersih
         Aset Tetap                            (25.547.185.400)                   -           (2.000.365.400)       (27.547.550.800)

         Jumlah Liabilitas Pajak Tangguhan     (25.547.185.400)                   -           (2.000.365.400)       (27.547.550.800)



         Konsolidasian

         Aset Pajak Tangguhan
          Entitas Anak :
           PT Dwimukti Mitra Wisata             2.004.356.420                                                        1.908.319.772

         Liabilitas Pajak Tangguhan
          Perusahaan                           (19.587.655.371)                                                     (25.965.671.638)
          Entitas Anak :
           PT Tanjung Karoso Permai            (25.547.185.400)                                                     (27.547.550.800)

                                               (45.134.840.771)                                                     (53.513.222.438)

         Manfaat (Beban) Pajak Tangguhan                             (106.718.816)            (8.367.699.499)

    e.   Pengampunan Pajak
         Pada tahun 2017 dan 2016, Perusahaan dan Entitas Anak ikut berpartisipasi dalam program
         pengampunan pajak. Perusahaan dan Entitas Anak telah melaporkan Surat Pernyataan Harta untuk
         Pengampunan Pajak (SPHPP) kepada Direktorat Jenderal Pajak antara tanggal 28 September 2016
         sampai dengan 31 Maret 2017. Aset dan liabilitas pengampunan pajak yang dideklarasikan oleh
         Perusahaan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:

                                         Jenis Aset/Liabilitas                                                   Jumlah

         Kas                                                                                                      22.205.650.000
         Bank                                                                                                         16.857.636
         Investasi dalam saham                                                                                     2.500.000.000
         Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan                                               4.950.000.000
         Tanah                                                                                                    41.899.430.000
         Bangunan                                                                                                  4.176.000.000
         Kendaraan                                                                                                 1.798.600.000
         Utang Bank                                                                                                 (516.930.801)
         Utang Lain-lain                                                                                         (11.850.000.000)
         Liabilitas Sewa Pembiayaan                                                                                  (80.846.577)
                                                                                                                 65.098.760.258



                                                                  47
Page 51
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN (lanjutan)
    e.   Pengampunan Pajak (lanjutan)
         Seluruh aset dan liabilitas terkait dengan pengampunan pajak yang dideklarasikan oleh Perusahaan
         dan Entitas Anak telah diakui, diukur dan dibukukan sesuai dengan kriteria yang ditentukan dalam
         Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) umum.

         Perusahaan dan Entitas Anak membayar uang tebusan sebesar Rp197.500.000 pada tahun 2017 dan
         dicatat sebagai bagian dari Beban Pajak dalam akun Penghasilan (Beban) Lain-lain.

    f.   Ketetapan Pajak
         Pada 31 Desember 2023, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak (”STP”) untuk berbagai jenis
         pajak tahun fiskal 2019 dan 2020 yang menyatakan sanksi administrasi atas keterlambatan pelaporan
         sebesar Rp 3.000.000. Perusahaan telah menyetujui tagihan pajak tersebut dan dicatat sebagai beban
         pajak pada laba atau rugi tahun 2023.


    g.   Administrasi

         Undang-undang perpajakan yang berlaku di Indonesia mengatur bahwa Perusahaan menghitung,
         menetapkan dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang secara individu. Berdasarkan
         peraturan perundang-undangan yang berlaku, DJP dapat menetapkan atau mengubah jumlah pajak
         terutang dalam jangka waktu 5 (lima) tahun.

         Pemerintah mengurangi tarif Pajak Penghasilan Badan menjadi 22% untuk tahun 2020-2021 dan 20%
         untuk tahun 2022 dan seterusnya, sesuai dengan Pasal 5 bagian 1 dari Perppu No. 1 tahun 2020.
         Kebijakan ini mulai berlaku sejak 31 Maret 2020, setelah dikeluarkannya Peraturan sebagai Pengganti
         Undang-Undang tentang Kebijakan Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Sistem Keuangan
         sehubungan dengan Wabah Virus Corona 2019 (“COVID-19”) dan/atau untuk mengantisipasi ancaman
         yang akan membahayakan Ekonomi Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan Negara. Perppu
         tersebut telah diundangkan dalam Undang-undang No. 2 Tahun 2020 yang berlaku efektif 18 Mei 2020.



         Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 7
         Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (“UU HPP”). Aturan tersebut menetapkan tarif
         pajak penghasilan badan menjadi sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan
         seterusnya.


17. UTANG BANK
    Rincian utang bank per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
                                                               31 Maret 2024        31 Desember 2023
    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                     64.750.000.000            66.700.000.000
    Dikurangi:



     Biaya  Transaksi Utang Bank yang Belum
       Diamortisasi                                                (388.303.144)              (413.980.891)
    Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun               (8.000.350.076)            (7.698.700.925)
    Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun                56.361.346.780             58.587.318.184




                                                        48
Page 52
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. UTANG BANK (lanjutan)
    Entitas Anak
    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
    Berdasarkan Perjanjian Kredit No.240/JRM/PK-KI/2017 tanggal 15 Desember 2017 antara
    PT Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Entitas Anak
    mendapatkan Fasilitas Kredit Investasi dengan maksimum kredit sebesar Rp100.000.000.000 untuk
    keperluan refinancing pembiayaan Hotel Sotis Falatehan dan Sotis Residence Penjernihan berikut sarana
    prasarana, mesin dan perlengkapan.
    Jangka waktu kredit diberikan selama 144 bulan terhitung sejak tanggal 15 Desember 2017 sampai dengan
    14 Desember 2029. Pinjaman ini dikenakan bunga mengambang dan memiliki jadwal pembayaran atas
    angsuran pokok setiap bulannya yang berkisar antara Rp300.000.000-Rp1.300.000.000 per bulan selama
    jangka waktu kredit. Tingkat suku bunga yang dikenakan atas pinjaman di tahun 2023 dan 2022 adalah
    sebesar 12% per tahun.

    Jaminan yang diberikan atas fasilitas kredit tersebut adalah:
    - Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1458/melawai seluas 523 m2 di Jalan Falatehan I No.21 dan 22,
       Jakarta Selatan yang terdaftar atas nama PT Satria Mega Kencana (Perusahaan).
    - Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1256/bendungan hilir seluas 567 m2 di Jalan Penjernihan I No.10B,
       Jakarta Pusat yang terdaftar atas nama PT Dwimukti Graha Elektrindo.
    - Jaminan perusahaan oleh PT Satria Mega Kencana (Perusahaan) dan PT Dwimukti Graha Elektrindo.
    -    Jaminan perorangan oleh Vonny Kristiani.

    Jumlah pembayaran pokok pinjaman atas fasilitas tersebut sebesar Rp1.950.000.000 dan Rp1.800.000.000
    untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023.
    Saldo utang pinjaman per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar
    Rp64.361.696.856 dan Rp66.286.019.109.

    Atas fasilitas tersebut,
    a. Mengubah       bentukterdapat beberapa
                              atau status hukumbatasan   yang
                                                   Entitas    tidakanggaran
                                                            Anak,   diperkenankan
                                                                             dasar,untuk dilakukan
                                                                                    memindah       oleh Entitas
                                                                                                tangankan   saham
        Entitas Anak
    b. Mengubah        yang mengakibatkan
                     susunan                perubahan
                              pengurus, direksi,         pemegang
                                                 komisaris          saham dominan;
                                                            dan kepemilikan saham Entitas Anak;
    c.
    d. Mengadakan       merger dan/atau konsolidasi;
        Melakukan akuisisi/pengambilalihan    aset milik pihak ketiga;
    e.   Mengijinkan pihak lain menggunakan Entitas Anak untuk kegiatan pihak lain;
    f.   Melunasi seluruh atau sebagian utang ke pemegang saham atau perusahaan afiliasi;
    g.
    h.   Menjual atau
         Melakukan    menyewakan
                    interfinancing  harta kekayaan
                                   dengan          atau
                                           perusahaan   barang-barang
                                                      afiliasi,           agunan;
                                                                induk, entitas anak tanpa underlying transaction;
    i. Mengalihkan seluruh atau sebagian hak dan kewajiban berdasarkan perjanjian kredit kepada pihak lain;
    j. Menggunakan dana Entitas Anak untuk tujuan diluar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit;
    k. Menerima fasilitas kredit baru dari bank lain;
    l.m. Mengikatkan   diri sebagai penjamin dan menjaminkan harta kekayaan yang telah dijaminkan kepada
    n. Membayar
         Melakukan dividen;
                    likuidasi;
17. UTANG
    o.       BANK investasi
                    (lanjutan)yang melebihi proceed Entitas Anak;
    p. Melakukan
         Membuka usaha       baru yang tidak terkait dengan usaha yang telah ada;
    q. Membuat     perjanjian
         -- Mengadakan          dan transaksi tidak  wajar, namun
                                                               dapattidak terbatas pada:
            Mengadakan atau      membatalkan
                            kerjasama           kontrak
                                       yang mengancam    yang         mempengaruhi
                                                            keberlangsungan    usaha. kelancaran usaha.
          - Mengadakan transaksi dengan pihak lain dengan cara-cara yang berada di luar kebiasaan yang
            wajar.


    Disamping itu, terdapat juga rasio-rasio keuangan yang harus dipenuhi oleh Entitas Anak yaitu:
    a. Current Ratio (Rasio Lancar) minimal 1 kali;
    b. Debt to Equity Ratio maksimal 2,5 kali;
    c. Debt Service Coverage minimal 100%.




                                                            49
Page 53
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. UTANG BANK (lanjutan)
    Entitas Anak
    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
    Per tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, rasio-rasio keuangan DMW (Entitas Anak) sebagai
    berikut:


                                                              31 Maret 2024          31 Desember 2023
    Current Ratio                                                0,98 kali                1,09 kali
    Debt to Equity Ratio                                        -2,43 kali               -2,45 kali
    Debt Service Coverage                                         8,15%                   23,23%

    Per tanggal 31 Maret 2024, Perusahaan masih belum dapat memenuhi batasan Rasio Lancar sebesar
    minimal 1 kali, Debt Debt to Equity Ratio (DER) 2,5 kali, dan Debt Service Coverage (DSCR) 100%.



    Pada tanggal 17 Juli 2018, Entitas Anak mendapatkan surat tertulis dari BNI No.JRM/1/365/R terkait batasan
    yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh Entitas Anak, yaitu membayar dividen. Berdasarkan surat
    tersebut, Entitas Anak dapat membagi dividen tanpa persetujuan BNI selama Entitas Anak masih memenuhi
    financial convenant yang ditetapkan oleh BNI. Pemberitahuan wajib dilakukan 7 hari kerja sebelum tanggal
    efektif pembayaran dividen.

18. LIABILITAS SEWA PEMBIAYAAN
    Rincian liabilitas sewa pembiayaan per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
                                                                 31 Maret 2024       31 Desember 2023
    Jumlah utang sewa guna usaha                                     197.820.000              197.820.000
    Pembayaran                                                      (60.445.000)              (43.960.000)
    Sub Jumlah                                                      137.375.000              153.860.000
    Dikurangi:
      Bagian jangka pendek                                            60.445.000               60.445.000
    Bagian jangka panjang                                             76.930.000               93.415.000

    Liabilitas sewa pembiayaan merupakan sewa pembiayaan kepada Bank Central Asia yang dilakukan oleh
    entitas anak DMW pada unit Sotis Falatehan untuk kendaraan operasional. Jangka waktu nya adalah 3
    tahun dengan bunga 2,66% setiap tahunnya

19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
    Perusahaan dan Entitas Anak mencatat liabilitas imbalan pasca kerja sesuai UU CIPTAKERJA No.11/2020
    berdasarkan perhitungan aktuaris independen, Kantor Konsultan Aktuaria Arya Bagiastra yang dalam
    laporannya tertanggal 29 Februari 2024 untuk perhitungan per 31 Desember 2023 dengan menggunakan
    metode Proyeksi Kredit Unit. Sementara untuk 31 Maret 2024 Perseroan tidak menghitung liabilitas imbalan
    masa kerja. Berikut adalah asumsi dari Aktuaria :

                                                              31 Maret 2024          31 Desember 2023
    Usia pensiun normal                                             -                     55 tahun
    Tingkat bunga diskonto (per tahun)                              -                  6,47% - 6,73%
    Tingkat kenaikan gaji (per tahun)                               -                     10,00%
    Tingkat kematian                                                -                      TMI IV
    Tingkat cacat dari tingkat kematian                             -                 10% dari TMI IV




                                                         50
Page 54
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)
    Beban imbalan pasca kerja karyawan untuk tahun 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                 31 Maret 2024         31 Desember 2023
    Biaya jasa lalu                                                              -                        -
    Biaya jasa kini                                                              -              171.793.467
    Biaya bunga liabilitas manfaat pasti, neto                                   -               91.304.607
    Biaya terminasi                                                              -              (88.963.126)
    Pengakuan Segera dari Biaya Jasa Lalu yang Vested                            -                        -
    Jumlah                                                                       -              174.134.948

    Mutasi liabilitas manfaat karyawan adalah sebagai berikut:

                                                                 31 Maret 2024         31 Desember 2023



    Saldo awal                                                     1.515.385.440              1.440.231.155
    Beban yang diakui di laporan laba rugi                                     -                174.134.948
    Pembayaran tahun berjalan                                                  -               (178.125.000)
    Biaya terminasi                                                            -                          -
    Penyesuaian liabilitas atas pengakuan masa kerja lalu                      -                 79.144.337

    Jumlah                                                         1.515.385.440              1.515.385.440

    Jumlah tercantum pada laporan posisi keuangan yang timbul dari liabilitas Entitas dalam rangka liabilitas
    imbalan pasca kerja adalah sebagai berikut:

                                                                 31 Maret 2024         31 Desember 2023
    Nilai kini liabilitas imbalan pasti                           1.515.385.440              1.515.385.440
    Jumlah                                                        1.515.385.440              1.515.385.440




                                                            51
Page 55
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)
    Analisa sensitivitas kuantitatif untuk asumsi-asumsi yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
    sebagai berikut:
                                                                        Pengaruh atas nilai kini liabilitas
                 Pemegang saham                      Persentase              imbalan pasca kerja
    Tingkat diskonto
      Kenaikan                                          1,00%                                 1.419.495.039
      Penurunan                                         1,00%                                 1.622.788.431
    Kenaikan gaji di masa depan
      Kenaikan                                          1,00%                                 1.612.606.735
      Penurunan                                         1,00%                                 1.426.470.897

    Perseroan tidak melakukan perhitungan nilai liabilitas imbalan masa kerja per 31 Maret 2024, perhitungan
    hanya dilakukan secara tahunan menggunakan jasa aktuaris.


20. JAMINAN PELANGGAN
    Rincian jaminan pelanggan per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                  31 Maret 2024        31 Desember 2023
    Pihak ketiga                                                     489.243.219              702.173.759
    Jumlah                                                           489.243.219              702.173.759

    Jaminan Pelanggan merupakan uang muka atau deposit yang diberikan terlebih dahulu oleh pelanggan
    sebelum menggunakan jasa hotel.

21. MODAL SAHAM
    Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.12 tertanggal 4 Mei 2018, para
    pemegang saham Perusahaan telah menyetujui untuk:


    -   Meningkatkan modal dasar Perusahaan dari semula sebesar Rp 10.000.000.000 menjadi sebesar
        Rp240.000.000.000.
    -   Meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor Perusahaan dari semula sebesar
        Rp10.000.000.000 yang terbagi atas 10.000 saham menjadi sebesar Rp60.000.000.000 yang terbagi
        atas 60.000 saham. Peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan dilakukan dengan
        menerbitkan saham baru dalam simpanan yaitu sebanyak 50.000 saham dengan nilai nominal sebesar
        Rp1.000.000, seluruhnya diambil bagian dan disetor oleh Herman Herry Adranacus.

    Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
    Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0010228.AH.01.02. Tahun 2018
    tanggal 8 Mei 2018.


    Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.27 tertanggal 9 Mei 2018, para
    pemegang saham Perusahaan telah menyetujui untuk merubah nilai nominal saham Perusahaan dari
    semula sebesar Rp 1.000.000 per saham menjadi sebesar Rp 100 per saham.




                                                         52
Page 56
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. MODAL SAHAM (lanjutan)
    Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
    Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0010551.AH.01.02. Tahun 2018
    tanggal 14 Mei 2018.

    Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diaktakan dalam Akta Notaris
    Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.49 tertanggal 25 Juli 2018, para pemegang saham Perusahaan
    telah menyetujui untuk:
    1. Merubah jumlah saham yang dikeluarkan dalam simpanan/portepel Perusahaan yang akan
        ditawarkan/dijual ke masyarakat melalui Penawaran Umum dari semula sebanyak-banyaknya
        150.000.000 saham baru menjadi sebanyak-banyaknya 400.000.000 saham baru dengan nilai nominal
        masing-masing saham sebesar Rp100, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang
        berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan Peraturan Bursa Efek di Indonesia yang berlaku.
    2. Menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 200.000.000 yang diberikan secara cuma-cuma kepada
       masyarakat yang membeli saham baru dalam Penawaran Umum, dan waran ini dapat dialihkan
       dan/atau diperjualbelikan secara terpisah dari saham baru tersebut, dengan memperhatikan peraturan
       perundang-undangan yang berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan Peraturan Bursa Efek di
       Indonesia yang berlaku.
    3. Mencatatkan Waran Seri I dan saham-saham hasil pelaksanaan Waran Seri I pada Bursa Efek
       Indonesia serta mendaftarkan saham-saham Perusahaan dalam Penitipan Kolektif sesuai dengan
       Peraturan Kustodian Sentral Efek Indonesia.


    Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No.59 tanggal 21 September 2018 dan Akta
    Hibah Saham No.60 tanggal 22 September 2018 dari Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn., para
    pemegang saham Perusahaan menyetujui pengalihan saham dalam Perusahaan yang dimiliki oleh Herman
    Herry Adranacus kepada Stevano Rizki Adranacus sebanyak 240.000.000.


    Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perusahaan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak
    Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
    Perusahaan No. AHU-AH.01.03-0245655 tanggal 24 September 2018.

    Berdasarkan Laporan dari Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora, susunan pemegang saham per
    31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:


                                                         31 MaretPersentase
                                              Jumlah saham        2024 & 31 Desember 2023
                Pemegang saham               ditempatkan dan kepemilikan              Jumlah
    Herman Herry Adranacus                        260.000.000         26,00            26.000.000.000
    Stevano Rizki Adranacus                       247.967.600         24,80            24.796.760.000
    Indjun                                        143.375.700         14,34            14.337.570.000
    Vonny Kristiani                                99.000.000           9,90            9.900.000.000
    Cindy Angelina Adranacus                        1.000.000           0,10              100.000.000
    Masyarakat                                    248.660.679         24,86            24.866.067.900
    Jumlah                                      1.000.003.979        100,00          100.000.397.900




                                                      53
Page 57
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. MODAL SAHAM (lanjutan)
    Sesuai dengan Daftar Pemegang Saham per tanggal 31 Desember 2023, jumlah saham yang telah
    dikeluarkan oleh Perseroan dalam rangka pelaksanaan Waran sampai dengan tanggal 31 Desember 2023,
    adalah sebanyak 3.979 (tiga ribu sembilan ratus tujuh puluh sembilan) saham dengan nilai nominal
    seluruhnya sebesar Rp397.900 (tiga ratus sembilan puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah), sehingga jumlah
    seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan adalah sebanyak 1.000.003.979 (satu milyar tiga ribu
    sembilan ratus tujuh puluh sembilan) saham, dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp100.000.397.900
    (seratus milyar tiga ratus sembilan puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah).


22. TAMBAHAN MODAL DISETOR
    Rincian tambahan modal disetor per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
                                                                31 Maret 2024      31 Desember 2023
    Agio Saham - Penawaran Umum Perdana                         26.000.000.000           26.000.000.000
    Biaya Emisi Saham - Penawaran Umum Perdana                   (4.700.865.166)         (4.700.865.166)
      Sub Jumlah                                                21.299.134.834           21.299.134.834
    Agio Saham - Saham Waran                                          1.989.500                1.989.500
    Selisih Nilai Transaksi Rekstrukturisasi Entitas
      Sepengendali                                               (6.809.670.464)         (6.809.670.464)
    Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun               14.491.453.870           14.491.453.870

    Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali merupakan tambahan modal disetor atas
    peningkatan modal saham Perusahaan di Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata (DMW)). Peningkatan
    dilakukan melalui pembelian saham DMW dari Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-masing
    sebesar 1.250 lembar saham dan 1.200 lembar saham dengan harga beli seluruhnya sebesar
    Rp2.450.000.000. Atas pembelian ini, timbul selisih antara harga pengalihan dengan proporsi nilai liabilitas
    bersih entitas anak pada saat pembelian sebesar Rp6.809.670.464 yang dicatat sebagai Selisih Nilai
    Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali.


23. KEPENTINGAN NON PENGENDALI
    Kepentingan non pengendali atas aset bersih entitas anak per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
    adalah sebagai berikut:
                                                                   31 Maret 2024         31 Desember 2023
    Vonny Kristiani                                                 9.981.352.755             10.007.115.249
    Jumlah                                                          9.981.352.755             10.007.115.249

    Kepentingan non pengendali atas rugi bersih entitas anak:
                                                                   31 Maret 2024           31 Maret 2023
    Vonny Kristiani                                                    (25.762.494)              (10.825.217)
    Jumlah                                                             (25.762.494)              (10.825.217)

    Mutasi kepentingan non pengendali adalah:
                                                                   31 Maret 2024         31 Desember 2023
    Saldo awal                                                     10.007.115.249              9.359.409.005
    Penyesuaian                                                                                          -
    Rugi Tahun Berjalan                                                (25.762.494)              (61.537.688)
    Surplus Revaluasi Aset Tetap                                                                 709.220.460
    Penghasilan Komprehensif Lain:
      Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja, Setelah
        Pajak                                                                    -                     23.472
    Jumlah                                                           9.981.352.755             10.007.115.249



                                                          54
Page 58
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



24. PENDAPATAN USAHA
    Rincian penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                 31 Maret 2024          31 Maret 2023
    Pendapatan Hotel
     Kamar                                                         3.091.163.523             3.675.344.387
     Makanan dan Minuman                                           1.412.308.109             1.357.750.106
     Lain-lain                                                         21.511.932               22.399.300
    Sub Jumlah                                                     4.524.983.564             5.055.493.793
     Pendapatan Spa                                                    25.391.736               31.785.124
    Jumlah                                                         4.550.375.300             5.087.278.917

    Pendapatan kamar merupakan pendapatan atas penggunaan kamar hotel Sotis Falatehan, hotel Sotis
    Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.

    Pendapatan makanan dan minuman merupakan pendapatan atas penjualan dari restoran dan bar hotel
    Sotis Falatehan, hotel Sotis Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.

    Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan dari telepon, laundry, business center, listrik dan parkir.

    Tidak terdapat pendapatan dari pihak berelasi maupun pelanggan dengan transaksi lebih dari 10% total nilai
    pendapatan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023.



25. BEBAN POKOK PENDAPATAN
    Rincian beban pokok pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023 adalah
    sebagai berikut:

                                                                    31 Maret 2024           31 Maret 2023
    Gaji dan Tunjangan                                                 848.601.682                814.136.877
    Makanan dan Minuman                                                450.784.368                404.760.941
    Perlengkapan Kantor dan Rumah                                      134.107.505                137.038.794
    Pemeliharaan                                                        83.633.064                 73.273.325
    Internet dan TV Kabel                                               77.508.313                 80.594.805
    Reservasi                                                           46.758.895                 46.854.657
    Bahan Bakar                                                         31.950.000                 31.079.000
    Kerusakan Perlengkapan dan Alat                                     14.909.674                 16.745.851
    Transportasi dan Perjalanan Dinas                                    1.553.000                 12.892.250
    Lain-lain                                                           17.156.257                 27.876.493
    Sub Jumlah                                                       1.706.962.758              1.645.252.993
    Beban Operasional Spa                                               15.901.652                 20.634.708
    Jumlah                                                           1.722.864.410              1.665.887.701

    Sampai dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023, tidak terdapat transaksi dengan
    pihak berelasi maupun transaksi dengan pemasok yang berjumlah lebih dari 10% dari jumlah beban
    konsolidasian.




                                                          55
Page 59
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. BEBAN PENJUALAN
    Rincian beban penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023 adalah sebagai
    berikut:
                                                               31 Maret 2024         31 Maret 2023
    Gaji dan tunjangan                                            133.637.133              127.045.922
    Komisi                                                         60.185.500                        -
    Transportasi dan Perjalanan Dinas                              20.500.226                9.913.221
    Sumbangan dan Hadiah                                            8.495.750               11.947.710
    Iklan dan Promosi                                               7.205.457               15.079.222
    Lain-lain                                                      10.753.212                7.750.198
    Jumlah                                                        240.777.278              171.736.273

27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
    Rincian beban penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023 adalah sebagai
    berikut:


                                                               31 Maret 2024         31 Maret 2023
    Gaji dan Tunjangan                                          2.052.374.087            1.597.982.938
    Penyusutan dan Amortisasi (catatan 10)                      1.630.096.499            1.324.600.574
    Jasa Manajemen                                                450.000.000              450.000.000
    Listrik, Air dan Telekomunikasi                               309.745.909              350.513.901
    Perbaikan dan Pemeliharaan                                    219.052.958              389.268.647
    Perijinan dan Legalitas                                       141.106.072              106.328.496
    Jasa Profesional                                               67.390.000                1.000.000
    Asuransi                                                       56.806.357               54.219.310
    Keamanan                                                       50.100.000               18.850.000
    Transportasi dan Perjalanan Dinas                              44.256.506               35.053.012
    Perlengkapan Kantor dan Rumah                                  12.717.472                9.543.477
    Lain-lain                                                     115.667.991              256.433.026
    Jumlah                                                      5.149.313.851            4.593.793.381

28. BEBAN KEUANGAN
    Rincian beban keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023 adalah sebagai
    berikut:

                                                               31 Maret 2024         31 Maret 2023
    Beban Bunga Pinjaman Bank                                   1.737.385.039            1.924.912.991
    Beban Bunga dari Liabilitas Sewa Pembiayaan                     1.315.800                        -
    Biaya Administrasi Bank                                         1.103.144                1.675.536
    Jumlah                                                      1.739.803.983            1.926.588.527




                                                      56
Page 60
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                   31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN
    Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan dicatat sebesar nilai wajar, atau
    disajikan dalam jumlah tercatat apabila jumlah tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya atau
    karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal.


    Manajemen menetapkan bahwa nilai tercatat kas dan setara kas, saldo bank yang dibatasi penggunaannya,
    piutang usaha, piutang lain-lain, uang muka pembelian, utang usaha, utang lain-lain, beban yang masih
    harus dibayar, utang pembelian aset tetap dan liabilitas sewa kurang lebih sebesar nilai wajarnya karena
    instrumen keuangan tersebut sebagian besar berjangka pendek.

    Tabel berikut menyajikan aset dan liabilitas keuangan Entitas pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember
    2023

                                                  31 Maret 2024                       31 Desember 2023
                                        Nilai Tercatat      Nilai Wajar      Nilai Tercatat          Nilai Wajar


    Aset Keuangan
     Kas dan Setara Kas                  9.855.362.014      9.855.362.014       11.887.905.520       11.887.905.520
     Piutang usaha                         745.773.728        745.773.728          396.263.229            396.263.229
     Piutang lain-lain                   2.050.956.125      2.050.956.125        2.066.624.264           2.066.624.264
     Aset lain-lain                      1.200.000.000      1.200.000.000        1.200.000.000           1.200.000.000
    Jumlah                              13.852.091.867     13.852.091.867       15.550.793.013       15.550.793.013


    Liabilitas Keuangan
     Utang Usaha                           638.787.583        638.787.583          492.188.083            492.188.083
     Utang lain-lain                   101.185.511.412    101.185.511.412       97.175.583.180       97.175.583.180
     Beban akrual                        1.591.256.691      1.591.256.691        1.844.386.627           1.844.386.627
     Jaminan pelanggan                     489.243.219        489.243.219          702.173.759            702.173.759
     Pinjaman bank                      64.750.000.000     64.361.696.856       66.700.000.000       66.286.019.109
     Liabilitas sewa                       137.375.000        137.375.000          153.860.000            153.860.000
    Jumlah                             168.792.173.905    168.403.870.761      167.068.191.649      166.654.210.758


    Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
    mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
    Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
    terjadi:
    a.     Di pasar
           Jika tidakutama  untukpasar
                       terdapat   aset dan liabilitas
                                        utama,        tersebut,
                                                 di pasar   yangatau
                                                                   paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
    b.     tersebut.




                                                             57
Page 61
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
    Grup harus memiliki akses ke pasar utama.

   Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
   menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
   kepentingan ekonomi terbaiknya.

   Pengukuran nilai wajar atas aset non-keuangan mempertimbangkan kemampuan pelaku pasar dalam
   menghasilkan keuntungan ekonomi dengan penggunaan aset pada kemampuan tertinggi dan terbaik aset
   atau dengan menjualnya ke pelaku pasar yang lain yang akan menggunakan aset di kemampuan tertinggi
   dan terbaik.

   Grup menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan di mana tersedia kecukupan data untuk
   mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
   meminimalisir penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

   PSAK 60, "Instrumen Keuangan: Pengungkapan", mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai wajar
   dengan tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut:
   (i)     Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1);

   (ii)    Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau
           liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya deviasi dari
           harga) (tingkat 2), dan;
   (iii)   Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang
           tidak dapat diobservasi) (tingkat 3).

   Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan kuotasi
   nilai pasar pada tanggal pelaporan. Instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 1.
   Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan menggunakan
   teknik penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat diobservasi sepanjang
   tersedia, dan seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input signifikan atas nilai wajar
   dapat diobservasi, instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 2.

   Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, maka
   instrumen tersebut masuk ke dalam tingkat 3.

   Entitas tidak mempunyai aset dan liabilitas keuangan yang diukur dan diakui pada nilai wajar (tingkat 1 dan
   2). The Entity does not have financial asset and liability which is measured and recognized on fair value
   (level 1 and 2). Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai wajar dari
   setiap golongan instrumen keuangan Entitas:
   1. Kas dan setara kas, saldo bank yang dibatasi pengguaannya, piutang usaha, dan piutang lain-lain.
      Untuk aset keuangan yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, nilai tercatat aset keuangan
      tersebut dianggap telah mencerminkan nilai wajar dari aset keuangan tersebut.
   2. Utang usaha, utang lain-lain dan beban yang masih harus dibayar.
      Seluruh liabilitas keuangan di atas merupakan liabilitas yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan
      sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut telah mencerminkan nilai wajar.
   3. Liabilitas sewa dan utang pembelian aset tetap
      Liabilitas keuangan di atas memiliki suku bunga variabel yang disesuaikan dengan pergerakan suku
      bunga pasar sehingga jumlah terutang liabilitas keuangan tersebut telah mendekati nilai wajar.




                                                             58
Page 62
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. PENGELOLAAN MODAL
    Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat
    untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.


    Grup dipersyaratkan oleh Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, efektif sejak
    2007, untuk mengalokasikan sampai dengan 20% dari modal saham diterbitkan dan dibayar penuh ke dalam
    dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan permodalan eksternal tersebut telah
    dipertimbangkan oleh Grup bahwa pembentukan dana cadangan belum bisa dilakukan.


    Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, bila diperlukan, berdasarkan perubahan
    kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Grup dapat mengusahakan
    pendanaan melalui pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun proses selama tahun
    yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.


    Grup mengawasi modal dengan menggunakan rasio pengungkit, dengan membagi jumlah utang yang
    berdampak bunga dengan jumlah ekuitas. Kebijakan Grup adalah menjaga rasio pengungkit dalam kisaran
    dari perusahaan terkemuka di Indonesia untuk mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang
    rasional. Termasuk dalam total pinjaman berdampak bunga adalah liabilitas sewa dan utang pembelian aset
    tetap.


    Rasio pengungkit pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                              31 Maret 2024          31 Desember 2023
    Utang bank                                                64.361.696.856               66.286.019.109
    Liabilitas sewa                                               137.375.000                 153.860.000
    Dikurangi: Kas dan setara kas                              (9.855.362.014)            (11.887.905.520)
    Utang Bersih                                              54.643.709.842               54.551.973.589

    Jumlah Ekuitas                                            207.269.392.619             228.034.843.175

    Rasio pengungkit                                              26,36%                  23,92%




                                                       59
Page 63
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. RUGI PER SAHAM DASAR
                                                                 31 Maret 2024           31 Maret 2023
    Rugi untuk perhitungan Rugi Bersih per saham                  (4.236.874.496)            (3.251.120.414)

    Jumlah Lembar Saham
    Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa yang Beredar
     untuk perhitungan Rugi Bersih per saham Dasar                 1.000.000.000              1.000.000.000
    Pengaruh Efek Berpotensi Saham Biasa yang Dilutif -
     Waran                                                           199.996.021               199.999.925
    Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa untuk
     Perhitungan Rugi Bersih per Saham Dilusian                      800.003.979               800.000.075

    Rugi per saham:
    - Dasar                                                                 (4,24)                     (3,25)
    - Dilusian                                                              (5,30)                     (4,06)



32. KEJADIAN SETELAH TANGGAL LAPORAN POSISI KEUANGAN
    Tidak ada kejadian penting setelah tanggal Laporan Posisi Keuangan

33. LIABILITAS BERSYARAT
    Perusahaan dan Entitas Anak tidak memiliki liabilitas bersyarat pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 31
    Desember 2023.




                                                        60

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.9 MB
Published12 Jul 2024
Pages63
Characters226,101
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 54 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SATRIA MEGA KENCANA TBK p.1 ×183
linked org Bank Central Asia Tbk p.2 ×7
linked — Vonny Kristiani p.3 ×13
linked — Herman Herry Adranacus. p.11 ×12
linked person Husni Heron · Komisaris Independen p.13 ×7
linked person Stevano Rizki Adranacus · Komisaris Utama p.13 ×10
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.31 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.31 ×5
linked org Bank Pan Indonesia Tbk p.31 ×2
linked org PT Asuransi Central Asia p.36 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11 ×4
possible org Bursa Efek Indonesia p.11 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.31 ×12
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.31 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.31
unresolved person Akta Notaris Ilmiawan Dekrit Supatmo p.11
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11 ×6
unresolved org PT Tanjung Karoso Permai p.12 ×3
unresolved org PT Dwimukti Mitra Wisata p.12 ×8
unresolved person Floreta Tane · Direktur p.13 ×2
unresolved person Martinelly · Direktur Utama p.13 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.13
unresolved person Maskanah · Anggota p.14
unresolved person Yovita · Sekretaris Perusahaan p.14 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.18 ×3
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.29 ×2
unresolved org Bank Bukopin Tbk p.31 ×3
unresolved org Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan p.31
unresolved org PT Mitra Global Holiday p.31
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan p.32
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan p.32
unresolved org PT Setia p.36 ×2
unresolved org KJPP Pung's Zulkarnain dan Rekan p.36
unresolved org KJPP Pung's Zulkarnain p.36
unresolved person Ir. Aguson Rosano. MAPPI p.36
unresolved org Bapepam-LK p.36 ×2
unresolved org PT Dwimukti Graha p.38
unresolved — Di bawah pengendali p.38 ×4
unresolved org PT Dwimukti Inti Boga p.38 ×4
unresolved org PT Sotis Hotel Manajemen p.38 ×5
unresolved org PT Sungai Mas Propertindo p.38 ×3
unresolved org PT Dwimukti Graha Elektrindo p.39 ×8
unresolved org PT SMK p.39 ×2
unresolved org PT DMW p.39 ×2
unresolved org PT TKP p.39 ×2
unresolved org PT Rumah Duta Pangan p.46
unresolved org PT Trigian Prima Kasih p.46
unresolved org PT Fitra Food International p.46
unresolved org PT Sentral Sari Prima Sentosa p.46
unresolved org PT Cikarang Primatex p.46
unresolved org PT Sari Tirta Indonesia p.46
unresolved person Akta Notaris Christina Dwi Utami p.55 ×6
unresolved org Sentral Efek Indonesia p.56
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.56

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result