Back to announcement
20240710_SSIA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31682685_lamp1.pdf
Other Text extracted SSIASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1 OCR 0.949
No. Ref.: 008/CS-YUL/VII/2024 Jakarta, 10 Juli 2024 Kepada: Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53 Jakarta U.p. Yth.: Bapak I Gede Nyoman Yetna Direktur Bursa Efek Indonesia Ibu Vera Florida Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Dengan hormat, Kami, PT Surya Semesta Internusa Tbk. (“Perseroan”), merujuk pada surat Bursa Efek Indonesia (“BEI”) No. S-06700/BEI.PP2/07-2024 tanggal 2 Juli 2024 perihal Permintaan Penjelasan (“Surat BEI”). Selanjutnya, sehubungan dengan permintaan penjelasan oleh BEI sebagaimana disampaikan melalui Surat BEI, di bawah ini kami sampaikan jawaban serta tanggapan kami: Tanggapan Umum: Rencana Transaksi yang terdiri dari (i) pengalihan sebanyak 55.808.781 saham PT Suryacipta Swadya (“SCS”) milik Perseroan (“Pengalihan Saham”) dan penerbitan sebanyak 962.701.486 saham baru oleh SCS (“Penerbitan Saham”, selanjutnya bersama-sama dengan Pengalihan Saham disebut “Transaksi”), seluruhnya telah dilaksanakan pada tanggal 21 Juni 2024. Saham-saham SCS yang dialihkan oleh Perseroan dan diterbitkan oleh SCS dimaksud di atas, dialihkan dan diambilbagian oleh PT Anawarata Puspa Utama (“APU”). APU merupakan perusahaan yang terafiliasi dengan PT Puri Bumi Lestari (“PBL”), dimana PBL telah menerima pengalihan hak dan wewenang dari APU untuk membeli dan mengambilbagian saham-saham SCS tersebut. Antara PBL dan APU dengan Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi. Terkait dengan Rencana Transaksi ts Sehubungan dengan rencana pengalihan saham Perseroan pada PT Suryacipta Swadya (SCS) sebesar 55.808.781 saham (“Rencana pengalihan saham”) dan SCS akan menerbitkan sebanyak 962.701.486 saham baru yang akan diambil bagian seluruhnya oleh PT Puri Bumi Lestari (“Rencana Penerbitan Saham”) secara bersama-sama disebutkan sebagai (“Rencana Transaksi”). Agar Perseroan dapat menjelaskan: building a better indonesia
Page 2 OCR 0.942
suryainternusa a Sifat dan hubungan antara Perseroan dengan PBL dan Perseroan dengan PT Anawarata Puspa Utama. Jawaban: Sebagaimana disampaikan dalam Perubahan dan/atau Tambahan Informasi atas Keterbukaan Informasi tanggal 19 Juni 2024, antara Perseroan dengan PBL serta Perseroan dengan APU tidak terdapat hubungan Afiliasi. b. Tujuan jangka panjang yang ingin diperoleh oleh Perseroan dari Rencana Transaksi. Jawaban: Sebagaimana telah Perseroan ungkapkan sebelumnya pada Perubahan dan/atau Tambahan Informasi atas Keterbukaan Informasi yang diumumkan pada tanggal 19 Juni 2024, tujuan jangka panjang yang ingin diperoleh oleh Perseroan dari Transaksi adalah Transaksi diharapkan akan memperkuat struktur permodalan SCS dengan mengurangi hutang SCS terhadap bank yang secara tidak langsung dapat mengurangi biaya bunga dan pada pada akhirnya diharapkan akan membuat SCS menjadi lebih kompetitif. Dengan adanya tambahan setoran modal dari PBL ke dalam SCS, pengembangan Kawasan Industri Subang Smartpolitan diharapkan dapat lebih cepat sehingga akan lebih menarik bagi para calon pembeli Kawasan Industri Subang Smartpolitan. Cc. Terkait dengan persyaratan pendahuluan yang belum diperoleh oleh SCS yaitu proses persetujuan tertulis dari Bank BCA, PT Sarana Multi Infrastruktur dan Bank Mandiri, agar Perseroan dapat menjelaskan: i. Status terkini dari masing-masing persetujuan tertulis tersebut. Jawaban: Perseroan telah memperoleh seluruh persetujuan tertulis dari Bank BCA, PT Sarana Multi Infrastruktur dan Bank Mandiri, masing-masing berdasarkan: (i) persetujuan dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan PT Bank Central Asia Tbk. yang telah diperolah berdasarkan Surat No. 1192 /GCF/2024 tanggal 19 Juni 2024 dan (ii) persetujuan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. yang telah diperoleh berdasarkan Surat No. CMB.CM6/CPH.4251/2024 tanggal 13 Juni 2024. ii. Batas waktu SCS memperoleh persetujuan tertulis tersebut. Jawaban: Mohon merujuk pada jawaban kami pada butir (f) di atas. iii. — Mitigasi Perseroan apabila SCS tidak memperoleh persetujuan tertulis tersebut. Jawaban: Mohon merujuk pada jawaban kami pada butir (i) di atas. building a better indonesia
Page 3 OCR 0.946
suryainternusa d. Rencana penggunaan dana SCS dari Rencana Transaksi. Jawaban: Rencana penggunaan dana SCS dari Transaksi adalah untuk (i) mengurangi hutang SCS terhadap bank, dan (ii) pengembangan Kawasan Industri Subang Smartpolitan. Bi Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, nilai Rencana Transaksi adalah Rp3,09 triliun sementara berdasarkan laporan KJPP Toto Suharto dan Rekan yang ditugaskan oleh Perseroan, nilai ekuitas 36,5Yo SCS adalah sebesar Rp2,89 triliun. Dengan demikian terdapat selisih sebesar Rp204 miliar atau setara dengan 7,06Y6. Agar dapat dijelaskan: a. Pendekatan yang dijadikan dasar penentuan harga transaksi penerbitan/pengalihan saham SCS. Jawaban: Penentuan harga transaksi ditentukan berdasarkan kesepakatan hasil negoisasi antara PBL dan Perseroan (SCS) dan merupakan hitungan valuasi internal Perseroan. b. Latar belakang harga rencana transaksi tidak mengikuti hasil penilaian dari KJPP. Jawaban: Latar belakang harga Transaksi tidak mengikuti hasi penilaian dari KJPP karena harga Transaksi tersebut ditentukan dari hasil diskusi dan negosiasi antara Perseroan, PBL dan SES. 3. Sehubungan dengan Rencana Transaksi ini memerlukan persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB pada tanggal 21 Juni 2024, agar Perseroan dapat menjelaskan mitigasi Perseroan apabila pemegang saham tidak menyetujui Rencana Transaksi tersebut. Jawaban: Sehubungan dengan Transaksi, Perseroan telah memperoleh persetujuan RUPS pada tanggal 21 Juni 2024. Ringakasan risalah RUPS terkait dengan persetujuan tersebut juga telah Perseroan umumkan melalui situs web Perseroan, situs web BEI dan situs web easy.KSEI pada tanggal 24 Juni 2024. 4 Informasi/fakta material lainnya yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha atau perdagangan efek Perseroan yang belum diungkapkan oleh Perseoran. Jawaban: Sampai dengan disampaikannya surat ini, Perseroan tidak mengetahui adanya informasi dan/atau fakta material lainnya yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha atau perdagangan efek Perseroan yang belum diungkapkan oleh Perseroan. building a better indonesia
Page 4 OCR 0.942
suryainternusa Terkait dengan Laporan Penilai: Toto Suharto dan R Berdasarkan laporan KJPP Toto Suharto & Rekan, Arus Kas Bersih Periode Kekal (“Terminal Value”) yang digunakan KJPP pada laporan penilaian adalah 5,149, di mana terminal value tersebut relatiftinggi daripada rata-rata Pertumbuhan PDB Indonesia tahunan. Agar Perseroan dapat menjelaskan latar belakang dan dasar penggunaan terminal value sebesar 5,196 (agar jawaban ini dapat dikomunikasikan dengan KJPP). Jawaban: Penentuan growth periode kekal (terminal value) untuk perpetuity ditentukan berdasarkan rata - rata proyeksi growth GDP yang dirilis oleh IMF (International Monetery Fund) untuk periode 2024-2028 dan di indikasikan lebih tinggi dari rata - rata historis yang sempat menurun karena adanya Covid 19. & Latar belakang KJPP tidak menggunakan pendekatan full income approach pada penilaian 36,56 saham SCS. Jawaban: Berdasarkan POJK 35 tahun 2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal pada Pasal 28 (1) a bahwa dalam penerapan pendekatan penilaian wajib menggunakan paling sedikti 2 (dua) pendekatan penilaian untuk memperoleh hasil penilaian yang akurat dan objektif. Atas dasar tersebut kami menggunakan 2 pendekatan penilaian yaitu Pendekatan Pendapatan dan Pendekatan Aset. Walaupun kami memberikan bobot yang lebih besar pada pendekatan pendapatan dengan mempertimbangkan Perseroan diproyeksikan menghasilkan pendapatan dari kegiatan operasionalnya. Demikian kami sampaikan. Terima kasih atas perhatiannya. Hormat kami, PT Surya Semesta Internusa Tbk. Nama: Yulean Jabatan: Corporate Secretary Tembusan: Ts Yth. Direktur Pengawasan Transaksi Efek, Otoritas Jasa Keuangan rn Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan 3, Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa Keuangan building a better indonesia
Names mentioned 18 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna
p.1
unresolved
person
Vera Florida Kepala Divisi Penilaian
p.1
unresolved
org
PT Suryacipta Swadya
p.1 ×2
unresolved
org
PT Anawarata Puspa Utama
p.1
unresolved
org
PT Puri Bumi Lestari
p.1 ×2
unresolved
org
PT Anawarata Puspa Utama. Jawaban
p.2
unresolved
org
Bank BCA
p.2 ×2
unresolved
org
KJPP Toto Suharto dan Rekan
p.3
unresolved
org
KJPP Toto Suharto
p.3 ×2
unresolved
org
KJPP Toto Suharto & Rekan
p.4
unresolved
person
Nama: Yulean
· Jabatan: Corporate Secretary
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.