Skip to content
Back to announcement

20240703_HADE_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31678894_lamp1.pdf

Other Text extracted HADE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1
Semarang, 3 Juli 2024                                          No. 32/HEP-DIR/VII/2024


Kepada Yth.
PT. Bursa Efek Indonesia
Gedung Jakarta Stock Exchange, Lantai 4
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190


Perihal : Jawaban Permintaan penjelasan


Dengan Hormat,


Menanggapi Surat Bursa Efek Indonesia (selanjutnya disebut “BEI”) No. S-06628/BEI.PP3/06-
2024 tanggal 28 Juni 2024 (”Surat BEI”) yang ditujukan kepada Kami, PT Himalaya Energi
Perkasa Tbk dan entitas anak (selanjutnya disebut (“Perseroan”) perihal “Permintaan penjelasan”
melalui surat ini kami memberikan jawaban-jawaban sebagaimana kami paparkan berikut ini:


1. Sehubungan dengan akun piutang usaha – pihak ketiga yang seluruhnya berasal dari PT
   Pertamina Patra Niaga per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp328,8 juta
   dan Rp325,79 juta, agar disampaikan informasi jangka waktu yang dibutuhkan oleh PT
   Pertamina Patra Niaga dalam melakukan pelunasan.


   Jawaban:
  Jangka waktu yang di butuhkan dibutuhkan oleh PT Pertamina Patra Niaga dalam melakukan
  pelunasan adalah paling lama sebulan. Perseroan telah menjelaskan pada laporan keuangan
  catatan 7 bahwa piutang usaha – pihak ketiga yang seluruhnya berasal dari PT Pertamina Patra
  Niaga per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp328,8 juta dan Rp325,79 juta
  sudah dilunasi tanggal 3 Januari 2024 dan 2 Januari 2023.
Page 2
2. Per 31 Desember 2023, Perseroan membukukan biaya dibayar dimuka sebesar Rp104 juta
   sedangkan pada periode sebelumnya Perseroan tidak membukukan akun tersebut. Atas hal
   tersebut, agar disampaikan: a. Rincian biaya dibayar dimuka tersebut dan nature masing-
   masing dari rincian biaya dibayar dimuka tersebut. b. Rincian dan nature transaksi atas biaya
   dibayar dimuka per 31 Maret 2024.


    Jawaban:
   Akun biaya dibayar di muka pada 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2024 merupakan pekerjaan
   perawatan Bejana LPG Tangki Tank Cleaning di mana kegiatan pembersihan tank tersebut di
   lakukan pada Februari 2023 senilai Rp 135.000.000 setiap empat tahun periode dan telah di
   amortisasi selama 11 bulan sehingga biaya dibayar di muka per 31 Desember 2023 sebesar Rp
   104 Juta atau 14 bulan sehingga biaya dibayar di muka per 31 Maret 2024 sebesar Rp 95 Juta.


       Akun biaya                                               Saldo Per 31     Saldo Per 31
                           amortisasi/tahun amortisasi/bulan
       dibayar dimuka                                           Dec 23           Mar '24

       135,000,000         33,750,000        2,812,500          104,062,500      95,625,000



3. Agar disampaikan detail dan nature dari akun uang muka jangka panjang – pihak ketiga dengan
   nilai sama yaitu sebesar Rp6,4 miliar sejak per 31 Desember 2021 hingga 31 Maret 2024.


  Jawaban:
  Perjanjian Penting, terkait pembelian tanah oleh Opdaka dari Wijaya Mulia senilai Rp. 10,4
  Miliar pada tanggal 20 Agustus 2017 dengan uang muka yang telah dibayarkan senilai Rp. 6,4
  Miliar. Opdaka dan Wijaya Mulia telah menandatangani perpanjangan Addendum Nota
  Kesepahaman Pembelian Tanah III pada tanggal 11 November 2023 sampai dengan tanggal 10
  November 2025, tetapi mengingat kondisi keuangan Perseroan maupun Opdaka yang belum
  memiliki kecukupan dana untuk melakukan pelunasan pembelian tanah tersebut maka saat ini
Page 3
  status pemakaian tanah untuk kegiatan operasional Opdaka adalah pinjam pakai dengan Bapak
  Wijaya Mulia berdasarkan surat peminjaman lahan yang dinotarialkan dalam Kesepakatan
  Bersama Penggunaan Tanah No. 2 tanggal 11 Juli 2023 oleh Notaris Putri Rejeki Kasad,
  S>H.,M.Kn.


4. Perseroan membukukan kas yang dibatasi penggunaannya per 31 Desember 2023 sebesar
   Rp588 juta dimana merupakan rekening giro yang ditempatkan pada dan dibatasi
   penggunaannya oleh PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Atas hal tersebut agar disampaikan
   latar belakang Perseroan memiliki kas yang dibatasi penggunaan tersebut sedangkan Perseroan
   tidak memiliki utang bank kepada PT Bank Danamon Indonesia Tbk.


  Jawaban:
  Sepanjang yang kami telusuri rincian atas akun kas yang dibatasi penggunaannya telah ada
  sejak tahun 2011. Adapun Perjanjian atas transaksi ini telah kami mintakan ke pihak Bank
  Danamon Tbk, dimana Perjanjian ini tidak dapat dikeluarkan karena transaksi yang sudah lama
  dan tidak dapat di tarik oleh sistem Bank Danamon Tbk. Perseroan memiliki utang bank kepada
  PT Bank Danamon Indonesia Tbk sebesar Rp 500juta yang sudah di jelaskan pada laporan
  posisi keuangan konsolidasian per 31 Desember 2023. Kas yang di batasi penggunanaannya
  ini merupakan jaminan atas utang bank tersebut.


5. Agar disampaikan detail dari akun aset tidak lancar lainnya sebesar Rp359,24 juta dimana nilai
   tersebut tidak berubah sejak per 31 Desember 2021 bahkan s.d. 31 Maret 2024.


   Jawaban:
   Aset tidak lancar lainnya merupakan persediaan tabung-LPG 3 Kg milik PT Optima Daya
   Kapital (Opdaka), entitas anak, dimana tabung LPG 3 kg tersebut tidak diperjual belikan tetapi
   menjadi asset lainnya Perseroan untuk operasional pengisian gas LPG 3 Kg yang di
   persyaratkan oleh PT Pertamina Patra Niaga
Page 4
6. Agar disampaikan detail dan nature dari akun utang lain-lain pihak ketiga dengan nilai sama
   yaitu sebesar Rp500 juta sejak per 31 Desember 2021 hingga 31 Maret 2024.


   Jawaban:
   Perseroan memiliki utang bank kepada PT Bank Danamon Indonesia Tbk sebesar Rp 500juta.
   Sepanjang yang kami telusuri rincian atas akun utang lain-lain pihak ketiga telah ada sejak
   tahun 2011. Adapun Perjanjian atas transaksi ini telah kami mintakan ke pihak Bank Danamon
   Tbk, dimana Perjanjian ini tidak dapat dikeluarkan karena transaksi yang sudah lama dan tidak
   dapat di tarik oleh sistem Bank Danamon Tbk


7. Sehubungan Perseroan membukukan rugi usaha per 31 Desember 2023 sebesar Rp677,52 juta
atau mengalami peningkatan kerugian sebesar 140,1% dari periode sebelumnya per 31 Desember
2022, agar dijelaskan:
 a) Strategi Perseroan kedepannya dalam meningkatkan pendapatan hingga Perseroan
     membukukan laba usaha mengingat Perseroan per 31 Maret 2024 Perseroan masih
     membukukan rugi usaha sebesar Rp320,3 juta.
 b) Strategi Perseroan dalam meningkatkan pelanggan selain hanya kepada PT Pertamina Patra
     Niaga.
 c) Dokumen kerja sama Perseroan dengan PT Pertamina Patra Niaga dan pihak lain (apabila
     ada).


 Jawaban:
   a) Pendapatan Perseroan saat ini hanya berasal dari Entitas Anak PT Optimal Daya Kapital
       yang bergerak di bidang Pengusahaan dan Penggunaan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji
       sehingga strategi Perseroan saat ini hanya dapat melakukan pendekatan dengan PT
       Pertamina Patra Niaga untuk meningkatkan kuota produksi menjadi 32 ton/hari pada tahun
       2024 ini.
   b) Perseroan tidak memiliki pelanggan selain kepada PT Pertamina Patra Niaga, karena
       aktivitas opersional Perseroan saat ini hanya diperkenankan dengan PT Pertamina Patra
Page 5
       Niaga dalam pengisian Elpiji 3 kg, dimana pendistribusian tabung gas Elpiji oleh Perseroan
       ini hanya kepada agen-agen yang ditunjuk oleh PT Pertamina Patra Niaga dan sesuai
       dengan Perjanjian antara PT Pertamina Patra Niaga dan OPDAKA.


   c) Dokumen tanggal 31 Agustus 2023 telah ditandatangani Perjanjian Pengusahaan dan
       Penggunaan     Stasiun   Pengisian    Bulk    Elpiji   yang     baru   dengan   No.    SP
       039/PND000000/2023-SO antara PT Pertamina Patra Niaga dan OPDAKA. Perjanjian ini
       berlaku dari tanggal 29 Juli 2023 sampai dengan 28 Juli 2033.


8. Strategi Perseroan dalam melakukan pengelolaan modal dan arus kas yang telah diterapkan
   saat ini dan yang akan diterapkan Perseroan selama 5 (lima) tahun mendatang.


  Jawaban:
    Perseroan dalam melakukan pengelolaan modal dan arus kas yang diterapkan saat ini adalah
   melakukan efisiensi biaya-biaya opersional Perseroan dan membuat prioritas pengeluran. Dan
   untuk 5 (lima) tahun mendatang Perseroan hanya dapat membuat proyeksi arus kas secara
   periodik untuk satu tahun kedepannya.


9. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
   Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.


     Jawaban:
     Perseroan tidak memiliki informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat
     mempengaruhi harga efek Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.


10. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada).


    Jawaban:
    Perseroan tidak memiliki rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan
Page 6
11. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan
   hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.


   Jawaban:
   Perseroan tidak memiliki informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat
   mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham
   perusahaan.


Demikian surat penjelasan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan
terima kasih.




Hormat kami,
PT Himalaya Energi Perkasa Tbk.




Martha Ester Lumenta
Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.34 MB
Published3 Jul 2024
Pages6
Characters9,123
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Himalaya Energi Perkasa Tbk p.1 ×5
linked org PT Pertamina Patra Niaga p.1 ×23
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk. p.3 ×11
linked org Bank Danamon Tbk p.3 ×11
linked person Martha Ester Lumenta · Direktur p.6
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
possible person Wijaya Mulia p.2 ×3
unresolved org PT Optima Daya Kapital p.3
unresolved org PT Optimal Daya Kapital p.4
unresolved org PT Pertamina Patra p.4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result