Back to announcement
20240628_MEDS_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_31676709_lamp1.pdf
Asset transaction Needs review MEDSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 117
Page 1 OCR 0.907
LAPORAN STUDI KELAYAKAN FEASIBILITY STUDY REPORT PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA KBLI 30921 | KBLI 32501 | KBLI 32502 | KBLI 26602 PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk Kompleks Blue Sky Industrial (BSI) Kavling No. 09, Jl. Nanjung No.2 Leuwigajah, Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat 40532 ”) AA HETZER MEDICAL INDONESIA
Page 2 OCR 0.934
— ma KANTOR JASA PENILAI PUBLIK ys PR SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Bidang Jasa Penilaian Properti dan Bisnis Wilayah Kerja Seluruh Indonesia No. KMK : 722/KM.1/2015 Izin Usaha : 2.15.0131 Jakarta, 27 Juni 2024 No. : 00687/2.0131-00/BS-FS/04/0375/1/V1/2024 Hal : Penyusunan Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha Yth. Direktur PT Hetzer Medical Indonesia Tbk Kompleks Blue Sky Industrial Kavling No. 09, Jl, Nanjung No.2 Leuwigajah, Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat 40532 Penilai Publik yang bertanggung jawab sekaligus yang bertanda tangan di dalam laporan studi kelayakan ini adalah Ir. Budi Prasodjo, M.Ec.Dev, MAPPI (Cert.), merupakan Penilai Publik Properti & Bisnis dengan Nomor Izin Penilai Publik No. PB-1.13.00375 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 511/KM.1/2013 Tanggal 23 Juli 2013. Penilai Publik juga telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan/OJK (d/h Bapepam-LK) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PPB-09/PJ-1/PM.2/2023 Tanggal 20 Maret 2023. Penilai Publik bertindak atas nama Kantor Jasa Penilai Publik SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN (selanjutnya disebut "KIPP SPR" atau "Kami”) yang beralamat di 18 Office Park Lantai 3 Unit A-3E, Jl. TB Simatupang, Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Kotamadya Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta. Studi kelayakan ini kami lakukan sesuai dengan kapasitas kami sebagai Kantor Jasa Penilai Publik resmi sesuai dengan Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik dari Kementerian Keuangan No. 2.15.0131 berdasarkan Kepmenkeu No. 722/KM.1/2015 tanggal 9 September 2015 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia. KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan adalah perusahaan penilai independen yang terdaftar di Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan/OJK (d/h Bapepam-LK) berdasarkan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. S-859/PM.223/2015 tanggal 17 November 2015. Studi kelayakan ini disusun atas permintaan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (“Perseroan”) berdasarkan persetujuan proposal pekerjaan No. 00768/2.0131-00/KJPPSPR/FS-HMI/IV/2024 tanggal 24 April 2024 dengan maksud dan tujuan untuk memberikan pendapat mengenai kelayakan atas penambahan kegiatan usaha baru yang meliputi 4 (empat) Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sebagai berikut: a. KBLI 30921 (Industri Sepeda dan Kursi Roda Termasuk Becak) b. KBLI 32501 (Industri Furnitur untuk Operasi, Perawatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi) c. KBLI 32502 (Industri Peralatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi, Perlengkapan Orthopedic Prosthetic) d. KBLI 26602 (Industri Peralatan Elektromedikal dan Elektroterapi) Studi kelayakan ini merupakan hasil kajian dan analisis yang dilakukan dengan meninjau kelayakan atas penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan oleh Perseroan, ditinjau dari berbagai aspek. yang meliputi: Aspek Makro Indonesia, Aspek Pasar, Aspek Teknis, Aspek Pola Bisnis, Aspek Model Manajemen, dan Aspek Keuangan. Head Office : 18 Office Park 3rd floor Unit A-3E, Jl. TB Simatupang, No. 18 Jakarta 12520 "Telp. (021) 22708555, 22708666, 22708777 Fax (021) 22708288 Website : www.kjpp-spr.co.id E-mail : admin.pusat@kjpp-spr.co.id : sugiantodanrekan@yahoo.co.id Branch Office : Denpasar (PS), Makassar (P), Semarang (P), Pontianak (PS), Surabaya (PS), Bandung (P), Cirebon (PS), Lampung (P), Palembang (P), Sukoharjo - Solo (PS), Serang (P), Karawang (P), Manado (PS), Medan (PS).
Page 3 OCR 0.933
1.
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
@
| S PR SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
/ Public Appraisers and Consultants
Studi kelayakan ini dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”)
No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal,
POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK”) Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, serta Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) dan
Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII-2018 dan Revisi SPI 330 Tahun 2020.
Status Konsultan
KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan ("KJPP SPR") adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar
di Kementerian Keuangan dan Pasar Modal serta memiliki kompetensi untuk melakukan studi
kelayakan ini.
Dalam mempersiapkan laporan studi kelayakan ini kami bertindak secara independen tanpa
adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan pemberi tugas, objek studi kelayakan
ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan pemberi tugas dan objek studi kelayakan. KJPP SPR
juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
Laporan studi kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
manapun, Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan.
Identitas Pemberi Tugas
Nama Perusahaan : PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Jenis Usaha : Bidang manufaktur dan perdagangan alat kesehatan, khususnya
masker medis.
Alamat : Kompleks Blue Sky Industrial (BSI) Kav No.09, Jl. Nanjung No.2,
Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, West Java 40532
Telepon 1 (462 22) 6679409, 6679383
Fax 1 (462 22) 6613426
Website : https://www.evoplusmed.com
Email : Info@hetzermedicalindonesia.co.id
Pengguna Laporan
Pengguna laporan adalah PT Hetzer Medical Indonesia Tbk.
Objek Studi Kelayakan
Bahwa objek studi kelayakan sesuai dengan infromasi yang diberikan oleh pemberi tugas adalah
jasa studi kelayakan pada:
1, Industri Sepeda Dan Kursi Roda Termasuk Becak (KBLI 30921)
2. Industri Furnitur untuk Operasi, Perawatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi (KBLI 32501)
3. Industri Peralatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi, Perlengkapan Orthopedic dan Prosthetic
(KBLI 32502)
4. Industri Peralatan Elektromedikal dan Elektroterapi (KBLI 26602)
Jenis Mata Uang yang Digunakan
Dalam penugasan ini perhitungan kelayakan dinyatakan dalam mata uang Rupiah.
| Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk Ii)
Page 4 OCR 0.943
Public Appraisers and Consultants
@ KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
|
6. Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan
Maksud dan tujuan penugasan ini adalah untuk memberikan pendapat kelayakan atas
penambahan/diversifikasi kegiatan usaha yang digunakan untuk kepentingan pasar modal dan
tidak digunakan di luar konteks atau tujuan penugasan tersebut. Studi kelayakan ini dilakukan
dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ("POJK") No. 35/POJK.04/2020
tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (“POJK) No, 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan
Usaha, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ("SEOJK") Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang
Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal serta Kode Etik Penilai
Indonesia (“KEPI”) dan Standar Penilaian Indonesia ("SPI") Edisi VII-2018 dan Revisi SPI 330
Tahun 2020.
7. Metodologi Studi Kelayakan
Metodologi yang digunakan dalam menyusun laporan studi kelayakan ini yaitu:
e Pengumpulan data-data primer dari Perseroan yang terkait dengan penambahan kegiatan
usaha yang meliputi data data identitas, perizinan, rencana usaha serta data-data lainnya
yang terkait dengan rencana penambahan kegiatan usaha.
« Dalam melaksanakan penugasan ini, analisis dilakukan terhadap kelayakan penambahan
| kegiatan usaha. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan indikator Net Present Value
(NPV), Profitability Index (PI), Internal Rate of Return (IRR), Break Even Point (BEP),
Payback Period, dan Return on investment (ROI).
e Dalam studi kelayakan ini kami melakukan analisis pada aspek makro Indonesia, aspek
pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis, aspek model manajemen, dan aspek keuangan.
8. Tanggal Studi Kelayakan dan Waktu Pelaporan
Tanggal studi kelayakan adalah per 31 Maret 2024 dimana batas tersebut diambil atas dasar
pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.
9. Tingkat kedalaman Investigasi
Dalam studi kelayakan ini, kami telah melakukan investigasi untuk mendapatkan keyakinan yang
memadai diantaranya dengan melakukan wawancara terhadap Manajemen Perseroan, yaitu Bapak
Asep Ridwan H. selaku Manajer Produksi Perseroan.
10. Sifat Dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan
Tinjauan terhadap kondisi fundamental objek studi kelayakan yang menyangkut sejarah
singkatnya, struktur modal, susunan pengurus dan deskripsi bidang usaha, serta memperhatikan
kondisi makro yang ada. Data-data lain sebagai informasi pendukung adalah sebagai berikut:
-Data-data legalitas (Akta Pendirian dan Perubahan, NIB, NPWP dan lain-lain),
-Laporan Keuangan Audited tahun 2019 — 2023, dan 31 Maret 2024,
- Business Plan Eksisting dan Stand Alone,
| -Rencana Anggaran Biaya.
| Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk iii
Page 5 OCR 0.952
Public Appraisers and Consultants @ KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN 11, Asumsi Dan Kondisi Pembatas Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam laporan ini adalah sebagai berikut: 1) Laporan studi kelayakan ini bersifat non-disdaimer opinion. 2) Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses penilaian. 3) Kami berasumsi bahwasannya data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya. 4) Studi kelayakan didasarkan atas proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaian (fiduciary duty). 5) Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan. 6) Laporan studi kelayakan ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan. 7) Kami bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan dan kesimpulan Nilai. 8) Kami telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari pemberi tugas. 12. Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi Laporan studi kelayakan ini bersifat terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan. Pemberi tugas dan pengguna laporan studi kelayakan ini sebagaimana yang disebutkan dalam lingkup penugasan, menginformasikan bahwa tidak terdapat informasi rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan di dalam laporan ini. Penggunaan laporan di luar dari ketentuan yang disebutkan dalam lingkup penugasan laporan ini harus mendapatkan persetujuan tertulis dari KJPP SPR serta pemberi tugas. Tanda tangan Penilai Publik dan cap KJPP SPR yang resmi merupakan syarat mutlak laporan studi kelayakan yang dihasilkan. 13. Konfirmasi Bahwa Penilaian Dilakukan Berdasarkan Peraturan OJK serta KEPI & SPI Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan telah dibuat dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK") No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK”) Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, serta Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI") dan Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII-2018 dan Revisi SPI 330 Tahun 2020. 14. Analisa Kelayakan 1) Aspek Pasar « Penambahan kegiatan usaha ini membuat Perseroan bisa memberikan nilai tambah dalam produk yang dijual, sehingga potensi nilai pasar dari produk menjadi lebih tinggi dan pada akhirnya akan memberikan keuntungan lebih bagi Perseroan. Selain itu, akan meluaskan jangkauan konsumen dari Perseroan karena produk yang ditawarkan menjadi lebih beragam. Perseroan juga menyasar eksisting customer yang nantinya diharapkan dapat menambah jumlah customer Perseroan. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk iv
Page 6 OCR 0.950
ysp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Perseroan harus terus melakukan penelaahaan, perumusan yang tepat, serta melaksanakan peningkatan dan pengembangan terkait keberlanjutan secara konsisten. Adapun strategi yang Perseroan lakukan untuk mengelola tantangan adalah melakukan pengkajian terkait keberlanjutan secara intensif, aktif dalam berbagai diskusi ataupun forum terkait keberlanjutan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan pihak ketiga, menelaah dan mematuhi peraturan terkait keberlanjutan dengan baik, serta melakukan adaptasi dan pengkajian terkait penerapan keberlanjutan pada industri sejenis. Perseroan menghadapi tantangan dari sisi eksternal, seperti jika terdapat gejolak perekonomian global, harga komoditas yang rendah, tekanan terhadap nilai tukar Rupiah yang berdampak pada sektor usaha, ditambah dengan adanya perubahan peraturan ataupun kebijakan yang berkaitan dengan aktivitas bisnis Perseroan. Hal tersebut akan berdampak pada penerapan keberlanjutan. Untuk mengelola tantangan ini, Manajemen Perseroan ataupun pihak yang terkait senantiasa mengikuti perkembangan peraturan dan menyesuaikannya dengan kondisi bisnis perusahaan, serta terus-menerus memperbarui informasi terkait perubahan peraturan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Meski demikian, dibalik sejumlah tantangan tersebut Perseroan juga memiliki peluang, terutama dengan dilakukannya penambahan kegiatan usaha ini karena adanya sinergi dengan bisnis yang eksisting yang mana dengan adanya peningkatan jumlah produk yang ditawarkan Perseroan dengan nilai tambah yakni sudah ada kerja sama dengan distributor-distributor dalam memproduksi produk alat kesehatan baru, Perseroan memiliki kesempatan untuk memperoleh pendapatan yang lebih besar. Dengan memperhatikan perkembangan usaha dan potensi pasar, maka rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan secara pasar layak untuk dilaksanakan. 2) Aspek Teknis Seiring berjalannya usaha dan melihat peluang yang ada, Perseroan berencana menambah produk usaha baru yaitu kursi roda (KBLI 30921), tiang infus (KBLI 32501), bak instrumen (KBLI 32502), dan tensimeter digital (KBLI 26602). Berikut adalah rincian penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan Perseroan: No| Keterangan Uraian S Plusmed » Produk baru yang akan dikembangkan Perseroan akan menggunakan merk 1 Logo & Merk dagang “Evo Plusmed” dimana merk tersebut merupakan merk alat kesehatan dari produk eksisting Perseroan, diantaranya yaitu varian masker, stetoskop, tensimeter, dan bouffant cap (penutup kepala/topi operasi) dengan merek Evo Plusmed. Pemakaian merk ini bertujuan untuk mengingatkan konsumen dengan produk eksisting Perseroan yang sudah dikenal luas, dimana produk-produk yang dihasilkan telah melalui proses pabrikasi yang canggih, bahan baku ramah lingkungan, serta menjaga tingkat higienitas. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk v
Page 7 OCR 0.665
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants /SPR Pihak yang akan 2 melakukan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk kegiatan produksi Biaya Investasi dengan Penambahan Kegiatan Usaha: A Jeasuras 1. Kendaraan 162.017.460 2, Penambahan Signage Ruang Produksi, Ruang Uji dan Gudang. 1leot 500.000 2.500.000 3. Mija Pengujan Produk (Customire) 2ue | 12800000| — 25000000 Total Penambahan Fasilitas 190.327.460 1 8 |enatatan panrux 3 Biaya yang 1. Masn CNC (Computer Numerkal Contra) 3m Won. dibutuhkan 2. Mesin lahir Sunit 18001000 7.500.000 3, Pengadaan Tool Kits Alat Bantu Pemeriksaan Komponen, Perakitan Komponen, dan Pengemasan Produk 1aet 2500000 7.300.000 “Total Penambahan Peralatan Pabrik 11026.450.623 | & Jamuan 1. Perilran 150.000.000 1, Baya Sewa Tanah dan Bangunan 986.126.518 Total Lain-lain 1.136.126.938 |Aset tetap yang sudah diinvestasikan 5.160.453.086 Kebugaran 192.500.000 Proyeksi Penjualan Penambahan Kegiatan Usaha 4 Pendapatan yang akan diperoleh Soatan4000| 56401775308) Gxeszo7rase| Gs19.cero7a 2esaoa27.ooo| 27005150320) 20702900201) 32c0.se1.o01 #saasosooo| sowceoas| ssnsaenara| sonata zamaw.ooo| assn2oans| Sssasriass | 10121204 isaws920.ooo| 15291705600) 162017617201 10230208 Alur Proses Produksi. 1) Alur Produksi Komponen Produk Kamponeniadi diperiksa dan diviikesesuainmutunya. ? Kampanen Gradedikirimke Gudang. ? Komponen NGyang bisadiperbaka. dikembolikanke rumng Or0dukoiuntukduntonea ulangdi meain CNC ? Komponen NG yang tidekhinadipsitaiki, dipinahkanuntuk. START 5 Alur proses — Kol Rima produksi 0 — Bahan bakuyang Bahan paku dipronandi dikirim dari Gudang mesinCNC hingga menghasilkan. Duturyaagor kemponeniodi. #eayaistandar. Bahan NG dikembalikan lagi ke Gudeng. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk vi
Page 8 OCR 0.843
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK () SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN / Public Appraisers and Consultants 2) Alur Perakitan Produk stan Komponan dan. Kemasanyar @ikirimGadGutang P/ N utunranagar ma YON Sy van d—m @bariataapmnangan. NAN psdiktsa Prosk alan kemaasual. Sta Iungstean tandan. man 2 tum dikomks | bapanpocking Meskluka: tin kabagisn.repai Xx Pn iunhar masa. | D Yargbeasi.toerboli: dim kebagunasseming. Y Yongudakbian donat. daa oruanankan Meskipun keempat produk yang akan dikembangkan tersebut memiliki fungsi dan bentuk yang bermacam, namun secara umum alur produksinya cukup sederhana. Beberapa komponen yang akan diproduksi oleh Perseroan, proses produksi dilakukan dengan menggunakan mesin CNC yang sudah ada. Penyesuaian yang diperlukan adalah menambah program yang akan dijalankan oleh mesin sesuai dengan komponen yang akan dibuat. Selama ini untuk memproduksi produk eksisting hanya memerlukan 30Yo dari kapasitas mesin secara keseluruhan. Dengan tambahan produk baru, diharapkan dapat memanfaatkan kapasitas mesin yang masih belum teralokasikan. Proses pemeriksaan, pengujian dan perakitan komponen menjadi produk jadi dilakukan dengan memakai area yang masih digunakan oleh untuk memproses produk eksisting. Hal ini memungkinkan dengan menerapkan sistem Clear and Clearance pada setiap awal proses perakitan masing-masing produk dan telah dijalankan oleh Perseroan selama ini untuk memproduksi produk eksisting. Dengan memperhatikan proses produksi dan ketersediaan sumber daya, maka rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan secara teknis layak untuk dilaksanakan. 3) Aspek Pola Bisnis a. Dengan keunggulan kompetitif yang telah dimiliki, Perseroan dapat menciptakan nilai yang diantaranya pengembangan kegiatan usaha baru dan penambahan sumber pendapatan baru b. Perseroan merupakan perusahaan publik yang telah berdiri cukup lama dan berpengalaman dibidang industri alat kesehatan. Merek dagang “Evo Plusmed" yang telah terbentuk serta dari keunggulan kualitas produk dengan pabrikasi teknologi yang canggih dan ramah lingkungan dapat dijadikan keunggulan Perseroan dalam bersaing di industri alat kesehatan. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk vii
Page 9 OCR 0.923
2. KANTOR JASA PENILAI PUBLIK S PR SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants / C. Perseroan memiliki kesempatan dan kemudahan dalam penjualan produk kepada para pelanggan lama yang telah menjalin baik dengan Perseroan selama ini melalui jaringan distribusi Perseroan yang telah tersebar di seluruh Indonesia. d. Perseroan menyadari adanya persaingan yang ketat dalam menjalankan bisnis dalam bidang alat kesehatan ini. Hal ini terlihat dari banyaknya perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha serupa dengan Perseroan. Seiring dengan persaingan usaha tersebut yang mungkin terjadi, Perseroan akan terus berupaya melakukan berbagai pengembangan strategi pada setiap segmen usaha yang dimiliki agar terus memiliki daya saing dengan perusahaan lain yang sejenis. Dengan memperhatikan pola bisnis yang akan diterapkan oleh Perseroan dalam rencana penambahan kegiatan usaha, maka rencana penambahan kegiatan usaha tersebut secara pola bisnis layak untuk dilaksanakan. 4) Aspek Model Manajemen Berdasarkan struktur organisasi, jumlah tenaga kerja, dan pengelolaan manajemen Perseroan, maka secara umum hal tersebut telah cukup mendukung operasional kerja perusahaan dalam rencana penambahan kegiatan usaha, sehingga dapat disimpulkan secara pola bisnis layak untuk dilaksanakan. 5) Aspek Keuangan a. Biaya Investasi Biaya Investasi Penambahan Kegiatan Usaha A (FASILITAS 1. Kendaraan 162.827.460 2. Penambahan Signage Ruang Produksi, Ruang Uji dan Gudang Lloot 2.500.000 2.500.000 3. Meja Pengujian Produk (Customize) 2unit 12.500.000 25.000.000 Total Penambahan Fasilitas 190.327.460 B (PERALATAN PABRIK 1. Mesin CNC (Computer Numerical Control) 3unit 4.011.498.688 2. Mesin Jahit Sunit 1.500.000 7.500.000 3. Pengadaan Tool Kit: Alat Bantu Pemeriksaan Komponen, Perakitan Komponen, dan Pengemasan Produk 1set 7.500.000 7.500.000 Total Penambahan Peralatan Pabrik 2.026.498.688 c Juam-tain 1. Perizinan 150.000.000 2. Biaya Sewa Tanah dan Bangunan 986.126.938 Total Lain-lain 1.136.126.938 'Aset tetap yang sudah diinvestasikan 5.160.453.086 Kekurangan investasi 192.500.000 b. Sumber Pembiayaan Total biaya investasi untuk rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan sebesar Han Rp5.352.953.086 yang meliputi kendaraan, Mesin CNC (Computer Numerical Control), Biaya Sewa Tanah dan Bangunan sebesar Rp5.160.453.086 sudah dilakukan investasi awal oleh Perseroan. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk viti
Page 10 OCR 0.907
USPR C KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Sedangkan sisanya sebesar Rp192.500.000 rencananya akan diinvestasikan pada kuartal IV 2024. Berdasarkan laporan audit Perseroan per 31 Maret 2024, kas dan setara kas Perseroan dibukukan sebesar Rp656.592.056, sehingga masih mencukupi untuk mendanai rencana penambahan investasi tersebut. Analisa Kelayakan Proyek Kelayakan investasi penambahan kegiatan usaha dihitung dengan menggunakan empat indikator yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Profitability Index (PI), dan Payback Period dengan ringkasan sebagai berikut: «Net Present Value (NPV) : Rp50.044.103.706 # Internal Rate of Return (IRR) 1 161,30Yo » Profitability Index (PI) : 871 « Payback Period : 2 tahun 1 bulan 8. WACC : 12,79Y6 Berdasarkan analisa kelayakan di atas, NPV menunjukkan nilai positif, IRR lebih tinggi daripada WACC dan PI lebih dari 1, dengan demikian investasi tersebut layak. Analisa Sensitivitas Berdasarkan analisa sensitivitas diketahui bahwa rencana Perseroan dalam penambahan kegiatan usaha tidak terlalu sensitif terhadap kenaikan maupun penurunan ketiga variabel. Proyek diketahui menjadi tidak layak jika terjadi penurunan penjualan hingga 20Yo. Berdasarkan analisa pada kelayakan pasar, kelayakan teknis, kelayakan pola bisnis, kelayakan model manajemen, dan kelayakan keuangan, maka dapat disimpulkan bahwa rencana penambahan kegiatan usaha yang akan dilaksanakan oleh PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah layak. Demikian hasil studi kelayakan yang kami lakukan dengan tetap mengacu pada standar dan kode etik yang berlaku. Hormat kami, KJPP SUGIANTO PRASODJO & REKAN Public Appraisers and Consultants Tr. Budi Prasodjo, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.) Managing Partner Penilai Properti & Bisnis Izin Men. Keu. No. PB-1.13.00375 STTD.PPB-09/PJ-1/PM.2/2023 MAPPI No. 92-S-00208 RMK-2017.00333 Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk ix
Page 11 OCR 0.881
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK ! SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN y Public Appraisers and Consultants DAFTAR ISI SURAT PENGANTAR DAFTAR ISI x PERNYATAAN PENILAI xii BABI PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang I-1 1.2 Maksud dan Tujuan T2 1.3 Metodologi 2 14 Kondisi, Syarat dan Pembatasan I-2 BAB II GAMBARAN UMUM PERSEROAN 2.1 Profil PT Hetzer Medical Indonesia Tbk II-1 2.2 Legalitas dan Perizinan II-3 2.3 Tenaga Kerja 1-4 24 Tinjauan Kinerja Keuangan 1II-5 2.5 Informasi Investigasi Lapangan II-11 BAB III ASPEK MAKRO INDONESIA 3.1 Makroekonomi Indonesia III-1 3.2 Kesimpulan Analisa Kelayakan Aspek Makro Indonesia III-6 BAB IV ASPEK PASAR 4.1 Industri Alat Kesehatan di Indonesia IV-1 4.2 Kondisi Pasar Rencana Penambahan Kegiatan Usaha IV-1 4.3 Kesimpulan Analisa Kelayakan Pasar IV-5 BAB V ASPEK TEKNIS 5.1 Bisnis Perseroan V-1 5.2 Rencana Penambahan Kegiatan Usaha V4 5.3 Identifikasi Areal dan Lingkungan Proyek V-10 5.4 Kesimpulan Analisa Kelayakan Teknis V-17 BAB VI ASPEK POLA BISNIS 6.1 Pola Bisnis Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan VI-1 6.2 Kesimpulan Analisa Kelayakan Pola Bisnis VI-3 Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk Xx
Page 12 OCR 0.893
y9P sp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants BAB VII ASPEK MODEL MANAJEMEN 7.1 Sumber Daya Manusia dan Kemampuan Manajemen 7.2 Ketersediaan Tenaga Kerja 7.3 Manajemen Kekayaan Intelektual (Intellectual Property) 7.4 Manajemen Risiko 7.5 Kesimpulan Analisa Kelayakan Model Manajemen BAB VIII ASPEK KEUANGAN 8.1 Rencana Perseroan 8.2 Metodologi Analisa 8.3 Cut Off Date dalam Analisa Arus Kas Bersih yang Digunakan Penetapan Tingkat Diskonto Proyeksi Keuangan Analisis Kelayakan Investasi Analisis Sensitivitas Kesimpulan Analisa Kelayakan Aspek Keuangan VII-1 VII-2 VII-6 VII-6 VII-7 VITI-1 VIII-1 VIII-1 VIII-1 VIII-2 VIII-5 VIII-12 VIII-13 VIII-14 Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk xi
Page 13 OCR 0.941
sp
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
Public Appraisers and Consultants
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, kami yang bertanda tangan di bawah ini
pada tanggal penilaian menyatakan bahwa:
1.
2
14,
12.
13.
14.
15,
16.
17.
Pernyataan dalam laporan penugasan ini, yang mana berdasarkan pada analisis, opini, dan
kesimpulan yang digambarkan di dalamnya, adalah benar dan akurat.
Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang terhadap
perusahaan dalam laporan ini, maupun kepentingan pribadi atau keberpihakan sehubungan dengan
hal-hal dalam laporan ini atau pihak-pihak terkait.
Penilai bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan.
Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap objek penugasan pada tanggal penilaian
(Cut Off Date).
Penilai telah melakukan analisis untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam laporan studi
kelayakan.
Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan.
Kesimpulan Pendapat telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.
Data ekonomi dan industri dalam laporan studi kelayakan diperoleh dari berbagai sumber yang
diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan.
Biaya profesional tidak berhubungan dengan pendapat kewajaran yang terdapat dalam laporan ini.
Penilai telah menyelesaikan persyaratan pendidikan profesional yang ditetapkan/dilaksanakan oleh
Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan perusahaan dan/atau jenis industri
yang dinilai.
Hasil penugasan ini tidak tergantung pada pengembangan atau indikasi nilai awal atau arahan
analisa untuk menghasilkan nilai yang subjektif, besaran nilai, penentuan pencapaian nilai, atau
peristiwa yang terjadi di kemudian hari yang berkaitan langsung yang ditujukan untuk penggunaan
laporan ini.
Penilai telah melaksanakan ruang lingkup sebagai berikut:
# Identifikasi masalah (identifikasi batasan, tujuan dan objek, definisi penilaian, dan tanggal
penilaian)
« Pengumpulan data dan wawancara
«Analisis data
# Penulisan laporan
Penilai telah melakukan analisis terhadap objek penugasan pada tanggal penilaian.
Penugasan ini telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tidak ada penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam
pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang dinyatakan
dalam laporan studi kelayakan ini.
Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penugasan telah dibuat
dengan memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan SPI Edisi VII Tahun 2018
tentang Kode Etik Penilai Indonesia dan Stadar Penilaian Indonesia dan Revisi SPI 330 Tahun 2020,
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020, No. 17/POJK.04/2020, dan Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ("SEOJK") No. 17/SEOJK.04/2020 dengan mencantumkan nama, kualifikasi
profesional dan tanda tangan penilai berikut tim pelaksananya (jika ada) dengan konfirmasi bahwa:
a. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui pemerintah yakni MAPPI,
b. Penilai melakukan wawancara dengan pihak manajemen.
Cc. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam laporan telah menyediakan bantuan
profesional dalam menyiapkan laporan.
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk xii
Page 14 OCR 0.873
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK o | SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN y Public Appraisers and Consultants Nama Kualifikasi Tanda Tangan Penanggung Jawab: Ir. Budi Prasodjo, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.) Izin Penilai Publik No. PB-1.13.00375 Ta . No, STTD.PPB-09/PJ-1/PM.2/2023 Penilai Properti & Bisnis MAPPI No. S-92-00208 Bersertifikat RMK-2017.00333 eni : Reviewer: Ruli Citrarini, SE Penilai Bisnis MAPPI No. 15-T-05474 Terakreditasi RMK-2017.00792 Penilai: Fitya Shabrina, SE MAPPI No. 19-P-09465 Penilai Bisnis RMK-2023.04816 Peserta Echa Tania Mulyani, S.M MAPPI No. 22-P-11210 Penilai Bisnis RMK-2023.04818 Peserta Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk xili
Page 15 OCR 0.939
1.1 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (“Perseroan”) merupakan sebuah Perseroan Terbatas berstatus perusahaan terbuka (public company) yang didirikan di Indonesia. Saat ini kegiatan Perseroan adalah menjalankan usaha dalam bidang manufaktur dan perdagangan alat kesehatan, khususnya masker medis, Kantor Pusat Perseroan berlokasi di Komplek Blue Sky Industrial (BSI) Kavling No. 09, Jl. Nanjung No.2, Leuwigajah, Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat 40532. Perseroan juga memiliki 2 (dua) pabrik eksisting yang berlokasi di Jl, Mahar Martanegara Leuwigajah 106, Cigugur Tengah, Kec. Cimahi tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat 40522 (pabrik 1) sementara lokasi pabrik 2 berada di lokasi kantor pusat. Berdasarkan informasi yang kami terima dari manajemen, Perseroan berencana menambah 4 (empat) KBLI sebagai berikut: 1, Industri Sepeda dan Kursi Roda Termasuk Becak (KBLI 30921) - Kursi Roda, Industri Furnitur untuk Operasi, Perawatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi (KBLI 32501) — Tiang Infus: 3. Industri Peralatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi, Perlengkapan Orthopedic dan Prosthetic (KBLI 32502) — Bak Instrumen: dan 4. Industri Peralatan Elektromedikal dan Elektroterapi (KBLI 26602) - Tensimeter Digital. Rencana penambahan kegiatan usaha akan dilaksanakan di lokasi pabrik 1 yang beralamat di Jl. Mahar Martanegara Leuwigajah 106, Cigugur Tengah, Kec. Cimahi tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat 40522. Berikut adalah pertimbangan Perseroan dalam melakukan penambahan kegiatan usaha di pabrik 1: 1. Terdapat sumber daya manusia yang belum termanfaatkan secara maksimal, 2. Terdapat space ruangan yang belum efektif terpakai, dan 3. Terdapat pemakaian mesin yang belum termanfaatkan secara maksimal. Penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan di pabrik 1 dapat memberikan keuntungan dan manfaat bagi Perseroan, serta dapat berpotensi memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan Perseroan. Berikut adalah keuntungan dan manfaat yang akan diperoleh Perseroan: 1. Diversifikasi Pendapatan, 2. Peningkatan Pendapatan, 3. Jangkauan pasar yang lebih luas: 4. Peningkatan daya saing. Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, rencana Perseroan berupa penambahan kegiatan usaha ini memerlukan studi kelayakan dengan mengacu Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK) Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk I-1
Page 16 OCR 0.938
Vsp 1.2 1.3 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK") Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, serta Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) dan Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII-2018 dan Revisi SPI 330 Tahun 2020, maka Perseroan menunjuk penilai untuk melaksanakan penyusunan studi kelayakan atas rencana penambahan kegiatan usaha (“studi kelayakan”) tersebut. Maksud dan Tujuan Laporan studi kelayakan ini bertujuan untuk memberikan pendapat mengenai kelayakan atas rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan yang selanjutnya akan digunakan Perseroan untuk memenuhi ketentuan dari Peraturan No. 35/POJK.04/2020 dan 17/POJK.04/2020. Studi kelayakan ini ditinjau dari berbagai aspek, meliputi aspek makro Indonesia, aspek pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis, aspek model manajemen, dan aspek keuangan. Hasil studi kelayakan ini dapat dijadikan sebagai pegangan bagi para pengelola perusahaan dan bahan pertimbangan untuk kebijaksanaan maupun pengambilan keputusan, baik yang bersifat administratif maupun operasional di kemudian hari, sehingga diharapkan target pelaksanaan proyek dapat direalisasikan sesuai dengan rencana. Penugasan ini dilakukan dengan mengacu kepada ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI") serta Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018 dan Revisi SPI 330 Tahun 2020. Metodologi Metode yang digunakan dalam menyusun laporan studi kelayakan ini adalah: # Pengumpulan data-data primer dari Perseroan terkait dengan rencana penambahan kegiatan usaha yang meliputi data-data identitas, perizinan, rencana usaha serta data-data lainnya yang terkait dengan rencana penambahan kegiatan usaha. # Dalam melaksanakan penugasan ini, analisis dilakukan terhadap kelayakan penambahan kegiatan usaha. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan indikator Net Present Value (NPV), Profitability Index (PI), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, Break Even Point (BEP), dan Return on Investment (ROI). # Dalam studi kelayakan ini kami melakukan analisis pada aspek makro Indonesia, aspek pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis, aspek model manajemen, dan aspek keuangan. Kondisi, Syarat dan Pembatasan Kondisi, syarat dan pembatasan dibuat sebagai kode etik profesional dan batasan kewenangan konsultan antara lain: 1. Laporan studi kelayakan merupakan hasil analisis KJPP SPR atas rencana Perseroan yang juga dimaksudkan untuk digunakan sebagai pemenuhan Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) dan Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018 dan Revisi SPI 330 Tahun 2020 serta POJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-2
Page 17 OCR 0.952
VsPR 10. 11, 12, 19, 14. 15. 16. 17. KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal. Nilai investasi yang digunakan dalam proyeksi merujuk pada rencana dan pertimbangan manajemen dan data pasar. Penyusunan laporan studi kelayakan ini merupakan interpretasi kami atas data dan informasi yang diperoleh dan tersedia yang kami anggap benar pada saat penyusunan laporan ini dilakukan. Asumsi-asumsi yang digunakan mungkin tidak lagi berlaku apabila terjadi sesuai atau kondisi tertentu yang mempengaruhi ketepatan asumsi-asumsi tersebut, seperti diberlakukannya peraturan-peraturan Pemerintah yang baru maupun perubahan-perubahan penting di manajemen, bidang politik, sosial dan ekonomi. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian sebagai akibat dari kesalahan opini atau kesimpulan yang terjadi karena adanya data atau informasi Perseroan yang relevan dan berpengaruh signifikan terhadap opini atau kesimpulan kami, yang tidak dan/atau belum kami terima dari Perseroan. Kami berasumsi bahwa Perseroan menaati semua peraturan yang ditetapkan Pemerintah, khususnya yang terkait dengan operasional perusahaan, baik di masa lalu maupun di masa mendatang. Kami tidak melaksanakan pemeriksaan terhadap legalitas aset yang dimiliki oleh Perseroan. Kami berasumsi bahwa tidak ada masalah legalitas berkenaan dengan aset- aset Perseroan, baik saat ini maupun di masa yang akan datang. Kami berasumsi bahwa Perseroan telah dan akan memenuhi kewajiban berkenaan dengan perpajakan, retribusi pungutan-pungutan, dan/atau kewajiban lainnya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses penyusunan studi kelayakan. Kami mengandalkan sepenuhnya data-data dari manajemen, adapun laporan keuangan audit per cut off date, kami peroleh dari manajemen. Data dan informasi diperoleh dari sumber dan data yang dapat dipercaya. Kami menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaian (/iduciary duty). Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penyusunan studi kelayakan dan kewajaran proyeksi. Laporan ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari pemberi tugas. Kami bukan konsultan yang berkompetensi masalah lingkungan hidup, dan karenanya tidak bertanggung jawab terhadap setiap kewajiban aktual atau potensial yang terkait dengan permasalahan lingkungan. Laporan studi kelayakan ini bersifat non disclaimer opinion. Penilai bertanggung jawab pada laporan studi kelayakan ini dan kesimpulan akhir dari laporan ini. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-3
Page 18 OCR 0.944
ysp 21 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants BAB II GAMBARAN UMUM PERSEROAN Profil PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 21.1 Pendirian PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (“Perseroan”) didirikan pada tahun 2010 berdasarkan Akta Notaris Cahya Suryana, S.H., No. 12 tanggal 31 Desember 2010 di Kota Bandung dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman nomor AHU-06450.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 8 februari 2011. Mulai resmi beroperasi pada tanggal 1 Maret 2011 dengan memproduksi masker bedah/surgica/ facemask 3 ply. Perseroan menjadi pelopor di Indonesia yang memproduksi masker kesehatan tipe Ear Loop 4D dengan merek dagang Evo Plusmed. Sejak Covid-19, Perseroan memberikan dukungan kepada Pemerintah melalui BIN dan BNPB dalam rangka menekan kelangkaan masker kesehatan di Indonesia. Perseroan juga telah mendapatkan sertifikat CPAKB dalam penerapan sistem manajemen mutu. Selain memproduksi masker, Perseroan juga memproduksi bouffant cap (penutup kepala/topi operasi) dan mendistribusikan hand sanitizer. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta Notaris Dr. Erny Kencanawati, S.H., M.H. No. 31 tanggal 28 Maret 2024 di Jakarta mengenai perubahan Direksi dan Komisaris Perseroan. Perubahan tersebut telah disahkan dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-AH.01.09-0139542 yang ditetapkan di Jakarta tanggal 04 April 2024. 2.1.2 Kegiatan Usaha Berdasarkan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. 11 tanggal 05 April 2022 yang dibuat di hadapan Notaris Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn., kegiatan Perseroan adalah sebagai berikut: a. Kegiatan usaha utama Perseroan: - Industri barang plastik lainnya Ytdl, Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang yang belum diklasifikasikan dimanapun, seperti peralatan kantor/pendidikan, peralatan kesehatan/laboratorium dari plastik, film atau lembaran kertas kaca (cellophane), batu buatan dari plastik (bukan listrik), berbagai barang plastik, seperti tutup kepala, peralatan penyekat, bagian dari peralatan penerangan, barang-barang kantor atau sekolah, barang-barang pakaian (jika hanya disegel atau disatukan, tidak dijahit), perlengkapan untuk furniture, patung, tape perekat dari plastik, kertas dinding plastik, alas sepatu dari plastik, pegangan cerutu dan rokok dari plastik, sisir, pengeriting rambut dari plastik, barang kesenangan dari plastik dan sebagainya. Termasuk juga pembuatan barang dari busa plastik. Pembuatan barang-barang peralatan olahraga. Pembuatan mainan anak-anak dari plastik. Pemuatan tas, buku saku dan sejenisnya dari kulit dan kulit buatan. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk Ui
Page 19 OCR 0.933
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK e 1 SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN v Public Appraisers and Consultants - Industri peralatan kedokteran dan kedokteran gigi serta perlengkapan lainnya, Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan kedokteran dan kedokteran gigi serta perlengkapan lainnya. Seperti kain dan benang steril/benang bedah dan kertas tisue untuk operasi, semen dan penambal gigi (kecuali perekat gigi palsu), lilin gigi dan preparat gigi lainnya, semen rekonstruksi tulang, masker medis seperti surgical mask. - Perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi dan alat kedokteran untuk manusia, Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi dan alat kedokteran untuk manusia. - Industri non woven (bukan tenunan). Kelompok ini mencakup usaha industri kain yang dibuat tanpa dengan proses anyaman atau perajutan, seperti kain kempa, kain felting dan kain laken. Termasuk industri kain untuk keperluan pelayanan kesehatan manusia, seperti duk operasi (surgical drape), baju, masker, penutup kepala dan perlengkapan non woven lain untuk operasi, dan pembalut luka non woven. b. Kegiatan usaha untuk menunjang kegiatan usaha utama Perseroan: - Industri Barang dari karet untuk kesehatan. Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari karet untuk kebutuhan menunjang kesehatan, antara lain seperti sarung kontrasepsi (KB)/kondom, dot dan alat kompres, sarung tangan karet medis, dan kateter urin (folley catheter). 2.1.3 Struktur Permodalan Hingga 31 Maret 2024, berdasarkan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. 64 tanggal 19 Oktober 2022 yang dibuat di hadapan Notaris Dr. Sugih Haryati, S.H. M.Kn., struktur permodalan Perseroan dan komposisi kepemilikan saham Perseroan adalah sebagai berikut: Dari Modal Dasar telah ditempatkan dan disetor sejumlah 1.562.500.000 (satu miliar lima ratus enam puluh dua juta lima ratus ribu) saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp31.250.000.000,00 (tiga puluh satu miliar dua ratus lima puluh juta rupiah), oleh para perseroan dengan rincian sebagaimana disebutkan dibawah ini: Figur 2.1 Struktur Permodalan Jemmy Kurniawan 1.062.500.000 21.250.000.000 Fancy Marsiana 62.500.000 1.250.000.000 Masyarakat 437.500.000 8.750.000.000 Jumlah 1.562.500.000 | 31.250.000.000 Sumber: Laporan Keuangan Audit per 31 Maret 2024 Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-2
Page 20 OCR 0.948
ysp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants 2.14 Susunan Pengurus Berdasarkan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. 31 tanggal 28 Maret 2024 yang dibuat di hadapan Notaris Dr. Erny Kencanawati, S.H., M.H., susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris Komisaris Utama : Tuan Jemmy Kurniawan Komisaris : Tuan Alvi Hadi Sugono Komisaris Independen : Tuan Tato Suprapto Basir Direksi Direktur Utama : Nyonya dr. Yenny Marlina Direktur : Tuan Herry Direktur : Nyonya Fancy Marsiana, SH 2.2 Legalitas dan Perizinan Pada saat ini Perseroan telah memperoleh dokumen-dokumen dan perizinan yang diperlukan dari instansi yang berwenang berkaitan dengan kegiatan usahanya sebagai berikut: 2, Surat Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dengan Nomor Induk Berusaha 8120106840674 yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Menteri Investasi, Pemerintah Republik Indonesia dan diterbitkan di Jakarta tanggal 7 Agustus 2018 dengan perubahan ke-21 tanggal 7 September 2022. Nomor Pokok Wajib Pajak 31.284.167.9-421.000 atas nama PT Hetzer Medical Indonesia Tbk, Salinan Akta Pendirian Perseroan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk yang didirikan berdasarkan Akta Cahya Suryana, S.H., No. 12 tanggal 31 Desember 2010 di Kota Bandung dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman nomor AHU- 06450.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 8 Februari 2011. Salinan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan berdasarkan Akta Notaris Theresia Yuliana, S.H di Cimahi No. 06 tanggal 26 Oktober 2019, mengenai perubahan peningkatan Modal Ditempatkan/disetor. Perubahan ini telah disahkan dalam Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0098250.AH.01.02.Tahun 2019 yang ditetapkan di Jakarta tanggal 26 November 2019. Salinan Akta Notaris Theresia Yuliana, SH. No. 07 tanggal 31 Mei 2021 di Cimahi. Perubahan ini telah disahkan dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-AH.01.03-0403030 yang ditetapkan di Jakarta tanggal 28 Juni 2021. Salinan Akta Notaris Theresia Yuliana, SH. No. 09 tanggal 23 September 2021 di Cimahi. Perubahan tersebut telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Pemberitahuan Nomor AHU-0053617.AH.01.02.Tahun 2021 yang diterbitkan di Jakarta tanggal 30 September 2021. Salinan Akta Notaris Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn, No. 97 tanggal 24 Desember 2021 di Tangerang mengenai perubahan peningkatan modal ditempatkan/disetor. Perubahan tersebut telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-3
Page 21 OCR 0.944
sp 2.3 10. ti. KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Indonesia dengan Pemberitahuan Nomor AHU-AH.01.03.0490901 yang diterbitkan di Jakarta tanggal 27 Desember 2021 Salinan Akta Notaris Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn. No. 97 tanggal 24 Desember 2021 di Tangerang, mengenai perubahan anggaran dasar perseroan. Perubahan tersebut telah disahkan dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0075516.AH.01.02.TAHUN 2021 yang ditetapkan di Jakarta tanggal 27 Desember 2021. Salinan Akta Notaris Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn. No. 11 tanggal 5 April 2022 di Jakarta, mengenai perubahan Anggaran Dasar Perseroan. Perubahan tersebut telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Pemberitahuan Nomor AHU-0024357.AH.01.02.Tahun 2022 yang diterbitkan di Jakarta tanggal 5 April 2022. Salinan Akta Notaris Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn. No. 64 tanggal 19 Oktober 2022 di Jakarta, tentang persetujuan peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah penawaran umum dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia. Perubahan tersebut telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Pemberitahuan Nomor AHU-AH.01.03-0303775 yang diterbitkan di Jakarta tanggal 19 Oktober 2022. Salinan Akta Notaris Dr. Erny Kencanawati, S.H., M.H. No. 31 tanggal 28 Maret 2024 di Bandung mengenai perubahan Direksi Dan Komisaris PT Hetzer Medical Indonesia Tbk. Perubahan tersebut telah disahkan dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-AH.01.09-0139542 yang ditetapkan di Jakarta tanggal 4 April 2024. Tenaga Kerja Dalam menjalankan kegiatan usaha eksisting, PT Hetzer Medical Indonesia Tbk memiliki ketersediaan tenaga kerja sebagai berikut: Figur 2.2 Jumlah Tenaga Kerja Karyawai p 30 Karyawan Tidak Tetap 52 Total Tenaga Kerja 82 Sumber: Manajemen Kemudian, kegiatan usaha beroperasi 6 hari dalam satu minggu dengan jam kerja sebagai berikut: 1. Jadwal Shift Produksi HMI 1 — Leuwigajah (Lokasi Pabrik 1/Penambahan Kegiatan Usaha) Jumlah Karyawan: 19 orang Dibagi 2 Grup: a. Grup Assembling 15 orang Jumlah Shift Grup Asembling — 2 shift - Pagi (06:00-14:00) & Siang (14:00-22:00) Per Shift 8 orang & 7 orang Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-4
Page 22 OCR 0.947
Vsp 24 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants b. Grup CNC Jumlah Shift Grup CNC 1 shift - Pagi (08:00-16:00) Per Shift 4 orang 2, Jadwal Shift Produksi HMI 2 — Nanjung (Lokasi Pabrik 2 dan Kantor Pusat) Jumlah Karyawan : 20 orang Jumlah Shift : 2 Shift - Pagi (06:00-14:00) & Siang (14:00-12:00) Per Shift : 10 orang Berdasarkan informasi dari Manajemen, dalam hal rencana penambahan kegiatan usaha ini, produk yang akan dihasilkan memiliki alur proses produksi yang cukup sederhana. Perseroan belum merencanakan adanya penambahan tenaga kerja pada divisi produksi maupun tenaga ahli profesional dalam bidang pembuat program CNC dan elektromedik dari yang telah dimiliki saat ini, karena Perseroan telah memiliki staf yang kompeten dalam kegiatan operasionalnya sehingga belum dibutuhkan penambahan tenaga kerja. Perseroan hanya perlu mengadakan pelatihan internal untuk meningkatkan pengetahuan dan kesigapan tenaga kerja dalam melakukan tugasnya. Tinjauan Kinerja Keuangan Berikut merupakan dasar analisis kinerja keuangan historis: a. Laporan Keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk Tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret 2024 (Audit) dan 31 Maret 2023 (Tidak Diaudit) oleh KAP Heliantono & Rekan dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material. b. Laporan Keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang telah diaudit oleh KAP Heliantono & Rekan dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material. C. Laporan Keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit oleh KAP Heliantono & Rekan dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material. d. Laporan Keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tanggal 31 Desember 2021, 2020 dan 2019 yang telah diaudit oleh KAP Heliantono & Rekan dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-5
Page 23 OCR 0.639
, le SP Tinjauan Laba (Rugi) KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Figur 2.3 Laporan Laba (Rugi) Perseroan “angens2aias | Geeoeera0a 227217500 Masker plus 28s0200001| sosox217ana | scooneas54 m9913 Tensimeter . . - 2 ama | aster sowassaco| asar7asasr| aarnneasa| aassarasun | a020595.007 stetostop - : . - | aso5z0077s| —asanorsa Bouffart cap aasasaso| oo senmsoaca| oo mssorarof oo #zanoss| oo 3s20os7mo| — asos1020 Antseptic - E 180562730 — @asnseo9| 15818407 250616 | sarungtangan 7209211273 $ : 5 : taindain 508.295.739 asesass loroan POKOK pemJuALaN tezsoaseoom| (anasr.siso20| (2o-acosse7a2)| re21assea2n) (2-516.027 co8) Lama KOTOR 2223.396308 | sesasatoaas | 55328752566 |. 21.s02271.501 “459.102.605 beban Usaha Beban penjualan Usrozosen| (r0ses1282 (33620125681 (ners) Beban umum dan administrasi (2.621.013.632)| (10.254.152.292)| (13.586.561.018) (2.839.156.140) (LABA (RUGI) USAHA 421.362.813 | 48,639.313.565 4.553.297.918 1801.730.835)| Ibergrastan sangan kasam) 2n0010e0| —2asse2ata| — 2na0216 2215.005 28541 beban keuangan traseasal oo tiooonsowl oaowimaas) omenzo2z1e1| otenesan| Usrstoen0) Ieanetatn - neto - 37.311.029 10.954.502 (3.222.200.650) | (523.873. x85)| (a02 767) BA RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN mososn | Tamssmsa| mimermo| sense | psmayan| “panas Manfaat Beban) Pajak Penghaslan - Neto Uroznssasil torrosmars) mascassasn) oo ssasaesn! 1000001 3410222 (LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN 308.415.058 | 37.962.484.531 | 26.632.346.389 231.061.969 | (3.570.477.553) (939.818. 719)| jeennsuna (RUGI) KOMPREMENSIF LAIN Pos yang tidak akan direklasfikasikan ke laba rugi Pengukuran kemal tatilts diestimasi atas imbalan pascakerja (orsocsasl — ao03es075) ssnz1| — poamesal oo Umamasil — p2253s20) Pajak penghasilan terkait 2.767 46.064.277 11.215.992) 8.619.524 17.213.067 4904572 JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREMENSIF TAHUN BERJALAN 240.084.924 | 37.799.125.733 | 26.635,657.634 206.301.839 | (3.631.505.701): 1957.207.657 | Sumber: Laporan Keuangan Perseroan Pendapatan Perseroan secara historis diperoleh dari penjualan masker plus, tensimeter, masker, stetoskop, bouffant cap, antiseptic, sarung tangan, dan penjualan lain-lain. Rata-rata laba kotor terhadap penjualan bersih selama periode 31 Desember 2019 hingga 31 Maret 2024 adalah sebesar 55,19Yo dengan persentase terendah pada periode 2019 sebesar 26,90Ys dan tertinggi pada tahun 2021 sebesar 73,00Yo, sementara rata-rata laba (rugi) usaha terhadap penjualan bersih selama periode 31 Desember 2019 hingga 31 Maret 2024 adalah sebesar 14,65Yo. Selama tahun 2021 hingga 2023, Perseroan terus mengalami penurunan laba bersih tahun berjalan. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya penjualan masker secara bertahap setiap tahunnya akibat dari meredanya covid-19 dengan titik terendah pada tahun 2023 dimana Perseroan membukukan rugi bersih untuk pertama kali selama periode historis. Pada 31 Maret 2024, Perseroan mencatatkan rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp939,82 juta. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk II -6
Page 24 OCR 0.888
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Tinjauan Posisi Keuangan Figur 2.4 Laporan Posisi Keuangan Perseroan ASET ASET LANCAR 5.595.054.571 | 21.236.510.473 | 14.894.876.311 | 37.390.499.259 | 23.520.572.387 | 21.207.752.746 ASET TIDAK LANCAR 2.147.061.146 | -9.648.738.807 | 35.085.928.031 | 43.536:921.674 | 53.604.634.415 | 52.554.929:326 TOTAL ASET 7.743.115.717 | 30.885.249.280 | 49.980.804.342 | 80.927.420.933 | 7.125.206.802 | 73.762.682.072 LIABILITAS DAN EKUITAS LUABILITAS JANGKA PENDEK 3.408.703.450 | 17.476.352.799| 7.795.123.712) 4.142.904.876 | 6.330238325| 4581731811 LABILITAS JANGKA PANJANG 105.758.785| 381117.266| 9722243781) 7.997.221.913 | 5.639.180.034| 4.982.369.475 TOTAL LIABILITAS 3.514.462.235 | 17.857.470.06s | 17.517.367.493 | 12.140.126.789 | 1.965.418.359 | 5.562.101.286 EKUITAS 4.228.653.482 | 13.027.779.215 | 3.463.436.849 | 68.787.294.144 | 65.155.788.443 | 6.198.580.786 ITOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 7.743.115.717 | 30.885.249.280 | 49.980.804.342 | 80.927.420.933 | 7.125.206.802 | 73.762.682.072 Sumber: Laporan Keuangan Perseroan Berdasarkan tabel di atas, total aset dan ekuitas Perseroan selama periode historis terlihat meningkat hingga tahun 2022 dan turun pada 2023, sementara liabilitas terus mengalami penurunan dari tahun 2021 hingga 2023. Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing akun: a. Aset Total aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 tercatat sebesar Rp77,13 miliar, turun sebesar 4,70Y6 secara year on year (yoy) jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp80,93 miliar. Pada 31 Maret 2024, Perseroan membukukan total aset sebesar Rp73,76 miliar. Aset Lancar Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan, yang masuk ke dalam klasifikasi aset lancar adalah jika dapat diselesaikan dalam waktu kurang atau sama dengan dua belas bulan. Pada tahun 2023, total aset lancar Perseroan mengalami penurunan sebesar 37,09Yb atau sejumlah Rp13,87 miliar dibandingkan tahun 2022 terutama disebabkan oleh penurunan kas dan bank serta uang muka. Pada 31 Maret 2024, Perseroan membukukan aset lancar sebesar Rp21,21 miliar. Aset Tidak Lancar Berbanding terbalik dengan aset lancar, aset tidak lancar perseroan pada tahun 2023 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2022. Perseroan membukukan aset tidak lancar sebesar Rp53,60 miliar pada tahun 2023 atau meningkat sebesar 23,124 dibandingkan tahun sebelumnya yang utama disebabkan oleh penambahan aset tetap. Pada 31 Maret 2024, Perseroan membukukan aset tidak lancar sebesar Rp52,55 miliar. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-7
Page 25 OCR 0.931
Vsp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants b. Liabilitas Liabilitas terdiri dari liabilitas jangka pendek dan liabilitas jangka panjang. Hingga tahun 2023, jumlah liabilitas mencapai Rp11,97 miliar, mengalami sedikit penurunan sebesar 14196 dibandingkan tahun 2022 yang tercatat Rp12,14 miliar. Pada 31 Maret 2024, Perseroan membukukan total liabilitas sebesar Rp9,56 miliar. Liabilitas Jangka Pendek Liabilitas jangka pendek terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, utang pajak, utang sewa, pendapatan diterima di muka, serta utang pembiayaan konsumen dan utang bank yang jatuh tempo dalam 1 tahun. Pada tahun 2023, liabilitas jangka pendek Perseroan mengalami peningkatan sebesar 52,80Yo dari Rp4,14 miliar menjadi Rp6,33 miliar. Hal ini terutama disebabkan adanya pendapatan diterima dimuka. Liabilitas Jangka Panjang Akun liabilitas jangka panjang terdiri dari liabilitas imbalan pascakerja serta utang pembiayaan konsumen dan utang bank setelah dikurangi bagian jatuh tempo 1 tahun. Liabilitas jangka panjang pada tahun 2023 mengalami penurunan sebesar 29,49Yo karena adanya penurunan utang bank. Pada 31 Maret 2024, Perseroan membukukan liabilitas jangka panjang sebesar Rp4,98 miliar. c. Ekuitas Total ekuitas Perseroan pada tahun 2023 mencapai Rp65,16 miliar di mana mengalami penurunan sebesar 5,28Yo dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp68,79 miliar. Pada 31 Maret 2024, Perseroan membukukan ekuitas sebesar Rp64,19 miliar. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-8
Page 26 OCR 0.602
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Tinjauan Arus Kas Figur 2.5 Laporan Arus Kas Perseoan TI enerimaar kas dar pelanggan 14202205305| asaz7sersio | #sesossnaan | sasazosaa20| 1sesssescee| Lesnsa7s0e temboyaran kas kepada pemasok lin32m772005|| tesassoss2es) (eraseinasaa @rass225cs)| (asancaraegi| Sasesozo0 enerimaan pengemballan Lang muka dari pemasok - | sozassss90 Penesmaan (pembayaran operasiora Iinnya Ieamozsna2s)| mosooses.re)| wasorcraas) Gn4assee200)| Urasssensnn| Mosusin3a2) Penerimaan penghasilan keuangan sesama| oo 22007560| — 2a3aspaw | 2422076 2845.905 285 San Pembayaran untuk beban keuangari tnaseasal oo ioooosoml | snsiasasil oEsozo21es)) pesenan) Us7s19850) Pembayaran pajak penghasilan toossama| o(ososzs2) iis4oso3nes0| 4.971.505.153) - -1 Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk Aktivitas Operasi W.con.aeo.asn)| “Amcm0.26.323 | 15483013207 | Tisozaannana| Saszyansen | 1525650255 (ARUS KAS DAN (UNTUK AKTIVITAS INVESTASI Penjualan aset tetap - - Looooo0| —2an2s22as - Perolehan asettetap (sas0s.oo01| (Aasa301.so01| (26554201201) tuo.us003.157) (032.51.920) Pembayaran uang muka perokchan aset Grssossse)| (rderaaszs0| oo tararascan (araosa70) g Pembayaran uang muka emisi sahary - - (12 500000) . Kas Bersih Digunakan untuk Aktvitas Investasi bana) Gas nsmo Gi noasomsj| G7 aoss2s2| tenarayesol —Uapasi aa) (ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS PENDANAAN Peningkatan modal disetor 240000.000 - | sasagooooo (Penerimaan tambahan modal disetor - - - | sosmassase| - Pembayaran utarg bank . - - | Ussecnaca| worseszsnl sezorasr7) Pembayaran utang pembiayaan konsumen ussezmajl oo asasoogl oassosoool yursasisanl oOWosnesinl (ss0s025 Pebayaran dviaen - | tesoowevoooo| 200.000.000 . . : Penerimaan utang Islan pak berelasi - | xaonoooovo | (e.ro0.ooo.ooo) - 725000000) — issvasso1| Penerimaan utong bank: - 11-200.000.000 Kas Bersih Diperoleh (Digunakan Untuk) AkIvtas Pendanaan Tansonass| tansnusaenon| 176s20zo0o | Sagtiysemae | (iTe0sex can) Ti A06154570) KENAIKAN (PENURUNAN KAS BERSIH DAN SETARA KAS Ssognssa| 1assogaas5 | (irasszsocisi| Incosnaes| Mesasinog| asean) (KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN sao2s273n| oo sanogasya | 1na7o7asass | sa0tasasa7 | sasus2oa02 | sesssasa7 | (KAS DAN SETARA WAS AKI TAHUN (—oonen| nanmsns| tanasasy| saoreoor| —cesesen| —Gessz0se Sumber: Laporan Keuangan Perseroan Dari laporan keuangan yang diperoleh, aktivitas cash flow pada periode yang berakhir pada 31 Maret 2024 diantaranya sebagai berikut: e Arus kas bersih dari (untuk) aktivitas operasi Perseroan menunjukan arus kas masuk sebesar Rp1,53 miliar pada periode 31 Maret 2024 yang berasal dari penerimaan kas dari pelanggan, pembayaran kas kepada pemasok, penerimaan pengembalian uang muka dari pemasok, penerimaan (pembayaran) operasional lainnya, penerimaan penghasilan keuangan, dan pembayaran untuk beban keuangan. e Arus kas bersih untuk aktivitas investasi Perseroan pada periode 31 Maret 2024 menunjukkan arus kas keluar sebesar Rp132,49 Juta yang berasal dari Perolehan Aset Tetap. e Arus kas bersih untuk aktivitas pendanaan Perseroan menunjukkan arus kas keluar sebesar Rp1,41 miliar pada 31 Maret 2024. Arus kas bersih tersebut berasal dari pembayaran utang bank, pembayaran utang pembiayaan konsumen, serta penerimaan utang lain-lain pihak berelasi. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-9:
Page 27 OCR 0.788
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Rasio Keuangan Figur 2.6 Rasio Keuangan LIKUIDITAS Current Ratio x 164 1,22 191 9,03 3,72| 4,63| 3,69 Auick Ratio x 0,72 110 0,74 725) 2387| 2561| 247 (Cash Ratio x 0,16) 0,79 0,18 1,29 O,t1| 0,14 0,45 (AKTIVITAS Rata-rata umur piutang days 32,75 12,39 10,10) 55) 8706| 13627) 4729 Rata-rata umur utang usaha days 55,37| 297 4337| 36,57| 31,38) 3192) 37,76 (Rata-rata umur persediaan days 129,83| 2563| 16315| teso2) 3o433l 3as2al 18953 Rata-rata umur aset tetap days 64,38 3976| 16875| a2096| 8370e| 9so26| 413,53 'SOLVABILITAS (Total Liabilitas terhadap Total Aset x das39x| 57820) 3s5osx| 1500xl 15526) 12974) 30258 (Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas x s311w| 137076| 5396x| 1765| 18376) 1as90x| sa150 PROFITABILITAS (Gross Margin 2690| 6826x| 7300| sesssl ssi9w| sosax) 55,190 L3 Operating Profit Margin x 3519| s540w| aa9sx| 12075) -t14sw| -16574| 14655 (Profit Margin “ 2576| 432a1| 3s1ax| — oe3s| “5714| -1943w| 77406 |Return On Asset P3 3985| a2291x| 5328x| — o29sl -aeae| -La1| 29,100 Return On Eguity P3 m29s| 20140x| 8203x| — osascl o-Sasxc| oo -140x| 623596 Sumber: Laporan keuangan Perseroan, diolah Rasio Likuidita: Tingkat Likuiditas Perseroan secara rata-rata dalam periode 31 Desember 2019 sampai 31 Maret 2024 yang dilihat dari rasio lancar (current ratio) dan rasio cepat (guick ratio) menunjukkan keadaan yang baik dimana nilai keduanya lebih dari 1 yang artinya aset lancar maupun aset lancar dikurangi oleh persediaan, nilainya masih sangat cukup untuk menutupi kewajiban lancar. Sementara untuk cash ratio, menunjukkan nilai rasio rata-rata di bawah 1, di mana kas yang dimiliki masih lebih rendah dari jumlah utang lancar. Rasio Aktivitas Rasio aktivitas menunjukkan efektif atau tidaknya Perusahaan dalam menggunakan sumber- sumber dana yang tersedia atau melihat efisensi perusahaan dalam memanfaatkan asetnya yang tersedia atau melihat efisiensi perusahaan dalam memanfaatkan asetnya untuk menghasilkan kas dan pendapatan. Jika dilihat dari rata-rata selama periode historis, secara berturut-turut rata-rata umur piutang usaha, umur utang usaha, umur persediaan, dan umur aset tetap yaitu sebesar 47 hari: 38 hari kali: 190 hari dan 414 hari. Rasio Solvabilit Rasio ini menilai kemampuan dalam melunasi semua kewajibannya, baik jangka pendek maupun jangka panjang dengan jaminan aset yang dimiliki perusahaan hingga perusahaan tutup atau likuidiasi. Rasio utang terhadap total aset rata-rata selama periode historis adalah sebesar 30,29Yo, sedangkan rasio utang terhadap total ekuitas yaitu sebesar 54,18Yo. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk II -10
Page 28 OCR 0.903
, le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Rasio Profitabilitas Rasio ini diperlukan untuk pencatatan transaksi keuangan. Biasanya dinilai oleh investor dan kreditur untuk menilai jumlah laba investasi yang akan diperoleh investor dan besaran laba perusahaan untuk menilai kemampuan perusagaan membayar utang kepada kreditur berdasarkan tingkat pemakaian aset dan sumber daya lainnya sehingga terlihat tingkat efisiensi perusahaan. Rata-rata marjin laba kotor selama periode historis mencapai 55,19Y6, margin laba usaha sebesar 14,65Yo, margin laba bersih sebesar 7,749, rasio pengembalian aset sebesar 29,10Yo dan untuk rata-rata rasio pengembalian ekuitas adalah sebesar 62,354. 2.5 Informasi Investigasi Lapangan Kami telah melakukan investigasi lapangan dalam rangka memperoleh informasi yang relevan dalam penugasan penambahan kegiatan usaha Perseroan. Berikut informasi terkait pelaksanaan investigasi lapangan: No. Surat Tugas 1 0664/KJPPSPR-ST/V/2024 Lokasi e Pabrik 1 # Jl Mahar Martanegara No.106, Kel. Cigugur Tengah, Kec, Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat 40522 e Pabrik 2 & Kantor : Komplek Blue Sky Industrial (BSI) Kavling No. 09, Pusat Jl. Nanjung No. 2 Leuwigajah, Kec. Cimahi Selata, Kota Cimahi, Jawa Barat 40532 Tanggal 1 30—31 Maret 2024 Pelaksana : Ruli Citrarini, SE, Fitya Shabrina, SE: Echa Tania Mulyani, SM Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk N-11
Page 29 OCR 0.915
3.1 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants BAB III ASPEK MAKRO INDONESIA Makroekonomi Indonesia 3.1.1 Kondisi Perekonomian Indonesia Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja ekonomi Indonesia terus menguat pada triwulan I 2024, di tengah perlambatan ekonomi global dan kenaikan inflasi domestik. Perkembangan tersebut tercermin pada pertumbuhan ekonomi triwulan I 2024 yang mencapai 5,11Y6 (yoy). Kinerja ekonomi yang tetap kuat tersebut ditopang oleh berlanjutnya perbaikan permintaan domestik dan tetap tingginya kinerja ekspor. Perbaikan ekonomi nasional juga tercermin pada kinerja berbagai lapangan usaha dan seluruh wilayah yang tetap baik. Ke depan, pertumbuhan ekonomi diprakirakan tetap kuat didorong oleh perbaikan permintaan domestik sejalan dengan terus meningkatnya mobilitas dan berlanjutnya penyelesaian Program Strategis Nasional (PSN). Namun demikian, dampak perlambatan ekonomi global terhadap kinerja ekspor dan potensi tertahannya konsumsi rumah tangga akibat kenaikan inflasi patut diwaspadai. Figur 3.1 Laju Pertumbuhan dan Sumber Pertumbuhan PDB Menurut Pengeluaran dalam persen (Yo, 1 Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 0,64 an 262 2. Pengeluaran Konsumsi LNPRT a18 2429 0.29 3. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah “36.69 1990 1.06 4. Pembentukan Modal Tetap Bruto 484 379 119 5. Perubahan Inventori . - - 6. Ekspor Barang dan Jasa “6.26 0,50 0,12 7. Dikurangi Impor Barang dan Jasa “411 177 0.35 Catatan: G-to-G: PDB atas dasar harga konstan pada suatu triwulan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya Yon: PDB atas dasar harga konstan pada suatu triwulan dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) Dari sisi pengeluaran, hampir seluruh komponen menunjukkan pertumbuhan yang positif. Konsumsi rumah tangga tumbuh tinggi sebesar 4,91Y6 (yoy). Pertumbuhan yang tetap tinggi tersebut sejalan dengan peningkatan aktivitas ekonomi selama Ramadhan, Kinerja investasi tercatat tumbuh sebesar 3,79Ys (yoy), aktivitas belanja modal pemerintah terkait Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk IIIl-1
Page 30 OCR 0.742
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN y Public Appraisers and Consultants infrastruktur turut mendorong aktivitas investasi bangunan. Sementara itu, konsumsi Pemerintah tumbuh sebesar 19,90Y6 (yoy) yang bersumber dari kenaikan gaji ASN dan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Perlambatan ekonomi global mempengaruhi pertumbuhan ekspor dan impor Indonesia. Pertumbuhan ekspor barang dan jasa mencapai 0,50Yo (yoy). Sementara Impor barang dan jasa tumbuh sebesar 1,77Y6 (yoy). Figur 3.2 Laju Pertumbuhan dan Sumber Pertumbuhan PDB Menurut Lapangan Usaha dalam persen (Yo) A Pertaruan Kehutanan dan Perikanan 001 354 041 B Pertambangan dan Penggalian “256 93 asa (CL Industn Pengolahan 035 413 ass D. Pengadaan Listrik dan Gas 247 535 007 E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Utang 077 ahh 2 PF. Konstruksi 25? 7.59 073 G Perdagangan Besar dan Eceran Beparasi Motxl dan Sepeda Motor 012 “58 050 HL Transportasi dan Pergudangan 19 85 038 | Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 028 939 029 & Informasi dan Komunikasi 17 (PE) 055 Ko Juta Kevangan dan Asuransi 228 30 Ore L RoslEstat 037 25 007 MN Jasa Perusahaan 170 923 «8 0. kamunisras Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sorial Wajo 439 13 057 P— Jua Pendidikan 10 234 020 @& hua Kesehatan dan Kegiatan Sosial 2a8 1164 015 RSTU. Jasa Lainnya 006 892 018 Catatari ato PDB atas datar harga korutan gada wastu timsan dibandingkan Bengan triasdan sebeharnnya Yon $ PDB stan dah 9 Data ngak keoilin Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) tan pada sastu #ewulan ditiandengkan Bengan triwulan yang sama tatrun sebelumnya teka sol Dari sisi Lapangan Usaha (LU), hampir seluruh LU pada triwulan I 2024 tumbuh positif. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh beberapa LU, seperti Industri Pengolahan, Pertambangan, Pertanian, serta Perdagangan Besar dan Eceran. LU Transportasi dan Perdagangan serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum juga mencatat pertumbuhan yang tinggi didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat dan kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi triwulan I 2024 disebagian Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-2
Page 31 OCR 0.916
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants besar wilayah Indonesia lebih tinggi dibandungkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya, kecuali Sumatera dan Jawa. Pertumbuhan tertinggi tercatat di wilayah Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua), diikuti Bali-Nusa Tenggara (Balinusra), Jawa, Kalimantan, dan Sumatera. Figur 3.3 Pertumbuhan & Kontribusi PDRB Menurut Pulau Triwulan I-2024 SULAwEsi MALUKU DAN PAPUA G9 2621 easy 18K @ Kontribusi Ak Pertumbuhan & 5770x "3 An A84 BALI DAN NUSA TENGGARA an 07K Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) Secara spasial, struktur perekonomian Indonesia pada triwulan I-2024 masih disumbangkan oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa dengan peranan terhadap PDB sebesar 57,70 persen, diikuti Pulau Sumatera sebesar 21,85 persen: Pulau Kalimantan sebesar 8,19 persen: Pulau Sulawesi sebesar 6,89 persen: Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 2,75 persen, serta Pulau Maluku dan Papua sebesar 2,62 persen. Ditengah kondisi geopolitik internasional yang kurang stabil, kondisi perekonomian Indonesia masih menunjukan perkembangan yang kondusif ditopang oleh factor kuatnya permintaan domestik. Hal ini diperlihatkan dari kinerja ekonomi disemua provinsi yang menunjukan pertumbuhan positif pada triwulan I-2024, dengan pertumbuhan (Y-on-Y) tertinggi tercatat pada kelompok provinsi di Pulau Maluku dan Papua sebesar 12,15 persen, disusul Pulau Sulawesi sebesar 6,35 persen, Pulau Kalimantan sebesar 6,17 persen, serta Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 5,07 persen. Kelompok provinsi di Pulau Jawa serta Pulau Sumatra mengalami perlambatan pertumbuhan (Y-on-Y) masing-masing sebesar 4,84 persen dan 4,24 persen. 3.1.2 Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) Neraca pembayaran Indonesia (NPI) triwulan I 2024 tetap baik sehingga mendukung ketahanan eksternal. Prospek neraca transaksi berjalan triwulan I 2024 sedikit menurun, dipengaruhi oleh menipisnya surplus neraca perdagangan barang. Pada Februari 2024, neraca perdagangan mencatatkan surplus sebesar 0,9 miliar dolar AS, menurun dibandingkan dengan surplus pada bulan sebelumnya sebesar 2,0 miliar dolar AS. Sementara itu, aliran masuk modal asing, khususnya investasi portofolio, terus berlanjut sehingga secara kumulatif sejak awal tahun hingga 18 Maret 2024 masih mencatat net inflows sebesar 1,4 miliar dolar AS, meskipun sempat terjadi outflows pada bulan Maret 2024 dipicu masih Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 111 -3
Page 32 OCR 0.948
r KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Februari 2024 tetap tinggi sebesar 144,0 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Secara keseluruhan, NPI 2024 diprakirakan tetap baik dan mencatatkan surplus dengan transaksi berjalan dalam kisaran defisit rendah sebesar 0,1Ys sampai dengan 0,9Yo dari PDB. Sementara itu, neraca transaksi modal dan finansial diprakirakan melanjutkan surplus didukung oleh aliran masuk modal asing yang dipengaruhi persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang menarik. Ke depan, Bank Indonesia senantiasa mencermati dinamika perekonomian global yang dapat memengaruhi prospek NPI dan terus memperkuat bauran kebijakan guna menjaga stabilitas perekonomian, serta melanjutkan koordinasi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas terkait guna memperkuat ketahanan sektor eksternal, 3.1.3 Nilai Tukar Rupiah Mayoritas nilai tukar negara emerging market termasuk Indonesia mengalami tekanan sejalan dengan indeks dollar AS yang terus mengalami peningkatan. tanggal 7 Maret 2024, nilai tukar Rupiah kembali melemah dan ditutup pada level Rp15.650 per dolar AS, atau terdepresiasi 6,62 persen. Indeks nilai tukar dolar AS melemah ke level 102,81 pada tanggal 7 Maret 2024 atau apresiasi turun ke level 4,083 persen. Sementara itu pada 8 Maret 2024, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp15.630 atau terdepresiasi turun di 6,61 persen. Figur 3.4 Nilai Tukar Sumber: Bank Indonesia Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk IN -4
Page 33 OCR 0.910
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Ke depan, kinerja nilai tukar Rupiah masih akan tetap diwarnai dengan tingginya ketidakpastian global terutama berasal dari dinamika langkah pengetatan moneter global, khususnya Amerika Serikat. Meski demikian, Pemerintah beserta Bank Indonesia serta lembaga keuangan lainnya akan berkoordinasi secara intens dalam mengantisipasi risiko global tersebut agar dapat meminimalisir dampaknya terhadap stabilitas perekonomian domestik. Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan nilai fundamentalnya untuk mendukung upaya pengendalian inflasi dan stabilitas makroekonomi. 3.1.4 Inflasi Tekanan inflasi pada bulan April 2024 menurun ke level 3,00Y6 (yoy) dari Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Maret 2024 tercatat sebesar 3,05Y6 (yoy). Inflasi kelompok pangan bergejolak (volatile foods) meningkat menjadi 10,33Ys (yoy) dari 8,47Yo pada bulan sebelumnya, dipengaruhi oleh faktor musiman periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan pergerseran musim tanah akibat dampak El-Nino. Inflasi kelompok harga diatur Pemerintah (administered prices) menurun menjadi 1,399o (yoy). Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspetasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons permintaan domestic, imported inflasion yang terkendali sejalan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif berkembangnya digitalisasi. Figur 3.5 Inflasi IHK dan Komponen Yeyoy 1476 Headline —m Core Sa mms Administered Prj mmm Volatile Food 4 16 JMMJ SN JI MMJ SN J MMJ SN JM 2021 2022 2023 2024 Sumber: Badan Kebijakan Fiskal (BKF) IHK Maret 2024 yang tetap terjaga dalam kisaran sasaran 2,5#1Yo tercatat sebesar 0,526 (mtm) berdasarkan Badan Pusat Statistik. Inflasi yang terjaga merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) melalui penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi akan tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2,5-1Yo pada 2024. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk III - 5
Page 34 OCR 0.855
3.2 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants 3.1.5 Suku Bunga Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan 87 Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6,25Y6 pada April 2024. Ini merupakan kenaikan yang pertama kali dilakukan bank sentral sejak Oktober 2023. Dengan demikian, suku bunga depasit facility juga naik sebesar 25 basis poin menjadi 5,5Y6 dan suku bunga /ending facility naik sebesar 25 basis poin menjadi 796. Kenaikan suku bunga ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya risiko global serta sebagai langkah pre-emptive dan forward looking untuk memastikan inflasi tetap dalam sasaran 2,5t1Yo pada 2024 dan 2025 sejalan dengan stance kebijakan moneter yang pro-stability. Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap pro-growthuntuk — mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan makroprudensial longgar terus ditempuh untuk mendorong kredit/pembiayaan perbankan kepada dunia usaha dan rumah tangga. Kebijakan sistem pembayaran diarahkan untuk memperkuat keandalan infrastruktur dan struktur industri sistem pembayaran, serta memperluas akseptasi digitalisasi sistem pembayaran. Figur 3.6 Suku Bunga Acuan BI (BI Rate) 2 3,5 3,5 3,5 3,5 3,5 3,5 3,5 3,5 3,5 0 2 DBD LD bb ol LP DL BP NM Ni Naa Ya Pan se ta sa” aa Ps Pu SP at Pad NP Po ai Sumber: Bank Indonesia Kesimpulan Analisa Kelayakan Aspek Makro Indonesia Dengan memperhatikan kondisi perekonomian Indonesia yang sedang tumbuh, maka rencana penambahan kegiatan usaha secara aspek makro layak untuk dilaksanakan. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk III - 6
Page 35 OCR 0.952
Vsp 41 42 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants BAB IV ASPEK PASAR Industri Alat Kesehatan di Indonesia Industri farmasi dan alat kesehatan telah ditetapkan menjadi sektor-sektor strategis dalam penerapan industri 4.0 Ketika Covid-19 masuk ke Indonesia, terjadi peningkatan permintaan terhadap vitamin, suplemen dan alat perlindungan diri untuk menambah kekebalan tubuh. Dengan strategi Pemerintah dalam menetapkan industri farmasi dan alat kesehatan pada sektor-sektor strategis, terget yang dituju adalah kemajuan industri untuk menghasilkan produk yang berteknologi tinggi, dengan begitu sektor industri farmasi dan alat kesehatan didorong melakukan transformasi teknologi berbasis digital, dimulai dari tahapan produksi hingga distribusi kepada konsumen. Saat ini kekuatan industri alat kesehatan dalam negeri telah didukung banyaknya perusahaan yang bergabung dalam Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI) dan telah mampu memproduksi alat kesehatan berkualitas seperti ventilator, hospita/ furniture, hingga medical apparel, Industri alat kesehatan nasional juga mempunyai peluang untuk memperluas pasar ekspornya ke sejumlah negara Uni Emirat Arab melalui keikutsertaan di ajang Arab Health 2024. Ke depan, Kemenperin mendorong industri alat kesehatan dalam negeri agar dapat menghasilkan produk berbasis teknologi tinggi seperti electromedic devices, implan orthopedic, dan perangkat radiologi. Guna mencapai sasaran tersebut, beberapa langkah yang perlu dijalankan, antara lain menjamin ketersediaan bahan baku, penguasaan teknologi dan inovasi, serta mengembangkan R&D alat kesehatan dengan harapan terciptanya ekosistem alat kesehatan berbasis riset. Selanjutnya, sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing dan teknologi industri alat kesehatan dalam negeri, Kemenperin berperan aktif mengembangkan Center of Excellence (CoE) Alat Kesehatan di Yogyakarta dengan mengkolaborasikan perguruan tinggi dan industri dalam R&D produk inovasi alat kesehatan. Kondisi Pasar Rencana Penambahan Kegiatan Usaha 4.21 Pangsa Pasar, Potensi Pasar, Sasaran, dan Potensi Nilai Pasar Sejak memasuki pasar industri alat kesehatan pada tahun 2011, Perseroan menjadi pelopor di Indonesia yang memproduksi masker kesehatan tipe Ear Loop 4D dengan merek dagang EVO Plusmed. Brand "EVO Plusmed” dikenal dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Reviu pelanggan terhadap produk Perseroan pada online store juga sangat baik. Produk Perseroan juga memiliki desain yang modis dan trendi sehingga nyaman untuk digunakan. Sehingga, dengan keunggulan kompetitif yang dimiliki, Perseroan memiliki pangsa pasar yang unggul. Selain memproduksi masker, Perseroan juga memproduksi stetoskop dan tensimeter. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk IV-1
Page 36 OCR 0.955
Vsp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants 4.2.2 Dengan makin berkembangannya industri kesehatan dalam negeri, kebutuhan atas komoditas alat kesehatan juga mengalami peningkatan. Saat ini alat kesehatan masih didominasi oleh produsen luar negeri. Hal tersebut menunjukkan potensi peralatan medis merek lokal untuk dapat bersaing mengingat banyaknya fasilitas kesehatan serta meningkatnya kebutuhan alat kesehatan. Dengan sekitar 3.000 rumah sakit, 10.000 puskesmas dan klinik swasta yang ada saat ini, merupakan potensi dan pangsa pasar yang menjanjikan bagi Perseroan. Ditambah lagi, perkembangan industri alat kesehatan diprediksi akan terus tumbuh dan mengalami peningkatan ke depannya. Penambahan kegiatan usaha ini membuat Perseroan bisa memberikan nilai tambah dalam produk yang dijual, sehingga potensi nilai pasar dari produk menjadi lebih tinggi dan pada akhirnya akan memberikan keuntungan lebih bagi Perseroan. Dengan adanya penambahan kegiatan usaha ini, juga akan meluaskan jangkauan konsumen dari Perseroan karena produk yang ditawarkan menjadi lebih beragam. Perseroan juga menyasar eksisting customer yang nantinya diharapkan dapat menambah jumlah customer Perseroan. Kesinambungan (Sustainability) Perseroan menyadari bahwa mengintegrasikan aspek-aspek keberlanjutan ke dalam seluruh proses bisnis yang akan dijalankan perseroan dari adanya penambahan kegiatan usaha ini merupakan proses yang panjang dan memerlukan partisipasi semua pihak. Perseroan memaknai arti keberlanjutan dengan terus memaksimalkan dan memenuhi kebutuhan alat kesehatan, khususnya di Indonesia. dengan strategi keberlanjutan (sustainability strategy) Perseroan berupaya untuk menjaga keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang dengan mengacu pada Tujuan Pembangunan Pemerintah (Sustainable Development Goals/SDGs). Dalam proses penerapannya, perseroan menyeusaikan dengan tujuan dan berbagai capaian yang ingin dituju oleh Pemerintah, yang kemudian diimplementasikan pada seluruh aktivitas bisnis serta menyeimbangkan pada 2 aspek utama, yaitu aspek sosial, aspek ekonomi, dan aspek lingkungan. Perseroan berkomitmen untuk menerapkan strategi keberlanjutan (sustainability strategy) yang sesuai dengan Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan, serta senantiasa melakukan proses adaptasi dan komunikasi yang aktif dalam meningkatkan dan mengembangkan aspek keberlanjutan, terutama dalam proses produksi yang baik dan bertanggung jawab, pengelolaan sumber daya manusia (SDM), pemenuhan peraturan dan perundang-undangan, serta pelaksanaan praktik tanggung jawab sosial dan lingkungan yang konsisten melalui kesadaran penuh dari seluruh insan perusahaan. Dengan adanya penambahan kegiatan usaha serta adanya penerapan keberlanjutan yang merupakan sebuah proses yang baru bagi Perseroan, Perseroan harus terus melakukan penelaahaan, perumusan yang tepat, serta melaksanakan peningkatan dan pengembangan terkait keberlanjutan secara konsisten. Adapun strategi yang Perseroan lakukan untuk mengelola tantangan tersebut adalah melakukan pengkajian terkait keberlanjutan secara intensif, aktif dalam berbagai diskusi ataupun forum terkait keberlanjutan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan pihak ketiga, Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk IV-2
Page 37 OCR 0.953
, le SP KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants 4.2.3 menelaah dan mematuhi peraturan terkait keberlanjutan dengan baik, serta melakukan adaptasi dan pengkajian terkait penerapan keberlanjutan pada industri sejenis. Tantangan dan Peluang Penambahan Kegiatan Usaha Dalam penambahan kegiatan usaha, Perseroan menghadapi tantangan yang mencakup permasalahan operasional serta kondisi eksternal. Pada kegiatan operasional, Perseroan perlu terus menerus berinovasi meningkatkan kualitas produk yang sejalan dengan kemajuan teknologi. Upaya yang telah dilakukan Perseroan dalam menghadapi permasalahan tersebut, yakni dengan beradaptasi pada perubahan melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih unggul baik secara soft skill maupun hard skill, serta melakukan riset dan inovasi. Perseroan juga menghadapi tantangan dari sisi eksternal, seperti jika terdapat gejolak perekonomian global, harga komoditas yang rendah, tekanan terhadap nilai tukar Rupiah yang berdampak pada sektor usaha, ditambah dengan adanya perubahan peraturan ataupun kebijakan yang berkaitan dengan aktivitas bisnis Perseroan. Hal tersebut akan berdampak pada penerapan keberlanjutan. Untuk mengelola tantangan ini, Manajemen Perseroan ataupun pihak yang terkait senantiasa mengikuti perkembangan peraturan dan menyesuaikannya dengan kondisi bisnis perusahaan, serta terus-menerus memperbarui informasi terkait perubahan peraturan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Meski demikian, dibalik sejumlah tantangan tersebut Perseroan juga memiliki peluang, terutama dengan dilakukannya penambahan kegiatan usaha ini karena adanya sinergi dengan bisnis yang eksisting yang mana dengan adanya peningkatan jumlah produk yang ditawarkan Perseroan dengan nilai tambah yakni sudah ada kerja sama dengan distributor-distributor dalam memperoduksi produk alat kesehatan baru, Perseroan memiliki kesempatan untuk memperoleh pendapatan yang lebih besar. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk IV-3
Page 38 OCR 0.948
Vsp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants 4.24 Jalur Distribusi Perseroan dan Rencana Area Penjualan Berdasarkan informasi dari Manajemen, Perseroan berencana menjual produk penambahan kegiatan usaha kepada distributor yang telah ditunjuk dan nantinya akan didistribusikan ke toko-toko hingga sampai pada konsumen akhir. Adapun skema jalur distributor dapat dilihat pada figur berikut: Figur 4.1 Skema Jalur Distribusi Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Sumber: Manejemen Untuk penjualan produk penambahan kegiatan usaha, Perseroan berencana melayani seluruh Indonesia. Perseroan berencana bekerjasama dengan distributor yang sudah berjalan dan menambah distributor baru untuk memenuhi kebutuhan pasar. Adapun distributor Perseroan yang sudah berjalan dengan produk eksisting, sebagai berikut: 1. PT Buana Inti Usaha . PT Buana Inti Medika Prima . PT Cipta Sukses Medika PT Sentra Asia Gemilang PT Karya Pratama PT Serenity Indonesia PT Anugerah Jaya Fordic NOPAWN 4.2.5 Strategi Pemasaran Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Manajemen, dalam rangka pengembangan kegiatan usaha ini, Perseroan berencana melakukan strategi penetrasi ke pasar alat kesehatan dengan menawarkan produk yang memiliki kualitas premium dengan menggunakan bahan baku yang aman dan nyaman, serta penetapan harga jual produk yang bersaing dengan kompetitor lain, sehingga membuat Perseroan lebih optimis untuk menggapai market. Tujuan tersebut cukup sederhana, yaitu untuk membuat brand tampak lebih unggul dari segi harga dan kualitas. Penetapan harga Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk IV-4
Page 39 OCR 0.955
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants 4.2.6 4.2.7 yang bersaing dilakukan sebagai strategi untuk menarik pembeli guna meningkatkan jumlah penjualan secara cepat. Selain itu, strategi ini juga digunakan untuk membangun brand awareness dan meningkatkan brand exposure. Rencana Harga Jual Berdasarkan informasi yang di peroleh dari Manajemen, rencana harga jual yang akan diberikan Perseroan adalah sebagai berikut: Figur 4.2 Rencana Harga Jual Penambahan Kegiatan Usaha 1 | Kursi Roda Standar Rp600.000 2 | Tiang Infus Stainless 304 kaki 5 Rp150.000 3 | Bak Instrumen 509 Rp65.000 4 | Tensi Digital Rp200.000 Sumber: Manajemen Pesaing Usaha Persaingan dalam usaha tentunya tidak terlepas dari kompetitor. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Manajemen, berikut adalah kompetitor Perseroan pada industri alat kesehatan yang tumbuh dan berkembang di beberapa wilayah: Figur 4.3 Daftar Pesaing Perseroan 1 | PT Jayamas Medica Industri Tbk Jombang ONE MED 2 | PT Royal Sultan Agung Jakarta GEA Sumber: Manajemen Adapun upaya Perseroan dalam menghadapi persaingan yaitu melakukan penetrasi ke pasar dengan menawarkan harga jual yang bersaing dengan kompetitor, tentunya dengan menjamin kualitas standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. 43 Kesimpulan Analisa Kelayakan Pasar Dengan memperhatikan perkembangan usaha dan potensi pasar, maka rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan secara pasar layak untuk dilaksanakan. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk IV-5
Page 40 OCR 0.935
Vsp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants BAB V ASPEK TEKNIS 51 Bisnis Perseroan Sampai saat ini Perseroan melakukan kegiatan produksi dan pemasaran untuk komoditas sebagai berikut: 1. 2 3. 4 Masker dengan varian Ear Loop, Tie On, Head Loop dan Ear Loop 4D, Bouffant Cap, Stethoscope dengan varian Classic, Colorful, Cardiology, Stylo dan Dual Head: Tensimeter dengan varian Colorful, Desk Model, Wall Model dan Mobile Model. Secara umum kegiatan yang rutin dilakukan Perseroan dalam melakukan produksi dan pemasaran untuk produk-produk eksisting seperti masker 4D, Bouffant Cap, Stethoscope, dan Tensimeter adalah sebagai berikut: a. sorpang Pembelian dan penerimaan bahan baku dan bahan kemas dari supplier, Penyimpanan bahan baku dan bahan kemas di dalam gudang, Pengubahan bentuk bahan baku menjadi produk setengah jadi hingga ke produk jadi, Perakitan komponen produk untuk menjadi produk jadi, Pengemasan produk, Penyimpanan produk jadi di dalam gudang: Pemasaran produk kepada konsumen, dan Pengiriman produk kepada konsumen. Kegiatan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Purchasing Purchasing memastikan semua kebutuhan bahan baku, bahan kemas maupun pendukung produksi telah dipesan sesuai jumlah kebutuhan serta mengatur tenggat pengriman dari supplier agar mengikuti schedule produksi yang telah dibuat. PPIC PPIC memastikan proses produksi maupun kiriman produk jadi sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan. Dengan demikian PPIC terus berkoordinasi dengan setiap bagian terkait agar dapat berjalan sinergi demi terlaksananya proses produksi dan pengiriman yang sesuai dengan rencana, a. Gudang Bahan Baku dan Bahan Kemas Gudang bertanggungjawab terhadap bahan baku dan bahan kemas dari mulai penerimaan, penyimpanan, hingga pengiriman ke ruang produksi. Gudang memastikan proses tersebut berjalan sesuai standar, yang meliputi: e Proses pemeriksaan saat penerimaan dari supplier, # Proses penyimpanan stock bahan baku dan bahan kemas, # Proses pengiriman bahan baku dan bahan kemas ke ruang produksi. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-i1
Page 41 OCR 0.910
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK Public Appraisers and Consultants y SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN b. Produksi Bagian Produksi bertanggung jawab terhadap standarisasi seluruh proses produksi mulai dari penerimaan bahan baku dan bahan kemas hingga pengiriman produk jadi ke gudang yang meliputi: # Penyimpanan bahan baku dan bahan kemas di ruang transit bahan baku dan bahan kemas, # Proses produksi, yaitu pengolahan bahan baku untuk menjadi produk setengah jadi hingga produk jadi, Proses assembling, yaitu perakitan komponen produk menjadi produk jadi, Proses packaging, yaitu pengemasan dan penandaan produk jadi: @uality control, yaitu pengawasan kualitas produk dan bahan kemas produk, Proses pengiriman/setoran produk jadi ke gudang barang jadi. 3. Gudang Produk Jadi Gudang Produk Jadi bertanggungjawab terhadap proses penerimaan setoran produk jadi dari ruang produksi hingga produk tersebut dikirim ke customer, yang meliputi: a. Proses penerimaan produk jadi dari ruang produksi, b. Proses penyimpanan produk jadi: C. Proses pengiriman produk jadi kepada customer. 4. Marketing Marketing bertanggung jawab terhadap kegiatan penjualan dan menjamin kepuasan pelanggan dapat terpenuhi. Dalam perencanaan produksi, Marketing memberikan data estimasi pasar sebagai acuan bagi PPIC dan Purchasing untuk melakukan pembelian bahan baku dan bahan kemas. Perseroan menawarkan produk dengan harga kompetitif dengan proses pabrikasi yang menerapkan teknologi canggih, bahan baku yang berkualitas dan ramah lingkungan, serta menjaga tingkat higienitas. Perseroan akan terus meningkatkan kinerja operasional dan keuangan serta bekerjasama dengan berbagai pihak, melalui pengembangan produk yang berkualitas, berdaya saing, dan kekinian. Figur 5.1 Jenis Produk Perseroan EVO-8 PIy Mask EVO - 3P1y Mask EVO - 4D Mask EVO - Cotortut Serius EVO Hijab Mask EVO - Camo Arany Series Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-2
Page 42 OCR 0.740
) le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants EVO - Styto Series EVO - Sparks Series EVO - Antiseptic Handrub CVO - Bouflari Cap Papi amat #vopanenen NN #voptame - Sumber: Manajemen Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 43 OCR 0.953
VsPR 5.2 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appr rs and Consultants Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Sejak tahun 2011, PT Hetzer Medical Indonesia Tbk mengawali kegiatan bisnisnya sebagai manufaktur alat kesehatan. Komoditas yang diproduksi adalah Masker Kesehatan dan Bouffant Cap dengan merek dagang Evo dan Evo Plusmed. Disamping itu, Perseroan juga memproduksi merek dagang dari perusahaan lain (maklon). Hingga tahun 2023, PT Hetzer Medical Indonesia Tbk terus berinovasi dengan meluncurkan produk baru yaitu Stetoskop dan Tensimeter, sekaligus mencatatkan diri sebagai produsen Chestpiece (komponen utama stetoskop) pertama di Indonesia. Adapun beberapa komponen produk tersebut harus didatangkan secara impor. Adanya aktivitas impor merupakan babak baru dalam perjalanan bisnis Perseroan yang membuka peluang untuk mengembangkan produk lebih banyak lagi. Tentunya dengan mempertimbangkan beberapa hal, diantaranya: a. Produk harus memilki potensi yang besar untuk dipasarkan di dalam negeri. b. Produk memiliki setidaknya satu komponen yang mampu diproduksi Perseroan dengan menggunakan mesin yang sudah ada atau tanpa harus menambah inventasi mesin. Cc. Perakitan produk sangat mudah sehingga memungkinkan dilakukan oleh sumber daya karyawan yang sudah ada. d. Proses pengontrolan mutu cukup mudah agar dapat menjamin kualitas setiap produk yang dihasilkan. Dengan mempertimbangkan hal tersebut di atas, Perseroan telah menemukan beberapa produk untuk dikembangkan. Pengalaman selama lebih dari 10 tahun dalam memproduksi dan memasarkan produk alat kesehatan ditambah dengan sumber daya manusia yang kompeten dalam menjadikan Perseroan sangat optimis untuk memperoleh hasil yang diharapkan dengan menambah produk sebagaimana yang akan diuraikan selanjutnya. Rencana pengembangan kegiatan usaha ini mengacu pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020. Adapun beberapa produk baru yang akan dikembangkan tersebut dirinci sebagai berikut: Figur 5.2 Rencana Penambahan Kegiatan Usaha 1 Kursi Roda 30921 2 Tiang Infus 32501 3 Bak Instrumen 32502 4 Tensimeter Digital 26602 Sumber: Manajemen 1) KBLI 30921 mengenai Industri Sepeda Dan Kursi Roda Termasuk Becak. Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan perakitan macam-macam sepeda dan becak, seperti sepeda tanpa motor, sepeda roda tiga (pengantar), tandem (sepeda Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-4
Page 44 OCR 0.952
VspR 2) KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants gandeng), dan sepeda anak-anak baik roda dua maupun roda tiga, termasuk pula pembuatan kereta bayi dan kendaraan difabel atau kursi roda baik bermotor maupun tidak. Kursi Roda (Wheelchair) Kursi Roda adalah alat yang berfungsi untuk membantu mobilitas seseorang yang terganggu atau tidak dapat berjalan akibat sakit, cedera atau karena usia. Dengan demikian penggunaan Kursi Roda dapat bersifat sementara atau permanen tergantung kondisi gangguan yang dialami pengguna. Meskipun inovasi pada Kursi Roda telah banyak dilakukan dengan menambahkan beberapa fitur yang menjadikan Kursi Roda semakin mudah dan semakin nyaman digunakan, namun Kursi Roda konvensional masih tetap banyak dibutuhkan karena harganya yang jauh lebih murah. Kursi Roda konvensional masih menjadi pilihan nomor satu terutama bagi pengguna yang bersifat sementara. Body Frame Full Set Rear Wheels Front Caster Foot Rest Leg Rest Seat alalulalwlvl- Back Rest KBLI 32501 mengenai Industri Furnitur Untuk Operasi, Perawatan Kedokteran Dan Kedokteran Gigi. Kelompok ini mencakup pembuatan perabot atau furnitur untuk kegiatan operasi, perawatan, kedokteran gigi dan kedokteran hewan, seperti meja operasi, tiang infus, tempat tidur rumah sakit dengan peralatan mekanik dan kursi untuk pemeriksaan dan perawatan gigi. n Stand, Tiang Infus adalah alat yang berfungsi untuk menempatkan botol cairan yang terhubung dengan pasien, baik saat pemberian infus elektrolit, obat maupun transfusi darah. Alat ini memiliki tiang yang ketinggiannya dapat disesuaikan. Bagian roda penyangga dapat diatur dalam kondisi terkunci maupun bebas, sehingga tiang mudah bergerak jika hendak dipindahkan namun tetap aman jika dikehendaki untuk diam di tempat. Tiang Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-5
Page 45 OCR 0.935
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK ) SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN y Public Appraisers and Consultants Infus merupakan alat yang wajib ada di setiap ruangan IGD, ruang rawat inap serta ruang observasi di setiap rumah sakit maupun klinik. ep—0 Hanger Adjustable Pole v " - 3 Spider Leg Wheel - v - 3) KBLI 32502 mengenai Industri Peralatan Kedokteran Dan Kedokteran Gigi, Perlengkapan Orthopaedic Dan Prosthetic. Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan dan perlengkapan untuk pemeriksaan kesehatan, operasi, kedokteran gigi dan kedokteran hewan, seperti e/ectrocardiograph, alat-alat bor gigi, peralatan test mata (termasuk reflektor, endoscope, dan lain-lain), jarum suntik, peralatan sterilisasi, peralatan pijat, ozone therapy, oxygen therapy, peralatan pernapasan buatan, perlengkapan orthopaedic dan prosthetic (crutches, surgical belts and trussers, orthopaedic corsets and shoes dan lain-lain), thermometer kedokteran, tungku pembakar laboratorium kedokteran gigi, mesin pembersihan ultrasonik laboratorium, peralatan destilasi laboratorium, alat sentrifugal laboratorium, pelat dan baut tulang (bone plates and screws), alat suntik, jarum suntik, kateter, cannulae dan sebagaiya, peralatan kedokteran gigi (termasuk kursi periksa dokter gigi yang tergabung dengan perlengkapan dokter gigi lainnya), gigi buatan dan sebagainya yang dibuat di laboratorium kedokteran gigi, mata buatan dari gelas dan peralatan tubuh palsu lainnya, seperti mata palsu, tengkorak palsu dan bagian-bagian dalam tubuh palsu. Kelompok ini juga mencakup pembuatan berbagai peralatan dan perlengkapan dalam bentuk instrumen bedah, antara lain seperti gunting, pinset, tang. Bak Instrumen (Instrument Tray) Bak Instrumen adalah wadah yang berfungsi untuk menyimpan peralatan medis yang steril dan siap untuk digunakan dalam operasi atau tindakan medis lainnya. Nierbeken/Bengkok adalah wadah yang biasanya digunakan untuk menyimpan peralatan medis yang sudah terpakai atau terkontaminasi darah, cairan maupun kotoran. Nierbeken juga biasanya digunakan untuk menyimpan sementara limbah medis seperti kasa bekas, kapas bekas bahkan muntahan pasien. Bak Instrumen dan Nierbeken harus Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-6
Page 46 OCR 0.915
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants terbuat dari stainless karena sifatnya yang anti karat dan tahan panas sehingga mudah untuk dilakukan sterilisasi. 1 ICap na V - " 2 | Body NP - - 4) KBLI 26602 mengenai Industri Elektromedikal dan Elektroterapi. Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan dan perlengkapan elektromedikal dan elektroterapi, seperti peralatan e/ectrocardiograph, peralatan test mata (termasuk reflektor, endoscope dan lain-lain), ozone therapy, oxygen therapy, penangkap citra (scanner) untuk diagnosa medis, peralatan MRI (magnetic resonce imaging), peralatan ultrasound medis, peralatan endoskopi elektromedikal, peralatan laser medis, peralatan alat bantu dengar dan peralatan alat pacu jantung. Tensimeter Digital (Digital Tensimeter) Tensimeter adalah alat yang berfungsi untuk mengukur tekanan darah. Awalnya Tensimeter menggunakan air raksa sebagai mediator tekanan, namun karena sifatnya yang karsinogenik maka Tensimeter raksa dilarang penggunaannya dan digantikan oleh Tensimeter Aneroid. Dengan teknologi yang semakin maju maka terciptalah Tensimeter Digital yang lebih mudah untuk digunakan. Tensimeter Digital merupakan terobosan yang mengubah baik metode pengukuran tekanan darah maupun pasar Tensimeter itu sendiri. Untuk hasil yang akurat, Tensimeter Aneroid harus digunakan bersama dengan Stetoskop dan oleh tenaga yang sudah memahami metode pengukurannya. Sementara Tensimeter Digital tidak memerlukan keahlian khusus maupun Stetoscope pada penggunannya. Dengan demikian pasar Tensimeter Digital tidak hanya pada kalangan tenaga medis, namun juga pada kalangan umum karena penggunannya yang efisien, tidak memerlukan keahlian khusus maupun alat bantu lain. 1 Cut Ser - 2 | Body Casing Set v 3 | PCB Circuit Set “ 4 | LCD Screen z slalu |. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-7
Page 47 OCR 0.720
|» SP. KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Figur 5.3 Rincian Penambahan Kegiatan Usaha No Keterangan Uraian Logo & Merek Yo Plusmed 3 Produk baru yang akan dikembangkan Perseroan akan menggunakan merek. dagang “Evo Plusmed” dimana merek tersebut merupakan brand alat kesehatan dari produk eksisting yang sudah terdaftar dan memiliki sertifikat merek. Pemakaian merek ini bertujuan untuk mengingatkan konsumen dengan produk eksisting Perseroan yang sudah dikenal luas. 2 Pihak yang akan melakukan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk kegiatan produksi 3! Biaya yang Biaya Investasi dengan Penambahan Kegiatan Usaha: dibutuhkan A (rasuuas 1 Kendaraan 162.227.460 2. Penambahan Signage Ruang Produksi, Ruary Uj dan Gudang 1oot 2500.000 21500000 3. Meja Pengujian Produk (Customizel Zoni 12500.000 25000000 Total Fasilitas 190327460 B (PERALATAN PABRIK 1 Mesin CNC (Computer umerkal Control) Bunit M01nd00.cog 2, Mesin ahit Sumi 1.500.000 7500000 3, Pengadaan Tool Kit: Alat Bantu Pemeriksaan Komponen, Perakitan Komponen, dan Pengemasan Produk 1set 7500.000 7.500.000 Total Penambahan Peralatan Pabrik Wo26.AS0.633 & Juwana 1 Periinan 150.000.000 2. Slaya Sewa Tanah dan Bangunan 986.126.936 Total tain-ain Tine12gs3a (Rset tetap yang sudah diinvestasikan (Kekurangan investasi 4 | Pendapatan yang akan diperoleh Proyeksi Penjualan Penambahan Kegiatan Usaha Green 2872509241 5515.362378 0559971855 16.08 742.73 @si9ss.e7 32.600.561064 coat 101467.272934 18.402006368 PEMWALAN SEKSI Ki Roda Tangintn tatingrumen | menimete ikat Sosntama.000 24540377.000 #548505.000 Tar aan.000 13349920000 56.201.775.08 22085150329 S.017.620431 8.092.208.748 15.291.795.600 7611284376 35:5101629.362 #sen.osasec ILan026215 20080925:213 Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-8
Page 48 OCR 0.609
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK ) SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN y Public Appraisers and Consultants 5 Alur Proses Alur Proses Produksi Produksi 1) Alur Produksi Komponen Produk Kamponeniadidipariksa dan 2 Komponan Grade dikirimka Gudang. 2 KempangaNG yongkisasdipstaaki, dikambalikonkeruang moduksiuntukdincpsesulangdi mesin CNC, 1? karongoan NG yangtidakbisa dinestsiki dinlastikan Untuk START kemudian dimusnahkan. Bahan bakuyang Bahan pakudirenoudi diktimdatiGudang mesin CNChinaga dipontikanladi menghasikan mutunya agar kkompooeniadi R Betan NG ANsu “ikambalikan asi kaGudang. 2) Alur Perakitan Produk Kemasan 9.4 pa menjadi produk akap enam Eradus siap kamanctuii Kap kim Sumber: Manajemen Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-9
Page 49 OCR 0.828
Ysp 5.3 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Identifikasi Areal dan Lingkungan Produksi dan Gudang 5.3.1 Lokasi Proses Produksi dan Gudang Saat ini, Perseroan memiliki kantor pusat yang beralamat di Komplek Blue Sky Industrial (BSI) Kav No.09, Jl. Nanjung No. 02, Leuwigajah, Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat 40532. Perseroan juga memiliki 2 (dua) pabrik eksisting yang berlokasi di Jl, Mahar Martanegara Leuwigajah 106, Cigugur Tengah, Kec Cimahi tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat 40522 (pabrik 2) sementara lokasi pabrik 1 berada di kantor pusat. Lokasi penambahan kegiatan usaha Perseroan direncanakan akan dilaksanakan di lokasi Pabrik 1 yang saat ini digunakan untuk meproduksi Stethoscope dan Aneroid Tensimeter. Figur 5.4 Aksesibilitas Lokasi Produksi (Pabrik 1) cimahi 1 Obeng pgn gg | Sons tan NG Tan, pisorsjan anti PN sos, our se (25 hg” PR Pa mutvadani ” ketaskag (GAN £ Poster apa, , 1 boa 20 aa » Punvarua Pak G2 : Ie $ N h navar | i £ gu At fr) | Manan ara pataa @ ' 4 | sman: TA (Pest Kurang lebih 8 km di sebelah barat laut dari Pusat Kota Bandung Dengan adanya penambahan aktivitas, Perseroan telah menganalisa dan mengidentifikasi beberapa hal yang perlu dilakukan terhadap fasilitas Pabrik 1, antara lain: 1. Renovasi atau perombakan denah tidak perlu dilakukan. 2. Harus dilakukan pengadaan mesin jahit yang dibutuhkan pada produksi Cuff (salah satu komponen dari produk Tensimeter Digital) 3. Harus dilakukan penambahan Signage pada area Gudang Bahan Baku & Kemasan, Ruang Produksi dan Gudang Produk Jadi. 4. Harus dilakukan perubahan /ayout alokasi penyimpanan pada rak Gudang Bahan Baku & Kemasan dan Gudang Produk Jadi. Selama ini dengan produksi 2 produk eksisting, rak penyimpanan di Gudang baru terpakai sekitar 20Yo dari total kapasitasnya. Dengan adanya penambahan 4 produk baru, penyimpanan bahan dan produk masih memungkinkan untuk dapat tertampung. Layout untuk alokasi penyimpanan harus diubah disesuaikan dengan jumlah produk agar setiap produk tersimpan sesuai /ayout kelompoknya. Hal ini bertujuan untuk memastikan penyimpanan produk tidak tercampur satu dengan yang lain serta sistem FIFO tetap bisa dijalankan dengan efisien. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-10
Page 50 OCR 0.824
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK IR sucuanro PRASODJO DAN REKAN IR sc Appraisers and Consultants 5. Harus dilakukan pengadaan too/ kit atau alat bantu yang akan digunakan pada aktivitas produksi, pemeriksan dan pengujian produk baru. 1. Ruang Engineering 12, Area Ui Produk 13. Gudang Produk Jadi 14, Area Transit Pengitiman 15, Area Karantina. Bahan Baku & Kemasan 18. Gudang Bahan Baku dan Kemasan. 7 s “8 ni ld 1. & La kb oa oi 2 1 (TN | I 0s gal | CO 20 IN IN U B3: zr “AI 4 5.3.2 Identifikasi Limbah dan Sampah Tata kelola limbah dan sampah merupakan salah satu aspek yang menjadi perhatian Perseroan. Dalam menjalankan eksisting proyek, perseroan telah memenuhi semua yang dipersyaratkan oleh Dinas Lingkungan Hidup terkait pengelolaan Limbah B3, UKL dan UPL serta sudah mendapatkan sertifikat Proper Biru. Secara umum sampah dan limbah yang dihasilkan oleh produk baru jenisnya tidak jauh berbeda dengan sampah dan limbah yang dihasilkan oleh produk yang sudah ada. Hanya ada penambahan 1 jenis yaitu limbah elektronik yang dihasilkan dari komponen Tensimeter Digital yang tidak lulus pengujian dan harus dimusnahkan. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-11
Page 51 OCR 0.854
Vsp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants NAMA IDENTIFIKASI TATA IDENTIFIKASI A KEL PRODUK SAMPAH KELOLA LIMBAH B3 TAT. LA Kursi Roda | Kemasan berupa dus, plastik, Dipisahkan Tidak ada - Tiang Inf sraban sesuai jenis, T : g Infus | Kemasan berupa disimpan Dikemas sesuai dus, bubble Scrap dan kelompoknya, . | sementara di wrap, tali plastik ps, coolant dari ditandai, Bak Kemasan berupa Kan din mesin CNC didokumentasikan Kerumah dus, Posik diambil oleh gn Sd an Pera " aa is penagab PoB. sikit pada Limbah 83. Kemudian id Benang jatt, | Pekeran komponen yang | diambil oleh jul Lai secara berkala | tidak lulus Pengelola rekanan | pengajan secara berkala. 5.3.3 Berdasarkan hasil identifikasi, tidak perlu ditambah fasilitas untuk penyimpanan sampah limbah baik TPS maupun TP Limbah B3. Hanya perlu penyesuaian untuk keperluan dokumentasi /ogbook Limbah B3. Adapun secara kuantitas, sampah dan limbah dipastikan akan bertambah dibanding dengan yang dihasilkan selama ini. Terkait ini bisa diantisipasi dengan menambah frekuensi pengeluaran sampah dan limbah dari TPS & TP Limbah B3 kepada pihak pengelola/penampung yang sudah menjadi rekanan. Kapasitas Berdasarkan informasi dari Manajemen, dengan adanya rencana penambahan kegiatan usaha ini, kapasitas total perakitan produk adalah sebagai berikut: Figur 5.5 Total Kapasitas Perakitan Produk (10090) 1 | Kursi Roda 4.725 56.700 2 | Tiang Infus 3.500 42.000 3 | Bak Instrumen 14.000 168.000 4 | Tensimeter Digital 8.000 96.000 Dalam analisa studi kelayakan ini, utilisasi produksi dimulai dari 60Y6 kemudian terus meningkat seiring dengan peningkatan penjualan, adapun proyeksi produksi penambahan kegiatan usaha selama tahun proyeksi adalah sebagai berikut: Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 52 OCR 0.888
Vsp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants 534 Figur 5.6 Kapasitas Produksi Selama Periode Proyeksi 2024-2029 anti Kursi Roda Unit/Bulan| 2835| 3308| 3544| 37801 4016| 4.253 Tiang Infus Unit/Bulan| 2100| 2450| 2625| 2sool 2975| 3.150 Bak Instrumen Unit/Bulan| 8400| ss00| 10500| 112001 11.900) 12.600 Tensimeter Digital Unit/8ulan| 4800| S.6o0o| 6000| 6400| 6800| 7.200 Ketersediaan dan Kualitas Sumber Daya Bahan Baku Mentah, Pekerja, dan Tenaga Ahli Profesional Dalam menjalankan bisnisnya, ketersediaan bahan baku mentah merupakan hal yang harus diperhatikan. Perseroan menggunakan bahan baku yang ramah lingkungan serta disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Perseroan menjalin kerja sama dengan mitra usaha untuk menjaga kesinambungan usaha Perseroan dalam jangka panjang. Perseroan mengutamakan pemasok yang berasal dari masyarakat sekitar atau pemasok lokal, Adapun komoditas bahan baku Perseroan terdiri dari 2 kategori, yaitu komoditas dalam bentuk komponen yang siap pakai dan komoditas dalam bentuk bahan baku mentah. Berikut daftar pemasok yang telah bekerjasama dengan Perseroan dalam menyediakan bahan baku sebagai berikut: Figur 5.7 Rekanan Pemasok Perseroan Body Frame Full Set | - Wenzhou Bokang Instruments,, Ltd. Rear Wheels - Wenzhou Bokang Instruments., Ltd. Kursi Roda Front Caster & Wenzhou Bokang Instruments., Ltd. Foot Rest s Wenzhou Bokang Instruments., Ltd. Leg Rest Kulit Imitasi | PT Sinar Continental Kursi Roda Seat Kulit Imitasi | PT Sinar Continental Back Rest Kulit Imitasi | PT Sinar Continental Hanger As Stainless | PT Megah Mulia Baja Adjustable Pole As Stainless | PT Megah Mulia Baja TengInns Spider Leg Wheel - Wenzhou Bokang Instruments, Ltd. Cap Plat PT Megah Mulia Baja Stainless Bak Instrumen ag Plat PT Megah Mulia Baja Stainless Tensimeter digital | CuffSet Polyester PT Indonesia Libolon Fiber Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-13
Page 53 OCR 0.942
VspR KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants System Bladder Kobe Global internasional Body Casing Set PT Bisma Anugerah Plasindo PCB Circuit Set & Wenzhou Bokang Instruments., Ltd, LCD Screen - Wenzhou Bokang Instruments., Ltd. Kemasan Inner - CV Venindo Imperal Perkasa CV Cahaya Mandiri TEA All Product CV Surapati Printing CV Surya Mas Lestari Kemasan Outer - CV Trijaya Dusindo PT Ultra Prima Corrugator Dalam menjamin kesinambungan kegiatan produksi, Perseroan juga berencana untuk melakukan kerja sama dengan beberapa pemasok bahan baku baru sebagai langkah mitigasi dari risiko terhentinya supp/y bahan baku karena faktor eksternal, sebagai berikut: 1. PT Mita Jaya Mandiri, menyediakan bahan baku material plat dan as logam. 2. PT Harapan Kurnia, menyediakan bahan baku polyester. 3. PT Ateja Tritunggal, menyediakan bahan baku kulit imitasi. Sementara itu, berkaitan dengan pekerja dan tenaga ahli profesional, Perseroan selalu memilih tenaga kerja dengan kualitas yang baik. Perseroan memandang sumber daya manusia yang kompeten dan profesional merupakan aset utama dalam mewujudkan visi dan misinya dan harus dikembangkan secara berkesinambungan. Oleh karena itu, Perseroan memberikan motivasi agar dapat berperan aktif disertai dengan kesempatan untuk mengembangkan kualitasnya agar memiliki etos kerja yang unggul, berkompetensi tinggi, dan berkualitas. Dalam merekrut sumber daya manusia, Perseroan menyesuaikan dengan rencana bisnis dan operasional Perseroan dari tahun ke tahun. Perseroan juga senantiasa menyediakan program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang relevan di bidang usaha Perseroan termasuk sertifikasi yang sesuai bagi masing-masing unit kerja. Berdasarkan informasi dari Manajemen, dalam hal rencana penambahan kegiatan usaha ini, produk yang akan dihasilkan memiliki alur proses produksi yang cukup sederhana. Perseroan belum berencana menambah tenaga kerja pada divisi produksi, hanya perlu mengadakan pelatihan internal untuk meningkatkan pengetahuan dan kesigapan tenaga kerja dalam melakukan tugasnya. Kemudian, tenaga ahli profesional yang membuat program untuk mesin CNC akan dilakukan oleh Engineer eksisting, begitupun dengan teknisi untuk produk tensimeter digital, yang mana secara peraturan mewajibkan Perseroan untuk memiliki Teknisi dengan pendidikan S1 Elektro atau D4 Elektromedis. Perseroan pun sudah memiliki tenaga tersebut, hanya perlu dilakukan pemberian pelatihan terkait masing-masing produk Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-14
Page 54 OCR 0.944
ysp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants baru, Berikut tenaga ahli yang dipercayakan oleh Perseroan untuk bertanggung jawab dalam penambahan kegiatan usaha ini: Figur 5.8 Tenaga Ahli pada Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Operator SMA Sederajat Petugas OC dan Packing SMA Sederajat Ouality Inspector SMA Sederajat Mekanik SMK Mesin Kepala Shift SMA Sederajat Engineer S1 Teknik Teknisi Elektro S1 Elektromedik Manajer Produksi S1 Sederajat Sumber: Manajemen 5.3.5 Alur Proses Produksi Meskipun keempat produk yang akan dikembangkan tersebut memiliki fungsi dan bentuk yang bermacam, namun secara umum alur produksinya cukup sederhana. Beberapa komponen yang akan diproduksi oleh Perseroan, proses produksi dilakukan dengan menggunakan mesin CNC yang sudah ada. Penyesuaian yang diperlukan adalah menambah program yang akan dijalankan oleh mesin sesuai dengan komponen yang akan dibuat. Selama ini untuk memproduksi produk eksisting hanya memerlukan 3094 dari kapasitas mesin secara keseluruhan. Dengan tambahan produk baru, diharapkan dapat memanfaatkan kapasitas mesin yang masih belum teralokasikan. Proses pemeriksaan, pengujian dan perakitan komponen menjadi produk jadi dilakukan dengan memakai area yang masih digunakan oleh untuk memproses produk eksisting. Hal ini memungkinkan dengan menerapkan sistem Ciear and Clearance pada setiap awal proses perakitan masing-masing produk dan telah dijalankan oleh Perseroan selama ini untuk memproduksi produk eksisting. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-15
Page 55 OCR 0.635
Vspr KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Figur 5.9 Alur Proses Produksi 3) Alur Produksi Komponen Produk le arena Sk ? KomnonenGradedikirimka Gudang. ? Komponen NG yang bisadiparbaiki dikembalikankeruang Rroduksiuntuk.Jiptoses uang di mesin CNC. » KaomngnenNGyang tidakhisadiperhaiki, START kemudiendimuanghken. “3 AP Bahan bgkuyang Bahan bakudiprosesdi dikirimdariGudang — mesinCNChingga dipastikan lagi menghasilkan mutunya agar komponeniadi. sesusiskandar. Bahan NG FINISH ke Gudang. 4) Alur Perakitan Produk bagian packing ? Tidak Lulus: dikidm | kebagiancepal Xx Produk dibongkar manjadi | 7 Yang herhasildinerbaiki: dikum kebagianassombling. D Yong sidaktisa diperbaiki: dimusnahkan. uin Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 56 OCR 0.687
| KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN y Public Appraisers and Consultants 12.Aros Uj Erosi. 18. Gudang Prada Jadi 18. Gudang Bahan Baku dan Kewasac, 17. Aren Transit Bodi Jadi Alur Prastuksl Komnsnan. jm 18. Area Paccagng Punduk Men hambnnaKtk ..Ares Arsombling Komponen, Mur BeraitonPraduk “Gn ii 21, Area Reject & Repair 22. Aren Progtuksi CNC agan 13 2 ——| La ss , 19 r . h U 54 Kesimpulan Analisa Kelayakan Teknis Dengan memperhatikan proses produksi dan ketersediaan sumber daya, maka rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan secara teknis layak untuk dilaksanakan. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-17
Page 57 OCR 0.953
ysp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants BAB VI ASPEK POLA BISNIS Pola Bisnis Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan 6.1.1 Kemampuan Menciptakan Nilai Kemampuan Perseroan dalam menciptakan nilai dari kegiatan usahanya dapat diukur melalui pelayanan yang diberikan kepada konsumen, yaitu dengan menghadirkan produk-produk dengan kualitas premium yang aman dan nyaman digunakan sehari-hari. Selain itu, dalam mendistribusikan produk-produk yang berkualitas juga dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan atau distributor kepada Perseroan. Kemampuan tersebut dapat meningkatkan loyalitas para pelanggan untuk terus melakukan pembelian produk Perseroan serta menarik pelanggan atau distributor baru melalui strategi pemasaran yang ada. Sehingga diharapkan Perseroan dapat terus memberikan pelayanan terbaik dan mempertahankan kualitas produk maupun pelayanannya agar dapat memenuhi kepuasan pelanggan. Dengan keunggulan kompetitif yang telah dimiliki, Perseroan dapat menciptakan nilai yang diantaranya: - Pengembangan kegiatan usaha baru - Menambah sumber pendapatan baru Kedua hal tersebut dapat memberikan kontribusi yang positif dan nilai tambah bagi Perseroan. 6.1.2 Keunggulan Kompetitif Berdasarkan informasi dari manajemen, Perseroan merupakan perusahaan publik yang telah berdiri cukup lama dan berpengalaman dibidang industri alat kesehatan. Dengan pengalaman dan rekam jejak yang telah dirintis sejak tahun 2010, perseroan berkeyakinan bahwa dengan merek dagang “Evo Plusmed" yang telah terbentuk, keunggulan kualitas produk dengan pabrikasi teknologi yang canggih dan ramah lingkungan dapat dijadikan keunggulan Perseroan dalam bersaing di industri alat kesehatan. Selain itu Perseroan memiliki jaringan distribusi di kota-kota besar di seluruh Indonesia. Hal tersebut merupakan suatu peluang dan keunggulan kompetitif yang dimiliki oleh Perseroan dalam menjalankan penambahan kegiatan usaha baru, karena Perseroan memiliki kesempatan dan kemudahan dalam penjualan produk kepada para pelanggan lama yang telah menjalin baik dengan Perseroan selama ini, melalui jaringan distribusi Perseroan yang telah tersebar di seluruh Indonesia. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VI-1
Page 58 OCR 0.945
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants 6.1.3 6.1.4 Kemampuan Pesaing Dalam Meniru Produk Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Manajemen, Perseroan menyadari adanya persaingan yang ketat dalam menjalankan bisnis dalam bidang alat kesehatan ini. Hal ini terlihat dari banyaknya perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha serupa dengan Perseroan. Seiring dengan persaingan usaha tersebut yang mungkin terjadi, Perseroan akan terus berupaya melakukan berbagai pengembangan strategi pada setiap segmen usaha yang dimiliki agar terus memiliki daya saing dengan perusahaan lain yang sejenis. Selain itu, Perseroan akan senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik untuk mencapai kepuasan para pelanggannya. Analisis SWOT Analisis SWOT (strength, weakness, opportunity, and threaf) terdiri atas faktor internal yang bisa dikontrol dan faktor eksternal atau lingkungan yang mungkin sulit untuk dikontrol. Kedua sisi dianalisis agar dapat disusun suatu strategi sehingga tercapai keberhasilan dan mempunyai daya saing. Dari faktor internal bisa diidentifikasi kekuatan dan kelemahan (strength and weakness) sedangkan dari faktor eksternal berupa peluang dan ancaman (opportunity and threat). Berikut adalah analisa SWOT Perseroan setelah melakukan penambahan kegiatan usaha baru: Strength e Perseroan telah memiliki brand yang kuat, sehingga sudah dikenal masyarakat umum e Perseroan telah memiliki pengalaman lebih dari 13 tahun dalam menjalankan kegiatan usaha dibidang industri alat kesehatan e Perseroan memiliki jaringan distribusi yang tersebar di Indonesia e Perseroan telah memiliki berbagai sertifikasi dalam menjalankan kegiatan usahanya « Perseroan telah memiliki standar legalitas dalam mendukung produksi alat kesehatan secara lengkap # Lokasi pabrik 1 dan pabrik 2 yang cukup dekat, sehingga memudahkan perseroan dalam melakukan koordinasi Weakness Untuk faktor internal Perseroan baik dari kapasitas produksi serta ketersediaan bahan baku, motivasi karyawan, Perseroan tidak mengalami kendala yang berarti. Opportunity « Sinergi dengan bisnis yang eksisting « Peningkatan jumlah produk yang ditawarkan Perseroan « Kebutuhan distributor-distributor yang sudah bekerjasama dengan perseroan membutuhkan produk alat kesehatan baru, sehingga Perseroan memiliki kesempatan untuk masuk atau terlibat pada industri tersebut « Meningkatnya jumlah rumah sakit dan klinik-klinik kesehatan di Indonesia, sehingga Perseroan memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam produk alat kesehatan tersebut. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VI-2
Page 59 OCR 0.932
sp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Threat « Faktor eksternal seperti gejolak perekonomian global, harga komoditas rendah, tekanan terhadap nilai tukar Rupiah yang berdampak pada sektor usaha # Peraturan pemerintah yang sering berubah-ubah 6.2 Kesimpulan Analisa Kelayakan Pola Bisnis Dengan memperhatikan pola bisnis yang akan diterapkan oleh Perseroan, maka rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan secara pola bisnis layak untuk dilaksanakan. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VI-3
Page 60 OCR 0.949
Vsp 741 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants BAB VII ASPEK MODEL MANAJEMEN Sumber Daya Manusia dan Kemampuan Manajemen Sumber daya manusia merupakan pilar utama yang menunjang kesuksesan industri manufaktur dan perdagangan alat kesehatan. Untuk memastikan keberhasilan bisnis dan keberlanjutannya, dibutuhkan sumber daya manusia berkualitas yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, mampu mengatasi tantangan yang mengancam, serta mampu mengantisipasi perubahan di masa depan. Oleh sebab itu, Perseroan menyadari pentingnya melakukan investasi yang signifikan dalam upaya mengembangkan sumber daya manusia hingga mencapai kuantitas dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan Perseroan. Hal ini menjadi bagian penting dalam rangka mewujudkan visi Perseroan. Kompetensi sumber daya manusia yang unggul diyakini Perseroan adalah kunci yang akan mengantar Perseroan dalam mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Kesuksesan bisnis Perseroan tidak hanya ditentukan oleh kualitas produknya, namun juga karena didukung penuh oleh sumber daya manusia yang terampil dan kompeten di setiap level. Menyadari hal tersebut, Perseroan senantiasa meningkatkan pengelolaan sumber daya manusia melalui penciptaan iklim kerja yang mampu menginspirasi dan memotivasi setiap karyawannya untuk memberikan kinerja yang lebih baik dari waktu ke waktu. Perseroan memberikan kesempatan yang sama kepada setiap karyawannya untuk mengembangkan karir dengan tidak membeda-bedakan suku, agama, ras maupun golongan. Untuk menopang serta melancarkan rencana penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan, maka PT Hetzer Medical Indonesia Tbk harus mampu menyediakan sumber daya manusia yang berkompeten dan berkualitas. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VII-1
Page 61 OCR 0.834
| « — 3 P | KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Berikut susunan pengurus PT Hetzer Medical Indonesia Tbk: Figur 7.1 Susunan Manajemen Perseroan T— we PN J—————- MT PERUSAMAAN r | Direecrun OemenaL OPEnAsIOmAL MANAGER past ii PPIc MANAGER PRODUCTION MANAGER ADuun rrobursi Tana ASISTEN KEPALA SHIrT Guoana Sumber: Manajemen Dalam setiap organisasi diperlukan ketegasan dalam pembagian tugas yang disesuaikan dengan bagan organisasi, pendelegasian wewenang yang jelas dan koordinasi kerja yang terpadu. Penempatan tenaga kerja yang sesuai dengan pengalaman, keahlian dan keterampilannya merupakan faktor yang penting dalam menerapkan kebijaksanaan perusahaan. Hal ini juga akan memperlancar pendelegasian tugas kepada unit di bawahnya atau sebaliknya, yang pada akhirnya akan memperlancar kerja perusahaan. 7.2 Ketersediaan Tenaga Kerja Berdasarkan informasi dari manajemen, tidak ada penambahan tenaga kerja untuk penambahan kegiatan usaha baru, saat ini Perseron memiliki ketersediaan tenaga kerja sebagai berikut: Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VII - 2
Page 62 OCR 0.870
| OI. KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Figur 7.2 Jumlah Tenaga Kerja Komisaris Utama Komisaris Direktur Utama Direktur Audit Internal General Manager Kepala Shift PPIC sale elo el Office Boy Digital Marketing Manager Factory Staf Corporate Secretary IT Driver slelelelel Driver E Com Asisten Driver Factory Finance ra Ii Operator Teknisi Manager HRD Teknisi CNC PJT Produksi Kepala Gudang Manager Marketing Marketing Kepala Teknisi sIolele fo (ee @uality Control Resepsionis Admin Produksi Admin Gudang Admin Penjualan Total Tenaga Kerja 82 Sumber: Manajemen Kemudian, kegiatan usaha beroperasi 6 (enam) hari dalam satu minggu dengan jam kerja Office dan produksi sebagai berikut: 1, Jadwal Shift Produksi HMI 1 — Leuwigajah (Lokasi Pabrik 1/Penambahan Kegiatan Usaha) Jumlah Karyawan: 19 orang Dibagi 2 Grup: Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VII -3
Page 63 OCR 0.940
he KANTOR JASA PENILAI PUBLIK y SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants a. Grup Assembling 15 orang Jumlah Shift Grup Asembling 2 shift - Pagi (06:00-14:00) & Siang (14:00-22:00) Per Shift 8 orang & 7 orang b. Grup CNC Jumlah Shift Grup CNC 1 shift - Pagi (08:00-16:00) Per Shift 4 orang 2. Jadwal Shift Produksi HMI 2 — Nanjung (Lokasi Pabrik 2 dan Kantor Pusat) Jumlah Karyawan : 20 orang Jumlah Shift : 2 Shift - Pagi (06:00-14:00) & Siang (14:00-12:00) Per Shift : 10 orang Berdasarkan informasi dari Manajemen, dalam hal rencana penambahan kegiatan usaha ini, produk yang akan dihasilkan memiliki alur proses produksi yang cukup sederhana. Perseroan belum merencanakan adanya penambahan tenaga kerja pada divisi produksi maupun tenaga ahli profesional dalam bidang pembuat program CNC dan elektromedik dari yang telah dimiliki saat ini, karena Perseroan telah memiliki staf yang kompeten dalam kegiatan operasionalnya sehingga belum dibutuhkan penambahan tenaga kerja. Perseroan hanya perlu mengadakan pelatihan internal untuk meningkatkan pengetahuan dan kesigapan tenaga kerja dalam melakukan tugasnya. Adapun tanggung jawab pada setiap posisi/jabatan tenaga kerja dalam Perseroan adalah sebagai berikut: 1. Komisaris Utama, melakukan pengawasan segala pelaksanaan dan tanggung jawab direksi, Memastikan bahwa perusahaan telah melakukan praktik good corporate governance, Memberi nasihat atau arahan kepada direksi sesuai kepentingan dan tujuan perusahaan. 2. Direktur Keuangan, mendorong perencanaan keuangan perusahaan dengan menganalisis kinerja dan risikonya, mempertanhankan kesadaran terus-menerus posisi keuangan perusahaan dan bertindak untuk mencegah masalah. 3. Direktur Operasional, Merencanakan, — mengkoordinasikan, — mengarahkan, mengendalikan, menerapkan dan mengevaluasi aspek-aspek agronomi dan keseluruhan proses operasi agribisnis Perseroan. 4. Factory Manager, meningkatkan produksi, kapasitas aset, dan fleksibilitas sekaligus meminimalkan biaya yang tidak perlu dan mempertahankan standar kualitas saat ini. Tanggung jawab atas hasil produksi, kualitas produk dan pengiriman tepat waktu. 5. HRD Manager, memaksimalkan produktivitas karyawan dan melindungi perusahaan dari masalah apa pun yang mungkin timbul dalam angkatan kerja. 6. Marketing Manager, memahami pasar dan perilaku konsumen, mengembangkan strategi pemasaran yang efektif, dan memastikan bahwa produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan dapat diterima oleh pasar dan memenangkan persaingan. 7. Audit Internal, melaksanakan pemeriksaan dan penilaian efisiensi dan efektivitas di bidang operasional, keuangan, akuntansi, sumber daya manusia dan kegiatan lainnya. 8. Marketing, menghasilkan pemasukan bagi perusahaan dengan cara melakukan penjualan dan penawaran terhadap produk yang telah dihasilkan oleh perusahaan. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VII -4
Page 64 OCR 0.936
ysp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants 9. Finance Factory, Menyusun laporan keuangan, mengelola kegiatan investasi, dan membuat strategi jangka pendek atau jangka panjang demi mencapai tujuan perusahaan. 10.PPIC, membuat rencana yang berhubungan dengan pengadaan bahan berdasarkan perkiraan dan data yang diperoleh serta melacak kondisi persediaan barang, baik yang sudah atau yang akan diproduksi. 11.PJT Produksi, memimpin dan mengarahkan fungsi pemastian mutu, pengawasan mutu, proses produksi dan pengembangan serta kepatuhan terhadap peraturan pemerintah dan CPAKB. 12. Admin Keuangan, mengelola administrasi keuangan perusahaan seperti eksekusi pembayaran pajak, gaji, hingga tagihan. 13. Akunting, emastikan bahwa semua transaksi keuangan dimasukkan dengan benar ke dalam buku besar dan laporan keuangan. 14. Digital Marketing, menggunakan media digital sebagai upaya dalam kegiatan pemasaran, periklanan, dan promosi untuk mencapai tujuan perusahaan. 15.Kepala Gudang, merencanakan, mengkoordinasi, mengontrol serta dapat mengevaluasi semua kegiatan berupa penerimaan, penyimpanan dan persediaan stok barang yang akan didistribusikan kepada konsumen 16. Kepala Shift, memimpin team produksi, memantau proses produksi, membuat jadwal kerja shift, memimpin regu produksi dan membuat laporan hasil proses produksi. 17. Teknisi, melakukan kegiatan yang meliputi pemasangan, perbaikan, dan pengecekan serta pemeliharaan mesin produksi. 18. Office Boy, membersihkan meja, lantai, jendela, dan peralatan kantor, mengurus sampah, menyediakan air minum dan kopi, mengantar surat dan dokumen, serta membantu pekerja kantor lainnya. 19. Driver, merawat, memeriksa kelengkapan dan kondisi kendaraan agar dalam kondisi baik untuk di operasikan dan memastikan proses pengiriman barang dan lainnya sesuai dengan prosedur atau surat jalan. 20. Admin Produksi, menyusun dan mencatat data produksi, yang biasanya meliputi catatan dan laporan volume produksi, konsumsi bahan baku, kontrol kualitas, dan aspek lainnya. 21,IT, bertanggung jawab untuk instalasi, evaluasi dan peningkatan terhadap tiga objek utama yaitu komputer, software, dan pengembangan sistem jaringan atau network system. 22. Secretary Corporate, memastikan tercapainya peningkatan citra Perusahaan melalui pengelolaan komunikasi perusahaan dengan pihak internal dan eksternal, mengadministrasikan dokumen Perusahaan: membina hubungan antar lembaga, menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan hukum korporasi, 23. Engineering CNC, mengelola dan mengoperasikan computer numerical control (CNC) untuk memproduksi berbagai produk berkualitas tinggi. Dan memantau mesin CNC secara terus-menerus Untuk memastikan proses produksi dapat berjalan lancar. 24. Resepsionis, menjembatani informasi antara manajemen perusahaan dan tamu, Melayani tamu perusahaan yang berkunjung dan Mencatat data tamu yang berkunjung setiap hari. 25.Admin Gudang, bertanggung jawab terhadap semua barang yang ada di dalam gudang baik dalam hal perawatan, melacak sisa inventaris, dan bertanggung jawab terhadap proses bongkar muat barang. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VII - 5
Page 65 OCR 0.949
ysp 7.3 74 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants 26. Guality Control, melakukan pengujian pada produk agar kualitas dan kuantitasnya sesuai dengan standar. 27. Operator, mengoperasikan mesin-mesin dan peralatan lainnya yang ada di pabrik agar proses produksi berjalan sesuai dengan prosedur perusahaan, serta memenuhi standar keamanan, kesehatan, dan keselamatan pekerja. 28. Guality Inspector, mengontrol seluruh proses pembuatan produk mulai dari awal pembuatannya hingga produk selesai diproduksi. Manajemen Kekayaan Intelektual (Intellectual Property) Manajemen hak atas kekayaan intelektual adalah pengelolaan dan pengaturan penggunaan gagasan-gagasan dan ekspresi yang diciptakannya oleh sumber daya manusia yang dimiliki untuk jangka waktu tertentu. Dalam pengelolaan hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki sumber daya manusia diharapkan akan lahirnya inovasi-inovasi baru yang muaranya bertujuan untuk mengefisienkan dan mengefektifkan pekerjaan. Dalam kaitannya dengan hal ini, Perseroan akan memastikan sumber daya manusia memiliki kompetensi teknis yang diperlukan. Usaha untuk melindungi kekayaan intelektual, Perseroan sudah memiliki sertifikat merek PT Hetzer Medical Indonesia “EVO Plusmed” yang beralamat di Jl. Mahar Martanegara No. 106, RT. 005 RW. 014, Kel. Cigugur Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Sebagaimana tercantum dalam sertifikat tersebut, perlindungan atas merek tersebut diberikan untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun sejak tanggal penerimaan dan jangka waktu tersebut dapat diperpanjang. Manajemen Risiko Dengan mempertimbangkan aktivitas bisnis Perseroan yang terus meningkat, serta potensi pasar yang semakin besar, Perseroan menyadari bahwa kegiatan usaha Perseroan tidak terlepas dari berbagai risiko. Oleh karena itu, Perseroan melaksanakan peninjauan tehadap sistem manajemen risiko untuk mengelola setiap kegiatan yang memiliki potensi menimbulkan risiko secara menyeluruh, optimal, dan berkesinambungan demi menjaga agar bisnis Perseroan berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya. Profil risiko dan langkah mitigasi yang telah ditentukan oleh Perseroan adalah sebagai berikut: 1. Risiko Persaingan Usaha Salah satu strategi Perseroan untuk memitigasi risiko persaingan usaha adalah dengan melakukan inovasi produk dan selalu mengutamakan kepuasan pelanggan agar dapat mempertahankan pelanggan Perseroan. dengan inovasi yang terus-menerus dilakukan Perseroan, diharapkan target pasar dari Perseroan mengalami peningkatan. Perseroan juga melakukan penjuallan di berbagai marketplace seperti Tokopedia, Shoppe, Bukalapak, dan lain-lain untuk memastikan semakin banyak calon konsumen yang menggunakan produk Perseroan. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VII -6
Page 66 OCR 0.955
ysp 2 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Risiko Ketersediaan Bahan Baku Perseroan tidak akan bergantung pada satu supplier saja untuk pengadaan bahan baku produksi Perseroan. apabila salah satu supplier Perseroan tidak dapat memenuhi permintaan bahan baku dari Perseroan, maka Perseroan memiliki beberapa alternatif supplier untuk bahan baku tersebut. Risiko Gangguan atau Kerusakan Pada Fasilitas Produksi Fasilitas produksi sewaktu-waktu dapat mengalami gangguan atau kerusakan. Perseroan melakukan kontrol rutin terhadap fasilitas produksi milik Perseroan. Selain itu, Perseroan menjalin relasi yang baik dengan produsen mesin produksi, sehingga dapat mengatasi dengan cepat apabila terjadi kerusakan atau gangguan. Risiko Perubahan Teknologi Perseroan akan senantiasa menyesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini untuk dapat tetap memberikan kualitas produk yang terbaik Risiko yang Berhubungan dengan Ketenagakerjaan Perseroan selalu menjalin hubungan yang baik dengan seluruh karyawannya dengan memperhatikan ketentuan perundangundangan yang berlaku. Perseroan juga akan selalu memperhatikan kesejahteraan seluruh karyawan. Risiko Kondisi Perekonomian Secara Makro atau Global Apabila terjadi penurunan permintaan akibat kondisi perekonomian makro atau global, Perseroan akan senantiasa memberikan penawaran yang menarik kepada pelanggan Perseroan, sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak. Risiko Tuntutan atau Gugatan Hukum Perseroan menerapkan prinsip GCG dan memiliki tim legal yang kompeten di bidangnya. Perseroan akan senantiasa menjaga hubungan baik dengan semua pihak untuk meminimalisir munculnya tuntutan atau gugatan hukum. 7.5 Kesimpulan Analisa Kelayakan Model Manajemen Berdasarkan struktur organisasi, jumlah karyawan, dan manajemen risiko Perseroan, maka secara umum hal tersebut telah cukup mendukung operasional kerja perusahaan dalam rencana penambahan kegiatan usaha, sehingga dapat disimpulkan secara pola bisnis layak untuk dilaksanakan. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VII -7
Page 67 OCR 0.944
ysp 8.1 8.2 8.3 8.4 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants BAB VIII ASPEK KEUANGAN Rencana Perseroan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah sebuah perusahaan yang mengawali kegiatan bisnisnya sebagai manufaktur alat kesehatan. Komoditas yang dihasilkan adalah masker kesehatan, bouffant cap, stetoskop dan tensimeter. Saat ini Perseroan berencana untuk melakukan penambahan kegiatan usahanya berupa kursi roda, tiang infus, bak instrumen, dan tensimeter digital. Mengenai penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan Perseroan, diharapkan produktivitas Perseroan dapat meningkat. Untuk menjalankan rencana usaha tersebut, Perseroan memerlukan adanya tambahan pengeluaran dari penambahan kegiatan usaha untuk mendanai proyek ini. Metodologi Analisa Metodologi dilakukan dengan membandingkan keuntungan ekonomis yang dapat diperoleh dari rencana penambahan kegiatan usaha berupa penghematan biaya, peningkatan pendapatan dari adanya sumber pendapatan yang baru melalui perbandingan dengan pengorbanan ekonomis atas rencana penambahan kegiatan usaha berupa rencana investasi yang dilakukan. Cut Off Date dalam Analisa Dalam melakukan analisa studi kelayakan penambahan kegiatan usaha Perseroan, kami menggunakan cut off date 31 Maret 2024 di mana batas tersebut diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan dilaksanakan studi kelayakan. Arus Kas Bersih yang Digunakan Untuk melakukan analisis keuangan dalam studi kelayakan dengan menggunakan metode diskonto arus kas, terdapat 3 (tiga) pilihan pendapatan ekonomi untuk didiskonto yaitu dividen, arus kas bersih (AKB) untuk ekuitas (free cash flow to eguity), dan AKB untuk kapital (Iree cash flow to invested capital) atau AKB untuk perusahaan (free cash flow to firm). Dalam studi kelayakan, pendapatan ekonomi yang akan didiskonto dalam analisis kelayakan adalah AKB untuk kapital. Pemilihan arus kas bersih untuk kapital yang digunakan sebagai basis perhitungan kelayakan didasarkan pada kondisi proyeksi perusahaan yang mencerminkan kondisi struktur kapital yang cukup vo/atile (yang terlihat dari pergerakan debt yang berubah selama periode proyeksi). Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 1
Page 68 OCR 0.920
Vsp 8.5 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Pengertian AKB berarti bahwa arus kas yang diperoleh sudah bebas dari kewajiban penyediaan pengeluaran barang modal (capita/ expenditure), baik untuk mempertahankan operasi perusahaan saat ini maupun penyediaan cadangan untuk penggantian (reserve for replacement), modal kerja, dan untuk pertumbuhan melalui penyediaan dana tambahan pengeluaran barang modal, yang dihitung sebagai berikut: Laba (rugi) setelah pajak t Bunga setelah pajak t Penyusutan - Capex sa Kenaikan (atau -- penurunan) modal kerja bersih - Arus kas bersih untuk kapital Penetapan Tingkat Diskonto Penentuan Biaya Modal untuk Ekuitas Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan model Capita/ Asset Pricing Model (GAPM). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas risiko ditambah premium untuk menutup risiko sistematis dari sekuritas saham, dengan menggunakan persamaan sebagai berikut: ke 5 R, #(BX RP,,)- Reps di mana: Ke : Balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu, atau biaya modal ekuitas/saham biasa Rr 1 Tingkat balikan yang tersedia untuk suatu sekuritas bebas risiko (risk free rate) 8 1 Beta RPm Premi risiko ekuitas untuk pasar secara Keseluruhan (eguity risk premium) RBDS : Rating Based Default Spread Tingkat Suku Bunga Bebas Risiko (Rf) Adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk jangka panjang (SUN). Sesuai dengan cut off date studi kelayakan per 31 Maret 2024, tingkat suku bunga bebas risiko yang digunakan yaitu per 31 Maret 2024 yang merupakan obligasi pemerintah RI dalam mata uang rupiah dengan tenor 30 tahun. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) maka yie/d SUN yang digunakan adalah 6,97Yo. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 2
Page 69 OCR 0.926
|» SP. KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Eguity Risk Premium (RPm) Adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan tingkat balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan eguity risk premium adalah dengan memasukkan premi untuk risiko spesifik Negara (country-specific risk premiums) seperti votalitas harga saham untuk menghasilkan base eguity market risk premium. Dengan mengikutsertakan risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar negara berkembang (emerging market). Eguity Risk Premium (Rpm) ditentukan menggunakan rujukan dari hasil Damodaran per Januari 2024 dengan risk premium untuk pasar negara berkembang seperti Indonesia adalah sekitar 7,38Yo. Dengan Rating Based Default Spread sebesar 2,07Yo. Beta (B) Beta (8) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta akan dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan eguity risk premium. Untuk memperoleh faktor beta yang sesuai kami menggunakan unlevered beta sebesar 1,06 yang diperoleh dari rata-rata perusahaan pembanding dari perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha Healthcare Product untuk negara-negara berkembang yang kami peroleh dari hasil riset Aswath Damodaran Januari 2024. Dalam perhitungan digunakan beta dari perusahaan-perusahaan tersebut sebagai beta untuk menghitung cost of eguity Perseroan, di mana beta tersebut dihitung dari rata-rata unlevered beta. Cara ini dilakukan untuk menetralisir pengaruh /everage yang ada di masing- masing perusahaan terhadap beta. Perusahaan yang sama dengan /everage yang berbeda akan memiliki cost of eguity yang berbeda pula, oleh karena itu pengaruh /everage yang ada di tiap perusahaan perlu dinetralisir dengan cara menghitung unlevered beta. Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding yang diperoleh dari perhitungan ini kemudian di-relevered dengan tingkat /everage pasar pada industri sejenis untuk memperoleh beta yang sesuai untuk mendiskonto Perseroan tersebut dengan formula sebagai berikut: BB, xi (i-T)x DER) BL 5 106 X (141-226) X 19216) 5110 Di mana: Bu : Beta levered, yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur secara objektif dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap pergerakan pengembalian portofolio pasar apabila dibandingkan dengan portofolio pasar dengan pengaruh utang. Bu : Beta unlevered, yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur secara objektif dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 3
Page 70 OCR 0.927
Vsp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants pergerakan pengembalian portofolio pasar apabila dibandingkan dengan portofolio pasar tanpa pengaruh utang. DER : Debt to Eguity Ratio T 5 Tax, Tingkat Pajak Sama halnya dengan data un/evered beta, data DER juga diperoleh dari rata-rata perusahaan pembanding dari perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha Meal/thcare Products untuk negara-negara berkembang yang kami peroleh dari hasil riset Aswath Damodaran yang dikeluarkan Januari 2024. Dari data tersebut nilai DER adalah 4,92yo. Dengan memasukkan persamaan di atas, diperoleh nilai BL sebesar 1,10, Cost of Eguity (Ke) Pada perhitungan WACC, digunakan data yang bersumber dari Damodaran, di mana data yang digunakan adalah Tota/ Eguity Risk Premium yang juga telah mempertimbangkan risiko, maka diperlukan penyesuaian pada CAPM dengan memperhatikan Rating Based Default Spread dari Damodaran di mana Cost of Eguity dikurangkan dengan Rating Based Default Spread sebesar 2,07Yo, sehingga biaya modal ekuitas Perseroan adalah sebagai berikut: Figur 8.1 Cost of Eguity/ Biaya Modal Ekuitas E TE Spg Tingkat Bunga Bebas Risiko 6,974 Risk Premium 7,384 Beta 1,10 RBDS 2,071 Biaya Modal untuk Ekuitas 13,0596| Biaya Modal Rata-Rata Tertimbang (WACC - Weighted Average Cost of Capital) Dalam menghitung analisa studi kelayakan Perseroan dilakukan dengan mendiskonto tingkat kembalian terhadap keseluruhan modal, maka tingkat diskonto yang digunakan adalah tingkat diskonto yang merupakan rata-rata tertimbang biaya modal, baik yang berasal dari pinjaman jangka panjang maupun yang berasal dari penyertaan. Penentuan posisi tingkat /everage yang optimal adalah mencari titik dimana tambahan penghematan pajak yang berasal dari tambahan utang akan sama dengan tambahan biaya bunga sebagai akibat dari risiko gagal bayar yang diantisipasi dari keberadaan keseluruhan utang, Dalam analisa studi kelayakan ini, untuk biaya bunga untuk utang digunakan tingkat bunga pinjaman investasi yang diberikan dari Bank Persero dalam mata uang Rupiah periode Maret 2024, yaitu 9,47Yo. Berdasarkan biaya bunga tersebut maka diperoleh biaya modal pada Desember 2022 sampai akhir proyeksi sebesar 7,39Yo, dengan tarif pajak (T) 22Y6, dengan perhitungan sebagai berikut: Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 4
Page 71 OCR 0.910
) Usp 8.6 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Kd 1 1#(4-T) Kd : 9,479 x (1-2296) kd : 7,399 Untuk kepentingan analisa studi kelayakan, komposisi pendanaan dihitung berdasarkan kinerja perbandingan interest bearing debt dengan ekuitasnya, dimana komposisi struktur permodalan Perseroan diasumsikan mengikuti struktur permodalan pasar dari hasil riset Aswath Damodaran. Dengan demikian struktur utang sebesar 4,69, sedangkan sisanya yaitu sebesar 95,31Yo akan dipenuhi dengan modal sendiri. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas dan kekuatan/kelebihan serta risiko yang dihadapi, kami berpendapat bahwa tingkat diskonto sebesar 12,790 untuk Perseroan adalah wajar untuk mendiskonto arus kas bersih dengan perhitungan sebagai berikut: Figur 8.2 Weighted Average Cost of Capital (WACC) — — — 5 Man, Utang 4,69K 7,394 0,354 | Ekuitas 95,319 13,054 12,445 WACC 12,7996 Proyeksi Keuangan Perhitungan analisis keuangan dalam studi kelayakan dilakukan dengan metode diskonto arus kas yang didasarkan pada proyeksi keuangan yang disusun oleh manajemen Perseroan. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan kinerja Perseroan dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan. Analisa proyeksi disusun sampai 2029 dengan pertimbangan untuk melihat apakah rasio IRR, NPV dan Payback Period masih dalam jangka waktu yang bankable (dibawah 6 tahun). Selain itu, mengacu pada POJK 35 Pasal 87 dan SPI 330 Poin 5.28 disebutkan bahwa proyeksi keuangan wajib disajikan minimal 5 tahun ke depan untuk perusahaan dengan asumsi going concern. Selama periode proyeksi, diasumsikan tidak ada perubahan pada peraturan perpajakan. Selain itu juga diasumsikan tidak ada perubahan pada manajemen dan kebijakan akuntansi. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 5
Page 72 OCR 0.879
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN y Public Appraisers and Consultants 8.6.1 Biaya Pendirian (Start up Costs)/Biaya Investasi Berikut adalah rincian biaya investasi yang akan ditambahkan dalam rencana penambahan kegiatan usaha: Figur 8.3 Biaya Investasi Penambahan Kegiatan Usaha AA (FASILITAS 1. Kendaraan 162.827.460 2. Penambahan Signage Ruang Produksi, Ruang Uji dan Gudang 1loot 2.500.000 2.500.000 3. Meja Pengujian Produk (Customize) 2unit 12.500.000 25.000.000 Total Penambahan Fasilitas 190.327.460 8 (PERALATAN PABRIK 1. Mesin CNC (Computer Numerical Control) 3unit 4.011.498.688 2. Mesin Jahit Sunit 1.500.000 7.500.000 3. Pengadaan Tool Kit: Alat Bantu Pemeriksaan Komponen, Perakitan Komponen, dan Pengemasan Produk 1set 7.500.000 7.500.000 Total Penambahan Peralatan Pabrik 4.026.498.688 C JLAIN-LAIN 1. Perizinan 150.000.000 2. Biaya Sewa Tanah dan Bangunan 986.126.938 Total Lain-lain 1.136.126.938 Aset tetap yang sudah di investasikan 5.160.453.086 000 8.6.2 Modal kerja Modal kerja adalah ukuran likuiditas suatu perusahaan, termasuk efisiensi operasional dan kesehatan keuangan dalam jangka pendek yang merujuk pada perbedaan aset lancar perusahaan dan kewajiban yang ditanggung dalam periode berjalan. Modal Kerja Bersih/et Working Capital (NWC) adalah selisih jumlah aset lancar/current assets (CA) dikurangi liabilitas lancar/ current /iabilities (CL). Modal j ncan Figur berikut menunjukkan proyeksi modal kerja penambahan kegiatan usaha Perseroan mulai tahun 2024 sampai dengan tahun 2029: Figur 8.4 Modal Kerja Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan Dalam Rupiah jAset Lancar 7294091920| 8769322011 9.682271070| 10642752360 11652816076 | 12.714.593259 Utang Lancar Modal Kerja Bersih (1380.683.840)| (i.6s9027146J| (1832737.419)| (201.544.971) Perubahan Modal Kerja | (1.380.5838401| (279243307)| (172810273)| (181.807:552)) Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 6
Page 73 OCR 0.832
V le SP 8.6.3 8.6.4 8.6.5 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Sumber Pembiayaan Total biaya investasi untuk rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan sebesar Rp5.352.953.086 yang meliputi kendaraan, Mesin CNC (Computer Numerical Control), Biaya Sewa Tanah dan Bangunan sebesar Rp5.160.453.086 sudah dilakukan investasi awal oleh Perseroan. Sedangkan sisanya sebesar Rp192.500.000 rencananya akan diinvestasikan pada kuartal IV (empat) 2024. Berdasarkan laporan audit Perseroan per 31 Maret 2024, kas dan setara kas Perseroan dibukukan sebesar Rp656.592.056, sehingga masih mencukupi untuk mendanai rencana penambahan investasi tersebut. Biaya Operasional (Beban Usaha) Beban operasional/beban penambahan kegiatan usaha terdiri dari biaya gaji staf, biaya listrik, biaya service & maintenance, biaya ATK & RTK (Alat Tulis Kantor & Rumah Tangga Kantor), biaya legal, dan penyusutan. Adapun rincian proyeksi beban usaha mulai tahun 2024 sampai dengan tahun 2029 sebagai berikut: Figur 8.5 Beban Operasional (Beban Usaha) Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan Dalam Rupiah Beban Usaha (aas6a9719)| (1359766549)| (1383280.683)| (.407.511.580)| (1.425.773.199) Saji statr Irazosgasn)| oo wanocosis)| oo tesssansa2| oo ondansoa)| (403.701.030) Biaya Listrik Isossosan| — tiss7sassa)l oo tacasoz013j| oo Wesas7a2a)| — ta7o421.s85)) Biaya Service & Maintenance (30.000.co0| (62.7a5.o00)| (05.573.723)| (101.492.627) Biaya ATK & RTK t6.ooo.co0j| (18.sa9.000)| 120.298.525)| Biaya Legal (20.00.0001) (61.830.001 ) 167.661.751)| Penyusutan & Amortisasi tag627asa9)| (588.224.846) (586.116.513) Biaya Bahan Baku Mentah Biaya bahan baku penambahan kegiatan usaha terdiri dari biaya komponen, upah karyawan serta biaya kemasan dan label dengan rincian sebagai berikut: Figur 8.6 Rincian Harga Pokok Penjualan per Produk 1 (kursi Roda £ 379.500 2 (Tiang Infus (Infusion Stand) Rp 24.875 Rp 3 (Bakinstrumen (instrumentTray) | Rp 43.000| Rp 4 (Tensimeter Digital (Digital Sphy.) | Rp” 118.450) Rp 2.500) Rp 337| Rp 121.787 Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 7
Page 74 OCR 0.893
@ KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Adapun rincian biaya komponen adalah sebagai berikut: “IBody Frame Full Set 2.835 144.375 1 2 (Rear Wheels 2.835 70.125 3 |Front Caster 2.835 41.250 4 (Foot Rest 2.835 24.750 5 |LegRest 2.835 16.500 6 |Seat 2.835 41.250 7 |Back Rest 2.835 41.250 Rp 379.500 2. Tiang Infus 1 |Hanger 2.100 9.875 2 |Adjustable Pole 2.100 42.500 3 (Spider Leg Wheel 2.100 42.500 Rp 94.875 3. k In: men 1 |cap 8.400 17.500 2 |Body 8.400 25.500 Rp 43.000 4. Tensimeter Digital 1 |Ccuff Set 4.800 11.200 2 |Body CasingSet 4.800 24.750 3 PCB Circuit Set 4.800 49.500 4 (LCD Screen 4.800 33.000 Rp 118.450 Biaya bahan baku diproyeksikan mengalami peningkatan sebesar 3,05Y6 per tahun yang didasari oleh kenaikan inflasi per Maret 2024 (yoy) sampai akhir tahun proyeksi. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 8
Page 75 OCR 0.781
vsp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants 8.6.6 Proyeksi Keuangan Figur berikut menunjukkan proyeksi laba rugi penambahan kegiatan usaha mulai tahun 2024 sampai dengan tahun 2029. Figur 8.7 Proyeksi Laba Rugi Penambahan Kegiatan Usaha — Dalam Rupiah PENJUALAN BERSIH — “Tasosaoooooo| sori.ase000| 56101775100 | ci.cero71a98 | 675106167 | TaerLase376 Kursi Roda 6.804.000.000 | 24540.327.000| 27.095.150.329 | 29.782.989.241 | 32.609.581064| 35.580.889.362 Tiang Infus 1.260.000.000 4.544.505.000 5.017.620.431 5.515.368.378 6.038.811.308 6.589.053.586 Bak Instrumen 2.184.000.000 7.877.142.000 2.697.208.748 9.559.971.855 | 10.467.272.934| 11.421.026215 Tensimeter Digital 3.840.000.000 | 13.849.920.000| 15.291.795.600| 15.208.741724 | 18.403.996368) 20.080.925,213 BEBAN POKOK PENJUALAN (9.253.094.144)| (33.373,597.303)| (36.848.027.165)| (40.503.351.460)| (44.347.372.660)| (48.388.200.910) Kursi Roda (4.454.769.730)| (16.067.240.723)| (17.739.955.248)| (19.499.758:808)| (21.350.407.793)| (23.295.806.715)| Tiang Infus 1879.579.429)| (3.172.423.107)! (3.502.695.013)) (3.850.1623s8)| 44.215.566.829)| 4.599.679.360)| Bak Instrumen 11.580.437.718)| (5.700.243.738)| (6.253.679.827)| (6918.012866)| 7.574.575.524) (8.264,753.024)| Tensimeter Digital (2.338.307.267)) (8.433.689.736)| (9.311.697.078)| (10.235.417.428)| (11.206.822.513)| (12.227.961.812)| LABA KOTOR 4.834.905.856 | 17.438.296.697 | 19.253.747.942 | 21.163.719,738 | 23.172.289.015 | 25.283.693.466 Beban Usaha (aas.c49.719)| (1359.766.949)| (1.383.280.683)| (1.407.511586)| (1.429.773.199)| (1.420.088.061) Gaji Staff (142.994.182) (442.066.514)| 1455.549.542)| (169, 443.303)| (483.761.839))| (498.516.575)| Biaya Listrik 150.380.589) (155.751.589)| (160.502.013)| (165,397,324)| (170.441.943)| (175.640.422)| Biaya Service & Maintenance (30.000.000)| 192.745.000)| 195.573,723)| (28.488.721) (101.492.627)| (104,588.152)| Biaya ATK & RTK (e.c00.000)| (18.549.000) (19.114.745)| 129.697.744) (20.208. 525))| (20.917.630)| Biaya Legal @a.oooooo)| — (sx.8300001| — (eamisansl oo tesessaa7| oo tencergsn)| o— (Go72saas) Penyusutan & Amortisasi (196.274.949)| 1588.824.846)| (588.324.846)| (588.824.846) (586.116.513)| 1570.699.846)| ILABA (RUGI) USAHA 4.389.256.137 | 16.078.529.748 | 17.870.467.259 | 19.756.208.152 | 21.742.515.816 | 23.843.605.406 (Pendapatan lain-lain - - - Si IBeban lain-lain - - - - ILABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 4.389.256.137 | 16.078.529.748 | 17.870.467.259 | 19.756.208.152 | 21.742.515.816 | 23.843.605.406 (Pajak (ses.6363s01| (3.537.276.5441| (3.931502.7971) (4.346.365.793)| (4.703.353.479)| (5.245.593.189) ILABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN 3.423.619.787 | 12.541.253.203 | 13.938.964462 | 15.409.842358 | 16.959.162.336| 18.598.012.216 Proyeksi penjualan selama tahun proyeksi terus mengalami peningkatan dengan rata-rata peningkatan sebesar 11,83Y6 mulai tahun 2025 hingga 2029, kemudian persentase rata-rata beban pokok penjualan terhadap penjualan diproyeksikan sebesar 65,68Yo selama tahun proyeksi (2024-2029). Laba kotor penambahan kegiatan usaha mengalami peningkatan rata-rata sebesar 11,83Yo selama tahun 2025-2029. Kemudian, beban usaha mengalami peningkatan secara perlahan pada setiap tahun proyeksi mengikuti dengan adanya kenaikan penjualan. Rata-rata persentase beban usaha terhadap penjualan selama tahun proyeksi (2024-2029) adalah sebesar 2,44Y9. Laba sebelum pajak mengalami peningkatan rata-rata sebesar 12,70Yo selama tahun 2025- 2029, linear dengan peningkatan laba tahun berjalan yang juga terus mengalami peningkatan dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 12,70Y6. Adapun hal yang mendasari proyeksi laba rugi penambahan kegiatan usaha adalah sebagai berikut: Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 9
Page 76 OCR 0.702
| Su Utilisasi, Kuantitas, Harga Jual Produk KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Figur 8.8 Proyeksi Pendapatan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha W Jeenuuatan (bulan 4 12 12 1 1 12 (Hari Efektif/Bulan 2 24 24 2 2 2 Hari Efektif/Tahun 96 288 288 286 288 288 Utilitas Produksi sox| 7o| 75x sox| 8sx| 9o| |uantity Kursi Roda Unit/Bulan 22835 a09 3544 3.780 4016 4253 Tiang Infus Unit/Bulan 2.100 2.450 2.625 2.800 2975 3.450 Bak Instrumen Unit/bulan 8.00 9.800 10.500 11.200 11.900 12.600 Tensimeter Digital Unit/Bulan 4.800 5.600 6.090 6400 6.800 7200 Growth “ 3053 3058 3055| 3058 30x Kursi Roda Rp/Unit 600.000 618.300 637.158 656.591 676.618 691.254 Tiang Infus Rp/Unit 150.000 154.575 159.290 164.148 169.154 174314 Bak Instrumen Rp/Unit 65.000 66.383 69.025 71431 73.300 75.536 Tensimeter Digital Rp/Unit 200.000 206.100 212386 218.864 225.539 232418 Kursi Roda Rp/Tahun | G.0a.000.000 | 24.540327.000 | 27.005.150.329 | 29.782s85-241 | 32.609.581.001 | 35.580.8851362 Tiang Infus Rp/Tahun | 1.260.000.000 | 4.s44s05.000| s.017620431| ssisass378| Go3s.811208| 6.585.053.586 Bakinstrumen Rp/Tahun | 2.184.000.000 7.877.142.000| @.c07.205.7a8 | 9.550.071.855 | 10467.272534 | 11421026215 Tensimeter Digital Rp/Tahun | 3.840.000.000 | 13.849.920.000 | 15.201.795.600 | 16.808.741.724 | 18.403.996.368 | 20.080.925213 TOTAL PENDAPATAN 'Re/Tahun | 14.088.000.000 | s0.811.894.000 | 56.101.775.108 | e1.667.071.158 | 67.515.601.672 | 73.671.a94.376 lerowih » 3055 3051 3058 3051 305x ". Jarayaproursi Kursi Roda Rp/Unit 392.837) 404,813 017.165) 129.889 443.000) 456:512| Tiang Infus Rp/Unit 104712) 107.906) 111157 1na.sag| 118.083| 121.685) Bakinstrumen Rp/Unit 47037 agan 49.950| 51473 53.023| 54.661| Tensimeter Digital Rp/Unit 121.787! 125.501 129.329) 133.274 137.338) 141.527 IBIAYA PRODUKSI/TAHUN. Kursi Roda Rp/Tahun | 4454.769.730| 16067240723) 177305ss248| 19.4007s8.808| 21.350.407.703| 23.295.806.715 Tiang Infus Rp/ Tahun 873579420) 3a72az3107| 3soze0so13| 3esorez3sel 425sess20| 4.599.679.360| Bakinstrumen Ro/Tahun | 2ssowaz7ra) 5700223738) 6203.6704827) @s1s012.860| 7.574.575.521) 8264753021 Tensimeter Digital | korranun | 2388207207) #assesazae| swe0roral t025s41428| an206222513| 12227001810 TOTAL BIAYA PRODUKSI/HPP | Rp/Tahun | 9.253.054.142 | 33.373597.303 | 36.838027.165 | 40.s03.351.400 | 44.347.372660 | 48.388.200.910 # Harga jual produk diasumsikan sebagai berikut: : Rp600.000 : Rp150.000 : Rp65.000 - Tensimeter Digital : Rp200.000 Terdapat kenaikan harga jual yang diproyeksikan sebesar 3,05Yb setiap tahun yang didasari oleh kenaikan inflasi per Maret 2024 (yoy) sampai akhir periode proyeksi. # Hari efektif kerja diasumsikan 24 hari per bulan. # Sementara untuk utilisasi produksi meningkat secara bertahap mulai tahun 2024 hingga 2029 yang masing-masing berurutan sebesar 60Yo, 70Yo, 75Yo, 80Yb, 85Ys dan 90x dengan mempertimbangkan adanya tingkat kekosongan, idle, atau service, Hal ini mengukur sejauh mana Perseroan dapat memanfaatkan kapasitas produksi atau output potensial yang dapat - Kursi Roda - Tiang Infus - Bak Instrumen diproduksi. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 10
Page 77 OCR 0.842
cp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN yIP. Public Appraisers and Consultants 8.6.7 Analisis Titik Impas Titik impas atau break even point (BEP) adalah keadaan suatu usaha yang tidak memperoleh laba dan tidak menderita rugi atau dengan kata lain suatu usaha dikatakan impas jika jumlah pendapatan (revenue) sama dengan jumlah biaya, atau apabila laba kontribusi hanya dapat digunakan untuk menutup biaya tetap saja. BEP dalam Rupiah dapat diformulasikan sebagai berikut: BEP — Total Biaya Tetap Pendapatan Berdasarkan persamaan BEP dalam Rupiah, diperoleh BEP dalam Rupiah untuk masing-masing periode selama masa proyeksi. Nilai BEP dalam rupiah mencerminkan pendapatan minimal yang diperlukan agar terjadi BEP. Perhitungan BEP untuk Rupiah pada proyeksi rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan adalah sebagai berikut: Figur 8.9 Analisis BEP Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan Penjualan 14088.000.000 | sosur.ssa.coo| se.101.775208| Ge6z.07.198| @7.515.eere7a | 73.671.894376 Beban Pokok Penjualan (Fixed Cost) 9253094144 | 33373597303 | 36.848027.165 | 40503351460) 44347372660) 48.388.200.010 Beban Usaha (Variable Cost) dascan729| rasaessa9| 13e5z8008a| t407sinse6| 1425773150 | A.aa0000001 Break Even Point gsss3s1.621 | 34291.258.63a | 37.779.5aa.369 | ar.4a9.407.768 | as.306.773.353 | agas2.918.172 8.6.8 Analisis Profitabilitas Analisis profitabilitas adalah analisis untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam usahanya mendapatkan laba (profil) dari pendapatan (earning) terkait pendapatan. Jenis- jenis rasio profitabilitas dipakai untuk memperlihatkan seberapa besar laba atau keuntungan yang diperoleh dari kinerja suatu perusahaan. Sebagai gambaran bagaimana Perseroan dalam usahanya mendapatkan laba terdapat pada figur berikut ini: Analisis Profitabilitas Pen a i Figur 8.10 Analisis Profitabilitas Kegiatan Usaha Gross Profit 34,321 Operating Profit 31,85 Net Profit 24,85 Return on Eguity 39,544 30,414 Return on Investment 243,03K| 270114| 298,614 Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 11
Page 78 OCR 0.957
8.7 KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Dalam figur di atas, dapat terlihat bahwa profitabilitas Perseroan yang digambarkan dalam persentase laba kotor terhadap pendapatan (gross profit margin), persentase laba operasi terhadap pendapatan (operating profit margin), persentase laba bersih terhadap pendapatan (net profit margin), ROE dan ROI menunjukkan bahwa Perseroan memiliki kemampuan dalam menghasilkan laba. Analisis Kelayakan Investasi Untuk mengevaluasi kelayakan investasi pada Rencana Proyek sesuai SEOJK 17/2020 digunakan 4 (empat) indikator yaitu Wet Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Profitability Index (PI) dan Payback Period, yang didasarkan pada nilai kini arus kas bersih yang diproyeksikan hingga tahun 2029. Penggunaan NPV berarti mengukur nilai kini dari pengeluaran investasi dan manfaat bisnis yang digambarkan oleh proyeksi manfaat neto. Nilai NPV mencerminkan selisih dari nilai sekarang arus kas masa datang dengan nilai investasi. Dengan membandingkan antara total investasi yang dikeluarkan pada awal periode proyek dan total arus kas yang akan diterima setiap tahun, maka dapat diketahui nilai NPV yang dihasilkan oleh proyek tersebut. Jika nilai NPV positif maka investasi tersebut layak dilaksanakan sedangkan jika nilai NPV negatif, investasi tersebut sebaiknya tidak dilaksanakan. Nilai IRR mencerminkan besarnya tingkat bunga yang apabila digunakan untuk mendiskonto seluruh selisih kas masuk akan menghasilkan jumlah kas yang sama dengan jumlah investasi. IRR merupakan nilai tingkat pengembalian investasi pada saat NPV Perseroan sama dengan 0, yang artinya tingkat pengembalian dan risiko dari total investasi pada saat ini adalah sama dengan tingkat pengembalian dan risiko pasar. Sehingga apabila IRR proyek lebih besar dari WACC (Discount Rate), maka proyek ini layak dilaksanakan dan apabila IRR proyek lebih kecil dari WACC maka proyek ini sebaiknya tidak dilaksanakan. Untuk menganalisis keseluruhan profitabilitas dapat menggunakan Profitability Index (PI), dimana PI merupakan teknik penilaian investasi yang dihitung dengan membagi nilai sekarang dari arus kas bersih yang akan datang suatu proyek dengan nilai investasi awal yang dibutuhkan untuk proyek tersebut. Apabila PI yang dihasilkan dari suatu proyek sama dengan 1 maka arus kas dari proyek tidak menghasilkan nilai tambah, apabila PI lebih besar dari 1, maka nilai arus kas yang dihasilkan dari proyek menghasilkan nilai tambah bagi Perseroan, sedangkan apabila PI lebih kecil dari 1, maka nilai arus kas yang dihasilkan dari proyek tidak menghasilkan nilai tambah bagi Perseroan. Dalam menganalisis PI suatu proyek maka kelayakan dapat dinilai apabila nilai PI lebih dari 1. Jika PI lebih besar dari 1, maka investasi tersebut dapat disimpulkan layak untuk dilaksanakan. Payback period atau periode pengembalian modal adalah waktu yang dibutuhkan untuk mencapai break even point atau titik impas. Payback Period menentukan berapa lama waktu yang diperlukan untuk menutup biaya awal yang terkait dengan investasi. Semakin pendek pengembalian maka investasi semakin diinginkan. Kelayakan dari Penambahan kegiatan usaha ini dihitung dari manfaat ekonomis yang diantisipasi di masa mendatang dengan Free Cash Flow To Firm yang selanjutnya dibandingkan dengan pengorbanan ekonomisnya. Setelah dilakukan perhitungan untuk KBLI Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 12
Page 79 OCR 0.819
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants baru didapatkan IRR yang sangat besar karena investasi untuk KBLI baru sangat rendah dan Perseroan tidak melakukan investasi tambahan pada tanah, bangunan maupun mesin. Kelayakan investasi penambahan kegiatan usaha dihitung dengan menggunakan empat indikator yaitu Net Present Value, Internal Rate of Return, Profitability Index (PI) dan Payback Period dengan ringkasan sebagai berikut: « Net Present Value (NPV) : Rp50.044.103.706 « Internal Rate of Return (IRR) 1 161,30Yo « Profitability Index (PI) 1 8,71 « Payback Period 1 2 tahun 1 bulan » WACC 1 12,79Yo Berdasarkan analisa kelayakan di atas, NPV menunjukkan nilai positif, IRR lebih tinggi daripada WACC dan PI lebih dari 1, dengan demikian investasi tersebut layak. Analisis Sensitivitas Analisis Sensi s Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Untuk menguji kepekaan suatu proyek terhadap berbagai faktor yang mempengaruhinya, maka berikut ini disajikan analisa sensitivitas terhadap kelayakan proyek, yaitu: # Investasi naik dengan perubahan kondisi kenaikan 5,00Yo: 10,00Yo: dan 15,00Y6. e Penjualan turun dengan perubahan kondisi penurunan 10,00Ys: 15,00Yo: dan 20,00Yo. # Harga Pokok Penjualan naik dengan perubahan kondisi kenaikan 10,00Y6: 15,00Yo: dan 20,00Yo. Berdasarkan uji sensitivitas tersebut, kondisi parameter kelayakan proyek akan terlihat seperti figur di bawah ini: Figur 8.11 Analisis Sensitivitas Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan Normal 161,306| 50.044.103.706 87 Layak ” 10,016 1494996| 49.510.469.492 803 Layak Investasi I 15,016 144,2756| 49.243.652.384 773 Layak al 20,001, 1394396| 48.976.835.277 745 Layak v -10,0016 970656| 20.435.442.775 412 Layak Penjualan v -15,001| 521986| — 6.826.995.590 1,93 Layak v “20,001 w/a| (7.807.281.001) (o,so)| Tidak Layak 1 19,001) 121,8086| 29.303.410.777 544 Layak Harga Pokok Penjualan al 15,001 94,8596| 18.192.325.279 3,68 Layak 7 20,056 554196| 6.587.413.759 185 Layak Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 13
Page 80 OCR 0.934
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Dari ketiga variabel yang diukur, rencana penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan oleh Perseroan tidak terlalu sensitif terhadap kenaikan maupun penurunan ketiga variabel. Proyek diketahui menjadi tidak layak jika terjadi penurunan penjualan hingga 2096. 8.9 Kesimpulan Analisa Kelayakan Aspek Keuangan Berdasarkan kajian, evaluasi dan analisa keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan syarat asumsi-asumsi yang telah ditetapkan dapat terpenuhi, maka dapat disimpulkan bahwa penambahan kegiatan usaha yang akan dilaksanakan oleh PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah layak. Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 14
Page 81 OCR 0.870
kam a LAMPIRAN KEUANGAN STUDI KELAYAKAN PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA KBLI 30921 | KBLI 32501 | KBLI 32502 | KBLi 26602 PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk
Page 82 OCR 0.417
LAMPIRAN - 1 (PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha LAPORAN POSISI KEUANGAN (Dalam Rupiah) ASET ASET LANCAR (kas dan bank sacosaer2 | tasrorzass| ora0rasasa7) osaers20002| — cessenco7| oo sseso2ose piutang usaha terseram | asrsossn| 20877es01| — sszconze2| sa20202022| 7325970026 piutang lain-lain sassassal 1270as00o| 200185000) — sesasoc0o| — aesa7.00o| — asas12s00 persediaan 3a2ssswa2| oussooaso9a | osa1sessase| 73101095 | mesooasaaa| 2227210572 ajak dibayar dl muka - 1.009.000.000 2sazoma | oatansas72s | o2sasensa1s| 22155215 Uang muka masosase| 142010000) 2a25215621| 2022sa87085| so21730s80 3775000 Biaya dibayar di muka 18.421.706 1.011.654 z020016| — 105s12776| — 2n4565528| — 308067516 frotal Aset Lancar. Suseosasyi | “Tigsesioa7a | YiBsasyeai | 37350459255 | 23520572387| 21207752706 IASET TIDAK LANGAR |aset pajak tangguhan 26532.101 sa67.a89 15572356 1212540 17.835.898 56150602 Aset tetap - neto 2120520045) @ssaoeemm| asososase7s | Masz3aos7ae | s2111467275| su072464908 Propert investasi - - - - ikssasL2s2| otapga1a726 Total Aset Tidak Lancar Tiyonme| senyasn| msosamon| Jnssesnera| Sasosentdis | 5255420326 Tora aset Iyasansy7 | Gosasaes2so| Messos0n3a2 | Soszyaz0952 | 7125205802| 73762602072 IUABIUTAS AN EKUITAS LUABIUTAS JANGKA PENDEK Utang usaha 1asson2asa| o2asase2ses| opasiasnasa| o2e26z0172| oo ssa7n126| 843520162 utang oin-lain - 21000001000 | ss211a284 zess00| 44407001 86.326.752 Utang pajak osaszae7| #wso1arozse| o2esase204| oo re2assama| oo toszesc1s| oo a7151n26s Utang sewa - - - - 20.250.000 (Pendapatan diterima di muka tamarano| o13212254ss| oo sana7sasa - 746367.107 Bagian utang jangka panjang yani Jatuh termpo dalam 1 tahun Utang pembioyaan konsumen - 1n6024,000 asaotso4| — araaza7a2| oo asz010s02| — asaanna Utang bank - - 1sneco7ac| o207as77 | 2225125600| 2268362301 (Total Uabitas langka Pendek Tavayosaso| Wnansas2nos| aassazam2| daazsoame| —sawz5n32s| Oo Asen7ns1i UABIUTAS JANGKA PANJANG Liablitas imbelan paseokerja toszsass| — asirzase| oo cosaossa| oo 2iseesss| oo sasa0sasa| oo 367203374 Ibagian utang jangka panjang setelah dikurangi bagian yang Jatuh tempo dalam 4 tahun Utang pembiayaan konsumen - - - asoamimna | oo aseass7a2| oo 242853570 Utang bank - - szeraopsse| o7182457101| 4ss53sraas| a3ma12522 Total abiitas Jangka Panjar Torgsayes| —sanannace | smpzasym| 7snn222g1a | Seanasoose| 4982360275 TOTAL UABILTAS Tsimaezans | W7asyAnooss | Ansinaerass | Ap1ao1207ns | “Yisenarnasa| O0564.101.206 exurras |Modal Saham Asanooocon| 440000000) 25000000000| 31250000000| 31250000000| 31250000000 (Tambahan modal disetor - - » | 2nssrassase| 2oscrassase| 20ss7assase ISaldoaba “Saldo laba telah ditentukan penggunaannya - - serzmazna| 1000000000 1000000000| 200000000 Saldo laba belum ditentukan penggunaannya Gnsoseasnl osargamaa| ez02sesaz3 | oesersassos| osasrasaas2 | 2400151206 komprehensif tin (ewznorsgl oo parcasrj| Oo U2n32nesn) otesyasnsm| oGuesasse1| — Guns25565 "TOTAL EKuITAS Wazsssaan2 | 12027770215 | Inasaanesa9 | 68757254144 | Gsass7ana1n | Gaasesso7a6 (TOTAL UAGIUTAS DAN EKUITAS Iyasass717 | oses249200| asssosoa3a2| Bos27420515| 77125205102 | 73.762.682.072
Page 83 OCR 0.459
m m LAMPIRAN -2 PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tok Studi Kelayakan Penambahan Keglatan Usaha LAPORAN LABA (RUGI) (Dalam Rupiah) (PENJUALAN BERSIH Iemasso730a | 37737427825 | 22722317500 Masker plus 2aso2s0001| sosorz1nare| oscooseassa| argiss756s1 | 12730010653 666.108.487 Tensimeter - - - - dozras252n | 2356107255 Masker mowassaso| aserz220302| tt2777021s9| Aassan2si2| 2080505067 922305621 Stetoskop - - - - 2506.260:75 854.710.759 Seutfant cap 128965450 546 756,363 75903410 482421053 352.875.770 38.091.039 Antiseptic - - 190.567.730 84318629 15814007 2506415 Sarung tangan - 70:927.273 - . - - Laindaln 503.203.739 454555 - - - (BEBAN POKOK PENJUALAN (eyananaooa| yanecnsanose)| (aoasossesa2)| (e22assea21)| Ho1e27200m| (2376032. (LABA KOTOR agarancson | senpasioaso | ss32s7isee | 21502571501 | 125ancasa01 | 2ass.102609 iBeban Usaha Beban penjualan tusrooasaj| (ossssazon| srsasaaral Hacsor2ses)| (usassesas0)| oo U2re77asa) Beban umum dan administrasi lesarormea2)| (u02ss152252)| pisssssasazn| Wassescror| ust07.cosa22 ( TABA (RUGI) USAHA Ani3casia | tacananases | 3s0s3s03701 | O4ssaas7s1e | (asosossasij| — (no1.730.255)| (Penghasilan keuangan San.224 23007.960 233162.342 24.420.716 21845305 285.541 |Beban keuangan trassasajl oo tinooossal oo eoaresasi) oo GSaz02102)| oo sesazaan| oo srsis.s30)| Lain-ain--neto : 37311028 1osseso2| (3222200es0| — zsa7ass) (8.263.767) TABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN. Tnocsosaa | Aggsn552500| 38427601770 Sessisani | gasayasyaan| —(oasznsan) | Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Neto tuparssas) Worzossx21| (asezssasn) — tasa2sassa) 17000391 3.410.222 TTABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN Sonaisose| Snsezasasan | 20051316300 Tanoeises| pasyosyassnj| — (osnsne71s PENGHASILAN (RUGI) KOMPREMENSIF LAIN Pos yang tidak akan direklasifkasikan ke laba rugi Pengukuran kembali abiltas diestimasi atas imbalan pascakerja (orzoseasi| oo (205383.075)| 5527237 tesarsesal — Ge2a2nsi (22:23.510) Pajak penghasilan terkait 227671 26064277 tx21s.o0al 8619524 17213067 4904572 TUMUAH LABA (RUGI KOMPREKENSIF TAHUN BERJALAN Taoosaspa| Innesapsmas | 20055057634 Tossore59| Wesiso57o1)| — (057207657)
Page 84 OCR 0.476
LAMPIRAN-3 PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tok Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha LAPORAN ARUS KAS (Dalam Rupioh) "ARUS KAS DARI (UNTUKI AKTIVITAS OPERASI penerimaan kas ari pelanggan tazo2nesaos| ss227sansa| #sesossn1e7| Sase20so210| saesssesosa| Les0sa1se6 (pembayaran kas kepada pemasok Uo3ns7n2oosl tesassesazen) prasenasa0| tersss22sessi| taseresnass) Gxasso706)| penerimaan pengembalian vang muka dari pemasok - | sorssssso ererimaan (pembayaran) operasional Isinnya Wasommarsil Hosooseazon) ussozeraas) @ruasoss20n| trasssan2n| (a0sesina22) Penerinaan penghasilan keuangan s622a 200260 | 2anas2342 24420716 2845.905 285.541 Pembayaran untuk beban keuangan tuzomasal — aososasl oo Mendresasil oo Us2021eal oo (ssa2s2nsy| o tts7s1sa50) Pembayaran pajak pengaslan Koossamail oo tisaoonson| (resosoassasil 41971505.153) - - as Bersih Diperoleh dar (Digunakan untuk Akhwias Operasi Tisosasoasej) “Amcwszeana | 1nam1913207 | (isozsansusm| oSasztanses| 1525.005259 JARUS KAS DARI (UNTUN| AKTIVITAS INVESTASI Penjualan aset tetap - - Lo00ooo| 25212243 2 5 Perolehan aset tetap Isssoroool Wase307ssoj| Wosee2012011| Woseoecaisn| Isoeaos2ca0| —ts2amsa0| (Pembayaran wang muka perolehan asat Urasnesasil (pamusmaso| oo Urazase2ul aznaosa7n| (as.co0) - Pembayaran uang muka emisi saham - - 1712.so0000| - - kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi tnyuaa| yasysem) (asisasoas| Unnnossas| Gowsn.c0l —apasn30) IARUS KAS UNTUK AKTIVITAS PENDANAAN Peningkatan modal disetor 340.000.000 - 62500001000 - (eenerimaan tambahan modal disetor - - - | sos7n85sase - (pembayaran utang bani 2 - - | ussacoracn| moresuszan) (pembayaran utang pembiayaan konsumen tassezmal oo asasoooil o ancesoooil o 7nasrsan| oo Mosmeari) (5800245) Pebayaran dividen - | tesovooooco0| 2000000001 - - - (Penerimaan utang lansia — pihak bereasi - | rioocoooo| (2000000001 - zs000000| — (osoasa04| (Penerimaan utang bank - | 200000000 - - - Kas Bersih Diperoleh Untuk Aktivitas Pendanaan Insan) (osradesoon| 17662020007 Iaginyseras| (ireosezora| (.406.104570) KENAIKAN (PENURUNAN KAS BERSIH DAN SETARA KAS Ssonanasa | 1nnnoesan Tacosn22es | Teeserstios Bana IKAS DAN SETARA KAS AWALTAHUN tanasayas| oo seoooee72 1a0rasesa7| osastaroso2| — sesseses7 (KAS DAN SETARA KAS AKFIR TAHUN Hooaer| 1527075353 Taamot | cesosn| sena
Page 85 OCR 0.618
LAMPIRAN -4 (PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tok — Studi Kelayakan Penambahan Keglatan Usaha ANUSIS RASIO P Ll n | t r Itta-rata umur piutang Iata-rta umur utang usaha Uu Ihata-rata umur persediaan IRata-tata umur aset tetap 'soLwaBIuTAs |Total Uabitas terhadap Total Aset |Yotat Wablitas terhadap Total Ekuitas u
Page 86 OCR 0.375
000"00SZ6T Isejsanu| ue3ueiny2N 980”£5t'09T'5 ueyisegsanul Ip yepns BueA deyay 1asy| BE6'9ZT'9ETT ujej-ureT JeJOL BE6'911”986 ueun3ueg uep yeuej emas eAeig 'Z 000"000"0ST ueulziJag 'T NIVI-NIVI| 9 889 ”86t'9Z0”t NNged UeyejeJad UEyegWeuad |EJOL 000'005'Z 000'005'Z 1esT ynpoig uesewa8uag uep "uduodwoy uej|yeJag “Uduodwoy UeesyaLwad Njueg JeIy Any joo| usepe3uag '£ 000'00S'Z 000'00ST Hun Sg HYer UISAW "“C 889'86t TIOb yun € (J013uo) jpoawunN JagndwO)) IND UISAN 'T 4lngVd NVLVIy43d| 9 09p LCE'06T sejjisej Ueyegweuad |eJOL 000'000”St 000'00S'ZT yung (2ziwogsno) “nposg uelfn3uag efaW "€ 000”00S" 000'00S" 10011 3uepng uep IIn Bueny #synpoid Bueny 2Beu3IS ueyegweuad 'C 09P 128 T9T ueejepuay 'T SVLNISVJ| V (yoidny wojog) ISVLSIANI VAVI9 eyesn ueje/Soy ueyegweuag ueyeAejay Ipnis 49L VISINOANI 1VDIAIW M3IZLIH Ld 5 - NVYIdNVI
Page 87 OCR 0.194
aa - “ an an aa 1 suasana wanansn rasa2som 2 4esoxsm0 12185025000 2xas5 5000 Waseso Hasan anton peer 2100244410 m1215 moto 24a17 Aas0021eara do1maw ara kes saan wenanae aeeaata1ne andasrsna memnsnya amen ye Uma (maa samanya amnaman umma aman Beng Ls tar Luas Rumuaan ass tanin 28157 anang kampas1911 kesana msstsg1 Lamasisan Lesmm Zusuamsia Ie nasis amnamasse Imas zasi msg Ratan tsnsacnoe0 Lamo tsnsona1o0 Lan6non000 1Langa0n900 Lana 152na01 307 tsmamam | xsmamao| asanaatam Asnanaan Lan a01207 Bimas Binesa Tana masa —emasan | —smnesan| nasa) Gamaesen (anang (ansesasn Was) soon) ms meosatamw| —— toosoanal 1005012224 Ingosan2a20) (ooso122nal 0 Wewaso1 Wawasan Ino asoon)| nanas (noaszonal 8 m3 s3ssara @nasasa (sen asuan| ancaman : ko us (ossesaoen) (aaecanoan iposeanoan| (Bawen) Oaeraonan) a00 (asasi p - - - as jasy.ansas sasa) casasanss esasasasi ons) 3 anann tenuanana| - - . - 12 son! asasi! Fe K neomoss! gemes! (—esumsan ——Gausoan| — Tanyuasa oo Gmaraea| taanaeasan) tasmomasal — Gusasnam| — Gwmamoml — granansn| saweran asam Wsto20n an) uses sosis) (esssa2nsai Ganas) Senang asas Gesansan) Waazs3 oa) tamosioson| (osn 2071nni @sas mor) @ so 7) tazanonn ana tennamom mana umatnya 00 anoman tenan #sonanaanal baamse rn @snoa1as21 masam Hassas an) (unasas: asi Ganas Dasnasa 3) (aannasa san (ama Gasuasanta) (one siwon) (anang Oam isc massa 1s) (re Ki | ta Jas 4010) (aamzanas pos 0201| 1020-0138) tassapoann| Temsenan| an wawan an 7 1 nana ana asausa mass anatamaasz mensuw m0262 nananon 12ascaso00 Taaesa1sona sasasmsa0n sasa samesarso0 manstaso (sean sassnsases sswsnan usus pasa ang mansores Pereartan) 10122 74215 son Taagan #msasass sasnsan amsaan sena Lamaman “wow - £ anc0ne5 an masa men Lan sassan mess sasa test wasir . . - - 2 se20nws3s psannan sena Ana101 na mana : 5 : : z samaan sasa katana tawon | 1s sangnnasa 2 2 Tana Tan aa Basis35na2n Tisesaase "Wi Perolehan Aset Tetap pong kendaraan Signage Ruang Poduki Ruang U dan Gudang: enter: Meja Pengulan Produk perdata Psr» Mes Jali “pengaduan aed, Tan Wi perolehan Aset Ta” It peraletwn: Bay Sewa Tanah & Bangunan Wa Peroetan: Baya Peromyaryan Sewa Taran Banguran It perdetr -Peluran — 1yamoon | |—momoo| — s0woso| Pot perian Ameri —— Tense (— Tian Tingan asma Teen pemuatan Mine 2 s0 (sean asian sya nasa sossasna| cas ma) engan Bogo @ mam Goa) "assi.an| pass (assaan Panam anoge Hung roduh, ang U on Gutang 2 sam dansa saw (aasoon “uzsooo soon) #sasooa umur: He Pegajan Prod Wani soon (esa (so (ezsocon sescaten) 2 Pemiaan atik Minlant 8 us soo ca) osrso0 mayo Isa son Bangsa Tt «son isisanl Kap Aan wansool tuasaoon| - Fast emrsis Gusman) Aa MAN h— era PT) Ameri Mu Sewa Tah Bargran aman aya Peparnas Sean Tah btargunn 3 msl pesan. n—nomi jistaAmeriaa kuman penamaan Man Oke wa Ora twesooa mo) yess messsrom| —— tro0mssal endaran umar) rana Ker teman Tan asnao| “note rang mr, Mar Up don Gudang tren ost uan) sn sat Tamtaw.hjapenagan maa ea Wana (esa (asas sa tesoooa son @sosoo| Dasr0| isa woo 5 Iaseoum yaa Seo! (zoom) Pas) og) Besar Bao Munas Marisa De, horia»Bg Sewa Tah Bargaran (son sena taman vasnan esa : - “ke Mnet mp Penjrean ema Tanah Bangotan . (pena aan) 25, Marina -Peruwan. a00 P—pesammasiassai ———— Kr Mi Mt Tan Mena susan anusesa waw none sunan asn resa mantan sansa asean sen mawas Batas pra Snoge Mara uda. Nuag Up dan Guling pe 2m 20an zona batas tenan Hamtie Mon ereojin otak mane anstnse noasese7 perea Dean Pok Mens Taman Gisao Bango “san Jana taman Jan Ti damaseo atasao0 Aam Tea at ttg anta, Tania Tian Ta Tana Its Du Pergrjangan Sera Tanah 8 Beganan . 2 wes sos maan | wani aku ertenan oo-amavoow| 10000000 sea sasono00 .moootoo.
Page 88 OCR 0.225
Bit TE SO9 SC OST 6ES6SBVT 000'SLW SET PT 000'005'ZEv'€Z GET 9pB'ZOTT 6T'BTi9LS SSTLLT/BTE OLO'T68”LT (5ez's80”189) (zpo' 112”19T1) NYIvru3g NNHVL HIsu3g (1DNY) VaVI (osz'por'6eE) (p56'916”871) (084701168) (88e'yz1os) i i yeleg PEPOTT PST 9b2'568'PL9 SE9'1p0'BOb B6E'S9O'BTZ (5e1'580'189) (zpo' 112191) NYIISVHON3d Nvrvd WNT2GIS (IDNY) VEVI (528”9p1”p2) (ezvs1z'ce) (ostroz1'z£) (966'016'6z1) (800”119'c1e) (051”988'561) urej-urej uegag O£9'SEO'E £81SP6T 9658581 Tp Tn S68'T9'Z ELT6pTZ ulei-urej ueyedepuag Op9 TZB'ELST 988"199'SOL 6BV606'LEb TZ6ETE'SSE (rz9'050'115) (otr'6e9'c1p) vHvsn (ionu) vevil (o9z'vov'T6s't) (959'821”157'E) (6zo'8e8 vr") (6zo'se8'v1r'E) (Z£6'068"Tro'y) (oz£scz'vir'e) ueinsnAuad (p6e'1z8'£85) (ses"cerw999) (cec869'9p9) (pgo"cos's19) (x701619'165) (ete's9o'zrs) (Yefe3imna1) 1 huge (euojsesodO uegag (991/865'661) (oe9-c2st91) (se9-ce6'8ez) (6e6261'201) (os5"296-189) (689161819) J01uey "8 (Junfuen) z yuged (euo1seaado uegag (069'959”185'9) (95”15898€”9) (906-Ez8'161'9) (6st's8e'rto”9) (oox'sxt”9e8'5) (sze-e9002'p) Iseuysiuwpe uep Lunwn vegag (916'001”pcv) (otw9se'zse't) (vesrsecese'c) (wesonsizc) (gpe”zet'osT'z) (601'Tz01569"1) uejenfuad uegag (seomozrsean) Nteceowsewen oItroreeotscen) oterwoeswoser) oo (tzosrtvoreosrer) — (ters-zogre9s'o1) eyesn uegag SEL 69O'SSS”PT S99'SET TET6T GBT GPS CTL ET 699056 6TE'ET Tp6'066 TE6ZT Z0t”8Z7”960'0T YOLON VEVI| Tesrstretstn) oo (leotestrzrtn) Oo (lroooseeertn o |reevessisor) |lesoeosoosot) —|lrse'trorots'1) NVIVNINId NONOd NV838| 091 PSEBT SSTOC8 LT ITE TOELT 50716191 996'L0E”9T 1959ze'ET ondasyuy 180'095'60p EST TE9'16E €99'6pO'98E 86t508'p1E KEB BBB IE 060'66T'8T£ deo yueynog 868'001”984'6T L106TL SSEYT 866'009'LE6'ET pSPTS9 TES'ET £89'GT5 LETET LU8'OLV880'T Snig sayseWi BEL TTG SL5E 696851 TXY£ LL GEYOLEE TOB S9 TLT'E P9TTST LTE 9ST'10E”29TT Jaye TS T6EYL9Y 860 SPT'BES"Y T07”290'90r”p IT TEL LL GUE LET ESTP 56090919 Janawisual LST 598806 OTO TPT a81 T6b'P88 TPL BLLET0 99 SOL 687 PBS" 196"TOS'PS9T doysoyas HisMag NVIvNTNId £8L/6987T6LT (ypydny woyog) (Bunsisy3) eyesn ueser3ay veyegweuad edue| 6707 - yzoz unyey (13ny) ege1 esodey ISyaAoid eyesn ueze|3oy ueyegweuag ueyekejay IpnIS XGL VISINOONI TVOIGAW WIZLIH Ld L- NYYIAWYI
Page 89 OCR 0.347
CL LAMPIRAN -8 PT MET2ER MEDICAL INDONESIA Tbk: Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tahun 2024-2029 Tanpa Penambahan Keglatan Usaha (Cksisting) (Dalam Rupiah) ASET ASET LANCAR Kasdan bank tsssssosea| aeasw0070| an7aore20| 2n2mausose | 2s77esoata | 20320025002 Piutang usaha 2320732san| oauasannso1| oanagamsan| oSz2070008| ssmaarcos| —aatcac1e00 Ptutang aindain #sasiasoo| — sssrasan| oo asssnasoo| oo asamasoo| oo asasissco| —asas1as00 Persediaan masesarapa | osasaseraza | oseterorsco| osasaesa02s | oseseasseso | 61aK9asasa Pajak dibayar di muka 2827.554.166 2827.554.166 1827554166 2.821.554.166 827.554.166 2.827.554.166 Uang muka 275.000 275.000 3.775.000 37000 2775000 3.775.000 Dlaya dibayar i muka aosocosus| oo s0sos7sis| oo a0n0g7s10| oo s0n067516| oo 308057516| o— 02001516 Total Aset Lancar Basasyaan | aeastanas7s | Soaraaersn0 | 3n251.025207 | 30052535583 | “Axs71a6501 ASET TIDAK LANCAR Aset pajak tangguhan. 56.150.692 56.150.692 56.150.692 56.150.692 56.150.692 56.150.692 Asattetan ansasaas? | aszesaroans | Aoa10702152| ano7ranasas | 35200270257| ara7a012057 Biaya perolehan atertetap eraaassn | cisaanasn | crsezasn | ascmasra| srscsz2ssra| sisca22s7a Akumulasi penyusutan aset tetap (asptaoasin| Osarsgs3asa) (rasas2naa2) (a7020008e1| prs72sa76e7n| (oseeaMa77) Aset haleguna 1naa72m0 : 5 9 2 . Bangunan tsssacowoo| 1995000000) “t9ssoooonn| 155500o00| 1985000000) 1985000000 Ace, Dep. Bangunan (1.821.527.701 | (1.995.000.000) (1.995.001. 000|| (3.995.000.0001| (1.995.000.0001)| (1.995.000.000)| Properti Investasi tawasiin| samasran | samaroes| daatosose1| oo t054s20216| — sess10as0 Bangunan Isaraors07| 1sarworao7| oasasora07| asanaona07| Asata0na07| 521401307 Ace! Dapi Bangunan usztantaol oo pasmososil oo mowasozesil o psoasommal oo Useamaon| — 32400487) Total Aset tidak Lancar: Tnasosonsse | dsosesr2sns | dicano7as00 | “Seassmesei | “35011107505 | Ta aass1s630 HOTALAser Trsnsasesan |. Tisassszasa | T2asyasns7o| Tasocasss08| Taosasanesa| 295000125 IUABIuTAS DAN EKLTAs LUABIITAS JANGKA PENDEK Utangusaha msamas| oo sssanon| 20wmna| 20sanss| t076e77ao2| —raoss7na1s Utang laidain 26326751 96326752 96326752 26326751 86326752 261326752 Utang pajak 177.573.265 177.573.265 177.573.265 177.573.265 177.573.265 177.573.265 Utang sewa 20250010 201250200 20250000 20259000 20250000 20250000 Pendapatan diterima di muka masaer2o7| — asasrao7| oo asaerao7| oo masas7207| — pasasn101| 746307207 Bagian utang jangka pnjang yang Jatuh tempo dalam 1 tahun Utang perbiaraan konsumen monas oamearase| oo a0oansee| oo aasanasa| oo asnanaca| —012nee tangbank 2aseaeaser | o220836s361| o22s8asnasi| o220naessei| o2200255301| 2268252361 Total Uabitas langka Pendek Gamesaatah —anasosno| arsacesosi | Aressiozra| —4snsasazsi|—Asar.1ooer UAOUUTAS JANGKA PAMANG Uabiltasimbalan pscakerja seransane | aer2022na| oo ar2o2ane| oo ser202sra| oo asra0sana | asnanaa7a agian tang angka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempa dalam Ltahun Utang pembiayaan konsumen massasm| oo 2asas| oo 20asas| oo 2nssass| oo awasasna| 2053579 Utang bank umansa| amans2| wamansp| wanaasa| amans| 43na2s22 Total Uabitas langka Panjan asmsesas | somasans | 4onaeans| —ase3esans | Asm3enans | As1aena7s Tora uaonuitas bastoseasa| —o7osanasa| —a7asanasse| aresansesn | 0707255226) 9229530539 erurras Wodal Saham 3xasooodooo| s12san000e0| 31250000000) 312s000n000| 31250000000| 31.250.000 "Tambahan moda setor asaszassasa | 2n0c7assase| 20ne7assase| 20erassase| 20aeassase | asaKzassase Saida tata 2asaymam | sasesesi| oroas7s0| 01asesmo| 24eaanasr2 | 3enana10 Rugi komprehensif lain 1318.925.965)| 1518.925.965)| 1818.925.965)| (318925.965|| 1315.925 965)| 1318.925.965)| TOTAL eKuTAs @esLacaras | G2satinona | Gadazoos01a | “Gasa0ane170 | 20070xx02 | Caacasso.soo TOTAL UABILITAS BAN EKUITAS Tamsznson | aswsezasa | T2as7an2570| T250610snes | 70655sssss| 74298.000a25
Page 90 OCR 0.493
LAMPIRAN 9 (PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tok Studi Kelayakan Penambahan Keglatan Usaha: Proyeksi Arus Kas 2024-2029 Tanpa Penambahan Keglatan Usaha (Eksisting) (Dalam Rupiah) IARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS OPERASI ILaba/Rugi Bersih (1207377007) 17.891.010 s2sare202| 1202546159 loe 3.414.225.770 3.d1a.250.020 3asnmsese| oo 2s9146a266 (Total taba/Rogi Usaha" 2.146.248723 2502720035) 3asansasa| — asatansan| 3754310405 PENURUNAN/KENAIKAN OPERASI (Putang usaha 5003238533 (15.105.207) 191075:225) 1932023797) 195.621.c00) 100.520.248 Persediaan sasasaszaa | opasasassnsl oo iseasr77an| oo tessasoem| oo rass0can) o— U7a7asc00| (utang usaha jix0.06e.o01)| 251.839906 29559362 3046143 31359527 32.300.313 (Kas Bersih Diperaleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi Ta208ssas07 | Tasraso1o7| —33ssass3s| — 3sorzesans| oo 3sasaas2sa| Oo Isanasace0 |ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS INVESTASI Penurunan / Kenaikan Aset Tetap - - : - : Utang Bank Jangka Panjang 2 s z « . (Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi : - - - 2 F3 |ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS PENDANAAN Kas Bersih Di Tbigunakan untuk) Aktivitas - z : z z : (KENAUKAN (PENURUNAN) KAS BERSIH DAN SETARA KAS Tanonssaso7| —asnaso1or| —3senesssas| Oo asorasssya| Oo asasaasasa| — 35263nxe60 IKAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN esesazoss| 12865.ss0se3 | s43esw0c70| 17731070210) 21232345089 | 28771650313 (KAS DAN SETARA KAS AKHI TAHUN. Tasesssoss| tasesaaoeno| Inyanorenno| Tigsnsnsoss | o2n7.es02a | 28326035005
Page 91 OCR 0.267
GSS 019 TTB'6 P18'0191906 TB TOS 2961 Brstcmaowa | osescrsosp | ososesosue oo (lpesteert1org) 2NJOA Juas21d os'o 9s'o v9'0 210 t8'0 160 001 J0yo04 JunoosIg ss sy SE su SL s10 - uoneynoyeo JeoA 0n61/CT 9661ZT peL/zT 9661/tT 9e61/ZT 9661 TT kerna agey JunoosIa/DIVM vtvTitseset oo Jeszsorevoar Jeertcwvoszr Jozgzsteooe oJosozrsses oo (vcegeouery — ((vesteeicose) sex snay (seintungy 099 pbE'BbS'E PSU SPE SPSE 618'BITTOSE cesseszas oo |1orosszert oo | 1osesesozt |tves-tee-t1org) sey snay (p1'596'sv2) (p69 Tos'8Ec) (sog'9pe'tez) (oos'260”szz) (seo'ste'9s8T) | #84'601'z90ro1 - eliay (epow ueyegnsag - - - 5 - " (pes'tee”1108) #segsanuf 5 5 5 i & (ut) e8ung 99T vIb TEST 9S9 B1 LS GLOBE LTE ezogesvire o|1eeoes'tpob | ocesetvrwe iseisoudag BET'9P8'TOTT TGT BL OLS SSTLLT'8TE OTO TES'LLT (se1's80”189) (1v0'116”19T1) dwoouy 3aN (yordny wojog) ONILSISNI - UEyEKE|OY ESIJUY eyesn uerei3ay ueyegweuag ueyekejay IPNIS GL VISINOGNI TVDIOIW WIZLIH Ld OT - NYSIJINYTI AP... Dn Ae oo Ho.»
Page 92 OCR 0.254
yeAey 60 Box'sTB'tOo'ZT |nee'zs 200'ST x 2eAe Ope esezecOsret |xSb'p9 19600'0T P4 uejenfuag yoyog uegag xeAe1 oe SET TES09YOT |209SL p00'5 r3 xekeyyepiL | 90'0 (rrerezsrtzo'1) fecu'et- 9500” ST- 2 1eAe1 8ZT Be1engzte9 jeep s00'o1- £ uejenfuag YeAEI TS'£ gexerstccoz |ss'99 19600'5- £ xeAe1 s6 ssgagrtsee (xwo'69 aco0'sT P MBAET 137 Osop2zzzy62 (seoove 900'01 x iseasanul| xeAe1 2 porTezeos"te |sT9'6z Iyeo0's P3 xeAe1 9s Bas see6Lste | 48/58 Tun SEMANISUAS SISILUV 606'PT 1519 2cv6'£ koe ets'8- 01'sT- Judunsanuj uo uinyay) KLB EB0 910 148'0 KOLT- 9T0'2- Ayinb3 uo uanyay| (9s x90 Bt T I9ep1'0 1E6T- 9680 1 Old ON) 9616'5 KaLT kel Lagi (KT9T- 909” 1Woug Bunvuado| x6T'ss xor'as ufoug 55019 sempaenyoid Zerovroxeez | osezzstatwe | oreecrererec | stetexcoeret | sworerersoevz | seeests9oret jujog uang yo2ug seoseztsezt | ozzzowscret | toreeotecet | sveseowosar Jasstroeoeret | crszo8'69srot (iso9 a1gouon) eyesn uegag sswsrweretr |eoresrwuvtr |toooseeerti | ree'vessstsrot | ssoeosoosor | 18e'Tpgrorg, (oso9 paxya) verenfuag yoyod uegag oersereceor Isawszersoosa loszeesesewt |oooszwsetre | o0000s'zewez | es1eo8'zTeLT vejenfuag Jujod UanJ 10319 (yordny wojog) ONLLSISNI -IOH Uep 'SENANISU2S “SEUINgENOid "439 SISTIVNV eyesn ueyei8ay ueyegweuag ueyekejay IPMS GL VISINOANI TVIIAIW MIZ1IH Ld TT - NYSIGINYI
Page 93 OCR 0.231
Oreoozeseaw | osezcezve'we | oowtsertos'op | sstzzoewese | corzesezeee | votpeoeses | unueijdu | daH/isingoua VAvig IV101 Tustoezecer Jerszcesoztt Jacwcrwsecor Jecozeotice oJsecosorera Jesecoeseet | unues you JeNBIg sayowusudL hoesepora oIsesseswusu oJaoeewosieo Jrserseora Isewevzoors Jerceewossi | unyex du wawnassur yeg oocergeesw oJergossstzy oJesezsrosee Jetoseocose Jeorezrzsre Jerwerseus unye, /y snyur Bueti Isresorsezec Jesutowosete Jsogesresrer Jevessesecar Jerwovzrooor Joecenuwsww | unues ydu epow Isani test ceecer pereen ceert tos'szt Kiai yunyay Pada Jnowsua T99'ps Eros loseer TLpBv LEO Ly wun/da Watunugsu| 129 SegTzt e2oTr agpTT Lertit 906101 areyor wun/y snjug Sue zusasp oooeep cegszn Ega eter Lenzee wunjdy epon sang isangosa vavia| “1 K0 ss0E 230 R50 x50 x tnmosa| srevestiget | p19199615'19 | ge1T1099T9 | 9OLSLX1019S Ooo'ooo'880'p1 | unuez /dw NYLvawaN3d IVLO.| Siescoosooc | ssessseowsr | vccTuwsogat | oogsex'tetsT Dov'oooor8E | unuei /dui enda TaywsuaL sizgcotertr | reszuztowor (ssatucesse | ersorzeoe Oon'oooverz | unuei /dy vawnasuj xeg sesesoces9 |eoerreeeoo |sesoestsis | teworsutos Don'ooooszt | unuex /dy snjur Duet zassagonsrse | rooteseooze | rcesetewez | ozeosrseozz Jooozecovswa |oooooovosg | unuei /dy epoy sang Btpzez Gessat OBeera Oor'9oz Ooorooz aun/dy eNBig syawisuaL 9EsSL ODEEL 520169 EB6 99 00059 yunjdy Yawnsysuj yeg vIfvLt #ST'6aT Ost'est SLSpSI O000sT wan/dy snyuj Juri. psT169 819919 2519 O0e'81a 000'003 uun/dy 'epoy sung xsoe | seo —Issoe Ksot - uworol Ooe 0089 Oow9 0004 Dos OoE vemafiun Fendi anawisual Oo9't 006 TT Ooz TT 00sor 0086 oovs vejna/uun vawnasu yeg oste S16T Oogz s19i Ost Oorz veing/yun syur Sue Ec stov 0gxE SE goee sega vemefuun pon isiny Kiivuen)| lx06 asa Kos as toe 09 simpoig seujan| B8 881 88 88 Ed 96 unye1/JNxay3 UeHI Kd " v ud 1 La ueng/jpj3 HeH| a u kai kas Ka v uejng| Nwrwarnaa| “1 swnsy eyesn ueyej3ay ueyegweuag veyehejay IPNIS YA VISINOANI 1VDIAIW IZLIH Ld TE-veydwen ud
Page 94 OCR 0.284
BOT'SLL”TOT 9S Otczroseset | osezoteseot | ssezrereowst | covvosseeet | cozesctvsct | 48x 619ert Nyivra3g NnHvi Hisyag (IDNU) VaVI (esreessvcs) Ilczveseesew) Ilecesoeover) (tucwzosteee) tbesoeuesre) |loser9egrsoe) xeleg Gowsogepsrec | orerstscpztz | cst'sozoscet | esz19woz8LT | spL/6zs81091 | LET9Sc68EY NYIISVHON3d XVrvd WN1383S (1DNH) vaVI 3 - - s 5: # urej-urej uegag - - Bi s - 3 ulej-urej ueyedepuag Gorsoyepsrez | orgstscoztc | zsTgoz9scet | 6sc19wO8I | spxezssLo9t | LeT'9sc68E vHvsn (inw) vawi (ops'669'015) (ers'9r1'98s) (ops'pz8'88S) (ov8'v28'885) (op8"v18'885) (6p6'p17'961) Isesnotuy uejnsnAuad (5et”sz169) (rs4”199'19) (1t1'659'59) (st8's11'29) (000'028'19) (000'000'0z) 12807 ekerg (o29:116'01) (szs'86z'02) (pt1169'6T) (Sp4p11'61) (oo0'evs'81) (0000009) MLM B LV ehe1g (xs1'88s'yoT) (xz9'zev1ot) (v21'884'86) (sz1'€15'96) (ooorsb1'z6) (o00”000'0£) @dueuajujew "8 JoinJas eAeig (zzr'ovo”sZt) (epe'rp'oxt) (bz£'16€”59T) (etorzos'o9T) (685151581) (68s'o8e'os) AkasAI eAeig (SL59LS'B6P) (ceg"toz'e8t) (e0g'ert'69b) (zpS'6pS'SSv) (pts990'zpp) (x81'vos'cv1) yasifeo (roorssorovvv1) Neerezcrezrt) losstrszovt) Itesooscreset) (leveroozeset) |leru'erorstt) eyesn uegag Ooreeoescsa | stoesccitec | secetXe9Ttc | zreZvLtstet | Z6996c8eyt | 9sssoeves'v YOLOY VAVI TersTosucetn) Nerscasooztr) (ecwztrsecot) (lecozeottee) (locceeyeewe) |(ozoeBee'a) JeNSIg JayOWISUAL (rzoesevara) Iwessestusu) Iloosarosreo) Iuesezgeero) Ileecercooxs) (NercebwossT) uawnagsuj yeg loseczoeesr) oItezsrsos'staw) Itesezatosse) (lerosegcose) Itorecwzre) Nezweset3) snjuj Buer (srwsogsezec) Iteszzoroseta) Itsosese'6ewet) ((svc'ssereex"11) |tezeove19o91) INosweo1vsvv) epoy Isiny (ore-ooz'ssergp) Ilogorzze'zve'vv) ((oortsercosror) (lssrzcorsvsroe) |(coerzesrezeree) |lbttveorestre) NYIYNFNId XOXOd NV939 Etusceosooz |sorocerorsr | pcztpusogot |oog'seztez'st | ooooz6ersret | oo0'o0orors'£ jenBig JajawIsuaL stuozotzytt | pe6cztuswor | ssetueess6 | sy4/807'1698 000211448” 000'000"p8T'Z uawnasuj yeg 985'£506859 | SOE TIS'BE09 BLEB9E STS'S TEw0Z94T0'S ooo'sosrs'r | o00'000-09T-1 snju Buey, T9reegossse |rootsssogze |trcesezseez |eceost'seozz |ooovzeorswz | oo0rooo'pos'9 epoy Isiny OLev6BTL9EL | pL9T99GTS19 | BETTLO'99T9 000"p68 TTB"OS HISM38 NVIVNTNId 000'000'880'PT (yoydny wojpa) INOTY ANVLS - (NG NVHVSWVUNJA) LI3rONd MIN 6207 - yc0z unyeL (13nw) ege1 uesodey 1SyaAoUg eyesn ueje|3ay ueyegweuag ueyeAejay IpniS A9L VISINOANI 1YOIGIW YIZLIH Ld ET - NVEId NYI
Page 95 OCR 0.163
eror Sertot ora pa Tove TEE 20 LeTTE ea Swa va vinitwn vio1| Ora Bere 9a30s Besar asE SE S10see LET tesges9Za Sana yv201| ESerSwO1goS ses GET Ser SSS Wenauze9 ses orgeuyerese seoeserses 25wLsesoset 066118 rob Snoesezses K8L SID EYE s00esezses Tanda et op1es ovampiepow veyegwe wewesirpan swuna| Terewcerwar Gersrtsa Svinayn wwio1 aa Seresasra Ka Tuefueg eaduer seunaen |e201 | sara Batan uaunsuoy veefergwad Busi Unyen T wejep odwer kuntef BueA uejBeg |Sueingp yejavos Buefued exduel Bucgn uerBeg #bayeosed uejegun seypgen) ON YINYA YAONYI SYANISN| Teratai Sen Es asa Kera Kata persirviss Sepong Saver seamaen Ioi ssersseseEi Teeuerusazr 68pB00 SIS TT 1S 6pz6ewor 0015110138 Keadaan uaunsuoy urekegwad Zurin unyer | wejep odwan ynyef BuwA Buslued exBuel Bucan verdeg eNnw Ip ewudup uvsedepuag ewastuan aried Bucan guy Bun wemuan Nona weoNve saran! swunya nva svanevn Batere anis Ter orereta Pan Ter IOI K7 Tas wioi RO vIT Del TESOREBLEP Sywrnt0616E Ter esa1ss ET8L53STS Teuen ep ianvimol | Maag sussera2t SET 1SSSR0 #sreLeont ORE GET GET serenweras GE APA LS 1esyoworee BLESS GOT 6Sg021 Ovi Derpamg KAV audrey ras urunituen yeted 3s WONYI NYOIL 135Y| SSrSET es PRA Beren Bere Teu imai sesLevoras #OssTnIL L61 210TTP S3 TSS 6Es 1615 torocescee 106566278'5 TTS 66POLT'EE Oe6'tseteeT 000005 201 SLs'8150005 Bang trap eka emwtun canw psetegpaelea vempassng Wee Buron uesn Bawa weauep sex Won sasU J3SV) (ueiny woyag) INOTY ONYAS - INA NYHUSINVNAd) LAN MIN 620 - yzO1 unuei ueduenan sisod weiodenIsyohoid uesn urrerhay vevegwruag uryeArjay Iprus AL VISINOONI MVOIGIW VIZLIH id Nyata
Page 96 OCR 0.186
Teruotiwss |ewwereteoss (irecroworas | zissevornee |recesweover | sesersooos NARVI WIIY SY VEVSS IVA SV sawaretwasa |tercvsyorsy |arseswortee | tesossoowsn | sessusooos NAHVLIVMY SV VUVLIS NYA SV Boreeseseet |usrtewserin | oreweweret | tesessoorwi | ssenereover | sisa1sooos SN ava NVG HSNSa Sva Invanunnaa) Wa Don oos ToT Teruepusg SeNAnaY PAmUn BEneunNa) Walosadig Usiag SEN 00005 251 WpussTepan INYWNVONSA SVLIALLNY NAN SVX STIHV| Tecerwersne Tooorooste1 kata Koe : 5 Turuea aaverura Tua (seeroz1ane) : (pnihurusepye1 195y ueeuax / Usurunuag : (000'008'261) esa yasy uemeuan /Usuunuag ISYASAANI SWAIALLYV Dinunn) java Svx SNuY| ToressGar PA KA Cas srs oo Bendo semua Paman ueeundhal Ucp Uarouadia using Sy) Batasi Tesascarii | zeresasaot DO ELL V3 Kenduan coorereozr) Uurezsrose) —(uxrorotse) (ote-tss-168r7) veepossoy lessuswora) oo Juvawssos) o(teremwersi oltswecorss) Itszasorassi —|lovooostorv) @yran Buranig| ISYUSGO NYAIVND/NYNN UANG Toocrceste |ewarrssin | sortosseesi | meesrczswi | eroazooerer | serwesoise Tuna anget Teo 599669075 ETS OTT SBS MN NI Besbouy 9 eragag sirmoseser |ocezareseor Jasersrcover Jeavsosseser (eocesctrser | rareraeare gssog (ann/oge1 Isva3dO SULINILXY binunn) rawa Swx Snuv| (w0x3ny woyoo) INOTY ONVAS - INA NVHVAWYNAI LDarOd MIN Gz01t0c sex snuy isnohong yesn veserdax eyegueuag ueyekerpy Ips AAL VISINOGNI IVOIOIW YIZLIH Ld SE NYANAANI
Page 97 OCR 0.320
6L9 YTE1696 Ecrocostoot | ozs'veso19r6 Tre'coz'6ssot o|oozteceosot |azcgosrecet (ogo”est'os1's) anjoA Juasald os 0 950 490 110 T80 T6'0 oo 1019Dj JUNOISIG ses SL s1€ SL SL s1'0 2 VONE/NIJEI JEOA 6121 961 66LZT 961 TT 9661 TT 66121 96612 Aye JUNOOSIG/DIVM Trweso'sorog |eoogsess9o9 Istcbes'tsecy ocworsuse1a loveovegsoet (lorsvze'zse) (980st7091'5) Se Snay ISEINWNYY soreeyeoret |sestiwoet |lersuveverst | tesessoozvt |osetceeower | s4s'810808 (o80resr'o9T'S) sey snay 9p9'T86'002 605"Z6T T6T TSS”/08T8T ELTOT8 TLT LOE EPT6LT Op8'£890BET 5 eliay jepow ueyegnuad & - (seer9c1'986) # 2 (oooroos'zeT1) (o80”esy'o91'S) IseJsaAU| - i - - - 2 2 (4-1) « e3ung 9p8 669015 ETS 9TT/98S 9v8B VT8'BBS 9V8'P28'88S 9V8"V18'88S 6b6'PLT'96T 2 seisaidag orzrrosesst olocecoresear |esetrsrcorst | zowvosseeer Jeozeseirsat | usyergecre - awoouj Jan (yoydny wojog) INOTY ANYLS - (NAN NYHVIWYNId) L93rONd MIN - veyekejay esijeuy eyesn ueye|3ay ueyegweuad ueyeAejay IpnIS AGL VISINOANI 1V2IGIW W3ZL3H Ld 9 - NYAIdINYI — | Nag | JG — 5 BE — BN — NG 5: | 3 2 2 IA 251 MA — NAN 50 YG sc: | TA
Page 98 OCR 0.242
xeAe1 s8 GSLELb1899 —(KTP'SS ps00'Oz “ yeAe1 89 GLUSTE TGT BT (KS8P6 400”ST “ vejenfuag yOyOd CB:EH XeAe1 ts LLL OTW EOE6T | KOBTZL 2600'01 x xekenyeptL |os'o) (rvotsz'108"1) — |e/u 200 'O7- £ yehe1 6/1 o6ss669z89 — (ot'zs 900'ST- £ vejenfuag MCARI kana SLLTrwsewoz (190116 19600'0T: , YeAET SL LLTsegOL6'Bb | 1Ep'GET seoo'oz P3 xeAe1 EL Be Ts9EvUen (IC Pot 005 x iseysanu|| xeAe1 £0'8 T6r69wOTS6p (166WGPT 00/01 x 8 901 E0T pYO'OS I90ETIT Iewuong SEMANISUAS SISIICUY 96E09E 9615 Ta gepz S2 Ixoe'ze Iaee'pe 9ev9'B2 9680'sz 9zT'SZ Beri 96LE PE 9619862 9Tb'0E 1966672 I96bO'TE LE PE #61 017 eps GE baru (S8 TE basal (#E0EpC 6E883 989 P1 9p9 TE KtEpE 96vE'99 9sto'6E goe'c ego Te na Juawysanuj UO uingaY| Kaunb3 uo uunyay| aO1d IN) 1foug Bunvuado) aoug 55010) SEMIGENjOId TLTST61SE'Gb | £SE'E41/90E'Sb | 894'10W'6vb Tb G9E EDS 64X LE VERBSTTETPE | TT9 T9ESSS6 Jujog uang yoa1g| 190'880'ObT GET ELL 6TPL 985 TIS'Z0bT EB9OBTEBET 6p6'99L 6SET GL CPI Sbb (350 aygouon) eyesn uegag| orsoozssesb |oorzzezotvv |osrtsereosop Isorczosveroe o|eoezoseeee | rrrveoesce (505 pax) vejenfuag Yoyog uegag| gevest19EL |v19t99ets19 | BET TL099T9 BOT SLL TOT 9S Ooovesti8Os | 0000008801 uejenfuag| Jujog uang yo21g (unidny wojog) INO1Y ANVIS - (NG NVHVEWYNIE) 1O3rONd MAN - IOW Uep “seyiNNIsuaS “se1jjigenjoid “AG SISTIUNV eyesn uezeiTay ueyegweuad UeyeAeJaN IPMS 49L VISINOGANI 1VIGIW YIZL3IH Ld LX - NYALI NYI
Page 99 OCR 0.236
TSy 181 1661 S1 006 LS9LT 60£ ZLE TLO'9T TO9 TLS"SYS"VT 09r'EpO'pEb'T O0w TL6 LLST NvTwr43g NNHVL Hisu3a (IDNY) vaVI (say toreeors) (p19vew'086'p) (vorTse'zes'p) (tot 165"201”P) (c68"1£0”105'€) (6eroz1'cze) O1ON — uejiseuJuag yefeg (uegag) deejue L0T Yp9 9OY'SZ GTi GEE BE9 TT Ely EteyO9 Oz EOO'OLT/BL9'BT GSETBO'TP6'ST GES TGO'SOE'E NYIISVHONIG Nvrvd WN1383S (1ONY) VEVI (seg'9v1've) (2421533) (osr'oz1'ze) (966'016'621) (s00”119”z1e) (os1'988'561) ulej-uje| uegag OE9SE0'E BL SPG 96588 Up S68 Tb9'T ELT6bTt ueujej uejedepuag ET SSE'BE9'ST 69OTTT'699'ZT LTE'SBT YE9'OT L158TW'SLL'BI ELP OTT TSTOT LT 628860 vHwsn (ibnu) va (spy settb6't) (rog9te'cz9" (6e1'sesre9s'e) (6zs'scovswe) (cewr810”180”7) (ot'8811cwe) wegnsnAuag (809”STz'5y1) (rerezorors"1) (616 v8e”s9t”1) (cz68se'otvT) (0e1'919'89€'1) (620'0pb”161) (Yeregimna1) 1 yuged jeworsedado uegag (291”865'661) (oe9rczs"tox) (oe9'e68e1) (626"261/E01) (055'£96'189) (689”167'819) J01u21 3 (Bunfuen) 7 #uged (euo1seuado uegag (069'959'185'9) (9e5”158”98e" (906218'1619) (6st's8e'y10”9) (oo1'sze'928'5) (szerz0z'00e”t) Iseajsjufupe uep Linn U2g29 (16'001”vev'c) (orwosc'zse'c) (resrsereee) (cesoresiza) (epeerosT'c) (601'Tz0'569'1) ad uegag (esurzowooz'v1) lrrocrevesvt) oIttosesoevzrv) o(lssoosesecen) |(corteretrwn) — (esorsoe-zesro1) eyesn uegag| TOT'E9L/BEB'6E 6L9 PC EOE LE 116 89T E88”YE TT9B69'ELS'CE BE9 BT OLE'OE BSTPET TE6 PT HOLON VEVI Toreooreseerh “looozeezvewr) oItoswisetosor |lsorzoersoe) |lcoceseceee) (lrvrpeorescre) TISN NYHVEWVN3d (eswstwerstt) oo lteocestvurit) oItroooseeertr) (treevessisot) (tesososoosot) —(rsetr9os) ONILSISN3 (sorrorgrsozrog) |tzzvvcosrtzerss) oo (trasteererorts) oIloswtsseogrzr) o|leoeroorvger) |(szs'sex'e9o-t) NYIWNINId NONOd NV938 OLEYOB TL9 EL 49 T99'6TS"19 BET TL01199 T9 BOT'5Z4”TOT'9S 000"p68"TT8'OS 000'000'880'1T 118 NVHVSWYN3G OGT'SBPELE9C Bzt'STE'SO9'ST OST ES 6SB PC O00'SLPSET'YT 000'00S' EV Ez £81/6982I6LT ONILSISN3 HISM3G NYIWNTNId 99S"6LE'SYO"OOT TOT 186 YZT E6 Bp 019 91598 BOT'OSZ LET'08 000 66E tbt DL €81”698”000”€ (yodny woyog) (isyanosNov) 6z0z - #zoz unye1 (13nw) ege1 wesode IsyaAoid eyesn ueyej3oy ueyegweuad ueyekeja) IPNIS Y9L VISINOANI 1YIGIW M3ZL3H Ld BT - NVSIJNYI
Page 100 OCR 0.165
Dot CEK 28E SPT OroEra esgoEi Tes aaceot Sena sesae TES ET SLIYS Swan nya svimavn vi01| BO9 PO TELSTT O3erS9y SPT BOT SarorEBIsTG PGGO6rTOw'BL STS ELE LIS DI Swing Vi01 (Goe'sces1e) (soests te) (eoescesne) (Soe sceste) (Sse'sze81e) Wr psusyandwo Bu STrLIT TNO OevSEsSSTLy 94691V125-TE #OST9SOTNLT 9E0/P6E9S56 cart opres| OSPSSE 9862 OSISSE-19862 9SeSSE'L9862 9SvSSEL98'6T OSWSSE 198 6L 20125 jepow ueyeguej| 000'00S Tiir TE 000005251TE O09'0os'zpyTE 000005 z17TE 000-00”ZppTE (ucyes pom) swara EETSRoser Tareer ane Geo Erret Sao Ten ost it TS EL SETOT Too serar svarnavn 1v201| Lx C9E 2869 SL 69E 2869 SLV6OE 286 Y SLV 69E 866 SY 69E TES Lv 69E TB6V Tuefueg erduer senjgen eo1| Tesareier Tenar Tee TES IETLe Tester Tester Tue Tuan BLS ES8ENT GLS ESAI GLS ESEEVT Gs'eseenz GLS ES8 EP GLS ESB EPL Watunsuon ueekejgwad Burn unyen 1 werep odwaj ymel BueA uerdeg iSucuroip yefonas Buefurd eyduel Buean uesdeg| LE EDE 19 reseor19e #LE FOTUSE #LEEOT19E LE ED 196 PE EOZL9E #laayeosed vejeaun sexiiaer DNVINVA VAONVT SVANISVTI Ina 8VO96eT TOL EL ES P1 OLS LO BIT SES ESL Tati mata Sopuog enduer sewraern reyol| TO EIEBOTT TOE PE BIT TOE E9E BOT TO ROE BO7Z TE BOP BOLT TOE EOe BOT aura Buah #OULIE Get YOTTIE GEb #OTTIK ee rorzieeer rorcirser PST IE SEP vawnsuon ueefpigwad Burn Uunyes 1 wejep oduuag unnel BueA Buefurd url Buean ueideg 101156004 tor19e9te Kor v9e9v1 10119691 10119 9pL 1014369vL nu Ip euniayp ueedepuag 0000stoz 00008101 0000st-oe 000052'02 oooosror o00ost-oz 2s Bucan| SITELSLLI S9TELS LAI SOC ELSLLI Sove1s ur S9LELS LT SITELSLLI efed Bucan| Isge9a ISL9TE98 TE Isr9te9g Iseyee98 2s191e98 we-uey Buean| 6sr06r'02191 8SO TER SEGI 9067152011 TROGL8GISTTT (2195 TT Ezerrsore eyesn Bueani ya0nad YAONYr SVATUBUN| swainya Nya Svantawni IST LSI E8YOLT OGLGER LBE GUI Oto'ers'659'0ET Tas ear Bor ET Sp yis Deras Eiseero1oya 33sv 1101| Tsro1vevate 150759 PESSE GeRa9sZoT6e 060220S8LTv SIS t90cErs SS0TrTozEer Turn wepu aasv ino Ore cereiz GOT BPA 9S BLTLSS LG 0000008 O00000O11 000000051 Diat-pntamng Ye IPTV 058015886 9160857901 186 OSOTPET SPOTET TT (seasanu nuodoud - - - - #ung-yeu 3asv OEW SIT CLETE TEFTLI SORE 1988/608'6801L£ ISES9L TEFOP Sigozwetutr (5695T 1S Lp Onau-dryan rasy zs90sras z69'0S1'95 269/081/95 zesosr'as 2690195 z690s195 ueun9ue3 yefed yasy| AvONwA NYAL 135V| S5EOvEOPELET ESL C3T EOS FIT TT 10 OP TG TEN ISL EOS TL SELTSS Ter Es IIS TE SEE SE Seburn 3asv teio1| 918190 802 SIS 190802 SIS 10B0F J SIS 150805 STS L90BOE Sanu ip Jekegip efeng) O00'S4L/€ 00/11” O00/511'€ O0D'S1LE anu Buen)| OOTYSS BT SOTPSSLTBT OOT ps 129 OOVPSE LL 'eynw jp sekeogp yefed SES TILLLSOT SET'ES1-EOOOT tersosysre 6resesos69 useipasiag 0OSET6 658 0OS'FT6 658 DOS El66s8 005 16658 urei-urej Buegnid sex'cryoseor 1seeLe ae 9ES1118'0168 U6ETETEZL9 eyesn Sucarug| SET9EJ USTIT (6191551888 TSS 1291819 18S'BROSSS GP 108'051/050ZE 069916 89'L1 2ueg uep sey| wvonv143sv| sy) (yordny worog) (ISVANOSNONI 6ZO - P2OZ unyeL LeBuenay ISIsOg ueJodey (syahoid Yesn usseidoy ueyegucuag ueyekeroy Ipnas AL VISINOGNI TYOIGIW W3Z13H Ld SE -NYUIGWNI
Page 101 OCR 0.204
CE Ter s1ses Tes tennin 1s Ge5BTe rat NOVI UNY SVA VAVIES NO SW) 1er91ssees Z65”129618'19 18S'880'655'ev 950265989 NNHVLIYINY SV)I VAVLIS NYO SWA TooorT Leste Sis Bag 050 TT Does TETEK SWA VEV23S NVG HISU3G SV INVNNUnNad) NYAIVNDI O0G'OOS-Z6T weeuepuag seyanyy (ynyun veyeuniig) yajozadjg yisag se)i| D00'OOS CET TEPOW GPgyeuSy /usurunuDd| NYUNYGNI4 SULIALDIV NNLNN SWA SNUV| (Ce (oooroos ter) BEsanu SENAR Imun UeyeundIa Wing Pe) - - Tuelueg over yura Fucan| see 9z1'ogo) (oo0voos'ze1) Jeduen yepuy 195y ueyjeuay / ueurunuad ISVASIANI SULIALDY binuNn| taVO Swa SNYV| TOO'OTT 1692 Sy9'BBBO9OTZ YEN YAEOLOLT Tesado seungny finaun ueyeundia) Hep yolosadia Ysisa se) TRY 6SO' STT TSTOTOTECT 1978017358 Tue bucin (orrsogcasi (o6r856515) uroipasuad (res-1te 001) |(trr992901) euesn Bueania| ISVW34O NVXIVNIX/NVNNUNNGId| TOT peo Tpc Te Der 15P BOT TT Toral Tetet DioTes esa Ten angen aoi SPL SEL TPG TOR OVGTT9E GET SES EISE OAT B8TLTPE Besowny 3 Kersardsa| SSEBS8OOFET $29/08S'S81 LT MIS SIT ETLsI 00X IT OSTT wis:ag (any/egei ISvU3GO SULIALDY binunn) ruVa swi snuV| (worans wojoa) (ISvANOSNONI) 6202-PZ02 sex snuW Isyahong EWesN urasilay ueyegweuag ueyekejoy IPnS AAL VISINOONI IYDIAIW YIZLIH Ad OT - NYIAWNI
Page 102 OCR 0.276
g9sorcsozis Isorzesezots Jerstesestwr Ttrsoeserwoe Jrroescorsoz Jurgozeecron Noz9vectecen) @NJOA Ju2sa1d 0s'0 950 90 TO 180 T6'0 001 101204 JUNO3SIG Sts SLy st raga SLT sL0 - WONEINO|EI JeaA 46121 966121 066121 K61 TT 96121 966121 96612 agey JunOos1G/IIVM Lerozcesewit |eoesecetste |seszesoscoc |eszesosegos Jessseersrte JosesssotsT (oz9vscveren) Sey snay Isejntuniy scrvereostc o|ucurceectc Isvescersset | vosvreweect Isoroswceevt Josesesorsut oo Noz9vsxtecet) se) Snay (se0o'pse'tr) (s81”8091) (esz'8x0r05) (Lwesets) (oeztugesT) oo |orrezrse6tt « eliay jepow ueyegnuag - - - i - (o00'00s'z6T) (09 v81Tete1) Isegsanul - si - - - si si (UT). e3ung SbL/SELTV6T z08”916zc9”€ G8T 565 E9S'E G25'sTo'pstre LErBLO BO" OX1BBT”LTVE & isejsaidag Tewcsreeet o|eserosusgut Jeoezeetoar Jaogzssvset Joowerorerar | oorT46esrz si @w09u| IN (yojdny woyog) ISVANOSNOX - ueyekejay esIjeuy eyesn ueye|32y ueyegweuag ueyekejay IpnIS AAL VISINOANI IVOIAIW MIZLIH Ld TC - NVSIGINYI 1 CI Aa ADD. .,SnA BD Ii DA It aa Oo
Page 103 OCR 0.196
tzsorseviorr |oce'ta 00'02 Terergassoot |xse'tor Ixoo'sr xoo'or uejenfuad yoyod uegag| o0'oz 00 xoo'or uejenfuagl o0'o o0'er xoo'or AA bag Ga LN SeunnusuaS SENCUY 1656 OST- Sp EET- 69 UT- 114E6/6OT- |9616'66- 48 Gr- ses'1e- seo'sz- psry'oe- evs'e- Lxeeras- ocusre Ieeersa heru esa pesa'pa easy pxoog Iweg'sz akoerya Iess'et meow'et keg'Tz psnstcr saree xoo'or sze'otr sxog'op ereror aga Jusunsanuj uo warga! Kunb3 uo uurgay| os 1N| o1g bunouadO)| yong 25020)| soseeseooot | zotuseverte Jarrorgsas9a | soroszteros |oooweewrre | ceweneroooze SEUGRayoId #esupesstoz | tarssrezc99 o|orrerstesta o|oteoswzosis |eszueoctrs | tartoovossa Jujog uang yoo1g | Gec-towooz"yt | riocreweswt | tooeeorercyt | seooszsecer (sortrerrt | cs0soe'zesor (1809 argowoA) euesn vegag| soeoiy9ozoo |tewcosicess o|uzsureersis | sorisseooe |aseoorvuser | sessewesowi (1502 pania) uetenfuaa yoyog vegag| uejenluag Jujog uang yo21g (#ordny wojog) ISVOFIOSNON -IDW Uep “seyinIsuaS “seygeNyOId '438 SISTIVNY (OYeSn Uese1I5y veyegweuag ueyekejay JPNIS MAL VISINOGNI TYOIGIW BIZLIH Ld TT - NYANYI
Page 104 OCR 0.361
9662 ZT 96S0'ET 066E'L 9610 BE L 96169 ot oo1t'6 2056 6s bad (ox. (ata)/3) 4 (pi. (ata)/a) sagw-(pa-wu).g) Hu ena IDVM 2x pi sagu Gaun) 2m PM Ie1ide) j0 1509 aBeuany PONYIIOM Kunb3 j0 1809 (kei Jayw) 3929 70 3809 (peosds yneyag paseg Buney) sagu wunjuraid YSId 3SHEW (Nns) 21ey 2244 xsig (Axoag) eyag Aunb3 Isajajul Aunba jeo1 yag wua1-3U01 je1OL ayey xe1 annoaya (royydp) fo 150) abpuany pa3yBIaM) JIVM
Page 105 OCR 0.914
FOTO-FOTO £« STUDI KELAYAKAN PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA KBLI 30921 | KBLI 32501 | KBLI 32502 | KBLI 26602 PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 106 OCR 0.904
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants TAMPAK DEPAN LOKASI KANTOR DAN PABRIK 2 PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk TAMPAK RUANG RESEPSIONIS (NANJUNG - EKSISTING) Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 107 OCR 0.904
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants TAMPAK DALAM RUANG MEETING (NANJUNG - EKSISTING) Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 108 OCR 0.886
e KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants TAMPAK AREA LOADING BARANG PABRIK 2 (NANJUNG-EKSISTING) TAMPAK AREA PENYIMPANAN PABRIK 2 (NANJUNG-EKSISTING) Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 109 OCR 0.884
1 @ KANTOR JASA PENILAI PUBLIK PN SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants TAMPAK RUANG PRODUKSI PABRIK 2 (NANJUNG - EKSISTING) TAMPAK AREA PENYIMPANAN BARANG JADI PABRIK 2 (NANJUNG - EKSISTING) cs Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 110 OCR 0.897
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants ) TAMPAK LOKASI RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA (PABRIK 1 — LEUWIGAJAH) TAMPAK RUANG MULTIFUNGSI LOKASI PABRIK 1 — LEUWIGAJAH Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 111 OCR 0.874
@ KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 112 OCR 0.837
@ KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants Lah , 4 v vw ayu TAMPAK AREA TRANSIT BARANG JADI — PABRIK 1 #4 PADAR TAMPAK BAHAN BAKU UNTUK PRODUKSI STETOSKOP (PABRIK 1 — LEUWIGAJAH) Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 113 OCR 0.892
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants TAMPAK KEGIATAN DI PABRIK 1— LEUWIGAJAH FOTO PRODUK EKSISTING (MASKER) Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 114 OCR 0.890
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants FOTO PRODUK EKSISTING (TENSIMETER) FOTO PRODUK EKSISTING (STETOSKOP) Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 115 OCR 0.891
/9P KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants TAMPAK CONTOH PRODUK PENAMBAHAN KBLI (BAK INSTRUMEN) TAMPAK CONTOH PRODUK PENAMBAHAN KBLI (TENSIMETER DIGITAL) Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 116 OCR 0.874
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK le 1 SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Y Public Appraisers and Consultants TAMPAK CONTOH PRODUK PENAMBAHAN KBLI (KURSI RODA) FOTO BERSAMA PENDAMPING LAPANGAN Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 117 OCR 0.898
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN Public Appraisers and Consultants FOTO BERSAMA PENDAMPING LAPANGAN Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Names mentioned 76 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.2
unresolved
org
Bapepam-LK
p.2 ×4
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
p.2
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.2
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia. KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan
p.2
unresolved
org
KJPP Sugianto Prasodjo
p.2 ×3
unresolved
org
Konsultan KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan
p.3
unresolved
org
KJPP SPR
p.3 ×5
unresolved
org
Kementerian Keuangan dan Pasar Modal
p.3
unresolved
person
Asep Ridwan H.
p.4
unresolved
org
KJPP SUGIANTO PRASODJO & REKAN
p.10
unresolved
person
Consultants Tr. Budi Prasodjo
p.10
unresolved
person
Tr. Budi Prasodjo, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
· Managing Partner
p.10 ×5
unresolved
person
Fitya Shabrina
p.14 ×2
unresolved
person
Akta Notaris Cahya Suryana
p.18
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.18 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-AH.
p.18 ×3
unresolved
person
Alvi Hadi Sugono
· Komisaris
p.20
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal
p.20
unresolved
org
Menteri Investasi
p.20
unresolved
person
Akta Cahya Suryana
p.20
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-
p.20
unresolved
person
Salinan Akta Notaris Theresia Yuliana
p.20 ×3
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.20 ×3
unresolved
person
Salinan Akta Notaris Dr. Sugih Haryati
p.20 ×12
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan
p.20
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-
p.21
unresolved
person
Salinan Akta Notaris Dr. Erny Kencanawati
p.21 ×6
unresolved
org
Heliantono & Rekan
p.22 ×4
unresolved
org
Heliantono
p.22 ×4
unresolved
org
Pusat Statistik
p.29 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia
p.32 ×9
unresolved
org
Kebijakan Fiskal
p.33
unresolved
org
Pusat Statistik. Inflasi
p.33
unresolved
org
Bank Indonesia Kesimpulan Analisa Kelayakan Aspek Makro Indonesia
p.34
unresolved
org
PT Buana Inti
p.38
unresolved
org
PT Buana Inti Medika Prima
p.38
unresolved
org
PT Cipta Sukses Medika
p.38
unresolved
org
PT Sentra Asia Gemilang
p.38
unresolved
org
PT Karya Pratama
p.38
unresolved
org
PT Serenity Indonesia
p.38
unresolved
org
PT Anugerah Jaya Fordic NOPAWN
p.38
unresolved
org
PT Royal Sultan Agung Jakarta GEA Sumber
p.39
unresolved
org
Kementerian Kesehatan.
p.39
unresolved
org
PT Sinar Continental Kursi Roda Seat Kulit Imitasi
p.52
unresolved
org
PT Sinar Continental Back Rest Kulit Imitasi
p.52
unresolved
org
PT Sinar Continental Hanger As Stainless
p.52
unresolved
org
PT Megah Mulia Baja Adjustable Pole As Stainless
p.52
unresolved
org
PT Megah Mulia Baja TengInns Spider Leg Wheel
p.52
unresolved
org
PT Megah Mulia Baja Stainless Bak Instrumen
p.52
unresolved
org
PT Megah Mulia Baja Stainless Tensimeter
p.52
unresolved
org
PT Indonesia Libolon Fiber Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan
p.52
unresolved
org
PT Bisma Anugerah Plasindo PCB Circuit Set
p.53
unresolved
org
PT Ultra Prima Corrugator
p.53
unresolved
org
PT Mita Jaya Mandiri
p.53
unresolved
org
PT Harapan Kurnia
p.53
unresolved
org
PT Ateja Tritunggal
p.53
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Sebagaimana
p.65
unresolved
org
PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tok Studi Kelayakan Penambahan
p.83 ×3
unresolved
org
PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tok
p.85
unresolved
org
PT MET
p.89
unresolved
org
ER MEDICAL INDONESIA Tbk
p.89
unresolved
org
PT HOLON VEVI Toreooreseerh
p.99
unresolved
person
BLS ES
p.100
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
4139 ms
13 Sep 2026 16:26
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}