Skip to content
Back to announcement

20240628_MEDS_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_31676709_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review MEDS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 117

Page 1 OCR 0.907
LAPORAN STUDI KELAYAKAN
FEASIBILITY STUDY REPORT

PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
KBLI 30921 | KBLI 32501 | KBLI 32502 | KBLI 26602

PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk

Kompleks Blue Sky Industrial (BSI) Kavling No. 09, Jl. Nanjung No.2 Leuwigajah,

Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat 40532

”)

AA

HETZER MEDICAL
INDONESIA

Page 2 OCR 0.934
—

ma

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

ys PR SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Bidang Jasa Penilaian Properti dan Bisnis

Wilayah Kerja Seluruh Indonesia

No. KMK : 722/KM.1/2015 Izin Usaha : 2.15.0131

Jakarta, 27 Juni 2024
No. : 00687/2.0131-00/BS-FS/04/0375/1/V1/2024
Hal : Penyusunan Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha

Yth.

Direktur

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk

Kompleks Blue Sky Industrial Kavling No. 09,

Jl, Nanjung No.2 Leuwigajah, Kec. Cimahi Selatan,
Kota Cimahi, Jawa Barat 40532

Penilai Publik yang bertanggung jawab sekaligus yang bertanda tangan di dalam laporan studi
kelayakan ini adalah Ir. Budi Prasodjo, M.Ec.Dev, MAPPI (Cert.), merupakan Penilai Publik
Properti & Bisnis dengan Nomor Izin Penilai Publik No. PB-1.13.00375 berdasarkan Surat
Keputusan Menteri Keuangan Nomor 511/KM.1/2013 Tanggal 23 Juli 2013. Penilai Publik juga telah
terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan/OJK (d/h Bapepam-LK)
dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PPB-09/PJ-1/PM.2/2023
Tanggal 20 Maret 2023.

Penilai Publik bertindak atas nama Kantor Jasa Penilai Publik SUGIANTO PRASODJO DAN
REKAN (selanjutnya disebut "KIPP SPR" atau "Kami”) yang beralamat di 18 Office Park Lantai 3
Unit A-3E, Jl. TB Simatupang, Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Kotamadya Jakarta
Selatan, Provinsi DKI Jakarta. Studi kelayakan ini kami lakukan sesuai dengan kapasitas kami sebagai
Kantor Jasa Penilai Publik resmi sesuai dengan Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik dari Kementerian
Keuangan No. 2.15.0131 berdasarkan Kepmenkeu No. 722/KM.1/2015 tanggal 9 September 2015 dari
Menteri Keuangan Republik Indonesia. KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan adalah perusahaan penilai
independen yang terdaftar di Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dan terdaftar di Otoritas
Jasa Keuangan/OJK (d/h Bapepam-LK) berdasarkan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal No. S-859/PM.223/2015 tanggal 17 November 2015.

Studi kelayakan ini disusun atas permintaan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (“Perseroan”)

berdasarkan persetujuan proposal pekerjaan No. 00768/2.0131-00/KJPPSPR/FS-HMI/IV/2024 tanggal

24 April 2024 dengan maksud dan tujuan untuk memberikan pendapat mengenai kelayakan atas

penambahan kegiatan usaha baru yang meliputi 4 (empat) Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia

(KBLI) sebagai berikut:

a. KBLI 30921 (Industri Sepeda dan Kursi Roda Termasuk Becak)

b. KBLI 32501 (Industri Furnitur untuk Operasi, Perawatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi)

c. KBLI 32502 (Industri Peralatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi, Perlengkapan Orthopedic
Prosthetic)

d. KBLI 26602 (Industri Peralatan Elektromedikal dan Elektroterapi)

Studi kelayakan ini merupakan hasil kajian dan analisis yang dilakukan dengan meninjau kelayakan
atas penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan oleh Perseroan, ditinjau dari berbagai aspek.
yang meliputi: Aspek Makro Indonesia, Aspek Pasar, Aspek Teknis, Aspek Pola Bisnis, Aspek Model
Manajemen, dan Aspek Keuangan.

Head Office : 18 Office Park 3rd floor Unit A-3E, Jl. TB Simatupang, No. 18 Jakarta 12520
"Telp. (021) 22708555, 22708666, 22708777 Fax (021) 22708288
Website : www.kjpp-spr.co.id
E-mail : admin.pusat@kjpp-spr.co.id : sugiantodanrekan@yahoo.co.id
Branch Office : Denpasar (PS), Makassar (P), Semarang (P), Pontianak (PS), Surabaya (PS), Bandung (P),
Cirebon (PS), Lampung (P), Palembang (P), Sukoharjo - Solo (PS), Serang (P), Karawang (P), Manado (PS), Medan (PS).
Page 3 OCR 0.933
1.

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

@
| S PR SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
/ Public Appraisers and Consultants

Studi kelayakan ini dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”)
No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal,
POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK”) Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, serta Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) dan
Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII-2018 dan Revisi SPI 330 Tahun 2020.

Status Konsultan

KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan ("KJPP SPR") adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar
di Kementerian Keuangan dan Pasar Modal serta memiliki kompetensi untuk melakukan studi
kelayakan ini.

Dalam mempersiapkan laporan studi kelayakan ini kami bertindak secara independen tanpa
adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan pemberi tugas, objek studi kelayakan
ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan pemberi tugas dan objek studi kelayakan. KJPP SPR
juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.

Laporan studi kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
manapun, Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan.

Identitas Pemberi Tugas

Nama Perusahaan : PT Hetzer Medical Indonesia Tbk

Jenis Usaha : Bidang manufaktur dan perdagangan alat kesehatan, khususnya
masker medis.

Alamat : Kompleks Blue Sky Industrial (BSI) Kav No.09, Jl. Nanjung No.2,
Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, West Java 40532

Telepon 1 (462 22) 6679409, 6679383

Fax 1 (462 22) 6613426

Website : https://www.evoplusmed.com

Email : Info@hetzermedicalindonesia.co.id

Pengguna Laporan

Pengguna laporan adalah PT Hetzer Medical Indonesia Tbk.

Objek Studi Kelayakan

Bahwa objek studi kelayakan sesuai dengan infromasi yang diberikan oleh pemberi tugas adalah
jasa studi kelayakan pada:

1, Industri Sepeda Dan Kursi Roda Termasuk Becak (KBLI 30921)

2. Industri Furnitur untuk Operasi, Perawatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi (KBLI 32501)

3. Industri Peralatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi, Perlengkapan Orthopedic dan Prosthetic
(KBLI 32502)

4. Industri Peralatan Elektromedikal dan Elektroterapi (KBLI 26602)

Jenis Mata Uang yang Digunakan

Dalam penugasan ini perhitungan kelayakan dinyatakan dalam mata uang Rupiah.

| Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk Ii)
Page 4 OCR 0.943
Public Appraisers and Consultants

@ KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
|

6. Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan

Maksud dan tujuan penugasan ini adalah untuk memberikan pendapat kelayakan atas
penambahan/diversifikasi kegiatan usaha yang digunakan untuk kepentingan pasar modal dan
tidak digunakan di luar konteks atau tujuan penugasan tersebut. Studi kelayakan ini dilakukan
dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ("POJK") No. 35/POJK.04/2020
tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (“POJK) No, 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan
Usaha, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ("SEOJK") Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang
Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal serta Kode Etik Penilai
Indonesia (“KEPI”) dan Standar Penilaian Indonesia ("SPI") Edisi VII-2018 dan Revisi SPI 330
Tahun 2020.

7. Metodologi Studi Kelayakan

Metodologi yang digunakan dalam menyusun laporan studi kelayakan ini yaitu:

e Pengumpulan data-data primer dari Perseroan yang terkait dengan penambahan kegiatan
usaha yang meliputi data data identitas, perizinan, rencana usaha serta data-data lainnya
yang terkait dengan rencana penambahan kegiatan usaha.

« Dalam melaksanakan penugasan ini, analisis dilakukan terhadap kelayakan penambahan

| kegiatan usaha. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan indikator Net Present Value

(NPV), Profitability Index (PI), Internal Rate of Return (IRR), Break Even Point (BEP),
Payback Period, dan Return on investment (ROI).

e Dalam studi kelayakan ini kami melakukan analisis pada aspek makro Indonesia, aspek

pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis, aspek model manajemen, dan aspek keuangan.

8. Tanggal Studi Kelayakan dan Waktu Pelaporan

Tanggal studi kelayakan adalah per 31 Maret 2024 dimana batas tersebut diambil atas dasar
pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.

9. Tingkat kedalaman Investigasi

Dalam studi kelayakan ini, kami telah melakukan investigasi untuk mendapatkan keyakinan yang
memadai diantaranya dengan melakukan wawancara terhadap Manajemen Perseroan, yaitu Bapak
Asep Ridwan H. selaku Manajer Produksi Perseroan.

10. Sifat Dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan
Tinjauan terhadap kondisi fundamental objek studi kelayakan yang menyangkut sejarah

singkatnya, struktur modal, susunan pengurus dan deskripsi bidang usaha, serta memperhatikan
kondisi makro yang ada. Data-data lain sebagai informasi pendukung adalah sebagai berikut:

-Data-data legalitas (Akta Pendirian dan Perubahan, NIB, NPWP dan lain-lain),
-Laporan Keuangan Audited tahun 2019 — 2023, dan 31 Maret 2024,

- Business Plan Eksisting dan Stand Alone,

| -Rencana Anggaran Biaya.

| Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk iii
Page 5 OCR 0.952
Public Appraisers and Consultants

@ KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
11, Asumsi Dan Kondisi Pembatas

Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam laporan ini adalah sebagai berikut:

1) Laporan studi kelayakan ini bersifat non-disdaimer opinion.

2) Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses penilaian.

3) Kami berasumsi bahwasannya data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang
dapat dipercaya keakuratannya.

4) Studi kelayakan didasarkan atas proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
kemampuan pencapaian (fiduciary duty).

5) Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan yang
telah disesuaikan.

6) Laporan studi kelayakan ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.

7) Kami bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan dan kesimpulan Nilai.

8) Kami telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari pemberi tugas.

12. Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi

Laporan studi kelayakan ini bersifat terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi rahasia yang
dapat mempengaruhi operasional perusahaan. Pemberi tugas dan pengguna laporan studi
kelayakan ini sebagaimana yang disebutkan dalam lingkup penugasan, menginformasikan bahwa
tidak terdapat informasi rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan di dalam
laporan ini. Penggunaan laporan di luar dari ketentuan yang disebutkan dalam lingkup penugasan
laporan ini harus mendapatkan persetujuan tertulis dari KJPP SPR serta pemberi tugas.

Tanda tangan Penilai Publik dan cap KJPP SPR yang resmi merupakan syarat mutlak laporan studi
kelayakan yang dihasilkan.

13. Konfirmasi Bahwa Penilaian Dilakukan Berdasarkan Peraturan OJK serta KEPI & SPI

Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan telah dibuat dengan
memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK") No. 35/POJK.04/2020 tentang
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(“POJK) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK”) Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian
dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, serta Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI")
dan Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII-2018 dan Revisi SPI 330 Tahun 2020.

14. Analisa Kelayakan

1) Aspek Pasar

« Penambahan kegiatan usaha ini membuat Perseroan bisa memberikan nilai tambah
dalam produk yang dijual, sehingga potensi nilai pasar dari produk menjadi lebih tinggi
dan pada akhirnya akan memberikan keuntungan lebih bagi Perseroan. Selain itu, akan
meluaskan jangkauan konsumen dari Perseroan karena produk yang ditawarkan menjadi
lebih beragam. Perseroan juga menyasar eksisting customer yang nantinya diharapkan
dapat menambah jumlah customer Perseroan.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk iv
Page 6 OCR 0.950
ysp

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Perseroan harus terus melakukan penelaahaan, perumusan yang tepat, serta
melaksanakan peningkatan dan pengembangan terkait keberlanjutan secara konsisten.
Adapun strategi yang Perseroan lakukan untuk mengelola tantangan adalah melakukan
pengkajian terkait keberlanjutan secara intensif, aktif dalam berbagai diskusi ataupun
forum terkait keberlanjutan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan pihak ketiga,
menelaah dan mematuhi peraturan terkait keberlanjutan dengan baik, serta melakukan
adaptasi dan pengkajian terkait penerapan keberlanjutan pada industri sejenis.

Perseroan menghadapi tantangan dari sisi eksternal, seperti jika terdapat gejolak
perekonomian global, harga komoditas yang rendah, tekanan terhadap nilai tukar Rupiah
yang berdampak pada sektor usaha, ditambah dengan adanya perubahan peraturan
ataupun kebijakan yang berkaitan dengan aktivitas bisnis Perseroan. Hal tersebut akan
berdampak pada penerapan keberlanjutan. Untuk mengelola tantangan ini, Manajemen
Perseroan ataupun pihak yang terkait senantiasa mengikuti perkembangan peraturan
dan menyesuaikannya dengan kondisi bisnis perusahaan, serta terus-menerus
memperbarui informasi terkait perubahan peraturan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Meski demikian, dibalik sejumlah tantangan tersebut Perseroan juga memiliki peluang,
terutama dengan dilakukannya penambahan kegiatan usaha ini karena adanya sinergi
dengan bisnis yang eksisting yang mana dengan adanya peningkatan jumlah produk
yang ditawarkan Perseroan dengan nilai tambah yakni sudah ada kerja sama dengan
distributor-distributor dalam memproduksi produk alat kesehatan baru, Perseroan
memiliki kesempatan untuk memperoleh pendapatan yang lebih besar.

Dengan memperhatikan perkembangan usaha dan potensi pasar, maka rencana
penambahan kegiatan usaha Perseroan secara pasar layak untuk dilaksanakan.

2) Aspek Teknis

Seiring berjalannya usaha dan melihat peluang yang ada, Perseroan berencana menambah
produk usaha baru yaitu kursi roda (KBLI 30921), tiang infus (KBLI 32501), bak instrumen
(KBLI 32502), dan tensimeter digital (KBLI 26602). Berikut adalah rincian penambahan
kegiatan usaha yang akan dilakukan Perseroan:

No| Keterangan Uraian
S
Plusmed »
Produk baru yang akan dikembangkan Perseroan akan menggunakan merk
1 Logo & Merk dagang “Evo Plusmed” dimana merk tersebut merupakan merk alat

kesehatan dari produk eksisting Perseroan, diantaranya yaitu varian masker,
stetoskop, tensimeter, dan bouffant cap (penutup kepala/topi operasi)
dengan merek Evo Plusmed.

Pemakaian merk ini bertujuan untuk mengingatkan konsumen dengan produk
eksisting Perseroan yang sudah dikenal luas, dimana produk-produk yang
dihasilkan telah melalui proses pabrikasi yang canggih, bahan baku ramah
lingkungan, serta menjaga tingkat higienitas.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk v

Page 7 OCR 0.665
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

/SPR

Pihak yang akan
2 melakukan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
kegiatan produksi
Biaya Investasi dengan Penambahan Kegiatan Usaha:
A Jeasuras
1. Kendaraan 162.017.460
2, Penambahan Signage Ruang Produksi, Ruang Uji dan Gudang. 1leot 500.000 2.500.000
3. Mija Pengujan Produk (Customire) 2ue | 12800000| — 25000000
Total Penambahan Fasilitas 190.327.460
1 8 |enatatan panrux
3 Biaya yang 1. Masn CNC (Computer Numerkal Contra) 3m Won.
dibutuhkan 2. Mesin lahir Sunit 18001000 7.500.000
3, Pengadaan Tool Kits Alat Bantu Pemeriksaan Komponen, Perakitan
Komponen, dan Pengemasan Produk 1aet 2500000 7.300.000
“Total Penambahan Peralatan Pabrik 11026.450.623 |
& Jamuan
1. Perilran 150.000.000
1, Baya Sewa Tanah dan Bangunan 986.126.518
Total Lain-lain 1.136.126.938
|Aset tetap yang sudah diinvestasikan 5.160.453.086
Kebugaran 192.500.000
Proyeksi Penjualan Penambahan Kegiatan Usaha
4 Pendapatan yang
akan diperoleh Soatan4000| 56401775308) Gxeszo7rase| Gs19.cero7a
2esaoa27.ooo| 27005150320) 20702900201) 32c0.se1.o01
#saasosooo| sowceoas| ssnsaenara| sonata
zamaw.ooo| assn2oans| Sssasriass | 10121204
isaws920.ooo| 15291705600) 162017617201 10230208
Alur Proses Produksi.
1) Alur Produksi Komponen Produk
Kamponeniadi diperiksa dan diviikesesuainmutunya.
? Kampanen Gradedikirimke Gudang.
? Komponen NGyang bisadiperbaka. dikembolikanke rumng
Or0dukoiuntukduntonea ulangdi meain CNC
? Komponen NG yang tidekhinadipsitaiki, dipinahkanuntuk.
START
5 Alur proses — Kol Rima
produksi 0 —
Bahan bakuyang Bahan paku dipronandi
dikirim dari Gudang mesinCNC hingga
menghasilkan.
Duturyaagor kemponeniodi.
#eayaistandar.
Bahan NG
dikembalikan lagi
ke Gudeng.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk vi

Page 8 OCR 0.843
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

()
SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
/ Public Appraisers and Consultants

2) Alur Perakitan Produk
stan
Komponan dan.
Kemasanyar
@ikirimGadGutang
P/ N utunranagar
ma YON Sy
van d—m @bariataapmnangan.
NAN
psdiktsa
Prosk alan kemaasual. Sta
Iungstean tandan. man
2 tum dikomks |
bapanpocking
Meskluka: tin
kabagisn.repai Xx
Pn iunhar masa. |
D Yargbeasi.toerboli: dim
kebagunasseming.
Y Yongudakbian donat. daa
oruanankan

Meskipun keempat produk yang akan dikembangkan tersebut memiliki fungsi dan bentuk
yang bermacam, namun secara umum alur produksinya cukup sederhana. Beberapa
komponen yang akan diproduksi oleh Perseroan, proses produksi dilakukan dengan
menggunakan mesin CNC yang sudah ada. Penyesuaian yang diperlukan adalah
menambah program yang akan dijalankan oleh mesin sesuai dengan komponen yang
akan dibuat. Selama ini untuk memproduksi produk eksisting hanya memerlukan 30Yo
dari kapasitas mesin secara keseluruhan. Dengan tambahan produk baru, diharapkan
dapat memanfaatkan kapasitas mesin yang masih belum teralokasikan.

Proses pemeriksaan, pengujian dan perakitan komponen menjadi produk jadi dilakukan
dengan memakai area yang masih digunakan oleh untuk memproses produk eksisting.
Hal ini memungkinkan dengan menerapkan sistem Clear and Clearance pada setiap awal
proses perakitan masing-masing produk dan telah dijalankan oleh Perseroan selama ini
untuk memproduksi produk eksisting.

Dengan memperhatikan proses produksi dan ketersediaan sumber daya, maka rencana
penambahan kegiatan usaha Perseroan secara teknis layak untuk dilaksanakan.

3) Aspek Pola Bisnis

a. Dengan keunggulan kompetitif yang telah dimiliki, Perseroan dapat menciptakan nilai
yang diantaranya pengembangan kegiatan usaha baru dan penambahan sumber
pendapatan baru

b. Perseroan merupakan perusahaan publik yang telah berdiri cukup lama dan
berpengalaman dibidang industri alat kesehatan. Merek dagang “Evo Plusmed" yang
telah terbentuk serta dari keunggulan kualitas produk dengan pabrikasi teknologi yang
canggih dan ramah lingkungan dapat dijadikan keunggulan Perseroan dalam bersaing di
industri alat kesehatan.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk vii

Page 9 OCR 0.923
2. KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
S PR SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
Public Appraisers and Consultants
/ C. Perseroan memiliki kesempatan dan kemudahan dalam penjualan produk kepada para
pelanggan lama yang telah menjalin baik dengan Perseroan selama ini melalui jaringan
distribusi Perseroan yang telah tersebar di seluruh Indonesia.

d. Perseroan menyadari adanya persaingan yang ketat dalam menjalankan bisnis dalam
bidang alat kesehatan ini. Hal ini terlihat dari banyaknya perusahaan yang menjalankan
kegiatan usaha serupa dengan Perseroan. Seiring dengan persaingan usaha tersebut
yang mungkin terjadi, Perseroan akan terus berupaya melakukan berbagai

pengembangan strategi pada setiap segmen usaha yang dimiliki agar terus memiliki daya
saing dengan perusahaan lain yang sejenis.

Dengan memperhatikan pola bisnis yang akan diterapkan oleh Perseroan dalam rencana
penambahan kegiatan usaha, maka rencana penambahan kegiatan usaha tersebut secara pola
bisnis layak untuk dilaksanakan.

4) Aspek Model Manajemen

Berdasarkan struktur organisasi, jumlah tenaga kerja, dan pengelolaan manajemen Perseroan,
maka secara umum hal tersebut telah cukup mendukung operasional kerja perusahaan dalam
rencana penambahan kegiatan usaha, sehingga dapat disimpulkan secara pola bisnis layak
untuk dilaksanakan.

5) Aspek Keuangan
a. Biaya Investasi

Biaya Investasi Penambahan Kegiatan Usaha

A (FASILITAS

1. Kendaraan 162.827.460
2. Penambahan Signage Ruang Produksi, Ruang Uji dan Gudang Lloot 2.500.000 2.500.000
3. Meja Pengujian Produk (Customize) 2unit 12.500.000 25.000.000
Total Penambahan Fasilitas 190.327.460
B (PERALATAN PABRIK
1. Mesin CNC (Computer Numerical Control) 3unit 4.011.498.688
2. Mesin Jahit Sunit 1.500.000 7.500.000
3. Pengadaan Tool Kit: Alat Bantu Pemeriksaan Komponen, Perakitan
Komponen, dan Pengemasan Produk 1set 7.500.000 7.500.000
Total Penambahan Peralatan Pabrik 2.026.498.688
c Juam-tain
1. Perizinan 150.000.000
2. Biaya Sewa Tanah dan Bangunan 986.126.938
Total Lain-lain 1.136.126.938
'Aset tetap yang sudah diinvestasikan 5.160.453.086

Kekurangan investasi 192.500.000

b. Sumber Pembiayaan

Total biaya investasi untuk rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan sebesar
Han Rp5.352.953.086 yang meliputi kendaraan, Mesin CNC (Computer Numerical Control),
Biaya Sewa Tanah dan Bangunan sebesar Rp5.160.453.086 sudah dilakukan investasi
awal oleh Perseroan.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk viti

Page 10 OCR 0.907
USPR

C

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Sedangkan sisanya sebesar Rp192.500.000 rencananya akan diinvestasikan pada
kuartal IV 2024. Berdasarkan laporan audit Perseroan per 31 Maret 2024, kas dan
setara kas Perseroan dibukukan sebesar Rp656.592.056, sehingga masih mencukupi
untuk mendanai rencana penambahan investasi tersebut.

Analisa Kelayakan Proyek

Kelayakan investasi penambahan kegiatan usaha dihitung dengan menggunakan empat
indikator yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Profitability Index
(PI), dan Payback Period dengan ringkasan sebagai berikut:

«Net Present Value (NPV) : Rp50.044.103.706
# Internal Rate of Return (IRR) 1 161,30Yo

»  Profitability Index (PI) : 871

«  Payback Period : 2 tahun 1 bulan

8. WACC : 12,79Y6

Berdasarkan analisa kelayakan di atas, NPV menunjukkan nilai positif, IRR lebih tinggi
daripada WACC dan PI lebih dari 1, dengan demikian investasi tersebut layak.

Analisa Sensitivitas

Berdasarkan analisa sensitivitas diketahui bahwa rencana Perseroan dalam penambahan
kegiatan usaha tidak terlalu sensitif terhadap kenaikan maupun penurunan ketiga
variabel. Proyek diketahui menjadi tidak layak jika terjadi penurunan penjualan hingga
20Yo.

Berdasarkan analisa pada kelayakan pasar, kelayakan teknis, kelayakan pola bisnis, kelayakan model
manajemen, dan kelayakan keuangan, maka dapat disimpulkan bahwa rencana penambahan kegiatan
usaha yang akan dilaksanakan oleh PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah layak.

Demikian hasil studi kelayakan yang kami lakukan dengan tetap mengacu pada standar dan kode etik
yang berlaku.

Hormat kami,
KJPP SUGIANTO PRASODJO & REKAN
Public Appraisers and Consultants

Tr. Budi Prasodjo, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
Managing Partner

Penilai Properti & Bisnis Izin Men. Keu. No. PB-1.13.00375
STTD.PPB-09/PJ-1/PM.2/2023

MAPPI No. 92-S-00208

RMK-2017.00333

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk ix
Page 11 OCR 0.881
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

! SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
y Public Appraisers and Consultants

DAFTAR ISI
SURAT PENGANTAR
DAFTAR ISI x
PERNYATAAN PENILAI xii
BABI PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang I-1
1.2 Maksud dan Tujuan T2
1.3 Metodologi 2
14 Kondisi, Syarat dan Pembatasan I-2

BAB II GAMBARAN UMUM PERSEROAN

2.1 Profil PT Hetzer Medical Indonesia Tbk II-1
2.2 Legalitas dan Perizinan II-3
2.3 Tenaga Kerja 1-4
24 Tinjauan Kinerja Keuangan 1II-5
2.5 Informasi Investigasi Lapangan II-11

BAB III ASPEK MAKRO INDONESIA

3.1  Makroekonomi Indonesia III-1

3.2 Kesimpulan Analisa Kelayakan Aspek Makro Indonesia III-6
BAB IV ASPEK PASAR

4.1 Industri Alat Kesehatan di Indonesia IV-1

4.2 Kondisi Pasar Rencana Penambahan Kegiatan Usaha IV-1

4.3 Kesimpulan Analisa Kelayakan Pasar IV-5

BAB V ASPEK TEKNIS

5.1 Bisnis Perseroan V-1
5.2 Rencana Penambahan Kegiatan Usaha V4
5.3 Identifikasi Areal dan Lingkungan Proyek V-10
5.4 Kesimpulan Analisa Kelayakan Teknis V-17

BAB VI ASPEK POLA BISNIS

6.1 Pola Bisnis Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan VI-1
6.2 Kesimpulan Analisa Kelayakan Pola Bisnis VI-3

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk Xx
Page 12 OCR 0.893
y9P

sp

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

BAB VII ASPEK MODEL MANAJEMEN

7.1 Sumber Daya Manusia dan Kemampuan Manajemen
7.2 Ketersediaan Tenaga Kerja
7.3 Manajemen Kekayaan Intelektual (Intellectual Property)
7.4 Manajemen Risiko
7.5 Kesimpulan Analisa Kelayakan Model Manajemen
BAB VIII ASPEK KEUANGAN
8.1 Rencana Perseroan
8.2 Metodologi Analisa
8.3 Cut Off Date dalam Analisa

Arus Kas Bersih yang Digunakan

Penetapan Tingkat Diskonto

Proyeksi Keuangan

Analisis Kelayakan Investasi

Analisis Sensitivitas

Kesimpulan Analisa Kelayakan Aspek Keuangan

VII-1
VII-2
VII-6
VII-6
VII-7

VITI-1
VIII-1
VIII-1
VIII-1
VIII-2
VIII-5
VIII-12
VIII-13
VIII-14

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk

xi
Page 13 OCR 0.941
sp

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

PERNYATAAN PENILAI

Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, kami yang bertanda tangan di bawah ini
pada tanggal penilaian menyatakan bahwa:

1.

2

14,

12.

13.

14.
15,
16.

17.

Pernyataan dalam laporan penugasan ini, yang mana berdasarkan pada analisis, opini, dan

kesimpulan yang digambarkan di dalamnya, adalah benar dan akurat.

Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang terhadap

perusahaan dalam laporan ini, maupun kepentingan pribadi atau keberpihakan sehubungan dengan

hal-hal dalam laporan ini atau pihak-pihak terkait.

Penilai bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan.

Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap objek penugasan pada tanggal penilaian

(Cut Off Date).

Penilai telah melakukan analisis untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam laporan studi

kelayakan.

Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan.

Kesimpulan Pendapat telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.

Data ekonomi dan industri dalam laporan studi kelayakan diperoleh dari berbagai sumber yang

diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan.

Biaya profesional tidak berhubungan dengan pendapat kewajaran yang terdapat dalam laporan ini.

Penilai telah menyelesaikan persyaratan pendidikan profesional yang ditetapkan/dilaksanakan oleh

Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).

Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan perusahaan dan/atau jenis industri

yang dinilai.

Hasil penugasan ini tidak tergantung pada pengembangan atau indikasi nilai awal atau arahan

analisa untuk menghasilkan nilai yang subjektif, besaran nilai, penentuan pencapaian nilai, atau

peristiwa yang terjadi di kemudian hari yang berkaitan langsung yang ditujukan untuk penggunaan

laporan ini.

Penilai telah melaksanakan ruang lingkup sebagai berikut:

# Identifikasi masalah (identifikasi batasan, tujuan dan objek, definisi penilaian, dan tanggal
penilaian)

« Pengumpulan data dan wawancara

«Analisis data

# Penulisan laporan

Penilai telah melakukan analisis terhadap objek penugasan pada tanggal penilaian.

Penugasan ini telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tidak ada penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam
pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang dinyatakan
dalam laporan studi kelayakan ini.

Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penugasan telah dibuat
dengan memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan SPI Edisi VII Tahun 2018
tentang Kode Etik Penilai Indonesia dan Stadar Penilaian Indonesia dan Revisi SPI 330 Tahun 2020,
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020, No. 17/POJK.04/2020, dan Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ("SEOJK") No. 17/SEOJK.04/2020 dengan mencantumkan nama, kualifikasi
profesional dan tanda tangan penilai berikut tim pelaksananya (jika ada) dengan konfirmasi bahwa:

a. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui pemerintah yakni MAPPI,

b. Penilai melakukan wawancara dengan pihak manajemen.

Cc. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam laporan telah menyediakan bantuan
profesional dalam menyiapkan laporan.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk xii
Page 14 OCR 0.873
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

o
| SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
y Public Appraisers and Consultants

Nama Kualifikasi Tanda Tangan

Penanggung Jawab:

Ir. Budi Prasodjo, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)

Izin Penilai Publik No. PB-1.13.00375 Ta .

No, STTD.PPB-09/PJ-1/PM.2/2023 Penilai Properti & Bisnis
MAPPI No. S-92-00208 Bersertifikat
RMK-2017.00333 eni :

Reviewer:
Ruli Citrarini, SE Penilai Bisnis
MAPPI No. 15-T-05474 Terakreditasi

RMK-2017.00792

Penilai:

Fitya Shabrina, SE

MAPPI No. 19-P-09465 Penilai Bisnis
RMK-2023.04816 Peserta

Echa Tania Mulyani, S.M
MAPPI No. 22-P-11210 Penilai Bisnis
RMK-2023.04818 Peserta

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha — PT Hetzer Medical Indonesia Tbk xili
Page 15 OCR 0.939
1.1

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (“Perseroan”) merupakan sebuah Perseroan Terbatas
berstatus perusahaan terbuka (public company) yang didirikan di Indonesia. Saat ini
kegiatan Perseroan adalah menjalankan usaha dalam bidang manufaktur dan perdagangan
alat kesehatan, khususnya masker medis, Kantor Pusat Perseroan berlokasi di Komplek Blue
Sky Industrial (BSI) Kavling No. 09, Jl. Nanjung No.2, Leuwigajah, Kec. Cimahi Selatan, Kota
Cimahi, Jawa Barat 40532. Perseroan juga memiliki 2 (dua) pabrik eksisting yang berlokasi di
Jl, Mahar Martanegara Leuwigajah 106, Cigugur Tengah, Kec. Cimahi tengah, Kota Cimahi,
Jawa Barat 40522 (pabrik 1) sementara lokasi pabrik 2 berada di lokasi kantor pusat.

Berdasarkan informasi yang kami terima dari manajemen, Perseroan berencana menambah
4 (empat) KBLI sebagai berikut:

1, Industri Sepeda dan Kursi Roda Termasuk Becak (KBLI 30921) - Kursi Roda,
Industri Furnitur untuk Operasi, Perawatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi (KBLI
32501) — Tiang Infus:

3. Industri Peralatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi, Perlengkapan Orthopedic dan
Prosthetic (KBLI 32502) — Bak Instrumen: dan

4. Industri Peralatan Elektromedikal dan Elektroterapi (KBLI 26602) - Tensimeter Digital.

Rencana penambahan kegiatan usaha akan dilaksanakan di lokasi pabrik 1 yang beralamat
di Jl. Mahar Martanegara Leuwigajah 106, Cigugur Tengah, Kec. Cimahi tengah, Kota
Cimahi, Jawa Barat 40522. Berikut adalah pertimbangan Perseroan dalam melakukan
penambahan kegiatan usaha di pabrik 1:

1. Terdapat sumber daya manusia yang belum termanfaatkan secara maksimal,
2. Terdapat space ruangan yang belum efektif terpakai, dan
3. Terdapat pemakaian mesin yang belum termanfaatkan secara maksimal.

Penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan di pabrik 1 dapat memberikan keuntungan
dan manfaat bagi Perseroan, serta dapat berpotensi memberikan dampak positif terhadap
kinerja keuangan Perseroan. Berikut adalah keuntungan dan manfaat yang akan diperoleh
Perseroan:

1. Diversifikasi Pendapatan,

2. Peningkatan Pendapatan,

3. Jangkauan pasar yang lebih luas:

4. Peningkatan daya saing.

Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, rencana Perseroan berupa penambahan
kegiatan usaha ini memerlukan studi kelayakan dengan mengacu Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (“POJK”) Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK)

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk I-1
Page 16 OCR 0.938
Vsp

1.2

1.3

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK") Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, serta Kode Etik Penilai
Indonesia (“KEPI”) dan Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII-2018 dan Revisi SPI
330 Tahun 2020, maka Perseroan menunjuk penilai untuk melaksanakan penyusunan studi
kelayakan atas rencana penambahan kegiatan usaha (“studi kelayakan”) tersebut.

Maksud dan Tujuan

Laporan studi kelayakan ini bertujuan untuk memberikan pendapat mengenai kelayakan atas
rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan yang selanjutnya akan digunakan Perseroan
untuk memenuhi ketentuan dari Peraturan No. 35/POJK.04/2020 dan 17/POJK.04/2020.
Studi kelayakan ini ditinjau dari berbagai aspek, meliputi aspek makro Indonesia, aspek
pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis, aspek model manajemen, dan aspek keuangan.

Hasil studi kelayakan ini dapat dijadikan sebagai pegangan bagi para pengelola perusahaan
dan bahan pertimbangan untuk kebijaksanaan maupun pengambilan keputusan, baik yang
bersifat administratif maupun operasional di kemudian hari, sehingga diharapkan target
pelaksanaan proyek dapat direalisasikan sesuai dengan rencana. Penugasan ini dilakukan
dengan mengacu kepada ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI") serta Standar
Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018 dan Revisi SPI 330 Tahun 2020.

Metodologi

Metode yang digunakan dalam menyusun laporan studi kelayakan ini adalah:

# Pengumpulan data-data primer dari Perseroan terkait dengan rencana penambahan
kegiatan usaha yang meliputi data-data identitas, perizinan, rencana usaha serta
data-data lainnya yang terkait dengan rencana penambahan kegiatan usaha.

# Dalam melaksanakan penugasan ini, analisis dilakukan terhadap kelayakan
penambahan kegiatan usaha. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan indikator
Net Present Value (NPV), Profitability Index (PI), Internal Rate of Return (IRR),
Payback Period, Break Even Point (BEP), dan Return on Investment (ROI).

# Dalam studi kelayakan ini kami melakukan analisis pada aspek makro Indonesia,
aspek pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis, aspek model manajemen, dan aspek
keuangan.

Kondisi, Syarat dan Pembatasan

Kondisi, syarat dan pembatasan dibuat sebagai kode etik profesional dan batasan
kewenangan konsultan antara lain:

1. Laporan studi kelayakan merupakan hasil analisis KJPP SPR atas rencana Perseroan
yang juga dimaksudkan untuk digunakan sebagai pemenuhan Kode Etik Penilai
Indonesia (“KEPI”) dan Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018 dan
Revisi SPI 330 Tahun 2020 serta POJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-2
Page 17 OCR 0.952
VsPR

10.

11,

12,

19,

14.

15.

16.
17.

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.

Nilai investasi yang digunakan dalam proyeksi merujuk pada rencana dan pertimbangan
manajemen dan data pasar.

Penyusunan laporan studi kelayakan ini merupakan interpretasi kami atas data dan
informasi yang diperoleh dan tersedia yang kami anggap benar pada saat penyusunan
laporan ini dilakukan. Asumsi-asumsi yang digunakan mungkin tidak lagi berlaku apabila
terjadi sesuai atau kondisi tertentu yang mempengaruhi ketepatan asumsi-asumsi
tersebut, seperti diberlakukannya peraturan-peraturan Pemerintah yang baru maupun
perubahan-perubahan penting di manajemen, bidang politik, sosial dan ekonomi.

Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian sebagai akibat dari kesalahan opini atau
kesimpulan yang terjadi karena adanya data atau informasi Perseroan yang relevan dan
berpengaruh signifikan terhadap opini atau kesimpulan kami, yang tidak dan/atau
belum kami terima dari Perseroan.

Kami berasumsi bahwa Perseroan menaati semua peraturan yang ditetapkan
Pemerintah, khususnya yang terkait dengan operasional perusahaan, baik di masa lalu
maupun di masa mendatang.

Kami tidak melaksanakan pemeriksaan terhadap legalitas aset yang dimiliki oleh
Perseroan. Kami berasumsi bahwa tidak ada masalah legalitas berkenaan dengan aset-
aset Perseroan, baik saat ini maupun di masa yang akan datang.

Kami berasumsi bahwa Perseroan telah dan akan memenuhi kewajiban berkenaan
dengan perpajakan, retribusi pungutan-pungutan, dan/atau kewajiban lainnya sesuai
dengan peraturan yang berlaku.

Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses
penyusunan studi kelayakan.

Kami mengandalkan sepenuhnya data-data dari manajemen, adapun laporan keuangan
audit per cut off date, kami peroleh dari manajemen.

Data dan informasi diperoleh dari sumber dan data yang dapat dipercaya.

Kami menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
pencapaian (/iduciary duty).

Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penyusunan studi kelayakan dan kewajaran
proyeksi.

Laporan ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang
dapat mempengaruhi operasional perusahaan.

Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari pemberi tugas.
Kami bukan konsultan yang berkompetensi masalah lingkungan hidup, dan karenanya
tidak bertanggung jawab terhadap setiap kewajiban aktual atau potensial yang terkait
dengan permasalahan lingkungan.

Laporan studi kelayakan ini bersifat non disclaimer opinion.

Penilai bertanggung jawab pada laporan studi kelayakan ini dan kesimpulan akhir dari
laporan ini.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-3
Page 18 OCR 0.944
ysp

21

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

BAB II
GAMBARAN UMUM PERSEROAN

Profil PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
21.1 Pendirian

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (“Perseroan”) didirikan pada tahun 2010 berdasarkan Akta
Notaris Cahya Suryana, S.H., No. 12 tanggal 31 Desember 2010 di Kota Bandung dan telah
mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman nomor AHU-06450.AH.01.01.Tahun 2011
tanggal 8 februari 2011. Mulai resmi beroperasi pada tanggal 1 Maret 2011 dengan
memproduksi masker bedah/surgica/ facemask 3 ply. Perseroan menjadi pelopor di Indonesia
yang memproduksi masker kesehatan tipe Ear Loop 4D dengan merek dagang Evo Plusmed.
Sejak Covid-19, Perseroan memberikan dukungan kepada Pemerintah melalui BIN dan BNPB
dalam rangka menekan kelangkaan masker kesehatan di Indonesia. Perseroan juga telah
mendapatkan sertifikat CPAKB dalam penerapan sistem manajemen mutu. Selain
memproduksi masker, Perseroan juga memproduksi bouffant cap (penutup kepala/topi
operasi) dan mendistribusikan hand sanitizer.

Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan
Akta Notaris Dr. Erny Kencanawati, S.H., M.H. No. 31 tanggal 28 Maret 2024 di Jakarta
mengenai perubahan Direksi dan Komisaris Perseroan. Perubahan tersebut telah disahkan
dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor
AHU-AH.01.09-0139542 yang ditetapkan di Jakarta tanggal 04 April 2024.

2.1.2 Kegiatan Usaha

Berdasarkan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. 11 tanggal 05 April 2022 yang
dibuat di hadapan Notaris Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn., kegiatan Perseroan adalah sebagai
berikut:

a. Kegiatan usaha utama Perseroan:
- Industri barang plastik lainnya Ytdl,

Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang yang belum
diklasifikasikan dimanapun, seperti peralatan kantor/pendidikan, peralatan
kesehatan/laboratorium dari plastik, film atau lembaran kertas kaca (cellophane),
batu buatan dari plastik (bukan listrik), berbagai barang plastik, seperti tutup
kepala, peralatan penyekat, bagian dari peralatan penerangan, barang-barang
kantor atau sekolah, barang-barang pakaian (jika hanya disegel atau disatukan,
tidak dijahit), perlengkapan untuk furniture, patung, tape perekat dari plastik,
kertas dinding plastik, alas sepatu dari plastik, pegangan cerutu dan rokok dari
plastik, sisir, pengeriting rambut dari plastik, barang kesenangan dari plastik dan
sebagainya. Termasuk juga pembuatan barang dari busa plastik. Pembuatan
barang-barang peralatan olahraga. Pembuatan mainan anak-anak dari plastik.
Pemuatan tas, buku saku dan sejenisnya dari kulit dan kulit buatan.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk Ui
Page 19 OCR 0.933
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

e
1 SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
v Public Appraisers and Consultants

- Industri peralatan kedokteran dan kedokteran gigi serta perlengkapan lainnya,
Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan kedokteran dan kedokteran
gigi serta perlengkapan lainnya. Seperti kain dan benang steril/benang bedah dan
kertas tisue untuk operasi, semen dan penambal gigi (kecuali perekat gigi palsu),
lilin gigi dan preparat gigi lainnya, semen rekonstruksi tulang, masker medis seperti
surgical mask.

- Perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi dan alat kedokteran untuk
manusia,

Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi
dan alat kedokteran untuk manusia.

- Industri non woven (bukan tenunan).

Kelompok ini mencakup usaha industri kain yang dibuat tanpa dengan proses
anyaman atau perajutan, seperti kain kempa, kain felting dan kain laken. Termasuk
industri kain untuk keperluan pelayanan kesehatan manusia, seperti duk operasi
(surgical drape), baju, masker, penutup kepala dan perlengkapan non woven lain
untuk operasi, dan pembalut luka non woven.

b. Kegiatan usaha untuk menunjang kegiatan usaha utama Perseroan:
- Industri Barang dari karet untuk kesehatan.
Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari karet untuk kebutuhan
menunjang kesehatan, antara lain seperti sarung kontrasepsi (KB)/kondom, dot dan
alat kompres, sarung tangan karet medis, dan kateter urin (folley catheter).

2.1.3 Struktur Permodalan

Hingga 31 Maret 2024, berdasarkan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
No. 64 tanggal 19 Oktober 2022 yang dibuat di hadapan Notaris Dr. Sugih Haryati, S.H. M.Kn.,
struktur permodalan Perseroan dan komposisi kepemilikan saham Perseroan adalah sebagai
berikut:

Dari Modal Dasar telah ditempatkan dan disetor sejumlah 1.562.500.000 (satu miliar lima ratus
enam puluh dua juta lima ratus ribu) saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
Rp31.250.000.000,00 (tiga puluh satu miliar dua ratus lima puluh juta rupiah), oleh para
perseroan dengan rincian sebagaimana disebutkan dibawah ini:

Figur 2.1 Struktur Permodalan

Jemmy Kurniawan 1.062.500.000 21.250.000.000

Fancy Marsiana 62.500.000 1.250.000.000

Masyarakat 437.500.000 8.750.000.000

Jumlah 1.562.500.000 | 31.250.000.000

Sumber: Laporan Keuangan Audit per 31 Maret 2024

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-2
Page 20 OCR 0.948
ysp

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

2.14 Susunan Pengurus

Berdasarkan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. 31 tanggal 28 Maret 2024 yang
dibuat di hadapan Notaris Dr. Erny Kencanawati, S.H., M.H., susunan Dewan Komisaris dan
Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Tuan Jemmy Kurniawan
Komisaris : Tuan Alvi Hadi Sugono
Komisaris Independen : Tuan Tato Suprapto Basir
Direksi

Direktur Utama : Nyonya dr. Yenny Marlina
Direktur : Tuan Herry

Direktur : Nyonya Fancy Marsiana, SH

2.2 Legalitas dan Perizinan

Pada saat ini Perseroan telah memperoleh dokumen-dokumen dan perizinan yang diperlukan
dari instansi yang berwenang berkaitan dengan kegiatan usahanya sebagai berikut:

2,

Surat Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dengan Nomor Induk Berusaha 8120106840674
yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal,
Menteri Investasi, Pemerintah Republik Indonesia dan diterbitkan di Jakarta tanggal 7
Agustus 2018 dengan perubahan ke-21 tanggal 7 September 2022.

Nomor Pokok Wajib Pajak 31.284.167.9-421.000 atas nama PT Hetzer Medical Indonesia
Tbk,

Salinan Akta Pendirian Perseroan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk yang didirikan
berdasarkan Akta Cahya Suryana, S.H., No. 12 tanggal 31 Desember 2010 di Kota
Bandung dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman nomor AHU-
06450.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 8 Februari 2011.

Salinan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan berdasarkan Akta Notaris Theresia
Yuliana, S.H di Cimahi No. 06 tanggal 26 Oktober 2019, mengenai perubahan peningkatan
Modal Ditempatkan/disetor. Perubahan ini telah disahkan dalam Keputusan Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor
AHU-0098250.AH.01.02.Tahun 2019 yang ditetapkan di Jakarta tanggal 26 November
2019.

Salinan Akta Notaris Theresia Yuliana, SH. No. 07 tanggal 31 Mei 2021 di Cimahi.
Perubahan ini telah disahkan dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia Nomor AHU-AH.01.03-0403030 yang ditetapkan di Jakarta tanggal 28
Juni 2021.

Salinan Akta Notaris Theresia Yuliana, SH. No. 09 tanggal 23 September 2021 di Cimahi.
Perubahan tersebut telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Pemberitahuan Nomor AHU-0053617.AH.01.02.Tahun 2021
yang diterbitkan di Jakarta tanggal 30 September 2021.

Salinan Akta Notaris Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn, No. 97 tanggal 24 Desember 2021 di
Tangerang mengenai perubahan peningkatan modal ditempatkan/disetor. Perubahan
tersebut telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-3
Page 21 OCR 0.944
sp

2.3

10.

ti.

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Indonesia dengan Pemberitahuan Nomor AHU-AH.01.03.0490901 yang diterbitkan di
Jakarta tanggal 27 Desember 2021

Salinan Akta Notaris Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn. No. 97 tanggal 24 Desember 2021 di
Tangerang, mengenai perubahan anggaran dasar perseroan. Perubahan tersebut telah
disahkan dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor AHU-0075516.AH.01.02.TAHUN 2021 yang ditetapkan di Jakarta tanggal 27
Desember 2021.

Salinan Akta Notaris Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn. No. 11 tanggal 5 April 2022 di Jakarta,
mengenai perubahan Anggaran Dasar Perseroan. Perubahan tersebut telah disahkan oleh
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Pemberitahuan
Nomor AHU-0024357.AH.01.02.Tahun 2022 yang diterbitkan di Jakarta tanggal 5 April
2022.

Salinan Akta Notaris Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn. No. 64 tanggal 19 Oktober 2022 di
Jakarta, tentang persetujuan peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan
setelah penawaran umum dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia. Perubahan
tersebut telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan Pemberitahuan Nomor AHU-AH.01.03-0303775 yang diterbitkan di
Jakarta tanggal 19 Oktober 2022.

Salinan Akta Notaris Dr. Erny Kencanawati, S.H., M.H. No. 31 tanggal 28 Maret 2024 di
Bandung mengenai perubahan Direksi Dan Komisaris PT Hetzer Medical Indonesia Tbk.
Perubahan tersebut telah disahkan dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-AH.01.09-0139542 yang ditetapkan di Jakarta
tanggal 4 April 2024.

Tenaga Kerja

Dalam menjalankan kegiatan usaha eksisting, PT Hetzer Medical Indonesia Tbk memiliki
ketersediaan tenaga kerja sebagai berikut:

Figur 2.2 Jumlah Tenaga Kerja

Karyawai p 30
Karyawan Tidak Tetap 52
Total Tenaga Kerja 82

Sumber: Manajemen

Kemudian, kegiatan usaha beroperasi 6 hari dalam satu minggu dengan jam kerja sebagai
berikut:

1.

Jadwal Shift Produksi HMI 1 — Leuwigajah (Lokasi Pabrik 1/Penambahan
Kegiatan Usaha)
Jumlah Karyawan: 19 orang

Dibagi 2 Grup:

a. Grup Assembling 15 orang
Jumlah Shift Grup Asembling — 2 shift - Pagi (06:00-14:00) & Siang (14:00-22:00)
Per Shift 8 orang & 7 orang

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-4
Page 22 OCR 0.947
Vsp

24

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

b. Grup CNC
Jumlah Shift Grup CNC 1 shift - Pagi (08:00-16:00)
Per Shift 4 orang

2, Jadwal Shift Produksi HMI 2 — Nanjung (Lokasi Pabrik 2 dan Kantor Pusat)
Jumlah Karyawan : 20 orang
Jumlah Shift : 2 Shift - Pagi (06:00-14:00) & Siang (14:00-12:00)
Per Shift : 10 orang

Berdasarkan informasi dari Manajemen, dalam hal rencana penambahan kegiatan usaha ini,
produk yang akan dihasilkan memiliki alur proses produksi yang cukup sederhana. Perseroan
belum merencanakan adanya penambahan tenaga kerja pada divisi produksi maupun tenaga
ahli profesional dalam bidang pembuat program CNC dan elektromedik dari yang telah dimiliki
saat ini, karena Perseroan telah memiliki staf yang kompeten dalam kegiatan operasionalnya
sehingga belum dibutuhkan penambahan tenaga kerja. Perseroan hanya perlu mengadakan
pelatihan internal untuk meningkatkan pengetahuan dan kesigapan tenaga kerja dalam
melakukan tugasnya.

Tinjauan Kinerja Keuangan

Berikut merupakan dasar analisis kinerja keuangan historis:

a. Laporan Keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk Tanggal 31 Maret 2024 dan 31
Desember 2023 dan untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Maret
2024 (Audit) dan 31 Maret 2023 (Tidak Diaudit) oleh KAP Heliantono & Rekan dengan
pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua
hal yang material.

b. Laporan Keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
yang telah diaudit oleh KAP Heliantono & Rekan dengan pendapat bahwa laporan
keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.

C. Laporan Keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk Tanggal 31 Desember 2022 dan
2021 yang telah diaudit oleh KAP Heliantono & Rekan dengan pendapat bahwa laporan
keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.

d. Laporan Keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tanggal 31 Desember 2021, 2020 dan
2019 yang telah diaudit oleh KAP Heliantono & Rekan dengan pendapat bahwa laporan
keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-5
Page 23 OCR 0.639
,

le

SP

Tinjauan Laba (Rugi)

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Figur 2.3 Laporan Laba (Rugi) Perseroan

“angens2aias |

Geeoeera0a

227217500
Masker plus 28s0200001| sosox217ana | scooneas54 m9913
Tensimeter . . - 2 ama
| aster sowassaco| asar7asasr| aarnneasa| aassarasun | a020595.007
stetostop - : . - | aso5z0077s| —asanorsa
Bouffart cap aasasaso| oo senmsoaca| oo mssorarof oo #zanoss| oo 3s20os7mo| — asos1020
Antseptic - E 180562730 — @asnseo9| 15818407 250616
| sarungtangan 7209211273 $ : 5 :
taindain 508.295.739 asesass
loroan POKOK pemJuALaN tezsoaseoom| (anasr.siso20| (2o-acosse7a2)| re21assea2n) (2-516.027 co8)
Lama KOTOR 2223.396308 | sesasatoaas | 55328752566 |. 21.s02271.501 “459.102.605
beban Usaha
Beban penjualan Usrozosen| (r0ses1282 (33620125681 (ners)
Beban umum dan administrasi (2.621.013.632)| (10.254.152.292)| (13.586.561.018) (2.839.156.140)
(LABA (RUGI) USAHA 421.362.813 | 48,639.313.565 4.553.297.918 1801.730.835)|
Ibergrastan sangan kasam) 2n0010e0| —2asse2ata| — 2na0216 2215.005 28541
beban keuangan traseasal oo tiooonsowl oaowimaas) omenzo2z1e1| otenesan| Usrstoen0)
Ieanetatn - neto - 37.311.029 10.954.502 (3.222.200.650) | (523.873. x85)| (a02 767)
BA RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN mososn | Tamssmsa| mimermo| sense | psmayan| “panas
Manfaat Beban) Pajak Penghaslan - Neto Uroznssasil torrosmars) mascassasn) oo ssasaesn! 1000001 3410222
(LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN 308.415.058 | 37.962.484.531 | 26.632.346.389 231.061.969 | (3.570.477.553) (939.818. 719)|
jeennsuna (RUGI) KOMPREMENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasfikasikan ke laba rugi
Pengukuran kemal tatilts diestimasi atas imbalan
pascakerja (orsocsasl — ao03es075) ssnz1| — poamesal oo Umamasil — p2253s20)
Pajak penghasilan terkait 2.767 46.064.277 11.215.992) 8.619.524 17.213.067 4904572
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREMENSIF TAHUN BERJALAN 240.084.924 | 37.799.125.733 | 26.635,657.634 206.301.839 | (3.631.505.701): 1957.207.657 |

Sumber: Laporan Keuangan Perseroan

Pendapatan Perseroan secara historis diperoleh dari penjualan masker plus, tensimeter, masker,
stetoskop, bouffant cap, antiseptic, sarung tangan, dan penjualan lain-lain. Rata-rata laba kotor
terhadap penjualan bersih selama periode 31 Desember 2019 hingga 31 Maret 2024 adalah
sebesar 55,19Yo dengan persentase terendah pada periode 2019 sebesar 26,90Ys dan
tertinggi pada tahun 2021 sebesar 73,00Yo, sementara rata-rata laba (rugi) usaha terhadap
penjualan bersih selama periode 31 Desember 2019 hingga 31 Maret 2024 adalah sebesar
14,65Yo.

Selama tahun 2021 hingga 2023, Perseroan terus mengalami penurunan laba bersih tahun
berjalan. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya penjualan masker secara
bertahap setiap tahunnya akibat dari meredanya covid-19 dengan titik terendah pada tahun
2023 dimana Perseroan membukukan rugi bersih untuk pertama kali selama periode historis.
Pada 31 Maret 2024, Perseroan mencatatkan rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp939,82
juta.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk II -6
Page 24 OCR 0.888
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Tinjauan Posisi Keuangan

Figur 2.4 Laporan Posisi Keuangan Perseroan

ASET
ASET LANCAR 5.595.054.571 | 21.236.510.473 | 14.894.876.311 | 37.390.499.259 | 23.520.572.387 | 21.207.752.746
ASET TIDAK LANCAR 2.147.061.146 | -9.648.738.807 | 35.085.928.031 | 43.536:921.674 | 53.604.634.415 | 52.554.929:326

TOTAL ASET 7.743.115.717 | 30.885.249.280 | 49.980.804.342 | 80.927.420.933 | 7.125.206.802 | 73.762.682.072

LIABILITAS DAN EKUITAS
LUABILITAS JANGKA PENDEK 3.408.703.450 | 17.476.352.799| 7.795.123.712) 4.142.904.876 | 6.330238325| 4581731811
LABILITAS JANGKA PANJANG 105.758.785| 381117.266| 9722243781) 7.997.221.913 | 5.639.180.034| 4.982.369.475

TOTAL LIABILITAS 3.514.462.235 | 17.857.470.06s | 17.517.367.493 | 12.140.126.789 | 1.965.418.359 | 5.562.101.286

EKUITAS 4.228.653.482 | 13.027.779.215 | 3.463.436.849 | 68.787.294.144 | 65.155.788.443 | 6.198.580.786

ITOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 7.743.115.717 | 30.885.249.280 | 49.980.804.342 | 80.927.420.933 | 7.125.206.802 | 73.762.682.072

Sumber: Laporan Keuangan Perseroan

Berdasarkan tabel di atas, total aset dan ekuitas Perseroan selama periode historis terlihat
meningkat hingga tahun 2022 dan turun pada 2023, sementara liabilitas terus mengalami
penurunan dari tahun 2021 hingga 2023. Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing
akun:

a. Aset

Total aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 tercatat sebesar Rp77,13 miliar,
turun sebesar 4,70Y6 secara year on year (yoy) jika dibandingkan dengan tahun
sebelumnya yang tercatat sebesar Rp80,93 miliar. Pada 31 Maret 2024, Perseroan
membukukan total aset sebesar Rp73,76 miliar.

Aset Lancar

Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan, yang masuk ke dalam klasifikasi aset lancar
adalah jika dapat diselesaikan dalam waktu kurang atau sama dengan dua belas bulan.
Pada tahun 2023, total aset lancar Perseroan mengalami penurunan sebesar 37,09Yb atau
sejumlah Rp13,87 miliar dibandingkan tahun 2022 terutama disebabkan oleh penurunan
kas dan bank serta uang muka. Pada 31 Maret 2024, Perseroan membukukan aset lancar
sebesar Rp21,21 miliar.

Aset Tidak Lancar

Berbanding terbalik dengan aset lancar, aset tidak lancar perseroan pada tahun 2023
mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2022. Perseroan membukukan
aset tidak lancar sebesar Rp53,60 miliar pada tahun 2023 atau meningkat sebesar 23,124
dibandingkan tahun sebelumnya yang utama disebabkan oleh penambahan aset tetap.
Pada 31 Maret 2024, Perseroan membukukan aset tidak lancar sebesar Rp52,55 miliar.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-7
Page 25 OCR 0.931
Vsp

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

b. Liabilitas

Liabilitas terdiri dari liabilitas jangka pendek dan liabilitas jangka panjang. Hingga tahun
2023, jumlah liabilitas mencapai Rp11,97 miliar, mengalami sedikit penurunan sebesar
14196 dibandingkan tahun 2022 yang tercatat Rp12,14 miliar. Pada 31 Maret 2024,
Perseroan membukukan total liabilitas sebesar Rp9,56 miliar.

Liabilitas Jangka Pendek

Liabilitas jangka pendek terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, utang pajak, utang sewa,
pendapatan diterima di muka, serta utang pembiayaan konsumen dan utang bank yang
jatuh tempo dalam 1 tahun.

Pada tahun 2023, liabilitas jangka pendek Perseroan mengalami peningkatan sebesar
52,80Yo dari Rp4,14 miliar menjadi Rp6,33 miliar. Hal ini terutama disebabkan adanya
pendapatan diterima dimuka.

Liabilitas Jangka Panjang

Akun liabilitas jangka panjang terdiri dari liabilitas imbalan pascakerja serta utang
pembiayaan konsumen dan utang bank setelah dikurangi bagian jatuh tempo 1 tahun.

Liabilitas jangka panjang pada tahun 2023 mengalami penurunan sebesar 29,49Yo karena
adanya penurunan utang bank. Pada 31 Maret 2024, Perseroan membukukan liabilitas
jangka panjang sebesar Rp4,98 miliar.

c. Ekuitas
Total ekuitas Perseroan pada tahun 2023 mencapai Rp65,16 miliar di mana mengalami

penurunan sebesar 5,28Yo dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp68,79 miliar.
Pada 31 Maret 2024, Perseroan membukukan ekuitas sebesar Rp64,19 miliar.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-8
Page 26 OCR 0.602
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Tinjauan Arus Kas

Figur 2.5 Laporan Arus Kas Perseoan

TI
enerimaar kas dar pelanggan 14202205305| asaz7sersio | #sesossnaan | sasazosaa20| 1sesssescee| Lesnsa7s0e
temboyaran kas kepada pemasok lin32m772005|| tesassoss2es) (eraseinasaa @rass225cs)| (asancaraegi| Sasesozo0
enerimaan pengemballan Lang muka dari pemasok - | sozassss90

Penesmaan (pembayaran operasiora Iinnya Ieamozsna2s)| mosooses.re)| wasorcraas) Gn4assee200)| Urasssensnn| Mosusin3a2)

Penerimaan penghasilan keuangan sesama| oo 22007560| — 2a3aspaw | 2422076 2845.905 285 San

Pembayaran untuk beban keuangari tnaseasal oo ioooosoml | snsiasasil oEsozo21es)) pesenan) Us7s19850)

Pembayaran pajak penghasilan toossama| o(ososzs2) iis4oso3nes0| 4.971.505.153) - -1

Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk Aktivitas Operasi W.con.aeo.asn)| “Amcm0.26.323 | 15483013207 | Tisozaannana| Saszyansen | 1525650255

(ARUS KAS DAN (UNTUK AKTIVITAS INVESTASI

Penjualan aset tetap - - Looooo0| —2an2s22as -

Perolehan asettetap (sas0s.oo01| (Aasa301.so01| (26554201201) tuo.us003.157) (032.51.920)

Pembayaran uang muka perokchan aset Grssossse)| (rderaaszs0| oo tararascan (araosa70) g

Pembayaran uang muka emisi sahary - - (12 500000) .

Kas Bersih Digunakan untuk Aktvitas Investasi bana) Gas nsmo Gi noasomsj| G7 aoss2s2| tenarayesol —Uapasi aa)

(ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS PENDANAAN

Peningkatan modal disetor 240000.000 - | sasagooooo

(Penerimaan tambahan modal disetor - - - | sosmassase| -

Pembayaran utarg bank . - - | Ussecnaca| worseszsnl sezorasr7)

Pembayaran utang pembiayaan konsumen ussezmajl oo asasoogl oassosoool yursasisanl oOWosnesinl (ss0s025

Pebayaran dviaen - | tesoowevoooo| 200.000.000 . . :

Penerimaan utang Islan pak berelasi - | xaonoooovo | (e.ro0.ooo.ooo) - 725000000) — issvasso1|

Penerimaan utong bank: - 11-200.000.000

Kas Bersih Diperoleh (Digunakan Untuk) AkIvtas Pendanaan Tansonass| tansnusaenon| 176s20zo0o | Sagtiysemae | (iTe0sex can) Ti A06154570)

KENAIKAN (PENURUNAN KAS BERSIH DAN SETARA KAS Ssognssa| 1assogaas5 | (irasszsocisi| Incosnaes| Mesasinog| asean)

(KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN sao2s273n| oo sanogasya | 1na7o7asass | sa0tasasa7 | sasus2oa02 | sesssasa7

|

(KAS DAN SETARA WAS AKI TAHUN (—oonen| nanmsns| tanasasy| saoreoor| —cesesen| —Gessz0se

Sumber: Laporan Keuangan Perseroan

Dari laporan keuangan yang diperoleh, aktivitas cash flow pada periode yang berakhir pada
31 Maret 2024 diantaranya sebagai berikut:

e Arus kas bersih dari (untuk) aktivitas operasi Perseroan menunjukan arus kas masuk
sebesar Rp1,53 miliar pada periode 31 Maret 2024 yang berasal dari penerimaan kas dari
pelanggan, pembayaran kas kepada pemasok, penerimaan pengembalian uang muka dari
pemasok, penerimaan (pembayaran) operasional lainnya, penerimaan penghasilan
keuangan, dan pembayaran untuk beban keuangan.

e Arus kas bersih untuk aktivitas investasi Perseroan pada periode 31 Maret 2024
menunjukkan arus kas keluar sebesar Rp132,49 Juta yang berasal dari Perolehan Aset
Tetap.

e Arus kas bersih untuk aktivitas pendanaan Perseroan menunjukkan arus kas keluar
sebesar Rp1,41 miliar pada 31 Maret 2024. Arus kas bersih tersebut berasal dari
pembayaran utang bank, pembayaran utang pembiayaan konsumen, serta penerimaan
utang lain-lain pihak berelasi.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-9:
Page 27 OCR 0.788
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Rasio Keuangan

Figur 2.6 Rasio Keuangan

LIKUIDITAS

Current Ratio x 164 1,22 191 9,03 3,72| 4,63| 3,69
Auick Ratio x 0,72 110 0,74 725) 2387| 2561| 247
(Cash Ratio x 0,16) 0,79 0,18 1,29 O,t1| 0,14 0,45
(AKTIVITAS

Rata-rata umur piutang days 32,75 12,39 10,10) 55) 8706| 13627) 4729
Rata-rata umur utang usaha days 55,37| 297 4337| 36,57| 31,38) 3192) 37,76
(Rata-rata umur persediaan days 129,83| 2563| 16315| teso2) 3o433l 3as2al 18953
Rata-rata umur aset tetap days 64,38 3976|  16875| a2096| 8370e|  9so26| 413,53
'SOLVABILITAS

(Total Liabilitas terhadap Total Aset x das39x| 57820) 3s5osx| 1500xl 15526) 12974) 30258
(Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas x s311w| 137076| 5396x| 1765| 18376) 1as90x| sa150
PROFITABILITAS

(Gross Margin 2690| 6826x| 7300| sesssl ssi9w| sosax) 55,190

L3

Operating Profit Margin x 3519| s540w| aa9sx| 12075) -t14sw| -16574| 14655
(Profit Margin “ 2576| 432a1| 3s1ax| — oe3s| “5714| -1943w| 77406
|Return On Asset P3 3985| a2291x| 5328x| — o29sl -aeae| -La1| 29,100
Return On Eguity P3 m29s| 20140x| 8203x| — osascl o-Sasxc| oo -140x| 623596

Sumber: Laporan keuangan Perseroan, diolah

Rasio Likuidita:

Tingkat Likuiditas Perseroan secara rata-rata dalam periode 31 Desember 2019 sampai 31
Maret 2024 yang dilihat dari rasio lancar (current ratio) dan rasio cepat (guick ratio)
menunjukkan keadaan yang baik dimana nilai keduanya lebih dari 1 yang artinya aset lancar
maupun aset lancar dikurangi oleh persediaan, nilainya masih sangat cukup untuk menutupi
kewajiban lancar. Sementara untuk cash ratio, menunjukkan nilai rasio rata-rata di bawah 1,
di mana kas yang dimiliki masih lebih rendah dari jumlah utang lancar.

Rasio Aktivitas

Rasio aktivitas menunjukkan efektif atau tidaknya Perusahaan dalam menggunakan sumber-
sumber dana yang tersedia atau melihat efisensi perusahaan dalam memanfaatkan asetnya
yang tersedia atau melihat efisiensi perusahaan dalam memanfaatkan asetnya untuk
menghasilkan kas dan pendapatan. Jika dilihat dari rata-rata selama periode historis, secara
berturut-turut rata-rata umur piutang usaha, umur utang usaha, umur persediaan, dan umur
aset tetap yaitu sebesar 47 hari: 38 hari kali: 190 hari dan 414 hari.

Rasio Solvabilit
Rasio ini menilai kemampuan dalam melunasi semua kewajibannya, baik jangka pendek
maupun jangka panjang dengan jaminan aset yang dimiliki perusahaan hingga perusahaan
tutup atau likuidiasi. Rasio utang terhadap total aset rata-rata selama periode historis adalah
sebesar 30,29Yo, sedangkan rasio utang terhadap total ekuitas yaitu sebesar 54,18Yo.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk II -10
Page 28 OCR 0.903
,

le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Rasio Profitabilitas

Rasio ini diperlukan untuk pencatatan transaksi keuangan. Biasanya dinilai oleh investor dan
kreditur untuk menilai jumlah laba investasi yang akan diperoleh investor dan besaran laba
perusahaan untuk menilai kemampuan perusagaan membayar utang kepada kreditur
berdasarkan tingkat pemakaian aset dan sumber daya lainnya sehingga terlihat tingkat
efisiensi perusahaan. Rata-rata marjin laba kotor selama periode historis mencapai 55,19Y6,
margin laba usaha sebesar 14,65Yo, margin laba bersih sebesar 7,749, rasio pengembalian
aset sebesar 29,10Yo dan untuk rata-rata rasio pengembalian ekuitas adalah sebesar 62,354.

2.5 Informasi Investigasi Lapangan

Kami telah melakukan investigasi lapangan dalam rangka memperoleh informasi yang
relevan dalam penugasan penambahan kegiatan usaha Perseroan.

Berikut informasi terkait pelaksanaan investigasi lapangan:

No. Surat Tugas 1 0664/KJPPSPR-ST/V/2024
Lokasi
e Pabrik 1 # Jl Mahar Martanegara No.106, Kel. Cigugur Tengah,

Kec, Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat 40522
e Pabrik 2 & Kantor : Komplek Blue Sky Industrial (BSI) Kavling No. 09,

Pusat Jl. Nanjung No. 2 Leuwigajah, Kec. Cimahi Selata, Kota
Cimahi, Jawa Barat 40532
Tanggal 1 30—31 Maret 2024
Pelaksana : Ruli Citrarini, SE, Fitya Shabrina, SE: Echa Tania Mulyani,
SM

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk N-11
Page 29 OCR 0.915
3.1

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

BAB III
ASPEK MAKRO INDONESIA

Makroekonomi Indonesia
3.1.1 Kondisi Perekonomian Indonesia

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja ekonomi Indonesia terus menguat
pada triwulan I 2024, di tengah perlambatan ekonomi global dan kenaikan inflasi domestik.
Perkembangan tersebut tercermin pada pertumbuhan ekonomi triwulan I 2024 yang
mencapai 5,11Y6 (yoy). Kinerja ekonomi yang tetap kuat tersebut ditopang oleh berlanjutnya
perbaikan permintaan domestik dan tetap tingginya kinerja ekspor. Perbaikan ekonomi
nasional juga tercermin pada kinerja berbagai lapangan usaha dan seluruh wilayah yang
tetap baik. Ke depan, pertumbuhan ekonomi diprakirakan tetap kuat didorong oleh
perbaikan permintaan domestik sejalan dengan terus meningkatnya mobilitas dan
berlanjutnya penyelesaian Program Strategis Nasional (PSN). Namun demikian, dampak
perlambatan ekonomi global terhadap kinerja ekspor dan potensi tertahannya konsumsi
rumah tangga akibat kenaikan inflasi patut diwaspadai.

Figur 3.1 Laju Pertumbuhan dan Sumber Pertumbuhan PDB Menurut Pengeluaran

dalam persen (Yo,

1 Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 0,64 an 262
2. Pengeluaran Konsumsi LNPRT a18 2429 0.29
3. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah “36.69 1990 1.06
4. Pembentukan Modal Tetap Bruto 484 379 119
5. Perubahan Inventori . - -
6. Ekspor Barang dan Jasa “6.26 0,50 0,12
7. Dikurangi Impor Barang dan Jasa “411 177 0.35

Catatan: G-to-G: PDB atas dasar harga konstan pada suatu triwulan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya
Yon: PDB atas dasar harga konstan pada suatu triwulan dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS)

Dari sisi pengeluaran, hampir seluruh komponen menunjukkan pertumbuhan yang positif.
Konsumsi rumah tangga tumbuh tinggi sebesar 4,91Y6 (yoy). Pertumbuhan yang tetap tinggi
tersebut sejalan dengan peningkatan aktivitas ekonomi selama Ramadhan, Kinerja investasi
tercatat tumbuh sebesar 3,79Ys (yoy), aktivitas belanja modal pemerintah terkait

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk IIIl-1
Page 30 OCR 0.742
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
y Public Appraisers and Consultants

infrastruktur turut mendorong aktivitas investasi bangunan. Sementara itu, konsumsi
Pemerintah tumbuh sebesar 19,90Y6 (yoy) yang bersumber dari kenaikan gaji ASN dan
pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Perlambatan ekonomi global mempengaruhi
pertumbuhan ekspor dan impor Indonesia. Pertumbuhan ekspor barang dan jasa mencapai
0,50Yo (yoy). Sementara Impor barang dan jasa tumbuh sebesar 1,77Y6 (yoy).

Figur 3.2 Laju Pertumbuhan dan Sumber Pertumbuhan PDB Menurut
Lapangan Usaha
dalam persen (Yo)

A Pertaruan Kehutanan dan Perikanan 001 354 041

B Pertambangan dan Penggalian “256 93 asa

(CL Industn Pengolahan 035 413 ass

D. Pengadaan Listrik dan Gas 247 535 007

E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Utang 077 ahh 2

PF. Konstruksi 25? 7.59 073

G Perdagangan Besar dan Eceran Beparasi Motxl dan Sepeda Motor 012 “58 050

HL Transportasi dan Pergudangan 19 85 038

| Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 028 939 029

& Informasi dan Komunikasi 17 (PE) 055

Ko Juta Kevangan dan Asuransi 228 30 Ore

L RoslEstat 037 25 007

MN Jasa Perusahaan 170 923 «8

0. kamunisras Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sorial Wajo 439 13 057

P— Jua Pendidikan 10 234 020

@& hua Kesehatan dan Kegiatan Sosial 2a8 1164 015

RSTU. Jasa Lainnya 006 892 018
Catatari ato PDB atas datar harga korutan gada wastu timsan dibandingkan Bengan triasdan sebeharnnya

Yon $ PDB stan dah
9 Data ngak keoilin

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS)

tan pada sastu #ewulan ditiandengkan Bengan triwulan yang sama tatrun sebelumnya
teka sol

Dari sisi Lapangan Usaha (LU), hampir seluruh LU pada triwulan I 2024 tumbuh positif.
Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh beberapa LU, seperti Industri Pengolahan,
Pertambangan, Pertanian, serta Perdagangan Besar dan Eceran. LU Transportasi dan
Perdagangan serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum juga mencatat pertumbuhan
yang tinggi didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat dan kenaikan kunjungan
wisatawan mancanegara. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi triwulan I 2024 disebagian

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 1-2
Page 31 OCR 0.916
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

besar wilayah Indonesia lebih tinggi dibandungkan dengan pertumbuhan triwulan
sebelumnya, kecuali Sumatera dan Jawa. Pertumbuhan tertinggi tercatat di wilayah
Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua), diikuti Bali-Nusa Tenggara (Balinusra), Jawa,
Kalimantan, dan Sumatera.

Figur 3.3 Pertumbuhan & Kontribusi PDRB Menurut Pulau Triwulan I-2024

SULAwEsi MALUKU DAN PAPUA
G9 2621
easy 18K

@ Kontribusi
Ak Pertumbuhan & 5770x "3

An A84
BALI DAN NUSA TENGGARA
an
07K

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS)

Secara spasial, struktur perekonomian Indonesia pada triwulan I-2024 masih disumbangkan
oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa dengan peranan terhadap PDB sebesar 57,70 persen,
diikuti Pulau Sumatera sebesar 21,85 persen: Pulau Kalimantan sebesar 8,19 persen: Pulau
Sulawesi sebesar 6,89 persen: Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 2,75 persen, serta
Pulau Maluku dan Papua sebesar 2,62 persen. Ditengah kondisi geopolitik internasional yang
kurang stabil, kondisi perekonomian Indonesia masih menunjukan perkembangan yang
kondusif ditopang oleh factor kuatnya permintaan domestik. Hal ini diperlihatkan dari kinerja
ekonomi disemua provinsi yang menunjukan pertumbuhan positif pada triwulan I-2024,
dengan pertumbuhan (Y-on-Y) tertinggi tercatat pada kelompok provinsi di Pulau Maluku
dan Papua sebesar 12,15 persen, disusul Pulau Sulawesi sebesar 6,35 persen, Pulau
Kalimantan sebesar 6,17 persen, serta Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 5,07 persen.
Kelompok provinsi di Pulau Jawa serta Pulau Sumatra mengalami perlambatan pertumbuhan
(Y-on-Y) masing-masing sebesar 4,84 persen dan 4,24 persen.

3.1.2 Neraca Pembayaran Indonesia (NPI)

Neraca pembayaran Indonesia (NPI) triwulan I 2024 tetap baik sehingga mendukung
ketahanan eksternal. Prospek neraca transaksi berjalan triwulan I 2024 sedikit menurun,
dipengaruhi oleh menipisnya surplus neraca perdagangan barang. Pada Februari 2024,
neraca perdagangan mencatatkan surplus sebesar 0,9 miliar dolar AS, menurun
dibandingkan dengan surplus pada bulan sebelumnya sebesar 2,0 miliar dolar AS. Sementara
itu, aliran masuk modal asing, khususnya investasi portofolio, terus berlanjut sehingga
secara kumulatif sejak awal tahun hingga 18 Maret 2024 masih mencatat net inflows sebesar
1,4 miliar dolar AS, meskipun sempat terjadi outflows pada bulan Maret 2024 dipicu masih

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk 111 -3
Page 32 OCR 0.948
r

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir
Februari 2024 tetap tinggi sebesar 144,0 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,5
bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta
berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Secara keseluruhan,
NPI 2024 diprakirakan tetap baik dan mencatatkan surplus dengan transaksi berjalan dalam
kisaran defisit rendah sebesar 0,1Ys sampai dengan 0,9Yo dari PDB. Sementara itu, neraca
transaksi modal dan finansial diprakirakan melanjutkan surplus didukung oleh aliran masuk
modal asing yang dipengaruhi persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian
nasional dan imbal hasil investasi yang menarik.

Ke depan, Bank Indonesia senantiasa mencermati dinamika perekonomian global yang dapat
memengaruhi prospek NPI dan terus memperkuat bauran kebijakan guna menjaga stabilitas
perekonomian, serta melanjutkan koordinasi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas
terkait guna memperkuat ketahanan sektor eksternal,

3.1.3 Nilai Tukar Rupiah

Mayoritas nilai tukar negara emerging market termasuk Indonesia mengalami tekanan
sejalan dengan indeks dollar AS yang terus mengalami peningkatan. tanggal 7 Maret 2024,
nilai tukar Rupiah kembali melemah dan ditutup pada level Rp15.650 per dolar AS, atau
terdepresiasi 6,62 persen. Indeks nilai tukar dolar AS melemah ke level 102,81 pada tanggal
7 Maret 2024 atau apresiasi turun ke level 4,083 persen. Sementara itu pada 8 Maret 2024,
nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp15.630 atau terdepresiasi
turun di 6,61 persen.

Figur 3.4 Nilai Tukar

Sumber: Bank Indonesia

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk IN -4
Page 33 OCR 0.910
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Ke depan, kinerja nilai tukar Rupiah masih akan tetap diwarnai dengan tingginya
ketidakpastian global terutama berasal dari dinamika langkah pengetatan moneter global,
khususnya Amerika Serikat. Meski demikian, Pemerintah beserta Bank Indonesia serta
lembaga keuangan lainnya akan berkoordinasi secara intens dalam mengantisipasi risiko
global tersebut agar dapat meminimalisir dampaknya terhadap stabilitas perekonomian
domestik. Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai
dengan nilai fundamentalnya untuk mendukung upaya pengendalian inflasi dan stabilitas
makroekonomi.

3.1.4 Inflasi

Tekanan inflasi pada bulan April 2024 menurun ke level 3,00Y6 (yoy) dari Inflasi Indeks
Harga Konsumen (IHK) Maret 2024 tercatat sebesar 3,05Y6 (yoy). Inflasi kelompok pangan
bergejolak (volatile foods) meningkat menjadi 10,33Ys (yoy) dari 8,47Yo pada bulan
sebelumnya, dipengaruhi oleh faktor musiman periode Hari Besar Keagamaan Nasional
(HBKN) dan pergerseran musim tanah akibat dampak El-Nino. Inflasi kelompok harga diatur
Pemerintah (administered prices) menurun menjadi 1,399o (yoy). Inflasi inti diprakirakan
terjaga seiring ekspetasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas perekonomian
yang masih besar dan dapat merespons permintaan domestic, imported inflasion yang
terkendali sejalan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif
berkembangnya digitalisasi.

Figur 3.5 Inflasi IHK dan Komponen
Yeyoy

1476
Headline

—m Core

Sa mms Administered Prj
mmm Volatile Food

4

16 JMMJ SN JI MMJ SN J MMJ SN JM

2021 2022 2023 2024
Sumber: Badan Kebijakan Fiskal (BKF)

IHK Maret 2024 yang tetap terjaga dalam kisaran sasaran 2,5#1Yo tercatat sebesar 0,526
(mtm) berdasarkan Badan Pusat Statistik. Inflasi yang terjaga merupakan hasil dari
konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank
Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan
Daerah (TPIP dan TPID) melalui penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan
(GNPIP) di berbagai daerah. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi akan tetap terkendali
dalam kisaran sasaran 2,5-1Yo pada 2024.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk III - 5
Page 34 OCR 0.855
3.2

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

3.1.5 Suku Bunga

Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan 87 Rate sebesar 25 basis poin (bps)
menjadi 6,25Y6 pada April 2024. Ini merupakan kenaikan yang pertama kali dilakukan
bank sentral sejak Oktober 2023. Dengan demikian, suku bunga depasit facility juga naik
sebesar 25 basis poin menjadi 5,5Y6 dan suku bunga /ending facility naik sebesar 25 basis
poin menjadi 796. Kenaikan suku bunga ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah
dari dampak memburuknya risiko global serta sebagai langkah pre-emptive dan forward
looking untuk memastikan inflasi tetap dalam sasaran 2,5t1Yo pada 2024 dan 2025
sejalan dengan stance kebijakan moneter yang pro-stability. Sementara itu, kebijakan
makroprudensial dan sistem pembayaran tetap pro-growthuntuk — mendukung
pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan makroprudensial longgar terus
ditempuh untuk mendorong kredit/pembiayaan perbankan kepada dunia usaha dan
rumah tangga. Kebijakan sistem pembayaran diarahkan untuk memperkuat keandalan
infrastruktur dan struktur industri sistem pembayaran, serta memperluas akseptasi
digitalisasi sistem pembayaran.

Figur 3.6 Suku Bunga Acuan BI (BI Rate)

2
3,5 3,5 3,5 3,5 3,5 3,5 3,5 3,5 3,5

0

2

DBD LD bb ol LP DL BP NM
Ni Naa Ya Pan se ta sa” aa Ps Pu SP at Pad NP Po ai

Sumber: Bank Indonesia
Kesimpulan Analisa Kelayakan Aspek Makro Indonesia

Dengan memperhatikan kondisi perekonomian Indonesia yang sedang tumbuh, maka
rencana penambahan kegiatan usaha secara aspek makro layak untuk dilaksanakan.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk III - 6
Page 35 OCR 0.952
Vsp

41

42

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

BAB IV
ASPEK PASAR

Industri Alat Kesehatan di Indonesia

Industri farmasi dan alat kesehatan telah ditetapkan menjadi sektor-sektor strategis dalam
penerapan industri 4.0 Ketika Covid-19 masuk ke Indonesia, terjadi peningkatan permintaan
terhadap vitamin, suplemen dan alat perlindungan diri untuk menambah kekebalan tubuh.
Dengan strategi Pemerintah dalam menetapkan industri farmasi dan alat kesehatan pada
sektor-sektor strategis, terget yang dituju adalah kemajuan industri untuk menghasilkan
produk yang berteknologi tinggi, dengan begitu sektor industri farmasi dan alat kesehatan
didorong melakukan transformasi teknologi berbasis digital, dimulai dari tahapan produksi
hingga distribusi kepada konsumen.

Saat ini kekuatan industri alat kesehatan dalam negeri telah didukung banyaknya perusahaan
yang bergabung dalam Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI) dan telah
mampu memproduksi alat kesehatan berkualitas seperti ventilator, hospita/ furniture, hingga
medical apparel, Industri alat kesehatan nasional juga mempunyai peluang untuk memperluas
pasar ekspornya ke sejumlah negara Uni Emirat Arab melalui keikutsertaan di ajang Arab
Health 2024.

Ke depan, Kemenperin mendorong industri alat kesehatan dalam negeri agar dapat
menghasilkan produk berbasis teknologi tinggi seperti electromedic devices, implan
orthopedic, dan perangkat radiologi. Guna mencapai sasaran tersebut, beberapa langkah yang
perlu dijalankan, antara lain menjamin ketersediaan bahan baku, penguasaan teknologi dan
inovasi, serta mengembangkan R&D alat kesehatan dengan harapan terciptanya ekosistem
alat kesehatan berbasis riset. Selanjutnya, sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing dan
teknologi industri alat kesehatan dalam negeri, Kemenperin berperan aktif mengembangkan
Center of Excellence (CoE) Alat Kesehatan di Yogyakarta dengan mengkolaborasikan
perguruan tinggi dan industri dalam R&D produk inovasi alat kesehatan.

Kondisi Pasar Rencana Penambahan Kegiatan Usaha
4.21 Pangsa Pasar, Potensi Pasar, Sasaran, dan Potensi Nilai Pasar

Sejak memasuki pasar industri alat kesehatan pada tahun 2011, Perseroan menjadi
pelopor di Indonesia yang memproduksi masker kesehatan tipe Ear Loop 4D dengan
merek dagang EVO Plusmed. Brand "EVO Plusmed” dikenal dengan baik oleh
masyarakat Indonesia. Reviu pelanggan terhadap produk Perseroan pada online store
juga sangat baik. Produk Perseroan juga memiliki desain yang modis dan trendi
sehingga nyaman untuk digunakan. Sehingga, dengan keunggulan kompetitif yang
dimiliki, Perseroan memiliki pangsa pasar yang unggul. Selain memproduksi masker,
Perseroan juga memproduksi stetoskop dan tensimeter.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk IV-1
Page 36 OCR 0.955
Vsp

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

4.2.2

Dengan makin berkembangannya industri kesehatan dalam negeri, kebutuhan atas
komoditas alat kesehatan juga mengalami peningkatan. Saat ini alat kesehatan masih
didominasi oleh produsen luar negeri. Hal tersebut menunjukkan potensi peralatan
medis merek lokal untuk dapat bersaing mengingat banyaknya fasilitas kesehatan
serta meningkatnya kebutuhan alat kesehatan. Dengan sekitar 3.000 rumah sakit,
10.000 puskesmas dan klinik swasta yang ada saat ini, merupakan potensi dan pangsa
pasar yang menjanjikan bagi Perseroan. Ditambah lagi, perkembangan industri alat
kesehatan diprediksi akan terus tumbuh dan mengalami peningkatan ke depannya.

Penambahan kegiatan usaha ini membuat Perseroan bisa memberikan nilai tambah
dalam produk yang dijual, sehingga potensi nilai pasar dari produk menjadi lebih tinggi
dan pada akhirnya akan memberikan keuntungan lebih bagi Perseroan. Dengan
adanya penambahan kegiatan usaha ini, juga akan meluaskan jangkauan konsumen
dari Perseroan karena produk yang ditawarkan menjadi lebih beragam. Perseroan juga
menyasar eksisting customer yang nantinya diharapkan dapat menambah jumlah
customer Perseroan.

Kesinambungan (Sustainability)

Perseroan menyadari bahwa mengintegrasikan aspek-aspek keberlanjutan ke dalam
seluruh proses bisnis yang akan dijalankan perseroan dari adanya penambahan
kegiatan usaha ini merupakan proses yang panjang dan memerlukan partisipasi
semua pihak. Perseroan memaknai arti keberlanjutan dengan terus memaksimalkan
dan memenuhi kebutuhan alat kesehatan, khususnya di Indonesia. dengan strategi
keberlanjutan (sustainability strategy) Perseroan berupaya untuk menjaga
keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang dengan mengacu pada Tujuan
Pembangunan Pemerintah (Sustainable Development Goals/SDGs). Dalam proses
penerapannya, perseroan menyeusaikan dengan tujuan dan berbagai capaian yang
ingin dituju oleh Pemerintah, yang kemudian diimplementasikan pada seluruh aktivitas
bisnis serta menyeimbangkan pada 2 aspek utama, yaitu aspek sosial, aspek ekonomi,
dan aspek lingkungan.

Perseroan berkomitmen untuk menerapkan strategi keberlanjutan (sustainability
strategy) yang sesuai dengan Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan, serta senantiasa
melakukan proses adaptasi dan komunikasi yang aktif dalam meningkatkan dan
mengembangkan aspek keberlanjutan, terutama dalam proses produksi yang baik dan
bertanggung jawab, pengelolaan sumber daya manusia (SDM), pemenuhan peraturan
dan perundang-undangan, serta pelaksanaan praktik tanggung jawab sosial dan
lingkungan yang konsisten melalui kesadaran penuh dari seluruh insan perusahaan.

Dengan adanya penambahan kegiatan usaha serta adanya penerapan keberlanjutan
yang merupakan sebuah proses yang baru bagi Perseroan, Perseroan harus terus
melakukan penelaahaan, perumusan yang tepat, serta melaksanakan peningkatan dan
pengembangan terkait keberlanjutan secara konsisten. Adapun strategi yang
Perseroan lakukan untuk mengelola tantangan tersebut adalah melakukan pengkajian
terkait keberlanjutan secara intensif, aktif dalam berbagai diskusi ataupun forum
terkait keberlanjutan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan pihak ketiga,

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk IV-2
Page 37 OCR 0.953
,

le

SP

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

4.2.3

menelaah dan mematuhi peraturan terkait keberlanjutan dengan baik, serta
melakukan adaptasi dan pengkajian terkait penerapan keberlanjutan pada industri
sejenis.

Tantangan dan Peluang Penambahan Kegiatan Usaha

Dalam penambahan kegiatan usaha, Perseroan menghadapi tantangan yang
mencakup permasalahan operasional serta kondisi eksternal. Pada kegiatan
operasional, Perseroan perlu terus menerus berinovasi meningkatkan kualitas produk
yang sejalan dengan kemajuan teknologi. Upaya yang telah dilakukan Perseroan
dalam menghadapi permasalahan tersebut, yakni dengan beradaptasi pada perubahan
melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih unggul baik
secara soft skill maupun hard skill, serta melakukan riset dan inovasi.

Perseroan juga menghadapi tantangan dari sisi eksternal, seperti jika terdapat gejolak
perekonomian global, harga komoditas yang rendah, tekanan terhadap nilai tukar
Rupiah yang berdampak pada sektor usaha, ditambah dengan adanya perubahan
peraturan ataupun kebijakan yang berkaitan dengan aktivitas bisnis Perseroan. Hal
tersebut akan berdampak pada penerapan keberlanjutan. Untuk mengelola tantangan
ini, Manajemen Perseroan ataupun pihak yang terkait senantiasa mengikuti
perkembangan peraturan dan menyesuaikannya dengan kondisi bisnis perusahaan,
serta terus-menerus memperbarui informasi terkait perubahan peraturan yang dapat
terjadi sewaktu-waktu.

Meski demikian, dibalik sejumlah tantangan tersebut Perseroan juga memiliki peluang,
terutama dengan dilakukannya penambahan kegiatan usaha ini karena adanya sinergi
dengan bisnis yang eksisting yang mana dengan adanya peningkatan jumlah produk
yang ditawarkan Perseroan dengan nilai tambah yakni sudah ada kerja sama dengan
distributor-distributor dalam memperoduksi produk alat kesehatan baru, Perseroan
memiliki kesempatan untuk memperoleh pendapatan yang lebih besar.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk IV-3
Page 38 OCR 0.948
Vsp

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

4.24 Jalur Distribusi Perseroan dan Rencana Area Penjualan

Berdasarkan informasi dari Manajemen, Perseroan berencana menjual produk
penambahan kegiatan usaha kepada distributor yang telah ditunjuk dan nantinya akan
didistribusikan ke toko-toko hingga sampai pada konsumen akhir. Adapun skema jalur
distributor dapat dilihat pada figur berikut:

Figur 4.1 Skema Jalur Distribusi
Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

Sumber: Manejemen

Untuk penjualan produk penambahan kegiatan usaha, Perseroan berencana melayani
seluruh Indonesia. Perseroan berencana bekerjasama dengan distributor yang sudah
berjalan dan menambah distributor baru untuk memenuhi kebutuhan pasar. Adapun
distributor Perseroan yang sudah berjalan dengan produk eksisting, sebagai berikut:

1. PT Buana Inti Usaha

. PT Buana Inti Medika Prima
. PT Cipta Sukses Medika

PT Sentra Asia Gemilang
PT Karya Pratama

PT Serenity Indonesia

PT Anugerah Jaya Fordic

NOPAWN

4.2.5 Strategi Pemasaran

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Manajemen, dalam rangka pengembangan
kegiatan usaha ini, Perseroan berencana melakukan strategi penetrasi ke pasar alat
kesehatan dengan menawarkan produk yang memiliki kualitas premium dengan
menggunakan bahan baku yang aman dan nyaman, serta penetapan harga jual
produk yang bersaing dengan kompetitor lain, sehingga membuat Perseroan lebih
optimis untuk menggapai market. Tujuan tersebut cukup sederhana, yaitu untuk
membuat brand tampak lebih unggul dari segi harga dan kualitas. Penetapan harga

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk IV-4
Page 39 OCR 0.955
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

4.2.6

4.2.7

yang bersaing dilakukan sebagai strategi untuk menarik pembeli guna meningkatkan
jumlah penjualan secara cepat. Selain itu, strategi ini juga digunakan untuk
membangun brand awareness dan meningkatkan brand exposure.

Rencana Harga Jual

Berdasarkan informasi yang di peroleh dari Manajemen, rencana harga jual yang akan
diberikan Perseroan adalah sebagai berikut:

Figur 4.2 Rencana Harga Jual Penambahan Kegiatan Usaha

1 | Kursi Roda Standar Rp600.000
2 | Tiang Infus Stainless 304 kaki 5 Rp150.000
3 | Bak Instrumen 509 Rp65.000
4 | Tensi Digital Rp200.000

Sumber: Manajemen
Pesaing Usaha
Persaingan dalam usaha tentunya tidak terlepas dari kompetitor. Berdasarkan
informasi yang diperoleh dari Manajemen, berikut adalah kompetitor Perseroan pada

industri alat kesehatan yang tumbuh dan berkembang di beberapa wilayah:

Figur 4.3 Daftar Pesaing Perseroan

1 | PT Jayamas Medica Industri Tbk Jombang ONE MED
2 | PT Royal Sultan Agung Jakarta GEA

Sumber: Manajemen

Adapun upaya Perseroan dalam menghadapi persaingan yaitu melakukan penetrasi ke
pasar dengan menawarkan harga jual yang bersaing dengan kompetitor, tentunya
dengan menjamin kualitas standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

43 Kesimpulan Analisa Kelayakan Pasar

Dengan memperhatikan perkembangan usaha dan potensi pasar, maka rencana penambahan
kegiatan usaha Perseroan secara pasar layak untuk dilaksanakan.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk IV-5
Page 40 OCR 0.935
Vsp

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

BAB V
ASPEK TEKNIS

51 Bisnis Perseroan

Sampai saat ini Perseroan melakukan kegiatan produksi dan pemasaran untuk komoditas
sebagai berikut:
1.

2
3.
4

Masker dengan varian Ear Loop, Tie On, Head Loop dan Ear Loop 4D,
Bouffant Cap,

Stethoscope dengan varian Classic, Colorful, Cardiology, Stylo dan Dual Head:
Tensimeter dengan varian Colorful, Desk Model, Wall Model dan Mobile Model.

Secara umum kegiatan yang rutin dilakukan Perseroan dalam melakukan produksi dan
pemasaran untuk produk-produk eksisting seperti masker 4D, Bouffant Cap, Stethoscope,
dan Tensimeter adalah sebagai berikut:

a.

sorpang

Pembelian dan penerimaan bahan baku dan bahan kemas dari supplier,
Penyimpanan bahan baku dan bahan kemas di dalam gudang,

Pengubahan bentuk bahan baku menjadi produk setengah jadi hingga ke produk jadi,
Perakitan komponen produk untuk menjadi produk jadi,

Pengemasan produk,

Penyimpanan produk jadi di dalam gudang:

Pemasaran produk kepada konsumen, dan

Pengiriman produk kepada konsumen.

Kegiatan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:

1.

Purchasing

Purchasing memastikan semua kebutuhan bahan baku, bahan kemas maupun
pendukung produksi telah dipesan sesuai jumlah kebutuhan serta mengatur tenggat
pengriman dari supplier agar mengikuti schedule produksi yang telah dibuat.

PPIC
PPIC memastikan proses produksi maupun kiriman produk jadi sesuai dengan rencana
yang sudah ditetapkan. Dengan demikian PPIC terus berkoordinasi dengan setiap bagian
terkait agar dapat berjalan sinergi demi terlaksananya proses produksi dan pengiriman
yang sesuai dengan rencana,
a. Gudang Bahan Baku dan Bahan Kemas
Gudang bertanggungjawab terhadap bahan baku dan bahan kemas dari mulai
penerimaan, penyimpanan, hingga pengiriman ke ruang produksi. Gudang
memastikan proses tersebut berjalan sesuai standar, yang meliputi:
e Proses pemeriksaan saat penerimaan dari supplier,
# Proses penyimpanan stock bahan baku dan bahan kemas,
# Proses pengiriman bahan baku dan bahan kemas ke ruang produksi.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-i1
Page 41 OCR 0.910
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

Public Appraisers and Consultants

y SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

b. Produksi
Bagian Produksi bertanggung jawab terhadap standarisasi seluruh proses produksi
mulai dari penerimaan bahan baku dan bahan kemas hingga pengiriman produk jadi
ke gudang yang meliputi:
# Penyimpanan bahan baku dan bahan kemas di ruang transit bahan baku dan
bahan kemas,
# Proses produksi, yaitu pengolahan bahan baku untuk menjadi produk
setengah jadi hingga produk jadi,
Proses assembling, yaitu perakitan komponen produk menjadi produk jadi,
Proses packaging, yaitu pengemasan dan penandaan produk jadi:
@uality control, yaitu pengawasan kualitas produk dan bahan kemas produk,
Proses pengiriman/setoran produk jadi ke gudang barang jadi.

3. Gudang Produk Jadi
Gudang Produk Jadi bertanggungjawab terhadap proses penerimaan setoran produk jadi
dari ruang produksi hingga produk tersebut dikirim ke customer, yang meliputi:
a. Proses penerimaan produk jadi dari ruang produksi,
b. Proses penyimpanan produk jadi:
C. Proses pengiriman produk jadi kepada customer.

4. Marketing
Marketing bertanggung jawab terhadap kegiatan penjualan dan menjamin kepuasan
pelanggan dapat terpenuhi. Dalam perencanaan produksi, Marketing memberikan data
estimasi pasar sebagai acuan bagi PPIC dan Purchasing untuk melakukan pembelian
bahan baku dan bahan kemas.

Perseroan menawarkan produk dengan harga kompetitif dengan proses pabrikasi yang
menerapkan teknologi canggih, bahan baku yang berkualitas dan ramah lingkungan, serta
menjaga tingkat higienitas. Perseroan akan terus meningkatkan kinerja operasional dan
keuangan serta bekerjasama dengan berbagai pihak, melalui pengembangan produk yang
berkualitas, berdaya saing, dan kekinian.

Figur 5.1 Jenis Produk Perseroan

EVO-8 PIy Mask EVO - 3P1y Mask EVO - 4D Mask

EVO - Cotortut Serius EVO Hijab Mask EVO - Camo Arany Series

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-2
Page 42 OCR 0.740
)

le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

EVO - Styto Series

EVO - Sparks Series EVO - Antiseptic Handrub CVO - Bouflari Cap

Papi amat #vopanenen

NN

#voptame -

Sumber: Manajemen

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 43 OCR 0.953
VsPR

5.2

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appr rs and Consultants

Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

Sejak tahun 2011, PT Hetzer Medical Indonesia Tbk mengawali kegiatan bisnisnya sebagai
manufaktur alat kesehatan. Komoditas yang diproduksi adalah Masker Kesehatan dan
Bouffant Cap dengan merek dagang Evo dan Evo Plusmed. Disamping itu, Perseroan juga
memproduksi merek dagang dari perusahaan lain (maklon).

Hingga tahun 2023, PT Hetzer Medical Indonesia Tbk terus berinovasi dengan meluncurkan
produk baru yaitu Stetoskop dan Tensimeter, sekaligus mencatatkan diri sebagai produsen
Chestpiece (komponen utama stetoskop) pertama di Indonesia. Adapun beberapa komponen
produk tersebut harus didatangkan secara impor.

Adanya aktivitas impor merupakan babak baru dalam perjalanan bisnis Perseroan yang
membuka peluang untuk mengembangkan produk lebih banyak lagi. Tentunya dengan
mempertimbangkan beberapa hal, diantaranya:

a. Produk harus memilki potensi yang besar untuk dipasarkan di dalam negeri.

b. Produk memiliki setidaknya satu komponen yang mampu diproduksi Perseroan dengan
menggunakan mesin yang sudah ada atau tanpa harus menambah inventasi mesin.

Cc. Perakitan produk sangat mudah sehingga memungkinkan dilakukan oleh sumber daya
karyawan yang sudah ada.

d. Proses pengontrolan mutu cukup mudah agar dapat menjamin kualitas setiap produk
yang dihasilkan.

Dengan mempertimbangkan hal tersebut di atas, Perseroan telah menemukan beberapa
produk untuk dikembangkan. Pengalaman selama lebih dari 10 tahun dalam memproduksi
dan memasarkan produk alat kesehatan ditambah dengan sumber daya manusia yang
kompeten dalam menjadikan Perseroan sangat optimis untuk memperoleh hasil yang
diharapkan dengan menambah produk sebagaimana yang akan diuraikan selanjutnya.

Rencana pengembangan kegiatan usaha ini mengacu pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
Indonesia (KBLI) 2020. Adapun beberapa produk baru yang akan dikembangkan tersebut
dirinci sebagai berikut:

Figur 5.2 Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

1 Kursi Roda 30921
2 Tiang Infus 32501
3 Bak Instrumen 32502
4 Tensimeter Digital 26602

Sumber: Manajemen

1) KBLI 30921 mengenai Industri Sepeda Dan Kursi Roda Termasuk Becak.
Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan perakitan macam-macam sepeda dan
becak, seperti sepeda tanpa motor, sepeda roda tiga (pengantar), tandem (sepeda

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-4
Page 44 OCR 0.952
VspR

2)

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

gandeng), dan sepeda anak-anak baik roda dua maupun roda tiga, termasuk pula
pembuatan kereta bayi dan kendaraan difabel atau kursi roda baik bermotor maupun
tidak.

Kursi Roda (Wheelchair)

Kursi Roda adalah alat yang berfungsi untuk membantu mobilitas seseorang yang
terganggu atau tidak dapat berjalan akibat sakit, cedera atau karena usia. Dengan
demikian penggunaan Kursi Roda dapat bersifat sementara atau permanen tergantung
kondisi gangguan yang dialami pengguna. Meskipun inovasi pada Kursi Roda telah
banyak dilakukan dengan menambahkan beberapa fitur yang menjadikan Kursi Roda
semakin mudah dan semakin nyaman digunakan, namun Kursi Roda konvensional masih
tetap banyak dibutuhkan karena harganya yang jauh lebih murah. Kursi Roda
konvensional masih menjadi pilihan nomor satu terutama bagi pengguna yang bersifat
sementara.

Body Frame Full Set

Rear Wheels

Front Caster

Foot Rest

Leg Rest

Seat

alalulalwlvl-

Back Rest

KBLI 32501 mengenai Industri Furnitur Untuk Operasi, Perawatan
Kedokteran Dan Kedokteran Gigi. Kelompok ini mencakup pembuatan perabot atau
furnitur untuk kegiatan operasi, perawatan, kedokteran gigi dan kedokteran hewan,
seperti meja operasi, tiang infus, tempat tidur rumah sakit dengan peralatan mekanik
dan kursi untuk pemeriksaan dan perawatan gigi.

n Stand,
Tiang Infus adalah alat yang berfungsi untuk menempatkan botol cairan yang terhubung
dengan pasien, baik saat pemberian infus elektrolit, obat maupun transfusi darah. Alat
ini memiliki tiang yang ketinggiannya dapat disesuaikan. Bagian roda penyangga dapat
diatur dalam kondisi terkunci maupun bebas, sehingga tiang mudah bergerak jika
hendak dipindahkan namun tetap aman jika dikehendaki untuk diam di tempat. Tiang

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-5
Page 45 OCR 0.935
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

) SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
y Public Appraisers and Consultants

Infus merupakan alat yang wajib ada di setiap ruangan IGD, ruang rawat inap serta
ruang observasi di setiap rumah sakit maupun klinik.

ep—0

Hanger
Adjustable Pole v " -
3 Spider Leg Wheel - v -

3) KBLI 32502 mengenai Industri Peralatan Kedokteran Dan Kedokteran Gigi,
Perlengkapan Orthopaedic Dan Prosthetic. Kelompok ini mencakup pembuatan
peralatan dan perlengkapan untuk pemeriksaan kesehatan, operasi, kedokteran gigi dan
kedokteran hewan, seperti e/ectrocardiograph, alat-alat bor gigi, peralatan test mata
(termasuk reflektor, endoscope, dan lain-lain), jarum suntik, peralatan sterilisasi,
peralatan pijat, ozone therapy, oxygen therapy, peralatan pernapasan buatan,
perlengkapan orthopaedic dan prosthetic (crutches, surgical belts and trussers,
orthopaedic corsets and shoes dan lain-lain), thermometer kedokteran, tungku
pembakar laboratorium kedokteran gigi, mesin pembersihan ultrasonik laboratorium,
peralatan destilasi laboratorium, alat sentrifugal laboratorium, pelat dan baut tulang
(bone plates and screws), alat suntik, jarum suntik, kateter, cannulae dan sebagaiya,
peralatan kedokteran gigi (termasuk kursi periksa dokter gigi yang tergabung dengan
perlengkapan dokter gigi lainnya), gigi buatan dan sebagainya yang dibuat di
laboratorium kedokteran gigi, mata buatan dari gelas dan peralatan tubuh palsu lainnya,
seperti mata palsu, tengkorak palsu dan bagian-bagian dalam tubuh palsu. Kelompok ini
juga mencakup pembuatan berbagai peralatan dan perlengkapan dalam bentuk
instrumen bedah, antara lain seperti gunting, pinset, tang.

Bak Instrumen (Instrument Tray)

Bak Instrumen adalah wadah yang berfungsi untuk menyimpan peralatan medis yang
steril dan siap untuk digunakan dalam operasi atau tindakan medis lainnya.
Nierbeken/Bengkok adalah wadah yang biasanya digunakan untuk menyimpan peralatan
medis yang sudah terpakai atau terkontaminasi darah, cairan maupun kotoran.
Nierbeken juga biasanya digunakan untuk menyimpan sementara limbah medis seperti
kasa bekas, kapas bekas bahkan muntahan pasien. Bak Instrumen dan Nierbeken harus

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-6
Page 46 OCR 0.915
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

terbuat dari stainless karena sifatnya yang anti karat dan tahan panas sehingga mudah
untuk dilakukan sterilisasi.

1 ICap na V - "
2 | Body NP - -

4) KBLI 26602 mengenai Industri Elektromedikal dan Elektroterapi. Kelompok ini
mencakup pembuatan peralatan dan perlengkapan elektromedikal dan elektroterapi,
seperti peralatan e/ectrocardiograph, peralatan test mata (termasuk reflektor, endoscope
dan lain-lain), ozone therapy, oxygen therapy, penangkap citra (scanner) untuk diagnosa
medis, peralatan MRI (magnetic resonce imaging), peralatan ultrasound medis,
peralatan endoskopi elektromedikal, peralatan laser medis, peralatan alat bantu dengar
dan peralatan alat pacu jantung.

Tensimeter Digital (Digital Tensimeter)

Tensimeter adalah alat yang berfungsi untuk mengukur tekanan darah. Awalnya
Tensimeter menggunakan air raksa sebagai mediator tekanan, namun karena sifatnya
yang karsinogenik maka Tensimeter raksa dilarang penggunaannya dan digantikan oleh
Tensimeter Aneroid. Dengan teknologi yang semakin maju maka terciptalah Tensimeter
Digital yang lebih mudah untuk digunakan. Tensimeter Digital merupakan terobosan
yang mengubah baik metode pengukuran tekanan darah maupun pasar Tensimeter itu
sendiri. Untuk hasil yang akurat, Tensimeter Aneroid harus digunakan bersama dengan
Stetoskop dan oleh tenaga yang sudah memahami metode pengukurannya. Sementara
Tensimeter Digital tidak memerlukan keahlian khusus maupun Stetoscope pada
penggunannya. Dengan demikian pasar Tensimeter Digital tidak hanya pada kalangan
tenaga medis, namun juga pada kalangan umum karena penggunannya yang efisien,
tidak memerlukan keahlian khusus maupun alat bantu lain.

1 Cut Ser -
2 | Body Casing Set v
3 | PCB Circuit Set “
4 | LCD Screen z

slalu |.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-7
Page 47 OCR 0.720
|»

SP.

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Figur 5.3 Rincian Penambahan Kegiatan Usaha

No Keterangan

Uraian

Logo & Merek

Yo Plusmed 3

Produk baru yang akan dikembangkan Perseroan akan menggunakan merek.
dagang “Evo Plusmed” dimana merek tersebut merupakan brand alat
kesehatan dari produk eksisting yang sudah terdaftar dan memiliki sertifikat
merek. Pemakaian merek ini bertujuan untuk mengingatkan konsumen
dengan produk eksisting Perseroan yang sudah dikenal luas.

2 Pihak yang akan

melakukan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
kegiatan produksi
3! Biaya yang Biaya Investasi dengan Penambahan Kegiatan Usaha:
dibutuhkan

A (rasuuas

1 Kendaraan 162.227.460
2. Penambahan Signage Ruang Produksi, Ruary Uj dan Gudang 1oot 2500.000 21500000
3. Meja Pengujian Produk (Customizel Zoni 12500.000 25000000
Total Fasilitas 190327460
B (PERALATAN PABRIK
1 Mesin CNC (Computer umerkal Control) Bunit M01nd00.cog
2, Mesin ahit Sumi 1.500.000 7500000
3, Pengadaan Tool Kit: Alat Bantu Pemeriksaan Komponen, Perakitan
Komponen, dan Pengemasan Produk 1set 7500.000 7.500.000
Total Penambahan Peralatan Pabrik Wo26.AS0.633
& Juwana
1 Periinan 150.000.000
2. Slaya Sewa Tanah dan Bangunan 986.126.936

Total tain-ain Tine12gs3a
(Rset tetap yang sudah diinvestasikan
(Kekurangan investasi

4 | Pendapatan yang
akan diperoleh

Proyeksi Penjualan Penambahan Kegiatan Usaha

Green
2872509241
5515.362378
0559971855
16.08 742.73

@si9ss.e7
32.600.561064

coat
101467.272934
18.402006368

PEMWALAN SEKSI
Ki Roda
Tangintn
tatingrumen

| menimete ikat

Sosntama.000
24540377.000
#548505.000
Tar aan.000
13349920000

56.201.775.08
22085150329
S.017.620431
8.092.208.748
15.291.795.600

7611284376
35:5101629.362

#sen.osasec
ILan026215
20080925:213

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-8

Page 48 OCR 0.609
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

) SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

y Public Appraisers and Consultants

5 Alur Proses Alur Proses Produksi

Produksi
1) Alur Produksi Komponen Produk

Kamponeniadidipariksa dan
2 Komponan Grade dikirimka Gudang.
2 KempangaNG yongkisasdipstaaki, dikambalikonkeruang

moduksiuntukdincpsesulangdi mesin CNC,
1? karongoan NG yangtidakbisa dinestsiki dinlastikan Untuk
START kemudian dimusnahkan.

Bahan bakuyang Bahan pakudirenoudi

diktimdatiGudang mesin CNChinaga

dipontikanladi menghasikan

mutunya agar kkompooeniadi R
Betan NG ANsu
“ikambalikan asi

kaGudang.

2) Alur Perakitan Produk

Kemasan 9.4 pa
menjadi produk akap

enam
Eradus siap kamanctuii Kap kim

Sumber: Manajemen

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-9

Page 49 OCR 0.828
Ysp

5.3

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Identifikasi Areal dan Lingkungan Produksi dan Gudang
5.3.1 Lokasi Proses Produksi dan Gudang

Saat ini, Perseroan memiliki kantor pusat yang beralamat di Komplek Blue Sky Industrial
(BSI) Kav No.09, Jl. Nanjung No. 02, Leuwigajah, Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa
Barat 40532. Perseroan juga memiliki 2 (dua) pabrik eksisting yang berlokasi di Jl, Mahar
Martanegara Leuwigajah 106, Cigugur Tengah, Kec Cimahi tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat
40522 (pabrik 2) sementara lokasi pabrik 1 berada di kantor pusat. Lokasi penambahan
kegiatan usaha Perseroan direncanakan akan dilaksanakan di lokasi Pabrik 1 yang saat ini
digunakan untuk meproduksi Stethoscope dan Aneroid Tensimeter.

Figur 5.4 Aksesibilitas Lokasi Produksi (Pabrik 1)

cimahi 1 Obeng pgn gg | Sons tan NG Tan,
pisorsjan anti PN sos, our se (25
hg” PR Pa mutvadani
” ketaskag (GAN
£ Poster apa, , 1
boa 20 aa
» Punvarua Pak G2 : Ie $
N
h
navar | i £ gu
At fr) | Manan ara pataa @ '
4 | sman: TA (Pest

Kurang lebih 8 km di sebelah barat laut dari Pusat Kota Bandung

Dengan adanya penambahan aktivitas, Perseroan telah menganalisa dan mengidentifikasi

beberapa hal yang perlu dilakukan terhadap fasilitas Pabrik 1, antara lain:

1. Renovasi atau perombakan denah tidak perlu dilakukan.

2. Harus dilakukan pengadaan mesin jahit yang dibutuhkan pada produksi Cuff (salah satu
komponen dari produk Tensimeter Digital)

3. Harus dilakukan penambahan Signage pada area Gudang Bahan Baku & Kemasan, Ruang
Produksi dan Gudang Produk Jadi.

4. Harus dilakukan perubahan /ayout alokasi penyimpanan pada rak Gudang Bahan Baku &
Kemasan dan Gudang Produk Jadi. Selama ini dengan produksi 2 produk eksisting, rak
penyimpanan di Gudang baru terpakai sekitar 20Yo dari total kapasitasnya. Dengan
adanya penambahan 4 produk baru, penyimpanan bahan dan produk masih
memungkinkan untuk dapat tertampung. Layout untuk alokasi penyimpanan harus diubah
disesuaikan dengan jumlah produk agar setiap produk tersimpan sesuai /ayout
kelompoknya. Hal ini bertujuan untuk memastikan penyimpanan produk tidak tercampur
satu dengan yang lain serta sistem FIFO tetap bisa dijalankan dengan efisien.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-10
Page 50 OCR 0.824
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
IR sucuanro PRASODJO DAN REKAN

IR sc Appraisers and Consultants

5. Harus dilakukan pengadaan too/ kit atau alat bantu yang akan digunakan pada aktivitas
produksi, pemeriksan dan pengujian produk baru.

1. Ruang Engineering
12, Area Ui Produk

13. Gudang Produk Jadi

14, Area Transit Pengitiman

15, Area Karantina. Bahan Baku & Kemasan
18. Gudang Bahan Baku dan Kemasan.

7 s
“8

ni ld
1.
&

La kb oa oi
2 1 (TN | I
0s gal | CO
20 IN IN U B3: zr “AI
4
5.3.2 Identifikasi Limbah dan Sampah

Tata kelola limbah dan sampah merupakan salah satu aspek yang menjadi perhatian
Perseroan. Dalam menjalankan eksisting proyek, perseroan telah memenuhi semua
yang dipersyaratkan oleh Dinas Lingkungan Hidup terkait pengelolaan Limbah B3,
UKL dan UPL serta sudah mendapatkan sertifikat Proper Biru.

Secara umum sampah dan limbah yang dihasilkan oleh produk baru jenisnya tidak
jauh berbeda dengan sampah dan limbah yang dihasilkan oleh produk yang sudah
ada. Hanya ada penambahan 1 jenis yaitu limbah elektronik yang dihasilkan dari
komponen Tensimeter Digital yang tidak lulus pengujian dan harus dimusnahkan.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-11
Page 51 OCR 0.854
Vsp

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

NAMA IDENTIFIKASI TATA IDENTIFIKASI
A KEL
PRODUK SAMPAH KELOLA LIMBAH B3 TAT. LA
Kursi Roda | Kemasan berupa
dus, plastik, Dipisahkan Tidak ada -
Tiang Inf sraban sesuai jenis, T :
g Infus | Kemasan berupa disimpan Dikemas sesuai
dus, bubble Scrap dan kelompoknya,
. | sementara di
wrap, tali plastik ps, coolant dari ditandai,
Bak Kemasan berupa Kan din mesin CNC didokumentasikan
Kerumah dus, Posik diambil oleh gn Sd an
Pera " aa is penagab PoB. sikit pada Limbah 83. Kemudian
id Benang jatt, | Pekeran komponen yang | diambil oleh
jul Lai secara berkala | tidak lulus Pengelola rekanan
| pengajan secara berkala.

5.3.3

Berdasarkan hasil identifikasi, tidak perlu ditambah fasilitas untuk penyimpanan
sampah limbah baik TPS maupun TP Limbah B3. Hanya perlu penyesuaian untuk
keperluan dokumentasi /ogbook Limbah B3. Adapun secara kuantitas, sampah dan
limbah dipastikan akan bertambah dibanding dengan yang dihasilkan selama ini.
Terkait ini bisa diantisipasi dengan menambah frekuensi pengeluaran sampah dan
limbah dari TPS & TP Limbah B3 kepada pihak pengelola/penampung yang sudah
menjadi rekanan.

Kapasitas

Berdasarkan informasi dari Manajemen, dengan adanya rencana penambahan
kegiatan usaha ini, kapasitas total perakitan produk adalah sebagai berikut:

Figur 5.5 Total Kapasitas Perakitan Produk (10090)

1 | Kursi Roda 4.725 56.700
2 | Tiang Infus 3.500 42.000
3 | Bak Instrumen 14.000 168.000
4 | Tensimeter Digital 8.000 96.000

Dalam analisa studi kelayakan ini, utilisasi produksi dimulai dari 60Y6 kemudian terus
meningkat seiring dengan peningkatan penjualan, adapun proyeksi produksi
penambahan kegiatan usaha selama tahun proyeksi adalah sebagai berikut:

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 52 OCR 0.888
Vsp

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

534

Figur 5.6 Kapasitas Produksi Selama Periode Proyeksi 2024-2029

anti
Kursi Roda Unit/Bulan| 2835| 3308| 3544| 37801 4016| 4.253
Tiang Infus Unit/Bulan| 2100| 2450| 2625| 2sool 2975| 3.150
Bak Instrumen Unit/Bulan| 8400| ss00| 10500| 112001 11.900) 12.600
Tensimeter Digital Unit/8ulan| 4800|  S.6o0o| 6000| 6400| 6800| 7.200

Ketersediaan dan Kualitas Sumber Daya
Bahan Baku Mentah, Pekerja, dan Tenaga Ahli Profesional

Dalam menjalankan bisnisnya, ketersediaan bahan baku mentah merupakan hal
yang harus diperhatikan. Perseroan menggunakan bahan baku yang ramah
lingkungan serta disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Perseroan menjalin
kerja sama dengan mitra usaha untuk menjaga kesinambungan usaha Perseroan
dalam jangka panjang. Perseroan mengutamakan pemasok yang berasal dari
masyarakat sekitar atau pemasok lokal,

Adapun komoditas bahan baku Perseroan terdiri dari 2 kategori, yaitu komoditas
dalam bentuk komponen yang siap pakai dan komoditas dalam bentuk bahan baku
mentah. Berikut daftar pemasok yang telah bekerjasama dengan Perseroan dalam
menyediakan bahan baku sebagai berikut:

Figur 5.7 Rekanan Pemasok Perseroan

Body Frame Full Set | - Wenzhou Bokang
Instruments,, Ltd.
Rear Wheels - Wenzhou Bokang
Instruments., Ltd.
Kursi Roda Front Caster & Wenzhou Bokang
Instruments., Ltd.
Foot Rest s Wenzhou Bokang
Instruments., Ltd.
Leg Rest Kulit Imitasi | PT Sinar Continental
Kursi Roda Seat Kulit Imitasi | PT Sinar Continental
Back Rest Kulit Imitasi | PT Sinar Continental
Hanger As Stainless | PT Megah Mulia Baja
Adjustable Pole As Stainless | PT Megah Mulia Baja
TengInns Spider Leg Wheel - Wenzhou Bokang
Instruments, Ltd.
Cap Plat PT Megah Mulia Baja
Stainless
Bak Instrumen ag Plat PT Megah Mulia Baja
Stainless
Tensimeter digital | CuffSet Polyester PT Indonesia Libolon Fiber

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-13
Page 53 OCR 0.942
VspR

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

System
Bladder Kobe Global internasional
Body Casing Set PT Bisma Anugerah Plasindo
PCB Circuit Set & Wenzhou Bokang
Instruments., Ltd,
LCD Screen - Wenzhou Bokang
Instruments., Ltd.
Kemasan Inner - CV Venindo Imperal Perkasa

CV Cahaya Mandiri

TEA
All Product CV Surapati Printing

CV Surya Mas Lestari

Kemasan Outer - CV Trijaya Dusindo

PT Ultra Prima Corrugator

Dalam menjamin kesinambungan kegiatan produksi, Perseroan juga berencana
untuk melakukan kerja sama dengan beberapa pemasok bahan baku baru sebagai
langkah mitigasi dari risiko terhentinya supp/y bahan baku karena faktor eksternal,
sebagai berikut:

1. PT Mita Jaya Mandiri, menyediakan bahan baku material plat dan as logam.
2. PT Harapan Kurnia, menyediakan bahan baku polyester.
3. PT Ateja Tritunggal, menyediakan bahan baku kulit imitasi.

Sementara itu, berkaitan dengan pekerja dan tenaga ahli profesional, Perseroan
selalu memilih tenaga kerja dengan kualitas yang baik. Perseroan memandang
sumber daya manusia yang kompeten dan profesional merupakan aset utama dalam
mewujudkan visi dan misinya dan harus dikembangkan secara berkesinambungan.
Oleh karena itu, Perseroan memberikan motivasi agar dapat berperan aktif disertai
dengan kesempatan untuk mengembangkan kualitasnya agar memiliki etos kerja
yang unggul, berkompetensi tinggi, dan berkualitas. Dalam merekrut sumber daya
manusia, Perseroan menyesuaikan dengan rencana bisnis dan operasional Perseroan
dari tahun ke tahun. Perseroan juga senantiasa menyediakan program pelatihan dan
pengembangan kompetensi yang relevan di bidang usaha Perseroan termasuk
sertifikasi yang sesuai bagi masing-masing unit kerja.

Berdasarkan informasi dari Manajemen, dalam hal rencana penambahan kegiatan
usaha ini, produk yang akan dihasilkan memiliki alur proses produksi yang cukup
sederhana. Perseroan belum berencana menambah tenaga kerja pada divisi
produksi, hanya perlu mengadakan pelatihan internal untuk meningkatkan
pengetahuan dan kesigapan tenaga kerja dalam melakukan tugasnya. Kemudian,
tenaga ahli profesional yang membuat program untuk mesin CNC akan dilakukan
oleh Engineer eksisting, begitupun dengan teknisi untuk produk tensimeter digital,
yang mana secara peraturan mewajibkan Perseroan untuk memiliki Teknisi dengan
pendidikan S1 Elektro atau D4 Elektromedis. Perseroan pun sudah memiliki tenaga
tersebut, hanya perlu dilakukan pemberian pelatihan terkait masing-masing produk

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-14
Page 54 OCR 0.944
ysp

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

baru, Berikut tenaga ahli yang dipercayakan oleh Perseroan untuk bertanggung
jawab dalam penambahan kegiatan usaha ini:

Figur 5.8 Tenaga Ahli pada Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

Operator SMA Sederajat

Petugas OC dan Packing SMA Sederajat

Ouality Inspector SMA Sederajat
Mekanik SMK Mesin

Kepala Shift SMA Sederajat
Engineer S1 Teknik

Teknisi Elektro S1 Elektromedik

Manajer Produksi S1 Sederajat

Sumber: Manajemen

5.3.5 Alur Proses Produksi

Meskipun keempat produk yang akan dikembangkan tersebut memiliki fungsi dan
bentuk yang bermacam, namun secara umum alur produksinya cukup sederhana.
Beberapa komponen yang akan diproduksi oleh Perseroan, proses produksi
dilakukan dengan menggunakan mesin CNC yang sudah ada. Penyesuaian yang
diperlukan adalah menambah program yang akan dijalankan oleh mesin sesuai
dengan komponen yang akan dibuat. Selama ini untuk memproduksi produk
eksisting hanya memerlukan 3094 dari kapasitas mesin secara keseluruhan. Dengan
tambahan produk baru, diharapkan dapat memanfaatkan kapasitas mesin yang
masih belum teralokasikan.

Proses pemeriksaan, pengujian dan perakitan komponen menjadi produk jadi
dilakukan dengan memakai area yang masih digunakan oleh untuk memproses
produk eksisting. Hal ini memungkinkan dengan menerapkan sistem Ciear and
Clearance pada setiap awal proses perakitan masing-masing produk dan telah
dijalankan oleh Perseroan selama ini untuk memproduksi produk eksisting.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-15
Page 55 OCR 0.635
Vspr

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Figur 5.9 Alur Proses Produksi

3) Alur Produksi Komponen Produk

le arena Sk
? KomnonenGradedikirimka Gudang.
? Komponen NG yang bisadiparbaiki dikembalikankeruang
Rroduksiuntuk.Jiptoses uang di mesin CNC.
» KaomngnenNGyang tidakhisadiperhaiki,
START kemudiendimuanghken.

“3
AP

Bahan bgkuyang Bahan bakudiprosesdi
dikirimdariGudang — mesinCNChingga

dipastikan lagi menghasilkan

mutunya agar komponeniadi.

sesusiskandar.

Bahan NG FINISH
ke Gudang.

4) Alur Perakitan Produk

bagian packing

? Tidak Lulus: dikidm |
kebagiancepal Xx

Produk dibongkar manjadi |

7 Yang herhasildinerbaiki: dikum
kebagianassombling.

D Yong sidaktisa diperbaiki:
dimusnahkan.

uin

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 56 OCR 0.687
| KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

y Public Appraisers and Consultants

12.Aros Uj Erosi.
18. Gudang Prada Jadi
18. Gudang Bahan Baku dan Kewasac,
17. Aren Transit Bodi Jadi

Alur Prastuksl Komnsnan. jm 18. Area Paccagng

Punduk Men hambnnaKtk

..Ares Arsombling Komponen,
Mur BeraitonPraduk “Gn
ii 21, Area Reject & Repair
22. Aren Progtuksi CNC
agan 13
2 ——|
La

ss

, 19 r .
h U

54 Kesimpulan Analisa Kelayakan Teknis

Dengan memperhatikan proses produksi dan ketersediaan sumber daya, maka rencana
penambahan kegiatan usaha Perseroan secara teknis layak untuk dilaksanakan.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk V-17
Page 57 OCR 0.953
ysp

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

BAB VI
ASPEK POLA BISNIS

Pola Bisnis Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan

6.1.1 Kemampuan Menciptakan Nilai

Kemampuan Perseroan dalam menciptakan nilai dari kegiatan usahanya dapat
diukur melalui pelayanan yang diberikan kepada konsumen, yaitu dengan
menghadirkan produk-produk dengan kualitas premium yang aman dan nyaman
digunakan sehari-hari. Selain itu, dalam mendistribusikan produk-produk yang
berkualitas juga dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan atau distributor
kepada Perseroan.

Kemampuan tersebut dapat meningkatkan loyalitas para pelanggan untuk terus
melakukan pembelian produk Perseroan serta menarik pelanggan atau distributor
baru melalui strategi pemasaran yang ada. Sehingga diharapkan Perseroan dapat
terus memberikan pelayanan terbaik dan mempertahankan kualitas produk maupun
pelayanannya agar dapat memenuhi kepuasan pelanggan.

Dengan keunggulan kompetitif yang telah dimiliki, Perseroan dapat menciptakan
nilai yang diantaranya:

- Pengembangan kegiatan usaha baru

- Menambah sumber pendapatan baru

Kedua hal tersebut dapat memberikan kontribusi yang positif dan nilai tambah bagi
Perseroan.

6.1.2 Keunggulan Kompetitif

Berdasarkan informasi dari manajemen, Perseroan merupakan perusahaan publik
yang telah berdiri cukup lama dan berpengalaman dibidang industri alat kesehatan.
Dengan pengalaman dan rekam jejak yang telah dirintis sejak tahun 2010,
perseroan berkeyakinan bahwa dengan merek dagang “Evo Plusmed" yang telah
terbentuk, keunggulan kualitas produk dengan pabrikasi teknologi yang canggih dan
ramah lingkungan dapat dijadikan keunggulan Perseroan dalam bersaing di industri
alat kesehatan.

Selain itu Perseroan memiliki jaringan distribusi di kota-kota besar di seluruh
Indonesia. Hal tersebut merupakan suatu peluang dan keunggulan kompetitif yang
dimiliki oleh Perseroan dalam menjalankan penambahan kegiatan usaha baru,
karena Perseroan memiliki kesempatan dan kemudahan dalam penjualan produk
kepada para pelanggan lama yang telah menjalin baik dengan Perseroan selama ini,
melalui jaringan distribusi Perseroan yang telah tersebar di seluruh Indonesia.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VI-1
Page 58 OCR 0.945
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

6.1.3

6.1.4

Kemampuan Pesaing Dalam Meniru Produk

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Manajemen, Perseroan menyadari adanya
persaingan yang ketat dalam menjalankan bisnis dalam bidang alat kesehatan ini.
Hal ini terlihat dari banyaknya perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha serupa
dengan Perseroan. Seiring dengan persaingan usaha tersebut yang mungkin terjadi,
Perseroan akan terus berupaya melakukan berbagai pengembangan strategi pada
setiap segmen usaha yang dimiliki agar terus memiliki daya saing dengan
perusahaan lain yang sejenis. Selain itu, Perseroan akan senantiasa memberikan
pelayanan yang terbaik untuk mencapai kepuasan para pelanggannya.

Analisis SWOT

Analisis SWOT (strength, weakness, opportunity, and threaf) terdiri atas faktor
internal yang bisa dikontrol dan faktor eksternal atau lingkungan yang
mungkin sulit untuk dikontrol. Kedua sisi dianalisis agar dapat disusun suatu
strategi sehingga tercapai keberhasilan dan mempunyai daya saing. Dari faktor
internal bisa diidentifikasi kekuatan dan kelemahan (strength and weakness)
sedangkan dari faktor eksternal berupa peluang dan ancaman (opportunity and
threat). Berikut adalah analisa SWOT Perseroan setelah melakukan penambahan
kegiatan usaha baru:

Strength

e Perseroan telah memiliki brand yang kuat, sehingga sudah dikenal masyarakat
umum

e Perseroan telah memiliki pengalaman lebih dari 13 tahun dalam menjalankan
kegiatan usaha dibidang industri alat kesehatan

e Perseroan memiliki jaringan distribusi yang tersebar di Indonesia

e Perseroan telah memiliki berbagai sertifikasi dalam menjalankan kegiatan
usahanya

« Perseroan telah memiliki standar legalitas dalam mendukung produksi alat
kesehatan secara lengkap

# Lokasi pabrik 1 dan pabrik 2 yang cukup dekat, sehingga memudahkan perseroan
dalam melakukan koordinasi

Weakness
Untuk faktor internal Perseroan baik dari kapasitas produksi serta ketersediaan
bahan baku, motivasi karyawan, Perseroan tidak mengalami kendala yang berarti.

Opportunity

« Sinergi dengan bisnis yang eksisting

« Peningkatan jumlah produk yang ditawarkan Perseroan

« Kebutuhan distributor-distributor yang sudah bekerjasama dengan perseroan
membutuhkan produk alat kesehatan baru, sehingga Perseroan memiliki
kesempatan untuk masuk atau terlibat pada industri tersebut

« Meningkatnya jumlah rumah sakit dan klinik-klinik kesehatan di Indonesia,
sehingga Perseroan memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam produk alat
kesehatan tersebut.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VI-2
Page 59 OCR 0.932
sp

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Threat

« Faktor eksternal seperti gejolak perekonomian global, harga komoditas rendah,
tekanan terhadap nilai tukar Rupiah yang berdampak pada sektor usaha

# Peraturan pemerintah yang sering berubah-ubah

6.2 Kesimpulan Analisa Kelayakan Pola Bisnis

Dengan memperhatikan pola bisnis yang akan diterapkan oleh Perseroan, maka rencana
penambahan kegiatan usaha Perseroan secara pola bisnis layak untuk dilaksanakan.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VI-3
Page 60 OCR 0.949
Vsp

741

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

BAB VII
ASPEK MODEL MANAJEMEN

Sumber Daya Manusia dan Kemampuan Manajemen

Sumber daya manusia merupakan pilar utama yang menunjang kesuksesan industri
manufaktur dan perdagangan alat kesehatan. Untuk memastikan keberhasilan bisnis dan
keberlanjutannya, dibutuhkan sumber daya manusia berkualitas yang mampu beradaptasi
dengan perkembangan teknologi, mampu mengatasi tantangan yang mengancam, serta
mampu mengantisipasi perubahan di masa depan.

Oleh sebab itu, Perseroan menyadari pentingnya melakukan investasi yang signifikan dalam
upaya mengembangkan sumber daya manusia hingga mencapai kuantitas dan kualitas yang
sesuai dengan kebutuhan Perseroan. Hal ini menjadi bagian penting dalam rangka
mewujudkan visi Perseroan.

Kompetensi sumber daya manusia yang unggul diyakini Perseroan adalah kunci yang akan
mengantar Perseroan dalam mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Kesuksesan
bisnis Perseroan tidak hanya ditentukan oleh kualitas produknya, namun juga karena
didukung penuh oleh sumber daya manusia yang terampil dan kompeten di setiap level.

Menyadari hal tersebut, Perseroan senantiasa meningkatkan pengelolaan sumber daya
manusia melalui penciptaan iklim kerja yang mampu menginspirasi dan memotivasi setiap
karyawannya untuk memberikan kinerja yang lebih baik dari waktu ke waktu. Perseroan
memberikan kesempatan yang sama kepada setiap karyawannya untuk mengembangkan
karir dengan tidak membeda-bedakan suku, agama, ras maupun golongan.

Untuk menopang serta melancarkan rencana penambahan kegiatan usaha yang akan
dilakukan, maka PT Hetzer Medical Indonesia Tbk harus mampu menyediakan sumber daya
manusia yang berkompeten dan berkualitas.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VII-1
Page 61 OCR 0.834
|

«

—

3

P

|

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Berikut susunan pengurus PT Hetzer Medical Indonesia Tbk:

Figur 7.1 Susunan Manajemen Perseroan

T— we

PN J—————- MT
PERUSAMAAN
r |
Direecrun
OemenaL
OPEnAsIOmAL
MANAGER

past ii

PPIc MANAGER PRODUCTION
MANAGER
ADuun
rrobursi
Tana
ASISTEN KEPALA SHIrT
Guoana

Sumber: Manajemen

Dalam setiap organisasi diperlukan ketegasan dalam pembagian tugas yang disesuaikan
dengan bagan organisasi, pendelegasian wewenang yang jelas dan koordinasi kerja yang
terpadu. Penempatan tenaga kerja yang sesuai dengan pengalaman, keahlian dan
keterampilannya merupakan faktor yang penting dalam menerapkan kebijaksanaan
perusahaan. Hal ini juga akan memperlancar pendelegasian tugas kepada unit di bawahnya
atau sebaliknya, yang pada akhirnya akan memperlancar kerja perusahaan.

7.2 Ketersediaan Tenaga Kerja

Berdasarkan informasi dari manajemen, tidak ada penambahan tenaga kerja untuk
penambahan kegiatan usaha baru, saat ini Perseron memiliki ketersediaan tenaga kerja
sebagai berikut:

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VII - 2

Page 62 OCR 0.870
|

OI.

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
Public Appraisers and Consultants

Figur 7.2 Jumlah Tenaga Kerja

Komisaris Utama

Komisaris

Direktur Utama

Direktur

Audit Internal

General Manager

Kepala Shift

PPIC

sale elo el

Office Boy

Digital Marketing

Manager Factory

Staf Corporate Secretary

IT

Driver

slelelelel

Driver E Com

Asisten Driver

Factory Finance

ra Ii

Operator

Teknisi

Manager HRD

Teknisi CNC

PJT Produksi

Kepala Gudang

Manager Marketing

Marketing

Kepala Teknisi

sIolele fo (ee

@uality Control

Resepsionis

Admin Produksi

Admin Gudang

Admin Penjualan

Total Tenaga Kerja

82

Sumber: Manajemen

Kemudian, kegiatan usaha beroperasi 6 (enam) hari dalam satu minggu dengan jam kerja
Office dan produksi sebagai berikut:

1, Jadwal Shift Produksi HMI 1 — Leuwigajah (Lokasi Pabrik 1/Penambahan
Kegiatan Usaha)
Jumlah Karyawan: 19 orang
Dibagi 2 Grup:

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk

VII -3
Page 63 OCR 0.940
he KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

y SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

a. Grup Assembling 15 orang
Jumlah Shift Grup Asembling 2 shift - Pagi (06:00-14:00) & Siang (14:00-22:00)
Per Shift 8 orang & 7 orang
b. Grup CNC
Jumlah Shift Grup CNC 1 shift - Pagi (08:00-16:00)
Per Shift 4 orang

2. Jadwal Shift Produksi HMI 2 — Nanjung (Lokasi Pabrik 2 dan Kantor Pusat)
Jumlah Karyawan : 20 orang
Jumlah Shift : 2 Shift - Pagi (06:00-14:00) & Siang (14:00-12:00)
Per Shift : 10 orang

Berdasarkan informasi dari Manajemen, dalam hal rencana penambahan kegiatan usaha ini,
produk yang akan dihasilkan memiliki alur proses produksi yang cukup sederhana. Perseroan
belum merencanakan adanya penambahan tenaga kerja pada divisi produksi maupun tenaga
ahli profesional dalam bidang pembuat program CNC dan elektromedik dari yang telah
dimiliki saat ini, karena Perseroan telah memiliki staf yang kompeten dalam kegiatan
operasionalnya sehingga belum dibutuhkan penambahan tenaga kerja. Perseroan hanya
perlu mengadakan pelatihan internal untuk meningkatkan pengetahuan dan kesigapan
tenaga kerja dalam melakukan tugasnya.

Adapun tanggung jawab pada setiap posisi/jabatan tenaga kerja dalam Perseroan adalah
sebagai berikut:

1. Komisaris Utama, melakukan pengawasan segala pelaksanaan dan tanggung jawab
direksi, Memastikan bahwa perusahaan telah melakukan praktik good corporate
governance, Memberi nasihat atau arahan kepada direksi sesuai kepentingan dan tujuan
perusahaan.

2. Direktur Keuangan, mendorong perencanaan keuangan perusahaan dengan
menganalisis kinerja dan risikonya, mempertanhankan kesadaran terus-menerus posisi
keuangan perusahaan dan bertindak untuk mencegah masalah.

3. Direktur Operasional, Merencanakan, — mengkoordinasikan, — mengarahkan,
mengendalikan, menerapkan dan mengevaluasi aspek-aspek agronomi dan keseluruhan
proses operasi agribisnis Perseroan.

4. Factory Manager, meningkatkan produksi, kapasitas aset, dan fleksibilitas sekaligus
meminimalkan biaya yang tidak perlu dan mempertahankan standar kualitas saat
ini. Tanggung jawab atas hasil produksi, kualitas produk dan pengiriman tepat waktu.

5. HRD Manager, memaksimalkan produktivitas karyawan dan melindungi perusahaan
dari masalah apa pun yang mungkin timbul dalam angkatan kerja.

6. Marketing Manager, memahami pasar dan perilaku konsumen, mengembangkan
strategi pemasaran yang efektif, dan memastikan bahwa produk atau jasa yang
ditawarkan oleh perusahaan dapat diterima oleh pasar dan memenangkan persaingan.

7. Audit Internal, melaksanakan pemeriksaan dan penilaian efisiensi dan efektivitas di
bidang operasional, keuangan, akuntansi, sumber daya manusia dan kegiatan lainnya.

8. Marketing, menghasilkan pemasukan bagi perusahaan dengan cara melakukan
penjualan dan penawaran terhadap produk yang telah dihasilkan oleh perusahaan.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VII -4
Page 64 OCR 0.936
ysp

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

9. Finance Factory, Menyusun laporan keuangan, mengelola kegiatan investasi, dan
membuat strategi jangka pendek atau jangka panjang demi mencapai tujuan
perusahaan.

10.PPIC, membuat rencana yang berhubungan dengan pengadaan bahan berdasarkan
perkiraan dan data yang diperoleh serta melacak kondisi persediaan barang, baik yang
sudah atau yang akan diproduksi.

11.PJT Produksi, memimpin dan mengarahkan fungsi pemastian mutu, pengawasan
mutu, proses produksi dan pengembangan serta kepatuhan terhadap peraturan
pemerintah dan CPAKB.

12. Admin Keuangan, mengelola administrasi keuangan perusahaan seperti eksekusi
pembayaran pajak, gaji, hingga tagihan.

13. Akunting, emastikan bahwa semua transaksi keuangan dimasukkan dengan benar ke
dalam buku besar dan laporan keuangan.

14. Digital Marketing, menggunakan media digital sebagai upaya dalam kegiatan
pemasaran, periklanan, dan promosi untuk mencapai tujuan perusahaan.

15.Kepala Gudang, merencanakan, mengkoordinasi, mengontrol serta dapat
mengevaluasi semua kegiatan berupa penerimaan, penyimpanan dan persediaan stok
barang yang akan didistribusikan kepada konsumen

16. Kepala Shift, memimpin team produksi, memantau proses produksi, membuat
jadwal kerja shift, memimpin regu produksi dan membuat laporan hasil proses produksi.

17. Teknisi, melakukan kegiatan yang meliputi pemasangan, perbaikan, dan pengecekan
serta pemeliharaan mesin produksi.

18. Office Boy, membersihkan meja, lantai, jendela, dan peralatan kantor, mengurus
sampah, menyediakan air minum dan kopi, mengantar surat dan dokumen, serta
membantu pekerja kantor lainnya.

19. Driver, merawat, memeriksa kelengkapan dan kondisi kendaraan agar dalam kondisi
baik untuk di operasikan dan memastikan proses pengiriman barang dan lainnya sesuai
dengan prosedur atau surat jalan.

20. Admin Produksi, menyusun dan mencatat data produksi, yang biasanya meliputi
catatan dan laporan volume produksi, konsumsi bahan baku, kontrol kualitas, dan aspek
lainnya.

21,IT, bertanggung jawab untuk instalasi, evaluasi dan peningkatan terhadap tiga objek
utama yaitu komputer, software, dan pengembangan sistem jaringan atau network
system.

22. Secretary Corporate, memastikan tercapainya peningkatan citra Perusahaan melalui
pengelolaan komunikasi perusahaan dengan pihak internal dan eksternal,
mengadministrasikan dokumen Perusahaan: membina hubungan antar lembaga,
menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan hukum korporasi,

23. Engineering CNC, mengelola dan mengoperasikan computer numerical control (CNC)
untuk memproduksi berbagai produk berkualitas tinggi. Dan memantau mesin CNC
secara terus-menerus Untuk memastikan proses produksi dapat berjalan lancar.

24. Resepsionis, menjembatani informasi antara manajemen perusahaan dan tamu,
Melayani tamu perusahaan yang berkunjung dan Mencatat data tamu yang berkunjung
setiap hari.

25.Admin Gudang, bertanggung jawab terhadap semua barang yang ada di dalam
gudang baik dalam hal perawatan, melacak sisa inventaris, dan bertanggung jawab
terhadap proses bongkar muat barang.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VII - 5
Page 65 OCR 0.949
ysp

7.3

74

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

26. Guality Control, melakukan pengujian pada produk agar kualitas dan kuantitasnya
sesuai dengan standar.

27. Operator, mengoperasikan mesin-mesin dan peralatan lainnya yang ada di pabrik agar
proses produksi berjalan sesuai dengan prosedur perusahaan, serta memenuhi standar
keamanan, kesehatan, dan keselamatan pekerja.

28. Guality Inspector, mengontrol seluruh proses pembuatan produk mulai dari awal
pembuatannya hingga produk selesai diproduksi.

Manajemen Kekayaan Intelektual (Intellectual Property)

Manajemen hak atas kekayaan intelektual adalah pengelolaan dan pengaturan penggunaan
gagasan-gagasan dan ekspresi yang diciptakannya oleh sumber daya manusia yang dimiliki
untuk jangka waktu tertentu. Dalam pengelolaan hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki
sumber daya manusia diharapkan akan lahirnya inovasi-inovasi baru yang muaranya
bertujuan untuk mengefisienkan dan mengefektifkan pekerjaan.

Dalam kaitannya dengan hal ini, Perseroan akan memastikan sumber daya manusia memiliki
kompetensi teknis yang diperlukan. Usaha untuk melindungi kekayaan intelektual, Perseroan
sudah memiliki sertifikat merek PT Hetzer Medical Indonesia “EVO Plusmed” yang
beralamat di Jl. Mahar Martanegara No. 106, RT. 005 RW. 014, Kel. Cigugur Tengah, Kota
Cimahi, Jawa Barat, Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia. Sebagaimana tercantum dalam sertifikat tersebut, perlindungan
atas merek tersebut diberikan untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun sejak tanggal
penerimaan dan jangka waktu tersebut dapat diperpanjang.

Manajemen Risiko

Dengan mempertimbangkan aktivitas bisnis Perseroan yang terus meningkat, serta potensi
pasar yang semakin besar, Perseroan menyadari bahwa kegiatan usaha Perseroan tidak
terlepas dari berbagai risiko. Oleh karena itu, Perseroan melaksanakan peninjauan tehadap
sistem manajemen risiko untuk mengelola setiap kegiatan yang memiliki potensi
menimbulkan risiko secara menyeluruh, optimal, dan berkesinambungan demi menjaga agar
bisnis Perseroan berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya.

Profil risiko dan langkah mitigasi yang telah ditentukan oleh Perseroan adalah sebagai
berikut:

1. Risiko Persaingan Usaha

Salah satu strategi Perseroan untuk memitigasi risiko persaingan usaha adalah dengan
melakukan inovasi produk dan selalu mengutamakan kepuasan pelanggan agar dapat
mempertahankan pelanggan Perseroan. dengan inovasi yang terus-menerus dilakukan
Perseroan, diharapkan target pasar dari Perseroan mengalami peningkatan. Perseroan
juga melakukan penjuallan di berbagai marketplace seperti Tokopedia, Shoppe,
Bukalapak, dan lain-lain untuk memastikan semakin banyak calon konsumen yang
menggunakan produk Perseroan.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VII -6
Page 66 OCR 0.955
ysp

2

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Risiko Ketersediaan Bahan Baku
Perseroan tidak akan bergantung pada satu supplier saja untuk pengadaan bahan baku
produksi Perseroan. apabila salah satu supplier Perseroan tidak dapat memenuhi
permintaan bahan baku dari Perseroan, maka Perseroan memiliki beberapa alternatif
supplier untuk bahan baku tersebut.

Risiko Gangguan atau Kerusakan Pada Fasilitas Produksi

Fasilitas produksi sewaktu-waktu dapat mengalami gangguan atau kerusakan. Perseroan
melakukan kontrol rutin terhadap fasilitas produksi milik Perseroan. Selain itu, Perseroan
menjalin relasi yang baik dengan produsen mesin produksi, sehingga dapat mengatasi
dengan cepat apabila terjadi kerusakan atau gangguan.

Risiko Perubahan Teknologi
Perseroan akan senantiasa menyesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini untuk
dapat tetap memberikan kualitas produk yang terbaik

Risiko yang Berhubungan dengan Ketenagakerjaan

Perseroan selalu menjalin hubungan yang baik dengan seluruh karyawannya dengan
memperhatikan ketentuan perundangundangan yang berlaku. Perseroan juga akan
selalu memperhatikan kesejahteraan seluruh karyawan.

Risiko Kondisi Perekonomian Secara Makro atau Global
Apabila terjadi penurunan permintaan akibat kondisi perekonomian makro atau global,
Perseroan akan senantiasa memberikan penawaran yang menarik kepada pelanggan
Perseroan, sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak.

Risiko Tuntutan atau Gugatan Hukum

Perseroan menerapkan prinsip GCG dan memiliki tim legal yang kompeten di bidangnya.
Perseroan akan senantiasa menjaga hubungan baik dengan semua pihak untuk
meminimalisir munculnya tuntutan atau gugatan hukum.

7.5 Kesimpulan Analisa Kelayakan Model Manajemen

Berdasarkan struktur organisasi, jumlah karyawan, dan manajemen risiko Perseroan, maka
secara umum hal tersebut telah cukup mendukung operasional kerja perusahaan dalam
rencana penambahan kegiatan usaha, sehingga dapat disimpulkan secara pola bisnis layak
untuk dilaksanakan.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VII -7
Page 67 OCR 0.944
ysp

8.1

8.2

8.3

8.4

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

BAB VIII
ASPEK KEUANGAN

Rencana Perseroan

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah sebuah perusahaan yang mengawali kegiatan
bisnisnya sebagai manufaktur alat kesehatan. Komoditas yang dihasilkan adalah masker
kesehatan, bouffant cap, stetoskop dan tensimeter. Saat ini Perseroan berencana untuk
melakukan penambahan kegiatan usahanya berupa kursi roda, tiang infus, bak instrumen,
dan tensimeter digital.

Mengenai penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan Perseroan, diharapkan
produktivitas Perseroan dapat meningkat. Untuk menjalankan rencana usaha tersebut,
Perseroan memerlukan adanya tambahan pengeluaran dari penambahan kegiatan usaha
untuk mendanai proyek ini.

Metodologi Analisa

Metodologi dilakukan dengan membandingkan keuntungan ekonomis yang dapat diperoleh
dari rencana penambahan kegiatan usaha berupa penghematan biaya, peningkatan
pendapatan dari adanya sumber pendapatan yang baru melalui perbandingan dengan
pengorbanan ekonomis atas rencana penambahan kegiatan usaha berupa rencana investasi
yang dilakukan.

Cut Off Date dalam Analisa

Dalam melakukan analisa studi kelayakan penambahan kegiatan usaha Perseroan, kami
menggunakan cut off date 31 Maret 2024 di mana batas tersebut diambil atas dasar
pertimbangan kepentingan dan tujuan dilaksanakan studi kelayakan.

Arus Kas Bersih yang Digunakan

Untuk melakukan analisis keuangan dalam studi kelayakan dengan menggunakan metode
diskonto arus kas, terdapat 3 (tiga) pilihan pendapatan ekonomi untuk didiskonto yaitu
dividen, arus kas bersih (AKB) untuk ekuitas (free cash flow to eguity), dan AKB untuk kapital
(Iree cash flow to invested capital) atau AKB untuk perusahaan (free cash flow to firm).

Dalam studi kelayakan, pendapatan ekonomi yang akan didiskonto dalam analisis kelayakan
adalah AKB untuk kapital. Pemilihan arus kas bersih untuk kapital yang digunakan sebagai
basis perhitungan kelayakan didasarkan pada kondisi proyeksi perusahaan yang
mencerminkan kondisi struktur kapital yang cukup vo/atile (yang terlihat dari pergerakan debt
yang berubah selama periode proyeksi).

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 1
Page 68 OCR 0.920
Vsp

8.5

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Pengertian AKB berarti bahwa arus kas yang diperoleh sudah bebas dari kewajiban
penyediaan pengeluaran barang modal (capita/ expenditure), baik untuk mempertahankan
operasi perusahaan saat ini maupun penyediaan cadangan untuk penggantian (reserve for
replacement), modal kerja, dan untuk pertumbuhan melalui penyediaan dana tambahan
pengeluaran barang modal, yang dihitung sebagai berikut:

Laba (rugi) setelah pajak

t Bunga setelah pajak
t Penyusutan
- Capex

sa Kenaikan (atau -- penurunan) modal kerja bersih
- Arus kas bersih untuk kapital

Penetapan Tingkat Diskonto

Penentuan Biaya Modal untuk Ekuitas

Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan model Capita/ Asset
Pricing Model (GAPM). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas risiko

ditambah premium untuk menutup risiko sistematis dari sekuritas saham, dengan
menggunakan persamaan sebagai berikut:

ke 5 R, #(BX RP,,)- Reps

di mana:

Ke : Balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu, atau biaya modal
ekuitas/saham biasa

Rr 1 Tingkat balikan yang tersedia untuk suatu sekuritas bebas risiko (risk free rate)

8 1 Beta

RPm Premi risiko ekuitas untuk pasar secara Keseluruhan (eguity risk premium)

RBDS : Rating Based Default Spread
Tingkat Suku Bunga Bebas Risiko (Rf)

Adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap tidak memiliki
kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas risiko yang dapat dipilih adalah
tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk jangka panjang (SUN). Sesuai dengan cut off date
studi kelayakan per 31 Maret 2024, tingkat suku bunga bebas risiko yang digunakan yaitu
per 31 Maret 2024 yang merupakan obligasi pemerintah RI dalam mata uang rupiah dengan
tenor 30 tahun. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI)
maka yie/d SUN yang digunakan adalah 6,97Yo.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 2
Page 69 OCR 0.926
|»

SP.

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Eguity Risk Premium (RPm)

Adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan tingkat balikan investasi
dalam bentuk penyertaan. Penentuan eguity risk premium adalah dengan memasukkan
premi untuk risiko spesifik Negara (country-specific risk premiums) seperti votalitas harga
saham untuk menghasilkan base eguity market risk premium. Dengan mengikutsertakan
risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi perubahan-perubahan
sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar negara berkembang (emerging market).

Eguity Risk Premium (Rpm) ditentukan menggunakan rujukan dari hasil Damodaran per
Januari 2024 dengan risk premium untuk pasar negara berkembang seperti Indonesia adalah
sekitar 7,38Yo. Dengan Rating Based Default Spread sebesar 2,07Yo.

Beta (B)

Beta (8) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta akan dikalikan
dengan market risk premium untuk mendapatkan eguity risk premium.

Untuk memperoleh faktor beta yang sesuai kami menggunakan unlevered beta sebesar 1,06
yang diperoleh dari rata-rata perusahaan pembanding dari perusahaan yang bergerak dalam
bidang usaha Healthcare Product untuk negara-negara berkembang yang kami peroleh dari
hasil riset Aswath Damodaran Januari 2024.

Dalam perhitungan digunakan beta dari perusahaan-perusahaan tersebut sebagai beta untuk
menghitung cost of eguity Perseroan, di mana beta tersebut dihitung dari rata-rata
unlevered beta. Cara ini dilakukan untuk menetralisir pengaruh /everage yang ada di masing-
masing perusahaan terhadap beta. Perusahaan yang sama dengan /everage yang berbeda
akan memiliki cost of eguity yang berbeda pula, oleh karena itu pengaruh /everage yang ada
di tiap perusahaan perlu dinetralisir dengan cara menghitung unlevered beta.

Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding yang diperoleh dari perhitungan ini
kemudian di-relevered dengan tingkat /everage pasar pada industri sejenis untuk
memperoleh beta yang sesuai untuk mendiskonto Perseroan tersebut dengan formula
sebagai berikut:

BB, xi (i-T)x DER)

BL 5 106 X (141-226) X 19216)
5110

Di mana:

Bu : Beta levered, yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur
secara objektif dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap
pergerakan pengembalian portofolio pasar apabila dibandingkan dengan
portofolio pasar dengan pengaruh utang.

Bu : Beta unlevered, yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur
secara objektif dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 3
Page 70 OCR 0.927
Vsp

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

pergerakan pengembalian portofolio pasar apabila dibandingkan dengan
portofolio pasar tanpa pengaruh utang.

DER : Debt to Eguity Ratio

T 5 Tax, Tingkat Pajak

Sama halnya dengan data un/evered beta, data DER juga diperoleh dari rata-rata
perusahaan pembanding dari perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha Meal/thcare
Products untuk negara-negara berkembang yang kami peroleh dari hasil riset Aswath
Damodaran yang dikeluarkan Januari 2024. Dari data tersebut nilai DER adalah 4,92yo.
Dengan memasukkan persamaan di atas, diperoleh nilai BL sebesar 1,10,

Cost of Eguity (Ke)

Pada perhitungan WACC, digunakan data yang bersumber dari Damodaran, di mana data
yang digunakan adalah Tota/ Eguity Risk Premium yang juga telah mempertimbangkan
risiko, maka diperlukan penyesuaian pada CAPM dengan memperhatikan Rating Based
Default Spread dari Damodaran di mana Cost of Eguity dikurangkan dengan Rating Based
Default Spread sebesar 2,07Yo, sehingga biaya modal ekuitas Perseroan adalah sebagai
berikut:

Figur 8.1 Cost of Eguity/ Biaya Modal Ekuitas

E TE Spg
Tingkat Bunga Bebas Risiko 6,974
Risk Premium 7,384
Beta 1,10
RBDS 2,071
Biaya Modal untuk Ekuitas 13,0596|

Biaya Modal Rata-Rata Tertimbang (WACC - Weighted Average Cost of Capital)

Dalam menghitung analisa studi kelayakan Perseroan dilakukan dengan mendiskonto tingkat
kembalian terhadap keseluruhan modal, maka tingkat diskonto yang digunakan adalah
tingkat diskonto yang merupakan rata-rata tertimbang biaya modal, baik yang berasal dari
pinjaman jangka panjang maupun yang berasal dari penyertaan.

Penentuan posisi tingkat /everage yang optimal adalah mencari titik dimana tambahan
penghematan pajak yang berasal dari tambahan utang akan sama dengan tambahan biaya
bunga sebagai akibat dari risiko gagal bayar yang diantisipasi dari keberadaan keseluruhan
utang,

Dalam analisa studi kelayakan ini, untuk biaya bunga untuk utang digunakan tingkat bunga
pinjaman investasi yang diberikan dari Bank Persero dalam mata uang Rupiah periode Maret
2024, yaitu 9,47Yo. Berdasarkan biaya bunga tersebut maka diperoleh biaya modal pada
Desember 2022 sampai akhir proyeksi sebesar 7,39Yo, dengan tarif pajak (T) 22Y6, dengan
perhitungan sebagai berikut:

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 4
Page 71 OCR 0.910
)

Usp

8.6

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Kd 1 1#(4-T)
Kd : 9,479 x (1-2296)
kd : 7,399

Untuk kepentingan analisa studi kelayakan, komposisi pendanaan dihitung berdasarkan
kinerja perbandingan interest bearing debt dengan ekuitasnya, dimana komposisi struktur
permodalan Perseroan diasumsikan mengikuti struktur permodalan pasar dari hasil riset
Aswath Damodaran. Dengan demikian struktur utang sebesar 4,69, sedangkan sisanya
yaitu sebesar 95,31Yo akan dipenuhi dengan modal sendiri. Dengan mempertimbangkan
faktor-faktor di atas dan kekuatan/kelebihan serta risiko yang dihadapi, kami berpendapat
bahwa tingkat diskonto sebesar 12,790 untuk Perseroan adalah wajar untuk mendiskonto
arus kas bersih dengan perhitungan sebagai berikut:

Figur 8.2 Weighted Average Cost of Capital (WACC)

— — — 5 Man,

Utang 4,69K 7,394 0,354

|

Ekuitas 95,319 13,054 12,445
WACC 12,7996

Proyeksi Keuangan

Perhitungan analisis keuangan dalam studi kelayakan dilakukan dengan metode diskonto arus
kas yang didasarkan pada proyeksi keuangan yang disusun oleh manajemen Perseroan. Kami
telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi tersebut agar dapat menggambarkan kondisi
operasi dan kinerja Perseroan dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada penyesuaian
yang signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan.

Analisa proyeksi disusun sampai 2029 dengan pertimbangan untuk melihat apakah rasio IRR,
NPV dan Payback Period masih dalam jangka waktu yang bankable (dibawah 6 tahun). Selain
itu, mengacu pada POJK 35 Pasal 87 dan SPI 330 Poin 5.28 disebutkan bahwa proyeksi
keuangan wajib disajikan minimal 5 tahun ke depan untuk perusahaan dengan asumsi going
concern.

Selama periode proyeksi, diasumsikan tidak ada perubahan pada peraturan perpajakan.
Selain itu juga diasumsikan tidak ada perubahan pada manajemen dan kebijakan akuntansi.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 5
Page 72 OCR 0.879
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
y Public Appraisers and Consultants

8.6.1 Biaya Pendirian (Start up Costs)/Biaya Investasi

Berikut adalah rincian biaya investasi yang akan ditambahkan dalam rencana penambahan
kegiatan usaha:

Figur 8.3 Biaya Investasi Penambahan Kegiatan Usaha

AA (FASILITAS
1. Kendaraan 162.827.460
2. Penambahan Signage Ruang Produksi, Ruang Uji dan Gudang 1loot 2.500.000 2.500.000
3. Meja Pengujian Produk (Customize) 2unit 12.500.000 25.000.000
Total Penambahan Fasilitas 190.327.460
8 (PERALATAN PABRIK
1. Mesin CNC (Computer Numerical Control) 3unit 4.011.498.688
2. Mesin Jahit Sunit 1.500.000 7.500.000
3. Pengadaan Tool Kit: Alat Bantu Pemeriksaan Komponen, Perakitan
Komponen, dan Pengemasan Produk 1set 7.500.000 7.500.000
Total Penambahan Peralatan Pabrik 4.026.498.688
C JLAIN-LAIN
1. Perizinan 150.000.000
2. Biaya Sewa Tanah dan Bangunan 986.126.938
Total Lain-lain 1.136.126.938
Aset tetap yang sudah di investasikan 5.160.453.086
000

8.6.2 Modal kerja

Modal kerja adalah ukuran likuiditas suatu perusahaan, termasuk efisiensi operasional dan
kesehatan keuangan dalam jangka pendek yang merujuk pada perbedaan aset lancar
perusahaan dan kewajiban yang ditanggung dalam periode berjalan. Modal Kerja Bersih/et
Working Capital (NWC) adalah selisih jumlah aset lancar/current assets (CA) dikurangi
liabilitas lancar/ current /iabilities (CL).

Modal j ncan

Figur berikut menunjukkan proyeksi modal kerja penambahan kegiatan usaha Perseroan
mulai tahun 2024 sampai dengan tahun 2029:

Figur 8.4 Modal Kerja Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan
Dalam Rupiah

jAset Lancar 7294091920| 8769322011 9.682271070| 10642752360 11652816076 | 12.714.593259
Utang Lancar

Modal Kerja Bersih (1380.683.840)| (i.6s9027146J| (1832737.419)| (201.544.971)
Perubahan Modal Kerja | (1.380.5838401| (279243307)| (172810273)| (181.807:552))

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 6
Page 73 OCR 0.832
V

le

SP

8.6.3

8.6.4

8.6.5

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Sumber Pembiayaan

Total biaya investasi untuk rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan sebesar
Rp5.352.953.086 yang meliputi kendaraan, Mesin CNC (Computer Numerical Control), Biaya
Sewa Tanah dan Bangunan sebesar Rp5.160.453.086 sudah dilakukan investasi awal oleh
Perseroan.

Sedangkan sisanya sebesar Rp192.500.000 rencananya akan diinvestasikan pada kuartal IV
(empat) 2024. Berdasarkan laporan audit Perseroan per 31 Maret 2024, kas dan setara kas
Perseroan dibukukan sebesar Rp656.592.056, sehingga masih mencukupi untuk mendanai
rencana penambahan investasi tersebut.

Biaya Operasional (Beban Usaha)

Beban operasional/beban penambahan kegiatan usaha terdiri dari biaya gaji staf, biaya
listrik, biaya service & maintenance, biaya ATK & RTK (Alat Tulis Kantor & Rumah Tangga
Kantor), biaya legal, dan penyusutan. Adapun rincian proyeksi beban usaha mulai tahun
2024 sampai dengan tahun 2029 sebagai berikut:

Figur 8.5 Beban Operasional (Beban Usaha) Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan

Dalam Rupiah

Beban Usaha (aas6a9719)| (1359766549)| (1383280.683)| (.407.511.580)| (1.425.773.199)
Saji statr Irazosgasn)| oo wanocosis)| oo tesssansa2| oo ondansoa)| (403.701.030)
Biaya Listrik Isossosan| — tiss7sassa)l oo tacasoz013j| oo Wesas7a2a)| — ta7o421.s85))
Biaya Service & Maintenance (30.000.co0| (62.7a5.o00)| (05.573.723)| (101.492.627)
Biaya ATK & RTK t6.ooo.co0j| (18.sa9.000)| 120.298.525)|
Biaya Legal (20.00.0001) (61.830.001 ) 167.661.751)|
Penyusutan & Amortisasi tag627asa9)| (588.224.846) (586.116.513)

Biaya Bahan Baku Mentah

Biaya bahan baku penambahan kegiatan usaha terdiri dari biaya komponen, upah karyawan
serta biaya kemasan dan label dengan rincian sebagai berikut:

Figur 8.6 Rincian Harga Pokok Penjualan per Produk

1 (kursi Roda £ 379.500

2 (Tiang Infus (Infusion Stand) Rp 24.875 Rp

3 (Bakinstrumen (instrumentTray) | Rp 43.000| Rp

4 (Tensimeter Digital (Digital Sphy.) | Rp” 118.450) Rp 2.500) Rp 337| Rp 121.787

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 7
Page 74 OCR 0.893
@ KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Adapun rincian biaya komponen adalah sebagai berikut:

“IBody Frame Full Set 2.835 144.375

1
2 (Rear Wheels 2.835 70.125
3 |Front Caster 2.835 41.250
4 (Foot Rest 2.835 24.750
5 |LegRest 2.835 16.500
6 |Seat 2.835 41.250
7 |Back Rest 2.835 41.250
Rp 379.500
2. Tiang Infus
1 |Hanger 2.100 9.875
2 |Adjustable Pole 2.100 42.500
3 (Spider Leg Wheel 2.100 42.500
Rp 94.875
3. k In: men
1 |cap 8.400 17.500
2 |Body 8.400 25.500
Rp 43.000
4. Tensimeter Digital
1 |Ccuff Set 4.800 11.200
2 |Body CasingSet 4.800 24.750
3 PCB Circuit Set 4.800 49.500
4 (LCD Screen 4.800 33.000
Rp 118.450

Biaya bahan baku diproyeksikan mengalami peningkatan sebesar 3,05Y6 per tahun yang
didasari oleh kenaikan inflasi per Maret 2024 (yoy) sampai akhir tahun proyeksi.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 8
Page 75 OCR 0.781
vsp

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

8.6.6 Proyeksi Keuangan

Figur berikut menunjukkan proyeksi laba rugi penambahan kegiatan usaha mulai tahun 2024
sampai dengan tahun 2029.

Figur 8.7 Proyeksi Laba Rugi Penambahan Kegiatan Usaha
— Dalam Rupiah

PENJUALAN BERSIH — “Tasosaoooooo| sori.ase000| 56101775100 | ci.cero71a98 | 675106167 | TaerLase376
Kursi Roda 6.804.000.000 | 24540.327.000| 27.095.150.329 | 29.782.989.241 | 32.609.581064| 35.580.889.362
Tiang Infus 1.260.000.000 4.544.505.000 5.017.620.431 5.515.368.378 6.038.811.308 6.589.053.586
Bak Instrumen 2.184.000.000 7.877.142.000 2.697.208.748 9.559.971.855 | 10.467.272.934| 11.421.026215
Tensimeter Digital 3.840.000.000 | 13.849.920.000| 15.291.795.600| 15.208.741724 | 18.403.996368) 20.080.925,213

BEBAN POKOK PENJUALAN (9.253.094.144)| (33.373,597.303)| (36.848.027.165)| (40.503.351.460)| (44.347.372.660)| (48.388.200.910)
Kursi Roda (4.454.769.730)| (16.067.240.723)| (17.739.955.248)| (19.499.758:808)| (21.350.407.793)| (23.295.806.715)|
Tiang Infus 1879.579.429)| (3.172.423.107)! (3.502.695.013)) (3.850.1623s8)| 44.215.566.829)| 4.599.679.360)|
Bak Instrumen 11.580.437.718)| (5.700.243.738)| (6.253.679.827)| (6918.012866)| 7.574.575.524) (8.264,753.024)|
Tensimeter Digital (2.338.307.267)) (8.433.689.736)| (9.311.697.078)| (10.235.417.428)| (11.206.822.513)| (12.227.961.812)|

LABA KOTOR 4.834.905.856 | 17.438.296.697 | 19.253.747.942 | 21.163.719,738 | 23.172.289.015 | 25.283.693.466

Beban Usaha (aas.c49.719)| (1359.766.949)| (1.383.280.683)| (1.407.511586)| (1.429.773.199)| (1.420.088.061)
Gaji Staff (142.994.182) (442.066.514)| 1455.549.542)| (169, 443.303)| (483.761.839))| (498.516.575)|
Biaya Listrik 150.380.589) (155.751.589)| (160.502.013)| (165,397,324)| (170.441.943)| (175.640.422)|
Biaya Service & Maintenance (30.000.000)| 192.745.000)| 195.573,723)| (28.488.721) (101.492.627)| (104,588.152)|
Biaya ATK & RTK (e.c00.000)| (18.549.000) (19.114.745)| 129.697.744) (20.208. 525))| (20.917.630)|
Biaya Legal @a.oooooo)| — (sx.8300001| — (eamisansl oo tesessaa7| oo tencergsn)| o— (Go72saas)
Penyusutan & Amortisasi (196.274.949)| 1588.824.846)| (588.324.846)| (588.824.846) (586.116.513)| 1570.699.846)|

ILABA (RUGI) USAHA 4.389.256.137 | 16.078.529.748 | 17.870.467.259 | 19.756.208.152 | 21.742.515.816 | 23.843.605.406
(Pendapatan lain-lain - - - Si

IBeban lain-lain - - - -
ILABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 4.389.256.137 | 16.078.529.748 | 17.870.467.259 | 19.756.208.152 | 21.742.515.816 | 23.843.605.406
(Pajak (ses.6363s01| (3.537.276.5441| (3.931502.7971) (4.346.365.793)| (4.703.353.479)| (5.245.593.189)
ILABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN 3.423.619.787 | 12.541.253.203 | 13.938.964462 | 15.409.842358 | 16.959.162.336| 18.598.012.216

Proyeksi penjualan selama tahun proyeksi terus mengalami peningkatan dengan rata-rata
peningkatan sebesar 11,83Y6 mulai tahun 2025 hingga 2029, kemudian persentase rata-rata

beban pokok penjualan terhadap penjualan diproyeksikan sebesar 65,68Yo selama tahun
proyeksi (2024-2029).

Laba kotor penambahan kegiatan usaha mengalami peningkatan rata-rata sebesar 11,83Yo
selama tahun 2025-2029. Kemudian, beban usaha mengalami peningkatan secara perlahan
pada setiap tahun proyeksi mengikuti dengan adanya kenaikan penjualan. Rata-rata

persentase beban usaha terhadap penjualan selama tahun proyeksi (2024-2029) adalah
sebesar 2,44Y9.

Laba sebelum pajak mengalami peningkatan rata-rata sebesar 12,70Yo selama tahun 2025-
2029, linear dengan peningkatan laba tahun berjalan yang juga terus mengalami
peningkatan dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 12,70Y6.

Adapun hal yang mendasari proyeksi laba rugi penambahan kegiatan usaha adalah sebagai
berikut:

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 9

Page 76 OCR 0.702
|

Su

Utilisasi, Kuantitas, Harga Jual Produk

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Figur 8.8 Proyeksi Pendapatan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

W Jeenuuatan
(bulan 4 12 12 1 1 12
(Hari Efektif/Bulan 2 24 24 2 2 2
Hari Efektif/Tahun 96 288 288 286 288 288
Utilitas Produksi sox| 7o| 75x sox| 8sx| 9o|
|uantity
Kursi Roda Unit/Bulan 22835 a09 3544 3.780 4016 4253
Tiang Infus Unit/Bulan 2.100 2.450 2.625 2.800 2975 3.450
Bak Instrumen Unit/bulan 8.00 9.800 10.500 11.200 11.900 12.600
Tensimeter Digital Unit/Bulan 4.800 5.600 6.090 6400 6.800 7200
Growth “ 3053 3058 3055| 3058 30x
Kursi Roda Rp/Unit 600.000 618.300 637.158 656.591 676.618 691.254
Tiang Infus Rp/Unit 150.000 154.575 159.290 164.148 169.154 174314
Bak Instrumen Rp/Unit 65.000 66.383 69.025 71431 73.300 75.536
Tensimeter Digital Rp/Unit 200.000 206.100 212386 218.864 225.539 232418
Kursi Roda Rp/Tahun | G.0a.000.000 | 24.540327.000 | 27.005.150.329 | 29.782s85-241 | 32.609.581.001 | 35.580.8851362
Tiang Infus Rp/Tahun | 1.260.000.000 | 4.s44s05.000| s.017620431| ssisass378| Go3s.811208| 6.585.053.586
Bakinstrumen Rp/Tahun | 2.184.000.000 7.877.142.000| @.c07.205.7a8 | 9.550.071.855 | 10467.272534 | 11421026215
Tensimeter Digital Rp/Tahun | 3.840.000.000 | 13.849.920.000 | 15.201.795.600 | 16.808.741.724 | 18.403.996.368 | 20.080.925213
TOTAL PENDAPATAN 'Re/Tahun | 14.088.000.000 | s0.811.894.000 | 56.101.775.108 | e1.667.071.158 | 67.515.601.672 | 73.671.a94.376
lerowih » 3055 3051 3058 3051 305x
". Jarayaproursi
Kursi Roda Rp/Unit 392.837) 404,813 017.165) 129.889 443.000) 456:512|
Tiang Infus Rp/Unit 104712) 107.906) 111157 1na.sag| 118.083| 121.685)
Bakinstrumen Rp/Unit 47037 agan 49.950| 51473 53.023| 54.661|
Tensimeter Digital Rp/Unit 121.787! 125.501 129.329) 133.274 137.338) 141.527
IBIAYA PRODUKSI/TAHUN.
Kursi Roda Rp/Tahun | 4454.769.730| 16067240723) 177305ss248| 19.4007s8.808| 21.350.407.703| 23.295.806.715
Tiang Infus Rp/ Tahun 873579420) 3a72az3107| 3soze0so13| 3esorez3sel 425sess20| 4.599.679.360|
Bakinstrumen Ro/Tahun | 2ssowaz7ra) 5700223738) 6203.6704827) @s1s012.860| 7.574.575.521) 8264753021
Tensimeter Digital | korranun | 2388207207) #assesazae| swe0roral t025s41428| an206222513| 12227001810
TOTAL BIAYA PRODUKSI/HPP | Rp/Tahun | 9.253.054.142 | 33.373597.303 | 36.838027.165 | 40.s03.351.400 | 44.347.372660 | 48.388.200.910

# Harga jual produk diasumsikan sebagai berikut:
: Rp600.000
: Rp150.000
: Rp65.000
- Tensimeter Digital : Rp200.000
Terdapat kenaikan harga jual yang diproyeksikan sebesar 3,05Yb setiap tahun yang didasari
oleh kenaikan inflasi per Maret 2024 (yoy) sampai akhir periode proyeksi.
# Hari efektif kerja diasumsikan 24 hari per bulan.
# Sementara untuk utilisasi produksi meningkat secara bertahap mulai tahun 2024 hingga 2029
yang masing-masing berurutan sebesar 60Yo, 70Yo, 75Yo, 80Yb, 85Ys dan 90x dengan
mempertimbangkan adanya tingkat kekosongan, idle, atau service, Hal ini mengukur sejauh
mana Perseroan dapat memanfaatkan kapasitas produksi atau output potensial yang dapat

- Kursi Roda

- Tiang Infus
- Bak Instrumen

diproduksi.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk

VIII - 10

Page 77 OCR 0.842
cp KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

yIP. Public Appraisers and Consultants

8.6.7 Analisis Titik Impas

Titik impas atau break even point (BEP) adalah keadaan suatu usaha yang tidak memperoleh
laba dan tidak menderita rugi atau dengan kata lain suatu usaha dikatakan impas jika jumlah
pendapatan (revenue) sama dengan jumlah biaya, atau apabila laba kontribusi hanya dapat
digunakan untuk menutup biaya tetap saja. BEP dalam Rupiah dapat diformulasikan sebagai

berikut:
BEP — Total Biaya Tetap
Pendapatan

Berdasarkan persamaan BEP dalam Rupiah, diperoleh BEP dalam Rupiah untuk masing-masing
periode selama masa proyeksi. Nilai BEP dalam rupiah mencerminkan pendapatan minimal
yang diperlukan agar terjadi BEP. Perhitungan BEP untuk Rupiah pada proyeksi rencana
penambahan kegiatan usaha Perseroan adalah sebagai berikut:

Figur 8.9 Analisis BEP Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan

Penjualan 14088.000.000 | sosur.ssa.coo| se.101.775208| Ge6z.07.198| @7.515.eere7a | 73.671.894376
Beban Pokok Penjualan (Fixed Cost) 9253094144 | 33373597303 | 36.848027.165 | 40503351460) 44347372660) 48.388.200.010
Beban Usaha (Variable Cost) dascan729| rasaessa9| 13e5z8008a| t407sinse6| 1425773150 | A.aa0000001
Break Even Point gsss3s1.621 | 34291.258.63a | 37.779.5aa.369 | ar.4a9.407.768 | as.306.773.353 | agas2.918.172

8.6.8 Analisis Profitabilitas

Analisis profitabilitas adalah analisis untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam
usahanya mendapatkan laba (profil) dari pendapatan (earning) terkait pendapatan. Jenis-
jenis rasio profitabilitas dipakai untuk memperlihatkan seberapa besar laba atau keuntungan
yang diperoleh dari kinerja suatu perusahaan. Sebagai gambaran bagaimana Perseroan
dalam usahanya mendapatkan laba terdapat pada figur berikut ini:

Analisis Profitabilitas Pen a i

Figur 8.10 Analisis Profitabilitas Kegiatan Usaha

Gross Profit 34,321
Operating Profit 31,85

Net Profit 24,85

Return on Eguity 39,544 30,414
Return on Investment 243,03K| 270114| 298,614

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 11
Page 78 OCR 0.957
8.7

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Dalam figur di atas, dapat terlihat bahwa profitabilitas Perseroan yang digambarkan dalam
persentase laba kotor terhadap pendapatan (gross profit margin), persentase laba operasi
terhadap pendapatan (operating profit margin), persentase laba bersih terhadap pendapatan
(net profit margin), ROE dan ROI menunjukkan bahwa Perseroan memiliki kemampuan
dalam menghasilkan laba.

Analisis Kelayakan Investasi

Untuk mengevaluasi kelayakan investasi pada Rencana Proyek sesuai SEOJK 17/2020
digunakan 4 (empat) indikator yaitu Wet Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR),
Profitability Index (PI) dan Payback Period, yang didasarkan pada nilai kini arus kas bersih
yang diproyeksikan hingga tahun 2029. Penggunaan NPV berarti mengukur nilai kini dari
pengeluaran investasi dan manfaat bisnis yang digambarkan oleh proyeksi manfaat neto.

Nilai NPV mencerminkan selisih dari nilai sekarang arus kas masa datang dengan nilai
investasi. Dengan membandingkan antara total investasi yang dikeluarkan pada awal periode
proyek dan total arus kas yang akan diterima setiap tahun, maka dapat diketahui nilai NPV
yang dihasilkan oleh proyek tersebut. Jika nilai NPV positif maka investasi tersebut layak
dilaksanakan sedangkan jika nilai NPV negatif, investasi tersebut sebaiknya tidak
dilaksanakan.

Nilai IRR mencerminkan besarnya tingkat bunga yang apabila digunakan untuk mendiskonto
seluruh selisih kas masuk akan menghasilkan jumlah kas yang sama dengan jumlah
investasi. IRR merupakan nilai tingkat pengembalian investasi pada saat NPV Perseroan
sama dengan 0, yang artinya tingkat pengembalian dan risiko dari total investasi pada saat
ini adalah sama dengan tingkat pengembalian dan risiko pasar. Sehingga apabila IRR proyek
lebih besar dari WACC (Discount Rate), maka proyek ini layak dilaksanakan dan apabila IRR
proyek lebih kecil dari WACC maka proyek ini sebaiknya tidak dilaksanakan.

Untuk menganalisis keseluruhan profitabilitas dapat menggunakan Profitability Index (PI),
dimana PI merupakan teknik penilaian investasi yang dihitung dengan membagi nilai
sekarang dari arus kas bersih yang akan datang suatu proyek dengan nilai investasi awal
yang dibutuhkan untuk proyek tersebut. Apabila PI yang dihasilkan dari suatu proyek sama
dengan 1 maka arus kas dari proyek tidak menghasilkan nilai tambah, apabila PI lebih besar
dari 1, maka nilai arus kas yang dihasilkan dari proyek menghasilkan nilai tambah bagi
Perseroan, sedangkan apabila PI lebih kecil dari 1, maka nilai arus kas yang dihasilkan dari
proyek tidak menghasilkan nilai tambah bagi Perseroan. Dalam menganalisis PI suatu proyek
maka kelayakan dapat dinilai apabila nilai PI lebih dari 1. Jika PI lebih besar dari 1, maka
investasi tersebut dapat disimpulkan layak untuk dilaksanakan.

Payback period atau periode pengembalian modal adalah waktu yang dibutuhkan untuk
mencapai break even point atau titik impas. Payback Period menentukan berapa lama waktu
yang diperlukan untuk menutup biaya awal yang terkait dengan investasi. Semakin pendek
pengembalian maka investasi semakin diinginkan.

Kelayakan dari Penambahan kegiatan usaha ini dihitung dari manfaat ekonomis yang
diantisipasi di masa mendatang dengan Free Cash Flow To Firm yang selanjutnya
dibandingkan dengan pengorbanan ekonomisnya. Setelah dilakukan perhitungan untuk KBLI

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 12
Page 79 OCR 0.819
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

baru didapatkan IRR yang sangat besar karena investasi untuk KBLI baru sangat rendah dan
Perseroan tidak melakukan investasi tambahan pada tanah, bangunan maupun mesin.

Kelayakan investasi penambahan kegiatan usaha dihitung dengan menggunakan empat
indikator yaitu Net Present Value, Internal Rate of Return, Profitability Index (PI) dan Payback
Period dengan ringkasan sebagai berikut:

« Net Present Value (NPV) : Rp50.044.103.706
« Internal Rate of Return (IRR) 1 161,30Yo

«  Profitability Index (PI) 1 8,71

« Payback Period 1 2 tahun 1 bulan

» WACC 1 12,79Yo

Berdasarkan analisa kelayakan di atas, NPV menunjukkan nilai positif, IRR lebih tinggi
daripada WACC dan PI lebih dari 1, dengan demikian investasi tersebut layak.

Analisis Sensitivitas

Analisis Sensi s Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

Untuk menguji kepekaan suatu proyek terhadap berbagai faktor yang mempengaruhinya,
maka berikut ini disajikan analisa sensitivitas terhadap kelayakan proyek, yaitu:

# Investasi naik dengan perubahan kondisi kenaikan 5,00Yo: 10,00Yo: dan 15,00Y6.

e Penjualan turun dengan perubahan kondisi penurunan 10,00Ys: 15,00Yo: dan
20,00Yo.

# Harga Pokok Penjualan naik dengan perubahan kondisi kenaikan 10,00Y6: 15,00Yo:
dan 20,00Yo.

Berdasarkan uji sensitivitas tersebut, kondisi parameter kelayakan proyek akan terlihat
seperti figur di bawah ini:

Figur 8.11 Analisis Sensitivitas Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan

Normal 161,306|  50.044.103.706 87 Layak

” 10,016 1494996|  49.510.469.492 803 Layak
Investasi I 15,016 144,2756| 49.243.652.384 773 Layak

al 20,001, 1394396| 48.976.835.277 745 Layak

v -10,0016 970656| 20.435.442.775 412 Layak
Penjualan v -15,001| 521986| — 6.826.995.590 1,93 Layak

v “20,001 w/a| (7.807.281.001) (o,so)| Tidak Layak

1 19,001) 121,8086|  29.303.410.777 544 Layak
Harga Pokok Penjualan al 15,001 94,8596| 18.192.325.279 3,68 Layak

7 20,056 554196| 6.587.413.759 185 Layak

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 13
Page 80 OCR 0.934
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Dari ketiga variabel yang diukur, rencana penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan
oleh Perseroan tidak terlalu sensitif terhadap kenaikan maupun penurunan ketiga variabel.
Proyek diketahui menjadi tidak layak jika terjadi penurunan penjualan hingga 2096.

8.9 Kesimpulan Analisa Kelayakan Aspek Keuangan

Berdasarkan kajian, evaluasi dan analisa keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan
syarat asumsi-asumsi yang telah ditetapkan dapat terpenuhi, maka dapat disimpulkan bahwa
penambahan kegiatan usaha yang akan dilaksanakan oleh PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
adalah layak.

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk VIII - 14
Page 81 OCR 0.870
kam

a

LAMPIRAN KEUANGAN

STUDI KELAYAKAN

PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
KBLI 30921 | KBLI 32501 | KBLI 32502 | KBLi 26602

PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk
Page 82 OCR 0.417
LAMPIRAN - 1
(PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha

LAPORAN POSISI KEUANGAN
(Dalam Rupiah)
ASET
ASET LANCAR
(kas dan bank sacosaer2 | tasrorzass| ora0rasasa7) osaers20002| — cessenco7| oo sseso2ose
piutang usaha terseram | asrsossn| 20877es01| — sszconze2| sa20202022| 7325970026
piutang lain-lain sassassal 1270as00o| 200185000) — sesasoc0o| — aesa7.00o| — asas12s00
persediaan 3a2ssswa2| oussooaso9a | osa1sessase| 73101095 | mesooasaaa| 2227210572
ajak dibayar dl muka - 1.009.000.000 2sazoma | oatansas72s | o2sasensa1s| 22155215
Uang muka masosase| 142010000) 2a25215621| 2022sa87085| so21730s80 3775000
Biaya dibayar di muka 18.421.706 1.011.654 z020016| — 105s12776| — 2n4565528| — 308067516
frotal Aset Lancar. Suseosasyi | “Tigsesioa7a | YiBsasyeai | 37350459255 | 23520572387| 21207752706
IASET TIDAK LANGAR
|aset pajak tangguhan 26532.101 sa67.a89 15572356 1212540 17.835.898 56150602
Aset tetap - neto 2120520045) @ssaoeemm| asososase7s | Masz3aos7ae | s2111467275| su072464908
Propert investasi - - - - ikssasL2s2| otapga1a726
Total Aset Tidak Lancar Tiyonme| senyasn| msosamon| Jnssesnera| Sasosentdis | 5255420326
Tora aset Iyasansy7 | Gosasaes2so| Messos0n3a2 | Soszyaz0952 | 7125205802| 73762602072
IUABIUTAS AN EKUITAS
LUABIUTAS JANGKA PENDEK
Utang usaha 1asson2asa| o2asase2ses| opasiasnasa| o2e26z0172| oo ssa7n126| 843520162
utang oin-lain - 21000001000 | ss211a284 zess00| 44407001 86.326.752
Utang pajak osaszae7| #wso1arozse| o2esase204| oo re2assama| oo toszesc1s| oo a7151n26s
Utang sewa - - - - 20.250.000
(Pendapatan diterima di muka tamarano| o13212254ss| oo sana7sasa - 746367.107
Bagian utang jangka panjang yani Jatuh termpo dalam 1 tahun
Utang pembioyaan konsumen - 1n6024,000 asaotso4| — araaza7a2| oo asz010s02| — asaanna
Utang bank - - 1sneco7ac| o207as77 | 2225125600| 2268362301
(Total Uabitas langka Pendek Tavayosaso| Wnansas2nos| aassazam2|  daazsoame| —sawz5n32s| Oo Asen7ns1i
UABIUTAS JANGKA PANJANG
Liablitas imbelan paseokerja toszsass| — asirzase| oo cosaossa| oo 2iseesss| oo sasa0sasa| oo 367203374
Ibagian utang jangka panjang setelah dikurangi bagian yang
Jatuh tempo dalam 4 tahun
Utang pembiayaan konsumen - - - asoamimna | oo aseass7a2| oo 242853570
Utang bank - - szeraopsse| o7182457101| 4ss53sraas| a3ma12522
Total abiitas Jangka Panjar Torgsayes| —sanannace | smpzasym| 7snn222g1a | Seanasoose| 4982360275
TOTAL UABILTAS Tsimaezans | W7asyAnooss | Ansinaerass | Ap1ao1207ns | “Yisenarnasa| O0564.101.206
exurras
|Modal Saham Asanooocon| 440000000) 25000000000| 31250000000| 31250000000| 31250000000
(Tambahan modal disetor - - » | 2nssrassase| 2oscrassase| 20ss7assase
ISaldoaba
“Saldo laba telah ditentukan penggunaannya - - serzmazna| 1000000000 1000000000| 200000000
Saldo laba belum ditentukan penggunaannya Gnsoseasnl osargamaa| ez02sesaz3 | oesersassos| osasrasaas2 | 2400151206
komprehensif tin (ewznorsgl oo parcasrj| Oo U2n32nesn) otesyasnsm| oGuesasse1| — Guns25565
"TOTAL EKuITAS Wazsssaan2 | 12027770215 | Inasaanesa9 | 68757254144 | Gsass7ana1n | Gaasesso7a6
(TOTAL UAGIUTAS DAN EKUITAS Iyasass717 | oses249200| asssosoa3a2| Bos27420515| 77125205102 | 73.762.682.072

Page 83 OCR 0.459
m

m

LAMPIRAN -2

PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tok

Studi Kelayakan Penambahan Keglatan Usaha
LAPORAN LABA (RUGI)

(Dalam Rupiah)

(PENJUALAN BERSIH Iemasso730a | 37737427825 | 22722317500
Masker plus 2aso2s0001| sosorz1nare| oscooseassa| argiss756s1 | 12730010653 666.108.487
Tensimeter - - - - dozras252n | 2356107255
Masker mowassaso| aserz220302| tt2777021s9| Aassan2si2| 2080505067 922305621
Stetoskop - - - - 2506.260:75 854.710.759
Seutfant cap 128965450 546 756,363 75903410 482421053 352.875.770 38.091.039
Antiseptic - - 190.567.730 84318629 15814007 2506415
Sarung tangan - 70:927.273 - . - -
Laindaln 503.203.739 454555 - - -
(BEBAN POKOK PENJUALAN (eyananaooa| yanecnsanose)| (aoasossesa2)| (e22assea21)| Ho1e27200m| (2376032.
(LABA KOTOR agarancson | senpasioaso | ss32s7isee | 21502571501 | 125ancasa01 | 2ass.102609
iBeban Usaha
Beban penjualan tusrooasaj| (ossssazon| srsasaaral Hacsor2ses)| (usassesas0)| oo U2re77asa)
Beban umum dan administrasi lesarormea2)| (u02ss152252)| pisssssasazn| Wassescror| ust07.cosa22 (
TABA (RUGI) USAHA Ani3casia | tacananases | 3s0s3s03701 | O4ssaas7s1e | (asosossasij| — (no1.730.255)|
(Penghasilan keuangan San.224 23007.960 233162.342 24.420.716 21845305 285.541
|Beban keuangan trassasajl oo tinooossal oo eoaresasi) oo GSaz02102)| oo sesazaan| oo srsis.s30)|
Lain-ain--neto : 37311028 1osseso2| (3222200es0| — zsa7ass) (8.263.767)
TABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN. Tnocsosaa | Aggsn552500| 38427601770 Sessisani | gasayasyaan| —(oasznsan)
| Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Neto tuparssas) Worzossx21| (asezssasn) — tasa2sassa) 17000391 3.410.222
TTABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN Sonaisose| Snsezasasan | 20051316300 Tanoeises| pasyosyassnj| — (osnsne71s
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREMENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifkasikan ke laba rugi
Pengukuran kembali abiltas diestimasi atas imbalan pascakerja (orzoseasi| oo (205383.075)| 5527237 tesarsesal — Ge2a2nsi (22:23.510)
Pajak penghasilan terkait 227671 26064277 tx21s.o0al 8619524 17213067 4904572
TUMUAH LABA (RUGI KOMPREKENSIF TAHUN BERJALAN Taoosaspa| Innesapsmas | 20055057634 Tossore59| Wesiso57o1)| — (057207657)

Page 84 OCR 0.476
LAMPIRAN-3

PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tok

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha
LAPORAN ARUS KAS

(Dalam Rupioh)

"ARUS KAS DARI (UNTUKI AKTIVITAS OPERASI

penerimaan kas ari pelanggan tazo2nesaos| ss227sansa| #sesossn1e7| Sase20so210| saesssesosa| Les0sa1se6
(pembayaran kas kepada pemasok Uo3ns7n2oosl tesassesazen) prasenasa0| tersss22sessi| taseresnass) Gxasso706)|
penerimaan pengembalian vang muka dari pemasok - | sorssssso
ererimaan (pembayaran) operasional Isinnya Wasommarsil Hosooseazon) ussozeraas) @ruasoss20n| trasssan2n| (a0sesina22)
Penerinaan penghasilan keuangan s622a 200260 | 2anas2342 24420716 2845.905 285.541
Pembayaran untuk beban keuangan tuzomasal — aososasl oo Mendresasil oo Us2021eal oo (ssa2s2nsy| o tts7s1sa50)
Pembayaran pajak pengaslan Koossamail oo tisaoonson| (resosoassasil 41971505.153) - -
as Bersih Diperoleh dar (Digunakan untuk Akhwias Operasi Tisosasoasej) “Amcwszeana | 1nam1913207 | (isozsansusm| oSasztanses| 1525.005259
JARUS KAS DARI (UNTUN| AKTIVITAS INVESTASI

Penjualan aset tetap - - Lo00ooo| 25212243 2 5
Perolehan aset tetap Isssoroool Wase307ssoj| Wosee2012011| Woseoecaisn| Isoeaos2ca0| —ts2amsa0|
(Pembayaran wang muka perolehan asat Urasnesasil (pamusmaso| oo Urazase2ul aznaosa7n| (as.co0) -
Pembayaran uang muka emisi saham - - 1712.so0000| - -
kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi tnyuaa| yasysem) (asisasoas| Unnnossas| Gowsn.c0l —apasn30)
IARUS KAS UNTUK AKTIVITAS PENDANAAN

Peningkatan modal disetor 340.000.000 - 62500001000 -
(eenerimaan tambahan modal disetor - - - | sos7n85sase -

(pembayaran utang bani 2 - - | ussacoracn| moresuszan)

(pembayaran utang pembiayaan konsumen tassezmal oo asasoooil o ancesoooil o 7nasrsan| oo Mosmeari) (5800245)
Pebayaran dividen - | tesovooooco0| 2000000001 - - -
(Penerimaan utang lansia — pihak bereasi - | rioocoooo| (2000000001 - zs000000| — (osoasa04|
(Penerimaan utang bank - | 200000000 - - -
Kas Bersih Diperoleh Untuk Aktivitas Pendanaan Insan) (osradesoon| 17662020007 Iaginyseras| (ireosezora| (.406.104570)
KENAIKAN (PENURUNAN KAS BERSIH DAN SETARA KAS Ssonanasa | 1nnnoesan Tacosn22es | Teeserstios Bana
IKAS DAN SETARA KAS AWALTAHUN tanasayas| oo seoooee72 1a0rasesa7| osastaroso2| — sesseses7
(KAS DAN SETARA KAS AKFIR TAHUN Hooaer| 1527075353 Taamot | cesosn| sena

Page 85 OCR 0.618
LAMPIRAN -4
(PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tok

— Studi Kelayakan Penambahan Keglatan Usaha
ANUSIS RASIO

P

Ll

n

|

t

r Itta-rata umur piutang
Iata-rta umur utang usaha

Uu Ihata-rata umur persediaan

IRata-tata umur aset tetap

'soLwaBIuTAs
|Total Uabitas terhadap Total Aset
|Yotat Wablitas terhadap Total Ekuitas

u

Page 86 OCR 0.375
000"00SZ6T Isejsanu| ue3ueiny2N
980ӣ5t'09T'5 ueyisegsanul Ip yepns BueA deyay 1asy|
BE6'9ZT'9ETT ujej-ureT JeJOL
BE6'911”986 ueun3ueg uep yeuej emas eAeig 'Z
000"000"0ST ueulziJag 'T
NIVI-NIVI| 9
889 ”86t'9Z0”t NNged UeyejeJad UEyegWeuad |EJOL
000'005'Z 000'005'Z 1esT ynpoig uesewa8uag uep "uduodwoy
uej|yeJag “Uduodwoy UeesyaLwad Njueg JeIy Any joo| usepe3uag '£
000'00S'Z 000'00ST Hun Sg HYer UISAW "“C
889'86t TIOb yun € (J013uo) jpoawunN JagndwO)) IND UISAN 'T
4lngVd NVLVIy43d| 9
09p LCE'06T sejjisej Ueyegweuad |eJOL
000'000”St 000'00S'ZT yung (2ziwogsno) “nposg uelfn3uag efaW "€
000”00S" 000'00S" 10011 3uepng uep IIn Bueny #synpoid Bueny 2Beu3IS ueyegweuad 'C
09P 128 T9T ueejepuay 'T
SVLNISVJ| V
(yoidny wojog)

ISVLSIANI VAVI9

eyesn ueje/Soy ueyegweuag ueyeAejay Ipnis
49L VISINOANI 1VDIAIW M3IZLIH Ld

5 - NVYIdNVI

Page 87 OCR 0.194
aa

-

“

an an aa 1 suasana wanansn
rasa2som 2 4esoxsm0 12185025000 2xas5 5000 Waseso Hasan
anton peer 2100244410 m1215 moto 24a17 Aas0021eara do1maw ara
kes saan wenanae aeeaata1ne andasrsna memnsnya amen ye
Uma (maa samanya amnaman umma aman
Beng Ls tar Luas Rumuaan ass tanin 28157
anang kampas1911 kesana msstsg1 Lamasisan Lesmm
Zusuamsia Ie nasis amnamasse Imas zasi msg Ratan
tsnsacnoe0 Lamo tsnsona1o0 Lan6non000 1Langa0n900 Lana
152na01 307 tsmamam | xsmamao| asanaatam Asnanaan Lan a01207
Bimas Binesa Tana masa —emasan | —smnesan|
nasa) Gamaesen (anang (ansesasn Was)
soon)
ms meosatamw| —— toosoanal 1005012224 Ingosan2a20) (ooso122nal
0 Wewaso1 Wawasan Ino asoon)| nanas (noaszonal
8 m3 s3ssara @nasasa (sen asuan| ancaman :
ko us (ossesaoen) (aaecanoan iposeanoan| (Bawen) Oaeraonan)
a00 (asasi p - - -
as jasy.ansas sasa) casasanss esasasasi ons)
3 anann tenuanana| - - . -
12 son! asasi! Fe K neomoss! gemes!
(—esumsan ——Gausoan| — Tanyuasa oo Gmaraea|

taanaeasan) tasmomasal — Gusasnam| — Gwmamoml — granansn| saweran
asam Wsto20n an) uses sosis) (esssa2nsai Ganas)
Senang asas Gesansan) Waazs3 oa) tamosioson| (osn 2071nni
@sas mor) @ so 7) tazanonn ana tennamom mana umatnya
00 anoman tenan #sonanaanal baamse rn @snoa1as21
masam Hassas an) (unasas: asi Ganas Dasnasa 3) (aannasa san
(ama Gasuasanta) (one siwon) (anang Oam isc massa
1s) (re Ki | ta

Jas 4010) (aamzanas pos 0201| 1020-0138) tassapoann|
Temsenan| an wawan an 7 1 nana ana
asausa mass anatamaasz mensuw m0262 nananon
12ascaso00 Taaesa1sona sasasmsa0n sasa samesarso0 manstaso
(sean sassnsases sswsnan usus pasa ang mansores
Pereartan) 10122 74215 son Taagan #msasass sasnsan
amsaan sena Lamaman “wow - £
anc0ne5 an masa men Lan sassan mess sasa test
wasir . . - -
2 se20nws3s psannan sena Ana101 na

mana : 5 : : z
samaan sasa katana tawon | 1s sangnnasa
2 2 Tana Tan aa Basis35na2n Tisesaase

"Wi Perolehan Aset Tetap
pong

kendaraan
Signage Ruang Poduki Ruang U dan Gudang:
enter: Meja Pengulan Produk
perdata Psr» Mes Jali

“pengaduan aed,

Tan Wi perolehan Aset Ta”

It peraletwn: Bay Sewa Tanah & Bangunan
Wa Peroetan: Baya Peromyaryan Sewa Taran  Banguran

It perdetr -Peluran — 1yamoon | |—momoo| — s0woso|
Pot perian Ameri —— Tense (— Tian Tingan asma Teen
pemuatan
Mine 2 s0 (sean asian sya nasa sossasna| cas ma)
engan Bogo @ mam Goa) "assi.an| pass (assaan Panam
anoge Hung roduh, ang U on Gutang 2 sam dansa saw (aasoon “uzsooo soon) #sasooa
umur: He Pegajan Prod Wani soon (esa (so (ezsocon sescaten) 2
Pemiaan atik Minlant 8 us soo ca) osrso0 mayo Isa son
Bangsa Tt «son isisanl Kap Aan wansool tuasaoon| -
Fast emrsis Gusman) Aa MAN h— era PT)
Ameri
Mu Sewa Tah Bargran aman
aya Peparnas Sean Tah btargunn 3 msl
pesan. n—nomi
jistaAmeriaa
kuman penamaan
Man Oke wa Ora twesooa mo) yess messsrom| —— tro0mssal
endaran umar) rana Ker teman Tan asnao|
“note rang mr, Mar Up don Gudang tren ost uan) sn sat
Tamtaw.hjapenagan maa ea Wana (esa (asas sa tesoooa
son @sosoo| Dasr0| isa woo
5 Iaseoum yaa Seo! (zoom)
Pas) og) Besar Bao
Munas Marisa
De, horia»Bg Sewa Tah Bargaran (son sena taman vasnan esa : -
“ke Mnet mp Penjrean ema Tanah Bangotan . (pena aan)
25, Marina -Peruwan. a00
P—pesammasiassai ———— Kr
Mi Mt Tan
Mena susan anusesa waw none sunan asn resa
mantan sansa asean sen mawas Batas pra
Snoge Mara uda. Nuag Up dan Guling pe 2m 20an zona batas tenan
Hamtie Mon ereojin otak mane anstnse noasese7 perea
Dean Pok Mens Taman Gisao Bango “san Jana taman
Jan Ti damaseo atasao0 Aam
Tea at ttg anta, Tania Tian Ta Tana
Its Du Pergrjangan Sera Tanah 8 Beganan . 2 wes sos maan
| wani aku ertenan oo-amavoow| 10000000 sea sasono00 .moootoo.
Page 88 OCR 0.225
Bit TE SO9 SC

OST 6ES6SBVT

000'SLW SET PT

000'005'ZEv'€Z

GET 9pB'ZOTT 6T'BTi9LS SSTLLT/BTE OLO'T68”LT (5ez's80”189) (zpo' 112”19T1) NYIvru3g NNHVL HIsu3g (1DNY) VaVI
(osz'por'6eE) (p56'916”871) (084701168) (88e'yz1os) i i yeleg
PEPOTT PST 9b2'568'PL9 SE9'1p0'BOb B6E'S9O'BTZ (5e1'580'189) (zpo' 112191) NYIISVHON3d Nvrvd WNT2GIS (IDNY) VEVI
(528”9p1”p2) (ezvs1z'ce) (ostroz1'z£) (966'016'6z1) (800”119'c1e) (051”988'561) urej-urej uegag
O£9'SEO'E £81SP6T 9658581 Tp Tn S68'T9'Z ELT6pTZ ulei-urej ueyedepuag
Op9 TZB'ELST 988"199'SOL 6BV606'LEb TZ6ETE'SSE (rz9'050'115) (otr'6e9'c1p) vHvsn (ionu) vevil
(o9z'vov'T6s't) (959'821”157'E) (6zo'8e8 vr") (6zo'se8'v1r'E) (Z£6'068"Tro'y) (oz£scz'vir'e) ueinsnAuad
(p6e'1z8'£85) (ses"cerw999) (cec869'9p9) (pgo"cos's19) (x701619'165) (ete's9o'zrs) (Yefe3imna1) 1 huge (euojsesodO uegag
(991/865'661) (oe9-c2st91) (se9-ce6'8ez) (6e6261'201) (os5"296-189) (689161819) J01uey "8 (Junfuen) z yuged (euo1seaado uegag
(069'959”185'9) (95”15898€”9) (906-Ez8'161'9) (6st's8e'rto”9) (oox'sxt”9e8'5) (sze-e9002'p) Iseuysiuwpe uep Lunwn vegag
(916'001”pcv) (otw9se'zse't) (vesrsecese'c) (wesonsizc) (gpe”zet'osT'z) (601'Tz01569"1) uejenfuad uegag
(seomozrsean) Nteceowsewen oItroreeotscen) oterwoeswoser) oo (tzosrtvoreosrer) — (ters-zogre9s'o1) eyesn uegag
SEL 69O'SSS”PT S99'SET TET6T GBT GPS CTL ET 699056 6TE'ET Tp6'066 TE6ZT Z0t”8Z7”960'0T YOLON VEVI|
Tesrstretstn) oo (leotestrzrtn) Oo (lroooseeertn o |reevessisor) |lesoeosoosot) —|lrse'trorots'1) NVIVNINId NONOd NV838|
091 PSEBT SSTOC8 LT ITE TOELT 50716191 996'L0E”9T 1959ze'ET ondasyuy
180'095'60p EST TE9'16E €99'6pO'98E 86t508'p1E KEB BBB IE 060'66T'8T£ deo yueynog
868'001”984'6T L106TL SSEYT 866'009'LE6'ET pSPTS9 TES'ET £89'GT5 LETET LU8'OLV880'T Snig sayseWi
BEL TTG SL5E 696851 TXY£ LL GEYOLEE TOB S9 TLT'E P9TTST LTE 9ST'10E”29TT Jaye
TS T6EYL9Y 860 SPT'BES"Y T07”290'90r”p IT TEL LL GUE LET ESTP 56090919 Janawisual
LST 598806 OTO TPT a81 T6b'P88 TPL BLLET0 99 SOL 687 PBS" 196"TOS'PS9T doysoyas
HisMag NVIvNTNId

£8L/6987T6LT

(ypydny woyog)

(Bunsisy3) eyesn ueser3ay veyegweuad edue|
6707 - yzoz unyey (13ny) ege1 esodey ISyaAoid
eyesn ueze|3oy ueyegweuag ueyekejay IpnIS
XGL VISINOONI TVOIGAW WIZLIH Ld

L- NYYIAWYI

Page 89 OCR 0.347
CL

LAMPIRAN -8
PT MET2ER MEDICAL INDONESIA Tbk:

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tahun 2024-2029
Tanpa Penambahan Keglatan Usaha (Cksisting)

(Dalam Rupiah)
ASET
ASET LANCAR
Kasdan bank tsssssosea| aeasw0070| an7aore20| 2n2mausose | 2s77esoata | 20320025002
Piutang usaha 2320732san| oauasannso1| oanagamsan| oSz2070008| ssmaarcos| —aatcac1e00
Ptutang aindain #sasiasoo| — sssrasan| oo asssnasoo| oo asamasoo| oo asasissco| —asas1as00
Persediaan masesarapa | osasaseraza | oseterorsco| osasaesa02s | oseseasseso | 61aK9asasa
Pajak dibayar di muka 2827.554.166 2827.554.166 1827554166 2.821.554.166 827.554.166 2.827.554.166
Uang muka 275.000 275.000 3.775.000 37000 2775000 3.775.000
Dlaya dibayar i muka aosocosus| oo s0sos7sis| oo a0n0g7s10| oo s0n067516| oo 308057516| o— 02001516
Total Aset Lancar Basasyaan | aeastanas7s | Soaraaersn0 | 3n251.025207 | 30052535583 | “Axs71a6501
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan. 56.150.692 56.150.692 56.150.692 56.150.692 56.150.692 56.150.692
Asattetan ansasaas? | aszesaroans | Aoa10702152| ano7ranasas | 35200270257| ara7a012057
Biaya perolehan atertetap eraaassn | cisaanasn | crsezasn | ascmasra| srscsz2ssra| sisca22s7a
Akumulasi penyusutan aset tetap (asptaoasin| Osarsgs3asa) (rasas2naa2) (a7020008e1| prs72sa76e7n| (oseeaMa77)
Aset haleguna 1naa72m0 : 5 9 2 .
Bangunan tsssacowoo| 1995000000) “t9ssoooonn| 155500o00| 1985000000) 1985000000
Ace, Dep. Bangunan (1.821.527.701 | (1.995.000.000) (1.995.001. 000|| (3.995.000.0001| (1.995.000.0001)| (1.995.000.000)|
Properti Investasi tawasiin|  samasran | samaroes| daatosose1| oo t054s20216| — sess10as0
Bangunan Isaraors07|  1sarworao7| oasasora07| asanaona07|  Asata0na07| 521401307
Ace! Dapi Bangunan usztantaol oo pasmososil oo mowasozesil o psoasommal oo Useamaon| — 32400487)
Total Aset tidak Lancar: Tnasosonsse | dsosesr2sns | dicano7as00 | “Seassmesei | “35011107505 | Ta aass1s630
HOTALAser Trsnsasesan |. Tisassszasa | T2asyasns7o| Tasocasss08| Taosasanesa| 295000125
IUABIuTAS DAN EKLTAs
LUABIITAS JANGKA PENDEK
Utangusaha msamas| oo sssanon| 20wmna| 20sanss| t076e77ao2| —raoss7na1s
Utang laidain 26326751 96326752 96326752 26326751 86326752 261326752
Utang pajak 177.573.265 177.573.265 177.573.265 177.573.265 177.573.265 177.573.265
Utang sewa 20250010 201250200 20250000 20259000 20250000 20250000
Pendapatan diterima di muka masaer2o7| — asasrao7| oo asaerao7| oo masas7207| — pasasn101| 746307207
Bagian utang jangka pnjang yang Jatuh tempo dalam 1 tahun
Utang perbiaraan konsumen monas oamearase| oo a0oansee| oo aasanasa| oo asnanaca| —012nee
tangbank 2aseaeaser | o220836s361| o22s8asnasi| o220naessei| o2200255301| 2268252361
Total Uabitas langka Pendek Gamesaatah —anasosno| arsacesosi | Aressiozra| —4snsasazsi|—Asar.1ooer
UAOUUTAS JANGKA PAMANG
Uabiltasimbalan pscakerja seransane | aer2022na| oo ar2o2ane| oo ser202sra| oo asra0sana | asnanaa7a
agian tang angka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh
tempa dalam Ltahun
Utang pembiayaan konsumen massasm| oo 2asas| oo 20asas| oo 2nssass| oo awasasna| 2053579
Utang bank umansa| amans2| wamansp| wanaasa| amans| 43na2s22
Total Uabitas langka Panjan asmsesas | somasans | 4onaeans| —ase3esans | Asm3enans | As1aena7s
Tora uaonuitas bastoseasa| —o7osanasa| —a7asanasse| aresansesn | 0707255226) 9229530539
erurras
Wodal Saham 3xasooodooo| s12san000e0| 31250000000) 312s000n000| 31250000000| 31.250.000
"Tambahan moda setor asaszassasa | 2n0c7assase| 20ne7assase| 20erassase| 20aeassase | asaKzassase
Saida tata 2asaymam | sasesesi| oroas7s0| 01asesmo| 24eaanasr2 | 3enana10
Rugi komprehensif lain 1318.925.965)| 1518.925.965)| 1818.925.965)| (318925.965|| 1315.925 965)| 1318.925.965)|
TOTAL eKuTAs @esLacaras | G2satinona | Gadazoos01a | “Gasa0ane170 | 20070xx02 | Caacasso.soo
TOTAL UABILITAS BAN EKUITAS Tamsznson | aswsezasa | T2as7an2570| T250610snes | 70655sssss| 74298.000a25

Page 90 OCR 0.493
LAMPIRAN 9

(PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tok

Studi Kelayakan Penambahan Keglatan Usaha:
Proyeksi Arus Kas 2024-2029

Tanpa Penambahan Keglatan Usaha (Eksisting)
(Dalam Rupiah)

IARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS OPERASI

ILaba/Rugi Bersih (1207377007) 17.891.010 s2sare202| 1202546159
loe 3.414.225.770 3.d1a.250.020 3asnmsese| oo 2s9146a266
(Total taba/Rogi Usaha" 2.146.248723 2502720035) 3asansasa| — asatansan| 3754310405
PENURUNAN/KENAIKAN OPERASI

(Putang usaha 5003238533 (15.105.207) 191075:225) 1932023797) 195.621.c00) 100.520.248
Persediaan sasasaszaa | opasasassnsl oo iseasr77an| oo tessasoem| oo rass0can) o— U7a7asc00|
(utang usaha jix0.06e.o01)| 251.839906 29559362 3046143 31359527 32.300.313
(Kas Bersih Diperaleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi Ta208ssas07 | Tasraso1o7| —33ssass3s| — 3sorzesans| oo 3sasaas2sa| Oo Isanasace0
|ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS INVESTASI

Penurunan / Kenaikan Aset Tetap - - : - :
Utang Bank Jangka Panjang 2 s z « .
(Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi : - - - 2 F3
|ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS PENDANAAN

Kas Bersih Di Tbigunakan untuk) Aktivitas - z : z z :
(KENAUKAN (PENURUNAN) KAS BERSIH DAN SETARA KAS Tanonssaso7| —asnaso1or| —3senesssas| Oo asorasssya| Oo asasaasasa| — 35263nxe60
IKAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN esesazoss| 12865.ss0se3 | s43esw0c70| 17731070210) 21232345089 | 28771650313
(KAS DAN SETARA KAS AKHI TAHUN. Tasesssoss| tasesaaoeno| Inyanorenno| Tigsnsnsoss | o2n7.es02a | 28326035005

Page 91 OCR 0.267
GSS 019 TTB'6 P18'0191906 TB TOS 2961 Brstcmaowa | osescrsosp | ososesosue oo (lpesteert1org) 2NJOA Juas21d
os'o 9s'o v9'0 210 t8'0 160 001 J0yo04 JunoosIg
ss sy SE su SL s10 - uoneynoyeo JeoA
0n61/CT 9661ZT peL/zT 9661/tT 9e61/ZT 9661 TT kerna agey JunoosIa/DIVM
vtvTitseset oo Jeszsorevoar Jeertcwvoszr Jozgzsteooe oJosozrsses oo (vcegeouery — ((vesteeicose) sex snay (seintungy
099 pbE'BbS'E PSU SPE SPSE 618'BITTOSE cesseszas oo |1orosszert oo | 1osesesozt |tves-tee-t1org) sey snay
(p1'596'sv2) (p69 Tos'8Ec) (sog'9pe'tez) (oos'260”szz) (seo'ste'9s8T) | #84'601'z90ro1 - eliay (epow ueyegnsag
- - - 5 - " (pes'tee”1108) #segsanuf
5 5 5 i & (ut) e8ung
99T vIb TEST 9S9 B1 LS GLOBE LTE ezogesvire o|1eeoes'tpob | ocesetvrwe iseisoudag
BET'9P8'TOTT TGT BL OLS SSTLLT'8TE OTO TES'LLT (se1's80”189) (1v0'116”19T1) dwoouy 3aN

(yordny wojog)

ONILSISNI - UEyEKE|OY ESIJUY

eyesn uerei3ay ueyegweuag ueyekejay IPNIS

GL VISINOGNI TVDIOIW WIZLIH Ld

OT - NYSIJINYTI
AP... Dn Ae oo Ho.»
Page 92 OCR 0.254
yeAey 60 Box'sTB'tOo'ZT |nee'zs 200'ST x
2eAe Ope esezecOsret |xSb'p9 19600'0T P4 uejenfuag yoyog uegag

xeAe1 oe SET TES09YOT |209SL p00'5 r3

xekeyyepiL | 90'0 (rrerezsrtzo'1) fecu'et- 9500” ST- 2
1eAe1 8ZT Be1engzte9 jeep s00'o1- £ uejenfuag

YeAEI TS'£ gexerstccoz |ss'99 19600'5- £

xeAe1 s6 ssgagrtsee (xwo'69 aco0'sT P
MBAET 137 Osop2zzzy62 (seoove 900'01 x iseasanul|

xeAe1 2 porTezeos"te |sT9'6z Iyeo0's P3
xeAe1 9s Bas see6Lste | 48/58 Tun
SEMANISUAS SISILUV
606'PT 1519 2cv6'£ koe ets'8- 01'sT- Judunsanuj uo uinyay)
KLB EB0 910 148'0 KOLT- 9T0'2- Ayinb3 uo uanyay|
(9s x90 Bt T I9ep1'0 1E6T- 9680 1 Old ON)
9616'5 KaLT kel Lagi (KT9T- 909” 1Woug Bunvuado|
x6T'ss xor'as ufoug 55019
sempaenyoid
Zerovroxeez | osezzstatwe | oreecrererec | stetexcoeret | sworerersoevz | seeests9oret jujog uang yo2ug
seoseztsezt | ozzzowscret | toreeotecet | sveseowosar Jasstroeoeret | crszo8'69srot (iso9 a1gouon) eyesn uegag
sswsrweretr |eoresrwuvtr |toooseeerti | ree'vessstsrot | ssoeosoosor | 18e'Tpgrorg, (oso9 paxya) verenfuag yoyod uegag
oersereceor Isawszersoosa loszeesesewt |oooszwsetre | o0000s'zewez | es1eo8'zTeLT vejenfuag

Jujod UanJ 10319

(yordny wojog)

ONLLSISNI -IOH Uep 'SENANISU2S “SEUINgENOid "439 SISTIVNV
eyesn ueyei8ay ueyegweuag ueyekejay IPMS

GL VISINOANI TVIIAIW MIZ1IH Ld
TT - NYSIGINYI

Page 93 OCR 0.231
Oreoozeseaw | osezcezve'we | oowtsertos'op | sstzzoewese | corzesezeee | votpeoeses | unueijdu | daH/isingoua VAvig IV101
Tustoezecer Jerszcesoztt Jacwcrwsecor Jecozeotice oJsecosorera Jesecoeseet | unues you JeNBIg sayowusudL
hoesepora oIsesseswusu oJaoeewosieo Jrserseora Isewevzoors Jerceewossi | unyex du wawnassur yeg
oocergeesw oJergossstzy oJesezsrosee Jetoseocose Jeorezrzsre Jerwerseus unye, /y snyur Bueti
Isresorsezec Jesutowosete Jsogesresrer Jevessesecar Jerwovzrooor Joecenuwsww | unues ydu epow Isani
test ceecer pereen ceert tos'szt Kiai yunyay Pada Jnowsua
T99'ps Eros loseer TLpBv LEO Ly wun/da Watunugsu| 129
SegTzt e2oTr agpTT Lertit 906101 areyor wun/y snjug Sue
zusasp oooeep cegszn Ega eter Lenzee wunjdy epon sang

isangosa vavia| “1

K0 ss0E 230 R50 x50 x tnmosa|
srevestiget | p19199615'19 | ge1T1099T9 | 9OLSLX1019S Ooo'ooo'880'p1 | unuez /dw NYLvawaN3d IVLO.|

Siescoosooc | ssessseowsr | vccTuwsogat | oogsex'tetsT Dov'oooor8E | unuei /dui enda TaywsuaL
sizgcotertr | reszuztowor (ssatucesse | ersorzeoe Oon'oooverz | unuei /dy vawnasuj xeg
sesesoces9 |eoerreeeoo |sesoestsis | teworsutos Don'ooooszt | unuex /dy snjur Duet
zassagonsrse | rooteseooze | rcesetewez | ozeosrseozz Jooozecovswa |oooooovosg | unuei /dy epoy sang
Btpzez Gessat OBeera Oor'9oz Ooorooz aun/dy eNBig syawisuaL
9EsSL ODEEL 520169 EB6 99 00059 yunjdy Yawnsysuj yeg
vIfvLt #ST'6aT Ost'est SLSpSI O000sT wan/dy snyuj Juri.
psT169 819919 2519 O0e'81a 000'003 uun/dy 'epoy sung
xsoe | seo —Issoe Ksot - uworol
Ooe 0089 Oow9 0004 Dos OoE vemafiun Fendi anawisual
Oo9't 006 TT Ooz TT 00sor 0086 oovs vejna/uun vawnasu yeg
oste S16T Oogz s19i Ost Oorz veing/yun syur Sue
Ec stov 0gxE SE goee sega vemefuun pon isiny

Kiivuen)|
lx06 asa Kos as toe 09 simpoig seujan|

B8 881 88 88 Ed 96 unye1/JNxay3 UeHI
Kd " v ud 1 La ueng/jpj3 HeH|
a u kai kas Ka v uejng|

Nwrwarnaa| “1

swnsy

eyesn ueyej3ay ueyegweuag veyehejay IPNIS

YA VISINOANI 1VDIAIW IZLIH Ld

TE-veydwen

ud
Page 94 OCR 0.284
BOT'SLL”TOT 9S

Otczroseset | osezoteseot | ssezrereowst | covvosseeet | cozesctvsct | 48x 619ert Nyivra3g NnHvi Hisyag (IDNU) VaVI
(esreessvcs) Ilczveseesew) Ilecesoeover) (tucwzosteee) tbesoeuesre) |loser9egrsoe) xeleg
Gowsogepsrec | orerstscpztz | cst'sozoscet | esz19woz8LT | spL/6zs81091 | LET9Sc68EY NYIISVHON3d XVrvd WN1383S (1DNH) vaVI
3 - - s 5: # urej-urej uegag
- - Bi s - 3 ulej-urej ueyedepuag
Gorsoyepsrez | orgstscoztc | zsTgoz9scet | 6sc19wO8I | spxezssLo9t | LeT'9sc68E vHvsn (inw) vawi
(ops'669'015) (ers'9r1'98s) (ops'pz8'88S) (ov8'v28'885) (op8"v18'885) (6p6'p17'961) Isesnotuy  uejnsnAuad
(5et”sz169) (rs4”199'19) (1t1'659'59) (st8's11'29) (000'028'19) (000'000'0z) 12807 ekerg
(o29:116'01) (szs'86z'02) (pt1169'6T) (Sp4p11'61) (oo0'evs'81) (0000009) MLM B LV ehe1g
(xs1'88s'yoT) (xz9'zev1ot) (v21'884'86) (sz1'€15'96) (ooorsb1'z6) (o00”000'0£) @dueuajujew "8 JoinJas eAeig
(zzr'ovo”sZt) (epe'rp'oxt) (bz£'16€”59T) (etorzos'o9T) (685151581) (68s'o8e'os) AkasAI eAeig
(SL59LS'B6P) (ceg"toz'e8t) (e0g'ert'69b) (zpS'6pS'SSv) (pts990'zpp) (x81'vos'cv1) yasifeo
(roorssorovvv1) Neerezcrezrt) losstrszovt) Itesooscreset) (leveroozeset) |leru'erorstt) eyesn uegag
Ooreeoescsa | stoesccitec | secetXe9Ttc | zreZvLtstet | Z6996c8eyt | 9sssoeves'v YOLOY VAVI
TersTosucetn) Nerscasooztr) (ecwztrsecot) (lecozeottee) (locceeyeewe) |(ozoeBee'a) JeNSIg JayOWISUAL
(rzoesevara) Iwessestusu) Iloosarosreo) Iuesezgeero) Ileecercooxs) (NercebwossT) uawnagsuj yeg
loseczoeesr) oItezsrsos'staw) Itesezatosse) (lerosegcose) Itorecwzre) Nezweset3) snjuj Buer
(srwsogsezec) Iteszzoroseta) Itsosese'6ewet) ((svc'ssereex"11) |tezeove19o91) INosweo1vsvv) epoy Isiny
(ore-ooz'ssergp) Ilogorzze'zve'vv) ((oortsercosror) (lssrzcorsvsroe) |(coerzesrezeree) |lbttveorestre) NYIYNFNId XOXOd NV939
Etusceosooz |sorocerorsr | pcztpusogot |oog'seztez'st | ooooz6ersret | oo0'o0orors'£ jenBig JajawIsuaL
stuozotzytt | pe6cztuswor | ssetueess6 | sy4/807'1698 000211448” 000'000"p8T'Z uawnasuj yeg
985'£506859 | SOE TIS'BE09 BLEB9E STS'S TEw0Z94T0'S ooo'sosrs'r | o00'000-09T-1 snju Buey,
T9reegossse |rootsssogze |trcesezseez |eceost'seozz |ooovzeorswz | oo0rooo'pos'9 epoy Isiny
OLev6BTL9EL | pL9T99GTS19 | BETTLO'99T9 000"p68 TTB"OS HISM38 NVIVNTNId

000'000'880'PT

(yoydny wojpa)
INOTY ANVLS - (NG NVHVSWVUNJA) LI3rONd MIN
6207 - yc0z unyeL (13nw) ege1 uesodey 1SyaAoUg
eyesn ueje|3ay ueyegweuag ueyeAejay IpniS
A9L VISINOANI 1YOIGIW YIZLIH Ld

ET - NVEId NYI

Page 95 OCR 0.163
eror Sertot

ora

pa

Tove

TEE 20 LeTTE

ea

Swa va vinitwn vio1|

Ora

Bere 9a30s

Besar asE SE

S10see LET

tesges9Za

Sana yv201|

ESerSwO1goS

ses

GET Ser SSS
Wenauze9

ses

orgeuyerese

seoeserses

25wLsesoset

066118 rob

Snoesezses

K8L SID EYE

s00esezses

Tanda
et op1es
ovampiepow veyegwe
wewesirpan

swuna|

Terewcerwar

Gersrtsa

Svinayn wwio1

aa

Seresasra

Ka

Tuefueg eaduer seunaen |e201 |

sara Batan
uaunsuoy veefergwad Busi
Unyen T wejep odwer
kuntef BueA uejBeg |Sueingp yejavos Buefued exduel Bucgn uerBeg
#bayeosed uejegun seypgen)
ON YINYA YAONYI SYANISN|

Teratai

Sen Es asa

Kera

Kata

persirviss

Sepong Saver seamaen Ioi

ssersseseEi

Teeuerusazr

68pB00 SIS TT

1S 6pz6ewor

0015110138

Keadaan
uaunsuoy urekegwad Zurin
unyer | wejep odwan ynyef BuwA Buslued exBuel Bucan verdeg
eNnw Ip ewudup uvsedepuag
ewastuan
aried Bucan
guy Bun
wemuan
Nona weoNve saran!
swunya nva svanevn

Batere anis

Ter orereta

Pan

Ter IOI

K7

Tas wioi

RO vIT Del

TESOREBLEP

Sywrnt0616E

Ter esa1ss

ET8L53STS

Teuen ep ianvimol |

Maag
sussera2t

SET 1SSSR0
#sreLeont

ORE GET GET
serenweras

GE APA LS
1esyoworee

BLESS GOT
6Sg021 Ovi

Derpamg KAV

audrey ras

urunituen yeted 3s
WONYI NYOIL 135Y|

SSrSET es

PRA

Beren

Bere

Teu imai

sesLevoras

#OssTnIL
L61 210TTP S3

TSS 6Es 1615

torocescee

106566278'5
TTS 66POLT'EE

Oe6'tseteeT

000005 201
SLs'8150005

Bang trap eka
emwtun
canw psetegpaelea
vempassng
Wee Buron
uesn Bawa
weauep sex

Won sasU

J3SV)

(ueiny woyag)

INOTY ONYAS - INA NYHUSINVNAd) LAN MIN
620 - yzO1 unuei ueduenan sisod weiodenIsyohoid
uesn urrerhay vevegwruag uryeArjay Iprus

AL VISINOONI MVOIGIW VIZLIH id
Nyata

Page 96 OCR 0.186
Teruotiwss |ewwereteoss (irecroworas | zissevornee |recesweover | sesersooos NARVI WIIY SY VEVSS IVA SV
sawaretwasa |tercvsyorsy |arseswortee | tesossoowsn | sessusooos NAHVLIVMY SV VUVLIS NYA SV
Boreeseseet |usrtewserin | oreweweret | tesessoorwi | ssenereover | sisa1sooos SN ava NVG HSNSa Sva Invanunnaa) Wa
Don oos ToT Teruepusg SeNAnaY PAmUn BEneunNa) Walosadig Usiag SEN

00005 251 WpussTepan

INYWNVONSA SVLIALLNY NAN SVX STIHV|

Tecerwersne Tooorooste1 kata Koe

: 5 Turuea aaverura Tua

(seeroz1ane) : (pnihurusepye1 195y ueeuax / Usurunuag

: (000'008'261) esa yasy uemeuan /Usuunuag

ISYASAANI SWAIALLYV Dinunn) java Svx SNuY|

ToressGar PA KA Cas srs oo Bendo semua Paman ueeundhal Ucp Uarouadia using Sy)
Batasi Tesascarii | zeresasaot DO ELL V3 Kenduan
coorereozr) Uurezsrose) —(uxrorotse) (ote-tss-168r7) veepossoy
lessuswora) oo Juvawssos) o(teremwersi oltswecorss) Itszasorassi —|lovooostorv) @yran Buranig|
ISYUSGO NYAIVND/NYNN UANG

Toocrceste |ewarrssin | sortosseesi | meesrczswi | eroazooerer | serwesoise Tuna anget Teo
599669075 ETS OTT SBS MN NI Besbouy 9 eragag
sirmoseser |ocezareseor Jasersrcover Jeavsosseser (eocesctrser | rareraeare gssog (ann/oge1
Isva3dO SULINILXY binunn) rawa Swx Snuv|

(w0x3ny woyoo)

INOTY ONVAS - INA NVHVAWYNAI LDarOd MIN
Gz01t0c sex snuy isnohong

yesn veserdax eyegueuag ueyekerpy Ips

AAL VISINOGNI IVOIOIW YIZLIH Ld

SE NYANAANI

Page 97 OCR 0.320
6L9 YTE1696 Ecrocostoot | ozs'veso19r6 Tre'coz'6ssot o|oozteceosot |azcgosrecet (ogo”est'os1's) anjoA Juasald
os 0 950 490 110 T80 T6'0 oo 1019Dj JUNOISIG
ses SL s1€ SL SL s1'0 2 VONE/NIJEI JEOA
6121 961 66LZT 961 TT 9661 TT 66121 96612 Aye JUNOOSIG/DIVM
Trweso'sorog |eoogsess9o9 Istcbes'tsecy ocworsuse1a loveovegsoet (lorsvze'zse) (980st7091'5) Se Snay ISEINWNYY
soreeyeoret |sestiwoet |lersuveverst | tesessoozvt |osetceeower | s4s'810808 (o80resr'o9T'S) sey snay
9p9'T86'002 605"Z6T T6T TSS”/08T8T ELTOT8 TLT LOE EPT6LT Op8'£890BET 5 eliay jepow ueyegnuad
& - (seer9c1'986) # 2 (oooroos'zeT1) (o80”esy'o91'S) IseJsaAU|
- i - - - 2 2 (4-1) « e3ung
9p8 669015 ETS 9TT/98S 9v8B VT8'BBS 9V8'P28'88S 9V8"V18'88S 6b6'PLT'96T 2 seisaidag
orzrrosesst olocecoresear |esetrsrcorst | zowvosseeer Jeozeseirsat | usyergecre - awoouj Jan

(yoydny wojog)

INOTY ANYLS - (NAN NYHVIWYNId) L93rONd MIN - veyekejay esijeuy

eyesn ueye|3ay ueyegweuad ueyeAejay IpnIS

AGL VISINOANI 1V2IGIW W3ZL3H Ld

9 - NYAIdINYI

 — | Nag | JG — 5 BE — BN — NG 5: | 3 2 2 IA 251 MA — NAN 50 YG sc: | TA
Page 98 OCR 0.242
xeAe1 s8 GSLELb1899 —(KTP'SS ps00'Oz “
yeAe1 89 GLUSTE TGT BT (KS8P6 400”ST “ vejenfuag yOyOd CB:EH
XeAe1 ts LLL OTW EOE6T | KOBTZL 2600'01 x

xekenyeptL |os'o) (rvotsz'108"1) — |e/u 200 'O7- £
yehe1 6/1 o6ss669z89 — (ot'zs 900'ST- £ vejenfuag
MCARI kana SLLTrwsewoz (190116 19600'0T: ,
YeAET SL LLTsegOL6'Bb | 1Ep'GET seoo'oz P3
xeAe1 EL Be Ts9EvUen (IC Pot 005 x iseysanu||
xeAe1 £0'8 T6r69wOTS6p (166WGPT 00/01 x

8

901 E0T pYO'OS

I90ETIT

Iewuong

SEMANISUAS SISIICUY

96E09E
9615 Ta
gepz S2
Ixoe'ze
Iaee'pe

9ev9'B2
9680'sz
9zT'SZ
Beri
96LE PE

9619862
9Tb'0E
1966672
I96bO'TE
LE PE

#61 017
eps GE
baru
(S8 TE
basal

(#E0EpC
6E883
989 P1
9p9 TE
KtEpE

96vE'99
9sto'6E
goe'c
ego Te
na

Juawysanuj UO uingaY|
Kaunb3 uo uunyay|
aO1d IN)

1foug Bunvuado)
aoug 55010)

SEMIGENjOId
TLTST61SE'Gb | £SE'E41/90E'Sb | 894'10W'6vb Tb G9E EDS 64X LE VERBSTTETPE | TT9 T9ESSS6 Jujog uang yoa1g|
190'880'ObT GET ELL 6TPL 985 TIS'Z0bT EB9OBTEBET 6p6'99L 6SET GL CPI Sbb (350 aygouon) eyesn uegag|
orsoozssesb |oorzzezotvv |osrtsereosop Isorczosveroe o|eoezoseeee | rrrveoesce (505 pax) vejenfuag Yoyog uegag|
gevest19EL |v19t99ets19 | BET TL099T9 BOT SLL TOT 9S Ooovesti8Os | 0000008801 uejenfuag|

Jujog uang yo21g

(unidny wojog)

INO1Y ANVIS - (NG NVHVEWYNIE) 1O3rONd MAN - IOW Uep “seyiNNIsuaS “se1jjigenjoid “AG SISTIUNV
eyesn uezeiTay ueyegweuad UeyeAeJaN IPMS

49L VISINOGANI 1VIGIW YIZL3IH Ld
LX - NYALI NYI

Page 99 OCR 0.236
TSy 181 1661 S1 006 LS9LT 60£ ZLE TLO'9T TO9 TLS"SYS"VT 09r'EpO'pEb'T O0w TL6 LLST NvTwr43g NNHVL Hisu3a (IDNY) vaVI

(say toreeors) (p19vew'086'p) (vorTse'zes'p) (tot 165"201”P) (c68"1£0”105'€) (6eroz1'cze) O1ON — uejiseuJuag yefeg (uegag) deejue
L0T Yp9 9OY'SZ GTi GEE BE9 TT Ely EteyO9 Oz EOO'OLT/BL9'BT GSETBO'TP6'ST GES TGO'SOE'E NYIISVHONIG Nvrvd WN1383S (1ONY) VEVI
(seg'9v1've) (2421533) (osr'oz1'ze) (966'016'621) (s00”119”z1e) (os1'988'561) ulej-uje| uegag
OE9SE0'E BL SPG 96588 Up S68 Tb9'T ELT6bTt ueujej uejedepuag
ET SSE'BE9'ST 69OTTT'699'ZT LTE'SBT YE9'OT L158TW'SLL'BI ELP OTT TSTOT LT 628860 vHwsn (ibnu) va
(spy settb6't) (rog9te'cz9" (6e1'sesre9s'e) (6zs'scovswe) (cewr810”180”7) (ot'8811cwe) wegnsnAuag
(809”STz'5y1) (rerezorors"1) (616 v8e”s9t”1) (cz68se'otvT) (0e1'919'89€'1) (620'0pb”161) (Yeregimna1) 1 yuged jeworsedado uegag
(291”865'661) (oe9rczs"tox) (oe9'e68e1) (626"261/E01) (055'£96'189) (689”167'819) J01u21 3 (Bunfuen) 7 #uged (euo1seuado uegag
(069'959'185'9) (9e5”158”98e" (906218'1619) (6st's8e'y10”9) (oo1'sze'928'5) (szerz0z'00e”t) Iseajsjufupe uep Linn U2g29
(16'001”vev'c) (orwosc'zse'c) (resrsereee) (cesoresiza) (epeerosT'c) (601'Tz0'569'1) ad uegag
(esurzowooz'v1) lrrocrevesvt) oIttosesoevzrv) o(lssoosesecen) |(corteretrwn) — (esorsoe-zesro1) eyesn uegag|
TOT'E9L/BEB'6E 6L9 PC EOE LE 116 89T E88”YE TT9B69'ELS'CE BE9 BT OLE'OE BSTPET TE6 PT HOLON VEVI
Toreooreseerh “looozeezvewr) oItoswisetosor |lsorzoersoe) |lcoceseceee) (lrvrpeorescre) TISN NYHVEWVN3d
(eswstwerstt) oo lteocestvurit) oItroooseeertr) (treevessisot) (tesososoosot) —(rsetr9os) ONILSISN3
(sorrorgrsozrog) |tzzvvcosrtzerss) oo (trasteererorts) oIloswtsseogrzr) o|leoeroorvger) |(szs'sex'e9o-t) NYIWNINId NONOd NV938
OLEYOB TL9 EL 49 T99'6TS"19 BET TL01199 T9 BOT'5Z4”TOT'9S 000"p68"TT8'OS 000'000'880'1T 118 NVHVSWYN3G
OGT'SBPELE9C Bzt'STE'SO9'ST OST ES 6SB PC O00'SLPSET'YT 000'00S' EV Ez £81/6982I6LT ONILSISN3

HISM3G NYIWNTNId

99S"6LE'SYO"OOT TOT 186 YZT E6 Bp 019 91598 BOT'OSZ LET'08 000 66E tbt DL €81”698”000”€

(yodny woyog)

(isyanosNov) 6z0z - #zoz unye1 (13nw) ege1 wesode IsyaAoid
eyesn ueyej3oy ueyegweuad ueyekeja) IPNIS

Y9L VISINOANI 1YIGIW M3ZL3H Ld

BT - NVSIJNYI

Page 100 OCR 0.165
Dot CEK 28E SPT OroEra esgoEi Tes aaceot Sena sesae TES ET SLIYS Swan nya svimavn vi01|

BO9 PO TELSTT O3erS9y SPT BOT SarorEBIsTG PGGO6rTOw'BL STS ELE LIS DI Swing Vi01

(Goe'sces1e) (soests te) (eoescesne) (Soe sceste) (Sse'sze81e) Wr psusyandwo Bu

STrLIT TNO OevSEsSSTLy 94691V125-TE #OST9SOTNLT 9E0/P6E9S56 cart opres|

OSPSSE 9862 OSISSE-19862 9SeSSE'L9862 9SvSSEL98'6T OSWSSE 198 6L 20125 jepow ueyeguej|

000'00S Tiir TE 000005251TE O09'0os'zpyTE 000005 z17TE 000-00”ZppTE (ucyes pom)

swara

EETSRoser Tareer ane Geo Erret Sao Ten ost it TS EL SETOT Too serar svarnavn 1v201|

Lx C9E 2869 SL 69E 2869 SLV6OE 286 Y SLV 69E 866 SY 69E TES Lv 69E TB6V Tuefueg erduer senjgen eo1|
Tesareier Tenar Tee TES IETLe Tester Tester Tue Tuan
BLS ES8ENT GLS ESAI GLS ESEEVT Gs'eseenz GLS ES8 EP GLS ESB EPL Watunsuon ueekejgwad Burn

unyen 1 werep odwaj

ymel BueA uerdeg iSucuroip yefonas Buefurd eyduel Buean uesdeg|

LE EDE 19 reseor19e #LE FOTUSE #LEEOT19E LE ED 196 PE EOZL9E #laayeosed vejeaun sexiiaer

DNVINVA VAONVT SVANISVTI

Ina 8VO96eT TOL EL ES P1 OLS LO BIT SES ESL Tati mata Sopuog enduer sewraern reyol|
TO EIEBOTT TOE PE BIT TOE E9E BOT TO ROE BO7Z TE BOP BOLT TOE EOe BOT aura Buah
#OULIE Get YOTTIE GEb #OTTIK ee rorzieeer rorcirser PST IE SEP vawnsuon ueefpigwad Burn

Uunyes 1 wejep oduuag unnel BueA Buefurd url Buean ueideg

101156004 tor19e9te Kor v9e9v1 10119691 10119 9pL 1014369vL nu Ip euniayp ueedepuag

0000stoz 00008101 0000st-oe 000052'02 oooosror o00ost-oz 2s Bucan|

SITELSLLI S9TELS LAI SOC ELSLLI Sove1s ur S9LELS LT SITELSLLI efed Bucan|

Isge9a ISL9TE98 TE Isr9te9g Iseyee98 2s191e98 we-uey Buean|

6sr06r'02191 8SO TER SEGI 9067152011 TROGL8GISTTT (2195 TT Ezerrsore eyesn Bueani

ya0nad YAONYr SVATUBUN|

swainya Nya Svantawni

IST LSI E8YOLT OGLGER LBE GUI Oto'ers'659'0ET Tas ear Bor ET Sp yis Deras Eiseero1oya 33sv 1101|

Tsro1vevate 150759 PESSE GeRa9sZoT6e 060220S8LTv SIS t90cErs SS0TrTozEer Turn wepu aasv ino

Ore cereiz GOT BPA 9S BLTLSS LG 0000008 O00000O11 000000051 Diat-pntamng Ye IPTV

058015886 9160857901 186 OSOTPET SPOTET TT (seasanu nuodoud

- - - - #ung-yeu 3asv

OEW SIT CLETE TEFTLI SORE 1988/608'6801L£ ISES9L TEFOP Sigozwetutr (5695T 1S Lp Onau-dryan rasy

zs90sras z69'0S1'95 269/081/95 zesosr'as 2690195 z690s195 ueun9ue3 yefed yasy|

AvONwA NYAL 135V|

S5EOvEOPELET ESL C3T EOS FIT TT 10 OP TG TEN ISL EOS TL SELTSS Ter Es IIS TE SEE SE Seburn 3asv teio1|

918190 802 SIS 190802 SIS 10B0F J SIS 150805 STS L90BOE Sanu ip Jekegip efeng)

O00'S4L/€ 00/11” O00/511'€ O0D'S1LE anu Buen)|

OOTYSS BT SOTPSSLTBT OOT ps 129 OOVPSE LL 'eynw jp sekeogp yefed

SES TILLLSOT SET'ES1-EOOOT tersosysre 6resesos69 useipasiag

0OSET6 658 0OS'FT6 658 DOS El66s8 005 16658 urei-urej Buegnid

sex'cryoseor 1seeLe ae 9ES1118'0168 U6ETETEZL9 eyesn Sucarug|

SET9EJ USTIT (6191551888 TSS 1291819 18S'BROSSS GP 108'051/050ZE 069916 89'L1 2ueg uep sey|

wvonv143sv|

sy)

(yordny worog)

(ISVANOSNONI 6ZO - P2OZ unyeL LeBuenay ISIsOg ueJodey (syahoid

Yesn usseidoy ueyegucuag ueyekeroy Ipnas
AL VISINOGNI TYOIGIW W3Z13H Ld
SE -NYUIGWNI

Page 101 OCR 0.204
CE Ter s1ses Tes tennin 1s Ge5BTe rat NOVI UNY SVA VAVIES NO SW)
1er91ssees Z65”129618'19 18S'880'655'ev 950265989 NNHVLIYINY SV)I VAVLIS NYO SWA
TooorT Leste Sis Bag 050 TT Does TETEK SWA VEV23S NVG HISU3G SV INVNNUnNad) NYAIVNDI
O0G'OOS-Z6T weeuepuag seyanyy (ynyun veyeuniig) yajozadjg yisag se)i|

D00'OOS CET TEPOW GPgyeuSy /usurunuDd|

NYUNYGNI4 SULIALDIV NNLNN SWA SNUV|

(Ce (oooroos ter) BEsanu SENAR Imun UeyeundIa Wing Pe)

- - Tuelueg over yura Fucan|

see 9z1'ogo) (oo0voos'ze1) Jeduen yepuy 195y ueyjeuay / ueurunuad

ISVASIANI SULIALDY binuNn| taVO Swa SNYV|

TOO'OTT 1692 Sy9'BBBO9OTZ YEN YAEOLOLT Tesado seungny finaun ueyeundia) Hep yolosadia Ysisa se)
TRY 6SO' STT TSTOTOTECT 1978017358 Tue bucin
(orrsogcasi (o6r856515) uroipasuad
(res-1te 001) |(trr992901) euesn Bueania|
ISVW34O NVXIVNIX/NVNNUNNGId|

TOT peo Tpc Te Der 15P BOT TT Toral Tetet DioTes esa Ten angen aoi
SPL SEL TPG TOR OVGTT9E GET SES EISE OAT B8TLTPE Besowny 3 Kersardsa|
SSEBS8OOFET $29/08S'S81 LT MIS SIT ETLsI 00X IT OSTT wis:ag (any/egei
ISvU3GO SULIALDY binunn) ruVa swi snuV|

(worans wojoa)

(ISvANOSNONI) 6202-PZ02 sex snuW Isyahong
EWesN urasilay ueyegweuag ueyekejoy IPnS
AAL VISINOONI IYDIAIW YIZLIH Ad

OT - NYIAWNI

Page 102 OCR 0.276
g9sorcsozis Isorzesezots Jerstesestwr Ttrsoeserwoe Jrroescorsoz Jurgozeecron  Noz9vectecen) @NJOA Ju2sa1d
0s'0 950 90 TO 180 T6'0 001 101204 JUNO3SIG
Sts SLy st raga SLT sL0 - WONEINO|EI JeaA
46121 966121 066121 K61 TT 96121 966121 96612 agey JunOos1G/IIVM
Lerozcesewit |eoesecetste |seszesoscoc |eszesosegos Jessseersrte JosesssotsT  (oz9vscveren) Sey snay Isejntuniy
scrvereostc o|ucurceectc Isvescersset | vosvreweect Isoroswceevt Josesesorsut oo Noz9vsxtecet) se) Snay
(se0o'pse'tr) (s81”8091) (esz'8x0r05) (Lwesets) (oeztugesT) oo |orrezrse6tt « eliay jepow ueyegnuag
- - - i - (o00'00s'z6T) (09 v81Tete1) Isegsanul
- si - - - si si (UT). e3ung
SbL/SELTV6T z08”916zc9”€ G8T 565 E9S'E G25'sTo'pstre LErBLO BO" OX1BBT”LTVE & isejsaidag
Tewcsreeet o|eserosusgut Jeoezeetoar Jaogzssvset Joowerorerar | oorT46esrz si @w09u| IN
(yojdny woyog)
ISVANOSNOX - ueyekejay esIjeuy
eyesn ueye|32y ueyegweuag ueyekejay IpnIS
AAL VISINOANI IVOIAIW MIZLIH Ld
TC - NVSIGINYI

1 CI Aa ADD. .,SnA BD Ii DA It aa Oo
Page 103 OCR 0.196
tzsorseviorr |oce'ta 00'02
Terergassoot |xse'tor Ixoo'sr
xoo'or

uejenfuad yoyod uegag|

o0'oz
00
xoo'or

uejenfuagl

o0'o
o0'er
xoo'or

AA bag Ga LN

SeunnusuaS SENCUY

1656 OST- Sp EET- 69 UT- 114E6/6OT- |9616'66- 48 Gr-
ses'1e- seo'sz- psry'oe- evs'e- Lxeeras- ocusre
Ieeersa heru esa pesa'pa easy pxoog
Iweg'sz akoerya Iess'et meow'et keg'Tz psnstcr
saree xoo'or sze'otr sxog'op ereror aga

Jusunsanuj uo warga!

Kunb3 uo uurgay|
os 1N|

o1g bunouadO)|
yong 25020)|

soseeseooot | zotuseverte Jarrorgsas9a | soroszteros |oooweewrre | ceweneroooze

SEUGRayoId
#esupesstoz | tarssrezc99 o|orrerstesta o|oteoswzosis |eszueoctrs | tartoovossa Jujog uang yoo1g |
Gec-towooz"yt | riocreweswt | tooeeorercyt | seooszsecer (sortrerrt | cs0soe'zesor (1809 argowoA) euesn vegag|
soeoiy9ozoo |tewcosicess o|uzsureersis | sorisseooe |aseoorvuser | sessewesowi (1502 pania) uetenfuaa yoyog vegag|

uejenluag

Jujog uang yo21g

(#ordny wojog)

ISVOFIOSNON -IDW Uep “seyinIsuaS “seygeNyOId '438 SISTIVNY
(OYeSn Uese1I5y veyegweuag ueyekejay JPNIS

MAL VISINOGNI TYOIGIW BIZLIH Ld

TT - NYANYI

Page 104 OCR 0.361
9662 ZT

96S0'ET
066E'L
9610
BE L
96169
ot
oo1t'6
2056
6s
bad

(ox. (ata)/3) 4 (pi. (ata)/a)

sagw-(pa-wu).g) Hu
ena

IDVM

2x
pi
sagu
Gaun)

2m
PM

Ie1ide) j0 1509 aBeuany PONYIIOM

Kunb3 j0 1809
(kei Jayw) 3929 70 3809
(peosds yneyag paseg Buney) sagu

wunjuraid YSId 3SHEW

(Nns) 21ey 2244 xsig
(Axoag) eyag Aunb3
Isajajul

Aunba jeo1

yag wua1-3U01 je1OL
ayey xe1 annoaya

(royydp) fo 150) abpuany pa3yBIaM) JIVM

Page 105 OCR 0.914
FOTO-FOTO £«

STUDI KELAYAKAN

PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
KBLI 30921 | KBLI 32501 | KBLI 32502 | KBLI 26602

PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk

Page 106 OCR 0.904
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

TAMPAK DEPAN LOKASI KANTOR DAN PABRIK 2
PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk

TAMPAK RUANG RESEPSIONIS (NANJUNG - EKSISTING)

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 107 OCR 0.904
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

TAMPAK DALAM RUANG MEETING (NANJUNG - EKSISTING)

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 108 OCR 0.886
e KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

TAMPAK AREA LOADING BARANG PABRIK 2 (NANJUNG-EKSISTING)

TAMPAK AREA PENYIMPANAN PABRIK 2 (NANJUNG-EKSISTING)

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 109 OCR 0.884
1 @ KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
PN SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

TAMPAK RUANG PRODUKSI PABRIK 2 (NANJUNG - EKSISTING)

TAMPAK AREA PENYIMPANAN BARANG JADI PABRIK 2
(NANJUNG - EKSISTING)

cs

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 110 OCR 0.897
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

)

TAMPAK LOKASI RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
(PABRIK 1 — LEUWIGAJAH)

TAMPAK RUANG MULTIFUNGSI LOKASI PABRIK 1 — LEUWIGAJAH

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 111 OCR 0.874
@ KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 112 OCR 0.837
@ KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

Lah

, 4
v vw ayu

TAMPAK AREA TRANSIT BARANG JADI — PABRIK 1

#4
PADAR

TAMPAK BAHAN BAKU UNTUK PRODUKSI STETOSKOP
(PABRIK 1 — LEUWIGAJAH)

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 113 OCR 0.892
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

TAMPAK KEGIATAN DI PABRIK 1— LEUWIGAJAH

FOTO PRODUK EKSISTING (MASKER)

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 114 OCR 0.890
le KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

FOTO PRODUK EKSISTING (TENSIMETER)

FOTO PRODUK EKSISTING (STETOSKOP)

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 115 OCR 0.891
/9P

KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

TAMPAK CONTOH PRODUK PENAMBAHAN KBLI (BAK INSTRUMEN)

TAMPAK CONTOH PRODUK PENAMBAHAN KBLI (TENSIMETER DIGITAL)

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 116 OCR 0.874
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

le
1 SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN
Y Public Appraisers and Consultants

TAMPAK CONTOH PRODUK PENAMBAHAN KBLI (KURSI RODA)

FOTO BERSAMA PENDAMPING LAPANGAN

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk
Page 117 OCR 0.898
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK

SP SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN

Public Appraisers and Consultants

FOTO BERSAMA PENDAMPING LAPANGAN

Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha - PT Hetzer Medical Indonesia Tbk

File

File Open PDF
Source IDX
Size14.84 MB
Published3 Jul 2024
Pages117
Characters216,951
Text sourceOCR
OCR confidence0.770

Names mentioned 76 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk · Nama Perusahaan p.1 ×367
linked person Jemmy Kurniawan · Komisaris Utama p.19 ×2
linked person Fancy Marsiana · Direktur p.19 ×2
linked person Tato Suprapto Basir · Komisaris Independen p.20
linked org Jayamas Medica Industri Tbk p.39 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×15
possible person Ruli Citrarini p.14 ×3
possible person dr. Yenny Marlina p.20
possible person Herry · Direktur p.20
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.20
possible org Bursa Efek Indonesia p.21
possible org Bank Persero p.70
unresolved org Menteri Keuangan p.2
unresolved org Bapepam-LK p.2 ×4
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik SUGIANTO PRASODJO DAN REKAN p.2
unresolved org Kementerian Keuangan p.2
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia. KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan p.2
unresolved org KJPP Sugianto Prasodjo p.2 ×3
unresolved org Konsultan KJPP Sugianto Prasodjo dan Rekan p.3
unresolved org KJPP SPR p.3 ×5
unresolved org Kementerian Keuangan dan Pasar Modal p.3
unresolved person Asep Ridwan H. p.4
unresolved org KJPP SUGIANTO PRASODJO & REKAN p.10
unresolved person Consultants Tr. Budi Prasodjo p.10
unresolved person Tr. Budi Prasodjo, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.) · Managing Partner p.10 ×5
unresolved person Fitya Shabrina p.14 ×2
unresolved person Akta Notaris Cahya Suryana p.18
unresolved org Menteri Kehakiman p.18 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-AH. p.18 ×3
unresolved person Alvi Hadi Sugono · Komisaris p.20
unresolved org Koordinasi Penanaman Modal p.20
unresolved org Menteri Investasi p.20
unresolved person Akta Cahya Suryana p.20
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU- p.20
unresolved person Salinan Akta Notaris Theresia Yuliana p.20 ×3
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.20 ×3
unresolved person Salinan Akta Notaris Dr. Sugih Haryati p.20 ×12
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan p.20
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU- p.21
unresolved person Salinan Akta Notaris Dr. Erny Kencanawati p.21 ×6
unresolved org Heliantono & Rekan p.22 ×4
unresolved org Heliantono p.22 ×4
unresolved org Pusat Statistik p.29 ×4
unresolved org Bank Indonesia p.32 ×9
unresolved org Kebijakan Fiskal p.33
unresolved org Pusat Statistik. Inflasi p.33
unresolved org Bank Indonesia Kesimpulan Analisa Kelayakan Aspek Makro Indonesia p.34
unresolved org PT Buana Inti p.38
unresolved org PT Buana Inti Medika Prima p.38
unresolved org PT Cipta Sukses Medika p.38
unresolved org PT Sentra Asia Gemilang p.38
unresolved org PT Karya Pratama p.38
unresolved org PT Serenity Indonesia p.38
unresolved org PT Anugerah Jaya Fordic NOPAWN p.38
unresolved org PT Royal Sultan Agung Jakarta GEA Sumber p.39
unresolved org Kementerian Kesehatan. p.39
unresolved org PT Sinar Continental Kursi Roda Seat Kulit Imitasi p.52
unresolved org PT Sinar Continental Back Rest Kulit Imitasi p.52
unresolved org PT Sinar Continental Hanger As Stainless p.52
unresolved org PT Megah Mulia Baja Adjustable Pole As Stainless p.52
unresolved org PT Megah Mulia Baja TengInns Spider Leg Wheel p.52
unresolved org PT Megah Mulia Baja Stainless Bak Instrumen p.52
unresolved org PT Megah Mulia Baja Stainless Tensimeter p.52
unresolved org PT Indonesia Libolon Fiber Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan p.52
unresolved org PT Bisma Anugerah Plasindo PCB Circuit Set p.53
unresolved org PT Ultra Prima Corrugator p.53
unresolved org PT Mita Jaya Mandiri p.53
unresolved org PT Harapan Kurnia p.53
unresolved org PT Ateja Tritunggal p.53
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Sebagaimana p.65
unresolved org PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tok Studi Kelayakan Penambahan p.83 ×3
unresolved org PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tok p.85
unresolved org PT MET p.89
unresolved org ER MEDICAL INDONESIA Tbk p.89
unresolved org PT HOLON VEVI Toreooreseerh p.99
unresolved person BLS ES p.100

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 4139 ms 13 Sep 2026 16:26
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result