Back to announcement
20240702_PGEO_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31678653_lamp1.pdf
Other Text extracted PGEOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
Jakarta, 02 Juli 2024
No. 295/PGE500/2024-S0
Lampiran :
Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Perseroan
mengenai Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil
Penawaran Umum Saham
Yang terhormat
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia,Tower 1, Lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta12190, Indonesia
Dengan hormat,
Menindaklanjuti Surat Bursa Efek Indonesia (“BEI”) Nomor S-06507/BEI.PP3/06-2024 perihal
Penelaahan Permintaan atas Penjelasan dan Kunjungan Lapangan ke Perseroan, dapat kami
sampaikan tanggapan sebagai berikut:
Berdasarkan rincian dalam Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Saham per Desember 2023 yang disampaikan pada tanggal 15 Januari 2024, disampaikan
bahwa Perseroan telah merealisasikan sebagian dana hasil penawaran umum yaitu sebesar
Rp2,84 triliun atau sekitar 32,40% dari total dana yang diperoleh.
1. Terkait dengan dana penawaran umum yang digunakan untuk Capital Expenditure
(CAPEX) atau investasi pengembangan kapasitas tambahan dari WKP operasional
Perseroan saat ini melalui pengembangan konvensional dan utilisasi co-generation
technology untuk memenuhi permintaan tambahan dari pelanggan existing Perseroan
pada wilayah WKP Lahendong, WKP Hululais, WKP Lumut Balai dan Margabayur, WKP
Gunung Way Panas, WKP Sungai Penuh, dan WKP Gunung Sibayak - Gunung Sinabung
yang telah direalisasikan sebesar Rp369,96 miliar atau 5,80%, agar dijelaskan hal-hal
sebagai berikut:
a. Bentuk konkrit yang telah dilakukan Perseroan dalam penggunaan dana sebesar
Rp369,96 miliar yang dilakukan untuk pengembangan konvensional dan utilisasi co-
generation technology dalam peningkatan kapasitas tambahan WKP operasional?
Agar dijelaskan per masing-masing WKP yang telah dikembangkan kapasitas
tambahannya.
Tanggapan:
Co-generation:
PGE telah menyampaikan Feasibility Study (FS) dan laporan Grid Study kepada
PLN untuk proyek Lahendong Bottoming Unit 15 MW (WKP Lahendong) dan
Grha Pertamina
Tower Pertamax
Jalan Medan Merdeka Timur No. 11-13 Jakarta 10110,
Indonesia
Telphone
Faks. +62 21 3983 3230
www.pge.pertamina.com
Page 2
2
No. 295/PGE500/2024-S0
Ulubelu Bottoming Unit 30 MW (WKP Way Panas) dalam rangka memperoleh
Power Purchase Agreement (PPA).
Brownfield:
Pada WKP Lahendong terdapat pengembangan proyek ekspansi yaitu proyek PLTP
Lahendong Unit 7&8, saat ini telah dilakukan pemboran 2 sumur eksplorasi dan saat
ini sedang dilakukan uji produksi.
Pada WKP Lumut Balai terdapat proyek PLTP Lumut Balai Unit 2, saat ini dalam
proses Engineering, Procurement, Construction & Commisioning (EPCC)
Pada WKP Hululais terdapat Proyek Hululais Unit 1&2 saat ini sedang dilakukan
persiapan lahan untuk fasilitas Steam Above Ground Sytem (SAGS) dan lanjut
koordinasi dengan PLN terkait timeline EPCC Pembangkit Listrik Tenaga
Panasbumi (PLTP) yang akan dibangun oleh PLN.
b. Rincian pengembangan konvensional dan utilisasi co-generation technology pada
WKP Perseroan yang telah dilakukan dengan melengkapi tabel berikut:
Tanggapan:
Atas realisasi penggunaan dana IPO sebesar 180.347.120.000, Perusahaan akan
menyampaikan penyesuaian pada Laporan Realisasi Penggunaan Dana (LRPD) IPO
semester 1 (Juni) tahun 2024, maksimal tanggal 15 Juli 2024, sesuai batas waktu
pelaporan LRPD pada Peraturan OJK Nomor 30 /POJK.04/2015.
c. Penjelasan atas realisasi investasi pengembangan kapasitas tambahan WKP yang
dimaksud dicatat atau memiliki dampak pada akun apa saja dalam laporan keuangan
Perseroan.
Tanggapan:
Dana penawaran umum yang digunakan untuk Capital Expenditure (CAPEX) akan
dicatat perusahaan sebagai aset under construction (menjadi satu kelompok akun
dengan aset tetap) selama suatu proyek atas CAPEX itu belum siap dan digunakan
dan belum dikapitalisasi sesuai PSAK 216. Selain itu peristiwa ini juga memiliki dampak
terhadap pencatatan pada akun biaya yang masih harus dibayar, utang usaha dan kas
dan setara kas.
d. Latar belakang Perseroan belum merealisasikan sisa dana sebesar Rp6,00 triliun
untuk pengembangan kapasitas tambahan pada WKP Perseroan? Dalam hal terdapat
kendala atas proses pengembangan kapasitas WKP tersebut agar dijelaskan lebih
lanjut kendala yang dialami Perseroan serta upaya Perseroan untuk mengatasinya.
Page 3
3
No. 295/PGE500/2024-S0
Tanggapan:
Saat ini Proyek-proyek PGE yang masuk dalam alokasi dana IPO masih terdapat
beberapa proses yang harus dilakukan dengan mempertimbangkan prosedur,
keekonomian, dan factor-faktor lainnya serta pengembangannya dilakukan secara
bertahap. Adapun update atas proyek-proyek tersebut adalah sebagai berikut:
Co-generation:
PGE telah menyampaikan Feasibility Study (FS) dan laporan Grid Study kepada
PLN untuk proyek Lahendong Bottoming Unit 15 MW (WKP Lahendong) dan
Ulubelu Bottoming Unit 30 MW (WKP Way Panas) dalam rangka memperoleh
Power Purchase Agreement (PPA).
Brownfield:
Pada WKP Lahendong terdapat pengembangan proyek ekspansi yaitu proyek
PLTP Lahendong Unit 7&8, saat ini telah dilakukan pemboran 2 sumur eksplorasi
dan saat ini sedang dilakukan uji produksi.
Pada WKP Lumut Balai terdapat proyek PLTP Lumut Balai Unit 2, saat ini dalam
proses Engineering, Procurement, Construction & Commisioning (EPCC)
Pada WKP Hululais terdapat Proyek Hululais Unit 1&2 saat ini sedang dilakukan
persiapan lahan untuk fasilitas Steam Above Ground Sytem (SAGS) dan lanjut
koordinasi dengan PLN terkait timeline EPCC Pembangkit Listrik Tenaga
Panasbumi (PLTP) yang akan dibangun oleh PLN.
e. Penjelasan mengenai timeline terkini untuk rencana realisasi pengembangan
pengembangan kapasitas tambahan pada WKP Perseroan tersebut.
Tanggapan:
Rincian WKP Target COD
WKP Co-Generation Lumut Balai dan Des 2025
Ulubelu
WKP Lahendong Des 2027
WKP Hululais Juli 2026
WKP Lumut Balai dan Margabayur Mei 2025
2. Sehubungan dengan dana yang telah digunakan sebesar Rp942,49 miliar atau 108,44%
dari rencana penggunaan dana untuk Capital Expenditure (CAPEX) atau investasi
pengembangan kemampuan digital, analitik, dan manajemen reservoir untuk mendukung
production, operation & maintenance excellence, agar dapat dijelaskan hal-hal berikut:
a. Latar belakang Perseroan merealisasikan penggunaan dana sebesar Rp942,49 miliar
atau 108% melebihi dari rencana penggunaan dana penawaran umum untuk investasi
kemampuan digital, analitik dan manajemen reservoir tersebut?
Tanggapan:
Realisasi penggunaan dana per 31 Desember 2023 sebesar Rp. 942,49 miliar atau
108% melebih rencana penggunaan dana karena terdapat misklasifikasi kategori
pengeluaran yaitu:
a) Terdapat kegiatan untuk WKP Ulubelu dengan total pengeluaran sebesar
Rp 73.117.254.951,- yang seharusnya menggunakan dana internal Perusahaan.
b) Terdapat pengeluaran pada proyek Bukit Daun senilai Rp 240.490.805,-
seharusnya masuk dalam klasifikasi pengeluaran Capex Business Development.
Page 4
4
No. 295/PGE500/2024-S0
Berdasarkan penjelasan tersebut, Perusahaan akan menyampaikan penyesuaian
pada Laporan Realisasi Penggunaan Dana (LRPD) IPO semester 1 (Juni) tahun
2024, maksimal tanggal 15 Juli 2024, sesuai batas waktu pelaporan LRPD pada
Peraturan OJK NOMOR 30 /POJK.04/2015.
b. Informasi mengenai rincian investasi belanja modal yang dilakukan Perseroan untuk
pengembangan kemampuan digital, analitik, dan manajemen reservoir untuk
mendukung production, operation & maintenance excellence dengan melengkapi
tabel berikut:
Tanggapan:
Mekanisme detail terkait dengan rincian pengembangan merupakan satu kesatuan
pada saat pembayaran sehingga klasifikasi penggunaan dana menggunakan
parameter WKP sesuai dengan tabel berikut:
c. Penjelasan atas realisasi investasi pengembangan kemampuan digital, analitik, dan
manajemen reservoir yang dimaksud dicatat atau memiliki dampak pada akun apa
saja dalam laporan keuangan Perseroan.
Tanggapan:
Dana penawaran umum yang digunakan untuk Capital Expenditure (CAPEX) akan
dicatat perusahaan sebagai aset under construction (menjadi satu kelompok akun
dengan aset tetap) selama suatu proyek atas CAPEX itu belum siap dan digunakan
dan belum dikapitalisasi sesuai PSAK 216. Selain itu peristiwa ini juga memiliki
dampak terhadap pencatatan pada akun biaya yang masih harus dibayar, utang
usaha dan kas dan setara kas.
Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan berkenannya kami ucapkan terima kasih.
Pjs Corporate Secretary
_from.speciment
Muhammad Taufik
Page 5
5 No. 295/PGE500/2024-S0
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.