Skip to content
Back to announcement

20240702_INCO_Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka_31678618_lamp3.pdf

Ownership change Needs review INCO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1 OCR 0.929
) MIND ID

Mining Industry Indonesia

Nomor : 397/E.DIRKEU/VII/2024 1 Juli 2024
Lampiran :1(satu) set

Kepada Yth.

PT Vale Indonesia Tbk

Gedung Seguis Lt. 20 SCBD

Jl. Jenderal Sudirman, Kav. 71, Jakarta 12190
U.p.: Direksi

Hal: Penyampaian Bukti Pengumuman Pengambilalihan Saham PT Vale Indonesia Tbk
Dengan hormat,

Saya, yang bertandatangan di bawah ini, dalam hal ini bertindak dalam kapasitas dan jabatannya
sebagai Direktur Keuangan dan oleh karenanya berhak dan berwenang bertindak mewakili
Direksi untuk dan atas nama PT Mineral Industri Indonesia (Persero) (“MIND ID”), suatu
perseroan terbatas yang didirikan dan tunduk berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia,
yang berdomisili di Energy building Lantai 19 dan 27, SCBD - Lot TIA, Jl. Jend. Sudirman Kav.
52-53, Jakarta 12190, dengan merujuk pada dan untuk memenuhi ketentuan Pasal 28 ayat (4)
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan
Terbuka ("POJK 9/2018”), bersama surat ini menyampaikan bukti pengumuman
pengambilalihan PT Vale Indonesia Tbk ("PT Vale”) dalam surat kabar harian Investor Daily pada
tanggal 1 Juli 2024, yang dilakukan oleh MIND ID (pemegang saham terbesar di PT Vale) selaku
pihak pengendali baru bersama-sama dengan Vale Canada Limited (pemegang saham terbesar
kedua di PT Vale) atas PT Vale (sebagai joint controllers), sesuai dengan dan untuk memenuhi
ketentuan Pasal 28 ayat (1) POJK 9/2018.

Demikian disampaikan, terima kasih atas perhatiannya.

'onesia (Persero)

PT Mineral Industrill
YN—

Akhmad Fazri II
Direktur KEaDaan y

Tembusan yen.
1. Dewan Korisaris PT ineral Industri Indonesia (Persero)
2. Direksi PT Mineral Industri Indonesia (Persero)

PT Mineral Industri Indonesia (Persero)

The Energy Building 16th floor

Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Lot NA

Jakarta Selatan 12190 T #62 2127938750 mind.id

Page 2 OCR 0.923
Lampiran 1
Surat Direktur Keuangan PT Mineral Industri Indonesia (Persero)/MIND ID
Nomor 1 397/E.DIRKEU/VII/2024

Hal

Penyampaian Bukti Pengumuman Pengambilalihan Saham PT Vale Indonesia
Tbk

PENGUMUMAN KORAN PENGAMBILALIHAN SAHAM PT VALE INDONESIA TBK

2/2
Nomor :  397/E.DIRKEU/VI!I/2024

Hal Penyampaian Bukti Pengumuman Pengambilalihan Saham PT Vale Indonesia Tbk

Page 3 OCR 0.931
| INDONESIA |

aa INVESIOR DAILY

SENIN, 1 JULI 2024

HONG KONG - PT. Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk terus men-
unjukkan kiprah di industri keuang-
an global. Yang terbaru, berkat
kinerja positif di sepanjang tahun
lalu membuat BRI mendapatkan 11
penghargaan dari Finance Asia pada
ajang The FinanceAsia Awards and
Asia's Best Companies Poll Gala Din-
ner 2024 yang diselenggarakan pada
Kamis (27/06) di Hong Kong.

Direktur Utama BRI Sunarso yang
hadir menerima langsung padaacara
tersebut mengungkapkan penghar-
gaan ini tak lepas dari komitmen
perseroan yang terus mengusung
misi menciptakan economic value dan
social value dengan terus fokus pada
pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil
dan Menengah (UMKM).

“Penghargaan ini kami persembah-
kan kepada lebih dari 110 ribu Insan

Direktur Utama BRI Sunarso Dinobatkan Sebagai
The Best CEO, BRI Borong 11 Penghargaan Internasional Dari FinanceAsia

BRILian (Pekerja BRI) yang selama
ini telah memberikan komitmen
dan dedikasi yang kuat sehingga BRI
dapat terus mengambil peran dalam
roda perekonomian Indonesia. Kami
juga mempersembahkan penghar-
gaan ini kepada seluruh UMKM yang
menjadi tulang punggung ekonomi
Indonesia atas semangat berjuang
dan pantang menyerah di kondisi
yang tidak mudah,” ujar Sunarso.
Dari 11 penghargaan yang dite-
rima BRI, 7 penghargaan diantara-
nya diperoleh dari kategori Asia's
Best Companies dan 4 penghargaan
diperoleh dalam kategori FinanceAsia
Awards. Untuk Asia's Best Compa-
nies BRI mendapatkan Best CEO
(gold) untuk Direktur Utama BRI
Sunarso, Best Managed Company
(gold), Best Investor Relations (gold),
Best CFO (silver) untuk Direktur

Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu,
Most Commited to DEI (silver), Most
Commited to ESG (silver) dan Best
Large Cap Company (Bronze).
Sementara itu, 4 penghargaan
yang diperoleh dalam kategori Finan-
ceAsia Awards diantaranya Best Bank
For Financial Inclusion (winner),
Best Commercial Bank - SMEs (win-
ner), Best Sustainable Bank (highly
commended) dan Most Innovative
Technology (highly commended)
Sebagai informasi, FinanceAsia
merupakan majalah ekonomi dan
keuangan terkemuka di Asia Pasifik
yang berbasis di Hong Kong. Didirikan
pada tahun 1996, FinanceAsia mem-
berikan ulasan mendalam mengenai
perkembangan ekonomi di wilayah
Asia Pasifik, termasuk aksi-aksi kor-
porasi seperti merger dan akuisisi.
Di sepanjang bulan Juni 2024

tercatat BRI mendapatkan 3 penga-
kuan dan penghargaan bergengsi di
level internasional. Pertama, pada
Kamis (13/06) BRI dinobatkan oleh
Forbes sebagai perusahaan terbesar
dalam daftar The Global 2000. Forbes
International mencatat, BRI unggul
dengan penjualan sebesar US14,95
miliar, laba US$3,6 miliar, aset men-
capai US$125,45 miliar, dan nilai
pasar sebesar US$46,5 miliar.
Forbes Global 2000 tahun 2024,
memuat data kinerja perusahaan
dalam 12 bulan terakhir hingga 17
Mei 2024. Pada daftar tersebut, BRI
menempati peringkat 308 dunia
mengungguli perusahaan multina-
sionallain seperti Starbucks, Renault,
hingga Uber dan Nissan Motor.
Selanjutnya, pada hari Selasa
(18/06) Fortune mengumumkan
daftar Fortune Southeast Asia 500

untuk pertama kalinya. Daftar ini
berisikan 500 perusahaan terbesar di
Asia Tenggara yang dinilai berdasar-
kan revenue, profit dan aset.

Dalam daftar Fortune Southeast
Asia 500, prestasi kembali diraih oleh
BRI. Perseroan menduduki peringkat
pertama untuk industri keuangan
di Indonesia. Di Asia Tenggara, BRI
menduduki peringkat 4 untuk kat-
egori keuangan, dan berada di per-
ingkat 15 diantara 500 perusahaan
dalam daftar tersebut. Mengutip
website Fortune, BRI mencatatkan
revenue sebesar $14,9 milyar, profit
sebesar $3,9 milyar dan aset sebesar
$127,6 milyar.

“Di tengah ketidakpastian ekonomi
global serta era suku bunga ting-
gi, keberhasilan BRI mendapatkan
pengakuan dari Forbes, Fortune dan
FinanceAsia membuktikan bahwa

dunia internasional mengakui serta
mengapresiasi strategic response yang
diambil BRI dalam menghadapi tan-
tangan. Hal tersebut terbukti berhasil
menjadi landasan dalam pencapaian

kinerja yang positif bagi BRI yang
menjadi leader di industri perbankan
di Indonesia serta semakin menunjuk-
kan pengaruh di industri keuangan
regional dan global,” pungkas Sunarso.

Food Estate Terbuka bagi Investor

Luas Panen Komoditas

Oleh Tri Listiyarini dan Euis Rita Hartati

JAKARTA, ID - Proyek kawasan sentra produksi pangan (food estate/
FE) dinilai perlu dilanjutkan dari pemerintahan saat ini ke pemerintahan
baru mendatang, sebagai salah satu jurus peningkatan produksi pangan,
utamanya beras yang menjadi hajat hidup orang banyak. Karenanya,
rencana pemerintah membuka peluang bagi investor swasta untuk

Pangan RI
1)

Padi

10,21 juta Ha

Tahun 2023

K

2,48

Hati-hati Jegal
Barang China

dengan Tarif
, BM Tinggi

Jagung delai

Oleh Leonard AL Cahyoputra

JAKARTA, ID - Pemerintah berencana

mengenakan tarif bea masuk (BM) impor
barang asal China hingga 2007 dan kebi-
jakan bea masuk anti dumping (BMAD)
serta bea masuk tindakan pengamanan
(BMTP) sejumlah produk industri. Namun,
pemerintah diminta berhati-hati dan
melakukan kajian mendalam sebelum

terlibat dalam pembangunan proyek ini dinilai tepat, namun tetap harus
mempertimbangkan banyak faktor, salah satunya mengenai faktor
terkait environmental, social, and governance (ESG).

"Luas panen kedelai pada 2023
merupakan proyeksi

alam paparan Direktorat Pangan
dan Pertanian Kementerian
Perencanaan Pembangunan
Nasional/Badan Perencanaan
Pembangunan Nasional (Kemen-
terian PPN/Bappenas) tentang Arah Kebija-
kan Swasembada Pangan dalam Rancangan
Awal Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025,
pengembangan FE yang telah dan tengah ber-
jalan pada pemerintahan saat ini dilakukan di
12 kabupaten di enam provinsi di Indonesia.

itu telah lengkap dengan terbitnya Kepmen
PPN/Bappenas No 19/M.PPN/HK/03/2023
tentang Rencana Induk FE Sumatra Utara.
Kedua, FE di Sumatra Selatan (Banyu-
asin dan OKU Timur), Aol 2.095.248 ha,
dan untuk komoditas padi. Saat ini, draf
rencana induk dalam tahap finalisasi serta
wilayah OKU Timur masih dalam pemba-
hasan perluasan FE Sumatra Selatan periode
2025-2029. Ketiga, FE di Kalimantan Tengah
(Kapuas dan Pulang Pisau), Aol 61.434 ha,

mengeksekusi rencana itu.

Menteri Perdagangan (Mendag)
Zulkifli Hasan menyatakan, rencana itu
dipicu perang dagang China dan AS yang
bakal membuat terjadinya kelebihan kapa-
sitas dan pasokan di China. Ini membuka
peluang banjir produk China di Indonesia,
termasuk pakaian, baja, tekstil, dan lain

sebagainya. Alasannya, negara-negara

Profil Proyek

Barat menjegal barang dari China dengan

Pertama, FE di Sumatra Utara (Humbang untuk komoditas padi, dan kini telah terbit d tai BM negi,
Hasundutan, Pakpak Bharat, Tapanuli Utara, Kepmen PPN/Bappenas No 18/M.PPN/ Oo at L 15
Tapanuli Tengah), total cakupan geografis HK/03/2023 tentang Rencana Induk FE F Est e f '
(area of interest/Aol) 11.759 hektare (ha), Kalimantan Tengah. Pengembangan integrasi
serta menyasar komoditas sayuran dan hor- pertanian, perkebunan PROFILE

tikultura lainnya. Saat ini, regulasi untuk FE dan peternakan
. .
Indonesia Defisit 4,7 Juta Ton Beras anggaran
Perkembangan produksi dan kebutuhan beras lima tahun terakhir. (2021-2022)
Tahun 2023, neraca beras mengalami defisit 4,7 juta ton. IN,
40
ila
Kabupaten di
Propinsi
Sumatera Utara
Kalimantan Tengah Subaskoro
Hama Setan Keberhasilan Hanya
Papua Selatan Milik Mereka yang
Bersungguh-sungguh

Sebelum terjun ke dunia usaha
perikanan yang relatif kompleks,
Subaskoro, direktur utama PT

Produksi 4 lite
Jan - Apr 2024 MENU

d 10,71

Pertanian Tunas Bersaudara Juwana, sempat
1 Padi Sorgum dua tahun melakoni bisnis skala
2 Jagung 8 Buah-buahan usaha mikro, kecil, dan menengah
3 Kedelai 9 Sayur-sayuran (UMKM), yaitu berdagang susu
4 Ubi Kayu 10 Sagu Peternakan sapi murni. Itu dijalani Baskoro,
5 UbiJalar IN Kelapa Sawit 1 Sapi sapaan akrab Subaskoro, sewaktu
6 Kacang Tanah 12 Tebu 2 Ayam Y tinggal di Jakarta pada 2012.

GRATIS

E-PAPER

BUNIERSE RESEARCH

»» INVESTOR DAILY EDISI 2024 NO. 6674 — »» TELP REDAKSI: (021) 29957500, IKLAN: (021) 29957500, SIRKULASI: (021) 8280000, LAYANAN PELANGGAN: (021) 2995 7555, FAX. (021) 5200 812 2» HARGA ECERAN RP 9.000 (BERLANGGANAN RP 160.000 /BULAN) WWW.INVESTOR.ID

Page 4 OCR 0.947
OPINION

INVESTOR DAILY

INVESTOR DAILY

Pemimpin Umum: Rio Abdurachman
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Djaka Susila

— TAJUK —

SENIN, 1 JULI 2024

— DAILY OUOTE —

masyarakat perlu untuk berpartisipasi dalam melakukan
terhadap setiap konten yang berbau intoleransi, radikalisme,
e di dunia maya. Upaya ini bukan hanya tugas 48 kementerian/

Menjaga Food Estate
dan Ketahanan Pangan

etahanan pangan di Indonesia akan menjadi tantangan
Kes bagi pemerintah selanjutnya mendatang. Dalam

beberapa tahun terakhir, ketahanan pangan Indonesia
benar-benar diuji dan menghadapi turbelensi yang cukup
mengkhawatirkan. Pecahnya perang Rusia-Ukraina hingga el
nino yang melanda sebagian belahan bumi membuat pasokan
pangan di Tanah Air tidak seperti biasanya. Impor pangan
terganjal beberapa pengetatan negara importir karena mereka
menahan ekspor pangan. El nino juga menganggu produksi
pangan di Indonesia. Saat ini pengembangan food estate masih
berjalan di 12 kabupaten di enam provinsi di Indonesia, yakni
Sumatra Utara, Kalimantan Tengah, Sumatra Selatan, NTT,
dan Papua Selatan.

Program food estate oleh pemerintan Presiden Joko Widodo
(Jokowi) belum berjalan dengan optimal. Program ini belum
berjalan semestinya karena memang selain membutuhkan
proses, kebutuhan pendanaan juga sepertinya menjadi kendala.
Bahkan Presiden Jokowi melontarkan gagasan agar program
foodestate akan digarap dengan dana dari investor. Karena itu,
pemerintah sedang mencari investor untuk keperluan tersebut.
Proyek ini memang harus dilanjutkan oleh pemerintahan beri-
kutnya karena ketahanan pangan akan menjadi faktor penentu
pertumbuhan ekonomi.

Bulan lalu, pemerintah dalam IDMA Exhibition di Istanbul
Turki merayu pengusaha Turki untuk berinvestasi di sektor
pangan di Indonesia. Sekitar 150 ribu pengusaha Turki yang
bernaung di bawah ITO (Kadin Turki) untuk meningkatkan
investasi di Indonesia. Namun pemerintah Indonesia melalui

Kementerian Koordinator Pere-

konomian mendapat masukan
dari para pengusaha Turki agar
Koordinasi antar-
kementerian

proses investasi di Indonesia
dipermudah. Tentu kemuda-
han investasi di Indonesia juga

dengan lembaga

akan menjadi

faktor. Keberhasilan

masih menjadi pekerjaan ru-

mah jika ingin mengundang
investor luar negeri. Nyatanya,
pengusaha Turki masih menge-

program makanan

bergizi sepertinya

akan menjadi tolok

ukur ketahanan

luhkan tentang kemudahan ber-
investasi di Indonesia. Kendala
pangan di Indonesia
ke depan.

lain yang dihadapi untuk berin-
vestasi di Indonesia yakni jarak
cukup jauh antara dua negara.

Selain itu hal lain yang harus
diperhatikan dalam menata
ketahanan pangan di Indonesia
adalah koordinasi antara Ke-
menterian Pertanian, Kemente-
rian Perdagangan (Kemendag),
Badan Pangan Nasional (Bapa-
nas), Bulog, dan Kementerian
BUMN. Tata kelola pangan na-
sional mengalami perubahan
besar-besaran sejak terbitnya Perpres No 66 Tahun 2021
tentang Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang merupakan
amanat dari UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Sebagian
kewenangan yang semula berada di Kementerian Pertanian
(Kementan), Kementerian Perdagangan (Kemendag), dan Ke-
menterian BUMN beralih ke Bapanas.

Penetapan harga pembelian pemerintah (HPP) pangan
yang sebelumnya di Kementan beralih ke Bapanas, penetapan
kebutuhan impor pangan yang tadinya di Kemendag beralih ke
Bapanas, dan penugasan kepada BUMN pangan yang semula di
Kementerian BUMN juga beralih ke Bapanas.

Masih merujuk Perpres No 66 Tahun 2021, pemerintah
melalui Bapanas melakukan tata kelola untuk sembilan ko-
moditas pangan strategis, yakni beras, jagung, kedelai, gula
konsumsi, bawang, telur unggas, daging ruminansia, daging
unggas, dan cabai. Namun demikian, dengan terbitnya Perpres
No 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan
Pemerintah (CPP) yang mengamanatkan Bapanas menyeleng-
garakan CPP untuk 11 komoditas, yakni beras, jagung, kedelai,
bawang, cabai, daging unggas, telur unggas, daging ruminan-
sia, gula konsumsi, minyak goreng, dan ikan maka tata kelola
pangan juga difokuskan pada ke-11 pangan strategis tersebut.

Apalagi program makanan bergizi yang menjadi program
presiden terpilih Prabowo Subianto akan menyedot bahan baku
makanan cukup besar. Koordinasi antar-kementerian dengan
lembaga akan menjadi faktor. Keberhasilan program makanan
bergizi sepertinya akan menjadi tolok ukur ketahanan pangan
di Indonesia ke depan. U

— POJOK IDE —
Pemerintah pastikan harga Pertalite dan Solar tidak naik
pada Juli 2024.
Tetap dukung pemulihan ekonomi masyarakat pasca-Covid.
DPR: Revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) atasi banyaknya

pengangguran.
Perbaiki ekosistem ketenagakerjaan.

idak Perlu Jungkir Balik
demi Family Office

“Ifyou build it, (they) will come”. Itu yang dipercayai oleh Kevin Costner di film Field of Dreams (1989),
film yang masuk nominasi Oscar untuk best picture. Karena kepercayaan itu, sebuah ladang jagung
yang luas dan produktif digusur dan dibangun lapangan bisbol.

Oleh Togi Pangaribuan ")

epercayaan ini juga yang

mungkin ada di benak

pemerintah, khususnya

Menteri Koordinator

idang Kemaritiman

dan Investasi, ketika menyam-

paikan ide di rapat kerja dengan

Badan Anggaran Dewan Perwakilan

Rakyat pada hari Rabu, 5 Juni 2024

untuk menjadikan Bali sebagai

pusat pendirian family office. Ide

dimaksud dengan mempertim-

bangkan usulan calon-calon inves-

tor supaya Bali diubah sistem hu-

kumnya menjadi common law dan

menggunakan sistem penyelesaian
sengketa arbitrase.

Ide memberikan fasilitas untuk
investasi family office ini kemudian
diulangi oleh Menko Maritim dan
Investasi pada 20 Juni 2024 dan
ditambahkan bahwa sudah disetu-
jui oleh Presiden Joko Widodo.

Konsep family office sebenarn-
ya sederhana, yaitu perusahaan
manajemen keuangan yang didi-
rikan untuk mengelola keuangan
keluarga yang teramat kaya (ultra-
high net worth family).

Investasi memang penting un-
tuk pertumbuhan ekonomi. Dalam
bahasa hukum hal-hal seperti ini
mungkin bisa disebut sebagai no-
toire feiten, atau fakta yang telah
diketahui umum sehingga tidak
perlu dibuktikan. Di Indonesia, di
mana investasi merupakan peny-
umbang lebih dari 3045 pertum-
buhan ekonomi, fakta ini menjadi
lebih penting lagi. Visi Indonesia
Maju 2045 memerlukan pertum-
buhan ekonomi yang konsisten.
Target Indonesia untuk investasi
tahun ini cukup tinggi yaitu Rp
1.650 triliun, peningkatan dari re-
alisasi investasi di tahun 2023 yang
sebesar Rp 1.418 triliun.

Karena harapan dan target
yang tinggi itu, pemerintah me-
mang harus kreatif dalam menarik
investasi, terbaru adalah ide Bali
sebagai pusat family office tersebut.
Artikel ini akan mencoba mengulas
ide tersebut, khususnya mengenai
mengubah sistem hukum menjadi
common law dan sistem penyelesa-
ian sengketa arbitrase.

Artikel ini akan menyimpulkan
bahwa kalau hanya untuk menjadi-
kan Bali sebagai pusat family office
maka mudarat yang dihasilkan oleh
perubahan ke common law lebih

besar dan penyelesaian sengketa
arbitrase yang ada sekarang lebih
dari cukup untuk menangani seng-
keta internasional. Yang kurang
justru kepastian hukum dan ke-
mudahan eksekusi putusan, yang
membutuhkan reformasi hukum
yang menyeluruh, yang jauh lebih
bermanfaat dari sekadar mengejar
investasi family office.

Family Office di Negara Lain

Di Singapura, yang menjadi ru-
jukan utama Bapak Menteri untuk
ide family office ini, pengelolaan
aset family office ini sebenarnya
sangat kecil dibandingkan dengan
keseluruhan portofolio manajemen
aset di sana. Investasi family office
hanya 296 (US$ 66.8 miliar) dari
keseluruhan US$ 3.9 triliun porto-
folio manajemen aset di Singapura.

Keunggulan Singapura sebagai
pusat keuangan Asia Tenggara
tentunya bukan karena sekadar
Singapura menganut common law
dan mengenal sistem penye-
lesaian sengketa arbitrase.
Malaysia juga memakai
common law dan memi-
liki Asian Internation-
al Arbitration Cen-
tre (tadinya Kuala
Lumpur Regional
Centre for Arbitra-
tion), tapi bukan
pusat family office.

Vietnam, yang
menggunakan civil
law dan baru mer-
atifikasi New York
Convention on the
Recognition and En-
forcement of Foreign
Arbitral Awards (NY Con-
vention) di tahun 1995
(bandingkan dengan Indo-
nesia yang sudah meratifikasi
dari 1981) merupakan primadona
investasi di kawasan Asia Tenggara
dengan jumlah investasi di atas
Indonesia. Vietnam bahkan ne-
gara Asia Tenggara yang dikatakan
memiliki keuntungan terbesar dari
perang dagang Amerika dan RRT
(investor.id, 14 Juni 2024).

Dubai, yang juga berambisi
menjadi pusat family office, sudah
menjalankan ide Menkominves
dengan mendirikan Dubai Inter-
national Financial Centre, suatu
kawasan ekonomi khusus yang
didirikan tahun 2004. Abu Dhabi
juga menjalankan konsep yang
serupa yaitu dengan mendirikan
Abu Dhabi Global Market.

Di luar kedua kawasan ekonomi
khusus ini, Uni Emirat Arab men-
jalankan sistem hukum kombinasi
dari civil law dan hukum syariat
Islam. Di kedua kawasan tersebut,
yang berlaku adalah common law
dari Inggris, baik secara materiil

maupun prosedural. Bahasa yang
dipakai juga bahasa Inggris dan
bukan bahasa Arab. Kedua kawasan
ekonomi khusus ini tampaknya
tidak terlalu berhasil dalam men-
dorong investasi di Dubai dan
Abu Dhabi, karena masih sulitnya
pelaksanaan putusan apabila pihak
yang kalah berada di luar kawasan
ekonomi khusus tersebut (Clifford
Chance, 2013).

Dubai bahkan sekarang sedang
mempertimbangkan menambah
dan memperbesar kawasan yang
menerapkan common law (Pinsent
Masons, 2023).

Jadi jelas, jawabannya bukan
terletak di keberlakuan common
law semata. Memaksakan keber-
lakukan common law di Indonesia
yang memiliki 50.000 advokat (dan
mungkin juga hakim) yang tidak
terlatih common law dan adanya

kewa-

jiban
berbahasa Indonesia yang diatur
oleh Undang-Undang No 24 Tahun
2009 tentang Bendera, Bahasa, dan
Lambang Negara serta Lagu Ke-
bangsaan tentu merupakan rintan-
gan awal yang langsung terlihat.

Isu Utama Bukan Arbitrase
Persyaratan bahwa proses pe-
nyelesaian sengketanya adalah mel-
alui arbitrase juga tidak masuk akal
karena proses arbitrase, apalagi
arbitrase asing, sudah dikenal dan
diterapkan di Indonesia lebih dulu
daripada Dubai dan Abu Dhabi. Uni
Emirat Arab baru meratifikasi NY
Convention tahun 2006.
Indonesia bahkan sudah men-
genal arbitrase sebagai metode pe-
nyelesaian sengketa, dengan istilah
“juru pisah”, sejak zaman penjaja-
han Belanda (Girsang, 1992). Arbi-
trase sejatinya adalah penyelesaian

MANAGEMENT:

sengketa secara swasta dan didasar-
kan atas kebebasan berkontrak.
Karenanya para pihak juga bebas
memilih hukum mana yang berlaku
untuk menyelesaikan sengketa di
antara mereka, termasuk memilih
common law, seperti hukum Inggris
atau hukum Singapura dan bukan
hukum Indonesia.

Indonesia juga sudah memiliki
lembaga arbitrase yang cukup baik,
seperti Badan Arbitrase Nasional
Indonesia yang berdiri tahun 1977.

Arbitrase bertujuan untuk
memudahkan para pihak untuk
mencapai putusan yang langsung
berkekuatan hukum tetap dan
dengan bantuan NY Convention
memudahkan eksekusi putusan
arbitrase internasional.

Yang selalu menjadi permasala-
han bukan proses arbitrasenya, tapi
bagaimana kemudian melakukan
eksekusi atas putusan tersebut.
Ketidakefektifan eksekusi pu-
tusan perdata inilah yang se-
lalu menjadi masalah, bahkan
menjadi catatan khusus
tim percepatan reformasi
hukum melalui laporan

mereka pada Septem-
ber 2023. Hal ini juga

diakui oleh Ketua

Mahkamah Agung,

Dr HM. Syarifud-

din SH MH, ketika
masih menjabat
Wakil Ketua Bidang

Yudisial Mahkamah

Agung tahun 2019

bahwa regulasi yang
usang adalah salah

satu faktor utama
penghambat eksekusi
putusan.

Di tahun yang sama Ke-
menterian Koordinator Bidang
Perekonomian juga menyampai-
kan bahwa proses eksekusi putusan
perdata butuh direformasi dan
merupakan hal yang penting un-
tuk memperbaiki iklim usaha dan
investasi. Tapi sampai sekarang
RUU Hukum Acara Perdata yang
dari 2019 menjadi prioritas pem-
bahasan nasional tampak mandek
di tengah jalan.

Jelas bahwa Indonesia sebe-
narnya sudah memiliki secara
mendasar apa yang dibutuhkan un-
tuk menarik ide-ide investasi baru
seperti family office, tanpa perlu
susah payah jungkir balik. Yang
perlu dilakukan hanya memper-
baiki apa yang sudah ada. Jangan
sampai kita sama seperti di akhir
film Field of Dreams, sudah capek-
capek merusak lahan produktif
tapi yang datang ke lapangan kita
hanyalah hantu.

”) Dosen Tetap Fakultas Hukum
Universitas Indonesia.

Dewan Redaksi: Enggartiasto Lukita (Ketua)
Rio Abdurachman, Iman Pambagyo, Lili Yan Ing,
Marwata, Anthony Wonsono, Apreyvita D. Wulansari

B UNIVERSE

Redaktur Pelaksana: Nasori, Jauhari Mahardhika (online). Wakil Redaktur Pelaksana: Euis Rita Hartati, Harso Kurniawan.

Executive Chairman: Enggartiasto Lukita. Direktur Utama: Rio Abdurachman.
Wakil Direktur Utama: Apreyvita D. Wulansari. Direktur Digital & Business Development: Anthony Wonsono.
Direktur Keuangan & Direktur Umum: Tania Kirana. Direktur Bisnis: Melly Marliani. Direktur Legal: Patricia Tambunan

Redaktur: Abdul Muslim, Edo Rusyanto, Eva Fitriani, Imam Suhartadi, Iwan Subarkah, Thomas E. Harefa, Tri Listiyarini, Totok Hari Subagyo, U Heri Gagarin (foto).
Wakil Redaktur: Amrozi Amenan, David Gita Roza (foto), Emanuel Kure, Grace Eldora Sinaga (online), Happy Amanda Amalia, Indah Handayani (online), Kunradus Aliandu, Leonard Al Cahyoputra, Mardiana Makmun, Nida Sahara, Rangga Prakoso, Thresa Sandra Desfika (online). Reporter: Arnoldus

Kristianus, Muhammad Ghafur Fadillah, Muawwan Daelami, Prisma Ardianto. Surabaya: Amrozi Amenan. Sekretariat Redaksi: -
Produksi: Gianto (Kepala), Agustinus W. Triwibowo, R. Thatit Tri Adiwanto, Erwin Nooryanto, Lanang. Desain Grafis: Rochadi Kusmabrata.

Advertising: Adhyatma Warih (General Manager). Marcomm & Event Management: Lucky Sukmawati (Manager), Circulation: Dwi Erna Sari. Alamat Redaksi dan Iklan: Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36, Jakarta 12950, Redaksi: Telp. (021) 29957500,
Fax. (021) 5277983/ 81, Iklan: Telp. (021) 29957500, Fax. (021) 5277983 / 81, Email Iklan: iklan.investordaily@investor.co.id, Alamat Sirkulasi: Graha Investor, Jl. Padang No. 22, Ps. Manggis, Setiabudi, Manggarai. Tlp 021- 29957555 WA 0877-8005-7578, WA Bisnis: 0811-1921-5205

PT Bersatu Universe Digital Indonesia Rek. sirkulasi: BCA 441.588888.1 Fax. (021) 5200976, Surabaya: Jl. Taman Apsari No. 15-17 Kompleks PWI Surabaya Telp. (031) 5479837 Fax. (031) 5479837, Tarif Iklan: Display BW Rp 70.000/mmk, FC Rp 80.000/mmk, Prospektus, Lap. Keuangan, RUPS/RUPO dsb BW Rp 22.000/mmk,
FC Rp 32.000/mmk, Harga belum termasuk ppn 1196, Rek. Iklan: CIMB Niaga 8001.8575.8200 Cab. Gatot Subroto Jakarta (collection), Percetakan: PT. Gramedia Jl. Palmerah Selatan No. 22-28 Jakarta Pusat. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

# Investor Daily menerima kiriman surat pembaca dan artikel opini minimum 7.500 karakter. Artikel opini dapat dikirim melalui pos ke alamat redaksi atau e-mail: koraninvestor@investor.co.id. Wartawan Investor Daily tidak diperkenankan menerima imbalan dalam bentuk apa pun dari narasumber.
Page 5 OCR 0.940
MONEY & BANKING

INVESTOR DAILY

Permudah Kepemilikan Rumah,
Bank Mandiri Rilis Livin KPR

JAKARTA, ID - PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk menghadirkan fitur ter-
baru yaitu Livin' KPR yang tersedia di
mobile banking Livin' by Mandiri untuk
memudahkan nasabah dalam mencari
rumah yang sesuai sekaligus mengaju-
kan kredit kepemilikan rumah (KPR).

Direktur Utama Bank Mandi-
ri Darmawan Junaidi berharap,
kehadiran fitur Livin' KPR dapat
mengoptimalkan akuisisi KPR dan
meningkatkan portfolio Mandiri
KPR di 2024. Saat ini, pencairan
KPR telah meningkat sebesar 31,4Y5
secara year-on-year (yoy).

“Saya percaya bahwa inovasi dan
kualitas adalah kunci dalam menghadir-
kan pengalaman perbankan terbaik bagi
nasabah kami,” kata Dirut Bank Mandiri
Darmawan Junaidi, pekan lalu.

Fitur Livin' KPR menawarkan
berbagai kemudahan seperti pilihan
properti variatif, suku bunga kompeti-
tif, diskon biaya provisi, serta formulir
pengajuan yang simpel. Nasabah

dapat dengan mudah mencari properti
sesuai preferensi harga dan keterse-
diaan fasilitas umum di sekitarnya,
sambil merencanakan keuangan
dengan fitur Simulasi Angsuran serta
memantau status aplikasi KPR secara
real-time melalui Tracking KPR.

Bank Mandiri juga turut melun-
curkan kampanye #BeyondSuperAPP.
Dalam kampanye terbarunya, Bank
Mandiri menghadirkan tiga pilar uta-
ma, yaitu Everyday Banking and More!,
Beyond Banking, dan The Next Level of
Banking Experience.

“Sebagai super app terdepan di
bidang finansial dan gaya hidup, Livin'
by Mandiri telah menjadi andalan da-
lam mempermudah transaksi harian
serta menghadirkan hiburan yang
membawa kebahagiaan bagi penggu-
na, seperti fitur kami Livin' KPR dan
Livin' Sukha,” kata Darmawan.

Dia mengatakan, sudah menja-
di komitmen Bank Mandiri untuk
memberikan kemudahan dan

kenyamanan melalui inovasi-inovasi
terdepan. Adapun Livin' by Mandiri
telah memenuhi kebutuhan nasabah
melalui beragam fitur sejak diluncur-
kan pada Oktober 2021.

Hingga Mei 2024, tercatat peng-
guna aplikasi Livin' by Mandiri telah
menembus 25,4 juta atau naik 379
yoy. Dari jumlah tersebut, total nilai
transaksi Livin' by Mandiri hingga
akhir Mei 2024 telah mencapai Rp
1.552 triliun dengan volume trans-
aksi sebesar 1,45 miliar transaksi
secara year to date (ytd).

Pada awal kuartal II1-2024
mendatang, Livin' by Mandiri akan
dilengkapi dengan program loyalitas
yang komprehensif untuk mening-
katkan pengalaman nasabah secara
menyeluruh. Nasabah nantinya
dapat mengumpulkan, memonitor,
dan menukarkan Livin'poin dengan
berbagai hadiah menarik, mulai dari
voucher belanja, hingga poin miles
maskapai ternama. (ks)

Bank Mandiri

Menteri Sekretaris Negara Pratikno (tengah) didampingi istri Siti Faridah (dua kanan) dan Direktur

Sukses Gelar MJM 2024

SENIN, 1 JULI 2024

Antara

Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi (dua kiri) serta Wakil Komisaris Utama Zainudin Amali (kanan)

melepas start Mandiri Jogja Marathon 2024 di kawasan Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta,

Minggu (30/6/2024). Memilih lokasi start dan finish di kawasan Candi Prambanan, MJM 2024 yang
diikuti lebih 8000 pelari dari dalam dan luar negeri menyajikan rute-rute yang memperlihatkan kein-
dahan alam dan kekayaan budaya lokal dengan melewati puluhan desa dan ragam wisata utama di
Yogyakarta seperti Candi Prambanan, Candi Plaosan dan Monumen Taruna diharapkan bisa mendu-
kung kekayaan budaya hingga ke tingkat internasional sehingga meningkatkan pariwisata di Yogyakar-

ta dan Indonesia.

MENJAGA KEBERLANJUTAN PERLINDUNGAN ASURANSI

Standardisasi Tarif
Atasi Inflasi Medis

JAKARTA, ID - Standardisasi tarif layanan kesehatan yang sudah diberlakukan oleh BPJS Kesehatan perlu diterapkan
juga di sektor swasta. Dengan begitu, bisa mengatasi inflasi medis, yang tahun ini diperkirakan mencapai 139.

Oleh Kunradus Aliandu

oordinator Advo-

kasi BPJS Watch

Timboel Siregar

mengatakan, de-

an tidak adanya

ketetapan tarif penanganan

medis secara nasional, maka

muncul variasi biaya perawat-

an dan pengobatan di berbagai

fasilitas kesehatan yang kemu-
dian sulit dikontrol.

“Pembuatan dan penerap-
an standar tarif layanan medis
menjadi penting bagi pelaksa-
naan asuransi sosial maupun
komersial untuk memastikan
keterjangkauan biaya iuran
oleh masyarakat yang meng-
ikuti asuransi sosial maupun
komersial tersebut. Juga, da-
pat mengontrol pelaksanaan
fee for service, sehingga tidak
memunculkan pembentukan
biaya sendiri oleh rumah sa-
kit,” tandas Timboel Siregar
kepada Investor Daily, Minggu
(30/6/2024).

Timboel mengatakan, da-
lam proses pelaksanaan penja-
minan pembiayaan kesehatan
yang dilakukan BPJS Kesehat-
an, BPJS Ketenagakerjaan, PT.
Taspen, PT. Asabri, asuransi
kesehatan swasta memang
baru di program JKN yang
dikelola BPJS Kesehatan yang
mengenakan tarif biaya paket
(INA CBGs) untuk rumah
sakit yang melayani peserta
JKN. Sementara bagi BPJS
Ketenagakerjaan, PT. Taspen,
PT. Asabri, asuransi kesehatan
swasta belum memiliki meka-
nisme standar paket biaya pe-
layanan kesehatan di rumah
sakit, namun masih berbasis
pada sistem fee for service.

Tentunya, kata dia, pem-
buatan dan penerapan biaya
paket oleh pemerintah, itu
sebagai bentuk keikutsertaan
pemerintah dalam mengenda-
likan inflasi di sektor kesehat-
an. Dan, hal ini juga yang akan
mendukung pelaksanaan pem-
biayaan kesehatan oleh BPJS
Ketenagakerjaan, PT. Taspen,
PT. Asabri, asuransi kesehatan
swasta menjadi terkontrol dan
terkendali. “Tentang biaya
paket tersebut bisa diatur di
Peraturan Menteri Kesehatan,
dengan tetap terlebih dahulu
diadakan negosiasi biaya de-
ngan asosiasi rumah sakit di
wilayah tertentu,”tuturnya.
Penerapan biaya paket, me-
nurut dia selain mendukung

keterjagkauan masyarakat
membayar iuran (untuk asu-
ransi komersial) tentunya juga
untuk memastikan efisiensi
pelayanan kesehatan serta
meminimalisir potensi fraud
yang terjadi di rumah sakit.

Mengacu pada Pasal 24
ayat (1) UU SJSN, besarnya
pembayaran kepada fasi-
litas kesehatan untuk
setiap wilayah dite-
tapkan berdasarkan
kesepakatan anta-
ra Badan Penye-
lenggara Jaminan
Sosial dan asosiasi
fasilitas kesehatan di
wilayah tersebut. “Tentunya
penetapan biaya paket layanan
kesehatan dirumah sakit yang
digagas untuk pelaksananaan
penjaminan biaya kesehatan
oleh BPJS Ketenagakerjaan,
PT. Taspen, PT. Asabri, Asu-
ransi Kesehatan BUMN dan
swastajuga nantinya harus di-
lakukan seperti amanat Pasal
24 ayat (1) UU SJSN sehingga
ada kesepakatan win-win un-
tuk semua pihak termasuk
masyarakat dan peserta. Hasil
negosiasi tersebut ditetapkan
dalam regulasi Permenkes,”
kata dia.

Timboel mengatakan, pe-
nerapan biaya paket layanan
kesehatan di rumah sakit bagi
penjaminan kesehatan oleh
BPJS Ketenagakerjaan, PT.
Taspen, PT. Asabri, asuransi
kesehatan swasta harus mela-
lui kajian terlebih dahulu oleh
pemerintah, dan pembahasan
dengan seluruh pemangku
kepentingan kesehatan khu-
susnya rumah sakit. “Selain
adanya insentif dari pemerin-
tah, kajianini perlu dilakukan.
Hal ini tentu positif, sehingga
membuat investor tetap ter-
tarik berinvestasi di sektor
kesehatan,”kata dia.

Adapun pembuatan bi-
aya paket layanan kesehat-
an harus memperhitungkan
persoalan harga bahan baku
obat dan alat kesehatan yang
memang mayoritas masih
diimpor, lalu kondisi suku
bunga pinjaman, renumerasi
sumber daya manusia (SDM)
di sektor kesehatan, biaya
birokrasi, dan biaya ilegal
yang memang juga sangat di-
rasakan kalangan kesehatan.
“Pemerintah harus mampu
mengendalikan biaya-biaya
tersebut (biaya birokrasi dan
ilegal harus diminimalisir
hingga dihapus) sehingga

Timboel Siregar
Koordinator Advokasi
BPJS Watch

margin keuntungan yang
diharapkan rumah sakit bisa
tetap tercapai dengan pene-
rapan paket biaya layanan
kesehatan di rumah sakit
yang dibayarkan BPJS Kete-
nagakerjaan, PT. Taspen, PT.
Asabri, asuransi kesehatan
swasta,”kata dia.

Kajian dan pembahasan
tersebut juga harus membi-
carakan tentang penahapan
pelaksanaanbiaya paket terse-
but. “Saya mengusulkan untuk
diterapkan secara bertahap
terlebih dahulu di BPJS Kete-
nagakerjaan, PT. Asabri dan
PT. Taspen, yang membiayai
peserta yang mengalami ke-
celakaan kerja dan penyakit
akibat kerja. Baru nanti ke
depannya diterapkan bagi
asuransi swasta,” ujarnya.

Tidak Merata

Chief Customer and Mar-
keting Office Prudential In-
donesia Karin Zulkarnaen
mengatakan, Indonesia masih
belum memiliki kebijakan atau

9

ketetapan tarif penanganan
medis yang berlaku secara
nasional, sehingga muncul
variasi biaya perawatan dan
pengobatan di berbagai fa-
silitas kesehatan yang sulit
dikontrol. Situasi tersebut
berpotensi memicu kualitas
layanan medis yang tidak
merata dan semakin sulit ter-
jangkau oleh masyarakat,
terutama di tengah me-
lambungnya inflasi me-
dis yang berdampak
pada melonjaknya
biaya perawatan fa-
silitas kesehatan.
Tahun lalu, pemerintah
sebenarnya telah mengelu-
arkan peraturan mengenai
standardisasi tarif

dardisasi tarif yang diber-
lakukan, hal tersebut dapat
menjaga keberlanjutan per-
lindungan kesehatan yang di-
berikan perusahaan asuransi
melalui kendali mutu (clinical
pathway) dengan pemberian
pelayanan kesehatan yang
efisien, efektif, dan berku-
alitas.

Selain itu, lanjutnya, pe-
netapan tarif tersebut dapat
menciptakan transparansi
biaya pelayanan kesehatan
sesuai dengan kebutuhan
medis pasien berdasarkan
pola tarif yang telah diatur.

“Sebagai respons dari ba-
nyaknya faktor yang melatar-
belakangi kenaikan biaya pe-

rawatan kesehatan setiap ta-
hunnya, khusus transparansi
biaya medis, pelaksanaannya
dapat diterapkan melalui ke-
mitraan menyeluruh secara
terbuka, demi terciptanya
standar pedoman penangan-
an klinis yang memberi kete-
nangan pada pasien melalui
estimasi harga perawatan di
awal,” ujar Karin.

Asosiasi Asuransi Jiwa
Indonesia (AAJI) mencatat,
klaim kesehatan pada kuartal
I-2024 meningkat sebesar
29,47» dengan rasio klaim
asuransi kesehatan terhadap
pendapatan premi untuk
produk tersebut sudah men-
capai 97fo.

layanan kesehatan,

tapi hanya bagi ma-
syarakat yang me-
nikmati layanan BPJS
Kesehatan. Regulasi
yang tertuang dalam
Peraturan Menteri
Kesehatan Nomor 3
tahun 2023 tentang
Standar Tarif Pela-
yanan Kesehatan da-
lam Penyelenggaraan
Jaminan Kesehatan
tersebut bertujuan
untuk meningkatkan
transparansi, kuali-
tas, dan efisiensi pela-
yanan, serta mengu-
rangi variasi dalam
pelayanan klinis.
“Harapannya pe-
nyesuaian tarif ini
juga dapat diberlaku-
kan di sektor swasta,
khususnya dari sisi

|
industri asuransi jiwa | Persentase — | Persentase
dan kesehatan” Data | Jumlah Saham Kepemilikan Saham” Jumlah Saham Kepemilikan Saham”
Karin. | min 1 | 1.987.267.745 2074 | 3.583.533.600 Sekitar 347
Ia menilai bahwa ver | 4.351.403.820 43,790 | 3.570.903.764 Sekitar 33,8”4

dengan adanya stan-

Perwaliamanatan.

| PEMBERITAHUAN KELALAIAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN III WASKITA KARYA TAHAP IV TAHUN 2019

PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak
selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi
Berkelanjutan II! Waskita Karya Tahap IV Tahun 2019, Akta No. 53 tanggal
26 April 2019, yang dibuat dihadapan Notaris Fathiah Helmi, S.H., Notaris di
Jakarta Selatan, berikut perubahannya, (“Perjanjian Perwaliamanatan”),
dengan ini memberitahukan kepada para Pemegang Obligasi Berkelanjutan
Ill Waskita Karya Tahap IV Tahun 2019 bahwa PT Waskita Karya (Persero)
Tbk telah lalai dalam memenuhi kewajiban keuangan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan berdasarkan Laporan Keuangan PT Waskita Karya
(Persero) Tbk per 31 Desember 2023 (audited) dan kelalaian tersebut tidak
diperbaiki dalam batas waktu sebagaimana ditetapkan dalam Perjanjian

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, kami selaku Wali Amanat Obligasi
Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap IV Tahun 2019, akan segera melakukan
tindakan-tindakan sesuai ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan
Obligasi Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap IV Tahun 2019.

Jakarta, 1 Juli 2024
WALIAMANAT

Eka

BA MEsA
PTBANKUEGATEK

PENGUMUMAN PENGAMBILALIHAN

Merujuk pada dan untuk memenuhi ketentuan Pasal 28 ayat (1) Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka ("POJK
9/2018”), PT Mineral Industri Indonesia (Persero) (“MIND ID”), suatu perseroan terbatas
yang didirikan berdasarkan hukum negara Republik Indonesia dan berkedudukan
di Energy building Lantai 19 dan 27, SCBD — Lot 11A, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53,
Jakarta 12190, dengan ini mengumumkan bahwa MIND ID telah menyelesaikan transaksi
pengambilalihan 1.596.265.945 saham atau setara dengan sekitar 1474 dari seluruh saham
yang telah ditempatkan dan disetor penuh di PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale”), suatu
perseroan terbatas terbuka yang didirikan berdasarkan hukum negara Republik Indonesia
dan berkedudukan di Seguis Tower, Lantai 20, Unit 6 dan 7, Jl. Jend. Sudirman Kav. 71,
Jakarta 12190 pada tanggal 28 Juni 2024 melalui: (i) pengambilan bagian oleh MIND ID
atas 478.924.657 saham baru di PT Vale (“Transaksi Saham Baru”) sebagai hasil dari
pelaksanaan seluruh Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”) yang diperoleh MIND
ID (termasuk yang berasal dari pengalihan seluruh HMETD Vale Canada Limited ("VCL”),
Vale Japan Limited ("VJL"), dan Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. (“SMM”) kepada MIND
ID) dalam Penambahan Modal Dengan Memberikan HMETD | melalui Penawaran Umum
Terbatas kepada para pemegang saham PT Vale (“PMHMETD 1”), dan (ii) pembelian oleh
MIND ID atas 1.117.341.288 saham lama di PT Vale milik VCL, VJL, dan SMM (“Transaksi
Saham Lama”) melalui pasar negosiasi di Bursa Efek Indonesia pada hari terakhir periode
perdagangan HMETD dalam PMHMETD I. Dengan diselesaikannya rangkaian Transaksi
Saham Baru dan Transaksi Saham Lama (“Transaksi Pengambilalihan”), MIND ID
menjadi pemegang saham terbesar di PT Vale dan VCL menjadi pemegang saham terbesar
kedua di PT Vale, yang mana keduanya menjadi pengendali bersama (joint controllers) atas
PT Vale, dengan jumlah kepemilikan saham masing-masing pihak di PT Vale sebelum dan
sesudah pelaksanaan Transaksi Pengambilalihan adalah sebagai berikut:

| Sebelum Transaksi Pengambilalihan |
|

Sesudah Transaksi Pengambilalihan

") Dari total jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh di PT Vale sebelum
pelaksanaan Transaksi Pengambilalihan

““) Dari total jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh di PT Vale setelah
pelaksanaan Transaksi Pengambilalihan pada tanggal pengumuman ini

Penyelesaian Transaksi Pengambilalihan terjadi pada tanggal 28 Juni 2024,
sebagaimana dibuktikan dengan tanda terima pelaksanaan HMETD dari PT Vale kepada
MIND ID untuk Transaksi Saham Baru dan konfirmasi penyelesaian crossing dan
pemindahbukuan saham milik VCL, VJL dan SMM ke MIND ID dari pialang saham yang
terlibat untuk Transaksi Saham Lama.

Transaksi Pengambilalihan dilakukan MIND ID berdasarkan dan sebagai pelaksanaan
kebijakan Pemerintah Republik Indonesia (“Pemerintah”) secara tertulis melalui surat
Menteri Badan Usaha Milik Negara kepada MIND ID yang juga meneruskan surat Menteri
Energi dan Sumber Daya Mineral, dengan menunjuk MIND ID sebagai wakil Pemerintah
untuk mengambil seluruh saham divestasi yang ditawarkan PT Vale kepada Pemerintah
dalam pelaksanaan kewajiban divestasi saham PT Vale dan mensyaratkan MIND ID untuk
mengendalikan PT Vale secara bersama-sama dengan VCL (joint control). Atas dasar itu,
MIND ID dan VCL sebagai pengendali bersama (joint controllers) atas PT Vale dikecualikan
dari kewajiban Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer) dalam Transaksi
Pengambilalihan sesuai dengan ketentuan Pasal 23 huruf k POJK 9/2018.

Jakarta, 1 Juli 2024

PT Mineral Industri Indonesia (Persero)

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.06 MB
Published2 Jul 2024
Pages5
Characters41,027
Text sourceOCR
OCR confidence0.934

Names mentioned 54 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Vale Canada Limited p.1 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.5 ×12
linked person Zainudin Amali p.5
linked org Bank Mega Tbk p.5 ×2
possible org Vale Indonesia Tbk p.1 ×14
possible org Negara Republik Indonesia p.1 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×2
possible person Gatot Subroto p.4 ×2
possible person Darmawan Junaidi p.5 ×3
possible org PT. Taspen p.5 ×7
possible org PT. Asabri p.5 ×7
possible org Waskita Karya (Persero) Tbk p.5 ×10
possible org Bursa Efek Indonesia p.5
unresolved org PT Mineral Industrill YN p.1
unresolved org Bank For Financial Inclusion p.3
unresolved org Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional p.3
unresolved org Perencanaan Pembangunan Nasional p.3
unresolved org Menteri Perdagangan p.3
unresolved org Kementerian Koordinator Pere- p.4
unresolved org Pangan Nasional p.4 ×2
unresolved org Kementerian BUMN. Tata p.4
unresolved org Kementerian Pertanian p.4
unresolved org Kementerian Perdagangan p.4
unresolved org Kementerian BUMN p.4
unresolved org Menteri Koordinator p.4
unresolved org Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat p.4
unresolved person Menteri p.4
unresolved org Arbitrase Nasional Indonesia p.4
unresolved org Mahkamah Agung p.4 ×2
unresolved person Enggartiasto Lukita. · Chairman p.4
unresolved person Rio Abdurachman. · Direktur Utama p.4
unresolved person Apreyvita D. Wulansari. · Wakil Direktur Utama p.4 ×2
unresolved person Tania Kirana. · Direktur Umum p.4
unresolved person Melly Marliani. · Direktur Bisnis p.4
unresolved person Patricia Tambunan · Direktur Legal p.4
unresolved org PT Bersatu Universe Digital Indonesia Rek. p.4
unresolved org PT. Gramedia p.4
unresolved org Bank Mandiri Rilis Livin KPR p.5
unresolved org Bank Mandi-ri Darmawan Junaidi p.5
unresolved org Bank Mandi-ri p.5
unresolved org Bank Mandiri Darmawan Junaidi p.5 ×2
unresolved org Bank Mandiri Menteri p.5
unresolved org Menteri Sekretaris Negara Pratikno p.5
unresolved org Menteri Kesehatan p.5 ×2
unresolved org Penye-lenggara Jaminan Sosial p.5
unresolved person Fathiah Helmi · Notaris p.5
unresolved org HMETD Vale Canada Limited p.5
unresolved org Vale Japan Limited p.5
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara p.5
unresolved org Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral p.5

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.118 2532 ms 13 Sep 2026 16:22
Raw output
{'is_controller': None,
 'issuer_name': '',
 'issuer_raw': '',
 'issuer_ticker': '',
 'lines': [],
 'pct_after': None,
 'pct_before': None,
 'report_date': '2024-07-01',
 'report_number': '397/E.DIRKEU/VII/2024',
 'reporter_is_board_member': None,
 'reporter_name': '',
 'reporter_nationality': '',
 'reporter_position': '',
 'retains_control': None,
 'shares_after': None,
 'shares_before': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result