Skip to content
Back to announcement

20240701_UNTR_Informasi Transaksi Afiliasi_31677850_lamp5.pdf

Asset transaction Needs review UNTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 87

Page 1

          
Page 2
                                      DAFTAR ISI

• SURAT PENGANTAR YANG BERISIKAN RINGKASAN HASIL
  PENDAPAT KEWAJARAN                                          1
• PERNYATAAN PENILAI                                          15

I.     PENDAHULUAN                                            17
I.1    Dasar Penugasan                                        17
I.2    Identifikasi Status Penilai                            17
I.3    Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan        18
I.4    Identifikasi Objek Penilaian                           18
I.5    Jenis Mata Uang yang Digunakan                         18
I.6    Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi            18
I.7    Ringkasan Rencana Transaksi                            19
I.8    Maksud dan Tujuan Penilaian                            21
I.9    Benturan Kepentingan Rencana Transaksi                 21
I.10   Tanggal Penilaian                                      21
I.11   Tingkat Kedalaman Investigasi                          21
I.12   Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan       22
I.13   Asumsi dan Kondisi Pembatas                            23
I.14   Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi           25
I.15   Standar Penilaian                                      25
I.16   Metode dan Prosedur Penyusunan Pendapat Kewajaran      25
I.17   Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian
       (Subsequent Events)                                    26

II.    ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN                            27
II.1   Analisis Pengaruh Transaksi Pinjam Meminjam Dana
       Terhadap Keuangan Perseroan                            27
II.2   Pihak-Pihak yang Bertransaksi                          27
II.3   Susunan Pemegang Saham serta Susunan Dewan Komisaris
       dan Direksi dari Pihak yang Bertransaksi               28
II.4   Hubungan antara Pihak-Pihak yang Bertransaksi          31
II.5   Perjanjian dan Persyaratan Rencana Transaksi           31
Page 3
II.6     Analisis Likuiditas                                          33
II.7     Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi                         33
II.8     Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi                   34
II.8.1   Riwayat Singkat dan Sifat Kegiatan Usaha                     34
II.8.2   Analisis Industri dan Lingkungan                             37
II.8.3   Analisis Operasional dan Prospek Perseroan                   39
II.8.4   Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi                  40
II.8.5   Keuntungan dan Kerugian atas Dilakukannya Rencana
         Transaksi                                                    40
II.8.6   Analisis Dampak Leverage pada Keuangan                       41
II.8.7   Analisis Dampak Likuiditas                                   42
II.8.8   Analisis Dampak Keuangan jika Proyek yang Dibiayai
         Mengalami Kegagalan                                          42
II.9     Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi                  43
II.9.1   Penilaian Kinerja Historis                                   43
II.9.2   Analisis Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi      47
II.9.3   Analisis Rasio Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana
         Transaksi                                                    49
II.9.4   Penilaian atas Proyeksi Keuangan                             49
II.9.5   Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi
         Rencana Transaksi                                            52
II.9.6   Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari
         Rencana Transaksi                                            56
II.9.7   Analisis Yield Pinjaman Rencana Transaksi                    57
II.9.8   Analisis Inkremental                                         57
II.9.9   Analisis Sensitivitas                                        59
II.10    Analisis Kelayakan Rencana Penggunaan          Dana   atas
         Transaksi Pinjam Meminjam Dana                               60
II.10.1 Analisis Kelayakan Investasi                                  60
II.10.2 Analisis Kelayakan Pelunasan Utang                            60
II.10.3 Analisis atas Faktor-Faktor Lain yang Relevan                 61
II.11    Analisis atas Jaminan                                        61
Page 4
III.    KESIMPULAN ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN                62
• INDEPENDESI PENILAI                                         66
• PENUTUP                                                     66
LAMPIRAN
Lampiran 1 – Data Pasar MTN
Lampiran 2 – Data Term SOFR
Lampiran 3 – Proyeksi Keuangan UT Sebelum Rencana Transaksi
Lampiran 4 – Proyeksi Keuangan UT Sesudah Rencana Transaksi
Lampiran 5 – Proyeksi Keuangan SMA
Lampiran 6 – Perhitungan Pendapatan Bunga dengan Suku Bunga
Rencana Transaksi
Lampiran 7 – Perhitungan Pendapatan Bunga dengan Suku Bunga
Pasar
Lampiran 8 – Perhitungan Analisis Sensitivitas
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9

          
Page 10

          
Page 11

          
Page 12

          
Page 13

          
Page 14

          
Page 15

          
Page 16

          
Page 17

          
Page 18

          
Page 19
                                                                                  15




PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda
tangan di bawah ini menyatakan bahwa:
1. Laporan ini disusun untuk kepentingan Direksi Perseroan sehubungan dengan
    rencana tersebut, dan tidak digunakan oleh pihak lain. Selanjutnya laporan ini
    tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi kepada pemegang saham
    Perseroan untuk menyetujui atau tidak menyetujui Rencana Transaksi tersebut
    atau mengambil tindakan-tindakan tertentu atas Rencana Transaksi tersebut.
2. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian kesimpulan nilai akhir telah
    dilakukan dengan benar sesuai dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
3. Analisis dan kesimpulan nilai akhir hanya dibatasi oleh asumsi-asumsi dan kondisi
    pembatas yang diungkapkan di dalam laporan ini.
4. Penilai tidak mempunyai kepentingan terhadap hasil penilaian yang dibuat dan
    tidak memiliki kepentingan pribadi maupun keberpihakan kepada pihak-pihak
    lain yang memiliki kepentingan terhadap objek penilaian.
5. Imbalan jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
6. Kami telah melakukan penilaian dan menyusun laporan ini sesuai dengan
    Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
    Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.04/2020 tentang
    Pedoman Penilaain dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Kode
    Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII-2018 (KEPI & SPI
    edisi VII-2018), serta Peraturan Perundangan yang berlaku.
7. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan
    diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui pemerintah (MAPPI).
8. Penilai memiliki pemahaman mengenai objek penilaian yang dibuat.
9. Data ekonomi dan industri dalam menyusun laporan ini diperoleh dari berbagai
    sumber yang diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan.
10. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam laporan ini, telah menyediakan
    bantuan profesional dalam menyiapkan laporan.
11. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam laporan
    ini serta dipresentasikan dalam laporan ini adalah benar dan akurat sesuai
    dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
12. Kesimpulan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah
    disajikan sebagai kesimpulan nilai akhir.
13. Penilai bertanggung jawab atas laporan ini.
Page 20

          
Page 21
                                                                             17




I.    PENDAHULUAN

I.1   Dasar Penugasan
      Berdasarkan permintaan dari PT United Tractors Tbk untuk memberikan
      Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi
      Perubahan      Ketentuan     dalam     Perjanjian   Pinjaman       antara
      PT United Tractors Tbk dan PT Pamapersada Nusantara, yang Merupakan
      Anak Perusahaan dari PT United Tractors Tbk, dengan PT Stargate Mineral
      Asia yang tertuang dalam:
      • Surat    Permohonan     Penilaian   No.LUT/065/9960/V/2024      tanggal
        13 Mei 2024 dari PT United Tractors Tbk;
      • Surat Penawaran No. 0309/NDR-SB/Prop/V/24 tanggal 14 Mei 2024 dari
        KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan yang telah disetujui oleh
        PT United Tractors Tbk;
      • Surat Penunjukan No.LUT/067/9960/V/2024 tanggal 16 Mei 2024 dari
        PT United Tractors Tbk;
      • Surat Perjanjian Kerja No. 015/NDR-SB/SPK/V/24 tanggal 20 Mei 2024
        antara KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan dengan
        PT United Tractors Tbk;

      Dengan ini kami menyatakan bahwa kami telah melakukan investigasi dan
      penilaian atas kewajaran rencana transaksi di atas, serta menyampaikan
      laporan ini untuk keperluan Pengguna Laporan.

I.2   Identifikasi Status Penilai
      • Penilaian ini telah dilaksanakan oleh Penilai Publik Satya Bima Nugraha,
         S.E., MAPPI (Cert.) yang merupakan Rekan pada KJPP Nirboyo Adiputro,
         Dewi Apriyanti & Rekan (“KJPP NDR” / “kami”) dengan Izin Penilai No.
         B-1.23.00654 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia;
      • Penilai tersebut di atas terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan Republik
         Indonesia Bidang Pasar Modal dengan No. STTD.PB-58/PM.021/2024;
      • Penilai dalam posisi untuk memberikan penilaian yang objektif dan tidak
         memihak;
      • Penilai tidak mempunyai benturan kepentingan dan/atau potensi
         benturan kepentingan dengan subjek dan/atau objek penilaian;
      • Penilai tidak memiliki keterlibatan material terkait dengan objek
         penilaian;
      • Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian dan kami tidak
         menggunakan bantuan tenaga ahli dari luar KJPP NDR dalam melaksanakan
         penilaian ini.
Page 22
                                                                               18




I.3   Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
      • Identitas Pemberi Tugas
         Nama               : PT United Tractors Tbk
         Alamat             : Jalan Raya Bekasi Km. 22, Cakung, Jakarta Timur
         Bidang usaha       : Perdagangan
         Telepon/Faks       : 021-24579999
         Email              : yudistira@unitedtractors.com
         Contact Person     : Bapak Yudistira
         Jabatan           : Corporate Finance & Accounting Division Head
                              PT United Tractors Tbk
         Pengguna Laporan : PT United Tractors Tbk

I.4   Identifikasi Objek Penilaian
      Objek penilaian adalah penyusunan Pendapat Kewajaran atas rencana
      transaksi perubahan ketentuan dalam perjanjian pinjaman antara
      Perseroan dan PT Pamapersada Nusantara (“PAMA”), yang merupakan anak
      perusahaan dari Perseroan, dengan PT Stargate Mineral Asia (“SMA”).
      Perseroan dan PAMA dalam kapasitasnya masing-masing berencana untuk
      melakukan perubahan dalam (a) perjanjian pinjaman antara Perseroan
      dengan SMA dan (b) perjanjian pinjaman antara PAMA dengan SMA, yang
      keduanya terkait dengan perubahan ketentuan marjin dalam perhitungan
      suku bunga pinjaman dari sebelumnya 2% menjadi 1,63%.

      Selanjutnya dalam laporan ini rencana transaksi di atas akan disebut sebagai
      “Rencana Transaksi”.

I.5   Jenis Mata Uang yang Digunakan
      Rencana Transaksi dilaksanakan dengan menggunakan mata uang Dolar
      Amerika Serikat (“USD”).

I.6   Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
      • Perseroan dan PAMA merupakan perusahaan induk dari PT Danusa
        Tambang Nusantara (“DTN”) dimana Perseroan memiliki 60% saham DTN
        dan PAMA memiliki 40% saham DTN;
      • DTN merupakan pemegang saham yang secara langsung 66,7% saham
        PT Anugerah Surya Pacific Resources (“ASPR”);
      • ASPR merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki 30%
        saham;
      • DTN merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki 70%
        saham SMA dan oleh karenanya DTN juga memiliki saham secara tidak
        langsung melalui ASPR sebesar 20%;
Page 23
                                                                            19




      • Perseroan dan PAMA telah memberikan pinjaman kepada SMA yang
        berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan akan digunakan untuk
        keperluan belanja modal dalam melaksanakan kegiatan pengolahan dan
        pemurnian bijih nikel dan mineral ikutannya dan pengembangan
        pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian bijih nikel Rotary Kiln-
        Eletric Furnace (RKEF) 2 jalur yang menghasilkan produk Nickel Pig Iron
        (NPI) yang berlokasi di Kapubaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara;
      • Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi
        dilaksanakan untuk meningkatkan profitabilitas dari SMA dengan cara
        meringankan beban bunga yang dikeluarkan oleh SMA.

I.7   Ringkasan Rencana Transaksi
      Perseroan dan SMA serta PAMA dan SMA telah menandatangani perjanjian
      pinjaman tanggal 30 November 2023 sehubungan dengan pinjaman yang
      diberikan dari Perseroan dan PAMA kepada SMA dengan total nilai pinjaman
      sampai dengan USD198.000.000 dengan porsi masing-masing pinjaman
      sebagai berikut:
      • Perseroan akan memberikan pinjaman dengan nilai pinjaman sampai
         dengan USD151.081.172;
      • PAMA akan memberikan pinjaman dengan nilai pinjaman sampai dengan
         USD46.918.828.

      Berdasarkan perjanjian pinjaman antara Perseroan dan SMA tanggal 30
      November 2023, beberapa syarat dan ketentuan yang diatur dalam draft
      perjanjian pinjaman tersebut antara lain sebagai berikut:
      • Jumlah maksimum pokok pinjaman sampai dengan USD151.081.172;
      • Pemberi pinjaman memiliki opsi untuk mengubah nilai tukar menjadi
        Rupiah dengan menggunakan referensi nilai tukar Jakarta Interbank Spot
        Dollar Rate (“JISDOR”) H-1 tanggal pencairan;
      • Suku bunga pinjaman akan dibayarkan setiap 3 bulanan dengan tingkat
        suku bunga sebesar term Secured Overnight Financing Rate (“term SOFR”)
        ditambah marjin 2% per tahun;
      • Periode pinjaman berarti periode sejak tanggal perjanjian dan berlaku
        untuk jangka waktu 60 bulan setelahnya;
      • Periode pinjaman dapat diperpanjang sesuai kesepakatan para pihak;
      • Penarikan fasilitas pinjaman dapat dilaksanakan dalam beberapa kali
        penarikan sepanjang tidak melebihi jumlah pokok;
      • Penerima pinjaman tidak boleh meminjam kembali bagian pinjaman yang
        telah dibayar kembali.
Page 24
                                                                       20




 Berdasarkan perjanjian pinjaman antara PAMA dan SMA tanggal 30 November
 2023, beberapa syarat dan ketentuan yang diatur dalam draft perjanjian
 pinjaman tersebut antara lain sebagai berikut:
 • Jumlah maksimum pokok pinjaman sampai dengan USD46.918.828;
 • Pemberi pinjaman memiliki opsi untuk mengubah nilai tukar menjadi
    Rupiah dengan menggunakan referensi nilai tukar Jakarta Interbank Spot
    Dollar Rate (“JISDOR”) H-1 tanggal pencairan;
 • Suku bunga pinjaman akan dibayarkan setiap 3 bulanan dengan tingkat
    suku bunga sebesar term Secured Overnight Financing Rate (“term SOFR”)
    ditambah marjin 2% per tahun;
 • Periode pinjaman berarti periode sejak tanggal perjanjian dan berlaku
    untuk jangka waktu 60 bulan setelahnya;
 • Periode pinjaman dapat diperpanjang sesuai kesepakatan para pihak;
 • Penarikan fasilitas pinjaman dapat dilaksanakan dalam beberapa kali
    penarikan sepanjang tidak melebihi jumlah pokok;
 • Penerima pinjaman tidak boleh meminjam kembali bagian pinjaman yang
    telah dibayar kembali.

Rencana Transaksi merupakan amandemen pertama atas perjanjian pinjaman
antara Perseroan dan SMA serta PAMA dan SMA yang akan di atur dalam draft
amandemen I perjanjian pinjaman antara Perseroan dan SMA serta draft
amandemen I perjanjian pinjaman antara PAMA dan SMA.

Perubahan ketentuan yang di atur dalam draft amandemen I perjanjian
pinjaman antara Perseroan dan SMA adalah sebagai berikut:
• Perubahan ketentuan marjin. Marjin berarti 1,63% (satu koma enam puluh
   tiga persen) per tahun.

Perubahan ketentuan yang di atur dalam draft amandemen I perjanjian
pinjaman antara PAMA dan SMA adalah sebagai berikut:
• Perubahan ketentuan marjin. Marjin berarti 1,63% (satu koma enam puluh
   tiga persen) per tahun.
Page 25
                                                                               21




I.8    Maksud dan Tujuan Penilaian
       Pelaksanaan penilaian ini dimaksudkan untuk memberikan pendapat
       kewajaran (fairness opinion) atas Rencana Transaksi yang ditujukan dalam
       rangka memenuhi ketentuan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal
       1 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

       Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi
       memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi namun bukan
       termasuk transaksi material karena nilai Rencana Transaksi besarannya di
       bawah 20% dari ekuitas Perseroan per 31 Desember 2023 serta atas Rencana
       Transaksi tidak terdapat benturan kepentingan.
                            Keterangan                           Jumlah

       Pinjaman kepada SMA dalam USD penuh                            198.000.000
       Kurs tengah BI untuk USD per 29 Desember 2023                       15.416
       Pinjaman kepada SMA dalam Jutaan Rupiah                          3.052.368
       Nilai buku ekuitas Perseroan (IDR Mio)                          84.035.563
       % Nilai Rencana Transaksi terhadap Nilai buku Perseroan              3,63%

I.9    Benturan Kepentingan Rencana Transaksi
       Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi tidak
       terdapat benturan kepentingan.

I.10   Tanggal Penilaian
       • Tanggal penilaian adalah per tanggal 31 Desember 2023
       • Tanggal laporan penilaian adalah tanggal 26 Juni 2024

I.11   Tingkat Kedalaman Investigasi
       Dalam melaksanakan penilaian ini kami telah melakukan investigasi untuk
       mengumpulkan data dan informasi dari manajemen Perseroan dengan cara
       melakukan wawancara serta melakukan verifikasi, perhitungan dan analisis
       dari data dan informasi yang diperoleh dari manajemen maupun sumber-
       sumber lainnya yang relevan dan dapat diandalkan.

       Dalam proses penyusunan pendapat kewajaran ini kami melakukan
       wawancara dengan:
       • Bapak Yudistira sebagai Corporate Finance & Accounting Division Head
         Perseroan;
       • Bapak Ramandhika sebagai Corporate Treasury Dept. Head Perseroan;
       • Ibu Inge Teja sebagai Corporate Financial Planning Dept. Head Perseroan;
       • Ibu Sofi Christiana sebagai Corporate Treasury Staff Perseroan.
Page 26
                                                                              22




I.12   Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan
       Dalam mempersiapkan laporan ini, kami menggunakan data dan informasi
       yang diperoleh dari manajemen Perseroan maupun sumber-sumber lainnya
       yang relevan dan dapat diandalkan. Data dan informasi yang digunakan
       adalah sebagai berikut:
        1. Draft Amandemen I perjanjian pinjaman antara Perseroan dan SMA;
        2. Draft Amandemen I perjanjian pinjaman antara PAMA dan SMA;
        3. Perjanjian pinjaman antara Perseroan dan SMA tanggal 30 November
           2023;
        4. Perjanjian      pinjaman      antara    PAMA      dan   SMA     dengan
           No. JIEP/BSD/23/015/PN-SMA/CT tanggal 30 November 2023;
       5. Laporan Keuangan Perseroan per tanggal 31 Desember 2019 sampai
           dengan 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP Tanudiredja,
           Wibisana, Rintis & Rekan (PwC) dengan opini wajar dalam semua hal yang
           material;
       6. Laporan Keuangan SMA per tanggal 31 Desember 2019 sampai dengan
           31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana,
           Rintis & Rekan (PwC) dengan opini wajar dalam semua hal yang material;
       7. Proyeksi keuangan Perseroan berupa proyeksi laba rugi dan proyeksi
           posisi keuangan;
       8. Proforma keuangan Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi;
       9. Proyeksi keuangan SMA berupa proyeksi laba rugi, proyeksi posisi
           keuangan dan proyeksi arus kas;
       10. Dokumen legal Perseroan, PAMA, DTN dan SMA antara lain Akta Pendirian
           dan Akta Perubahannya, NIB, NPWP serta dokumen-dokumen penting
           lainnya;
       11. Analisis ekonomi berdasarkan data dan informasi yang diperoleh dari
           Economist Intelligence Unit (EIU), Bank Indonesia serta data dan
           informasi lainnya yang dipublikasikan secara umum;
       12. Wawancara dengan manajemen Perseroan sehubungan dengan Rencana
           Transaksi;
       13. Berbagai sumber informasi, baik dari media cetak dan elektronik maupun
           dari hasil analisis lainnya yang kami anggap relevan.

       Kami berasumsi bahwa data dan informasi yang diberikan telah diungkapkan
       sepenuhnya, sejujurnya, benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Page 27
                                                                               23




I.13   Asumsi dan Kondisi Pembatas
       Asumsi:
       1. Kami mengasumsikan bahwa Rencana Transaksi di jalankan seperti yang
           telah dijelaskan oleh manajemen Pemberi Tugas dan sesuai dengan
           kesepakatan serta kebenaran informasi mengenai Rencana Transaksi
           yang diungkapkan oleh manajemen dalam draft amandemen I perjanjian
           pinjaman antara Perseroan dan SMA , serta draft amandemen I
           perjanjian pinjaman antara PAMA dan SMA yang telah kami terima;
       2. Kami mengasumsikan bahwa sejak tanggal penerbitan laporan ini sampai
           dengan tanggal efektifnya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan
           apapun yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang
           digunakan di dalam analisis penyusunan pendapat kewajaran;
       3. Kami mengasumsikan bahwa pihak yang bertransaksi merupakan
           Perusahaan yang berkelanjutan usahanya di masa mendatang dan
           dikelola oleh manajemen yang profesional dan kompeten (going
           concern);
       4. Seluruh data dan informasi yang diterima dari Pemberi Tugas sehubungan
           dengan penilaian ini adalah relevan, benar dan dapat dipercaya;
       5. Seluruh pernyataan serta data dan informasi yang terdapat di dalam
           laporan      penilaian     adalah     relevan,  benar    dan     dapat
           dipertanggungjawabkan sesuai dengan prosedur penilaian yang berlaku
           umum dan disampaikan dengan itikad baik;
       6. Kami memperoleh informasi atas status hukum pihak yang bertransaksi,
           namun kami tidak melakukan pengecekan terhadap keabsahannya;
       7. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap iklim politik,
           ekonomi dan hukum dimana Perusahaan melakukan kegiatan bisnisnya;
       8. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap susunan
           pengurus Perusahaan;
       9. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap peraturan
           dan hukum yang berlaku yang mempengaruhi pendapatan Perusahaan di
           dalam menjalankan bisnisnya;
       10. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap biaya tenaga
           kerja dan biaya lain-lain yang signifikan;
       11. Tidak ada gangguan yang material dan signifikan terhadap hubungan
           industrial atau asosiasi tenaga kerja;
       12. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap kebijakan
           akuntansi yang digunakan oleh Perusahaan;
       13. Tidak ada perubahan yang material dan signifikan terhadap teknologi
           industri dan kompetisi pasar dimana Perusahaan menjalankan bisnisnya.
Page 28
                                                                        24




Kondisi pembatas:
1. Laporan ini bersifat non-disclaimer opinion;
2. Laporan ini dilaksanakan sesuai dengan maksud dan tujuan penilaian
   yang dinyatakan di dalam laporan, oleh karena itu tidak dapat digunakan
   dan/atau dikutip untuk tujuan lain;
3. Laporan ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang
   bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional Perusahaan;
4. Informasi yang telah diberikan oleh Pemberi Tugas kepada kami, seperti
   yang disebutkan di dalam laporan ini, dianggap layak dan dapat
   dipercaya, tetapi kami tidak bertanggung jawab jika ternyata informasi
   yang diberikan terbukti tidak sesuai dengan hal yang sesungguhnya.
   Informasi yang dinyatakan tanpa menyebutkan sumbernya merupakan
   hasil penelaahan kami terhadap data-data yang ada, pemeriksaan atas
   dokumen, ataupun keterangan dari instansi pemerintah yang berwenang.
   Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi tersebut
   sepenuhnya berada di pihak Pemberi Tugas;
5. Penilaian yang kami lakukan didasarkan pada data dan informasi yang
   diberikan oleh Pemberi Tugas. Mengingat hasil dari penilaian kami sangat
   tergantung dari kelengkapan, keakuratan dan penyajian data serta
   asumsi-asumsi yang mendasarinya, perubahan pada data seperti adanya
   informasi baru dari publik, informasi yang merupakan hasil penyelidikan
   khusus ataupun dari sumber-sumber lainnya dapat merubah hasil dari
   penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan
   terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil
   penilaian dan bahwa perbedaan yang terjadi dapat bersifat material.
   Walaupun isi dari laporan ini telah dilaksanakan dengan itikad baik dan
   cara yang profesional, kami tidak bertanggung jawab atas adanya
   kemungkinan yang terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan
   oleh analisis tambahan ataupun adanya perubahan dalam data yang
   dijadikan sebagai dasar penilaian;
6. Kami menggunakan Proyeksi Keuangan yang diperoleh dari Pemberi
   Tugas dan kami telah melakukan penyesuaian yang mencerminkan
   kewajaran proyeksi sesuai dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
   duty). Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan
   kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan;
7. Kami bertanggung jawab atas laporan ini dan opini kewajaran;
8. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau
   melengkapi penilaian ini akibat dari peristiwa-peristiwa yang terjadi
   setelah tanggal Laporan Penilaian (subsequent events);
Page 29
                                                                                25




       9. Laporan Penilaian dianggap sah apabila tertera cap (seal) KJPP Nirboyo
          Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan pada lembar tanda tangan
          penanggung jawab Laporan.

I.14   Persyaratan atas Persetujuan Untuk Publikasi
       Laporan ini dan/atau referensi yang melampirinya dilaksanakan sesuai
       dengan maksud dan tujuan penilaian yang dinyatakan dalam laporan serta
       laporan ini bersifat terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
       bersifat rahasia, yang dapat memengaruhi operasional Perseroan.

I.15   Standar Penilaian
       Kami menyusun laporan ini sesuai dengan Peraturan OJK No.
       35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis
       di Pasar Modal, Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman
       Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Kode Etik
       Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII-2018 (KEPI & SPI
       edisi VII-2018), serta Peraturan Perundangan yang berlaku.

I.16   Metode Analisis Penyusunan Pendapat Kewajaran
       Analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana Transaksi
       adalah:
       • Analisis pengaruh transaksi pinjam meminjam dana terhadap keuangan
         perusahaan;
       • Identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak;
       • Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati;
       • Analisis likuiditas;
       • Analisis manfaat dan risiko;
       • Analisis kualitatif;
       • Analisis kuantitatif;
       • Analisis kelayakan rencana penggunaan dana;
       • Analisis atas jaminan.
Page 30
                                                                             26




I.17   Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Events)
       Dalam penilaian atas kewajaran Rencana Transaksi per tanggal
       31 Desember 2023, terdapat kejadian penting yang diketahui maupun yang
       patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan tanggal laporan
       dikeluarkan yang tidak memengaruhi hasil penilaian yaitu:
       • Per 24 April 2024, berdasarkan akta No. 98 tanggal 24 April 2024 dari
          Notaris Jose Dima Satria S.H., M.Kn terdapat pengunduran diri dari
          Bapak Gidion Hasan sebagai Wakil Presiden Komisaris Perseroan dan
          pengangkatan Bapak Rudy sebagai Wakil Presiden Komisaris Perseroan,
          Bapak Chiew Sin Cheok sebagai Komisaris Perseroan, Bapak Bruce Malcom
          Cox sebagai Komisaris Independen Perseroan, dan Ibu Vilihati Surya
          sebagai Direktur Perseroan. Sehingga susunan anggota Direksi dan Dewan
          Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:
          Dewan Komisaris
          Presiden Komisaris           : Djony Bunarto Tjondro
          Wakil Presiden Komisaris     : Rudy
          Komisaris                    : Chiew Sin Cheok
          Komisaris                    : Djoko Pranoto Santoso
          Komisaris                    : Benjamin Herrenden Birks
          Komisaris Independen         : Paulus Bambang Widjarnako
          Komisaris Independen         : Nanan Soekarna
          Komisaris Independen         : Bruce Malcolm Cox
          Direksi
          Presiden Direktur            : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
          Direktur                     : Loudy Irwanto Ellias
          Direktur                     : Idot Supriadi
          Direktur                     : Iwan Hadiantoro
          Direktur                     : Edhie Sarwon
          Direktur                     : Widjaja Kartika
          Direktur                     : Vilihati Surya
Page 31
                                                                                                 27




II     ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN

II.1   Analisis Pengaruh Transaksi Pinjam Meminjam Dana terhadap Keuangan
       Berdasarkan proforma keuangan per 31 Desember 2023 yang diberikan oleh
       manajemen Perseroan, kami melakukan perbandingan analisis rasio
       keuangan antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi dilakukan. Hasil
       analisis menunjukkan bahwa Rencana Transaksi akan memengaruhi rasio
       likuiditas namun perubahannya tidak signifikan. Sedangkan untuk rasio
       solvabiltas dan rasio profitabilitas tidak mengalami perubahan.
                                        Sebelum Rencana       Sesudah Rencana
                   Analisis Rasio          Transaksi             Transaksi          Selisih
                                           31-Dec-23             31-Dec-23

       Rasio likuiditas
       Rasio lancar                                    1,46                  1,39             -4,62%
       Rasio cepat                                     1,06                  0,99             -6,37%
       Rasio kas                                       0,43                  0,36         -15,58%

       Rasio solvabilitas
       Debt to equity ratio                       22,46%                22,46%                0,00%
       Debt to total assets ratio                 12,25%                12,25%                0,00%
       Long term debt to equity ratio             20,92%                20,92%                0,00%

       Rasio profitabilitas
       Gross profit margin                        27,83%                27,83%                0,00%
       Net profit margin                          17,21%                17,21%                0,00%
       ROA                                             0,14                  0,14             0,00%
       ROE                                             0,26                  0,26             0,00%


II.2   Pihak yang Bertransaksi
       Berdasarkan draft amandemen I perjanjian pinjaman antara Perseroan dan
       SMA serta draft amandemen I perjanjian pinjaman antara PAMA dan SMA
       yang kami peroleh dari manajemen Perseroan, pihak yang terlibat dalam
       Rencana transaksi adalah:
       • Perseroan sebagai pihak pemberi pinjaman;
       • PAMA sebagai pihak pemberi pinjaman;
       • SMA sebagai pihak penerima pinjaman.
Page 32
                                                                                            28




II.3   Susunan Pemegang Saham serta Susunan Dewan Komisaris dan Direksi dari
       Pihak yang Bertransaksi
       Uraian Singkat PT United Tractors Tbk
       Susunan pemegang saham Perseroan per 31 Desember 2023 adalah sebagai
       berikut:
       Disajikan dalam jutaan Rupiah

                                                                                  Persentase
                    Pemegang Saham                Jumlah Saham       Nilai
                                                                                  Kepemilikan

       PT Astra International Tbk                    2.219.317.358     554.829          59,50%
       Fransiscus Xaverius Laksana Kesuma                 200.000            50          0,01%
       Iwan Hadiantoro                                    166.400            42          0,00%
       Loudy Irwanto Ellias                                34.515            9           0,00%
       Edjie Sarwono                                       18.100            5           0,00%
       Widjaja Kartika                                      2.000            1           0,00%
       Masyarakat selain Direksi
         (masing-masing kepemilikan dibawah 5%)      1.412.070.763     353.016          37,86%
       Jumlah saham beredar                          3.631.809.136     907.952          97,36%
       Saham treasuri                                  98.326.000       24.582           2,64%
       Jumlah                                      3.730.135.136      932.534          100,00%


       Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan per 31 Desember 2023 adalah
       sebagai berikut:
       Dewan Komisaris
       Presiden Komisaris        : Djony Bunarto Tjondro
       Wakil Presiden Komisaris : Gidion Hasan
       Komisaris                 : Djoko Pranoto Santoso
       Komisaris                 : Benjamin Herrenden Birks
       Komisaris Independen      : Paulus Bambang Widjarnako
       Komisaris Independen      : Nanan Soekarna
       Direksi
       Presiden Direktur         : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
       Direktur                  : Loudy Irwanto Ellias
       Direktur                  : Iwan Hadiantoro
       Direktur                  : Idot Supriadi
       Direktur                  : Edhie Sarwono
       Direktur                  : Widjaja Kartika

       Pada saat laporan ini dikeluarkan tidak terdapat perubahan pada susunan
       pemegang saham, namun terdapat perubahan pada susunan Dewan Komisaris
       dan Direksi Perseroan. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan saat
       laporan ini dikeluarkan seperti yang dinyatakan dalam bab I.17.
Page 33
                                                                                         29




Uraian Singkat PT Pamapersada Nusantara
Susunan pemegang saham PAMA per 31 Desember 2023 adalah sebagai
berikut:
Disajikan dalam jutaan Rupiah

                                                                                Persentase
            Pemegang Saham                 Jumlah Saham          Nilai
                                                                               Kepemilikan
PT United Tractors Tbk                      10.114.950.800        5.057.475         99,9995%
PT United Tractors Pandu Engineering                49.200               25          0,0005%
Jumlah                                     10.115.000.000        5.057.500          100,00%


Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PAMA per 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris       : Djony Bunarto Tjondro
Komisaris                : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
Komisaris                : Chiew Sin Cheok
Direksi
Presiden Direktur        : Hendra Hutahean
Direktur                 : Chinthya Theresa Am
Direktur                 : Ari Sutrisno
Direktur                 : Warsito Subagio Surjaatmadja
Direktur                 : Roberto Dwi Handoko

Pada saat laporan ini dikeluarkan tidak terdapat perubahan pada susunan
pemegang saham serta susunan Dewan Komisaris dan Direksi PAMA.

Uraian Singkat PT Danusa Tambang Nusantara
Susunan pemegang saham DTN per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Disajikan dalam jutaan Rupiah

                                                                               Persentase
         Pemegang Saham                Jumlah Saham           Nilai
                                                                              Kepemilikan

PT United Tractors Tbk                      1.740.777         17.407.770             60,00%
PT Pamapersada Nusantara                    1.160.518         11.605.180             40,00%
Jumlah                                     2.901.295         29.012.950            100,00%
Page 34
                                                                               30




Susunan Dewan Komisaris dan Direksi DTN per 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris      : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
Komisaris               : Hendra Hutahean
Komisaris               : Iwan Hadiantoro
Direksi
Presiden Direktur       : Muliady Sutio
Direktur                : Matius
Direktur                : Ari Sutrisno

Pada saat laporan ini dikeluarkan tidak terdapat perubahan pada susunan
pemegang saham serta susunan Dewan Komisaris dan Direksi DTN.

Uraian Singkat PT Stargate Mineral Asia
Susunan pemegang saham SMA per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Disajikan dalam Jutaan Rupiah

                                                                      Persentase
            Pemegang Saham            Jumlah Saham   Nilai
                                                                     Kepemilikan
PT Danusa Tambang Nusantara                  2.100           2.100         70,00%
PT Anugerah Surya Pacific Resources            900             900         30,00%
Jumlah                                       3.000           3.000        100,00%


Susunan Dewan Komisaris dan Direksi SMA per 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama         : Franciscus Xaverius Laksana Kesuma
Komisaris               : Hendra Hutahean
Komisaris               : Eddy
Direksi
Presiden Direktur       : Muliady Sutio
Direktur                : Ruli Tanio
Direktur                : Noviandri
Direktur                : Dixon
Direktur                : F Sandhy Herry Hermawan

Pada saat laporan ini dikeluarkan tidak terdapat perubahan pada susunan
pemegang saham serta susunan Dewan Komisaris dan Direksi SMA.
Page 35
                                                                             31




II.4   Hubungan antara Pihak-pihak yang Bertransaksi
       Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi atas pihak yang
       bertransaksi dalam Rencana Transaksi serta berdasarkan informasi yang
       diperoleh dari manajemen Perseroan, terdapat hubungan afiliasi antara
       pihak yang bertransaksi berupa hubungan kepemilikan yang disebabkan oleh:
       • Perseroan dan PAMA merupakan perusahaan induk dari DTN dimana
          Perseroan memiliki 60% saham DTN dan PAMA memiliki 40% saham DTN;
       • DTN merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki 66,67%
          saham dari PT Anugerah Surya Pacific Resources (“ASPR”);
       • ASPR merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki 30%
          saham SMA;
       • DTN merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki 70%
          saham SMA dan oleh karenanya DTN juga memiliki saham secara tidak
          langsung dalam SMA melalui ASPR sebesar 20%.

II.5   Perjanjian dan Persyaratan Rencana Transaksi
       Perseroan dan SMA serta PAMA dan SMA telah menandatangani perjanjian
       pinjaman tanggal 30 November 2023 sehubungan dengan pinjaman yang
       diberikan dari Perseroan dan PAMA kepada SMA dengan total nilai pinjaman
       sampai dengan USD198.000.000 dengan porsi masing-masing pinjaman
       sebagai berikut:
       • Perseroan akan memberikan pinjaman dengan nilai pinjaman sampai
          dengan USD151.081.172;
       • PAMA akan memberikan pinjaman dengan nilai pinjaman sampai dengan
          USD46.918.828.

       Berdasarkan perjanjian pinjaman antara Perseroan dan SMA tanggal
       30 November 2023, beberapa syarat dan ketentuan yang diatur dalam draft
       perjanjian pinjaman tersebut antara lain sebagai berikut:
       • Jumlah maksimum pokok pinjaman sampai dengan USD151.081.172;
       • Pemberi pinjaman memiliki opsi untuk mengubah nilai tukar menjadi
         Rupiah dengan menggunakan referensi nilai tukar JISDOR H-1 tanggal
         pencairan;
       • Suku bunga pinjaman akan dibayarkan setiap 3 bulanan dengan tingkat
         suku bunga sebesar term SOFR ditambah marjin 2% per tahun;
       • Periode pinjaman berarti periode sejak tanggal perjanjian dan berlaku
         untuk jangka waktu 60 bulan setelahnya;
       • Periode pinjaman dapat diperpanjang sesuai kesepakatan para pihak;
       • Penarikan fasilitas pinjaman dapat dilaksanakan dalam beberapa kali
         penarikan sepanjang tidak melebihi jumlah pokok;
Page 36
                                                                     32




• Penerima pinjaman tidak boleh meminjam kembali bagian pinjaman yang
  telah dibayar kembali.

Berdasarkan perjanjian pinjaman antara PAMA dan SMA tanggal 30 November
2023, antara PAMA dengan SMA, beberapa syarat dan ketentuan yang diatur
dalam perjanjian pinjaman tersebut antara lain sebagai berikut:
• Jumlah maksimum pokok pinjaman sampai dengan USD46.918.828;
• Pemberi pinjaman memiliki opsi untuk mengubah nilai tukar menjadi
  Rupiah dengan menggunakan referensi nilai tukar JISDOR H-1 tanggal
  pencairan;
• Suku bunga pinjaman akan dibayarkan setiap 3 bulanan dengan tingkat
  suku bunga sebesar term SOFR ditambah marjin 2% per tahun;
• Periode pinjaman berarti periode sejak tanggal perjanjian dan berlaku
  untuk jangka waktu 60 bulan setelahnya;
• Periode pinjaman dapat diperpanjang sesuai kesepakatan para pihak;
• Penarikan fasilitas pinjaman dapat dilaksanakan dalam beberapa kali
  penarikan sepanjang tidak melebihi jumlah pokok;
• Penerima pinjaman tidak boleh meminjam kembali bagian pinjaman yang
  telah dibayar kembali.

Rencana Transaksi merupakan amandemen pertama atas perjanjian
pinjaman antara Perseroan dan SMA serta PAMA dan SMA yang akan di atur
dalam draft amandemen I perjanjian pinjaman antara Perseroan dan SMA
serta draft amandemen I perjanjian pinjaman antara PAMA dan SMA.

Perubahan ketentuan yang di atur dalam draft amandemen I perjanjian
pinjaman antara Perseroan dan SMA adalah sebagai berikut:
• Perubahan ketentuan marjin. Marjin berarti 1,63% (satu koma enam puluh
   tiga persen) per tahun.

Perubahan ketentuan yang di atur dalam draft amandemen I perjanjian
pinjaman antara PAMA dan SMA adalah sebagai berikut:
• Perubahan ketentuan marjin. Marjin berarti 1,63% (satu koma enam puluh
   tiga persen) per tahun.
Page 37
                                                                                 33




II.6   Analisis Likuiditas
       Dengan Rencana Transaksi, rasio likuiditas Perseroan akan mengalami
       perubahan yang disebakan sumber dana yang digunakan adalah dana internal
       Perseroan. Namun perubahan yang terjadi tidak signifikan. Dengan
       penurunan jumlah kas dan setara kas maka berikut merupakan hasil
       perbandingan rasio likuiditas antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi:

       Analisis Rasio Likuiditas
                                   Sebelum Rencana   Sesudah Rencana
                Analisis Rasio        Transaksi          Transaksi     Selisih
                                      31-Dec-23         31-Dec-23

       Rasio likuiditas
       Rasio lancar                           1,46              1,39          -4,62%
       Rasio cepat                            1,06              0,99          -6,37%
       Rasio kas                              0,43              0,36         -15,58%


II.7   Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi
       Manfaat Rencana Transaksi adalah:
       • Bagi Perseroan dan PAMA, secara standalone berpotensi mendapatkan
         tambahan pendapatan bunga dengan tingkat pengembalian lebih tinggi
         dari rata-rata tingkat suku bunga pasar;
       • Bagi    Perseroan,     secara   konsolidasi berpotensi   meningkatkan
         profitabilitasnya dari penghematan beban bunga karena tidak ada
         pembayaran beban bunga dari SMA kepada pihak ketiga;
       • Bagi SMA, dapat membangun smelter nikel sesuai dengan rencana sehingga
         dapat segera beroperasi secara komersial serta mengurangi beban biaya
         keuangan karena suku bunga yang turun.

       Risiko Rencana Transaksi adalah:
       • Bagi Perseroan dan PAMA akan menanggung risiko gagal bayar baik pokok
          pinjaman dan bunga pinjaman;
       • Bagi SMA akan menanggung risiko pembangunan project dan kegiatan
          operasional tidak berjalan sesuai rencana sehingga dapat mengganggu
          cash flows perusahaan.
Page 38
                                                                                34




II.8     Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi

II.8.1   Riwayat Singkat dan Sifat Kegiatan Usaha
         PT United Tractors Tbk
         Perseroan didirikan di Indonesia pada tanggal 13 Oktober 1972 dengan nama
         PT Inter Astra Motor Works, berdasarkan Akta Pendirian No. 69 di hadapan
         Djojo Muljadi, S.H. Terdapat perubahan nomor 101 atas Akta Pendirian yang
         disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
         No. Y.A.5/34/8 tanggal 6 Februari 1973 dan diumumkan dalam Lembaran
         Berita Negara No. 31, Tambahan No. 281 tanggal 17 April 1973 yang
         mengubah nama Perseroan menjadi PT United Tractors. Anggaran Dasar
         Perseroan telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perseroan sejak
         19 September 1989 telah menjadi perusahaan publik dengan mencatatkan
         sahamnya di Bursa Efek Indonesia.

         Perubahan Anggaran Dasar terakhir dan perubahan pasal 3 Anggaran Dasar
         mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan sebagaimana
         dituangkan dalam akta No. 79 tanggal 8 April 2022 yang dibuat di hadapan
         Jose Dima Satria, S.H., M.Kn, notaris di Jakarta, yang telah mendapat
         mendapat pemberitahuan penerimaan pemberitahuan perubahan Anggaran
         Dasar dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai
         dengan suratnya tanggal 19 April 2022 No. AHU-0028206.AH.01.02.tahun
         2022.

         Selain itu, Perseroan telah melakukan perubahan susunan Direksi
         sebagaimana dituangkan dalam Akta No.51 tanggal 12 April 2023 yang dibuat
         dihadapan Jose Dimas Satria, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, yang telah
         mendapat pemberitahuan penerimaan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
         Manusia Republik Indonesia sesuai dengan suratnya tanggal 4 Mei 2023
         No.AHU-AH.01.09-0114064.

         Ruang lingkup kegiatan utama Perseroan dan entitas anak (bersama-sama
         disebut “Grup”) meliputi penjualan dan penyewaan alat berat (“mesin
         konstruksi”) beserta pelayanan purna jual; penambangan dan kontraktor
         penambangan; rekayasa, perencanaan, perakitan dan pembuatan komponen
         mesin, alat, peralatan dan alat berat; pembuatan kapal serta jasa
         perbaikannya; penyewaan kapal dan angkutan pelayaran; industri konstruksi;
         pembangkit listrik; dan energi.

         Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1973. Perseroan
         berkedudukan di Jakarta, Indonesia.
Page 39
                                                                         35




Perseroan dikendalikan oleh induk perusahaannya yaitu PT Astra
International Tbk, perusahaan yang didirikan di Indonesia. Pemegang saham
terbesar PT Astra International Tbk adalah Jardine Cycle & Carriage Ltd,
perusahaan yang didirikan di Singapura. Jardine Cycle & Carriage Ltd. adalah
anak perusahaan dari Jardine Matheson Hodings Ltd., perusahaan yang
didirikan di Bermuda.

PT Pamapersada Nusantara
PAMA didirikan berdasarkan Akta No. 74 dibuat di hadapan Rukmasanti
Hardjasatya, Notaris di Jakarta, tertanggal 26 Agustus 1988. Akta tersebut
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
No. C2-4876.HT.01.01.TH’89 tanggal 1 Juni 1989 dan diumumkan dalam
Lembaran Berita Negara No. 77 tanggal 26 September 1989, Tambahan No.
2099.

Anggaran Dasar PAMA telah mengalami beberapa perubahan dari waktu ke
waktu. Perubahan terakhir berdasarkan pada Akta Notaris No. 29 tertanggal
10 April 2023 oleh Jose Dima Satria S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta terkait
dengan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi perusahaan. Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia telah menerima dan
mencatat perubahan tersebut berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
AH.01.09-0108148 tanggal 10 April 2023.

PAMA dan entitas anak bergerak di bidang kontraktor pertambangan
batubara dan batu kapur, pertambangan batubara di area konsesi
pertambangan milik sendiri, perdagangan batubara, perawatan jalan,
pengoperasian pelabuhan, penyewaan peralatan berat, dan penjualan
peralatan berat terpakai.

PAMA memulai aktivitas komersialnya pada bulan September 1993.
PAMA merupakan entitas anak Perseroan.
Page 40
                                                                         36




PT Danusa Tambang Nusantara
DTN didirikan berdasarkan Akta No. 32 dibuat di hadapan Marianne Vincentia
Hamdani, S.H., Notaris di Jakarta, tertanggal 22 Mei 2015. Akta tersebut
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan     Surat    Keputusan    No.     AHU-2443737.AH.01.01      tanggal
16 Juni 2015.

Anggaran Dasar perusahaan telah mengalami beberapa perubahan dari waktu
ke waktu. Perubahan terakhir berdasarkan pada Akta Notaris No. 267 tanggal
27 Desember 2023 dari Notaris Jose Dima Satria, SH, Notaris di Jakarta,
tentang perubahan pemegang saham Perseroan. Kementerian Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia telah menerima dan mencatat
perubahan tersebut berdasarkan Surat Pengakuan No. AHU-AH.01.03-
0164064 tanggal 28 Desember 2023.

DTN dan anak perusahaannya bergerak di bidang usaha pertambangan
mineral. DTN merupakan entitas anak Perseroan.

PT Stargate Mineral Asia
SMA didirikan berdasarkan Akta No. 350 Notaris Vini Suhastini, S.H., Notaris
di Bekasi tanggal 29 Desember 2015. Anggaran Dasar SMA telah disetujui oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Keputusan No. AHU-0003749.AH.01.01 tanggal 22 Januari 2016.

Anggaran Dasar SMA terakhir diubah berdasarkan Akta Notaris No. 168
tanggal 30 November 2023 dari Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., notaris di
Jakarta, mengenai di antaranya, perubahan susunan pemegang saham. Hal
ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01. 09-0191185 tanggal
30 November 2023.

SMA bergerak dalam bidang usaha industri pembuatan logam dasar bukan
besi dan kawasan industri.

Entitas induk     SMA   adalah   DTN,   yang    merupakan    entitas   anak
dari Perseroan.
Page 41
                                                                                37




II.8.2 Analisis Industri dan Lingkungan
       Kinerja Ekonomi Indonesia
       Perekonomian dunia melambat dengan ketidakpastian pasar keuangan yang
       mulai mereda. Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi global
       tahun 2023 sebesar 3,0% dan melambat menjadi 2,8% pada tahun 2024.
       Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan India tahun 2023 lebih baik
       dari prakiraan awal ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan ekspansi
       pemerintah. Sementara itu, ekonomi Tiongkok melemah seiring dengan
       konsumsi rumah tangga dan investasi yang tumbuh terbatas. Inflasi di negara
       maju, termasuk di AS, dalam kecenderungan menurun tetapi tingkatnya
       masih di atas sasaran. Suku bunga kebijakan moneter, termasuk Fed Funds
       Rate (FFR), diprakirakan telah mencapai puncaknya namun masih akan
       bertahan tinggi dalam waktu yang lama (high for longer). Demikian pula yield
       obligasi Pemerintah negara maju, termasuk US Treasury, diprakirakan dalam
       kecenderungan menurun tetapi tingkatnya masih akan tinggi sejalan dengan
       premi risiko jangka panjang (term-premia) terkait besarnya pembiayaan
       fiskal dan utang pemerintah. Kejelasan arah kebijakan moneter di negara
       maju tersebut mendorong mulai meredanya ketidakpastian pasar keuangan
       global. Sehubungan dengan itu, aliran modal sejauh ini mulai kembali masuk
       dan menurunkan tekanan pelemahan nilai tukar di negara emerging market,
       termasuk Indonesia. Ke depan, sejumlah risiko dapat kembali meningkatkan
       ketidakpastian perekonomian dunia, di antaranya masih berlanjutnya
       ketegangan geopolitik, pelemahan ekonomi di sejumlah negara termasuk
       Tiongkok, serta masih tingginya suku bunga kebijakan moneter dan yield
       obligasi di negara maju.

       Perekonomian Indonesia tetap tumbuh baik didukung oleh permintaan
       domestik. Konsumsi rumah tangga dan investasi tetap tumbuh sejalan dengan
       keyakinan masyarakat dan berlanjutnya penyelesaian Proyek Strategis
       Nasional (PSN). Perkembangan ini dikonfirmasi oleh sejumlah indikator
       utama hingga bulan Desember 2023, seperti keyakinan konsumen, penjualan
       eceran, dan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur. Sementara itu,
       kinerja ekspor cenderung lebih baik, seiring dengan peningkatan permintaan
       beberapa mitra dagang utama, seperti AS dan India. Berdasarkan Lapangan
       Usaha (LU), kinerja perekonomian terutama didorong oleh Perdagangan
       Besar dan Eceran, Industri Pengolahan, serta Konstruksi.
Page 42
                                                                          38




Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi tahun 2023 berada
dalam kisaran 4,5-5,3%. Pada tahun 2024, kinerja konsumsi, baik swasta
maupun Pemerintah, dan investasi diprakirakan terus meningkat sejalan
dengan keyakinan konsumsi masyarakat yang tetap kuat, dampak positif
pelaksanaan Pemilu, serta keberlanjutan pembangunan Proyek Strategis
Nasional (PSN). Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi
tahun 2024 diprakirakan meningkat dalam kisaran 4,7-5,5%. Ke depan, Bank
Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal Pemerintah dengan
stimulus makroprudensial Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan
ekonomi, khususnya dari sisi permintaan.

Inflasi tetap terjaga dalam kisaran sasaran. Inflasi IHK bulan November 2023
terkendali pada 2,86% (yoy) sehingga diprakirakan inflasi IHK tahun 2023 akan
berada dalam kisaran 3,0±1%. Perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi inti
yang tetap rendah sebesar 1,87% (yoy) sejalan dengan konsistensi kebijakan
suku bunga dan stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh Bank Indonesia. Inflasi
administered prices juga rendah sebesar 2,07% (yoy). Sementara itu, inflasi
kelompok volatile food naik menjadi 7,59% (yoy) dipengaruhi oleh faktor
musiman yang memengaruhi produksi beberapa komoditas hortikultura. Bank
Indonesia akan terus mencermati sejumlah risiko yang dapat mengganggu
terkendalinya inflasi, terutama yang bersumber dari harga pangan. Untuk
itu, Bank Indonesia tetap memperkuat bauran kebijakan moneter dan
mempererat sinergi dengan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam TPIP dan
TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah untuk memastikan inflasi
terkendali dalam kisaran 2,5±1% pada tahun 2024.

Prospek Industri Alat Berat
Industri alat berat sedang berada di dalam tekanan seiring rendahnya harga
komoditas pertambangan. Berdasarkan data Himpunan Industri Alat Berat
Indonesia (Hinabi), produksi alat berat nasional sepanjang 2023 tercatat
sebanyak 8.066 unit. Angka ini lebih rendah 8,61% year on year (YoY)
dibandingkan produksi alat berat nasional pada 2022 yakni 8.826 unit.

Pelemahan harga komoditas pertambangan seperti batubara dan nikel cukup
mempengaruhi realisasi produksi alat berat di Indonesia. Sebab, banyak
pelaku usaha tambang mengurangi pembelian alat berat baru ketika harga
komoditas kurang bersahabat bagi kelangsungan bisnisnya.

Tahun 2024 akan menjadi tantangan bagi industri alat berat Indonesia.
Di sektor pertambangan, melandainya harga komoditas batu bara dan nikel
membuat konsumen memilih bersikap wait and see menunggu perkembangan
harga komoditas ke depan.
Page 43
                                                                                   39




         Risiko penurunan harga komoditas yang dibarengi perlambatan ekonomi
         masih menjadi ancaman bagi para produsen alat berat. Sektor pertambangan
         diperkirakan masih menjadi kontributor utama penjualan alat berat nasional.
         Terlepas dari turunnya harga komoditas, aktivitas produksi pada dasarnya
         tetap berjalan. Alhasil, kebutuhan terhadap alat berat baru di sektor
         tambang tetap ada, kendati belum tentu setinggi periode sebelumnya.
         Persaingan di pasar alat berat juga diyakini akan semakin ketat seiring
         kehadiran pemain-pemain baru di industri tersebut.

II.8.3   Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan
         Perseroan mengantisipasi volatilitas harga batu bara dengan terus menjaga
         dan meningkatkan keunggulan operasional dan efisiensi berkelanjutan.
         Walaupun kondisi bisnis tidak sebaik tahun 2022 dengan indeks harga acuan
         batu bara yang turun signifikan, Perseroan dapat mempertahankan
         pencapaian kinerja yang positif. Perseroan membukukan pendapatan
         konsolidasian pada tahun 2023 sebesar Rp128,6 triliun atau naik 4% dari
         Rp123,6 triliun pada tahun 2022.

         Beban pokok pendapatan pada tahun 2023 sebesar Rp92,8 triliun atau naik
         4% dari Rp88,8 triliun dan menghasilkan laba bruto sebesar Rp35,8 triliun,
         naik 3% dari Rp34,8 triliun pada tahun 2022. Perseroan memperoleh laba
         tahun berjalan tercatat pada tahun 2023 sebesar Rp22,1 triliun, sedikit turun
         sebesar 4% dari Rp23,0 triliun pada tahun 2022.

         Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar
         Rp20,6 triliun, sedikit turun sebesar 2% dari Rp21,0 triliun pada tahun 2022
         dikarenakan adanya kenaikan biaya keuangan dan kerugian nilai tukar mata
         uang asing.

         Pada tahun 2023, Perseroan melalui DTN resmi memasuki industri nikel
         dengan mengakuisisi 19,99% saham Nickel Industries Limited (NIC) serta 70%
         saham SPR, perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi
         Nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara dan SMA, perusahaan pemegang
         Izin Usaha Industri yang akan mengembangkan pembangunan smelter nikel
         dan 66,67% saham ASPR yang merupakan perusahaan induk dengan
         kepemilikan 30% saham SPR dan SMA. Aksi korporasi ini adalah implementasi
         strategi diversifikasi ke bisnis non batu bara dan masuk ke pasar yang sama
         sekali baru bagi Perseroan. Saat ini nikel banyak dibutuhkan sebagai
         komoditas seiring dengan menjamurnya produksi kendaraan listrik skala
         global. Sebab nikel merupakan salah satu komponen utama pembuatan
         kendaraan listrik, khususnya pada komponen baterai.
Page 44
                                                                                40




II.8.4   Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
         • Perseroan dan PAMA merupakan perusahaan induk dari DTN dimana
           Perseroan memiliki 60% saham DTN dan PAMA memiliki 40% saham DTN;
         • DTN merupakan pemegang saham yang secara langsung 66,7% saham dari
           PT Anugerah Surya Pacific Resources (“ASPR”);
         • ASPR merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki 30%
           saham SMA;
         • DTN merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki 70%
           saham SMA dan oleh karenanya DTN juga memiliki saham secara tidak
           langsung dalam SMA melalui ASPR sebesar 20%;
         • Perseroan dan PAMA telah memberikan pinjaman kepada SMA yang
           berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan akan digunakan untuk
           keperluan belanja modal dalam melaksanakan kegiatan pengolahan dan
           pemurnian bijih nikel dan mineral ikutannya dan pengembangan
           pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian bijih nikel Rotary Kiln-
           Eletric Furnace (RKEF) 2 jalur yang menghasilkan produk Nickel Pig Iron
           (NPI) yang berlokasi di Kapubaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara;
         • Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi
           dilaksanakan untuk meningkatkan profitabilitas dari SMA dengan cara
           meringankan beban bunga yang dikeluarkan oleh SMA.

II.8.5   Keuntungan dan Kerugian atas Dilakukannya Rencana Transaksi
         Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
         • Bagi Perseroan dan PAMA, dapat mendapatkan tingkat pengembalian yang
           lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat suku bunga pasar;
         • Bagi SMA, mendapatkan kepastian dana yang akan digunakan untuk
           pembangunan smelter nikel dengan teknologi rotary klin electric furnance
           sesuai dengan rencana produksi.

         Kerugian Rencana Transaksi adalah:
         • Bagi Perseroan dan PAMA, imbal hasil yang diharapkan dari pemberian
           pinjaman kepada SMA baru akan dinikmati dalam beberapa tahun yang
           akan datang, dibandingkan investasi pada instrumen keuangan lainnya
           yang dapat segera diperoleh hasilnya.
Page 45
                                                                                                     41




II.8.6   Analisis Dampak Leverage pada Keuangan
         Dengan Rencana Transaksi, rasio solvabilitas Perseroan tidak akan mengalami
         perubahan karena sumber dana yang digunakan Perseroan dan PAMA untuk
         melakukan Rencana Transaksi merupakan dana internal perusahaan.

         Analisis Rasio Solvabilitas
                                          Sebelum Rencana    Sesudah Rencana
                 Analisis Rasio              Transaksi           Transaksi         Selisih
                                             31-Dec-23          31-Dec-23

         Rasio solvabilitas
         Debt to equity ratio                       22,46%                22,46%             0,00%
         Debt to total assets ratio                 12,25%                12,25%             0,00%
         Long term debt to equity ratio             20,92%                20,92%             0,00%


         Kami juga melakukan perbandingan debt to equity ratio Perseroan dengan
         debt to equity ratio industri metals & mining berdasarkan data Damodaran
         selama 5 tahun terakhir. Hasil perbandingan adalah sebagai berikut:

         Analisis Debt To Equity Ratio Industri
                                      Debt to equity ratio
               Periode
                                    Industri                UT

                   2019                    58,64%                23,06%
                   2020                    45,93%                19,77%
                   2021                    29,91%                12,79%
                   2022                    33,93%                 3,35%
                   2023                    35,00%                22,46%
         Minimum                          29,91%              3,35%
         Maksimum                         58,64%             23,06%
         Median                           35,00%             19,77%
         Rata-rata                        40,68%             16,29%

         Dari perbandingan di atas dapat disimpulkan bahwa dalam 5 tahun terakhir
         dan per 31 Desember 2023, posisi leverage Perseroan lebih baik dibandingkan
         dari rata-rata industri. Selain itu Rencana Transaksi tidak akan mengalami
         perubahan yang disebabkan sumber dana yang digunakan adalah dana
         internal Perseroan.
Page 46
                                                                                 42




II.8.7   Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Penerima Pinjaman
         Berdasarkan proyeksi keuangan SMA yang diberikan oleh manajemen
         Perseroan, pada akhir tahun 2028, SMA belum memiliki jumlah kas & setara
         yang mencukupi untuk melunasi pinjaman kepada Perseroan dan PAMA hal
         ini disebabkan pembangunan smelter nikel akan memakan waktu 2 tahun.
         Sehingga pada akhir tahun 2028, SMA dapat melakukan:
         • Pelunasan sebagian pinjaman dengan menggunakan kas & setara kas yang
            tersedia. Atas sisa dari pinjaman, SMA melakukan perpanjangan jangka
            waktu dengan kondisi pihak pemberi pinjaman dan pihak penerima
            pinjaman sepakat; atau
         • Pelunasan pinjaman dengan menggunakan sumber pendanaan lain untuk
            melunasi sisa pinjaman tersebut.

II.8.8   Analisis Dampak Keuangan jika Proyek yang Dibiayai Mengalami Kegagalan
         Berdasarkan analisis rasio keuangan sesudah Rencana Transaksi menunjukkan
         bahwa rasio likuiditas Perseroan tidak mengalami perubahan yang signifikan,
         sehingga apabila SMA sebagai pihak penerima pinjaman mengalami gagal
         bayar untuk mengembalikan kewajibannya kepada Perseroan dan PAMA,
         maka Perseroan tetap dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya.

         Untuk meminimalisasi risiko gagal bayar, Perseroan sebagai perusahaan
         pengendali dari pihak penerima pinjaman dapat menetapkan kebijakan
         perusahaan dan akan selalu mengawasi kinerja penerima pinjaman agar
         menghindari risiko gagal bayar. Serta, Perseroan memiliki hak untuk
         menentukan anggota Dewan Komisaris dan Direksi di pihak penerima
         pinjaman.
Page 47
                                                                                                             43




II.9     Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi

II.9.1   Penilaian Kinerja Historis
         Berdasarkan    data    Laporan Keuangan    Auditan    Perseroan   per
         31 Desember 2019 sampai dengan per 31 Desember 2023 yang kami peroleh
         dari manajemen Perseroan, kondisi keuangan Perseroan adalah sebagai
         berikut:

         Laporan Posisi Keuangan
         Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                              Audit         Audit        Audit         Audit         Audit
                      Keterangan
                                            31-Dec-19     31-Dec-20    31-Dec-21     31-Dec-22     31-Dec-23

         Aset
         Aset lancar
         Jumlah aset lancar                  50.826.955   44.195.782    60.604.068    78.930.048    62.667.105
         Aset tidak lancar
         Jumlah aset tidak lancar            60.886.420   55.605.181    51.957.288    61.548.172    91.361.143
         Jumlah aset                        111.713.375   99.800.963   112.561.356   140.478.220   154.028.248

         Liabilitas
         Liabilitas jangka pendek
         Jumlah liabilitas jangka pendek     32.585.529   20.943.824    30.489.218    42.037.402    43.038.299

         Liabilitas jangka panjang
         Jumlah liabilitas jangka panjang    18.017.772   15.709.999    10.249.381     8.926.993    26.954.386
         Jumlah liabilitas                   50.603.301   36.653.823    40.738.599    50.964.395    69.992.685

         Ekuitas
         Jumlah ekuitas                      61.110.074   63.147.140    71.822.757    89.513.825    84.035.563
         Jumlah liabilitas & ekuitas        111.713.375   99.800.963   112.561.356   140.478.220   154.028.248


         Jumlah aset sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
         peningkatan rata-rata tahunan Compound Annual Growth Rate (“CAGR”)
         sebesar 8,36%.

         Jumlah liabilitas sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
         penurunan rata-rata tahunan CAGR sebesar 8,45%.

         Jumlah ekuitas sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
         peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 8,29%.
Page 48
                                                                                                                         44




Laporan Laba Rugi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                               Audit           Audit           Audit           Audit            Audit
                  Keterangan
                                             31-Dec-19       31-Dec-20       31-Dec-21       31-Dec-22       31-Dec-23
Pendapatan                                     84.430.478      60.346.784      79.460.503     123.607.460     128.583.264
Beban pokok pendapatan                        (63.199.825)    (47.357.491)    (59.795.542)    (88.848.772)     (92.797.027)
Laba kotor                                    21.230.653      12.989.293      19.664.961      34.758.688      35.786.237

Beban penjualan                                (1.039.971)     (1.342.063)     (1.125.733)     (1.064.580)      (1.321.419)
Beban umum & administrasi                      (3.585.671)     (3.353.253)     (3.663.613)     (4.561.392)      (4.741.675)
Penghasilan lain-lain                             501.446
Beban lain-lain                                  (312.886)       (824.035)       (980.291)       (560.803)        (885.424)
Penghasilan keuangan                              616.712         758.513         871.973         998.148        1.126.994
Biaya keuangan                                 (2.333.765)     (1.539.907)       (754.155)       (759.935)      (1.879.411)
Bagian atas laba bersih entitas asosiasi &
                                                 400.367          322.638         449.108         635.915         635.038
ventura bersama

Laba sebelum pajak penghasilan                15.476.885       7.011.186      14.462.250      29.446.041      28.720.340

Beban pajak penghasilan                        (4.342.244)     (1.378.761)     (3.853.983)     (6.452.368)      (6.590.244)
Laba tahun berjalan                           11.134.641       5.632.425      10.608.267      22.993.673      22.130.096


Jumlah pendapatan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 11,09%.

Jumlah laba bruto sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 13,94%.

Jumlah laba tahun berjalan sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023
mengalami peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 18,73%.

Laporan Arus Kas
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                               Audit           Audit           Audit           Audit           Audit
                  Keterangan
                                             31-Dec-19       31-Dec-20       31-Dec-21       31-Dec-22       31-Dec-23
Arus kas dari aktivitas operasi
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas
                                              9.435.985      18.557.088      23.284.854      32.891.585      26.346.848
operasi

Arus kas dari aktivitas investasi
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas
                                              (9.757.541)     (2.594.328)     (3.158.997)    (10.401.292)    (33.439.773)
investasi

Arus kas dari aktivitas pendanaan
Kas bersih yang (digunakan untuk) /
                                               (830.690)      (7.834.254)     (7.419.838)    (18.653.279)    (12.230.036)
diperoleh dari aktivitas pendanaan
Kenaikan bersih kas & bank                    (1.152.246)     8.128.506      12.706.019       3.837.014      (19.322.961)
Dampak perubahan selisih kurs terhadap
                                               (195.268)        279.407         117.148       1.122.758         (361.943)
kas & bank
Kas & bank - awal                            13.438.175      12.090.661      20.498.574      33.321.741      38.281.513
Kas & bank - akhir                           12.090.661      20.498.574      33.321.741      38.281.513      18.596.609



Sejak tahun 2019 sampai dengan 2023, aktivitas operasi Perseroan secara
keseluruhan mampu untuk memenuhi kebutuhan aktivitas investasi dan
pendanaan.
Page 49
                                                                                                                45




Analisis Rasio
                                   Audit            Audit            Audit            Audit            Audit
            Analisis Rasio
                                 31-Dec-19        31-Dec-20        31-Dec-21        31-Dec-22        31-Dec-23

Rasio likuiditas
Rasio lancar                               1,56             2,11             1,99             1,88             1,46
Rasio cepat                                1,22             1,73             1,68             1,51             1,06
Rasio kas                                  0,37             0,98             1,09             0,91             0,43

Rasio solvabilitas
Debt to equity ratio                  23,06%           19,77%           12,79%            3,35%           22,46%
Debt to total assets ratio            12,61%           12,51%            8,16%            2,14%           12,25%
Long term debt to equity ratio        17,37%           13,36%            4,15%            1,13%           20,92%

Rasio profitabilitas
Gross profit margin                   25,15%           21,52%           24,75%           28,12%           27,83%
Net profit margin                     13,19%            9,33%           13,35%           18,60%           17,21%
ROA                                    9,97%            5,64%            9,42%           16,37%           14,37%
ROE                                   18,22%            8,92%           14,77%           25,69%           26,33%


Rasio Likuiditas
Rasio lancar menunjukkan kemampuan perusahaan untuk membayar
kewajiban jangka pendek dengan aset lancar yang dimilikinya. Pada tahun
2019, rasio lancar adalah 1,56 dan meningkat signifikan pada tahun 2020
menjadi 2,11. Namun, rasio ini menurun secara bertahap hingga mencapai
1,46 pada tahun 2023. Meskipun terjadi penurunan, rasio ini masih
menunjukkan bahwa perusahaan memiliki cukup aset lancar untuk menutupi
kewajiban jangka pendeknya.

Rasio cepat, yang mengukur likuiditas perusahaan tanpa memperhitungkan
persediaan, menunjukkan tren yang mirip dengan rasio lancar. Rasio cepat
meningkat dari 1,22 pada tahun 2019 menjadi 1,73 pada tahun 2020, tetapi
kemudian menurun hingga 1,06 pada tahun 2023. Penurunan ini menunjukkan
penurunan likuiditas yang lebih cepat dibandingkan rasio lancar.

Rasio kas menunjukkan jumlah kas dan setara kas dibandingkan dengan
kewajiban lancar. Rasio ini menunjukkan fluktuasi yang signifikan,
meningkat dari 0,37 pada tahun 2019 menjadi 0,98 pada tahun 2020 dan
mencapai puncaknya pada 1,09 pada tahun 2021 sebelum menurun drastis ke
0,43 pada tahun 2023. Penurunan ini mengindikasikan penurunan
ketersediaan kas untuk memenuhi kewajiban jangka pendek.
Page 50
                                                                       46




Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi
kewajiban jangka panjangnya. Debt to equity ratio menunjukkan penurunan
signifikan dari 23,06% pada tahun 2019 menjadi 3,35% pada tahun 2022,
sebelum meningkat kembali menjadi 22,46% pada tahun 2023. Debt to total
assets ratio juga menunjukkan tren penurunan dari 12,61% pada tahun 2019
menjadi 2,14% pada tahun 2022, dengan peningkatan kembali ke 12,25% pada
tahun 2023. Long term debt to equity ratio mencerminkan pengurangan
drastis dari 17,37% pada tahun 2019 menjadi 1,13% pada tahun 2022 sebelum
naik ke 20,92% pada tahun 2023.

Mulai dari tahun 2020, Perseroan secara bertahap mengurangi jumlah utang
yang dimilikinya, terutama pada tahun 2021. Keputusan ini diambil karena
Perseroan memiliki posisi kas yang mencukupi. Pada tahun 2023 menambah
utang bank jangka panjang karena merupakan salah satu cara pendanaan
untuk melakukan kegiatan investasi terutama kegiatan akusisi dan kebutuhan
modal kerja.

Rasio Profitabilitas
Gross profit margin mengalami sedikit penurunan dari 25,15% pada tahun
2019 menjadi 21,52% pada tahun 2020, kemudian meningkat hingga
mencapai 28,12% pada tahun 2022 sebelum sedikit menurun ke 27,83% pada
tahun 2023. Net profit margin menunjukkan tren yang serupa, menurun dari
13,19% pada tahun 2019 menjadi 9,33% pada tahun 2020 dan kemudian
meningkat ke 18,60% pada tahun 2022 sebelum sedikit turun ke 17,21% pada
tahun 2023. Return on Assets (ROA) menurun dari 9,97% pada tahun 2019
menjadi 5,64% pada tahun 2020, namun kemudian meningkat signifikan
hingga mencapai 16,37% pada tahun 2022 sebelum sedikit menurun ke 14,37%
pada tahun 2023. Return on Equity (ROE) menurun dari 18,22% pada tahun
2019 menjadi 8,92% pada tahun 2020, namun meningkat drastis hingga
mencapai 25,69% pada tahun 2022 dan 26,33% pada tahun 2023.
Page 51
                                                                                          47




II.9.2   Analisis Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi
         Berdasarkan proforma keuangan yang telah disusun oleh manajemen
         Perseroan, dengan asumsi:
         • Jumlah total fasilitas pinjaman di dalam perjanjian pinjaman adalah
           USD198.000.000. per Desember 2023 sudah melakukan penarikan sebesar
           USD10.000.000. sehingga saat ini tersisa USD188.000.000;
         • Asumsi nilai tukar yang digunakan adalah kurs tengah Bank Indonesia per
           29 Desember 2023 dimana USD1 setara dengan Rp15.416;
         • Dana yang digunakan dalam Rencana Transaksi adalah dana internal
           perusahaan.

         Maka dampak dari Rencana Transaksi terhadap performa keuangan Perseroan
         per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :

         Proforma Posisi Keuangan
         Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                       Sebelum Rencana                      Sesudah Rencana
                   Keterangan             Transaksi       Penyesuaian           Transaksi
                                          31-Dec-23                            31-Dec-23
         Aset
         Aset lancar
         Kas & setara kas                    18.596.609       (2.898.208)         15.698.401
         Jumlah aset lancar                 62.667.105       (2.898.208)         59.768.897
         Aset tidak lancar
         Aset tetap                          36.001.559        2.898.208          38.899.767
         Jumlah aset tidak lancar           91.361.143        2.898.208           94.259.351
         Jumlah aset                       154.028.248                  0        154.028.248

         Liabilitas
         Liabilitas jangka pendek
         Jumlah liabilitas jangka
                                            43.038.299                  0        43.038.299
         pendek
         Liabilitas jangka panjang
         Jumlah liabilitas jangka
                                            26.954.386                  0        26.954.386
         panjang
         Jumlah liabilitas                  69.992.685                  0        69.992.685
         Ekuitas
         Jumlah ekuitas                     84.035.563                  0        84.035.563

         Jumlah liabilitas & ekuitas       154.028.248                  0       154.028.248


         Proforma posisi keuangan Perseroan menunjukkan bahwa Rencana Transaksi
         mempengaruhi:
         • Kas & setara kas berkurang sebesar Rp2.898.208 Juta sesuai dengan
           jumlah sisa fasilitas pinjaman yang masih tersedia;
         • Aset tetap bertambah sebesar Rp2.898.208 Juta yang disebabkan belanja
           modal infrastruktur dan eksplorasi penambangan.
Page 52
                                                                                                  48




Proforma Laba Rugi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                             Sebelum Rencana                       Sesudah Rencana
                  Keterangan                    Transaksi        Penyesuaian          Transaksi
                                                31-Dec-23                             31-Dec-23

Pendapatan                                        128.583.264                           128.583.264
Beban pokok pendapatan                            (92.797.027)                          (92.797.027)

Laba kotor                                        35.786.237                   0        35.786.237
Beban penjualan                                    (1.321.419)                           (1.321.419)
Beban umum & administrasi                          (4.741.675)                           (4.741.675)
Penghasilan lain-lain
Beban lain-lain                                      (885.424)                             (885.424)
Penghasilan keuangan                                1.126.994                             1.126.994
Biaya keuangan                                     (1.879.411)                           (1.879.411)
Bagian atas laba bersih entitas asosiasi &
                                                      635.038                               635.038
ventura bersama

Laba sebelum pajak penghasilan                    28.720.340                   0        28.720.340
Beban pajak penghasilan                            (6.590.244)                           (6.590.244)

Laba tahun berjalan                               22.130.096                   0        22.130.096


Proforma laba rugi Perseroan menunjukkan bahwa Rencana Transaksi tidak
mempengaruhi laba rugi Perseroan.
Page 53
                                                                                                         49




II.9.3   Analisis Rasio Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi
                                          Sebelum Rencana       Sesudah Rencana
                     Analisis Rasio          Transaksi             Transaksi          Selisih
                                             31-Dec-23             31-Dec-23
         Rasio likuiditas
         Rasio lancar                                    1,46                  1,39             -4,62%
         Rasio cepat                                     1,06                  0,99             -6,37%
         Rasio kas                                       0,43                  0,36         -15,58%
         Rasio solvabilitas
         Debt to equity ratio                       22,46%                22,46%                0,00%
         Debt to total assets ratio                 12,25%                12,25%                0,00%
         Long term debt to equity ratio             20,92%                20,92%                0,00%

         Rasio profitabilitas
         Gross profit margin                        27,83%                27,83%                0,00%
         Net profit margin                          17,21%                17,21%                0,00%
         ROA                                             0,14                  0,14             0,00%
         ROE                                             0,26                  0,26             0,00%


         Dari tabel di atas, dapat diperoleh informasi bahwa Rencana Transaksi dapat
         mempengaruhi performa keuangan Perseroan per 31 Desember 2023
         khususnya pada rasio likuiditas Perseroan yang disebabkan oleh sumber dana
         yang digunakan Perseroan dan PAMA untuk memberikan pinjaman merupakan
         dana internal perusahaan namun perubahannya tidak signifikan. Sedangkan
         untuk rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas tidak mengalami perubahan.

II.9.4   Penilaian atas Proyeksi Keuangan
         Dalam menyusun proyeksi keuangan, asumsi utama yang digunakan oleh
         manajemen Perseroan adalah sebagai berikut:
         • Asumsi penarikan fasilitas pinjaman akan dilakukan pada tahun 2024
           sebesar USD 102.158.744 tahun 2025 sebesar USD 84.000.000 dan
           tahun 2028 sebesar USD 1.841.256;
         • Asumsi nilai tukar yang digunakan adalah USD1 setara dengan Rp16.000;
         • Dalam proyeksi keuangan sebelum Rencana Transaksi, suku bunga
           pinjaman adalah term SOFR ditambah marjin 2% per tahun;
         • Dalam proyeksi keuangan sesudah Rencana Transaksi, suku bunga
           pinjaman adalah term SOFR ditambah marjin 1,63% per tahun;
         • Term SOFR yang digunakan adalah per 29 Desember 2023 sebesar 5,33%.

         Atas proyeksi keuangan Perseroan yang kami terima, kami melakukan
         penyesuaian proyeksi keuangan dengan melihat kepada tingkat kewajaran
         atas profitabilitas Perseroan selama periode proyeksi berdasarkan data
         historis dan asumsi-asumsi yang disampaikan oleh manajemen.
Page 54
                                                                                                        50




Perbandingan antara proyeksi keuangan sebelum dan sesudah Rencana
Transaksi adalah sebagai berikut:

Analisis Proyeksi Laba Rugi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                 Proyeksi        Proyeksi       Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
            Keterangan
                                31-Dec-24       31-Dec-25      31-Dec-26       31-Dec-27       31-Dec-28
Pendapatan
Sebelum Rencana Transaksi        123.271.796    122.936.826    125.970.335     130.997.661     135.508.498
Sesudah Rencana Transaksi        123.271.796    122.936.826    125.970.335     130.997.661     135.508.498
Selisih (sesudah - sebelum)                0              0              0               0               0
% selisih                            0,0000%        0,0000%        0,0000%         0,0000%         0,0000%
Laba Kotor
Sebelum Rencana Transaksi         29.415.408     27.601.295     29.634.996      31.177.795      32.392.367
Sesudah Rencana Transaksi         29.415.408     27.601.295     29.634.996      31.177.795      32.392.367
Selisih (sesudah - sebelum)                 0              0              0               0               0
% selisih                             0,0000%        0,0000%        0,0000%         0,0000%         0,0000%
EBIT
Sebelum Rencana Transaksi         22.909.838     20.955.873     22.640.054      23.898.860      24.910.789
Sesudah Rencana Transaksi         22.909.838     20.955.873     22.640.054      23.898.860      24.910.789
Selisih (sesudah - sebelum)                 0              0              0               0               0
% selisih                             0,0000%        0,0000%        0,0000%         0,0000%         0,0000%

Laba Sebelum Pajak
Sebelum Rencana Transaksi         21.595.107     19.995.718     21.757.244      23.013.125      24.140.744
Sesudah Rencana Transaksi         21.595.107     19.995.718     21.755.902      23.011.917      24.139.767
Selisih (sesudah - sebelum)                 0              0         (1.342)         (1.208)           (977)
% selisih                             0,0000%        0,0000%       -0,0062%        -0,0052%        -0,0040%
Laba Tahun Berjalan
Sebelum Rencana Transaksi         16.941.321     15.713.117     17.074.334      18.020.942      18.917.421
Sesudah Rencana Transaksi         16.941.321     15.713.117     17.072.992      18.019.734      18.916.444
Selisih (sesudah - sebelum)                 0              0         (1.342)         (1.208)           (977)
% selisih                             0,0000%        0,0000%       -0,0079%        -0,0067%        -0,0052%


Dari perbandingan proyeksi laba rugi sebelum dan sesudah Rencana Transaksi
menunjukkan bahwa ada penurunan namun perubahannya tidak signifikan.
Penurunan terjadi akibat porsi kepentingan non pengendali menjadi lebih
besar akibat peningkatan profitabilitas pada SMA imbas turunnya suku bunga
dari term SOFR+2% marjin menjadi SOFR+1,63% marjin. Pada dua tahun
pertama periode proyeksi tidak ada perubahan dikarenakan SMA masih dalam
proses pembangunan smelter.
Page 55
                                                                                                     51




Analisis Proyeksi Posisi Keuangan
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                               Proyeksi       Proyeksi      Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
            Keterangan
                              31-Dec-24      31-Dec-25     31-Dec-26      31-Dec-27      31-Dec-28
Aset Lancar
Sebelum Rencana Transaksi      61.495.393    63.066.660     69.096.941     70.828.133     72.671.430
Sesudah Rencana Transaksi      61.495.393    63.066.660     69.096.941     70.828.133     72.671.430
Selisih (sesudah - sebelum)             0             0              0              0              0
% selisih                           0,00%         0,00%          0,00%          0,00%          0,00%
Aset Tidak Lancar
Sebelum Rencana Transaksi     104.579.948 109.627.760      107.688.736    112.045.717    111.911.428
Sesudah Rencana Transaksi     104.579.948 109.627.760      107.688.736    112.045.717    111.911.428
Selisih (sesudah - sebelum)              0           0                0              0              0
% selisih                            0,00%       0,00%            0,00%          0,00%          0,00%
Liabilitas Jangka Pendek
Sebelum Rencana Transaksi      39.410.662    46.383.464     46.829.182     47.689.425     46.849.938
Sesudah Rencana Transaksi      39.410.662    46.383.464     46.829.182     47.689.425     46.849.938
Selisih (sesudah - sebelum)              0             0              0              0              0
% selisih                            0,00%         0,00%          0,00%          0,00%          0,00%
Liabilitas Jangka Panjang
Sebelum Rencana Transaksi      31.214.306    24.822.755     18.186.963     19.916.920     18.847.136
Sesudah Rencana Transaksi      31.214.306    24.822.755     18.186.963     19.916.920     18.847.136
Selisih (sesudah - sebelum)             0             0              0              0              0
% selisih                           0,00%         0,00%          0,00%          0,00%          0,00%
Ekuitas
Sebelum Rencana Transaksi      95.450.373 101.488.201      111.769.532    115.267.505    118.885.783
Sesudah Rencana Transaksi      95.450.373 101.488.201      111.769.532    115.267.505    118.885.783
Selisih (sesudah - sebelum)              0           0                0              0              0
% selisih                            0,00%       0,00%            0,00%          0,00%          0,00%


Dari perbandingan proyeksi posisi keuangan sebelum dan sesudah Rencana
Transaksi menunjukkan bahwa tidak terjadi perubahan antara sebelum dan
sesudah Rencana Transaksi.
Page 56
                                                                                                                                52




II.9.5   Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Pinjaman
         Berdasarkan data Laporan Keuangan Auditan SMA per 31 Desember 2019
         sampai dengan per 31 Desember 2023 yang kami peroleh dari manajemen
         Perseroan, kondisi keuangan SMA adalah sebagai berikut:

         Laporan Posisi Keuangan
         Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                                       Audit           Audit           Audit           Audit           Audit
                       Keterangan
                                                     31-Dec-19       31-Dec-20       31-Dec-21       31-Dec-22       31-Dec-23
         Aset
         Aset lancar
         Jumlah aset lancar                                    76              270        1.450                558      157.977
         Aset tidak lancar
         Jumlah aset tidak lancar                         9.506          12.419          26.116          54.198          84.357
         Jumlah aset                                      9.581          12.689          27.566          54.756         242.334
         Liabilitas
         Liabilitas jangka pendek
         Jumlah liabilitas jangka pendek                       166             244             937       95.257         286.689
         Liabilitas jangka panjang
         Jumlah liabilitas jangka panjang                12.023          17.497          43.686                  0             756
         Jumlah liabilitas                               12.189          17.741          44.623          95.257         287.445
         Ekuitas / (defisiensi ekuitas)
         Jumlah ekuitas / (defisiensi ekuitas)            (2.608)         (5.053)        (17.057)        (40.501)        (45.111)
         Jumlah liabilitas & ekuitas / (defisiensi
                                                          9.581          12.689          27.566          54.756         242.334
         ekuitas)


         Jumlah aset sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
         peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 124,26%.

         Jumlah liabilitas sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
         peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 120,37%.

         Jumlah ekuitas sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 mengalami
         peningkatan rata-rata tahunan CAGR sebesar 103,94%.
Page 57
                                                                                                                            53




Laporan Laba Rugi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                             Audit             Audit             Audit             Audit            Audit
                Keterangan
                                           31-Dec-19         31-Dec-20         31-Dec-21         31-Dec-22        31-Dec-23

Beban umum & administrasi                        (5.364)           (2.824)         (14.025)          (19.074)          (4.630)
Pendapatan keuangan                                     1                 2                 1                1               16
Beban keuangan                                       (279)             (426)             (934)             (10)             (11)
Kerugian lainnya                                        0                 0                (0)             (39)              15
Laba / (rugi) sebelum pajak penghasilan         (5.643)           (3.249)          (14.959)          (19.122)          (4.610)

Manfaat / (beban) pajak penghasilan                     0                 0                 0                0                0

Laba / (rugi) tahun berjalan                    (5.643)           (3.249)          (14.959)          (19.122)          (4.610)



Sejak 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023 SMA belum
beroperasi secara komersial.

Laporan Arus Kas
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                             Audit             Audit             Audit             Audit            Audit
               Keterangan
                                           31-Dec-19         31-Dec-20         31-Dec-21         31-Dec-22        31-Dec-23

Arus kas dari aktivitas operasi
Kas bersih yang digunakan untuk
                                                (5.203)           (2.746)          (13.333)          (17.253)          (8.209)
aktivitas operasi

Arus kas dari aktivitas investasi
Kas bersih yang digunakan untuk
                                                (6.925)           (2.913)          (13.697)          (28.089)         (21.061)
aktivitas investasi

Arus kas dari aktivitas pendanaan
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas
                                               12.174             5.853            28.210            44.412          183.397
pendanaan

Kenaikan bersih kas & setara kas                     46                194          1.180               (930)        154.127
Kas & setara kas - awal                                0                46               240          1.420                 490
Kas & setara kas - akhir                             46                240          1.420                  490       154.616


Sejak 31 Desember 2019 sampai dengan 31 Desember 2023, untuk memenuhi
aktivitas operasi dan investasi, SMA memerlukan pendanaan dari pemegang
sahamnya.
Page 58
                                                                                                                54




Analisis Rasio
                                   Audit            Audit            Audit            Audit            Audit
            Analisis Rasio
                                 31-Dec-19        31-Dec-20        31-Dec-21        31-Dec-22        31-Dec-23

Rasio likuiditas
Rasio lancar                               0,46             1,11             1,55             0,01             0,55
Rasio cepat                                0,46             1,11             1,55             0,01             0,55
Rasio kas                                  0,28             0,98             1,52             0,01             0,54

Rasio solvabilitas
Debt to equity ratio                 -461,07%         -346,31%         -256,12%         -228,19%         -612,13%
Debt to total assets ratio           125,48%          137,90%          158,48%          168,78%          113,95%
Long term debt to equity ratio       -461,07%         -346,31%         -256,12%           0,00%            0,00%

Rasio profitabilitas
Gross profit margin                    0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Net profit margin                      0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
ROA                                   -58,89%          -25,61%          -54,27%          -34,92%           -1,90%
ROE                                  216,39%           64,31%           87,70%           47,21%           10,22%


Rasio Likuiditas
Rasio lancar mengalami peningkatan dari 0,46 pada tahun 2019 menjadi 0,55
pada 2023. Rasio cepat mengalami peningkatan dari 0,46 pada tahun 2019
menjadi 0,55 pada 2023. Rasio kas mengalami peningkatan dari 0,28 pada
tahun 2019 menjadi 0,54 pada 2023.

Sejak tahun 2019 sampai 2023, secara keseluruhan aset lancar
SMA tidak mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya karena rasio
likuiditas secara keseluruhan berada di bawah 1.

Rasio Solvabilitas
Sejak tahun 2019 sampai 2023 porsi utang berbunga SMA mengalami
penurunan.

Rasio Profitabilitas
Sejak tahun 2019 sampai 2023 SMA belum beroperasi secara komersial.
Page 59
                                                                                                           55




Proyeksi Laba Rugi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                 Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi       Proyeksi        Proyeksi
             Keterangan
                                 31-Dec-24       31-Dec-25       31-Dec-26      31-Dec-27       31-Dec-28

Pendapatan                                   0               0     2.116.921      3.830.852       3.830.852
Beban pokok pendapatan                       0               0      (995.476)     (2.001.821)     (2.001.821)

Laba kotor                                   0               0    1.121.445      1.829.032       1.829.032
Beban operasi                                0               0      (119.386)      (240.214)       (240.214)

Laba Operasi                                 0               0    1.002.058      1.588.818       1.588.818

Penghasilan/(beban) lain-lain                0               0      (235.224)      (201.527)       (155.738)

Laba sebelum pajak penghasilan               0               0      766.834      1.387.291       1.433.080

Beban pajak penghasilan                      0               0      (168.704)      (305.204)       (315.278)

Laba tahun berjalan                          0               0      598.131      1.082.087       1.117.803


Berdasarkan informasi dari manajemen, pada tahun 2024 dan 2025 SMA masih
belum beroperasi dan sedang dalam tahap pembangunan smelter nikel
sehingga baru mendapatkan pendapatan pada tahun 2026. Jumlah
pendapatan mengalami pertumbuhan rata-rata tahun CAGR sebesar 34,52%
sejak tahun 2026 sampai dengan tahun 2028. Jumlah laba operasi mengalami
pertumbuhan rata-rata tahun CAGR sebesar 25,92% sejak tahun 2026 sampai
dengan tahun 2027. Jumlah laba tahun berjalan mengalami pertumbuhan
rata-rata tahun CAGR sebesar 36,71% sejak tahun 2026 sampai dengan tahun
2028.
Page 60
                                                                                                              56




         Proyeksi Posisi Keuangan
         Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                             Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
                     Keterangan
                                            31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26     31-Dec-27     31-Dec-28
         Aset
         Aset lancar
         Kas & setara kas                       218.948        451.216        569.787       735.850       285.906

         Jumlah aset lancar                    240.322        472.590        761.743     1.098.388       615.127

         Aset tidak lancar
         Jumlah aset tidak lancar            1.655.730      2.912.039      3.146.326     3.004.644     2.862.962

         Jumlah aset                         1.896.052      3.384.629      3.908.069     4.103.032     3.478.089
         Liabilitas
         Liabilitas jangka pendek

         Jumlah liabilitas jangka pendek        11.657         46.305        456.540       326.205       325.214

         Liabilitas jangka panjang
         Jumlah liabilitas jangka panjang    1.929.506      3.383.435      3.197.574     2.981.829     1.798.976

         Jumlah liabilitas                   1.941.163      3.429.740      3.654.115     3.308.034     2.124.190

         Ekuitas
         Jumlah ekuitas                         (45.111)       (45.111)      253.954       794.998     1.353.899

         Jumlah liabilitas & ekuitas         1.896.052      3.384.629      3.908.069     4.103.032     3.478.089


         Pada akhir tahun 2028, SMA belum memiliki jumlah kas & setara yang
         mencukupi untuk melunasi pinjaman kepada Perseroan dan PAMA hal ini
         disebabkan pembangunan smelter nikel akan memakan waktu 2 tahun.
         Sehingga pada akhir tahun 2028, SMA dapat melakukan:
         • Pelunasan sebagian pinjaman dengan menggunakan kas & setara kas yang
            tersedia. Atas sisa dari pinjaman, SMA melakukan perpanjangan jangka
            waktu dengan kondisi pihak pemberi pinjaman dan pihak penerima
            pinjaman sepakat; atau
         • Pelunasan pinjaman dengan menggunakan sumber pendanaan lain untuk
            melunasi sisa pinjaman tersebut.

II.9.6   Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Rencana Transaksi
         Dalam perjanjian pinjaman antara Perseroan dan SMA serta perjanjian
         pinjaman antara PAMA dan SMA tidak diatur mengenai financial covenant
         berupa penyampaian laporan keuangan kepada pemberi pinjaman. Namun
         dengan pertimbangan bahwa pemberi pinjaman merupakan induk
         perusahaan maka pemberi pinjaman mendapatkan askes untuk laporan
         keuangan perusahaan. Serta untuk meminimalisasi risiko gagal bayar,
         Perseroan sebagai perusahaan pengendali dari pihak penerima pinjaman
         dapat menetapkan kebijakan perusahaan dan akan selalu mengawasi kinerja
         penerima pinjaman agar menghindari risiko gagal bayar. Selain itu Perseroan
         juga memiliki hak untuk menentukan anggota Dewan Komisaris dan Direksi
         di pihak penerima pinjaman.
Page 61
                                                                                 57




II.9.7   Analisis Yield Pinjaman Rencana Transaksi
         Berdasarkan draft amandemen I perjanjian pinjaman antara Perseroan dan
         SMA serta draft amandemen I perjanjian pinjaman antara PAMA dan SMA,
         suku bunga pinjaman yang disepakati adalah sebesar term SOFR ditambah
         marjin 1,63% per tahun dan pembayaran bunga akan dibayarkan setiap 3
         bulanan.

         Per 29 Desember 2023, tingkat suku bunga untuk term SOFR 3 bulanan adalah
         sebesar 5,33% per tahun. Sehingga dalam laporan ini, suku bunga pinjaman
         yang disepakati dalam Rencana Transaksi adalah 6,96% per tahun.

         Kami melakukan analisis dengan membandingkan tingkat suku bunga
         pinjaman dalam Rencana Transaksi dengan rata-rata tingkat suku bunga
         pasar. Untuk menentukan tingkat suku bunga pasar, kami menggunakan suku
         bunga pinjaman yang diberikan dari Medium Term Notes (“MTN”) untuk
         jangka waktu 3 sampai dengan 5 tahun yang dikeluarkan dalam mata uang
         USD dengan periode pembayaran suku bunga pinjaman setiap
         3 dan 6 bulanan. Berdasarkan analisis yang kami lakukan atas data MTN dalam
         mata uang USD yang dikeluarkan pada tahun 2021 sampai dengan 2023,
         tingkat suku bunga yang ditawarkan berada dikisaran 4,00% sampai dengan
         7,00% per tahun dengan rata-rata 5,80% per tahun.

         Dari analisis perbandingan antara tingkat suku bunga pinjaman dalam
         Rencana Transaksi dengan tingkat suku bunga pasar disimpulkan bahwa
         tingkat suku bunga pinjaman dalam Rencana Transaksi berada di kisaran
         tingkat suku bunga pasar.

II.9.8   Analisis Inkremental
         Kontribusi Nilai Tambah
         Dalam analisis ini kami melakukan membandingkan pendapatan bunga yang
         akan diperoleh dari suku bunga pinjaman Rencana Transaksi dengan
         pendapatan bunga yang akan diperoleh apabila Perseroan menempatkan
         dana yang tersedia di MTN dengan rata-rata tingkat suku bunga pasar.

         Dalam analisis ini diasumsikan bahwa jumlah maksimum pokok pinjaman
         sebesar USD198.000.000 akan dilakukan dalam satu kali penarikan.

         Dengan asumsi rencana penarikan pinjaman di atas, serta dengan
         mengasumsikan bahwa rata-rata suku bunga MTN sebesar 5,80% per tahun
         sebagai rata-rata tingkat suku bunga pasar, maka berikut merupakan analisis
         perbandingan pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh
         dengan suku bunga pinjaman Rencana Transaksi dan rata-rata tingkat suku
         bunga pasar:
Page 62
                                                                                                               58




Disajikan dalam USD
                                                              Pendapatan Bunga
                                               Suku Bunga                       Rata-rata Suku Bunga
                                            Rencana Transaksi                           Pasar
Jumlah pinjaman                                        198.000.000                               198.000.000
Suku bunga                                                    6,96%                                     5,80%
Periode pinjaman                                                  5                                         5
Total pendapatan bunga selama
                                                           38.154.824                             31.517.842
periode pinjaman
Selisih                                                                                           (6.636.982)
Selisih %                                                                                            -17,39%

Dari analisis kontribusi nilai tambah diperoleh informasi bahwa total
pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh dengan rata-rata
tingkat suku bunga pasar lebih rendah 17,39% dibandingkan total pendapatan
bunga dengan tingkat suku bunga pinjaman Rencana Transaksi.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi lebih menguntungkan
dibandingkan apabila Perseroan dan PAMA menempatkan dana yang tersedia
di MTN dengan rata-rata tingkat suku bunga pasar.

Biaya atau Pendapatan yang Relevan
Disajikan dalam jutaan Rupiah

                                Proyeksi        Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi         Proyeksi
            Keterangan
                                31-Dec-23       31-Dec-24       31-Dec-25         31-Dec-26         31-Dec-27

Laba Tahun Berjalan
Sebelum Rencana Transaksi         16.941.321     15.713.117       17.074.334        18.020.942       18.917.421
Sesudah Rencana Transaksi         16.941.321     15.713.117       17.072.992        18.019.734       18.916.444

Lembar saham                    3.730.135.136

Laba Per Saham (Rupiah)
Sebelum Rencana Transaksi              4.542          4.212             4.577            4.831            5.072
Sesudah Rencana Transaksi              4.542          4.212             4.577            4.831            5.071
Selisih (sesudah - sebelum)           0,0000         0,0000          (0,3598)          (0,3238)         (0,2618)
% selisih                             0,0000%       0,0000%         -0,0079%          -0,0067%          -0,0052%


Berdasarkan proyeksi keuangan sesudah Rencana Transaksi yang diterima
dari manajemen Perseroan menunjukkan bahwa laba per saham sesudah
Rencana Transaksi akan mengalami perubahan tetapi tidak signifikan.

Informasi Non Keuangan Yang Relevan
Rencana Transaksi dilaksanakan untuk meningkatkan profitabilitas dari SMA
dengan cara meringankan beban bunga yang dikeluarkan oleh SMA.
Page 63
                                                                                                                                         59




II.9.9   Analisis Sensitivitas
         Analisis sensitivitas dilakukan dengan melihat pengaruh perubahan rata-rata
         tingkat suku bunga pasar terhadap selisih antara total pendapatan bunga
         selama periode pinjaman dengan tingkat suku bunga pinjaman Rencana
         Transaksi dengan total pendapatan bunga selama periode pinjaman dengan
         rata-rata tingkat suku bunga pasar. Dalam analisis ini kami mengasumsikan
         bahwa rata-rata tingkat suku bunga pasar akan mengalami kenaikan dan
         penurunan sebesar 5% dan 10%. Hasil analisis adalah sebagai berikut:
         Disajikan dalam USD

                                                                              Pendapatan Bunga
                                    Suku Bunga                         Rata-rata Suku  Rata-rata Suku     Rata-rata Suku     Rata-rata Suku
                                                    Rata-rata Suku
                                     Rencana                            Bunga Pasar      Bunga Pasar       Bunga Pasar        Bunga Pasar
                                                     Bunga Pasar
                                     Transaksi                            Naik 5%         Naik 10%          Turun 5%           Turun 10%
         Jumlah pinjaman             198.000.000       198.000.000        198.000.000      198.000.000       198.000.000        198.000.000
         Suku bunga                         6,96%             5,80%              6,09%            6,38%             5,51%              5,22%
         Periode pinjaman                      5                 5                  5                5                 5                  5
         Total pendapatan bunga
                                      38.154.824        31.517.842         33.165.028       34.818.918        29.877.373         28.243.634
         selama periode pinjaman
         Selisih                                         (6.636.982)       (4.989.796)      (3.335.906)        (8.277.451)        (9.911.190)
         % selisih                                           -17,39%           -13,08%           -8,74%            -21,69%            -25,98%
         % selisih dengan selisih                                              -24,82%          -49,74%             24,72%             49,33%



         Dari analisis di atas diperoleh informasi bahwa:
         • Apabila rata-rata tingkat suku bunga pasar mengalami kenaikan 5% maka
           pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh dengan rata-
           rata tingkat suku bunga pasar lebih rendah 13,08% dibandingkan total
           pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pinjaman Rencana
           Transaksi. Perubahan ini lebih rendah 24,82% dari selisih awal pendapatan
           bunga;
         • Apabila rata-rata tingkat suku bunga pasar mengalami kenaikan 10% maka
           pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh dengan rata-
           rata tingkat suku bunga pasar lebih rendah 8,74% dibandingkan total
           pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pinjaman Rencana
           Transaksi. Perubahan ini lebih rendah 49,74% dari selisih awal pendapatan
           bunga;
         • Apabila rata-rata tingkat suku bunga pasar mengalami penurunan 5% maka
           pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh dengan rata-
           rata tingkat suku bunga pasar lebih rendah 21,69% dibandingkan total
           pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pinjaman Rencana
           Transaksi. Perubahan ini lebih tinggi 24,72% dari selisih awal pendapatan
           bunga;
         • Apabila rata-rata tingkat suku bunga pasar mengalami penurunan 10%
           maka pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh dengan
           rata-rata tingkat suku bunga pasar lebih rendah 25,98% dibandingkan total
           pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pinjaman Rencana
           Transaksi. Perubahan ini lebih tinggi 49,33% dari selisih awal pendapatan
           bunga.
Page 64
                                                                                 60




        Sehingga dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi sensitif terhadap
        perubahan tingkat suku bunga pasar.

II.10   Analisis Kelayakan Rencana Penggunaan Dana atas Transaksi Pinjam
        Meminjam Dana

II.10.1 Analisis Kelayakan Investasi
        Bagi Perseroan dan PAMA, dapat mendapatkan tingkat pengembalian sebesar
        6,96% per 31 Desember 2023 yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat
        suku bunga pasar sebesar 5,80%. Sementara bagi SMA, mendapatkan
        kepastian dana yang akan digunakan untuk pembangunan smelter nikel
        dengan teknologi rotary klin electric furnance sesuai dengan rencana
        produksi.

II.10.2 Analisis Kelayakan Pelunasan Utang
        Berdasarkan proyeksi keuangan SMA yang diberikan oleh manajemen
        Perseroan, pada akhir tahun 2028, SMA belum memiliki jumlah kas & setara
        yang mencukupi untuk melunasi pinjaman kepada Perseroan dan PAMA hal
        ini disebabkan pembangunan smelter nikel akan memakan waktu 2 tahun.
        Sehingga pada akhir tahun 2028, SMA dapat melakukan:
        • Pelunasan sebagian pinjaman dengan menggunakan kas & setara kas yang
           tersedia. Atas sisa dari pinjaman, SMA melakukan perpanjangan jangka
           waktu dengan kondisi pihak pemberi pinjaman dan pihak penerima
           pinjaman sepakat; atau
        • Pelunasan pinjaman dengan menggunakan sumber pendanaan lain untuk
           melunasi sisa pinjaman tersebut.

        Untuk meminimalisasi risiko gagal bayar, Perseroan sebagai perusahaan
        pengendali dari pihak penerima pinjaman dapat menetapkan kebijakan
        perusahaan dan akan selalu mengawasi kinerja penerima pinjaman agar
        menghindari risiko gagal bayar. Selain itu Perseroan juga memiliki hak untuk
        menentukan anggota Dewan Komisaris dan Direksi di pihak penerima
        pinjaman.
Page 65
                                                                             61




II.10.3 Analisis atas Faktor-Faktor lain yang Relevan
        Dengan pertimbangan bahwa dana yang diterima oleh SMA akan digunakan
        seperti yang sudah dinyatakan dalam laporan ini, maka kami berkesimpulan
        bahwa tidak terdapat faktor-faktor lain yang relevan.

II.11   Analisis atas Jaminan
        Dalam perjanjian pinjaman dan draft amandemen I antara Perseroan dengan
        SMA serta perjanjian pinjaman dan draft amandemen I antara PAMA dengan
        SMA tidak diatur mengenai jaminan, namun untuk meminimalisasi risiko
        gagal bayar, Perseroan sebagai perusahaan pengendali dari pihak penerima
        pinjaman dapat menetapkan kebijakan perusahaan dan akan selalu
        mengawasi kinerja penerima pinjaman agar menghindari risiko gagal bayar.
        Selain itu Perseroan juga memiliki hak untuk menentukan anggota Dewan
        Komisaris dan Direksi di pihak penerima pinjaman.
Page 66
                                                                             62




III   KESIMPULAN ANALISIS PENDAPAT KEWAJARAN
      Hasil analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana Transaksi
      adalah sebagai berikut:
      • Analisis pengaruh transaksi pinjam meminjam dana terhadap keuangan
        perusahaan:
        Berdasarkan proforma keuangan per 31 Desember 2023 yang diberikan
        oleh manajemen Perseroan, kami melakukan perbandingan analisis rasio
        keuangan antara sebelum dan sesudah Rencana Transaksi dilakukan. Hasil
        analisis menunjukkan bahwa Rencana Transaksi akan memengaruhi rasio
        likuiditas namun perubahannya tidak signifikan. Sedangkan untuk rasio
        solvabiltas dan rasio profitabilitas tidak mengalami perubahan.

      • Identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak:
        a. Pihak yang terlibat dalam Rencana transaksi adalah:
            • Perseroan sebagai pihak pemberi pinjaman;
            • PAMA sebagai pihak pemberi pinjaman;
            • SMA sebagai pihak penerima pinjaman.
        b. Berdasarkan analisis terhadap dokumen korporasi atas pihak yang
            bertransaksi dalam Rencana Transaksi serta berdasarkan informasi
            yang diperoleh dari manajemen Perseroan, terdapat hubungan afiliasi
            antara pihak yang bertransaksi berupa hubungan kepemilikan yang
            disebabkan oleh:
            • Perseroan dan PAMA merupakan perusahaan induk dari DTN dimana
               Perseroan memiliki 60% saham DTN dan PAMA memiliki 40% saham
               DTN;
            • DTN merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki
               66,67% saham dari PT Anugerah Surya Pacific Resources (“ASPR”);
            • ASPR merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki
               30% saham SMA;
            • DTN merupakan pemegang saham yang secara langsung memiliki
               70% saham SMA dan oleh karenanya DTN juga memiliki saham secara
               tidak langsung dalam SMA melalui ASPR sebesar 20%.

      • Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati:
        Berdasarkan draft amandemen I atas perjanjian pinjaman Perseroan dan
        SMA serta draft amandemen I atas perjanjian pinjaman PAMA dan SMA,
        perubahan ketentuan dalam Amandemen I adalah:
        • Perubahan ketentuan Marjin. Marjin berarti 1,63% (satu koma enam
          puluh tiga persen) per tahun.
Page 67
                                                                        63




• Analisis likuiditas:
  Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, rasio likuiditas Perseroan akan
  mengalami perubahan karena sumber dana yang digunakan Perseroan dan
  PAMA untuk melakukan Rencana Transaksi merupakan dana internal
  perusahaan namun perubahannya tidak signifikan.

• Analisis manfaat dan risiko:
  a. Manfaat Rencana Transaksi adalah:
     • Bagi Perseroan dan PAMA, secara standalone berpotensi
         mendapatkan tambahan pendapatan bunga dengan tingkat
         pengembalian lebih tinggi dari rata-rata tingkat suku bunga pasar;
     • Bagi SMA, dapat membangun smelter nikel sesuai dengan rencana
         sehingga dapat segera beroperasi secara komersial.
  b. Risiko Rencana Transaksi adalah:
     • Bagi Perseroan dan PAMA akan menanggung risiko gagal bayar baik
         pokok pinjaman dan bunga pinjaman;
     • Bagi SMA akan menanggung risiko pembangunan project dan
         kegiatan operasional tidak berjalan sesuai rencana sehingga dapat
         mengganggu cash flows perusahaan.

• Analisis kualitatif:
  a. Berdasarkan proyeksi keuangan SMA yang diberikan oleh manajemen
     Perseroan, pada akhir tahun 2028, SMA belum memiliki jumlah kas &
     setara yang mencukupi untuk melunasi pinjaman kepada Perseroan
     dan PAMA hal ini disebabkan pembangunan smelter nikel akan
     memakan waktu 2 tahun. Sehingga pada akhir tahun 2028, SMA dapat
     melakukan:
      • Pelunasan sebagian pinjaman dengan menggunakan kas & setara
          kas yang tersedia. Atas sisa dari pinjaman, SMA melakukan
          perpanjangan jangka waktu dengan kondisi pihak pemberi
          pinjaman dan pihak penerima pinjaman sepakat; atau
      • Pelunasan pinjaman dengan menggunakan sumber pendanaan lain
          untuk melunasi sisa pinjaman tersebut.
  b. Keuntungan Rencana Transaksi adalah:
     • Bagi Perseroan dan PAMA, dapat mendapatkan tingkat
         pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat suku
         bunga pasar;
     • Bagi SMA, mendapatkan kepastian dana yang akan digunakan untuk
         pembangunan smelter nikel dengan teknologi rotary klin electric
         furnance sesuai dengan rencana produksi.
Page 68
                                                                         64




  c. Kerugian Rencana Transaksi adalah:
     • Bagi Perseroan dan PAMA, imbal hasil yang diharapkan dari
       pemberian pinjaman kepada SMA baru akan dinikmati dalam
       beberapa tahun yang akan datang, dibandingkan investasi pada
       instrumen keuangan lainnya yang dapat segera diperoleh hasilnya.

• Analisis kuantitatif:
  a. Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah
     Rencana Transaksi dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi akan
     memengaruhi rasio likuiditas Perseroan, namun perubahannya tidak
     signifikan. Sedangkan untuk rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas
     tidak mengalami perubahan.
  b. Dari analisis perbandingan antara tingkat suku bunga pinjaman dalam
     Rencana Transaksi dengan tingkat suku bunga pasar disimpulkan
     bahwa tingkat suku bunga pinjaman dalam Rencana Transaksi lebih
     tinggi dibandingkan rata-rata tingkat suku bunga pasar;
  c. Dari analisis kontribusi nilai tambah diperoleh informasi bahwa total
     pendapatan bunga selama periode pinjaman yang diperoleh dengan
     rata-rata tingkat suku bunga pasar lebih rendah 17,39% dibandingkan
     total pendapatan bunga dengan tingkat suku bunga pinjaman Rencana
     Transaksi.

      Sehingga dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi lebih
      menguntungkan dibandingkan apabila Perseroan menempatkan dana
      yang tersedia di MTN dengan rata-rata tingkat suku bunga pasar.

• Analisis kelayakan rencana penggunaan dana:
  a. Bagi Perseroan dan PAMA, dapat mendapatkan tingkat pengembalian
     sebesar 6,96% per 31 Desember 2023 yang lebih tinggi dibandingkan
     rata-rata tingkat suku bunga pasar sebesar 5,80%. Sementara bagi
     SMA, mendapatkan kepastian dana yang akan digunakan untuk
     pembangunan smelter nikel dengan teknologi rotary klin electric
     furnance sesuai dengan rencana produksi;
Page 69
                                                                     65




  b. Berdasarkan proyeksi keuangan SMA yang diberikan oleh manajemen
     Perseroan, pada akhir tahun 2028, SMA belum memiliki jumlah kas &
     setara yang mencukupi untuk melunasi pinjaman kepada Perseroan
     dan PAMA hal ini disebabkan pembangunan smelter nikel akan
     memakan waktu 2 tahun. Sehingga pada akhir tahun 2028 SMA dapat
     melakukan:
     • Pelunasan sebagian pinjaman dengan menggunakan kas & setara kas
        yang tersedia dan atas sisa dari pinjaman, SMA melakukan
        perpanjangan jangka waktu dengan kondisi pihak pemberi pinjaman
        dan pihak penerima pinjaman sepakat; atau
     • Pelunasan pinjaman dengan menggunakan sumber pendanaan lain
        untuk melunasi sisa pinjaman tersebut.

• Analisis atas jaminan:
  Dalam perjanjian pinjaman dan draft amandemen I antara Perseroan
  dengan SMA serta perjanjian pinjaman dan draft amandemen I antara
  PAMA dengan SMA tidak diatur mengenai jaminan, namun untuk
  meminimalisasi risiko gagal bayar, Perseroan sebagai perusahaan
  pengendali dari pihak penerima pinjaman dapat menetapkan kebijakan
  perusahaan dan akan selalu mengawasi kinerja penerima pinjaman agar
  menghindari risiko gagal bayar. Selain itu Perseroan juga memiliki hak
  untuk menentukan anggota Dewan Komisaris dan Direksi di pihak penerima
  pinjaman.

Kesimpulan
Atas dasar analisis pendapat kewajaran yang kami lakukan atas Rencana
Transaksi, maka kami berkesimpulan bahwa Rencana Transaksi Perubahan
Ketentuan dalam Perjanjian Pinjaman antara PT United Tractors Tbk dan
PT Pamapersada Nusantara, yang Merupakan Anak Perusahaan dari
PT United Tractors Tbk dengan PT Stargate Mineral Asia per tanggal
31 Desember 2023 adalah Wajar.
Page 70

          
Page 71
                                                                                                                                                           Lampiran 1
Data Pasar MTN
Disajikan dalam Ribuan USD

Medium Term Note (Sorted)

   NO                   Nama Surat Berharga                        Penerbit             Mata uang   Nominal       Jatuh tempo           Kupon    Pembayaran     Status


        1 MTN SUPARMA III TAHUN 2021 TAHAP I            Suparma Tbk, PT               $'000            5.000              17-Jun-2026    5,50% 6 bulanan      Aktif

            MTN I PT PINDO DELI PULP AND PAPER MILLS    PINDO DELI PULP AND PAPER
        2                                                                             $'000             260               18-Jul-2026    7,00% 3 bulanan      Aktif
            TAHUN 2023 TAHAP III SERI A                 MILLS, PT
            MTN I PT PINDO DELI PULP AND PAPER MILLS
        3                                               PINDO DELI PULP AND PAPER MILLS,
                                                                                       $'000
                                                                                         PT             270               28-Mar-2026    7,00% 3 bulanan      Aktif
            TAHUN 2023 TAHAP I SERI D

        4 MTN PT SUPARMA TBK IV TAHUN 2023 TAHAP I      Suparma Tbk, PT               $'000            4.000               5-Apr-2028    5,50% 6 bulanan      Aktif

            MTN USD I PT JAYA SWARASA AGUNG TBK TAHUN
        5                                               Jaya Swarasa Agung Tbk,PT     $'000            2.000              22-Jun-2027    4,00% 6 bulanan      Aktif
            2023

                                                                                                               Minimum                   4,00%
                                                                                                               Maksimum                  7,00%
                                                                                                               Median                    5,50%
                                                                                                               Mean                      5,80%
Page 72
                                                                      Lampiran 2

Term SOFR per 29 Desember 2023
Term SOFR USD
       Date           1M          3M          6M          1Y
    29/12/2023             5,35        5,33        5,16        4,77
Page 73
                                                                                                                       Lampiran 3

PT UNITED TRACTORS Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan - Sebelum Rencana Transaksi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                             Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
                 Keterangan
                                            31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27      31-Dec-28
Aset
Aset lancar
Kas & setara kas                              15.478.252     16.119.235     18.289.902     18.496.460     19.151.416
Piutang usaha                                 20.545.175     20.462.625     21.372.216     22.084.802     22.618.985
Persediaan                                    17.303.776     19.422.914     21.922.147     22.473.001     22.876.566
Uang muka                                      1.918.782      1.279.662      1.262.607      1.294.524      1.327.264
Biaya dibayar di muka                              2.909        548.163        523.332        605.347        672.150
Aset lancar lain-lain                          6.246.499      5.234.060      5.726.736      5.873.999      6.025.050

Jumlah aset lancar                           61.495.393     63.066.660     69.096.941     70.828.133     72.671.430
Aset tidak lancar
Piutang dari pemegang saham                    1.836.743      1.498.411      1.498.411      1.536.976      1.576.533
Investasi pada entitas asosiasi & ventura
                                              21.238.054     20.856.400     21.922.714     23.221.345     23.282.216
bersama
Aset tetap                                    66.679.989     74.020.672     71.443.144     74.491.355     75.086.393
Properti pertambangan                                  0              0              0              0              0
Aset pajak tangguhan                           3.509.155      3.360.952      3.422.978      3.510.852      3.600.979

Beban eksplorasi & pengembangan tangguhan      7.165.135      5.079.586      4.746.337      4.373.834      3.658.318

Goodwill                                       2.392.764      2.393.696      2.393.696      2.455.302      2.518.495
Aset tidak lancar lain-lain                    1.758.107      2.418.045      2.261.457      2.456.053      2.188.493

Jumlah aset tidak lancar                    104.579.948    109.627.760    107.688.736    112.045.717    111.911.428
Jumlah aset                                 166.075.341    172.694.420    176.785.677    182.873.851    184.582.858
Page 74
                                                                                                                      Lampiran 3-1
PT UNITED TRACTORS Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan - Sebelum Rencana Transaksi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                            Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
                 Keterangan
                                           31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27      31-Dec-28

Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha                                  22.970.049     22.371.452     23.263.294     24.128.595     24.842.269
Akrual                                        6.862.237     10.189.202     10.868.536     12.423.778     12.791.590
Utang pajak                                   2.500.428      1.774.323      1.789.603      1.906.995      1.959.645
Liabilitas jangka pendek lain-lain            7.077.948     12.048.486     10.907.750      9.230.057      7.256.434
Jumlah liabilitas jangka pendek             39.410.662     46.383.464     46.829.182     47.689.425     46.849.938
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas pajak tangguhan                    4.575.553      4.301.948      4.128.609      4.069.871      4.083.272
Pinjaman bank jangka panjang                 20.757.307     13.576.407      7.206.907      8.826.368      7.570.267
Liabilitas imbalan kerja                      5.057.487      6.098.845      6.143.096      6.310.720      6.482.050
Liabilitas jangka panjang lain-lain             823.958       845.556        708.352        709.962        711.546
Jumlah liabilitas jangka panjang            31.214.306     24.822.755     18.186.963     19.916.920     18.847.136
Jumlah liabilitas                           70.624.968     71.206.219     65.016.145     67.606.345     65.697.075

Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
                                             90.348.974     97.012.572    106.950.971    110.087.272    113.601.554
pemiliki entitas induk
Kepentingan nonpengendali                     5.101.399      4.475.629      4.818.561      5.180.233      5.284.229
Jumlah ekuitas                              95.450.373    101.488.201    111.769.532    115.267.505    118.885.783

Jumlah liabilitas & ekuitas                166.075.341    172.694.420    176.785.677    182.873.851    184.582.858
Page 75
                                                                                                           Lampiran 3-2



PT UNITED TRACTORS Tbk
Proyeksi Laba Rugi - Sebelum Rencana Transaksi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                            Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
                Keterangan
                                           31-Dec-24       31-Dec-25       31-Dec-26       31-Dec-27       31-Dec-28

Pendapatan                                  123.271.796    122.936.826     125.970.335     130.997.661     135.508.498
Beban pokok pendapatan                      (93.856.387)    (95.335.531)    (96.335.339)    (99.819.866)   (103.116.132)
Laba kotor                                  29.415.408     27.601.295      29.634.996      31.177.795      32.392.367

Beban operasi                                (6.505.571)     (6.645.422)     (6.994.942)     (7.278.935)     (7.481.578)
EBIT                                        22.909.838     20.955.873      22.640.054      23.898.860      24.910.789

Keuntungan/(kerugian) nilai tukar                      0               0               0               0               0
Penghasilan/(beban) keuangan                 (1.968.739)     (2.194.492)     (2.119.023)     (2.080.769)     (1.935.627)
Penghasilan/(beban) lain-lain                   654.008       1.234.338       1.236.212       1.195.033       1.165.582

Laba sebelum pajak penghasilan              21.595.107     19.995.718      21.757.244      23.013.125      24.140.744
Beban pajak penghasilan                      (4.653.786)     (4.282.601)     (4.682.910)     (4.992.183)     (5.223.323)
Laba tahun berjalan                         16.941.321     15.713.117      17.074.334      18.020.942      18.917.421
Page 76
                                                                                                                       Lampiran 4
PT UNITED TRACTORS Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan - Sesudah Rencana Transaksi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                             Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
                 Keterangan
                                            31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27      31-Dec-28
Aset
Aset lancar
Kas & setara kas                              15.478.252     16.119.235     18.289.902     18.496.460     19.151.416
Piutang usaha                                 20.545.175     20.462.625     21.372.216     22.084.802     22.618.985
Persediaan                                    17.303.776     19.422.914     21.922.147     22.473.001     22.876.566
Uang muka                                      1.918.782      1.279.662      1.262.607      1.294.524      1.327.264
Biaya dibayar di muka                              2.909        548.163        523.332        605.347        672.150
Aset lancar lain-lain                          6.246.499      5.234.060      5.726.736      5.873.999      6.025.050

Jumlah aset lancar                           61.495.393     63.066.660     69.096.941     70.828.133     72.671.430
Aset tidak lancar
Piutang dari pemegang saham                    1.836.743      1.498.411      1.498.411      1.536.976      1.576.533
Investasi pada entitas asosiasi & ventura
                                              21.238.054     20.856.400     21.922.714     23.221.345     23.282.216
bersama
Aset tetap                                    66.679.989     74.020.672     71.443.144     74.491.355     75.086.393
Properti pertambangan                                  0              0              0              0              0
Aset pajak tangguhan                           3.509.155      3.360.952      3.422.978      3.510.852      3.600.979

Beban eksplorasi & pengembangan tangguhan      7.165.135      5.079.586      4.746.337      4.373.834      3.658.318

Goodwill                                       2.392.764      2.393.696      2.393.696      2.455.302      2.518.495
Aset tidak lancar lain-lain                    1.758.107      2.418.045      2.261.457      2.456.053      2.188.493
Jumlah aset tidak lancar                    104.579.948    109.627.760    107.688.736    112.045.717    111.911.428
Jumlah aset                                 166.075.341    172.694.420    176.785.677    182.873.851    184.582.858
Page 77
                                                                                                                      Lampiran 4-1

PT UNITED TRACTORS Tbk
Proyeksi Posisi Keuangan - Sesudah Rencana Transaksi
Disajikan dalam jutaan Rupiah

                                            Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
                 Keterangan
                                           31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26      31-Dec-27      31-Dec-28

Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha                                  22.970.049     22.371.452     23.263.294     24.128.595     24.842.269
Akrual                                        6.862.237     10.189.202     10.868.536     12.423.778     12.791.590
Utang pajak                                   2.500.428      1.774.323      1.789.603      1.906.995      1.959.645
Liabilitas jangka pendek lain-lain            7.077.948     12.048.486     10.907.750      9.230.057      7.256.434
Jumlah liabilitas jangka pendek             39.410.662     46.383.464     46.829.182     47.689.425     46.849.938
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas pajak tangguhan                    4.575.553      4.301.948      4.128.609      4.069.871      4.083.272
Pinjaman bank jangka panjang                 20.757.307     13.576.407      7.206.907      8.826.368      7.570.267
Liabilitas imbalan kerja                      5.057.487      6.098.845      6.143.096      6.310.720      6.482.050
Liabilitas jangka panjang lain-lain             823.958       845.556        708.352        709.962        711.546
Jumlah liabilitas jangka panjang            31.214.306     24.822.755     18.186.963     19.916.920     18.847.136
Jumlah liabilitas                           70.624.968     71.206.219     65.016.145     67.606.345     65.697.075

Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
                                             90.348.974     97.012.572    106.949.629    110.084.723    113.598.028
pemiliki entitas induk
Kepentingan nonpengendali                     5.101.399      4.475.629      4.819.903      5.182.783      5.287.755
Jumlah ekuitas                              95.450.373    101.488.201    111.769.532    115.267.505    118.885.783

Jumlah liabilitas & ekuitas                166.075.341    172.694.420    176.785.677    182.873.851    184.582.858
Page 78
                                                                                                               Lampiran 4-2
PT UNITED TRACTORS Tbk
Proyeksi Laba Rugi - Sesudah Rencana Transaksi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                                            Proyeksi            Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
                Keterangan
                                           31-Dec-24           31-Dec-25       31-Dec-26       31-Dec-27       31-Dec-28

Pendapatan                                  123.271.796        122.936.826     125.970.335     130.997.661     135.508.498
Beban pokok pendapatan                       (93.856.387)       (95.335.531)    (96.335.339)    (99.819.866)   (103.116.132)
Laba kotor                                  29.415.408         27.601.295      29.634.996      31.177.795      32.392.367

Beban operasi                                    (6.505.571)     (6.645.422)     (6.994.942)     (7.278.935)     (7.481.578)
EBIT                                        22.909.838         20.955.873      22.640.054      23.898.860      24.910.789

Keuntungan/(kerugian) nilai tukar                         0                0               0               0               0
Penghasilan/(beban) keuangan                     (1.968.739)     (2.194.492)     (2.119.023)     (2.080.769)     (1.935.627)
Penghasilan/(beban) lain-lain                       654.008       1.234.338       1.234.870       1.193.826       1.164.605

Laba sebelum pajak penghasilan              21.595.107         19.995.718      21.755.902      23.011.917      24.139.767
Beban pajak penghasilan                          (4.653.786)     (4.282.601)     (4.682.910)     (4.992.183)     (5.223.323)
Laba tahun berjalan                         16.941.321         15.713.117      17.072.992      18.019.734      18.916.444
Page 79
                                                                                                    Lampiran 5

PT STARGATE MINERAL ASIA
Proyeksi Laba Rugi
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                            Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
       Keterangan
                            31-Dec-24      31-Dec-25      31-Dec-26     31-Dec-27     31-Dec-28

Pendapatan                             0              0    2.116.921     3.830.852     3.830.852
Beban pokok
                                       0              0     (995.476)   (2.001.821)   (2.001.821)
pendapatan

Laba kotor                             0              0   1.121.445     1.829.032     1.829.032
Beban operasi                          0              0     (119.386)     (240.214)     (240.214)
Laba Operasi                           0              0   1.002.058     1.588.818     1.588.818
Penghasilan/(beban) lain-
                                       0              0     (235.224)     (201.527)     (155.738)
lain

Laba sebelum pajak
                                       0              0     766.834     1.387.291     1.433.080
penghasilan

Beban pajak penghasilan                0              0     (168.704)     (305.204)     (315.278)

Laba tahun berjalan                    0              0     598.131     1.082.087     1.117.803
Page 80
                                                                                            Lampiran 5-1

PT STARGATE MINERAL ASIA
Proyeksi Posisi Keuangan
Disajikan dalam jutaan Rupiah

                         Proyeksi        Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi
      Keterangan
                        31-Dec-24       31-Dec-25    31-Dec-26    31-Dec-27    31-Dec-28

Aset
Aset lancar
Kas & setara kas           218.948         451.216      569.787      735.850      285.906
Piutang usaha                    0               0      170.582      341.164      307.847
Uang dimuka                 17.216          17.216       17.216       17.216       17.216
Pajak dibayar dimuka            1.769        1.769        1.769        1.769        1.769
Biaya dibayar dimuka            2.374        2.374        2.374        2.374        2.374
Aset lancar lainnya                14           14           14           14           14

Jumlah aset lancar        240.322         472.590      761.743    1.098.388      615.127
Aset tidak lancar
Investasi dalam saham            729          729          729          729          729
Aset tetap               1.655.001       2.911.310    3.145.597    3.003.915    2.862.233
Jumlah aset tidak
                        1.655.730       2.912.039    3.146.326    3.004.644    2.862.962
lancar
Jumlah aset             1.896.052       3.384.629    3.908.069    4.103.032    3.478.089
Page 81
                                                                                                Lampiran 5-2

PT STARGATE MINERAL ASIA
Proyeksi Posisi Keuangan
Disajikan dalam jutaan Rupiah
                             Proyeksi       Proyeksi      Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi
       Keterangan
                            31-Dec-24      31-Dec-25     31-Dec-26    31-Dec-27    31-Dec-28

Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha                       2.567        37.216       447.451      317.115      316.124
Akrual                            8.662         8.662         8.662        8.662        8.662
Utang pajak                         428           428           428          428          428
Jumlah liabilitas jangka
                                11.657        46.305       456.540      326.205      325.214
pendek
Liabilitas jangka panjang
Jumlah liabilitas jangka
                            1.929.506      3.383.435     3.197.574    2.981.829    1.798.976
panjang
Jumlah liabilitas           1.941.163      3.429.740     3.654.115    3.308.034    2.124.190
Ekuitas
Modal saham                       3.000         3.000         3.000        3.000        3.000
Tambahan modal disetor            1.638         1.638         1.638        1.638        1.638
Laba ditahan                    (49.749)      (49.749)      249.316      790.360    1.349.261
Jumlah ekuitas                  (45.111)     (45.111)      253.954      794.998    1.353.899
Jumlah liabilitas &
                            1.896.052      3.384.629     3.908.069    4.103.032    3.478.089
ekuitas
Page 82
                                                                                  Lampiran 6

PT UNITED TRACTORS Tbk
Perhitungan Pendapatan Bunga
Disajikan dalam USD
Penarikan pinjaman                   198.000.000
Tingkat bunga                               6,96%
Tenor                                           5 Tahun
                                                                   Pendapatan
                     Pinjaman       Angsuran          Pokok
                                                                     bunga
      31-Dec-23
      01-Jan-24      198.000.000
             1       189.638.152      11.807.741       8.361.848      3.445.893
             2       181.130.778      11.807.741       8.507.374      3.300.368
             3       172.475.346      11.807.741       8.655.432      3.152.309
             4       163.669.280      11.807.741       8.806.067      3.001.675
             5       154.709.957      11.807.741       8.959.323      2.848.418
             6       145.594.711      11.807.741       9.115.246      2.692.495
             7       136.320.827      11.807.741       9.273.884      2.533.858
             8       126.885.545      11.807.741       9.435.282      2.372.460
             9       117.286.057      11.807.741       9.599.489      2.208.253
            10       107.519.503      11.807.741       9.766.553      2.041.188
            11        97.582.978      11.807.741       9.936.526      1.871.216
            12        87.473.522      11.807.741      10.109.456      1.698.285
            13        77.188.126      11.807.741      10.285.396      1.522.345
            14        66.723.728      11.807.741      10.464.398      1.343.344
            15        56.077.214      11.807.741      10.646.515      1.161.226
            16        45.245.412      11.807.741      10.831.801        975.940
            17        34.225.100      11.807.741      11.020.313        787.429
            18        23.012.995      11.807.741      11.212.105        595.637
            19        11.605.760      11.807.741      11.407.235        400.507
            20                (0)     11.807.741      11.605.760        201.981
                                    236.154.824     198.000.000     38.154.824
Page 83
                                                                                   Lampiran 7
PT UNITED TRACTORS Tbk
Perhitungan Pendapatan Bunga
Disajikan dalam USD
Rata-rata tingkat suku bunga pasar
Penarikan pinjaman                    198.000.000
Tingkat bunga                                5,80%
Tenor                                            5 Tahun
                                                                    Pendapatan
                   Pinjaman          Angsuran          Pokok
                                                                      bunga
      31-Dec-23
      01-Jan-24    198.000.000
             1     189.395.108         11.475.892       8.604.892      2.871.000
             2     180.665.445         11.475.892       8.729.663      2.746.229
             3     171.809.202         11.475.892       8.856.243      2.619.649
             4     162.824.543         11.475.892       8.984.659      2.491.233
             5     153.709.607         11.475.892       9.114.936      2.360.956
             6     144.462.504         11.475.892       9.247.103      2.228.789
             7     135.081.318         11.475.892       9.381.186      2.094.706
             8     125.564.105         11.475.892       9.517.213      1.958.679
             9     115.908.893         11.475.892       9.655.213      1.820.680
            10     106.113.680         11.475.892       9.795.213      1.680.679
            11      96.176.436         11.475.892       9.937.244      1.538.648
            12      86.095.102         11.475.892      10.081.334      1.394.558
            13      75.867.589         11.475.892      10.227.513      1.248.379
            14      65.491.777         11.475.892      10.375.812      1.100.080
            15      54.965.516         11.475.892      10.526.261        949.631
            16      44.286.623         11.475.892      10.678.892        797.000
            17      33.452.887         11.475.892      10.833.736        642.156
            18      22.462.062         11.475.892      10.990.825        485.067
            19      11.311.870         11.475.892      11.150.192        325.700
            20               0         11.475.892      11.311.870        164.022
                                     229.517.842     198.000.000     31.517.842
Page 84
                                                                                   Lampiran 8
PT UNITED TRACTORS Tbk
Perhitungan Sensitivitas Pendapatan Bunga Pasar
Disajikan dalam USD
Sensitivitas naik 5%
Penarikan pinjaman                    198.000.000
Tingkat bunga                                6,09%
Tenor                                            5 Tahun
                                                                    Pendapatan
                       Pinjaman      Angsuran          Pokok
                                                                      bunga
      31-Dec-23
      01-Jan-24        198.000.000
             1         189.456.299     11.558.251       8.543.701      3.014.550
             2         180.782.519     11.558.251       8.673.779      2.884.472
             3         171.976.682     11.558.251       8.805.838      2.752.414
             4         163.036.775     11.558.251       8.939.906      2.618.345
             5         153.960.759     11.558.251       9.076.016      2.482.235
             6         144.746.560     11.558.251       9.214.199      2.344.053
             7         135.392.075     11.558.251       9.354.485      2.203.766
             8         125.895.168     11.558.251       9.496.907      2.061.344
             9         116.253.671     11.558.251       9.641.497      1.916.754
            10         106.465.381     11.558.251       9.788.289      1.769.962
            11          96.528.065     11.558.251       9.937.316      1.620.935
            12          86.439.454     11.558.251      10.088.612      1.469.640
            13          76.197.243     11.558.251      10.242.211      1.316.041
            14          65.799.095     11.558.251      10.398.148      1.160.103
            15          55.242.635     11.558.251      10.556.460      1.001.791
            16          44.525.452     11.558.251      10.717.182        841.069
            17          33.645.101     11.558.251      10.880.351        677.900
            18          22.599.096     11.558.251      11.046.005        512.247
            19          11.384.916     11.558.251      11.214.180        344.071
            20                   0     11.558.251      11.384.916        173.335
                                     231.165.028     198.000.000     33.165.028
Page 85
                                                                                Lampiran 8-1
PT UNITED TRACTORS Tbk
Perhitungan Sensitivitas Pendapatan Bunga Pasar
Disajikan dalam USD
Sensitivitas naik 10%
Penarikan pinjaman                 198.000.000
Tingkat bunga                             6,38%
Tenor                                         5 Tahun
                                                                 Pendapatan
                    Pinjaman       Angsuran         Pokok
                                                                   bunga
      31-Dec-23
      01-Jan-24     198.000.000
             1      189.517.154     11.640.946       8.482.846      3.158.100
             2      180.899.007     11.640.946       8.618.147      3.022.799
             3      172.143.400     11.640.946       8.755.607      2.885.339
             4      163.248.141     11.640.946       8.895.259      2.745.687
             5      154.211.003     11.640.946       9.037.138      2.603.808
             6      145.029.723     11.640.946       9.181.280      2.459.666
             7      135.702.001     11.640.946       9.327.722      2.313.224
             8      126.225.502     11.640.946       9.476.499      2.164.447
             9      116.597.853     11.640.946       9.627.649      2.013.297
            10      106.816.643     11.640.946       9.781.210      1.859.736
            11       96.879.422     11.640.946       9.937.220      1.703.725
            12       86.783.703     11.640.946      10.095.719      1.545.227
            13       76.526.957     11.640.946      10.256.746      1.384.200
            14       66.106.617     11.640.946      10.420.341      1.220.605
            15       55.520.071     11.640.946      10.586.545      1.054.401
            16       44.764.670     11.640.946      10.755.401        885.545
            17       33.837.721     11.640.946      10.926.949        713.996
            18       22.736.487     11.640.946      11.101.234        539.712
            19       11.458.188     11.640.946      11.278.299        362.647
            20                0     11.640.946      11.458.188        182.758
                                  232.818.918     198.000.000     34.818.918
Page 86
                                                                                     Lampiran 8-2

PT UNITED TRACTORS Tbk
Perhitungan Sensitivitas Pendapatan Bunga Pasar
Disajikan dalam USD
Sensitivitas turun 5%
Penarikan pinjaman                      198.000.000
Tingkat bunga                                  5,51%
Tenor                                              5 Tahun
                                                                      Pendapatan
                    Pinjaman           Angsuran          Pokok
                                                                        bunga
      31-Dec-23
      01-Jan-24         198.000.000
             1          189.333.581      11.393.869       8.666.419      2.727.450
             2          180.547.783      11.393.869       8.785.799      2.608.070
             3          171.640.960      11.393.869       8.906.823      2.487.046
             4          162.611.445      11.393.869       9.029.514      2.364.354
             5          153.457.549      11.393.869       9.153.896      2.239.973
             6          144.177.558      11.393.869       9.279.991      2.113.878
             7          134.769.736      11.393.869       9.407.823      1.986.046
             8          125.232.320      11.393.869       9.537.416      1.856.453
             9          115.563.527      11.393.869       9.668.793      1.725.075
            10          105.761.546      11.393.869       9.801.981      1.591.888
            11           95.824.542      11.393.869       9.937.003      1.456.865
            12           85.750.657      11.393.869      10.073.886      1.319.983
            13           75.538.003      11.393.869      10.212.653      1.181.215
            14           65.184.671      11.393.869      10.353.333      1.040.536
            15           54.688.721      11.393.869      10.495.950        897.919
            16           44.048.189      11.393.869      10.640.532        753.337
            17           33.261.084      11.393.869      10.787.105        606.764
            18           22.325.387      11.393.869      10.935.697        458.171
            19           11.239.051      11.393.869      11.086.336        307.532
            20                   (0)     11.393.869      11.239.051        154.818
                                       227.877.373     198.000.000     29.877.373
Page 87
                                                                                Lampiran 8-3

PT UNITED TRACTORS Tbk
Perhitungan Sensitivitas Pendapatan Bunga Pasar
Disajikan dalam USD
Sensitivitas turun 10%
Penarikan pinjaman                 198.000.000
Tingkat bunga                             5,22%
Tenor                                         5 Tahun
                                                                 Pendapatan
                    Pinjaman       Angsuran         Pokok
                                                                   bunga
      31-Dec-23
      01-Jan-24     198.000.000
             1      189.271.718     11.312.182       8.728.282      2.583.900
             2      180.429.532     11.312.182       8.842.186      2.469.996
             3      171.471.956     11.312.182       8.957.576      2.354.605
             4      162.397.483     11.312.182       9.074.473      2.237.709
             5      153.204.589     11.312.182       9.192.895      2.119.287
             6      143.891.727     11.312.182       9.312.862      1.999.320
             7      134.457.332     11.312.182       9.434.395      1.877.787
             8      124.899.819     11.312.182       9.557.514      1.754.668
             9      115.217.580     11.312.182       9.682.239      1.629.943
            10      105.408.988     11.312.182       9.808.592      1.503.589
            11       95.472.393     11.312.182       9.936.594      1.375.587
            12       85.406.126     11.312.182      10.066.267      1.245.915
            13       75.208.494     11.312.182      10.197.632      1.114.550
            14       64.877.783     11.312.182      10.330.711        981.471
            15       54.412.257     11.312.182      10.465.527        846.655
            16       43.810.155     11.312.182      10.602.102        710.080
            17       33.069.696     11.312.182      10.740.459        571.723
            18       22.189.074     11.312.182      10.880.622        431.560
            19       11.166.459     11.312.182      11.022.614        289.567
            20                0     11.312.182      11.166.459        145.722
                                  226.243.634     198.000.000     28.243.634

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.79 MB
Published1 Jul 2024
Pages87
Characters159,617
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 69 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org United Tractors Tbk p.21 ×84
linked org PT Pamapersada Nusantara p.21 ×9
linked org PT Stargate Mineral Asia p.21 ×10
linked org PT Danusa Tambang Nusantara p.22 ×5
linked person Chiew Sin Cheok · Komisaris p.30 ×3
linked person Vilihati Surya · Direktur p.30 ×2
linked person Djony Bunarto Tjondro p.30 ×3
linked person Djoko Pranoto Santoso p.30 ×2
linked person Benjamin Herrenden p.30 ×2
linked person Paulus Bambang p.30 ×2
linked person Bruce Malcolm Cox p.30
linked person Loudy Irwanto Ellias p.30 ×3
linked person Idot Supriadi p.30 ×2
linked person Iwan Hadiantoro p.30 ×4
linked person Widjaja Kartika p.30 ×3
linked org Astra International Tbk p.32 ×8
linked person Hendra Hutahean p.33 ×3
linked person Ari Sutrisno p.33 ×2
linked org PINDO DELI p.71
linked org JAYA SWARASA AGUNG TBK p.71 ×4
possible person Gidion Hasan · Presiden Komisaris p.30 ×3
possible person Rudy p.30
possible person Franciscus Xaverius p.30 ×5
possible org Bursa Efek Indonesia p.38
possible — Jardine Cycle & Carriage p.39 ×2
possible org Suparma Tbk p.71 ×4
unresolved org KJPP Nirboyo Adiputro p.21 ×4
unresolved org Dewi Apriyanti & Rekan p.21 ×4
unresolved person Penilai Publik Satya Bima Nugraha p.21
unresolved org KJPP NDR p.21 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.21
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.21
unresolved — Telepon/Faks p.22
unresolved person Yudistira p.22 ×2
unresolved org PT Anugerah Surya Pacific Resources p.22 ×5
unresolved person Ramandhika p.25
unresolved person Inge Teja p.25
unresolved person Sofi Christiana p.25
unresolved org Tanudiredja p.26 ×2
unresolved org Rintis & Rekan p.26 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.26 ×9
unresolved person Jose Dima Satria S.H. · Notaris p.30 ×5
unresolved person Bruce Malcom Cox · Komisaris Independen p.30
unresolved — Loudy Irwanto Elli · Direktur p.30 ×2
unresolved org PT Pamapersada Nusantara Susunan p.33
unresolved org PT Danusa Tambang Nusantara Susunan p.33
unresolved org PT Stargate Mineral Asia Susunan p.34
unresolved org PT Inter Astra Motor Works p.38
unresolved person Djojo Muljadi p.38
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.38 ×2
unresolved org PT United Tractors. Anggaran Dasar p.38
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.38 ×6
unresolved person Jose Dimas Satria p.38
unresolved org Carriage Ltd p.39 ×2
unresolved org Jardine Matheson Hodings Ltd. p.39
unresolved org PT Pamapersada Nusantara PAMA p.39
unresolved person Rukmasanti Hardjasatya · Notaris p.39
unresolved org PT Danusa Tambang Nusantara DTN p.40
unresolved person Marianne Vincentia Hamdani · Notaris p.40
unresolved org Kementerian p.40
unresolved org PT Stargate Mineral Asia SMA p.40
unresolved person Vini Suhastini p.40
unresolved org Bank Indonesia. Inflasi p.42
unresolved org Nickel Industries Limited p.43
unresolved org PT MTN I p.71
unresolved org PT STARGATE MINERAL ASIA Proyeksi Laba Rugi Disajikan p.79
unresolved org PT STARGATE MINERAL ASIA Proyeksi Posisi Keuangan Disajikan p.80 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 4936 ms 12 Sep 2026 23:01
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result