Back to announcement
20240628_SMSM_Laporan Informasi dan Fakta Material_31676966_lamp5.pdf
Asset transaction Needs review SMSMSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 56
Page 1 OCR 0.925
Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALIVI/2024 LAPORAN PENILAIAN PROPERTI TANAH KOSONG SERTA TANAH DAN BANGUNAN EDDY HARTONO yang berada di Komplek ADR dan Jalan Veteran, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten Nama Pemberi Tugas : PT SELAMAT SEMPURNA Tbk Wakil Pemberi Tugas: 1. Bapak Ang Andri Pribadi 2. Bapak Jacob Djailani KJPP ISKANDAR DAN REKAN JAKARTA 2024
Page 2 OCR 0.931
Kantor Jasa Penilai Publik ISKANDAR DAN REKAN Registered Property & Business Valuer Wilayah Kerja Seluruh Indonesia Izin Usaha KJPP No. 2.13.0118 CERTIFICATE OF APPRAISAL Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/V1/2024 Jakarta, 07 Juni 2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALNVI/2024 Kepada Yth, PT SELAMAT SEMPURNA Tbk Jalan Kapuk Kamal 88 Kamal Muara, Penjaringan Jakarta Utara, DKI Jakarta Dengan hormat, Perihal : Laporan Penilaian Properti Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan Eddy Hartono Kami telah mengadakan peninjauan serta pemeriksaan atas properti tertentu yang identifikasi jenis properti dan penunjukan lokasinya dari Pemberi Tugas, guna mengungkapkan suatu pendapat atas nilai ekonomis dari properti tersebut yang akan dipergunakan untuk tujuan Jual — Beli (Transfer of Ownership). Laporan penilaian ini meliputi penilaian atas properti yang berupa : Properti #1 Tanah Kosong yang terletak di Komplek ADR, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Properti #2 Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal yang terletak di Jalan Veteran, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Dengan mempertimbangkan seluruh informasi yang relevan dan hasil analisis yang telah dilakukan serta pendekatan penilaian yang digunakan, maka kami berpendapat bahwa nilai properti tersebut pada tanggal 31 Desember 2023 adalah: Nilai Pasar : Rp. 4.730.000.000, - (EMPAT MILIAR TUJUH RATUS TIGA PULUH JUTA RUPIAH ) Hasil penilaian ini untuk dipergunakan sesuai dengan tujuan penggunaan laporan penilaian, dan kami tidak mengambil tanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan atas penggunaan laporan ini yang bertentangan dengan komentar, penjelasan, asumsi dan kondisi pembatas yang tercantum di dalam laporan ini. Sertifikat Penilaian (Certificate of Appraisal) ini merupakan bagian yang tidak terpisah (integral) dari laporan penilaian. Hormat kami, Penilai Properi/set dan Bisnis MAPPI No. 10-5-02670 RMK-2017.00316 IPP Menkeu No. P-1. 13.00355 'STTD OJK No: STTD.PPB-33/PJ-1/PM.02/2023
Page 3 OCR 0.958
SURAT REPRESENTASI (REPRESENTATION LETTER) Jakarta, 01 Februari 2024 Kepada Yth, KJPP ISKANDAR DAN REKAN Graha IDR, Komplek Rukan Malaka Country Estate Jalan Malaka Merah II No. 5-6, Pondok Kopi Jakarta Timur u.p. Bapak Radithe Pramudito, S.E.. M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.) Rekan Dengan Hormat, Perihal: Surat Pernyataan atas Penilaian Properti dan Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi Pembelian Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan milik EDDY HARTONO oleh PT SELAMAT SEMPURNA Tbk yang dibuat sesuai dengan Proposal/Kontrak Perjanjian Kerja No. 023.1/IDR/DO.2/Pr-BFO/II/2024 tanggal 01 Februari 2024 dan Adendumnya (jika ada) Kami PT SELAMAT SEMPURNA Tbk selaku Pemberi Tugas telah menugaskan KJPP ISKANDAR DAN REKAN (selanjutnya disebut IDR) untuk melakukan penilaian dan membuat laporan penilaian yang ditujukan kepada PT SELAMAT SEMPURNA Tbk untuk Pengguna Laporan PT SELAMAT SEMPURNA Tbk dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sesuai dengan perihal tersebut di atas, dengan diterbitkannya laporan penilaian, dengan ini kami menyatakan: a. Bahwa seluruh informasi dan pernyataan baik secara lisan maupun tulisan serta dokumen baik dalam bentuk asli, copy dan/atau salinan antara lain identifikasi jenis properti dan penunjukan lokasi yang kami sampaikan kepada IDR yang kemudian dituangkan dalam bentuk laporan adalah benar-benar berasal dari kami akurat, lengkap dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya serta tidak mengalami perubahan lagi sampai dengan dikeluarkannya laporan tersebut b. Bahwa atas isi dan segala sesuatu yang terdapat dalam laporan tersebut kami, memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada IDR termasuk di dalamnya anggota Rekan (Partner) dan seluruh staf yang ada dari tuntutan kerugian harta, gugatan dan tanggung jawab dalam bentuk apapun juga baik secara sendiri-sendiri maupun institusi yang timbul secara langsung maupun tidak langsung oleh karena laporan penyampaian informasi atas dokumen-dokumen, pernyataan-pernyataan dan keterangan-keterangan baik dalam bentuk asli, copy dan/atau salinan dari kami. C. Bahwa apabila kami memberikan konfirmasi yang tidak benar baik secara lisan maupun tertulis maka IDR tidak bertanggung jawab atas laporan yang diterbitkan. d. Bahwa laporan yang diberikan oleh IDR kepada kami bersifat rahasia dan diperuntukan oleh dan antara pihak-pihak yang terkait dan/atau mempunyai kepentingan di dalamnya berikut Kontrak. Demikian pernyataan dari kami atas dikeluarkannya laporan tersebut oleh IDR. Pemberi Tugas menjamin bahwa orang yang berwenang dan sah mewakili Pemberi Tugas dalam menandatangani surat pernyataan ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan anggaran dasar Pemberi Tugas. Hormat kami, Pemberi Tugas, PT SELAMAT SEMPURNA Tbk Nama Jabatan Tanggal
Page 4 OCR 0.932
Kantor Jasa Penilai Publik ISKANDAR DAN REKAN Registered Property & Business Valuer Wilayah Kerja Seluruh Indonesia Izin Usaha KJPP No. 2.13.0118 41663 Kantor Pusat Graha IDR, Komplek Rukan Malaka Country Estate Jl. Malaka Merah II No. 5-6:7, Jakarta 13460, Indonesia Telepon : 62 21 866 111 48-49, 021-866 109 19 Fax: 462 21866 111 50 e-mail: admin@kippiskandardanrekan.com website : www:kjppiskandardanrekan.com Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/11V1/2024 Jakarta, 07 Juni 2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/VI/2024 Kepada Yth, PT SELAMAT SEMPURNA Tbk Jalan Kapuk Kamal 88 Kamal Muara, Penjaringan Jakarta Utara, DKI Jakarta Dengan Hormat, Perihal : Laporan Penilaian Properti Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan Eddy Hartono Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (IDR atau Penilai atau Kami) telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No. 772/KM.1/2013 tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat No. S-774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No. STTD.PPB-33/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 06 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal. Sesuai dengan penugasan yang diterima, IDR telah melakukan penilaian properti, sebagaimana diuraikan dalam laporan ini. 1. Status Penilai Penilai adalah IDR yang telah memperoleh izin Penilai dari Menteri Keuangan yang dalam menjalankan tugas profesinya dilaksanakan oleh para Penilai di bawah naungan IDR. Para Penilai menjalankan tugas masing-masing sesuai dengan tanggung jawabnya di bawah koordinasi Penilai berizin yang menandatangani laporan. Seluruh Penilai, Ahli dan Staf Pelaksana yang bertanda tangan dalam laporan ini adalah satu kesatuan tim dalam penugasan penilaian. Tanggung jawab Penilai sebagai individu dipisahkan dari Penilai sebagai Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dan tanggung jawab Penilai sebagai individu tidak menjadi tanggung jawab KJPP secara keseluruhan. Penilai dalam posisi untuk memberikan penilaian objektif dan tidak memihak serta tidak mempunyai potensi benturan kepentingan dengan subjek dan/atau objek penilaian. Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian dan dapat menggunakan bantuan tenaga ahli/profesional di luar IDR sesuai dengan kebutuhan penugasan dengan seizin dari Pemberi Tugas. 2. Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan 21. Pemberi Tugas Nama Pemberi Tugas 1. PT SELAMAT SEMPURNA Tbk Diwakili oleh: Bapak Ang Andri Pribadi Bidang Usaha 1 Produksi Suku Cadang Otomotif dan Mesin Industri Alamat - Jalan Kapuk Kamal 88, Kamal Muara, Penjaringan Jakarta Utara, DKI Jakarta 14470 Nomor Telepon/Fax 1 (021) 6610033 EmailWebsite 1 Tidiana.widjojo@adr-group.com / www.smsm.co.id
Page 5 OCR 0.941
3, 2.2. Pengguna Laporan Pengguna laporan penilaian adalah PT SELAMAT SEMPURNA Tbk dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Maksud dan Tujuan Penilaian Maksud penilaian adalah untuk memberikan opini independen atas Nilai Pasar untuk setiap properti objek penilaian dengan tujuan penilaian untuk Jual-Beli (Transfer of Ownership). Dasar Penugasan Penugasan berdasarkan proposal/kontrak perjanjian kerja yang telah disepakati bersama antara PT SELAMAT SEMPURNA Tbk (Pemberi Tugas) dengan IDR (Penerima Tugas) No. 023.1/IDR/DO.2/Pr-BFO/!1/2024 tanggal 01 Februari 2024 yang telah disetujui oleh Pemberi Tugas sehingga sesuai dengan laporan ini. Objek Penilaian dan Hak Kepemilikan Identifikasi jenis properti dan penunjukan lokasi objek penilaian berasal dari Pemberi Tugas. Nilai dari suatu aset dalam penggunaannya sering tergantung kepada aset lainnya, oleh karena itu dalam penilaian perlu ditetapkan unit penilaian (agregasi) yang merupakan keterkaitan atau hubungan objek penilaian dengan aset lainnya yang dapat memengaruhi nilai objek penilaian. Penggunaan aset menunjukan adanya manfaat dari aset dan nilai aset dicerminkan oleh manfaatnya yang secara ekonomis diungkapkan dalam satuan mata uang (Rupiah, USD, dll). Manfaat dari aset sangat tergantung dari hubungannya dengan aset lain dan hubungan tersebut sangat menentukan nilai ekonomis aset. Dengan demikian, nilai ekonomis aset objek penilaian sangat tergantung dari agregasi aset objek penilaian. Penilai mengidentifikasi hubungan aset objek penilaian dengan aset lain berdasarkan kondisi objektif penggunaan aset objek penilaian. 'Agregasi objek penilaian terhadap hubungan dengan aset lain berdasarkan hasil identifikasi adalah sebagai berikut: n Identifikasi n Aa Objek i Unit Penilaian No. 2g! Lokasi Hubungan dengan . Penilaian Aset Lain (Agregasi) 1 Tanah Kosong Komplek ADR, Desa | Objek penilaian tidak | Objek penilaian dinilai Kadu Jaya, Kecamatan | berhubungan secara individual sebagai Curug, Kabupaten | dengan aset lain. aset tunggal Tangerang, Provinsi Banten 2 Tanah dan | Jalan Veteran, Desa | Objek penilaiantidak | Objek penilaian dinilai Bangunan Eks. | Kadu Jaya, Kecamatan | berhubungan secara individual sebagai Rumah Tinggal | curug, Kabupaten | dengan aset lain. aset tunggal. Tangerang, Provinsi Banten Rincian jumlah/volume satuan serta bentuk hak dan status kepemilikan dan klasifikasi aset setiap objek penilaian disajikan dalam laporan setiap properti objek penilaian. Sifat hubungan kepemilikan setiap objek penilaian dengan Pemberi Tugas disajikan dalam laporan setiap properti objek penilaian. Tanggal Penilaian (Cut-Off Date) Tanggal penilaian ditetapkan pada tanggal laporan keuangan terakhir yaitu per tanggal 31 Desember 2023 dan inspeksi dilakukan pada tanggal 22 Maret 2024. Penilaian Properti Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/1DR/DO.2/ALVV/2024
Page 6 OCR 0.957
Diasumsikan sejak tanggal penilaian hingga tanggal inspeksi tidak ada perubahan lingkungan sekitar dan kondisi properti termasuk kondisi hunian dan penggunaanya. Jenis Mata Uang Jenis mata uang yang digunakan dalam penilaian ini disajikan dalam Rupiah. Dasar Nilai Dasar nilai adalah suatu pernyataan dari asumsi pengukuran. Dasar nilai dapat masuk dalam salah satu dari tiga kategori utama: a. Menunjukkan harga yang paling mungkin dapat dicapai dalam hipotesis pertukaran di pasar bebas dan terbuka. b. Menunjukkan manfaat yang diperoleh seseorang atau suatu entitas atas kepemilikan suatu aset Cc. Menunjukkan harga yang layak disepakati antara dua pihak tertentu untuk pertukaran suatu aset. Dasar nilai yang digunakan harus sesuai dengan tujuan penilaian, jika terdapat penyimpangan akan diungkapkan dalam laporan. Dasar nilai yang digunakan adalah Nilai Pasar. Definisi dan Istilah Definisi dan istilah-istilah yang digunakan adalah: Properti adalah konsep hukum yang mencakup kepentingan, hak dan manfaat yang berkaitan dengan suatu kepemilikan. Properti terdiri atas hak kepemilikan, yang memberikan hak kepada pemilik untuk suatu kepentingan tertentu (specific interest) atau sejumlah kepentingan atas apa yang dimilikinya. Oleh karena itu, kita wajib memperhatikan konsep hukum dari properti yang meliputi segala sesuatu yang merupakan konsep kepemilikan atau hak dan kepentingan yang bernilai, berbentuk benda atau bukan (corporeal or non corporeal), berwujud atau tidak berwujud, dapat dilihat atau tidak, yang memiliki nilai tukar atau yang dapat membentuk kekayaan. (SPI Edisi VII, KPUP Butir 2.2). Aset Operasional adalah aset yang digunakan dalam operasional perusahaan yang digunakan secara berkelanjutan (Peraturan OJK No. 28/POJK.04/2021 Pasal 1 Angka 12). Aset Non Operasional adalah aset yang terpisahkan dari operasional perusahaan yang terdiri atas aset yang akan dipakai pada masa yang akan datang, aset surplus, atau aset investasi (Peraturan OJK No. 28/POJK.04/2021 Pasal 1 Angka 13). Harga adalah sejumlah uang yang diminta, ditawarkan atau dibayarkan untuk suatu aset. Karena kemampuan keuangan, motivasi atau kepentingan khusus dari pembeli atau penjual, harga yang dibayarkan mungkin berbeda dengan nilai dari aset tersebut berdasarkan anggapan pihak lain (SPI Edisi VII, KPUP Butir 4.2). Biaya adalah sejumlah uang yang diperlukan untuk memperoleh atau menciptakan suatu aset. Ketika aset telah diperoleh atau diciptakan biaya merupakan suatu fakta. Harga berhubungan dengan biaya, karena harga yang dibayar untuk suatu aset menjadi biaya bagi pembeli (SPI Edisi VII, KPUP Butir 4.3). Nilai adalah suatu opini dari manfaat ekonomi atas kepemilikan aset atau harga yang paling mungkin dibayarkan untuk suatu aset dalam pertukaran, sehingga nilai bukan merupakan fakta. Aset diartikan juga sebagai barang dan jasa. Nilai dalam pertukaran adalah suatu harga hipotesis, dimana hipotesis dari nilai diestimasi dan ditentukan oleh tujuan penilaian pada waktu tertentu, Nilai bagi pemilik adalah suatu estimasi dari manfaat yang akan diperoleh pihak tertentu atas suatu kepemilikan atau dikenal juga sebagai Nilai dalam Penggunaan (SPI Edisi VII, KPUP Butir 4.4). Nilai adalah suatu opini dari manfaat ekonomi atas kepemilikan aset atau harga yang paling mungkin dibayarkan untuk suatu aset dalam pertukaran pada tanggal penilaian (Peraturan OJK No. 28/POJK.04/2021 Pasal 1 Angka 6). Penilaian Properti Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono dii 1 Laporan No. 00162/2.0118-00/P/04/0355/1/V/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/V/2024
Page 7 OCR 0.945
10. Kante: Jasa f aji ISKANDAR Pesizmed Proper & Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan (Peraturan OJK No. 28/POJK.04/2021 Pasal 1 Angka 7). Nilai Pasar didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar untuk penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan (SPI Edisi VII, SPI 101 Butir 3.1). Penggunaan Tertinggi dan Terbaik (Highest and Best Use) didefinisikan sebagai penggunaan yang paling mungkin dan optimal dari suatu aset, yang secara fisik dimungkinkan, telah dipertimbangkan secara memadai, secara hukum diizinkan, secara finansial layak dan menghasilkan nilai tertinggi dari aset tersebut (SPI Edisi VII, SPI KPUP Butir 10.1). Tenaga Ahli adalah orang yang mempunyai keahlian dan kualifikasi pada suatu bidang tertentu di luar ruang lingkup kegiatan penilaian dan tidak bekerja pada kantor jasa penilai publik (Peraturan OJK No. 28/POJK.04/2021 Pasal 1 Angka 26). Pemberi Tugas adalah orang atau badan yang memberi instruksi kepada Penilai termasuk di dalamnya direksi perusahaan atau pejabatnya, atau penasihat profesionalnya, contact person ataupun yang ditugaskan mewakilinya. Ruang Lingkup Penilaian Ruang lingkup penilaian mencakup: a. Identifikasi masalah (identifikasi batasan, tujuan dan objek, definisi penilaian dan tanggal penilaian), b. Pengumpulan data dan wawancara, c. Analisis data, d. Estimasi nilai dengan menggunakan pendekatan penilaian, e. Penulisan laporan. 11. Tingkat Kedalaman Investigasi a. Informasi status hak objek penilaian sesuai dengan dokumen bukti hak kepemilikan yang diperoleh dari Pemberi Tugas dan Penilai tidak melakukan penyelidikan atas keabsahan dokumen-dokumen tersebut. b. Untuk tujuan penilaian tersebut, tidak ada pembatasan dalam melakukan inspeksi, pemeriksaan, perhitungan dan analisis dalam penilaian. Jika terdapat pembatasan akan diungkapkan dalam laporan penilaian. Penilai mempertimbangkan kondisi objek penilaian, namun demikian Penilai tidak berkewajiban untuk memeriksa bagian-bagian yang tertutup, tidak terlihat dan tidak dapat terjangkau, selain itu Penilai tidak memberikan jaminan bila ada pelapukan rayap, gangguan lainnya atau kerusakan lain yang tidak terlihat. Kondisi-kondisi yang tidak wajar yang tersembunyi yang membuat efek negatif terhadap nilai tidak menjadi tanggung jawab Penilai. c. Informasi luas tapak, luas bangunan dan pengembangan lainnya diperoleh dari Pemberi Tugas dan dapat diverifikasi oleh Penilai yang kemudian memperoleh konfirmasi dari Pemberi Tugas. d. Informasi spesifikasi, kondisi bangunan dan pengembangan lainnya diperoleh dari Pemberi Tugas dan dapat diverifikasi oleh Penilai yang kemudian memperoleh konfirmasi dari Pemberi Tugas. Penilaian Properti Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono lv ! Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/V//2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALNVI/2024
Page 8 OCR 0.954
e. Informasi mengenai jenis, spesifikasi dan ada/tidaknya utilitas bangunan diperoleh dari Pemberi Tugas dan dapat diverifikasi oleh Penilai yang kemudian memperoleh konfirmasi dari Pemberi Tugas. f. Informasi mengenai kondisi (daya dukung) tanah dan pondasi (yang relevan) diperoleh dari Pemberi Tugas dan dapat diverifikasi oleh Penilai namun apabila tidak terlihat dan tidak dapat diverifikasi maka sesuai yang diinformasikan oleh Pemberi Tugas. 9. Informasi ada atau tidaknya potensi risiko lingkungan baik aktual maupun potensial yang dapat memengaruhi hasil penilaian diperoleh dari Pemberi Tugas dan dapat diverifikasi oleh Penilai yang kemudian memperoleh konfirmasi dari Pemberi Tugas, apabila tidak terlihat dan tidak dapat diverifikasi maka sesuai yang diinformasikan oleh Pemberi Tugas. h. Informasi mengenai ketentuan tata ruang diperoleh dari Dinas terkait atau dari pengamatan lingkungan sekitar yang kemudian memperoleh konfirmasi dari Pemberi Tugas. i. Data pasar cukup tersedia dan dapat diverifikasi oleh Penilai yang kemudian memperoleh konfirmasi dari Pemberi Tugas. j. Penilaian berdasarkan unit penilaian (agregasi) dan/atau berdasarkan kelompok fisik sesuai daya gunanya dan merupakan satu kesatuan lengkap. k. Apabila Penilai mengalami keterbatasan akses saat inspeksi, misalnya tidak dapat memasuki objek penilaian, sehingga Penilai tidak mengetahui mengenai jumlah/luas, spesifikasi jenis dan kondisi objek penilaian, di mana data mengenai jumlah/luas, spesifikasi jenis dan kondisi objek penilaian tersebut diperoleh dari Pemberi Tugas, maka Pemberi Tugas bertanggung jawab atas kebenaran data/informasi tersebut. Hasil penilaian dapat berbeda jika data/informasi tersebut tidak sesuai dengan keadaan sesungguhnya. |. Apabila pelaksanaan inspeksi lapangan tidak dapat dilakukan karena keberadaan objek penilaian tidak diketahui, maka penugasan ini tidak dapat diteruskan atau batal. m. Apabila terdapat batasan tingkat kedalaman investigasi, misalnya dilakukannya inspeksi secara sampling, akan kami ungkapkan dalam laporan penilaian setiap properti objek penilaian. n. Hal-hal yang berbeda secara signifikan dari tingkat kedalaman investigasi, akan dinyatakan dan dicantumkan dalam laporan secara tertulis. 12. Sifat Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan Informasi yang dapat dipercaya dari pihak lain dapat bersumber dari Badan Pertanahan Nasional, Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), Damodaran, Bloomberg, Penilai Harga Efek Indonesia, Asosiasi Profesi Penilai. Informasi yang dinyatakan tanpa menyebutkan sumbernya merupakan hasil penelaahan Penilai terhadap data yang ada, pemeriksaan atas dokumen ataupun keterangan dari instansi pemerintah yang berwenang. 13. Asumsi — Asumsi dan Kondisi Pembatas 13.1. Asumsi dan Asumsi Khusus a, Legalitas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses penilaian adalah benar dan tidak menyesatkan. b. Data dan informasi yang relevan yang diperoleh dari sumber yang layak adalah benar dan tidak menyesatkan. c. Pemberi Tugas telah memberikan informasi yang lengkap mengenai objek penilaian dan tidak ada hal-hal yang disembunyikan yang dapat berpengaruh secara signifikan terhadap kesimpulan nilai. Penilaian Properti Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono v | | Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/V//2024 | File No. 049.5/IDR/DO.2/ALNVN2024
Page 9 OCR 0.932
41663) « Jasa Pora #ubalk Ai) ISKANDAR DAN REK Pegmes Proser 6 ush d. Penilai beranggapan bahwa bagian-bagian properti yang tidak diinspeksi tidak memiliki kerusakan yang berarti dan tidak menyebabkan perubahan nilai. e. Objek penilaian diasumsikan tidak dibangun dengan material ataupun mengandung material yang bersifat merusak dan berbahaya, yang menyebabkan pencemaran lingkungan yang berpengaruh terhadap kesimpulan nilai. f. Asumsi Khusus adalah asumsi yang berbeda dengan fakta yang sebenarnya pada tanggal penilaian. Jika terdapat asumsi khusus akan diungkapkan dalam laporan penilaian. 9. Jika objek penilaian disewakan kepada pihak lain diasumsikan masa sewa telah habis pada tanggal penilaian. 13.2. Kondisi dan Syarat Pembatas a. Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion. b. Penilai melakukan pemeriksaan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses penilaian. c. Penilai bertanggung jawab atas laporan penilaian dan kesimpulan nilai akhir. d. Penilai memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari Pemberi Tugas. e. Penilai tidak melakukan penyelidikan atas legalitas/status hukum dokumen- dokumen yang digunakan dalam proses penilaian. Adalah bukan tugas Penilai untuk melakukan uji tuntas (due diligence) dari aspek hukum atas catatan publik serta catatan kepemilikan. f. Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (Fiduciary Duty), jika penilaian menggunakan proyeksi keuangan. 9. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan. h. Laporan penilaian ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat memengaruhi operasional perusahaan. Data dan informasi diperoleh dari sumber yang dapat dipercaya j- Jika penilaian diperuntukan untuk kepentingan Pasar Modal, data dan informasi dalam penilaian bersumber dari atau divalidasi oleh Asosiasi Profesi Penilai (MAPPI). k. Penilai dibebaskan dari segala tuntutan dan kewajiban yang berkaitan dengan penggunaan laporan yang tidak sesuai dengan tujuan/kepentingan dari laporan penilaian. I. Data dan informasi yang diterima Penilai dari Pemberi Tugas adalah akurat dan benar serta dapat dipertanggungjawabkan, antara lain termasuk penunjukan letak lokasi tempat, spesifikasi jenis dan jumlah aset objek penilaian dan apabila data dan informasi tersebut tidak benar maka Pemberi Tugas membebaskan Penilai dari tanggung jawab atas hasil penilaian yang tidak tepat dikarenakan kesalahan tersebut. m. Uraian spesifikasi teknis objek penilaian yang dilaporkan hanya merupakan identifikasi saja dan objek penilaian yang dinilai merupakan satu kesatuan lengkap. n. Pemberi Tugas merujuk kepada seseorang, kelompok atau suatu entitas atau yang mewakilinya atau penasihat profesionalnya yang penugasan penilaiannya dilakukan IDR. Penilaian Properti Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono vi Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VV/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALNW2024
Page 10 OCR 0.942
W. Kara? da Buda ISK2 N Penimea Proper 8 Busi . Pengguna Laporan merujuk kepada seseorang, kelompok atau suatu entitas atau yang mewakilinya atau penasihat profesionalnya sebagai pengguna hasil penilaian yang didasarkan dari hasil perikatan penugasan antara IDR dan Pemberi Tugas. . Informasi yang telah diberikan oleh pihak lain termasuk informasi letak dan lokasi data pembanding dari pihak lain kepada Penilai seperti yang telah disebutkan dalam laporan penilaian dianggap layak dan dipercaya, tetapi Penilai tidak bertanggung jawab jika ternyata informasi yang diberikan itu terbukti tidak sesuai dengan hal yang sesungguhnya. Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi tersebut sepenuhnya adalah tanggung jawab Pemberi Tugas. . Setiap informasi yang berasal dari Data Pribadi yang diperoleh dan/atau digunakan Penilai dalam penugasan ini hanya digunakan untuk kepentingan sesuai tujuan penilaian, dan selanjutnya data dan informasi yang dimaksud dikecualikan sebagai Data Pribadi sebagaimana diatur dalam ketentuan dan perundang-undangan yang terkait Perlindungan Data Pribadi. Gambar, denah ataupun peta yang terdapat dalam laporan ini disajikan hanya untuk kemudahan visualisasi saja. Penilai tidak — melaksanakan survey/pemetaan/pengukuran dan tidak bertanggung jawab mengenai hal ini. . Pemberi Tugas secara tegas menyatakan akan membebaskan IDR dari segala tuntutan ganti rugi dari pihak lain, jika pihak lain menuntut IDR karena penugasan penilaian yang diberikan Pemberi Tugas kepada IDR. Laporan ini tidak sah jika tidak dibubuhi tanda tangan Pemimpin Rekan/Rekan dan stempel/seal perusahaan KJPP Iskandar dan Rekan serta tidak dapat dipertanggungjawabkan bilamana Pemberi Tugas tidak melunasi imbalan jasa atas pekerjaan penilaian ini. . Laporan ini bukan merupakan rekomendasi untuk melakukan atau tidak melakukan suatu transaksi sesuai dengan tujuan dalam laporan ini, dan laporan ini tidak terikat dengan transaksi yang dilakukan dan transaksi yang dilakukan adalah mutlak keputusan dari pihak-pihak yang bertransaksi. . Perbedaan kondisi yang mungkin terjadi antara tanggal penilaian dengan waktu penggunaan hasil penilaian dapat menurunkan relevansi opini nilai terhadap kebutuhan pengguna hasil penilaian, dikarenakan adanya perbedaan akses data dan informasi serta asumsi dan analisis penilaian. Apabila pengguna hasil penilaian menemukan kondisi tersebut, disarankan untuk menugaskan Penilai melakukan reviu terhadap penugasan yang telah dilaksanakan dan apabila dimungkinkan dan dibutuhkan, Penilai dapat melakukan penilaian ulang dengan mengulang kembali prosedur penilaian yang sebelumnya dilakukan, secara lebih lengkap. Proses dan prosedur tersebut harus dituangkan dalam penugasan yang berdiri sendiri dan berbeda dengan penugasan penilaian sebelumnya. Asumsi-asumsi dan kondisi pembatas ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan (integral) dari laporan penilaian. 14. Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi Siapapun kecuali Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan yang mendapat laporan ini atau tembusan daripadanya tidak ada hak untuk melakukan publikasi dan/atau menggunakan informasi baik secara keseluruhan ataupun sebagian dari laporan ini untuk keperluan apapun tanpa izin tertulis dari Penilai. 15. Tanggung Jawab Penilai terhadap Pihak Lain Penilai tidak bertanggung jawab terhadap pihak-pihak lain, kecuali kepada Pemberi Tugas yang tercantum dalam laporan penilaian. Penilaian Properti Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono vii ! Laporan No. 00162/2.0118-00/PI/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALNVN/2024
Page 11 OCR 0.949
16. Dalam menjalankan tugas profesinya, tanggung jawab Penilai sebagai individu harus dipisahkan dari Penilai sebagai Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Sehingga tanggung jawab Penilai sebagai individu tidak menjadi tanggung jawab KJPP secara keseluruhan (SPI Edisi VII 2018, KEPI butir 5.8.8.3). Konfirmasi bahwa Penilaian Dilakukan Berdasarkan SPI Laporan penilaian disusun berdasarkan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) & Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII 2018 dan Peraturan OJK No. 28/POJK.04/2021. . Pendekatan Penilaian, Pemilihan Pendekatan dan Alasan Penggunaannya UG, 17.2. Pendekatan Penilaian Pendekatan yang lazim digunakan dalam penilaian yaitu pendekatan pasar, pendekatan pendapatan dan pendekatan biaya. Semua pendekatan tersebut didasarkan pada prinsip ekonomi atau keseimbangan harga, antisipasi manfaat atau substitusi. Pendekatan Pasar adalah pendekatan penilaian yang menggunakan data transaksi atau penawaran atas properti yang sebanding dan sejenis dengan objek penilaian yang didasarkan pada suatu proses perbandingan dan penyesuaian. Pendekatan Pendapatan adalah pendekatan penilaian yang didasarkan pada pendapatan dan biaya dari objek penilaian per periode tertentu, yang dapat dihasilkan oleh objek penilaian yang kemudian dikapitalisasikan. Pendekatan Biaya adalah pendekatan penilaian untuk mendapatkan indikasi nilai objek penilaian berdasarkan biaya reproduksi baru (Reproduction Cost New) atau biaya pengganti baru (Replacement Cost New) pada tanggal penilaian setelah dikurangi dengan penyusutan. Pemilihan Pendekatan Penilaian dan Alasan Penggunaanya Ketersediaan data dan keadaan berkaitan dengan pasar atau properti itu sendiri yang akan menentukan pendekatan penilaian yang paling tepat dan relevan. Cara bagaimana suatu properti biasanya diperdagangkan di pasar membedakan penerapan pendekatan atau prosedur yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Pasar. Dengan mempertimbangkan ketersediaan data dan keadaan berkaitan dengan pasar dan properti serta cara bagaimana suatu properti biasanya diperdagangkan di pasar, maka untuk mengestimasi nilai objek penilaian digunakan pendekatan dan metode serta alasannya adalah sebagai berikut: Objek Penilaian Pendekatan Metode Alasan Penggunaan Tanah Kosong Pasar Perbandingan Data harga penawaran/transaksi data pasar dari properti pembanding yang sejenis dan sebanding dengan objek penilaian tersedia. Tanah dan Biaya Penjumlahan Tanah yang di atasnya berdiri Bangunan bangunan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Data harga penawaran/transaksi dari properti pembanding yang sejenis dan sebanding dengan objek penilaian tidak tersedia, dan sesuai dengan prinsip kontribusi nilai — objek penilaian adalah nilai tanah ditambahkan nilai bangunan. Estimasi nilai pasar tanah diperoleh melalui pendekatan pasar, mengingat harga penawaran/transaksi properti Penilaian Properti Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono viii Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/V1/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALN/2024
Page 12 OCR 0.926
pembanding tersedia dan indikasi
nilai pasar bangunan diperoleh
dengan pendekatan biaya dengan
pertimbangan biaya
pembuatan/penggantian baru
(Reproduction/Replacement — Cost
New. RCN), penyusutan (fisik,
fungsi dan ekonomis), umur
ekonomis dan kondisi dapat
ditentukan. Estimasi nilai diperoleh
dengan mengurangi RCN dengan
penyusutan.
Pendapatan Gross Income Merupakan properti yang
Multiplier (GIM) | menghasilkan pendapatan, baik
sudah beroperasi maupun belum
beroperasi ataupun digunakan
sendiri (owner occupied), di mana
tersedia data pasar penjualan dan
sewa properti yang sebanding dan
sejenis, serta harga sewa objek
penilaian diketahui.
Berdasarkan Surat Edaran OJK No. 33/SEOJK.04/2021 Romawi III Angka 4 Jenis
objek Penilaian properti yang dapat dilakukan penilaian dengan menggunakan 1
(satu) Pendekatan Penilaian, objek Penilaian berupa tanah kosong dapat dilakukan
Penilaian dengan menggunakan 1 (satu) Pendekatan Penilaian.
18. Proses Penilaian
18.1. Pendekatan Pasar
Pendekatan pasar digunakan untuk menilai setiap aset/properti objek penilaian yang
mempunyai data harga penawaran/transaksi dari properti pembanding yang sejenis
dan sebanding dengan objek penilaian.
Prosedur penilaian dengan pendekatan pasar, dengan cara membandingkan aset
yang dinilai dengan aset yang identik atau sebanding dan adanya informasi harga
transaksi atau penawaran.
Dalam penerapan perbandingan data pasar dipersyaratkan data pembanding cukup
tersedia dan harus sebanding dengan memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut:
« Data pembanding mempunyai peruntukan yang sama,
« Data pembanding tersedia cukup banyak untuk menganalisis,
» Data pembanding mempunyai banyak persamaan,
e Data pembanding relatif baru.
Data ini kemudian dianalisis dan dilakukan perbandingan terhadap perbedaan-
perbedaan antara properti yang sebanding, kemudian diadakan penyesuaian
berdasarkan faktor-faktor pembanding yang memengaruhi nilai properti.
Penyesuaian dilakukan dengan menghitung perbedaan kelebihan atau kekurangan
dalam bentuk persentase, antara lain:
s Jika data objek penilaian dan data properti pembanding sama, maka tidak
diperlukan penyesuaian,
e Jika data objek penilaian lebih unggul sebesar "x"Y- ("x" perseratus) dari data
properti pembanding, maka keunggulan sebesar "x"” ("x" perseratus) tersebut
ditambahkan kepada nilai properti pembanding: dan
e Jika data objek penilaian lebih buruk sebesar "x"95 ("x" perseratus) dari data
properti pembanding, maka kekurangan sebesar "x"Y6 (“x" perseratus) tersebut
dikurangkan dari nilai properti pembanding.
Penilaian Properti Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono ix
Laporan No. 00162/2.0118-00/PI/04/0355/1/VI/2024
File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/VI/2024
Page 13 OCR 0.913
Ki) Pendekatan biaya digunakan untuk menilai setiap aset/properti objek penilaian selain tanah. Dalam menilai aset selain tanah, prosedur penilaian dengan pendekatan biaya adalah: e Mengestimasi biaya reproduksi/pengganti baru (Reproduction/Replacement Cost New, RCN) berdasarkan harga pasar yang berlaku pada tanggal penilaian. « Menghitung jumlah penyusutan dari objek penilaian. # Nilai Pasar adalah RCN dikurangi dengan penyusutan. Untuk perhitungan RCN bangunan dengan harga satuan per meter persegi bangunan merupakan hasil analisis harga satuan bangunan berdasarkan biaya langsung dan tidak langsung serta pajak terkait dengan pembangunan bangunan, berdasarkan harga penawaran dari kontraktor bangunan sejenis dan sebanding dengan objek penilaian. Selain itu, sebagai referensi digunakan panduan terbaru dari MAPPI mengenai panduan Biaya dan Teknis Bangunan (BTB). Perhitungan penyusutan fisik dengan menggunakan metode umur ekonomis, dengan terlebih dahulu memperoleh data sebagai berikut: e Umur aktual, dengan cara menghitung jumlah tahun sejak properti selesai didirikan atau dibuat sampai dengan tanggal penilaian. # Umur efektif, dengan cara melakukan penyesuaian terhadap umur aktual berdasarkan kondisi dan kegunaan properti sesuai dengan kondisi terlihat (observed condition). Kondisi dan Kegunaan Properti referensi MAPPI adalah sebagai berikut: 18.2. Pendekatan Biaya Penyusutan isi Sea Umur (0) Kondisi dan Kegunaan Ekonomis (“) BARU 0-5 Baru, belum pernah digunakan, kondisi prima 95 — 100 SANGAT BAIK 6-15 Seperti baru, baru dipakai sebentar, belum memerlukan perbaikan 85-94 BAIK 16-35 Basa dipergunakan dan pernah dilakukan perbaikan, kondisi 65-84 WAJAR 36-60 Telah dipergunakan dan pernah dilakukan perbaikan, serta masih 40-64 memerlukan beberapa perbaikan minor CUKUP Telah dipergunakan dan pernah dilakukan perbaikan, serta masih 61-80 memerlukan beberapa perbaikan serta penggantian bagian yang 20-39 cukup penting BURUK Telah dipergunakan dan pernah dilakukan perbaikan, serta masih 81-95 | memerlukan beberapa perbaikan cukup banyak serta penggantian | '” 5-19 bagian pokok yang penting SANGAT BURUK (SCRAP) 96 - 100 an keadaan rusak, tidak dapat dipergunakan dan diperbaiki aa Penilaian Properti Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono x Laporan No. 00162/2.0118-00/PI/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/VI/2024
Page 14 OCR 0.905
O ISKANDAR DAN REK Renisatea Prorery & Prosedur perhitungan penyusutan fisik dengan menggunakan metode umur ekonomis adalah: # Menentukan umur ekonomis dan umur efektif objek penilaian: dan # Menentukan penyusutan dalam bentuk persentase dengan cara membagi umur efektif dengan umur ekonomis objek penilaian. Umur ekonomis/manfaat bangunan berdasarkan referensi MAPPI, adalah sebagai berikut: BANGUNAN RUMAH TINGGAL BANGUNAN HOTEL / MOTEL | 1 Bangunan kelas Sangat Sederhana 10 tahun 1 Bangunan Vilatidak bertingkat — 30 tahun! 2 Bangunan kelas Sederhana 20 tahun 2 Bangunan Villa / Hotel / Motel 40 tahun| 3 Bangunan kelas Menengah 30 tahun bertingkat « 4 lantai | 4 Bangunan kelas Menengah - Mewah 40 tahun 3 Bangunan Hotel/ Motel bertingkat 50 tahun 5 Bangunan kelas Mewah 50 tahun 2 5 lantai (BANGUNAN RUMAH SUSUN (BANGUNAN INDUSTRI DAN GUDANG 1 Rusun sampai dengan 4 lantai 40 tahun 1 Bangunan Gudang / Indusirikelas 30 tahun 2 Rusun » 5 lantai 50 tahun konstruksi Ringan 2 Bangunan Gudang / Indusirikelas 50 tahun (PUSAT PERBELANJAAN konstruksi Menengah & Berat 1 Toko / Kios Individu 20 tahun 2 Ruko / Rukan 30 tahun (BANGUNAN DI KAWASAN PERKEBUNAN | 3 Pasar Tradisional 30 tahun 1 Bangunan dari bahan konstruksi 15 tahun 4 Pusat Perbelanjaan / Mall 40 tahun kayu kelas Awet 4 & 5 2 Bangunan dari bahan konstruksi 30 tahun BANGUNAN KANTOR kayu kelas Awet 3 1 Bangunan Kantor « 4 lantai 40 tahun 3 Bangunan dari bahan konstruksi 50 tahun| 2 Bangunan Kantor ? 5 lantai 50 tahun kayu kelas Awet 1 & 2 4 Bangunan dari bahan konstruksi 50 tahun| BANGUNAN GEDUNG PEMERINTAH Beton Bertulang / Baja / Tembok | 1 Bangunan Kantor Pemerintah, 50 tahun Batu Bata diaci Sekolah, Pertemuan, Rumah Sakit 2 Bangunan Peribadatan & Pusat ? 60 tahu Kebudayaan Dengan demikian metode umur ekonomis ini dapat digunakan, karena umur ekonomis dan umur efektif properti dapat ditentukan. Perhitungan penyusutan akibat keusangan fungsional (functional obsolescence) dilakukan dengan cara menghitung estimasi besarnya biaya yang diperlukan untuk membuat objek penilaian berfungsi dengan optimal, atau memperkirakan inefisiensi operasional. Perhitungan penyusutan akibat keusangan ekonomis (economic obsolescence) dilakukan dengan memperhatikan hal-hal, antara lain: « Dalam hal objek penilaian dapat diperjualbelikan, maka dihitung dari besarnya nilai perbandingan harga penjualan pada saat sebelum terjadinya keusangan ekonomis (economic obsolescence) dengan pada saat sesudah terjadinya keusangan ekonomis (economic obsolescence), e Dalam hal objek penilaian merupakan properti komersial, maka dihitung dari besarnya penurunan pendapatan objek penilaian dengan memperhatikan penyebab penurunan pendapatan tersebut, dan e Dalam hal objek penilaian merupakan properti industri, maka dihitung dari besarnya penurunan produksi objek penilaian dengan memperhatikan penyebab penurunan produksi tersebut. Dalam menilai aset tanah dan bangunan, nilai bangunan merupakan bagian dari kesatuan nilai yang tidak terpisahkan dari unsur nilai tanah dan bangunan, dengan demikian nilai bangunan tidak mencerminkan nilai pasar atas bangunan secara tersendiri melainkan hanya indikasi nilai. Penilaian Properti Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono xi Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/V1/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/VI/2024
Page 15 OCR 0.957
Estimasi nilai pasar atas tanah diperoleh dengan metode perbandingan data pasar jika tersedia harga penawaran/transaksi di pasar dengan cara metode kisi-kisi. Jika tidak tersedia data pasar, menggunakan metode pengembangan lahan/Land Residual Technigue berdasarkan penggunaan alternatif tanah tersebut. Nilai properti berdasarkan prinsip konstribusi dengan menjumlahkan nilai dari setiap aset yang berkontribusi terhadap nilai properti. 18.3. Pendekatan Pendapatan Pendekatan pendapatan digunakan untuk menilai setiap aset/properti objek penilaian yang menghasilkan pendapatan, baik yang sudah beroperasi maupun yang belum beroperasi atau digunakan sendiri namun mempunyai potensi untuk menghasilkan pendapatan. 18.3.1. Metode GIM Prosedur penilaian dengan metode GIM adalah sebagai berikut: a. Mengestimasi nilai jual dari properti yang sebanding dan sejenis dengan objek penilaian. b. Mengestimasi pendapatan kotor potensial dari properti yang sebanding dan sejenis dengan objek penilaian. Cc. Membagi nilai jual properti sebanding dan sejenis dengan pendapatan kotor potensial properti sebanding dan sejenis untuk memperoleh GIM. d. Mengestimasi pendapatan kotor potensial objek penilaian. e. Mengalikan GIM dengan pendapatan kotor potensial objek penilaian untuk memperoleh indikasi nilai objek penilaian. 19. Data Masukan - Data masukan dapat digolongkan 3 level, yaitu data masukan level 1 berupa harga kutipan/guoted price (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset yang identik, level 2 berupa data masukan selain level 1 yang dapat diobservasi baik langsung maupun tidak langsung dan level 3 berupa data masukan yang tidak dapat diobservasi. - Data masukan level 1 untuk aset yang identik dengan objek penilaian sangat jarang (tidak ada), maka dalam penilaian digunakan data masukan level 2 dan 3. - Data masukan dapat berupa data yang aktual atau yang diasumsikan. Tingkat keandalan yang lebih dipercaya ada pada data masukan aktual, tetapi bila kurang relevan maka data masukan yang diasumsikan menjadi lebih relevan. 20. Pernyataan Independensi Dalam mempersiapkan laporan penilaian ini Penilai bertindak secara independen tanpa adanya konflik benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Pemberi Tugas. Penilai juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Penilai tidak memperoleh manfaat atau keuntungan apapun dari objek penilaian yang dinilai atau nilai yang dilaporkan, baik saat ini maupun di masa datang, kecuali imbalan jasa yang telah disetujui atas penilaian ini. 21. Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli Penilai tidak mendasarkan hasil penilaiannya pada hasil pekerjaan Tenaga Ahli. 22. Penilai Properti dan Hasil Penilaian Properti Kami tidak menggunakan hasil penilaian properti dari penilai properti lain untuk penilaian objek penilaian yang sama. Tidak ada penilai properti lain dan hasil penilaian properti lain untuk objek penilaian yang sama dengan tujuan dan tanggal penilaian yang sama. Penilaian Properti Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono xii Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALNI/2024
Page 16 OCR 0.926
41663 Pedames Prosery 2 23. Kejadian setelah Tanggal Penilaian Sejak tanggal penilaian hingga tanggal laporan tidak ada informasi dari Pemberi Tugas mengenai perubahan lingkungan sekitar dan kondisi properti termasuk kondisi hunian dan penggunaannya. Selain itu tidak ada perubahan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan serta peraturan pemerintah yang berpengaruh signifikan terhadap kesimpulan hasil penilaian. 24. Kesimpulan Hasil Penilaian Kami menganggap setiap properti objek penilaian yang dimaksud "free and clear" dilengkapi dengan dokumen atas hak kepemilikan yang sah secara hukum, dapat dialihkan dan bebas dari ikatan, tuntutan atau halangan apapun juga selain yang dikemukakan dalam laporan ini. Sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Nilai Pasar objek penilaian yang diestimasi tanpa memperhatikan biaya penjualan atau pembelian dan tanpa dikaitkan dengan setiap pengenaan pajak pengalihan yang terkait. Dengan mempertimbangkan seluruh informasi yang relevan dan hasil analisis yang telah dilakukan serta pendekatan penilaian yang digunakan, nilai setiap properti objek penilaian adalah sebagai berikut: Uraian Luas | Satuan | Nilai Pasar (Rp) Properti #1 Komplek ADR, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, (Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten - Tanah Kosong 3.264 m2 4.243.000.000 Properti #2 Jalan Veteran, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten 'Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Pendekatan Biaya 485.000.000 - Tanah 323 m2 485.000.000 - Bangunan 120 m2 - Pendekatan Pendapatan 488.000.000 Rekonsiliasi Persentase (Bobot) Pendekatan Biaya 5046 242.500.000 Pendekatan Pendapatan 5046 244.000.000 Hasil Rekonsiliasi 486.500.000 Hasil Rekonsiliasi (Pembulatan) 487.000.000 Jumlah 4.730.000.000 ) Penilaian Properti Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono adit Laporan No. 00162/2.0118-00/P/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/VI/2024
Page 17 OCR 0.913
Dengan demikian kami berpendapat bahwa penjumlahan nilai seluruh properti objek penilaian pada tanggal penilaian adalah: Nilai Pasar: Rp. 4.730.000.000,- ( EMPAT MILIAR TUJUH RATUS TIGA PULUH JUTA RUPIAH ) Hasil penilaian ini untuk dipergunakan sesuai dengan tujuan penggunaan atau kepentingan yang tercantum di dalam laporan penilaian ini, dan kami tidak mengambil tanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan atas penggunaan laporan ini yang bertentangan dengan komentar, penjelasan, asumsi dan kondisi pembatas yang disebutkan di dalam laporan ini. Hormat Kami, KJPP ISKANDAR D € Radithe Pramudito, SE,-M.Ec.Dev., MAPPI (Cert. Rekan K Penilai Properti/Aset dan Bisnis MAPPI No. 10-S-02670 RMK-2017.00316 NIPP Menkeu No. P-1. 13.00355 STTD OJK No: STTD.PPB-33/PJ-1/PM.02/2023 o Penilaian Properti Tanah Kosong Serta Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono xiv Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VV2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALN/I/2024
Page 18 OCR 0.598
41663 Santer Jaya Ponilas Sublih ISKANDAR DAN REKAN Peganyed Prorer & Bunker: Van er PERNYATAAN PENILAI Laporan No. 00162/2.0118-001PI/04/0355/IN//2024 File No. 049.810RIDO,2IALIVI/2024 7 PembenTugas PT SELAMAT SEMPURNA Tok, 2. amat Pemberi Tugas ata Kapuk Kamal 88 Kamal Muara, Perjaingan, Jakata Utara, OK Jakarta 3, Pengguna Laporan PT SELAMAT SEMPURNA, Tbk dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 4, Laporan Diujukan Kepa PT SELAMAT SEMPURNA Tok 5. Tujuan eniaian Jua - Bel (Transferof Oumership) 6 Orjex Peniaian Tanah Kosong seri Tanah dan Banguran Eks. Rumn Tinggal Eu Hartono, 7, Dasar Penugasan (SPKProposal) - No. 023 MIDR/DO.ZPr-OFONV2O24 tanggal Ot Februari 2024 8. Tangga Pentaian 31 Desember 2025 8. Tanggal Inspeksi 22 Maret 2024 10. Tanggal Laporan G1 suri 2024 11, Ringkasan Hasi Peniaan I Tan Ta onar esa Peka Ikang 1041 Des kasi Bia. kamus Gevg k own tnyese ma 3g a2s0roon “sn Pan ons Penta EL Terbilang : Empat Milr Tujuh Ratus Tiga Puluh Juta Ruplah merupakan Nilal Pasar dari Properti tersebut. Pemyataan Penta alam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Peni di bawah naungan IDR, dangan kewajiban dan tanggung jawab masing.maang Gi bawan koordinasi Peniai Benan yang menandatangani Taporan, kami yang bertangatangan Gr baiah IN menyalakan bahwa Paniai bertanggung jawab atas laporan penilaian ini Penugasan peniaan protesicnal aan dilakukan terhadap ojek penilaian pada tanggal penaian (cu. date) Analisis telah diakukan untuk juan sebegaimana ungkapkan dalam laporan peniaan ii Penugasan peniaian proesinal clan laksanakan sesuai engan peraturan perundang undangan yang beraku Pertiaan nii yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profsiral telan isakan sebagai kasirpUan nii Lingkup pekerjaan dan ata yang danaisis tlh diungkapkan Kesimpulan ni lan sesuai dengan asumsrasumsi dan kondisi pembatas Data konomi an indust daam laporan diperooh dn berbagai sumber yag diyakini peni dapa ipetanggungiawabkan Pernyataan datam Laporan Penilaian ini, sebatas pengetahuan kari, adalah benar dan kura Analisis, opini Gan kesimpulan yang disajian di dalam Laporan Pantaan Ini diatasi oleh asums-asumsi dan batasan-batasan Yang diungkapkan ci dlam Laporan Penlalan, yang mana merupakan hasil anasi, op dan Kesimpulan Pena yang Udak erik dan Udak meri benturan kepentingan Im dak mempunyai benturan kepentingan si sekarang atas dimasa yang akan datang terhadap proper yang ini maupun Wemiki kaponungan pribadi atau Keperpnakan kepada pita piek Ian yang mermiki kepeningan tafhedap proper yang inai Penunjukan dalam penugasan ii tdak berubungan dengan opini Penllan yang telan disepakati sebelumnya dengan Pemberi | Tugan m Bisa jasa profesional tidak dikaitkan dengan nilai yang telah ditentukan sebelumnya atau gambaran nilai yang diinginkan oleh Pempan Tunas, besaran opini Na pandapaan hasi yang dinyatakan, alau adanya Kondisi pencapaian hasi yang Sinyatakan atau adanya kondai yang lanasi kemudian (subseguent event) yang bermubungan secara langsung dengan penggunaan yang maksa Penia telan memilki pengetahuan pendidikan prolesional yang dhetapkaNilaksanakan olen Masyarakat Ptolesi Pandai Indonesia (MAP) Peniti memi pengetahuan yang memadai sehubungan dengan ptopet danatau jenis indust yang iii Pena tlah melaksanakan ruang ingkup sebagai berikut Identifikasi masalah (dantiasi atasan, ivan dan ojek, denis penilaian dan tanggal penilaian), pengumpulan dita daniewapcara Amati data, 1 Esimai oli dangan menggunakan pendekatan perialan Pena eh melakukan inspekal lapangan terhadap ojek penain dan Jka dinyalakan lan akan diungkapkan dalam Laporan Penilaian Tidak seorangpun stain yang bertangatangan di bawah IN yang tlah tribal dlam pelaksanaan inapeksi. anal, pembuatan kesimpulan dan opini sebaga.mana yang dinyatakan dalam Laporan Peniaan ini 3. Analis, op dan kesimpulan yang dibuat oleh Penilai, set laporan penaian tlah ibuat dengan memenuN ketentuan Kode Eik Peni Indonesa (KEP) dan SAI yang beraku Tanggung jawab Peni sebagai Indviu pisahkan dani Penlai sebaga Kanor Jasa Penilai Publik (KUPP) dan tanggungjawab Penta sebaga Individu Udak menjadi tanggung jawab KUP secara ksalurutan Laporan ponlian ini Bdak san jika dak ditangatangai pimpnan dan stempel perusahaan serta dak dapat dipertanggung Jenabkan blamangjpafWh Nias dak melnas imbalan jasa Res pekerjaan penata Ti « Penyataan Peni) merupakan bagan yng tk leysahkan (Inya can apoanpeniaan Pensi Pubiik «| Penilai ET Reviver 'Adhitya Anindito, S.lKom., S.H. MM, MAPPI (Ceri EkaFajarAlam,ST — Sallas Putri Hutami Suprihana, ST Apa TnsO007n MAPP No KEPO Mappi ho 2218 uncaorooser he Rerczore0nn6 ho 0cd01 onar Penilaian Properti Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono xv | Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/V/2024 | File No. 049.5/IDR/DO.2/ALNVI/2024
Page 19 OCR 0.885
ai DAFTAR ISI Ed Certificate of Appraisal ID Representation Letter 3 Surat Penilaian i E3 Pernyataan Peni. xv 3 Daftar Isi xvi PROPERTI #1 PENILAIAN PROPERTI TANAH KOSONG DI KOMPLEK ADR, DESA KADU JAYA, KECAMATAN CURUG, KABUPATEN TANGERANG, PROVINSI BANTEN. 1. Identifikasi Objek Penilaian ..... Properti # 1-1 2. Inspeksi untuk Pengumpulan Data Properti # 1-2 3. Data dan Informasi Properti # 1-2 4. Penilaian.......... Properti # 1-9 6. Kesimpulan Properti # 1-11 Lampiran — Foto-Foto — Peta Lokasi — Gambar Situasi Tanah PROPERTI #2 PENILAIAN PROPERTI TANAH DAN BANGUNAN EKS. RUMAH TINGGAL DI JALAN VETERAN, DESA KADU JAYA, KECAMATAN CURUG, KABUPATEN TANGERANG, PROVINSI BANTEN. 1. Identifikasi Objek Penilaian Properti # 2-1 2. Inspeksi untuk Pengumpulan Data .. Properti # 2-2 3. Data dan Informasi . Properti # 2-2 4. Penilaian... Properti # 2-9 5, KesiMpUlan......oooooo Properti # 2-15 Lampiran — Foto-Foto — Peta Lokasi — Gambar Situasi Tanah -— Gambar Situasi Tanah dan Bangunan ai) Penilaian Properti Tanah Kosong serta Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono xvi Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/V/2024
Page 20 OCR 0.940
PROPERTI #1 PENILAIAN TANAH KOSONG Yang berada di Komplek ADR, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten Penilaian Properti Tanah Kosong Eday Hartono
Page 21 OCR 0.943
PROPERTI #1 PENILAIAN TANAH KOSONG DI KOMPLEK ADR, DESA KADU JAYA, KECAMATAN CURUG, KABUPATEN TANGERANG, PROVINSI BANTEN IDENTIFIKASI OBJEK PENILAIAN Objek Penilaian Objek penilaian adalah Tanah Kosong di Komplek ADR, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Identifikasi Agregasi Objek Penilaian terhadap Hubungan dengan Aset Lain Nilai dari suatu aset dalam penggunaanya sering tergantung kepada aset lainnya, oleh karena itu dalam penilaian perlu ditetapkan unit penilaian (agregasi) yang merupakan keterkaitan atau hubungan objek penilaian dengan aset lainnya yang menentukan nilai objek penilaian. Penggunaan aset menunjukan adanya manfaat dari aset dan nilai aset dicerminkan oleh manfaatnya yang secara ekonomis diungkapkan dalam satuan mata uang (Rupiah, USD, dll). Manfaat dari aset sangat tergantung dari hubungannya dengan aset lain dan hubungan tersebut sangat menentukan nilai ekonomis aset. Dengan demikian dalam penilaian nilai ekonomis aset objek penilaian perlu diketahui hubungan aset objek penilaian dengan aset lain untuk menentukan unit penilaian (agregasi) aset objek penilaian. Penilai mengidentifikasi hubungan aset objek penilaian dengan aset lain berdasarkan kondisi objektif penggunaan aset objek penilaian pada saat inspeksi. Agregasi objek penilaian terhadap hubungan dengan aset lain berdasarkan hasil identifikasi adalah sebagai berikut: Objek Tika Identifikasi Hubungan |” Unit Penilaian | Penilaian dengan Aset Lain (Agregasi) Tanah Komplek ADR, Desa Kadu Jaya, | Objek penilaian tidak | Objek penilaian Kosong Kecamatan Curug, Kabupaten | berhubungan dengan | dinilai secara Tangerang, Provinsi Banten aset lain individual sebagai aset tunggal Analisis Hubungan Objek Penilaian dengan Aset Lain Objek penilaian tidak berhubungan dengan aset lain. Agregasi Objek Penilaian Berdasarkan analisis hubungan objek penilaian dengan aset lain, maka objek penilaian dinilai dengan agregasi Objek penilaian dinilai secara individual sebagai aset tunggal. Klasifikasi Aset Klasifikasi aset objek penilaian adalah berdasarkan kondisi penggunaan aset oleh pemilik yaitu sebagai aset operasional atau aset non operasional. Berdasarkan hasil identifikasi, klasifikasi aset objek penilaian adalah Aset Non Operasional. Penilaian Properti Tanah Kosong Eddy Hartono Properti #1 - 1 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/V/2024 File No, 049.51DR/DO.2/AL/VI/2024
Page 22 OCR 0.830
Dokumen dari Pemberi Tugas Dokumen dari Pemberi Tugas adalah dokumen yang berisi data dan informasi yang diterima Penilai dari Pemberi Tugas dalam bentuk salinan berupa hardcopy maupun softcopy. Dokumen dari Pemberi Tugas adalah sebagai berikut: - Bukti-bukti hak kepemilikan tanah dan gambar situasinya Kami telah melakukan konfirmasi dengan Pemberi Tugas untuk memastikan kebenaran dokumen yang kami terima sehingga tidak ada keraguan yang dapat memengaruhi hasil penilaian. INSPEKSI UNTUK PENGUMPULAN DATA Inspeksi objek penilaian dilakukan oleh Eka Fajar Alam, ST pada tanggal 22 Maret 2024. Penelaahan status hukum dokumen yang digunakan dalam penilaian, perhitungan dan analisis dilakukan oleh Eka Fajar Alam, ST dan Sallas Putri Hutami Suprihana, ST dengan Reviuer Adhitya Anindito, S.I.Kom., S.H., MM, MAPPI (Cert.). Letak dan lokasi objek penilaian ditunjukan oleh Bapak Jacob Djailani jabatan Staf PT Selamat Sempurna Tbk yang ditunjuk dan ditugaskan berdasarkan Surat Tugas No. 0055/SS/!11/24 tanggal 13 Maret 2024 oleh Bapak Ang Andri Pribadi jabatan Direktur PT Selamat Sempurna Tbk. Dengan demikian Bapak Ang Andri Pribadi dan Bapak Jacob Djailani seluruhnya merupakan Wakil Pemberi Tugas. Dalam melaksanakan inspeksi, kami tidak mengalami keterbatasan akses. DATA DAN INFORMASI 3.1. Bentuk Kepemilikan Tanah No, | JenisiNo, Sertifikat Alamat dalam Sertifikat Tempa Tanggal | pemegangHak | Nov Tanggal Gambar | an (m2) 1 | sumno.477 Desa Kadu Jaya Bra Me Ba z0 2 | sumno.a73 Desa Kadu Jaya Koes Na pete 12 3 | simno.a79 Desa Kadu Jaya AA Part aa ina 393 4 | simno.480 Desa Kadu Jaya Pa ain kerena 150 Jumlah 870 No, | JenisiNot Tgl Akta Objek Jual Beli Pihak Penjual Gea ana (Luas Tanah (m2) 1 |aig No. 546/2001 Manar Ngap anair sa ARIO DIKORO EDDY HARTONO 180 2 |ai8No.817/2003 Pa Masa can SURJAYA dan NURSIAH | EDDY HARTONO cas 3 Jaig No. 818/2003 aa Maka MA | HAJAHICAH dan HAJiSIIN | EoDy HaRronNO 1.570 Jumlah 2 Total SHM dan AJB 3254 Rincikan Bidan Berdasarkan gambar rincikan tanah dari surat hak tanah tersebut yang kami peroleh dari Pemberi Tugas, bidang-bidang tanah dari surat hak tanah tersebut bersambungan dan berdampingan dengan bidang tanah Pabrik PT Selamat Sempurna Tbk. Penilai tidak melakukan perincikan atas bidang-bidang tanah dalam daftar bukti hak kepemilikan tanah tersebut. Penilai mengasumsikan informasi tersebut adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan oleh Pemberi Tugas. Penilaian Properti Tanah Kosong Eddy Hartono Properti #1 - 2 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VV/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/VW/2024
Page 23 OCR 0.943
3.2. 3.3. 3.4. 34. Kebenarannya dapat dilakukan pengecekan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN). Hasil penilaian dapat berbeda jika informasi tersebut tidak sesuai dengan keadaan sesungguhnya. Pengukuran Kami tidak melakukan pengukuran luas bidang tersebut, luas bidang adalah sesuai dengan yang tercantum dalam bukti hak kepemilikannya. Gambar, denah ataupun peta yang disajikan hanya untuk kemudahan visualisasi saja. Sifat Hubungan Pemegang Hak Objek Penilaian dengan Pemberi Tugas Hubungan Pemegang Hak Objek Penilaian dan Pemberi Tugas adalah: - Pemegang Hak Objek Penilaian dan Pemberi Tugas merencanakan suatu transaksi atas objek penilaian. Status Hak Kepemilikan Objek Penilaian Status hak objek penilaian ditentukan oleh ada atau tidaknya ikatan yang melekat pada hak objek penilaian yaitu berupa perjanjian kredit'sewa guna usaha (SGU/leasing) dan jika masih ada ikatan maka objek penilaian diberikan status "aset kredit" dan jika tidak ada ikatan dengan status "aset milik sendiri”. Nilai yang dicantumkan dalam status tersebut bukan nilai outstanding utang tetapi nilai aset yang memiliki status tersebut. Pembagian nilai aset dengan status "aset milik sendiri" dan "aset kredit" akan diungkapkan jika laporan penilaian untuk tujuan IPO dan akan dimasukan kedalam Prospektus, sedangkan untuk tujuan selain itu tidak diungkapkan kecuali ada permintaan dari Pemberi Tugas. Tempat Objek Penilaian Lokasi dan Aksesibilitas Lokasi dan Identifikasi Objek penilaian berada di Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang, Kecamatan Curug, Desa Kadu Jaya dan dapat diidentifikasikan sebagai Komplek ADR. Properti yang berada di sekitar yang mudah diidentifikasi yang dapat dijadikan acuan lokasi tanah adalah: e Kantor Pemadam Kebakaran Curug, « Rumah Sakit Hermina Bitung, « Perumahan Tataka Puri. Letak properti di sebelah utara jalan lingkungan yang merupakan jalan di depan lokasi properti atau dalam radius - kurang lebih 550 meter di sebelah barat dari persimpangan antara jalan lingkungan di depan lokasi properti dan Jalan Raya Curug yang berpotongan langsung dengan jalan di depan lokasi properti. - kurang lebih 1,2 km di sebelah barat daya dari Rumah Sakit Hermina Bitung. - kurang lebih 850 meter di sebelah barat laut dari Kantor Pemadam Kebakaran Curug. - kurang lebih 800 meter di sebelah barat dari Perumahan Tataka Puri. Penilaian Properti Tanah Kosong Eddy Hartono Properti #1 - 3 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALNV/2024
Page 24 OCR 0.939
Aksesibilitas Aksesibilitas jalan ke lokasi mudah. Lokasi properti tersebut dapat dicapai dengan cara melalui Jalan Tol Jakarta-Merak keluar Pintu Tol Bitung 2, lalu ke arah selatan menuju Jalan Raya Curug, lalu ke arah barat menuju jalan lingkungan yang berada di depan lokasi tersebut. Jalan Akses ke Lokasi Objek Penilaian - Jalan depan lokasi: Jalan Lingkungan, lebar & 3 m, kondisi baik. - Jalan Utama: Jalan Raya Curug, lebar £ 6 m, jarak ke lokasi £ 550 m, kondisi baik. 3.4.2. Data Lingkungan Penggunaan Tanah Sekitar Penggunaan tanah di sekitar lokasi pada umumnya adalah untuk Industri dan Pemukiman. Fasilitas Umum Fasilitas pelayanan umum seperti jaringan listrik dari PLN, jaringan air bersih dari PDAM, serta jaringan telepon dari TELKOM telah ada dan telah disambungkan ke lokasi. Sumber air bersih penduduk sekitarnya adalah berupa air dari sumur gali/bor dan dari PDAM yang selalu terjamin ketersediaannya sepanjang tahun. Sarana transportasi umum berupa ojek online dan taksi online terdapat di Jalan Raya Curug yang berada # 550 meter dari lokasi. Keadaan jalan utama dan jalan lingkungan pada umumnya baik. Sarana pelayanan umum lainnya seperti: sekolah, kantor pemerintah dan swasta, pasar, supermarket, tempat ibadah, rumah sakit, puskesmas, restoran dan sebagainya telah ada di sekitar daerah tersebut. 3.4.3. Data Tanah Frontage Lebar sisi tanah yang berhadapan dengan jalan & 40 m. Jalan Depan Lokasi Lebar badan jalan di depan lokasi t 3 m, dengan konstruksi aspal. Pada sisi jalan tidak terdapat trotoar dan saluran pembuangan dengan lebar & 0.5 m. Jalan di depan lokasi merupakan jalan dua arah. Batas-Batas Tanah - Sebelah Utara : Tanah dan Bangunan Pabrik PT Selamat Sempurna Tbk, - Sebelah Timur : Tanah dan Bangunan Pabrik PT Selamat Sempurna Tbk, - Sebelah Selatan : Jalan Lingkungan, - Sebelah Barat : Pemukiman. Posisi Tanah Posisi tanah terletak di tengah pada jalan di depan lokasi. Penilaian Properti Tanah Kosong Eddy Hartono Properti #1 - 4 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALNVI/2024
Page 25 OCR 0.957
Bentuk Tanah Bentuk tanah segi banyak. Kontur Tanah Kontur tanah datar dengan tinggi permukaan tanah lebih rendah dari permukaan jalan di depan lokasi. Kondisi Fisik Tanah Tanah merupakan tanah matang yang masih dalam keadaan kosong. Keadaan drainase baik dan tidak terdapat genangan air. 3.4.4. Rencana Umum Tata Ruang Objek penilaian berada di daerah untuk peruntukan Industri. Rencana umum tata ruang di daerah lokasi objek penilaian belum ada batasan penggunaan tanah secara detail yang mencakup KDB, KLB, GSB dan lapis bangunan. 3.4.5. Pemanfaatan Tanah saat Inspeksi Tanah masih berupa tanah kosong yang tidak dimanfaatkan oleh pemiliknya. 3.4.6. Penggunaan Tertinggi dan Terbaik (Highest and Best Use, HBU) Penggunaan Tertinggi dan Terbaik adalah penggunaan yang paling mungkin dan optimal dari suatu aset, yang secara fisik dimungkinkan, telah dipertimbangkan secara memadai, secara hukum diizinkan, secara finansial layak, dan menghasilkan nilai tertinggi dari aset tersebut. Penggunaan tertinggi dan terbaik suatu aset dapat dilihat dari dua kondisi, yaitu penggunaan tertinggi dan terbaik pada kondisi kosong (as vacant) dan penggunaan tertinggi dan terbaik sesuai dengan pengembangan yang ada (as improved). Dalam kondisi tertentu aset dinilai sebagai gabungan antara tanah dan bangunan (sesuatu yang terikat dengan tanah), di mana estimasi nilai akan mempertimbangkan penggunaan tertinggi dan terbaik sesuai dengan pengembangan yang ada. Tanah dengan Kondisi Kosong (as Vacant) Pengembangan tanah sesuai HBU adalah untuk Industri. 3.4.7. Harga Penawaran/Transaksi Properti Pembanding Properti pembanding merupakan properti yang sebanding dan sejenis dengan objek penilaian yang telah ditawarkan atau ditransaksikan yang berada di lingkungan sekitar atau kawasan sejenis. Sumber data properti pembanding adalah: agen properti, supplier, dealer, distributor, showroom, current market di lokasi, media cetak dan elektronik. Penilaian Properti Tanah Kosong Eddy Hartono Properti #1 - 5 Laporan No. 00162/2.0118-00/P/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/VI/2024
Page 26 OCR 0.863
Harga penawaran/transaksi jual tanah adalah sebagai berikut: Uraian Data 1 Data 3 Sumber! Foto https://www.rumah12 https://www.obuc item/di-jual-tanah- https://www.rumah12| 3.com/properti/tanger| industri-di-curug- 3.com/properti/tanger| ang/las3884772 tangerang-iid- ang/las2906856, 907994015 Alamat Properti Desa Kadujaya, Kecamatan (Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten Desa Kadujaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten Desa Kadujaya, Kecamatan | Curug, Kabupaten (Tangerang, Provinsi Banten: Jenis Properti TANAH KOSONG TANAH KOSONG TANAH KOSONGI Luas Tanah (m2) 3.400 800 7.000 | Luas Bangunan (m2) 2 5 z | Hak Kepemilikan Girik| Girik| Girik| Data Transaksi | Penawaran - Gontact Person! No. Telp. Teddy 081239332696) M. Siregar/081219368121| Eryawan / 082122653567) - Tgl Data Penawaran Maret 2024 Maret 2024 Maret 2024| - Lama dipasarkan - - : Penawaran Penawaran Penawaran| - Harga Penawaran Jual 7.820.000.000, 1.800.000.000 17.500.000.000 | - Status Harga 3.5. Ketidaksesuaian Data/Informasi dalam Dokumen dengan Keadaan di Lapangan Data/informasi dalam dokumen sesuai dengan keadaan di lapangan. 3.6. Perizinan dan Rekomendasi Penilai tidak memperoleh perizinan dan rekomendasi objek penilaian. 3.7. Marketability Objek Penilaian Marketability adalah kemampuan objek penilaian untuk menarik pembeli potensial (potential buyer) jika ditawarkan dengan pemasaran yang layak dalam jangka waktu yang dapat memenuhi definisi Nilai Pasar. Marketability objek penilaian atas pengaruh tempat lokasi dan faktor lingkungan adalah sebagai berikut: e« Tanah objek penilaian memiliki akses. # Bentuk tanah segibanyak. e Tempat Pembuangan Sampah (TPS) berjarak » 1 km dari lokasi tanah objek penilaian. # Makam/kuburan berjarak » 200 m dari lokasi tanah objek penilaian. « SUTET terletak jauh dari lokasi tanah objek penilaian. e Lingkungan tanah objek penilaian tidak rawan banjir. # Tanah objek penilaian tidak posisi tusuk sate. e Tanah objek penilaian tidak di jalan buntu. e Tanah objek penilaian terletak jauh dari jurang yang berpotensi longsor. » Tanah objek penilaian berjarak t 200 m dari Masjid. e Tingkat hunian di sekitar tanah objek penilaian sedang. # Tanah objek penilaian tidak menghadap arah barat/barat daya dan barat laut. # Akses jalan ke lokasi tanah objek penilaian tidak melalui lingkungan kumuh atau daerah "hitam", rawan gangguan. Penilaian Properti Tanah Kosong Eddy Hartono Laporan No, 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VW2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/VI/2024 Properti #1 -6
Page 27 OCR 0.882
3.8. 3.9. e# Penggunaan tanah objek penilaian sesuai HBU. # Tanah objek penilaian terawat. Berdasarkan aspek tempat lokasi dan faktor lingkungan tersebut di atas, tidak ada aspek negatif terhadap marketability tanah objek penilaian, dengan marketability cukup marketable. Beban terhadap Properti Kami tidak memperoleh informasi dari Pemberi Tugas/pemilik aset mengenai ada atau tidak adanya hak/kepentingan/ikatan lain yang membebani objek penilaian. Tinjauan Pasar Perkembangan Permintaan Properti Komersial Indeks Permintaan Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV 2023 secara tahunan tumbuh sebesar 1,9196 (yoy), lebih tinggi dibandingkan 6,2274 (yoy) pada triwulan III 2023 (Grafik 1). Perlambatan indeks permintaan untuk kategori sewa terjadi pada mayoritas segmen terkecuali segmen ritel. Perlambatan tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya indeks permintaan segmen hotel di Semarang. Sementara itu, indeks Permintaan Properti Komersial untuk kategori jual pada triwulan IV 2023 tumbuh sebesar 0,34”s (yoy) (Grafik 2). Hal tersebut dipengaruhi oleh terjaganya permintaan segmen pergudangan dan lahan industri. Pertumbuhan “Tahunan “Indeks: Pertumbuhan Tahunan “Indeks Demand Kategori Sewa (36 yoy) Grafik 1 Grafik 2 Demand Kateooii Jual (de yoy) Sejalan dengan perkembangan tahunan, secara triwulan pertumbuhan Indeks Permintaan Properti Komersial pada kategori sewa melambat dari 2,48”4 (gtg) pada triwulan sebelumnya menjadi 2,11” (ata) pada triwulan IV 2023 (Grafik 3). Perlambatan indeks permintaan pada segmen hotel di Jakarta, Banten, Makassar dan Denpasar, serta menurunnya indeks permintaan pada segmen apartemen sewa di Jakarta. Sementara itu, Indeks Permintaan Properti Komersial triwulan IV 2023 pada kategori jual tumbuh sebesar 0,10Y6 (gtg), relatif stabil dibandingkan triwulan III 2023 yang tumbuh 0,08”4 (gtg) (Grafik 4). Terjaganya pertumbuhan permintaan ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan permintaan pada segmen perkantoran jual di Surabaya dan Jakarta. Pertumbuhan Triwulanan “Indeks Pertumbuhan“ Triwulanan “Indeks: Grafik 3 Demand Kategori Sewa (do ata) Grafika “Demand Kategori Jual (d6 gt) Penilaian Properti Tanah Kosong Eddy Hartono Properti #1 - 7 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/V1/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/VI/2024
Page 28 OCR 0.915
Perkembangan Pasokan Properti Komersial Indeks Pasokan Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV 2023 tumbuh sebesar 1,305 (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan III 2023 yang sebesar 1,03”4 (yoy) (Grafik 5). Hal ini didorong peningkatan indeks pasokan pada segmen ritel sewa, apartemen sewa dan hotel. Di sisi lain, Indeks Pasokan untuk kategori jual melambat dari 0,19Y5 (yoy) pada triwulan sebelumnya menjadi 0,03” (yoy) (Grafik 6). Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh melambatnya pasokan perkantoran jual di Jakarta dan lahan industri di Medan. Pertumbuhan “Tahunan” “Indeks Pertumbuhan Triyulanan “Indeks Supply Kategori Sewa (25 G Supply Kategari Jual (Os yoy) Secara triwulanan, Indeks Pasokan Properti Komersial kategori sewa pada triwulan IV 2023 meningkat 0,139 (atg), setelah sebelumnya terkontraksi sebesar 0,034 (ata) (Grafik 7). Kondisi ini terutama didorong oleh peningkatan indeks pasokan pada segmen apatemen sewa di Bandung dan Denpasar. disebabkan oleh penurunan indeks pasokan pada segmen ritel sewa dan convention hall di Jakarta serta segmen apartemen di Denpasar. Selanjutnya, Indeks Pasokan Properti Komersial katogori jual juga terkonstraksi sebesar 0,024 (atg) disebabkan oleh penurunan pasokan perkantoran jual di Surabaya (Grafik 8). Grafik 8 Perkembangan Harga Properti Komersial Indeks Pasokan Properti Komersial yang meningkat di tengah perlambatan Indeks Permintaan Properti Komersial mendorong perlambatan pada Indeks Harga Properti Komersial terutama untuk kategori sewa. Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV 2023 sebesar 2,03”o (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 3,57Y6 (yoy) (Grafik 9). Hal ini terutama disebabkan penurunan indeks harga pada segmen hotel di Banten. Selanjutnya, perkembangan Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori jual pada triwulan IV 2023 mengalami kenaikan sebesar 0,64Ys (yoy), lenih tinggi dibandingkan kenaikan triwulan III 2023 sebesar 0,484 (Grafik 10). Hal ini seiring peningkatan indeks harga segmen perkantoran jual di Surabaya dan segmen lahan industri di Semarang. Penilaian Properti Tanah Kosong Eddy Hartono Properti #1 -8 Laporan No. 00162/2.0118-00/PI/04/0355/1/V/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALNVI/2024
Page 29 OCR 0.884
Perkembangan Indeks Harga Kategori Perkembangan Indeks Harga Kategori Grafik9 — (Sewa'tahunan (8e yoy) (ik 10 UatTahunan (26 yoy) Secara triwulanan, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV 2023 naik 1,76Yo (atg) sedikit melambat dibanding kenaikan triwulan sebelumnya sebesar 1,79Y- (ata) (Grafik 11). Perlambatan indeks harga tersebut terutama disebabkan penurunan indeks harga di Jakarta dan Surabaya. Di sisi lain, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori jual pada triwulan IV 2023 naik 0,23”5 (yoy) sedikit lebih tinggi daripada kenaikan triwulan sebelumnya sebesar 0,19Yo (ata) (Grafik 12). Hal ini didorong oleh peningkatan indeks harga pada segmen lahan industri di Semarang. Perkembangan Indeks Harga Kategori Gak aa mr Grafik 12 Perkembangan Indeks Harga Kategori Jual Triwulanan (Se ato) Sumber: Bank Indonesia PENILAIAN . Penilaian Tanah Kosong Metodologi dan Proses Perhitungan Pendekatan penilaian yang digunakan adalah pendekatan pasar dengan metode perbandingan data pasar, dengan melakukan penyesuaian harga penawaran/transaksi dari properti pembanding yang sejenis dan sebanding yang berada di sekitar daerah kawasan sejenis dengan objek penilaian. Estimasi nilai dengan melakukan proses perbandingan objek penilaian dengan properti pembanding, dengan melakukan penyesuaian terhadap faktor-faktor pembanding/elemen pembanding. Penyesuaian dilakukan terhadap faktor-faktor pembanding/elemen pembanding mengenai keunggulan atau keburukan objek penilaian dibandingkan properti pembanding dalam bentuk persentase, Faktor-faktor pembanding/elemen pembanding objek penilaian adalah: hak atas properti yang dialihkan, syarat pembiayaan, kondisi penjualan, kondisi pembayaran, kondisi pasar, lokasi, karakteristik fisik, penggunaan dan komponen non-realty dalam penjualan. Penilaian Properti Tanah Kosong Eddy Hartono Properti #1 -9 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALNVI/2024
Page 30 OCR 0.399
as baik Lb) ISKANDAR DAN REKAN Medina Prooey 8 Buser valve Hasil Perhitungan Berdasarkan analisis dan metode yang digunakan, hasil perhitungan adalah sebagai berikut: (Informasi Umum. Objok Penilaian Pembanding 1 Pembanding 2 Pembanding 3 Desa Kacuaja Kocaratin cuy | Dasa Kadsaya tecmamn Dara Seal esa Kaeujaja Kocaraba Ceruy | Nasnkagyaya te kamp gran. Ptoens Bangn | katuran Tangarang (Conbet Person & No Hp s2 lara waku spasorkan (Mak TransaksiPenaweran. Jenis Properti (ata Properti Tanah Luas Tanah (me) FI IKetontuan Pengombangan Perunukan Ted Tamara Campuran C UNIT PERBANDINGAN HKN KOS ra Ia Uang R3 Indikasi Harga (hrga PenawaranTansaksi Tea isian 5 (kara Sestah Diskon Tango00000 Ke Transasi 142500000 ke Transaksi par mo 2185000 TELEMEN PERBANDINGAN (DATA DAN PENYESUAIAN TRANSAKSI 1150000000 18250000000 2250000 BEI Tanoe Ta Tan | Tas an disi Ta Tenkas Ta Tiens Disitan See Tana AISI 2 Sena Parka knapa 26200 2nseans tan (ni onsipaa Wana . . 4 ia Zeto lvara asas Para PENTAS PROPER Kata rakDaganpsatKtunsan 3m Ressa Pemesan Penyesuaian 17553751| Kera Ta Pantun , 2284. merugi 3401 ment guteg 10. menteng Teman : Bi las TencapmandiDepanaas Lan kesah sora sarana cakas Paya san sa (ora) nee Lebar Wu Penyasuasn oo Ikaratensti Ekonomi Ikualas Pendapatan 5 EA Oh. a30, (Baya Orerasinai Ke tangan (erunutan Pangesuaan Sasa dal T Future, Fxtre 3 Eaupment Haa Iyesn Wei Adjusiment Tes isoa.ooo Gis India Na sa PenyaRua nanti KEDAI KET REKONSILASI INet Adjustment" 39 1860890)| —-ddtp Kosorig) oo -3914 (838-500)| ossajustmerT” ai KUa an India Ni Pasar Tea Tana PEASAA Tenan Bobot Era KENA EN ANE TT asa Karan RAT Tp 138300 hun tiara oevesi br Iesimpaln Pasar ti esa Tana pam KTT ")ermasuk seluruh faktor penyesuaian data Yansaksi dan data propert Penilaian Properti Tanah Kosong Eddy Hartono Properti #1 - 10 Laporan No. 00162/2.0118-00/PI/04/0355/1/V/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/V/2024
Page 31 OCR 0.917
Dengan demikian nilai tanah objek penilaian adalah sebagai berikut: 4 Harga Nilai Pasar Li Sat Uraian uas al Satuan (Rp) (Rp) Tanah Sesuai Bukti Hak 3.264 | m2 1.300.000 4.243.000.000 5. KESIMPULAN Dengan mempertimbangkan seluruh informasi yang relevan dan hasil analisis yang telah dilakukan serta pendekatan penilaian yang digunakan, kami berpendapat bahwa nilai seluruh objek penilaian pada tanggal penilaian adalah: Nilai Pasar: Rp. 4.243.000.000,- ( EMPAT MILIAR DUA RATUS EMPAT PULUH TIGA JUTA RUPIAH ) Hasil penilaian ini untuk dipergunakan sesuai dengan tujuan penggunaan laporan penilaian, dan kami tidak mengambil tanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan atas penggunaan laporan ini yang bertentangan dengan komentar, penjelasan, asumsi dan kondisi pembatas yang tercantum di dalam laporan ini. di) Penilaian Properti Tanah Kosong Eddy Hartono Properti #1 - 11 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/V/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/VI/2024
Page 32 OCR 0.881
LAMPIRAN #1 « FOTO-FOTO » PETA LOKASI » GAMBAR SITUASI TANAH Penilaian Properti Tanah Kosong Eddy Hartono
Page 33 OCR 0.960
FOTO-FOTO PROPERTI #1 TANAH KOSONG EDDY HARTONO Tampak Jalan di Depan Properti Tampak Sebagian Bidang Tanah Tampak Sebagian Bidang Tanah Tampak Sebagian Bidang Tanah Tampak Sebagian Bidang Tanah Penilaian Properti Tanah Kosong Eddy Hartono
Page 34 OCR 0.862
ISKANDAR DAN REKAN U PROPERTI #1 Dikerjakan Oleh : PETA LOKASI EDDY HARTONO Kantor Jasa Peniai Publik Berlokasi di ISKANDAR DAN REKAN Ragisteren Prwpony & Business Apprasars Komplek ADR, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Tanpa Skala Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten
Page 35 OCR 0.710
Pemukiman Tanah dan Bangunan Pabrik PT Selamat Sempuma Tbk Keterangan : (MT) Bideng Tanah Properti #1 (BBI Bidang Tanah Properti #2 Tanah dan Bangunan Pabrik (PT Selamat Sempuma Tok aa ant sana tantan| aman Pom) Tanah dan Bangunan Pabrik 2 ama om (PT Selamat Sompuma Tbk ———— | » amen Ym 3 owner kuman pa) t Tanpa Skala PROPERTI #1 Dikerjakan Oleh : GAMBAR SITUASI TANAH EDDY HARTONO Di Kantor Jasa Peniai Publik Berlokasi di ISKANDAR DAN REKAN & Business Apprsws Komplek ADR, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten
Page 36 OCR 0.947
PROPERTI #2 PENILAIAN TANAH DAN BANGUNAN EKS. RUMAH TINGGAL Yang berada di Jalan Veteran, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono
Page 37 OCR 0.943
PROPERTI #2 PENILAIAN TANAH DAN BANGUNAN EKS. RUMAH TINGGAL DI JALAN VETERAN, DESA KADU JAYA, KECAMATAN CURUG, KABUPATEN TANGERANG, PROVINSI BANTEN 1. IDENTIFIKASI OBJEK PENILAIAN Objek Penilaian Objek penilaian adalah Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal di Jalan Veteran, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Identifikasi Agregasi Objek Penilaian terhadap Hubungan dengan Aset Lain Nilai dari suatu aset dalam penggunaanya sering tergantung kepada aset lainnya, oleh karena itu dalam penilaian perlu ditetapkan unit penilaian (agregasi) yang merupakan keterkaitan atau hubungan objek penilaian dengan aset lainnya yang menentukan nilai objek penilaian. Penggunaan aset menunjukan adanya manfaat dari aset dan nilai aset dicerminkan oleh manfaatnya yang secara ekonomis diungkapkan dalam satuan mata uang (Rupiah, USD, dll). Manfaat dari aset sangat tergantung dari hubungannya dengan aset lain dan hubungan tersebut sangat menentukan nilai ekonomis aset. Dengan demikian dalam penilaian nilai ekonomis aset objek penilaian perlu diketahui hubungan aset objek penilaian dengan aset lain untuk menentukan unit penilaian (agregasi) aset objek penilaian. Penilai mengidentifikasi hubungan aset objek penilaian dengan aset lain berdasarkan kondisi objektif penggunaan aset objek penilaian pada saat inspeksi. Agregasi objek penilaian terhadap hubungan dengan aset lain berdasarkan hasil identifikasi adalah sebagai berikut: " tar n Identifikasi Hubungan Unit Penilaian Okjek Penilalan. Lokasi dengan Aset Lain (Agregasi) Tanah dan | Jalan Veteran, Desa Kadu | Objek penilaian tidak | Objek penilaian dinilai bangunan Eks. | Jaya, Kecamatan Curug, | berhubungan dengan | secara individual Rumah Tinggal | Kabupaten Tangerang, | aset lain sebagai aset tunggal. Provinsi Banten Analisis Hubungan Objek Penilaian dengan Aset Lain Objek penilaian tidak berhubungan dengan aset lain. Agregasi Objek Penilaian Berdasarkan analisis hubungan objek penilaian dengan aset lain, maka objek penilaian dinilai dengan agregasi objek penilaian dinilai secara individual sebagai aset tunggal. Klasifikasi Aset Klasifikasi aset objek penilaian adalah berdasarkan kondisi penggunaan aset oleh pemilik yaitu sebagai aset operasional atau aset non operasional. Berdasarkan hasil identifikasi, klasifikasi aset objek penilaian adalah Aset Operasional. Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono Properti #2 -1 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VV/2024 File No. 049.5/1DR/DO.2/ALNI/2024
Page 38 OCR 0.934
Dokumen dari Pemberi Tugas Dokumen dari Pemberi Tugas adalah dokumen yang berisi data dan informasi yang diterima Penilai dari Pemberi Tugas dalam bentuk salinan berupa hardcopy maupun softcopy. Dokumen dari Pemberi Tugas adalah sebagai berikut: - Bukti-bukti hak kepemilikan tanah dan gambar situasinya. Kami telah melakukan konfirmasi dengan Pemberi Tugas untuk memastikan kebenaran dokumen yang kami terima sehingga tidak ada keraguan yang dapat memengaruhi hasil penilaian. INSPEKSI UNTUK PENGUMPULAN DATA Inspeksi objek penilaian dilakukan oleh Eka Fajar Alam, ST pada tanggal 22 Maret 2024. Penelaahan status hukum dokumen yang digunakan dalam penilaian, perhitungan dan analisis dilakukan oleh Eka Fajar Alam, ST dan Sallas Putri Hutami Suprihana, ST dengan Reviuer Adhitya Anindito, S.I.Kom., S.H., MM, MAPPI (Cert.). Letak dan lokasi objek penilaian ditunjukan oleh Bapak Jacob Djailani jabatan Staf PT Selamat Sempurna, Tbk yang ditunjuk dan ditugaskan berdasarkan Surat Tugas No. 0055/SS!!II/24 tanggal 13 Maret 2024 oleh Bapak Ang Andri Pribadi jabatan Direktur PT Selamat Sempurna, Tbk. Dengan demikian Bapak Ang Andri Pribadi dan Bapak Jacob Djailani seluruhnya merupakan Wakil Pemberi Tugas. Dalam melaksanakan inspeksi, kami tidak mengalami keterbatasan akses. DATA DAN INFORMASI 3.1. Bentuk Kepemilikan Tanah : 7 Tempat & Tanggal No. & Tanggal Gambar Jenis/No. Sertifikat Alamat dalam Sertifikat Penerbitan Pemegang Hak Situasi & Surat Ukur Luas (m2) f Tangerang, EDDY No. 12260 : 323 Uang Des Kadulaya 05May1997 | HARTONO Tol. 28 April 1997 Rincikan Bidang Tidak ada rincikan bidang, karena bidang objek penilaian terdiri atas satu sertipikat dan berdasarkan Gambar Situasi dalam Sertipikat tersebut merupakan satu bidang. Pengukuran Kami tidak melakukan pengukuran luas bidang tersebut, luas bidang adalah sesuai dengan yang tercantum dalam bukti hak kepemilikannya. Gambar, denah ataupun peta yang disajikan hanya untuk kemudahan visualisasi saja. 3.2. Sifat Hubungan Pemegang Hak Objek Penilaian dengan Pemberi Tugas Hubungan Pemegang Hak Objek Penilaian dan Pemberi Tugas adalah: - Pemegang Hak Objek Penilaian dan Pemberi Tugas merencanakan suatu transaksi atas objek penilaian. 3.3. Status Hak Kepemilikan Objek Penilaian Status hak objek penilaian ditentukan oleh ada atau tidaknya ikatan yang melekat pada hak objek penilaian yaitu berupa perjanjian kredit'sewa guna usaha (SGUlleasing) dan jika masih ada ikatan maka objek penilaian diberikan status “aset kredit” dan jika tidak ada ikatan dengan status “aset milik sendiri”. Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono Properti #2 - 2 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/VI/2024 N
Page 39 OCR 0.939
Lai) ISKANDAR DAN Platina Nilai yang dicantumkan dalam status tersebut bukan nilai outstanding utang tetapi nilai aset yang memiliki status tersebut. Pembagian nilai aset dengan status "aset milik sendiri” dan “aset kredit" akan diungkapkan jika laporan penilaian untuk tujuan IPO dan akan dimasukan kedalam Prospektus, sedangkan untuk tujuan selain itu tidak diungkapkan kecuali ada permintaan dari Pemberi Tugas. Berdasarkan informasi dari pemberi tugas, status objek penilaian adalah aset milik sendiri. 3.4. Tempat Objek Penilaian 3.41. Lokasi dan Aksesibilitas Lokasi dan Identifikasi Objek penilaian berada di Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang, Kecamatan Curug, Desa Kadu Jaya dan dapat diidentifikasikan sebagai Jalan Veteran. Properti yang berada di sekitar yang mudah diidentifikasi yang dapat dijadikan acuan lokasi tanah adalah: e Kantor Pemadam Kebakaran Curug, e Rumah Sakit Hermina Bitung, # Perumahan Tataka Puri. Letak properti di sebelah timur Jalan Veteran yang merupakan jalan di depan lokasi properti atau dalam radius: - kurang lebih 500 meter di sebelah selatan dari persimpangan antara Jalan Veteran di depan lokasi properti dan Jalan Raya Serang yang berpotongan langsung dengan jalan di depan lokasi properti. - kurang lebih 1,2 km di sebelah barat daya dari Rumah Sakit Hermina Bitung. - kurang lebih 1 km di sebelah barat laut dari Kantor Pemadam Kebakaran Curug. - kurang lebih 700 meter di sebelah barat dari Perumahan Tataka Puri. Aksesibilitas Aksesibilitas jalan ke lokasi mudah. Lokasi properti tersebut dapat dicapai dengan cara melalui Jalan Tol Jakarta-Merak keluar Pintu Tol Bitung 2, lalu ke arah barat daya menuju jalan raya Serang, lalu ke arah selatan menuju Jalan Veteran yang berada di depan lokasi tersebut. Jalan Akses ke Lokasi Objek Penilaian - Jalan depan lokasi: Jalan Veteran, lebar # 6 m, kondisi baik. - Jalan Utama: Jalan Raya Serang, lebar & 12 m, jarak ke lokasi & 500 m, kondisi baik. 3.4.2. Data Lingkungan Penggunaan Tanah Sekitar Penggunaan tanah di sekitar lokasi pada umumnya adalah untuk Industri. Fasilitas Umum Fasilitas pelayanan umum seperti jaringan listrik dari PLN, jaringan air bersih dari PDAM, serta jaringan telepon dari TELKOM telah ada akan tetapi belum tersambung ke lokasi. Sumber air bersih penduduk sekitarnya adalah berupa air dari sumur gali/bor dan dari PDAM yang selalu terjamin ketersediaannya sepanjang tahun. Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono Properti #2 -3 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VW2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALN/I/2024
Page 40 OCR 0.923
Kane Jasa anik Pa | ISKANDAR | Meises Pro EKAN Sarana transportasi umum berupa bus, mini bus dan angkutan kota terdapat di Jalan Raya Serang yang berada # 500 meter dari lokasi. Keadaan jalan utama dan jalan lingkungan pada umumnya baik. Sarana pelayanan umum lainnya seperti: sekolah, kantor pemerintah dan swasta, pasar, supermarket, tempat ibadah, rumah sakit, puskesmas, restoran dan sebagainya telah ada di sekitar daerah tersebut. 3.4.3. Data Tanah Frontage Lebar sisi tanah yang berhadapan dengan jalan & 18 m. Jalan Depan Lokasi Lebar badan jalan di depan lokasi t 6 m, dengan konstruksi aspal. Pada sisi jalan terdapat saluran pembuangan dengan lebar & 0,5 m. Jalan di depan lokasi merupakan jalan dua arah. Batas-Batas Tanah - Sebelah Utara: Pemukiman, - Sebelah Timur : Pemukiman dan Pabrik PT Selamat Sempurna Tbk, - Sebelah Selatan : Pemukiman, - Sebelah Barat : Jalan Veteran. Posisi Tanah Posisi tanah terletak di tengah pada jalan di depan lokasi. Bentuk Tanah Bentuk tanah segi banyak. Kontur Tanah Kontur tanah datar dengan tinggi permukaan tanah sama rata dengan permukaan jalan di depan lokasi. Kondisi Fisik Tanah Tanah merupakan tanah matang yang di atasnya telah dibangun bangunan eks rumah. 3.4.4. Rencana Umum Tata Ruang Objek penilaian berada di daerah untuk peruntukan Industri. 3.4.5. Pemanfaatan Tanah saat Inspeksi Di atas permukaan tanah telah berdiri bangunan eks rumah dengan kondisi tidak terpelihara dan tidak dihuni oleh pemiliknya. 3.4.6. Bangunan Penilai tidak memperoleh perizinan bangunan. Bangunan tidak dilakukan pemeliharaan yang teratur. Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono Properti #2 - 4 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALNVI/2024
Page 41 OCR 0.886
3.4.7. Penggunaan Tertinggi dan Terbaik (Highest and Best Use, HBU) Penggunaan Tertinggi dan Terbaik adalah penggunaan yang paling mungkin dan optimal dari suatu aset, yang secara fisik dimungkinkan, telah dipertimbangkan secara memadai, secara hukum diizinkan, secara finansial layak, dan menghasilkan nilai tertinggi dari aset tersebut. Penggunaan tertinggi dan terbaik suatu aset dapat dilihat dari dua kondisi, yaitu penggunaan tertinggi dan terbaik pada kondisi kosong (as vacant) dan penggunaan tertinggi dan terbaik sesuai dengan pengembangan yang ada (as improved). Dalam kondisi tertentu aset dinilai sebagai gabungan antara tanah dan bangunan (sesuatu yang terikat dengan tanah), di mana estimasi nilai akan mempertimbangkan penggunaan tertinggi dan terbaik sesuai dengan pengembangan yang ada. Tanah dengan Kondisi Kosong (as Vacant) Pengembangan tanah sesuai HBU adalah untuk Industri. Tanah dengan Kondisi Terbangun saat Ini (as Improved) » Penggunaan yang ada tidak sesuai dengan peruntukan. # Penggunaan yang ada secara hukum tidak diizinkan. # Properti secara fisik layak dan sesuai dengan penggunaan yang ada atau dapat diadaptasi untuk penggunaan tersebut. # Penggunaan yang ada secara finansial memiliki risiko yang merugikan, karena secara fisik tidak sesuai dengan peruntukan (bangunan berupa rumah tinggal berada pada peruntukan industri). Pembeli atau pemilik baru akan membongkar bangunan tersebut untuk dibangun bangunan komersial. « Penggunaan yang ada tidak menghasilkan produkitivitas tertinggi. # Dengan demikian, dalam penilaian akan menggunakan penggunaan alternatif untuk menghasilkan produktivitas tertinggi sehingga memenuhi prinsip HBU. 3.4.8. Harga Penawaran/Transaksi Properti Pembanding Properti pembanding merupakan properti yang sebanding dan sejenis dengan objek penilaian yang telah ditawarkan atau ditransaksikan yang berada di lingkungan sekitar atau kawasan sejenis. Sumber data properti pembanding adalah: agen properti, supplier, dealer, distributor, showroom, current market di lokasi, media cetak dan elektronik. Harga penawaran/transaksi jual tanah adalah sebagai berikut: Uraian Data 1 Data 2 Data 3 'Sumber! Foto htups://www.olx.co.id https://www.rumah12| /item/di-jual-tanah- |https://www.rumah22| 3.com/properti/tanger| industri-di-curug: |3.com/properti/tanger ang/las3884772, tangerang-iid- ang/las2906856/ 907994015 Alamat Properti Desa Kadujaya, Kecamatan | Desa Kadujaya, Kecamatan |Desa Kadujaya, Kecamatan (Curug, Kabupaten (Curug, Kabupaten (Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten | Tangerang, Provinsi Banten | Tangerang, Provinsi Banten Jenis Properti TANAH KOSONG TANAH KOSONG TANAH KOSONG Luas Tanah (m2) 3.400 200 7.000 Luas Bangunan (m2) - - - Hak Kepemilikan Giri Giri Giri Data Transaksi / Penawaran. - Contact Person/ No. Telp. Teday1081239332696| M.Siregarl081219368121| ”Eryawan 1 082122653567 - Tgl Data Penawaran Maret 2024 Maret 2024| Maret 2024| “Lama dipasarkan - : - - Status Harga Penawaran Penawaran Penawaran - Harga Penawaran Jual 7.820.000.000 1.800.000.000 17.500.000.0001 Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono Properti #2 - 5 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/VI/2024
Page 42 OCR 0.917
3.5. Ketidaksesuaian Data/Informasi dalam Dokumen dengan Keadaan di Lapangan Data/informasi dalam dokumen sesuai dengan keadaan di lapangan 3.6. Perizinan dan Rekomendasi Penilai tidak memperoleh perizinan dan rekomendasi objek penilaian. 3.7. Marketability Objek Penilaian Marketability adalah kemampuan objek penilaian untuk menarik pembeli potensial (potential buyer) jika ditawarkan dengan pemasaran yang layak dalam jangka waktu yang dapat memenuhi definisi Nilai Pasar. | Marketability objek penilaian atas pengaruh tempat lokasi dan faktor lingkungan adalah sebagai berikut: | # Tanah dan bangunan objek penilaian memiliki akses. | e Bentuk tanah segi banyak. # Tempat Pembuangan Sampah (TPS) berjarak » 1 km dari lokasi tanah dan | bangunan objek penilaian. # Makam/kuburan berjarak » 200 m dari lokasi tanah dan bangunan objek penilaian. # SUTET terletak jauh dari lokasi tanah dan bangunan objek penilaian. e Lingkungan tanah dan bangunan objek penilaian tidak rawan banjir. « Tanah dan bangunan objek penilaian tidak posisi tusuk sate. e Tanah dan bangunan objek penilaian tidak di jalan buntu. e# Tanah dan bangunan objek penilaian terletak jauh dari jurang yang berpotensi longsor. # Tanah dan bangunan objek penilaian berjarak & 200 m dari Gereja/Masjid. # Tingkat hunian di sekitar tanah dan bangunan objek penilaian sedang. e« Akses jalan ke lokasi tanah dan bangunan objek penilaian tidak melalui lingkungan kumuh atau daerah "hitam", rawan gangguan. « Penggunaan tanah dan bangunan objek penilaian tidak sesuai HBU, karena bangunan tidak sesuai dengan perizinannya. # Tanah dan bangunan objek penilaian terawat. Berdasarkan aspek tempat lokasi dan faktor lingkungan tersebut di atas terdapat aspek negatif terhadap marketability tanah dan bangunan objek penilaian, yaitu: e Penggunaan tanah dan bangunan objek penilaian tidak sesuai HBU, karena melanggar Peruntukan dan tidak memiliki IMB. Dengan adanya aspek negatif tersebut, untuk penjualan tanah dan bangunan objek penilaian membutuhkan waktu pemasaran yang layak lebih lama, dengan marketability cukup marketable. 3.8. Tinjauan Pasar Perkembangan Permintaan Properti Komersial Indeks Permintaan Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV 2023 secara tahunan tumbuh sebesar 1,914 (yoy), lebih tinggi dibandingkan 6,224 (yoy) pada triwulan III 2023 (Grafik 1). Perlambatan indeks permintaan untuk kategori sewa terjadi pada mayoritas segmen terkecuali segmen ritel. Perlambatan tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya indeks permintaan segmen hotel di Semarang. Sementara itu, indeks Permintaan Properti Komersial untuk kategori jual Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono Properti #2 - 6 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VW/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALNI/2024
Page 43 OCR 0.854
Li) Penamed Prona d pada triwulan IV 2023 tumbuh sebesar 0,34Y6 (yoy) (Grafik 2). Hal tersebut dipengaruhi oleh terjaganya permintaan segmen pergudangan dan lahan industri. Pertumbuhan: Tahunan Indeks: E 5, Pertumbuhan — Tahunan” Indeks Demand Kategori Sewa (26 yoy) Grafik2 Demand Kategori Jual Gp yoy) Grafik 1 Sejalan dengan perkembangan tahunan, secara triwulan pertumbuhan Indeks Permintaan Properti Komersial pada kategori sewa melambat dari 2,48”4 (gtg) pada triwulan sebelumnya menjadi 2,11”5 (gtg) pada triwulan IV 2023 (Grafik 3). Perlambatan indeks permintaan pada segmen hotel di Jakarta, Banten, Makassar dan Denpasar, serta menurunnya indeks permintaan pada segmen apartemen sewa di Jakarta. Sementara itu, Indeks Permintaan Properti Komersial triwulan IV 2023 pada kategori jual tumbuh sebesar 0,10Y4 (gta), relatif stabil dibandingkan triwulan III 2023 yang tumbuh 0,08Y4 (gta) (Grafik 4). Terjaganya pertumbuhan permintaan ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan permintaan pada segmen perkantoran jual di Surabaya dan Jakarta. FPertumbuhan Trwulanan Demand Kategori Jual (36: gtg) Pertumbuhan: “Triwulanan' Indeks” Demand Kategori Sewa (2 tp) Indeks Grafik 4 Perkembangan Pasokan Properti Komersial Indeks Pasokan Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV 2023 tumbuh sebesar 1,30Y6 (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan III 2023 yang sebesar 1,034 (yoy) (Grafik 5). Hal ini didorong peningkatan indeks pasokan pada segmen ritel sewa, apartemen sewa dan hotel. Di sisi lain, Indeks Pasokan untuk kategori jual melambat dari 0,19Ys (yoy) pada triwulan sebelumnya menjadi 0,03Yc (yoy) (Grafik 6). Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh melambatnya pasokan perkantoran jual di Jakarta dan lahan industri di Medan. Pertumbuhan “Tahunan. “Indeks Pertumbuhan Triwulanan Indeks Supply Kategori Sewa (Ib yoy) Grafik Supply Kategori Jual (db yoy) Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono Properti #2 - 7 Laporan No. 00162/2.0118-00/P//04/0355/1/VW2024 File No. 049. 5/IDR/DO.2/ALNI/2024
Page 44 OCR 0.865
ass basa Petir Path ISKANDAR DAN Pesan Penang OB Secara triwulanan, Indeks Pasokan Properti Komersial kategori sewa pada triwulan IV 2023 meningkat 0,13”6 (gtg), setelah sebelumnya terkontraksi sebesar 0,03Y4 (ata) (Grafik 7). Kondisi ini terutama didorong oleh peningkatan indeks pasokan pada segmen apatemen sewa di Bandung dan Denpasar. disebabkan oleh penurunan indeks pasokan pada segmen ritel sewa dan convention hall di Jakarta serta segmen apartemen di Denpasar. Selanjutnya, Indeks Pasokan Properti Komersial katogori jual juga terkonstraksi sebesar 0,02” (atg) disebabkan oleh penurunan pasokan perkantoran jual di Surabaya (Grafik 8). Pertumbufian Triwulanan Indeks 2 Pertumbuhan Triwularan Indeks Suppiy Kategori Sewa (0b gta) Giafi:B Suppiy Kategori Jual(96 Gta) Grafik 7 Perkembangan Harga Properti Komersial Indeks Pasokan Properti Komersial yang meningkat di tengah perlambatan Indeks Permintaan Properti Komersial mendorong perlambatan pada Indeks Harga Properti Komersial terutama untuk kategori sewa. Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV 2023 sebesar 2,03Yc (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 3,57”5 (yoy) (Grafik 9). Hal ini terutama disebabkan penurunan indeks harga pada segmen hotel di Banten. Selanjutnya, perkembangan Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori jual pada triwulan IV 2023 mengalami kenaikan sebesar 0,64” (yoy), lenih tinggi dibandingkan kenaikan triwulan III 2023 sebesar 0,484 (Grafik 10). Hal ini seiring peningkatan indeks harga segmen perkantoran jual di Surabaya dan segmen lahan industri di Semarang. Perkembangam Indeks Harga' Kategori Sewa Tahunan (96 yoy) Perkembangan Indeks Harga Kategori Jual Tahunan (9 yoy): mmaroan mba oo teja Amipa —a Secara triwulanan, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan IV 2023 naik 1,76Y6 (atg) sedikit melambat dibanding kenaikan triwulan sebelumnya sebesar 1,79”4 (gta) (Grafik 11). Perlambatan indeks harga tersebut terutama disebabkan penurunan indeks harga di Jakarta dan Surabaya. Di sisi lain, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori jual pada triwulan IV 2023 naik 0,23Yo (yoy) sedikit lebih tinggi daripada kenaikan triwulan sebelumnya sebesar 0,1974 (ata) (Grafik 12). Hal ini didorong oleh peningkatan indeks harga pada segmen lahan industri di Semarang. Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono Properti #2 - 8 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/VI/2024
Page 45 OCR 0.930
Perkembarigan Sewa Triwulanan Sumber: Bank Indonesia PENILAIAN 4. Penilaian Tanah dan Bangunan dengan Pendekatan Biaya Metodologi dan Proses Perhitungan Estimasi nilai menggunakan pendekatan biaya, di mana tanah dinilai dengan pendekatan pasar dan bangunan dinilai dengan pendekatan biaya. 41. Penilaian Tanah Pendekatan penilaian yang digunakan adalah pendekatan pasar dengan metode perbandingan data pasar, dengan melakukan penyesuaian harga penawaran/transaksi dari properti pembanding yang sejenis dan sebanding yang berada di sekitar daerah kawasan sejenis dengan objek penilaian. Estimasi nilai dengan melakukan proses perbandingan objek penilaian dengan properti pembanding, dengan melakukan penyesuaian terhadap faktor-faktor pembanding/elemen pembanding. Penyesuaian dilakukan terhadap faktor-faktor pembanding/elemen pembanding mengenai keunggulan atau keburukan objek penilaian dibandingkan properti pembanding dalam bentuk persentase. Faktor-faktor pembanding/elemen pembanding objek penilaian adalah: hak atas properti yang dialihkan, syarat pembiayaan, kondisi penjualan, kondisi pembayaran, kondisi pasar, lokasi, karakteristik fisik, penggunaan dan komponen non-realty dalam penjualan. Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono Properti #2 - 9 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/V//2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALVI/2024
Page 46 OCR 0.392
atas Jasa Perta Publik ISKANDAR DAN REKAN Hasil Perhitungan Berdasarkan analisis dan metode yang digunakan, hasil perhitungan adalah sebagai berikut: (ate Una Sajak anita Tembanang? Perbananga IhamatProperi Kesamaign Cuvg Kabut (Conea Pesen Ne HS ons Dat (TransaksiPenawaran) Teramatan lara waku apasaian IWaku Transats/Penawaran sn eter Lens Prooei (bata Proper (taman vas Terangrer Ea (Ketentuan Pengembangan Perunuian nee Tan (Uni PERBANDINGAN mt ng Ian Uneg R9 indiasi Harga Ikarga Penawaran TEnSKG Ibston Ikarga Seven Dskon Pa Aa 110000000 1750000000 (kemungkinan Transsksi phi 73 51.300 2256006 TELEMEN PERBANDINGAN DATA DAN PENYESUAYAN TEANSAKST | Hakans Proper yang galnian TT Tn 1 ESAI 2 Sesi Ea Tes Fasa fe Taat (2) Syarat Perbayaan Tungi Ona 0.001 24 apa Pn ra za0saan zte luna Tas “ed ba BEE De M1 (Ri Pengakaran Yang Dian Segera ET oma Indah Pertatan Kera Mela nan kas Pas Kr doi : pion Ierr z2s3215 kon Tran PETEUAN PaOrean (kokasi ora Dengan PsatKerameian 3m Ratan tema Resnu Penyesuaian : 1 Laga.daan Pasaran Is ae PessiemkSuda 5 Terasi Fasa Cn Penyesuaian om a 10 (karakteristik kuas 328. mer persogi 3400. merr persegi 800. mewr persegi 1000. mete persegi Penyesuaian ang sal 00 -| a00 san Beni Bana Fat Biang 2 bar — masi Penyassaan t Ikuatas Pendapatan IBaya Operasenal Ikepnyan Sewa Isanaemen Peruntan Panjasuaion | Bute3 Eaupren .... Penyesinan 3 es Tana Tana Penyesuaian 00m . 2 . Ir Agjustmant ena in 734018 110515 indikasi Mi setelah Penyasua'an Lean 24258 1568025 REKONSILIASI It adjustment” EA erA MEESA asa 2g Teng (Gross Aajustmant ESA 35x ESA indikasi Na Pasar Total KIT KANAN Tama Bobot Ran KTA MEA Son asa Tag 518156 (saran NT RPT lwax 884025 han tanuasa (berisi 1055| (kesimpulan HST Pasar Kiai Pasar Tanah per mZ Tan "J#emasuk sekrun Bkor penyesuaian Ga Tansak Gan da Proper Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eday Hartono Properti #2 -10 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/V/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALNVI/2024
Page 47 OCR 0.935
Dengan demikian nilai tanah objek penilaian adalah sebagai berikut: R Harga tia Uraian Gty Sat Satuan (Rp) Nilai Pasar (Rp) Tanah Sesuai Bukt Hak 3283| m2 1.500.000 485.000.000 41.2, Penilaian Bangunan Estimasi nilai dengan menggunakan pendekatan biaya, karena Nilai Pasar bangunan yang melekat di atas tanah tidak diperjualbelikan secara terpisah. Biaya pembuatan/penggantian baru (Reproduction/Replacement Cost New, RCN) bangunan dengan harga satuan per meter persegi merupakan hasil perhitungan analisis harga satuan bangunan berdasarkan biaya langsung dan tidak langsung serta pajak terkait dengan pembangunan bangunan. Selain itu, sebagai referensi digunakan panduan terbaru dari MAPPI mengenai Panduan Biaya dan Teknis Bangunan (BTB). Umur ekonomis suatu bangunan belum ada standar atau panduannya. Dari berbagai referensi dan bahan konstruksi yang digunakan, umur bangunan dapat diperkirakan. Umur efektif suatu bangunan ditentukan berdasarkan kondisi dan kegunaannya sesuai dengan kondisi terlihat (observed condition). Nilai bangunan diperoleh dari RCN dikurangi dengan penyusutan yang disebabkan oleh keusangan fisik, serta kemunduran fungsional dan ekonomis jika ada terhadap bangunan objek penilaian. Perizinan Bangunan Kami tidak menerima data IMB. Penilai tidak memperoleh perizinan bangunan, namun berdasarkan informasi dari Pemberi Tugas bangunan tersebut telah sesuai dengan peraturan dan perundang- undangan yang berlaku. Dengan demikian pondasi (yang relevan) telah sesuai dengan kondisi (daya dukung) tanahnya. Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono Properti #2 - 11 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/V/2024 File No, 049.5IDR/DO.2/AL/VI/2024
Page 48 OCR 0.752
Uraian bangunan dengan hasil penilaiannya adal. Bbik Lili: ISKANDAR DAN RI PENA Hal ah sebagai berikut: 'A. BANGUNAN 1. Nama Bangunan : PERS RUMAH | 11. Spesifikasi a. Jenis bangunan RUMAH SEDERHANA | b. Tahun dibangun Aa direnovasi terakhir tahur & Jumlah lantai : ijsangunan Basement d. Luas Tapak 120 |m2 &. IMBNO TIDAK ADA. f. Konstruksi BETON BERTULANG 8 Pondasi BATU KAU h. Basement : Ipar aoa Basement i. Rangka atap : Ikavu (atap Genteng) i- Penutup atap (GENTENG TANAH LIAT k. Plafon TRIPLEK |. Dinding luar : (BATA MERAH, DILAPIS CAT (DIPLESTER & DIACI) m.Dinding dalam/partisi : (BATA MERAH, DILAPIS CAT (DIPLESTER & DIACI) n. Pintu/Jendela PINTU KAYU DOBEL TRIPLEK/HPL, JENDELA KACA RK KAYU 0. Instalasi Listrik : (TERTANAM DALAM DINDING, LENGKAP DENGAN STOP KONTAK DAN FITTING p. Sanitasi TOILET LENGKAP DENGAN KLOSET, SERTA INSTALASI AIR BERSIH DAN AIR KOTOR @. Lantai : (keramik Uraian Lantai Luas (m2) Lantai 1 120 Jumlah 120 1. Pelanggaran GSB “m2 5. Pelanggaran KD8/KLB $ -.m2 Jumlah Pelanggarar “m2 t. Luas Sesuai Tata Kota 120 m2 Uu. Luas Sesuai IMB -..m2 v. Kondisi Fisik : Buruk 1.2. Penilaian RCN (Rp) 377.000.000 Nilai Pasar (Rp) i 0 Dengan demikian nilai bangunan objek penilaian adalah sebagai berikut: pemo Bun umur | oeppesiasi pasar os (PERIORAAN Kondisi uns esun| Ren ssxunug| marisa vewanamaman fe was (rosa (mn JUAN Geo ente ova TT TKR Mis | (TAMUN) (Pasar) Fisik | Fisik Bean KI KE ae mer ala SI not nota d 4.1.3. Penilaian Estimasi nilai objek penilaian dengan menambahkan nilai tanah dan nilai bangunan sesuai dengan prinsip kontribusi, di mana nilai aset tanah dan bangunan merupakan satu kesatuan karena bangunan yang melekat d dari tanahnya. Hasil perhitungan i atas tanah tidak dapat dipisahkan Dengan demikian nilai objek penilaian adalah sebagai berikut: Uraian Luas | Satuan NilaiPasar (Rp) Tanah 323| m2 | 485.000.000 Bangunan 120| m2 - Jumlah 485.000.000 Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eday Hartono Laporan No. 00162/2.0118-00/PI/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/AL/VI/2024 Properti #2 -12
Page 49 OCR 0.950
4.2. Penilaian Tanah dan Bangunan dengan Pendekatan Pendapatan Metodologi dan Proses Perhitungan Estimasi nilai menggunakan pendekatan pendapatan, dengan metode Gross Income Muttiplier (SIM), karena harga transaksi atau penawaran jual dan sewa dari properti sejenis dan sebanding dengan objek penilaian tersedia, serta harga sewa objek penilaian tersedia. Nilai Pasar objek penilaian adalah perkalian harga sewa objek penilaian dengan GIM rata-rata. Prosedur penilaian dengan metode GIM adalah sebagai berikut: a. Mengestimasi nilai jual dari properti yang sebanding dan sejenis dengan objek penilaian. b. Mengestimasi pendapatan kotor potensial dari properti yang sebanding dan sejenis dengan objek penilaian. c. Membagi nilai jual properti sebanding dan sejenis dengan pendapatan kotor potensial properti sebanding dan sejenis untuk memperoleh GIM. d. Mengestimasi pendapatan kotor potensial objek penilaian. e. Mengalikan GIM dengan pendapatan kotor potensial objek penilaian untuk memperoleh indikasi Nilai objek penilaian. Perhitungan Nilai Pasar Objek Penilaian adalah sebagai berikut: Estimasi Harga Sewa dengan Pendekatan Pasar Pendekatan Pasar dengan metode perbandingan langsung antara properti pembanding dengan objek penilaian terhadap perbedaan-perbedaan yang ada, kemudian dilakukan penyesuaian berdasarkan faktor-faktor pembanding/elemen pembanding yang mempengaruhi nilai properti. Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono Properti #2 -13 Laporan No. 00162/2.0118-00/P/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALIVI/2024
Page 50 OCR 0.395
Kartes Jasa Porsi Publik ISKANDAR DAN REKAN Nilai Sewa Properti dengan pendekatan pasar adalah sebagai berikut: emas Urun Gojek Panitan PembanangT Pembanding Pambananga dan Veteran, Desa Kagu saya. | Dosa Kadujaya Kecamatan | Desokaduaya. Kecamatan | Dosa Kaduaya. Kecamatan (tamat Ptopoti "Kecamatan Cuug. Kabupaten” | Cung. Kabupaten Tangerang, |. Curug Kabupaten Tangerang. |” Curug. Kabupaton Tangrang Tangerang Provisi Barton Proinsi anton Prounsi Banton Prounsi Banten onta Porson 8 No Hp. Tadgy..00ne30352006 Ah Skogayoen21s38enz1 Enyaman | 0621 eris Data (TansaksiPeraveran) Pananaran Penawaran Pananaran |Lama waktu dipasaran . : Iwaktu TansatsifPenasaran Mart 2024 Mart 2024 Maret 2124 anis Proper TANAH DAN BANGUNAN TANAH KOSONG TanaH KOSONG TANAH KOSONG Data Properi TAMA (uas Tarang) 3 000) (ketentuan Pengembangan. Pi team Cam Gan Ukir PERBANDINGAN Ai : 3 (vas 1 Iko Usai Fo : Indikasi Horas (harga PanavaragTarsaki ust Tanu Tran PEN Diskon 5001 soo: Toon Ikrga Jual Setelan Oiskon. 1apa.00000 710.000000. 11780000000 Harga PenawaranTansakat Sera per Tan sooceo000 120 000.000 “000.000.000 listen 5000) soon 001 Ikrga Sewa pr Tahan Seelah Diskon Tio 000 Tiaoooowo BE0000.000 Ikemungkinan Transaksi per m2 perTahun 57 Ke gaen Tn tan7o3 142500 asa (ELENE PERBANDINGAN (DATA DAN PENYESUAIAN TEANSAKSI (tak atas Prepon yang daikan Sek To NOC : Sa 1 ee Ba (1 $ Bana (di Syari Pembiayaan “Tunai adi Hock : .Agustos Poco una. 1201105 tunai Sana (Erkonasi Penuaan Tema 006 2 Loco : Kosi Pre Hama TE TOS (amal Tana (en Pengeluaran yang Dilakukan Segara Setelan Tea ada Ooo” -| aon" - (pempsion Aafustog Pra Inang san1os (neon ae 142500 Ion as, sama (dikenai Pasar Tema 2001 Ef a00! 2) a00) : ustad Pro Ivana 150708 Itomat 1422500 hormat Sas7na PENESUNAN PROPERTI Ikokasi Idr Dengan Pusat Keramalan Boat Sama Raat Sama (Ra Sama Panyasusian Boa Tao Tana " Leoa tan Gmoter Lotin Beser Leon Besar Leo Besar Penyesuaian PENA TEE Ea Kn ea |agsasiinas Mugan na MN never) men HAN. 1 Panpesudin am Besi 2 Ikondsi Lingkungan "dak ada Aspek Nega Tak aga Aspek Negati Toak ada Aspek Negat Tar ada Aspek Nogati Panyusuaan 0005... -| a01 | oo F (Posisi LatkrSucut Tengan “eren Tengan T Panyasuaan| ago -| aon (kas Ctanane Bangunan B3 ai erni Bb ii pasa Bb “sai Basi 3001 Sisi L ago. Bei Berdasi Bag” — Basesi Panjang £ 20m jiakasi Faadan Uslah Gi Bagan Lokasi Foo Penyesuaan| lever musa 18.metor Penyasudan 1 Ranagunaan. 4 (Pauntukan Tensi Campuran Panyesuwan 00015 4 Komponen nenssaiiy dalam penjualan IFumitwr, Eotuo & Eaupmort. Ndak aga. Tok aga Penyesuaian Besa 7 Ivosin Tao ada Tani ada Kai Kej tea :309 150) India Nis sOnTER PEN ET KE Seto Tita REKONSILIASI Wet Agjusimen ET KERETA TE MESEI KAA) rss Aajusar” EA San ara ova EK BENER KATEELAI FE ea wa sea tin ma atas 2 Keimpaan AT Era Kiai Sewa per 2 Tanam BERAT TE Kiai Sewa WTanahsBangunan Trgoooo0 “Memasak setan ter penyesoanT NGANa GA GTA PEPAT Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono Properti #2 -14 Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VI/2024 File No. 049.5/IDR/DO.2/ALNVI/2024
Page 51 OCR 0.831
41663 4 Dewi Publik IS: N DAR DAN RE Peozarea Pro AN Penilaian dengan GIM Estimasi nilai menggunakan pendekatan pendapatan, dengan metode Gross Income Multiplier (GIM), karena harga transaksi atau penawaran jual dan sewa dari properti sejenis dan sebanding dengan objek penilaian tersedia, serta harga sewa objek penilaian tersedia. Nilai Pasar objek penilaian adalah perkalian harga sewa objek penilaian dengan GIM rata- rata. Perhitungan Nilai Pasar objek penilaian adalah sebagai berikut: | tar Pembanding Tembanangg Fembanana 3 arya JT SO DRS TA O00n PEROR 72 OOT, anga'Esimasi Sea por TAFUT SEAT DEKET 7000000 Sia.ao 000 50.001 200 ni “set “5.0 EA ena KRI ea Ii Sa Proper Da TART BI (Gn Rata-Rata KR Irdiasi Nia PRIA KATA iii Pasar Properi (OUT Ban) aan.o0.000 4.3. Rekonsiliasi Nilai Perhitungan Nilai Pasar objek penilaian dengan melakukan rekonsiliasi nilai terhadap indikasi nilai yang diperoleh dari pendekatan penilaian yang digunakan dengan cara pembobotan. Besarnya bobot ditentukan oleh “professional judgement" berdasarkan keyakinan Penilai dan relevansi pendekatan penilaian yang digunakan. Dalam memberikan bobot, Penilai mempertimbangkan kondisi berikut: - Data/informasi penawaran/transaksi yang sejenis dan sebanding dengan objek penilaian tersedia di pasar. - Informasi GIM yang sebanding tersedia di pasar dan pendapatan kotor potensial objek penilaian dapat diestimasi. Berdasarkan pertimbangan tersebut, Penilai berkeyakinan Pendekatan Biaya dan Pendekatan Pendapatan sama relevan digunakan dalam penilaian. Hasil rekonsiliasi nilai adalah sebagai berikut: : Indikasi Nilai Pasar Nilai Bobot Uraian (Rp) Bobot (Rp) Pendekatan Biaya 485.000.000 | 50Yc 242.500.000 Pendekatan Pendapatan 488.000.000 | 50Y4 244.000.000 Nilai Pasar 486.500.000 Nilai Pasar (Round) 487.000.000 5. KESIMPULAN Dengan mempertimbangkan seluruh informasi yang relevan dan hasil analisis yang telah dilakukan serta pendekatan penilaian yang digunakan, kami berpendapat bahwa nilai seluruh objek penilaian pada tanggal penilaian adalah: Nilai Pasar: Rp. 487.000.000,- ( EMPAT RATUS DELAPAN PULUH TUJUH JUTA RUPIAH ) | Hasil penilaian ini untuk dipergunakan sesuai dengan tujuan penggunaan laporan penilaian, dan kami tidak mengambil tanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan atas penggunaan laporan ini yang bertentangan dengan komentar, penjelasan, asumsi dan kondisi pembatas yang tercantum di dalam laporan ini. Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono Properti #2 -15 | Laporan No. 00162/2.0118-00/P1/04/0355/1/VW/2024 | File No, 049.5/1DR/DO.2/ALNVI/2024 |
Page 52 OCR 0.931
LAMPIRAN # 2 FOTO-FOTO » PETA LOKASI » GAMBAR SITUASI TANAH GAMBAR SITUASI TANAH DAN BANGUNAN Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono
Page 53 OCR 0.868
FOTO-FOTO PROPERTI #2 TANAH DAN BANGUNAN EKS. RUMAH TINGGAL EDDY HARTONO La) ISKANDAR DAN REKAN Tampak Sebagian Properti Iniw P3 3 PB Tampak Sebagian Properti Tampak Sebagian Properti Penilaian Properti Tanah dan Bangunan Eks. Rumah Tinggal Eddy Hartono
Page 54 OCR 0.809
PR (at sasa Pura Putik ISKANDAR DAN REKAN Data Pembanding 2 4s La Tanpa Skala PROPERTI #2 PETA LOKASI EDDY HARTONO Berlokasi di Jalan Veteran, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten @ Dikerjakan Oleh : Kantor Jasa Peniai Publik ISKANDAR DAN REKA! egistorod Propany 5 Busi
Page 55 OCR 0.817
Lir) ISKANDAR DAN REKAN dan mma Pemukiman | Tanah dan Bangunan Pabrik 0.) PT Selamat Sompuma Tbk. Tanah dan Bangunan Pabrik PPT Selamat Sempuma Tbk. Ketorangan : (TT) Biang Tanah Properti #1 (BE Bidang Tanah Properti #2 PT Selamat Sempuma Tbk. | “Tanah dan Bangunan Pabrik Pemukiman Tanah dan Bangunan Pabrik (PT Selamat Sempuma Tbk. U PROPERTI #2 Dikerjakan Oleh : GAMBAR SITUASI TANAH EDDY HARTONO 5 Kantor Jasa Peniai Publik kena ae Lai: ISKANDAR DAN REKAN Jalan Veteran, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Tanpa Skala Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten
Page 56 OCR 0.739
jasa Pena Lir) ISKANDAR DAN REKAN / Pemukiman s £ Pemukiman / / petak ant Sanpunaor Pemukiman Keterangan: () Bangunan U PROPERTI #2 Dikerjakan Oleh : GAMBAR SITUASI TANAH DAN BANGUNAN EDDY HARTONO da Kantor Jasa Penilai Publik Berlokasi di di) NANDA Daloni Jalan Veteran, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Ragistared Proparty & Business: Tanpa Skala Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten
Names mentioned 26 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Jacob Djailani KJPP ISKANDAR DAN REKAN
p.1
unresolved
org
KJPP ISKANDAR DAN REKAN
p.1 ×3
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik ISKANDAR DAN REKAN Registered Property
p.2 ×2
unresolved
org
KJPP
p.2 ×2
unresolved
org
KJPP ISKANDAR DAN REKAN Graha IDR
p.3
unresolved
org
Eddy Hartono Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan
p.4
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar
p.4
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.4 ×2
unresolved
person
Ang Andri Pribadi Bidang
p.4 ×11
unresolved
org
Pertanahan Nasional
p.8 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.8 ×3
unresolved
org
Pusat Statistik
p.8
unresolved
—
MAPPI
· Penilai
p.9
unresolved
person
Radithe Pramudito, SE,-M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.
· Rekan K
p.17 ×3
unresolved
org
PT SELAMAT SEMPURNA Tok
p.18 ×2
unresolved
person
Jacob Djailani
p.22 ×4
unresolved
org
Selamat Sempuma Tbk
p.35 ×6
unresolved
org
PT Selamat Sempuma Tok
p.35
unresolved
org
Selamat Sompuma Tbk
p.35 ×4
unresolved
person
DRS TA O
p.51
unresolved
org
Bangunan Pabrik PPT Selamat Sempuma Tbk.
p.55
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
3033 ms
13 Sep 2026 16:26
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}