Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 10
Page 1
LAPORAN PELAKSANAAN PAPARAN PUBLIK
PT GAJAH TUNGGAL TBK
Jakarta, 26 JUNI 2024
Latar Belakang
Paparan Publik (atau Public Expose) PT Gajah Tunggal Tbk (untuk selanjutnya
disebut “Perseroan”) tahun 2024 diselenggarakan dalam rangka memenuhi
ketentuan dari Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta No. Kep-306/BEJ/07-
2004 tentang Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi
Rencana Paparan Publik telah disampaikan oleh Perseroan kepada PT Bursa
Efek Indonesia (“Bursa”) pada tanggal 11 Juni 2024 dengan surat nomor
026/CCI/CORS/VI/2024 melalui proses upload kedalam situs resmi Bursa, yaitu
www.idxnet.co.id.
Waktu Penyelenggaraan
Paparan Publik Perseroan diselenggarakan pada:
Hari / Tanggal : Rabu, 26 Juni 2024
Pukul : 15.30 – 16.30 WIB
Tempat : Lune Ballroom – Mezannine Floor, Movenpick Hotel
Jakarta City Center, Jalan Pecenongan No. 7-17
Jakarta Pusat
Perwakilan Perseroan
Perwakilan Perseroan yang hadir adalah:
1. Sugeng Rahardjo, Presiden Direktur;
2. Budhi Santoso Tanasaleh, Wakil Presiden Direktur;
3. Kisyuwono, Direktur;
4. Raymond Feddes, EVP Corporate Finance.
Susunan Acara
1. Pembukaan.
2. Materi Paparan Publik yang telah disampaikan Perseroan kepada Bursa
pada tanggal 21 Juni 2024 dengan surat nomor 027/CCI/CORS/VI/2024
melalui proses upload kedalam situs resmi Bursa, yaitu www.idxnet.co.id.
3. Acara Tanya Jawab.
Page 2
Peserta dan Daftar Hadir
Paparan Publik Perseroan dihadiri oleh 24 orang yang terdiri dari pemegang
saham Perseroan, analis pasar modal, anggota bursa, dan media massa serta
pengurus Perseroan, sebagaimana terlampir.
Tanya Jawab
1. AULIA ULFA K DARI INDONESIA KOMA.COM
Pertanyaan:
Tentang jaringan distribusi yang luas dan hubungan strategis, disebutkan
Pulau Sulawesi belum ada jaringannya. Kenapa dan apakah ada langkah
selanjutnya yang akan diambil oleh Perseroan ? Terima kasih
Jawaban:
Untuk pasar Sulawesi Perusahaan sudah mempunyai jaringan distribusi
yang dalam presentasi masuk di wilayah Indonesia Timur sebesar 10%.
Jadi Sulawesi bagian dari Indonesia Timur Perusahaan mempunyai
jaringan distribusi diantaranya di Palu, Gorontalo, Kendari, Manado dan
Makassar.
2. BEN DARI INVESTOR INDIVIDU
Pertanyaan:
Untuk segmen ekspor, ekspansi ekspor Q1 ke Q2 ada sedikit penurunan
persentasenya, walaupun sedikit. Pertanyaannya di tahun 2024 ini apa
strategi dari Perseroan untuk memperbaiki ekspansi ekspor khususnya ke
Eropa dan Bagaimana antisipasi Perseroan dengan adanya undang-
undang anti-deforetsasi dari Uni Eropa yang melarang masuknya produk-
produk dari negara lain ke pasar Eropa yang produknya dikategorikan
merusak hutan? Terima kasih
Page 3
Jawaban: Issue Deforestasi itu bukan hanya karet saja namun termasuk juga kopi dan minyak sawit. Jadi Indonesia sudah berpengalaman dalam menghadapinya. Ada sistem yang mampu tracking bahwa sumber karet alam yang dibeli adalah berasal dari kebun yang dikelola bukan dari hasil deforestasi, dan sistem tersebut ada provider nya. Jadi setiap karet yang kita beli harus merefer sumber dari kebun mana dan sistem akan memvalidasinya. Secara terminologinya disebut EUDR, jadi ada persyaratan software supplier untuk Natural Rubber (NR), yang memang spesialisasi untuk bisa meyakinkan bahwa supplier mengambil karet alam bukan dari kebun yang masuk kelompok deforestasi. Dengan menggunakan satelit ada backup recordingnya dan biayanya mahal karena memang spesifik jadi Perseroan akan mentaati peraturan tersebut. Jadi dari segi marketing Perseroan sudah tidak ada masalah dari sisi penjualan. Tapi dari segi comply terhadap EUDR Perseroan sudah siapkan dan mulai efektifnya di Januari 2025. Dari segi risiko bisa dilihat untuk Pasar Eropa hanya ± 26% dari Total Ekspor Perseroan atau sekitar 6% dari Total penjualan Perusahaan. 3. DOSDOI DARI INVESTOR INDIVIDU Pertanyaan: Untuk Export ke luar negeri bagaimana Perseroan dengan produk GT Radial menghadapi ban dari Korea dan China, bagaimana meningkatkan penetrasi? Jawaban: Untuk bisa bersaing dipasar dunia hal yang nomor satu diperhatikan adalah Quality. Dan quality ban kita sudah dipastikan. Artinya, kualitas yang dipasarkan ke market sudah harus melalui proses pengujian Quality Assurance (QA) yang sangat ketat, dimana QA Perseroan itu independent
Page 4
dan bisa stop produksi setiap saat, tidak ada yang bisa menghalangi dan report langsung kepada CEO jadi independent untuk memastikan kualitas dari ban yang diproduksi sebelum ke pasaran. Dengan pertimbangan kualitas adalah nomor satu. Selanjutnya kita harus mampu menganalisa target segmen mana yang menjadi target pasar produk kita. Sebagai informasi segmen ban ada tier 1, tier 2 dan tier 3 , dimana ban Perseroan bukan tier 1 namun ada di di antara tier 2 dan tier 3. Jadi strateginya lebih bersaing pada tier tersebut dan kami bermain di lahan di mana kami punya kelebihan dengan cara strategi marketing dari tim kami.
Page 5
Foto Acara
PAPARAN PUBLIK PT GAJAH TUNGGAL TBK
Jakarta, 26 Juni 2024
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.