Back to announcement
20240627_SMSM_Laporan Informasi dan Fakta Material_31676353_lamp4.pdf
Asset transaction Needs review SMSMSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 66
Page 1
Laporan No. 00178/2.0118-00/BS/04/0520/1/VI/2024
File No. 056.2/IDR/DO.2/BFO/VI/2024
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
RENCANA TRANSAKSI AKUISISI SAHAM
EDDY HARTONO
DAN PT ADRINDO INTISARANA
SELURUHNYA SEBANYAK 99,999999% SAHAM
PADA PT MANGATUR DHARMA
OLEH PT PRAPAT TUNGGAL CIPTA
(PERUSAHAAN TERKENDALI
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk)
KJPP ISKANDAR DAN REKAN
2024
Page 2
SURAT LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI
Laporan No. 00178/2.0118-00/BS/04/0520/1/VI/2024
File No. 056.2/IDR/DO.2/BFO/VI/2024 Jakarta, 24 Juni 2024
Kepada Yth.
Direksi
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk
Jalan Kapuk Kamal, 88, Kamal Muara
Penjaringan, Jakarta Utara
DKI Jakarta 14470
Dengan hormat,
Perihal : Laporan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Akuisisi Saham Eddy Hartono
dan PT Adrindo Intisarana Seluruhnya Sebanyak 99,999999% Saham pada PT
Mangatur Dharma oleh PT Prapat Tunggal Cipta (Perusahaan Terkendali PT
Selamat Sempurna Tbk)
Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (IDR atau Penilai atau Kami) telah memperoleh izin
usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No. 772/KM.1/2013 tanggal 12
November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat No. S-
774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal No. STTD.PPB-33/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis
di Pasar Modal.
Berdasarkan surat proposal/kontrak perjanjian kerja yang telah disepakati antara IDR dengan PT
Selamat Sempurna Tbk No. 023.3/IDR/DO.2/Pr-BFO/II/2024 tanggal 1 Februari 2024, IDR telah
melaksanakan Penilaian untuk Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Akuisisi Saham Milik Eddy
Hartono dan PT Adrindo Intisarana pada PT Mangatur Dharma oleh PT Prapat Tunggal Cipta
(Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk) seperti yang tertuang dalam laporan ini.
Latar Belakang
PT Selamat Sempurna Tbk (selanjutnya disebut SMSM atau Perseroan atau Perusahaan) merupakan
perusahaan terbuka yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (selanjutnya disebut BEI). SMSM
memiliki perusahaan terkendali yaitu PT Prapat Tunggal Cipta (selanjutnya disebut PTC). PTC
berencana untuk mengakuisisi saham milik Eddy Hartono dan PT Adrindo Intisarana (selanjutnya
disebut AIS) pada PT Mangatur Dharma (selanjutnya disebut MGD), apabila rencana tersebut
dilaksanakan, maka PTC akan menjadi pemegang saham mayoritas MGD dan PTC akan mengonsolidasi
laporan keuangan MGD. Rencana transaksi akuisisi saham milik Eddy Hartono dan AIS oleh PTC
(Perusahaan Terkendali SMSM) selanjutnya disebut Rencana Transaksi. Atas Rencana Transaksi
tersebut diperlukan penilaian saham dan pendapat kewajaran (fairness opinion) dari Penilai
Independen.
Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib menaati Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk
melaksanakan transaksi tersebut, terutama Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha dan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
i
Page 3
Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk serta menggunakan pendapat dari Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (selanjutnya disebut IDR atau Penilai atau Kami), selaku Penilai Independen yang memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi tersebut. Objek Penilaian Objek Penilaian adalah rencana transaksi akuisisi saham Eddy Hartono dan AIS seluruhnya sebanyak 99,999999% saham pada MGD oleh PTC. Pihak-Pihak Yang Bertransaksi Pihak-pihak yang bertransaksi adalah PTC, Eddy Hartono dan AIS, dimana PTC sebagai pembeli serta Eddy Hartono dan AIS sebagai penjual yang akan menjual saham miliknya pada MGD. Maksud dan Tujuan Penilaian Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian independen atas pendapat kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi dengan tujuan pelaksanaan transaksi. Tanggal Penilaian Tanggal penilaian 31 Desember 2023 ditetapkan berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja dan telah ditandatangani oleh Akuntan Publik Sinarta yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Asumsi dan Kondisi Pembatas • Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion. • Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses penilaian. • Data dan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya. • Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty), jika penilaian menggunakan proyeksi keuangan. • Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan. • Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik kecuali informasi yang bersifat rahasia, yang dapat memengaruhi operasional perusahaan. • Penilai bertanggung jawab atas laporan penilaian dan kesimpulan nilai akhir. • Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari Pemberi Tugas. • Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas lainnya diungkapkan dalam laporan. Pendekatan dan Metode Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan adalah: a. Melakukan analisis transaksi. b. Melakukan analisis kualitatif atas Rencana Transaksi. c. Melakukan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi. d. Melakukan analisis kewajaran nilai transaksi. e. Melakukan analisis atas faktor lain yang relevan. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) Berdasarkan Surat Keterangan No. 025/N/Ket.VI/2024 tanggal 21 Juni 2024 yang dibuat oleh Notaris Kamelina, S.H. berkedudukan di Jakarta Utara, mengenai: Perubahan Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, menjadi sebagai berikut: Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk ii
Page 4
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Eddy Hartono
Wakil Komisaris Utama : Surja Hartono
Komisaris Independen : Joseph Pulo
Direksi
Direktur Utama : Djojo Hartono
Wakil Direktur Utama : Ang Andri Pribadi
Direktur : Aris Setyapranarka
Direktur : Roni Kunto
Direktur : Sumarni
Berdasarkan Akta Notaris No. 43 tanggal 18 April 2024 yang dibuat oleh Notaris Winny Marcella,
berkedudukan di Jakarta Barat, yang telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan surat keputusan No. AHU-
0028528.AH.01.02.TAHUN 2024 tanggal 16 Mei 2024, telah terjadi perubahan peningkatan modal
ditempatkan/disetor MGD sehingga susunan pemegang saham MGD adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham Persentase Nilai Nominal Jumlah
No. Pemegang Saham
(Lembar) (%) (Rp) (Rp)
1 Eddy Hartono 97.500.000 75,00% 100,00 9.750.000.000
2 PT Adrindo Intisarana 32.500.000 25,00% 100,00 3.250.000.000
Jumlah 130.000.000 100,00% 13.000.000.000
Sejak tanggal penilaian hingga tanggal penerbitan laporan ini tidak terjadi perubahan yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian yang dapat
secara signifikan mempengaruhi hasil penilaian.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk iii
Page 5
Pendapat Kewajaran Atas Transaksi
Hasil analisis atas nilai transaksi akuisisi saham milik Eddy Hartono dan AIS pada MGD oleh PTe lebih
rendah dari Nilai Pasarnya namun masih dalam kisaran Nilai Pasarnya memberikan kesimpulan bahwa
nilai transaksi adalah wajar.
Hasil analisis atas dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
pemegang saham memberikan kesimpulan bahwa dengan dilakukannya transaksi akan meningkatkan
pendapatan dan laba Perseroan yang dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan sejalan dengan
kepentingan pemegang saham.
Hasil analisis atas pertimbangan bisnis dari manajemen terkait dengan transaksi terhadap kepentingan
pemegang saham adalah Perseroan dapat mengintegrasikan bisnis PTe dengan MGD, dimana PTe dan
MGD memproduksi produk yang sejenis seperti filter, radiator dan komponen otomotif lainnya sejalan
dengan kepentingan pemegang saham.
Berdasarkan kesimpulan dari hasil analisis tersebut diatas, maka Kami berpendapat bahwa transaksi
adalah wajar.
Hormat kami,
M.Ec.Dev
Rekan
Penilai operti/ Aset dan Bisnis
MAPPI No.: 10-5-02670
RMK-2017.00316
NIPP Menkeu No .: P-1 .13.00355
NIPP Menkeu No .: 8-1 .18.00520
5TTD OJK No: 5TTD. PP8-33/PJ-1/PM. 02/2023
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk iv
Page 6
(0 Kantor Jasa Penilai Pubtik
~~~~~~!~A~i~~~
PERNYATAAN PENllAI
1. Bahwa penugasan penilaian Pendapat Kewajaran dilakukan atas Rencana Transaksi.
2. Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini Kami telah bertindak secara independen
tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, maupun pemegang saham
Perseroan ataupun pihak-pihak yang terkait dengan Perseroan tersebut. Kami juga tidak
mempunyai kepentingan ataupun keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini.
Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan
atau kerugian pada pihak manapun.
3. Bahwa perhitungan dan analisis dalam pemberian pendapat kewajaran telah dilakukan
dengan benar sebagaimana diungkapkan dalam laporan ini.
4. Bahwa penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
5. Penilai menaati Kode Etik Penilai Indonesia dan penilaian di lakukan sesuai dengan Standar
Penilaian Indonesia (KEPI & SPI VII-2018)
6. Bahwa penilaian yang dihasilkan dalam penugasan penilaian professional telah disajikan sebagai
kesimpulan.
7. Bahwa lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan.
8. Bahwa kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran.
9. Bahwa kesimpulan penilaian telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.
10. Bahwa data ekonomi dan industri dalam laporan ini diperoleh dari berbagai sumber yang diyakini
penilai dapat dipertanggungjawabkan.
Penilai Publik,
Radithe Pramudito, SE., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
MAPPI No.: 10-5-02670
RMK-2017.00316
NIPP Menkeu No. P -1.13.00355
NIPP Menkeu No. B -1.18.00520
5TTO OJK No: 5TTO. PPB-33/PJ-1/PM. 02/2023
Reviuer,
Adhitya Anindito, S.I.Kom., S.H., M.M., MAPPI (Cert.)
MAPPI No.: 11-5-03079
RMK-2017.00547
Penilai,
Sigit E. Purnomo, SE.
MAPPI No.: 19-T-09657
RMK-2020.03575
Ryan Suradireja
MAPPI No.: 19-P-09941
RMK-2021.03692
Syafika Firdausha, A.Md.Ak.
MAPPI No.: 21-T-11013
RMK- 2022.04256
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk v
Page 7
DAFTAR ISI
SURAT LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI .......................................... i
PERNYATAAN PENILAI .................................................................................................................. v
DAFTAR ISI .................................................................................................................................. vi
BAB I PENDAHULUAN................................................................................................................. I-1
1.1. Latar Belakang ............................................................................................................................ I-1
1.2. Identitas Pemberi Tugas ............................................................................................................. I-1
1.3. Objek Penilaian ........................................................................................................................... I-1
1.4. Maksud dan Tujuan Penilaian..................................................................................................... I-1
1.5. Tanggal Penilaian ........................................................................................................................ I-2
1.6. Ruang Lingkup Penilaian ............................................................................................................. I-2
1.7. Pendekatan dan Metode ............................................................................................................ I-2
1.8. Pihak-Pihak Yang Bertransaksi .................................................................................................... I-2
1.9. Pernyataan Independensi dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan ........................................ I-3
1.10. Uraian Mengenai Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Serta Hasil Penilaian Oleh ................
Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian ........................
Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi ............................................................................ I-3
1.11. Sumber Data ............................................................................................................................... I-3
1.12. Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak-Pihak Yang Telah Diwawancarai .....................
Dan Hubungannya Dengan Objek Penilaian ............................................................................... I-4
1.13. Asumsi dan Kondisi Pembatas .................................................................................................... I-4
1.14. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) ............................................................ I-6
1.15. Definisi dan Istilah ...................................................................................................................... I-7
BAB II ANALISIS TRANSAKSI ....................................................................................................... II-1
2.1. Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan .................................................... II-1
2.2. Analisis likuiditas Dari Transaksi ................................................................................................ II-1
2.3. Nilai Transaksi ............................................................................................................................ II-1
2.4. Materialitas Nilai Transaksi........................................................................................................ II-1
2.5. Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi ..................................................................... II-2
2.6. Analisis Perjanjian Dan Persyaratan Yang Telah Disepakati ...................................................... II-3
2.7. Analisis Manfaat Dan Risiko Dari Transaksi ............................................................................... II-4
BAB III ANALISIS KUALITATIF .................................................................................................... III-1
3.1. Riwayat Singkat Perusahaan Dan Kegiatan Usaha ................................................................... III-1
3.2. Analisis Industri dan Lingkungan .............................................................................................. III-5
3.3. Alasan Dilakukannya Transaksi ............................................................................................... III-11
3.4. Keuntungan Dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif Atas Transaksi Yang Akan Dilakukan ...... III-11
BAB IV ANALISIS KUANTITATIF ................................................................................................. IV-1
4.1. Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban dan Kondisi Keuangan ......................... IV-1
4.2. Analisis Inkremental .............................................................................................................. IV-23
BAB V ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI ......................................................................... V-1
5.1. Hasil Penilaian Objek Transaksi ................................................................................................ V-1
5.2. Nilai Transaksi ........................................................................................................................... V-1
5.3. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi ............................................................................................ V-1
5.4. Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari Transaksi Yang Dilakukan ..... V-1
BAB VI ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN ................................................................ VI-1
6.1. Analisis Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi ............................... VI-1
6.2. Analisis Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang ....................................................................... VI-1
6.3. Analisis Ketidakpastian Risiko Pasar ......................................................................................... VI-2
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk vi
Page 8
6.4. Analisis Faktor Lain Yang Berpengaruh.................................................................................... VI-2 BAB VII KESIMPULAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI ............................................. VII-1 LAMPIRAN Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk vii
Page 9
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
PT Selamat Sempurna Tbk (selanjutnya disebut SMSM atau Perseroan atau Perusahaan)
merupakan perusahaan terbuka yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (selanjutnya disebut
BEI). SMSM memiliki perusahaan terkendali yaitu PT Prapat Tunggal Cipta (selanjutnya disebut
PTC). PTC berencana untuk mengakuisisi saham milik Eddy Hartono dan PT Adrindo Intisarana
(selanjutnya disebut AIS) pada PT Mangatur Dharma (selanjutnya disebut MGD), apabila
rencana tersebut dilaksanakan, maka PTC akan menjadi pemegang saham mayoritas MGD dan
PTC akan mengonsolidasi laporan keuangan MGD. Rencana transaksi akuisisi saham milik Eddy
Hartono dan AIS oleh PTC (Perusahaan Terkendali SMSM) selanjutnya disebut Rencana
Transaksi. Atas Rencana Transaksi tersebut diperlukan penilaian saham dan pendapat kewajaran
(fairness opinion) dari Penilai Independen.
Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib menaati Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
untuk melaksanakan transaksi tersebut, terutama Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha dan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020
tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk serta
menggunakan pendapat dari Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (selanjutnya disebut
IDR atau Penilai atau Kami), selaku Penilai Independen yang memberikan pendapat kewajaran
atas Rencana Transaksi tersebut.
IDR telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No.
772/KM.1/2013 tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan
(selanjutnya disebut OJK) berdasarkan Surat No. S-774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013
dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PPB-33/PJ-
1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal.
1.2. Identitas Pemberi Tugas
Nama Pemberi Tugas : PT Selamat Sempurna Tbk
Bidang Usaha : Industri suku cadang dan aksesori untuk kendaraan bermotor
Alamat Kantor : Jalan Kapuk Kamal, 88, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara
DKI Jakarta 14470
No. Telepon/Fax : (021) 661-00-33, 669-02-44/(021) 661-8438, 669-6237
Email : lidiana.widjojo@adr-group.com
Website : www.smsm.co.id
1.3. Objek Penilaian
Objek Penilaian adalah rencana transaksi akuisisi saham Eddy Hartono dan AIS seluruhnya
sebanyak 99,999999% saham pada MGD oleh PTC.
1.4. Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian independen atas pendapat
kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi dengan tujuan pelaksanaan transaksi.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk I-1
Page 10
1.5. Tanggal Penilaian
Tanggal penilaian 31 Desember 2023 ditetapkan berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
Purwantono, Sungkoro & Surja dan telah ditandatangani oleh Akuntan Publik Sinarta yang
terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.
1.6. Ruang Lingkup Penilaian
Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan oleh
Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan adalah wajar atau
tidak wajar. Ruang lingkup penilaian, antara lain:
a. Identifikasi masalah (identifikasi asumsi dan kondisi pembatas, tujuan dan objek penilaian,
definisi penilaian dan tanggal penilaian),
b. Pengumpulan data,
c. Analisis data,
d. Estimasi nilai sesuai dengan dasar nilai dan premis nilai yang digunakan dengan
menggunakan pendekatan penilaian,
e. Penulisan laporan.
Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian
dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran setelah
dilakukan analisis atas:
a. Nilai dari objek yang ditransaksikan.
b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang
saham.
c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait dengan Rencana
Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang saham.
Sifat Rencana Transaksi terkait dengan ada atau tidak adanya hubungan antara pihak-pihak yang
bertransaksi diatur sesuai dengan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
dan Transaksi Benturan Kepentingan dan nilai materialitas Rencana Transaksi diatur sesuai
dengan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha.
Sehubungan dengan peraturan-peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukan IDR untuk
memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang lingkup pendapat
kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Rencana Transaksi tersebut.
1.7. Pendekatan dan Metode
Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan adalah:
a. Melakukan analisis transaksi.
b. Melakukan analisis kualitatif atas Rencana Transaksi.
c. Melakukan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi.
d. Melakukan analisis kewajaran nilai transaksi.
e. Melakukan analisis atas faktor lain yang relevan.
1.8. Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi adalah PTC, Eddy Hartono dan AIS, dimana PTC sebagai pembeli
serta Eddy Hartono dan AIS sebagai penjual yang akan menjual saham miliknya pada MGD.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk I-2
Page 11
1.9. Pernyataan Independensi dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan
1. Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini Kami tidak ada benturan
kepentingan dengan Perseroan maupun pihak yang terafiliasi dengan Perseroan dan
transaksi yang akan dilakukan Perseroan.
2. Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini Kami telah bertindak secara
independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, maupun pemegang
saham Perseroan ataupun pihak-pihak yang terkait dengan Perseroan tersebut. Kami juga
tidak mempunyai kepentingan ataupun keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan
ini. Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan
keuntungan atau kerugian pada pihak manapun.
3. Tidak ada satupun dari pemilik ataupun pegawai Kami yang memiliki kepentingan dalam
bentuk apapun yang dapat menghalangi Kami untuk melakukan penilaian secara
independen terhadap pendapat kewajaran ini. Kompensasi dan honorarium Kami tidak
bergantung kepada kejadian maupun kesimpulan yang diambil oleh Perseroan sebagai
akibat dari laporan Kami ini.
1.10. Uraian Mengenai Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Serta Hasil Penilaian Oleh Penilai
Usaha Dan/Atau Penilai Properti Yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian Pendapat Kewajaran
Atas Rencana Transaksi
Dalam pendapat kewajaran ini Kami menggunakan hasil penilaian dari Penilai Usaha yang telah
melakukan penilaian terhadap objek transaksi. Objek transaksi adalah saham MGD.
Berdasarkan Laporan Penilaian Saham MGD No. 00177/2.0118-00/BS/04/0520/1/VI/2024
tanggal 24 Juni 2024 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan, menyatakan bahwa Nilai
Pasar 99,999999% saham MGD per 31 Desember 2023 adalah Rp 17.900.000.000,-.
1.11. Sumber Data
Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, Kami telah menelaah, mempertimbangkan,
mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:
a) Copy legalitas dan perizinan SMSM.
b) Copy legalitas dan perizinan PTC.
c) Copy legalitas dan perizinan MGD.
d) Laporan keuangan SMSM untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang
telah diaudit oleh Akuntan Publik Sinarta dari KAP Purwantono, Sungkoro & Surja dengan
opini wajar, dalam semua hal yang material.
e) Laporan keuangan SMSM untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang
telah diaudit oleh Akuntan Publik Sinarta dari KAP Purwantono, Sungkoro & Surja dengan
opini wajar, dalam semua hal yang material.
f) Laporan keuangan SMSM untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang
telah diaudit oleh Akuntan Publik Sinarta dari KAP Purwantono, Sungkoro & Surja dengan
opini wajar, dalam semua hal yang material.
g) Laporan keuangan SMSM untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang
telah diaudit oleh Akuntan Publik Manto dari KAP Purwantono, Sungkoro & Surja dengan
opini wajar, dalam semua hal yang material.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk I-3
Page 12
h) Laporan keuangan SMSM untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 yang
telah diaudit oleh Akuntan Publik Manto dari KAP Purwantono, Sungkoro & Surja dengan
opini wajar, dalam semua hal yang material.
i) Laporan keuangan proforma SMSM per 31 Desember 2023 sebelum dan setelah transaksi
dari manajemen Perseroan.
j) Laporan Penilaian 99,999999% Saham MGD No. 00177/2.0118-00/BS/04/0520/1/VI/2024
tanggal 24 Juni 2024 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan.
k) Surat dari AIS kepada PTC No. 0170/AIS/V/2024 tanggal 16 Mei 2024 perihal penawaran
saham milik AIS pada MGD.
l) Surat dari PTC kepada AIS No. 0178A/PTC/V/2024 tanggal 22 Mei 2024 perihal tanggapan
penawaran saham milik AIS pada MGD.
m) Surat dari Eddy Hartono kepada PTC No. 0170/EH/V/2024 tanggal 16 Mei 2024 perihal
penawaran saham milik Eddy Hartono pada MGD.
n) Surat dari PTC kepada Eddy Hartono No. 0178B/PTC/V/2024 tanggal 22 Mei 2024 perihal
tanggapan penawaran saham milik Eddy Hartono pada MGD.
o) Proyeksi keuangan dari manajemen Perseroan.
p) Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan mengenai alasan, latar belakang,
dan hal-hal lain yang terkait dengan Transaksi.
1.12. Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak-Pihak Yang Telah Diwawancarai Dan
Hubungannya Dengan Objek Penilaian
Kami telah melakukan diskusi dan wawancara dengan manajemen Perseroan pada tanggal 11
Maret 2024 – 21 Juni 2024. Identitas yang kami wawancarai adalah Bapak Ang Andri Pribadi
sebagai representatif Perseroan.
1.13. Asumsi dan Kondisi Pembatas
a. Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
b. Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan
dalam proses penilaian.
c. Data dan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
d. Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty), jika penilaian menggunakan proyeksi
keuangan.
e. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan.
f. Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik kecuali informasi yang bersifat rahasia, yang
dapat memengaruhi operasional perusahaan.
g. Penilai bertanggung jawab atas laporan penilaian dan kesimpulan nilai akhir.
h. Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari Pemberi Tugas.
i. IDR mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan pendapat ini sampai dengan terjadinya
Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material
terhadap Rencana Transaksi.
j. Pendapat ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan bahwa penggunaan sebagian dari
analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk I-4
Page 13
tersebut. Penyusunan pendapat ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak
dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.
k. Pendapat Kewajaran tersebut disusun dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan
perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan, serta peraturan pemerintah pada
tanggal Pendapat ini dikeluarkan. Penilaian Kewajaran ini hanya dilakukan terhadap
Rencana Transaksi seperti yang diuraikan di atas.
l. IDR tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapatnya
karena peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.
m. Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan prinsip integritas informasi dan data. Dalam
menyusun Pendapat Kewajaran ini, IDR melandaskan dan berdasarkan pada informasi dan
data sebagaimana diberikan manajemen Perseroan yang mana berdasarkan hakikat
kewajaran adalah benar, lengkap, dapat diandalkan, serta tidak menyesatkan. IDR tidak
melakukan audit ataupun uji kepatuhan secara mendetail atas penjelasan maupun data-
data yang diberikan oleh manajemen Perseroan, baik lisan maupun tulisan, dan dengan
demikian IDR tidak dapat memberikan jaminan atau bertanggung-jawab terhadap
kebenaran dan kelengkapan dari informasi atau penjelasan tersebut.
n. Sebagai dasar bagi IDR untuk melakukan analisis dalam mempersiapkan Pendapat
Kewajaran atas Rencana Transaksi, IDR menggunakan data-data sebagaimana tercantum
pada Sumber Data pada laporan pendapat kewajaran sebagai bahan pertimbangan.
o. Segala perubahan terhadap data-data tersebut di atas dapat memengaruhi hasil penilaian
IDR secara material. Oleh karena itu, IDR tidak dapat menerima tanggung jawab atas
kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan perubahan data
tersebut.
p. Pendapat Kewajaran ini disusun hanya dengan mempertimbangkan sudut pandang
pemegang saham Perseroan dan tidak mempertimbangkan sudut pandang stakeholders
lain serta aspek-aspek lainnya.
q. IDR menganggap bahwa sejak tanggal penerbitan laporan pendapat kewajaran ini sampai
dengan tanggal terjadinya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan yang sangat
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam laporan
pendapat kewajaran.
r. Dengan ini IDR menyatakan bahwa penugasan IDR tidak termasuk menganalisis transaksi-
transaksi di luar Rencana Transaksi yang mungkin tersedia bagi Perseroan serta pengaruh
dari transaksi-transaksi tersebut terhadap Rencana Transaksi.
s. IDR tidak melakukan penelitian atas keabsahan Rencana Transaksi dari segi hukum dan
implikasi aspek perpajakan dari Rencana Transaksi tersebut.
t. Mengingat bahwa adanya kemungkinan terjadinya perbedaan waktu dari tanggal laporan
ini dengan pelaksanaan Rencana Transaksi, maka kesimpulan di atas berlaku bila tidak ada
perubahan yang memiliki dampak yang signifikan terhadap nilai dari Rencana Transaksi.
Perubahan tersebut termasuk perubahan baik secara internal pada masing-masing
perusahaan maupun secara eksternal meliputi: kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan, serta peraturan pemerintah Indonesia setelah tanggal laporan
ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal laporan ini dikeluarkan terjadi perubahan
tersebut di atas, maka pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.
u. Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana Transaksi
dan tidak dapat dipergunakan untuk kepentingan lain maupun pihak lain.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk I-5
Page 14
v. Pendapat Kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk
menyetujui atau tidak menyetujui Rencana Transaksi atau mengambil tindakan tertentu
atas Rencana Transaksi tersebut.
w. IDR juga berpegang kepada surat pernyataan manajemen Perseroan (management
representation letter) atas penugasan IDR untuk mempersiapkan laporan pendapat
kewajaran, bahwa Perseroan telah menyampaikan seluruh informasi penting dan relevan
berkenaan dengan Rencana Transaksi dan sepanjang pengetahuan manajemen Perseroan
tidak ada faktor material yang belum diungkapkan dan dapat menyesatkan.
x. Data dan informasi yang diterima Penilai dari Pemberi Tugas diasumsikan benar dan dapat
dipertanggungjawabkan, antara lain termasuk penunjukan letak lokasi tempat, spesifikasi
jenis dan jumlah aset objek penilaian dan apabila data dan informasi tersebut tidak benar
maka Pemberi Tugas membebaskan Penilai dari tanggung jawab atas hasil penilaian yang
tidak tepat dikarenakan kesalahan tersebut.
y. Informasi yang telah diberikan pihak lain kepada Penilai seperti yang telah disebutkan
dalam laporan penilaian dianggap layak dan dipercaya, tetapi Penilai tidak
bertanggungjawab jika ternyata informasi yang diberikan itu terbukti tidak sesuai dengan
hal yang sesungguhnya. Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi
tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemberi Tugas.
z. Adalah bukan tugas Penilai untuk melakukan uji tuntas (due diligence) dari aspek hukum
atas catatan publik serta catatan kepemilikan.
aa. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas dari laporan penilaian yang dibuat terpisah sebagai
satu kesatuan dari laporan ini akan dituangkan di dalam laporan penilaian yang dibuat
terpisah tersebut.
bb. Laporan ini tidak sah jika tidak dibubuhi tandatangan asli/basah Pemimpin Rekan/Rekan
dan stempel/seal perusahaan KJPP Iskandar dan Rekan serta tidak dapat
dipertanggungjawabkan bilamana Pemberi Tugas tidak melunasi imbalan jasa atas
pekerjaan penilaian ini.
cc. Asumsi-asumsi dan kondisi pembatas ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan
(integral) dari laporan ini.
1.14. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
Berdasarkan Surat Keterangan No. 025/N/Ket.VI/2024 tanggal 21 Juni 2024 yang dibuat oleh
Notaris Kamelina, S.H. berkedudukan di Jakarta Utara, mengenai:
Perubahan Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Eddy Hartono
Wakil Komisaris Utama : Surja Hartono
Komisaris Independen : Joseph Pulo
Direksi
Direktur Utama : Djojo Hartono
Wakil Direktur Utama : Ang Andri Pribadi
Direktur : Aris Setyapranarka
Direktur : Roni Kunto
Direktur : Sumarni
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk I-6
Page 15
Berdasarkan Akta Notaris No. 43 tanggal 18 April 2024 yang dibuat oleh Notaris Winny Marcella,
berkedudukan di Jakarta Barat, yang telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan surat keputusan No. AHU-
0028528.AH.01.02.TAHUN 2024 tanggal 16 Mei 2024, telah terjadi perubahan peningkatan
modal ditempatkan/disetor MGD sehingga susunan pemegang saham MGD adalah sebagai
berikut:
Jumlah Saham Persentase Nilai Nominal Jumlah
No. Pemegang Saham
(Lembar) (%) (Rp) (Rp)
1 Eddy Hartono 97.500.000 75,00% 100,00 9.750.000.000
2 PT Adrindo Intisarana 32.500.000 25,00% 100,00 3.250.000.000
Jumlah 130.000.000 100,00% 13.000.000.000
Sejak tanggal penilaian hingga tanggal penerbitan laporan ini tidak terjadi perubahan yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian yang
dapat secara signifikan mempengaruhi hasil penilaian.
1.15. Definisi dan Istilah
Penilaian Bisnis adalah proses pekerjaan untuk memberikan opini tertulis atas objek Penilaian
Bisnis sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penilai yang
melakukan kegiatan di pasar modal (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 5).
Asumsi adalah sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta, syarat, atau keadaan yang
mungkin dapat mempengaruhi objek Penilaian atau pendekatan penilaian dan kewajarannya
telah dianalisis oleh Penilai Bisnis sebagai bagian dari proses Penilaian (Peraturan OJK No.
35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 15).
Laporan Penilaian Bisnis adalah laporan tertulis yang dibuat oleh Penilai Bisnis yang memuat
pendapat Penilai Bisnis mengenai objek Penilaian serta menyajikan informasi tentang proses
Penilaian (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 24).
Pendapat Kewajaran adalah suatu pernyataan yang diberikan oleh Penilai Bisnis untuk
menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan adalah wajar atau tidak wajar
(Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 38).
Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset
atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual
yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan
secara layak, di mana kedua Pihak masing–masing bertindak atas dasar pemahaman yang
dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1
angka 14).
Nilai Pasar didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar
untuk penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat
membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar
pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan (SPI 101 Edisi VII-2018 angka
3.1).
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk I-7
Page 16
BAB II
ANALISIS TRANSAKSI
2.1. Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan
Dengan transaksi berdasarkan proforma posisi keuangan dan proyeksi posisi keuangan akan
menurunkan likuiditas dan solvabilitas Perseroan.
2.2. Analisis likuiditas Dari Transaksi
Berdasarkan analisis proforma posisi keuangan dan proyeksi posisi keuangan dengan
dilakukannya transaksi akan menurunkan likuiditas Perseroan.
2.3. Nilai Transaksi
Berdasarkan surat dari PTC kepada AIS perihal tanggapan penawaran saham milik AIS pada MGD
No. 0178A/PTC/V/2024 tanggal 22 Mei 2024, PTC berencana untuk melakukan akuisisi seluruh
saham AIS atau 25% saham milik AIS pada MGD sebesar Rp 4.387.500.000,- dan sebagian besar
saham milik Eddy Hartono atau 74,999999% saham milik Eddy Hartono pada MGD sebesar Rp
13.162.499.865,-. Dengan demikian nilai transaksi akuisisi saham milik Eddy Hartono dan AIS
pada MGD oleh PTC sebesar Rp 17.549.999.865,- untuk 99,999999% saham MGD.
2.4. Materialitas Nilai Transaksi
Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha, suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi
sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas perusahaan terbuka.
Dalam hal perusahaan terbuka memiliki ekuitas negatif transaksi dikategorikan sebagai
transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 10% atau lebih dari total aset perusahaan
terbuka.
Perusahaan terbuka yang akan melakukan transaksi material wajib terlebih dahulu memperoleh
persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam hal:
1. Transaksi material lebih dari 50% terhadap ekuitas atau aset atau laba bersih atau
pendapatan usaha Perseroan.
2. Transaksi material lebih dari 25% terhadap aset Perseroan apabila ekuitas Perseroan
negatif.
3. Laporan Penilai menyatakan bahwa transaksi material yang akan dilakukan tidak wajar.
Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha, transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen
operasi dikategorikan sebagai transaksi material dalam hal:
a. Nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas perusahaan terbuka;
b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset perusahaan terbuka nilainya sama
dengan atau lebih dari 20%;
c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih perusahaan terbuka nilainya sama
dengan atau lebih dari 20%; atau
d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan pendapatan usaha perusahaan terbuka
nilainya sama dengan atau lebih dari 20%.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk II-1
Page 17
Nilai transaksi atas Rencana Transaksi adalah sebesar Rp 17.550 juta,- dan ekuitas Perseroan
berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit KAP Purwantono, Sungkoro & Surja per 31
Desember 2023 adalah sebesar Rp 3.630.033 juta,-, dengan demikian materialitas nilai transaksi
0,48% dari ekuitas Perseroan.
Aset yang menjadi objek transaksi yaitu sebesar 99,99% aset MGD berdasarkan laporan
keuangan yang telah diaudit oleh KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra per 31 Desember
2023 adalah sebesar Rp 22.653 juta,- dan total aset Perseroan berdasarkan laporan keuangan
yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja per 31 Desember 2023 adalah
sebesar Rp 4.574.793 juta,-, dengan demikian materialitas nilai transaksi 0,50% dari total aset
Perseroan.
Laba bersih yang menjadi objek transaksi yaitu sebesar 99,99% laba bersih MGD berdasarkan
laporan keuangan yang telah diaudit oleh KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra per 31
Desember 2023 adalah sebesar Rp 2.183 juta,- dan laba bersih Perseroan berdasarkan laporan
keuangan yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja per 31 Desember 2023
adalah sebesar Rp 1.036.534 juta,-, dengan demikian materialitas nilai transaksi 0,21% dari laba
bersih Perseroan.
Pendapatan yang menjadi objek transaksi yaitu sebesar 99,99% pendapatan MGD berdasarkan
laporan keuangan yang telah diaudit oleh KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra per 31
Desember 2023 adalah sebesar Rp 34.647 juta,- dan pendapatan Perseroan berdasarkan
laporan keuangan yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja per 31 Desember
2023 adalah sebesar Rp 5.100.372 juta,-, dengan demikian materialitas nilai transaksi 0,68% dari
pendapatan Perseroan.
Dari uraian tersebut diatas, Rencana Transaksi tidak termasuk transaksi material dan tidak
memerlukan persetujuan RUPS sesuai dengan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
2.5. Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi adalah PTC, Eddy Hartono dan AIS, dimana PTC sebagai pembeli
serta Eddy Hartono dan AIS sebagai penjual yang akan menjual saham miliknya pada MGD.
Hubungan Kepemilikan Saham
Keterangan
Eddy : Eddy Hartono
SMSM : PT Selamat Sempurna Tbk
PTC : PT Prapat Tunggal Cipta
AIS : PT Adrindo Intisarana
MGD : PT Mangatur Dharma
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk II-2
Page 18
Berdasarkan analisis hubungan kepemilikan saham, terdapat hubungan kepemilikan saham
antara SMSM, PTC, Eddy Hartono dengan AIS dimana Eddy Hartono sebagai pemegang 99,99%
saham PTC melalui SMSM juga sebagai pemegang 100% saham MGD secara langsung maupun
tidak langsung melalui AIS. Dengan demikian SMSM, PTC, Eddy Hartono dan AIS terdapat
hubungan kepemilikan.
Hubungan Kepengurusan
Hubungan kepengurusan antara Perseroan, PTC, Eddy Hartono dan AIS adalah sebagai berikut:
No. Nama Perseroan PTC AIS
1 Surja Hartono KU KU K
2 Drs. Joseph Pulo KI
3 Eddy Hartono DU DU
4 Djojo Hartono D D
5 Ang Andri Pribadi D DU
6 Aris Setyapranarka D
7 Meryana Hartono KI K
8 Rudy Soerjanto D
9 Oeij Hui Pek KU
10 Setiawan Tjutju D
Keterangan:
KU : Komisaris Utama
K : Komisaris
KI : Komisaris Independen
DU : Direktur Utama
D : Direktur
Berdasarkan analisis hubungan kepengurusan, Surja Hartono sebagai Komisaris Utama
Perseroan juga sebagai Komisaris Utama PTC juga sebagai Komisaris AIS, Eddy Hartono sebagai
Direktur Utama Perseroan juga sebagai Direktur Utama AIS, Ang Andri Pribadi sebagai Direktur
Perseroan juga sebagai Direktur Utama PTC dan Meryana Hartono Komisaris Independen PTC
juga sebagai Komisaris AIS. Dengan demikian antara Perseroan, PTC, Eddy Hartono dan AIS
terdapat hubungan kepengurusan.
Dengan demikian Rencana Transaksi termasuk transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam
Peraturan OJK No. 42 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan.
Uraian mengenai ada atau tidak adanya benturan kepentingan atas transaksi yang akan
dilakukan Perseroan dinyatakan dalam Surat Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan.
2.6. Analisis Perjanjian Dan Persyaratan Yang Telah Disepakati
Berdasarkan surat dari AIS kepada PTC perihal penawaran saham milik AIS pada MGD No.
0170/AIS/V/2024 tanggal 16 Mei 2024 dan surat dari PTC kepada AIS perihal tanggapan
penawaran saham milik AIS pada MGD No. 0178A/PTC/V/2024 tanggal 22 Mei 2024 serta surat
dari Eddy Hartono kepada PTC perihal penawaran saham milik Eddy Hartono pada MGD No.
0170/EH/V/2024 tanggal 16 Mei 2024 dan surat dari PTC kepada Eddy Hartono perihal
tanggapan penawaran saham milik Eddy Hartono pada MGD No. 0178B/PTC/V/2024 tanggal 22
Mei 2024, hal-hal pokok dalam surat tersebut adalah sebagai berikut:
- PTC berencana mengakuisisi 25% saham milik AIS pada MGD sebesar Rp 4.387.500.000,-.
- PTC berencana mengakuisisi 74,999999% saham milik Eddy Hartono pada MGD sebesar Rp
13.162.499.865,-.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk II-3
Page 19
- Transaksi pembelian saham akan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang
undangan yang berlaku dan peraturan pasar modal.
Dengan demikian susunan pemegang saham MGD sebelum dan setelah transaksi dengan asumsi
efektif per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
PT MANGATUR DHARMA
Sebelum Dilakukannya Transaksi
Persentase
No. Pemegang Saham
(%)
1 Eddy Hartono 75,00%
2 PT Adrindo Intisarana 25,00%
Jumlah 100,00%
PT MANGATUR DHARMA
Setelah Dilakukannya Transaksi
Persentase
No. Pemegang Saham
(%)
1 PT Prapat Tunggal Cipta 99,9999992%
2 Eddy Hartono 0,0000008%
Jumlah 100,00%
Berdasarkan analisis perjanjian dan persyaratan yang telah disepakati, dapat disimpulkan bahwa
perjanjian dan persyaratan yang telah disepakati layak dan dapat diandalkan pelaksanaannya
dari transaksi yang dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
dengan pertimbangan tersebut Rencana Transaksi wajar.
2.7. Analisis Manfaat Dan Risiko Dari Transaksi
Manfaat transaksi adalah sebagai berikut:
• Dengan dilakukannya rencana transaksi maka akan meningkatkan pendapatan dan laba
Perseroan secara konsolidasi.
Risiko transaksi adalah sebagai berikut:
• Tidak tercapainya kinerja MGD seperti yang diharapkan, sehingga Perseroan melalui PTC
dapat mengalami kerugian atas investasi yang telah dilakukan yang berdampak kepada
Perseroan secara konsolidasi.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk II-4
Page 20
BAB III
ANALISIS KUALITATIF
3.1. Riwayat Singkat Perusahaan Dan Kegiatan Usaha
Perseroan
a) Riwayat Singkat Perseroan
PT Selamat Sempurna Tbk didirikan di Indonesia pada tanggal 19 Januari 1976 berdasarkan
akta Notaris Ridwan Suselo, S.H., No. 207. Akta Pendirian tersebut telah disahkan oleh
Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. Y.A.5/96/5 tanggal 22 Maret 1976.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
akta Notaris Kamelina, S.H., No. 39 tanggal 28 Juli 2022. Perubahan Anggaran Dasar tersebut
telah mendapatkan Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-
0017120.AH.01.10.Tahun 2022 dan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan
No. AHU-AH.01.03-0273390, keduanya tanggal 1 Agustus 2022.
Perusahaan berkedudukan di Jakarta Utara, dengan kantor pusat di Wisma ADR, Jalan Pluit
Raya I No. 1, Jakarta Utara, sedangkan pabriknya berlokasi di Jakarta dan Tangerang.
b) Kegiatan Usaha
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, kegiatan usaha Perseroan bergerak di
bidang manufaktur dan perdagangan industri damar buatan (resin sintesis) dan bahan baku
plastik, industri cat dan tinta cetak, industri perekat/lem, industri karet remah (crumb
rubber), industri barang dari karet untuk keperluan industri, industri peralatan listrik rumah
tangga, industri komponen dan suku cadang mesin dan turbin, industri mesin pendingin,
industri mesin untuk keperluan umum lainnya YTDL, industri suku cadang dan aksesori
kendaraan bermotor roda empat atau lebih, industri peralatan kedokteran dan kedokteran
gigi serta perlengkapan lainnya, perdagangan besar suku cadang dan aksesori mobil,
perdagangan besar mesin kantor dan industri pengolahan, suku cadang dan
perlengkapannya, perdagangan besar alat transportasi laut, suku cadang dan
perlengkapannya, perdagangan besar alat transportasi darat (bukan mobil, sepeda motor
dan sejenisnya), suku cadang dan perlengkapannya, perdagangan besar mesin, peralatan
dan perlengkapan lainnya, perdagangan besar cat, perdagangan besar alat laboratorium,
alat farmasi dan alat kedokteran untuk manusia, serta perdagangan besar karet dan plastik
dalam bentuk dasar.
Kegiatan usaha Perusahaan saat ini terutama bergerak di bidang industri suku cadang dan
aksesori untuk kendaraan bermotor roda empat atau lebih.
c) Susunan Pemegang Saham
Berdasarkan laporan keuangan (audit) Perseroan per 31 Desember 2023, susunan pemegang
saham Perseroan adalah sebagai berikut:
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk III-1
Page 21
Jumlah Saham Persentase Jumlah
No. Pemegang Saham
(Lembar) (%) (Rp)
1 PT Adrindo Intiperkasa 2.910.392.136 50,54% 72.760.000.000
2 Surja Hartono 130.000.000 2,26% 3.250.000.000
3 Eddy Hartono 79.209.652 1,38% 1.980.000.000
4 Djojo Hartono 132.173.100 2,30% 3.304.000.000
5 Ang Andri Pribadi 116.240.000 2,02% 2.906.000.000
6 Lain-lain (masing-masing dengan kepemilikan di bawah 5%) 2.390.660.552 41,51% 59.767.000.000
Jumlah 5.758.675.440 100,00% 143.967.000.000
d) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan laporan keuangan (audit) per
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Surja Hartono
Komisaris Independen : Drs. Joseph Pulo
Direksi
Direktur Utama : Eddy Hartono
Direktur : Djojo Hartono
Direktur : Ang Andri Pribadi
Direktur : Aris Setyapranarka
PT Adrindo Intisarana
a) Riwayat Singkat
PT Adrindo Intisarana (AIS) didirikan di Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 41, oleh Frans
Elsius Muliawan, S.H., pada tanggal 7 Desember 1994. Akta pendirian tersebut telah disahkan
oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-
19.241.HT.01.01.TH’94 tanggal 29 Desember 1994. Anggaran Dasar AIS telah mengalami
beberapa kali perubahan terakhir dilakukan dengan Akta Notaris No.41, oleh Silvy Solivan,
S.H., M.Kn. pada tanggal 19 Desember 2022 antara lain sehubungan dengan penurunan
modal dasar dan peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor penuh AIS. Akta
perubahan tersebut telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0011632.AH.01.02.TAHUN
2023 pada tanggal 21 Februari 2023 dan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0029127 pada tanggal 29 Desember 2022.
AIS berkedudukan di Jakarta, dengan kantor pusat beralamat di Gedung Wisma ADR Jl Pluit
Raya I, 1, Penjaringan, Penjaringan, Kota Adm. Jakarta Utara, Dki Jakarta, 14440
b) Kegiatan Usaha
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar AIS, ruang lingkup kegiatan AIS terutama adalah
bergerak dalam bidang real estat, aktivitas jasa keuangan bukan asuransi dan dana pensiun,
aktivitas kantor pusat dan konsultasi manajemen.
c) Susunan Pemegang Saham
Susunan pemegang saham AIS periode 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk III-2
Page 22
Jumlah Saham Persentase Jumlah
No. Pemegang Saham
(Lembar) (%) (Rp)
1 Eddy Hartono 710.705 50,76% 710.705.000.000
2 Djojo Hartono 210.000 15,00% 210.000.000.000
3 Meryana Hartono 168.000 12,00% 168.000.000.000
4 Suryadi Hartono 168.000 12,00% 168.000.000.000
5 Surja Hartono 140.000 10,00% 140.000.000.000
6 Oeij Hui Pek 3.295 0,24% 3.295.000.000
Jumlah 1.400.000 100,00% 1.400.000.000.000
d) Susunan Pengurus
Susunan pengurus AIS periode 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Oeij Hui Pek
Komisaris : Meryana Hartono
Komisaris : Surja Hartono
Direksi
Direktur Utama : Eddy Hartono
Direktur : Djojo Hartono
Direktur : Setiawan Tjutju
PT Prapat Tunggal Cipta
a) Riwayat Singkat
PT Prapat Tunggal Cipta (PTC) didirikan di Jakarta pada tanggal 30 Juni 1994 berdasarkan Akta
Notaris Frans Elsius Muliawan, S.H., No. 183. Akta Pendirian tersebut telah disahkan oleh
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-15505 HT.01.01
TAHUN 1994 tanggal 14 Oktober 1994 dan telah dimuat serta diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No. 17 Tambahan No. 1962/1995 tanggal 28 Februari 1995.
Anggaran Dasar PTC telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris
Melanie Sidharta, S.H., M.Kn., No. 9 tanggal 28 Oktober 2019 sehubungan dengan
penyesuaian Pasal 3 Anggaran Dasar PTC perihal maksud dan tujuan serta kegiatan usaha.
Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia dengan surat keputusan No. AHU-0090753.AH.01.02.TAHUN 2019 tanggal 5
November 2019.
PTC berdomisili di Jalan Karang Anyar Raya Blok AI/1 No. 55, Karang Anyar, Sawah Besar,
Jakarta Pusat. Gudang PTC beralamat di STPI Curug KM 1 Kp. Bitung RT 004/003 Desa
Kadujaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang – Banten.
b) Kegiatan Usaha
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar PTC, ruang lingkup kegiatan PTC terutama adalah
bergerak dalam perdagangan besar mesin kantor dan industri, suku cadang dan
perlengkapannya.
c) Susunan Pemegang Saham
Susunan pemegang saham PTC periode 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham Persentase Jumlah
No. Pemegang Saham
(Lembar) (%) (Rp)
1 PT Selamat Sempurna Tbk 500.999.999 100,00% 50.099.999.900
2 Eddy Hartono 1 0,00% 100
Jumlah 501.000.000 100,00% 50.100.000.000
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk III-3
Page 23
d) Susunan Pengurus
Susunan pengurus PTC periode 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Surja Hartono
Komisaris : Meryana Hartono
Direksi
Direktur Utama : Ang Andri Pribadi
Direktur : Rudy Soerjanto
PT Mangatur Dharma
b) Riwayat Singkat
PT Mangatur Dharma (MGD) didirikan berdasarkan berdasarkan Akta Notaris Abdul Latief,
S.H No. 69 tanggal 10 Juni 1976. Akta Pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. Y.A.5/365/8 tanggal 27 Juli 1976
dan telah diumumkan dalam Berita Negara No. 88 tanggal 3 November 1981 dan Tambahan
Berita Negara Republik Indonesia No. 880/1981.
Anggaran Dasar MGD telah mengalami perubahan, terakhir dengan Akta Notaris Silvy
Solivan, S.H., M. Kn. No. 36 tanggal 30 Agustus 2019, sehubungan dengan penyesuaian Pasal
3 Anggaran Dasar mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha MGD dan perubahan
susunan pengurus. Perubahan anggaran dasar tersebut telah mendapat persetujuan dari
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-0066022.AH.01.02.Tahun 2019 dan Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data MGD No. AHU-AH.01.03-0327650, masing-
masing tanggal 6 September 2019.
b) Kegiatan Usaha
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar MGD, ruang lingkup kegiatan usaha MGD antara lain
menjalankan usaha dalam bidang perdagangan besar suku cadang dan aksesoris mobil dan
perdagangan besar mesin, peralatan dan perlengkapan lainnya.
c) Susunan Pemegang Saham
Susunan pemegang saham MGD periode 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Jumlah Jumlah
No. Pemegang Saham (%)
Saham (Rp)
1 Eddy Hartono 37.500.000 75,00% 3.750.000.000
2 PT Adrindo Intisarana 12.500.000 25,00% 1.250.000.000
Jumlah 50.000.000 100,00% 5.000.000.000
d) Susunan Pengurus
Susunan pengurus MGD periode 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Djojo Hartono
Komisaris : Suryadi
Direksi
Direktur Utama : Rudy Soerjanto, SE
Direktur : Setiawan Tjutju
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk III-4
Page 24
3.2. Analisis Industri dan Lingkungan
3.2.1. Tinjauan Makro Ekonomi
PDB Menurut Lapangan Usaha
Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2023 (c-to-c)
Ekonomi Indonesia tahun 2023 tumbuh sebesar 5,05%. Pertumbuhan terjadi pada seluruh
lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Transportasi
dan Pergudangan sebesar 13,96%; diikuti Jasa Lainnya sebesar 10,52%; dan Penyediaan
Akomodasi dan Makan Minum sebesar 10,01%. Sementara itu, Industri Pengolahan yang
memiliki peran dominan tumbuh 4,64%. Sedangkan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan serta
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor masing-masing tumbuh
sebesar 1,30% dan 4,85%.
Gambar 1. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (c-to-c) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku tahun 2023 tidak
menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian Indonesia masih didominasi oleh Lapangan
Usaha Industri Pengolahan sebesar 18,67%; diikuti oleh Perdagangan Besar dan Eceran;
Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 12,94%; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
sebesar 12,53%; Pertambangan dan Penggalian sebesar 10,52%; serta Konstruksi sebesar
9,92%. Peranan kelima lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai
64,58%.
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2023 Terhadap Triwulan IV-2022 (y-on-y)
Ekonomi Indonesia triwulan IV-2023 terhadap triwulan IV-2022 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,04%.
Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Lapangan usaha yang tumbuh signifikan
adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar 10,33%; diikuti Jasa Lainnya sebesar 10,15%; dan
Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 8,68%. Sebagai lapangan usaha yang memiliki peran
dominan, Industri Pengolahan tumbuh sebesar 4,07%. Sedangkan Pertanian, Kehutanan, dan
Perikanan serta Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor masing-
masing tumbuh sebesar 1,12% dan 4,09%.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk III-5
Page 25
Gambar 2. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (y-on-y) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2023 Terhadap Triwulan III-2023 (q-to-q)
Ekonomi Indonesia pada triwulan IV-2023 tumbuh sebesar 0,45% (q-to-q) dibanding triwulan
III-2023. Hampir seluruh lapangan usaha tumbuh positif. Lapangan Usaha Administrasi
Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib tumbuh signifikan sebesar 19,81%; diikuti
Jasa Pendidikan sebesar 14,46%; serta Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 8,66%.
Industri Pengolahan yang memiliki peran dominan tumbuh 0,51%. Sementara untuk Pertanian,
Kehutanan, dan Perikanan serta Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda
Motor masing-masing mengalami kontraksi sebesar 17,70% dan 0,27%.
Gambar 3. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (q-to-q) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
PDB Menurut Pengeluaran
Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2023 (c-to-c)
Ekonomi Indonesia tahun 2023 tumbuh sebesar 5,05%. Pertumbuhan terjadi pada semua
Komponen Pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen PK-LNPRT sebesar
9,83%; diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 4,82%;
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk III-6
Page 26
Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 4,40%; Komponen PK-P sebesar
2,95%; dan Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 1,32%. Sementara itu, Komponen Impor
Barang dan Jasa (yang merupakan faktor pengurang dalam PDB menurut Pengeluaran)
terkontraksi sebesar 1,65%.
Gambar 4. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (c-to-c) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku tahun 2023 tidak
menunjukkan perubahan yang berarti. Perekonomian Indonesia masih didominasi oleh
Komponen PK-RT yang mencakup lebih dari separuh PDB Indonesia yaitu sebesar 53,18%;
diikuti oleh komponen PMTB sebesar 29,33%; Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar
21,75%; Komponen PK-P sebesar 7,45%; Komponen PK-LNPRT sebesar 1,25%; dan Komponen
Perubahan Inventori sebesar 1,19%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa memiliki
peran sebesar 19,57%.
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2023 Terhadap Triwulan IV-2022 (y-on-y)
Ekonomi Indonesia triwulan IV-2023 terhadap triwulan IV-2022 tumbuh sebesar 5,04% (y-on-y).
Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen PK-LNPRT sebesar 18,11%; diikuti Komponen
PMTB sebesar 5,02%; Komponen PK-RT sebesar 4,47%; Komponen PK-P sebesar 2,81%; serta
Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 1,64%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan
Jasa terkontraksi sebesar 0,15%.
Gambar 5. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (y-on-y) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk III-7
Page 27
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2023 Terhadap Triwulan III-2023 (q-to-q)
Ekonomi Indonesia pada triwulan IV-2023 dibanding triwulan III-2023 (q-to-q) tumbuh sebesar
0,45%. Pertumbuhan terjadi pada semua Komponen Pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi
dicapai oleh Komponen PK-P sebesar 39,13%; diikuti oleh Komponen PK-LNPRT; Komponen
Ekspor Barang dan Jasa; dan Komponen PMTB yang masing-masing tumbuh sebesar 11,75%;
5,75%; dan 2,57%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa tumbuh sebesar 4,31%.
Gambar 6. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (q-to-q) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
3.2.2. Perkembangan Industri
Perkembangan Industri Filtrasi dan Komponen Otomotif di Indonesia
Separasi merupakan proses pemisahan dua atau lebih campuran produk yang terpisah dari
campuran atau larutan bahan kimia. Separasi dilakukan dengan mengambil keuntungan dari
keragaman kondisi campuran secara kimia atau fisik seperti ukuran, bentuk, massa, massa jenis,
atau afinitas kimia. Proses separasi merupakan prosedur yang penting di industri karena banyak
material yang harus dipisahkan sebelum mereka dipasarkan. Salah satu metode pemisahan yang
dapat dilakukan di industri adalah filtrasi. Filtrasi merupakan proses pemisahan antara dua
substansi dari dua keadaan fisik yang berbeda. Filtrasi digunakan untuk memisahkan padatan
dari larutan yang keruh, gas alami atau padatan. Berdasarkan prinsip operasi, Filtrasi dapat
dibagi menjadi dua yaitu Dead end Filtration dan Tangential Flow Filtration.
Dead end Filtration merupakan proses filtrasi yang terjadi ketika semua aliran diarahkan melalui
membran dengan bahan yang akan menumpuk pada permukaan filter. Ketika partikel
menumpuk, kecepatan aliran akan berkurang dan pada akhirnya akan berhenti sama sekali.
Sedangkan Tangential Flow Filtration aliran akan diarahkan melalui permukaan membran. Hal
ini akan membantu material yang tertahan untuk tidak mengendap di permukaan membran
sehingga membantu membran untuk bekerja dalam waktu yang lebih lama. Dalam melakukan
filtrasi terdapat penggunaan membran filter sebagai media pemisahan. Membran filtrasi dapat
dibuat dari berbagai jenis polimer dan material inorganik. Polimer yang dapat digunakan seperti
cellulose acetate, polyamide, polyether, polycarbonate, polyester, polyethylene, regenerated
cellulose, poly vinyl chloride, poly vinylidene fluoride, PVDF, poly tetra fluoro ethylene (PTFE),
acrylnitrile copolymers, dan polysulfone. Material inorganik yang dapat digunakan seperti
keramik, zirconium oxide, borosilicate glass, stainless steel, dan perak.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk III-8
Page 28
Pada tahun 2023 polusi udara masih menjadi bencana kesehatan global. Padahal lingkungan
yang bersih, sehat, dan berkelanjutan merupakan hak asasi manusia yang universal. Laporan
Kualitas Udara Dunia ke-6 mengungkap data secara rinci tentang negara dan wilayah paling
tercemar di dunia pada tahun 2023. Untuk laporan tahun ini, data didapat dari 30.000 lebih
stasiun pemantauan kualitas udara di 7.812 lokasi di 134 negara dan wilayah yang dianalisis oleh
para ilmuwan kualitas udara IQAir. Temuan kunci dari Laporan Kualitas Udara Dunia tahun 2023
antara lain kondisi iklim dan kabut asap lintas batas merupakan faktor utama di Asia Tenggara,
dimana konsentrasi PM2,5 meningkat di hampir setiap negara.
Kota Jakarta sendiri menempati peringkat ketujuh untuk kota paling berpolusi di seluruh dunia.
Angka PM 2,5 tahunan 8 kali melampaui standar pedoman WHO yaitu sebesar 43,8 µg/m 3.
Sementara di wilayah Asia Tenggara, Indonesia masih menempati posisi pertama negara paling
berpolusi, dengan wilayah Tangerang Selatan menjadi peringkat pertama sebagai kota paling
berpolusi se Asia Tenggara, dengan konsentrasi tahunan PM2,5 mencapai 71,7 µg/m3.
Berdasarkan data DLH DKI Jakarta, konsentrasi PM2,5 di tahun 2023 melebihi baku mutu udara
ambien berdasarkan PP 21/2021. Konsentrasi PM2,5 2023 mencapai 40,3 µg/m 3, sementara
Baku Mutu Udara Ambien (BMUA) per tahun adalah 15 µg/m3. Peningkatan konsentrasi PM2,5
terjadi pada rentang waktu Juli hingga Oktober 2023. Hasil analisis dari 5 stasiun pengukuran
kualitas udara (SPKU) DKI Jakarta, kondisi status mutu udara Jakarta ‘tercemar’, dengan
parameter utama PM2,5 dan PM10.
PM2,5 adalah polutan udara paling berbahaya yang dapat menembus jauh ke dalam saluran
pernapasan, dan memiliki hubungan yang telah dipelajari dan diukur dengan baik dengan
kematian dini dan berbagai penyakit. Masyarakat di seluruh Indonesia mempunyai beban dan
risiko kesehatan yang lebih tinggi, karena terpapar partikel halus PM2,5 dengan konsentrasi
tinggi dalam jangka waktu yang berbeda, baik jangka panjang maupun jangka pendek.
Grafik 1. Tren Konsentrasi PM2,5 di Jakarta (2019-2023)
Sumber: Data Centre for Research on Energy and Clean Air
Kualitas udara di Indonesia memburuk sepanjang 2023. Tingkat polusi udara secara keseluruhan
di Jakarta pada tahun 2023 bisa dibilang merupakan yang terburuk sejak tahun 2019. Data
Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA) menyebutkan penurunan kualitas udara
terjadi di Indonesia, terutama terutama di Daerah Khusus Jakarta dan sejumlah kota besar di
Pulau Sumatra dan Kalimantan. Mereka menyebutkan paling tidak ada dua sebab buruknya
kualitas udara. Pertama, sumber antropogenik seperti transportasi, industri, pembangkit listrik,
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk III-9
Page 29
pembakaran terbuka, residensial, dan lain-lain. Kedua, kembalinya El Nino pada tahun 2023
membawa musim kemarau yang lebih kering dari biasanya yang mengakibatkan peningkatan
tingkat polusi udara karena rendahnya curah hujan dan tingginya risiko kebakaran hutan dan
lahan akibat imbas kekeringan.
Polusi udara dalam ruangan juga dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan. Asap dan debu
yang terperangkap di dalam ruangan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti
iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, serta menyebabkan masalah pernapasan yang serius
seperti asma dan penyakit paru-paru. Oleh karena itu, penting untuk mengambil langkah-
langkah untuk mengurangi paparan terhadap polusi udara dalam ruangan. Salah satu cara
efektif untuk mengurangi polusi udara di dalam ruangan adalah dengan menggunakan filter
udara. Filter udara bekerja dengan menyaring partikel-partikel kecil seperti debu, serbuk sari,
bulu hewan, dan bahkan polutan udara berbahaya seperti asap rokok dan gas radon. Dengan
membantu membersihkan udara yang dihirup di dalam ruangan, filter udara dapat membantu
menjaga kesehatan.
Seiring dengan meningkatnya kesadaran lingkungan dan masalah kesehatan, alat pembersih
udara telah menjadi bagian integral dalam meningkatkan kualitas udara dalam ruangan di
berbagai lingkungan. Perangkat ini menggunakan beberapa teknologi untuk secara efektif
menghilangkan polutan seperti partikel, alergen, dan patogen, yang secara signifikan
memberikan manfaat bagi kesejahteraan dan produktivitas pengguna. Memahami teknologi ini
dan penerapannya sangat penting dalam memilih alat pembersih udara yang tepat untuk
memenuhi kebutuhan lingkungan tertentu.
3.2.3. Analisis Operasional Dan Prospek Perusahaan
Ekonomi global masih menghadapi tantangan multidimensi saat tahun 2023 berakhir.
Lingkungan makroekonomi diperkirakan akan tetap bergejolak di tahun 2024. Perekonomian
global di tahun 2024 diprediksikan masih belum menunjukkan faktor fundamental yang dapat
memberikan dorongan untuk bangkit secara eksponensial. Dengan latar belakang
ketidakpastian pertumbuhan dan inflasi yang moderat, pelaku pasar finansial mengantisipasi
suku bunga global mulai mereda setelah naik selama dua tahun. Pertumbuhan global
diperkirakan akan moderat di tengah permintaan konsumen yang lebih lemah dan kebijakan
moneter yang lebih ketat untuk mengendalikan inflasi.
Perekonomian negara maju, antara lain Amerika Serikat dan Eropa diproyeksikan melambat
akibat penurunan aktivitas manufaktur dan konsumsi. Sementara itu, perekonomian China
relative melambat akibat lemahnya momentum konsumsi domestik dan industri manufaktur,
serta secara khusus masih berlangsungnya krisis sektor properti. Perlambatan ini didorong oleh
penurunan kinerja sisi penawaran dan permintaan di mana aktivitas industri dan konsumsi
global melambat secara menyeluruh. Terlebih lagi, terdapat beberapa faktor risiko (downside
risk) yang diprediksikan berkontribusi pada perlambatan ekonomi global, antara lain tren inflasi
global yang masih tinggi walaupun dalam tren melambat yang menyebabkan kebijakan moneter
masih relatif ketat. Selain itu masih tingginya volatilitas geopolitik akan menekan kinerja pasar
finansial dan sektor riil global, terutama negara berkembang.
Dana Moneter Internasional (IMF) dalam laporannya Januari 2024 memperkirakan
pertumbuhan ekonomi global pada 2024 sekitar 3,1 persen, hampir sama dengan proyeksi
pertumbuhan ekonomi pada 2023. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi tersebut,
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk III-10
Page 30
di antaranya efek lanjutan perang di Ukraina dan konflik geopolitik di Timur Tengah yang
berkepanjangan, inflasi global yang masih tinggi sehingga mendorong bank sentral di
negaranegara maju mempertahankan suku bunga acuan tinggi, serta pemulihan ekonomi
Tiongkok yang masih lambat.
Perekonomian Indonesia sendiri di tahun 2024 diprediksi menunjukkan resiliensi dengan
prospek yang menjanjikan meskipun ada tantangan global. Meningkatnya konsumsi domestik,
peningkatan ekspor, surplus neraca perdagangan yang besar, belanja pemerintah yang kuat,
target investasi yang lebih tinggi mengingat stabilitas politik setelah pemilihan umum Februari
2024 dan pembentukan modal tetap bruto yang tangguh terus menopang perekonomian
Indonesia Pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi
domestik pada 2024 berada pada kisaran 5,1 hingga 5,2 persen, relatif stabil dibandingkan
pertumbuhan pada 2023. Sementara IMF memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh stabil di
level 5,0% di 2024.
Terlepas dari pencapaian pertumbuhan ekonomi yang cukup baik di tahun 2023, Indonesia
harus tetap hati-hati menghadapi kondisi tahun 2024. Perekonomian Indonesia akan dibayang-
bayangi sejumlah permasalahan di tingkat global, seperti konflik geopolitik dan tekanan harga
komoditas, yang diprediksikan akan menyebabkan prospek aktivitas dagang Indonesia dan
aliran modal asing (foreign capital) relatif terbatas dan bergejolak. Akibatnya, stabilitas nilai
tukar Rupiah akan relatif masih rawan (fragile) dan mendorong Bank Indonesia untuk
mempertahankan atau meningkatkan suku bunga acuan BI 7 days reverse repo (BI 7DRR) pada
tingkat yang relative tinggi.
Di tengah gejolak tantangan dan tekanan perekonomian global, Perseroan tetap optimis dapat
terus melanjutkan kinerja positif hingga penghujung tahun 2024. Optimisme ini berdasarkan
catatan historis kinerja Perseroan selama tiga dekade terakhir dimana terdapat peluang yang
terbuka lebar di setiap situasi atau kondisi krisis dan/atau perlambatan perekonomian, yaitu
pertumbuhan penjualan replacement market sejalan dengan peningkatan populasi kendaraan
dan mesin serta peningkatan aktivitas pemeliharaan yang lebih sering dilakukan karena
penundaan pembelian kendaraan dan/atau mesin baru. Perseroan terus aktif memantau
dinamika pasar dan secara proaktif menyesuaikan strategi bisnis untuk meminimalkan dampak
negatif dan memaksimalkan potensi pertumbuhan di masa mendatang.
3.3. Alasan Dilakukannya Transaksi
Alasan dilakukannya transaksi antara lain adalah:
− Dengan dilakukannya transaksi, Perseroan dapat mengintegrasikan bisnis PTC dengan MGD,
dimana PTC dan MGD memproduksi produk yang sejenis seperti filter, radiator dan
komponen otomotif lainnya.
3.4. Keuntungan Dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif Atas Transaksi Yang Akan Dilakukan
Keuntungan Perseroan yang bersifat kualitatif adalah Perseroan dapat mengintegrasikan bisnis
PTC dan MGD sehingga dapat lebih dikenal masyarakat sebagai perusahaan yang terus
berkembang.
Kerugian Perseroan yang bersifat kualitatif atas transaksi yang dilakukan tidak ada.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk III-11
Page 31
BAB IV
ANALISIS KUANTITATIF
4.1. Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban dan Kondisi Keuangan
4.1.1. Penilaian Kinerja Historis
Kinerja historis diperoleh dari laporan keuangan SMSM tahun 2019 – 2023 yang telah di audit
oleh KAP.
Laporan Laba Rugi
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laba Rugi (Rp. Juta)
Tahun
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023
PENJUALAN NETO 3.935.811 3.233.693 4.162.931 4.894.164 5.100.372
BEBAN POKOK PENJUALAN (2.744.171) (2.196.408) (2.825.555) (3.289.251) (3.270.782)
LABA KOTOR 1.191.640 1.037.285 1.337.376 1.604.913 1.829.590
BEBAN USAHA
Beban penjualan (200.531) (184.756) (221.827) (251.088) (268.015)
Beban umum dan administrasi (198.995) (174.015) (209.757) (231.450) (243.033)
Penghasilan operasi lainnya 57.031 26.528 34.810 110.419 18.117
Beban operasi lainnya (26.377) (11.598) (9.762) (59.278) (56.856)
Jumlah (368.872) (343.841) (406.536) (431.397) (549.787)
LABA (RUGI) USAHA 822.768 693.444 930.840 1.173.516 1.279.803
Penghasilan keuangan 1.672 6.438 7.266 11.060 32.495
Biaya keuangan (7.310) (18.553) (19.040) (20.633) (21.006)
Bagian laba neto asosiasi 4.912 2.939 3.102 8.059 8.244
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK 822.042 684.268 922.168 1.172.002 1.299.536
Pajak (183.366) (145.152) (193.905) (236.058) (263.002)
LABA (RUGI) BERSIH 638.676 539.116 728.263 935.944 1.036.534
Laba (rugi) komprehensif lain (20.560) 16.292 (18.515) 16.552 (25.370)
LABA KOMPREHENSIF 618.116 555.408 709.748 952.496 1.011.164
Rata-rata
Rasio Profitabilitas
2019-2023
Margin Laba Kotor 32,629% 30,277% 32,077% 32,126% 32,792% 35,872%
Margin Laba Usaha 22,756% 20,905% 21,444% 22,360% 23,978% 25,092%
Margin Laba Sebelum Pajak 22,725% 20,886% 21,161% 22,152% 23,947% 25,479%
Margin Laba Bersih 17,968% 16,227% 16,672% 17,494% 19,124% 20,323%
Sumber : Laporan Keuangan 2019 - 2023 (audited)
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-1
Page 32
Laporan laba rugi yang telah disesuaikan pencatatannya yang meliputi EBITDA adalah sebagai
berikut:
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laba Rugi Penyesuaian (Rp.Juta)
Tahun
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023
PENJUALAN NETO 3.935.811 3.233.693 4.162.931 4.894.164 5.100.372
BEBAN POKOK PENJUALAN (2.744.171) (2.196.408) (2.825.555) (3.289.251) (3.270.782)
LABA KOTOR 1.191.640 1.037.285 1.337.376 1.604.913 1.829.590
Beban penjualan (197.723) (176.308) (212.866) (241.080) (255.677)
Beban umum dan administrasi (178.271) (151.253) (185.075) (205.931) (210.790)
Penghasilan operasi lainnya 57.031 26.528 34.810 110.419 18.117
Beban operasi lainnya (26.377) (11.598) (9.762) (59.278) (56.856)
EBITDA 846.300 724.654 964.483 1.209.043 1.324.384
Depresiasi dan amortisasi (23.532) (31.210) (33.643) (35.527) (44.581)
EBIT 822.768 693.444 930.840 1.173.516 1.279.803
Penghasilan keuangan 1.672 6.438 7.266 11.060 32.495
Biaya keuangan (7.310) (18.553) (19.040) (20.633) (21.006)
Bagian laba neto asosiasi 4.912 2.939 3.102 8.059 8.244
EBT 822.042 684.268 922.168 1.172.002 1.299.536
Pajak (183.366) (145.152) (193.905) (236.058) (263.002)
LABA BERSIH (EAT) 638.676 539.116 728.263 935.944 1.036.534
Rata-rata
Rasio Profitabilitas
2019-2023
EBITDA/Sales 23,55% 21,50% 22,41% 23,17% 24,70% 25,97%
EBIT/Sales 22,76% 20,90% 21,44% 22,36% 23,98% 25,09%
EBT/Sales 22,72% 20,89% 21,16% 22,15% 23,95% 25,48%
EAT/Sales 17,97% 16,23% 16,67% 17,49% 19,12% 20,32%
Analisis vertikal laporan laba rugi penyesuaian adalah sebagai berikut:
Analisis Vertikal Laba Rugi Penyesuaian
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
PENJUALAN NETO 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
BEBAN POKOK PENJUALAN -69,72% -67,92% -67,87% -67,21% -64,13% -67,37%
LABA KOTOR 30,28% 32,08% 32,13% 32,79% 35,87% 32,63%
Beban penjualan -5,02% -5,45% -5,11% -4,93% -5,01% -5,11%
Beban umum dan administrasi -4,53% -4,68% -4,45% -4,21% -4,13% -4,40%
Penghasilan operasi lainnya 1,45% 0,82% 0,84% 2,26% 0,36% 1,14%
Beban operasi lainnya -0,67% -0,36% -0,23% -1,21% -1,11% -0,72%
EBITDA 21,50% 22,41% 23,17% 24,70% 25,97% 23,55%
Depresiasi dan amortisasi -0,60% -0,97% -0,81% -0,73% -0,87% -0,79%
EBIT 20,90% 21,44% 22,36% 23,98% 25,09% 22,76%
Penghasilan keuangan 0,04% 0,20% 0,17% 0,23% 0,64% 0,26%
Biaya keuangan -0,19% -0,57% -0,46% -0,42% -0,41% -0,41%
Bagian laba neto asosiasi 0,12% 0,09% 0,07% 0,16% 0,16% 0,12%
EBT 20,89% 21,16% 22,15% 23,95% 25,48% 22,72%
Pajak -4,66% -4,49% -4,66% -4,82% -5,16% -4,76%
LABA BERSIH (EAT) 16,23% 16,67% 17,49% 19,12% 20,32% 17,97%
Laba (rugi) komprehensif lain -0,52% 0,50% -0,44% 0,34% -0,50% -0,12%
LABA KOMPREHENSIF 15,70% 17,18% 17,05% 19,46% 19,83% 17,84%
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-2
Page 33
Analisis horizontal laba rugi penyesuaian adalah sebagai berikut:
Analisis Horizontal Laba Rugi Penyesuaian
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
PENJUALAN NETO n/a -17,84% 28,74% 17,57% 4,21% 8,17%
BEBAN POKOK PENJUALAN n/a -19,96% 28,64% 16,41% -0,56% 6,13%
LABA KOTOR n/a -12,95% 28,93% 20,00% 14,00% 12,50%
Beban penjualan n/a -10,83% 20,74% 13,25% 6,05% 7,30%
Beban umum dan administrasi n/a -15,16% 22,36% 11,27% 2,36% 5,21%
Penghasilan operasi lainnya n/a -53,48% 31,22% 217,20% -83,59% 27,84%
Beban operasi lainnya n/a -56,03% -15,83% 507,23% -4,09% 107,82%
EBITDA n/a -14,37% 33,10% 25,36% 9,54% 13,40%
Depresiasi dan amortisasi n/a 32,63% 7,80% 5,60% 25,48% 17,88%
EBIT n/a -15,72% 34,23% 26,07% 9,06% 13,41%
Penghasilan keuangan n/a 285,05% 12,86% 52,22% 193,81% 135,98%
Biaya keuangan n/a 153,80% 2,62% 8,37% 1,81% 41,65%
Bagian laba neto asosiasi n/a -40,17% 5,55% 159,80% 2,30% 31,87%
EBT n/a -16,76% 34,77% 27,09% 10,88% 14,00%
Pajak n/a -20,84% 33,59% 21,74% 11,41% 11,48%
LABA BERSIH (EAT) n/a -15,59% 35,08% 28,52% 10,75% 14,69%
Laba (rugi) komprehensif lain n/a -179,24% -213,64% -189,40% -253,27% -208,89%
LABA KOMPREHENSIF n/a -10,15% 27,79% 34,20% 6,16% 14,50%
Berdasarkan analisis horizontal laba rugi penyesuaian, pertumbuhan pendapatan Perseroan
selama tahun 2019 – 2023 cenderung fluktuatif dengan rata-rata pertumbuhan positif sebesar
8,17%. Kemudian, berdasarkan analisis vertikal laba rugi penyesuaian, beban pokok penjualan
cenderung menurun dari 69,72% terhadap pendapatan di tahun 2019 menjadi 64,13% pada
tahun 2023. Pada tahun 2023, tercatat beban pokok penjualan sebesar 64,13% dari pendapatan,
beban penjualan sebesar 5,01% dari penjualan dan beban umum dan administrasi sebesar
4,13% dari pendapatan.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-3
Page 34
Laporan Posisi Keuangan
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Posisi Keuangan (Rp.Juta)
Tahun
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 244.032 692.815 661.401 981.578 1.124.930
Penempatan jangka pendek - - - - 32.214
Piutang usaha 1.020.188 810.596 931.935 904.183 1.082.279
Piutang lain-lain 3.843 15.309 3.307 4.299 5.472
Piutang derivatif 21.757 14.686 12.089 - -
Persediaan 783.584 720.543 1.099.924 1.168.710 1.014.163
Uang muka pembelian 22.815 16.492 17.096 17.018 13.526
Biaya dibayar di muka 6.698 6.354 8.092 6.154 9.648
Pajak dibayar di muka 35.407 18.181 61.166 40.411 26.936
Jumlah Aset Lancar 2.138.324 2.294.976 2.795.010 3.122.353 3.309.168
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan 62.762 55.632 62.513 64.209 77.628
Tagihan pajak penghasilan - 6.168 - - -
Investasi pada entitas asosiasi 28.913 29.865 30.970 36.037 41.105
Investasi saham 14.828 35.890 38.609 44.673 22.794
Aset tetap
Nilai perolehan 2.611.309 2.640.170 2.765.419 2.988.957 3.082.444
Akumulasi penyusutan 1.860.805 1.959.123 2.052.943 2.147.047 2.231.275
Nilai buku 750.504 681.047 712.476 841.910 851.169
Aset hak guna
Nilai perolehan - 215.304 183.186 200.721 202.147
Akumulasi amortisasi - 50.275 65.765 66.890 91.102
Nilai buku - 165.029 117.421 133.831 111.045
Uang muka pembelian aset tetap 28.611 19.191 29.007 52.817 82.577
Properti investasi 62.955 64.116 62.955 62.955 62.955
Aset takberwujud
Nilai perolehan - - 17.120 21.721 24.851
Akumulasi penyusutan - - 4.470 8.543 14.242
Nilai buku - - 12.650 13.178 10.609
Aset tidak lancar lainnya 20.084 23.612 7.251 7.614 5.743
Jumlah Aset Tidak Lancar 968.657 1.080.550 1.073.852 1.257.224 1.265.625
JUMLAH ASET 3.106.981 3.375.526 3.868.862 4.379.577 4.574.793
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 33.321 26.081 100.636 90.703 70.532
Utang usaha 260.196 184.635 270.267 262.710 259.335
Utang lain-lain 4.674 5.137 9.233 6.875 6.449
Utang derivatif - - - 12.406 7.669
Utang pajak 65.282 74.588 106.454 105.434 111.072
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 39.896 27.398 67.033 70.891 64.258
Beban akrual 27.795 30.113 40.003 27.450 31.864
Uang muka penjualan 10.534 23.326 34.869 87.605 39.381
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu
tahun:
Utang bank jangka panjang 14.819 11.769 22.839 15.621 24.672
Utang sewa beli 4.675 970 825 550 279
Liabilitas sewa jangka panjang - 14.375 17.260 24.542 24.052
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 461.192 398.392 669.419 704.787 639.563
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 175.201 172.668 146.981 136.377 129.569
Liabilitas pajak tangguhan - - - 13 -
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam satu tahun:
Utang bank jangka panjang 21.658 25.986 53.351 123.980 103.869
Utang sewa beli 6.627 1.650 648 365 320
Liabilitas sewa jangka panjang - 128.320 86.830 95.023 71.439
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 203.486 328.624 287.810 355.758 305.197
JUMLAH LIABILITAS 664.678 727.016 957.229 1.060.545 944.760
Ekuitas
Modal saham 143.967 143.967 143.967 143.967 143.967
Tambahan modal disetor 49.899 49.899 49.899 55.309 55.309
Komponen ekuitas lainnya 2.116 31.295 29.037 42.257 16.502
Saldo laba (rugi) 1.893.165 2.049.164 2.297.882 2.654.873 2.999.779
Kepentingan non-pengendali 353.156 374.185 390.848 422.626 414.476
Jumlah Ekuitas 2.442.303 2.648.510 2.911.633 3.319.032 3.630.033
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 3.106.981 3.375.526 3.868.862 4.379.577 4.574.793
Rata-rata
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
2019-2023
Current Ratio 483,53% 463,65% 576,06% 417,53% 443,02% 517,41%
Debt to Equity Ratio 29,10% 27,22% 27,45% 32,88% 31,95% 26,03%
Debt to Asset Ratio 22,51% 21,39% 21,54% 24,74% 24,22% 20,65%
Sumber : Laporan Keuangan 2019 - 2023 (audited)
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-4
Page 35
Laporan Arus Kas
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Arus Kas (Rp.Juta)
Tahun
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 4.235.542 3.455.631 4.048.807 4.949.403 4.842.372
Pembayaran kas kepada pemasok (2.532.606) (1.646.091) (2.523.481) (2.740.782) (2.438.638)
Pembayaran kepada karyawan (730.329) (667.442) (699.868) (785.522) (845.331)
Pembayaran untuk beban usaha (149.843) (92.593) (189.565) (167.373) (170.564)
Kas yang diperoleh dari aktivitas operasi 822.764 1.049.505 635.893 1.255.726 1.387.839
Penerimaan dari (pembayaran untuk):
Penghasilan keuangan 1.672 6.438 7.266 11.060 32.495
Biaya keuangan (7.319) (4.395) (6.053) (9.911) (14.093)
Pajak penghasilan badan (201.818) (137.832) (167.902) (257.848) (261.463)
Kegiatan operasional lainnya 62.568 30.652 23.917 64.838 (17.156)
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Operasi 677.867 944.368 493.121 1.063.865 1.127.622
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Hasil penjualan aset tetap 12.009 2.676 4.126 14.508 6.983
Penarikan (penempatan) jaminan 480 (4.487) 5.005 (405) 1.232
Perolehan aset takberwujud (4.703) 201 (5.295) (4.601) (5.325)
Perolehan investasi pada asosiasi (2.050) - - - -
Penempatan deposito berjangka - - - - (32.214)
Perolehan aset tetap (96.259) (60.775) (135.696) (203.895) (87.508)
Uang muka pembelian aset tetap (21.032) (14.798) (28.830) (61.797) (88.107)
Hasil pengalihan aset hak-guna - - - 211 -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Investasi (111.555) (77.183) (160.690) (255.979) (204.939)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan utang bank:
Jangka pendek 220.499 155.927 317.481 289.205 305.106
Jangka panjang 23.583 17.475 78.063 86.404 28.984
Pembayaran utang bank:
Jangka pendek (231.607) (169.486) (234.277) (307.765) (322.331)
Jangka panjang (20.925) (17.035) (36.458) (28.385) (37.770)
Pembayaran dividen kas oleh Perusahaan (334.003) (339.761) (403.108) (489.154) (604.661)
Pembayaran dividen kas oleh entitas anak kepada kepentingan non-pengendali (31.721) (35.656) (43.517) (61.203) (95.502)
Pembayaran liabilitas sewa - (28.590) (34.815) (34.519) (38.235)
Pembayaran utang sewa beli (8.939) (13.391) (955) (1.430) (882)
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Pendanaan (383.113) (430.517) (357.586) (546.847) (765.291)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS & SETARA KAS 183.199 436.668 (25.155) 261.039 157.392
Dampak neto perubahan nilai tukar atas kas dan setara kas (7.543) 7.100 1.280 58.570 (13.587)
Cerukan 3.284 5.015 (7.539) 568 (453)
KAS & SETARA KAS AWAL TAHUN 65.092 244.032 692.815 661.401 981.578
KAS & SETARA KAS AKHIR TAHUN 244.032 692.815 661.401 981.578 1.124.930
Pendapatan
Komposisi pendapatan berdasarkan segmen pendapatan dalam tahun 2019 – 2023 adalah
sebagai berikut:
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Komposisi Pendapatan Berdasarkan Segmen Pendapatan
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
(%)
Dalam negeri 34,46% 29,29% 32,78% 36,52% 39,76% 34,56%
Luar negeri 65,54% 70,71% 67,22% 63,48% 60,24% 65,44%
Total Komposisi 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
(Rp.Juta)
Dalam negeri 1.356.230 947.229 1.364.768 1.787.336 2.027.665
Luar negeri 2.579.581 2.286.464 2.798.163 3.106.828 3.072.707
Total Pendapatan 3.935.811 3.233.693 4.162.931 4.894.164 5.100.372
Komposisi pendapatan Perseroan terdiri atas pendapatan dalam negeri dan pendapatan luar
negeri. Selama tahun 2019 – 2023, komposisi pendapatan didominasi oleh pendapatan luar
negeri diikuti oleh pendapatan dalam negeri dengan rata-rata terhadap seluruh pendapatan
sebesar 65,44% dan 34,56%. Pada tahun 2022, komposisi pendapatan Perseroan terdiri dari
pendapatan dalam negeri sebesar 36,52% dan pendapatan luar negeri sebesar 63,48%. Tahun
2023, komposisi pendapatan Perseroan terdiri dari pendapatan dalam negeri sebesar 39,76%
dan pendapatan luar negeri sebesar 60,24%.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-5
Page 36
Pertumbuhan pendapatan berdasarkan segmen pendapatan dalam tahun 2019 – 2023 adalah
sebagai berikut:
Pertumbuhan Pendapatan
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
(%)
Dalam negeri n/a -30,16% 44,08% 30,96% 13,45% 14,58%
Luar negeri n/a -11,36% 22,38% 11,03% -1,10% 5,24%
Total pertumbuhan n/a -17,84% 28,74% 17,57% 4,21% 8,17%
Tahun 2019 Perseroan mencatatkan total pendapatan sebesar Rp 3.935.811 juta dan menurun
-17,84% di tahun 2020 menjadi Rp 3.233.693 juta. Tahun 2021 pertumbuhan pendapatan
Perseroan meningkat 28,74% menjadi Rp 4.162.931 juta. Tahun 2022 pertumbuhan pendapatan
Perseroan kembali meningkat 17,57% menjadi Rp 4.894.164 juta. Pada tahun 2023,
pertumbuhan pendapatan Perseroan kembali mengalami peningkatan 4,21% menjadi
Rp 5.100.372 juta.
Aset
Perkembangan komposisi aset perusahaan dalam tahun 2019 – 2023 adalah sebagai berikut:
Komposisi Aset
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
(%)
Aset Lancar 68,82% 67,99% 72,24% 71,29% 72,33% 70,54%
Aset Tidak Lancar 31,18% 32,01% 27,76% 28,71% 27,67% 29,46%
Jumlah 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
(Rp.Juta)
Aset Lancar 2.138.324 2.294.976 2.795.010 3.122.353 3.309.168
Aset Tidak Lancar 968.657 1.080.550 1.073.852 1.257.224 1.265.625
Jumlah 3.106.981 3.375.526 3.868.862 4.379.577 4.574.793
Selama tahun 2019 – 2023 komposisi aset Perseroan didominasi oleh aset lancar. Sehingga,
selama tahun 2019 – 2023 rata-rata proporsi aset lancar terhadap total aset sebesar 70,54%,
diikuti oleh aset tidak lancar sebesar 29,46%. Komposisi aset lancar terbesar adalah persediaan,
sedangkan komposisi aset tidak lancar didominasi utamanya oleh aset tetap. Tahun 2022,
komposisi aset Perseroan terdiri dari 71,29% aset lancar dan 28,71% aset tidak lancar. Pada
tahun 2023, komposisi aset Perseroan terdiri dari 72,33% aset lancar dan 27,67% aset tidak
lancar.
Selanjutnya, pertumbuhan aset Perseroan disajikan sebagai berikut:
Pertumbuhan Aset
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
(%)
Aset Lancar n/a 7,33% 21,79% 11,71% 5,98% 11,70%
Aset Tidak Lancar n/a 11,55% -0,62% 17,08% 0,67% 7,17%
Jumlah n/a 8,64% 14,62% 13,20% 4,46% 10,23%
Dalam tahun 2019 – 2023 pertumbuhan aset Perseroan cenderung meningkat dengan tingkat
pertumbuhan aset rata-rata sebesar 10,23%. Tahun 2019, Perseroan membukukan total aset
sebesar Rp 3.106.981 juta. Di tahun 2020, pertumbuhan aset Perseroan meningkat 8,64%
sehingga total aset Perseroan menjadi Rp 3.375.526 juta yang terdiri dari Rp 2.294.976 juta aset
lancar dan Rp 1.080.550 juta aset tidak lancar. Pada tahun 2021, pertumbuhan aset Perseroan
kembali meningkat sebesar 14,62% sehingga aset Perseroan menjadi Rp 3.868.862 juta yang
terdiri dari aset lancar sebesar Rp 2.795.010 juta dan aset tidak lancar Rp 1.073.852 juta. Di
tahun 2022, pertumbuhan aset Perseroan meningkat 13,20% sehingga total aset Perseroan
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-6
Page 37
menjadi Rp 4.379.577 juta yang terdiri dari Rp 3.122.353 juta aset lancar dan Rp 1.257.224 juta
aset tidak lancar. Tahun 2023, pertumbuhan aset Perseroan kembali mengalami peningkatan
4,46% sehingga total aset Perseroan menjadi Rp 4.574.793 juta yang terdiri dari Rp 3.309.168
juta aset lancar dan Rp 1.265.625 juta aset tidak lancar.
Liabilitas
Perkembangan komposisi liabilitas dalam tahun 2019 – 2023 adalah sebagai berikut:
Komposisi Liabilitas
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
(%)
Liabilitas Jangka Pendek 69,39% 54,80% 69,93% 66,46% 67,70% 65,65%
Liabilitas Jangka Panjang 30,61% 45,20% 30,07% 33,54% 32,30% 34,35%
Jumlah 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
(Rp.Juta)
Liabilitas Jangka Pendek 461.192 398.392 669.419 704.787 639.563
Liabilitas Jangka Panjang 203.486 328.624 287.810 355.758 305.197
Jumlah 664.678 727.016 957.229 1.060.545 944.760
Pada tahun 2019 – 2023 komposisi liabilitas Perseroan didominasi oleh liabilitas jangka pendek.
Sehingga, selama tahun 2019 – 2023 rata-rata proporsi liabilitas jangka pendek terhadap total
liabilitas sebesar 65,65%, diikuti oleh liabilitas jangka panjang sebesar 34,35%. Komposisi
liabilitas jangka pendek terbesar utamanya berasal dari utang usaha sedangkan komposisi
liabilitas jangka panjang didominasi oleh liabilitas imbalan kerja jangka panjang. Di tahun 2022,
komposisi liabilitas Perseroan sebesar 66,46% liabilitas jangka pendek dan 33,54% liabilitas
jangka panjang. Di tahun 2023, komposisi liabilitas Perseroan sebesar 67,70% liabilitas jangka
pendek dan 32,30% liabilitas jangka panjang.
Selanjutnya, pertumbuhan liabilitas Perseroan disajikan sebagai berikut:
Pertumbuhan Liabilitas
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
(%)
Liabilitas Jangka Pendek n/a -13,62% 68,03% 5,28% -9,25% 12,61%
Liabilitas Jangka Panjang n/a 61,50% -12,42% 23,61% -14,21% 14,62%
Jumlah n/a 9,38% 31,67% 10,79% -10,92% 10,23%
Dalam tahun 2019 – 2023, pertumbuhan liabilitas Perseroan cenderung fluktuatif dengan
tingkat pertumbuhan liabilitas rata-rata sebesar 10,23%. Pada tahun 2019, Perseroan
mencatatkan total liabilitas sebesar Rp 664.678 juta yang terdiri dari Rp 461.192 juta liabilitas
jangka pendek dan Rp 203.486 juta liabilitas jangka panjang. Tahun 2020, pertumbuhan liabilitas
Perseroan meningkat 9,38% sehingga total liabilitas menjadi Rp 727.016 juta. Tahun 2021,
pertumbuhan liabilitas Perseroan meningkat 31,67% sehingga total liabilitas menjadi Rp
957.229 juta. Pada tahun 2022, pertumbuhan liabilitas Perseroan kembali meningkat 10,79%
sehingga total liabilitas menjadi Rp 1.060.545 juta. Tahun 2023, pertumbuhan liabilitas
Perseroan menurun -10,92% sehingga total liabilitas menjadi Rp 944.760 juta.
Penilaian Arus Kas
Pada tahun 2019, arus kas operasi Perseroan tercatat positif sebesar Rp 677.867 juta yang
utamanya diperoleh dari penerimaan kas dari pelanggan. Di tahun 2020, Perseroan
memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 944.368 juta yang utamanya berasal dari
penerimaan kas dari pelanggan. Di tahun 2021, Perseroan memperoleh kas dari aktivitas operasi
sebesar Rp 493.121 juta yang utamanya diperoleh dari penerimaan kas dari pelanggan. Pada
tahun 2022, Perseroan tercatat memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 1.063.865 juta
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-7
Page 38
yang utamanya diperoleh dari penerimaan kas dari pelanggan. Pada tahun 2023, Perseroan
tercatat memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 1.127.622 juta yang utamanya dari
penerimaan kas dari pelanggan.
Selanjutnya tahun 2019, Perseroan tercatat menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar
Rp 111.555 juta untuk perolehan aset tetap. Di tahun 2020, Perseroan tercatat menggunakan
kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 77.183 juta untuk perolehan aset tetap. Di tahun 2021,
Perseroan tercatat menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 160.690 juta yang
utamanya untuk perolehan aset tetap. Di tahun 2022, Perseroan tercatat menggunakan kas
untuk aktivitas investasi sebesar Rp 255.979 juta yang utamanya untuk perolehan aset tetap. Di
tahun 2023, Perseroan tercatat menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 204.939
juta yang utamanya untuk uang muka pembelian aset tetap.
Pada tahun 2019, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp 383.113
juta yang utamanya digunakan untuk pembayaran dividen kas oleh Perusahaan. Di tahun 2020,
Perseroan tercatat menggunakan kas untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp 430.517 juta yang
utamanya untuk pembayaran dividen kas oleh Perusahaan. Pada tahun 2021, menggunakan kas
untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp 357.586 juta yang utamanya untuk pembayaran dividen
kas oleh Perusahaan. Pada tahun 2022, Perseroan tercatat menggunakan kas untuk aktivitas
pendanaan sebesar Rp 546.847 juta yang utamanya digunakan untuk pembayaran dividen kas
oleh Perusahaan. Tahun 2023, Perseroan tercatat menggunakan kas untuk aktivitas pendanaan
sebesar Rp 765.291 juta yang utamanya digunakan untuk pembayaran dividen kas oleh
Perusahaan.
Kas Perseroan di tahun 2019 tercatat sebesar Rp 244.032 juta dan meningkat 183,90% di tahun
2020 menjadi Rp 692.815 juta. Pada tahun 2021 kas Perseroan menurun -4,53% dari tahun
sebelumnya menjadi Rp 661.401 juta yang utamanya disebabkan oleh kas aktivitas pendanaan
yang tercatat negatif. Di tahun 2022 kas Perseroan meningkat 48,41% menjadi Rp 981.578 juta
yang utamanya berasal dari kas aktivitas operasi yang positif. Di tahun 2023 kas Perseroan
meningkat 14,60% menjadi Rp 1.124.930 juta yang berasal dari kas aktivitas operasi yang positif.
Saldo kas pada setiap tahun selalu positif karena kebutuhan kas untuk operasi dan investasi
disesuaikan dengan pendanaannya.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-8
Page 39
4.1.2. Analisis Rasio Keuangan
Rasio keuangan disajikan sebagai berikut:
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Analisis Rasio
Tahun Rata-rata
Uraian
2019 2020 2021 2022 2023 2019-2023
Pertumbuhan Pendapatan n/a -17,84% 28,74% 17,57% 4,21% 8,17%
Rasio Profitabilitas
EBITDA/Sales 21,50% 22,41% 23,17% 24,70% 25,97% 23,55%
EBIT/Sales 20,90% 21,44% 22,36% 23,98% 25,09% 22,76%
EBT/Sales 20,89% 21,16% 22,15% 23,95% 25,48% 22,72%
EAT/Sales 16,23% 16,67% 17,49% 19,12% 20,32% 17,97%
ROE 26,15% 20,36% 25,01% 28,20% 28,55% 25,65%
ROA 20,56% 15,97% 18,82% 21,37% 22,66% 19,88%
Rasio Efektivitas
Perputaran Piutang Usaha 3,86x 3,99x 4,47x 5,41x 4,71x 4,49x
Perputaran Persediaan 3,50x 3,05x 2,57x 2,81x 3,23x 3,03x
Perputaran Aset 1,27x 0,96x 1,08x 1,12x 1,11x 1,11x
Perputaran Utang Usaha 10,55x 11,90x 10,45x 12,52x 12,61x 11,61x
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
Current Ratio 4,64x 5,76x 4,18x 4,43x 5,17x 4,84x
Debt to Equity 0,27x 0,27x 0,33x 0,32x 0,26x 0,29x
Debt to Asset 0,21x 0,22x 0,25x 0,24x 0,21x 0,23x
Rasio Profitabilitas
Profitabilitas Perseroan selama tahun 2019 – 2023 cenderung berfluktuasi, yang ditunjukkan
oleh EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales dengan rata-rata masing-masing
23,55%, 22,76%, 22,72%, dan 17,97%, artinya Perseroan rata-rata memperoleh laba masing-
masing Rp 0,2355 EBITDA, Rp 0,2276 EBIT, Rp 0,2272 EBT, dan Rp 0,1797 EAT atas setiap Rp 1
pendapatan yang berhasil dilakukan. Pada tahun 2023, EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan
EAT/Sales masing-masing sebesar 25,97%, 25,09%, 25,48%, dan 20,32%.
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek yang
harus dibayar dengan aset lancarnya maka dalam mengukur tingkat likuiditas perusahaan,
digunakan Current Ratio (CR). Semakin tinggi CR maka semakin tinggi likuiditas perusahaan.
Pada tahun 2019 – 2023, likuiditas perusahaan cenderung fluktuatif dengan Current Ratio tahun
2023 sebesar 5,17x, artinya Perseroan memiliki Rp 5,17 aset lancar yang dapat digunakan untuk
memenuhi setiap Rp 1 utang lancarnya.
Solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk melunasi seluruh kewajibannya ketika
dilikuidasi yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt to Asset Ratio (DAR). Semakin
tinggi DER dan DAR maka semakin rendah solvabilitas perusahaan. Semakin tinggi solvabilitas
perusahaan, maka semakin rendah risiko kebangkrutan perusahaan. Solvabilitas Perseroan
tahun 2019 – 2023 cenderung meningkat, dengan Debt to Equity dan Debt to Asset pada tahun
2023 masing-masing adalah 0,26x dan 0,21x. Artinya, perusahaan memiliki utang Rp 0,26 untuk
setiap Rp 1 ekuitas yang dimilikinya serta setiap Rp 1 aset perusahaan dibiayai oleh utang
sebesar Rp 0,21.
Rasio Efektivitas
Efektivitas adalah kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan seluruh sumber daya yang
dimilikinya. Efektivitas dapat diukur dengan rasio perputaran piutang usaha, perputaran
persediaan, perputaran aset dan perputaran utang usaha.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-9
Page 40
Rasio perputaran piutang usaha tahun 2019 – 2023 cenderung fluktuatif dari 3,86x pada tahun
2019 menjadi 4,71x pada tahun 2023 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 4,49x.
Rasio perputaran persediaan tahun 2019 – 2023 cenderung berfluktuasi dari 3,50x pada tahun
2019 menjadi 3,23x pada tahun 2023 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 3,03x.
Rasio perputaran aset dalam tahun 2019 – 2023 cenderung berfluktuasi dari 1,27x pada tahun
2019 menjadi 1,11x pada tahun 2023 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 1,11x.
Rasio perputaran utang usaha dalam tahun 2019 – 2023 cenderung fluktuatif dari 10,55x pada
tahun 2019 menjadi 12,61x pada tahun 2023 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar
11,61x.
4.1.3. Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan Setelah
Transaksi
Analisis dilakukan mencakup analisis dampak Transaksi terhadap laporan keuangan Perseroan
yang dilakukan berdasarkan informasi Keuangan Proforma Perseroan sebelum dan setelah
Transaksi pada tanggal 31 Desember 2023 dari manajemen Perseroan. Tujuan Informasi
Keuangan Proforma adalah untuk memperlihatkan dampak signifikan Transaksi yang terjadi
atas informasi keuangan historis. Namun, Informasi Keuangan Proforma bukan merupakan
petunjuk hasil usaha atau dampak yang berkaitan atas posisi keuangan sebagai akibat dari
transaksi yang telah terjadi sebelumnya. Informasi keuangan proforma disusun dengan
menggunakan asumsi-asumsi sebagai berikut:
• Laporan posisi keuangan sebelum transaksi diambil dari laporan keuangan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik
Sinarta dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja.
• Pelaksanaan transaksi telah berlaku efektif pada tanggal 31 Desember 2023.
• Pelaksanaan transaksi telah efektif dan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang
berlaku.
Informasi keuangan proforma tersebut adalah sebagai berikut:
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-10
Page 41
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Posisi Keuangan Proforma (Rp.Juta)
Sebelum Setelah
Uraian Transaksi Penyesuaian Transaksi
31 Des 2023 31 Des 2023
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.124.930 (17.550) a) 1.112.770
5.390 b)
Penempatan jangka pendek 32.214 191 32.405
Piutang usaha 1.082.279 3.855 1.086.134
Piutang lain-lain 5.472 17 5.489
Piutang derivatif - - -
Persediaan 1.014.163 8.479 1.022.642
Uang muka pembelian 13.526 - 13.526
Biaya dibayar di muka 9.648 6 9.654
Pajak dibayar di muka 26.936 1.426 28.362
Jumlah Aset Lancar 3.309.168 1.814 3.310.982
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan 77.628 290 77.918
Tagihan pajak penghasilan - - -
Investasi pada entitas asosiasi 41.105 - 41.105
Investasi saham 22.794 - 22.794
Aset tetap 851.169 421 851.590
Aset hak guna 111.045 1.333 112.378
Uang muka pembelian aset tetap 82.577 - 82.577
Properti investasi 62.955 - 62.955
Aset takberwujud 10.609 - 10.609
Aset tidak lancar lainnya 5.743 - 5.743
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.265.625 2.044 1.267.669
JUMLAH ASET 4.574.793 3.858 4.578.651
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 70.532 - 70.532
Utang usaha 259.335 5.765 265.100
Utang lain-lain 6.449 - 6.449
Utang derivatif 7.669 - 7.669
Utang pajak 111.072 166 111.238
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 64.258 - 64.258
Beban akrual 31.864 75 31.939
Uang muka penjualan 39.381 41 39.422
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun:
Utang bank jangka panjang 24.672 - 24.672
Utang sewa beli 279 - 279
Liabilitas sewa jangka panjang 24.052 3.933 27.985
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 639.563 9.980 649.543
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 129.569 748 130.317
Liabilitas pajak tangguhan - - -
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh
tempo dalam satu tahun:
Utang bank jangka panjang 103.869 - 103.869
Utang sewa beli 320 - 320
Liabilitas sewa jangka panjang 71.439 (2.477) 68.962
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 305.197 (1.729) 303.468
JUMLAH LIABILITAS 944.760 8.251 953.011
Ekuitas
Modal saham 143.967 - 143.967
Tambahan modal disetor 55.309 - 55.309
Komponen ekuitas lainnya 16.502 - 16.502
Saldo laba (rugi) 2.999.779 - 2.999.779
Proforma ekuitas entitas anak - (4.393) (4.393)
Kepentingan non-pengendali 414.476 - 414.476
Jumlah Ekuitas 3.630.033 (4.393) 3.625.640
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 4.574.793 3.858 4.578.651
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
Current Ratio 517,41% 509,74%
Debt to Equity Ratio 26,03% 26,29%
Debt to Asset Ratio 20,65% 20,81%
Keterangan:
a) Nilai transaksi akuisisi saham EDDY dan AIS oleh PTC
c) Peningkatan kas atas konsolidasi MGD
Sumber: Manajemen Perseroan
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-11
Page 42
Berikut adalah analisis singkat atas informasi posisi keuangan proforma Perseroan per 31
Desember 2023 atas transaksi:
• Proforma aset lancar mengalami peningkatan 0,05% dari Rp 3.309.168 juta menjadi Rp
3.310.982 juta.
• Proforma aset tidak lancar mengalami peningkatan 0,16% dari Rp 1.265.625 juta menjadi
Rp 1.267.669 juta.
• Secara keseluruhan proforma aset Perseroan setelah dilakukannya Rencana Transaksi
mengalami peningkatan 0,08% dari Rp 4.574.793 juta menjadi Rp 4.578.651 juta.
• Proforma liabilitas jangka pendek mengalami peningkatan 1,56% dari Rp 639.563 juta
menjadi Rp 649.543 juta.
• Proforma liabilitas jangka panjang mengalami penurunan 0,57% dari Rp 305.197 juta
menjadi Rp 303.468 juta.
• Secara keseluruhan proforma liabilitas Perseroan mengalami peningkatan 0,87% dari Rp
944.760 juta menjadi Rp 953.011 juta.
• Proforma ekuitas mengalami penurunan 0,12% dari Rp 3.630.033 juta menjadi Rp
3.625.640 juta.
• Proforma Current Ratio mengalami penurunan dari 517,41% menjadi 509,74%.
• Proforma Debt to Equity Ratio dan Debt to Asset Ratio mengalami peningkatan masing-
masing dari 26,03% dan 20,65% menjadi 26,29% dan 20,81%.
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi Proforma (Rp.Juta)
Sebelum Setelah
Uraian Transaksi Penyesuaian Transaksi
31 Des 2023 31 Des 2023
PENJUALAN NETO 5.100.372 8.027 5.108.399
BEBAN POKOK PENJUALAN (3.270.782) (179) (3.270.961)
LABA BRUTO 1.829.590 7.848 1.837.438
Beban penjualan (268.015) (4.332) (272.347)
Beban umum dan administrasi (243.033) (1.059) (244.092)
Penghasilan operasi lainnya 18.117 342 18.459
Beban operasi lainnya (56.856) - (56.856)
LABA (RUGI) USAHA 1.279.803 2.799 1.282.602
Penghasilan keuangan 32.495 101 32.596
Biaya keuangan (21.006) (169) (21.175)
Bagian laba neto asosiasi 8.244 - 8.244
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK 1.299.536 - 1.302.267
Pajak (263.002) (549) (263.551)
LABA (RUGI) BERSIH 1.036.534 (549) 1.038.716
Rasio Profitabilitas
Margin Laba Kotor 35,87% 35,97%
Margin Laba Usaha 25,09% 25,11%
Margin Laba Sebelum Pajak 25,48% 25,49%
Margin Laba Bersih 20,32% 20,33%
Sumber: Manajemen Perseroan
Berikut adalah analisis singkat atas informasi laba rugi proforma Perseroan per 31 Desember
2023 atas transaksi:
• Proforma penjualan mengalami peningkatan 0,16% dari Rp 5.100.372 juta menjadi Rp
5.108.399 juta.
• Proforma laba kotor mengalami peningkatan 0,43% dari Rp 1.829.590 juta menjadi Rp
1.837.438 juta.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-12
Page 43
• Proforma laba (rugi) usaha mengalami peningkatan 0,22% dari Rp 1.279.803 juta menjadi
Rp 1.282.602 juta.
• Proforma laba sebelum pajak mengalami peningkatan 0,21% dari Rp 1.299.536 juta
menjadi Rp 1.302.267 juta.
• Proforma laba (rugi) bersih mengalami peningkatan 0,21% dari Rp 1.036.534 juta menjadi
Rp 1.038.716 juta.
• Proforma laba kotor, laba usaha, laba sebelum pajak, dan laba bersih terhadap pendapatan
sebelum transaksi masing-masing sebesar 35,87%, 25,09%, 25,48% dan 20,32% dan setelah
transaksi masing-masing sebesar 35,97%, 25,11%, 25,49% dan 20,33%.
Berdasarkan uraian tersebut diatas dapat disimpulkan dengan dilakukannya transaksi kondisi
likuiditas dan solvabilitas Perseroan mengalami penurunan namun Profitabilitas margin laba
kotor, margin laba usaha, margin laba sebelum pajak dan margin laba bersih mengalami
peningkatan.
4.1.4. Penilaian Atas Proyeksi Keuangan yang Diperoleh dari Manajemen
Kami telah menerima proyeksi keuangan tanpa dan dengan transaksi dari manajemen. Proyeksi
keuangan tersebut telah Kami sesuaikan. Berdasarkan penilaian Kami, proyeksi keuangan
tersebut yang telah disesuaikan telah mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat
oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya. Proyeksi keuangan yang digunakan
adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
a. Proyeksi Keuangan Perseroan Tanpa Transaksi
Proyeksi keuangan SMSM dari manajemen yang telah disesuaikan adalah sebagai berikut:
Asumsi – Asumsi
Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Januari 2024 – 31 Desember 2028.
Laporan Laba (Rugi)
▪ Pendapatan diasumsikan meningkat 5,00% setiap tahun.
▪ Beban pokok penjualan diasumsikan 65,00% dari pendapatan.
▪ Beban penjualan diasumsikan 5,00% pendapatan.
▪ Beban umum dan administrasi diasumsikan 4,25% dari penjualan.
▪ Penghasilan operasi lainnya diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Beban operasi lainnya diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
ekonomis yang wajar, disajikan pada lampiran 1.
▪ Penghasilan keuangan diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Perhitungan biaya keuangan disajikan pada lampiran 2.
▪ Bagian laba neto asosiasi diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax
loss carry forward.
Laporan Posisi Keuangan
▪ Aset lancar
− Penempatan jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
2023.
− Piutang usaha diasumsikan 70 hari dari pendapatan setiap tahun.
− Piutang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-13
Page 44
− Piutang derivatif diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Persediaan diasumsikan 120 hari dari beban pokok pendapatan setiap tahun.
− Uang muka pembelian diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Biaya dibayar di muka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Pajak dibayar di muka diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
▪ Aset tidak lancar
− Aset pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Tagihan pajak penghasilan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
2023.
− Investasi pada entitas asosiasi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
2023.
− Investasi saham diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Aset tetap
Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi
penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan. Perhitungan
aset tetap tanpa dilakukannya transaksi disajikan pada lampiran 1.
− Aset hak-guna
Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi penyusutan
tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan. Perhitungan aset hak-guna
disajikan pada lampiran 1.
− Uang muka pembelian aset tetap diasumsikan tetap, sama dengan per 31
Desember 2023.
− Properti investasi diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Aset takberwujud
Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi penyusutan
tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan. Perhitungan aset hak-guna
disajikan pada lampiran 1.
− Aset tidak lancar lainnya diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
▪ Liabilitas jangka pendek
− Perhitungan utang bank jangka pendek disajikan pada lampiran 2.
− Utang usaha diasumsikan 30 hari dari beban pokok pendapatan setiap tahun.
− Utang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Utang derivatif diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Liabilitas imbalan kerja jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 31
Desember 2023.
− Beban akrual diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Uang muka penjualan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun yang terdiri dari utang
bank jangka panjang disajikan pada lampiran 2 dan utang sewa beli serta liabilitas
sewa jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-14
Page 45
▪ Liabilitas jangka panjang
− Liabilitas imbalan kerja jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 31
Desember 2023.
− Liabilitas pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu
tahun yang terdiri dari utang bank jangka panjang disajikan pada lampiran 2 dan
utang sewa beli serta liabilitas sewa jangka panjang diasumsikan tetap, sama
dengan per 31 Desember 2023.
▪ Ekuitas
− Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Tambahan modal disetor lainnya diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
2023.
− Komponen ekuitas lainnya diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember 2023.
− Saldo laba (rugi) adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
dengan saldo (defisit) laba periode sebelumnya.
− Kepentingan non-pengendali diasumsikan tetap, sama dengan per 31 Desember
2023.
Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam
proyeksi posisi keuangan adalah wajar.
Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
2023 2024 2025 2026 2027 2028
PENJUALAN NETO 5.100.372 5.355.391 5.623.160 5.904.318 6.199.534 6.509.511
BEBAN POKOK PENJUALAN (3.270.782) (3.481.004) (3.655.054) (3.837.807) (4.029.697) (4.231.182)
LABA KOTOR 1.829.590 1.874.387 1.968.106 2.066.511 2.169.837 2.278.329
Beban penjualan (255.677) (267.770) (281.158) (295.216) (309.977) (325.476)
Beban umum dan administrasi (210.790) (227.604) (238.984) (250.934) (263.480) (276.654)
Penghasilan operasi lainnya 18.117 - - - - -
Beban operasi lainnya (56.856) - - - - -
EBITDA 1.324.384 1.379.013 1.447.964 1.520.362 1.596.380 1.676.199
Depresiasi dan amortisasi (44.581) (138.112) (150.098) (112.766) (52.467) (62.708)
EBIT 1.279.803 1.240.901 1.297.866 1.407.596 1.543.913 1.613.491
Penghasilan keuangan 32.495 - - - - -
Biaya keuangan (21.006) (18.733) (15.084) (11.435) (7.786) (4.137)
Bagian laba neto asosiasi 8.244 - - - - -
EBT 1.299.536 1.222.169 1.282.782 1.396.161 1.536.127 1.609.355
Pajak (263.002) (268.877) (282.212) (307.155) (337.948) (354.058)
LABA BERSIH (EAT) 1.036.534 953.291 1.000.570 1.089.006 1.198.179 1.255.297
Rata-rata
Rasio Profitabilitas
2024-2028
EBITDA/Sales 25,75% 25,97% 25,75% 25,75% 25,75% 25,75% 25,75%
EBIT/Sales 23,96% 25,09% 23,17% 23,08% 23,84% 24,90% 24,79%
EBT/Sales 23,76% 25,48% 22,82% 22,81% 23,65% 24,78% 24,72%
EAT/Sales 18,53% 20,32% 17,80% 17,79% 18,44% 19,33% 19,28%
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-15
Page 46
Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.124.930 2.032.254 2.952.858 3.919.851 4.930.771 5.998.670
Penempatan jangka pendek 32.214 32.214 32.214 32.214 32.214 32.214
Piutang usaha 1.082.279 1.027.061 1.078.414 1.132.335 1.188.952 1.248.399
Piutang lain-lain 5.472 5.472 5.472 5.472 5.472 5.472
Piutang derivatif - - - - - -
Persediaan 1.014.163 1.144.440 1.201.662 1.261.745 1.324.832 1.391.074
Uang muka pembelian 13.526 13.526 13.526 13.526 13.526 13.526
Biaya dibayar di muka 9.648 9.648 9.648 9.648 9.648 9.648
Pajak dibayar di muka 26.936 26.936 26.936 26.936 26.936 26.936
Jumlah Aset Lancar 3.309.168 4.291.551 5.320.730 6.401.727 7.532.350 8.725.939
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan 77.628 77.628 77.628 77.628 77.628 77.628
Tagihan pajak penghasilan - - - - - -
Investasi pada entitas asosiasi 41.105 41.105 41.105 41.105 41.105 41.105
Investasi saham 22.794 22.794 22.794 22.794 22.794 22.794
Aset tetap
Nilai perolehan 3.082.444 3.179.461 3.276.477 3.373.494 3.470.510 3.567.527
Akumulasi penyusutan 2.231.275 2.361.806 2.504.323 2.609.508 2.654.395 2.711.408
Nilai buku 851.169 817.655 772.154 763.986 816.116 856.119
Aset hak guna
Nilai perolehan 202.147 202.147 202.147 202.147 202.147 202.147
Akumulasi amortisasi 91.102 96.198 101.294 106.389 111.485 116.581
Nilai buku 111.045 105.949 100.853 95.758 90.662 85.566
Uang muka pembelian aset tetap 82.577 82.577 82.577 82.577 82.577 82.577
Properti investasi 62.955 62.955 62.955 62.955 62.955 62.955
Aset takberwujud
Nilai perolehan 24.851 24.851 24.851 24.851 24.851 24.851
Akumulasi penyusutan 14.242 16.727 19.212 21.697 24.182 24.781
Nilai buku 10.609 8.124 5.639 3.154 669 71
Aset tidak lancar lainnya 5.743 5.743 5.743 5.743 5.743 5.743
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.265.625 1.224.530 1.171.449 1.155.699 1.200.248 1.234.557
JUMLAH ASET 4.574.793 5.516.081 6.492.178 7.557.426 8.732.598 9.960.496
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 70.532 56.426 42.319 28.213 14.106 -
Utang usaha 259.335 286.110 300.415 315.436 331.208 347.768
Utang lain-lain 6.449 6.449 6.449 6.449 6.449 6.449
Utang derivatif 7.669 7.669 7.669 7.669 7.669 7.669
Utang pajak 111.072 111.072 111.072 111.072 111.072 111.072
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 64.258 64.258 64.258 64.258 64.258 64.258
Beban akrual 31.864 31.864 31.864 31.864 31.864 31.864
Uang muka penjualan 39.381 39.381 39.381 39.381 39.381 39.381
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
dalam satu tahun:
Utang bank jangka panjang 24.672 24.672 24.672 24.672 29.853 -
Utang sewa beli 279 279 279 279 279 279
Liabilitas sewa jangka panjang 24.052 24.052 24.052 24.052 24.052 24.052
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 639.563 652.232 652.431 653.345 660.191 632.792
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 129.569 129.569 129.569 129.569 129.569 129.569
Liabilitas pajak tangguhan - - - - - -
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun:
Utang bank jangka panjang 103.869 79.197 54.525 29.853 - -
Utang sewa beli 320 320 320 320 320 320
Liabilitas sewa jangka panjang 71.439 71.439 71.439 71.439 71.439 71.439
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 305.197 280.525 255.853 231.181 201.328 201.328
JUMLAH LIABILITAS 944.760 932.757 908.284 884.526 861.519 834.120
Ekuitas
Modal saham 143.967 143.967 143.967 143.967 143.967 143.967
Tambahan modal disetor 55.309 55.309 55.309 55.309 55.309 55.309
Komponen ekuitas lainnya 16.502 16.502 16.502 16.502 16.502 16.502
Saldo laba (rugi) 2.999.779 3.953.070 4.953.641 6.042.646 7.240.825 8.496.122
Kepentingan non-pengendali 414.476 414.476 414.476 414.476 414.476 414.476
Jumlah Ekuitas 3.630.033 4.583.324 5.583.895 6.672.900 7.871.079 9.126.376
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 4.574.793 5.516.081 6.492.178 7.557.426 8.732.598 9.960.496
Rata-rata
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
2024-2028
Current Ratio 994,65% 517,41% 657,98% 815,52% 979,84% 1140,93% 1378,96%
Debt to Equity Ratio 13,99% 26,03% 20,35% 16,27% 13,26% 10,95% 9,14%
Debt to Asset Ratio 12,17% 20,65% 16,91% 13,99% 11,70% 9,87% 8,37%
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-16
Page 47
Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Proyeksi
Uraian
2024 2025 2026 2027 2028
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba Bersih 953.291 1.000.570 1.089.006 1.198.179 1.255.297
Depresiasi dan amortisasi 138.112 150.098 112.766 52.467 62.708
Perubahan Modal Kerja :
(Kenaikan) Penurunan Penempatan jangka pendek - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Piutang usaha 55.218 (51.353) (53.921) (56.617) (59.448)
(Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Piutang derivatif - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Persediaan (130.277) (57.222) (60.083) (63.087) (66.242)
(Kenaikan) Penurunan Uang muka pembelian - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar di muka - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar di muka - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Aset pajak tangguhan - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Tagihan pajak penghasilan - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Aset tidak lancar lainnya - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Utang usaha 26.775 14.305 15.021 15.772 16.560
Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Utang derivatif - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Utang pajak - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja jangka pendek - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Beban akrual - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Uang muka penjualan - - - - -
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
Kenaikan (Penurunan) dalam satu tahun:
Utang sewa beli - - - - -
Liabilitas sewa jangka panjang - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja jangka panjang - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas pajak tangguhan - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun:
Utang sewa beli - - - - -
Liabilitas sewa jangka panjang - - - - -
Perubahan Modal Kerja (48.284) (94.270) (98.983) (103.932) (109.129)
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi 1.043.119 1.056.398 1.102.789 1.146.714 1.208.876
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Kenaikan) Penurunan Investasi pada entitas asosiasi - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Investasi saham - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Aset tetap (97.017) (97.017) (97.017) (97.017) (97.017)
(Kenaikan) Penurunan Aset hak guna - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Uang muka pembelian aset tetap - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Properti investasi - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Aset takberwujud - - - - -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi (97.017) (97.017) (97.017) (97.017) (97.017)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Kenaikan (Penurunan) Utang bank jangka pendek (14.106) (14.106) (14.106) (14.106) (14.106)
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
Utang bank jangka panjang - - - 5.181 (29.853)
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
Kenaikan (Penurunan) bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun:
Utang bank jangka panjang (24.672) (24.672) (24.672) (29.853) -
Kenaikan (Penurunan) Modal saham - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Komponen ekuitas lainnya - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Kepentingan non-pengendali - - - - -
Penyesuaian - - - - -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan (38.778) (38.778) (38.778) (38.778) (43.959)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK 907.324 920.603 966.994 1.010.919 1.067.900
KAS DAN BANK AWAL TAHUN 1.124.930 2.032.254 2.952.858 3.919.851 4.930.771
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN 2.032.254 2.952.858 3.919.851 4.930.771 5.998.670
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-17
Page 48
b. Proyeksi Keuangan Perseroan Dengan Transaksi
Proyeksi keuangan SMSM dari manajemen yang telah disesuaikan adalah sebagai berikut:
Asumsi – Asumsi
Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Januari 2024 – 31 Desember 2028.
Laporan Laba (Rugi)
▪ Pendapatan tahun 2024 diasumsikan meningkat 5,00% dari proforma tahun 2023 dan
selanjutnya diasumsikan meningkat 5,00% dari tahun sebelumnya.
▪ Beban pokok penjualan diasumsikan 65,00% dari pendapatan.
▪ Beban penjualan diasumsikan 5,00% pendapatan.
▪ Beban umum dan administrasi diasumsikan 4,25% dari penjualan.
▪ Penghasilan operasi lainnya diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Beban operasi lainnya diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
ekonomis yang wajar, disajikan pada lampiran 1.
▪ Penghasilan keuangan diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Perhitungan biaya keuangan disajikan pada lampiran 2.
▪ Bagian laba neto asosiasi diasumsikan nol atau tidak ada.
▪ Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax
loss carry forward.
Laporan Posisi Keuangan
▪ Aset lancar
− Penempatan jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
− Piutang usaha diasumsikan 70 hari dari pendapatan setiap tahun.
− Piutang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember
2023.
− Piutang derivatif diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember
2023.
− Persediaan diasumsikan 120 hari dari beban pokok pendapatan setiap tahun.
− Uang muka pembelian diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
− Biaya dibayar di muka diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember
2023.
− Pajak dibayar di muka diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember
2023.
▪ Aset tidak lancar
− Aset pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember
2023.
− Tagihan pajak penghasilan diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
− Investasi pada entitas asosiasi diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
− Investasi saham diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember 2023.
− Aset tetap
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-18
Page 49
Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi
penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan. Perhitungan
aset tetap tanpa dilakukannya transaksi disajikan pada lampiran 1.
− Aset hak-guna
Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi penyusutan
tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan. Perhitungan aset hak-guna
disajikan pada lampiran 1.
− Uang muka pembelian aset tetap diasumsikan tetap, sama dengan proforma per
31 Desember 2023.
− Properti investasi diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember
2023.
− Aset takberwujud
Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi penyusutan
tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan. Perhitungan aset hak-guna
disajikan pada lampiran 1.
− Aset tidak lancar lainnya diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
▪ Liabilitas jangka pendek
− Perhitungan utang bank jangka pendek disajikan pada lampiran 2.
− Utang usaha diasumsikan 30 hari dari beban pokok pendapatan setiap tahun.
− Utang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember 2023.
− Utang derivatif diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember 2023.
− Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember 2023.
− Liabilitas imbalan kerja jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan proforma
per 31 Desember 2023.
− Beban akrual diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember 2023.
− Uang muka penjualan diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember
2023.
− Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun yang terdiri dari utang
bank jangka panjang disajikan pada lampiran 2 dan utang sewa beli serta liabilitas
sewa jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember
2023.
▪ Liabilitas jangka panjang
− Liabilitas imbalan kerja jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan proforma
per 31 Desember 2023.
− Liabilitas pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
− Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu
tahun yang terdiri dari utang bank jangka panjang disajikan pada lampiran 2 dan
utang sewa beli serta liabilitas sewa jangka panjang diasumsikan tetap, sama
dengan proforma per 31 Desember 2023.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-19
Page 50
▪ Ekuitas
− Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31 Desember 2023.
− Tambahan modal disetor lainnya diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
− Komponen ekuitas lainnya diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
− Saldo laba (rugi) adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
dengan saldo (defisit) laba periode sebelumnya.
− Kepentingan non-pengendali diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 31
Desember 2023.
Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam
proyeksi posisi keuangan adalah wajar.
Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Proforma Tahun Proyeksi
Uraian
2023 2023 2024 2025 2026 2027 2028
PENJUALAN NETO 5.100.372 5.108.399 5.363.819 5.632.010 5.913.610 6.209.291 6.519.755
BEBAN POKOK PENJUALAN (3.270.782) (3.270.961) (3.486.482) (3.660.806) (3.843.847) (4.036.039) (4.237.841)
LABA KOTOR 1.829.590 1.837.438 1.877.337 1.971.203 2.069.764 2.173.252 2.281.914
Beban penjualan (255.677) (272.347) (268.191) (281.600) (295.681) (310.465) (325.988)
Beban umum dan administrasi (210.790) (244.092) (227.962) (239.360) (251.328) (263.895) (277.090)
Penghasilan operasi lainnya 18.117 18.459 - - - - -
Beban operasi lainnya (56.856) (56.856) - - - - -
EBITDA 1.324.384 1.282.602 1.381.183 1.450.243 1.522.755 1.598.892 1.678.837
Depresiasi dan amortisasi (44.581) (45.113) (138.271) (150.405) (112.881) (52.535) (62.781)
EBIT 1.279.803 1.237.489 1.242.912 1.299.837 1.409.874 1.546.358 1.616.056
Penghasilan keuangan 32.495 32.596 - - - - -
Biaya keuangan (21.006) (21.175) (18.733) (15.084) (11.435) (7.786) (4.137)
Bagian laba neto asosiasi 8.244 8.244 - - - - -
EBT 1.299.536 1.257.154 1.224.179 1.284.754 1.398.439 1.538.572 1.611.919
Pajak (263.002) (263.551) (269.319) (282.646) (307.657) (338.486) (354.622)
LABA BERSIH (EAT) 1.036.534 993.603 954.860 1.002.108 1.090.783 1.200.086 1.257.297
Rata-rata
Rasio Profitabilitas
2024-2028
EBITDA/Sales 25,75% 25,97% 25,11% 25,75% 25,75% 25,75% 25,75% 25,75%
EBIT/Sales 23,96% 25,09% 24,22% 23,17% 23,08% 23,84% 24,90% 24,79%
EBT/Sales 23,76% 25,48% 24,61% 22,82% 22,81% 23,65% 24,78% 24,72%
EAT/Sales 18,53% 20,32% 19,45% 17,80% 17,79% 18,45% 19,33% 19,28%
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-20
Page 51
Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Proforma Tahun Proyeksi
Uraian
2023 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.124.930 1.112.770 2.029.763 2.952.009 3.920.685 4.933.361 6.003.108
Penempatan jangka pendek 32.214 32.405 32.405 32.405 32.405 32.405 32.405
Piutang usaha 1.082.279 1.086.134 1.028.678 1.080.111 1.134.117 1.190.823 1.250.364
Piutang lain-lain 5.472 5.489 5.489 5.489 5.489 5.489 5.489
Piutang derivatif - - - - - - -
Persediaan 1.014.163 1.022.642 1.146.241 1.203.553 1.263.730 1.326.917 1.393.263
Uang muka pembelian 13.526 13.526 13.526 13.526 13.526 13.526 13.526
Biaya dibayar di muka 9.648 9.654 9.654 9.654 9.654 9.654 9.654
Pajak dibayar di muka 26.936 28.362 28.362 28.362 28.362 28.362 28.362
Jumlah Aset Lancar 3.309.168 3.310.982 4.294.118 5.325.110 6.407.968 7.540.537 8.736.171
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan 77.628 77.918 77.918 77.918 77.918 77.918 77.918
Tagihan pajak penghasilan - - - - - - -
Investasi pada entitas asosiasi 41.105 41.105 41.105 41.105 41.105 41.105 41.105
Investasi saham 22.794 22.794 22.794 22.794 22.794 22.794 22.794
Aset tetap
Nilai perolehan 3.082.444 3.083.992 3.181.062 3.278.133 3.375.204 3.472.274 3.569.345
Akumulasi penyusutan 2.231.275 2.232.402 2.363.045 2.505.823 2.611.076 2.655.983 2.713.023
Nilai buku 851.169 851.590 818.017 772.310 764.128 816.292 856.322
Aset hak guna
Nilai perolehan 202.147 204.488 204.488 204.488 204.488 204.488 204.488
Akumulasi amortisasi 91.102 92.110 97.253 102.395 107.538 112.681 117.823
Nilai buku 111.045 112.378 107.235 102.093 96.950 91.807 86.665
Uang muka pembelian aset tetap 82.577 82.577 82.577 82.577 82.577 82.577 82.577
Properti investasi 62.955 62.955 62.955 62.955 62.955 62.955 62.955
Aset takberwujud
Nilai perolehan 24.851 24.851 24.851 24.851 24.851 24.851 24.851
Akumulasi penyusutan 14.242 14.242 16.727 19.212 21.697 24.182 24.781
Nilai buku 10.609 10.609 8.124 5.639 3.154 669 71
Aset tidak lancar lainnya 5.743 5.743 5.743 5.743 5.743 5.743 5.743
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.265.625 1.267.669 1.226.468 1.173.134 1.157.323 1.201.860 1.236.149
JUMLAH ASET 4.574.793 4.578.651 5.520.586 6.498.243 7.565.292 8.742.396 9.972.320
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 70.532 70.532 56.426 42.319 28.213 14.106 -
Utang usaha 259.335 265.100 286.560 300.888 315.933 331.729 348.316
Utang lain-lain 6.449 6.449 6.449 6.449 6.449 6.449 6.449
Utang derivatif 7.669 7.669 7.669 7.669 7.669 7.669 7.669
Utang pajak 111.072 111.238 111.238 111.238 111.238 111.238 111.238
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 64.258 64.258 64.258 64.258 64.258 64.258 64.258
Beban akrual 31.864 31.939 31.939 31.939 31.939 31.939 31.939
Uang muka penjualan 39.381 39.422 39.422 39.422 39.422 39.422 39.422
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
dalam satu tahun:
Utang bank jangka panjang 24.672 24.672 24.672 24.672 24.672 29.853 -
Utang sewa beli 279 279 279 279 279 279 279
Liabilitas sewa jangka panjang 24.052 27.985 27.985 27.985 27.985 27.985 27.985
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 639.563 649.543 656.897 657.118 658.056 664.928 637.555
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 129.569 130.317 130.317 130.317 130.317 130.317 130.317
Liabilitas pajak tangguhan - - - - - - -
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun:
Utang bank jangka panjang 103.869 103.869 79.197 54.525 29.853 - -
Utang sewa beli 320 320 320 320 320 320 320
Liabilitas sewa jangka panjang 71.439 68.962 68.962 68.962 68.962 68.962 68.962
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 305.197 303.468 278.796 254.124 229.452 199.599 199.599
JUMLAH LIABILITAS 944.760 953.011 935.693 911.242 887.508 864.527 837.154
Ekuitas
Modal saham 143.967 143.967 143.967 143.967 143.967 143.967 143.967
Tambahan modal disetor 55.309 55.309 55.309 55.309 55.309 55.309 55.309
Komponen ekuitas lainnya 16.502 16.502 16.502 16.502 16.502 16.502 16.502
Saldo laba (rugi) 2.999.779 2.999.779 3.954.639 4.956.747 6.047.529 7.247.616 8.504.912
Proforma ekuitas entitas anak - (4.393) - - - - -
Kepentingan non-pengendali 414.476 414.476 414.476 414.476 414.476 414.476 414.476
Jumlah Ekuitas 3.630.033 3.625.640 4.584.893 5.587.001 6.677.783 7.877.870 9.135.166
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 4.574.793 4.578.651 5.520.586 6.498.243 7.565.292 8.742.396 9.972.320
Rata-rata
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
2024-2028
Current Ratio 988,43% 517,41% 509,74% 653,70% 810,37% 973,77% 1134,04% 1370,26%
Debt to Equity Ratio 14,03% 26,03% 26,29% 20,41% 16,31% 13,29% 10,97% 9,16%
Debt to Asset Ratio 12,20% 20,65% 20,81% 16,95% 14,02% 11,73% 9,89% 8,39%
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-21
Page 52
Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Proyeksi
Uraian
2024 2025 2026 2027 2028
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba Bersih 954.860 1.002.108 1.090.783 1.200.086 1.257.297
Depresiasi dan amortisasi 138.271 150.405 112.881 52.535 62.781
Perubahan Modal Kerja :
(Kenaikan) Penurunan Penempatan jangka pendek - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Piutang usaha 57.456 (51.434) (54.006) (56.706) (59.541)
(Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Piutang derivatif - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Persediaan (123.599) (57.312) (60.178) (63.187) (66.346)
(Kenaikan) Penurunan Uang muka pembelian - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar di muka - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar di muka - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Aset pajak tangguhan - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Tagihan pajak penghasilan - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Aset tidak lancar lainnya - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Utang usaha 21.460 14.328 15.044 15.797 16.586
Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Utang derivatif - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Utang pajak - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja jangka pendek - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Beban akrual - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Uang muka penjualan - - - - -
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
Kenaikan (Penurunan) dalam satu tahun:
Utang sewa beli - - - - -
Liabilitas sewa jangka panjang - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja jangka panjang - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas pajak tangguhan - - - - -
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
Kenaikan (Penurunan) bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun:
Utang sewa beli - - - - -
Liabilitas sewa jangka panjang - - - - -
Perubahan Modal Kerja (44.682) (94.418) (99.139) (104.096) (109.301)
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi 1.048.449 1.058.095 1.104.525 1.148.525 1.210.778
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Kenaikan) Penurunan Investasi pada entitas asosiasi - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Investasi saham - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Aset tetap (97.070) (97.071) (97.071) (97.071) (97.071)
(Kenaikan) Penurunan Aset hak guna 0 - - - -
(Kenaikan) Penurunan Uang muka pembelian aset tetap - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Properti investasi - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Aset takberwujud - - - - -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi (97.070) (97.071) (97.071) (97.071) (97.071)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Kenaikan (Penurunan) Utang bank jangka pendek (14.106) (14.106) (14.106) (14.106) (14.106)
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
Utang bank jangka panjang - - - 5.181 (29.853)
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
Kenaikan (Penurunan) bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun:
Utang bank jangka panjang (24.672) (24.672) (24.672) (29.853) -
Kenaikan (Penurunan) Modal saham - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Komponen ekuitas lainnya - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Proforma ekuitas entitas anak 4.393 - - - -
Kenaikan (Penurunan) Kepentingan non-pengendali - - - - -
Penyesuaian - - - - -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan (34.385) (38.778) (38.778) (38.778) (43.959)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK 916.993 922.246 968.675 1.012.676 1.069.748
KAS DAN BANK AWAL TAHUN 1.112.770 2.029.763 2.952.009 3.920.685 4.933.361
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN 2.029.763 2.952.009 3.920.685 4.933.361 6.003.108
Tanpa dilakukannya transaksi rata-rata EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales dan EAT/Sales
Perseroan masing-masing sebesar 25,75%, 23,96%, 23,76% dan 18,53%. Sedangkan dengan
dilakukannya transaksi rata-rata EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales dan EAT/Sales
Perseroan setiap tahun masing-masing sebesar 25,75%, 23,96%, 23,76% dan 18,53%.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-22
Page 53
Dengan demikian dengan dilakukannya transaksi profitabilitas EBITDA/Sales, EBIT/Sales,
EBT/Sales dan EAT/Sales Perseroan tidak mengalami perubahan.
Tanpa dilakukannya transaksi likuiditas Perseroan yang diukur dengan rata-rata Current
Ratio (CR) sebesar 994,65% sedangkan dengan dilakukannya transaksi CR Perseroan
menurun menjadi 988,43%.
Tanpa dilakukannya transaksi solvabilitas Perseroan yang diukur dengan rata-rata Debt to
Equity Ratio (DER) dan Debt to Assets Ratio (DAR) masing-masing 13,99% dan 12,17%
sedangkan dengan dilakukannya transaksi DER dan DAR Perseroan menjadi 14,03% dan
12,20%.
Dengan transaksi, proyeksi posisi keuangan Perseroan menunjukan bahwa likuiditas dan
solvabilitas Perseroan mengalami penurunan.
Selain itu tanpa transaksi dan dengan transaksi proyeksi arus kas Perseroan tidak
menunjukkan adanya cash deficiency.
4.2. Analisis Inkremental
Analisis inkremental untuk mengukur nilai tambah dari transaksi dengan mempertimbangkan:
− Konstribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi dan dampaknya
terhadap proyeksi keuangan.
− Biaya dan pendapatan yang relevan.
− Informasi non keuangan yang relevan.
− Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai
transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.
− Hal-hal material lain.
4.2.1. Konstribusi Nilai Tambah
Konstribusi nilai tambah dari rencana transaksi dapat diukur dari peningkatan pendapatan dan
laba keuangan.
Berdasarkan proyeksi laba rugi, perhitungan konstribusi nilai tambah terhadap pendapatan dan
laba Perseroan adalah sebagai berikut:
Konstribusi Nilai Tambah Terhadap Pendapatan dan Laba Perseroan (Rp.Juta)
Tahun
Uraian Jumlah
2024 2025 2026 2027 2028
Dengan Transaksi (1)
Pendapatan 5.363.819 5.632.010 5.913.610 6.209.291 6.519.755 29.638.486
EBITDA 1.381.183 1.450.243 1.522.755 1.598.892 1.678.837 7.631.910
EBIT 1.242.912 1.299.837 1.409.874 1.546.358 1.616.056 7.115.037
EBT 1.224.179 1.284.754 1.398.439 1.538.572 1.611.919 7.057.863
EAT 954.860 1.002.108 1.090.783 1.200.086 1.257.297 5.505.133
Tanpa Transaksi (2)
Pendapatan 5.355.391 5.623.160 5.904.318 6.199.534 6.509.511 29.591.914
EBITDA 1.379.013 1.447.964 1.520.362 1.596.380 1.676.199 7.619.918
EBIT 1.240.901 1.297.866 1.407.596 1.543.913 1.613.491 7.103.767
EBT 1.222.169 1.282.782 1.396.161 1.536.127 1.609.355 7.046.593
EAT 953.291 1.000.570 1.089.006 1.198.179 1.255.297 5.496.343
Konstribusi Nilai Tambah (1-2)
Pendapatan 8.428 8.850 9.292 9.757 10.245 46.572
EBITDA 2.170 2.279 2.393 2.512 2.638 11.992
EBIT 2.011 1.972 2.278 2.445 2.564 11.270
EBT 2.011 1.972 2.278 2.445 2.564 11.270
EAT 1.568 1.538 1.777 1.907 2.000 8.791
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-23
Page 54
Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa dengan dilakukannya transaksi memberikan
konstribusi nilai tambah terhadap pendapatan dan laba. Dengan dilakukannya transaksi,
kontribusi nilai tambah selama periode 1 Januari 2024 – 31 Desember 2028 terhadap
pendapatan Perseroan sebesar Rp 46.572 juta dan laba EBITDA, EBIT, EBT dan EAT Perseroan
masing-masing sebesar Rp 11.992 juta, Rp 11.270 juta, Rp 11.270 juta, dan Rp 8.791 juta.
Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan dilakukannya transaksi,
Perseroan akan memperoleh nilai tambah berupa peningkatan pendapatan dan laba yang akan
menguntungkan Perseroan.
4.2.2. Biaya dan Pendapatan yang Relevan
Perseroan akan memperhatikan biaya dan pendapatan yang relevan sesuai dengan keadaan
industri dan margin laba yang diharapkan. Apabila pendapatan berkurang Perseroan akan
menurunkan biaya secara proporsional hingga margin laba yang diharapkan dapat tercapai.
Dengan demikian transaksi yang dilakukan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.
4.2.3. Informasi Non Keuangan yang Relevan
Informasi non keuangan yang relevan adalah dengan dilakukannya transaksi Perseroan dapat
mengintegrasikan bisnis PTC dan MGD, dimana PTC dan MGC memiliki kegiatan usaha yang
sejenis.
4.2.4. Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perseroan Dalam Menentukan Rencana Transaksi dan
Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif lain
Prosedur pengambilan keputusan oleh Perseroan dalam menentukan rencana transaksi dan
nilai transaksi adalah dilakukan oleh Direksi dengan pengawasan Komisaris Perseroan. Rencana
transaksi dan nilai transaksi dengan persyaratan yang mudah, transparan dan akuntabel yang
dapat dipenuhi Perseroan sesuai dengan Peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Alternatif lain dari rencana transaksi, apabila dilakukan dengan pihak lain, tidak ada dan
Perseroan tidak mengenal pihak lain tersebut, sehingga rencana transaksi tidak dapat
dilaksanakan.
4.2.5. Hal-Hal Material Lainnya
Hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental dari rencana transaksi tidak ada.
Dengan analisis inkremental yang telah dilakukan, Penilai meyakini bahwa rencana transaksi
adalah wajar dan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk IV-24
Page 55
BAB V
ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI
Analisis kewajaran nilai transaksi meliputi :
a. Perbandingan antara nilai transaksi dengan hasil penilaian atas transaksi yang dilakukan.
b. Analisis untuk memastikan bahwa nilai transaksi memberikan nilai tambah dari transaksi yang
dilakukan.
Kewajaran nilai transaksi berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Pedoman
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal, menyatakan bahwa batas atas dan
batas bawah pada kisaran nilai tidak melebihi 7,50% dari nilai hasil penilaian.
5.1. Hasil Penilaian Objek Transaksi
Berdasarkan Laporan Penilaian Saham MGD No. 00177/2.0118-00/BS/04/0520/1/VI/2024
tanggal 24 Juni 2024 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan, menyatakan bahwa Nilai
Pasar 99,999999% saham MGD per 31 Desember 2023 adalah Rp 17.900.000.000,-.
5.2. Nilai Transaksi
Berdasarkan surat dari PTC kepada AIS perihal tanggapan penawaran saham milik AIS pada MGD
No. 0178A/PTC/V/2024 tanggal 22 Mei 2024, PTC berencana untuk melakukan akuisisi seluruh
saham AIS atau 25% saham milik AIS pada MGD sebesar Rp 4.387.500.000,- dan sebagian besar
saham milik Eddy Hartono atau 74,999999% saham milik Eddy Hartono pada MGD sebesar Rp
13.162.499.865,-. Dengan demikian nilai transaksi akuisisi saham milik Eddy Hartono dan AIS
pada MGD oleh PTC sebesar Rp 17.549.999.865,- untuk 99,999999% saham MGD.
5.3. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
Dengan Nilai Transaksi akuisisi 99,999999% saham MGD sebesar Rp 17.549.999.865,- dan Nilai
Pasar 99,999999% saham MGD sebesar Rp 17.900.000.000,-, maka Nilai Transaksi lebih rendah
1,96% dari Nilai Pasarnya, namun masih dalam kisaran Nilai Pasarnya. Dengan demikian kami
berpendapat bahwa nilai transaksi adalah wajar.
5.4. Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari Transaksi Yang Dilakukan
Berdasarkan hasil analisis dapat dipastikan bahwa nilai transaksi memberikan nilai tambah
sebagai berikut:
• Dengan dilakukannya transaksi, kontribusi nilai tambah selama periode 1 Januari 2024 – 31
Desember 2028 terhadap pendapatan Perseroan sebesar Rp 46.572 juta dan laba EBITDA,
EBIT, EBT dan EAT Perseroan masing-masing sebesar Rp 11.992 juta, Rp 11.270 juta, Rp
11.270 juta, dan Rp 8.791 juta.
Berdasarkan analisis tersebut, Kami berpendapat bahwa nilai transaksi adalah wajar.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk V-1
Page 56
BAB VI
ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN
6.1. Analisis Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi
Rencana transaksi adalah akuisisi saham Eddy Hartono dan AIS seluruhnya sebanyak
99,999999% saham pada MGD oleh PTC. Rencana pembiayaan PTC dalam melakukan transaksi
adalah kas yang dimiliki PTC.
Berdasarkan laporan posisi keuangan PTC per tanggal 31 Desember 2023 mencatatkan saldo kas
sebesar Rp 156.343.578.859,- sedangkan nilai transaksi akuisisi 99,999999% saham MGD oleh
PTC adalah sebesar Rp 17.549.999.865,-. Dengan demikian PTC memiliki sumber pembiayaan
yang cukup untuk melakukan Rencana Transaksi.
6.2. Analisis Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang
Laporan keuangan Perseroan dan komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang Rupiah.
Stabilitas nilai tukar Rupiah terjaga, sejalan dengan konsistensi kebijakan moneter yang
ditempuh Bank Indonesia. Nilai tukar Rupiah hingga 16 Januari 2024 relatif stabil, hanya
melemah 1,24% dari akhir Desember 2023, dengan kebijakan stabilisasi Bank Indonesia dan
kembali masuknya aliran portofolio asing, sejalan dengan tetap menariknya imbal hasil aset
keuangan domestik dan tetap positifnya prospek ekonomi Indonesia. Perkembangan nilai tukar
Rupiah tersebut relatif lebih baik dibandingkan dengan mata uang regional lainnya, seperti
Ringgit Malaysia, Baht Thailand, dan Won Korea Selatan yang masing-masing tercatat melemah
sebesar 1,95%, 2,82%, dan 3,24%. Ke depan, nilai tukar Rupiah akan tetap stabil dengan
kecenderungan menguat didukung oleh meredanya ketidakpastian global, kecenderungan
penurunan yield obligasi negara maju, dan menurunnya tekanan penguatan dolar AS. Positifnya
perkembangan nilai tukar Rupiah ke depan didukung oleh kebijakan stabilisasi Bank Indonesia
serta penguatan strategi operasi moneter pro-market melalui optimalisasi instrumen SRBI, SVBI,
dan SUVBI dalam rangka menarik aliran masuk portofolio asing dan pendalaman pasar uang.
Koordinasi erat Bank Indonesia dengan Pemerintah, perbankan, dan dunia usaha terus
diperkuat untuk mendukung implementasi instrumen penempatan valas Devisa Hasil Ekspor
Sumber Daya Alam (DHE SDA) sejalan dengan PP Nomor 36 Tahun 2023.
Inflasi IHK Desember 2023 tercatat sebesar 2,61% (yoy) menurun dari tahun sebelumnya
sebesar 5,51% (yoy) sehingga berada dalam kisaran 3,0±1%. Penurunan inflasi dipengaruhi oleh
terjaganya berbagai komponen inflasi sebagai hasil nyata konsistensi kebijakan moneter Bank
Indonesia yang pro-stability serta sinergi erat kebijakan Bank Indonesia dengan Pemerintah
Pusat dan Daerah. Inflasi inti 2023 terjaga rendah sebesar 1,80% (yoy) dipengaruhi oleh
imported inflation yang rendah, ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, dan kapasitas
perekonomian yang masih besar dan dapat merespons permintaan domestik. Inflasi volatile
food juga terkendali sebesar 6,73% (yoy) didukung oleh eratnya sinergi pengendalian inflasi
antara Bank Indonesia dengan TPIP dan TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah dalam
mengendalikan harga pangan, termasuk dari dampak El Nino. Inflasi kelompok administered
prices tercatat sebesar 1,72% (yoy), sejalan minimalnya kebijakan penyesuaian harga komoditas
yang diatur oleh Pemerintah. Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan moneter
yang pro-stability dan mempererat sinergi kebijakan dengan Pemerintah guna memastikan
inflasi 2024 berada dalam kisaran 2,5±1%.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk VI-1
Page 57
6.3. Analisis Ketidakpastian Risiko Pasar
Berikut beberapa faktor utama yang dapat menyebabkan ketidakpastian risiko pasar dalam
bidang industri komponen otomotif:
1. Fluktuasi Harga Bahan Baku: Perusahaan dapat melakukan analisis mendalam terhadap
bahan baku utama yang digunakan dalam produksi mereka, seperti aluminium, baja, atau
plastik. Mereka perlu memperhatikan faktor-faktor yang dapat memengaruhi harga bahan
baku tersebut, seperti kondisi pasokan global, permintaan industri, dan faktor geopolitik.
Perusahaan juga dapat mempertimbangkan strategi diversifikasi pasokan atau penggunaan
instrumen keuangan derivatif untuk melindungi diri dari fluktuasi harga.
2. Perubahan Permintaan Pasar: Analisis permintaan pasar melibatkan pemahaman mendalam
tentang perilaku konsumen, tren pasar, dan faktor-faktor ekonomi makro yang
mempengaruhi permintaan produk perusahaan. Perusahaan dapat menggunakan data
penjualan historis, survei konsumen, dan analisis tren pasar untuk memprediksi permintaan
masa depan dan menyesuaikan strategi pemasaran dan produksi mereka.
3. Persaingan Industri: Analisis persaingan industri melibatkan identifikasi pesaing utama,
analisis kekuatan dan kelemahan pesaing, serta pemahaman tentang strategi pasar yang
mereka gunakan. Perusahaan perlu mempertimbangkan bagaimana mereka dapat
membedakan diri dari pesaing dan mempertahankan pangsa pasar mereka, baik melalui
inovasi produk, keunggulan operasional, atau strategi harga yang kompetitif.
4. Regulasi Pemerintah: Analisis regulasi pemerintah melibatkan pemahaman tentang
peraturan dan kebijakan yang berlaku dalam industri perusahaan, serta potensi dampaknya
terhadap operasi bisnis. Perusahaan perlu memantau perubahan dalam regulasi pajak,
lingkungan, perdagangan, dan keselamatan produk untuk mengantisipasi dampaknya dan
memastikan kepatuhan.
5. Fluktuasi Nilai Tukar: Analisis risiko mata uang melibatkan pemantauan fluktuasi nilai tukar
mata uang yang relevan bagi perusahaan, serta dampaknya terhadap biaya impor, ekspor,
dan lindung nilai. Perusahaan dapat mempertimbangkan penggunaan instrumen keuangan,
seperti kontrak berjangka atau opsi mata uang, untuk melindungi diri dari risiko nilai tukar.
6. Perubahan Teknologi: Analisis teknologi melibatkan pemahaman tentang tren teknologi
terkini dalam industri dan potensi dampaknya terhadap proses produksi, efisiensi
operasional, dan diferensiasi produk. Perusahaan perlu terus memantau perkembangan
teknologi baru dan mempertimbangkan investasi dalam inovasi dan penelitian untuk tetap
kompetitif di pasar.
7. Kondisi Ekonomi Global dan Lokal: Analisis kondisi ekonomi melibatkan pemantauan faktor-
faktor ekonomi makro, seperti pertumbuhan GDP, tingkat pengangguran, inflasi, dan suku
bunga. Perusahaan perlu memahami bagaimana kondisi ekonomi global dan lokal dapat
memengaruhi permintaan produk mereka, biaya operasional, dan kondisi pasar secara
keseluruhan.
6.4. Analisis Faktor Lain Yang Berpengaruh
Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan asumsi bahwa Transaksi yang akan dilakukan oleh
manajemen Perseroan sesuai dengan Rencana Transaksi.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk VI-2
Page 58
BAB VII
KESIMPULAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI
Hasil analisis atas Nilai Transaksi lebih rendah dari Nilai Pasarnya namun masih dalam kisaran
Nilai Pasarnya memberikan kesimpulan bahwa nilai transaksi adalah wajar.
Hasil analisis atas dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
pemegang saham memberikan kesimpulan bahwa dengan dilakukannya transaksi akan
meningkatkan pendapatan dan laba Perseroan yang dapat memberikan nilai tambah bagi
Perseroan sejalan dengan kepentingan pemegang saham.
Hasil analisis atas pertimbangan bisnis dari manajemen terkait dengan transaksi terhadap
kepentingan pemegang saham adalah Perseroan dapat mengintegrasikan bisnis PTC dengan
MGD, dimana PTC dan MGD memproduksi produk yang sejenis seperti filter, radiator dan
komponen otomotif lainnya sejalan dengan kepentingan pemegang saham.
Berdasarkan kesimpulan dari hasil analisis tersebut diatas, maka Kami berpendapat bahwa
transaksi adalah wajar.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk VII-1
Page 59
LAMPIRAN Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk VII-1
Page 60
Lampiran 1
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp.Juta) (Tanpa Transaksi)
Umur Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
Ekonomis 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET TETAP
A. Nilai Perolehan
Tanah 276.348 276.348 276.348 276.348 276.348 276.348
Bangunan dan prasarana 425.267 425.267 425.267 425.267 425.267 425.267
Mesin dan peralatan 2.159.705 2.159.705 2.159.705 2.159.705 2.159.705 2.159.705
Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor 93.056 93.056 93.056 93.056 93.056 93.056
Kendaraan 93.875 93.875 93.875 93.875 93.875 93.875
Aset dalam penyelesaian
Bangunan dan prasarana 4.082 4.082 4.082 4.082 4.082 4.082
Mesin dan peralatan 30.111 30.111 30.111 30.111 30.111 30.111
Capex 2024 97.017 97.017 97.017 97.017 97.017
Capex 2025 97.017 97.017 97.017 97.017
Capex 2026 97.017 97.017 97.017
Capex 2027 97.017 97.017
Capex 2028 97.017
Jumlah Nilai Perolehan 3.082.444 3.179.461 3.276.477 3.373.494 3.470.510 3.567.527
B. Penyusutan Aset Tetap
Bangunan dan prasarana 50 8.505 8.505 8.505 8.505 8.505
Mesin dan peralatan 20 107.985 107.985 69.937 - -
Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor 20 4.653 4.653 2.489 - -
Kendaraan 10 9.388 9.247 - - -
Capex 2024 8 - 12.127 12.127 12.127 12.127
Capex 2025 8 - - 12.127 12.127 12.127
Capex 2026 8 - - - 12.127 12.127
Capex 2027 8 - - - - 12.127
Capex 2028 8 - - - - -
Jumlah Penyusutan Aset Tetap - 130.531 142.517 105.185 44.887 57.014
C. Akumulasi Penyusutan
Bangunan dan prasarana 200.975 209.480 217.986 226.491 234.996 243.502
Mesin dan peralatan 1.873.798 1.981.783 2.089.769 2.159.705 2.159.705 2.159.705
Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor 81.261 85.914 90.567 93.056 93.056 93.056
Kendaraan 75.241 84.629 93.875 93.875 93.875 93.875
Capex 2024 - 12.127 24.254 36.381 48.508
Capex 2025 - - 12.127 24.254 36.381
Capex 2026 - - - 12.127 24.254
Capex 2027 - - - - 12.127
Capex 2028 - - - - -
Jumlah Akumulasi Penyusutan 2.231.275 2.361.806 2.504.323 2.609.508 2.654.395 2.711.408
D. Nilai Buku
Tanah 276.348 276.348 276.348 276.348 276.348 276.348
Bangunan dan prasarana 224.292 215.787 207.281 198.776 190.271 181.765
Mesin dan peralatan 285.907 177.922 69.937 - - -
Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor 11.795 7.142 2.489 - - -
Kendaraan 18.634 9.247 - - - -
Aset dalam penyelesaian - - - - - -
Bangunan dan prasarana 4.082 4.082 4.082 4.082 4.082 4.082
Mesin dan peralatan 30.111 30.111 30.111 30.111 30.111 30.111
Capex 2024 - 97.017 84.890 72.762 60.635 48.508
Capex 2025 - - 97.017 84.890 72.762 60.635
Capex 2026 - - - 97.017 84.890 72.762
Capex 2027 - - - - 97.017 84.890
Capex 2028 - - - - - 97.017
Jumlah Nilai Buku 851.169 817.655 772.154 763.986 816.116 856.119
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk VII-1
Page 61
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Amortisasi Aset Takberwujud (Rp.Juta) (Tanpa Transaksi)
Umur Tahun Proyeksi
Uraian
Ekonomis 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET TAKBERWUJUD
A. Nilai Perolehan
Lisensi software akuntansi 21.996 21.996 21.996 21.996 21.996 21.996
Daftar pelanggan 2.855 2.855 2.855 2.855 2.855 2.855
Jumlah Nilai Perolehan 24.851 24.851 24.851 24.851 24.851 24.851
B. Penyusutan Aset Takberwujud
Lisensi software akuntansi 10 2.200 2.200 2.200 2.200 313
Daftar pelanggan 10 286 286 286 286 286
Jumlah Amortisasi Aset Takberwujud - 2.485 2.485 2.485 2.485 598
C. Akumulasi Amortisasi
Lisensi software akuntansi 12.885 15.085 17.284 19.484 21.683 21.996
Daftar pelanggan 1.357 1.643 1.928 2.214 2.499 2.785
Jumlah Akumulasi Amortisasi 14.242 16.727 19.212 21.697 24.182 24.781
D. Nilai Buku
Lisensi software akuntansi 9.111 6.911 4.712 2.512 313 -
Daftar pelanggan 1.498 1.213 927 642 356 71
Jumlah Nilai Buku 10.609 8.124 5.639 3.154 669 71
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Nilai Perolehan, Amortisasi dan Akumulasi Amortisasi Aset Hak Guna (Rp.Juta) (Tanpa Transaksi)
Umur Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
Ekonomis 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET HAK GUNA
Nilai Perolehan
Bangunan dan prasarana 183.098 183.098 183.098 183.098 183.098 183.098
Mesin dan peralatan 9.421 9.421 9.421 9.421 9.421 9.421
Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor - - - - - -
Kendaraan 9.628 9.628 9.628 9.628 9.628 9.628
Jumlah Nilai Perolehan 202.147 202.147 202.147 202.147 202.147 202.147
Amortisasi
Bangunan dan prasarana 50 3.662 3.662 3.662 3.662 3.662
Mesin dan peralatan 20 471 471 471 471 471
Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor 20 - - - - -
Kendaraan 10 963 963 963 963 963
Jumlah Amortisasi 5.096 5.096 5.096 5.096 5.096
Akumulasi Amortisasi
Bangunan dan prasarana 82.652 86.314 89.976 93.638 97.300 100.962
Mesin dan peralatan 4.071 4.542 5.013 5.484 5.955 6.426
Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor - - - - - -
Kendaraan 4.379 5.342 6.305 7.267 8.230 9.193
Jumlah Akumulasi Amortisasi 91.102 96.198 101.294 106.389 111.485 116.581
Nilai Buku
Bangunan dan prasarana 100.446 96.784 93.122 89.460 85.798 82.136
Mesin dan peralatan 5.350 4.879 4.408 3.937 3.466 2.995
Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor - - - - - -
Kendaraan 5.249 4.286 3.323 2.361 1.398 435
Jumlah Nilai Buku 111.045 105.949 100.853 95.758 90.662 85.566
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk VII-2
Page 62
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp.Juta) (Dengan Transaksi)
Umur Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
Ekonomis 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET TETAP
A. Nilai Perolehan
Tanah 276.348 276.348 276.348 276.348 276.348 276.348
Bangunan dan prasarana 425.267 425.267 425.267 425.267 425.267 425.267
Mesin dan peralatan 2.160.013 2.160.013 2.160.013 2.160.013 2.160.013 2.160.013
Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor 93.588 93.588 93.588 93.588 93.588 93.588
Kendaraan 94.581 94.581 94.581 94.581 94.581 94.581
Aset dalam penyelesaian
Bangunan dan prasarana 4.082 4.082 4.082 4.082 4.082 4.082
Mesin dan peralatan 30.111 30.111 30.111 30.111 30.111 30.111
Capex 2024 97.071 97.071 97.071 97.071 97.071
Capex 2025 97.071 97.071 97.071 97.071
Capex 2026 97.071 97.071 97.071
Capex 2027 97.071 97.071
Capex 2028 97.071
Jumlah Nilai Perolehan 3.083.991 3.181.062 3.278.133 3.375.204 3.472.274 3.569.345
B. Penyusutan Aset Tetap
Bangunan dan prasarana 50 8.505 8.505 8.505 8.505 8.505
Mesin dan peralatan 20 108.001 108.001 69.984 - -
Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor 20 4.679 4.679 2.489 - -
Kendaraan 10 9.458 9.458 7 - -
Capex 2024 8 - 12.134 12.134 12.134 12.134
Capex 2025 8 - - 12.134 12.134 12.134
Capex 2026 8 - - - 12.134 12.134
Capex 2027 8 - - - - 12.134
Capex 2028 8 - - - - -
Jumlah Penyusutan Aset Tetap - 130.644 142.777 105.253 44.907 57.041
C. Akumulasi Penyusutan
Bangunan dan prasarana 200.975 209.480 217.986 226.491 234.996 243.502
Mesin dan peralatan 1.874.028 1.982.028 2.090.029 2.160.013 2.160.013 2.160.013
Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor 81.741 86.420 91.099 93.588 93.588 93.588
Kendaraan 75.659 85.117 94.575 94.581 94.581 94.581
Capex 2024 - 12.134 24.268 36.402 48.535
Capex 2025 - - 12.134 24.268 36.402
Capex 2026 - - - 12.134 24.268
Capex 2027 - - - - 12.134
Capex 2028 - - - - -
Jumlah Akumulasi Penyusutan 2.232.402 2.363.045 2.505.823 2.611.076 2.655.983 2.713.023
D. Nilai Buku
Tanah 276.348 276.348 276.348 276.348 276.348 276.348
Bangunan dan prasarana 224.292 215.787 207.281 198.776 190.271 181.765
Mesin dan peralatan 285.986 177.985 69.984 - - -
Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor 11.848 7.168 2.489 - - -
Kendaraan 18.923 9.465 7 - - -
Aset dalam penyelesaian
Bangunan dan prasarana 4.082 4.082 4.082 4.082 4.082 4.082
Mesin dan peralatan 30.111 30.111 30.111 30.111 30.111 30.111
Capex 2024 - 97.071 84.937 72.803 60.669 48.535
Capex 2025 - - 97.071 84.937 72.803 60.669
Capex 2026 - - - 97.071 84.937 72.803
Capex 2027 - - - - 97.071 84.937
Capex 2028 - - - - - 97.071
Jumlah Nilai Buku 851.590 818.017 772.310 764.128 816.292 856.322
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk VII-3
Page 63
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Amortisasi Aset Takberwujud (Rp.Juta) (Dengan Transaksi)
Umur Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
Ekonomis 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET TAKBERWUJUD
A. Nilai Perolehan
Lisensi software akuntansi 21.996 21.996 21.996 21.996 21.996 21.996
Daftar pelanggan 2.855 2.855 2.855 2.855 2.855 2.855
Jumlah Nilai Perolehan 24.851 21.996 21.996 21.996 21.996 21.996
B. Penyusutan Aset Takberwujud
Lisensi software akuntansi 10 2.200 2.200 2.200 2.200 313
Daftar pelanggan 10 286 286 286 286 286
Jumlah Amortisasi Aset Takberwujud - 2.200 2.200 2.200 2.200 313
C. Akumulasi Amortisasi
Lisensi software akuntansi 12.885 15.085 17.284 19.484 21.683 21.996
Daftar pelanggan 1.357 1.643 1.928 2.214 2.499 2.785
Jumlah Akumulasi Amortisasi 14.242 16.727 19.212 21.697 24.182 24.781
D. Nilai Buku
Lisensi software akuntansi 9.111 6.911 4.712 2.512 313 -
Daftar pelanggan 1.498 1.213 927 642 356 71
Jumlah Nilai Buku 10.609 8.124 5.639 3.154 669 71
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Nilai Perolehan, Amortisasi dan Akumulasi Amortisasi Aset Hak Guna (Rp.Juta) (Dengan Transaksi)
Umur Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
Ekonomis 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET HAK GUNA
Nilai Perolehan
Bangunan dan prasarana 185.439 185.439 185.439 185.439 185.439 185.439
Mesin dan peralatan 9.421 9.421 9.421 9.421 9.421 9.421
Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor - - - - - -
Kendaraan 9.628 9.628 9.628 9.628 9.628 9.628
Jumlah Nilai Perolehan 204.488 204.488 204.488 204.488 204.488 204.488
Amortisasi Aset Beban Docking Ditangguhkan
Bangunan dan prasarana 50 3.709 3.709 3.709 3.709 3.709
Mesin dan peralatan 20 471 471 471 471 471
Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor 20 - - - - -
Kendaraan 10 963 963 963 963 963
Jumlah Amortisasi 5.143 5.143 5.143 5.143 5.143
Akumulasi Amortisasi
Bangunan dan prasarana 83.660 87.369 91.078 94.786 98.495 102.204
Mesin dan peralatan 4.071 4.542 5.013 5.484 5.955 6.426
Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor - - - - - -
Kendaraan 4.379 5.342 6.305 7.267 8.230 9.193
Jumlah Akumulasi Amortisasi 92.110 97.253 102.395 107.538 112.681 117.823
Nilai Buku
Bangunan dan prasarana 101.779 98.070 94.361 90.653 86.944 83.235
Mesin dan peralatan 5.350 4.879 4.408 3.937 3.466 2.995
Perabotan, perlengkapan dan peralatan kantor - - - - - -
Kendaraan 5.249 4.286 3.323 2.361 1.398 435
Jumlah Nilai Buku 112.378 107.235 102.093 96.950 91.807 86.665
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk VII-4
Page 64
Lampiran 2
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Bank Jangka Pendek (Rp.Juta)
Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
2023 2024 2025 2026 2027 2028
Penarikan kredit -
Jumlah Utang 70.532 56.426 42.319 28.213 14.106
Bunga 9,41% 6.637 5.310 3.982 2.655 1.327
Angsuran Pokok 14.106 14.106 14.106 14.106 14.106
Saldo 70.532 56.426 42.319 28.213 14.106 -
Catatan :
Suku bunga berdasarkan suku bunga rata-rata untuk pinjaman investasi dari Bank Pemerintah per Desember 2023 (sumber : www.bi.go.id)
PT SELAMAT SEMPURNA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Pembayaran Bunga Utang Bank Jangka Panjang (Rp.Juta)
Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
2023 2024 2025 2026 2027 2028
Penarikan kredit - - - - -
Jumlah Utang 128.541 103.869 79.197 54.525 29.853
Bunga 9,41% 12.096 9.774 7.452 5.131 2.809
Angsuran Pokok 24.672 24.672 24.672 24.672 29.853
Saldo 128.541 103.869 79.197 54.525 29.853 -
Catatan :
Suku bunga berdasarkan suku bunga rata-rata untuk pinjaman investasi dari Bank Pemerintah per Desember 2023 (sumber : www.bi.go.id)
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Perusahaan Terkendali PT Selamat Sempurna Tbk VII-5
Page 65
Lampiran 3
Ringkasan Penilaian Saham PT Mangatur Dharma
Perseroan telah menunjuk KJPP ISKANDAR DAN REKAN (IDR) sebagai Penilai sesuai dengan Surat
Penugasan No. 023.3/IDR/DO.2/Pr-BFO/II/2024, tanggal 01 Februari 2024 untuk memberikan penilaian
saham PT Mangatur Dharma.
Ringkasan penilaian atas objek transaksi berupa penilaian saham PT Mangatur Dharma berdasarkan
laporan penilaian No. 00177/2.0118-00/BS/04/0520/1/VI/2024 tanggal 24 Juni 2024 adalah sebagai
berikut:
1.1 Identitas Pihak
Pihak-pihak yang bertransaksi adalah PT Infura Sejahtera Abadi (ISA) dan PT Mangatur Dharma
(IPA), dimana ISA sebagai pemberi setoran modal dan IPA sebagai penerima setoran modal.
1.2 Objek Penilaian
Objek penilaian adalah 99,999999% saham MGD per 31 Desember 2023.
1.3 Tujuan Penilaian
Maksud penilaian adalah untuk memberikan penilaian independen atas Nilai Pasar objek penilaian
per 31 Desember 2023 berdasarkan laporan keuangan perusahaan (audited) yang dinyatakan dalam
mata uang sesuai dengan laporan keuangan, untuk tujuan transaksi Jual – Beli (Transfer of
Ownership).
1.4 Asumsi-asumsi dan kondisi pembatas
• Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
• Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan dalam
proses penilaian.
• Data dan Informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
• Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran
proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
duty), jika penilaian menggunakan proyeksi keuangan.
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan.
• Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan nilai akhir.
• Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari pemberi tugas.
• Asumsi-asumsi dan kondisi pembatas lainnya diungkapkan dalam laporan.
1.5 Pendekatan dan metode penilaian
Dalam melakukan penilaian saham Perusahaan kami menggunakan dua pendekatan, yaitu
pendekatan pendapatan (income-based approach) dan pendekatan pasar (market-based approach).
Pertimbangan menggunakan pendekatan pendapatan adalah karena perusahaan telah beroperasi
secara komersial dan pendapatannya di masa mendatang dapat diperkirakan. Sedangkan
pertimbangan menggunakan pendekatan pasar karena data pasar perusahaan untuk industri yang
sejenis cukup tersedia.
Metode yang digunakan untuk pendekatan pendapatan adalah metode diskonto untuk pendapatan
mendatang (Multi Period of Income Discounting), adalah metode penilaian yang digunakan untuk
Page 66
menentukan nilai sekarang suatu pendapatan yang akan diterima di masa yang akan datang atas
objek penilaian, dengan suatu tingkat diskonto atau metode Discounted Cash Flow (DCF).
Metode yang digunakan untuk pendekatan pasar adalah metode pembanding perusahaan tercatat
di bursa efek (Guideline Publicly Trade Company Method) adalah metode menghitung nilai dengan
rasio penilaian atau key valuation ratio yang dicari dari perusahaan pembanding yang sahamnya
telah memiliki nilai pasar.
Pendekatan dan metode penilaian diatas adalah yang kami anggap paling sesuai untuk diaplikasikan
dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen Objek Penilaian dan Pemberi Tugas.
Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi dengan melakukan
pembobotan untuk menghasilkan kesimpulan nilai.
1.6 Kesimpulan nilai
Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima dan dengan
mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian, maka menurut
pendapat kami Nilai Pasar 99,999999% saham MGD per 31 Desember 2023 adalah Rp
17.900.000.000,- (tujuh belas miliar sembilan ratus juta rupiah).
Names mentioned 57 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT ADRINDO INTISARANA SELURUHNYA SEBANYAK
p.1 ×2
unresolved
org
PT MANGATUR DHARMA OLEH
p.1
unresolved
org
PT PRAPAT TUNGGAL CIPTA
p.1 ×8
unresolved
org
KJPP ISKANDAR DAN REKAN
p.1 ×6
unresolved
org
PT Mangatur Dharma
p.2 ×10
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan
p.2 ×3
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar
p.2 ×3
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.2 ×2
unresolved
org
PT Adrindo Intisarana
p.2 ×9
unresolved
person
Kamelina
p.3 ×3
unresolved
org
Kementerian
p.4
unresolved
person
M.Ec.Dev
· Rekan
p.5
unresolved
person
Radithe Pramudito
p.6
unresolved
person
Sigit E. Purnomo
p.6
unresolved
org
Purwantono
p.11 ×9
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.15 ×2
unresolved
org
Teramihardja
p.17 ×3
unresolved
org
PT Prapat Tunggal Cipta AIS
p.17
unresolved
org
PT Adrindo Intisarana MGD
p.17
unresolved
org
PT Mangatur Dharma Pendapat Kewajaran
p.17
unresolved
org
PT MANGATUR DHARMA Sebelum Dilakukannya Transaksi
p.19
unresolved
org
PT MANGATUR DHARMA Setelah Dilakukannya Transaksi
p.19
unresolved
—
II-4
p.19
unresolved
person
Ridwan Suselo
p.20
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.20
unresolved
—
: Aris Setyapranarka
p.21
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.21 ×3
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.21
unresolved
—
III-2
p.21
unresolved
—
: Oeij Hui Pek
p.22
unresolved
—
: Meryana Hartono
p.22
unresolved
person
Akta Notaris Frans Elsius Muliawan
p.22 ×2
unresolved
person
Akta Notaris Melanie Sidharta
p.22
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.22
unresolved
—
III-3
p.22
unresolved
person
Akta Notaris Abdul Latief
p.23
unresolved
person
Akta Notaris Silvy Solivan
p.23 ×2
unresolved
person
Rudy Soerjanto
p.23
unresolved
org
Pusat Statistik Struktur PDB Indonesia
p.24 ×2
unresolved
org
Pusat Statistik Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-
p.25
unresolved
org
Pusat Statistik Pendapat Kewajaran
p.26
unresolved
org
Pusat Statistik
p.27
unresolved
org
Bank Indonesia
p.30 ×10
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.364
14240 ms
12 Sep 2026 23:01
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [{'area_sqm': None,
'category': 'OTHER',
'description': '................................................................................................ '
'V-1'}],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '................................................................................................ '
'V-1',
'object_truncated': True,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}