Back to announcement
20240626_TLKM_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31675709_lamp1.pdf
Other Text extracted TLKMSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Nomor : Tel.67/UM 000/DCI-M0200000/2024
Jakarta, 26 Juni 2024
Kepada Yth.
Direksi PT Bursa Efek Indonesia
U.p. P.H. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2
Gedung Indonesia Stock Exchange, Tower 1, Lt. 6
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Perihal : Jawaban Permintaan Penjelasan atas Pemberitaan Media Massa
Dengan Hormat,
Menindaklanjuti Surat dari Bursa Efek Indonesia (BEI) Nomor: S-06474/BEI.PP2/06-2024 tanggal 25
Juni 2024 perihal Permintaan Penjelasan Atas Pemberitaan di media massa terkait dengan
Pemberitaan Serangan Ransomware ke PDN yang Dikelola Telkom Sigma, dengan ini kami sampaikan
Jawaban atas Permintaan Penjelasan Atas Pemberitaan di media massa tersebut, sebagai berikut:
1. Klarifikasi atas kebenaran berita tersebut:
a. Apakah saat ini PT Telkomsigma mengelola pusat data nasional?
Jawaban:
PT TelkomSigma menjadi bagian dari Kemitraan Telkom-Lintasarta-Sigma-NeutraDC yang
ditunjuk sebagai pemenang oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai penyedia
Layanan Komputasi Awan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) Tahun 2024 melalui tender
terbuka. PT TelkomSigma mengelola Pusat Data 2 di Surabaya yang menjadi bagian dari
Layanan PDNS.
b. Kebenaran atas pemberitaan serangan pada pusat data nasional?
Jawaban:
Tanggal 20 Juni 2024 pukul 04.15 WIB terjadi gangguan pada layanan Pusat Data Nasional
Sementara (PDNS) dan dilaporkan telah mengganggu sistem autogate dan perlintasan
bandara oleh Ditjen Imigrasi. Setelah dilakukan analisis gangguan dan hasil koordinasi dan
eskalasi ke principle cloud platform pada PDNS ditemukenali dan terkonfirmasi bahwa terjadi
serangan ransomware Brain Chiper pada Pusat Data 2. Serangan Ransomware tersebut telah
mengakibatkan sistem failure dan data terenkripsi pada Pusat Data 2.
c. Bagaimana upaya yang dilakukan PT TelkomSigma untuk mengatasi kendala teknis perbaikan
atas sistem tersebut.
Jawaban:
Sebagai langkah cepat tanggap telah diaktifkan Crisis Center Gangguan PDNS di Grha Merah
Putih (GMP) Telkom Gatot Subroto pada tanggal 20 Juni 2024 pukul 10.30. Fungsi utama Crisis
Center adalah sebagai: (1) pusat konsolidasi dan koordinasi seluruh entitas dan stakeholder
terkait (Kominfo, BSSN, Bareskrim, Customer terdampak), (2) koordinasi untuk langkah-
langkah recovery layanan, dan (3) menyusun strategi untuk solusi ultimate pembangunan dan
normalisasi layanan PDNS di Pusat Data 2.
d. Mitigasi yang dilakukan PT TelkomSigma agar hal serupa tidak terjadi di kemudian hari.
Jawaban:
Tim Crisis Center berkolaborasi dengan pihak BSSN, Bareskrim dan Kominfo melakukan
proses audit forensik dan Root Cause Analysis. Pihak BSSN sudah memberikan beberapa poin
rekomendasi untuk perbaikan secara kesisteman layanan PDNS baik terkait people, process
maupun technology, sehingga sistem PDNS yang baru memiliki resiliansi yang lebih baik
Page 2
diantaranya: (1) Agar dilakukan perbaikan tata Kelola keamanan siber dan manajemen resiko
pada PDNS melibatkan unit kerja terkait di BSSN termasuk setiap layanan yang akan dihosting
di PDNS harus lulus proses security assessment oleh BSSN, (2) Mendorong tenant PDNS
untuk melakukan backup informasi dan perangkat lunak yang berada di Pusat Data Nasional
secara berkala, (3) Membentuk CSIRT khusus PDNS.
2. Informasi/ kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.
Jawaban:
Progres recovery terus dilakukan secara intensif, pada saat ini per tanggal 25 Juni 2024 progres
recovery PDNS sudah mencapai 44 tenant.
Demikian disampaikan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat Kami
Octavius Oky Prakarsa
VP Investor Relations
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
org
PT Telkomsigma
p.1 ×5
unresolved
org
Kementerian Komunikasi dan Informatika
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.