Skip to content
Back to announcement

REPORT BIKA MARET 2024.pdf

Financial statement Text extracted BIKA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 78

Page 1
PT. BINAKARYA JAYA ABADI Tbk
       DAN ENTITAS ANAK

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
  DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN BULAN
 YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT


            (MATA UANG RUPIAH)
Page 2
                          PT. BINAKARYA JAYA ABADI Tbk
                                 DAN ENTITAS ANAK
                   LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
                   PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                         DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                    YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT


                                         Daftar Isi


                                                                                    Halaman
Surat Pernyataan Direksi

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim.…………………………………………………....               1-2

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif lain Konsolidasian Interim………………….   3-4

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim.………………………………………………                  5

Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim..….……………………………………………………….…                   6

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim……………………………..…………....            7-75
Page 3

          
Page 4
                                              PT. BINAKARYA JAYA ABADI Tbk
                                                     DAN ENTITAS ANAK
                                       LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                           31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                                               Catatan                31 M ar e t 2024      31 De s e m be r 2023

ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                             2,4,35,38                   67.943.060.495        74.609.401.377
Piutang usaha Pihak ketiga                                     2,5,35,38                    9.930.161.564         9.659.588.309
Piutang non-usaha                                              2,6,35,38
    Pihak berelasi                                                                         1.828.946.174          1.828.946.174
    Pihak ketiga                                                                           8.832.182.424          8.124.705.128
Persediaan                                                        2.7                  2.444.835.211.417      2.429.213.576.634
Pajak dibayar di muka                                            2,20a                    77.776.173.337         75.640.835.818
Uang muka dan beban dibayar di muka                               2.8                     27.268.045.015         25.052.087.889
Hak pakai atas hak atas tanah                                      9                         300.540.000            300.540.000

Jum lah As e t Lancar                                                               2.638.714.320.426         2.624.429.681.329


ASET TIDAK LANCAR
Piutang non-usaha - neto                             2,6,35,38,21
    Pihak berelasi                                                                          3.812.786.274         3.812.786.274
    Pihak ketiga                                                                            1.485.194.934         1.685.194.934
Persediaan                                                2.7                              79.577.636.978        79.577.636.978
Uang muka dan beban dibayar di muka                       2.8                              28.483.800.000        28.483.800.000
Hak pakai atas hak atas tanah                              9                                5.935.665.000         6.010.800.000
Investasi saham pada entitas asosiasi                  2,10,35                             11.339.279.027        11.638.525.442
Uang muka investasi                                       11                               19.488.888.889        19.488.888.889
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan
sebesar Rp136.178.624.458 pada tanggal 31 Maret 2024
dan Rp133.134.357.459 pada tanggal 31 Desember 2023      2.12                            136.463.817.239        139.206.367.479
Aset pajak tangguhan                                    2,20e                                101.792.314            101.792.314
Aset lain-lain                                                                               178.513.592            178.513.592

Jum lah As e t Tidak Lancar                                                           286.867.374.247           290.184.305.902
JUM LAH ASET                                                                        2.925.581.694.673         2.914.613.987.231




                                                                  1
                                   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian
                           Yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Page 5
                                      PT. BINAKARYA JAYA ABADI Tbk
                                             DAN ENTITAS ANAK
                               LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                                          Catatan              31 M ar e t 2024     31 De s e m be r 2023

LIABILITAS DAN DEFISIENSI M ODAL
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha Pihak Ketiga                                 2,13,35,38                26.687.616.116       26.678.554.254
Utang Non-usaha                                          2,14,35,38
    Pihak Berelasi                                           21                   41.098.600.110        33.860.156.181
    Pihak Ketiga                                                                  61.280.173.216        61.827.780.891
Pendapatan Diterima di Muka                                                        2.840.647.295         2.958.151.597
Liabilitas Kontrak                                          2.17               1.650.331.391.289     1.633.953.815.561
Deposit Konsumen                                             18                  168.428.858.468       145.902.127.077
Utang Pajak                                                2,20b                   3.420.236.337         4.150.825.561
Beban Masih Harus Dibayar                                2,19,35,38               12.868.915.884        10.743.526.507
Pinjaman Jangka Panjang yang Jatuh Tempo Dalam
Satu Tahun
        Pinjaman Bank                                     2,15,35                328.714.087.234       336.245.730.636
        Pembiayaan konsumen                                                          179.842.200           217.509.600

Jum lah Liabilitas Jangk a Pe nde k                                            2.295.850.368.149     2.256.538.177.865

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang non-usaha                                        2,14,35,38,21
    Pihak Berelasi                                                               138.107.104.781       136.426.340.075
    Pihak Ketiga                                                                   3.276.000.000         3.276.000.000
Pinjaman Jangka Panjang Setelah Dikurangi Bagian
Jatuh Tempo Dalam Satu Tahun
        Pinjaman bank                                     2,15,35                866.942.756.020       867.526.150.169
        Pembiayaan konsumen                                                          387.627.600           404.337.600
Liabilitas Imbalan Karyaw an                                2.22                  22.231.148.971        22.231.148.971

Jum lah Liabilitas Jangk a Panjang                                             1.030.944.637.372     1.029.863.976.815
JUM LAH LIABILITAS                                                             3.326.795.005.521     3.286.402.154.680

DEFISIENSI M ODAL
Def isiensi Modal yang Dapat Diatribusikan Kepada
Pemilik Entitas Induk
Modal Dasar - 1.700.000 Saham Nominal Rp.100 per
Lembar Saham - Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan
31 Desember 2023
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh - 592.280.000
Saham Pada Tanggal 31 Maret 2024 dan
31 Desember 2023                                             23                   59.228.000.000        59.228.000.000
Tambahan Modal Disetor                                       36                  161.471.153.280       161.471.153.280
Penghasilan Komprehensif Lain                                22                    4.787.377.262         4.787.377.262
Def isit
   Dicadangkan                                               37                      100.000.000           100.000.000
   Belum Dicadangkan                                                            (383.996.463.301)     (375.281.297.579)

Sub-jum lah                                                                     (158.409.932.759)     (149.694.767.037)

KEPENTINGAN NON-PENGENDALI                                  3, 32               (242.803.378.089)     (222.093.400.412)
JUM LAH DEFISIENSI M ODAL                                                       (401.213.310.848)     (371.788.167.449)
JUM LAH LIABILITAS DAN DEFISIENSI M ODAL                                       2.925.581.694.673     2.914.613.987.231




                                                          2
                           Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian
                   Yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Page 6
                       PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
                        UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
                            31 MARET 2024 DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                          Catatan                       31 Maret 2024              31 Maret 2023

PENDAPATAN                                      2,24                       25.599.143.381                17.791.402.769

BEBAN POKOK PENDAPATAN                          2,25                     (11.418.034.696)                (6.483.926.865)

LABA BRUTO                                                                 14.181.108.685                11.307.475.904


Pemasaran                                       2,26                      (1.925.265.089)             (4.229.032.604)
Umum dan administrasi                           2.27                     (31.073.308.029)            (23.389.268.903)
Penghasilan (beban) usaha lainnya               2,28                           95.836.853               (331.932.529)
                                            0

LABA (RUGI) USAHA                                                       (18.721.627.580)           (16.642.758.132)


Penghasilan keuangan                            29                           250.428.131                207.996.848
Beban keuangan                                  30                      (10.953.943.950)             (9.109.030.886)


LABA (RUGI) SEBELUM BEBAN
   PAJAK PENGHASILAN                                                     (29.425.143.399)            (25.543.792.170)

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                    2,20c,20e
Kini                                                                                      -                         -
Tangguhan                                                                                     -                         -

Jumlah Beban Pajak Penghasilan                                                            -                         -

LABA (RUGI) NETO PERIODE
   BERJALAN                                                             (29.425.143.399)            (25.543.792.170)
PENDAPATAN KOMPREHENSIF
   LAINNYA                                                                                    -                             -
LABA KOMPREHENSIF                                                       (29.425.143.399)             (25.543.792.170)




                                                          3
                Catatan atas laporan keuangankonsolidasianmerupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
                                   Laporankeuangankonsolidasiansecarakeseluruhan.
Page 7
                       PT BINAKARYA JAYA ABADI DAN ENTITAS ANAK
                    LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN
                      UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 2023 (lanjutan)
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                        Catatan                     31 Maret 2024               31 Maret 2023

LABA (RUGI) UNTUK TAHUN
   YANG BERJALAN YANG
DAPATDIATRIBUSIKAN KEPADA:
   Pemilik Entitas Induk                                              (8.715.165.722)              17.895.625.089
   Kepentingan Non-pengendali                3,33                    (20.709.977.677)             (43.439.417.259)

JUMLAH                                                               (29.425.143.399)             (25.543.792.170)



LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
   YANG DAPATDIATRIBUSIKAN KEPADA:
   Pemilik Entitas Induk                                               (8.715.165.722)              17.895.625.089
   Kepentingan Non-pengendali  3,33                                   (20.709.977.677)            (43.439.417.259)

JUMLAH                                                                (29.425.143.399)            (25.543.792.170)




                                                        4
              Catatan atas laporan keuangankonsolidasianmerupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
                                 Laporankeuangankonsolidasiansecarakeseluruhan.
Page 8
                                       PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                        LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                        UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
                                                      31 MARET 2024 DAN 2023
                                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                                 Saldo Laba
                        Modal Saham                      yang belum       yang telah      Penghasilan       JumlahSebelum
                       Ditempatkan dan   Tambahan        ditentukan       ditentukan     Komprehensif        Kepentingan    Kepentingan
                        Disetor Penuh  Modal Disetor   penggunaannya penggunaannya           Lain           Non-pengendali Non-pengendali      Ekuitas - Neto
Saldo 31 Desember 2022 59.228.000.000 161.471.153.280 (356.474.307.005)    100.000.000    5.095.006.078 (130.580.147.647) (197.486.339.289) (328.066.486.936)
Laba (Rugi) bersih
Periode 31 Maret 2023 -               -                17.895.625.089)               -                  -    17.895.625.089 (43.439.417.259)   (25.543.792.170)
Saldo 31 Maret 2023     59.228.000.000 161.471.153.280 (338.578.681.916)   100.000.000    5.095.006.078 (112.684.522.558) (240.925.756.548) (353.610.279.106)


Saldo 31 Desember 2023 59.228.000.000 161.471.153.280 (375.281.297.579)    100.000.000    4.787.377.262 (149.694.767.037) (222.093.400.412) (371.788.167.449)
Laba (Rugi) bersih
periode 31 Maretr 2024 -              -                 (8.715.165.722)              -                  -   (8.715.165.722) (20.709.977.677)   (29.425.143.399)
Saldo 31 Maret 2024     59.228.000.000 161.471.153.280 (383.996.463.301)   100.000.000    4.787.377.262 (158.409.932.759) (242.803.378.089) (401.213.310.848)




                                                                         5
                              Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
                                                 Laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Page 9
                      PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                       UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
                           31 MARET 2024 DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT)
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                                              31 Maret 2024         31 Maret 2023


ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan                                       64.115.372.943        94.732.567.821
Pembayaran untuk:
   Pemasok, karyawan dan
       beban operasional lainnya                              (54.625.498.863)       (60.266.803.358)
   Bunga dan beban keuangan– neto                              (9.561.427.085)       220.702.008.206
   Pajak penghasilan                                           (1.088.234.374)        (2.884.270.946)

Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan untuk)
   Aktivitas Operasi                                           (1.159.787.379)       252.283.501.723


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan dari penjualan aset tetap                                         -            63.063.063
Uang muka                                                      (3.052.996.612)        (5.018.523.457)
Perolehan aset tetap                                             (301.716.759)           (607.766.052)

Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan untuk)
   Aktivitas Investasi                                         (3.354.713.371)        (5.563.226.446)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan pinjaman dari pihak berelasi                          8.919.208.635         1.961.618.142
Penerimaan dari pinjaman bank                                                -                     -
Pembayaran pinjaman bank                                       (8.115.037.551)     (229.341.938.671)
Penerimaan dari (pembayaran atas) pihak berelasi                   200.000.000       (2.393.717.534)
Penerimaan dari (pembayaran atas) utang non-usaha
   atas anjak piutang                                          (3.101.633.816)        (4.477.813.240)
Pembayaran atas pembiayaan konsumen                               (54.377.400)                      -

Kas Neto yang Digunakan untuk
   Aktivitas Pendanaan                                         (2.151.840.132)     (234.251.851.303)

KENAIKAN (PENURUNAN) NETO
   KAS DAN SETARA KAS                                          (6.666.340.882)        12.468.423.974

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                   74.609.401.377        90.903.453.967

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                                  67.943.060.495       103.371.877.941




                                                 6

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
                         Laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Page 10
                    PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                        YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM

     Pendirian Perusahaan

     PT Binakarya Jaya Abadi (“Entitas Induk”), berkedudukan di Jakarta Barat, yang anggaran dasar
     dan pendiriannya dibuat di hadapan Edison Jingga, S.H., Notaris di Jakarta dengan Akta No.61
     tanggal 28 November 2007 dan telah mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak
     Asasi Manusia Republik Indonesia tanggal 6 Februari 2008 dengan No. AHU-
     05879.AH.01.01.Tahun 2008.

     Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, yang terakhir
     berdasarkan Akta Notaris Yulia, S.H., No. 64, tanggal 31 Juli 2015, sehubungan dengan
     peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan. Perubahan akta tersebut telah
     dilaporkan dan dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Menteri Hukum dan
     Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0958934 tanggal 25
     Agustus 2015.


     Perusahaan berdomisili di Mall Taman Palem Lantai 3 Blok D No. 9, Jl. Kamal Raya Outer Ring
     Road, Cengkareng, Jakarta Barat 11730.

     Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Entitas Induk, ruang lingkup Entitas Induk bergerak
     dalam bidang usaha jasa, pembangunan, pengangkutan darat, perbengkelan, percetakan,
     perdagangan, perindustrian, pertambangan dan pertanian. Sampai dengan saat ini Entitas Induk
     menjalankan usaha dalam bidang pembangunan dan pengembangan.

     Entitas Induk mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 2009.


     Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
     Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31
     Desember 2023 adalah sebagai berikut:


     Dewan Komisaris
     Komisaris Utama             :   Nathalia Setiawan
     Komisaris                   :   Rudy Susanto
     Komisaris Independen        :   Irma Martani

     Direksi
     Direktur Utama              :   Budianto Halim
     Direktur                    :   Ali Umar
     Direktur                    :   Leonardo Hans Halim




                                                 7
Page 11
                                PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                  PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                         DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                                    YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


 1. UMUM (lanjutan)

       Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
       sebagai berikut:

            Ketua                                 :    Irma Martani
            Anggota                               :    Hendi Bong
            Anggota                               :    Yusup


     Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Grup memiliki 170 dan 170 orang karyawan
     tetap.

     Jumlah beban remunerasi bagi manajemen kunci yang terdiri dari Dewan Komisaris dan Direksi
     Perusahaan masing-masing sebesar Rp105.000.000 dan Rp341.250.000 untuk periode yang
     berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023

     Penawaran Umum Efek Perusahaan

     Perusahaan menyampaikan Pernyataan Pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
     dalam rangka Penawaran Umum Saham Perdana pada tanggal 9 April 2015 melalui Surat No.
     024/SK-LGL/IPO/BJA/IV/ 2015. Pada tanggal 30 Juni 2015, Perusahaan memperoleh pernyataan
     efektif dari Ketua OJK melalui Surat No. S-311/D.04/2015 perihal Pemberitahuan Efektif
     Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham PT Binakarya Jaya
     Abadi Tbk.

     Perusahaan melakukan penawaran umum perdana atas 150.000.000 saham-saham barunya
     dengan nilai nominal Rp100 per saham melalui Bursa Efek Indonesia dengan harga penawaran
     Rp1.000 per saham yang dinyatakan efektif pada tanggal 14 Juli 2015


     Struktur Entitas Anak Perusahaan

     Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 Perusahaan mempunyai kepemilikan saham
     secara langsung maupun tidak langsung pada Entitas Anak, (selanjutnya disebut “Grup”), yang
     terdiri dari:
                                                                                                  Jumlah Aset (dalam Ribuan Rupiah)

                                                      Persentase   Tahun Operasi                           Sebelum Eliminasi
                                                       Pemilikan     Komersial                    31 Maret 2024     31 Desember 2023
Entitas Anak         Jenis Proyek      Domisili                                    Nama Proyek


Kepemilikan
langsung


PT Binakarya Sakti                                                 Belum operasi
                           -           Jakarta           99,52%                         -          32.987.896          32.989.962
   Perkasa (BSP)


PT Griya Abadi
                           -           Jakarta           99,98%    Belum operasi        -          39.246.236          39.246.311
   Permai (GAP)


PT Binakarya Citra   Apartemen Hotel
                                        Bogor            85,42%           2013     Bogor Valley    76.017.317          77.973.060
   Buana (BCB)          dan Kios


                     Rumah dan Ruko
PT Mitragama Inti
                       the Palm 3      Bekasi            36,00%                         -          255.749.419        242.213.339
   Perkasa (MIP)                                                          2017
                       Residence




                                                                      8
Page 12
                                     PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                              DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                                         YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


Kepemilikan tidak
langsung



PT Karya Cipta
                                                                                          Dhayana Pura
  Makmur Abadi            Hotel           Bali     40,00%            Belum Operasi                              54.094.521   54.094.596
                                                                                             Hotel
  (KCMA)1)


PT Binakarya Mitra
                            -            Jakarta   54,00%            Belum Operasi                  -           47.152.193   47.152.268
   Selaras (BMS)2)


PT Prasetya Agung     Apartemen dan
                                         Bandung   50,00%                   2013          Gateway Pasteur      173.447.480   176.730.078
   Cipta Abadi             Kios
   (PACA)3)

PT Binakarya
                      Apartemen dan                                                       Casablanca East
   Agung                                 Jakarta   73,00%                   2009                               181.046.743   179.329.103
                           Kios                                                             Residence
   Propertindo
   (BAP)2)

PT Binakarya Graha
                            -            Jakarta   25,00%            Belum Operasi                  -           72.003.906   72.007.790
   Sentosa (BGS)4)

                                                                                           Palm Mansion,
                                                                                        Grand Surya Center,
                       Apartemen,
                                                                                          Royal Palm, Park
PT Satwika Permai        Rumah,
                                         Jakarta   80,00%                   1984          Residence, CBD       979.724.832   972.289.052
  Indah (SPI)5)      Ruko dan Kavling
                                                                                        Lotte, Palm Mansion,
                                                                                            Palm Crown,
                                                                                         Paradise Mansion
PT Binakarya
   Bangun            Apartemen dan
                                         Jakarta   46,90%                   2013            Pluit Sea View     644.846.277   644.730.365
   Propertindo            Kios
   (BBP)2)

PT Binakarya
   Makmur Sentosa         Hotel          Jakarta   95,04%            Belum Operasi              Hotel Kediri   11.883.523    11.883.598
   (BMST)7)

PT Binakarya Jaya
   Perkasa (BJP)          Hotel          Jakarta   60,00%                   2017                Arjuna Bali    167.534.546   166.602.886
   7)

PT Binakarya
   Anugrah
                            -            Jakarta   71,00%            Belum Operasi                      -       6.055.410     6.055.680
   Pratama
   (BAPA)2)

PT Triputri
                       Super Block        Bekasi   40,00%                   2010        Bekasi Town Square     156.689.364   156.062.215
   Natatama (TN)8)


PT Binakarya
   Makmur Abadi                 -        Bekasi    55,00%            Belum Operasi                  -           9.834.952     9.835.027
   (BMA)2)


PT Anaamaya
                          Hotel            Bali    87,00%                   2013           Swiss-Belhotel      95.561.408    97.317.279
   Selaras (AS)6)


PT Griya Karunia
   Sejahtera            Apartemen        Jakarta   90,00%                   2015        Foreque Residence      517.163.849   512.022.698
   (GKS)6)



     1) Kepemilikan tidak langsung melalui BCB     5) Kepemilikan tidak langsung melalui BGS
     2) Kepemilikan tidak langsung melalui GAP     6) Kepemilikan tidak langsung melalui SPI
     3) Kepemilikan tidak langsung melalui BMS     7) Kepemilikan tidak langsung melalui BBP
     4) Kepemilikan tidak langsung melalui BAP     8) Kepemilikan tidak langsung melalui BAPA




                                                                        9
Page 13
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL

  Kebijakan Akuntansi dan pelaporan yang diterapkan Grup,sudah sesuai dengan Standar Akuntansi
  Keuangan di Indonesia. Prinsip akuntansi penting yang diterapkan secara konsisten dalam
  penyusunan laporan keuangan konsolidasian pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada
  tanggal 31 Maret 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

  Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
  Keuangan di Indonesia (SAK).

  Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

  Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
  Keuangan di Indonesia, yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan
  Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK”) dan Peraturan No.VIII.G.7
  tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik yang
  diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).

  Laporan keuangan konsolidasian, kecuali laporan arus kas konsolidasian, telah disusun secara
  akrual dengan menggunakan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk akun-akun
  tertentu yang dicatat berdasarkan basis lain seperti yang diungkapkan pada kebijakan akuntansi di
  setiap akun tersebut.

  Laporan arus kas konsolidasian menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang
  diklasifikasikan dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan yang disajikan dengan
  menggunakan metode langsung.

  Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah
  mata uang Rupiah (Rp), yang juga merupakan mata uang fungsional Grup.

  Perubahan Kebijakan akuntansi

  Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan
  amendemen dan interpretasi yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2023 sebagai berikut:

  •   Amandemen PSAK 1, ““Penyajian Laporan Keuangan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi
      yang mengubah istilah “signifikan” menjadi “material” dan memberi penjelasan mengenai
      kebijakan akuntansi material”;
  •   PSAK 25 “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan”;
  •   Amandemen PSAK 16, “Aset Tetap tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan”;
  •   Amandemen PSAK 46, “Pajak Tangguhan terkait aset dan liabilitas yang timbul dari transaksi
      Tunggal”; dan
  •   Revisi PSAK 107, “Akuntasi Ijarah”.

  Penerapan dari amendemen dan interpretasi di atas tidak menimbulkan perubahan substansial
  atas kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak signifikan terhadap laporan keuangan
  konsolidasian pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya.

  Prinsip-prinsip Konsolidasian

  Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan aset dan liabilitas serta hasil usaha dari Grup
  dan entitas dimana Grup memiliki pengendalian. Grup memiliki pengendalian ketika Grup
  terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas dan
  memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas entitas.
  Entitas anak dikonsolidasi sejak tanggal pengendalian beralih kepada Perusahaan atau Grup dan


                                               10
Page 14
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)

  Prinsip-prinsip Konsolidasian (lanjutan)

  tidak lagi dikonsolidasi sejak tanggal hilangnya pengendalian.

  Bila pengendalian atas suatu entitas diperoleh dalam tahun berjalan, hasil usaha entitas tersebut
  dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sejak
  tanggal pengendalian dimulai. Bila pengendalian berakhir dalam tahun berjalan, hasil usaha
  entitas tersebut dimasukkan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
  konsolidasian untuk bagian tahun ketika pengendalian masih berlangsung.


  Transaksi, saldo dan keuntungan atau kerugian antar entitas dalam Grup yang belum direalisasi
  telah dieliminasi.

  Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian telah
  diterapkan secara konsisten oleh entitas anak.

  Kombinasi Bisnis

  Akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu
  kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar
  tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup kepada
  pemilik sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Grup
  dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi diakui di
  dalam laba rugi pada saat terjadinya.

  Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui
  pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang
  relevan.

  Kepentingan non-pengendalian diukur baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan
  kepentingan non-pengendalian atas aset neto teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi.

  Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas
  yang berasal dari pengaturan imbalan kontinjen (contingent consideration arrangement), imbalan
  kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari
  imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan
  kontinjen yang memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara
  retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill.

  Penyesuaian periode pengukuran adalah penyesuaian yang berasal dari informasi tambahan
  yang diperoleh selama periode pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal
  akuisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi yang ada pada tanggal akuisisi.

  Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat
  sebagai penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen
  tersebut diklasifikasikan. Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur
  kembali pada tanggal sesudah tanggal pelaporan dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam
  ekuitas.

  Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur setelah tanggal
  pelaporan sesuai dengan standar akuntansi yang relevan dengan mengakui keuntungan atau
  kerugian terkait dalam laba rugi atau dalam penghasilan komprehensif lain.


                                                 11
Page 15
                             PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                      DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                                 YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                               (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)

     Kombinasi Bisnis (lanjutan)

     Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak
     terakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugiannya,
     jika ada, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang berasal dari kepemilikan sebelum tanggal akuisisi
     yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi
     dimana perlakuan tersebut akan sesuai jika kepemilikannya dilepas/dijual.

     Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
     kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya
     belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi
     menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru
     yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan jika diketahui, akan
     berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal tersebut.

     Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang
     diakui, untuk mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada
     pada tanggal akuisisi dan jika diketahui, akan berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal
     tersebut.

     Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar

     Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan
     klasifikasi lancar/tak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:

             i.      akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal;
            ii.      untuk diperdagangkan;
           iii.      akan direalisasi dalam dua belas bulan setelah tanggal pelaporan, atau
           iv.       kas atau setara kas kecuali yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk
                     melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat dua belas (12) bulan setelah tanggal
                     pelaporan.

     Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

     Suatu liabilitas disajikan lancar bila:

     i            akan dilunasi dalam siklus operasi normal;
     ii           untuk diperdagangkan;
     iii          akan dilunasi dalam dua belas (12) bulan setelah tanggal pelaporan, atau
     iv           tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak dua belas
                  (12) bulan setelah tanggal pelaporan.

     Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

     Aset pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.




                                                        12
Page 16
                    PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                        YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)

  Transaksi dan saldo dalam mata uang asing

  Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan kurs yang
  berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter
  dalam mata uang asing disesuaikan ke dalam Rupiah menggunakan kurs tengah yang ditetapkan
  Bank Indonesia pada tanggal terakhir transaksi perbankan pada periode tersebut. Laba atau rugi
  yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
  lain konsolidasian

  Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, nilai tukar yang digunakan untuk AS$1
  masing-masing adalah sebesar Rp15.853 dan Rp15.416 untuk USD1, yang merupakan kurs
  tengah yang diterbitkan oleh Bank Indonesia

  Transaksi dengan Pihak Berelasi

  Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi sebagaimana yang didefinisikan
  dalam PSAK 7, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

  Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak berelasi diungkapkan dalam catatan yang
  relevan.

  Instrumen Keuangan

  Aset keuangan

  i. Klasifikasi

   Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori pengukuran berikut:

   - aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (baik melalui laba rugi, atau melalui penghasilan
     komprehensif lain), dan
   - aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi

   Klasifikasi tersebut tergantung pada model bisnis entitas untuk mengelola aset keuangan dan
   persyaratan kontraktual arus kas.

   Untuk aset yang diukur pada nilai wajar, keuntungan dan kerugian akan dicatat dalam laporan
   laba rugi atau penghasilan komprehensif lain. Untuk investasi pada instrumen utang, hal ini akan
   bergantung pada model bisnis dimana investasi tersebut diadakan. Untuk investasi pada
   instrumen ekuitas yang tidak dimiliki untuk diperdagangkan, hal ini akan tergantung pada apakah
   Grup telah melakukan pemilihan tak terbatalkan pada saat pengakuan awal untuk mencatat
   investasi ekuitas pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.

   Grup mereklasifikasi investasi utang jika dan hanya jika model bisnis untuk mengelola aset
   tersebut berubah.

  ii. Pengukuran




                                               13
Page 17
                    PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                        YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)

   Instrumen keuangan

   Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal
   aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, biaya transaksi yang dapat
   diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset keuangan. Biaya transaksi dari aset
   keuangan yang dicatat pada nilai wajar melalui laporan laba rugi dibebankan pada laporan laba
   rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian

   Pengukuran instrumen utang selanjutnya tergantung pada model bisnis Grup untuk mengelola
   aset dan karakteristik arus kas aset tersebut. Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember
   2023, Grup memiliki aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

   Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi adalah aset yang dimiliki untuk
   memperoleh arus kas kontraktual di mana arus kas tersebut semata-mata merupakan
   pembayaran pokok dan bunga diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Penghasilan bunga dari
   aset keuangan ini termasuk dalam "penghasilan bunga" dalam laporan laba rugi dan penghasilan
   komprehensif lain konsolidasian menggunakan metode suku bunga efektif. Laba atau rugi yang
   timbul dari penghentian pengakuan diakui secara langsung dalam laporan laba rugi dan
   penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan disajikan sebagai “lain-lain - neto”. Kerugian
   penurunan nilai disajikan sebagai item baris terpisah dalam laporan laba rugi dan penghasilan
   komprehensif lain konsolidasian. Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 aset
   keuangan Grup yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi terdiri dari kas dan setara kas,
   piutang usaha, piutang non-usaha dan investasi saham pada entitas asosiasi dalam laporan posisi
   keuangan konsolidasian.

   Instrumen ekuitas

   Grup selanjutnya mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar. Jika manajemen Grup telah
   memilih untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar atas investasi ekuitas dalam
   penghasilan komprehensif lain, tidak ada reklasifikasi keuntungan dan kerugian nilai wajar ke laba
   rugi setelah penghentian pengakuan investasi tersebut. Dividen dari investasi semacam itu tetap
   diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain sebagai pendapatan lainnya
   ketika hak Grup untuk menerima pembayaran ditetapkan.

   Perubahan nilai wajar aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi dan
   penghasilan komprehensif lain konsolidasian diakui dalam keuntungan/ (kerugian) lain-lain dalam
   laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sebagaimana berlaku.
   Kerugian penurunan nilai (dan pemulihan kerugian penurunan nilai) atas investasi ekuitas yang
   diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tidak dilaporkan secara terpisah dari
   perubahan nilai wajar lainnya. Pada tanggal 31 Desember 2023, aset keuangan Grup yang diukur
   pada nilai wajar terdiri atas investasi dalam bentuk saham dalam laporan posisi keuangan
   konsolidasian.

iii. Penurunan nilai aset keuangan

   Grup melakukan penilaian masa depan atas kerugian kredit ekspektasian terkait dengan
   instrumen utangnya yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dan nilai wajar melalui
   penghasilan komprehensif lain. Metode penurunan nilai yang diterapkan tergantung pada apakah
   terdapat peningkatan risiko kredit yang signifikan.

   Untuk piutang usaha dan piutang non-usaha, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan
   yang diizinkan oleh PSAK No. 71, yang mensyaratkan kerugian seumur hidup yang diharapkan
   harus diakui dari pengakuan awal piutang.


                                                 14
Page 18
                    PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                        YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)

  Instrumen keuangan (lanjutan)

  Liabilitas keuangan

  Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya dalam kategori pengukuran berikut:

  - liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan
  - liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

  Pada tanggal 31 Desember 2023, Grup hanya memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
  perolehan diamortisasi, yang terdiri dari utang usaha, utang non-usaha, biaya yang masih harus
  dibayar, pinjaman bank dan pembiayaan konsumen. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai
  liabilitas jangka panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek
  jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.

  Setelah pengakuan awal sebesar nilai wajarnya ditambah biaya transaksi, Grup mencatat liabilitas
  keuangan sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga
  efektif, jika dampak diskontonya signifikan. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika
  dibayar.

  Penghentian pengakuan liabilitas keuangan

  Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika, dan hanya jika, liabilitas Grup telah dilepaskan,
  dibatalkan atau kadaluarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan
  pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam laporan laba rugi dan
  penghasilan komprehensif lain konsolidasian

  Saling hapus antar instrumen keuangan

  Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan jumlah netonya dilaporkan pada
  laporan posisi keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
  melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk
  menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
  bersamaan

  Pengukuran Nilai Wajar

  Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
  mengalihkan liabilitas akan terjadi:

   •   di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau; dan
   •   jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk asset atau liabilitas tersebut

  Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada tanggal
  pengukuran.

  Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar
  ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
  bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.

  Ketika Grup menggunakan teknik penilaian, maka Grup memaksimalkan penggunaan input yang
  dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat
  diobservasi



                                                     15
Page 19
                    PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                        YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)

  Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan)

  Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau
  diungkapkan, dikategorikan dalam hierarki nilai wajar sebagai berikut:

   •   Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;
   •   Level 2 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
       dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
   •   Level 3 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
       tidak dapat diobservasi.

  Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan
  konsolidasian, maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level hierarki dengan
  menilai kembali pengkategorian level nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan.

  Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

  Grup menerapkan PSAK No. 48 “Penurunan Nilai Aset”, yang mengatur lebih dalam kriteria
  mengenai hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah
  yang telah diakui dan kriteria penyelesaian secara neto.

  Penerapkan PSAK No. 48 “Penurunan Nilai Aset”, tidak memiliki dampak yang signifikan pada
  laporan keuangan konsolidasian dan pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian.

  Nilai tercatat dari aset yang bukan aset keuangan milik Grup, kecuali aset pajak tangguhan,
  ditelaah setiap tanggal pelaporan untuk menentukan apakah terdapat indikasi penurunan nilai.
  Jika indikasi tersebut ada, maka nilai yang dapat dipulihkan dari aset tersebut akan diestimasi.

  Penyisihan penurunan nilai diakui jika nilai tercatat dari suatu aset melebihi nilai yang dapat
  diperoleh kembali. Penyisihan penurunan nilai diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan
  komprehensif lain konsolidasian periode berjalan.

  Penyisihan penurunan nilai yang diakui pada tahun sebelumnya dinilai pada setiap tanggal
  pelaporan untuk melihat adanya indikasi bahwa kerugian telah menurun atau tidak ada lagi.
  Kerugian penurunan nilai dijurnal balik jika terdapat perubahan estimasi yang digunakan dalam
  menentukan nilai yang dapat dipulihkan

  Penyisihan kerugian penurunan nilai dijurnal balik hanya hingga nilai tercatat aset tidak melebihi
  nilai tercatat yang telah ditentukan, dikurangi dengan depresiasi atau amortisasi, jika penyisihan
  penurunan nilai tidak pernah diakui.

  Kas dan Setara Kas

  Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian terdiri dari kas, kas di bank, dan
  deposito jangka pendek yang jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang dan tidak
  dibatasi penggunaannya

  Persediaan

  Persediaan Real Estat

  Aset real estat terdiri dari bangunan apartemen, hotel dan kios yang siap dijual, tanah belum
  dikembangkan, tanah yang sedang dikembangkan dan bangunan yang sedang dikonstruksi,
  dinyatakan sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi neto, mana yang lebih rendah


                                                    16
Page 20
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)

  Persediaan (lanjutan)

  Tanah belum dikembangkan merupakan tanah mentah yang belum dikembangkan dan dinyatakan
  sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi neto mana yang lebih rendah. Biaya perolehan tanah
  yang belum dikembangkan meliputi biaya pra-perolehan dan perolehan tanah.

  Biaya perolehan akan dipindahkan ke tanah yang sedang dikembangkan pada saat
  pengembangan tanah akan dimulai atau dipindahkan ke bangunan yang sedang dikonstruksi pada
  saat tanah tersebut siap dibangun.

  Biaya perolehan tanah yang sedang dikembangkan meliputi biaya perolehan tanah yang belum
  dikembangkan ditambah dengan biaya pengembangan langsung dan tidak langsung yang dapat
  diatribusikan pada aset pengembangan real estat serta biaya pinjaman. Tanah yang sedang
  dikembangkan akan dipindahkan ke bangunan yang sedang dikonstruksi pada saat tanah tersebut
  selesai dikembangkan.


  Biaya perolehan bangunan yang sedang dikonstruksi meliputi biaya perolehan tanah yang telah
  selesai dikembangkan ditambah dengan biaya konstruksi, biaya lainnya yang dapat diatribusikan
  pada aktivitas pengembangan real estat dan biaya pinjaman, serta dipindahkan ke bangunan yang
  siap dijual pada saat selesai dibangun dan siap dijual.

  Persediaan Barang Jadi

  Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto.
  Biaya perolehan unit ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang (weighted average method).

  Nilai realisasi neto adalah estimasi nilai jual dalam transaksi usaha normal dikurangi dengan
  estimasi biaya untuk penyelesaian dan biaya untuk menjual produk yang bersangkutan.

  Nilai persediaan terdiri dari seluruh nilai pembelian dan biaya terkait untuk memproses sampai
  dengan persediaan berada dalam kondisi dan tempat yang siap digunakan atau dijual.

   Persediaan Perlengkapan dan Lainnya di Hotel

   Persediaan makanan, minuman, perlengkapan dan barang dagangan hotel dinyatakan sebesar
   nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Biaya perolehan ditentukan dengan
   menggunakan metode rata-rata.

   Nilai realisasi neto ditentukan berdasarkan taksiran harga jual yang wajar setelah dikurangi
   taksiran biaya yang diperlukan untuk menjual persediaan tersebut. Penyisihan persediaan usang
   atau persediaan yang perputarannya lambat, ditentukan, jika ada, berdasarkan penelaahan atas
   kondisi masing-masing persediaan pada akhir tahun.

   Penyisihan atas persediaan usang dan penurunan nilai persediaan, jika ada, dibentuk untuk
   mengurangi nilai tercatat persediaan menjadi nilai realisasi neto.

   Beban yang tidak berhubungan dengan proyek real-estat dan barang jadi dibebankan ke laba rugi
   pada saat terjadinya.

   Beban Dibayar di Muka

   Beban dibayar di muka diamortisasi pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
   konsolidasian sesuai dengan masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis lurus.

                                                17
Page 21
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)

   Investasi Pada Entitas Asosiasi

   Entitas asosiasi adalah suatu entitas dimana Perusahaan memiliki paling sedikit 20% tetapi tidak
   lebih dari 50% hak suara, atau dimana perusahaan memiliki pengaruh signifikan namun tidak
   mengendalikan.

   Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan mengunakan metode ekuitas dikurangi rugi
   penurunan nilai jika ada. Dengan metode ini, biaya perolehan investasi bertambah atau
   berkurangi sebesar bagian pemilikan perusahaan atas laba atau rugi bersih dan penghasilan
   komprehensif lain entitas asosiasi sejak tanggal perolehan dan distribusi dividen tunai.

  Kerugian yang melebihi nilai tercatat investasi diakui bila Perusahaan mempunyai komitmen untuk
  memberikan bantuan keuangan atau menjamin liabilitas entitas asosiasi

  Keuntungan yang belum direalisasi dari transaksi antara Perusahaan dengan entitas asosiasi
  dieliminasi sampai sebatas kepemilikan Perusahaan dalam entitas asosiasi. Kerugian yang belum
  direalisasi juga dieliminasi kecuali apabila terdapat bukti bahwa dalam transaksi tersebut telah
  terjadi penurunan atas nilai aset yang ditransfer

  Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat bukti objektif bahwa telah
  terjadi penurunan nilai atas investasi pada entitas asosiasi. Jika demikian, maka Grup menghitung
  besarnya penurunan nilai sebagai selisih antara jumlah yang terpulihkan dan nilai tercatat atas
  investasi pada entitas asosiasi dan mengakui selisih tersebut pada “bagian atas hasil bersih
  entitas asosiasi” dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian

  Aset Tetap

  Aset tetap pada awalnya dinyatakan sebesar harga perolehan. Setelah pengukuran awal, aset
  tetap diukur dengan model biaya dicatat pada harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan
  dan kerugian penurunan nilai.

  Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
  manfaat ekonomis aset tetap, sebagai berikut:

                                                 Tahun

  Bangunan dan prasarana                         10 – 20
  Kendaraan                                       4–8
  Mesin                                           4–8
  Peralatan                                         4

  Masa manfaat ekonomis aset tetap dan metode depresiasi ditelaah dan disesuaikan, jika sesuai
  keadaan, pada setiap tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.

  Tanah dinyatakan sebesar nilai perolehan dan tidak disusutkan.

  Pada setiap akhir periode buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan ditelaah dan
  jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.

  Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
  komprehensif lain konsolidasian pada saat terjadinya; biaya penggantian atau inspeksi yang
  signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya jika besar kemungkinan manfaat ekonomis dimasa
  depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup, dan biaya perolehan aset dapat
  diukur secara andal. Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak

                                               18
Page 22
                  PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                           DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                      YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)

  Aset Tetap (lanjutan)

  ada manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba
  atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset dimasukkan dalam laporan laba rugi dan
  penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

  Pinjaman Yang Diterima

  Pinjaman yang diterima pada awalnya diukur pada nilai wajar dikurangi biaya transaksi yang dapat
  diatribusikan secara langsung dan merupakan biaya tambahan untuk memperoleh liabilitas
  keuangan tersebut dan setelah pengakuan awal diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
  menggunakan metode suku bunga efektif.

  Imbalan pasca-kerja

  Imbalan pasca-kerja seperti pensiun, uang pisah dan uang penghargaan masa kerja dihitung
  berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan Peraturan Perusahaan yang berlaku. Grup
  memiliki program imbalan pasti

  Program imbalan pasti

  Program pensiun imbalan pasti adalah program pensiun yang menentukan jumlah imbalan
  pensiun yang akan diberikan, biasanya berdasarkan pada satu faktor atau lebih seperti usia, masa
  kerja atau kompensasi

  Kewajiban program pensiun imbalan pasti yang diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai kini
  kewajiban imbalan pasti pada tanggal laporan posisi keuangan dikurangi nilai wajar aset program.
  Kewajiban imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen dengan menggunakan
  metode projected-unit-credit.

  Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan arus kas keluar yang
  diestimasi dengan menggunakan tingkat bunga obligasi korporat berkualitas tinggi dalam
  denominasi mata uang dimana imbalan akan dibayarkan dan memiliki jangka waktu jatuh tempo
  mendekati jangka waktu kewajiban pensiun. Apabila tidak terdapat pasar aktif untuk obligasi
  korporat tersebut, digunakan bunga obligasi pemerintah.

  Biaya jasa kini dari program pensiun imbalan pasti diakui pada beban imbalan pasca-kerja dalam
  laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain yang mencerminkan peningkatan kewajiban
  imbalan pasti yang dihasilkan dari jasa karyawan dalam tahun berjalan

  Pengukuran kembali imbalan pasca-kerja yang terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang
  timbul dari penyesuaian pengalaman dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung
  diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lainnya dan dilaporkan di saldo laba.

  Keuntungan dan kerugian dari kurtailmen atau penyelesaian program manfaat pasti diakui di laba
  rugi ketika kurtailmen atau penyelesaian tersebut terjadi.

  Biaya jasa lalu diakui secara langsung di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
  konsolidasian.




                                               19
Page 23
                  PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                           DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                      YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)

  Kapitalisasi Biaya Pinjaman

  Bunga, biaya komitmen dan biaya pinjaman lainnya yang dapat diatribusikan langsung dengan
  perolehan, pengembangan dan konstruksi proyek-proyek dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya
  perolehan aset dalam penyelesaian. Kapitalisasi biaya pinjaman akan dihentikan apabila
  konstruksi sudah selesai dan aset siap untuk digunakan sesuai dengan tujuannya.

  Laba per Saham Dasar

  Laba per saham dasar dihitung dengan membagi jumlah laba tahun berjalan yang dapat
  diatribusikan kepada pemilik Perusahaan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang
  beredar pada tahun yang bersangkutan.

  Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal 31
  Maret 2024 dan 31 Desember 2023, dan oleh karenanya, laba per saham dilusian tidak dihitung
  dan disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

  Dividen

  Pembagian dividen kepada para pemegang saham Grup diakui sebagai liabilitas dalam laporan
  keuangan konsolidasian pada periode ketika dividen tersebut disetujui oleh para pemegang
  saham Grup.

  Pajak Penghasilan

  PSAK ini telah menghapuskan pajak penghasilan final sebagai bagian dari beban pajak
  penghasilan. Oleh sebab itu, Grup memutuskan untuk menyajikan beban pajak penghasilan final
  sehubungan dengan penghasilan sewa sebagai bagian dari beban operasi.

  Pajak Penghasilan Final

  Sesuai dengan peraturan perundangan perpajakan, pendapatan yang telah dikenakan pajak
  penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak dan semua beban
  sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak boleh
  dikurangkan. Di lain pihak, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan
  laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian menurut akuntansi.

  Apabila nilai tercatat aset atau liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan final
  berbeda dari dasar pengenaan pajaknya, maka perbedaan tersebut tidak diakui sebagai aset atau
  liabilitas pajak tangguhan.

  Beban pajak kini atas pendapatan yang dikenakan pajak penghasilan final diakui secara
  proporsional dengan jumlah pendapatan menurut akuntansi yang diakui pada tahun bersangkutan.

  Selisih antara jumlah pajak penghasilan final yang telah dibayar dan jumlah yang dibebankan
  sebagai beban pajak kini dalam perhitungan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
  konsolidasian, diakui sebagai pajak dibayar di muka atau utang pajak.

  Beban pajak kini disajikan berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak tahun berjalan. Aset dan
  liabilitas pajak tangguhan diakui berdasarkan perbedaan temporer antara dasar pelaporan
  komersial dan dasar pajak atas aset dan liabilitas pada masing-masing tanggal pelaporan.
  Manfaat pajak masa yang akan datang, seperti akumulasi rugi fiskal yang belum digunakan diakui
  sejauh terdapat cukup kemungkinan atas realisasi dari manfaat pajak tersebut.


                                              20
Page 24
                  PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                           DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                      YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)

  Pajak Penghasilan Tidak Final

  Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau
  secara substansial telah berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian. Perubahan
  nilai tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan oleh perubahan tarif pajak
  dibebankan pada periode berjalan.

  Perubahan atas liabilitas pajak dicatat ketika hasil pemeriksaan diterima atau jika banding
  diajukan, ketika hasil banding diterima.

  Segmen Operasi

  Segmen operasi adalah suatu komponen dari Grup yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana
  memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban; hasil operasinya dikaji ulang secara reguler
  oleh pengambil keputusan operasional Grup untuk membuat keputusan tentang sumber daya
  yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan tersedia informasi keuangan
  yang dapat dipisahkan.

  Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil
  keputusan operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya
  kepada segmen dan menilai kinerjanya.

  Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat diatribusikan
  langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai
  terhadap segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar Grup
  dieliminasi sebagai bagian dari proses konsolidasi.

  Pengakuan Pendapatan dan Beban

  Grup menerapkan PSAK No. 72 “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan” yang
  mensyaratkan pengakuan pendapatan untuk memenuhi 5 (lima) langkah analisis sebagai berikut:

   1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
   2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-
       janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda
       ke pelanggan.
   3. Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan dan pajak
       pertambahan nilai, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas
       diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak.
   4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga
       jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak.
       Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan
       berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
   5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
       barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
       barang atau jasa tersebut).

  Pendapatan diakui ketika Grup memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan mengalihkan barang
  atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan, yaitu ketika pelanggan memperoleh pengendalian
  atas barang atau jasa tersebut. Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi pada waktu tertentu atau
  sepanjang waktu. Jumlah pendapatan yang diakui adalah jumlah yang dialokasikan untuk
  kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi.



                                               21
Page 25
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)

  Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

  Piutang usaha merupakan hak Grup atas sejumlah imbalan yang tidak bersyarat (yaitu, hanya
  berlalunya waktu yang diperlukan sebelum pembayaran imbalan jatuh tempo). Lihat kebijakan
  akuntansi aset keuangan di bagian instrumen keuangan mengenai pengakuan awal dan
  pengukuran selanjutnya.

  Pendapatan/beban bunga

  Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, pendapatan
  atau biaya bunga dicatat dengan menggunakan metode Suku Bunga Efektif (“SBE”), yaitu suku
  bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa
  datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode
  yang lebih singkat, untuk nilai tercatat neto dari aset atau liabilitas keuangan.

  Peristiwa Setelah Tanggal Pelaporan

  Peristiwa setelah akhir tahun yang memerlukan penyesuaian dan menyediakan informasi
  tambahan tentang posisi Grup pada tanggal pelaporan (adjusting event) tercermin dalam laporan
  keuangan konsolidasian.

3. PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI

  Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mensyaratkan manajemen untuk membuat
  pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan atas pendapatan,
  beban, aset dan liabilitas, serta pengungkapan liabilitas kontinjensi, pada akhir periode pelaporan.
  Namun, ketidakpastian estimasi dan asumsi ini dapat menyebabkan hasil yang memerlukan
  penyesuaian material atas nilai tercatat aset atau liabilitas yang terpengaruh di masa mendatang.

  Pertimbangan

  Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi
  Grup yang memiliki pengaruh paling material atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
  konsolidasian:

  Klasifikasi Instrumen Keuangan

  Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
  keuangan dengan mempertimbangkan definisi yang ditetapkan terpenuhi. Dengan demikian, aset
  keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup seperti
  diungkapkan pada Catatan 2.

  Penentuan mata uang fungsional

  Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup, manajemen harus membuat pertimbangan
  dalam penentuan mata uang fungsional Grup, yang memiliki pengaruh signifikan terhadap jumlah
  yang dicatat dalam laporan keuangan konsolidasian.

  Mata uang fungsional dari masing-masing entitas di dalam Grup adalah mata uang masing-masing
  dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas tersebut beroperasi. Faktor utama adalah mata
  uang yang mempengaruhi secara signifikan harga jual barang dan jasa dari negara yang kekuatan
  persaingan dan peraturannya sebagian besar menentukan harga jual barang dan jasa; dan mata
  uang yang terutama mempengaruhi beban usaha dan biaya lainnya. Faktor lainnya adalah mata
  uang atas dana yang dihasilkan dari kegiatan pembiayaan.

                                                 22
Page 26
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI

  Pertimbangan (lanjutan)

  Berdasarkan penilaian manajemen Grup, mata uang fungsional Grup adalah dalam Rupiah.

  Kelangsungan Usaha

  Dalam menerapkan kebijakan akuntansi Grup, selain yang melibatkan estimasi, manajemen telah
  menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan asumsi bahwa Grup akan dapat
  mempertahankan kelangsungan usaha dalam operasinya di tahun mendatang, yang merupakan
  pertimbangan penting yang berdampak paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam
  laporan keuangan konsolidasian. Penilaian asumsi kelangsungan usaha melibatkan pengambilan
  keputusan oleh manajemen, pada titik waktu tertentu, tentang hasil masa depan dari peristiwa
  atau kondisi yang secara inheren tidak pasti.

  Manajemen Grup mempertimbangkan bahwa Grup memiliki kemampuan untuk melanjutkan
  kelangsungan usahanya dan peristiwa atau kondisi utama, yang dapat menimbulkan risiko bisnis,
  yang secara individual atau kolektif dapat menimbulkan keraguan signifikan atas asumsi
  kelangsungan usaha.

  Estimasi dan Asumsi

  Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan
  keuangan konsolidasian disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan,
  mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut
  dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

  Estimasi masa manfaat aset tetap

  Grup mengestimasi masa manfaat aset tetap berdasarkan periode ketika aset diharapkan tersedia
  untuk digunakan. Grup menelaah setiap tahunnya estimasi masa manfaat aset tetap berdasarkan
  faktor-faktor yang mencakup penggunaan aset, evaluasi teknis internal, perubahan teknologi,
  lingkungan dan penggunaan yang diharapkan atas aset yang dipengaruhi oleh perbandingan
  informasi industri terkait. Ada kemungkinan bahwa hasil operasi di masa mendatang dapat secara
  material terpengaruh oleh perubahan dalam estimasi yang disebabkan oleh perubahan faktor-
  faktor yang disebut di atas. Penurunan estimasi masa manfaat aset tetap akan meningkatkan
  beban penyusutan dan menurunkan aset tidak lancar. Tidak ada perubahan dalam estimasi masa
  manfaat aset tetap sepanjang tahun.

  Nilai tercatat aset tetap pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing
  adalah sebesar Rp136.463.817.239 dan Rp139.206.367.479 (Catatan 12).

  Penurunan nilai aset non-keuangan

  Sumber informasi intemal dan eksternal ditelaah pada setiap tanggal pelaporan untuk
  mengidentifikasi indikasi bahwa aset tetap mungkin mengalami penurunan nilai atau rugi
  penurunan nilai yang diakui sebelumnya tidak lagi ada atau mungkin menurun. Jika indikasi
  tersebut terjadi, jumlah terpulihkan dari aset diperkirakan. Rugi penurunan nilai diakui ketika nilai
  tercatat suatu aset melebihi jumlah terpulihkan tersebut.

  Grup mengevaluasi penurunan nilai aset non-keuangan apabila terdapat kejadian atau perubahan
  keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset mungkin tidak wajar. Faktor-faktor yang
  dianggap penting oleh Grup yang dapat memicu evaluasi penurunan nilai meliputi kinerja yang
  kurang secara signifikan dibandingkan hasil masa lalu atau proyeksi hasil operasi masa depan
  yang diharapkan dan industri negatif yang signifikan atau tren ekonomi.

                                                 23
Page 27
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI

  Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

  Imbalan pasca-kerja karyawan

  Nilai kini kewajiban imbalan kerja tergantung pada sejumlah faktor yang ditentukan dengan
  menggunakan sejumlah asumsi aktuaria. Asumsi yang digunakan dalam menentukan biaya bersih
  untuk pensiun termasuk tingkat pengembalian jangka panjang yang diharapkan atas investasi
  dana program pensiun iuran pasti dan tingkat diskonto yang relevan. Setiap perubahan dalam
  asumsi ini akan berdampak pada nilai tercatat kewajiban imbalan pasca-kerja.

  Asumsi penting lainnya untuk kewajiban imbalan kerja sebagian didasarkan pada kondisi pasar
  saat ini.

  Penentuan nilai wajar instrumen keuangan

  Grup mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar dan penentuan nilai wajar
  membutuhkan penggunaan estimasi dan pertimbangan akuntansi yang ekstensif. Grup mengukur
  nilai wajar dengan menggunakan hierarki dari metode berikut:

     - Harga kuotasi di pasar aktif untuk instrumen keuangan yang sejenis.
     - Teknik penilaian berdasarkan input yang dapat diobservasi. Termasuk dalam kategori ini
        adalah instrumen keuangan yang dinilai dengan menggunakan harga kuotasi di pasar aktif
        untuk instrumen yang sejenis; harga kuotasi untuk instrumen keuangan yang sejenis di
        pasar yang kurang aktif; atau teknik penilaian lainnya termasuk model nilai tunai dan arus
        kas yang didiskontokan, dan perbandingan dengan instrumen yang sejenis dimana terdapat
        harga pasar yang dapat diobservasi.

  Meskipun komponen signifikan pengukuran nilai wajar ditentukan dengan menggunakan bukti
  objektif yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan dalam nilai wajar akan berbeda jika Grup
  menggunakan suatu metodologi penilaian yang berbeda. Setiap perubahan nilai wajar aset dan
  liabilitas keuangan akan mempengaruhi laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
  konsolidasian dan perubahan ekuitas pemegang saham.

  Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha dan non-usaha

  Bila Grup memutuskan bahwa tidak terdapat bukti objektif atas penurunan nilai pada evaluasi
  individual atas piutang usaha dan non-usaha, baik yang nilainya material maupun tidak, Grup
  menyertakannya dalam kelompok piutang usaha dan non-usaha dengan risiko kredit yang serupa
  karakteristiknya dan melakukan evaluasi kolektif atas penurunan nilai. Karakteristik yang dipilih
  mempengaruhi estimasi arus kas masa depan atas kelompok piutang usaha dan lain-lain tersebut
  karena merupakan indikasi bagi kemampuan pelanggan untuk melunasi jumlah terutang dan
  piutang lain-lain tersebut karena merupakan indikasi bagi kemampuan pemasok untuk melunasi
  jumlah terutang.

  Arus kas masa depan pada kelompok piutang usaha dan non-usaha yang dievaluasi secara
  kolektif untuk penurunan nilai diestimasi berdasarkan pengalaman kerugian historis bagi piutang
  usaha dan non-usaha dengan karakteristik risiko kredit yang serupa dengan piutang usaha dan
  non-usaha pada kelompok tersebut.




                                               24
Page 28
                    PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                        YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. PERTIMBANGAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN, ESTIMASI DAN ASUMSI

  Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

  Pengakuan aset pajak tangguhan

  Grup menelaah nilai tercatat aset pajak tangguhan pada setiap tanggal pelaporan dan mengurangi
  aset pajak tangguhan sejauh kemungkinan bahwa laba kena pajak masa depan tidak akan
  tersedia secara memadai untuk memungkinkan semua atau sebagian dari aset pajak tangguhan
  dimanfaatkan. Aset pajak tangguhan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
  Rp101.792.314 (Catatan 20e).

4. KAS DAN SETARA KAS

   Akun ini terdiri dari:
                                                      31 Maret 2024       31 Desember 2023
    Kas                                                  1.270.606.918           433.063.219
    Bank
     Rupiah
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                     1.807.836.648         3.023.771.481
       PT Bank DKI                                       3.009.888.271         3.004.902.771
       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            15.247.184.229        14.555.965.502
       PT Bank Central A sia Tbk                         1.144.449.292         1.545.771.011
       PT Bank Maybank Indonesia Tbk                       303.080.926           872.827.277
       PT Bank Danamon Indonesia Tbk                        27.995.285            84.866.085
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk           15.074.265.038        14.528.153.870
       PT Bank A rtha Graha Internasional Tbk              158.140.083            33.574.219
       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk            2.265.504.588         1.704.616.732
       PT Bank CIMB Niaga Tbk                               72.902.546           109.763.496
       PT Bank Permata Tbk                                 501.825.786             1.486.177
       PT Bank OCBC NISP Tbk                                 7.464.711             7.374.969
       PT Bank Jabar Banten Tbk                            921.960.090           949.935.090
       PT Bank Muamalat Indonesia Tbk                       70.267.174           131.772.744
       PT Bank UOB Tbk                                      49.655.096            47.883.567
       PT Bank KEB Hana Indonesia                           40.016.035           494.340.569
       PT Bank Nationalnobu Bank Tbk                        36.284.624           500.567.414
       PT Bank Tabungan Negara Syariah                       8.094.243             8.268.845
       Dolar A merika Serikat
       PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk                      102.086.581           422.907.128

    Sub-jum lah                                         40.848.901.246        42.028.748.947

    De pos ito be r jangk a
     Rupiah
        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                    1.884.507.625         2.055.424.217
        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            1.753.101.700         1.863.101.700
        PT Bank A rtha Graha Internasional Tbk           3.458.097.079         3.458.097.079
        PT Bank Maybank Indonesia Tbk                    2.535.837.600         2.865.204.840
        PT Bank Danamon Indonesia Tbk                    1.348.219.103         2.286.667.689
        PT Bank OCBC NISP Tbk                            1.296.636.297         1.315.521.003
        PT Bank Permata Tbk                                942.735.039           794.540.019
        PT Bank Rakyat Indonesia Tbk                     1.195.363.556         1.332.663.397
        PT Bank Nationalnobu Tbk                         2.307.434.826         6.446.189.761
        PT Bank Negara Indonesia                            69.840.000           698.400.000
        PT Bank UOB                                      9.031.779.506         9.031.779.506
    Sub-jum lah                                          25.823.552.331       32.147.589.211

    Jum lah                                              67.943.060.495       74.609.401.377




   Seluruh saldo bank dan deposito berjangka ditempatkan pada pihak ketiga.

   Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, seluruh kas dan setara kas tidak ada yang
   dijaminkan.

   Deposito Berjangka dalam mata uang Rupiah dikenakan tingkat suku bunga masing-masing
   sebesar 2,15% - 4,60% dan 2,50% - 5.50% pertahun




                                                 25
Page 29
                    PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                        YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


5. PIUTANG USAHA

   Akun ini terdiri dari:
                                             31 M are t 2024       31 De s e m be r 2023

    Pihak k e tiga
    Penjualan Rumah Hunian,
       Ruko, Kios dan Apartemen                2.455.235.746           2.639.561.646
    Pendapatan hotel                           1.868.030.041           2.627.697.023
    Akad Kredit                                5.606.895.777           4.392.255.777
      Lain-lain                                  152.267.600             152.341.463

    Jum lah                                   10.082.429.164           9.811.855.909


    Cadangan kerugian

       penurunan nilai                             (152.267.600)        (152.267.600)


    Jum lah piutang us aha
      pihak k e tiga - ne to                   9.930.161.564           9.659.588.309




   Analisa umur piutang usaha - neto berdasarkan kategori umur piutang adalah sebagai berikut:

                                              31 M ar e t 2024         31 De s e m be r 2023

   Belum jatuh tempo                            1.338.482.041                1.914.850.601
   Telah jatuh tempo
   -   Sampai dengan 30 hari                    1.333.908.214                1.924.260.908
   -   Antara 31 hari - 60 hari                 1.557.916.284                1.757.331.839
   -   Antara 61 hari - 90 hari                 5.852.122.625                4.215.412.561

   Jum lah                                     10.082.429.164                9.811.855.909




   Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, sebagian piutang usaha milik Grup
   dijaminkan untuk pinjaman bank (Catatan 15)

   Semua piutang usaha menggunakan mata uang Rupiah.

   Grup telah menerapkan metode yang disederhanakan untuk menghitung kerugian kredit
   ekspektasian sesuai dengan PSAK No. 71 pada tanggal 1 Januari 2020 yang mengizinkan
   penggunaan cadangan kerugian ekspetasian seumur hidup untuk seluruh piutang usaha. Untuk
   mengukur kredit ekspektasian, piutang usaha telah dikelompokkan berdasarkan karakteristik
   risiko kredit dan waktu jatuh tempo yang serupa

   Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai piutang telah memadai
   untuk menutup kerugian atas piutang usaha tidak tertagih berdasarkan hasil penelaahan atas
   masing-masing piutang secara kolektif pada akhir periode.




                                              26
Page 30
                          PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                   DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                              YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                            (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



  6. PIUTANG NON-USAHA

        Akun ini terdiri dari:
                                                              31 Mar et 2024             31 D esemb er 2023


  Pi h ak b er el asi
  PT Sepak at Maju Terus                                         1. 257. 000. 000                1. 257. 000. 000
  PT Binak ary a Prim a Les t ari                                4. 050. 000. 000                4. 050. 000. 000
  Lain-lain                                                         736. 275. 466                   736. 275. 466
Su b -j u ml ah                                                  6. 043. 275. 466                6. 043. 275. 466



  Pi h ak keti g a
  Kary awan                                                      4. 689. 761. 210                4. 702. 438. 960
  PT Pes ona Graha Perm ai                                       1. 625. 037. 183                1. 625. 037. 183
  Lain-lain (di bawah R p100. 000. 000)                          4. 341. 033. 596                3. 820. 878. 550
Su b -j u ml ah                                                 10. 655. 831. 989               10. 148. 354. 693

  C adangan k erugian penurunan nilai                              (739. 997. 649)                (739. 997. 649)

Ju ml ah p i u tan g n o n -u sah a-n eto                       15. 959. 109. 806               15. 451. 632. 510


Piut ang non us aha dis ajik an dalam laporan pos is i k euangan k ons olidas ian s ebagai berik ut :

                                                              31 Maret 2024               31 D es em ber 2023


As et Lanc ar                                                   10. 661. 128. 598                9. 953. 651. 302
As et t idak lanc ar                                             5. 297. 981. 208                5. 497. 981. 208

Ju ml ah                                                        15. 959. 109. 806               15. 451. 632. 510




        Mutasi cadangan penurunan nilai adalah sebagai berikut:

                                                31 Maret 2024              31 Desember 2023

        Saldo awal                                 (739.997.649)                     (807.093.215)
        Penambahan cadangan
        kerugian
              tahun berjalan                                   -                        67.095.566
        Saldo akhir periode                        (739.997.649)                     (739.997.649)


  .
        Rincian transaksi dan saldo dengan pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 21.

        Piutang non-usaha - pihak ketiga merupakan piutang atas tagihan sehubungan dengan kegiatan
        operasional Entitas Anak.




                                                         27
Page 31
                     PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                              DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                         YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


7. PERSEDIAAN

   Akun ini terdiri dari:
                                   31 Maret 2024        31 Desember 2023

    Bangunan siap jual

       Park Residence                 50.925.085.902         50.925.085.902
       Palm Crown                     37.041.611.505         37.041.611.505
       Royal Palm                     39.616.927.793         39.616.927.793
       Palm Blossom                   26.903.981.292         26.903.981.292
       Bogor Valley                   15.650.294.706         15.650.294.706
       Paradise Mansion               12.305.341.402         12.305.341.402
       CBD Palm                        7.205.826.304          7.205.826.304
       Palm Mansion                    8.274.436.697          8.274.436.697
       Casablanca East Residence      87.308.214.684         87.308.214.684
       Pluit Sea View                 66.064.653.991         66.064.653.991
       La Palma Grande                65.819.162.551         65.819.162.551
       Bekasi Town Square             41.587.626.116         41.587.626.116
       Gateway Ciledug                   300.805.887            300.805.887

      Sub-jumlah                     459.003.968.830        459.003.968.830

    Bangunan dalam penyelesaian
       Pluit Sea View               514.569.730.664         514.432.397.846
       Gateway Pasteur              162.672.823.099         165.181.188.765
       Bekasi Town Square           109.225.028.684         108.937.519.031
       Casablanca East Residence     31.422.682.163          28.950.086.927
       Paradise Mansion             371.892.626.420         371.241.074.690
       Foresque Residence           353.982.594.336         353.841.980.920
       Hotel at Jl. Arjuna          121.989.118.907         120.267.456.313
       Palm Blossom                  30.027.220.401          28.077.799.722
       Park Residence                52.967.501.006          52.256.035.390
       Royal Palm Blossom            20.643.390.329          20.155.623.033
       CBD Palm                      42.868.732.592          42.782.230.950
       La Palma Grande              151.492.032.627         140.751.422.656
      Hotel Kediri                   11.831.613.574          11.831.613.574
      Apartemen @ Juanda              9.645.975.459           9.645.975.459

    Sub-jumlah                     1.985.231.070.261      1.968.352.405.276


  Hotel
   Peralatan dan perlengkapan
     hotel                               419.353.083          1.606.045.295
   Makanan dan minuman                   180.819.243            251.157.233

   Sub-jumlah                            600.172.326          1.857.202.528

   Jumlah                          2.444.835.211.417      2.428.213.576.634




   Persediaan Bangunan-siap jual

   Mutasi persediaan bangunan siap jual “Proyek Park Residence, Palm Crown, Royal Palm, Hotel
   Bogor Valley, Palm Mansion, Gateway Ciledug adalah sebagai berikut:




                                                   28
Page 32
                       PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                           YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                31 Maret 2024       31 Desem ber 2023

Saldo aw al                                     459.003.968.830       151.115.857.370
Penam bahan:
Reklasifikasi dari bangunan                                     -                   -
   dalam penyelesaian                                           -     373.437.652.857
 Biaya keperluan proyek                                                   403.860.000
Pengurangan:
 Reklasifikasi ke beban pokok pendapatan                        -     (65.953.401.397)

Saldo akhir                                     459.003.968.830       459.003.968.830



   Bangunan Dalam Penyelesaian

   Bangunan dalam penyelesaian merupakan biaya perolehan atas bangunan yang masih dalam
   proses konstruksi setelah dikurangi dengan pengakuan beban pokok pendapatan berdasarkan
   persentase penyelesaian proyek yang bersangkutan.

   Mutasi persediaan bangunan dalam penyelesaian adalah sebagai berikut:

                                                       31 Maret 2024          31 Desem ber 2023

     Saldo aw al                                      1.968.352.405.276        2.196.815.992.998

     Penambahan:
       Biaya keperluan proyek                            19.947.031.000          108.881.032.568
       Reklasifikasi dari uang muka tanah                             -           43.507.101.686
       Biaya perolehan tanah dan perijinan                                         2.336.500.000
       Persediaan unit batal                                                      13.572.328.532

     Pengurangan:
      Reklasifikasi ke bangunan siap dijual                           -         (373.437.652.857)
      Reklasifikasi ke beban pokok pendapatan            (3.068.366.015)         (23.322.897.651)

     Saldo akhir                                      1.985.231.070.261        1.968.352.405.276



   PT Satwika Permai Indah (SPI), Entitas Anak dari BGS

   Akun ini merupakan bangunan dalam penyelesaian sehubungan dengan Proyek Paradise
   Mansion, Palm Blossom, CBD Palm, Royal Plam, Taman Surya 6 dan Palm Crown.

   Nilai bangunan dalam penyelesaian tersebut adalah sebesar Rp518.399.470.748                      dan
   Rp514.512.763.785 masing-masing pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.

   SPI mengasuransikan proyek Apartement “Paradisen Mansion” kepada PT Asuransi Binagriya
   Upakara terhadap seluruh risiko dengan nilai pertanggungan seluruhnya masing-masing adalah
   sebesar Rp140.250.000.000 pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.

   Manajemen SPI berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
   kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.


   PT Binakarya Bangun Propertindo (BBP), Entitas Anak dari GAP

   Akun ini merupakan persediaan bangunan dalam penyelesaian sehubungan dengan Proyek Pluit
   Sea View. Nilai bangunan dalam penyelesaian tersebut adalah sebesar Rp514.569.730.664 dan
   Rp514.432.397.846 masing-masing pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.

                                                29
Page 33
                  PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                           DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                      YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


7. PERSEDIAAN

  PT Binakarya Bangun Propertindo (BBP), Entitas Anak dari GAP (lanjutan)

  BBP mengasuransikan proyek konstruksi Apartemen dan kios Proyek Pluit Sea View dan gedung
  parkir kepada PT Binagriya General Insurance terhadap seluruh risiko dengan nilai pertanggungan
  seluruhnya sebesar Rp.214.107.690.000 pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.

  Manajemen BBP berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
  kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

  PT Binakarya Agung Propertindo (BAP), Entitas Anak dari GAP

  Bangunan dalam penyelesaian merupakan biaya perolehan bangunan untuk Proyek Casablanca
  East Residence sebesar Rp31.422.682.163 dan Rp28.950.086.927 masing-masing pada tanggal
  31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.

  BAP mengasuransikan proyek Casablanca East Residdence kepada terhadap seluruh risiko
  dengan nilai pertanggungan seluruhnya adalah sebesar Rp213.234.865.000 pada tanggal 31
  Desember 2023.

  Manajemen BBP berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
  kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan

  PT Binakarya Makmur Abadi (BMA), Entitas Anak dari GAP

  Akun ini merupakan persediaan bangunan dalam penyelesaian sehubungan dengan Proyek
  Apartemen @ Juanda. Nilai bangunan dalam penyelesaian tersebut adalah sebesar
  Rp9.645.975.459 dan Rp9.645.975.459 masing-masing pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31
  Desember 2023.

  PT Prasetya Agung Cipta Abadi (PACA) Entitas Anak dari BMS

  Akun ini merupakan persediaan bangunan dalam penyelesaian sehubungan dengan Proyek
  Apartemen Gateway Pasteur. Nilai bangunan dalam penyelesaian tersebut adalah sebesar Rp.
  Rp162.672.823.099 dan Rp165.181.188.765 masing-masing pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31
  Desember 2023.

  PT Triputri Natatama (TN), Entitas Anak dari BAPA

  Akun ini merupakan persediaan bangunan dalam penyelesaian sehubungan dengan biaya
  perolehan bangunan untuk Proyek Bekasi Town Square sebesar Rp109.225.028.684 dan
  Rp108.937.519.031 masing-masing pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023

  TN mengasuransikan proyek konstruksi Proyek Bekasi Town Square kepada PT Zurich General
  Tafakul Indonesia terhadap seluruh risiko dengan nilai pertanggungan seluruhnya adalah sebesar
  Rp146.024.083.200 pada tanggal 31 Desember 2023.

 Manajemen TN berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
 kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan




                                              30
Page 34
                  PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                           DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                      YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


7. PERSEDIAAN

  PT Griya Karunia Sejahtera (GKS), Entitas Anak dari SPI

  Akun ini merupakan biaya pengurusan untuk bangunan dalam penyelesaian atas proyek Foresque
  Residence yang terletak di Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

  Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 biaya yang telah dikeluarkan untuk proyek ini
  masing-masing sebesar Rp353.982.594.336 dan Rp353.841.980.920

  Sampai dengan tanggal       31   Desember    2023,   proyek   Foresque   Residence    terhenti
  pembangunannya

  PT Binakarya Jaya Perkasa (BJP), Entitas Anak dari BBP

  Akun ini merupakan persediaan bangunan dalam penyelesaian sehubungan dengan biaya
  perolehan bangunan untuk Proyek Hotel Arjuna Legian Bali sebesar Rp121.989.118.907 dan
  Rp120.267.456.313 pada tanggal 31 Maret 2023 dan 31 Desember 2023.

  BJP mengasuransikan proyek Hotel Arjuna Legian Bali kepada PT Asuransi Binagriya Upakarya
  terhadap seluruh risiko dengan nilai pertanggungan seluruhnya adalah sebesar
  Rp.100.911.310.000 pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.

  Manajemen BJP berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
  kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

  PT Binakarya Makmur Sentosa (BMST), Entitas Anak dari BBP

  Akun ini merupakan persediaan bangunan dalam penyelesaian sehubungan dengan biaya
  perolehan bangunan untuk Proyek Hotel Kediri Bali sebesar Rp11.831.613.574 dan Rp
  Rp11.831.613.574 pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023

  PT Mitragama Inti Perkasa (MIP), Entitas Anak dari Entitas Induk

  Akun ini merupakan bangunan dalam penyelesaian sehubungan dengan Proyek La Palma
  Grande. Nilai bangunan dalam penyelesaian tersebut masing-masing adalah sebesar
  Rp151.492.032.627 dan Rp140.751.422.656 pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember
  2023.

  Persediaan Hotel
                                       31 M ar e t 2024         31 De s e m be r 2023
     Makanan dan minuman                    180.819.243              1.606.045.295
     Peralatan Hotel                        419.353.083                251.157.233

     Jum lah                                600.172.326              1.857.202.528




                                              31
Page 35
                    PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                        YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


7. PERSEDIAAN

  Aset Tidak Lancar

  Merupakan aset real estate yang belum dikembangkan dengan rincian sebagai berikut :
                                          31 Maret 2024       31 Desember 2023

    Entitas Anak
    Tanah yang sedang dikembangkan
      Dhay ana Pura Hotel                  49.866.686.800          49.866.686.800
      Tanah perwatasan                     25.496.116.553          25.496.116.553


    Sub-jumlah                             75.362.803.353          75.362.803.353

    Bangunan dalam penyelesaian
      Dhay ana Pura Hotel                   4.214.833.625           4.214.833.625

    Sub-jumlah                              4.214.833.625           4.214.833.625

    Jumlah                                 79.577.636.978          79.577.636.978




  Persediaan Tanah Yang Sedang Dikembangkan

  PT Karya Cipta Makmur Abadi (KCMA), Entitas Anak dari BCB

  Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, tanah yang sedang dikembangkan sebesar
  Rp 49.866.686.800 merupakan biaya-biaya sehubungan dengan pembebasan lahan dan perizinan
  atas tanah.

  PT Binakarya Sakti Perkasa (BSP), Entitas Anak dari Perusahaan

  Pada tanggal 31 Desember 2023, tanah yang sedang dikembangkan adalah sebesar
  Rp25.496.116.553 merupakan biaya perolehan tanah dan biaya-biaya sehubungan dengan
  pembebasan lahan dan perizinan atas tanah.

  Bangunan dalam penyelesaian

  PT Karya Cipta Makmur Abadi (KCMA), Entitas Anak dari BCB

  Akun ini merupakan persediaan bangunan dalam penyelesaian sehubungan dengan biaya
  perolehan bangunan untuk Proyek Dhayana Pura Hotel sebesar Rp4.214.833.625 pada tanggal
  31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.

  Grup melakukan peninjauan berkala atas jumlah tercatat persediaan, untuk memastikan bahwa
  jumlah tercatatnya tidak melebihi nilai wajar atau nilai realisasi neto. Manajemen Grup
  berrpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai persediaan, sehingga tidak perlu dibentuk
  penyisihan berkaitan dengan hal tersebut.




                                              32
Page 36
                     PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                              DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                         YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


8. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA

   Akun ini terdiri dari :

  Uang Muka Pembelian Tanah

                                         31 Mar et 2024                31 D esemb er 2023
     U an g Mu ka
     Pem belian t anah                                     -                                    0
     H ak pak ai at as hak
     t anah                                  28. 483. 800. 000                   28. 483. 800. 000
     Proy ek dan k ant or                    21. 705. 514. 352                   19. 623. 675. 483
     Lain-lain                                2. 566. 297. 815                    1. 595. 140. 072

     Su b -j u ml ah                          52. 755. 612. 167                  49. 702. 615. 555

     B eb an d i b ayar d i
     mu ka
     Bunga dari anjak
     piut ang                                 2. 450. 899. 695                    3. 439. 888. 701
     As urans i                                  244. 137. 619                       356. 614. 883
     Lain-lain                                   301. 195. 534                        36. 768. 750

     Su b -j u ml ah                           2. 996. 232. 848                   3. 833. 272. 334
     Ju ml ah                                 55. 751. 845. 015                  53. 535. 887. 889
     D ik urangi bagian y ang
     jat uh t em po dalam s at u
     t ahun                                  27. 268. 045. 015                   25. 052. 087. 889
     U an g mu ka d an b i aya
     d i b ayar d i mu ka
     setel ah d i ku r an g i
     b ag i an yan g j atu h                  28. 483. 800. 000                  28. 483. 800. 000




  Uang Muka Hak Pakai atas Hak atas Tanah

  PT Binakarya Jaya Perkasa (BJP), Entitas Anak dari BBP

  Akun ini merupakan uang muka untuk perpanjangan hak pakai atas hak atas tanah. Pada tanggal
  31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo uang muka hak pakai atas hak atas tanah masing-
  masing sebesar Rp28.483.800.000 (Catatan 9).

  Uang Muka Proyek dan kantor

  Akun ini merupakan uang muka proyek dan kantor yang berasal dari beberapa entitas anak
  dengan nilai keseluruhan masing-masing adalah sebesar Rp21.705.514.352 dan
  Rp19.623.675.483 pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023




                                             33
Page 37
                            PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                     DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                                YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                              (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


9. HAK PAKAI ATAS HAK ATAS TANAH

   Akun ini terdiri dari :

                                                                                   31 Maret 2024                              31 Desember 2023
 Harga perolehan                                                                          9.016.200.000                                9.016.200.000
 Akum ulas i am ortis as i                                                               (2.779.995.000)                              (2.704.860.000)
 Nilai buku neto                                                                          6.236.205.000                                6.311.340.000
 Dikurangi bagian yang jatuh tem po
 dalam s atu tahun                                                                                 300.540.000                           300.540.000
 Hak pakai atas hak atas tanah -
 setelah dikurangi bagian yang jatuh
 tempo dalam satu tahun                                                                   5.935.665.000                                6.010.800.000




  PT Binakarya Jaya Perkasa (BJP), Entitas Anak dari BBP

  Akun ini merupakan biaya pakai hak atas tanah sekitar 3.900 m2 yang berlokasi di Kabupaten
  Badung, Bali, berdasarkan akta notaris BF. Harry Prastawa, S.H., No. 18 tanggal 13 Desember
  2012, yang diperoleh dari Agung Ngurah Sudarsana dan Agung Ngurah Surya Kencana pihak
  ketiga.

  Berdasarkan Akta Pemberian Hak Guna Bangunan (HGB) atas Hak Milik No. 111/2014 tanggal 23
  Desember 2014, Perusahaan memperoleh HGB atas Hak Milik.

  Jangka waktu dimulai pada tanggal 23 Desember 2014 untuk jangka waktu 30 tahun dan berakhir
  pada tanggal 23 Desember 2044. Nilai perolehan tersebut sebesar Rp9.016.200.000.

10. INVESTASI SAHAM PADA ENTITAS ASOSIASI

   Akun ini terdiri dari:
                                                                        31 Maret 2024
   _____

                                                    Akumulasi Rugi             Penjualan                                   Persentase
                                                    Entitas Asosiasi/          Investasi/                               Kepemilikan saham/
                             Harga Perolehan/       Accumulated Loss             Sale of           Nilai investasi/       Percentage of
                             AcquisitionCost        of Associates             Investment           Investment Value     Share Ownership

   PT Binakarya Prima
       Lestari*)                10.000.000.000         (5.349.647.613)                         -      4.650.352.387          40,00%
   PT Palem Indah
       Permai*)                  4.500.000.000          2.188.926.640                          -      6.688.926.640          45,00%


   Jumlah                       14.500.000.000         (3.160.720.973)                         -       11.339.279.027




                                                                     31 December 2023
   _____

                                                    Akumulasi Rugi             Penjualan                                   Persentase
                                                    Entitas Asosiasi/          Investasi/                               Kepemilikan saham/
                             Harga Perolehan/       Accumulated Loss             Sale of           Nilai investasi/       Percentage of
                             AcquisitionCost        of Associates             Investment           Investment Value     Share Ownership

   PT Binakarya Prima
       Lestari*)                10.000.000.000         (5.512.432.615)                         -      4.487.567.385          40,00%
   PT Palem Indah
       Permai*)                  4.500.000.000          2.650.958.057                          -      7.150.958.057          45,00%


   Jumlah                       14.500.000.000         (2.861.474.558)                         -     11.638.525.442

    *) Merupakan investasi saham milik PT Satwika Permai Indah (SPI), Entitas Anak dari BGS.




                                                                           34
Page 38
                        PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                            YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


    Mutasi akumulasi laba pada Entitas Asosiasi adalah sebagai berikut:
                                            31 Maret 2024             31 Desember 2023
                                         __________________________    _________________________

    Saldo awal                                (2.861.474.558)                   (4.470.908.656)
    Deviden                                                                                   -
    Perubahan tahun berjalan bagian
       laba neto entitas anak
       kepemilikan langsung                      (299.246.415)                   1.609.434.098

    Saldo akhir                               (3.160.720.973)                   (2.861.474.558)




11. UANG MUKA INVESTASI

   Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, akun ini merupakan uang muka investasi
   saham pada PT Binakarya Cipta Abadi sebesar Rp19.488.888.889.


12. ASET TETAP

   Aset tetap terdiri dari:

   31 Maret 2024       Saldo awal/      Penambahan/          Pengurangan/          Reklasifikasi/        Saldo Akhir/

   Harga perolehan
   Tanah                 655.824.236                   -                    -                       -      655.824.236
   Bangunan dan
   prasarana          223.679.481.903               -                       -                       -   223.679.481.903
   Kendaraan            9.491.111.138               -                       -                       -     9.491.111.138
   Peralatan           38.514.307.661     301.716.759                       -                       -    38.816.024.420


   Jumlah             272.340.724.938     301.716.759                       -                       -   272.642.441.698


   Akumulasi penyusutan
   Bangunan dan
    prasarana       89.201.710.217       2.725.877.068                      -                       -    91.927.587.285
   Kendaraan          8.535.545.484         63.120.864                      -                       -     8.598.666.348
   Peralatan         35.397.101.758        255.269.068                      -                       -    35.652.370.826


   Jumlah             133.134.357.459    3.044.267.000                      -                       -   136.178.624.459

   Nilai buku neto    139.206.367.479                                                                   136.463.817.239




   31 Desember 2023    Saldo awal/      Penambahan/          Pengurangan/          Reklasifikasi/        Saldo Akhir/

   Harga perolehan
   Tanah                 655.824.236                   -                    -                       -      655.824.236
   Bangunan dan
    prasarana         223.677.796.903        1.685.000                     -                        -   223.679.481.903
   Kendaraan            9.681.575.009      835.659.038         1.026.122.909                        -     9.491.111.138
   Peralatan           36.067.683.499    2.454.539.162             7.915.000                        -    38.514.307.661


   Jumlah             270.082.879.647    3.291.883.200         1.034.037.909                        -   272.340.724.938




                                                                35
Page 39
                      PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                               DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                          YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

  Akumulasi penyusutan
  Bangunan dan
    prasarana       78.261.464.753    10.940.245.464               -                    -    89.201.710.217
  Kendaraan          9.409.854.625       151.813.768   1.026.122.909                    -     8.535.545.484
  Peralatan         34.503.688.404       898.977.312       5.563.958                    -    35.397.101.758


  Jumlah            122.175.007.782   11.991.036.544   1.031.686.687                    -   133.134.357.459

  Nilai buku neto   147.907.871.865                                                         139.206.367.479




  Biaya penyusutan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
  masing-masing sebesar Rp3.044.267.000 dan Rp11.991.036.544 dibebankan sebagai bagian
  dari beban umum dan administrasi (Catatan 27)

  Grup mengasuransikan aset tetap terhadap seluruh risiko dengan nilai pertanggungan seluruhnya
  masing-masing adalah sebesar Rp2.355.600.000 pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember
  2023.

  Manajemen Grup berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan untuk seluruh aset tetap tersebut di
  atas adalah cukup untuk menutupi seluruh kemungkinan risiko atas aset yang dipertanggungkan

  Berdasarkan penelaahan atas jumlah aset yang dapat diperoleh kembali, Manajemen Grup
  berkeyakinan bahwa tidak terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang mungkin
  menimbulkan indikasi penurunan nilai aset tetap masing-masing pada tanggal-tanggal 31 Maret
  2024 dan 31 Desember 2023.


13. UTANG USAHA
                                           31 Maret 2024       31 Desember 2023

  PT Hutama Karya                            6.493.205.686              4.140.838.463
  PT Petra Nusa Kencana                      3.725.845.550              3.725.845.550
  PT Graha Perkasa Abadi                     7.501.544.506              7.501.544.506
  PT Recta Construction                                  -              1.602.385.051
  PT Triadi Casa Recta
  PT Surya Mandiri Sarana                    1.125.112.997              1.125.112.997
  PT Waringin Megah                          2.978.024.337              2.978.024.337
  PT Hardi Agung Perkasa                                 -                          -
  PT Sapta Kencana Kharisma                    359.965.426                359.965.426
  Lain-lain (dibawah
   Rp.300.000.000)                           4.503.917.614              5.244.837.924

  Jumlah                                    26.687.616.116             26.678.554.254



  Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, semua utang usaha merupakan utang Grup
  kepada kontraktor dan konsumen dari pihak ketiga dalam mata uang Rupiah.




                                                        36
Page 40
                      PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                               DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                          YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


14. UTANG NON-USAHA

   Akun ini terdiri dari
                                                    31 maret 2024              31 Desember 2023
                                                     __________                ______________

   Pihak berelasi (Catatan 21)                       179.205.704.891             170.286.496.256

   Pihak ketiga
   Utang anjak piutang
     PT Bank Artha Graha International Tbk           10.153.316.206               13.254.950.022
   Jossy Widyantara                                   1.500.000.000                1.500.000.000
   Mitra Sukses Cipta Property                        7.655.000.000                7.355.000.000
   Prajitno Sugondo                                   1.776.000.000                1.776.000.000
   PT Deloitte Konsultan Indonesia                    1.886.507.000                1.865.336.000
   PT Griya Jaya Persada                              3.858.250.000                3.858.250.000
   Lain-lain (dibawah Rp.1.000.000.000)              37.727.100.010               33.294.244.869
                                                      ____________                ____________

   Sub - Jumlah                                      64.556.173.216.              65.103.780.891

   Jumlah                                            243.761.878.107             235.390.277.147
                                                     ============               ============

   Utang non usaha disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai berikut:

                                                        31 Maret 2024           31 Desember 2023
                                                        __________               _______________

   Liabilitas jangka pendek                          102.378.773.326              95.687.937.072
   Liabilitas jangka panjang                         141.383.104.781             139.702.340.075
                                                        ___________________      _____________________

   Jumlah                                            243.761.878.107             235.390.277.147
                                                        ____________________    ____________________




  PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (BAGI)

  Akun ini merupakan utang anjak piutang kepada BAGI atas hak tagih atas penjualan rumah dan
  apartemen yang dimiliki oleh SPI dan TN.

  Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 saldo utang anjak piutang masing-masing
  adalah sebesar Rp10.153.316.206 dan Rp13.254.950.022.




                                                   37
Page 41
                    PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                        YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PINJAMAN BANK

   Akun ini terdiri dari:
                                             31 Maret 2024                31 Desember 2023
   Bank Tabungan Negara
        (Persero) Tbk                        872.551.886.113              1.093.692.910.127
   PT Bank Nationalnobu Tbk                   45.364.581.657                 52.887.962.582
   PT Bank DKI                                 27.165.069.425                 27.165.069.425
   PT Bank Muamalat Indonesia Tbk              11.553.011.019                 11.704.048.571
   PT Bank KEB Hana Indonesia                  17.421.890.101                 18.321.890.100
                                               ________________________       ____________________________

   Jumlah                                     974.056.438.315               1.203.771.880.805

  Dikurangi bagian yang jatuh
      tempo dalam satu tahun:
  PT Bank Tabungan Negara
        (Persero) Tbk                          57.836.711.276                  57.940.711.276
  PT Bank DKI                                   6 .750.000.000                  6.750.000.000
  PT Bank KEB Hana Indonesia                     8.573.960.000                  9.100.565.850
  PT Bank Nationalnobu Tbk                      22.400.000.000                 29.150.000.000
  PT Bank Muamalat Indonesia Tbk                11.553.011.019                 11.704.048.571
                                                _______________________          _____________________

  Sub-jumlah                                    107.113.682.295               114.645.325.697


                                                31 Maret 2024               31 Desember 2023
                                                __________                  ______________

   Bunga ditangguhkan
   PT Bank Tabungan Negara
     (persero) Tbk                              220.827.024.014               220.827.024.014
   PT Bank Nationalnobu Tbk                         773.380.925                   773.380.925
                                                   ____________               _______________

  Sub - Jumlah                                     221.600.404.939            221.600.404.939

  Bagian jatuh tempo dalam
     satu tahun                                    328.714.087.234            336.245.730.636
                                                           ____________      _________________________

  Saldo bagian jangka panjang
      pinjaman bank                                866.942.756.020             867.526.150.169


  Entitas Anak

  PT Binakarya Agung Propertindo (BAP), Entitas anak dari GAP

  PT Bank KEB Hana Indonesia (HANA)

  Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 66 tanggal 19 Oktober 2017, sebagaimana telah diubah
  berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit Restruktur Fasilitas Kredit tanggal 20 April
  2020 No 32/010/SPPK/IV/2020, BAP memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja dari HANA untuk
  pembiayaan kembali Apartemen Casablanca East Residence dengan jumlah kredit maksimum
  sebesar Rp30.000.000.000.

  Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit No. 32/010/SPPK/IV/2020 tanggal 20 April
  2020, HANA menyetujui permohonan restrukturisasi atas fasilitas Kredit Modal Kerja (Investment
  Loan 1 dan Investment Loan 2) dengan jumlah saldo pinjaman masing-masing adalah sebesar
  Rp7.696.119.586 dan Rp3.986.987.021. Pinjaman ini jatuh tempo masing-masing pada tanggal
  23 Oktober 2021 dan 23 Maret 2021 dengan grace periode selama 12 bulan sejak April 2020.

                                              38
Page 42
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PINJAMAN BANK

   PT Binakarya Agung Propertindo (BAP), Entitas anak dari GAP (lanjutan)

  PT Bank KEB Hana Indonesia (HANA) (lanjutan)

  Fasilitas ini dikenakan bunga sebesar 12,5% per tahun. Pinjaman ini berlaku untuk jangka waktu 5
  tahun sejak penandatanganan akta hingga 23 Oktober 2022. Perjanjian ini dapat diperpanjang
  atas persetujuan Bank.

  Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit No. 020/SPPK/Combank 2/III/2021 tanggal
  25 Maret 2021, HANA menyetujui permohonan restrukturisasi ke-2 atas fasilitas Kredit Modal
  Kerja (Investment Loan 1 dan Investment Loan 2) dengan jumlah saldo pinjaman masing-masing
  adalah sebesar Rp7.757.762.188 dan Rp3.986.987.020. Pinjaman ini jatuh tempo masing-masing
  pada tanggal 23 Oktober 2024 dan 23 September 2022. Fasilitas ini dikenakan bunga sebesar
  11,75% per tahun.

  Dalam persyaratan perjanjian fasilitas perbankan, Fasilitas ini dijamin dengan, antara lain, sebagai
  berikut:

  i. Sertifikat HGB No. 06849/Pondok Bambu sebagaimana diuraikan dalam Surat Ukur tanggal 18
  Agustus 2014, No. 00203/2014, seluas 4.371m2;
  ii. Sertifikat HGB No. 06790/Pondok Bambu sebagaimana diuraikan dalam Surat Ukur
  tertanggal 28 November 2013 No. 00141/Pondok Bambu/2013, seluas 6.741m2;
  iii. Cessie atas piutang yang berkaitan dengan penjualan unit-unit Apartemen yang dibiayai oleh
  bank.

  Selama seluruh utang yang timbul atas perjanjian ini belum dinyatakan lunas oleh Bank HANA,
  maka tanpa persetujuan tertulis dari Bank HANA, BAP dilarang melakukan hal-hal sebagai berikut:

  1.   Mengubah bentuk atau status hukum BAP;
  2.   Merubah anggaran dasar dan pengurus BAP;
  3.   Memberikan pinjaman kepada siapapun juga, kecuali kepada karyawan BAP atau anak
       perusahaan atau jika pinjaman tersebut diberikan dalam rangka kegiatan usaha sehari-hari:
  4.   Mengajukan permohonan pailit;

  Pada 9 Juni 2023, BAP telah melunasi seluruh pinjaman kepada HANA.

  PT Satwika Permai Indah (SPI), Entitas Anak dari BGS

  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)

  Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 43 dari Notaris Siswadji, S.H., tanggal 26 September
  2014, SPI memperoleh fasilitas pinjaman Kredit Konstruksi dari BTN melalui Surat Persetujuan
  Permohonan Kredit (SP2K) tanggal 26 September 2014 No. 632/S/Bks.Ut/HCLU/IX/2014 untuk
  keperluan pembangunan proyek Apartemen Paradise Mansion beserta sarana dan prasarana,
  yang berlokasi di Jalan Satu Maret, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Kotamadya
  Jakarta Barat, Jakarta. Dan berdasarkan Addendum Perjanjian Kredit No. 8 tanggal 29 September
  2017.

  Jumlah maksimum fasilitas adalah sebesar Rp275.000.000.000 dengan tingkat suku bunga
  sebesar 12,5% per tahun. Jangka waktu Perjanjian Kredit ini adalah 60 (enam puluh) bulan dan
  jatuh tempo pada tanggal 26 September 2021.




                                                 39
Page 43
                       PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                           YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PINJAMAN BANK

  PT Satwika Permai Indah (SPI), Entitas Anak dari BGS (lanjutan)

  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) (lanjutan)

  Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit No. 97/S/CMBD/CLMR/XII/ 2021 tanggal 21
  Februari 2021, BTN menyetujui permohonan restrukturisasi kredit konstruksi atas fasilitas
  pembiayaan KYG Proyek Apartemen Paradise Mansion dengan jumlah maksimum fasilitas adalah
  sebesar Rp275.000.000.000 dengan tingkat suku bunga sebesar 9,75% per tahun dan jangka
  waktu Perjanjian Kredit ini adalah 24 (dua puluh empat) bulan dan jatuh tempo pada tanggal 26
  Desember 2026.

  Berdasarkan Addendum Perjanjian Kredit No. 107 tanggal 31 Juli 2023, mengubah ketentuan
  sebagai berikut:

   a. Perpanjangan jangka waktu kredit sampai dengan tanggal 26 Desember 2030.
   b. Pembayaran bunga:
          I.   Penurunan suku bunga menjadi 6% per tahun.
         II.   Pembayaran bunga normal 100% sampai dengan jatuh tempo kredit.
        III.Bunga yang tertunggak dan/atau ditunda dibayarkan secara prorata mulai bulan Januari
             2016 sampai jatuh tempo kredit.
   c.    Perubahan jadwal pembayaran pokok.

   Jaminan yang diberikan SPI atas fasilitas ini adalah sebagai berikut:

    1. Tanah berikut bangunan yang berdiri yang ada maupun yang akan ada diatas lahan lokasi
       proyek Apartemen Paradise Mansion, yang terletak di Jalan Satu Maret, Kelurahan
       Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Kotamadya Jakarta Barat, dengan bukti kepemilikan
       berupa pecahan dari Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 12407/Pegadungan seluas lebih
       kurang 22.358 m2;
    2. Jaminan Perusahaan dari PT Binakarya Graha Sentosa;
    3. Standing Instruction (SI);
    4. Cessie atas piutang yang berkaitan dengan penjualan unit-unit rumah/rumah kantor yang
       dibiayai oleh bank.

   Selama seluruh hutang yang timbul atas perjanjian ini belum dinyatakan lunas oleh Bank BTN,
   maka tanpa persetujuan tertulis dari Bank BTN, SPI dilarang melakukan hal-hal sebagai berikut:
   1. Memperoleh fasilitas kredit dari pihak lain sehubungan dengan pelaksanaan proyek tersebut,
       kecuali pinjaman dari pemegang saham dan transaksi dagang yang lazim;
   2. Mengikat diri sebagai penjamin dan atau menjamin harta;
   3. Merubah anggaran dasar dan pengurus SPI;
   4. Mengajukan permohonan pailit;
   5. Melakukan merger atau akuisisi;
   6. Melunasi utang kepada pemegang saham;
   7. Menyewakan SPI kepada pihak ketiga;
   8. Membagi deviden SPI; dan
   9. Memindahtangankan proyek dalam bentuk apapun atau dengan maksud apapun juga kepada
       pihak ketiga.

   Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo pinjaman dari fasilitas kredit tersebut
   adalah sebesar Rp167.000.000.000 dan Rp167.000.000.000. Dan bunga ditangguhkan hingga
   31 Desember 2023 sebesar Rp25.347.000.000




                                                    40
Page 44
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PINJAMAN BANK

  PT Satwika Permai Indah (SPI), Entitas Anak dari BGS (lanjutan)

  PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU)
  Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 125 dari Notaris Edison Jingga, S.H., tanggal
  20 Desember 2013, SPI memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap Angsuran (PTA) dari NOBU untuk
  pembangunan Waterpark “Palmbay Waterpark” sebesar Rp20.000.000.000. Tingkat suku bunga
  fasilitas kredit tersebut sebesar 12% per tahun dan provisi sebesar 0,25% per tahun. Jangka
  waktu Perjanjian Kredit ini adalah 60 bulan dan jatuh tempo pada tanggal 20 Desember 2018.

  Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 188 dari Notaris Edison Jingga, S.H., tanggal
  27 Februari 2014, SPI memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap Angsuran - 2 (PTA-2) dari NOBU
  untuk pembangunan Waterpark “Palmbay Waterpark” sebesar Rp10.000.000.000. Tingkat suku
  bunga fasilitas kredit tersebut sebesar 12% per tahun dan provisi sebesar 0,25% per tahun.

  Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 61 dari Notaris Edison Jingga, S.H., tanggal 7 Agustus
  2015, SPI memperoleh fasilitas Pinjaman Rekening Koran (PRK) sebesar Rp6.000.000.000,
  Pinjaman Tetap Angsuran (PTA) sebesar Rp20.000.000.000 dan Pinjaman Tetap Angsuran - 2
  (PTA-2) sebesar Rp10.000.000.000 dari NOBU untuk cadangan modal kerja dan pembangunan
  Waterpark “Palmbay Waterpark”.

   Berdasarkan perjanjian kredit No. 112/EXT/CL/ KP-PLS/III/2021 tanggal 22 Maret 2021,
   Perusahaan memperoleh kembali perpanjangan fasilitas kredit berupa fasilitas Pinjaman Tetap
   Angsuran-On Demand (PTA-OD), Fasilitas Tetap (PT) dan Fasilitas Tetap Angsuran 3 (PTA 3)
   dengan tingkat suku bunga masing-masing adalah sebesar 10,50% per tahun.

  Berdasarkan perjanjian kredit No. 623/EXT/CL/KP-PLS/VIII/2022 tanggal 25 Agustus 2022,
  Perusahaan memperoleh kembali perpanjangan fasilitas kredit berupa fasilitas Pinjaman Tetap
  Angsuran-On Demand 2 (PTA-OD) 2, Fasilitas Tetap (PT) dan Fasilitas Tetap Angsuran 1 (PTA 1)
  dengan tingkat suku bunga masing-masing adalah sebesar 10,50%, 10,50% dan 10,75% per
  tahun.


   Fasilitas Pinjaman Tetap Angsuran-On Demand 2 (PTA-OD) 2

   SPI memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap Angsuran-On Demand (PTA-OD) 2 dari NOBU untuk
   pembangunan “Palmbay Blossom”, SPI memperoleh penambahan jangka waktu 36 (tiga puluh
   enam) bulan.

   Fasilitas Pinjaman Tetap (PT)

   SPI memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap, SPI memperoleh penambahan jangka waktu sampai
   dengan 18 Juli 2020.

   SPI memperoleh perpanjangan atas fasilitas Pinjaman Tetap (PT) dari NOBU dengan jangka
   waktu sampai dengan 18 Juli 2023.




                                             41
Page 45
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PINJAMAN BANK

  PT Satwika Permai Indah (SPI), Entitas Anak dari BGS (lanjutan)

  PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) (lanjutan)

  Fasilitas Pinjaman Tetap Angsuran 1 (PTA 1)

   SPI memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap Angsuran (PTA) dari NOBU untuk pembangunan
   Waterpark “Palmbay Waterpark”, SPI memperoleh penambahan jangka waktu sampai dengan 16
   Maret 2025.

  Sesuai dengan perjanjian pinjaman, fasilitas ini dijamin dengan:

  1. Sebidang tanah seluas 28.053m2, SHBG No.13163, 13493, 15569, 15576, 15578, 15579,
     15573, 15570, 15571, 15572, 15577, 1574, terletak di Jl. Bulak Simpul, Kelurahan
     Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat;
  2. Sebidang tanah seluas 1.349m2, SHGB No. 13159/Pegadungan, Surat Ukur tanggal 29
     Desember 2010 No. 00377/2010 terletak di Pegadungan, Jakarta Barat;
  3. Sebidang tanah seluas 305m2, SHGB No. 13165/Pegadungan, Surat Ukur tanggal 29
     Desember 2010 No. 00374/2010 terletak di Pegadungan, Jakarta Barat; dan
  4. Sebidang tanah seluas 1.085m2, SHGB No. 13164/Pegadungan, Surat Ukur tanggal 29
     Desember 2010 No. 00382/2010 terletak di Pegadungan, Jakarta Barat.

  Berdasarkan Surat Persetujuan Perubahan Jaminan atas Fasilitas Kredit                  No.
  1145/EXT/CL/KP/X/2023 tanggal 11 Oktober 2023, jaminan berjalan sebagai berikut:

   1. Sebidang tanah seluas 30.521m2, terletak di Perumahan Taman Surya V, Kelurahan
      Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.
   2. Sebidang tanah seluas 3.795m2, SHGB No. 16570 terletak di Perumahan Taman Surya V
      Blok PP - 3, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.
   3. Sebidang tanah seluas 1.349m2, SHGB No. 13159/Pegadungan, Surat Ukur tanggal 29
      Desember 2010 No. 00377/2010 terletak di Pegadungan, Jakarta Barat;
   4. Sebidang tanah seluas 305m2, SHGB No. 13165/Pegadungan, Surat Ukur tanggal 29
      Desember 2010 No. 00374/2010 terletak di Pegadungan, Jakarta Barat; dan
   5. Sebidang tanah seluas 1.085m2, SHGB No. 13164/Pegadungan, Surat Ukur tanggal 29
      Desember 2010 No. 00382/2010 terletak di Pegadungan, Jakarta Barat.

   Dalam persyaratan perjanjian fasilitas ini, SPI dilarang untuk:

   1. Mengadakan merger dengan pihak lain;
   2. Mendapat pinjaman dari pihak lain atau meminjamkan uang kepada pihak lain manapun
      termasuk kepada afiliasi SPI kecuali untuk usaha sehari-hari;
   3. Mengadakan perubahan anggaran dasar perusahaan yang menyangkut pengunduran diri
      dan/atau pemasukkan sekutu yang baru;
   4. Melakukan pembagian deviden dan/atau saham bonus;
   5. Melakukan transaksi dengan cara di luar praktik-praktik dan kebiasaan-kebiasaan dagang
      yang ada yang merugikan perusahaan sendiri;
   6. Merubah kegiatan usaha atau merubah bentuk/status SPI atau bubar/dibubarkannya SPI; dan
   7. Mengadakan investasi baru atau penyertaan pada suatu usaha.

   Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 pinjaman dari fasilitas kredit tersebut
   masing-masing sebesar Rp17.900.000.000 dan Rp.23.150.000.000. Dan bunga ditangguhkan
   hingga 31 Desember 2023 sebesar Rp461.122.265.



                                                 42
Page 46
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PINJAMAN BANK

   Entitas Anak (lanjutan)

   PT Binakarya Citra Buana (BCB), Entitas Anak dari Entitas Induk

   PT Bank KEB Hana Indonesia

   Berdasarkan Surat Persetujuan Pemberian Kredit No. 28/231/SPPK/PI/I/2016 tanggal 26 Januari
   2016, BCB, memperoleh fasilitas Kredit Investment Loan dari HANA untuk pembiayaan kembali
   Hotel dengan jumlah kredit maksimum sebesar Rp40.000.000.000.

   Fasilitas ini dikenakan bunga sebesar 13% per tahun. Pinjaman ini berlaku untuk jangka waktu 7
   tahun sejak penandatanganan akta hingga Januari 2023. Perjanjian ini dapat diperpanjang atas
   persetujuan Bank.

  Berdasarkan Surat Perjanjian Persetujuan Kredit restruktur Fasilitas Kredit terdampak Covid-19
  No. 003/SPPK/Combank1/II/2022 tanggal 14 Februari 2022, untuk Investment loan (IL), BCB
  memperoleh penurunan suku bunga menjadi 11% per tahun dan penambahan jangka waktu kredit
  jatuh tempo sampai dengan tanggal 3 Februari 2026.

  Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit restrukturisasi ke-5 Fasilitas Kredit
  terdampak Covid-19 No. 35/015/SPPK/Com2/Kredit/III/2023 tanggal 28 Maret 2023, untuk IL,
  dengan suku bunga 11% per tahun dan jatuh tempo kredit sampai dengan tanggal 3 Februari
  2026.

   Dalam persyaratan perjanjian fasilitas perbankan, Fasilitas ini dijamin dengan, antara lain,
   sebagai berikut:

   1. Tanah dan bangunan Hotel Arnava (129 Unit Rental Condotel) yang berlokasi di Jalan Kyai
      Haji  Sholeh Iskandar No. 5, Kelurahan Kedung Badak, Bogor sesuai dengan SHMASRS
      No. S37/Kedungbadak atas nama BCB, Entitas Anak;
   2. Jaminan Perusahaan atas nama PT Binakarya Agung Propertindo; dan
   3. Jaminan pribadi atas nama Go Hengky Setiawan dan Budianto Halim.

   Dalam persyaratan perjanjian fasilitas ini, BCB dilarang untuk:

   1. Merubah anggaran dasar dan susunan pengurus;
   2. Penurunan modal yang telah disetor dan perubahan pemegang saham;

   Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo pinjaman dari fasilitas kredit tersebut
   masing-masing adalah sebesar Rp.17.421.890.100 dan Rp18.321.890.100.

   PT Binakarya Bangun Propertindo (BBP), Entitas Anak dari GAP

   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)

   Berdasarkan Perjanjian Kredit yang telah diaktakan pada tanggal 24 Oktober 2013
   No. 21 di hadapan Notaris Gamal Wahidin, S.H., BBP telah mengadakan perjanjian kredit dengan
   BTN untuk pekerjaan konstruksi sebesar Rp190.000.000.000 yang akan digunakan untuk proyek
   pembangungan 3.596 unit apartemen “Pluit Sea View” yang terletak di Jalan Muara Baru, Rukun
   Tetangga 001, Rukun Warga 017, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Kotamadya
   Jakarta Utara.




                                                 43
Page 47
                    PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                        YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PINJAMAN BANK

   Entitas Anak (lanjutan)

   PT Binakarya Bangun Propertindo (BBP), Entitas Anak dari GAP (lanjutan)

   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) (lanjutan)

   Perjanjian kredit sebesar Rp 190.000.000.000 yang diberikan oleh BTN telah digunakan sebesar
   Rp 57.000.000.000. Perjanjian kredit ini akan jatuh tempo 4 tahun, sampai dengan tanggal 24
   Oktober 2017.Besarnya bunga yang dikenakan sebesar 12,50% per tahun (sewaktu-waktu dapat
   berubah sesuai dengan ketentuan BTN). Bunga dibayarkan setiap bulan dalam tenggang waktu
   mulai tanggal 26 sampai akhir bulan. Sanksi terhadap keterlambatan pembayaran bunga akan
   dikenakan denda sebesar 2% di atas suku bunga kredit bank yang berlaku.

  Berdasarkan  Surat   Persetujuan     Restrukturisasi   Kredit    Konstruksi     Ke-5               No.
  154/S/CMBD/CLMR/VI/2022 tanggal 8 Juni 2022. Skema restrukturisasi sebagai berikut:

  a. Penurunan suku bunga menjadi 11,5% per tahun.
  b. Perpanjangan jangka waktu kredit jatuh tempo sampai dengan tanggal 27 Juni 2026.
  c. Pembayaran bunga:
      i. Penundaan pembayaran kewajiban bunga sebesar 85% selama 12 bulan (Mei 2022 - April 2023).
      ii. Penundaan pembayaran kewajiban bunga sebesar 80% selama 9 bulan (Mei 2023 - Januari 2024).
      iii. Pembayaran bunga normal 100% dimulai bulan Februari 2024 s/d jatuh tempo kredit
   d. Nominal pengembalian pokok per unit tetap sesuai dengan yang tercantum dalam akta perjanjian kredit
      sindikasi No. 27 tanggal 27 Juni 2016 yang dibuat dihadapan Notaris Gamal Wahidin, S.H.
   e. Perubahan jadwal pembayaran pokok
   f. Penambahan Agunan Lain:
      i. Jaminan Perusahaan atas nama PT Bumi Arta Sedayu selaku induk holding PT Agung Artomoro
           Utama dan PT Dwi Jaya Graha Kencana.
     ii   Personal Guarantee atas nama bapak Victor selaku Direktur PT Bumi Arta Sedayu

  Berdasarkan Akta Notaris Michael, S.H., S.T., M.Kn., No. 170 tanggal 30 Juni 2022, BBP
  memperoleh addendum perjanjian kredit untuk Proyek Apartemen Pluit Sea View, dengan suku
  bunga 11,25% per tahun dan jatuh tempo kredit sampai dengan tanggal 27 Juni 2026.

  Sesuai dengan perjanjian pinjaman, fasilitas ini dijamin agunan kredit dengan:

  a. Agunan pokok berupa tanah lokasi proyek bangunan dan bangunan yang telah ada maupun
     yang akan berdiri di atas lahan Proyek Apartemen Pluit Sea View yang berlokasi di Jalan
     Muara Baru, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
  b. Seluruh agunan dipastikan terpasang Hak Tanggungan sampai dengan kredit lunas;
  c. Hutang prestasi proyek dapat diselesaikan segera dan PT Binakarya Bangun Propertindo
     memuat komitmen tertulis akan menyelesaikan kekurangan prestasi proyek dengan
     menyampaikan sumber sef/financing tersebut. (Informasi: Pencairan telah 100% dan biaya
     penyelesaian bangunan ±Rp163,9 Miliar setara dengan 12,82%);
  d. BTN KC Jakarta Kuningan memastikan hasil penjualan seluruh unit yang dibiayai dimonitor
     masuk ke Rekening Virtual Account/ Escrow Account PT Binakarya Bangun Propertindo di
     Bank BTN, seluruh cash flow hasil pendapatan penjualan dalam control dan pengawasan Bank
     BTN. Kekurangan pembayaran pokok ±Rp200 Miliar dari hasil penjualan unit agar ditagihkan
     oleh KC Jakarta Kuningan;
  e. BTN KC Jakarta Kuningan memastikan menjaga rasio RPC min > 100% dan rasio agunan >
     130% selama jangka waktu kredit. Rasio DER wajib < 500% dan rasio modal < 10% selama
     jangka waktu kredit PT Binakarya Bangun Propertindo wajib menyetorkan modal jika
     diperlukan untuk memenuhi rasio Financial Covenant sesuai ketentuan Bank;
  f. Seluruh legalitas proyek (IMB, rekomendasi PDAM dan listrik) telah terbit sesuai ketentuan dan
     Dokumen Asli telah dalam penguasaan oleh Bank BTN;

                                                  44
Page 48
                  PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                           DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                      YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PINJAMAN BANK

  Entitas Anak (lanjutan)

  PT Binakarya Bangun Propertindo (BBP), Entitas Anak dari GAP (lanjutan)

  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) (lanjutan)

  a. Rekapitulasi penjualan unit wajib dilaporkan kepada Bank BTN setiap bulan oleh Debitur dan
     Notaris yang ditunjuk Bank. KC Jakarta Kuningan wajib memverifikasi data tersebut untuk
     memastikan tingkat kecukupan sumber RPC sesuai perjanjian kredit;
  b. Proses restrukturisasi harus sesuai ketentuan yang berlaku dan memegang teguh prinsip Good
     Corporate Governance; dan
  c. Seluruh penandatanganan Addendum Perjanjian Kredit, legalitas proyek dipastikan telah
     lengkap seluruhnya sesuai dengan compliance checklist selt-assessment sesuai ketentuan
     Bank.

   Terdapat pembatasan terhadap tindakan BBP dalam hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh BBP
   selama kredit belum lunas tanpa persetujuam dari BTN, antara lain:

   a. Memperoleh fasilitas kredit/kredit dari pihak/bank lain sehubungan dengan kredit proyek
      "Apartemen Pluit Sea View" kecuali pinjaman dari pemegang saham atau transaksi dagang
      yang lazim;
   b. Mengikat diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta perusahaan yang menjadi
      agunan atau proyek yang dibiayai Bank BTN;
   c. Merubah Anggaran Dasar Perusahaan (terkait modal, kepemilikan dan pengurus);
   d. Melakukan merger atau akuisisi;
   e. Membayar dividen perusahaan;
   f. Melunasi utang kepada pemegang saham, pengurus perusahaan atau pihak lain sebelum
      seluruh utang kepada Bank BTN Lunas;
   g. Menyewakan perusahaan kepada pihak ketiga;
   h. Membubarkan perusahaan dan meminta dinyatakan pailit
   i. Memindahtangankan perusahaan dan/atau proyek yang dibiayai Bank BTN dengan maksud
      dan tujuan apapun kepada pihak lain;
          d. Melakukan penjualan tunai (tunai keras atau bertahap) dan/atau KPA pada bank lain;
              dan
          e. Melakukan serah terima unit kepada konsumen tanpa melakukan pembayaran pokok
              kredit Bank.

  Pada tanggal 5 Februari 2024, BBP memperoleh surat peringatan 1 sehubungan dengan
  kewajiban pembayaran kredit (Catatan 42).

   Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo pinjaman pinjaman bank sebesar
   Rp254.686.000.000 dan Rp.254.790.000.000 Dan bunga ditangguhkan hingga 31 Maret 2024
   dan 31 Desember 2022 sebesar Rp. 87.812.000.000

   PT Triputri Natatama (TN), Entitas Anak dari BAPA

   PT Bank Muamalat Indonesia, Tbk (BMI)

   Berdasarkan Surat Persetujuan Pemberian Kredit No. 005/OL/EMB/VI/2016 tanggal 28 Juni
   2016, TN memperoleh fasilitas kredit dari BMI berupa Line Facility Al Murabahah sebesar
   Rp25.000.000.000 digunakan untuk Investasi Penyelesaian Pembangunan Apartemen Lagoon
   Tower A Betos dan Al Qardh Wal Wakalah bil Ujroh sebesar Rp40.000.000.000 digunakan untuk
   Talangan atas piutang dan tangihan piutang pembeli Apartemen Lagoon Tower A Betos


                                              45
Page 49
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PINJAMAN BANK

  Entitas Anak (lanjutan)

  PT Triputri Natatama (TN), Entitas Anak dari BAPA (lanjutan)

  PT Bank Muamalat Indonesia, Tbk (BMI) (lanjutan)

  Perjanjian ini berlaku selama 32 bulan dengan tingkat suku bunga sebesar 12,5% per tahun.

  Dalam persyaratan perjanjian fasilitas perbankan, Fasilitas ini dijamin dengan, antara lain, sebagai
  berikut:

  1.  Tanah dan bangunan yang dibuktikan dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No.
       3922/Margahayu atas nama TN, dengan luas tanah 97.320m2 yang terletak di Jalan Cut
      Mutia, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa
      Barat dengan nilai pasar Rp605.886.800.000 dengan APHT Rp81.250.000.000 atau collateral
      coverage 125%;
   2. Fidusia tagihan piutang nasabah yang ditujukan dengan bukti pembelian dari customer TN
      senilai Rp81.250.000.000; dan
   3. Jaminan Pribadi dari Budianto Halim, Go Hengky Setiawan, Leonardi Setiawan dan Suharta.

  Berdasarkan Surat Perjanjian Persetujuan Kredit restruktur Fasilitas Kredit terdampak Covid-19
  No. 080/OL/CBD/IX/2020 tanggal 15 September 2020, TN memperoleh penambahan jangka
  waktu kredit menjadi sampai dengan Agustus 2021.

  TN melakukan beberapa kali penebusan/penarikan sebagian atas jaminan tanah dan bangunan
  sehingga jaminan kredit menjadi sebagai berikut:

   a. Tanah dan Bangunan Apartemen dengan bukti kepemilikan berupa Sertifikat Hak Guna
      Bangunan (SHGB) No. 3992/Margahayu atas nama TN, seluas 72.924m2;
   b. Fiducia Tagihan Piutang Nasabah yang ditunjukan dengan Bukti Pembelian dari Customer
      senilai total Rp81.250.000.000; dan
   c. Personal Guarantee dari Bapak Budianto Halim, Bapak Go Hengky Setiawan, Bapak
      Leonardi Setiawan, dan Bapak Suharta

  Berdasarkan Surat Persetujuan Prinsip Pembiayaan (SP3) – Restrukturisasi Fasilitas Pembiayaan
  No. 022/B/SAM-OL/VII/2023 tanggal 12 Juli 2023. TN memperoleh penambahan jangka waktu
  kredit menjadi bulan September 2024 dan perubahan jadwal pembayaran angsuran.

  Dalam persyaratan perjanjian fasilitas ini, TN dilarang untuk:

   1. Merubah anggaran dasar dan susunan pengurus;
   2. Membubarkan diri atau menyatakan pailit;
   3. Menarik kembali modal yang telah disetor;
   4. Menjaminkan aset kepada bank atau pihak lain;
   5. Memindahtangankan barang jaminan;
   6. Melakukan penjualan, menjaminkan dan mentransfer sebagian atau seluruh aset TN kecuali
      dalam hal transaksi bisnis yang normal/wajar, aset yang menjadi barang dagangan dan
      bukan merupakan jaminan Nasabah kepada Bank;
   7. Melakukan merger dan penggabungan TN;
   8. Mengubah sifat atau luas lingkup usaha Nasabah;
   9. Mengikatkan diri sebagai penjamin utang atau menjaminkan harta kekayaan TN kepada
      pihak lain; dan
  10. Melakukan penarikan dividen dan pelunasan fasilitas kredit kepada perusahaan afiliasi dan
      utang pemegang saham.

                                                 46
Page 50
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PINJAMAN BANK

  Entitas Anak (lanjutan)

  PT Triputri Natatama (TN), Entitas Anak dari BAPA (lanjutan)

  PT Bank Muamalat Indonesia, Tbk (BMI) (lanjutan)

  Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo pinjaman bank TN adalah sebesar
  Rp11.553.011.019 dan Rp11.704.048.571.

  PT Anaamaya Selaras (AS), Entitas Anak dari SPI

  PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU)

  Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 61 dari Notaris BF. Harry Prastawa, S.H., tanggal 23
  Maret 2017, AS memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap Angsuran (PTA) dari NOBU untuk
  pembangunan Swiss Bell Hotel Kuta Bali sebesar Rp60.000.000.000.

  Tingkat suku bunga fasilitas kredit tersebut sebesar 11,50% per tahun dan provisi sebesar 0,50%
  per tahun. Jangka waktu Perjanjian Kredit ini adalah 72 bulan dan jatuh tempo pada tanggal 23
  Maret 2023.

  Sesuai dengan perjanjian pinjaman, fasilitas ini dijamin dengan:

  Tanah Hak Guna Bangunan yang dibuktikan dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No.
  1020/Kuta atas nama AS, dengan luas tanah 7.564m2 yang terletak di Jl. Kubu Anyar No. 31,
  Kuta, Badung, Bali.

  Dalam persyaratan perjanjian fasilitas ini, AS dilarang untuk:

   1. Mengadakan merger dengan pihak lain;
   2. Mendapat pinjaman dari pihak lain atau meminjamkan uang kepada pihak lain manapun
      termasuk kepada afiliasi AS kecuali untuk usaha sehari-hari;
   3. Mengadakan perubahan anggaran dasar perusahaan yang menyangkut pengunduran diri
      dan/atau pemasukkan sekutu yang baru;
   4. Melakukan pembagian dividen dan/atau saham bonus;
   5. Melakukan transaksi dengan cara di luar praktik-praktik dan kebiasaan-kebiasaan dagang
      yang ada yang merugikan Perusahaan sendiri;
   6. Merubah kegiatan usaha atau merubah bentuk/status AS atau bubar/ dibubarkannya AS; dan
   7. Mengadakan investasi baru atau penyertaan pada suatu usaha.

  Berdasarkan Surat Perjanjian Persetujuan Kredit restruktur Fasilitas Kredit No. 270/EXT/CL/KP-
  PLS/IV/2022 tanggal 19 April 2022, pembangunan Swiss Bell Hotel Kuta : Pinjaman Tetap
  Angsuran-on Demand (PTA-OD), AS memperoleh penurunan suku bunga menjadi 10% dan
  penambahan jangka waktu kredit sampai dengan 25 Maret 2025 (termasuk grace period 12
  bulan).

  Berdasarkan Surat Persetujuan Perubahan Fasilitas Kredit No. 0238/EXT/CL/KP-PLS/III/2023
  tanggal 16 Maret 2023, untuk Pinjaman Tetap Angsuran-On Demand (PTA-OD), AS memperoleh
  penurunan suku bunga menjadi 11,5% per tahun dan penambahan jangka waktu kredit sampai
  dengan tanggal 23 Maret 2026.




                                                 47
Page 51
                    PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                        YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PINJAMAN BANK

  Entitas Anak (lanjutan)

  PT Anaamaya Selaras (AS), Entitas Anak dari SPI (lanjutan)

  PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) (lanjutan)

  Syarat dan ketentuan perjanjian fasilitas ini adalah sebagai berikut:
  Apabila dari sisa 159 unit condotel terjual, maka hasil penjualan harus dipakai untuk melunasi
  sebagian pinjaman dengan ketentuan sebagai berikut:

      i.   Type Deluxe sebesar Rp500.000.000/unit;
     ii.   Type Deluxe Superior A & B sebesar Rp600.000.000/unit;
    iii.   Type Grand Deluxe A & B Rp700.000.000/unit; dan
    iv.    Type Suite sebesar Rp1.000.000/unit

  Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 saldo pinjaman dari fasilitas tersebut masing-
  masing sebesar Rp27.464.581.657 dan Rp28.964.581.657. Dan bunga ditangguhkan hingga 31
  Maret 2024 dan 31 Desember 2023 sebesar Rp312.258.660.

  PT Prasetya Agung Cipta Abadi (PACA), Entitas Anak dari BMS

  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)

  Berdasarkan Akta Notaris dari Dr. Ranti Fauza Mayana, S.H., No.389, tanggal 26 Maret 2015,
  PACA mendapatkan fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) dari PT Bank Tabungan Negara(Persero)
  Tbk (BTN) sebesar Rp325.000.000.000.

  Tujuan penggunaan dari Kredit Modal Kerja ini adalah untuk take overkredit dari PT Bank
  Maybank Indonesia Tbk (Maybank) dan pemenuhan modal kerja penyelesaian sebanyak 4 Tower
  pada proyek Gateway Pasteur Apartemen.

  Jangka waktu Fasilitas Kredit tersebut ditetapkan selama 48 (empat puluh delapan) bulan. Atas
  Fasilitas Kredit, PACA wajib membayar bunga kepada BTN sebesar 12,5% per tahun.

  Berdasarkan Surat Persetujuan Restrukturisasi Kredit (SPRK) No. 842/BDG/BCSU/VIII/2020
  tanggal 18 Agustus 2020, PACA mengajukan permohonan restrukturisasi kredit terdampak Covid-
  19 sebagai berikut:

   a. Deferred bunga 80% selama 6 (enam) bulan terhitung mulai tanggal (tmt) Mei 2020 sampai
      dengan Oktober 2020 dan deferred bunga 50% selama 5 (lima) bulan tmt November 2020
      sampai dengan Maret 2021;
   b. Akumulasi bunga ditangguhkan dibayarkan secara prorata sejak April 2021 sampai dengan
      kredit jatuh tempo; dan
   c. Penjadwalan ulang pembayaran pokok.

  Berdasarkan Surat Penyesuaian Suku Bunga Kredit No. 15/S/CMBD/CLMR/VIII/2021 suku bunga
  mengalami penurunan dari 12% per tahun menjadi 9,75% pertahun sejak Mei 2021




                                                48
Page 52
                      PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                               DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                          YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PINJAMAN BANK

  Entitas Anak (lanjutan)

  PT Prasetya Agung Cipta Abadi (PACA), Entitas Anak dari BMS (lanjutan)

  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) (lanjutan)

  Dalam persyaratan perjanjian fasilitas ini, PACA dilarang untuk:

       1. Memperoleh fasilitas kredit dari pihak lain sehubungan dengan proyek ini, kecuali pinjaman
          dari pemegang saham dan transaksi dagang yang lazim;
       2. Mengikat diri sebagai penjamin dan/atau menjaminkan harta perusahaan;
       3. Merubah anggaran dasar dan pengurus PACA;
       4. Melakukan merger atau akuisisi;
       5. Melunasi hutang kepada pemegang saham;
       6. Membubarkan PACA dan meminta dinyatakan pailit;
       7. Menyewakan PACA kepada pihak ketiga; dan
       8. Memindahtangankan dalam bentuk apapun atau dengan nama apapun dan dengan
          maksudapapun juga kepada pihak ketiga.

  Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan Tanah berikut bangunan yang berdiri di atasnya baik yang
  ada rnaupun yang akan ada pada proyek "Gateway Pasteur Apartemen" yang terletak di
  Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Propinsi Jawa Barat, dengan total
  seluas minimal 32.037 m2 dengan bukti kepemilikan.

  Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo pinjaman fasiitas masing-masing
  adalah sebesar Rp98.450.711.276 dan Rp98.660.711.276.

  PT Griya Karunia Sejahtera (GKS), Entitas Anak dari SPI

  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)

  Berdasarkan Surat Persetujuan Pemberian Kredit Modal Kerja Konstruksi BTN (KYG) No.
  228/DPK.I/CMLU/VI/2015, tanggal 11 Juni 2015, GKS mendapatkan fasilitas Kredit Modal Kerja
  Konstruksi (KYG) dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk keperluan
  pembangunan 588 unit apartemen di Foresque Residence, Provinsi DKI Jakarta.

  Jumlah maksimum fasilitas adalah sebesar Rp400.000.000.000 dengan tingkat suku bunga
  sebesar 13,00% per tahun. Jangka waktu Perjanjian Kredit ini adalah 60 (enam puluh) bulan
  termasuk grace period 24 (dua puluh empat) bulan.

  Selain digunakan untuk keperluan pembangunan, pinjaman ini digunakan untuk pemberian
  pinjaman kepada pihak berelasi.

  Berdasarkan Surat Persetujuan Restrukturisasi Kredit Konstruksi No. 58/S/CMBD/CLMR/X/2021
  tanggal 28 Oktober 2021, GKS memperoleh persetujuan diantaranya:

  i.   Penundaan pembayaran kewajiban bunga sebesar 95% dan dibayarkan 5% selama 12 (dua
       belas) bulan terhitung mulai bulan Juli 2021 sampai dengan Juni 2022.
   ii. Penundaan pembayaran kewajiban bunga sebesar 85% dan dibayarkan 15% selama 6 (enam)
       bulan berikutnya terhitung mulai bulan Juli sampai dengan Desember 2022.
  iii. Pembayaran bunga normal 100% dimulai bulan ke-19 sejak pelaksanaan Addendum Perjanjian
       Kredit.
  iv. Bunga yang tertunggak dan/atau ditunda akan dibayarkan mulai bulan ke-25 sejak penandatanganan
        Addendum Perjanjian Kredit sampai dengan jatuh tempo kredit


                                                     49
Page 53
                     PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                              DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                         YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PINJAMAN BANK

  Entitas Anak (lanjutan)

  PT Griya Karunia Sejahtera (GKS), Entitas Anak dari SPI (lanjutan)

  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) (lanjutan)

 v.     Penurunan suku bunga fasilitas kredit semula 11,50% menjadi 9,00% per tahun.
 vi.    Jatuh tempo perjanjian kredit diperpanjang sampai dengan tanggal 12 Desember 2024

   Jaminan yang diberikan GKS atas fasilitas ini adalah sebagai berikut:

   1. Tanah dan bangunan lokasi di atas sertifikat Hak Guna Bangunan No.1498, 1499 dan 1502
      yang terletak di Jl. Raya Saco, Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta
      selatan;
   2. Tanah yang terletak di Perumahan Taman Surya 5 Jl. Taman Soka Blok PP No. 02,
      Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Provinsi DKI Jakarta;
   3. Jaminan Perusahaan dari Perseroan Terbatas GKS;
   4. Standing Instruction (SI); dan
   5. Fiducia/cessie atas piutang yang berkaitan dengan penjualan unit-unit apartemen yang
      dibiayai oleh Bank.

   Pada saat mengadakan perjanjian kredit, GKS dilarang untuk:

       1. Memperoleh fasilitas kredit dari pihak lain sehubungan dengan proyek tersebut kecuali
          pinjaman dari pemegang saham dan transaksi dagang yang lazim;
       2. Mengikatkan diri sebagai penjamin utang dan/atau menjaminkan harta perusahaan;
       3. Mengubah Anggaran Dasar dan pengurus GKS;
       4. Melakukan merger atau akuisisi;
       5. Melunasi utang kepada pemegang saham;
       6. Melakukan penarikan dividen;
       7. Membubarkan GKS dan meminta dinyatakan pailit;
       8. Menyewakan GKS kepada pihak ketiga; dan
       9. Memindahtangankan dalam bentuk apapun atau dengan nama apapun dan dengan maksud
          apapun juga kepada pihak ketiga.

  Berdasarkan surat permohonan restrukturisasi No. 002/CC/GKS-FOR/XI/2022 tanggal 30
  November 2022, GKS telah mengajukan permohonan restrukturisasi kepada BTN sehubungan
  dengan akan berakhirnya masa restrukturisasi penundaan pembayaran pada Desember 2022.
  Mulai Januari 2023, GKS telah wajib membayar tagihan bunga secara normal atau 100%
  pembayaran dan cicilan pokok pinjaman yang akan jatuh tempo pada bulan Maret 2023. Atas
  ketidakmampuan membayar kewajiban tersebut, GKS mengajukan restrukturisasi ke BTN.

  Berdasarkan surat Persetujuan Penundaan Sementara Pembayaran Kewajiban Kredit Selama
  Masa PKPU Kredit KYG No. 171/S/CMBD/CLMR/V/2023 tanggal 22 Mei 2023. Skema selama
  masa PKPU sebagai berikut:

  a. Penundaan sementara kewajiban pembayaran bunga sebesar 100% dan tidak melakukan
     pembayaran pokok kredit selama kurun waktu PKPU sampai dengan adanya putusan
     perdamaian/homologasi dan tidak melebihi 270 hari sejak putusan PKPU sementara (10 April
     2023 s/d 5 Januari 2024), atau terbitnya keputusan pengadilan dikurun waktu tersebut
  b. Apabila telah terdapat putusan homologasi, maka terhadapa skema pembayaran bunga dan
     pokok kredit akan dilakukan review kembali sesuai dengan prospeknya.
  c. Apabila putusan homologasi tidak terjadi maka didowngrade ke kolektibilitas 5.



                                                50
Page 54
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PINJAMAN BANK

  Entitas Anak (lanjutan)

  PT Griya Karunia Sejahtera (GKS), Entitas Anak dari SPI (lanjutan)

  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) (lanjutan)

  Berdasarkan      surat     Persetujuan      Proposal       Perdamaian/Homologasi         No.
  400/S/CMBD/CLMR/XI/2023 tanggal 23 November 2023. GKS memperoleh penurunan suku
  bunga menjadi 6% per tahun, perpanjangan jangka waktu kredit selama 72 bulan sejak putusan
  homologasi dan pembayaran pokok akan dibayarkan setiap 3 bulan dimulai pada bulan ke-30.

  Berdasarkan surat Putusan Homologasi No. 81/Pdt.Sus-PKPU/2023/PN.Niaga.Jkt.Pst. tanggal 22
  Januari 2024. Mengadili sebagai berikut:

   a. Menyatakan sah perdamaian yang dilakukan antara Pemohon Penundaan Kewajiban
      Pembayaran Utang (PKPU) GKS dengan para kreditornya, sebagaimana yang telah
      disepakati bersama pada Rabu, tanggal 11 Desember 2023.
   b. Menghukum GKS dan Para Kreditor untuk mentaati isi perdamaian tersebut
   c. Menyatakan PKPU GKS dalam perkara Nomor:81/Pdt.SusPKPU/2023/PN.Niaga.Jkt.Pst.,
      demi Hukum berakhir
   d. Menghukum GKS untuk membayar biaya pengurusan dan imbalan jasa pengurus
      berdasarkan surat kesepakatan pembayaran biaya pengurusan dan imbalan jasa GKS
      tertanggal 11 Januari 2024.
   e. Menghukum termohon PKPU GKS membayar biaya perkara sejumlah Rp12.770.000

   Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo pinjaman bank sebesar
   Rp352.415.174.837 dan Rp352.415.174.837. Dan bunga ditangguhkan 31 Maret 2024 dan 31
   Desember 2023 sebesar Rp107.668.024.014.

   PT Binakarya Jaya Perkasa (BJP), Entitas Anak dari BBP

   PT Bank DKI

   Berdasarkan Surat Persetujuan Pemberian Kredit Investasi No. 1658/GKK/XII/2014, tanggal 3
   Desember 2014, BJP mendapatkan fasilitas Kredit Investasi (KI) dari PT Bank DKI (DKI). BJP
   memperoleh fasilitas KI dari DKI dengan jumlah maksimum sebesar Rp75.700.000.000 untuk
   Kredit Investasi Efektif dan Rp8.700.000.000 untuk Kredit Investasi IDC. Fasilitas ini dikenakan
   bunga 13% per tahun.

   Jangka waktu Perjanjian Kredit ini adalah 84 (delapan puluh empat) bulan termasuk grace period
   18 (delapan belas) bulan.

   Pinjaman tersebut akan digunakan untuk pembangunan "Hotel Arjuna" di Bali.

  Berdasarkan Akta Notaris Muchlis Patahna, S.H., M.Kn., No. 20 tanggal 25 April 2022 mengenai
  Adendum ke V Perjanjian Persetujuan Kredit Investasi, DKI menetapkan kembali jumlah
  maksimum limit Kredit Investasi Efektif sebesar Rp27.519.662.468 dan Kredit Investasi IDC
  sebesar Rp2.345.406.957. Dan BJP memperoleh penurunan suku bunga menjadi 9%, perubahan
  jangka waktu kredit sampai dengan 25 Juni 2026.




                                               51
Page 55
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PINJAMAN BANK

  Entitas Anak (lanjutan)

  PT Binakarya Jaya Perkasa (BJP), Entitas Anak dari BBP (lanjutan)

  PT Bank DKI (lanjutan)

  Jaminan yang diberikan BJP atas fasilitas ini adalah sebagai berikut:

   1. Jaminan Aktiva Tetap
      a. Tanah Seluas 3.900 m2 di Jalan Arjuna, Kelurahan Legian Kecamatan Kuta Kabupaten
          Badung dengan bukti kepemilikan berupa SHG No.65 Tanggal 27 Februari 2015 berlaku
          sampai dengan 23 Desember 2044 tercatat atas nama PT Binakarya Jaya Perkasa;

   2. Jaminan Aktiva Tidak Tetap
      a. Personal Guarantee atas nama Go Hengky Setiawan beserta deklarasi asset
      b. Personal Guarantee atas nama Budianto Halim beserta deklarasi aset;
      c. Payment Guarantee Notariil dari seluruh Pemegang Saham Perusahaan yang
          menyatakan akan membayar seluruh kewajiban atas fasilitas kredit di Bank DKI sampai
          dengan lunas; dan
      d. Tagihan Pendapatan Hotel ke Swiss-Bel Hotel Arjuna Legian akan dilakukan pengikatan
          Fidusia Notariil sebesar Rp4.500.000.

   Terdapat pembatasan terhadap tindakan BJP dalam hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh BJP
   selama kredit belum lunas tanpa persetujuam dari DKI, antara lain:

   a.   Melakukan Penjualan unit (Sharing Unit) Swiss-Bel Hotel Arjuna Legian di Bali;
   b.   Memindahtangankan barang jaminan;
   c.   Membagikan dividen;
   d.   Membayar/melunasi utang pemegang saham dan Perusahaan afiliasi;
   e.   Melakukan Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan termasuk didalamnya perubahan
        pemegang saham, direksi, komisaris, permodalan dan nilai nominal saham;
   f.   Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman dari pihak lain, kecuali dalam transaksi usaha
        yang wajar;
   g.   Mengikatkan diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta kekayaan perusaahan
        kepada pihak lain; dan
   h.   Mengalihkan/ menyerahkan kepada pihak lain, sebagian atau seluruhnya atas hak dan
        kewajiban yang timbul terkait dengan fasilitas kredit Debitur.

   Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo pinjaman bank sebesar
   Rp27.165.069.425 dan Rp27.165.069.425.

  Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Grup telah memenuhi semua persyaratan
  pinjaman-pinjaman tersebut diatas seperti disebutkan dalam perjanjian kredit terkait.




                                                52
Page 56
                     PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                              DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                         YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


16. PEMBIAYAAN KONSUMEN

  Akun ini terdiri dari :

                                     31 Maret 2024            31 Desember 2023
                                     --------------------     -------------------------

  PT BCA Finance                          389.229.800                 426.897.200
  PT Toyota Astra Finance Services        178.240.000                 194.950.000
                                     ---------------------    --------------------------
  Jumlah                                  567.469.800                 621.847.200

  Dikurangi bagian yang jatuh
     Tempo dalam satu tahun              179.842.200                  217.509.600
                                     ----------------------   --------------------------
  Utang pembiayaan konsumen –
   Setelah dikurangi bagian yang
   Jatuh tempo dalam satu tahun          387.627.600                  404.337.600

                                     =============            ===============


  PT Mitragama Inti Perkasa (MIP), entitas anak dari Perusahaan

  Pada tahun 2023, MIP mengadakan perjanjian pembiayaan konsumen dengan PT Toyota Astra
  Financial Services atas 1 unit kendaraan dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun yang akan berakhir
  pada 7 November 2026 dan tingkat bunga sebesar 4,40% flat atau 8,76% efektif per tahun.

  Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo utang pembiayaan konsumen tersebut
  masing-masing adalah sebesar Rp.178.240.000 dan Rp194.950.000.

  PT Satwika Permai Indah (SPI), Entitas anak dari BGS

  Pada tahun 2023, SPI mengadakan perjanjian pembiayaan konsumen dengan PT BCA Finance
  atas 1 unit kendaraan dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun yang akan berakhir pada 7 November
  2026 dan tingkat bunga sebesar 2,60% flat atau 5,23% efektif per tahun

  Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo utang pembiayaan konsumen tersebut
  masing-masing adalah sebesar Rp389.229.800 dan Rp426.897.200




                                                 53
Page 57
                    PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                        YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


17. LIABILITAS KONTRAK

   Akun ini terdiri dari:

                                   31 Maret 2024         31 Desember 2023
                                                                           _____

    Penjualan Unit :
     Gateway Pasteur                  15.232.189.316        17.154.688.021
     Bekasi Town Square               93.418.355.201        93.362.434.210
     La Palma Grande                 145.774.955.433       137.506.162.567
     Pulit Sea View                 379.115.766.798        379.020.539.445
      Foresque Residence            217.301.966.352        217.301.966.352
     Palm Blossom                   255.811.388.824        195.266.999.802
     Casablanca East Residence      200.841.069.935        200.781.266.332
     Paradise Mansion               174.960.109.121        172.669.295.780
     Royal Palm Blossom                                     54.022.478.591
     Palm Mansion                     4.835.793.622          4.632.810.617
     Palm Crown                      12.496.794.718         12.496.794.718
     Royal Palm                       1.566.906.736          1.566.906.735
     Bogor Valley                     7.457.529.942          7.457.529.943
     Park Residence                  59.892.533.869         59.892.533.869
     CBD Palm                        39.765.791.628         38.961.168.785
     Kavling                          4.671.045.822          4.671.045.822
    Pendapatan sewa :
      Hotel Arjuna                   36.629.062.746          36.629.062.745
    Lain-lain
      Gateway Ciledug                   227.272.726             227.272.727
      Lain-lain                         332.858.500             332.858.500


    Jumlah                        1.650.331.391.289      1.633.953.815.561
                                ======================   =====================




18. DEPOSIT KONSUMEN

   Akun ini merupakan deposit dari konsumen atas booking fee dan pembelian apartemen dari
   pelanggan masing-masing adalah sebesar sebesar Rp168.428.858.468 dan Rp145.902.127.077
   pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023. Seluruh deposit konsumen adalah dalam
   mata uang Rupiah.

19. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR
   Akun ini terdiri dari:
                                                    31 Maret 2024       31 Desember 2023

   Return on Investment                             3.631.374.013         3.629.064.059
   Listrik dan air                                    329.789.011           350.947.552
   Service Charge                                   1.327.035.228           784.048.263
   Jasa manajemen                                     820.406.088           769.243.901
   Lain-lain (di bawah Rp100.000.000)               6.760.311.544         5.210.222.732

   Jumlah                                           12.868.915.884      10.743.526.507




                                                    54
Page 58
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. PERPAJAKAN

   a. Pajak Dibayar Di Muka

     Akun ini terdiri dari:
                                              31 Maret 2024           31 Desember 2023

     Pajak Pertambahan Nilai                   8.757.191.913           7.005.547.987
     Pajak Penghasilan Pasal 4 (2)            68.980.171.830          68.620.825.771
     Pajak Penghasilan Pasal 21                   14.462.060              14.462.060
     Pajak Penghasilan Pasal 23                   24.347.534                       -


    Jumlah                                   77.776.173.337            75.640.835.818


   b. Utang Pajak

     Akun ini terdiri dari:

                                            31 Maret 2024           31 Desember 2023

     Pajak Pertambahan nilai                      555.194.108           1.339.975.038
     Pajak Penghasilan
      Pasal 21                                     900.098.730            290.688.535
      Pasal 23                                      20.306.747             46.811.607
      Pasal 26                                       5.058.825                      -
      Pasal 29                                     132.590.040            137.648.866
      Pasal 4 (2)                                1.230.633.747          1.297.644.844
     Pajak pembangunan – 1                         565.824.904            917.320.651
     Pajak hiburan                                  10.529.236            101.415.180
     Surat ketetapan pajak kurang bayar                       -            19.320.840

     Jumlah                                      3.420.236.337         4.150.825.561




   c. Beban Pajak Penghasilan Kini

     Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum beban pajak penghasilan seperti yang disajikan dalam
     laporan laba rugi komprehensif konsolidasian dengan taksiran penghasilan kena pajak untuk
     periode/tahun yang berakhir pada 31 Maret 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut
                                             31 Maret 2024           31 Maret 2023
                                             _      _____________     ___________________

     Laba (rugi) sebelum beban
      pajak penghasilan
      menurut laporan laba
      rugi komprehensif
      konsolidasian                         (29.425.143.396)          (25.543.792.170)
     Dikurangi:
      Laba (rugi) sebelum pajak
      penghasilan-
      Entitas Anak                           (29.499.625.270)          (25.623.147.347)
                                                                                    ____

     Laba (rugi) sebelum pajak
      penghasilan -
      Entitas Induk                                 74.481.874             79.355.178
     Beda tetap:


                                             55
Page 59
                 PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                          DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                     YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


    Bagian laba (rugi) dari
      Entitas Asosiasi                                   -                  -
   Penyusutan                                            -          6.750.000
   Lain-lain                                    21.170.829         21.779.949
   Penghasilan yang
      pajaknya bersifat final:
      Pendapatan jasa giro                       (202.650)           (198.792)

   Taksiran laba (rugi) fiskal -
    tahun berjalan                              95.450.053        107.686.335

 Pajak Final:
    Entitas Induk                                       -                       -
    Entitas Anak                            (169.768.327)        (39.138.149)

   Jumlah                                   (169.768.327)         (39.138.149)



d. Pajak Tangguhan

  Rincian pajak tangguhan adalah sebagai berikut:


                                         31 Maret 2024                     31 Desember 2023


                                                101.792.314
   Saldo Awal                                                                        72.438.083
   Dikreditkan ke laporan Laba rugi
     dan penghasilan komprehensif
                                                                                     16.852.485
   lain                                                      ‐
   Penghasilan komprehensif lain                             ‐
                                                                                     12.501.746
   Aset Pajak Tangguhan                         101.792.314
                                                                                    101.792.314

   Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Grup (kecuali Peusahaan) tidak
   mempunyai perbedaan temporer yang berdampak terhadap pengakuan aset dan liabilitas
   pajak tangguhan karena penghasilan Grup telah dikenakan pajak penghasilan final atau
   bukan merupakan objek pajak.

e. Administrasi

   Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Manajemen Grup menghitung, menetapkan
   dan membayar sendiri jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”) dapat
   menetapkan dan mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu sepuluh tahun sejak tanggal
   terutangnya pajak atau sampai dengan akhir tahun 2013, mana lebih dahulu, untuk tahun-
   tahun pajak sebelum 2008. Berdasarkan peraturan pajak yang berlaku mulai tahun 2008, DJP
   dapat menetapkan dan mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu lima tahun sejak tanggal
   terutangnya pajak.




                                           56
Page 60
                        PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                            YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


21. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

   Dalam kegiatan usaha normal, Grup melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi.
   Transaksi-transaksi tersebut adalah sebagai berikut:
                                                                                  Persentase Terhadap Saldo
                                                                                     Aset/Liabilitas Yang
                                          Saldo/ Balances                               Bersangkutan

                                 31 Maret 2024       31 Desember 2023         31 Maret 2024          31 Desember 2023
  Piutang non-usaha
  PT Binakarya Prim a Lestari       4.050.000.000         4.050.000.000                  0.14%                     0.14%
  PT Sepakat Maju Terus             1.257.000.000         1.257.000.000                  0.04%                     0.04%
  Lain-lain (dibawah
  Rp.200.000.000)                    736.275.466            736.275.466                  0.03%                     0.03%
  Sub-jumlah                        6.043.275.466         6.043.275.466                   0.21%                    0.21%

  Cadangan kerugian
    nilai                           (401.543.018)         (401.543.018)                          -                      -
  Jumlah piutang non usaha
    neto                           5.641.732.448          5.641.732.448                   0.21%                    0.21%

                                  31 M are t 2024     31 De s e m be r 2023    31 M are t 2024       31 De s e m be r 2023
  Utang non-us aha
  PT Binakarya Mandiri Jaya         37.180.734.558          37.180.734.558                1.12%                    1.13%
  Budianto Halim                    37.310.492.050          31.320.492.050                1.12%                    0.95%
  Liliana Setiaw an                 24.283.187.850          24.283.187.850                0.73%                    0.74%
  PT Alty Investindo                 2.550.000.000           2.550.000.000                0.08%                    0.08%
  Hendra Susanto                     5.000.000.000           5.000.000.000                0.15%                    0.15%
  JO Binakarya Alty Investindo       7.319.515.152           7.319.515.152                0.22%                    0.22%
  PT Binakarya Cahaya Mulia          4.271.106.923           4.271.106.923                0.13%                    0.13%
  PT Binakarya Cita Lestari         20.241.513.810          18.426.513.810                0.61%                    0.56%
  Rudy Susanto                      22.971.200.000          21.975.000.000                0.69%                    0.67%
  PT Binakarya Sejahtera Utama       1.770.000.000           1.770.000.000                0.05%                    0.05%
  PT Sarana Jaya Abadi               1.575.000.000           1.575.000.000                0.05%                    0.05%
  Willy Yonathan                     1.375.000.000           1.375.000.000                0.04%                    0.04%
  PT Binakarya Kreasindo Utama       1.408.000.000           1.408.000.000                0.04%                    0.04%
  Ali Umar                           1.400.000.000           1.400.000.000                0.04%                    0.04%
  Sintaw ati Halim                   1.200.000.000           1.200.000.000                0.04%                    0.04%
  Haryanto Limin Loamayer            1.330.000.000           1.330.000.000                0.04%                    0.04%
  Lain-lain (dibaw ah
  dibaw ah Rp.500.000.000,-          8.019.954.548           7.901.945.913                0.24%                    0.24%
  Jum lah                          179.205.704.891        170.286.496.256                 5.39%                    5.17%




  Dalam kegiatan usaha normal, Grup melakukan transaksi keuangan dengan pihak berelasi,
  dimana transaksi-transaksi tersebut merupakan pembebanan biaya dan/atau talangan untuk
  modal kerja yang tidak dikenakan bunga, tidak disertai jaminan dan seluruhnya dapat tertagih.

  Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai piutang telah memadai untuk
  menutup kerugian atas piutang usaha tidak tertagih berdasarkan hasil penelaahan atas masing-
  masing piutang secara kolektif pada akhir periode.

  Tidak terdapat transaksi dengan pihak-pihak yang berelasi baik yang langsung atau tidak
  langsung berhubungan dengan kegiatan usaha utama Grup, yang didefinisikan sebagai transaksi
  benturan kepentingan berdasarkan peraturan OJK No. IX.E.1 “Transaksi Afiliasi dan Benturan
  Kepentingan Transaksi Tertentu”.



                                                     57
Page 61
                     PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                              DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                         YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


21. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)

   Jumlah beban remunerasi bagi manajemen kunci yang terdiri dari Dewan Komisaris dan Direksi
   Perusahaan masing-masing adalah sebesar Rp105.000.000 dan Rp341.250.000 untuk tahun
   yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.

   Sifat hubungan dengan pihak berelasi

            Pihak Berelasi                          Hubungan                      Sifat Transaksi

   PT. Binakarya Citra Lestari     Entitas dalam pengendalian oleh              Piutang non-usaha
                                   pemegang saham yang sama
   PT.Sepakat Maju Terus           Entitas dalam pengendalian oleh              Piutang non-usaha
                                   pemegang saham yang sama

   PT. Binakarya Prima Lestari     Entitas asosiasi dan entitas dalam           Piutang non-usaha
                                   pengendalian oleh pemegang saham yang
                                   sama

   Budianto Halim                  Pemegang saham                               Piutang non-usaha


   Go Frankie Gotama               Anggota keluarga dekat dari pemegang         Utang non-usaha
                                   saham entitas induk

   PT.Binakarya Mandiri Jaya       Entitas dalam pengendalian oleh              Utang non-usaha
                                   pemegang saham yang sama


   Rudy Susanto                    Komisaris Perusahaan                         Utang non-usaha


   PT Alty Investindo              Entitas dalam pengendalian oleh salah satu   Utang non-usaha
                                   pemegang saham dan Direktur Perusahaan

   Hendra Susanto                  Anggota keluarga dekat dari pemegang         Utang non-usaha
                                   saham yang sama Perusahaan

   JO Binakarya Alty Investindo    Entitas dalam pengendalian oleh              Utang non-usaha
                                   pemegang saham yang sama

   PT Binakarya Mandiri Jaya       Entitas dalam pengendalian oleh              Utang non-usaha
                                   pemegang saham yang sama

   PT Binakarya Cahaya Mulia       Entitas dalam pengendalian oleh              Utang non-usaha
                                   pemegang saham yang sama




                                               58
Page 62
                      PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                               DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                          YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


22. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN

   Grup menghitung dan mengakui imbalan pasca kerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai
   dengan Undang-undang No. 11/2020 tentang Cipta Kerja (“Undang-Undang Cipta Kerja”)

   Pada tanggal 31 Desember 2023, akrual atas liabilitas ini ditentukan berdasarkan perhitungan
   yang dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Bambang Sudradjad, aktuaris independen.
   PT Binakarya Sakti Perkasa, PT Griya Abadi Permai, PT Karya Cipta Makmur Abadi,
   PT Binakarya Mitra Selaras, PT Binakarya Graha Sentosa, PT Binakarya Makmur Sentosa, PT
   Binakarya Anugrah Pratama dan PT Binakarya Makmur Abadi belum melakukan perhitungan
   liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan, karena tidak memiliki karyawan tetap.
   Asumsi aktuaria yang digunakan dalam menentukan beban dan liabilitas imbalan kerja karyawan
   adalah sebagai berikut :

                                                           31 Desember 2023

   Tingkat diskonto:
     PT Binakarya Jaya Abadi Tbk                                 6,49%
     PT Binakarya Bangun Propertindo                             6,67%
     PT Binakarya Agung Propertindo                              6,66%
     PT Triputri Natatama                                        6,52%
     PT Prasetya Agung Cipta Abadi                               6,98%
    PT Griya Karunia Sejahtera                                   6,72%
     PT Satwika Permai Indah                                     6,64%
     PT Mitragama Inti Perkasa                                   6,65%
   Estimasi kenaikan gaji                                10% per tahun
   Tingkat cacat                                     10% per tahun dari
                                                       tingkat mortalita
   Usia pensiun normal                                         55 tahun
   Tingkat mortalita                                         TMI- 2019


   Liabilitas diestimasi imbalan kerja karyawan adalah sebagai berikut:

                                   31 Maret 2024                 31 Desember 2023
                                                                                   ________

   Nilai kini liabilitas imbalan
       Pasti                           22.231.148.971                22.231.148.971



   Mutasi liabilitas diestimasi imbalan kerja karyawan di laporan posisi keuangan konsolidasian
   adalah sebagai berikut:
                                        31 Maret 2024                31 Desember 2023
                                   _______________________________     ______________________________

   Saldo awal tahun                      22.231.148.971                  20.151.107.917
   Beban imbalan kerja
      yang diakui                                               -           2.697.584.151
   Pembayaran manfaat                                           -           (175.040.784)
   Penghasilan komprehensif lain                                -           (442.502.313)
                                         _________        ______                   _______________

   Saldo akhir tahun                     22.231.148.971                     22.231.148.971




                                                          59
Page 63
                       PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                           YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


23. MODAL SAHAM

   Susunan pemegang saham Perusahaan dan kepemilikan sahamnya pada tanggal 31 Maret
   2024 dan 31 Desember 2023, berdasarkan catatan yang dibuat oleh PT Kustodian Sentral Efek
   Indonesia, biro administrasi efek, adalah sebagai berikut:

                                                                  Modal saham
                                Jumlah Saham                        ditempatkan
                                Ditempatkan dan       Persentase/    dan disetor/
                                 Disetor Penuh         pemilikan           (Rp)

   Liliana Setiawan                200.912.700             33.92%     20.091.270.000
   Budianto Halim                  189.662.100             32.02%     18.966.210.000
   Ali Umar                         30.083.100              5.08%      3.008.310.000
   Masyarakat                      171.622.100             28.98%     17.162.210.000

  Jumlah                            592.280.000           100,00%     59.228.000.000


24. PENDAPATAN
   Rincian pendapatan adalah sebagai berikut:
                                            31 Maret 2024                    31 Maret 2023

   Apartemen                                          4.200.952.314                            -

   Wahana air                                          698.943.090                     1.069.750.365

   Hotel

       Kamar                                         11.241.310.187                    9.609.113.553

       Makanan dan minuman                            5.511.630.069                    4.309.175.543

       Lainnya                                        2.663.820.561                    2.039.870.123

   Lain-lain                                          1.282.487.160                     763.493.185

   Jumlah                                            25.599.143.381                  17.791.402.769




25. BEBAN POKOK PENDAPATAN

   Rincian beban pokok pendapatan adalah sebagai berikut:
                                                  31 M are t 2024                   31 Mare t 2023
    Apartem en                                      3.068.366.015                                -
    Wahana Air                                        252.718.569                      279.784.605
    Hotel
      Kam ar                                                    -                                -
      Makanan dan m inum an                        4.490.338.272                     3.192.176.978
      Lainnya                                      3.606.611.840                     3.011.965.282
    Lain-lain                                                   -                                -
    Jum lah                                        11.418.034.696                    6.483.926.865




                                                     60
Page 64
                    PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                        YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


26. BEBAN PEMASARAN
   Akun ini terdiri dari:
                                        31 Maret 2024           31 Maret 2023
                                     ____________________      ___________________


   Komisi penjualan                    1.268.851.687              3.253.066.030
   Iklan dan promosi                     393.635.217                915.485.021
   Event organizer                       71.835.843                  60.481.553
   Pajak dan perizinan                    61.446.400                           -
   Lain-lain
     (di bawah Rp10.000.000)             129.495.942                                 -
                                      _________________           ____________________


    Jumlah                             1.925.265.089             4.229.032.604
                                      _________________         ___________________




27. BEBAN UMUM & ADMINISTRASI

                                  31 Maret 2024           31 Maret 2023

   Gaji dan Kesejahteraan
          karyawan                13.355.981.724             9.944.704.421
   Biaya Pajak Final                 169.768.327                49.657.707
   Penyusutan
   (Catatan 13)                    3.044.267.000             2.986.731.247
   Perlengkapan Kantor             2.677.907.176             2.274.030.868
   Pajak dan perizinan             1.064.929.365               220.657.909
   Tenaga Ahli                     5.351.074.427               994.266.893
    Listrik, telepon,
          gas dan air              1.866.536.286             1.564.427.703
   Jamuan dan sumbangan               13.903.000                 1.983.750
   Alat tulis kantor                  70.783.020                54.797.820
   Sewa                              339.305.317               244.043.198
   Keamanan dan kebersihan           430.713.223               690.941.757
   Transportasi                      257.781.379                41.570.400
   Fotokopi dan cetakan               45.880.300                 1.455.000
   Biaya Manajemen                   365.216.962               224.244.523
   Pengelola lagoon                   13.475.039                31.378.548
   Asuransi                          289.496.707               442.198.666
   Pemeliharaan dan perbaikan        162.756.957               217.150.137
   Perjalanan Dinas                      104.000                73.748.948
   Biaya Pajak                        27.609.931                21.238.319
   Hak atas tanah                     75.135.000                75.135.000
   Biaya operasional lainnya         386.527.900                         -
   Lain-lain
       (di bawah Rp100.000.000)    1.064.154.989             3.234.906.089

      Jumlah                      31.073.308.029            23.389.268.903




                                                 61
Page 65
                    PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                        YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


28. PENGHASILAN (BEBAN) USAHA LAINNYA

  Akun ini terdiri dari :

                                           31 Maret 2024               31 Maret 2023
                                           ____________            _______________

  Bagian laba dari Entitas Asosiasi          (299.246.415)              (714.018.294)
  Laba (rugi) selisih kurs                    (23.417.183)               (14.215.028)
  Lain-lain                                   418.500.451                 396.300.793
                                           _____________               ____________

  Jumlah                                       95.836.853                331.932.529
                                           _____________               ____________

29. PENGHASILAN KEUANGAN

  Akun ini terdiri dari :
                                            31 Maret 2024              31 Maret 2023
                                           ____________            _______________

  Bunga dari deposito                         229.180.647                173.086.609
  Bunga dari giro                              21.247.484                 34.910.239
                                            ____________              _____________

  Jumlah                                       250.428.131               207.996.848
                                             ________________           _______________


30. BEBAN KEUANGAN

  Akun ini terdiri dari :
                                            31 Maret 2024              31 Maret 2023
                                           ____________            _______________

  Beban bunga                                9.811.855.216              8.952.621.484
  Beban administrasi bank                    1.141.088.734                 35.116.882
  Beban pajak                                    1.000.000                121.292.520
                                            ____________              _____________

  Jumlah                                    10.953.943.950              9.109.030.886

                                            _____________              ____________

31. LABA PER SAHAM

   Perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai berikut:


                                             Laba Periode/
                                             Tahun Berjalan Yang       Rata-rata
                                             Dapat Diatribusikan      Tertimbang
                                               Kepada Pemilik        Saham Biasa
   Periode/Tahun                               Entitas Induk         yang beredar         Laba per Saham


  31 Maret 2024                                 (8.715.165.722)         592.280.000                (14.71)


  31 Maret 2023                                 17.895.625.089          592.280.000                  30.21



                                                   62
Page 66
                             PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                      DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                                 YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                               (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


32. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI

      Kepentingan non-pengendali atas aset neto Entitas Anak adalah sebagai berikut:



                                                                             31 Maret 2024                             31 Desember 2023

     PT Binakarya Agung Propertindo                                              (56.528.312.911)                          (46.619.002.311)
     PT Griya Abadi Permai                                                      (195.424.688.176)                         (192.463.585.376)
     PT Binakarya Anugrah Pratama                                                  15.396.143.955                            15.571.845.951
     PT Binakarya Jaya Abadi Tbk                                                   22.113.054.639                            24.284.447.691
     PT Binakarya Graha Sentosa                                                  (40.211.539.160)                          (36.908.455.935)
     PT Satwika Permai Indah                                                     (23.763.488.842)                          (23.242.312.918)
     PT Binakarya Bangun Propertindo                                                (580.978.385)                             (538.457.073)
     PT Binakarya Mitra Selaras                                                     6.105.161.459                             7.730.805.227
     PT Binakarya Citra Buana                                                      30.091.269.332                            30.091.314.332

           Jumlah                                                                (242.803.378.089)                        (222.093.400.412)


      Kepentingan non-pengendali atas laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan kepada Entitas Anak
      adalah sebagai berikut:


                                                                             31 Maret 2024                                 31 Maret 2023

     PT Binakarya Mitra Selaras                                                    (1.625.643.767)                                          -
     PT Griya Abadi Permai                                                         (2.961.102.800)                          (29.032.853.302)
     PT Satwika Permai Indah                                                         (521.175.924)                           (2.545.722.450)
     PT Binakarya Agung Propertindo                                                (9.909.310.595)                           (7.707.560.678)
     PT Binakarya Anugrah Pratama                                                    (175.701.995)                              (87.919.373)
     PT Binakarya Jaya Abadi Tbk                                                   (2.171.393.052)                           (3.711.541.293)
     PT Binakarya Graha Sentosa                                                    (3.303.083.225)                                14.485.218
     PT Binakarya Bangun Propertindo                                                   (42.521.319)                            (368.260.382)
     PT Binakarya Citra Buana                                                              (45.000)                                  (45.000)

           Jumlah                                                                 (20.709.977.677)                          (43.439.417.260)



33. SEGMEN USAHA
                                                                        31 Maret 2024

                                 Properti              Hotel            Manufaktur        Eliminasi             Jumlah


PENDAPATAN                     6.942.671.349      18.976.472.032                     -   (320.000.000)         25.599.143.381

BEBAN POKOK
   PENDAPATAN                 ( 3.401.561.295)    (8.016.473.401)                    -                    -   (11.418.034.696)

LABA BRUTO                       3.541.110.054    10.959.998.631                     -   (320.000.000)        14.181.108.685

    Pemasaran                   (1.925.265.089)                     -                -                    -    (1.925.265.089)

    Umum dan administrasi      (25.052.263.029)   (6.341.044.999)                    -   320.000.000          (31.073.308.029)

    Penghasilan (beban)
      usaha lainnya                 98.083.036         (2.246.183)                   -                    -        95.836.853


LABA USAHA                    (23.338.335.029)      4.616.707.449                    -                -       (18.721.627.580)

Penghasilan keuangan               249.766.104            662.027                    -                -           250.428.131

Beban keuangan                 (10.953.331.368)          (612.582)                   -                -       (10.953.943.950)




                                                                        63
Page 67
                              PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                       DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                                  YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                                (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

LABA (RUGI) SEBELUM
   BEBAN PAJAK
   PENGHASILAN                 (34.041.900.293)         4.616.756.894                       -                            -    (29.425.143.399)

BEBAN PAJAK
   PENGHASILAN
   Kini                                           -                     -                   -                            -                     -
   Tangguhan                                      -                     -                   -                            -                     -

JumlahBeban
    PajakPenghasilan                              -                     -                   -                            -                     -

LABA (RUGI) NETO
   PERIODE BERJALAN             (34.041.900.293)        4.616.756.894                       -                            -    (29.425.143.399)


RUGI UNTUK
   PERIODE YANG
   BERJALAN DAN
   LABA (RUGI)
   KOMPREHENSIF
   YANG DAPAT
   DIATRIBUSIKAN
   KEPADA:

Pemilik Entitas Induk                                                                                                          (8.715.165.722)
Kepentingan Non-pengendali                                                                                                    (20.709.977.677)

JUMLAH                                                                                                                        (29.425.143.399)


RUGI PER SAHAM
   DASAR YANG
   DIATRIBUSIKAN KEPADA
   PEMILIK ENTITAS INDUK                                                                                                               (14.71)

INFORMASI LAINNYA

    Aset Segmen                3.132.752.869.407       7.718.493.709                        -   (214.918.874.325)            2.925.552.488.791

    Liabilitas Segmen          3.351.604.451.409      10.284.688.239                        -   (35.094.134.131)             3.326.795.005.517

    Penyusutan                    2.866.632.815          177.634.186                        -                            -     3.044.267.001




                                                                                 31 Maret 2023

                                  Properti/                Hotel/            Manufaktur/            Eliminasi/
                                 Properties                Hotel            Manufacturing          Elimination                Jumlah/Total

  PENDAPATAN                   2.870.918.264          15.550.484.505                        -      (630.000.000)              17.791.402.769

  BEBAN POKOK
    PENDAPATAN                 (378.120.823)          (6.105.806.042)                       -                            -    (6.483.926.865)

  LABA BRUTO                   2.492.797.441          9.444.678.463                         -      (630.000.000)               11.307.475.904


  BEBAN USAHA
    Pemasaran                  (4.229.032.604)                      -                       -                            -     (4.229.032.604)

    Umum dan administrasi       (19.155.989.769)       (4.863.279.134)                      -       630.000.000               (23.389.268.903)
    Penghasilan (beban)
      Usaha lainnya                (339.497.501)            7.564.972                       -                            -      (331.932.529)


  LABA USAHA                    (21.231.722.433)        4.588.964.301                       -                        -        (16.642.758.132)


  Penghasilan Keuangan               201.885.156         6.111.692                      -                            -           207.996.848
  Beban keuangan                 (9.108.132.586)           (898.300)                        -                    -           (9.109.030.886)



  LABA SEBELUM
    BEBAN PAJAK
    PENGHASILAN                (30.137.969.863)         4.594.177.693                       -                            -    (25.543.792.170)

  BEBAN PAJAK
    PENGHASILAN
    Kini                                          -                     -                   -                            -                     -
    Tangguhan                                     -                     -                   -                            -                     -

  Jumlah Beban
    Pajak Penghasilan                             -                     -                   -                            -                     -


                                                                            64
Page 68
                               PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                        DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                                   YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                                 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


 LABA NETO
   PERIODE BERJALAN             (30.137.969.863)    4.594.177.693 -                           -     (25.543.792.170)


 LABA UNTUK
   TAHUN YANG
   BERJALAN DAN
   LABA (RUGI)
   KOMPREHENSIF
   YANG DAPAT
   DIATRIBUSIKAN
   KEPADA:

 Pemilik Entitas Induk                                                                                17.895.625.089
 Kepentingan Non-pengendali                                                                         (43.439.417.259)

 JUMLAH                                                                                             (25.543.792.170)


 LABA PER SAHAM
   DASAR YANG
   DIATRIBUSIKAN KEPADA
   PEMILIK ENTITAS INDUK                                                                                      30.21

INFORMASI LAINNYA

   Aset Segmen                  3.154.894.177.595   6.600.136.203          -   (213.421.271.425)   2.948.073.042.372

   Liabilitas Segmen            3.327.506.373.178   7.773.479.533          -    (33.596.531.231) 3.301.683.321.480

   Penyusutan                      2.928.841.891      57.889.357           -                  -      2.986.731.248




33. PERIKATAN DAN PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING

    Entitas Anak

    PT Triputri Natatama (TN), Entitas Anak dari Bapa

    Pada tanggal 25 Januari 2012, TN membuat Addendum Perjanjian Kerjasama
    No. 001/644.1/4971/TRIPUTRI/95/2012 atau 511.2/06/1-AKS/2012 perihal kontrak bagi
    keuntungan dalam rangka pembangunan Rumah Susun/Hunian, Rumah Toko/Rumah Kantor,
    Hotel, Pasar Modern dan Sarana Penunjang lainnya dengan Pemerintah Kabupaten Daerah
    Tingkat II Bekasi (Pemda Bekasi), yang mengubah ketentuan di dalam perjanjian sebelumnya
    No. 644.1/4971/Huk/95.

    Addendum tersebut mengubah ketentuan-ketentuan berikut ini:

      i. Ketentuan judul perjanjian diubah menjadi “Kontrak bagi keuntungan dalam rangka
         pembangunan Rumah Susun/Hunian, Rumah Toko/Rumah Kantor, Hotel, Pasar Modern dan
         Sarana Penunjang lainnya”;

     ii. Pihak Pemda Bekasi menunjuk dan memberikan izin kepada TN untuk melaksanakan
         pembangunan rumah susun/hunian, rumah toko/rumah kantor, hotel, pasar modern dan
         sarana penunjang lainnya di atas tanah HPL Pemerintah Kabupaten Bekasi yang terletak di
         Jalan Cut Mutia, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur;

     iii. Kedua pihak sepakat bahwa pelaksanaan pembangunan dilaksanakan secara bertahap
          sesuai dengan persentasi anggaran:
          - Tahap pertama 30% setelah perjanjian ini berlaku selama 24 bulan;
          - Tahap kedua 30% setelah tahap pertama selesai selama 24 bulan;
          - Tahap ketiga 40% setelah tahap kedua selesai selama 24 bulan

    iv. Keuntungan atas penjualan bangunan rumah susun/hunian, rumah toko/rumah kantor, pasar
        modern, hotel dan sarana penunjang lainnya dibagi atas dasar perbandingan investasi TN



                                                                      65
Page 69
                  PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                           DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                      YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


33. PERIKATAN DAN PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING

  Entitas Anak (lanjutan)

  PT Triputri Natatama (TN), Entitas Anak dari Bapa (lanjutan)


   v. dan Pemda Bekasi yaitu 3,7:1 atau yang harus disetor TN ke Pemda Bekasi adalah sebesar
      Rp 2.500.000.000;

   vi. Ketentuan menurut ayat (1) huruf b dan f pasal ini, Pemda Bekasi wajib menyetor minimal
       sebesar Rp5.000.000.000 kepada TN, dengan rincian:
       - Tahap I sudah dibayarkan sebelum ditandatangani perubahan perjanjian ini sebesar Rp
         2.500.000.000;
       - Tahap II dibayarkan pada saat dimulainya pembangunan dan penjualan sebesar Rp
         1.000.000.000;
       - Tahap III satu tahun setelah pembayaran Tahap II sebesar Rp 1.500.000.000; dan
       - Apabila penjualan telah selesai pada tahap ke II, maka pembayaran tahap II dan tahap III
         akan dibayarkan sekaligus pada tahap II.

  Pengelolaan bangunan dan sarana penunjang diserahkan ke TN, dengan kewajiban memberikan
  bagian keuntungan usaha pengelolaan sarana penunjang dengan perbandingan antara TN dan
  Pemda Bekasi yaitu 3:7.

  PT Binakarya Bangun Propertindo (BBP), Entitas Anak dari GAP

  Pada tanggal 25 Juli 2019, BBP telah telah menandatangani Perjanjian Perdamaian oleh dan
  antara BBP (Debitor) dengan para kreditor dimana BBP dengan ini berjanji dan mengikatkan diri
  untuk memenuhi dan mematuhi seluruh isi Rencana Perdamaian yang merupakan satu kesatuan
  yang tidak terpisahkan dengan Perjanjian Perdamaian.

  Tujuan utama dari Perjanjian Perdamaiansebagai berikut:
   1. Pencapaian kepastian hukum bagi semua kreditur yaitu seluruh instansi, Perusahaan,
      Kontraktor, Supplier dan Pihak Ketiga yang mempunyai Perikatandengan BBP.
   2. Perlakuan yang adil bagi seluruh kreditur;
   3. Kepastian penyerahan unit;
   4. Peningkatan nilai jual kios dan apartemen Pluit Sea View secara komersial yang ada pada
      akhirnya akan dapat juga meningkatkan nilai asset kreditur selaku pembeli unit.

  BBP, akan melakukan penyelesaian pembangunan dimulai dengan serah terima unit-unit. Tower
  Belize dalam waktu 60 (enampuluh) hari kalender sejak disetujuinya Perjanjian ini. Kemudian
  dilanjutkan ke Tower Ibiza dan diselesaikan maksimal dalam 360 hari kalender atas semua unit
  yang telah dilunasi oleh Kreditur di kedua Tower tersebut.
  Penyelesaian sertifikasi unit-unit kios dan unit unit apartemen di Tower Maldives diharapkan
  dapat diselesaikan dalam 12 (dua belas) bulan. Sedangkan Tower Belize dan Tower Ibiza
  diharapkan dapat diselesaikan selambat lambatnya 36 (tiga puluh enam) bulan sejak tanggal
  Pengesahan Perjanjian Perdamaian (Homologasi).

  Akta Jual Beli kepada masing-masing kreditur akan dilaksanakan apabila Sertifikasi atas unit
  yang bersangkutan telah diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) sesuai jadwal.




                                              66
Page 70
                      PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                               DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                          YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


34. INSTRUMEN KEUANGAN

  Nilai wajar didefinisikan sebagai jumlah dimana instrumen tersebut dapat dipertukarkan di dalam
  transaksi jangka pendek antara pihak yang berkeinginan dan memiliki pengetahuan yang
  memadai melalui suatu transaksi yang wajar, selain di dalam penjualan terpaksa atau penjualan
  likuidasi. Nilai wajar didapatkan dari kuotasi harga pasar, model arus kas diskonto dan model
  penentuan harga opsi yang sewajarnya.

  Instrumen keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang non-usaha,
  investasi saham pada entitas asosiasi, utang usaha, utang non-usaha, beban yang masih harus
  dibayar, utang pembiayaan konsumen dan pinjaman bank.

  Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan taksiran nilai wajar dari instrumen keuangan yang
  dicatat di laporan posisi keuangan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.


                                            31 Maret 2024                               31 Desember 2023

                               Nilai tercatat               Nilai wajar       Nilai tercatat          Nilai wajar

   Aset keuangan
   Kas dan setara kas          67.943.060.495             67.943.060.495      74.609.401.377         74.609.401.377
    Piutang usaha
      Pihak ketiga              9.930.161.564               9.930.161.564      9.659.588.309          9.659.588.309
    Piutang non-usaha
      Pihak ketiga             10.317.377.358             10.317.377.358       9.809.900.062          9.809.900.062
      Pihak berelasi            5.641.732.448              5.641.732.448       5.641.732.448          5.641.732.448
   Investasi pada entitas
      asosiasi                 11.339.279.027             11.339.279.027      11.638.525.442         11.638.525.442
   Liabilitas keuangan
   Utang usaha
      Pihak ketiga             26.687.616.116             26.687.616.116      26.678.554.254         26.678.554.254
   Utang non-usaha
      Pihak berelasi          179.205.704.891          179.205.704.891       170.286.496.256        170.286.496.256
      Pihak ketiga             64.556.173.216             64.556.173.216      65.103.780.891         65.103.780.891
   Beban masih harus
       dibayar                 12.868.915.884             12.868.915.884      10.743.526.507         10.743.526.507
   Utang pembiayaan
       konsumen                   567.469.800                 567.469.800        621.847.200               621.847.200
   Pinjaman bank             1.195.656.843.254       1.195.656.843.254      1.203.771.880.805      1.203.771.880.805



  Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar masing-
  masing kelompok dan instrumen Grup:

   a. Kas dan setara kas, piutang usaha - neto, dan piutang non-usaha – neto jangka pendek.
      Seluruh aset keuangan di atas merupakan aset keuangan jangka pendek yang akan jatuh
      tempo dalam waktu 12 bulan sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut telah
      mencerminkan nilai wajar dari aset keuangan tersebut.

  b. Piutang non usaha – neto jangka panjang
     Aset keuangan di atas merupakan aset keuangan jangka panjang yang akan jatuh tempo
     dalam waktu lebih dari 12 bulan sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut telah
     mencerminkan nilai wajar dari aset keuangan tersebut.




                                                     67
Page 71
                   PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                            DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                       YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


34. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   c. Investasi saham pada entitas asosiasi, nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal, oleh
      karena itu dicatat sebagai harga perolehan.

   d. Utang usaha, utang non-usaha jangka pendek dan beban yang masih harus di bayar.
      Seluruh liabilitas keuangan di atas merupakan liabilitas jangka pendek yang akan jatuh tempo
      dalam waktu 12 bulan sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut telah mencerminkan
      nilai wajar

   e. Pinjaman bank dan utang pembiayaan konsumen
      Seluruh liabilitas keuangan di atas merupakan pinjaman yang memiliki suku bunga variabel
      dan tetap yang disesuaikan dengan pergerakan suku bunga pasar sehingga nilai tercatat
      liabilitas keuangan tersebut telah mencerminkan nilai wajar

   Hierarki nilai wajar

   Aset dan liabilitas keuangan diklasifikasikan secara keseluruhan berdasarkan tingkat terendah
   dari masukan (input) yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar. Penilaian dampak
   signifikan dari suatu input tertentu terhadap pengukuran nilai wajar membutuhkan pertimbangan
   dan dapat mempengaruhi penilaian dari aset dan liabilitas yang diukur dan penempatannya
   dalam hierarki nilai wajar.

   Bukti terbaik dari nilai wajar adalah harga yang dikuotasikan (quoted prices) dalam sebuah pasar
   yang aktif. Jika pasar untuk sebuah instrumen keuangan tidak aktif, entitas menetapkan nilai
   wajar dengan menggunakan metode penilaian. Tujuan dari penggunaan metode penilaian
   adalah untuk menetapkan harga transaksi yang terbentuk pada tanggal pengukuran dalam
   sebuah transaksi pertukaran yang wajar dengan pertimbangan bisnis normal.

   Metode penilaian termasuk penggunaan harga
   dalam transaksi pasar yang wajar (arm’s length) terakhir antara pihak yang memahami dan
   berkeinginan, jika tersedia, referensi kepada nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara
   substansial sama, analisis arus kas yang didiskontokan dan model harga opsi (option pricing
   models).

   Jika terdapat metode penilaian yang biasa digunakan oleh para peserta pasar untuk menentukan
   harga dari instrumen dan metode tersebut telah didemonstrasikan untuk menyediakan estimasi
   yang andal atas harga yang diperoleh dari transaksi pasar yang aktual, entitas harus
   menggunakan metode tersebut. Metode penilaian yang dipilih membuat penggunaan maksimum
   dari input pasar dan bergabung sedikit mungkin atas input yang spesifik untuk entitas (entity-
   specific input). Metode tersebut memperhitungkan semua faktor yang akan dipertimbangkan oleh
   peserta pasar dalam menentukan sebuah harga dan selaras dengan metode ekonomis untuk
   penilaian sebuah instrumen keuangan. Secara berkala, Grup menelaah metode penilaian dan
   mengujinya untuk validitas dengan menggunakan harga dari transaksi pasar terkini yang dapat
   diobservasi untuk instrumen yang sama (yaitu, tanpa modifikasi dan pengemasan kembali) atau
   berdasarkan data pasar yang tersedia dan dapat diobservasi.




                                               68
Page 72
                 PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                          DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                     YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


36. TAMBAHAN MODAL DISETOR

  a) Akuisisi Anak Perusahaan

     Pada bulan Maret 2013, PT Griya Abadi Permai (GAP), Entitas Anak, membeli 71,58%
     kepemilikan    PT    Binakarya   Bangun    Propertindo   (BBP)   yang     dimiliki oleh
     Go Hengky Setiawan dan Budianto Halim, pihak yang berelasi, dengan total nilai pembelian
     sebesar Rp 9.100.000.000. Atas penyertaan tersebut, GAP memperoleh 71,58% kepemilikan
     saham pada BBP. Jumlah aset neto BBP yang menjadi bagian GAP pada tanggal akuisisi
     dan penyertaan saham adalah sebesar Rp 5.116.640.985. Selisih antara nilai pembelian
     dengan jumlah aset neto atas penyertaan saham GAP di BBP tersebut sebesar Rp
     3.983.359.015 dicatat dan dibukukan pada akun “Tambahan Modal Disetor” pada Ekuitas di
     Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian.

     Pada bulan Maret 2013, PT Griya Abadi Permai (GAP), Entitas Anak, membeli 73,00%
     kepemilikan PT Binakarya Agung Propertindo (BAP) yang dimiliki oleh Go Hengky Setiawan
     dan Budianto Halim, pihak yang berelasi, dengan total nilai pembelian sebesar Rp
     5.475.000.000. Atas penyertaan tersebut, GAP memperoleh 73,00% kepemilikan saham
     pada BAP. Jumlah aset neto BAP yang menjadi bagian GAP pada tanggal akuisisi dan
     penyertaan saham adalah sebesar Rp 34.645.423.000. Selisih antara nilai pembelian dengan
     jumlah aset neto atas penyertaan saham GAP di BAP tersebut sebesar (Rp 29.170.423.000)
     dicatat dan dibukukan pada akun “Tambahan Modal Disetor” pada Ekuitas di Laporan Posisi
     Keuangan Konsolidasian.

     Pada bulan Maret 2013, PT Griya Abadi Permai (GAP), Entitas Anak, membeli 55,00%
     kepemilikan PT Binakarya Makmur Abadi (BMA) yang dimiliki oleh Leonardo Hans Halim dan
     Go Hengky Setiawan, pihak yang berelasi, dengan total nilai pembelian sebesar
     Rp1.375.000.000. Atas penyertaan tersebut, GAP memperoleh 55,00% kepemilikan saham
     pada BMA.

     Jumlah aset neto BMA yang menjadi bagian GAP pada tanggal akuisisi dan penyertaan
     saham adalah sebesar Rp 1.150.905.594. Selisih antara nilai pembelian dengan jumlah aset
     neto atas penyertaan saham GAP di BMA tersebut sebesar Rp 224.094.406 dicatat dan
     dibukukan pada akun “Tambahan Modal Disetor” pada Ekuitas di Laporan Posisi Keuangan
     Konsolidasian.

     Pada bulan April 2013, PT Griya Abadi Permai (GAP), Entitas Anak, membeli 54,00%
     kepemilikan PT Binakarya Mitra Selaras (BMS) yang dimiliki oleh Go Hengky Setiawan dan
     Budianto Halim, pihak yang berelasi, dengan total nilai pembelian sebesar Rp 2.700.000.000.

     Atas penyertaan tersebut, GAP memperoleh 54,00% kepemilikan saham pada BMS. Jumlah
     aset neto BMS yang menjadi bagian GAP pada tanggal akuisisi dan penyertaan saham
     adalah sebesar (Rp 2.212.811.412). Selisih antara nilai pembelian dengan jumlah aset neto
     atas penyertaan saham GAP di BMS tersebut sebesar Rp 4.912.811.412 dicatat dan
     dibukukan pada akun “Tambahan Modal Disetor” pada ekuitas di Laporan Posisi Keuangan
     Konsolidasian.

     Pada bulan Mei 2013, PT Griya Abadi Permai (GAP), Entitas Anak, membeli 76,00%
     kepemilikan PT Binakarya Anugrah Pratama (BAPA) yang dimiliki oleh Hengky Setiawan dan
     Budianto Halim, pihak yang berelasi, dengan total nilai pembelian sebesar Rp 3.800.000.000.
     Atas penyertaan tersebut, GAP memperoleh 76,00% kepemilikan saham pada BAPA. Jumlah
     aset neto BAPA yang menjadi bagian GAP pada tanggal akuisisi dan penyertaan saham
     adalah sebesar (Rp 1.547.334.729).




                                             69
Page 73
                      PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                               DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                          YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


36. TAMBAHAN MODAL DISETOR (lanjutan)

   a) Akuisisi Anak Perusahaan (lanjutan)

      Selisih antara nilai pembelian dengan jumlah aset neto atas penyertaan saham GAP di BAPA
      tersebut sebesar Rp 5.347.334.729 dicatat dan dibukukan pada akun “Tambahan Modal
      Disetor” pada ekuitas di Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian.
                          PT Binakarya                         PT Binakarya
                            Bangun           PT Binakarya      Agung Abadi      PT Binakarya     PT Binakarya
                          Propertindo           Anugrah         Propertindo     MakmurAbadi      Mitra Selaras
                             (BBP)          Pratama (BAPA)         (BAP)           (BMA)             (BMS)         Jumlah/Total


      Nilai Aset Neto/
      Net Assets Value     5.116.640.985     (1.547.334.729)   34.645.423.000    1.150.905.594   (2.212.811.412)   37.152.823.438


      Harga Akuisisi/      9.100.000.000      3.800.000.000     5.475.000.000    1.375.000.000    2.700.000.000    22.450.000.000
      Acquisition Costs
      Selisih Nilai
      Transaksi
      Restrukturisasi
      Antara Entitas
      Sepengendali/
      Difference of
      Restructuring       (3.983.359.015)    (5.347.334.729)   29.170.423.000    (224.094.406)   (4.912.811.412)   14.702.823.438
      Transaction Value
      Among Entities
      Under Common
      Control




   b) Agio

      Akun ini merupakan agio saham yang berasal dari penawaran perdana yang dilakukan pada
      tahun 2015, sebagai berikut:


          Selisih lebih harga penawaran
            umum perdana saham dengan
            nilai nominal saham                                135.000.000.000
          Biaya emisi saham                                    (12.574.975.700)

              Jumlah                                           122.425.024.300



   c) Pengampunan Pajak

      Akun ini merupakan tambahan modal disetor berupa aset melalui program pengampunan
      pajak yang telah diikuti oleh Perusahaan dan Entitas Anak.

      Saldo pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar
      Rp24.343.305.541.




                                                               70
Page 74
                    PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                             DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                        YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


37. SALDO LABA DICADANGKAN

  Undang-Undang Perseroan Terbatas Republik Indonesia No. 1/1995 yang diterbitkan di bulan
  Maret 1995 dan telah diubah dengan Undang-Undang No. 40/2007 yang diterbitkan pada bulan
  Agustus 2007, mengharuskan pembentukan cadangan umum dari laba neto sejumlah minimal
  20% dari jumlah modal Perseroan yang ditempatkan dan disetor penuh. Undang-undang tersebut
  tidak mengatur jangka waktu untuk pembentukan penyisihan tersebut.

  Berdasarkan hasil RUPS Tahunan perseroan yang diselenggarakan pada tanggal 28 Juni 2016,
  para pemegang saham menyetujui pembentukan cadangan modal dari penghasilan komprehensif
  Perusahaan sebesar Rp.100.000.000,- sebagai laba yang ditentukan penggunaannya.


38. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

  Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Grup adalah risiko kredit, risiko likuiditas dan
  pengelolaan permodalan. Tujuan manajemen risiko Grup adalah untuk secara efektif
  mengendalikan risiko-risiko ini dan meminimalisasi pengaruh merugikan yang dapat terjadi
  terhadap kinerja keuangan mereka.

   Direksi menelaah dan menyetujui semua kebijakan untuk mengelola setiap risiko, termasuk juga
   risiko ekonomi dan risiko usaha Grup, yang dirangkum di bawah ini dan juga memantau risiko
   harga pasar yang timbul dari semua instrumen keuangan.


   Risiko Kredit

   Aset keuangan Grup yang memiliki potensi konsentrasi secara signifikan risiko kredit pada
   dasarnya terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang non-usaha. Grup memiliki
   kebijakan kredit dan prosedur untuk memastikan berlangsungnya evaluasi kredit dan
   pemantauan akun secara aktif.

   Eksposur Grup terhadap risiko kredit timbul dari wanprestasi pihak lain, dengan eksposur
   maksimum sebesar nilai tercatat aset keuangan Grup, sebagai berikut:



                                                      31 Maret 2024            31 Desember 2023

  Setara kas                                          66.672.453.577                74.176.338.158
  Piutang usaha - neto                                 9.930.161.564                 9.659.588.309
  Piutang non-usaha - neto                            15.959.109.806                15.451.632.510

  Jumlah                                              92.561.724.947                99.287.558.977

   Grup mempunyai kebijakan dan prosedur kredit untuk memastikan evaluasi kredit yang
   berkesinambungan dan pemantauan saldo secara aktif. Grup mengelola risiko kredit yang terkait
   dengan simpanan yang di bank dengan memonitor reputasi, peringkat kredit dan membatasi
   risiko agregat dari masing-masing pihak dalam kontrak. Tidak terdapat konsentrasi risiko kredit
   yang signifikan terkait dengan piutang usaha.

    Analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan
   yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai
   adalah sebagai berikut:



                                               71
Page 75
                          PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                                   DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                              YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                            (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   Risiko Kredit (lanjutan)


                                                                           31 Maret 2024

                                           Lancar dan                            Telah Jatuh Tempo Namun                        Telah jatuh
                                              tidak                            Tidak Mengalami Penurunan Nilai/                 tempo dan/
                                           Mengalami                                                                          atau mengalami
                        Jumlah           penurunan nilai   kurang dari 3 bulan     3 bulan - 6 bulan      6 bulan - 1 tahun   penurunan nilai

   Setara kas          66.672.453.577    66.557.620.159                    -                       -           114.833.418                    -   -
   Piutang usaha        9.930.161.564       405.350.255          461.462.204           1.312.366.998         7.647.307.107          103.675.000
   Piutang non-usaha   15.959.109.806                 -          784.528.077              76.161.250        13.541.194.229        1.557.226.250

   Jumlah              92.561.724.947    66.962.970.414        1.245.990.281           1.388.528.248        21.303.334.754        1.660.901.250




                                                                         31 Desember 2023

                                           Lancar dan                            Telah Jatuh Tempo Namun                        Telah jatuh
                                              tidak                            Tidak Mengalami Penurunan Nilai/                 tempo dan/
                                           Mengalami                                                                          atau mengalami
                        Jumlah           penurunan nilai   kurang dari 3 bulan     3 bulan - 6 bulan      6 bulan - 1 tahun   penurunan nilai

   Setara kas          94.176.338.158    73.316.256.985          745.247.755                       -           114.833.418                   -
   Piutang usaha - neo 9.659.588.309      1.914.850.601        1.924.260.908           1.757.331.839         3.959.469.961         103.675.000
   Piutang non-usaha
         -    Neto     15.451.632.510        56.812.425        2.118.059.580              66.664.756        11.652.869 499        1.557.226.250

   Jumlah              99.287.558.977    75.287.920.011        4.787.568.243           1.823.996.595        15.727.172.878        1.660.901.250




   Risiko Likuiditas

   Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati termasuk mangatur kas yang cukup untuk menunjang
   aktivitas usaha secara tepat waktu. Grup mengatur keseimbangan melalui kesinambungan
   kolektibilitas piutang dan penggunaan pinjaman bank dan lainnya.

   Tabel di bawah ini menunjukkan analisis jatuh tempo liabilitas keuangan Grup dalam rentang
   waktu yang menunjukkan jatuh tempo kontraktual untuk semua liabilitas keuangan non-derivatif
   dan instrumen keuangan derivatif yang diperlukan dalam pemahaman jatuh tempo kebutuhan
   arus kas. Jumlah yang diungkapkan dalam tabel adalah arus kas kontraktual yang tidak
   terdiskonto.


                                                                      31 Maret 2024

                                                             Nilai Arus Kas Kontraktual

                                        Sampai dengan               Lebih dari 1 tahun
                                           1 tahun                   sampai 5 tahun                    Lebih dari 5 tahun

   Utang usaha                           12.254.340.059                 14.344.437.016                        88.839.041
   Utang non-usaha                       41.404.281.225                196.541.444.506                     5.816.152.376
   Biaya masih harus
       dibayar                            4.368.475.222                   8.500.440.662                                       -

   Jumlah                                58.027.096.506               219.386.322.184                      5.904.991.417




                                                                           72
Page 76
                     PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                              DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                         YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

    Risiko Likuiditas (lanjutan)
                                              31 Desember 2023


                                          Nilai Arus Kas Kontraktual

                          Sampai dengan       Lebih dari 1 tahun
                             1 tahun           sampai 5 tahun          Lebih dari 5 tahun

    Utang usaha             16.246.868.254       10.342.846.959               88.839.041
    Utang non-usaha         34.862.025.983      196.429.985.163            4.098.261.001
    Biaya masih harus
        dibayar              2.243.085.845        8.500.440.662                             -

    Jumlah                  53.351.980.082      215.273.272.784            4.187.105.042



    Pengelolaan Permodalan

    Tujuan utama dari pengelolaan permodalan Grup adalah untuk memastikan bahwa
    dipertahankannya peringkat kredit yang kuat dan rasio modal yang sehat agar dapat mendukung
    kelancaran usahanya dan memaksimalkan nilai dari pemegang saham. Grup mengelola struktur
    modalnya dan membuat penyesuaian-penyesuaian sehubungan dengan perubahan kondisi
    ekonomi dan karakteristik dari risiko usahanya.

    Agar dapat menjaga dan menyesuaikan struktur modalnya, Grup akan menyesuaikan jumlah
    dari pembayaran dividen kepada para pemegang saham atau tingkat pengembalian modal atau
    menerbitkan surat saham. Tidak ada perubahan dalam tujuan, kebijakan dan proses dan sama
    seperti penerapan tahun-tahun sebelumnya.

39. KELANGSUNGAN USAHA

    Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, Grup mengalami kerugian sebesar
    Rp177.893.377.255. Kondisi keuangan Grup memburuk terutama karena pandemik Covid-19
    yang diikuti dengan terhentinya beberapa proyek pembangunan dan menurunnya permintaan
    terhadap properti menyebabkan penurunan penjualan properti yang signifikan yang berdampak
    pada operasi dan likuiditas Grup, sehingga memerlukan pendanaan dari utang dan
    restrukturisasi pinjaman yang memasuki masa standstill dan pengaturan cash waterfall oleh
    Grup.

    Kegiatan operasional Grup terdampak serius akibat dari pandemi ini, namun dampak spesifik
    terhadap pendapatan dan nilai terpulihkan dari aset dan liabilitas Grup belum dapat ditentukan
    pada tahap ini. Dampak-dampak tersebut akan dilaporkan dalam laporan keuangan
    konsolidasian saat dampak tersebut dapat diketahui dan diestimasi.

    Kondisi tersebut, antara lain, mengindikasikan adanya ketidakpastian material yang dapat
    menimbulkan keraguan signifikan terhadap kemampuan Grup untuk melanjutkan kelangsungan
    usahanya dan, oleh karena itu, Grup mungkin tidak dapat merealisasikan aset dan melunasi
    kewajibannya dalam kegiatan usaha normal. Laporan keuangan konsolidasian tidak mencakup
    penyesuaian yang mungkin timbul sebagai akibat dari ketidakpastian tersebut.

    Manajemen Grup secara aktif memantau situasi di atas dan mengeksplorasi dan menjalankan
    strategi-strategi berikut sebagai upaya dalam mengatasi potensi dampak buruk pada kinerja
    keuangan dan keberlangsungan usaha Grup, antara lain sebagai berikut:



                                                   73
Page 77
                PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                         DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                    YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


•   Menggerakkan kembali pembangunan proyek apartemen Pluit Sea View, apartemen
    Cassablanca East Residence, perumahaan La Palma Grande dengan percepatan finishing
    sehingga dapat membangkitkan kembali brand image dalam penyelesaian proyek sehingga
    unit bisa cepat diserahkan ke konsumen dan siap untuk dipasarkan kembali

•   Grup masih berusaha untuk mendapatkan persetujuan restrukturisasi atas pinjaman dari
    Bank dan diharapkan dapat memperkuat modal dan cashflow Grup.

•   Grup sedang melakukan proses peminjaman dana terhadap bank dan dana ini diharapkan
    dapat memperkuat modal dan cashflow Grup.

•   Grup akan selalu memperbaiki fasilitas dan prasarana hotel sehingga bisa menjadi salah satu
    hotel terbaik di Kuta Bali dan Bogor, serta bisa menjadi salah satu tujuan menginap bagi turis
    atau wisatawan yang berkunjung ke hotel tesebut.

•   Mempercepat dan menggerakkan kembali proses pembangunan hotel yang terhambat
    sehingga dapat selesai dalam waktu dekat sehingga dapat segera beroperasi

•   Membentuk kemitraan strategis dengan pihak-pihak yang tertarik untuk masuk dengan
    memberikan tambahan ekuitas, baik melalui Perusahaan Induk maupun anak-anak
    perusahaannya secara langsung.

•   Melakukan penjajakan dengan berbagai investor dan institusi finansial baik dari dalam
    maupun luar negeri yang mampu untuk memberikan pinjaman situasi khusus (special
    situations fund) maupun bentuk-bentuk pendanaan lainnya

•   Melepas aset-aset Grup maupun afiliasi berupa tanah-tanah di berbagai lokasi kepada para
    investor dan developer lain

•   Berupaya menawarkan unit-unit properti milik Grup kepada para investor retail dalam bentuk
    penjualan berjumlah besar (bulk-sales) dan harga yang khusus dengan melakukan
    perencanaan yang matang dengan segenap tim agar jika mulai ada cashflow yang
    didapatkan, maka pekerjaan pembangunan dan pemasaran proyek Apartemen, Rumah,
    Ruko dan Kios dapat dijalankan kembali dengan seefisien dan seoptimal mungkin. Hal ini
    diharapkan dapat meyakinkan para pembeli.

•   Meningkatkan penjualan dengan cara memperkuat tim sales in-house, bekerja-sama dengan
    agen-agen properti, dan memperbaiki penetrasi promosi baik di online (media sosial situs
    pemasaran) maupun offline (pameran, open table, canvasing, dsb).

•   Bekerjasama dengan vendor-vendor F&B makanan, fitness center, sekolah dan lain-lain yang
    ber-level nasional untuk meningkatkan traffic dan menjadi daya tarik keramaian di Palm City.

•   Meningkatkan intensitas progres pembangunan baik produk-produk komersial, residensial
    maupun apartemen agar dapat melakukan serah terima unit dengan lebih awal. Hal ini juga
    diharapkan dapat memberikan keyakinan lebih terhadap calon konsumen-konsumen yang
    berniat tinggal atau melakukan investasi di Palm City.

•   Menggerakkan kembali pembangunan Apartemen Paradise Mansion untuk Tower 1 yang
    sempat terhenti saat pandemi Covid-19. Dengan berjalannya pembangunan tersebut, kami
    optimis dapat melakukan serah terima dengan baik dan mempercepat tingkat penjualannya

•   Senantiasa melakukan inovasi serta perbaikan perbaikan dalam strategi penjualan,
    pengembangan produk, serta layanan purna jual terhadap konsumen kami.



                                             74
Page 78
                  PT BINAKARYA JAYA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PADA TANGGAL 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT)
                           DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
                      YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


39. KELANGSUNGAN USAHA (lanjutan)

   •   Meluncurkan produk baru yaitu klaster residensial Royal Palm Blossom I dan II, dan blok
       komersial Palm CBD II untuk menjawab tingginya kebutuhan masyarakat di sekitar Jakarta
       Barat.

   •   Grup senantiasa melakukan perawatan, peremajaan, dan perbaikan terhadap fasilitas-
       fasilitas umum, taman-taman, dsb, yang berada pada kawasan perumahan dan apartemen.




                                             75

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.02 MB
Published24 Jun 2024
Pages78
Characters253,526
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 130 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BINAKARYA JAYA ABADI Tbk p.1 ×242
linked person Rudy Susanto · Komisaris p.10 ×3
linked person Budianto Halim p.10 ×12
linked — Ali Umar p.10 ×3
linked person Leonardo Hans Halim p.10 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.28 ×8
linked org Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk p.28 ×50
linked org Bank Maybank Indonesia Tbk p.28 ×6
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.28 ×5
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.28 ×2
linked org Bank Permata Tbk p.28 ×5
linked org Bank OCBC NISP Tbk p.28 ×5
linked org PT Bank KEB Hana Indonesia p.28 ×10
linked org Bank Nationalnobu Tbk p.28 ×24
linked org PT Hutama Karya p.39
linked org Agung Perkasa p.39
linked org Artha Graha p.40
linked — Liliana Setiawan p.63
linked org Pemerintah Kabupaten p.68 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.11
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.28 ×2
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.28 ×5
possible org Bank Nationalnobu Bank Tbk p.28 ×2
possible — Graha Sentosa p.43 ×4
unresolved org PT BINAKARYA JAYA ABADI DAN ENTITAS ANAK p.7
unresolved person Edison Jingga · Notaris p.10 ×4
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.10
unresolved person Akta Notaris Yulia p.10
unresolved org Menteri p.10
unresolved org PT Binakarya Sakti p.11
unresolved org PT Griya Abadi p.11
unresolved org PT Binakarya Citra p.11
unresolved org PT Mitragama Inti p.11
unresolved org PT Karya Cipta Dhayana Pura Makmur Abadi p.12
unresolved org PT Binakarya Mitra p.12
unresolved org PT Prasetya Agung p.12
unresolved org PT Binakarya Apartemen p.12
unresolved org PT Binakarya Graha p.12
unresolved org PT Satwika Permai p.12
unresolved org PT Binakarya Bangun p.12 ×2
unresolved org PT Binakarya Makmur Sentosa p.12 ×3
unresolved org PT Binakarya Jaya Perkasa p.12 ×7
unresolved org PT Binakarya Anugrah p.12
unresolved org PT Triputri Super Block p.12
unresolved org PT Binakarya Makmur Abadi p.12 ×4
unresolved org PT Anaamaya Hotel p.12
unresolved org PT Griya Karunia Sejahtera p.12 ×6
unresolved org Bank Indonesia p.16 ×2
unresolved org PT Bank DKI p.28 ×6
unresolved org PT Bank Central A p.28
unresolved org Graha Internasional Tbk p.28 ×2
unresolved org Bank Jabar Banten Tbk p.28 ×2
unresolved org Bank Muamalat Indonesia Tbk p.28 ×9
unresolved org Bank UOB Tbk p.28 ×3
unresolved org PT Bank Tabungan Negara Syariah p.28
unresolved org PT Sepak p.30
unresolved org PT Binak p.30
unresolved org PT Pes p.30
unresolved org PT Satwika Permai Indah p.32 ×10
unresolved org PT Asuransi Binagriya Upakara p.32
unresolved org PT Binakarya Bangun Propertindo p.32 ×12
unresolved org PT Binagriya General Insurance p.33
unresolved org PT Binakarya Agung Propertindo p.33 ×8
unresolved org PT Prasetya Agung Cipta Abadi p.33 ×4
unresolved org PT Triputri Natatama p.33 ×7
unresolved org PT Zurich General Tafakul Indonesia p.33
unresolved org PT Asuransi Binagriya Upakarya p.34
unresolved org PT Mitragama Inti Perkasa p.34 ×3
unresolved org PT Karya Cipta Makmur Abadi p.35 ×3
unresolved org PT Binakarya Sakti Perkasa p.35 ×2
unresolved person BF. Harry Prastawa p.37 ×2
unresolved org PT Binakarya Prima Lestari p.37 ×3
unresolved org PT Palem Indah Permai p.37 ×2
unresolved org PT Binakarya Cipta Abadi p.38
unresolved org PT Petra Nusa Kencana p.39
unresolved org PT Graha Perkasa Abadi p.39
unresolved org PT Recta Construction p.39
unresolved org PT Triadi Casa Recta p.39
unresolved org PT Surya Mandiri Sarana p.39
unresolved org PT Waringin Megah p.39
unresolved org PT Hardi Agung Perkasa p.39
unresolved org PT Sapta Kencana Kharisma p.39
unresolved org Bank Artha Graha International Tbk p.40 ×2
unresolved org PT Deloitte Konsultan Indonesia p.40
unresolved org PT Griya Jaya Persada p.40
unresolved org Bank HANA p.42 ×2
unresolved person Siswadji p.42
unresolved org PT Binakarya Graha Sentosa p.43 ×4
unresolved org PT Binakarya Citra Buana p.46 ×3
unresolved org PT Bank KEB Hana Indonesia Berdasarkan Surat Persetujuan p.46
unresolved person Gamal Wahidin p.46 ×2
unresolved org PT Bumi Arta Sedayu p.47
unresolved org PT Agung Artomoro Utama p.47
unresolved org PT Dwi Jaya Graha Kencana. p.47
unresolved — Victor · Direktur p.47
unresolved person Bumi Arta Sedayu Berdasarkan Akta Notaris Michael p.47
unresolved org Bank BTN. Kekurangan p.47
unresolved org Bank BTN Lunas p.48
unresolved person Go Hengky Setiawan p.49
unresolved person Leonardi Setiawan p.49
unresolved person Suharta Berdasarkan Surat Persetujuan Prinsip Pembiayaan p.49
unresolved org PT Anaamaya Selaras p.50 ×2
unresolved person Dr. Ranti Fauza Mayana p.51 ×2
unresolved org PT Bank DKI Berdasarkan Surat Persetujuan Pemberian Kredit p.54
unresolved person Bali. Berdasarkan Akta Notaris Muchlis Patahna p.54
unresolved org PT BCA Finance p.56 ×2
unresolved org PT Toyota Astra Finance Services p.56
unresolved org PT Toyota Astra Financial Services p.56
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.59
unresolved org PT Binakarya Prim p.60
unresolved org PT Sepakat Maju Terus p.60
unresolved org PT Binakarya Mandiri Jaya p.60 ×2
unresolved org PT Alty Investindo p.60 ×2
unresolved org PT Binakarya Cahaya Mulia p.60 ×2
unresolved org PT Binakarya Cita Lestari p.60
unresolved org PT Binakarya Sejahtera Utama p.60
unresolved org PT Sarana Jaya Abadi p.60
unresolved org PT Binakarya Kreasindo Utama p.60
unresolved org PT. Binakarya Citra Lestari p.61
unresolved org PT Griya Abadi Permai p.62 ×8
unresolved org PT Binakarya Mitra Selaras p.62 ×4
unresolved org PT Binakarya Anugrah Pratama p.62 ×4
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.63
unresolved org Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Bekasi p.68
unresolved org Pemerintah Kabupaten Bekasi p.68
unresolved org Pertanahan Nasional p.69
unresolved org PT Binakarya p.73 ×3
unresolved org PT Binakarya Propertindo p.73

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2024-I-BIKA.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result