Back to announcement
20240624_KAEF_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31674350.pdf
Other Text extracted KAEFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
Go To English Page
Nomor Surat 007/PR000/24/VI/2024
Nama Perusahaan Kimia Farma Tbk.
Kode Emiten KAEF
Lampiran 1
Perihal Penjelasan atas Pemberitaan Media Massa
Pemberitaan Media Massa
Merujuk permintaan penjelasan oleh Bursa Efek Indonesia melalui surat nomor S-06258/BEI.PP1/06-2024 tanggal 20
Juni 2024 perihal Permintaan Penjelasan Atas Pemberitaan di media massa terkait dengan pemberitaan:
Nama Media Judul Berita Tanggal
detik.com Bos Kimia Farma Buka Suara soal 19 June 2024
Rencana Tutup 5 Pabrik
Kami sampaikan penjelasan sebagai berikut:
No Pertanyaan
1. Klarifikasi atas kebenaran berita tersebut.
Menindaklanjuti surat dari PT Bursa Efek Indonesia Nomor S-06258/BEI.PP1/06-2024 tanggal 20 Juni
2024 perihal Permintaan Penjelasan atas Pemberitaan di Media Massa, yang dirilis oleh media Detik pada
tanggal 19 Juni 2024 dengan judul Bos Kimia Farma Buka Suara soal Rencana Tutup 5 Pabrik, maka
bersama ini kami menyampaikan informasi-informasi sebagai berikut:
1. Dalam merespon berbagai tantangan yang ada, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melakukan
langkah-langkah perbaikan meliputi reorientasi bisnis, restrukturisasi keuangan dan efisiensi. Sebagai
langkah untuk meningkatkan efisiensi, Perseroan akan melakukan rasionalisasi fasilitas produksi (pabrik).
Strategi rasionalisasi fasilitas produksi bertujuan untuk meningkatkan utilitas pabrik agar lebih optimal dan
menurunkan biaya operasional (efisiensi). Manajemen KAEF telah melakukan evaluasi terhadap utilitas
pabrik yang ada saat ini dan utilitasnya masih cukup rendah yaitu di bawah 40% (untuk 3 shift). Dengan
pertimbangan untuk meningkatkan utilitas pabrik dan mencapai efisiensi, maka akan dilakukan penataan
fasilitas produksi KAEF Group dari 10 menjadi 5 pabrik.
2. Dalam proses rasionalisasi fasilitas produksi, KAEF akan tetap memenuhi ketentuan dari Badan
Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Kesehatan, sehingga operasional produksi
pabrik tidak akan terganggu dan penyediaan obat untuk masyarakat dapat tetap terjaga.
2. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.
-
Demikian untuk diketahui.
Hormat Kami,
Kimia Farma Tbk.
Dharma Syahputra
Corporate Secretary
Page 2
Kimia Farma Tbk.
Jalan Veteran No. 9, Jakarta 10110
Telepon : 021-38477709, Fax : 021-3454338, 3454339, , http://www.kimiafarma.co.id
Nama Pengirim Dharma Syahputra
Jabatan Corporate Secretary
Tanggal dan Waktu 24-06-2024 16:57
Lampiran 1. 07-Penjelasan Pemberitaan Media Massa.pdf
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Kimia Farma Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan
secara elektronik oleh sistem pelaporan elektronik. Kimia Farma Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi yang
tertera didalam dokumen ini.
Page 3
Go To Indonesian Page
Letter / Announcement No. 007/PR000/24/VI/2024
Issuer Name Kimia Farma Tbk.
Issuer Code KAEF
Attachment 1
Subject Explanation for Mass Media
Recent Media Coverage
Referring to an explanation request by the Indonesia Stock Exchange through letter number S-06258/BEI.PP1/06-
2024 dated 20 Juni 2024 concerning Request for Explanation on Media Coverage related to:
Name of Media News Headline Date
detik.com Bos Kimia Farma Buka Suara soal 19 June 2024
Rencana Tutup 5 Pabrik
We submit the explanation as follows :
No Inquiries
1. Clarification of the truth of the news.
Menindaklanjuti surat dari PT Bursa Efek Indonesia Nomor S-06258/BEI.PP1/06-2024 tanggal 20 Juni
2024 perihal Permintaan Penjelasan atas Pemberitaan di Media Massa, yang dirilis oleh media Detik pada
tanggal 19 Juni 2024 dengan judul Bos Kimia Farma Buka Suara soal Rencana Tutup 5 Pabrik, maka
bersama ini kami menyampaikan informasi-informasi sebagai berikut:
1. Dalam merespon berbagai tantangan yang ada, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melakukan
langkah-langkah perbaikan meliputi reorientasi bisnis, restrukturisasi keuangan dan efisiensi. Sebagai
langkah untuk meningkatkan efisiensi, Perseroan akan melakukan rasionalisasi fasilitas produksi (pabrik).
Strategi rasionalisasi fasilitas produksi bertujuan untuk meningkatkan utilitas pabrik agar lebih optimal dan
menurunkan biaya operasional (efisiensi). Manajemen KAEF telah melakukan evaluasi terhadap utilitas
pabrik yang ada saat ini dan utilitasnya masih cukup rendah yaitu di bawah 40% (untuk 3 shift). Dengan
pertimbangan untuk meningkatkan utilitas pabrik dan mencapai efisiensi, maka akan dilakukan penataan
fasilitas produksi KAEF Group dari 10 menjadi 5 pabrik.
2. Dalam proses rasionalisasi fasilitas produksi, KAEF akan tetap memenuhi ketentuan dari Badan
Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Kesehatan, sehingga operasional produksi
pabrik tidak akan terganggu dan penyediaan obat untuk masyarakat dapat tetap terjaga.
2. Other important material information / events that can affect going concern of the company and the
company's stock price.
-
Thus to be informed accordingly.
Respectfully,
Kimia Farma Tbk.
Dharma Syahputra
Corporate Secretary
Page 4
Kimia Farma Tbk.
Jalan Veteran No. 9, Jakarta 10110
Phone : 021-38477709, Fax : 021-3454338, 3454339, , http://www.kimiafarma.co.id
Sender Name Dharma Syahputra
Function Corporate Secretary
Date and Time 24-06-2024 16:57
Attachment 1. 07-Penjelasan Pemberitaan Media Massa.pdf
This is an official document of Kimia Farma Tbk. that does not require a signature as it was generated electronically
by the electronic reporting system. Kimia Farma Tbk. is fully responsible for the information contained within this
document.
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Pengawas Obat dan Makanan
p.1 ×2
unresolved
org
Kementerian Kesehatan
p.1 ×2
unresolved
person
Dharma Syahputra
· Corporate Secretary
p.1 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.