Back to announcement
20240621_ADHI_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_31663323_lamp1.pdf
Other Text extracted ADHISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 16
Page 1
PROSPEKTUS RINGKAS
INFORMASI DALAM DOKUMEN INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN/ATAU DIUBAH. PERNYATAAN PENDAFTARAN EFEK INI TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OTORITAS JASA
KEUANGAN (“OJK”) NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI OTORITAS JASA KEUANGAN. INFORMASI INI HANYA DAPAT DIGUNAKAN DALAM RANGKA
PENAWARAN AWAL TERHADAP EFEK INI. EFEK INI TIDAK DAPAT DIJUAL SEBELUM PERNYATAAN PENDAFTARAN YANG TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OTORITAS JASA
KEUANGAN MENJADI EFEKTIF. PEMESANAN MEMBELI EFEK INI HANYA DAPAT DILAKSANAKAN SETELAH CALON PEMBELI ATAU PEMESAN MENERIMA ATAU MEMPUNYAI
KESEMPATAN UNTUK MEMBACA PROSPEKTUS.
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU
KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL–HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
PROSPEKTUS RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA
BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT ADHI KARYA (PERSERO) TBK (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA,
DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS RINGKAS INI.
INFORMASI LENGKAP TERKAIT PENAWARAN UMUM TERDAPAT DALAM PROSPEKTUS
PT ADHI KARYA (PERSERO) TBK
Kegiatan Usaha Utama:
Konstruksi - Energi (Engineering, Procurement and Construction/EPC) - Properti - Industri – Investasi
Kantor Pusat:
Jl. Raya Pasar Minggu, KM 18, Jakarta 12510 - Indonesia
Telp.: (+62 21) 797 5312, Faks.: (+62 21) 797 5311
Situs internet: www.adhi.co.id
Alamat e-mail: adhi@adhi.co.id
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN IV ADHI KARYA
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP 5.000.000.000.000,- (LIMA TRILIUN RUPIAH)
(“OBLIGASI BERKELANJUTAN IV”)
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM OBLIGASI BERKELANJUTAN IV TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN IV ADHI KARYA TAHAP I TAHUN 2024
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR RP1.000.000.000.000,- (SATU TRILIUN RUPIAH)
(“OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan atas nama KSEI, sebagai bukti utang kepada Pemegang Obligasi. Obligasi ini
ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi dan terdiri dari 3 (tiga) seri dengan ketentuan sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp[*],- ([*] Rupiah) dengan bunga Obligasi sebesar [*]% ([*] persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 3 (tiga)
tahun terhitung sejak Tanggal Emisi;
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp[*],- ([*] Rupiah) dengan bunga Obligasi sebesar [*]% ([*] persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 5 (lima)
tahun terhitung sejak Tanggal Emisi; dan
Seri C : Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp[*],- ([*] Rupiah) dengan bunga Obligasi sebesar [*]% ([*] persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi adalah 7 (tujuh)
tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan
dilakukan pada tanggal 9 Oktober 2024, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi masing-masing adalah pada tanggal 9 Juli 2027 untuk Obligasi
Seri A, tanggal 9 Juli 2029 untuk Obligasi Seri B dan tanggal 9 Juli 2031 untuk Obligasi Seri C.
OBLIGASI BERKELANJUTAN IV TAHAP II DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITETAPKAN KEMUDIAN.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN AGUNAN KHUSUS BERUPA BENDA ATAU PENDAPATAN ATAU AKTIVA LAIN MILIK PERSEROAN DALAM BENTUK APAPUN SERTA TIDAK
DIJAMIN OLEH PIHAK LAIN MANAPUN. SELURUH KEKAYAAN PERSEROAN, BAIK BERUPA BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA
MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI, KECUALI AKTIVA PERSEROAN YANG DIJAMINKAN SECARA KHUSUS KEPADA PARA KREDITURNYA, MENJADI JAMINAN ATAS
SEMUA UTANG PERSEROAN KEPADA SEMUA KREDITURNYA YANG TIDAK DIJAMIN SECARA KHUSUS ATAU TANPA HAK ISTIMEWA TERMASUK OBLIGASI INI SECARA PARI PASSU
BERDASARKAN PERJANJIAN PERWALIAMANATAN OBLIGASI, SESUAI DENGAN PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA.
PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI UNTUK
SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI
OBLIGASI TERSEBUT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI ATAU UNTUK DISIMPAN DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN
PERWALIAMANATAN OBLIGASI DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA
BAB I DALAM PROSPEKTUS INI.
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN
DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS OBLIGASI DARI PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
(“PEFINDO”):
idA-
(single A minus)
KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM PROSPEKTUS RINGKAS INI.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KENAIKAN BIAYA BAHAN BAKU/MATERIAL, RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI
ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI
JANGKA PANJANG.
OBLIGASI INI AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”)
PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT)
PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK DAN PENJAMIN EMISI EFEK
PT Bahana Sekuritas PT BRI Danareksa Sekuritas PT Korea Investment & Sekuritas PT Samuel Sekuritas
PT Indo Premier Sekuritas
(Terafiliasi) (Terafiliasi) Indonesia Indonesia
WALI AMANAT
PT Bank Mega Tbk
PROSPEKTUS RINGKAS INI DITERBITKAN DI JAKARTA PADA TANGGAL 19 JUNI 2024
Page 2
PERKIRAAN JADWAL
Masa Penawaran Awal : 19 - 25 Juni 2024
Perkiraan Tanggal Efektif : 28 Juni 2024
Perkiraan Masa Penawaran Umum : 2 - 4 Juli 2024
Perkiraan Tanggal Penjatahan : 5 Juli 2024
Perkiraan Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 9 Juli 2024
Perkiraan Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik (“Tanggal Emisi”) : 9 Juli 2024
Perkiraan Tanggal Pencatatan Efek pada PT Bursa Efek Indonesia : 10 Juli 2024
PENAWARAN UMUM
1) Nama Obligasi
Obligasi Berkelanjutan IV Adhi Karya Tahap I Tahun 2024.
2) Jenis Obligasi
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI
sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dan didaftarkan pada tanggal
diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi
adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau Pemegang Rekening.
3) Harga Penawaran
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.
4) Jumlah Pokok Obligasi, Bunga Obligasi dan Jatuh Tempo Obligasi
Obligasi ini diterbitkan dengan jumlah Pokok Obligasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.000.000.000.000,- (satu triliun
Rupiah) yang terbagi menjadi 3 (tiga) seri, dengan ketentuan sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp[*],- ([*] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap
sebesar [*]% ([*] persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Pokok
Obligasi Seri A secara penuh akan dilakukan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Seri A yaitu 9 Juli 2027;
Seri B : Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp[*],- ([*] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap
sebesar [*]% ([*] persen) per tahun, berjangka waktu 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Pokok
Obligasi Seri B secara penuh akan dilakukan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Seri B yaitu 9 Juli 2029; dan
Seri C : Jumlah Pokok Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp[*],- ([*] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap
sebesar [*]% ([*] persen) per tahun, berjangka waktu 7 (tujuh) tahun sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Pokok
Obligasi Seri C secara penuh akan dilakukan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Seri C yaitu 9 Juli 2031.
Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah Hari
Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan 1 (satu) bulan adalah
30 (tiga puluh) hari. Bunga Obligasi dibayarkan setiap Triwulan terhitung sejak Tanggal Emisi pada Tanggal Pembayaran
Bunga Obligasi.
Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang
dimiliki oleh Pemegang Obligasi, dengan memperhatikan Sertifikat Jumbo Obligasi dan ketentuan Perjanjian
Perwaliamanatan Obligasi.
Jadwal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:
Bunga Ke- Seri A Seri B Seri C
1 9 Oktober 2024 9 Oktober 2024 9 Oktober 2024
2 9 Januari 2025 9 Januari 2025 9 Januari 2025
3 9 April 2025 9 April 2025 9 April 2025
4 9 Juli 2025 9 Juli 2025 9 Juli 2025
5 9 Oktober 2025 9 Oktober 2025 9 Oktober 2025
6 9 Januari 2026 9 Januari 2026 9 Januari 2026
7 9 April 2026 9 April 2026 9 April 2026
8 9 Juli 2026 9 Juli 2026 9 Juli 2026
9 9 Oktober 2026 9 Oktober 2026 9 Oktober 2026
10 9 Januari 2027 9 Januari 2027 9 Januari 2027
11 9 April 2027 9 April 2027 9 April 2027
12 9 Juli 2027 9 Juli 2027 9 Juli 2027
13 9 Oktober 2027 9 Oktober 2027
14 9 Januari 2028 9 Januari 2028
Page 3
Bunga Ke- Seri A Seri B Seri C
15 9 April 2028 9 April 2028
16 9 Juli 2028 9 Juli 2028
17 9 Oktober 2028 9 Oktober 2028
18 9 Januari 2029 9 Januari 2029
19 9 April 2029 9 April 2029
20 9 Juli 2029 9 Juli 2029
21 9 Oktober 2029
22 9 Januari 2030
23 9 April 2030
24 9 Juli 2030
25 9 Oktober 2030
26 9 Januari 2031
27 9 April 2031
28 9 Juli 2031
5) Tata Cara Pembayaran Pokok Obligasi dan Bunga Obligasi
Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang
Rekening akan dilakukan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang
diatur dalam Perjanjian Agen Pembayaran dan sesuai dengan jadual waktu pembayaran masing-masing sebagaimana
ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi. Apabila saat pelunasan Pokok Obligasi dan atau pembayaran Bunga
Obligasi jatuh bukan pada Hari Kerja, maka akan dibayarkan pada Hari Kerja berikutnya.
6) Satuan Pemindahbukuan dan Jumlah Minimum Pemesanan Obligasi
Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah Rp1 (satu Rupiah) atau kelipatannya. Jumlah minimum pemesanan pembelian
Obligasi harus dilakukan dengan jumlah sekurang-kurangnya Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
7) Jaminan
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik barang
bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian- hari menjadi jaminan-
bagi Pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Hak
Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya baik yang ada sekarang
maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik
yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.
8) Hak Senioritas atas Utang
Hak Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada
sekarang maupun yang akan ada dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan
kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada.
9) Pembelian Kembali Obligasi
Keterangan lebih lanjut mengenai Pembelian Kembali Obligasi dapat dilihat pada Bab I Prospektus.
10) Penyisihan Dana Pelunasan Pokok Obligasi (Sinking Fund)
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan
penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana Penawaran Umum.
11) Pembatasan dan Kewajiban Perseroan
Keterangan lebih lanjut mengenai Pembatasan dan Kewajiban Perseroan dapat dilihat pada Bab I Prospektus.
12) Hak – Hak Pemegang Obligasi
Keterangan lebih lanjut mengenai Hak-Hak Pemegang Obligasi dapat dilihat pada Bab I Prospektus.
13) Kelalaian Perseroan
Keterangan lebih lanjut mengenai Kelalaian Perseroan dapat dilihat pada Bab I Prospektus.
14) Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO)
Untuk penyelenggaraan RUPO, kuorum yang disyaratkan, hak suara dan pengambilan keputusan berlaku ketentuan di bawah
ini, tanpa mengurangi peraturan Pasar Modal dan peraturan perundangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia serta
peraturan Bursa Efek di tempat dimana Obligasi dicatatkan. Penjelasan lebih lanjut dari RUPO dapat dilihat pada Bab I
Prospektus.
Page 4
15) Pemberitahuan
Semua pemberitahuan dari satu pihak kepada pihak lain dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dianggap telah
dilakukan dengan sah dan dengan sebagaimana mestinya apabila ditandatangani oleh pihak yang berwenang, pihak-pihak
mana akan ditentukan bersama antara Perseroan dan Wali Amanat dan disampaikan kepada alamat tersebut di bawah ini,
yang tertera disamping nama pihak yang bersangkutan, dan diberikan secara tertulis, ditandatangani serta disampaikan
dengan pos tercatat atau disampaikan langsung dengan memperoleh tanda terima atau dengan faksimili.
Perseroan
PT Adhi Karya (Persero) Tbk
Alamat : Gedung Adhi Karya South Building,
Jl. Raya Pasar Minggu, KM 18, Jakarta 12510, Indonesia
Telepon : +62 21 797 5312
Faksimili : +62 21 797 5311
Untuk perhatian : Tuan ROZI SPARTA, Corporate Secretary
Wali Amanat
PT Bank Mega Tbk
Alamat : Menara Bank Mega Lantai 16,
Jl. Kapten Tendean Kav. 12-14A, Jakarta 12790, Indonesia
Telepon : +62 21 7917 5000 ext 16210
Faksimili : +62 21 7918 7100
Untuk perhatian : Capital Market Services
16) Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan
Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dapat dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dilakukan sebelum Tanggal Emisi, maka perubahan dan/atau
penambahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi tersebut harus dibuat dalam suatu perjanjian tertulis yang dibuat
dalam suatu akta Notaris yang ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan dan setelah perubahan tersebut
dilakukan, memberitahukan kepada OJK dengan tidak mengurangi ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku di Negara Republik Indonesia.
2. Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dilakukan pada dan/atau setelah Tanggal Emisi, maka
perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi hanya dapat dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari RUPO
dan perubahan dan/atau penambahan tersebut dibuat dalam suatu perjanjian yang dibuat dalam suatu akta Notaris
yang ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan, kecuali ditentukan lain dalam peraturan/perundangan yang
berlaku, atau apabila dilakukan penyesuaian/perubahan terhadap perjanjian perwaliamanatan berdasarkan peraturan
baru yang berkaitan dengan perjanjian perwaliamanatan.
17) Hukum yang Berlaku
Seluruh perjanjian-perjanjian yang berhubungan dengan Obligasi ini berada dan tunduk di bawah hukum yang berlaku di
Negara Republik Indonesia.
18) Hasil Pemeringkatan
Sesuai dengan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan dalam rangka penerbitan
Obligasi yang dilakukan oleh Pefindo. Berdasarkan surat No. RC-274/PEF-DIR/III/2024 tanggal 15 Maret 2024 dengan
periode pemeringkatan 15 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025, Obligasi ini mendapatkan peringkat:
idA-
(Single A Minus)
Perseroan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Pefindo sebagaimana didefinisikan dalam Pasal 1 angka (1) UUPM
sebagaimana telah diubah dengan UUP2SK. Perseroan akan melakukan pemeringkatan setiap 1 (satu) tahun sekali selama
kewajiban atas Obligasi tersebut belum dilunasi, sebagaimana diatur dalam POJK No. 49/2020.
19) Keterangan tentang Wali Amanat
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, Perseroan dan PT Bank Mega Tbk. selaku Wali Amanat Obligasi telah
menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi. Berikut keterangan singkat mengenai Wali Amanat:
PT Bank Mega Tbk.
Menara Bank Mega Lantai 16
Jl. Kapten Tendean Kav. 12‐14A
Jakarta 12790, Indonesia
Telp.: (021) 7917 5000 Ext. 16210
Faks.: (021) 7918 7100
Email : waliamanat@bankmega.com
Page 5
Website : www.bankmega.com
Up.: Capital Market Services
Keterangan lebih lengkap mengenai Wali Amanat dapat dilihat pada Bab XII dalam Prospektus.
RENCANA PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM
Perseroan merencanakan untuk menggunakan seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah
dikurangi dengan biaya-biaya Emisi terkait, sekitar 45% (empat puluh lima persen) akan digunakan untuk melakukan
pelunasan penuh pokok Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap II Tahun 2021. Sisanya akan digunakan sebagai modal
kerja Perseroan. Sesuai dengan bidang usaha Perseroan di jasa konstruksi, modal kerja Perseroan yang dimaksud dalam
rencana penggunaan dana penerbitan Obligasi adalah untuk mendanai kegiatan usaha jasa konstruksi terutama untuk
pembayaran upah pekerja, supplier dan vendor subkontraktor.
Keterangan lebih lengkap mengenai rencana penggunaan dana dapat dilihat pada Bab II Prospektus.
PERNYATAAN UTANG
Pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan mempunyai liabilitas konsolidasian yang seluruhnya berjumlah Rp31.273.238
juta, yang terdiri dari liabilitas jangka pendek konsolidasian sebesar Rp24.981.176 juta dan liabilitas jangka panjang
konsolidasian sebesar Rp6.292.062 juta.
Angka-angka pernyataan utang di bawah ini bersumber dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan pada tanggal 31
Desember 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (”KAP”)
Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan, akuntan publik independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh
Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini Tanpa Modifikasian dalam laporannya tertanggal 5 Juni 2024 yang
laporannya tercantum dalam Prospektus ini. Laporan Akuntan Publik tersebut ditandatangani oleh Rudi Hartono Purba,
Nomor Izin Akuntan Publik AP.0501.
Keterangan lebih lengkap mengenai Pernyataan Utang dapat dilihat pada Bab III Prospektus.
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Ikhtisar data keuangan penting Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal tersebut, diambil dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak yang telah diaudit
untuk periode-periode tersebut, dimana atas laporan keuangan konsolidasian auditan tanggal 31 Desember 2023 dan 2022,
yang laporannya tercantum dalam Prospektus ini.
Laporan keuangan konsolidasian Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk tahun yang berakhir pada
tanggal tersebut, telah diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan, akuntan publik independen,
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini Tanpa Modifikasian dalam laporannya tertanggal 5 Juni
2024 yang laporannya tercantum dalam Prospektus ini. Laporan Akuntan Publik tersebut ditandatangani oleh Rudi Hartono
Purba, Nomor Izin Akuntan Publik AP.0501.
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(dalam juta Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2023 2022
Total Aset 40.492.031 39.986.417
Total Liabilitas 31.273.238 31.162.626
Total Ekuitas 9.218.792 8.823.791
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
(dalam juta Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2023 2022
Pendapatan Usaha 20.072.993 13.549.010
Beban Pokok Pendapatan (17.750.066) (11.752.722)
Laba Bruto 2.322.927 1.796.288
Laba Usaha 1.444.125 1.069.920
Laba Tahun Berjalan 289.883 175.210
Page 6
(dalam juta Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2023 2022
Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan 298.506 167.379
Laba Per Saham Dasar (Dalam Rupiah Penuh) 25,46 18,59
RASIO-RASIO PENTING
31 Desember
Keterangan
2023 2022
RASIO PERTUMBUHAN
Pendapatan (%)1 48,15% 17,51%
Beban pokok pendapatan (%)2 51,03% 20,24%
Laba usaha3 34,98% (4,56%)
Laba tahun berjalan4 65,45% 102,55%
Jumlah aset 5 1,26% 0,22%
Jumlah liabilitas6 0,35% (8,99%)
Jumlah ekuitas7 4,48% 55,96%
RASIO PROFITABILITAS
Marjin laba bersih8 1,07% 0,60%
Marjin laba kotor9 11,57% 13,26%
EBITDA/Jumlah asset10 4,49% 3,84%
EBITDA/Pendapatan11 9,05% 11,35%
Laba usaha/Jumlah ekuitas12 15,67% 12,13%
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) 13 3,25% 1,80%
Imbal Hasil Aset (ROA)14 0,72% 0,44%
RASIO KEUANGAN
Jumlah utang berbunga/jumlah ekuitas15 1,31x 1,19x
Jumlah utang berbunga/jumlah aset16 0,30x 0,26x
Jumlah liabilitas/jumlah ekuitas17 3,39x 3,53x
Jumlah liabilitas/jumlah aset18 0,77x 0,78x
Aset lancar/liabilitas lancar19 1,14x 1,21x
RASIO PERJANJIAN KREDIT
Debt Equity Ratio20 1,31x 1,19x
Current Ratio21 1,14x 1,21x
Interest Service Coverage Ratio22 2,03x 1,68x
Leverage23 3,39x 3,53x
Debt Service Coverage Ratio24 1,77x 1,19x
Catatan:
RASIO PERTUMBUHAN
1. Pendapatan = (Pendapatan tahun berjalan – Pendapatan tahun lalu) / Pendapatan tahun lalu x 100
2. Beban pokok pendapatan = (Beban pokok pendapatan tahun berjalan- Beban pokok pendapatan tahun lalu)/Beban pokok pendapatan
tahun lalu x 100
3. Laba usaha = (Laba usaha tahun berjalan - Laba usaha tahun lalu) /laba usaha tahun lalu x 100
4. Laba tahun berjalan = (Laba tahun berjalan tahun ini - Laba tahun berjalan tahun lalu)/ Laba tahun berjalan tahun lalu x 100
5. Jumlah aset = (Jumlah aset tahun berjalan - Jumlah aset tahun lalu)/ Jumlah aset tahun lalu x 100
6. Jumlah liabilitas = (Jumlah liabilitas tahun lalu - Jumlah liabilitas berjalan)/ Jumlah liabilitas tahun lalu x 100
7. Jumlah ekuitas = (Jumlah ekuitas tahun lalu - Jumlah ekuitas tahun berjalan)/ Jumlah ekuitas tahun lalu x 100
RASIO PROFITABILITAS
8. Marjin laba bersih = Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk / pendapatan x 100
9. Marjin laba kotor = laba kotor / pendapatan x 100
10. EBITDA/jumlah asset = EBITDA / jumlah asset x 100
11. EBITDA/pendapatan = EBITDA / pendapatan x 100
12. Laba usaha/Jumlah ekuitas = Laba usaha / Jumlah ekuitas x 100
13. Imbal Hasil Ekuitas (ROE) = (laba bersih – laba penjualan asset) / (Jumlah ekuitas - Laba bersih - aset dlm pembangunan) x 100
14. Imbal Hasil Aset (ROA) = laba bersih / (Jumlah aset - aset dlm pembangunan) x 100
RASIO KEUANGAN
15. Jumlah utang berbunga/jumlah ekuitas (x) = jumlah utang lembaga keuangan dan/atau non keuangan / jumlah ekuitas
16. Jumlah utang berbunga/jumlah aset (x) = jumlah utang lembaga keuangan dan/atau non keuangan / jumlah aset
Page 7
17. Jumlah liabilitas/jumlah ekuitas (x) = Jumlah liabilitas / jumlah ekuitas
18. Jumlah liabilitas/jumlah aset (x) = Jumlah liabilitas / jumlah aset
19. Aset lancar/liabilitas lancar (x) = Aset lancar / liabilitas lancar
RASIO PERJANJIAN KREDIT
20. Debt Equity Ratio (%) = Total utang berbunga / Total ekuitas
21. Current Ratio (%) = Total Aset Lancar / Total Utang Lancar
22. Interest Service Coverage Ratio (%) = EBIT / kewajiban bunga
23. Leverage (%) = Total utang / total ekuitas
24. Debt Service Coverage Ratio (%) = EBITDA / kewajiban bunga dan angsuran yang jatuh tempo dalam 1 tahun
RASIO PINJAMAN KREDIT PERSEROAN
Persyaratan Rasio dalam Perjanjian Utang
Covenant
Keterangan
Current Ratio DER* Leverage ISCR DSCR
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk >1,00x <3,50x <6,50x >1,50x >1,20x
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk >1,00x <3,00x - - >1,00x
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk >1,00x <3,50x - - >1,00x
PT Bank CIMB Niaga Tbk >1,00x <3,00x - >2,00x -
PT Bank Permata Tbk >1,00x <3,50x - - >1,25x
PT Bank Pembangunan Daerah Papua >1,00x <3,50x <6,50x >2,00x >1,20x
PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara >1,00x <3,50x <6,50x >2,00x >1,20x
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) >1,00x <3,00x - >1,50x >1,00x
*) total utang berbunga dibagi total ekuitas
Pemenuhan Perseroan atas rasio keuangan yang dipersyaratkan per 31 Desember 2023:
Covenant
Keterangan
Current Ratio DER* Leverage ISCR DSCR
Perseroan 1,14x 1,31x 3,39x 2,03x 1,77x
*) total utang berbunga dibagi total ekuitas
Perseroan diwajibkan untuk memenuhi pembatasan keuangan tertentu di dalam perjanjian pinjaman-pinjaman di atas. Pada
tanggal 31 Desember 2023, Perusahaan telah memenuhi seluruh batasan-batasan keuangan seperti yang tertuang dalam
masing-masing perjanjian pinjaman bank. Dengan adanya persetujuan tersebut maka penerbitan Obligasi ini memenuhi rasio
keuangan yang dipersyaratkan dalam perjanjian kredit antara Perseroan dengan Kreditur.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan kondisi keuangan serta hasil operasi Perseroan dan Perusahaan Anak dalam bab ini harus dibaca
bersama-sama dengan laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk tahun
yang berakhir pada tanggal tersebut. Laporan keuangan konsolidasian, yang terdiri dari laporan keuangan Perseroan dan
Perusahaan Anak, disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia. Ikhtisar data keuangan penting Perseroan pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, diambil dari laporan
keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak yang telah diaudit untuk periode-periode tersebut. Laporan
keuangan konsolidasian Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal
tersebut, telah diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan, akuntan publik independen, berdasarkan
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini wajar dalam semua hal yang material dalam laporannya tertanggal 5
Juni 2024 yang laporannya tercantum dalam Prospektus ini. Laporan Akuntan Publik tersebut ditandatangani oleh Rudi
Hartono Purba, Nomor Izin Akuntan Publik AP.0501.
Keterangan lebih lengkap dapat dilihat pada Bab V Prospektus.
A. Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022
Pendapatan Usaha
Pendapatan Usaha Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar
Rp6.523.983 juta atau sebesar 48,15% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari
Rp13.549.010 juta menjadi Rp20.072.993 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan Pendapatan
Usaha dari jenis Teknis dan Konstruksi sebesar Rp6.069.077 juta atau sebesar 56,14%. Peningkatan ini karena kontribusi
dari pengakuan pendapatan proyek LRT Jabodebek.
Page 8
Beban Pokok Pendapatan Beban pokok pendapatan Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp5.997.344 juta atau sebesar 51,03% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp11.752.722 juta menjadi Rp17.750.066 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan Pendapatan Usaha dari jenis Teknis dan Konstruksi yang menyebabkan peningkatan beban pokok pendapatan dari jenis usaha Teknis dan Konstruksi sebesar Rp5.539.282 juta atau sebesar 57,62%. Beban Umum dan Administrasi Beban umum dan administrasi Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp148.841 juta atau sebesar 20,91% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp711.884 juta menjadi Rp860.725 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan beban pegawai sebesar Rp125.414 juta atau sebesar 26,91%. Laba Usaha Laba usaha Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp374.205 juta atau sebesar 34,98% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp1.069.920 juta menjadi Rp1.444.125 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan Pendapatan Usaha dari jenis Teknis dan Konstruksi. Beban Lainnya – Bersih Beban lainnya – bersih Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp158.025 juta atau sebesar 127,95% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp123.502 juta menjadi Rp281.527 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan penyisihan kerugian kredit ekspektasian – bersih sebesar Rp139.941 atau sebesar 81,83%. Beban Pajak Final Beban pajak final Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp152.856 juta atau sebesar 41,53% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp368.065 juta menjadi Rp520.921 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pajak final perusahaan sebesar Rp148.585 juta atau sebesar 50,06%. Peningkatan ini sejalan dengan peningkatan pendapatan jasa konstruksi Perseroan. Beban Pajak Kini Beban pajak kini Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp18.332 juta atau sebesar 237,60% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp7.716 juta menjadi Rp26.048 juta. Peningkatan ini karena peningkatan beban pajak kini entitas anak sebesar Rp18.229 juta atau sebesar 402,14%.. Laba Tahun Berjalan Laba tahun berjalan Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp114.673 juta atau sebesar 65,45% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp175.210 juta menjadi Rp289.883 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan Pendapatan Usaha dari jenis Teknis dan Konstruksi. Total Laba Komprehensif Total laba komprehensif Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp131.127 juta atau sebesar 78,34% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp167.379 juta menjadi Rp298.506 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan Pendapatan Usaha dari jenis Teknis dan Konstruksi. B. Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 Aset Total aset Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp505.614 juta atau sebesar 1,26% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp39.986.417 juta menjadi Rp40.492.031 juta. Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan jumlah aset tidak lancar sebesar Rp1.825.225 juta atau sebesar 18,10%.
Page 9
Aset Lancar Aset lancar Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp1.319.612 juta atau sebesar 4,41% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp29.900.163 juta menjadi Rp28.580.551 juta. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan tagihan bruto pemberi kerja pihak ketiga sebesar Rp2.442.393 juta atau sebesar 39,21%, persediaan sebesar Rp1.303.681 juta atau sebesar 18,66%, dan aset lancar lain-lain sebesar Rp3.060.491 juta atau sebesar 81,78% yang diimbangi oleh peningkatan pada piutang usaha pihak berelasi sebesar Rp 3.885.584 juta atau sebesar 474,02% dan tagihan bruto pemberi kerja pihak berelasi sebesar Rp954.172 juta atau sebesar 26,03%. Aset Tidak Lancar Aset tidak lancar Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp1.825.225 juta atau sebesar 18,10% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp10.086.254 juta menjadi Rp11.911.480 juta. Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan Aset real estat, investasi pada ventura bersama, dan properti investasi sebesar Rp982.958 juta, Rp469.441 juta dan Rp262.344 juta. Liabilitas Total liabilitas Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp110.062 juta atau sebesar 0,35% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp31.162.626 juta menjadi Rp31.273.238 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah liabilitas jangka pendek sebesar Rp213.096 juta atau sebesar 0,86%. Liabilitas Jangka Pendek Liabilitas jangka pendek Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp213.096 juta atau sebesar 0,86% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp24.768.080 juta menjadi Rp24.981.176 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan utang bank dan lembaga keuangan lainnya sebesar Rp1.294.483 juta atau sebesar 31,81%, utang usaha pihak ketiga sebesar Rp1.196.564 juta atau sebesar 47,85%, utang pajak sebesar Rp505.629 juta atau sebesar 94,05% dan utang obligasi sebesar Rp462.498 juta atau sebesar 93,82% yang diimbangi oleh penurunan utang usaha pihak berelasi sebesar Rp3.799.109 juta atau sebesar 45,14%. Liabilitas Jangka Panjang Liabilitas jangka panjang Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp102.484 juta atau sebesar 1,60% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp6.394.546 juta menjadi Rp6.292.062 juta. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan uang muka pemberi kerja sebesar Rp204.610 juta atau sebesar 62,58%, utang obligasi sebesar Rp460.625 juta atau sebesar 9,61% yang diimbangi oleh peningkatan utang bank dan lembaga keuangan lainnya sebesar Rp327.435 juta atau sebesar 52,60%. Ekuitas Total ekuitas Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp395.001 juta atau sebesar 4,48% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp8.823.791 juta menjadi Rp9.218.792 juta. Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan saldo laba sebesar Rp222.639 juta atau sebesar 10,53%. C. Laporan Arus Kas Konsolidasian Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi Arus kas neto diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp1.140.584 juta atau turun sebesar 93,15% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp1.224.437 juta menjadi Rp83.853 juta. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pembayaran yang dilakukan kepada pemasok dan beban lainnya sebesar Rp3.970.137 juta atau sebesar 26,17% yang diimbangi oleh peningkatan penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp3.155.792 juta atau sebesar 18,40%. Kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi Arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp947.047 juta atau turun sebesar 71,24% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, dari Rp1.329.394 juta menjadi Rp382.347 juta. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan penempatan investasi pada entitas asosiasi dan jangka panjang lainnya sebesar Rp638.659 juta atau sebesar 93,96%, penurunan penambahan aset keuangan dari kontrak konsesi sebesar Rp382.990 juta atau sebesar 34,30% yang
Page 10
diimbangi oleh peningkatan penerimaan dari perpindahan kepemilikan aset keuangan sebesar Rp180.745 juta atau sebesar
47,81%.
Kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan
Arus kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
mengalami penurunan sebesar Rp824.255 juta atau turun sebesar 63,92% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022, dari Rp1.289.580 juta menjadi Rp465.325 juta. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh
penurunan Penerimaan Pinjaman Bank dan Obligasi sebesar Rp4.583.340 juta atau sebesar 50,64%.
D. Rasio Keuangan
Likuiditas
Likuiditas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas jangka pendek, yang dapat dihitung dengan rasio
lancar, rasio lancar dihitung dengan cara membandingkan jumlah aset lancar dengan jumlah liabilitas jangka pendek. Rasio
lancar Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing 1,14x dan 1,21x.
Penurunan rasio lancar Perseroan disebabkan oleh penurunan aset lancar lebih besar dibandingkan dengan penurunan utang
jangka pendek di tahun 2023.
Kebutuhan operasi dan modal kerja Perseroan terutama didanai dari kas Perseroan serta pinjaman jangka pendek maupun
jangka panjang, termasuk pinjaman bank dan obligasi. Per tanggal 31 Desember 2023, Perseroan memiliki kas dan setara kas
sebesar Rp4.503.732 juta, yang terdiri dari kas dan deposito berjangka dengan tanggal jatuh tempo yang tidak melebihi dua
belas bulan.
Perseroan tidak memiliki kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau
ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas
Perseroan. Namun risiko-risiko yang dapat mempengaruhi likuiditas Perseroan secara material telah dijabarkan lebih lanjut
pada Bab VI dalam Prospektus.
Jika Perseroan tidak dapat mencukupi modal kerjanya melalui internal cash flow maupun fasilitas pinjaman yang belum
digunakan, maka langkah yang akan dilakukan Perseroan adalah melalui pembiayaan perbankan dalam bentuk corporate
loan dan/atau project finance.
Solvabilitas
Solvabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam membayar liabilitas-liabilitasnya, yang dapat dihitung dengan
beberapa cara, yaitu: (i) rasio liabilitas terhadap ekuitas (debt to equity ratio), yang dihitung dengan cara membandingkan
jumlah liabilitas dengan jumlah ekuitas, dan (ii) rasio utang bersih terhadap ekuitas (net debt to equity ratio), yang dihitung
dengan cara membandingkan jumlah utang bersih (hasil penjumlahan dari hutang bank dan lembaga keuangan lainnya, surat
utang jangka menengah, utang obligasi, dan sukuk, setelah dikurangi dengan kas dan setara kas. Rasio liabilitas terhadap
ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah 3,39x dan 3,53x.
Penurunan rasio liabilitas terhadap ekuitas tersebut disebabkan oleh peningkatan total ekuitas lebih besar dibandingkan
dengan peningkatan total liabilitas di tahun 2023.
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) dan Imbal Hasil Aset (ROA)
Rasio laba (rugi) tahun berjalan terhadap total ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba bersih,
yang dihitung dengan cara membandingkan laba bersih dengan jumlah ekuitas tahun yang bersangkutan dengan tahun
sebelumnya. Rasio laba (rugi) tahun berjalan terhadap total ekuitas Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31
Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah sebesar 3,25% dan 1,80%.
Rasio laba (rugi) tahun berjalan terhadap total aset menunjukkan kemampuan aset produktif Perseroan dalam menghasilkan
laba periode berjalan, yang dihitung dengan cara membandingkan laba bersih dengan jumlah aset tahun yang bersangkutan
dengan tahun sebelumnya. Rasio laba (rugi) tahun berjalan terhadap total aset Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah sebesar 0,72% dan 0,44%.
FAKTOR RISIKO
A. RISIKO UTAMA YANG MEMPUNYAI PENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN
Risiko utama yang dihadapi oleh perseroan adalah risiko kenaikan biaya bahan baku/material dapat diakibatkan oleh gejolak
pada sektor ekonomi, moneter dan politik yang dapat menimbulkan perubahan estimasi dalam penetapan biaya atas
pekerjaan konstruksi yang pada akhirnya mengakibatkan penurunan laba perusahaan.
Page 11
B. RISIKO USAHA YANG BERSIFAT MATERIAL BAIK SECARA LANGSUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG YANG DAPAT
MEMPENGARUHI HASIL USAHA DAN KONDISI KEUANGAN PERSEROAN
1. Risiko Pembayaran
2. Risiko Pendanaan
3. Risiko Gagal Tender pada Lini Bisnis Engineering & Constrution
4. Risiko dalam Pemilihan Mitra/Partner
5. Risiko atas Kegagalan Desain
6. Risiko Kecelakaan Kerja di Proyek-Proyek Berjalan
7. Risiko Perseroan dalam Bisnis Investasi
C. RISIKO UMUM
1. Risiko Perubahan Kebijakan Pemerintah
2. Risiko Perubahan Kurs Valuta Asing
3. Risiko Ketentuan Negara Lain Atau Peraturan Internasional
4. Risiko Bencana Alam
D. RISIKO BAGI INVESTOR
Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:
1. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan karena tujuan
pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.
2. Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi serta Pokok
Obligasi pada waktu yang telah ditetapkan atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan
dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan perkembangan
usaha Perseroan.
Keterangan lebih lanjut mengenai faktor risiko dapat dilihat dalam bab VI Prospektus.
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK
Tidak ada kejadian penting yang material dan relevan setelah tanggal Laporan Auditor Independen pada tanggal 5 Juni 2024
atas laporan keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-
tanggal tersebut yang diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan, akuntan publik independen, berdasarkan
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini wajar dalam semua hal yang material yang laporannya tercantum
dalam Prospektus ini, yang perlu diungkapkan dalam Prospektus ini. Laporan Akuntan Publik tersebut ditandatangani oleh
Rudi Hartono Purba, Nomor Izin Akuntan Publik AP.0501
KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
Perseroan adalah suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan Hukum Negara Republik Indonesia berkedudukan di
Jakarta Selatan dengan nama "PT Adhi Karya" sebagaimana termaktub dalam Akta Perseroan Terbatas No. 1 tanggal 1 Juni
1974 juncto Akta Perubahan Naskah Pendirian Dari Perseroan Terbatas PT Adhi Karya No. 2 tanggal 3 Desember 1974,
keduanya dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah memperoleh pengesahan Menteri Kehakiman
sesuai dengan Surat Keputusannya No. Y.A. 5/5/13 tanggal 7 Januari 1975 dan telah didaftarkan di Kantor Pengadilan Negeri
Jakarta No. 129 tanggal 7 Januari 1975 serta telah diumumkan dalam Tambahan No. 600, Berita Negara Republik Indonesia
No. 85 tanggal 24 Oktober 1975 ("Akta Pendirian Perseroan").
Anggaran dasar Perseroan dalam Akta Pendirian Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan terakhir dengan Akta
Pernyataan Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Adhi Karya Tbk. No. 10 tanggal 14 Maret 2023 yang dibuat
di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan yang telah diterima dan dicatat dalam
database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ("SABH") di
bawah No. AHU-AH.01.03-0045416 tanggal 21 Maret 2023 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No.
AHU-0060751.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 21 Maret 2023 dan telah diumumkan dalam Tambahan No. 21599 Berita Negara
Republik Indonesia ("BNRI") No. 59 tanggal 25 Juli 2023 ("Akta No. 10/2023").
Anggaran dasar Perseroan yang berlaku adalah sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Kedua Perusahaan Perseroan (Persero) PT Adhi Karya (Persero) Tbk. No. 24 tanggal 18 Juni 2022 yang
dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan yang telah memperoleh
persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ("Menkumham") sesuai dengan Surat Keputusannya
No. AHU-0035438.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal 26 Mei 2022 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No.
AHU-0097562.AH.01.11.Tahun 2022 tanggal 26 Mei 2022 dan telah diumumkan dalam Tambahan No. 027088 BNRI No. 065
tanggal 16 Agustus 2022 ("Akta No. 24/2022") juncto Akta No. 10/2023 telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku termasuk: (i) UUPT; (ii) Peraturan Bapepam dan LK No. IX.J.1, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam
Page 12
dan LK No. Kep-179/BL/2008 tanggal 14 Mei 2008 tentang Pokok-Pokok Anggaran Dasar Perseroan Yang Melakukan
Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas Dan Perusahaan Publik (”Peraturan No. IX.J.1”); (iii) POJK No. 33/2014; (iv) Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka (“POJK No. 15/2020”).
Berdasarkan ketentuan Pasal 3 dari anggaran dasar Perseroan sebagaimana termaktub dalam Akta No. 24/2022, maksud
dan tujuan Perseroan adalah melakukan usaha di bidang konstruksi, Engineering, Procurement dan Construction (EPC),
penyelenggaraan prasarana dan sarana perkeretaapian, usaha pariwisata, investasi dan/atau pengelolaan usaha prasarana
dan sarana dasar infrastruktur, perdagangan, industri, pengembangan kawasan dan real estate dan pengembang properti
serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya Perseroan untuk menghasilkan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan
berdaya saing kuat untuk mendapatkan/mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan
prinsip-prinsip perseroan terbatas.
1. STRUKTUR PERMODALAN
Sebagaimana termaktub dalam Akta No. 10/2023, para pemegang saham Perseroan telah menyetujui peningkatan modal
ditempatkan dan disetor Perseroan sebesar 4.846.759.603 saham Seri B, sehingga total modal ditempatkan dan disetor
Perseroan meningkat dari semula 3.560.849.376 menjadi sebesar 8.407.608.979 dalam rangka hasil pelaksanaan
Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Perseroan, sehingga struktur permodalan
dan susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp100,- per Saham
Keterangan
Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal (Rp) %
Modal Dasar 22.000.000.000 2.200.000.000.000
Saham Seri A Dwiwarna 1 1.000.000
Saham Seri B 21.999.999.999 2.199.999.999.999
Modal Ditempatkan dan Disetor
Saham Seri A Dwiwarna
Negara Republik Indonesia 1 100
Saham Seri B
Negara Republik Indonesia 5.408.773.792 540.877.379.200 64,33
Masyarakat 2.998.825.187 299.882.518.700 35,67
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor 8.407.608.979 840.760.897.900 100,00
Saham Dalam Portepel 13.592.391.021 1.359.239.102.100 -
Pada saat Prospektus ini diterbitkan, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan serta komposisi
kepemilikan saham Perseroan berdasarkan Akta No. 10/2023 juncto Daftar Pemegang Saham per tanggal 30 April 2024 yang
diterbitkan oleh PT Datindo Entrycom tanggal 1 Mei 2024 selaku Biro Administrasi Efek Perseroan adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp100,- per Saham
Keterangan
Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal (Rp) %
Modal Dasar 22.000.000.000 2.200.000.000.000
Saham Seri A Dwiwarna 1 1.000.000
Saham Seri B 21.999.999.999 2.199.999.999.999
Modal Ditempatkan dan Disetor
Saham Seri A Dwiwarna
Negara Republik Indonesia 1 100
Saham Seri B
Negara Republik Indonesia 5.408.773.792 540.877.379.200 64,33
Masyarakat 2.998.825.187 299.882.518.700 35,57
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor 8.407.608.979 840.760.897.900 100,00
Saham Dalam Portepel 13.592.391.021 1.359.239.102.100 -
2. PENGURUS DAN PENGAWASAN
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Adhi
Karya Tbk. No. 08 tanggal 3 April 2024 yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang
telah diterima dan dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kemenkumham di bawah No. AHU-01.09-
0140008 tanggal 4 April 2024 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0071400.AH.01.11.Tahun
2024 tanggal 4 April 2024 , susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:
Page 13
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Dody Usodo Hargosuseno
Komisaris Independen : Hironimus Hilapok
Komisaris Independen : Erwin Moeslimin
Komisaris Independen : Elan Suherlan
Komisaris Independen : Rustam Sofyan Sirait
Komisaris : Bob Arthur Labogia
Direksi
Direktur Utama : Entus Asnawi Mukhson
Direktur Human Capital dan Legal : Ki Syahgolang Permata
Direktur Keuangan : Bani Iqbal
Direktur Operasi I : Alloysius Suko Widigdo
Direktur Operasi II : Harimawan
Direktur Operasi III : Vera Kirana
Direktur Manajemen Risiko dan : Yan Arianto
Kesisteman
Penunjukan seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah sesuai dengan POJK No. 33/2014.
Tidak ada hubungan kekeluargaan di antara anggota Dewan Komisaris, Direksi dan pemegang saham Perseroan.
Tidak terdapat kepentingan lain yang bersifat material dari anggota Direksi di luar kapasitasnya sebagai anggota Direksi
terkait Penawaran Umum Efek bersifat Utang atau pencatatannya di BEI.
Tidak terdapat hal yang dapat menghambat kemampuan anggota Direksi untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
sebagai anggota Direksi demi kepentingan Perseroan.
3. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PERUSAHAAN ANAK DAN PERUSAHAAN ASOSIASI
Total
Total Aset Pendapatan
Perusahaan Perusahaan
Nama
Kegiatan Status Tahun Kepemilikan Tahun Anak Terhadap Anak terhadap
No Perusahaan Domisili
Usaha Operasional Pendirian (%) Penyertaan Total Aset Total
Anak
Konsolidasian Pendapatan
(%) Konsolidasian
(%)
PT Adhi
1. Persada Jakarta Properti Beroperasi 2002 99,94 2002 13,40% 0,82%
Properti
PT Adhi Industri
2. Persada Jakarta Beton Beroperasi 2014 99,86 2013 6,35% 8,11%
Beton Pracetak
PT Adhi
Konstruksi
3. Persada Jakarta Beroperasi 2014 99,57 2013 9,48% 5,57%
Gedung
Gedung
PT Adhi
Properti &
4. Commuter Jakarta Beroperasi 2018 90,00 2018 16,44% 3,25%
Pelayanan
Properti Tbk
Industri
PT Dumai
Air Minum
5. Tirta Jakarta Beroperasi 2019 51,00 2019 1,01% 0,34%
dan Air
Persada
Mineral
PT Jalintim
6. Adhi Jakarta Konsesi Beroperasi 2020 60,00 2020 2,14% 2,15%
Abipraya
PT Adhi
7. Jalintim Jakarta Konsesi Beroperasi 2021 99,84 2021 1,00% 1,24%
RIau
4. KEGIATAN USAHA PERSEROAN
Perseroan beroperasi pada 4 segmen yang berbeda, yang dijalankan oleh Departemen Operasional dan Anak Perusahaan.
Adapun segmen operasi Perseroan adalah sebagai berikut:
Engineering & Construction
Melaksanakan pembangunan pekerjaan sipil maupun gedung bertingkat (high‐rise building) termasuk fasilitas umum seperti
bandara, pelabuhan dan dermaga, jalan dan jembatan, bendungan dan saluran irigasi, fasilitas olahraga dan lainnya. Lini
Page 14
bisnis ini ditangani oleh departemen-departemen operasional seperti Departemen Infrastruktur I, Departemen Infrastruktur II, Departemen Perkeretaapian serta anak perusahaan PT Adhi Persada Gedung. Proses bisnis konstruksi pada umumnya dimulai dari tahapan perolehan kontrak yang terdiri dari kegiatan Info Pasar, PQ, Pra Lelang & Lelang dan Kontrak. Tahapan berikutnya adalah pelaksanaan proyek yang terdiri dari kegiatan Pra Pelaksanaan, Pelaksanaan dan Pasca Pelaksanaan. Lini bisnis E&C juga ditangani oleh Departemen Energi & Industrial dan terbagi dalam 2 (dua) tahap yaitu tahap engineering (basic design, detail design, instrument design dan commissioning design termasuk di dalamnya kegiatan procurement) dan tahap construction (civil work dan non-civil work). Perseroan nmemfokuskan kegiatan usaha Departemen Energi & Industrial pada power plant, oil & gas dan industrial plant. Dalam hal ini Departemen Energi & Industrial memainkan peran dalam memperluas penciptaan nilai (value creation). Salah satu scope pekerjaan dalam lini bisnis Engineering & Construction adalah Railway. Berkaitan dengan segmen Railway di Indonesia, Perusahaan telah diamanatkan oleh Kementerian BUMN untuk menjadi spesialis atau champion di bidang Railway diantara BUMN Karya lainnya. Hal ini tidak terlepas dari kontribusi Perusahaan dalam membangun transportasi LRT Jabodebek. Kedepannya Perusahaan akan berfokus untuk mengembangkan kapasitas dan kapabilitas dalam mengerjakan berbagai proyek Railway baik itu di dalam Negeri maupun luar Negeri. Property & Hospitality Dalam menjalankan bisnis properti, Perseroan juga mengembangkan kawasan gedung bertingkat, baik untuk komersial, perkantoran maupun residensial dan hotel. Selain itu, Perseroan turut mengembangkan kawasan residensial yang berkualitas seperti rumah hunian, rumah kantor (rukan), rumah toko (ruko) dan pusat perbelanjaan (maal) baik itu dalam pengembangan lahan maupun dalam pengembangan desain pemukiman dengan konsep Transit Oriented Development TOD), yaitu properti yang terintegrasi dengan stasiun LRT yang saat ini sedang dibangun Perseroan. Proses bisnis properti dibagi dalam 4 (empat) tahap kegiatan, yaitu inisiasi, pengembangan, konstruksi dan operasi yang ditangani oleh anak perusahaan PT Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP) dan PT Adhi Persada Properti (APP). Sedangkan, proses bisnis hotel dibagi dalam beberapa tahap kegiatan yaitu inisiasi, desain, rencana bisnis dan perijinan, pelaksanaan konstruksi, operasional tahap kegiatan yaitu inisiasi, desain, rencana bisnis dan perijinan, pelaksanaan konstruksi, operasional hotel, monitoring & pengendalian yang juga dijalankan oleh PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP). Manufacture Perseroan menggarap industri manufaktur melalui anak perusahaannya yaitu PT Adhi Persada Beton (APB) dengan memproduksi dan memperdagangkan beton pracetak serta kegiatan usaha terkait. Investment & Concession Proses bisnis investasi infrastruktur yang dilakukan Perseroan meliputi investasi pada proyek air bersih, pengelolaan limbah dan proyek-proyek infrastruktur lainnya. Dengan tagline “Beyond Construction” yang kini dimiliki, Perseroan terus melebarkan sayap bisnisnya tak hanya lewat konstruksi. Perseroan juga berinvestasi dalam beberapa proyek di dalam negeri. Saat ini Perseroan memiliki anak usaha yang merupakan hasil investasi Perseroan yaitu PT Dumai Tirta Persada (DTP), PT Jalintim Adhi Abipraya (JAA), PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM), PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), PT Adhi Jalintim Riau (AJR) dan PT Karian Water Services (KWS). 5. PROSPEK USAHA PERSEROAN Saat ini perekonomian global berhadapan dengan ketidakpastian. Meningkatnya inflasi dan tingkat suku bunga acuan meningkatkan risiko bisnis. Keberlanjutan menjadi kunci bagi setiap Perseroan untuk tetap bertahan terhadap dinamika yang muncul di mana Perseroan telah membuktikan ketahanan tersebut hingga saat ini. Perseroan akan berfokus pada core compentencies yang telah melekat pada lini bisnis engineering & construction untuk menjadi kunci pertumbuhan yang utama. Industri konstruksi diproyeksi akan tetap berkembang seiring dengan agenda pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan Pemerintah. Pada tahun 2023, anggaran infrastruktur dalam APBN meningkat senilai 7.1% secara YoY pada tahun 2022 senilai Rp365 triliun menjadi Rp392 triliun pada tahun 2023. Untuk melanjutkan agenda pertumbuhan tersebut, anggaran infrastruktur tetap mengalami pertumbuhan dengan anggaran mencapai Rp423 triliun pada tahun 2024. Saat ini perkembangan industri konstruksi masih cukup bergantung dengan agenda pembangunan dan anggaran pemerintah. Dengan adanya pemilu pada tahun 2024, terdapat uncertainty mengenai berlanjutnya program program-progam yang telah berjalan, terutama agenda prioritas pembangunan yang dapat berdampak terhadap besaran alokasi anggaran di masa yang akan datang. Dalam rilis Kementerian PUPR, agenda penyusunan Rancangan Keberlanjuan Program Pembangunan Infrastruktur 2025 telah dimulai. Dalam agenda tersebut Kementerian PUPR menyampaikan bahwa program tahun 2025 merupakan program yang merupakan keberlanjutan dari program-program periode sebelumnya dan dapat berkesinambungan terhadap rencana strategis jangka menengah yang akan dituangkan dalam RPJMN 2025-2029, serta mendukung tercapainya target yang ditetapkan dalam RPJPN 2045.
Page 15
Sejalan dengan pertumbuhan pembangunan telah berjalan, perekonomian domestik diekspektasikan dapat bertahan dan menghasilkan pertumbuhan. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, melalui siaran pers pada tanggal 29 Februari 2024, memproyeksikan ekonomi indonesia akan tumbuh mencapai angka 5,2% pada tahun 2024 dan menjadi 5,3%-5,6% pada tahun 2025. Proyeksi pertumbuhan ekonomi memberikan sinyal positif dan dukungan terhadap investasi barang modal yang akan direalisasi sektor BUMN dan sektor swasta yang dapat menjadi peluang bisnis bagi Perseroan. Berdasarkan realisasi tahun 2023, kontribusi sektor BUMN dan sektor swasta mencapai ~35% terhadap total kontrak yang diperoleh Perseroan. Kontribusi signifikan ini menjadi penyeimbang dari kontribusi anggaran pemerintah terhadap industri, meskipun karakteristik sektor BUMN dan swasta yang berkecenderungan memiliki volatilitas yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan sektor pemerintahan. Kontribusi Perseroan terhadap pembangunan menghasilkan meningkatnya pengalaman dan kompetensi dalam menyelesaikan proyek-proyek strategis. Salah satu proyek tersebut adalah proyek LRT Jabodebek yang saat ini telah beroperasi yang mengukuhkan positioning Perseroan sebagai champion sebagai kontraktor proyek railway. Positioning Perseroan sebagai champion proyek railway berhasil membawa peluang pertumbuhan hingga pasar internasional. dengan mengerjakan proyek railway Filipina. Ekspansi geografis juga memberikan opsi sekaligus peluang yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas pangsa pasar dan membangun kapabilitas Perseroan sebagai kontraktor dengan kualitas internasional. Namun demikian, ekspansi mancanegara dapat meningkatkan eksposur risiko yang lebih luas, sehingga pengambilan keputusan ekspansi membutuhkan kajian risiko spesifik yang terukur untuk mencegah dampak negatif di masa yang akan datang. Dengan champion dalam segmen railway dan pengalaman dalam menyelesaikan berbagai proyek konstruksi di seluruh Indonesia, Adhi memiliki peluang dan akan berupaya untuk mengkapitalisasi hal tersebut di tengah pertumbuhan pasar yang didominasi pembangunan berkelanjutan oleh Pemerintah, serta dukungan sektor swasta yang tumbuh akibat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan implementasi ESG (environment. social and governance), Perseroan memiliki strategi untuk menjadikan aspek ESG sebagai orientasi utama yang dapat menjadi competitive advantage pada masa yang akan datang; serta mengambil peran aktif dalam project yang berkaitan dengan lingkungan, seperti pengolahan air minum, pengelolaan limbah dan pengelolaan sampah. Selain bisnis engineering & construction, Perseroan beroperasi pada segmentasi bisnis lainnya sebagai salah satu bentuk diversifikasi usaha sebagai bentuk ekspansi dan untuk menjaga kestabilan bisnis atas sensitifitas atas perubahan industri tertentu. Melalui segmen bisnis manufaktur, Perseroan berupaya meningkatkan nilai tambah, seperti cost efficiency atas project konstruksi yang dikembangkan melalui strategi backward integration. Perseroan berupaya meningkatkan portofolio recurring income lewat lini bisnis property & hospitality, serta investment & concession untuk meningkatkan pendapatan yang stabil bagi Perseroan, serta memaksimalkan peluang untuk menjual persediaan properti dan pengembangan landed house. Dalam seluruh segmen operasi Perseroan, prospek usaha dipengaruhi berbagai faktor yang dapat menimbulkan peluang dan ancaman sesuai dengan faktor-faktor eksternal yang dapat mempengaruhi dan tidak bersifat melekat pada musim-musim spesifik. 6. STRATEGI USAHA PERSEROAN Strategi Perseroan terus berkembang, seiring perkembangan bisnis dan pertumbuhan Perseroan. Keberlanjutan bisnis sangat bergantung pada keberhasilan bagaimana strategi dieksekusi, dan milestone yang dicapai sesuai target yang ditetapkan pada masing-masing segmen yang saling bersinergi. Strategi yang akan diimplementasikan Perseroan pada masing-masing segmen dijelaskan pada bagian di bawah ini. Lini Bisnis Engineering & Construction Perkembangan industri infrasturktur menjadi peluang utama yang akan dimanfaatkan segmen engineering & construction. Segmen engineering & construction akan menjadi backbone pertumbuhan Perseroan ke depan, dengan target perolehan kontrak yang terdiri dari kontrak reguler, serta ekspansi pada sektor investasi infrastruktur yang dapat memberikan feeding konstruksi. Dengan perkembangan sektor energi baru dan terbarukan, peluang proyek energi dan lingkungan diperkirakan menjadi sasaran baru yang dapat dimaksimalkan untuk memperluas pangsa pasar. Selain itu, untuk mencapai target pertumbuhan melalui segmen engineering & construction, terdapat beberapa strategi yang akan dijalankan antara lain: a) memanfaatkan order book dengan menerapkan value engineering; b) meningkatkan inovasi dan kualitas produk sebagai keunggulan kompetitif; c) marketing focus dengan analisa risiko yang dapat menciptakan dan melindungi nilai yang akan dicapai Perseroan; dan d) Memperoleh transfer knowledge untuk meningkatkan kompetensi, dan pengembangan talenta Perseroan. Lini Bisnis Manufacture Proses konstruksi mengalami perubahan yang disebabkan meningkatnya teknologi beton pre-cast sebagai bahan pendukung utama proyek konstruksi. Hal ini akan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi segmen manufaktur, untuk menciptakan inovasi dan penerapan teknologi untuk menciptakan nilai tambah dan menciptakan brand image yang unggul. saat ini segmen manufaktur menguasai internal captive market. untuk memperbesar portofolio segmen manufaktur, Perseroan memiliki strategi sebagai berikut: a) perluasan pangsa pasar eksternal; dan b) diferensiasi inovasi produk dan kualitas unggul.
Page 16
Lini Bisnis Property & Hospitality
Segmen property & hospitality mengalami hambatan pertumbuhan akibat pandemi Covid-19. Dengan berlakunya new
normal, peluang recovery industri property & hospitality meningkat, seiring dengan kembalinya pola aktivitas dan pola
konsumsi masyarakat. Dengan meningkatnya demand atas hunian transit oriented development, Perseroan mencoba
memanfaatkan peluang lewat pengembangan kawasan di sekitar stasiun moda transportasi massal seperti LRT. Strategi
untuk memanfaatkan peluang pada segmen property & hospitality antara lain:
a) memaksimalkan properti berbasis TOD;
b) melakukan asset recycling unit existing;
c) mengembangkan kawasan landed house & modullar box; dan
d) penguatan operasional aset Grandhika Hotel sebagai portofolio recurring income.
Lini Bisnis Investment & Concession
Segmen investasi & konsesi dikembangkan dengan tujuan mempertahankan keberlangsungan usaha dengan melakukan
inovasi bisnis dan pengembangan portofolio baru. Saat ini kontribusi segmen investasi & konsesi telah memberikan hasil
yang signifikan lewat konsesi preservasi jalan lintas timur Riau dan Sumatera Selatan, serta feeding konstruksi. Strategi
Perseroan untuk memanfaatkan peluang pada segmen investasi & konsesi antara lain:
a) menjalin kerja sama dan memprakarsai proyek investasi Pemerintah (unsolicited);
b) menciptakan skema pendanaan dengan proporsi equity dan loan yang optimal dengan didukung mekanisme creative
financing;
c) pemilihan mitra yang terbaik; dan
d) serta mengkaji untuk mencari titik optimal divestasi portofolio untuk mendapatkan gain atau stay untuk
memaksimalkan potensi recurring income atas investasi tersebut.
Keterangan selengkapnya mengenai Keterangan Tentang Perseroan, Kegiatan Usaha, Kecenderungan dan Prospek Usaha
dapat dilihat pada Bab VIII Prospektus.
LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang ikut serta dalam Penawaran Umum ini adalah sebagai berikut:
Kantor Akuntan Publik : KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto Mawar & Rekan
Konsultan Hukum : Tumbuan & Partners
Notaris : Kantor Notaris Ashoya Ratam, SH. M.Kn.
Wali Amanat : PT Bank Mega Tbk
Lembaga Pemeringkat : PT Pemeringkat Efek Indonesia (“PEFINDO”)
PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh pada Hari Kerja mulai tanggal 2 Juli 2024 pukul
09.00 WIB sampai dengan tanggal 4 Juli 2024 pukul 15.00 WIB di kantor para Penjamin Pelaksana Emisi Efek dengan
keterangan sebagai berikut:
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI
PT Bahana Sekuritas PT BRI Danareksa Sekuritas PT Indo Premier Sekuritas
Graha CIMB Niaga Lt. 19 Gedung BRI II Lantai 23 Pacific Century Place, Lantai 16
Jl. Jend. Sudirman Kav. 58 Jl Jend Sudirman Kav. 44-46 Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta Selatan 12910 Jakarta 10210 SCBD Lot 10
Telp.: +62 21 250 5081 Telp.: +62 21 509 14100 Jakarta Selatan 12190
Faks.: +62 21 522 5869 Faks.: +62 21 2520 990 Tel.: (021) 5088 7171
www.bahanasekuritas.co.id www.bridanareksasekuritas.co.id Faks.: (021) 5088 7172
Email: bs_ibcm@bahana.co.id; Email: ib-group1@bridanareksasekuritas.co.id; www.indopremier.com
groupbsfixedincome@bahana.co.id debtcapitalmarket@bridanareksasekuritas.co.id Email: fixed.income@ipc.co.id
PT Korea Investment & Sekuritas Indonesia PT Samuel Sekuritas Indonesia
Equity Tower 9th & 22nd Floor, Suite A,E, & F, SCBD Lot 9 Menara Imperium Lantai 21
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190 Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1
Telp.: +62 21 2991 1888 Jakarta 12980
Faks.:62 21 2991 1911 Telp.: +62 21 2854 8385
www.kisi.co.id Faks.: +62 21 8370 1610
Email: fixedincome@kisi.co.id www.samuel.co.id
Email: fixedincomemarketing@samuel.co.id
SETIAP CALON INVESTOR DIHIMBAU UNTUK MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PENAWARAN
UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM PROSPEKTUS
Names mentioned 69 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA
p.1
unresolved
org
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
p.1 ×2
unresolved
org
PT Bahana Sekuritas
p.1 ×2
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas
p.1 ×2
unresolved
org
PT Korea Investment
p.1 ×2
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas
p.1
unresolved
org
Mawar & Rekan
p.5 ×4
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Papua
p.7
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara
p.7
unresolved
person
Kartini Muljadi
· Notaris
p.11
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.11
unresolved
org
Pengadilan Negeri
p.11
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.11
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.11
unresolved
org
Bapepam
p.11 ×4
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.12
unresolved
org
Kemenkumham
p.12
unresolved
org
Pelayanan Properti Tbk
p.13
unresolved
org
PT Dumai Air Minum
p.13
unresolved
org
PT Jalintim
p.13
unresolved
org
Departemen Operasional dan Anak Perusahaan. Adapun
p.13
unresolved
org
Departemen Infrastruktur I
p.14
unresolved
org
Departemen Infrastruktur II
p.14
unresolved
org
Departemen Perkeretaapian
p.14
unresolved
org
PT Adhi Persada
p.14
unresolved
org
Departemen Energi & Industrial
p.14 ×3
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.14
unresolved
org
PT Adhi Persada Properti
p.14
unresolved
org
PT Adhi Persada Beton
p.14
unresolved
org
PT Dumai Tirta Persada
p.14
unresolved
org
PT Jalintim Adhi Abipraya
p.14
unresolved
org
PT Jogjasolo Marga Makmur
p.14
unresolved
org
PT Adhi Jalintim Riau
p.14
unresolved
org
PT Karian Water Services
p.14
unresolved
org
Kementerian PUPR
p.14 ×2
unresolved
org
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
p.15
unresolved
org
| KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto Mawar & Rekan
· Kantor Akuntan Publik
p.16
unresolved
org
Aryanto Mawar & Rekan
p.16
unresolved
org
Tumbuan & Partners
· Konsultan Hukum
p.16
unresolved
person
| Kantor Notaris Ashoya Ratam, SH. M.Kn.
· Notaris
p.16 ×7
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas Graha CIMB Niaga
p.16
unresolved
org
PT Samuel Sekuritas Indonesia Equity Tower
p.16
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.