Skip to content
Back to announcement

20240606_WOOD_Laporan Informasi dan Fakta Material_31647892_lamp1.pdf

Other Text extracted WOOD

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 82

Page 1
KJPP
DASA' AT, YUDISTIRA DAN REKAN
       0




                        LAPORAN
                    STUDI KELAYAKAN
              PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
            PT INTEGRA INDOCABINET TBK
                     ("WOOD")




                            LOKASI:
                    SIDOARJO, JAWA TIMUR




NO. LAPORAN: 0000S/2.0041-00/BS/NB-1/0384/1N/2024




                      Trusted Appraisal Services
Page 2
                  KJPP
                  DASA' AT, YUDISTIRA DAN REKAN
                  Business & Prope: ·ty Appraise ·s
                       ,..       .lrl   .•


                  A.REA SERVED: INOONESiA & 1/YORLO WIDE




              No. Laporan: OOOOS/2.0041-00/BS/NB-1/0384/1N/2024

              Jakarta, 31 Mei 2024

              Kepada Yth.
              PT INTEGRA INDOCABINET Tbk
              Jl. Raya Betro 678
              Sedati Sidoarjo 61253
              Jawa Timur, Indonesia


              Dengan hormat,

              KANTOR JASA PENILAI PUBLIK DASA' AT, YUDISTIRA DAN REKAN ("DYR") telah ditunjuk oleh
              PT INTEGRA INDOCABINET Tbk ("WOOD") berdasarkan persetujuan atas Surat Penawaran
              No. PR.DYR-00/IT /BS/II/IV /2024/ITK/0118 tanggal 25 April 2024 dengan maksud dan tujuan untuk
              memberikan pendapat mengenai kelayakan atas Rencana Penambahan Kegiatan Usaha WOOD
              berupa bidang usaha sesuai dengan KBLI No. 68111 yaitu Real Estat yang Dimiliki Sendiri atau
              Disewa.

              Studi ini merupakan hasil kajian dan analisis yang dilakukan dengan meninjau kelayakan atas
              Rencana Penambahan Kegiatan Usaha yang akan dilakukan oleh WOOD, ditinjau dari berbagai
              aspek yang meliputi aspek makro, aspek pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis, aspek model
              manajemen, dan aspek keuangan.

              Studi ini dilakukan dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
              17 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Peraturan Otoritas
              Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis
              di Pasar Modal, Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
              No.17 /SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
              Modal, serta Kode Etik Penilai Indonesia ("KEPI") serta Standar Penilaian Indonesia ("SPI") Edisi VII
              Tahun 2018 dan SPI 330 Edisi Revisi Tahun 2020.

              Kami telah menerbitkan Laporan Studi Kelayakan dengan Laporan No. 00004/2.0041-00/BS/NB-
              1 /0384/1 /V /2024 tanggal 13 Mei 2024. Selanjutnya kami menerbitkan Laporan Studi Kelayakan
              dengan Laporan No. 00005/2.0041-00/BS/NB-1 /0384/1 /V /2024 tanggal 31 Mei 2024 dengan
              perbaikan sebagai berikut:

                   •         Penyesuaian terhadap tanggal dan nomor Laporan Studi Kelayakan:
                   •         Penambahan pengungkapan rincian kegiatan usaha pada Sub Bab 1. 1 Latar Belakang;
                   •         Penyesuaian informasi pada Bab 2 Gambaran Umum Perseroan;
                   •         Penambahan informasi perpajakan WOOD pada Sub Bab 2.4 Tinjauan Kinerja Keuangan;
                   •         Penambahan anatisis mengenai potensi pasar, sasaran pasar, dan potensi nilai pasar pada
                             Sub Bab 4. 1 lndustri pada WOOD;
                   •         Penambahan informasi para competitor kegiatan usaha dan analisis persaingan pada Sub
                             Bab 4.2 Pesaing Usaha;
                   •         Penambahan informasi analisis kelayakan teknis yaitu analisis kapasitas, analisis
                             ketersediaan dan kualitas sumber daya, termasuk bahan baku mentah, pekerja, dan ahli
                             profesional dan analisis proses produksi pada Sub Bab 5.3 Aspek Teknis Terkait dengan
                             Produk dan Layanan;


Head Office
Business & Property Appraisa l (PB) :
The Manhattan Square - Mid Tower
15th Floor Unit D
JI. TB. Simatupang Kav.1 S
Cilandak Timur, Jakarta Selatan. 12560
T : +62-21 2780 8586 (Hunting)
E info@dyr.co id                                                            i
WWW dyr.co.id                                              Trusted Appraisal Services
                                                                    Branch Office :
                             Jakarta (P), Semarang (PB), Medan (P), Surabaya (P), Denpasar (P). Bandung (P). Pekanbaru (P)
                                Lampung (P). Surakarta (PS). Banyumas (PS). Sleman (PS), Balikpapan (PS}, Manado (PS)
Page 3
     KJPP
     DASA' AT, YUDISTIRA DAN REKAN
     A~EA   ERV 1   NL-ONE)IA & WI RI   win::



      •       Penambahan informasi cara WOOD dalam mengatasi weakness dan threat dari bisnis pada
              Sub Bab 6.2 Analisis SWOT;
      •       Penambahan informasi mitigasi risiko dan analisis mengenai manajemen kekayaan
              intelektual, kapasitas dan kemampuan manajemen dan kesesuaian struktur organisasi dan
              manajemen pada Sub Bab 7.2 Manajemen Risiko;
      •       Penambahan informasi analisis kemampuan WOOD untuk melakukan pembiayaan capUal
              expenditure, analisis biaya pendirian, analisis modal kerja, analisis sumber pembiayaan,
              analisis biaya operasional dan analisis biaya bahan baku mentah pada Bab VIII Aspek
              Keuangan;

1.     Status Penilai

       Penilai adalah partner dari KJPP DASA' AT, YUDISTIRA DAN REKAN dengan kualifikasi sebagai
       berikut:

       Nama Penilai                                   : Ivan Teguh Khristian, S.E., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
       ljin Penilai Publik                            : B.1-14.00384
       STTD Penunjang Pasar Modal                     : STTD.PB-35/PJ-1 /PM.02/2023
       STTDIKNB                                       : 086/NB.122/STTD-P/2017
       MAPPI                                          : 10-S-02664
       Klasifikasi lzin                               : Penilaian Bisnis (8)

       KJPP DASA' AT, YUDISTIRA DAN REKAN ("DYR") adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang
       terdaftar di Kementerian Keuangan dan Pasar Modal serta memiliki kompetensi untuk
       melakukan penugasan ini.

       Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan ini kami bertindak secara independen tanpa
       adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas, Objek Studi
       Kelayakan, ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Pemberi Tugas dan Objek Studi
       Kelayakan. DYR juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan
       penugasan ini.

       Laporan Studi Kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan
       pihak manapun. lmbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang
       dihasilkan.

2.     ldentitas Pemberi Tugas

            Nama Perusahaan                                 PT lntegra lndocabinet Tbk
            Jenis Usaha                                     Manufaktur dan Kehutanan
            Alamat                                          Jl. Raya Betro 678
                                                            Sedati Sidoarjo 61253
                                                            Jawa Timur, Indonesia
            Nomor telepon                                   (+62) 31 891 0434 - 36
            Faksimili                                       (+62) 31 891 1391
            Email                                           marketing@iil.co. id I credo@iil.co. id
            Website                                         www.integragroup-indonesia.com
3.     ldentitas Pengguna Laporan

            Nama Perusahaan                                 PT lntegra lndocabinet Tbk
            Jenis Usaha                                     Manufaktur dan Kehutanan
            Alamat                                          Jl. Raya Betro 678
                                                            Sedati Sidoarjo 61253
                                                            Jawa Timur, Indonesia
          Nomor telepon                                     (+62) 31 891 0434 - 36
          Faksimili                                         (+62) 31 891 1391
          Email                                             marketing@iil.co. id I credo@iil.co. id
          Website                                           www.integragroup-indonesia.com

                                                              ii




                                                Trusted Appraisal Services
Page 4
     KJPP
     DASA' AT, YUDISTIRA DAN REKAN

     '\RE~SERVEO INOCN :;:A&WORL W1D




4.     Objek Studi Kelayakan

       Bahwa Objek studi Kelayakan sesuai dengan infromasi yang diberikan oleh Pemberi Tugas
       adatah Jasa Studi Kelayakan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha WOOD berupa bidang usaha
       sesuai dengan KBLI No. 68111 yaitu Real Estat yang Dimiliki Sendiri atau Disewa.


5.     Jenis Mata Uang yang Digunakan

        Dalam penugasan ini Studi Kelayakan dinyatakan dalam mata uang Rupiah.


6.     Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan

       Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan pendapat kelayakan atas penambahan
       kegiatan usaha PT INTEGRA INDOCABINET TBK ("WOOD") dalam kaitan kepentingan pasar
       modal yang mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 / POJK. 04/2020
       tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
       Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
       Modal, Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No.17 /SEOJK.04/2020
       tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal serta Kode
       Etik Penilai Indonesia ("KEPI") serta Standar Penilaian Indonesia ("SPI") Edisi VII Tahun 2018
       dan SPI 330 Edisi Revisi Tahun 2020.


7.     Pendekatan dan Metodologi Studi Kelayakan

       Untuk melakukan studi kelayakan ini, kami akan melakukan sesuai Peraturan Otoritas Jasa
       Keuangan Nomor 17 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Matera! dan Perubahan Kegiatan Usaha
       dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan
       Penyajian laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, dan Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa
       Keuangan Republik Indonesia No.17 /SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian
       Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.


8.     Tanggal Studi Kelayakan dan Waktu Pelaporan

       Tanggal penilaian adalah per 31 Desember 2023 di mana batas tersebut diambil atas dasar
       pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian. Masa berlaku laporan ini adalah 6 (enam)
       bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024.


9.     Tingkat Kedalaman lnvestigasi

       Dalam penilaian ini, kami telah melakukan investigasi untuk mendapatkan keyakinan yang
       memadai diantaranya dengan melakukan Wawancara terhadap Manajemen WOOD, yaitu:




                                                    iii



                                       Trusted Appraisal Services
Page 5
  KJPP
  DASA' AT, YUDISTIRA DAN REKAN
  AF; A-:. WED ND0NEc-lA & ~..._   LO NIPE




10. Sumber lnformasi yang Dapat Diandalkan

     Dalam melakukan penilaian ini, DYR juga menggunakan informasi yang beberapa sumber
     informasi relevan yang handal tanpa perlu melakukan verifikasi :

      •
                                                   .
              Data-data laporan keuangan historis yang telah diaudit;
                 D     L I     K        A d"t WOOD
                       Tahun                 Auditor                    Namer dan Tanggal                         Op1n1

                                       KAP Teramiharja,                                                     Wajar        tanpa
                                                          No: ooon/3.0251/AU.1/04/0452-3/1/IV/2020
                        2019           Pradhono &.                                                          modifikasian
                                                          Tanggal: 20 April 2020
                                       Chandra
                                       KAP Teramiharja,                                                     Wajar        tanpa
                                                          No: 00059/3.0251/AU.1/04/0453-1/1/IV/2021
                        2020           Pradhono ft                                                          modifikasian
                                                          Tanggal: 14 April 2021
                                       Chandra
                                       KAP Teramiharja,                                                     Wajar        tanpa
                                                          No : 00053/3.0251 / AU.1 /04/0453-2/1 /IV /2022
                        2021           Pradhono ft                                                          modifikasian
                                                          Tanggal : 19 April 2022
                                       Chandra
                                       KAP Teramiharja,                                                     Wajar        tanpa
                                                          No : 0001713.0251/ AU.1 /04/0453-3/ 1 /11l/2023
                        2022           Pradhono ft                                                          modifikasian
                                                          Tanggal: 28 Maret 2023
                                       Chandra
                                       KAP Teramiharja,                                                     Wajar        tanpa
                                                          No: 00017/3.0251/AU.1/04/02n-111,111,2024
                        2023           Pradhono ft                                                          modifikasian
                                                          Tanggal: 27 Maret 2024
                                       Chandra
      •       Dokumen hukum yang terkait dengan Studi Kelayakan;
      •       Data-data ekonomi yang diperoleh dari S&P Global;
      •       Data-data ekonomi baik yang bersifat makro ataupun mikro yang diperoleh dari instansi
              terkait seperti Bank Indonesia;
      •       Data statistik dari Badan Pusat Statistik.

     Dalam melakukan penilaian ini, DYR juga menggunakan informasi yang beberapa sumber
     informasi relevan yang perlu melakukan verifikasi :

      •       Diskusi dengan pihak rnanajemen baik Pemberi Tugas maupun Objek Studi Kelayakan;
      •       Data finansial terkait dengan Objek Studi Kelayakan.

     Tinjauan terhadap kondisi fundamental Objek Studi Kelayakan yang menyangkut sejarah
     singkatnya, struktur modal dan susunan pengurus, deskripsi bidang usaha dan kinerja
     keuangan, serta memperhatikan kondisi makro yang ada.

      •       Data-data lainnya sebagai informasi pendukung, seperti Rencana Anggaran Biaya.


11. Asumsi dan Asumsi Khusus
     Asumsi dan asumsi khusus yang akan digunakan dalam penugasan merupakan asumsi dan
     asumsi khusus yang wajar dan relevan dengan memperhatikan tujuan di mana studi kelayakan
     diperlukan.

     Asumsi khusus adalah asumsi yang berbeda dari fakta yang sebenarnya pada tanggal studi
     kelayakan atau hal yang tidak akan dibuat oleh sebagian kecil pelaku pasar dalam suatu
     transaksi pada tanggal studi kelayakan. Asumsi khusus sering digunakan untuk menggambarkan
     efek dari suatu situasi yang akan mempengaruhi nilai.

     Dalam pelaksanaan penugasan, Penilai akan menggunakan asumsi yang wajar untuk diterima
     sebagai fakta dalam konteks penugasan.




                                                                   iv




                                                   Trusted Appraisal Services
Page 6
  KJPP
  DASA'
    ,. AT, YUDISTIRA DAN REKAN
  .0,,RE~ ~ERV   INL,C "'lE   A   W R   W D




12. Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi

     Laporan studi kelayakan ini bersifat terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi rahasia
     yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan. Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
     studi kelayakan ini sebagaimana yang disebutkan dalam lingkup penugasan, menginformasikan
     bahwa tidak terdapat informasi rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan di
     dalam laporan ini. Penggunaan Laporan di luar dari ketentuan yang disebutkan dalam lingkup
     Penugasan Laporan ini harus mendapatkan persetujuan tertulis dari KJPP DASA'AT YUDISTIRA
     DAN REKAN serta Pemberi Tugas.

     Tanda tangan Penilai Publik dan cap DYR yang resmi merupakan syarat mutlak Laporan Studi
     Kelayakan yang dihasilkan.


13. Konfirmasi Bahwa Penilaian dilakukan berdasarkan POJK dan KEPI & SPI

     Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penilaian telah dibuat
     dengan memenuhi ketentuan kepada POJK Nomor 17 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Materal
     dan Perubahan Kegiatan Usaha, POJK Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan
     Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa
     Keuangan Republik Indonesia No.17 /SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian
     Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal serta Kode Etik Penilai Indonesia ("KEPI") serta
     Standar Penilaian Indonesia ("SPI") Edisi VII Tahun 2018 dan SPI 330 Edisi Revisi Tahun 2020.


14. Kesimpulan

     Berdasarkan kajian, evaluasi dan analisa keuangan serta proyeksi lainnya dengan syarat
     asumsi-asumsi yang telah ditetapkan dapat terpenuhi, maka dapat disimpulkan bahwa
     rencana penambahan Kegiatan Usaha yang akan dilaksanakan oleh WOOD adalah layak.


Demikian hasil Studi Kelayakan yang kami lakukan dengan tetap mengacu pada standar dan kode
etik yang berlaku.


Hormat kami,
KJPP DASA'AT, YUDISTI                         REKAN




lzin Penilai                                  : No. 8.1-14.00384
STTD Penunjang Pasar Modal                    : No. STTD.PB-35/PJ-1 /PM.02/2023
MAPPI                                         : No. 10-S-02664




                                                             V




                                              Trusted Appraisal Services
Page 7
     KJPP
     DASA' AT, YUDISTIRA DAN RE KAN
     AR A~ RVL   N['ONE IA& WC R   W




                                   PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda-tangan dibawah
ini menerangkan bahwa :

1. Penugasan Studi Kelayakan ini telah dilakukan terhadap Objek Studi Kelayakan dan dilakukan
   secara independen;
2.    Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan;
3.    Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Studi
      Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha;
4.    Penugasan telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku;
5.    Kesimpulan telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas;
6.    Pernyataan yang menjadi dasar dari analisis, pendapat, dan kesimpulan yang diuraikan di
      dalam laporan ini adalah benar;
7.    Data ekonomi dan industri dalam Laporan Studi Kelayakan diperoleh dari berbagai sumber yang
      diyakini Penilai Usaha dapat dipertanggungjawabkan;
8. Selanjutnya laporan ini menjelaskan semua syarat-syarat pembatasan yang mempengaruhi
   analisis, pendapat, dan kesimpulan yang tertera dalam laporan ini;
9.    Penilai bertanggung jawab sepenuhnya atas prosedur, pelaporan, dan hasil studi kelayakan
      yang dilakukan;
10. Penugasan ini dilakukan dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
    17 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Peraturan
    Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
    Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
    No.17 /SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
    Pasar Modal, serta Kode Etik Penilai Indonesia ("KEPI") serta Standar Penilaian Indonesia
    ("SPI") Edisi VII Tahun 2018 dan SPI 330 Edisi Revisi Tahun 2020.


Jakarta, 31 Mei 2024


Ivan Teguh Khristian, S.E., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.) - Penilai Publik
No. lzin Penilai : B.1-14.00384
No. MAPPI          10-S-02664
No. RMK            RMK-2017.00343

H. Andi Noviastoko, S.E. 1 M.Ec.Dev. - Reyjewer
No. MAPPI        12-T-03566
No. RMK        : RMK-2017.00837


Lieke Herianto, B.Comm. - Penilai
No. MAPPI        18-T-08709
No. RMK        : RMK-2021.03n1



Monica Mega Pratiwi, S.A.B. 1 - Penilai
No. MAPPI       22-P-11222
No. RMK       : RMK-2023.04853


                                                    vi




                                       Trusted Appraisal Services
Page 8
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)



                                         DAFTAR ISI
                                                                                                        Halaman

SERTIFIKAT
PERNYATAAN PENILAI
DAFTAR ISI
DAFTAR FIGUR

BAB I     P E N D A H U L U A N ............................................................................. 1
           Latar Belakang .................................................................................... 1
           Identitas Penilai ................................................................................... 1
           Identitas Pemberi Tugas ......................................................................... 2
           Identitas Pengguna Laporan ..................................................................... 2
           Maksud dan Tujuan ............................................................................... 2
           Metodologi ......................................................................................... 2
           Pembatasan ........................................................................................ 3

BAB II    GAMBARAN UMUM PERSEROAN .................................................................. 5
2.1        Profil PT INTEGRA INDOCABINET Tbk (“WOOD”) ............................................. 5
2.1.1      Pendirian ........................................................................................... 5
2.1.2      Produk dan Layanan .............................................................................. 5
2.1.3      Struktur Permodalan ............................................................................. 6
2.1.4      Susunan Pengurus ................................................................................. 6
2.2        Legalitas dan Perizinan yang Dimiliki WOOD .................................................. 6
2.3        Tenaga Kerja ...................................................................................... 7
2.4        Tinjauan Kinerja Keuangan ...................................................................... 7

BAB III   ASPEK MAKRO INDONESIA....................................................................... 13
3.1        Makro Ekonomi Indonesia ....................................................................... 13
3.1.1      Pertumbuhan Ekonomi .......................................................................... 13

BAB IV    ASPEK PASAR...................................................................................... 18
4.1        Industri pada WOOD ............................................................................. 18
4.2        Persaingan Usaha ................................................................................ 24
4.3        Strategi Pemasaran .............................................................................. 26

BAB V     ASPEK TEKNIS ..................................................................................... 27
5.1        Bisnis WOOD ...................................................................................... 27
5.2        Rencana Kegiatan Baru WOOD ................................................................. 29
5.3        Aspek Teknis Terkait dengan Produk dan Layanan .......................................... 30

BAB VI    ASPEK POLA BISNIS .............................................................................. 34
6.1        Pola Bisnis ......................................................................................... 34
6.1.1      Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai ........................................................ 34
6.1.2      Keunggulan Kompetitif .......................................................................... 34
6.1.3      Kemampuan Pesaing untuk Meniru Produk ................................................... 34
6.2        Analisis SWOT..................................................................................... 34

BAB VII ASPEK MODEL MANAJEMEN ..................................................................... 36
7.1      Ketersediaan Tenaga Kerja ..................................................................... 36
7.2      Manajemen Risiko ................................................................................ 37




                                                       vii
Page 9
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


                                                                                                     Halaman

BAB VIII ASPEK KEUANGAN ................................................................................ 39
8.1       Rencana WOOD ................................................................................... 39
8.2       Proyeksi Laba Rugi ............................................................................... 39
8.3       Proyeksi Posisi Keuangan ....................................................................... 42
8.4       Cut Off Date dalam Analisis .................................................................... 46
8.5       Penetapan Tingkat Diskonto .................................................................... 46
8.6       Analisis Kelayakan Proyek ...................................................................... 48
8.7       Analisis Break Event dengan Penambahan Usaha ........................................... 49
8.8       Analisis Profitabilitas & ROI dengan Penambahan Usaha .................................. 49
8.9       Analisis Sensitivitas Inkremental Sebelum dan Setelah Penambahan Usaha ............. 50
8.10      Kesimpulan........................................................................................ 50


        LAMPIRAN KEUANGAN




                                                     viii
Page 10
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)



                                    DAFTAR FIGUR
                                                                                                         Halaman

Figur 1. Struktur Permodalan ............................................................................... 6
Figur 2. Laba (Rugi) (dalam Jutaan Rupiah)............................................................... 7
Figur 3. Posisi Keuangan (dalam Jutaan Rupiah) ......................................................... 8
Figur 4. Arus Kas (dalam Jutaan Rupiah) ................................................................. 10
Figur 5. Rasio Keuangan..................................................................................... 11
Figur 6. Pertumbuhan Ekonomi Sisi Pengeluaran ........................................................ 13
Figur 7. Pertumbuhan Neraca Pembayaran Indonesia Triwulan IV 2023 ............................. 14
Figur 8. Peta Inflasi Daerah Desember Tahun 2023 ..................................................... 15
Figur 9. Volume dan Nilai EKspor Industri Furnitur Indonesia (2015-2022) .......................... 19
Figur 10. Pertumbuhan Tahunan Indeks Demand Kategori Sewa (% yoy) dan Pertumbuhan Tahunan
          Indeks Demand Kategori Jual (% yoy) ........................................................... 21
Figur 11. Pertumbuhan Tahunan Indeks Demand Kategori Sewa (% qtq) dan Pertumbuhan Tahunan
          Indeks Demand Kategori Jual (% qtq) ........................................................... 21
Figur 12. Pertumbuhan Tahunan Indeks Supply Kategori Sewa (% yoy) dan Pertumbuhan Tahunan
          Indeks Supply Kategori Jual (% yoy) ............................................................. 21
Figur 13. Pertumbuhan Triwulan Indeks Supply Kategori Sewa (% qtq) dan Pertumbuhan Triwulan
          Indeks Supply Kategori Jual (% qtq) ............................................................. 22
Figur 14. Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Tahunan (% yoy) dan Perkembangan Indeks
          Harga Kategori Jual Tahunan (% yoy) ........................................................... 22
Figur 15. Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Tahunan (% qtq) dan Perkembangan Indeks
          Harga Kategori Jual Tahunan (% qtq) ........................................................... 23
Figur 16. Proyeksi Laba Rugi dengan penambahan kegiatan usaha .................................... 39
Figur 17. Proyeksi Laba Rugi tanpa penambahan kegiatan usaha ...................................... 40
Figur 18. Proyeksi Posisi Keuangan dengan penambahan kegiatan usaha ............................ 42
Figur 19. Proyeksi Posisi Keuangan tanpa penambahan kegiatan usaha ............................... 43
Figur 20. Beta .................................................................................................. 47
Figur 21. Cost of Equity ...................................................................................... 48
Figur 22. Perhitungan WACC ................................................................................. 48
Figur 23. Analisis Break Event (dalam miliar Rupiah) .................................................... 49
Figur 24. Analisis Profitabilitas Setelah Penambahan Kegiatan Usaha ................................. 50
Figur 25. Analisis Sensitivitas Pendapatan dan Biaya .................................................... 50




                                                        ix
Page 11
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


                                               BAB I

                                     PENDAHULUAN


      Latar Belakang

      PT Integra Indocabinet Tbk (“WOOD”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Soetjipto, S.H.,
      No. 147 tanggal 19 Mei 1989, Notaris di Surabaya. Akta Pendirian ini telah disahkan oleh
      Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-320.HT.01.01.TH.90
      tanggal 20 Januari 1990.

      Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar WOOD, maksud dan tujuan WOOD ialah berusaha
      dalam bidang industri dan perdagangan besar. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut,
      WOOD menjalankan kegiatan usaha termasuk namun tidak terbatas pada produksi mebel
      berbahan dasar kayu dan produk kayu lainnya. WOOD memulai aktivitas usahanya sejak
      tahun 1989.

      WOOD pada awalnya memproduksi rak CD kayu dan plastik yang diekspor ke AS. Seiring
      berkembangnya pengalaman mereka dalam proses produksi, perusahaan kemudian
      berinvestasi untuk mesin yang memproduksi furnitur sederhana. Seiring melesatnya reputasi
      berkat kualitas dan desain produk, bisnis terus berkembang pesat selama tahun-tahun ke
      depan. WOOD hingga saat ini terus mempertahankan pengakuan global sebagai salah satu
      perusahaan manufaktur furnitur terkemuka.

      Melihat perkembangan industri manufaktur di Indonesia maupun global, WOOD menyadari
      ekspansi serta pengembangannya mampu menggarap pasar yang dituju, maka dari itu WOOD
      berencana untuk mengembangkan lagi lini usaha lain yaitu di bidang real estat. WOOD
      berencana akan menciptakan kawasan perumahan yang berkonsep Eco City, Green, dan
      Modern yang dilengkapin AI yang dikembangkan di area tidak jauh dari pusat kota, di mana
      belum terdapat kawasan yang terkonsep dengan baik, dengan mengambil market terbesar
      pada kustomer usia muda hingga mapan.

      Sehubungan dengan hal tersebut, WOOD membutuhkan pihak Independen untuk melakukan
      kajian dan analisis kelayakan atas rencana penambahan kegiatan usaha sesuai dengan KBLI
      No. 68111 yaitu Real Estat yang Dimiliki Sendiri atau Disewa. Untuk penyusunan Studi
      Kelayakan ini, WOOD telah menuntuk KANTOR JASA PENILAI PUBLIK DASA’AT, YUDISTIRA
      DAN REKAN (“DYR”) yang diharapkan dapat melakukan kajian secara objektif dan
      independen sesuai dengan kesepakatan yang teruang dalam persetujuan atas Surat
      Penawaran No. PR.DYR-00/IT/BS/II/IV/2024/ITK/0118 tanggal 25 April 2024.


      Identitas Penilai

      Penilai adalah partner dari KJPP Dasa’at, Yudistira & Rekan dengan kualifikasi sebagai
      berikut :
      Nama Penilai                   : Ivan Teguh Khristian, S.E., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
      No. Izin Penilai               : B.1-14.00384
      No. STTD Penunjang Pasar Modal : STTD.PB-35/PJ-1/PM.02/2023
      No. MAPPI                      : 10-S-02664
      Klasifikasi Izin               : Penilaian Bisnis (B)

      KJPP Dasa’at, Yudistira & Rekan (“DYR”) adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar di
      Kementerian Keuangan dan juga terdaftar sebagai profesi penunjang pasar modal di Otoritas
      Jasa Keuangan serta memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian ini.


                                                                                      Halaman - 1
Page 12
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Dalam mempersiapkan Laporan Penilaian ini kami bertindak secara independen tanpa adanya
      benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas, Objek Studi Kelayakan,
      ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Pemberi Tugas dan Objek Studi Kelayakan. DYR
      juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
      Laporan Penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
      manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang
      dihasilkan.


      Identitas Pemberi Tugas

      Nama Perusahaan                       :   PT Integra Indocabinet Tbk
      Jenis Usaha                           :   Manufaktur dan Kehutanan
      Alamat                                :   Jl. Raya Betro 678
                                                Sedati Sidoarjo 61253
                                                Jawa Timur, Indonesia
      Nomor telepon                         :   (+62) 31 891 0434 - 36
      Faksimili                             :   (+62) 31 891 1391
      Email                                 :   marketing@iil.co.id / credo@iil.co.id
      Website                               :   www.integragroup-indonesia.com


      Identitas Pengguna Laporan

      Nama Perusahaan                       :   PT Integra Indocabinet Tbk
      Jenis Usaha                           :   Manufaktur dan Kehutanan
      Alamat                                :   Jl. Raya Betro 678
                                                Sedati Sidoarjo 61253
                                                Jawa Timur, Indonesia
      Nomor telepon                         :   (+62) 31 891 0434 - 36
      Faksimili                             :   (+62) 31 891 1391
      Email                                 :   marketing@iil.co.id / credo@iil.co.id
      Website                               :   www.integragroup-indonesia.com


      Maksud dan Tujuan

      Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan pendapat kelayakan atas Penambahan
      Kegiatan Usaha PT INTEGRA INDOCABINET Tbk (“WOOD”) dalam kaitan kepentingan pasar
      modal dan tidak digunakan di luar konteks atau tujuan penugasan tersebut.

      Penugasan ini dilakukan dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
      17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Peraturan
      Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
      Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik
      Indonesia No.17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan
      Penilaian Bisnis di Pasar Modal, serta Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) serta Standar
      Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018 dan SPI 330 Edisi Revisi Tahun 2020.


      Metodologi

      Metode yang digunakan dalam menyusun laporan Studi Kelayakan ini adalah :
        • Pengumpulan data-data primer dari WOOD yang terkait dengan rencana penambahan
           kegiatan usaha yang meliputi data-data identitas, perizinan, rencana usaha, serta
           data-data lainnya yang terkait dengan rencana penambahan kegiatan usaha.




                                                                                        Halaman - 2
Page 13
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


           •    Analisis makro ekonomi dan analisis industri untuk mengevaluasi pengaruh dari faktor
                tersebut terhadap kinerja WOOD di masa mendatang.
           •    Analisis kelayakan pasar ini membahas mengenai pasar konstruksi, telekomunikasi,
                dan aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya sesuai dengan rencana
                penambahan kegiatan usaha.
           •    Analisis teknis WOOD dalam merealisasikan rencana penambahan kegiatan usahanya
                menjadi perusahaan yang juga menawarkan aktivitas telekomunikasi khusus untuk
                keperluan sendiri, kontruksi bangunan sipil pertambangan, dan aktivitas penunjang
                pertambangan dan penggalian lainnya.
           •    Analisis pola bisnis menunjukan bahwa rencana penambahan kegiatan usaha WOOD
                masih sejalan dengan bisnis existing.
           •    Analisis model manajemen yang menunjukan kesanggupan manajeman WOOD untuk
                menangani rencana penambahan kegiatan usaha WOOD, dalam hal ini merupakan
                kesiapan Sumber Daya Manusia.
           •    Analisis keuangan yang dilihat dari laporan keuangan historis serta prospektif WOOD
                untuk mengevaluasi kelayakan penambahan kegiatan usaha WOOD.
           •    Dalam melakasanakan penugasan ini, analisis dilakukan terhadap kelayakan
                penambahan kegiatan usaha. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan indikator Net
                Present Value (NPV), Profitability Index (PI), Internal Rate of Return (IRR), dan Break
                Even.


      Pembatasan

      Pembatasan pada studi kelayakan ini adalah sebagai berikut :

       •       Laporan Studi Kelayakan merupakan hasil analisis KJPP DYR atas rencana penambahan
               Kegiatan Usaha WOOD yang juga dimaksudkan untuk digunakan sebagai pemenuhan
               ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang
               Transaksi Materal dan Perubahan Kegiatan Usaha, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
               Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
               Pasar Modal dan Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
               No.17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
               Bisnis di Pasar Modal.
       •       Besaran investasi yang digunakan dalam proyeksi merujuk pada rencana dan
               pertimbangan manajemen dengan tetap memperhatikan data pasar.
       •       Penyusunan laporan studi ini merupakan intepretasi kami atas data dan informasi yang
               diperoleh dan tersedia yang kami anggap benar pada saat penyusunan laporan ini
               dilakukan. Asumsi-asumsi yang digunakan mungkin tidak lagi berlaku apabila terjadi
               sesuai atau kondisi tertentu yang mempengaruhi ketepatan asumsi-asumsi tersebut,
               seperti diberlakukannya peraturan-peraturan pemerintah yang baru maupun
               perubahan-perubahan penting di manajemen, bidang politik, sosial, dan ekonomi.
       •       Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian sebagai akibat dari kesalahan opini atau
               kesimpulan yang terjadi karena adanya data atau informasi WOOD yang relevan dan
               signifikan pengaruhnya terhadap opini atau kesimpulan kami, yang tidak dan/atau
               belum kami terima dari WOOD.
       •       Kami berasumsi bahwa WOOD mentaati semua peraturan yang ditetapkan Pemerintah,
               khususnya yang terkait dengan operasional perusahaan, baik di masa lalu maupun di
               masa mendatang.
       •       Kami tidak melaksanakan pemeriksanaan terhadap legalitas aset yang dimiliki oleh
               WOOD. Kami berasumsi bahwa tidak ada masalah legalitas berkenaan dengan aset-aset
               WOOD, baik saat ini maupun di masa yang akan datang.
       •       Kami berasumsi bahwa WOOD telah dan akan memenuhi kewajiban berkenaan dengan
               perpajakan, retribusi pungutan-pungutan, dan/atau kewajiban lainnya sesuai dengan
               peraturan yang berlaku.




                                                                                           Halaman - 3
Page 14
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


       •   Kami telah melakukan penelahaan atas dokumen yang digunakan dalam proses
           penyusunan Studi Kelayakan.
       •   Kami mengandalkan data-data dari manajemen, adapun laporan keuangan audit per cut
           off date, kami peroleh dari manajemen.
       •   Data dan informasi diperoleh dari sumber dan data yang dapat dipercaya.
       •   Kami menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
           kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
           pencapaian (fiduciary duty).
       •   Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penyusunan Studi Kelayakan dan kewajaran
           proyeksi keuangan.
       •   Kami bukan konsultan yang berkompetensi masalah lingkungan hidup dan karenanya
           tidak bertanggung jawab terhadap setiap kewajiban aktual atau potensial yang terkait
           dengan permasalahan lingkungan.
       •   Laporan Studi Kelayakan ini bersifat non disclaimer opinion.
       •   Penilai bertanggung jawab pada laporan Studi Kelayakan ini dan kesimpulan akhir dari
           laporan ini.




                                                                                    Halaman - 4
Page 15
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


                                              BAB II

                                GAMBARAN UMUM PERSEROAN


2.1     Profil PT INTEGRA INDOCABINET Tbk (“WOOD”)

2.1.1    Pendirian

         PT Integra Indocabinet Tbk (“WOOD”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Soetjipto, S.H.,
         No. 147 tanggal 19 Mei 1989, Notaris di Surabaya. Akta Pendirian ini telah disahkan oleh
         Menteri      Kehakiman      Republik     Indonesia     dengan       Surat      Keputusan
         No. C2-320.HT.01.01.TH.90 tanggal 20 Januari 1990.

         Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
         berdasarkan akta notaris Dyah Ayu Ambarwati, S.H., M.Kn., No. 6 tanggal 20 Juli 2022
         menyetujui perubahan pasal 3 mengenai maksud dan tujuan Perusahaan. Perubahan ini
         telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
         Keputusan No. AHU-0055698.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal 8 Agustus 2022.

         Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar WOOD, maksud dan tujuan WOOD ialah berusaha
         dalam bidang industry dan perdagangan besar. Untuk mencapai maksud dan tujuan
         tersebut, WOOD menjalankan kegiatan usaha termasuk namun tidak terbatas pada
         produksi mebel berbahan dasar kayu dan produk kayu lainnya.

         WOOD memulai aktivitas usaha komersialnya sejak tahun 1989. WOOD berdomisili di
         Jl. Raya Betro No.678 Sedati Sidoarjo Jawa Timur, Indonesia. Entitas induk langsung WOOD
         adalah PT Integra Indo Lestari, yang merupakan entitas induk terakhir perusahaan.

         WOOD berencana akan menciptakan kawasan perumahan yang berkonsep Eco City, Green,
         dan Modern yang dilengkapin AI yang dikembangkan di area tidak jauh dari pusat kota, di
         mana belum terdapat kawasan yang terkonsep dengan baik, dengan mengambil market
         terbesar pada kustomer usia muda hingga mapan.


2.1.2    Produk dan Layanan

         Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar WOOD, maksud dan tujuan WOOD adalah untuk
         berusaha dalam bidang industri dan perdagangan besar. Untuk mencapai maksud dan
         tujuan tersebut di atas WOOD dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai perusahaan
         manufaktur terintegrasi, telah memperluas mata rantai bisnis konstruksi dengan
         mendirikan Entitas Anak untuk menyediakan pelayanan yang terpadu. WOOD bersama
         dengan Entitas Anak saat ini bergerak dalam bidang sebagai berikut :

         a.   Kehutanan
              Grup telah memposisikan dirinya sebagai perusahaan furnitur untuk berbagai proyek
              dengan mempertimbangkan kelestarian alam. Hal ini dibuktikan dengan adanya
              perluasan rantai bisnis di bidang kehutanan untuk menjaga keberlangsungan sumber
              daya alam sebagai bahan baku produk. Selain itu bidang ini juga memberikan program
              berkelanjutan kehutanan dan pengembangan masyarakat sekitar hutan menuju
              produksi pengelolaan hutan alam yang berkelanjutan sehingga dapat melindungi aset
              negara berupa sumber daya hutan dan keanekaragaman hayati.
         b.   Manufaktur
              Grup telah memperluas kemampuan bisnisnya di ranah manufaktur. Dalam proses
              bisnisnya, grup melayani bisnis komponen kayu dengan pertumbuhan tinggi,
              menekankan pada produksi kerai venetian kayu dan komponen bangunan.



                                                                                      Halaman - 5
Page 16
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


         c.   Perdagangan
              Selain memproduksi berbagai produk furnitur, grup juga memasarkan produk hingga
              ke penjuru dunis melalui kegiatan ekspor dan perdagangan domestik guna memperluas
              perdagangan.

         WOOD


2.1.3    Struktur Permodalan

         Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2023, susunan pemegang saham
         WOOD adalah sebagai berikut :

         Figur 1. Struktur Permodalan
                                                     Jumlah Saham
                                                                          Persentase
                        Pemegang Saham              Ditempatkan dan                         Jumlah
                                                                         Kepemilikan
                                                     Disetor Penuh
          PT Integra Indo Lestari Komisaris              4.573.835.000         71,05%    457.383.500.000
          Stephanie Kane Ilham                              10.000.000          0,15%      1.000.000.000
          Halim Rusli                                       25.000.000          0,39%      2.500.000.000
          Widjaja Karli                                     20.000.000          0,31%      2.000.000.000
          Sjany Tjandra                                     10.000.000          0,15%      1.000.000.000
          Wang Sutrisno                                     10.000.000          0,15%      1.000.000.000
          Masyarakat                                     1.615.121.900         25,09%    161.512.190.000
          Saham treasuri                                   173.543.100          2,71%     17.354.310.000
          Total                                         6.437.500.000            100%   643.750.000.000
         Sumber : Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2023


2.1.4    Susunan Pengurus

         Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2023, susunan Dewan Komisaris dan
         Direksi WOOD adalah sebagai berikut :

         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama                      : Bing Hartono Poernomosidi
         Komisaris                            : Stephanie Kane Ilham

         Direksi
         Direktur Utama                       : Halim Rusli
         Direktur                             : Widjaja Karli
         Direktur                             : Syany tjandra
         Direktur Independen                  : Wang Sutrisno


2.2     Legalitas dan Perizinan yang Dimiliki WOOD

        Legalitas dan Perizinan yang telah dimiliki WOOD adalah sebagai berikut :

        1. Akta Pendirian No. 147 tanggal 19 Mei 1989 oleh Soetjipto, S.H., Notaris di Surabaya.
           Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan
           Surat Keputusan No. C2-320.HT.01.01.TH.90 tanggal 20 Januari 1990.
        2. Akta Perubahan Terakhir No. 1 tanggal 6 Desember 2022 oleh Dyah Ayu Ambarwati,
           S.H.,M.Kn Notaris di Kabupaten Pasuruan mengenai Perubahan Perubahan Anggaran
           Dasar WOOD. Akta ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
           Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0007286 tanggal
           16 Januari 2023.



                                                                                             Halaman - 6
Page 17
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


       3. Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 9120000302194 yang dicetak pada tanggal 28 Juni 2023.
       4. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 01.497.306.9-641.000.


2.3   Tenaga Kerja

      Berdasarkan Laporan Keuangan Audit WOOD per 31 Desember 2023, Perusahaan dan Entitas
      Anaknya memiliki jumlah tenaga kerja sebanyak 1.544 karyawan tetap.


2.4   Tinjauan Kinerja Keuangan

      Profil keuangan WOOD telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono &
      Chandra per 31 Desember 2019 hingga 31 Desember 2023. Berikut adalah profil keuangan
      WOOD :

      Tinjauan Laba (Rugi)

      Figur 2. Laba (Rugi) (dalam Jutaan Rupiah)
                                                  2019        2020          2021         2022        2023
                        Uraian
                                                 Audited     Audited      Audited      Audited      Audited
       Penjualan bersih                         2.136.286   2.968.618     5.416.332    4.526.700   2.186.034
       Beban pokok penjualan                    1.392.344   1.972.070     3.499.321    3.119.034   1.446.763
       Laba Bruto                                743.942     996.548     1.917.011    1.407.665     739.271

       Beban penjualan                          (118.735)   (188.270)     (792.436)    (815.957)    (256.549)
       Beban umum dan administrasi              (134.830)   (166.358)     (163.622)    (158.573)    (140.389)
       Beban bunga                              (211.504)           -             -            -            -
       Beban administrasi bank                    (7.943)           -             -            -            -
       Beban keuangan                                   -   (241.944)     (255.032)    (251.277)    (252.053)
       Laba (rugi) selisih kurs - bersih          (5.125)       2.864         4.313       32.894      (6.550)
       Penjualan barang afalan                          -           -             -       23.249       28.468
       Penghasilan bunga                              679         152         2.695        4.185        7.881
       Laba (rugi) pelepasan aset tetap             1.733       2.020         2.038      (5.446)       26.400
       Rugi revaluasi aset tetap                        -           -             -            -      (4.523)
       Beban denda kehutanan                            -           -             -            -      (8.040)
       Bagian rugi entitas asosiasi                     -           -       (7.476)            -            -
       Lain-lain bersih                            15.487       7.433       (3.068)      (2.909)        1.093
       Laba Sebelum Manfaat (Beban) Pajak        283.704     412.446       704.423      233.830      135.008

       Manfaat (Beban) Pajak
        Kini                                     (80.013)   (106.058)     (163.799)    (61.321)      (37.673)
        Tangguhan                                  14.373       8.100         2.865       4.616       (2.741)
        Final                                           -          (1)            -           -             -
       Jumlah beban pajak - bersih               (65.640)    (97.959)     (160.935)    (56.706)      (40.413)
       Laba Sebelum Efek Penyesuaian Proforma    218.064     314.487       543.488     177.124        94.594

       Efek penyesuaian proforma                       -       (113)        (8.193)           -            -
       Laba Tahun Berjalan                       218.064     314.373       535.296      177.124       94.594
      Sumber : Laporan Keuangan WOOD

      Penjualan Bersih
      Penjualan bersih WOOD bersumber dari penjualan ekspor manufaktur dan penjualan lokal
      manufaktur dan kehutanan. Penjualan bersih dari 2019 hingga 2023 mengalami pertumbuhan
      yang fluktuatif. Pada tahun 2019 hingga 2021, penjualan bersih mengalami peningkatan
      dengan rata-rata sebesar 60,71%. Sedangkan pada tahun 2022 hingga 2023, penjualan bersih
      mengalami penurunan dengan rata-rata sebesar 34,07%. Hal ini disebabkan salah satunya


                                                                                                   Halaman - 7
Page 18
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      karena penjualan segmen furnitur dan building component WOOD yang didominasi oleh
      ekspor berkorelasi tinggi dengan situasi pasar properti terutama ke padar AS. Tingkat suku
      bunga kredit perumahan AS yang mencapai lebih dari 7% berpengaruh signifikan terhadap
      perlambatan permintaan produk furnitur dan building component WOOD sepanjang tahun
      2023. Penjualan bersih WOOD pada 31 Desember 2023 tercatat sebesar Rp2.186.034 juta.

      Beban Pokok Penjualan
      Porsi beban pokok penjualan WOOD terhadap penjualan pada tahun 2019 hingga tahun 2023
      tercatat rata-rata sebesar 66,26%. Porsi beban pokok penjualan terhadap penjualan tersebut
      tertinggi tercatat pada tahun 2022 yaitu sebesar 68,90%. Pada 31 Desember 2023, WOOD
      membukukan beban pokok pendapatan sebesar Rp1.446.763 juta.

      Laba Bruto
      Dengan demikian, laba bruto WOOD pada tahun 2019 hingga 2023 WOOD juga mengalami
      pertumbuhan yang fluktuatif, dengan rata-rata sebesar 13,07%. Laba bruto tertinggi tercatat
      pada tahun 2021 sebesar Rp1.917.011 juta. Laba bruto pada 31 Desember 2023 tercatat
      sebesar Rp739.271 juta.

      Laba Tahun Berjalan
      Laba tahun berjalan WOOD juga tercatat tumbuh fluktuatif pada tahun 2019 hingga 2023,
      dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 0,23%. Laba tahun berjalan tertinggi juga tercatat
      pada tahun 2021 sebesar Rp535.296 juta. WOOD mencatat laba tahun berjalan pada
      31 Desember 2023 sebesar Rp94.594 juta.

      Tinjauan Posisi Keuangan

      Figur 3. Posisi Keuangan (dalam Jutaan Rupiah)
                                                    2019          2020           2021           2022           2023
                            Keterangan
                                                  Audited        Audited        Audited        Audited        Audited
       ASET
       ASET LANCAR
       Kas dan setara kas                            23.692        42.105        116.906        267.210        200.031
       Dana yang dibatasi penggunaannya                     -              -              -      40.000                 -
       Piutang usaha - bersih
        Pihak ketiga                                935.957       685.120        698.823        344.715        449.571
        Pihak berelasi                                 377          2.301          7.171          7.401          4.521
       Piutang lain-lain
        Pihak berelasi                               24.647        30.877        139.764        145.271        165.319
        Pihak ketiga                                       31       1.538         29.341          8.504         19.951
       Persediaan - bersih                        1.775.706     2.112.620      2.603.605      2.515.305      2.843.452
       Pajak dibayar di muka                         56.836        63.209        225.052         34.894         77.448
       Biaya dibayar di muka                          9.486         6.357          7.761          7.120          4.828
       Uang muka pembelian                          222.736       448.836        477.134      1.071.335        979.106
       Tagihan pajak                                  2.301                -       5.066                 -      10.375
       Jumlah Aset Lancar                        3.051.770      3.392.962      4.310.623      4.441.755      4.754.603


       ASET TIDAK LANCAR
       Taksiran tagihan pajak                        21.180        32.815          3.733         48.929         35.246
       Uang muka pembelian                           26.902        25.177         62.857         34.739        246.227
       Aset pajak tangguhan                          25.177        26.283         17.874         18.092          4.468
       Penyertaan saham                              21.134        25.300         39.470         44.139         26.273
       Aset biologis                                        -       1.654         14.285         14.558                 -
       Aset tetap - bersih                        2.363.095     2.334.406      2.251.984      2.002.882      2.221.153
       Properti investasi                                   -              -              -     237.720        237.720
       Aset hak guna - bersih                               -     105.529         93.851         88.432         57.067



                                                                                                   Halaman - 8
Page 19
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


                                                             2019           2020           2021           2022           2023
                          Keterangan
                                                            Audited        Audited        Audited        Audited        Audited
       Aset lain-lain - bersih                                 6.125          4.881          6.358         25.100         80.164
       Jumlah Aset Tidak Lancar                            2.463.615      2.556.045      2.490.412      2.514.590      2.908.318


       JUMLAH ASET                                         5.515.385      5.949.007      6.801.035      6.956.345      7.662.921


       LIABILITAS DAN EKUITAS
       LIABILITAS JANGKA PENDEK
       Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank          1.936.906      2.008.471      1.461.305      1.536.031      1.743.634
       Utang usaha
        Pihak ketiga                                         160.385        202.895        172.717         86.965         69.947
        Pihak berelasi                                                -       6.061               22               8       1.313
       Utang lain-lain
        Pihak ketiga                                           8.644          9.906          5.486          3.464          4.674
        Pihak berelasi                                         1.436          2.950          1.700          1.687          1.460
       Beban akrual                                           15.340         17.385         41.652         26.096         26.895
       Utang pajak                                            50.130         92.649        130.885         17.679          9.546
       Uang muka pelanggan                                    20.988         19.049                 -              -              -
       Liabilitas kontrak                                             -              -      62.197         11.409         64.382
       Utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam
       waktu satu tahun:
        Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank           129.502        161.999         85.683        119.378        113.017
        Liabilitas sewa                                       25.060         29.156         27.821         23.416         14.261
        Utang obligasi                                                -              -      42.180                 -     407.402
        Sukuk mudharabah                                              -              -      52.500                 -      97.500
       Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                     2.348.391      2.550.520      2.084.148      1.826.133      2.554.032


       LIABILITAS JANGKA PANJANG
       Utang jangka panjang, setelah dikurangi bagian
       yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
        Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank           173.325         93.328        467.996        419.584        333.955
        Liabilitas sewa                                       37.663         30.761         25.450         18.178          8.765
        Utang obligasi                                                -              -     404.901        654.464        248.980
        Sukuk mudharabah                                              -              -      97.500        206.530        109.030
       Utang lain-lain pihak berelasi                        149.874        149.615                 -              -              -
       Laba ditangguhkan atas transaksi penjualan dan
                                                               4.294          2.362            814            176                 -
       penyewaan kembali
       Liabilitas pajak tangguhan                             44.252         40.377         43.674         40.528         65.805
       Liabilitas imbalan kerja                               53.977         52.206         34.014         30.145         30.494
       Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                     463.385        368.649       1.074.349      1.369.605       797.028


       JUMLAH LIABILITAS                                   2.811.776      2.919.169      3.158.497      3.195.738      3.351.061


       EKUITAS
       Modal saham                                           630.625        630.625        636.250        643.750        643.750
       Tambahan modal disetor                                226.788        223.992        299.314        314.164        314.163
       Saham treasuri                                                 -              -              -     (49.643)       (89.957)
       Komponen ekuitas lainnya                                       -     147.648        147.798        147.798        238.898
       Selisih kurs karena penjabaran laporan
                                                             141.425                 -              -              -              -
       keuangan
       Selisih transaksi nilai ekuitas dengan pihak non-
                                                               6.223                 -              -              -              -
       pengendali
       Penghasilan komprehensif lain                         902.522        896.016        884.592        871.889      1.179.694
       Saldo laba                                            786.041      1.121.196      1.663.977      1.822.469      1.940.759



                                                                                                              Halaman - 9
Page 20
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


                                                            2019           2020          2021           2022            2023
                          Keterangan
                                                           Audited        Audited      Audited        Audited         Audited
       Kepentingan non-pengendali                             9.984         10.361        10.607           10.181        84.554
       JUMLAH EKUITAS                                     2.703.608      3.029.837    3.642.538      3.760.607       4.311.861


       JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                      5.515.385      5.949.007    6.801.035      6.956.345       7.662.921
      Sumber : Laporan Keuangan Audited WOOD
      Aset
      Aset WOOD selama 2019 hingga 2023 didominasi oleh aset lancar. Pada tahun 2019 hingga
      2023 aset lancar WOOD mayoritas didominasi oleh persediaan dengan rata-rata sebesar
      35,85% terhadap jumlah aset. WOOD mencatat jumlah aset pada 31 Desember 2023 sebesar
      Rp7.662.921 juta.

      Liabilitas dan Ekuitas
      Di sisi liabilitas, pada periode historis 2019 hingga 2023 liabilitas WOOD mayoritas membiayai
      aset WOOD, yaitu liabilitas jangka pendek. Pada tahun 2019 hingga 2023, didominasi oleh
      utang bank dan lembaga keuangan bukan bank dengan rata-rata porsi terhadap aset sebesar
      27,04%. WOOD mencatat liabilitas sebesar Rp3.351.061 juta dan ekuitas sebesar
      Rp4.311.861 juta pada 31 Desember 2023.

      Tinjauan Arus Kas

      Figur 4. Arus Kas (dalam Jutaan Rupiah)
                                                             2019          2020        2021         2022         2023
                             Keterangan
                                                            Audited       Audited     Audited      Audited     Audited
       Arus kas dari aktivitas operasi                     (406.186)      170.620     (51.753)      88.059     (316.830)
       Arus kas dari aktivitas investasi                   (208.100)     (140.928)    (10.761)     (40.115)    (147.592)
       Arus kas dari aktivitas pendanaan                     538.729      (18.010)    154.361       96.056      366.629


       Kenaikan (penurunan) bersih kas, setara kas dan
                                                            (75.557)       11.683      91.847      144.000      (97.793)
       serukan
       Kas dan setara kas dari entitas anak yang
                                                                     -            -     1.312              -            -
       dikonsolidasikan
       Dampak bersih perubahan nilai tukar atas kas dan
                                                                888          (166)     (2.522)      (7.676)         1.660
       setara kas


       Kas, setara kas, dan cerukan awal tahun               64.166      (10.503)       1.014      91.651       227.975
       Kas, setara kas, dan cerukan akhir tahun             (10.503)        1.014     91.651     227.975        131.842
      Sumber : Laporan Keuangan Audited WOOD

      Arus kas dari aktivitas operasi
      Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi WOOD tercatat arus kas masuk pada
      tahun 2022 sebesar Rp88.089 juta. Sementara pada tahun 2023 tercatat arus kas keluar
      sebesar Ro316.830 juta. Hal ini terutama disebabkan karena meningkatnya pembayaran kas
      kepada pemasok, direksi, karyawan, dan beban operasional lain-lain.

      Arus kas dari aktivitas investasi
      Arus kas bersih untuk aktivitas investasi WOOD pada tahun 2022 tercatat arus kas keluar
      pada tahun 2022 sebesar Rp40.115 juta. Lalu pada tahun 2023 tercatat arus kas keluar
      sebesar Rp147.592 juta yang disebabkan pembelian aset tetap.

      Arus kas dari aktivitas pendanaan
      Arus kas bersih yang dari aktivitas pendanaan pada tahun 2023 tercatat arus kas masuk
      sebesar Rp366.629 juta yang naik sebesar 281,68% dibanding 2022 yang disebabkan
      penambahan utang bank dan lembaga keuangan bukan bank.


                                                                                                             Halaman - 10
Page 21
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Rasio Keuangan

      Figur 5. Rasio Keuangan
                                                    2019          2020          2021       2022       2023
                       Keterangan
                                                   Audited       Audited       Audited    Audited    Audited
       Rasio Likuiditas (x)
       Rasio Lancar                                    1,30          1,33          2,07       2,43       1,86
       Rasio Cepat                                     0,54          0,50          0,82       1,05       0,75
       Rasio Kas                                       0,01          0,02          0,06       0,15       0,08

       Rasio Aktivitas (x)
       Rasio Perputaran Persediaan                           1             1          1          1         1
       Rasio Perputaran Piutang Usaha                        2             4          8         13         5
       Rasio Perputaran Utang Usaha                          9             9         20         36        20

       Rasio Solvabilitas
       Rasio Utang Terhadap Aset                     50,98%        49,07%        46,44%     45,94%     43,73%
       Rasio Utang Terhadap Ekuitas                 104,00%        96,35%        86,71%     84,98%     77,72%

       Rasio Profitabilitas
       Margin Laba Bruto                             34,82%        33,57%        35,39%     31,10%     33,82%
       Margin Laba Sebelum Manfaat (Beban) Pajak     13,28%        13,89%        13,01%      5,17%      6,18%
       Margin Laba Tahun Berjalan                    10,21%        10,59%         9,88%      3,91%      4,33%
       Rasio Pengembalian Aset                        3,95%         5,28%         7,87%      2,55%      1,23%
       Rasio Pengembalian Ekuitas                     8,07%        10,38%        14,70%      4,71%      2,19%
      Sumber : Laporan Keuangan Audited WOOD, Diolah oleh DYR

        1. Rasio Likuiditas
           Rasio Likuiditas merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam
           memenuhi kewajiban atau membayar utang jangka pendeknya. Rasio inilah yang dapat
           digunakan untuk mengukur seberapa likuidnya suatu perusahaan. Berikut jenis-jenis
           Rasio Likuiditas WOOD:
           a. Rasio Lancar
              Rasio Lancar WOOD pada 31 Desember 2023 tercatat dengan angka di atas 1 yaitu
              sebesar 1,86 kali. Hal itu menunjukkan bahwa pada 31 Desember 2023 WOOD sudah
              mampu memenuhi kewajibannya dengan menggunakan aset lancar.
           b. Rasio Cepat
              Rasio Cepat WOOD pada 31 Desember 2023 tercatat dengan angka di bawah 1 yaitu
              sebesar 0,75 kali. Artinya, selama periode tersebut WOOD belum mampu melunasi
              kewajiannya tanpa harus melikuidasi persediaan.
           c. Rasio Kas
              Rasio Kas WOOD pada 31 Desember 2023 menunjukkan angka di bawah 1 yaitu
              sebesar 0,08 kali. Artinya, pada 31 Desember 2023 WOOD belum mampu memenuhi
              kewajibannya dengan menggunakan kas.

        2. Rasio Aktivitas
           Rasio Aktivitas adalah rasio yang megukur seberapa efektif suatu perusahaan dalam
           mengelola aset, dalam rangka untuk meraih manfaat ekonomis. Berikut jenis-jenis
           Rasio Aktivitas WOOD:
           a. Rasio Perputaran Persediaan
              Rasio Perputaran Persediaan WOOD pada 31 Desember 2023 menunjukkan angka 1
              kali.
           b. Rasio Perputaran Piutang Usaha
              Rasio Perputaran Piutang Usaha WOOD pada 31 Desember 2023 menunjukkan angka
              5 kali.



                                                                                                Halaman - 11
Page 22
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


           c. Rasio Perputaran Utang Usaha
              Rasio Perputaran Utang Usaha WOOD pada 31 Desember 2023 menunjukkan angka
              20 kali.

        3. Rasio Solvabilitas
           Rasio Solvabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva
           perusahaan dibiayai dengan utang. Artinya, berapa besar beban utang
           yang ditanggung perusahaan dibandingkan dengan aktivanya. Berikut jenis-jenis Rasio
           Solvabilitas WOOD:
            a. Rasio Liabilitas terhadap Aset
                Rasio Liabilitas terhadap Aset WOOD pada 31 Desember 2023 menunjukkan angka
                43,73%. Artinya, aset WOOD dibiayai oleh ekuitas pada periode tersebut.
            b. Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas
                Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas WOOD pada 31 Desember 2023 menunjukkan
                angka 77,72%. Artinya, struktur modal WOOD didominasi oleh ekuitas pada periode
                tersebut.

        4. Rasio Profitabilitas
           Rasio Profitabilitas merupakan merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan
           dalam mencari keuntungan atau laba dalam suatu periode tertentu. Berikut jenis-jenis
           Rasio Profitabilitas WOOD:
            a. Rasio Margin Laba Bruto, Margin Laba Sebelum Manfaat (Beban) Pajak, dan Margin
                Laba Tahun Berjalan WOOD pada 31 Desember 2023 masing-masing menunjukkan
                angka 33,82%, 6,18%, dan 4,33%.
            b. Rasio Return on Assets
                Rasio Return on Assets WOOD pada 31 Desember 2023 menunjukkan angka 1,23%.
            c. Rasio Return on Equity
                Rasio Return on Equity WOOD pada 31 Desember 2023 menunjukkan angka 2,19%.

      Informasi Perpajakan

      Berdasarkan Laporan Keuangan Audited WOOD per 31 Desember 2023, tercatat beban pajak
      penghasilan kini sebesar Rp37.672 juta dan beban pajak penghasilan tangguhan sebesar
      Rp2.740 juta.

      Informasi Investigasi Lapangan

      Kami telah melakukan investigasi lapangan dalam rangka memperoleh informasi yang
      relevan dalam penugasan Penamabahan Kegiatan Usaha WOOD.

      Berikut informasi terkait pelaksanaan investigasi lapangan :

      Surat tugas       : ST-00/IT/BS/II/IV/2024/ITK/0118
      Lokasi            : Sidoarjo, Jawa Timur
      Tanggal           : 02 Mei 2024
      Pelaksana         : Ivan Teguh Khristian, S.E., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert)
                          H. Andi Noviastoko, S.E., M.Ec.Dev
                          Lieke Herianto, B.Comm




                                                                                   Halaman - 12
Page 23
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


                                                BAB III

                                     ASPEK MAKRO INDONESIA


3.1     Makro Ekonomi Indonesia

3.1.1    Pertumbuhan Ekonomi

         Pertumbuhan ekonomi 2023 diperkirakan dalam kisaran 4,5-5,3% didorong oleh konsumsi
         dan investasi sejalan dengan akselerasi belanja Pemerintah pada akhir tahun dan
         percepatan penyelesaian beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN). Pada 2024,
         pertumbuhan ekonomi diprakirakan meningkat dalam kisaran 4,7-5,5% didukung oleh
         permintaan domestik utamanya berlanjutnya pertumbuhan konsumsi, termasuk dampak
         positif penyelenggaraan pemilu, serta peningkatan investasi khususnya bangunan sejalan
         dengan berlanjutnya pembangunan PSN termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Sementara itu,
         kinerja ekspor diprakirakan belum kuat sebagai dampak perlambatan ekonomi global dan
         penurunan harga komoditas. Berdasarkan Lapangan Usaha (LU), prospek LU Industri
         Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, Informasi dan Komunikasi, Konstruksi, serta
         Transportasi dan Pergudangan diprakirakan tetap tumbuh baik. Sementara secara spasial,
         pertumbuhan yang baik diprakirakan terjadi di seluruh wilayah, terutama Sulawesi-Maluku-
         Papua (Sulampua) sejalan dengan dampak positif hilirisasi mineral, serta Jawa akibat
         permintaan domestik yang masih kuat. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat
         sinergi stimulus fiskal Pemerintah dengan stimulus makroprudensial Bank Indonesia untuk
         mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan domestik.

         Figur 6. Pertumbuhan Ekonomi Sisi Pengeluaran




         Sumber : Bank Indonesia, Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV 2023

         Neraca Pembayaran Indonesia (NPI)

         Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2023 diprakirakan mencatat surplus sehingga
         mendukung ketahanan eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Desember
         2023 yang tercatat 3,3 miliar dolar AS dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas utama
         Indonesia yang tetap kuat, seperti batu bara serta besi dan baja. Perkembangan ini
         mendukung transaksi berjalan 2023 tetap sehat dan diprakirakan dalam kisaran surplus
         0,4% sampai dengan defisit 0,4% dari PDB. Aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi
         portofolio ke pasar keuangan domestik juga terus berlanjut dengan net inflows hingga


                                                                                      Halaman - 13
Page 24
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


        akhir tahun 2023 tercatat sebesar 5,4 miliar dolar AS dan pada Januari 2024 (hingga
        15 Januari 2024) tercatat sebesar 3,0 miliar dolar AS. Posisi cadangan devisa Indonesia
        pada akhir Desember 2023 tercatat meningkat menjadi 146,4 miliar dolar AS, setara
        dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar
        negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan
        impor. Pada tahun 2024, NPI diprakirakan tetap surplus dengan defisit transaksi berjalan
        yang rendah dalam kisaran defisit 0,1% sampai dengan defisit 0,9% dari PDB. Sementara
        itu, surplus neraca transaksi modal dan finansial diprakirakan berlanjut didukung oleh
        aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek
        perekonomian domestik yang lebih baik dan imbal hasil investasi yang menarik.

        Figur 7. Pertumbuhan Neraca Pembayaran Indonesia Triwulan IV 2023




        Keterangan : *Angka sementara; ** Angka sangat sementara
        Sumber : Bank Indonesia, Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV 2023.

        Nilai Tukar Rupiah

        Nilai tukar Rupiah hingga 16 Januari 2024 relatif stabil, hanya melemah 1,24% dari akhir
        Desember 2023, dengan kebijakan stabilisasi Bank Indonesia dan kembali masuknya aliran
        portofolio asing, sejalan dengan tetap menariknya imbal hasil aset keuangan domestik dan
        tetap positifnya prospek ekonomi Indonesia. Perkembangan nilai tukar Rupiah tersebut
        relatif lebih baik dibandingkan dengan mata uang regional lainnya, seperti Ringgit
        Malaysia, Baht Thailand, dan Won Korea Selatan yang masing-masing tercatat melemah
        sebesar 1,95%, 2,82%, dan 3,24%. Ke depan, nilai tukar Rupiah akan tetap stabil dengan
        kecenderungan menguat didukung oleh meredanya ketidakpastian global, kecenderungan
        penurunan yield obligasi negara maju, dan menurunnya tekanan penguatan dolar AS.
        Positifnya perkembangan nilai tukar Rupiah ke depan didukung oleh kebijakan stabilisasi
        Bank Indonesia serta penguatan strategi operasi moneter pro-market melalui optimalisasi
        instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI dalam rangka menarik aliran masuk portofolio asing dan
        pendalaman pasar uang. Koordinasi erat Bank Indonesia dengan Pemerintah, perbankan,
        dan dunia usaha terus diperkuat untuk mendukung implementasi instrumen penempatan
        valas Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) sejalan dengan PP Nomor 36 Tahun
        2023.



                                                                                    Halaman - 14
Page 25
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


        Perkembangan Inflasi

        Inflasi IHK Desember 2023 tercatat sebesar 2,61% (yoy) menurun dari tahun sebelumnya
        sebesar 5,51% (yoy) sehingga berada dalam kisaran 3,0±1%. Penurunan inflasi dipengaruhi
        oleh terjaganya berbagai komponen inflasi sebagai hasil nyata konsistensi kebijakan
        moneter Bank Indonesia yang pro-stability serta sinergi erat kebijakan Bank Indonesia
        dengan Pemerintah Pusat dan Daerah. Inflasi inti 2023 terjaga rendah sebesar 1,80% (yoy)
        dipengaruhi oleh imported inflation yang rendah, ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam
        sasaran, dan kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons permintaan
        domestik. Inflasi volatile food juga terkendali sebesar 6,73% (yoy) didukung oleh eratnya
        sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dengan TPIP dan TPID melalui penguatan
        GNPIP di berbagai daerah dalam mengendalikan harga pangan, termasuk dari dampak El
        Nino. Inflasi kelompok administered prices tercatat sebesar 1,72% (yoy), sejalan
        minimalnya kebijakan penyesuaian harga komoditas yang diatur oleh Pemerintah. Ke
        depan, Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan moneter yang pro-stability dan
        mempererat sinergi kebijakan dengan Pemerintah guna memastikan inflasi 2024 berada
        dalam kisaran 2,5±1%.

        Figur 8. Peta Inflasi Daerah Desember Tahun 2023




        Sumber : Bank Indonesia, Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV 2023

        Perkembangan Suku Bunga

        Bank Indonesia terus memperkuat respons kebijakan moneter dan inovasi untuk
        meningkatkan efektivitasnya dalam memastikan terkendalinya inflasi dan tetap stabilnya
        nilai tukar Rupiah. Respons kebijakan moneter tersebut terutama melalui kebijakan suku
        bunga dan stabilisasi nilai tukar Rupiah. Di samping itu, Bank Indonesia terus
        mengoptimalkan berbagai instrumen moneter pro-market yang telah diterbitkan selama
        tahun 2023, yaitu SRBI, SVBI, dan SUVBI untuk memperkuat upaya pendalaman pasar uang
        dan mendukung aliran masuk ke dalam negeri. Lelang SRBI dan SVBI hingga 16 Januari 2024
        masing-masing telah mencapai Rp296,03 triliun dan 896,50 juta dolar AS. Instrumen SRBI
        juga telah secara aktif diperdagangkan di pasar sekunder tecermin dari kepemilikan
        nonresiden yang mencapai Rp 75,44 triliun. Lelang SUVBI yang diterbitkan sebagai
        instrumen moneter valas telah mencapai 244 juta dolar AS hingga periode yang sama.
        Berbagai inovasi instrumen yang telah diterbitkan diharapkan dapat terus memperkuat
        ketahanan eksternal ekonomi Indonesia dari dampak rambatan global.



                                                                                     Halaman - 15
Page 26
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


        Transmisi kebijakan moneter berjalan dengan baik. Suku bunga pasar uang (IndONIA)
        bergerak dalam kisaran BI-Rate sebesar 5,81% pada 16 Januari 2024. Suku bunga SRBI
        tercatat menarik pada level 6,68%, 6,78% dan 6,87% masing-masing untuk tenor 6, 9, dan
        12 bulan pada 15 Januari 2024 sehingga mendukung efektivitas SRBI sebagai instrumen
        moneter yang pro-market. Sementara itu, suku bunga perbankan tetap rendah dipengaruhi
        oleh likuiditas perbankan yang memadai serta kebijakan transparansi SBDK yang
        meningkatkan efisiensi suku bunga perbankan. Dengan kaitan ini, suku bunga deposito 1
        bulan dan suku bunga kredit pada Desember 2023 tercatat rendah masing-masing sebesar
        4,69% dan 9,25%. Imbal hasil SBN tenor 2 dan 10 tahun menurun seiring dengan
        ketidakpastian yang mereda.

        Pertumbuhan kredit pada 2023 mencapai 10,38% (yoy), berada dalam kisaran atas
        prakiraan Bank Indonesia 9-11%. Dari sisi permintaan, peningkatan kredit tersebut sejalan
        dengan kinerja positif korporasi dan rumah tangga. Dari sisi penawaran, peningkatan kredit
        didorong oleh risk appetite perbankan dan kapasitas likuiditas perbankan yang terjaga
        baik, termasuk dampak positif dari kebijakan likuiditas Bank Indonesia seperti KLM dan
        Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM). Berdasarkan kelompok penggunaan,
        pertumbuhan kredit terutama ditopang oleh kredit investasi dan kredit modal kerja,
        masing-masing sebesar 12,26% dan 10,05%. Sementara secara sektoral, pertumbuhan kredit
        terutama ditopang oleh kinerja sektor Pengangkutan, Jasa Sosial, Perdagangan, dan
        Listrik, Gas, Air. Pembiayaan syariah pada Desember 2023 juga tumbuh sebesar 15,80%
        (yoy), sementara pertumbuhan kredit UMKM mencapai 8,03% (yoy). Ke depan,
        pertumbuhan kredit diprakirakan meningkat dalam kisaran 10-12% pada 2024, sejalan
        dengan tetap kuatnya pertumbuhan ekonomi domestik. Bank Indonesia akan terus menjaga
        efektivitas implementasi KLM dan memperkuat sinergi dengan Pemerintah, otoritas
        keuangan, Kementerian/Lembaga dan perbankan, serta pelaku usaha untuk mendorong
        penyaluran kredit/pembiayaan perbankan pada sektor-sektor berdaya ungkit besar untuk
        mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

        Ketahanan perbankan tetap kuat. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR)
        tercatat pada level yang tinggi sebesar 27,86% pada November 2023. Likuiditas perbankan
        tetap memadai, tecermin dari rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) pada
        Desember 2023 yang terjaga tinggi pada 28,73%. Terjaganya likuiditas perbankan sejalan
        dengan masih tingginya penempatan perbankan pada surat berharga yang tergolong likuid
        dan implementasi KLM. Kapasitas likuiditas perbankan (lending capacity) juga didukung
        oleh penguatan strategi operasi moneter yang pro-market melalui antara lain perdagangan
        SRBI di pasar sekunder, yang memberikan fleksibilitas bank dalam mengelola likuiditas.
        Sementara itu, rasio kredit bermasalah perbankan (Non-Performing Loan/NPL) tercatat
        rendah, sebesar 2,19% (bruto) dan 0,75% (neto). Secara keseluruhan, ketahanan perbankan
        yang kuat tersebut didukung oleh kemampuan bayar korporasi dan rumah tangga yang
        tetap baik, sejalan dengan kinerja korporasi dan ekspektasi penghasilan rumah tangga yang
        terus membaik. Hasil stress-test Bank Indonesia menunjukkan ketahanan perbankan tetap
        kuat dalam menghadapi berbagai risiko ketidakpastian ke depan. Bank Indonesia akan terus
        memperkuat sinergi kebijakan bersama KSSK dalam memitigasi berbagai risiko tersebut
        yang berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan.

        Pada tahun 2023, nilai transaksi digital banking tercatat Rp58.478,24 triliun atau tumbuh
        sebesar 13,48% (yoy) dan diproyeksikan meningkat 9,11% (yoy) hingga mencapai
        Rp63.803,77 triliun pada tahun 2024. Sementara nilai transaksi Uang Elektronik (UE)
        meningkat 43,45% (yoy) sehingga mencapai Rp835,84 triliun dan diproyeksikan meningkat
        25,77% (yoy) hingga mencapai Rp1.051,24 triliun pada tahun 2024. Nominal transaksi QRIS
        tercatat tumbuh 130,01% (yoy) dan mencapai Rp229,96 triliun, dengan jumlah pengguna
        45,78 juta dan jumlah merchant 30,41 juta yang sebagian besar merupakan UMKM.
        Sementara itu, nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debit, dan kartu
        kredit mencapai Rp8.178,69 triliun atau turun sebesar 0,81% (yoy). Dari sisi pengelolaan
        uang Rupiah, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Desember 2023 meningkat
        7,33% (yoy) sehingga menjadi Rp1.101,75 triliun.


                                                                                      Halaman - 16
Page 27
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


        Transaksi BI-FAST dan BI-Real Time Gross Settlement (RTGS) terus meningkat dimana BI-
        FAST tercatat masih menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan transfer dana. Stabilitas
        sistem pembayaran yang baik tecermin dari tidak terdapatnya reject transaksi BI-RTGS dan
        BI-Scripless Securities Settlement System (SSSS) yang terkait dengan permasalahan
        likuiditas. SPBI juga berjalan baik karena didukung oleh kelancaran sisi operasional,
        tecermin dari system availability yang tetap terjaga 100%. Bank Indonesia terus
        memastikan ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang
        terjaga di seluruh wilayah NKRI melalui program pengedaran uang Rupiah ke daerah
        Terluar, Terdepan, Terpencil (3T) serta kegiatan Kas Keliling, Kas Titipan, dan Ekspedisi
        Rupiah Berdaulat.




                                                                                     Halaman - 17
Page 28
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


                                              BAB IV

                                          ASPEK PASAR


4.1   Industri pada WOOD

      Industri Furnitur

      Mebel atau Furnitur merupakan alat perabot rumah tangga yang mencakup semua barang
      seperti kursi, meja, dan lainnya. Perlu anda ketahui bahwa mebel berasal dari kata movable,
      yang artinya bisa bergerak. Sedangkan kata furniturberasal dari bahasa Prancis furnitur atau
      1520-30 Masehi. Furnitur mempunyai asal kata fournir yang artinya furnish atau ruangan
      atau perabot rumah. Walaupun mebel dan furniturmempunyai arti yang berbeda, tetapi
      mempunyai penunjukan yang sama yaitu meja, kursi, lemari, dan lainnya. Mebel atau
      Furnitursudah mempunyai umur yang sangat tua dan masih bertahan sampai sekarang. Mebel
      yang tertua yang ditemukan hingga ini merupakan mebel peninggalan zaman neolithic tahun
      3100 sampai 2500 sebelum masehi.

      Mebel mempunyai manfaat untuk kenyamanan dan kerapian sebuah rumah atau hunian.
      Selain itu, mebel juga mengusung makna–makna sosial yang menegaskan status sosial. Mebel
      juga tidak hanya berguna untuk kerapian dan kenyamanan rumah saja namun mengusung
      makna sosial yang menegaskan status sosial. Mebel di Asia agak berbeda dengan mebel
      Barat. Dan mebel Asia mengembangkan gayanya sendiri, namun kadang dipengaruhi oleh
      barat karena orang Asia dengan orang barat melalui kolonialisme, informasi dan pendidikan.

      Industri furnitur merupakan salah satu sektor yang potensial dikembangkan karena didukung
      dengan ketersediaan sumber daya alam di dalam negeri. Di kancah global, industri furnitur
      nasional mampu berdaya saing karena produknya yang inovatif. Industri furntur sebagai
      sektor padat karya dan berorientasi ekpsor, juga berperan penting dalam memberikan
      kontribusi yang signfikan terhadap upaya pemulihan ekonomi nasional.

      Pada triwulan I tahun 2021, kinerja industri furnitur mampu bangkit dan tumbuh positif
      sebesar 8,04% setelah pada periode yang sama tahun lalu mengalami kontraksi 7,28% karena
      dampak pandemi Covid-19. Sumbangan sebesar 2,60% berasala dari subsektor industri kayu,
      barang dari kayu, rotan dan furnitur terhadap pertumbuhan kelompok industri agro. Ini
      menunjukan industri furnitur dan kerajinan terbukti memiliki tingkat resiliensi yang tinggi
      di saat pandemi. Kementerian Perindustrian terus menjaga ketersediaan bahan baku dan
      mendorong pelaku industri furnitur untuk aktif melakukan inovasi agar dapat memacu
      produktivitas dan daya saing. Peluang pasar furnitur dan kerajinan yang terus tumbuh,
      dengan didukung dengan penyediaan faktor-faktor produksi yang utama, antara lain bahan
      baku, modal, dan tenaga kerja. Bahan baku industri furnitur dan kerajinan di Indonesia
      dapat dikatakan cukup melimpah, terutama berasal dari hutan produksi yang memiliki luas
      68,8 juta hektare. Iklim tropis Indonesia sangat menguntungkan, berbagai jenis pohon dapat
      tumbuh dengan cepat, selain itu Indonesia merupakan penghasil 80% bahan baku rotan
      dunia, yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera.




                                                                                      Halaman - 18
Page 29
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Figur 9. Volume dan Nilai EKspor Industri Furnitur Indonesia (2015-2022)




      Sumber : Databoks


      Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang 2022 volume ekspor
      industri furnitur Indonesia mencapai 619 ribu ton, turun 11% dibanding tahun sebelumnya
      (year-on-year/yoy). Meski demikian, nilai ekspornya hanya terkontraksi sekitar 2% (yoy)
      menjadi USD 2,8 miliar. Penurunan kinerja ini terjadi setelah industri furnitur tumbuh pesat
      selama tiga tahun berturut-turut, bahkan sempat mencapai rekor tertinggi pada 2021 seperti
      terlihat pada grafik.

      Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong perkembangan industri furnitur
      tanah air. Dengan karakteristik sebagai industri padat karya dan berorientasi ekspor, industri
      furnitur perlu terus didorong pertumbuhan dan perkembangannya. Kemenperin telah
      menggulirkan beberapa kebijakan untuk mendukung pertumbuhan industri furnitur, antara
      lain fasilitasi Pusat Logistik Bahan Baku Industri Furnitur sebagai upaya perbaikan rantai
      pasok bahan baku industri furnitur, pendirian Politeknik Furnitur dan Pengolahan Kayu di
      Kendal untuk mencetak SDM terbaik di industri furnitur, program restrukturisasi
      mesin/peralatan industri pengolahan kayu, dan pemberdayaan IKM Furnitur melalui sentra-
      sentra IKM furnitur.

      Di tengah ancaman resesi global yang sebelumnya membuat pertumbuhan industri furnitur
      mengalami kontraksi, pada kuartal pertama tahun 2023 pertumbuhan industri furnitur telah
      menunjukkan peningkatan dibandingkan triwulan II-2022. Indeks Kepercayaan Industri (IKI)
      yang dirilis Kemenperin mencapai nilai 51,38 atau berada pada level ekspansi, termasuk
      salah satunya industri furnitur. Senada dengan nilai IKI yang menunjukkan level ekspansi,
      nilai ekspor industri furnitur tahun 2023 sampai dengan bulan Maret mencapai US$ 501 juta.

      Dan pada Tahun 2023 Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) mencatat
      penurunan kinerja ekspor mebel atau furnitur sebesar 28%. Anjloknya ekspor disebabkan
      kondisi geopolitik dan inflasi besar di negara tujuan ekspor. Adapun, berdasarkan catatan
      HIMKI ekspor mebel dan kerajinan tahun 2023 sebesar US$1,8 miliar turun 28% (year-on-
      year/yoy) dari tahun 2022 sebesar US$2,5 miliar. Hal ini disebabkan oleh kondisi geopolitik
      dan inflasi yang tengah melanda pasar global. Penyebab lain penurunan ekspor yakni harga
      jual produk lokal yang dianggap terlalu tinggi dibandingkan dengan produk mebel asal
      Malaysia, Vietnam dan China. Kendati demikian, Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan
      Indonesia (HIMKI) tetap optimis industri mebel dan kerajinan akan bertumbuh pada tahun
      ini.


                                                                                       Halaman - 19
Page 30
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Prospek Industri Furnitur

      Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) menargetkan industri
      furnitur nasional bisa tumbuh di angka 20% pada tahun 2024. Proyeksi tersebut
      mempertimbangkan kondisi perekonomian global yang terus berfluktuasi saat ini. Target
      yang cukup moderat lantaran ketidakpastian ekonomi dengan pasar utama ekspor seperti
      Jepang, Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Eropa ekonominya sedang tidak baik-baik saja.
      Dan beberapa pasar potensial untuk mendorong ekspor seperti Afrika, Timur Tengah, dan
      perluasan pasar di Asia. Para pengusaha akan memperluas ekspor ke Cina yang relatif lebih
      baik dibandingkan pasar tradisional.

      Inovasi lainnya dalam mengejar target pertumbuhan 20% adalah dengan memproduksi
      furnitur ramah lingkungan. Upaya ini dilakukan dengan mengganti barang-barang berbahan
      plastik dengan rotan dan kayu. Adapun pertumbuhan permintaan terhadap furnitur ramah
      lingkungan diperkirakan mencapai 8,6% atau dua kali lipat dibandingkan pertumbuhan
      terhadap furnitur secara keseluruhan yang hanya 4,3%. Dari sisi nilainya, Dedy menyebut,
      furnitur ramah lingkungan diperkirakan mencapai US$ 51,02 miliar pada tahun 2022.

      Kendati demikian, angka ini baru mencapai 6,7% dibandingkan dengan permintaan furnitur
      secara keseluruhan, yakni sebesar US$ 766 miliar. Sedangkan tahun 2060 permintaan furnitur
      ramah lingkungan diperkirakan mencapai lebih dari 25% dari keseluruhan permintaan
      furnitur. Kawasan Asia menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar furnitur. Tercatat,
      permintaan furnitur ramah lingkungan di kawasan Asia tumbuh 10% per tahun, lebih tinggi
      dibandingkan pertumbuhan pasar furnitur secara keseluruhan yaitu 8,18% per tahun.
      Sedangkan nilainya diperkirakan mencapai US$ 179,2 miliar pada 2024 dan US$ 9,37 miliar
      atau 5,23% di antaranya disumbangkan oleh furnitur ramah lingkungan.

      Perkembangan Industri Properti

      Properti memiliki konrtibusi sebagai salah satu sektor unggulan untuk menggerakkan
      perekonomian Indonesia. Industri properti juga turut memberikan multiplier effect bagi
      industri pendukung serta mempengaruhi perkembangan sektor keuangan sekaligus menyerap
      tenaga kerja secara signifikan. Pembangunan berkelanjutan dalam konteks kota ramah
      lingkungan sangat penting. pembangunan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang akan
      dibangun dengan visi kota hijau merupakan salash satu konsep yang terwujud. Indonesia
      telah menjadi tujuan investasi properti terbaik di dunia. Dengan jumlah penduduk terbesar
      keempat di dunia yakni sekitar 273 juta jiwa, dan bonus demografi yang akan terjadi sampai
      beberapa tahun ke depan, permintaan properti di Indonesia khususnya untuk smart and
      green city, akan semakin meningkat pula.

      Indeks Permintaan Properti Komersial untuk kategon sewa pada triwulan IV 2023 secara
      tahunan tumbuh 1,91% (yoy), melambat dibandingkan 6.22% (yoy) pada tiwulan III 2023
      Perlambatan indeks permintaan untuk kategori sewa terjadi pada mayoritas segmen
      terkecuali segmen ntel. Perlambatan tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya indeks
      permintaan segmen hotel di Semarang. Sementara itu, Indeks Permintaan Properti Komersial
      untuk kategori jual pada triwulan IV 2023 tumbuh sebesar 0,34% (yoy), relatif stabil
      dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 0,39% (yoy). Hal tersebut
      dipengaruhi oleh terjaganya permintaan segmen pergudangan dan lahan industri.




                                                                                    Halaman - 20
Page 31
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Figur 10.   Pertumbuhan Tahunan Indeks Demand Kategori Sewa (% yoy) dan Pertumbuhan
                  Tahunan Indeks Demand Kategori Jual (% yoy)




      Sumber : Perkembangan Properti Komersial (PPKOM), Triwulan IV 2023

      Sejalan dengan perkembangan tahunan, secara triwulanan pertumbuhan Indeks Permintaan
      Propert Komersial pada kategon sewa melambat dan 2,48% (qtq) pada triwulan sebelumnya
      menjadi sebesar 2,11% (qtq) pada triwulan IV 2023 (Grafik 3) Perlambatan indeks permintaan
      terjadi pada segmen hotel di Jakarta, Banten, Makassar, dan Denpasar, serta menurunnya
      indeks permintaan pada segmen apartemen sewa di Jakarta. Sementara itu, Indeks
      Permintaan Properti Komersial triwulan IV 2023 pada kategon jual tumbüh sebesar 0,10%
      (qtq), relatif stabil dibandingkan triwulan III 2023 yang tumbuh 0,08% (qtq) (Grafik 4)
      Terjaganya pertumbuhan permintaan ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan
      permintaan pada segmen perkantoran jual di Surabaya dan Jakarta.

      Figur 11.   Pertumbuhan Tahunan Indeks Demand Kategori Sewa (% qtq) dan Pertumbuhan
                  Tahunan Indeks Demand Kategori Jual (% qtq)




      Sumber : Perkembangan Properti Komersial (PPKOM), Triwulan IV 2023

      Permintaan Pasokan Properti Komersial

      Indeks Pasokan Properti Komersial untuk kategon sewa pada triwulan IV 2023 tumbuh 1,30%
      (yoy) lebih tinggi dibandingkan triwulan III 2023 yang tumbuh 1,03% (yoy). Hal ini didorong
      peningkatan indeks pasokan pada segmen nitel sewa, apartemen sewa, dan hotel. Di sisi
      lain, Indeks Pasokan untuk kategori jual melambat dan 0,19% (yoy) pada tiwulan sebelumnya
      menjadi 0,03% (yoy). Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh melambatnya pasokan
      perkantoran jual d Jakarta dan lahan industri di Medan.

      Figur 12.   Pertumbuhan Tahunan Indeks Supply Kategori Sewa (% yoy) dan Pertumbuhan
                  Tahunan Indeks Supply Kategori Jual (% yoy)




      Sumber : Perkembangan Properti Komersial (PPKOM), Triwulan IV 2023



                                                                                     Halaman - 21
Page 32
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Secara triwulanan, Indeks Pasokan Properti Komersial kategon sewa pada tnwulan IV
      202meningkat 0,13% (qtq), setelah sebelumnya terkontraksi sebesar 0,03% (qtq) (Grafik 7).
      Kondisi ini terutama didorong oleh peningkatan indeks pasokan pada segmen apartemen
      sewa di Bandung dan Denpasar, serta segmen nitel sewa di Banten. Terdapat penambahan
      pasokan unit apartemen sewa di Bandung selama tiwulan IV 2023 karena permindahan fungsi
      dan kepemilikan. Unit-unit yang sebelumnya dioperasikan sebagai hotel, saat ini
      dikembalikan ke masing-masing pemilik dan dioperasikan sebagai apartemen sewa untuk
      sewa jangka panjang. Permintaan apartemen sewa di Bandung mayoritas berasal dari
      mahasiswa, khususnya terhadap apartemen yang berlokasi dekat dengan perguruan tinggi
      Sementara itu, peningkatan indeks pasokan apartemen sewa di Denpasar didorong
      pembukaan kembali apartemen sewa yang sempat tutup selama pandemi sering peningkatan
      permintaan dan tum mancanegara. Selanjutnya, Indeks Pasokan Properti Komersial kategon
      jual juga mengalami peningkatan 0,01% (qtq) setelah mengalami kontraks pada triwulan
      sebelumnya sebesar 0,02% (qtq), didorong oleh peningkatan pasokan perkantoran jual di
      Surabaya.

      Figur 13.   Pertumbuhan Triwulan Indeks Supply Kategori Sewa (% qtq) dan Pertumbuhan
                  Triwulan Indeks Supply Kategori Jual (% qtq)




      Sumber : Perkembangan Properti Komersial (PPKOM), Triwulan IV 2023

      Perkembangan Harga Properti Komersial

      Indeks Pasokan Properti Komersial yang meningkat di tengah perlambatan Indeks Permintaan
      Propert Komersial mendorong perlambatan pada indeks Harga Properti Komersial terutama
      untuk kategon sewa, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategon sewa pada triwulan IV
      2023 sebesar 2,03% (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya
      sebesar 3,57% (yoy). Hal ini terutama disebabkan penurunan indeks harga pada segmen hotel
      di Banten. Selanjutnya, perkembangan Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori jual
      pada tiwulan IV 2023 mengalami kenaikan 0,64% (yoy), lebih tinggi dibandingkan kenaikan
      triwulanill 2023 sebesar 0,48% (Grafik 101 Hal ini seiring peningkatan indeks harga segmen
      perkantoran jual di Surabaya dan segmen lahan industri di Semarang.

      Figur 14.   Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Tahunan (% yoy) dan Perkembangan
                  Indeks Harga Kategori Jual Tahunan (% yoy)




      Sumber : Perkembangan Properti Komersial (PPKOM), Triwulan IV 2023




                                                                                    Halaman - 22
Page 33
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Secara triwulanan, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada tiwulan V2023
      nak 1,76% (qtq) sedikit melambat dibandingkan kenaikan triwulan sebelumnya sebesar 1,79%
      (qtq) (Grafik 11). Perlambatan indeks harga tersebut terutama disebabkan penurunan indeks
      harga di Jakarta dan Surabaya. Di sisi lain, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori
      jual pada triwulan M 2023 naik 0,23% (qtq) sedikit lebih tinggi daripada kenaikan triwulan
      sebelumnya sebesar 0, 19% (qt) (Grafik 12). Hal ini didorong oleh peningkatan indeks harga
      pada segmen lahan industri di Semarang.

      Figur 15.   Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Tahunan (% qtq) dan Perkembangan
                  Indeks Harga Kategori Jual Tahunan (% qtq)




      Sumber : Perkembangan Properti Komersial (PPKOM), Triwulan IV 2023

      Prospek Industri Properti Indonesia

      Prospek sektor properti global di 2024 diperkirakan diwarnai ketidakpastian, seiring dengan
      prospek pertumbuhan ekonomi yang masih berjalan lambat. Sejumlah lembaga
      internasional, seperti IMF dan World Bank dan lembaga lainnya telah
      mempublikasikan outlook-nya pada tahun 2024.Hasilnya, sebagian besar memproyeksikan
      bahwa pertumbuhan ekonomi di 2024 lebih rendah diban ding tahun lalu. IMF, misalnya,
      pada 30 Oktober 2023 lalu memperkirakan pertumbuhan ekonomi global di 2024 mencapai
      2,9% lebih rendah dengan perkiraan tahun 2023 yang mencapai 3,0%. Perlambatan
      pertumbuhan tersebut antara lain dipengaruhi oleh perlambatan ekonomi di Amerika Serikat
      (AS), Eropa dan China.

      Seiring dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang melambat, diperkirakan hal
      tersebut akan mempengaruhi kinerja sektor properti. Bahkan di China, kinerja sektor
      properti yang buruk akibat berbagai kasus kebangkrutan yang menimpa beberapa korporasi
      besar di bidang properti dalam beberapa tahun terakhir ini justru menjadi sumber
      perlambatan pertumbuhan ekonomi.

      Perkembangan ini mencerminkan upaya industri properti di Indonesia dalam menghadapi
      tantangan dan memanfaatkan peluang untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan
      terus menerapkan inovasi, keberlanjutan, dan tata kelola yang baik, industri ini dapat terus
      berkembang secara positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

      Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Baru WOOD

      Potensi Pasar Real Estat
      Sidoarjo merupakan salah satu kota yang berada di Jawa Timur yang cukup berkembang
      dalam segi ekonomi dan pariwisata. Perkembangan ini membuat Kota Sidoarjo memiliki
      potensi pasar real estat yang cukup menjanjikan. Potensi ini dapat dilihat dari berbagai
      faktor yang mempengaruhi perkembangan sektor properti di Kota Sidoarjo. Berikut adalah
      beberapa alasan mengapa pasar real estat di Sidoarjo memiliki prospek yang baik:
       1. Lokasi Strategis
           Sidoarjo terletak di dekat kota besar Surabaya, yang merupakan pusat ekonomi dan
           bisnis di Jawa Timur. Kedekatan ini membuat Sidoarjo menjadi pilihan menarik bagi
           mereka yang mencari alternatif tempat tinggal di luar Surabaya yang lebih tenang dan
           kurang padat, namun tetap memiliki akses mudah ke kota besar tersebut.


                                                                                      Halaman - 23
Page 34
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


       2. Pertumbuhan Infrastuktur
          Sejak tahun 2017, Sidoarjo menjalankan program "Sidoarjo Smart City," dan berhasil
          masuk jajaran 25 kota menuju 100 smart city di Indonesia. Selain itu, wilayah ini maju
          dalam pembangunan infrastruktur dengan adanya Tol KLBM yang menghubungkan
          Sidoarjo dengan Gresik, Krian, Legundi, Bunder, dan Manyar. Sarana transportasi publik
          di Sidoarjo juga lengkap dan berkondisi prima, membuatnya mudah diakses baik dari
          jalur darat maupun udara, serta menunjang mobilitas masyarakat.
       3. Ketersediaan Lahan
          Sidoarjo memiliki ketersediaan lahan yang relatif lebih luas dibandingkan dengan
          Surabaya. Hal ini memberikan peluang besar bagi pengembang properti untuk
          mengembangkan berbagai jenis proyek real estate, mulai dari perumahan, apartemen,
          hingga kawasan komersial dan industri.
       4. Permintaan Perumahan
          Permintaan perumahan di Sidoarjo cukup tinggi, terutama dari kalangan keluarga muda
          dan profesional yang bekerja di Surabaya tetapi mencari tempat tinggal yang lebih
          terjangkau dan nyaman. Selain itu, peningkatan jumlah penduduk dan urbanisasi juga
          turut mendorong kebutuhan akan perumahan.
       5. Pengembangan Kawasan Industri
          Sidoarjo juga dikenal dengan kawasan industrinya yang berkembang pesat. Kehadiran
          kawasan industri ini tidak hanya menyediakan lapangan kerja, tetapi juga
          meningkatkan kebutuhan akan hunian bagi para pekerja dan eksekutif yang ingin tinggal
          dekat dengan tempat kerja mereka.
       6. Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan
          Sidoarjo memiliki berbagai fasilitas pendidikan dan kesehatan yang berkualitas, yang
          menjadi daya tarik tambahan bagi masyarakat yang ingin menetap di daerah tersebut.
          Kehadiran fasilitas ini menambah nilai investasi properti di Sidoarjo.
       7. Kualitas Hidup
          Lingkungan yang relatif lebih hijau dan tenang dibandingkan dengan Surabaya
          menjadikan Sidoarjo tempat yang nyaman untuk tinggal. Hal ini menarik minat banyak
          orang untuk membeli atau menyewa properti di sini.
       8. Harga Properti yang Kompetitif
          Harga properti di Sidoarjo cenderung lebih terjangkau dibandingkan dengan Surabaya,
          namun dengan prospek kenaikan nilai yang cukup menjanjikan. Hal ini membuat
          Sidoarjo menjadi pilihan investasi yang menarik bagi pembeli dan investor properti.

      Sasaran Pasar Real Estat
      Dalam rencana penambahan kegiatan usaha baru, WOOD menetapkan sasaran pasar nya pada
      customer yang enggan untuk berpindah dari Sidoarjo timur/utara/selatan karena kedekatan
      dengan pusat kota dan customer yang berasal dari Surabaya dengan aktivitas di Sidoarjo dan
      sekitarnya dengan daya beli dibawah CitraGarden/Kahuripan/Puri Surya. WOOD juga
      menetapkan sasaran pasar pada customer yang punya kemampuan beli lebih tinggi
      kebutuhan investasi juga menjadi pertimbangan dalam memilih rumah.

      Potensi Nilai Pasar
      Potensi nilai pasar usaha real estat di Sidoarjo meningkat signifikan dengan penambahan
      bangunan perumahan. Program "Sidoarjo Smart City" dan kemajuan infrastruktur, termasuk
      Tol KLBM yang menghubungkan wilayah ini dengan kota-kota lain, menjadikan Sidoarjo lebih
      menarik bagi penghuni dan investor. Lengkapnya sarana dan prasarana umum serta
      transportasi publik yang prima, mempermudah akses dan mobilitas, semakin menambah
      daya tarik bagi pasar real estat. Dengan demikian, potensi pasar real estat di Sidoarjo,
      terutama untuk sektor perumahan, memiliki prospek yang cerah dan menjanjikan.

4.2   Persaingan Usaha

      Sebagai sebuah perusahaan yang bergerak di bidang furnitur, WOOD akan mempunyai
      tambahan job desk di bidang real estat. Meninjau perkembangan industri WOOD, berikut
      merupakan list pesaing dari lini usaha WOOD :


                                                                                    Halaman - 24
Page 35
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)




          •   PT Pakuwon Jati Tbk
              PT Pakuwon Jati Tbk merupakan perusahaan pengembang real estat yang berlokasi
              di Surabaya, Jakarta, Bekasi, Yogyakarta, Solo, Bali, dan Batam. Produk yang
              dihasilkan oleh PT Pakuwon Jati adalah:
               9. Pakuwon City Township, berlokasi di Kota Surabaya.
               10. Educity Residence, berlokasi di Kota Surabaya.
               11. One Icon Reisdence, berlokasi di Kota Surabaya.

          •   PT Lippo Karawaci Tbk
              PT Lippo Karawaci Tbk merupakan perusahaan pengembangan real estat yang
              berlokasi di Kabupaten Tangerang. Produk yang dihasilkan oleh PT Lippo Karawaci
              Tbk adalah:
               1. Lippo Village, berlokasi di Kota Tangerang.
               2. Lippo Cikarang, berlokasi di Kabupaten Bekasi.
               3. Tanjung Bunga, berlokasi di Kota Makassar.

          •   PT Summarecon Agung Tbk
              PT Summarecon Agung Tbk merupakan perusahaan pengembangan real estat di
              Jakarta. Produk yang dihasilkan oleh PT Summarecon Agung Tbk adalah:
               1. Summarecon Bekasi, berlokasi di Kota Bekasi.
               2. Summarecon Kelapa Gading, berlokasi di Jakarta.
               3. Summarecon Bandung, berlokasi di Kota Bandung.

          •   PT Bumi Serpong Damai Tbk
              PT Bumi Serpong Damai Tbk merupakan perusahaan pengembang real estat yang
              berlokasi di Tangerang Selatan. Produk yang dihasilkan oleh PT Bumi Serpong Damai
              Tbk adalah:
               1. Navapark, berlokasi di Tangerang Selatan.
               2. Avezza, berlokasi di Tangerang Selatan.
               3. Jadeite, berlokasi di Tangerang Selatan.

          •   PT Ciputra Development Tbk
              PT Ciputra Development Tbk merupakan perusahaan pengembang real estat yang
              berlokasi di Jakarta. Produk yang dihasilkan oleh PT Ciputra Development Tbk
              adalah:
               1. CitraLand Surabaya, berlokasi di Surabaya.
               2. CitraRaya Tangerang, berlokasi di Tangerang.
               3. Citra Maja Raya, berlokasi di Banten.

          •   PT Intiland Development Tbk
              PT Intiland Development Tbk merupakan perusahaan pengembang real estat yang
              berlokasi di Jakarta. Produk yang dihasilkan oleh PT Intiland Development Tbk
              adalah:
              1. Graha Natura, berlokasi di Surabaya.
              2. Graha Famili, berlokasi di Surabaya.
              3. Brezza, berlokasi di Jakarta.

      Dari beberapa pesaing WOOD di atas, PT Ciputra Development Tbk, PT Pakuwon Jati Tbk,
      dan PT Intiland Development Tbk merupakan pesaing yang mendekati pasar WOOD di bidang
      real estat di daerah Sidoarjo. Peluang WOOD untuk bersaing dengan kompetitor yaitu WOOD
      memiliki konsep perumahan yang dikembangkan sebagai perumahan menengah dan bawah
      serta berlokasi di daerah industri.




                                                                                   Halaman - 25
Page 36
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


4.3   Strategi Pemasaran

      Strategi pemasaran yang dilakukan oleh WOOD adalah dengan mulai menawarkan properti
      pada pelanggan dengan usia muda karena pelanggan dengan usia muda lebih dominan. Selain
      itu WOOD juga membuat rencana penjualan dengan menetapkan beberapa tahap untuk
      memasarkan propertinya.

      Strategi yang dibuat WOOD ini dibagi menjadi 5 tahapan yang dapat diselesaikan dalam
      waktu 8 tahun.




                                                                                 Halaman - 26
Page 37
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


                                              BAB V

                                          ASPEK TEKNIS


5.1   Bisnis WOOD

      WOOD didirikan pada 1989 yang awalnya memproduksi rak kayu dan plastik yang diekpor ke
      Amerika Serikat. Seiring berkembangnya pengalaman WOOD dalam proses produksi, maka
      WOOD kemudian berinvestasi untuk mesin yang memproduksi furniture sederhana. Seiring
      melesatnya reputasi berkat kualitas dan desain produk dan bisnisnya terus berkembang
      pesat selama bertahun-tahun hingga saat ini maka WOOD dikenal sebagai salah satu
      perusahaan manufaktur furnitur terkemuka di Indonesia.

      WOOD dikenal dengan visi untuk menjadi produsen kayu tintegrasi yang terbaik dengan
      menggunakan bahan yang berkelanjutan dengan tujuan untuk menjaga lingkungan hidup.
      Selama beberapa dekade, komitmen WOOD untuk sumber daya alam berkelanjutan yang
      sehat tidak pernah berubah, termasuk upaya berkelanjutan menuju manufaktur lean,
      pengadaan dan distribusi yang bertanggung jawab, pengurangan limbah dan emisi material,
      serta pengembangan produk yang sadar lingkungan.

      Selama bertahun-tahun, WOOD bangga bekerja sama dengan organisasi independen, seperti
      Global Forest & Trade Network (GFTN) dari WWF Indonesia untuk menjaga masa depan hutan
      dunia, melindungi satwa liar, dan menghormati mata pencaharian masyarakat setempat.
      WOOD telah menerima banyak penghargaan dan sertifikat atas tindakan yang baik dan
      bertanggung jawab pada lingkungan hidup.




      WOOD selalu fokus pada pengerjaan proyek yang baik dan berkualitas. Hingga kini, WOOD
      sudah banyak memasarkan produknya ke seluruh penjuru dunia, yang dibuktikan dengan
      angka penjualan ekspor WOOD mencapai 85,5% dan penjualan domestic sebesar 14,5%.
      Dalam mengerjakan proyeknya, WOOD senantiasa memberikan pelayanan terbaik dan
      terintegrasi bagi pelanggannya, dimulai dari produk bahan mentah menjadi perabot rakit
      atau perabot jadi. WOOD konsisten mengembangkan kapabilitas untuk menjadi yang
      terdepan di bidangnya.




                                                                                 Halaman - 27
Page 38
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Berikut merupakan contoh beberapa produk yang dihasilkan WOOD.

      PERABOT JADI




      PERABOT RAKIT




      PELENGKAP BANGUNAN

      Natural Fibre




      Millwork




      Plywood




                                                                              Halaman - 28
Page 39
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Tirai Kayu




      Pintu




      Panil Dinding




      Lantai Truk




      Dalam menghasilkan produk-produk di atas, WOOD melakukan beberapa tahapan berikut.

               Perabot Jadi                    Perabot Rakit               Pelengkap Bangunan
        1. Gudang kayu Kering          1.   Gudang kayu Kering        1.    Gudang kayu Kering
        2. Proses                      2.   Proses                    2.    Proses
        3. Sanding                     3.   Tahap Sanding Akhir       3.    Pengemasan
        4. Perakitan                   4.   Finishing                 4.    Gudang Barang Jadi
        5. Tahap Sanding Akhir         5.   Pengemasan                5.    Pembeli
        6. Finishing                   6.   Gudang Barang Jadi
        7. Pengemasan                  7.   Pembeli
        8. Gudang Barang Jadi
        9. Pembeli


5.2   Rencana Kegiatan Baru WOOD

      Rencana penambahan kegiatan baru WOOD adalah di bidang properti atau dengan KBLI
      No. 68111 yaitu Real Estat yang Dimiliki Sendiri atau Disewa.




                                                                                       Halaman - 29
Page 40
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


5.3   Aspek Teknis Terkait dengan Produk dan Layanan

      Seiring dengan tumbuhnya populasi masyarakat dan kebutuhan tempat tinggal di Jawa Timur
      khususnya di sekitar Kota Sidoarjo dan Kota Surabaya, WOOD memanfaatkan peluang dengan
      menambah kegiatan usaha yang bergerak di bidang properti. WOOD memiliki strategi yaitu
      mengambil customer yang enggan untuk berpindah dari Sidoarjo Timur/Utara/Selatan
      karena kedekatan dengan pusat kota dan kustomer yang berasal dari Surabaya dengan
      aktivitas di Sidoarjo dan sekitarnya dengan daya beli di bawah Citra Garden, Kahuripan, atau
      Puri Surya.

      Dengan penambahan KBLI No. 68111 yang mana WOOD akan menambah kegiatan usahanya
      yaitu Real Estat yang Dimiliki Sendiri atau Disewa, WOOD berencana akan menciptakan
      kawasan perumahan yang berkonsep Eco City, Green, dan Modern yang dilengkapin AI yang
      dikembangkan di area tidak jauh dari pusat kota, di mana belum terdapat kawasan yang
      terkonsep dengan baik, dengan mengambil market terbesar pada kustomer usia muda hingga
      mapan.

      Lokasi Proyek

      Lokasi proyek WOOD berada di Jl. Lingkar Timur, Kedung Mulya, Wedoro Klurak, Candi,
      Sidoarjo, Jawa Timur.




                                                                                      Halaman - 30
Page 41
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


Akses Lokasi dan Fasilitas Disekitar Lokasi

Akses menuju lokasi dapat dilalui dari arah Jl. Raya Candi menuju ke arah JL. Lingkar Timur.




Lokasi berada di pusat kota dan merupakan Kawasan industri dengan fasilitas terdekat seperti :
 1. Alun-alun Kota
 2. Sun City Mall
 3. Plaza Sidoarjo
 4. Gelora Delta Sidoarjo
 5. Pasar Larangan
 6. Rumah Sakit Daerah
 7. Rumah Sakit Siti Hajar
 8. Pusat Pendidikan Muhamadyah (TK s/d Univ)
 9. Pasar Larangan

Karakteristik Site

Eksisting tanah merupakan sawah aktif, dengan jenis tanah Aluvial (tanah yang terjadi dari
endapan lumpur karena terbawa aliran sungai) Planosol (lapisan bawah lempung). Elevasi
merupakan area dengan kelandaian rendah, tanah sawah yang mempunyai elevasi lebih rendah
dari sungai sekitarnya yang berfungsi sebagai sungai irigasi. Sehingga lokasi ini rawan banjir.




                                                                                     Halaman - 31
Page 42
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


Analisis Kapasitas

Komposisi area saleable yaitu residensial, commercial, mixed used, dan club house sebesar 55%
dari total area atau sebesar 220.593 m 2. Sedangkan area non saleable yaitu road network, green
area, fasum, parkir, lake, dan main gate sebesar 45% dari total area atau sebesar 179.233 m 2.

Ketersediaan Proyek

Lokasi WOOD yang berada berdekatan dengan beberapa pesaing seperti Green Park Regency dan
Perumahan Taman Puspa, serta kedekatannya dengan area pergudangan dan kantor
pemerintahan, menawarkan peluang signifikan untuk pengembangan usaha di daerah tersebut.
Kehadiran kompleks perumahan yang mapan menciptakan permintaan tinggi untuk berbagai
layanan dan fasilitas, seperti kebutuhan akan ruang hijau, pusat perbelanjaan, dan fasilitas
rekreasi. Selain itu, kedekatan dengan pergudangan dapat menarik bisnis yang membutuhkan
akses mudah ke fasilitas penyimpanan dan distribusi. Proximitas dengan kantor pemerintahan juga
meningkatkan peluang kerjasama dan akses terhadap berbagai layanan publik, yang pada
gilirannya dapat meningkatkan aktivitas bisnis di wilayah tersebut.

Semua faktor ini menjadikan lokasi ini sangat strategis bagi WOOD untuk memperluas jangkauan
bisnis dan memaksimalkan potensi pasar yang ada, dengan memanfaatkan ketersediaan properti
yang ada dan mengembangkan proyek yang sesuai dengan kebutuhan dan permintaan lokal.
Dengan kondisi demikian maka, ketersediaan bahan baku seperti bahan bangunan dan tenaga
pekerja juga tersedia di lokasi tersebut.

Proses Produksi

Dalam melaksanakan kegiatan usaha baru, WOOD melalui beberapa tahapan yaitu:

1. Perencanaan
   Pada tahap perencanaan, WOOD membuat design terkait kerawanan banjir, sirkulasi jalan,
   sirkulasi drainase kawasan, dan masterplan.




                                                                                   Halaman - 32
Page 43
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


2. Pengembangan
   Pada tahap pengembangan, WOOD membuat Mega Cluster yang memungkinkan efektivitas
   pengelolaan estate terutama dalam pengawasan keamanan. Selain itu, WOOD juga membuat
   berbagai fasilitas dalam setiap Cluster, sehingga tidak diperlukan danau retensi ataupun club
   house dalam setiap clusternya.

3. Pemasaran
   Pada tahap pemasaran, WOOD melakukan design cluster yang memiliki keunggulan, yang
   nantinya akan memudahkan WOOD dalam me-launching cluster-2 dalam setiap pentahapan.
   WOOD juga mengcover makam dengan fasilitas club keluarga sehingga cluster akan tetap
   menarik dan menjual.

4. Penjualan
   Dalam tahap penjualan, WOOD membagi ke dalam 5 tahap.




                                                                                    Halaman - 33
Page 44
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)




                                              BAB VI

                                       ASPEK POLA BISNIS


6.1     Pola Bisnis

6.1.1    Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai

         Dengan adanya kemampuan untuk mengelola bisnis properti, WOOD melalui rencana
         penambahan kegiatan usahanya, berencana akan mulai mengerjakan pembangunan
         perumahan yang berlokasi di Sidoarjo. Dengan begitu manajemen meyakini rencana
         penambahan kegiatan usaha berupa Real Estat yang Dimiliki Sendiri atau Disewa ini akan
         membawa keuntungan bagi WOOD.


6.1.2    Keunggulan Kompetitif

         Pada dasarnya WOOD merupakan perusahaan yang bergerak di bidang furnitur. Dengan
         adanya penambahan kegiatan usaha properti ini akan memperluas pasar WOOD mengingat
         properti pasti membutuhkan furnitur untuk menlengkapi fasilitas di dalamnya.


6.1.3    Kemampuan Pesaing untuk Meniru Produk

         Industri properti merupakan bisnis yang juga dikenal sebagai industri perumahan. Dengan
         adanya pesaing yang menawarkan perumahan yang sudah ada terlebih dahulu di daerah
         Sidoarjo, WOOD harus membuat keunikan dengan inovasi dan karakteristik yang belum
         dimiliki oleh pesaingnya.


6.2      Analisis SWOT

         Analisis SWOT (strength, weakness, opportunity and threat) terdiri atas faktor internal
         yang bisa dikontrol dan faktor eksternal atau lingkungan yang mungkin sulit dikontrol.
         Kedua sisi dianalisis supaya dapat disusun suatu strategi sehingga tercapai keberhasilan
         dan mempunyai daya saing. Dari faktor internal bisa diidentifikasi kekuatan dan kelemahan
         (strength and weakness) sedangkan dari faktor eksternal berupa peluang dan ancaman
         (opportunity and threat).

         Berikut adalah analisa SWOT WOOD setelah penambahan Kegiatan Usaha :

         • Strengths
            1. Lokasi area Lingkar Timur Sidoarjo.
            2. Lokasi di daerah industri, memiliki potensi kustomer di karyawan industri.
            3. 8-12 menit ke sekolah Santa Maria 1, Petra 4, dan Muhammadiyah 2.
            4. 15-20 menit ke pusat kota dan exit Tol Delta Surya.
            5. Jalur pipa gas di sisi luar lokasi.

         • Weakness
            1. Lokasi tidak di nol jalan Lingkar Timur.
               Cara mengatasi:
                   • Memberikan informasi akses transportasi public terdekat kepada calon
                       customer.
            2. Bau peternakan ayam di beberapa titik lokasi.


                                                                                      Halaman - 34
Page 45
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


              Cara mengatasi:
                  • Menanam area fasilitas sosial dan fasilitas umum dengan berbagai macam
                     tumbuhan yang dapat bertindak sebagai penghalang bau.
           3. Bersebelah dengan makam Delta Praloyo.
              Cara mengatasi:
                  • Membangun club house di bagian bidang lahan yang bersebelahan dengan
                     makam sehingga kawasan hunian tidak bersebelahan dengan makam.

       •   Opportunities

            1. Konsep perumahan Menengah yang terkonsep baik, modern, dan hijau karena area
               Lingkar Timur tidak terdapat perumahan yang terkonsep baik, sebagian besar
               dikembangkan sebagai perumahan menengahdan bawah.

       •   Threats

            1. 6,35 km ke pusat titik Lapindo.
               Cara mengatasi:
                 • Mematuhi arahan pemerintah dan otoritas lokal mengenai lokasi yang sudah
                     100% aman tidak terdampak lumpur lapindo.
                 • Memastikan sumber air tidak tercemar lumpur lapindo.

            2. Rata-rata elevasi existing masih di bawah elevasi sungai di sekitar lokasi, ada
               ancaman banjir bila pengurugan tidak mencapai peil banjir.
               Cara mengatasi:
                 • Pembangunan rumah dan bangunan lainnya disesuaikan ketinggiannya.




                                                                                  Halaman - 35
Page 46
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


                                              BAB VII

                                  ASPEK MODEL MANAJEMEN


7.1   Ketersediaan Tenaga Kerja

      Sehubungan dengan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha sesuai dengan KBLI No. 68111
      yaitu Real Estat yang Dimiliki Sendiri atau Disewa, WOOD memiliki sumber daya manusia dan
      manajemen yang kompeten dan memadai.

      Berikut merupakan struktur organisasi WOOD :




      Sumber : Manajemen

      Struktur organisasi dari WOOD sudah cukup memadai untuk menjalankan penambahan
      kegiatan usaha ini. Sumber Daya Manusia yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan
      operasional WOOD saat ini 1.544 orang karyawan tetap yang mana memiliki kapasitas
      ataupun pengalaman yang memadai. Berikut adalah cv dari tenaga kerja yang dapat
      mendukung penambahan Kegiatan Usaha WOOD :




                                                                                   Halaman - 36
Page 47
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)



        No.                   Nama                                         Deskripsi
         1.   Eko Cahyono                           Universitas Surabaya (2005)

                                                    Pendidikan:
                                                        •    (2001-2005) Fakultas Ekonomi Management,
                                                             Universitas Surabaya.
                                                        •    (1998-2001) SMUK Santo Yusuf, Malang.
                                                        •    (1995-1998) SMP Katolik Santo Yosep,
                                                             Mojokerto.
                                                        •    (1989-1995) SD Katolik Wijana Sejati,
                                                             Mojokerto.



      Dalam melaksanakan project ini, WOOD juga menggandeng mitra yang memiliki kapasitas
      dan kemampuan untuk menjalankan bisnis real estat. Oleh karena itu, hal ini dapat
      menunjang kapasitas manajemen WOOD.

7.2   Manajemen Risiko

      Seperti halnya kegiatan usaha yang dilakukan oleh perusahaan lainnya, kegiatan usaha yang
      dilakukan oleh WOOD melalui penambahan kegiatan usahanya bidang ini tidak terlepas dari
      faktor risiko usaha yang disebabkan oleh berbagai faktor dan pada akhirnya dapat
      mempengaruhi tingkat pertumbuhan dan kesehatan, sebagai berikut :

      Risiko Mata Uang Asing

      Risiko nilai tukar adalah risiko di mana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu
      instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar dalam mata uang asing.
      Dalam memanage risiko mata uang asing, manajemen akan me-riview secara berkala
      transaksi usaha dalam mata uang asing atas eksposur mata uang asing tersebut.

      Untuk memitigasi risiko mata uang asing, WOOD mengedepankan penggunaan bahan lokal
      serta transaksi rencana penjualan menggunakan mata uang rupiah. Adapun dampak
      pelemahan atau penguatan rupiah terhadap mata uang asing memberikan dampak yang tidak
      signifikan (dampak tidak langsung) terhadap harga bangunan.

      Risiko Tingkat Suku Bunga

      Risiko tingkat suku bunga Kelompok Usaha terutama timbul dari pinjaman untuk tujuan
      modal kerja dan investasi. Pinjaman pada berbagai tingkat suku bunga variabel
      menunjukkan Kelompok Usaha kepada nilai wajar risiko tingkat suku bunga. Manajemen
      meminimalkan risiko bunga, dengan melakukan penelaahan berbagai suku bunga yang
      ditawarkan oleh kreditur untuk mendapatkan suku bunga yang menguntungkan sebelum
      mengambil keputusan untuk melakukan perikatan utang.

      Untuk memitigasi risiko tingkat suku bunga, WOOD perlu melakukan peninjauan berbagai
      suku bunga yang ditawarkan oleh kreditur secara berkala untuk mendapatkan suku bunga
      yang paling optimal sebelum mengambil keputusan untuk berutang. Evaluasi alternatif
      pembiayaan juga perlu dilakukan untuk memilih opsi yang memiliki risiko tingkat suku bunga
      paling rendah.

      Risiko Likuiditas

      Risiko likuiditas merujuk pada kemampuan perusahaan atau individu untuk mengubah aset
      menjadi uang tunai dengan cepat tanpa mengalami kerugian signifikan dalam nilai.
      Tanggung jawab utama untuk manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang
      telah membangun kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk manajemen
      likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang.


                                                                                         Halaman - 37
Page 48
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)



      Untuk mengelola risiko likuiditas, WOOD harus menerapkan manajemen kas yang efektif
      untuk memastikan bahwa perusahaan memiliki kas yang cukup untuk memenuhi kewajiban
      jangka pendeknya. Mempertahankan cadangan likuiditas dalam bentuk aset likuid seperti
      kas dan setara kas atau fasilitas kredit yang belum digunakan juga penting. Perencanaan
      keuangan yang tepat, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang, harus dilakukan
      untuk memastikan bahwa perusahaan dapat memenuhi kebutuhan likuiditasnya pada semua
      periode. Selain itu, diversifikasi sumber pendanaan dapat membantu mengurangi
      ketergantungan pada satu sumber tertentu, seperti pinjaman bank atau penerbitan obligasi.

      Risiko Kredit

      Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan yang timbul jika pelanggan Kelompok Usaha
      gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya kepada Kelompok Usaha. Risiko kredit terutama
      berasal dari piutang usaha dari pelanggan yang timbul dari aktivitas perdagangan serta
      penempatan rekening koran dan deposito berjangka pada bank. Risiko kredit atas
      penempatan rekening koran dikelola oleh manajemen sesuai dengan kebijakan Kelompok
      Usaha. Investasi atas kelebihan dana dibatasi untuk bank dan kebijakan ini dievaluasi setiap
      tahun oleh direksi. Batas tersebut ditetapkan untuk meminimalkan risiko konsentrasi kredit
      sehingga mengurangi kemungkinan kerugian akibat kebangkrutan bank tersebut.

      Untuk mengurangi risiko kredit, WOOD perlu melakukan evaluasi kredit yang ketat sebelum
      memberikan kredit kepada pelanggan untuk menilai kemampuan mereka dalam memenuhi
      kewajiban kontraktualnya. Menetapkan batasan untuk mencegah konsentrasi risiko kredit
      pada satu pelanggan atau sekelompok pelanggan tertentu juga penting. Pemantauan piutang
      usaha secara berkala dan melakukan upaya penagihan yang proaktif dapat mengurangi risiko
      piutang tak tertagih. Selain itu, membatasi penempatan dana berlebih hanya pada bank-
      bank yang memiliki reputasi baik dan stabilitas keuangan yang kuat, serta mengevaluasi
      kebijakan ini secara tahunan, dapat membantu mengurangi risiko kredit. Menggunakan
      asuransi kredit juga dapat melindungi perusahaan dari kerugian akibat pelanggan yang gagal
      membayar.




                                                                                      Halaman - 38
Page 49
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


                                                                       BAB VIII

                                                           ASPEK KEUANGAN


8.1   Rencana WOOD

      WOOD adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang furnitur di mana saat ini WOOD
      berencana menambah usaha melalui rencana penambahan kegiatan usaha sebagai Real Estat
      yang Dimiliki Sendiri atau Disewa. Untuk melakukan penambahan Kegiatan Usahanya ini,
      WOOD memerlukan adanya tambahan investasi, agar usahanya dapat berjalan sesuai dengan
      yang direncanakan.


8.2   Proyeksi Laba Rugi

      Adapun proyeksi yang digunakan dalam analisis ini adalah :

      Figur 16.          Proyeksi Laba Rugi Dengan Penambahan Kegiatan Usaha
      Proyeksi Laba Dengan Penambahan Usaha
      Keterangan                             2023        2024            2025            2026          2027          2028          2029          2030
                                             Des          Des             Des            Des           Des           Des           Des           Des


       Penjualan                            2.186.034     2.770.038       3.956.611     5.265.208     6.270.783     6.473.798     6.636.713     6.828.673
       Beban pokok penjualan               (1.359.241)   (1.772.779)     (2.523.029)   (3.353.485)   (3.995.112)   (4.125.065)   (4.226.490)   (4.347.901)
       Penyusutan dan amortisasi              (87.522)      (86.126)        (78.130)      (85.577)      (96.738)     (106.718)     (112.683)     (117.605)
       Laba Kotor                             739.271       911.133       1.355.453     1.826.146     2.178.932     2.242.015     2.297.539     2.363.168

       Beban Operasi
        Beban penjualan                   (256.549)       (285.494)       (423.036)     (569.626)     (676.477)     (697.357)     (718.882)     (741.071)
        Beban umum dan administrasi       (133.060)       (136.533)       (140.097)     (143.753)     (147.505)     (151.355)     (155.305)     (159.359)
        Beban overhead dan marketing penambahan -usaha     (28.104)        (23.891)      (24.675)      (31.455)      (33.561)      (30.168)      (29.552)
        Manajemen fee                            -          (7.026)         (5.973)       (6.169)       (7.864)       (8.390)       (7.542)       (7.388)
        Penyusutan dan amortisasi           (7.329)         (7.212)         (6.543)       (7.166)       (8.101)       (8.937)       (9.436)       (9.848)
        Jumlah                            (396.939)       (464.369)       (599.538)     (751.389)     (871.401)     (899.600)     (921.333)     (947.218)
       Laba (Rugi) Usaha                   342.332         446.764         755.915     1.074.757     1.307.531     1.342.416     1.376.206     1.415.950

      Beban keuangan                        (252.053)     (272.375)       (260.127)     (243.085)     (161.268)      (50.083)            -             -
      Laba (rugi) selisih kurs - bersih       (6.550)            -               -             -             -             -             -             -
      Penjualan barang afalan                 28.468             -               -             -             -             -             -             -
      Penghasilan bunga                        7.881             -               -             -             -             -             -             -
      Laba (rugi) pelepasan aset tetap        26.400             -               -             -             -             -             -             -
      Rugi revaluasi aset tetap               (4.523)            -               -             -             -             -             -             -
      Beban denda kehutanan                   (8.040)            -               -             -             -             -             -             -
      Bagian rugi entitas asosiasi                 -             -               -             -             -             -             -             -
      Lain-lain bersih                         1.093             -               -             -             -             -             -             -
        Jumlah                              (207.325)     (272.375)       (260.127)     (243.085)     (161.268)      (50.083)            -             -
       Laba Sebelum Pajak                    135.008       174.388         495.787       831.671     1.146.263     1.292.333     1.376.206     1.415.950

       Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
        Pajak kini                           (37.673)      (38.365)       (109.073)     (182.968)     (252.178)     (284.313)     (302.765)     (311.509)
        Pajak tangguhan                       (2.741)
        Jumlah                               (40.413)      (38.365)       (109.073)     (182.968)     (252.178)     (284.313)     (302.765)     (311.509)
       Laba Tahun Berjalan                    94.594       136.023         386.714       648.703       894.085     1.008.020     1.073.441     1.104.441




                                                                                                                                                 Halaman - 39
Page 50
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Proyeksi Laba Dengan Penambahan Usaha
      Keterangan                             2031         2032          2033          2034           2035           2036            2037            2038
                                              Des          Des           Des           Des            Des            Des             Des             Des


       Penjualan                            6.988.959     7.182.391     7.403.762     7.672.299      7.926.244      8.076.655       8.281.696       8.476.963
       Beban pokok penjualan               (4.446.672)   (4.568.282)   (4.709.061)   (4.882.490)    (5.045.215)    (5.134.807)     (5.262.243)     (5.382.312)
       Penyusutan dan amortisasi              (90.664)      (89.921)      (84.259)      (83.121)       (85.115)       (87.098)        (89.144)        (91.255)
       Laba Kotor                           2.451.622     2.524.188     2.610.442     2.706.688      2.795.914      2.854.750       2.930.309       3.003.395

       Beban Operasi
        Beban penjualan                   (763.945)    (787.525)         (811.833)     (836.891)      (862.723)      (889.352)       (916.803)       (945.101)
        Beban umum dan administrasi       (163.518)    (167.786)         (172.165)     (176.659)      (181.269)      (186.001)       (190.855)       (195.837)
        Beban overhead dan marketing penambahan
                                           (24.405)
                                                 usaha (22.484)           (23.139)      (28.655)       (31.595)       (21.261)        (16.606)         (9.876)
        Manajemen fee                       (6.101)      (5.621)           (5.785)       (7.164)        (7.899)        (5.315)         (4.152)         (2.469)
        Penyusutan dan amortisasi           (7.592)      (7.530)           (7.056)       (6.961)        (7.128)        (7.294)         (7.465)         (7.642)
        Jumlah                            (965.562)    (990.946)       (1.019.978)   (1.056.329)    (1.090.614)    (1.109.222)     (1.135.881)     (1.160.925)
       Laba (Rugi) Usaha                 1.486.060    1.533.242         1.590.463     1.650.359      1.705.301      1.745.528       1.794.428       1.842.471

      Beban keuangan                                -            -             -             -              -              -               -               -
      Laba (rugi) selisih kurs - bersih             -            -             -             -              -              -               -               -
      Penjualan barang afalan                       -            -             -             -              -              -               -               -
      Penghasilan bunga                             -            -             -             -              -              -               -               -
      Laba (rugi) pelepasan aset tetap              -            -             -             -              -              -               -               -
      Rugi revaluasi aset tetap                     -            -             -             -              -              -               -               -
      Beban denda kehutanan                         -            -             -             -              -              -               -               -
      Bagian rugi entitas asosiasi                  -            -             -             -              -              -               -               -
      Lain-lain bersih                              -            -             -             -              -              -               -               -
        Jumlah                                      -            -             -             -              -              -               -               -
       Laba Sebelum Pajak                   1.486.060    1.533.242     1.590.463     1.650.359      1.705.301      1.745.528       1.794.428       1.842.471

       Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
        Pajak kini                           (326.933)    (337.313)     (349.902)     (363.079)      (375.166)      (384.016)       (394.774)       (405.344)
        Pajak tangguhan
        Jumlah                               (326.933)    (337.313)     (349.902)     (363.079)      (375.166)      (384.016)       (394.774)       (405.344)
       Laba Tahun Berjalan                  1.159.127    1.195.929     1.240.561     1.287.280      1.330.134      1.361.512       1.399.654       1.437.127


      Figur 17.         Proyeksi Laba Rugi Tanpa Penambahan Kegiatan Usaha
      Proyeksi Laba Tanpa Penambahan Usaha
      Keterangan                            2023          2024           2025          2026            2027            2028            2029            2030
                                             Des           Des            Des           Des             Des            Des              Des             Des


       Penjualan                            2.186.034     2.535.841     3.757.523      5.059.579      6.008.662       6.194.127       6.385.316       6.582.407
       Beban pokok penjualan               (1.359.241)   (1.608.430)   (2.383.318)    (3.209.184)    (3.811.168)     (3.928.804)     (4.050.071)     (4.175.082)
       Penyusutan dan amortisasi              (87.522)      (82.668)      (73.943)       (81.317)       (92.405)       (102.312)       (112.027)       (117.240)
       Laba Kotor                             739.271       844.743     1.300.263      1.769.078      2.105.089       2.163.010       2.223.218       2.290.085

       Beban Operasi
        Beban penjualan                     (256.549)     (285.494)      (423.036)      (569.626)      (676.477)       (697.357)       (718.882)       (741.071)
        Beban umum dan administrasi         (133.060)     (136.533)      (140.097)      (143.753)      (147.505)       (151.355)       (155.305)       (159.359)


        Penyusutan dan amortisasi             (7.329)       (6.923)        (6.192)        (6.810)        (7.738)         (8.568)         (9.381)         (9.818)
        Jumlah                              (396.939)     (428.950)      (569.324)      (720.188)      (831.720)       (857.280)       (883.569)       (910.248)
       Laba (Rugi) Usaha                     342.332       415.793        730.939      1.048.890      1.273.369       1.305.730       1.339.649       1.379.837

      Beban keuangan                        (252.053)     (272.375)      (260.127)      (243.085)      (161.268)        (50.083)              -               -
      Laba (rugi) selisih kurs - bersih       (6.550)            -              -              -              -               -               -               -
      Penjualan barang afalan                 28.468             -              -              -              -               -               -               -
      Penghasilan bunga                        7.881             -              -              -              -               -               -               -
      Laba (rugi) pelepasan aset tetap        26.400             -              -              -              -               -               -               -
      Rugi revaluasi aset tetap               (4.523)            -              -              -              -               -               -               -
      Beban denda kehutanan                   (8.040)            -              -              -              -               -               -               -
      Bagian rugi entitas asosiasi                 -             -              -              -              -               -               -               -
      Lain-lain bersih                         1.093             -              -              -              -               -               -               -
        Jumlah                              (207.325)     (272.375)      (260.127)      (243.085)      (161.268)        (50.083)              -               -
       Laba Sebelum Pajak                    135.008       143.417        470.811        805.804      1.112.101       1.255.648       1.339.649       1.379.837

       Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
        Pajak kini                           (37.673)       (31.552)     (103.578)      (177.277)      (244.662)       (276.242)       (294.723)       (303.564)
        Pajak tangguhan                       (2.741)
        Jumlah                               (40.413)      (31.552)      (103.578)      (177.277)      (244.662)       (276.242)       (294.723)       (303.564)
       Laba Tahun Berjalan                    94.594       111.865        367.233        628.527        867.439         979.405       1.044.926       1.076.273




                                                                                                                                              Halaman - 40
Page 51
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Proyeksi Laba Tanpa Penambahan Usaha
      Keterangan                            2031         2032          2033          2034          2035          2036          2037          2038
                                            Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des


       Penjualan                           6.785.581     6.995.026     7.210.936     7.433.510     7.662.955     7.899.481     8.143.308     8.394.662
       Beban pokok penjualan              (4.303.951)   (4.436.798)   (4.573.745)   (4.714.919)   (4.860.451)   (5.010.474)   (5.165.129)   (5.324.557)
       Penyusutan dan amortisasi             (90.300)      (89.557)      (83.895)      (82.756)      (84.750)      (86.806)      (88.925)      (91.109)
       Laba Kotor                          2.391.330     2.468.672     2.553.297     2.635.835     2.717.754     2.802.201     2.889.255     2.978.995

       Beban Operasi
        Beban penjualan                    (763.945)     (787.525)     (811.833)     (836.891)     (862.723)     (889.352)     (916.803)     (945.101)
        Beban umum dan administrasi        (163.518)     (167.786)     (172.165)     (176.659)     (181.269)     (186.001)     (190.855)     (195.837)


        Penyusutan dan amortisasi            (7.562)       (7.500)       (7.025)        (6.930)       (7.097)       (7.269)       (7.447)       (7.630)
        Jumlah                             (935.025)     (962.811)     (991.024)    (1.020.480)   (1.051.090)   (1.082.622)   (1.115.105)   (1.148.567)
       Laba (Rugi) Usaha                  1.456.305     1.505.861     1.562.273      1.615.355     1.666.664     1.719.579     1.774.150     1.830.428

      Beban keuangan                              -             -             -             -             -             -             -             -
      Laba (rugi) selisih kurs - bersih           -             -             -             -             -             -             -             -
      Penjualan barang afalan                     -             -             -             -             -             -             -             -
      Penghasilan bunga                           -             -             -             -             -             -             -             -
      Laba (rugi) pelepasan aset tetap            -             -             -             -             -             -             -             -
      Rugi revaluasi aset tetap                   -             -             -             -             -             -             -             -
      Beban denda kehutanan                       -             -             -             -             -             -             -             -
      Bagian rugi entitas asosiasi                -             -             -             -             -             -             -             -
      Lain-lain bersih                            -             -             -             -             -             -             -             -
        Jumlah                                    -             -             -             -             -             -             -             -
       Laba Sebelum Pajak                 1.456.305     1.505.861     1.562.273     1.615.355     1.666.664     1.719.579     1.774.150     1.830.428

       Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
        Pajak kini                        (320.387)      (331.289)     (343.700)     (355.378)     (366.666)     (378.307)     (390.313)     (402.694)
        Pajak tangguhan
        Jumlah                            (320.387)      (331.289)     (343.700)     (355.378)     (366.666)     (378.307)     (390.313)     (402.694)
       Laba Tahun Berjalan               1.135.918      1.174.571     1.218.573     1.259.977     1.299.998     1.341.272     1.383.837     1.427.734


      Perubahan asumsi terlihat pada asumsi penjualan di mana pada saat dilakukannya
      penambahan kegiatan usaha, WOOD juga memperoleh penjualan tambahan yang di mana
      berdampak juga pada beban pokok penjualan tambahan WOOD. Sumber pembiayaan capex
      berasal dari kas internal perusahaan serta modal kerja internal perusahaan. Hal ini terlihat
      dalam tidak terlihatnya penambahan utang ke Lembaga pembiayaan (bank) pada sisi pasiva
      WOOD with and without penambahan kegiatan usaha. Adapun pergerakan lebih kepada akun
      kas dan modal kerja.




                                                                                                                                            Halaman - 41
Page 52
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


8.3   Proyeksi Posisi Keuangan

      Figur 18.           Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Penambahan Kegiatan Usaha
      Proyeksi Neraca Dengan Penambahan
                        Deskripsi               2023         2024          2025        2026        2027        2028       2029          2030
      ASET
      ASET LANCAR
      Kas dan setara kas                          200.031       8.898     174.537     809.272     524.184     588.245    1.655.217     2.731.091
      Piutang usaha - bersih                            -     227.674     325.201     432.757     515.407     532.093      545.483       561.261
        Pihak ketiga                              449.571           -
        Pihak berelasi                              4.521           -
      Piutang lain-lain                                 -
        Pihak berelasi                            165.319      165.319     165.319     165.319     165.319     165.319     165.319       165.319
        Pihak ketiga                               19.951       19.951      19.951      19.951      19.951      19.951      19.951        19.951
      Persediaan - bersih                       2.843.452    3.234.714   3.532.240   3.041.106   2.966.234   2.893.196   2.964.333     3.049.486
      Pajak dibayar di muka                        77.448       77.448      77.448      77.448      77.448      77.448      77.448        77.448
      Biaya dibayar di muka                         4.828        4.828       4.828       4.828       4.828       4.828       4.828         4.828
      Uang muka pembelian                         979.106      979.106     979.106     979.106     979.106     979.106     979.106       979.106
      Tagihan pajak                                10.375       10.375      10.375      10.375      10.375      10.375      10.375        10.375
      Jumlah Aset Lancar                        4.754.603    4.728.314   5.289.006   5.540.162   5.262.852   5.270.562   6.422.061     7.598.866

      ASET TIDAK LANCAR
      Taksiran tagihan pajak                       35.246       35.246      35.246      35.246      35.246      35.246      35.246        35.246
      Uang muka pembelian                         246.227      246.227     246.227     246.227     246.227     246.227     246.227       246.227
      Aset pajak tangguhan                          4.468        4.468       4.468       4.468       4.468       4.468       4.468         4.468
      Penyertaan saham                             26.273       26.273      26.273      26.273      26.273      26.273      26.273        26.273
      Aset tetap - bersih                       2.221.153    2.148.528   2.103.406   2.061.655   2.017.297   1.963.978   1.906.107     1.844.873
      Properti investasi                          237.720      237.720     237.720     237.720     237.720     237.720     237.720       237.720
      Aset hak guna - bersih                       57.067       57.067      57.067      57.067      57.067      57.067      57.067        57.067
      Aset lain-lain - bersih                      80.164       80.164      80.164      80.164      80.164      80.164      80.164        80.164
      Jumlah Aset Tidak Lancar                  2.908.318    2.835.693   2.790.572   2.748.820   2.704.462   2.651.144   2.593.273     2.532.039

      JUMLAH ASET                               7.662.921    7.564.007   8.079.578   8.288.982   7.967.314   7.921.706   9.015.333    10.130.905

      LIABILITAS DAN EKUITAS
      LIABILITAS JANGKA PENDEK
      Utang bank dan lembaga keuangan bukan
      bank                                      1.743.634    1.525.679   1.307.725   1.089.771    871.817           -           -             -
      Utang usaha                                       -      177.866     231.826     235.262    322.212     333.043     353.230       364.361
        Pihak ketiga                               69.947            -
        Pihak berelasi                              1.313            -
      Utang lain-lain                                   -
        Pihak ketiga                                4.674       4.674       4.674       4.674       4.674       4.674       4.674         4.674
        Pihak berelasi                              1.460       1.460       1.460       1.460       1.460       1.460       1.460         1.460
      Beban akrual                                 26.895      26.895      26.895      26.895      26.895      26.895      26.895        26.895
      Utang pajak                                   9.546       9.546       9.546       9.546       9.546       9.546       9.546         9.546
      Liabilitas kontrak                           64.382      64.382      64.382      64.382      64.382      64.382      64.382        64.382
      Utang jangka panjang yang jatuh tempo
      dalam waktu satu tahun:                           -
      Utang bank dan lembaga keuangan bukan
      bank                                        113.017       98.890      84.763           -           -          -           -             -
        Liabilitas sewa                            14.261       11.409       8.557       5.704           -          -           -             -
        Utang obligasi                            407.402      356.477     305.552     224.071           -          -           -             -
        Sukuk mudharabah                           97.500       85.313      73.125      60.938           -          -           -             -
      Jumlah Liabilitas Jangka Pendek           2.554.032    2.362.592   2.118.506   1.722.704   1.300.986    440.001     460.187       471.318

      LIABILITAS JANGKA PANJANG
      Utang jangka panjang, setelah dikurangi
      bagian yang jatuh tempo dalam waktu
      satu tahun:                                       -
      Utang bank dan lembaga keuangan bukan
      bank                                       333.955      292.211      666.907     625.163    192.643           -           -             -
        Liabilitas sewa                            8.765        7.012        5.259       3.506          -           -           -             -
        Utang obligasi                           248.980      248.980      248.980     248.980          -           -           -             -
        Sukuk mudharabah                         109.030      109.030      109.030     109.030          -           -           -             -
      Liabilitas pajak tangguhan                  65.805       65.805       65.805      65.805     65.805      65.805      65.805        65.805
      Liabilitas imbalan kerja                    30.494       30.494       30.494      30.494     30.494      30.494      30.494        30.494
      Jumlah Liabilitas Jangka Panjang           797.028      753.531    1.126.475   1.082.977    288.942      96.299      96.299        96.299

      JUMLAH LIABILITAS                         3.351.061    3.116.123   3.244.980   2.805.681   1.589.928    536.300     556.487       567.618

      EKUITAS
      Modal saham                                 643.750      643.750   643.750   643.750   643.750   643.750             643.750       643.750
      Tambahan modal disetor                      314.163      314.163   314.163   314.163   314.163   314.163             314.163       314.163
      Saham treasuri                              (89.957)     (89.957)  (89.957)  (89.957)  (89.957)  (89.957)            (89.957)      (89.957)
      Komponen ekuitas lainnya                    238.898      238.898   238.898   238.898   238.898   238.898             238.898       238.898
      Penghasilan komprehensif lain             1.179.694    1.179.694 1.179.694 1.179.694 1.179.694 1.179.694           1.179.694     1.179.694
      Saldo laba                                1.940.759    2.076.782 2.463.496 3.112.200 4.006.285 5.014.304           6.087.745     7.192.186
      Kepentingan non-pengendali                   84.554       84.554    84.554    84.554    84.554    84.554              84.554        84.554
      JUMLAH EKUITAS                            4.311.861    4.447.884 4.834.598 5.483.301 6.377.386 7.385.406           8.458.847     9.563.287

      JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS             7.662.921    7.564.007   8.079.578   8.288.982   7.967.314   7.921.706   9.015.333    10.130.905




                                                                                                                                           Halaman - 42
Page 53
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Proyeksi Neraca Dengan Penambahan
                        Deskripsi                 2031         2032         2033         2034         2035         2036         2037         2038
      ASET
      ASET LANCAR
      Kas dan setara kas                         3.844.587    4.977.742    6.132.856    7.307.915    8.531.022    9.835.879   11.157.132   12.518.391
      Piutang usaha - bersih                       574.435      590.334      608.528      630.600      651.472      663.835      680.687      696.737
        Pihak ketiga
        Pihak berelasi
      Piutang lain-lain
        Pihak berelasi                             165.319      165.319      165.319      165.319      165.319      165.319      165.319      165.319
        Pihak ketiga                                19.951       19.951       19.951       19.951       19.951       19.951       19.951       19.951
      Persediaan - bersih                        3.118.762    3.204.055    3.302.794    3.424.431    3.538.562    3.601.399    3.690.778    3.774.992
      Pajak dibayar di muka                         77.448       77.448       77.448       77.448       77.448       77.448       77.448       77.448
      Biaya dibayar di muka                          4.828        4.828        4.828        4.828        4.828        4.828        4.828        4.828
      Uang muka pembelian                          979.106      979.106      979.106      979.106      979.106      979.106      979.106      979.106
      Tagihan pajak                                 10.375       10.375       10.375       10.375       10.375       10.375       10.375       10.375
      Jumlah Aset Lancar                         8.794.812   10.029.158   11.301.206   12.619.974   13.978.084   15.358.140   16.785.625   18.247.147

      ASET TIDAK LANCAR
      Taksiran tagihan pajak                        35.246       35.246       35.246       35.246       35.246       35.246       35.246       35.246
      Uang muka pembelian                          246.227      246.227      246.227      246.227      246.227      246.227      246.227      246.227
      Aset pajak tangguhan                           4.468        4.468        4.468        4.468        4.468        4.468        4.468        4.468
      Penyertaan saham                              26.273       26.273       26.273       26.273       26.273       26.273       26.273       26.273
      Aset tetap - bersih                        1.814.868    1.787.762    1.768.951    1.753.600    1.738.382    1.722.986    1.707.810    1.692.860
      Properti investasi                           237.720      237.720      237.720      237.720      237.720      237.720      237.720      237.720
      Aset hak guna - bersih                        57.067       57.067       57.067       57.067       57.067       57.067       57.067       57.067
      Aset lain-lain - bersih                       80.164       80.164       80.164       80.164       80.164       80.164       80.164       80.164
      Jumlah Aset Tidak Lancar                   2.502.033    2.474.927    2.456.116    2.440.765    2.425.548    2.410.151    2.394.975    2.380.025

      JUMLAH ASET                               11.296.845   12.504.085   13.757.322   15.060.739   16.403.631   17.768.291   19.180.600   20.627.171

      LIABILITAS DAN EKUITAS
      LIABILITAS JANGKA PENDEK
      Utang bank dan lembaga keuangan bukan
      bank                                              -            -            -            -            -            -            -            -
      Utang usaha                                 371.174      382.486      395.162      411.298      424.056      427.204      439.859      449.303
        Pihak ketiga
        Pihak berelasi
      Utang lain-lain
        Pihak ketiga                                4.674        4.674        4.674        4.674        4.674        4.674        4.674        4.674
        Pihak berelasi                              1.460        1.460        1.460        1.460        1.460        1.460        1.460        1.460
      Beban akrual                                 26.895       26.895       26.895       26.895       26.895       26.895       26.895       26.895
      Utang pajak                                   9.546        9.546        9.546        9.546        9.546        9.546        9.546        9.546
      Liabilitas kontrak                           64.382       64.382       64.382       64.382       64.382       64.382       64.382       64.382
      Utang jangka panjang yang jatuh tempo
      dalam waktu satu tahun:
      Utang bank dan lembaga keuangan bukan
      bank                                              -            -            -            -            -            -            -            -
        Liabilitas sewa                                 -            -            -            -            -            -            -            -
        Utang obligasi                                  -            -            -            -            -            -            -            -
        Sukuk mudharabah                                -            -            -            -            -            -            -            -
      Jumlah Liabilitas Jangka Pendek             478.132      489.444      502.120      518.256      531.014      534.161      546.817      556.261

      LIABILITAS JANGKA PANJANG
      Utang jangka panjang, setelah dikurangi
      bagian yang jatuh tempo dalam waktu
      satu tahun:
      Utang bank dan lembaga keuangan bukan
      bank                                              -            -            -            -            -            -            -            -
        Liabilitas sewa                                 -            -            -            -            -            -            -            -
        Utang obligasi                                  -            -            -            -            -            -            -            -
        Sukuk mudharabah                                -            -            -            -            -            -            -            -
      Liabilitas pajak tangguhan                   65.805       65.805       65.805       65.805       65.805       65.805       65.805       65.805
      Liabilitas imbalan kerja                     30.494       30.494       30.494       30.494       30.494       30.494       30.494       30.494
      Jumlah Liabilitas Jangka Panjang             96.299       96.299       96.299       96.299       96.299       96.299       96.299       96.299

      JUMLAH LIABILITAS                           574.431      585.743      598.419      614.555      627.313      630.461      643.116      652.560

      EKUITAS
      Modal saham                                  643.750    643.750    643.750    643.750    643.750    643.750    643.750    643.750
      Tambahan modal disetor                       314.163    314.163    314.163    314.163    314.163    314.163    314.163    314.163
      Saham treasuri                               (89.957)   (89.957)   (89.957)   (89.957)   (89.957)   (89.957)   (89.957)   (89.957)
      Komponen ekuitas lainnya                     238.898    238.898    238.898    238.898    238.898    238.898    238.898    238.898
      Penghasilan komprehensif lain              1.179.694  1.179.694  1.179.694  1.179.694  1.179.694  1.179.694  1.179.694  1.179.694
      Saldo laba                                 8.351.313  9.547.241 10.787.802 12.075.083 13.405.217 14.766.729 16.166.383 17.603.510
      Kepentingan non-pengendali                    84.554     84.554     84.554     84.554     84.554     84.554     84.554     84.554
      JUMLAH EKUITAS                            10.722.414 11.918.343 13.158.904 14.446.184 15.776.319 17.137.830 18.537.484 19.974.611

      JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS             11.296.845   12.504.085   13.757.322   15.060.739   16.403.631   17.768.291   19.180.600   20.627.171




                                                                                                                                                 Halaman - 43
Page 54
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Figur 19.           Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Penambahan Kegiatan Usaha
      Proyeksi Neraca Tanpa Penambahan
                           Deskripsi                      2023           2024                   2025                 2026                 2027            2028             2029         2030
      ASET
      ASET LANCAR
      Kas dan setara kas                                  200.031           282.679                354.350               896.860              582.132        615.090      1.639.853    2.683.973
      Piutang usaha - bersih                                    -           208.425                308.838               415.856              493.863        509.106        524.820      541.020
        Pihak ketiga                                      449.571
        Pihak berelasi                                      4.521
      Piutang lain-lain                                         -
        Pihak berelasi                                    165.319            165.319                165.319              165.319              165.319         165.319       165.319      165.319
        Pihak ketiga                                       19.951             19.951                 19.951               19.951               19.951          19.951        19.951       19.951
      Persediaan - bersih                               2.843.452          2.934.835              3.336.645            2.910.247            2.829.662       2.755.545     2.840.598    2.928.277
      Pajak dibayar di muka                                77.448             77.448                 77.448               77.448               77.448          77.448        77.448       77.448
      Biaya dibayar di muka                                 4.828              4.828                  4.828                4.828                4.828           4.828         4.828        4.828
      Uang muka pembelian                                 979.106            979.106                979.106              979.106              979.106         979.106       979.106      979.106
      Tagihan pajak                                        10.375             10.375                 10.375               10.375               10.375          10.375        10.375       10.375
      Jumlah Aset Lancar                                4.754.603          4.682.966              5.256.860            5.479.990            5.162.684       5.136.768     6.262.299    7.410.297

      ASET TIDAK LANCAR
      Taksiran tagihan pajak                               35.246             35.246                 35.246               35.246               35.246          35.246        35.246       35.246
      Uang muka pembelian                                 246.227            246.227                246.227              246.227              246.227         246.227       246.227      246.227
      Aset pajak tangguhan                                  4.468              4.468                  4.468                4.468                4.468           4.468         4.468        4.468
      Penyertaan saham                                     26.273             26.273                 26.273               26.273               26.273          26.273        26.273       26.273
      Aset tetap - bersih                               2.221.153          2.131.562              2.089.003            2.051.472            2.011.415       1.962.477     1.904.922    1.843.688
      Properti investasi                                  237.720            237.720                237.720              237.720              237.720         237.720       237.720      237.720
      Aset hak guna - bersih                               57.067             57.067                 57.067               57.067               57.067          57.067        57.067       57.067
      Aset lain-lain - bersih                              80.164             80.164                 80.164               80.164               80.164          80.164        80.164       80.164
      Jumlah Aset Tidak Lancar                          2.908.318          2.818.727              2.776.168            2.738.638            2.698.581       2.649.642     2.592.087    2.530.853

      JUMLAH ASET                                       7.662.921          7.501.693              8.033.027            8.218.628            7.861.264       7.786.410     8.854.386    9.941.150

      LIABILITAS DAN EKUITAS                                        955.588.355.174     1.375.588.355.174       1.116.588.355.174    1.309.231.259.105
      LIABILITAS JANGKA PENDEK
      Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank       1.743.634          1.525.679               1.307.725            1.089.771              871.817              -             -            -
      Utang usaha                                                           139.711                 228.915              228.722              306.623        316.824       339.873      350.364
        Pihak ketiga                                      69.947
        Pihak berelasi                                     1.313
      Utang lain-lain
        Pihak ketiga                                       4.674              4.674                     4.674                4.674                4.674           4.674      4.674        4.674
        Pihak berelasi                                     1.460              1.460                     1.460                1.460                1.460           1.460      1.460        1.460
      Beban akrual                                        26.895             26.895                    26.895               26.895               26.895          26.895     26.895       26.895
      Utang pajak                                          9.546              9.546                     9.546                9.546                9.546           9.546      9.546        9.546
      Liabilitas kontrak                                  64.382             64.382                    64.382               64.382               64.382          64.382     64.382       64.382
      Utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
      Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank         113.017             98.890                  84.763                    -                    -              -             -            -
        Liabilitas sewa                                   14.261             11.409                   8.557                5.704                    -              -             -            -
        Utang obligasi                                   407.402            356.477                 305.552              224.071                    -              -             -            -
        Sukuk mudharabah                                  97.500             85.313                  73.125               60.938                    -              -             -            -
      Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                  2.554.032          2.324.436               2.115.594            1.716.164            1.285.398        423.781       446.831      457.322

      LIABILITAS JANGKA PANJANG
      Utang jangka panjang, setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
      Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank            333.955          292.211                666.907              625.163              192.643                 -          -            -
        Liabilitas sewa                                       8.765            7.012                  5.259                3.506                    -                 -          -            -
        Utang obligasi                                      248.980          248.980                248.980              248.980                    -                 -          -            -
        Sukuk mudharabah                                    109.030          109.030                109.030              109.030                    -                 -          -            -
      Liabilitas pajak tangguhan                             65.805           65.805                 65.805               65.805               65.805            65.805     65.805       65.805
      Liabilitas imbalan kerja                               30.494           30.494                 30.494               30.494               30.494            30.494     30.494       30.494
      Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                      797.028          753.531              1.126.475            1.082.977              288.942            96.299     96.299       96.299

      JUMLAH LIABILITAS                                 3.351.061          3.077.967              3.242.069            2.799.142            1.574.340        520.081       543.130      553.621

      EKUITAS
      Modal saham                                         643.750            643.750                643.750              643.750              643.750         643.750       643.750      643.750
      Tambahan modal disetor                              314.163            314.163                314.163              314.163              314.163         314.163       314.163      314.163
      Saham treasuri                                      (89.957)           (89.957)               (89.957)             (89.957)             (89.957)        (89.957)      (89.957)     (89.957)
      Komponen ekuitas lainnya                            238.898            238.898                238.898              238.898              238.898         238.898       238.898      238.898
      Penghasilan komprehensif lain                     1.179.694          1.179.694              1.179.694            1.179.694            1.179.694       1.179.694     1.179.694    1.179.694
      Saldo laba                                        1.940.759          2.052.625              2.419.857            3.048.385            3.915.823       4.895.228     5.940.155    7.016.427
      Kepentingan non-pengendali                           84.554             84.554                 84.554               84.554               84.554          84.554        84.554       84.554
      JUMLAH EKUITAS                                    4.311.861          4.423.726              4.790.959            5.419.486            6.286.925       7.266.330     8.311.256    9.387.529

      JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                     7.662.921          7.501.693              8.033.027            8.218.628            7.861.264       7.786.410     8.854.386    9.941.150




                                                                                                                                                             Halaman - 44
Page 55
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Proyeksi Neraca Tanpa Penambahan
                           Deskripsi                     2031         2032         2033         2034         2035         2036         2037         2038
      ASET
      ASET LANCAR
      Kas dan setara kas                                3.753.627    4.856.063    5.991.142    7.161.008    8.367.507    9.611.786   10.895.029   12.218.457
      Piutang usaha - bersih                              557.719      574.934      592.680      610.973      629.832      649.272      669.313      689.972
        Pihak ketiga
        Pihak berelasi
      Piutang lain-lain
        Pihak berelasi                                    165.319      165.319      165.319      165.319      165.319      165.319      165.319      165.319
        Pihak ketiga                                       19.951       19.951       19.951       19.951       19.951       19.951       19.951       19.951
      Persediaan - bersih                               3.018.661    3.111.836    3.207.887    3.306.902    3.408.974    3.514.196    3.622.666    3.734.484
      Pajak dibayar di muka                                77.448       77.448       77.448       77.448       77.448       77.448       77.448       77.448
      Biaya dibayar di muka                                 4.828        4.828        4.828        4.828        4.828        4.828        4.828        4.828
      Uang muka pembelian                                 979.106      979.106      979.106      979.106      979.106      979.106      979.106      979.106
      Tagihan pajak                                        10.375       10.375       10.375       10.375       10.375       10.375       10.375       10.375
      Jumlah Aset Lancar                                8.587.035    9.799.861   11.048.736   12.335.911   13.663.340   15.032.282   16.444.035   17.899.940

      ASET TIDAK LANCAR
      Taksiran tagihan pajak                               35.246       35.246       35.246       35.246       35.246       35.246       35.246       35.246
      Uang muka pembelian                                 246.227      246.227      246.227      246.227      246.227      246.227      246.227      246.227
      Aset pajak tangguhan                                  4.468        4.468        4.468        4.468        4.468        4.468        4.468        4.468
      Penyertaan saham                                     26.273       26.273       26.273       26.273       26.273       26.273       26.273       26.273
      Aset tetap - bersih                               1.813.682    1.786.576    1.767.765    1.752.414    1.737.196    1.722.116    1.707.178    1.692.385
      Properti investasi                                  237.720      237.720      237.720      237.720      237.720      237.720      237.720      237.720
      Aset hak guna - bersih                               57.067       57.067       57.067       57.067       57.067       57.067       57.067       57.067
      Aset lain-lain - bersih                              80.164       80.164       80.164       80.164       80.164       80.164       80.164       80.164
      Jumlah Aset Tidak Lancar                          2.500.847    2.473.741    2.454.931    2.439.580    2.424.362    2.409.282    2.394.343    2.379.551

      JUMLAH ASET                                      11.087.882   12.273.602   13.503.667   14.775.491   16.087.702   17.441.563   18.838.378   20.279.491

      LIABILITAS DAN EKUITAS
      LIABILITAS JANGKA PENDEK

      Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank               -            -            -            -            -            -            -            -
      Utang usaha                                        361.178      372.326      383.819      395.666      407.879      420.468      433.446      446.825
        Pihak ketiga
        Pihak berelasi
      Utang lain-lain
        Pihak ketiga                                       4.674        4.674        4.674        4.674        4.674        4.674        4.674        4.674
        Pihak berelasi                                     1.460        1.460        1.460        1.460        1.460        1.460        1.460        1.460
      Beban akrual                                        26.895       26.895       26.895       26.895       26.895       26.895       26.895       26.895
      Utang pajak                                          9.546        9.546        9.546        9.546        9.546        9.546        9.546        9.546
      Liabilitas kontrak                                  64.382       64.382       64.382       64.382       64.382       64.382       64.382       64.382
      Utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam
      waktu satu tahun:

      Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank               -            -            -            -            -            -            -            -
        Liabilitas sewa                                        -            -            -            -            -            -            -            -
        Utang obligasi                                         -            -            -            -            -            -            -            -
        Sukuk mudharabah                                       -            -            -            -            -            -            -            -
      Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                    468.136      479.284      490.777      502.624      514.836      527.426      540.404      553.783

      LIABILITAS JANGKA PANJANG

      Utang jangka panjang, setelah dikurangi bagian
      yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:

      Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank               -            -            -            -            -            -            -            -
        Liabilitas sewa                                        -            -            -            -            -            -            -            -
        Utang obligasi                                         -            -            -            -            -            -            -            -
        Sukuk mudharabah                                       -            -            -            -            -            -            -            -
      Liabilitas pajak tangguhan                          65.805       65.805       65.805       65.805       65.805       65.805       65.805       65.805
      Liabilitas imbalan kerja                            30.494       30.494       30.494       30.494       30.494       30.494       30.494       30.494
      Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                    96.299       96.299       96.299       96.299       96.299       96.299       96.299       96.299

      JUMLAH LIABILITAS                                  564.435      575.583      587.076      598.923      611.135      623.725      636.703      650.082

      EKUITAS
      Modal saham                                         643.750    643.750    643.750    643.750    643.750    643.750    643.750    643.750
      Tambahan modal disetor                              314.163    314.163    314.163    314.163    314.163    314.163    314.163    314.163
      Saham treasuri                                      (89.957)   (89.957)   (89.957)   (89.957)   (89.957)   (89.957)   (89.957)   (89.957)
      Komponen ekuitas lainnya                            238.898    238.898    238.898    238.898    238.898    238.898    238.898    238.898
      Penghasilan komprehensif lain                     1.179.694  1.179.694  1.179.694  1.179.694  1.179.694  1.179.694  1.179.694  1.179.694
      Saldo laba                                        8.152.345  9.326.917 10.545.490 11.805.467 13.105.465 14.446.737 15.830.573 17.258.307
      Kepentingan non-pengendali                           84.554     84.554     84.554     84.554     84.554     84.554     84.554     84.554
      JUMLAH EKUITAS                                   10.523.447 11.698.018 12.916.591 14.176.568 15.476.566 16.817.838 18.201.675 19.629.408

      JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                    11.087.882   12.273.602   13.503.667   14.775.491   16.087.702   17.441.563   18.838.378   20.279.491




                                                                                                                                              Halaman - 45
Page 56
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


8.4   Cut Off Date dalam Analisis

      Dalam melakukan Analisis Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha ini, kami
      menggunakan cut off date 31 Desember 2023 di mana batas tersebut diambil atas dasar
      pertimbangan kepentingan dan tujuan dilaksanakan studi kelayakan penambahan Kegiatan
      Usaha.


8.5   Penetapan Tingkat Diskonto

      Penentuan Biaya Modal untuk Ekuitas

      Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan model Capital Asset
      Pricing Model (CAPM). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas risiko
      ditambah premium unutk menutup risiko sistematis dari sekuritas saham. Dengan formula
      sebagai berikut :
                                          Ke = Rf + ß (Rm-Rf)
                                          Ke = Rf + ß Rp
      Di mana :
      Rf        = tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
      ß         = risiko sistimatis
      Rm        = tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
      Rp        = selisih antara Rm dengan Rf

      Rf (Risk free rate), adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap
      tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Untuk kasus Indonesia, instrumen bebas risiko yang
      dapat dipilih adalah tingkat bunga obligasi Pemerintah untuk jangka panjang.

      Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal 31 Desember 2023, maka
      instrumen bebas risiko yang dipilih didasarkan pada obligasi Pemerintah dengan bunga tetap
      yang dikeluarkan oleh Pemerintah, yaitu Surat Utang Negara (SUN) dengan tenor
      30 tahun, yield tertimbang sebesar 6,89%, dan angka tersebut akan digunakan sebagai
      tingkat kembalian bebas risiko (Rf).

      Rp (Equity Risk Premium - ERP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko
      dengan tingkat kembalian investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity market risk
      premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara (country-specific risk premiums)
      seperti volatilitas harga saham untuk menghasilkan base equity market risk premium.
      Dengan mengikutkan risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi
      perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar negara berkembang
      (emerging market).

      Premi risiko pasar (Rm-Rf) ditentukan dengan menggunakan rujukan dari hasil Damodaran
      per tanggal 1 Juli 2023 dengan risk premium untuk pasar negara berkembang seperti
      Indonesia adalah sekitar 7,89%. Dengan Country Default Spread sebesar 2,04%.

      ß (Beta) Beta merupakan pengukur tingkat kepekaan pengembalian saham terhadap
      pengembalian pasar saham secara keseluruhan (seperti index yang dikeluarkan oleh S&P 500
      atau IHSG). Untuk WOOD kami menggunakan Beta dari industri pada sektor yang sama yang
      terdapat di Bursa Efek Indonesia.

      Dalam perhitungan digunakan beta dari perusahaan-perusahaan tersebut sebagai beta untuk
      menghitung cost of equity WOOD, dimana beta tersebut dihitung dari rata-rata unlevered
      beta. Cara ini dilakukan untuk menetralisir pengaruh leverage yang ada di masing-masing
      perusahaan terhadap beta. Perusahaan yang sama dengan leverage yang berbeda akan
      memiliki cost of equity yang berbeda pula, oleh karena itu pengaruh leverage yang ada di
      tiap perusahaan perlu dinetralisir dengan cara menghitung unlevered beta.


                                                                                    Halaman - 46
Page 57
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Unlevered beta dihitung dengan formula sebagai berikut :
                          βL
       βu =
                    1 + (1-T) x DER

        Di mana :

        T           = Tarif Pajak Penghasilan Badan
        DER         = Debt to equity ratio
        βL          = Beta levered. yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur
                      secara objektif dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap
                      pergerakan pengembalian portofolio pasar apabila dibandingkan dengan
                      portofolio pasar dengan pengaruh hutang
        βu          = Beta unlevered. yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur
                      secara objektif dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap
                      pergerakan pengembalian portofolio pasar apabila dibandingkan dengan
                      portofolio pasar tanpa pengaruh hutang

      Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding yang diperoleh dari perhitungan ini
      kemudian di-relevered dengan tingkat leverage yang berlaku dipasar untuk memperoleh
      beta yang sesuai untuk mendiskonto tersebut dengan formula sebagai berikut :

      Figur 20.   Beta
                  Data Pembanding                    Ticker       Beta Unleverage

       PT Jaya Real Property, Tbk.             IDX:JRPT                0,65

       PT Puradelta Lestari Tbk                IDX:DMAS                0,93

       PT Ciputra Development Tbk              IDX:CTRA                1,00
       PT Metropolitan Land Tbk                IDX:MTLA                0,41
       PT Intiland Development Tbk             IDX:DILD                0,31
       PT Bumi Citra Permai Tbk                IDX:BCIP                0,37
       PT Makmur Berkah Amanda Tbk             IDX:AMAN                0,17
       PT Suryamas Dutamakmur Tbk              IDX:SMDM                0,60
                                     Average                           0,56
      Sumber : S&P Global

      Dari figur di atas, tampak bahwa rata-rata dari unlevered beta dari perusahaan yang
      digunakan sebagai dasar perhitungan adalah sebesar 0,56.

      Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding yang diperoleh dari perhitungan ini
      kemudian di-relevered dengan tingkat leverage yang berlaku di pasar yaitu sebesar 31,13%
      untuk memperoleh beta yang sesuai untuk mendiskonto AKB tersebut dengan formula
      sebagai berikut :
               βL = βu x (1 + (1-T) x DER)
               βL = 0,56 x (1 + (1-22%) x 31,13%)
               βL = 0,69

      Dengan demikian nilai dari beta re-levered adalah sebesar 0,69. Berdasarkan uraian di atas,
      maka biaya modal ekuitas adalah :




                                                                                     Halaman - 47
Page 58
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Figur 21.     Cost of Equity
                             KETERANGAN                                PERSENTASE

       Tingkat Bunga Bebas Risiko (Risk Free Rate)                          6,89%
       Risk Premium Market                                                  7,89%
       Levered Beta                                                          0,69
       CDS (Country Default Spread)                                         2,04%
                  Biaya Modal untuk Ekuitas (Cost Of Equity)               10,29%

      Sesuai dengan AKB yang digunakan, yaitu arus kas bersih untuk perusahaan (free cash flow
      to firm), maka tingkat diskonto yang digunakan adalah tingkat diskonto yang merupakan
      rata-rata tertimbang biaya modal, baik yang berasal dari kreditor (pinjaman) maupun yang
      berasal dari (investor) penyertaan.

      Dalam penilaian ini, untuk biaya bunga hutang digunakan tingkat bunga pinjaman rata-rata
      dalam mata uang Rupiah berdasarkan suku bunga pinjaman investasi dari Bank Persero
      berdasarkan data yang dipublikasikan Bank Indonesia per Desember 2023, yaitu 9,41%.
      Berdasarkan biaya bunga tersebut maka diperoleh biaya utang bersih setelah pajak adalah
      sebesar 7,34% (dengan tarif pajak 22%) dengan perhitungan sebagai berikut :

               Wd         = i x ((1-T))
               Wd         = 9,41% x (1-22%) = 7,34%

      Komposisi pendanaan dihitung berdasarkan DER market sebesar 31,13%. Berikut adalah
      perhitungan WACC.

      Figur 22.     Perhitungan WACC
                       Keterangan                        Biaya Modal       Komposisi        Tertimbang

       COST OF DEBT (Kd = I X (1-T))                       7,34%            23,74%             1,74%
       COST OF EQUITY (Ke = Rf + (Rpm) * Beta              10,29%           76,26%             7,85%
       Weighted Average Cost of Capital (WACC)                                                 9,59%


      Berdasarkan perhitungan di atas, maka tingkat diskonto yang digunakan dalam penilaian
      adalah 9,59% menurut kami merupakan tingkat diskonto yang wajar.


8.6   Analisis Kelayakan Proyek

      Analsia kelayakan proyek, dilakukan dengan membandingakan antara pengorbanan ekonomis
      yang dilakukan WOOD dalam kaitannya penambahan kegiatan usaha berupa aktivitas real
      estat yang dimiliki sendiri atau disewa.

      Kelayakan dari Penambahan Kegiatan Usaha ini dihitung dari manfaat ekonomis yang
      diantisipasi dimasa mendatang dari Penambahan Kegiatan Usaha yang dihitung dari selisih
      dari Free Cash Flow To Firm WOOD sebelum penambahan, dengan Free Cash Flow To Firm
      setelah penambahan. Selanjutnya dibandingkan dengan Initial investment.

      Berdasarkan analisis kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha dengan mempertimbangkan
      asumsi-asumsi yang telah dilakukan diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut :

          ▪ Net Present Value (NPV)                  :   Rp 79.773 Juta
          ▪ Internal Rate of Return (IRR)            :   16,60% (lebih tinggi dari tingkat diskonto 9,59%)
          ▪ Profitability Index (PI)                 :   1,51
          ▪ Payback Period (PP)                      :   5 Tahun 8 Bulan


                                                                                               Halaman - 48
Page 59
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Net Present Value (NPV) adalah perbedaan antara nilai sekarang dari arus kas yang masuk
      dan nilai sekarang dari arus kas keluar pada sebuah waktu periode. NPV biasanya digunakan
      untuk alokasi modal untuk menganalisis keuntungan dalam sebuah proyek yang akan
      dilaksanakan. NPV positif menandakan bahwa proyeksi pendapatan yang dihasilkan oleh
      sebuah proyek atau investasi melebihi dari proyek biaya yang dikeluarkan. Berdasarkan
      perhitungan dan analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa NPV sebesar Rp79.773 Juta.
      Nilai NPV yang dihasilkan >0 yang mana menunjukkan bahwa proyek tersebut layak untuk
      direalisasikan.

      Internal Rate Of Return (IRR) adalah tingkat suatu investasi di mana pada saat itu NPV adalah
      nol. Suatu investasi dapat dikatakan layak dan menguntungkan untuk dijalankan apabila nilai
      IRR lebih besar dari Cost of Capital yang ditentukan. Analisis IRR pada studi kelayakan
      penambahan kegiatan usaha ini menunjukkan bahwa nilai perhitungan adalah 16,60%. Dari
      hasil tersebut menunjukkan bahwa IRR yang diperoleh lebih besar dibandingkan dnegan
      tingkat diskonto (discount rate) yang ditetapkan, yaitu sebesar 9,59% sehingga proyek
      tersebut Layak untuk direalisasikan.

      Profitability Index (PI) adalah metode penghitungan kelayakan proyek dengan
      membandingkan antara jumlah present value nilai arus kas dengan nilai investasi dari
      proyek. Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa PI > 1
      yang mana investasi dapat diterima.

      Payback Period (PP) merupakan penentuan jangka waktu yang dibutuhkan untuk menutup
      initial investment dari suatu proyek dengan menggunakan cash flow yang dihasilkan dari
      proyek tersebut. Berdasarkan perhitungan dan analisis yang diperoleh, perusahaan akan
      mampu mengembalikan seluruh investasi sesudah berjalan selama 5 tahun 8 bulan.


8.7   Analisis Break Even dengan Penambahan Usaha

      Untuk mengetahui sebuah titik di mana biaya atau pengeluaran dan pendapatan adalah
      seimbang sehingga tidak ada kerugian atau keuntungan, maka dilakukan analisis break
      event. Berikut break even dengan adanya penambahan usaha :

      Figur 23.      Analisis Break Even (dalam Jutaan Rupiah)
         Keterangan        2024        2025            2026            2027          2028          2019          2030
       Penjualan          2.770.038     3.956.611      5.265.208     6.270.783     6.473.798     6.636.713      6.828.673
       Beban pokok        1.772.779     2.523.029      3.353.485     3.995.112     4.125.065     4.226.490      4.347.901
       Beban
                            464.369      599.538         751.389       871.401       899.600       921.333       947.218
       operasional
       BEP                1.289.856    1.654.693      2.069.454     2.401.212     2.479.560     2.536.953      2.607.351


        Keterangan         2031         2032          2033          2034          2035          2036           2037           2038
       Penjualan         6.988.959    7.182.391     7.403.762      7.672.299     7.926.244     8.076.655     8.281.696      8.476.963
       Beban pokok       4.446.672    4.568.282     4.709.061      4.882.490     5.045.215     5.134.807     5.262.243      5.382.312
       Beban
                           965.562      990.946     1.019.978      1.056.329     1.090.614     1.109.222     1.135.881      1.160.925
       operasional
       BEP               2.654.412    2.722.672     2.802.417   2.905.027      3.000.480      3.045.299      3.115.473      3.180.041



8.8   Analisis Profitabilitas & ROI dengan Penambahan Usaha

      Untuk mengukur kemampuan perusahan dalam menghasilkan laba, berikut Profitability yang
      dihasilkan :




                                                                                                           Halaman - 49
Page 60
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


      Figur 24.    Analisis Profitabilitas Setelah Penambahan Kegiatan Usaha
             Keterangan           2023    2024      2025       2026      2027       2028     2029     2030
       Net Profit Margin           4,3%    4,9%         9,8%   12,3%     14,3%      15,6%   16,2%     16,2%
       Gross Profit Margin        33,8%   32,9%     34,3%      34,7%     34,7%      34,6%   34,6%     34,6%

       Opeating Profit Margin     15,7%   16,1%     19,1%      20,4%     20,9%      20,7%   20,7%     20,7%

       Return on Asset             1,2%    1,8%         4,8%    7,8%     11,2%      12,7%   11,9%     10,9%
       Return on Equity            2,2%    3,1%         8,0%   11,8%     14,0%      13,6%   12,7%     11,5%


             Keterangan           2031    2032      2033       2034      2035       2036     2037     2038
       Net Profit Margin          16,6%   16,7%     16,8%      16,8%     16,8%      16,9%   16,9%     17,0%
       Gross Profit Margin        35,1%   35,1%     35,3%      35,3%     35,3%      35,3%   35,4%     35,4%

       Opeating Profit Margin     21,3%   21,3%     21,5%      21,5%     21,5%      21,6%   21,7%     21,7%
       Return on Asset            10,3%    9,6%         9,0%    8,5%      8,1%       7,7%    7,3%      7,0%
       Return on Equity           10,8%   10,0%         9,4%    8,9%      8,4%       7,9%    7,6%      7,2%



8.9   Analisis Sensitivitas Inkremental Sebelum dan Setelah Penambahan Usaha

      Untuk menguji kepekaan suatu proyek terhadap berbagai faktor ekonomi, maka berikut ini
      disajikan analisis sensitivitas terhadap rencana yang akan dilakukan oleh WOOD :

      Figur 25.    Analisis Sensitivitas Pendapatan dan Biaya
             Perubahan Pendapatan                -10%          -5%           0%             5%           10%
       NET PRESENT VALUE (NPV)                (53.930)          12.922          79.773      146.625      213.477
       INTERNAL RATE OF RETURN (IRR)               4,81%       10,73%        16,60%         22,49%        28,48%

       PROFITABILITY INDEX (PI)                     0,51          1,01            1,51         2,01            2,51



                Perubahan Biaya                  -10%          -5%           0%             5%           10%

       NET PRESENT VALUE (NPV)                   203.297       141.535          79.773       18.012      (43.750)
       INTERNAL RATE OF RETURN (IRR)              29,38%       22,63%        16,60%         11,11%            6,04%
       PROFITABILITY INDEX (PI)                     2,57          2,02            1,51         1,04            0,61


      Dari analisis sensitivitas inkremental sebelum dan setelah penambahan usaha yang
      dilakukan, terlihat bahwa rencana WOOD relatif sensitif terhadap perubahan biaya dan
      pendapatan.


8.10 Analisis Kemampuan Perseroan Untuk Melakukan Pembiayaan Capital Expenditure

      Sumber pembiayaan capex berasal dari kas internal WOOD, lembaga pembiayaan, serta
      modal kerja internal WOOD.

8.11 Analisis Biaya
     Biaya pendirian WOOD diperkirakan sekitar 10% dari total biaya, sedangkan modal kerja
     sekitar 90%. Sumber pembiayaan berasal dari utang lembaga pembiayaan dan piutang dari
     pelanggan. Biaya operasional akan digabungkan dengan modal kerja, sementara tidak ada
     biaya untuk bahan baku mentah.




                                                                                                          Halaman - 50
Page 61
KJPP DASA’AT, YUDISTIRA DAN REKAN
Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha – PT Integra Indocabinet (“WOOD”)


8.12 Kesimpulan

      Berdasarkan kajian, evaluasi dan analisa keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan
      syarat asumsi-asumsi yang telah ditetapkan dapat terpenuhi, maka dapat disimpulkan bahwa
      rencana penambahan Kegiatan Usaha yang akan dilaksanakan oleh WOOD layak.




                                                                                  Halaman - 51
Page 62

          
Page 63
PT Integra Indocabinet Tbk
Asumsi
cut off 31 Des 2023
dalam Rupiah

Asumsi Tanpa Penambahan Usaha
URAIAN                                                2024        2025        2026        2027        2028        2029        2030        2031        2032        2033        2034        2035        2036        2037        2038
                                                       Des         Des         Des         Des         Des         Des         Des         Des         Des         Des         Des         Des         Des         Des         Des
Jumlah hari dalam setahun                  Hari          365         365         365         365         365         365         365         365         365         365         365         365         365         365         365
Jumlah bulan dalam setahun                Bulan              12          12          12          12          12          12          12          12          12          12          12          12          12          12          12
Inflasi                                     %          2,61%       2,61%       2,61%        2,61%       2,61%      2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%

Asumsi Existing
                                        %busplan      16,00%      48,18%      34,65%       18,76%       3,09%      3,09%       3,09%       3,09%       3,09%       3,09%       3,09%       3,09%       3,09%       3,09%       3,09%



Beban Pokok Penjualan                   % to sale     63,43%      63,43%      63,43%       63,43%      63,43%     63,43%      63,43%      63,43%      63,43%      63,43%      63,43%      63,43%      63,43%      63,43%      63,43%



Beban Operasional
          Beban penjualan               % Growth      11,26%      11,26%      11,26%       11,26%      11,26%     11,26%      11,26%      11,26%      11,26%      11,26%      11,26%      11,26%      11,26%      11,26%      11,26%
          Beban umum dan administrasi   % Inflation    2,61%       2,61%       2,61%        2,61%       2,61%      2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%




          Piutang Usaha                    Hari          30          30          30              30          30      30          30          30          30          30          30          30          30          30          30
          Utang usaha                      Hari          30          30          30              30          30      30          30          30          30          30          30          30          30          30          30
Page 64
PT Integra Indocabinet Tbk
Asumsi
cut off 31 Des 2023
dalam Rupiah

Asumsi Dengan Penambahan Usaha
URAIAN                                                                2024        2025        2026        2027        2028         2029        2030        2031        2032        2033        2034        2035        2036        2037        2038
                                                                       Des         Des         Des         Des         Des          Des         Des         Des         Des         Des         Des         Des         Des         Des         Des
Jumlah hari dalam setahun                                Hari             365         365         365         365        365          365         365         365         365         365         365         365         365         365         365
Jumlah bulan dalam setahun                               Bulan               12          12          12          12           12          12          12          12          12          12          12          12          12          12           12
Inflasi                                                   %             2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%        2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%

Asumsi
           Penjualan Existing                       %Growth busplan   16,00%      48,18%      34,65%      18,76%      3,09%        3,09%       3,09%       3,09%       3,09%       3,09%       3,09%       3,09%       3,09%       3,09%       3,09%
           Penjualan Penambahan Usaha               %Growth busplan                  -15%            3%       27%            7%       -10%         -2%        -17%         -8%         3%         24%         10%         -33%        -22%        -41%


Beban Pokok Penjualan Existing                         % to sale       63,43%      63,43%      63,43%      63,43%      63,43%       63,43%      63,43%      63,43%      63,43%      63,43%      63,43%      63,43%      63,43%      63,43%      63,43%
Beban Pokok Penjualan Penambahan Usaha                 % to sale      70,18%       70,18%      70,18%      70,18%      70,18%       70,18%      70,18%      70,18%      70,18%      70,18%      70,18%      70,18%      70,18%      70,18%      70,18%


Beban Operasional
           Beban penjualan                             % Growth        11,26%      11,26%      11,26%      11,26%      11,26%       11,26%      11,26%      11,26%      11,26%      11,26%      11,26%      11,26%      11,26%      11,26%      11,26%
           Beban umum dan administrasi                % Inflation       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%        2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%       2,61%
           Overhead dan marketing Penambhan Usaha      % to sale       12,00%      12,00%      12,00%      12,00%      12,00%       12,00%      12,00%      12,00%      12,00%      12,00%      12,00%      12,00%      12,00%      12,00%      12,00%
           Manajemen fee                               % to sale        3,00%       3,00%       3,00%       3,00%       3,00%        3,00%       3,00%       3,00%       3,00%       3,00%       3,00%       3,00%       3,00%       3,00%       3,00%


           Piutang Usaha                                 Hari             30          30          30          30          30           30          30          30          30          30          30          30          30          30          30
           Utang usaha                                   Hari             30          30          30          30          30           30          30          30          30          30          30          30          30          30          30
Page 65
PT Integra Indocabinet Tbk
Probase
cut off 31 Des 2023
dalam Jutaan Rupiah (000.000)

Proyeksi Penjualan Tanpa Penambahan Usaha
Keterangan                                              2023          2024              2025              2026             2027              2028          2029           2030          2031          2032          2033          2034          2035         2036          2037          2038
                                                         Des           Des               Des               Des              Des               Des           Des            Des           Des           Des           Des           Des           Des          Des           Des           Des

Penjualan                                               2.186.034        2.535.841         3.757.523         5.059.579        6.008.662      6.194.127     6.385.316    6.582.407     6.785.581     6.995.026     7.210.936     7.433.510     7.662.955     7.899.481     8.143.308     8.394.662

Jumlah                                                  2.186.034       2.535.841         3.757.523         5.059.579        6.008.662      6.194.127     6.385.316     6.582.407     6.785.581     6.995.026     7.210.936     7.433.510     7.662.955     7.899.481     8.143.308     8.394.662
Piutang usaha
         Saldo awal                                        352.117         454.092           208.425           308.838          415.856        493.863       509.106       524.820       541.020       557.719       574.934       592.680       610.973       629.832       649.272       669.313
         Saldo akhir                                      (454.092)       (208.425)         (308.838)         (415.856)        (493.863)      (509.106)     (524.820)     (541.020)     (557.719)     (574.934)     (592.680)     (610.973)     (629.832)     (649.272)     (669.313)     (689.972)
Penerimaan piutang usaha                                2.084.059       2.781.508         3.657.111         4.952.561        5.930.655      6.178.883     6.369.602     6.566.207     6.768.881     6.977.811     7.193.190     7.415.217     7.644.096     7.880.041     8.123.268     8.374.002

Proyeksi Beban Pokok Penjualan Tanpa Penambahan Usaha
Keterangan                                              2023          2024              2025              2026             2027              2028          2029           2030          2031          2032          2033          2034          2035         2036          2037          2038
                                                         Des           Des               Des               Des              Des               Des           Des            Des           Des           Des           Des           Des           Des          Des           Des           Des
Beban pokok pendapatan
        COGS                                            1.359.241        1.608.430         2.383.318         3.209.184        3.811.168      3.928.804     4.050.071    4.175.082     4.303.951     4.436.798     4.573.745     4.714.919     4.860.451     5.010.474     5.165.129     5.324.557

            Jumlah                                      1.359.241       1.608.430         2.383.318         3.209.184        3.811.168       3.928.804     4.050.071   4.175.082   4.303.951        4.436.798     4.573.745     4.714.919     4.860.451     5.010.474     5.165.129     5.324.557
                                                                       0,634278928       0,634278928       0,634278928      0,634278928     0,634278928   0,634278928 0,634278928 0,634278928
Proyeksi Beban Operasional Tanpa Penambahan Penjualan
Keterangan                                              2023          2024              2025              2026             2027              2028          2029           2030          2031          2032          2033          2034          2035         2036          2037          2038
                                                         Des           Des               Des               Des              Des               Des           Des            Des           Des           Des           Des           Des           Des          Des           Des           Des

Beban operasional
            Beban penjualan                               256.549            285.494           423.036           569.626          676.477      697.357       718.882      741.071       763.945       787.525       811.833       836.891       862.723       889.352       916.803       945.101
            Beban umum dan administrasi                   133.060            136.533           140.097           143.753          147.505      151.355       155.305      159.359       163.518       167.786       172.165       176.659       181.269       186.001       190.855       195.837



            Beban bunga                                    252.053            272.375           260.127        243.085          161.268         50.083             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
            Penyusutan & amortisasi                          7.329             89.591            80.135         88.126          100.143        110.880       121.408       127.058        97.861        97.056        90.920        89.686        91.847        94.075        96.372        98.739
            Jumlah                                        648.992            783.993           903.394      1.044.590        1.085.394      1.009.675       995.596     1.027.488     1.025.325     1.052.368     1.074.918     1.103.236     1.135.840     1.169.428     1.204.030     1.239.677
Page 66
Proyeksi Beban Bunga Tanpa Penambahan Usaha
Keterangan                                                           2023       2024              2025              2026              2027              2028         2029       2030       2031       2032       2033       2034       2035       2036       2037       2038
                                                                      Des        Des               Des               Des               Des               Des          Des        Des        Des        Des        Des        Des        Des        Des        Des        Des

        Jangka Pendek    Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank                    153.821           133.312           112.802            92.293       41.019           -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                         Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank                      9.970             8.641             3.988                 -            -           -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                         Liabilitas sewa
                         Utang obligasi                                                  36.762            31.860            25.488            10.783           -           -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                         Sukuk mudharabah                                                 8.798             7.625             6.452             2.933           -           -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
         Jangka Panjang Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank                       29.461            45.127            60.792            38.478       9.064           -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                        Liabilitas sewa                                                       -                 -                 -                 -           -           -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                        Utang obligasi                                                   23.342            23.342            23.342            11.671           -           -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                        Sukuk mudharabah                                                 10.222            10.222            10.222             5.111           -           -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
Beban bunga pinjaman                                                  252.053          272.375           260.127           243.085           161.268       50.083           -          -          -          -          -          -          -          -          -          -

        Jangka Pendek    Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank                1.743.634         1.525.679         1.307.725         1.089.771         871.817          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                         Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank                  113.017            98.890            84.763                 -               -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                         Liabilitas sewa                                              14.261            11.409             8.557             5.704               -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                         Utang obligasi                                              407.402           356.477           305.552           224.071               -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                         Sukuk mudharabah                                             97.500            85.313            73.125            60.938               -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
         Jangka Panjang Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank                   333.955           292.211           666.907           625.163         192.643          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                         Liabilitas sewa                                               8.765             7.012             5.259             3.506               -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                         Utang obligasi                                              248.980           248.980           248.980           248.980               -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                         Sukuk mudharabah                                            109.030           109.030           109.030           109.030               -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
Saldo awal                                                                  -     3.076.544         2.735.000         2.809.897         2.367.163       1.064.460           -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
Page 67
Pinjaman bank                                                                                              416.441                               192.643

        Jangka Pendek    Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank                    (217.954)           (217.954)          (217.954)       (217.954)      (871.817)            -             -             -             -             -             -             -
                         Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank                     (14.127)            (14.127)           (84.763)              -              -             -             -             -
                         Liabilitas sewa                                                 (2.852)             (2.852)            (2.852)         (5.704)             -
                         Utang obligasi                                                 (50.925)            (50.925)           (81.480)       (224.071)             -             -             -             -
                         Sukuk mudharabah                                               (12.188)            (12.188)           (12.188)        (60.938)             -             -             -             -
         Jangka Panjang Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank                      (41.744)            (41.744)           (41.744)       (625.163)      (192.643)            -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                         Liabilitas sewa                                                 (1.753)             (1.753)            (1.753)         (3.506)             -
                         Utang obligasi                                                       -                                               (248.980)                           -
                         Sukuk mudharabah                                                     -                                               (109.030)             -             -             -             -
Pembayaran pokok                                                              -       (341.544)        (341.544)          (442.734)        (1.495.346)     (1.064.460)            -             -             -             -             -             -             -             -              -              -

        Jangka Pendek    Utang bank dan lembaga keuangan buk      1.743.634           1.525.679        1.307.725          1.089.771            871.817              -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                         Utang bank dan lembaga keuangan buk        113.017              98.890           84.763                  -                  -              -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                         Liabilitas sewa                             14.261              11.409            8.557              5.704                  -              -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                         Utang obligasi                             407.402             356.477          305.552            224.071                  -              -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                         Sukuk mudharabah                            97.500              85.313           73.125             60.938                  -              -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
         Jangka Panjang Utang bank dan lembaga keuangan bukan       333.955             292.211          666.907            625.163            192.643              -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                         Liabilitas sewa                              8.765               7.012            5.259              3.506                  -              -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                         Utang obligasi                             248.980             248.980          248.980            248.980                  -              -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                         Sukuk mudharabah                           109.030             109.030          109.030            109.030                  -              -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
Saldo akhir utang                                                3.076.544           2.735.000        2.809.897          2.367.163          1.064.460               -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
Posisi kas                                                            200.031             282.679          354.350            896.860            582.132     615.090     1.639.853     2.683.973     3.753.627     4.856.063     5.991.142     7.161.008     8.367.507     9.611.786     10.895.029     12.218.457
                                                                                     1.396.185        1.458.697          1.199.697          1.392.340               -             -             -
Proyeksi Persediaan Tanpa Penambahan Usaha
Keterangan                                                           2023          2024             2025               2026               2027              2028         2029           2030          2031          2032          2033          2034          2035          2036           2037           2038
                                                                      Des           Des              Des                Des                Des               Des          Des            Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des            Des            Des

Persediaan
         Saldo awal                                                   2.515.305       2.843.452        2.934.835          3.336.645          2.910.247      2.829.662     2.755.545     2.840.598     2.928.277     3.018.661     3.111.836     3.207.887     3.306.902     3.408.974      3.514.196      3.622.666
         Pemakaian                                                    1.359.241       1.608.430        2.383.318          3.209.184          3.811.168      3.928.804     4.050.071     4.175.082     4.303.951     4.436.798     4.573.745     4.714.919     4.860.451     5.010.474      5.165.129      5.324.557
         Pembelian                                                    1.687.388       1.699.813        2.785.128          2.782.786          3.730.583      3.854.687     4.135.125     4.262.760     4.394.336     4.529.972     4.669.795     4.813.934     4.962.522     5.115.697      5.273.599      5.436.375
         Saldo akhir                                                 (2.843.452)     (2.934.835)      (3.336.645)        (2.910.247)        (2.829.662)    (2.755.545)   (2.840.598)   (2.928.277)   (3.018.661)   (3.111.836)   (3.207.887)   (3.306.902)   (3.408.974)   (3.514.196)    (3.622.666)    (3.734.484)

Proyeksi Utang Usaha Tanpa Penamabahan Usaha
Keterangan                                                           2023          2024             2025               2026               2027              2028         2029           2030          2031          2032          2033          2034          2035          2036           2037           2038
                                                                      Des           Des              Des                Des                Des               Des          Des            Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des            Des            Des

Utang usaha
         Saldo awal                                                     86.973           71.260          139.711            228.915            228.722        306.623      316.824       339.873       350.364       361.178       372.326       383.819       395.666       407.879        420.468        433.446
         Pembelian                                                   1.687.388        1.699.813        2.785.128          2.782.786          3.730.583      3.854.687    4.135.125     4.262.760     4.394.336     4.529.972     4.669.795     4.813.934     4.962.522     5.115.697      5.273.599      5.436.375
         Saldo akhir                                                   (71.260)        (139.711)        (228.915)          (228.722)          (306.623)      (316.824)    (339.873)     (350.364)     (361.178)     (372.326)     (383.819)     (395.666)     (407.879)     (420.468)      (433.446)      (446.825)
         Pembayaran utang usaha                                      1.703.100        1.631.362        2.695.924          2.782.979          3.652.681      3.844.487    4.112.075     4.252.270     4.383.521     4.518.824     4.658.303     4.802.087     4.950.310     5.103.107      5.260.621      5.422.996
Page 68
PT Integra Indocabinet Tbk
Probase
cut off 31 Des 2023
dalam Jutaan Rupiah (000.000)

Proyeksi Penjualan Dengan Penambahan Usaha
Keterangan                                           2023          2024          2025          2026          2027          2028          2029          2030          2031          2032          2033          2034          2035         2036          2037           2038
                                                      Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des          Des           Des            Des

Penjualan Existing                                 2.186.034      2.535.841     3.757.523     5.059.579     6.008.662     6.194.127     6.385.316     6.582.407     6.785.581     6.995.026     7.210.936     7.433.510     7.662.955     7.899.481     8.143.308     8.394.662
Penjualan Penambahan Usaha                                          234.197       199.088       205.629       262.121       279.671       251.397       246.267       203.378       187.365       192.826       238.788       263.289       177.174       138.387        82.302
 Jumlah                                            2.186.034     2.770.038     3.956.611     5.265.208     6.270.783     6.473.798     6.636.713     6.828.673     6.988.959     7.182.391     7.403.762     7.672.299     7.926.244     8.076.655     8.281.696     8.476.963
 Piutang usaha
             Saldo awal                               352.117       454.092       227.674       325.201       432.757       515.407       532.093       545.483       561.261       574.435       590.334       608.528       630.600       651.472       663.835       680.687
             Saldo akhir                             (454.092)     (227.674)     (325.201)     (432.757)     (515.407)     (532.093)     (545.483)     (561.261)     (574.435)     (590.334)     (608.528)     (630.600)     (651.472)     (663.835)     (680.687)     (696.737)
 Penerimaan piutang usaha                          2.084.059     2.996.455     3.859.085     5.157.652     6.188.133     6.457.112     6.623.323     6.812.896     6.975.785     7.166.493     7.385.567     7.650.227     7.905.372     8.064.292     8.264.843     8.460.914

Proyeksi Penjualan Dengan Penambahan Usaha
Keterangan                                           2023          2024          2025          2026          2027          2028          2029          2030          2031          2032          2033          2034          2035         2036          2037           2038
                                                      Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des          Des           Des            Des
Beban pokok pendapatan
          COGS Existing                            1.359.241      1.608.430     2.383.318     3.209.184     3.811.168     3.928.804     4.050.071     4.175.082     4.303.951     4.436.798     4.573.745     4.714.919     4.860.451     5.010.474     5.165.129     5.324.557
          COGS Penambahan Usaha                                     164.349       139.711       144.301       183.945       196.261       176.419       172.819       142.722       131.485       135.317       167.571       184.765       124.332        97.114        57.756
          Jumlah                                   1.359.241     1.772.779     2.523.029     3.353.485     3.995.112     4.125.065     4.226.490     4.347.901     4.446.672     4.568.282     4.709.061     4.882.490     5.045.215     5.134.807     5.262.243     5.382.312

Proyeksi Penjualan Dengan Penambahan Usaha
Keterangan                                           2023          2024          2025          2026          2027          2028          2029          2030          2031          2032          2033          2034          2035         2036          2037           2038
                                                      Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des          Des           Des            Des

Beban operasional
          Beban penjualan                            256.549        285.494       423.036       569.626       676.477       697.357       718.882       741.071       763.945       787.525       811.833       836.891       862.723       889.352       916.803       945.101
          Beban umum dan administrasi                133.060        136.533       140.097       143.753       147.505       151.355       155.305       159.359       163.518       167.786       172.165       176.659       181.269       186.001       190.855       195.837
          Beban overhead dan marketing penambaha           -         28.104        23.891        24.675        31.455        33.561        30.168        29.552        24.405        22.484        23.139        28.655        31.595        21.261        16.606         9.876
          Manajemen fee                                               7.026         5.973         6.169         7.864         8.390         7.542         7.388         6.101         5.621         5.785         7.164         7.899         5.315         4.152         2.469
          Beban bunga                                 252.053       272.375       260.127       243.085       161.268        50.083             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
          Penyusutan & amortisasi                       7.329        93.338        84.672        92.743       104.839       115.655       122.120       127.453        98.257        97.452        91.315        90.081        92.242        94.391        96.609        98.897
          Jumlah                                     648.992       822.870       937.795     1.080.052     1.129.408     1.056.401     1.034.016     1.064.823     1.056.227     1.080.868     1.104.238     1.139.450     1.175.728     1.196.320     1.225.025     1.252.180
Page 69
Proyeksi Penjualan Dengan Penambahan Usaha
Keterangan                                             2023        2024         2025         2026         2027         2028        2029       2030       2031       2032       2033       2034       2035       2036       2037       2038
                                                        Des         Des          Des          Des          Des          Des         Des        Des        Des        Des        Des        Des        Des        Des        Des        Des

         Jangka Pen Utang bank dan lembaga keuan             -      153.821      133.312      112.802       92.293        41.019          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                       Utang bank dan lembaga keuan          -        9.970        8.641        3.988            -             -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                       Liabilitas sewa                       -            -            -            -            -             -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                       Utang obligasi                        -       36.762       31.860       25.488       10.783             -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                       Sukuk mudharabah                      -        8.798        7.625        6.452        2.933             -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
             Jangka Pa Utang bank dan lembaga keuang         -       29.461       45.127       60.792       38.478         9.064          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                      Liabilitas sewa                        -            -            -            -            -             -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                      Utang obligasi                         -       23.342       23.342       23.342       11.671             -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                      Sukuk mudharabah                       -       10.222       10.222       10.222        5.111             -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
Beban bunga pinjaman                                   252.053     272.375      260.127      243.085      161.268        50.083           -          -          -          -          -          -          -          -          -          -

         Jangka Pen Utang bank dan lembaga keuan              -    1.743.634    1.525.679    1.307.725    1.089.771      871.817          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                       Utang bank dan lembaga keuan           -      113.017       98.890       84.763            -            -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                       Liabilitas sewa                        -       14.261       11.409        8.557        5.704            -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                       Utang obligasi                         -      407.402      356.477      305.552      224.071            -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                       Sukuk mudharabah                       -       97.500       85.313       73.125       60.938            -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
             Jangka Pa Utang bank dan lembaga keuang          -      333.955      292.211      666.907      625.163      192.643          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                        Liabilitas sewa                       -        8.765        7.012        5.259        3.506            -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                        Utang obligasi                        -      248.980      248.980      248.980      248.980            -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
                        Sukuk mudharabah                      -      109.030      109.030      109.030      109.030            -          -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
Saldo awal                                                    -   3.076.544    2.735.000    2.809.897    2.367.163    1.064.460           -          -          -          -          -          -          -          -          -          -
Page 70
Pinjaman bank                                                                    -      416.441              -       192.643               -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -

             Jangka Pen Utang bank dan lembaga keuangan bukan ban         (217.954)     (217.954)     (217.954)      (217.954)      (871.817)            -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                           Utang bank dan lembaga keuangan bukan ban       (14.127)      (14.127)      (84.763)             -              -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                           Liabilitas sewa                                  (2.852)       (2.852)       (2.852)        (5.704)             -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                           Utang obligasi                                  (50.925)      (50.925)      (81.480)      (224.071)             -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                           Sukuk mudharabah                                (12.188)      (12.188)      (12.188)       (60.938)             -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
             Jangka Pa Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank          (41.744)      (41.744)      (41.744)      (625.163)      (192.643)            -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                           Liabilitas sewa                                  (1.753)       (1.753)       (1.753)        (3.506)             -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                           Utang obligasi                                        -             -             -       (248.980)             -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                           Sukuk mudharabah                                      -             -             -       (109.030)             -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
Pembayaran pokok                                                   -     (341.544)     (341.544)     (442.734)    (1.495.346)    (1.064.460)             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -

             Jangka Pen Utang bank dan lembaga keuan1.743.634            1.525.679     1.307.725     1.089.771       871.817               -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                           Utang bank dan lembaga keuan
                                                      113.017               98.890        84.763             -             -               -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                           Liabilitas sewa             14.261               11.409         8.557         5.704             -               -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                           Utang obligasi             407.402              356.477       305.552       224.071             -               -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                           Sukuk mudharabah            97.500               85.313        73.125        60.938             -               -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
           Jangka Pa Utang bank dan lembaga keuang    333.955              292.211       666.907       625.163       192.643               -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                      Liabilitas sewa                   8.765                7.012         5.259         3.506             -               -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                      Utang obligasi                  248.980              248.980       248.980       248.980             -               -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
                      Sukuk mudharabah                109.030              109.030       109.030       109.030             -               -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
Saldo akhir utang                                  3.076.544            2.735.000     2.809.897     2.367.163     1.064.460                -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
Posisi kas                                                 200.031          8.898      174.537       809.272        524.184        588.245      1.655.217     2.731.091     3.844.587     4.977.742     6.132.856     7.307.915     8.531.022     9.835.879     11.157.132     12.518.391


Proyeksi Penjualan Dengan Penambahan Usaha
Keterangan                                                 2023          2024          2025          2026           2027           2028          2029          2030          2031          2032          2033          2034          2035          2036           2037           2038
                                                            Des           Des           Des           Des            Des            Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des            Des            Des

Persediaan
             Saldo awal                                    2.515.305     2.843.452     3.234.714     3.532.240     3.041.106      2.966.234      2.893.196     2.964.333     3.049.486     3.118.762     3.204.055     3.302.794     3.424.431     3.538.562      3.601.399      3.690.778
             Pemakaian                                     1.359.241     1.772.779     2.523.029     3.353.485     3.995.112      4.125.065      4.226.490     4.347.901     4.446.672     4.568.282     4.709.061     4.882.490     5.045.215     5.134.807      5.262.243      5.382.312
             Pembelian                                     1.687.388     2.164.041     2.820.555     2.862.351     3.920.240      4.052.027      4.297.627     4.433.054     4.515.948     4.653.575     4.807.800     5.004.127     5.159.346     5.197.644      5.351.622      5.466.526
             Saldo akhir                                  (2.843.452)   (3.234.714)   (3.532.240)   (3.041.106)   (2.966.234)    (2.893.196)    (2.964.333)   (3.049.486)   (3.118.762)   (3.204.055)   (3.302.794)   (3.424.431)   (3.538.562)   (3.601.399)    (3.690.778)    (3.774.992)

Proyeksi Penjualan Dengan Penambahan Usaha
Keterangan                                                 2023          2024          2025          2026           2027           2028          2029          2030          2031          2032          2033          2034          2035          2036           2037           2038
                                                            Des           Des           Des           Des            Des            Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des            Des            Des

Utang usaha
          Saldo awal                                         86.973        71.260       177.866       231.826        235.262        322.212       333.043       353.230       364.361       371.174       382.486       395.162       411.298       424.056        427.204        439.859
          Pembelian                                       1.687.388     2.164.041     2.820.555     2.862.351      3.920.240      4.052.027     4.297.627     4.433.054     4.515.948     4.653.575     4.807.800     5.004.127     5.159.346     5.197.644      5.351.622      5.466.526
          Saldo akhir                                       (71.260)     (177.866)     (231.826)     (235.262)      (322.212)      (333.043)     (353.230)     (364.361)     (371.174)     (382.486)     (395.162)     (411.298)     (424.056)     (427.204)      (439.859)      (449.303)
          Pembayaran utang usaha                          1.703.100     2.057.435     2.766.595     2.858.916      3.833.290      4.041.195     4.277.441     4.421.923     4.509.135     4.642.264     4.795.124     4.987.991     5.146.588     5.194.496      5.338.967      5.457.082
Page 71
PT Integra Indocabinet Tbk
Aset Tetap
cut off 31 Des 2023
dalam Jutaan Rupiah (000.000)
Proyeksi Aset Tetap Dengan Penambahan Usaha
URAIAN                                        2023         2024         2025         2026        2027        2028        2029         2030        2031         2032         2033        2034        2035         2036         2037        2038
                                              Des          Des          Des          Des          Des         Des         Des         Des          Des         Des          Des          Des         Des         Des          Des          Des
Penambahan
             Tanah
             Bangunan
             Sarana dan prasarana
             Instalasi listrik
             Mesin dan peralatan
             Alat-alat berat
             Kendaraan
             Inventaris
             Aset dalam penyelesaian
             Pra-Op                                         18.737
             Capex                                           1.976       39.551       50.991       60.482      62.337      64.248      66.219       68.251      70.345       72.505       74.730      77.025      78.995       81.433       83.947
             Jumlah                                  -     20.713       39.551       50.991       60.482      62.337      64.248      66.219       68.251      70.345       72.505       74.730      77.025      78.995       81.433       83.947
Perolehan
             Tanah                        1.225.979      1.225.979    1.225.979    1.225.979    1.225.979   1.225.979   1.225.979   1.225.979    1.225.979   1.225.979    1.225.979    1.225.979   1.225.979   1.225.979    1.225.979    1.225.979
             Bangunan                         598.978      598.978      598.978      598.978      598.978     598.978     598.978     598.978      598.978     598.978      598.978      598.978     598.978     598.978      598.978      598.978
             Sarana dan prasarana             170.922      170.922      170.922      170.922      170.922     170.922     170.922     170.922      170.922     170.922      170.922      170.922     170.922     170.922      170.922      170.922
             Instalasi listrik                 52.716       52.716       52.716       52.716       52.716      52.716      52.716      52.716       52.716      52.716       52.716       52.716      52.716      52.716       52.716       52.716
             Mesin dan peralatan              461.314      461.314      461.314      461.314      461.314     461.314     461.314     461.314      461.314     461.314      461.314      461.314     461.314     461.314      461.314      461.314
             Alat-alat berat                    3.193        3.193        3.193        3.193        3.193       3.193       3.193       3.193        3.193       3.193        3.193        3.193       3.193       3.193        3.193        3.193
             Kendaraan                         75.981       75.981       75.981       75.981       75.981      75.981      75.981      75.981       75.981      75.981       75.981       75.981      75.981      75.981       75.981       75.981
             Inventaris                        30.386       30.386       30.386       30.386       30.386      30.386      30.386      30.386       30.386      30.386       30.386       30.386      30.386      30.386       30.386       30.386
             Aset dalam penyelesaian            8.396        8.396        8.396        8.396        8.396       8.396       8.396       8.396        8.396       8.396        8.396        8.396       8.396       8.396        8.396        8.396
             Pra-Op                                         18.737       18.737       18.737       18.737      18.737      18.737      18.737       18.737      18.737       18.737       18.737      18.737      18.737       18.737       18.737
             Capex                                   -       1.976       41.528       92.519      153.000     215.337     279.585     345.805      414.056     484.401      556.906      631.636     708.661     787.656      869.089      953.035
             Jumlah                      2.627.865       2.648.578    2.688.129    2.739.120    2.799.602   2.861.939   2.926.187   2.992.406    3.060.658   3.131.003    3.203.508    3.278.238   3.355.263   3.434.258    3.515.691    3.599.637
Penyusutan
             Tanah                                   -            -            -            -           -           -           -            -           -            -            -           -           -            -            -           -
             Bangunan                         261.919       19.671       19.671       19.671       19.671      19.671      19.671      19.671       19.671      19.671       19.671       19.671      19.671      19.671       19.671       19.671
             Sarana dan prasarana              11.500       11.500       11.500       11.500       11.500      11.500      11.500      11.500       11.500      11.500        3.330            -           -            -            -           -
             Instalasi listrik                  3.894        3.894        3.894        3.894        3.894       2.242           -            -           -            -            -           -           -            -            -           -
             Mesin dan peralatan               35.426       35.426       35.426       35.426       35.426      35.426      35.426      35.426        2.778            -            -           -           -            -            -           -
             Alat-alat berat                  185.727             -            -            -           -           -           -            -           -            -            -           -           -            -            -           -
             Kendaraan                         24.731       16.751             -            -           -           -           -            -           -            -            -           -           -            -            -           -
             Inventaris                         2.348        2.348        2.128             -           -           -           -            -           -            -            -           -           -            -            -           -
             Aset dalam penyelesaian                 -            -            -            -           -           -           -            -           -            -            -           -           -            -            -           -
             Pra-Op                                          3.747        3.747        3.747        3.747       3.747           -            -           -            -            -           -           -            -            -           -
             Capex                                   -            -       8.306       18.504       30.600      43.067      55.522      60.855       64.307      66.280       68.314       70.410      72.571      74.720       76.938       79.226
             Jumlah                           525.545      93.338       84.672       92.743      104.839     115.655     122.120     127.453       98.257      97.452       91.315       90.081      92.242      94.391       96.609       98.897
Akumulasi Penyusutan
             Tanah                                   -            -            -            -           -           -           -            -           -            -            -           -           -            -            -           -
             Bangunan                           8.841       28.512       48.184       67.855       87.526     107.197     126.868     146.540      166.211     185.882      205.553      225.225     244.896     264.567      284.238      303.910
             Sarana dan prasarana              64.090       75.590       87.091       98.591      110.091     121.591     133.091     144.592      156.092     167.592      170.922      170.922     170.922     170.922      170.922      170.922
             Instalasi listrik                 34.897       38.791       42.685       46.579       50.473      52.716      52.716      52.716       52.716      52.716       52.716       52.716      52.716      52.716       52.716       52.716
             Mesin dan peralatan              210.552      245.978      281.405      316.831      352.257     387.684     423.110     458.536      461.314     461.314      461.314      461.314     461.314     461.314      461.314      461.314
             Alat-alat berat                    3.193        3.193        3.193        3.193        3.193       3.193       3.193       3.193        3.193       3.193        3.193        3.193       3.193       3.193        3.193        3.193
             Kendaraan                         59.230       75.981       75.981       75.981       75.981      75.981      75.981      75.981       75.981      75.981       75.981       75.981      75.981      75.981       75.981       75.981
             Inventaris                        25.910       28.258       30.386       30.386       30.386      30.386      30.386      30.386       30.386      30.386       30.386       30.386      30.386      30.386       30.386       30.386
             Aset dalam penyelesaian                 -            -            -            -           -           -           -            -           -            -            -           -           -            -            -           -
             Pra-Op                                          3.747        7.495       11.242       14.989      18.737      18.737      18.737       18.737      18.737       18.737       18.737      18.737      18.737       18.737       18.737
             Capex                                                -       8.306       26.809       57.409     100.477     155.999     216.854      281.161     347.442      415.755      486.165     558.737     633.457      710.394      789.620
             Jumlah                           406.712     500.050      584.723      677.466      782.305     897.960    1.020.080   1.147.533    1.245.790   1.343.241    1.434.557    1.524.638   1.616.881   1.711.272    1.807.881    1.906.778
Nilai Buku
             Tanah                        1.225.979      1.225.979    1.225.979    1.225.979    1.225.979   1.225.979   1.225.979   1.225.979    1.225.979   1.225.979    1.225.979    1.225.979   1.225.979   1.225.979    1.225.979    1.225.979
             Bangunan                         590.137      570.466      550.795      531.123      511.452     491.781     472.110     452.438      432.767     413.096      393.425      373.753     354.082     334.411      314.740      295.069
             Sarana dan prasarana             106.832       95.332       83.832       72.332       60.831      49.331      37.831      26.331       14.830       3.330             -           -           -            -            -           -
             Instalasi listrik                 17.819       13.925       10.031        6.137        2.242           -           -            -           -            -            -           -           -            -            -           -
             Mesin dan peralatan              250.762      215.336      179.909      144.483      109.057      73.630      38.204       2.778            -            -            -           -           -            -            -           -
             Alat-alat berat                         -            -            -            -           -           -           -            -           -            -            -           -           -            -            -           -
             Kendaraan                         16.751             -            -            -           -           -           -            -           -            -            -           -           -            -            -           -
             Inventaris                         4.475        2.128             -            -           -           -           -            -           -            -            -           -           -            -            -           -
             Aset dalam penyelesaian            8.396        8.396        8.396        8.396        8.396       8.396       8.396       8.396        8.396       8.396        8.396        8.396       8.396       8.396        8.396        8.396
             Pra-Op                                  -      14.989       11.242        7.495        3.747           -           -            -           -            -            -           -           -            -            -           -
             Capex                                   -       1.976       33.222       65.709       95.591     114.860     123.587     128.951      132.894     136.960      141.150      145.471     149.924     154.199      158.695      163.415
             Jumlah                      2.221.153       2.148.528    2.103.406    2.061.655    2.017.297   1.963.978   1.906.107   1.844.873    1.814.868   1.787.762    1.768.951    1.753.600   1.738.382   1.722.986    1.707.810    1.692.860
Page 72
PT Integra Indocabinet Tbk
Aset Tetap
cut off 31 Des 2023
dalam Jutaan Rupiah (000.000)
Proyeksi Aset Tetap Tanpa Penambahan Usaha
URAIAN                                       2023               2024                2025       2026               2027                2028        2029        2030        2031         2032         2033        2034        2035        2036        2037        2038
                                             Des                Des                  Des       Des                Des                  Des         Des         Des         Des         Des          Des          Des         Des         Des         Des         Des
Penambahan
             Tanah
             Bangunan
             Sarana dan prasarana
             Instalasi listrik
             Mesin dan peralatan
             Alat-alat berat
             Kendaraan
             Inventaris
             Aset dalam penyelesaian


             Capex                                                                    37.575             50.596             60.087      61.941      63.853      65.824      67.856      69.950       72.109       74.335      76.630      78.995      81.433      83.947
             Jumlah                                         -                  -     37.575             50.596             60.087      61.941      63.853      65.824      67.856      69.950       72.109       74.335      76.630      78.995      81.433      83.947
Perolehan
             Tanah                                  1.225.979          1.225.979   1.225.979          1.225.979          1.225.979   1.225.979   1.225.979   1.225.979   1.225.979   1.225.979    1.225.979    1.225.979   1.225.979   1.225.979   1.225.979   1.225.979
             Bangunan                                 598.978           598.978      598.978            598.978            598.978     598.978     598.978     598.978     598.978     598.978      598.978      598.978     598.978     598.978     598.978     598.978
             Sarana dan prasarana                     170.922           170.922      170.922            170.922            170.922     170.922     170.922     170.922     170.922     170.922      170.922      170.922     170.922     170.922     170.922     170.922
             Instalasi listrik                         52.716            52.716       52.716             52.716             52.716      52.716      52.716      52.716      52.716      52.716       52.716       52.716      52.716      52.716      52.716      52.716
             Mesin dan peralatan                      461.314           461.314      461.314            461.314            461.314     461.314     461.314     461.314     461.314     461.314      461.314      461.314     461.314     461.314     461.314     461.314
             Alat-alat berat                            3.193             3.193        3.193              3.193              3.193       3.193       3.193       3.193       3.193       3.193        3.193        3.193       3.193       3.193       3.193       3.193
             Kendaraan                                 75.981            75.981       75.981             75.981             75.981      75.981      75.981      75.981      75.981      75.981       75.981       75.981      75.981      75.981      75.981      75.981
             Inventaris                                30.386            30.386       30.386             30.386             30.386      30.386      30.386      30.386      30.386      30.386       30.386       30.386      30.386      30.386      30.386      30.386
             Aset dalam penyelesaian                    8.396             8.396        8.396              8.396              8.396       8.396       8.396       8.396       8.396       8.396        8.396        8.396       8.396       8.396       8.396       8.396
                                       -
             Capex                                          -                  -      37.575             88.171            148.258     210.199     274.052     339.876     407.732     477.682      549.792      624.127     700.756     779.751     861.184     945.131
             Jumlah                                 2.627.865         2.627.865    2.665.440          2.716.036          2.776.123   2.838.064   2.901.917   2.967.741   3.035.597   3.105.547    3.177.657    3.251.992   3.328.621   3.407.616   3.489.049   3.572.996
Penyusutan
             Tanah                                          -                  -           -                  -                  -           -           -           -           -            -            -           -           -           -           -           -
             Bangunan                                 261.919            19.671       19.671             19.671             19.671      19.671      19.671      19.671      19.671      19.671       19.671       19.671      19.671      19.671      19.671      19.671
             Sarana dan prasarana                      11.500            11.500       11.500             11.500             11.500      11.500      11.500      11.500      11.500      11.500        3.330            -           -           -           -           -
             Instalasi listrik                          3.894             3.894        3.894              3.894              3.894       2.242           -           -           -            -            -           -           -           -           -           -
             Mesin dan peralatan                       35.426            35.426       35.426             35.426             35.426      35.426      35.426      35.426       2.778            -            -           -           -           -           -           -
             Alat-alat berat                          185.727                  -           -                  -                  -           -           -           -           -            -            -           -           -           -           -           -
             Kendaraan                                 24.731            16.751            -                  -                  -           -           -           -           -            -            -           -           -           -           -           -
             Inventaris                                 2.348             2.348        2.128                  -                  -           -           -           -           -            -            -           -           -           -           -           -
             Aset dalam penyelesaian                        -                  -           -                  -                  -           -           -           -           -            -            -           -           -           -           -           -
                                       -
             Capex                                          -                  -       7.515             17.634             29.652      42.040      54.810      60.460      63.912      65.885       67.919       70.015      72.176      74.404      76.700      79.068
             Jumlah                                  525.545             89.591      80.135             88.126            100.143     110.880     121.408     127.058      97.861      97.056       90.920       89.686      91.847      94.075      96.372      98.739
Akumulasi Penyusutan
             Tanah                                          -                  -           -                  -                  -           -           -           -           -            -            -           -           -           -           -           -
             Bangunan                                   8.841            28.512       48.184             67.855             87.526     107.197     126.868     146.540     166.211     185.882      205.553      225.225     244.896     264.567     284.238     303.910
             Sarana dan prasarana                      64.090            75.590       87.091             98.591            110.091     121.591     133.091     144.592     156.092     167.592      170.922      170.922     170.922     170.922     170.922     170.922
             Instalasi listrik                         34.897            38.791       42.685             46.579             50.473      52.716      52.716      52.716      52.716      52.716       52.716       52.716      52.716      52.716      52.716      52.716
             Mesin dan peralatan                      210.552           245.978      281.405            316.831            352.257     387.684     423.110     458.536     461.314     461.314      461.314      461.314     461.314     461.314     461.314     461.314
             Alat-alat berat                            3.193             3.193        3.193              3.193              3.193       3.193       3.193       3.193       3.193       3.193        3.193        3.193       3.193       3.193       3.193       3.193
             Kendaraan                                 59.230            75.981       75.981             75.981             75.981      75.981      75.981      75.981      75.981      75.981       75.981       75.981      75.981      75.981      75.981      75.981
             Inventaris                                25.910            28.258       30.386             30.386             30.386      30.386      30.386      30.386      30.386      30.386       30.386       30.386      30.386      30.386      30.386      30.386
             Aset dalam penyelesaian                        -                  -           -                  -                  -           -           -           -           -            -            -           -           -           -           -           -
                                       -
             Capex                                                             -       7.515             25.149             54.801      96.841     151.651     212.111     276.023     341.908      409.827      479.842     552.018     626.422     703.122     782.190
             Jumlah                                  406.712            496.303     576.438            664.564            764.707     875.587     996.996    1.124.054   1.221.915   1.318.971    1.409.891    1.499.577   1.591.425   1.685.500   1.781.871   1.880.610
Nilai Buku
             Tanah                                  1.225.979          1.225.979   1.225.979          1.225.979          1.225.979   1.225.979   1.225.979   1.225.979   1.225.979   1.225.979    1.225.979    1.225.979   1.225.979   1.225.979   1.225.979   1.225.979
             Bangunan                                 590.137           570.466      550.795            531.123            511.452     491.781     472.110     452.438     432.767     413.096      393.425      373.753     354.082     334.411     314.740     295.069
             Sarana dan prasarana                     106.832            95.332       83.832             72.332             60.831      49.331      37.831      26.331      14.830       3.330             -           -           -           -           -           -
             Instalasi listrik                         17.819            13.925       10.031              6.137              2.242           -           -           -           -            -            -           -           -           -           -           -
             Mesin dan peralatan                      250.762           215.336      179.909            144.483            109.057      73.630      38.204       2.778           -            -            -           -           -           -           -           -
             Alat-alat berat                                -                  -           -                  -                  -           -           -           -           -            -            -           -           -           -           -           -
             Kendaraan                                 16.751                  -           -                  -                  -           -           -           -           -            -            -           -           -           -           -           -
             Inventaris                                 4.475             2.128            -                  -                  -           -           -           -           -            -            -           -           -           -           -           -
             Aset dalam penyelesaian                    8.396             8.396        8.396              8.396              8.396       8.396       8.396       8.396       8.396       8.396        8.396        8.396       8.396       8.396       8.396       8.396
                                       -
             Capex                                          -                  -      30.060             63.022             93.457     113.358     122.401     127.765     131.709     135.774      139.965      144.285     148.738     153.329     158.062     162.941
             Jumlah                                 2.221.153         2.131.562    2.089.003          2.051.472          2.011.415   1.962.477   1.904.922   1.843.688   1.813.682   1.786.576    1.767.765    1.752.414   1.737.196   1.722.116   1.707.178   1.692.385
Page 73
PT Integra Indocabinet Tbk
Neraca
cut off 31 Des 2023
dalam Jutaan Rupiah (000.000)
Proyeksi Neraca Tanpa Penambahan
                       Deskripsi                          2023            2024                 2025                 2026                 2027            2028              2029         2030           2031            2032           2033           2034           2035           2036           2037           2038
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                       200.031              282.679              354.350              896.860              582.132         615.090     1.639.853     2.683.973      3.753.627      4.856.063      5.991.142      7.161.008      8.367.507      9.611.786     10.895.029     12.218.457
Piutang usaha - bersih                                         -              208.425              308.838              415.856              493.863         509.106       524.820       541.020        557.719        574.934        592.680        610.973        629.832        649.272        669.313        689.972
    Pihak ketiga                                         449.571
    Pihak berelasi                                         4.521
Piutang lain-lain                                              -
    Pihak berelasi                                       165.319              165.319              165.319              165.319              165.319         165.319       165.319       165.319        165.319        165.319        165.319        165.319        165.319        165.319        165.319        165.319
    Pihak ketiga                                          19.951               19.951               19.951               19.951               19.951          19.951        19.951        19.951         19.951         19.951         19.951         19.951         19.951         19.951         19.951         19.951
Persediaan - bersih                                    2.843.452            2.934.835            3.336.645            2.910.247            2.829.662       2.755.545     2.840.598     2.928.277      3.018.661      3.111.836      3.207.887      3.306.902      3.408.974      3.514.196      3.622.666      3.734.484
Pajak dibayar di muka                                     77.448               77.448               77.448               77.448               77.448          77.448        77.448        77.448         77.448         77.448         77.448         77.448         77.448         77.448         77.448         77.448
Biaya dibayar di muka                                      4.828                4.828                4.828                4.828                4.828           4.828         4.828         4.828          4.828          4.828          4.828          4.828          4.828          4.828          4.828          4.828
Uang muka pembelian                                      979.106              979.106              979.106              979.106              979.106         979.106       979.106       979.106        979.106        979.106        979.106        979.106        979.106        979.106        979.106        979.106
Tagihan pajak                                             10.375               10.375               10.375               10.375               10.375          10.375        10.375        10.375         10.375         10.375         10.375         10.375         10.375         10.375         10.375         10.375
Jumlah Aset Lancar                                     4.754.603            4.682.966            5.256.860            5.479.990            5.162.684       5.136.768     6.262.299     7.410.297      8.587.035      9.799.861     11.048.736     12.335.911     13.663.340     15.032.282     16.444.035     17.899.940

ASET TIDAK LANCAR
Taksiran tagihan pajak                                    35.246               35.246               35.246               35.246               35.246          35.246        35.246        35.246         35.246         35.246         35.246         35.246         35.246         35.246         35.246         35.246
Uang muka pembelian                                      246.227              246.227              246.227              246.227              246.227         246.227       246.227       246.227        246.227        246.227        246.227        246.227        246.227        246.227        246.227        246.227
Aset pajak tangguhan                                       4.468                4.468                4.468                4.468                4.468           4.468         4.468         4.468          4.468          4.468          4.468          4.468          4.468          4.468          4.468          4.468
Penyertaan saham                                          26.273               26.273               26.273               26.273               26.273          26.273        26.273        26.273         26.273         26.273         26.273         26.273         26.273         26.273         26.273         26.273
Aset tetap - bersih                                    2.221.153            2.131.562            2.089.003            2.051.472            2.011.415       1.962.477     1.904.922     1.843.688      1.813.682      1.786.576      1.767.765      1.752.414      1.737.196      1.722.116      1.707.178      1.692.385
Properti investasi                                       237.720              237.720              237.720              237.720              237.720         237.720       237.720       237.720        237.720        237.720        237.720        237.720        237.720        237.720        237.720        237.720
Aset hak guna - bersih                                    57.067               57.067               57.067               57.067               57.067          57.067        57.067        57.067         57.067         57.067         57.067         57.067         57.067         57.067         57.067         57.067
Aset lain-lain - bersih                                   80.164               80.164               80.164               80.164               80.164          80.164        80.164        80.164         80.164         80.164         80.164         80.164         80.164         80.164         80.164         80.164
Jumlah Aset Tidak Lancar                               2.908.318            2.818.727            2.776.168            2.738.638            2.698.581       2.649.642     2.592.087     2.530.853      2.500.847      2.473.741      2.454.931      2.439.580      2.424.362      2.409.282      2.394.343      2.379.551
JUMLAH ASET                                            7.662.921            7.501.693            8.033.027            8.218.628            7.861.264       7.786.410     8.854.386     9.941.150     11.087.882     12.273.602     13.503.667     14.775.491     16.087.702     17.441.563     18.838.378     20.279.491

LIABILITAS DAN EKUITAS                                               955.588.355.174      1.375.588.355.174    1.116.588.355.174    1.309.231.259.105
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank            1.743.634             1.525.679            1.307.725            1.089.771              871.817               -             -             -              -              -              -              -              -              -              -              -
Utang usaha                                                                   139.711              228.915              228.722              306.623         316.824       339.873       350.364        361.178        372.326        383.819        395.666        407.879        420.468        433.446        446.825
    Pihak ketiga                                         69.947
    Pihak berelasi                                        1.313
Utang lain-lain
    Pihak ketiga                                          4.674                 4.674                  4.674                4.674                4.674           4.674       4.674         4.674          4.674          4.674          4.674          4.674          4.674          4.674          4.674          4.674
    Pihak berelasi                                        1.460                 1.460                  1.460                1.460                1.460           1.460       1.460         1.460          1.460          1.460          1.460          1.460          1.460          1.460          1.460          1.460
Beban akrual                                             26.895                26.895                 26.895               26.895               26.895          26.895      26.895        26.895         26.895         26.895         26.895         26.895         26.895         26.895         26.895         26.895
Utang pajak                                               9.546                 9.546                  9.546                9.546                9.546           9.546       9.546         9.546          9.546          9.546          9.546          9.546          9.546          9.546          9.546          9.546
Liabilitas kontrak                                       64.382                64.382                 64.382               64.382               64.382          64.382      64.382        64.382         64.382         64.382         64.382         64.382         64.382         64.382         64.382         64.382
Utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank              113.017                98.890               84.763                    -                    -              -             -             -               -              -              -              -              -              -              -              -
    Liabilitas sewa                                      14.261                11.409                8.557                5.704                    -              -             -             -               -              -              -              -              -              -              -              -
    Utang obligasi                                      407.402               356.477              305.552              224.071                    -              -             -             -               -              -              -              -              -              -              -              -
    Sukuk mudharabah                                     97.500                85.313               73.125               60.938                    -              -             -             -               -              -              -              -              -              -              -              -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                       2.554.032             2.324.436            2.115.594            1.716.164            1.285.398        423.781       446.831       457.322         468.136        479.284        490.777        502.624        514.836        527.426        540.404        553.783

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang jangka panjang, setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank                  333.955           292.211              666.907              625.163              192.643                 -           -             -              -              -              -              -              -              -              -              -
    Liabilitas sewa                                           8.765              7.012               5.259                3.506                    -                 -           -             -              -              -              -              -              -              -              -              -
    Utang obligasi                                          248.980           248.980              248.980              248.980                    -                 -           -             -              -              -              -              -              -              -              -              -
    Sukuk mudharabah                                        109.030           109.030              109.030              109.030                    -                 -           -             -              -              -              -              -              -              -              -              -
Liabilitas pajak tangguhan                                   65.805            65.805               65.805               65.805               65.805            65.805      65.805        65.805         65.805         65.805         65.805         65.805         65.805         65.805         65.805         65.805
Liabilitas imbalan kerja                                     30.494            30.494               30.494               30.494               30.494            30.494      30.494        30.494         30.494         30.494         30.494         30.494         30.494         30.494         30.494         30.494
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                           797.028            753.531            1.126.475            1.082.977              288.942            96.299      96.299        96.299         96.299         96.299         96.299         96.299         96.299         96.299         96.299         96.299

JUMLAH LIABILITAS                                      3.351.061            3.077.967            3.242.069            2.799.142            1.574.340        520.081       543.130       553.621         564.435        575.583        587.076        598.923        611.135        623.725        636.703        650.082

EKUITAS
Modal saham                                              643.750              643.750              643.750              643.750              643.750         643.750       643.750       643.750        643.750        643.750        643.750        643.750        643.750        643.750        643.750        643.750
Tambahan modal disetor                                   314.163              314.163              314.163              314.163              314.163         314.163       314.163       314.163        314.163        314.163        314.163        314.163        314.163        314.163        314.163        314.163
Saham treasuri                                            (89.957)             (89.957)             (89.957)             (89.957)             (89.957)        (89.957)      (89.957)      (89.957)       (89.957)       (89.957)       (89.957)       (89.957)       (89.957)       (89.957)       (89.957)       (89.957)
Komponen ekuitas lainnya                                 238.898              238.898              238.898              238.898              238.898         238.898       238.898       238.898        238.898        238.898        238.898        238.898        238.898        238.898        238.898        238.898
Penghasilan komprehensif lain                          1.179.694            1.179.694            1.179.694            1.179.694            1.179.694       1.179.694     1.179.694     1.179.694      1.179.694      1.179.694      1.179.694      1.179.694      1.179.694      1.179.694      1.179.694      1.179.694
Saldo laba                                             1.940.759            2.052.625            2.419.857            3.048.385            3.915.823       4.895.228     5.940.155     7.016.427      8.152.345      9.326.917     10.545.490     11.805.467     13.105.465     14.446.737     15.830.573     17.258.307
Kepentingan non-pengendali                                 84.554               84.554               84.554               84.554               84.554          84.554        84.554        84.554         84.554         84.554         84.554         84.554         84.554         84.554         84.554         84.554
JUMLAH EKUITAS                                         4.311.861            4.423.726            4.790.959            5.419.486            6.286.925       7.266.330     8.311.256     9.387.529     10.523.447     11.698.018     12.916.591     14.176.568     15.476.566     16.817.838     18.201.675     19.629.408

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                          7.662.921            7.501.693            8.033.027            8.218.628            7.861.264       7.786.410     8.854.386     9.941.150     11.087.882     12.273.602     13.503.667     14.775.491     16.087.702     17.441.563     18.838.378     20.279.491
Page 74
PT Integra Indocabinet Tbk
Neraca
cut off 31 Des 2023
dalam Jutaan Rupiah (000.000)
Proyeksi Neraca Dengan Penambahan
                    Deskripsi                       2023               2024            2025          2026          2027          2028         2029           2030            2031           2032           2033           2034           2035           2036           2037           2038
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                     200.031             8.898       174.537       809.272       524.184       588.245     1.655.217      2.731.091      3.844.587      4.977.742      6.132.856      7.307.915      8.531.022      9.835.879     11.157.132     12.518.391
Piutang usaha - bersih                                       -           227.674       325.201       432.757       515.407       532.093       545.483        561.261        574.435        590.334        608.528        630.600        651.472        663.835        680.687        696.737
    Pihak ketiga                                       449.571                 -
    Pihak berelasi                                       4.521                 -
Piutang lain-lain                                            -
    Pihak berelasi                                     165.319           165.319       165.319       165.319       165.319       165.319       165.319        165.319        165.319        165.319        165.319        165.319        165.319        165.319        165.319        165.319
    Pihak ketiga                                        19.951            19.951        19.951        19.951        19.951        19.951        19.951         19.951         19.951         19.951         19.951         19.951         19.951         19.951         19.951         19.951
Persediaan - bersih                                  2.843.452         3.234.714     3.532.240     3.041.106     2.966.234     2.893.196     2.964.333      3.049.486      3.118.762      3.204.055      3.302.794      3.424.431      3.538.562      3.601.399      3.690.778      3.774.992
Pajak dibayar di muka                                   77.448            77.448        77.448        77.448        77.448        77.448        77.448         77.448         77.448         77.448         77.448         77.448         77.448         77.448         77.448         77.448
Biaya dibayar di muka                                    4.828             4.828         4.828         4.828         4.828         4.828         4.828          4.828          4.828          4.828          4.828          4.828          4.828          4.828          4.828          4.828
Uang muka pembelian                                    979.106           979.106       979.106       979.106       979.106       979.106       979.106        979.106        979.106        979.106        979.106        979.106        979.106        979.106        979.106        979.106
Tagihan pajak                                           10.375            10.375        10.375        10.375        10.375        10.375        10.375         10.375         10.375         10.375         10.375         10.375         10.375         10.375         10.375         10.375
Jumlah Aset Lancar                                   4.754.603         4.728.314     5.289.006     5.540.162     5.262.852     5.270.562     6.422.061      7.598.866      8.794.812     10.029.158     11.301.206     12.619.974     13.978.084     15.358.140     16.785.625     18.247.147

ASET TIDAK LANCAR
Taksiran tagihan pajak                                  35.246            35.246        35.246        35.246        35.246        35.246        35.246         35.246         35.246         35.246         35.246         35.246         35.246         35.246         35.246         35.246
Uang muka pembelian                                    246.227           246.227       246.227       246.227       246.227       246.227       246.227        246.227        246.227        246.227        246.227        246.227        246.227        246.227        246.227        246.227
Aset pajak tangguhan                                     4.468             4.468         4.468         4.468         4.468         4.468         4.468          4.468          4.468          4.468          4.468          4.468          4.468          4.468          4.468          4.468
Penyertaan saham                                        26.273            26.273        26.273        26.273        26.273        26.273        26.273         26.273         26.273         26.273         26.273         26.273         26.273         26.273         26.273         26.273
Aset tetap - bersih                                  2.221.153         2.148.528     2.103.406     2.061.655     2.017.297     1.963.978     1.906.107      1.844.873      1.814.868      1.787.762      1.768.951      1.753.600      1.738.382      1.722.986      1.707.810      1.692.860
Properti investasi                                     237.720           237.720       237.720       237.720       237.720       237.720       237.720        237.720        237.720        237.720        237.720        237.720        237.720        237.720        237.720        237.720
Aset hak guna - bersih                                  57.067            57.067        57.067        57.067        57.067        57.067        57.067         57.067         57.067         57.067         57.067         57.067         57.067         57.067         57.067         57.067
Aset lain-lain - bersih                                 80.164            80.164        80.164        80.164        80.164        80.164        80.164         80.164         80.164         80.164         80.164         80.164         80.164         80.164         80.164         80.164
Jumlah Aset Tidak Lancar                             2.908.318         2.835.693     2.790.572     2.748.820     2.704.462     2.651.144     2.593.273      2.532.039      2.502.033      2.474.927      2.456.116      2.440.765      2.425.548      2.410.151      2.394.975      2.380.025
JUMLAH ASET                                          7.662.921         7.564.007     8.079.578     8.288.982     7.967.314     7.921.706     9.015.333     10.130.905     11.296.845     12.504.085     13.757.322     15.060.739     16.403.631     17.768.291     19.180.600     20.627.171

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank         1.743.634           1.525.679     1.307.725     1.089.771       871.817             -             -              -              -              -              -              -              -              -              -              -
Utang usaha                                                 -            177.866       231.826       235.262       322.212       333.043       353.230        364.361        371.174        382.486        395.162        411.298        424.056        427.204        439.859        449.303
    Pihak ketiga                                      69.947                   -
    Pihak berelasi                                      1.313                  -
Utang lain-lain                                             -
    Pihak ketiga                                        4.674              4.674         4.674         4.674         4.674         4.674         4.674          4.674          4.674          4.674          4.674          4.674          4.674          4.674          4.674          4.674
    Pihak berelasi                                      1.460              1.460         1.460         1.460         1.460         1.460         1.460          1.460          1.460          1.460          1.460          1.460          1.460          1.460          1.460          1.460
Beban akrual                                          26.895              26.895        26.895        26.895        26.895        26.895        26.895         26.895         26.895         26.895         26.895         26.895         26.895         26.895         26.895         26.895
Utang pajak                                             9.546              9.546         9.546         9.546         9.546         9.546         9.546          9.546          9.546          9.546          9.546          9.546          9.546          9.546          9.546          9.546
Liabilitas kontrak                                    64.382              64.382        64.382        64.382        64.382        64.382        64.382         64.382         64.382         64.382         64.382         64.382         64.382         64.382         64.382         64.382
Utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:-
Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank           113.017              98.890        84.763             -             -            -             -              -               -              -              -              -              -              -              -              -
    Liabilitas sewa                                   14.261              11.409         8.557         5.704             -            -             -              -               -              -              -              -              -              -              -              -
    Utang obligasi                                   407.402             356.477       305.552       224.071             -            -             -              -               -              -              -              -              -              -              -              -
    Sukuk mudharabah                                  97.500              85.313        73.125        60.938             -            -             -              -               -              -              -              -              -              -              -              -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                    2.554.032           2.362.592     2.118.506     1.722.704     1.300.986      440.001       460.187        471.318         478.132        489.444        502.120        518.256        531.014        534.161        546.817        556.261

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang jangka panjang, setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo- dalam waktu satu tahun:
Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank              333.955           292.211      666.907       625.163      192.643              -             -              -              -              -              -              -              -              -              -              -
    Liabilitas sewa                                        8.765            7.012        5.259         3.506            -              -             -              -              -              -              -              -              -              -              -              -
    Utang obligasi                                      248.980           248.980      248.980       248.980            -              -             -              -              -              -              -              -              -              -              -              -
    Sukuk mudharabah                                    109.030           109.030      109.030       109.030            -              -             -              -              -              -              -              -              -              -              -              -
Liabilitas pajak tangguhan                                65.805           65.805       65.805        65.805       65.805         65.805        65.805         65.805         65.805         65.805         65.805         65.805         65.805         65.805         65.805         65.805
Liabilitas imbalan kerja                                  30.494           30.494       30.494        30.494       30.494         30.494        30.494         30.494         30.494         30.494         30.494         30.494         30.494         30.494         30.494         30.494
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                        797.028          753.531 1.126.475         1.082.977      288.942         96.299        96.299         96.299         96.299         96.299         96.299         96.299         96.299         96.299         96.299         96.299

JUMLAH LIABILITAS                                    3.351.061         3.116.123     3.244.980     2.805.681     1.589.928      536.300       556.487        567.618         574.431        585.743        598.419        614.555        627.313        630.461        643.116        652.560

EKUITAS
Modal saham                                            643.750           643.750       643.750       643.750       643.750       643.750       643.750        643.750        643.750        643.750        643.750        643.750        643.750        643.750        643.750        643.750
Tambahan modal disetor                                 314.163           314.163       314.163       314.163       314.163       314.163       314.163        314.163        314.163        314.163        314.163        314.163        314.163        314.163        314.163        314.163
Saham treasuri                                          (89.957)          (89.957)      (89.957)      (89.957)      (89.957)      (89.957)      (89.957)       (89.957)       (89.957)       (89.957)       (89.957)       (89.957)       (89.957)       (89.957)       (89.957)       (89.957)
Komponen ekuitas lainnya                               238.898           238.898       238.898       238.898       238.898       238.898       238.898        238.898        238.898        238.898        238.898        238.898        238.898        238.898        238.898        238.898
Penghasilan komprehensif lain                        1.179.694         1.179.694     1.179.694     1.179.694     1.179.694     1.179.694     1.179.694      1.179.694      1.179.694      1.179.694      1.179.694      1.179.694      1.179.694      1.179.694      1.179.694      1.179.694
Saldo laba                                           1.940.759         2.076.782     2.463.496     3.112.200     4.006.285     5.014.304     6.087.745      7.192.186      8.351.313      9.547.241     10.787.802     12.075.083     13.405.217     14.766.729     16.166.383     17.603.510
Kepentingan non-pengendali                               84.554            84.554        84.554        84.554        84.554        84.554        84.554         84.554         84.554         84.554         84.554         84.554         84.554         84.554         84.554         84.554
JUMLAH EKUITAS                                       4.311.861         4.447.884     4.834.598     5.483.301     6.377.386     7.385.406     8.458.847      9.563.287     10.722.414     11.918.343     13.158.904     14.446.184     15.776.319     17.137.830     18.537.484     19.974.611

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                        7.662.921         7.564.007     8.079.578     8.288.982     7.967.314     7.921.706     9.015.333     10.130.905     11.296.845     12.504.085     13.757.322     15.060.739     16.403.631     17.768.291     19.180.600     20.627.171
Page 75
PT Integra Indocabinet Tbk
Arus Kas
cut off 31 Des 2023
dalam Jutaan Rupiah (000.000)

Proyeksi Arus Kas Tanpa Penambahan
Keterangan                           2023        2024          2025          2026           2027          2028         2029          2030          2031          2032          2033          2034          2035          2036           2037           2038
                                     Des          Des           Des           Des            Des           Des          Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des          Des            Des            Des


Arus Kas Operasional
       Penerimaan piutang                       2.781.508     3.657.111     4.952.561      5.930.655     6.178.883    6.369.602     6.566.207     6.768.881     6.977.811     7.193.190     7.415.217     7.644.096     7.880.041      8.123.268      8.374.002
       Pembayaran utang usaha                   (1.631.362)   (2.695.924)   (2.782.979)   (3.652.681)   (3.844.487)   (4.112.075)   (4.252.270)   (4.383.521)   (4.518.824)   (4.658.303)   (4.802.087)   (4.950.310)   (5.103.107)    (5.260.621)    (5.422.996)
       Beban penjualan                           (285.494)     (423.036)     (569.626)      (676.477)     (697.357)    (718.882)     (741.071)     (763.945)     (787.525)     (811.833)     (836.891)     (862.723)     (889.352)      (916.803)      (945.101)
         Beban umum & administrasi               (136.533)     (140.097)     (143.753)      (147.505)     (151.355)    (155.305)     (159.359)     (163.518)     (167.786)     (172.165)     (176.659)     (181.269)     (186.001)      (190.855)      (195.837)



         Beban keuangan                          (272.375)     (260.127)     (243.085)      (161.268)      (50.083)            -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
       Beban pajak                                 (31.552)    (103.578)     (177.277)      (244.662)     (276.242)    (294.723)     (303.564)     (320.387)     (331.289)     (343.700)     (355.378)     (366.666)     (378.307)      (390.313)      (402.694)
       Jumlah                               -    424.191         34.349     1.035.841     1.048.061     1.159.359     1.088.617     1.109.944     1.137.510     1.172.387     1.207.189     1.244.201     1.283.128     1.323.274      1.364.676      1.407.374

Arus Kas Investasi
       Setoran modal                                                   -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
       Capex                                -            -       (37.575)      (50.596)      (60.087)      (61.941)      (63.853)      (65.824)      (67.856)      (69.950)      (72.109)      (74.335)      (76.630)      (78.995)       (81.433)       (83.947)
       Jumlah                               -            -      (37.575)      (50.596)       (60.087)      (61.941)     (63.853)      (65.824)      (67.856)      (69.950)      (72.109)      (74.335)      (76.630)      (78.995)       (81.433)       (83.947)

Arus Kas Pendanaan
       Pinjaman                                          -      416.441              -       192.643             -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
       Pembayaran pokok hutang                   (341.544)     (341.544)     (442.734)    (1.495.346)   (1.064.460)            -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
       Jumlah                               -    (341.544)       74.897      (442.734)    (1.302.703)   (1.064.460)            -             -             -             -             -             -             -             -              -              -

Surplus (Defisit) Kas                       -      82.647        71.671       542.511       (314.728)       32.958    1.024.764     1.044.120     1.069.654     1.102.436     1.135.079     1.169.866     1.206.499     1.244.279      1.283.243      1.323.428
       Saldo awal kas                             200.031       282.679       354.350        896.860       582.132      615.090     1.639.853     2.683.973     3.753.627     4.856.063     5.991.142     7.161.008     8.367.507      9.611.786     10.895.029
Saldo akhir kas                      200.031     282.679       354.350       896.860        582.132       615.090     1.639.853     2.683.973     3.753.627     4.856.063     5.991.142     7.161.008     8.367.507     9.611.786     10.895.029     12.218.457
Page 76
PT Integra Indocabinet Tbk
Arus Kas
cut off 31 Des 2023
dalam Jutaan Rupiah (000.000)

Proyeksi Arus Kas Dengan Penambahan
Keterangan                             2023              2024         2025          2026           2027          2028         2029          2030          2031          2032          2033          2034          2035          2036           2037           2038
                                       Des               Des           Des           Des            Des           Des          Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des          Des            Des            Des


Arus Kas Operasional
             Penerimaan piutang                        2.996.455     3.859.085     5.157.652      6.188.133     6.457.112    6.623.323     6.812.896     6.975.785     7.166.493     7.385.567     7.650.227     7.905.372     8.064.292      8.264.843      8.460.914
             Pembayaran utang usaha                    (2.057.435)   (2.766.595)   (2.858.916)   (3.833.290)   (4.041.195)   (4.277.441)   (4.421.923)   (4.509.135)   (4.642.264)   (4.795.124)   (4.987.991)   (5.146.588)   (5.194.496)    (5.338.967)    (5.457.082)
             Beban penjualan                            (285.494)     (423.036)     (569.626)      (676.477)     (697.357)    (718.882)     (741.071)     (763.945)     (787.525)     (811.833)     (836.891)     (862.723)     (889.352)      (916.803)      (945.101)
              Beban umum & administrasi                 (136.533)     (140.097)     (143.753)      (147.505)     (151.355)    (155.305)     (159.359)     (163.518)     (167.786)     (172.165)     (176.659)     (181.269)     (186.001)      (190.855)      (195.837)
                                                     (28.104)
          Beban overhead dan marketing penambahan usaha                 (23.891)      (24.675)      (31.455)      (33.561)      (30.168)      (29.552)      (24.405)      (22.484)      (23.139)      (28.655)      (31.595)      (21.261)       (16.606)        (9.876)
          Manajemen fee                               (7.026)            (5.973)       (6.169)       (7.864)       (8.390)       (7.542)       (7.388)       (6.101)       (5.621)       (5.785)       (7.164)       (7.899)       (5.315)        (4.152)        (2.469)
              Beban keuangan                            (272.375)     (260.127)     (243.085)      (161.268)      (50.083)            -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
             Beban pajak                                  (38.365)    (109.073)     (182.968)      (252.178)     (284.313)    (302.765)     (311.509)     (326.933)     (337.313)     (349.902)     (363.079)     (375.166)     (384.016)      (394.774)      (405.344)
             Jumlah                                -    171.123       130.294      1.128.460     1.078.096     1.190.858     1.131.220     1.142.094     1.181.747     1.203.500     1.227.619     1.249.789     1.300.132     1.383.851      1.402.686      1.445.206

Arus Kas Investasi
             Setoran modal                                                    -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
             Capex                                 -      (20.713)      (39.551)      (50.991)      (60.482)      (62.337)      (64.248)      (66.219)      (68.251)      (70.345)      (72.505)      (74.730)      (77.025)      (78.995)       (81.433)       (83.947)
             Jumlah                                -     (20.713)      (39.551)      (50.991)       (60.482)      (62.337)     (64.248)      (66.219)      (68.251)      (70.345)      (72.505)      (74.730)      (77.025)      (78.995)       (81.433)       (83.947)

Arus Kas Pendanaan
             Pinjaman                                           -      416.441              -       192.643             -             -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
             Pembayaran pokok hutang                    (341.544)     (341.544)     (442.734)    (1.495.346)   (1.064.460)            -             -             -             -             -             -             -             -              -              -
             Jumlah                                -    (341.544)       74.897      (442.734)    (1.302.703)   (1.064.460)            -             -             -             -             -             -             -             -              -              -

Surplus (Defisit) Kas                              -    (191.134)      165.640       634.735       (285.088)       64.062    1.066.971     1.075.875     1.113.496     1.133.155     1.155.115     1.175.059     1.223.107     1.304.857      1.321.253      1.361.259
           Saldo awal kas                                200.031         8.898       174.537        809.272       524.184      588.245     1.655.217     2.731.091     3.844.587     4.977.742     6.132.856     7.307.915     8.531.022      9.835.879     11.157.132
Saldo akhir kas                              200.031       8.898      174.537       809.272        524.184       588.245     1.655.217     2.731.091     3.844.587     4.977.742     6.132.856     7.307.915     8.531.022     9.835.879     11.157.132     12.518.391
Page 77
PT Integra Indocabinet Tbk
Laba Rugi
cut off 31 Des 2023
dalam Jutaan Rupiah (000.000)

Proyeksi Laba Dengan Penambahan Usaha
Keterangan                                2023        2024          2025            2026          2027          2028          2029          2030          2031         2032          2033          2034          2035          2036          2037          2038
                                          Des          Des           Des            Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des


Penjualan                                2.186.034     2.770.038     3.956.611     5.265.208     6.270.783     6.473.798     6.636.713     6.828.673     6.988.959     7.182.391     7.403.762     7.672.299     7.926.244     8.076.655     8.281.696     8.476.963
Beban pokok penjualan                   (1.359.241)   (1.772.779)   (2.523.029)   (3.353.485)   (3.995.112)   (4.125.065)   (4.226.490)   (4.347.901)   (4.446.672)   (4.568.282)   (4.709.061)   (4.882.490)   (5.045.215)   (5.134.807)   (5.262.243)   (5.382.312)
Penyusutan dan amortisasi                  (87.522)      (86.126)      (78.130)      (85.577)      (96.738)     (106.718)     (112.683)     (117.605)      (90.664)      (89.921)      (84.259)      (83.121)      (85.115)      (87.098)      (89.144)      (91.255)
Laba Kotor                                 739.271       911.133     1.355.453     1.826.146     2.178.932     2.242.015     2.297.539     2.363.168     2.451.622     2.524.188     2.610.442     2.706.688     2.795.914     2.854.750     2.930.309     3.003.395

Beban Operasi
  Beban penjualan                     (256.549)        (285.494)     (423.036)     (569.626)     (676.477)     (697.357)     (718.882)     (741.071)     (763.945)     (787.525)      (811.833)     (836.891)     (862.723)     (889.352)     (916.803)     (945.101)
  Beban umum dan administrasi         (133.060)        (136.533)     (140.097)     (143.753)     (147.505)     (151.355)     (155.305)     (159.359)     (163.518)     (167.786)      (172.165)     (176.659)     (181.269)     (186.001)     (190.855)     (195.837)
 Beban overhead dan marketing penambahan usaha-         (28.104)      (23.891)      (24.675)      (31.455)      (33.561)      (30.168)      (29.552)      (24.405)      (22.484)       (23.139)      (28.655)      (31.595)      (21.261)      (16.606)       (9.876)
 Manajemen fee                                -          (7.026)       (5.973)       (6.169)       (7.864)       (8.390)       (7.542)       (7.388)       (6.101)       (5.621)        (5.785)       (7.164)       (7.899)       (5.315)       (4.152)       (2.469)
  Penyusutan dan amortisasi             (7.329)          (7.212)       (6.543)       (7.166)       (8.101)       (8.937)       (9.436)       (9.848)       (7.592)       (7.530)        (7.056)       (6.961)       (7.128)       (7.294)       (7.465)       (7.642)
  Jumlah                              (396.939)        (464.369)     (599.538)     (751.389)     (871.401)     (899.600)     (921.333)     (947.218)     (965.562)     (990.946)    (1.019.978)   (1.056.329)   (1.090.614)   (1.109.222)   (1.135.881)   (1.160.925)
Laba (Rugi) Usaha                      342.332          446.764       755.915     1.074.757     1.307.531     1.342.416     1.376.206     1.415.950     1.486.060     1.533.242      1.590.463     1.650.359     1.705.301     1.745.528     1.794.428     1.842.471

Beban keuangan                           (252.053)     (272.375)     (260.127)     (243.085)     (161.268)      (50.083)            -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
Laba (rugi) selisih kurs - bersih          (6.550)            -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
Penjualan barang afalan                    28.468             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
Penghasilan bunga                           7.881             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
Laba (rugi) pelepasan aset tetap           26.400             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
Rugi revaluasi aset tetap                  (4.523)            -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
Beban denda kehutanan                      (8.040)            -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
Bagian rugi entitas asosiasi                    -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
Lain-lain bersih                            1.093             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
   Jumlah                                (207.325)     (272.375)     (260.127)     (243.085)     (161.268)      (50.083)            -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
 Laba Sebelum Pajak                       135.008       174.388       495.787       831.671     1.146.263     1.292.333     1.376.206     1.415.950     1.486.060     1.533.242     1.590.463     1.650.359     1.705.301     1.745.528     1.794.428     1.842.471

Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
 Pajak kini                               (37.673)      (38.365)     (109.073)     (182.968)     (252.178)     (284.313)     (302.765)     (311.509)     (326.933)     (337.313)     (349.902)     (363.079)     (375.166)     (384.016)     (394.774)     (405.344)
 Pajak tangguhan                           (2.741)
  Jumlah                                  (40.413)      (38.365)     (109.073)     (182.968)     (252.178)     (284.313)     (302.765)     (311.509)     (326.933)     (337.313)     (349.902)     (363.079)     (375.166)     (384.016)     (394.774)     (405.344)
Laba Tahun Berjalan                        94.594       136.023       386.714       648.703       894.085     1.008.020     1.073.441     1.104.441     1.159.127     1.195.929     1.240.561     1.287.280     1.330.134     1.361.512     1.399.654     1.437.127
Page 78
PT Integra Indocabinet Tbk
Laba Rugi
cut off 31 Des 2023
dalam Jutaan Rupiah (000.000)

Proyeksi Laba Tanpa Penambahan Usaha
Keterangan                              2023          2024          2025          2026          2027          2028          2029           2030          2031         2032          2033          2034          2035          2036          2037          2038
                                         Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des           Des


Penjualan                               2.186.034     2.535.841     3.757.523     5.059.579     6.008.662     6.194.127     6.385.316     6.582.407     6.785.581     6.995.026     7.210.936     7.433.510     7.662.955     7.899.481     8.143.308     8.394.662
Beban pokok penjualan                  (1.359.241)   (1.608.430)   (2.383.318)   (3.209.184)   (3.811.168)   (3.928.804)   (4.050.071)   (4.175.082)   (4.303.951)   (4.436.798)   (4.573.745)   (4.714.919)   (4.860.451)   (5.010.474)   (5.165.129)   (5.324.557)
Penyusutan dan amortisasi                 (87.522)      (82.668)      (73.943)      (81.317)      (92.405)     (102.312)     (112.027)     (117.240)      (90.300)      (89.557)      (83.895)      (82.756)      (84.750)      (86.806)      (88.925)      (91.109)
Laba Kotor                                739.271       844.743     1.300.263     1.769.078     2.105.089     2.163.010     2.223.218     2.290.085     2.391.330     2.468.672     2.553.297     2.635.835     2.717.754     2.802.201     2.889.255     2.978.995

Beban Operasi
  Beban penjualan                       (256.549)     (285.494)     (423.036)     (569.626)     (676.477)     (697.357)     (718.882)     (741.071)     (763.945)     (787.525)     (811.833)     (836.891)     (862.723)     (889.352)     (916.803)     (945.101)
  Beban umum dan administrasi           (133.060)     (136.533)     (140.097)     (143.753)     (147.505)     (151.355)     (155.305)     (159.359)     (163.518)     (167.786)     (172.165)     (176.659)     (181.269)     (186.001)     (190.855)     (195.837)


  Penyusutan dan amortisasi               (7.329)       (6.923)       (6.192)       (6.810)       (7.738)       (8.568)       (9.381)       (9.818)       (7.562)       (7.500)       (7.025)        (6.930)       (7.097)       (7.269)       (7.447)       (7.630)
  Jumlah                                (396.939)     (428.950)     (569.324)     (720.188)     (831.720)     (857.280)     (883.569)     (910.248)     (935.025)     (962.811)     (991.024)    (1.020.480)   (1.051.090)   (1.082.622)   (1.115.105)   (1.148.567)
Laba (Rugi) Usaha                        342.332       415.793       730.939     1.048.890     1.273.369     1.305.730     1.339.649     1.379.837     1.456.305     1.505.861     1.562.273      1.615.355     1.666.664     1.719.579     1.774.150     1.830.428

Beban keuangan                          (252.053)     (272.375)     (260.127)     (243.085)     (161.268)      (50.083)            -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
Laba (rugi) selisih kurs - bersih         (6.550)            -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
Penjualan barang afalan                   28.468             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
Penghasilan bunga                          7.881             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
Laba (rugi) pelepasan aset tetap          26.400             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
Rugi revaluasi aset tetap                 (4.523)            -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
Beban denda kehutanan                     (8.040)            -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
Bagian rugi entitas asosiasi                   -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
Lain-lain bersih                           1.093             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
   Jumlah                               (207.325)     (272.375)     (260.127)     (243.085)     (161.268)      (50.083)            -             -             -             -             -             -             -             -             -             -
 Laba Sebelum Pajak                      135.008       143.417       470.811       805.804     1.112.101     1.255.648     1.339.649     1.379.837     1.456.305     1.505.861     1.562.273     1.615.355     1.666.664     1.719.579     1.774.150     1.830.428

Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
 Pajak kini                              (37.673)      (31.552)     (103.578)     (177.277)     (244.662)     (276.242)     (294.723)     (303.564)     (320.387)     (331.289)     (343.700)     (355.378)     (366.666)     (378.307)     (390.313)     (402.694)
 Pajak tangguhan                          (2.741)
  Jumlah                                 (40.413)      (31.552)     (103.578)     (177.277)     (244.662)     (276.242)     (294.723)     (303.564)     (320.387)     (331.289)     (343.700)     (355.378)     (366.666)     (378.307)     (390.313)     (402.694)
Laba Tahun Berjalan                       94.594       111.865       367.233       628.527       867.439       979.405     1.044.926     1.076.273     1.135.918     1.174.571     1.218.573     1.259.977     1.299.998     1.341.272     1.383.837     1.427.734
Page 79
                                       Tanpa Penambahan Usaha
Free Cash Flow Tanpa Tambahan Usaha   Tahun
                                          2024           2025         2026         2027         2028         2029         2030         2031          2032          2033        2034          2035        2036         2037         2038
                                              Des        Des          Des           Des         Des          Des          Des           Des           Des          Des          Des          Des          Des         Des           Des
EAT                                            111.865    367.233       628.527      867.439      979.405    1.044.926    1.076.273    1.135.918    1.174.571    1.218.573    1.259.977    1.299.998    1.341.272    1.383.837    1.427.734
Interest*(1-T)                                 212.453    202.899       189.607      125.789       39.065            -            -            -            -             -           -             -           -            -            -
Depresiasi                                      89.591     80.135        88.126      100.143      110.880      121.408      127.058       97.861       97.056       90.920       89.686       91.847       94.075       96.372       98.739
Capex                                                -     (37.575)     (50.596)     (60.087)     (61.941)     (63.853)     (65.824)     (67.856)     (69.950)     (72.109)     (74.335)     (76.630)     (78.995)     (81.433)     (83.947)
CNWC                                           222.735    (413.018)     319.187       80.479       69.073      (77.718)     (93.387)     (96.270)     (99.241)    (102.304)    (105.462)    (108.717)    (112.073)    (115.532)    (119.098)
Free Cash Flow To Firm                        636.644     199.673     1.174.852    1.113.764    1.136.482    1.024.764    1.044.120    1.069.654    1.102.436    1.135.079    1.169.866    1.206.499    1.244.279    1.283.243    1.323.428


             Check                                   -           -            -            -            -            -            -            -            -             -           -             -           -            -            -


                                      Tahun
URAIAN                                    2024           2025         2026         2027         2028         2029         2030         2031          2032          2033        2034          2035        2036         2037         2038
                                              Des        Des          Des           Des         Des          Des          Des           Des           Des          Des          Des          Des          Des         Des           Des


CFO                                            424.191     34.349     1.035.841    1.048.061    1.159.359    1.088.617    1.109.944    1.137.510    1.172.387    1.207.189    1.244.201    1.283.128    1.323.274    1.364.676    1.407.374
Interest*(1-T)                                 212.453    202.899       189.607      125.789       39.065            -            -            -            -             -           -             -           -            -            -
Capex                                                -     (37.575)     (50.596)     (60.087)     (61.941)     (63.853)     (65.824)     (67.856)     (69.950)     (72.109)     (74.335)     (76.630)     (78.995)     (81.433)     (83.947)
Free Cash Flow To Firm                        636.644     199.673     1.174.852    1.113.764    1.136.482    1.024.764    1.044.120    1.069.654    1.102.436    1.135.079    1.169.866    1.206.499    1.244.279    1.283.243    1.323.428
Page 80
                                                            Dengan Penambahan Usaha
Free Cash Flow Dengan Tambahan Usaha                         Tahun
                                                                     2024               2025               2026              2027               2028             2029             2030                2031          2032          2033         2034           2035           2036           2037           2038
                                                                     Des                Des                Des               Des                Des              Des              Des                 Des           Des            Des          Des            Des            Des            Des            Des
EAT                                                                         136.023             386.714           648.703           894.085       1.008.020        1.073.441         1.104.441      1.159.127     1.195.929     1.240.561      1.287.280      1.330.134      1.361.512      1.399.654      1.437.127
Interest*(1-T)                                                              212.453             202.899           189.607           125.789            39.065                -                 -              -             -              -             -              -               -              -              -
Depresiasi                                                                   93.338              84.672            92.743           104.839           115.655          122.120           127.453       98.257        97.452        91.315         90.081         92.242         94.391         96.609         98.897
Capex                                                                        (20.713)           (39.551)          (50.991)           (60.482)         (62.337)         (64.248)          (66.219)     (68.251)      (70.345)       (72.505)       (74.730)       (77.025)       (78.995)       (81.433)       (83.947)
CNWC                                                                         (58.238)          (341.093)          387.014            79.172            67.184          (64.341)          (89.800)     (75.637)      (89.880)      (104.257)      (127.572)      (122.245)       (72.052)       (93.577)       (90.819)
Free Cash Flow To Firm                                                      362.863            293.642       1.267.076         1.143.404         1.167.586        1.066.971         1.075.875       1.113.496     1.133.155     1.155.115      1.175.059      1.223.107      1.304.857      1.321.253      1.361.259


         Check                                                                     -                  -                 -                  -                -                -                 -              -             -              -             -              -               -              -              -


                                                             Tahun
URAIAN                                                               2024               2025               2026              2027               2028             2029             2030                2031          2032          2033         2034           2035           2036           2037           2038
                                                                     Des                Des                Des               Des                Des              Des              Des                 Des           Des            Des          Des            Des            Des            Des            Des


CFO                                                                         171.123             130.294       1.128.460            1.078.096      1.190.858        1.131.220         1.142.094      1.181.747     1.203.500     1.227.619      1.249.789      1.300.132      1.383.851      1.402.686      1.445.206
Interest*(1-T)                                                              212.453             202.899           189.607           125.789            39.065                -                 -              -             -              -             -              -               -              -              -
Capex                                                                        (20.713)           (39.551)          (50.991)           (60.482)         (62.337)         (64.248)          (66.219)     (68.251)      (70.345)       (72.505)       (74.730)       (77.025)       (78.995)       (81.433)       (83.947)
Free Cash Flow To Firm                                                      362.863            293.642       1.267.076         1.143.404         1.167.586        1.066.971         1.075.875       1.113.496     1.133.155     1.155.115      1.175.059      1.223.107      1.304.857      1.321.253      1.361.259




Free Cash Flow Inkremental                                   Tahun
                                                                     2024               2025               2026              2027               2028             2029             2030                2031          2032          2033         2034           2035           2036           2037           2038
                                                                     Des                Des                Des               Des                Des              Des              Des                 Des           Des            Des          Des            Des            Des            Des            Des
EAT                                                                          24.158              19.481            20.176            26.647            28.614           28.514            28.168       23.209        21.357        21.989         27.303         30.136         20.240         15.817             9.393
Interest*(1-T)                                                                     -                  -                 -                  -                -                -                 -              -             -              -             -              -               -              -              -
Depresiasi                                                                    3.747               4.538             4.617             4.696             4.775             711               395             395           395            395          395            395             316            237            158
Capex                                                                        (20.713)            (1.976)             (395)              (395)            (395)            (395)             (395)        (395)         (395)          (395)           (395)          (395)              -              -              -
CNWC                                                                        (280.973)            71.926            67.826             (1.308)          (1.890)          13.377             3.587       20.633         9.361         (1.953)       (22.110)       (13.528)       40.021         21.956         28.280
Free Cash Flow To Firm                                                     (273.781)            93.969            92.224             29.640           31.104           42.208            31.755       43.842        30.718         20.036          5.193         16.608         60.578         38.010         37.831
Growth                                       0,00%
Salvage                                                                                                                                                     -                -                 -              -             -              -             -              -               -              -      45.269
FCFF                                      345.203                          (273.781)            93.969            92.224             29.640           31.104           42.208            31.755       43.842        30.718         20.036          5.193         16.608         60.578         38.010         83.100
Discount Factor                              9,59%                          0,91247             0,83261           0,75973           0,69324           0,63256          0,57719           0,52667      0,48058       0,43851       0,40013        0,36511        0,33315        0,30399        0,27739        0,25311
NPV                                        79.773                          (249.818)            78.239            70.066             20.547           19.675           24.362            16.725       21.069        13.470          8.017          1.896          5.533         18.415         10.543         21.033
IRR                                         16,60%
PROFITABILITY INDEX, PI                       1,51
Present Value Cash In Flow                                                   25.463              19.999            18.836            21.728            21.121           16.869            15.043       11.343         9.539          8.956        10.113         10.172             6.249          4.453          2.418
Present Value Cash Out Flow                                                 (275.281)            58.241            51.230             (1.180)          (1.446)           7.493             1.681        9.726         3.932           (940)        (8.217)        (4.639)       12.166             6.090          7.158
       Penerimaan                                                            27.905              24.019            24.793            31.343            33.389           29.226            28.563       23.604        21.752        22.384         27.698         30.532         20.556         16.054             9.551
       Pengeluaran                                                          (301.686)            69.950            67.431             (1.703)          (2.285)          12.982             3.192       20.238         8.966         (2.348)       (22.505)       (13.923)       40.021         21.956         28.280
                                                                           -273.781            -179.812           -87.588           -57.948           -26.844           15.364           47.119        90.960       121.678       141.714        146.907        163.515        224.093        262.103        299.934
PAYBACK PERIOD, PP                               5 tahun,                      -0,91               1,29              0,43              -8,51            -2,35            -0,20             -2,11         -0,56         -1,51          6,03            0,59           0,98           -0,43          -0,85          -0,71
                                                 8 bulan
                                                             Tahun
                          Analisis BEP                               2024               2025               2026              2027               2028             2029             2030                2031          2032          2033         2034           2035           2036           2037           2038
                                                                     Des                Des                Des               Des                Des              Des              Des                 Des           Des            Des          Des            Des            Des            Des            Des
Penjualan                                                               2.770.038             3.956.611       5.265.208            6.270.783      6.473.798        6.636.713         6.828.673      6.988.959     7.182.391     7.403.762      7.672.299      7.926.244      8.076.655      8.281.696      8.476.963
Beban pokok                                                             1.772.779             2.523.029       3.353.485            3.995.112      4.125.065        4.226.490         4.347.901      4.446.672     4.568.282     4.709.061      4.882.490      5.045.215      5.134.807      5.262.243      5.382.312
Beban operasional                                                         464.369            599.538            751.389           871.401           899.600          921.333           947.218         965.562       990.946      1.019.978      1.056.329      1.090.614      1.109.222      1.135.881      1.160.925
BEP                                                                    1.289.856          1.654.693          2.069.454         2.401.212         2.479.560        2.536.953         2.607.351       2.654.412     2.722.672     2.802.417      2.905.027      3.000.480      3.045.299      3.115.473      3.180.041
BEP Average                              2.564.327
Page 81
Analisa Sensitifitas


Perubahan Pendapatan               0%      -10%        -5%         5%       10%
NET PRESENT VALUE (NPV)        79.773   (53.930)    12.922    146.625   213.477
INTERNAL RATE OF RETURN, IRR   16,60%      4,81%     10,73%    22,49%    28,48%
PROFITABILITY INDEX, PI          1,51      0,51       1,01       2,01      2,51


Perubahan Biaya                    0%      -10%        -5%         5%       10%
NET PRESENT VALUE (NPV)        79.773   203.297    141.535    18.012    (43.750)
INTERNAL RATE OF RETURN, IRR   16,60%     29,38%     22,63%    11,11%     6,04%
PROFITABILITY INDEX, PI          1,51      2,57       2,02       1,04      0,61
Page 82
                                                                                  WACC

                                                                Weighted Average Cost of Capital

JENIS MODAL                                                         Biaya Modal                       Komposisi             Tertimbang
COST OF DEBT (Kd = I X (1-T))                                          7,34%                           23,74%                  1,74%
COST OF EQUITY (Ke = Rf + (Rpm) * Beta                                10,29%                           76,26%                  7,85%
Weighted Average Cost of capital (WACC)                                                                                        9,59%



PERHITUNGAN COST OF EQUITY                                                          PERHITUNGAN COST OF DEBT
Risk Free Rate (Rf)                                                 6,89%           a         Bunga Bank                                          9,41%
Risk Premium Market (Rpm)                                           7,89%           b         Pajak                                           22,00%
β (Beta)                                                             0,69
CDS                                                                 2,04%
COST OF EQUITY                                                  10,29%              COST OF DEBT                                                  7,34%



Unleverage Beta                      ==========>                    0,56                                                         BL
                                                                                              BU                  =
                                                                                                                      1 + (( 1 - t ) x (Wd/We))




Leverage Beta Perusahaan Dinilai     ==========>                    0,69                      BL                  =   BU x (1+(1-T) x (Wd/We))



Keterangan :
 Rf                      :           Tingkat Balikan Bebas Risiko
 Rpm                     :           Tingkat Balikan Yang Diharapkan Oleh Pasar Ekuitas
 β                       :           Ukuran Risiko Sistematis
 Rs                      :           Premi Untuk Risiko Spesifik Perusahaan

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.17 MB
Published6 Jun 2024
Pages82
Characters362,509
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 49 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org INTEGRA INDOCABINET TBK · Nama Perusahaan p.1 ×177
linked person Ivan Teguh Khristian p.3 ×7
linked person Stephanie Kane Ilham p.16 ×2
linked person Halim Rusli p.16 ×2
linked person Widjaja Karli p.16 ×2
linked person Sjany Tjandra p.16
linked person Wang Sutrisno p.16 ×2
linked org Pakuwon Jati Tbk p.35 ×10
linked org Lippo Karawaci Tbk p.35 ×8
linked org Lippo Cikarang p.35
linked org Summarecon Agung Tbk p.35 ×8
linked org Bumi Serpong Damai Tbk p.35 ×8
linked org Ciputra Development Tbk p.35 ×14
linked org Intiland Development Tbk p.35 ×14
linked org PT Jaya Real Property p.57
linked org Puradelta Lestari Tbk p.57 ×2
linked org Metropolitan Land Tbk p.57 ×2
linked org Bumi Citra Permai Tbk p.57 ×2
linked org Makmur Berkah Amanda Tbk p.57 ×2
linked org Suryamas Dutamakmur Tbk p.57 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×13
possible org PT Integra Indo Lestari · Komisaris p.15 ×3
possible person Bing Hartono Poernomosidi p.16
possible org Bursa Efek Indonesia p.56
possible org Bank Persero p.58
unresolved org KJPP DASA' AT p.1 ×65
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.2 ×7
unresolved org Kementerian Keuangan dan Pasar Modal p.3
unresolved org PT lntegra lndocabinet Tbk · Nama Perusahaan p.3 ×2
unresolved org Teramiharja p.5 ×5
unresolved org Bank Indonesia p.5 ×22
unresolved org Pusat Statistik. p.5 ×2
unresolved org KJPP DASA' p.6
unresolved org KJPP DASA'AT YUDISTIRA DAN REKAN p.6
unresolved person H. Andi Noviastoko p.7 ×4
unresolved — Identit · Penilai p.8 ×2
unresolved person Akta Notaris Soetjipto p.11 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.11 ×2
unresolved org Yudistira & Rekan p.11 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan p.11
unresolved org KJPP DYR p.13
unresolved person Dyah Ayu Ambarwati · Notaris p.15 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.15 ×2
unresolved person Soetjipto · Notaris p.16
unresolved org Kantor Akuntan Publik Teramihardja p.17
unresolved org Kota Nusantara p.23 ×2
unresolved org Kementerian Perindustrian p.28 ×2
unresolved — Eko Cahyono p.47
unresolved org DER p.57

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result