Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1
Cirebon, 18 Mei 2026
Nomor : 1-173/GRPM-CORP/V/2026
Kepada Yth,
Direksi PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I Lt. L6
Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Perihal : Laporan Hasil Public Expose Live Tahun 2026 PT Graha Prima Mentari Tbk.
Dengan hormat,
Merujuk pada Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor : Kep-00066/BEI/09-2022 perihal
Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi khususnya mengenai poin
III.3.1. perihal Kewajiban Public Expose , dengan ini kami sampaikan Laporan Pelaksanaan Public Expose
Live PT Graha Prima Mentari Tbk sebagai berikut :
1. Public Expose live dilaksanakan pada hari Senin, 11 Mei 2026 secara virtual melalui media aplikasi
Microsoft Teams.
2. Public Expose Live tersebut dilakukan oleh Manajemen Perseroaan : Anggota Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan
3. Public Expose Live dibuka pada pukul 10.00 oleh Bpk. Agus Susanto
4. Presentasi Perseroan dalam Public Expose Live disampaikan oleh Bpk. Agus Susanto selaku
Direktur Utama Perseroan dan Ibu Lili Solihah selaku Direktur Keuangan.
Demikian yang dapat disampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan terimakasih.
Hormat Kami,
PT Graha Prima Mentari Tbk
Agus Susanto
Corporate Secretary
PT Graha Prima Mentari Tbk
Head Office : Jl. Tuparev No. 87 A, Cirebon, West java – Indonesia | (0231) 233500 | grahaprimamentari.co.id
Page 2
RINGKASAN RISALAH PUBLIC EXPOSE
PT GRAHA PRIMA MENTARI Tbk
TAHUN 2026
Direksi PT GRAHA PRIMA MENTARI Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”) dengan ini memberitahukan
Perseroan telah menyelenggarakan Public Expose dengan rincian:
A. Pada:
Hari/Tanggal : Senin, 11 Mei 2026
Waktu : 10.00 WIB
Tempat : Gedung Grha Prima Indonesia Jl Tuparev No 87 A
Desa Sutawinangun – Kedawung - Kab Cirebon.
Dan melalui tayangan Microsoft Teams online
Dengan Mata Acara Rapat sebagai berikut :
1. Aktifitas Perseroan Tahun 2025
2. Laporan Kinerja Keuangan Tahun 2025
3. Rencana Strategis Perseroan Tahun 2025
4. Area Operasional Perseroan Tahun 2025
B. Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang hadir pada saat Rapat.
Dewan Komisaris :
Komisaris Utama : Bapak Rudy Susanto Wijaya
Komisaris Independen : Bapak Theo Lekatompessy
Direksi :
Direktur Utama : Bapak Agus Susanto
Direktur : Ibu Lili Solihah
C. Public Expose tersebut telah dihadiri oleh 40 peserta melalui tayangan Microsoft Teams.
D. Intisari dari setiap pembahasan adalah sebagai berikut :
1. Aktifitas Perusahaan Tahun 2025:
a. Perubahan struktur direksi pada RUPS 2025 (pengangkatan Hendriyanto Liem sebagai
Direktur).
b. Pembukaan 4 area CCOD Baru di Jawa Barat Pada Bulan Juni yaitu Purwakarta, Subang,
Pelabuhan Ratu dan Cianjur.
c. Pembukaan 4 Area CCOD Baru di Bali (Klungkung, Nusa Penida, Amlapura dan Bangli)
d. Pembukaan 6 area CCOD Baru pada bulan September yaitu 5 Area di Jawa Barat & 1 Area di
Kalimantan (Cibiru Bandung, Surade, Jatiwangi Majalengka, Cisaat Sukabumi dan Cibadak
Sukabumi, Balikapapan).
e. Penghargaan Distributor Champions Best Operation Excellence Q2 & Q3 by CCEP.
Page 3
f. Penunjukan GRPM sebagai distributor resmi Dali Food (salah satu manufaktur makanan
ringan terbesar di China).
2.Laporan Kinerja Keuangan:
a. Jumlah Aset Perseroan menurun sebesar Rp. 5.841.786.665 dari tahun sebelumnya menjadi
Rp.185.659.877.606
b. Jumlah Liabilitas Perseroan menurun sebesar Rp. 7.306.335.385 dari tahun sebelumnya menjadi
Rp.95.926.305.867
c. Jumlah Ekuitas naik sebesar Rp. 1.464.548.720 dari tahun sebelumnya menjadi
Rp.89.733.571.739. Kondisi ini dilatarbelakangi oleh adanya tambahan dari Saldo laba.
d. Pejualan sebesar Rp. 754.442.303.011 yaitu ada kenaikan sebesar Rp 48.932.742.212 dari tahun
sebelumnya senilai Rp.705.509.560.799
e. Laba Bruto naik sebesar Rp. 2.140.780.057 dari tahun sebelumnya menjadi Rp.56.220.080.799
f. Laba Bersih menurun sebesar Rp. 357.399.421 dari tahun sebelumnya menjadi Rp.4.619.872.665
3. Rencana Strategis Perseroan:
Empat point yang akan kita telah, sedang dan akan dilakukan di tahun 2025 dan 2026 adalah:
a. Menambah prinsipal. Sampai saat ini (Mei 2026) GRPM sudah menambah beberapa
produk FNB. Diantaranya Air Kemasan Tirta, Dali Food, dan Akasa Wira.
b. Perluasan area pemasaran sangat diperlukan untuk menambah revenue dan profit.
c. Efisiensi biaya. Misal penempatan gudang, efisiensi SDM, efisiensi fungsi atau kegiatan
yang berulang, efisiensi armada (biaya logistik), efisensi biaya utilities, dan lain-lain).
d. Penutupan beberapa area yang dianggap merugikan atau tidak optimal secara
pendapatan.
Page 4
4. Area Operasional:
Per Desember 2025 Perseroan memiliki 21 Area Operasional di 4 Provinsi di Indonesia, antara
lain : (Medan Sunggal, Medan-Deli, Pekanbaru, Cirebon, Indramayu, Kuningan, Sumedang,
Subang, Cibiru (Bandung), Jatiwangi, Cibadak, Surade, Ciisaat, Purwakarta, Cianjur, Pelabuhan
Ratu, Bangli Bali, Amplapura Bali, Klungkung Bali, Nusapenida Bali dan Balikpapan)
Untuk anak usaha perseroan yaitu PT Tri Usaha Jaya (TUJ) juga memiliki 16 cabang di provinsi
Jawa Tengah (Blora, Banjarnegara, Kebumen, Kendal, Magelang, Majenang, Pati, Cilacap,
Pekalongan, Purwodadi, Salatiga, Tegal, Solo, Wonosobo, Kudus dan Yogyakarta)
E. Sesi Tanya Jawab
Setelah paparan dan penjelasan mengenai materi Paparan Publik (Public Expose) selesai dilakukan,
moderator memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengajukan beberapa pertanyaan.
Adapun pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para peserta sebagai berikut:
1. Nama : Daniel, Analis
Pertanyaan : Manajemen menyebutkan di slide 8 bahwa revenue naik 7% dan Laba Kotor
naik, tapi Laba Bersih justru turun dari 4,78 → 4,36 miliar. Beban apa yang
menyedot selisih itu dan apakah beban ekspansi 13 area baru, beban keuangan,
atau ada pos luar biasa kemudian kapan investasi ekspansi ini mulai berbalik jadi
profit ?
Jawaban : Secara gross profit naik tapi dengan ditambahnya area baru otomatis menambah
cost baru diantaranya sewa gudang di area, biaya SDM, peyusutan dari
penambahan alat transportasi yang digunakan untuk area-area baru. Tapi ini
hanya awal saja, kedepannya dengan depresiasi yang semakin kecil kita berharap
akan memberikan dampak positif bagi laba bersih perseroan.
2. Nama : Daniel, Analis
Pertanyaan : Manajemen menyebutkan di slide 10 bahwa strategi ke-5 menyebut penutupan
area tidak optimal, sementara strategi ke-3 perluasan area, bagaimana
manajemen mendefinisikan 'tidak optimal' serta berapa area yang akan ditutup,
dan apakah ada target net profit margin spesifik yang ingin dicapai di 2026 ?
Jawaban : Kita tinjau dulu area tersebut, mengingat ada area yang bagus untuk produk
tertentu, tapi tidak bagus untuk produk lainnya. Penutupan ini bertujuan untuk
menghindari cabang yang tidak profit, yang menggerus keuntungan secara
keseluruhan dari Perseroan. Tentu selain melakukan penutupan, kami juga
berupaya menambah pemasukan lain melalui pembukaan cabang baru dan atau
menambah produk baru. Di tahun ini kami sudah menambah beberapa produk
baru, antara lain produk dari Dali Food dan AMDK Tirta.
Page 5
Untuk berapa jumlah cabang yang akan ditutup, saat ini masih dalam kajian yang
lebih menyeluruh..
3. Nama : Daniel, Analis
Pertanyaan : Manajemen menyebutkan di slide 5 bahwa GRPM baru ditunjuk sebagai
distributor resmi Dali Food di Desember 2025. Berapa kontribusi revenue yang
diproyeksikan dari principal ini di 2026, dan di area mana saja distribusinya serta
apakah hanya area GRPM eksisting atau akan membuka area baru khusus ?
Jawaban : Perlu diketahui Dali Food adalah produsen kategori roti dan biskuit nomor 1 di
China dan baru buka di Indonesia, Perseroan ditunjuk sebagai distributor
resminya di beberapa titik seperti di Jawa Barat dan Bali. Kontribusi yang di
berikan Dali ini cukup positif, ditambah lagi gudang yang di gunakanpun
menggunakan gudang existing, jadi tidak menambah cost warehouse.
Produk Dali ini berupa Makanan ringan, bolu-boluan dan roti-rotian. Produknya
banyak digemari semua kalangan usia, baik anak-anak, orang dewasa maupun
yang sudah lanjut usia.
4. Nama : Arif, Kontan
Pertanyaan : 1. Bagaimana realisasi capex di tahun 2025? Dan berapa capex yang
disiapkan tahun ini? Untuk apa saja?
2. Bagaimana update kinerja di kuartal 1 ini? Berapa target laba di tahun ini?
Jawaban : Untuk realisasi capex sudah terpenuhi semua, dan untuk tahun depan di
harapkan bisa tercapai sepenuhnya.
Kinerja Q1 ini cukup positif, ada peningkatan di penjualan.
5. Nama : Edi (Guest)
Pertanyaan : Pada dokumen KI tanggal 13 Februari 2026 pihak GRPM menyebutkan telah
menandatangani suatu termsheet antara PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk dan
Bapak Agus Susanto, dengan PT Tunas Binatama Lestari. Pertanyaan saya :
1. Sudah sejauh mana proses akuisisi tersebut?
2. Estimasi selesainya akuisisi tersebut bulan apa?
3. Setelah proses akuisisi selesai, apakah pengendali baru berencana melakukan
aksi korporasi besar
Jawaban :
1. Perseroan bersama para pihak terkait saat ini terus melakukan proses finalisasi
transaksi secara intensif dan konstruktif. Hingga saat ini, seluruh pembahasan
berjalan sesuai arah yang diharapkan manajemen.
Kami melihat adanya komitmen dan keseriusan yang sangat kuat dari seluruh
pihak untuk menyelesaikan proses ini dalam waktu yang secepat-cepatnya
dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, kepatuhan regulasi, serta
kepentingan seluruh pemegang saham.
Page 6
Manajemen optimistis proses ini dapat memasuki tahap finalisasi secepatnya. 2. Sebagian besar poin material dan struktur transaksi pada prinsipnya telah mencapai kesepahaman bersama. Saat ini proses lebih difokuskan pada penyelesaian dokumentasi final serta tahapan administratif dan regulasi yang diperlukan. Dengan progres yang ada saat ini, manajemen memandang proses transaksi berada pada jalur yang sangat positif dan diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu dekat 3.Kami tidak bisa memberikan jawaban saat ini karena proses ini masih berlangsung.
Page 7
DAFTAR HADIR PESERTA PUBLIC EXPOSE 2026 – GRPM No Nama Tipe Pengunjung No Nama Tipe Pengunjung 1 Arif Ferdianto Umum 21 Unknown User Umum 2 Dwi Cahyadi Umum 22 Unknown User Umum 3 Iyang VM Umum 23 Unknown User Umum 4 Memey Merlin Umum 24 Unknown User Umum 5 Muhammad Raffa Umum 25 Unknown User Umum 6 Noer A Umum 26 Unknown User Umum 7 Ricky Prasetiawan Umum 27 Unknown User Umum 8 Rizqo Huda Umum 28 Unknown User Umum 9 Unknown User Umum 29 Unknown User Umum 10 Unknown User Umum 30 Unknown User Umum 11 Unknown User Umum 31 Unknown User Umum 12 Unknown User Umum 32 Unknown User Umum 13 Unknown User Umum 33 Unknown User Umum 14 Unknown User Umum 34 Unknown User Umum 15 Unknown User Umum 35 Unknown User Umum 16 Unknown User Umum 36 Unknown User Umum 17 Unknown User Umum 37 Vina KONTAN Umum 18 Unknown User Umum 38 Daniel, Analis Umum 19 Unknown User Umum 39 Arief, Kontan Umum 20 Unknown User Umum 40 Edi (Guest) Umum
Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Lili Solihah C. Public Expose
· Direktur Keuangan
p.2 ×2
unresolved
org
PT Tri Usaha Jaya
p.4
unresolved
org
PT Tunas Binatama Lestari. Pertanyaan
p.5
unresolved
—
Arif Ferdianto
p.7
unresolved
—
Dwi Cahyadi
p.7
unresolved
—
Iyang VM
p.7
unresolved
—
Memey Merlin
p.7
unresolved
person
Muhammad Raffa
p.7
unresolved
—
Noer A
p.7
unresolved
—
Ricky Prasetiawan
p.7
unresolved
—
Rizqo Huda
p.7
unresolved
—
Unknown User
p.7 ×12
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.222
242 ms
12 Sep 2026 19:24
Raw output
{'agenda': [],
'is_electronic': False,
'meeting_date': '2026-05-11',
'meeting_type': 'OTHER'}