Skip to content
Back to announcement

20240531_AMMN_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31644866_lamp1.pdf

Other Text extracted AMMN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 10

Page 1
 AMMAN
              No: 028/CORSEC/AMI/V/2024                                                                 Jakarta, 31 Mei 2024


                Kepada Yth:
                PT Bursa Efek Indonesia
               Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 6
               JI. Jend. Sudirman Kav. 52-53
               Jakarta 12190
               U.P:
               1. lbu Risa E. Rustam - Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum
               2. Bapak Hendra Ahmad Hidayat - P.H. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2

               Perihal: Tanggapan atas Permintaan Penjelasan

                Dengan hormat,

               Kami merujuk pada Surat PT Bursa Efek Indonesia ("BEi") No. S-05015/BEI.PP2/05-2024 tanggal 22
               Mei 2024 perihal Permintaan Penjelasan sebagaimana Perseroan terima pada tanggal 27 Mei 2024
               ("Surat"). Melalui surat ini kami bermaksud untuk menyampaikan tanggapan PT Amman Mineral
               lnternasional Tbk ("Perseroan") dengan mengutip pertanyaan dari BEi sebagaimana kami sampaikan
               dalam Lampiran surat ini.

               Demikian kami sampaikan, atas perhatian Bapak/lbu, kami ucapkan terima kasih.




               Hormat kami,
               PT Amman Mineral lnternasional Tbk




               Arief Widyawan Sidarto
               Direktur




32
 0
C:
ca
E
E
ca




     PT AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK
     MENARA KARYA 6TI-i LEVEL. JALAN H.R. RASUNA SAID
     BLOK X-5 KAV. 1-2 JAKARTA, INDONESIA 12950         T.   +62 21 5799 4600   F.   +62 21 5296 4136
Page 2
                                  Lampiran Permintaan Penjelasan
                           PT Amman Mineral Internasional Tbk (“Perseroan”)

Terkait Laporan Keuangan 31 Desember 2023

1.   Sehubungan dengan kegiatan usaha Perseroan mohon penjelasan:
     a. Perkembangan kegiatan usaha.
     b. Prospek usaha Perseroan ke depannya.
        Tanggapan Perseroan untuk poin (a) dan (b):
        Kegiatan penambangan bijih segar Fase 7 yang dilakukan oleh entitas anak Perseroan, PT
        Amman Mineral Nusa Tenggara (“AMNT”) sedang berlangsung dan diperkirakan hingga akhir
        tahun 2024. Pengupasan lapisan batuan penutup Fase 8 sedang berlangsung dan kegiatan
        penambangan bijih segar Fase 8 akan dimulai pada tahun 2025 dan diperkirakan akan
        memperpanjang umur tambang Batu Hijau hingga tahun 2030.

          Progress smelter melalui entitas anak Perseroan, PT Amman Mineral Industri (“AMIN”) pada
          Maret 2024 telah melampaui target yang dijadwalkan. Kemajuan smelter mencapai 88,1%,
          yaitu 103,3% dari target sebesar 85,2%. Kemajuan Pemurnian Logam Mulia (PMR) mencapai
          75,8%, yaitu 90,8% dari target sebesar 83,5%.

          AMNT juga sedang dalam proses pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan
          Uap (PLTGU) yang nantinya akan menjadi bagian dari proses komisioning smelter. Salah satu
          dari dua turbin berbahan bakar ganda berkapasitas 50 MW di dalam PLTGU telah
          dikomisioning pada bulan April 2024, tepat waktu untuk memasok listrik selama komisioning
          smelter. Turbin gas berbahan bakar ganda berkapasitas 50 MW lainnya diharapkan untuk
          dioperasikan pada kuartal kedua tahun 2024. Blok lain dalam PLTGU akan dioperasikan
          secara berurutan berdasarkan kebutuhan operasional Perseroan hingga tahun 2025. Fasilitas
          Liquified Natural Gas (LNG) akan dikomisioning pada kuartal keempat tahun 2024.

          AMNT juga sedang dalam proses pembangunan proyek ekspansi pabrik konsentrator untuk
          melipatgandakan kapasitasnya (dari 40 juta ton bijih per tahun menjadi 85 juta ton bijih per
          tahun) yang akan digunakan untuk memproses pasokan bijih tambahan dari Fase 8 dan
          tambang Elang di masa depan. Proyek ekspansi pabrik konsentrator berjalan sesuai rencana
          dan penyelesaian mekanis dijadwalkan secara bertahap sejak kuartal pertama tahun 2025.

     c. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan pelanggan (jika ada).
        Tanggapan Perseroan:
        Tidak ada pemutusan kontrak dengan pelanggan. Perseroan telah mengantisipasi pelarangan
        ekspor konsentrat setelah 31 Mei 2024 dan berkoordinasi dengan pelanggan terkait hal
        tersebut.

     d. Modal kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasional di tahun 2024.
        Tanggapan Perseroan:
        Modal kerja Perseroan untuk kegiatan operasional di tahun 2024 sudah dipersiapkan dengan
        sumber dana internal dan pinjaman bank.

     e. Pemutusan hubungan kerja karyawan (jika ada).
        Tanggapan Perseroan:
        Tidak ada pemutusan hubungan kerja karyawan.

     f.   Kendala-kendala lainnya yang sedang dihadapi Perseroan.
          Tanggapan Perseroan:



                                                                                                    2
Page 3
        Kendala utama yang dihadapi Perseroan yaitu terkait regulasi, di mana peraturan yang berlaku
        saat ini melarang ekspor konsentrat tembaga setelah 31 Mei 2024. Walaupun Perseroan
        optimis bahwa Pemerintah akan memberi kelonggaran, hal ini mengakibatkan tantangan bagi
        kesinambungan hasil usaha Perseroan untuk menopang biaya modal yang tinggi untuk
        penyelesaian proyek. Perseroan telah menyusun strategi pendanaan melalui pinjaman bank
        untuk mengantisipasi gangguan atas kesinambungan ekspor konsentrat setelah 31 Mei 2024.

2. Perincian atas strategi Perseroan yang telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan kinerja
   operasional dan keuangan.
   Tanggapan Perseroan:
   Seperti telah kami ungkapkan di Nomor 1 di atas serta di dalam Prospektus IPO, strategi Perseroan
   untuk meningkatkan kinerja operasional dan keuangan adalah dengan memastikan realisasi atas
   rencana investasi smelter, ekpansi pabrik konsentrator, serta ekspansi fasilitas pendukung
   lainnya. Untuk memastikan kesinambungan realisasi rencana investasinya, Perseroan juga
   melakukan pencadangan dana segar baik dari hasil usaha internal maupun pinjaman bank, hingga
   dapat dipastikannya pemberian kelonggaran ekspor konsentrat tembaga setelah 31 Mei 2024.
   Perseroan juga terus melakukan komunikasi yang berkesinambungan dengan para pelanggan
   terkait dengan kemunginan kelonggaran ekspor konsentrat setelah 31 Mei 2024 dan juga prospek
   penjualan katoda tembaga dan produk hasil smelter lainnya di paruh kedua 2024.

3. Sebagaimana pada Laporan Realiasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum per 31
   Desember 2023 nomor 004/AMI/I/2024 tanggal 15 Januari 2023, Perseroan melakukan
   penyetoran modal kepada entitas anak Perseroan yaitu PT Amman Mineral Industri (AMIN)
   dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Atas hal tersebut agar dijelaskan secara rinci
   dengan mengisi tabel berikut:
   Tanggapan Perseroan:
      No.      Keterangan/         Kegiatan dan        Jumlah Modal    Rincian Penggunaan
                Transaksi         Lokasi Spesifik       Disetor (Rp)   Modal Disetor pada
                                    Operasional                             Entitas Anak
                                    Entitas Anak
        1.  Penyetoran           Industri           1.795.504.030.000 Membiayai       belanja
            modal kepada PT pengolahan                                modal atas Proyek
            Amman Mineral logam/             lokasi                   Smelter AMIN.
            Industri             opersional AMIN
                                 di         Maluk,
                                 Sumbawa Barat,
                                 Nusa Tenggara
                                 Barat, Indonesia
        2.  Penyetoran           Pertambangan / 5.483.750.000.000 Membiayai           Proyek
            modal kepada PT lokasi tambang                            Ekspansi         Pabrik
            Amman Mineral dan pengolahan                              Konsentrator       dan
            Nusa Tenggara        AMNT di Baju                         Proyek      Pembangkit
                                 Hijau,       Nusa                    Listrik Tenaga Gas dan
                                 Tenggara Barat,                      Uap di AMNT.
                                 Indonesia

4. Terdapat sisa dana hasil penawaran umum sebesar Rp152,9 miliar. Agar dapat dijelaskan
   rencana penggunaan sisa dana tersebut dan rencana tanggal penggunaannya.
   Tanggapan Perseroan:
   Sisa dana hasil penawaran umum tersebut sudah disalurkan dalam bentuk penyetoran modal
   kepada entitas anak AMNT untuk membiayai Proyek Ekspansi Pabrik Konsentrator dan Proyek
   Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap di AMNT. Hal ini akan dilaporkan Perseroan kepada
   OJK/BEI pada laporan penggunaan dana hasil penawaran umum berikutnya.


                                                                                                  3
Page 4
5. Terkait dengan beberapa entitas anak Perseroan yang lain, agar dapat dijelaskan:
   a. Target operasional secara komersil PT Amman Mineral Industri.
   b. Kendala atau pertimbangan manajemen sehubungan dengan belum operasionalnya PT
       Amman Mineral Industri untuk saat ini.
       Tanggapan Perseroan untuk poin (a) dan (b):
       Saat ini PT Amman Mineral Industri sedang menyelesaikan pembangunan fasilitas smelter dan
       precious metals refinery, dengan target akan memasuki tahap final, dengan kemajuan yang
       diverifikasi di atas 90%, pada Mei 2024, yang akan diikuti periode commisioning dengan
       rencana produksi katoda tembaga pertama pada paruh kedua tahun 2024.

    c. Target operasional secara komersil PT Amman Nusa Propertindo.
    d. Kendala atau pertimbangan manajemen sehubungan dengan belum operasionalnya PT
       Amman Nusa Propertindo untuk saat ini.
       Tanggapan Perseroan untuk poin (c) dan (d):
       PT Amman Nusa Propertindo adalah perusahaan subholding yang kami siapkan untuk
       beberapa proyek pengembangan properti/pariwisata di sekitar kawasan Batu Hijau.
       Perseroan saat ini masih mengutamakan penyelesaian atas proyek smelter di PT Amman
       Mineral Industri serta ekspansi pabrik konsentrator, pembangunan PLTGU dan ekspansi
       fasilitas lainnya di PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Terkait dengan PT Amman Nusa
       Propertindo, saat ini Perseroan masih mengkaji prospek pengembangan properti/pariwisata
       di sekitar Kawasan Batu Hijau.

    e. Target operasional secara komersil PT Amman Nusantara Gas.
    f. Kendala atau pertimbangan manajemen sehubungan dengan belum operasionalnya PT
       Amman Nusantara Gas untuk saat ini.
       Tanggapan Perseroan untuk poin (e) dan (f):
       PT Amman Nusantara Gas saat ini sedang pembangunan fasilitas LNG storage dan terminal
       regasifikasi di pelabuhan Benete, dengan rencana komisioning secara bertahap dimulai pada
       kuartal keempat tahun 2024. Fasilitas LNG storage dan terminal regasifikasi PT Amman
       Nusantara Gas nantinya akan digunakan untuk menyalurkan pasokan gas ke pembangkit listrik
       AMNT di Batu Hijau. Perseroan telah mengantisipasi rencana waktu penyelesaian LNG storage
       dan terminal regasifikasi ini, dengan menggunakan bahan bakar non-gas untuk dua turbin gas
       berbahan bakar ganda yang akan diperlukan untuk commisioning fasilitas smelter.

    g. Target operasional secara komersil PT Amman Aviasi Indonesia.
    h. Kendala atau pertimbangan manajemen sehubungan dengan belum operasionalnya PT
       Amman Aviasi Indonesia untuk saat ini.
       Tanggapan Perseroan untuk poin (g) dan (h):
       Saat ini PT Amman Aviasi Indonesia kami persiapkan untuk membangun fasilitas transportasi
       udara di area Sumbawa Barat sekitar Batu Hijau. Proyek ini masih dalam tahap persiapan
       awal.

6. Berdasarkan pada Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) No. 4 – Kas dan Setara Kas, terdapat
   kenaikan kas dan setara kas sebagaimana dicatat dalam periode 31 Desember 2023 sebesar
   50% atau USD 410 juta, agar dapat dijelaskan sebagaimana berikut:
   a. Perseroan mencatatkan kenaikan pada akun kas di bank – pihak ketiga dalam dolar
      Amerika Serikat per Desember 2023 sebesar USD 989 juta yang sebelumnya tercatat
      sebesar USD 750 juta per Desember 2022. Agar dapat dijelaskan latar belakang kenaikan
      dan sumber dana yang didapat oleh Perseroan.
      Tanggapan Perseroan:
      Kenaikan pada akun kas di bank – pihak ketiga dalam dolar Amerika Serikat terutama
      disebabkan oleh penerimaan dari penjualan dan penerimaan dari penarikan pinjaman bank


                                                                                               4
Page 5
        AMNT dan AMIN sebagai antisipasi untuk memastikan kelancaran operasional, untuk
        memenuhi tantangan regulasi dan untuk mendanai proyek ekspansi dan fasilitas smelter
        Perseroan.

     b. Terdapat kenaikan pada akun kas di bank – pihak ketiga dalam rupiah per Desember 2023
        yang dicatatkan sebesar USD 149,1 juta yang sebelumnya dicatatkan sebesar USD 29 juta
        per Desember 2022. Agar dapat dijelaskan latar belakang kenaikan tersebut dan
        pertimbangan Perseroan mencatatkan proporsi kas rupiah lebih kecil dibandingkan kas
        dolar.
        Tanggapan Perseroan:
        Kenaikan pada akun kas di bank – pihak ketiga dalam rupiah terutama disebabkan oleh
        penerimaan dari penarikan pinjaman bank AMNT. Perseroan mencatatkan kas rupiah lebih
        kecil dibandingkan dengan kas dolar Amerika Serikat terutama disebabkan karena seluruh
        penjualan Perseroan adalah dalam mata uang dolar Amerika Serikat.



7.   Berdasarkan CALK no. 8 – Perpajakan, Perseroan mencatatkan adanya kenaikan saldo piutang
     pajak lainnya entitas anak bagian lancar per Desember 2023 yang dicatatkan sebesar USD
     265,7 juta dibandingkan dengan pencatatan di periode sebelumnya sebesar USD 122,9 juta.
     Agar dapat dijelaskan:
     a. Latar belakang Perseroan membukukan pajak dibayar dimuka untuk tahun pajak 2023
         sebesar USD 41,7 juta per Desember 2023 dibandingkan dengan per Desember 2022 yang
         nihil.
         Tanggapan Perseroan:
         Dikarenakan perhitungan pajak badan AMNT per Desember 2023 dalam posisi prepaid,
         dimana pajak penghasilan badan AMNT tahun 2023 lebih kecil dibandingkan dengan kredit
         pajak AMNT, sedangkan per Desember 2022, AMNT dalam posisi utang, dimana pajak
         penghasilan badan AMNT tahun 2022 lebih besar dibandingkan dengan kredit pajak AMNT.



     b. Perseroan membukukan kenaikan tagihan untuk PPN yang dicatatkan sebesar USD 214,3
        juta untuk periode Desember 2023 dibandingkan dengan periode sebelumnya sebesar
        USD 113,2 juta. Agar dapat dijelaskan kenaikan tersebut.
        Tanggapan Perseroan:
        Kenaikan tagihan untuk PPN periode Desember 2023 terutama disebabkan oleh aktivitas
        investasi Perseroan, terlihat pada peningkatan signifikan pada belanja modal Perseroan di
        tahun 2023.



8. Terdapat kenaikan pada akun aset tetap sebagaimana mengacu pada CALK no. 9 – Aset Tetap,
   Bersih dalam periode Desember 2023 dicatatkan sebesar USD 2,8 miliar dibandingkan
   dengan saldo per Desember 2022 sebesar USD 1,2 miliar. Agar dapat dijelaskan:
   a. Dalam informasi mengenai aset tetap dalam penyelesaian, Perseroan mencatatkan
       besarnya akumulasi biaya untuk bangunan, fasilitas dan aset lainnya sebesar USD 1,4
       miliar dengan estimasi penyelesaian sekitar Triwulan I 2024 – Triwulan 2025. Agar dapat
       dijelaskan lebih rinci terkait bangunan atau fasilitas yang sedang dibangun.
      Tanggapan Perseroan:
      Aset tetap dalam penyelesaian untuk kategori bangunan, fasilitas dan aset lainnya, terutama
      terdiri atas Ekspansi Pabrik Konsentrator, Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU),
      Fasilitas Regasifikasi dan Penyimpanan Liquefied Natural Gas (LNG) dan lainnya yang saat ini
      untuk keseluruhan pengeluaran yang terjadi dikategorikan terlebih dahulu dalam kategori
      bangunan, fasilitas dan aset lainnya hingga adanya serah terima proyek dari EPC kontraktor
      kepada Perseroan.




                                                                                                5
Page 6
   b. Progress penyelesaian kategori bangunan, fasilitas dan aset lainnya hingga saat ini.
      Tanggapan Perseroan:
      Saat ini progress penyelesaian kategori bangunan, fasilitas dan aset lainnya beragam mulai
      dari 0.1%-96.1%.

       Status untuk PLTGU, Fasilitas Regasifikasi dan Penyimpanan LNG, per tanggal 31 Desember
       2023 adalah sebagai berikut 2 unit 50 MW dual-fired gas turbines sedang dalam proses
       instalasi dan pemasangan komponen-komponen hingga siap untuk memasuki tahap
       commissioning pada semester kedua tahun 2024. Pada waktu yang tepat untuk memasok
       kebutuhan listrik Smelter saat tahap commissioning. Progress untuk Fasilitas Regasifikasi dan
       Penyimpanan LNG masih sesuai dengan rencana Perseroan untuk melakukan commissioning
       nya pada semester kedua tahun 2024.

       Status untuk Ekspansi Pabrik Konsentrator adalah sesuai dengan rencana Perseroan untuk
       penyelesaian mekanisnya pada kuartal pertama tahun 2025. Saat ini, sekitar 36% dari
       pemasangan fondasi dan 7% dari pemasangan struktur telah selesai di lakukan, termasuk juga
       94% untuk proses procurement telah selesai dilakukan.

   c. Ekspektasi Perseroan dengan adanya penambahan tersebut, utamanya dari aspek
      finansial dan operasional.
      Tanggapan Perseroan:
      Perseroan senantiasa berkomitmen untuk terus melakukan berbagai upaya pengembangan
      yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan daya saing di industri ini. Tambahan
      berbagai fasilitas baru tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang kami untuk
      memastikan keberlanjutan operasional dan memperkuat fondasi bisnis Perseroan. Kami
      terus mengkaji dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek yang terkait
      dengan proyek ini, termasuk aspek finansial dan operasional, guna memastikan bahwa
      setiap langkah yang diambil memberikan manfaat optimal bagi Perseroan dan seluruh
      pemangku kepentingan.

       Kami juga ingin menekankan bahwa Perseroan selalu mengedepankan prinsip-prinsip tata
       kelola yang baik dan senantiasa bekerja sesuai dengan regulasi dan standar industri yang
       berlaku. Dalam pelaksanaan proyek ini, kami berupaya untuk menjalankan berbagai praktik
       terbaik yang dapat mendukung tujuan jangka panjang Perseroan.

   d. Mengenai aset tetap dalam penyelesaian kategori mesin dan peralatan sebesar USD 565,3
      juta, agar dapat dijelaskan lebih rinci terkait mesin dan peralatan yang sedang dibangun.
      Tanggapan Perseroan:
      Aset tetap dalam penyelesaian untuk kategori bangunan, fasilitas dan aset lainnya, terutama
      terdiri atas Proyek Smelter dan Pemurnian Logam Mulia, infrastruktur pertambangan, dan
      lainnya.

   e. Progress penyelesaian kategori mesin dan peralatan hingga saat ini.
      Tanggapan Perseroan:
      Saat ini progress penyelesaian kategori mesin dan peralatan beragam mulai dari 0.1%-96.8%.

       Per 31 Desember 2023, progress Pembangunan smelter telah mencapai 76,1%, atau 105,1%
       dari target akhir tahun yang dijadwalkan sebesar 72,4%, menurut penilaian yang diverifikasi
       secara independen. Kemajuan Pemurnian Logam Mulia telah mencapai 72,7%, atau 100,7%
       dari target akhir tahun yang dijadwalkan sebesar 72,2%. Kedua fasilitas tersebut diharapkan
       untuk memasuki tahap final dan penyelesaian mekanis untuk mulai komisioning dan
       beroperasi pada semester kedua tahun 2024.

9. Sebagaimana mengacu pada CALK no. 11 – Biaya Pengupasan Lapisan Tanah yang
   Ditangguhkan, Bersih, Perseroan mencatatkan kenaikan dengan nilai per Desember 2023
   sebesar USD 2,2 miliar jika dibandingkan pada periode sebelumnya sebesar USD 1,5 miliar.
   Agar dapat dijelaskan latar belakang kenaikan tersebut.

                                                                                                  6
Page 7
   Tanggapan Perseroan:
   Kenaikan pada biaya pengupasan lapisan tanah yang ditangguhkan, bersih Perseroan, terutama
   disebabkan oleh lebih tingginya kapitalisasi biaya pengupasan lapisan tanah untuk Fase 8, karena
   aktifitas penambangan Perseroan di tahun 2023 merupakan aktifitas pemindahan atas 300 juta
   ton lapisan tanah Fase 8. Biaya pengupasan lapisan tanah Fase 8 ini kemudian dikompensasi oleh
   amortisasi biaya pengupasan lapisan tanah untuk tambang Batu Hijau Fase 7.

10. Sehubungan dengan CALK no. 16 – Pinjaman Bank Jangka Pendek, Perseroan mencatatkan
    nilai pinjaman bank jangka pendek per Desember 2023 sebesar USD 197,6 juta dan per
    Desember 2022 sebesar USD 99 juta. Agar dapat dijelaskan:
    a. Terdapat pinjaman baru kepada Bank Permata dan Bank UOB dengan total USD 110 juta
         per 2023. Agar dapat dijelaskan pertimbangan Perseroan untuk menambah dana dari
         kedua pihak tersebut.
        Tanggapan Perseroan:
         Pinjaman baru dari Bank Permata dan Bank UOB merupakan pinjaman modal kerja dengan
         jangka waktu pendek yang dilakukan untuk menjembatani kebutuhan kas AMNT saat AMNT
         diwajibkan untuk meng-endapkan 30% dari hasil penjualan ekspor konsentratnya (devisa
         hasil ekspor) pada rekening khusus, sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia.

    b. Rencana penggunaan pinjaman bank jangka pendek tersebut.
       Tanggapan Perseroan:
       AMNT menggunakan pinjaman bank jangka pendek tersebut untuk modal kerja, dikarenakan
       30% hasil penjualan ekspor konsentrat AMNT wajib untuk disimpan selama 3 bulan dalam
       rekening khusus devisa hasil ekspor.

11. Sehubungan dengan CALK no. 17 – Pinjaman Bank Jangka Panjang, Bersih, Perseroan
    mencatatkan nilai pinjaman bank jangka panjang, bersih, per Desember 2023 sebesar USD
    2,9 miliar yang naik jika dibandingkan nilai per Desember 2022 sebesar USD 1,6 miliar. Agar
    dapat dijelaskan:
    a. Terdapat kenaikan atas pinjaman bank jangka panjang oleh entitas anak PT Amman
        Mineral Nusa Tenggara (AMNT) sehingga secara total Perseroan mencatatkan nilai bagian
        jangka panjang, bersih dari AMNT sebesar USD 1,4 miliar. Agar dapat dijelaskan latar
        belakang penambahan pinjaman bank jangka panjang tersebut.
        Tanggapan Perseroan:
        Latar belakang penarikan Pinjaman Bank Jangka Panjang adalah sebagai antisipasi
        pelarangan ekspor konsentrat setelah 31 Mei 2024, sehingga untuk memenuhi kebutuhan
        AMNT dalam membiayai belanja modal (pendanaan proyek-proyek yang sedang berjalan)
        dan kesinambungan usaha, AMNT melakukan penarikan pinjaman bank jangka Panjang.

    b. Status kelancaran pembayaran pinjaman jangka panjang dari AMNT.
       Tanggapan Perseroan:
       AMNT selalu melakukan pembayaran pokok dan bunga Pinjaman Jangka Panjang tepat waktu
       sesuai dengan skedul pembayaran yang sudah disepakati dalam Perjanjian Kredit.

    c. Terdapat kenaikan atas pinjaman bank jangka panjang oleh entitas anak PT Amman
       Mineral Industri (AMIN) sehingga secara total Perseroan mencatatkan nilai bagian jangka
       panjang, bersih dari AMIN sebesar USD 450 juta. Agar dapat dijelaskan latar belakang
       penambahan pinjaman bank jangka panjang tersebut.
       Tanggapan Perseroan:
       Latar belakang penambahan Pinjaman Bank Jangka Panjang tersebut adalah untuk membiyai
       pengembangan proyek Pembangunan Smelter terutama pembayaran kontrak EPC kepada
       kontraktor.

    d. Status kelancaran pembayaran pinjaman jangka panjang dari AMIN.
       Tanggapan Perseroan:


                                                                                                 7
Page 8
       AMIN selalu melakukan pembayaran Pinjaman Jangka Panjang tepat waktu sesuai dengan
       skedul pembayaran yang sudah disepakati dalam Perjanjian Kredit.

12. Dalam CALK no. 21 – Liabilitas Lainnya, agar dapat dijelaskan lebih lanjut terkait:
    a. Nature dari liabilitas pembiayaan.
        Tanggapan Perseroan:
        Nature dari liabilitas pembiayaan adalah bentuk pembiayaan di mana perusahaan menyewa
        aset modal (peralatan tambang) dari pihak lain dengan hak opsi untuk membeli aset tersebut
        setelah jangka waktu tertentu (sale and lease back).

    b. Latar belakang baru dibukukannya liabilitas pembiayaan sebesar USD 25,6 juta karena
       nilai pada tahun 2022 adalah nihil.
       Tanggapan Perseroan:
       Latar belakang dibukukannya liabilitas pembiayaan adalah karena baru ditandatanganinya
       Perjanjian Jasa Pertambangan Baru pada bulan Februari 2023, bersamaan dengan
       berakhirnya perjanjian sebelumnya. Sesuai dengan syarat dari Perjanjian Jasa Pertambangan
       Baru ini, Macmahon Indonesia hanya akan melanjutkan kepemilikan peralatan pertambangan
       bergerak yang akan digunakan untuk lingkup jasa pertambangan lanjutan Tahap 7 yang telah
       disepakati.

13. Terkait dengan saldo cadangan lainnya pada posisi ekuitas, Perseroan mencatatkan nilai
    cadangan lainnya per Desember 2023 sebesar negatif USD 1,9 juta yang menurun
    dibandingkan dengan nilai per Desember 2022 sebesar USD 8,1 juta. Agar dapat dijelaskan:
    a. Nature dari akun cadangan lainnya.
        Tanggapan Perseroan:
        Akun cadangan lainnya pada posisi ekuitas terutama merepresentasikan perubahan nilai
        wajar atas transaksi derivatif yang dimiliki Perseroan dan pengukuran kembali liabilitas
        imbalan kerja.

    b. Latar belakang penurunan saldo cadangan lainnya dalam periode Desember 2023.
       Tanggapan Perseroan:
       Penurunan saldo cadangan lainnya disebabkan posisi yang tidak menguntungkan pada kuartal
       keempat tahun 2023 yang merupakan dampak dari lebih rendahnya perkiraan suku bunga
       atas transaksi derivatif Perusahaan (kontrak IRS dan CCS).

14. Dalam laporan laba rugi Perseroan dicatatkan untuk nilai pendapatan bersih per Desember
    2023 sebesar USD 2 miliar yang mengalami penurunan 28% atau sebesar USD 796,7 juta
    dibandingkan dengan pendapatan periode sebelumnya yang tercatat sebesar USD 2,8 miliar
    sehingga mengakibatkan laba bruto Perseroan turun sebesar 44%. Agar dapat dijelaskan latar
    belakang atas penurunan pendapatan bersih tersebut, khususnya karena penjualan emas
    ekspor yang menurun.
    Tanggapan Perseroan:
    Penurunan laba bersih Perseroan terutama disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi
    (Oktober 2022 hingga April 2023), sehingga AMNT memproses bijih dengan kadar rendah dari
    stockpiles, sehingga menghasilkan penjualan tembaga 33% lebih rendah (303.7mlbs vs.
    451.4mlbs) dan emas 35% lebih rendah (454.6koz vs. 703.5koz), namun diimbangi dengan
    kenaikan rata-rata harga jual dari tembaga dan emas yang masing-masing sebesar 6% ($3.78/lb
    vs $3.56/lb) dan 12% ($1,948/oz vs $1,737/oz). Tidak terdapat penjualan pada periode bulan
    April-Juli 2023 karena belum didapatkannya izin ekspor AMNT dari pemerintah pada saat itu.

   Selain faktor penurunan penjualan bersih 2023 tersebut penurunan pendapatan bersih juga
   sangat dipengaruhi oleh adanya peraturan-peraturan pemerintah baru antara lain kenaikan
   bea ekspor menjadi sebesar 10% (sebelumnya 0%) dan kewajiban bagi hasil (IUPK PNBP) yakni
   sebesar 10% dari total laba setelah pajak penghasilan AMNT, berdasarkan laporan keuangan
   setiap tahunnya.


                                                                                                8
Page 9
15. Terdapat penerimaan negara bukan pajak sebesar USD 206,5 juta dalam periode Desember
    2023. agar dapat dijelaskan:
    a. Nature dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (“PNBP”) yang timbul terkait adanya Izin Usaha
        Pertambangan Khusus (IUPK) AMNT.
    b. Latar belakang tidak terdapat penerimaan negara bukan pajak tersebut dalam periode
        Desember 2022.
    Tanggapan Perseroan:
    PNBP tersebut merupakan dana bagi hasil yang ditetapkan di dalam Undang Undang Minerba dan
    IUPK AMNT. Namun, peraturan implementasi dan pemberitahuan tagihan kepada AMNT baru
    diterbitkan di tahun 2023, sehingga PNBP tersebut baru kami catat di tahun 2023 dan tidak di
    periode Desember 2022.

16. Pada laporan arus kas Perseroan, khususnya untuk arus kas dari aktivitas operasi, Perseroan
    membukukan pencatatan arus kas bersih dari aktivitas operasi per Desember 2023 sebesar
    negatif USD 121,2 juta yang menurun jika dibandingkan dengan nilai per Desember 2022
    sebesar USD 990 juta. Agar disampaikan:
    a. Latar belakang atau kondisi usaha dalam periode tahun 2023 yang membedakan dengan
        periode tahun 2022.
    b. Ekspektasi atau target Perseroan untuk dapat membukukan arus kas dari aktivitas
        operasi selama setahun penuh di angka positif.
    Tanggapan Perseroan:
    Perseroan membukukan pencatatan arus kas bersih dari aktivitas operasi yang menurun jika
    dibandingkan dengan nilai per Desember 2022, sebagian besar dikarenakan oleh penurunan
    penerimaan kas dari pelanggan dan pembayaran royalti, pajak dan penerimaan negara bukan
    pajak yang diuraikan seperti dibawah ini:

   Pada tahun 2023, Perseroan sempat mengalami beberapa tantangan, seperti tertundanya
   penerbitan atas perpanjangan ijin ekspor, curah hujan tinggi yang menyebabkan penurunan
   produksi bijih tambang, serta kenaikan pembayaran ke pemerintah (bea keluar dan PNBP/dana
   bagi hasil). Di sisi lain, operasional tambang (waste removal/pemindahan batuan penutup) terus
   kami lanjutkan. Hal-hal tersebut mengakibatkan penurunan arus kas bersih dari aktivitas
   operasional di tahun 2023.

   Target Perseroan di tahun 2024 dan selanjutnya adalah untuk membukukan arus kas bersih
   positif dengan cara menghindari dan meminimalisir gangguan operasional yang bisa di antisipasi.

Terkait Laporan Keuangan 31 Maret 2024

17. Sehubungan dengan adanya kenaikan kas dan setara kas sebagaimana dicatat dalam periode
    31 Maret 2024 sebesar USD 1,4 miliar yang lebih besar dibandingkan saldo per Desember 2023
    sebesar USD 1,2 miliar, agar dapat dijelaskan sebagaimana berikut:
    a. Perseroan mencatatkan kenaikan pada akun kas di bank – pihak ketiga dalam dolar
        Amerika Serikat per Maret 2024 sebesar USD 1,2 miliar yang sebelumnya tercatat sebesar
        USD 989,3 juta per Desember 2023. Agar dapat dijelaskan latar belakang kenaikan dan
        sumber dana yang didapat oleh Perseroan.
        Tanggapan Perseroan:
        Kenaikan pada akun kas di bank – pihak ketiga dalam dolar Amerika Serikat terutama
        disebabkan oleh penerimaan dari penjualan dan penerimaan dari penarikan pinjaman bank
        AMIN sebagai antisipasi untuk memastikan kelancaran operasional dan untuk mendanai
        proyek ekspansi dan Smelter Perseroan.

    b. Terdapat penurunan pada akun kas di bank – pihak ketiga dalam rupiah per Maret 2024
       sebesar USD 98,6 juta yang sebelumnya dicatatkan sebesar USD 149,1 juta per Desember
       2023. Agar dapat dijelaskan latar belakang penurunan tersebut dan pertimbangan
       Perseroan mencatatkan proporsi kas rupiah lebih kecil dibandingkan kas dolar.



                                                                                                9
Page 10
       Tanggapan Perseroan:
       Penurunan pada akun kas di bank – pihak ketiga dalam Rupiah terutama disebabkan oleh
       diperolehnya pinjaman bank AMNT dalam Rupiah yang lebih besar pada tahun 2023 dan juga
       perbedaan waktu pembayaran ke pemasok dalam mata uang Rupiah pada periode tersebut.

    c. Tidak terdapat saldo pada akun deposito berjangka – pihak ketiga dalam mata uang
       rupiah yang sebelumnya dicatatkan sebesar USD 22,7 juta per Desember 2023. Agar
       dapat dijelaskan latar belakang dan pertimbangan investasi Perseroan terkait hal ini.
       Tanggapan Perseroan:
       Penempatan deposito pada Desember 2023 tersebut dikarenakan oleh perbedaan waktu
       antara ketersediaan dana Rupiah dibandingkan dengan pembayaran kepada pemasuk dalam
       mata uang Rupiah.

18. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga Efek
    Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
    Tanggapan Perseroan:
    Sampai dengan tanggal surat ini, tidak ada informasi material yang dapat mempengaruhi harga
    efek yang belum diungkapkan kepada publik.




                                                                                            10

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.35 MB
Published31 May 2024
Pages10
Characters32,663
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Arief Widyawan Sidarto · Direktur p.1
linked org AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK p.1 ×5
linked org Bank Permata p.7 ×3
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
unresolved person Hendra Ahmad Hidayat p.1
unresolved org PT Amman Mineral p.1 ×2
unresolved org PT Amman Mineral Nusa Tenggara p.2 ×3
unresolved org PT Amman Mineral Industri p.2 ×7
unresolved org PT Amman Nusa Propertindo. p.4 ×4
unresolved org PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Terkait p.4
unresolved org PT Amman Nusantara Gas. p.4 ×4
unresolved org PT Amman Aviasi Indonesia. p.4 ×3
unresolved org Bank UOB p.7 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.7

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 41

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result