Skip to content
Back to announcement

20240530_UCID_Laporan Informasi dan Fakta Material_31644245_lamp1.pdf

Other Text extracted UCID

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1
    Lifree Luncurkan Popok Pertama & Satu-Satunya di Indonesia Dengan 100% Bahan Bersirkulasi
                                         Menuju (0) Nol Dekubitus



  Brand popok dewasa Lifree dari PT Uni-Charm Indonesia Tbk meluncurkan popok
dewasa pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menggunakan 100% bahan
breathable (bersirkulasi) “Lifree Popok Perekat” pada konferensi pers yang digelar
tanggal 29 Mei 2024, bertepatan dengan Hari Lanjut Usia Nasional.




 (kiri-kanan) Bapak Jajang Rahmat Solihin, M.Kep,Sp.Kep Kom dari PPNI DKI Jakarta, dr. Rinadewi Astriningrum
Sp.D.V.E., Subsp.D.A dari KSDGI, Mr. Takumi Terakawa dan Makoto Ichikawa dari PT Uni-Charm Indonesia Tbk.



◆Pencegahan Luka Dekubitus sebagai Respon Aging Population

  Rasio kejadian luka dekubitus di Indonesia lebih tinggi dibanding Negara-Negara lain
di ASEAN, yaitu mencapai 33%. Hal ini menjadikan luka dekubitus sebagai salah satu isu
sosial di Indonesia. Apalagi saat ini Indonesia telah memasuki era aging population,
dimana jumlah lansia di Indonesia mencapai 11.75% dan diprediksi akan terus
bertambah mencapai 20% dari total penduduk Indonesia di tahun 2045. Hal ini tentunya
menjadi salah satu tantangan dalam pemenuhan perawatan jangka Panjang lansia. dr.
Nida Rohmawati, MPH sebagai Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lanjut Usia
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengatakan, bertepatan dengan peringatan
Page 2
Hari Lanjut Usia Nasional ke 2024 hari ini dengan mengusung tema Kesehatan “Lansia
sehat dan berdaya untuk Indonesia Emas” menekankan pentingnya peran keluarga dan
tenaga kesehatan dalam perawatan lansia terutama yang memerlukan perawatan jangka
Panjang untuk pencegahan dekubitus. Upaya peningkatan derajat kesehatan lansia akan
menjadikan lansia lebih berdaya guna sehingga dapat berkontribusi bagi kemajuan
bangsa. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah melakukan upaya untuk
meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan dan peningkatan peran keluarga melalui
penerbitan berbagai panduan dan juknis, berbagai kegiatan orientasi dan seminar terkait
perawatan jangka panjang bagi lansia sebagai salah satu respon menghadapi aging
population. Meski begitu, inisiatif ini tidak cukup jika hanya dilakukan oleh Pemerintah
saja, tetapi juga memerlukan dukungan dari sektor swasta”.

 Lalu terkait resiko terjadinya luka dekubitus, dr. Rinadewi Astriningrum Sp.D.V.E.,
Subsp.D.A dari KSDGI mengatakan, “Lansia dengan kondisi tirah baring yang
mobilitasnya terbatas memiliki resiko terkena luka dekubitus lebih tinggi karena adanya
tekanan pada area tubuh yang sama dalam jangka waktu yang lama. Hal ini dapat
diperparah jika menggunakan popok dengan sirkulasi udara yang tidak baik, karena kulit
menjadi pengap dan rentan terhadap iritasi. Oleh karena itu, popok yang sirkulasi
udaranya baik efektif untuk mencegah terjadinya luka dekubitus”.

◆Perawatan Lansia dengan Luka Dekubitus

 Lansia dengan luka dekubitus memerlukan perawatan yang lebih intensif dibanding
lansia yang tidak memiliki masalah kulit. Bapak Jajang Rahmat Solihin, M.Kep,Sp.Kep
Kom selaku Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DKI Jakarta mengatakan,
“Lansia rentan terkena luka dekubitus jika tetap berada dalam posisi tubuh yang sama
dalam jangka waktu lama karena sirkulasi darah terhambat, sehingga penting untuk
merubah posisi tubuh secara berkala. Selain itu, memilih popok yang memiliki sirkulasi
udara yang baik, serta membasuh kulit di sekitar area luka dekubitus dengan air hangat
secara perlahan juga tidak kalah penting. Kami berharap melalui konferensi pers hari ini,
kami dapat memberi edukasi kepada lebih banyak perawat terkait cara perawatan luka
dekubitus yang benar”.

◆Peluncuran Lifree Popok Perekat Baru dengan 100% Material Breathable

 Melanjutkan inisiatif di tahun 2023 melalui kolaborasi pertama di Indonesia antara pihak
Pemerintah, produsen dan akademisi melakukan riset bersama Clinical Research
Page 3
Supporting Unit – Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (CRSU-FKUI), kali ini Lifree
meluncurkan popok dewasa pertama dan satu-satunya di Indonesia dengan 100% bahan
breathable, yaitu Lifree Popok Perekat. Dari hasil pengujian internal yang kami lakukan,
Lifree Popok Perekat terbukti dapat mengurangi kelembapan kulit di area sekitar perut
(skin moisture) hingga 25% dibanding menggunakan popok perekat biasa berbahan vinyl
(grafik kiri dibawah). Lalu kelembapan (humidity) di dalam popok juga membaik 23%
dibanding popok perekat biasa (grafik kanan dibawah).




 Selain itu kami juga melakukan uji penggunaan terhadap pasien dan perawat di Rumah
Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi, dan Rumah Sakit Atmajaya di Jakarta. Hasilnya,
seluruh perawat yang berpartisipasi dalam pengujian ini sepakat “sirkulasi udaranya
bagus” “tidak menyebabkan ruam” serta “pasien merasa lebih nyaman”. Kami juga
mendapatkan kesan positif dari keluarga pasien dimana 95% menganggap dengan
menggunakan Lifree Popok Perekat kulit menjadi tidak pengap, dan kondisi bagian kulit
yang terdapat luka dekubitus membaik.




 Dokter Eva Suryani,M.D.,Psychiatrist sebagai Director of Education & Research di
Rumah Sakit Atmajaya mengatakan “Popok yang selama ini digunakan sirkulasi udaranya
kurang baik, sehingga keluarga pasien harus membeli salep untuk mengatasi gatal dan
Page 4
ruam. Meski begitu, masalah kulit yang dialami konsumen tidak terselesaikan. Lifree
Popok Perekat dengan 100% material breathable dapat mengurangi masalah kulit dan
beban perawatan, misalnya keluarga pasien tidak lagi harus membeli obat perawatan
kulit, beban perawatan berkurang dan kualitas hidup pasien meningkat”.

“Dari hasil tes di beberapa Rumah Sakit didapatkan hasil yang sangat baik, dan dapat
disimpulkan bahwa penanganan pasien menggunakan Lifree Popok Perekat dengan
100% material breathable efektif untuk mencegah luka dekubitus” ucap dr. Rinadewi
Astriningrum Sp.D.V.E., Subsp.D.A.

 Titiek Puspa sebagai Brand Ambassador memberikan komentar, “Lifree Popok Perekat
yang baru dengan 100% bahan breathable, selain anti bocor juga sirkulasi bagus
sehingga tidak lembab, dan terasa lebih adem ketika di pakai”. Lifree Popok Perekat
tersedia dalam ukuran M, L dan XL, tersedia di channel Minimarket, pasar tradisional,
supermarket, Apotik dan rumah sakit serta official store Lifree di semua market place E-
commerce mulai pertengahan bulan Juni 2024.




◆Komitmen Lifree Terhadap Nol Luka Dekubitus

 Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT Uni-Charm Indonesia Tbk Takumi Terakawa
menyampaikan, “Luka dekubitus telah menjadi salah satu masalah sosial di Indonesia.
Hal ini terbukti dari hasil riset yang kami lakukan, dimana kebutuhan konsumen terhadap
popok yang tidak menimbulkan ruam cukup tinggi. Karena itu, melanjutkan upaya di
tahun 2023 dengan melakukan riset bersama CRSU-FKUI menuju (0) nol luka dekubitus,
bertepatan dengan Hari Lanjut Usia Nasional di tahun ini, kami meluncurkan Lifree Popok
Perekat yang telah diperbarui, pertama dan satu-satunya di Indonesia menggunakan
100% bahan breathable. Lifree Popok Perekat dengan sirkulasi udara yang baik,
Page 5
mencegah terjadinya iritasi kulit dan kulit lembap. Kami bertekad untuk terus
mendukung kehidupan pengguna popok dan perawat, serta keluarganya yang sehat dan
bahagia”.

◆Kontribusi 17 Target SDGs


 Dari 17 target SDGs (Sustainable Development Goals) yang dicanangkan, melalui
kegiatan ini kami berupaya untuk berkontribusi pada target No.3 “Memastikan kehidupan
yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua untuk semua usia”. Dan juga
dengan salah satu elemen slogan perusahaan Ethical Living for SDGs yaitu “Hubungan
antar manusia”, untuk kedepannya kami akan terus menyediakan produk dan perawatan
inkontinensia yang berkualitas demi meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup seluruh
lansia di Indonesia.

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.8 MB
Published30 May 2024
Pages5
Characters7,768
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Uni-Charm Indonesia Tbk p.1 ×6
linked person Takumi Terakawa p.1 ×2
unresolved person Jajang Rahmat Solihin p.1 ×2
unresolved person dr. Rinadewi Astriningrum Sp. p.1 ×3
unresolved person dr. Nida Rohmawati · Direktur p.1
unresolved org Kementerian Kesehatan Republik Indonesia p.1 ×2
unresolved — Kep Kom · Ketua p.2
unresolved — Psychiatrist · Director p.3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result