Skip to content
Back to announcement

20240528_MTEL_Public Expose_31643385_lamp1.pdf

Other Text extracted MTEL

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 14

Page 1
   No. Tel. 2264/LP 210/DMT-10000000/2024
   Jakarta, 28 Mei 2024

   Kepada Yth.
   PT Bursa Efek Indonesia
   Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1
   Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
   U.p. Direktur Penilaian Perusahaan

     Hal     :   Materi Public Expose Tahunan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk



   Dengan hormat,

   Menindaklanjuti surat kami No. Tel. 2075/LP 210/DMT-10000000/2024 tanggal 15 Mei 2024 perihal
   Rencana Penyelenggaraan Public Expose Tahunan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk, bersama ini kami
   sampaikan materi Public Expose Tahunan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk terlampir yang rencananya
   akan dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2024.

   Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.


   Hormat kami,




   Hendra Purnama
   Direktur Investasi merangkap sebagai Sekretaris Perusahaan




PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Gedung Telkom Landmark Tower Lantai 25-27 Tower 2
Jl. Gatot Subroto Kav.52 Jakarta 12710 Indonesia

t : +62 21-27933363

www.mitratel.co.id
Page 2
PUBLIC EXPOSE
TAHUNAN
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
31 Mei 2024
Page 3
SANGGAHAN Dokumen dan informasi berikut tidak diperkenankan untuk diteruskan atau diproduksi ulang
dalam bentuk apapun.

Segala bentuk penyampaian atau produksi ulang atas dokumen ini, baik sebagian maupun seluruhnya,
adalah TIDAK SAH. Dokumen ini tidak dapat digunakan untuk keperluan lain tanpa persetujuan tertulis dari PT
Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Page 4
SOROTAN KINERJA 1Q24 MITRATEL
                          Operator Menara Independen dengan Pertumbuhan Tercepat di Indonesia



     Terus mempertahankan
        pertumbuhan bisnis                                                                         Berhasil melakukan efisiensi
      yang positif, 7,3% YoY                                                                       operasional yang sangat baik,
             di atas industri                                                                      dengan pertumbuhan biaya
           pertumbuhan industry                                                                    operasional sebesar -3,8% YoY
               diperkirakan ~4%

  Mempertahankan posisi sebagai
   pemimpin pasar domestik                                                                         Memberikan layanan terbaik
  dengan 38.135 menara dan                                                                         di kelasnya & menjadi mitra
             57.808 tenants                                                                        pilihan bagi operator seluler,
     dengan pangsa pasar menara                                                                    dengan standar SLA tertinggi
                    sebesar 42%

                                                                                                   Secara agresif melayani
      Ruang yang luas untuk
                                                                                                   permintaan layanan fiber-to-
pertumbuhan karena leverage
                                                                                                   the-tower dari operator seluler,
   yang rendah dibandingkan                                                                        pemain baru yang kuat, yang memiliki
  dengan perusahaan sejenis,                                                                       dan telah menggelar 36.257 Km dimana
   dengan Net Debt to EBITDA 1,7x                                                                  pangsa pasar fiber sebesar 43%
                                                                  Notes:
                                                         1)By number of tower owned
                                                2) Including IOH tower acquisition in March 2023



                                                                                                                                          3
Page 5
  PEMEGANG SAHAM MITRATEL
                                                          “Perusahaan Menara Telekomunikasi Terbesar di Indonesia dan
                                                                      Perusahaan Publik yang Terkemuka”

                                                                                                Pemegang Saham Publik



                                                                                                 53,7%        46,3%
                                                                                       Asing                              Domestik
                                                                                               SWF Shareholders
                                                 71,84%                                                                  INA
                                                                                      Investor besar dan terkemuka               ADIA
                                                                                                                         5,98%   (<5%)
                                                                                      yang menjadi pemegang saham
                                                                                      MTEL: Indonesia (INA),
                                                 Publik 28,16%                        Singapura (GIC), and UAE            GIC    ADGF
                                                                                                                                 (<5%)
                                                                                      (ADIA & ADGF)                      5,36%


                                                                              Jumlah Saham                           Saham Publik
                                                                              83.552.719.544                         23.530.791.500

Catatan:
Per 31 Maret 2024. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)                                                              4
Page 6
PERTUMBUHAN OPERASIONAL YANG KUAT
     1Q23              1Q24
                                                                                             Sumatra                         Kalimantan                       Sulawesi
                                                                                    Menara   10.959        5,5%      Menara    3.614       3,5%        Menara    3.481       6,6%
                                  8,4%                                                                                                                 Tenant    5.123       9,3%
                                                                                    Tenant   16.044       10,2%      Tenant    5.221       6,1%
        4,7%                                              42,1%                     TR         1,46                  TR         1,44                   TR         1,47
                                                                                    Fiber  7.797km        90,4%      Fiber  3.542km        22,4%       Fiber  7.936km       33,2%

                           53.317
                                    57.808
   36.439
         38.135                                             36.257
                                                      25.509


     # Menara                  # Tenants                  Fiber (km)

       Pertumbuhan menara dan tenant tertinggi di Indonesia, didorong oleh
       pertumbuhan organik yang kuat dan aktivitas anorganik yang tepat


                                               Java        Ex-Java

               16,6%
                                                                  46%
                   19.673
     16.878                              54%

                                                                                               Java                         Bali & Nusa Tenggara               Maluku & Papua
                                                                                     Menara     15.825     3,6%           Menara   2.613     7,5%          Menara   1.643      3,5%
                               # Kolokasi                                            Tenant     25.832     6,6%           Tenant   3.850    17,7%          Tenant   1.738      5,6%
                                                                                     TR            1,63                   TR        1,47                   TR        1,06
               Rekam jejak yang terimplementasi dalam menarik                        Fiber    15.924km    34,6%           Fiber 1.059km     44,9%          Fiber        0
               kolokasi di mana 54% dari total order berada di luar
               Jawa, pusat pertumbuhan baru
                                                                                                                                     # menara       % portofolio      Tenancy ratio
                                                                             Jaringan Menara di area Jawa                              15.825           41%                 1,63x

     1,46               1,52         Tenancy Ratio                           Jaringan Menara terbesar di area luar Jawa                22.310           59%                 1,43x

**basis pertumbuhan Year on Year                                                                                                                                                      5
Page 7
KINERJA PERSEROAN YANG SOLID
                        Kinerja Keuangan 1Q24                                         Kinerja Operasional 1Q24

         1Q23             1Q24           (dalam Miliar Rupiah)



         7,3%                                                                            121 Menara Baru
                                    9,9%                                                (Total Menara 1Q24: 38.135)
            2.206
    2.055
                                         1.841
                                 1.676

                                                            4,0%                         399 Tenant Baru
                                                                                         (Total Tenant 1Q24: 57.808)


                                                          501    521


                                                                                         3.736 Km Fiber RFS
                                                                                        (36.257 km Organik dan Anorganik)
    Pendapatan                     EBITDA               Laba Bersih

  dalam Miliar Rupiah
                                     EM                     NIM
  basis pertumbuhan          81,5%        83,5%         24,4%    23,6%   RFS = Ready for Service
  Year on Year




                                                                                                                            6
Page 8
BISNIS MENARA TERUS TUMBUH, DILENGKAPI FIBER OPTIK
YANG TUMBUH KUAT
                                                                             1Q23     1Q24       (dalam Miliar Rupiah)


                   Tower Leasing                                                                                 YoY 5,4%

    Pendapatan meningkat 5,4% menjadi Rp 1.834 miliar yang didorong          dari     menjadi
                                                                                       83%
    oleh pertumbuhan pendapatan sewa menara & kolokasi, termasuk             85%    pendapatan           1.739              1.834
    dari akuisisi menara pada tahun 2023.



                          Fiber                                                                                  YoY 148,8%

                                                                                      menjadi
                                                                             dari       4%
    Pendapatan meningkat 148,8% menjadi Rp 85 miliar pada 1Q24               2%     pendapatan            34
                                                                                                                            85
    yang didorong oleh pengembangan Dark Fiber.




            Tower Related Business                                                                               YoY 5,1%
                                                                             dari     menjadi
    Pendapatan sebesar Rp 134 miliar, atau meningkat 5,1% dari tahun                    6%
    lalu karena perseroan lebih selektif dalam menangkap peluang
                                                                             6%     pendapatan           128                134
    terkait menara dengan marjin yang lebih tinggi.



                        Reseller                                                                               YoY -0,9%
                                                                             dari     menjadi
    •   Pendapatan turun 0,9% YoY menjadi Rp 153 miliar pada 1Q24 yang
                                                                                        7%
        disebabkan oleh perpanjangan kontrak reseller.                       7%     pendapatan           154                153
    •   Lini bisnis reseller akan dihentikan secara alamiah dalam beberapa
        tahun ke depan karena tren pasar yang terkonsolidasi.

                                                                                                                                    7
Page 9
MENGUASAI PANGSA PASAR DENGAN PELANGGAN BERKUALITAS

          88% pendapatan dari Operator Seluler terbesar di Indonesia yang didukung oleh anchor tenant yang kuat


          Pendapatan dari pelanggan berkualitas tinggi                                                                    Kontrak jangka panjang para tenant

                                                   Others                                                                                                                      17%
                                      8%            Gr. 255,2%                                                                                                                    0-2 tahun

                                                                                                    ~75%
                                7%
              Telkom
                         Gr. 15,3%
                                                                                                                                                                                         8%
                         10%                                                                        dari keseluruhan
     XL Axiata                                                   53%                                                                                                                    2-4 tahun
                   Gr. 33,9%                                                                        kontrak memiliki                        58%
                                                                             Telkomsel
                                                                 Gr. -5,7%                          lebih dari 4 tahun                   +6 tahun
                                                                                                    sampai jangka                                                                        17%
                                                                                                    waktunya habis.                                                                  4-6 tahun
                                                                      Rincian pendapatan
  Indosat Ooredoo 20%                                                              (1Q24)
     Hutchison   Gr. 11,8%




      Pertumbuhan pendapatan yang kuat di masa depan dibandingkan
                           dengan industri                                                                Pangsa pasar tertinggi dalam hal roll-out operator seluler
                                                                                                                                    MTEL       TP 1     TP 2        Other TP

                                                    CAGR 18-1Q24                                 Porsi MTEL untuk B2S / Colo pada roll-out operator seluler di 1Q24 sebesar 42%
                          Industri                     22%                                                                                                                                       B2S : 0%
                                                                                                                    45%
                            12%                                                   47.402
                                                                                                                                            15%                              21%               Colo : 50%
                                                         44.267         46.477                                                                                 B2S : 0%
                                           33.794                                                                           B2S : 53%                          Colo : 41%
                                                                                                                            Colo : 6%
                               27.256                                                            5%
                18.848
     17.019
                                                                                                 7%
                                                                                                             TSEL                  19%            XL                    0%           IOH1)
                                                                                                                                                                41%                                 50%
                                                                                                                                                                            29%
      2018       2019          2020         2021          2022           FY23      1Q24
                                                                                                                43%                               25%

                                                                                            1) Tidak termasuk Relokasi ke Provider Menara
                                                                                                                                                                                                            8
Page 10
NERACA & ARUS KAS YANG SUPERIOR

                          Leverage Mitratel (dalam x)                                                              Arus Kas Bebas Periodik

                                                                    Industri     MTEL


       2,65                                                                                                                  CAGR 18-1Q24
                                  4,86                             4,77                                                          21%
                                                                                                                                                                   4.752            4.841

                                                1,91                           1,72                                                                3.849
                   0,39
                                                                                                                                   3.108
                                                                                                                     2.823
       Debt to Equity            Debt to EBITDA                  Net Debt to EBITDA                        1.848
                                                                                              1.560

                 Rasio leverage yang sehat (Net-Debt to EBITDA)
               dengan kapasitas yang cukup untuk ditingkatkan


         Komponen                 FY23                 1Q24         Covenant Bank
                                                                                              2018         2019      2020           2021           2022            2023             1Q24
         (Miliar Rp)
                                                                                                                                                                                       Catatan:
                                                                                                                       FCF = EBITDA – (Maintenance Capex+Interest Expense+Tax+Capitalized rent)
Kas                                   879                1.324                                                                                                     Angka annualized untuk 1Q24

EBITDA                              6.934                1.676
Utang / Debt                        15.956             13.536                                            Fixed                                                                      DCM
                                                                                                                                                                              4%
Ekuitas / Equity                   37.044              34.484                                                    Struktur                                                             28% Bank

Debt to Equity (x)                    0,47               0,39                  < 5,00   52%              48%     permodalan
                                                                                                                                                 Bank
                                                                                                                                               Swasta           4,7
                                                                                                                                                                 5,5 thn
                                                                                                                                                                     yrs
                                                                                                                                                                                          BUMN
                                                                                                                 yang kokoh di                                      Rata-rata
Debt to EBITDA* (x)                                                            < 5,00                            tengah                            64%               Avg maturity
                                                                                                                                                                  jatuh tempo
                                      2,30                1,91                                                                                                                         4%
                                                                                                                 kenaikan suku                                                         Bank
Net debt to EBITDA* (x)                  2,17             1,72                 < 5,00         Floating
                                                                                                                 bunga.
                                                                                        Utang MTEL pada 1Q24                                  Jatuh tempo utang & Profil Peminjam      Asing


*EBITDA menggunakan Last Twelve Months (LTM)                                                      Semua hutang adalah “clean basis” dan dalam kurs Rupiah                                         9
Page 11
ESG UNTUK MASA DEPAN YANG BERKELANJUTAN
                                                                          Tata Kelola Perusahaan                           Sumber Daya Manusia
  Peringkat Risiko ESG                                                  • Penerapan Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                 • Meraih penghargaan TOP Human Capital
                                                                                                                                   Awards 2024
                                                                        • Penyempurnaan Kebijakan
                   Peningkatan Skor ESG                                           • Kebijakan Hak Asasi Manusia dalam            • Peningkatan Kesetaraan Gender
                   Sustainalytics                                                   Mitratel Group                                   54% karyawan perempuan yang baru direkrut
                                                                                  • Anti diskriminasi & Anti Penyuapan
                                                                                  • Kebijakan Keberagaman
                                                                                  • Kebijakan Pengembangan karir
                                                                                    bagi karyawan                                • Program Beasiswa Karyawan
                    34,5
                    High Risk
                                                                          Tata Kelola Produk
                                                                                                                             Etika Bisnis
                                                                                  • Sistem Manajemen Mutu
                                                                                    Tersertifikasi
                                                                                                                             Anti-Penipuan & Pelaporan Pelanggaran
                                    22,0                                • ISO 45001:2018           • ISO 27001:2013
                                    Medium Risk                           Sistem Manajemen           Sistem Manajemen IT                • Program Etika Bisnis
                                                                        • ISO 31000:2018           • ISO 37000:2013                     • Sistem Manajemen Penipuan
                                                                          Manajemen Resiko           Anti Penyuapan                     • Sistem Manajemen Pelaporan
                                                                        • ISO 9001:2015            • ISO 14001:2015                       Pelanggaran
          Severe
           40+
                       High
                       30-40
                                    Medium
                                     20-30
                                                    Low
                                                   10-20
                                                           Negligible
                                                             0-10         Standar Mutu               Sistem Pengelolaan
                                                                                                     Lingkungan
        Peringkat Risiko ESG, pengurangan emisi                                                                              Hak Asasi Manusia - Rantai Pasokan
        dan pengurangan limbah                                           • Pengurangan limbah yang dihasilkan

        Peringkat                                                                              ~32%                                Melibatkan pemasok sebagai bagian
                                                                                                                                   dari proses bisnis kami untuk menjunjung
                                                                                             ~460 sites
         Penyedia Jasa Telekomunikasi                                           VRLA          dikonversi   Lithium                 tinggi hak asasi manusia
        Persentil ke-26
                                                                          Pengurangan Emisi Karbon                           Corporate Social Responsibility (CSR)
         Global
                                                                                • Pengurangan emisi Scope 1 dan 2
        Persentil ke- 37                                                        • Program Energi Terbarukan                    Program Air Bersih                 Program Donasi
                                                                                                                               dan Sanitasi                       Sosial
 Sumber: Data Sustainalytics per 6 Februari 2024
                                                                                                                                                                                   10
Page 12
ISU INDUSTRI TERKINI
  Penyelenggaraan Telekomunikasi                                             Teknologi Non-Terrestrial Network
  di KIPP 1A IKN                                                             STARLINK
                                                                               Hadirnya teknologi baru                                      >36000 km                                 GEO
                                                                               khususnya pada non-                                          altitude                                 Tech




                                                                                                                  Non-Terrestrial Network
                                                                               terrestrial network seperti LEO                              2000-36000 km
                                                                                                                                            altitude
                                                                                                                                                                                      MEO
                                                                                                                                                                                     Tech
                                                                               satellite Starlink dan teknologi
                                                                               HAPS dari Softbank yang                                      500-2000 km
                                                                                                                                            altitude
                                                                                                                                                                        Starlink      LEO
                                                                                                                                                                                     Tech
                                                                               diproyeksikan menjadi
                                                                               layanan pelengkap untuk                                      20-50 km
                                                                                                                                            altitude
                                                                                                                                                         SoftBank                    HAPS
                                                                                                                                                                                     Tech
                                                                               menutupi kekurangan pada
                                                                               layanan telekomunikasi                                                                          Wholesale /

                                                                               eksisting.
                                                                                                                                                        Enterprise
       Pengembangan IKN megimplementasikan konsep smart
                                                                                                                                                                            Telco Operator
                                                                                                                              Consumer /
                                                                                                                                   Retail                            Government

       city dengan memastikan perencanaan tata kota yang
       integrasi termasuk infrastruktur digital yang rendah emisi.
                                                                                                                                                            User Segment




  Tindak Lanjut Mitratel                                                     Tindak Lanjut Mitratel
▪ Kolaborasi dengan Telkom                                                   ▪ Menjalin komunikasi dengan prinsipal NTN                                              Starlink
   Group untuk penyediaan                                                      untuk mencari potensi kolaborasi dalam
   infrastruktur telekomunikasi.                                               penyediaan layanan terintegrasi dan
▪ Konsep Mobile Broadband                                                      mendorong perluasan jangkauan
  dengan BTS Hotel, yaitu BTS                                                  jaringan MNO.
  disentralisasi di TSO yang                                                 ▪ Mitratel telah menjalin kemitraan
  melayani beberapa remote                                                     strategis dengan Starlink (melalui
  site yang terkoneksi                                                         Telkomsat) untuk memanfaatkan satelit
  menggunakan fiber optic.                                                     LEO Starlink sebagai infrastruktur
                                           Design Tower Mitratel untuk IKN
                                                                               backhaul di daerah pedesaan & terpencil.
                                                                                                                                                                                             11
Page 13
GUIDANCE 2024
        High Single Digit
 Pertumbuhan Pendapatan & EBITDA


                        5,6Tn
                   Rencana CAPEX


                             4K
               Penambahan Tenant


                     10K KM
  Pembangunan Jaringan Fiber Optik
                                     12
Page 14
              TERIMA KASIH

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk                 Telephone:
Gedung Telkom Landmark Tower Lt. 27             (62-21) 27933363
The Telkom Hub, Jl. Gatot Subroto No.Kav. 52,
Kuningan Barat, Mampang Prapatan
Jakarta Selatan, Jakarta 12710

Indonesia                                       investor.relations@mitratel.co.id
                                                www.mitratel.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.82 MB
Published28 May 2024
Pages14
Characters36,443
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Dayamitra Telekomunikasi Tbk p.1 ×20
linked person Hendra Purnama · Direktur Investasi merangkap sebagai Sekretaris Perusahaan p.1
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
possible — XL Axiata p.9
unresolved org Sentral Efek Indonesia p.5

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result