Skip to content
Back to announcement

20240527_BREN_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31642984_lamp1.pdf

Other Text extracted BREN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1

          
Page 2
                                                       LAMPIRAN I

     Terkait Keterbukaan Informasi

      1.      Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan perihal laporan hasil pelaksanaan
              public expose insidentil, mohon penjelasan:

              a. Atas kerjasama dengan PLN yang telah disampaikan, mohon jelaskan teknis
                 waktu dan tempat perjanjian kerjasama tersebut akan dilaksanakan.

              Penjelasan:

              Saat ini Perseroan melalui anak usahanya, Star Energy Group Holdings Pte Ltd
              (SEGHPL), telah mengajukan penawaran kepada PLN untuk melakukan
              pengembangan bersama Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Kepahiang di
              Bengkulu. WKP Kepahiang memiliki cadangan terduga sekitar 180 megawatt (MW)
              dengan luas lahan mencapai 35.730 hektare (ha).

              Status sampai dengan saat ini adalah penawaran Perseroan tersebut masih dalam
              tahap evaluasi oleh PLN dan jika terpilih sebagai pemenang, SEGHPL dan PLN
              lewat anak usahanya akan membentuk perusahaan patungan atau joint venture
              company dan berkontrak dengan PLN lewat skema kerja sama Geothermal
              Exploration and Energy Conversion Agreement (GEECA).

              (Dikutip dari artikel dengan link berikut: Bisnis Ekonomi)

              b. Kerjasama dengan pihak lain selain dengan PLN yang sedang atau telah
                 dilakukan dan belum diungkapkan dalam keterbukaan informasi baik dengan
                 pihak dalam negeri maupun luar negeri.

              Penjelasan:

              Perseroan dengan ini menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini tidak ada
              kerjasama     dengan    pihak    lain  yang   belum   diungkapkan    dalam
              keterbukaan informasi, selain dengan:
              • Kerjasama dengan PLN yang sedang dilakukan;
              • Kerjasama dengan pemegang saham lainnya yang berada di tingkat entitas
                  anak usaha Perseroan, seperti kerjasama dengan AC Energy dan Mitsubishi
                  Corporation.

              c. Proyek pembangkit listrik yang saat ini dimiliki oleh Perseroan pada tabel
                 berikut.

               Proyek                 Status Terkini     Lokasi         Nilai Proyek    Kapasitas
               Wayang                 Beroperasi         Pangalengan,   Data tidak      230.5 MW
               Windu                                     Jawa Barat     tersedia.
                                                                        Memerlukan
                                                                        pihak penilai
                                                                        atas hal ini.
               Salak                  Beroperasi         Sukabumi,      Data tidak      381 MW
                                                         Jawa Barat     tersedia.
PT Barito Renewables Energy Tbk
Wisma Barito Pacific II, 23rd Floor
Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 60
Jakarta 11410, Indonesia
Phone: +62 215306711
www.baritorenewables.co.id
Page 3
                                                                   Memerlukan
                                                                   pihak penilai
                                                                   atas hal ini.
               Darajat                Beroperasi    Garut, Jawa    Data tidak      274.5 MW
                                                    Barat          tersedia.
                                                                   Memerlukan
                                                                   pihak penilai
                                                                   atas hal ini.
               Sidrap 1               Beroperasi    Sidrap,        Data tidak      78 MW
                                                    Sulawesi       tersedia.
                                                    Selatan        Memerlukan
                                                                   pihak penilai
                                                                   atas hal ini.
               Sekincau               Tahap         Lampung        Data tidak      ~500 MW
               Selatan                Eksplorasi    Selatan        tersedia.       potensi
                                                                   Memerlukan
                                                                   pihak penilai
                                                                   atas hal ini.
               Hamiding               Tahap         Maluku Utara   Data tidak      ~500 MW
                                      Eksplorasi                   tersedia.       potensi
                                                                   Memerlukan
                                                                   pihak penilai
                                                                   atas hal ini.
               Sidrap 2               Tahap        Sidrap,         Data tidak      ~69 MW
                                      Pengembangan Sulawesi        tersedia.       potensi
                                                   Selatan         Memerlukan
                                                                   pihak penilai
                                                                   atas hal ini.
               Sukabumi               Tahap        Sukabumi,       Data tidak      ~150 MW
                                      Pengembangan Jawa Barat      tersedia.       potensi
                                                                   Memerlukan
                                                                   pihak penilai
                                                                   atas hal ini.
               Lombok                 Tahap        Lombok, NTB     Data tidak      ~99 MW
                                      Pengembangan                 tersedia.       potensi
                                                                   Memerlukan
                                                                   pihak penilai
                                                                   atas hal ini.

      2. Berdasarkan catatan Bursa, Perseroan mengalami penurunan jumlah investor, yang
         sebelumnya 20.249 pihak per 31 Maret 2024 menjadi 11.995 pihak per 30 April 2024,
         mohon penjelasan:

           a. Hal-hal yang menyebabkan turunnya jumlah investor Perseroan.

           Penjelasan:

           Berdasarkan data pemegang saham yang ada pada kami, sebagian besar penurunan
           jumlah investor tersebut terjadi pada retail investor Perseroan yang kemungkinan
           melakukan aksi profit taking ketika terjadi peningkatan harga saham Perseroan. Hal
           ini tercermin juga dari jumlah kepemilikan saham oleh investor institusional yang terus

PT Barito Renewables Energy Tbk
Wisma Barito Pacific II, 23rd Floor
Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 60
Jakarta 11410, Indonesia
Phone: +62 215306711
www.baritorenewables.co.id
Page 4
           melakukan akumulasi. Menurut perkiraan kami, kondisi ini terjadi khususnya
           berkaitan dengan naiknya harga saham akibat masuknya Perseroan ke dalam S&P
           Global Clean Energy Index & iShares Clean Energy pada tanggal 19 April 2024.

           b. Komposisi investor ritel dan institusi baik investor domestik maupun asing, dengan
              mengisi tabel berikut ini:

           Per 31 Maret 2024

            Jenis              Asal              Jumlah*            Persentase (%)
            Investor Ritel     Asing             121                0.60%
            Investor Ritel     Domestik          19,990             98.73%
            Investor Institusi Asing             32                 0.16%
            Investor Institusi Domestik          104                0.51%
           *Jumlah pemegang saham di luar pemegang saham utama dan pemegang saham
           pengendali.

           Per 30 April 2024

            Jenis              Asal              Jumlah*            Persentase (%)
            Investor Ritel     Asing             114                0.95%
            Investor Ritel     Domestik          11,768             98.12%
            Investor Institusi Asing             42                 0.35%
            Investor Institusi Domestik          69                 0.58%
           *Jumlah pemegang saham di luar pemegang saham utama dan pemegang saham
           pengendali.



           c. Bagaimana Perseroan meningkatkan market attractiveness agar investor retail
              berminat membeli kembali saham Perseroan?

           Penjelasan:

           Perseroan akan meningkatkan edukasi dan pengkinian informasi kepada pemegang
           saham antara lain dilakukan melalui:
           • Melakukan update kuartalan (earnings call)atas penerbitan laporan keuangan;
           • Meningkatkan jumlah sekuritas yang melakukan coverage atas Perseroan;
           • Melakukan pertemuan rutin dengan para analyst yang menerbitkan research report
           • Melakukan paparan publik setidaknya 1x dalam setahun untuk menyampaikan
              update terkini mengenai kinerja Perseroan;
           • Melakukan publikasi atas informasi penting dan material yang dilakukan Perseroan;
           • Terlibat aktif di dalam berbagai forum diskusi, baik di tingkat lokal maupun global,
              khususnya yang berkaitan dengan renewables energy.

      3. Berdasarkan catatan Bursa atas transaksi perdagangan saham Perseroan diketahui
         bahwa volume transaksi perdagangan efek Perseroan mengalami penurunan, namun
         demikian hal ini tidak diikuti dengan penurunan harga efek Perseroan. Bahkan efek
         Perseroan mengalami peningkatan harga yang cukup signifikan. Mohon penjelasan
         terkait fenomena tersebut.


PT Barito Renewables Energy Tbk
Wisma Barito Pacific II, 23rd Floor
Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 60
Jakarta 11410, Indonesia
Phone: +62 215306711
www.baritorenewables.co.id
Page 5
           Penjelasan:

           Menurunnya volume transaksi perdagangan Perseroan tanpa disertai dengan
           penurunan harga menurut perkiraan kami disebabkan antara lain karena:
           • Sektor usaha di bidang energi baru terbarukan merupakan sektor yang sedang
              mendapat perhatian luas secara global dan sangat diminati.
           • Saat ini tidak banyak saham di sektor usaha energi terbarukan yang mencatatkan
              sahamnya di BEI, yang dapat memberikan pilihan kepada investor yang ingin
              berinvestasi di sektor energi terbarukan.
           • Keinginan investor untuk memegang saham Perseroan dalam jangka panjang,
              termasuk yang disebabkan oleh adanya kewajiban kepada institusi atau industri
              tertentu untuk memiliki portofolio investasi di sektor renewables energy

           Peningkatan harga dan volume transaksi yang terjadi dalam 2 bulan terakhir
           ditenggarai akibat masuknya saham Perseroan ke dalam S&P Global Clean Energy
           Index & iShares Clean Energy pada tanggal 19 April 2024 dimana terdapat inflow dari
           ETF sebesar ~US$75 juta / ~150juta saham. Kepemilikan ETF mengalami
           peningkatan sampai dengan ~187 juta saham pada tanggal 20 Mei 2024.

      4. Fakta/informasi material/kejadian penting yang dapat berpengaruh signifikan terhadap
         Perseroan dan dipandang dapat mempengaruhi fluktuasi perdagangan saham
         Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik dan wajib untuk segera
         diungkapkan kepada publik.

           Penjelasan:

           Perseroan telah mengungkapkan seluruh informasi atau fakta material kepada
           publik,  antara    lain   melalui  Keterbukaan      Informasi  dengan       No.
           019/BREN/BOD/IV/2024 tertanggal 3 April 2024 mengenai penyelesaian
           pengambilalihan 99,99% saham Sidrap 1 dan OMI oleh BWE tertanggal 2 April 2024,
           serta mengungkapkan informasi-informasi terbaru yang telah disampaikan oleh
           Perseroan melalui Public Expose Insidentil tertanggal 13 Mei 2024, antara lain
           mengenai:

           a. Sekilas Perseroan:
              Sebagai salah satu produsen panas bumi terbesar di Indonesia dan dunia,
              Perseroan mengoperasikan pembangkit listrik dengan kapasitas terpasang saat
              ini sebesar 886 MW dan memiliki potensi pengembangan tambahan sebesar
              1.000 MW atas 2 (dua) wilayah Penugasan Survey Pendahuluan dan Eksplorasi
              (Preliminary Survey and Exploration Assignment atau “PSPE”) Sekincau Selatan
              yang berlokasi di provinsi Lampung dan PSPE Hamiding yang berlokasi di
              provinsi Maluku Utara.

                 Selain itu, sebagaimana disampaikan pada Keterbukaan Informasi Perseroan
                 tertanggal 15 Desember 2023, 3 Januari 2024 serta 3 April 2024, Perseroan telah
                 menyelesaikan akuisisi pembangkit listrik tenaga bayu Sidrap-1 yang memiliki
                 kapasitas terpasang 78,75 MW dan tiga wilayah ekplorasi yang berlokasi di
                 Sulawesi Selatan, Sukabumi dan Lombok, dengan potensi kapasitas mencapai
                 318 MW. Dengan diselesaikannya akusisi strategis ini menandai ekspansi
                 Perseroan ke dalam sektor energi angin, sekaligus melengkapi rekam jejak yang
                 sudah ada di sektor panas bumi, dan menegaskan komitmen Perseroan untuk
                 turut mengantarkan energi berkelanjutan di Indonesia dan mendukung program

PT Barito Renewables Energy Tbk
Wisma Barito Pacific II, 23rd Floor
Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 60
Jakarta 11410, Indonesia
Phone: +62 215306711
www.baritorenewables.co.id
Page 6
                 Pemerintah Indonesia untuk mencapai target Net Zero emission.

           b. Kinerja Operasional dan Keuangan yang Solid:
              Tahun 2023 menjadi tahun pencapaian dengan net generation mencapai 7.077
              GWh dan faktor kapasitas bersih yang konsisten di atas 90% selama empat
              tahun terakhir. Pendapatan Perseroan tumbuh stabil dengan kenaikan 4.5% per
              tahun, didukung oleh EBITDA yang meningkat melalui efisiensi biaya dan inovasi
              berkelanjutan. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen kami untuk terus
              memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.

           c. Strategi Pertumbuhan Perseroan:
              Visi kami adalah menjadi perusahaan energi terbarukan terbesar dan terkemuka
              secara global, dan kami akan mencapainya melalui lima pilar strategi berikut:

                 a. Mengoperasikan pembangkit listrik secara efisien di kapasitas optimal.
                 b. Memaksimalkan kapasitas sumber daya di aset-aset yang telah dioperasikan
                    dengan potensi penambahan produksi sebesar 116 MW.
                 c. Pengembangan aset-aset baru (greenfield) dengan potensi tambahan
                    produksi sebesar 1.09 GW.
                 d. Memanfaatkan kredensial hijau melalui kredit karbon dan REC.
                 e. Memperluas operasi panas bumi yang telah ada dan menambah aset atau
                    portofolio usaha di bidang energi terbarukan lainnya.

           Perseroan menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang ada saat ini, hal-hal
           berikut ini patut dicatat:

           1. Masuk ke dalam ETF Blackrock: Pada bulan April 2024, Perseroan masuk ke
              dalam komposisi produk ETF (exchange-traded fund) Blackrock, yaitu iShares
              Global Clean Energy ETF (ICLN) dan iShares Global Clean Energy UCITS ETF
              (INRG), yang mengacu pada indeks S&P Global Clean Energy Index. (Dikutip dari
              artikel dengan link berikut: Market Bisnis)

           2. Masuk ke dalam FTSE Global Equity Index Quarterly: Perseroan masuk ke
              dalam FTSE Global Equity Index Quarterly periode Juni 2024. Pengumuman FTSE
              Russell menyebutkan bahwa perubahan ini akan efektif pada Senin, 24 Juni 2024.
              Sebagai informasi, FTSE Global Equity Index merupakan indeks bergengsi yang
              digunakan oleh para investor dalam mengambil keputusan investasi. Indeks ini
              mencakup 19.000 perusahaan publik dengan kapitalisasi pasar besar, menengah,
              kecil, dan mikro di 49 negara, termasuk emerging markets. FTSE Russell juga
              memberikan wawasan kepada para investor dalam mengatur konsentrasi dan
              diversifikasi portofolio investasi mereka. (Dikutip dari artikel dengan link berikut:
              CNBC Indonesia)


           Berdasarkan hal tersebut, masuknya Perseroan ke dalam indeks-indeks ini
           mencerminkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari pelaku pasar terhadap langkah-
           langkah ekspansif yang telah dilakukan oleh Perseroan, seperti penambahan
           pembangkit tenaga angin yang menambah diversifikasi portofolio dari panas bumi.




PT Barito Renewables Energy Tbk
Wisma Barito Pacific II, 23rd Floor
Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 60
Jakarta 11410, Indonesia
Phone: +62 215306711
www.baritorenewables.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.31 MB
Published27 May 2024
Pages6
Characters17,265
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Mitsubishi Corporation p.2
linked org Barito Renewables Energy Tbk p.2 ×14
unresolved org Star Energy Group Holdings Pte Ltd p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 19

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result